Issuu on Google+

Langganan Rp 40.000/bulan Hubungi Lukman 024-74055917

EDISI 704 jumat pon, 16 Desember 2011 20 Muharam 1433 H Terbit 12 Halaman

Bandungan Rawan SaRang TeRoRiS

Harsem Dukung Perempuan dan Anak media massa harus berpihak pada kesetaraan gender dalam pemberitaannya. Karena posisi media sangat strategis memengaruhi opini publik. Menurutnya, monitoring pada media sangat penting agar mengetahui sejauh mana media merespon persoalan gender dan anak. Untuk itu ia dan tim melakukan riset terhadap Harsem dan Suara Merdeka (SM) selaku koran asli Jawa Tengah. “Kami melakukan analisis dengan variabel gender dan perlindungan anak. Kami melihat berita itu relevan atau tidak. Riset kami dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Ini untuk mengetahui sejauh mana dan tingakatan media dalam merespon permasalahan perempuan dan anak,” ujar dia. Erna mengatakan, Harsem dan SM diamati pada kurun waktu Juli hingga Oktober 2011. Hasilnya, dari 96 berita mengenai isu gender, 43 berita mendukung, 15 posisi netral, 38 tidak jelas. Untuk pemberitaan tentang isu anak, dari 60 berita Harsem, 33 berita mendukung anak, posisi netral sebanyak enam berita, 21 berita tidak jelas.

Harian Semarang dinilai menjadi media yang mendukung perempuan dan anak dalam ranah kesetaraan gender. Koran lokal milik wong Semarang ini dinilai memiliki sikap yang jelas dalam memberitakan kasus yang berhubungan dengan perempuan dan anak selaku korban. Misalnya soal KDRT dan kasus asusila. Kepala Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Jateng Soelaimah mengatakan hal itu usai rapat persiapan peringatan Hari Ibu di Jawa Tengah, kemarin. Pernyataan itu juga dia sampaikan dalam forum Pemaparan Hasil Monitoring Media yang dilakukan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Walisongo di gedung Rektorat IAIN Walisongo, Selasa (13/12) lalu. “Kami menilai Harsem termasuk media yang memiliki sikap jelas dalam upaya pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Harsem punya sensitifitas gender yang bagus,” ujarnya di hadapan para peneliti PSGA dan para pengelola jurnal yang hadir. Sekretaris PSGA IAIN Walisongo Berliyana Ernawati memaparkan,

Redaksi Telp 024-3518359, Fax. 024-3516531 Iklan & Sirkulasi Telp 024-3516531, 91507718 Fax. 024-3516531

HARSEM/HERU SANTOSO

Membuat gara-gara di Salatiga, pelajar Semarang digunduli polisi

Pelajar Semarang Digaruk di Salatiga PuluhaN pelajar SMK/STM dari Kota Semarang diamankan petugas Polres Salatiga. Para pelajar tersebut digaruk dalam razia di Jalan Seruni, Jetis, Sidorejo, Kota Salatiga, sore kemarin. Puluhan pelajar itu sengaja datang ke Kota Salatiga, diduga akan melakukan tawuran massal. Setelah digelandang ke Mapolres Salatiga, mereka langsung digunduli. Para pelajar tersebut datang dari beberapa sekolah, yaitu dari SMK Muhammadiyah 2, SMA Mardisiswa, SMA Nasional, dan SMA Tugu Suharto. Selain itu, diamankan pula tujuh pelajar dari SMA Kristen 1 Salatiga. Dari tangan para pelajar tersebut, petugas berhasil menyita puluhan sabuk besi, sebuah tongkat besi dan lima buah jimat seperti keris Semar Mesem dan Mantra Aji (biasa digunakan untuk kekuatan badan).

Bersambung Hal 7

Tak Terpilih Jadi Kaur, Anak Kades Ngamuk

Bersambung Hal 7

HARSEM/DOK

Kawasan Bandungan yang berbukit-bukit ditunjang banyak penginapan memungkinkan kawasan ini menjadi sarang teroris

Oleh Nino adisumarto Kirimkan SMS kritik, masukan, serta informasi atau uneg-uneg apa pun di sini

Kirimkan SMS kritik, masukan, serta informasi atau uneg-uneg apa pun di sini

HARSEM/MOH ICHWAN

Dari kiri Veven SP Wardana, Soelaimah, Rektor IAIN WS Muhibbin, Ketua Lespi Prabowo, Jumat Anto (27/5)-Sabtu (28/5) dan Penjab PSGA Fauzi 11.34 11.43

14.56 15.01

17.28 17.42

18.41 18.49

Kawasan sejuk dan kesohor sebagai obyek wisata andalan Kabupaten semarang, Bandungan, kini diawasi lantaran bisa menjadi kandang teroris.

B

aNDuNGaN, Sumowono, dan Jambu ditengarai rawan menjadi tempat persembunyian teroris di wilayah Kabupaten Semarang. Dan saat ini menjadi daerah pantauan dan pengawasan petugas Polres Semarang. Kapolres Semarang AKBP IB Putra Narendra menjelaskan, ketiga kecamatan tersebut berpotensi sebagai tempat transit dan persinggahan kelompok teroris. Karena secara geografis Bandungan merupakan daerah berhawa sejuk dan banyak tempattempat penginapan. Sedangkan Sumowono dan Jambu merupakan daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Temanggung, yang selama ini sudah dikenal sebagai sarang teroris.

azis (25), anak Kepala Desa (Kades) Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang mengamuk dan memukuli beberapa orang. Aksinya ini dilakukan karena merasa kecewa lantaran tidak terpilih dan kalah menjadi Kepala Urusan (Kaur) di Desa Tajuk. Akhirnya ia berurusan dengan Polsek Getasan. Data yang dihimpun Harsem menyebutkan, kejadian ini muncul saat di Desa Tajuk terjadi pemilihan jabatan Kaur Pemerintahan dan Kaur Pembangunan. Karena ada lowong jabatan, akhirnya dilakukan pilihan oleh Badan Perwakilan Desa (BPD) Tajuk dan RT/RW dengan jumlah 50 orang. Para calonnya adalah Siti Wulandari, Titik, dan Azis yang maju untuk memperebutkan jabatan Kaur Pemerintahan dan Kaur Pembangunan itu. Dari pemilihan yang dilakukan Senin (12/12) lalu, hasilnya adalah Titik mengumpulkan 14 suara, Siti Wulandari (22 suara) dan Aziz hanya memperoleh 13 suara.

Bersambung Hal 7

04.19 04.26

Jumat (27/5)-Sabtu (28/5)

11.34 11.43

14.56 15.01

17.28 17.42

18.41 18.49

MbaheSangkil

MbaheSangkil

04.19 04.26

KDRT Jadi Kesempatan Cerai

N

amuN yang terjadi pada Jika mendengar kalimat Kirimkan SMS kritik, masukan, serta pasangan Kaspo dan Sapingah, informasi atau uneg-uneg apa pun di sini kekerasan dalam rumah keduanya nama samaran, yang terjadi sebaliknya. tangga (KDRT), orang Kaspo justru korban kekerasan istrinya. cenderung membayangkan Warga Kecamatan Tembalang ini sering perempuan sebagai sakit lantaran stress tiap hari diomeli korban. Entah istri yang Sapingah. Terkadang dipisuhi dan dikagetkan dengan bunyi barang-barang dianiaya suami atau yang dibanting atau dinding kayu rumah bayangan kekerasan yang digedor-gedor. Di lain pihak. Kaspo menjadi anggota lainnya. ISTIKOMAH; Ikatan Suami Takut Istri Jumat (27/5)-Sabtu (28/5)

11.34 11.43

14.56 15.01

17.28 17.42

Kalo di Rumah. Pegawai senior di sebuah perusahaan swasta ini tidak berkutik jika 18.41 18.49 istinya 04.19 04.26 marah. Tak pernah ia membantah

ocehan Sapingah yang cerewet. Kaspo “liar” di luar rumah. Entah untuk mencari kompensasi atau karena pergaulan, kelakuannya mirip anak muda metropolitan. Ngelayap di tempat wisata, tour ramai-ramai bersama rekan sehobi adalah kebiasaannya. Terutama di akhir pekan. Kaspo merasa mendapat kepuasan dan kebebasan di luar rumah. Tetapi dia masih selalu berusaha pulang demi dua anaknya yang telah sekolah. Walau kupingnya tebal untuk mendengar omelan, dia tetap menjadi suami bagi istrinya.

Bersambung Hal 7

Bersambung Hal 7

lawangsewu Jurusan Jakarta KA

Berangkat

Argo Anggrek

SmgTwg

12.00

Gambir

Argo Anggrek

Smg Twg

00.00

Argo Sindoro

Smg Twg

05.30

Argo Muria

Smg Twg

Sembrani

Gumarang

Jurusan Jakarta

Datang

Kelas

KA

Berangkat

17.54

Eks

Senja Utama

Smg Twg

20.00

Gambir

05.52

Eks

Fajar Utama

Smg Twg

08.00

P Senen

Gambir

11.25

Eks

Matarmaja

Smg Pcl

00.58

P Senen

16.00

Gambir

22.03

Eks

Brantas

Smg Pcl

19.30

T Abang

Smg Twg

23.03

Jkt Kota

05.25

Eks

Kertajaya

Smg Pcl

20.46

Smg Twg

12.00

Jkt Kota

18.30

Eks Bis

Tawang Jaya

Smg Pcl

19.00

Jurusan Surabaya

Datang

Dharma Wanita Tingkatkan Kualitas Keluarga

DHARMA Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kota Semarang merayakan syukuran ulang tahun ke-12 dengan mengambil tema “Pengembangan Aliansi Strategi Dharma Wanita Persatuan, dengan Mitra Kerja, Pemerintah dan Sawasta untuk Suksesnya Pembangunan Berkelanjutan”. Kegiatan di selenggarakan di hall Balaikota Semarang itu, dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Jateng Ayu Hadi Prabowo, Walikota Semarang Soemarmo HS, Hermin Soemarmo dan undangan lainnya. Pada kesempatan itu Walikota Soemarmo HS berharap anggota Dharma Wanita dapat mendukung kinerja pegawai negeri yang bertugas mengabdikan diri untuk pemerintahan. “Sebagai perkumpulan istri para pegawai negeri, Dharma Wanita Persatuan Kota Semarang harus dapat mengembangkan diri. Baik untuk keluarga maupun kemasyarakatan. Dengan pengembangan diri ini diharapkan mampu menopang kinerja pegawai negeri dalam mengabdikan diri,” paparnya. Dengan berkembangnya kemampuan para anggota Dharma Wanita diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas keluarga. Perayaan HUT ini secara simbolis dilakukan pemotongan tumpeng, penyerahan bantuan sarana dan prasarana sekolah untuk putra putri anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Semarang. Selain itu diberikan pula piagam kepada 10 unsur pelaksana Dharma Wanita tergiat. Dalam perayaan tersebut, dimeriahkan Lomba Membuat Kudapan berbahan dasar sosis ‘So Nice’. Hasil lomba berturutberturut dimenangkan oleh Badan Kepegawaian Daerah, PDAM dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sedangkan Harapan 1 sampai dengan 3 diraih oleh Kecamatan Semarang Barat, Bappeda dan Semarang Utara. (pru/jos)

Sosialisasi Program Ekonomi UNTUK memperkenalkan program yang hendak digulirkan, LAZiS Jateng mengadakan sosialisasi program ekonomi untuk masyarakat binaan Gondoriyo, Kecamatan Mijen Semarang. Acara yang berlangsung pada hari Rabu 14 Desember 2011 bertempat di kantor LAZiS Jateng di jalan Karangrejo Raya no.224 B Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur. Acara yang dimulai dengan sosialisasi program kepada tokohtokoh masyarakat berupa pemutaran film tentang potensi-potensi Desa Gondoriyo, kemudian diakhiri dengan sharing program. “Untuk lebih memperkuat sektor perekonomian masyarakat, LAZiS Jateng merencanakan program sawah produktif. Program ini dilakukan dengan cara membeli sawah di sekitar kawasan binaan yang untuk selanjutnya akan diberdayakan oleh para penerima program,” ujar Ayu sebagi Ketua Pengampu Desa Binaan, Gondoriyo. Ia menambahkan, sistem yang digunakan adalah bagi hasil 50% untuk penerima program dan 50% untuk program pengembangan pemberdayaan LAZiS Jateng,” Dalam kesempatan tersebut LAZiS Jateng juga mensosialisasikan pembangunan Masjid Jabbal Rahman yang telah berjalan hampir tujuh bulan ini. “Selain itu masih ada program kami yang lain, yaitu Kandang Comunal yang juga merupakan program yang akan di garap di Desa Gondoriyo,” kata Ayu. Ia menambahkan, bagi hasil dari kandang comunal inilah yang nanti menjadi salah satu pendukung program Qurban Peduli tahun 2012. Pihaknya memperkirakan target Qurban peduli sebanyak 1500 ekor kambing/domba. Sebagai catatan, perolehan program Qurban tahun 2011 sebanyak 700 ekor kambing/domba se Jawa tengah. “Kami berharap melalui program ini selain bisa mensejahterakan warga sekitar, juga bisa bermanfaat bagi masyarakat di wilayah lain, khususnya melalui program kandang comunal ini,” pungkas Ayu. (nuh/jos)

woro-woro Sehat, Murah bersama Carrefour CARREFOUR Srondol Banyumanik setiap hari Minggu mengadakan senam aerobic pukul 06.00 – selesai di pelataran parkir C4. Bagi pengunjung yang ingin mengikuti agenda rutin ini silahkan bergabung dan gratis.

Gelar Tari Sanggar Greget SANGGAR Greget akan menyajikan pertunjukan Tari Bedaya Ratu Gayatri, Tari Podang, dan Tari Mahendra garapan Yoyok Priyambodo, Sabtu (17/12) di Museum Ranggawarsita, pukul 19.00. Gelaran tersebut dimaksudkan sebagai refleksi akhir tahun, sekaligus sarana wisuda bagi anak didik Sanggar Greget yang berhasil melampui tahapan ujian gerak dan tulis selama delapan semester.

Kelas

KA

Berangkat

Bisnis

Gumarang

Smg Twg

01.01

P Turi

14.51

Bisnis

Kertajaya

Smg Pcl

23.55

07.27

Eko

Argo Anggrek

Smg Twg

15.32

03.20

Eko

Argo Anggrek

Smg Twg

P Senen

05.10

Eko

Rajawali

P Senen

02.16

Eko

Sembrani

P Senen

03.02

Kelas

KA

Berangkat

05.22

Eks Bis

Harina

Smg Twg

P Turi

04.40

Eko

P Turi

19.30

Eks

Blora Jaya

Smg Pcl

08.45

03.32

P Turi

07.30

Eks

Blora Jaya

Smg Pcl

17.00

Smg Twg

08.25

P Turi

12.50

Eks

Smg Twg

02.21

P Turi

06.34

Eks

Wisuda Periode III Unika

REKTOR Unika Soegijapranata Prof Y Budi Widianarko, Sabtu (17/12), akan mewisuda 304 wisudawan pada Wisuda Program Diploma, Sarjana dan Pascasarjana Periode III Desember Tahun 2011. Mereka berasal dari 13 program studi, masing-masing: delapan Diploma, 262 Sarjana, 34 Magister. Dari masing-masing program studi terdapat satu wisudawan dengan indek prestasi kumulatif terbaik. Para calon wisudawan dimohon untuk hadir. Informasi hub. Ernanto telp. (024) 8441555 – psw 190.

Kelas

KA

Berangkat

16.08 04.28

Eks

Brantas

Smg Pcl

Bjnegoro

12.26

Eko

Banyubiru

Smg Pcl

05.00

Bjnegoro

20.48

Eko

Banyubiru

Smg Pcl

13.00

Datang 07.30 20.35

Bdg

Jurusan Bojonegoro

Smg Pcl

21.29

Malang

01.01

Kelas

KA

Berangkat

07.39

Eko

Kaligung

Smg Pcl

08.35

Tegal

11.33

Bisnis

Kaligung

Smg Pcl

17.00

Tegal

19.44

Bisnis

Solo Blpn

08.11

Bisnis

Kaligung

Smg Pcl

05.55

Tegal

08.45

Eko

Solo Blpn

16.11

Bisnis

Kaligung

Smg Pcl

13.00

Tegal

16.19

Eko

04.56

Eks Bis

Kediri

Jurusan Solo

Jurusan Jombang

Jurusan Malang Matarmaja

Jurusan Tegal

Datang

06.31

Eko

Bangunkarta

Smg Twg

22.32

Jombang

Datang

Kelas

Sumber : DAOP IV Semarang *) Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah

Akhir 2011, Semarang Bebas Pasung

Oleh Prihati Puji Utami

Hingga akhir 2011 ini, Semarang bebas dari pemasungan penderita gangguan jiwa. Untuk mencegah adanya pemasungan, DKK Semarang melakukan sosialisasi melalui puskesmas.

B

ERDASARKAN catatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, hingga akhir tahun 2011 Semarang sudah bebas dari pemasungan penderita gangguan jiwa. Sebelumnya terdapat tiga pasien gangguan jiwa yang dipasung oleh keluarganya, namun saat ini sudah sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Gondo

Amino. Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Niken Widyah Hastuti mengatakan, saat ini tidak ada lagi kasus pasung yang ditemukan di Kota Semarang. “Kami berharap tidak ada kasus baru lagi, hal ini juga untuk mendukung Indonesia bebas pasung pada 2014,” ujarnya, kemarin. Ia menambahkan, sebelumnya terdapat tiga kasus pemasungan terhadap penderita gangguan jiwa di Kecamatan Semarang Barat, Semarang Tengah, dan Ngaliyan. ”Kondisi mereka saat ini sudah membaik dan tidak dipasung lagi, terus mendapat pengawasan dari puskesmas,” ujarnya. Untuk menekan terjadinya kasus pemasungan tersebut, Niken menjelaskan, Dinas Kesehatan Kota Semarang terus melakukan sosialisasi melalui puskesmas. Menurutnya, di tingkat puskesmas ada pertemuan kader dan pertemuan forum untuk

membahas hal tersebut sehingga bisa mencegah adanya pemasungan. Ia mengungkapkan bahwa kasus pemasungan terjadi di keluarga tidak mampu. Di mana, penderita gangguan jiwa tersebut berpotensi terjadi mulai anak remaja. “Mulai remaja gejala akan terlihat dan orangtua harus terus mewaspadai. Untuk kemudian menindaklanjuti dengan segera. Tidak harus pergi ke dokter tetapi dapat ke puskesmas terdekat,” katanya. DKK Semarang meminta kepada orang tua agar tidak memasung anaknya yang mengalami stres. Namun, sebaiknya orangtua dapat segera mengkonsultasikan anaknya kepada bagian pelayanan kesehatan. “Mereka yang stres biasanya tidak langsung terjadi, tetapi diawali dengan gejala seperti susah tidur, sering mengigau, dan menarik diri dari pergaulan. Jika hal itu terjadi, konsultasikan ke pelayanan kesehatan,” katanya. (jos)

Pemkot Bantah Kinerja BPR Buruk SETELAH sebelumnya Komisi B DPRD Kota Semarang mengusulkan adanya merger BPR BKK dan BPR Bank Pasar karena kinerja BPR BKK dinilai buruk, mendapat tanggapan dari Bagian Perekonomian Setda Kota Semarang. SKPD tersebut menilai selama ini kinerja BPR BKK sudah menunjukkan pertumbuhan positif. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Semarang Bambang Indriyanto melalui Kasubag Sarana Perekonomian, Suyadi menjelaskan, pada April 2012, BPR BKK sudah impas antara pengeluaran dan pendapatan. Bahkan, menurutnya, tahun ini, BPR BKK juga sudah bisa setor Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkot Semarang sebesar Rp 350 juta. Menurutnya, pada tahun anggaran 2012 mendatang, diprediksikan akan setor PAD ke Pemkot Semarang sekitar Rp 1 miliar. Dengan kemampuan itu, katanya, BPR BKK juga menurunkan Non Performing

Loans (NPL) atau angka kredit macet sampai 4%. “Selain memberikan PAD, BPR BKK juga mampu turunkan angka kredit macet,” katanya. Secara kepemilikan, lanjut dia, ada dua saham yakni dari Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang dengan komposisi masing-masing 51% dan 49% yang diatur dalam Pergub No 11/2008. Dengan saham paling besar dimiliki Pemprov Jateng, katanya, usaha merger masih sangat sulit dilakukan. “Kalau mau merger, Pergub harus diubah. Tetapi saya kira dari sisi kinerja, sekarang ini sudah menunjukkan perkembangan yang bagus,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengungkapkan, kondisi BPR BKK Semarang Tengah pernah mengalami kerugian yang mencapai Rp 10 miliar. Angka itu merupakan akumulasi kerugian saat bank tersebut masih terpecah-pecah di tiap kecamatan, sebelum dimerger pada 2005. Saat

kondisi merugi itu, angka kredit macetnya mencapai 10%. “Namun pada 2008 sampai 2010, BPR BKK bisa mendapatkan keuntungan. Hanya saja keuntungannya masih diperuntukkan membayar kerugian itu. Mulai tahun ini sampai ke depan, dengan peningkatan kinerja, saya yakin akan menambah PAD dan menurunkan angka kredit macetnya,” harapnya. Sebelumnya Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Kholison mengusulkan, BPR BKK Semarang Tengah dimerger ke BPR Bank Pasar, karena kinerjanya masih buruk. Hal itu bisa dilihat dari tingginya angka kredit macet yang kini masih diambang batas aturan BI (Bank Indonesia) yakni 5%. Sedangkan BPR Bank Pasar masih menunjukkan kinerja yang baik dengan deviden Rp 175 juta per Juli 2011 dan angka kredit macet sekitar 4%. (ano/jos)

