Issuu on Google+

Poldasu dan BKSDA Tangkap Empat Penjual Kulit Harimau

Asap Asap Asap!

Hal. 6

Hal. 9

Aturan Menteri Susi Buat 637 Ribu Nelayan Menganggur

Aksi Spekulasi Pasar Valas Berlanjut Hal. 16

Hal. 11 Indeks Saham Nama

harianjurnalasia

@jurnalasiacom

+JurnalAsiaHarian

HarianJurnalAsia

0852 9776 1000

info@jurnalasia.com

jurnalasia.com

(061) 663 5 664

Kurs Tengah

Tutup

(-/+)

%

IHSG

4380,320

1,940

0,040

SHAnGHAI

3,097.92

11.86

0.38

nIkkeI 225 18,070.21 -362.06

-1.96

HAnG SenG 21,920.83

66.20

0.30

eURO STOXX 3,175.56

-80.23

-2.46

S&P 500

-19.25

0.97

DOwJOneS 16,396.00 -162.00

1,958.00

0.98

nASDAq

0.98

4,326.75

-43.00

Mata uang

Kurs

AUD EUR GBP HKD JPY MYR NOK NZD PGK SGD USD

10,393.13 16,495.06 22,530.48 1,866.14 12,056.03 3,414.33 1,783.66 9,197.05 5,113.22 10,346.26 14,463.00

Dari berbagai sumber 22.00 wib

Sabtu, 19 September 2015 Razia Mulai Oktober

Dispendasu Ancam Sita Kendaraan Penunggak Pajak Medan | Jurnal Asia Dispenda Sumatera Utara mengeluarkan ultimatum kepada para penunggak pajak kenderaan. Rencananya instansi ini akan merazia seluruh kendaraan bermotor yang pajaknya mati pada 1 Oktober mendatang, di seluruh wilayah Sumatera Utara. Selannjutnya rencana tersebut langsung disambut baik oleh Dirlantas Polda Sumut. kepala Dispenda Sumut, Razali, menjelaskan razia ini digelar untuk menjaring kendaraan bermotor yang pajaknya tidak dibayarkan oleh pemiliknya. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pada kendaraan bermotor. Sebab saat ini realisasi pajak dari kendaraan bermotor di Provinsi Sumut baru 65,40 persen atau sebesar Rp5,6 triliun dari target sebesar Rp8,6 triliun. “nantinya seluruh pemilik kendaraan bermotor akan diminta mengisi data diri dan kendaraan, serta membuat surat pernyataan dalam waktu tiga bulan akan melunasi tunggakan pajak

kendaraannya. Jika dalam batas waktu yang ditentukan itu tidak juga dilaksanakan, maka petugas Satpol PP dibantu kepolisian akan mendatangi kediaman pemilik kendaraan tersebut dan tidak menutup kemungkinan penyitaan kendaraan akan dilakukan,” ungkapnya, Jumat (18/9). Sementara di tempat terpisah, kebijakan yang diambil kadispenda Sumut itu mendapat dukungan dari wakil ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga. Menurutnya, langkah yang diambil sudah baik. Sebab dengan begitu kesadaran masyarakat akan taat pajak semakin meningkat. Bukan cuma itu saja, semakin besar pendapatan pajak yang diambil dari masyarakat, bagi hasil yang kembalikan kepada pemerintah khususnya kota Medan juga semakin besar. “Akan tetapi yang kita sayangkan, sosialisasinya masih minim. Seharusnya Dispenda Sumut sosialisasi dulu baru menerapkan hal itu. kita juga khawatir muncul perlawanan di masyakat. Itu yang harus kita antisipasi,” pungkasnya. (wo)

Jurnal Asia | Ant: Rivan Awal Lingga

DUBeS kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak (kanan) memberikan keterangan pers terkait santunan untuk korban meninggal dunia akibat crane jatuh di Masjidil Haram di Jakarta, Jumat (18/9).

Saudi: Tak Ada Pidana dalam Tragedi “Crane” Santunan Rp3,8 Miliar Segera Cair Jakarta | Jurnal Asia Otoritas Arab Saudi telah menyelesaikan penyelidikan atas peristiwa jatuhnya alat berat konstruksi (crane) yang menewaskan 111 orang dan melukai sekitar 238 orang. Berdasarkan laporan komisi yang bertugas melakukan penyelidikan, disimpulkan, tidak ada dugaan pidana dalam kasus itu, melainkan hanya disebabkan kesalahan pengoperasian. "Posisi crane dianggap menyalahi arahan dan aturan pengoperasian alat tersebut," kata Duta Besar Saudi untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak, saat jumpa pers di Gedung kedutaan Besar Saudi, Jumat (18/9). Mustafa mengatakan, berdasarkan instruksi keselamatan pengoperasian alat, crane seharusnya diturunkan saat tidak beroperasi. Selain itu, alat tersebut tidak boleh dibiarkan berdiri tegak dan menghadap ke arah Masjidil Haram. Menurutnya, komunikasi dan pengawasan keselamatan proyek itu sangat lemah termasuk dalam merespons kondisi cuaca dan peringatan yang disampaikan Lembaga Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan Arab Saudi. "Pemerintah memutuskan menghentikan sementara pengoperasian Grup Bin Laden sampai penyelidikan selesai dan mereka dilarang melakukan tender untuk proyek-proyek pemerintah," kata Mustafa. Dalam kesempatan itu, Mustafa juga mengumumkan secara resmi bahwa Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz, akan memberikan santunan uang kepada keluarga korban meninggal sebesar 1 juta riyal atau setara dengan Rp 3,8 miliar. korban yang mengalami cacat permanen juga menerima

jumlah santunan yang sama, sebesar 1 juta riyal. Sedangkan bagi korban luka, mereka akan menerima santunan sebesar 500.000 riyal atau setara dengan Rp 1,9 miliar. Dia menambahkan, Raja Salman juga mengundang dua anggota keluarga dari masingmasing korban meninggal untuk melaksanakan haji sebagai tamu Raja. "kepada para korban cedera yang belum dapat menyempurnakan ibadah haji oleh karena faktor kesehatan atau belum pulih, dapat melaksanakan tahun depan," katanya. Dalam tragedi jatuhnya crane, total korban wnI sebanyak 53 orang terdiri dari 11 korban meninggal dan 42 korban luka. Proyek Tetap Lanjut Bin Laden Corporation tetap dapat melanjutkan proyek perluasan Masjidil Haram meski telah menyebabkan korban jiwa akibat kelalaian dan kesalahan operasional. namun, izin tersebut bukannya tanpa syarat, Bin Laden Corp tetap dapat melanjutkan proyek namun tak diizinkan ikut tender proyek pemerintah selanjutnya selama beberapa tahun. "Bin Laden tetap melanjutkan sisa proyek yang sudah disepakati. Tapi tidak berhak melakukan tender yang akan datang," kata Mubarak, di kantor kedutaan Besar Arab Saudi, jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (18/9). Proyek perluasan Masjidil Haram diperkirakan akan selesai pada 2016 mendatang. Selama itu pula Bin Laden Corporation bisa melanjutkan pekerjaannya. namun, pekerjaan perluasan Masjidil Haram hanya akan dilakukan se telah penyelidikan insiden jatuhnya crane selesai dan siap dibawa ke Pengadilan. (Bersambung ke halaman 11)

Rp3.000 (Luar Kota + Ongkos Kirim)

Nomor 889 Tahun IV

Malaysia Setuju Ikut Aturan Baru

Biaya Dokumen TKI Ditanggung Majikan Jakarta | Jurnal Asia Kabar gembira bagi para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mengadu nasib ke Malaysia. Jika selama ini biaya berkas menjadi tanggungan pribadi, untuk kedepannya tidak lagi berlaku. Aturan baru selanjutnya adalah seluruh dana dokumen TKI akan dibebankan kepada sang majikan. kepala Badan nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia nusron wahid menyatakan bahwa Pemerintah Malaysia telah setuju untuk membebankan biaya pengurusan dokumen tenaga kerja Indonesia tujuan Malaysia kepada majikan. nusron telah berbicara dengan wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi yang bertemu dengan wakil Presiden Jusuf kalla di Istana wapres Jakarta, Jumat (18/9). “Ini semua dibebankan ke TkI tapi gaji enggak naik, beban ongkos terus naik. Akhirnya waktu saya ngomong ke wakil PM Malaysia untuk menghapus beban ongkos ini, mereka bilang tidak bisa. kalau tidak bisa, maka saya minta dibebankan ke user atau majikan di sana, jangan dibebankan ke TkI. Mereka setuju,” kata nusron di Istana wakil Presiden Jakarta, Jumat (18/9). (Bersambung ke halaman 11)

Jurnal Asia | Ant: Milla - Setwapres

KUNJUNGAN WAKIL PM MALAYSIA.wakil Presiden Jusuf kalla (kanan) berbincang dengan wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi (kiri) yang berkunjung ke Istana wapres, Jakarta, Jumat (18/9). Dalam kunjungan tersebut wakil PM Malaysia membahas masalah kabut asap, TkI dan penanganan kebakaran hutan dan lahan Sumatera - kalimantan yang berdampak hingga Malaysia.

Proses Perizinan Indonesia Bikin Kesal Jakarta | Jurnal Asia Presiden Joko widodo (Jokowi) tidak puas terhadap pelayanan perizinan dan investasi di Indonesia. Misalnya izin pembangkit listrik membutuhkan waktu selama 2,5 tahun se dangkan di Dubai hanya butuh 1 jam, sehingga membuat Jokowi kesal. Sekjen kementerian koordina tor Bidang Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo mengakui banyak sekali aturan yang belum terintegrasi antara satu instansi dengan yang lainnya. kondisi ini membuat investor kesulitasn menyelesaikan perizinan yang rumit. "Perizinan misal listrik yang waktunya mencapai sangat lama. Banyak hambatan yang dihadapi proyek dari kL (kementerian/ Lembaga) dan daerah atau badan usaha BUMn, BUMD, Swasta,"

jelas Lukita di kantor kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/9) Misalnya untuk analisis dampak lingkungan (AMDAL). Investor butuh waktu sampai dengan 6 bulan atau 180 hari. Harusnya ini bisa dipercepat menjadi 60 hari saja dengan mengintegrasikan aturan dari kementerian eSDM dan kementerian kehutanan dan Lingkungan Hidup. "AMDAL itu 6 bulan, itu dipercepat menjadi 60 hari , itu akan mempercepat apa yang sudah didaftarkan investor ke BkPM. Belum lagi untuk izin lahan dan banyak lagi izin-izin yang harus dipenuhi, padahal sebenarnya tidak perlu," katanya. Lukita menambahkan upaya ini sudah dimulai dengan fokus pada Pelayanan Terpadu Satu

Pintu (PTSP). nantinya integrasi ini juga akan penggunaan sistem elektronika untuk mengurus perizinan. "kalau ada invetsor ingin meng garap satu proyek maka akan disiapkan satu formulir, mereka akan melaksanakan persyaratan tadi. Begitu cek, di tandatangani oleh BkPM, maka kemudian izin prinsip dikeluarkan lalu berbagai izin dilaksanakan dan diberi batas waktu apakah yang di BkPM, atau masih secara teknis di kL, diberi batas waktu singkat di BkPM maksimal 10 hari kerja," kata Lukita. Selain masalah perizinan, banyak hal lain yang menghambat investasi di Indonesia, seperti soal pengadaan barang dan jasa. "Ada juga non perizinan, ada terkait tata ruang, proses

pengadaan barang jasa lama karena harus selalu tender, risiko perubahan kebijakan pemerintah, lalu kalau pejabat ada diskresi lalu khawatir ada tindakan aparat hukum," jelasnya. Akhirnya investor berpikir ulang untuk menanamkan modalnya di dalam negeri. kemudian dalam indeks kemudahan berusaha di Indonesia masih berada di posisi 114 dari total 189 negara. Pemerintah akhirnya merancang Peraturan Presiden (Perpres) tentang percepatan proyek strategis nasional dan Instruksi Presiden tentang percepatan proyek strategis nasional, targetnya akan selesai pada Oktober mendatang. "Terkait dengan Perpres dan Inpres percepatan proyek strategis. ini sudah siap segera

diwujudkan. kita tahu dalam pembangunan proyek yang besar contohnya waktu itu adalah PLTU batang misal terhambat dengan pembebasan lahan. Ada juga soal lainnya siapa yang melaksanakan. ada juga perizinan misal listrik yang waktunya mencapai sangat lama," katanya. Salah satu isinya adalah pener bitan petunjuk teknis dan atau penjelasan atau penafsiran kepada pejabat dan pemda terhadap peraturan perundangundangan atau kebijakan dalam mempercepat proyek strategis. "Dan yang lebih penting pemerintah akan meningkatkan fungsi aparat pengawasan internal pemerintah dalam rang ka pengawasan pelaksanaan proyek," kata Lukita. (dtf)

Kejuaraan Royal Trophy Narathiwat, Thailand

Tim Dragon Boat Samosir Lolos Semiinal Tim dragon boat Lugahon dari Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berhasil melaju ke babak semiinal kejuaraan Royal Trophy Narathiwat, Thailand. “Alhamdulillah kita sukses masuk semifinal. kita tinggal satu-satunya tim luar Thailand yang sampai hingga sejauh ini. Sebagai wakil Indonesia, kita datang ke sini harus siap apapun kondisinya,” kata kepala Seksi Olahraga Dispora Sumut Mazrinal nasution dari Thailand, Jumat (19/9). Menurut dia, lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan karena masing-masing

mewakili daerah dan negaranya. “namun kita percaya diri. kita optimistis kalau mereka tetap kompak dan selalu mengevaluasi diri sejak pertama kali turun serta memasang strategi yang pas, mudah-mudahan bisa juara lagi,” katanya. Sementara kepada Dinas Sosial, Tenaga kerja, Pemuda dan Olahraga kabupaten Samosir, kampu Manik, mengatakan kekompakan tim hendaknya terus ditingkatkan dan semangat tanpa kenal menyerah harus tetap tinggi. “Pesaing kita kini tinggal dari Thailand dan kita lihat hasil dari pertandingan hari ini tidak terlalu jauh beda hasilnya. Yang penting kita harus tetap percaya diri,” katanya. (Bersambung ke halaman 11)

Jurnal Asia | Ist

TIM Lugahon Samosir Indonesia maju ke babak semiinal di kejuaraan Dragon Boat, Thailand.


MEDAN

Sabtu, 19 September 2015

2

Penerbit PT. MEDIA ANGKASA

Terbit : 19 Juli 2012 Alamat Redaksi dan Divisi Usaha Kompleks Bilal Central A1-A2, B1-B2 Jalan Bilal Ujung, Medan Telp. 061 - 6635664 email Redaksi: berita@Jurnalasia.com email Usaha: marketing@Jurnalasia.com Pemimpin Umum: Tongariodjo Angkasa Ginting SE, MBA, MM, MSc Wakil Pemimpin Umum: Finisia Angkasa Staf Ahli: Dr. RE Nainggolan, MM, Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, MSc, Drs. Nabari Ginting, Hasiholan Sidabutar SE, MA, Tjong Poh Bun, Ridwan Nasution, Bambang ES, Johan General Manager: Sanif Sentosa BSc (Hons) MBA Pemimpin Usaha: Berman Pasaribu Ang Wakil Pemimpin Usaha: Selamat Ang Pjs Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Rahmad S Batubara Redaktur Pelaksana: Isvan Wahyudi Redaktur: Nasib Ts, Khairul Anwar Dalimunthe AMd, Andri DP, Syahrial Siregar Staf Redaksi: Swisma Naibaho, Bambang NL SH, Netty Guslina, Ari Wibowo, Syahril Deliserdang: H Alamsyah Siregar, Rei Arif Siregar Serdangbedagai: Ali Amran Langkat: M Arfan Lubis ST Bahorok: Menanti Ginting Tanjung Pura: Reza Pahlevi Tebing Tinggi: Selamat Riadi Kisaran: Surya Pematangsiantar/Simalungun: Bosar Sinaga, Togar Sinaga. Labura: Wandy Simangunsong Labuhanbatu: Roberto Simatupang, M. Sibarani Tanah Karo: Herman Harahap Pakpak Bharat: Robert Boang Manalu Tobasa: Abdi Paul H.Saragi, Amir V Siahaan Samosir: Edwin Simbolon Humbahas: Firman Tobing Lhokseumawe: Jefry Tamara, Abdul Halim, Odie Rachmad Solok: Yose Rizal, Elita Susanti SH Keuangan: Ratnawati S Kom, Betaria Gita Wahana S Kom Rekening: Bank Mandiri no 106 001 0849 399 a\n PT. Media Angkasa Penasehat Hukum: Sukiran SH, M.Kn Dicetak Oleh: PT. Kumango, Jl. Kumango No. 40­42, Medan (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

Seluruh staf dan wartawan Harian Jurnal Asia tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari narasumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, maupun berbagai bentuk gratiikasi lainnya. Jika terdapat hal tersebut di atas, silakan kirim SMS ke 0852 9776 1000. Kami juga menerima segala bentuk kritik, saran, pelaporan, dan pertanyaan demi kemajuan Harian Jurnal Asia.

Kenapa Harus Mereka? Pasca membuat kegaduhan di tanah air, lantaran pertemuannya dengan bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, kini Novanto dan Zon kembali akan melakukan lawatan ke luar negeri bersama enam anggota dewan lainnya untuk memenuhi undangan naik haji oleh Raja Saudi Arabia, Raja Salman Bin Abdul Aziz. Katanya secara resmi mengundang mereka secara khusus untuk naik haji. Rencananya, Novanto dan Zon beserta rombongan akan memenuhi permintaan Raja Saudi Arabia tersebut. Memahami lebih jauh mengenai pernyataan Novanto dan Zon yang menyatakan bahwa mereka diundang naik haji oleh Raja Saudi Arabia, Raja Salman Bin Abdul Aziz adalah sesuatu yang tidak masuk akan dan nalar. Mengapa? Keduanya bisa dengan sendiri naik haji tanpa harus menunggu undangan resmi ataupun permintaan resmi dari Raja Salman Bin Abdul Aziz, dan tidak masuk akal pula Raja Salman mengundang dan meminta secara resmi agar pimpinan parlemen Indonesia itu untuk naik haji, dan ini adalah sesautu yang benar­benar mencurigakan, semua orang bisa menunaikan ibadah haji tanpa ada permintaan khusus. Kejanggalan lainnya karena tidak mungkin Raja Salman mengundang keduanya di tengah pemerintah Saudi yang masih berduka sekaligus mengusut tragedi jatuhnya crane yang menewaskan 107 jiwa, 11 jiwa diantaranya warga negara Indonesia. Jika memang benar keduanya diundang secara resmi untuk menunaikan ibadah haji, meskipun terkesan aneh ada permintaan khusus, mana mungkin pemerintah Saudi melakukan hal tersebut ditengah­tengah proses investigasi yang masih berlangsung terkait jatuhnya crane di Masjidil Haram beberapa hari silam. Ada dugaan bahwa Novanto dan Zon kembali melakukan lawatan untuk menemui Raja Salman dengan tujuan dan kepentingan politik tertentu, karena hal ini fakta adanya saat keduanya bertemu dengan bakal Presiden AS, Donald Trump yang menuai polemik bahkan hingga tuntutan mudur, lantaran keduanya dianggap sudah merendahkan harga diri bangsa Indonesia sekaligus mempermalukan nama besar Indonesia, karena keduanya muncul di acara politik bakal calon Presiden yang terkenal rasis tersebut. Mereka seharusnya sadar mengenai kondisi perekonomian bangsa yang tengah melesu, keduanya seharusnya memikirkan bagaimana memberikan kontribusi yang membanggakan bagi Indonesia, bukan justru kembali membuat kegaduhan dengan dalih diundang secara khusus untuk naik haji oleh Raja Salman. Setya Novanto dan Fadli Zon seharusnya sadar dan berhenti membuat kegaduhan, karena efek dari kegaduhan yang mereka timbulkan sangat banyak, salah satunya adalah mengancam stabilitas perekonomian, karena ekonomi pasti akan terpengaruh jika ada kegaduhan politik yang terjadi. Keduanya seharusnya tidak menerima permintaan tersebut, keduanya juga bahkan harus menolak permintaan tersebut, yang keduanya harus lakukan adalah memikirkan bagaimana fungsi legislasi dapat berjalan maksimal, karena hingga saat ini, tugas legislasi DPR baru melahirkan dua undang­undang saja, dan ini dapat dikatakan sebagai sesuatu yang terburuk sepanjang sejarah Indonesia, karena hampir setahun pasca dilantik, hanya menghasilkan dua undang­undang. Keduanya harus berhenti membuat kegaduhan dengan mengganti nya dengan menrorehkan prestasi yakni menyelesaikan semua target proglegnas yang ada. Yakni 37 RUU yang seharusnya mereka bahas dan sahkan menjadi undang­undang, bukan justru pelesiran, karena hal tersebut sesungguhnya akan semakin memperburuk citra DPR yang saat ini tengah merosot. Apalagi kinerja anggota dewan yang terhormat tak disangka sungguh mengecewakan dan menyedihkan lantaran lebih banyak membuat kegaduhan ketimbang prestasi yang seharusnya mereka torehkan. Pimpinan DPR juga butuh revolusi mental, agar sadar mengenai posisi dan kedudukannya yang seharusnya lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara ketimbangan kepentingan sendiri. Terlebih jika melihat sikap dan tingkah keduanya yang akhir­akhir ini yang lebih mementingkan lawatan ke luar negeri ketimbang memikirkan tugas pokok DPR, seperti legislasi, maka sesungguhnya ada dugaan memainkan intrik­intrik politik tertentu dan agenda politik yang terselubung, yang sesungguhnya hanya membuat citra DPR kian hancur dan tercoreng lantaran prilaku pimpinannya yang tak bisa dijadikan panutan oleh anggota lainnya. Ironis (*)

Jurnal Asia | Ariin

ALAT PERAGA. Baliho atau Alat Peraga salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan 2015 terpampang di antara persimpangan Jalan Aksara dan Jalan Serdang, Medan, Jumat (18/9).

