Page 1

Halaman 12

Lintas Sukabumi

Edisi 42 November 2013

MENUJU SUKABUMI YANG LEBIH BAIK Edisi 41 November 2013 terbit 12 Halaman

BY: USWATUN KHASAN-

ARAH DAN TUJUAN PERJUANGAN PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB) KABUPATEN SUKABUMI PERIODE 2014-2019 Persoalan dasar yang menjadi tuntutan masyarakat atas kekecewaan peran politik saat ini adalah karena Para Pelaku PARTAI POLITIK belum dapat menjadi fasilitator dan control yang tegas atas kebijakan pemerintah yang terkait dengan aspek Pelayanan Terhadap Masyarakat, aspek Kinerja instansi, terutama aspek ketidakadilan penyaluran Anggaran (APBD) bagi kepentingan masyarakat umum. Masyarakat hari ini hanya dijadikan objek politik oleh pemburu jabatan eksekutif dan legislatif. Masyarakat selama ini hanya diiming-imingi janji-janji. Masyarakat hanya dibodohi oleh uang recehan saat pemilu. Sementara pemilu adalah menentukan orang yang akan duduk menjadi wakil kita selama 5 tahun kedepan.

Sukabumi

Aman Dari Tawuran

PEMILIHAN UMUM ADALAH TANTANGAN SEKALIGUS HARUS DIJADIKAN HARAPAN..!!!!

1. Memberikan kepastian Anggaran kepada MUSREMBANG Desa (Ploting Anggaran) sebesar Rp 1 Milyar/ Desa/Tahun. 2. Meningkatkan pelayanan Anggaran Keagamaan yang berbasis Kultural yaitu dengan membangun 100 PONPES/Tahun dan fasilitas keagamaan lainnya. 3. Meningkatkan Anggaran Pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kearifan lokal dengan mengikutsertakan para pemuda Menganggur sebagai sasaran generasi produktif yang harus mandiri dan maju. 4. Memberikan pelayanan advokasi (Perlindungan) kepada masyarakat yang tertindas/dimarjinalkan oleh kebijakan pemerintah. Atas dasar itulah, maka PKB akan terus maju melangkah dengan konsep yang jelas serta mengedepankan “Perjuangan dan Pengabdian Untuk Berbagi Dengan Masyarakat Sukabumi”. Dengan semangat Pengabdian dan Berbagi itulah maka PKB dalam kontrol politiknya akan selalu menempatkan diri dan mencontoh keteladanan Rasulullah SAW, Para Alim Ulama, Para Kiai, Para Ustadz, Tokoh Profesional dan Tokoh kultural lainnya supaya eksistensi PKB tidak tergelincir dalam kesesatan juga tidak mengkhianati amanat masyarakat Sukabumi khususnya, Bangsa dan Negara pada umumnya.

Tantangan dan harapan tersebut membutuhkan jawaban yang jelas dan langkah yang pasti untuk kemajuan Sukabumi. Maka oleh karena itu, PKB tampil untuk membawa agenda strategis dengan konsep yang jelas yang dapat mengayomi seluruh tuntutan Masyarakat Kabupaten Sukabumi dengan ketegasan untuk memperjuangkan kepastian kebijakan anggaran kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi. Beberapa konsep kebijakan yang mendasar yang akan dilakukan oleh ULAMA PKB adalah :

DEKLARATOR

SEHARI BERSAMA ANAK - ANAK YATIM PIATU KELOMPOK PENGKAJIAN AL QUR’AN RAUDHOTUL MUTAQIN

1. KH. Fahrudin Masthuro (Pospes Al-masthuriyah Cisaat) 2. KH. Dadun Sanusi (Ponpes Sunanulhuda Cikaroya) 3. KH. Muhammad Fudholi (Ponpes Alaman Cimanggu) 4. KH. Ruslan Rifa’I (Ponpes Cibungur Ancaen Sgrntn) 5. KH. Ali Nurdin (Ponpes Nurul Islam Pansor Pel. Ratu) KH. Buya Abdullah Mukhtar (Ponpes An-Nidzom) 7. KH. Ama Mudrikah Hanafi (Ponpes Siqoyaturrahmah) 8. KH. Muhammad Amang (Ponpes Bbkn Kaum Cicurug) 9. KH. Drs. Hamdun Ahmad (Ketua STAI Al-Masthuriyah) Salam Silaturrahim dari kami Keluarga Besar NAHDLATUL ULAMA dan Keluarga Besar PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (CALEG PKB NO urut 9 Kab. Sukabumi) USWATUN KHASANAH

Harga Eceran Rp. 5.000.- Khusus Daerah Sukabumi

Sukabumi Pos - Kota Sukabumi: Kelompok Pengkajian Al - Qur’an Raudhotul Mutaqin yang beralamat Jl Suryakencana komplek Mesjid Tijananul Anwar Kota Sukabumi melakukan kegiatan Bakti sosial ,berupa menyantuni anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Saung Sobat BBAT Kota Sukabumi Jum’at 15/11/2013 lalu. Ketua kordinator Pengkajian Al Qur’an Raudhotul Mutaqin Dra. Hj. Suri Hidayat Gunawan mengatakan kepada wartawan SP Jakarta “Dalam memperingati hari besar Islam, Kami lakukan ini semua semata-mata karena bentuk ketaatan kami kepada perintah Allah SWT, yang dimana Allah telah mengatakan,”Salah satu kelomAnak-anak Yatim Alquran Raudhotul Mutaqin - Foto Nan’s

YASPIMIDA GELAR PERINGATAN HARI BESAR ISLAM DENGAN KEGIATAN KEAGAMAAN, KHITANAN MASAL DAN BAKTI SOSIAL

KABUPATEN SUKABUMI MEMBACA

Bersambung ke halaman.....................11

SUKABUMI Pos – Perintah pertama di dalam Al-Qur’an yaitu “Iqra” artinya baca. Baca tidak hanya dibatasi dengan membaca tulisan atau buku, tapi baca keadaan, situasi, dll. sayangnya tidak semua orang punya kesempatan membaca.

Peserta dari kalangan pelajar Masyarakat Kabsi- Foto Herdi

Dipertegas dengan Pembukaan UUD 1945 Alinea ke-4 salah satu tujuan bangsa Indonesia adalah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Dalam hal ini mencerdaskan kehidupan bangsa harus diartikan secara

Gir Motor yang selalu digunakan Aksi tawuran Usai Khitanan Massal terlihat bahagia - Foto Nan’s

SUKABUMI Pos - Peringatan hari besar Islam semarak dilakukan di Yayasan Pendidkan Islam Miftahul Huda ( Yaspimida - Red) yang beralamat di Kp Bojong Ringkung, Desa Sasagaran Kecamatan Kebon Pedes Kab Sukabumi Jum’at 15/11/2013 lalu, hadir pada kesempatan itu para donator dari kelompok agniya maupun dari kalangan pengusaha. Diantaranya Hj Cucu Kusnadi pemilik Toko Mas Family, H. Ari dari Dona Optikal dan Sukabumi Optikal, Hj Lilis Dodi dari K3S Kab Sukabumi dan Darma Per-

1. Barang siapa yang tanpa hak memasukan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk, dihukum dengan hukuman penjara setinggitingginya sepuluh tahun.

Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Mengubah (Stbl. 1948 Nomor 17) dan Undang-Undang Republik Indonesia Dahulu Nomor 8 Tahun 1948.Razia senjata tajam yang dilakukan satuan Polres Sukabumi, satuan Kodim 0607, Pemerintah Kab.Sukabumi dan Sekda Kab. Sukabumi Adjo Sarjono di Karang Tengah Cibadak Pukul 14.00 s/d Selesai (30/11/2013). Sasaran razia tersebut kepada mereka yang akan nonton konser Iwan Fals di Daerah Kota Sukabumi dan para pelajar yang seneng nge-BM dan tawuran, ratusan (Anak Baru Gede) ABG digiring kelapang pajajaran Cibadak, depan Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi. Hasil liputan kami wartawan Sukabumi Pos, diantara mereka banyak yang membawa senjata tajam seperti Gir, sabuk, ketepel, pisau dan senjata tajam dan ratusan senjata tajam lainnya, yang langsung diamankan pihak Polsek Cibadak Sukabumi, berharap dengan rajia ini menjaga tidak terjadi kembali tawuran pemuda dan pelajar di Sukabumi aman dari prilaku Tawuran.(Red)

empuan (red DWP) Kab Sukabumi, Hj Glora Syawali dari DINSOS Kab Sukabumi,KUA Kebon Pedes dan Crew Baksos Rs As Syifa Kota Sukabumi. Pada kesempatan itu Ketua Panitia Euis Jamiaatusalamah,S.Pd.I Sekaligus Calon Legeslatif dari Partai Hanura ketika di wawancarai oleh wartawan SP Jakarta mengatakan” Acara ini bisa berlangsung karena wujud kebersamaan kami dengan para donator dan dukungan semua pihak, dan acara inijuga merupakan kegiaBersambung ke halaman.....................11

STOP HIV / AIDS

(2) Dalam pengertian senjata pemukul, senjata penikam atau senjata penusuk dalam pasal ini, tidak termasuk barang-barang yang nyata-nyata dimaksudkan untuk dipergunakan guna pertanian, atau untuk pekerjaan-pekerjaan rumah tangga atau untuk kepentingan melakukan dengan syah pekerjaan atau yang nyata-nyata mempunyai tujuan sebagai barang pusaka atau barang kuno atau barang ajaib.Jadi, berdasarkan ketentuan di atas, membawa celurit untuk berjaga-jaga dalam perjalanan, adalah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Drt. No. 12/1951 atas dugaan membawa senjata penikam, atau senjata penusuk, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun. Si pelaku tetap melanggar pasal tersebut sekalipun menyimpan atau menyembunyikan celuritnya di dalam tas. Perbuatan tersebut adalah kejahatan (lihat Pasal 3 UU Drt. No. 12/1951).Dasar Hukum :

SUKABUMI Pos – Forum Indonesia untuk Tranparansi Anggaran (Fitra) Sukabumi dari hari kemarin sampai sekarang tanggal 27 – 28 Nopember 2013 sedang mengadakan training audit sosial kesehatan bagi kader kesehatan dan warga di Pondokmaos – Cicurug Sukabumi, acara tersebut diikuti 30 peserta yang terdiri dari kader kesehatan, BPD, LPM, FSKS, FSKSS, LALI, FKMC, dan YPMC. Dikatakan oleh Ajat Jatnika Ketua Fitra Sukabumi kepada Wartawan Sukabumi Pos kegiatan tersebut berlangsung dengan baik dan lancar. Semoga acara serupa dapat dilaksanakan kembali dilain waktu. tandasnya. (SP03)

Bersambung ke halaman.....................11

GURU DAN KEPALA MADRASAH IKUTI KURSUS MAHIR DASAR PRAMUKA

PKB

Sukabumi Pos – Generasi muda, pelajar adalah masa depan Bangsa dan maju mundur bangsa ini tergantung para pelajar, bagaimana jika pelajar hobi tawuran, mau dimana kemana bangsa ini..? Sosilisasi sadar Hukum tentunya penting dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat terutama para pelajar, seperti Undang undang Darurat dan sangsi Hukum pada mereka yang membawa senjata tajam. Sekilas UU Republik Indonesia Dahulu Nomor 8 Tahun 1948 (UU Drt. No. 12/1951) yang berbunyi :

mendalam dan menyeluruh. Tentunya Menjadikan manusia sebagai manusia seutuhnya dalam Membangun karakter Bangsa melalui kebiasaan membaca. Seperti

Sukabumi Pos – HIV ( Human Immunodeficiency Virus) adalah virus penyebab AIDS. HIV terdapat dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti dalam darah, air mani atau cairan vagina dan air susu ibu (ASI). virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan melemahkan kemampuan tubuh kita untuk melawan segala penyakit yang datang. namun demikian orang tertular HIV tidak berarti langsung jatuh sakit, seeorang bisa hidup dengan HIV dalam tubuhnya bertahun-tahun lamanya tanpa merasa sakit atau atau mengalami gangguan kesehatan yang serius . lamanya massa sehat ini sangat dipengaruhi oleh keinginan yang kuat dari kita sendiri dan sebagaimana kita menjaga kesehatan dengan pola

Ilustrasi by chagrafic

hidup yang sehat. walaupun tampak sehat, kita dapat menularkan HIV pada orang lain melaluli hubungan sex yang tidak aman, tranfusi darah atau memakai jarum suntik secara bergantian.(Red)

Drs. H. Sukmawijaya. MM - Ketua (Kamabicab) Kabupaten Sukabumi

SUKABUMI Pos - Sebanyak 350 orang Guru dan Kepala madrasah kementrian Agama kabupaten Sukabumi mengikuti Kursus mahir dasar pramuka selama enam hari {22 sd 27 Nopember 2013}di kampus Assalam 2 ,Ubrug kecamatan Warungkiara kabupaten Sukabumi.KMD yang digelar kementrian Agama tersebut cukup mendapat perhatian dari ketua Kwarcab kabupaten Sukabumi,Drs,H. Marwan hamami,MM,Soalnya baru pertama kali peserta KMD bisa men-

capai 350 peserta,biasanya paling banyak peserta KMD yang di adakan badan diklat kwarcab 50 sd 100 orang,berarti ini cukupluar biasa sehingga pesertanya cukup banyak dan mungkin di anggap rekor pertama di kabupaten Sukabumi. Menurut kepala Seksi Madrasah kementrian Agama kabupaten Sukabumi,Drs,H.Agus Santosa mengatakan,kegiatan KMD tersebut sangat penting di ikuti oleh kepala Madrasah dan Guru yang akan menjadi

pembina pramuka di sekolahnya,sebab kegiatan pramuka ini akan menjadi kegiatan wajib dalam ektra kurikuler pada kurikulum 2013 sehingga diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan,sikap,ketrampilan dan pengalaman kepramukaan,makanya kami di lingkungan kementrian Agama kabupaten Sukabumi mengadakan kursus mahir dasar bagi mabigus dan pembina pramuka,tegasnya. Di katakan Agus Santosa,berdasarkan peraturan mentri pendidikan dan kebudayaan nomor 81 A tahun 2013,tentang implementasi kurikulum menegaskan,ektrakulikuler wajib merupakan program ektrakulikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik,trerkecuali peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ektrakurikuler tersebut.Kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ektrakurikuler wajib dari sekolah Dasar (SD/MI) hingga sekolah menengah atas (SMA/SMK) katanya. Kegiatan tersebut, lanjut Agus diberinama kegiatan kursus pembina Pramuka tingkat Dasar (KMD) di lingkungan Bersambung ke halaman.....................11

SUSUKECIR DI PANSUSKAN BULAN DESEMBER 2013 SUKABUMI Pos - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, aspirasi Susukecir ( Sukaraja, Sukalarang, Kebon Pedes, Cireunghas ) untuk bergabung ke Kota Sukabumi segera dipansuskan pada bulan Desember 2013. Pernyataan tersebut disampaikan didepan rombongan pengurus presidium Susukecir yang datang ke kantor DPRD, Senin 25 November 2013. Untuk mendapatkan kepastian serta jawaban dari lembaga DPRD Kabupaten Sukabumi, ketua Presidium Ica Widiarsyah dan jajaran pengurus lainnya serta didampingi oleh tokoh agama, pemuda dan lintas partai yang ada di empat kecamatan, Senin pagi mendatangi gedung DPRD di Palabuhanratu.

Saat Memimpin Rapar Pansus - Foto Rangga

Dalam paparannya didepan ketua DPRD Badri Suhendi yang didamping ketua fraksi PDI Perjuangan Asep Wahyu Nirwana Boestomi, fraksi

Gerindra H. Sopyan BH, Ica, menuturkan, bahwa kedatangannya kali ini, ingin mendengar langsung jawaban

Bersambung ke halaman.....................11

PEMBERITAHUAN Wartawan Sukabumi Pos selalu dibekali surat tugas dan tanda pengenal serta tercantum dalam bok radaksi. Bila ada yang mengaku wartwan Sukabumi Pos tanpa memperlihatkan tanda pengenal diatas jangan dilayani dan bila perlu laporkan kepada pihak yang berwenang.


