Page 1

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Rakyat Kalbar Klik! website: www.rakyat-kalbar.com

Harga Rp 2.500,-

THE NEW

(Luar kota + ongkos kirim)

Kamis, 19 Juni 2014

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Kalbar, Jalan Arteri Supadio (Ahmad Yani II) Km 3,5 Kubu Raya

Telp: 0561 768677 (Hunting) Fax: 0561 768675

Khawatir PSK Dolly Jualan di Kota Pontianak

KOLOM

Membantah Paradoks: Menangis Ku Lihat Sawit dari Puncak Sehak

PONTIANAK-RK. Walikota Pontianak H Sutarmidji SH MHum menyikapi serius ditutupnya lokalisasi Dolly di Surabaya̶Jawa Timur, Rabu (18/6) oleh Walikota Surabaya. Dikhawatirkan para

oleh Dr. Erdi, M.Si Ketika sawit pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Kalbar yang diawali dari Ngabang dan Parindu sekitar tahun 1980-an oleh PTPN XIII, berbagai tanggapan muncul dari masyarakat di saat itu. Ada yang mengatakan kami tidak makan sawit , kembalikan tanah leluhur Halaman 7

penjaja seks komersial (PSK) di lokalisasi terbesar se Asia Tenggara itu menyebar ke Kota Pontianak. Semuanya harus waspada. Para PSK yang ada di Dolly itu

harus diantisipasi, jangan sampai masuk ke Kota Pontianak, ungkap Sutarmidji kepada wartawan kemarin. Halaman 6

Soal Tudingan Keuangan Negara Bocor dalam Debat,

Prabowo Tak Kasihan Kepada Hatta Rajasa?

Bantah Anti Kristen MANADO-RK. Tudingan sebagian pihak yang menyebut kalau Capres Prabowo Subianto menolak pluralisme, beragama Islam fanatik dan sosok yang anti Kristen, akhirnya dibantah habis oleh calon presiden nomor urut 1 ini. Dalam orasi singkatnya di Lapangan Stadion KONI Sario Manado, Prabowo menegaskan kalau dirinya penganut paham pluralisme dan sangat menghargai perbedaan agama yang ada di negeri ini. Dia beralasan, di dalam keluarga besar Djoyohadikusumo ada perbedaan agama, namun tetap rukun dan kompak. Saya tidak anti Kristen. Ibu saya asli Manado beragama Kristen, Halaman 7

JAKARTA-RK. Tudingan calon Presiden Prabowo Subianto bahwa angka kebocoran keuangan negara mencapai Rp7200 triliun, dalam debat Capres pada Minggu (15/6) lalu, menuai kontroversi. Bagi sejumlah kalangan, statement mantan Danjen Kopassus itu menghantam kubu sendiri. Lupakah Prabowo bahwa calon Wakil Presidennya merupakan mantan Menteri Koordinator Perekonomian? Dan, bukan sekali itu saja pendiri Partai Gerindra ini mengkritisi pengelolaan keuangan negara kala Hatta Rajasa masih menjadi menteri. Tak kasihankah dia kepada ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut? Pakar politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, DR. Burhanuddin Muhtadi menilai, pernyataan Prabowo soal angka kerugian negara pada debat Capres itu memang menempatkan Hatta sebagai pihak yang harusnya ikut bertanggung jawab atas kebocoran itu. Karena secara tidak langsung membuat Hatta yang merupakan cawapres Prabowo itu sebagai tertuduh, ujar dia kepada JPNN, di Jakarta, Rabu (18/6). Pria yang juga menjabat Dirut Eksekutif Indikator Politik Indonesia itu menambahkan,

Syafruddin Sakit Sidang Ditunda PONTIANAK-RK. Sidang ke-14 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana korupsi (Tipikor) atas terdakwa Syafruddin, mantan kepala seksi kepabeanan Bea dan Cukai diundur, lantaran terdakwa mengaku sakit. Sidang ditunda hingga Rabu mendatang. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mula Sardion Pasaribu mengatakan, pihaknya cukup mengerti dengan kondisi kesehatan Syafruddin. Yang penting, kami sudah sesuai jadwal persidangan dan saksi-saksi sudah dihadirkan, ungkapnya. Penasihat hukum terdakwa, Herawan Oetoro membenarkan sakitnya Syafruddin. Namun

Rumor Surat Palsu Usai, Timbul Transkrip Telpon Megawati-Jaksa Agung JAKARTA-RK. Transkrip pembicaraan per telpon yang disebut-sebut antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jaksa Agung Basrief Arief terkait penanganan kasus dugaan korupsi proyek armada Transjakarta beredar saat aksi Progres 98 di Kejaksaan Agung, kemarin. Transkrip pembicaraannya seputar upaya menghindarkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Transjakarta. Progres 98 yang terdiri dari mantan aktivis 1998 mengedarkan salinan transkripan itu ketika mendatangi Kejaksaan Agung. Tujuannya, untuk menyampaikan surat ke Jaksa Agung, Basrief Arief, agar mengklarifikasi transkrip dari pembicaran per telpon itu. Semua ini harus diungkap seterang-terangnya, agar menjadi arus perlawanan terhadap mafia peradilan di negeri ini, kata Ketua Progres 98 Faizal Assegaf sembari membagi-bagikan kertas berupa isi transkrip itu kepada wartawan, di Kejagung,

Halaman 6

Halaman 7

Halaman 6

LANGIT yang Runtuh SINGA yang Punah? atau

Duel antara La Celeste dan The Three Lions ibarat partai final. Ya, Uruguay alias Si Langit Biru bertaruh hidup dan matinya di tarung ini, setelah sebelumnya disapu Kosta Rika secara mengejutkan, 3-1. Demikian pula Sang Singa Inggris. Kekalahan 2-1 dari Italia pada laga pembuka membuat pemain top mereka ur-

ing-uringan karena dibantai media lokal. Dua laga sisa mengharuskan keduanya menghindari sedikitpun blunder bila tidak ingin menghadapi eliminasi.Apa yang akan terjadi nanti? Langit yang runtuh atau Singa yang bakal Punah? Namun, Uruguay dan Inggris menyimpan Halaman 6

Pemimpin Ideal Indonesia Euphoria reformasi paskaruntuhnya Orde Baru menuju era demokratisasi, sejatinya belum menunjukkan sesuatu yang membanggakan

Injet-injet Semut Khawatir PSK Dolly jualan di Kota Pontianak

Nyoblos Presiden 20 Hari Lag i

Candra Ibrahim @candrakepri

Gilbert Lumoindong @PastorGilbertL

Persoalannya, di negara manapun PSK ada. Hanya saja, lokasinya diatur sedemikian rupa, tidak berbaur di pemukiman. #dolly

Siapapun Presidennya, kita rindu tidak ada kelompokkelompok anarkis yang bisa bebas bertindak semaunya, tanpa berhadapan dengan hukum

Malin Kundang™ @damnoise

Ndoro Kakung @ndorokakung •

Yang protes dolly ditutup cuma 2; 1. Orang² yang menikmati uangnya. 2. Orang² penikmat sajiannya.... #dolly

Panggung Jokowi ambruk. Mobil pengiring Prabowo kecelakaan. Iya itu pertanda agar hati-hati. Bukan kutukan Tuhan.

WS#KEJORA#BEJO#JKW4P @wahyudi_sudibya

linchewei @linchewei1 •

Gapapa naik bajaj atau jet , asal jangan naik kuda , di KPU gak ada tempat buat kotorannya

Kalau asumsi Prabowo benar bahwa terjadi kebocoran anggaran sebesar Rp 1000 T, Indonesia sudah bangkrut jauh jauh hari!

-- Tige.. seribu....... Tige.. seribu....... Tige.. seribu.......

Bang Meng

Rakyat Kalbar

@Rakyat_Kalbar

http://www.rakyat-kalbar.com

Rakyat Kalbar Online

Gerebek Togel Nyaris Dimandau

rakyat Indonesia. Rentetan krisis perpolitikan nasional, kesejahteraan ekonomi, dan konflik sosial antar kelompok masyarakat belum Halaman 7

Lim Bui Nyu saat digiring ke Mapolda Kalbar beserta barang bukti yang diduga hasil judi togel. OCSYA ADE CP

Dikira perampok, nyaris saja leher anggota polisi putus ditebas pakai mandau, saat melakukan penggerebekan bandar judi togel yang dilakoni Lim Bui Nyu, 66, di kediaman anaknya Lamito alias Atong, 37, Jalan Purnama II, Kompleks Purnama Hijau nomor 91, RT 01 RW 11, Kelurahan Kota Baru, Pontianak Selatan, Rabu (18/6) pukul 16.00. Halaman 7

INGAT RABU !!! PEMERINTAH PROPINSI KALIMANTAN BARAT Drs. CORNELIS, MH

Gubernur Kalimantan Barat

Drs. CHRISTIANDY SANJAYA, SE, MM Wakil Gubernur Kalimantan Barat

9 JULI 2014

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

MARI JAGA KONDUSIVITAS DAERAH DEMI PEMILU YANG AMAN, DAMAI, DAN BERMARTABAT BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK PROVINSI K ALIMANTAN BARAT


2

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

Sutan Bhatoegana, Ketua Komisi VII

Saya Menunggu Persetujuan Presiden Untuk Mundur Dari Anggota DPR SETELAH ditetapkan sebagai tersangka, Sutan Bhatoegana melepaskan semua jabatan politiknya. Tapi masih tetap menjadi kader partai berlambang bintang mercy itu. Dua hari setelah penetapan saya sebagai tersangka, saya mengajukan pengunduran diri saya kepada DPP Partai Demokrat. Sekarang, saya sudah tidak menjabat sebagai pengurus DPP, Fraksi Partai Demokrat DPR maupun Ketua Komisi VII. Tapi, saya tetap sebagai kader Demokrat. Saya pendiri, yang ikut melahirkan, ujar Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka, akhir pekan lalu. Seperti diketahui, KPK menetapkan Sutan Bhatoegana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kementerian ESDM tahun 2013. Sutan diduga menerima hadiah atau janji yang berkaitan dengan pembahasan APBN perubahan tersebut. Ada dugaan terjadi tindak pidana korupsi terkait pembahasan anggaran APBN 2013 di Kementerian ESDM dengan tersangka SB (Sutan Bhatoegana) selaku Ketua Komisi VII DPR 2009-2014, kata Juru Bicara KPK Johan Budi, di Jakarta, Rabu (14/5). Kamis (12/6), Wakil Ketua DPR, Pramono Anung resmi melantik S Milton Pakpahan sebagai Ketua Komisi VII menggantikan Sutan untuk empat bulan ke depan. Sutan Bhatoegana selanjutnya mengatakan, dirinya juga sudah mengajukan mundur dari anggota DPR. Tapi itu sedang dalam proses, menunggu persetujuan Presiden.

Berikut kutipan selengkapnya:

+Anda mundur juga dari anggota DPR? -Betul. Ini bentuk rasa tanggung jawab saya. Tapi, pengunduran diri saya sebagai anggota DPR masih dalam proses. Saya tidak mau terima gaji tapi tidak bekerja. Sebelum pengunduran diri saya disetujui Presiden, ditandatangani Presiden, saya akan tetap bekerja. Saya masih menunggu tanda tangan Presiden. Besok ditandatangani, saya langsung mundur. Minggu depan ditandatangani, saya mundur. Kalau bulan depan, ya di situ saya mundur. Saya menunggu prosesnya saja. Selama prosesnya belum rampung, saya tetap bekerja. Saya tidak bisa berhenti bekerja, tapi gaji saya jalan. Itu namanya korupsi. +Sejumlah anggota DPR sudah menjadi tersangka, tapi tidak mundur, ini bagaimana? -Saya kan harus bertanggung jawab. Salah atau tidak, itu urusan nanti. Sekarang, satu per satu sudah saya selesaikan. Saya sudah mundur dari DPP dan dari Ketua Komisi VII DPR, tinggal menunggu pengunduran diri saya dari DPR. +O ya, apa Anda sakit hati karena pengajuan sengketa pemilu lalu ke Mahkamah Konstitusi ditolak Partai Demokrat? -Sebagai manusia biasa, pasti ada kecewanya. Ketika saya mengajukan kehilangan suara saya, kemudian suara itu saya temukan, saya sampaikan itu kepada DPP. Setelah itu, DPP minta temuan itu diajukan ke MK, ya saya bawa kesana. Kemudian DPP meminta itu distop, saya terima juga.

Saya melihat, DPP membiarkan kecurangan. Tapi, kalau itu mereka putuskan, ya sudah. Saya mau bilang apa. Namun, mundurnya saya dari semua jabatan di parlemen maupun DPP, nggak ada kaitannya dengan itu. +Bukankan Anda punya hak untuk memperjuangkan hal itu? -Saya setuju. Tapi, itu kan kewenangan DPP. Saya mau lewat proses mana lagi. Sekarang saya hanya punya Allah, itu yang paling hakiki buat saya. + Anda memaafkan semua perlakuan partai terhadap Anda? -Sebagai mausia biasa kekecewaan tetap ada. Tapi sebagai orang beragama, ya saya sabar saja. Ini saya anggap sebagai penyucian diri agar menjadi lebih baik. +Apa Anda akan buka-bukaan dalam kasus dugaan korupsi yang dialamatkan kepada Anda? -Kalau ditanya, ya saya jawab. Apa yang saya tahu, apa yang saya lihat, apa yang saya rasakan, ya saya sampaikan. Itu kalau ditanya. Kalau nggak ditanya, apa yang mau saya ceritakan. Re-editing: Hamka Saptono Ilustrasi : M. Reza Setiawan

Dolly Memanas, Pemkot Tak Mundur

MenPAN-RB: Anak Saya Gagal Tes CPNS

Ketua MenPAN-RB Azwar Abubakar. JPNN

ilustrasi/Ist MESKI rencana penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak hari ini (kemarin) terus mendapat tentangan dari warga sekitar, Pemkot Surabaya tak mengendurkan niatnya. Pemrintahan daerah yang dipimpin Tri Rismaharini itu akan tetap menggelar seremonial deklarasi penutupan lokaliasasi yang disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara itu. Rencananya, acara tersebut akan digelar malam ini (tadi malam) di gedung Islamic Center yang lokasinya tak jauh dari lokalisasi Dolly. Acara tersebut kan hanya pernyataan sikap saja. Jadi ya jalan terus dan tidak ada penundaan, kata Sekota Surabaya, Hendro Gunawan, Rabu (18/6). Namun, sejak Rabu pagi, suasana di sekitar Dolly terus memanas. Para warga sekitar yang menolak penutupan Dolly menutup akses ke Dolly dengan berbagai benda mulai besi, separatorm bangku, kayu dan lainnya. Bahkan menginjak siang, warga yang bergabung dengan para PSK juga membakar ban di jalanan hingga api dan asap hitam membubung. Aparat dari Polsek Sawahan pun tampak hanya berjaga-jaga. Menurut Hendro, Pemkot

Surabaya tidak bekerja sendiri. Dalam hal keamanan, mereka telah mempercayakan kegiatan tersebut ke petugas keamanan, seperti Polisi, TNI, Satpol PP, dan lainnya. Warga dan PSK Blokade Akses ke Dolly Niat Pemkot Surabaya untuk mengakhiri nama besar lokalisasi Dolly terhitung sejak hari ini Rabu (18/6) benar-benar mendapatkan perlawanan sengit. Warga dan PSK lokalisasi Dolly dan Jarak bersatu membuktikan janjinya untuk memblokade akses masuk ke lokalisasi yang disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara itu sejak Rabu (18/6) pagi sekitar pukul 06.00. Sedikitnya ada tujuh akses masuk Dolly yang blokade warga. Diantara berada di Jalan Girilaya, Jalan Dukuh Kupang serta Jalan Ronggo Warsito dan lainnya. Bahkan, akses ganggang kecil sudah diblokir warga sejak kemarin malam. Mereka menutup jalan menggunakan bangku, kayu dan separator dan barang-barang apapun. Mereka melarang siapapun masuk ke area lokalisasi itu. Hanya warga yang memiliki akses untuk keluar masuk. Untuk menunjukkan kekompakan dan keperihatinannya,

warga mengenakan ikat kepala dan pakaian serba hitam. Ini adalah bentuk atas perlawanan penutupan Dolly, kata Agus salah satu warga Dolly. Sepertinya, pemkot dan polisi masih bertindak kalem atas apa yang dilakukan warga yang menolak itu. Petugas belum melakukan pengamanan yang ketat. Hanya terlihat beberapa petugas Polisi Lalu Lintas yang mengatur arus kendaraan yang memadat akibat blokade. Tidak Gunakan Senjata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menginstruksikan jajarannya di Polda Jawa Timur dan Poltabes Surabaya agar menghindari penggunaan senjata dalam menghadapi massa yang menolak penutupan lokalisasi Dolly, Surabaya. Perintah pelarangan penggunaan senjata ini agar tidak ada korban jiwa dalam upaya penutupan lokalisasi yang disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara itu, yang secara seremonial dilakukan Rabu malam (18/6). Polri akan beck-up kebijakan pemerintah (menutup lokalisasi Dolly). Karena itu keputusan semua pihak harus didukung. Kalau ada pertentangan dijaga agar tak jadi korban, katanya. Karena itu, Jenderal bintang

empat itu meminta jajarannya tidak menggunakan senjata saat menghadapi warga Dolly. Sebab, mereka bukan penjahat. Kita hindari penggunaan senjata. (Prostitusi) itu melanggar hukum tapi bukan penjahat, gunakan langkah persuasif. Kalau kita jaga terus dan tak ada pelanggannya, akan bubar dengan sendirinya, tandas Sutarman. (jpnn)

JAKARTA-RK. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menyatakan bahwa PNS bukan satu-satunya jenis pekerjaan yang menjanjikan bagi generasi muda. Dia juga menyebut, selama ini para ibu merasa belum puas jika anaknya sudah mendapatkan pekerjaan tapi bukan menjadi PNS Ibu-ibu harus hilangkan dan ikhlaskan anak-anaknya untuk bekerja di luar PNS. Karena tiap tahunnya hanya tiga persen anak-anak bangsa yang bisa menjadi PNS, ujar Azwar Abubakar saat berbicara di seminar dan pencanangan Perempuan Indonesia Pro Reformasi Birokrasi yang digelar Dharma Wanita Persatuan KemenPAN-RB di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (18/6). Azwar juga mengingatkan agar para istri pejabat tidak merayu-rayu suaminya agar menitipkan anaknya

menjadi PNS. Ibu-ibu yang suaminya punya jabatan strategis jangan mendesak suaminya agar meloloskan putra-putrinya menjadi CPNS. Kalau ingin jadi CPNS, ikutlah tes, tegasnya. Mantan Plt Gubernur Aceh ini lantas menceritakan anaknya tidak lulus CPNS pada 2012. Saat itu, istrinya sampai marah karena tidak bisa meloloskan anaknya. Istri saya sampai bilang, apa gunanya jadi menteri tapi anak sendiri tidak lolos . Saya hanya jawab, saya tidak mau melakukan dosa besar hanya karena meloloskan anak sendiri . Anak saya sebenarnya masuk 10 besar, tapi karena formasinya hanya sembilan orang, jadi dia tidak masuk. Dari sini masyarakat bisa nilai, kalau rekruitmen CPNS sekarang sangat objektif dan tidak ada titip-titipan lagi, bebernya. (jpnn)

Anggoro Dituntut Lima Tahun Penjara JAKARTA-RK. Terdakwa perkara dugaan suap pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan Anggoro Widjojo dituntut lima tahun penjara oleh jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi. Menjatuhkan pidana berupa lima tahun penjara, kata Jaksa Andi Suharlis saat membacakan tuntutan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (18/6). Jaksa juga menuntut Anggoro dengan pidana denda sebesar

Rp 250 juta. Apabila tidak dibayar maka diganti dengan empat bulan kurungan. Jaksa Andi menyatakan, Anggoro terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang diatur dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dalam dakwaan primer. Dalam memberikan tuntutan, jaksa memberikan pertimbangan memberatkan dan meringankan. Adapun hal yang memberatkan adalah perbua-

tan terdakwa menghambat program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Selain itu, terdakwa melarikan diri selama proses penyidikan menghambat proses penegakan hukum dan terdakwa tidak mengakui seluruh perbuatannya. Hal yang meringankan tidak ada, kata Jaksa Andi. Persidangan dilanjutkan pada hari Rabu depan (25/6) pukul 13.00 WIB dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi dari kubu Anggoro. (jpnn)


metro

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

PONTIANAK - SINGKAWANG - BENGKAYANG

Sutarmidji Sebut Bappeda Kurang Bermimpi

3

Pemkot Singkawang akan Siapkan Ruang Memerah ASI

Terkait Kinerja: Sembilan PNS Ditegur, Empat Diberhentikan dan Enam Turun Pangkat

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji membuka acara Musrenbang Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Pontianak Tahun 2015-2019 di Hotel Mahkota Pontianak, Rabu (18/6). HUMAS PEMKOT PONTIANAK-RK. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan digelarnya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Pontianak tahun 2015-2019 ini untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan Kota Pontianak dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Kalbar. Dan juga mengklarsiďŹ kasi usulan program dan kegiatan yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang kelurahan dan kecamatan. Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas serta menyepakati prioritas pembangunan serta program-program strategis kota, terang Sutarmidji usai membuka Musrenbang tersebut di Mahkota Hotel Pontianak, Rabu (18/6). Dikatakannya, dalam penyusunan rencana kerja visi dan misi pembangunan pemerintah harus dibuat lebih tajam oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), meski ada yang menganggap hal tersebut tidak mungkin terwujud. Sayangnya Bappeda kita ini kurang bermimpi, tapi kalau saya suka dan ingin ada mimpimimpi yang bukan sekedar indah. Namun yang mampu membawa kesejahteraan dalam segala aspek. Itulah mimpi untuk membenahi suatu kota

yang perlu kita buat. Walaupun RPJMD-nya lima tahun, tapi kita kalau bisa berďŹ kir lebih dari lima tahun ke depan atau dengan pembangunan jangka panjang, ujar Sutarmidji. Wali Kota lantas mengkritisi salah satu item yang dimuat dalam RKPD Kota Pontianak 2015-2019 yang menargetkan suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hanya 1.800 liter per detik. Sebab jumlah tersebut menurutnya sudah tidak sebanding dengan pertambahan penduduk yang semakin meningkat. Saya selalu bicara PDAM yang 2.250 hingga 2.500 liter per detik. Namun dalam konsep ini hanya 1.800 liter per detik. Harusnya 2.500, karena 1.800 tidak memadai untuk beberapa tahun ke depan, ulas Sutarmidji. Wali Kota Pontianak dua periode ini melanjutkan, semua jajaran SKPD di lingkungan Pemkot harus peka dan peduli terhadap permasalah yang ada di masyarakat. Segala sesuatu itu harus dimulai dari kepedulian dulu. Saya minta semua jajaran pemerintah Kota Pontianak, kita harus peduli sesuatu, dalam segala aspek, apa yang menjadi fokus capaian kita. Baru kita komunikasikan. Setelah kepedulian baru mengimplementasikannya, kalau koordinasi tidak baik, maka impelemntasi pun amburadul, tegas Sutarmidji. Menurut Bang Midji, sapaan

akrab Sutarmidji, mestinya setiap SKPD memiliki Standard Operating Procedure (SOP) untuk menata pegawai dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Kelemahan kita selama ini meremehkan SOP, sehingga kita tidak bisa mempercepat pelayanan publik. Misalnya urusan kenaikan pangkat, harus ada SOP, mau 1.000 harus dibuat. Kita perlu percepatan, mana yang perlu kita pangkas dan sebagainya, kata dia. Jika ingin meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), ditegaskan Bang Midji harus sering dikomunikasikan antara SKPD terkait, hal itu menurut dia sebagai upaya untuk menerapkan tatakelola pemerintahan yang baik. Ini yang terus kita dengungkan. SKPD ini jangan alergi dengan Ombudsman, ICW. Kalau tak berani ambil resiko berhenti, bulan ini dua orang pejabat eselon dua kita yang mengundurkan diri, belum apaapa sudah takut. Kemarin saya tandatangani surat teguran untuk sembilan orang, empat yang diberhentikan dan enam pegawai turun pangkat, beber Wali Kota. Diakui nasional, Pemerintah Kota Pontianak sebagai pelopor dalam transparansi anggaran kepada publik mulai dari perencanaan hingga realisasi anggaran. Pengakuan itu, lantaran Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menen-

gah (RPJM) Kota Pontianak sudah menerapkan teknologi informasi berbasis website. Web dengan alamat http:// sipp-kotapontianak.web.id/ ini dapat diakses secara luas. Dengan mengakses web sistem informasi penyusunan hasil musrenbang dan forum SKPD Kota Pontianak, pengunjung disajikan secara langsung bagaimana proses musrenbang disusun bersama antara pemda dengan aspirasi masyarakat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat Kota Pontianak. Selain melakukan perencanaan pembangunan dengan baik dan transparan, Pemkot Pontianak juga serius dalam melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Seperti menggandeng Ombudsman sebagai lembaga yang memiliki kewenangan mengawasi penyelenggaraan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara Negara atau Pemerintah. Untuk mengukur pelayanan publik kita gandeng Ombudsman. Ternyata setelah kita cek bukan sepuluh tapi tinggal satu yang masuk pada jalur merah, ini perkembangan yang sangat baik. Kemarin yang hijau cuma satu sekarang hampir semua sudah hijau. Hijau itu bisa diartikan sudah terbaik dan harapannya yang merah sebentar lagi bisa masuk ke jalur kuning atau hijau, kata Wali Kota. Untuk diketahui, dari sekian upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Pontianak bukan tanpa hasil, deretan prestasi telah diraih pada tahun 2014, setelah meraih kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ketiga kalinya (Tahun 2011, 2012 dan 2013). Kota Pontianak juga menerima penghargaan sebagai kota terbaik dalam pengendalian inflasi (TPID) untuk wilayah Indonesia Bagian Timur. Hal ini membuktikan akuntabilitas kinerja pemerintah Kota Pontianak yang baik dan ke depannya optimis akan semakin lebih baik.

Laporan: Andreas dan Ocsya Ade CP Editor: Julianus Ratno

DWP bersama Dinas Kesehatan Kota Singkawang menggelar Sosialisasi PHBS di Kantor Walikota Singkawang, Selasa (17/6). MORDIADI

SINGKAWANG. Sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Anti Rokok Sedunia dan program nasional berupa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang akan menyiapkan Kawasan Tanpa Rokok dan Ruang Memerah Air Susu Ibu (ASI) di perkantoran. Ini dilakukan secara bertahap dan perlu dukungan dari semua pihak, kata Arman Suyono, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah (Setda) Kota Singkawang ketika Sosialisasi PHBS di Kantor Walikota Singkawang, Selasa (17/6). Sosialisasi yang digelar di Ruang Asisten Pemerintah dan Kesra itu merupakan kerjasama antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) dengan Dinas Kesehatan Kota Singkawang. Tujuannya, meningkatkan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat difokuskan pada penyediaan ruang menyusui dan memerah ASI bagi PNS yang memiliki bayi di tempat kerja, serta penerapan kawasan tanpa rokok di lingkungan kerja. Arman menegaskan, sosial-

isasi tersebut harus ada tindaklanjutnya, bukan hanya dari DWP dan Dinas Kesehatan Kota Singkawang, tetapi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya di Kota Singkawang. Harus ada tindak lanjut dari kegiatan ini. Dalam dua atau tiga bulan ke depan harus ada pemantauan ke setiap SKPD untuk mengetahui sejauh mana penerapannya, kata Arman. Di tempat yang sama, Ketua DWP Kota Singkawang, Ny Endang Syech Bandar menjelaskan, program PHBS ini sudah dicanangkan se jak Munas Luar Biasa DWP di Jakarta pada 7 Desember 1999. DWP Kota Singkawang berupaya mewujudkan visi dan misi itu, salah satu mendorong diberlakukannya PHBS di tempat kerja, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat, jelas Endang. Dia berharap, Sosialisasi Penerapan PHBS yang diikuti PNS di lingkungan Pemkot Singkawang ini, akan mampu meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan di Bumi Bertuah Gayung Bersambut ini. (dik)

Kabupaten/Kota Diminta Bangun Rumah Jompo Cornelis: Fakir Miskin dan Orang Terlantar Ditanggung Negara PONTIANAK-RK. Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH meminta Dinas Sosial bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk mendata masyarakat Kalbar yang sudah Lanjut Usia (Lansia). Gubernur juga menyarankan agar setiap kabupaten/kota membangun rumah jompo. Minimal bekerjasama dengan dinas kesehatan, rumah sakit dan lain-lain. Termasuk juga bekerjasama dengan Bulog. Bulog nanti suplai beras gratis. Kalau ada yang mengatakan raskin dihapus itu bohong, karena ini adalah amanat Undang-undang Dasar 1945. Dalam amanat undang-undang itu, fakir miskin dan orang terlantar ditanggung oleh negara, tegas Cornelis pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di

Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (18/6). Gubernur meminta pemerintah daerah peduli terhadap masyarakat yang sudah lanjut usia. Jangan sampai ada orang tua tinggal sendiri di rumah tanpa ada yang mengurusnya. Apalagi hingga meninggal dunia tanpa ada yang mengetahui. Nanti bagaimana dengan orang-orang tua yang anaknya tidak ada di situ, keluarga sudah tidak di situ, negara harus ambil alih. Jangan sampai dia meninggal di rumahnya tidak ada yang tahu, sampai dia busuk dan sebagainya. Ini jelas bertentangan dengan kemanusiaan yang adil dan beradab, ujar Cornelis. Sebab lanjut dia, saat ini yang menjadi fokus per-

hatian pemerintah hanya pada bidang ekonomi dan infrastruktur, namun tanpa memandang Hak Asasi Manusia (HAM) yang memiliki nilai penting. Nah ini orang lebih banyak berorientasi pada pembangunan ekonomi, infrastruktur dan lain-lain, maka petinggi yang mengurus ini lebih kreatif menjabarkan undang-undang 45 itu, katanya. Di tempat sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar Drs Junaidi S Sos mengatakan, Pemprov Kalbar saat ini belum mempunyai panti jompo, namun panti jompo milik pemerintah baru ada di Kabupaten Kubu Raya dan Ketapang. Kalau di Singkawang dan Kota Pontianak ada, tapi punya swasta namun tetap

bekerjasama dengan dinas sosial kota. Maka ke depan kita akan coba untuk membangun dua panti lansia di kabupaten, hanya kita belum sampai ke tahap di mana kabupaten yang akan kita bangun panti lansia itu, terang Junaidi. Kapasitas masing-masing panti jompo yang ada, ditambahkan dia hanya mampu menampung sekitar seratus orang, kemudian jumlah lansia diluar panti mencapai 850 orang. Jadi baru sekitar 1500-an yang bisa kita tangani. Sementara jumlah populasi lansia yang terlantar di Kalbar hampir 10-ribuan, dari total lansia 25. 884 orang. Yang terlantar sekitar lima persen dari jumlah lansia, ini data 2013 akhir, demikian Junaidi. (dRe)

