Issuu on Google+

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Rakyat Kalbar

Harga Rp 2.500,-

Klik! website: www.rakyat-kalbar.com

THE NEW

(Luar kota + ongkos kirim)

Rabu, 26 Februari 2014

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Kalbar, Jalan Arteri Supadio (Ahmad Yani II) Km 3,5 Kubu Raya

Telp: 0561 768677 (Hunting) Fax: 0561 768675

Ternyata Dana Cetak Sawah KKR Rp2 Miliar Tim Khusus Polda Terjun ke Lapangan Menyelidiki Dugaan Korupsi PONTIANAK-RK. Wah, ternyata proyek cetak sawah bukan hanya di Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar saja. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalbar menemukan proyek serupa di tiga lokasi lainnya di Kubu Raya. Rupanya Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan anggaran Rp2 miliar untuk program 200 hektar cetak sawah di Kubu Raya. Dana APBN itu masing-masing dianggarkan Rp500 juta untuk 50 hektar sawah di empat lokasi. Selain Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar yang diduga menjadi TKP (tempat kejadian perkara) dugaan korupsi program cetak sawah 2013 dari Kementerian Pertanian, ternyata diduga ada TKP lainnya. Saat ini kita sedang menyelidikinya, ungkap Kombes Pol Widodo, Dir Reskrimsus Polda

Sanggau Tak Masuk PKR, Sekda Bantah Ada Tekanan SANGGAU-RK. Benar-benar mengejutkan, Kabupaten Sanggau belum pasti masuk wilayah Propinsi Kapuas Raya (PKR). Dari grand design (tata ruang) yang dibuat Pemerintah Kalbar dan Kemendagri, secara administratif hanya dua kecamatan di Sanggau yang memungkinkan masuk wilayah PKR. Sebenarnya bukan mau keluar (dari PKR). Kita mengikuti grand desaign yang dibuat Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Kalbar. Dalam grand desaign itu, sebagian wilayah Kabupaten Sanggau masuk dalam Propinsi Kapuas Raya (PKR), sebagiannya lagi tidak. Dua kecamatan yaitu Jangkang dan Mukok, yang wilayah administrasinya bisa masuk ke PKR, jelas A.L. Leysandri, Sekda Sanggau, Selasa (25/2). Sebelumnya, kata Leysandri, ada juga aspirasi-aspirasi terkait pemekaran Kabupaten Sekayam, Halaman 6

Balita PAUD Kedapatan Merokok Ditegur, Eh Malah Balik Ancam Gurunya

SANGGAU-RK. Kepala BNN Kabupaten Sangggu, Kompol Nurwignyo SH mengungkapkan fakta mengejutkan, usai sosialisasi Narkoba kepada siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SeKompol Nurwignyo lasa (25/2). Seorang balita di salah satu PAUD di Sanggau dipergoki gurunya tengah asyik mengisap rokok. Miris. Umurnya belum genap lima tahun. Dia bawa rokok dari rumah kemudian mengisapnya di sekolah. Ada indikasi orangtuanya seperti mendukung. Tapi si anak ini bukan pecandu rokok, ungkap Nurwignyo kepada wartawan. Parahnya lagi, kata Nurwignyo, ketika ditegur gurunya, bukannya takut, si balita itu marah-marah Halaman 6

Injet-injet Semut Ternyata dana cetak sawah KKR Rp2 miliar -- Wow, kalau genah banyak hasil berasnye tuh. Bang Meng

Rakyat Kalbar

@Rakyat_Kalbar

http://www.rakyat-kalbar.com

Rakyat Kalbar Online

Sadapan Soal THR Dibuka dalam Sidang Tipikor SKK Migas

Sedapnya Hilang, Ngeri pun Datang

Sutan Bhatoegana: Tidak Ada Urusan JAKARTA-RK. Pelantun kalimat ngeri-ngeri sedap , Sutan Bhatoegana, kemarin bersaksi untuk terdakwa dugaan suap proyek SKK Migas, Rudi Rubiandini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta. Dalam sidang, Ketua Komisi Energi DPR RI itu membantah pernah meminta atau bertanya soal uang lebaran ke Rudi. Halaman 7 los Nyob yat Rak il k Wa agi ari L 43 H

Tak Lulus CPNS K2 Datangi Menpan RB PONTIANAK-RK. Mrasa dikurangi hingga tidak lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori Dua (K2), Syarif Feriansyah dan Sudarmanto, tenaga honorer asal Kota Pontianak nekat mendatangi Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI. Kedua honorer ini pun membuat spanduk dan membentangkannya di Bundaran Digulis Untan, Selasa (25/2). Keberangkatan Syarif Feriansyah dan Sudarmanto ke Jakarta untuk mendatangi Menpan RB Halaman 6

Syarif Feriansyah dan Sudarmanto, dua honorer K2 Kota Pontianak yang tidak lulus CPNS akan mendatangi Kemenpan RB. S A /R K YAMSUL

RIFIN

AKYAT

S.K.A.K.!

Prinsip “Ada Uang, Ada Suara�

Dalam suatu perbincangan ringan dengan seorang teman, dengan nada bercanda, saya sempat bertanya soal siapa yang akan dipilih pada Pemilu Legisla-

Kalbar, Selasa (25/2). Dijelaskan Widodo, Dit Reskrimsus sudah menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan di lokasi cetak sawah lainnya selain di Kecamatan Batu Ampar. Tim khusus itu sudah turun ke lapangan, jelas Widodo. Sayangnya Widodo belum bisa menyebutkan tiga lokasi yang dimaksud. Alasannya masih dalam tahap penyelidikan. Kalau Batu Ampar itu, kita selidiki dan berhasil mengumpulkan sejumlah data adanya dugaan korupsi, makanya kita tinggal menunggu audit dari Inspektorat Kubu Raya. Sedangkan dugaan TKP lainnya, masih kita dalami dan sedang diselidiki. Penyelidikan terkait TKP lainnya belum maksimal atau full. Kalau sudah maksimal, maka akan kita ketahui, apakah memang benar dugaan TKP lainnya itu juga dikorupsi, tegas Widodo. Halaman 6

tif nanti? Ternyata jawabannya membuat saya sedikit kaget. Siapa pun yang berani beri uang, akan ia coblos, jawab teman saya Halaman 6

S. B. Yudhoyono @SB_Yudhoyono_ Presiden SBY: Memang kita sering siap untuk menang, tapi kurang siap untuk kalah. Dengan demokrasi yang makin matang, kita harus bersiap keduanya.

A.SYAMSUL ZAKARIA @syamzak Rancangan KUHP dan KUHAP bermakna dan berkualitas jika memperkuat semua instansi penegakan hukum sebagai satu kesatuan tidak jalan sendiri-sendiri

Yunarto Wijaya @yunartowijaya Kalau untuk pilpres, belum ada yang baru, ada yang tahan goncangan, ada yang gitu-gitu saja. Aklamasi kayaknya. #Bocoran

Iqbal Multatuli @Iqbalmultatuli 90 persen wajah lama akan mengisi kursi wakil rakyat. Artinya, pembolos dan pemalas masih akan terlihat bang @fadjroeL

Pramono Anung @pramonoanung Aset-aset ditawarkan dijual atau digadaikan untuk membiayai aktivitas sosialisasinya, seperti sedang berjudi dengan nasibnya #Caleg

Sang Kabut @IndraJPiliang Sekarang kalau mau kampanye itu, partai kudu mikirin sendiri. Dari sound system, ambulance, sampai mobil pemadam kebakaran. Aiiiiir! Aiiiir!

Berharap Rakyat Memilih dengan Hati yang Tidak Dipengaruhi Uang Kemarin, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Sutarman bertemu Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Sidarto Danusubroto di ruang Delegasi, komplek Parlemen, Senayan Jakarta. Sebelum Jenderal Sutarman pertemuan, Sutarman menyatakan kepada awak media, pihaknya tengah mempelototi peredaran uang palsu atau Upal selama proses Pemilu 2014. Dia menenggarai, Upal kerap digunakan pihak-pihak tidak Halaman 7

ALBAR


2

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014

Jusuf Kalla, Bekas Wakil Presiden

Masyarakat Tidak Percaya Survei Yang Sering Jagokan Seorang Tokoh BEKAS Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak mempermasalahkan elektabilitasnya sebagai capres berada di urutan kedelapan berdasarkan survei INES. Ah biasa itu, survei yang satu dan yang lainnya pasti berbeda, ha...ha...ha, ujar Jusuf Kalla kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, survei INES (Indonesia Network Election Survey) yang digelar 1-14 Februari 2014, Prabowo Subianto bertengger di urutan teratas dengan perolehan suara 40,8 persen. Disusul Megawati Soekarnoputri 19,5 persen, Aburizal Bakrie 11,3 persen, Dahlan Iskan 6,9 persen, Wiranto 6,3 persen, Joko Widodo 5,6 persen, Hatta Rajasa 2,4 persen, Jusuf Kalla 2,2 persen, Surya Paloh 1,7 persen, dan 10. Pramono Edhie Wibowo 1,3 persen. JK sapaan akrab Jusuf Kalla selanjutnya mengatakan, masyarakat sudah sangat cerdas dalam berdemokrasi, termasuk memilah dan memilih informasi yang ada. Begitu juga sangat cerdas menilai hasil survei yang hasilnya selalu menjadokan seorang tokoh, ujar bekas Ketua Umum Partai Golkar itu.

Berikut kutipan selengkapnya: +Di survei lainnya, elektabilitas Anda bagus tapi di survei INES jeblok, apa tidak curiga? -Namanya juga survei, pasti hasilnya berbedabeda, itu sudah biasa.

+Sering kali sebuah survei menjagokan salah satu calon saja, ini bagaimana? -Saya rasa sekarang semakin banyak masyarakat yang tidak percaya kepada survei yang sering menjagokan seorang tokoh. Yang kayak begitu dianggap biasa saja. +Dari hasil survei, banyak capres bemunculan, padahal pileg belum dilaksanakan, ini bagaimana? -Sebenarnya nggak masalah. Memang hasil pileg yang menentukan parpol mana saja yang berhak mengajukan pasangan capres-cawapres atau parpol itu harus berkoalisi. +Ada usulan agar LIPI saja melakukan survei capres, tanggapan Anda? -Ha...ha...ha, tidak usah terlalu begitu. Saya rasa tidak apa banyak lembaga survei, Indonesia kan negara demokrasi, sehingga nggak perlu dibatasi. +Anda nggak khawatir ini disalahgunakan? -Nggak tahu soal itu. Kalau menurut saya beri saja kebebasan soal survei itu. Sebab, orang di Indonesia kan diberikan kebebasan untuk mengembangkan ilmunya. Salah satunya ilmu survei ini, ha...ha...ha. +Apa memang trendnya sekarang ini menyewa lembaga survei? -Saya tidak tahu, tapi mungkin saja, macammacam usahanya, ha...ha...ha.

mengambil menjadi keputusan. +Kalau polanya mempengaruhi masyarakat lewat survei, bagaimana? -Orang juga lama-lama akan hilang percayaannya, kalau ada yang masih mainkan survei awal-awal dia percaya, berikutnya belum tentu. Tapi saya yakin masih ada lembaga survei yang memiliki kredibilitas dan kapabilitas, yakni dengan memasukkan seluruh tokoh yang ada dan mensurveinya dengan baik dan jujur. +Kalau saat Anda berpasangan dengan SBY, bagaimana? -Waktu itu ada juga surveinya. Tapi ketika itu kalau tak salah hanya ada dua atau tiga lembaga survei saja. Tapi dari hasil-hasilnya cukup baik, selisihnya sedikit saja. +Apa dengan berbohong melalui survei demokrasi akan sehat? -Dalam demokrasi kalau sebuah survei itu obyektif tentu demokrasi akan sehat. Kalau surveinya tidak obyektif tentu demokrasinya tidak sehat. Semua tergantung obyektiďŹ tas. Re-editing: Hamka Saptono

+Anda tidak merasa aneh? -Tidak, survei itu kan gambaran sementara saja. +Bukankah bisa mempengaruhi pilihan masyarakat? -Kalau sekarang tentu itu hanya suasana hati kekinian saja. Memang nanti ada pengaruhnya atas rilis survei itu, tapi tidak besar kok. +Masak sih? -Ya, memang survei bisa dijadikan acuan bagi masyarakat untuk melihat popularitas calon. Tapi tidak semua masyarakat bisa terpengaruh akan hasil sebuah survei.

+Apa Anda memiliki pengalaman dengan lembaga survei? -Saya tidak katakan dari mananya. Tapi saya mengamati ada juga lembaga survei yang memihak, tergantung siapa yang pesan. Survei itu kan sebagai indikator-indikatior saja untuk melihat tingkat keterpilihan dan bukan menjadi suatu kepastian yang mutlak. +Apa survei bisa menyesatkan masyarakat? -Saya rasa tidak. Saya perhatikan, kalau ada survei yang di luar nala, mereka tertawa saja. Mereka hanya membaca hasil survei itu. Tapi tidak

Ilustrasi : M. Reza Setiawan

Sabam Sirait, Politisi Senior PDI Perjuangan

Kami Sudah Minta Polisi Selidiki Penyadapan Rumah Dinas Jokowi PENYADAPAN terhadap rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Jokowi perlu diselidiki kepolisian agar segera ditemukan motif dan tujannya. Saya harap polisi segera menyelidiki kasus penyadapan itu, kata politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, kepada Rakyat Merdeka, kemarin. Sabam menyebutkan keterangan kepolisian dibutuhkan agar semua bisa terang benderang. Keterangan kepolisian diperlukan agar semuanya menjadi jelas, ujarnya.

apa, tentu susah dianalisa.

Berikut kutipan selengkapnya: +Apa Anda menduga penyadapan ini untuk hambat kemenangan PDI Perjuangan? -Saya belum tahu masalah penyadapan itu, pihak kepolisian sendiri belum menjelaskan secara detil mengenai itu. +Memang sudah dilaporkan ke polisi? -Kami sudah minta kepolisian untuk menyelidiki dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dalam penyadapan tersebut. +Apa kepolisan sudah melakuan penyelidikan? -Wah, kalau itu saya belum tahu. Tapi kalau memang ada penyadapan dan ditemukan bukti yang kuat, seharusnya ditelusuri. Selain itu, kalau ada penyadapan perlu diterangkan, kan saat ini baru diketahui dari media massa saja. Belum ada keterangan dari kepolisian. Makanya kita tunggu hasil kerjanya. +Apa dibenarkan penyadapan seperti itu? -Saya tidak mempersoalkan benar atau tidak. lebih baik tunggu saja hasil penyelidikan kepolisian. Penjelasan kepolisian tentu akan lebih lengkap dan detil. Kalau ditemukan ada penyadapan yang tidak dibenarkan oleh hukum, ya tangkap orang itu. Kemudian ditanyakan apa maksud dan tujuan melakukan penyadapan itu.

Ilustrasi : M. Reza Setiawan

+Apa ada korelasi dengan pemilu? -Saya belum mau berkomentar banyak karena sebelum diketemukan siapa orang yang melakukan penyadapan dan tujuan penyadapannya

+Apa benar PDI Perjuangan jadi paranoid pasca penyadapan Jokowi? -Tidak. Buat apa kami paranoid. Memangnya apa alasan kuat kami jadi paranoid. Lagi pula kami nggak salah apa-apa kok. Sekarang yang kami inginkan adalah penjelasan dari hasil penyelidikan kepolisian mengenai penyadapan itu. +Apa ini mengganggu persiapan PDI Perjuangan menghadapi Pemilu 2014? -Semua dalam politik selalu ada rin tangan. Kami tidak merasa terganggu dengan ini, toh PDI Perjuangan akan tetap berjuang untuk meraih kemenangan dalam Pemilu 2014. +Menurut Tjahjo Kumolo, Megawati Soekarnoputri dikuntit, ini bagaimana? -Ya. itu kan perlu diketahui dengan jelas. Misalnya siapa pelakunya dan keperluannya apa. +O ya, dalam survei INES, Megawati Soekarnoputri di posisi ke dua, sedangkan Jokowi urutan keenam, apa komentar Anda? -Tidak semua survei dimuat media massa, saya akan menganalisisnya dulu. +Apa yang akan dilakukan? -Belum ada. Saya akan mengamati dulu. Survei itu kan harus dianalisa dulu, baru bisa disikapi. +Apa ini artinya Megawati maju sebagai capres? -Wah, saya tidak tahu, tapi keputusan tetap ada di tangan Bu Megawati selaku Ketua Umum PDI Perjuangan. Re-editing: Hamka Saptono


metro Pipa Roban Masih Perlu Perbaikan

ILUSTRATSI

SINGKAWANG. Pipa satu dan dua di Kelurahan Roban sudah diujicoba. Tetapi hasilnya belum maksimal. Masih membutuhkan perbaikan. Sehingga air bersih belum bisa dialirkan. Kita sudah ujicoba kemarin. Tetapi memang belum maksimal, perlu ada perbaikan, dan itu menunggu tidak lanjut (perbaikan, red) dari provinsi. Untuk sementara belum bisa dihidupkan, kata Kristina Kilin, Direktur Utama (Dirut) PDAM Gunung Poteng Kota Singkawang kepada wartawan, Senin (24/2). Tindak lanjut dari provinsi yang dimaksudkan Kilin tersebut, yakni dari Satuan Kerja (Satker) Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, Provinsi Kalbar. Kita berharap Oktober tahun ini, bisa diujicobakan kembali untuk pipa distribusi air baku Roban satu dan dua, katanya. Sumber air bakunya, kata Kilin, satu-satunya yang memadai di Semelagi. Tetapi hingga kini belum dimaksimalkan. Sedangkan sumber lainnya seperti di Tirtayasa dan Eria, ketika musim kemarau, debit airnya berkurang. Terpisah, Kepala Dinas Tata Kota, Pertanahan, dan Cipta Karya Kota Singkawang, Drs Muslimin MSi mengungkapkan, pembangunan sarana dan prasarana air bersih sudah melalui beberapa tahap. Berkenaan pembangunan jaringan pipa, khususnya jaringan tersier telah banyak dilakukan. Tinggal menunggu berapa kemauan PDAM untuk disalurkan ke rumah-rumah warga, kata Muslimin. Di bagian Utara misalnya, seperti di daerah Semelagi, kata Muslimin, hampir 300 rumah sudah menikmati air sejak awal Januari lalu. Tetapi memang belum bisa 24 jam. Pernyataan Dirut PDAM Gunung Poteng dan Kepala Dinas Tata Kota, Pertanahan, dan Cipta Karya Kota Singkawang ini menjawab keraguan beberapa pihak terkait keseriusan Pemkot Singkawang dalam program air bersih. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Bong Cin Nen SPd menyampaikan keluhan warga yang mempertanyakan realisasi program air bersih tersebut. Banyak warga yang bertanya kepada saya terkait kapan realisasi air bersih ini, katanya. Politisi Partai Golkar yang mencalonkan diri lagi menjadi Dewan Provinsi Kalbar ini menilai, belum maksimal realisasi program air bersih membuat warga merasa dibohongi. Sehingga muncul pertanyaan apakah Pemkot Singkawang serius atau tidak mewujudkan ketersediaan air bersih. (dik)

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014

Keseriusan Kepala SKPD Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

Penandatanganan Dokumen Penetapan Kinerja HASIl evaluasi Inspektorat Kota Pontianak terhadap Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tahun 2012 lalu, menunjukkan hasil yang baik. Dimana SKPD rata-rata mendapatkan nilai 73,46. Namun begitu, Walikota Pontianak, H Sutarmidji SH, MHum, menyatakan belum puas dengan hasil yang dicapai itu lantaran ia menilai capaian itu masih bisa diperoleh skor yang lebih tinggi lagi. Mestinya kita harus sudah bicara masalah sangat baik, dan saya minta ini jadi perhatian semua jajaran. Apa penyebabnya, sehingga kita tidak mampu mencapai skor sangat baik, ujarnya saat memberikan arahan sebelum penandatanganan dokumen Penetapan Kinerja (Tapkin) SKPD di lingkungan Pemkot Pontianak, Senin (24/2) di aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Walikota. Menurutnya, hasil itu bisa saja dicapai sepanjang kepala SKPD mau bertanggung jawab dan serius menanganinya. Namun kendalanya terkadang kepala SKPD tidak

mau membagi tugas dengan baik atau mungkin kalau pun membagi tugas, kontrol terhadap pelaksanaannya lemah. Sehingga mengakibatkan hasil capaian tidak sesuai dengan perencanaan. Saya berharap kita bisa meningkatkan kualitas dari akuntabilitas kinerja kita, ungkap Midji. Terkait pelaksanaan APBD, ia meminta kepada jajarannya untuk segera merealisasikan apa-apa saja yang bisa cepat direalisasikan. Jangan main tunggu-tunggu. Biasa yang suka terlambat itu Diknas, Dinas Cipta Karya dan lainnya, tukasnya. Ia juga meminta, pada jajarannya untuk menunjukkan kinerja yang baik karena semua kinerja akan terus dievaluasi. Tak hanya itu, semua kepala SKPD juga diharapkan paham terhadap aturan-aturan yang ada. Seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemkot Pontianak menandatangani dokumen Tapkin. Penandatanganan dokumen Tapkin ini sebagai bentuk dan janji instansi pemerintah dalam merealisasikan target kinerja sebagaimana telah dituangkan dalam dokumen perencanaan strategi lima tahun. (ton)

Kepala SKPD Pemkot Pontianak menandatangani dokumen Penetapan Kinerja. ANTON

Runway Bandara Singkawang Dibangun Tahun Ini SINGKAWANG. Landasan pacu (runway) Bandar Udara (Bandara) Singkawang akan dibangun tahun ini, dengan lebar 50 meter dan panjang 2 kilometer. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang sudah memperoleh hibah tanah seluas 10 hektar di Pangmilang. Pekerjaan konstruksi fisik lan-

ajukan, termasuk menyampaikan proposal permohonan penerbitan Surat Keputusan Tim Persiapan dan Sekretariat Persiapan, namun hingga sekarang ini belum ada kabarnya, ujarnya. Sumastro mengakui, pasca penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Jenderal

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Singkawang, Askani SH MH menjelaskan, sesuai UU 2/2012, pengadaan lahan harus melalui empat tahapan, yakni perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil. Lahan untuk Bandara Singkawang masih dalam tahap kedua, yakni persia-

Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI Herry Bakti, Walikota Singkawang Awang Ishak dan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya di Jakarta. PR terberat Pemkot Singkawang itu menyediakan lahan. Dalam penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Aula Mulawarman, Kantor Kementerian Perhubungan RI di Jalan Merdeka Barat Nomor 8 pada Selasa (18/2) tersebut, Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti sebagai Pihak Pertama, Walikota Awang Ishak pihak Kedua dan Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya sebagai Pihak Ketiga. Penyediaan lahan untuk Bandara Singkawang itu memang menjadi PR berat Pemkot Singkawang. Pasalnya, begitu banyak yang perlu diselesaikan, dimulai dari belum adanya Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar tentang Penetapan Lokasi Bandara.

pan, ungkapnya. Tahap persiapan itu, jelas Askani, berupa proposal perencanaan yang dibuat instansi yang memerlukan lahan. Terkait dengan lahan Bandara, tentunya Pemkot Singkawang yang membuat proposal perencanaannya. Pemkot Singkawang sudah membuat dokumen perencanaan pembangunan Bandara Singkawang yang isinya bermacam-macam, termasuk tata ruang wilayah dan lainnya. Selanjutnya, dokumen perencanaan itu diusulkan kepada Gubernur, karena menurut UU pengadaan lahan, yang menetapkan lokasinya itu Gubernur, jelas Askani. Penetapan lokasi‒yang harus melalui SK Gubernur Kalbar itu‒termasuk dalam tahap kedua pengadaan lahan untuk membangun Bandara Singkawang. Jadi sekarang masih tahap kedua, belum masuk ke tahap ketiga, yakni pelaksanaan, tegas Askani.

ILUSTRATSI

dasan pacu bisa diakomodir pada 2014, yang menurut Kementerian Perhubungan merupakan awal pelaksanaan fisik konstruksi, kata Drs Sumastro MSi, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Singkawang ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/2). Dengan sudah adanya 10 hektar lahan yang cukup untuk membangun runway tersebut, jelas Sumastro, berarti masih dibutuhkan 144 hektar. Lantaran dalam masterplan Bandara Singkawang dibutuhkan 154 hektar. Ini yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah) Pemkot Singkawang pada 2014 dalam bentuk penyediaan tanahnya, kata Sumastro. Untuk pengadaan tanah 144 hektar itu, kata Sumastro, UU 22/2012 menyebutkan setiap pengadaan tanah yang melebihi satu hektar, tim pengadaan tanahnya diterbitkan oleh Gubernur Kalbar. Kita sudah

Pasang Iklan Anda !!!

iklanbaris baris Pendidikan KULIAH JALUR KHUSUS PROGRAM KONVERSI D3, S1, S2. PROSES CEPAT, RESMI/ L E G A L & T E R A K R E D I TA S I Bisa Wsd 2014, INFO Lengkap Hub Bp. Pandu 081210202819, 085313001119, 087875003007

Biro Ingin berlangganan Harian Rakyat Kalbar di Bengkayang Hub : 081256734627

MENERIMA PANGGILAN

Rp.5000/baris

HUB : 05610561-77 6 8 6 7 7

PD. ANEKA BATU ALAM

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Menerima Pesanan :

Xenia

DP 15% S/d 4 Th

G r a Max Grand n d PU-BOX Grand Max

• Cetak undangan lebih 2000 Model Undangan • Yain Spanduk, Bon, Nota, Kop Surat, Map, K. Nama Dll • Lebih 200 Contoh Souvenir • Kawinan/khitanan (ready&stock) • Penyewaan Tenda & Kursi • Photo dan Video Shooting • Orgen Tunggal KUNJUNGI:

ANUGRAH WEDDING/ ADI

Segera Hubungi :

Jl. H. Rais A. Rahman Jl. Gunung Sahari No.21 Pontianak (Belakang Supermarket Garuda Mitra)

DODY 08125608423, 0561-7565151

Telp. 7183366, 081282587257

minimax max LOWONGAN PEKERJAAN THERAPY

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

Jual Mobil

0812 574 6667 0856 5085 7244

7 21229

DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA PONTIANAK

HUB : 0561

SEDOT WC

768677

Hub: Telp. (0561) 7186955

0816 649 97885

Membutuhkan Tenaga Marketing. OB SYARAT: Punya kendaraan sendiri FASILITAS:

Tunjangan, Komisi, Service dan Support Motor, Kontes, Bonus, Tour dalam dan Luar Negeri. LAMARAN LANGSUNG KE:

PT. BIOSAFE

085210738368 (Lita) Fasilitas: 1 Unit instalasi pengolahan IPLT 2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

Jl. Sungai Raya Dalam No.11 (Samping Studio Sari Rona)

HUBUNGI:

Ibu Veny, HP 081258943368

EKO SERVICE

HUB TELP.

