Page 1

Banyumas Rp 1.500

SaBtu wage, 12 OktOBer 2013 / Terbit 16 Halaman / Tahun II / Redaksi / Iklan / Pemasaran (0281) 625095, 625096

PORPROV BANYUMAS 2013

PEROLEHAN MEDALI kotA/kABuPAten

emAs

PerAk Perunggu

1

Kota Semarang

132

68

76

2

Kota Surakarta

61

77

72

3

Kab. Banyumas

57

62

72

4

Kab. Grobogan

36

31

31

5

Kota Salatiga

29

22

36

6

Kota Tegal

29

19

17

7

Kab. Kudus

25

38

33

8

Kab. Klaten

23

21

20

9

Kab. Pati

20

12

17

10

Kota Pekalongan

17

13

7

11

Kab. Banjarnegara

17

11

15

12

Kab. Blora

16

9

16

13

Kab. Jepara

11

22

29

14

Kab. Semarang

10

14

20

15

Kab. Sukoharjo

10

11

23

16

Kab. Karanganyar

9

16

18

17

Kab. Demak

9

12

20

18

Kab. Cilacap

7

18

27

19

Kab. Boyolali

6

11

13

20

Kab. Batang

6

2

11

21

Kab. Brebes

5

8

13

22

Kab. Temanggung

5

5

21

23

Kab. Purworejo

5

5

8

24

Kab. Kendal

5

4

16

25

Kab. Rembang

4

7

5

26

Kab. Purbalingga

4

4

8

27

Kota Magelang

3

18

26

28

Kab. Wonogiri

3

12

7

29

Kab. Magelang

2

3

12

30

Kab. Pemalang

2

2

6

31

Kab. Sragen

1

8

8

32

Kab. Pekalongan

1

3

11

33

Kab. Tegal

1

3

3

34

Kab. Wonosobo

1

1

8

35

Kab. Kebumen

0

0

5

572

572

730

keteraNgaN: PukuL 20.00 wIB

total

Banyumas Gagal

sukArdi: selAmAt untuk semArAng

PurwOkertO – ketua umum kONI Banyumas, Sukardi, mengakui kontingennya gagal mencapai target yang dicanangkan sebagai juara umum Porprov 2013. tuan rumah sulit mengejar kekuatan Semarang yang dinilai sangat siap.

S

aya ucapkan selamat untuk Kota Semarang. Mereka memang layak menjadi juara umum, melihat penampilan atletnya yang sangat bagus di berbagai cabang. Mereka yang terbaik,’’katanya. Jumat kemarin memang menjadi hari menentukan bagi Semarang yang memang berambisi mempertahankan gelar juara umum. Saat wawancara dengan Sukardi pukul 13.00, Semarang telah mengantongi 102 emas, sementara Banyumas baru 42

emas. Dengan kondisi seperti itu, Banyumas hanya berupaya merebut posisi dua bersaing dengan Solo yang telah mengantongi 46 emas. Dan akhirnya, hingga pukul 20.00 kemarin, distribusi medali di tiga besar adalah Kota Semarang 132 emas, 68 perak dan 76 perunggu, kemudian Surakarta 61 emas, 77 perak 72perunggu serta tuanrumah Banyumas 57 emas, 62 perak dan 72 perunggu.

Bersambung Hal 4

Ujare Kanca Batir aNDa punya uneg-uneg, kritik dan saran soal layanan publik di daerah Banyumas dan sekitarnya? Kirim pesan Anda dengan bahasa yang sopan, bukan fitnah, dan bisa dipertanggungjawabkan. Ketik ujare (spasi) pesan anda. Kirim ke 085747744445

Alun-alun Banjarnegara Bau Comberan aku setuju penataan kembali PKL alun2 Banjarnegara. Karena sekarang untuk joging saja aku malas disana. Bukannya udara sejuk yang kudapat tapi bau limbah comberan sisa jualan.Oya pak Peno piye penggalakan pariwisata Banjar? Coba perbarui infrastruktur Jurug Mletuk bisa jadiNiagara-nya mbanjar! Tks. (+6281280227434) taMaN kota USMAN JANATIN CITY PARK Purbalingga,gunanya buat apa ya? Katanya pusat hiburan dan kuliner.kok tutup semua? Gimana pak bupati,APBD akeh2 mubah nek tamane ora kanggunggawe.suwun. (+6283844100293) MBak Novi, ganu rakyat Cilacap karo Banyumas kon padha ndukung rika dadi caleg PDIP. Bosa wis kelakon, deneng siki kon ndukung rika dadi caleg Gerinda. Inyong wong ndesa soten urung kelalen lho! Aja molak-maliklah, toli gawe bingung... (628122706381) Bersambung Hal 6

Layanan SIM dan Samsat Keliling SIM Sabtu: Kecamatan Sumpiuh, Banyumas SAMSAT Sabtu: Kecamatan Ajibarang, Banyumas Catatan: jadwal sewaktu-waktu bisa berubah

Banyumas abot ngarah juara umum Porprov Dipeped Semarang karo Solo... Daginge kurang gedhe, segane kurang akeh Golet bathine aja kakehen... Sepur Lodaya Solo-Bandung deadhang watu Karepe kon guling apa...?

PeMaIN futsal Banyumas, Roy Saepudin, mencoba melewati adangan atlet Kota Semarang, Heru Setiawan, pada babak semifinal, kemarin.

Futsal Porprov 2013

Tuan Rumah Hanya Dapat Perunggu PURWOKERTO – Babak semifinal futsal antara Banyumas vs Kota Semarang akhirnya dimenangkan tim Kota Lumpia dengan kesudahan 3-8, buah tendangan Agus Choliq (4, 6, 13, 14), Fariza Yodhananta (7), Tommy Hendi (35) dan Gita Sistiawan (23,34). Sedangkan gol tuan rumah Banyumas diciptakan Sapto Dadari (8), Hary Setiawan (16) dan Deni Nur (39). Pada pertandingan itu, Banyumas mengambil inisiatif menyerang dan mengurung pertahanan tim tamu. Namun malapetaka terjadi di menit 7, saat gawang Banyumas berhasil dibobol Agus Choliq. Semenit kemudian Agus menggandakan skor Kota Semarang. Menit ke 7, tim Kota Lumpia kembali menggetarkan gawang Kota Satria melalui Fariza

Yodhananta. Tertinggal tiga gol, Banyumas terlecut mengejar ketinggalan. Kapten Sapto Dadari berhasil membuat kiper Kota Semarang memungut bola dari gawangnya di menit 8. Setelah tercipta gol itu, Kota Semarang mengurung pertahanan tuan rumah dengan skill individu di atas ratarata. Kota Semarang terlihat menguasai permainan hingga menit ke 13 dan 14, dan Agus Choliq kembali mencetak gol. Selang dua menit, Hary Setiawan memperkecil kedudukan. Hingga babak pertama berakhir Kota Semarang unggul 2-4. Memasuki babak kedua, Banyumas meningkatkan serangan

Bersambung Hal 4

Bangga…

bintan

gan

lapan

‘’eMaS ini saya persembahkan buat Banyumas. Saya pasti bangga mendapat lima medali emas dan dua perak di Porprov 2013 ini’’. Kalimat itu meluncur dari bibir toni Mamiri, saat diwawancarai di venue panjat tebing, kemarin, saat menunggu jadwal tampil. Sampai hari kelima Porprov, tuan rumah sudah meraup 14 emas di cabang panjat tebing. Dari perolehan

Bersambung Hal 4

Wonge dhewek

Dandan Lampu, malah Mati Kesetrum

keDuNgBaNteNg- Nek ngapa-apa kuwe aja cokan degawe gampang ya sedulur? Nek kayan-kayane mandan angel tur mbebayani, aja cokan deanu dhewek. Udu apa-apa, mbok dadi cilaka, malah dadi gawe geger wong sekampung. Kiye kayadene crita Geger Mower dina siki sedulur, ana wong ora biasa nyekel kabel malah mbenerna lampu blajar sing mati. Wong kuwe ya sidane malah kesetrum nganti mati kambi njagong. Pokoke ora usah kewanen lah ya sedulur, padha sing ati-ati ya. Soale sing jenengane setrum kuwe

jan mbebayanine pol, aja sepisan-pisan nekad nek ngrasa mandan ora bisa. Wong sing kapesan mati kesetrum kiye arane Karso (35), wong sekang Desa Beji RT 04 RW 06 Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Dheweke konangan mati pas wis degawa maring Rumah Sakit Islam Purwokerto, dina Rebo (9/10) sore. Genah wis mati, sidane mayide Karso debalekna maning maring kluargane men bisa dekuburaken.

Bersambung Hal 4

Suporter...

SaLaH satu factor yang ikut membangkitkan mental pemain adalah dukungan supporter. Pernyataan itu didilontaskan suporter Laskar Nusakambangan (Lanus) Mania asal Cilacap, Sufi Ma’sum.

Bersambung Hal 6

Harmas-Arfian Firmansyah-07/04

PeringkAt


Sabtu, 12 Oktober 2013

40 SD dan 4 SMP Tak Miliki Kepala Sekolah PURWOKERTO – Di luar dugaan, ternyata masih banyak sekolah di Kabupaten Banyumas belum memiliki kepala sekolah definitif. Untuk SD ada 40 sekolah, sedang SMP 4 sekolah.

D

inas Pendidikan mencatat, pada 2013 ada sebanyak 40 SD yang tidak memiliki kepala sekolah. Kabid Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Dinas Pendidikan, Siswoyo, mengatakan, sementara jabatan kepala SD yang kosong dirangkap kepala SD lain, agar tidak mengganggu belajar mengajar. Mereka bertindak sebagai pelaksana tugas (Plt). Tak hanya jenjang SD, kekosongan

jabatan juga terjadi di jenjang SMP. Namun jumlahnya relatif sedikit, hanya 4 sekolah yang belum punya kepala sekolah definitif. ‘’Khusus jenjang SMA/SMK, tidak ada masalah. Jabatan kepala sekolah sudah terisi semua,’’ ungkapnya. Terkait kekosongan jabatan kepala SD dan SMP, Dinas Pendidikan sudah melakukan langkah terkait penjaringan calon kepala sekolah, melalui program penyiapan kepala sekolah. Menurut dia, sesuai Permendiknas No 28/2010, untuk menyiapkan kepala sekolah diperlukan beberapa tahap. Di antaranya tahap seleksi administrasi, seleksi administrasi, pendidikan dan pelatihan (Diklat) hingga ujian akhir. Untuk pelaksanaan program penyiapan kepala sekolah, dinas bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan dan

Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS). ‘’Kami hanya menyediakan data pesertanya, sedang pelaksanaan diklat hingga seleksi dilakukan sepenuhnya oleh lembaga ini,’’ terang mantan Kabid Pendidikan Non Formal (PNF) tersebut. Dia menjelaskan, jumlah peserta seleksi calon kepala sekolah jenjang SD dan SMP pada tahun ini sebanyak 128 orang. Jumlah ini rinciannya jenjang SD sebanyak 75 orang dan SMP 53 orang. Dari jumlah itu, kata Siswoyo, yang dinyatakan lulus akademik atau layak menjadi kepala sekolah sebanyak 67 orang. Mereka yang berhak mengikuti diklat lanjutan. ‘’Dari 67 orang ini, yang mengikuti diklat lanjutan pada tahun ini berjumlah 45 orang. Adapun selebihnya akan mengikuti pada tahun depan,’’ tandasnya. (H48SMNetwork/04)

Unsoed Siapkan Benih Padi Besertifikat

mengatakan, dipilihnya varietas ini, menjawab kebutuhan petani yang saat ini menghadapi kesulitan dalam mempertahankan produksi padi akibat iklim yang tidak menentu. Inpago Unsoed 1 yang memiliki keunggulan tahan terhadap kekeringan, dapat ditanam di sawah maupun di lahan kering. Varietas ini, diharapkan mampu memberikan peluang bagi petani untuk tetap panen. Keunggulan lain varietas ini adalah agak tahan blas ras 133 yang merupakan salah satu penyakit utama padi, dan juga memiliki kualitas hasil yang tinggi dalam hal rasa dan tekstur nasi. Totok juga mengatakan padi ini telah diuji coba di berbagai wilayah Indonesia dan memiliki daya hasil yang cukup stabil, sehingga telah Harmas-dok/04 dilepas sebagai varietas PROF Ir Totok Agung DH MP PhD dan Ir Luwarso, menanam perdana produksi benih Inpago Unsoed 1. unggul nasional pada tahun 2011. Hal ini sesuai Fakultas Pertanian Unsoed Prof hektare untuk tahap awal. PURWOKERTO - Unsoed dengan Surat Keputusan Ir Totok Agung DH MP PhD Pengembangan lahan tanam kini memproduksi benih padi Menteri Pertanian No. 3165/ ditujukan sebagai langkah selanjutnya dilaksanakan bersertifikat, implementasi Kpts/SR.120/7/2011. awal penyediaan benih bersinergi dengan Pemkab kerja sama produksi benih Pengembangan produksi padi bersertifikat untuk dan gabungan kelompok yang telah disepakati LPPM benih padi ini diproyeksikan pengembangan padi di berbagai tani. Bentuknya pembinaan Unsoed dengan PT Amerta akan mampu mendukung daerah pada tahun 2014. petani penangkar dalam Indonesia.Lahan tanam untuk peningkatan produksi padi Varietas unggul padi yang rangka peningkatan kualitas produksi kali ini berupa sawah nasional pada tahun 2014 digunakan dalam produksi benih sumberdaya pertanian dan di belakang GOR Soesilo dan masa mendatang dalam padi pada tahap awal ini adalah peningkatan pendapatan petani Sudarman. mengantisipasi perubahan varietas unggul padi gogo sekaligus APBD. Pelaksanaannya dimulai ilkim global dan mendukung aromatik Inpago Unsoed 1. Penanaman musim tanam Jumat (11/10), di lahan seluas ketahanan pangan. (dw/04) Selanjutnya Totok Agung ini menurut Guru Besar 3 (tiga) hektare dari 100

Nasional

Banyumas Peroleh Penghargaan WTN PURWOKERTO – Kabupaten Banyumas untuk keempat kalinya menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI. Penghargaan serupa mulai diterima sejak 2010, 2011 dan 2012. Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kabupaten Banyumas, Drs Santoso Edi Prabowo, mengatakan, penghargaan WTN diberikan berdasar penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan. “Dalam penghargaan ini yang dinilai hanya di wilayah perkotaan Purwokero saja, meliputi kecamatan Purwokerto Utara, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan dan Purwokerto Utara, untuk kategori kota sedang,” katanya, kemarin.

Dia juga mengatakan, beberapa program dan kegiatan yang telah dilakukan Pemkab dalam rangka mewujudkan kenyamanan bagi pengguna jalan antara lain dengan meningkatkan beberapa ruas jalan, baik dengan pembangunan jalan maupun peningkatan jalan. Kegiatan rutin yang dilakukan adalah melalui forum lalu lintas dan angkutan jalan melakukan sistem transportasi, di antaranya ada lajur khusus sepeda, pembatasan parkir di badan jalan. Selain itu juga dilakukan pembenahan melalui penyediaan area bagi PKL. Sementara itu Bupati Achmad Husein mengatakan, penghargaan itu merupakan buah kerja keras

Dinhubkominfo dan dinas terkait, serta masyarakat yang telah mampu mewujudkan tertib lalu lintas di Purwokerto. Dia juga mengatakan, dengan penghargaan itu, diharapkan tercipta hubungan komunikasi yang baik antara pemerintah pusat, pemprov dan pemerintah kabupaten/kota untuk secara berkelanjutan meningkatkan kinerja penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan. “Saya berharap masyarakat Bnayumas terus meningkatkan peran serta dalam membangun kebersamaan dalam mewujudkan ketertiban, kelancaran dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan,” katanya. (lil/04)

Usia Produktif Rentan Gangguan Jiwa

MAHASISWA FPsi UMP tengah melakukan aksi teaterikal, dua hari lalu, bersamaan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Internasional, di kampus setempat. Harmas-dok/04

PURWOKERTO – Manusia saat ini, terutama usia produktif, rentan terkena gangguan jiwa. Pasalnya, selain tekanan dengan kompetisi ekonomi materialistis, juga kesadaran menjaga kesehatan jiwa masih lemah. Akibatnya, sebagian masyarakat rentan terkena gangguan jiwa berupa stres maupun depresi. Hal itu mengemuka pada aksi teaterikal yang dilakukan sekelompok mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FPsi UMP), di halaman kampus setempat, dua hari lalu. Kordinator lapangan aksi, Rendi Septianto, mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai upaya mengingatkan masyarakat, khususnya di lingkungan UMP, ihwal pentingnya menjaga kesehatan jiwa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, bukan hanya fisik tapi juga mental

atau jiwa,” ungkapnya. Selain teaterikal, tambah dia, mereka juga mengadakan aksi 1.000 tanda tangan civitas akademika UMP, sebagai bentuk dukungan masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam memperingati hari kesehatan jiwa internasional. Agenda lain selain teaterikal, juga penggalangan dana sosial yang akan disumbangkan ke Rumah Hebat Indonesia (RHI) binaan Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI), di Surakarta. “Sedikit sumbangan itu semoga bisa membantu panti yang sedang mengobati para penyandang gangguan jiwa,” jelas Rendi. Pada aksi teaterikal, tampak puluhan mahasiswa berdandan layaknya pasien gangguan jiwa, seperti pengidap stres, depresi, paranoid, maupun scizofrenia. Mereka berkumpul di halaman FPsi dengan tubuh dekil dan pakaian kusam, serta berlarian mengelilingi kampus. (mg01/04)

s e r a y u Seminar Neurosains

Pergelaran Wayang Kulit

BERTEMPAT di Dekanat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unsoed, hari ini digelar seminar neurosains. Bertindak sebagai nara sumber, Prof Zabidi Hussin dari Universitas Sains Malaysia. (H48-

SMA 3 Purwokerto, Minggu (13/10) malam, menyelenggarakan pagelaran wayang kulit di Desa Kebocoran, Kedungbanteng, dengan dalang Ki Heri Lesmana, guru di sekolah tersebut. Lakon yang dimainkan adalah Bima Krida. (H48-SMNetwork/04)

SMNetwork/04)


Sabtu, 12 Oktober 2013

Nonton Porprov, Uang dan Laptop Raib PURWOKERTO- Aksi pencurian dengan memecah kaca mobil mencoreng penyelenggaraan Porprov 2013 kali ini. Peristiwa memalukan ini terjadi justru di lokasi parkir, saat pemilik sedang menonton para atlet Jateng berlaga.

K

ACA mobil Toyota Soluna bernomor polisi R 7764 LB milik Manager Tim Kempo Cilacap, Rubino Sriaji (32), warga Kecamatan Kesugihan Kidul, Cilacap menjadi sasaran pencurian. Pintu mobil depan sebelah kanan dirusak pencuri. Dia pun kehilangan sebuah laptop dan uang senilai Rp 5 juta yang berada di dalam mobil. “Kunci depan sebelah kanan rusak. Mungkin dirusak dengan menggunakan kunci T,” ucapnya, kemarin. Dia mengaku tak habis pikir, dalam ajang seperti Porprov keamanan dapat dikatakan kurang terjaga. Sebab, kata dia ada dua mobil yang menjadi sasaran pencuri. Sementara kejadian pencurian lain menimpa Joko Purwanto (48), warga Perumahan Klipang Blok 07, No 1, Kota Semarang. Kaca mobil Nissan Grand Livina miliknya dipecah, di halaman Auditorium Unsoed. Dia mengaku saat itu sedang menyaksikan sang anak, saat berlaga di ajang Porprov 2013. Akibat kejadian itu dia kehilangan

tas berisi laptop. Dia menuturkan, saat itu sekitar pukul 09.30 menuju Auditorium Unsoed dan begitu sampai kemudian memarkir mobil bernomor polisi H 8489 TR di tempat parkir sebelah selatan. Dikira Aman Dia terkejut, ketika sepuluh menit kemudian keluar dari dalam gedung menuju tempat parkir, dan melihat kaca mobil bagian belakang sebelah kiri pecah. Setelah kejadian, para korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Purwokerto Utara. “Saya kira aman, sebab disitu ada polisi berjaga,” ujarnya. Sementara Kapolsek Purwokerto Utara Kompol Susiswanto, mengaku amat menyayangkan kasus pencurian ini. Dia mengatakan, aksi para pencuri seolah sebuah tamparan bagi jajarannya. “Kami akan melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Motif pelaku diduga memanfaatkan situasi yang memang sepi di parkiran,” pungkasnya.