Anggaran Beladiri Dishub Dicoret KOMISI C DPRD Kota Semarang mencoret salah satu pengajuan anggaran kegiatan dalam program peningkatan SDM Dishubkominfo Kota Semarang. Pencoretan anggaran itu dilakukan saat rapat pembahasan RAPBD 2012 di ruang rapat Komisi C DPRD Kota semarang, kemarin. Dalam pengajuan anggaran itu, Dishubkominfo mengajukan program tambahan yang belum masuk Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) berupa peningkatan SDM. Didalamnya terdapat tiga kegiatan yakni senam pagi dengan anggaran sebesar Rp 24 juta, beladiri sebesar Rp 100 juta, dan peningkatan mutu SDM sebesar Rp 200 juta. Dari ketiga kegiatan itu, dewan menilai kegiatan beladiri belum bermanfaat besar bagi SDM di Dishubkominfo. Menurut Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang Kadarlusman, anggaran kegiatan beladiri itu sebaiknya tidak perlu diajukan. “Kalau kegiatan senam pagi, kita masih memakluminya. Termasuk kegiatan peningkatan mutu SDM. Namun kegiatan beladiri, saya rasa, belum bermanfaat banyak,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Ednawan Haryono mengatakan, kegiatan beladiri sangat penting bagi SDM. Pasalnya, SDM yang dimiliki saat ini memiliki tingkat tekanan kerja yang cukup tinggi. “Beladiri itu bukan untuk gagahgagahan tapi karena kerja kita sendiri dilakukan selama 24 jam, khususnya bagi pegawai yang ada di lapangan. Untuk itu, diperlukan bekal beladiri karena SDM itu nantinya akan bekerja berhadapan dengan orang-orang jalanan,” kata Ednawan. Selain itu, ia menambahkan, pengajuan anggaran kegiatan beladiri itu bukan semata dari gagasan Dishubkominfo semata. Namun, usulan itu datang dari internal dewan yang ada di Komisi C. “Usulan anggaran (beladiri) Karate itu juga didukung dari internal dewan sendiri kok,” ungkapnya. Karena alasan yang disampaikan itu masih kurang kuat, Komisi C DPRD Kota Semarang akhirnya sepakat pengajuan anggaran kegatan beladiri Dishubkominfo dicoret. Komisi C berkehendak agar anggaran kegiatan yang diajukan dapat bermanfaat untuk pelayanan publik dan peningkatan kinerja SKPD. (ano/jos)

HARSEM/CUN CAHYA

Aliansi Elemen Masyarakat Antikorupsi menggelar aksi unjuk rasa di bundaran videotron, Jalan Pahlawan, kemarin. Mereka menuntut Walikota Soemarmo tidak “cuci tangan” terkait dengan kasus dugaan suap yang melibatkan Sekda Zaenuri dan dua anggota DPRD Semarang, Sumartono dan Agung Purno Sarjono, yang dibongkar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Anggaran Sosialiasi PJR Rp 536 juta GEMA DPRD

K O T A S E M A R A N G

Lomba Pidato Bahasa Arab Risma JT REMAJA Islam Masjid Agung Jawa Tengah (Risma JT) akan mengadakan Lomba Pidato Bahasa Arab untuk mahasiswa dan santri ponpes. Acara di Aula BP MAJT, Sabtu (17/12) mulai jam 09.00. Info: Kantor BP MAJT Jl Gajah Raya Semarang, 0246725412. CP: Alis (08564147824).

Jurusan Kediri

Jurusan Bandung

Datang

Workshop Kepemudaan Fatayat NU PIMPINAN Wilayah Fatayat NU Jateng akan mengadakan workshop kepemudaan bertema “Peran Pemuda dalam Menanggulangi Radikalisasi Agama Demi Keutuhan NKRI”, di Pusdiklat BKK Jalan Supriyadi 37 Semarang. Kegiatan digelar Jum’at-Sabtu (16-17/12) mulai jam 13.00. CP: Ida Misbah (04470353322/ 081805940549).

2

JUM’aT, 16 desember 2011 selasa, 26 Oktober 2010

KOMISI D DPRD Kota Semarang menganggarkan program sosialiasi Pemantauan Jentik Rutin (PJR). Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang akan dialokasikan dana sebesar Rp 536 juta. Rencananya sosialisasi PJR akan dilaksanakan pada enam kelurahan percontohan. Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Johan Rifai mengatakan, awalnya DKK Semarang hanya akan menggelar di dua kelurahan

percontohan yaitu Petompon dan Sampangan yang keduanya masuk Kecamatan Gajahmungkur. “Biar anggaran Rp 536 juta tidak hanya dirasakan dua kelurahan saja, ditetapkan saja enam kelurahan,” ujar Johan Rifai. Komisi D DPRD Kota Semarang melakukan pembahasan RAPBD 2012 bersama DKK Semarang pada Selasa (12/12). Menurut Johan Rifai, PJR perlu dilakukan karena penyebaran penyakit yang satu ini cukup mengkhawatirkan. Di mana, Kota Semarang selalu masuk 10 besar jumlah penderita DBD terbanyak di Jawa Tengah. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir jumlah penderita DBD di Kota Semarang tercatat paling banyak

di Jateng. “Harus ada langkah yang serius dan terpadu dalam mengeliminir penderita DBD, selain pemantauan secara rutin DKK juga harus mendorong masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” tandasnya. Sementara, Kepala DKK Kota Semarang Niken Widyah Hastuti mengatakan, pihaknya fokus melakukan sosialiasasi di dua kelurahan. Dengan demikian, hasilnya akan lebih baik. “Namun karena desakan dewan, kami sepakati jadi enam kelurahan yakni Petompon, Sampangan dan empat kelurahan lainnya meliputi Gajahmungkur, Jomblang, Candi dan Karanganyar Gunung,” ujarnya.

Niken mengatakan, sosialisasi digelar untuk memberikan informasi kepada masyarakat cara mencegah serangan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). “Sosialisasi nantinya akan dilakukan oleh kader dan masyarakat. Masyarakat yang melakukan sosialisasi akan diberi uang transportasi yang diambil dari anggaran ini,” paparnya. Rencana awal sosialisasi PJR di dua kelurahan, menurutnya, akan berlangsung selama enam bulan. Namun, setelah dilakukan penambahan kelurahan, sosialisasi hanya akan dilaksanakan di masing-masing kelurahan selama dua bulan. “Tidak memungkinkan jika dilaksanakan selama enam bulan,” katanya. (pru/jos)

Pemimpin Umum/Pjs Pemimpin Redaksi: Andy Suwanto Dewan Redaksi: H Noor Achmad, Iwan Haryanto, Arief Mudzakir, Andy Suwanto, Redaktur Pelaksana: Saefudin, Sugayo Jawama Litbang: Iriyanto Redaktur: Arief Firhanusa, Bagus Panji Buana, Dwi NR, Panji Joko Satrio, Puji Joko Sulistyo, Sardi AK, Teguh Argari Bisono, Tri Wuryono Koordinator Liputan: Poltak Sinaga Wartawan: Abdul Mughis, Ariel Noviandri, Aris Wasita Widiastuti, Hery Priyono, Lissa Febrina, Mohammad Ichwan, Nur Hidayat, Prihati Puji Utami, Sokhibun Ni’am, Wara Merdekawati, Wikha Setiawan, Wiwig Prayugi Kontributor: Nino Adisumarto (Ungaran), Sukma Wijaya (Demak), Heru Santoso (Salatiga) Pewarta Foto: Cun Cahya, Indra Prabawa Desain dan Lay Out: Anton Sujarwadi, Prasetya Widodo, Heri Gunawan, Muhammad Fatoni, Ajie Mahendra, Omegantoro Anggraito Penerbit: PT Semesta Media Pratama Berdiri sejak Pendiri Pemimpin Umum Wakil Pemimpin Umum

: : : :

10 Agustus 2009 H Suwanto, SE, MM

Andy Suwanto, MBA

Pemimpin Perusahaan: Andy Suwanto, MBA Direktur Utama: Iwan Haryanto Keuangan: Dwi Arum Dhati (Manajer), Mulyono, Septiyarini Aksari Distribusi & Sirkulasi: Much Lukman, G Hendra, Aries Kunarto, Ririn Setyowati Promosi dan Iklan: Dyah Purnasari General Affair: Viddy Yusafiadi Alamat Redaksi: Jl KH Wahid Hasyim (Kranggan) 125-127 Ruko A1 Floor 1-3 Semarang Telp: 024-3512771, Fax. 024-3516531 Iklan dan Sirkulasi: 024-3518359 E-mail: redaksi@hariansemarang.com, harian.semarang@ yahoo.com Website: www.hariansemarang.com

Nugroho PS

Wartawan Harian Semarang selalu dibekali tanda pengenal dan dilarang menerima atau meminta sesuatu dari narasumber

KOMISI D DPRD Kota Sem

marang

AYO MBANGUN KUTHO

3

Jumat, 16 Desember 2011

Aktivitas Truk Padas Dikeluhkan

lakone

Oleh Lissa Febrina

sudah beberapa tahun ini warga Rowosari mengeluhkan aktivitas truk padas di kampung mereka. Namun kondisi ini tidak pernah ada perhatian dari pemerintah setempat.

A

sri Rahayu

Kasi Pembangunan Kelurahan Gabahan

Tak Ingin Pindah sUDAH hampir 24 tahun, Sri Rahayu masih menjalankan tugasnya sebagai Kasi Pembangunan di Kelurahan Gabahan, Kecamatan Semarang Tengah. Waktu yang bukan sebentar, namun ia tetap menikmati pekerjaanya. Baginya, pekerjaan adalah kepercayaan meski tidak pernah ada kabar akan pindah di kelurahan lain. “Saya di sini memang sudah puluhan tahun dan tidak ingin pindah. Apalagi, saya sudah terlanjur kenal baik dengan warga sini,” jelasnya. Wanita berusia 46 ini pada intinya menjalankan tugas dan pekerjaannya tetap pada sebuah amanah. Apapun dilakukan dengan rasa ikhlas sehingga pekerjaan di kantor kelurahan bisa berjalan lancar. Saya memang selalu berprinsip ikhlas dalam menjalankan pekerjaan. Amanah yang diberikan dan tanpa sudah terasa sudah 24 tahun kami lakukan dengan ikhlas sampai saat ini,” ucapnya. Wanita bertubuh gemuk ini sekilas juga terlihat ramah dan komunikatif. Hal ini yang menjadi warga sangat senang karena dalam melayani warganya dilakukan dengan penuh kesabaran. “Pelayanan memang saya terapkan dengan ramah tamah. Apalagi warga sini kebanyakan dari kaum Tionghoa tentunya saya harus bisa menghargai mereka,” jelasnya. Dikatakan, dirinya saat ini selain bekerja sebagai kasi di kelurahan juga merangkap tugas di berbagai kegiatan di PKK kelurahan. Meski diakuinya pekerjaan yang dijalaninya juga cukup melelahkan. “Sebenarnya memang cukup lelah, tetapi tetap saya jalani. Kebetulan saya menjadi sekretaris di PKK kelurahan,” ucapnya. Ketika ditanya kesibukan lain, ia menuturkan, tidak ada pekerjaan lain kecuali sebagai ibu rumah tangga di rumah. “Dan saya juga tidak mempunyai hobi berolahraga. Terpenting selalu menjaga kondisi tubuh saya agar tetap sehat dengan makanan teratur,” pungkasnya. (gus)

ktivitAs truk pengangkut padas di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, dikeluhkan. Pasalnya, aktivitas mereka bikin jalan kampung dan jembatan sering rusak. Menurut warga setempat, salah satu jalan kampung yang sudah mulai rusak, yakni di RT 01/RW 03. Jalan kampung yang lebarnya lima meter ini sering berdebu saat truk pengangkut padas lewat di wilayah mereka. “Saya sangat mengeluhkan saat truk padas sering lewat sini. Karena sering menimbulkan polusi udara dan mengganggu pernapasan,” ujarHartono, warga setempat. Menurutnya, gangguan pernapasan yang paling berbahaya juga mengancam kesehatan anak-anak dan balita. “Gangguan polusi udara sudah cukup lama tetapi memang awak para pengemudi dump truk tidak mempedulikan warga,” ucapnya. Dikatakan, dahulu di wilayah Rowosari terdapat jalan yang kondisinya sudah

dipaving. Namun sekarang ini sudah rusak dan jalan menjadi berupa tanah dan bergelombang. “Yang dilakukan para pengemudi dump truk saat melihat jalan rusak ini hanya menguruk dengan tanah padas. Tanah padas tersebut dari hasil pengerukan galian C di perbukitan wilayah sini,” ucapnya. Sofiatun, salah satu warga setempat juga mengaku, keluhan warga soal aktivitas truk padas sudah berlangsung hampir dua tahun lebih. Hal ini tidak ada perhatian dari pemerintah setempat. “Galian C di wilayah Rowosari ini dikuasai oleh Darmo, yang oleh warga setempat kerap disebut Bose. Dan selain masalah polusi, sekarang ini jalan sering becek dan aktivitas mereka juga sampai malam hari,” keluhnya. Alimah, warga setempat juga mengeluhkan debu dari jalan aktivitas truk padas sering masuk ke rumah warga. “Kami kesal setiap hari harus membersihkan,” ucapnya. Lurah Rowosari, Soeharsono mengatakan, sekarang ini aktivitas truk

HARSEM/LISSA FEBRINA

Sebuah truk pengangkut padas lewat di wilayah Rowosari dan menimbulkan polusi udara padas di kampung sudah tidak ramai lagi. “Sebenarnya, sekarang aktivitasmereka sudah dialihkan ke Demak. Jalan milik

warga akan saya upayakan kepada pemilik galian C untuk dicor agar kuat dan awet,” ujarnya. (gus)

Terancam Roboh, Gedung PKK Direhab

HARSEM/WARA MERDEKWATI

Seklur Lamper Kidul Armini Sulistiani (kiri) bersama staf kelurahan tengah mengecek gedung PKK yang sudah selesai direhab

LAMPER kiDUL-Gedung pertemuan PKK Kelurahan Lamper Kidul saat ini menjadi prioritas pembangunan karena kondisinya sudah tidak layak untuk digunakan. Beberapa waktu lalu, sejumlah dana stimulan telah dicairkan untuk merehab gedung tersebut. Seklur Lamper Kidul, Armini Sulistiani membenarkan, gedung PKK sudah masuk dalam usulan pembangunan karena kondisinya yang sudah memprihatinkan. Atap gedung yang sudah lapuk mengancam keselamatan warga yang ada di dalam gedung. “Memang dilihat dari kondisi bangunan sudah harus

direhab, terutama kondisi atap yang terancam roboh. Untuk sementara kegiatan PKK dilakukan di balai kelurahan sambil menunggu rehab ini selesai,” katanya. Selain perbaikan atap bangunan, lanjutnya, juga dilakukan pengecatan gedung agar tidak terlihat kumuh, serta akan dilakukan pembenahan lingkungan sekitar gedung PKK. Ditambahkan, meskipun sudah selesai direhab tetapi gedung ini belum digunakan untuk pertemuan. Belum digunakan karena baru saja selesai direhab dan para anggota PKK tidak perlu

khawatir lagi akan roboh. “Insya Allah, Jumat pagi kita akan kerja bakti membersihkan halaman depan gedung dari sisa-sisa material agar terlihat bersih,” ungkapnya. Selain itu, ucapnya, Kelurahan Lamper Kidul juga mendapatkan bantuan warung dari ketahanan pangan yang rencananya akan ditempatkan di ruang instalasi listrik dekat balai kelurahan. “Kebetulan ruangan tersebut sudah tidak digunakan sehingga dimanfaatkan untuk warung ketahanan pangan dan kita masih nunggu rapat koordinasi dengan LPMK,” lanjutnya. (wam/gus)

Pembangunan Jalan Sri Rejeki Dilanjutkan Warga Dapat Bantuan

HARSEM/LISSA FEBRINA

Jalan Sri Rejeki Raya dalam tahap pembangunan

kALiBANtENG kiDUL-Warga di dua kelurahan, yakni Kalibanteng Kidul dan Kelurahan Gisikdrono belum lama ini gotong-royong membangunan jalan. Mereka memaving Jalan Sri Rejeki Raya yang merupakan jalan perbatasan di dua kelurahan tersebut. Karman, warga RT 05/RW 06 Kelurahan Gisikndrono kepada Harsem menuturkan, pemavingan Jalan Sri Rejeki Raya merupakan inisiatif warga yang sudah lama mangkrak pembangunannya. “Dari zaman kepemimpinan Walikota Sukawi jalan ini tidak pernah mendapatkan perhatian. Padahal setiap jalan sehat walikota dan wakil walikota juga sudah diarahkan ke sini dan warga sudah meminta bantuan perbaikan jalan, namun tidak ada realisasinya,” ujarnya. Menurutnya, baru sekarang Jalan Sri Rejeki Raya ini mendapatkan perhantian dari bantuan kontingensi yang diarahkan oleh dua kelurahan.

Warga juga ikut berswadaya agar jalan tersebut selesai. Panitia pembangunan Jalan Sri Rejeki Raya, Jawad mengatakan, untuk merampungkan pavingisasi Jalan Sri Rejeki Raya para pemangku jalan yang ada di kedua wilayah juga dimintai bantuan untuk menyelesaikan pembangunan jalan. “Kami juga mengirimkan proposal bantuan kepada para pemangku jalan yang ada di sini khususnya para pengusaha dan warga juga diwajibkan ikut berswadaya. Untuk pembangunan ini dana kontingensi untuk warga Gisikdrono dan swadaya warga mencapai Rp 42 juta dan Kalibanteng Kidul Rp 22,500 juta,” ujarnya. Kasi Pembangunan Kelurahan Kalibanteng Kidul, Busrowi menambahkan, pembangunan Jalan Sri Rejeki Raya lebarnya mencapai empat meter dengan panjang kurang lebih 500 meter. Saat ini warga Kalibanteng Kidul juga masih menggalang dana. (lif/gus)

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

Bantuan tong sampah disimpan di Kelurahan Sawah Besar sAWAH BEsAR-Guna mendukung kegiatan pengolahan sampah, warga Kelurahan Sawah Besar belum lama ini mendapatkan bantuan 100 tong sampah dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BTN Syariah dan STIMART AMNI. Lurah Sawah Besar, Basuki Suprapto mengatakan, warganya selama ini memiliki kesadaran yang sangat besar akan pentingnya menjaga kebersihan. Sebagai bukti keberhasilannya sudah mulai dirintis pengolahan sampah yang berada di wilayah RW 01. “Selama ini warga sudah konsen terhadap kegiatan kebersihan, mulai dari pilah sampah, pengolahan, hingga pemanfaatannya menjadi pupuk kompos. Dengan adanya bantuan ini tentunya warga merasa terbantu dalam hal pilah sampah untuk pembuatan sampah organik dan anorganik,” ungkapnya. Mengenai pemilahan sampah, lanjutnya, sebagian warganya sudah mulai membudayakan perilaku tersebut, terutama di wilayah RW 01 yang notabene menjadi wilayah percontohan untuk pengolahan sampah. Menurutnya, berkat program pengolahan sampah sekarang ini warganya semakin terbiasa melakukan pemilahan sampah. “Alhamdulillah warga kami sudah ada grengsengnya untuk melakukan ini. Kita mengharapkan seluruh wilayah RW bisa menerapkan pilah sampah di wilayahnya masing-masing,” lanjutnya. Ditambahkan, bantuan tersebut saat ini telah dibagikan ke beberapa wilayah RW, di antaranya RW 01, RW 05, RW 06 dan RW 09. Meskipun pengolahan sampah di wilayah RW 01 masih rintisan, namun perkembangannya sudah cukup maju. “Sudah berkembang pengolahan sampahnya karena pemasaran dari pupuk kompos yang dihasilkan tidak terkendala dan langsung dapat dijual di pasar kembang yang ada di wilayah RW 01,” jelasnya. (wam/gus)

Walikota Soemarmo belum lama ini memberikan sambutan dalam acara jalan sehat di Balai Kelurahan Sambiroto. Acara tersebut dihadiri ratusan warga meski tidak ada dialog interaktif bersama warga

HARSEM/DOK

HARSEM/DOK

HARSEM/DOK

Halaman ini khusus disediakan bagi warga masyarakat, lembaga instansi pemerintahan dan swasta, lembaga sosial kemasyarakatan, lembaga keagamaan. Silakan kirimkan foto-foto kegiatan yang bernilai berita ke redaksi. Foto harap disertai keterangan singkat dan dapat langsung dikirimkan ke redaksi maupun via email: harian.semarang@yahoo.com. Redaksi akan memuat tanpa memungut biaya.