Halaman 2

Opini REFLEKSI SUMPAH PEMUDA “Bangun Pemudi Pemuda Indonesia, lengan bajumu singsingkan untuk negara, masa yang akan datang kewajibanmu-lah, menjadi tanggunganmu terhadap nusa.” Pantaslah kiranya kutipan lagu “Bangun Pemuda-Pemudi” di atas diambil sebagai awalan untuk memberikan sebuah sudut pandang tentang peran pemuda. Di hari Peringatan Peristiwa maha penting dalam sejarah Indonesia, semangat nasionalisme kaum muda yang ditindak lanjuti dengan komitmen penyatuan identitas kebangsaan, kebahasaan, dan tanah air dalam kekayaan varietas, suku, ras, agama, dan budaya. Tak salah lagi moment tersebut adalah moment sumpah pemuda. Di Negara yang kaya akan laut yang terbentang luas beserta keindahan panorama didalamnya, tanah yang luas dengan kesuburan luar biasa sampai tongkat yang ditancapkan pun dapat tumbuh dengan subur, serta keberagaman suku, ras, agama, dan budaya yang menyatu dalam Bhineka Tunggal Ika. Namun, di Negara yang kaya ini, sedih rasanya melihat para pemuda calon penerus bangsa yang konser di lorong-lorong jalan raya, terminal, stasiun, dan lain sebagainya. Di sisi lain kehidupan pemuda yang penuh dengan metamorfosis mode dan pola hidup yang seolah menghipnotis kaum muda untuk konsumtif, hedonis, egois, selektif, miskin moral, miskin kreatifitas, serta miskin nasionalisme. Semangat

nasionalisme kaum muda yang kian padam seiring berkembangnya usia kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, minimnya sense of belonging terhadap NKRI dan Pancasila, belum lagi problematika sosial yang di pelopori oleh kaum muda, misalnya, tawuran antar pemuda, penyalahgunaan narkotika, serta pelecehan seksual, membuat merasa pesimis terhadap masa depan bangsa ini. Orang bijak pernah berkata bahwa masa depan suatu bangsa bisa terlihat dari kehidupan dan karakter generasi muda masa kini. Kalau pemuda masa kini terus berpola hidup seperti ini mau jadi apa bangsa ini..?? Akan tetapi tanpa kontribusi kaum muda tentu pembangunan bangsa Indonesia tidak akan berjalan maksimal, yang perlu disadari dalam semangat anti kemiskinan adalah kesadaran individu yang didukung oleh pendidikan moral dan pendidikan kebangsaan sejak dini. Mari kita sebagai pemuda menjauhkan kemiskinan tersebut. Saatnya pemuda merumuskan kembali strategi persatuan bangsa. Kita gunakan kemajemukan bangsa sebagai kekayaan dan rahmat. Sadar akan adanya degradasi moral di era kontemporer ini. Semangat sumpah pemuda yang telah direfleksikan dalam bentuk semangat anti kemiskinan contohnya miskin nasionalisme, miskin moral, dan miskin kreativitas, patut di jalankan sebelum semangat itu benar-benar hilang dari jiwa pemuda kita

FAKTA PENDIDIKAN” Mengapa bangsa Australia yg ‘leluhurnya’ berasal dr Tahanan Kriminal Inggris kini mampu masuk 10 negara TERBAIK untuk tempat tinggal manusia & memiliki tingkat kriminalitas terendah di dunia..? (Melbourne terbaik) Mengapa bangsa Indonesia yg DULU leluhurnya adalah orang2 yg Santun, Ramah & Berbudi Pekerti Luhur, Gotong Royong, KINI masuk dalam kelompok Negara GAGAL, dgn tingkat KORUPSI NO.3 dunia & tingkat kriminalitas yg sangat tinggi & moral yang terus makin rendah.?? Bahkan dua dari departement terkorupnya adalah Dept. Agama & Dept. Sosial - departemen2 yg seharusnya menjadi contoh kebaikan2, kejujuran2 & moralitas....Semua itu berawal dr “Sistem Pendidikan” yang diciptakan Pemerintahnya. Para Pendidik & Guru di Australia lebih khawatir jika anak2 didik mereka tidak jujur, tidak mau mengantri dengan baik, tidak memiliki rasa empati & hormat pada orang lain & etika moral lainnya ketimbang mereka tidak bisa membaca, menulis & berhitung...Guru2 di Australia lebih prihatin jika murid2 mereka memiliki prilaku moral yg kurang baik drpd memiliki prestasi nilai akademik yg

kurang baik...MENGAPA ? Karena menurut mereka untuk membuat anak mampu membaca menulis & berhitung atau menaikkan nilai akademik, hanya perlu waktu 3 - 6 bulan saja dgn secara intensif mengajarkannya.­ Tetapi untuk mendidik perilaku moral seorang anak, dibutuhkan waktu >15 tahun utk mengajarkannya. Mengajarkan baca tulis, berhitung bisa di ajarkan kapan saja, bahkan setelah mereka sudah dewasa/tua sekalipun masih bisa dilakukan, sementara mengajarkan Etika Moral waktunya sangat terbatas, dimulai saat Balita & berakhir saat mereka Kuliah. Selain itu untuk mengubah perilaku moral orang dewasa yg terlanjur rusak dan buruk, hampir sebagian besar orang tidak mampu melakukannya... Solusinya ? Bergantung pada pemerintah ? Mustahil, karena banyak pejabat kita adalah contoh2 buruk soal moralitas & ahlaq. Jangan pernah biarkan anak kita jadi produk sekolah sepenuhnya, pastikan sentuhan tangan & hati langsung dari kita..Untuk jadi renungan bersama... Semog­a bermanfaat. Teger Guterez, S. Kom (Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Sukabumi)

Edisi 42 November 2013

...”Salam Redaksi”... Sukabumi Pos kini bisa diakses oleh Masyarakat diseluruh Penjuru Dunia, kapanpun, dan dimanapun para pembaca berada. Seiring dengan kemajuan IPTEK, maka kami pun mengikuti perkembangan itu dengan menghadirkan Sukabumi Pos Online www.sukabumipos.com. Selain itu, kami juga telah beraffiliasi dengan Website periklanan gratis Theiklans.com dan Radio Bestari 93,00 FM Cicurug – Sukabumi. Harapan kami kedepan Sukabumi Pos menjadi media yang terdepan dan berkualitas dalam menyajikan informasi Sekitar Sukabumi. Dengan didukungnya Sukabumi Pos secara online, maka para pembaca bisa mengakses berita setiap saat dari PC atau Mobile. Kami mengucapkan terimakasih kepada Theiklans. com dan Radio Bestari yang sudah mensupport kami dalam rangka menyatukan misi yaitu Putra Daerah Harus menjadi Media yang Terdepan . Muzayin Aripin. ST. Pimpinan Perusahaan Sukabumi Pos

BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN SUKABUMI Jl. Raya Cibolangkaler - Cisaat 43152

1. IZIN PERUNTUKAN PENGGUNAAN TANAH (IPPT) 2. IZIN LOKASI (INLOK) 3. IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) 4. IZIN GANGGUAN (HO) 5. TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP) 6. SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) 7. TANDA DAFTAR GUDANG (TDG) 8. SURAT IZIN BIDANG KESEHATAN (IZIN APOTEK/TOKO OBAT, IZIN KLINIK/BALAI PENGOBATAN, BATRA/PENGOBATAN TRADISIONAL, LABORATORIUM. 9. IZIN REKLAME 10. SURAT IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI (SIUJK) 11. SURAT IZIN USAHA BIDANG PERTAMBANGAN 12. IZIN PERSETUJUAN PRINSIF PENANAMAN MODAL (UNTUK INVESTASI BARU) KELENGKAPAN ERSYARATAN PERIZINAN : 1. PHOTO COPY IDENTITAS PEMOHON (KTP/KITAS) 2. PHOTO COPY SURAT SYAH PEMILIKAN TANAH 3. PROPOSAL RENCANA KEGIATAN USAHA 4. AKTA PENDIRIAN PERUSAHAAN BAGI YANG BERBADAN HUKUM 5. PHOTO COPY NPWP 6. SPPT DAN BUKTI LUNAS PBB TAHUN TERAKHIR 7. PERSETUJUAN TETANGGA YANG DIKETAHUI DESA DAN CAMAT YANG ASLI 8. DOKUMEN UPL/UKL ATAU SPPL DARI BADAN LINGKUNGAN HIDUP (BLH) 9. DOKUMEN ANDALALIN DARI DINAS PERHUBUNGAN 10. REKOMENDASI DARI DINAS PARIWISATA UNTUK IZIN KEPARIWISATAAN 11. REKOMENDASI DINAS KESEHATAN UNTUK IZIN KESEHATAN 12. REKOMENDASI DINAS PETERNAKAN UNTUK IZIN PETERNAKAN 13. REKOMENDASI DINAS PERIKANAN UNTUK IZIN PERIKANAN 14. REKOMENDASI DARI DINAS PERTANAHAN UNTUK IZIN LOKASI 15. GAMBAR KONTRUKSI BANGUNAN UNTUK IMB 16. GAMBAR SITE PLAN UNTUK IZIN IPPL

Pengamat : Masyarakat Jangan Asal Pilih Caleg Oleh : Denda .A

“Saya kira ini adalah pemahaman yang harus diminimalisir. Karena jika hal ini sudah terbangun di masyarakat, maka orang-orang dengan muda bisa membeli suara rakyat,” Sehingga itu, harus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam melihat figur legislatifnya, karena dalam hasil survey yang dilakukan dilapangan, ditemui ada beberapa partai politik yang masih mengusung caleg bermasalah.“Ada beberapa tokoh yang pernah terjerat kasus hukum dan asusila, sehingga saya minta masyarakat untuk mewaspadai rekam jejak para caleg yang perna bermasalah,”. Di daerah ini banyak figur yang memiliki integritas dan komitmen dalam memperbaiki keadaan di lingkungan masyarakat. Sehingga itu, masyarakat diharapkan tidak menerima caleg yang rekam jejaknya buruk. Masyarakat harus berpartisipasi pada tegaknya domokrasi, supaya tidak ter-

Sambungan

Edisi 42 November 2013

Sambungan Hal..............1 Susukecir Dipansukan Sambungan Hal........................................1 Kelompok Pengajian Al-Qur’an dari surat yang sudah beberapakali dia kirim untuk meminta audensi dengan jajaran anggota DPRD dan bupati Sukabumi. Menurut Ica, dengan diterima dirinya beserta rombongan yang mewakili masing-masing kecamatan, juga dari berbagai tokoh agama, pemuda dan lintas partai yang ada di empat kecamatan, sudah ada kemajuan sikap lembaga DPRD dalam meneriman aspirasi, walaupun, Bupati Sukabumi bapak Sukmawijaya belum bisa menemui rombongan Susukecir. Dalam sesi tanya jawab yang dipandu oleh ketua Susukecir, setiap perwakilan dari empat kecamatan menyampaikan aspirasinya yang mengharapkan, dalam waktu dekat, Susukecir segera digabungkan menjadi bagian dari pemerintahan Kota Sukabumi. Sesi tanya jawab ditutup oleh perwakilan pemuda yang diwakili oleh mahasiswa Himasi Jabbarudin Wuqup.

Bagi Jabbar, pemkab dan anggota DPRD kabupaten Sukabumi harus tegas menentukan sikap “ Perlu bapak anggota dewan yang terhormat ketahui, bahwa aspirasi ini legal dan bukan makar, sekarang tinggal bapak tentukan, diterima atau tidak aspirasi kami, seandainya tidak, beri alasan kepada kami, kenapa di tolak “ tegasnya berapi-api. Menjawab pertanyaan dari rombongan Susukecir, yang diwakili langsung oleh ketua DPRD, bahwa segala aspirasi penggabungan empat kecamatan ke Kota Sukabumi, dalam waktu dekat ini akan dibahas dimasing-masing fraksi “ Insyallah, pada bulan Desember 2013, akan kami bahas bersama dengan masing-masing fraksi, dan kita masukan ke Prolegda Kabupaten Sukabumi untuk di bahas di Pansus “ Jawab Badri sekaligus menutup dialog bersama rombongan Susukecir. (SP05)

Sambungan Hal..............1 Kabupaten Sukabumi

PERIZINAN YANG DITEMPUH

Masyarakat dituntut untuk lebih demokratis dalam melihat figur calon anggota legislativnya. Apresiasi dalam mendukung caleg merupakan hal yang wajar dan sah-sah saja, karena hal tersebut menjadi kebebasan pada diri setiap orang. Meskipun hal demikian adalah hak setiap orang, namun tuntutan untuk mengedepankan azas demokratis itu penting adanya, yakni dengan cara memilih caleg yang berkompeten. Meskipun agenda 2014 itu masih beberapa bulan ke depan lagi, namun masyarakat sudah harus melihat figur yang pas untuk dipilih saat pesta demokrasi terbesar itu digelar. Banyak asumsi yang berkembang di kalangan masyarakat, kalau siapa yang memiliki financial lebih banyak maka, dia yang akan menjadi pilihan di masyarakat, karena asumsinya, para caleg itu hanya datang satu kali dalam menjalankan sosialisai, sehingga harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Halaman 11

jebak dengan kepentingan pragmatis para caleg, karena tanpa partisipasi masyarakat ke dalam kepentingan domokrasi, maka sangat sulit untuk memecah karakter pragmatis seseorang. Yang jelas, masyarakat jangan sampai memilih calon yang memiliki banyak uang, karena hampir dipastikan, calon yang memiliki banyak uang kurang berkompeten dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. “Masyarakat harus memilih caleg yang cerdas dan memiliki kapasitas keilmuan memadai. Selain kapasitas keilmuan, artinya caleg tersebut dituntut untuk memberikan pendidikan politik, dan bukan sekedar memasang alat peraga kampanyenya,”. Ditambahkan, caleg juga harus meningkatkan kemampuan pemahaman masyarakat tentang berdemokrasi. Pasalnya, caleg memiliki tanggungjawab memberi pendidikan politik kepada masyarakat.

SK MENTERI PENERANGAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : 1582/SK/MENPENSI/1999 Tgl 13 Agustus 1999. Akta Notaris : TETTU SUHARTATI, SH. No. 204 Tgl 25 Mei 1999. Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi : Drs. H. Munir Ridwan M.MPd. Sekretaris Redaksi : Denda Agustin. Pemimpin Perusahaan : Muzayin A. ST. Redaktur Pelaksana : Herdi, Hilman Hudori. Dewan Redaksi : Drs. H. Munir Ridwan M.MPd. M. Uus. Penasehat Hukum : Sofian Irawan., SH.. M.H. H. Hasen Chandra. M.MPd. Lay-out/Desaingrafis : Chagrafic. Wartawan : Machmud Yunus. Robin Angga Gunawan. Hilman Hudori. Anja. Lukman.Yuda. Nanan S. Dadang SP. Cep Rudi. Ulfa Puspita. G. Gumelar. Herdi. Moch. Lukman Nurhakim. SE. Asep. K. Encep. Rudy. Dadang SP. Herman. Distributor : Emur. Alamat Redaksi : Jl. Ciaul Baru No. 14 Samping Radio Citra Lestari Sukabumi. Telepon : +6285723120390-+6287748281341-+6287820588806 e-mail: sukabumipos@gmail.com website : www.sukabumipos.com : Isi diluar tanggungjawab percetakan publish chagrafic.

yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional Republik indonesia (PNRI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi (27 November 2013). di Gedung Islamic Centre Cisaat Kab. Sukabumi di ikuti kurang lebih 200 peserta itu mendapatkan respon dari masyarakat dalam meningkatkan minat baca dari masyarakat.