NPC Singkawang Targetkan 10 Emas di Peparprov Kalbar SINGKAWANG. Walikota Singkawang, Drs H Awang Ishak MSi mengaku salut dengan semangat National Paralympic Committee (NPC) Kota Singkawang, induk organisasi atlet disabilitas. Bahkan, dalam Pekan Paralimpic Provinsi (Peparprov) Kalbar III, tanggal 20 Juni mendatang, Kota Singkawang menargetkan 10 medali emas. Mudah-mudahan atlet NPC membawa nama baik Kota Singkawang, kata Awang Ishak tatkala melepas keberangkatan 23 atlet paralimpic di ruang kerjanya, Senin (16/6) lalu. Ketika melepas keberangkatan 23 atlet paralypic tersebut, Awang didampingi Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia

(KONI) Kota Singkawang Nova Wijaya dan Ketua NPC Kota Singkawang Bambang Aryanto. Atlet-atlet penyandang disabilitas cabang olahraga renang, panahan, tenis meja, badminton dan atletik itu akan bertanding dengan atlet-atlet kabupaten/kota lainnya di Kalbar dalam Peparprov Kalbar III. Awang tidak membebani para atlet disabilitas dengan target yang harus diraih dalam Peparprov Kalbar mendatang. Untuk target prestasi kita maksimal saja, yang penting kita kompak dan berjuang bersama membawa nama baik Kota Singkawang. Saya berdoa semoga kita menang, katanya. Di tempat yang sama,

Sekretaris KONI Kota Singkawang, Nova Wijaya mengungkapkan, yang berangkat ke Peparprov Kalbar tahun ini 23 atlet dan tujuh orang oďŹƒcial dan dua Satgas KONI. Jadi totalnya 32 orang, mereka berangkat 18 Juni, ungkapnya. Sehari sebelum berangkat, para atlet sengaja dipertemukan dengan Walikota Singkawang, agar mereka lebih termotivasi untuk mempersembahkan medali. Atlet disabilitas ini mesti diperhatikan juga. Mereka bangga sekali bisa bertemu Walikota, ujar Nova. Sementara itu, Ketua NPC Kota Singkawang, Bambang Aryanto mengungkapkan, pada Peparprov sebelumnya, Kota Singkawang bertengger di per-

ingkat lima Kalbar. Karena kekuatan kita lebih dari ketika Peparprov 2010, fasilitasnya juga lebih. Kita Berharap NPC bisa sukses pada Peparprov tahun ini. Target kita 10 emas, dan peringkatnya juga naik, ujarnya optimis. Prajurit TNI ini sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung atlet disabilitas Kota Singkawang, seperti KONI, Pemkot dan masyarakat Singkawang. Kami sudah siap, meskipun sebelumnya ada kendala. Tetapi itu bisa dimengerti. Saya meminta para atlet tetap termotivasi, sabar, dan terus latihan. Karena persoalan sudah bisa kita atasi, ungkap Bambang yang juga atlet panahan ini. (dik)

Peringatan hari Lansia Nasional di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (18/6). ANDREAS

Dishubkominfo Kalbar Belajar ke MC Kota Singkawang SINGKAWANG. Prestasi selama tiga tahun berturut-turut menjadi Media Center (MC) terbaik seluruh Indonesia, mengundang minat aparatur Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkomfo) Kalbar belajar kepada MC Kota Singkawang. Kedatangan rombongan dari Dishubkominfo Kalbar itu diterima langsung Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dishubkominfo Kota Singkawang, Dra Istri Handayani MSi di Ruang MC Kota Singkawang, Selasa (10/6) lalu. Perwakilan dari rombongan tersebut, Nirwan menanyakan bagaimana upaya yang harus dilakukan, agar bisa menjadi

seperti MC Kota Singkawang dan menghasilkan berita yang baik serta bermanfaat bagi masyarakat. Mendapatkan pertanyaan seperti itu, Kabid Kominfo Dishubkominfo, Istri Handayani pun menjelaskan berbagai hal penting dalam mengelola MC. Manajemen yang kami terapkan adalah manajemen kekeluargaan, dengan strategi memberdayakan semua potensi yang ada semaksimal mungkin, katanya. Dalam kesempatan tersebut Istri juga mengungkapkan, kalau MC juga bekerjasama dengan media massa di Kota Singkawang. Rekan-rekan media kita rangkul menjadi satu tim dalam sebuah ke-

luarga, kita jalin kerjasama sesama reporter, ujarnya. Terkait berita yang dihasilkan, Istri menjelaskan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan. Isi berita yang kita tekankan adalah berita yang berisi informasi kepada masyarakat, yang mengandung asas edukasi, pencerahan, empowering dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dalam wadah NKRI, jelasnya. Dia juga menekankan, keberhasilan yang diraih MC Kota Singkawang bukan hasil berpangku tangan. Tetapi melalui kerja keras seluruh pengelola dan aparatur di Dishubkominfo Kota Singkawang. (dik)


Pro EKBIS

RAKYAT KALBAR

4

Kamis, 19 Juni 2014

Baru Tiga Perusahaan Kirim Contoh Label yang mengirimkan contoh peringatan bahaya merokok bergambar itu pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dua diantaranya adalah PT Djarum dan PT Sampoerna Tbk. Keduanya dikatakan telah menjalankan kewajiban mereka seperti yang telah ditetapkan pemerintah. Tak hanya mengirim contoh HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK label PWH, keduanya juga rajin DI PONTIANAK mengirim laporan wajib tentang kandungan Tar dan nikotin yang Minggu ke 3 (ketiga) Juni 2014 terdapat dalam rokok produksi mereka. Kewajiban ini sendiri Jenis D i s - Eceran telah berjalan sejak Januari tahun (Rp) Komoditi tributor 2014. (Rp) Sebagian dari mereka dinilai taat. Setiap bulan mereka menDOC Broiler Final Stock 4.750 5.500 girim semua yang kami minta. Broiler Hidup 20.000 22.000 Ayam Buras Hidup 50.000 60.000 Kami mengirim form yang harus Daging Sapi 110.000 115.000 mereka isi dan mereka mengirim 60.000 Daging Babi 50.000 balik ke kita, ujar Direktur PengaKarkas Kambing 100.000 110.000 wasan Narkotika, Psikotropika, Zat 18.000 Telur Ayam Ras 15.500 6.650 Pakan Petelur Starter 6.000 Adiktif (NAFZA) BPOM Sri Utami 5.900 Pakan Petelur Grower 5.700 Ekaningtyas, di Jakarta, kemarin. 7.000 Pakan Layer 6.600 Kendati baru tiga perusahaan 8.500 Pakan Pedaging Starter 7.000 8.000 PakanPedagingFinisher 7.200 yang telah mengirim sampel PWH 18.000 Kulit Sapi mereka, Eka meyakini bahwa 669 12.000 Kulit Kambing perusahaan lainnya telah siap. Mereka akan menjalankan kewajiban mereka pada 24 Juni nanti.

JAKARTA - Para pemiliki Industri rokok diwajibkan mencantumkan pictorial warning health (PWH) pada bungkus rokok pada 24 Juni mendatang. Hingga seminggu sebelum masa berlaku, baru tiga importir dari 672 importir

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar

VALAS

Selasa, 17 Juni 2014

Mata Uang AUD EUR MYR SAR SGD USD

Jual 11,168.53 16,171.00 3,693.31 3,178.69 9,520.08 11,922.00

Beli 11,053.27 16,008.58 3,654.49 3,147.15 9,424.35 11,804.0 Sumber: Bank Indonesia

KOMODITI SAWIT

Sebab jika tidak, sanksi yang akan diberikan tidak main-main. BPOM akan segera memberikan teguran untuk pertama kali hingga tindaklanjut berupa penarikan. Kalau memang pada hari H masih ada produsen yang tidak patuh, maka BPOM siap melakukan penarikan, tegasnya. Eka menjelaskan kembali,

ILSUTRASI

penarikan akan dilakukan pihaknya apabila perusahaan rokok tidak mencantumkan logo bergambar dan tulisan berupa peringatan. Kedua, produsen rokok tidak mengirim kandungan Tar dan Nikotin secara rutin, dan terus melakukan update data. Ia menuturkan, pada tanggal 24 Juni nanti, pihaknya akan melakukan monitoring di lapangan. Dengan cara mengawasi apa yang terjadi di seluruh pelosok Indo-

nesia, baik di pasar tradisional maupun perusahaan retail. Saat ini, menurut data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, ada sebanyak 3392 merek rokok yang terdaftar tersebar di Indonesia. untuk mengawasi sekian banyak merek tersebut, BPOM pusat akan dibantu oleh balai-balai besar BPOM di seluruh Indonesia. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan

(Kemenkes) dan lintas sektor untuk terus melakukan pengawalan agar program ini berjalan lancar. Dalam peredaran itu akan diberlakukan dua kemasan. Pertama, kemasan tanpa peringatan bergambar dan tulisan. Kedua, kemasan lengkap dengan tulisan dan gambar. Kita akan terus keliling, melakukan sampling, termasuk melakukan pengecekkan ke industri rokok di daerah, tuturnya. (mia)

Tiga Bank BUMN Gunakan Uang Elektronik

April 2014

Harga TBS dalam Rupiah Indeks K (%) 91.50 CPO (Rp/Kg) 8,949.85 Inti Sawit (Rp/Kg) 6,211.00 Harga TBS/Kg Berdasarkan Umur Tanaman (Tahun) 3 tahun 1,502.15 4 tahun 1,628.61 5 tahun 1,745.85 6 tahun 1,796.28 7 tahun 1,863.14 8 tahun 1,920.35 9 tahun 1,973.87 10-20 tahun 2,041.42 Rata-rata 1,931.45 Naik/Turun Naik Rupiah 70.14 Prosentase 3.77

JAKARTA - RK.Masyarakat ekonomi Asean (MEA) memicu perbankan pelat merah untuk menggenjot penggunaan uang elektronik (e-money). Saat ini, tiga bank BUMN bersinergi memperluas pasar e-money di alat transportasi publik. Tiga bank itu adalah Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Kartu prabayar Mandiri E-Money, BRIZZI, dan BNI Tapcash dapat digunakan sebag ai pembayaran tiket kereta di commuter line Jabodetabek. Direktur Konsumer dan

EQUATORIANA

Ritel BNI Darmadi Sutanto mengatakan, kerjasama di KCJ tersebut diharapkan dapat membantu program less cash society (LCS) yang tengah dikampanyekan Bank Indonesia (BI). Transportasi publik sebetulnya makin didorong untuk penerapan single card. Selain kereta juga di alat transportasi lain seperti bus, jelas Darmadi kemarin (16/6). Transaksi e-ticketing ditargetkan mencapai 240 ribu per hari. Atau hampir 50 persen dari total transaksi

commuter line jabodetabek yang mencapai 600 ribu transaksi per hari. Direktur Eksekutif Sistem Pembayaran BI Rosmaya Hadi mengatakan, pihaknya kini tengah gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih banyak menggunakan uang elektronik. Hal ini dilakukan dengan menyiapkan program less cash society untuk diujicoba di sejumlah kota di Indonesia. Uji coba non cash tersebut utamanya kami fokuskan ke perguruan tinggi dan sektor

pendidikan dalam bentuk non tunai. Menurut dia, pengurangan penggunaan uang dalam bentuk tunai ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi MEA yang bakal berlangsung tahun depan. Kita akan mudah melihat ke mana aliran penggunaan uang non cash dalam jumlah kecil. Selain itu juga tak perlu t e r l a l u b a ny a k m e n c e t a k uang kecil. Karena itu kami membutuhkan part isipasi perbankan, terangnya. (gal/ agm)

transportasi, ungkapnya dalam peluncuran kerja sama e-ticketing antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Jabodetabek, kemarin (16/8). Rencananya ada sembilan kota yang menjadi target sosialisasi pada bulan September 2014 mendatang. Di antaranya Jakarta, Medan, Palembang, Padang, Bali, Surabaya, Semarang, Makassar, dan Banjarmasin. Untuk tahap awal, sosialisasi dilakukan dengan menerapkan sistem pembayaran biaya

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

HP : 081345479682

Redaksi menerima surat pembaca, isi maksimal 300 kata ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: equatorianarakyatkalbar@gmail.com

Masalah kita

Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 bertepatan dengan 16 tahun era Reformasi di

Indonesia. Dari dua pasang Capres-Cawapres yang bertarung dalam Pilpres kali

Tanggapan Relawan Jokowi-JK jangan tonton tv ‌demikian saran salah satu diantara Ketua DPC Pxxxxxxx. Kalau dicermati saran tersebut, apapun alasannya sangat tidak logis karena selain bisa saja dianggap melanggar HAM, juga

ini, sebaiknya pemenangnya mampu melaksanakan mandat yang telah dipercayakan

merupakan ketakutan berlebihan yang semestinya tidak perlu ditakuti atau dikhawatirkan, dan bisa-bisa kader utama menjadi jago kandang, karena tidak tahu situasi di luar kandang. Katakanlah capres yang ditakutkan tersebut karena pernah terlibat kasus HAM puluhan tahun silam, dan kini bisa lolos sebagai capres, tidak perlu ditakutkan sebab ada istilah berupa

untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik dibanding era sebelumnya. Karena rakyat pasti berharap memperoleh kehidupan yang lebih baik dari Capres dan Cawapres yang dipilih secara langsung. Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2014 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden memastikan pilpres digelar pada 9 Juli. Sebelumnya, pasangan Capres-Cawapres mendaftar pada 18-20 Mei, dan menjalani pemeriksaan kesehatan pada 19-23 Mei. Setelah nama-nama Capres-Cawapres ditetapkan KPU pada 31 Mei, dilanjutkan deng an

deklarasi pemilu presiden dan wakil presiden berintegritas tanggal 3 Juni. Kemudian, 4 Juni-5 Juli merupakan masa kampanye yang diakhiri dengan masa tenang pada 6-8 Juli, dan masa pemungutan suara pada 9 Juli di TPS. Bagi rakyat tidak banyak hal yang bisa dilakukan dalam pemilihan nanti, mereka hanya dapat berdoa dan berharap agar pemimpin mendatang lebih baik dari yang sebelumnya. Manusia memang tidak ada yang sempurna. Namun, apa salahnya jika rakyat sebagai pemegang demokrasi

persoalan sosial yang nantinya akan dihadapi. Apakah Indonesia akan lebih baik dalam 5 tahun mendatang, ataukah semakin terpuruk dengan sederet permasalahannya, kita tunggu saja pada 9 Juli 2014. Siapakah presiden yang sesuai dengan harapan rakyat? Menurut anda?

tertinggi mendambakan seorang pimpinan yang mampu membawa perubahan. Seakan masyarakat sudah kenyang dengan janjijanji palsu yang tak kunjung ditepati, kini mereka hanya menunggu bukti nyata dari para calon. Kebutuhan riil itu tidak lain dari bagaimana upaya seorang pemimpin dan seluruh lapisan masyarakat dapat mengatasi persoalan-

pertanyaan; mana yang lebih baik, mantan preman atau mantan ulama (dari kalangan Islam) dan mantan pendeta (dari kalangan agama selain Islam). Semoga bisa dimaklumi. (Menra 66)

CARA MUDAH PASANG IKLAN

Hotline : (0561). 768677

085332578345 11-6-2014 13.03

HP. 0852 4541 1544 bisa SMS dan BBM (PIN: 73F2B87C)

Sms Warga &KRKPFCJ5CLC2CM Pak wali, kalau memang benar-benar pak wali tegas sebagai pemimpin, tolong Rumkit Kharitas Bhakti dipindah saja, karena mengganggu pengendara dan sempit, mana parkir sembarangan. Tunjukkan pada masyarakat. 085348090038 5-6-2014

HARIAN

CARA MUDAH PASANG IKLAN

,CPICP$QJQPI Dinas Pendidikan Kalbar jangan pasang iklan di koran, membohongi rakyat. Yang kaya semakin kaya, yang miskin tetap miskin. Beasiswa hxx bxx 085245519512 6-6-2014 07.44

17.07

577868

Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak * Pin BB : 293C1294 * Hp : 0821 5688 2222 * SMS : 0816 4911 1555

di Harian Hubungi :

Hotline : (0561). 768677 HP. 0852 4541 1544 bisa SMS dan BBM (PIN: 73F2B87C)

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Pembina: Dahlan Iskan, HM Alwi Hamu. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Wakil Direktur: Djailani Kasno Jawa Pos Media Group

Penerbit PT Kapuas Media Utama Press Kantor Pusat: Graha Pena Kalbar Jalan Arteri Supadio (d/a Ahmad Yani 2) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat Telepon: 0561-768677 (hunting), 0561-721229 Fax: 0561- 768675 e-Mail: redaksi@equator-news.com

Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Hamka Saptono Dewan Redaksi: Yuni Kurnianto, Julianus Ratno, Mohamad Iqbal. Penasihat Hukum: HM Tamsil Sjoekoer SH MH, Pracetak/Tata Wajah: Dennis (Manajer), Defri, Yudi, Roby, Bobby. Illustrator: Reza Setiawan Pemasaran Koran & Promosi: Mohamad Qadhafy (Manajer), Abubakar, Heru Prayitna (Distribusi), Jenggo, Susanto Iklan: Ahmad Jaiz (Manajer), Rosadi Jamani. Divisi Event: Mohamad Qadhafy Website & IT: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Manajer), Julianovita. Umum/Administrasi: Adidharma. Kota Pontianak:Samsul Arifin, Andreas, Biro Kubu Raya:Arisandy. Biro Mempawah: Alfi Shandy, Jl. Teratai Blok A No 3, Telp. 0561-691326. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho, Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Dalam Kaum, Sambas, Telp. 0562-392738. Biro Sanggau: Kiram Akbar, Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau. Biro Landak: Antonius, Jl. Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal 2 Ngabang. Biro Kayong Utara: Kamiriludin, Jl. Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana. Biro Ketapang: Jaidi Chandra. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi, Jl. M Yasin, Putussibau Utara No 3, Telp. 0567-22877. Biro Melawi: Sukartaji, Jl Juang Nanga Pinoh Telp. 0568-22069. Biro Sintang: Suhardin. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828. Tarif iklan per milimeter kolom Hitam putih: 8.000,00. Spot color: 10.500,00. Full color: 15.000,00. Iklan baris: 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris) Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) Bank Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas.


KURS KURSI RAKYAT

RAKYAT KALBAR

k untu

Pengamat: Serangan ke Jokowi Dirancang Matang dan Sistematis JAKARTA. Serangan yang ditujukan ke pasangan capres dan cawapres nomor 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla seakan tak ada habisnya. Beberapa pihak pun menilai serangan-serangan itu dilakukan secara sistematis yang diatur oleh tangan-tangan berkuasa . Ada tangan-tangan berkuasa yang dengan perbagai cara berusaha menjatuhkan nama baik kandidat presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilu Presiden 2014, kata Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran, Muradi, Rabu (18/6). Menurutnya, ada beberapa usaha nyata untuk menjegal Jokowi menjadi presiden. Di antaranya dugaan pengerahan tentara Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menghasut masyarakat Indonesia supaya memilih Prabowo Subianto pada 9 Juli mendatang. Sedangkan usaha lainnya adalah untuk mendelegitimasi Jokowi adalah penyebaran isu sara melalui Tabloid Obor Rakyat yang disebar di pondok-pondok pesantren. Ini by design dan dikondisikan. Pengkondisian yang sistematis, kata Muradi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/6). Selain pengerahan Babinsa dan tabloid Obor Rakyat, Jokowi juga diserang dengan isu korupsi. Isu korupsi yang terus diarahkan ke Jokowi adalah kasus Transjakarta. Yang terbaru beredarnya fotokopi yang seolah transkrip percakapan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Jaksa Agung Basrief Arief yang isinya seolah-olah meminta agar Jokowi tidak dikaitkan dalam kasus Transjakarta, ujarnya. Megawati dan Basrief terang-terang membantah transkrip pembicaraan itu. Beredarnya transkrip percakapan itu, tanpa rekaman, semakin menguatkan adanya upaya sistematis untuk mendelegitimasi Jokowi melalui kasus Transjakarta, kata Muradi. Tak berhenti sampai di situ. Bentuk serangan lain adalah dengan menghembuskan isu bahwa internal PDIP tidak solid mendukung Jokowi. Tentu saja tujuannya agar pemilih Jokowi mengalihkan dukungan ke Prabowo. (jpnn)

KPU Kalbar Dorong Lansia Memilih Gubernur: Hak Suara Kita Sama, Karena Suara Rakyat Suara Tuhan PONTIANAK-RK. Menjamin hak konstitusional masyarakat yang lanjut usia (lansia) di Pilpres 9 Juli mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalbar akan melakukan sosialisasi ke sejumlah panti jompo di provinsi itu. Dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi ke panti jompo, kita mengingatkan agar mereka menggunakan hak pilihnya. Seperti pada Pileg 9 April lalu, kami mendatangi salah satu panti di Kabupaten Kubu Raya, ujar Ketua KPU Provinsi Kalbar, Umi Rifdiyawati SH MH ditemui di sela-sela peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (18/6). Dalam memberikan hak pilihnya nanti, kata Umi pihaknya tidak menyediakan fasilitas khusus bagi warga lanjut usia tersebut. Asalkan, mereka masih mampu menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk kategori lansia yang didampingi karena mengalami masalah fisik, dijelaskan dia misalnya ada kecacatan di anggota tubuhnya atau tuna netra. Tapi untuk lansia sepanjang dia masih bisa melihat dan menggunakan tangannya untuk memilih, nggak perlu didampingi, ujar Umi. Di tempat sama, Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH mengingatkan masyarakat Kalbar yang sudah lanjut usia agar memastikan dirinya terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2014. Jangan sampai nggak milih, cek dengan petugas Pemilu ke RT/RW di tempat bapak/ibu tinggal, harap Cornelis. Gubernur mengatakan, hak suara masing-masing masyarakat yang sudah memenuhi syarat memilih itu sama. Hak suara kita sama, baik yang berumur 17 tahun, yang sudah menikah, maupun yang tua. Jangan sampai kita tidak memberikan hak suara, karena suara rakyat suara Tuhan, demikian Cornelis. (dRe)

KULIAH JALUR KHUSUS PROGRAM KONVERSI D3, S1, S2. PROSES CEPAT, RESMI/LEGAL & TERAKREDITASI BISA WSD 2014, INFO L E N G K A P H U B B P . P A N D U 081210202819, 085313001119,

MENERIMA PANGGIL AN

PEMIJATAN TRADISIONAL HUB: BANG ABU

0812 574 6667 0856 5085 7244

Jual Rumah

Ramai Hanya Dihadiri Utusan Kapolres Tegaskan Hindari Kampanye Hitam S INGKAWANG -RK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menggelar deklarasi Pilpres 2014 Damai dan Berintegritas, Rabu (18/6). Deklarasi yang digelar di Aula Mapolres setempat itu ramai dihadiri pihak-pihak utusan saja, alias atas nama. Biar pun atas nama , pertanggungjawabannya sama, kekuatan hukumnya sama. Intinya sudah deklarasi di depan publik, bahwa mereka sudah siap melaksanakan Pilpres secara damai dan berintegritas, tegas AKBP A Widihandoko SH, Kapolres Singkawang ditemui usai deklarasi di Aula Mapolres Singkawang, Rabu (18/6). Orang-orang penting yang tidak hadir dalam Deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas tersebut diantaranya Ketua Umum Koalisi Merah Putih (pendukung PrabowoHatta), Drs H Awang Ishak MSi dan Pembina Tim Gotong Royong (pendukung Jokowi-JK), H Abdul Mutalib ME. Awang Ishak diwakili Ketua Partai Gerindra Kota Singkawang, Tasman SPd dari tim pemenangan Capres dan Cawapres, Probowo-Hatta. Sementara Ketua PDI Perjuangan Kota Singkawang, Sujianto dari tim pemenangan Capres dan Cawapres, Jokowi-JK. Beberapa pimpinan partai politik dari kedua koalisi pendukung Capres dan Cawapres pun diwakili kader lainnya. Bahkan PBB tidak mengirimkan satu orang pun kadernya untuk menandatangani Deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas tersebut. Pejabat yang menyaksikan Deklarasi Pilpres Damai dan

Berintegritas itu juga banyak yang diwakilkan. Misalnya Walikota Singkawang Awang Ishak diwakili Staf Ahlinya Drs Ahyadi MM, Kepala Kejaksaan Negeri diwakili Jaksa Penuntut Umum, Dandim Robby diwakil Danramil Sianipar dan lainnya. Sedangkan yang hadir tanpa atas nama dalam deklarasi tersebut, selain Kapolres Singkawang AKBP A Widihandoko SH, juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ramdan SPdI, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Heri Purwanto SE, Ketua DPRD Kota Singkawang Tjhai Chui Mie. Kapolres Widihandoko mengatakan, deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas ini baru dilaksanakan, pasalnya tim pemenangan kedua pasangan Capres dan Cawapres baru saja terbentuk di Kota Singkawang. Deklarasi ini dilaksanakan agar kita semua mempunyai kesamaan visi dan misi melaksanakan Pilpres yang damai dan berintegritas, jelasnya. Selanjutnya, semua pihak diharapkan dapat menghargai keputusan yang diambil KPU. Terpenting bersamasama menjaga keamanan, baik itu oleh Tim Pemenangan pasangan Capres dan Cawapres, maupun massa pendudungnya, ujar Widihandoko. Kapolres juga mengimbau tim pemenangan kedua pasangan Capres dan Cawapres untuk tidak melaksanakan kampanye hitam (black campaign). Karena hal tersebut berpotensi mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kota Singkawang. Masyarakat juga kita imbau untuk

Deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas yang digelar di Aula Mapolres Kota Singkawang, Rabu (18/6)---Mordiadi tidak terprovoksi melakukan tindakan-tidandakan anarkis, harap Widihandoko. Di tempat yang sama, Staf Ahli Walikota Singkawang, Ahyadi mengatakan, deklarasi damai ini merupakan kegiatan rutin setiap Pemilu. Mari kita melaksanakan tugas masing-masing, Sehingga Pilpres ini damai, kondusivitas di Kota Singkawang tetap terjaga, kata bekas Calon Wakil Walikota Singkawang ini. Ahyadi mengharapkan KPU dan Panswalu menjalankan tugasnya masingmasing secara profesional dalam menyelenggarakan dan mengawasi Pilpres 9 Juli mendatang. Untuk Kamtimbas, sepenuhnya kita percayakan kepata TNI dan Polri, ujarnya. Ia juga mengharapkan masing-masing tim pemenangan, Partai Politik (Parpol) pendukung Capres dan Cawapres memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat sebagai calon pemilih. Jangan ada intimidasi, masyarakat sekarang sudah kritis dan pintar dalam menentukan pilihannya, tinggal bagaimana tim pe-

menangan menyakinkan masyarakat untuk memilih yang didukungnya. Apabila ada gesekan di tengah calon pemilih, masing-masing tim pemenangan hendaknya dalam menetralisirnya, ujar Ahyadi. Siapapun yang menang dalam Pilpres 9 Juli mendatang, ingat Ahyadi, tentunya masyarakat yang menentukan. Semua pihak diharapkan tidak melanggar aturan-aturan atau ketentuan dalam Pilpres, katanya. Sementara itu, Ketua KPU Kota Singkawang, Ramdan mengatakan, deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas ini merupakan bagian dari tahapan Pilpres 2014. Ini suatu komitmen bersama agar Pemilu berjalan lebih baik. Mari kita berkampanye sesuai undang-undang, etika, estetika, damai dan menjual visi dan misi, ajaknya. Hal senada disampaikan Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Heri Puwanto. Dia mengharapkan kerjasama dan dukungan semua pihak agar Pemilu kali ini lebih baik, berintegritas. Martabat kita dipertaruhkan di sini. Kejadian di kampungkampung pun menyangkut

Pilpres ini, tidak luput dari perhatian dunia, ingatnya. Terkait deklarasi ini, kedua Tim Pemenangan Capres dan Cawapres memiliki pandangan yang hampir sama dan semua pihak berharap, apa yang mereka sampaikan itu benar-benar dibuktikan di lapangan. Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Tasman mengatakan pada prinsipnya, timnya tetap konsisten dan siap untuk bersama-sama mengamankan, melaksanakan dan menyukseskan Pilpres di Kota Singkawang. Kami punya doktrin yang disampaikan atasan kami Prabowo, yakni apapun putusan rakyat harus dihormati, itu perintah beliau, katanya. Sementara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Sujianto mengatakan, tujuan semuanya sama, yakni ingin Kota Singkawang damai. Cuma saya minta pelaksana Pilpres, agar menjalan tugasnya sesuai ketentuan yang ada, kalau kita ikuti aturan yang ada, niscaya Pilpres akan aman dan damai, katanya. Laporan: Mordiadi Editor: Julianus Ratno

Cornelis Pastikan Jokowi Kampanye di Kalbar PONTIANAK-RK. Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalbar, Drs Cornelis MH memastikan Joko Widodo (Jokowi) akan berkampanye di Kalbar. Namun Cornelis mengaku belum mengetahui kepastian tanggal kedatangan Capres nomor urut 2 tersebut. Pokoknya ada dia (Jokowi) datang. Cuma saya belum tahu persis tanggal berapa. Entah 24 atau tanggal 25 Juni ini, ujar Cornelis yang juga Gubernur Kalbar ini di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (18/6). Selumnya, sempat beredar kabar bahwa Jokowi akan berkampanye di Kalbar pada 17 Juni kemarin. Namun DPD PDI Perjuangan Kalbar hingga kini belum

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

7089235

Fasilitas : Selang baru tanpa bau Pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

Komplek Griya Husada No.H. 28 Jl. Sei Raya Dalam Hub : 081257140391/0561-770142

5

Tim Pemenangan di Singkawang Sepakat Pilpres 2014 Damai

mendapat kejelasan terkait informasi tersebut. Belum ada pemberitahuan, rencana berubah-berubah terus, repot kita, kata Cornelis. Mantan Bupati Landak dua periode ini menambahkan, partai politik pengusung dan pendukung pasangan Capres-Cawapres JokowiJK saat ini sedang bekerja untuk meraih kemenangan di Pilpres 9 Juli nanti. Namun, ditegaskan Cornelis semua memiliki strategi masing-masing untuk mendulang suara di masyarakat. Kita kerja melalui jalan partai masing-masing. PDIP, Hanura, Nasdem dan lain bekerja kita. Yang penting kita kompak, kerjasama yang baik, pungkas dia. (dRe)