100 Tong Sampah

Posyandu Anggrek Bulan RW 05 Kelurahan Lamper Kidul belum lama ini mengikuti imunisasi bagi bayi dan balita. Dalam kegiatan tersebut diikuti 45 balita

desakundi

JUMAT, 16 22 Desember senin, Agustus 2011

demak salatiga kendal ungaran purwodadi n

n

n

Diklat Diminta Satu Pintu Demak-Hanya lima kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki kantor diklat. Yakni Sragen, Banyumas, Cilacap, Kota Semarang, dan Demak. Ini menunjukan Pemkab Demak serius meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Sejumlah diklat prajabatan pernah dilakukan di Kantor Diklat dan Libang Demak, meski pelaksanaannya belum mandiri. Masih bermitra dengan Balai Diklat Provinsi Jateng. Kepala Kantor Diklat dan Litbang, Prayitno mengatakan sarana prasarana (sarpras) yang dimiliki masih jauh dari syarat akreditasi. Masih banyak sarpras yang harus dipenuhi, seperti gedung, ruang kelas, asrama, aula, ruang olahraga, dan lainnya. Saat ini, kapasitas kantor diklat mencapai 100 orang. Untuk meningkatkan kualitas diklat, Payitno meminta adanya perlu sistem diklat satu pintu. Semua pendidikan dan latihan melalui Kantor Diklat dan Libang Demak. Bila terwujud, kantor diklat dapat meningkatkan mutu dan kualitas. (swi/nji)

MIGolkar & BISNIS Janji Naikan aDD Demak-Fraksi Golkar akan memperjuangkan penambahan alokasi anggaran desa (ADD). Tahun 2001 ini ADD berkisar Rp 31 miliar. “Fraksi Golkar akan memperjuangkan kenaikan menjadi Rp 41, 7 miliar pada tahun anggaran 2012 atau naik 10 persen lebih,” tegas Ketua Fraksi Sunari di kantor DPD Golkar Jalan Sultan Fatah, kemarin (15/12). Menurut Sekretaris DPD II Partai Golkar Demak ini, tambahan anggaran dibutuhkan untuk menunjang percepatan pembangunan fisik dan nonfisik di 243 desa. Melalui tingkat badan anggaran (banggar), Fraksi Golkar akan memperjuangkan kenaikan ADD. “Kami memandang infrastruktur desa perlu didukung dengan penambahan anggaran. Ini bisa membantu desa mewujudkan kesejahteraan warga,” kata Sunari didampingi Sekretaris Fraksi Golkar, Nur Wahid. Ketua Paguyuban Kades Demang Pratama Demak, Heri Sugihartono menyambut baik rencana penambahan ADD. “Ini akan memacu semangat aparat desa,” akunya. Di tempat terpisah, Kepala Bapermas KB Demak, Bambang Soesetiarto mengatakan, Pemkab juga memiliki komitmen serupa. Menurutnya, kenaikan ADD sangat penting untuk mendukung pembangunan desa. Besaran ADD di tiap desa bervariasi antara Rp 125 juta sampai Rp 225 juta. (swi/nji)

ENGAH

Lahan kosong Ditanami Pohon SaLaTIGa–Empat perusahaan besar di Kota Salatiga bakal “dihijaukan” melalui program penghijauan di komplek perusahaan. Program ini digagas Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Salatiga. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Salatiga, Prasetyo Ichtiarto mengatakan, program sudah memasuki tahap sosialisasi. Salah satunya, menghijaukan lahan kosong untuk penanaman pohon. Lahan nantinya akan digunakan untuk menanam pohon. “Sejauh ini progam baru tahap penyediaan lahan,” jelas mantan Kabag Humas Pemkot Salatiga itu kepada Harsem, kemarin (14/12). Disebutkan, empat perusahaan yang sudah memberi sinyal bersedia menyediakan lahan kosong adalah PT Damatex (tekstil), PT Tri Pilar Beton Mas (asbes), PT Kievit (pengolahan susu), dan PT Unza Vitalis (pembuatan alat kecantikan). Jenis pohon yang akan ditanam sesuai keinginan perusahaan masing-masing. Ini menyesuaikan kondisi perusahaan. Terkait pendanaan, KLH Salatiga hanya menyediakan bibit, pupuk, dan meminjamkan alat. dana berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kehutanan Tahun 2012 senilai Rp 1,3 miliar. Dana ini akan dibagi secara terperinci menyangkut pembelian bibit yang dialokasikan di perusahaan swasta. “Salah satu tujuannya adalah untuk mendukung penataan lingkungan dan penghijauan khususnya di perusahaan,” tandasnya. (hes/nji)

Tukang Parkir edarkan ‘Obat melek’ keNDaL- Ketahuan menjual obat daftar G, Sobirin (37), warga Desa Penanggulan RT 04 RW 01 Kecamatan Pegandon, diamankan petugas Polres Kendal. Dari tangan tersangka, petugas menyita 910 butir obat daftar G warna putih dan uang Rp 50 ribu rupiah hasil penjualan. Menurut pengakuan tersangka, dia sudah 3 bulan menjual obat yang dibelinya dari salah satu apotik di Semarang. “Dua puluh butir obat saya beli dengan harga 4.000 rupiah. Kemudian saya jual lagi 6.000 rupiah,” kata Sobirin. Sobirin yang kesehariannya tukang parkir di belakang pasar Pegandon itu menambahkan, ia hanya menjual kepada temanteman dekatnya. Khasiat obat itu, kata dia, sebagai obat betah melek. “Saya tidak pernah menjual pada anak sekolah,” akunya. Kapolres Kendal AKBP Romin Thaib melalui Kabag Humas, AKP Suratno mengatakan pihaknya menangkap tersangka berdasar laporan masyarakat bahwa di alun-alun Kendal ada dua orang mengkonsumsi obat terlarang. Laporan ditindaklanjuti Satuan Reserse Narkoba. Setelah ditanya, pemakai mengaku membeli obat itu dari Sobirin. Lalu petugas mendatangi tersangka dan berhasil menangkap tanpa perlawanan. “Tersangka kami jerat dengan pasal 196 atau pasal 197 Undang-undang RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” kata Suratno. Tersangka diancam hukumn selamanya 9 tahun. (ono/nji)

n

Benih Padi Bantuan Pemerintah Kedaluarsa • Ditanam Tidak Tumbuh Oleh Sukma Wijaya Puluhan petani di Desa Jamus kecamatan mranggen, Demak resah. Pasalnya, benih padi bantuan pemerintah yang mereka tanam tidak tumbuh.

k

eresahan merebak sejak sepekan lalu. Wakiran (45), seorang petani menceritakan, dirinya dan beberapa petani lain menerima benih benih padi unggul varietas Situ Bagendit produk PT Sang Hyang Seri. Setelah ditabur di sawah, ternyata tak mau tumbuh. Bahkan banyak yang kemudian mati. “Tidak jelas penyebab kematian benih. Saya sudah menyemai sesuai petunjuk dari dinas pertanian,” aku Wakiran. Dia mengatakan, sedikitnya 5 hektar sawah garapannya ditabur benih bantuan tersebut. Namun sebagian besar mati. Melihat kondisi tersebut, dia segera membeli benih sendiri dengan varietas serupa. Dia tidak mau ketinggalan masa tanam (MT) I. Dari pantauan Harsem, benih unggul Sang Hyang Seri yang dibagikan kepada petani Jamus, merupakan jenis padi hybrida dengan perlakuan tanam pada lahan sawah tidak berair. Kondisi kantong benih 5 kg ini terlihat yang lubang kecil-kecil. Tampak benih padi diselimuti bubuk putih halus. Dalam kantong terdapat label warna biru bertuliskan, produk dan tanggal uji 2 Mei 2011 serta tanggal akhir label (kedaluwarsa) 2 November 2011.

Menindaklanjuti keresahan petani, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Demak turun meneliti. Ditemukan kondisi benih sudah kedaluwarsa dan rusak akibat hama gudang. “Benih bantuan dalam plastik memang masih tersegel. Tapi kami melihat benih tersebut sudah rusak. Selain plastik berlubang kecil-kecil, terlihat benih diselimuti bubuk putih halus. Itu adalah hama gudang, jelas saja kalau ditabur tidak bisa tumbuh,” jelas Kepala Dinas Pertanian, Wibowo saat meneliti benih yang dibagikan kepada kelompok tani Desa Jamus. Dikatakan, sekitar awal oktober lalu bantuan benih masuk ke Desa Jamus. HARSEM/SUKMA WIJAYA Kedaluwarsa tertera 2 November 2011, namun ada Tim dari Dinas Pertanian Demak meneliti benih kedaluarsa di Desa Jamus, Mranggen toleransi tiga bulan. Masih ton gabah kering geling (GKG) setiap satu dengan jumlah lahan tanam 75 hektar. bisa ditanam asalkan tempat hektar. Pemerintah telah memberikan benih 25 penyimpanan di gudang baik. Penamanan padi bogo (lahan kering) ini kg per hektar atau seluruhnya 1.875 Pihaknya menduga rusaknya benih membutuhkan perlakuan khusus. Sebelum kg. “Kebanyakan petani biasa dengan akibat penyimpanan bibit yang kurang ditabur, benih harus dikeringkan selama perlakuan tanam padi jenis non-hybrida. hati-hati. Wibowo meyakini bila benih 12 jam. Lalu benih dimasukan ke karung Persiapan tabur juga mempengaruhi bantuan jelek, tentunya petani dari desa goni, direndam dengan air mengalir 12 keberhasilan tumbuh,” ungkap Yatmo. atau kecamatan lain akan komplain jam, atau bisa dalam air bak namun air Benih padi varietas Situ Bagendit dengan soal serupa. Dinas akan selalu diganti agar benih tidak basi. adalah benih padi yang hidup di lahan mengganti benih yang rusak milik petani Setelah direndam, benih di dalam sawah kering. Makanya pemerintah tersebut dengan benih cadangan yang karung goni disiram dengan air bersih lalu mengalokasikan bantuan benih ke tiga berlabel kedaluwarsa 13 Februari 2012. ditiriskan sampai kering selama 24 jam. kecamatan yang kurang pengairan, yaitu Kasi Produksi Padi Palowijo Dinas Bila benih sudah tumbuh cambah kecilMranggen, Karangawen, dan Guntur. Pertanian, Yatmo menjelaskan, Desa kecil, segera di tabur. (nji) Produktivitas varietas bisa mencapai 8 Jamus memiliki tiga kelompok tani

Jembatan JLA Didesain Ulang UNGaraN-Jembatan Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) di Tambakrejo, Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa yang ambles, kemarin mulai dikerjakan kembali. Untuk mengatasi penurunan permukaan tanah, pelaksana menggunakan desain baru, yaitu sistem kaki seribu. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek lingkar Ambarawa di bawah Bina Marga Jateng, Tjahyo Eko Wibowo menjelaskan, pihaknya memiliki waktu perbaikan sekitar tiga bulan. Pasalnya, batas waktu penyelesaian JLA adalah Mei 2012. Untuk menghindari kembali terjadi penurunan permukaan jembatan, lanjut Tjahyo, pihaknya melakukan perubahan desain. Solusi terbaik adalah menggunakan konstruksi kaki seribu. “Kalau hanya penimbunan kembali, sangat rentan terulang musibah serupa. Karena lokasinya dulu rawa,” terang dia. Diungkapkan pula, konstruksi sistem kaki seribu dikerjakan dengan memasang tiang pancang lebih banyak pada pondasi jembatan. Sistem itu ampuh saat diterapkan pada pembangunan pelabuhan di Semarang. “Saya berharap dengan sistem itu, jembatan JLA dapat diselesaikan dan pembangunan JLA segera dirampungkan.”. Lebih rinci Tjahyo menambahkan, pihaknya menjamin pembangunan jembatan akan selesai tepat waktu. Saat ini progresnya telah mencapai sekitar 63%. “Meski pengaspalan jalan sedang berlangsung, pengerjaan jembatan tetap kami laksanakan agar selesai tepat waktu. Yang perlu disiasati adalah bagaimana agar pekerjaan tetap berjalan tanpa terganggu cuaca, karena sekarang musim hujan,” tandasnya. Sebagaimana diberitakan, proyek JLA Bawen-Ngampin sepanjang 7,3 kilometer terhambat amblesnya jembatan pertengahan Agustus lalu. (ino/nji)

Ditinggal Kerja, Rumah Ludes Terbakar UNGaraN–Kebakaran hebat menimpa rumah yang dihuni pasangan suami istri Pasemin (32) dan Suharni (30), warga RT 06 RW 01, Desa Samirono, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Musibah terjadi kemarin pagi kemarin sekitar pukul 07.30. Rumah beserta isinya serta surat-surat penting hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta. Data yang dihimpun Harsem di lokasi kejadian menyebutkan, pagi itu pasangan suami istri ini meninggalkan rumahnya untuk bekerja di peternakan di desanya. Saat ditinggal pergi, diduga tungku api lupa dimatikan. Bahkan, kayu bakar masih berada di atas tungku. Diduga, kayu kering di atas tungku terpercik api, yang kemudian membesar hingga melumat bangunan rumah dari kayu tersebut. Sugiarto (40), ketua setempat yang pertama kali melihat rumah itu terbakar mengaku kaget. Pasalnya, pagi itu dirinya kebetulan melintas di depan rumah korban dan melihat dari pintu rumah yang terbuka tampak api. Saat itu juga, dirinya mencari rumah sekitarnya yang ada kentongan dan memukulnya sebagai tanda kebakaran. Warga yang mendengar bunyi kentongan langsung berhamburan keluar dan menuju arah suara.

Komputer SMPN 7 Digondol Maling

SaLaTIGa-SMP Negeri 7 Kota Salatiga menjadi korban pencurian. Kawanan pencuri berhasil menggondol puluhan perangkat elektronik seperti laptop dan komputer yang nilainya mencapai Rp 30 juta. SMPN 7 Salatiga berada di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti. Lokasinya agak jauh dari pemukiman warga. Aksi pencurian itu diketahui kemarin (15/12) pagi. Kepala Sekolah Edy Waspada mengatakan, dari barang yang dicuri itu, ada beberapa barang yang tidak bisa terbawa. Barang tersebut akhirnya dibuang di kebun samping sekolah berupa beberapa CPU komputer. Hal ini diketahui setelah tukang

HARSEM/HERU SANTOSO

Sebagian komputer yang tidak sempat dibawa kabur, dibuang di kebun sekolah

Warga menonton puing rumah Pasemin yang terbakar “Puluhan warga yang datang ke rumah korban tidak mampu memadamkan api yang telah membesar dan menghanguskan rumah. Warga hanya berhasil menyelamatkan dua ekor sapi milik korban,” jelas Sugiarto. Karena pemilik rumah masih bekerja, beberapa warga menjemput ke tempat kerja. Sesampai di rumahnya, korban pasrah melihat rumahnya tinggal puing dan kepulan asap. Pasemin, pemilik rumah ketika ditemui Harsem mengatakan,

sebelum kejadian tidak ada firasat apapun. Namun, dirinya mengaku saat meninggalkan rumahnya, beberapa kayu bakar masih berada di atas tungku di ruang dapur bahkan masih tersisa bara api. Karena memang lupa mematikan. “Karena rumah ludes terbakar, untuk sementara saya akan menumpang di rumah tetangga. Itu dulu saja Mas, terus terang saya masih lemas melihat kejadian ini yang berlangsung cepat ini,” tandas Pasemin mengakhiri wawancara. (hes/nji)

Sipora Awasi Orang Asing

Dinilai Vakum, Organda reorganisasi UNGaraN-Kepengurusan Organda periode 2005-2010 dinilai vakum. Hal itu dijadikan alasan untuk membentuk kepengurusan baru dalam Muscab Organda Kabupaten Semarang di Bergas, kemarin. Salah satu pengurus baru Muhammad Miftah menjelaskan kevakuman merugikan organisasi itu sendiri. Karena organisasi tidak pernah melakukan perjuangan untuk organisasi. Sehingga hak-hak pengusaha angkutan darat tidak pernah terakomodir. “Untuk itu kami perlu melakukan evaluasi dan memperbarui SDM serta kinerja,” ujar Miftah, kemarin. Menurut Miftah, usaha angkutan darat yang selama ini mati suri merupakan PR yang harus diselesaikan pengurus baru. Muaranya, meningkatnya kesejahteraan anggota. Pemkab juga diminta lebih memperhatikan aspirasi pengusaha angkutan darat. “Selama ini kebijakan pemkab kerap merugikan. Misalnya, penentuan trayek justru mematikan pendapatan. Misal dalam studi kelayakan trayek seharusnya hanya untuk 50 angkutan, faktanya diisi 70 angkutan lebih. Ini merugikan,” ujarnya Akibatnya, pendapatan pengusaha mengecil. Ujungnya, banyak pengusaha angkutan darat gulung tikar. “Banyak yang akhirnya tutup,” imbuh Miftah. Terpisah, Kepala Dishub Kabupaten Semarang Prayitno Sudarsono saat dikonfirmasi menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru. “Prinsipnya, saya akan menjalin komunikasi aktif dengan pengurus baru. Saya harap kepengurusan baru membawa angin segar untuk kesejahteraan anggota,” kata Prayit. Dalam muscab kemarin, Hadi Mustofa terpilih sebagai Ketua Organda Periode 2011-2016 menggantikan Suratno. Sekretaris dipegang Irfan dan Bendahara pengurus lama Muh Miftah. (ino/nji)

HARSEM/HERU SANTOSO

kebun sekolah Dasuki (53), melihat beberapa CPU berserakan di samping sekolah. “Melihat komputer berserakan di kebun, saya melakukan pengontrolan ruang komputer. Ternyata, tidak hanya ruang komputer, ruangan lain juga acak-acakan. Selain komputer yang dicuri, ternyata LCD yang baru beberapa bulan membeli, ikut disikat,” jelas Dasuki. Menurutnya, kejadian langsung diberitahukan kepada kepala, yang juga langsung melapor ke Polsek Sidomukti. Dari laporan tersebut, seketika beberapa petugas dari Polres Salatiga dan Polsek Sidomukti melakukan olah TKP. (hes/nji)

SaLaTIGa–Kota Salatiga menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing (Sipora) yang digagas Kantor Imigrasi Kelas Satu Semarang. Rapat digelar di Ruang Eksekutif Setda Kota Salatiga, kemarin (15/12). Acara dibuka Walikota Salatiga Yuliyanto. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Hamzah mengatakan tiga daerah telah membentuk Sipora, yakni Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga. Walikota mengatakan Sipora mempermudah koordinasi warga multietnis di Kota Salatiga. Pasalnya, meski wilayahnya kecil Kota Salatiga dihuni berbagai beragam etnis dan suku. Dari data, sebanyak 300 orang asing tinggal di Kota Salatiga. Sipora beranggota Walikota Salatiga sebagai penasehat, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I

Semarang pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah sebagai ketua. Wakil ketua dijabat Asisten Pemerintahan Sekda Kota Salatiga, Sekretaris dijabat Kasi Pengawasan dan Penindakan pada Kantor Imigrasi Kelas I Semarang. Sedangkan anggotanya Kasi Intel Kejari Salatiga, Pasi Intel Kodim 0714 Kota Salatiga, Kasi Intelkam Polres Salatiga, Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas, Kepala Dishubkombudbar, Kepala Dinsosnakertrans, Kepala Disdukcapil, Kepala Disdikpora, Kabag Hukum, Kabag Tata Pemerintahan. Masih ditambah anggota tidak tetap, yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) dan Kabag Humas. Tim terbentuk atas dasar SK Walikota Salatiga. (hes/nji)

ekonomi & bisnis

5

jum'at, 16 Desember 2011

PT Angkasa Pura Semarang

Sriwijaya Air

Tujuan

Jam Berangkat

Sby

10.40 (Daily) 18.15 (Operate Jumat & Minggu)

Jkt

06.20, 11.20 (Daily) 18.10 (Daily) 12.35 (Daily)

Bjmsn

Bjmsn- 14.50 (Daily) Smg Garuda Indonesia

Jkt

06.05, 07.35, 09.20, 10.55,12.35, 14.55, 16.00, 17.00, 18.35

Batavia Air

Jkt

08.30, 17.30 (Daily)

Lion Air

Jkt

06.50, 11.40, 15.15

Sumber : Bandara A. Yani Semarang *) Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah

Daftar Harga Sembako Beras C4 Super C4 Gula Pasir Minyak Goreng Kemasan Tanpa kemasan Daging sapi Daging ayam Telur Elpiji 3 kg Elpiji 12 kg Cabai Merah besar Merah keriting Rawit Bawang merah Bawang putih Minyak tanah Mentega kemasan Kedelai Jagung

Rp 7.000/kg Rp 6.500/kg Rp 10.250/kg

Perkenalkan logo Baru Oleh nur hidayat Untuk lebih menggairahkan semangat para karyawan, belum lama ini PT angkasa Pura Bandara ahmad Yani Semarang memperkenalkan logo barunya.