Organisasi Guru Sumut Tolak Biaya Sertiikasi

Medan | Jurnal Asia Wacana pemerintah membebankan biaya sertiikasi ditanggung sendiri oleh guru mulai 2016 mendatang, mendapat respons dari beberapa organisasi guru di Sumatera Utara (Sumut) yang menolak ketentuan tersebut. “Para guru sangat keberatan dengan wacana tersebut. Untuk itu kami minta agar pemerintah dalam hal ini Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

(Dirjen GTK) Kementerian Pen­ didikan dan Kebudayaan (Ke­ mendikbud) Sumarna Surap­ ranata menunda bahkan mem batalkannya,” ungkap Sekretaris Gabungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (GP Tendik) Su mut, Abdul Latif, Jumat (18/9). Menurutnya jika diberlaku­ kan, maka kebijakan itu dinilai lang kah mundur pemerintah dalam membenahi pendidikan di Indonesia. Padahal selama ini program sertiikasi tersebut tidak ada dikenakan biaya atau gratis. Latif menilai masih banyak guru kondisinya belum baik, malah ada yang memprihatin­

kan dengan penghasilan tidak layak bahkan tidak mencapai Rp 1 juta per bulannya. Apalagi di tengah kondisi ekonomi sekarang ini yang tidak stabil. Hal itu tentunya berpengaruh kepada keadaan guru. Rencana tersebut hendak­ nya dikaji ulang atau seti­ daknya dilakukan dua tahun mendatang, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri dengan menyisihkan penghasilannya. Terpisah Sekretaris Persa­ tuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Andi Yu­ distira membenarkan serti­ fi kasi guru melalui program pendidikan dan latihan profesi

guru (PLPG) pada 2016 men­ datang tidak lagi dibiayai pe­ merintah. Diakuinya jika kebijakan itu dilakukan menjadi serba salah bahkan terkesan seperti makan “buah simalakama”. Satu sisi tidak mengharapkan hal tersebut terjadi, karena masih ada guru yang tingkat kesejahteraannya masih belum baik atau memprihatinkan. Namun di sisi lainnya hal tersebut dilakukan pemerintah bisa saja karena ketidak ter­ sediaan dana. Sedangkan guru harus disertiikasi untuk mengetahui kompetensinya. Menurut Andi, saat ini yang

menjadi fokus perjuangan PGRI adalah agar keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebutkan batasan umur menjadi CPNS yakni 35 tahun itu agar dibatalkan. Tuntutan untuk mem ba­ talkan keputusan MK itu, kata Andi, karena banyak honorer yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun yang usianya sudah di atas 35 tahun. “Saat ini PGRI se­Indonesia sedang memperjuangkan hal itu untuk ditinjau kembali, se­ bab honorer yang sudah lama mengabdi itu seharusnya layak menjadi CPNS,” kata Andi. (swisma)

UHN-Pemkab Nias Utara Tandangani MoU

Bangun Kemitraan Strategis Pengembangan SDM Medan | Jurnal Asia Fakultas Peternakan Univer­ sitas HKBP Nommensen (UHN) dengan Pemerintah daerah Nias Utara mem bangun komitmen strategis pengembangan sumber daya manusia (SDM) putera– puteri Nias. Kerjasama tersebut dalam bentuk kelanjutan pendidikan yang sebelumnya kuliah di Poli­ teknik Pertanian Negeri Pa­ yakumbuh program D2 Budidaya Ternak. “Komitmen itu kita buktikan dengan menandatangani me­ mory of understanding atau MoU yang dianggap saling meng­ untungkan kedua belah pihak,” kata Rektor UHN Dr Ir Sabam Malau di kampus tersebut, Jumat (18/9) Penandatangan MoU dila­ kukan Bupati Nias Utara Edward Zega dengan Rektor UHN Dr Ir Sabam Malau didampingi WR IV Dr Hilman Pardede MPd yang dianggap saling menguntungkan kedua belah pihak. Selanjutnya pendatangana­

nan juga dilakukan Dekan Fa­ kultas Peternakan UHN Prof Dr Hasan Sitorus MS dengan Kepala Dinas Pendidikan Nias Utara Drs Fanotona Zega MAP di Ruang Dr. Justin UHN pada Kamis (17/9). Rektor UHN Dr Sabam Malau menyatakan menyambut baik MoU tersebut dan mengapresiasi Pemkab Nias Utara yang peduli terhadap masa depan Nias dengan menginvestasikan pu­ tra­putri sebagai masa depan bangsa, sehingga diharapkan suatu saat membangun dae­ rahnya. Menurut Sabam, kerjasama tersebut tentu bertujuan untuk saling mengisi dan mendukung demi kelancaran pembangunan. “UHN bukan hal yang asing la­ gi bagi masyarakat di Kepulauan Nias. Banyak putra­putri kita dari Nias yang menimba ilmu di sini,” ungkap Sabam Malau. Disebutkannya sebagai per­ guruan tinggi UHN juga punya tanggung jawab akademik dan moral untuk membangun Nias menuju daerah yang lebih

sejahtera dan lebih maju sesuai dengan visi dan misi bupati. Bupati Nias Utara Edward Zega mengatakan, UHN bukan hal asing lagi bagi masyarakat Nias. Bahkan banyak anak­anak muda Nias yang sukses setelah belajar di UHN. “Saya sangat mengharapkan MoU ini berdampak jangka panjang. Inilah yang jadi tujuan kita bersama mengapa kami ada di UHN ini,” ujarnya. Dengan penandatanganan tersebut, Bupati berharap UHN bisa jadi mitra yang sangat strategis bagi pemerintahan Nias dalam hal pengelolaan pembangunan. “Pemikiran dan sumbangan dunia pendidikan dalam hal ini pendidikan tinggi seperti UHN sangat kami butuhkan, karena itulah berbagai kajian strategis dari UHN bisa kami manfaatkan untuk kemajuan pembangunan Nias,” sebutnya. Senada dikatakan Dekan Fakultas Peternakan UHN Prof Dr Ir Hasan Sitorus MS. Menurutnya

pihak fakultas akan melakukan yang terbaik untuk Nias Utara. “Ini merupakan wujud dari tridarma pendidikan tinggi dan berbagai tugas keilmuan lain­ nya yang bisa kami lakukan di Nias Utara, seperti menggali dan mengembangkan potensi

ekonomi maritim dan peter­ nakan,” tegas Prof Dr Hasan Sitorus yang juga merupakan guru besar di UHN Medan. Turut hadir dalam pendantanganan ini seluruh dosen fakultas pertanian UHN. (rel-swisma)

Jurnal Asia | ist

JABAT TANGAN. Rektor UHN Dr Ir Sabam Malau jabat tangan dengan Bupati Nias Utara Edward Zega usai menandatangani naskah MoU disaksikan WR IV Dr Hilman Pardede MPd dan Dekan Fakultas Peternakan Prof Dr Ir Hasan Sitorus MS.

Tinggal Tunggu Instruksi Pimpinan

Kodrati Kumpulkan 175 Kantong Darah Medan | Jurnal Asia Sebanyak 175 kantong darah berhasil diperoleh dalam kegiatan donor darah yang digelar Komunitas Donor Darah Tirtanadi (Kodrati) bekerjasama Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan di Lt. IV Kantor Pusat PDAM Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja, Medan. Kegiatan donor darah ini, sebagai kegiatan rutin Kodrati yang digelar setiap tiga bulan sekali, juga berkenaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) PDAM Tirtanadi ke 110 tahun. “Donor darah ini dilaksanakan, tidak hanya bagi Pimpinan, Kepala Divisi dan Pegawai PDAM Tirtanadi, tapi terbuka untuk umum. Siapa saja bisa mendonorkan darahnya di sini,” kata Ketua Kodrati, Gunawan Hary Mulya, di sela pelaksanaan donor darah di Kantor Tirtanadi, Rabu (16/9).

Gunawan menjelaskan, jumlah pendonor yang mendaftar dan kantong darah yang dihasilkan, dari pendonor yang mendaftar 205 orang, hingga pukul 13.15 WIB, ada 175 kantong darah yang dihasilkan dari pendonor darah, yang memenuhi syarat untuk bisa mendonorkan darahnya. Dijelaskan Gunawan Hary Mulya, pihaknya bekerjasama dengan PMI Kota Medan dalam kegiatan donor darah, sejak tahun 2011. Sementara itu, dr Mardiana selaku pelaksana donor darah menuturkan dari 205 orang yang datang, hanya bisa diambil darah sebanyak 175 orang, jadi ada 30 orang tidak diambil darahnya karena tensi darahnya tinggi, makanya tidak diambil darahnya. “Kita sudah lima kali turut serta dalam kegiatan rutin Kodrati, dan PMI Medan sangat terbantu dengan

kegiatan donor darah ini. Apalagi, saat ini kondisi darah sangat dibutuhkan oleh orang yang sangat membutuhkan darah,”ujar dr. Mardiana. Pada kesempatan itu, Direktur Administrasi Keuangan PDAM Tirtanadi, Ir. Arief Hariyadian, M.Si, bersama dengan Kepala Divisi, Kepala Bagian dan Pegawai PDAM Tirtanadi turut menyumbangkan darahnya. “Kegiatan donor darah ini salah satu wujud kepedulian kita kepada sesama, selain itu kita juga memperoleh manfaat dengan badan kita semakin sehat” kata Arif Haryadian. Arif Haryadian juga menjelaskan bahwa Manajemen PDAM Tirtanadi mendukung sepenuhnya kegiatan donor darah ini dan mengucapkan terima kasih kepada setiap pendonor atas partisipasinya pada kegiatan donor darah ini. (Isvan/rel)

Satlantas Polresta Medan Siap Layani SIM Online Medan | Jurnal Asia Sat Lantas Polresta Medan memastikan siap melayani ma­ syarakat yang hendak mem­ perpanjang Surat Izin Menge­ mudi (SIM) secara online. “Secara perangkat dan sum­ ber daya manusia (SDM), kami sudah siap melayani masyarakat yang hendak memperpanjang SIM secara online,” tegas Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M.Hasan, Jumat (18/9) kemarin. Menurut Hasan, mereka kini tinggal menunggu instruksi pimpinan kapan pelayanan ter sebut diresmikan. “Begitu di resmikan, kami telah siap,” sambungnya. Diketahui, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Irjen Condro Kirono mengatakan program layanan SIM online dapat mempermudah masyara­ kat memproses perpanjangan atau SIM.

“Misal dari Papua mau per­ panjang SIM di Jakarta dan dimana saja bisa,” ujarnya. Dia mengatakan program tersebut bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Polri, dan Bank Rakyat Indonesia. Condro mengatakan pihaknya mendapat hibah aplikasi dari BRI untuk kemudahan pelayanan pembuatan SIM masyarakat. Rencana Polri untuk melayani pengurusan SIM secara on­ line ditanggapi positif oleh masyarakat. Gusti Sipahutar (25) salah seorang warga Simalingkar mengutarakan dirinya sangat menanti pengurusan SIM secara online ini. “Setuju kalilah mengurus SIM secara online, ini kan udah era teknologi, jadi kalau bisa secara online kan lebih efektif waktu, dan lainnya, jadi pun gak usah lewat calo lagi urusnya,” katanya. (bowo)


bisnis

sabtu, 19 september 2015

3

Jadwal Penerbangan Penerbangan Jadwal Bandara Kualanamu Sabtu, 19 September 2015

AirAsia Destination (KUL) Kuala Lumpur (KUL) Kuala Lumpur (PEN) Penang (KUL) Kuala Lumpur

Flight 390 392 298 394

Departure 9:10 AM 5:25 PM 6:30 PM 8:25 PM

Destination (CGK) Jakarta

Flight 5502

Departure 5:00 PM

Destination CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta

Flight 6881 6885 6891 6887

Departure 5:00 AM 11:00 AM 6:00 PM 8:00 PM

Destination (CGK) Jakarta

Flight 9768

Departure 9:00 AM

Destination (BDO) Bandung (CGK) Jakarta (BTH) Batam (CGK) Jakarta (HLP) Jakarta (BDO) Bandung (BTH) Batam (HLP) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta

Flight 925 831 884 837 143 927 882 141 833 835

Departure 7:45 AM 8:40 AM 8:50 AM 9:35 AM 11:00 AM 12:05 PM 3:05 PM 6:10 PM 6:50 PM 8:25 PM

Destination (SIN) Singapore

Flight 7786

Departure 4:35 PM

Origin (KUL) Kuala Lumpur (KUL) Kuala Lumpur (PEN) Penang (KUL) Kuala Lumpur

Flight 391 393 299 395

Arrival 8:35 AM 4:55 PM 6:05 PM 8:00 PM

Flight 5503

Arrival 10:10 PM

Flight 6880 6884 6886 6890

Arrival 8:25 AM 10:20 AM 11:50 AM 5:20 PM

ANA Origin (CGK) Jakarta

Batik Air Origin (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta

Chine Airlines Origin (CGK) Jakarta

Flight 9769

Arrival 7:35 PM

Flight 140 830 885 832 142 926 836 924 883 834

Arrival 7:15 AM 8:10 AM 8:20 AM 9:10 AM 10:30 AM 11:30 AM 2:35 PM 5:35 PM 6:15 PM 7:55 PM

Flight 7787

Arrival 4:05 PM

Citilink Origin (HLP) Jakarta (CGK) Jakarta (BTH) Batam (CGK) Jakarta (HLP) Jakarta (BDO) Bandung (CGK) Jakarta (BDO) Bandung (BTH) Batam (CGK) Jakarta

Emirates Origin (SIN) Singapore

Garuda Indonesia Destination (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (PLM) Palembang (FLZ) Sibolga (CGK) Jakarta (BTH) Batam (LSW) Lhoksumawe (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (BTJ) Banda Aceh (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (SIN) Singapore (CGK) Jakarta

Flight 181 7116 266 263 183 270 7124 197 185 187 7118 189 121 280 191 193 9921 195

Departure 5:20 AM 6:00 AM 7:30 AM 7:30 AM 9:00 AM 9:20 AM 9:55 AM 10:10 AM 11:15 AM 12:20 PM 1:00 PM 2:05 PM 4:05 PM 4:10 PM 5:00 PM 6:35 PM 8:05 PM 8:35 PM

Origin (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (LSW) Lhoksumawe (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (FLZ) Sibolga (CGK) Jakarta (PLM) Palembang (BTH) Batam (CGK) Jakarta (BTJ) Banda Aceh (SIN) Singapore (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta

Flight 180 7117 194 182 184 7125 186 118 7119 262 188 267 271 190 281 9920 192 196

Arrival 8:00 AM 8:20 AM 9:10 AM 10:15 AM 11:20 AM 12:15 PM 1:05 PM 3:10 PM 3:20 PM 3:20 PM 4:00 PM 4:30 PM 5:05 PM 5:30 PM 6:55 PM 7:20 PM 7:35 PM 10:10 PM

Indonesia Airasia Destination (JOG) Yogyakarta (PLM) Palembang (PEN) Penang (KUL) Kuala Lumpur (PEN) Penang (KUL) Kuala Lumpur (DMK) Bangkok (KUL) Kuala Lumpur

Flight 8074 8040 106 122 102 124 154 126

Departure 6:00 AM 7:05 AM 11:00 AM 12:25 PM 1:25 PM 3:35 PM 3:50 PM 6:30 PM

Destination (SIN) Singapore

Flight 284

Departure 4:35 PM

Destination (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (PDG) Padang (GNS) Gunungsitoli (BDO) Bandung (BDO) Bandung (BTH) Batam (CGK) Jakarta (PEN) Penang (FLZ) Sibolga (BTJ) Banda Aceh (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (BDO) Bandung (BTH) Batam (PEN) Penang (BTH) Batam (LSW) Lhoksumawe (MEQ) Meulaboh (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (BTH) Batam (PKU) Pekanbaru (CGK) Jakarta (BTH) Batam (BTH) Batam (PDG) Padang (FLZ) Sibolga (BDO) Bandung (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (BTJ) Banda Aceh (BTH) Batam (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (PEN) Penang (PKU) Pekanbaru (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (SUB) Surabaya (CGK) Jakarta (BTJ) Banda Aceh

Flight 1268 211 231 1264 913 904 970 397 134 1258 196 1266 207 1248 960 957 132 988 1250 1252 395 1262 197 303 959 140 201 972 932 131 1254 902 387 1260 306 977 399 383 136 295 385 203 309 305 978 205 396

Departure 5:30 AM 5:45 AM 6:00 AM 6:30 AM 6:30 AM 6:30 AM 7:00 AM 7:50 AM 8:00 AM 8:00 AM 8:10 AM 8:15 AM 8:40 AM 9:00 AM 9:00 AM 9:20 AM 9:40 AM 10:00 AM 10:20 AM 10:45 AM 11:00 AM 11:30 AM 11:50 AM 11:50 AM 12:00 PM 12:40 PM 12:50 PM 12:55 PM 12:55 PM 1:00 PM 1:15 PM 1:15 PM 1:50 PM 2:00 PM 2:50 PM 2:50 PM 3:20 PM 3:50 PM 4:15 PM 4:40 PM 5:45 PM 6:00 PM 7:10 PM 7:10 PM 7:30 PM 8:10 PM 8:25 PM

Origin (PLM) Palembang (JOG) Yogyakarta (PEN) Penang (KUL) Kuala Lumpur (PEN) Penang (KUL) Kuala Lumpur (DMK) Bangkok (KUL) Kuala Lumpur

Flight 8041 8075 107 123 103 125 155 127

Arrival 10:35 AM 11:55 AM 1:00 PM 2:50 PM 3:25 PM 6:10 PM 8:10 PM 8:50 PM

Flight 283

Arrival 4:05 PMM

Flight 397 210 196 1263 380 1265 979 300 1259 394 135 1269 956 197 1249 302 133 200 971 130 350 1251 911 1253 204 1267 306 398 382 1255 141 973 933 1261 989 202 305 378 206 974 137 961 354 230 294 396 958 212 912

Arrival 7:05 AM 7:20 AM 7:20 AM 7:35 AM 8:20 AM 8:35 AM 9:00 AM 9:20 AM 9:55 AM 10:20 AM 10:20 AM 10:20 AM 10:50 AM 11:05 AM 11:05 AM 11:40 AM 12:00 PM 12:10 PM 12:15 PM 12:20 PM 12:20 PM 12:25 PM 12:35 PM 12:55 PM 1:10 PM 1:35 PM 2:10 PM 2:40 PM 3:10 PM 3:25 PM 3:30 PM 4:00 PM 4:00 PM 4:05 PM 5:10 PM 5:20 PM 5:40 PM 6:30 PM 6:30 PM 6:30 PM 6:40 PM 7:10 PM 7:25 PM 7:25 PM 7:30 PM 7:45 PM 7:50 PM 9:50 PM 10:15 PM

Jetstar Asia Origin (SIN) Singapore

Lion air Origin (BTJ) Banda Aceh (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (SUB) Surabaya (CGK) Jakarta (FLZ) Sibolga (CGK) Jakarta (PEN) Penang (GNS) Gunungsitoli (BTH) Batam (BTJ) Banda Aceh (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (PEN) Penang (CGK) Jakarta (BTH) Batam (PDG) Padang (PDG) Padang (LSW) Lhoksumawe (BDO) Bandung (MEQ) Meulaboh (CGK) Jakarta (GNS) Gunungsitoli (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Jakarta (FLZ) Sibolga (PKU) Pekanbaru (BTH) Batam (BTH) Batam (GNS) Gunungsitoli (BTH) Batam (CGK) Jakarta (BTJ) Banda Aceh (BTH) Batam (CGK) Jakarta (BTH) Batam (PEN) Penang (BDO) Bandung (PDG) Padang (PDG) Padang (PKU) Pekanbaru (CGK) Jakarta (BTH) Batam (CGK) Jakarta (BDO) Bandung

Malaysia Airlines Destination (KUL) Kuala Lumpur (KUL) Kuala Lumpur

Flight 861 865

Departure 9:30 AM 3:45 PM

Destination (SIN) Singapore (SIN) Singapore

Flight 233 237

Departure 8:45 AM 8:05 PM

Origin Flight (KUL) Kuala Lumpur 860 (KUL) Kuala Lumpur 864

Arrival 8:50 AM 3:00 PM

Silk Air Origin (SIN) Singapore (SIN) Singapore

Flight 234 238

Arrival 8:00 AM 7:20 PM

Singapore Airlines Destination (SIN) Singapore (SIN) Singapore

Flight 5233 5237

Destination (PEN) Penang (BTH) Batam (CGK) Jakarta (PDG) Padang (CGK) Jakarta

Flight 102 9035 11 21 17

Departure 8:45 AM 8:05 PM

Origin (SIN) Singapore (SIN) Singapore

Flight 5234 5238

Arrival 8:00 AM 7:20 PM

Flight 10 9034 103 20 16

Arrival 8:10 AM 10:45 AM 11:10 AM 12:00 PM 5:45 PM

Sriwijaya Air Departure 9:00 AM 11:30 AM 12:00 PM 12:45 PM 6:40 PM

Origin (CGK) Jakarta (BTH) Batam (PEN) Penang (PDG) Padang (CGK) Jakarta

Virgin Australia Destination (SIN) Singapore (SIN) Singapore

Flight 5796 5798

Destination (GNS) Gunungsitoli (GNS) Gunungsitoli (FLZ) Sibolga (GNS) Gunungsitoli (GNS) Gunungsitoli (LSW) Lhoksumawe (MEQ) Meulaboh (GNS) Gunungsitoli (FLZ) Sibolga (GNS) Gunungsitoli

Flight 1268 1264 1258 1266 1248 1250 1252 1262 1254 1260

Departure 8:45 AM 8:05 PM

Origin (SIN) Singapore (SIN) Singapore

Flight 5797 5799

Arrival 8:00 AM 7:20 PM

Flight 1263 1265 1259 1269 1249 1251 1253 1267 1255 1261

Arrival 7:35 AM 8:35 AM 9:55 AM 10:20 AM 11:05 AM 12:25 PM 12:55 PM 1:35 PM 3:25 PM 4:05 PM

Wings Air Departure 5:30 AM 6:30 AM 8:00 AM 8:15 AM 9:00 AM 10:20 AM 10:45 AM 11:30 AM 1:15 PM 2:00 PM

Origin (GNS) Gunungsitoli (GNS) Gunungsitoli (FLZ) Sibolga (GNS) Gunungsitoli (GNS) Gunungsitoli (LSW) Lhoksumawe (MEQ) Meulaboh (GNS) Gunungsitoli (FLZ) Sibolga (GNS) Gunungsitoli

Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu

Jurnal Asia | ant: Fiqman Sunandar

HARGA NAIK UNTUNGKAN PETANI. Seorang petani memanen wortel di Rurukan, Tomohon, Sulawesi Utara, Jumat (18/9). Harga jual sayur mayur yang naik dalam tiga bulan terakhir sangat menguntungkan petani karena stok di pasaran sangat kurang misalnya harga Wortel Rp5.000 naik menjadi Rp15.000/Kg, Bunga Kol Rp10.000 naik menjadi Rp30.000/Kg dan Cabai Keriting Rp15.000 naik menjadi Rp35.000/Kg.