IKLAN BARIS & PAKET HEMAT Pendidikan

Kamis, 19 Juni 2014

DISCOUNT 60% GARANSI

CETAK UNDANGAN TENDA & SOUVENIR Menerima Pesanan :

• Cetak undangan lebih 2000 Model Undangan • Yain Spanduk, Bon, Nota, Kop Surat, Map, K. Nama Dll • Lebih 200 Contoh Souvenir • Kawinan/khitanan (ready&stock) • Penyewaan Tenda & Kursi • Photo dan Video Shooting • Orgen Tunggal KUNJUNGI:

PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Jl. Gunung Sahari No.21 Pontianak (Belakang Supermarket Garuda Mitra)

Telp. 7183366, 081282587257

Informasi Pemasangan CALL CENTRE Hotline (0561). 768677 , Fax (0561).768675 PERCETAKANSOUVENIR TENDA ANUGERAH Jl. Srikaya No.17 Pontianak Telp. 7057240, 08164983624 (Tembus Jl. Komyos Sudarso Jl. Selamat dan Jl. Apel) PROGRAM KONVERSI

D3,S1,S2. PROSES CEPAT, Menerima Pesanan : RESMI/LEGAL TERAKREDITASI * Cetak Undangan, Nota, Yasin, Map, Bisa Wisuda 2014 Spanduk, Bon, Kop, Brosur,dll * Souvenir Terlengkap Menyewakan : * Tenda pesta, Kursi, Meja * Karpet/Permadani Menerima Pembuatan : * Tenda dan Sarung Kursi

PD. ANEKA BATU ALAM Menjual :

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

Rp. 950.000,-

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Biro Ingin berlangganan Harian Rakyat Kalbar di Pinyuh dan Mempawah Hub : Mulyadi 08125639448 Ingin berlangganan Harian Rakyat Kalbar di Nanga Pinoh Hub Sukartadji: 0852 45084541 Ingin berlangganan Harian Rakyat Kalbar di Sintang. Hub : 081352112659 (Suhardin) IIngin berlangganan Harian Rakyat Kalbar di Singkawang Hub Dedy: 081256056477

PASANG IKLAN

SUZUKI MOBIL

PENYEWAAN RUANG MEETING KAPASITAS 30 -100 PAX GEDUNG GRAHA PENA KALBAR Jl. Arteri Supadio Km 3,5, Kubu Raya Hubungi 081254660990

SOLUSI TEPAT KEBUTUHAN KENDARAAN ANDA

Dapatkan Promo Special

di Biro Harian

pasang iklan anda di

SEGERA HUBUNGI:

768677 Proses Cepat dan Mudah

-Ertiga - Pick Up Carry-APV - Wagon R - New Splash - Swift - Grand Vitara

Sales Executive

N I K I 0852 5245 0655 Beli Suzuki Ingat NIKI

IAYA ... ? EM AT !!! SO A L B PA ST I H TE N TU

GEDUNG GRAHA PENA KALBAR Lt. 3 Jl. Arteri Supadio Km 3,5, Kubu Raya Hotline: (0561).768677 Email: iklanrakyatkalbar@gmail.com

RAKYAT KALBAR MELAWI 0852 4508 45411 SANGGAU 0813 5253 3013 KETAPANG 0821 5948 6599 SINGKAWANG 0812 5667 3567 LANDAK 0813 4529 4139 SOLUSI TEPAT UNTUK ANDA


6

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

Jaksa KPK Makin Yakin MS Kaban Terima Uang Anggoro J A K A R TA - R K . J a k s a penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini ada pemberian uang dan barang dari bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo kepada MS Kaban saat masih menjabat menteri kehutanan. Hal itu dituangkan JPU dalam surat tuntutan terhadap Anggoro yang menjadi terdakwa perkara suap pengadaan sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan alat bukti petunjuk serta barang bukti yang dihadirkan di persidangan terungkap fakta perbuatan bahwa terdakwa memberikan sejumlah uang dan barang kepada saksi MS kaban, kata Jaksa Dodi Sukmono saat membacakan tuntutan atas Anggoro di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (18/6).

odi menjelaskan, Anggoro di depan persidangan memang mengaku tidak pernah memberikan uang dan barang kepada Kaban. Demikian pula Kaban yang dihadirkan sebagai saksi juga menyatakan tidak pernah menerima sejumlah uang dan barang dari Anggoro. Namun, JPU justru menganggap bantahan Anggoro maupun Kaban itu semakin menguatkan adanya pemberian terkait SKRT. Sebab, baik Anggoro maupun Kaban hanya membantah tanpa bisa menghadirkan bukti untuk menangkis tuduhan JPU. Keterangan terdakwa dan saksi MS Kaban kami nilai sebagai alasan terdakwa dan saksi MS Kaban untuk menghindari tanggungjawab hukum atas perbuatannya. Dan keterangan keduanya tanpa didukung alat bukti apapun,

Prabowo Tak

.................................................................... .....................................dari halaman 1

sebaiknya Tim Pemenangan Prabowo-Hatta segera membuat klarifikasi tentang angka kerugian negara, termasuk dari sektor sumber daya alam itu. Sebab, kata Burhan, jika pernyataan Prabowo itu bergulir terus justru menjadi bola liar yang menyudutkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Karenanya, dia juga menduga, sikap netral yang ditunjukkan Ketua Umum Partai Demokrat itupun tak lepas dari sikap Prabowo yang sembarangan mengumbar tudingan. Yudhoyono, kata Burhan, tentu keberatan ditempatkan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran keuangan negara versi Prabowo itu. Burhan pun menyarankan, persoalan itu sebaiknya diklarifikasi di tingkat elite maupun di ranah publik. Terutama untuk mendefinisikan apa yang disebut bocor, apa yang disebut ko-

rupsi, dan apa yang disebut dengan potensi pendapatan yang hilang, cetusnya. Lantas, apa komentar Presiden Yudhoyono? Pengganti Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian, Chairul Tanjung, menilai pernyataan Capres Prabowo Subianto terkait kebocoran anggaran hingga sekitar Rp7.200 triliun merupakan hal berlebihan. Mungkin saya katakan agak terlalu berlebihan, katanya kepada wartawan, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (17/6). Dalam debat Capres bertemakan perekonomian itu, berulangkali Prabowo menyebut kata bocor . Dia berjanji akan menutup kebocoran uang negara. Data Rp7.200 T, yang Prabowo kutip, konon berasal dari Ketua KPK Abraham Samad. Menko Perekonomian selanjutnya mengingatkan bahwa APBN saja tidak mencapai angka tersebut, se-

ujar Dodi. Ditambahkannya, Anggoro memberikan sejumlah uang dan barang kepada MS Kaban bukanlah rekayasa penuntut umum untuk membuktikan dakwaan. Demikian juga fakta Kaban menerima sejumlah uang dan barang dari terdakwa. Karena fakta tersebut didasarkan alat bukti, tandasnya. Dalam dakwaan, Anggoro disebut memberikan uang dan barang kepada sejumlah pihak antara lain Ketua Komisi IV DPR tahun 2004-2009 HM. Yusuf Erwin Faishal, Sekjen Departemen Kehutanan tahun 2005-2007 Boen Mochtar Purnama dan Menteri Kehutan tahun 2004-2009 MS Kaban. Uang tunai yang diberikan sejumlah Rp 210 juta, SGD 92 ribu, USD 20 ribu, Rp 925.900 juta dan barang berupa dua unit lift penumpang dengan kapasi-

hingga kemungkinan yang dibicarakan adalah potensi kebocoran. Bahkan, ia juga menyebut, Presiden Yudhoyono juga bertanya angka kebocoran sebesar itu didapat darimana. Mungkin harus ditanyakan ke pak Hatta , demikian Chairul Tanjung. Dari hitungan orang ekonomi Prabowo sendiri, angkanya tak sebesar itu. Walaupun memang dikatakannya kajian ekonom di timnya menyebut kebocoran anggaran melebihi Rp1000 triliun. Namun, Hatta, yang menjadi pendamping Prabowo dalam Pilpres kemudian menyebut klaim pasangannya itu sebagai potensi semata. KPK sendiri justru membantah pernah menyodorkan angka yang diklaim Prabowo itu. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengaku kaget. Agak kaget saya mendengar itu, kata dia kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (17/6).

tas 800 kg. Pemberian dari Anggoro itu terkait telah diajukannya rancangan pagu bagian anggaran untuk program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan Departemen Kehutanan RI tahun 2007 oleh Departemen Kehutanan, serta telah diberikannya rekomendasi oleh Komisi IV DPR RI. Setelah mengetahui dokumen anggaran itu telah dikirim ke Departemen Kuangan, Anggoro meminta Direktur Keuangan PT Masaro David Angkawidjaya untuk memberikan sejumlah uang kepada Yusuf erwin Faishal. David memberikan uang dari Anggoro kepada Yusuf melalui Tri Budi Utami di ruang Sekretariat Komisi IV DPR. Oleh Yusuf, uang itu dibagi kepada anggota Komisi IV DPR. Antara lain

Setelah melakukan cross check, Bambang menuturkan, data yang diungkap Prabowo berasal dari pernyataan Abraham Samad dalam sebuah acara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Oh dari satu pertemuan di PDIP. Yang mengumumkan Pak Ketua. Saya cek ke Pak Ketua, yang dimaksud Pak Ketua itu potential revenue, kita bisa melipatgandakan pengeluaran negara lebih dari Rp 7000 triliun, bukan kebocoran, jelasnya. Bambang kemudian mengajarkan beda antara potential revenue dengan kebocoran tersebut. Kalau kebocoran itu, dana ada tapi bocor. Kalau potential revenue itu dananya ada di situ, tapi kita tahu dananya dari mana. Misalnya, SPT pajak, PNBP, atau dari NPWP, kita hitung semua. Dugaan saya ya dari situ (penyebutan Rp7.200 T), bebernya. Re-editing: Mohamad iQbaL

Suswono sejumlah Rp 50 juta, Muhtarudin Rp 50 juta dan Nurhadi M. Musawir Rp 5 juta. Selain kepada Yusuf, Anggoro jug a memberi sejumlah uang kepada MS Kaban karena telah diajukannya pengesahan anggaran SKRT ke menteri keuangan. Pada tanggal 7 Agustus 2007, Anggoro membeli valuta asing sejumlah USD 15 ribu dan diberikan kepada Kaban di rumah dinas Menhut. Pada 16 Agusutus 2007, Anggoro kembali memberi sejumlah uang kepada Kaban senilai USD 10 ribu. Uang itu diserahkan oleh David kepada Kaban di rumah dinas menhut. Jaksa mengatakan Anggoro pada tanggal 13 Februari 2008 memerintahkan sopirnya Isdriatmoko untuk mengantarkan uang USD 20 ribu ke rumah dinas Kaban.

Khawatir PSK

Sutarmidji mengingatkan, PSK yang berada di kawasan Pasar Tengah Kota Pontianak saja sudah tidak ada lagi yang namanya bebas dari HIV. Semuanya sudah terinfeksi penyakit berbahaya tersebut. Tidak ada PSK yang bebas HIV di Pasar Tengah itu, ungkapnya. Paling parah kata Sutarmidji, longkang-longkang (PSK lanjut usia) di Pasar Tengah itu menularkan virus HIV kepada pria hidung belang, warga Kota Pontianak. Dia memperkirakan, penghuni Dolly bisa saja menyebar ke Kota Pontianak dan nantinya menguasai Pasar Tengah. Sudahlah longkang di Pasar Tengah itu tertular virus HIV, nanti masuk lagi PSK dari Dolly yang mungkin juga sudah terserang virus HIV, keberadaan mereka semakin mengancam warga Kota Pontianak. Iya kalau yang kenak penyakit HIV itu hanya suaminya saja. Suaminya main sama longkang, nanti main lagi sama istrinya, jadi semuanya kena HIV. Bahkan anaknya juga kena HIV, karena tinggal bersama

Uang itu diserahkan kepada sopir Kaban, Muhamad Yusuf. Anggoro memberitahu Kaban melalui telepon bahwa uang sudah dititipkan kepada Yusuf. Anggoro pada 25 Februari 2008 menerima pesan singkat dari Kaban. Kaban meminta agar Anggoro menyediakan traveller cheque (TC). Atas permintaan itu, Anggoro menarik secara tunai uang Rp 50 juta dari Bank Permata dan menyuruh Isdriatmoko mengantarkan TC itu kepada Kaban di Manggala Wahana Bhakti Dephut. Jaksa menuturkan, Anggoro pada tanggal 28 Maret 2008 juga menerima pesan singkat dari Kaban yang meminta disediakan sejumlah uang. Atas permintaan itu, Anggoro membeli valuta asing senilai SGD 40 ribu lalu diberikan kepada Kaban di rumah dinasnya.

Jaksa mengatakan, Anggoro pada pertengahan bulan Maret 2008 mengikuti pertemuan di rumah dinas Kaban yang dihadiri antara lain oleh Syuhada Bahri selaku Ketua Umum Dewan Dakwah Indonesia. Dalam pertemuan itu mereka membicarakan permintaan bantuan lift untuk Gedung Menara Dakwah yang menjadi pusat kegiatan Partai Bulan Bintang maupun acara ormas pendukung PBB. Kaban merupakan Ketua Umum DPP PBB. Pada tanggal 28 Maret 2008, Anggoro membeli dua unit lift kapasitas 800 kg. Lift itu diberikan kepada Kaban untuk dipasang di Menara Dakwah. Harga pembeliannya pengadaan dua unit lift USD 58,581.00, pemasangan Rp 40 juta, dan pengadaan sipil untuk pemasangan lift Rp 160.653 juta. (jpnn)

............... .....................................dari halaman 1 orangtuanya yang sudah tertular penyakit mematikan itu, tegas Sutarmidji. Mengantisipasi merebaknya penularan HIV/ AIDS, Walikota Sutarmidji memerintahkan jajarannya untuk membongkar sekatsekat yang dijadikan kamar oleh PSK di Pasar Tengah. Sehingga tidak ada lagi lokasi yang dijadikan tempat persetubuhan PSK dengan pelanggannya. Saya minta bongkar lokalisasi longkang-longkang di lorong Pasar Tengah itu. Jangan ada lagi PSK di Kota Pontianak ini, karena yang menjadi germo itu, bukan orang sini (Pontianak, red) melainkan orang Sungai Ambawang (Kabupaten Kubu Raya), tegasnya. Ke depannya di Pasar Tengah itu perlu ada pos penjagaan. Kemudian ditutup tidak boleh ada yang masuk lagi, agar tidak terjadi transaksi antara PSK dan pelanggannya, sambungnya. Walikota Pontianak juga akan menutup tiga hotel yang diisi oleh PSK setiap

malamnya. Selain saya minta longkang-longkang di Pasar Tengah dibubarkan, saya juga akan menutup tiga hotel yang diisi oleh PSK, tegasnya tanpa menyebutkan nama dan kawasan hotel yang dimaksud. Tidak perlu saya sebutkan, semuanya sudah tahu, kita lihat, saya serius, pasti saya tutup kalau masih ada PSK-nya beraktivitas di dalam hotel, katanya. Dibubarkannya longkanglongkang serta dibersihkan lokalisasi di Pasar Tengah, serta ditutupnya tiga hotel yang dihuni PSK, merupakan upaya Sutarmidji untuk mengantisipasi masuknya penghuni Dolly. Karena dulu pernah ada kejadian PSK yang menderita penyakit HIV dan melakukan praktik di jalanan selama 7 tahun. Akhirnya PSK itu meninggal dunia, bahkan sebelum PSK itu meninggal, dia memiliki dua suami, dan semuanya meninggal karena HIV. Jadi hati-hati, ingat Sutarmidji. Laporan: Syamsul Arifin Editor: Hamka Saptono

Langit .......................................................................................................................................................................................................................................... .....................................dari halaman 1 tanda tanya terkait striker mereka. Media Inggris menantang Hodgson untuk memindahkan posisi Wayne Rooney atau memainkan dia dari kiri ke posisi favorit Rooney, sebagai penyerang tengah. Sementara, bagi Uruguay, pentolan Liverpool, Luis Suarez, yang menjadi pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris, dengan koleksi 31 gol, dipersiapkan untuk comeback paskaoperasi cedera meniskus lutut kirinya bulan lalu. Rooney memang menjadi kreator bagi gol semata wayang Inggris ketika kalah 2-1 dari Italia. Tapi, dia membuang peluang untuk menyamakan skor di laga itu. Usai laga, kritikan tajam menerpa The Three

Rumor Surat Rabu (18/6). Transkrip yang menurut Faizal berasal dari pembicaraan Megawati dan Basrief itu berdurasi 3 menit 12 detik. Pembicaraan per telpon itu dilakukan pada 3 Mei 2009 pukul 23.09. Apa saja isi transkrip pembicaraan itu? (Basrief Arief ) ... terima kasih bu, arahannya sudah saya terima, langsung saya rapatkan dengan teman-teman... (Megawati) ...itu anu, sampeyan jangan khawatir, soal media saya serahkan ke pak Surya, nanti beliau yang berusaha meredam... (Basrief Arief ) ...makasih bu, eskalasi pemberitaan beberapa hari ini agak naik, tapi alhamdulillah trendnya mulai menurun. Tim kami sudah menghadap pak Jokowi, meminta yang bersangkutan agar tidak terlalu reaktif ke media massa... (Megawati) ... Syukurlah kalau begitu, intinya jangan sampai masalah ini (kasus transjakarta) melemahkan kita, bisa blunder hadapi pilpres, tolong diberi kepastian, soal teknis bicarakan langsung dengan pak Tri-

Lions, mempertanyakan posisi bermain striker gempal tersebut. Namun, Federasi Sepakbola Inggris [FA] menyatakan, Rooney telah meminta latihan ekstra di tengah tim utama yang melanjutkan pemulihan paska pertandingan kontra Italia. Rooney sempat kedapatan berlatih dengan tim cadangan pada Minggu kemarin, spekulasi pun menyeruak, menyebut dia bakal dipinggirkan dari skuad utama. Lewat Facebook-nya, Rooney komplain, Terkadang (saya) bertanyatanya apa yang media ingin beritakan . Akibat dari itu, Frank Lampard kemudian menge-

cam media yang coba mengganggu konsentrasi rekan setimya itu. Menyorot berlebihan terhadap satu pemain bisa menjadi semacam agenda (media), ketimbang membuat perdebatan, tukas sang gelandang. Imbuh dia, Jadi saya kira kami perlu mengabaikan agenda itu dan melihat pada tim, siapa pun yang tampil . Peran sentral Rooney memang sedikit banyak tertutup oleh gemerlap pemain muda Inggris yang mendapatkan pujian atas keberaniannya menghadapi tim sekelas Italia. Contohnya, Raheem Sterling. Walau demikian, rapuhnya lini pertahanan bisa kembali menghantui mer-

eka. Problem tentu saja berpusat pada sisi kiri, sementara bola udara juga jadi kelemahan mereka ketika Gary Cahill kalah lompat dengan Mario Balotelli yang tandukannya memastikan kemenangan Italia. Kekhawatiran serupa juga melanda Uruguay. Barisan pertahanan mereka berulang kali dibuat kelabakan oleh striker Kosta Rika, yang juga bakat muda Arsenal, Joel Campbell. Belum lagi, pilar PSV Eindhoven, Bryan Ruiz, kerap membuat Uruguay putus asa. La Celeste juga dipast ikan akan kehilang an bek Benfica, Maxi Pereira, yang dikenai kartu merah atas pelanggarannya pada Campbell dalam laga Sabtu

lalu itu. Namun, Inggris patut waspada terhadap ancaman pasangan bomber Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, dengan si haus gol Suarez. Sekalipun mungkin nama terakhir ini tidak mampu fit di hari H. Suarez menyatakan siap membela Uruguay, namun belum ada konfirmasi dari pelatih fisik timnya terkait kesiapan bekas striker Ajax Amsterdam itu. Secara hiperbola, pelatih Uruguay Oscar Tabarez menyebut ini adalah laga fi nal , sementara kapten Diego Lugano memberi label tarung itu sebagai hidup dan mati . Di kubu seberang, bagi Daniel Sturridge, yang menjebol gawang Italia dengan manis

lewat sepakan fi rst-time, menilai Sao Paulo bakal jadi panggungnya Inggris untuk menang atau mati . Rivalitas kedua negara ini sudah dimulai pada Mei 1953 silam, ketika gol dari Julio Cesar Abbadie dan Omar Oscar Miguez menumpas Inggris 2-1 di Montevido. Hanya saja, perjumpaan mereka di pentas Piala Dunia baru dua kali, ketika status Uruguay adalah juara bertahan. Mereka melipat Inggris 4-2 di perempat-final edisi 1954, berlanjut pada 1966 ketika keduanya bermain imbang tanpa gol di babak grup. Edisi yang kemudian ditutup Inggris dengan rengkuhan manis, men-

jadi kampiun yang sekaligus menjadi satu-satunya koleksi trofi Piala Dunia mereka sampai saat ini. Prediksi pemain masingmasing tim : Uruguay : Muslera, Caceres, Fucile, Godín, Pereira, Arevalo, Gonzalez, Perez, Rodríguez, Cavani, Hernandez. Inggris : J Hart, Baines, Cahill, Jagielka, Johnson, Henderson, Gerrard, Lallana, Sturridge, Rooney, Welbeck. Prediksi dari sejumlah situs bola Asia, Uruguay 1 Inggris 2. Ramalan skor dari 7upbet.com juga 1-2. Hanya Hotbet888.com yang menyebut skor sama 2-2. Re-editing: Mohamad iQbaL

................................................................................................................................................................................................................... .....................................dari halaman 1 media dan Mas Todung, aku percaya sama sampeyan... (Basrief) ... Tadi sore kami sudah berkoordinasi, Insya Allah semua berjalan lancar, mohon dukungan dan doanya bu, saya akan berusaha maksimal, pak Trimed juga sudah menjamin data-datanya... (Megawati) ...amin, semua ini ujian, semoga tidak berlarut-larut, apa sih yang ga dipolitisir, apa lagi situasi kini makin dinamis, tapi saya percaya sampeyan dan kawan-kawan bisa meyakinkan ke media, saya percaya bisa diatasi, jangan kasus ini pak Jokowi jadi terseret dan membuat agenda kita semua berantakan... (Basrief Arief ) ... Insya Allah saya usahakan, sekali lagi terima kasih kepercayaan ibu kepada saya dan teman-teman, kita komit kok bu, untuk urusan ini (kasus transjakarta) saya pasang badan... Ketua Progres 98, Faizal Assegaf selanjutnya menjelaskan, pada 6 Juni 2014, pihaknya usai melaporkan gratifikasi yang diduga dilakukan calon presiden Jokowi kepada KPK,

dihampiri oleh seseorang yang mengaku utusan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto. Faizal tak menyebutkan nama orang itu meski meyakini bahwa yang bersangkutan adalah pegawai KPK. Sebab, kata Faizal, saat itu orang tersebut menggunakan kemeja putih tembus pandang dan kaos di balik kemeja transparan itu bertuliskan KPK. Dia membuntuti kami sejak sore dan memberikan transkrip pembicaraan dan memperdengarkan isi rekaman. Awalnya saya ragu, tapi saya mendengar jelas suara (diduga) Megawati sehingga saya yakin, ujar Faizal. Selain itu, Faizal berharap pihak-pihak yang disebutkan dalam transkipan tersebut yakni Megawati, Trimedya Panjaitan, Surya Paloh, dan Todung Mulya Lubis termasuk termasuk Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto melakukan klarifikasi. Ketika disinggung soal keaslian rekaman tersebut, Faizal meminta agar pihak berwenang seperti kepolisian membongkarnya. Dikonfirmasi, Bambang Widjojanto memastikan ti-

dak ada hasil sadapan yang diberikan kepada pihak yang tidak memiliki keterkaitan dalam penanganan kasus korupsi. Tegas dia, lembaga antirasuah itu tak sembarangan dalam menyadap. KPK menggunakan system lawful intercept (penyadapan sesuai aturan, red) sehingga dapat dipastikan tidak akan ada informasi hasil intersep yang bisa keluar pada pihak yang tidak punya kaitan dengan pihak yang menangani kasus, kata Bambang dalam pesan singkat ke wartawan, Rabu (18/6). Bantahan serupa juga disampaikan Juru Bicara KPK Johan Budi SP. Menurutnya, KPK tidak memiliki rekaman pembicaraan Jaksa Agung dengan pihak lain. KPK juga tidak pernah melakukan perekaman pembicaraan siapa pun atau pihak-pihak manapun yang tidak terkait dengan penanganan perkara di KPK, tandas Johan. Terpisah, Jaksa Agung, Basrief Arief membantah keras soal transkrip pembicaraan per telpon itu. Tidak benar itu, fitnah, kata Basrief

usai menghadiri pertemuan dengan Keluarga Besar Purna Adhyaksa di Kejaksaan Agung, Rabu (18/6). Sedangkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony T Spontana menegaskan, Basrief dalam pertemuan dengan Keluarga Besar Purna Adhyaksa menyampaikan bahwa transkrip itu fitnah yang sangat keji. Sebab, kata Tony, orang nomor satu di korps adhyaksa itu memang tak pernah melakukan pembicaraan per telpon dengan Megawati. Beliau menyampaikan dengan tegas bahwa itu adalah fitnah yang amat sangat keji. Jadi kita terjemahkan saja bahwa itu tidak benar, kata Tony di Kejagung, Rabu (18/6). Dijelaskan Tony, pihaknya juga sudah menerima kedatangan Ketua Progres 98 Faizal Assegaf yang memberi transkripan yang disebut antara Basrief dengan Megawati. Tapi, tanpa memberikan rekaman pembicaraan itu, tegas Tony. Lebih lanjut Tony mengatakan, Basrief juga menyampaikan bahwa penanganan kasus dugaan ko-

rupsi Transjakarta tak akan terpengaruh dengan hiruk pikuk menjelang pemilihan presiden. Karena apa, yang kita lakukan murni penegakan hukum yang hanya akan dilakukan berdasarkan fakta-fakta yang ada. Tidak ada sangkut pautan dengan kegiatan politik praktis, kata Tony. Apakah Kejagung akan mengambil langkah hukum dengan transkripan yang diedarkan Progres 98 itu? Beliau (Basrief, red) mengatakan fitnah ini tidak akan dibalas dengan fitnaah, tetapi kita akan sabar dan akan kita balas dengan kebaikan, sambung Tony. Jokow i sendiri malah santai menanggapi beredarnya transkrip itu. Gubernur DKI Jakarta nonaktif ini mengaku sudah terbiasa dengan kampanye hitam semacam itu. Saya nggak tahu, kemarin ada tulisan permintaan tertulis saya ditandatangani, sekarang soal rekaman, ucap saat dikonfirmasi wartawan di Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/6). Jokowi menilai, pere-

daran transkrip tersebut sama seperti kemunculan surat permohonan kepada Kejaksaan Agung agar dirinya tidak diseret dalam kasus korupsi Transjakarta. Menurutnya, karena surat palsu tersebut tidak mempan maka muncullah peredaran transkrip Megawati dan Basrief. Capres nomor urut 2 ini menegaskan, kedua hal tersebut adalah bentuk dari kampanye hitam untuk menjatuhkan dirinya. Kayak gitu apa lagi (kalau bukan kampanye hitam), mau cari tanda tangan saya gak dipercaya, mau cari suara saya juga mungkin sudah nggak dipercaya. Cari yang lain lagi, ujarnya. Namun, Jokowi tak bisa memastikan apakah Megawati pernah membahas soal kasus Transjakarta bersama Basrief. Politisi PDIP ini mengaku belum mendengar rekaman pembicaraan yang dimaksud. Ya, saya nggak ngerti, suaranya suara gimana? tandasnya bertanya balik ke wartawan. Re-editing: Mohamad iQbaL