G

eneral Manager PT Angkasa Pura Airport Bandara Ahmad Yani Semarang Priyo Jatmiko mengatakan, logo baru ini penuh dengan nuansa go green. Tujuannya agar seluruh jajaran PT Angkasa Pura Airport Bandara Ahmad Yani Semarang turut aktif dalam upaya pemeliharaan lingkungan. “Selain perubahan logo yang tampil dengan nuansa go green, namanya pun kami ubah menjadi PT Angkasa Pura Airport,” ujar Priyo. Disampaikan, dengan peluncuran logo dan nama baru ini diharapkan akan

semakin mendorong perkembangan bisnis penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang. Ditambah lagi dengan proses pengembangan bandara yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2013 mendatang. Pemadatan Jalan Saat ini proses pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang sedang dalam proses pemadatan akses jalan menuju terminal. Diperkirakan proses ini rampung pada tahun 2012 mendatang. “Seluruh proses pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang akan menelan biaya hingga Rp 1 triliun. Dari total anggaran tersebut, Angkasa Pura mengalokasikan sekitar Rp 650 miliar. Sedangkan sisanya berasal dari APBD provinsi, APBD Kota Semarang dan APBN,” lanjutnya. Satu keunikan pengembangan Bandara Ahmad Yani adalah pembangunan terminal penumpang yang berada di atas air. Hal ini dikarenakan lokasi terminal berada di area tambak. “Model ini dinamakan floating. Di seluruh dunia baru ada di Brasil. Kita membuat desain

HARSEM/NUR HIDAYAT

Maskapai

Perkenalan logo baru PT Angkasa Pura Airport Bandara Ahmad Yani Semarang di hadapan mitra usaha dan stakeholders seperti ini, karena bila tambak tersebut diurug, dikhawatirkan airnya akan melimpah kemanamana,” tukasnya. District Manager Sriwijaya Air Semarang, Budi Sasongko menyambut baik rencana pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang. Harapannya, dengan

pengembangan itu maka layanan yang diperoleh maskapai juga akan lebih baik. “Pengembangan bandara dipastikan mendukung rencana pengembangan rute penerbangan. Tentu pengembangan bandara itu akan menunjang kegiatan bisnis maskapai penerbangan,” ujarnya. (tab)

Penyuluhan Hotel Novotel

Murid PAUD Buat Gaun dari Kantong Kresek Kunjungi Quest Hotel

Rp 12.400/kg Rp 10.000/kg Rp 58.000/kg Rp 22.000/kg Rp 16.000/kg Rp 13.000 Rp 74.000

ProSeS belajar untuk usia dini sesuai dengan kemajuan teknologi pendidikan di Indonesia, tidak hanya dilakukan di area sekolah namun dilakukan juga di luar sekolah. Untuk menyukseskan program PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Quest Hotel Semarang bekerjasama dengan PAUD Kreanusa mengundang langsung murid-murid PAUD tersebut untuk mengenal lebih dekat Quest Hotel Semarang. Diawali dengan hotel tour yaitu mengajak dan memperkenalkan kepada murid-murid PAUD Kreanusa beserta guru berkeliling ke area Quest Hotel Semarang mulai dari lobby, bar, Cosmo Restaurant, kamar, hingga ruang meeting. Setelah berkeliling seluruh area hotel, murid-murid PAUD Kreanusa melepaskan kepenatan dengan berenang yang lokasinya berada di ruangan terbuka sehingga lebih nyaman bagi mereka untuk berenang dan bermain. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan pelajaran memasak yaitu mengajarkan anak-anak bagaimana cara memasak yang benar dan sehat. Diakhiri dengan kegiatan nonton film kartun dan foto bareng koki Quest Hotel Semarang. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin di Quest Hotel Semarang. (tab)

Rp 15.000/kg Rp 8.000/kg Rp 18.000/kg Rp 20.000/kg Rp 23.000/kg Rp 8.500/l Rp 4.700/200 gram Rp 6.500/kg Rp 5.000/kg

Sumber : Pantauan dari Pasar Tradisional Semarang serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang

Dahlan Iskan Dilematis sebagai Menteri BUMN

HARSEM/NUR HIDAYAT

Anak-anak dari Rumah Cerdas Sekayu ketika mengawali belajar mengolah sampah plastik

HARSEM/DOK

Dahlan Iskan Dahlan Iskan, dilema dalam mengemban tugasnya selaku Menteri BUMN. Di satu sisi dia dituntut untuk mengembangkan perusahanperusahaan pelat merah, tapi di sisi lain khawatir akan dampak negatifnya terhadap masyarakat dan swasta. “Ada teori yang menyebutkan bahwa tidak seharusnya negara berbisnis, seharusnya swasta dan rakyat yang berusaha. Kalau negara berbisnis, pasti rakyatnya kalah. Di suatu pihak ada teori seperti itu, di lain pihak saya dapat tugas untuk membesarkan perusahaanperusahaan negara,” ujar dia dalam acara Mandiri Economic Forum,kemarin. Namun Dahlah berpikir, jika gerakan swastanisasi BUMN berhasil sekitar 20-25 tahun lalu, dan seluruh BUMN jadi perusahaan swasta, maka perekonomian Indonesia tidak akan melesat seperti sekarang. Terlebih di tengah kondisi krisis kawasan Eropa dan Amerika Serikat saat ini, tanpa ada BUMNBUMN bank, maka tidak mungkin nilai tukar bisa dikendalikan dan rupiah bisa bertahan pada level yang kuat. “Kita tidak boleh lupa bahwa prinsipnya negara sebaiknya tidak berbisnis, tapi rakyat yang berbisnis. Namun dalam kondisi-kondisi tertentu negara perlu turun tangan. Sekarang terbukti,” tuturnya. Untuk itu, Dahlan sempat berandai-andai apakah negara dan swasta perlu bersaing untuk membesarkan perusahaannya masing-masing. “Saya dilema karena saya punya rencanarencana besar membesarkan BUMN, tapi berpikir ini akan mengalahkan swasta atau tidak, merusak iklim usaha atau tidak, dan lain-lain.” Pada kesempatan tersebut, Dahlan mengaku memiliki sejumlah rencana besar untuk mendorong peran BUMN dalam mengelola perekonomian nasional. Terutama mengembangkan BUMN-BUMN dalam pengembangan infrastruktur properti, pelabuhan, dan pangan. (tab)

SaaT ini sedang gencar-gencarnya pemberitaan mengenai dampak yang terjadi akibat global warming. Dampak tersebut antara lain sering terjadinya longsor serta banjir, panas yang menyengat serta pergantian musim yang bergeser dari waktu yang seharusnya. Salah satu penyebab yang paling utama dalam terjadinya global warming adalah sampah. Masyarakat masih banyak yang membuang sampah sembarangan. Apalagi ditambah dengan produksi barang-barang yang terbuat dari plastik yang sulit untuk mengalami peruraian. Melihat kenyataan tersebut, maka Novotel Semarang mengadakan kegiatan penyuluhan yang disertai dengan praktik mendaur ulang sampah. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 anak-anak dari Rumah Cerdas Sekayu, yang rata-rata dari mereka berusia 6-10 tahun. “Tujuan diadakannya kegiatan tersebut kepada anak-anak adalah

sebagai pembelajaran mengenai sampah, pembagian sampah, serta pendaur ulangan yang harus dimulai sejak dini,” ujar Public Relation Manager Hotel Novotel Semarang Marlya Christina. Ketika mereka sudah terbiasa membuang sampah pada tempatnya serta melakukan pendaur ulangan sampah yang dapat dijadikan barang bernilai guna kembali sejak dini, maka selanjutnya mereka diharapkan akan menerapkannya di kehidupan masa depan. Sulit Terurai Kegiatan diawali dengan praktik pembuatan gaun yang terbuat dari kantong kresek. Pemilihan kantong kresek tersebut dengan alasan jenis sampah tersebut merupakan sampah yang sulit mengalami peruraian serta memakan waktu lama. Praktik membuat gaun dari kantong kresek tersebut diajarkan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Reguler 2 angkatan

2008 Undip. Dalam praktik pembuatan gaun tersebut, anak-anak terbagi menjadi tiga kelompok. Mereka berlatih membuat pola rumbai-rumbai yang akan ditempelkan pada bagian bawah gaun. Sebelumnya rumbai-rumbai tersebut harus dijahit terlebih dahulu, setelah itu baru dapat ditempelkan pada gaun menggunakan isolasi bolak balik. Anak-anak tidak hanya melakukan menempelkan rumbai-rumbai tersebut, tetapi juga belajar untuk menjahit. “Dengan adanya praktik pembuatan gaun dari kantong kresek tersebut, diharapkan anak-anak dapat mengetahui dan memahami bahwa sampah tidak hanya sekedar sampah saja, melainkan dapat dijadikan sebagai barang yang mempunyai nilai seni. Selain mengurangi limbah sampah, pengolahan sampah tersebut juga dapat melatih keterampilan dan kreativitas anak,” pungkas Marlya. (nuh/tab)

HARSEM/DOK

Para murid PAUD Kreanusa saat mengunjungi Quest Hotel Semarang

TOILET BeBeraPa kawan, pernah mengatakan bahwa indikator nilai estetika dan kebersihan sebuah rumah, adalah toilet. Bukan pada bagusnya tata lampu di ruang tamu. Bukan pada mahalnya hiasan dinding, ataupun indahnya tata letak peralatan dapur. Sekali lagi, indikator nilai estetika dan kebersihan sebuah rumah terletak pada kondisi toiletnya. Ternyata, apa yang saya temui di berbagai belahan dunia, kondisi toilet bukan hanya mengindikasikan

selera estetika pemilik rumah, tetapi lebih luas lagi. Toilet adalah cermin sebuah bangsa! Di Barat, biasanya toilet umum hanya dilengkapi dengan tempat tisu. Sulit sekali mencari toilet umum yang dilengkapi dengan kran air. Jadi, buang air besar atau buang air kecil, sarana pembersihnya hanya tisu. Toilet biasanya tampak bersih dan kering. Air hanya ada dalam tangki dan digunakan untuk menyiram. Di Jepang, berlaku peraturan tidak tertulis bahwa di toilet, di

manapun adanya, merupakan tempat yang harus dibersihkan oleh penggunanya, sehingga pengguna berikutnya merasa nyaman menggunakannya. Tanpa perlu ada slogan, tinggalkan toilet ini seperti ketika Anda masuk, atau sejenisnya. Beda lagi di Mesir. Di sana, tugas membersihkan toilet, sepertinya adalah tugas pengguna saat itu. Artinya, sebelum menggunakan toilet, seseorang ‘wajib’ membersihkan toilet agar nyaman digunakan. Setelah selesai

dengan hajatnya, pengguna boleh meninggalkan toilet itu, apapun kondisinya. Bekas ‘hajatnya’ akan diurus pengguna berikutnya. Bagaimana di Indonesia? Mohon maaf. Ini bukan untuk menjelekjelekkan. Fakta dalam World Toilet Summit yang baru-baru ini dilaksanakan di China, menunjukkan bahwa tingkat kebersihan toilet umum di Indonesia, menduduki peringkat ketiga. Sayangnya, ini urutan dari peringkat paling bawah. Tadinya saya mau nggak percaya.

Tapi pengalaman memanfaatkan toilet di berbagai tempat umum, lebih sering saya temukan kebenaran pemeringkatan itu. Bagaimana mengubah citra itu? He he. Daripada meratapi gelapnya malam, lebih baik kita menyalakan lilin. Jawab saja pertanyaan ini. Bagaimana kondisi toilet di rumah kita masing-masing? Zainal Abidin, Headmaster sekolahmonyet.com dan Ketua Tim Pendirian Akademi Kemandirian

YAIK-BARITO ya iklan baris to! Tarif Iklan Pastikan..!!

JENIS IKLAN Baris Kolom Advertorial Display

BW

SPOT

6.000,-/baris 6.500,-/mmk 8.500,-/mmk 10.000,-/mmk

FULL COLOR

7.000,-/baris 7.500,-/mmk 9.500,-/mmk 11.000,-/mmk

10.000,-/mmk 12.500,-/mmk

KETERANGAN > 2 baris < 10 baris 30 mmk < 200 mmk > 200 mmk > 100 mmk

Brosur dan Material Promo Anda Sampai Ke Tangan Pembaca, Karena Hanya Kami Ahlinya...

BUTUH UANG/BPR

KEHILANGAN

DANA LEBARAN tnp jaminan lmt 2-5 jt bisa 2th utk karywn/wrst Hub:70302026

HLG STNK NP H 4326 JF an Niko Sugihartono Jl. Sidomulyo IV No 52 Smg

BUTUH UANG Pembiayaan mobil /motor Jaminkan BPKB Proses Cepat Tanpa Survei Bunga mulai 0.5% Takeover. Bisa Hub: 024-70880082 / 085727711297

HLG STNK NP. H 2934 KP an. Yenny Puspa Wijaya Alamat Pedurungan Tengah Rt.02 Rw 02 Semarang

0943/IKL/R/VIII/11/11

0812/IKL/PR/IV/27/11

BUTUH DANA Jaminkan BPKB, Ke KSP Pundi Artha Mas Hub: 024-70529700 0688/IKL/R/X/20/11

CARI JODOH

1019/IKL/R/XII/7/11

1017/IKL/R/XII/3/11

HLG STNK NP H 2041 HW an Supartono Jl. Kp Ngabean Rt ¼ Gunungpati Smg

BUJANGAN, Kristen, 34 th, staf admin, cari istri, gadis/janda tanpa anak 20-30th, Kristen 088215546679

HLG STNK NP H 2490 VG an Andrias Untung Jl Gondang Raya 16 Rt 03/01 Tembalang. Dinyatakan tidak berlaku

ELEKTRONIK

HLG STNK NP H 6359 H an. Shodiq Sumadi Jl. Hasanudin H-83 Rt 01/06 Smg

1015/IKL/R/XII/2/11

1014/IKL/R/XI/30/11

HLG STNK NP H 2017 WG an Satiman Jl. Bukit Cemara Indah no 17 Tembalang Smg 1013/IKL/R/XI/30/11

HILANG STNK NP H 4672 VF an Naniek Herowaty Kp Keperan 463 Kuningan Smg 1012/IKL/R/XI/26/11

HILANG STNK NP H 3448 PW an Mei Mariono Kongkong Rt 02/06 Plalangan Gunung Pati TOKO PARABOLA Jl Hasanudin G 58 Pasang / servis / Yes TV / Indovision, Hub: 024-70889950 0873/IKL/PR/VI/09/11

KREDIT MURAH Hp, Emas, Elektronik, DLL. Hub.024-40060406/08882432932 0560/IKL/B/III/08/11

JASA PROPERTI DESAIN & SPESIALIS Renov/baru. Rmh, Kost (Free Gbr+Kitchen Set). 70129510 0641/IKL/B/VII/17/11

KEHILANGAN HILANG STNK NP H-3533-YZ a.n Adtya Setiawan Jl. Kintelan No. 138 Rt.04 Rw.04 Bendungan Gajahmungkur Semarang 1028/IKL/R/XII/15/11

HILANG STNK NP H-4349-WZ a.n. Sunardi Jl. Galangsewu Raya 109 Rt. 01 Rw.07 Tembalang Semarang 1027/IKL/R/XII/15/11

1011/IKL/R/XI/26/11

HLG STNK NP H 2021 MZ an Adie Iwan Setiawan Jl Karanganyar Gunung Rt 4/2 No 368 Candisari Smg 1010/IKL/R/XI/25/11

HILANG STNK NP H 4351 UA an Wiwin Widyaningsih Jl. Kebonharjo 01/05 Smg Utara 1009/IKL/R/XI/25/11

HILANG STNK NP H 2369 DA an Jeffri Widjaja Jl Kapas tgh IX/F 693 Gebangsari Genuk 1008/IKL/R/XI/25/11

HILANG STNK NP H 6052 TH an Nur Farida Jl Bledak Kantil IV/27 Rt 4/6 Smg 1007/IKL/R/XI/25/11

HILANG STNK NP H4289BY an Kristiono Jl. Kumudasmoro Selatan RT.01/05 SMG Barat 1006/IKL/R/XI/23/11

HILANG STNK NP H 3791 QP an Budi Putra Kustiawan Jl. Wotgandul stal No. 13 Rt 007/002 Kranggan Semarang 1002/IKL/R/XI/19/11

KOS

HILANG STNK NP H-3301-LY a.n. RR. Dewi Lestari Jl. Candi Prambanan V/1525 Rt. 02 Rw.01 Ngaliyan Semarang

MENERIMA kos2-an putri / mahasiswi / karyawati Jl. Parangbaris 7 no.19 Telp. 0246706482 / 91341819 / 0856405222372

HILANG STNK NP. H-3807-LZ a.n HESTA MAHARDIKA alamat Jomblang Barat 650 Candisari Semarang

MENERIMA Kos2an Pasutri Jl. Parangbaris 7 No.19 Telp. 024-6706482 / 91341819 / 0856405222372

1023/IKL/R/XII/14/11

0990/IKL/R/XI/07/11

Hlg STNK NP H 4879 FR an Sri Wahyuni Jl. Kanguru Utr V/21 Smg

KOS PASUTRI/karyawan 2 bln Rp 500.000 Lok. Daerah Mrican Hub. 024-91312155

1026/IKL/R/XII/15/11

1020/IKL/R/XII/8/11

1021/IKL/R/XII/3/11

ES BUAH PALING ENAK Se-kota Semarang es buah “ DIRAJA” Putra es Kobar Solo 0660/IKL/R/VIII/27/11

LAIN-LAIN

0974/IKL/R/X/06/11

0931/IKL/R/VIII/03/11

JUAL ALAT PENGHARUM RUANGAN OTOMATIS HUB. 085225518179 0906/IKL/B/VII/22/11

LOWONGAN DIBUTUHKAN : JURU MASAK BAKMI pria 20-30 th, utk kafe Banyumanik Semarang, sms : 081-311-284-183 0999/IKL/R/XI/16/11

AGEN BABY SITTER, Jompo, Dpt U/ saku 4jt, Spor, Hkg, Twn, Gj 5jt GRATIS Fee Sponsor 8,5jt. Hub. PT RIMBA (021)84972854, 84971469, 33722294, 70533132, 70582811

GLOBAL MANDIRI, Dis. Tunggal "Maturo Soya” (baru buka cab. Semarang) Membutuhkan: Karyawan tetap untuk Marketing P/W usia 23-55 th yang sudah pengalaman Fasilitas: Gaji, transport, bonus, dll. Min Rp 3-10 jt/bl. Pasti dan jenjang karier luas. Lamaran lengkap langsung ke: Jl Kauman Barat 330 Semarang Telp 70345720

Johar

PENGOBATAN

DIBUTUHKAN SEGERA SECURITY

SEDOT lintah, gurah, rapetkan V, ED, Bekam, Telat bln, K-prawan, L sahwat. Kons: Raketkan pasgn, menata aura, buang sial Gayamsari IV/22 Majapahit Smg 6706083

Plg lmbt 3 mg stlh iklan PT AKA Jl. Kimangunsarkoro depan Stadion Diponegoro Semarang 0987/IKL/R/X/27/11

DIBUTUHKAN BEBERAPA

SALESMAN Kami perusahaan Distributor Bahan Baku Roti untuk pabrik roti membutuhkan beberapa salesman. Syarat: - Usia max 30 th - Pendidikan min DIII/SI - Punya motor & SIM

1029/IKL/R/XII/16/11

DAHSYATNYA INVESTASI FOREX!profit 2,5 juta/hari selama 250 hari (Modal Min.500rb) INFO? www.starttexas.com. ATAU? SMS “PETUNJUK” Hp 081905109444 1029/IKL/R/XII/15/11

MAU PUNYA Usaha sendiri? Gabung dgn minuman teh siap saji GOOD TEA Hub: 081228397779 / 085842174777

1025/IKL/R/XII/15/11

DAHSYATNYA Bisnis FOREX! Profit Rp.2,5Jt/ hari, Modal Min, Rp.1Jt Cocok utk PNS, Pegawai Swasta dll. Info lengkap www.starttexas.com. SMS "PETUNJUK" Hp. 081905109444

1011/IKL/R/XI/25/11

ANDA MAU PROFIT HARIAN? Daftar hari ini mulai besok dpt profit 2%-6% /hari via rekening Anda (Tanpa merekrut) SMS “BERMINAT” Hp 081905109444 0987/IKL/R/X/22/11

BISNIS FOREX Profit 5%/hr Via Rek. Anda (Tanpa Merekrut) www.starttexas.com./ST0255 atau SMS “MINAT” Hp.081905109444 0987/IKL/R/X/22/11

Lamaran ditujukan ke: Jl. Puspowarno I/20 Semarang 0975/IKL/R/X/07/11

DIBUTUHKAN 300 karyawan untuk perkebunan sawit, upah harian, bonus premi, mess, sembako, klinik gratis, jamsostek Hub. 081237225459 / 085651031888 0965/IKL/R/IX/20/11

DIBUTUHKAN Segera Apoteker Apotek Srikaton, Jl. Srikaton. Hub. Bu Diah 081325164588 (Serius) 0910/IKL/R/VII/25/11

MOBIL DIJUAL DIJUAL MOBIL Mitsubisi Lancer’88 Plat H, hitam full variasi an sendiri pjk pjg Hub: 08562680116/085640178475 hrg 26 jt

0999/IKL/R/XI/11/11

PENDIDIKAN LES PRIVAT KILAT : Terapi Telinga, buka Aura, Terapi Energi Bio ( Bersihkan neg dalam tubuh) 085842763159

0905/IKL/B/VII/22/11

0851/IKL/PR/V/14/11

PENGOBATAN

PIJAT Refleksi semua jenis penyakit sukarela dgn herbal. Hub. 024-6706482 / 91341819 / 0856405222372

MOTOR DIJUAL

TERAPI Cakra Spiritual (Biaya Sukarela), Gayamsari IV/22, Majapahit SMG. Telp.6706083

Mutiara Hadist

0867/IKL/PR/VI/09/11

DR.BOYKE: OLESAN TAHAN LAMA!! 8 JAM!! (200rb) www.pasutrihot.com Hub 024-91139013 & 0857.4141.9393 0870/IKL/PR/VI/09/11

PEMBIAYAAN

1020/IKL/R/XII/3/11

0958/IKL/V/IX/03/11

NEW MASSAGE & RILEXS call : Viona 085741812670 1005/IKL/R/XI/22/11

DIJUAL RUMAH dr type 21–besar disemua wilayah Smg Hub: 024-74046753 / 081229044750 bisa di KPR cash/kredit. Langsung bertemu pemilik

MELAYANI segala perawatan massage dan lulur. Panggilan. Hub: RINA- 024 70203835

1024/IKL/R/XII/15/11

0627/IKL/A/VI/29/11

DIJUAL RUMAH dr type 21-besar di semua wilayah Smg Hub: 024-74046753 / 081229044750 bisa di KPR cash/kredit. Langsung bertemu pemilik