Pemerintah Hapus Rekomendasi impor Garam Jakarta | Jurnal Asia Pemerintah akan mencabut Peraturan Menteri Perdagangan No. 58 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Garam, dimana salah satu poin utama dalam perubahan tersebut adalah menghilangkan rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian. “Untuk garam, Kemenperin mengatakan bahwa mereka ti­ dak lagi memberi rekomendasi,” kata Ketua Tim Deregulasi Per­ dagangan, Arlinda, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat. Arlinda menjelaskan, saat ini Kementerian Perdagangan tengah melakukan debirokratisasi untuk importasi garam, dimana arahan dari Presiden Joko Widodo agar menghilangkan rekomendasi yang biasanya dikeluarkan oleh Kementerian

Perindustrian. “Karena amanat, kita akan lakukan,” kata Arlinda. Nantinya, Permendag 58/2012 tersebut akan dicabut dan digantikan dengan Peraturan Menteri Perdagangan yang baru dengan penyederhanaan seperti penghapusan status Importir Terdaftar (IT), Importir Produsen (IP) dan hanya menggunakan Angka Pengenal Importir­Pro­ dusen (API­P) saja. “Tidak ada lagi importir ter­ daftar maupun importir produsen, yang ada tinggal angka pengenal importir saja,” ujar Arlinda. Selain itu, lanjut Arlinda, juga akan dihapus persyaratan Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) dan untuk pengawasan akan dilakukan post audit. Sementara untuk penetapan besaran alokasi impor akan diputuskan pada forum Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas). “Penentuan alokasi dilakukan melalui rakortas. Akan terdiri dari instansi terkait,” kata Arlinda. Sekadar informasi, impor garam industri aneka pangan

pada 2013 mencapai 277.475 ton, jumlah tersebut meningkat pada 2014 sebesar 473.133 ton. Peningkatan juga terjadi pada impor garam industri, dari 1,74 juta ton pada 2013 meningkat menjadi 1,77 juta ton pada 2014. Namun, pada 2015 kuota impor garam untuk dua kategori tersebut mengalami penurunan. Untuk impor garam industri aneka pangan dibatasi menjadi 379.000 ton dan garam industri sebesar 1,5 juta ton. Dalam kesempatan ters­ ebut, Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Ke­ menterian Perdagangan, Kar­ yanto Suprih, mengatakan bahwa sesungguhnya sudah ada rencana untuk melakukan revisi Permendag 58/2012 ter­ sebut, namun dikarenakan ada perubahan yang cukup mendasar maka perubahan itu tidak akan seperti yang direncanakan se­ belumnya. “Soal garam, Permendag 58 memang sedang direvisi, tapi di tengah jalan ada perubahan, maka sekaligus saja. Revisi Rermendag

garam itu hanya mengatur impor garam industri,” kata Suprih. Beberapa waktu lalu, pe­ merintah telah berencana untuk merevisi aturan impor garam untuk meningkatkan penyerapan garam rakyat di pasar dalam negeri. Dalam rancangan Permendag itu, importir produsen (IP) garam konsumsi dan garam industri wajib menyerap garam rakyat minimal 50 persen dari total kapasitas produksinya. Kewajiban menyerap garam dalam negeri tersebut menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan rekomendasi impor. Adapun, jika pada aturan sebelumnya importir hanya wajib mengantongi rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian, maka nantinya importir juga harus mendapatkan rekomendasi impor dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun, dengan adanya Pa­ ket Kebijakan Ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah, maka nantinya revisi aturan importasi garam tersebut akan berbeda dengan apa yang sudah

diwacanakan khususnya terkait dengan adanya penghilangan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. Paket deregulasi dan de­ birokratisasi pada Kementerian Perdagangan menyangkut 32 regulasi yang terbagi dari se­ banyak 30 Peraturan Menteri Perdagangan dan dua Peraturan Direktur Jenderal. Dari 32 re­ gulasi tersebut diklasifikasi menjadi delapan regulasi yang masuk dalam paket deregulasi dan 24 regulasi yang masuk dalam paket debirokratisasi. Kementerian Perdagangan mengatur 121 izin ekspor­ impor, dimana sebanyak 74 izin diantaranya melibatkan re­ komendasi dari 20 Kementerian atau Lembaga. Dalam paket deregulasi ter­ sebut, Kemendag menghapus dan atau menghilangkan 38 izin yang meliputi empat izin jenis Eksportir Terdaftar (ET), 21 izin jenis Importir Terdaftar (IT) dan 13 izin jenis Importir Produsen atau 31,4 persen. (ant)

SilkAir Travel Fair 2015 di Medan Sukses 2.500 Tiket Ludes Terjual Medan | Jurnal Asia Sebanyak 2.500 tiket ludes terjual dalam ajang SilkAir Travel Fair 2015 di Atrium Sun Plaza. Pameran yang digelar selama 3 hari itu membuktikan Singapura kembali sebagai destinasi tujuan yang paling populer. “Kami sangat senang dengan hasil yang dicapai pada SilkAir Travel Fair kali ini. Untuk itu kami menghargai dan terimakasih atas kepercayaan masyarakat kota Medan yang masih antusias

bepergian ke Singapura,” ungkap Ahmad Zuhri, selaku SilkAir General Manager Indonesia melalui relis yang diterima Jumat (18/9). Disebutkannya, SilkAir meru­ pakan maskapai regional dari Singapore Airlines. Pada penu­ tupan SilkAir Travel Fair kedua di Medan yang berlangsung 11­13 September 2015 lalu di Atrium Sun Plaza diselenggarakan Sil­ kAir dan Singapore Airlines. Pada pameran tersebut SilkAir

dan Singapore Airlines telah menawarkan para pelanggan berbagai kesempatan perjalanan ke lebih dari 100 destinasi di berbagai negara tujuan. Selain harga paket promosi, setiap tiket yang dibeli selama SilkAir Travel Fair juga berhak untuk mendapatkan 20 Singa­ pore Dollar Changi Voucher. Dikatakan Ahmad Zuhri, para penum pang yang melakukan perjalanan d en g an Si lk A ir dari November 2015 hingga

Januari 2016 juga berhak untuk mendapatkan hadian istimewa berupa boneka Star Wars. “Ke depannya kami berharap SilkAir dapat terus me nga­ komodir me ningkatnya per­ mintaan perjalanan di Indonesia dimana kami akan melibatkan beberapa mitra untuk promosi yang lebih menarik,” kata Ah­ mad Zuhri. Saat ini, maskapai yang memberikan pelayanan penuh ini beroperasi dengan 350 lebih

penerbangan mingguan ke 49 tujuan di 12 negara. Tambahan terbaru dalam rute penerbangan SilkAir termasuk rute Singapura ­Denpasar pada Desember 2014 dan Singapura­ Cairns pada Mei 2015. “Bersama dengan Singapore Airlines, SilkAir juga akan me­ mulai empat kali penerbangan mingguan ke Male, Maladewa pada Oktober 2015 mendatang,” ungkap Ahmad Zuhri. (rel-swisma)

Optimis Penjualan New Ertiga kejar Target Medan | Jurnal Asia PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimis dapat melakukan penjualan produk terbarunya New Ertiga tetap tinggi meskipun saat ini perekonomian Indonesia dan global tengah bergejolak. Setiap bulannya, produk tersebut ditargetkan dapat ter­ jual sebanyak 600 unit di wilayah Sumatera Utara (Sumut). General Manager PT Trans Sumatera, Budiman me nga­ t a k a n , a n i m o m a s ya ra k a t terhadap produk Suzuki Ertiga dan New Ertiga sejak tahun 2012 cukup tinggi. Meski di tengah perekonomian yang tidak menentu, produk ini mampu bertahan dibandingkan dengan kompetitor sekelas lainnya. “Memang, tidak dapat di­ pungkiri krisis global berdampak terhadap penjualan, secara keseluruhan menurun 20 persen. Namun, hanya Ertiga yang pe nurunannya paling sedikit dibanding kompetitor sekelas lain,” katanya didampingi PT

Arista Sukses Abadi, Edwin disela­sela peluncuran New Ertiga di Plaza Medan Fair, Jumat (18/9). Dilanjutkan Budiman, dengan peluncuran New Ertiga ini di­ yakini mendongkrak penjualan Suzuki. Mengingat, hingga saat ini produk Ertiga dan New Ertiga mencapai 161 ribu unit, di mana market share Medan sekitar 11,4 persen terhadap nasional 13,3 persen. “Medan diharapkan tetap memberikan kontribusi yang besar untuk penjualan. Dan kita berharap, di Sumut, produk baru kita ini akan mampu menjual 600 unit per bulan,” tuturnya. Perwakilan dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Agus Hermansyah menambahkan, ada 30 perubahan yang terjadi pada New Ertiga yaitu 10 perubahan utama dan 20 perubahan tam­ bahan. Beberapa perubahan yang bisa ditemukan di New Ertiga yaitu New Parking Sensor, New

Audio Head Design, New Electric Foldable Outside Mirror with Turn Signal, New Socket Charger on 2nd Row, New 3rd Row Seat With 50:50 Split. “New Ertiga semakin me­ ngokohkan diri sebagai ken­ daraan yang AMIN yaitu Aman, Mewah, Irit, dan Nyaman. New Ertiga makin mengerti arti ke­ mewahan, makin mengerti arti eisien, dan makin mengerti arti kenyaman,” tuturnya. Dari sisi konsumsi bahan bakar, kata dia, New Ertiga juga memiliki efisiensi bahan bakar lebih baik dibandingkan sebelumnya. Selain itu, kon­ sumen juga dapat merasakan kenyamanan kabin yang senyap dan semakin nyaman denhan adanya Socket Charger pada baris kedua dan kursi baris ketiga yang dapat di split 50:50. “New Ertiga hadir dengan warna­warna yang menarik baik untuk tipe GA, GL, maupun GX. Terdapat tujuh varian warna pada semua tipe dengan warna

terbaru Lilac Grey ditambah warna lainnya yaitu Snow White, Cool Black, Silky Silver, Burgundy Red, Radiant Red, dan Graphite Grey,” terangnya. Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengeluarkan produk­

produk berkualitas dengan me­ nambah fitur­fitur baru yang dibutuhkan masyarakat. Selain banyaknya produk yang baru tetapi juga di barengi dengan pelayanan yang apik. (netty)

Jurnal Asia |Netty

NEw ERTIGA. Perwakilan dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Agus Hermansyah (kiri) bersama pihak Suzuki pada peluncuran Suzuki Ertiga di Plaza Medan Fair Medan, Jumat (18/9).


saham

sabtu, 19 september 2015 Saham, 18 September 2015

Perdagangan Sepi

Top Gainer (Rp) Kode Sebelum Penutupan

+/-

%

Freq

Volume

Nilai

GGRM

41.675

42.825

1.150

2.76

1.840

849.500

36,16 M

EMTK

10.000

11.000

1.000

10

8

32.700

366,58 J

MIKA

27.300

28.300

1.000

3.66

3.131

2.598.400

73,73 M 92,40 M

LPPF

16.675

17.225

550

3.3

3.247

5.436.200

LPIN

5.825

6.325

500

8.58

1

100

632500

SILO

13.750

14.225

475

3.45

1.542

7194.800

100,98 M

MYOR

27.500

27.950

450

1.64

46

28.000

782,21 J

ITMG

9.200

9.550

350

3.8

1.255

1.222.800

11,42 M

LPCK

6.850

7.125

275

4.01

654

831.600

5,91 M

BRAM

3.800

4.000

200

5.26

1

1.000

4,00 J

Top Gainer (%) Kode Sebelum Penutupan +/-

% Freq

TRIS-W

40

Nilai

8500

241000

28

LPPS

144

168

24 16.67

3

25.100

4,21 J

LCGP

510

580

70 13.73

595

78.455.504

40,96 M

RANC

270

299

29 10.74

5

18.500

5,09 J

PALM

535

590

55 10.28

2

200

119.000

GOLL-W EMTK

8

Volume

20

3

10

11

1

10

8

6.800

68.400

10.000

11.000

1.000

10

8

32.700

366,58 J

8.89

MASA

225

245

20

4

10.000

2,45 J

KREN

1.620

1.760

140

8.64 9.152

84.989.600

144,73 M

LPIN

5.825

6.325

500

8.58

100

632.500

1

Sebelum Penutupan

+/-

%

Freq

Volume

Nilai

100

700.000

ABDA

7.500

7.000

-500

-6.67

1

UNTR

18.675

18.400

-275

-1.47

3.738

3025.300

55,95 M

BBRI

10.025

9.775

-250

-2.49

5.029

23.000.800

226,68 M

INTP

19.000

18.800

-200

-1.05

3.099

3.515.400

65,46 M

DSNG

3.100

2.945

-155

-5

166

2.183.800

6,63 M

BTEK

1.500

1.350

-150

-10

178

30.269.800

45,37 M

ASII

5.925

5.800

-125

-2.11

3.442

38.443.500

224,13 M

INDF

5.350

5.225

-125

-2.34

2.568

9.971.100

52,72 M

ICBP

13.050

12.950

-100

-0.77

1.174

2.177.400

28,08 M

SGRO

1.295

1.210

-85

-6.56

665

1.543.800

1,92 M

Top Losser (%) Kode Sebelum Penutupan +/-

% Freq

FREN-W

15

9

-40

7

Volume

Nilai

23.600

210.200

HOTL-W

13

11

-2 -15.38

BIPP-W

10

9

-1

11

119.100

1,36 J

7

252.400

2,27 J

BTEK

1500

1.350

-150

SSTM

60

54

-6

-10

178

30.269.800

45,37 M

-10

359

1436.000

BKSW

355

320

85,22 J

-35 -9.86

24

133.400

44,58 J

KKGI

700

SAFE

111

635

-65 -9.29

41

40.000

25,64 J

101

-10 -9.01

1

100

SIMP

10.100

459

418

-41 -8.93

800

6.051.800

SDPC

2,68 M

76

70

-6 -7.89

1

100

7.000

-6

-10

Top Volume Kode Sebelum Penutupan +/-

% Freq

Volume

Nilai

SIAP

2.7 2.126

972.542.016

182,09 M

185

190

5

BKSL

75

70

-5 -6.67 4.216

297.888.704

21,37 M

MYRX

700

700

0

0 3.714

142.971.504

100,07 M

ASRI

338

347

9

2.66 3.735

135.053.504

47,06 M

PWON

351

356

5

1.42 4.624

124.388.896

45,19 M

TLKM

2.680

2.690

10

0.37 8.441

119.461.904

321,83 M

TARA

487

491

4

0.82

102.615.400

50,06 M

749

SMRA

1.250

1265

15

1.2 5.388

98.577.296

126,22 M

PGAS

2.790

2.920

130

4.66 8.925

97.735.600

284,39 M

SUGI

390

390

0

0 1.008

96.503.000

37,53 M

Volume

Nilai

Top Value Kode Sebelum Penutupan +/-

% Freq

BBNI

4.350

4.285

-65 -1.49 11.177

82.989.000

362,15 M

TLKM

2.680

2.690

10

0.37 8.441

119.461.904

321,83 M

PGAS

2.790

2.920

130

4.66 8.925

97.735.600

284,39 M

BBCA

12.225

12.275

50

0.41 3.052

19.887.600

242,97 M

BBRI

10.025

9.775

-250 -2.49 5.029

23.000.800

226,68 M

ASII

5.925

5.800

-125 -2.11 3.442

38.443.500

224,13 M

BMRI

8.650

8.650

0 3.863

23.653.800

205,19 M

SIAP

0

185

190

5

2.7 2.126

972.542.016

182,09 M

KREN

1.620

1.760

140

8.64 9.152

84.989.600

144,73 M

SMRA

1.250

1.265

15

1.2 5.388

98.577.296

126,22 M

Top Active Kode Sebelum Penutupan +/-

% Freq

Volume

Nilai

BBNI

4.350

4.285

-65 -1.49 11.177

82.989.000

362,15 M

KREN

1.620

1.760

140

8.64 9.152

84.989.600

144,73 M

PGAS

2.790

2.920

130

4.66 8.925

97.735.600

284,39 M

TLKM

2.680

2.690

10

0.37 8.441

119.461.904

321,83 M

SMRA

1.250

1.265

15

1.2 5.388

98.577.296

126,22 M

ADHI

2.030

2.075

45

2.22 5.238

29.156.800

60,95 M

BBRI

10.025

9.775

-250 -2.49 5.029

23.000.800

226,68 M

RBMS

72

70

-2 -2.78 4.732

13.172.800

1,08 M

PWON

351

356

1.42 4.624

124.388.896

45,19 M

BKSL

75

70

-5 -6.67 4.216

297.888.704

21,37 M

5

Jakarta | Jurnal Asia PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mencatat rugi Rp32 miliar di semester I-2015. Padahal, di periode yang sama tahun lalu, pemilik brand Giant ini masih mencatatkan laba Rp95 miliar. Meski demikian, pendapatan bersih perseroan di semester I-2015 naik sebesar 15 persen dari Rp6,5 triliun menjadi Rp7,481 triliun. “Pertumbuhan penjualan like for like dari strategi investasi harga,” ujar Presiden Direktur HERO Stephane Deutsch dalam Public Expose di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9). Laba kotor juga meningkat 9 persen di semester I-2015 dari Rp1,543 triliun menjadi Rp1,677 triliun. Arus kas perseroan meningkat sebesar Rp450 miliar pada periode ini sebagai hasil dari peningkatan fokus pada modal kerja dan penurunan belanja modal karena perlambatan

ekspansi gerai. Posisi keuangan perseroan tetap kuat dengan utang bersih sebesar Rp47 miliar pada akhir Juni 2015. Stephane menjelaskan, meskipun dalam kondisi perdagangan yang sepi, perusahaan ritel itu masih mencatatkan penjualan positif di semester I-2015 dengan pertumbuhan penjualan like for like yang kuat pada bisnis makanan serta kesehatan dan kecantikan. Hasil penjualan dari gerai pertama IKEA pertama juga cukup menjanjikan. Proitabilitas dipengaruhi negatif oleh kenaikan upah minimum, peningkatan pemeriksaan persediaan dan rasionalisasi gerai. Di bisnis makanan, investasi pada harga telah menyebabkan penurunan margin laba kotor. “Program rasionalisasi gerai, yang dimulai pada semester kedua tahun lalu menghasilkan penutupan bersih 63 gerai di tahun ini terutama pada merk gerai Starmart,” terang dia. Totalnya, Hero telah menutup 74 gerai miliknya yaitu Starmart dan Guardian di sepanjang semester I-2015. (dtf)