RAKYAT KALBAR

SAMBUNGAN

Kamis, 19 Juni 2014

7

Membantah Paradoks .............................................................................dari halaman 1 Syafruddin Sakit...................................................dari halaman 1 menjadi hutan bangas atau bawas atau hutan adat , kami butuh huma, bukan kebun sawit dan lain-lain. Sekarang, paradok itu telah tiada! Sawit menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di hampir seluruh wilayah Kalbar. Sudah tidak sulit menemukan hamparan kebun sawit saat ini, termasuk di wilayah perkotaan. Kita bisa melihat hamparan itu di Bagak Sahwa, Lohabang dan Sagatani di Kota Singkawang atau wilayah Pontianak Utara di Ibukota Provinsi. Sawit telah ada di mana-mana dan menghiasi Zamrud Khatulistiwa! Dengan kata lain, komoditi sawit telah menjadi paradoks. Jangan sampai perkembangannya menjadi tidak terkontrol. Saya takut, begitu harga Crude Palm Oil (CPO) dunia anjlok, maka harga Tandan Buah Segar (TBS) pun ikut anjlok, sehingga perekonomian masyarakat pun dapat menjadi anjlok, lantaran tidak memiliki kebun lain kecuali sawit yang telah menjadi paradok ini. Peristiwa itu pernah terjadi di tahun 2008 dan 2012 yang lalu, sebagaimana diceritakan oleh Rufinus Arif Sumah, the Obeng s Pangodi Institution dari Dusun Perontas, Kabupaten Sanggau. Untung, Pak Arif masih memiliki karet dan ternak ikan, sehingga keanjlokan dua kali harga TBS yang dipicu oleh turunnya harga CPO dunia itu belum membuat ekonomi Pak Arif sempoyongan. Memasuki tahun 2000, masyarakat yang semula menuntut paradok di atas, berubah menjadi lunak setelah melihat kenyataan bahwa dengan sawit, masyarakat tetap bisa makan nasi, membeli motor, memberi mobil, dan membangun rumah bagus berikut mengisi berbagai perabot di dalamnya. Bahkan, biaya menyekolahkan anak-anak hingga ke perguruan tinggi juga berasal dari hasil sawit. Dengan demikian, sawit pun menjadi komoditas primadona. Sukses PTPN XIII dalam memperkenalkan sawit kepada masyarakat kemudian diikuti oleh masuknya berbagai perusahaan besar swasta nasional (PBSN) ke Kalbar sejak tahun 2000an. Sehingga menjadikan Kalbar (967.290 Ha) sebagai lahan sawit terluas keempat setelah Provinsi Riau (2.126.038 Ha), Sumut (1240.934 Ha) dan Kalteng (1.026.820 Ha). Saya yakin, konsesi lahan PTPN XIII dapat dikontrol pemerintah karena berada di kawasan dekat. Bagaimana dengan kebun yang berada jauh dari pengawasan pemerintah? Sudahkan dibuat mekanisme pengendalian yang efektif? Kontrol secara periodik perlu dilakukan, terutama pada perusahaan yang wilayah operasinya berdekatan dengan kawasan konservasi. Bahkan, terhadap lahan kebun sawit masyarakat pun perlu dilakukan pengawasan ketat agar perkembangannya tidak merambah kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi. Diperlukan perhatian serius dari pemerintah agar komposisi pemanfaatan lahan di Kalbar dapat seimbang, eksis menjaga daerah resapan air dan tetap mempertahankan hutan lindung yang masih tersisa sedikit itu. Sekarang sudah sulit mencari lahan luas untuk pertanian dan hortikultura, karena lahan yang menganggur langsung disulap

menjadi kebun sawit. Saya telah melihat banyak ladang di kaki bukit dekat kebun sawit yang ditanami padi oleh petani, tetapi kemudian membiarkan padinya dimakani burung pipit hingga ludes. Sebiji padi pun tidak diketam mereka. Mengapa petani itu harus membiarkan padi yang telah mereka usahakan? Saya belum riset hingga ke sana sehingga belum dapat melukiskannya. Negeri ini memang bukan seperti negeri Jepang, yang pemerintahnya eksis mengusahakan agar kebutuhan pokok masyarakat seperti beras harus diupayakan sendiri oleh anak negeri, berapa pun biayanya dan betapa pun mahalnya pembiayaan itu (Mochida, 2008). Distribusi anggaran negara yang besar untuk mengupayakan kebutuhan utama makanan pokok masyarakat ternyata dapat mensejahterakan petani dan tak perlu dihubungkan dengan eďŹ siensi (Sheingate, 2001). Dengan kebijakan seperti ini, Jepang tidak pernah import beras meskipun penduduknya saat ini berjumlah 128,057,352 jiwa (http://www.e-stat.go.jp/ SG1/estat/GL06010101. do?_toGL06010101) atau telah bertambah sebanyak 3 kali dari tahun 1980 atau telah menjadi separuh dari penduduk Indonesia tahun 2014 ini (237.641.326); sementara lahan pertanian mereka tidak pernah bertambah. Demikian pula AS dan Perancis, tak pernah impor gandum dan kedelai, bahkan mengeskpor kedua komoditi tersebut. Sementara Pemerintah Indonesia, dengan mudah mengatakan, impor beras dan gula bila produksi dalam negeri tidak mencukupi kebutuhan masyarakat. Padahal, kebijakan impor itu telah melukai hati dan perasaan petani kita. Kebijakan yang salah seperti ini tak sepatutnya diulang oleh pemerintah hasil Pilpres 2014 kelak dan seterusnya! Indonesia negara agraris bukan hanya ada dalam sejarah! Sedih dan Bangga Bercampur Jadi Satu Ketika melihat bagian dari puncak Gunung Sehak di Pahauman telah digunduli dan disulap menjadi kebun sawit, saya menangis disaksikan teman saya dari Jepang, Profesor Hayashida yang bertanya mengapa saya menangis. Saya tidak ingin dia tahu penyebab saya menangis sehingga membiarkan itu berlalu begitu saja. Ketika istirahat di Rumah Makan Melda di Puncak Pahauman, kita dapat melihat fenomena itu dengan nyata. Kok bisa ya? Kemana pemegang otoritas lokal? Tidakkah mereka melihat itu sebagai sebuah kesalahan? Mengapa baru komentar setelah sawit berumur dua hingga tiga tahun? Sebagai referensi, saya coba kutip media online berikut, yang mengisahkan pemusnahan sawit oleh aparat karena sawit ditanam di atas lahan yang salah. Di Taman Nasional Tesso Nillo di Riau, di dalam kawasan ini terdapat seluas 6.000 ha yang sudah dibuka untuk kebun kelapa sawit dan sekitar 1.000 ha sudah ditanam dengan rapi. Karena dianggap melanggar hukum konservasi, sawit yang sudah tertanam dimusnahkan aparat. Di Kompleks Suaka Margasatwa Bangkiriang, Palu yang telah tertanam sawit seluas 500 Ha milik PT. Kurnia

Gerebek Togel Penggerebekan dilakukan Dit Reskrimum Polda Kalbar. Pada saat penyergapan, Atong meneriaki anggota polisi berpakaian preman sebagai perampok. Bahkan dia mengeluarkan mandau dan mengancam akan melibas polisi. Beruntung serangan Atong dipatahkan setelah anggota lainnya menyebutkan identitasnya sebagai polisi. Lim Bui Nyu dan anaknya Lamito beserta sang istri Lim Mio Kim, 33, langsung digiring ke Mapolda Kalbar untuk menjalani pemeriksaan. Penggerebekan yang berlangsung Rabu (18/6) sekitar pukul 16.00 tersebut, membuat kaget warga setempat. Warga tidak menyangka kalau Lim Bui Nyu merupakan bandar judi togel kelas kakap.

Luwuk Sejati (KLS) juga dimusnahkan demi eksisnya UU Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati. Mengapa Kalbar belum dapat mencontoh model penegakan seperti di atas? Saya yakin, pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemkab serta Pemkot mampu melakukan itu agar tidak menjadi preseden buruk ke depannya. Semestinya hal ini tidak perlu terjadi karena masih banyak lahan landai yang dapat digarap untuk perkebunan kelapa sawit. Tidak perlu hingga ke puncak gunung yang dilindungi. Apalagi Gunung Sehak merupakan salah satu gunung kebanggaan daerah ini. Pemegang otoritas lokal agaknya perlu turun ke bawah dan tidak membiarkan hal ini terulang di masa mendatang, di manapun dan kapan pun. Hendaknya fenomena ini adalah yang pertama dan terakhir terjadi di Kalbar. Memadukan Sawit, Karet, Ikan dan Tembawang Masyarakat selama ini mengamati dan meneliti, kemudian menerapkan (ATM) model yang telah mereka lihat dari pengelolaan kebun inti oleh perusahaan. Dari ATM itu, terjadilah transfer of spirit and transfer of work system dari pola subsisten (bertani, berburu dan berladang untuk memenuhi kebutuhan sendiri) ke pola perkebunan modern (bisnis dan komoditi), seperti model transfernya Osborne dan Gaebler (1992). Model-model itu secara terus-menerus berevolusi menjadi lebih baik, terbuka dan transparan sehingga berdampak pada sistem kerja secara menyeluruh (Denhardt and Denhardt, 2006). Alhasil, kesejahteraan petani pun terciptakan dan sekarang dapat dengan mudah dilihat tidak saja dari performa personal petani tetapi juga dari bentuk rumah berikut perabot, kendaraan dan pakaian. Sawit telah mengantarkan mereka menggapai kesejahteraan. Tidak ada yang dapat membantah fenomena ini meskipun terdapat ekses kecil dari realitas tersebut (lihat Kato, 2011). Ke depannya, dibutuhkan kebijakan untuk mensinergikan antara sawit dengan komoditas lainnya seperti peternakan, perikanan dan hortikultura serta konservasi. Dalam konteks ini, saya bertemu dan belajar dari RuďŹ nus Arif Sumah, dalam wadah the Obeng s Pangodi Institutuion di Dusun Perontas, Desa Maju Karya, Kecamatan Parindu. Pak Arif tetap mempertahankan sebagian dari kawasan yang dimilikinya sebagai kawasan tembawang yang dibiarkan (inclave) lestari. Kawasan inclave ini sedemikian rupa memberi tempat bagi biodiversiti hutan dan menjadikan kawasan itu sebagai hiburan gratis tidak saja kepada hewan dan tumbuhan, tetapi juga bagi orangorang yang bekerja di kebun tersebut. Pak Arif mengaku mengakomodir konsep ini dari PTPN XIII Unit Parindu dan Ngabang yang katanya juga belajar dari masyarakat lokal. Sebuah tradisi yang saling mengisi dan saling melengkapi. Di sana, Pak Arif (biasa dia dipanggil) memisahkan sawit dengan karet dan menjaga hutan tembawang tetap eksis. Di atas lahan seluas 14 ha karet dan 40 ha sawit serta 5 Ha tembawang, Pak Arif yang katanya juga sudah

menamatkan pendidikan S3 (SD, SMP dan SMA) berkreasi memadukan antara hati dan pikiran dengan perbuatan dari perspektif orang kampung . Dengan kreasi ini, pendapatan Bapak dua anak ini tidak kurang dari Rp50 juta per bulan atau setara dengan gaji rekan saya, Dosen Universitas Dosisha yang bergelar Doktor di Kyoto, Jepang. Banyak orang sudah datang ke tempat Pak Arif: Dirjen Perkebunan, Kepala LPP Jogja, bahkan peneliti dari luar negeri seperti Jepang, Australia dan Eropa. Tak ketinggalan, mahasiswa Fak. Pertanian UNTAN pun, belajar ilmu praktis di pondok Obeng s Pangodi ini. Dengan sinergi komoditi dan tembawang, Pak Arif telah bebas dari krisis ekonomi. Ketika harga sawit anjlok tahun 2008 dan 2012 yang lalu, Pak Arif tetap tegar karena ia masih memiliki kebun karet seluas 14 ha yang dapat menjadi mesin uang bagi dirinya dan 18 orang tenaga kerjanya, tidak kurang dari Rp20 juta per bulan pun masih dapat dikantonginya. Sore-sore bersama orang-orang yang disayanginya, dapat menikmati wedang kopi dan teh hangat, ikan bakar, ubi rebus ala orang kampung di gazebo tembawang. Pak Arif: Menolak Paradoks Replanting Sawit Mahal Pak Arif telah mengganti seluas 17 Ha sawit tua dengan biaya Land Clearing (LC) hanya Rp 2 juta (sudah termasuk ongkos membeli pestisida roundop dan upah kerja). Dengan pembiayaan ini, Pak Arif sekaligus mementahkan paradoks membakar dan replanting mahal menjadi tanpa bakar dan biaya murah. Pengetahuan replanting tanpa bakar dan murah ini katanya didapat atau belajar dari PTPN XIII yang telah melakukannya di Unit Parindu dan Ngabang. Sukses Pak Arif dan Sukses pula PTPN XIII! Pak Arif kemudian mencari tahu lebih banyak tentang pengaruh pohon sawit busuk bagi kebunnya di kemudian hari. Ia kemudian dipertemukan dengan Pak Eko, seorang petugas Penyuluh Perkebunan Lapangan (PPL) dari Disbun Sanggau. Pak Eko yang sudah pengalaman, karena lebih dari 30 tahun telah mengabdikan seluruh pengetahuan dan pengalamannya bagi masyarakat di Kalbar. Menurut Pak Eko, melihat kebun masyarakat bagus, rasanya sudah seperti memilikinya dan begitu juga melihat masyarakat bahagia karena punya uang dari hasil kebun, ia pun ikut merasakan kebahagiaan itu. Dari keterangan Pak Eko, batang sawit yang busuk hanya mengganggu sawit kecil saat batang itu belum roboh karena hama sulit dibasmi. Setelah pohon sawit tua tumbang dan busuk, ia akan menjadi humus, sementara hama dapat dinetralisir dengan mudah. Dengan demikian, tidak akan ada pengaruh pada perkembangan sawit ke depannya dan bahkan batang busuk itu dapat berfungsi sebagai humus bagi tanah. Pak Eko yang luar biasa, bekerja tanpa pamrih untuk profesi yang sudah dipilihnya! Pak Arif yang asli orang kampung adalah orang besar karena telah berguna bagi dan mampu menginspirasi petani di sekelilingnya. (*)

.....................................................................................................dari halaman 1

Saya tidak tahu berapa lama, padahal warga sekitar tidak tahu kalau ada aktivitas perjudian, kata Ketua RT 01, Dalimo yang juga dihadirkan saat pemeriksaan bandar togel itu di Mapolda Kalbar. Menurut Dalimo, meski nama Lim Bui Nyu tidak tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) anaknya, namun sudah lama ikut tinggal bersama Lamito lantaran berstatus sebagai ibu kandung. Ditegaskan Dalimo, Lim Bui Nyu tidak pernah izin kalau mau tinggal menetap di rumah anaknya itu. Diduga Lim Bui Nyu menjalankan pekerjaannya sebagai bandar judi togel sejak dirinya tinggal bersama Lamito. Lamito hanya menyampaikan ke saya bahwa ibunya sering nginap di rumahnya,

jelasnya. Diketahui, sekitar dua tahunan Lim Bui Nyu menumpang tinggal di rumah Lamito. Siang pintunya terbuka, namun tidak pernah ramai yang datang ke rumah itu. Dia bergaul dengan tetangga cukup baik, tidak ada masalah. Makanya saya kaget juga ketika tahu dia bandar judi, ungkap Dalimo. Lamito merupakan pengusaha toko kelontong. Dalimo beranggapan wajar, sehingga tidak ada kecurigaan sedikitpun terhadap Lim Bui Nyu. Kita tidak tahu juga ada orang yang pasang judi di situ, jelasnya. Selain ketiga keluarga itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang hasil jual togel

Rp13.250.000, 3 kalkulator, 3 handphone, 2 buku rekening tabungan Mandiri, buku rekening tabungan Cendradana Kapuas, buku rekening Danamon, buku tafsir mimpi, buku rekapan togel, seunit mesin fax, stabile dan ball point serta senjata tajam jenis Mandau. Dalam empat rekening itu mengalir dana hingga Rp200 juta. Namun belum diketahui uang itu hasil dari judi togel atau usaha kelontong Lamito. Barang bukti bersama tersangka kini masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian. Namun polisi hingga kini belum bisa memberikan keterangan pasti terkait kasus ini. Laporan: Ocsya Ade CP Editor: Hamka Saptono

dirinya tidak mengajukan pembantaran atas kliennya tersebut. Yang bersangkutan memang mempunyai riwayat sakit jantung. Sejak dijemput dari Rutan, Pak Syafruddin sudah sesak napas, ungkap Herawan. Herawan mengaku, saat pemeriksaan Syafruddin pernah kolaps. Penundaan persidangan, hingga Rabu pekan depan ini, diharapkan bisa memulihkan kesehatan terdakwa. Pasalnya, persidangan kasus Tipikor, dilakukan dua kali dalam seminggu. Istri Syafruddin juga tengah menjalani rawat jalan, karena sakit pasca operasi mata. Namun Herawan mengatakan, pihaknya akan mengupayakan istri terdakwa bisa hadir sebagai saksi, jika dipanggil ke persidangan. Sedianya, agenda persidangan kali ini mendengarkan kesaksian dari pegawai Bea Cukai Entikong. Pada sidang Rabu pekan lalu, JPU menghadirkan Husni Thamrin, pegawai Bea Cukai Entikong. Hakim persidangan yang diketuai Erwin Djong dengan hakim anggota Yamta Susesa dan Sastra, mencecar dengan beberapa pertanyaan. Hakim Sastra menanyakan tugas pokok dan fungsi Husni sebagai petugas pengawas di Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Entikong. Dari 20 tugas dan fungsi sebagai

Bantah Anti saudara-saudara saya beragama Katolik, kata Prabowo di hadapan ribuan warga yang memadati lapangan Stadion KONI Sario Manado, Selasa (17/6) petang. Ditegaskannya lagi, dirinya tidak anti agama lain di luar Islam. Saya tegaskan saya tidak membeda-bedakan agama, ujarnya. Prabowo sendiri merupakan putra dari pasangan bengawan ekonomi Sumitro Djoyohadikusumo dan Dora Marie Sigar seorang wanita asli berdarah Minahasa. Ayah Prabowo suku Jawa beragama Islam, sedangkan ibundanya beragama Kristen. Dalam kesempatan itu, Prabowo berjanji akan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia, bila kelak terpilih menjadi Presiden ke 7. Kita ingin punya tim nasional Indonesia yang masuk piala dunia. Saya akan buat Indonesia jadi tuan rumah, papar Prabowo. Dia pun berjanji akan membenahi stadion olahraga di Manado menjadi stadion bertaraf Internasional. Kita akan bikin stadion di Manado jadi stadion Standar Internasional, pungkasnya. Prabowo yang tiba di tengah kerumunan massa kampanye sekitar pukul 17.15 WITA hanya berorasi 15 menit. Prabowo pun lang-

pengawas, Husni hanya menyebutkan empat poin saja. Artinya, Anda tidak mengetahui tugas pokok dan fungsi secara keseluruhan, tegas hakim Sastra. Sidang ini cukup menarik perhatian masyarakat, lantaran setiap sidang terungkap beberapa fakta baru. Seperti pada sidang ke 12 lalu, JPU menghadirkan barang bukti stempel palsu milik Custom Tebedu. JPU menyatakan, barang bukti tersebut di dapat saat penggeledahan meja terdakwa Syafruddin. Diduga kuat stempel tersebut merupakan stempel palsu. Namun Syafruddin membantah stempel tersebut miliknya. Syafrudin bahkan sempat bertanya kepada saksi Dimas, yang tak lain adalah bawahannya saat menjabat di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai PPLB Entikong. Syafruddin menyangkal bahwa stempel tersebut miliknya. JPU menjerat Syafrudin dengan lima pasal. Pasal 12 ayat 1 jo pasal 18 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo pasal 55 ayat 1 KUHP, dan pasal 65 ayat 1 KUHP. Dengan subsidiair pasal 3 jo pasal 18 UU Tipikor, jo pasal 55 ayat 1 dan pasal 65 pasal 1 KUHP. Kemudian pasal 12 huruf a, b dan e UU Tipikor mas-

ing-masing dijerat berlapis lagi dengan pasal 55 ayat 1 KUHP, dan 65 ayat 1 KUHP. Terakhir, terdakwa dijerat pasal 3 UU No. 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, jo pasal 65 ayat 1 KUHP. Subsidiarnya, pasal 4 UU No. 8/2010, jo pasal 65 ayat 1 KUHP. Tim Khusus Pemberantasan Korupsi Kejati Kalbar telah menyita satu rumah dan dua rumah toko (Ruko) milik terdakwa Syafruddin, di Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, dan menyita satu mobil milik Syafruddin. Terdakwa diduga telah melakukan pungutan liar terhadap keluar masuknya barang atau menarik uang terhadap PIB (pemberitahuan impor barang), dengan besaran Rp20 juta/kontainer, sementara yang menggunakan kartu lintas batas di pungut Rp500 ribu hingga Rp700 ribu. Padahal hingga saat ini PPLB Entikong belum termasuk wilayah kepabeanan. Untuk masuk atau tidaknya suatu wilayah kepabeanan harus ada ketetapan Menteri Keuangan, sehingga PPLB Entikong tidak boleh melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Laporan: Ocsya Ade CP Editor: Hamka Saptono

.............................................................dari halaman 1 sung turun menyapa warga Manado yang sedari siang berkumpul menunggu kedatangan mantan Danjen Kopassus itu. Memang rangkaian kampanye Prabowo, berjalan panjang, dari Makassar, Prabowo pun langsung menuju Manado. Tiba di Bandara Udara Sam Ratulangi, Manado, langsung meluncur ke arena kampanye di Lapangan Sario. Dia pun dielu-elukan ribuan warga Manado, saat turun menjumpai warga yang berada di lapangan itu. Tak hanya itu, ia pun dikejar-kejar ribuan warga hanya untuk sekedar berjabat tangan dan mengabadikan gambar pribadi Prabowo yang tegas dan egaliter itu. Sebelum kampanye di Manado, Prabowo menemui pendukungnya di Makassar Sulawesi Selatan. Selain kampanye di Lapangan Andi Mattalatta Makassar, Prabowo yang didampingi petinggi Parpol koalisi menyempatkan ziarah di makam mantan Menhankam/PANGAB Jenderal TNI (Purn) M Jusuf di Pemakaman Islam Paropo. Dari lokasi makam, Prabowo langsung menuju RS Yauri Akademis Makassar untuk menengok isteri M Jusuf, Ny Elly Jusuf yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit itu karena usia tua.

M Jusuf sendiri dilahirkan di Kajuara Sulawesi Selatan pada 23 Juni 1928, dan meninggal dalam usia 76 tahun pada 8 September 2004. Dalam karir militernya, nama M Jusuf mencuat saat menerima Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (Supersemar) dari Presiden Soekarno yang ditujukan kepada Panglima Kostrad Mayjend TNI Soeharto, menyusul peristiwa G30S/PKI. Kala itu, Brigjen TNI M Jusuf didampingi Brigjen TNI Basuki Rahmad dan Brigjen TNI Amir Machmud. Penyerahan Supersemar menjadi begitu bersejarah karena menandai runtuhnya kekuasaan Presiden Soekarno yang kala itu sudah disahkan sebagai Presiden Seumur Hidup oleh MPRS. Fachrudin mengatakan sosok M Jusuf adalah sosok legendaris warga Sulsel yang sangat dihormati. Bahkan segenap warga prajurit TNI yang masih aktif maupun purnawirawan sangat menghormati sosok M Jusuf yang juga merupakan sesepuh TNI. Jadi sudah seharusnya kalau Pak Prabowo nyekar ke makam beliau, karena Prabowo itu adalah anggota keluarga besar TNI, tegas Fachrudin. Re-editing: Hamka Saptono

Pemimpin Ideal ...................................................dari halaman 1 mampu dihentikan. Situasi hadap pemimpin sudah seini semakin diperparah oleh makin mengemuka, bahkan minusnya kepemimpinan, semakin menyedihkan bagi baik di tingkat nasional mau- bangsa yang dulu pernah pun lokal yang berlomba- mengecap sebagai salah satu lomba bahkan berjamaah, Macan Asia . mencetak penyalahgunaan Memang mencari sosok wewenang kekuasaan, bu- pemimpin ideal sangat sulit, kan mencetak prestasi yang namun harapan besar menmembanggakan di mata cari sosok pemimpin ideal rakyat. belumlah terlambat. MungMereka memperlihatkan kin saja pemimpin tersebut apa yang sudah dinyatakan sudah ada di sekitar kita, Lord Acton, kekuasaan cen- hanya saja belum memiliki derung korup, tapi kekua- kesempatan naik ke tamsaan yang absolute pasti puk kekuasaan. Dukungan korup . Pemimpin atau wakil dan partisipasi masyarakat rakyat kita tidak meman- Indonesia saat ini masih faatkan reformasi ini dalam cukup besar, semakin rasionmemberikan amanah, jujur, al, selalu mengkritisi, dan atau contoh yang baik seb- memberi berbagai masukan agai pemimpin, tapi menun- yang membangun memilih jukan kearoganan sebagai pemimpin yang tepat. pemimpin yang korup, Meski tidak mencari seoportunis, dan mengabaikan ideal mungkin layaknya peaturan hukum yang berlaku, mimpin besar seperti Nabi yang tujuan utamanya hanya Muhammad, tapi setidaknya mempertahankan kekuasaan pemimpin yang dibutuhkan dan meraup kekayaan seban- rakyat Indonesia sekarang yak-banyaknya. ini, adalah pemimpin yang Jika krisis kepemimpi- paham terhadap kebutuhan nan ini terus diperlihatkan, rakyat, dan selalu mengbukan tidak mungkin akan hilangkan rasa haus untuk memunculkan chaos yang melakukan tindakan korup jauh lebih besar. Karena ketika berkuasa. masyarakat sudah terjadi Munculnya presiden saat krisis kepercayaan terhadap ini selalu hadir dari kalangan pemimpin atau wakil rakyat, partai politik (parpol). Ironismeski tidak semua pemimpin nya mesin politik ini belum kita melakukan korup. Keti- berbuat banyak dalam meladakpercayaan atau sikap apatis ini bisa diperlihatkan dengan menin- K E H I L A N G A N gkatnya golput dalam STNK SEPEDA MOTOR. KB. 5095 VJ setiap event Pemilu atau NOKA : MJ1JF117BK108376 NOSIN: Pilkada, meski hal ini MESIN : JF71E-1107731 tidak bisa dijadikan paA/N: DRA. SUKARTINI tokan. Namun variabel lain terhadap krisis ke- STNK tersebut dinyatakan percayaan rakyat ter- tidak berlaku lagi.

hirkan kader-kader yang jujur, berahlak, dan bersih dari segala tindakan korup. Parpol belum maksimal dalam memberikan pendidikan, sosialisasi dan rekrutmen politik. Bagaimana menjalankan etika dan moral politik yang substansial, parpol hanya mengejar suara politik rakyat, tapi kurang menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Meski sejarah politik Indonesia memiliki pemimpin besar yang berkualitas, namun itupun tidak bebas dari segala cacat hukum, dan haus terhadap kekuasaan demi kepentingan pribadi dan golongannya. Harapan besar mencari sosok pemimpin memang belum hilang, jika dalam situasi politik penjajahan Bung Hatta pernah mengilustasikan bahwa bangsa ini membutuhkan sosok Bung Karno. Tapi bukan kualitas dan kapasitasnya saja, tapi juga kuantitasnya. Harus ada ďŹ gur-ďŹ gur Soekarno-Soekarno lain untuk mampu menopang bangsa ini. Meskipun tidak ada manusia yang sempurna, minimal pemimpin ini mampu mengembalikan kepercayaan rakyat dan mensejahterakan rakyat bagi keberlangsungan bangsa ini. (Kiram Akbar)

KEHILANGAN STNK SEPEDA MOTOR. KB. 2260 VI NOKA : MH1JB9124AK392810 NOSIN: MESIN : JB91E2386412 A/N: AJA SULAIMAN STNK tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.


Giaccherini Resmi Dijual ke Sunderland

AGENDA Kamis, 19 Juni 23:00 Grup C - Kolombia vs Pantai Gading Jumat, 20 Juni 02:00 Grup D - Uruguay vs Inggris 05:00 Grup C - Jepang vs Yunani 23:00 Grup D - Italia vs Kosta Rika

KAMIS, 19 JUNI 2014

OCHOA

Dari Doping Hingga Berjari Enam FORTALEZA- Kiper Meksiko Guillermo Ochoa langsung menjadi perhatian dunia usai menampilkan performa ajaib, saat timnya menahan Brasil 0-0 dalam kualiďŹ kasi Grup A di Stadion Castelao, Fortaleza, Rabu (18/6). Empat penyelamatan gemilang dia catatkan untuk menjaga gawang Meksiko tetap perawan. Dilansir dari Mirror, ada beberapa hal unik pada diri Ochoa, kiper berusia 28 tahun itu. Berikut serba-serbi Ochoa. 1. Pernah dituduh pakai doping Sebelum menandatangani kont r a k d e n gan klub Prancis, Ajaccio (2011), O c h o a pernah dituduh memakai obat terlarang

Didier Drogba

saat membela Meksiko dalam Piala Emas 2011. Ochoa bersama 4 pemain lainnya disebut positif doping dan dihukum tidak boleh melanjutkan turnamen. Namun federasi sepak bola Meksiko sendiri setelah itu membersihkan nama lima pemain tersebut dengan menyatakan mereka hanya keracunan makanan. 2. Disebut punya 6 jari di tangan kanan Usai menjadi pahlawan Meksiko di laga kontra Brasil di Grup A Piala Dunia (Rabu, 18/6), dunia maya menyebut Ochoa punya jari enam di tangan kanan. Itu tentu saja bukan fakta, karena aslinya jari tangan Ochoa normal. Fenomena tersebut dimunculkan hanya gara-gara aksi heroik Ochoa saat mengadang upaya pemain Brasil menjebol gawang Meksiko. 3. Pernah Tolak Liverpool Ochoa pernah dikaitkan dengan Liverpool pada Maret 2013. Dikabarkan, Ochoa menolak ajakan Liverpool dan lebih memilih bertahan dengan Ajaccio. The Reds kemudian menjatuhkan pilihan kepada kiper asal Belgia, Simon Mignolet. 4. Bebas transfer Setelah bergabung dengan Ajaccio

dari C l u b America di tahun 2011 dengan kontrak tiga tahun, Ochoa sudah melakoni lebih dari 100 penampilan. Uniknya, hingga kini Ochoa belum mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak dari Ajaccio. Hal itu membuat sejumlah klub Liga Inggris seperti Arsenal hingga Manchester City, langsung dikait-kaitkan dengan Ochoa. (jpnn).