Bahwa perpustakaan harus menjadi sahabat terbaik keluarga indonesia. Acara tersebut di hadiri Kepala Perpustskaan Nasional Republik Indonesia Dra. Hj Sri Sularsih, M.si. mengatakan masyarakat Sukabumi perlu meningkarkan membaca untuk membangun karakter bangsa yang cerdas. Pungkanya. (Sp 03)

pok manusia yang mendustakan agama adalah mereka yang menghardik anak yatim ma,nanya mereka tidak peduli terhadap yatim,tuturnya. ia menambahkan”acara ini merupakan bentuk pengimplementasian kami dari pengkajian Al-qur’an, sebab ada istilah 7M dalam pengkajian Al-qur’an yaitu:Meyakini,M embaca,Mempelajari, Memahami, Melaksanakan, Mensyiarkan dan

Melestarikan”menurutnya. Ia menambahkan” acara ini juga bentuk menteladani kami kepada Para Nabi dan RasulNya khususnya meneladani Nabi Ibrahim AS dalam Ketaatannya dan Nabi Muhamad SAW dalam meneladani Akhlak yang agungnya”. tegasnya. Suri juga menambahkan “Kami kumpulkan anak yatim dan dhuafa sejumlah 104 anak yang berasal dari 6 pati asuhan diantaranya

panti asuhan Sejahtera Cipoho,Umu Kulsum Nangeleng,Umu Salamah Belakang Selamat,Rumah Pintar Cijangkar,Tanjung Sari dan SLB Budi Nurani, sebelumnya kami mengumpulkan Infak,Shadaqoh dari anggota pengajian yang semuanya kami serahkan kepada mereka. Harapan kami semoga kita di beri umur yang panjang dan kesehatan yang perima sehingga Kita bisa berbagi kepada sesama.”pungkasnya.(Nan,S)

Sambungan Hal...................................................1 YASPIMIDA tan rutin yang sudah berlangsung selama sepuluh tahun yang lalu.namun tahun ini kami rasakan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya katanya. Euis menambahkan”kegiatan Sosial ini meliputi Sunatan Masal dan santunan Yatim Piatu dan Dhuafa, mereka berasal dari Kecamatan Kebon Pedes

dan ada juga dari luar Kecamatan Kebon Pedes,harapan kami semoga kita di beri umur yang panjang dan kesehatan yang perima sehingga kita bisa berkiprah dan member manfaat lebih luas lagi. Maka oleh karena itu saya mencoba dengan penuh keoptimisan dan minta doa dan dukungan

GELAR

semua pihak ,mencalonkan menjadi wakil rakyat di Legeslatif dari partai Hanura no Urut 5,harapannya,semoga saya mampu berkiprah lebih luas lagi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat terutama kaum dhuafa,yatim dan para eks TKI yang kondisinya sangat memperihatinkan,” tegasnya. (Nan,S)

Sambungan Hal.........................................................1 GURU DAN KEPALA kementrian Agama Kabupaten Sukabumi sedangkan sebagai tujuan umum yaitu untuk memberi bekal pengetahuan, sikap, ketrampilan dan pengalaman praktis kepada pembina pramuka dalam pengembangan program dan kegiatan ektrakurikuler oleh semua satuan pendidikan sedangakan tujuan khususnya yakni, memahami, menghayati dan melak-

sanakan AD/ART Gerakan pramuka Menerapkan Kepramukaan secara efektif dan efisien dalam membina pramuka sesuai dengan golongannya serta membina dan mengembangkan mental, fisik, intlektual, emosional dan sosial sesuai dengan golongannya sehingga ia mampu berperan positif dalam masyarakat di lingkungannya, itulah sebagian dari tujuan khusus

yang harus dijiawi oleh peserta KMD terlebih setelah menerapkan langsung kepada para siswa. Sementara itu salah seorang peserta KMD dari MI Gunung Masigit Cibadak, Eneng Dian ,Msi mengatakan,kegiatan itu sangat positif namun yang penting kita harus bisa mengimplementasikan dari kegiatan KMD tersebut dengan sebaik-baiknya. (SP01)

Sambungan Hal..............4 Kecamatan Warudoyong

Sambungan Hal...........................................................9 DIREKTORAT IKM

tiasa disyukuri, berbagai nikmat akan ditambah, hakekatnya dari Allah dan syareatnya dari manusia. Diharapkan pula, semua pihak agar senantiasa bedoa, agar Kecamatan Warudoyong senantiasa diberi rahmat yang terbaik, untuk menuju Kota Sukabumi Yang Rahmatan Lil Alamiin. Selain itu, juga disampaikan Tausyiah Syukur Nikmat dan Doa Penutup, oleh Ketua

kepada Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Drs. R. Samiarto, M.Si., disaksikan Anggota Komisi VI DPR RI, Pasha Ismaya Sukardi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., Direktur IKM Wilayah II Direktorat Jenderal IKM, Gati Wibawaningsih, S,Teks., M.A., dan Kepala Diskopperindag Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd. Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Ipin Syaripin, M.Si., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, jajaran pengurus dan anggota KUB IKM Sandang Kota Sukabumi, serta undangan lainnya. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi,

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Warudoyong, Ustadz Mubaroq, dilanjutkan ramah tamah, sebagai salah satu upaya untuk menambah keakraban, sekaligus meningkatkan kekompakan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan seluruh komponen warga masyarakat yang ada di Kecamatan Warudoyong. (

Sambungan Hal............3 UMK Kabupaten Sukabumi dari Kecamatan Sukalarang, Cicurug, Cikembar dan sekitarnya menuntut UMK tahun 2014 sebesar 107 persen dari nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yaitu Rp : 1.675.000.Angka tersebut pun tidak utuh, karena hasil dari perwakilan Buruh saat musyawarah yang digelar dipendopo. Yang menghasilkan UMK Rp : 1.565.922. namun, setelah yang umumkan oleh ketua SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi, namun hasil putusan tersebut berujung ricuh antara sesama buruh yang berdemo disekitar pendopo. sebagian buruh dipendopo sukabumi pun ricuh setelah ketua SP TSK SPSI setelah menyampaikan surat

rekomendasi hasil putusan UMK 2014 untuk gubernur Jawa barat yang ditandatangani Bupati Sukabumi dengan nilai UMK sebesar 1.565.922, penyebab kericuhan mengiginkan 1.700.000 untuk UMK kabupaten Sukabumi menyebabkan salah faham diantara pendemo yang kemudian bisa diredakan.Menurut pengamat Buruh Sukabumi Bung Aras . Kejadian ricuh itu sangatlah disayangkan karna kita semua sedang berjuang untuk memperjuangkan UMK dan kesejahteraan bagi kaum buruh kabupeten sukabumi karna perubahan itu akan terjadi jika kaum buruh sukabumi bersatu. Pungkasya. (Red)

Sambungan Hal...............3 PEREDARAN UANG PALSU guru masih ada diruangan, datanglah orang tua siswa untuk mengembalikan uang sejumlah Rp 1.850.000 kata nya uang tersebut di tolak oleh pihak toko emas, sewaktu ia mau membeli perhisan di toko tersebut,dengan alasan uang itu palsu, sepontan kami kaget dan kami tidak menerima nya,sebab uang tersebut berasal dari bank, pada saat itu pula kami menghubungi pihak bank dan pihak bank pun menolak hal tesebut,selang beberapa menit kemudian para orang tua datang beramairamai mengembalikan uang katanya uang tersebut palsu dan terkumpul sejumlah Rp 16.450.000 semuanya dari kelas I c . Padahal dalam catatan bendahara tabungan dari kelas I c hanya Rp 6.134.000. hal ini sangat mencurigakan ada apa dengan kelas I c setelah cross ceck ternyata di kelas I c ada 2 buku induk tabungan yang satu disetor ke bendahara sejumlah Rp 6.134.000 dan buku induk ke dua sejumlah Rp 18.912.500 Total Rp 25.046.500. Selanjutnya kami hubungi guru kelas I c yang bernama Dra

Linda Maryani via tlp karena setelah pembagian uang ia sudah meninggal kan sekolah.ketika kami sampaikan bahwa uang y yang di bagikan kelas I C Palsu, ia mengatakakan dengan entengnya “ Gampil lironken we pa”( Mudah pak, tukar aja) nah dengan ada jawaban seperti kami bisa mengambil kesimpulan dan kami segera laporkan hal tersebut kepihak yang berwajib. Dari hasil BAP Polsek Sukaraja, Linda mengaku suaminyalah yang menukar uang itu dengan uang palsu. Suami pelaku dan barang bukti sudah diamankan pihak Polsek ,namun si pelaku masih diberikan kesempatan untuk mencari uang pengganti tabunganan. Kepala sekolah memperlihatkan sejumlah uang palsu pecahan Rp 50.000 dan yang baru saja di kembalikan orang tua siswa, dan ia mengatakan” kurang lebih Rp 9 juta uang palsu pecahan Rp 50.000 yang masih beredar dalam masalah ini”.katanya Polsek Sukaraja ketika di konfirmasi membenarkan kasus tersebut sedang dalam penangannya.( Nan,s)

Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., dalam sambutannya, atas nama Walikota Sukabumi, Pemerintah Kota Sukabumi, dan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya jajaran pengurus dan anggota KUB IKM Sandang Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada Direktorat IKM Wilayah II Direktorat IKM Kementerian Perindustrian, yang telah memberi bantuan tersebut. Karena bantuan tersebut sangat besar manfaatnya, terutama dalam rangka upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas IKM Sandang di Kota Sukabumi. Sementara Direktur IKM Wilayah II Direktorat Jenderal IKM, Gati Wibawaningsih, S,Teks., M.A. menjelaskan, diberikannya bantuan tersebut, sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program pelatihan teknis

produksi dan desain industri konveksi, dalam rangka pengembangan sentra IKM Sandang di Kota Sukabumi, yang dilaksanakan selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 26 sampai dengan 30 Maret 2013, bertempat di Wisma Kenanga Kota Sukabumi. Dalam pada itu, Kepala Bidang Perindustrian Diskopperindag Kota Sukabumi, Drs. R. Samiarto, M.Si. menjelaskan, bantuan Mesin Peralatan Pengembangan IKM Sandang ini, seluruhnya berjumlah 30 unit. Antara lain, 1 unit Mesin Bordir Komputer, 8 unit Mesin Jahit Industri 1 Benang Juki, 7 unit Mesin Obras 4 Benang Juki, 4 unit Mesin Overdeck Kansai, 5 unit Mesin Jahit Multi Fungsi Brother, 4 unit Mesin Cutting 8 KM, dan 1 unit Mesin Sablon DTG. (Endang.S/ Red)

Sambungan Hal...................................................6 POTRET PALABUHANRATU Palabuhanratu. Lebih sepuluh tahun sudah Kota Pelabuhanratu menjadi Ibukota dan Pusat pemerintahan Kab. Sukabumi, tapi sudah sejauh manakah pemusatan kegiatan roda pemerintahan Kab.Sukabumi bermarkas secara penuh di Ibukota nya ini ? Walaupun di akui, roda pemerintahan yang saat ini sudah memasuki jilid ke II era kepemimpinan H.Sukmawijaya sebagai Bupati terus berjalan sebagai mana mestinya. Namun mengundang sorotan dari berbagai kalangan , karena masih terus terjadi kegiatan dan acara-acara seremonial tingkat Kabupaten di lakukan di luar Palabuhanratu. Pertanyaan, harapan dan desakan adanya “Political will “ Bupati H.Sukmawijaya agar secara utuh melakukan bebagai kegiatan, seperti pelantikan pejabat , rapat-rapat dinas dan acara-acara seremonial tingkat Kabupaten lainnya dilaksanakan di Palabuhanratu masih terus menggelinding. Bahkan pernah terjadi dalam bentuk aksi unjuk rasa dari elemen pemuda dan LSM, yang menuntut Bupati Sukabumi mengefektifkan Palabuhanaratu, sebagai pusat kegiatan roda pemerintahan Kab.Sukabumi secara penuh. Kiranya memasuki era kepemimpinan H.Sukmawijaya menjadi Bupati periode ke II masa jabatannya, akan sangat arief dan bijaksana, jika mau memenuhi aspirasi dan harapan berbagai elemen

masyarakat Kabupaten Sukabumi itu. Karena hal ini akan mengiringi suksesi kepemimpinan H.Sukmawiajaya menjadi Bupati Sukabumi, yang terbukti sukses pada periode pertama masa jabatannya bersama wakilnya H.Marwan Hamami, sehingga terpilih kembali menjadi Bupati Sukabumi berpasangan dengan H.A. Jajuli pada periode ke II masa jabatan hingga tahun 2015. Terlepas dari kekurangan dan kelebihannya , fakta menunjukkan H.Sukmawijaya telah menunjukkan keberhasilan sebagai Bupati Sukabumi, buktinya beliau terpilih kembali menjadi Bupati Sukabumi yang hanya berganti wakil Bupati dari H.Marwan Hamami kepada H.A.Jajuli. Padahal pada pelaksanaan pilkada periode masa jabatan kedua H.Sukmawijaya , mendapat tantangan lebih berat dari pelaksanaan pilkada periode sebelumnya. Yakni periode pertama hanya empat pasangan calon Bupati/Wakil Bupati. Sedangkan periode ke II terjadi tujuh pasangan calon Bupati/Wakil Bupati. Kini memasuki tahun ke III masa jabatan Bupati H.Sukmawijaya pada periode ke II yang dilantik pada 29 Agustus 2010 lalu, masih panjang kesempatan untuk memenuhi salah satu dari sekian harapan rakyatnya agar melakukan desentralisasi pemusatan kegiatan roda pemerintahan Kab.Sukabumi di Palabuhanaratu yang bisa

dilakukan secara bertahap. Karena akhir masa jabatanannya 29 Agustus 2015. Kini yang jadi pertanyaan : ADAKAH POLITICAL WILL DARI

H.SUKMAWIJAYA, SELAKU BUPATI SUKABUMI UNTUK MELAKUKAN SENTRALISASI KEGIATAN RODA PEMERINTAHAN KABUPATEN SUKABUMI DI PALABUHANRATU ?

Kiranya tidak berlebihanlah harapan rakyat Kab.Sukabumi , agar semua kegiatan roda pemerintahan Kab.Sukabumi dipusatkan di Palabuhanratu demi sempurnanya kota Palabuhanratu menjadi Ibukota/Pusat Pemerintahan yang pindah dari Kota Sukabumi. seiring dengan visi missinya menuju masyarakat Kab.Sukabumi yang berakhlak mulia, produktif dan sejahtera. Dengan tinta emas nanti, rakyat akan mencatat suksesi kepemimpinan H.Sukmawijaya menjadi Bupati Sukabumi dua periode. Dan merupakan orang kedua yang berhasil menduduki jabatan Bupati Sukabumi dua periode masa jabatan, setelah H.Anwari orang pertama yang menjadi Bupati Sukabumi dua periode berakhir tahun 1981. Penulis : A.Dirman Thaher SH Alumni Universitas Diponegoro Pensiunan Wartawan Harian Pelita (jadi wartawn Hr.Pelita selama30 Thn.dari th.1974 s/d 2004) Kini tinggal di Palabuhanratu , Jl.Bhayangkara no.48 Kiara Lawang. Ponsel : 085659591764


Pendidikan PENDIDIKAN PGRI PERINGATI HARI GURU NASIONAL Sukabumi Pos – Guru merupakan manusia istimewa bagi kita semua, jika tanpa seorang Guru mau jadi apa masa depan kita, anak cucu kita nanti. seperti kegiatan hari Guru Nasional Tahun 2013 dan hari ulang tahun PGRI ke-68 adalah satu kegiatan yang penting dan perlu di support masyarakat untuk meningkatkan profesionalitas Guru dalam mendidik murid. acara yang diselenggarakan di UPTD Cisaat 25 November 2013, bertemakan “ mewujudkan Guru kreatif dan inspiratif dengan menegakan kode etik untuk penguatan implementasi kurikulum 2013” Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pemerintahan kecamatan Seperti Camat Cisaat, Sekmat Cisaat, Dinas Pendidikan Kab.Sukabumi dan UPTD Cisaat Eman Sulaiman MPd. dan para

Guru se- Kecamatan Cisaat. Antara lain Guru PAUD, Guru TK, Guru SD, Guru SMP, Se-Kecamatan Cisaat acara yang dimulai dari pukul 08.00 sampai selesai acara sore hari. kemaren. Ketua PGRI Kec. Cisaat mengatakan pada Wartawan media

Fahmi Setia DN-Foto Doc Red

atas perkembangan perilaku, fisik dan psikis generasi muda. awalnya mungkin dimulai dari hal-hal yang sepele seperti saling mengejek antar siswa dan saling menghina atas nama sekolah yang menyebabkan perkelahian antara seorang dua orang pelajar, namun pada kondisi berikutnya akhirnya merembet pada meletusnya tawuran. Hal ini kian diperparah lagi dengan pendidikan sekolah masa kini yang dikotomis antara pendidikan umum dan agama, juga sibuknya pemerintah, para pejabat, pemerhati pendidikan, dan masyarakat tentang persoalan ekonomi yang makin tidak menentu membuat kita lupa untuk terus menanamkan rasa nasionalisme dalam diri siswa. Kenyataan ini harus kita akui karena rasa nasionalisme sangat berpengaruh terhadap moral siswa. dengan rasa nasionalisme yang tinggi,