RS Mitra Keluarga Pecah Nilai Saham

Top Losser (Rp) Kode

hero merugi Rp32 miliar

Jakarta | Jurnal Asia PT Mitra Keluarga Tbk (MIKA) berencana akan melakukan pemecahan nominal saham atau stock split. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 September 2015 mendatang. Sekretaris Perusahaan MIKA, Joyce V Handajani, mengungkapkan untuk melancarkan aksinya tersebut perseroan akan menggelar RUPS Luar Biasa untuk meminta persetujuan rencana pemecahan nominal saham atau stock split tersebut kepada

pemegang saham. “Kami berharap usai melakukan pemecahan nilai saham maka harga saham yang lebih rendah membuat saham perseroan menjadi lebih likuid,” katanya di Jakarta, Jumat (18/9). Perseroan akan melakukan pemecahan nominal saham 1:10. Seperti diketahui, perseroan baru saja mencatatkan sahamnya di bursa pada 24 Maret lalu sebanyak 261,91 juta atau 18 persen dari jumlah saham perusahaan dengan harga awal Rp17.000 dan harga nominal Rp100. (we)

HM Sampoerna Bagikan Dividen Rp787 per Saham Jakarta | Jurnal Asia Eksekusi rights issue yang semakin dekat membuat PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) kembali membagi dividen. Emiten rokok ini akan menebar dividen sebesar Rp 3,45 triliun kepada pemegang sahamnya. Nilai dividen itu setara dengan Rp787 per saham. Dividen yang akan dibagikan ini dananya diambil dari laba ditahan perseroan dari tahun 19992014. Keputusan pembagian laba ini diketuk palu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan Jumat (18/9). Ini merupakan dividen kedua yang dibagikan HMSP dalam semester ini. Pada Agustus lalu, HMSP telah membagikan dividen sebesar Rp4,52 triliun. Nilai dividen tersebut adalah Rp1.033 per saham. Lebih lanjut, RUPSLB HMSP juga menyetujui agenda pergantian direksi. Terhitung Jumat, Troy J. Modlin resmi menduduki jabatan sebagai Direktur Corporate Affairs. Troy menggantikan Nikolaos Papathanasiou yang mengundurkan diri untuk menjadi manajemen senior di induk HMSP, Philip Morris International

Inc (PMI). Sekadar informasi, Troy mengawali karirnya di PMI sejak 2005. Ia menduduki sejumlah jabatan senior sebagai Direktur Government Affairs untuk PMI di Swiss dan Direktur Corporate Affairs untuk kantor pusat PMI Asia di Hong Kong. Kemudian, Troy menjabat sebagai Branch Manager dan Direktur Corporate Affairs di ailiasi PMI Thailand selama 5 tahun. Terakhir, agenda RUPSLB HMSP adalah terkait transaksi material antara perseroan dengan Philip Morris Finance SA (PM Finance). HMSP meraih pinjaman sekitar 50 sampai 100 persen ekuitasnya. Pada akhir 2014, ekuitas HMSP adalah Rp13,49 triliun. Ini berarti pinjaman tersebut bernilai di atas Rp6,74 triliun. Lalu HMSP akan bergantian memberi pinjaman kepada PM Finance. Nilanya tak akan melebihi 100 persen laba bersih perseroan. Bila melihat laba bersih perseroan di semester pertama yang disetahunkan, nilai pinjamannya maksimal bernilai Rp10,02 triliun. (kt)

Prospek Kimia Farma Stabil Peringkat ‘AA’ Jakarta | Jurnal Asia Peindo menegaskan peringkat “idAA-” untuk PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) dan Medium Term Note (MTN) I/2014. Prospek dari peringkat Perusahaan adalah “stabil”. Anakis Mega Nugroho menuturkan, peringkat ter sebut mencerminkan peran strategis KAEF dalam menyediakan obat-obatan tertentu untuk kebutuhan nasional, posisi pasar Perusahaan yang kuat di industri farmasi, dan operasi bisnis yang terintegrasi. “Peringkat dibatasi oleh potensi leverage keuangan yang akan menjadi lebih tinggi pada jangka pendek sejalan dengan program belanja modal yang signiikan dan marjin proitabilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan marjin perusahaan-perusahaan farmasi yang lain,” ujar Mega dalam risetnya. Sebagai perusahaan farmasi terbesar milik

negara, KAEF tidak hanya fokus pada kegiatan produksi obat tetapi juga kegiatan perdagangan & distribusi dan kegiatan ritel. Kegiatan perdagangan dan distribusi KAEF ditangani oleh anak perusahaan, PT Kimia Farma Trading and Distribution (KFTD), yang memiliki 48 cabang nasional, sementara aktivitas ritel ditangani oleh anak perusahaan, PT Kimia Farma Apotek (KFA), yang mengelola 652 apotek. KAEF memiliki lima fasilitas produksi yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, Watudakon, dan Tanjung Morawa yang menghasilkan beberapa jenis produk termasuk produk kesehatan konsumen, obat generik, obat ethical, obat antiretroviral, narkotika, kontrasepsi, dan produk bahan baku. Pemegang saham Perusahaan per 30 Juni 2015 adalah Pemerintah Indonesia (90,0 persen) dan publik (10,0 persen). (id)

DIBUTUHKAN SEGERA Kami perusahaan yang bergerak dibidang pabrik kelapa sawit yang sedang berkembang, membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan di kota Medan sebagai :

Chief Accounting Dengan kriteria sebagai berikut : • Wanita usia maksimal 35 tahun • Pendidikan minimal tamatan S1 Akuntansi • Memiliki sertiikat Brevet A/B • Bisa berbahasa Inggris dan mandarin • Pengalaman minimal 3 tahun • Dapat menyusun laporan keuangan • Mandiri, terampil, teliti, jujur dan bertanggung jawab Lamaran dilengkapi dengan fotocopy KTP, fotokopi ijazah SMA & kuliah, CV dan pas foto berwarna 3 x 4 sebanyak 2 lembar. Segera kirimkan lamaran anda ke kantor Harian Jurnal Asia Jl. Bilal Ujung, Komp. Ruko Bilal Central No A1 - A2, Medan

4 EXCL Lunasi Utang Valas Rp1,4 Triliun Jakarta | Jurnal Asia PT XL Axiata Tbk (EXCL) lunasi utang US$ 100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun (kurs Rp14.000/dolar AS) ke Bank UOB. Total pinjaman berbentuk dolar AS perusahaan telekomunikasi itu mencapai US$ 1,55 miliar (Rp21,7 triliun). Menurut Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, pelunasan utang lebih awal ini sejalan dengan rencana perusahaan memperkuat posisi keuangan, sekaligus mengurangi risiko terhadap pergerakan nilai tukar mata uang asing. “Kondisi perekonomian global yang kurang menguntungkan telah berpengaruh pada neraca keuangan kami, antara lain karena adanya pinjaman kami dalam dolar AS yang tidak dihedge, yang me nyebab kan antara

lain kerugian kurs di setiap kuartal. Untuk itulah kami me mutuskan untuk menempuh langkah percepatan pelunasan atas pinjaman-pinjaman dalam mata uang asing agar neraca kami menjadi lebih baik ke depan,” katanya dalam siaran pers, Jumat (18/9). Utang yang dilunasi ke bank asing tersebut merupakan utang perseroan yang tidak dilindung nilai. Pada akhir Juni 2015, total pinjaman dalam dolar AS emiten berkode EXCL itu US$ 1,55 miliar, sebanyak 62 persen merupakan pinjaman dolar AS yang sudah dilindung nilai. Utang tersebut dilunasi memakai da na internal perusahaan. Atas pembayaran utang ini, maka pinjaman XL dalam bentuk dolar AS yang tidak dilindung nilai turun dari 38 menjadi 32 persen. (dtf)

Telkom Masih Proses Akuisisi AP Teleguam Jakarta | Jurnal Asia PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengakui masih berencana mengakuisisi AP Teleguam Holdings Inc, yang merupakan perusahaan dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS). VP Investor Relation Telkom Indonesia, Andi Setiawan‎ mengklaim, melalui anak usaha Telkom,‎ PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (USA) Inc ‎ pada Mei 2015 lalu telah men capai kesepakatan dengan Advantage Partners (AP) untuk mengakuisisi kepemilikan AP pada AP Teleguam Holdings Inc induk usaha dari GTA Teleguam (GTA). “GTA Teleguam dinilai memiliki potensi menguntungkan untuk menguat kan bisnis internasional Telkom,” ucap Andi, seperti dikutip dalam laporannya di keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/9). Saat ini, tambah Andi, proses transaksi sedang dalam tahap permintaan persetujuan dari otoritas berwenang di Guam dan AS. Oleh karena itu, perseroan belum dapat menyampaikan informasi dalam transaksi termasuk besarnya nilai investasi terkait transaksi ini. Sebelumnya, Telekomunikasi Indo-

nesia melalui unit usaha inter nasional, Telekomunikasi Indonesia International (USA) Inc atau Telkom USA telah mencapai kesepakatan dengan Advantage Partners (AP) untuk melakukan akuisisi kepemilikan AP pada AP Teleguam Holdings, Inc, induk usaha dari GTA Teleguam (GTA). Direktur Wholesale dan International Business Telkom Honesti Basyir sempat mengatakan transaksi ini memerlukan persetujuan dari beberapa otoritas di Guam dan Amerika Serikat (AS). Pada saat transaksi selesai, GTA akan menjadi bagian dari salah satu portofolio operasi internasional Telkom. Akuisisi ini akan memperkuat portofolio internasional Telkom, yaitu Telin Singapore, Telin Hong-Kong, Telkom Australia, Telkom Taiwan, Telkom USA, Telin Malaysia, Telkom Macau, Telin Timor-Leste, dan kantor cabang di Myanmar. Guam adalah pasar yang sangat menarik dan memiliki kesesuaian strategis untuk ekspansi internasional Telkom. Letak geograis yang strategis dengan PDB per kapita yang cukup besar di Asia, ditambah dengan tingkat pendidikan yang baik serta telah mengadopsi teknologi telekomunikasi terkini baik ixed line maupun selular. (mtv)

RELI Pasarkan ORI012 Rp200 Miliar Jakarta | Jurnal Asia PT Reliance Securities Tbk (RELI) siap menawarkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI012 dengan alokasi sebesar Rp200 miliar. Group Managing Director Reliance Capital Management, Jurgan Usman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (18/9), mengatakan RELI merupakan satu dari empat perusahaan sekuritas yang terpilih menjadi 21 agen penjual ORI012 oleh Kementerian Keuangan RI. “Kami optimistis ORI012 ini diminati oleh investor ritel,” katanya. Sebelumnya, RELI menjadi salah satu agen penjual Sukuk Negara Ritel seri SR007 pada awal tahun ini. Berdasarkan pengalaman memasarkan Sukuk seri SR007 yang terserap habis, Jurgan memprediksi hal serupa akan terjadi pada penawaran ORI012. “Saat kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, investasi melalui ORI justru memberikan kepastian. Investor ritel akan mendapatkan imbal hasil maksimal dengan risiko minimal karena

ORI012 dijamin oleh pemerintah,” paparnya. Ditambahkan, tingkat kupon ORI012 sebesar 9 persen ini lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga deposito dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar 7,75 persen. “Jika animo investor tinggi, kami berpeluang menambah porsi penjualan hingga 10 persen dari target penjualan ORI012 RELI,” ujarnya. Adapun pembayaran kupon ORI012 dilaksanakan pada tanggal 15 setiap bulan. Pembayaran kupon pertama kali berlangsung pada 15 November 2015, dimana investor bisa mengoleksi ORI012 dengan minimal investasi Rp5 juta dan maksimum Rp3 miliar. Masa holding period mencapai dua bulan, penawaran ORI012 berlangsung dari 21 September hingga 15 Oktober 2015. Penjatahan ditetapkan pada 19 Oktober 2015 sedangkan setelmen digelar pada 21 Oktober 2015. “ORI012 akan jatuh tempo pada 15 Oktober 2018,” tegasnya. (imq)

Investor Hati-hati

IHSG Naik Tipis ke Level 4.380 Jakarta | Jurnal Asia Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat tipis 1,93 poin di tengah investor yang masih waspada menyusul bank sentral Amerika Serikat (the Fed) yang kembali menunda kenaikan suku bunganya. Pada perdagangan Jumat (18/9), IHSG BEI ditutup menguat sebesar 1,93 poin atau 0,04 persen menjadi 4.380,32. Se mentara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 0,59 poin (0,08 persen) menjadi 740,37. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan pelaku pasar melakukan transaksi jangka pendek menyusul the Fed yang kembali menunda menaikkan suku bunganya, meski pasar positif namun ke depannya akan tetap menimbulkan ketidakpastian. “Pelaku pasar memanfaatkan momentum itu untuk kembali melakukan aksi beli meski tidak telalu besar,” katanya. Ia menambahkan, nilai tukar rupiah yang kembali mengalami depresiasi terhadap dolar AS menambah kehatihatian investor untuk melakukan transaksi beli. Nilai tukar rupiah yang

terdepresiasi kembali membuat investor khawatir karena akan berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan tercatat atau emiten di BEI. Di sisi lain, lanjut dia, laju bursa saham di kawasan Asia yang juga bergerak mendatar menambah kehatihatian investor di dalam negeri untuk melakukan transaksi beli secara masif. Ia juga mengatakan, salah satu faktor penahan kenaikan IHSG BEI dipicu oleh investor asing yang kembali mencatatkan aksi jual. Dalam data BEI Jumat (18/9), pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp464,032 miliar. Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 238.842 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 4,33 miliar lembar saham senilai Rp4,89 triliun. Sebanyak 150 saham bergerak naik, 137 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 80 saham. Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 66,20 poin (0,30 persen) ke level 21.920,83, indeks Nikkei turun 362,06 poin (1,96 persen) ke level 18.070,21, dan indeks Straits Times melemah 5,76 poin (0,20 persen) ke posisi 2.890,05. (ant)


sabtu, 19 september 2015

sumbagut

5 KPU Binjai Akan Revisi DPS Binjai | Jurnal Asia Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai akan mere­ visi daftar pemilih sementara (DPS) sebelum pengumuman daftar pe milih tetap (DPT) dalam rangka pilkada serentak 9 Desember mendatang. Komisioner KPU Kota Binjai Labaik Simanjorang, di Binjai, Jumat (18/9), mengatakan pi­ haknya memastikan DPT akan jauh lebih sedikit dibandingkan DPS yang diumumkan. Komisioner itu menjelas­ kan DPS yang terdata oleh KPU Binjai sebanyak 220.233 orang. Ini jauh berbeda de­ ngan data penduduk wajib

E­KTP berkisar 198.465 orang. “Pada 20­25 September ini kita akan melakukan revisi DPS sebelum pengumuman DPT,” katanya. Ia juga mengakui banyak­ nya protes terkait DPS terse­ but, tapi DPS itu masih akan berkurang nantinya. Labaik juga memprediksi akan terjadi pengurangan angka DPS sebanyak 37.591 pemilih saat diumumkan men­ jadi DPT. Malah dia menegaskan dan memprediksi DPT tersebut akan mengerucut menjadi 180 ribu saja. (ant)

Pemkab Simalungun Buka Layanan Kependudukan di Desa

Jurnal Asia | Ant: M N Kanwa

MENDAGRI PIMPIN APEL CAMAT SE-INDONESIA. Mendagri Tjahyo Kumolo (kanan) menyalami peserta apel usai memimpin apel Camat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se­Indonesia di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (18/9). Apel kesiapan Camat dan Satpol PP se­Indonesia itu dilaksanakan dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2015 mendatang.

mendagri: baru 30 Persen Penduduk miliki akta Batam | Jurnal Asia Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan baru 30 persen dari total penduduk Indonesia yang memiliki akta kelahiran, akibat berbelit-belit urusan birokrasi dan besarnya retribusi yang harus dibayar masyarakat.

“Yang punya akta kelahiran hanya 30 persen, seharusnya gratis,” katanya di Batam, Ke­ pulauan Riau, Jumat (18/9). Oleh karena itu, ia bertekad untuk memangkas birokrasi dan menghapus retribusi akta kelahiran, akta kematian, dan e­KTP. Selain menghapuskan retri­ busi e­KTP, akta kelahiran, dan akta kematian, pemerintah juga berencana untuk memberikan potongan uang Izin Mendirikan Bangunan bagi masyarakat yang tidak mampu.

Potensi PBB Perkebunan Langkat Capai Rp32,5 Miliar Langkat | Jurnal Asia Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Dinas Pen dapatan Dae­ rah Kabupaten Langkat mendata, ada Rp32.963.048.108 potensi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkebunan yang ada di Langkat. “Ada dari 50 objek PBB Per­ kebunan di Langkat, dan itu dip­ erkirakan ada Rp32,5 miliar lebih bisa dikelola PBB Perkebunannya,” sebut Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dis penda) Kabupaten Langkat, Dra Muliani S, kepada Jurnal Asia, Jumat (18/9). Dikatakan Muliani, ber da sar­ kan data Kantor Pelayan Pa jak (KPP) Pratama Binjai­Langkat, dan berdasarkan data Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Langkat, menyebutkan, dari 50 perusahaan perkebunan yang ada di Langkat, berpotensi bisa menyumbangkan Pajak Perkebunan ke pemerintah Pusat, lebih dari Rp32.5 miliar di tahun 2015 ini.

“Tahun 2014 kemarin, dari ha­ sil ketetapan PBB Perkebunan di Langkat berpotensi PBB Perkebunan sebanyak Rp31.521.706.892. Namun di tahun 2015, potensi PBB Per­ kebunan itu naik menjadi Rp32,5 miliar lebih,” ucap Muliani. Muliani menjelaskan, PBB per­ kebunan itu dikelola oleh Pemerintah Pusat, sementara bagi Kabupaten Langkat, hanya menerima bagi hasil dari Pemerintah Pusat. Muliani juga membeberkan, ke 50 perkebunan yang ada di Langkat itu, diantaranya milik PTPN II, PT Losum, PT Nusan tara IV Sawit Seberang, PT Amal Tani, Perkebunan milik PT United Kingdom Indonesia, PT Perapen, PT Musam Utjing, PT Buana Estate, PT Gergas Utama, PT Bahruny, PT Rapala, PT Darsun, PT Megah Pusaka Andalas, PT Anugrah Langkat Makmur, PT Jaya Baru Pratama, PT Gergas Utama dan perkebunan lainnya yang ada di Langkat. (reza fahlevi)

IMB untuk masyarakat me­ nengah ke bawah akan dipotong hingga 95 persen. “Sekarang sedang disusun,” kata dia. Untuk urusan birokrasi, pemerintah terus berupaya menyederhanakannya dengan menghapus beberapa perizinan, demi memudahkan masyarakat. Ia mengatakan, peraturan pemerintah, permendagri, ter­ masuk keputusan bupati dan walikota yang memperpanjang alur birokrasi harus segera diha­ puskan. Salah satu di antaranya,

katanya, izin untuk pendirian usaha mikro, kecil, dan menge­ ngah. Pengusaha kecil itu tidak perlu mengurus izin ke pejabat di dinas, melainkan cukup di camat. “Memotong jalur birokrasi harus dilakukan, contoh pen­ dirian UKM cukup tanda tangan camat,” kata dia. Pemotongan jalur birokrasi juga perlu dilakukan demi me­ ningkatkan pemerataan pem­ bangunan. “Kalau tidak, kapan peme­ rataan pembangunan de ngan cepat, kalau hambatan birokrasi

tidak dipangkas,” kata dia. Dalam kesempatan itu, ia meminta camat menjalankan tugasnya melayani masyarakat dengan ikhlas. Mendagri juga mengingatkan camat untuk memiliki niat yang baik untuk menjalankan pemerintahan. “Jabatan itu adalah ama­ nah. Kita tidak seterusnya men­ jabat, suatu saat dimintai per­ tanggungjawaban oleh negara, masyarakat, dan harus diper­ tanggungjawabkan ke Tuhan,” kata dia. (ant)

Sembilan Kecamatan Langkat Miliki Kawasan Hutan Mangrove Langkat | Jurnal Asia Dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat, sembil ­ an ke camatan memiliki kawa­ san hutan mangrove (bakau) dari berbagai jenis yang cukup luas namun, terdapat juga kawasan produksi mangrove itu yang dialihkan ke tanaman lain. “Setiap tahunnya ada dua persen kawasan hutan pro­ duksi mangrove yang dialih­ kan ke tanaman lain,” kata kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lang­ kat Supandi Tarigan, di Stabat, Jumat (18/9). Adapun kesembilan ke ca­ matan itu terdiri dari Pe ma­ tang Jaya, Pangkalan S usu, Se cang gang, Tanjungpura, Ge bang, Babalan, Sei Lepan, Barandan Barat, dan Besitang,

katanya. Supandi Tarigan men jelas­ kan, dari sembilan ke ca matan itu terdapat 28.846 hektare hutan produksi mangrove, namun kondisinya ada yang sudah rusak dan dialih fung­ sikan kepada ta naman lain. “Yang dialihfungsikan dan rusak parah seluas 13.395 hek ta re menjadi perkebunan k ela pa sawit dan pertamba­ kan,” sam bungnya. Ia juga menyayangkan war ga yang berada dan ber­ de katan di lokasi hutan mang­ rove itu kurang menjaga ke­ asrian hutan tersebut, se hing­ ga ter jadinya berbagai ke ru­ sakan pa da hutan mang rove tersebut. Kepala Dinas Kehutanan dan Per kebunan Langkat itu juga men gungkapkan sudah

me la porkan kerusakan hutan mangrove itu ke Dinas Kehuta­ nan Provinsi Sumatera Utara. “Kita juga sudah melaku­ kan tindakan tegas, dengan menyita alat­alat berat yang melakukan perusakan hutan negara itu di kawasan hutan mangrove itu,” katanya. Ia juga mengakui, luas ka­ wasan hutan mangrove (ba­ kau) di Kabupaten Langkat sangat luas dan panjang ben­ tangannya, se hingga kurang terpantau oleh instansinya. Untuk itu diharapkan peran dari ormas, tokoh masyarakat yang ada di sembilan kecama­ tan itu juga ikut mengawasi agar kerusakan hutan man­ grove bisa berkurang mem­ bantu melarang agar tidak kem bali terjadinya pe rusakan hutan mangrove. (ant)