Suzuki Escudo Tahun 1995, Kondisi Bagus, Pajak Hidup Berminat Hubungi :

PT. BIOSAFE

Jl. Kom Yos Sudarso

SEDOT WC

HUB : BANG ABU

Segera hubungi:

cepat, kalau masyarakat pemilik tanah tidak setuju, tentunya akan berlarut-larut, katanya. Kendati belum melaksanakan tahapan ketiga pengadaan lahan 154 hektar untuk pembangunan Bandara Singkawang, BPN Singkawang sudah mengidentifikasi para pemilik lahan. Secara makro sudah teridentifikasi, tetapi perlu penelitian ulang (verifikasi) lagi, disosialisasikan dan diumumkan, ucapnya. Dia mengungkapkan, di areal 154 hektar lahan yang akan dibangun Bandara Singkawang itu teridentifikasi hampir 80 pemilik lahan. Seingatnya saya ada 40 hingga 80 pemilik lahan, ada yang sudah bersertifikat, ada juga yang belum atau yang masih menggunakan SKT, kata Askani. Data-data itulah, tambah Askani, yang akan diverifikasi dan disosialisasikan. Selanjutnya akan diumumkan kepada masyarakat. Pengumuman tersebut untuk memberikan kesempatan kepada pihak lain yang mungkin keberatan atas kepemilikan tanah tersebut. Supaya persoalan kepemilikan itu diketahui sejak dini. Jangan setelah dibebaskan baru muncul, kan jadi masalah, ingatnya. Menurut Askani, tidak menutup kemungkinan satu bidang tanah di areal yang akan dijadikan Bandara Singkawang itu diakui oleh dua orang atau lebih. Kalau misalnya ada persoalan seperti ini atau disebut overlap sertifikat, tentunya akan kita selesaikan dulu sebelum dilakukan pembebasan lahan, katanya. Untuk menyelesaikan overlap sertifikat tanah itu, jelas Askani, bisa melalui mediasi atau pengadilan. Kita berharap dapat diselesaikan melalui mediasi, di mana ada kesepakatan-kesepakatan, karena kalau sampai ke pengadilan akan banyak memakan waktu, tentunya akan berdampak pada waktu realisasi Bandara, ujarnya. (dik)

Iklan MINI Hasil MAKSIMAL

CETAK UNDANGAN TENDA & SOUVENIR

Menjual :

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

Dikarenakan Gubernur Kalbar belum mengeluarkan SK Penetapan Lokasi, jelas Askani, hingga kini BPN belum melakukan kegiatan apapun terkait pengadaan lahan Bandara Singkawang itu. Kalau Gubernur sudah mengeluarkan SK-nya, barulah masuk tahap ketiga, yakni pelaksanaan pengadaan lahan, ketuanya Kepala BPN, ujarnya. Dalam menjalankan tahapan ketiga itu nantinya, Kepala BPN dibantu beberapa unsur dan Satuan-satuan tugas (Satgas) untuk menginventarisir, mengidentifikasi dan mengukur lahan yang akan dijadikan Bandara Singkawang. Kemudian melakukan pelelangan terhadap Tim Penilai Tanah, jelas Askani. Tim Penilai Tanah tersebut, seharusnya terdiri atas tim yang independen atau bisa juga tim yang dibentuk Walikota Singkawang. Tetapi karena pembangunan Bandara Singkawang ini merupakan proyek besar, tim penilainya memang lebih baik dari independen, papar Askani. Nantinya, tambah Askani, Tim Penilai Tanah Independen itu akan menentukan harga tanah yang layak dari sekian sampai sekian. Panitia hanya menawarkan saja, yang menetapkan harga tanah itu Tim Penilai Tanah Independen. Disitulah keistimewaan undang-undang pengadaan lahan yang baru ini, katanya. Tidak lagi seperti sebelumnya, tambah dia, di mana harga tanah merupakan otoritas panitia pengadaan lahan. Kalau sekarang menjadi otoritas Tim Independen yang tentunya mempunyai lisensi dari BPN. Askani belum dapat memastikan berapa lama tahap pelaksanaan pengadaan lahan itu, karena tergantung luasan areal serta pemilik tanah. Kalau pemilik tanah cepat setuju, harganya sesuai ketentuan, maka tahapan ini akan berlangsung

PIJAT TRADISIONAL

pasang iklan anda di

3

7089235

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

Rp. 950.000,-


KALBAR raya

RAKYAT KALBAR

4

Rabu, 26 Februari 2014

Tindak Tegas Pembakar Lahan Jimi: Masih Ada Perkebunan di Kalbar Melakukan Pembakaran

M Jimi ILUSTRASI

Pertanian Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Kalbar P ONTIANAK -RK. Pertumbuhan ekonomi Kalbar semakin membaik, dan semua sektor mengalami pertumbuhan positif. Penyumbang terbesar berasal dari sektor pertanian yakni sebesar 7,34 persen pada tahun 2013. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi Kalbar, Drs Ahi MT menyebutkan, tingkat pertumbuhan ekonomi Kalbar tahun 2013 mencapai 6,08 persen dari target 5,94 persen. Dengan demikian untuk tingkat pertumbuhan ekonomi ini, terjadi over target. Pertumbuhan ekonomi tahun 2013 mengalami peningkatan 0,27 point dari pertumbuhan ekonomi tahun 2012, yang mencapai 5,81 persen, kata Ahi di Balai Petitih kantor Gubernur Kalbar, Senin (24/2). Menurutnya, semua sektor mengalami pertumbuhan positif, dimana pertumbuhan tertinggi disumbangkan oleh sektor pertanian, yakni sebesar 7,34 persen, kemudian diikuti oleh sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 7,06 pesren dan sektor jasa-jasa sebesar 6,55 persen. Sementara dari struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalbar tahun 2012, masih didominasi oleh tiga sektor utama yaitu pertanian sekitar 23,8 persen, perdagangan, hotel dan restoran sebesar 23,02 persen dan sektor industri pengolahan sebesar 16, 27 persen, jelas Ahi. Ia melanjutkan, PRDB Kalbar berdasarkan aspek penggunaan kontribusi terbesar masih disumbangkan oleh konsumsi rumah tangga yakni sebesar 51,49 persen, yang diikuti oleh komponen-komponen yang lainnya. PRDB Perkapita Kalbar tahun 2013 mencapai Rp18,3 juta, mengalami peningkatan sebesar 11,47 persen dibandingkan dengan PRDB Perkapita tahun 2012 yang mencapai Rp16,42 juta, demikian Ahi (dRe)

PONTIANAK-RK. Ketua Komisi B DPRD Kalbar, M Jimi SH meminta aparat hukum menindak tegas pelaku pembakaran lahan dan hutan. Hal itu penting untuk mencegah meluasnya dampak kabut asap di provinsi itu. Kalau pembakar lahan dilakukan secara sengaja tidak

ada alasan dilindungi. Kita dukung langkah aparat hukum, tegas politisi PDI Perjuangan ini kepada Rakyat Kalbar, Selasa (25/2) di Pontianak. Menurut Jimi aparat hukum boleh memberikan warning keras. Namun juga harus dipikirkan pola pembakaran apakah berdampak luas atau kecil. Misalnya petani kecil dengan lahan kecil rasanya susah untuk ditindak keras. Apalagi petani lebih cenderung mencari sesuap nasi. Berbeda jika pembakaran dilakukan oknum perkebunan. Tak menutup mata, masih ada perkebunan di Kalbar melakukan pembakar, ungkapnya. Jimi mengatakan, investasi perkebunan seperti kelapa sawit membutuhkan modal yang tidak sedikit. Tidak jarang oknum melakukan pembakaran demi menghindari biaya land

celaring atau pembersihan lahan. Seharusnya, kata dia ada jalan keluar seperti proses land clearing kemudian diikuti pembusukan sampah. Dengan begitu lahan dapat dibuka tanpa merusak lingkungan. Ini kan tidak, belum semua investasi melakukannya, kata Jimi. Masuknya perkebunan kepala sawit sangat positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, Jimi menegaskan, tahapan-tahapan investasi itu harus dilakukan dengan benar, terutama menyangkut dampak lingkungan. Untuk itu, ia berharap apabila ditemukan adanya oknum perusahaan melakukan pembakaran lahan aparat hukum dan pemerintah harus memberikan tindakan tegas. Sepanjang ada bukti bisa saja izin pembekuan

dijatuhkan kepada perusahaan perkebunan nakal tersebut. Jimi mengaku, soal asap Komisi B hanya bisa melihat dan mendengar. Karena itu, dalam rapat kerja bersama instansi terkait nantinya perlu dihadirkan pihak terkait lainnya seperti perkebunan kepala sawit ini. Ke depan tidak menutup kemungkinan kami akan sering turun ke lapangan dan meminta informasi perusahaan mana saja kerap melakukan pembakaran, ucapnya. Politisi daerah pemilihan Kabupaten Pontianak-Kubu Raya ini menambahkan, selama musin kemarau ini Kalbar kerap dituding sebagai penyumbang asap. Di satu sisi memang persoalan itu menganggu, tetapi ada juga harus diperhatikan. Seperti petani kecil yang melestarikan cara-cara tradisional

membuka lahan pertanian. Itu masih ada loh. Kita tidak bisa pungkiri. Tetapi jangan hukum petani kecil. Mereka hanya cari makan, tegas Jimi. Ia kurang setuju kalau petani dihubungkan dengan asap. Pasalnya sejak zaman dahulu proses pembakaran sudah terjadi. Hanya sifatnya kecil tidak dalam skala besar. Selain itu petani biasanya mampu menjaga supaya tidak menjalar ke tempat lain atau lebih luas. Ada juga, lanjutnya, proses asap muncul karena terjadi pembakaran tanpa sengaja.Misalnya, sambung Jimi masyarakat membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering. Tanpa disadari biasanya puntung rokok dapat memunculkan sumber api lebih besar. Ini juga harus dipahami, tutupnya. (jul)

Pendistribusian BBM ke Perhuluan Kalbar Lewat Depot Sanggau P ONTIANAK -RK. Surutnya perairan Sungai Kapuas menyebabkan Bahan Bakar Minyak (BBM) sulit didistribusikan ke daerah perhuluan, sepeti Kabupaten Sekadau, Sintang, Melawi hingga Kapuas Hulu. Saat ini, Pertamina Wilayah Kalbar sedang berupaya mensiasati agar BBM tersebut bisa terdistribusi ke beberapa di kawasan timur Kalbar tersebut. Kita sedang upayakan penyaluran ke Depot Sintang. nanti dari Sintang ngambilnya ke depot di Sanggau, karena ada depot darurat di Sanggau, kata Syahruddin, Senior Supervision Branc Manager PT. Pertamina Cabang Pontianak di ruang kerjanya, Selasa (25/2). Ia menambahkan, meski volume depot darurat yang ada di Sanggau itu tidak begitu besar, namun dipastikan tidak akan mengurangi volume jatah BBM untuk beberapa Kabupaten di daerah perhuluan Kalbar itu. Volume

tidak dikurangi, meski depot di Sanggau mini, namun yang pasti agak lambat, yang penting bisa diantisipasi, katanya. Ia membantah jika ada yang mengatakan kesulitan pendistribusian melalui jalur sungai itu masalah klasik yang timbul setiap tahunnya. Bukan masalah kelasik, ini karen faktor alam. Kita cari alternatif, maka kita alihkan ke depot pertamini Sanggau, dari situ kita distribusikan ke SPBU yang ada di daerah hulu, kata Syahruddin. Menurutnya, saat ini PT Pertamina (persero) cabang Pontianak memang kesulitan mendistribusikan BBM ke kawasan timur, terutama infrastruktur jalan yang tidak memadai. Pertamina mengupayakan pendistribusian BBM ke perhuluan menggunakan angkutan darat, terutama dari Sanggau-Sintang. Tapi kita lihat sendiri kondisi jalan myang hancur, resikonya juga besar, pungkas Syahruddin. (dRe) ILUSTRASI

EQUATORIANA

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

HP : 081345479682

Redaksi menerima surat pembaca, isi maksimal 300 kata ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: equatorianarakyatkalbar@gmail.com

Masalah kita Korupsi masih menjadi penyakit jalannya pemerintahan Indonesia, termasuk di Kalbar. Bahkan menjelang Pemilu 2014, lingkaran setan korupsi melibatkan partai politik, politisi, kroni bisnis, proyek korup, dan birokrasi. Meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat kian garang memberangus praktik korupsi, namun banyak pihak yang pesimis, karena penanganan kasus masih tebang pilih dan terkesan dikendalikan untuk kepentingan tertentu, termasuk campur tangan partai. Tradisi korupsi menjelang pemilu biasanya akan mengemuka. Aktor-aktor yang terlibat dalam kasus korupsi adalah politikus, baik anggota dewan dan birokrat, pengusaha, juga staf khusus. Peran para aktor ini pun bermacam-macam, politikus dapat menciptakan proyek yang bisa dikerjakan dirinya ataupun rekanan, dan menambah anggaran untuk proyek tertentu. Birokrat dapat mengusulkan proyek yang akan diarahkan kepada perusahaan tertentu. Pengusaha dapat memberikan suap dan melobi politikus untuk mendapatkan proyek. Staf khusus dapat menjadi penghubung antara pengusaha dengan politikus atau elit pemerintahan, dan sebagai pelaksana transaksi. Se-

buah lingkaran korupsi yang sempurna. Kongkalikong antara eksekutif dan legislatif inilah yang akhirnya menggerus uang rakyat. Baik yang mega skandal maupun kasus-kasus kecil, namun rutin. Memprihatinkan, terutama menjelang Pemilu 2014. Apa pendapat Anda?

Tanggapan Ketua KPK Yth. Kasus dugaan korupsi UPJJ SerawaiAmbalau didemo Aliansi Masyarakat untuk Pembangunan Sintang (14/2) di Gedung DPRD Sintang tentang dugaan korupsi UPJJSerawai-Ambalau APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2012 Rp 6 miliar. Amblas jalan tidak jadi? Masyarakat menghendaki DPRD Sintang harus jangan diam. Para pendemo dikawal ketat Polres Sintang. Rombon-

ada uang Rp 500, masak gak ada mbak. Kalau Rp 500 dikali 100 orang, udah berapa! Lalu mbak tadi mengembalikan dengan uang Rp 1.000 dengan muka masam. Saya marah, dalam hati saya uang Rp 500 saja dikorupsi. Untuk pimpinan Kantor Askes tolong ditegur pegawai yang tidak jujur itu, terlalu.

Sms Warga 7CPI4R Bro, aku lagi ngurus BPJS, ya kita ambil kelas III saja Rp 25.500. Sekali aku bayar pakai uang Rp 30 ribu, dikembalikan Rp 4 ribu. Saya tanya, kok kembaliannya Rp 4 ribu mbak, jawabannya gak

HARIAN

gan diterima Wakil Pimpinan DPRD Sintang Georogius Igo, Anggota Komisi II Wiwin Erlias, Zainudin, Ginidi di Ruang Sidang DPRD Sintang sekitar pukul 09.00. Juru bicara perwakilan warga Serawai, Yosef Nikolas memaparkan, bahwa pelaksanaan UPJJ Serawai-Ambalau diduga dikorupsi. Anggota DPRD Dapil Serawai-Ambalau terkesan membiarkan hal tersebut. NCW meminta KPK RI

085348090038 17-2-2014

segera mengusut tuntas kasus korupsi UPJJ Rp 6 miliar tersebut, dan pihak-pihak yang terlibat segera ditangkap, walaupun Plt Kadis PU Kabupaten Sintang bela diri atas kasus tersebut, terimakasih. Ibrahim Myh. 081288673500 15-2-2014

 577868

Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

08.54

2GPWJ-GRCNC&GUC Gubernur Kalbar Cornelis mewanti, khawatir nanti Rutan/penjara penuh kepala desa. Dana Rp 1,4 miliar segera turun dari pusat.

11.03

085245519512 19-2-2014

15.50

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Pembina: Dahlan Iskan, HM Alwi Hamu. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Wakil Direktur: Djailani Kasno Jawa Pos Media Group

Penerbit PT Kapuas Media Utama Press Kantor Pusat: Graha Pena Kalbar Jalan Arteri Supadio (d/a Ahmad Yani 2) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat Telepon: 0561-768677 (hunting), 0561-721229 Fax: 0561- 768675 e-Mail: redaksi@equator-news.com

Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Hamka Saptono Dewan Redaksi: Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Julianus Ratno, Mohamad Iqbal. Penasihat Hukum: HM Tamsil Sjoekoer SH MH, Pracetak/Tata Wajah: Dennis (Manajer), Defri, Yudi, Khusyairi Permata, Roby, Bobby. Illustrator: Reza Setiawan Pemasaran Koran & Promosi: Mohamad Qadhafy (Manajer), Kiki Rizky, Abubakar, Heru Prayitna (Distribusi), Jenggo, Susanto Iklan: Ahmad Jaiz (Manajer), Rosadi Jamani. Divisi Event: Mohamad Qadhafy Website & IT: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Manajer), Julianovita. Umum/Administrasi: Adidharma. Kota Pontianak:Samsul Arifin, Andreas, Biro Kubu Raya:Arisandy. Biro Mempawah: Alfi Shandy, Jl. Teratai Blok A No 3, Telp. 0561-691326. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho, Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Dalam Kaum, Sambas, Telp. 0562-392738. Biro Sanggau: Kiram Akbar, Khusairi, Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau. Biro Landak: Antonius, Jl. Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal 2 Ngabang. Biro Kayong Utara: Kamiriludin, Jl. Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana. Biro Ketapang: Jaidi Chandra. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi, Jl. M Yasin, Putussibau Utara No 3, Telp. 0567-22877. Biro Melawi: Sukartaji, Jl Juang Nanga Pinoh Telp. 0568-22069. Biro Sintang: Suhardin. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828. Tarif iklan per milimeter kolom Hitam putih: 8.000,00. Spot color: 10.500,00. Full color: 15.000,00. Iklan baris: 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris) Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) Bank Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas.


KURSI RAKYAT KURS k

untu

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014

5

Pelaporan Dana Kampanye Paling Lambat 2 Maret 2014 Pukul 18.00 WIB

..

Terlambat Dibatalkan sebagai Peserta Pemilu Di Kota Pontianak Masih Nihil

JAKARTA. Semua jenis laporan keuangan yaitu laporan sumbangan, laporan pembukaan rekening khusus dana kampanye, dan laporan awal dana kampanye harus sampai ke meja KPU paling lambat pada 2 Maret, pukul 18.00 WIB. Jika tidak, partai politik (parpol) harus siap-siap didiskualiďŹ kasi sebagai peserta Pemilu 2014. Paling lambat 2 Maret jam 6 sore. Kalau terlambat kena sanksi yaitu batal sebagai parpol peserta pemilu, tegas Nur Syarifah, Kepala Biro Hukum KPU di kantornya, Jakarta seperti dilansir Rakyat Merdeka Online, Selasa (25/2). Ia mengatakan, aturan itu hanya berlaku bagi laporan awal dana kampanye, sedangkan laporan penerimaan sumbangan dan laporan pembukaan rekening khusus tetap di terima meskipun tidak lengkap, yang penting ada. Sejauh ini, disebut Nur, belum ada satupun parpol yang sudah melaporkan ketiga komponen di atas secara lengkap. Baru ada dua, yaitu PBB dan PKS. Itupun hanya laporan laporan

MK Tolak Pengajuan PK UU Pilpres oleh Partai Gerindra JAKARTA. Makamah Konstitusi (MK) melalui majelis panel menyatakan permohonan peninjauan kembali (PK) terhadap putusan MK Nomor 14/2013 terhadap uji materi UU Nomor 42/2008 tentang Pilpres tidak bisa diajukan, karena tidak ada ketentuan yang dijadikan dasar. Di mana saudara lihat dasar hukum MK bisa PK? Di pasal berapa? tanya Anggota Hakim MK, Muhammad Alim kepada kuasa hukum pemohon, Habiburokhman, saat sidang perdana permohonan PK putusan pengujian UU Pilpres di Gedung MK Jakarta, Selasa, (25/2). Alim juga mengungkapkan bahwa majelis PK itu harus berbeda dengan majelis yang memutuskan sebelumnya. Untuk saudara tahu di MK, untuk PK majelisnya harus lain, tidak boleh sama. Kalau di MK yang memutus UU Pilpres adalah delapan hakim konstitusi, terus siapa yang akan memutus PK? tegas Alim. Senada dilontarkan oleh Wakil Ketua MK Arief Hidayat yang menyatakan pemohon UU Pilpres yang diajukan Partai Gerindra ini telah memotong frasa Pasal 24C ayat (1) UUD 1945 untuk dijadikan dasar permohonan PK ini. MK berwenang mengadili tingkat pertama dan terakhir dan sifatnya final dan seterusnya. Tetapi dalam permohonan saudara, itu (frasa) dipotong pada tingkat pertama dan terangkhir sehingga berarti bisa PK, kata Arief. Ia menegaskan bahwa frasa tersebut tidak bisa dipotong, sehingga permohonan PK terhadap putusan MK tidak bisa dilakukan. Kalau menurut majelis tidak bisa frasa dipotong, kata tegas Arief. Untuk itu ia menganjurkan pemohon untuk melakukan pengujian UU Pilpres yang baru. Ajukan permohonan judicial review baru UU pilpres, kan ini sudah pernah diputus, supaya tidak nebis in idem, saudara harus jelaskan supaya tidak nebis, saran Arief. Majelis panel permohonan PK putusan pengujian UU Pilpres ini terdiri Arief Hidayat sebagai ketua majelis panel didampingi Muhammad Alim dan Ahmad Fadlil Sumadi sebagai anggota panel. Ketua DPP Gerindra bidang Advokasi Habiburokhman, saat membacakan permohonannya, mengatakan putusan pengujian UU Pilpres mengandung masalah besar, karena ketidaksinkronan antara poin pertama bahwa pemilu harus dilaksanakan serentak, namun poin kedua baru bisa dilaksanakan pada pemilu 2019. Habiburokhman mengakui pihaknya bisa mengajukan pengujian UU Pilpres yang baru dengan isu kontitusional yang berbeda, namun tidak bisa menyentuh esensi bahwa putusan MK itu memiliki permasalahan yang serius. MK dalam putusan menyatakan Pasal 3 ayat (5), Pasal 12 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 14 ayat (2), dan Pasal 112 UU Pilpres bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. (Rmol)

awal dana kampanye. Sisanya belum, katanya nanti PDIP mau setorkan pada Jumat besok, ungkapnya. Meski demikian, KPU meyakini semua parta politik peserta pemilu 2014 akan menyerahkan laporan keuangan tepat waktu. Saya meyakini nggak akan ada yang telat, karena semua parpol sudah komitmen, ujar Nur. Selain itu, lanjut Nur, pihaknya sudah mengirim surat edaran untuk mengingatkan, semua jenis laporan keuangan yaitu laporan sumbangan, laporan pembukaan rekening khusus dana kampanye, dan laporan awal dana kampanye harus sampai ke meja KPU paling lambat pada 2 Maret 2014. Ia menambahkan, bahwa lembaga pimpinan Husni Kamil Manik juga sudah membuka layanan help desk untuk membantu 12 parpol menyusun laporan keuangannya. Kita juga buka layanan help desk. Selain itu mulai Selasa kemarin kita sudah buka konsultasi bilateral dan KPU didampingi

ILUSTRASI

IAI (ikatan akuntan Indonesia), pungkas Nur. Terpisah, Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi S Ag mengatakan hingga Selasa (25/2) belum ada partai politik yang melaporkan dana kampanye tahap ke dua ke KPU. Jika ada parpol yang tidak mengumpulkan atau menyampaikan dana kampanye hingga batasnya, maka kami akan beri sanksi tegas, ujar Sujadi di ruang kerjanya di Pontianak, kemarin. Ia mengatakan sanksi yang akan dijatuhkan yakni mencoret partai tersebut dari peserta Pemilihan Umum (Pemilu) dan

pembatalan pelantikan bila calon anggota legislatif (Caleg)nya terpilih. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2014 tentang Laporan Dana Kampanye. Laporan dana kampanye ini merupakan tahap kedua, yang dimulai dari 28 Desember 2013 sampai 2 Maret 2014, jelas Sujadi. Sesuai dengan informasi yang didapat dari masing-masing pimpinan partai politik, bahwa setiap parpol akan menyerahkannya pada 28 Februari mendatang. Janjinya (Parpol) tanggal 28 baru mereka sampaikan. Karena batas akhir tanggal 2

Maret. Kita minta jangan sampai terlambat lah, pinta Sujadi. Untuk itu, Sujadi berharap agar pengurus partai politik tidak menyampaikan laporan saat detik-detik akhir batas laporan. Kita tetap imbau kepada pimpinan Partai termasuk langsung ke Caleg peserta Pemilu untuk segera menyampaikan laporan ini. secara teknis mengenai pengisian sudah kita ajarkan. Secara tertulis juga sudah kita ingatkan, lebih dari empat kali, pungkasnya. Laporan: Andreas Editor: Julianus Ratno

DPR Setuju RUU Antiterorisme Nuklir JAKARTA. DPR dan pemerintah sepakat menyetujui pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Pengesahan Konvensi Internasional Penanggulangan Tindakan Terorisme Nuklir (International Convention for Suppression of Acts of Nuclear Terrorism) menjadi undangundang. Pengambilan keputusan atas RUU itu dilakukan dalam sidang paripurna di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2). RUU itu berasal dari keputusan RI ikut Konvensi Internasional Penanggulangan Tindakan Terorisme Nuklir. Karenanya dalam RUU yang diketok palu itu dideďŹ nisikan daftar kegiatan yang dianggap sebagai terorisme nuklir. Secara singkat diatur bahwa seseorang dimasukkan kategori melakukan tindakan melawan hukum berupa tindakan terorisme jika orang tersebut mendapatkan zat radioaktif secara melawan hukum, merusak suatu fasili-

IDACHI SPORTS

MUDAH

tas, atau berpartisipasi dalam pelaksanaan tindakan-tindakan tersebut, kata Wakil Ketua Komisi I, Agus Gumiwang saat menyampaikan laporan dalam sidang paripurna DPR. Pengesahan konvensi itu, lanjutnya, memungkinkan pemerintah untuk menguatkan infrastruktur yang berkaitan dengan keamanan nuklir serta kerja sama multilateral dalam hal pencegahan dan penanggulangan terorisme. Selain itu, pengesahan ini juga menunjukan komitmen Indonesia dalam menjag a perdamaian dunia. Di kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menegaskan UU tersebut menegaskan komitmen Indonesia terbebas dari senjata nuklir dan zat radioaktif. Ini upaya Indonesia untuk melindungi masyarakat dari nuklir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, pungkas Marty. (jpnn)

Distribusi Surat Suara Sudah 66 Persen JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga saat ini telah mendistribusikan sebanyak 157 juta surat suara ke beberapa wilayah Indonesia dan luar negeri yang ada warga negara Indonesia. Wilayah Indonesia yang sudah mendapatkan distribusi adalah Indonesia bagian timur. Papua, Maluku, NTT dan luar negeri sudah kita distribusikan surat suaranya, kata komisioner KPU RI Divisi Perencanaan Logistik dan Keuangan Arief Budiman, di Jakarta Selasa (25/2). Arief mengaku proses produksi dan distribusi keperluan logistik Pemilus sudah mencapai tahap 66 persen. Sejauh

ini, kata dia, KPU pun belum menerima laporan dari KPUD setempat terkait surat suara atau keperluan logistik lain yang tidak sesuai kualiďŹ kasi lelang. Sejauh ini belum ada keluhan, semua surat suara sesuai dengan kualifikasi, jelasnya. Saat ini, lanjut Arief, di antara seluruh wilayah Indonesia, baru satuan kerja (satker) KPUD di tingkat kabupaten provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah mengirimkan laporan distribusi logistik (surat suara) yang sudah tiba di gudang KPUD setempat. Belum saya cek detailnya, baru KPUD NTT saja yang sudah laporkan hal tersebut, tandasnya. (jpnn)