Edisi 42 November 2013

PPAB GMNI SUKABUMI BERJALAN DINAMIS

siswa akan lebih mencintai dirinya sendiri sehingga kecil kemungkinannya mereka akan menjerumuskan dirinya untuk hal yang tidak berguna. terhadap sesama teman, mereka akan merasa senasib seperjuangan sebagai bangsa Indonesia yang utuh. adanya rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi antar siswa membuat salah satu di antara mereka tidak tega menyakiti yang lainnya.Pada zaman perjuangan kemerdekaan, bangsa Indonesia terbukti berhasil mencapai kemerdekaan karena adanya rasa nasionalime, rasa persatuan dan kesatuan yang kuat. Perbedaan suku, agama dan daerah asal tidak pernah dipersoalkan. Satu hal yang mereka rasakan saat itu yaitu rasa cinta terhadap tanah air dan rasa persaudaraan di antara sesama bangsa Indonesia. Alhasil, kemerdekaan di tangan kita.Pada intinya masalah pemicu tawuran sudah demikian kompleks, meliputi faktor sosiologis, budaya, psikologis, juga kebijakan pendidikan serta kebijakan publik lainnya. Seperti ketidaktegasan penguasa dan carut-marutnya pengaturan dan perlindungan negara terhadap para generasi semakin menjerumuskan para penerus bangsa ini dalam kehidupan yang semakin kehilangan arah. Penulis: Fahmi Setia DN Adalah Aktifis dan seorang pengamat Dunia Pendidikan Kabupaten Sukabumi

Sukabumi ‘SJ’ – Pekan penerimaan Anggota Baru PPAB) Gerakan Mahasiswa Nasonal Indonesia (GmnI) Komisariat Politehnik Sukabumi PPAB yang diselenggaran pada hari Sabtu-Minggu (2-3/11/2013) di Villa Intan Situ Gunung Kadudampit Sukabumi. Hasil wawancara kami Wartawan Sukabumi Pos kepada panitia PPAB GMNI Sukabumi, sebut saja Bung Iim selaku Ketua Panitia mengatakan’ bahwa Kegiatan PPAB berjalan secara Dinamis, dengan jumlah peserta kurang lebih 50 peserta mengikuti PPAB, peserta adalah Mahasiswa hasil seleksi dari beberapa kampus di Sukabumi, yaitu Mahasiswa yang sudah mengisi formulir 3 hari sebelum kegiatan PPAB diselenggarakan. Bung iim menegaskan kembali adapun Maksud dan tujuan PPAB adalah masa penerimaan anggota baru GMNI, yang ditujukan kepada seluruh Mahasiswa Indonesia. PPAB

berfungsi sebagai alat pengenalan organisasi kepada seluruh para calon anggota agar dapat memahami peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab kader GMNI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan pelaksanaan PPAB tersebut diharapkan para calon anggota/kader akan terbangun kesadarannya. khususnya tentang kesadaran akan tugas dan tanggung jawab sebagai generasi muda terhadap masa depan dan cita-cita bangsa. Tujuan PPAB adalah membangun instuisi kesadaran para calon anggota. Kesadaran yang dimaksud adalah kesadaran akan ruang dan waktu dimana calon anggota telah memahami dan meyakini bahwa membangun kehidupan Bangsa adalah benar-benar menjadi tugas dan tanggung jawabnya yang harus di implementasikan dan GMNI adalah wadah dalam upaya mengimplementasikan tugas dan tanggung jawabnya tersebut, Pungkasnya. (Herdi)

Orang Tua Dewi Minta anaknya segera Dipulangkan Dari Malaysia.

LAGI –LAGI TKI ASAL SUKABUMI MENJERIT..!!! SUKABUMI Pos - Undang-undang Nomor 39 Tahun 2004, tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Iindonesia (TKI) di Luar Negeri, sudah jelas tercantum ada hak dan kewajiban buruh migran Indonesia, yaitu mendapat perlindungan dari Negara, namun pada kenyataannya sangat memprihatinkan apa yang terjadi pada TKI kita di luar negeri. Salah satu contoh kejadian, seperti yang dialami oleh Ripa, TKI asal kab. Sukabumi yang beralamat di kampung Karadenan Cicantayan, sungguh memprihatinkan memang nasib

Ripa, ketika dia dipekerjakan di Malaysia sebagai office girl, dirinya depekerjakan sangat tidak manusiawi dengan gaji yang tidak tentu bahkan tidak mendapatkan bayaran atau upah sebagaimana layaknya pekerja, padahal pada saat PT. Wangun Jaya, menarwarkan pekerjaan kepada Ripa di Negara tetangga tersebut yaitu bekerja di Rumah Sakit dan Ripa sendiri pulang melalui jalur Laut Saat ini kasus Ripa tengah ditangani oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bersatu (GMB) Kab. Sukabumi, LSM-GMB

Kab.Sukabumi melalui ketuanya Deni,menyampaikan kepada Sukabumi Jaya (SJ), bahwa dirinya beserta Lembaga yang dipimpinnya akan mengusut tuntas sampai dengan selesai, terutama hak-hak Ripa,seperti gaji yang tidak dibayarkan dan akan meminta pertanggung jawaban Perusahaan yang menjadi seponsornya, “ hak Ripa harus didapatkan seperti halnya pegai yang menerima gaji, terutama kepada sponsor yang memberangkatkannnya harus bertanggung jawab atas kejadian yang dialami Ripa” Ungkap Deni. (Sp02)

Sambungan Hal...............10 KOPERASI “TUNAS HARAPAN” Sukabumi Pos - Kebutuhan finansial jadi permasalahan utama masyarakat pada umumnya saat ini,baik kalangan swasta maupun pegawai negeri, hal itu bisa kita ketahui dari daya beli masyarakat yang menurun dan maraknya kriminalitas yang menunjukkan angka pengangguran semakin meningkat, bagi masyarakat biasa hal ini menjadikan masalah yang cukup

rumit karna meraka bingung kemana harus menutupi kekurangan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun bagi abdi negara masih memiliki jalan untuk mendapatkan suntikan materi walaupun harus meminjam kekoperasi yang ada diwilayah meraka bertugas, salah satunya dapat kita lihat di koperasi TUNAS HARAPAN Kecamatan Sukaraja Kabupaten Su-

Halaman 3 Edisi 42 November 2013

Hukum & Kriminal

Korupsi Menurut Viswa Lintang Aktivis Mahasiswa Sukabumi

Sukabumi Pos, “ bahwa subtansi dari kegiatan tersebut yaitu untuk mewujudkan Guru kreatif dan inspiratif dengan menegakan kode etik untuk penguatan implementasi kurikulum 2013 dan semangat hari ulang tahun Sukabumi ke 68 PGRI. Pungkasnya.

Dunia Pendidikan kembali Tercoreng Oleh Aksi Tawuran Sukabumi pos – Tawuran seakan-akan sudah menjadi tradisi tidak hanya memakan korban cacat, korban meninggal pun sudah ratusan, seperti yang terjadi belum lama ini aksi tawuran antar pelajar dari beberapa sekolah kembali pecah di Sukabumi pada hari Sabtu, 09 November 2013 yang menelan 4 korban. Seperti kita ketahui, tawuran antar pelajar bukanlah kasus baru dalam dunia pendidikan kita. pasalnya, sepanjang tahun peristiwa kekerasan yang melibatkan pelajar selalu terjadi. Bahkan dari tahun ke tahun, bukannya semakin berkurang, namun justru kian meningkat belum lagi jika menghitung tawuran yang terjadi di tingkat nasional, yang pastinya semakin menambah daftar panjang kasus tawuran ini, tak ada lagi ketakutan untuk memukul, melukai, bahkan jika harus membunuh sekalipun. sebaliknya mereka juga tak lagi berpikir bahwa perilaku seperti ini kan merugikan kehidupan mereka sendiri dengan kemungkinan menjadi korban. Hal-hal seperti ini tak lagi menjadi bahan perhitungan, yang ada adalah semangat, rasa ego dan dendam untuk menghabisi lawan. Banyak hal yang menjadi alasan para pelajar memulai aksi tawuran, contohnya seperti kondisi lingkungan yang tak bersahabat, harus diakui lingkungan sosial kita saat ini adalah lingkungan yang begitu rawan

Halaman 10

kabumi, koperasi ini melayani kebutuhan dan kesulitan dari segi finansial para anggotanya yang beranggotakan para guru di wilayah kerja UPTD Pendidikan Sukaraja. Sekretaris koperasi ”Tunas Harapan” Dadang iskandar, S.Pd.I, menyatakan manfaat menjadi anggota koperasi sangatlah banyak, dan salah satunya membantu mengatasi permasalahan anggota dalam

SUKABUMI Pos - Pak Mamin Bunyamin, Orang Tua dari Dewi Sarisafitri, usia 19 Tahun yang beralamat di Kampung Tipar, Rt 45/09, Desa Cibolang Kaler, Cisaat Sukabumi. Pak Damin mengatakan kepada Wartawan Sukabumi Pos tentang nasib anaknya yang malang dan masih berada di Negara Malaysia, Pak Damin merasa sangat menyesalkan dengan kejadian anaknya yang bekerja menjadi TKW Malaysia, walaupun komunikasi pihak keluarga dan Dewi Sarisa fitri (anaknya) bisa. Namun, kekhawatiran keluarga takut terjadi apa-apa dengan anaknya karna posisinya jauh di negri Malaysia, apalagi ia seorang perempuan. Berawal dari Kronologis kejadian pemberangkatan Dewi berangkat pada tanggal (30 April 2012) diberangkatkan oleh PT.Mangun jaya yang beralamat di Jalan Ciracas Kelapa 2 jakarta timur. munkin sekarang sudah berganti dengan nama PT. Mangga 2 Mahkota, dengan alamat yang sama, komentar Damin pada kami. Awal pemberangkan Dewi dijanji pekerjaan yang akan dikerja-

kan di Rumash Sakit sebagai cleaning service, namun setelah sampai disana ternyata dikerjakan menjadi cleaning service di Rumah-rumah bertingkat secara tidak menetap dan dikerjakan dengan kasar kerja dari perjanjian awal jam kerja, dari jam 7 sampai jam 5 sore, pada kenyataannya, dewi bekerja dari jam 7 pagi sampai jam 11 malam, dan Gaji Dewi pun, tidak diberikan oleh kantor yang mempekerjakan Dewi tersebut, jika Dewi ada keperluan uang, dewi hanya dikasih pinjeman buat jajan. kondisi sekarang Dewi keluar dari perusahan itu, karna tidak kuat dengan kerja paksa dan berat oleh pihak kantor di Malaysia. Menurut keluarga orang tuanya, Dewi sekarang di Malaysia dan ingin pulang saat komunikasi dengan fihak keluarga di Sukabumi. Tegas Pak damin kepada Wartawan Sukabumi pos mengatakakan “mohon kepada pihak berwajib dan Pemerintah Rebuplik Indonesia untuk memperhatikan nasib anak saya yang malang di Malaysia dan untuk segera dipulangkan, tuturnya. (Red)

Aktivis Mahasiswa Sukabumi Tetap Kawal Kasus Korupsi. Sukabumi Pos – Aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dengan polisi didepan kantor Kejaksaan Negeri Cibadak, Sukabumi Jawa Barat, pada Kamis yang lalu (12/09/2013). Mahasiswa menuntut agar Kejaksaan Negeri segera menyelesaikan bebrapa kasus korupsi, karena semua kasus korupsi harus segera dituntaskan jangan sampai dipetieskan, seperti kasus DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi sebagai gratifikasi yang merugikan negara Rp. 641 Juta. Walaupun sudah ada beberapa tersangka, sampai saat ini belum tuntas. Kami minta segera dituntaskan. hanya kasus PNPM Caringin saja yang sudah ditangkap tersangkanya,”namun DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dan Kasus Pembangunan GOR Cisaat belum ada tersangkanya. ungkap salah satu aktivis Mahasiswa Sukabumi. Sebut saja Fh dan teger yang masih memantau kinerja kerjaksaan pasca aksi (12/09/2013) yang

lalu. Mereka kepada wartawan Sukabumi Pos menegaskan. Jika 2 kasus tidak dituntaskan kaum Gerakan

Mahasiswa akan kembali aksi ke kejaksaan Negri Cibadak. Pungkasnya. (Red)

Seputar Anggaran Sukabumi Pos – Tindak Pidana korupsi merupakan ancaman terhadap prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi tranparansi, akuntabilitas, integritas serta keamanan dan stabilitas bangsa, oleh karena itu, korupsi merupakan tindak pidana yang bersifat sistematik dan merugikan pembangunan berkelanjutan sehingga memerlukan langkahpencegahan yang bersifat menyeluruh, sistemis dan berkesinambungan baik pada tingkat Daerah maupun Nasional. Pencegahan korupsi diperlukan manajeman tata pemerintahan yang baik dalam menyita kembali aset-aset hasil para koruptor.Untuk pemerintahan Daerah, mestinya menerapkan prinsip tata pemerintahan yang baik dilingkungan Pemda dan meningkatkan pelayanan publik serta meniadakan pungutan liar, dalam pelaksanaanya bersama dengan DPRD melakukan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kebocoran keuangan negara. Baik yang bersumber dari anggaran pendapatan, belanja dan bembiayaan Daerah. Karena perbuatan korupsi sangat merugikan keuangan Negara/ perekonomian Negara dan sangat menghambat pembangunan Daerah dan Nasional.Seseorang dihukum karna korupsi, pertama melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu badan yang secara langsung atau tidak

langsung merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara. bisa juga menyalahgunakan kewenangan, kesempatan sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang secara langsung atau tidak langsung telah merugikan keuangan negara.Penyelenggara negara mempunyai peranan penting yang sangat menentukan dalam penyelenggara negara, untuk mencapai cita-cita perjuangan bangsa dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur sebagaimana tercantum dalam UUD 45.Praktek korupsi, kolusi dan nepotisme dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta membahayakan eksistensi negara. Kolusi diartikan pemufakatan atau kerjasama secara melawan hukum antara penyelenggara negara atau antara penyelenggara negara dengan fihak lain yang merugikan keuangan negara. Nepotisme terjadi karena penyelenggara negara melawan hukum. menguntungkan kepentingan keluarganya atau kroninya diatas kepentingan masyarakat, Bangsa dan Negara.Kita semua mengiginkan bebas dari halhal yang berbau korupsi berharap, mengiginkan pemerintahan yang baik serta menjunjung tinggi norma kesusilaan, kepatutan dan norma hukum dalam mewujudkan penyelengara negara yang bersih bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. (red)

UMK Kabupaten Sukabumi 1.565.922

Sukabumi Pos – Realisasi pendapatan tahun berjalan terkadang meleset dengan target pendapatan, mungkinkah pendapatan lebih besar dari target..? bisa terjadi bisa juga tidak, Tergantung bagaimana anggaran bisa tambah dengan potensi retribusi daerah, lainlain PAD yang sah dan dana bagi hasil pajak.Secara umum rata-rata hasil laporan jumlah pendapatan mengalami kenaikan dibandingkan jumlah tahun sebelumnya. mungkin kita harus belajar mempelajari rincian pos-pos pendapatan secara keseluruhan pertama realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahunan dan berapakah jumlah yang ditargetkan. Pendapatan asli daerah yang terdiri dari : pajak daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Jika melihat realisasi pendapatan transfer tahun berjalan angka target pendapatan transfer yang meliputi, realisasi pendapatan transfer dari pemerintah pusat berupa dana perimbangan, yang mana pendapatan dengan rincian, dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil sumber daya alam, Dana Alokasi Umum dan

Dana Alokasi Khusus (DAU/DAK). Pendapatan dari pemerintah pusat lainya yaitu dana penyesuaian, Adapun pendapatan transfer dari pemerintah provinsi berupa bagi hasil, antara lain pendapatan bagi hasil pajak, Jika melihat realisasi lain-lain pendapatan yang sah biasa disebut pendapatan lainya yang nilai anggaran dan target tidak jauh berbeda.Realisasi belanja terkadang dalam laporan melebihi pendapatan karna asumsi sering terjadi defisit anggaran. namun berbicara secara umum akan jumlah belanja tahun sebelumnya dibading tahun berjalan, Mungkin kita tahu semua bersumber dari pos belanja yang dapat diuraikan sebagai berikut pertama belanja yang meliputi belanja pegawai,belanja barang dan jasa, belanja perjalanan dinas, belanja pemeliharaan dan belanja lain-lain, belanja hiba, bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan. Belanja modal realisai belaNja modal yang meliputi belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi, jaringan dan belanja asset tetap lainnya, Belanja tak terduga sampai dengan 31 Desember. belanja tak terduga

dipergunakan untuk membiayai penanggulangan bencana alam, bencana sosial dan bencana lainnya. Transfer adalah penerimaan/pengeluaran uang dari suatu entitas pelaporan kepada entitas pelaporan lain termasuk dana perimbangan dan dana bagi hasil dan realisai transfer selama berjalan berapa jumlah anggaran dari nilai anggaran yang tersedia realisasi tersebut merupakan transfer bagi hasil kedesa yang meliputi bagi hasil pajak dan bagi hasil retribusi, Pembiayaan adalah seluruh transaksi keuangan pemerintah daerah baik penerimaan maupun pengeluaran yang perlu dibayar atau diterima kembali dalam penganggaran dimaksudkan untuk menutup defisit dan atau memanfaatkan surflus anggaran penerimaan pembiayaan antara lain dapat berasal dari Penggunaan Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SILPA), pencairan dana cadangan, pinjaman dan hasil divestasi, pengeluaran pembiayaan antara lain digunakan untuk pembayaran kembali pokok pinjaman, pemberian pinjaman kepada entitas lain, pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal oleh pemeritah. (Red)