Presiden Sholat Idul Adha di Bukittinggi Padang | Jurnal Asia Presiden Joko Widodo batal sholat Idul Adha di Masjid Ra­ ya Sumatera Barat (Sumbar) dan akan melaksanakannya di lapangan Wirabraja Bukittinggi pada 24 September 2015. “Memang awalnya ada ren­ cana Presiden Sholat Idul Adha di Mesjid Raya, tetapi informasi terakhir yang kita terima, jadwal itu dibatalkan dan dilaksanakan di Bukittinggi,” kata Kepala Sub Bagian Pemberitaan Pemerintah Provinsi Sumbar, Fadli Tanjung Jumat (18/9). Menurutnya, selain Sholat

Idul Adha, Presiden dijadwalkan juga akan melaksanakan serang­ kaian kegiatan di Sumbar. Jadwal itu menurutnya telah diterima Pemprov Sumbar. Namun, jadwal itu masih bisa berubah. “Sesuai jadwal itu, Presiden datang ke Sumbar pada tanggal 23 September. Selain Sholat Idul Adha pada tanggal 24 September, beliau juga akan meninjau sejumlah objek wisata dan peternakan sapi di Sumbar,” katanya. Dia menyampaikan, hari per­ tama kedatangan Presiden Joko Widodo, usai mendarat di Ban­

dara Internasional Minangkabau (BIM), sekitar pukul 10.00 WIB beliau langsung meninjau ka­ wasan wisata Mandeh di Pesisir Selatan menggunakan heli jenis Super Puma. Kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, Presiden terbang dari Pesisir Selatan ke Kabupaten Limapuluh Kota, menggunakan heli yang sama. “Di Limapuluhkota, presiden rencananya meninjau areal peternakan sapi Padang Ma­ ngateh,” jelas Fadli. Setelah peninjauan, Pre­ siden Joko Widodo juga akan

mencicipi makanan khas Mi­ nang, dilanjutkan peninjauan rumah kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi. “Malamnya kalau memung­ kinkan, ada agenda menyapa masyarakat di Jam Gadang, tapi ini akan disesuaikan dengan keadaan,” kata Fadli. Pada hari kedua, Presiden Joko Widodo akan mengikuti shalat Idul Adha di Lapangan Wirabraja Bukittinggi. Usai sha­ lat, ada agenda menyapa mas­ yarakat. Hari kedua itu juga diagen­ dakan pembagian kartu sakti

Jokowi di Bukittinggi. Setelah itu langsung menuju BIM. “Di BIM Jokowi meninjau proyek kereta api Duku­BIM dan langsung terbang ke Pekan Baru, Riau,” katanya. Kedatangan Presiden ke Su­ matera Barat tersebut merupa­ kan kedatangan yang pertama kali setelah dilantik. Sebelumnya, kunjungan Pre­ siden pernah dijadwalkan untuk melakukan peresmian kawasan wisata Mandeh, namun batal. Masyarakat Sumbar berharap, rencana kedatangan kali ini akan benar­benar terwujud. (ant)

65 Desa Langkat Laksanakan Pilkades Serentak November Langkat | Jurnal Asia Sebanyak 65 desa di Kabu­ paten Langkat akan melaksa­ nakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak yang akan digelar November 2015. “Kita akan gelar pemilihan kepala desa secara serentak,” kata Kepala Badan Pemerintahan Masyarakat Desa dan Kelurahan Jaya Sitepu, di Stabat, Jumat (18/9). Jaya Sitepu mengungkapkan, menyangkut dengan jadwal pilkades tersebut juga sudah

ditentukan 18 November yang diikuti 65 desa se­Kabupaten Langkat. Selain itu juga sejumlah tahapan Pilkades mulai dari penerimaan dan pendaftaran calon Kades, pendataan pemilih hingga dana Pilkades yang dibebankan kepada APBD 2015, juga sudah dipersiapkan. Saat ini, setelah keluarnya Perda Desa dan Perbup Pilkades, tahapan demi tahapan sudah bisa dilaksanakan. Tahap awal, kata dia, pembentukan panitia

pemilihan, dilanjutkan pen­ daftaran calon kades dan pe­ mutakhiran data pemilih serta pencoblosan pada hari H (18 November 2015). Pendaftaran calon kades dibuka hanya sembilan hari terhitung sejak 19­27 September. Bagi calon kades yang ingin mendaftar harus terlebih dahulu bertempat tinggal di daerah (desa) tersebut minimal enam bulan. Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Khai­ ruddin menjelaskan, mengenai

ijazah peserta menyebutkan se­ suai aturan baru minimal calon kades tamatan SMA/sederajat, tak terkecuali tamatan luar sekolah (paket) juga dibenarkan mengikuti pencalonan Kades. Kalau ada yang komplain soal ijazah paket C, tidak perlu bingung karena sudah ada atu­ ran yang menegaskan kalau calon kades minimal tamatan SMA/sederajat dan termasuk paket C, katanya. Menyangkut dengan pemilih maka setelah didata, ditempel­

kan di kantor Desa atau rumah Kadus daftar pemilih sementara­ nya (DPS). Demikian juga de­ ngan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkades harus ditempelkan juga, jangan gara­gara daftar pemilih ini pencoblosan nantinya ribut. Bila masih ada pemilih tam­ bahan, kata dia, perlu dilakukan musyawarah antara pa nitia pemilih dengan calon bersang­ kutan. Seperti apa teknisnya, panitia pemilihlah yang mengatur sepenuhnya di lapangan, agar terhindar dari benturan. (ant)

Simalungun | Jurnal Asia Pemerintah Kabupaten Si­ malungun mengadakan pela­ yanan administrasi kepen­ du dukan, kesehatan umum dan KB di tiga desa wilayah Kecamatan Tapian Dolok. Pelayanan dengan me­ ngerah kan petugas Di nas Kesehatan dan Dinas Ke­ pendudukan, Catatan Sipil ke permukiman, Jumat (18/9), disambut antusias warga Na­ gori (Desa) Dolok Kahean, Naga Dolok dan Negeri Bayu Muslimin. Tokoh masyarakat Negeri Bayu Muslimin, Nasib Usman menyampaikan kebanggaan desa mereka dikunjungi bupati dan mengadakan temu ramah dengan warga setempat. “Kami harapkan kunjungan dan temu ramah ke desa­desa dijadikan agenda rutin untuk mengetahui kehidupan dan permasalahan warga di Kabu­ paten Simalungun umumnya,” kata Nasib.

Masyarakat mengenakan Ulos Hio Pamotting kepada bupati sebagai ungkapan terimakasih dan penghargaan kepada peja bat yang ber­ kunjung ke daerah. Bupati Simalungun, JR Sa­ ragih mengatakan, pelayanan langsung ini diadakan setelah pemkab melakukan kajian dan evaluasi yang hasilnya lebih eisien dan dibutuhkan warga. “Pelayanan ini merupakan program kerja periode 2010­ 2015, yang akan berakhir pada 28 Oktober,” sebut bupati. Bupati juga memberikan bingkisan sebagai cinderamata dan ungkapan terima kasih atas dukungan masyarakat se­ hubungan dengan berakhirnya masa kepemimpinannya. Kepala Dinas Kominfo, Sa­ rimuda Purba menyebutkan, saat ini pemkab mem pro­ gramkan membuka layanan kesehatan dan administrasi kependudukan di 23 ke ca­ matan. (ant)

Polri-TNI Tanjungbalai Olahraga Bersama Tanjungbalai | Jurnal Asia Institusi Polri dan TNI di Kota Tanjungbalai menggelar olahraga bersama untuk men­ jalin silaturahmi, kekompakan dan menjaga kondusiitas dae­ rah, Jumat (18/9). Kapolres Tanjungbalai AK­ BP Ayeb Wahyu Gunawan di Tanjungbalai, mengatakan, olahraga senam dan sepakbola persahabatan jajaran Polres, TNI AL dan AD diharapkan menjadi ajang silaturahmi untuk mem ba ngun sebuah kekompakan. “Melalui olah­ raga bersama ini kita ingin pelihara solidaritas Polri dan TNI untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Tanjungbalai,” katanya. Menurut dia, beberapa ke jadian atau gesekan an­ tara ins titusi Polri dan TNI yang terjadi di beberapa dae­ rah membuat miris dan me­ nim bulkan asumsi negatif dikalangan masyarakat. “Kita keseluruhan tidak ingin hal serupa terjadi di Kota Tanjungbalai. Semoga acara yang digelar hari ini menjadi

perekat bagi anggota Polri dan TNI untuk memperkuat rasa kekeluargaan dan solidaritas,” kata Kapolres. Sementara itu, Danlanal Tan jung balai­Asahan Letkol (Laut) Edward Halomoan Si­ buea mengatakan, TNI­Polri meru pa kan institusi negara yang memiliki kewenangan dan fungsi yang berbeda. Walau demikian, per be­ daan hendaknya tidak menjadi jurang yang bisa mereng­ gangkan harmonisasi antara kedua lembaga itu. Perbedaan tugas dan fungsi bisa harmonis jika kedua lem­ baga saling menghargai dan berkoordinasi satu sama lain. “Kita berharap suasana ke­ keluargaan dan kekompakan seperti ini terus terpelihara,” kata nya. Kegiatan olahraga yang dilaksanakan di stadion sepakbola Asahan Sakti Kota Tanjungbalai itu, diawali se­ nam aerobik ber sama dan pertandingan segi tiga antara kesebelasan Polresta, TNI AL dan AD daerah setempat. (ant)

Ormas Harus Mampu Jaring Aspirasi Warga Lhokseumawe | Jurnal Asia Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Aceh Utara mengharapkan organi­ sasi masyarakat (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) agar bisa menjaring aspirasi dan mengedepankan kepentingan warga. Kepala Badan Kesbangpol dan Limnas Kabupaten Aceh Utara Adamy di Lhokseumawe, Jumat (18/9), mengatakan ke­ beradaan Ormas merupakan sebagai kelompok presure grup, sehingga dalam melakukan aktivitasnya harus mampu men jaring aspirasi masyarakat. “Di Aceh Utara ada banyak Ormas, maka kita harapkan untuk bisa mengedepankan kepentingan warga, serta bisa membuka diri untuk berko­ munikasi dengan pemerintah agar pembangunan Aceh Uta­ ra bisa semakin baik,” ujar Adamy. Tambahnya, kalau merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) maka suatu organisasi masyarakat boleh mendaftarkan lembaganya pada setiap instansi pe me­ rintah dan boleh juga tidak melakukan pendaftaran. Apabila ada lembaga yang tidak terdaftar, maka lembaga tersebut tidak mendapatkan pelayanan yang diberikan oleh

pemerintah. Keputusan MK tersebut telah membuka ruang demokrasi yang sangat lebar dalam berorganisasi. “Sekarang ruang demokrasi memang sangat terbuka lebar, bagi setiap lembaga tidak di­ wajibkan untuk mendaftarkan kepada pemerintah. Namun alangkah lebih baik untuk mendaftar sehingga bisa dila­ kukan pe ngawasan,” tutur Adamy. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus mela­ kukan pengawasan terhadap lembaga­lembaga dan orga­ nisasi mas yarakat. Apabila ada ditemukan lembaga yang membahayakan serta merusak ideologi mas yarakat, maka akan diambil tindakan tegas. Menurutnya, sekarang sangat banyak lembaga yang lahir bertujuan untuk merusak ideologi masyarakat, bahkan yang sangat disa yangkan ada lembaga yang menga­ tasnamakan masyarakat tapi bertujuan untuk merusak pola pikir masyarakat. “Kita akan selalu melaku­ kan pengawasan ter ha dap lembaga­lembaga yang ada di Kabupaten Aceh Utara, semoga dengan adanya lem­ baga tersebut bisa mem­ perjuangkan aspirasi mas ­ yarakat, bukan lembaga yang merusak pola pikir mas ya­ rakat,” kata Adamy. (ant)


sabtu, 19 september 2015

Peristiwa

6

16 Jukir Liar dan Preman Dijaring Polsek Delitua Medan | Jurnal Asia Sebanyak 16 orang juru parkir (jukir) liar dan preman dijaring Polsek Delitua dari berbagai tempat dalam Operasi Cipta Kondisi. Mereka ditangkap karena meresahkan masyarakat. Dari kawasan Jalan Besar Delitua, petugas menjaring 5 orang jukir liar dan 1 orang preman, dari kawasan Jalan AH Nasution dijaring 7 orang preman. “Ada juga yang lari, tapi berhasil kami kejar dan kami bekuk,” ucap seorang petugas Polsek Delitua. Kemudian, dari Jalan Jamin Ginting dijaring 2 orang jukir liar, sisanya dijaring dari kawasan Jalan Karya Jaya. “Operasi

Cipta Kondisi ini dilaksanakan karena keresahan masyarakat terhadap pengutipan yang tidak resmi. Ke-16 orang yang dijaring ini diboyong ke Mapolsek Delitua guna didata dan diberi pembinaan lalu dipulangkan,” kata Kapolsek Delitua, AKP Daniel Marunduri SIK melalui Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Jonathan Hutagalung SH. Saat ditanyai petugas para jukir liar dan preman ini terpaksa melakukan aksi kejahatan ringan itu karena tak memiliki pekerjaan. “Kami bingung gak ada kerja. Dapatnya pun dikit bang, untuk makan sehari-hari pun gak cukup,” ujar seorang jukir liar bernama Deni. (msc)

Buang Puntung Rokok Sembarangan

Satu Unit Rumah Ludes Terbakar Medan | Jurnal Asia Warga di seputaran Jalan Pukat 1, Lorong Bilal Lingkungan 12, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (18/9) siang berhamburan keluar rumah untuk memadamkan api dari kediaman Abdul Rasyid Siregar (65). Belum diketahui penyebab pasti kebakaran, namun informasi yang santer berkembang kebakaran disebabkan puntungan rokok. Api diduga berasal dari dapur. Api kemudian dengan cepat berkobar melalap seluruh bagian rumah. Sejumlah warga menduga kebakaran disebabkan puntungan rokok yang menyambar kompor gas. Seorang warga, Santi Siregar mengatakan, saat kebakaran berlangsung pemilik rumah Abdul Rasyid Siregar tidak berada di rumah. Sehingga yang berada di rumah hanya dua anaknya. “Pemilik rumah Abdul Rasyid Siregar saat kebakaran berada di rumah sakit lantaran terkena serangan jantung. Sementara dua orang anaknya saat itu ada di rumah. Jadi ada satu orang

anaknya baru saja keluar dari rumah sakit jiwa. Saat anak itu merokok dan puntungnya dibuang di dekat kompor gas. Kebetulan kompor gas lagi hidup. Ya sudah langsung meledak pak,” ujarnya saat berada di tempat kejadian. Ia menambahkan, warga langsung menelepon pemadam kebakaran dan memadamkan api. Namun, api sangat cepat berkobar sehingga menghaguskan seluruh rumah. Petugas pemadam kebakaran yang mendapatkan informasi tersebut, langsung turun ke lokasi. Tujuh unit mobil pemadam kebakaran pun diturunkan untuk menjinakkan si jago merah. Dalam waktu 1 jam, api dapat dipadamkan. Kanit Reskrim Polsekta Percut Sei Tuan, AKP Luhut Sihombing mengatakan belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena sedang dilakukan penyelidikan. “Belum bisa kita pastikan p ‎ enyebab kebakaran. Namun dari saksi melihat karena akibat ledakan tabung gas. Tapi penyebabnya masih kita dalami lagi,” ungkapnya. (bowo)

Asyik Jajan di Kantin

4 Bocah SD Terperosok ke Sumur Sekolah Palembang | Jurnal Asia Sedang asyik jajan di kantin, empat siswa SDN 183 Jalan Torpedo, Kemuning, Palembang, Sumsel, terperosok ke sumur sekolah sedalam delapan meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Keempat korban adalah Kaila Aifah, Cantika dan M Adriansyah (ketiganya siswa kelas V A) dan Septiansyah Aulia Pratama (siswa kelas VI B). Peristiwa itu terjadi saat siswa sedang istirahat belajar, Jumat (18/9) pukul 09.30 WIB. Banyaknya siswa yang ingin belanja membuat siswa mengantri di kantin yang berada di belakang sekolah itu. Di areal kantin itu terdapat bekas sumur sekolah yang hanya ditutup kayu dan semen seadanya. Naas, sumur tersebut ambruk. Ke empat korban yang berada di atasnya pun secara berbarengan jatuh ke dalam sumur. Melihat itu, para siswa lain berteriak kencang sehingga membuat warga sekitar

berhamburan keluar. Selang sepuluh menit, para korban diangkat dalam kondisi luka-luka lebam di sekujur tubuhnya. Menurut Bambang, saksi mata mengaku turut mengevakuasi korban. Kemudian korban dibawa ke puskesmas terdekat. Karena pihak puskesmas tak sanggup merawat, para korban yang shock dirujuk ke Rumah Sakit Moehammad Husin (RSMH) Palembang. “Tadi kami sempat bingung, mau ngangkatnya tidak ada tangga atau tali. Ada sepuluh menit baru bisa diangkat,” ungkap Bambang, Jumat (18/9). Sementara menurut Sukardi, penjaga sekolah mengaku sumur itu sudah lama tidak dipakai lagi. Namun, posisinya tepat di dalam kantin sekolah. “Kami tidak menyangka sumur itu bisa ambruk. Tadi ada empat siswa yang tercebur ke dalam. Untung sumur itu ada airnya, jadi korban tidak luka berarti,” pungkasnya. (mc)

Kampus UMSU Marak Pencurian

Pencuri Laptop Diamuk Mahasiswa Medan | Jurnal Asia Suasana tenang di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Mukhtar Basri, Kecamatan Medan Timur, Jumat (18/9) kemarin, berubah menjadi heboh. Pasalnya, seorang pelaku pencurian laptop diamuk mahasiswa, lantaran aksinya dipergoki. Informasi dihimpun wartawan, kejadian ini bermula ketika pelaku bernama Miswandi (43) yang seharinya berdomisili di Pasar X Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, masuk ke areal kampus untuk mengintai korbannya. “Jadi udah sering kali pencurian di sini terjadi. Modusnya pelaku masuk ke dalam Masjid, pura pura shalat, tapi matanya melihat ke tas berisi yang diletakan mahasiswa. Karena pemiliknya shalat, maka tas itu diletakkan, di situlah pelaku beraksi,” kata Wahidriyanto (20), seorang mahasiswa UMSU. Setelah sejumlah mahasiswa yang kehilangan tas berisi laptop melapor ke security, pihak kampus kemudian memasang kamera Circuit Close Tele Vision (CCTV) di seputaran areal masjid. Alhasil, dengan dipasangnya kamera CCTV terbukti ampuh. Ciri ciri pelaku pencurian pun terekam kamera. “Masih sering beraksi, tapi kami tanda karena pelaku sudah terekam kamera CCTV, kami print out terus kami

sebarkan,” katanya. Nah, Jumat siang tadi, pelaku pun masuk ke dalam areal masjid. Sejumlah mahasiswa yang mengetahui kedatangan pelaku, langsung menyergapnya. Bak efek domino, mahasiswa lain yang mendengar pencuri telah ditangkap langsung datang dan menghajarnya hingga babak belur. Petugas Polsek Medan Timur yang mendengar adanya informasi ini kemudian turun ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku dari amuk massa. Usai diamankan, pelaku kemudian diboyong ke Polsek Medan Timur. Dijual ke Rantau Prapat Di kantor polisi, pelaku mengaku bahwa dirinya nekat b e ra k s i l a n t a ra n t e rd e s a k kebutuhan ekonomi. Laptop hasil curian itu dijual seharga Rp700 ribu kepada seorang penadah di Rantau Prapat. “Saya gak ada kerja, cuma jualan warung di tembung, anak saya ada tiga, sudah sering saya mencuri di sana,” kata pelaku. “Laptopnya saya jual seharga Rp 700 Ribu, di Rantau Prapat, jadi selesai beraksi saya hubungi dia, namanya Andi,” sambungnya. Sementara, Kanit Reskrim Po l s e k M e d a n T i m u r A K P Alexander Piliang mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan insentif terhadap pelaku. (bowo)

Jurnal Asia | Ant: Septianda Perdana

PERBURUAN HARIMAU SUMATERA. Petugas Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC) BKSDA Sumut (kanan) memperlihatkan empat tersangka pemburu hewan dilindungi beserta barang bukti kejahatan berupa kulit Harimau Sumatera (Phantera Tigris) usai melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Medan, Sumatera Utara, Kamis (17/9) malam. Harimau tersebut diburu di kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Leuser.

Poldasu dan BKsDa tangkap empat Penjual Kulit Harimau Medan | Jurnal Asia Petugas Subdit Tipiter Ditreskrimsus Poldasu bekerja sama dengan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) wilayah Sumut menangkap empat tersangka penjual dan pembeli kulit Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatera) dari salah satu hotel di Kota Binjai. Dari keempat tersangka, petugas menyita selembar kulit harimau dan barang bukti lainnya. Informasi dihimpun, keempat tersangka yang ditangkap yaitu Gunawan Kacaribu (24), warga Sei Musam, Langkat, M Syaid Ali R Gusnuh (39) warga Bukit Lawang, Langkat, Suroyo (30), warga Desa Timbang Lawang, Langkat dan Hendrawan Tarigan, warga Sei Musam, Langkat.