BOOM

0%

Kini Semakin dengan CICILAN 3,6 & 12 BULAN PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

0 60

SALE

+ %

up to Persen Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Tgl 26 Feb s/d 04 Maret 2014 MR. JACKIE (NEW) ELECTRIC SCOOTER

TS 802 NEW ORBITRACK

FS 23556 (NEW) ELLIPTICAL BIKE

7.850

4.588 Hanya

Hanya

3.588 Ribu

4.288 Ribu

FS 805 SIX PACK (NEW) 6 FUNGSI

7.450 Hanya

4.588 Ribu

1.788 Hanya

1.288 Ribu

FS 662 (NEW) PLATINUM BIKE

FS 4110 3M +INCLINE (3 FUNGSI) TREADMIL MOTORIZED

TREADMIL MOTORIZED

TS 3688 (NEW) 3 fungsi TREADMILL MOTORIZED 16.350

16.750

4.550 Hanya

2.688 Ribu

FS 4600 B (NEW)

17.850 Hanya

Hanya

Hanya

9.588 Ribu

9.388 Ribu

10.388 Ribu

FS 388 (NEW) SPINNING BIKE

FS 4000 P (NEW) TREADMIL MOTORIZED

10.650

9.850

Hanya

Hanya

5.388 Ribu

5.388 Ribu

FS 728-6 TREADMILL (6 FUNGSI)

FS 729-4 (4-FUNGSI) TREADMIL MAGNETIK

7.850 Hanya

3.988 Ribu

QUALITY & PRICE  BURUAN !!! STOCK TERBATAS GUARANTEE & SERVICE  SMS 087818322288 SPAREPART & DELIVERY  TUBUH SEHAT, JIWA SEHAT EASY TO ORDER & PAYMENT  Kunjungi pameran kami di Megamall tgl 26 Februari - 4 Maret 2014, di lantai dasar depan Toko Baju Hammer

8.350 Hanya

4.788 Ribu

ILUSTRASI

Alumni UI Usul Hasil Suara di TPS Difoto JAKARTA. Untuk mencegah kecurangan, Komisi Pemilihan Umum sebaiknya memotret dulu hasil pemungutan suara di masing-masing TPS sebelum diserahkan ke KPU Pusat. Kita inginnya KPU benar-benar bisa melaksanakan kebijakan dengan baik. Yang paling penting adalah pemungutan suara di tiap TPS harus di foto, jadi bisa sama dari bawah ke pusat, ujar Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), DR Chandra Montik dalam

konferensi pers di gedung KPU Pusat, Jalan Iman Bonjol, Jakarta, Selasa (25/2). Usulan ini, kata Montik menjelaskan, dilontarkan karena Iluni UI mengharapkan Pemilu 2014 berlangsung netral dan juga terpenuhi syarat-syaratnya. Ya pokoknya kami inginnya KPU netral, jumlah pemilih dan surat suara juga harus dipublikasikan dengan jelas di website resmi KPU, tandasnya. (Rmol)


6

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014

Prinsip ................................................................................................................................................dari halaman1 Tak Lulus CPNS ................................................................dari halaman1 itu santai. Ekstrimnya lagi, ia mengatakan bila tidak ada yang memberi uang, ia tidak akan memilih. Ia enggan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos alias Golput. Inilah pilihan dan sikapnya di Pileg nanti. Mengapa begitu?, tanya saya. Dengan nada agak tinggi ia menjelaskan, siapa pun yang nanti jadi anggota dewan, dia pasti tidak peduli lagi dengan pemilihnya. Jadi menurutnya mumpung ada kesempatan akan dimanfaatkannya untuk mendapatkan duit dari para Caleg. Menurutnya kelakuan anggota dewan yang terpilih sama saja. Mementingkan diri sendiri dan tidak peduli dengan nasib rakyatnya. Ia pun sempat memberikan contoh, sudah beberapa anggota dewan dan politisi yang masuk bui karena korupsi. Sehingga bisa dikatakan sangat sulit mencari anggota dewan yang benar-benar amanah. Berdasarkan pandangannya, teman saya tetap berkeyakinan bahwa setelah jadi anggota legislatif, mereka akan mementingkan dirinya sendiri tanpa peduli dengan rakyatnya. Dalam lingkup kecil, ia pun memberikan contoh salah seorang anggota dewan yang berada di daerahnya dan kebetulan juga saya kenal. Dan rasa-rasanya apa yang dijadikannya contoh tersebut ada benarnya juga. Argementasi lain yang dipaparkan teman saya tersebut bahwa walau pun awalnya ada anggota dewan baik, tapi suatu saat akan berubah jadi tidak baik. Ini lantaran anggota dewan tersebut harus tunduk dengan kebijakan

partai politik dimana tempatnya bernaung. Sehingga walau pun hati nuraninya sebenarnya tidak setuju, tapi karena kebijakan partai politiknya mengatakan harus setuju, maka mau tidak mau, ia harus manggut. Kepentingan partai politik tentu menjadi segalanya bagi anggota dewan yang dibagi menjadi fraksi-fraksi di lembaga legislatif. Kalau tidak mengikuti kebijakan partai politik, maka siapsiap saja di PAW (Pergantian Antar Waktu). Di benak teman saya, mereka yang mencoba peruntungan menjadi Caleg sejatinya bukan demi mengubah negara ini menjadi lebih baik. Keikutsertaanya menjadi Caleg tidak lain karena gengsi dan materi. Akibatnya untuk mencapai itu, berbagai upaya pun dilakukan, tidak peduli melanggar aturan. Memang pemikiran teman saya ini sangat sederhana, tapi rasa-rasanya bermakna. Walaupun dari segi pendidikan, ia tidak begitu tinggi. Namun ia dapat menangkap fenomena yang ada di lingkungannya, khususnya terkait Pemilu Legislatif nanti. Rasa pesimis dan apatis teman saya ini, tidak bisa kita abaikan. Tapi ini harus menjadi renungan bagi para Caleg itu sendiri. Apakah keikutsertaannya menjadi Caleg murni ingin memperjuangkan nasib rakyat atau sebaliknya hanya mengejar gengsi dan materi. Bila dicermati, rasarasanya kita pun tidak bisa menyalahkan sikap teman saya ini. Pasalnya rasa pesimis dan apatis tersebut muncul setelah berkaca pada pengalaman sebelumnya. Ia pun trauma

dan buru-buru memvonis Pileg 2014 nanti akan menghasilkan produk yang sama. Tidak peduli dengan nasib rakyat yang diwakilinya, tapi hanya menge jar keuntung an pribadi. Pengalaman pahit ini m u n g k i n t i d a k h a ny a dirasakan teman saya. Dari sekian juta rakyat Indonesia mungkin ada merasakan hal yang sama. Merasa tertipu dengan anggota legislatif yang telah ia pilih dulu. Jangan-jangan pula ada sebagian rakyat indonesia yang mengambil sikap yang sama seperti teman saya. Hanya memilih Caleg yang berani memberi uang. Siapa pun dia, asalkan bersedia membayar suara akan diberikan kepadanya. Begitu bergensinya status wakil rakyat tidak heran sangat diperebutkan. Semua pun dilakukan untuk mendulang suara, baik sesuai aturan atau pun menghalalkan segala cara. Salah satu cara mendulang suara adalah money politic. Praktek money politic rasa-rasanya memang tidak akan hilang pada setiap pemilu. Jangankan Pileg, Pilkada memiliki kepala daerah saja kental dengan aroma money politic. Hanya saja memang untuk permainan kotor seperti ini sulit dibuktikan. Karena biasanya praktek-praktek ini bukan diperankan langsung yang bersangkutan atau pun tim suksesnya. Tapi melalui perantara lain yang dapat dipercaya. Tidak akan hilangnya praktek-praktek kotor dalam pemilu - salah satunya money politik - tentu sudah diprediksi. Sehingga

tidak cukup dengan membentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemerintah pun secara khusus membentuk badan yang mengawasi pemilu (Bawaslu) mulai dari tingkat pusat hingga desa. Ini karena Pemilu memang rentan akan praktek-praktek kecurangan. Mungkin sebagian besar rakyat Indonesia sudah cerdas dalam menghadapi Pileg ini. Mereka tidak akan mau menukarkan suaranya dengan lembaranlembaran Rupiah. Tapi tidak dapat dipungkiri pula, pastinya ada yang tidak peduli dan mau menerima uang untuk ditukarkan dengan suaranya. Makanya pemerintah mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat kerap mengkampanyekan pemilu bersih. Rakyat dihimbau untuk tidak pengaruh dengan politik uang, tapi memilih dengan hati. Sebagai pemilih cerdas kita tidak boleh juga pesimis dan apatis. Karena dari sederetan Caleg pasti ada yang benar-benar bersih. Disini lah dituntut kecermatan kita memilih wakil rakyat. Jangan pengalaman buruk memilih wakil rakyat sebelumnya terulang. Keberadaan dan kelangsungan lembaga legislatif sangat penting. Apa jadinya bila pemerintahan tidak memiliki legislatif, tentu akan lebih merusak tatanan kehidupan negara ini. Jadi, jangan pesimis dan apatis, tapi optimis lah bahwa kita bisa menghasilkan produk legislatif yang lebih baik pada pencoblosan 9 April nanti. Asalkan semua rakyat Indonesia menjadi pemilih yang cerdas. Semoga! (Arman Hairiadi)

Balita PAUD ...............................................................................................................................dari halaman1 dan balik mengancam gurunya. Saya bunuh nanti, ujar Nurwignyo menirukan ancaman tersebut. Khawatir dengan perkembangan si balita tersebut, pihak PAUD kemudian menghubungi BNN Sanggau. BNN kemudian menggelar sosialisasi terhadap para siswa dan orangtua dari PAUD yang bersangkutan. Mereka datang ke sini (kantor BNN, red) sebanyak 31 anak didampingi orangtua masingmasing plus dua gurunya, terangnya. Meski mengaku sosialisasi tersebut dilatarbelakangi kasus balita yang kepergok merokok itu, namun Nurwignyo mengaku, ketika acara tersebut menyampaikan materi tentang

bahaya rokok secara umum. Kita tayangkan ďŹ lm tentang bahaya rokok, termasuk jangka pendek dan jangka panjangnya. Setelah menonton, si balita tadi paham bahwa merokok bisa menyebabkan kematian. Kita tidak membahas soal kasus itu di depan para orangtua murid yang lain, jelasnya. Karena itu kata Nurwignyo, pengawasan orangtua sangat vital dalam tumbuh kembang anak. Terutama mencegah perilaku menyimpang sejak dini. Selain itu, lingkungan sekitar juga tak kalah pentingnya. Orangtua harus benar-benar mengawasi lingkungan, dengan siapa anaknya berteman. Terlebih dengan kemajuan

teknologi internet, bisa memberikan pengaruh negatif jika tak benar-benar diawasi. Narkoba itu gejala dininya dari rokok, papar Nurwignyo. Minimal, kata dia, bagi orangtua perokok, jangan merokok di depan anaknya. Karena anak sangat mudah meniru perilaku orangtuanya. Bisa saja si anak awalnya menirukan gaya merokok itu dengan sedotan es. Mereka mengisap sedotan es itu seolah-olah sedang merokok, terangnya. Sekda Sanggau, A.L. Leysandri juga menekankan peran orangtua mengawasi anak-anak mereka dalam hal pencegahan Narkoba. Ia berpesan jangan boros memberikan uang kepada

anak. Apakah takut kelaparan atau karena sayang, tidak tahu juga. Belum tentu uang itu sampai. Ada sampai seratus ribu perhari, terangnya. Jeratan Narkoba harus dihindari sejak dini. Salah satunya, kata Sekda, fenomena ngelem di kalangan anak. Lagi-lagi orang nomor satu di PNS Sanggau itu menekankan, pentingnya peran orangtua untuk mencegahnya. Kalau dibuatkan Perda (ngelem) tidak mungkin lah. Tapi yang jelas adalah pembinaan. Ngelem ini fenomena yang kurang baik bagi anak-anak kita, ungkap Leysandri. Laporan: Kiram Akbar

Sanggau Tak ............................................................................................................................dari halaman1 Kabupaten Tayan yang menyatakan ingin memisahkan diri dari Sanggau, kalau Sanggau masuk wilayah PKR. Itu dulu, ada wacana-wacana seperti itu. Makanya grand design itu dibuat Pemerintah Kalbar dan diakomodir, Sanggau masuk dalam provinsi induk. Dalam grand design itu provinsi Kalbar akan dibagi tiga yaitu, Provinsi Kalbar sebagai induk, ada lagi provinsi bagian tengah dan PKR untuk wilayah timur, jelasnya. Dikatakannya, ketika pengusulan PKR, grand design itu belum disusun. Waktu itu,

kata Sekda, hanya sebatas bagaiman PKR terbentuk. Tidak lebih. Tapi karena perkembangan politik dan pemerintahan, akhirnya dibuatlah pemikiran, supaya propinsi Kalbar yang luas ini bisa dibagi tiga, bahkan bisa dibagi empat. Misalnya Sambas deng an Ketapang atau Ketapang dengan Kayong Utara dijadikan satu provinsi, terangnya. Apakah Sangg au keluar dari PKR? Sekda mengatakan belum. Pihaknya masih mengembalikan persoalan ini ke Pemerintah Kalbar.

Sanggau ini masuknya kemana. Supaya ada kepastian. Kita sudah sampaikan, mempertanyakan itu dan mohon kebijakan. Supaya nanti ketika terbentuk Kabuaten Sekayam dan Tayan, kita pasti masuk wilayah mana. Kuncinya kan Sanggau. Makanya perlu komunikasi antar pimpinan daerah, tegas Leysandri. Sekda membantah jika stataus quo Kabupaten Sanggau ini lantaran ada tekanan maupun kepentingan politik. Lagi-lagi ia menegaskan hal ini murni karena grand desaign

yang berdasarkan kajian Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Kalbar. Tidak ada unsur politis maupun tekanan. Karena kita (Pemkab Sanggau) masih minta kejelasan. Sampai saat ini belum ada. Karena jika nanti Sekayam Raya dan Tayan, tidak banyak masalah lagi. Jadi harus diputuskan sekarang posisinya, supaya nanti tidak ada penataan ulang lagi, ungkapnya. Laporan: Kiram Akbar

didukung 210 tenaga honorer lainnya yang tidak lulus tes CPNS K2 di Kota Pontianak. Bahkan untuk pembiayaan keberangkatan ke Jakarta, para honorer ini rela mengumpulkan uang secara patungan. Saya bersama Sudarmanto ini tenaga honorer di Kota Pontianak dan mewakili dari tenaga honorer Kota Pontianak yang tidak lulus tes. Dalam tes dan pengumuman CPNS K2 itu terjadi kecurangan, yakni manipulasi masa kerja dan nomor peserta, ungkap Syarif Feriansyah. Syarif Feriansyah dan Sudarmanto akan membawa baliho yang bertuliskan empat tuntutan dari 210 tenaga honorer yang tidak lulus tersebut. Dikatakannya, manipulasi masa kerja yang dimaksudnya tersebut, mereka yang dapat mengikuti tes CPNS K2 ini sesuai dengan tahun masuk tugas (TMT) pada 3 Januari 2005.

Lebih dari tanggal, bulan dan tahun tersebut, tidak dapat mengikuti CPNS K2 pada tahun 2013. Tapi nyatanya ada yang TMT pada 2010 dapat mengikuti tes CPNS K2 tahun 2013. Sedangkan untuk manipulasi nomor peserta yang kami maksud, yakni para peserta yang lulus dengan kelipatan sembilan di belakang nomor peserta. Kelipatan angka ini terjadi bukan hanya di Kota Pontianak, melainkan sama halnya dengan kota dan provinsi lainnya. Kan aneh, jika yang lulus nomor pesertanya dengan kelipatan sembilan, misalnya nomor peserta yang lulus itu terdapat di belakang angkanya 9, 18, 27, 36 dan seterusnya kelipatan sembilan. Tidak ada nomor lainnya, inikan aneh, jelas Syarif Feriansyah. Kedatangan Feriansyah untuk menghadap Menpan RB,

juga untuk mempertanyakan kuota CPNS K2 tahun 2013. Apakah kuoatanya 30 persen se Indonesia atau Kuota 30 persen per kota/kabupaten. Ini juga belum jelas. Nantinya sampai di Jakarta, kita akan bertemu dengan Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) se Indonesia. Bersama-sama bertemu dengan Menpan RB mempertanyakan permasalahan ini. Untuk FPHI Kota Pontianak, memberikan empat tuntutan untuk yakni Menolak PP No. 56 Tahun 2012 dan UU ASN (Aparatur Sipil Negara). Menolak pengumuman CPNS K2 khususnya di Kota Pontianak, lantaran adanya manipulasi masa kerja (cacat hukum), honorer K2 harus diangkat seluruhnya menjadi PNS (TMT 3 Januari 2005), Keluarga Besar K2 yang tidak lulus menyatakan Golput Pemilu 2014, tegas Sudarmanto. (sul)

Ternyata Dana ...................................................................dari halaman1 Setelah tim khusus selesai melakukan penyelidikan di tiga lokasi cetak sawah lainnya, maka Polda Kalbar akan melakukan gelar perkara. Kemudian kembali melayangkan surat ke Inspektorat Kubu Raya minta dilakukan audit juga, sama halnya dengan Kecamatan Batu Ampar. Kita lihat nanti hasil dari penyelidikan tim khusus dari lapangan, ungkap Widodo seraya mengatakan program cetak sawah itu, anggaran sudah direalisasikan 100 persen dan pelaksanaannya harus selesai pada 31 Desember 2013 lalu. Pernyataan Polisi Itu Tak Benar Pengelola cetak sawah Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekarsari membantah tudingan Polda Kalbar atas indikasi korupsi Rp500 juta dari anggaran APBN 2013 yang disalurkan Kementan. Pernyataan polisi yang dimuat di media itu tidak benar. Saya selaku ketua Gapoktan tahu persis mekanisme pengelolaannya. Kita bekerja mengacu pada RUKT (Rencana Usaha Kelompok Tani), kata Darmawira, ketua Gapoktan Mekarsari kepada Rakyat Kalbar via telepon, Selasa (25/2). Darmawira mengaku siap menunjukkan hasil pekerjaan kelompok taninya ke pihak kepolisian. Sebab dia yakin, baik anggaran maupun luasan lahan yang sudah dikerjakan itu tidak berubah dari perencanaan. Harus kita buktikan, besok (hari ini) saya bawakan foto-fotonya ke polisi. Karena kami sebagai petani nggak mungkin merugikan diri sendiri dengan adanya bantuan pemerintah itu, papar Darmawira. Program cetak sawah tersebut akan selesai bulan Maret 2014. Cetak sawah itu merupakan program nasional yang dibiayai APBN dikucurkan pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp500 juta. Dana tersebut ada setelah

kita ajukan proposal melalui Distanak Kubu Raya, direkomendasikanlah pengajuan tersebut ke Kementerian Pertanian, tegas Darmawira. Darmawira menjelaskan, dasar pengajuan anggaran APBN itu, setelah lahan seluas 50 hektare dikerjakan oleh dua kelompok tani dengan sistem swakelola ataupun pemberdayaan masyarakat tani sekitar. Yang perencanaannya dilakukan oleh Distanak Kubu Raya. Proposal yang kita buat, diajukan melalui Distanak Kubu Raya, direkomendasikanlah pengajuan tersebut oleh pusat dan akhirnya kelompok tani kita mulai membuka lahan, jelasnya. Sebelumnya ada empat kelompok tani siap menggarap lahan yang direncanakan itu. Namun hanya dua kelompok tani yang merealisasikannya. Pe r t i m b a n g a n l a h a n yang digunakan hanya pada dua kelompok saja, maka baru dua Gapoktan yang mendapatkan kesempatan untuk mengelola lahan cetak sawah itu, papar Darmawira. Jumlah anggota dari masing-masing Gapoktan itu berkisar antara 20 sampai 25 Kepala Keluarga (KK). Darmawira mengaku, luas lahan sebelumnya memang 45 hektar. Menurutnya ketika dilakukan pengukuran terdapat kendala pada luasan wilayah. Karena masyarakat melakukan pengukuran menggunakan metode manual. Kita akui kendala pengukuran yang mengakibatkan luas lahan meleset dari perencanaan sebelumnya, ujar Darmawira. Kendati demikian, kedua Gapoktan yang mengelola lahan tersebut siap bertanggungjawab menyelesaikan kekurangan luasan lahan cetak sawah, akibat kekeliruan pengukuran. Kita telah lakukan perluasan mengenai lima hektar yang masih kurang itu, dan sekarang kondisinya telah selesai dikerjakan. Posisi lahan tersebut masih satu rumpun dari lahan 45 hektar sebelumnya, paparnya lagi. Darmawira mengaku, progres di lapangan dikerjakan oleh konsultan untuk melihat

kelayakan lahan cetak sawah yang dikelola. Mekanisme penyaluran anggarannya dari Kementerian Pertanian difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya. Uang dari kementerian itu terlebih dahulu masuk ke Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya. Kemudian Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya menyalurkan kembali dana tersebut kepada masing-masing Gapoktan untuk di kelola, tegas Darmawira yang berseberangan dengan pernyataan Kepala Distanak Kubu Raya. Ia mengaku dengan adanya program cetak sawah tersebut sangatlah membantu petani di Desa Medan Mas. Kami mempunyai semangat baru dalam mencari nafkah melalui bertani ini, pungkasnya. Berbeda dengan pernyataan Darmawira, Ketua Gapoktan Mekarsari, sebelumnya Kepala Distanak Kubu Raya, Ir Suharjo menuturkan, dana yang cetak sawah ditransfer langsung oleh pemerintah pusat (Kementan) ke rekening kelompok tani yang mengelola. Tidak ditemui kendala apapun dan tidak masuk ke rekening Distanak Kubu Raya. Maka dari itu, kita telah meminta kelompok tani untuk bertanggungjawab segera diselesaikan proyek cetak sawah itu, tegas Suharjo. Dikatakan mantan calon wakil bupati Kubu Raya itu, dalam proses pengerjaan cetak sawah, Distanak telah memberikan target waktu penyelesaiannya sesuai dengan perencanaan. Namun dari laporan kelompok tani, adanya permasalahan internal antarmasyarakat, sehingga menjadikan pengerjaan tersebut tertunda, dan sisa lahannya dialihkan. Kita telah membuat kesepakatan melalui pernyataan bersama kelompok tani, untuk cepat diselesaikannya sisa lahan yang belum tergarap tersebut. Kedua kelompok tani itu menyanggupi untuk menyelesaikannya hingga selesai, jelas Suharjo. Laporan: Syamsul AriďŹ n, Ari Shandy Editor: Hamka Saptono


Pro EKBIS

valas

21 Februari 2014

Mata Uang AUD JPY EUR MYR SAR SGD USD

Jual 10,554.08 11,499.51 16,190.62 3,575.07 3,142.95 9,295.74 11,787.00

Beli 10,443.76 11,382.17 16,026.20 3,536.06 3,111.40 9,199.05 11,669.00

STRATEGI PENGUSAHA

PASAR GLOBAL 23 Februari 2014

16103.3 4263.41 2113.69 22568.24 1830.74 14865.67 3099.93 1957.83 6838.06

-0.19 -0.1 -1.17 0.78 0.16 2.88 0.43 1.41 0.37

Mega Capital Indonesia

INDEX

21 Februari 2014 Indeks COMPOSITE ISSI FINANCE

Nilai 4623.57 152.01 621.94

Poin -22.58 -0.91 -1.98

Persen -0.49% -0.6% -0.32%

FTSE

21 Februari 2014 Kode Index ASEAN/FTSE

Terakhir 759.15

Perubahan 0.4

Poin % 0.05

SAHAM TERAKTIF 21 Februari 2014

Kode TIFA BBNI KLBF TLKM BMRI BBRI WIKA LCGP SSMS SIDO

Harga 432 4.655 1.460 2.375 9.425 9.400 1.995 450 950 890

Selisih -19 -70 -10 -25 200 -25 55 27 0 -5

Frek 43734 3416 4640 4866 5423 3330 4012 3959 3490 7031

21 Februari 2014

Frek 118 26 23 16 5 2 2 2 1 1

Harga 100,75 98,75 76,50 98,50 92,97 89,05 80,02 98,87 126,50 126,50 Sumber: www.idx.co.id

KOMODITI SAWIT Desember 2013

Harga TBS dalam Rupiah Indeks “K” (%) 90,58 CPO (Rp/Kg) 8.558,53 Inti Sawit (Rp/Kg) 5.275,25 Harga TBS/Kg Berdasarkan Umur Tanaman (Tahun) 3 tahun 1.399,28 4 tahun 1.517,32 5 tahun 1.627,94 6 tahun 1.674,41 7 tahun 1.736,27 8 tahun 1.790,01 9 tahun 1.839,16 10-20 tahun 1.902,03 Rata-rata Prosentase Naik Sumber: www.disbun-kalbar.go.id

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK MINGGU KE-4 BULAN FEBRUARI 2014 Eceran (Rp) Distributor (Rp) Jenis Komoditi 1. DOC Broiler Final Stock 2. Broiler Hidup 3. Ayam Buras Hidup 4. Dagind Sapi 5. Daging Babi 6. Karkas Kambing 7. Telur Ayam Ras 8. Pakan Petelur Starter 9. Pakan Petelur Grower 10. Pakan Layer 11. Pakan Pedaging Starter 12. Pakan Pedaging Finisher 13. Kulit Sapi 14. Kulit Kambing

2.500 18.000 50.000 105.000 50.000 100.000 19.500 6.000 5.700 6.600 7.000 7.200

3.000 22.000 60.000 120.000 60.000 110.000 22.000 6.650 5.900 7.000 8.500 8.000 18.000 12.000

Sumber: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

Sedapnya Hilang Hingga akhirnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka rekaman hasil sadapan tentang pembicaraan antara Sutan dengan Rudi. Sedapnya hilang, ngeri pun datang. Saksi pernah bicara soal THR? tanya JPU KPK, Riyono, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (25/2). Jawab Sutan, Tidak pernah . Ketua DPP Partai Demokrat itu terus membantah anggapan pernah berbicara soal THR dengan Rudi Rubiandini. Sampai akhirnya JPU membuka isi sadapan percakapan mereka terkait soal itu. Sutan: Halo Assalamulaikum Rudi: Walaikumsalam Sutan: Pak profesor jadi ke luar negeri? Jadi kan ke luar negeri? Enggak jadi kan? Rudi: Enggak, enggak jadi saya. Sutan: Jangan lah, kita mau ramadhan ini, yang menghadapi ramadhan ini yang punya oil dan gas rame, bisa pening kita ini. Rudi: Hahahaha. Beres-beres. Sutan: Tapi yang penting nanti habis ramadhan kita refund lagi maen golf, kalau bisa nanti diatur lagi Pak Herman nanti ya. Rudi: Beres Sutan: Saya sudah dengar di mana-mana, itu Pak Rudi lagi keranjingan golf, wah bisa dimainkan nih barang

bertanggung jawab dalam melakukan politik uang. Sinyalemen kita meningkat, adanya penangkapan di berbagai daerah. Dengan uang palsu yang digunakan kita awasi, ujar Sutarman, Selasa (25/2). Karenanya, dia berharap masyarakat lebih cerdas dalam

Expo Pemanfaatan Limbah Industri dan Rumah Tangga

Peluang Bisnis Kreatif Dari Kepedulian Lingkungan PONTIANAK-RK. Limbah industri maupun rumah tangga jika dimanfaatkan dengan baik akan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Sebab itulah, Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah (Lazis) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Expo Pemanfaatan Limbah Industri dan Rumah Tangga yang akan diadakan pada 25-29 Maret 2014 di Halaman Asrama Haji, Jalan Sutoyo Pontianak. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan limbah. Artinya, membangkitkan kepedulian masyarakat untuk peduli terhadap lingkungannya, ungkap Hendra SE, Ketua Panitia Expo Pemanfaatan Limbah Industri dan Rumah Tangga, ketika ditemui Rakyat Kalbar, Minggu malam (23/2). Kelestarian alam, kata Hendra, merupakan faktor utama menunjang kelangsungan hidup manusia. Pengelolaan lingkungan hidup atau sumber daya alam yang tepat akan member manfaat bagi kehidupan. Sebaliknya, ekploitasi berlebihan terhadap lingkungan hidup akan mendatangkan bencana.