PEREDARAN UANG PALSU DI SUKABUMI MENGKWATIRKAN BANYAK KALANGAN

Sukabumi Pos – Hari ini 12/Nop/2013, ribuan Buruh kepung Pendopo Kabupaten Sukabumi. aksi buruh yang mengatasnamakan Serikat Pekerja

Tekstil Sandang Kulit dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI ) Sukabumi. Dan Buruh yang berasal Bersambung ke halaman.....................11

SUKABUMI Pos - Peredaran uang palsu di kabupaten dan kota Sukabumi cukup menghawatirkan.kita sebagai warga masyarakat perlu meningkatkan ke hati-hatian terkait beredar nya uang palsu pecahan Rp 50.000. Hal ini terkait dengan satu kasus di salah satu sekolah Dasar di Kecamatan Sukaraja. Menurut salah seorang warga setempat yang tidak mau se-

butkan identitasnya. Hasil penelusuran wartawan ketempat kejadian Jum,at 08/06/2013, Kepala Sekolah SD bersangkutan membenarkan adanya kejadian tersebut.Ia mengatakan” Ditemukan nya uang Palsu itu berawal dari dibagikannya uang tabungan anak oleh pihak sekolah Selasa 04/06/2013 lalu. Yang di kordinir oleh salah satu bank suasta yang ada

di kecamatan Sukaraja. Ia menambahkan pada hari Senin 03/06/2013 jam 15:30 uang dikirim pihak bank sejumlah Rp 242 juta dan diterima Kepala sekolah dan bendahara umum,pada esok harinya Selasa 04/06/2013 uang tersebut di serahkan ke 13 wali kelas dan langsung diserahkan kepada orang tua siswa.pada jam 12:30 para Bersambung ke halaman.....................11


Ragam Kota

Halaman 4 Edisi 42 November 2013

FGD Jabon Merah Dalam Meningkatkan Prekonomian Masyarakat Kabupaten Sukabumi SUKABUMI Pos – Perumusan dan implementasi peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan produk unggulan Kabupaten Sukabumi berbasis pembibitan jabon merah.Kegiatan yang dilaksanakan hari Jum’at (22/11/2013) oleh Universitas Wahid Hasyim Semarang, kerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdhotul Ulama (LPPNU) Sukabumi dan kementrian Negara Daerah tertinggal ini, diselenggarakan di Hotel taman sari Sukabumi. Hasil Pantauan dan peliputan kami, Wartawan Sukabumi Pos. bahwa, Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan menghasilkan program program yang nantinya berdampak pada kesejahteraan perekonomian masyarakat Kab.

Sukabumi kedepannya lebih baik, tentunya dalam pengembangan dan pembibitan Jabon Merah dalam memanfaatkan tanah, juga dapat menambah perekonomian masyarakat Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan kegiatan dihadiri juga Badan Otonomi Nahdhotul Ulama (Banom NU) Perbankkan, Para Pengusaha, Bappeda Kab.Sukabumi, Dinas Pertanian Kab.Sukabumi, Diskoperindag Kab. Sukabumi dan peserta undangan Focus Group Diskusi sangat simpati karena penghijauan sangat penting untuk menjaga kelestarian alam dengan sedikit mengurangi pemanasan global terutama reboisasi di Kabupaten Sukabumi tambah Daden. (H2) FOCUS GROUP DISCUSSION Acara sangat bersimpati (FGD) - Foto Herdi

Hidup Rukun Antar Umat Beragama Harus Tetap Kita Jaga Bersama SUKABUMI Pos – Tranparansi kepada publik dan terbuka untuk masyarakat mestinya menjadi hal prioritas dalam pembangunan menuju kemajuan suatu daerah, tentunya pemerintah sudah melakukan upaya– upaya, juga niat baik dalam membuka informasi seterang-terangnya pada masyrakat, namun ada hal yang kurang dan perlu kemajuan kabupaten sukabumi lebih maju sesuai visi misi kabupaten sukabumi.Karna pemerintah kabupaten sukabumi yang berwibawa adalah pemerintah yang mampu menjaga tidak terjadi mis komunikasi dimasyarakat, namun, seperti yang terjadi dengan keberadaan unit pelelangan barang dan jasa pemerintah kabupaten sukabumi (ULP) Kabupaten Sukabumi yang berlokasi didalam, tidak menutup kemungkinan keberadaan kantornya susah diakses dan tidak semua orang bisa mengetahuinya, dan website yang terpampang di papan nama tidak bisa dibuka/ diakses diinternet. Juga alamatnya berada di wilayah kota sukabumi. Apakah wilayah kabupaten sukabumi sempit atau memang pem-

da kabupaten sukabumi tidak punya sukabumi yang miris melihat kantor ULP yang kami anggap perlu adanya perubahan dari pemeintah kabupaten sukabumi. Yang menjadi alasannya bagi hanya untuk memudahkan kep-

erluan saja. tags: diakses, kab, kantor, luas, masyarakat, sukabumi, susah, ulp, yang mengikuti lancarnya acara dialog dan silaturahmi antar umat beragama tersebut berlangsung dengan baik. (Sp 3)

Acara berlangsung lancar - Foto Herdi

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI AKAN SELENGGARAKAN MTQ PELAJAR TAHUN 2013 SUKABUMI Pos - Pemerintah Kota Sukabumi dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Sukabumi, menurut rencana akan menyelenggarakan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar Tahun 2013, dari mulai pelajar TK dan RA, SD dan MI, serta SMP dan MTs, hingga pelajar SMA, SMK dan MA. MTQ tersebut, dijadualkan berlangsung selama 6 hari, tepatnya dari tanggal 16 sampai dengan 21 Desember 2013 mendatang. Rencana akan dilaksanakannya kegiatan tersebut, didapat pada Rapat Persiapan, yang dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Dede Nurdin, S.IP., M.Ag., bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 25 November 2013. Adapun yang mengikuti rapat tersebut, terdiri dari unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama, Polres Sukabumi Kota, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Kecamatan, UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan, para Pengawas Sekolah, para Kepala Sekolah, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), Ikatan Guru RA (IGRA), serta undangan lainnya. Sedangkan Cabang MTQ yang akan dilombakan, yakni Cabang Pengha-

Illustrasi-by anonymouse

fal Quran untuk seluruh pelajar, serta Cabang Tilawah Anak dan Remaja, Hifdzil Quran 1 dan 5 juz, Fahmil Quran dan Syarhil Quran, untuk pelajar SD dan MI, serta SMP dan MTs, hingga SMA, SMK dan MA. Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Dede Nurdin, S.IP., M.Ag. menjelaskan, MTQ Pelajar ini sangat penting dilaksanakan, karena sangat positif dan besar manfaatnya, terutama dalam upaya mendorong para pelajar, untuk senantiasa berupaya optimal meningkatkan minat baca, serta minat untuk memahami isi kandungan AL-Quran, sekaligus mengamalkan ajaran-ajaran AL-Quran dalam kehidupan seharihari. Selain itu, juga dapat mengenal dan mencintai AL-Quran sejak

Dialog dan Silaturahmi Antar Umat Beragama

dini, sekaligus menangkap getaran spiritualis dan relijiusitas dari untaian Kalam Ilahi yang maha indah dan agung tersebut, serta mampu menggali nilai-nilai luhur AL-Quran, untuk dijadikan pedoman hidup. Diharapkannya, MTQ Pelajar ini dapat menjadi tempat bagi prakarsa-prakarsa kreatif dan inovatif, bagi kepentingan dan kesemarakan kehidupan, serta sarat dengan nilai-nilai kesalehan, baik kesalehan sosial maupun kesalehan individual. Disamping itu, para pelajar dapat menjadi kader-kader yang mampu menyebarkan kebaikan dan nilai-nilai yang islami, khususnya kepada teman-teman sebayanya di sekolah, serta di lingkungan keluarga dan masyarakat di sekitarnya. (Endang.s/Red)

Halaman 9

Ragam Daerah

Edisi 42 November 2013

Petani Manggis Sukabumi Go Internasional Mengeluh

SUKABuMI Pos - buah manggis yang panennya setahun sekali selama 3 musim atau tiga bulan. Namun sekarang para Petani Manggis terlihat sedikit mengeluh saat melihat kabar nasional, Pasalnya kedua Negara Indonesia – Australia sedang kurang harmonis berangkat dari issu

punya issu dampak dari penyadapan pihak Negara australia. Seperti yang dirasakan Kelompok Tani Mega Fruit Mustika Lestari beralamat di Kampung Cikareo Puncak Rt. 03/05 Desa Hegarmanah Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi ini. Mengeluh, saat mendengar dan melihat kabar

kurang harmonis antara Negara Indonesia dengan Australia takut berdampak pada dunia perdagangan terutama pada kerjasama ekspor Manggis yang sudah dibina selama ini. pasalnya menurut Ketua Kelompok Tani tersebut, kami sudah menjalin hubungan perdagangan ekspor manggis ke Negara Australia sudah berjalan selama 1 tahun. Jika masalah ini berdampak pada sector perdagangan ekspor bagaimana dengan nasib petani manggis kami(23/11/2013). Kelompok manggis yang sudah berjalan dari tahun 1992. mengelola sekitar 75 hektar, lahan manggis yang sudah produktif. dengan 153 Petani manggis, tentunya berharap banyak kepada pemerintah supaya membukakan pasar hasil pertanian manggis mereka dengan membuka peluang ekpor pasar Manggis pengganti Negara Australia, pungkas Hendrik. (Sp 03)

Susah Cari Tempat Makan

Sukabumi Pos – Dialog dan silaturahmi Umat beragama yang dilaksanakan di Gedung 1000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi disamping Kantor Kecamatan Cisaat Sukabumi (23/11/2013) kemaren. Berlangsungnya kegiatan tersebut dihadiri juga oleh para pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi dan Ormas Keagamaan penuh dengan kedamaian saat peserta konsen mendengar beberapa narasumber saat menyampaikan indahnya hidup rukun dan damai didunia . Adapun tujuan dari kegiatan tersebut

yaitu untuk memelihara kedamaian dan kerukunan di Kabupaten Sukabumi. baik internal umat beragama, antar umat beragama dan antar umat beragama dengan pemerintah. Kegiatan yang berlangsung dihadiri juga oleh Asda 3 bidang kesejahteraan rakyat, Kakan Kesbang Kab.Sukabumi, Ketua dan Sekertaris FKUB Kab. Sukabumi, Kasi Pendidikan Agama islam juga tokoh yang lainnya mengikuti acara tersebut dan para peserta yang mengikuti lancarnya acara dialog dan silaturahmi antar umat berama tersebut berlangsung dengan baik. (Sp 3)

PEMERINTAH KECAMATAN WARUDOYONG SELENGGARAKAN ACARA SYUKURAN SUKABUMI Pos - Pemerintah Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, menyelenggarakan acara syukuran, atas berbagai nikmat dan prestasi yang diraih selama ini. Sedangkan berbagai prestasi yang diraih baru-baru ini, seperti dijelaskan Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., diantaranya juara 1 Penyelenggara MTQ Terbaik Tingkat Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2013, juara 1 Perolehan Terbesar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) antar Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2013, juara 2 Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2013, dan juara 2 Lomba Kader Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2013, atas nama Ibu Lusi, dari Kelurahan Sukakarya. Adapun acara syukuran yang berlangsung di Ruangan Pertemuan Kantor Kecamatan Warudoyong baru-baru ini, diawali pembacaan Ayat Suci ALQuran oleh Ustadz Abdul Jabar, sebagai juara qori terbaik dari Kecamatan Warudoyong, dilanjutkan sambutan Kapolsek Warudoyong, Kompol Warsito, selaku Ketua Panitia Penyelenggara MTQ Tingkat Kecamatan Warudoyong Tahun 2013, diantaranya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik berupa moril maupun materil, sehingga penyelenggaraan MTQ Tingkat Kecamatan Warudoyong Tahun 2013 ini, dapat berlangsung dengan baik dan lancar, serta aman dan tertib,

SUKABUMI Pos - Masih bingung untuk menghabiskan liburan akhir pekan bersama teman atau keluarga, sepertinya menikmati pesona Sukabumi dengan wisata kuliner dan pemandangannya yang indah bisa menjawab kebingungan anda. Sukabumi merupakan sebuah kota kecil dengan jarak kurang lebih 100 km dari Jakarta. Sukabumi juga kerap dikunjungi masyarakat ibukota, terlebih sebelum beroperasinya jalan bebas hambatan CIPULARANG, yang menghubungkan antara Jakarta dengan Bandung. Sukabumi kerap dijadikan jalan alternatif menuju Bandung selain melalui Puncak – Cianjur. “3 Jam ditempuh dari Jakarta, Sukabumi menyambut anda dengan hawa yang sejuk”. Wisata kuliner dimulai dari Siang sampai malam. Dimulai dari makan siang di RUMAH MAKAN IBU ENTIK yang terletak di jalan R. Samsudin SH. Menu andalannya pepes dan gepuk daging sapi dipadukan dengan nasi pulen dan sambal goreng yang pedas, dijamin menggugah selera makan siang anda. Setelah itu wisata kuliner dilanjutkan dengan makan selingan BASO MANG JAI yang terletak di Jalan IR Juanda yang menawarkan Mie Baso dengan rasa yang tidak berubah sejak dibuka 36 tahun yang lalu. Setelah puas dengan kedua sajian tadi, saatnya menikmati OBYEK wisata di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya, objek wisata alam Pondok Halimun (PH) yang terletak di Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Di kawasan wisata di ketinggian sekira 1.000 meter dari permukaan laut (Dpl), wisatawan bisa menikmati sejuknya dan

sesuai dengan harapan semua pihak, serta berhasil meraih gelar juara 1 Penyelenggara MTQ Terbaik Tingkat Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2013. Kemudian sambutan Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada semua pihak, atas berbagai upaya dan kerja keras, serta kekompakan dan kebersamaan, khususnya dalam membangun Kecamatan Warudoyong, sehingga dapat meraih prestasi di berbagai bidang, baik di tingkat Kota Sukabumi maupun di tingkat Provinsi Jawa Barat. Disamping itu, Camat Warudoyong juga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak, apabila dalam proses peraihan prestasi tersebut, ada hal yang kurang berkenan, terutama dalam pola pengayoman dan pembinaan, serta pengaturan reward yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Warudoyong, karena berbagai keterbatasan yang dimiliki. Namun demikian, Pemerintah Kecamatan Warudoyong akan senantiasa berupaya optimal, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua pihak dalam berbagai bidang. Diharapkannya, berbagai prestasi yang diraih Kecamatan Warudoyong ini, agar senantiasa disyukuri dan ditingkatkan oleh semua pihak. Karena dengan senan-

Sukabumi Pos - foto berita Direktorat Industri Kecil dan Menengah (IKM) Wilayah II Direktorat IKM Kementerian Perindustrian, hari Senin, 25 November 2013, di Ruangan Utama Balai Kota Sukabumi, menyerahkan bantuan Mesin Peralatan Pengembangan IKM Sandang, kepada Pemerintah Kota Sukabumi, untuk diserahkan kembali kepada 3 Kelompok Usaha Bersama (KUB) IKM Sandang di Kota Sukabumi, antara lain KUB Inspirasi, KUB Industri Tekstil, dan KUB Barokah. Bantuan tersebut diserahkan Kepala Sub Direktorat Industri Kerajinan dan Sandang Direktorat IKM Wilayah II, Ir. Nurtjahjani Dwi Sukmawati, M.M.,

Bersambung ke halaman.....................11

Bersambung ke halaman.....................11

Warga Desa Bojong Tipar Kecamatan Jampang Tengah menyambut calon Kepala Desa terpilih