(smnetwork/k17/g23-06)

Gadaikan Mobil Rental, Diganjar 9 Bulan Penjara PURWOKERTO- Yusuf Heru Setiawan (38), warga RT 04/RW 04 Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, dalam sidang kemarin dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara akibat telah bersekongkol untuk menggadaikan sebuah mobil yang disewa dari rekan terdakwa sendiri. Akibat perbuatan terdakwa dan rekannya, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Dalam surat putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Ganjar Pasaribu, terdakwa dijerat Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan. Atas putusan ini, baik terdakwa yang tidak didampingi penasihat hukum maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hartana yang dalam sidang terdulu menuntut sepuluh bulan bagi terdakwa, menyatakan menerima baik putusan. Sekitar pukul 22.00, 29 Mei lalu, kasus

bermula. Saat itu, terdakwa dan rekannya Sumantri (dituntut sepuluh bulan) memang sudah bersepakat untuk menggadaikan sebuah mobil sewaan milik korban. Dalam upaya ini, terdakwa ditugaskan menyewa mobil dan Sumantri yang menggadaikan mobil tersebut. Terdakwa kemudian mendatangi rumah temannya, Budi Priyatmono di RT 03/ RW 02 Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden dengan maksud menyewa mobil dengan alasan akan digunakan oleh kakaknya pergi ke Jakarta. Budi yang memang sudah mengenal terdakwa sejak lama, mempercayai kata-kata terdakwa dan menyerahkan kunci beserta STNK dan sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi R 9120 DH kepada terdakwa. Budi juga menyepakati bersama terdakwa bahwa mobil

tersebut akan disewa selama empat hari dengan biaya sewa Rp 300 ribu per harinya. Agar Budi semakin percaya, terdakwa menyerahkan uang sewa sebesar Rp 600 ribu. Jaminan Utang Setelah berhasil membawa mobil tersebut, terdakwa menghubungi Sumantri yang kemudian membawa mobil tersebut ke rumah Muji Rahayu di Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap dan menjadikan mobil tersebut sebagai jaminan utang sebesar Rp 20 juta. Akhirnya perbuatan kedua terdakwa ini diketahui oleh Budi yang kemudian melaporkan terdakwa kepada polisi dan melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa. Atas perbuatan terdakwa, Budi menderita kerugian yang nilainya ditaksir mencapai Rp 176.950.000. (eww/06)

Karyawan Restoran Dihukum 6 Bulan n Gelapkan Uang Perusahaan PURWOKERTO- Hendra Wijanarko (29), warga RT 01/RW 03 Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto kemarin dijatuhi hukuman enam bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Ganjar Pasaribu. Terdakwa yang merupakan karyawan sebuah restoran

di Purwokerto ini dihukum karena telah menggelapkan nota percetakan, sehingga perusahaannya mengalami kerugian jutaan rupiah. Dalam surat putusannya, majelis hakim menjerat terdakwa dengan Pasal 374 KUHP tentang tindak pidana penggelapan yang dilakukan karena adanya hubungan kerja. Atas putusan ini, terdakwa yang

tidak didampingi penasihat hukum maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Afri Erawati, yang dalam sidang terdulu menuntut sembilan bulan bagi terdakwa menyatakan menerima baik putusan. Kasus bermula sekitar Februari lalu, saat terdakwa yang bertugas melakukan promosi bagi restoran tempatnya bekerja mulai melakukan manipulasi terhadap nota dari sebuah percetakan tempat perusahaannya memesan materi promosi. Modus yang dilakukan terdakwa adalah mengubah angka yang tertera pada nota tagihan

dari pihak percetakan, sehingga nilainya lebih besar dari yang seharusnya. Empat Nota Terdakwa setidaknya tercatat telah memanipulasi empat lembar nota order digital printing dari nilai seharusnya Rp 2.337.137 yang disetorkan kepada perusahaannya sejumlah Rp 4.937.137. Setelah mendapatkan pembayaran dari pihak keuangan perusahaan, terdakwa ternyata tidak menyetorkan kepada percetakan, namun digunakan untuk kepentingan

pribadi, sehingga perusahaan mengalami kerugian yang nilainya mencapai Rp 6.250.000. Kasus ini terbongkar setelah pihak percetakan melakukan penagihan kepada perusahaan. Saat dilakukan pemeriksaan ulang oleh perusahaan, terdakwa ternyata tidak dapat menunjukkan uang pembayaran tagihan percetakan yang sudah dihabiskannya tersebut. Atas perbuatannya, terdakwa dilaporkan ke polisi, dan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di dalam penjara.

(eww/06)

DOPOKAN Obrolan Warga Banyumas Besutane Kang Didi Wahyu

Grobogane Depopoki Kotoran Menungsa BALI ngodhe, bapane Blokeng kaget biyunge wis tingkes-tingkes warung agep tutup. Jere awit awan bokonge biyunge ora teyeng mingser, banget akehe wong sing padha becer. Mangkane tanggale ya ora enom pisan wong wis meh mlebu pertengahan. “Pangapura, Bapane, jan ora teyeng nyambi ngoseng-oseng acan. Mangkane wis dirawisi, ningen ora kober olah-olahe,” ujare biyunge weruh sing lanang bali. “Dadi kiye puasa, ora teyeng mancal kemul acan?” takone bapane sing nembe dhog. “Tek gorengaken gesek karo sambel jlantah gelem bapane?” Blokeng nyelani. “Ya kena kuwe, enak pisan ndean nggo nyore. Mbok ngetngetan lodheh kethewele esih?” Bapane takon maning. “Ora susah pada gegoh mosak-masik. Wong inyong agi kepengin maring Pasar Pereng Prathista Harsa koh. Wis suwe ora nicipi panganan ngkana,” ujare biyunge. “Oh, dadi gole tutup gasik anu kepengin terang sore boncengan karo bapane?” takone Blokeng kambi cekikikan. “Wis aja brisik, ko tunggu umah bae. Agep pesen pecak lele apa mujaer bumbu?” takone biyunge maring anake lanang. “Inyong tukokaken buntil nggone Mbok Dirah bae. Agep tek pangan karo gorengan gesek toli nylekamin,” semaure Blokeng. “Iya mayuh mangkat, Bapane. Mbok ora kumanan empal kupate Pak Bandi mengko ngajog,” ajeke biyunge. “Ujarku ngekol bae toli bapane ora kesel wong anu nembe dhog,” pinemune Blokeng. “Ngekol baline ya rekasa wong wis sore. Mengko malah bingung thok,” jere bapane kambi ngetokaken pite. Bapane karo biyunge banjutan boncengan meng Pasar Pratistha neng Jalan Pereng. Jaman siki pancen ya wis langka wong padha boncengan pit, akeh-akehe ya padha montoran. Ningen bapane anu wong rosa, nggenjot pit meng kota ya entheng bae. Apa maning boncengan karo biyunge arang pisan, kena dietung. Maring Pratistha, sepisan gemiyen agi nembe peresmian setaun kepungkur. Mulane bapane karo biyunge ya mandan kaget, weruh pasar jejer penjara agi dibangun maning. “Deneng kayong dadi sepi ya, Bapane,” takone biyunge. “Tela koh. Mbok wingi bakule padha grudugan meng wakil rakyat,” wangsulane bapane. “Ana apa maning enggane, agi kae bakule padha bali dodolan meng Ragasemangsang. Siki pada lapur meng dhewan,” ujare biyunge. “Genah iyah koh, bakul kene padha ngresula jere panggonanan dodol diuyuhi. Ana maning sing grobogane depopoki kotoran menungsa,” semaure Bi Rijem sing dodolan ayam srundeng. “Gara-garane apa deneng koh nlangsani temen, wis manut pemrentah gari ana sing ganggu?” takone bapane krisikan maring Kang Bandi. “Lah mbok dodolan nang kene akeh tarikane. Ana banyu, ana lampu. Urung nggo bocahan warga ngkono,” semaure Kang Bandi sing dodolan empal. “Ana tarikan asal aman mbok ya deulungi bae. Sing penting grobogan apa jere kompore wutuh,” ujare bapane. “Tarikan angger lumrah bae bakule ora kaboten, ningen nggo keamanan rong klewu ya padha kaboten, karepe sewu bae,’’ jere Bi Rijem sing dodolan lonthong. “Angger kaya kuwe tah pemrentah kudu ngerti. Dadi gole nata PKL ora mubah ragade,” ujare bapane. “Mulane bakule wingi padha grudugan meng wakil rakyat si kue. Jan anu wis ora tahan ndina-ndina deganggu.” Bakul es kacang ijo melu urun rembug. Ketua dewan sing uga ketua pemuda remaja, jani arep nlesik plekara kiye. Sing nariki bakul rong ewuan kuwe sapa, sing akon uga sapa. Wong seprana-seprene dadi ketua pemuda sekabupaten ora tau kongkonan kon nariki wong cilik golet dhuwit. (06)

Kerajinan Bambu Kedawung

Tetap Menarik di Antara Kepungan Produk Bermerk MESKIPUN harus bersaing dengan produk rumah tangga berbahan aluminium dan plastik, produk anyaman bambu di Desa Kedawung, Kecamatan Kroya, Cilacap hingga kini tetap menjadi primadona masyarakat. Bahkan, kendati zaman telah berubah, produk kerajinan tradisional ini mampu merambah ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Meski geliatnya tak sejaya dulu, kerajinan dari bambu di desa ini masih sangat diminati perajin. Hal ini dilakukan sebagai tambatan penghasilan dan untuk membantu meringanankan biaya hidup keluarga di daerah ini. “Sebelum produk modern masuk ke pasaran, ibu-ibu rumah tangga di desa ini telah menggunakan perabot rumahtangga dari produk anyaman bambu,” kata Jamil (42), salah satu perajin. Dikatakan, biasanya kerajinan bambu ini dibuat untuk mengisi perlengkapan dapur dan peralatan rumah tangga

mereka. Meskipun cukup rumit, pihaknya berharap kerajinan bambu ini bisa tetap bertahan. “Kedawung adalah salah satu desa yang sebagian besar warganya menggantungkan rezeki dari kerajinan bambu. Usaha ini masih menjadi lumbung pendapatan penduduk desa kami,” akunya. Dia menyebutkan, di Kecamatan Kroya, Cilacap, ada beberapa desa yang penduduknya menggantungkan hidup dengan berkerajinan anyaman bambu. Selain di Desa Kedawung, ada juga di Desa Pucung Lor, Desa Pucung Kidul, dan Desa Danasri. Usaha itu menjadi sumber penghasilan sampingan masyarakat. Kebanyakan perajin, kata Jamil, didominasi kaum pria. Namun, para ibu rumahtangga kini juga sudah mulai turun tangan membuat berbagai anyaman. Mereka sering membuat kipas tangan, bakul nasi, kukusan, hingga topi tani. Kegiatan Sampingan Kerajinan bambu bagi para ibu rumah tangga, hanya

dijadikan sebagai kegiatan sampingan saja. Itu dilakukan untuk mengisi waktu luang, selain membantu bercocok tanam (bertani) dan mengurus anak-anak. Menurut Jamil, harga jual produk anyaman cukup bervariasi. Untuk kipas tangan, misalnya, dipatok dengan harga Rp 2.000 untuk ukuran kecil, bakul Rp 10 ribu untuk ukuran besar. Namun, produk yang paling banyak dibuat perajin, antara lain boboko (bakul kecil) yang harganya di kisaran Rp 7.000 per buahnya. Dalam sebulan, dia bisa menjual dua kodi produk anyamannya, yakni dengan harga Rp 150 ribu per kodi. Semua perajin di Desa Kedawung, biasanya menjual produknya kepada seorang pengepul yang akan menjualnya lagi ke luar kota. Pengepul akan membeli produk anyaman dengan sistem grosir dan menjualnya kembali ke kota-kota yang melakukan pemesanan. Di tangan pengepullah produk kerajinan dipasarkan ke kotakota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. (m abdul rohman/06)

HARMAS/DOKUMENTASI

SEORANG perajin tengah menganyam aneka produk kerajinan bambu di tempat produksinya di Desa Kedawung, Kecamatan Kroya, Cilacap.

harian Banyumas Korane Inyong

Pendiri

:

Kukrit Suryo Wicaksono

Direktur Pemberitaan : I Nengah Segara Seni Direktur Bisnis

:

Agus Widyanto

Direktur Pemasaran

:

Bambang Khadar

Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: I Nengah Segara Seni Redaktur Eksekutif: Didi Wahyu. Redaktur Senior: Ari Wibowo, Natalia Kasih Wasiati. Redaktur: A Rizal, Mustangin AW, Dian Ade Permana, Dwi NR, Arfian Firmansyah, Istolia Wahyu Wardani. Reporter: Eko Wahyu Widiarso, Fardan Saputra, M Abdul Rohman. Manajer Bisnis: Doddy Agus Setiawan. Iklan: Budi Cahyanto. Alamat Redaksi, Pemasaran dan Iklan: Jl Ragasemangsang No 627 Purwokerto Kode Pos 53100, Telepon 0281-625095, 0281-625096. Pemasaran Iklan Jogja: Eksis Komunika, alamat: Jl. Bakung No. 17 Baciro - Yogyakarta, Tlp. 0274518686, Fax. 0274-4553488. e-mail Redaksi: redaksi_harmas@suaramerdeka.com. e-mail Iklan: iklan_harmas@suaramerdeka.com. e-mail Pemasaran: pemasaran_harmas@suaramerdeka.com. harga berlangganan Rp 35.000 per bulan. Kantor Pusat: Menara Suara Merdeka Lt. 15 Jl. Pandanaran No. 30 Semarang. Tlp. 024-70580545. Penerbit: PT Aksara Gerak Maju. Percetakan: PT Temprina Semarang, isi di luar tanggung jawab percetakan.


Banyumas

Sabtu, 12 Oktober 2013

Bantuan 120 Tangki Air Bersih Disalurkan BANYUMAS- Kesulitan air bersih akibat dampak musim kemarau sampai sekarang masih dirasakan sejumlah desa di Banyumas bagian timur. Atas kondisi tersebut, BRI Cabang Gombong, Kabupaten Kebumen yang wilayah kerjanya sebagian masuk ke Kabupaten Banyumas ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan air bersih. Pimpinan Cabang BRI Gombong Satria Alexander mengatakan, penyaluran air bersih ini untuk ikut meringankan beban warga yang mengalami dampak musim kemarau. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari realisasi program CSR yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Penyalurannya tergantung dengan kebutuhan warga. “Khusus untuk air bersih, kami menyalurkan 100 tangki ke wilayah Gombong dan 20 tangki ke Sumpiuh,” katanya, kemarin. Bantuan itu disalurkan atas inisiasi sendiri dari pihak BRI.

Kebetulan, wilayah kerjanya sampai ke Kecamatan Kemrajen, Sumpiuh, dan Tambak. “Sebelum disalurkan, kami juga melakukan survei daerah mana yang mendesak membutuhkan,” ujarnya. Masih Berlangsung Koordinator Penyaluran Air Bersih Widodo Sudarsono mengatakan, penyaluran di Kecamatan Sumpiuh diputuskan di Desa Nusadadi. Desa tersebut sejak bulan lalu sudah mengalami kekurangan air bersih. “Kami menyalurkan sejak 2 Oktober lalu dan ini masih berlangsung. Kapasitas satu tangki 6.000 liter,” kata Asisten Manager Bisnis Mikro ini. Penyaluran, katanya tidak langsung sekali jalan. Namun disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Selama persediaan masih ada, sementara tidak disalurkan dulu. “Tujuannya agar air bersihnya juga efektif penggunaannya,” terangnya.

HARMAS/SMNETWORK/AGUS WAHYUDI

BANTUAN air bersih dari BRI Cabang Gombong saat dibagikan ke warga Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, kemarin.

(smnetwork/g22-06)

Balita Dominasi NasionalPenderita ISPA

Perajin Batu Bata Cemaskan Kekeringan BANYUMAS- Sejumlah perajin batu bata di Banyumas mencemaskan ketersediaan air musim kemarau ini. Pasalnya, potensi kekeringan bakal menjadi kendala produksi mereka. Mulyono, salah satu perajin batu bata di Desa Pliken, Kecamatan Sokaraja mengaku ketersediaan air di wilayahnya mulai menurun. Hanya saja dengan keterbatasan air yang ada masih bisa memproduksi batu bata. Dia khawatir, jika kemarau terus berkepanjangan menyebabkan kelangkaan air. Karena kondisi tersebut, sangat mempengaruhi produksi. “Kalau tidak ada stok air, ya berarti nanti harus beli. Kalau tidak, ya produksinya berhenti sementara,” ungkapnya.

Bahan Utama Kekhawatiran senada disampaikan Sarkim, perajin batu bata di wilayah Kecamatan Kebasen. Air yang merupakan bahan utama pembuatan batu bata menjadi kendala ketika tidak tersedia. Beruntung, selama ini dia belum mengalami kendala kekurangan stok air. Tingginya pemesanan dari masyarakat yang memanfaatkan masa pembangunan musim kemarau masih bisa dilayani. Namun jika kemarau berkepanjangan, tidak menutup kemungkinan mengalami kekurangan. “Kalau selama ini memang belum ada kendala kekurangan air. Tapi tidak tahu nanti ke depan kalau terusterusan kemarau,” ujarnya.

BANYUMAS- Selama lima bulan terakhir (MeiSeptember), penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kecamatan Patikraja terus didominasi usia bawah lima tahun (balita).

K

EPALA Puskemas Patikraja Priyono, kemarin mengungkapkan, penyakit ISPA yang masuk dalam pemeriksaan di Puskemas Patikraja memang mendominasi. Dari jumlah tersebut, balita merupakan penderita

(smnetwork/tg-06)

tertinggi. Dia mengatakan, rekap penderita ISPA usia balita di wilayahnya selama September mencapai 313 balita, atau 35,73% dari 876 jumlah penderita. Rinciannya, usia 0-5 tahun sebanyak 313 penderita, usia 6-12 tahun sebanyak 113 penderita (12,9%), usia 13-20 sebanyak 38 penderita (4,34%), usia 21-44 tahun sebanyak 151 penderita (17,24%), 45-59 tahun sebanyak 135 penderita (15,41%), dan usia 60 tahun ke atas sebanyak 126 penderita (14,38%). Hitungan penderita ISPA secara menyeluruh juga menjadi penyakit tertinggi yang dialami warga Patikraja. Priyono menjelaskan, lima penyakit tertinggi setelah ISPA meliputi rematoid 438 orang, dermatitis 283 orang,

gastritis 186 orang, dan cephalgi 153 orang. Jumlah penderita ISPA di wilayah Patikraja terus mendominasi selama lima bulan terakhir. Demikian halnya dengan dominasi penderita usia balita. Selama Agustus lalu, penderita ISPA mencapai 994 orang, dengan persentase penderita balita 34,81%. Selama Juli, penderita ISPA berjumlah 946 orang, dengan dominasi balita sebanyak 38,72%. Pada Juni, dominasi penderita ISPA usia balita mencapai 288 dari 798 penderita. Demikian halnya pada Mei, dominasi balita yang menderita ISPA sebanyak 351 dari 800 lebih penderita. Kurang Terkontrol Dia menganalisa, dominasi balita

penderita ISPA tersebut karena dipengaruhi pola makan dan jajan yang kurang terkontrol. Pengaruh daya tahan tubuh balita juga cukup berpengaruh karena masih rendah. “Perhatian orangtua dalam hal status gizi balita sangat dibutuhkan. Termasuk dalam hal konsumsi jajanan, anak masih butuh pengawasan lebih dari orangtua,” ujarnya. Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya berusaha memberikan penyuluhan rutin kepada masyarakat melalui Pos Kesehatan Desa (PKD) ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). “Upaya penanganan yang dilakukan dengan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), perbaikan gizi, dan istirahat cukup,” terangnya.

(smnetwork/tg-06)

Sambungan Tuan Rumah... Namun pertahanan dan permainan cantik Kota Semarang cukup menyulitkan. Bahkan di menit ke 23 gawang Banyumas kebobolan lagi melalui Gita Sistiawan. Menit 34 dan 35 lagi-lagi Kota Semarang menjebol gawang Banyumas, melalui tendangan Gita Sistiawan dan Tommy Hendi. Banyumas hanya mampu membalas satu gol

melalui Deni Nur menit 39. Skor 8-3 bertahan sampai akhir pertandingan. Pelatih Banyumas, Eko Susanto, menyatakan, timnya kalah dalam persiapan, selain itu Kota Semarang diperkuat tiga atlet PON, sementara stamina pemain Banyumas menurun saat main siang hari.

Dengan kekelahan itu, Banyumas gagal ke final dan akan berebut perunggu melawan Cilacap. Saat perebutan perunggu, Banyumas berhasil mengalahkan Cilacap dengan skor 6-5 melalui perpanjangan waktu. Pelatih Banyumas puas dan mensyukuri, walau hanya memperoleh perunggu serta saat babak pertama

Bangga...

Sukardi: Selamat...

itu, Toni memberi andil cukup besar, sekitar 40 %. Anak ketiga keluarga Tarikun itu menjadi juara I di nomor speed world record perorangan, speed track campuran (bersama Defi Rahmiati), boulder beregu (bersama Sugeng Pamungkas dan Yusak Yulius), speed track perorangan dan boulder campuran bersama adik kandungnya, Erna Cahyanti. Perak diraih di nomor speed track beregu (bersama Saifudin Jufri dan M Saiful), lalu lead beregu (bersama Yusak Yulis dan Sugeng Pamungkas). Satu nomor lagi yang belum dimainkan, kemarin, adalah boulder beregu. Yang lebih membahagiakan, tambah kelahiran 19 Maret 1992 itu, ada peningkatan prestasi dibanding Porprov 2009 di Solo. Saat itu dia baru mampu

merebut empat emas. Selain membela Banyumas, Toni juga memperkuat kontingen Jateng di PON Kaltim (2008) dan Riau (2012). Di Kaltim dia belum mampu merebut emas, tetapi di Riau meraih satu emas nomor boulder beregu dan perak speed track. Toni memang total menekuni olah raga yang digemari itu. Setamat SMA N 3 Purwokerto, pada 2011 sebenarnya dia bisa masuk Unsoed tanpa tes, lewat jalur Program Penerimaan Siswa Berprestasi Olahraga dan Seni (PPSBOR dan Seni). Kesempatan itu tak dia manfaatkan, karena saat itu konsentrasi menghadapi SEA Games. Rencana kuliah memang ada, tetapi dia tunda karena konsentrasi SEA Games 2011. Kini dia memiliki obsesi menjuarai Kejurnas dan SEA Games, tahun ini. (07/04)

Sepanjang hari kemarin, Banyumas merebut emas dari cabang olahraga catur 1 emas, dayung 1 emas, kempo 1 emas, sepatu roda 1 emas, tinju 2 emas, angkat berat 2 emas dan atletik 2 emas. Sementara Kota semarang menambah emas dari aeromodeling 1 emas, golf 1 emas, gulat 3 emas, kempo 2 emas, selam 1 emas, sepatu roda 2 emas, tenis meja 1 emas, angkat berat 10 emas, renang 1 emas, atletik 3 emas. Sedangkan Surakarta menambah medalai emas dari anggar 3 emas, bridge 1 emas, kempo 2 emas, panahan 3 emas, pencak silat 1 emas, selam 1 emas, renang 1 emas dan atletik 2 emas. Sukardi menyatakan, persiapan para atletnya sebenarya sudah cukup waktu, sehingga kegagalan ini perlu dievaluasi secara menyeluruh. Namun untuk tahap awal, kegagalan ini harus dijadikan pelajaran berharga untuk menghadapi even mendatang. Mengenai program pembinaan secara khusus terhadap para atlet, dia mengatakan 102 atlet Banyumas sudah memasuki tahap TC sentralisasi lebih

Jadwal Kereta Api

Stasiun Besar Purwokerto NAMA KERETA API ARGO LAWU ARGO DWIPANGGA GAJAYANA BIMA TAKSAKA PAGI TAKSAKA MALAM PURWOJAYA

KELAS EKSEKUTIF EKSEKUTIF EKSEKUTIF EKSEKUTIF EKSEKUTIF EKSEKUTIF EKS/BIS

TUJUAN

BERANGKAT

SOLO GAMBIR SOLO GAMBIR MALANG GAMBIR SURABAYA GAMBIR YOGYAKARTA GAMBIR YOGYAKARTA GAMBIR

01.19 11.16 13.01 23.15 23.16 00.43 22.02 01.13 13.48 12.21 02.12 22.10

CILACAP

11.33

GAMBIR

19.43

mengalami kekalahan karena salahrotasi pemain. “Kami puas dengan hasil perunggu ini. Pada babak pertama kalah, karena kesalahan rotasi pemain, kami rotasi dengan baik babak kedua hingga mampu menyamakan kedudukan dan memenangi pertandingan ini melalui perpanjangan waktu,” terangnya. (07/04)