JAKARTA - Hakim asal Pengadilan Negeri Ternate M. Reza Latuconsina tak kuasa menahan tangis dan langsung melakukan sujud syukur setelah mendengar putusan Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang tidak memecatnya akibat kasus perselingkuhan. Sekitar lima menit lamanya, Hakim Reza melakukan sujud syukur di dalam ruang sidang Wiryono, Gedung Utama Mahkamah Agung pada Selasa (25/2). Sambil menyeka airmata, ia bangun dan mengucapkan terimakasih pada majelis. Saya menerima keputusan Majelis Kehormatan Hakim dan mengucapkan terimakasih, ujar hakim Reza sambil menyeka airmata. Setelah itu, Reza langsung menjabat tangan semua anggota MKH sambil tersenyum bahagia. Dalam kasus ini hakim Reza dilaporkan berselingkuh dengan Sinta Haji Ali, seorang panitera pengganti lokal, di Pengadilan Negeri Ternate. Itu dilakukannya di rumah dinas. Sebelumnya, oleh MA, hakim Reza direkomendasikan untuk dipecat. Namun, dalam MKH ia hanya diberi sanksi disiplin berat berupa nonpalu atau tidak menangani perkara dan tidak terima tunjangan selama dua tahun. Tetapi di MKH dia mendapat sanksi disiplin berat tidak sampai pemecatan karena melihat sejumlah pertimbangan, kata anggota majelis MKH Taufiqurrahman Syahuri usai sidang hakim Reza. (flo/jpnn) H a k i m R e z a Pe r n a h S e m b u ny i k a n S e l i n g k u h a n d i L e m a r i JAKARTA - Hubungan gelap antara hakim Pengadilan Negeri Ternate Reza

Setelah peduli, kita dorong masyarakat agar menjadi cerdas dan kreatif. Berikan pemahaman dan edukasi yang tepat dalam memotivasi masyarakat menciptakan karya-karya dengan bahan baku dari limbah tersebut, sambungnya. Sampah atau limbah, kata Hendra, selalu menjadi masalah kompleks bagi masyarakat, baik organik maupun anorganik. Jumlah limbah selalu meningkat dari waktu ke waktu seiring tingginya tingkat konsumsi dan kurang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, serta sangat minim kemampuan untuk memanfaatkannya. Padahal, imbuhnya, jika limbah dimanfaatkan dengan baik dapat memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mengurangi tingginya jumlah limbah serta meningkatkan upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat. Dalam kegiatan ini akan diberikan edukasi mengenai cara-cara mengolah limbah, baik industri maupun rumah tangga. Yang pada akhirnya akan membuka peluang bisnis bagi masyarakat, ulas Hendra. Kegiatan ini akan diikuti berbagai pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) yang bergerak di bidang industri kreatif, khusus-

nya di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Dalam pelaksanaannya nanti, stand-stand pameran akan dibagi menjadi beberapa centra, diantaranya Centra Promosi, Edukasi, Sejati, Kuliner, dan Seni. Selain itu, kami juga membuka kesempatan sekaligus mengajak siapapun atau instansi apapun untuk dapat bergabung bersama kami menjadi pelopor dalam memanfaatkan limbah di Bumi Khatulistiwa , imbau Hendra. Ditemui terpisah, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kubu Raya, Mohamad Qadhafy, menyatakan dukungannya pada kegiatan positif tersebut. Hal-hal seperti inilah yang jarang terpikirkan oleh orang awam, dan sudah sepatutnya diberikan apresiasi dan didukung. Barang-barang yang tadinya tidak bernilai, menjadi bernilai. Tidak perlu pusing mencari akses permodalan. Kesulitan mencari lowongan kerja pun bisa teratasi, asal ada kemauan. Ayo kita ubah mindset masyarakat yang pasif menjadi aktif melalui kegiatan ini, tandasnya. Bagi yang ingin berkontribusi dalam kegiatan ini, silahkan menghubungi panitia di Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqah (Lazis) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Komplek Lembaga Pendidikan Muhammadiyah, dengan nomor telepon 0561-736975, atau menghubungi via seluler 081345450767. (dh)

Profesor Rhoma Irama

Latuconsina dan kekasihnya panitera pengganti lokal Sinta Ali Haji terkuak setelah keduanya digerebek warga di rumah dinas hakim Ternate pada Oktober 2013. Hal ini diungkapkan Ketua Majelis Kehormatan Hakim (MKH) Imron Anwari di ruang Wiryono, Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat pada Selasa malam (25/2). Saat itu yang menggerebek adalah lurah di kampung tersebut, bersama sejumlah pemuda, seorang wartawan, serta ayah mertua Reza. Saat kejadian itu, terlapor dan istri sedang pisah rumah. Istri terlapor sedang berada di rumah orangtuanya, ujar Imron saat membacakan kronologi penggerebekan setelah selesai memeriksa Reza secara tertutup. Saat digerebek, kata Imron, Reza menyangkal ada perempuan di kamarnya. Ia pun membantah hal yang sama ketika diberondong pertanyaan oleh ayah mertuanya. Setelah terus membantah, warga akhirnya memaksa masuk ke rumah Reza. Di dalam ka-

marnya, ditemukan Sinta yang tengah bersembunyi dalam lemari pakaian. Saat digerebek, keduanya masih berpakaian lengkap. Terlapor sempat berbohong pada ayah mertua bahwa tidak ada perempuan di rumahnya, sambung Imron. Sebelumnya, Imron menyatakan, isu hubungan antara Reza dan Sinta sudah tercium di PN Ternate. Akibatnya, keduanya sempat diperiksa di Pengadilan Tinggi Ternate Utara. Istri Reza dan suami Sinta juga dipanggil saat itu untuk diperiksa sebagai saksi. Namun, ketika itu Reza membantah hubungannya dengan Sinta. Pengadilan tinggi akhirnya meminta keduanya untuk membatasi komunikasi dan jarak. Baru diketahui setelah penggerebekan tersebut, tandas Imron. (flo/jpnn) TEKS. Hakim Pengadilan Negeri Ternate Reza Latuconsina saat menjalani sidang kode etik di ruang Wiryono, Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat pada Selasa malam (25/2). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com

JAKARTA-RK. Raja dangdut Rhoma Irama bakal maju sebagai calon presiden di Pemilu 2014. Baru-baru ini muncul kabar mengejutkan darinya soal embel-embel gelar profesor, seperti yang tercantum dalam spanduk sosialisasi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebag ai kendaraan politik yang digunakan Rhoma menuju kursi RI 1 mengaku tidak tahu asal usul gelar profesor tersebut. Saya tidak tahu itu profesornya dari mana, ujar Ketua DPP PKB Marwan Ja far saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (25/2). Dia mengaku belum menanyakan secara langsung kepada Rhoma Irama dari mana gelar profesor didapat. Universitas apa. Saya betul-betul tidak paham soal profesor itu, tegas Marwan yang juga Ketua Fraksi PKB di DPR. Beredar kabar, Rhoma Irama mendapatkan gelar profesor honoris causa (Profesor HC) dari American University of Hawaii. Pemberian gelar itu dinilai melanggar aturan lantaran bertentangan dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi. Gelar itu juga menjadi polemik karena profesor atau guru besar disematkan bagi peneliti yang telah mengabdi lama di perguruan tinggi, dan dianggap sebagai pakar salah satu bidang keilmuan. Padahal, Rhoma Irama sendiri tidak pernah menjadi pengajar di perguruan tinggi. (rmol)

.....................................................................................................................................................................................................................................................................dari halaman1

Rudi: Hahahahaha Sutan: Apalagi kalau ilmunya pakai tangan satu Pak Rudi tuh mantap kita kaget-kaget loh itu. Tanya itu orang-orangnya Pak Rudi, eh itu kok Pak Rudi itu masuk terus itu. Gila juga ilmunya. Sutan: Pak Rudi seperti yang tadi malam biar clear, Pak Herman jam berapa bisa ketemu bapak, kan tadi sama saya, cuma tadi enggak usahlah kita sudah sepakat enggak ke sana biar Pak Herman lah. Rudi: Hari ini kan agak full ini, saya bisanya, tapi saya sms ke Pak Herman deh saya cek dulu jadwalnya. Sutan: Tapi kalau bisa sih as soon as possible supaya barang ini tidak jadi basi dan enggak bagus. Rudi: Kalau nanti malam Sutan: Itu lebih bagus. Saya sudah jelaskan ke Pak Herman nanti akan sampaikan ke bapak. Rudi: Tapi sesudah buka, saya dapat buka di tempat lain. Sutan: Oke kalau gitu nanti Pak Herman sms bapak habis isya ya? Rudi: Ya lewat sekitar jam delapanan Sutan: Jam delapanan ya. Iyalah biar clear, ini kan menyangkut produksi bapak nanti. Lebih cepat lebih bagus, sip ya? Rudi: Makasih

Berharap Rakyat

@ENTREPRENEURSID

Menangis, Hakim Reza Langsung Sujud Syukur depan MKH

OBLIGASI Kode Efek Vol BIO (Miliar Rp) ORI010 194,59 FR0071 635,74 FR0068 234,48 FR0070 3308,36 FR0027 170,00 GBRB0029NvBV 460,00 FR0059 200,00 GBRB0020MyBV 184,00 FR0035 300,00 FR0035 300,00

7

Rabu, 26 Februari 2014

Produk yang berkualitas akan meningkatkan daya saing. Sales pun akan meningkat dan loyalitas konsumen terjaga.

Sumber: Bank Indonesia

Dow Jones Industrial Average Nasdaq Composite Shanghai Composite Hangseng Index Kuala Lumpur Stock Exchange Nikkei 225 Osaka Straits Times Singapore Korea Composite FTSE 100 London

RAKYAT KALBAR

Sutan: Makasih banyak Pak Rudi ya, salam, Assalamualaikum Rudi: Walaikumsalam. JPU KPK, Riyono, lantas bertanya ke Sutan tentang suara dalam rekaman hasil sadapan itu. Sutan mengaku mengenalnya. Antara saya dengan Pak Rudi, ucapnya. Jaksa juga mengonfirmasi soal pernyataan Sutan pada detik ke-20. Saya ingin konfirmasi kita sudah mau Ramadan ini, kawan-kawan yang menghadapi Ramadhan ini yang punya oil dan gas rame, bisa pening kita ini. Kemudian Pak Rudi bilang beres , ini bahas apa? tanyanya. Sutan menjawab, pembicaraan soal itu tidak ada kaitannya dengan THR. Menurutnya, pembicaraan itu terkait orang-orang yang ingin minta perizinan. Tidak ada urusan dengan orang-orang Ramadan THRTHR. Waktu itu pak rudi mau ke luar negeri saya bilang Pak Rudi jangan ke luar negeri karena nanti izin-izin orang gimana orang mau cari izin minyak sama gas. Kalau pergi siapa yang tandatangani. Kita pening kalau lifting kita turun. Pak Rudi mau naikkan lifting minyak, makanya jangan keluar negeri dulu, terang Sutan. Dia juga mengakui bahwa

staf ahlinya, Irianto Muhyi, pernah ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sutan mengklaim mengetahui itu setelah bertanya langsung ke Irianto. Dia (Irianto) bilang pernah ke sana, ke ESDM, aku Sutan. Sebelumnya, bersaksi juga untuk terdakwa Rudi Rubiandini, mantan Kepala Biro Keuangan ESDM, Didi Dwi Sutrisno Hadi menyatakan, dirinya diperintahkan Waryono Karyo, yang saat itu menjabat sebagai Sekjen ESDM, mengirimkan kepada Ketua Komisi VII DPR RI dan anggotanya. Menurut Didi, uang tersebut berasal dari SKK Migas senilai 140 ribu US Dollar. Saya masukkan dalam amplop. Amplop saya tulis P untuk pimpinan, A untuk anggota dan S untuk sekretariat Komisi VII, kata Didi di hadapan Majelis Hakim. Didi memperinci, untuk pimpinan senilai 7.500 US Dollar; anggota senilai 2.500 US Dollar, sementara sekretariat Rp 2.500 US Dollar. Untuk pimpinan sebanyak 4 amplop dan anggota 43 amplop, sekretariat 1 amplop, tegasnya. Ia mengaku tidak berani menyerahkan uang itu kepada Komisi VII. Sehingga ia menghubungi Sekretariat Komisi VII, Irianto pada 12 Juni. Irianto yang merupakan staf Ketua Komisi VII DPR itu

yang kemudian menerimanya. Tas berisi amplop saya serahkan ke dia. Dan ada tanda terimanya. Itu sudah saya serahkan ke penyidik, katanya. Didi juga menerangkan bahwa ada kiriman tahap kedua dari pihak SKK Migas sebesar 50 ribu US Dollar. Untuk yang kiriman kedua, saya lupa namanya (dari siapa). Tapi mengaku dari SKK Migas, terangnya. Uang tahap kedua itu dilaporkan ke Sekjen. Pak sudah ada. Tapi hanya 50 Ribu US Dollar. Oh cuma 50 ribu saja, nanti marah, kata Didi meniru pernyataan Sekjen, saat rapat di DPR. Sambung Didi, uang itu disimpan di Biro Keuangan. Hingga Rudi ditangkap dana itu masih tersimpan. Saya tidak tahu uanguang itu untuk apa, pungkasnya. Meski mengakui Irianto pernah ke ESDM, Sutan membantah bahwa stafnya mendapat bingkisan berupa uang. Irianto, lanjut dia, hanya dititipkan dokumen. Pernah ke sana, ngambil dokumen. Katanya itu untuk pimpinan Komisi VII, tutur Sutan. Sutan menyatakan, dokumen itu dititipkan Irianto kepada Iqbal. Iqbal, sambung Sutan, sering datang ke tempatnya. Kadang-kadang ikut bantubantu kita, ucapnya. Saudara pernah tanya ke Iqbal soal dokumen? tanya jaksa.

Iqbal itu pak tidak bertemu lagi karena kecelakaan, jawab Sutan. Sutan juga mengatakan, pihak ESDM tidak pernah ke tempatnya untuk memberikan bingkisan. Tidak, kata dia singkat. Pertemuan di Hotel Crowne Kemudian, ketika dicecar JPU KPK soal pertemuan Sutan dengan Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini, pada Juli 2013, di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Sutan mengakui. Pertemuan di hotel itu diduga membicarakan soal THR untuk anggota Komisi VII. Sutan menjelaskan, pertemuan di hotel itu untuk agenda buka puasa bersama antara Komisi VII dengan seluruh mitra termasuk SKK Migas. Menurutnya, semua anggota Komisi VII diundang, tapi karena bulan puasa maka tidak ada yang datang. Dia juga akui ada pembicaraan khusus dengan Rudi, kala itu. Namun, saat itu Sutan hanya mengkonfirmasi ke Rudi apakah mengenal seseorang bernama Deni. Saya tanya ke Pak Rudi apakah kenal dengan Deni, dia jawab tidak , ujar Sutan. Selain itu, Sutan mengakui ada pertemuan di Bimasena, kompleks Bidakara, Jakarta. Ia mengaku datang ke Bimasena untuk bertemu temannya, tetapi dia pun kaget karena di situ sudah ada Rudi Rubiandini. Padahal, sebelumnya Rudi mengaku padanya bahwa dirinya sedang sakit.

Mengenai pertemuan di Hotel Crowne dan Bimasena itu tercantum pula di dalam dokumen yang diduga kuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sutan Bhatoegana pada November 2013, yang bocor ke media massa beberapa waktu lalu. Dalam BAP itu, pertemuan di Hotel Crowne juga menjadi isi perjanjian Sutan dengan orang bernama Sartono, yang satu hari sebelumnya menelepon Sutan. Sartono mengaku utusan dari Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Di Hotel Crowne, dua orang bernama Eka Putra dan Deni Karmaina datang. Saat bertemu, Eka mengenalkan t e m a n ny a y a n g b e r n a m a Deni sebagai teman dari Ibas. Sedangkan, dalam pertemuan di Bimasena, kompleks Bidakara, Jakarta, Sutan sebetulnya berharap bertemu Ibas sendiri. Namun, Eka langsung mengajak Sutan ke sebuah ruangan di mana sudah ada Rudi Rubiandini, Sartono dan Deni. Sartono meminta agar Sutan mendukung rencana pemenangan PT Rekayasa Industri yang sedang mengikuti tender di SKK Migas. Tapi, Sutan menolaknya dan ingatkan pesan SBY bahwa tidak boleh ada kongkalikong semacam itu. Re-editing : Mohamad iQbaL

.....................................................................................................................................................................................................................................................................dari halaman1

menerima pemberian uang dari pihak tertentu. Terutama, pemberian yang berkaitan dengan jual beli suara. Kita harapkan agar rakyat itu memilih wakil rakyatnya, dan capres atau cawapres nanti dengan hati yang tidak dipengaruhi uang, pinta Sutarman.

Selain itu, di depan Ketua MPR, mantan Kabareskrim Polri ini menegaskan akan menindak tegas orang atau sekelompok massa yang menggerakkan pihak lain agar tidak menggunakan hak pilihnya atau Golput dalam Pemilu 2014 mendatang. Polri sesuai dengan kewenangan

dan perintah undang-undang akan menindak tegas siapa saja yang menggerakan pihak lain untuk tidak ikut Pemilu, kata Sutarman.Polri, lanjutnya, harus mengambil posisi tegas tersebut guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap warga negara yang sadar akan haknya dalam sebuah Pemilu,

sehingga bebas dari berbagai pengaruh dan pada akhirnya menghasilkan wakil rakyat yang sesuai dengan pilihan masing-masing. Menyinggung kemungkinan bisa atau tidaknya sekelompok orang yang menggerakkan Golput diproses secara pidana, Sutarman menjelaskan, hal itu

sangat tergantung dari pasalpasal yang nantinya diberlakukan. Kalau ada pasal-pasal yang dilanggar oleh siapapun dan pasal tersebut tegas dan lugas, Polri pasti menegakkannya secara konsisten, ujarnya. Re-editing : Mohamad iQbaL

KEHILANGAN BPKB Mobil Honda Sedan KB 146 AC, NR :SH4-54903556 NM:N-A403796 A/N: SURYAWATI BPKB tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.


RABU, 26 FEBRUARI 2014

Football

Ozil Giaccherini Dipolisikan Resmi Dijual Fotografer ke Sunderland

Mesut Ozil dilaporkan oleh seorang fotografer ke polisi dengan tuduhan tabrak lari. Seorang fotografer mengaku ditabrak oleh gelandang serang Arsenal itu pada Jumat malam di London. Fotografer tersebut tengah berusaha mengambil foto Ozil ketika kemudian Ozil menginjak pedal

gasnya. Sang fotografer pun tertabrak hingga tangannya mengalami luka. Ozil sendiri tak berhenti dan terus melaju setelah kejadian itu. Arsenal sendiri ketika dikonfirmasi tidak mau memberikan keterangan. Mereka mengatakan bahwa pihak klub tidak mau terlibat dalam kehidupan pribadi para pemainnya. (*)

Kamis, 27 Februari 2014 LIVE, 02.00 WIB

SCHALKE

VS

REAL MADRID

Waspadai Line Serang El Real DALAM pertemuan perdana melawan sang tamu Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions 201 3/14 leg pertama, Kamis (27/2),Schalke wajib memerhatikan barisan pertahanan mereka. Pasalnya, ketajaman lini serang El Real bukanlah sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata. Di fase grup, Iker Casillas dan kawankawan telah menggelontorkan total 20 gol, terbanyak dibandingkan tim-tim lain. Cristiano Ronaldo memberi kontribusi terbesar dengan sembilan golnya, rekor gol terbanyak sepanjang sejarah fase grup Liga Champions. Selain itu, Madrid juga selalu mencetak minimal dua gol dalam ketiga laga tandangnya di Liga Champions musim ini (Galatasaray 1-6 Madrid, Juventus 2-2 Madrid, FC Copenhagen 0-2 Madrid). Hal ini menunjukkan bahwa sang pemegang sembilan gelar tak hanya tangguh dan produktif di kandang (Madrid 4-0 FC Copenhagen, Madrid 2-1 Juventus, Madrid 4-1 Galatasaray), tapi mereka juga ganas meski tampil di markas lawan. Rekor tandang Madrid melawan tim-

tim Jerman di kompetisi Eropa memang mengecewakan (M1 S6 K17). Musim lalu, Madrid bahkan dihajar Borussia Dortmund 1-4 di Signal Iduna Park dan akhirnya tersingkir dari semifinal dengan agregat 3-4. Madrid ingin memperbaiki statistik mereka di tanah Jerman dan Schalke siap menghadang. Namun, sanggupkah pasukan Jens Keller melakukannya? Di fase grup, Schalke hanya kebobolan enam gol dan finis sebagairunner-up Grup E mendampingi Chelsea. Bisa dibilang, lini belakang Schalke cukup tangguh untuk meredam serangan lawan. Hanya saja, melawan Madrid, Schalke terancam tak diperkuat sejumlah pemain bermental defensif andalannya yang cedera. Dilansir situs resmi UEFA, ada dua nama yang pasti absen dari kubu Schalke, yakni bek kiriDennis Aogo (lutut) dan gelandang bertahan Marco Hoger (lutut). Sementara itu, bek sentral Benedikt Howedes (paha) dan bek kananAtsuto Uchida (paha) diragukan bisa fit 100 persen untuk bentrokan di Veltins-Arena. Dengan full-team pun, Schalke diyakini

GALATASARAY VS CHELSEA, Pelatih Besiktas, Slaven Bilic, belum lama ini mencoba mengirim sinyal peringatan pada Chelsea dengan menyebut kandang Galatasaray, Ali Sami Yen atau juga disebut Turk Telekom Arena, memiliki atmosfer yang luar biasa intens dan sulit untuk ditaklukkan. Bilic sendiri belum lama ini memimpin kubunya melawan Galata di salah satu stadion yang disebut tergaduh di dunia tersebut. Besiktas akhirnya kalah 1-0 melalui penalti Selcuk Inan. Sang pelatih menyebut jika tidak waspada, maka Chelsea bisa mengalami nasib serupa di tangan anak buah Roberto Mancini. Melihat performa Minggu lalu, maka anda akan katakan Chelsea layak untuk menang. Namun melihat Galatasaray bermain melawan Juventus, imbang 2-2 di Turin dan menang 1-0 di sini, mereka bisa jadi amat berbahaya, tutur Bilic menurut laporan The Telegraph. Atmosfer di sini amat brilian, amat antusias, amat gaduh. Namun Chelsea mungkin

bakal kesulitan meredam gelombang serangan Madrid yang diotaki Ronaldo (9 gol), Angel Di Maria (3 gol), Gareth Bale (2 gol), Isco (2 gol) maupun Karim Benzema (2 gol). Dengan barisan defensif yang compangcamping, bagaimana nasib mereka? Dalam laga terkini, menjamu klub sekelas Mainz di Bundesliga akhir pekan kemarin, Schalke hanya bisa bermain imbang tanpa gol. Madrid jelas berada di level yang berbeda dibandingkan Mainz. Apakah itu pertanda Schalke bakal dipaksa menyerah di hadapan pendukungnya sendiri? Akankah tren minimal dua gol tandang Madrid di Liga Champions musim ini berlanjut? Salah seorang penggawa Schalke, KevinPrince Boateng, menyebut bahwa rekan setimnya harus merapatkan jarak antar lini jika mereka ingin mengimbangi perlawanan Real Madrid di leg pertama 16 besar Liga Champions tengah pekan ini. Schalke baru saja bermain imbang tanpa gol kala melawan Mainz di Bundesliga. Jarak antar lini yang terlalu lebar disebutsebut menjadi salah satu faktor kegagalan

tim asuhan Jens Keller. Boateng pun tak ingin hal yang sama terulang kala Los Galacticos menyambangi mereka akhir pekan ini. Melawan Real, kami harus memastikan bahwa tiap pemain selalu berdekatan satu sama lain dan tidak memperbolehkan mereka untuk masuk dalam permianan, tuturnya pada situs resmi klub. Posisi Schalke yang tak diunggulkan juseteru membuat kiper Schalke Ralf Fahrmann antusias. Menurut pemain berusia 25 tahun ini posisi tersebut harus bisa dimanfaatkan dengan bermain tanpa beban. Terkadang lebih mudah bagi kami jika bertanding tanpa membawa beban apapun ke lapangan. Kami hanya perlu tetap kompak dan memanfaatkan peluang yang ada, ungkap Fahrmann. Kami pasti mendapatkan kesempatan dalam laga lawan Madrid dan akan berusaha memanfaatkannya. Tentu saja kami bukan unggulan di laga ini, namun kami akan berusaha mengambil keuntungan dari status underdog kami untuk memberikan kejutan.