3JT “PAKET PERKAWINAN” lengkap rias pengantin + dekorasi + foto digital. Hub: 024-70427892

1022/IKL/R/XII/12/11

DIJUAL RMH HM 4 KT LT.7x12 Hrg 120 jt Nego Jl. Murti Indah 36 Muktiharjo Hub. 081325918989 1019/IKL/R/XII/3/11

0990/IKL/R/XI/03/11

JUAL RMH HM Bukit Menur Sendangmulyo LT 91m2 listrik 1300w, 2 kt, PAM, hrg 120 jt nego Hub. 02470554473 / 08812460658 DI JUAL Segera: Kavling HM + 750m2 di sltn SLB Mgnhrjo Tmblng Smg View bgs, nego. HP: 082136898938.TP dan No SMS 0929/IKL/R/VIII/02/11

ANDA membutuhkan pembiayaan mobil niaga. Hub kami: 081326526063 ENDA, 081225366581 DANI, 081332221288 INDRA, 081227321114 NURDI, 081225 551888 WIWIN, 082136291312 AJAY. Jl. Majapahit No. 321 A. Proses cepat BPKB Aman. 0878/IKL/PR/VI/10/11

DIJUAL RUMAH Tanpa DP Angs 880rb/ bln, Lokasi Bangetayu Kulon 70320596 0919/IKL/R/VII/27/11

DIJUAL RMH HM di Mahesa Pedurungan Lt 190 Lb 120 3KT 2KM ada Bathup, garasi 3 mobil harga 450jt nego Hub: 024-70999840/081325985566 0904/IKL/PR/VII/21/11

JUAL RMH HM Lt 170 ada toko seisinya, PAM, PLN, telp, 4 kt, 3 km. dpn SDN I Simongan Hub: 33143383 / 7624030

BU : JUAL TANAH Di Meteseh, Rumah Di Tembalang Hub. EDO (024) 50218699 1004/IKL/R/XI/19/11

JUAL/BU: Tanah di Sampangn, tepi jln, 375 jt / Rmh dekat Java Mall, 1,5M (nego) Hub: 085640351333

0863/IKL/I/V/28/11

DIJUAL KAVLING ukuran 12x25M dkt UNNES Sekaran, harga 100jt Hub:081225060117 0858/IKL/PR/V/25/11

DIJUAL TANAH SHM 2269 Luas 7000 M2 Di Pati Hub: 024 48502743 0739/IKL/R/I/06/11

JUAL TANAH Luas ± 337 M2. HM Daerah Kos2an UNNES Sekaran Hub. 081390153179 0669/IKL/B/VIII/31/11

UMROH/HAJI

0845/IKL/PR/V/12/11

RENTAL/TRAVEL

RUMAH Lt 95 m2, listr 900W, 2 KT 2 KM, air sumur, Jl Depok sari RT 4/7 Gang Tengah Kedungmundu 085747978220

RENTAL MOBIL harian/blnan. ELF, Ravelo, Avanza, Xenia, dll. Hub: 02474046753 / 081229044750

RUMAH Jl. Medoho Asri No 5 Rt 05/05 HM, Listrik 1300 watt, luas 96m2, 2 lantai. Hub : 081325910301

0801/IKL/I/IV/12/11

1021/IKL/R/XII/12/11

0784/IKL/R/III/23/11

TRANS JAYA Shuttle Smg-Jog 45rb, Travel Smg – Pwt 65rb, rental elf/dutro lux 2011, Hub: 082136363678

RUMAH tipe 36 L:98m2 full bangunan Lt.2 kmr bwh 2, atas 2, kmr mandi 1. Hub: Youdiz, 081325093486 Pr.Grafika Indah No.24 Banyumanik SMG.

0866/IKL/PR/VI/09/11

0600/IKL/B/V/05/11

TANAH DIJUAL

JUAL CEPAT rumah Semarang Indah Blok E 2 Lantai Komplit 420jt 085842763159

0944/IKL/R/VIII/13/11

0857/IKL/PR/I/21/11

0903/IKL/R/VII/16/11

0886/IKL/PR/VIII/10/11

0868/IKL/PR/VI/09/11

PIJAT Ibu Ida & mas Yulianto. Mengatasi ejakulasi dini, tambah perkasa, lulur & refleksi. Pekunden tengah III 4A Hub: 0248416725 ada tempat bisa dipanggil.

PINJAMAN Tanpa Agunan.. khusus karyawan, gaji 2jt lewat transfer bank. Hub: Ardian 024-70247939 / 085876862929

JUAL MOBIL TOYOTA DYNA TRUCK 2000 MERAH H 1465 MC. Hub: Artha Asia Finance 024-6700787

SUZUKI SMASH Titan subsidi sampai 1,1jt DP 750rb angs 390rb Hub Lely 08563396086 SUZUKI MAJAPAHIT

SPECIALIS IMPOTEN, ED, dll besarpanjang vital. Jeng Peni, 024 70021514

PERBANKAN

JUAL MOBIL TOYOTA BU43 DUMP TRUCK 2005 MERAH H 1513 SG. Hub: Artha Asia Finance 024-6700787

0902/IKL/R/VII/16/11

0872/IKL/PR/VI/09/11

HUBUNGI

INGIN KULIAH BHS Inggris & Belanda masuk saja di AKABA 17 Semarang Hub: 3552474 Seteran Dalam No 9 Semarang.

SALON

0888/IKL/I/VI/24/11

PIJAT PENYEMBUHAN MERIDIAN Dan terapi alat vital, Hub Bp.Budi 085640003160 ada tempat & terima panggilan

0934/IKL/R/VIII/06/11

LES NGAJI QUR’AN, 085225518179

RUMAH DIJUAL

0895/IKL/I/VII/09/11

0990/IKL/R/XI/03/11

0904/IKL/R/VII/16/11

Mimbar Jum'at

024-91507718

TERIMA Pijat Refleksi tradisional capek dan totok wajah. Hub: Wahyu 085725715951 (ada tempat)

LES PRIVAT Rombongan Matematika RSBI dijamin nilai diatas 8 Hub 0246706482 / 91341819 / 085640522372

JUAL MOBIL MITSUBISHI L300 DP BOX 1996 COKLAT ABU-ABU H 1853 WH. Hub: PT Artha Asia Finance 024-6700787

0988/IKL/R/XI/03/11

0700/IKL/R/XI/02/11

024-3512771

PELUANG USAHA

0993/IKL/R/XI/09/11

DIBUTUHKAN SEGERA MARKETING

SPOT 8.500,-/mmk 6.500,-/mmk 6.500,-/mmk 6.000,-/mmk

USAHA Sampingan penghasilan 850rb - 5 Jt/ hari bersama PT. MNI hub. 085865007194

0975/IKL/R/X/06/11

JUAL GPS Tracking 2,5 jt/unit free berlangganan Web & GPRS selama 1 th Hub : Nanang 081330407550

BW 7.500,-/baris 5.500,-/mmk 5.500,-/mmk 5.000,-/mmk

LOWONGAN

AMAN, legal, BPOMRI, Foredi-Gel 200rb. Pesan antar 085641321999 FOREDI – Gel 200rb, GASA 250 rb, asli legal Hub 085641321999

JENIS IKLAN Display Pendidikan Display Keluarga Display Sosial Display Duka Cita

Website’s: www.hariansemarang.com Blog: http://hariansemarangbanget.blogspot.com Email: hariansemarang@yahoo.co.id

Dibutuhkan segera security P/W utk wil Semarang, Jepara, Kudus, Jakarta, Bandung, Wonosobo, Rembang & Jogja. Min SMA usia max 35 th

1018/IKL/R/XII/3/11

HLG STNK NP. H 2934 KP an. Yenny Puspa Wijaya, alamat pedurungan Tengah Rt.02 Rw. 02 semarang

1016/IKL/R/XII/2/11

0954/IKL/R/VIII/23/11

KULINER

6

JUMAT, 16 Desember 2011

0783/IKL/RS/III/22/11

UMROH/HAJI dengan 3,5 jt bisa berangkat umroh/haji+ bersama PT. Arminareka fee Refrensi 1,5 jt/jamaah Hub: 08157647484 0869/IKL/PR/VI/09/11

Info Sehat

Abu Hurairah r.a. berkata: Seorang Badui datang bertanya kepada Nabi saw.: Tunjukkan kepadaku amal bila aku kerjakan aku dapat masuk surga! Jawab Nabi saw.: Hendaknya engkau menyembah Allah dan tidak mempersekutukannya dengan sesuatu apapun, mendirikan shalat yang fardlu (wajib), menunaikan zakat yang fardlu, dan puasa bulan Ramadhan. Lalu Badui itu berkata: Demi Allah yang jiwaku ada di tanganNya, aku tidak akan melebihi dari itu. Maka ketika ia telah pergi, Nabi saw. bersabda kepada sahabatnya: Siapa yang ingin melihat seorang ahli surga, maka lihatlah orang itu. -(Hadist riwayat Bukhari, Muslim)Diriwayatkan dari Al-Musayyab bin Hazn ra. : pada saat-saat terakhir kematian Abu Thalib, Rasulullah Saw pergi mengunjunginya dan menemukan Abu Jahl bin Hisyam dan Abdullah bin Abi Umayyah bin Al Mughirah, disampingnya. Rasulullah Saw bersabda, "wahai paman, katakanlah : Laa Ilaaha Illallaah, kalimat yang akan membuatku bersaksi untuk anda di hadapan Allah". Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah berkata, "wahai Abu Thalib! Apakah engkau akan mencela agama Abdul Muthalib?" Rasulullah Saw berulang kali mengucapkannya sementara mereka (Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah) terus menerus mengulang pernyataan mereka hingga Abu Thalib mengucapkan pernyataan terakhirnya bahwa ia masih memegang agama Abdul Muthalib dan menolak mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah. Kemudian Rasulullah Saw bersabda, "aku akan memohonkan ampunan Allah untuk anda selama aku tidak dilarang melakukannya". Maka Allah menurunkan ayat yang berkaitan dengannya. Ayat yang dimaksud ; tiadalah pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman bahwa mereka memintakan ampunan bagi orang yang musyrik sekalipun mereka kaum kerabat, setelah nyata kepadanya bahwa mereka adalah penghuni neraka (QS At Taubah [9]: 113) -(Hadist riwayat Bukhari)-

Ungkap Gejala Diabetes dengan Pemeriksaan Retina TIM peneliti University of Michigan mengembangkan sebuah alat baru untuk mendeteksi pengelihatan yang mampu mendeteksi stres metabolik dan kerusakan jaringan yang terjadi sebelum gejala pertama penyakit terlihat. Alat ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan tes glukosa darah untuk mendeteksi Diabetes. Selain itu alat ini hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit untuk memeriksa kedua mata. Stres metabolik dapat dideteksi dengan mengukur intensitas fluoresensi seluler jaringan retina. Para peneliti mengatakan bahwa kadar FA (flavoprotein autofluorescence) yang tinggi dapat menjadi indikator yang dipercaya untuk penyakit mata. Dalam suatu penelitian, kadar FA pada 21 subjek yang menderita Diabetes diukur dan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang sehat dibandingkan dengan usia sebanding. Aktivitas FA tersebut lebih tinggi pada kelompok orang dengan penyakit Diabetes dibandingkan dengan kelompok orang yang sehat. Hasil ini tidak dipengaruhi oleh berat dan lama penyakit, namun meningkat pada kelmpok orang yang menderita Diabetes dengan kelompok usia 30 hingga 39 tahun, 40 hingga 49 tahun, dan 50 hinga 59 tahun. Beberapa subjek dalam penelitian ini menderita

retinopati diabetika, yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah di mata. Hiperglikemia diketahui menginduksi kematian sel pada jaringan diabetik, sebelum gejalanya dapat dideteksi secara klinik, dan setelah timbulnya penyakit. Peningkatan FA merupakan indikator paling awal dari kematian sel dan permulaan rusaknya jaringan. FA bertindak sebagai petanda jika metabolisme mulai terganggu. Kita dapat memanfaatkannya untuk mendeteksi dan memonitor penyakit. Namun kenaikan FA tidak berarti seseorang tersebut menderita Diabetes. Tetapi karena prevalensi penyakit Diabetes yang cukup tinggi dalam populasi maka individu dengan kadar FA yang tinggi harus segera menjalani tes glukosa darah. Jika tes glukosa darah negatif maka perlu dicari suatu penyebab lain dari disfungsi jaringan okuler tersebut. Para peneliti mengatakan bahwa alat ini memiliki potensi yang begitu besar untuk scrining dan tata laksana Diabetes. Banyak sekali kerusakan yang terjadi sebelum penyakit ini berhasil dideteksi oleh dokter. Karenanya diagnosis dini memungkinkan kita mengurangi kerusakan organ dan mencegah berbagai komplikasi penyakit Diabetes ini. (ifs)

INTERNASIONAL HUKUM & KRIMINAL Spesialis Pencuri Helm Diringkus PULUHAN kali beraksi, seorang pencuri spesialis helm, Bambang Krismiyanto (32) warga Liman Mukti Selatan III/257 RT 06/RW 06 Pedurungan Semarang, akhirnya kandas di halaman parkir Kampus Unika Soegijapranata Jalan Pawiyatan Luhur IV/1, Bendan Duwur, Gajahmungkur, kemarin. Aksinya terperangkap keamanan setempat setelah menyatroni helm milik korban, Agung Christoper (20) mahasiswa yang ngekos di Victory Jalan Pawiyatan Luhur 60 Semarang, yang diletakkan di sepeda motor miliknya saat diparkir di area kampus. Bambang pun tertangkap basah sedang menenteng helm merek INK warna hitam motif garis putih hasil curiannya sebelum akhirnya digelandang ke Mapolsek Gajahmungkur. Kepada polisi, tersangka yang sebulan lagi akan melangsungkan pernikahan ini mengaku telah mencuri helm sebanyak 10 kali di tempat berbeda. Di area parkir kampus Unika sendiri tersangka mengaku tiga kali mencuri. “Awalnya saya datang dengan mengendarai sepeda motor, kemudian masuk di area parkiran. Setelah tengak-tengok memastikan kondisi aman, saya langsung mengambil helm yang diletakkan di atas spion motor korban,” ujar maklar rumah kontrakan ini. Namun ternyata aksi tersangka dipergoki oleh seorang satpam kampus setempat. Kemudian melaporkan ke beberapa satpam yang lain untuk melakukan penyergapan. “Saya mau pergi, ternyata pintu gerbang telah terkunci, satpam itu menangkap saya,” ujar tersangka. Bambang sempat mengelak, namun setelah satpam mencecar pertanyaan akhirnya tak mampu beralasan lain. Terlebih saat dipanggilkan korban, dipastikan helm yang sedang ditenteng tersangka adalah miliknya Agung. Akhirnya tersangka mengakui perbuatannya. “Biasanya, helm curian saya jual seharga Rp 60 ribu kepada siapa saja yang mau, rata-rata yang beli adalah para pelajar,” katanya. Selain di Kampus Unika, Bambang juga beraksi di beberapa tempat, seperti di Alfamart, warung-warung kucingan, tempat playstation, asal kondisi sepi, helm incaran langsung disikat. Kapolsek Gajahmungkur AKP Pandia AG mengatakan, pelaku adalah spesialis pencuri helm. Berdasarkan penyelidikan, tersangka telah puluhan kali beraksi yang sasarannya di area parkir apa saja, termasuk di kampus. “Sekali beraksi, ia bisa mendapatkan 8-9 helm. Helm dijual antara kisaran Rp 40 hingga 80 ribu,” terang Kapolsek didampingi Kasubag Humas, AKP Napitupulu. (abm/gus)

77

senin, 15 2010 jumat, 16 november Desember 2011

Gendam Bermodus Sumbangan Dibongkar Oleh Abdul Mughis Empat pelaku gendam dengan modus menyumbangkan ke panti asuhan ditangkap Polsek Banyumanik.

T

iM Reskrim Kepolisian Sektor Banyumanik berhasil membongkar komplotan pelaku gendam lintas provinsi yang modusnya pura-pura menyumbang ke panti asuhan. Empat pelaku diringkus setelah berhasil menggondol uang sebesar Rp 41 juta dari seorang pensiunan kepala sekolah, Mupardiyanah (61), warga Rasamala I/442 RT 06/RW 06 Kelurahan Srondol Wetan, Banyumanik. Kapolsek Banyumanik Kompol Mulyawati Syam menegaskan, komplotan ini beraksi di lintas provinsi. Modus yang mereka gunakan adalah mengelabui korban dengan cara menanyakan alamat panti asuhan. Mereka berpura-pura akan menyumbangkan sejumlah uang. “Kemudian di tengah-tengah perbincangan, tersangka menawarkan jam merek Rolex kepada korban. Setelah berhasil

PERISTIWA

memperdayai korban, akhirnya uang korban sebanyak Rp 41 juta berhasil dibawa kabur,” paparnya didampingi Kasubag Humas Polrestabes Semarang, AKP Napitupulu, kemarin. Setelah dilakukan pengejaran, empat tersangka masing-masing, Heru purnomo alias Rudi (41), warga Kemlaten, Hamzah (34), warga Dusun Badug RT 01/RW 02 Kelurahan Saket, Kecamatan Ngadiluwih Kediri Jatim dan kakak beradik Muslimin Gani alias Awang (40),warga Jalan Gelora Panjaitan 7 RT 02/RW 01 Sudiyan Raya, Biring Kanaya Makasar dan Mustamin Gani alias Darmawan (47), warga Jalan Pakis I Nomor 5 Sawahan Pakis, Surabaya Jatim ini berhasil diringkus di daerah Magelang. Sebelum beraksi di Semarang, empat tersangka ini beraksi dari Malang. Kapolsek mengatakan, para pelaku mengendarai Xenia N 952 GN yang merupakan mobil rental. Sekitar pukul 09.00, tersangka mencari sasaran di Kota Semarang. Korban diperdaya oleh komplotan ini saat melintas di depan Indomaret Jalan Jati Raya Banyumanik. Aksi pertama, salah satu pelaku yakni Awang, menanyakan alamat panti asuhan terdekat kepada korban dan dialah yang berperan memulai aksinya. Ia berpura-pura akan menyumbangkan uang kepada panti asuhan. “Untuk meyakinkan korban, pelaku

HARSEM/ABDUL MUGHIS

Para tersangka penipuan bermodus gendam dimintai keterangan oleh Kapolsek Banyumanik, Kompol Mulyawati Syam juga sempat menunjukkan uang sebesar Rp 62 juta kepada korban. Namun sebenarnya uang tersebut hanya uang mainan,” kata Kapolsek. Tertangkapnya pelaku berawal atas keteledoran mereka sendiri. Pasalnya, salah SABTU, 13 Agustus 2011 satu mereka malah justru menelepon dan

menanyakan kondisi korban. Padahal saat itu, korban mengaku belum tersadar telah ditipu. “Korban langsung melapor kepada polisi. Setelah kami lacak posisi terakhir menelpon, kami berhasil menangkap di daerah magelang,” tandas Kapolsek. (gus)

7

Dua Pelaku Curanmor Dibekuk

HARSEM/NINO ADISUMARTO

Dua pelaku curanmor saat digelandang di halaman Mapolres Semarang DUA pelaku curanmor, Dedi Okta Priantaka (21) dan Bintang Satrio Wibowo (14), warga Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (13/12) lalu diringkus

petugas Satreskrim Polres Semarang. Keduanya melakukan tindak pencurian sepeda motor pada Selasa (6/12) lalu. Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP

Agus Puryadi melalui Kanit Tipidum, Ipda Achmad menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut setelah sebelumnya polisi sempat mengenali wajah keduanya dari akun facebook milik tersangka. Petugas kepolisian kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap di rumahnya masing-masing. Menurut Ipda Achmad, pencurian tersebut berawal saat korban Amalia Probojati (15) pemilik Yamaha Mio H 2498 JV warna hitam datang ke warnet D-Net di Desa Kenangkan, Kelurahan Bergas Kidul, Kecamatan Bergas. Saat korban sedang sibuk mengakses internet di tempat tersebut, tak lama kemudian, kedua tersangka Dedi dan Bintang datang dengan berboncengan Yamaha RX King H 3554 JA dan berpura-pura ikut mengakses internet di salah satu ruangan yang berdampingan dengan korban. Selama di dalam warnet, kedua tersangka memperhatikan semua gerak-gerik Amalia. Dan ketika korbannya terlihat lengah, kedua tersangka pun segera keluar dari warnet. Selanjutnya, Bintang yang melihat stang sepeda motor korban tidak dalam keadaan tidak terkunci segera menuntun hingga ke

jalan raya sambil ditemani oleh Dedi yang mengendarai Yamaha RX King. Pada jarak sekitar 500 meter dari warnet, lanjutnya, kedua tersangka mencoba menghidup hasil curiannya dengan menggunakan kunci Yamaha RX King. Setelah berhasil keduanaya langsung membawa kabur ke wilayah Ambarawa. “Korban yang tersadar telah kehilangan sepeda motor saat keluar dari warnet, segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi,” jelasnya. Kanit Tipidum, Ipda Achmad menjelaskan, begitu mendapat laporan pihaknya segera melakukan penyelidikan di TKP. Dan hasilnya ada beberapa saksi yang sempat melihat dan mengenali ciri tersangka. Selanjutnya petugas juga mencari informasi dengan mengakses internet di ruang yang sebelumnya digunakan tersangka. “Kami minta ke operator warnet untuk membuka komputer yang digunakan kedua tersangka. Dari situ kedua tersangka dapat dikenali wajahnya, dan ternyata memiliki kesamaan dengan ciri-ciri sesuai keterangan beberapa saksi,” jelas Ipda Achmad, kemarin. (ino/gus)

sambungan berita halaman 1 Bandungan Rawan ...