TARIF Batas Atas

Batas Bawah

600,000

250,000

600,000

250,000

700,000

330,000

700,000

330,000

550,000

230,000

550,000

230,000

EKS. 400,000 BIS. 300,000

180,000 150,000

NAMA KERETA API

SUMBER : HUMAS DAOP V PURWOKERTO KELAS

SENJA UTAMA SOLO

BISNIS

FAJAR UTAMA YOGYA

BISNIS

SENJA UTAMA YOGYA SAWUNGGALIH UTAMA PAGI SAWUNGGALIH UTAMA MALAM

BISNIS EKS/BIS BISNIS

GAYA BARU MALAM

EKONOMI

BENGAWAN

EKONOMI

PROGO

dari enam bulan. Hanya saja, ketika hasilnya hasilnya tidak mencapai target pasti ada yang salah. Dia mempertanyakan, apakah programnya kurang fokus, kurang tepat dan kesalahan lain, atau para atlet tidak mencapai peakperformance di arena pertandingan. Mungkin saja peak-nya sebelum atau malah sesudah pertandingan. Kemudian yang lain kelemahan yang ada adalah Banyumas tidak mengetahui kekuatan Jateng secara detail, siapa atlet yang keluar, siapa atlet yang masuk Jateng. ‘’Bahkan yang pindah antardaerah saja belum terbaca dengan baik. Akibatnya bisa saja jadi salah prediksi. Sehingga salah pula menentukan taktik dan strategi. ‘’Ini adalah pelajaran berharga bagi kami,’’ katanya. Di sisi lain, Sukardi masih bisa berbangga, karena di tingkat pelaksanaan sebagai tuan rumah merasa sukses. ‘’Saya kira semuanya berjalan lancar. Dari sisi prestasi kami gagal, namun berhsil dalam penyelenggaraan even yang semula banyak diragukan,’’ katanya. (Harmas/sn-07/04)

EKONOMI

TUJUAN SOLO PASAR SENEN YOGYAKARTA PASAR SENEN YOGYAKARTA PASAR SENEN KUTOARJO PASAR SENEN KUTOARJO PASAR SENEN SURABAYA JAKARTA SOLO JEBRES TANAH ABANG LEMPUYANGAN PASAR SENEN

BERANGKAT 02.38 21.32 11.52 09.41 23.38 21.02 12.22 08.45 01.42 20.25 17.27 20.03 18.08 19.26 03.48 18.35

TARIF Batas Atas

Batas Bawah

300,000

150,000

300,000

140,000

300,000

150,000

EKS 400,000 BIS 300,000

180,000 150,000

400,000

180,000 55,000

NAMA KERETA API

KUTOJAYA

KELAS

EKONOMI

LOGAWA

EKONOMI

BOGOWONTO

EKONOMI ( AC )

GAJAHWONG

EKONOMI ( AC )

KRAKATAU

EKONOMI ( AC )

KUTOARJO TANAH ABANG PURWOKERTO JEMBER LEMPUYANGAN PASAR SENEN LEMPUYANGAN PASAR SENEN MERAK MADIUN

SERAYU PAGI

EKONOMI

50,000 50,000

TUJUAN

SERAYU SORE

EKONOMI

JAKARTA KOTA (LEWAT BANDUNG) PURWOKERTO (LEWAT BANDUNG)

BERANGKAT

10.46 18.58 06.00 06.00 00.10 10.13 11.18 20.42 15.49 18.16 01.19

TARIF Batas Atas

Batas Bawah

40,000 50,000 300,000

140,000

300,000

140,000

50,000

180,000

-

-

06.30

45,000

-

-

-

-

JAKARTA KOTA (LEWAT BANDUNG)

16.30

45,000

-

PURWOKERTO (LEWAT BANDUNG)

-

-

-


Purbalingga

Sabtu, 12 Oktober 2013

Kasus Pungutan DAK Pendidikan 2012

Berkas Perkara Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor PURBALINGGA- Berkas perkara penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan tahun 2012, dengan tersangka Iskhak dan tiga kepala UPTD Dinas Pendidikan akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang, akhir bulan ini. Jaksa menilai saksi dan alat bukti sudah cukup.

K

EPALA Kejaksaan Negeri (Kajari) Purbalingga Martini didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Wawan Kustiawan, kemarin menjelaskan, saat ini kejaksaan masih menyelesaikan penjilidan berkas yang terdiri dari ribuan halaman. Sesuai jumlah tersangka, ada empat berkas acara pemeriksaan yang akan dilimpahkan.

“Akhir bulan ini akan kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang. Bunyinya pelimpahan berkas dari jaksa penuntut ke Pengadilan Tipikor Semarang,” kata Martini. Dari keempat berkas itu, paling tebal justru milik ketiga Ka UPTD Dindik, yaitu Mugi Raharjo (Kepala UPTD Bukateja), Suprapto (Kepala UPTD Bobotsari), dan Sahlan (Kepala

UPTD Purbalingga). ”Dakwaan ketiga kepala UPTD itu kami split. Sementara tidak ada tambahan lagi dan dinilai cukup,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakan, saat berkas selesai, kejaksaan akan memberikan pemberitahuan atau tembusan kepada yang bersangkutan melalui kuasa hukum masing-masing. Nantinya saat sidang mulai digelar, saksi-saksi dari ka UPTD lainnya dan kepala sekolah juga kemungkinan akan kembali dibutuhkan. ”Tidak semua semua saksi yang jumlahnya mencapai ratusan, kemarin kami panggil. Nanti tergantung kebutuhan dan pertimbangan saat sidang,” ujarnya. Kasi Pidsus Kejari Purbalingga Wawan Kustiawan menyebutkan, keempat tersangka yang saat

ini dititipkan di rumah tahanan Purbalingga dalam kondisi baik. Hanya saja sempat ada satu kepala UPTD yang akan mengajukan izin pemeriksaan kesehatan, yaitu Mugi Raharjo. Perpanjang Masa Tahanan Selama masa penyidikan, Kejari Purbalingga kembali memperpanjang masa penahanan tersangka kasus DAK Pendidikan 2012, Iskhak selama 30 hari. Selain Iskhak, ketiga Kepala UPT Dindik juga diperpanjang masa penahanan sebanyak 30 hari. Perpajangan masa tahanan keempat tersangka berlaku sejak 9 September lalu. Tersangka kepala UPT Dindik sejak penahanan pertama 20 hari, diperpanjang lagi 30 hari. Sementara perpanjangan penahanan

Hari Ini, 678 Warga Miskin Terima Dana Sosial

Nasional

PURBALINGGA- Hari ini, sebanyak 678 warga miskin di Kecamatan Kutasari akan menerima dana sosial di Pendapa Kecamatan Kutasari. Dana berasal dari surplus Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) Kecamatan Kutasari tahun 2012. “Dana sosial itu semacam zakatnya dana PNPM MPd. Jadi, semua surplus UPK pasti dihibahkan ke masyarakat. Hibah, bukan utang. Jadi diserahkan penuh tidak perlu dikembalikan,” ujar Fasilitator Kabupaten PNPM MPd Purbalingga Muhammad Mujadid. Mujadid menambahkan, dana sosial yang akan dibagikan ke warga miskin

di Kutasari, hari ini senilai total Rp 101.705.000. Kutasari sendiri merupakan kecamatan terakhir yang membagikan dana sosialnya. “Kegiatan penyerahan secara simbolis dana sosial di Kutasari akan dihadiri Wakil Bupati Sukento RM dan Ketua DPRD Tasdi,” imbuhnya. Di Purbalingga, dana sosial telah disalurkan secara rutin sejak 2005. Bentuknya pun bervariasi, tak harus berupa dana segar. “B isa berupa pemugaran rumah warga miskin, pemberian kambing, nikah gratis, beasiswa, peralatan sekolah, sunatan massal, dan macam-macam lainnya tergantung apa yang paling dibutuhkan warga miskin setempat,” jelasnya.

Surplus Operasional Dana sosial ini sebagai wujud nyata keberpihakan UPK PNPM MPd kepada orang miskin. Alokasi dana sosial diambil dari penggunaan surplus operasional UPK dan dibuat berdasarkan tutup buku secara tahunan. Jadi, UPK yang belum melaksanakan tutup buku tidak diperbolehkan menyalurkan dana sosial. “Saat ini kami di PNPM MPd sedang mencari formula terbaik dalam penyaluran dana sosial ini agar efeknya lebih memandirikan masyarakat miskin. Jangan sampai, penyaluran dana sosial ini justru menjadikan warga miskin lebih suka menengadahkan tangan,” paparnya. (pt/06)

Golaga Disiapkan sebagai Destinasi Wisata Artistik-Unik PURBALINGGA- Pemkab tengah menjajaki pengembangan Objek Wisata Goa Lawa di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, menjadi obyek wisaya yang unik dan menarik di Jateng. Upaya ini dilakukan dengan mengubah seluruh tampilan di dalam dan luar goa. Konsep pengembangan Goa Lawa akan dikemas dengan sebutan “Golaga” (Goa Lawa Purbalingga). “Pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Jateng diprediksi terus meningkat setiap tahunnya, sementara di sisi lain harus disiapkan destinasi wisata yang unik dan menarik. Goa Lawa ini saya menilai belum optimal dan sangat potensial untuk dijadikan wisata yang unik seperti objek wisata goa di Guangzhou, China,” kata Wakil Bupati Sukento Ridho Marhaendrianto, kemarin. Sukento mengemukakan hal itu saat acara Curah Pendapat Pengembangan Goa Lawa dengan Tim PT Undagi Cipta Pratama Yogyakarta di Ruang Rapat Bupati. Ikut hadir dalam kegiatan ini Asisten Perekonomian Pembangunan & Kesra Susilo Utomo, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Yanuar Abidin, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Akhmad Khotib, Kabag Perekonomian Mukodam, Kabag Hukum dan HAM Tri Gunawan, Plt Kepala Bappeda Suroto, dan Kabid Pariwisata Dinbudparpora Prayitno. Sedang dari tim PT Undagi dipimpin Hartono. Sukento mengungkapkan, sejumlah negara dan daerah lain yang tidak memiliki potensi sumberdaya alam untuk wisata ternyata mampu menarik kunjungan wisata, sementara di Purbalingga potensinya sangat memungkinkan untuk dikembangkan. “Ada sejumlah alternatif untuk pengembangan Goa Lawa, apakah akan dikerjakan sendiri, dikerjakan investor, atau kerjasama investor-pemkab. Kemasan Goa Lawa nantinya bisa dijual untuk kelompok menengah ke atas dan lebih ke profit bisnis,” tegas Sukento. Kepak Golaga 2014 Sementara Hartono dari PT Undagi mengungkapkan, pembenahan yang akan dilakukan dengan konsep “Kepak Golaga 2014.” Pembenahan Goa Lawa harus dilakukan secara fenomenal agar ada daya tarik unik dan tidak ditemukan di objek wisata lain di Jateng maupun di Indonesia. “Pembenahan itu sekaligus sebagai upaya magnetisasi kawasan Objek Wisata Golaga,” katanya. Dijelaskan Hartono, konsep pengembangan meniru sejumlah objek wisata goa di luar negeri yang dikembangkan artistik dan unik. Pembenahan di dalam goa dengan melakukan warna-warni lampu Golaga, menciptakan

HARMAS/PRAYITNO

HARTONO dari Tim PT Undagi Cipta Pratama Yogyakarta memaparkan konsep pengembangan Goa Lawa yang disebut dengan “Kepak Golaga 2014.” tata ruang nyaman, menjual mitos seperti Sendang Derajat dan Sendang Slamet, kemudian ada coffee shop, caving course, dan ruang mushala. Sedang di luar goa dibangun resor pohon, safari tens, treetop adventure, tree rowing, bag jump, playground, interactif zoo, tree restaurant, pusat suvenir, dan Deso Dolanan. “Pembenahan ini tentunya akan kami ikuti dengan menerapkan berbagai strategi marketing baik online, offline, maupun model marketing freenomic yang belakangan banyak dilakukan oleh pelaku wisata,” kata Hartono yang mengawal Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) saat dibuka pada 2005 silam. Kerangka 4F Hartono menegaskan, kerangka pengembangan wisata tidak bisa dilepaskan juga dengan kerangka 4F, yakni fun food, family shelter, dan fashion. Sedang stressing marketing yang akan dilakukan di Golaga dengan model interaktif dan edukatif. “Yang akan kami jadikan

daya tarik di Golaga dan tiada duanya di Indonesia, yakni restoran pohon dan tree rowing (berperahu di pohon). Kami akan mengubah kebiasaan orang ketika berperahu di air, tapi kali ini bisa kami ciptakan main perahu di atas pohon. Juga ada bag jump, yakni orang terjun dari tebing dan jatuh ke kantong udara besar, bisa dijual dengan nama paket wisata ‘Bayar Seket Ewu, Tibo Sak Karepmu’,” tegas Hartono yang saat ini menjadi konsultan pembangunan sejumlah waterpark di Jateng dan Bali. Hartono menambahkan, untuk konsep pengembangan Golaga, ada beberapa alternatif pembiayaan. Jika total membutuhkan investasi sekitar Rp 19 miliar, pembenahan sebagian bisa dengan investasi Rp 15 miliar dan Rp 10 miliar. “Dengan keunikan yang dijual, kami perhitungkan investasi akan kembali dalam waktu empat tahun,” kata Hartono, optimistis. (pt/06)

Iskhak sudah lebih dari dua kali. Seperti diberitakan sebelumnya, empat pejabat Dindik, masing-masing Kadindik Iskhak dan tiga kepala UPTD Dindik, Suprapto, Mugi Raharjo, dan Sahlan ditetapkan oleh Kejari Purbalingga sebagai tersangka kasus pungutan kepada para kepala SD penerima DAK Pendidikan TA 2012 pada Kamis (30/5). Iskhak telah ditahan terlebih dulu oleh Kejari pada Rabu (5/6), sedang tiga kepala UPTD Pendidikan lainnya ditahan mulai pertengahan Agustus 2013. DAK Pendidikan Tahun 2012 digunakan untuk rehabilitasi 436 ruang kelas di 146 SD dengan anggaran sebesar Rp 27.650.680.000. Selain itu juga digunakan untuk pembangunan 40 gedung perpustakaan di 40 SD dengan total anggaran sebesar Rp

4.127.400.000. Indikasi penyimpangan yang dilakukan adalah adanya permintaan dana operasional oleh Kepala Dindik Purbalingga sebesar 5% dari besarnya DAK Tahun 2012 yang diterima masing-masing sekolah. Terkait penyidikan kasus tersebut, sebanyak 150 orang saksi termasuk sejumlah kepala sekolah dasar (SD) yang menerima DAK Pendidikan juga sudah dimintai keterangan. Para saksi rata-rata membenarkan bahwa empat tersangka tersebut yang berperan dalam melakukan pungutan. Kejaksaan menjerat para tersangka dengan Pasal 12 UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) huruf E dan F. Mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. (pt/06)

Budaya ‘Jam Karet’ Harus Ditinggalkan PURBALINGGA- Asisten Sekda Bidang Administrasi Gunarto kembali menegaskan komitmen Wakil Bupati H Sukento Ridho Marhaendrianto untuk lebih mendisiplinkan diri dalam berbagai kegiatan rapat di lingkungan Pemkab Purbalingga. Menurut Gunarto, keinginan untuk membuang budaya “jam karet” pernah disampaikan wakil bupati saat Rapat dengan jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beberapa waktu lalu. “Pemkab harus berani jadi pelopor anti-“jam karet.” Jadi, rapat-rapat yang diselenggarakan pemkab harus tepat waktu. Yang belum bisa, tinggal saja, nanti pasti akan rikuh sendiri,” tegasnya saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara Daerah (Forkompanda) Kabupaten Purbalingga di Operation Room Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo, kemarin. Menurut Asisten I, budaya tepat waktu juga merupakan salah satu unsur reformasi birokrasi yang harus terus diupayakan jajaran aparatur pemerintahan di Purbalingga. Seperti diketahui, Wakil Bupati H Sukento Ridho Marhaendrianto selalu berusaha menghadiri berbagai kegiatan pemkab secara tepat waktu. Namun budaya tepat waktu yang dilakukan wabup belum sepenuhnya dijalani jajaran pelaksana di bawahnya. Sehingga tak jarang, wabup justru hadir lebih awal ketimbang peserta lainnya. Menyangkut kegiatan Forkompanda, Gunarto mengajak para peserta yang terdiri atas para sektretaris SKPD, kabag TU, dan sekcam

HARMAS/PRAYITNO

SALAH seorang narasumber, Eny Sosiatman menyampaikan materi Grand Design dan Roadmap Reformasi Birokrasi. untuk mencermati apa yang menjadi maksud dan tujuan Forkompanda. Reformasi birokrasi pada dasarnya bertujuan untuk meciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional, yang mampu melayani pibliknya secara netral, berdedikasi, serta memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara. Namun pelaksanaan reformasi birokrasi sendiri masih menyisakan berbagai permasalahan. “Salah satu upaya menciptakan pemerintahan yang baik diperlukan roadmap reformasi birokrasi agar tidak salah arah dan sasaran,” jelasnya. Komitmen Berkelanjutan Lebih lanjut, Gunarto menuturkan, sesuai Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2015, reformasi birokrasi merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah agar pada 2015, Indonesia sudah berada pada fase bergerak

menuju negara yang maju dengan kondisi pemerintahan kelas dunia. “Targetnya harus tercapai pada 2025. Karenanya diperlukan langkah-langkah yang harus ditempuh jajaran pemerintahan di daerah,” terangnya. Gunarto menegaskan, Forkompanda bukan kegiatan yang bersifat formalitas belaka, melainkan program yangg sungguh-sungguh diharapkan mampu membawa perubahan pada kinerja aparatur di bidang pelayanan publik. Kegiatan Forkompanda digelar dua hari hingga Sabtu (12/10). Hari pertama peserta mendapatkan materi Grand Design dan Roadmap Reformasi Birokrasi oleh Sekcam Kejobong Eni Sosiyatman. Kemudian pada hari kedua (12/10), disampaikan materi Tata Naskah Dinas dan Pakaian Dinas serta Arah Kebijakan Evaluasi Kelembagaan. Peserta hari kedua meliputi para pejabat eselon IVa dan staf potensial.

(pt/06)


Banjarnegara-Kebumen Manfaatkan Material yang Layak

Realisasi SAB Dilaksanakan Bertahap

TINJAU RUMAH: Bupati Kebumen H Buyar Winarso SE meninjau rumah warga yang mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kemenpera di Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kamis (10/10). mengalokasikan anggaran dari APBD untuk 1.061 RLTH. Jumlah tersebut naik dari tahun lalu yang hanya untuk 400 RLTH. Tahun 2012 lalu, pihaknya berhasil merehab 5.225 RLTH. “Fokus saya ialah menuntaskan terlebih dahulu data RLTH tahun 2010. Kecamatan Padureso mendapat BSPS 818 unit sehingga tahun ini sudah tuntas,” ujarnya seraya menyebutkan akan melakukan pendataan

Nasional

BanJaRnEGaRa - Warga di wilayah pegunungan bagian selatan mengharapkan keberadaan sarana air bersih (SAB). Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih konsumsi. Hal tersebut disampaikan sebagian warga dan para kepala desa di wilayah tersebut, saat bertatap muka dengan Ketua DPRD Banjarnegara, Wahyu Kristianto SE, kemarin. ‘’Pada musim kemarau seperti saat ini, kami sangat membutuhkan adanya sarana air bersih. Sebab, mata air dan sumur sudah mengering sehingga harus mencari air bersih ke tetangga desa atau lokasi yang jauh,’’ ungkap Nasirin, Kades Karanganyar Kecamatan Purwanegara. Ditambahkan, sejumlah desa tetangga yang memiliki SAB dan terawat dengan baik, tidak terlalu dipusingkan dengan datangnya musim kemarau seperti saat ini.