Sementara itu, legenda Real Madrid yang juga pernah membela Schalke,Raul Gonzalez, menyebut The Royal Blues perlu mendobrak batas penampilan mereka untuk bisa mendapat hasil positif dari Los Blancos di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions tengah pekan ini. Schalke akan menjamu Madrid di Gelsenkirchen dengan bermodalkan hasil imbang 0-0 atas Mainz di kandang sendiri di Bundesliga pekan lalu. Tugas melawan kubu Carlo Ancelotti bertambah sulit, karena lawan sedang dalam kondisi moral yang amat baik menyusul sukses menggeser Barcelona di puncak klasemen La Liga. Saya percaya Schalke harus bermain di luar batasan yang mereka miliki untuk bisa tampil baik di dua laga, tutur Raul. Setiap pemain yang ada di lapangan perlu memberikan 120 persen dan menggunakan potensi yang ada semaksimal mungkin. Dengan sedikit keberuntungan maka langkah mereka akan semakin ringan, pungkasnya. (*)

Hati-hati The Blues !

akan menyukai itu, pungkasnya. Striker Galatasaray, Didier Drogba mengharap dirinya tampil baik dalam pertandingan dini hari nanti. Striker asal Pantai Gading itu sebelumnya pernah menghadapi The Blues kala masih berseragam Marseille, namun menurut sang pemain kala itu penampilannya amat buruk. Membela Galatasaray di Turk Telekom Arena, Drogba tidak ingin kejadian yang sama terulang. Meski ia mengakui bahwa hal tersebut akan sulit dilakukan karena ia pasti akan merasa sedikit emosional ketika menghadapi mantan klubnya. Saya merasa hebat bisa bermain melawan tim yang pernah saya bela, namun ketika anda emosional seperti saya maka itu akan menjadi hal yang sulit. Namun saya harus profesional dan menghormati seragam yang saya kenakan, tutur Drogba. Saya harap nanti akan lebih baik daripada ketika saya menghadapi Chelsea di Marseille. Itu amat buruk! Itu memang berbeda karena kami sudah lolos ke babak berikutnya. Saya hanya akan menikmati semua ini. Kali ini kami harus lolos, tekadnya. Namun bukan berarti pemain yang pernah mengantarkan Chelsea juara Liga Champions itu meremehkan anak asuh Mourinho. Ia bahkan tanpa ragu menyebutkan bahwa Chelsea adalah tim favorit. Tentu saja (mereka adalah favorit). Tentu kami

lebih memilih untuk memainkan leg pertama di sini, di kandang. Kami perlu mencetak gol sebanyak mungkin di leg pertama laga ini, pungkasnya. (*) Di kubu Chelsea, kondisi David Luiz dan John Obi Mikel yang masih belum fit 100 persen membuat pelatih Chelsea, Jose Mourinho cemas. Sadar tak mudah meraih kemenangan di Istanbul, Mourinho berharap bisa menurunkan skuad yang komplet. Luiz dan Mikel tak diturunkan saat Chelsea mengalahkan Everton 1-0 di Liga Primer Inggris, Sabtu (22/2). Mourinho berharap kedua pemain tersebut bisa pulih saat menghadapi Galatasaray karena The Blues dipastikan tak bisa diperkuat Nemanja Matic karena sudah pernah tampil di Liga Champions sebelumnya. Kami memiliki waktu tiga hari untuk melihat kondisi terakhir Luiz dan Mikel. Tapi saya tak tahu apakah mereka bisa pulih tepat waktu. Setidaknya saya berharap salah satu dari mereka bisa bermain karena kami tak bisa menampilkan Matic, kata Mourinho. (*)


PATROLI

Rakyat Kalbar Rabu, 26 Februari 2014

Langganan : 0561768677 (Hunting) 081254660990 (Davy) / 081345479786 (Santo)

Hukum dan Keadilan

Senjata tajam dan senapan angin yang diamankan di Markas KP3L. S A /R K YAMSUL

RIFIN

AKYAT

ALBAR

Puluhan Senjata Tajam dan Senapan Angin Diamankan PONTIANAK -RK. Kepolisian Sektor Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Laut (KP3L) Pontianak mengamankan puluhan senjata tajam dan satu unit senapan angin dari penumpang kapal yang akan bertolak ke Jawa, di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Senin (24/2) malam. Polisi juga mengamankan calo tiket jurusan Pontianak-Singkawang yang diindikasikan menaikkan tarif hingga tiga kali lipat. Puluhan senjata tajam dan senapan angin diamankan saat kepolisian Dwikora saat melakukan razia penumpang. Polisi meminta para penumpang untuk menyerahkan senjata tajam yang dibawanya. Tidak hanya meminta untuk menyerahkannya, tetapi pihak kepolisian menggeledah barang bawaan penumpang. Senjata tajam dan senapan angin ini diamankan untuk antisipasi kejahatan yang terjadi di dalam kapal, terutama perkelahian, ungkap AKP Firdaus, Kapolsek KP3L Pontianak, Selasa (25/2) siang. Firdaus mengatakan, jajarannya juga mengamankan tiga calo tiket, baik penumpang kapal maupun bus angkutan antar kabupaten dalam provinsi. Ini terus kami lakukan. Karena sering adanya laporan dari para penumpang tentang melonjaknya harga tiket. Terakhir ditemukan tiket bus jurusan daerah hingga tiga kali lipat, ungkapnya. Halaman 15

Syamsudin (jacket abu-abu), Rosadi (kemeja kotak-kotak merah) dan Samitro (baju orange) diamankan Jajaran Kepolisian Sektor Pontianak Selatan. O

ADE CP/ RAKYAT KALBAR

Kakek Bercucu Empat CSYA

Curi Sepeda Motor PONTIANAK-RK. Pencurian sepeda motor (Curanmor) tidak hanya dilakukan oleh kalangan remaja maupun dewasa. Jajaran Polsek Pontianak Selatan menangkap tiga pria separuh baya. Bahkan salah satunya sudah

bercucu empat. Ketiga kakek-kakek ini, Samitro alias Pak De Bin Miran, 64, warga Jalan Suwignyo, Gang Kemakmuran II No 04, Pontianak Kota. Sedangkan Syamsudin, 56, dan Rosadi, 55,

keduanya warga Tebas, Kabupaten Sambas. Mereka ditangkap di kediamannya masing-masing. Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Dudung Setyawan mengungkapkan, penangkapan ketiga pelaku

Curanmor itu merupakan hasil pengembangan kasus. Polisi mengetahui keterlibatan serta keberadaan ketiga pria tua tersebut dari tersangka yang Halaman 15

Operasi Panah Ringkus Dua Pelaku Curanmor Dua Pemuda Curi Sepeda Motor P ONT IANAK -RK. Jajaran Polsek Pontianak Kota meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor), Rian Wahyu Sumantri, 18, warga Jalan Tani Makmur, Gang Wonodadi III, dan M Rudi Alfin alias Dedek, 18, warga Jalan Perdana, Gang Sejahtera, Pontianak Selatan. Keduanya ditangkap setelah kedapatan melakukan transaksi sepeda motor hasil curian di Jalan Veteran. Sepeda motor itu

mereka curi di Jalan Dr Wahidin, Komplek Batara I, Pontianak Kota itu. Penangkapan ini berdasarkan laporan polisi (LP) pada 17 Februari kemarin, ungkap Kompol Amad Mukhtar, Kapolsek Pontianak Kota, Selasa (25/2) sore. Pengakuan kedua tersangka, sudah belasan kali melakukan pencurian. Barang-barang yang dicurinya seperti burung peliharaan, Halaman 15

S AMBAS -RK. Operasi Panah 2014 Polres Sambas yang dilaksanakan mulai Senin (24/2) lalu mengamankan dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor). Operasi panah ini dilaksanakan selama 14 hari dan fokus pada pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan Curanmor. Kedua pelaku ini mencuri sepeda motor di Kecamatan Selakau dan Kecamatan Sajad. Dalam operasi ini kita berhasil mengamankan Hermansyah alias Amat bin Mahnan, 21, warga Dusun Beringin Tunggal Rt 02/01 Desa Perigi Limus, Kecamatan Sejangkung. Dia mencuri Yamaha Zupiter Z hijau KB 2556 KS di Kecamatan Sajad, kata AKP Jajang SKom, Kasat Reskrim Polres Sambas, Selasa (25/2). Sebelumnya, Minggu, (23/2) lalu,

GRAHA PENA KALBAR Dengan lokasi strategis dan area parkir yang luas, sangat cocok untuk aktifitas: - KANTOR - SEMINAR - WORKSHOP

- MEETING - TRAINING - PSIKOTES

jajaran Polres Sambas mengamankan Herman alias Kako, 41, warga Dusun Mukmin, Rt 06/03 pelaku Curanmor di Dusun Gemuruh, Rt 08/09 Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur. Kako merupakan warga setempat. Dia mencuri sepeda motor KB 4343 C warna orange kehitaman yang diparkir sembarangan dengan kunci menempel di sepeda motor, jelas Jajang. Hermansyah sudah diamankan di Mapolres Sambas beserta barang buktinya. Sedangkan Kako dititipkan di Mapolsek Selakau beserta barang buktinya. Akibat Halaman 15

Hermansyah diamankan di Mapolres Sambas beserta barang bukti. M R / R K IDHO

AKYAT

ALBAR

Jalan Arteri Supadio (Ayani II) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat MENYEWAKAN

Meeting Room berkapasitas hingga 100 pax Dengan Fasilitas: - Full AC - Flipchart & Markers - Portable Screen - White Board - Mineral Water - Wifi Zone - LCD 27 Inch (sewa terpisah) - Katering (sesuai order)

Telepon: 0561 - 768677 Contact Person: 081 254 660 990


10

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014

KUBU RAYA

Atraksi Udara Warnai Langit Kalbar SUNGAI RAYA-RK. Menjelang pelaksanaan Pontianak Air Show, perhelatan kelas nasional yang diadakan Pemprov bersama Lanud Supadio resmi dibuka untuk umum pada 27 Februari hingga 2 Maret 2014 di Skadron Lanud Supadio Pontianak. Persiapan demi persiapan dimatangkan oleh prajurit AU yang ingin menampilkan pertunjukan yang sempurna, agar tampil maksimal pada saat pertunjukan udara berlangsung. Komandan Lanud Supadio, Kolonel Pnb Ir Novyan Samyoga menjelaskan, personil angkatan udara saat ini sedang melakukan geladi bersih, mulai dari simulasi rifling dari Heli Super Puma dari Lanud Atang Sendjaja Bogor, hingga simulasi penyelamatan dan juga atraksi akrobatik tiga pesawat hock seri 100/200. Danlanud mengatakan, mendekati pelaksanaan Pontianak Air Show, berbagai persiapan sudah dilakukan panitia pelak-

sana. Mulai dari pendirian tenda-tenda pameran, tenda medis, panggung artis ibukota, serta berbagai simulasi atraksi udara juga dilakukan. Tujuannya menyambut even spektakuler di Kabupaten Kubu Raya ini. Persiapan geladi bersih ini dilakukan guna mempersiapkan segala hal yang berkenaan dengan even akbar digelar nantinya. Berbagai persiapan kita lakukan sehingga hasil yang di inginkan dapat tercapai secara sempurna, jelas Novyan. D i k a t a k a n ny a , d e n g a n e ve n a k b a r yang dilaksanakan ini, diharapkan kepada seluruh masyarakat Kubu Raya dan Kalbar umumnya, dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Event ini pertama kali di Kalbar dan dibuka secara umum untuk masyarakat. Silakan beramai-ramai mengunjungi pangkalan TNI AU Supadio Pontianak dengan berbagai hiburan dan atraksi, jelas Novyan. (asy)

ILLUSTRASI

Dua PPK Mengundurkan Diri SUNGAI RAYA-RK. Dua penyelenggara pemilu tingkat kecamatan (PPK) di Kecamatan Terentang dan Batu Ampar secara resmi menyatakan mengundurkan diri. Bukan dikarenakan buruknya kinerja penyelenggara Pemilu, tetapi keduanya ingin fokus pada masing-masing pekerjaan baru mereka. Ketua KPU Kubu Raya, Gustiar menjelaskan, keduanya mundur lantaran masing-masing sibuk dengan pekerjaannya yang baru. Seperti Firdaus di Terentang telah terpilih sebagai kepala desa, kemudian Baharuddin sebagai pegawai di Puskesmas Batu Ampar, sehingga keduanya khawatir

ILLUSTRASI

tidak bisa fokus dan maksimal dalam penyelenggaraan Pemilu yang sudah semakin dekat. Untuk pengganti keduanya sudah kita siapkan dan tetapkan, ujar Gustiar saat ditemui Rakyat Kalbar kemarin. Sementara tujuh PPK lainnya, disebutkan Gustiar hingga kini tidak ada perubahan, masih tetap menjabat sesuai dengan yang telah di-SK-kan. Begitu pula dengan PPS tingkat desa tidak ada perubahan. Sementara untuk KPPS penyelenggara Pemilu di TPS sedang dilakukan proses perekrutan oleh PPS, berlangsung sejak 9 Februari hingga 9 Maret. Setelah KPPS ini direkrut, maka KPU akan mengesahkan-

nya, papar Gustiar. Selain penetapan dan pengesahan petugas penyelenggara Pemilu di dua PPK dan KPPS, tambah Gustiar, KPU juga memprioritaskan agenda Pemilu legislatif yang akan digelar pada 9 April mendatang. Kita sudah mempersiapkan tahapan Pemilu, mulai dari distribusi logistik maupun bimtek kepada penyelenggara Pemilu mulai dari PPK, PPS hingga KPPS, ucap Gustiar yang telah dilantik 17 Februari lalu untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Memang diakui Gustiar, dengan waktu yang sesingkat ini, pihaknya memiliki agenda yang padat. Sehingga ditun-

tut untuk bekerja ekstra dan maksimal, terutama untuk pendistribusian logistik yang selama ini dianggap rawan. Ia pun berharap kepada seluruh Parpol peserta pemilu 2014 ini berperan aktif, menyosialisasikan Pemilu kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, guna menghindari meningkatnya Golput. Termasuk kepada seluruh penyelenggara Pemilu mulai dari PPK, PPS hingga KPPS berperan aktif. Sehingga angka partisipasi pemilih tidak rendah. Masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya seperti yang telah diamanahkan undang-undang, jelasnya. (asy)

GEMA KABUPATEN MEMPAWAH DERAP BESTARI

Strategis Bangun Pelabuhan Laut Kalimantan Barat (Kalbar) membutuhkan pelabuhan laut yang mampu menjadi jalur transportasi keluar-masuknya kapal-kapal besar. Dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Tanjungpura Pontianak, Akhmadali menilai Kota Mempawah strategis untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Pelabuhan yang ada seperti di Kota Pontianak, Pemangkat, Singkawang maupun Ketapang, merupakan pelabuhan sungai yang memiliki keterbatasan kapasitas angkutan kapal. Keberadaan pelabuhan sungai juga dinilai kurang maksimal untuk melayani kapal-kapal angkutan kontainer. Dilihat dari perkembangan kebutuhan transportasi laut saat ini, maka pengembangan pelabuhan sungai untuk melayani kapal kontainer bisa dikatakan tidak ekonomis. Solusinya, yakni membangun pelabuhan laut yang memiliki alur kedalaman lebih dari 10 meter, kata Akhmadali saat memaparkan perencanaan struktur Pelabuhan Mempawah di Gedung Kartini, Mempawah, Selasa (25/2). Akhmadali menjelaskan, kedalaman alur pelabuhan akan mempengaruhi kapasitas kapal yang akan masuk. Misalnya, alur Pelabuhan Pontianak yang hanya memiliki kedalaman 4,5 meter. Maka, ukuran kapal yang bisa melewati alur idealnya dengan bobot di bawah 5.000 DWT. Sedangkan untuk kapal kontainer yang memiliki kapasitas hingga 30.000 DWT atau yang biasa mengangkut 2.000 kontainer ukuran 20 , membutuhkan kedalaman alur mencapai 11,1 meter. Jadi, kita butuh pelabuhan laut yang memiliki kedalaman seperti itu, ujarnya. Perlunya pembangunan pelabuhan laut tersebut, ungkap dia, berdasarkan data sistem informasi yang dihimpun dari PT Pelindo II di Pontianak, arus peti kemas antara tahun 2002‒2004 di Pelabuhan Pontianak mengalami peningkatan yang cukup signifikan mencapai 150.000 Teu s. Nah, diperkirakan angka tersebut akan terus meningkatkan dimasa mendatang. Karenanya, kita harus mempersiapkan pelabuhan yang dapat menjadi jalur utama keluar masuknya kapal-kapal besar. Dan pembangunan pelabuhan laut di Mempawah sangat tepat dan strategis, analisanya. Namun, keberadaan pelabuhan ini nantinya harus dilengkapi dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai. Seperti, dermaga bongkar muat, lapangan tumpuk, marshaling area, alat bongkar muat di dermaga, alat bongkar muat di lapangan tumpuk, straddle, gantry crane, bengkel serta perkantoran dan ruang inspeksi. (fia)

Distribusi Solar Harus Tepat Sasaran Wabup Resmikan SPBN Segedong SEGEDONG. Sulitnya nelayan di Kecamatan Segedong mendapatkan bahan bakar solar sudah teratasi. Selasa (25/2), Wakil Bupati (Wabup) Pontianak, H Rubijanto meresmikan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Segedong. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan uji coba pengisian solar. Pembangunan SPBN Segedong tersebut didirikan oleh pihak swasta, yakni grup AKR Corporindo. Lokasinya mengambil tempat di Jalan Segedong Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong. Kami sangat bersyukur atas terealisasinya SPBN Segedong ini. Sebab, keberadaan SPBN ini sudah sejak lama diupayakan untuk mengatasi persoalan nelayan kita yang kerap kesulitan mendapatkan distribusi bahan bakar solar, kata Rubijanto dalam sambutannya.

Rubijanto mengungkapkan, sejauh ini hanya ada dua buah SPBN yang beroperasi melayani kebutuhan solar masyarakat nelayan di Kabupaten Pontianak. Yakni SPBN Jungkat dan SPBN Sungai Pinyuh. Tentunya, keberadaan dua SPBN tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan solar seluruh nelayan yang ada. Tolong SPBN ini dikelola dengan baik, solarnya harus benar-benar untuk nelayan. Jangan sampai ada yang mengaku-ngaku nelayan kemudian membeli memakai jeriken dan menjualnya kepada pihak lain. Saya sarankan agar diterbitkan kartu identitas nelayan. Agar pendistribusiannya tepat sasaran, saran Rubijanto. Kepada para nelayan, Rubijanto mengingatkan, agar memanfaatkan keberadaan SPBN tersebut untuk kepentingan melaut. Nelayan mesti pro aktif mengawasi dan menolak jika ada pihak-pihak

tidak bertanggung jawab yang mengajak bekerja sama demi kepentingan pribadi. Nelayan juga berpura-pura pergi melaut untuk mendapatkan solar. Setelah mendapatkan solar kemudian dijual kepada pihak lain untuk kepentingan pribadi. Jangan mau menguntungkan orang yang berbuat curang. Manfaatkanlah SPBN ini untuk keperluan menafkahi keluarga, ujarnya. Sementara itu, Pengelola SPBN Segedong, Besful Zubir menerangkan, SPBN yang dikelola pihaknya tersebut akan menjual bahan bakar bersubsidi. Karenanya, untuk mewujudkan SPBN tersebut membutuhkan proses yang panjang dan tidak mudah. Banyak proses dan tahapan yang harus kami lalui untuk mewujudkan SPBN ini. Kami juga akan bekerja sebaik mungkin. Terutama berhati-hati dalam penyalurannya. Mengingat, bahan bakar ini bersubsidi. Kami

akan bekerja sebaik mungkin dan menghindari terjadinya halhal yang mengarah pada praktik penyimpangan, tuturnya. Di tempat yang sama, perwakilan masyarakat nelayan Desa Sungai Burung, H Irwanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung realisasi SPBN Segedong. Terutama kepada pemerintah daerah dan AKR Corporindo selaku pihak pengelola. Atas nama kelompok nelayan di Sungai Burung, kami sampaikan ribuan terima kasih atas realisasi pembangunan SPBN ini. Keberadaan SPBN ini telah kami dambakan sejak lama dan menjadi solusi atas permasalahan yang selama ini terjadi di nelayan. Kami sangat menderita akibat sulitnya mendapatkan bahan bakar untuk melaut, kenangnya. Bahkan, cerita Irwanto, masyarakat nelayan di Segedong

terpaksa harus mencari bahan bakar ke SPBN Jungkat yang jaraknya cukup jauh. Itupun bukan jaminan nelayan mendapatkan solar di SPBN tersebut. Tak heran, mereka terpaksa membeli bahan bakar di kios-kios eceran dengan harga relative lebih mahal. Ke depan, kami berharap pengelola dapat menyalurkan solar di SPBN Segedong ini dengan tepat dan benar. Artinya, solar diberikan kepada masyarakat nelayan, bukan kepada pihak lainnya. Dengan begitu, maka nelayan dapat bekerja dengan baik dan lancar pergi melaut, tukasnya. Selain dihadiri Wakil Bupati Pontianak, H Rubijanto, peresmian SPBN Segedong tersebut juga disaksikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Imansyah, Muspika Segedong, perwakilan kelompok nelayan, dan para tokoh masyarakat di Kecamatan Segedong. (fia)

Festival Kasidah PKS se-Kalbar Sukses Grup Al-Wardah KKR Sabet Juara Pertama

Caleg PKS DPRD Kabupaten Pontianak, Dody Azman (kiri) dan Caleg PKS DPR-RI, H Alifudin SE MM. ALFI SHANDY

SUNGAI PINYUH. Festival Kasidah PKS se-Kalbar di Kecamatan Sungai Pinyuh berlangsung semarak dan sukses. Festival yang diikuti 67 grup kasidah itu berlangsung selama lima hari, tanggal 20-24 Februari. Tampil sebagai pemenang, grup kasidah Al-Wardah dari Kabupaten Kubu Raya (KKR). Sementara itu, tampil sebagai

runner-up pada festival yang disponsori oleh Caleg PKS DPRD Kabupaten Pontianak Dody Azman, dan Caleg PKS DPR-RI H Alifudin SE MM itu, yakni grup kasidah Muainatul Saleha Mempawah Kabupaten Pontianak dan juara ketiga, grup kasidah Al-Wardah Anjongan Kabupaten Pontianak. Serta, juara favorit disabet grup kasidah Siti Aisyah dari KKR.

Selain menyerahkan hadiah dan piala kepada pemenang lomba, acara penutupan festival kasidah semakin semarak dan meriah dengan pembagian puluhan doorprize dari Caleg PKS DPRD Kabupaten Pontianak, Dody Azman. Mulai dari televisi, DVD, kipas angin, dispenser, jam tangan dan hadiah menarik lainnya. Penyelenggaraan festival kasidah ini sebagai wujud komitmen kami untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai syiar Islam di masyarakat. Terutama bagi kalangan generasi muda, agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, kata Dody Azman disela-sela acara penutupan, Senin (24/2) malam. Caleg PKS Nomor Urut 8 Dapil Sungai Pinyuh-Anjongan itu menyebut, kegiatan-kegiatan dengan nuansa Islami harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan

dimasa mendatang. Hal itu sangat penting, agar masyarakat tidak terpengaruh dan tergerus dengan perkembangan zaman yang cenderung menyesatkan umat. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan di masyarakat. Apalagi jika kami (PKS) diberikan kepercayaan untuk mewakili rakyat di DPRD, maka kegiatan dengan Islam akan lebih ditingkatkan lagi. Karena kami bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan umat, tegas Dody. Lebih jauh, Dody dengan slogan Bersatu untuk Keadilan dan Kesejahteraan itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait lainnya yang telah berpartisipasi mensukseskan pelaksanaan festival kasidah PKS se-Kalbar di Kecamatan Sungai Pinyuh tersebut. Berkat dukungan dan kerjasama

seluruh masyarakat Kecamatan Sungai Pinyuh dan Anjongan khususnya, serta Kabupaten Pontianak umumnya, hingga festival ini dapat berjalan lancar dan sukses. Selamat kepada pemenang, tingkatkan terus prestasi dan syiar Islam melalui lantunan musik kasidah, pesannya. Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana, Murdani mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Festival Kasidah PKS se-Kalbar itu. Mulai dari para peserta, masyarakat, dewan juri hingga aparat keamanan. Terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Khususnya kepada Bapak Dody Azman dan Bapak Alimudin yang telah memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya festival ini sejak awal hingga akhir, singkatnya. (fia)


GELIAT KAYONG UTARA PADAH BERTUAH

Minta Jalan Tembus Gusti Aplos dan Gusti Roem Musrenbangdes Teluk Melano dan Medan Jaya SIMPANG HILIR. Kepala dusun (Kadus) Tri Jaya Makmur desa Teluk Melano, Raden Ahmad Tayib mengusulkan pembangunan jalan tembus yang menghubungkan dua desa. Yakni, desa Medan Jaya dan Teluk Melano yang terletak di jalan Gusti Aplos dan Gusti Roem. Kalau dua jalan itu terhubung secara tidak langsung meningkatkan lalulintas barang dan jasa kedua desa. Akhirnya pertumbuhan ekonomi kawasan naik signiďŹ kan. Berimbas bagi peningkatan derajat kesejahteraan kedua desa pada umumnya, kupas Raden Ahmad Tayib di Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Teluk Melano dan Medan Jaya kecamatan Simpang Hilir, di kantor desa Teluk Melano, Kamis (20/2). Musrenbang dua desa ini dihadiri Camat Simpang Hilir Mac Novianto SH beserta staf, Kades Pengganti Medan Jaya, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, para perangkat desa, tokoh masyarakat dan agama, serta perwakilan dari kedua desa. Jadwal Musrenbangdes dua desa itu telah diatur pihak kecamatan Simpang Hilir. Untuk tahun 2014, desa Teluk Melano dan Medan Jaya melaksanakan Musrenbangdes bersamaan. Demikian juga dengan desa-desa lain di kecamatan Simpang Hilir di tempatnya masing-masing. Di sela-sela kesibukannya Camat Mac Novianto menyempatkan diri untuk membuka acara Musrenbangdes Teluk Melano dan Medan Jaya. Pihak kecamatan menyambut positif dengan diadakannya Musrenbangdes. Kami berharap agar dalam usulan pembangunan jaringan air bersih layak konsumsi dijadikan skala prioritas di kecamatan Simpang Hilir, pintanya. Di sisi lain, Mac Novianto menyatakan kagum dengan keadaan kantor desa Teluk Melano yang bersih dan rapi. Bahkan Ia sempat memeriksa administrasi desa dan menyatakan salut atas kinerja yang dilakukan pihak aparatur desa Teluk Melano. Semoga ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa yang lain, tutur Mac. Usai camat beri kata sambutan, dilanjutkan dengan musyawarah yang di pimpin Kades Teluk Melano, Margono dengan membagi dua kelompok antara desa Teluk Melano dan Medan Jaya. Hasil akhir dari Musrenbangdes itu kurang lebih mengerucut pada beberapa point penting. Tepatnya untuk diprioritaskan cepat direalisasikan, yakni program air bersih dan peningkatan jalan lingkungan. Air bersih, khususnya di kecamatan Simpang Hilir sangat dibutuhkan. Apalagi di musim panas seperti sekarang ini. Kasihan masyarakat yang pada umumnya mengambil air ke arah Sukadana. Bahkan tidak jarang warga harus membeli air dengan harga lumayan mahal, ungkap Margono. Kades Teluk Melano juga berharap, pembangunan alun-alun taman kota desa Teluk Melano tetap dilanjutkan. Sebab, bangunan yang ada sekarang akan jadi sia-sia, apalagi sudah menelan biaya ratusan juta rupiah. (lud)

KETAPANG

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Febuari 2014

11

Sosialisasi Pedoman Pemberian Hibah SUKADANA. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, menyelenggarakan sosialisasi pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Bertempat di Balai Praja Sukadana, Selasa (25/2). Acara dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Angg aran Perbendaharaan di Dinas Pe n d a p a t a n Pe n g e l o l a a n Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) KKU, Supardi SE. Kemudian Bimas Islam di Kantor Kemenag KKU, Kamadi SPdI. Selanjutnya Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial (Kasubag Kesos) Setda KKU, Ikhwani SPdI. Para peserta berasal dari pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan tokoh agama se-KKU. Sosialisasi ini membahas dan menyiarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor39 tahun 2012 (Permendagri 39/2012), tentang perubahan atas Permendagri 32/2011, tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD. Hibah adalah pemberian uang atau barang maupun

Acara sosialisasi pedoman pemberian hibah dan Bansos yang bersumber di APBD di Balai Praja Sukadana, Selasa (25/2). Kamiriluddin/RAKYAT KALBAR jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah daerah, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi masyarakat yang secara spesiďŹ k telah

ditetapkan peruntukannya. Bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus-menerus yang bertujuan untuk menunjang penyeleng-