Direktur Ditreskrimsus Pold a s u , Ko m b e s Po l A h m a d Haydar didampingi Kasubdit IV/ Tipiter AKBP Robin Simatupang dan Kasi Perlindungan, Pengawetan dan Perpetaan (Kasi P3) BBKSDA Sumut Joko Iswanto mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan dengan menyamar sebagai pembeli kulit harimau, menindaklanjuti informasi yang diterima dari BBKSDA.

“Saat komunikasi melalui telepon, kedua penjual kulit harimau menawarkan kulit harimau seharga Rp10 juta. Setelah itu disepakati transaksi di Hotel Arimbi Binjai, dan dilakukan penangkapan,” ujarnya, kemarin. Dikatakan, sebelum menjual kepada petugas yang menyamar, kedua pelaku membeli selembar kulit harimau itu seharga Rp1 juta dari penjeratnya. Ditegaskan, saat ini pihaknya masih memeriksa keempat tersangka Suriyono, M Said, Gunawan Kacaribu dan Hendrawan Tarigan. Ahyar melanjutkan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap penjerat harimau tersebut. “Sangat tragis, Harimau Sumatera yang dilindungi diburu

WN Nigeria Selundupkan Sabu Senilai Rp32 Miliar Jakarta | Jurnal Asia Jajaran Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri berhasil meringkus tiga orang sindikat narkoba jaringan internasional beromset hingga Rp32 miliar. Sindikat ini merupakan jaringan asal Tiongkok. “Kita tangkap 3 tersangka kasus narkotika jenis sabu, mereka sindikat jaringan interna sional dengan omset Rp32 miliar,” kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra di kantor Dittipid Narkoba Bareskrim Polri Jalan MT. Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (18/9). Anjan mengatakan, pengungkapan jaringan ini bermula dari diamankannya seorang WNI bernama Siti Aisyah alias Susanti. Menurut Anjan, pelaku ini diduga berperan menjadi kurir. “Tim kita berhasil menangkap tersangka Siti Aisyah beserta barang bukti 3 kilogram shabu yang berasal dari Cina (Guang Ghou),” paparnya. Dari penangkapan Siti Aisyah inilah, kata Anjan, polisi langsung memburu tersangka lainnya. Kemudian, dari pengembangan

kedua tersangka, polisi berhasil melacak sindikat bernama Andrian Dwi Anggraeni dan menangkapnya di Puri Kembangan, Jakarta Pusat. “Dari pengembangan ters a n g k a S i t i A i s ya h , p o l i s i menangkap William Alroy Lester alias Oliver warga asal Nigeria. Dia kita tangkap di wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat,” ungkapnya. Anjan menambahkan, narkotika jenis sabu tersebut dikirim dari Tiongkok (Guang Ghou) ke Indonesia melalui Hongkong lewat jalur laut. “Kita tangkap dan lakukan penggeledahan di tempat tinggal tersangka Andrian di Apartemen Puri Part View Tower B, Jakarta Barat dengan menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 12,5 kilogram,” bebernya. Anjan menjelaskan para tersangka menjalankan aksinya dengan cara memasukkan sabu ke dalam sparepart mesin pompa air. “Modusnya dengan cara menyelundupkan sabu ke dalam kardus pompa air dan diselundupkan dari Tiongkok

(Guang Ghou) ke Indonesia lewat jalur laut,” jelas Anjan. Polisi selanjutnya membawa tersangka dan barang bukti ke kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti dari ketiga tersangka dengan total sebanyak 15,5 kilogram narkotika jenis sabu. “Kita amankan barang bukti dari 3 tersangka sebanyak 15,5 kilogram dan kami terus berupaya mengungkap seluruh jaringannya, bekerjasama dengan instansi terkait guna mengungkap setiap penyelundupan narkotika ke Indonesia dan melakukan proses penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” terangnya. Akibat perbuatannya, para tersangka terkena pasal 114 (2) Juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan dapat diancam hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup. (mc)

dan kulitnya hanya dijual seharga Rp10 juta. Jika dibiarkan, Harimau Sumatera bisa punah,” katanya. Dijelaskan, selain kulit h a rimau, petugas juga mengamankan barang bukti dua potongan kecil kulit harimau, empat telepon genggam, dua unit sepedamotor, senter, helm dan buku tabungan atas nama M Said Ali Raden Gusnoh. Diduga para tersangka sudah berulangkali menjual kulit satwa ini, termasuk bagian-bagian tubuh lainnya. Ditegaskan, keempat tersangka akan dijerat dengan pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf d UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman

10 tahun penjara. Kasi P3 BBKSDA, Joko Iswanto menambahkan, setiap tahunnya jumlah Harimau Sumatera terus mengalami penurunan jumlah. Sebab itu, lanjutnya, perlu dukungan masyarakat melindungi satwa liar tersebut. Disebutkannya, saat ini para pemburu sudah pintar dan tersistematis dengan memiliki informan sehingga mengetahui rencana operasi dilakukan BKSDA. “Data 2014, jumlah Harimau Sumatera dalam satu kawasan TNGL tinggal 106, berkurang dari tahun lalu mencapai 120 an. Jika terus diburu maka jumlah satwa langka ini akan terus berkurang dan bisa punah,” paparnya. (bowo)

Isap Ganja dan Narkoba

2 Polisi di Yogyakarta Ditangkap Sejawat Selman | Jurnal Asia Dua anggota polisi di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Bripda Rizky (25) dan Bripda Lafran (25), ditangkap oleh teman-teman sejawat karena mengkonsumsi narkoba jenis ganja dan psikotropika, Sabtu (12/9). Penangkapan Bripda Rizky dan Bripda Lafran berawal dari laporan anggota Polres Sleman, yang kerap ditawari pil alprazolam oleh Bripda Rizky. Bripda Rizky pun kemudian dilaporkan ke Propam Polres Sleman dan Satresnarkoba Polres Sleman, tempatnya bertugas. Wakapolres Sleman, Kompol Sri Wibowo mengatakan, Rizky kemudian diperiksa dan dites urine. Hasilnya, Bripda Rizky terbukti positif menggunakan psikotropika dan ganja. “Pada saat diperiksa ponsel milik tersangka berbunyi ada panggilan masuk. Yang menelepon adalah teman tersangka, Bripda Lafran, yang juga anggota Polisi. Dia menanyakan kapan ganja pesanannya mau dipakai,” kata Sri saat jumpa pers di Polres Sleman, Jumat (18/9). Dari petunjuk telepon itu,

polisi pun bergerak ke rumah Bripda Lafran di Dusun Karang, Sumberagung Moyudan, Sleman. Di sana, petugas mendapati empat orang sedang berpesta ganja, termasuk Bripda Lafran. “Kita geledah dan ditemukan barang bukti satu linting ganja di dalam bekas bungkus rokok, dua butir pil Alprazolam, dan sepucuk air soft gun. Sepucuk senjata tersebut milik seorang oknum polisi anggota Polres Kulonprogo, Bripda Lafran, di dalam jok motornya,” ujar Sri. Setelah diperiksa, diketahui barang itu didapat dari RMY. RMY pun langsung ditangkap di sebuah hotel di Kota Yogyakarta. Para pelaku lalu digelandang ke Polres Sleman untuk pemeriksaan mendalam. Bripda Lafran dan Bripda Rizky dijerat Pasal 62/60 ayat 4 UndangUndang RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, dan keempat pelaku lainnya dijerat Pasal 132 (1) juncto Pasal 114 (1) atau Pasal 111 (1), dan Pasal 127 (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya lima tahun penjara. (mc)

Menjambret untuk Berobat Orangtua

Indra Ditangkap Polsek Sunggal Medan | Jurnal Asia Berdalih karena terdesak butuh biaya perobatan orang tuanya yang sedang sakit termakan usia, Indra (26) penduduk Jalan Setia Dusun XII, Desa Muliorejo, Sunggal, Deliserdang, nekat menjambret tas milik Muslimin warga Jalan MedanBinjai. Namun sial, niat baik Indra harus berakhir di tangan petugas Polsek Medan Sunggal. Pasalnya, Indra ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal dari kediamannya sehari setelah melakukan aksi kejahatannya, Kamis (17/9) malam. Menurut pengakuan Indra saat dihadirkan dalam pemaparan kasus di Mapolsek Medan Sunggal Jumat (18/9) siang,

dirinya terpaksa mencuri karena butuh biaya perobatan ibunya yang sedang sakit. “Buntu aku bang, butuh uang untuk berobat ibuku ke rumah sakit. Kasihan ibuku bang uda seminggu ini sakit-sakitan aja. Maklumlah uda tua,” aku Indra. Dikatakan anak bungsu dari empat bersaudara ini, abang dan kakaknya sudah sibuk de ngan urusan keluarganya m asing-masing. Sehingga, cu kup sulit untuk membantu biaya perobatan ibunya. “Abang dan kakakku hanya mampu membantu sebagian kecil aja, enggak ada biaya kami kalau dibawa ke rumah sakit, makanya aku terpaksa begini,” katanya yang kemudian digiring petugas ke dalam sel tahanan.

Sementara itu, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry Azhar menyebutkan, alasan pelaku tetap tidak bisa diterima. Sebab, perbuatannya telah melanggar hukum, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian. Dijelaskan Harry, tersangka Indra telah menjambret tas korban yang saat itu sedang mengendarai sepedamotor bersama istri dan anaknya di kawasan Jalan Medan-Binjai KM 10. “Aksi pelaku terbilang kejam, karena akibat ulahnya korban bersama istri dan anaknya terjatuh dari sepedamotor. Namun, nyawa mereka masih selamat tetapi mengalami luka-luka,” jelas Harry. Ia melanjutkan, pihaknya

masih memburu seorang rekan tersangka Indra yang berperan sebagai joki. “Kita masih dalami kasus ini, karena pengakuan pelaku sudah empat kali beraksi di kawasan Jalan Medan-Binjai. Untuk barang buktinya, hanya kita sita tas milik korban. Sementara isi di dalam tas seperti handphone sudah dijual, sedangkan dokumen penting telah dibuang,” ungkap Harry. Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Nur Istiono menambahkan, selain tersangka Indra, pihaknya juga menangkap seorang pelaku jambret lainnya dan dua pencuri rumah. Seorang pelaku jambret yakni Syafrizal (34), warga Jalan Binjai KM 16,5, Sunggal, yang

ditangkap dari kediamannya seminggu yang lalu. Syarizal diciduk karena menjambret tas milik Surya Mustafa Jalan Binjai KM 13 Simpang Banten Desa Sei Semayang, Sunggal. Kemudian, dua pencuri rumah diantaranya LS (29) penduduk Desa Cinta Damai, Per­ cut Seituan dan S (39), warga Jalan Gereja Zaitun Tanjung Gusta. Keduanya diringkus atas laporan pengaduan korbannya Mawasna Pasaribu yang kecurian di rumahnya kawasan Jalan Gereja Zaitun Tanjung Gusta. “Penangkapan terhadap keempat pelaku ini merupakan Operasi Sikat Toba 2015 yang berlangsung sejak 12 September hingga 2 Oktober,” pungkasnya. (bowo)


sabtu, 19 september 2015

nasional

7 Oktober, Hujan Turun di Merauke Jayapura | Jurnal Asia Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geo­ fi sika (BM KG) Wilayah V Jayapura memprediksi, mulai Oktober 2015, Kabupaten Merauke akan mulai diguyur hujan setelah melalui musim kemarau ekstrem selama beberapa bulan. “Bulan Oktober sudah mulai hujan tapi curah hujan­ nya masih sedikit. Jadi, bisa dikatakan kemarau bukan berarti tidak ada hujan sa­ ma sekali. Ada hujan tapi jumlahnya di bawah rata­ rata,” ujar Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa Kantor BMKG Wilayah V Jayapura Zen

Irianto Padama di Jayapura, Jumat (18/9). Dia menjelaskann, pe­ nga ruh El Nino di Papua terjadi di wilayah selatan dan pegunungan tengah, namun hanya kawasan selatan yang masih belum turun hujan. “September ini belum hujan sama sekali, kalau di Wamena sudah mulai hujan. Jadi, kemarin pengaruh El Nino ada di wilayah selatan dan pegunungan, tapi untuk wilayah pegunungan sudah ada hujannya,” ucap Pa­ dama, sembari menyatakan puncak El Nino di Merauke berlanjut hing ga Oktober 2015. (ant)

Pemerintah Jamin KPK Tak Dilumpuhkan Jurnal Asia |Ant: Evarukdijati

TERIMA SANDERA. Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian (kiri) menerima dua WNI korban penyanderaan di zona zero antara RI - Papua Nugini (PNG), Jumat (18/9). Kedua sandera yakni Badar dan Sudirman disandera sejak 9 September lalu di wilayah PNG akhirnya dibebaskan dari kelompok bersenjata kepada pihak militer PNG, Kamis (17/09) malam sekitar pukul 22.00 waktu PNG.

Operasi Senyap Berbuah Manis

Keamanan Perbatasan Ri-PGn Diperketat Jakarta | Jurnal Asia Penyanderaan dua warga negara Indonesia (WNI) hingga sampai dibawa ke Papua Nugini menyisakan tanda tanya seperti apa kondisi keamanan di wilayah perbatasan. Menkopolhukam Luhut B Pandjaitan mengatakan akan meningkatkan keamanan di perbatasan. Ini menyusul de­ ngan adanya penculikan terha­ dap dua pekerja penebang kayu hingga dibawa ke Papua Nugini. “Peningkatan di perbatasan saya kira ya,” ungkap Luhut di kantornya, Jumat (18/9). Terlepas dari itu, keberhasilan pembebasan sandera dalam kacamata Luhut merupakan sebuah usaha yang perlu diap­ resiasi. Apalagi kerjasama antar kedua negara dapat terjalin dengan baik. “Tapi yang paling penting presiden sudah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah

PNG. Ini sangat penting dan mendasar untuk lebih mengerat­ kan lagi hubungan kita dengan PNG yang sudah baik, yang dibina oleh Kemlu,” kata Luhut. Sementara itu dari pihak TNI sendiri juga menyatakan akan melalukan upaya meningkatkan penjagaan di wilayah perbatasan RI­Papua Nugini. Selama ini personel TNI dari Kodam XVII/ Cenderawasih sebenarnya juga sudah melakukan operasi patroli perbatasan secara berkala. “Setiap hari kami sudah pasti ada patroli penjagaan. Tentu kita terus memperbanyak patroli di sekitar perbatasan,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Teguh Puji Rahardjo, Jumat (18/9). Meski begitu, kondisi cuaca dan medan di wilayah perba­ tasan, disebut Teguh menjadi kendala prajurit dalam bertugas. Medan berat berupa hutan lebat dan jalan yang belum semua­ nya bisa dilewati, baik oleh personel maupun kendaraan, sedikit menyulitkan patroli di perbatasan. Apalagi perubahan cuaca yang terbilang cukup

ekstrem. “Jadi tidak seperti di Jawa. Kalau di sini siangnya panas, tiba­tiba sore bisa berubah menjadi hujan lebat. Tapi kami sudah tentu akan terus mela­ kukan patroli dan menjaga ke­ amanan masyarakat,” ucapnya Menyusul adanya insiden penculikan ini, Teguh pun meminta agar seluruh aparat keamanan dan masyarakat di Papua untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun warga tetap diminta tenang dan tidak perlu takut untuk melakukan aktivitas rutin sehari­harinya. “Jangan nanti malah meng­ ganggu kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat yang sudah berjalan,” tukas Teguh. Saat ini kedua korban pen­ culikan, Dirman dan Badar, sudah diserahkan dari pihak PNG ke pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Pangdam Cende­ rawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian. Keduanya pun kemudian sudah diserahkan ke pihak Polda Papua untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kesehatan. “Kemunginkan besar

sekarang sudah sama keluar­ ganya,” tandas Teguh. Apresiasi Retno Luhut sendiri memberikan ajungan jempol dan apresiasi kepada Menlu Retno Marsudi yang telah menerapkan operasi senyap. Keberhasilan negoisasi Kemenlu dengan pemerintah Papua Nugini (PNG) berbuah manis. “Proses pengambilan kepu­ tusan ini merupakan satu contoh di mana dilakukan koordinasi dengan baik tanpa banyak mem­ berikan rilis kepada media sam­ pai dengan operasi ini selesai,” ungkap Luhut lagi. Selain kepada Retno, Luhut juga memberi apreasiasi kepada pihak­pihak di dalam negeri yang membantu dalam proses pembebasan Dirman dan Ba­ dar. Kerja sama yang baik dise­ but Luhut mampu meniadakan jatuhnya korban. “Saya apresiasi kepada Menlu, kepada TNI, Polri, BIN, dan BAIS yang bisa bersatu padu melakukan suatu operasi secara senyap yang ujung­ujungnya mengkoordinasikan dengan baik

Kecamatan Paling Rawan Kecurangan Pilkada Batam | Jurnal Asia Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan tempat paling rawan praktik curang dalam Pemilihan Kepala Daerah adalah di kecamatan, sehingga perlu perhatian dan bimbingan lebih besar kepada camat. “Saya cukup pengalaman enam kali pemilu, perputaran suara kuncinya di kecamatan,” kata Tjahjo usai memimpin apel camat seluruh Indonesia dalam persiapan Pilkada di Batam, Jumat (18/9). Camat adalah koordinator dari desa atau kelurahan se­

hingga seluruh permasalahan merupakan tanggung jawab pejabat itu. Karenanya, ia me­ minta kepada seluruh camat untuk bersikap netral dan adil dalam pelaksanaan Pilkada. Pemerintah akan mengatur kembali sanksi yang akan d i­ berikan kepada camat yang dinilai tidak netral. “Bila tidak netral akan diatur lebih detil. Yang jelas, pejabat daerah yang terang­terangan dengan pakaian dinas mendukung, dalam jangka pendek akan diskors,” tegas Menteri. Bahkan pemerintah tidak

akan segan untuk memberhenti­ kan jabatannya. Menurut dia, konflik yang terjadi di suatu daerah juga berawal dari tingkat kecamatan, sehingga perlu penguatan koordinasi antar­ lembaga di kecamatan. “Di kota tidak masalah. Contoh di Ambon masalah toleransi tidak ada masalah, begitu 1 RT di kecamatan berkelahi me­ micu seluruh kecamatan dan se terusnya,” ucapnya, me ne­ gaskan. Karenanya ia meminta camat terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI yang

berada di tingkat kecamatan. Mendagri juga meminta penjabat gubernur untuk melakukan tu­ gasnya mengordinasikan Sa­ tuan Polisi Pamong Praja da­ lam mengawal camat dalam melaksanakan tugasnya. Kementerian Dalam Negeri mengadakan apel diikuti ca­ mat dari 269 kabupaten kota yang menyelenggarakan Pilkada se ren tak 2015. “Ini mewakili ca mat yang akan mengikuti Pilkada. Untuk membangun si­ nergitas mengantisipasi Pilkada ini berlangsung aman,” kata dia. (ant)

Fadli Zon: KPK Sebaiknya Bangun Museum Gratiikasi Jakarta | Jurnal Asia Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyerahkan topi dan dasi pem­ berian Donald Trump ke KPK. Tak hanya itu, ia bahkan bersedia menghadiahkannya bila dianggap bukan gratiikasi. Meski begitu, tetap saja ada sindiran yang disampaikan Fadli ke KPK. Saat diminta KPK untuk mela­ porkan pemberian Trump, Fadli awalnya sempat meminta lem­ baga antikorupsi itu tidak ikut campur. Waketum Gerindra itu lalu mencari bingkisan dari Trump yang tadinya lupa dia letakkan di mana. “Setelah KPK tanya ya saya cari. Bukankah KPK punya uru­ san pemberantasan korupsi yang besar-besar? Mana kasus-kasus besar yang ditangani. Kalau soal gratifikasi, itu ada batasnya. Kalau tak salah Rp10 juta. Harga topi mana ada yang di atas 10 juta. Di Mangga Dua paling Rp50 ribu. Jadi KPK jangan lebay,” kata

Fadli, Jumat (18/9). Fadli sendiri menegaskan tidak mau topi dan dasi itu dikembalikan ke dirinya, jadi dia akan hadiahkan ke KPK. Dia pun meminta pemberian Trump itu dipajang di museum gratiikasi KPK. “KPK sebaiknya bikin museum gratiikasi. Jadi barang-barang gratifikasi bisa dilihat publik. Seperti gitar Metalica yang dihadiahkan pada Pak Jokowi juga yang lain­lain. Nah kalau ada Museum Gratifikasi, topi bisa disimpan juga di situ,” ujarnya. Untuk diketahui, saat ini sejumlah barang gratiikasi yang diserahkan ke KPK ada yang dipajang di kantor KPK. Ada pula barang­barang lain yang dilelang. Bingkisan dari Trump ke dele­ gasi DPR itu berisi topi bertuliskan ‘Make America Great Again’ dan dasi merah bergaris­garis biru. Bingkisan itu diserahkan ke KPK beserta sepucuk surat, Jumat