Bahkan tidak perlu meminta pengiriman air bersih dari pemkab. Melihat kondisi tersebut, pihaknya berharap pemkab bisa menempatkan bantuan SAB di desanya. Hal yang tidak jauh berbeda juga disampaikan oleh, Zaenal Arifin, Kades Kaliajir Kecamatan Purwanegara. Setiap tiba musim kemarau, warga di desanya akan merasakan sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan konsumsi. Sejumlah warga, juga sudah menyampaikan harapannya agar ada sarana air bersih di desa mereka. Atau setidaknya ada bantuan pembuatan sumur bor dan semacamnya yang bisa diandalkan setiap musim kemarau tiba. Jika hanya mengandalkan bantuan atau kiriman air bersih dari pemkab, terkadang tidak bisa merata ke seluruh dusun. Akibatnya kerap membuat

warga tidak puas. ‘’Warga sangat berharap adanya bantuan SAB tersebut untuk mengatasi kesulitan air bersih di musim kemarau,’’ ujarnya. Menanggapi harapan itu, Ketua DPRD Banjarnegara, Wahyu Kristianto SE, mengatakan pihaknya akan memperhatikan kebutuhan dan harapan warga tersebut. ‘’Tidak sekadar memperhatikan saja, tapi kami akan perjuangan dan berusaha untuk merealisasikan harapan masyarakat. Sebab ini merupakan kebutuhan mendasar warga di daerah pegunungan setiap kemarau,’’ katanya. Meski demikian, realisasinya akan dilaksanakan secara bertahap. Karena itu perlu prioritas lokasinya agar tepat sasaran dan tentunya menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

(SMNetwork/H25/05)

Guru Keluyuran, Sekolah Tersisa 3 Pegawai

Belasan Perahu ’Dirusak’ Gelombang Pasang n Lima Hari Tak Melaut

kEBUMEn - Belasan perahu milik nelayan di Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen mengalami kerusakan kategori ringan dan sedang. Kerusakan perahu disebabkan terjangan gelombang pasang di pantai selatan sehingga perahu nelayan yang sedang diparkir saling bertabrakan. Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir Sadimin menjelaskan, total perahu yang rusak masih didata oleh rukun nelayan sekitar 15 unit. Kerusakan perahu nelayan meliputi katir yang patah hingga ada perahu bocor akibat benturan sesama perahu. Tidak ada perahu yang rusak parah seperti sampai hancur atau terbelah menjadi dua. “Atas kerusakan tersebut, nelayan memperbaiki perahu secara swadaya,” ujar Sadimin, Jumat (11/10). Sadimin yang juga menjabat sebagai Sekretaris II DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kebumen, menambahkan gelombang pasang terjadi sejak Senin (7/10) lalu. Namun gelombang terbesar terjadi pada Rabu (9/10) dan Kamis (10/10), sementara Jumat (11/10) gelombang sudah mulai menurun. “Rata-rata gelombang pasang terjadi pada malam hingga dini hari,” imbuhnya. Lebih lanjut, Sadimin menyampaikan sesuai musim, idealnya gelombang di lautan sekarang ini cukup landai. Selain itu, saat ini ikan-ikan juga sudah mulai keluar. Bahkan menyambut panen ikan, para nelayan sudah menggelar sedekah laut. “Sehari setelah sedekah laut, nelayan mulai melaut. Dalam sehari saja nilai produksi ikan mencapai Rp 104 juta,” ujarnya seraya menyebutkan saat ini nelayan panen ikan layur, rajungan, hingga udang jerbung. Bendahara Rukun Nelayan Pasir Salamudin menambahkan sudah sekitar lima hari ini nelayan di Pantai Pasir tidak melaut. Hal itu disebabkan tingginya gelombang. Dia menambahkan, Rukun Nelayan Pasir memiliki sebanyak 850 anggota yang berasal dari lima desa yakni Desa Pasir, Banjarharjo, Jintung, Srati dan Desa Karangbolong. Mereka tergabung dalam 22 Kelompok Usaha Bersama (KUB). “Hari ini gelombang sudah mulai normal, namun nelayan masih enggan melaut. Rencananya besok nelayan akan kembali melaut,” tandas Salamudin. Komandan SAR Lawet Perkasa Bejo Priyono mengatakan, meski terjadi gelombang pasang nelayan di TPI Argopeni dan Karangduwur masih aman dari dampak kerusakan akibat gelombang pasang. Hanya saja, tingginya gelombang membuat nelayan libur melaut. “Kerusakan perahu di Argopeni dan Karangduwur nihil,” katanya. (SMnetwork/J19/05)

Guru Ngaji Cabul Diadukan ke Polisi

SMNETWoRK/SuPRiyaNTo

PERAHU NELAYAN: Gelombang pasang menerjang perahu nelayan yang diparkir di pinggir Pantai Pasir, Kecamatan ayah, Kebumen sehingga mengakibatkan belasan perahu rusak.

kembali untuk melihat jika masih ada RLTH yang masih ada. Dari hasil pantauan, Buyar mengimbau kepada pendamping agar memanfaatkan material yang masih bisa digunakan. Hal itu agar lebih meringankan tuan rumah. Namun demikian pemanfaatan material lama disesuai yang sudah ada. “Saya juga melihat swadaya dari masyarakat cukup tinggi,” ujarnya. (SMNetwork/J19/05)

SMNETWoRK/SuPRiyaNTo

n Rehab 2.275 Rumah Tak Layak Huni kEBUMEn - Tahun 2013, sebanyak 2.275 rumah tak layak huni (RLTH) mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Kebumen Moh Amirudin SIP menjelaskan, dari kuota 2.275 rumah tahun 2013, yang sudah dilaksanakan rehabilitasi sebanyak 1.176 rumah. Jumlah tersebut tersebar 49 desa di 19 kecamatan. Setiap rumah menerima bantuan stimulan sebesar Rp 7,5 juta dan ada dua orang yang menerima Rp 15 juta. “Adapun untuk sisa kuota akan diselesaikan pada tahun ini secara bertahap,” ujar Moh Amirudin SIP kepada wartawan di selasela mendampingi Bupati Buyar Winarso meninjau lokasi pengerjaan rumah yang menerima BSPS di Kecamatan Padureso, Kamis (10/10). Dalam kesempatan itu, Buyar meninjau langsung rumah yang direhab di Desa Pejengkolan, Kalijering, Sendangdalem, Sidototo dan Desa Rahayu. Dikatakan, pada awal pemerintahannya tahun 2010, di Kebumen terdata sebanyak 14.428 rumah tidak layak huni. Dia memastikan jumlah tersebut akan dituntaskan pada tahun 2014 mendatang. Tahun 2013 pihaknya akan

Sabtu, 12 Oktober 2013

kEBUMEn - Sebanyak 11 orang kuasa hukum Melati (5,5), nama samaran, korban dugaan pencabulan guru mengaji mendatangi Polres Kebumen, Jumat (11/10) sekitar pukul 11.30. Kedatangan gabungan pengacara dari LBH Yogyakarta dan Kebumen itu untuk melaporkan tindakan guru ngaji KL (36) warga Desa Klepusanggar, Kecamatan Sruweng kepada polisi. Bapak Melati, yakni Dedi Purwanto (38) hadir pada kesempatan itu, sedangkan Melati tidak ikut dalam pertemuan tersebut. Pada kasus ini KL diduga melakukan tindakan asusila kepada Melati, santri KL. Salah satu kuasa hukum Melati, Ikhwan Sapta Nugraha SH mengatakan, kedatangan tim pengacara Melati itu tidak hanya melaporkan tindakan KL kepada polisi, namun juga membawa sejumlah bukti berupa rekaman suara pengakuan Melati kepada orangtuanya bahwa ia telah ‘dinakali’ KL. Guna menguatkan aduan, pihaknya juga membawa hasil rekam medis Melati saat diperiksa di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta yang menyatakan positif mengidap penyakit gonore (GO) yakni penyakit kelamin yang ditularkan melalui hubungan seks. “Kami akan melakukan upaya perlindungan hukum kepada korban,” katanya. Saat disinggung tentang keterlambatan melaporkan kasus itu kepada polisi dia menjelaskan, keterlambatan itu karena harus mengumpulkan bukti berupa rekam

medis sekaligus mengupayakan proses penyembuhan Melati. Proses pemeriksaan medis sendiri sudah dilakukan sebanyak tiga kali. “Buktibukti ini akan semakin menguatkan aduan kami. Pihak keluarga korban tetap akan memproses kasus ini ke jalur hukum,” ujar dia. Beberapa waktu lalu pihak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kebumen juga melakukan upaya komunikasi dengan keluarga Melati di Yogyakarta. Kepala BPPKB Kabupaten Kebumen, Dra Retno Yuliati MSi juga akan melakukan perlindungan terhadap korban kekerasan, utamanya pada pendampingan psikologi sampai pendidikannya. Sebelumnya, KL telah menjalani ‘sumpah laknat’ di depan kiai dan sejumlah masyarakat sekitar di masjid Desa Klepusanggar, Kecamatan Sruweng. Sumpah tersebut dilakukan usai shalat Jumat (4/10) sekitar pukul 13.30. Itu dilakukan KL untuk meyakinkan masyarakat bahwa dirinya tidak bersalah. Prosesi sumpah laknat dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren AdDaldiri Desa Purwodadi, Kecamatan Kuwarasan, Kiai Saefudin alias Kiai Kojaki didampingi Gus Agus Miftahul Atsani. Prosesi sumpah diawali dengan membaca Alquran Surat Ali Imron ayat 77 yang dibacakan oleh kaum desa setempat, Abdul Hayat Sonata. Turut menyaksikan Kades Klepusanggar, Teguh Wasono dan sejumlah warga. (SMNetwork/K42/05)

BANJARNEGARA - Meskipun berulangkali digelar razia disiplin pegawai negeri sipil yang keluyuran saat jam kerja oleh Satpol PP, ternyata tetap saja banyak pegawai yang terjaring operasi. Di Kecamatan Karangkobar, petugas mendapati sejumlah pegawai keluyuran di pasar pada saat jam dinas. Sebagian diantaranya berasal dari kalangan tenaga pendidik atau guru.

B

ahkan saat menyambangi salah satu sekolah dasar di kecamatan tersebut, petugas hanya mendapati tiga orang pegawainya. Beberapa diantaranya keluar tanpa izin dan alasan yang jelas. Kepala Satpol PP Banjarnegara, Mulyanto, mengatakan, operasi disiplin dilakukan secara rutin. Hal yang mendasari, salah satunya berasal dari laporan masyarakat yang masuk ke Satpol PP. “Kami banyak menerima keluhan dari masyarakat baik langsung ataupun tidak langsung. Dan diantaranya informasi yang disampaikan tersebut memang benar,” kata dia. Lebih jauh ia menjelaskan, akhir-akhir ini pihaknya banyak mendapatkan laporan dari masyarakat yang menyoroti pegawai yang bekerja di puskesmas, keluyuran tanpa izin saat jam kantor. Akibatnya, pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu. Dan hal

tersebut dikeluhkan oleh masyarakat yang sedang memeriksa kesehatannya. Namun bila dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, jumlah pegawai yang terjaring razia memang mengalami kecenderungan yang menurun. Ia berharap penurunan tersebut menandakan adanya peningkatan kedisiplinan pegawai. Pegawai yang terjaring razia, tambah Mulyanto, selanjutnya diharuskan menandatangani berita acara penertiban. “Sesuai dengan aturan, berkas tersebut kami serahkan kepada pimpinan satuan kerja perangkat daerah tempat yang bersangkutan bertugas dan Badan Kepegawaian Daerah ,” ujarnya. Mengenai sanksi, hal tersebut diserahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Terpisah, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan pada BKD, Sukendar, mengatakan,

dalam setiap operasi disiplin pegawai, BKD selalu dilibatkan. “Kepada pegawai yang terbukti keluyuran diluar kantor pada saat jam kerja, kami memberikan pembinaan berupa surat peringatan kepada yang bersangkutan. Namun sebelum surat teguran tersebut disampaikan kepada yang bersangkutan, kami melaporkan terlebih dahulu kepada bupati,” paparnya Bupati Sutedjo Slamet Utomo, mengatakan, di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, sudah dinyatakan dengan tegas tentang apa yang menjadi kewajiban seorang pegawai. Sesuai dengan peraturan tersebut, dalam satu minggu, seorang pegawai negeri sipil harus memenuhi kewajibannya bekerja 37,5 jam. Sehingga ia melarang kepada seluruh jajarannya bepergian semasa jam kerja untuk urusan pribadi. (SMNetwork/J3/05)

Sambungan Ujare Kanca... SEDULUR........dela maning rep ana PiLEG,mayuh pd sing rukun aja pada tukaran....Kena pada ndukung jagone dewe2,tapine aja nganti crah karo kanca batir.... Jadikan Banyumas yg tentram dn damai ini tambah nyaman,tenang....Nah kanggo sedulur sing pada nyalon,mengko ngger pd dadi wakil rakyat,sing emut maring rakyat,aja korupsi..(+6281542762246) AKU usul karo bp bupati BMS ,nek ws rampung PoRPRoV stadion satria ,sing go nonton kelas biasa di duwurna . Ben sing nonton aja kambi ngadeg,di gwe kaya tribun ViP sblh barat , nek apik kan kena nggo main TiMNaS kaya stadion Manahan solo. Kikye ngimpine pendukung bal2an Banyumas. Kapan ya PERSiBaS menang .(Kang Dalban - 6285291815649) ALHAMDULILLAH bisa menyemangati atlit balap sepeda di jalan ajibarang-Purwokerto. Semangat muga2 Banyumas menang ya ,sukses buat Harmas dan Porprov Banyumas (+6285869418999) BANYU PDaM nang Mangunjaya ora mili nek awan. Kpriwe kie kang? aku rep adus ra bisa,padahal perek GoR karo kantor PDaM. ( +628996545328) SAYA mewakili tukang parkir, banyak org2 pada ngga mau bayar parkir. Padahl kan udah di tutupi pake kardus jadi ya harap bayar donk!!! Malah sering nya pada kabur. Kalau,kenal ama tukang parkir juga ngga byr. Mereka

udh diberi pelayanan masa ngga hargai . Sekian harap di trima saran saya.Makash. (+628568076764 ) NENG negara kiye sing katon esih bener gur KPK. Muga-muga mengarepe ora kenang suap. Nek nganti kenang suap wis ora nana sing bener sijia. DPR be agi gawe undang2 sing go meloyokan KPK. apa negarane kon nganggo hukum Rimba. Wong gede menang keraeh. Jent jent jent...(+6285747772488) SALUT buat para KPK yg udh membongkar akil Mochtar tersangka kasus korupsi. Cuma usul buat KPK , kalau lagi penyelidikan uya Kuya ikut di libatkan juga , suruh para koruptor pada tidur . . trz dintrogasi sama uya Kuya , di jamin smw kasus korupsi bisa diberantas . . Horas HARMAS , Jaya indonesia tanah airku. Tidak akan kulupakan.. !! (+6289649287387) BAKUL koran nek tawa koran sing bener ngapa. Kadar anu wis pada ngerti regane ikih kue go sing rumangsa,wong Harmas mundak ya inyong tetep tuku koh. Jaya Harmas. (6285726123379). MENDHING tukang sapu pasar kota Banjarnegara bayarane 200ewu sewulan.Lha aku tukang sapu pasar salak mung dibayar 150ewu sewulan.sekang dinas iNDaGKoP y ora ana perhatiane.apa wis ora duwe rasa melas apa y??Kesuwun Kang HARMAS. (6289695344912)

Suporter...

Dandan Lampu...

Baginya, supporter memiliki peranan penting bagi sukses sebuah tim. “Kesuksesan tim besar juga berkat dukungan supporter fanatiknya, kemana mereka bertanding, supporter akan nguntit di belakang,” ungkapnya. Kelahiran Cilacap, 6 Februari 1992, ini mengaku sempat mengikuti pertandingan PSCS melawan kotakota lain pada laga divisi utama. Bersama rekan-rekannya, Sufi sangat bersemangat, meski harus mengeluarkan biaya dan korban waktu. “yang namanya cinta, itu kan susah diukur. Tapi teman-teman Lanus sudah siap kok merelakan cinta mereka buat PSCS,” ujarnya. Pengurus Lanus Mania Korwil Banyumas itu mengatakan, dalam mengeluarkan aspirasi, biasanya para Suporter rela membeli aksesoris berupa kaos, shal, topi dan sticker, asalkan bernada tim bola kesayangannya. “Lanus Mania itu kaosnya bagus-bagus, harganya juga cukup mahal. Tetapi itu kan dipakai sangat eksklusif, karena di dada mereka ada logo kesebelasan yang dicintainya,” paparnya. Selain menonton bola, aktivitasnya menjadi supporter yakni mengadakan rembug dan beberapa program yang berkaitan dengan masyarakat. “ya sedikit-sedikit kami belajar bersedekah agar PSCS diberkahi dimana-mana,” ungkapnya. (agus riyanto/04)

Nek sekang werta sing detampa Harmas, kedadeyan cilaka kuwe kedaden pas dheweke agi mbenerna lampu blajar gone anake neng ruang tengah umahe, antarane jam papat sore. Pas kuwe, yu Tarsini (30) bojone Karso, weruh sing lanang agi mbenerna lampu. Dheweke ya ora ana firasat apa-apa, merga Karso ya agi njagong ngadep ngalor. “Wong agi mbenerna lampu, nyong ya ora ana pikiran apaapa. Ningen, ora suwe nyong ngonoh maning, nyong weruh bojone nyong kayong lemes dedhes, ora ngulet ora ngapa,” omonge Tarsini. Weruh kaya kuwe, yu Tarsini kontan baen mereki trus njabut jek lampu sing egin nancep. Dheweke ya njerit-njerit ora eram njaluk tulung sapa baen sing ana neng sekitaran kono, kambi ngusap-usap bojone sing lemes dedhes. Pas semono ana Sudaryanto (34), adine Karso kambi Husen Zein (64) pak ketua RT kono. Karso gageyan degawa maring Rumah Sakit islam Purwokerto.

Ningen, pas tekan rumah sakit lan deperiksa dokter, Karso konangan wis mati. Sekang kasil pemreksaan, Karso konangan mati merga dheweke kesetrum, geseng ireng neng ulu atine merga kesetrum kabel listrik sing agi dedandani. Kadadeyan kuwe ya gageyan delaporaken maring Polsek Kedungbanteng, Banyumas. Nek ujare Kapolsek aKP Sambas Budi W, Karso pas delapuraken maring Polsek wis mati lan wis degawa maring rumah sakit. “Karso jerene wis mati merga kesetrum listrik pas agi ndandani lampu blajar neng umahe. Kayan-kayane Karso kurang ati-ati mbenerna lampu. Mayide Karso siki ya wis degawa balik maning agep dekuburaken nang kluargane,” omonge Sambas. Kuwe sedulur crita geger mower dina siki. aja cokan gemampang ya nek agep ngapa-apa. Pokoke uwis lah ya aja nganti ana maning. Moga-moga pengarepe ora ana maning –maning kedadeyan sing kaya dealami Kang Karso siki. (rhm/eww-01/04)


Cilacap

Sabtu, 12 Oktober 2013

Pembangunan Rumah KaRwan DihentiKan  Berada di Lahan Sengketa Warga Vs PTPN

Nasional

Kemarau Basah, Waspadai ISPA dan Debu CILACAP - Musim kemarau basah yang terjadi saat ini membuat sejumlah penyakit rentan menghinggapi manusia, terutama inspeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Bambang Setyono menuturkan, meski akibat yang ditimbulkan tidak terlalu fatal, tetapi penyakit ini akan membuat penderitanya tidak nyaman. Sebab badan akan terasa pegal, mengalami demam ringan, serta tenggorokan sakit dan hidung beringus. “Ini perlu diantisipasi oleh semua masyarakat,” jelasnya, kemarin. Dikatakan, penyebab utama dari penyakit ini adalah bakteri virus

dan jamur. Menurutnya, untuk mengantisipasi penyakit ini secara fektif, yakni dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Namun akan lebih baik jika ditunjang dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi atau makanan yang ada hubungannya dengan peningkatan daya tahan tubuh. Faktor lainnya adalah sumber air bersih yang juga harus tetap terjaga agar dapat meminimalisir masuknya bibit penyakit. Selain ISPA, pada musim kemarau warga juga harus waspada dengan kesehatan mata yang bisa diakibatkan debu. “Pola hidup sehat dan

selalu membersihkan semua hal yang bisa menampung bibit penyakit, sangat diwajibkan untuk menanggulangi penyakit yang rawan terjadi di musim seperti ini. Meski terlihat ringan, namun penularannya cukup cepat dan bisa menular siapapun, termasuk anak-anak dan balita,” tegasnya. Debu ini, lanjutnya, mengandung bibit penyakit yang mudah masuk mata sehingga tak heran jika di musim kemarau, banyak orang yang menderita sakit mata. “Apapun itu, harus tetap diantisipasi oleh masyarakat, karena mencegah akan lebih baik daripada mengobati,” tandasnya. (frd/05)

1.500 Mangrove dari SMA Negeri 3 CILACAP – Siswa SMA Negeri 3 Cilacap menanam 1.500 mangrove bersama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji di lahan seluas 30x100 meter yang berada di samping sekolah, Jumat (11/10). Gerakan tanam ini dilakukan untuk melestarikan alam, sekaligus mendukung proses belajar mengajar, sebagai laboratorium mangrove serta mengembalikan fungsi ekosistem.

Guru Biologi SMA Negeri 3 Cilacap, Sugito menuturkan, mangrove yang ditanam terdiri dari 15 spesies dari rencana penanaman seluruhnya sejumlah 3.200 batang. Beberapa jenis mangrove yang ditanam antara lain, Risofera, Bruguera, dan Cheirotagal. SMA Negeri 3 juga telah memiliki Green House yang berisi berbagai jenis bibit tanaman.

Usai peninjauan di SMA Negeri 3, Bupati dan rombongan selanjutnya mengadakan peninjauan di Terminal Bus Cilacap. Bupati melihat sejumlah fasilitas yang ada di terminal, mulai tempat parkir bus, MCK dan fasilitas lainnya. Selain itu, rombongan juga melihat sisi kebersihan di terminal yang merupakan salah satu poin dalam mendukung penilaian adipura. (frd/05)

SMNetwork/Yodi Kristianto

BANGUN RUMAH: Sejumlah warga membangun rumah semi permanen milik Karwan (53) warga Dusun Sidamulya RT 1 RW 20 Desa Bantar Kecamatan Wanareja, di lahan sengketa.

CILACAP - Pembangunan rumah semi permanen ukuran 14 X 20 meter milik Karwan (53), warga Dusun Sidamulya RT 1 RW 20 Desa Bantar Kecamatan Wanareja dihentikan Muspika serta pihak Perusahaan Perkebunan Negara (PTPN) IX Kebun Kawung Wanareja. Penyebabnya, pembangunan tersebut dinilai berada di lahan milik PTPN IX Kawung Kawung Wanareja.