SUKABUMI Pos – Warga Desa Bojong Tipar Kecamatan Jampang Tengah menyambut calon Kepala Desa terpilih dengan cukup antusias dan meriah setelah pada pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa Bojong Tipar yang diselenggarakan pada hari Sabtu (02/11/13), Heri Husen Calon No 3 meraih suara terbanyak menyisihkan 2 calon Kepala Desa lainnya. pemilihan Kepala Desa yang berlangsung menghasilkan Perolehan suara dari dukungan untuk No 3 Heri Husen dan No 1 Ujang Sopyani dan calon Kepala Desa Bojong Tipar berlangsung cukup ketat dengan keunggulan atau selesih yang tipis antara calon bernomer urut 3, dengan jumlah suara 1611 atas nama Heri Husen dengan

calon bernomer urut 1 dengan jumlah suara 1326 Ujang Sopyani yang juga Mantan Kepala Desa, calon bernomer urut 2 Incumben atas nama Dede Rojudin harus menerima dengan suara 349. Warga Desa Bojong Tipar antusias setelah penghitungan suara mulai berakhir, setelah Heri Husen unggul menjadi pemenang. ” Kami sangat puas atas partisipasi masyarakat untuk mensukseskan Pilkades ini, dan kami menilai warga mulai cerdas dalm menentukan pilihannya sesuai hati nurani mereka, Ungkap Dedi Tim Sukses Heri. Lanjut Dedi “warga Bojong Tipar telah percaya kepada kelompok muda untuk memimpin Desa Bojong Tipar lebih sejahtera dan bermartabat” pungkasny. (Red)

Kekhidmatan Menyambut Tahun Baru Hijriyah pemandangan alam Sukabumi yang menakjubkan. Perjalanan ditempuh kuang lebih 1/2 jam dari pusat kota. Setelah puas menikmati alam Sukabumi, tidak terasa perut sudah mulai keroncongan, yang menandakan saatnya makan malam. Ada 3 pilihan untuk santap malam anda, bila ingin makan sesuatu yang merupakan ciri khas Sukabumi, silahkan mencicipi BUBUR AYAM BUNUT yang terletak di Jalan Siliwangi No. 93. Menu khasnya Bubur Ayam ati ampela dilengkapi dengan risol yang gurih dan sambal kacang yang lezat. Satu kata yang akan anda sebut, “Yummy”. Cukup keluarkan kocek Rp. 8,000,- untuk bubur ayam, ditambjakan risol dengan harga satuan Rp. 1000,- dijamin tidak akan menguras kantong anda. Pilihan lain untuk santap malam adalah dengan mengunjungi pusat jajanan baru, PUSAT KULINER TOSERBA SLAMET jalan RE Martadinata No.

96. Beragam pilihan stand makanan baik Indonesian Food, Chinese Food sampai makanan khas Middle East seperti dari sate maranggi, bebek goreng, bakmi sukabumi, baso, dimsum, kebab dan lain – lain. Woow luar biasa. Sepertinya Sukabumi kedepannya akan di rancang untuk menyaingi Kota Bandung yang saat ini masih menjadi pilihan warga Jakarta dalam menghabiskan akhir pekannya. Seharian puas di menikmati kuliner dan objek wisata Sukabumi, saatnya membeli buah tangan. Silahkan mampir ke Toko Kue Jajanan Sukabumi di Jalan kaswari, beragam makanan khsa Sukabumi seperti Mochi, Sale pisang, dodol, bacang dan masih banyak lagi. Tentunya pengalaman satu hari menjelajah Sukabumi tidak akan pernah terlupakan. Pengalaman diatas merupakan pengalaman berwisata di Sukabumi cara saya, cara kamu seperti apa ? Kunjungi Sukabumi !!

DIREKTORAT IKM MENYERAHKAN MESIN PENGEMBANGAN IKM SANDANG

Serah terima secara simbolis yang digelar di ruang Setda Kota Sukabumi - Denda H

SUKABUMI Pos – Semaraknya tahun baru selalu dirayakan umat manusia di seluruh dunia. Pada pergantian tahun menuju 2013, misalnya, lautan manusia memenuhi bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta. Ditambah lagi, kerlipan langit mewarnakan ratusan kembang api, sorak-sorai, dan pekikan trompet. Betapa tampak bahagianya semua yang merayakan. Meski tak semeriah perayaan tahun baru Masehi, umat Islam tetap bersukacita menyambut Tahun Baru Islam 1435 Hijriyah. Bentuk rasa syukur umat Islam tidak dituangkan dalam tiupan trompet dan nyala kembang api, tetapi dengan lantunan ayat suci Alquran hingga donor darah. Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat menggelar delapan kegiatan untuk menyambut tahun baru Islam. Sekretaris MUI Kabupaten Sukabumi KH UK Anwarudin mengatakan, kegiatan ini dirangkaikan dengan milad penerapan syariat Islam (PSI) ke-12 di Kabupaten Sukabumi.

Meneriman Pemasangan Iklan

Salah satu kegiatannya adalah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten yang digelar di Kecamatan Sagaranten. Kegiatan lainnya, yakni pawai taaruf di setiap kecamatan, festival anak saleh, hafalan Alquran 30 juz, dan festival kasidah. Kepala Bagian Bina Keagamaan Pemkab Sukabumi Ali Iskandar menambahkan, pelaksanaan MTQ untuk mewujudkan pengamalan Alquran dalam kehidupan masyarakat seharisehari. Sehingga, masyarakat, mulai dari tingkatan desa hingga kabupaten, dapat terlibat dalam kegiatan ini. Ali mengatakan, acara MTQ ini terbagi dalam enam jenis golongan perlombaan. Keenam jenis lomba itu, yakni tilawatil Alquran, hifdzil Alquran, tafsir Alquran, fahmil Alquran, syarhil Alquran, menulis ilmiah Alquran, dan kaligrafi Alquran. n hannan putra ed: m ikhsan shiddieqy Informasi lengkap berita di atas serta berita-berita lain bisa dibaca di harian Republika. Terima kasih.


Kesehatan 7 Pekerjaan Pemicu Gangguan Kesehatan SUKABUMI Pos - Tak hanya pola makan dan gaya hidup tak sehat yang menyebabkan seseorang menderita suatu penyakit. Menurut Huffingtonpost, pekerjaan seseorang juga turut mendukung timbulnya penyakit dalam dirinya. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang dikaitkan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Bankir dengan risiko Gangguan Kepribadian dan Emosional Di bawah tekanan besar dari pekerjaannya, banyak bankir yang menderita gangguan kepribadian dan emosional, seperti stres atau kelelahan. Bahkan, beberapa diantaranya tetap menderita gangguan tersebut setelah meninggalkan profesinya. Peneliti dari University of Southern California menemukan bahwa insomnia, kecanduan alkohol, jantung berdebar, gangguan makan dan ledakan emosi banyak dialami bankir yang baru lulus dari sekolah bisnis. Guru dengan risiko Arthritis Radang sendi atau arthritis menjadi risiko kesehatan bagi orang yang harus banyak berdiri dalam pekerjaannya, termasuk guru. Oleh karena itu, orang dengan pekerjaan lebih banyak berdiri, harus pintar memilih sepatu yang nyaman dan tidak menggunakan hak tinggi. Sepatu ber-hak justru memberikan tekanan pada sendi di

kaki. Tak hanya berdiri terlalu lama, orang yang memiliki kelebihan berat badan juga dikaitkan dengan penyakit radang sendi. Tentara dengan risiko Stres Sebuah situs CareerCast.com menetapkan tentara sebagai pekerja paling stres. Hal ini dikarenakan para prajurit negara ini selalu dituntut secara fisik, disiplin dan sedikitnya waktu untuk ‘bersantai’ atau bertemu keluarga. Tak hanya itu, CareerCast.com juga menyebutkan petugas pemadam kebakaran menempati posisi kedua pekerjaan dengan risiko stres disusul dengan pilot diposisi ketiga. Buruh dengan risiko Gangguan Pernapasan Health.com melaporkan bahwa debu yang dihirup dari tempat konstruksi dapat menyebabkan buruh pada risiko masalah paru-paru, seperti kanker, asbestosis dan mesothelioma. Bahkan menurut peneliti dari Oregon State University, penyakit paru-paru merupakan penyakit yang sering dialami para buruh. Gejalanya seperti sesek nafas, dada sesak, batuk, dan bernafas tidak normal. Perawat dengan risiko Depresi Orang-orang yang bertugas untuk

telepon sellurer miliknya beberapa waktu lalu oleh SP menemukan bahwa secangkir cokelat panas mengandung antioksidan lebih banyak empat bahkan lima kali dibandingkan teh hitam, dua hingga tiga kali lebih banyak dari teh hijau, dan hampir dua kali lebih banyak dibanding red wine, “Secangkir cokelat panas sesekali akan memberikan kenikmatan, kehangatan, dan kesehatan. Minuman minuman favorit tersebut memberikan asupan antioksidan lebih kepada

perguruan tinggi jurusan akuntansi punya pengalaman kerja. Namun pengalaman kerja selama 20 tahun dapat dengan mudah menggantikan gelar. Oleh karena itu, suka atau tidak suka kandidat harus bersaing. Corcodilos menyarankan, tenaga kerja bisa mengambil program khusus tanpa harus kuliah di perguruan tinggi demi memperoleh gelar. Sekarang banyak “program pembelajaran jarak jauh”. Ini adalah perguruan tinggi yang akan memberikan kursus melalui internet. Namun ia menyarankan agar tenaga kerja memeriksa program pendidikan online secara detail sebelum mendaftar. Pastikan lembaga tersebut terakreditasi. Sebenarnya banyak orang bisa sukses tanpa gelar kesarjanaan. Bill Gates, pendiri Microsoft, tidak pernah lulus kuliah. Begitu pula Michael Dell atau Steve Jobs. Di luar

ini menjadikan masalah yang cukup rumit karna meraka bingung kemana harus menutupi kekurangan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun bagi abdi negara masih memiliki jalan untuk mendapatkan suntikan materi walaupun harus meminjam kekoperasi yang ada diwilayah meraka bertugas, salah satunya dapat kita li-

Edisi 42 November 2013

KOTA SUKABUMI DAPAT PENGHARGAAN IMPLEMENTASI KIP TERBAIK TAHUN 2013

Petani Manggis Cicantayan Kunjungan Anggota DPRD Kutai Kertanagara Kaltim

Pekerja Shift Malam dengan risiko Gangguan Tidur Penelitian telah menunjukkan bahwa para pekerja yang berkerja pada shift malam lebih rentan mengalami masalah susah tidur, yang disebabkan oleh perbedaan jadwal tidur dan jadwal bangun mereka dengan kebanyakan orang. Akibatnya, mereka lebih cenderung tidak bersemangat, kurang energi, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Sehingga, mereka lebih sering melakukan kesalahan dalam pekerjaannya, rentan kecelakaan (karena ngantuk), perubahan mood dan lebih sering izin sakit. Pekerja Depresi

Lembur

dengan

risiko

Penelitian yang dimuat dalam jurnal PLoS ONE menunjukkan pekerja lembur, lebih dari 11 jam per hari, dikaitkan dengan risiko dua kali lipat mengalami depresi, dibandingkan mereka yang hanya bekerja 8 jam per hari.

tubuh.” Kata Ayu. Studi lainnya menemukan bahwa secangkir teh chamomile setiap hari selama dua minggu akan menolong aktifitas reproduksi para perempuan, seperti di masa awal kehamilan. Penelitian menemukan bahwa urine subjek penelitian mengandung senyawa hippurate lebih tinggi dengan kadar kreatinin yang lebih rendah. Menurut peneliti, tingginya kadar hippurate disebabkan kemampuan chamomile membunuh mikroba.(SP03)

dunia teknologi, ada Richard Branson. Tanpa ijazah perguruan tinggi, mereka memulai usaha sendiri dan kemudian sukses. Anda tentu saja bisa mengikuti jejak mereka dengan mulai mencari ide untuk mendirikan sebuah usaha, kemudian belajar secara otodidak untuk mengembangkan perusahaan tersebut. Namun jika Anda masih ingin bekerja pada orang lain di sebuah perusahaan, berikut ini beberapa pekerjaan yang bisa Anda raih tanpa perlu gelar sarjana. 1. Jurnalis Media massa biasanya mensyaratkan ijazah perguruan tinggi bagi semua pelamarnya. Namun jika Anda memulai sejak dini terjun sebagai wartawan di majalah sekolah, buletin kampus, atau surat kabar lokal di kota Anda, biasanya perusahaan akan memperhi-

KOPERASI “TUNAS HARAPAN” SIAP BANTU FINANSIAL MASYARAKAT Sukabumi Pos - Kebutuhan finansial jadi permasalahan utama masyarakat pada umumnya saat ini,baik kalangan swasta maupun pegawai negeri, hal itu bisa kita ketahui dari daya beli masyarakat yang menurun dan maraknya kriminalitas yang menunjukkan angka pengangguran semakin meningkat, bagi masyarakat biasa hal

Pertanian & UKM

Halaman 5

merawat seseorang, seperti perawat, berisiko mengalami depresi. Health. com melaporkan bahwa 13 persen perawat telah mengalami depresi berat. Tahun lalu, Reuters melaporkan hasil survei Caring.com yang menunjukkan bahwa satu dari empat orang perawat khusus manula atau anak kecil lebih rentan mengalami depresi.

10 Pekerjaan yang Tak Perlu Ijazah Sarjana Dalam dunia kerja, masih banyak perusahaan yang mempertimbangkan latar belakang pendidikan calon karyawan. Dalam syarat penerimaan pegawai baru, sejumlah perusahaan mencantumkan syarat untuk melampirkan ijazah perguruan tinggi. Fakta ini menggelisahkan pencari kerja, terutama yang tak berijazah. Tak heran Nick Corcodilos dari Ask The Headhunter mendapat banyak pertanyaan dari komunitasnya. Misal, seorang pencari kerja bertanya,”Saya memiliki pengalaman kerja selama 20 tahun di bidang akuntansi tapi tak memiliki gelar kesarjanaan. Bagaimana saya menulis lamaran pekerjaan kepada pemimpin perusahaan tanpa gelar yang dibutuhkan?” Menanggapi itu, Nick Corcodilos mengatakan, untuk profesi tersebut banyak lulusan

Edisi 42 November 2013

BINAHONG OBAT HERBAL AMPUH YANG ADA DI SEKITAR KITA

Sehatkah Minuman Favorit Anda di Musim Hujan Apa yang Anda minum di musim hujan? Kopi Hangat? Cokelat Panas? Atau teh ? Beberapa peneliti melakukan studi untuk mengetahui sehatkah minuman-minuman kesukaan Anda tersebut dari Universitas Scarton bahwa secangkir kopi merupakan sumber antioksidan. Jangan khawatir, satu sampai dua cangkir kopi per hari akan membawa manfaat. Bila Anda lebih suka mencicipi cokelat panas, hasil penelitian Ayu Firdaus Universitas Padang ketika dikonfirmasi lewat

Halaman 8

hat di koperasi TUNAS HARAPAN Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, koperasi ini melayani kebutuhan dan kesulitan dari segi finansial para anggotanya yang beranggotakan para guru di wilayah kerja UPTD Pendidikan Sukaraja. Sekretaris koperasi ”Tunas Harapan” Dadang Bersambung ke halaman.....................10

