Issuu on Google+

PELALAWAN Polres Pelalawan Giat Lakukan Razia Khusus PANGKALAN KERINCI-Jajaran Polres Pelalawan giat melakukan Razia khusus dengan sasaran napi yang kabur dari Tanjung Gusta Medan dan teroris. Operasi yang dilakukan di depan Mapolres Pelalawan pada Senin (15/7) adalah hari ke 4 pelaksanaan operasi Giat yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Hariadi dan Kasat Sabhara Polres Pelalawan AKP Firdaus serta 25 orang personil gabungan Polres Pelalawan. Dikatakan Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Hariadi jika operasi giat dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya napi yang kabur dari LP Tanjung Gusta Medan dan teroris . "Ini sudah hari ke empat Kita lakukan razia dan akan terus dilaksanakan hingga para napi yang kabur dari LP Tanjung Gusta Medan tertangkap semua," paparnya. Dikatakan. Kompol Hariadi, pada hari ke empat ini ditemukan 2 orang yang tidak beridentitas dan 4 orang penumpang lainnya beridentitas dalam sebuah bus berplat 1552 AB. "Ada 6 orang dari Sibolga yang mencari kerja ke Jambi. Namun 2 orang yang tidak beridentitas atas nama Khaha rifitan Siregar dan Parlindungan Harahap, dijamin oleh pamannya yang lain dari 4 orang yang beridentitas. 4 orang yang beridentitas Hotlan Siahaan, Tonoi Pardoman, Ardi Anto harahap dan Khof ibnumim Ritonga. Jadi pamannya yang jamin 2 orang tersebut bukan napi dari Medan," ujarnya. Puluhan truk sejak pagi sudah kita hentikan dan memeriksa orang-orang dan bawaannya. "Ini dilakukan agar napi yang kabur dari LP. Tanjung Gusta Medan tidak masuk ke daerah kita dan menciptakan kondisi aman dan terkendali. Razia khusus ini akan terus dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ungkapnya.

SELASA

5

16 JULI 2013 7 Ramadhan 1434 H ď Ź NO. 482 TAHUN III

Seleksi Calon Praja IPDN

18 Praja Pelalawan Lulus Administrasi

better-rec

Disnakertrans Ingatkan Perusahaan Bayar THR PANGKALAN KERINCI-Meski Ramadan baru beberapa hari, namun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan mengimbau perusahaan agar tidak melupakan kewajibannya membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karwayannya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Pelalawan Nasri Fisda pada Ahad (14/7) di Pangkalan Kerinci. Menurut Nasri, kewajiban membayar THR kepada para karyawan sebaiknya dilakukan perusahaan sebelum jatuh tempo pembayaran yang ditetapkan pemerintah. Hal tersebut mengingat berbagai macam keperluan yang harus dipenuhi karyawan yang diprediksi akan melonjak naik menjelang hari raya Idul fitri. "Kita memperingatkan pengusaha hendaknya tidak mengabaikan hak buruh. Dan kalau bisa mulai besok THR ini sudah bisa dibayarkan lebih awal. Apalagi salah satu hak yang selalu dinantikan pekerja tiap tahunnya berupa tunjangan hari raya (THR) hendaknya secepatnya dibayarkan," terang Nasri seraya mengharapkan agar pengusaha dapat merealisasikan pembayaran THR tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-04/MEN/1994 Tahun 1994. Selain itu, pihaknya memberikan imbauan tertulis kepada seluruh perusahaan yang isinya supaya melaksanakan kewajibannya untuk buruh seperti THR, cuti dan lainnya dibuat hari ini juga. Dan secepatnya pihaknya akan menyebarkan imbauan tersebut ke seluruh perusahaan serta melakukan monitoring langsung terhadap imbauan tersebut. "Kita akan ke perusahaan untuk melakukan pengecekan, apakah sudah melunasi kewajibannya atau belum. Kalau ada karyawan yang merasa dirugikan pastinya akan ditindak lanjuti," tegas Nasri. Nasri yang pernah pula menjabat sebagai Kabag Humas Pelalawan menambahkan, selain itu diingatkan pula agar manajemen perusahaan memberikan kelonggaran jam kerja bagi karyawan muslim, terkait jam kerja dan pelaksanaan ibadah. "Selain perusahaan, kita juga minta karyawan non muslim untuk menghormati rekan mereka yang sedang berpuasa dengan tidak makan, minum atau merokok di tempat terbuka. Harapannya agar harmonisasi antara manajemen perusahaan juga antar sesama pekerja tetap terjaga," bebernya. Kadisnakertrans menjelaskan, untuk menjaga efektivitas pelaksanaan pembayaran THR oleh perusahaan, maka pada Senin (15/7) kemarin ia mendirikan posko-posko pemamtauan THR tahun 2013 yang nantinya akan memantau pembayaran THR. Kepada para karyawan, Nasri juga mengimbau pada waktu yang telah ditentukan, namun belum juga menerima THR, untuk dapat melaporkan kepada Disnaker Kabupaten Pelalawan agar segera ditindak lanjuti kepada perusahaan terkait. "Jika pada waktu jatuh tempo pembayaran THR yang ditetapkan yakni selambat-lambatnya dibayarkan 7 hari menjelang Idu Fitri, namun para karyawan belum juga menerima haknya dari perusahaan, maka para karyawan diminta untuk melaporkan perusahaan yang lalai tersebut kepada Dinsker ataupun melalui posko-posko yang dibentuk," ujar Nasri. Secara tegas Nasri menuturkan bahwa jika ditemui adanya pelanggaran pembayaran THR oleh perusahaan, Disnakertran akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan terkait. "Kalau ada perusahaan membandel bayar THR, ada sanksi tegas yang akan kita berikan kepada perusahaan yang tidak menunaikan kewajibannya memberi THR kepada karyawan sesuai haknya dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tutupnya. better-rpc