N

AMuN, warga yang sebagian besar petani mengklaim tanah seluas 69 hektare itu masih milik warga sejak zaman penjajahan dahulu. Pendamping warga petani, Syaikhu Muchtar mengatakan, kasus sengketa tanah antara warga dengan PTPN tersebut sudah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Menurutnya, dirinya bersama warga telah mengusulkan kasus permasalahan tersebut

hingga pemerintah pusat untuk diberikan izin mengenai hak kepemilikan tanah itu kepada warga, namun hingga saat ini belum ada tanggapan. “Warga sudah memperjuangkan kasus itu sejak 13 tahun yang lalu hingga ke pemerintah pusat,” katanya, kemarin. Dia menceritakan, pada tahun 1957 warga mendapat kartu kuning dari Camat Sidareja saat itu. Namun pada pada tahun 1968 berbarengan dengan peristiwa Gestapu oleh oknum yang mengaku pihak keamanan lahan itu, oknum itu merampas secara paksa seluruh kartu kuning yang telah dimiliki warga. “Jika kartu kuning itu masih ada ditangan warga sebenarnya saat ini bisa digunakan untuk membuat sertifikat tanah secara resmi,” kata dia. Bukti sejarah yang lain lanjut dia, saat itu ada tiga orang warga yang telah menotariskan tanah tersebut. “Sebelum negara ini merdeka tanah seluas 69 hektare itu adalah milik warga hingga saat ini,” tandasnya. Pihak PTPN kata dia, memiliki Hak Guna Usaha (HGU) sejak tahun 1989 hingga sekarang, namun sebelum tahun tersebut tanah itu sudah dimiliki penuh oleh warga. Kendala warga dalam mengahadapi kasus sengketa tanah saat ini hanya tidak memiliki bukti kuat tentang kepemilikan tanah (kartu kuning) yang telah dirampas pada tahun

Cemburu, Napi Nigeria Dikeroyok CILACAP – Sejumlah napi Indonesia mengeroyok napi asal Nigeria di Lembaga Pemasyarakatan Batu, Pulau Nusakambangan, Kamis (10/10). Atas kejadian tersebut, napi Nigeria yang tidak diketahui namanya itu menderita luka dan mendapat perawatan dari dokter. Kalapas Batu, Libertus Sitinjak, menuturkan kejadian itu bermula saat 60 napi penghuni Lapas Batu menyampaikan aspirasinya pada Kamis (10/10) pagi sekitar pukul 07.00. Napi Indonesia menilai Lapas memperlakukan napi asal Nigeria secara khusus. Sepanjang aspirasi disampaikan, kondisi berjalan kondusif. Namun, usai aspirasi tersebut, salah satu napi asal Nigeria terlibat adu mulut dengan napi Indonesia. Selanjutnya, sejumlah napi Indonesia memukuli napi Nigeria itu. “Sekitar 60 orang

menyampaikan aspirasinya dan karena salah paham, terjadilah keributan antara sejumlah napi dengan napi asal Nigeria tersebut,” jelasnya. Namun, petugas lapas yang bertugas saat itu berhasil membendung keributan, sehingga tidak meluas. Sementara napi asal Nigeria mendapatkan perawatan medis dari dokter khusus yang bertugas di Lapas Batu Nusakambangan. Setelah sembuh, Jumat (11/10) siang, napi Nigeria itu dipindahkan ke Lapas Pasir Putih. Libetus menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada perlakuan khusus dari para petugas atau pihak lapas kepada narapidana. “Semua sama, tidak ada yang kami istimewakan atau kami beri perlakuan khusus. Itu hanya salah paham saja,” tandasnya. (frd/05)

Jasad Dedi Ditemukan Nelayan CILACAP - Korban hilang dalam kecelakaan kapal di Pantai Selok, Kecamatan Adipala, Dedi Supriyadi (35) ditemukan tewas di sekitar Pantai Karang Pakis, Desa Karang Pakis Kecamatan Nusawungu, Kamis (10/10) malam. Jasad Dedi ditemukan pertama kali nelayan setempat, Sarto Choerudin saat mencari ikan. Sekitar pukul 18.30, ia dan rekannya melaut di sekitar Pantai Karang Pakis. Namun dalam perjalannya ke tengah lautan, Sarto melihat sesuatu terdampar di tepi pantai. Karena penasaran, akhirnya mereka ini langsung menepi. Saat didekati, ternyata tubuh manusia. Mengira masih hidup, Karto dan rekannya mencoba mengecek tubuh korban, namun sudah

dalam kondisi meninggal dunia. “Saya kira masih hidup, tapi waktu saya cek, ternyata sudah tidak bernafas, sudah meninggal,” ujar nelayan yang merupakan warga Desa Karang Pakis, RT 09/ RW 03 Kecamatan Nusawungu. Dia pun langsung melapor ke Mapolsek Nusawungu. Korban yang sudah meninggal itu langsung dibawa petugas untuk diperiksa, dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga yang selama ini ikut dalam pencarian bersama petugas Basarnas Cilacap dan Polisi. Sebelumnya, kapal yang ditumpangi Dedi dan Chandra pecah jadi dua bagian setelah dihantam ombak besar di tepi Pantai Selok, Kecamatan Adipala sekitar pukul 01.00, Rabu (9/10) dini hari. Candra berhasil selamat. (frd/05)

1968 silam. “Di sisi lain pihak PTPN hingga saat ini belum dapat membuktikan HGU yang sah sebelum tahun 1989 tepatna pada tahun 1980. Kalau pihak PTPN bisa buktikan itu saya akan melarang warga untuk tidak menempati atau mengklaim tanah tersebut milik warga, namun sebaliknya jika pihak PTPN tidak dapat membuktikan,PTPN harus menyerahkan lahan tanah itu kepada warga secara utuh,” tegasnya. Ditempat yang sama, Kepala Sinder PTPN IX Kebun Kawung Wanareja meminta agar warga bersabar karena masalahini sudah ditangani hingga pusat. “Kita samasama menunggu saja hasilnya seperti apa nantinya,biarlah proses itu berjalan sesuai keputusan dari pusat,” katanya. Karwan (53) mengungkapkan, dirinya telah meminta izin untuk mendirikan bangunan rumah. “Saya hanya menumpang dalam mendirikan bangunan itu, saya tidak akan merusak lahan tersebut, namun saya beserta warga lain berharap, lahan tanah itu akan tetap menjadi milik warga nantinya,” harapnya. Sementara Kasubbag Humas Polres Cilacap AKBP Siti Hayati berharap, sebelum ada izin resmi dari PTPN,warga diminta untuk tidak membangun rumah maupun menanam pohon di lokasi lahan tersebut. (SMNetwork/yod/05)

(Harmas/Fardan)

MANGROVE: Siswa SMA Negeri 3 Cilacap antusias menanam mangrove di lahan rawa yang berada di samping sekolah, Jl Kalimantan, Cilacap.


adget

Sabtu, 12 Oktober 2013

Ini Dia Gadget Antisadap Intelijen AS PENDIRI perusahaan antivirus komputer McAfee Inc, John McAfee, mengumumkan keinginannya melawan upaya pengawasan Badan Keamanan Nasional AS (National Security Agency/NSA).

Nasional D IlANSIR San Jose Mercury News dan dikutip vivanews.com, awal Oktober ini, guna menggagalkan penyadapan badan intelijen itu, McAfee mengaku tengah menyiapkan sebuah perangkat mini yang disebut D-Central. McAfee menjamin dengan gadget yang akan dibanderol US$100 setara Rp1,14 juta itu, penggunanya akan merasa aman dari pengawasan. “Jadi tidak ada jalan lagi bagi pemerintah AS untuk memberitahu siapa Anda atau di mana Anda,” ujar McAfee dalam sebuah konferensi C2SV Technology Conference + Music Festival, Jose Convention Center McEnery, AS. Dia juga mengaku siap dengan kemungkinan larangan peredaran gagdet khusus dari pemerintah Paman Sam itu. “Kalau dilarang, saya akan menjualnya di Inggris, Jepang, atau negara dunia ketiga. Gadget ini sudah ada dan tidak bisa dihentikan,” katanya.

Pakar peranti lunak komputer berusia 68 tahun itu menguraikan akan menyelesaikan prototipe D-Central dalam enam bulan. Gadget itu ia sebut dapat berkomunikasi dengan ponsel pintar, tablet dan perangkat lainnya. D-Central, kata dia, akan menciptakan jaringan lokal bergerak, terdesentralisasi yang tidak dapat ditembus agen mata-mata pemerintah tersebut. D-Central disebutkan mampu menangkap jaringan nirkabel dalam jangkauan tiga blok dan seperempat mil dala kota. Asyiknya, gadget ini kompatibel dengan Android dan iPhone. Manfaat lain, yaitu mampu mengirimkan peringatan kepada pengguna dan lingkungan sekitar jika terdapat pencurian atau kejahatan lainnya. McAfee mengklaim, ide membuat perangkat

Aplikasi Gadget Wajib Punya Fashionista

WANITA tak pernah puas berbelanja. Mengeksplorasi busana walaupun isi lemarinya sudah menggembung. Tapi wanita super sibuk tak punya banyak waktu. Sedangkan mereka harus tetap menambahkan koleksi terbaru, untuk pergi ke acara-acara tertentu. Menyiasati hal itu, iPhone merilis beberapa aplikasi untuk memudahkan wanita berbelanja dan menyewa baju. Kini wanita tidak perlu repot keliling mal menghabiskan waktu seharian. Cukup duduk manis sambil mengakses aplikasi dari ponsel mereka. Runway misalnya. Ini adalah aplikasi unik yang membantu wanita menemukan pakaian idaman. Cukup foto pakaian yang mereka lihat di toko, setelah itu, aplikasi ini akan mendeteksi pakaian dengan desain sama persis. Pakaian itu dapat disewakan. “Aplikasi ini memudahkan wanita untuk berbelanja dan menyewa pakaian dengan cara yang lebih efisien,” kata Jennifer Hyman, pelaku industri fashion di New York seperti dilansir kantor berita Reuters dan dikutip vivanews.com. Aplikasi lainnya diberi nama 99dresses.

Wanita yang gemar bertukar pakaian, sepatu dan tas, dimanjakan dengan aplikasi ini. Mereka bisa mengeksplorasi isi lemari mereka dengan barang-barang milik orang lain. “Ini adalah cara yang berbeda untuk menambah koleksi baru. Pengguna bisa bertukar pakaian dengan teman-teman, atau bahkan dengan orang asing,” kata Nikki Durkin, pencipta aplikasi 99dresses. Aplikasi dilengkapi fitur tentang rincian barang. Jadi, pengguna dapat menyertai foto, ukuran, kondisi, hingga harga eceran barang. Fitur kategori pun mempermudah pencarian barang. Menurut Durkin, aplikasi ini mengarahkan wanita membeli barangbarang trendi. Mereka dapat membersihkan lemari, namun barang-barang yang tidak terpakai itu bisa dimanfaatkan oleh orang lain. Aplikasi lain yang memudahkan berbelanja adalah Poshmark dan Tradesy untuk iPhone, serta Threadflip yang baru rilis untuk iPad. Ketiganya merupakan aplikasi prabayar. (04)

anti penyadapan itu muncul sebelum mantan kontraktor NSA, Edward Snowden membeberkan proyek pemantauan panggilan telepon dan komunikasi internet AS. Namun momentum Snowden itu membuat McAfee makin menemukan waktu yang

tepat untuk merealisasikan gadget tersebut. Dalam konferensi C2SV Technology Conference + Music Festival, McAfee menjawab pertanyaan peserta bahwa memang D-central diciptakan sebagai web gelap, yang mana pengguna dapat

berkomunikasi dan berbagi file secara pribadi. Namun, tentu saja ia mengakui sistem pribadi itu berpotensi digunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk menghindari pelacakan pihak berwenang. “Tentu saja bisa digunakan untuk tujuan jahat, seperti halnya telepon,” katanya. (04)

iPad, Tablet Paling Responsif Di antara semuanya, iPad Mini jawaranya. Lalu kemana Samsung Galaxy Tab? AGAWI, perusahaan game dan streaming konten, melakukan riset terhadap kecepatan respons layar pada sejumlah perangkat tablet besutan Apple, Samsung, Microsoft, dan beberapa vendor lain. Hasilnya, mudah ditebak. Apple iPad jadi jawara. Kecepatan respons layarnya mengalahkan tablet-tablet berbasis OS Android dan Windows RT. Melansir BGR, 11 Oktober, pengujian oleh Agawi dilakukan dengan aplikasi Agawi TouchMark: Minimum App Response Times (MART) for Flagship Tablets. Tujuannya untuk mengetahui respons layar terhadap sentuhan jari pengguna. Seperti Anda tahu, kecepatan respons layar menjadi kunci utama dalam penggunaan perangkat mobile yang mengandalkan layar sentuh. Respons yang cepat tentu membuat penggunanya nyaman. Dari hasil studi kecepatan respons layar,

iPad Mini jadi pemenang dengan kecepatan respons terhadap sentuhan hanya 75 milidetik. Lalu, disusul oleh iPad generasi ke-4. Kecepatan responsnya hanya 81 milidetik. Posisi ketiga diduduki oleh konsol games Nvidia Shield yang berbasis OS Android. Kecepatan responsnya 92 milidetik. Selanjutnya, Surface RT, tablet gacoan Microsoft ini mencatat kecepatan respons 95 milidetik. Sementara di posisi kelima, ada Kindle Fire HD 2013 dengan catatan

Smartphone pun Menjadi Telepon Klasik MODERNISASI dunia teknologi tak terelakkan lagi. Namun, selalu saja ada yang ingin tetap dengan suasana klasik. Nah, bagi Anda yang suka sesuatu yang klasik, mungkin Anda dapat mengubah smartphone Anda menjadi desain telepon klasik di kantor atau rumah Anda. Dengan aksesoris bernama POP Desk ini, smartphone Anda dapat dihubungkan ke stand dan diletakkan pada sandaran anti-slip sehingga terlihat seperti telepon tradisional. Untuk menghubungkannya, jack yang digunakan adalah jack headphone standar 3,5 mm, yang berarti dapat dihubungkan ke tablet atau komputer (Skype atau Google Hangout). Bagi Anda yang ingin memilikinya, dapat memesan desain klasik retro ini melalui nativeunion.com dengan harga $49.99. (vivanews/04)

114 milidetik, yang disusul Nexus 7 2013, 135 milidetik. Posisi paling buncit adalah Samsung Galaxy Tab 3.8.0. Respons layarnya terhadap sentuhan jari-jemari cukup lama, yaitu 165 milidetik. Dari hasil pengujian ini, seperti dikutip vivanews.com, Agawi menyimpulkan tablet-tablet Android kurang cocok untuk penggunaan aplikasi yang memerlukan tingkat sensivitas layar yang tinggi. Karena, untuk urusan itu, iPad jelas juaranya. (04)


PORPROV BANYUMAS 2013

TIM PELIPUT I Nengah Segara Seni, Arfian Firmansyah, Agus Riyanto, Abdul Jalil.

n

8 Oktober - 12 Oktober 2013 n

9

Sabtu, 12 Oktober 2013

Banyumas

Sepatu Roda Melebihi Target Foto:Harmas/Arfian Firmansyah-07

PURWOKERTO - Hal yang mengejutkan terjadi di cabang olahraga sepatu roda. Kontingen sepatu roda Kabupaten Banyumas yang sebelumnya hanya diperkirakan mendapatkan dua medali emas, ternyata mampu mendapatkan empat emas, enam perak dan empat perunggu.

Para atlet sepatu roda putra sedang berlomba menjadi yang tercepat di nomor point to point 5000m, Jumat (11/10) kemarin.

“K

ita sungguh tidak menyangka, kalau atlet-atlet kita mampu untuk mendapatkan banyak medali. Dan ini sungguh diluar target, karena kita hanya mentargetkan dua emas saja di cabor ini,” kata Ketua persatuan olahraga sepatu roda Banyumas, Sadewo, Jumat (11/10). Dia juga mengatakan keberhasilan ini

Menembak Raih Dua Emas Tiga Perak PURWOKERTO - Cabang menembak sampai kemarin, meraih dua medali emas, tiga perak dan empat perunggu. Kesempatan menambah medali masih ada karena sampai pukul 17.00 kemarin lomba masih berlangsung. Emas pertama dipersembahkan petembak Tatit Yudha Sena di nomor multirange gas perorangan. Setelah itu, peraih emas PON 2013, Erick Angga Ardiansyah menambah satu emas lagi di nomor air rifle match perorangan. Sedangkan perak diperoleh Rizka SW di nomor air rifle hunting perorangan, Angga, Adit dan Raka di air rifle match beregu, Ridho, Seto dan Subroto di air rifle hunting beregu. Ridho juga meraih medali perunggu di nomor air rifle hunting perorangan, lalu trio Azis, Sucahyo dan Nakam merebut perunggu di air pistol tim. Satu perunggu lagi diperoleh di multirange gas beregu dengan atlet Tatit, Suparno dan Hendro.

Kejurnas Ketua Perbakin Banyumas, Suherman, mengaku bangga dan bersyukur sejauh ini atletnya sudah mampu meraih medali. ‘’Perlombaan belum selesai, semoga masih bisa tambah,’’ harap dia, kemarin petang. Dia juga merasa bangga, karena tim dari seluruh Jateng dan Pengprov mengakui lapangan tembak di GOR Satria bagus. Pengprov bahkan meminta fasilitas itu ditambah loker untuk menyimpan peralatan atlet. Foto:SM/ Budi Hartono-07 Kalau sudah dilengkapi, fasilitas EMAS PERTAMA: Peraih emas pertama Banyumas di cabang menembak, itu akan dipakai untuk Tatit, bersama Ketua Perbakin Suherman (kiri) dan pelatih Nakam. menggelar kejuaraan tingkat nasional. Akan tersedia fasilitas itu, pembinaan Menurut pantauan, lapangan diusahakan tiap tahun ada agenda diharapkan lebih intensif sehingga tembak GOR Satria dibangun kejuaraan berskala nasional di prestasi petembak Banyumas secara bertahap, mulai tahun Purwokerto untuk jarak 10 meter. meningkat. (SMNetwork/bd-07) anggaran 2010. Setelah

tidak terlepas dari semangat para atlet dalam mengikuti setiap pertandingan cabor sepatu roda. Selain itu, dengan keberhasilan ini, menunjukan bahwa saat ini cabor sepatu roda sudah mulai ada perkembangan di Banyumas. Dalam ajang porprov ini, lanjut dia, atlet-atlet yang diturunkan memang atlet yang masih muda dan belum terlalu banyak memiliki pengalaman. “Bahkan ada atlet kita yang turun di nomor 300 meter bisa mendapatkan emas dan mengalahkan kontingen lain yang pernah meraih juara di ajang PON,” ungkap dia. Keempat medali emas itu, diantaranya didapat di nomor point to point 5000 meter putra atas nama M Arief Rachman dengan catatan waktu 10.03.35. Selain itu, emas juga didapat di nomor sprint 1000 meter putra oleh Hendrawan Wibisono dengan catatan waktu 01.54.42. Di nomor team time trial 5000 meter putra, kontingen Banyumas juga mendapatkan emas.

Dan di nomor relay 5000 meter putra, Banyumas mendapatkan emas. Untuk medali perak, diantaranya didapat dari nomor jarak menengah 3000 meter putra, sprint 1000 meter putri, sprint 500 meter putra, eliminasi 5000 meter putri, eliminasi 5000 meter putra, dan marathon 21 KM putra. Sedangkan untuk perunggu, kontingen Banyumas mendapat di nomor ITT 300 meter putra, dan eliminasi 5000 meter putri. Dengan hasil itu, di cabor sepatu roda, kontingen Kota Semarang memantapkan untuk menjadi yang terkuat dengan perolehan medali emas sebanyak 11, 10 perak, dan 1 perunggu. Disusul Banyumas dengan perolehan medali 4 emas, 6 perak, dan 4 perunggu. Diurutan ketiga ada Kota Surakarta dengan perolehan medali 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Sedangkan diposisi emmpat ada Kabupaten Kudus dengan perolehan tiga medali emas. (lil)

n Ditunda Akibat Hujan

Kota Semarang-Tegal Berbagi Angka

n Cabang Olahraga Selam

Surakarta dan Semarang Berjaya di Fins Swimming perunggu yang juga diraih penyelam asal Banyumas dan Semarang. Medali emas yang diraih kontingen Surakarta yakni pada jenis fins swimming putri 3000 meter, melalui penyelam Ray Aditya Setyaningrum, dengan

Para atlet Porprov 2013 saat start dalam cabang olahraga selam fins swimming di perairan laut Sleko, Jum’at (11/10) kemarin.

waktu tempuh 46.43.12. Sedang medali emas Kota Semarang didapatkan pada fins swimming putra 3000 meter, melalui penyelam Nurhadi dengan waktu tempuh 40.04.42. Sedangkan untuk medali perak Semarang, diraih penyelam Izanur Arofa (47.33.71) fins swimming putri 3000 m dan perak Surakarta melalui Rivaldo Je (41.03.15) fins swimming putra 3000 m. Selain itu, perunggu yang diraih kontingen Banyumas melalui Marsudi (4150.23) dan perunggu Semarang melalui Idinna Sofia (49.37.26). Dalam pelaksanaan tersebut, Ketua Foto: Harmas/Fardan Saputra-07

CILACAP - Kontingen dari Surakarta dan Kota Semarang berjaya di hari pertama pelaksanaan Porprov cabang olahraga renang yang digelar di perairan laut Sleko, Jum’at (11/10). Medali emas dan perak langsung mereka sikat beserta

Persatuan Selam Seluruh Indonesia (Possi) Cilacap Warsito menuturkan, hari pertama kejuaraan selam Porpov Jateng 2013 di Cilacap dipertandingkan dua jenis lomba, yang terdiri dari fins swimming 3000 meter dan M Course. Sedang pada hari kedua atau hari terakhir fins swimming 2000 m putra dan putri serta orientasi. Dikatakan, untuk lokasi cabang olahraga ini cukup menarik. Pasalnya, selain arus yang sedang kuat, kondisi pasang air laut juga mempengaruhi para perenang. “Mereka harus kuat saat berenang melawan arus, terlebih saat ini sedang pasang,” jelasnya. Terkait pelaksanaan Porprov renang di Cilacap, pihaknya sangat mendukung. Sebab, selain dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan Porprov, hal ini bisa dipergunakan sebagai pancingan, agar penyelam asal Cilacap bisa lebih termotivasi dan bergairah untuk menunjukkan prestasinya. (Harmas/frd-07)

Foto: SM/Irawan Ariyanto-07

KEMBALIKAN BOLA : Pemain tunggal putri Kota Semarang Lavinia Tananta mengembalikan bola saat bertanding di beregu putri Porprov Jateng 2013 di Lapangan Tenis, Komplek GOR Satria, kemarin. PURWOKERTO - Pertandingan tenis beregu putri antara Kota Semarang melawan Kota Tegal terpaksa ditunda akibat hujan. Sementara kedua tim berbagi angka 1-1. Kota Semarang membuka angka melalui partai pertama tunggal putri Lavinia Tananta yang mengalahkan Arum Damayanti 6-1, 6-0. Kota tegal menyamakan kedusukan setelah di pertandingan kedua tunggal putri Cintya Melita menang atas Evita Febri Hapsai dengan 6-0, 6-0. Sehingga pemenang harus ditentukan pada partai ketiga ganda putri. Namun akibat hujan yang turun, partai penentuan yang sedianya digelar pukul 13.00 harus ditunda. Pelatih tim Kota Semarang Budoi Darmawan mengatakan, pihaknya kini masih menunggu kepastian kapan dan di

PURWOKERTO - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, H Ahmad Supartono, mengatakan kesenian kentongan Banyumas akan tampil menjadi pembuka pada upacara penutupan Porprov 2013, di Stadion Satria, Purwokerto, Sabtu petang. Kesenian itu akan mengawali defile peserta upacara. Prosesi upacara penutupan akan digelar setelah pertandingan final cabang sepak bola. Sebelum itu, tambahnya, mulai pukul 13.00 sampai menjelang pertandingan ada hiburan band lokal Venus. Untuk memeriahkan penutupann itu, Panpel mengerahkan 2.500 pelajar SMA/SMK se eks Kotip Purwokerto. Seperti pada saat

pembukaan, personil keamanan yang dilibatkan juga cukup banyak, sekitar 650 orang dan berbagai unsur. Acara penutupan, jelasnya, akan berlangsung singkat. Setelah pertandingan sepak bola selesai, dilakukan defile. Salah satu mata acara adalah penyerahan SK tuan rumah Porprov 2017. ‘’Saat Magrib sudah selesai,’’ jelasnya. Geladi Bersih Kemarin sore, Panpel dipandu event organizer (EO) CV Dwi Guna melakukan geladi bersih upcara penutupan. Di panggung terlihat pemain musik mencoba peralatan dan tata suara. M Erwin dari VW Dwi Guna menjelaskan, defile akan dimulai barisan merah putih, disusul bendera 35 daerah, barisan cabang

olahraga dan terakhir wasit. Acara berikutnya pengumuman juara umum disusul penyerahan piala dan pengumumnan tuan rumah Porprov empat tahun mendatang. Sementara itu, kemarin sore udara agak dingin setelah turun hujan. Banyak warga datang ke kompleks GOR Satria. Sebagian besar menonton pertandingan, ada pula yang melihat geladi bersih penutupan. Rohman, salah satu warga asal Cilacap, mengaku sengaja datang ke Purwokerto untuk melihat kemeriahan Porprov yang baru pernah ada di wilayah eks Karesidenan Banyumas itu. ‘’Saya baru sempat sore ini, pas libur karena kemarin-kemarin kerja,’’ tuturnya, kemarin sore.