SUKABUMI Pos - Di era globalisasi ini, berbagai perkembangan teknologi dan industri sudah merambah ke berbagai pelosok daerah. Mulai dari industri pangan, obat-obatan, model pakaian, sampai produ-produk makanan dan minuman instan menjamur dimana-mana. Akibat dari itu tentu akan ada efek terhadap kesehatan selain dari dapat merusak lingkungan, limbah industri dan pemanasan global saat sekarang, mulai merusak kelestarian dan keseimbangan alam, dan berbagai macam penyakitpun dengan mudah menyerang kesehatan manusia, belum lagi para pedagang yang curang yang tidak lagi memikirkan apa bahaya yang dapat ditimbulkan dari mengolah bahan makanannya, dan banyak factor-faktor lain yang menyebabkan kesehatan Sementara penyakit bermunculan dimana-mana, biaya pengobatan dan obat-obatanpun malah ikut-ikutan merangkak naik. Begitu juga sarana dan prasana kesehatan pun pasang tarip yang luar biaya mahalnya, dalam keadaan demikian tentu bagi masyarakat ekonomi lemah sangatlah menjerit, Pemerintah daerah mencarikan alternative guna meringankan beban masyarakat, melalui program Jamkesmas/Jaskesda/Jamkeskin, tapi tidak sedikit masyarakat yang merasa diperlakukan tidak manusiawi oleh oknum Jajaran Rumah Sakit, maka dari itu, kita harus pandai-pandai menjaga kesehatan, memilah dan memilih produk makanan dan minuman yang sekiranya dapat berefek baik untuk kesehatan. Jelas sekali bahwa kesehatan itu mahal harganya, dengan mahalnya biaya kesehatan tentunya kita bukan berarti harus putus asa, dan disini hanya butuh kecerdikan dalam mensiasatinya, masih banyak bahan-bahan dari alam yang bisa dijadikan sebagai bahan alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan bahkan mengobati segala macam penyakit Salah satu bahan alami dalam mengatasi kesehatan dan mengobati segala macam penyakit yaitu dengan memanfaatkan daun Binahong, mungkin tidak banyak orang yang mengenal tanaman ini, padahal tanaman Binahong ini bisa dengan mudah ditemukan di sekitar kita. Banyak sekali manfaat yang bisa di ambil dari tanaman ini, diantaranya dapat menyembuhkan pegal-pegal otot serta menurunkan tekanan darah tinggi. Berikut penuturan dan resep seorang ibu yang menderita penyakit yang sembuh dengan menfaatkan daun Binahong dari. “Saya sering merasakan pegal-pegal di tubuh saya, Saya sudah sering berobat kemanamana, tapi karena biaya yang tidak terjangkau, akhirnya saya mencari obat alternatif lain, lalu saya mencoba mengkonsumsi air rebusan daun Binahong, dengan Cara memanfaatkannya sebagai berikut : 1. Ambil 5-10 lembar daun Binahong kemudian cuci sampai bersih, 2. Sediakan air untuk merebus daun lalu masukan daun Binahong ke dalam air. 3. Rebus sampai mendidih hingga tersisa kira-kira untuk 2 gelas, 4. Angkat dan dinginkan. Minumlah air rebusan daun Binahong itu secara teratur 2X sehari, setiap pagi dan sore, dan alhamdulillah rasa pegal-pegal di tubuh saya berangsur-angsur sembuh dan badan terasa segar dan nyaman.”

tungkan pengalaman Anda. Kemudian, jurnalis baru biasanya akan mendapat pelatihan di tempat kerjanya. 2. Sales/marketing Banyak perusahaan mempekerjakan kandidat sales dengan melihat pengalaman kerja dan tidak mempertimbangkan gelar. 3. Pengembang web Prospek kerja dan potensi penghasilan bagi para pengembang web (termasuk pengembang aplikasi) diperkirakan akan tumbuh lebih cepat dibandingkan pekerjaan lain. 4. Sekretaris Sekretaris ataupun petugas administrasi melakukan tugas seperti penyusunan pesan, penjadwalan rapat, dan memberikan dukungan untuk staf kantor lainnya. 5. Asisten paralegal Paralegal dan asisten hukum melakukan berbagai pekerjaan untuk mendukung pengacara, termasuk memelihara dan mengatur file, melakukan penelitian hukum, dan penyusunan dokumen. Gelar sarjana atau sertifikat dalam studi paralegal biasanya diperlukan untuk calon entry level. 6.Desainer Untuk menjadi desainer, baik itu desainer mode ataupun atau desainer

artistik di media, baik web maupun media cetak, yang dibutuhkan adalah keahlian dan portofolio karya. Cukup kursus agar mengerti lebih baik tentang teknis yang lebih rumit. Dan yang lebih diutamakan: bakat. 7. Teknisi Dalam hal ini, mekanik atau teknisi bekerja mengontrol kualitas dari sistem permesinan yang tak rumit. Misalnya, sistem pendinginan di berbagai gedung, atau mekanik pada sistem perbengkelan kendaraan. 8. Tenaga survei Tenaga survei bekerja untuk membuat pengukuran yang tepat, melakukan survei dan pemetaan, serta mengumpulkan data. 9. Asisten eksekutif Asisten Eksekutif memberikan dukungan administrasi termasuk melakukan penelitian, pembuatan laporan, penanganan permintaan informasi, dan juga dapat mengatur panggilan rapat serta acara perusahaan. 10. Agen asuransi Agen asuransi menjual produk perlindungan kesehatan, properti, otomotif. Menjadi agen asuransi menjanjikan penghasilan yang baik dan memungkinkan pengembangan karir.

Wakil Gubernur Jabar saat Menyerahkan Penghargaan

Sukabumi Pos - Kota Sukabumi mendapat Penghargaan Implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Terbaik Tahun 2013, Tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bekerja sama dengan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar, kepada Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Ir. H. Cecep Mansur, M.M., mewakili Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., beserta 9 kabupaten dan kota lainnya se Jawa Barat, tepatnya pada puncak Right to Know Day, dalam tema Penganugerahan Penghargaan Implementasi Undang-Undang KIP, pada Badan Publik Pemerintah Kabupaten dan Kota, serta pemberian hadiah bagi 10 kabupaten dan kota terbaik se Jawa Barat, bertempat di Hotel Topas Galeria, Jalan dr. Djundjunan Nomor 153 Bandung. Kepala Kantor Kominfo Kota Sukabumi, Ir. H. Cecep Mansur, M.M. menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan semua pihak, yakni pemerintah, sektor swasta dan warga masyarakat Kota

Sukabumi, khususnya Badan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam melaksanakan UndangUndang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang KIP. Untuk itu, Kepala Kantor Kominfo Kota Sukabumi, atas nama Walikota Sukabumi dan Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Badan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, seraya mengharapkan, agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan dan mengembangkan kinerja, khususnya dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang KIP di Kota Sukabumi. Adapun kriteria penilaian untuk mendapatkan penghargaan tersebut, antara lain tentang penyelesaian sengketa informasi, yang disampaikan kepada badan publik oleh masyarakat, penyediaan informasi secara berkala, yang disebarkan melalui media cetak, yang terdiri dari Koran, Tabloid, Majalah, Brosur dan sebagainya, serta media elektronik, yang terdiri dari Radio dan Televisi, termasuk media online, yang terdiri dari Web Site, Blog dan sebagainya. Selanjutnya penyediaan informasi secara serta merta, dan penyediaan informasi setiap saat.

Workshop Ciptakan Petani Manggis Sukabumi Berkualitas

Kunjungan Anggota DPRD Kutai Kertnagara di Sentral Petani Manggis Cicantayan

SUKABUMI Pos - Studi banding Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dan pemerintah Kutai Karta Negara Kalimantan Utara ke Kelompok Tani Manggis Mega Fluit Mustika Lestari, yang beramat dikampung cikareo Rt 03/05 Desa Hegar Manah cicantayan kab. Sukabumi(01/12/2013). ketua Kelompok Tani Manggis Mega Fluit Mustika, Hendrik mengatakan kepada kami Wartawan Sukabumi Pos. adapun target kunjungan terse-

but dalam rangka pengembangan lahan di Kabupaten baru kutai kartanegara yaitu Kab.Malino Tettuju dalam kepengembangan manggis, dari pada kelapa sawit didaerah itu, Pemerintah tersebut mendapatkan sumber dar internet tentang kawasan Manggis Mega Fluit Cicantayan kab. Sukabumi kemudian mengadakan kunjungan ke kawasan mangis Cicantayan Kab. Sukabumi Mereka kagum dan puas atas kunjungannya ke setral mang-

gis cantayan Kab.Sukabumi, bahkan berkeinginan mengundang Petani manggis asal catayan untuk memberikan motifasi kepada petani di daerahnya, dan ingin mengembangkan pertanian manggis di kalimantan dari pada kelapa sawit yang mempunyai efek buruk pada tanah, serta ingin mengembangkan manggis asal sukabumi di kalimantan. juga takjub begitu mengetahui manfaat buah manggis pada kesehatan, tutur Hendrik. (Red)

Marak, Bangunan Liar Sepanjang Jalan Lingkar Selatan SUKABUMI Pos - Ratusan bangunan liar sepanjang ruas Jl raya baros Sukabumi semakin marak. Kehadirannya, pasca diresmikan pembangunan jalan baru Lingkar Selatan (Lingsel) segmen satu oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Berdirinya bangunan liar yang berderat pada beberapa titik ruas jalan tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi keberadaannya sangat menggangu ketertiban berlalulintas. Bangunan liar tidak hanya persis sepanjang pertigaan ruas jalan Baros, Kota Sukabumi. Tetapi terus memanjang hingga ruas jalan Cipanengah Palabuhan II hingga ruas Jl. Cibolang, Kabupaten Sukabumi. ”Keberadaanya tidak hanya menganggu keindahan tetapi terlihat kumuh, Juga terindikasi keberadan bangunan tersebut dipergunakan untuk kegiatan mesum dan minum-minum, Karena terdapat beberapa warung remangremang yang akan berdampak kepada pengunjung warung-warung.,” kata

Bangunan liar yang kembali marak di sepanjang ruas Jl lingkar selatan arah Baros Sukabumi semakin marak.

salah seorang warga Mekar jaya Suda jaya hilir, Kota Sukabumi kepada SP, Minggu (01/11/2013) Untuk itu kami sebagai warga masyarakat Jaya me-

kar, memohon kepada pemerintah terkait segera menertibkan bangunan-bangunan liar di sepanjang jalan Lingkar selatan. (SP02)

Budaya Macet Yang terjadi sehari – Hari Di Cicurug Dari Pagi sampai Malam

SUKABUMI Pos - dalam rangka meningkatkan produk dan mutu manggis yang berkualitas, kini para petani manggis Sukabumi mengikuti kegiatan Workshop berlangsung di International Convention Centre IPB Bogor, (26/11/2013). Beberapa perwakilan petani manggis asal Sukabumi antara lain Kabid Horti Pak Tinni Hartus dan kelompok Tani Manggis hendrik Haryanto. Adapun Tema Workshop ialah “upaya peningkatan produksi dan mutu buah Manggis” bekerjasama antara Kementrian RI dan ACIAR serta PKHT (Pusat Kajian Horkultura Tropika, Narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala PKHT Bpk Darda Efendi dan

Ir. Sobir. dari Dirjen Hortikultura dari ACIAR AUSTRALI : Mr Ted Windson, Dari Badan Karantina Balai Penelitian Indonesia dan Steckholder manggis termasuk POKTAN Manggis Sukabumi, Bogor, Purwakarta dan Subang. Disekesempatan lain, Hendrik Haryanto memberi keterangan kepada kami Wartawan Sukabumi Pos, terkait hubungan dagang Internasional Indonesia – Australia agar terus berlanjut khususnya ekspor Manggis, karena manfaat dalam kemajuan Petani Manggis dibidang tekhnologi untuk manggis lebih maju dan mutu Manggis Sukabumi dapat diandalkan untuk kemajuan ekspor, tuturnya. (SP 03)

Sukabumi Pos – Kemacetan dijalan protocol ini terjadi setiap hari dari pagi sampai malam, yang mendominasi penyebab kemacetan ini adalah di pagi hari angkot – angkot yang berhenti disembarang tempat, adapun siang sampai malam mobil – mobil pengangkut pasir, Container, dan Mobil Pengangkut Air Mineral seperti Aqua, Vit, Club. Kemacetan ini terja-

di dari mulai Bojong kokosan sampai lewat pasar kambing. Entah sampai kapan solusi ini dapat terpecahkan, karena walau sudah ada perjanjian mobil – mobil besar ga boleh lewat sebelum jam 1 siang tapi kenyataannya masih berlalu lalang namun tidak ada tindakan apa – apa dari aparat atau pihak yang berwenang dalam menindak lanjuti per-

masalahan ini. Salah seorang pengguna jalan yang berhasil kami wawancarai mala mini, sudah sangat kesal dengan kemacetan tiap hari di cicurug ini dan sampai saat ini belum ada solusinya, dan mohon kepada pemerintah agar kemacetan di cicurug ini cepat diatasi. Ungkapnya. (Red)


Suara Daerah Salam Hijau untuk Petani Indonesia

Ephie-Doc Red

Sukabumi Pos – Pertanian merupakan hal terpenting dalam hidup dan kehidupan manusia karna tanpa seorang petani mungkin kehidupan ini galau, kenap? karena segala kebutuhan yang kita konsumsi setiap hari kebanyakan hasil pertanian.namun minat masyarakat untuk menjadi seorang petani sedikit sekali, khususnya Indonesia saat ini masih sangat mengandalkan produk import untuk memenuhi swasembada pangan nasional. Itu artinya, Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan pangan. mungkinkah dengan menjamurnya dunia industri sampai pada pelosok daerah yang semakin hari semakin bertambah sehingga merubah pola pikir dan live style ( gaya hidup) masyarakat juga berkurang nya nation and caracter buillding bangsa, yang saat ini lebih memilih hidup diperkotaan ataukah tanah pertanian dipedesaan terkikis dunia industri menjadikan sebagian lahan pertanian kekeringan dampak dari sumur bor yang berlebih untuk kebutuhan pabrik, terjadilah akibat dari lahan pertanian yang dikuasai

para pemodal besar dan menjadikan tanah garapan pertanian mereka kering. Sebenarnya Pemerintah sudah berupaya untuk mencapai swasembada pangan nasional dengan berbagai program dengan cara butten up dari petani, namun apakah pertanian kita sudah sesuai harapan pemerintah, ataukah kita sudah merasakan juga menikmati hasil pertania? ironis sekali jika seorang petani masih membeli kebutuhan dapurnya sendiri, dimanakah letak kesejahteraan para petani. Apakah dengan kondisi tersebut petani kita sudah sejahtera? harapan kita semua terhadap para Petani yang mempunyai peran sentral dalam memberikan kontribusi besar sebagai pelaku utama pembangunan pertanian dan kehidupan bangsa kita suport terus dunia pertanian tidak hanya orang tua saja yang harus bertani namun pemuda yang harus lebih produktif untuk meningkatkan pertanian bangsa lebih maju dan berkembang, kaerna masa depan bangsa ada ditangan para pemuda. (Red)

Halaman 6 Edisi 42 November 2013

Pembangunan Mesjid Jalur Lingkar Selatan Yang Menghabiskan APBD Prov. Jabar 3 M ukabumi Pos – masjid atau rumah allah juga tempat beribadah umat muslim merupakan sarana seorang muslim dalam mendekatkan diri kepada sang pencipta dalam menjalankan kewajiban sholat lima waktu dan ibadah-ibadah lainnya dalam mencapai ridho allah supaya kita mendapatkan hasanah di dunia dan akhirat, itu yang diharapkan kita bersama. Selain hablum minanas juga kita harus hablum mina allah dalam menjalani hidup didunia yang sementara ini, terlebih kita semua harus bersyukur, kepada allah karena bersyukur akan manambah nikmat hidup yang telah diberikan allah sesuai dalam firmannya dalam al-quranul karim, seperti juga kita harus bersyukur dengan pembangunan mesjid jami dijalan jalur lingkar selatan akan segera selesai. Hasil investigasi kami wartawan sukabumi pos bahwa pembangu-

nan mesjid menghabiskan anggaran Rp. 3.420.994.000,00 dari APBD Provinsi Jawa Barat 2013. dilaksanakan oleh PT. Era tata buana dengan waktu pengerjaan 240 hari dengan

konsultan PT tjipta bangun persada, kita semua berharap mudah-mudahan pembangunan mesjid bisa cepat selesai untuk kepentingan umat muslim. (SP02)

Harga Rumah Subsidi Naik, Pembebasan PPN Diusulkan

Halaman 7

Suara Daerah

Edisi 42 November 2013

PLTU PALABUHANRATU BANTU HEWAN QURBAN DKM MESJID AL-ISHLAH SUKABUMI Pos - PLTU Jabar 2 Banten Palabuhan Ratu kab.Sukabumi pada hari minggu 16 Oktober 2013 melalui program “TEBAR PEDULI SESAMA DENGAN ERQURBAN”memberikan bantuan hewan qurban berupa satu ekor kambing kepada Dewan Kesejahteraan Mesjid (DKM) Mesjid Al-Ishlah kamp.Gadog RT.001 RW.013 desa Citarik kec.Palabuhanratu kab.Sukabumi Bantuan tersebut secara symbolis diterima langsung oleh Ketua DKM Al-Ishlah AS Gonzes di Mess PLTU Palabuhanratu yang diserahkan Humas PLTU Palabuhanratu Isak, Pada penyerahan tersebut disaksikan pula oleh BABINSA Palabuhanratu Serka Rasdiwan Bantuan tersebut menurut ketua DKM Mesjid Al-Ishlah as Gonzes yang didampingi oleh bendahara DKM Mesjid Al-Ishlah Jaya merupakan suatu bukti perhatian

PLTU Palabuhanratu dalam hubungan social yang menyangkut tentang ke Agamaan, dirinya dan Jajaran DKM Mesjid Al-Ishlah kamp.Gadog mengucapkan terima kasih kepada pihak PLTU Palabuhanratu yang telah membantu masyarakatnya “Alhamdulillah dengan bantuan Kambing dari PLTU ini akan dapat bermanfaat bagi masyarakat kami,dan ini merupakan perhatian dan hubungan yang baik atara PLTU dengan kami” katanya “tentunya saya dan Jajaran DKM Mesjid Al-Ishlah atas nama masyarakat merasa dibantu dan insya Alloh ini akan bermanfaat bagi masyarakat kami “ tambahnya Panitia Qurban DKM Mesjid Al-Ishlah kamp. Gadog Sendiri pada saat Idul Adha 1434 H kali ini dengan tema “PERDULI SESAMA” di percaya oleh masyarakat untuk menyampaikan amanah qurban sebanyak 11 Kambing

DANA ASPIRASI RAWAN PENYELEWENGAN Sukabumi Pos - Pembangunan jembatan yang berada di kampung Gobang RT. 01, RW. 02 desa Cibunar Jaya kecamatan Ciambar ini, dari hasil penelusuran Tim ternyata pembangunan jempatan tersebut adalah salah pengalokasian dananya, dimana dalam pengajuan proposal dana aspirasi kepada salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sukabumi, pengajuan proposal tersebut ditujukan untuk kampung Bojong Sari RT. 03 RW.01 desa Cibunar Jaya Kecamatan Ciambar.