(18/9). KPK sendiri sudah menerima topi dan dasi tersebut. Tim di bawah direktur gratifikasi KPK akan langsung melakukan kajian. “Surat sudah diterima dan barangnya juga disertakan. 1 topi dan 1 dasi dan suratnya atas nama Fadli Zon,” kata Plh Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriyati. Setelah menerima topi dan dasi itu, tim KPK akan melakukan kajian. Nantinya akan diputuskan apakah dasi dan topi dari Donald Trump itu akan disita untuk negara atau dikembalikan. Untuk diketahui, berdasarkan Pasal 12B UU 31 tahun 1999, penyelenggara negara wajib hukumnya melaporkan segala bentuk pemberian ke KPK. Tak ada batasan nilai gratifika si yang harus dilaporkan ke KPK. Sehingga, jika berdasar un­ dang­undang, maka tak be­ nar perkataan Fadli Zon yang menyebut bahwa gratifikasi

Fadli Zon minimal bernilai Rp 10 juta rupiah. Jika nantinya dirampas untuk negara, biasanya KPK akan me­ majang benda gratifikasi itu di lemari kaca yang berada di ruang tunggu tamu. Selama ini, barang gratiikasi termasuk bass Metalica milik Jokowi juga sudah dipajang di ruangan kecil itu. Sehingga, saran Fadli Zon agar KPK memajang benda gratiikasi itu sebenarnya sudah sejak lama dilakukan KPK. (dc)

kepada PNG dan bisa berhasil dengan baik tanpa menimbulkan korban,” tutur Luhut. Ada kabar yang menyatakan Dirman dan Badar yang disan­ dera oleh kelompok bersenjata ini adalah intel yang sedang bertugas dan menyamar di hutan. Luhut pun membantah kabar tersebut. Ia juga belum bisa memastikan apakah pelaku dari kelompok pimpinan Jeffry Pagawak itu merupakan oknum OPM. “Bukan intel, itu pekerja kayu. Kalau dari kacamata kita tidak begitu (kelompok OPM). Karena itu adalah DPO dari polisi. Untuk itu makanya masalah ini melibatkan polisi,” tegas Luhut. Dua orang yang disandera ini dibawa dari Kampung Skofro Kabupaten Keerom Papua, Rabu (9/9), oleh kelompok bersenjata ke wilayah Skouwtiaw Papua Nugini. Sebelum dua orang ini dibawa, pelaku sempat menem­ bak satu pekerja hingga tewas. Sementara satu orang lainnya yang terluka berhasil kabur dan melaporkan kejadian kepada pihak berwajib. (dc-ant-adp)

Jakarta | Jurnal Asia Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak akan dilum ­ puhkan berkaitan de ngan pembahasan Ran ca ngan Kitab Undang­undang Hukum Pidana. “Ada perbedaan panda­ ngan, yang pasti tidak akan KPK jadi lumpuh gara­gara itu,” kata Yasonna di gedung Kementerian Hukum dan HAM Jakarta, Jumat (18/9). Komisi III dan Kemen­ kumham mewakili pemerin­ tah sedang membahas RUU KUHP, namun rancangan itu memasukkan delik korupsi sehingga dapat berdampak pada KPK yang merupakan lembaga penegak hukum yang khusus mengurus ko­ rupsi (lex specialis) dan bukan bersifat umum seperti KUHP (lex generalis). “Karena di buku kesatu juga diatur bahwa ini delik umum. Kalau ada delik umum tetap dihargai delik khusus yang ada karena kewenangan KPK kan tidak dipangkas,” tambah Yasonna. Yasonna menjamin RUU KUHP bertujuan untuk mem­ buat kodefikasi hukum In­ donesia. “Tidak berarti BNPT (Ba dan Nasional Penang­ gulangan Terorisme) menjadi bubar dengan delik terorirsme ada di KUHP. Delik pencucian uang jadi hilang, ya enggak. Ini kan tetap kewenangan penegakan hukum. KPK te­ tap dipertahankan. Lex specialisnya ada di dalam buku satu yang belum dibahas ada ketentuan itu. Orang liatnya sepotong­sepotong,” tegas Yasonna. KPK sendiri, seperti di­

nyata kan Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji, telah meminta agar tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang tidak dimasukkan ke RUU KUHP. “Kami sudah mengajukan surat kepada pemerintah ten­ tang RUU KUHP, pada intinya kami menyampaikan delik­ delik tindak pidana korupsi (tipikor) tidak diintegrasikan ke dalam RUU KUHP, karena integrasi tersebut akan ber­ makna bahwa delik tipikor bukan lagi seba gai tindak pidana khusus, tapi menjadi tindak pidana umum. Aki­ batnya justru akan terjadi deli­ gitimasi wewenang KPK me­ meriksa kasus tipikor. Begitu pula dengan delik­delik Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) agar tidak diintegrasikan ke dalam RUU KUHP dengan akibat yang sama terhadap KPK,” kata Indriyanto. Alasan lain adanya asas Lex Specialis pada RUU KUHP secara tegas dan jelas menyatakan tetap memper­ tahankan delik­delik tindak pidana korupsi yang tidak berdampak pada delegitimasi kelembagaan KPK. “Andai tetap saja delik tipikor diintegrasikan kepada RUU KUHP, harus ada pene­ gasan bahwa penegak hukum, termasuk KPK, tetap memiliki kewenangan melakukan pe­ meriksaan kasus tipikor atas delik­delik tipikor yang ada di dalam RUU KUHP maupun di luar KUHP. Tanpa masukan ini, dikhawatirkan terjadi delegitimasi kewenangan KPK atas kasus­kasus korupsi,” jelas Indriyanto. RUU KUHP memuat 766 pasal atau bertambah 197 pasal dari KUHP yang hanya memuat 569 pasal. (ant)


InternasIonal

sabtu, 19 september 2015

8

800 Polisi Israel Perketat Keamanan Masjid Al-Aqsa Yerusalem | Jurnal Asia Israel kerahkan sekitar 800 polisi di sekitar Kota Tua Yerusalem. Langkah tersebut dilakukan setelah ada rencana protes menentang ulah Israel yang mengepung Masjid Al-Aqsa. “Kepolisian Israel telah meningkatkan keamanan di dalam dan di sekitar Yerusalem untuk mencegah insiden pecah,” ujar pihak Juru Bicara Kepolisian Micky Rosenfeld, seperti dikutip Reuters, Jumat (18/9). Sebelumnya para pemimpin Palestina mendorong untuk melakukan protes kemarahan atas kebijakan keamanan baru Israel di sekitar wilayah Masjid AlAqsa. Protes ini dimaksudkan berlangsung di beberapa kota di Tepi Barat, seperti Ramallah, Hebron dan Nablus. Dalam upaya untuk menangkal ketegangan, Israel juga melarang akses ke Masjid Al-Aqsa bagi seluruh pria berusia di bawah 40 tahun. Namun larangan ini justru menambah kemarahan warga Muslim yang akan melaksanakan

salat Jumat. Sementara di wilayah Qalandia, yang menjadi tem pat pemeriksaan keamanan di antara Yerusalem dan Ramallah, Kepolisian Israel makin memperketat penjagaan mereka. Di tempat ini, kericuhan antara warga Palestina dan pihak keamanan Israel. Selain mengecam langkah keamanan baru di Masjid AlAqsa, warga Palestina juga mengecam kebijakan polisi dan militer Negara Yahudi itu untuk menembak kepada siapa pun yang melempari kendaraan pihak keamanan Israel. Sebelumnya, Israel menambah durasi penjara bagi mereka yang tertangkap melempar batu ke arah pasukannya. Mereka yang tertangkap akan langsung dijebloskan ke penjara selama 20 tahun. Muncul juga wacana untuk menerapkan denda dalam jumlah be sar bagi orangtua pemuda Palestina yang melempar pasukan Israel dengan batu. (ant)

Ribuan Warga Rusia Bergabung dengan ISIS Moskow | Jurnal Asia Sekitar 2.400 warga Rusia hijrah dari tanah airnya untuk bergabung dengan pasukan ISIS. Kantor berita Rusia, RIA, melaporkan bahwa Wakil Direktur Kea manan Federal, Sergei Smirnov, juga mengatakan ada sekitar tiga ribu warga Asia Tengah yang juga bertarung dalam kelompok ISIS. Kepada awak media, Smirnov juga menjabarkan bahwa salah satu masalah kedatangan imigran dari Timur Tengah menuju Eropa sebenarnya adalah meningkatnya potensi ancaman besar bagi Rusia. “Tudingan bahwa Moskow mendukung dampak buruk dari situasi di Suriah dan gelombang pengungsi itu tidak benar. Ini masalah ekspansi ISIS di wilayah ini,” ujar Smirnov seperti dikutip Reuters. Menyindir Amerika Serikat, Smirnov juga mengatakan bahwa ada beberapa negara yang mencoba menghindari kerja sama internasional untuk melawan terorisme. “Ada kerja sama, tapi tidak di tingkat yang benar, terutama

dengan Amerika Serikat,” katanya. Sebelumnya, PBB melansir bahwa ISIS diperkirakan memiliki sekitar 30 ribu pejuang asing yang berasal dari 100 negara di seluruh dunia. Fakta ini terkuak dari laporan Dewan Keamanan PBB soal pejuang asing kelompok militan di sejumlah negara berkonflik seperti Afghanistan, Suriah, Irak, serta negara-negara Afrika Utara, seperti Libya. Mengutip media lokal Irak, Iraqinews, laporan tersebut menunjukkan bahwa jumlah perekrutan di jajaran ISIS meningkat hingga 70 persen selama sembilan bulan terakhir. Hal ini menimbulkan kekhawatiran soal merebaknya fenomena ekstremisme global dan meluasnya ruang lingkup geograis para pejuang militan dari negara-negara yang dianggap stabil, seperti di Eropa. Awal tahun ini, Pentagon memperkirakan sekitar 3.400 pejuang militan berasal dari negara-negara Barat, 150 di antaranya berasal dari Amerika Serikat, berperang bersama ISIS di Irak dan Suriah. (ant)

Jurnal Asia | Afp: NIKOLAY DOYCHINOV

IMIGRAN. Imigran dan pengungsi mengantre di sebuah kamp untuk mendaftar setelah menyeberangi perbatasan Makedonia-Yunani di dekat Gevgelija pada 18 September 2015. Parlemen Eropa mendukung rencana untuk merelokasi 120.000 pengungsi di sekitar Uni Eropa untuk membantu Yunani, Hongaria dan Italia dalam langkah yang semakin menekan para menteri untuk mengesahkan proposal itu pekan depan.

Uni eropa Kebanjiran Pengungsi Vatikan Terima Imigran Suriah Pertama Brussels | Jurnal Asia Uni Eropa menerima 213.000 permohonan suaka dari April sampai Juni tahun ini atau melonjak 85 persen dari periode sama 2014, yang hampir sepertiganya berasal dari Suriah atau Afghanistan. Jerman menjadi tujuan utama pencari suaka mengambil porsi lebih dari sepertiga dari total Uni Eropa, sedangkan Hungaria menjadi negara yang paling besar menerima pengungsi jka dibandingkan dengan jumlah penduduknya, umum badan statistik Eropa Eurostat. Pencari suaka dari Kosovo yang dianggap pencari suaka yang “aman” oleh kebanyakan Uni Eropa, turun drastis periode ini, dari 50.000 pengaju suaka

Sejuta Penduduk Chile Mengungsi Karena Gempa

Tersangka Bom Bangkok Kabur dari Malaysia Polisi Salahkan Media Bangkok | Jurnal Asia Pengejaran tersangka utama bom Bangkok kembali ke titik nol. Tersangka yang diidentiikasi sebagai pria berkaus kuning dalam rekaman CCTV diketahui kabur dari Malaysia. Kepolisian Thailand menyalah kan pemberitaan media yang terlalu jelas, hingga tersangka berkaus kuning berhasil menghindari pengejaran polisi. Demikian seperti dilansir media setempat, Bangkok Post, Jumat (18/9). “Jujur, saya menyesal (karena membuang banyak waktu) dia (tersangka utama) sekarang seperti burung bebas dan kita tidak tahu ke mana dia kabur. Saya yakin tersangka pengebom telah melarikan diri dari Malaysia,” tutur Wakil Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Chakthip Chaijinda kepada wartawan. “Pekan lalu, saya yakin 100 persen (bisa menangkap tersangka), tapi pekan ini kita harus memulai lagi dari awal,” imbuh Chakthip yang sejak Oktober mendatang akan menjabat Kepala Kepolisian Nasional Thailand. Media sebelumnya melaporkan bahwa tersangka utama bom Bangkok kabur ke Malaysia,

dengan bantuan beberapa warga Thailand dan juga Malaysia. Chakthip menyalahkan media karena menghambat pengejaran tersangka, di mana tersangka bisa mengetahui pergerakan polisi melalui laporan media. “Lanjutkan, laporkan lebih banyak, dan polisi akan semakin kesulitan menangkap tersangka. Jika tidak ada laporan media soal tersangka kabur ke sini dan ke sana, mereka sudah bisa ditangkap sejak pekan lalu. Saya memahami tugas media dan media seharusnya bisa memahami penyidik kepolisian juga,” ucapnya. “Kami bekerja sangat keras untuk bisa sejauh ini dalam penyelidikan dan kami tidak memberitahu siapapun ke mana tersangka kabur. Tapi yang lain malah melakukannya. Ini membuat polisi membuang-buang waktu dan sekarang kita tidak tahu ke mana mereka (tersangka) akan kabur dan sekarang kita kembali ke titik nol,” tandas Chakthip. Polisi Thailand baru berhasil menangkap dua tersangka terkait bom Bangkok. Itupun bukan tersangka yang secara langsung terlibat pengeboman pada 17 Agustus lalu. (ant/dtc)

Santiago | Jurnal Asia Gempa berkekuatan 8,3 skala Richter (SR) yang mengguncang Cile pada Rabu 16 September telah memaksa satu juta penduduk di wilayah Coquimbo dan sekitarnya mengungsi. Mereka takut akan adanya gempa susulan maupun gelombang tsunami. Menteri Dalam Negeri Cile, Jorge Burgos, serta otoritas keamanan setempat melaporkan,

mengonirmasi 11 orang yang menjadi korban tewas. Namun, jumlah itu kemungkinan masih akan berkembang,” lanjutnya. Sebagaimana diberitakan, gempa dengan kekuatan 8,3 SR mengguncang wilayah pantai Cile pada Rabu 16 september 2015, pukul 19.54 waktu setempat. Pusat gempa berlokasi di 54 kilometer barat Illapel. Gempa terjadi dengan kedalaman 33 kilometer. (oz)

Jurnal Asia |int

SO SUAN SIM / SURIAN 呂府蘇鑽心 (tutup usia 78 tahun)

福建南安

Pada hari Jumat, 18 September 2015 pukul 09.00 WIB di RS. Deli Medan. Jenazah mendiang disemayamkan di Rumah Duka Medan Murni Ruang VIP TULIP-D Jl. Pancing No. 321 Tel. 6621388-6635288 Medan dan akan dikebumikan pada hari Senin, 21 September 2015 pukul 12.00 WIB di Pekuburan Sentana Abadi.

KAMI YANG BERDUKA : Abang ipar: CHONG SENG (†) CHONG HU (†) Adik ipar lelaki: LIE LIAN AN Istri adik ipar: NETTY SONY Kakak ipar: LIE SENG Adik ipar perempuan: LIE LIAN PAU & Kel. Abang kandung: SO SIONG KIM & Kel. Adik kandung lelaki: SO SIONG HUAT & Kel. SO SIONG HIN & Kel.

September, di saat Paus Fransiskus meminta negara-negara di Eropa untuk membuka pintu mereka menerima para pengungsi. Sejak saat itu, keempat warga Suriah hidup dalam penampungan,” ujar pihak Vatikan, seperti dikutip Reuters, Jumat (18/9). “Berdasarkan hukum, selama enam bulan para pencari suaka tidak diperbolehkan bekerja. Selama waktu ini, mereka akan membantu dan menemani paroki Gereja Santa Ana. Tahta Suci Vatikan terdapat dua paroki yakni, Paroki Santa Anna dan Basiliki Santo Petrus. Namun Vatikan belum bisa memastikan mengenai keluarga kedua yang diperkirakan akan ditempatkan di Basilika Santo Petrus.

Ratusan ribu orang,-terutama dari wilayah Timur Tengah dan Afrika- masuk ke Eropa. Sebagian besar dari mereka masih dengan cara ilegal dan tidak kurang membahayakan nyawa. Mencoba untuk mengurangi beban krisis, Paus meminta sekitar 120 ribu paroki di Eropa untuk menerima satu keluarga pengungsi. Permintaan Paus pun memicu komentar beragam. Beberapa paroki bahkan dengan terbuka menolak ide menerima para pengungsi Muslim. Seorang biarawan di sebuah desa di Slovakia terpaksa menarik tawaran menerima pengungsi kristen asal Suriah, usai warga setempat tidak menyukai ide Paus Fransiskus. (ant)

CIA Buka Harta Karun Memo Intelijen Semasa Era Perang Dingin Langley | Jurnal Asia Saat Amerika Serikat dan Rusia di ambang perang nuklir pada tahun 1962, Presiden John F. Kennedy menerima memo intelijen rahasia dari badan intelijen negara itu, Central Intelligence Agency (CIA), bahwa hulu ledak peluncur baru Rusia terlihat di Kuba. Di tengah suasana keprihatinan serius atas krisis nuklir itu, memo CIA tersebut diakhiri dengan catatan yang berbeda. Menurut memo itu, seorang agen Amerika Serikat di Moskow menjelaskan “tepuk tangan antusias” selama pertunjukan Rusia oleh New York City Ballet. Laporan itu, yang diberikan kepada Kennedy sehari sebelum akhir Krisis Misil Kuba, adalah 1 dari sekitar 19 ribu halaman baru dari dokumen CIA pada era Perang Dingin yang dideklasiikasi (dinyatakan tidak lagi bersifat rahasia dan dibuka kepada publik) dan dirilis kemarin. Memo yang sebagian diberi cap “For the President’s Eyes Only”, alias hanya untuk diketahui oleh presiden, itu merupakan berkas-berkas yang dikirim setiap hari oleh agen CIA ke Gedung Putih. Memo itu dikenal dengan nama Briefing Harian Presiden

(President’s Daily Brief-PDB), yang merangkum pemantauan CIA atas situasi dari seluruh dunia. Barack Obama adalah presiden pertama yang PDB-nya disampaikan melalui tablet. Untuk pertama kalinya beberapa ringkasan briefing itu dibuka kepada publik, dimulai dengan yang ditulis pada tahun 1960 untuk Presiden John F. Kennedy dan Lyndon B. Johnson. Banyak dari memo itu masih diedit (diberi tanda hitam), dan isinya tidak banyak berbeda dari versi informasi yang beredar selama ini atas peristiwa itu. Namun sejarawan mengatakan memo tersebut mengungkapkan real-time intelijen yang berbentuk keputusan penting, yang dibuat di Oval Ofice, dari Insiden Teluk Babi hingga Perang Vietnam. “Ini adalah jendela tak tertandingi untuk melihat bagaimana seorang presiden berpikir,” kata William Inboden, yang bekerja di bawah Presiden George W. Bush dan kini memimpin Clements Center for National Security di Universitas Texas di Austin. “Ketika kita membaca ini, itu adalah bayangan cermin dari apa yang menjadi kepedulian presiden.” (ant)

Ahmed Mohamed Sang Pembuat ‘Bom’ Jam

KABAR DUKACITA

HENGKI Cucu dalam lelaki: LIE CIEN SING/ RIVALDO Cucu dalam perempuan: LIE MEI SIANG/ MICHEL Cucu luar lelaki: DAVID LUPAT – Aus RICHARD LUPAT – Aus CALVIN CHANDRA ADRIAN JACQUES ALESSANDRO Cucu luar perempuan: JULIANY LUPAT – Aus JESSLYN CHERYL MARIA VANESSA ELEANOR TAN

sebanyak 20 warga mengalami cedera, sedangkan 11 lainnya dinyatakan tewas. “Sebanyak 20 warga yang mengalami luka serius saat ini masih mendapatkan perawatan. Sementara itu, jaringan telefon di wilayah Coquimbo dan sekitarnya masih mengalami gangguan,” ujar Menteri Burgos, seperti dilansir dari The Guardian, Jumat (18/9). “Hingga kini, kami telah

LokASI pemukiman penduduk yang hancur di Chile, pasca gempa besar berkekuatan 8,3 SR melanda kota tersebut.

Telah meninggal dunia dengan tenang, istri, ibu, ibu mertua, nenek, ipar, saudara kami yang tercinta.