(SMNetwork/bd-07)

Foto:SM/Dian Aprilianingrum-07

Kentongan Meriahkan Penutupan Porprov

UNJUK KEBOLEHAN : Grup kentongan unjuk kebolehan di gelaran Festival Kentongan dalam rangka HUT RI, belum lama ini.

mana partai ketiga dilangsungkan. ‘’Kami tak masalah jika harus ditunda,’’ ujarnya. Pihaknya kini konsentrasi untuk mengatur strategi menentukan ganda putri. ‘’Kalau diuntungkan tentu tidak, sebab pemian seperti Lavinia masih harus turun di tunggal perorangan,’’ tandasnya. Budi kini lebih mempersiapkan faktor mental. Sebab partai ketiga sangat menentukan dan jangan sampai pemain tertekan. Salah satu panitia pertandingan Agus Marjito mengatakan, hingga kini panitia masih melihat kondisi lapangan. Jika memungkinkan, partai ketiga akan digelar malam hari. Hal ini melihat banyaknya partai yang tertunda akibat turun hujan. ‘’Kami masih terus berkoordinasi,’’ ujarnya. (SMNetwork-07)


Sabtu, 12 Oktober 2013

Dari Gorengan hingga Pizza yang Murahan hingga Bermerk H

ARI ini adalah hari terakhir penyelenggaraan Porprov Banyumas. Dan seperti biasa, dengan makin banyak atlet yang sudah menyelesaikan tugasnya di medan perang, maka tujuan akhir adalah membeli buah tangan dan yang khas banyumasan. Nah, untuk urusan ini tidak perlu khawatir, karena di kompleks Gelanggang Olahraga (Gelora) Satria tersedia semuanya. Misalnya untuk pakaian, model dan jenis yang dijajakan para PKL bukan hanya yang kelas pasar tradisional, namun juga ada produk-produk kaos yang bermerk yang biasa dijual di mal. Kemudian untuk makanan, tersedia dari gorengan seperti modoan, tahu isi, pisang goreng, roti canai,

bubur ayam hingga pizza, salad dan lainnya. Bukan hanya itu, cendera mata seperti gantungan kunci, dompet, kipas tangan, buah-buahan serta kebutuhan rumah tangga serta alat-alat dapur pun tersaji dalam jajaran stan yang jumlahnya ratusan itu. Kamis dan Jumat kemarin memang memasuki hari-hari puncak , namun bukan berarti sebagian dari anggota kontingen melepaskan kesempatan untuk berbelanja. Setiap hari, selalu saja ada atlet yang mencicil membeli oleh-oleh untuk adik, kakak, dan saudara di rumah. Dari pantauan di lapangan, yang paling banyak disebu pengunjung adalah kaos Porprov. Di sini pembeli bisa memesan model gambar atau tulisan yang dicantumkan di

baju, dengan cara disablon langsung. Ratarata mereka selain memasang logo Porprov yang sudah dimodifikasi dengan maskot Bawor, juga tak ketinggalan menuliskan nama mereka yang akan diberi buah tangan. Dadang, salah satu pedagang dari Bandung mengaku, hampir semua pembeli menambahkan nama pada kaos yang dibelinya. Soal harga, jangan ditanya lagi. Sama dengan harga di pasar, namun ditambah ongkos sablon nama. Sepotong kaos anakanak lengkap dengan sablonan dipatok Rp 40.000 – Rp 60.000 untuk ukuran S,M dan XL. Dari 10 venue yang tersedia di gelora, semua sisi dipenuhi dengan stan berbagai macam produk. Hanya makanan yang dipusatkan di satu titik yakni di depan stadion

utama. Di kompleks ini tersedia lebih dari 20 stan makanan yang menyajikan berbagai jenis. Tinggal pilih seuai selera, mau yang pedas sesuai khas banyumasan hingga yang manis seperti semarangan. Di sana semua ada. Memang diluar dugaan, minat pedagang untuk ikut mengais rezeki dari perhelatan pekan olahraga sangat tinggi. Mengapa? Even seperti ini jarang sekali, dan tentu bagi pedagang sulit mencari refrensi, bahwa pengunjung akan ramai datang untuk menyaksikanpertandingan. Saking banyaknya edagang yang ambil bagian, teras GOR pun tak luput dari jajaran stan berbagai produk. Menurut bagian media panitia daerah, Budi Hartono, pihak panitia memang telah lama mempromisikan kegiatan ini. Leading sector-

nya ada di Dinas Perdagangan Banyumas. Mereka yang mengatur semuanya, termasuk harga stan, setting lokasi, zonasi jenis dagangan dan lainnya. “Kami ingin semua tertata dengan rapi, sehingga lingkungan gelora yang pasti didatangi banyak tamu dari luar kota tetap bersih dan indah. Kami ingin para tamu bisa nyaman dan berkesan setelah meninggalkan Banyumas,’’ ujarnya. Ya, kerja keras panitia Porprov memang bisa dikatakan berhasi, karena secara nonteknis semua kegiatan baik yang menyangkut pelayanan untuk kontingen maupun pelayanan untuk pengunjung atau warga tertata dengan baik. Ini adalah sisi lain dari sukses Porprov 2013 di Banyumas. (Harmas-02)

Jadi Ajang Reuni

PIZZA : Makanan berkelas yakni pizza juga dijual di dalam kompleks GOR Satria.

AKSESORIS : Dalam even Porprov ini ada stand yang menjual produknya berupa aksesoris.

ACARA Porprov seperti ini bukan hanya sebagai ruang persaingan prestasi dari para atlet, namun juga sebagai ajang reuni oleh para pelatih, pengurus dan mantan atlet. Di lapangan mereka terlihat saling bermusuhan, tetapi di luar lapangan mereka saling ngobrol tukar pengalaman dan bercanda. Di cabang balap sepeda misalnya, di sana terlihat pengurus ISSI Sukoharjo, Jewarsi asyik berbicang-bincang dengan Jumadi dari Boyolali. Keduanya ada atlet seangkatan tahun 1990an. Di seputar ring tinju ada pula Hananto Prasetyo yang bercengkrama dengan para pelatih dari Kebumen, Banjarnegara dan ofisial lainnya. “Hanya dalam kesempatan seperti inilah kami bisa bertemu dengan teman-teman. Ya, reuni dan tukar pengalaman sajalah,’’ kata Jewarsi. (02)

Masih Ribut soal Atlet PEKAN olahraga Jateng akan berakhir ini hari ini, namun isu soal perpindahan atlet secara tidak sah masih saja terjadi. Ribut-ribut kasus yang sudah klasik itu selalu menghiasi kegiatan olahraga di Tanah Air. Misalnya perenang Sagita dari Purbalingga ke Tegal yang sangat mengecewakan KONI setempat. Yang lebih parah, kemarin di matras judo Saridin (nama sebenarnya Saridin Anas) dianulir medali emasnya karena ketahuan atlet Jatim yang memperkuat Rembang. KONI Jateng sudah melakukan verifikasi data atlet sesuai persyaratan formal jelas kecolongan. (02)

MC dan Musik Beradu

PAKAIAN DALAM : Di stand pameran penjualan produk Porprov 2013 terdapat pedagang pakaian dalam untuk menyemarakkan even ini.

PROPERTI : Stand yang menjual properti kamar mandi menawarkan produknya di kompleks GOR Satria.

JAM dan KACAMATA : Salah satu stand ini menggelar dagangannya berupa jam dan kacamata.

RUMAH : Di stand pameran juga ada yang menawarkan produknya seperti rumah.

DI setiap venue panitia selalu ada MC, baik untuk memanggil atlet, pengumumkan hasil perlombaan dan bahkan memberi komentar pertandingan. Dalam dua hari terakhir, kemeriahan begitu terasa, baik oleh pengunjung maupun program hiburan live music yang disediakan panitia. Maka jangan heran, suara MC terkadang nyaris tak terdengar, kalah dari live music yang tentu power sound system-nya lebih besar. Selain itu gemuruh penonton di tribun maupun pinggir lapangan juga sangat riuh. Ya, kali ini MC memang beradu dengan musik dan yel-yel para supoter. (02)

MENDOAN : Stand ini menjual gorengan seperti mendoan, dimana selalu habis barang dagangannya.


11

B LAMania

Sabtu, 12 Oktober 2013

KecepATAn BiKin KorseL ngeri

MNCTV RCTI

Nasional (Foto: vivabola-02)

PARA pemain Korsel menjalani latihan keras di siang bolong, Jumat (10/10) kemarin untuk meningkatkan stamina menjelang bertemu Indonesia Sabtu (12/10) malam nanti.

KOREA SELATAN diam-diam merasa keder juga terhadap performa timnas Indonesia U-19. Itulah sebabnya mereka berusaha memaksimalkan persiapan timnya sebelum bertemu Indonesia di penyisihan Grup G Piala Asia U-19, Sabtu (12/10) malam WIB.

S

KUAT Indonesia dalam dua pertandingan sebelumnya tampil agresif sepanjang pertandingan. Evan Dimas dkk. Seolah punya energi berlebih sehingga tidak tampak penurunan stamina meskipun bermain dalam tempo tinggi sejak menit awal hingga detik terakhir. Karenanya meski hanya punya waktu istirahat sehari, pelatih Korsel, Sang Ho-kim, tidak ingin anak asuhnya bersantai. Ia memberikan porsi latihan yang cukup berat bagi para pemainnya.

lapangan. Latihan Korsel digelar “Kami di Lapangan C, SABTU (12/10) melakukan Senayan, Jakarta, Jumat kemarin PUKUL 19.30 WIB simulasi serangan cepat dalam sejak pukul latihan ini. Karena 11.00 WIB. Di saya melihat, di dua laga bawah teriknya sebelumnya, Indonesia bermain matahari siang, Ho-kim kembali sangat cepat. Itu yang saya mengasah keterampilan para tekankan dalam latihan ini,” kata pemainnya dalam bermain umpanSang Ho-kim usai memimpin umpan pendek. latihan timnya. Suasana latihan tampak serius. Korsel berlatih selama hampir Ho-kim yang turun langsung 1,5 jam. Taeguk Warriors baru ke lapangan, tak segan-segan membubarkan diri pada pukul meneriaki para pemainnya yang 12.30 WIB. Ho-kim mengaku melakukan kesalahan. Setelah 30 pasukannya tidak mengalami menit, latihan dilanjutkan dengan kendala dengan teriknya matahari. sesi penguasaan bola. Ho-Kim mengaku punya Selanjutnya, Ho-kim mengasah rencana mengubah komposisi dan pasukannya dengan simulasi strategi saat melawan Evan Dimas serangan ke gawang lawan. dan kawan-kawan. Enam pemain dibagi dalam “Menghadapi Indonesia, kami dua kelompok. Dua kiper akan mengubah total mulai dari juga dilibatkan dalam sesi pemain, strategi dan hal-hal ini. Para pemain Korsel mendasar lainnya,” katanya. diinstruksikan bermain Pelatih timnas U-19 Indonesia, dengan bola pendek saat Indra Sjafri, optimistis menyambut masuk ke kotak penalti laga maha penting ini. Meski Korsel lawan. sedikit diunggulkan, namun pelatih Jarak antara berdarah Padang ini tetap yakin dua gawang pun dibuat Indonesia mampu membalikkan sedekat mungkin. Tim pelatih semua prediksi. menggunakan stopwatch untuk “Jangan redam optimisme kami. menghitung kecepatan serangan Besok kami akan mengalahkan kedua kelompok tersebut. Bila Korsel. Kami main untuk menang. dianggap di bawah standar, Yang perlu dilakukan ialah pemain yang bersangkutan bakal meyakinkan diri,” tegas Indra. (02) dijatuhi hukuman berlari mengitari

Live

NO. 1 2 3 4

TIM

Korsel Indonesia Filipina Laos

M 2 2 2 2

karena Maro mengakui, skuatnya kalah kelas. “Simpel saja, kita melawan tim yang sangat baik di grup ini, meski ada peluang, tetap saja tim kami kalah tangguh,” kata Marlon Manos Maro. Indonesia wajib menang atas Korea Selatan untuk langsung lolos ke putaran final Piala Asia U-19 tahun depan. Jika tidak, peluang akan ditentukan siapa runner up terbaik dari enam tim. Dari babak kualifikasi yang terdiri dari 9 grup, akan lolos 15 tim untuk bergabung dengan tuan rumah Myanmar di putaran final Piala Asia U-19 tahun 2014. Nah, ke-15 tim tersebut adalah 9 juara grup, plus 6 tim peringkat kedua terbaik. Sampai hari ini sudah ada empat negara selain Myanmar yang telah mengantongi tiket ke putaran final. Oman (Grup E) dan Vietnam (F) telah merampungkan fase grupnya sebagai pemenang, sedangkan Uni Emirat Arab (B) dan Irak (C), walaupun belum “resmi”, tapi hampir dipastikan memenangi grupnya, karena selisih golnya sangat jauh di atas rival terdekatnya. (Lihat klasemen, Red). Penentuan tim-tim runner-up adalah, Pertama, karena jumlah tim dalam satu grup tidak sama (ada yang 3, 4 dan 5), maka AFC memutuskan, hasil pertandingan tim runner-up melawan tim juru kunci di grup tersebut, tidak dihitung, alias nol -- untuk grup yang terdiri dari 4 tim. Jika grup itu berisi 5 tim, maka hasil pertandingan tim runner-up melawan dua tim terbawah di grup itu, tidak dihitung alias nol. (02)

M 2 2 0 0

S 0 0 0 0

K 0 0 2 2

SG 9-1 6-0 0-6 1-9

POIN 6 6 0 0

Jackmania Kerahkan Suporter

KETUA Umum Jakmania Larico Ranggamone berjanji akan mengerahkan anggotanya untuk menyaksikan pertandingan Indonesia Vs Korea Selatan, Sabtu (12/10) malam nanti. Sebanyak 5.000-8.000 pendukung Persija Jakarta diupayakan hadir untuk memberikan dukungan bagi Evan Dimas dan kawan-kawan pada pertarungan ini. Larico mengaku sudah berkoordinasi dengan PSSI

dalam mendapatkan tiket. “Kami mendapat jatah dari PSSI melalui Edhi Prasetyo (Direktur Marketing PSSI). Kami pasti mendukung Indonesia karena membutuhkan poin,” ujar Larico saat dihubungi. Larico juga memastikan, The Jakmania yang hadir ke stadion akan membeli tiket. Dia juga meminta anggotanya agar tetap tertib saat menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan.

“Tapi kami memang meminta keringanan harga tiket dan disesuaikan dengan kantong suporter. Mengenai tempat menonton, kami berharap mendapat kategori 3,” ujar Larico. Larico menjamin tidak akan ada kembang api dan petasan saat laga. Ia tidak ingin Indonesia kena hukuman tanpa penonton lagi. The Jakmania merupakan salah satu basis suporter terbesar yang ada di Indonesia. Suporter

yang identik dengan warna oranye tersebut dikenal sebagai pendukung klub Persija Jakarta di mana anggotanya sebagian besar berada di ibukota, Jakarta. Selain mengordinir penyebaran tiket bagi kelompoknya, Larico bersedia mengakomodir kebutuhan tiket kelompok suporter dari luar Jakarta. “Mengenai alokasi tiket untuk suporter dari daerah seperti Aremania dan Singamania, kami masih berkomunikasi dengan

mereka dan PSSI. Tapi besok, mereka juga akan hadir ke stadion,” beber Larico. Indonesia kini berada di posisi kedua klasemen Grup G babak kualifikasi Piala Asia U-19, 2014. Setelah menang 4-0 atas Laos di laga perdana, pasukan Indra Sjafri kembali menekuk Filipina 2-0. Sayang, belum banyak yang datang ke SUGBK untuk mendukung perjuangan Garuda Jaya. (02)

Kasus Pelukan Penggemar

Surat Ronaldo Dibeberkan BEBERAPA waktu lalu, Cristiano Ronaldo pernah mengirim surat kepada pihak berwenang di Florida demi menghindarkan seorang penggemar dari hukuman. Baru sekarang isi surat itu dibeberkan. Cerita antara Ronaldo dan fans ini terjadi pada masa pramusim, ketika Real Madrid tengah melakoni laga persahabatan dengan Chelsea di Sun Life Stadium, Miami, Amerika Serikat. Ketika Ronaldo mencetak gol, penggemar yang bernama Ronald Gjoka itu tidak bisa menahan diri. Dia masuk ke lapangan dan langsung memeluk sang idola. Ronaldo santai-santai saja ada penggemar yang menyerbunya. Para penonton pun riuh memberikan tepuk tangan melihat kejadian itu. Yang tidak santai, tentu saja, adalah para petugas keamanan. Bagi mereka, tentu masuk ke dalam lapangan adalah sebuah pelanggaran. Gjoka pun langsung dibekuk dan digelandang keluar lapangan. Gjoka, yang baru berusia 19 tahun, mengaku nge-fans Ronaldo dan menjadikan bintang asal Portugal itu sebagai panutan. Dia

menghabiskan satu malam dan satu hari berikutnya di balik jeruji sebelum akhirnya dibebaskan. Kendati demikian, bukan berarti dia bisa bebas dari hukuman. Gjoka terancam dituntut karena menganggu keamanan dan kenyamanan. Ronaldo kemudian menulis surat berikut, supaya Gjoka bisa dibebaskan dari hukuman apa pun: “Saya adalah Cristiano Ronaldo dan saya bermain untuk Real Madrid. Saya pernah bermain di Sun Life Stadium ketika seorang penggemar masuk ke dalam lapangan. Namanya adalah Ronald Gjoka, seorang mahasiswa. Kami berpelukan dan berbincang sejenak, sampai kemudian petugas keamanan menariknya keluar lapangan. Dia SAMA SEKALI tidak bertindak agresif dan kasar. Terlebih lagi, dia juga tidak melawan ketika dibawa petugas keamanan. Yang saya tahu, dia sudah mengaku bersalah dan akhirnya memahami pentingnya menaati peraturan demi keamanan. Dia adalah pemuda yang hampir berusia dua puluh dan tumbuh

tanpa seorang ayah dan dibesarkan oleh seorang ibu. Dia kuliah di Palm Beach State Community College, Florida, dengan beasiswa mahasiswa asing. Saya merasa khawatir karena saya tahu dia bisa mendapatkan masalah dengan pihak imigrasi dan pihak kampusnya, jika tuntutan untuknya tidak dibatalkan. Dia kemudian dibawa ke kantor petugas keamanan di stadion dan menghabiskan satu setengah hari di tahanan. Tampaknya, dia menghadapi hakim pada hari Senin-nya dengan ditemani pengacaranya, yang meminta tuduhan untuknya dibatalkan, tapi Anda memilih untuk tidak mengindahkan bandingnya. Saya memahami posisi Anda dan pentingnya menaati peraturan dan hukum. Namun, biar bagaimanapun, dengan hormat saya meminta Anda dan institusi Anda mempertimbangkan ulang keputusan tersebut dan membatalkan dua tuntutan hukuman yang dihadapi pemuda itu. Saya akan sangat tidak suka melihat dia mendapatkan tuduhan bertindak kriminal karena kesalahannya itu.