Perbedaan Jepang dan Kayong S UKADANA . Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid mengupas ada perbedaan sistem masyarakat di sekitar hutan di negara Jepang dan kabupaten Kayong Utara. Perbedaan menjadi satu di antara referensi bagi pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan. Hasil kunjungan saya ke Jepang beberapa hari lalu, ada

perbedaan tipe masyarakat kita dengan Jepang. Kalau masyarakat Jepang yang tinggal di sekitar kawasan hutan atau hutan, tidak menggantungkan hidupnya di hutan. Berbeda dengan masyarakat kita yang tinggal di sekitar hutan juga makan dari hasil hutan, ulas H Hildi Hamid, Bupati Kayong Utara di ruang kerjanya, belum

lama ini. Dikatakannya masyarakat Jepang bisa menjaga hutan yang dekat dengan pemukiman mereka, aktivitas ekonominya untuk penghasilan penduduk, tidak mengambil hasil hutan. Imbasnya warga negara Jepang dapat maksimal menjaga hutan dengan baik. Masyarakat kita belum bisa

garaan urusan pemerintah daerah, jelas Supardi, Kabid Anggaran dan Perbendaharaan DPPKAD KKU. Sedangkan perjanjian hibah

daerah (NPHD), lanjutnya, merupakan naskah perjanjian yang bersumber dari APBD antara pemerintah daerah dengan penerima hibah. (lud)

mencontoh secara mutlak apa yang berlaku di Jepang. Akan tetapi kita juga sampaikan ke mereka (pemerintah Jepang, red), kalau kita memiliki program buka sawah di sekitar hutan. Hasilnya cukup efektif, beberapa masyarakat sudah mulai tidak berladang naik ke atas (kawasan hutan, red), jelas bupati. Fenomena masyarakat tidak lagi marimba hutan, lanjutnya, pihak pemerintah berusaha

membukakan lahan pertanian. Apalagi program cetak sawah ini tidak jauh dari pemukiman warga, sehingga dapat menjadi benteng alam bagi kawasan hutan. Program masyarakat yang ada berinisiatif sendiri dengan tidak lagi merimba kawasan hutan lagi, kemudian membuka lahan pertanian tidak di kawasan hutan, cukup membantu kami dari pihak pemerintah, sanjung bupati. (lud)

metro

PEMPADAHAN

Gelar Jalan Sehat Menuju Pemilu Jurdil KETAPANG. Komisi Pemilihan Umum berencana menggelar jalan sehat menuju pemilihan umum yang jujur dan adil di seluruh Indonesia. Hal ini juga akan diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Ketapang pada 9 Maret 2014 mendatang. KPU secara serentak kembali akan menggelar gerak jalan Pemilu pada Maret di seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota, tak terkecuali di Kabupaten Ketapang. Kegiatan gerak jalan sehat ini menyongsong Pemilu yang jujur dan adil direncanakan akan dilepas Bupati Ketapang, kata Anggota KPU Ketapang F Alkap Pasti, kemarin. Ia menyebutkan ada pun kegiatan akan dilaksanakan pada pukul 06.00 pagi dengan start di Halaman Kantor Bupati Ketapang dan akan melewati rute dalam kota Ketapang. Anggota KPU Ketapang membidangi sosialisasi dan pendidikan pemilih menyebutkan gerak jalan sehat ini merupakan salah satu sosialisasi yang dilakukan oleh KPU untuk mengingatkan masyarakat agar jangan sampai lupa pada tanggal 9 April nanti untuk datang ke TPS dan memberikan hak suaranya dengan cerdas. Gerak jalan ini akan melibatkan stakholder Pemilu dan masyarakat umum seperti : Partai Politik, Panwaslu, Dinas/Instansi, pelajar dan mahasiswa yang akan berjumlah 1.500 peserta. Tentunya akan berlangsung meriah karena panitia telah menyiapkan berbagai macam hadiah/doorprize menarik bagi yang beruntung, ungkapnya. Dipilihnya tempat start dan ďŹ nish di halaman Kantor Bupati Ketapang dikarenakan memiliki lahan yang cukup luas dan cukup strategis. Dikatakannya, peserta akan melewati rute yang tidak terlalu jauh yakni start halaman Kantor Bupati Ketapang menuju Jalan Sudirman kemudian Jalan MT. Haryono terus Jalan Merdeka masuk Jl. A. Yani kemudian ďŹ nish di halaman Kantor Bupati. Semua peserta harus melewati rute tersebut dan kupon doorprize akan dibagikan pada titik yang telah ditentukan. Setiap titik akan ditempatkan petugas untuk melakukan pemantauan peserta, papar Alkap. Ia mengatakan untuk persiapan kegiatan tersebut KPU Ketapang akan melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait Kamis, 27 Februari 2014. Pria murah senyum ini mengharapkan seluruh lapisan masyarakat bisa ikut ambil bagian dalam menyukseskannya. Harapan semoga masyarakat berpartisipasi dalam gerak jalan sehat ini, karena panitia menyiapkan hadiah bernilai jutaan rupiah. Kami juga berharap tidak hanya pada gerak jalan partisipasi masyarakat tinggi, tetapi pada 9 April 2014 mendatang pemilih bisa datang ke tempat pemungutan suara untuk mencoblos calon legislatif yang mereka kehendaki untuk menyalurkan hak-hak sebagai warga negara, harap Alkap. (Jay)

BSM Rawan Penyelewengan K E T A P A N G . Auditor BPK-RI, Syahrudin menegaskan, program nasional Bantuan Siswa Miskin (BSM) sangat rawan diselewengkan. Untuk itu BPK akan menaruh perhatian serius kepada BSM ini ag ar tepat sasaran. BSM ini merupakan bantuan langsung kepada siswa miskin, jelas Syahrudin, S e n i n ( 2 4 / 2 ) d i Ke t a p a n g . Tak seperti sebelumnya yang disalurkan melalui pihak sekolah, sekarang BSM langsung diberikan kepada siswa melalui rekening atas nama siswa yang menerima BSM tersebut. Ini merupakan peningkatan partisipasi secara langsung kepada siswa miskin. Diharapkan tidak ada lagi BSM yang tidak tersalurkan dan tidak tepat sasaran, ujarnya. Menurut Syahrudin, program BSM bertujuan agar halangan bagi siswa dari keluarga miskin dalam mendapatkan akses pelayanan pendidikan yang baik dapat diwujudkan. Bantuan ini diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan, dari siswa yang berasal dari keluarga miskin, katanya. Syahrudin menegaskan, BPKRI sangat menaruh perhatian serius pada program pendidi-

kan ini. Sesuai dengan misi BPK mengawal keuanganan negara untuk kesejahteraan masyarakat. Pemeriksaan BPK sangat strategis terutama dalam bantuan dunia Pendidikan, karena sangat rawan akan terjadi penyeleweng an, teg asnya. Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan pada tahun-tahun sebelumya disektor bidang pendidikan terdapat adanya masalah dalam penyaluran BSM. Salah satunya BSM tidak tepat sasaran. Dari itu BPK akan melakukan pengawasan secara langsung, terangnya. Sementara Bupati Ketapang Drs Henrikus M.Si melalui Plt Sekda Mahyudin mengatakan, BSM adalah wujud tanggungjawab pemerintah dalam upaya meningkatkan akses pendidikan yang lebih luas, sehingga terjangkau masyarakat ekonomi lemah, khususnya bagi siswa miskin. Sebelumnya pemerintah telah menetapkan kebijakan bantuan operasional sekolah (BOS) sebagai pendukung menuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun. Ternyata kabijakan (BOS) belum mampu menjamin seluruh

Siswa- siswi Sekolah Dasar saat menghadiri penerimaan BSM dilapagan Sepakat- Jaidi Chandra masyarakat untuk dapat sekolah terutama bagi anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga miskin, kata Mahyudin. Mahyudin menuturkan, Pemkab Ketapang sangat mendu-

kung adanya program bantuan siswa miskin. Menurutnya BSM dapat mengurangi beban biaya pendidikan yang harus dikeluarkan masyarakat. BSM ini diharapkan dapat

Harga Bensin di Kota Rp10 Ribu perLiter KETAPANG. Sulitnya mendapatkan BBM jenis bensin di Ketapang kembali terjadi dan membuat warga Ketapang panik. Harga bensin di tingkat eceran di wilayah kota Selasa (25/2) kembali mahal, mencapai Rp10 ribu perliter. Saya beli bensin tadi pagi di kios depan SPBU D.I Panjaitan 1 liternya Rp. 10 ribu, itu mahal, keluh Wawan, pengendara sepeda motor, Selasa (25/2). Dikatakannya sekitar pukul 09.00 ia bermaksud ingin mengisi bensin di SPBU jalan D.I Panjaitan, namun karena melihat antrean yang begitu panjang dan belum ada BBM masuk dari Jober Ketapang ke SPBU, ter-

paksa ia membeli bensin di kios eceran bensin yang berada di depan SPBU tersebut. Saya terkejut harga bensin satu liternya sampai Rp10 ribu, ucapnya. Ia menuturkan, di wilayah jalanjalan protokol dalam kota Ketapang pada Selasa (25/2) pagi pedagang kios-kios eceran bensin yang biasanya menjual bensin, tidak ada kelihatan lagi memajang bensin di depan kios mereka. Saya sudah mutar-mutar cari bensin, tapi jarang melihat kios eceran bensin yang terlihat menjual bensin, ujarnya. Wawan mengungkapkan, baru-baru ini Satpol PP sudah merazia kios-kios eceran guna menertibkan masalah harga

bensin, namun harga bensin kini kembali menjadi mahal. Katanya, harga bensin tidak boleh dijual diatas harga Rp7 ribu perliternya, tapi kenapa sekarang jadi mahal begini, keluhnya lagi. Arik, pengendara sepeda motor lainya, juga mengeluhkan hal yang sama. Bensin sepertinya menghilang di kios-kios yang berada di jalan-jalan protokol kota Ketapang. Sekarang susah lagi mau beli bensin, karena kios tidak ada jual bensin, keluhnya. Arik mengaku, dalam beberapa pekan belakangan bensin agak sulit didapat. Meski ketersedian bensin sempat normal kemarin, namun hal itu tidak berlangsung lama.

Harga bensin sekarang sudah mahal-mahal jadi pusing kami warga kurang mampu ini, belum lagi mau beli bensin susah mendapatkanya, keluhnya. Arik menuturkan, di beberapa SPBU yang ada di dalam kota Ketapang antrean kendaraan sepeda motor maupun mobil terlihat setiap harinya mengular sejak pagi hingga siang. Semua SPBU antrean panjang tetap terlihat setiap harinya. Itu ulah penyedot, sementara orang yang mau ngisi bensin hanya untuk pergi kerja jadi kesulitan, tudingnya. Sementara itu warga yang tidak kebagian bensin di SPBU, kata Arik terpaksa harus membeli di

mencegah terjadinya anak putus sekolah yang disebabkan faktor ketidak mampuan ekonomi dan sekaligus menarik usia sekolah yang tidak sekolah agar masuk sekolah, kata Mahyudin (Jay)

kios eceran bensin dengan harga yang cukup mahal khususnya di dalam kota Ketapang. Kalau kita beli bensin dengan harga mahal, itu karena terpaksa, karena kita mau pergi kerja, katanya. Warga berharap kepada pemkab Ketapang bisa menertibkan masalah harga eceran tertinggi untuk diberlakukan kepada kioskios eceran bensin, dan masalah ini jangan sampai berlarut-larut. Belum lama ini Sat- Pol Pemkab Ketapang melakukan razia kioskios eceran bensin untuk menertibkan masalah harga bensin eceran yang tidak boleh dijual diatas harga Rp7 ribu perliter. Nampaknya razia tersebut tidak berjalan efektif, karena pedagang kios eceran bensin kembali menjual BBM dengan bensin harga diatas Rp7 ribu perliternya. (Jay)


12

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014 APAI KATO KITO

Buka Akses Nanga Kayan NANGA PINOH. Perkembangan ekonomi di Desa Nanga Kayan cukup besar. Apalagi ditopang dengan pasar yang cukup ramai di pinggir Sungai Melawi. Kendati demikian, hingga kini masih belum ada akses darat yang mudah dilalui. Nanga Kayan sangat memerlukan jalan darat yang setiap saat bisa dengan mudah dilalui. Lantaran perekonomian warga di Nanga Kayan memang membutuhkan akses darat yang baik dan bisa dilalui walau pun musim hujan, kata Tokoh Muda Melawi Bambang Setiawan SE, ditemi kemarin. Lantas ungkap Bambang, jalan yang bisa menembus akses Nanga Kayan sebenarnya sudah ada. Namun masih ada ruas jalan yang mesti di buka. Yakni Dari Jalan Provinsi Batu Nantu, menembus pemukiman laman Bukit dan terus ke Sepang Tonak. Dari Semapang Tonak ke Nanga Kayan ini yang belum ada badan jalan. Hingga itu, terang Bambang, dibutuhkan segera membuka jalan dari Sepang Tonak ke Nanga Kayan. Sedangkan dari Batu Nanta ke Sepang Tonak sudah ada jalan, namun masih jalan tanah yang sulit dilalui bila musim hujan. Pengerjaannya hanya membuka badan jalan dari Sepang Tonak ke Nanga Kayan saja. Lalu meningkatkan pengerjaan jalan dari Bantu Nanta hingga Sepang tonak dengan diaspal. Termasuk juga dari Sepang Tonak ke Nanga Kayan, ulasnya. Saat ini, warga Nanga Kayan menggunakan jalan salah satu perusahaan sawit di belakang Bukit Matuk yang beroperasi di wilayahnya. Namun sayang, jalan tersebut sulit diakses bila musim hujan. Dipastikan bila hujan jalan ini sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan. Ditambah lagi, jalan perusahaan ini cukup berbahaya di lalui warga lantaran aktivitas perusahaan di jalan tersebut cukup padat. Akses lain, melalui akses sungai. Akses sungai sendiri lambat dan memerlukan biaya yang cukup tinggi. Lantas pengusahaan ini menelisik dari sudut ekonomi pentingnya membuka akses Nanga Kayan. Keberadaan Nanga Kayan sangat penting bagi kemajuan ibu kota Melawi, Nanga Pinoh. Menopang aspek perdagangan, pertanian dan perkebunan kedua daerah ini. Potensi perdagangan Nanga Pinoh dan Nanga Kayan sangat besar. Dari Nanga Kayan, warga bisa menjual produk pertanian dan perkebunan. Sedangkan dari Nanga Pinoh mereka mengambil kebutuhan sembako, kebutuhan sandang dan kebutuhan lainnya. Dia pun menjelaskan, bagaimana padatnya aktivitas warga Nanga Kayan di dermaga Nanga Pinoh setiap pagi. Saban hari ada saja motor air panjang dari Nanga Kayan untuk menjual barang dan membeli barang lainnya. Bahkan, pada hari-hari libur aktivitas kendaraan air di dermaga Nanga Pinoh bukan hanya satu. Bisa mencapai lima. Kalau kendaraan air mahal, tapi kalau di buka akses yang baik dan mudah dilalui kendaraan apa saja, terutama kendaraan roda empat, dipastikan perdagangan akan semakin lebih remain dan maju. Bisa saja dalam waktu dekat setelah akses ada, Nanga Kayan akan menjadi kecamatan sendiri, pungkasnya. (aji)

MELAWI MEMBANGUN Pembukaan MTQ V Melawi Meriah

Ribuan Warga Padati Stadion Menukung NANGA PINOH. Setelah sempat tertunda beberapa kali, akhirnya Bupati Melawi, H Firman Muntaco SH, MH, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Ke-5 di Menukung. Acara yang digelar di stadion Menukung, Senin (24/2), didesain dengan sangat megah. Bahkan membuat ribuan penonton dan 402 Kafilah dari 11 kecamatan terkagum-kagum. Malah bagi masyarakat Kecamatan Menukung, kegiatan keagamaan yang megah seperti MTQ merupakan baru pertama kalinya. Hingga wajar antusias warga Menukung untuk menyukseskan kegiatan pun tinggi. Bahkan warga dari Kota Menukung dan berbagai pelosok dusun pun hadir. Ribuan warga memadati acara pembukaan yang diawali dengan pergelaran barong sai oleh warga Tionghoa Menukung. Dilanjutkan dengan perkenalan kafilah dari 11 Kecamatan yang diawali dari Kafilah Sokan, dan diakhiri oleh Kafilah tuan rumah, Menukung. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pemukulan beduk tanda kompetisi Quran antara kecamatan oleh dimulai. Oleh Bupati Melawi dan pejabat Muspida Melawi lainnya. Serta penyerahan piala bergilir dari Bupati Melawi ke ketua umum Panitia.

Firman memukul beduk tanda dimulainya MTQ V Menukung dan membuka acara MTQ V Menukung. Sukartaji Lalu pertunjukan tari kolosan yang melibatkan anak-anak sekolah pun dipertunjukkan yang membuat warga takjub. Tari klosan ditutup dengan penyerahan Quran dari Tokoh masyarakat Menukung, H. M Arif kepada Bupati Melawi MTQ V Menukung ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman umat Islam kepada ayat suci Al-Quran. Serta bisa mempraktikkan kandungan ayat suci Alquran dalam kehidupan sehari-hari, kata Ketua SC Panitia, M Yamin, saat pembukaan.

Lantas dipaparkannya MTQ Menukung juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi umat island an umat antara agama. Bukan hanya itu, kata Yamin, MTQ ke 5 ini sebagai seleksi terhadap qori dan qoriah yang akan bertanding dalam MTQ tingkat Provinsi di Bengkayang. Hal lain yang sangat penting adalah MTQ Menukung ini sebagai bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Melawi untuk akselerasi pembangunan di kecamatan paling ujung jalur Sungai Melawi. Itu terwujud nyata di Lapangan, ulasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Melawi, Azharuddin Nawawi dalam kesempatan yang sama juga berharap MTQ tidak hanya sekadar menjadi ajang lomba, berlatih dan bertanding semata, tapi juga yang terpenting adalah memahami ayat Al Qur an yang benar dan tepat sehingga kedepannya banyak masyarakat yang berakhlakul karimah. Yang terpenting juga adalah pasca MTQ nantinya bisa memberikan pengaruh positif pada pembinaan keagamaan khususnya di kecamatan Menukung serta masyarakat Melawi pada umumnya, tuturnya.

Sedangkan, Camat Menukung, Kapetete mengungkapkan, terpilihnya Menukung menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ V tingkat kabupaten Melawi juga memberikan dampak yang sangat baik pada pembangunan infrastruktur di Menukung. Banyak dampak yang kita rasakan, sepertinya semakin baiknya infrastruktur di Menukung, seperti kondisi jalan yang semakin lancar serta keberadaan stadion bisa digunakan untuk berbagai even besar, katanya.Dirinya pun berharap pelaksanaan MTQ bisa sukses hingga hari akhir penyelenggaraan. Dengan kebersamaan dan kerja keras dari masyarakat semua bisa tercapai dan pelaksanaan MTQ bisa berjalan sesuai rencana. Sementara itu, Bupati Melawi, Firman Muntaco, mengatakan siap mengucurkan bonus Rp 20 juta bagi peraih juara pertama pada kategori-kategori tertentu. Sedangkan di kategori lainnya, bonus akan diberikan sebesar Rp 7,5 juta. Bonus ini diharapkan dapat semakin memacu para peserta lomba sehingga mampu berprestasi lebih baik dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kita berharap juga pada setiap kafilah dari kecamatan-kecamatan agar terus melakukan pengkaderan terhadap qori dan qoriah kita, harapnya. (aji)

MTQ V, Akselerasi Pembangunan Menukung NANGA PINOH. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-5 yang berlangsung di stadion Menukung, Senin (24/2) hingga Kamis (27/2) benar-benar banyak manfaatnya. Bukan hanya mempererat tali silaturahmi umat muslim dan meningkatkan pemahaman AlQuran. Tetapi juga memperkuat persatuan suku dan agama di Melawi. Bahkan, mempercepat pembangunan di kecamatan Menukung. Banyak manfaat yang kita rasakan dengan penyelenggaraan MTQ di tempat kami ini. Salah

satunya banyak pembangunan yang benar nyata terwujud, kata Tokoh Pemuda Menukung, Bambang, ditemui, Senin (24/2) lalu. Sebelum penyelenggaraan MTQ, akses darat Menukung sangat sulit. Terutama dari Ella Hulu ke ibu Kota Kecamatan Menukung. Bahkan, dulu, dari Nanga Pinoh ke Menukung bisabisa lebh dari 4 jam. Namun, kini, sudah bisa ditempuh 2 jam. Bahkan, bagi warga Menukung kurang dari 2 jam. Akses menukung pun dibuat dua dua rute, pertama melintasi

perkampungan dan kedua melintasi perkebunan. Masing-masing rute tidak ada lagi tanjakan tinggi. Walau beberapa ruang masih tanah merah, namun ada juga yang telah di semen. Terutama jalan yang dekat dengan ibu kota kecamatan Menukung. Jalan ibu kota Kecamatan Menukung, Desa Menukung Kota sudah di semen semuanya. Bukan hanya infrastruktur jalan, fasilitas dasar lainnya seperti air bersih sudah terpenuhi di Ibu Kota Kecamatan Menukung. Air sudah mengalir 24 jam.

Termasuk pula sarana olahraga pun tersedia pada momen MTQ V ini. Stadion Menukung lengkap dengan jalur akses dua rute. Termasuk pula tribune yang cukup besar untuk level kecamatan serta bangunan Astaka. Bambang pun mengaku menyangka bisa melihat pembangunan di Menukung saat ini. Begitu pelaksanaan MTQ di Menukung, kecamatan paling ujung jalur Sungai Melawi ini menjelma menjadi kota baru yang lengkap dengan sarana dan prasarana.

Dia pun berkeinginan agar kegiatan MTQ tahun depan bisa lagi dilaksanakan ke kota Kecamatan Menukung. Lantaran dia pun berkeyakinan, kalau dilaksanakan satu kali lagi, maka pembangunan di Menukung akan semakin sempurna dan lengkap. Kalau bisa, ini kalau bisa, kita meminta agar pelaksanaan MTQ tahun depan di Menukung saja. Agar pembangunan semakin lengkap dan sempurna. Agar Menukung benar-benar menjadi kecamatan yang maju, harapnya. (aji)

SINTANG RAYA APAI JI KITAK

Proyek Keramba Dinilai Fiktif S INTANG . Warga Desa Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, yang tergabung dalam Kelompok Tani Kelemping mendatangi Kejaksaan Negeri Sintang, Senin (24/2). Mereka melaporkan adanya indikasi proyek fiktif pembangunan keramba jaring di desa mereka. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Tani Kelemping Jaya, Desa Sepan Lebang, Simon Petrus. Mereka disambut Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Sintang, Rizkinil Jusar. Simon menceritakan laporan pihaknya di Kejaksaan Negeri Sintang berawal dari adanya proyek keramba Jaring Apung (KJA) yang disetujui oleh Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sintang pada bulan Juli 2013. Dalam anggaran yang disetujui Dinas Pertanian, Kelompok Tani Pelimping, Desa Sepan Lebang, menerima dana bantuan proyek KJA sekitar Rp 79 juta. Namun sampai saat ini keramba jaring tersebut belum juga diterima oleh Kelompok Tani Pelimping. Sementara ada desa yang sama-sama mendapatkan proyek KJA sudah menerima. Kami menduga ada tindakan korupsi. Antara kontraktor dengan Dinas Pertanian, Perikanan Sintang, kata Petrus. Karena itu, Petrus meminta kepala Kejaksaan Negeri Sintang untuk dapat menindaklanjuti laporan tersebut. Dalam anggaran yang disetujui Dinas Pertanian, Kelompok Tani Pelimping, Desa Sepan Lebang, menerima dana bantuan proyek KJA sekitar Rp 79 juta. Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Ir Arbudin MSi, mengaku senang jika ada warga yang mau melaporkan adanya indikasi dugaan korupsi dana KJA. Kalau ada warga yang mengetahui silakan lapor. Tidak ada masalah. Inikan membantu pemerintah, dan saya juga dapat informasi, ujar Arbudin. Arbudin menegaskan, setiap pelaksanaan proyek di instansi yang ia pimpin sudah sesuai prosedur. Kami hanya meneken kontrak. Mengenai tender ada di Unit Layanan Lelang (ULP), karena semuanya sistem kontraktual. Kalau ada yang tidak dikerjakan, itu tugas Inspektur, tegasnya. (din)

Warga Sepan Lebang Bikin Laporan ke Kejaksaan

Parpol dan Caleg Berikan Contoh Buruk

Puluhan Alat Peraga Kampanye Ditertibkan SINTANG. Contoh kurang baik ditunjukkan sejumlah partai politik serta calon legislatif dalam menyongsong pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014. Banyak alat peraga kampanye sengaja dipasang menyalahi aturan, di antaranya di zona bersih.

Hal itu, membuat Satuan Polisi Pamong Praja bersama Panwaslu mengambil sikap. Selasa (25/2) dibantu aparat kepolisian, mereka menurunkan secara paksa sejumlah alat peraga kampanye yang dinilai melanggar. Razia yang dipimpin langsung

Kasat Pol PP Sintang Simon Patanduk ini, menurunkan beberapa baliho di PKP Mujahidin, Lintas Melawi, Baning Kota, Jerora dan Kilo Meter 4. Kami temukan baliho tanpa izin di seputaran jalan PKP Mujahidin yang merupakan zona

bersih. Tiang baliho kita gergaji, selanjutnya barang bukti dibawa ke kantor, kata Simon, sela-sela penertiban. Bukan hanya baliho, Satpol PP juga menertibkan material yang berhamburan di jalan yang membuat sisi jalan menjadi ko-

tor dan terkesan kumuh . Untuk menjaga ketertiban umum di sepanjang jalan umum terutama zona yang dianggap bersih oleh KPU Sintang, akan kita tindak termasuk material kayu yang berhamburan di jalan, pungkas Simon. (din)

Kehadiran Pabrik Diharapkan Mampu Stabilkan Harga Karet

Milton Resmikan PT KPK S I N T A N G . Pemerintah Kabupaten Sintang terus menggiatkan penanaman karet di kalangan masyarakat Sintang untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Kehadiran pabrik karet diharapkan mampu menstabilkan harga karet di Kabupaten Sintang. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sintang Milton Crosby saat meresmikan pabrik crumb rubber milik PT. Kirana Putra Karya (KPK) di Kelurahan Kedabang, Kecamatan Sintang, Selasa, (25/2). Kita masih ingat, pada 9 Agustus 2010 yang lalu kita melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik ini. Pada hari ini, pabrik sudah bisa kita resmikan. Pembangunan pabrik ini, saya nilai sebagai dukungan pihak swasta dalam pembangunan masyarakat Kabupaten Sintang, yang kaya akan sumber daya alam yang berpotensi untuk terus dikembangkan, ujar Milton. Masyarakat Kabupaten Sintang diharapkan supaya terus melakukan penanaman dan pengembangan kebun karet, sebab karet saat ini dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk perkembangan ekonomi. Beberapa negara besar saat ini sangat membutuhkan karet dalam jumlah besar. Jepang dan Cina terus-menerus membutuhkan karet alam untuk membuat ban. Indonesia dan Sintang pada khususnya harus menangkap peluang ini dengan

membangun kebun karet seluasluasnya. Ketika karet di ekspor, negara akan mendapatkan uang dalam bentuk devisa. Devisa akan menjadi salah satu sumber anggaran yang masuk ke daerah dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), kata Milton. Ia berharap, setiap Kepala Keluarga minimal memiliki tiga hektare kebun karet. Setiap hektare minimal menghasilkan 20kg. Dengan demikian tiga hektare karet sudah cukup untuk kebutuhan ekonomi keluarga. Satu hektar untuk makan minum, satu hektar untuk pendidikan dan satu hektar untuk wisata, jelas Milton. Ia juga meminta kepada masyarakat agar tak ragu untuk terus membangun kebun karet, karena pabriknya sudah ada. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga harga karet dapat terus stabil. kehadiran pabrik karet ini juga didukung dengan suplai bahan baku ke pabrik yang tersedia terus menerus, terangnya. Dikatakan Milton, pada tahun 2006 lalu Pemkab Sintang menargetkan pembangunan kebun karet seluas 19.000 hektare, namun pada tahun 2009 pembangunan kebun karet sudah melampaui target karena sudah mencapai 33.052 hektare. Pada tahun 2010 target kita mem-

bangun 81.635 hektare, dan pada tahun 2015 nanti, kami menargetkan sudah mampu membangun 96.635 hektare, kata Milton. Produksi tanaman karet juga meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2006 produksi tanaman karet mencapai 29.344,52 ton. Tahun 2008 mencapai 29.428,00 ton. Tahun 2009 mencapai 31. 822,54 ton. Tahun 2010 mencapai 34.720 ton dan pada tahun 2015, ditargetkan mencapai 43. 164 ton. Direktur PT. Kirana Megatara Group, Johanes Candra, mengaku dukungan akan pembangunan pabrik karet dari Pemkab Sintang dan masyarakat sekitar sangat besar. Atas dukungan tersebut pabrik dapat dibangun hingga diresmikan. Atas dukungan itu pula kami tenang dalam berinvestasi. Kami komitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah supaya terus berkembang, kata dia. Menurut Johanes, pihaknya selalu mengekspor karet ke perusahaan pembuat ban terkemuka di dunia seperti Argentina. Kami akan terus memberikan pelayanan kepada pelanggan kami. Kami akan menyerap karet milik masyarakat yang ada di sekitar Kabupaten Sintang. Saat ini kami sudah menyerap 200 orang tenaga kerja. 98 persen masyarakat Sintang. Karena merekalah kami sudah mampu mengekspor karet

Bupati Sintang, Milton Crosby tanda tangani prasasti serta pecahkan kendi sebagai tanda diresmikannya Pabrik Karet milik PT. Kirana Putra Karya (KPK). SUHARDIN ke luar negeri, kata Johanes. Direktur Operasional PT. Kirana Putra Karya, Suheri, menjelaskan bahwa pabrik karet di Kelurahan Kedabang ini merupakan pabrik ke 15 di bawah manajemen PT. Kirana Megatara Group. Pabrik ini memiliki luas 2 hektare dan dibangun selama dua tahun dan memiliki lahan seluas 15 hektare. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi mencapai 4.000 ton perbulan. Namun diawal proses operasional ini, kami hanya memproduksi 1.000 ton perbulan.