Sudut Lain Brazil

Dua anak laki-laki menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2014 Grup A antara Brazil dan Meksiko di wilayah kumuh Varjai, Brazil pada Selasa (17/6). RMOL

KERAS,, KERAS Saling Serang

KOLOMBIA VS PANTAI GADING Bermodalkan kemenangan di laga pertama, Kolombia dan Pantai Gading berebut tiket ke babak 16 Besar Piala Dunia 2014 di kehadiran striker Sevilla, Carlos Kolombia memainkan pertandBacca, yang mengalami cedera, tetapi formasi 4-5-1 dalam pertandingan ini gelandang FC Internazionale Fredy ingan pembuka melawan yang diGuarin akan kembali setelah absen di Yunani, tetapi mereka bisa perkirakan partai pertama karena hukuman kartu. menerapkan permainan berlangPekerman tampaknya tidak akan lebih menyerang dengan sung denmelakukan perubahan pada posisi lini formasi 4-4-1-1 ketika gan cepat belakang, namun ia tampaknya siap menghadapi Pantai Gadmemberikan kesempatan kepada tiga ing, dengan target meraih dan pemain baru di posisi gelandang dan tiga angka demi kepastian keras. tiket ke babak 16 Besar. Pelatih Jose Pekerman harus memainkan laga ini tanpa

Fredy Guarin

depan untuk membuktikan kualitas mereka. Guarin, yang disebutkan sebelumnya, diperkirakan akan mendapatkan jatah sebagai starter menggantikan Abel Aguilar, sementara Juan Quintero juga bisa tampil sejak awal menempati posisi Victor Ibarbo. Di lini depan, Pekerman akan memilih antara Teo Gutierrez, yang mencetak gol melawan Yunani, dan Jackson Martinez. Sementara itu, pelatih timnas Pantai Gading Sabri Lamouchi, harus putar otak untuk memilih pemain terbaiknya usai meraih kemenangan sulit atas Jepang. Wakil Afrika itu kesulitan menggunakan formasi 4-3-3 mereka di laga pembuka dan permainan mereka baru hidup ketika Didier Drogba menjadi pemain pengganti sehingga ada empat striker di atas lapangan. Lamouchi menegaskan usai laga bahwa dia puas dengan performa timnya, dan ia tampaknya tidak akan melakukan banyak perubahan di skuat utama. Itu berarti Kolo Toure dan Didier Drogba kemungkinan akan kembali menghiasi bangku cadangan di awal pertandingan. (*)

Harus Perbaiki Performa

JEPANG Natal - Jepang bakal menghadapi perlawanan ketat dari Yunani dalam partai kedua Grup C Piala dunia di stadion das Dunas, Natal. Kedua tim tersebut mengalami kekalahan, baik bagi Jepang maupun Yunani sangat penting untuk meraih poin, pasalnya dengan kemenangan 3 poin, maka akan sangat berarti bagi kedua tim di klasemen Grup C dan akan menempati 2 teratas di grup ini, agar dapat lolos ke babak perdelapanďŹ nal. Laga perdana Jepang harus mengakui kemenangan untuk Pantai Gading. Jepang yang diarsitek oleh Albert Zaccheroni tidak akan mengulangi kesalahan kembali pada laga perdana, dalam latihan kemarin Jepang menerapkan bertahan. Gol yang tercipta di babak kedua melawan Pantai Gading, membuktikan Jepang tidak kosentrasi pada serangan yang dibangun Pantai Gading. Albert Zaccheroni, Pelatih Jepang menegaskan timnya tidak akan datang sebagai peserta saja dan Jepang akan raih poin pertama, pada laga kedua. Keisuke Honda yang melesakkan gol ke gawang Pantai Gading satu-satunya juga mendorong rekan timnya untuk mencuri poin di laga kedua. Beberapa media Jepang juga menyorot lini pertahanan Jepang yang mudah terbuka bagi lawan. Skema 4-2-3-1 mungkin akan diubah 4-4-1-1, dimana Kagawa akan lebih ke depan dan dibantu oleh Honda yang sedikit ke belakang. Skema ini lebih baik dimana Jepang menang dalam laga persahabatan melawan Zambia. Lini pertahanan

VS

YUNANI

adalah tujuan utama kami. Ujar Zaccheroni. Fokus Penyelesaian Akhir Yunani tidak ingin mengulangi kesalahan saat menghadapi Kolombia pada laga kedua Grup C, saat kalah 0-3 dari Kolombia di pertandingan perdana, Yunani terlalu memberikan ruang kepada lawan pada 5 menit pertama. Penyerang Yunani Samaras menuturkan, pertandingan melawan Kolombiaa yang penuh dengan kecepatan dianggapnya yang tersulit selama bela timnas. Terlebih lagi timnya terlambat panas dalam memainkan tempo yang cukup lambat. Pelatih Yunani, Fernando Santos telah memilih skuad yang dibangun pada kecepatan, energi dan penyerang pengalaman. Kami tidak akan bertahan melawan Jepang, kata Santos dikutip dari BBC. Formasi yang akan digunakan tetap sama 4-4-2 seperti melawan Kolombia, dengan catatan Yunani harus fokus dan kosentrasi untuk penyelesaian akhir.(*)

Honda

Mochammad Dicky Indrayana Brasil menjadi salah satu favorit kuat peraih gelar juara Piala Dunia 2014. Status tuan rumah, memberikan peluang besar bagi skuad arahan Luiz Felipe Scolari tersebut untuk memenangkan gelar. Tidak hanya didukung langsung suporter dalam jumlah sangat besar, melainkan memiliki segudang pemain yang mumpuni. Hal tersebut, diungkapkan penjaga gawang tim nasional Indonesia U-19, Mochammad Dicky Indrayana. Meski begitu, Brasil masih menyimpan kelemahan. Sehingga, tidak mudah dalam meraih juara. Hal tersebut, bisa dikatakan terlihat saat ditahan imbang Meksiko dengan skor 0-0, kata sosok

kelahiran Gegempalan, Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 4 juni 1997 tersebut. Bukan kali ini saja Selecao- julukan Brasil- menjadi tuan rumah Piala Dunia. Kesempatan pertama, pernah diperoleh pada tahun 1950. Tak ayal, A Selecao- sebutan lain Brasil- pun menjadi negara kelima yang telah menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak dua kali, setelah Meksiko, Italia, Perancis dan Jerman. Selain itu, menjadi negara terbanyak dalam meraih gelar juara dengan 5 tropi, disusul Italia (4), Jerman (3), Argentina (2), Uruguay (2), Ingg ris (1), Perancis (1) dan Spanyol 1 kali. Jika ingin menjadi juara dengan mulus, Brasil harus memperbaiki kelemahan terutama kerjasama tim. Saya melihat, komunikasi antar lini kadang tidak jalan, sambungnya. Sinar Dicky di Timnas U19, boleh jadi terbilang terlihat kurang terang. Pasalnya, bersaing ketat dengan Ravi Murdianto dan Awan Setho Raharjo, masing-masing diposisi pertama dan kedua. Namun, penampilan Dicky juga baik dan berpotensi menjadi cemerlang. (*)


PATROLI

Rakyat Kalbar Kamis, 19 Juni 2014

Langganan : 0561768677 (Hunting) 081254660990 (Davy)

Hukum dan Keadilan

Walikota Perintahkan Tutup Hotel My Home PONTIANAK-RK. Tidak ada alasan lagi bagi Satpol PP Kota Pontianak dan dinas teknis (Badan Pelayanan Perijinan Terpadu/BP2T, Dinas Parowisata, Tata Kota, Badan Lingkungan Hidup) untuk tidak menutup Hotel My Home. Ini perintah orang nomor satu Kota Pontianak yang menjadi pimpinan tertinggi instansi tersebut. Dinas teknis maupun Satpol PP harus segera menutup My Home, karena bangunannya memiliki izin indekos namun operasionalnya berupa perhotelan, kata Walikota Pontianak H Sutarmidji

Sutarmidji: Hotel Queen Tidak Ada Izin Tambah Bangunan SH MHum, Rabu (18/6). Ditegaskan Sutarmidji, jika izin My Home yang beralamat di Jalan WR Supratman berupa indekos, tetapi operasional hotel, berarti pemiliknya telah mengelabui Pemerintah Kota Pontianak

berupa manipulasi pajak. Kita sedang melakukan investigasi operasional Hotel My Home. Pajaknya bisa kita hitung, karena pelanggaran pajak, sanksinya sudah jelas, yakni berupa denda dan ditutup operasional hotelnya, tegas

Sutarmidji. Dikatakan Walikota Pontianak, sanksi terberat My Home adalah penutupan operasional. Kalau masih mau mengikuti aturan Pemkot Pontianak, My Home beroperasional sebagaimana izinnya, yakni indekos. Hanya menyediakan kamar indekos tanpa adanya restoran dan kafe. Namun tetap akan dikaji kembali, apakah bangunannya Halaman 15

Razia Pekat Ditsabhara Polda Kalbar

Tembak Gas Air Mata dan Temukan Cewek Bugil Kapolres Singkawang menggelar tersangka jambret dan barang buktinya. MORDIADI/ RAKYAT KALBAR

PONTIANAK -RK. Polisi menyemprotkan gas air mata di kamar hotel agar penghuninya keluar dari kamar, setelah kian lama tak keluar saat digedor. Ada pula yang tertangkap sedang telanjang

di atas tempat tidur. Giat operasi atau razia yang dilakukan Ditsabhara Polda Kalbar, Rabu (18/6) dinihari, hanya berpusat di tiga tempat penginapan kelas melati di Jalan Ahmad Yani II, Jalan Gajah

Mada dan Jalan Dipenogoro. Tiga tempat penginapan itu diantaranya; Hotel Srikandi, Hotel Queen dan Hotel Khatulistiwa. Ketiganya terindikasi kerap digunakan pengunjung sebagai tempat untuk berbuat

mesum, terbukti setiap kali dilakukan razia oleh petugas kepolisian, selalu banyak menjaring pasangan di luar nikah khusus di dua penginapan itu. Sedikitnya 26 pengunjung

atau 13 pasangan yang terjaring. Di Hotel Srikandi paling banyak terjaring, yakni enam pasangan. Di hotel Queen ada empat pasang serta Hotel Khatulistiwa tiga pasangan. Halaman 15

Pecandu Narkoba Menjambret SINGKAWANG-RK. Pria kurus yang mengaku sebagai anak punk, Doni, 21, warga Kampung Baru, Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah terpaksa mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, pengidap HIV ini menjambret dan mengonsumsi Narkoba jenis sabu. Di menjambret ibu-ibu warga Jalan Tani di depan Dinas Bina Marga Jalan A Yani, kata AKBP A Widihandoko SH, Kapolres Singkawang dalam keterangan persnya di Mapolres Singkawang, Rabu (18/6). Widihandoko yang didampingi Kapolsek Singkawang Barat, AKP Suhar menceritakan, pada Senin (16/6) malam, korban Suryana hendak pulang ke rumahnya di Jalan Tani menggunakan

Para gan a p san ang y m mesu g razia in r terja a Kalbar. old / oleh P E CP AD OCSYA KALBAR RAKYAT

Halaman 15

Ditinggal Kosong Rumah Tinggal Puing SEKADAU-RK. Api menghanguskan kediaman Yus, warga Gang Swadaya, RT. 16/RW. 04, Desa Mungguk, KM. 7 Jalan Sekadau-Sintang sekitar pukul 20.30, kemarin malam.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah semi permanen tersebut. Awalnya saya lihat dari jendela rumah saya, ada api kecil dari bagian tengah rumah Yus.

Saya kira ada yang nyalakan api, kata Iwan Tile, tetangga korban kepada Rakyat Kalbar di lokasi kejadian. Saat melihat api tersebut, Iwan tidak langsung mengira

Sopir Truk Bilang 1,2 Ton Solar Itu Milik Oknum TNI CARA MUDAH

Di KORAN & WEBSITE

PASANG IKLAN

1. Hubungi kami via telp/email/SMS 2. Siapkan materi iklan 3. Kirim materi via email/BBM/SMS 4. Materi kami desain 5. Pembuatan form order IAYA .. .? !! ! SO A L B H EM AT 6. Pembayaran PA ST I T EN T U 7. Iklan siap tayang

GEDUNG GRAHA PENA KALBAR Lt. 3 Jl. Arteri Supadio Km 3,5, Kubu Raya Hotline: (0561).768677 HP: 0852 454 11544 PIN: 73F2B87C Email: iklanrakyatkalbar@gmail.com

AKR Pangmilang Singkawang Selewengkan BBM Subsidi SINGKAWANG-RK. Polres Singkawang mengamankan truk bernomor polisi KB 9501 AC yang berisi 1,2 ton solar, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bersubsidi AKR Kelurahan Pangmilang. Halaman 15 Tersangka sopir truk angkutan solar dan barang bukti drum diamankan di Mapolres Singkawang. MORDIADI/ RAKYAT KALBAR

bahwa ada kebakaran. Ia baru tahu ada kebakaran setelah melihat api kian membesar dan merasa udara semakin panas. Lama-lama kok terasa ma-

kin panas. Setelah saya lihat lagi, apinya sudah mulai membesar, cerita Iwan. Karena sebagian besar rumah terbuat dari bahan Halaman 15


10

KUBU RAYA

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

Soal PT. MAR, Ternyata DPRD

Sempat Berencana Bentuk Pansus Firdaus. ARI SANDY

Usai Lebaran, BPN Targetkan Sertifikat Gratis Tuntas S UNGAI R AYA -RK. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kubu Raya, Firdaus mengatakan sejak tahun 2012 secara bertahap pihaknya telah menerbitkan sertifikat tanah secara gratis bagi nelayan di pesisir Kubu Raya. Setiap tahunnya kita buat sekitar 100 sertifikat bagi sejumlah nelayan di Kubu Raya melalui Program Sertifikat Hak Atas Tanah (SEHAT). Tujuannya agar bisa menjadi modal bagi nelayan jika sewaktu-waktu ingin mengajukan pinjaman modal ke bank, katanya kepada wartawan, Rabu (18/6). Dikatakan Firdaus dari total sertifikat yang harus dibuatkan pada tahun 2014 ini, sekitar 75 persen pengajuan sertifikat gratis tersebut sudah dikerjanya. Ia menargetkan usai Lebaran mendatang semua sertifikat yang diajukan untuk dibuatkan secara gratis bisa rampung. Firdaus berharap selain pembuat sertifikat tanah secara gratis, pemerintah daerah setempat melalui instansi terkait bisa terus memberikan penyuluhan dalam rangka peningkataan pemberdayaan masyarakat pesisir. Terutama kalangan nelayan sehingga bisa lebih maksimal dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada. Misalanya kalau cuaca di laut sedang buruk, tentu membuat para nelayan tidak bisa melaut. Maka dengan adanya skill atau keahlian lain, para nelayan tersebut bisa menjalankan usaha lain yang tentunya dengan memanfaatkan hasil kekayaan alam yang berada di sekitar lingkungan nelayan tersebut, tutup Firdaus. (asy)

SUNGAI RAYA-RK. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kubu Raya, Bambang Sridadi angkat bicara terkait persoalan PT Mitra Aneka Rezeki (MAR). Ia menegaskan, secara kelembagaan sempat berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut persoalan yang terjadi di perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut. Terkait permasalahan PT.MAR perlu saya luruskan terkait pernyataan yang menyebutkan DPRD Kubu Raya tidak melakukan upaya apapun. Karena saya ikut membahasnya dan sempat akan membentuk Pansus. Tapi di lembaga sendiri memiliki aturan dalam membentuk Pansus tersebut, dan yang terakhir keputusan tetap di tangan pimpinan, katanya ditemui di gedung DPRD Kubu Raya, Rabu (18/6). Benk-benk ‒ panggilan ‒ akrab Bambang Sridadi men-

Terkait permasalahan PT.MAR perlu saya luruskan terkait pernyataan yang menyebutkan DPRD Kubu Raya tidak melakukan upaya apapun. Karena saya ikut membahasnya dan sempat akan membentuk Pansus. Tapi di lembaga sendiri memiliki aturan dalam membentuk Pansus tersebut, dan yang terakhir keputusan tetap di tangan pimpinan,

BAMBANG SRIDADI

gakui permasalahan ini telah berjalan cukup alot dan belum menemui titik terangnya hingga saat ini. Akan tetapi, permasalahan tersebut kini telah masuk ke ranah hukum, dimana sebelumnya perkara tersebut telah dimenangkan oleh pihak PT. Ambawang Bumi Perkasa (ABP) sebagai

pihak penggugat di PTUN. Akan tetapi proses hukum saat ini masih berjalan, karena Pemkab Kubu Raya yang saat itu Bupatinya masih Muda Mahendrawan melakukan upaya banding terhadap putusan PTUN tersebut, terang dia. Bagaimana kelanjutan persoalan tersebut di Mahkamah Agung (MA)? Benk-benk mengatakan saat ini pihaknya

mendapat informasi bahwa putusan kasasi belum turun. Ketika permasalahan ini sudah masuk ke ranah hukum, sudah seyogyanya tidak bisa untuk dicampuri lebih dalam. Terkecuali dalam mengawasi proses banding tersebut, ketika nantinya sudah ada keputusan dari MA nanti tentu akan kita evaluasi keputusan itu tepat atau tidak, katanya.

Disinggung dugaan rekayasa penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) PT. MAR? Menurut Benk-benk semua indikasi-indikasi rekayasa HGU seperti yang disampaikan Direktur PT. ABP, Agung tidak menutup kemungkinan hal itu benar adanya dan bisa dibuktikan dengan bukti yang kuat. Namun ketika proses hukum ini masih berjalan, pastinya kita harus menghargai proses hukum tersebut. Dan pastinya kita di lembaga DPRD akan melakukan pengawasan terhadap proses itu, tegas dia. Benk-benk juga mengapresiasi keseriusan kepemimpinan Kubu Raya yang baru ini dalam menyelesaikan tumpang tindih lahan yang saat ini masih melanda di sebagian wilayah di Kubu Raya. LAPORAN: ARI SANDY EDITOR: JULIANUS RATNO

Cicilia: Tahun Ini Kita Sudah Distribusikan 1.332 Buku

Arpusda Berencana Tambah Buku Bacaan di 2015 S U N G A I R A Y A -RK. Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kubu Raya berencana menambah buku-buku bacaan di tahun anggaran 2015 mendatang. Selain itu, Arpusda juga telah mengajukan penambahan buku ke Perpustakaan Nasional. Kepala Arpusda Kubu Raya, Cicilia Tri Agustina mengatakan penambahan buku bacaan di tahun 2015 mendatang akan disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing kecamatan. Karena setiap kecamatan memiliki

potensi alam yang berbeda, sehingga buku yang didistribusikan bermanfaat. Nantinya pengadaan buku-buku tersebut sesuai dengan proposal masing-masing kecamatan. Ini pent ing ag ar peng adaan buku nantinya sesuai dengan kebutuhan ilmu masingmasing profesi masyarakat. Pastinya buku-buku tersebut tidak hanya menjadi pajangan saja, akan tetapi dapat bermanfaat untuk menambah ilmu masyarakat, ujar Cicilia ditemui Rakyat Kalbar di ruang kerjanya, Rabu

Cicilia Tri Agustina. ARI SANDY

(18/6). Arpusda, dikatakan dia juga telah mengajukan penambahan buku ke Perpustakaan Nasional. Mudah-mudahan saja buku-buku yang dihibahkan dari Perpusnas dapat segera diberikan kepada kita. Dan tahun ini kita juga mendapatkan bantuan buku dari Pemerintah Provinsi Kalbar, kata Cicilia. Tahun 2014 ini, ia mengaku mendapat penambahan buku baru untuk didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kubu Raya. Jumlahnya 1.332 buku bacaan

yang meliputi buku-buku bacaan mengenai industri dan perdagangan. Menurut Cicilia, penambahan buku-buku tersebut masih dalam program pimpinan yang lama. Hanya saja jumlah buku-buku tersebut masih sangatlah kurang untuk memenuhi kebutuhan di sembilan kecamatan yang ada di Kubu Raya. Dengan jumlah yang masih terbilang sedikit, kita tetap berusaha untuk mendistribusikan buku-buku tersebut secara merata ke masing-masing kecamatan, pungkas dia. (asy)

GEMA KABUPATEN MEMPAWAH Wamen Resmikan Pasar Sebukit Rama Mempawah

DERAP BESTARI

Hidupkan Pasar dengan Berdagang Sehat

Ilustrasi/IST

Jembatan Kapuas III Dibangun 2015 MENGURAI kemacetan di Kota Pontianak, rencananya akan dibangun Jembatan Kapuas (JK) III di wilayah Kabupaten Pontianak. Jembatan akan menghubungkan Desa Wajok, Kecamatan Siantan dengan Sungai Rengas, Pulau Panjang. Jika tidak ada halangan, pembangunan tersebut akan dimulai 2015 mendatang. Pembangunan JK III rencananya akan dimulai tahun 2015 nanti. Pelaksanaannya akan beriringan dengan pembangunan jalan lingkar luar Kota Pontianak. Kedua proyek ini sudah masuk dalam Musrenbang Nasional yang pembiayaannya akan ditanggung melalui APBN, ungkap Wakil Bupati Pontianak, Gusti Ramlana disela-sela penilaian penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2014, Rabu (18/6) di Mempawah. Menurut Ramlana, informasi yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan, secara keseluruhan dana yang dibutuhkan untuk pembangunan JK III dan jalan lingkar luar Kota Pontianak tersebut diperkirakan mencapai Rp 3,5 triliun. Rinciannya, pembangunan jembatan sebesar Rp 1, 2 triliun dengan panjang sekitar 2 kilometer. Jembatan ini akan didesain lebih tinggi sekitar 23 meter dari pasang tertinggi Sungai Kapuas yang akan diseberangi. Untuk pembangunannya akan melibatkan tiga daerah, yakni Pemerintah Kabupaten Pontianak, Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, paparnya. Sedangkan untuk jalan lingkar luar Kota Pontianak, imbuh Ramlana, panjangnya berkisar 30 kilometer dan dibagi dalam enam segmen pekerjaan. Masing-masing segmen berkisar 5‒6 kilometer dan dimulai dari lokasi Bandara Supadio Pontianak, kemudian menyusuri pinggiran Kota Pontianak hingga Sungai Rengas KKR dan menyeberangi Sungai Kapuas menuju Desa Wajok Kabupaten Pontianak. Semakin cepat realisasi JK III, maka kepadatan arus lalu lintas dari dan ke luar Kota Pontianak dapat terurai. Sebab, konsentrasi kepadatan arus lalu lintas nantinya tidak hanya menumpuk di JK I dan II saja. Secara keseluruhan, kami sangat siap untuk mendukung pembangunan JK III tersebut, tegasnya. (fia)

MEMPAWAH. Peresmian penggunaan pasar tradisional percontohan Sebukit Rama Mempawah berlangsung meriah. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan RI, Bayu Krisnamurthi, Rabu (18/6) di Komplek Pasar Sebukit Rama Mempawah. Pasar itu jantung kehidupan, bukan sekedar jual beli tetapi juga tempat bersilaturahmi. Pasar itu menandakan berkembang suatu daerah. Jika suatu daerah memiliki pasar yang bersih, teratur, nyaman dan menyenangkan maka kehidupan masyarakat setempat juga berlangsung baik, pendapat Bayu dalam sambutannya. Wamen mengaku terkesan dengan realisasi pembangunan Pasar Sebukit Rama Mempawah. Mulai dari posisi atau tata letak pembangunan yang nilai sangat baik dan teratur, juga konstruksi yang digunakan diyakini mampu menjaga ketahanan fasilitas yang ada. Pembangunan bagus dengan cara blok-blok pasar terpisah.

Kemudian ada ruang besar di tengah pasar, itu sangat baik. Serta, bahan yang digunakan efisien dengan baja dan tiang besi, hingga pantaslah jika pasar ini dijadikan percontohan. Karenanya, masyarakat Mempawah patut bangga dengan pasar ini, pendapatnya. Karenanya, Bayu berpesan agar pengelola dapat menjaga lingkungan pasar agar selalu dalam keadaan bersih, tertib dan nyaman. Sehingga pelayanan pasar kepada masyarakat pembeli dapat lebih ditingkatkan. Cara menjaga pasar yang baik, yakni dengan menghidupkan pasar. Usulan saya, gunakan teknik modern. Misalnya lakukan kegiatan setiap minggunya di lingkungan pasar ini. Contoh, kegiatan lomba penyanyi cilik, pengajian dan lainnya. Sehingga kegiatan ini akan menjadi magnet bagi pengunjung untuk datang dan berbelanja, bebernya. Kemudian, ungkap Bayu, cara menghidupkan pasar dengan berdagang yang sehat. Artinya para pedagang harus berlaku jujur, adil dan

tidak menipu masyarakat. Setiap agama membenarkan pedagang mengambil keuntungan, tetapi dengan cara-cara yang benar. Bukannya dengan melakukan praktik penipuan. Jangan pula timbangannya dilebih atau dikurangkan. Mari kita hidupkan pasar ini dengan cara yang baik, sehat, bersih, adil, jujur dam penuh silaturahmi. Jika semua ini dapat kita terapkan, insya Allah Pasar Sebukit Rama Mempawah akan berkah, pedagangnya semakin untung, makmur dan sejahtera, ucapnya. Sementara itu, Bupati Pontianak, H Ria Norsan dalam laporannya menyebutkan, pembangunan Pasar Sebukit Rama Mempawah bersumber dari APBN melalui dana tugas perbantuan Kementerian Perdagangan RI tahun anggaran 2012 dan 2013. Bangunan pasar sudah difungsikan untuk aktifitas jual beli sejak Desember 2013 lalu, dan sampai saat ini masih dalam tahap pemeliharaan. Pasar ini dibangun di atas lahan seluas 5.772 meter persegi milik Pemerintah Ka-

bupaten Pontianak dengan kategori tipe A. Di atas lahan itu kami bangun 74 kios dan 106 los. Fasilitas yang ada seperti toilet, CCTV, pos jaga, tempat pembuangan sampah sementara, area parker roda dua dan empat, penghijauan, ruang pompa dan genset, unit pembuangan limbah, jalan komplek pasar, listrik, papan reklame dan lainnya, papar Norsan. Norsan menyampaikan, kios ditempati para pedagang lama yang sebelumnya telah berjualan di lokasi tersebut. Para pedagang lama dilakukan pendataan terlebih dahulu hingga dipastikan penerima kios merupakan pedagang setempat. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian Perdagangan yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pasar ini. Dengan dibangunnya Pasar Sebukit Rama, alhamdulillah masyarakat tidak lagi berbelanja dengan kondisi kumuh, becek dan bau tidak sedap, ujarnya. Acara peresmian pasar percontohan Sebukit Rama Mempawah yang dirangkai-

kan dengan peresmian Pasar Terigas Sambas itu ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian oleh Wamen Perdagangan RI, Bayu Krisnamurthi dan dilanjutkan dengan peninjauan pasar. Sebelumnya juga dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat hunian kios oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Sri Agustina kepada penerima, Ade Jamaludin, Yustina, Tiran Ardianto, Suparman dan Ridwan M Sood. Serta penyerahan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Pemimpin BRI Jakarta wilayah III kepada penerima, Siti Zainab, Indra Saputra, Marina. Hadir dalam acara peresmian tersebut, para pejabat Kementerian Perdagangan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kalbar Drs Robertus Isdius MSi, Wakil Bupati Pontianak Gusti Ramlana, Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa MAg, jajaran Muspida, kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak, tokoh agama, masyarakat dan pedagang Pasar Mempawah. (fia)

Sosialisasi Penyusunan Indikasi Pembiayaan SKPD

Enam Tahap Perhitungan ASB M E M P A W A H . Penyusunan indikasi pembiayaan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hendaknya sesuai dengan Analisa Standar Belanja (ASB). Sebab, melalui penerapan ASB maka penetapan plafon anggaran lebih objektif. Pola ASB dinilai memiliki argumentasi yang kuat dan tepat waktu. Hal itu disampaikan Sekretaris Program Magister Ilmu Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak, Windhu Putra pada Sosialisasi Penyusunan Indikasi Pembiayaan SKPD dengan ASB di Aula Kantor Bupati Pontianak, Rabu (18/6). Windhu menjelaskan, ASB

bukan hal yang baru dalam pengukuran kinerja keuangan daerah. ASB merupakan standar untuk menganalisis anggaran belanja yang digunakan dalam suatu program atau kegiatan untuk menghasilkan tingkat pelayanan tertentu dan kewajaran biaya di unit kerja dalam suatu tahun anggaran. Berdasarkan studi lapangan di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, ditemukan beberapa permasalahan klasik dalam penyusunan anggaran. Diantaranya, penentuan anggaran secara incremental. Artinya hanya menambah atau mengurangi jumlah rupiah pada item-item anggaran yang

telah ada sebelumnya, dengan menggunakan data dua tahun sebelumnya sebagai dasar, dan tidak ada kajian yang mendalam terhadap dasar tersebut, bebernya. Pe r m a s a l a h a n l a i n n y a dalam penyusunan anggaran, sambung dia, dipengaruhi oleh nama kegiatan. Ketika sebuah kegiatan menggunakan istilah kebarat-baratan, maka biasanya akan mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar dibandingkan kegiatan yang sejenis dengan menggunakan nama lokal. Contohnya anggaran untuk kegiatan pameran. Biasanya juga disebut dengan nama expo, yang mana artinya

sama. Tetapi anggaran yang diberikan untuk dua kegiatan berbeda, ujarnya. Bukan itu saja, sambung Windu, persoalan lain yang didapatnya, yakni penentuan anggaran dipengaruhi oleh orang yang menentukan anggaran. Jika yang mengajukan anggaran adalah SKPD yang powerfull, maka SKPD tersebut akan mendapatkan alokasi anggaran yang lebih tinggi daripada SKPD lain. Meskipun jenis dan beban kerja kegiatannya sama saja. Penghitungan ASB dilakukan melalui enam tahapan kerja. Tahap pertama, melakukan analisis data dasar kegiatan historis pemkab. Tahap ked-

ua, melakukan identifikasi jenis kegiatan dengan melihat kesamaan output dan cost driver-nya. Tahap ketiga, melaksanakan identifikasi variabel yang mempengaruhi belanja jenis kegiatan tertentu, urainya. Tahap keempat sebutnya, membuat mo del reg resi. Tahap kelima, melakukan simulasi untuk berbag ai kemungkinan besaran nilai independent variabel serta menentukan nilai minimal dan maksimal belanja berdasarkan deviasi. Serta tahap keenam, menghitung kewajaran alokasi belanja per jenis kegiatan, pungkasnya.(fia)


GELIAT KAYONG UTARA CAKAP ALANG

Rangga Intan Terpilih Desa Terbaik Inisiatif Raperdes Lindungi Sumber Air KETAPANG. Desa Rangga Intan Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang, terpilih menjadi desa terbaik pada Lomba Desa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang tahun 2014. Rangga Intan berhasil menyisihkan 40 desa nominasi lainnya karena dianggap menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Desa Rangga Intan akhirnya mengikuti lomba desa di tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada 11 Juni 2014. Potensi dan prospek yang berhasil diolah di Desa Rangga Intan cukup elok dicontoh bagi beberapa desa yang ada di Kabupaten Kayong Utara (KKU). Apalagi ada beberapa desa di KKU hampir mirip dengan lokasi Desa Rangga Intan namun penduduk desanya masih kekurangan air bersih layak konsumsi. Misalnya desa kami telah membuat larangan menuba (meracun ikan, red) dan menyetrum ikan di sungai. Selain itu warga kami juga telah membuat kesepakatan menjaga hutan dan menanam pohon, kata Ediktus Masa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Rangga Intan, saat menghadiri monitoring CCLA (Community Conservation Livelihood Agreement) Yayasan Diantama dan USAID IFACS, Senin (26/5). Warga, kata dia, aktif bergotong-royong tiap tanggal 20 untuk membersihkan jalan, fasilitas umum, termasuk jika ada saluran air bersih macet. Mereka masih memegang teguh adat istiadat, budaya saling tolong-menolong saat ada warga yang mengalami kesusahan. Fisik pemukiman Desa Rangga Intan yang seluas 8 hektar tertata rapi, bersih, dan asri. Tidak ada ternak warga berkeliaran brutaol karena sudah dipelihara dalam kandang. Kiri kanan desa dinaungi rimbunan pohon buah-buahan lokal dan tanaman hutan. Membuat desa teduh dan sejuk meskipun di siang hari. Tahun 2014 ini saja warga menanam tidak kurang dari 10 ribu batang pohon buah-buahan lokal dan pohon karet. Yayasan Diantama menyumbangkan 4000 bibit batang pohon potensial untuk warga setempat. (lud)