Terlebih lagi dia punya masa depan cerah dan saya akan sangat tidak suka melihat masa depannya hancur karena hukuman yang salah sasaran. Terima kasih. Jika Anda punya pertanyaan, mohon jangan sungkan-sungkan menghubungi saya langsung kapan pun. Dengan hormat, Cristiano Ronaldo.” Surat tersebut ditujukan kepada pihak pengadilan. Namun, sampai saat ini belum diketahui apakah pihak pengadilan telah

membatalkan tuntutan kepada Gjoka. Richard Hujber, pengacara Gjoka, mengatakan bahwa kliennya sudah menyadari kesalahannya dan sudah membayar denda yang cukup besar untuk bisa dikeluarkan dari penjara. Setelah melakukan hearing pada 9 September silam, Hujber pun langsung memberitahu kondisi kliennya kepada Ronaldo. Surat Ronaldo itu kemudian datang tiga hari kemudian dan baru kali ini dipublikasikan secara lengkap melalui Marca. (02)

JAM (WIB)

PARTAI

17.30 19.30

Korea Selatan Vs Brazil (Ujicoba) Korea Selatan Vs Indonesia (AFC)

Selasa, 13 Oktober STASIUN

SCTV

JAM (WIB)

PARTAI

17.30

Indonesia Vs China

Rabu, 16 Oktober STASIUN

RCTI TVOne

Garuda Jaya Wajib Menang UJIAN berat menanti timnas Indonesia U-19 di ajang kualifikasi Piala Asia 2014. Mereka akan menghadapi lawan terberat Grup G, Korea Selatan, Sabtu (12/10) malam WIB. Laga ini sekaligus menjadi duel impian di grup. Terlebih, Indonesia maupun Korsel saat ini tercatat sebagai dua tim yang masih mencatat rekor sempurna di grup ini. Keduanya samasama mengoleksi 6 poin dari dua kemenangan. Saat Korsel berhasil menghancurkan Filipina 4-0 di pertandingan pertama, Indonesia berhasil merespon dengan menggulung Laos dengan skor yang sama. Di pertandingan kedua, Korsel berhasil melumat Laos dengan skor 5-1, sedangkan Indonesia mengalahkan Filipina 2-0. Juara grup akan meraih satu tiket langsung ke putaran final tahun depan. Sementara tim yang kalah mesti bersaing dengan delapan runner-up dari grup lain untuk berebut enam tiket sisa. Saat melawan Filipina semalam, Indonesia sebenarnya ingin memaksakan kemenangan banyak gol. Jika itu terjadi, partai lawan Korsel relatif lebih ringan. Saat ini Korsel berada di puncak klasemen dengan poin enam. Sama dengan poin Evan Dimas dkk. Namun Korsel unggul selisih gol. Korsel cukup bermain seri untuk memastikan juara grup. Sayangnya, permainan ultradefensif diterapkan pelatih timnas U-19 Filipina Marlon Manos Maro, sehingga menyulitkan timnas Indonesia. Strategi bertahan total ini memang sengaja diterapkan

Jadwal Siaran Tv

Sabtu, 12 Oktober STASIUN

JAM (WIB)

PARTAI

01.30 02.00

Turki Vs Belanda (PD) Bulgaria Vs Rep. Ceko (PD)

JADWAL KUALIFIKASI PIALA DUNIA ZONA EROPA Jumat & Sabtu (11 & 12 Oktober) Grup A Kroasia Vs Belgia Wales Vs Macedonia Grup B Armenia Vs Bulgaria Malta Vs Rep. Ceko Denmark Vs Italia Grup C Kep. Faroe Vs Kazakhstan Jerman Vs Rep. Irlandia Swedia Vs Austria Grup D Andorra Vs Rumania Estonia Vs Turki Belanda Vs Hungaria

Grup E Albania Vs Swiss Islandia Vs Siprus Slovenia Vs Norwegia Grup F Azerbaijan Vs Irlandia Utara Luksembourg Vs Rusia Portugal Vs Israel Grup G Lithuania Vs Latvia Bosnia-Herzegovina Vs Liechtenstein Yunani Vs Slovakia Grup H Moldova Vs San Marino Ukraina Vs Polandia Inggris Vs Montenegro Grup I Spanyol Vs Belarus

KLASEMEN

BABAK KUALIFIKASI PIALA DUNIA ZONA EROPA

Grup A NO. TIM 1 Belgia 2 Kroasia 3 Serbia 4 Skotlandia 5 Macedonia 6 Wales Grup B NO. TIM 1 Italia 2 Bulgaria 3 Denmark 4 Rep. Ceko 5 Armenia 6 Malta

M 8 8 9 9 8 8 M 8 8 8 8 8 8

M 7 5 3 2 2 2

S 1 2 2 2 1 0

K 0 1 4 5 5 6

SG POIN 15-2 22* 11-5 17 13-10 11 6-12 8 6-10 7 7-19 6

M 6 3 3 2 3 1

S 2 4 3 3 0 0

K 0 1 2 3 5 7

SG 15-5 13-6 9-10 8-8 8-10 4-18

POIN 20* 13 12 9 9 3

Grup C TIM Jerman Swedia Austria Irlandia Kazakhstan Faroe Islands

M 8 8 8 8 8 8

M 7 5 4 3 1 0

S 1 2 2 2 1 0

K SG POIN 0 28-7 22* 1 14-8 17 2 16-8 14 3 13-13 11 6 4-17 4 8 3-25 0

Grup D TIM Belanda Hungaria Turki Rumania Estonia Andorra

M 8 8 8 8 8 8

M 7 4 4 4 2 0

S 1 2 1 1 1 0

K SG POIN 0 24-4 22* 2 18-12 14 3 14-7 13 3 13-12 13 5 6-16 7 8 0-24 0

Grup E TIM Swiss Islandia Slovenia Norwegia Albania Siprus

M 8 8 8 8 8 8

M 5 4 4 3 3 1

S 3 1 0 2 1 1

K SG POIN 0 14-5 18 3 14-14 13 4 11-10 12 3 9-9 11 4 8-9 10 6 4-13 4

NO. 1 2 3 4 5 6

Grup F TIM Rusia Portugal Israel Irlandia Utara Luksemburg Azerbaijan

M 8 8 8 8 8 8

M 6 5 3 1 1 0

S 0 2 3 3 3 5

K SG POIN 2 15-4 18 1 16-8 17 2 17-12 12 4 8-14 6 4 7-19 6 3 4-10 5

Grup G NO. TIM 1 Bosnia-Herzegovina 2 Yunani 3 Slovakia 4 Lithuania 5 Latvia 6 Liechtenstein

M 8 8 8 8 8 8

M 6 6 3 2 2 0

S 1 1 3 2 1 2

K 1 1 2 4 5 6

SG POIN 25-5 19 9-4 19 9-7 12 7-10 8 8-16 7 3-19 2

Grup H NO. TIM 1 Inggris 2 Ukraina 3 Montenegro 4 Polandia 5 Moldova 6 San Marino

M 8 8 8 8 8 8

M 4 4 4 3 1 0

S 4 3 3 4 2 0

K 0 1 1 1 5 8

SG POIN 25-3 16 19-4 15 15-8 15 18-9 13 4-15 5 1-43 0

Grup I NO. TIM 1 Spanyol 2 Prancis 3 Finlandia 4 Georgia 5 Belarus

M 6 7 7 7 7

M 4 4 2 1 1

S 2 2 3 2 1

K 0 1 2 4 5

SG POIN 10-2 14 12-6 14 5-6 9 3-8 5 6-14 4

NO. 1 2 3 4 5 6 NO. 1 2 2 4 5 6 NO. 1 2 3 4 5 6

*: Lolos otomatis ke Brasil


Jawa Tengah-DIY

Sabtu, 12 Oktober 2013

Pemecah Kaca Mobil Ditangkap

Dijambret, PNS Tewas SURAKARTA – Penjambretan di Jalan Menteri Supeno, Manahan, Banjarsari, Surakarta memakan korban. Setyo Rini Agustina (51) yang tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tewas. Selain itu, uang Rp 40 juta yang disimpan di tas, dibawa kabur pelaku. Kejadian itu berlangsung Kamis (10/10) sekitar pukul 13.30, namun baru dilaporkan setelah anak korban, Septian Dimas Pahlawan (23) ke Polresta Surakarta, Jumat (11/10). Modus penjambretan, korban dibuntuti dari belakang oleh pelaku lalu dipepet, kemudian tas yang biasa dicangklongkan di pundak diambil paksa. Akibat ulah penjambret itu, nyawa Setyo Rini tidak dapat diselamatkan dalam perawatan di rumah sakit. Warga Klodran, Colomadu, Karanganyar itu meninggal dalam perawatan di RS dr Oen Solo Baru, Sukoharjo akibat luka serius di bagian kepala. Awalnya korban yang mengendarai motor Honda Beat AD-2239DZ dari arah timur tiba-tiba dipepet pengendara motor lainnya, lalu korban terjatuh dari motornya. Semula beberapa saksi seperti pengayuh becak yang kerap mangkal di seputar lokasi kejadian mengira kejadian tersebut akibat sepeda motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan motor lain dari arah yang sama. ‘’Namun saya mendapati banyak informasi dari saksi, kalau ibu saya menjadi korban penjambretan. Keyakinan saya kalau ibu saya menjadi korban penjambretan karena uang Rp 40 juta yang dibawanya ikut hilang,’’ kata Septian seperti dalam laporannya di Polresta Surakarta. ‘’Setelah kejadian itu, informasi yang saya terima, ibu saya oleh para pengayuh becak lalu dibawa ke RS Brayat Minulya,’’ terangnya. Kondisi yang kritis akibat gegar otak, membuat korban dibawa keluarganya ke RS dr Oen Solo Baru, Sukoharjo. Namun dalam perawatan di rumah sakit tersebut, korban dinyatakan meninggal pada Jumat (11/10) siang. Aksi penjambretan itu menurut Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Rudi Hartono masih diselidiki. ‘’Keterangan anak korban yang melaporkan kasus ini kami dalami, selain itu anggotanya berupaya mencari keterangan dari saksi yang mengetahui kejadian tersebut,’’ tandasnya. (SMNetwork/G11/05)

UNGARAN - Sepak terjang komplotan pecah kaca antar provinsi berhasil dibongkar tim Resmob Polres Semarang bersama Polsek Jambu. Sebelum ditangkap, pelaku yang teridentifikasi bernama Remon Ngawaro (34), Noerman Djalaudin (34), Risal Samean (29) warga Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Provinsi Maluku memecah kaca mobil Daihatsu Xenia B 1159 SOP milik Bagus Chris Priambodo (32) warga Pandean, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang terparkir di halaman toko milik Husni Fikri (36) di Jambu Lor, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Aksi tersangka Remon yang saat kejadian bertindak sebagai eksekutor diketahui Husni. Keduanya sempat bersitegang dan adu fisik. Karena melawan dengan tangan kosong, Husni pun terkena sabetan obeng yang digunakan tersangka pada perut dan pelipis kanan. “Pelaku Remon sempat mengembalikan tas berisi laptop kepada Husni sebelum melarikan diri. Ketiga pelaku berhasil dibekuk di Hotel Kintamani Temanggung, satu pelaku yang identitasnya sudah kami ketahui masih dalam pengejaran. Anggota terpaksa menembak kaki

SMNeTwoRk/RaNiN agUNg

PERAGAKAN AKSI: Tersangka Remon memperagakan aksi memecah kaca di hadapan kasat Reskrim Polres Semarang, akP Pahala Martua Nababan saat gelar perkara di halaman Polres Semarang, Jumat (11/10) siang. kiri Remon karena dia berusaha kabur saat penyergapan,” kata Waka Polres Semarang, Kompol Arief Bachtiar, didampingi Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Pahala Martua Nababan, di sela-sela gelar perkara di halaman Mapolres Semarang, Jumat (11/10) siang. Polisi juga mengamankan barang

bukti Daihatsu Xenia B 1159 SOP dalam keadaan kaca sebelah kiri tengah pecah, satu motor Yamaha Vixion merah marun AA 3459 JN, satu Honda Vario putih L 5878 JR, satu buah obeng, dan satu buah tas ransel berisi laptop merek Asus. Remon mengaku sudah melakukan aksinya di Kabupaten Semarang

sebanyak tiga kali. Disamping itu, bapak dua anak ini sebelumnya juga melakukan aksi serupa di wilayah hukum Polres Magelang, Polres Purworejo, dan wilayah hukum Polres Bekasi. “Di Kabupaten Semarang sudah tiga lokasi, hasil kejahatan kami dibagi rata. Untuk menghilangkan jejak, lokasi sasaran sengaja kita acak,” ujarnya. Pernyataan serupa disampaikan tersangka Noerman, sebelum beraksi di Kabupaten Semarang dia bersama tersangka Risal berangkat dari Halmahera dengan tujuan Surabaya sebelum menuju ke hotel di wilayah Temanggung. “Usai beraksi di Surabaya, saya langsung ke Temanggung bersama Risal. Modusnya sama, yakni menggunakan sarana obeng untuk menghindari suara keras ketika memecah kaca. Dengan begitu, alarm mobil tidak berbunyi,” paparnya. Semua tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan berantai di Polres Semarang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, menurut Kasat Reskrim, ketiga tersangka akan dikenai Pasal 365 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (SMNetwork/H86/05)

Balita Itu Dilinggis Dua Kali n Pelaku Terbelit Utang Rp 500 Ribu

SEMARANG- Setelah melakukan pencarian selama sembilan jam, pelaku pembunuhan dua balita bermotif perampokan di Jalan Mulawarwan Barat I RT 01 RW 01, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang ditangkap. Unit Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Semarang berhasil membawa pelaku pada Jumat (11/10) dini hari.

P

elAKU adalah Ahmad Musa (28), warga Dukuh Tuk Songo RT 12 RW 02, Geneng, Batealit, Jepara dan Abdul Rohman (29), warga Damarjati RT 05 RW 06, Mayong, Jepara. Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing. Musa ditangkap, sekitar pukul 02.30 sedangkan Rohman ditangkap setengah jam kemudian. Musa adalah eksekutor dalam pembunuhan sadis terhadap Kanaya Nadin Aulia Wiyona (2) dan Keanu Rifki Ontoseno Wiyono (1). Polisi terpaksa menembak Musa di kaki kanan lantaran berusaha kabur dan melawan ketika hendak ditangkap. Dari hasil pengembangan, petugas juga menangkap Sutriman (51), warga Kalinyamatan RT 19 RW 04, Kalinyamatan, Jepara, sebagai penadah perhiasan hasil curian

SMNeTwoRk/eRRy BUDi PRaSeTyo

PELAKU DITANGKAP : ahmad Musa (28), otak perampokan dan pembunuhan dua balita dan abdul Rohman, digelandang Unit Resmob Polrestabes Semarang ke Mapolrestabes Semarang, Jumat (11/10). kedua pelaku. Barang bukti yang diamankan yakni tiga perhiasan emas berbentuk cincin dan gelang, uang Rp 2.230.000, sebuah linggis yang digunakan saat beraksi, tali plastik serta tiga handphone. Kapolda Jawa Tengah Irjen Dwi Prayitno, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim menyebar lalu menyebar dan beberapa jam kemudian mendapat kabar dari Unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil melacak identitas pelaku. Pelacakan, lanjut dia, dilanjutkan dengan mendatangi rumah pelaku sesuai dengan identitas yang diketahui. Dalam kasus tersebut, Musa merupakan pelaku utama perampokan yang mengakibatkan dua balita pasangan Sugeng

Wiyono (38) dan Enny (37), tewas. Sementara Murni (39), pembantu rumah tangganya ikut dihajar hingga mengalami luka pada bagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit. “Saat kejadian, di rumah hanya ada pembantu dan dua balita. Sedangkan ayah dan ibu korban berada di kantornya masing-masing,” katanya. Musa mengaku perbuatan yang dilakukan hingga menghabisi nyawa dua balita tersebut tidak direncanakan. Pria yang dua pekan terakhir ini mempunyai hubungan dekat pembantu rumah tangga asal Klaten itu, hanya ingin bertemu dengan kekasih hatinya. “Saya sudah bilang tidak ada ongkos untuk ke sana, tapi Murni memaksa, dia juga bilang akan mengganti ongkos pulang pergi,” akunya. Desakan Murni tak kuasa ditolak

pendek disemir warna merah. Mereka bertemu di samping Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jl KH Agus Salim, Kelurahan Sragen Kulon. Saat bertemu, mereka ngobrol asyik. Pelaku menawarkan korban pisang satu tandan sebagai oleholeh pulang ke Dukuh Bakpo, Desa Ngepringan. Korban setuju pemberian buah pisang itu. Karena pisang akan diambil di suatu tempat, pelaku meminjam sepeda motor Yamaha AD 5455 CM milik korban. Tanpa menaruh kecurigaan sedikit pun, korban menyerahkan motornya. Pelaku kemudian mengendarai motor, diikuti Warni yang mengendarai motor berboncengan dengan Marmi,

mengikuti dari belakang. Pada awalnya laju motor beriringan. Namun kemudian motor milik Marmi yang dikendarai kenalannya itu semakin kencang dan menjauh meninggalkan korban. Warni tidak bisa mengejar, sampai akhirnya hilang dari pandangan mata. Korban menduga pelaku hanya sebentar mengambil buah pisang. Korban berhenti di tepi jalan, sambil menunggui kenalan barunya itu. Setelah ditunggu cukup lama, ternyata pelaku tak kunjung datang. Merasa tertipu, korban akhirnya mengadukan perkara penipuan itu ke Polres Sragen. ‘’Saya kira orang baik-baik, ternyata penipu,’’ tutur Marmi. (SMNetwork/nin/05) Alamat: Jl. S Parman 947 Tlp. 636003 Purwokerto

HTM 0A.0LL0:0 Rp 2

rajawalicinema

@rajawalicinema

Studio 1

Studio 2

Studio 3

Studio 4

Sabtu 11.30 13.45 16.00 19.00 21.15

Sabtu 12.00 14.00 16.00 19.00 21.00

Sabtu 11.30 13.30 15.30 19.00 21.00

Sabtu 11.00 13.45 16.30 19.15

Minggu 11.30 13.45 16.00 19.00

Minggu 12.00 14.00 16.00 19.00

Minggu 11.30 13.30 15.30 19.00

Minggu 11.00 13.45 16.30 19.15

Senin-Jumat 13.45 16.00 19.00 21.15

Senin-Jumat 14.00 16.00 19.00 21.00

Senin-Jumat 13.30 15.30 19.00 21.00

sadarkan diri. “Tali plastik warna putih saya ambil di depan rumah juga,” terangnya. Melihat Murni tidak berdaya, Musa langsung masuk ke kamar orang tua dua balita tersebut. Kesempatan itu digunakan untuk mengambil tiga perhiasan emas jenis cincin dan gelang yang ada di lemari. “Selain cincin saya juga mengambil uang Rp 1 juta,” katanya. Setelah berhasil mengambil barang berharga, Musa berjalan keluar kamar. Namun saat keluar, dua balita yang saat itu sedang tertidur di depan ruang keluarga tepat disamping kamar orangtua korban, terbangun dan menangis keras lantaran melihat Musa. “Mereka melihat saya dan terus menangis. Itu membuat saya panik,” katanya. Takut aksinya kepergok warga, Musa yang masih memegang linggis langsung memukulkan batang besi itu ke bagian kepala belakang dua balita itu, masing-masing dua kali pukulan. “Yang saya pukul pertama kakaknya cewek (Nadin), baru setelah itu yang kecil (Rifki),” ucapnya. Musa mengaku, dua balita tersebut sebelumnya sudah mengenali wajahnya. Sebab, pada hari Rabu (9/10) lalu, dia sempat datang ke rumah tersebut dan bertatap muka dengan mereka. “Saat saya datang, Murni sedang main dengan mereka di dalam rumah. Lalu saya temenin,” ungkapnya. Pengakuan lain, sebelum akhirnya menghabisi nyawa korban dia mengaku sempat menodai Murni. “Saat saya pukul dan jatuh, rok warna hijau yang dipakai Murni naik ke atas,” katanya. Hal itu membuat nafsu bejat pria yang mengaku punyua utang Rp 500 ribu itu, bangkit. “Terlanjur nafsu,

jadi saya setubuhi, tapi tanpa sepengetahuan Rohman. Saat itu teman saya masih duduk di ruang tamu,” akunya. Namun beberapa menit kemudian, pengakuan Musa berubah, dia mengaku tidak menodai Murni. “Begitu mendapatkan uang dan cincin saya dan Rohman langsung kabur,” ujarnya. Saat ditinggal kabur, sekitar pukul 14.00, dia mengaku kondisi Murni dan dua balita itu masih hidup meski bersimbah darah. Musa dan Rohman kabur dengan menggunakan angkutan kota menuju ke Terminal Terboyo. “Sampai di Jepara, cincin dan gelang saya jual ke Sutriman seharga Rp 1,7 juta,” katanya. Dari hasil penjualan itu, Rohman diberi Rp 500 ribu. “Uang itu saya terima, tapi belum digunakan sama sekali,” imbuh Rohman. Dia mengaku tidak ikut berperan serta dalam pembunuhan tersebut, hanya saja dia sempat hendak mengikat tangan dan kaki Murni atas perintah Musa. “Saya juga tidak tahu kalu Musa senekat itu. Awalnya dia mengajak saya hanya bilang mau ketemu pacarnya,” sesal pemulung ini. Dalam kasus tersebut, kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan serta Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Kepolisian masih menyelidiki perkara terkait ada atau tidaknya perencanaan dalam pembunuhan. Sementara itu, kondisi Murni membaik setelah menjalani operasi bedah kepala yang mengangkat serpihan tulang tengkorak yang masuk ke bagian otak. Tulang tengkorak Murni retak saat dipukul menggunakan linggis.

(SMNetwork/K44,H74/05)

Ganjar Belanja Masalah

Tergiur Pisang, Motor Marmi Hilang SRAGeN - Tergiur tawaran setandan pisang, sepeda motor Yamaha AD 5455 CN milik Marmi (38) warga Dukuh Bakpo RT 13, Ngepringan, Jenar, Sragen Kamis Pukul 13.00 dibawa kabur lelaki bertatto. Pelaku ngebut dan tidak terkejar. ‘’Kami sudah menunggu, ternyata pelaku tak segera datang,’’ tutur saksi Warni (34), rekan korban. Karena merasa tertipu, korban lemas dan mengadukan kasus penipuan itu ke Unit Sentra Pelayanan Polres Sragen. Marmi saat dimintai keterangan petugas Satreskrim Polres Sragen mengatakan, semula dia berkenalan dengan seorang laki-laki umur sekitar 35 tahun dan bertatto di kening dengan model rambut agak

pria beristri dan beranak satu ini, hingga dia memutuskan untuk datang ke tempat kerja Murni bersama Rohman. “Karena tidak ada ongkos saya mengajak Rohman untuk menemani, kebetulan dia yang punya uang,” ujarnya. Kedua pelaku tersebut kemudian berangkat dari Jepara menuju ke Semarang, Kamis (10/10) sekitar pukul 09.00. Setelah melewati perjalanan dengan menggunakan angkutan umum, mereka tiba di Semarang sekitar pukul 11.00. Oleh Murni Musa dan Rohman dipersilahkan untuk masuk dan duduk di ruang tamu. “Kami sempat disuguhi minum. Kami juga ngobrol santai bertiga sambil merokok,” ujarnya. Sekitar pukul 12.00, Murni berpamitan pergi ke dapur untuk membuatkan susu dua balita anak majikannya. Saat itulah, pikiran untuk mengambil barang berharga milik majikan Murni terlintas. Niat Musa semakin terpacu saat dia memikirkan beban utang yang dideritanya belum juga lunas. “Saya kemudian berjalan keluar rumah dan di sekitar halaman rumah saya menemukan linggis,” paparnya. Linggis itu diambil Musa dan dibawanya masuk ke dalam. Lalu, dia menuju ke kamar majikan Murni. “Pintu kamar ditutup, dengan linggis itu saya mencoba untuk mencongkel,” akunya. Namun aksi Musa dipergoki Murni. Pertikaian pun sempat terjadi hingga akhirnya Musa memukul kepala Murni dengan menggunakan linggis. Murni pun terjatuh dan Musa meminta Rohman mengikatnya. Tetapi, rencana mengingat tangan murni urung dilakukan. Sebab saat dihampiri pembantu itu sudah tidak

Senin-Jumat 13.45 16.00 19.15

SeMARANG- Gubernur Ganjar Pranowo menggelar blusukan Jumat (11/10). Sasaran orang nomor satu dilingkungan pemprov tersebut bukan lokasi perkampungan warga atau pusat perdagangan seperti pasar. Dia memilih mengunjungi kantor Dinas Provinsi Jateng yang terletak di Jalan Pemuda tak jauh dari Balai Kota Semarang. Kedatangan pria yang ramah menebar senyum itu menarik perhatian PNS yang sedang bersiap mengikuti kegiatan senam bersama. “Ya sedikit terkejut sepagi ini Gubernur sudah bersedia mengunjungi kantor kami. Ini menjadi penyemangat bagi semua, seperti anak diperhatikan oleh bapaknya,” tutur PNS, bernama Suryo. Seperti biasa Ganjar mendatangi kantor itu menggunakan mobil Toyota Innova. Turun dari mobil sempat bersalaman dengan para PNS, untuk kemudian bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Nur Hadi Amiyanto dan Sekretaris Dinas Kartono. Mereka sempat berbicara beberapa saat sebelum kemudian gubernur ikut membaur bersama PNS melaksanakan senam pagi. Ganjar sangat menikmati berolahraga sambil tak henti hentinya melemaskan otot kaki dan tangannya. Usai melaksanakan senam dan sempat

berbincang dengan beberapa PNS, gubernur meninggalkan kantor dinas. Kepala Dinas Pendidikan Nur Hadi Amiyanto memberikan apresiasi terhadap langkah gubernur yang rela blusukan ke dinas-dinas. Menurutnya Ganjar dalam rangka menyerap aspirasi dan menemukan kemungkinan kendala di lingkungan SKPD. “Dalam istilah saya Pak Ganjar sedang belanja masalah. Istilah ini harus diartikan positif yakni sebagai pemimpian seorang gubernur harus mengetahui kondisi dan

permasalahan yang dihadapi anak buahnya. Muaranya yakni mencari solusi seperti apa menghadapi permasalahan permasalahan di lapangan,” terang Nur Hadi. Hampir senada dikemukakan Sekretaris Dinas Kartono. Dia menyambut baik langkah langkah Gubernur Ganjar yang bersedia mengunjungi SKPD. Kondisi ini sekaligus akan mendekatkan hubungan pimpinan dan bawahan dalam rangka menggenjot kinerja SKPD. (SMNetwork/H41/05)

SMNeTwoRk/ HaRi SaNToSo

SENAM BERSAMA: gubernur ganjar Pranowo mengikuti kegiatan senam bersama di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah kemarin.