Semua hasil olahan kami akan di ekspor ke luar negeri, jelas Suheri. Peresmian dihadiri unsur Forkompinda, Uskup Sintang Mgr. Agustinus Agus, Pr, mitra kerja dan masyarakat tersebut ditandai dengan penandatang anan prasast i oleh Bupat i Sintang, pemecahan kendi pada truk yang akan membawa crumb rubber yang akan diekspor serta penyerahan CSR PT Kirana Putra Karya kepada gereja, masjid dan sekolah di sekitar lokasi pabrik. (din)


KAPUAS HULU

UNCAK KAPUAS NINGKAU NUAN

TV Kabel Akan Didata PUTUSSIBAU-RK. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kapuas Hulu akan mendata TV kabel yang ada di kabupaten paling timur Kalbar itu. Pengelola TV kabel pun diminta RA Sungkalang melaporkan data pelanggannya. Kepala Dishubkominfo Kabupaten Kapuas Hulu Drs RA Sungkalang MM mengaku mendapatkan arahan dari Pemerintah Provinsi Kalbar agar mendata TV kabel yang saat ini mulai banyak. Menindaklanjuti hal itu, kita telah melayangkan surat kepada seluruh camat di Kabupaten Kapuas Hulu untuk mendatanya, berikut perusahaan TV kabel, ujar Sungkalang, Selasa (25/2). Untuk di ibu kota kabupaten ia memastikan sudah mulai ramai pemasangan TV kabel. Sementara untuk di kecamatan belum dapat dipastikan. Makanya kita pihak kecamatan untuk mendata, apakah ada TV kabel di kecamatan masing-masing, jelas Sungkalang. Menurutnya, untuk TV kabel di Putussibau sudah memiliki izin. Izin tersebut bukan dikeluarkan pihaknnya, melainkan dari KPID Provinsi Kalbar yang direkomendasikan ke Kemenkominfo RI. Memang sebelumnya pihak pengelola TV kabel sempat berkoordinasi dengan kita untuk melakukan proses izinnya. Tapi kita jelaskan wewenang memberikan izin bukan dari kita, kita hanya memberikan rekomendasi, terang Sungkalang. Meski demikian, ia menegaskan, pihak Dishubkominfo Kapuas Hulu berkewajiban untuk mengawasi TV kabel ini. Pihaknya pun sudah menyurati pengelola TV kabel untuk melaporkan data pelanggannya. Sebelum TV kabel beroperasi, pada tahun lalu telah dilakukan pertemuan EDP (Evaluasi dan Dengar Pendapat) antara KPID Provinsi Kalbar, Dishubkominfo Kapuas Hulu, pengusaha, dan masyarakat untuk melihat apakah layak atau tidak TV kabel ini. Bahkan respon masyarakat antusias dengan adanya TV kabel ini, tutup Sungkalang. (aRm)

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Febuari 2014

13

Pemijahan Ikan Ringau, Pemkab Gandeng BPIHAT Depok

Rismawati---Arman Hairiadi

PUTUSSIBAU-RK. Pemkab Kapuas Hulu melalui Dinas Perikanan akan memaksimalkan pemijahan ikan air tawar. Saat ini, kerjasama tengah dijajaki dengan Balai Pengembangan Ikan Hias Air Tawar (BPIHAT) Depok, Jawa Barat. Dalam MoU (Memorandum of Understanding) ini nantinya kita akan melakukan pemijahan jenis ikan hias maupun ikan konsumsi yang ada di Kapuas Hulu, kata Ir Rismawati, Plt Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu kepada Rakyat Kalbar, Selasa (25/2). Untuk tahap awal, katanya akan dilakukan kerjasama pemijahan Ikan Ringau (Tiger Fish). Reset pemijahan ini sendiri akan dilakukan di dua tempat, yakni di Balai Benih Ikan (BBI) Klansin dan BPIHAT Depok. Kita pilih Ikan Ringau karena harganya cukup mahal di pasaran ekspor. Dari segi warna dan kualitas pun Ikan Ringau Kapuas Hulu termasuk yang terbaik di Indonesia, jelas Risma, panggilan akrab

Rismawati. Saat ini, menurut dia BBI Klansin sudah mempunyai belasan pasang calon induk Ikan Ringau, dan tinggal diupayakan pemijahan saja. Bahkan untuk tempat khusus pemijahan sudah disiapkan. Untuk selanjutnya peralatan akan dilengkapi dari anggaran di Dinas Perikanan Kapuas Hulu. Dengan begitu kita akan bisa membandingkan pemijahan ikan ini, apakah lebih baik yang di BPIHAT Depok atau di BBI Klansin, terang Risma. Ia menambahkan, kerjasama ini ke depannya akan lebih ditingkatkan. Tidak hanya ikan ringau saja yang dilakukan reset pemijahan melalui MoU ini, sebab pada tahun 2015 rencananya akan dilakukan reset pemijahan Ikan Ulang Uli. Hal ini dilakukan untuk menstabilkan harga pasaran ikan tersebut di kalangan nelayan. Ikan ini pasarannya sekitar

Rp 7.000 per ekor untuk ekspor. Tapi pengepul mengambil dari masyarakat hanya Rp 700. Jadi kami ingin menstabikan harga pasar, agar jangan terlalu jauh di bawah standar, harap Risma. Penandatanganan MoU ini nantinya, sambung Risma akan dilakukan di Depok. Pada kesempatan itu, Dinas Perikanan sangat berharap akan dihadiri langsung oleh Bupati, Ketua DPRD Kapuas Hulu dan Ketua Komisi B. Harapan dari MoU bersama BPIHAT Depok ini, kita bisa memiliki skill pemijahan berbagai jenis ikan air tawar. Jangan sampai ikan habis atau langka, kita tidak bisa restocking, pungkas Risma. Laporan: Arman Hairiadi Editor: Julianus Ratno

1.166 KSM di Kapuas Hulu Terima PKH PUTUSSIBAU-RK. Sebanyak 1.166 Keluarga Sangat Miskin (KSM) di Kapuas Hulu akan mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial Repubik Indonesia di tahun 2014. Jumlah ini sesuai Surat Keputusan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor: 261/LJS/12/2013 dan Nomor: 260/LJS/12/2013 tentang Penetapan Kabupaten/kota Lokasi Pengembangan PKH, tertanggal 27 Desember 2013. 1.166 KSM di Kapuas Hulu yang menerima PKH ini dibagi empat kecamatan, tepatnya di Jongkong 250 KSM, di Kalis 428 KSM, di Putussibau Utara 245 KSM dan Silat Hilir 243 KSM. Penetuan ini berdasarkan basis data terpadu yang disahkan oleh Tim Nasional Percepatan Penang-

gulangan Kemiskinan (TNP2K), hasil dari program penanggulangan pelindungan sosial tahun 2011, kata Abdul Azis, Kepala Bidang Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kapuas Hulu, Selasa (25/2). Dari penentuan PKH ini, lanjut Azis, pihaknya akan berusaha memenuhi jatah yang ada. Kendati demikian, Disnakertransos dalam waktu dekat akan mengajukan permohonan ke Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, baik untuk penambahan jatah KSM mau pun kecamatan yang menerima PKH. Sebab dikhawatirkan dana PKH tersebut tidak akan terserap maksimal jika hanya diposkan pada empat kecamatan saja. Beda halnya jika diperuntukan secara umum untuk Kapuas Hulu

Nanti kami minta lagi ke desa-desa untuk kriteria masyarakat yang bisa mendapatkan PKH. Kami akan validasi dulu sebelum tim pusat yang memvalidasinya. Selanjutnya akan dikonsultasikan ke pusat, sebab dari empat kecamatan yang ditentukan kemungkinan jatah KSM yang menerima akan kurang dari jatah PKH yang diberikan Kementrian Sosial RI. Kalau bisa jatah yang lebih itu nantinya disalurkan ke kecamatan yang lainnya, Abdul Azis sehingga KSM dikecamatan lain dapat dibagikan PKH. Dari jatah KSM ini, kami rasa kurang karena hanya empat kecamatan yang dapat, sementara di Kapuas Hulu ada 23 kecamatan. Dari 19 kecamatan lainnya, masih banyak KSM yang membutuhkan PKH, jelas Azis. Bantuan PKH diberikan pada masing-masing KSM Rp 675.000,

dengan rincian bantuan komponen pendidikan dan kesehatan Rp 375.000, ditambah bantuan tetap Rp 300.000. Bantuan PKH tersebut akan salarukan pada bulan Desember 2014 dengan pola s (aRm)

BUMI DARANANTE APAI JI KITAK

Jangan Bawa-bawa Sentimen Agama SANGGAU. Sekda Kabupaten Sanggau A.L.Leysandri, meminta masing-masing kandidat yang bertarung dalam Pilleg nanti dapat mencerdaskan masyarakat melalui programprogram yang ditawarkan. Hindari sentimensentimen agama maupun membawa-bawa slogan-slogan agama. Demikian diungkapkannya usai mengukuhkan para pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Sanggau periode 2013-2018, di aula Kantor Bupati lantai dua, Selasa (25/2). Kalau sentimen agama dibawa terusmenerus kita tidak akan berkembang. Maka itu pemerintah daerah mengajak, mari tawarkan program untuk mencerdaskan masyarakat lebih maju. Tidak ekslusif pada kelompokkelompok. Mari bangun Sanggau demokratis, kata dia. Melalui FKUB, ia berharap tokoh-tokoh agama dapat mengkomunikasikan terhadap ha tersebut. Jangan sampai sentimen agama jadi pemicu perpecahan. FKUP harus mampu memaksimalkan peran mengayomi umat beragama. Sehingga setiap ada persoalan merekalah awal untuk mengkomunikasikannya, baru dikomunikasikan dengan pemerintah daerah. Kita coba membangun ini menggunakan program yang cerdas. Sejauh ini Sanggau masih kondusif, ujarnya. Lebih lanjut, Sekda mengatakan kerukunan umat beragama merupakan hubungan yang penuh toleransi, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan agamanya. Selain itu juga kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kerukunan umat beragama yang kita miliki sekarang ini adalah modal yang amat berharga bagi kelangsungan hidup kita sebagai bangsa, terangnya. Kerukunan umat beragama, lanjut Sekda, adalah bagian penting dari kerukunan nasional. Kerukunan hidup umat beragama merupakan syarat mutlak bagi persatuan dan kesatuan bangsa serta pemantapan stabilitas nasional. Pengembangan dan penyiaran agama serta pendirian rumah ibadah suatu agama harus dilaksanakan dengan semangat kerukunan, tenggang rasa, saling menghargai, hormatmenghormati antar umat beragama sesuai jiwa Pancasila, terangnya. (KiA-humas)

MA Vonis Dua Terpidana Obat Cacing Lebih Berat

Kasi Pidus Rya Dilla Fitri (kanan) didampingi Jaksa Penyidik Eriksa Ricardo menunjukkan berkas kasasi dua tersangka obat cacing---kiram S ANGGAU . Mahkamah Agung (MA) akhirnya memvonis dua terpidana pengadaan obat cacing di Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tahun ang-

garan 2006/2007, lebih berat atas kasasi yang mereka ajukan. Kedua terpidana tersebut adalah Polan Ario Tejo selaku PPK dan Matheus Remang seb-

agai Kepala Cabang PT. Rajawali Nusindo. Untuk Polan Ario Tejo, Mahkamah Agung memvonis hukuman enam tahun penjara

dan denda Rp200juta subsider enam bulan kurang. Putusan bernomor 234.K/Pid.Sus/2013 tertanggal 5 Februari 2014 tersebut lebih berat dari putusan sebelumnya di tingkat Pengadilan Tinggi yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi di Pontianak, kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) kejaksaan Negeri Sanggau, Rya Dilla Fitri,SH di kantornya, Selasa (25/2). Sementara untuk tersangka Matheus Remang, Mahkamah Agung melalui salinan putusannya bernomor 2337.K/Pid. Sus/2013, menjatuhkan hukuman yang sama dengan yang dialami Polan Ario Tejo yaitu enam tahun penjara dan denda Rp200juta subsider enam bulan kurang. Putusan tersebut lebih berat dari putusan sebelumnya yaitu tingkat Pengadilan Tinggi yang menguatkan putusan sebelumnya di tingkat Pengadilan negeri tindak pidana korupsi di Pontianak dengan vonis tiga tahun penjara denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan dengan uang pengganti sebanyak Rp. 6.701.256.242,50.

Sementara untuk tersangka lainnya seperti Fadly Persi, Mars dan Ruth Juliani Barus, pihak Kejaksaan Negeri Sanggau mengaku hingga kini belum menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung. Sebagaimana diketahui, kerugian negara yang timbulkan dari proyek obat cacing untuk tahun 2006 itu sebesar Rp2,457 miliar dan tahun 2007 sebesar Rp4,719 miliar. Sementara untuk nilai proyek masing-masing Rp3,449 miliar dan Rp6,033 miliar. Modus dalam tindak pidana korupsi pengadaan obat cacing tersebut seolah-olah harga vitamin dan obat cacing itu senilai penetapan dalam proyek, yakni untuk tahun 2006 obat cacing seharga Rp6,500 dan vitamin Rp8,500 padahal harganya jauh lebih murah. Setelah dilakukan pengecekan harganya lebih rendah 10 kali lipat. Dokter RJB membuat HPS (harga perkiraan sendiri) yang seolah-olah diminta dari tiga apotek. Tiga apotek tersebut Apotek Mulia, Merdeka Timur, dan Graha, terang Rya. (KiA)

BNN Gelar Penyuluhan pada Siswa PAUD Antisipasi Dini Bahaya Narkoba SANGGAU. Penyuluhan dini ini merupakan salah satu bentuk antisipasi sejak dini kepada anak-anak. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau menggelar penyuluhan bahaya narkoba pada siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bintang Harapan Sanggau di Kantor BNNK Sanggau, Selasa (25/2). Pihak PAUD sendiri menyambut baik adanya kegiatan tersebut. Kepala BNNK Sanggau, Nurwignyo melalui Kasi Pencegahan BNNK Sanggau Salbani mengatakan, penyuluhan dini

ini diberikan kepada 31 balita didampingi guru dan orangtua masing-masing. Materi yang diberikan menyesuaikan dengan daya serap anak PAUD. Tetapi juga tidak menghilangkan esensi dari materi yang disampaikan. Ini keinginan dari PAUD Bintang Harapan agar kita memberikan semacam penyuluhan atau bincang-bincang dengan anak-anak ini. Sekaligus memberikan pengetahuan dengan acara bercerita atau melalui media visual yang dapat mudah diterima anak usia PAUD, jelasnya kemarin.

Materinya ya seputar bahaya narkotika, bahaya merokok, seputar BNNK Sanggau supaya anak-anak ini bisa mengenal awal tentang BNNK Sanggau. Karena memang ada laporan dan temuan dari masyarakat bahwa anak-anak seusia PAUD ini sudah ada yang kecanduan merokok dan sebagainya, tambahnya. Nurwignyo menambahkan, penyuluhan tersebut bukan saja bagi anak-anak PAUD, tetapi sekalian dengan orang tuanya. Orang tua ini penting diberikan pengetahuan agar tidak lalai dalam mendidik anak-anaknya. Dan yang terpenting jangan sampai nanti ada lagi anak seusia

Kasi Pencegahan BNNK Sanggau memberikan penyuluhan kepada anakanak PAUD Bintang Harapan tentang bahaya narkoba kemarin--istimewa PAUD yang sudah mengkonsumsi rokok dan sebagainya yang itu

bisa mengganggu perkembangan hidup mereka. (KiA)


14

LANDAK EDO’

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Februari 2014 INJEH KARAJA

Pemerintah Desa Harus Tingkatkan SDM

Alpius.

Barang Bukti Hilang, Tentu itu Ada Apanya? NGABANG-RK. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Landak, Alpius S.Sos mengaku pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalbar tidak ada koordinasi dengan pihaknya terkait hilangnya barang bukti temuan kayu yang diduga berasal dari kawasan Cagar Alam kecamatan Air Besar. Menurutnya, baru mengetahui setelah mendapat informasi dari Camat Air besar kalau barang bukti kayu temuan BKSDA itu sudah tidak ada lagi di TKP. Selain itu pada saat BKSDA Kalbar turun ke lapangan tidak ada

koordinasi dengan kita. Dan saya baru tahu itu hari Jumat, tanggal 21 Februari lalu, jelas Alpius di kantornya, Selasa (25/2). Ia menegaskan, terkait temuan kayu seharusnya barang bukti atau temuan yang bersumber dari kawasan cagar alam itu dimusnahkan. Begitu juga pihaknya harusd dilibatkan, karena kawasan cagar alam masuk wilayah kerja Kabupaten Landak. Jika kalau barang bukti itu bisa hilang, tentu itu ada apanya. Menjadi tanda tanya, kita akan tetap memonitor hal ini, pungkas Alpinus. (ius)

NGABANG-RK. Wakil Bupati Landak (Wabup), Herculanus Heriadi, SE mengingatkan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) kepala desa dan perangkatnya dalam menjalankan roda pemerintahan desa, terutama menyangkut pengelolaan dana desa. Desa sesuai amanat UU nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan peraturan daerah nomor 72 tahun 2005, desa adalah otonomi asli. Artinya, desa berserta pemerintah desa harus mampu mengurus dan mengatur rumah tangganya sendiri secara efektif dan efisien, kata Wabup saat melantik Kepala Desa Temiang Sawi dan Tebedak, Kecamatan Ngabang, di desa Temiang Sawi, Senin (24/2). Apa yang disampaikan Heriadi patut menjadi perhatian serius para kepala desa di Kabupaten Landak. Apalagi, pasca disahkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, diperlukan SDM kepala desa dan perangkatnya yang mampu mengelola dana desa. Peningkatan SDM perangkat desa itu sangat penting agar tidak terjadi kesalahan

yang dapat berakibat pada kasus hukum saat diberi wewenang mengelola keuangan sendiri sesuai UU Desa itu. Dimana ke depannya, tiap desa akan mendapatkan dana dari APBN antara Rp 0,5 miliar hingga Rp 1 miliar, sesuai luas wilayah dan jumlah penduduk. Wabup menambahkan, pelantikan kepala desa merupakan rangkaian proses pemilihan kepala desa, yang juga untuk memberikan kepastian hukum atas hasil pilihan masyarakat terhadap pemimpin desanya yang diselenggarakan secara langsung dan demokratis. Pemerintah dalam hal ini, bupati mengesahkan apa yang menjadi pilihan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah desa, kata Heriadi adalah garda terdepan untuk melaksanakan tugas pemerintah, tugas pembangunan dan pelayanan serta pembinaan pada masyarakat. Maju mundurnya suatu desa sangat mempengaruhi perkembangan suatu daerah. Jika di daerah kabupaten itu Wakil Bupati Landak, Herculanus Heriadi memberikan arahan banyak yang miskin maka pada pelantikan Kepala Desa Temiang Sawi dan Tebedak, Senin suatu daerah di kabupaten itu (24/2). HUMAS PEMKAB LANDAK

dikatagorikan miskin, ujar Heriadi. Ia berharap, ke depan kepala desa harus mampu me-manage administrasi pemerintahan, harus mampu memimpin perangkat desa dan me-manage kantor desa. Heriadi pun meminta bagi desa yang memiliki kantor agar setiap hari kerja perangkat desa berkerja di kantor. Dan kantor desa harus dibuka sesuai jam kerja Senin hingga Jumat, pesan Wabup. Selama ini, Heriadi melihat di jalur sutera, pada jam kerja kantor desa pada tutup, bahkan pintunya dikunci pakai gembok. Ini kades dan perangkatnya tidak berkerja, kalau kantor yang di jalur sutera seperti itu bagaiman lagi kantor yang di pedalaman tidak dapat dibayangkan. Pada acara pelantikan tampak hadir para asisten, staf ahli Bupati, kepala badan, kepala dinas, inspektur, sekretaris DPRD berserta kepala kantor di lingkungan Pemkab Landak. LAPORAN: ANTONIUS/HUMAS EDITOR: JULIANUS RATNO

Tak Ada TPS Khusus di Rutan dan Rumah Sakit

Rapat Koordinasi KPU Landak bersama Panwaslu dan Polres di aula Binamitra Mapolres Landak, Selasa (25/2). ANTONIUS

NGABANG-RK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Landak menggelar rapat koordinasi (rakor) pemantapan Pileg 9 April 2014 di aula Binamitra Mapolres Landak, Selasa (25/2). Selain pihak kepolisian, hadir juga pihak Panwaslu. Ketua KPU Kabupaten

Landak, Lomon mengatakan rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi soal peraturan KPU dan hal lainnya yang berkaitan dengan tahapan pemilu. Menurut dia, semua tahapan pemilu rawan jika tidak dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada. Ia menyampaikan, di kabu-

pihak Rutan, mereka siap sebagai pengamanan untuk para warga binaan pada saat pelaksanaan pemilihan 9 April Mendatang. Dan demikian juga di rumah sakit tidak ada TPS khusus hanya jarak TPS itu didekatkan dengan rumah sakit tersebut, tutupnya. (ius)

paten Landak jumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS) pada Pileg 2014 sebanyak 1.021. Untuk pelaksanaan pemilih warga Binaan di rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Landak bisa memilih di TPS terdekat, karena tidak ada TPS khusus di Rutan. Hasil koordinasi dengan

BUMI LAWANG KUARI BALAI BETOMU

Sengketa Kavling Tanah di Terminal Sekadau

Ilustrasi/IST

Beras Rata-rata Naik Rp 3 Ribu per Karung SEKADAU-RK. Rentetan bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Nusantara memang mengundang keprihatinan nasional akibat dampak yang disebabkan bencana tersebut. Namun demikian, hal itu tidak berdampak pada naiknya harga sembako. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sekadau melalui Kepala Bidang Perdagangan dan UKM, Imanuel, menyatakan stok bahan sembako di Sekadau relatif aman. Harga jual barang pun stabil. Sejauh ini aman-aman saja, kata Imanuel kepada wartawan, kemarin. Kerusakan ruas jalan nasional yang menghubungkan wilayah timur menuju Pontianak juga tidak berpengaruh pada sembako. Meski diakui, rusaknya jalan sangat mengganggu arus lalu lintas. Meski jalan rusak, angkutan barang dari Pontianak tidak mengalami kendala yang signifikan, ujar Imanuel. Sementara itu, sejumlah pengusaha grosir sembako di pasar Sekadau mengaku ada kenaikan harga pada beberapa item bahan kebutuhan pokok. Namun, tidak terlalu signifikan. Terutama beras dari berbagai merek, ungkap Suhalim alias Atung, salah satu pemilik toko grosir di Sekadau. Rata-rata beras naik Rp 3.000 per karung. Untuk karung ukuran 13 kilogram saat ini dijual Rp.250 per kilo. Komoditi yang turut mengalami kenaikan harga diantaranya mie instant dan susu. Terpisah, Bunhon, pemilik toko grosir Tenaga Baru di Simpang Empat Kayu Lapis menyatakan kelangkaan BBM akhir-akhir ini turut berdampak pada kenaikan harga bahan pokok. Hal itu dikarenakan sulitnya mendapat pasokan BBM untuk kendaraan ekspedisi. Akibatnya, pemilik angkutan terpaksa membeli BBM denga harga tinggi, itupun kalau stoknya tersedia. Mau tidak mau, harga braang pun dinaikkan untuk mengimbangi harga BBM. Minyak susah. Ongkos angkutan mau tidak mau ikut naik, berat di BBM. Itu juga pengaruh kenaikan harga sembako, tutur Bunhon. Ridawati, salah seorang ibu rumah tangga di Sekadau mengaku kenaikan harga sembako masih dalam batas kewajaran dan masih terjangku. Risih juga sih harga barang-barang naik terus. Tapi masih bisa dijangkau lah, ujar ibu satu anak itu. (bdu)

Anen Toro: Kita punya Bukti Slip Pembayaran Pajak atas Tanah itu SEKADAU-RK. Kasus sengketa kepemilikan kavling tanah seluas 1.300 meter per segi di Jalan Mawar, kawasan Terminal Lawang Kuari Sekadau, masih belum tuntas. Hingga kini, kasus sengketa tanah tersebut masih disidangkan di PN Sanggau. Proses persidangan yang berjalan itu menyangkut klaim kepemilikan. Kubu pengguat yenti Susana melalui kantor pengacara Suwito SH mengklaim tanah itu adalah tanah milik mereka. Sementara kubu tergugat, Lay Chok Nen alias Anen Toro juga bersikukuh tanah seluas sekitar 1.300 meter persegi itu adalah milik mereka. Saat ini proses sidangnya sudah masuk ke tahap pemeriksaan saksi, ujar Suhairi SH, pengacara Anen Toro kepada Rakyat Kalbar di Sekadau, Selasa (25/2). Sebagai masyarakat yang taat hukum, Suhairi menegaskan pihaknya akan terus mengikut proses persidangan. Meski pun sejak awal mereka meyakini tanah itu memang milik mereka. Penguasaan kepemilikian, sejak awal membuktikan tanah itu memang milik klain saya dari nenek

Anen Toro. ABDU SYUKRI beliau, Acau, tegas Suhairi. Seperti diketahui, tanah tersebut menjadi sengketa pasca BPN menerbitkan sertifikat atas nama Yenti Susana atas tanah itu. Dasar penertibatn sertifikat adalah hak pakai eks 1983-1993. Kondisi ini membuat kubu Anen Toro meradang. Mereka menyakini bahwa tanah itu adalah tanah mereka yang sudah dikuasai turun temurun sejak zaman sang nenek, Acau.