KETAPANG CAKAP ALANG

Siap Berlaga di Peparprov III NPC Kalbar KETAPANG. Sebanyak 14 atlet Ketapang siap berlaga di Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov III) Kalbar 2014 yang akan di mulai Kamis (19/6) sampai 22 Juni 2014 mendatang. Ketua Kontingen Peparprov Ketapang Salamudin SP mengatakan, pada event ini Ketapang menurunkan 14 atlet dengan oďŹƒcial dan pendamping sebanyak 7 orang. Atlet ini terdiri dari 10 atlet putra dan 4 putri. Pada Peparprov III 2014 yang dibuka bersamaan dengan Porprov XI tahun 2014. Kontingen NPC Ketapang menargetkan membawa pulang delapan medali emas, kata Salamudin Rabu (18/6). Menurut mantan pengurus KONI Ketapang ini, kontingen NPC Ketapang tidak lepas dari segala keterbatasan, mulai dari sarana mau pun ďŹ nancial. Meskipun demikian, mereka berusaha maksimal menghasilkan perolehan medali sehingga mampu mengharumkan nama daerah. Atlet Ketapang akan berlaga di enam cabang olahraga yakni panahan,renang , atletik, angkat berat, badminton dan tenis meja. Besok akan mulai di pertandingkan cabang olahraga angkat berat, katanya. Salamudin mengatakan, untuk memotivasii para atlet dalam pertandingan, para pengurus dan simpatisan akan memberikan bonus langsung kepada peraih medali emas. Bonus tersebut langsung akan disampaikan di lapangan. Bonus atas perolehan medali emas tersebut senilai Rp200 ribu per setiap medali. Pemkab Ketapang juga memberikan bonus senilai Rp5 juta, ungkapnya. Dalam meraih prestasi maksimal kata Salamudin, di Peparprov III Kalbar, kontingen Ketapang berharap dukungan dan doa masyarakat. Selain itu mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Ketapang, KONI Ketapang, dan para simpatisan yang telah memberikan bantuan dan dukungan kepada kontingen Peparprov NPC Ketapang. Kita mohon dukungan doa masyarakat Kabupaten Ketapang, pungkas Salamudin. (Jay)

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

11

KKU Masih Kekurangan Penyuluh Pertanian PONTIANAK . Ada beberapa upaya yang mesti dilakukan untuk mengembangkan pertanian pangan, yakni dengan memperkuat kelembagaan. Yaitu, sumber daya manusia melalui penyuluh. Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid mengakui kalau Kabupaten Kayong Utara (KKU) masih kekurangan penyuluh. Bilamana dari kawankawan non government organization (NGO/organisasi non pemerintah) yang ingin membantu, diharapkan dapat memperkuat dari sisi kelembagaan, karena kami masih kekurangan penyuluh, tutur

H Hildi Hamid, Bupati Kayong Utara di High Level Meeting Pengembangan Pertanian Pangan Berkelanjutan untuk Menjamin Kelanjutan Pangan di Kalimantan Barat di Hotel di Hotel Santika Pontianak, Senin (16/6). Di samping itu, lanjut dia, juga harus mengubah pola pikir masyarakat. Supaya menjadi petani modern yang didukung dengan ilmu pengetahuan dan teknologi memadai tentang pertanian. Kemudian perlu juga diperhatikan, masalah budaya, tegas Bupati. Acara High Level Meeting

Pengembangan Pertanian Pangan Berkelanjutan untuk Menjamin Kelanjutan Pangan di Kalimantan Barat ini, dibuka Asisten II Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalbar, Lensus. Dihadiri peserta dari masyarakat petani KKU, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas, serta sejumlah lembaga pemerhati pertanian pangan. Penyampaian materi juga disampaikan Bupati Sambas yang diwakili Kepala Bappeda Sambas, penyampaian materi Bupati Kubu Raya disampaikan Kepala Kantor Ketahanan

Pangan Kubu Raya, serta dari Dinas Pertanian Provinsi Kalbar. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara melakukan revitalisasi pertanian untuk menjadikan kembali KKU sebagai lumbung padi daerah. Seperti dengan memberikan masukan dan motivasi kepada masyarakat agar dapat bertanam padi, misalnya dalam satu tahunnya bisa dua kali. Upaya Pemkab Kayong Utara dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di sektor pertanian, bukanlah tidak menemui kendala dan ham-

batan dalam pelaksanaannya. Namun Pemkab Kayong Utara terus berupaya mencari solusi agar mampu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi. Untuk meningkatkan produksi pertanian masyarakat, selain mendapat bantuan alat bantu traktor tangan, Pemkab Kayong Utara juga telah membangun Rice Milling Unit (RMU) di Desa Sedahan Kecamatan Sukadana dan di Kecamatan Seponti. Sejak tahun 2012, di sektor pertanian KKU mengalami surplus tanaman pangan kurang lebih 40 ribu ton pertahun. (Humas/lud)

Tujuh Kesepakatan Warga Jaga Desa Pasir Mayang Masih Rawan Kebakaran dan Hama Belalang K ETAPANG . Kabupaten Kayong Utara (KKU) boleh mencontoh apa yang berlaku di beberapa di desa Ketapang. Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Pasir Mayang kecamatan Tumbang Titi kabupaten Ketapang, bersama masyarakat dan yayasan pendampingnya, berkomitmen menjaga hutan desa, gunung desa, dan sungai desa. Muhibah awak Pontianak Post dan kru USAID IFACS ke desa Pasir Mayang, menemukan fakta desa itu hingga akhir Mei 2014 masih rawan dari serangan hama belalang dan kebakaran lahan dan hutan. Sejumlah warga melaporkan lebih dari puluhan ribu pohon karet serta tanaman buah-buahan terbakar. Hama belalang pun mulai muncul di lahan-lahan desa. Demikian dikatakan Majun, tokoh masyarakat desa Pasir Mayang saat pelaksanaan monitoring CCLA (Community Conservation Livelihood Agreement) di

Desa Pasir Mayang, akhir Mei 2014. Karena itu tujuh point yang disepakati oleh warga sangat penting, untuk menghadapi masalah yang kami hadapi, Kata Majun. Dia mengusulkan langkahlangkah yang perlu segera diambil. Ketujuh point yang dimaksud Majun, warga bersepakat menceg ah kebakaran, menerapkan pola perladangan gilir-balik (rotasi), menanam tanaman bernilai ekonomi (seperti karet, rotan, dan buah-buahan) di pedahasan (kawasan yang dikelola warga) sebagai sumber penghidupan masyarakat. Kemudian menjaga tempat keramat bernilai adat budaya, tidak menebang pohon lalau/ tangiran (tempat lebah membuat sarang), tidak menuba atau meracuni sumber mata air dan sungai sebagai sumber air minum dan mandi, serta pelaksanaan pemantauan dan pemeliharaan kawasan secara bersama-

sama warga. Penganyam, Ny Herawati, mengatakan salah satu manfaat yang dia rasakan adalah rotan di desanya masih terjaga dengan baik. Karena bahan baku rotan masih tersedia, saya pun bisa terus menganyam dan menjual produk saya untuk menambah pendapatan keluarga, kata Herawati. Menurut Kades Pasir Mayang, Nurbitus Parto, bahwa salah satu buah dari kesepakatan yang dilakukan oleh warga pada Pebruari 2014 lalu, yaitu sudah tidak ada lagi warga yang menuba atau menyetrum ikan di sungai. (lud) DURIAN KOMBONGANPohon durian terpilih di tengah-tengah kampung Pasir Mayang, telah dipasang Ancak berisi sesajian sebagai tanda telah dilaksanakan upacara adat menghadapi musim berladang tahun ini. REPRO ALEXANDER MERING

metro Harga Daging Sapi Rp100 Ribu K ETAPANG . Kepala Bidang Perternakan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Perternakan Ketapang, Edi Sujarwo mengatakan untuk stok daging sapi di Ketapang cukup. Saat ini jumlah sapi ternak di Ketapang mencapai 29 ribu ekor. Sementara harga daging sapi saat ini masih dikisaran Rp100 ribu perkilogram. Jelang puasa ini stok daging sapi di Ketapang tidak ada masalah, hanya saja kalau lebaran biasanya harga daging sapinya naik, kata Edi, Selasa (17/6). Edi mengatakan, mengenai harga pihaknya akan melakukan rapat bersama dengan dinas terkait seperti Desperindagkop dan UKM serta Bidang Ekonomi Setda Ketapang untuk memastikan stok serta masalah harga-harga. Kalau pas Lebaran biasanya 400 ekor sapi di potong untuk seluruh wilayah Ketapang, sedangkan daging ayam sekitar 5 ton,jadi stok daging tidak ada masalah, jelasnya. Sementara Nizar pedagang daging sapi di Pasar Rangga Sentap mengaku kesulitan mendapatkan dan membeli sapi untuk kembali dijual, sehingga membuat stok daging sapi untuk dijual agak sedikit berkurang.

Nizar menuturkan, permasalahan kesulitan mencari sapi menjelang bulan puasa dan lebaran memang selalu terjadi di Ketapang. Jika memang sapi-sapi tersebut ada namun harus dibeli dengan harga yang mahal. Saat ini susah dapatkan sapi, kemarin kita sampai keliling carinya tapi tidak dapat, ujarnya. Nizar mengaku mengenai harga sekarang ini masih dikisaran Rp100 ribu perkilogram, namun harga segitu agak susah lakunya, apa lagi jika harga daging sapi ini sampai naik. Biasa kalau menjelang lebaran naik bisa Rp10 ribu sampai Rp 15 ribu perkilonya, tuturnya. Nizar mengungkapkan, untuk dirinya sendiri biasanya memerlukan sekitar 60 ekor sapi dari bulan puasa hingga menjelang lebaran, untuk lebaran biasa mencapai 300 Kilogram yang diperlukan, tapi itu juga tergantung stok sapi yang tersedia . Kalau stok tidak ada harga daging pasti naik, kalau adapun peternak jual sapi mahal. Kita penjual jadi serba salah, jual murah gimana mau kembalikan modal, ujarnya. Nizar berharap Dinas ter-

Pedagang sapi dipasar rangga sentap saat menunjukan daging sapi yang dijualnya- Jaidi Chandra kait dapat membantu dalam penyiapan stok daging sehingga pedagang tidak perlu keliling dan kesulitan mencari sapi, jika semakin susah

Harga Karet Terjun Bebas K E T A P A N G . Pe t a n i Ka r e t di Dusun Toba Desa Penjawaan Kecamatan Sandai Ketapang mengeluhkan harga karet yang jauh anjlok. Saat ini harga karet hanya di hargai Rp 5 ribu perkilo. Saat ini harga karet hanya Rp5 ribu pada hal tiga dan empat tahun lalu harga perkilo Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu perkilo, keluh Syahrani salah satu petani karet Rabu (18/6). Ia mengatakan, harga karet Rp5 ribu perkilo tidak mencukupi kebutuhan hidup seharihari petani karet. Seharusnya

untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet harganya saat ini harus Rp 15 ribu perkilo. Kalau harga karet perkilo Rp15 ribu kita bisa mengkuliahkan anak, katanya. Menurutnya, jika Rp10 ribu perkilo itu hanya bisa mencukupi untuk kebutuhan hidup hari-hari hanya untuk makan. Kalau harga karet Rp5 ribu seperti sekarang ini, untuk makan saja susah. Saya sekarang benar-benar susah, satu anak mau kuliah, satunya lagi mau masuk SD, katanya. Ia menuturkan, penghasilannya menoreh karet perhari

sekitar 14 kilo karet atau Rp 70 ribu, dalam seminggu rata-rata hanya bisa panen sekitar lima kali atau Rp 350 ribu. Itu pun jika cuaca bagus, jika hujan bisa saja tak bisa panen atau tak berpenghasilan sama sekali, ujarnya. Ia menuturkan, mendapat informasi kalau harga karet akan kembali naik sehabis Pilpres mendatang. Benar atau tidak saya tidak tahu, kita yang jadi korban, sengsara. Penghasilan kita kecil tak sebanding dengan harga sembako yang mahal, keluhnya. Sementara Kades Penjawaan

dicari maka semakin besar ongkos yang dikeluarkan yang membuat biaya jual meningkat dan menjadi permasalahan bagi pembeli.

Harapan kita pemerintah dapat menyediakan stok sapi, jadi kita tidak kesulitan mencari jauh-jauh daging sapi, harapnya (Jay)

Kecamatan Sandai Aken menegaskan, harga karet sangat menganggu ketentraman dan kesejahteraan warganya. Sebab mayoritas warganya selama ini berpenghasilan atau memenuhi kebutuhan hidup dari karet. Ia pun mempertayakan peran pemerintah kemana, mulai kementerian, pemerintah tingkat satu dan dua. Apa mereka tidak tahu atau pura-pura tak tahu pada hal ini masalah tidak hanya di Ketapang tapi se-Kalbar, tanyanya. Aken mengaku khawatir, jika anjloknya harga karet karena permainan pihak-pihak tertentu. Sebab saat ini di daerahnya itu sedang ada pengembangan perkebunan kelapa sawit. Saya khawatir petani karet

dikondisikan sengsara sehingga nanti lahannya dijual ke perkebunan sawit, katanya. Ia berharap, jika pemerintah pusat atau provinsi tidak mengambil sikap penyelesaian, pemerintah daerah harus tetap berinisiatif mencari solusi agar harga karet itu normal kembali.Sebab khusus didaerahnya jika harga karet tetap rendah maka akan berdampak negatif bagi kehidupan warganya. Kalau harga karet dibiarkan pada situasi seperti ini, secara tidak langsung memperbanyak orang miskin. Ini menjelang Ramadan dan Lebaran. Kondisi ini bisa memicu aksi kejahatan karena saat puasa dan Lebaran kebutuhan orang meningkat, pungkasnya. (Jay)


12

MELAWI MEMBANGUN

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014 LABOH JU

DPT Pilpres Melawi Berkurang NANGA PINOH. Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Tahun 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Melawi telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres tahun 2014 sebanyak 152.330 orang. Jika dibandingkan dengan DPT Pemilu Legislatif (Pileg), jumlah tersebut mengalami penurunan. DPT Pileg lalu berjumlah 152.650, turun menjadi 152.330 orang pada DPT Pilres, ungkap Ketua KPU Melawi, Yovinus, Rabu (18/6). Menurut Yovinus, terjadinya penurunan jumlah DPT Pilpres dibandingkan DPT Pileg, disebabkan adanya pemilih yang meninggal, alih status, data ganda kabupaten dan ganda provinsi. Sebelum DPT Pilres tersebut ditetapkan oleh KPU, sudah dilakukan pemutakhiran data pemilih, ucapnya. Sementara mengenai apakah masih ada kemungkinan terjadinya pengurangan jumlah DPT yang telah ditetapkan oleh KPU, menurut Yovinus, pihaknya belum bisa memastikan, tergantung dari rekomendasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Ndak tahulah, yang pasti kalau ada rekomendasi Panwas, selalu kami tindaklanjuti, ujarnya. Selain itu, penurunan tidak hanya pada jumlah pemilih, namun jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat Pileg TPS berjumlah 546, sementara pada Pilres mendatang turun menjadi 514 TPS. Penurunan jumlah TPS ini memang diminta oleh Undang-undang dan Peraturan KPU untuk melakukan regrouping, karena jumlah pemilih per TPS maksimal 800 orang, ucapnya. Yovinus mengungkapkan, pengurangan jumlah TPS tersebut terjadi di semua kecamatan, bahkan pengurangan jumlah TPS yang terbesar berada di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh. Akibat pengurangan jumlah TPS tersebut, sehingga ada desa yang hanya memiliki satu TPS pada pelaksanaan Pilpres mendatang. (aji)

Puskesmas Nanga Pinoh Targetkan Akreditasi Nasional NANGA PINOH. Selama kepemimpinan dr Sien Setiawan, Puskesmas Nanga Pinoh telah meraih predikat puskesmas terbaik ke-5 se-Kalbar. Tak puas sampai disitu, lulus sertifikasi tingkat nasional jadi target berikutnya. Target tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Nanga Pinoh, dr Sien Setiawan disela-sela Lokakarya Mini tentang Akreditasi Nasional Puskesmas Tahun 2014 di Ruang Pertemuan Puskesmas Nanga Pinoh, Rabu (18/6). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, kepala desa, seluruh tenaga medis baik dari Polindes dan Pustu se-Kecamatan Nanga Pinoh. dr Sien Setiawan mengatakan, tujuan lokakarya mini ini supaya ke depan Puskesmas Nanga Pinoh bisa meraih prestasi yang lebih bagus lagi, serta bisa mendapatkan predikat terakreditasi secara nasional. Menurut Sien, upaya-upaya yang dilakukan untuk meraih akreditasi, pada tahun 2014

Puskesmas Nanga Pinoh memiliki program unggulan, yaitu program Puskesmas Peduli Anak Sekolah. Kata Sien, hal itu sebagai salah satu upaya untuk mendapatkan kredit poin akreditasi nasional, karena salah satu syaratnya puskesmas harus memiliki program unggulan. Kata Sien, program anak sekolah ini menjadi pilihan karena jumlah anak sekolah banyak, sementara para guru dihadapkan dengan sejumlah permasalahan. Contohnya anak SD sekarang sudah ada yang suka merokok, ngelem. Sedangkan untuk siswa SMP dan SMA sudah mengenai pornograďŹ . Bahkan, ada sekolah yang gurunya sudah kewalahan mengurus anak didiknya, karena siswanya sudah mengenal pergaulan bebas dan narkoba. Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami melihat jajaran kesehatan yang harus turun tangan. Apalagi sudah banyak kasus hamil dini, karena adanya pergaulan bebas, ungkapnya.

Apalagi saat ini, berdasarkan data di Dinas Kesehatan Melawi, kasus HIV/AIDS di Melawi sudah mengkhawatirkan. Sementara pada usia SMP dan SMA rawan akan tertular penyakit tersebut, karena pada usia tersebut lagi senang-senangnya mencari jati diri, sehingga mudah terjerumus pada pergaulan dan seks bebas. Sedangkan Camat Nanga Pinoh, Aimolnija mengapresiasi upaya Puskesmas Nanga Pinoh yang telah melaksanakan lokakarya mini. Menurut Aimol, untuk setingkat kecamatan, program seperti itu memang perlu, karena tidak banyak UPT yang menyelenggarakan kegiatan seperti itu. Lokakarya mini ini tentu tujuannya untuk mengevaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan pada tahun lalu, untuk menjadi acuan pada pelaksanaan program tahun depan, ucapnya. Karena itu, berharap kepada semua pihak mari meningkatkan apresiasi diri

untuk mendukung program kesehatan di desa masing-masing. Karena ini merupakan salah satu program induk Pemerintah Kabupaten Melawi, yaitu Melawi Sehat. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi, Simson mengatakan, ada beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan dalam rangka melaksanakan kegiatan untuk mensukseskan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sehingga kegiatan lokakarya mini yang diselenggarakan oleh Puskesmas Nanga Pinoh, kami fokuskan untuk mensosialisasikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), ungkapnya. Saat ini sudah ada aturan baru dalam pengelolaan dana BPJS, karena sudah ada peraturan yang baru terkait pengelolaan dana BPJS, sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih dimaksimalkan. Bahkan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke semua kecamatan dan puskesmas se-Kabupaten Melawi. Ia berharap, pelayanan prima dalam mensukseskan

pelayanan kesehatan nasional bisa terlaksana. Karena itu diperlukan dukungan dari semua pihak, baik dari tokoh masyarakat, kader posyandu, PKK dan sebagainya, tuturnya. Dikatakannya, dalam pelayanan kesehatan, Puskesmas Nanga Pinoh memang dirancang oleh Dinas Kesehatan untuk menjadi pilot project, terutama dalam akreditasi. Karena dengan puskesmas terakreditasi, nantinya bisa menjadi Badan Pelayanan Umum. Kami berharap pada tahun 2016, semua puskesmas sudah Badan Layanan Umum, dalam rangka efektivitas pelayanan BPJS, ujarnya. Dijelaskannya, dengan adanya peraturan baru tersebut, pengelolaan dana BPJS akan dikelola oleh bendahara umum daerah, tapi sayangnya dana tersebut belum bisa dimanfaatkan, karena belum adanya perangkat hukum untuk pengelolaan dana BPJS. Walaupun belum ada dana, namun pelayanan BPJS sudah diberikan sejak Januari 2014 lalu, ucapnya. (aji)

Jual Makanan Tidak Layak Bisa Dipidana Nanga Pinoh. Saat bulan Ramadan, berbagai macam makanan dijual. Tapi ingat, pedagang bisa saja dituntut pidana jika menjual makanan yang tidak layak konsumsi. Hal ini sesuai dengan Undang ‒ undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Konsumen telah dilindungi oleh undang-undang. Kalau ada yang tidak puas terhadap barang yang dibeli bisa saja minta ganti rugi, kalau tidak diindahkan, bisa dilakukan gugatan hukum, tegasnya, kata salah seorang pengusaha

kluner Melawi, Hendi,. Hendi menguraikan lebih detail isu NN No 8/1999. Dia mengatakan, dalam Undang-undangan Perlindungan Konsumen sangat jelas sanksi yang diberikan pada pedagang yang nakal. Yakni sanksi perdana dan pidana. Sanksi pidana berupa ancaman penjara 5 tahun atau denda Rp 2 miliar, dan penjara 2 tahun atau Rp 500 juta. Sanksi perdata berupa ganti rugi dalam bentuk pengembalian uang, penggantian barang, perawatan kesehatan dan pemberian santunan. Na-

mun. perlu diingat kata Hendi, ganti rugi diberikan dalam tenggang waktu 7 hari setelah tanggal transaksi. Sanksi administrasi ini maksimal bisa Rp 200 juta melalui BPSK, ujarnya. Adanya sanksi, ulas Bambang sebagai efek adanya tanggung jawab pelaku usaha. Terdiri dari pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan kerugian konsumen akibat mengkomsumsi dagangan. Kemudian ganti rugi dapat berupa pengembalian uang,

bisa juga penggantian barang, kalau sampai konsumen sakit pedagang berkewajiban memberi perawatan kesehatan dan pemberian santunan. Pemberian ganti rugi dalam waktu 7 hari setelah tanggal transaksi. Tapi perlu diingat pemberian ganti rugi tidak menghapuskan tuntutan pidana. Tapi, apabila pelaku usaha dapat membuktikan bahwa kesalahan tersebut merupakan kesalahan konsumen, maka sanksi tidak berlaku apabila, ulas Bambang. Hingga itu Bambang menyarankan agar pelaku usaha

menjalankan kewajibannya. Berupa beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya, memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi barang. Serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan. Lalu memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif. Menjamin mutu barang yang diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang yang berlaku. Memberi kesempatan kepada konsumen

untuk mencoba barang tertentu, serta memberi jaminan barang yang diperdagangkan. Memberi penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang yang diperdagangkan. Termasuk memberi kompensasi apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian, ulasnya. Tapi ingat tegasnya, bukan hanya pelaku usaha yang memiliki kewajiban, dalam Undangan-undang Perlindungan Konsumen, pihak konsumen pun memiliki kewajiban. Yakni

membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang demi keamanan dan keselamatan. Kemudian, beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang. Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati. Dan mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut. Dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen, antara konsumen dengan pelaku usaha samasama memiliki kewajiban. Ini harus dipatuhi bersama, pungkasnya. (aji)

SINTANG RAYA

Patung Kuno di Sungai Melawi Diperkirakan Peninggalan Hindu

Stadion Baning Sintang masih dalam proses pembangunan tribun. Sudah lebih dari satu tahun proyek ini tak kunjung selesai sejak direhab 2013 lalu. SUHARDIN

Proyek Stadion Tak Kunjung Tuntas SINTANG-RK. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sintang melakukan peng alihan konstruksi atau speck pembangunan Stadion Baning di tahun 2014 ini. Konstruksi yang semulanya direncanakan baja dialihkan ke beton. Pengalihan konstruksi ini dengan dalih penghematan anggaran. Dengan dialihkannya dari baja ke beton kita dapat menghemat anggaran. Dana yang semula hanya cukup untuk penyelesaian tribun dapat kita bagi hingga penyelesaian pagar, ujar Ir Murjani MT, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sintang, Selasa (17/6). Hanya memang, Murjani tidak merincikan selisih dana dari pengalihan baja ke beton. Alasannya lupa. Kalau soal itu (selisih dana dari baja ke beton) saya lupa. Menyangkut nominal sulit diingat. Banyak pekerjaan lain yang sedang ditangani, ucapnya. Namun ia memastikan pembangunan stadion dapat terselesaikan di tahun 2014 ini. Dana sekitar Rp6 miliar telah dialokasikan untuk penyelesaian tribun dan pagar. Kemungkinan besar 2015 stadion sudah bisa difungsikan. Mudah-mu-

dahan tidak ada kendala, ujar Murjani. Ditambahkan Murjani, perencanaan pembangunan stadion tidak hanya sampai tribun dan pagar. Ke depan pembangunan pagar direncanakan lebih modern, sehingga bisa difungsikan untuk kursi penonton layaknya tribun. Pagar akan dibangun menggunakan beton. Nantinya bisa digunakan untuk duduk penonton. Bedanya dengan tribun utama, tempat duduk ini tidak menggunakan atap, jelasnya. Agar multi fungsi, lanjut Murjani, di sekeliling pagar beton akan dibuat petak seperti kios untuk para pedagang berjualan. Kios-kios ini akan dibuat sepanjang pagar. Kalau ada kegiatan seperti pameran, kios-kios ini bisa kita gunakan, ucapnya. Perencanaan Asal-asalan Anggota DPRD Sintang Wiwin Erlias mengaku belum mengetahui bila ada perubahan konstruksi dari baja ke beton, terhadap pembangunan Stadion Baning Sintang. Dinas PU selaku penanggungjawab serta instansi teknis terkait proyek itu belum ada melakukan koor-

dinasi ke DPRD Sintang. Belum ada informasi ke dewan terkait perubahan itu. Saya saja baru mengetahuinya sekarang, kata Wiwin. Diungkapkannya, bila memang terjadi perubahan konstruksi dari baja ke beton, menandakan perencanaan terhadap proyek tersebut kurang matang. Sejatinya, pelaksanaan proyek sesuai dengan perencanaan awal. Kalau memang perubahan dari baja ke beton menghemat dana, harusnya dimulai sejak perencanaan. Bagi kita tidak masalah asalkan manfaatnya jelas, ucapnya. Wiwin menilai perencana maupun pelaksana proyek tersebut kurang matang. Sudah lebih dari satu tahun rehab stadion tak kunjung rampung. Apalagi pernah dijanjikan berulang kali bila stadion akan rampung dalam waktu dekat, namun fakta di lapangan masih jauh dari harapan. Harapan kita pembangunan stadion ini cepat selesai. Jangan ada pembohongan kepada masyarakat. Janji dalam waktu dekat akan selesai, tapi sudah sekian lama ini tak kunjung selesai, kesalnya. (din)

S INTANG -RK. Sungai Melawi punya cerita tersendiri bagi Kodimus, 35. Mencari kerang menemukan benda kuno. Warga RT 4/RW 3, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang itu tak menyangka di dasar sungai tersebut menyimpan misteri peninggalan masa silam. Secara kasat mata, benda tersebut berupa patung terbuat dari batu yang menyerupai manusia. Ia duduk dengan badan dililit sejenis ular berwarna kuning. Lilitan ular tersebut diperkirakan terbuat dari emas. Di bagian perut berles warna merah. Berat benda tersebut sekitar enam kilogram, dengan tinggi 30 cm dan lebar 12 cm. Benda itu diperkirakan arca peninggalan Agama Hindu. Penemuan patung itu pada 18 Maret silam. Saat itu air Sungai Melawi surut. Pendangkalan membuat permukaan air di tepi sungai berubah menjadi hamparan pasir. Banyak warga setempat menjadikan sungai sebagai tempat rekreasi dadakan atau lokasi mandi saat itu. Sementara Kodimus pada petang itu, sekitar pukul 15.30, beranjak dari rumah menuju sungai berniat mandi sekalian mencari kerang. Begitu tiba di sungai, Kodimus langsung melakukan pencarian kerang. Tidak ada persiapan istimewa saat berangkat dari rumah. Tepian sungai langsung disusuri. Berharap bisa mendapatkan barang yang dicari (kerang). Keasyikan mencari kerang harus terhenti begitu kaki Kodimus menyentuh benda keras yang tertanam di pasir, persis saat berada di bawah Jembatan Melawi. Penasaran, tangan Kodimus mulai bekerja, menggali benda yang sudah disentuh. Benda yang terkubur di

Bongkahan batu berbentuk patung yang ditemukan Kodimus di bawah Jembatan Melawi. SUHARDIN dalam pasir akhirnya terlihat. Benda itu sebuah batu berwarna hitam. Bukan kerang. Kodimus sempat terkejut dan tidak menyangka kalau benda yang ditemukan itu batu berukir. Begitu dibersihkan di sungai, ukiran di batu terlihat jelas. Yakni berupa perawakan pria berbadan kekar duduk dengan badan penuh lilitan ular. Lilitannya berwarna kuning. Kemudian di bagian perut berles merah. Kodimus mencoba menilai kalau batu yang sudah ditemukannya merupakan arca. Namun perlu keahlian untuk memastikan lebih lanjut. Yang jelas batu ini diukir bukan di masa sekarang, kata Kodimus, Selasa (17/6) malam saat ditemui di kediamannya. Sekalipun tak mempunyai keahlian di bidang arkeologi, tapi Kodimus berani menaksir kalau benda yang ditemukan dibuat bukan

dari batu Kalimantan atau Sintang. Pasalnya terpendam di dalam pasir tetapi tak berlumut. Kemudian bila batu lokal (Sintang) jika diukir atau dipahat bisa pecah. Penilaian itu berangkat atas pengalamannya sebagai tukang bangunan. Kalau batu asal Sintang kita bisa lihat di bukit Labu. Bentuk dan jenisnya berbeda, kata dia. Bila dilihat secara kasat mata, benda yang didapat Kodimus memang sebongkah batu utuh. Berwarna hitam. Persis dengan batu pada bangunan candi Borobudur. Kini, benda itu sudah hampir tiga bulan tersimpan di rumah Kodimus, sejak ditemukan. Namun bapak dari tiga orang anak ini lebih banyak merahasiakan atas benda yang sudah ditemukan. Tetangga sekeliling tempat tinggal tak pernah diberitahu. Kecuali keluarga dekat. Tetapi masih terbatas pada keponakan. Lambat laun informasi

temuan benda mirip arca mulai menyebar atas inisiatif keponakan Kodimus. Hingga berita penemuan itu menarik minat kolektor barang antik di Sintang. Dua orang sudah pernah datang ke rumah. Menawar ingin mengambil, kata Kodimus. Calon kolektor pertama datang belum pada tahap menawarkan harga pembelian. Tetapi sudah menunjukkan ketertarikan usai diperlihatkan batu berukir yang ditemukan. Tidak ada kesepakatan antara calon kolektor dan Kodimus. Kemudian kembali datang calon kolektor yang berbeda. Hanya harga yang ditawarkan tidak membuat Kodimus bergeming untuk melepas batu itu. Sempat menawar Rp6 juta calon pembelinya. Mungkin belum cocok saja, maka saya lebih memilih untuk tetap disimpan, kata dia. Kendati demikian Kodimus tetap memberi sinyal melepas batu mirip arca yang ditemukan kepada pihak manapun. Alasannya sederhana. Tak tahu manfaat barang tersebut. Kini masih disimpan hanya karena belum menemukan orang yang dinilai benarbenar berminat. Menurut Kodimus, anaknya yang berusia tiga tahun seperti tidak ingin lepas dari batu yang ditemukannya. Di mana saat mau tidur harus diletakkan batu itu di depan wajahnya. Bila sudah melihat, selalu senyum dan baru bisa tidur. Ini aneh juga. Padahal anak saya agak penakut, terangnya. Satu rasa penasaran Kodimus yang belum terungkap. Lilitan ular pada arca itu yang berwarna kuning, emas atau bukan? Selain itu, sejak menyimpan benda itu ia selalu didatangi mimpi baik. (din)