Suasana hikmat menghiasi pelantikan koordinasi UKP oleh Bupati Praja.

PANGKALAN KERINCI-Sebanyak 18 orang peserta seleksi CPNS calon Praja IPDN asal Kabupaten Pelalawan dinyatakan lulus administrasi dan akan mengikuti rangakaian tes selanjutnya. "Penyerahan seluruh berkas peserta ke pihak provinsi dan untuk selanjutnya akan menunggu jadwal berbagai

tes dalam tahapan seleksi Calon Praja IPDN," terang Kepala BKD Pelalawan Andi Yuliandri kepada wartawan, Senin (15/7). Dikatakan Andi, jika 18 peserta seleksi Calon IPDN asal Pelalawan tersebut diantaranya 2 orang dari Pekanbaru, 9 orang dari Pangkalan Kerinci, 1 orang dari Pangkalan Lesung, 1 orang

dari Pangkalan Kuras, 2 orang dari Bunut, 1 orang dari Seikijang, 1 orang dari Kuala Kampar dan terakhir 1 orang dari Ukui. "Jadi ada peserta yang berasal dari Pekanbaru ataupun Siak yang mendaftar melalui Kabupaten Pelalawan. Jadi tidak ada kuota untuk peserta setiap Kabupaten. Semuanya bisa masuk

melalui kabupaten mana saja," paparnya. Ditambahkannya lagi, peserta itu nanti selanjutnya akan diseleksi. Dimana akan diurutkan dari ranking yang tertinggi yang akan diterima. Jadi tidak ada istilah jumlah peserta setiap kabupaten atau kota. "Bayangkan saja untuk yang

mendaftar melalui Kota Pekanbaru saja sudah lebih dari 200 orang. Nilai mereka yang akan menentukan kelulusan mereka yang diurutkan dari ranking tertinggi hingga yang terendah. Jika peserta Kabupaten Pelalawan masuk ke dalam nilai yang tinggi tentu akan bisa lulus semu," pungkasnya. better-rtc

SD di Pelalawan Akan Terapkan Kurikulum Baru PANGKALAN KERINCI-Penerapan kurikulum 2013 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional bakal diterapkan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT) Al Bayan. Sekolah ini menjadi salah satu diantara 37 sekolah di Provinsi Riau dan 8 sekolah di Kabupaten Pelalawan yang akan merealisasikan kurikulum bertaraf nasional tersebut. "Alhamdulillah sekolah kita diberikan amanah menjadi salah satu sekolah sasaran penerapan kurikulum 2013. Selain bangga tentunya ini juga menjadi tanggung jawab kami untuk menyukseskan program dari Mendiknas ini. Dan tentunya kami berharap dukungan dari semua pihak termasuk wali murid," kata Kepala SDIT Al Bayan, Ustadz Ghufron Halimi saat ditemui saat orientasi sekolah, pada hari pertama masuk sekolah bagi murid baru, TP 2013/2014, Senin (15/7). Selain SD-IT Al Bayan yang menjadi sasaran penyelenggara kurikulum 2013 sebut Ghufron, ada 7 sekolah lainnya di Kabupaten Pelalawan yang juga mengemban misi yang sama. Kalau dari swastanya ada 3 sekolah termasuk SD IT Al Bayan, ditambah SD Global Andalan dan SD Mutiara Harapan. "Sedangkan untuk sekolah negerinya antara SDN 05, SDN 06, SDN 07, SDN 09 dan SDN Binsus Bernas Pangkalan Kerinci," katanya. Ghufron mengatakan bahwa dirinya selaku pimpinan sekolah sekaligus Mudir (koordinator) pada sekolah yang tergabung pada Yayasan Al Bayan tersebut bersama sejumlah guru telah