Itu sudah sah miliki kita. Hal ini sudah dikuatkan dengan putusan PTUN, perkara Nomor 04/G/2009/ PTUN Pontianak yang sudah ingkrah dengan putusan Kasai Mahkamah Agung, tegas Suhairi. Atas dasar itu, Suhairi menegaskan, masalah kepemilikan sudah beres. Tidak ada lagi sengketa yang mengangkut kepemilikan. Karena kita sudah bisa membuktikan alas hak untuk kubu Yenti Susana mengajukan penerbitan sertifikat cacat yuridis, paparnya. Di tempat yang sama, Anen Toro memastikan pihaknya memiliki bukti bahwa sejak awal tanah tersebut memang milik mereka. Kita punya bukti kohir (slip pembayaran pajak) atas tanah itu, ujarnya. Anen menegaskan, sampai ke mana pun pihaknya akan tetap memperjuangkan kepemilikan tanah tersebut. Kita punya buktinya. Kita juga siap membuktikannya secara hukum, tandas Anen. LAPORAN: ABDU SYUKRI EDITOR: JULIANUS RATNO

Petani Lirik Budidaya Kedelai S EKADAU -RK. Petani di Sekadau kini semakin giat mengelola lahan mereka. Tak hanya dengan tanaman lokal seperti sawi, kangkung dan jenis sayuran yang umum ditemukan di pasar Sekadau, para petani kini semakin kreatif dengan mulai melirik tanaman kedelai. Seorang petani di Belitang Hulu, Nyagi misalnya mencoba menamam kedelai. Saya mencoba menamam kedelai, sepertinya cocok dibudidayakan di daerah saya, kata Nyagi ditemui di Sekadau, kemarin. Menurutnya, kacang kedelai memiliki nilai ekonomis tinggi. Sebab, kedelai kering mampu bertahan dari pada jenis sayur ma-

yur yang lain, seperti cabe dan kacang tanah. Kan kedelai banyak dipakai untuk membuat tempe dan tahu, hargnya juga lumayan, yakin bapak 1 anak ini. Ia mengaku punya lahan 2 hektar yang akan dibagi tiga untuk tanama cabe, lada, dan kedelai. Kendati masih tahap uji coba membudidaya kedelai, Nyagi yakin kalau tiga jenis tanamannya itu memiliki nilai ekonomis tinggi setelah panen nanti. Sekarang harg a kedelai belasan ribu per kilo, harg a lada put ih sekitar 40-an ribu kilo, cabe juga lumayan mahal, ini yang diharapkan membantu pendapatan keuangan keluarga, tukasnya. (bdu)

BPBD Diminta Siagakan Sarana Penanggulangan Bencana di Kecamatan

Radius Effendy. ABDU SYUKRI S EKADAU -RK. Anggota DPRD Sekadau, Radius Efendy meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lebih sigap dalam merencanakan aksi penanggulangan bencana, misalnya bencana banjir dan kebakaran yang kerap

melanda sejumlah wilayah. Menurut Radius, banjir yang merupakan bencana paling umum di Kabupaten Sekadau sudah dapat diprediksi kapan akan datang melanda. Karenanya, BPBD mestinya dapat mengambil langkah antisipasi agar penanggulangan banjir tidak kelabakan. Biasanya banjir itu kan mulai November sampai Desember. Nah, sebelum banjir datang, langkah antisipasi perl dilakukan. Misalnya, menyiapkan logistic

bantuan di daerah-daerah rawan banjir terlebih dahulu, saran legislator PDI P ini. Saran Radius bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengamatannya saat penanganan banjir di Kecamatan Nanga Mahap beberapa waktu lalu, bantuan logistic bagi korban banjir terlambat datang. Bantuan baru tiba saat para korban sudah mulai pulih. Kemarin waktu banjir di Mahap, bantuannya lambat datang. Datangnya pun saat para korban sudah mulai kembali beraktivitas.

Mestinya, bantuan itu tiba tepat waktu, saat para korban betulbetul membutuhkan, argumen Radius. Ia juga menyarankan, di setiap Kecamatan yang rawan banjir minimal disiagakan empat unit sarana evakuasi semisal perahu karet. Keberadaan perahu karet dalam penanggulangan banjir sangat penting. Di ibukota Kecamatannya minimal empat unit, kemudian di desa-desa yang juga rawan banjir minimal satu unit lah, tutur pria yang akrab disapa Ahiung.

Untuk kebakaran pun, ia menilai mesti disiagakan sarana pemadam kebakaran di masing-masing kecamatan. Supaya lebih cepat penanganannya, ucapnya. Meski demikian, ia mengapresiasi kinerja BPBD yang sudah bekerja keras dalam menanggulangi setiap bencana yang melanda wilayah Kabupaten Sekadau. Kita layak berterimakasih kepada BPBD beserta unit-unit lainnya yang dilibatkan dalam penanganan bencana banjir, pungkasnya. (bdu)


SAMBAS

SAMBAS TERIGAS TUMPAHAN SALOK

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Febuari 2014

Jaga Kebersihan, Pikat Konsumen 85 Pedagang Terima Kunci Kios dan Los

dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH

Bupati: Jangan Percaya Kunci UN Palsu SAMBAS. Siswa dan siswi yang akan menjalani Ujian Nasional (UN) diminta tidak mudah percaya dengan tawaran kunci jawaban UN. Sebab, belum tentu kunci jawaban tersebut benar. Mereka disarankan belajar dan memperdalam penguasaan materi matapelajaran yang diujikan. Begitu pesan Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH saat menghadiri undangan masyarakat, maupun pertemuan bersama pejabat di lingkungan Pemkab Sambas. Dengan kemajuan teknologi yang ada, kita harus waspada. Ini harus kita antisipasi, jangan sampai teknologi maju dimanfaatkan untuk mengisi jawaban UN. Maka dari itu, peserta UN jangan percaya kunci jawaban, karena kunci jawaban tersebut dinilai sebagai salah satu faktor yang dapat merusak hasil UN. Jadi pelajar kita harus yakin dengan apa yang dipelajari dalam menghadapi UN, imbau Bupati. Ditegaskannya, hasil UN tahun ini harus lebih baik dan lebih tinggi dari tahun lalu. Syaratnya, pelajar harus belajar dengan giat menghadapi UN. Selain itu, ia juga mengharapkan tidak ada gangguan dalam pendistribusian soal dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) saat UN berlangsung. Untuk soal ujian harus sampai tepat waktu, jangan sampai lembar ujian mengganggu pelaksanaan ujian, ingatnya. Untuk lulus UN, jelas Bupati, jawabnya tidak ada pilihan lain, yaitu belajar dengan sungguh‒sungguh. Agar dapat menjawab seluruh pertanyaan yang diujikan. Peserta UN diharapkan tidak percaya apabila ada yang menawarkan jawaban UN. Belajarlah dengan giat agar mudah mengisi soal UN dengan tepat dan benar, pesannya. (edo)

SAMBAS. Sebanyak 85 pedagang yang terdiri dari 44 pemilik kios, 36 los dan 5 kios daging diminta menjaga kebersihan Pasar Tradisional Modern Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas. Sebab, kecanggihan fasilitas pendukung tidak akan memikat pembeli jika kondisi pasar kotor. Pesan itu disampaikan Kepala Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Drs H Uray Tajuddin MSi saat penyerahan kunci kios dan los kepada pedagang, Selasa (25/2). Pasar yang peletakan batu pertamanya dilakukan Menteri Koordinator Perekonomian Ir H Hatta Rajasa tahun lalu ini, peresmiannya masih menunggu kesiapan semua pedagang dan selesainya pembenahan. Hari ini (kemarin, red) kita serahterimakan kunci kios pasar rakyat kepada pedagang. Setelah semuanya siap dan dibenahi, selanjutnya pasar tradisional modern ini akan kita resmikan, tetapi tunggu segalanya telah siap, papar Uray Tajuddin. Pasar rakyat seluas 2.049 meter persegi ini memiliki la-

Kepala Diskumindag Kabupaten Sambas Uray Tajuddin menyampaikan arahan kepada pedagang saat acara serah terima kunci kios Pasar Rakyat di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas. M Ridho han parkir 40 meter x 40 meter, dengan luas per kios 3 meter x 4 meter. Uray Tajuddin menjelaskan, Pasar Desa Kartiasa ini merupakan pasar tradisional modern dengan fasilitas yang canggih, karena dilengkapi CCTV, TV, Musala, WC, mesin pompa, pos satpam, lahan parkir, pentas musik dan lantai keramik. Sebelumnya, Diskumindag juga telah meresmikan pasar tradisional modern dengan fasilitas canggih, yaitu Pasar Selakau. Kita harus jaga pasar rakyat ini menjadi aman dan nyaman, jaga kebersihan, dan buat konsumen betah berbelanja di pasar rakyat. Untuk diketahui, mendapatkan

pasar ini gratis, tujuannya untuk membantu masyarakat, jelasnya. Pasar rakyat ini dibangun untuk masyarakat, guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Makanya, pasar ini diberikan secara gratis bagi pedagang. Pasar ini kita serahkan kepada pengelola, sehingga retribusi bulanan untuk pemeliharaan dan lain-lain ada yang mengelolanya. Untuk kios perbulan Rp 80 ribu, los perbulan Rp 50 ribu dan kios daging perbulan Rp 50 ribu, jelasnya. Ditegaskannya, penggunaan kios ini tidak boleh diserahterimakan kepada pihak lain. Jika ditemukan ada pedagang yang menyerahkan ke pihak lain,

AKP Eko Andi Sutejo SAMBAS. GUNA MENINGKATKAN pemahaman berlalu lintas dan menekan kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), Satlantas

Polres Sambas mengagendakan Program Polantas Wow di Kabupaten Sambas. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya Program Polisi Keamanan Sekolah (PKS) dan Polantas Masuk Taruf Kawinan, ungkap Kasat Lantas Polres Sambas, AKP Eko Andi Sutejo kepada wartawan, Selasa (24/2). Mewakili Kapolres Sambas AKBP Wandy Aziz lebih jauh Eko memaparkan, kegiatan Polantas Wow artinya merupakan kegiatan Polantas yang mantap. Sebelum program ini dilaksanakan, akan dilakukan pemantapan anggota Polantas lebih dulu. Setelah itu sasarannya barulah masyarakat,

sehingga mereka memahami aturan lalu lintas. Dalam Polantas Wow banyak agenda yang kita laksanakan. Selain kegiatan PKS, Polantas Masuk Taruf pada acara resepsi pernikahan. Disinilah kita ikut serta menyampaikan informasi lalu lintas, katanya. Dalam meningkatkan kemampuan personil lalu lintas, pihaknya melaksanakan kegiatan ke dalam dengan melaksanakan kegiatan Drill Borgol dan Drill Tongkat. Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis di Mako Polres Sambas. Kegiatan ini untuk memperkuat personil dalam pembelaan diri, dan untuk pembelaan terhadap orang lain. Jadi pembelaan ini

program internet sehat. Menurutnya, Kemenkominfo sudah bekerja keras memblokir pornografi. Namun, serangan kehadiran video porno begitu masif, baik dari dalam maupun luar negeri. Kami akan berkolaborasi untuk menyelamatkan generasi muda karena kejahatan ini tak akan berhenti, kata jenderal bintang satu ini.Sementara itu, Deden bakal mendapat hukuman berat. Sebab, pemuda pengangguran bergelar sarjana ekonomi ini dijerat dengan pasal berlapis dari tiga undang-undang. Hukuman 13 tahun penjara menantinya. Kasubdit Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri Kombes Albertus Rahmad Wibowo mengatakan Deden terancam pasal 29 juncto pasal 4 ayat 1 Undangundang nomor 44 tahun 2008, tentang Pornografi. Kemudian, pasal 45 ayat 1 juncto pasal 27 ayat 1 UU nomor 22 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 3, 4, dan 5 UU nomor 8 tahun 2010, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencu-

cian Uang. Hukuman paling lama 13 tahun dan atau denda paling banyak Rp 6 miliar, kata Rahmad di Mabes Polri, Selasa (25/2).Ia mengatakan, selain Deden, pembeli video porno online juga dapat dijerat pidana. Apalagi bila konsumen mengambil dari situs porno pelaku Deden. Mengingat situs pelaku sudah menjadi industri bisnis online seksual. Dia menjualbelikan dan dipasang di situs transfer uang Rp30 ribu bisa download 100 video. Berjenjang sampai Rp800 ribu untuk yang ultimate, ujarnya.Rahmad mengatakan bahwa Deden mengaku melakukan ini karena alasan ekonomi. Apalagi, Deden yang bergelar SE saat ini menganggur. Sebagai sarjana ekonomi dan pengangguran, dia melakukan pekerjaan itu, katanya. Menurut Rahmad pula, Deden juga beralasan bahwa istrinya saat ini tengah mengandung. Ia rela melakukan perbuatannya, untuk memenuhi biaya persalinan sang istri. Istri sedang mengandung dia butuh uang banyak, pungkasnya. (boy/jpnn)

Dua Pemuda ...........................................................................................................................dari halaman 9 laptop dan sepeda. Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor, Honda Spacy merah bernomor polisi KB 5736 UH hasil curian, dan Yamaha Jupiter Z putih tanpa plat, sarana

transportasi aksi kejahatan. Sedangkan M Rudi Alfin alias Dedek berperan sebagai pengendara (pilot). Sementara Rian yang melakukan aksinya di saat korbannya lengah. Pengakuan Rian, sengaja mencuri sepeda motor karena

kepepet ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk memuluskan aksinya dalam mengelabui polisi, Rian dan Rudi sengaja mengganti plat aslinya. Plat aslinya saya buang, supaya tidak ketahuan. Saya

buang ke parit Purnama. Yang mengganti plat palsu itu si Dedek, kilahnya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka ini dijerat pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara. (oxa)

Operasi Panah......................................................................................................................dari halaman 9 perbuatannya, kedua pelaku Curanmor ini telah melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun, tegasnya. Kapolres Sambas AKBP Wandy Aziz menjelaskan, kegiatan Operasi Panah ini difokuskan pada Polres saja. Sedan-

segera laporkan kepada Kantor Diskumindag. Bahkan, jika ketahuan dijualbelikan, maka akan diambil alih Diskumindag secara paksa. Kios yang diberikan tidak boleh diperjualbelikan, karena sebelumnya seperti itu, ini harus kita ubah. Kami akan tegaskan ini, dan untuk biaya kebersihan, keamanan serta air di luar dari retribusi, ujar mantan Kadispenda Kabupaten Sambas ini. Di tempat yang sama, Kepala Desa Kartiasa Edi Rahman menyambut baik dibangunnya pasar rakyat di wilayahnya, karena dapat membantu perekonomian masyarakat dan memberikan kontribusi bagi desanya. Peda-

gang yang menempati kios ini sudah menjadi warga Kartiasa, dan harapan kita para pedagang ini bisa bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kartiasa, terutama dalam menjaga kebersihan pasar. Harapan lain, keberadaan pasar ini dapat mendongrak ekonomi masyarakat, harapnya. Sementara itu, Ketua Pengelola Pasar Rakyat Kartiasa, M Ridho SSos yang ditunjuk secara bersama-sama oleh pedagang mengungkapkan, keberadaan pasar ini sangat strategis, karena tidak jauh dari pusat kota. Kita bersama-sama para pedagang akan berupaya mengelola pasar ini dengan baik, dan semua akan kita rundingkan sesama pedagang. Sehingga apa yang dilaksanakan sesuai dengan apa yang diinginkan Pemkab Sambas, khususnya Diskumindag, ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Muzzani, Sekretaris Diskumindag Kabupaten Sambas yang juga Ketua Tim Pembangunan Pasar Kartiasa mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan pasar, dan melakukan mengelolanya dengan baik. Mari kita jaga bersama kebersihan pasar ini. Kepada pengelola yang telah ditunjuk, diharapkan dapat mengkoordinir segala permasalahan di pasar. Sehingga pengelolaan pasar dapat berjalan dengan baik, sesuai harapan kita bersama, harapnya. (edo)

Polres Sambas Siapkan Program Polantas Wow

Istri Hamil, Sarjana Pengangguran Bisnis Video Porno JAKARTA ‒RK. Bareskrim Mabes Polri akan menggandeng Komisi Nasional Perlindungan Anak untuk mengusut kasus bisnis video porno online yang diduga pemerannya melibatkan anak di bawah umur. Ini menyusul ditangkapnya pebisnis video pornografi online, Deden Martakusumah (28) di Bandung, Jawa Barat, dini hari kemarin. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Arief Sulistyanto mengatakan memang banyak anak di bawah umur yang menjadi pemeran video porno dalam kasus Deden ini. Yang jelas karena ini melibatkan anak-anak, kita akan libatkan Komnas PA, kata Arief di Mabes Polri, Selasa (25/2). Menurut Arief, memang tidak mudah untuk mengidentifikasi lokasi pembuatan video porno itu. Tapi, pihaknya akan berupaya bersama Komnas PA maupun ahli lain untuk mengusutnya. Ia menjelaskan pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dalam

15

gkan Polsek untuk perimbangan. Pada operasi ini kita lebih menekankan kasus kejahatan Curat, Curas dan Curanmor, tujuan dilakukan operasi ini ialah untuk mempersempit tindak pelaku kejahatan yang terjadi di Kabupaten Sambas, kata Wandy.

Dalam operasi ini, polisi juga akan mengungkap pelaku kejahatan yang masuk target operasi (TO). Kita imbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan di wilayahnya masing-masing. Sehingga tidak dibebankan kepada polisi, contohnya pada

saat menyimpan kendaraan harus dikunci ganda, dan jangan lalai. Karena kelalaian tersebut memberikan kesempatan pelaku untuk berbuat kejahatan, seperti kasus Curanmor yang terjadi di Kecamatan Selakau Timur, pesannya. (edo)

harus melekat di setiap personil saat melaksanakan tugas pengamanan berlalu lintas, tegasnya. Dalam kegiatan pengaman berlalu lintas, pihaknya akan mencoba bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan untuk menyukseskan program ini. Untuk kegiatan PKS kita akan melibatkan Dinas Pendidikan dan setiap sekolah di kecamatan. Sedangkan Dinas Perhubungan terkait izin trayek, seperti penertiban terhadap kendaraan penumpang, jelasnya. Eko menegaskan, lalu lintas merupakan salah satu perhatian tamu luar saat berkunjung ke Sambas, karena tertib lalu lintas

Puluhan Senjata Ke depan, lanjut Firdaus, bus tidak lagi parkir di depan pelabuhan dan diwajibkan menunggu di terminal Batulayang. Nanti akan kami lakukan razia bersama Dishub, agar mobil yang menunggu penumpang tidak mengganggu arus lalu lintas. Kami tetap konsisten terhadap

menunjukkan pribadi dan budaya daerah. Maka dari itu, marilah kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan berlalu lintas, karena keamanan dan ketertiban berlalu lintas menunjukkan bagaimana budaya kita, dan ini harus kita perhatikan, jelasnya. Kasat Lantas juga mengimbau para pengendara kendaraan yang masih menggunakan STNK sementara, agar menghubungi dealer atau meminta informasi kepada Samsat agar mengganti dengan STNK asli, karena STNKnya sudah dicetak. Dengan dicetaknya STNK, maka STNK sementara tidak berlaku lagi. Jadi pengendara harus segera menggantinya, imbaunya. (edo)

...........................................................dari halaman1

peraturan yang telah kita tentukan, terutama larangan bus untuk tidak parkir di depan pelabuhan, tegas Firdaus. Firdaus mengungkapkan, jajarannya sudah imbauan di pelabuhan area 02, untuk tidak membawa senjata tajam, senjata api serta minuman

keras. Jadi saya harap para penumpang tidak membawa barang-barang tersebut. Apabila ditemukan, maka kami akan proses hukum sesuai UU berlaku. Khusus senjata tajam dan senjata api bisa dijerat dengan UU darurat, tegas Firdaus. (sul)

Kakek Bercucu ..................................................................dari halaman1 ditahan di Polsek Pontianak Selatan dan kasus serupa. Ini pengembangan dari kasus temannya yang sudah ditangkap, ungkap Dudung di ruangannya, Selasa (25/2) siang. Samitro sebelumnya memang sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Polsek Selatan. Ia merupakan otak dari pencurian sepeda motor yang dilakukan bersama rekannya dulu. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari masyarakat, mengabarkan keberadaan Samitro. Polisi melakukan pengintaian dan pengejaran di kediaman Samitro di Jalan Swignyo, Gang Kemakmuran II No 04, Pontianak Kota. Kita cek di rumahnya, ternyata dia tidak berada di rumah. Ada info lagi dia berada di Sungai Pinyuh, kita lakukan pengejaran, cerita Dudung. Sesampainya di Sungai Pinyuh, lanjut Dudung, ternyata Samitro tidak berada di rumah besannya. Padahal dia sebelumnya bersembunyi di sana. Besannya kembali informasikan ke kita, bahwa Samitro sudah berada di Pontianak, papar Dudung. Upaya polisi tak berhenti di situ. Jajaran Polsek Selatan kembali melakukan pengejaran terhadap kakek bercucu empat itu. Akhirnya tertangkap dan mengaku memang benar telah melakukan pencurian sepeda motor jenis Yamaha Mio J berwarna

hitam putih bernomor polisi KB 2094 PO, di Jalan D I Panjaitan, Gang Waru, No 75 Kelurahan BMD, Pontianak Selatan. Sepeda motor itu milik Matdehri. Modus operandi Samitro ini, mencuri sepeda motor, lalu merubah nomor polisinya untuk mengelabui polisi. Dia mengaku mengambil motor menggunakan kunci T dan dijual di Tebas, Kabupaten Sambas. Kita kembangkan lagi ternyata di Sambas ada yang menampung, atasnama Syamsudin, kata Dudung. Kecurigaan polisi terhadap Syamsudin semakin mencuat, ketika melakukan koordinasi antara Polsek Pontianak Selatan dengan Polres Sambas, membenarkan bahwa Syamsudin sudah kerap melakukan penampungan motor-motor curian dari berbagai daerah. Kita bersama satuan Reskrim Polres Sambas melakukan penangkapan terhadap Syamsudin, jelas Dudung. Dikembangkan lagi kasusnya, sepeda motor yang baru dibabat Samitro lalu dijual dan ditampung oleh Syamsudin itu, ternyata berada di tangan Rosadi yang mengaku terima gadaian dari Syamsudin. Samitro menjual motor ke Syamsudin sekitar Rp3,7 juta. Lalu digadaikan Syamsudin lagi ke Rosadi, papar Dudung. Ketiganya dilakukan penahanan. Untuk Samitro dipersangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman sekitar tujuh tahun penjara.

Sementara Syamsudin dan Rosadi dipersangkakan pasal 480 KUHP. Hukuman untuk 480 ini tergantung vonis hakim pada persidangan nanti. Yang jelas posisi berat berada di Samitro dan Syamsudin, tegas Dudung. Pengakuan Samitro, ia melakukan pencurian sepeda motor karena kebetulan terpengaruh ajakan temannya. Karena saya kepepet butuh uang untuk beli obat ginjal. Saya sakit ginjal. Motor itu saya jual ke Syamsudin seharga Rp3,7 juta, kilahnya. Samitro mengaku baru pertama kali melakukan pencurian sepeda motor. Sementara Syamsudin berdalih baru sekali membeli sepeda motor curian dari Samitro yang sempat mengubah nomor polisi menjadi KB 4177 NN. Motor yang baru dibelinya itu langsung digadaikan kepada Rosadi seharga Rp4,8 juta. Ini yang pertama kali, aku Syamsudin. Rosadi pun mengaku tidak mengetahui sepeda motor yang digadaikan Syamsudin itu adalah hasil curian. Saya terima gadaiannya, motor itu saya pakai sehari-hari. Janji Syamsudin seminggu, nyatanya sampai empat bulan, saya tidak tahu motor itu curian, sehingga jadi begini, kesalnya. Hingga berita ini diturunkan, ketiga lelaki paruh baya ini masih mendekam di tahanan Mapolsek Pontianak Selatan, menunggu proses selanjutnya. (oxa)


Harian Rakyat Kalbar | Halaman 16 Rabu, 26 Februari 2014

Bupati Melawi H Fiman Muntaco SH MH membuka MTQ V Menukung

Tokoh masyarakat Menukung memberikan cinderamata pada Bupati Melawi

Kapolres Melawi dan rekan sejawatnya di Muspida Melawi saat memukul beduk

Ketua DPRD Melawi dan rekan sejawatnya di Muspida Melawi saat memukul beduk

PEMBUKAAN MTQ V MENUKUNG SPEKTAKULER Perkuat Iman, Persatuan dan Akselerasi Pembangunan

Camat Menukung, Kapetete yang juga Ketua Umum Panitia MTQ V Menukung mengucapkan terimakasih pada semua pihak

Kepala Kemenag Melawi, Azharuddin Nawawi saat mengulas pentingnya aplikasi MTQ pasca kegiatan

BAGI masyarakat Kecamatan Menukung, digelarnya kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Melawi ke-5 sangat spektakuler. Warga dari berbagai pelosok kecamatan paling ujung di jalur Sungai Melawi datang menyemarakkan kegiatan ini. Tak mengenal latar belakang agama dan suku, semua antusias untuk menyukseskan kompetisi membaca Alquran ini. Pertemuan warga di MTQ yang diselenggarakan selama empat hari hingga Kamis (27/2), semakin memperkuat rasa persatuan dan kesatuan

Pawai Kafilah Kecamatan Pinoh Utara

warga. Tidak hanya warga Kecamatan Menukung, namun seluruh masyarakat Kabupaten Melawi. Pembukaan acara berlangsung sangat spektakuler. Tarian barongsai dan pertunjukan tari kolosal islami bagaikan menggambarkan jalinan erat antar suku dan agama di Kabupaten Melawi. Pertemuan kaďŹ lah antara kecamatan dengan menunjukan kemampuan masing-masing berdampak positif bagi peningkatan keimanan. Selain itu para kaďŹ lah saling berbagai pengala-

man untuk terus melakukan peningkatan di masa mendatang. Apalagi kegiatan yang diselenggarakan di Stadion Menukung yang baru dibangun ini berdampak pada akselerasi pembangunan di kecamatan ini. Berbagai infrastruktur pun disediakan. Jalan darat pun nyaman dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan. Bahkan, berbagai fasilitas dasar juga dibenahi sehingga bisa dinikmati seluruh masyarakat. (*)

Naskah dan Foto: Sukartaji

Pawai Kafilah tuan rumah, Kecamatan Menukung

Bupati Melawi menyerahkan piala bergilir kepada Ketua Umum Panitia MTQ V Menukung

Ketua SC Panitia MTQ V Menukung, M Yamin saat menyampaikan laporan pelaksanaan MTQ

Bupati Melawi bersama pihak-pihak yang mensukseskan MTQ V Menukung

Pawai Kafilah Kecamatan Pinoh Utara

Pertunjukan Barongsai di MTQ V Menukung

Pagelaran seni kolosal melibatkan siswa sekolah


26 Februari 2014