KAPUAS HULU

UNCAK KAPUAS CAKAP ALANG

Gunakan Kenalpot Racing Pasti Ditilang PUTUSSIBAURK. Penguna kenalpot racing di Kapuas Hulu mulai menjamur. Memperhatikan hal ini, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Mahyudi Nazriansyah SIK melalui Kepala AKP Taufan Rizaldi Satuan Lalu Lintas (Satlantas), AKP Taufan Rizaldi menegaskan pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa penilangan terhadap pengendara yang kedapatan menggunakan kenalpot racing. Langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi ajang kebut-kebutan di bulan suci Ramadan mendatang. Kami memang ada fokus menertibkan kenalpot racing, paska bulan puasa tahun ini. Nanti mereka yang tertangkap akan langsung kami tilang, kata Taufan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/6). Diakui Taufan, sebulan terakhir di kawasan kota Putussibau memang kelihatan sudah banyak yang menggunkan kenalpot racing, bahkan pada jam malam sering kedengaran nyaring berlalu lalang. Jadi untuk efek jeranya nanti, kalau pengguna kendaraan berkenalpot racing itu sudah diamankan, motornya akan ditahan, kenalpotnya pun disita. Selain itu, jadwal sidangnya akan diajukan ke Pengadilan Negeri supaya agak lama diproses dari pada yang biasanya, kalau bisa sebulan baru diproses. Menggunakan knalpot racing memang melanggar Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009, karena standar pembuangan emisi gas sudah tidak dengan standar, termasuk tingkat kebisingan suara yang tinggi, kata Taufan. Sebelumnya, kata dia pihaknya telah menggelar giat rutin oprasi simpatik pada kesempatan itu pengguna kenalpot racing sudah diberi teguran, dan suruh copot kenalpot racing tersebut. Kalau kemarin belum patuh sekarang akan tindak tegas. Ke sekolah pun sudah dihimbau untuk tidak mengunakan kenalpot racing, jadi nanti tetap akan ditilang, demikian Taufan. (aRm)

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

13

Petani Karet Terancam Hidup Melarat di Kapuas Hulu Hanya Rp 5 Ribu per Kg PUTUSSIBAU-RK. Pemerintah harus serius menyikapi merosotnya harga karet. Jika dibiarkan tanpa solusi, dikhawatirkan kehidupan petani karet bakal melarat mengingat harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Saat ini harga jual karet hanya Rp 5 ribu per kilogram Hidup kami makin melarat kalau seperti ini, karena kami hanya mengandalkan pekerjaan sebagai petani karet, kata Mandak, Petani Karet asal Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (18/6). Harga jual kareta yang begitu rendah tidak sebanding dengan harga barang-barang kebutuhan hidup sehari-hari yang terus melambung. Mandak mengatakan harga jual kulat karet ke pengepul di

daerah lain juga berkisar Rp 5 ribu-Rp 7 ribu per kilogram. Mereka pun harus pasrah, tidak bisa berbuat apa-apa, selain menjual hasil karet mereka dengan murah. Padahal, kata dia selama ini para petani yang ada di desadesa sudah lama menunggu harga jual karet tinggi. Bukannya tinggi, malah harga karet semakin turun. Mandak membandingkan harga jual karet antara lima tahun yang lalu dengan sekarang. Menurutnya saat itu masih sangat tinggi, mencapai Rp 20 ribu per kilogram. Kita sangat berharap pemerintah dapat mencarikan solusi. Kalau harga karet terus turun, kami mau makan apa. Kami turun kebun karet dari subuh hari. Namun usaha itu hanya dihargai sangat

murah oleh pengepul. Kami merasa tidak ada keadilan, keluh dia. Senada dilontarkan Asnawati petani karet asal Kecamatan Putusibau Utara. Menurutnya karet mereka saat ini dihargai sangat rendah dan tidak sebanding dengan harga sembako. Bisa dibayangkan kulat karet saat ini hanya dihargai paling tinggi Rp 7 ribu per kilogram. Untuk beras saja mana ada lagi yang harganya Rp 7 ribu per kilogram, keluhnya. Untuk itu Asnawati pun berharap pemerintah turun tangan menangani masalah ini, jangan cuma bisa diam mendengar keluhan masyarakat. Paling tidak dapat mengawasi para tengkulak karet yang semaunya membeli dari petani dengan harga murah. Syu-

Karet asal Kabupaten Kapuas Hulu yang siap dijual ke luar daera ---Arman Hairiadi kur-syukur kalau pemerintah dapat menaikkan harga karet petani, pungkasnya.

Laporan: Arman Hairiadi Editor: Julianus Ratno

Optimis Partisipasi Pemilih Pilpres Tinggi Alfiansyah: Beda Pilihan, Kebersamaan Tetap Harus Terjaga

Alfiansyah---Arman Hairiadi PUTUSSIBAU -RK. Pilpres 9 Juli mendatang merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang memiliki legitimasi publik yang kuat dan amanah. Untuk itu, seluruh masyarakat hendaknya menggunakan hak pilihnya. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kapuas Hulu Alfiansyah SE

MSi mengatakan semakin tinggi tingkat partisipasi pemilih, maka semakin tinggi tingkat legitimasi seorang pemimpin. Pemilihan presiden sangat penting, karena memilih kepala negara. Semakin tinggi tingkat pemilih, semakin kuat legitimasi pimpinan kita. Bayangkan misalnya kalau tingkat pemilih hanya 40 persen, pastinya legimitasi kurang. Sebaliknya bila tingkat pemilih sangat tinggi, maka legitimasinya sangat kuat, ujar Alfiansyah, Rabu (18/6). Memilih presiden dalam pemilu merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Sangat disayangkan, kata dia bila tidak dipergunakan dengan sebaikbaiknya. Hak ini mesti dipergunakan. Apalagi ini demi

Indonesia untuk lima tahun ke depan, kata Alfiansyah. Pada Pileg 9 Juli lalu tingkat partisipasi pemilih di Kapuas Hulu tergolong tinggi, mencapai 84,6 persen. Bahkan tingkat partisipasi pemilih Kapuas Hulu yang sangat luas dan geografisnya sulit berada di urutan ketiga tertinggi di Kalbar. Saya bangga dengan masyarakat dan seluruh komponen di Kapuas Hulu, mereka berhasil meningkatkan partisipasi pemilih saat Pileg lalu, ucapnya. Alfiansyah berharap partisipasi pemilih ini bisa lebih ditingkatkan saat Pilpres nanti. Jangan malah masyarakat sampai acuh tak acuh. Jangan sampai tingkat pemilih saat Pileg tinggi, tapi saat Pilpres malah rendah. Pileg dan Pilpres ini sama saja,

guna menciptakan legitimasi pemimpin, ujar dia. Pilpres di Kapuas Hulu tidak begitu menggema. Namun tidak menutup kemungkinan ada hal-hal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan Pilpres. Semua pihak wajib memantau dan mengantisipasi hal-hal yang mengurangi atau mencederai pesta demokrasi lima tahunan ini. Silhakan berbeda pilihan, tapi jangan sampai merusak rasa kebersamaan. Inilah roh demokrasi, boleh berbeda pilihan tapi kebersamaan harus tetap dijaga. Karena siapapun yang terpilih nanti, tetap itulah presiden kita, tutur Alfiansyah. Ia mengaku sudah turun ke lapangan bertemu dengan aparatur kecamatan maupun desa. Ataupun mengirim surat,

memasang spanduk atau baliho, sebagai upaya mengingatkan serta sosialisasi agar berpartisipasi saat Pilpres nanti. Sosialisasi kita sudah sampai ke bawah, tinggal masyarakat lagi mau atau tidak berpartisipasi saat Pilpres nanti, terang Alfiansyah. Hari ini (kemarin, red), lanjut Alfiansyah digelar rapat bersama Forkominda yang akan dipimpin Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir. Dalam rapat tersebut akan membicarakan persiapan Pilpres dan masalah-masalah lainnya yang ada di Kapuas Hulu. Kita imbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dan menjaga keamanan saat Pilpres. Agar demokrasi di Kapuas Hulu yang selama ini baik dan bermartabat tetap terjaga, tutup Alfiansyah. (aRm)

BUMI DARANANTE CAKAP ALANG

Gelar Razia KIR SANGGAU. Menyusul akan dilaksanakan dua agenda bersamaan, Pemilu Presiden (Pilpres) dan bulan Ramadhan 1435 Hijriah, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sanggau telah menyusun formulasi program, dalam upaya penertiban kendaraan angkutan, baik barang dan orang. Agenda ini ada yang tersendiri, artinya hanya Dishub dan ada juga yang gabungan (instansi lain). Namun intinya dalam pelaksanaannya kita lebih fokus pada kelayakan operasional kendaraan, KIR, kita akan melakukan penertiban. Karena yang namanya angkutan orang-barang itu sangat ditentukan kelaikan kendaraan, kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Sanggau, Yohanes Kiteng, Rabu (18/6). Kiteng menyatakan, sebenarnya penertiban yang dilakukan ini merupakan penertiban rutin yang dilakukan, namun karena kebetulan akan menghadapi dua momen tadi, maka Dishub pun secara otomatis tetap akan mengagendakan penertiban ini. Kita otomatis, tidak menunggu penugasan atau surat dulu. Kita lihat lah saya dari Tayan ke Pontianak tadi menemukan tiga hingga empat truk yang patah as-nya, artinya itu ada kelengahan dalam hal cek kendaraannya. Kalau barang mungkin tidak terlalu masalah, kerugiannya material, kalau manusia? Fatal, bisa nyawa (urusannya) jadinya. Fokus kita itu tadi, soal trayek, KIR dan fisik kendaraan, terangnya. Selain itu, Kiteng juga menambahkan, demi mendukung kelancaran berlalu lintas, saat ini pihaknya tengah memasang sejumlah rambu-rambu lalu lintas di beberapa wilayah di dalam Kota Sanggau. Traffick light juga saat ini sedang diperbaiki. Untuk pendukung lainnya berupa rambu-rambu yang kita fokuskan di dalam kota. Untuk jalan negara di luar kota itu kita tidak bisa, karena harus koordinasi dulu ke Dishub provinsi, nanti dari provinsi koordinasi lagi ke pusat. tapi kalau jalan negara di dalam dalam kota, boleh kita punya kewajiban, katanya. Terkait dengan keamanan dan kenyaman dalam berkendara, Kiteng pun mengimbau kepada para supir agar selalu mempersiapkan atau mengecek fisik kendaraannya sebelum melakukan perjalanan. Untuk muatannya kita himbau agar disesuaikanlah dengan kapasitas, kan bisa dilihat di buku KIR-nya itu berapa yang boleh. Perhatikan rambu-rambu. Disamping itu, kita minta kepada mereka kalau capek diperjalanan agar istirahat sejenak, daerah kita kan banyak tempat untuk istirahat, jangan dipaksakan, karena dampaknya bukan hanya bisa membahayakan diri sendiri tapi juga orang lain, katanya. (KiA)

Dewan Kritik Kinerja Bupati Supardi: Sanggau Masih Seperti yang Dulu Poulus Hadi: Biar Masyarakat yang Menilai SANGGAU. Kritikan keras kembali dilancarkan Wakil Ketua DPRD Sanggau, Supardi terhadap kinerja Bupati Poulus Hadi. Ia menyebut tak ada perubahan yang berarti sejak pasangan PHYO dilantik sejak Februari 2014 lalu. Sekarang kan rutinitas terus yang ada. Gebrakannya apa?, tanya dia. Sementara visi-misi yang disusun dijadikan acuan dan harus segera diimplementasikan. Visi-misi itu tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD). Visi itu kan mimpi, angan-angan, cita-cita. Misi itu jabaran dari angan-angan ini, apa langkah-langkah yang mau dilakukan, maka dituangkanlah dalam RPJMD untuk jangka menengah.

Jangka pendeknya satu tahun diimplementasikan dalam APBD. Sebelum diimplementasikan dibuatlah kebijakan-kebijakan. Dari situ akan nampak apa yang akan dibuat, terangnya. Ia menilai hingga saat ini tak ada progres yang berarti untuk mewujudkan visi-misi itu. Tak ada tanda-tanda visi-misi telah diimplementasikan. Sampai saat ini ya seperti lagu masih seperti yang dulu . Silahkan lihat, apa yang sudah berubah. Kita tak mevonis, tapi paling tidak sudah ada lah tanda-tanda, kata dia. Ia menilai enteri point untuk mengubah Sanggau dimulai dari pembenahan SKPD. Kepala SKPD, diibaratkannya seperti pekerja yang kewengan men-

gurusnya ada di tangan Bupati. Kalau pekerja belum diberikan mandat, artinya yang selalu terjadi setiap pergantian pemimpin, tetap ada yang dibenahi maupun dievaluasi. Sampai hari ini belum ada, ujarnya. Masih belum adanya kepastian resufle itu, kata dia, menjadi persoalan tersendiri di kalangan SKPD. Seperti diketahui beberapa kepala SKPD yang masih berstatus Plt seperti Dinas Pendidikan, Pariwisata dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Intinya SKPD itu pekerja. Kalau dijanjikan akan merobak, tapi sampai sekarang belum, artinya kan wait and see. Yang menjabat, jagajaga, jangan-jangan bakal terlempar, sehingga tidak menimbulkan keseriusan (dalam bekerja). Sementara

yang berangan-angan akan berharap. Iya kalau saya, kalau bukan. Artinya tidak ada kepastian. Itu dampaknya. Mestinya harus segera diputuskan siapa orangnya, karena di situlah enteri poinnya, paparnya. Supardi mengatakan jabatan Plt, tak sama kewenangannya dengan pejabat definitif. Meski tak meresufle seluruhnya, paling tidak, kata dia, pejabat Plt itu segera didefinitifkan. Dan kewenangan itu ada pada Bupati. Yang namanya pelaksana tugas itu kan beda dengan definitif, mengapa tidak segera diisi. Orang kan menunggu dan melihat, bagaimana mau konsen. Plt juga kan ada aturan mainnya. Periodiknya enam bulan, bisa diperpanjang enam bulan berikutnya. Apa mau

Harga Karet Anjlok, Negara Wajib Turun Tangan SANGGAU. Harga karet yang terjun bebas saat ini membuat para petani karet mengeluh. Penghasilan mereka juga turun drastis. Bupati Poulus Hadi berharap pemerintah pusat dapat membuat kebijakan khusus, melakukan intervensi pasar internasional. Kalau sudah masuk ke dalam pasar internasional, maka berlaku hukum pasar. Menurut saya negara harus hadir di situ, turun tangan. Level kabupaten tidak mampu, katanya menanggapi kondisi anjloknya harga karet petani di Sanggau, Rabu (18/9). Menurutnya negara-negara terutama ASEAN akan

berebut menjual komoditasnya masing-masing di pasar global tersebut. Jika tidak ada regulasi yang jelas, maka kesejahteraan petani akan sangat bergantung pada hukum pasar yang dibuat pasar itu sendiri. Karena kalau bicara soal mutu, dia optimis Indonesia tidak akan kalah dari negara-negara lainnya dalam hal produk. Negara harus turun tangan untuk mendukung bagaimana petani karet ini terlindungi. Ini tidak bisa dibahas secara parsial, ini harus ada kebijakan. Karena latek itu mutunya sama, mau dipupuk atau ndak. Hanya pengaruh pada berat dan jenisnya, misalnya karet

alam lebih berat, karet unggul lebih ringan, mutu sama, katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sanggau, Sumadi Haryoko menambahkan, bahwa pada saat ini terdapat tiga negara Asia yang masih mempertahankan mutu dari karet alami, bukan sintesis atau daur ulang. Negara itu diantaranya Indonesia, Malaysia dan Thailand. Jadi sekarang ini tergantung pasar internasional lagi, tergantung juga kualitas produksi. Makanya kita tetap akan menjaga petani untuk mempertahankan itu, katanya. Sementara harga jual yang

terus jatuh, Sumadi menyampaikan, pemerintah saat ini telah berupaya melakukan peningkatan harga jual karet milik petani dengan cara melakukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan karet yang ada. Sistem kerjanya berkelompok, kebanyakan masyarakat saat ini, masih kerja harian (sendiri-sendiri), dapat-jual dapat-jual, masih lemah. Bulan lalu harga karet Sanggau sekitar Rp5 ribu perkilo. Dengan sistem kelompok tani ini mereka bekerja dengan pabrik karet. Sekarang contohnya, baru ada di Parindu, jadi dia (petani) punya harga tawar, harganya lumayan, sekitar Rp8 ribu. Pe-

Plt seterusnya?, cecarnya. Ditanya soal infrastruktur di kabupaten Sanggau, Supardi tak secara tegas menilai. Anda lah yang menilai, tuturnya singkat. Terpisah, Bupati Poulus Hadi menerima kritik tersebut sebagai bentuk pembinaan terhadap eksekutif. Namun apakah benar tak ada perubahan selama dia menjabat, ia menyerahkan penilaian itu sepenuhnya kepada masyarakat. Biar masyarakat yang menilai, katanya. Ia juga bercerita soal positif masyarakat terhadap kebersihan kota Sanggau yang mulai terlihat. Ketika ada kolega saya datang, mereka kaget pasar Senggol itu sekarang sudah bersih. Itu penilaian dia bukan saya, tutupnya. (KiA)

rusahaan juga membantu para petani dengan dana CSR-nya, katanya. Disamping itu, dari dinas juga melakukan pembinaan dalah hal peningkatan produksi karet tersebut, berupa anjuran teknis produksi. Sesuai anjuran teknis, misalnya, pengeringan harus baik, mutu karet juga akan baik, katanyaSumadi pun sependapat dengan Bupati Sanggau, jika negara seyogiyanya membuat suatu kebijakan, sebagai upaya perlindungan demi kesejahteraan para petani. Persoalan harga saat ini karena memang harga karet turun di pasal internasional, tahun 1998 kita pernah tembus pada harga Rp15-16 ribu untuk karet basah, dan Rp20 ribu untuk karet kering, katanya. (KiA)


14

LANDAK EDO’

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

INJEH KARAJA

Penerimaan Siswa Baru, Gratis! NGABANG. Penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2014/2015 di Kabupaten Landak akan digelar Senin (30/6) hingga Sabtu (5/7) mendatang secara serempak di seluruh satuan tingkat pendidikan di kabupaten tersebut. Namun meskipun jadwal penerimaan peserta Samsul Bahri. ANTONIUS didik baru sudah diumumkan oleh Dinas Pendidikan Landak, ada sekolah swasta yang sudah mendahului penerimaan peserta didik baru. Sekretaris Dinas Pendidikan Landak, Samsul Bahri mengatakan, untuk ke depan pihaknya akan mengumpulkan sekolah swasta di Landak untuk diberikan arahan dan kesepakatan bersama dalam penentuan jadwal penerimaan peserta didik baru. Kita menegaskan, dalam rangka penerimaan peserta didik baru, harus mengacu edaran Kepala Dinas Pendidikan Landak. Dengan demikian, jadwal penerimaan peserta didik baru ini bisa dilakukan serempak, baik sekolah negeri maupun swasta, ujar Samsul, Rabu (18/6) di kantornya. Dikatakannya, dalam rangka persiapan penerimaan peserta didik baru di Landak tahun ajaran 2014/2015 ini, Kepala Dinas Pendidikan Landak sudah mengeluarkan edaran. Dalam edaran itu, penerimaan peserta didik baru ini semuanya sudah diatur berdasarkan Permendikbud, Surat Edaran Gubernur Kalbar dan Perbup No. 7 tahun 2014, katanya. Dalam Permendikbud dan Surat Edaran Gubernur Kalbar dan Bupati Landak itu kata Samsul, diatur tentang penerimaan peserta didik baru dengan pembiayaan yang tidak dibebankan kepada siapapun. Artinya gratis untuk penerimaan peserta didik baru itu. Sekolah dilarang juga untuk melakukan permintaan bantuan pembangunan yang sifat pungutan, tegasnya. Kemudian, permintaan bantuan dengan dana sharing, pembayaran dan pembelian buku, pembayaran iuran Pramuka, pembayaran Lembar Kerja Siswa (LKS), pembayaran uang ujian dan uang ulangan harian, mid semeseter dan semester, pembayaran uang pengayaan pelajaran tambahan disekolah, pembayaran uang raport, pembayaran uang pengambilan ijazah, uang OSIS, UKS, kebersihan sekolah, uang pembelian pakaian seragam khusus sekolah dan pungutan lainnya yang membebani pelajar maupun orangtuanya. Ia menambahkan, intinya sekolah dilarang untuk melakukan permintaan itu yang sifatnya pungutan dan ditentukan besarannya. Semua siswa wajib juga membayar dan batasan waktunya ditetapkan. Inilah pungutan yang tidak boleh dilakukan sekolah, katanya. Akan tetapi kata Samsul, kalau sekolah meminta sumbangan kepada orangtua/wali siswa, siswa bersangkutan sudah diterima disekolah, harus dilakukan rapat bersama orangtua/wali murid. (ius)

PNS Harus Disiplin NGABANG. Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010, tentang disiplin PNS di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Landak tahun 2014, di aula besar kantor Bupati Landak, Rabu (18/6). Sekretaris Daerah (Sekda) Landak, Ludis, saat membuka acara, mengatakan, sangat memberi aspresiasi kepada jajaran SKPD Landak yang sudah menjalan tugasnya dengan baik. Disiplin merupakan suatu tugas dari PNS dan bagi peserta yang hadir ini dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh bisa memahami dan mengerti peraturan yang di maksud. Perlu diketahui beberapa alasan dikeluarkannya PP 53 tahun 2010 tersebut, pertama tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kinerja dan

Sejumlah PNS mengikuti Bimtek Disiplin, di aula Kantor Bupati Landak. ANTONIUS pelayanan PNS seiring dengan reformasi birokrasi. Kedua mempertegas pendelegasian kewenangan kepada setiap pejabat struktural untuk dapat menjatuhkan hukuman disiplin terhadap

PNS yang melakukan pelanggaran. Ketiga menumbuhkan keberanian kepada setiap pemegang jabatan struktural untuk menjatuhkan hukuman disiplin kepada pegawai di lingkungannya.

Dikatakannya, tuntutan tersebut sangat wajar apalagi di era reformasi birokrasi yang serba keterbukaan seperti sekarang ini. Masyarakat hanya meminta para aparatur negara untuk dapat mening-

katkan kinerja kita dan untuk dapat memberikan pelayanan yang baik di mulai dari disiplin masing-masing di tempat kita bertugas. Untuk itu perlu di sadari bahwa kita di gaji oleh negara di mana sumber penghasilan negara yang terbesar adalah dari pajak yang di dapat atau di pungut juga dari masyarakat, katanya. Pendelegasian kewenangan dan menumbuhkan keberanian kepada pejabat struktural untuk menjatuhkan hukuman disiplin terhadap PNS yang melanggar disiplin. Sekda mengingatkan, di balik jabatan yang di sandang terkandung juga fungsi pembinaan yang harus di laksanakan terhadap bawahan, termasuk melakukan hukuman disiplin terhadap PNS yang Indisiliner jika itu merupakan kewenangannya. (ius)

Sosialisasikan UU Kepemudaan NGABANG. Dinas Pemuda dan olahraga provinsi Kalimantan Barat mensosialisasikan perundang undangan kepemudaan dan olahraga tahun, 2014, di aula kecil Bupati Landak, Rabu (18/6). Peserta dikuti unsur pemuda Katolik, pemuda Pancasila, Pramuka dan siswa SMKN 1 Ngabang. Asisten II Pemda Landak, Marsianus, saat membuka acara mengatakan, kegiatan oleh dinas Provinsi Kalbar melaksanakan kegiatan di kabupaten Landak dan semoga apa yang akan membawa dampak positif bagi pembangunan kepemudaan khususnya di kabupaten Landak. Dikatakannya, Jumlah penduduk di kabupaten Landak sudah mendekati 282,026, juta jiwa dimana 28 persen adalah pemuda 79.967 jiwa, dimana dengan karakteristik

Sejumlah pemuda di Kabupaten Landak mengikuti Sosialisasi Perundang-undangan Kepemudaan. ANTONIUS wilayahnya yang agak berbeda dari kota lainnya. Sebanyak 13 kecamatan di kabupaten Landak tidak jauh dengan perbatasan dengan tetangga negara Malaysia. Sebagai dampak dari dinamika kehidupan yang bersinggungan atau berba-

tasan, banyak kesenjangan antar wilayah kedua negara, di antaranya bidang sosial, budaya, ekonomi, hukum maupun perbedaan dalam kebijakan pembangunan yang ada. Walau banyak program dan kegiatan yang dilakukan khu-

susnya pembangunan kepemudaan, dengan berkerjasama dan bergandengan dengan semua pihak terkait dan lembaga sosial yang menangani kepemudaan, namun belum mampu menampung aspirasi atau kebutuhan pemuda. Marsianus berharap, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peserta dan tercapai apa yang menjadi tujuan kegiatan serta menambah kualitas dan kemajuan generasi muda di kabupaten Landak. Kunci utama dasar untuk terciptanya suatu kemajuan adalah kemauan untuk belajar, mengevaluasi dan mengembangkan serta menyebarkan apa yang kita ketahui dan apa yang telah di capai, ujar Marsianus. Profesionalitas tidak selalu identik dengan imbal materi karena profe-

sionalitas yang sebenarnya adalah kemampuan. Perundang-undangan yang telah diterbitkan pemerintah Indonesia seharusnya diketahui dan dipahami maksudnya. Karena semua perundang undangan di buat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan bernilai positif untuk di jadikan dasar suatu program kegiatan. Kita sangat menyambut baik dengan di lakukannya sosialisasi ini sebagai bagian dari program kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalbar di daerah ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Landak, karena itu kegiatan yang sudah di lakukan dapat diserap dengan baik oleh seluruh peserta, ungkap Marsianus. (ius)

BUMI LAWANG KUARI

Pelanggan Ledeng Nanya, Air.. Air.. Mana Air?

BALAI BETOMU

Tanah Runtuh, Pipa Induk Bergeser, Aliran pun Mandek

Ilustrasi/IST

Bisnis Angkot Belum Dilirik S EKADAU -RK. Pesatnya perkembangan Kota Sekadau saat ini tak diikuti dengan transportasi umum yang mumpuni. Padahal, sektor bisnis di Ibukota Bumi Lawang Kuari tengah tumbuh luar biasa. Mini market, koperasi, dan Perbankan, menjamur di berbagai sudut kota. Belum adanya penanam modal di sektor angkutan kota (Angkot) ini dikeluhkan sejumlah warga. Contohnya, salah seorang warga Jalan Rawak, Wati. Dia mengaku dirinya kesulitan jika hendak berpergian di sekitar kota. Saya ini tidak bisa pakai motor. Bagi kami seperti ini susah mau jalan kemana-mana karena tidak ada oplet (Angkot), ucap Wati, dijumpai beberapa hari lalu. Ibu dua anak ini berharap, peluang jasa angkot ini bisa dibaca oleh pengusaha angkutan umum, sehingga ke depan ada jasa Angkot dalam kota yang dibagi dua jurusan. Disisi lain, minimnya jasa angkutan umum antar Kecamatan dan Desa berpengaruh terhadap pendapatan daerah dari sektor Retribusi Terminal. Data Dinas Dishubkominfobudpar Kabupaten Sekadau 2012, retribusi terminal di Terminal Lawang Kuari Sekadau mengalami penurunan mencapai 30 hingga 40 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut disebabkan menurunnya armada angkutan umum yang beroperasi. (bdu)

S EKADAU -RK. Pelanggan ledeng di Sekadau menjerit, empat hari belakangan air tidak mengalir. Bahkan, sejumlah pemakai layanan Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) sudah kehabisan stok air bersih. Sadar akan peringatan Bupati bahwa pelayanan masyarakat harus dilaksanakan sepenuh hati, Kepala UPTD SPAM, Yok Kelak, segera menjelaskan kenapa distribusi air terhenti. Dia mengungkapkan, terjadi pergeseran posisi salah satu pipa induk yang berada di kawasan

Desa Selalong, Kecamatan Sekadau Hilir. Akibatnya, aliran air terhenti disitu. Pergeseran pipa itu sendiri baru diketahui oleh UPTD SPAM dua hari lalu. Ada pipa induk yang bergeser akibat tanah terbawa runtuh. Bergeser sejak tiga hari lalu. Itu yang menyebabkan aliran air sempat mandek, jelas Yok kepada wartawan melalui sambungan seluler, Rabu (18/6) pagi. Pihaknya, lanjut Yok, telah melakukan perbaikan pada pipa tersebut. Proses perbaikan memakan waktu hampir dua hari. Kita sudah perbaiki. Mungkin

nanti sore (kemarin) sudah normal kembali, yakin Yok. Sebetulnya, pergeseran pipa induk tersebut sudah lama. Hanya saja, hal itu belum terdeteksi oleh pihak UPTD SPAM. Yok m e n g a t a k a n , p i h a k ny a kesulitan mengetahui adanya g angguan karena air tetap mengalir. Hanya saja, aliran air semakin lama semakin berkurang tekanannya. Sudah lama bergeser, tapi kita baru tahu tiga hari lalu. Nah, pas air mulai macet total itulah pergeseran pipa semakin lebar, beber Yok. (bdu) Ilustrasi/IST

DAD Sekadau Canangkan Rakor Ketemenggungan

Wilbertus Willy. ABDU SYUKRI

S EKADAU -RK. Dewan Adat D a y a k ( DA D ) Ka b u p a t e n Sekadau dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi ketemenggungan. Kegiatan itu melibatkan pengurus DAD di tujuh Kecamatan serta paguyuban-paguyuban yang eksis di Sekadau. Ketua Harian DAD, Wilbertus Willy mengatakan, guna memaksimalkan Rakor ketemenggung an tersebut, pi-

haknya sudah melayangkan surat kepada pengurus DAD Kecamatan dan ketua-ketua paguyuban. Pengurus Kecamatan dan paguyuban diminta untuk menginventarisir kepengurusan masingmasing serta mengajak para Temenggung Adat untuk ikut berpartisipasi dalam Rakor nanti. Rencananya Rakor ketemenggungan akan dilaksanakan bulan Juli nanti. Kita sudah koordinasi dengan DAD Kecamatan dan pa-

guyuban-paguyuban supaya mereka secepatnya menginventarisir kepengurusan masing-masing, kata Willy, Rabu (18/6). Dia berpesan, bagi DAD Kecamatan maupun paguyuban yang struktur kepengurusannya belum terorganisir dengan baik untuk secepatnya membentuk kepengurusan. Rakor ini nantinya akan bermuara para penguatan barisan kepengurusan DAD dan paguyuban sampai ke daerah-daerah, jelas Willy.