Foto ilustrasi.

mengikuti sosialisasi sekaligus pembekalan selama 2 minggu di Hotel Mutiara Pekanbaru. "Meski memang belum seluruhnya dikuasai, insya Allah sambil jalan akan dilakukan pembenahan dan perbaikan, dari pihak sekolah siap menerapkan kurikulum dengan pendekatan tematik integratif plus metode pendekatan sentifik," paparnya sambil menyebutkan kurikulum baru ini lebih menek-

ankan pada proses bukan pada nilai dan menjadikan siswa sebagai pusat pembelajaran. Hanya saja imbuh Ghufron, penerapan kurikulum baru ini pada tahun pertama penerapan hanya kelas 1 hingga 4, sementara kelas 5 dan ini masih mengacu pada kurikulum lama. "Kalau perbandingan kurikulum baru dan lama tingkat bobot lebih ringan, namun waktu lebih panjang dan dituntut adanya

penilaian otentik," ujarnya. Di SD-IT Al Bayan sendiri lanjut Ghufron, selain memberlakukan kurikulum dari Dinas Pendidikan Pelalawan juga memiliki kurikulum plus bidang diniyah yang menjadi salah satu program unggulan di sekolah tersebut. Saat ini saja guna menunjang operasional sekolah yayasan Al Bayan, juga memiliki TKIT Al Bayan yang didirikan

sejak tahun 2003 lalu. "Alhamdulillah, selain memiliki gedung sekolah sendiri dengan 17 lokal dan 18 rombel dengan jumlah siswa mencapai 500 orang dan kurang lebih 40 orang tenaga pendidik, dengan akreditasi A juga memiliki radio dakwah sendiri, masjid, lapangan olahraga, kantin sekolah, pustaka dan lainnya," ringkasnya. better-grc

Pelayanan Diskes Pelalawan Tetap Optimal PELALAWAN - Meski berada di bulan Ramadhan 1434 H, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Drs Darwis Alkadam M Si memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal. Baik di Puskesmas maupun rumah sakit yang ada di daerah ini. Tidak ada alasan, selama berpuasa Ramadhan nantinya pelayanan kepada masyarakat menjadi berkurang. "Selama pelaksanaan Ramadhan nantinya, pelayan ter-

hadap masyarakat di Puskesmas tetap berjalan seperti biasa. Jadi kalau ternyata nantinya selama puasa pelayanan di Puskesmas atau rumah sakit tidak optimal ya laporkan saja, nanti akan ada sanksinya," terang Kadiskes Pelalawan beberapa waktu lalu. Darwis mengatakan bahwa tidak hanya memastikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di Puskesmas dan rumah sakit berjalan sebagaimana

mestinya, bahkan menurut Kadiskes Pelalawan lagi, pihaknya juga akan membuka posko kesehatan bersama di Jalan Lintas Timur. "Nantinya, kita juga akan membuka posko kesehatan dalam rangka pengamanan lebaran bersama Polri dan Satker lainnya sepanjang Lintas Timur. Petugas, dokter d a n p e r a w a t s i a p m e m b erikan pelayanan khusus bagi pengguna jalan yang melintas

jalur tersebut," bebernya. Untuk itu, sambungnya, dirinya kembali mengingatkan kepda petugas kesehatan baik dokter maupun perawat yang mendapat piket dinas selama puasa hendaknya tetap menjalankan tugasnya dengan baik. "Artinya, tetap mengedepankan kepentingan memberikan pelayanan terhadap masyarakat dari meninggalkan tugas mulia sebagai petugas kesehatan.

Kalau ada petugas yang mengabaikan tugasnya disaat dia ditunjuk piket tentu ada k o n s ek w e n s in y a secara kedinasan. Jangan sampai saat ada masyarakat yang a k a n b e r o b a t , d o k t e r d an perawat piket tak ada ditempat," ungkap Kadiskes memp e ri n ga t k a n a g a r d o k t e r perawat piket pada puasa dan liburan tetap optimal memberikan pelayanan kesehatan. better-dpc


Hal 5