Harsem Dukung ... Ketua Lembaga Studi Pers dan Informasi (LeSPI) Anto Prabowo yang menjadi pengulas memberi komentar, metote riset PSGA masih perlu dilengkapi dengan analisis framing. Yaitu menelaah susunan kalimat, pemilihan kata, tata letak, penempatan foto, tebal atau tipisnya font judul, serta penempatan berita di rubrik dan posisi halaman. Sementara Senior Advisor Deutsche Gesellschaft fur International Zusammernarbeit (GIZ) Veven Sp Wardana selaku pendukung program riset memberi saran, PSGA perlu terus memonitor media dan mendorong pers lebih sensitif gender. Kepada awak media dia memberi saran agar mengembangkan model jurnalisme yang mendukung kesetaraan gender dan perlindungan anak.

Dia sampaikan, selain Pemprov Jateng, ada lima kabupaten dan satu kota yang mendapat penghargaan serupa. Yaitu Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Rembang, Grobogan, dan Brebes, serta Kota Surakarta. “Patut disyukuri, seluruh Indonesia hanya ada 10 Pemda yang mendapat penghargaan. Yang enam dari Jawa Tengah,” tuturnya. Atas keberhasilan tersebut, pihaknya akan menggelar tasyakuran di Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jateng, 23 Desember mendatang. Rencananya, akan ada pemberian award kepada kecamatan sayang ibu, perusahaan pembina tenaga kerja wanita terbaik, bina keluarga balita terbaik. Juga santunan kepada wanita penyapu jalan, pemecah batu, dan anak-anak yatim piatu.

Jateng Terbaik Soelaimah menjelaskan, karena dukungan berbagai pihak termasuk media massa, Provinsi Jateng mendapat penghargaan sebagai daerah terbaik yang menggerakkan kesetaraan gender. Karena Pemprov Jateng dinilai membawa keadilan dan pemenuhan atas hak-hak perempuan dan anak, Gubernur Bibit Waluyo akan diberi piagam oleh Presiden RI di Jakarta, pada peringatan Hari Ibu 22 Desember mendatang. “Saya barusan dapat info dari protokal istana kepresidenan, Gubernur Jateng diundang untuk diberi penghargaan oleh Bapak Presiden dalam peringatan Hari Ibu tanggal 22 desember mendatang. Terima kasih atas dukungan Anda selama ini,” ujarnya via telepon saat diwawancarai Harsem.

(moi/rif)

“Dengan mengajak beberapa rekannya, Azis langsung menghajar beberapa orang, di antaranya Sumeri (47), Suyitno (42), Panji (26) dan Suprihadi (42). Keempatnya warga setempat. Terus terang kami tidak terima dan menyerahkannya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas,” jelas Sumeri,

salah satu korban kepada Harsem, kemarin. Sementara itu Kapolsek Getasan AKP Suradi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada para korban serta saksi-saksi. “Sekarang ini kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan beberapa orang saksi,” tandasnya. (hes/rif)

ingin mengatur. Sementara Kaspo juga merasakan hal yang sama. Dia pikir istrinya menyebalkan dan membosankan. Dalam hati dia ingin berpisah, entah karena kematian atau perceraian. “Kesempatan” itu datang pada suatu hari. Istrinya yang sedang jengkel sambil mengomel, tiba-tiba melempar Kaspo memakai handphone. Rahang Kaspo memar karenanya. Membuatnya kesulitan makan dan sakit. Tak terima dengan KDRT itu, Kaspo lantas

mendaftarkan ikrar talak di Pengadilan Agama. Paska sidang keempat, vonis telah didapatkan. Tragisnya, saat Sapingah mengajak salaman sebagai tanda perpisahan, Kaspo menampik kasar uluran tangan mantan istrinya itu. Membuat pengunjung PA kaget dan terkesima. Buru-buru Sapingah digandeng saudaranya pergi ke tempat parkir agar tangisnya tidak keras. Setelah mesin motor dihidupkan, mereka lantas tancap gas keluar halaman PA. (Ichwan)

Tak Terpilih ... Dari hasil tersebut, diputuskan yang menjadi pemenangnya adalah Siti Wulandari menjadi kaur Pemerintahan dan Titik menjabat Kaur Pembangunan Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Azis yang kalah akhirnya marah dan ngamuk serta mendatangi para pengurus BPD Desa Tajuk.

KDRT Jadi ... Untuk sekian lama, keduanya bertahan dengan perangai masing-masing. Masih ada “kedamaian” dalam rumah tangganya. Semata karena Kaspo tak pernah meladeni omelan istrinya. Sehingga tak pernah ada pertengkaran. Namun lama-kelamaan Sapingah merasa suaminya terlalu ndableg. Seolah telinga suaminya tak pernah mendengar omongannya jika ngelokke ini itu. Maklum Sapingah adalah anak pertama, yang umumnya merasa

Menurut Kapolres, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi awal terhadap ketiga daerah tersebut. Utamanya pada saat menjelang perayaan Natal dan tahun baru. “Kami selalu memantau ketiga wilayah itu, apalagi saat menjelang perayaan natal dan tahun baru ini. Hal ini untuk mengantisipasi serta mencegah terjadinya sesuatu yang tidak kita harapkan,” papar AKBP IP Putra Narendra, Rabu (14/12). Langkah antisipasi tersebut, lanjut Kapolres, yakni dengan menggandeng sejumlah tokoh agama dan pondok pesantren untuk bersama-sama memerangi teroris. Pihaknya juga mengimbau pada aparat desa harus lebih teliti dalam menyikapi keberadaan orang asing di lingkungannya. “Kami sengaja menjalin hubungan

dengan tokoh agama di pondok pesantren di Kabupaten Semarang. Ternyata responnya positif untuk bersama-sama memerangi teroris. Dan kepada seluruh RT Kami harap lebih berwaspada dengan keberadaan tamu asing yang mencurigakan,” tandasnya. Diungkapkan pula, pengamanan tiga wilayah tersebut juga termasuk merupakan rangkaian pengamanan perayaan Natal dan tahun baru. Sebelumnya Kapolres AKBP IB Putra Narendra menyatakan telah mempersiapakan pasukannya sebanyak 520 personel untuk mengantisipasi tindak kejahatan, teroris dan lalulintas. Ratusan polisi berseragam maupun preman bersenjata lengkap akan disebar untuk mengamankan di sejumlah obyek vital, utamanya gereja-gereja besar. (rif)

Pelajar Semarang ... Adit dan Rony, keduanya dari SMA Tugu Suharto Semarang mengaku datang ke Salatiga bukan untuk tawuran. Namun akan berkunjung ke SMK/STM Kristen Salatiga. Namun, saat sampai di sekitar Jalan Seruni justru menjadi korban pelemparan batu oleh sekelompok pelajar dari atas truk yang melintas di jalan tersebut. Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, petugas sebelumnya mendapat laporan masyarakat bahwa di daerah Jetis terjadi aksi lempar antara puluhan pelajar dengan seragam abu-abu putih. Bahkan, peringatan masyarakat

terhadap para pelajar tersebut tidak digubris. Akhirnya, beberapa warga mendatangi Mapolres Salatiga melaporkan peristiwa tersebut. “Dari laporan itu, beberapa petugas langsung mendatangi Jalan Seruni dan mendapati puluhan pelajar masih nongkrong di taman Seruni itu. Selain itu, ada beberapa pelajar yang saling kejar-kejaran di daerah Jetis, lalu petugas menyebar mengejarnya. Akhirnya, para pelajar tersebut ditangkap dan digelandang menuju Mapolres Salatiga. Kepada petugas, mereka tetap tidak mengaku jika mau tawuran, “ jelas Rudy Cahya. (hes/rif)

oase

8

JUMAY, 16 Desember 2011

Angelina Sondakh

...dan Pria-pria yang Terpesona Pesonanya tidak pernah memudar, meski disebut-sebut terlibat dalam korupsi kasus Muhammad Nazaruddin, rekan sesama partainya. Bahkan lagi-lagi pesonanya memikat pria penyidik, yang tengah menangani kasusnya. Siapa saja pria yang takluk oleh pesonanya? Brotoseno

Namun Angie tetap tabah dan perkasa menghadapi cobaan itu, bahkan tetap bertekad membesarkan ketiga anaknya, di mana dua dari mereka berstatus anak tiri.

ELIN

ASO

NDA

KHB

LOG

Adik Adjie Masih dalam suasana duka sepeninggal Adjie, muncul nama Tjandra Mudji Condrodiningrat (Mudji) di kehidupan Angie. Mudji tampak selalu lengket dengan Angie. Setiap event yang dihadirinya selalu menggandeng Mudji, bahkan beberapa kali pamer cipika-cipiki. Mudji sendiri adalah adik kandung almarhum Adjie Massaid dan kedekatannya semula didasari rasa sayangnya pada sang keponakan, Keanu yang selalu nyaman di pelukannya. Banyak spekulasi muncul, kalau pria yang banyak tinggal di Belanda itu menjalin hubungan khusus dengan Angie. Sekalipun keduanya tidak pernah terpengaruh pemberitaan, kemesraannya seolah semakin mengamini hubungan tersebut. Kini, Raden Brotoseno disebut memiliki hubungan khusus dengan Angelina Sondakh, namun tidak banyak orang yang mengetahuinya. Polisi berpangkat kompol ini adalah penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games, Jakabaring, Palembang, dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin. Nama Angie sendiri disebut oleh terdakwa ikut terlibat dalam kasus tersebut. Brotoseno sendiri mengakui memiliki hubungan asmara dengan anggota Komisi X DPR Angelina Sondakh yang telah dikenalnya sejak lima tahun lalu. Dia mengaku sebagai teman Angie sekaligus teman almarhum Adjie Massaid. Namun Brotoseno menegaskan, tidak terlibat dalam tim penyidikan kasus Wisma Atlet Jakabaring yang menyeret Angie. Hanya saja, karena sudah saling kenal, keduanya tetap menjaga silaturahmi pertemanan. Hubungan asmaranya dengan Angie, disebutnya sebagai sebuah takdir Tuhan. Di mana akhirnya pesona Angelina Sondakh akan bermuara? (dnr)

HAR

EJAK dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2001, Angelina Patricia Pingkan Sondakh atau dikenal sebagai Angelina Sondakh selalu mengundang pesona orang-orang di sekitarnya. Bahkan kecantikan dan kecerdasannya mengundang kepercayaan parpol dan para konstituen, hingga mengantarkannya sebagai anggota DPR RI. Di Gedung Senayan, pesona perempuan kelahiran Australia, 28 Desember 1977 yang biasa disapa Angie ini sebagai politisi, tidak memudar. Prestasinya pun mendapat penghargaan Partai Demokrat, tempatnya bernaung. Jabatan penting di struktur maupun jabatan fungsional di partai dipercayakan kepadanya. Dia pernah menjadi Tim Sukses pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan juga menjabat sebagai Wakil Bendahara. Dalam soal asmara, setidaknya tiga pria terpikat pesona Angie. Berikut daftar para pria tersebut, sekaligus proses kedekatan dengan ibunda dari Keanu Jabaar Massaid ini. Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid, adalah nama yang mesti disebut pertama. Senior sekaligus rekan sesama partai ini terpesona saat mereka sama-sama menerjuni politik. Saat itu asmara mereka, sesama anggota DPR mencuat, meski awalnya berusaha disembunyikan. Kedekatan Angie dengan anakanak Adjie dari pernikahan sebelumnya dengan penyanyi Reza Artamevia, tak lepas dari bumbu cinta mereka yang justru mengundang kekaguman para penggemar. Angie pun menikah dengan Adjie dalam sebuah perkawinan yang sederhana di sebuah masjid di Jakarta, 29 April 2009. Angie pun berpindah keyakinan, dan itu tak pernah memunculkan persoalan, bahkan karena keseriusannya justru membuat pesona Angie semakin dikagumi. Namun Tuhan Mahapunya Kehendak, kebersamaan mereka tidak berumur panjang. Adjie meninggal akibat serangan jantung. Simpati untuk Angie pun mengalir, karena begitu besar luapan cintanya terhadap sang suami yang mendadak dipanggil Sang Khalik.

/ANG

S

Mudji

SEM

Adjie Massaid

A Nite to Remember dan JIBF 2011 Digelar Bareng

HARSEM/KPL

DUA event besar akan berlangsung pada Sabtu, 17 Desember mendatang, yaitu Jakarta International Blues Festival (JIBF) 2011 dan A Nite to Remember yang menampilkan 8 penyanyi lintas generasi kebanggaan Tanah Air. “Kita baru tahu tanggal 17 Desember itu ada acara blues, pada saat itu teman-teman satu tim juga bilang. Saat itu saya memutuskan untuk tetap jalan,” ujar Novia Ardhana, Head of Promoter dari D-One Production, selaku promotor A Nite to Remember. Sebelumnya mereka berencana untuk menggelar pada tanggal 3 Desember, namun akhirnya mundur karena dapat venue pada tanggal 17 Desember. Novia mengaku optimistis dengan konsep yang diusungnya. “Kita optimistis, karena konsep kita berbeda. Dengan harga yang segitu kita akan menyuguhkan yang berbeda,” katanya saat preskon konser A Nite to Remember, di Hotel Sheraton, Media, Gunung Sahari 3, Jakarta Pusat, Selasa (13/12). Konser A Nite to Remember akan dimeriahkan 2D (Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra), Ahmad Albar, Andien, B3, Oddie Agam, Once, Pinkan Mambo, dan Yon Koeswoyo. Konser yang mematok harga tiket dari Rp 1.000.000 hingga Rp 10.000.000 ini akan digelar di Jitec Mangga Dua Square, Jakarta Utara. (dnr)

inbox

“Friday Madness” di Starqueen Club

Classic Disco di E-Plaza

INZOMNIA Band bakal tampil menghibur di gelaran Friday Madness di Starqueen Club Semarang, hari ini. Acara free entry for ladies ini sudah bisa dinikmati mulai pukul 13.00 hingga 20.00.***

SEBAGAI rangkaian event Desember, Entertainment Plaza menghelat event Classic Disco dengan bintang tamu spesial DJ Rheoo (Jakarta) di E-Lounge, malam ini, mulai pukul 22.00 hingga tuntas. Penampilan DJ Bobby akan didukung pula penampilan RockStars, VLV Band (Jogja), dan EPDJ All Stars. Informasi dan reservasi, 024-91501325 (no sms) atau PIN BB: 211FC58A.***

DJ Boim Ghetto di Babyface Club & Karaoke BABYFACE Club & Karaoke Semarang bakal menghadirkan DJ Boim Ghetto untuk menghibur para clubbers, Sabtu (17/12). Selain aksi DJ kelahiran 28 Oktober 1976 spesialis hip-hop dan RnB, serta progressive/tribal tersebut, acara juga menampilkan female DJ Julia (Resident), Lime Light (Home Band), dan Da Beat Sexy Dancers. Informasi dan reservasi, (024) 76635555 (karaoke), (024) 76636555 (club), atau 087710047722 (Putri).***

DJ Bobby di “Superclub” E-Lounge ENTERTAINMENT Plaza Semarang kembali mempersembahkan special event menampilkan DJ Bobby (Stadium) di E–Lounge, Sabtu (17/12), mulai pukul 22.00 hingga tuntas. Mengusung tema Superclub, penampilan DJ dari Jakarta ini akan memanaskan dance floor E-Lounge. Selain aksi DJ peraih The Best Resident of The Year 2007 versi www.redma.net tersebut, Superclub kali ini juga dimeriahkan penampilan VLV Band, EPDJ All Stars, serta Da Beat Sexy Dancers. Informasi dan reservasi, 024-91501325 (no sms) atau PIN BB: 211FC58A.***

Kasting FTV RCTI HAS Production & Dipas Management bekerjasama dengan salah satu production house (PH) Jakarta akan membuat FTV untuk ditayangkan RCTI, dan rencana syutingnya akan dilakukan Minggu (18/12), berlokasi di sekitar Kota Semarang. Selain bintang utama, dibutuhkan pemain-pemain daerah, laki- laki dan perempuan usia 18-60 tahun, berbagai karakter. Bagi yang berminat bisa mendaftarkan diri pada Jumat (16/12), mulai pukul 10.00, di Ruko BP Dikjur, Jalan Brotojoyo No 1 Semarang, telepon 70246692 (Ari). Kasting tidak dipungut biaya.***

NASI NAL jumat, 16 Desember 2011

“Punks Not Dead” PenangkaPan anak-anak punk di Banda Aceh mengundang simpati dari komunitas punk internasional. Di situs jejaring sosial Facebook, muncul acara Support Indonesian Punks yang digagas seorang punk asal Swedia, Tom Holmquist. Holmquist, 25 tahun, membuat acara Support Indonesian Punks di Facebook. Dalam foto profil acara tersebut, tertera tulisan “Punks Not Dead”. Hingga berita

diturunkan, sebanyak 1.918 orang mendukung acara tersebut. “Saya membuatnya untuk menyatukan seluruh anak-anak punk dan menunjukkan dukungan kami terhadap anak-anak punk yang ditangkap di Indonesia,” ujar pemilik akun Tom Tuesday Kaos tersebut melalui pesan di Facebook, kemarin. Pada akhir pekan lalu, sekitar 65 anak

Pembantaian Petani Mesuji Dikecam Pembantaian di Mesuji, lampung, harus ditanggapi pemerintah dengan serius. Pemerintah harus memihak rakyat, bukan pengusaha.

k

Uasa Hukum warga Mesuji, Bob Hasan mengatakan, keterlibatan Saurip Kadi dalam kasus pembunuhan massal di Lampung sebatas mediator ke Komisi Hukum DPR. “Kami memintanya untuk mengangkat kasus ini ke DPR,” kata Bob kemarin. Wakil masyarakat Mesuji, Mayor Jenderal (Purn) Saurip Kadi mengharapkan agar pemerintah tidak mengelak materi video pembunuhan tersebut. “Pembantaian telah terjadi dua tahun, dan harus segera diselesaikan permasalahannya,” kata Kadi. Saurip mengatakan, pembantaian harus ditanggapi pemerintah dengan serius. “Pemerintah harus berpihak pada rakyat, bukan pada pengusaha,” kata Saurip. Bob percaya Saurip bisa memediasi kasus ini pada DPR. “Dan terbukti kan memang akhirnya kami bisa sampaikan kenyataan ini ke depan Komisi Hukum,” katanya. Mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat itu dinilai Bob punya kepedulian tinggi dalam upaya pembuktian pelanggaran HAM di Mesuji. “Kami percaya padanya karena ia bisa buktikan janjinya,” kata wakil Lembaga Adat Megoupak. Lembaga Adat Megoupak adalah lembaga yang dibentuk oleh lima marga yang terdapat di Mesuji. Kelima marga tersebut adalah Wai Bulan, Suai Ampu, Aji, Mesuji, dan Tegamoan. Sebagai kuasa hukum kasus pembantaian Mesuji, ia berjanji untuk menyeret para pelaku untuk mendapat hukuman yang setimpal. “Ada pelanggaran HAM ringan, sedang, dan berat. Yang terjadi di Mesuji adalah pelanggaran HAM lengkap,” ujar Bob. Kepolisian mengakui adanya kasus pembantaian massal di Mesuji, di Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. “Kasus itu sepertinya sudah lama,” kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian Komisaris Jenderal

fOtO-fOtO: HARSEM/DOK

Konflik antara warga Mesuji, Lampung, dengan pihak keamanan Sutarman, di Istana Bogor, belum lama ini. kecam Penembakan Direktur Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Kadir Wokanubun, mengecam penembakan terhadap para petani di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Akibat penembakan tersebut, Jaelani, 45 tahun, petani Kagungandalam, Kecamatan Mesuji, tewas, dan enam petani lainnya mengalami luka. “Kami mengutuk tindakan biadab itu. Semestinya kejadian itu bisa dihindari jika aparat tidak terlalu berpihak pada perusahaan,” kata Kadir, belum lama ini. Penembakan terjadi dalam peristiwa bentrokan antara polisi dan warga di lokasi perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit milik PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) di Blok R 24, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, Kamis, 10 Nopember 2011. Warga yang marah karena mengetahui adanya korban tewas dan luka menyerbu perusahaan dan membakar kantor dan mes karyawan. Saat ini suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Warga masih terus berjaga-jaga di sejumlah sudut desa dengan senjata tajam dan cangkul.