Selain Rakor, agenda lainnya yang akan dilakukan adalah seminar. Akan ada beberapa isu utama yang d i b a h a s d a l a m s e m i n a r. Sekaligus seminar. Karena ada isu-isu yang harus kita bahas bersama dan bagaimana memikirkan e k s i s t e n s i DA D k e d e p a n dengan merencanakan program-program kerja, beber Willy. Saat ini, kepanitiaan rakor ketemenggungan akan segera dibentuk. (bdu)


SAMBAS

SAMBAS TERIGAS TUMPAHAN SALOK

Mesin MWM PLN Rusak S AMBAS . PLN Ranting Sambas terus memperbaiki mesin MWM di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sambas. Akibatnya, pemadaman listrik pada malam hari bakal terjadi dalam seminggu ke depan. Kita Apreza Pashya sedang melakukan pemeliharaan di jaringan listrik mulai tanggal 18 sampai 23 Juni 2014. Memang ada kerusakan mesin MWM, yang menyebabkan tidak bisa beroperasi akibat beban full di PLTD Sambas, sehingga dilakukan pemeliharaan berkala mesin. Jadi PLN akan melakukan pemadaman sekitar 100 Amper atau 3,4 Mega Watt (MW), ujar Apreza Pashya Manajer PLN Rayon Sambas kepada wartawan, Rabu (18/6). Selama belum ada mesin tambahan sebesar 3 MW, ujarnya, maka masih akan terjadi pemadaman bergilir karena belum bisa mengantisipasi beban puncak yang terjadi. Mesin MWM yang rusak merk Deutz. Semoga saja mesin tambahan sebesar 3 MW segera dikirim, kata Apreza. Menurutnya, saat ini pengguna listrik di Kabupaten Sambas terus bertambah, akibatnya, penggunaan listrik mengalami difisit hingga 2 MW, sehingga PLN Rayon Sambas mengambil inisiatif atau langkah dengan melakukan pemadaman bergilir untuk mengantisipasi tingginya beban puncak hingga bisa stabil. PLN akan melakukan pemadaman secara bergilir mulai pukul 18.00 hingga malam, karena saat tersebut terjadi beban puncak, dimana seluruh masyarakat banyak menggunakan aliran listrik. Karena ada kerusakan mesin dan pemeliharaan jaringan. Saat ini PLN akan melakukan pemadaman bergilir. Kami mohon perhatian masyarakat agar memakluminya, ujarnya. (edo)

RAKYAT KALBAR Kamis, 19 Juni 2014

15

Tingkatkan PAD, Sambas Contek Dharmasraya S A M B A S . Sebag ai daerah otonomi baru, Pemkab Dharmasraya, Sumatera Barat berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan pemerataan ekonomi. Langkah sukses tersebut ingin dicontoh DPRD Sambas dengan melakukan kunjungan kerja (Kunker), akhir Mei 2014 lalu. Kunker ke Kabupaten Dharmasraya untuk mempelajari dan memperoleh informasi terkait PAD dan kebijakan publik yang telah diambil Pemkab Dharmasraya dalam meningkatkan PAD, serta strategi untuk memajukan wilayah sebagai kabupaten yang baru terbentuk, kata Drs Ramzi, Koordinator Kunker DPRD Sambas ke Kabupaten Dharmasraya kepada wartawan, belum lama ini di Sambas.

Wakil Ketua DPRD Sambas ini menegaskan, sasaran kunker untuk mendapatkan ketersediaan data serta informasi berupa regulasi mengenai strategi peningkatan PAD dan pemerataan ekonomi yang diterapkan oleh Pemkab Dharmasraya, seperti peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang pemerataan ekonomi dan perkebunan di Pemkab Dharmasraya. Dalam kunjungan tersebut, jelas Ramzi, kedatangan anggota DPRD Sambas disambut Wakil Bupati Dharmasraya H Syafruddin bersama Sekda Dharmasraya Ir Benny Mukhtar MM, Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Kepala Bappeda, Kadispenda dan Kabag Hukum Perundangundangan Kabupaten Dharmasraya untuk mendapat

informasi tentang peningkatan PAD dan pelayanan publik Kabupaten Dharmasraya. Terkait perkebunan, jelasnya, Kabupaten Dharmasraya berkembang sebagai salah satu penghasil sawit, dan sebagai produsen kulit manis, karet, kelapa, gambir, kopi, coklat, cengkih dan pinang. Lahan perkebunan disana lebih didominasi sawit dan karet, namun dalam pelaksanaannya, nyaris tidak ada konflik antar kelompok, padahal 32 persen penduduknya berasal dari etnis Jawa, namun hubungan dengan etnis Minangkabau berjalan baik, ungkapnya. Sementara Gifarian SSos, Anggota DPRD Sambas menjelaskan, kunjungan tersebut mengacu pada kebijakan Pemkab Dharmasraya, bahwa pengelolaan izin perkebunan

kelapa sawit diberikan hanya kepada satu perusahaan. Sehingga banyak kontribusi yang diberikan perusahaan lewat Corporate Social Responsibility (CSR) dalam penerimaan pajak untuk meningkatkan PAD. Kesimpulannya, jelas Gifarian, pemerataan ekonomi sangat penting, karena sesuai amanah pembukaan UUD 1945 yang mewujudkan kesejahteraan umum secara adil dan merata, revitalisasi pertanian yang meliputi peningkatan pemberdayaan sub sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan serta kehutanan. Sebagai penggerak ekonomi, peningkatan daya saing industri menempati posisi yang strategis. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah

strategis yang harus dilakukan oleh pemerintah, seperti promosi potensi, presentasi dan konsultasi ke beberapa kementerian dan lembaga terkait di tingkat pemerintah pusat dan Provinsi Kalbar, jelasnya. Dari hasil kunker ini, diharapkan Pemkab Sambas dapat mencontoh kebijakan dan regulasi yang telah dibuat dan dilaksanakan oleh Pemkab Dharmasraya sebagai kabupaten yang relatif masih muda dalam menjalankan roda pemerintahan, diantaranya pemerataan ekonomi dan penerapannya di tengah kehidupan masyarakat. Dalam hal ini, DPRD Sambas harus dapat menjalankan fungsi pengawasan terhadap Pemkab Sambas dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemerintahan, harapnya. (edo)

Wabup Sambut Kafilah MTQ Nasional SAMBAS. Lima kafilah asal Kabupaten Sambas yang mewakili Kalbar pada MTQ XXV tingkat Nasional di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (16/6) tiba di Kabupaten Sambas. Kedatangan mereka didampingi Pengurus LPTQ Kabupaten Sambas disambut Wakil Bupati Sambas, Dr Pabali Musa MAg di Kantor Bupati Sambas. Pabali sangat mengapresiasi para kafilah yang telah berhasil dalam MTQ ke XXV tingkat Nasional di Batam. Keberhasilan ini merupakan komitmen pemerintah daerah mendorong peserta dan pelatih dalam ajang MTQ tingkat kabupaten sampai tingkat provinsi, jelasnya. Ia bersyukur, kerjasama dan

dukungan semua pihak telah mengantarkan kafilah asal Sambas, sehingga bisa memberikan prestasi terbaik bagi daerah. Walaupun tidak merebut juara 1, namun untuk merebut juara II di level nasional bukanlah yang mudah, dan kafilah kita telah berhasil memperlihatkan kemampuannya sebagai juara II, ujar Pabali Musa. Ia menegaskan, ada tiga hal yang patut disyukuri atas keberhasilan. Pertama, Kabupaten Sambas pada MTQ tingkat provinsi sampai nasional telah berhasil dan mengharumkan nama daerah. Kedua, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dan ketiga kafilah dari Sambas berhasil merebut juara.

Wakil Bupati Sambas, Dr Pabali Musa MAg dan Pengurus LPTQ Kabupaten Sambas foto bersama kafilah MTQ Nasional asal Kabupaten Sambas di halaman Kantor Bupati Sambas. Ini harus kita syukuri, untuk ke depan harus ditingkatkan lagi, pesannya. Sedangkan Ketua LPTQ Kabupaten Sambas, Ir H Hasanusi

MM mengungkapkan, ada dua kafilah MTQ Kalbar asal Kabupaten Sambas yang masuk babak final, yaitu Tilawah Anakanak atas nama Umi Qalsum

sebagai Terbaik II berasal dari Kecamatan Paloh, dan Tilawah Canet Putri atas nama Lidiawati sebagai Terbaik III berasal dari Kecamatan Sajad.(edo)

SAMBUNGAN

Sopir Truk .........................................................................................................................dari halaman 9 Tembak Gas ....................................................................dari halaman 9 Truk yang dikendarai Haryadi tersebut ditangkap Sat Reskrim Polres Senin (16/6) sekitar pukul 22.00 usai mengisi solar di AKR, kata AKBP A Widihandoko SH, Kapolres Singkawang didampingi Kasat Reskrim AKP Bermawis dalam keterangan persnya, Rabu (18/9). Penangkapan terhadap truk bermuatan solar itu bermula dari adanya warga yang tidak bisa membeli solar di AKR Kelurahan Pangmilang, yang baru diresmikan Walikota Singkawang pada Januari silam itu. Padahal, diketahui bahwa AKR ditunjuk BPH Migas sejak 2009 untuk mendampingi PT Pertamina dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada masyarakat. Warga yang merasa tidak dilayani itu pun menduga adanya peny-

elewengan penyaluran BBM bersubsidi di AKR. Dia yang namanya dirahasikan itu pun melakukan pengintaiannya. Setelah memastikan dugaannya benar, dia pun melapor ke Polres Singkawang. Berdasarkan laporan warg a tersebut, Sat Reskrim Polres Singkawang melakukan pengintaian. Kemudian tampak truk yang dikendarai Haryadi sedang mengantre di AKR pada Senin (16/6) sejak pukul 17.00. Setelah cukup lama mengantre, datang truk tangki dan memindahkan solar ke tangki timbun AKR. Usai proses pemindahan itu, truk yang mengantre pun masuk dan mengisi drum yang dibawanya dengan solar melalui despenser. Sat Reskrim pun bergerak mengamankan Haryadi, sopir truk yang

membawa 1,2 ton solar tersebut. Kita periksa, ternyata dia tidak mempunyai izin, baik izin angkut ataupun izin usaha, kata Widihandoko. Haryadi berikut truknya diamankan di Mapolres Singkawang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena mengambil solar bersubdisi untuk masyarakat.Widihandoko mengatakan, Haryadi yang bertindak sebagai sopir itu disangkakan dengan Pasal 55, 53 jc 23 UU Migas 22/2001 jc Pasal 55 KUHP. Kita masih menyelidiki siapa di belakangnya, karena diduga dia tidak sendirian, katanya. Sementara itu, Haryadi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, mengaku kalau truk yang dibawa berikutnya solarnya itu merupakan milik oknum TNI. Solar

itu mau dibawa ke Bengkayang, katanya. Dia juga mengungkapkan, kalau pemiliknya itu tinggal di depan DKT, berinisial S. Kendati dia baru sekali ini mengemudikan truk berisi solar itu, Haryadi mengaku kalau truk itu memang didesain untuk membawa solar dalam jumlah besar. Ada juga membeli solar dari SPBU lainnya, menggunakan selang yang langsung masuk ke drum di dalam truk. Tetapi kalau di AKR ini, petugasnya langsung memasukkannya ke drum di dalam truk, kata Haryadi. Atas pengakuan Haryadi tersebut, Kasat Reskrim Bermawis akan melakukan penelusuran dan mengkroscecknya, terutama apakah benar kalau solar tersebut merupakan milik salah seorang oknum TNI. (dik)

Ditinggal Kosong ...................................................................................................dari halaman 9 kayu, api pun cepat membesar. Warga yang mengetahui ada kebak a r a n l a n g s u n g b e rdatangan. Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Sekadau juga ikut turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Diantaranya Waka Polres Sekadau, Kompol Yohanes Andis dan Kasat Lantas Polres Sekadau AKP Heri Edrino Sihombing. Dengan menggunakan alat seadanya, warga bergotong-royong memadamkan api yang sudah semakin membesar. Berkat kegigihan warga, api perlahan-lahan mulai

mengecil. Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari UPK Pemkab Sekadau dan dua unit dari Yayasan Bhakti Luhur Sekadau langsung meluncur ke lokasi. Setelah berjuang keras, api akhirnya bisa dikendalikan. Saat kebakaran terjadi, Yus, sang pemilik rumah sedang berada di Sanggau. Rumahnya hanya ditinggali sang istri, Tin dan kedua anaknya, Ayang Seni dan Fatan. Beruntung, saat api berkobar, Tin dan kedua anaknya sedang tidak

berada di rumah. Waktu kebakaran kami nonton TV tempat bibi saya, kata Tin. Diakui Tin, selama ini mereka memang tidak memasak di rumah tersebut. Meraka masak di rumah ibunya, yang masih berdempetan dengan rumah mereka. Jadi kami tidak pernah hidupkan api dapur, ujarnya. Akibat kebakaran itu, seisi rumah ludes terbakar. Pakaian sekolah Ayang Seni berikut pakaian mereka, tidak ada yang bisa diselamatkan. Satu unit sepeda motor

yang tersimpan di dalam rumah juga ikut hangus terbakar. Seragam, buku dan sepatu anak saya, Ayang Seni pun habis terbakar semua, tukas Tin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Ir Akhmad Suryadi MT mengungkapkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Penyebab kebakarannya masih belum bisa kita simpulkan sekarang. Kerugian juga masih kita hitung, kata Akhmad di lokasi kebakaran. (bdu)

Walikota Perintahkan .......................................................................................dari halaman 9 yang menjulang tinggi itu layak dijadikan indekos. Kalau My Home, izinnya hanya indekos dan tempat pelatihan saja. Operasional sesuai izin. Kalau memang masih beroperasional hotel, maka kita akan tutup. Bahkan kita akan kenakan sanksi pajak, karena ada penggelapan pajak di sana (My Home), ungkap Sutarmidji. Seharusnya My Home ti-

dak diperbolehkan adanya aktivitas perhotelan. Lokasi bangunannya, kata Sutarmidji, masuk dalam kawasan pendidikan. Kita tidak pernah memberikan izin hotel untuk My Home, tetapi izinnya yang dimiliki My Home hanya indekos dan tempat pelatihan, tegasnya lagi. Dikatakan Sutarmidji, khusus Hotel Queen, diakuinya memang memiliki izin. Na-

mun tidak dijelaskan secara rinci, izin apa yang dimaksud Walikota Pontianak. Namun ditegaskannya, Pemkot Pontianak tidak mengeluarkan izin untuk menambah luasan bangunan. Queen itu ada izin, yang kita tidak perbolehkan Queen menambah bangunan, ungkapnya. Ketika ditanya berkaitan dengan salah satu hotel berkedok Cafe yang terletak

di Jalan Merdeka, Kecamatan Pontianak Kota, Sutarmidji mengatakan, dirinya belum mengetahui hal tersebut. Jika memang itu hotel pasti ada izinnya. Kalau itu hotel pasti ada izinnya, saya belum tahu, silakan tanyakan Satpol PP, ujar Walikota Pontianak dua periode tersebut. Laporan: Syamsul Arifin Editor: Hamka Saptono

Kasubdit Gasum Ditsabhara Polda Kalbar, Kompol P Sianipar mengatakan, razia yang digelar di tiga penginapan merupakan suatu langkah untuk memberikan penindakan dan penertiban terhadap pelaku penyakit masyarakat, terutama perbuatan-perbuatan asusila yang kerap terjadi di hotel-hotel kelas melati. Selain itu juga untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba serta pencegahan kriminalisme penyalahgunaan senjata tajam. Apalagi dalam waktu dekat akan diadakan Pilpres 2014 dan bulan Ramadan. Giat ini dalam rangka menjelang bulan puasa yang seminggu lagi dan Pilpres 2014. Sehingga kita bisa meminimalisir penyakit-penyakit masyarakat. Biar masyarakat sekitar bisa merasa tenang dan tidak ternodai dengan kegiatan seperti itu, ungkap Kompol P. Sianipar usai melakukan razia. Ada satu pasangan yang terjaring razia di Hotel Queen dipulangkan pada saat itu juga tanpa mengikuti sidang Tipiring. Setelah diperiksa di Mapolda Kalbar, ternyata benar mereka pasangan suami sah yang baru sebulan menikah, meskipun tak bisa menunjukkan buku nikah karena belum jadi. Pasangan ini baru pindah kerja dari Jakarta. KTP dan KK mereka membuktikan bahwa mereka memang benar pasangan suami istri. Kalau memang mereka bisa menunjukkan surat sebagai bukti dia suami istri, kita lepaskan. Namun kalau tidak mereka tetap kita Tipiring, tutur Sianipar. Masih di Hotel Queen, polisi sempat terkejut melihat cai-

ran berwarna kuning di dalam botol aqua sekitar lima botol. Ternyata itu merupakan air seni atau urine penghuni kamar yang tak memiliki toilet itu. Diduga kamar tersebut merupakan kamar yang kerap digunakan pasangan mesum dengan system Short Time . Di hotel lainnya, ada pula yang mengaku sebagai oknum polisi serta ada mengaku sebagai kepala desa. Tidak ada PNS dalam razia ini. Mungkin dengan mengaku sebagai PNS bisa dilepaskan. Jadi yang dirazia ini orang umum semua, kata Sianipar. Sedangkan di hotel Khatulistiwa, ada yang mengaku sebagai kepala desa, sebut saja namanya Kumbang. Saat terjaring, dia berdalih tidak melakukan perbuatan apaapa. Padahal polisi menemukan seorang wanita yang bersamanya itu dalam keadaan telanjang dan bersembunyi di dalam lemari, sebut saja wanita itu Mawar. Kumbang merasa pihak hotel tak adil dan berupaya menjebak dirinya. Kalau seperti ini kami merasa dijebak, cewek itu langsung masuk. Padahal sudah saya usir. Cewek itu langsung main masuk aja, saya pikir petugas hotel yang masuk ke kamar. Jangan seperti ini caranya, keponakan saya juga polisi, celoteh Kumbang kepada polisi. Wajah ayu Mawar tak asing bagi polisi. Mawar yang mengaku warga Sungai Jawi itu juga mengaku tidak kenal dengan si Kumbang. Saat ditanya mengapa masuk ke kamar orang yang tak dikenal, Mawar berkata. Biaselah Bang, cetusnya. Ditegaskan Sianipar, jika terbukti wanita itu sembarangan masuk ke

kamar orang, yang bersangkutan (Kumbang, red) akan dilepaskan. Namun jika malah sebaliknya, justru wanita itu dipanggil khusus, dikatakan Sianipar berarti sudah lain ceritanya. Diakui Sianipar, 24 dari 26 yang terjaring ini tidak ada yang di bawah umur. Tidak juga ditemukan Sajam dan Narkoba. Giat itupun menjadi tontonan warga sekitar. Razia ini juga banyak pengunjung hotel yang enggan keluar kamar, terlebih mengetahui banyaknya kamera para awak media yang menunggu. Berbagai upaya dilakukan polisi untuk memaksa pengunjung hotel yang enggan untuk keluar dari kamar, salah satunya dengan menembakkan gas air mata di kamar pengunjung di Hotel Khatulistiwa. Kami selalu berupaya dengan sopan, kami coba menggedor sampai pintu kamar dibuka. Bahkan tadi kami sempat mengeluarkan tembakan gas air mata, karena penghuni kamar itu tak kunjung keluar, lanjut Sianipar. Kendati disemprot gas air mata, wanita yang ditinggal kabur teman lelakinya itu masih tak mau keluar kamar, meskipun matanya terlihat berair kepedasan akibat dari semprotan itu. Akhirnya, petugas hotel yang membuka pintu dengan kunci cadangan. Dalam kegiatan kali ini, dilanjutkan Sianipar, berjalan dengan lancar semua sukses dijaring tanpa ada hambatan berarti. Iapun mengimbau agar masyarakat terutama kepada orang tua supaya menjaga anaknya, agar tidak mudah terpengaruh untuk melakukan perbuatan asusila. (oxa)

Pecandu Narkoba..................................... ..............dari halaman 9 sepeda motor. Ketika melintas di Jalan A Yani, tepatnya di depan Dinas Bina Marga, korban langsung dipepet pelaku yang juga menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba saja pelaku merampas tas yang tergantung di sepeda motor korban. Tas tersebut berisi dua unit selular dan uang tunai Rp2 juta. Korban yang saat itu tidak bisa berbuat apa-apa, langsung melapor ke Mapolsek Singkawang Barat. Setengah jam berikutnya, polisi berhasil meringkus Doni yang sedang dalam pengaruh sabu di Kawasan Taman Burung. Doni yang sering berkelit itu membuat aparat kepolisian kesulitan menginterogasinya. Residivis ini juga

mengaku hanya satu kali menjambret. Kita masih mendalami keterangan Doni ini, karena dia selalu menyangkal dan sulit mengingat, dia kelihatan bengong terus, kata Widihandoko. Dari ribetnya pemeriksaan terhadap pecandu ini, akhirnya diketahui kalau Doni sering mengirim barang-barang rampasannya ke Pemangkat, Kabupaten Sambas. Sabu yang dikonsumsinya juga diperoleh dari Pemangkat. Polisi pun berangkat ke Pemangkat dan berhasil meringkus rekan Doni, yakni A Leng pada keesokan harinya, berikut barang bukti berupa sabu dan timbangan digital. Dari barang bukti yang berhasil diamankan, cukup

menunjukkan kalau A Leng merupakan pengedar Narkoba. Doni dan A Leng yang semula dikerangkeng di Mapolsek Singkawang Barat, langsung dilimpahkan ke Mapolres Singkawang. Polisi masih terus melakukan penyelidikan, pasalnya diduga kuat masih ada pelaku lainnya. Kapolsek Singkawang Barat, AKP Suhar mengatakan, identitas rekanrekan Doni dan A Leng sudah dikantongi. Saat ini polisi sedang memburu rekan Doni dan A Leng yang ditengarai melakukan banyak tindak kejahatan, mulai dari Pencurian dengan Kekerasan (Curas), mengedarkan Narkoba dan lainnya. (dik)


Mila Kunis

Ingin Ditemani Kutcher

Rakyat Kalbar Kamis,19 Juni 2014

PASANGAN Mila Kunis dan Ashton Kutcher tengah bahagia. Memasuki usia kurang lebih empat bulan kehamilannya, Kunis selalu menikmati tiap-tiap perubahan hidupnya. Ia juga mulai menikmati perubahan bentuk tubuhnya. Mereka (payudara) luar biasa! Ukurannya bertambah tiga kali lipat. Sebelumnya ukuranku 34A, sekarang 36C. Aku sangat bersemangat! Aku memberitahu semua orang yang aku kenal, Cobalah, pegang mereka! ungkap Kunis seperti dilansir dari Dailymail. Bintang No String Attached dan Black Swan itu pun punya rencana terhadap persalinannya kelak. Ia ingin melahirkan secara normal dan disaksikan Kutcher. Namun, dia harus realistis jika kelak itu tidak bisa terjadi. (RM)

SERING REBUTAN SELIMUT PASANGAN pengantin baru Sara Wijayanto dan Demian Aditya, lagi hangat-hangatnya menjalani hubungan sebagai suami istri. Banyak hal baru yang dialami pasangan ini, termasuk soal kebiasaan masingmasing yang nggak mereka ketahui sebelumnya. Karena dia (Demian), aku jadi suka tidur kedinginan karena selimutnya keambil semua sama dia. Dulu kan tidur sendiri, kaki bisa kemanamana, ujar Sara. Tak berbeda jauh, Ilusionist itu baru sadar ada perilaku-

perilaku baru yang dimiliki istri barunya itu. Ternyata, Sara sering mengigau saat tidur dan kentut sembarangan. Kayak misalnya aku suka ngentutin dia. Tadinya kalau kentut bentar ya love , hahahaha kalau sekarang brettt, ungkap Sara. Sekarang kalau sekali tidur saja, sudah kayak dapat rentetan bom. Yang pasti Sara juga suka ngigau. Kayak pernah kena pukul. Pernah juga dia mimpi seakanakan kaya di ďŹ lm dia kayak berantem sama sesuatu, timpal Demian sambil menatap

mata Sara.Kendati demikian, hal itu justru menambah rasa sayang kepada istrinya. Tak ada perasaan kesal bagi bekas suami Yulia Rachman itu. Menyenangkan sih, unik. Mungkin kalau buat orang lain aneh, buat kita berdua kayak lucu. Jadi kaya makin mengenal satu sama lain, kata Sara. Satu hal lagi, yang membuat Demian mau tak mau menerima kebiasaan sang istri. Sara memiliki indra keenam. Ia dapat mengetahui sosok makhluk halus di sekitarnya. Ternyata, kemampuan yang

SARA WIJAYANTO

dimiliki Sara, sempat membuat pria bernama asli Aditya Prambudhi itu risi. Awalnya terus terang nggak percaya sama hal-hal gituan. Dunianya hampir sama. Dulu nggak percaya-percaya saja. Nemani dia kerja, nyari setan, otomatis berasa juga. Ngerasain, akhirnya nerima, kata Demian. Wanita berusia 35 tahun itu akhirnya meminta kepada suaminya itu untuk bisa menerima. Ia berharap Demian bisa mengerti dirinya berteman dengan hantu. Dia harus menerima aku berteman sama

hantu, ngobrol sama hantu, tambah Sara. Meski sudah menjalani rumah tangga, hampir satu bulan ini Sara dan Demian mengaku belum menyisihkan waktu untuk berbulan madu. Terlebih, saat malam pertama mereka, Sara pun tengah datang bulan. Meski begitu, menurutnya ia tidak menunda untuk mendapat momongan. Ia pun berharap segera dikaruniai anak untuk menyempurnakan rumah tangganya. Tetap berusaha (punya anak) kita. Meski kemaren malem

pertama palang merah, ungkap Demian dengan senyuman. Wanita yang juga aktif sebagai penyanyi itu menuturkan, ia ingin mempunyai satu anak saja. Karena Demian sudah punya anak laki-laki dari pernikahannya terdahulu, Sara pun ingin memberikan anak perempuan agar lengkap. Satu aja, Mas Demian kan sudah punya anak laki-laki, jadi pengen perempuan. Tapi terserah Tuhan mau kasihnya apa, tutup Sara. (RM)

Tak Mau Doyan Terburu-buru Berjemur ARTIKA SARI DEVI

Sumber foto : Kapanlagi.com

SANDRA DEWI

Presenter dan aktris Artika Sari Devi menyayangkan udara di Jakarta yang kurang bersahabat bagi orang-orang yang memiliki alergi seperti dirinya dan putrinya. Untuk mengatasi itu, Artika membiasakan diri berjemur setiap pagi bersama dua anaknya sebelum Sarah Ebiela Ibrahim berangkat sekolah. Mengidap dermatitis atopik (radang kulit yang mengakibatkan ruam) membuat Artika sempat resah saat mengandung anak pertama dulu. Benar saja, penyakit itu menurun kepada Ebiela, 4. Ebiel mengalami ruam kulit jika berkeringat atau kena AC. Mengingat kulit si kecil yang sangat sensitif, Artika akhirnya membatasi pemakaian AC di rumah. Selain itu, dia lebih sering mengajak anaknya bermain di alam terbuka daripada mengunjungi mal. Istri Baim The Dance Company tersebut sering mengajak anak berlibur di Puncak atau ecopark. Kalau udah capek main dan berkeringat, bajunya nggak segera diganti atau cepet-cepet diwaslap, bisa muncul ruam. Apalagi kalau AC bikin ruangan lembap, pasti ngeluh gatal, tutur Artika.Dari segi makanan, Putri Indonesia 2004 itu juga sangat peduli terhadap kedua buah hati. Artika menyatakan kurang bisa percaya dengan masakan orang lain. Dia pasti menyempatkan diri bangun sangat pagi untuk menyiapkan sarapan dan bekal sekolah Ebiel. Saya orang perfeksionis iya. Hampir gila malah. Saya parno kalau anak dimasakin orang lain. Saya selalu biasakan anak saya makan sayur dan buah. Mereka juga udah doyan makan salad dari umur setahun, ujarnya. Untungnya, kondisi tersebut hanya menurun kepada anak pertama pasangan yang menikah pada 2008 itu. Anak kedua mereka, Dayana Zoelie Ibrahim, 1, lebih mewarisi gen ayahnya dengan kulit sehat. Saat hamil anak kedua, Artika mengaku menjadi vegetarian karena tiba-tiba tidak doyan makan protein. (Jp)

ARTIS Sandra Dewi jarang sekali muncul di infotainmen dengan berita soal kekasih. Bahkan, bisa dikatakan, pemilik rambut indah itu tidak pernah tertangkap kamera menggandeng seorang pria. Padahal, Sandra m e n g a k u sudah beberapa kali berpacaran. H a n y a saja, tidak terekspos ke media. Dia memang mengaku enggan mengumbar hubungan pribadinya ke publik, sebelum ada kejelasan tanggal pernikahan. Saya cukup picky (selektif ) untuk urusan memilih pasangan. Tidak mau terburuburu, karena nggak mau menyesal buntutnya, ulasnya. Menurutnya, jodoh itu sudah diatur oleh Tuhan. Sebagai manusia, dirinya hanya mengikuti kata hati. Kalau sudah jodohnya pasti nanti akan bertemu, ungkapnya, tersenyum. Dia juga mengaku tidak takut dikejar umur. Walaupun

usianya cukup matang untuk menikah, namun dirinya lebih mementingkan kepuasan ke depannya. Menikah itu untuk seumur hidup. Sampai maut memisahkan. Jadi saya nikmati saja, tidak mau terburu-buru, pungkasnya. Menikah dan berumah tangga tentunya menjadi impian banyak orang. Tak terkecuali bagi artis Sandra Dewi. Namun dirinya mengaku enggan terburu-buru. Sandra mengungkapkan dirinya selektif soal pasangan. Nemuin pasangan yang tepat itu penting. Aku makanya nggak punya target menikah, ungkap duta shampoo di 10 negara ini. Meski usianya sudah memasuki angka 30, namun Sandra merasa santai. Selama ini dirinya kerap dijo dohkan oleh temantemannya agar punya kekasih. Akan tetapi dirinya pilihpilih soal pria yang ingin ia jadikan pasangan. Aku ini picky banget soal pasangan. Aku nggak mau nyesel, pungkasnya. (idp) Sumber foto : Kapanlagi.com

19 Juni 2014