Sabtu, 12 Oktober 2013

Waspada Katarak pada Bayi Katarak merupakan penyakit mata yang disebabkan karena lensa mata yang keruh, sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Umumnya penyakit katarak dialami oleh mereka yang sudah lanjut usia. Namun ternyata, katarak juga bisa diderita oleh bayi yang baru lahir. Prof Dr dr Nila F Moeloek mengatakan, katarak pada bayi biasanya terjadi karena ibu menderita penyakit toksoplasma, sehingga menyebabkan bayi menerima cairan protozoa selama berada di dalam kandungan. “Itu sebabnya ibu yang sedang mengandung memiliki hak asasi yang lebih besar. Ini pesan juga untuk para ayah agar memberikan gizi yang baik kepada ibu selama kehamilan,” ujar dokter yang juga menjabat

sebagai Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami). Pengobatan katarak pada bayi sama dengan pengobatan katarak pada orang dewasa. Sebab menurutnya, hingga saat ini katarak hanya bisa disembuhkan melalui operasi. Tidak hanya pada bayi baru lahir, penyakit ini juga harus diwaspadai pada anak-anak. Sebaiknya periksakan mata anak sebelum usia enam tahun. Dengan demikian jika terjadi masalah pada mata bisa segera teratasi. “Bayi itu kan memang umumnya ketika lahir hanya bisa melihat terang dan gelap. Karena itu penting untuk rutin melakukan pemeriksaan, minimal satu tahun sekali, agar mereka bisa melihat dengan sempurna saat usia lima tahun,” ujarnya. (08)

Jabal Rahmah, Romantisme Cinta Adam & Hawa Ada satu tempat yang tak pernah sepi dari kunjungan jamaah haji. Tempat itu bernama Jabal Rahmah, suatu bukit yang disebutsebut punya kisah pertemuan cinta Adam dan Hawa. Bahkan, terdapat monumen yang menandakan romantisme keduanya.

A

da banyak tempat yang menyimpan kisah dan sejarah para nabi di Tanah Suci, Makkah. Jamaah haji pun sering kali melakukan napak tilas dan berdoa di tempattempat tersebut dan sekitarnya. Satu tempat yang paling bersejarah adalah Jabal Rahmah. Dari situs Ministry of Hajj Kingdom of Saudi Arabia, Jumat (11/10) Jabal Rahmah berada di tepi Arafah yang merupakan suatu kawasan di bagian timur luar Kota Makkah. Jabal Rahmah pun tak jauh dari Padang Arafah, tempat para jamaah haji melakukan ibadah wukuf. Rahmah memiliki arti kasih sayang. Nama tersebut diambil dari suatu kisah yang diyakini umat muslim, yaitu pertemuan antara Adam dan Hawa. Jadi, ketika Adam dan

Nasional

Hawa diturunkan ke bumi oleh Allah, mereka diturunkan secara terpisah. Hingga akhirnya, kedua manusia pertama di muka bumi tersebut bertemu di Jabal Rahmah. Untuk mengenangnya, di atas Jabal Rahmah terdapat suatu tugu yang terbuat dari beton persegi empat dengan lebar 1,8 meter dan tinggi 8 meter. Masyarakat setempat percaya, lokasi bertemunya Adam dan Hawa persis di titik tugu tersebut. Jabal Rahmah bisa dibilang sebagai bukit. Tingginya sekitar 70 meter dan bisa didaki jamaah haji dengan melewati sekitar 160an anak tangga.Mendaki Jabal Rahmah dari dasar hingga mencapai tugu Adam dan Hawa, biasanya menghabiskan waktu sekitar 15 menit. Di dekat monumen, banyak jamaah haji yang berdoa. Ada pula yang terpesona oleh pemandangan Padang Arafah yang bisa dilihat

Resep: Steak Ayam Jamur Bosan dengan steak daging sapi? Steak ayam bisa jadi pilihan alternatif. Apalagi ditambah dengan jamur yang tentu akan sangat lezat. Nah, tak perlu jauh-jauh datang ke restoran jika kini Anda bisa membuatnya di rumah. Rasa? Tentu Anda yang tentukan. Bahan Utama : 500 gram daging ayam fillet Bumbu Perendam : 3 siung bawang putih parut 5 sdm saus tiram 2 sdm saus sambal 3 sdm saus tomat 1 sdm mentega Saus Jamur : 1/2 buah bawang bombai, cincang 100 gram jamur kancing kalengan, iris 1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air 300 ml susu cair 1/4 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1/4 sdt pala bubuk 1 sdm mentega

Mashed Potato : 450 gram kentang kukus, haluskan 3 sdm mentega 1/2 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 150 ml susu cair Pelengkap : Wortel rebus Buncis rebus Jagung rebus Hiasan : Kulit lemon bentuk bunga Cara Membuat : Bumbu perendam : masukkan • semua bahan ke dalam wadah, aduk dan ratakan. Sisihkan. Siapkan wadah, masukkan ayam • dan bumbu perendam, aduk dan diamkan selama 30 menit. Sisihkan. Siapkan wadah pengaduk, • masukkan kentang panas ke dalam wadah pengaduk. Masukkan mentega, garam dan merica, aduk dan ratakan. Tuang susu cair setengah bagian, aduk. Masukkan sisanya,

ratakan dan sisihkan. Masukkan 1 sdm mentega pada • wajan, aduk dan biarkan mencair. Masukkan ayam, goreng hingga matang. Sisihkan dan sisihkan sisa bumbu perendamnya. Masukkan 1 sdm mentega, • masukkan bawang bombay, tumis hingga harum. Masukkan sisa bumbu perendam, • aduk rata. Masukkan jamur dan susu cair. Aduk dan masak dengan api kecil selama 7 menit. Masukkan garam, merica bubuk • dan pala bubuk, aduk rata. Masukkan larutan tepung • maizena, aduk rata. Masak hingga mengental dan mendidih dengan api sedang. Matikan api dan siapkan piring • saji. Saran Penyajian : Tata ayam pada piring saji, beri mashed potato, wortel, buncis dan jagung. Siram dengan saus,hiasi dengan kulit lemon. (08)

Jantung Berdebar, Tanda Tubuh Kurang Cairan Dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh sering dianggap sebagai hal sepele. Padahal, efeknya bisa memicu gangguan kesehatan ringan, atau lebih parahnya penurunan fungsi ginjal. Sayang, banyak orang yang ternyata tidak menyadari bahwa dirinya mengalami dehidrasi kronis. Hal tersebut diungkap Dr dr Saptawati Bardosono, Msc di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta Pusat. “Masalah dehidrasi kronis menimbulkan dampak negatif di setiap tahapan usia kehidupan,” ucap Saptawati yang juga Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), organisasi yang menyosialisasikan hidrasi sehat pada masyarakat luas. Menurut Saptawati, terdapat beberapa tanda dehidrasi kronis yang wajib dikenali, sehingga dapat langsung ditangani dengan menambah asupan air putih. Berikut gejalanya:

Mulut Kering Mulut dan bibir kering merupakan tanda umum dehidrasi. Namun jika diikuti dengan lidah membengkak dan air mata kering, berarti dehidrasi yang dialami sudah parah. Sembelit Tak hanya kurang asupan serat, kurangnya cairan dalam tubuh juga mengakibatkan sembelit atau susah buang air besar. Hal ini karena saat dehidrasi, usus besar mencoba menghemat air yang mengakibatkan feses menjadi kering dan keras. Perubahan Warna Urin Cara mudah mengetahui apakah tubuh kecukupan asupan air atau tidak adalah dengan memeriksa warna urin. Jika urin berwarna kuning pekat atau kuning gelap berarti Anda mengalami dehidrasi. Nyeri di Kepala Kekurangan cairan akan membuat volume

dan pasokan oksigen menurun sehingga tubuh cepat lelah. Tanda ini juga disertai sakit kepala terutama saat tiba-tiba berdiri dari duduk atau tidur. Dalam kasus yang parah, seseorang yang dehidrasi bisa pingsan. Jantung Berdebar Dehidrasi juga menyebabkan turunnya aliran darah, hingga menyebabkan perubahan kadar elektrolit. Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat. Elastisitas Kulit Menurun Berbeda dari kondisi kulit normal, pada tubuh yang mengalami dehidrasi biasanya kurang elastis. Saat dicubit, kulit cenderung lambat kembali ke bentuk semula. (08)

jelas dari atas Jabal Rahmah. Pemandangan cantik yang jadi saksi bisu pertemuan kembali Adam dan Hawa di bumi. Jabal Rahmah juga jadi tempat bersejarah bagi perjalanan Nabi Muhammad. Di sanalah dirinya menerima wahyu terakhir dari Allah, sekaligus penyempurna dari ajaran Islam. Banyak yang percaya, jika berdoa minta jodoh di Jabal Rahmah maka permintaannya cepat dikabulkan.Selain itu, sejarah dan pemandangan yang terlihat dari Jabal Rahmah mampu mencuri perhatian jamaah haji. Sayang, banyak jamaah mencorat-coret tugu Adam dan Hawa. Ingat, apabila Anda mengunjungi tempat tersebut jangan sekali-sekali ikut mencoret-coret tugu Adam dan Hawa. Cukup dengan berfoto saja, itu sudah jadi kenang-kenangan tak terlupakan. (08)


Laris Manis

Sabtu, 12 Oktober 2013

Iklan & Berlangganan Hubungi: (0281) 625095, 625096 Email: iklan_harmas@ suaramerdeka.com


Nasional

Sabtu, 12 Oktober 2013

Eksekutor Siapkan Kotak Alat Musik untuk Buang Mayat

Suami Dalang Pembunuhan Holly? jAKARTA - Kasus pembunuhan Holly Angela atau Niken Hayu Winanti (37) kini semakin terang. Dua pelaku sudah ditangkap, satu orang tewas, sedangkan satu orang lagi masih buron.

P

embunuhan Holly rupanya sudah direncanakan sejak lama. Ada empat eksekutor yang terlibat, mereka adalah Elriski, AL, R dan S. Diduga kuat, ada orang yang mengotaki kasus ini. Kecurigaan pun mengarah pada Gatot

PURWOKERTO TAKSI ARGO / BARANG

KPK-Kondang Prima Karya (0281)622 666 – 7669 200 (A1:00/00) Kobata (0281) 642441

(A2:14/04)

PIjAT

LINA ANjANI Dkk Pijat & Therapy Kejantanan Hp. 083897070791 Tarif 60-100Rb D/a Jl Jatiwinangun Gang Pergiwa No. 31 Pwt (PT1:3/10L) MAS Razka Masage Pas Utk Para Ibu Yg Sibuk Dikantor Khusus Panggilan Hub: 087887047703 (PT2:13/10L)

cILAcAP AL-QUR’AN E-PEN cENTER DAPATKAN MIRACLE Guidance e-Pen Ust YUSUF MANSYUR, Miracle 66 in 1, e-Pen For KIDS,Cm 988Rb. Garansi 1 Th di GRIYA AL QURAN. Jl H. Mashuri No.1 Kalibagor PWT Brt (100M Sltn RS Islam Pwt) Bs Kredit . Tlp 0821 3510 3338 Atau Stand Moro Muslim Store. (AC2:13/06L)

VARIASI KAcA Film Htm 100rb, Alarm 230Rb Dvd 500Rb, Power+Sub 12’ 800Rb Dvd+Tv=Antena 1,5Jt, Cover Jok 300Rb/Baris, Heros 200M Timur UMP Dukuh Waluh Purwokerto 085227575025 (AA2: 19/12 A)

PURWOKERTO LOWONGAN DIcARI Tnga Produksi Utk Bubuk Minuman, Wanita Usia,Pend Tdk Diutamakn Hub 085726183313

(M13:1/10FE)

DIcARI Baby Sitter Utk Merawat Bayi Usia 10Bln.Berijazah, Trampil, Brpenglaman, Gaji 1,5Juta/Bln Peminat Hubungi : 081542882423

(M16:12/10H)

DIBTHKAN Financial Consultant Syrt: Memiliki Refernsi Ckp Luas, BerpnamPilan Mnrik, Diutmkn Ex Marketing, Pny Kndraan. Fas: Grnsi Income3Jt/Bln,Jln2 Ke Luar Ngri. Hub: M. Muchsin 081320462528/Irma 085747117628. Krim Lmrn Ke PT. AIA Financial Jl. Raya Beji No. 12A Krg Slm Purwokerto 53152 (M5: 12/10L)

BTH 1 Org Tkg Cukur D.a Almt Ptg Rambut Rrapi Masa Kini MAS BRO. Jl. Raya Pernasidi Clk Hub. Bp Mawardi 081902974785/0281634282

(M6:12/10V)

BTH Peg Utk Kntr Min 17Th,Inc 1-3Jt/ Bln,Bns,Bs Prtime,Minat&Siap Krj Sms Bu Mayang 085747802089 (M2:21/09H)

cARI Operator Warnet. Lmrn Lsg Ke JOSSNET Jl. HR Bunyamin 104 Pabuaran Purwokerto (M4:21/09L)

Supiartono, auditor utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan pihaknya akan memeriksa seseorang berinisial G terkait dugaan tersebut. Namun, Rikwanto tidak menjawab apakah

BTH Krywn :1Waiters, Pend Min SMA;2Koki,Pend Min SMA &Pglman Min 1Th;2Bartender Pend Min SMA&Sdh Prnh Bkrja Di Kafe/ Resto; 1Kasir Pend Min SMA Gaji Menarik+Bns. Lamaran DitujuKan Ke Waroeng Barizki Jl Sunan Bonang Dukuhwaluh Plg Lmbat 25 Okt 2013 (M9:25/10P)

DIBUTUHKAN Tkg Interior HPL/Multiplex Hubungi 081391254500/081542694848 Hadi (M11:24/10L)

SEDOT Wc SEDIA Sedot WC Hrga Murah Hubungi: 081.9030.52914 Panggil Kami Segera Datang

(SW1:21/09A)

G yang dimaksud adalah Gatot Supiartono, yang dikabarkan adalah suami Holly. Rikwanto hanya mengatakan bahwa pemeriksaan G dilakukan untuk mengkonfirmasi soal foto G dan Holly yang ada di TKP. Salah satunya adalah foto yang tersebar ke sejumlah media yang kemudian diketahui bahwa pria itu adalah Gatot. “Foto itu akan kita konfirmasikan ke yang bersangkutan,” kata dia. Pemeriksaan G juga dilakukan untuk mengkonfirmasi keterangan keluarga Holly yang menyatakan

MOBIL OPER Kredit Tyt Corona 97,B, Pjk Pjg Msn OK,Ban Br,Interior Bgs,Jok Kulit Tape,AC Dgn, 30Jt Sisa 23 Blnx1,6Jt Hub: 081226745816

(K1:4/11H)

DIjUAL Kijang Pick-Up 86, R Tgn 1 Dr Br Siap Pake 26Juta Nego. Hub: 081228123439/02817645585

(K2:23/10L)

PENDIDIKAN BIMBEL Spektrum Les Privat/Reguler SD-SMP Jl Veteran Gg. Langsep No.1 Rejasari Pwt Brt Hub 085 868 918 453 (PN1:22/10AM)

PURBALINGGA LOWONGAN DIcARI 15 Lulusan SMA/S1 Utk Dididik

bahwa G adalah suami Hollyu. Selanjutnya, saat ditanya berapa uang yang dikeluarkan G atas dugaan perintahnya untuk membunuh Holly, Rikwanto mengatakan, “Belum bisa kita sampaikan, kita konfirmasikan ke G saat pemeriksan,” tukasnya. Gatot sempat dikabarkan sebagai suami Holly. Namun belakangan polisi tak menemukan akta nikah keduanya. Kini, keberadaan Gatot masih misterius. Ia tak bisa ditemui di kantornya. Polisi sudah mengirim surat pencegahan ke luar negeri atas namanya.

Menjadi Guru PGTK Profesional. BantuPeluang Kerja. Hub : (0281) 5788481Purbalingga

(M10:21/01D)

Para eksekutor Holly rupanya telah menyusun rencana aksi yang sangat rinci. Salah satu rencana mereka adalah membuang mayat Holly ke laut untuk menghilangkan jejak. Setelah selesai mengeksekusi, para tersangka rencananya akan membuang mayat Holly. Mayat akan dimasukkan dalam sebuah kotak alat musik berukuran 100x50x50 cm. “Kemudian dibuang ke laut,” kata Herry. Bila aksi mereka ini berjalan mulus, mayat Holly akan dimasukkan ke dalam kotak alat musik. Mereka juga telah menyiapkan 2 gulung

BTH PENjAGA TOKO AKSESORIES. Wanita. Min SMP. Sms ke 085 227 855 777. (Langsung Pemilik). Plg Lmbat 19 Okt 2013 (M10:19/10A)

kantong sampah untuk membungkus mayat Holly. Upaya itu, kata Herry dilakukan untuk menghilangkan jejak mereka. Termasuk mempersiapkan 1.7 kilogram kopi bubuk untuk disiramkan ke atas mayat Holly agar tidak tercium bau busuk ketika diturunkan. “Mereka gunakan peti musik dan gitar untuk kamuflase, seolah-olah mereka ini anak band,” katanya. Agar tidak dicurigai, mereka juga melakukan aktivitas selayaknya anak band. (02)


Sabtu, 12 Oktober 2013

n Mozzarela Pizza Corner and Coffee Shop

Pertahankan Ciri Khas Pizza Italia Nasional ANDA mungkin tak asing dengan roti bundar dengan potongan daging, sayuran serta lelehan keju di atasnya. Ya, roti bundar ini biasa disebut pizza. Makanan khas Italia ini memang menjadi makanan ringan, dengan pilihan topping yang bisa disesuaikan selera.

P

enggemar pizza di Indonesia sudah mulai banyak, salah satunya Mozzarela (Pizza Corner and Coffee Shop) bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk Anda menikmati hidangan tersebut. Tempat ini merupakan satu-satunya restoran di Purwokerto yang tetap mengusung ciri khas Italian Pizza. Pizza menggunakan bahan roti tipis dan crispy, dengan taburan keju yang berlimpah. Desain interior restorannya pun bergaya Italia, dengan meja dan kursi kayu yang berkesan klasik serta elegan. Pemilik Mozzarela, Cahyo mengaku, hal itu sengaja dilakukan untuk menjaga keaslian tempat pizza itu berasal. “Dalam perkembangannya, setelah resep pizza dibawa ke Amerika, bahan roti yang digunakan dibuat lebih tebal. Bahkan, yang lebih banyak beredar di Indonesia saat ini adalah restoran pizza khas Amerika,” katanya kepada Harmas, kemarin. Dia menyebutkan, restoran yang buka mulai Juni lalu ini menyajikan menu

andalan pizza dengan topping pepperoni dan juga carni, yang merupakan olahan daging sapi. “Tak hanya pizza, menu pasta yang juga masih khas Itali juga tersedia di tempat ini. Seperti spaghetti, fetuccini dan lainnya,” katanya. Minuman segar dan hangat juga tersedia, tentunya sebagai teman makan pizza. Restoran ini sangat cocok bagi para pelajar dan juga keluarga muda. Selain menunya bervariasi, harganya juga ramah di kantong. Beberapa menu pizza dan pasta di Mozzarela hanya dibanderol dengan kisaran harga antara Rp 40 ribu hingga Rp 60 ribu. Sesuai dengan namanya, pizza di Mozzarela lengkap dengan topping keju

TARIF IKLAN

Banyumas

Iklan Display Umum

mozzarella. “Karakter keju mozzarella sendiri, langsung meleleh bila dipanaskan. Pizza memang lebih nikmat disantap apabila disajikan fresh from the oven. Apalagi bila dimakan ramai-ramai di tempat,” katanya. Dia berharap, Mozzarela bisa

menarik banyak pelanggan. Dia juga sudah berencana menambah menu dan memberikan voucher gratis 15% untuk makan di tempat. Bagi yang tidak sabar menikmati, Anda bisa langsung meluncur ke Jalan Prof Dr Suharso No 6 (GOR ke timur ±200 meter). Bagi yang tidak sempat ke luar, Anda bisa delivery order ke nomor (0281) 642977, minimal pemesanan Rp 75 ribu untuk wilayah sekitar Purwokerto. (rhm/cm/08)

1. BLACK WHITE 2. FULL COLOR 3. KOLOM

Rp. 15.000,-/ mmk

4. IKLAN KELUARGA 5. IKLAN DUKACITA 6. IKLAN BARIS

Rp. 10.000,-/ mmk

(maksimal 2 x 150 mmk)

(minimal 3 baris, maksimal 9 baris)

Rp. 25.000,-/ mmk Rp. 12.000,-/ mmk

Rp. 9.500,-/ mmk Rp. 7.500,-/ mmk

Harian banyumas 12 oktober 2013