Pada saat anggota dewan yang memberikan bantuan dana aspirasi untuk pembangunan jembatan tersebut ketika di konfirmasi langsung, membenarkan bahwa telah terjadi kesalahan dalam pengalokasian dana, sehubungan dengan kesalahan alamat dalam pengajuan proposal permohonan bantuan dana aspirasi, dan pada kesempatan tersebut anggota dewan yang bersangkutan menjelaskan bahwa lebar dari jembatan tersebut adalah 120 cm bahkan lebih, yang menelan dana sebesar Rp. 97.000.000,- (Sembilan

KTNA ADVOKASI PETANI SUKABUMI

Sukabumi Pos - KTNA ( Kontak Tani Nelayan Andalan ) Kabupaten Sukabumi akan lebih fokus dalam pendampingan kepada para petani dan menghidupkan kembali jenis komoditas yang mulai hilang. Dan menggairahkan kembali hubungan antara KTNA dengan pemerintah agar lebih bersinergi lagi agar memotivasi pengurus diseluruh tingkatan khususnya KTNA kecamatan. Ditemui di kantor BP4K, ketua KTNA yang terpilih secara aklamasi, H. Sopyan B.H, SIP dalam kegiatan internal bersama seluruh jajaran pengurus KTNA di Rembug Madya, mantan bendahara KTNA priode 2007-2012, dia berharap kepada seluruh jajaran pengurus bisa bersinergi untuk bekerja demi kemajuan para petani “ Karena kita berorganisasi ini untuk membantu para petani dalam menyampaikan informasi didunia pertanian, khususnya ilmu tehnologi pertanian” paparnya.( 3/11) Lebih jauh, Sopyan menuturkan, salah satu dalam program kerjanya selama lima tahun ini, akan menghidupkan kembali komoditas-komoditas pertanian yang sudah hilang di kabupaten Sukabumi “ kita akan mencari tahu, kenapa kacang dadap dan kacang hijau hilang dan tidak ditanam lagi oleh para petani. Padahal pada tahun 1985, kecamatan Pabuaran, Cibaregbeg

Sukabumi Pos-Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat Rildo Ananda Anwar sudah menyampaikan surat usulan untuk penghapusan pajak pertambahan nilai atau PPN rumah masyarakat berpenghasilan rendah terkait penaikan harga rumah bersubsidi kepada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Namun, fasilitas pembebasan PPN properti masih belum diperoleh.“Insya Allah usulan tersebut disetujui,” ujar Rildo usai memberikan sambutan dalam lokakarya Percepatan Pemenuhan Rumah bagi Semua Keluarga di Jakarta, Selasa (26/11). Optimisme tersebut karena sudah ada pembicaraan sebelumnya dengan instansi terkait

Illustrasi Model Rumah Minimalis-By L.A.P

ketika Kemenpera akan mengeluarkan keputusan penaikan harga untuk rumah subsidi. “Tinggal mekanismenya. Dalam waktu dekat pasti keluar,” ujarnya. Yang menjadi masalah, menurut Rildo, ialah kepastian waktu keluarnya persetujuan pembebasan PPN. “Ini dari Kemenkeu terkait pembebasan pajak tersebut. Kami sudah bicara dengan Dirjen Pajak,” ujarnya. Sebelumnya, Kemenpera menetapkan rumah bersubsidi akan mengalami kenaikan. Rumah bersubsidi dengan harga Rp95 juta di wilayah Jabodetabek mengalami penaikan harga menjadi Rp115 juta. Rumah bersubsidi di wilayah lain seharga Rp 88 juta

akan menjadi Rp105 juta. Khusus di Papua, rumah bersubsidi seharga Rp145 juta menjadi Rp165 juta. “Seharusnya fasilitas pembebasan PPN diberikan pemerintah,” ujar Rildo. jadi masalahnya tidak mudah bukan hanya kami yang mengeluarkan tapi berkaitan dengan institusi lain. Dari Menpera sudah final (untuk menaikkan harga rumah bersubsidi,” ujarnya. Tetapi, selama belum ada persetujuan dari Kemenkeu terkait pembebasan pajak, pembeli rumah bersubsidi dengan fasilitas likuiditas penyaluran perumahan atau FLPP belum dapat menikmati fasilitas pembebasan PPN. (SP04)

adalah penghasil terbesar “ lanjutnya. “ Melalui wadah organisasi KTNA ini, kami seluruh jajaran pengurus akan bekerja keras untuk memaksimalkan hasil pertanian diantaranya akan menggalakan ketersedian benih unggul dari hasil penangkaran dan pupuk organik yang melibatkan seluruh seluruh KTNA di tingkat kecamatan “ katanya didepan pengurus KTNA hadir dalam rembug madya .opyan sangat prihatin melihat kenyataan yang dia perhatikan selama ini, katanya, bukan hal yang aneh, kalau kita sering melihat hasil pertanian yang POTRET PALABUHANRATU ada di super market, hampir beberapa IBUKOTA / PUSAT PEMERINTAHAN KAB. SUKABUMI : puluh persen dikuasai komoditas pertanian impor “ Masa sih, hanya untuk KAPAN JADI PUSAT KEGIATAN PEMKAB SEPENUHNYA ? wortel saja, kita harus impor ? Apakah OLeh : Bang Thaher memang petani kita tidak mampu atau memang hasil pertanian para petani terletak di pantai Selatan Kabupaten in West Java”. kita kurang diproteksi ? “ tanyanya. Sukabumi yang jarak nya sekitar 60 Kini kota Kecamatan PalabuhanPertemuan Rembug Madya yang dikm dari Kota Sukabumi. Nama Pal- ratu yang telah diresmikan menjadi hadiri seluruh pengurus di aula kanabuhanratu, sangat dikenal oleh ber- Ibukota dan Pusat Pemerintahan Kator BP4K hari Sabtu, adalah kegiatan bagai kalangan baik di dalam maupun bupaten Sukabumi berdasarkan PP yang kedua kalinya, setelah terbendi luar negeri, sebagai kota tujuan N0.66 tahun 1998 dan mulai tahun tuknya kepengurusan KTNA priode wisata. Saking populernya nama Pal- 2001 pada saat pemerintahan dibawah 2012-2017 yang di laksanakan pada abuhanratu, sehingga banyak para kepemimpinan Bupati H.Maman Suhari Rabu 24 Oktober 2012 di gedung turis domestic maupun mancanegara laeman dan Wakil Bupati H.Ucok Badiklat Kadupugur yang telah mengyang tidak tahu, bahwa Palabuhanratu Haris MY , secara bertahap kegiatan hasilkan kepengurusan H. Sopyan adalah bagian dari wilayah Kabupaten pemerintahan Kab.Sukabumi mulai B.H, SIP sebagai ketua dan Ir.Edi SUKABUMI Pos - Kota Palabuhan- Sukabumi. Yang mereka tahu “Pal- dipindahkan dari kota Sukabumi ke Rahmat sebagai sekretaris. ratu merupakan kota Kecamatan yang abuhanratu is Palabuhanratu there is Bersambung halaman......................... 11 (rangga)

dan 2 ekor sapi, dimana Hewan qurban tersebut di distribusikan samapai 426 Kepala Keluarga yang terdiri dari 5 RT dan 1 ke-RW-an Marwan dan Aja selaku Panitia Qurban mengungkapkan bahwa ini merupan hal yang perlu dipertahankan bahkan di tingkatkan “Kami berharap pada tahun yang akan datang kesadaraan akan ber-Qurban akan lebih bertambah “ Ungkap Marwan “dan bukan hanya sebagai bentuk solidaritas dan loyalitas saja antar sesama umat, melainkan sebagai bukti peningkatan kuwalitas keimanan masyarakat tentang arti dan pentingnya ber-qurban “ tambah Aja oleh karena itu DKM Mesjid AlIshlah yang dibina oleh KH. Nurzaman dan Drs.Ence Silahudin ini, akan berupaya meningkatkan kesadaran berqurban terhadap masyarakatnya dengan method-methode yang telah dipersiapkan. (Red)

Jembatan Kampung Gobang - Dok SP

puluh tujuh juta) . Dari hasil penelusuran SP dilapangan, di temukan beberapa kejanggalan yang salah satunya yaitu tidak sesuainya bahan material yang digunakan seperti pasir, yang digunakian adlah pasir kali Cicatih, kayu alas jembatan mengunakan kayu manga dan lebar jembatan tersebut hanya 90 cm, yang seharusnya lebar 120 cm Pekerjaan jembatan tersebut dilaksanakan oleh CV yang ber inisial “HR”, dan sampai berita ini diturunkan dari pihak CV. “HR” belum ada konfirmasi atau memberikan keterangan yang jelas terkait kejanggalan yang ditemukan di lapangan CV. “HR”, bukan hanya masalah pekerjaan saja, tetapi keluhan pun datang dari pekerja CV. “HR” itu sendiri yang selama ini mengerjakan proyek jembatan tersebut, dimana keluhan pekerja CV.”HR” tersebut merasa belum menerima sisa upah keraj, padahal pekerjaan jembatan tersebut sudah rampung dikerjakan Bahkan beberapa warga yang sering melintasi jembatan atau mempergunakan jembatan tersebut, merasa takut dan merasa kurang nyaman dengan alasan, tidak adanya standarisasi keamanan, sehingga merekapun malas untuk melintas padahal jembatan tersebut sangat penting guna aktivitas warga sekitar. (SP03)

Endang Djakatela Terpilih Jadi Wakil Ketua PGRI Jabar SUKABUMI ‘SJ’–Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi Jawa Barat (Jabar) Drs. H. Endang Djakatela MM.M.Si, resmi terpilih menjadi Wakil Ketua PGRI Provinsi Jabar masa bhakti 2013-2018, melalui Konferensi PGRI Provinsi Jabar di Hotel Grand Panghegar Bandung dari 28-30 Oktober 2013 lalu. Pada proses pemilihan, pria ramah ini berhasil mengalahkan 50 Calon Wakil Ketua dari utusan PGRI seJabar yang diikuti ribuan peserta. Untuk menjadi pengurus di tingkat provinsi, harus memiliki kemampuan dan integritas mumpuni. Perwakilan pengurus PGRI asal Sukabumi di Jabar merupakan sejarah baru. ” Bisa dipercaya merupakan kebanggaan tersendiri untuk saya. Dengan mengemban amanah yang diberikan

H. Drs. Endang Djakatela Wakil Ketua PGRI Jabar

saya siap melaksanakan tugas dengan sebaik - baiknya,” Kata Endang kepada wartawan. Ia berharap, kerjasama teman-teman PGRI Kabupaten Su-

kabumi terus terjalin untuk meningkatkan kinerja PGRI Jabar. “PGRI merupakan wadah bagi guru dalam memperjuangkan haknya dan kami akan bersama-sama profesinal dan mentaati kode etik,”tuturnya. Di sisi lain ia mengulas terkait sertifikasi guru yang sudah menjadi program kerja ke depan dan harus diselesaikan. Sudah mencapai 70 persen sertifikasi guru untuk Kabupaten Sukabumi.” 30 persennya belum dan ditargetkan tahun depan selesai,”ulasnya. Di tempat berbeda, seorang anggota PGRI Kabupaten Sukabumi Iwan meminta, dengan terpilihnya H. Endang Djakatela maka diharapkan dapat merangsang kemajuan disemua lini,”Kami berharap tolong jaga kepercayaan yang sudah ditugaskan dan selesaikan permasalahan guru,”singkatnya.

Ketua DKM Mesjid Al Ishlah saat menerima hewan kurban dari humas PLTU Palabuhanratu

Fidusia Dengan Akta Dibawah Tangan SUKABUMI Pos - Yang dimaksud dengan akta di bawah tangan yaitu akta yang dibuat antara pihak-pihak dimana pembuatannya tidak dihadapan pejabat pembuat akta yang sah yang ditetapkan oleh undang-undang.Sedangkan fidusia dengan akta dibawah tangan yaitu perjanjian pembiayaan konsumen dengan penyerahan secara fidusia yang tidak dibuat akta notaris dan tidak di daftarkan di kantor pendaftaran fidusia untuk mendapat sertifikat jaminan fidusia.Sebenarnya pihak finance/kreditur/penerima fidusia diuntungkan dengan didaftarkannya perjanjian konsumen secara fisusia di kantor pendaftaran fidusia karena sertifikat jaminan fidusia melindungi kreditor jika debitor/pemberi fidusia gagal dalam melaksanakan kewajibannya sebagaiman tertuang dalam perjanjian kedua belah pihak. Tapi sayangnya perjanjian konsumen yang mencantumkan kata dijaminkan secara fidusia banyak yang tidak dibuatkan akta notaris dan tidak didaftarkan ke kantor pendaftaran fidusia untuk mendapat sertifikat jaminan fidusia alias perjanjian fidusia dengan akta dibawah tangan. Akibat hukum perjanjian fidusia dengan akta dibawah tangan yaitu kreditor tidak mempunyai hak eksekutorial yang legal terhadap obyek yang dijaminkan secarafidusia, karena baik kreditor maupun debitor sama-sama mempunyai hak kepemilikan atas obyek fidusia tsb. Kreditor biasanya tidak membayar penuh sesuai nilai objek fidusia tsb dan debitor telah mengeluarkan sejumlah uang untuk objek fidusia itu atau telah melaksanakan sebagian kewajiban kepada kreditor sesuai dengan perjanjian kedua belah pihak. Akibat hukum bagi kreditor Biasanya kreditor dalam melakukan eksekusi terhadap obyek fidusia dibawah tangan dilakukan oleh pihak remedial/prof coll/debt coll. Artinya proses eksekusi tidak melalui badan penilai harga yang resmi atau badan pelelangan umum, perbuatan ini bisa dianggap sebagai perbuatan melewan hukum sesuai diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan dapat digugat ganti kerugian. Eksekusi terhadap obyek fidusia dibawah tangan juga termasuk dalam tindak pidana, jika kreditor melakukan pemaksaan dan ancaman perampasan sesuai isi pasal 368 KUH Pidana yang berbunyi : Barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun penghapusan piutang, diancam karena pemerasan dengan pidanana penjara paling lama sembilan bulan. Ketentuan pasal 365 ayat kedua, ketiga dan ke empat berlaku untuk kejahatan ini. Akibat hukum bagi debitor Akibat hukum bagi debitor adalah jika debitor mengalihkan benda obyek fidusiayang dilakukan dibawah tangan kepada pihak lain tidak dapat dijerat dengan UU No. 42 Tahun 1999 Tentang jaminan fidusia, karena tidak syah atau tidak legalnyaperjanjian jaminan fidusia yang dibuat. Mungkin saja debitor yang mengalihkan barang objek jaminan fidusia di laporkan atas tuduhan penggelapan sesuai pasal 372 KUHPidana yang menandaskan: Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

Edisi 42 sp  

Sukabumi Pos