Mantan Asisten teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi, mendampingi perwakilan warga Mesuji di Ruang Pengaduan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, kemarin

Sementara itu sekitar 500 personel Brigade Mobil Kepolisian Daerah Lampung dan Kepolisian Resor Tulangbawang telah dikerahkan ke lokasi bentrokan. Menurut Kadir, konflik antara petani dan perusahaan PT BSMI bisa diselesaikan tanpa kekerasan. Penembakan terhadap warga merupakan bentuk kegagalan jajaran kepolisian di Lampung mengamankan situasi. “Polisi tidak bisa seenaknya menembaki warga seperti itu,” ujarnya. Kadir memaparkan sejumlah aktivis YLBHI telah berada di Lampung untuk melakukan investigasi guna mengumpulkan fakta dari kasus tersebut. Mereka bergabung bersama aktivis LBH Bandar Lampung dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Selain Kadir, para aktivis tersebut antara lain Berry Nahdian Forgan (Direktur Nasional Walhi), Indra Firsada (Direktur LBH Bandar Lampung), Hendra (Direktur Walhi Lampung), Mukri (Kepala Departemen Advokasi Walhi Nasional), dan Haji Joker (Green Studen Movement). Selain mendatangi para petani dan keluarga korban yang tewas serta korban luka, mereka juga akan menemui pihak perusahaan. Perlakuan Buruk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga telah menurunkan tim untuk menginvestigasi peristiwa itu. Tim Komnas HAM langsung dipimpin Johny Nelson Simanjutak. Johny mengungkapkan telah mendapat informasi awal ihwal perlakuan buruk terhadap warga sekitar lokasi perusahaan perkebunan selama bertahun-tahun. “Persoalan yang muncul di lokasi kejadian adalah adanya konflik warga dengan PT BSMI, juga konflik warga dengan polisi,” tutur dia. Johny mengatakan, Komnas HAM akan menyelidiki pemicu penembakan yang mengakibatkan tewasnya warga. Menurut dia, polisi harus mengikuti prosedur dalam menangani aksi massa. “Kenapa polisi menembak? Kenapa

polisi lebih membela kepentingan pemodal dibandingkan kepentingan warga, itu yang akan kami selidiki,” ucap komisioner yang membidangi Sub-Pemantauan dan Penyelidikan Pelanggaran HAM itu. Kepala Pusat Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar menuding upaya pencemaran nama Polri atas penyebaran video pembantaian warga Mesuji, Lampung. Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers di kantor Humas Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan,kemarin. Dari hasil pengamatan, kata Boy, video tersebut merupakan penggabungan dari berbagai peristiwa yang berbeda lokasi dan berbeda waktu. Tim teknologi informasi kepolisian masih mempelajari video untuk mengecek kebenaran gambar. Polisi juga akan mengusut latar belakang, maksud dan tujuan penyebaran video. Boy menyangkal tudingan keberpihakan anggota Polisi terhadap PT Sumber Wangi Alam (SWA). Penempatan petugas di lokasi bentrok, katanya untuk mengurangi potensi betrokan yang makin besar. “Jika polisi tidak datang pasti akan lebih rawan, korban yang jatuh lebih banyak lagi,” katanya. Menurut Boy, jumlah korban 30 orang merupakan gabungan dari beberapa kejadian kekerasan dan penganiayaan di berbagai lokasi. “Bukan dalam satu peristiwa dan satu lokasi saja,” tambahnya. Boy meminta kepada pihak-pihak yang memiliki data ke 30 orang yang diduga menjadi korban pembantaian untuk memberikan data tersebut ke Polri untuk mengetahui kebenaran kabar tersebut. Dalam video insiden Mesuji itu terlihat di antara pelaku ada yang menggunakan seragam aparat dan senjata organik. Diduga peristiwa ini terkait dengan rencana perluasan lahan kebun sawit dan karet oleh salah satu perusahaan, PT Silvia Inhutani, sejak tahun 2003. (tab)

Rakernas IPKB Hasilkan Tiga Rekomendasi UnTUk lebih menjamin keberhasilan pengendalian pertumbuhan penduduk melalui Program Kependudukan dan Keluarga Berencana di Indonesia, status kelembagaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) harus berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada presiden. Ke depan kelembagaan yang mengurus masalah kependudukan dan keuarga berencana harus merupakan sebuah lembaga kementerian. Itulah salah satu butir rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional Ikatan Penulis Keluarga Berencana (Rakernas IPKB) yang berlangsung di Hotel Good Way, Batam, Kepulauan Riau, 8-11 Desember lalu. Rakernas selama tiga hari itu dibuka oleh Kepala BKKBN Pusat Dr dr Sugiri Syarif MPA, dan dihadiri pengurus IPKB dan unsur BKKBN seluruh Indonesia. Rakernas menghasilkan tiga rekomendasi yang dibacakan pengurus pusat IPKB. Hadir pula Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepulauan Riau

Herizal Hood, yang mewakili Gubernur Muhammad Sani. Rekomendasi kedua adalah, mendesak kementerian merevisi Peraturan Pemerintah No 38 Tahun 2007, khususnya yang menyangkut penyelenggaraan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana agar sesuai dengan semangat Undang-undang No 52/2009. Sementara rekomendasi ketiga, meminta perhatian, komitmen, dan dukungan gubernur, bupati/walikota dan pimpinan DPRD provinsi, kabupaten/ kota untuk membentuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota sesuai dengan amanat Undang-undang No 52 Tahun 2009. Selama ini, menurut Sekretaris BKKBN Sudibyo Alimoeso, lemahnya koordinasi, informasi, dan sinkronisasi antarlembaga yang mengemban pelaksanaan Program Kependudukan dan KB, membuat upaya pengendalian penduduk terhambat. Selain itu, terkadang usaha untuk menerbitkan

peraturan-peraturan pemerintah sebagai penunjang undang-undang menemui jalan buntu. Sebut saja peraturan pemerintah untuk mendukung Undang-undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang hingga saat ini masih belum terealisasi. “Bukan soal lambat, tapi karena memang banyak kendala untuk menerbitkan PP, salah satunya persoalan kelembagaan yang tidak kuat,” katanya. Hal Wajar Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Sri Rahayu, yang tampil pada diskusi panel hari kedua Rakernas mengatakan, usulan peningkatan status adalah hal yang wajar. “Peningkatan status itu tentunya akan membuat BKKBN menjadi baik dan memiliki otonomi yang kuat. Tidak tergantung. DPR tentunya akan sangat mendukung hal ini,” tegasnya. Untuk diketahui, saat ini berdasarkan Perpres Nomor 62

tahun 2010, BKKBN berada di bawah Kementerian Kesehatan. Sebelumnya BKKBN merupakan badan otonom. Sedang Ketua Umum IPKB Pusat Bambang Sadono mendesak pemerintah daerah untuk segera membentuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) di masing-masing provinsi dan kabupaten kota. Pasalnya, hingga saat ini komitmen pemerintah daerah untuk menyelenggarakan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana dirasakan masih kurang. ”Pembentukan BKKBD itu sesuai dengan amanat UU Nomor 52 tahun 2009. Belum ada provinsi atau kabupaten kota yang memiliki BKKBD,” kata Bambang yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah. Menjelang penutupan Rakernas oleh Bambang Sadono, peserta dari beberapa provinsi mengusulkan diri untuk menjadi tuan rumah Rakernas tahun depan. Namun para peserta akhirnya menyepakati Provinsi Bali sebagai tempat Rakernas tahun 2012. (udin/dnr)

punk ditangkap polisi saat menggelar konser di Taman Budaya, Banda Aceh. Mereka kemudian ditahan dibawa ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah, Aceh Besar, untuk dibina. Di sana mereka dibina dan awal pembinaan dengan menceburkan mereka ke kolam. Rambut ala Mohawk mereka juga dicukur plontos dan yang perempuan dipotong pendek, ala polisi wanita. (tab)

Angelina Sondakh:

Tak Perlu Diributkan PoliTikUs Partai Demokrat Angelina Sondakh ternyata tidak mempermasalahkan munculnya isu tentang kedekatan dirinya dengan Raden Brotoseno, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia malah menganggap isu itu membuat kehidupannya tidak hampa. “Alhamdulillah masih diberi masalah, biar hidup ga hampa bagai masakan hambar,” kata Angelina pada tulisannya yang diposting di Angiesondakhmassaid.blogspot.com, Rabu, 14 Desember. “Kurang bumbu kehidupan membuat kita lebih lesu dong yah,” Angelina menambahkan. Meski begitu, tulisan Angelina yang juga link ke akun twitter @ SondakhAngelina itu tak membantah dan tak pula membenarkan kedekatannya dengan Brotoseno. Ia hanya mengatakan tidak ada yang perlu diributkan selama itu tak melangar hukum dan etika. “Urusan saya bersama keluarga dan orang-orang terdekat biarlah menjadi milik saya pribadi,” ujar dia. “Bahagia dengan apa dan sama siapa ya it’s my business :).” Kabar kedekatan Angelina dengan penyidik KPK awalnya dibeberkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas, Jumat, 9 Desember 2011. Busyro bersama pimpinan lainnya memutuskan mengembalikan perwira menengah berpangkat komisaris polisi itu ke Markas Besar Polri. Berteman Polisi Langkah itu diambil karena Angelina Sondakh adalah salah satu saksi dari kasus suap wisma atlet SEA Games, Palembang. Ia juga disebut-sebut berperan dalam penyokong perusahaan tertentu memenangkan proyek tersebut. Meski demikian, Angie, sapaan akrab Angelina tidak menampik dirinya memiliki pertemanan dengan polisi. Sebab merekalah yang turut membantu dalam mengurus surat-surat penting, termasuk saat memeluk Islam serta menjadi saksi pernikahannya dengan mendiang Adjie Massaid. Ia pun mengakui dirinya semakin akrab dengan polisi ketika berurusan dengan KPK. “Mereka sering ambil bagian dari babak kehidupan saya,” ujar dia. Ia menambahkan bahwa prinsip hidupnya persis pelajaran yang dia tulis dalam akun twitternya beberapa hari lalu. Salah satunya bertuliskan: derajat hubungan dengan sesama tidak ada yang bisa menakar kecuali Allah. Dan setiap pribadi yang terlibat di dalamnya, sehinga sangat mustahil bila semua bisa paham dengan pasti akan hal tersebut. Menurut dia, soal jodoh, rezeki, serta maut tidak ada seorangpun yang bisa menduga termasuk dirinya sendiri. Ia pun siap menghadapi semua masalah yang menderanya. “Terima kasih untuk segala dukungan maupun hujatan. Bumi itu tidak selalu malam guys,” tulis Angie dalam tulisan penutupnya. (tab) HARSEM/DOK

Asean Para Games Minim Publikasi

PenYelenggaRaan Asean Para Games VI di Solo dinilai kurang perhatian dari pemerintah. Pasalnya, perhelatan kompetisi olahraga dua tahunan ini sangat minim publikasinya. Hal ini sangat bertolak belakang dengan pelaksanaan Sea Games yang baru saja digelar beberapa waktu lalu. “Coba saja lihat, untuk perhelatan Asean Para Games ini sangat sedikit sekali publikasi yang dilakukan. Tapi coba lihat saat Sea Games kemarin, publikasinya ada dimana-mana dan sangat mencolok. Kalau seperti ini kan seolah-olah event olahraga bagi para penyandang cacat ini seperti dianak tirikan,” kata Anggota Komisi E DPRD Jateng Masrukhan Syamsurie, kemarin. Menurut politisi dari Fraksi PPP tersebut, seharusnya pemerintah bisa lebih memberikan perhatian terhadap pesta olahraga tingkat Asean tersebut. Apalagi, di sini Indonesia mendapat kesempatan yang membanggakan dengan menjadi tuan rumah penyelenggaran acara olahraga tersebut. “Ditambah lagi jika misalnya Indonesia nanti menjadi juara umum, tentunya itu merupakan prestasi terbesar yang sangat membanggakan bangsa kita. Olah karena itu, nantinya juga pemerintah harus bisa memberikan perhatian kepada para atlet kita yang mendapatkan medali, sama dengan para atlet di Sea Games kemarin,” katanya. Masrukhan menambahkan, dalam ajang Asean Para Games ke VI ini, Indonesia mengirimkan sebanyak 250 atlet untuk berlaga di semua cabang olahraga. Sementara, Jateng sendiri menurunkan 79 atlet dan 30 pelatih. “Untuk ajang kompetisi olahraga ini, Jateng mematok perolehan emas terbanyak pada cabang olahraga renang, atletik, tenis meja, dan bulu tangkis. Apalagi kita memiliki keunggulan bertanding di rumah sendiri dan dari atlet-atlet kita yang diterjunkan semuanya benar-benar dalam kondisi siap,” pungkasnya. (hep/tab)

jumat, 16 Desember 2011

harian semarang

AGAM

10 5

pok kePSIS Oleh Wiwig Prayugi

harian semarang

Perubahan jadwal kompetisi tak urung membuat klubklub peserta Divisi Utama LPIS kelimpungan. Lagi-lagi klub yang dikorbankan akibat ketidakbecusan penyelenggara.

UKUM & KRIMINAL

ITIS

M

ESKI sukses menggelar laga perdana antara PSIS versus Persik Kediri, Sabtu (10/12) di Stadion Jatidiri, Semarang, klub-klub masih harus menunggu sampai Januari 2012 untuk melanjutkan kompetisi. Laga home PSIS kedua versus Persepar Palangkaraya yang seharusnya digelar Sabtu (17/12), berubah menjadi 7 Januari 2012. Meskipun terlalu lama, hal ini sangat menguntungkan bagi pelatih PSIS Edy Paryono. “Kalau soal jadwal kami memang tidak bisa berbuat banyak. Di satu sisi kami sudah mulai panas di kompetisi, tapi di sisi lain kami bisa memanfaatkan waktu agar lebih matang lagi,” ujar Edy. Perubahan jadwal itu merupakan dampak dari mundurnya beberapa laga lanjutan Divisi Utama yang rencananya berlangsung mulai Sabtu (10/12). Dengan alasan sebagian besar tim yang ikut serta belum siap, lima laga ditunda menjadi 16 dan 17 Desember mendatang. Nasib serupa juga dialami PSIR Rembang. Setelah laga perdana kontra Persepar Palangkaraya, Sabtu (17/12) di Stadion Krida Rembang, Laskar Dampo Awang baru melakoni laga kedua pada 3 Januari versus Persipasi Bekasi di Stadion Patriot, Bekasi. Sejauh ini, PSIS dan PSIR masih setia berkompetisi di bawah PT Liga Prima Indonesia Sportindo. Meski dihadapkan pada ketidakpastian, kedua klub ini tetap berharap ada titik terang akhir tahun ini. Terutama, agar kompetisi kembali seperti semula. “Kalau semuanya bisa bersatu kompetisi akan lebih terasa dan bergengsi. Saat ini kami hanya bisa menunggu saja, dari PT LPIS menjanjikan setelah Januari situasi akan normal,” tutup Charis. Sementara itu, kubu Divisi Utama PT Liga Indonesia baru akan mengawali laga serentak awal tahun 2012. klub-klub Divisi Utama Liga Super Indonesia masih menunggu kejelasan jumlah peserta yang masih simpang siur. Beberapa klub masih ada yang mendua alias mendaftar di dua penyelenggara. “Dari awal ada 30 lalu menyusut menjadi 26. Baru saja saya mendapat informasi ada tiga klub yang memutuskan ke PT LPIS. Jadi, jumlah sementara baru 23 klub,” terang Asisten Manajer Persiku Kudus, M Irfan. Menurut Irfan, tiga tim yang mengundurkan diri diantaranya PSCS, dan Madiun Putra. Persiku sendiri baru melakoni laga perdana kontra Persis Solo di Stadion Wergu Kudus, 21 Desember. Menghadapi situasi ini, manajemen Persiku tetap tidak berpaling dari PT Liga Indoesia. (twu)

harian semarang

harian semarang

LWALKOT

Pasrah Soal Jadwal

PSSI Gelar Rapat Rahasia di Semarang ANCAMAN bakal digelarnya kongres luar biasa (KLB) oleh sejumlah pengprov langsung direspons oleh PSSI. Diam-diam mereka mulai menggalang kekuatan. Semarang menjadi tempat yang dipilih oleh PSSI untuk menggelar rapat kerja. “Rapat ini akan membahas agenda kerja terutama soal pelaksanaan divisi satu, dua, dan tiga,” kata Direktur Legal PSSI Rudy Finantha. Rudy menambahkan bahwa rapat ini merupakan agenda resmi PSSI. Sebaliknya acara yang digagas sejumlah pengprov di Jakarta bukan merupakan agenda PSSI. Namun PSSI belum akan mengambil tindakan terhadap agenda rapat akbar di Jakarta, karena belum ada pelanggaran aturan yang dilakukan.

PSSI mengaku telah melayangkan undangan ke seluruh Pengprov yang berjumlah 33. Dari 33 Pengprov, 17 di antaranya disebut telah mengonfirmasi akan menghadiri acara pertemuan itu. Sayangnya, Forum Pengprov PSSI (FPP) juga mengaku akan melakukan Rapat Akbar Sepak bola Nasional pada tanggal 18 Desember 2011, mendatang. Beberapa Pengprov mengaku tidak pernah menerima undangan PSSI terkait pertemuan di Semarang. Hingga tadi malam, informasi beredar bahwa rapat telah dimulai di salah satu hotel di Semarang. Namun, melalui humas hotel tersebut, rapat PSSI tertutup dan informasi tidak boleh disebarkan. (wig/twu)

HARSEM/DOK

Djohar Arifin Husin usai terpilih sebagai Ketum PSSI dalam kongres di Solo. Kini, Djohar cs mulai bersiap untuk menangkal KLB yang diwacanakan sejumlah pengprov

16 Tim RamaikanTurnamen Antar-SSB Jawa-Bali

HARSEM/INDRA PRABAWA

SEBANYAK 16 tim akan meramaikan Turnamen Sepakbola antar-SSB se-Jawa-DIY mulai hari ini di Stadion Jatidiri. Turnamen ini digelar dalam rangka ulang tahun Putra Berlian ini mempertandingkan dua kelompok umur yaitu KU 15 tahun dan KU 11 tahun. Untuk KU 15 diikuti 16 tim dibagi menjadi empat pool. KU 11 diikuti 32 SSB yang dibagi ke dalam delapan Pool. Peserta turnamen juga menyebar dari seluruh Indonesia, diantaranya Yogyakarta, Solo, Tangerang, dan Surabaya.

Laga perdana hari ini akan mempertemukan tuan SSB Putra Berlian akan menghadapi Tugu Muda B pada babak penyisihan Pool A kelompok umur (KU) 15. “Kami akan menyiapkan komposisi tim terbaik. Agar bisa aman melangkah ke babak selanjutnya, target adalah juara grup. Dan tugu muda merupakan saingan terberat kami,” kata pelatih Putra Berlian, M Dofir. Babak penyisihan grup akan berlangsung selama dua hari. Selanjutnya pada hari ketiga yakni Minggu (18/12), yang memasuki laga perdelapan final. (wig/twu)

4 16 8

HARSEM/INDRA PRABAWA

SP RT

JUMAT, 16 Desember 2011

AGAM

harian semarang

115

DI AMBANG REKOR16 Robin van Persie

4

harian semarang

UKUM & KRIMINAL

Oleh Tri Wuryono

RITIS

harian semarang

Robin van Persie terus menebar sensasi. Butuh empat gol lagi, RvP bakal melampaui rekor gol Alan Shearer.

P

ERFORMA apik yang ditunjukkan Robin van Persie mempertegas bahwa dirinya adalah calon legenda Arsenal di masa depan. Gol demi gol tercipta dari sang skipper. Pemain internasional Belanda ini menjelma menjadi ruh bagi permainan Arsenal setelah ditinggal pemain-pemain bintang. Awal musim ini, Gudang Peluru harus kehilangan dua pilar mereka, ketika Cesc Fabregas memutuskan ‘mudik’ ke Barcelona dan Samir Nasri yang tak kuasa menolak pinangan Manchester City. Donasi 15 gol di Liga Primer dalam 15 laga Arsenal, menjawab keraguan akan loyalitas RvP. Eks bomber Feyenoord ini berada di ambang rekor sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris dalam satu tahun yang saat ini masih menjadi milik Alan Shearer. Striker legendaris Inggris itu mencetak 36 gol pada 1995 saat masih berseragam Blackburn Rovers. Sebuah gol cantik ke gawang Everton, akhir pekan lalu, merupakan gol ke-19 van Persie di seluruh kompetisi atau yang ke-33 sepanjang tahun ini. Angka itu membawa dia ke urutan ketiga daftar, di bawah legenda Arsenal lainnya, Thierry Henry dengan 34 gol dan hanya terpaut tiga gol saja dari rekor Shearer. Kesempatan penyerang 28 tahun itu untuk memecahkan rekor tersebut pun terbuka lebar. Di samping konsistensi penampilannya, Van Persie masih memiliki empat laga sebelum penutupan tahun 2011. Keyakinan tersebut juga diungkapkan oleh sang empunya rekor. “Dia (Van Persie) akan mengalahkan total 36 gol saya di Liga Inggris dalam satu kalender tahun. Saya tidak menyadari ini sebelum disebutkan kepada saya dalam Match of the Day pada akhir pekan ini,” tulis Shearer dalam kolomnya di The Sun. “Saya mencetak rekor itu di 1995, ketika membela Blackbrun. Tapi rekor itu akan dipecahkan dan saya pikir tidak ada striker yang lebih baik dari pada pria Belanda itu untuk menuliskan namanya di buku sejarah,” sambung mantan kapten timnas Inggris ini. Legenda Arsenal, Thierry Henry merupakan pemain yang selama ini menjadi pemain terdekat terhadap rekor Shearer dengan mencetak 34 gol pada 2004 lalu. Dan menurut Shearer, van Persie telah mencapai level yang dicapai oleh para legenda seperti Henry, Dennis Bergkamp, Andy Cole, dan Michael Owen. “Van Persie bisa mencetak gol seperti apapun yang Anda inginkan. Bisa lewat sundulan, sentuhan, ataupun tendangan keras. Voli yang memenangkan partai melawan Everton Sabtu lalu merupakan tendangan spektakuler dari pemain Arsenal yang tengah on-fire,” terang Shearer. ***

LWALKOT

harian semarang

8

HARSEM/GETTY IMAGES

Sejak datang dari Liverpool musim dingin tahun lalu, Torres seperti kehilangan sentuhan mautnya. Tercatat ia hanya bisa membuat lima gol saat memakai kostum Chelsea. Musim ini ia juga belum bersinar. Alhasil posisinya mulai tergusur di starting line-up. “Saya pikir Fernando siap secara mental. Semua orang ingin terlibat dan sekarang Fernando tergusur posisinya oleh Didier Drogba yang sedang tampil bagus belakangan ini.” Villas-Boas tak menampik bahwa Torres harus bekerja keras untuk kembali mendapat tempat utama di lini depan Chlesea. Namun dengan kualitas yang dimilikinya, manajer asal Portugal itu yakin pemainnya itu bisa menunjukkan kualitasnya. “Tapi kami selalu memperhitungankan pemain kami dan kami yakin saat Fernando terlibat dia akan memberi jawaban, karena dia adalah pemain dengan talenta dan kualitas bagus. Dia akan kembali cepat atau lambat tapi kami harus membuat keputusan tepat,” lanjutnya. “Ini hanya soal waktu kapan kita melihatnya kembali. Cepat atau lambat aku tidak tahu, tapi kami harus membuat keputusan terbaik untuk tim,” pungkasnya. ***

Torres Not for Sale

Dwi Lestiyono

Dari Indonesia untuk Indonesia SUNGGUH menjadi alasan yang berbeda dari kebanyakan anak seusianya. Memilih menekuni dunia silat karena ilmu beladiri ini asli Indonesia dan untuk memberikan torehan prestasi Indonesia di kancah internasional. Hal itulah yang diungkapkan bocah kelahiran Semarang, 10 Februari 1998, Dwi Lestiyono. Ia pun mengaku keputusan tersebut tidak karena termotifasi siapapun, termasuk tokoh silat maupun aktor film laga. Ketertarikan di dunia silat mengalir sejak masih berada di bangku kelas empat sekolah dasar. “Tidak ada yang menjadi motivasi saya dalam menerjuni dunia silat ini. Ya, semuanya mengalir karena keinginan diri saya sendiri. kemudian saya ikut Perisai Diri saat masih kelas empat SD,” ujar alumni SDN Pendrikan Utara 3 Semarang ini. Setelah lulus SD, Ia melanjutkan di SMPN 32 Semarang yang kebetulan ada pelajaran ekstrakurikuler silat di bawah naungan Padepokan Naga Hitam. Selama lima hari dalam seminggu, Dwi begitu sapaan akrabnya, menempa ilmu silat dari pelatih Agung Surojo. “Dari latihan itu, saya banyak menemukan pengalaman. Sampai saya berani mengikuti beberapa kejuaraan tingkat kota,” lanjut putra kedua pasangan Suharto dan Lilis Suryani ini. Tercatat sudah dua kali ia menorehkan prestasi. Pada kejuaraan Naga Hitam Open 2010 yang diikuti padepokan silat, ia sukses menjadi juara II, dan kembali meraih juara II pada Silat Pantai Semarang 2011. “Perolehan tersebut sebagai motivasi saya untuk selalu menjadi yang terbaik sampai saya benar-benar bisa memberikan catatan emas bagi Indonesia kelak,” terangnya. Bayu Aji Bagasworo, kakak kandungnya menambahkan, keinginan Dwi belajar pencak silat mendapat dukungan penuh dari kedua orangtua. Segala kebutuhan materi latihan diberikan semampu orangtuanya. “Dulu, saat masih SD, Dwi sering diantar ibu untuk pergi latihan. Kalau sekarang dia sering pergi bareng dengan temannya,” papar Bayu saat mengantar Dwi menjalani tanding pada Djunaidi Cup II di Auditorium 2 IAIN Walisongo Semarang, kemarin. (wse/twu) HARSEM/WIKHA SETIAWAN

HARSEM/REUTERS

Barca Lumat Al Saad BARCELONA melangkah ke babak final Piala Dunia Antarklub usai melumat Al Sadd 4-0. Dengan demikian, Barca bakal menghadapi Santos untuk memperebutkan gelar juara, Minggu (18/12) mendatang. Pada pertandingan yang berlangsung di kota Yokohama, kemarin malam WIB, Barca tampil dominan sejak babak pertama dimulai. Namun, rapatnya pertahanan Al Sadd membuat mereka harus sedikit menunggu untuk bisa menciptakan gol pertama. Gol pertama Barca terjadi di menit ke-24 dengan diawali oleh umpan silang Pedro Rodriguez ke kotak penalti Al Sadd. Bola jatuh di kaki bek Al Sadd dan kemudian diberikan kepada kiper Mohammed Saqr. Sial bagi Saqr, ia melakukan blunder dalam kontrol bola sehingga Adriano dengan leluasa mudah menyambarnya dan bola pun masuk ke dalam gawang Al Sadd. Skor berubah menjadi 1-0.

Tak beberapa lama setelahnya, David Villa berhasil membobol jala Al Sadd. Sial bagi bomber Barca itu, golnya dianulir lantaran dirinya sudah berada dalam posisi off-side. Villa kemudian tak bisa menyelesaikan pertandingan ini setelah dirinya mendapatkan cedera sebelum babak pertama berakhir. Ia sampai harus ditandu untuk meninggalkan lapangan. Posisinya kemudian digantikan oleh Alexis Sanchez. Tiga menit sebelum babak pertama selesai, Barca memperbesar keunggulan lewat gol kedua Adriano. Diawali operanoperan rapi di depan kotak penalti Al Sadd, Adriano menyelesaikannya dengan sebuah sepakan kaki kiri ke tiang jauh. Di babak kedua, dominasi Barca makin menjadi. Tepat di menit ke-63, Lionel Messi, yang berada di depan kotak penalti, mengirimkan umpan terobosan ke sebelah kanannya. Seydou Keita berlari menyambut bola, menggiringnya sejenak, sebelum melepaskan sontekan yang tak bisa dihalau Saqr. Barca unggul 3-0. Sepuluh menit menjelang laga selesai, giliran Maxwell yang mencatatkan diri dalam daftar pencetak gol. Setelah menerima umpan terobosan

Adriano HARSEM/REUTERS

SPEKULASI masa depan Fernando Torres langsung dijawab manajer Andre Villas-Boas. Striker Spanyol tersebut dipastikan tidak akan ke mana-mana pada bursa transfer musim dingin nanti. Sebelumnya, berembus rumor soal niat Chelsea menjual Fernando Torres. Mantan penyerang Liverpool itu disebut-sebut bakal dilepas dengan harga sekitar 20 juta pound. Angka yang jauh lebih murah dari ongkos kepindahannya ke The Blues musim lalu yang mencapai 50 juta pound. Menanggapi rumor itu, Villas-Boas langsung membantah. Pelatih muda asal Portugal itu mengatakan tak ada niat untuk melepas bomber asal Spanyol itu. “Fernando Torres tidak dijual dengan harga berapapun, saat ini ataupun musim panas nanti,” tegas Villas Boas dikutip dari Sky Sports.

Thiago Alcantara, Maxwell melepaskan tendangan kaki kiri yang cukup keras dari dalam kotak penalti. Laga berakhir dengan kemenangan empat gol tanpa balas untuk Los Cules. ***

pendidikan Guru Harus Dekat dengan Ortu SEKOLAH harus sering melakukan komunikasi dengan orang tua. Itulah kunci jika ingin terus mengikuti perkembangan anak. Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMPN 4 Semarang, Teguh Waluyo. Dia mengatakan, pergaulan remaja saat ini cukup memprihatinkan. “Apalagi saat ini sudah muncul geng-geng seperti Geng Cokor,” jelasnya kepada Harsem saat ditemui di ruang kerjanya, pekan lalu. Dikatakan, keberadaan Geng Cokor cukup meresahkan warga. “Karena apa yang mereka lakukan sudah menjurus ke tindakan kriminal, misalnya menciderai orang,” jelasnya. Dikatakan, pergaulan anak hingga tergabung dalam geng tersebut bisa jadi karena mereka bergaul dengan anak yang kurang baik. “Saya kira bagi sekolah yang menerapkan kedisiplinan, bukan masalah,” kata dia. Karena, setiap sekolah pasti memiliki peraturan sendiri. “Di antaranya pelanggaran dan sanksi yang diberikan. Untuk itu, sebetulnya para siswa sudah mendapatkan pengarahan yang baik tentang kedisiplinan dari sekolah masing-masing,” urainya. Dikatakan, sesederhana apapun sekolah, tetap tak akan memberikan kelonggaran kepada siswa untuk berbuat kejahatan. “Mereka kan tentu harus menjaga nama baik sekolah,” tambahnya. Dijelaskan, perbuatan anak tersebut, sedikit demi sedikit akan mengarah ke kejahatan. “Karena mereka ingin dianggap eksis di lingkungan pergaulannya, ingin diakui keberadaannya oleh anggota lain,” terangnya. Selain itu, adalah anak-anak tersebut ingin eksis dari segi kebutuhan. “Menurut pendapat saya, kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu. Jadi mereka ingin memenuhi keinginan tapi orangtua tidak bisa memberikan uang, jadilah mereka melakukan hal yang nekad,” paparnya. Dijelaskan, kebanyakan dari anggota geng berasal dari sekolah swasta, itupun ada alasannya. “Itu seperti dilmma juga bagi sekolah swasta, mereka butuh siswa, jadi kalau sudah dapat siswa, kan tidak mau melepaskan begitu saja,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya menyarankan sekolah bisa komunikasi dengan orangtua siswa. “Harus harus ada komunikasi intensif. Selain itu, sekolah juga perlu melakukan kerjasama dengan instansi terkait dalam rangka menertibkan siswa,” jelasnya. Salah satu yang perlu dilakukan yaitu melibatkan Satpol PP. “Kan Satpol PP bisa melakukan razia untuk meminimalisir kenakalan,” tuturnya. (awi/nji)

12

JUMAT, 16 Desember 2011

Puluhan Reptil ‘Serbu’ SMA Sultan Agung Oleh Sokhibun Ni’am Banyak pelajar takut kepada reptil, terutama ular. Tak jarang mereka membunuh binatang melata itu karena takut. Perlu ditumbuhkan rasa cinta terhadap makluk ciptaan Tuhan itu.

K

OMUNITAS pecinta reptil T-Rex melakukan kegiatan pengenalan berbagai jenis binatang reptil kepada kalangan pelajar di Kota Semarang. Pengenalan reptil itu diharapkan bisa menumbuhkan kepedulian pelajar akan keberadaan binatang, seperti ular, kadal, dan biawak yang saat ini terancam punah. “Kebanyakan anak dan remaja merasa takut atau jijik ketika melihat reptil. Karena itu, ketika bertemu reptil seperti ular mereka biasanya memilih mengusirnya dengan cara kasar atau kalau perlu dibunuh. Lambat laun

HARSEM/SOKHIBUN NI’AM

Salah satu siswa mencoba menggendong ular sanca koleksi anggota T-Rex perlakuan itu akan membuat reptil mengalami kepunahan,” kata Ketua T-Rex, Budi Kaman Syah, di sela-sela acara sosialisasi reptil di SMA Sultan

Pendidikan Karakter Jangan Muluk-muluk PENDIDIKAN karakter tidak butuh konsep muluk-muluk. Yang penting bimbingan pemimpin dan keteladanan dalam tindakan. Sia-sia saja konsep yang bagus dengan dana sangat besar, jika anak-anak bangsa, termasuk murid-murid sekolah, tidak diberi contoh nyata manusia berkarakter mulia. Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Kehidupan Bernegara, Prof Soeprapto menyatakan dalam seminar nasional “Membangun Karakter Bangsa Melalui Bingkai Budaya dan Pendidikan Multikultural” yang digelar BEM Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di aula Kampus I IAIN Walisongo, baru-baru ini. Menurutnya, Indonesia di masa kepemimpinan Bung Karno, disegani bangsa lain. Bisa sejajar dan bahkan unggul dibanding negeri-negeri tetangga hingga memimpin Asia dan Afrika. Itu semua, kata dia, karena Bung Karno membangun karakter HARSEM/MOH ICHWAN bangsa (nation character building) Dari kiri: Prof Soeprapto, Prof Eko Budiharjo, dan Prof Maman Rachman dan beliau membimbing bangsa ke arah harga diri yang tinggi. Yaitu kembali sebagaimana para pendiri bangsa kini ketua Pembina Dewan Kesenian Jateng memperjuangkan kemerdekaan segala bangsa, dahulu membangun karakter rakyat. Prof Eko Budiharjo memaparkan kearifan lokal dan waktu itu pendidikan di Indonesia unggul. Acara diikuti 300-an mahasiswa berbagai dan perlunya pengetatan kualitas sekolah dan Sehingga Malaysia belajar ke Indonesia serta perguruan tinggi di Jawa Tengah. Dibuka perguruan tinggi. mendatangkan guru dari Indonesia. Rektor IAIN Walisongo Prof Muhibbin dan Eko yang menjadi ketua pembina YPSDM “Politik sebagai panglima itu benar. Karena diikuti jajaran Dekanat Fakultas Tarbiyah. Forum Rektor Indonesia mengatakan, saat ini dengan politik itulah Indonesia disegani dan Muhibbin memberi apresiasi kepada BEM Fak banyak PTS tanpa fasilitas semestinya. Hanya dipercaya bangsa-bangsa lain se-Asia dan Tarbiyah yang giat menggelar kegiatan ilmiah berupa rumah toko, tanpa tempat olahraga, Afrika. Setelah Bung Karno dijatuhkan, bangsa dan berhasil mendatangkan tiga orang profesor perpustakaan, laboratorium, tempat ibadah Indonesia jadi bangsa yang lembek dan tidak sekaligus dalam satu kegiatan seminar. dan kelengkapan kampus. Bahkan banyak berkualitas. Ekonomi didengungkan sebagai “Saya salut Anda giat menggelar acara yang hanya menjual ijazah dan gelar, tanpa panglima, hanya berupa utang dan sektor ilmiah. Apalagi sampai mendatangkan menyelenggarakan kuliah. lainnya terpuruk sampai sekarang,” ujarnya tiga profesor sekaligus. Inilah seharusnya Berikutnya, dosen Fak Ilmu Sosial Unnes panjang lebar. mahasiswa,” ujarnya disambut tepuk tangan Prof Maman Rachman, menguraikan nilai-nilai Pembicara lain, mantan rektor Undip yang hadirin. (moi/nji) Pancasila yang perlu dipelajari dan dihayati

Agung 1 Semarang, kemarin (15/12). Maka dari itu, kata Budi, pihaknya saat ini mulai menggencarkan sosialisasi reptil di kalangan pelajar SD hingga SMA.

Dengan mengenalkan berbagai jenis binatang reptil dan cara menanganinya sejak dini ia berharap rasa takut dan jijik terhadap reptil tersebut hilang. Berbagai tips perwatan reptil juga disampaikan dalam kegiatan sosialisasi. Menurutnya hal itu penting juga dibeberkan, supaya ketika kelak anakanak dan para remaja mempunyai peliharaan reptil mereka bisa merawatnya dengan baik. “Memelihara reptil itu susah-susah gampang. Butuh ketelatenan supaya binatang itu sehat dan tetap lincah,” jelasnya. Pelaksanaan sosialisasi reptil di SMA Sultan Agung 1 sendiri mendapat sambutan hangat para siswa. Meski banyak yang terlihat takut dan jijik ketika berbagai reptil koleksi para anggota T-Rex ditampilkan, antusiasme para siswa tetap terlihat cukup besar untuk mengikuti sesi sosialisasi hingga usai. Usai acara, sejumlah siswa juga mencoba untuk mengenal sejumlah reptil lebih dekat. Salah satunya Alaida, siswi kelas XII tersebut menjajal menggendong ular sanca albino yang panjangnya lebih dari 2 meter. “Ternyata jinak, tidak galak seperti yang saya bayangkan sebelumnya,” ucapnya. (nji)

Siswa Al-Huda Kunjungi Pabrik Roti PULUHAN siswa SD Al-Huda Semarang mengunjungi pabrik roti di Kawasan Industri Wijaya Kusuma Tugu, Kamis (15/12). Selain berlibur setelah menyelesaikan ujian semester, kegiatan field trip dilakukan untuk menambah wawasan tentang proses pembuatan roti. Sedikitnya 52 siswa kelas I hingga kelas III mendapatkan banyak pelajaran tentang pembuatan roti. Mulai dari tahap awal pembuatan hingga tahap pengepakan. Selain melihat lansung proses pembuatan di dalam pabrik, mereka juga mendapatkan pengetahuan tentang berbagai kandungan di dalam roti, seperti karbohidrat, vitamin, dan sebagainya. Kepala Sekolah SD Muslimin mengatakan, field trip semacam ini merupakan kegiatan rutin sekolahnya setelah ujian semester berakhir. Selain sebagai sarana hiburan bagi siswa. Selain melepas ketegangan seyelah

ujian semester, juga untuk menambah wawasan siswa akan pengetahuan yang hanya bisa di dapat di luar sekolah. Kali ini, kata Muslimin, sekolah sengaja mengajak siswa mengunjungi pabrik roti agar paham bagaiama proses makanan yang hampir setiap hari mereka makan. “Melalui kegaiatan field trip kali ini kami ingin siswa bisa tahu lebih banyak tentang makanan yang hampir tiap hari mereka beli dan makan ketika di sekolah, dari bagaimana proses pembuatannya, bahan-bahan untuk pembuatannya, dan apa saja manfaat makan roti,” jelas Muslimin didampingi Sularmi guru kelas I. Para siswa merasa gembira dengan kegiatan tersebut. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang digelar. Ketika sesi games dan tanya jawab mereka berebut menjawab berbagai pertanyaan menyangkur proses pembuatan roti. (sna/nji)

HARSEM/SOKHIBUN NI’AM

Siswa mendengarkan pemaparan mengenai proses pembuatan roti

Seminar ASEAN di Unwahas

Mahasiswa Brunei Pun Suka Tahlilan memberi sambutan dalam seminar nasional “Mengenal Masyarakat ASEAN 2015: Sosialisasi Hasil KTT 19th ASEAN” di aula kampus tersebut, Jl Menoreh Raya Semarang, kemarin. Noor Ahmad mengatakan, bangsabangsa ASEAN merupakan satu peradaban, budayanya juga relatif sama. Di Brunei atau Malaysia, warganya juga suka tahlilan, manaqiban maupun dzibaan. Persis umat muslim Indonesia. Kekayaan budaya semacam itu, menurutnya, menjadi pemupuk keakraban lewat pertukaran HARSEM/MOH ICHWAN mahasiswa. Rektor Noor Ahmad sedang berpidato, adapun Dirjen Kemenlu Ade “Pertukaran mahasiswa tidak Padmo Sarwono duduk paling kanan harus di kampus. Bisa pula dengan TAK ada hambatan budaya di antara negara-negara dikirim ke desa untuk menyatu ASEAN. Ini mempermudah dilakukannya pertukaran dengan kebudayaan masing-masing. Terlebih sama model mahasiswa di antara negara di kawasan Asia Tenggara. keberagamaannya, di Indonesia, Brunei, dan Malaysia. Demikian dinyatakan Rektor Unwahas Noor Ahmad, saat Mahasiswa yang bisa mimpin tahlil akan saya kirim ke

Brunei atau Malaysia nanti,” ujarnya bercanda sambil melambaikan tangan kepada mahasiswa hadirin. Seminar dihadiri 500-an orang dari unsur pelajar, mahasiswa dan aktivis organisasi. Diselenggarakan atas kerjasama Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Kementrian Luar Negeri RI dengan Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unwahas. Direktur Politik-Keamanan Kemenlu RI, Ade Padmo Sarwono selaku pembicara utama menyampaikan, para pemimpin negara-negara ASEAN memiliki semangat baru untuk mewujudkan kesejahteraan dan perdamaian. Pada 2009 lalu, paparnya, para pemimpin ASEAN mufakat mempercepat visi ASEAN 2020 menjadi Masyarakat ASEAN 2015. Perwujudannya ditopang tiga pilar utama, yaitu sosial budaya, ekonomi dan politik keamanan. “Para pemimpin bangsa-bangsa ASEAN telah sepakat mewujudkan visi masyarakat ASEAN lebih cepat dari tahun 2020 menjadi 2015. Ini membutuhkan partisipasi masyarakat termasuk perguruan tinggi,” paparnya. Pembicara lainnya, dosen HI FISIP Unwahas Anna Yulia

Hartati mengatakan, bangsa-bangsa ASEAN perlu segera mewujudkan regionalisme kawasan, agar kuat secara lahir maupun batin. Menurutnya, jika bangsa ASEAN rukun dan bersatu, semua mendapat manfaatnya. Sebaliknya jika bersengketa atau bahkan berkonflik, semua akan rugi. Tidak ada keuntungannya sama sekali. Menurut dia, perguruan tinggi berperan mempererat melalui hubungan keilmuan dan kebudayaan. Pertukaran mahasiswa merupakan cara bagus untuk menjaga kerukunan. Jika dilakukan melalui pemerintah, kesannya serius dan bersifat diplomatik. Sedangkan melalui perguruan tinggi, kerjasama bersifat antar masyarakat. Jadi sangat mendukung visi ASEAN one vision, one identity, dan one community. Noor Ahmad menambahkan Unwahas merupakan universitas swasta di Jawa Tengah yang jurusan HI-nya di S1 terakreditasi. Juga menjadi Ketua Asosiasi jurusan HI se-Jateng. Hal itu menurutnya, perlu dijadikan pelecut untuk lebih maju lagi dalam bidang akademik maupun peran internasional. (moi/nji)


HARIAN SEMARANG 161211