Suami: LIE LIAN SENG Anak lelaki: LIE SUN LIM Anak perempuan: LIE LIE PHIN/ LIPEN LUPAT LIE IE FANG/ LITJIN LUPAT LIE LIE SHIEN/ LINA LUPAT LIE NI/ LINI Menantu perempuan: LIE NINA Menantu lelaki: KWEK CHI CHUAN (BASRIH GETIH) CHAN HUA GUAN/ TONY LIE HOCK

pada triwulan pertama menjadi hanya 10.000 pemohon pada satu triwulan kemudian. Jerman telah menerima 80.900 pemohon suaka pertama kalinya pada triwulan kedua 2015 atau 38 persen dari total Uni Eropa, disusul Hungaria dengan 32.700 orang atau 15 persen. Eurostat mengatakan Hungaria telah memproses 3.317 pemohon per juta penduduk selama triwulan kedua, sekitar

sepertiga yang diproses Jerman, yakni 997 pemohon per juta penduduk. Di seluruh penjuru Uni Eropa hampir 600.000 pemohon ditunda pada akhir Juni, dengan 52 persen diproses di Jerman. Vatikan Terima Imigran Suriah Vatikan menerima keluarga pengungsi asal Suriah pertama. Ini menanggapai seruang dari Paus Fransiskus untuk menerima para pengungsi. Keluarga dari Suriah itu terdiri dari ayah, ibu dan dua orang anaknya. Mereka datang dari Damaskus dan berasal dari kalangan Katolik Yunani Melkite, yang selama ini memiliki ikatan erat dengan Gereja Katolik Roma. “Mereka tiba di Italia pada 6

SO SIONG TIN & Kel. Adik kandung perempuan: SO SUAN HIOK & Kel. SO SUAN POEI & Kel. SO LI GWEK & Kel. SUI FONG & Kel. SO MEI LIAN & Kel. SO MEI YEN & Kel. LILY & Kel. Beserta keponakan/ kemanakan dan segenap keluarga Toko KENANGAN Jl. Gandhi No. 75/ 155 Medan.

Obama, Facebook, Twitter, Google Berlomba Mengundang New York | Jurnal Asia Apa yang dialami Ahmed Mohamed,14, dengan jam digital buatannya yang disangka bom menarik simpati dunia. Beberapa perusahaan teknologi kelas dunia yang berkantor di Silicon Valley, ramai-ramai menawarkan diri mendukung siswa MacArthur itu. CEO Facebook Mark Zuckerberg misalnya, melalui akun resminya mengundang Mohamed datang ke kantornya di Facebook. “Memiliki kemampuan dan ambisi untuk membangun sesuatu yang keren seharusnya diberikan tepuk tangan, bukan ditangkap. Masa depan dimiliki oleh orang seperti Ahmed,” begitu Zuckerberg menulis. Pendiri Facebook itu dengan senang hati menawari Ahmed

datang ke kantornya. “Ahmed, jika ingin datang ke Facebook, kami dengan senang hati ingin menemui Anda,” kata Zuckerberg. Tak mau kalah, Google juga mengundang Mohamed untuk datang ke acara pertemuan ilmiah tahunannya. Dalam ajang tersebut, anak berusia 13 tahun hingga 18 tahun berkompetisi demi mendapatkan uang beasiswa. “ Hei Ahmed, kami menyisakan satu tempat untuk Anda pada akhir pekan ini di Google Science Fair... Ingin datang? Bawa jam Anda! #IStandwithAhmed,” kicau Google Science Fair dalam akun resminya. Seperti tak mau kalah, Twitter juga menawarkan diri untuk Ahmed Mohamed. “Hai @IStandWithAhmed, kami juga suka membuat hal di @twitter. Apakah

kamu ingin magang di tempat kami? Kami akan senang jika begitu. DM kami!” kicau Twitter dalam akun resminya. Undangan pun datang dari lembaga antariksa NASA. Mantan astronot Chris Hadield mengajak Mohamed untuk menghadiri acara pertunjukan ilmiah di Toronto, Kanada. “Hai @IStandWithAhmed! Saya dengan senang hati ingin mengajak Anda bergabung dalam pertunjukan ilmiah Generator di Toronto pada 28 Oktober. Ada sebuah tiket menunggumu,” kata Chris melalui akun Twitter @ Cmdr_Hadield. Mana yang akan dipilih Ahmed? yang jelas, tawaran juga muncul dari Gedung Putih. Presiden Barack Obama menawarkan ke Mohamed untuk datang ke Gedung Putih.

Dia diajak ikut berpartisipasi di kompetisi astronomi yang akan digelar di Oktober nanti. -Bom Rakitan Seperti diketahui sebelumnya, kemarin Ahmed diinterogasi polisi karena jam buatannya yang dia bawa ke sekolah disangka bom rakitan. Ahmed membawa jam itu ke sekolah dan memperlihatkannya kepada guru mata pelajaran teknologi. Guru lain melihat jam tersebut dan mengiranya sebuah bom rakitan, lalu memanggil polisi hingga akhirnya Ahmed ditangkap dan ditanyai polisi. Ahmed akhirnya dilepaskan karena tak ada tuduhan yang dikenakan kepadanya. Gelombang dukungan dan pujian mengalir untuk Ahmed di jejaring sosial akibat kejadian tersebut. (ant/bc)


sorot

sabtu, 19 september 2015

9

Asap Asap Asap!

Jurnal Asia | Ant: Nova Wahyudi

KeBaKaran HUTan DI LaHaT. Foto udara kebakaran hutan di Kabupaten Lahat diambil dari Helikopter MI8 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lahat, Sumatera Selatan, Jumat (18/9). Puluhan hektar hutan di kawasan tersebut habis terbakar karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bencana kabut asap di Sumatera dan Kalimantan semakin mengerikan. Kadar oksigen semakin menipis dan mengancam kehidupan, karena udara sudah bercampur partikel membahayakan dari kebakaran hutan dan lahan. “Kami warga Pekanbaru, mulai mati perlahan karena kabut asap,” ujar Tiara dalam j e j a r i n g s o s i a l n ya , k e t i k a menyampaikan kon d isi kabut asap di wilayahnya, belum lama ini. Ahli medis untuk Paru di R S U D Pe k a n b a r u R i a u , d r Azizman Saat, tidak menampik ketakutan ‘mati perlahan’ Tiara dari kutukan kabut asap di wilayahnya. Bah kan, ia pun menyerukan agar ada upaya

persen lagi. Ini sangat ber­ bahaya. Pemerintah seharusnya mengungsikan warga Riau,” katanya. Pe r i n g a t a n i n i m e m a n g me nakutkan. Sebab, dengan jumlah kadar seperti itu, sangat tidak mungkin dihirup oleh warga di Pekanbaru Riau yang mencapai 1,1 juta jiwa. Pemadaman Presiden Joko Widodo, Kamis lalu, memerintahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk mengirimkan 1.050 per­ sonel mereka di Sumatera. Ribuan tentara ini ditugaskan untuk membantu tim yang telah ada sebelumnya, untuk me­ madamkan kebakaran dan lahan yang merebak di Sumatera, sekaligus juga untuk membantu menangkap para pelaku pem­ bakaran. Sesungguhnya, bencana ke­ bakaran dan lahan di Sumatera dan Kalimantan, merupakan ke­ jadian berulang kali. Sepanjang 18 tahun ke belakang selalu saja berulang.

Jurnal Asia | Ant: Rony Muharrman

Sebuah perahu melintas di Sungai Siak yang dipenuhi kabut asap di Pekanbaru, Riau. Sebagian wilayah di Riau masih diselimuti kabut asap pekat dampak kebakaran hutan dan lahan. evakuasi untuk warga di daerahnya. [Baca Juga: Sampai Kapan Kita Mau ‘Produksi’ Kabut Asap?] “Oksigen murni tersisa lima

Namun miris, hingga kini tetap belum terlihat upaya nyata untuk menanggulangi, atau mencegah bencana ini. Tahun ini saja, pemerintah mengaku

sudah me nerjunkan 20 unit pesawat untuk ditugaskan me­ lakukan pemboman air. Setidaknya, sudah 30 juta liter air juga sudah diguyurkan di Sumatera, bersama lebih dari 176 ton garam demi me­ rangsang agar hujan turun. Presiden Joko Widodo Tak diketahui, sampai kapan upaya ini akan terus diper­ tahankan. Namun, upaya kon­ vensional dan serupa tiap ta hun ini selalu diterapkan pemerintah, ketika kabut asap mulai mengamuk. Lalu, bersamaan dengan itu di kepolisian, secara beruntun mulai diumumkan para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Meski tak dirinci jelas, sejak kapan para pelaku pembakaran ini diincar, namun sudah di­ tetapkan setidaknya ada 107 orang yang jadi tersangka. “Sementara, untuk tersangka ada 107 orang. 68 perkara sudah masuk penyidikan dan 21 perkara sudah dinyatakan lengkap,” ujar Kepala Bagian penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Suharsono. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Su­ topo Purwo Nugroho, men­ yebut idealnya memang harus ada penanganan permanen terhadap bencana ini. Langkah itu pun harus dimulai dari penanganan secara fisik hingga ke langkah penegakan hukum. Sehingga, tidak ada ke s a n b a hwa p e n a n g a n a n se rupa dengan pola seperti ‘Terbakar dulu baru dipadamkan’ terjadi lagi. “Kunci utama mengatasi ke­ bakaran hutan dan lahan adalah penegakan hukum. Sudah ban­ yak UU, peraturan, juknis, dan lainnya yang mengatur, namun faktanya tetap dibakar,” kata Sutopo. Ia pun mencontohkan keja­

dian di Pekanbaru Riau. Di wilayah ini, kebakaran hutan dan lahan sangat berkaitan erat dengan kesengajaan yang dilakukan oleh oknum, atau kelembagaan. Di mana sudah menjadi ke biasaan bahwa membakar hutan adalah cara paling mu­ dah dan hemat biaya untuk membuka sebuah kawasan. “Buka lahan dengan membakar cukup butuh biaya Rp600 ribu hingga Rp800 ribu. Sedangkan tanpa membakar butuh biaya Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per hektarenya,” kata Sutopo. Dampak Kerugian Sejauh ini, memang belum ada rincian akumulatif perihal dampak kutukan asap ini pada tahun ini. Namun, diperkirakan jika tahun lalu saja kerugian bencana ini mencapai Rp50 triliun, di tahun ini akan lebih dari itu. “Dampak kebakaran la han dan hutan lebih besar diban­ dingkan jenis bencana lainnya di Indonesia,” kata Sutopo. Kabut asap di Riau yang tampak dari satelit Meski belum bisa dirinci lengkap, namun dipastikan sebanyak 25,6 juta jiwa telah terdampak dari bencana ini. “Jumlah itu (25,6 juta) belum mencerminkan berapa kerugian ekonominya. Kami masih meng­ kalkulasi,” kata Sutopo. Yang jelas, ‘kutukan asap’ ini memang sudah mengancam kesehatan bagi warga di Su­ matera dan Kalimantan. Bu­ ruknya kualitas udara yang terjadi setiap tahun sejak 18 tahun silam, sudah mengendap dan berpotensi menjadi an­ caman kesehatan. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Ke menterian Kesehatan Prof. Tjandra Yoga Aditama mengakui adanya ancaman kematian aki­ bat bencana kabut asap. Kondisi

Jurnal Asia | Ant: Iggoy el Fitra

SeJUmLaH siswa sekolah dasar (SD) menggunakan masker saat upacara di sekolah mereka, SD 03 Koto Tuo Pulutan, Kab.Limapuluhkota, Sumatera Barat. itu memungkinkan bagi warga yang secara rutin terpapar oleh kabut asap. “Angka kematian akibat dam­ pak kesehatan asap kebakaran hutan biasanya amat kecil dan relatif, namun bukan be­ rarti harus diabaikan dan di­ sepelekan,” ujarnya. Solusi Baru­baru ini, Menteri Ke­ hutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mulai mewacanakan untuk merevisi Undang­Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Upaya adminstratif lewat kebijakan ini dipercaya akan ‘menekan’ angka pembakaran hutan di Indonesia. Sebab, lewat UU ini pemerintah mempercayai telah diberikan celah bagi para pelaku pembakar hutan untuk berlindung. “UU itu perlu direvisi sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” kata Siti, ahad lalu.

Sebagaimana termaktub da­ lam pasal 69 ayat (2), menurut Siti, memang diperkenankan ada aktivitas pembakaran lahan dengan maksimal luasan dua hektare. Dan, tentunya dengan membuat terlebih dahulu sekat bakar untuk mengantisipasi perluasannya. “(Namun) Kenyataannya pem bakaran kerap tak ter­ kontrol,” kata Siti. Karena itu, direncanakan nantinya dalam revisi itu akan ada skema insentif bagi mas­ yarakat yang tidak membakar lahan. Misalnya, menyediakan pembiayaan tanpa bunga, atau membantu pem bukaan lahan secara mekanis. “Insentifnya seperti apa, nanti akan di­ detailkan,” katanya. Anggota Dewan Per wa ki­ lan Rakyat Herman Kha eron menyambut positif perihal ren­ cana tersebut. Ia menekankan, saat ini memang harus ada larangan bagi warga untuk membakar lahan mereka.

“Revisi juga UU Nomor 41 tentang Kehutanan. Dengan ini pembakaran lahan dan hu­ tan dapat diminimalisir dan dihilangkan,” katanya. Apa pun itu, kutukan asap harus diakhiri dari Indonesia. Ko mitmen pemerintah dan masyarakat soal ini harus di­ perkokoh. Jangan cuma seperti asap yang sebentar kemudian hilang ditiup angin. Konsistensi Indonesia lewat ratiikasi perjanjian kabut asap, patut diperkuat. Sensitifitas pemerintah yang hingga kini tak kunjung menetapkan bencana kabut asap sebagai bencana nasional juga harus dievaluasi. Sehingga, kutukan ini tidak lagi dianggap sebagai kutukan yang melekat dan tak bisa hilang. “Kami akan berupaya maksimal dalam dua minggu kami bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap,” janji Kepala BNPB Willem Rampangilei, saat di Riau awal September lalu. (vn)

Waspada, Efek Buruk Asap Kebakaran Hutan KeBaKaran hutan dan lahan di Sumatera serta kini di Kalimantan, membawa efek buruk bagi kesehatan masyarakat sekitar. Di awal September, tercatat kepekatan kabut asap di kota­kota yang terpapar asap, melebihi 150 mikrogram per meter kubik, atau dengan kata lain, melebihi ambang batas aman. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kenten, Palembang, menyatakan udara di wilayah Sumatera itu sudah tidak lagi sehat. Dinas terkait bahkan sampai mengeluarkan instruksi masalah kesehatan udara, termasuk bagi anak sekolah. Buruknya kualitas udara, tak hanya terjadi pada pagi hari, namun hampir sepanjang hari. Di sisi transportasi darat, nyawa pengendara di kota Palembang dan sekitarnya mulai terancam, karena terbatasnya jarak pandang. Sejauh mata memandang, yang tampak hanya kabut asap. Data BMKG menyebut, jarak pandang di Palembang di bawah satu kilometer. Saat siang hari, jarak pandang agak normal, meski tetap diselimuti asap putih. Minggu, 13 September 2015, kondisi kabut asap belum me­ nandakan tanda­tanda menipis. Efek kebakaran hutan yang belum juga teratasi, dirasa berbahaya dan efek jangka panjangnya membahayakan kesehatan, bahkan

bisa menyebabkan kematian. “Angka kematian akibat dampak asap, kebakaran hutan biasanya kecil dan relatif, namun bukan berarti bisa diabaikan apalagi disepelekan,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Prof dr. Tjandra Yoga Aditama SpP(K). Walau kecil, ada tiga kemung­ kinan yang bisa berakibat fatal. Kemungkinan pertama, infeksi pernapasan yang memburuk, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) misalnya. Jika tak segara ditangani, bisa menjadi pneumonia. Ia akan makin parah, apabila sistem imunitas tubuh orang itu tidak kokoh. Kemungkinan kedua adalah memburuknya penyakit paru dan jantung kronik, apalagi pada lansia.‎ Contohnya, mereka bisa terserang PPOK eksaserbasi akut, cor pulmonale, gagal jantung, dan penyakit berbahaya lainnya. Kemungkinan yang juga bisa merenggut nyawa, adalah ke­ matian yang timbul bukan karena penyakit. Tapi, karena kecelakaan akibat kebakaran yang kian meluas, baik secara langsung karena api, atau lainnya. Ketebalan kabut asap mem­ buruk Ancaman kabut asap bagi kesehatan, tak hanya terjadi di beberapa kota di Sumatera dan

Kalimantan, namun juga di Riau. Bahkan, saat ini kondisi udara di Pekanbaru, dinyatakan pada level berbahaya. Dokter spesialis paru­paru, Azisman Daad menyebutkan, idealnya dengan kondisi kabut asap yang bertambah parah, masyarakat Riau sudah diungsikan. “Namun, hal itu susah dilakukan karena banyak kendala. Di antaranya, jumlah masyarakat yang banyak,” ujar Azisman. Sementara itu, Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, menjelaskan, ketebalan kabut asap di Riau memburuk. Minggu pagi, 13 September 2015, jarak pandang warga Riau menurun. “Jarak pandang hanya 300 meter. Di Rengat, jarak pandang 100 meter. Kondisi sama juga terjadi di Dumai dan Pelalawan, batas jarak pandang tak lebih dari 100 meter,” kata Sugarin. Soal kebakaran hutan dan lahan di Riau, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, sampai me­ rasa heran, mengapa daerah itu terus mengalami kebakaran selama 18 tahun belakangan. “Lokasi kejadiannya juga di sekitar itu. Kalau kami tanya kapan terjadi, jawabannya selalu saat musim kering. Pelaku dan pemilik lahannya kami tahu, tetapi kenapa ini bisa tetap terjadi?” kata Willem. Menurut Tjandra Yoga, banyak

orang takut terkena kanker akibat terus­menerus terpapar asap. Ia menjelaskan, kanker akan terjadi bila terkena paparan bertahun­ tahun dan itu nonstop. Nah, kebakaran hutan biasanya hanya terjadi selama beberapa bulan, dan berhenti saat musim berganti. Dia menjelaskan, sampai se­ karang belum ada bukti ilmiah yang menghubungkan ‎kanker dengan asap kebakaran hutan‎. Paparan asap kebakaran yang tidak terjadi terus­menerus, berbeda dengan paparan asap rokok, yang dihisap setiap hari, selama 10­ 20 tahun misalnya, itu jelas bisa menyebabkan kanker. Asap kebakaran hutan, mem­ punyai komposisi berbeda dengan asap lain, misalnya gunung berapi, polusi pabrik, atau kendaraan bermotor. Asap kebakaran hutan, lebih bersifat biomass, karena yang terbakar pohon hidup. Secara umum, kabut asap dapat mengganggu kesehatan semua orang, baik yang sehat atau sakit. Pada kondisi tertentu, orang sehat tetap akan menjadi mudah mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap, khususnya bagi yang punya gangguan paru dan jantung, lansia, serta anak-anak.‎ “Dampak asap kebakaran hutan pada kesehatan, dapat langsung atau tidak langsung. Y ‎ ang termasuk dampak langsung, adalah infeksi paru dan saluran

napas.‎ Kabut asap dapat sebabkan iritasi lokal pada selaput lendir di hidung, mulut, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi,” kata Tjandra. ISPA jadi lebih mudah terjadi, karena tidak seimbangnya daya tahan tubuh, pola bakteri pen­ yebab penyakit, dan buruknya lingkungan. Jadi, ISPA akibat kebakaran hutan, bisa terjadi melalui tiga mekanisme, yakni iritasi, infeksi, serta penurunan daya tahan ‎ melawan kuman. Dampak langsung lainnya,

adalah ‎ g angguan pada mata dan kulit. Efeknya menimbulkan keluhan gatal, mata berair, pera­ dangan, dan infeksi yang kian berat. Waspada pula pada asma dan penyakit kronis lain, seperti bronkitis kronik, dan PPOK. Karena, asap kebakaran hutan terhirup ke paru­ paru‎. Akibatnya, kemampuan kerja paru berkurang dan menyebabkan orang mudah lelah dan mengalami sulit bernapas. Sementara itu, dampak tidak langsungnya, adalah polutan asap kebakaran hutan bisa men­

jadi sumber penyakit di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindung. Kalau air dan makan‎ a n itu dikonsumsi, bukan tidak mungkin, terjadi ga­ ngguan saluran cerna dan pen­ yakit lain bagi manusia yang mempergunakannya.‎ Lalu, secara umum, bisa terjadi pula berbagai penyakit kronik di organ tubuh. Hal ini karena dampak tidak langsung, di mana kabut asap menurunkan daya tahan tubuh dan menimbulkan stres pada masyarakat. (vn)

Jurnal Asia | Ant: Jessica Helena Wuysang

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalbar, Frederika Cornelis (kanan) membagikan masker kepada pengendara motor, saat sosialisasi pentingnya penggunaan masker di Pasar Flamboyan, Pontianak, Kalbar.


wisata

sabtu, 19 september 2015

10

Air Soda Desa Parbubu Tarutung

Pukau wisatawan dengan Gelembung Tarutung | Jurnal asia Wisata Pemandian air Soda, Desa Parbubu, Tapanuli Utara merupakan sebuah keindahan dan keunikan wisata alam yang dimiliki oleh indonesia. Beruntunglah indonesia memiliki wisata seperti ini, karena hanya terdapat dua di Dunia. Ya.... Pemandian air Soda ini hanya bisa ditemukan di Desa Parbubu Tarutung Sumatera Utara indonesia dan satu lagi di daerah Venezuela, amerika Selatan. Unik bukan....?

J

ika berbicara tentang pemandian air panas, mungkin hal itu sudah biasa, banyak daerah wisata yang menawarkan pemandian air panas di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya lagi di Desa Sipoholon Tapanuli Utara, tidak jauh dari lokasi pemandian Air Soda Desa Parbubu ini juga, dan beberapa lainnya di sumatera utara ada di Berastagi dan Pangururan Samosir. Namun sensasi wisata mandi air panas tentu sangat berbeda dengan pemandian Air Soda ini, dimana airnya memang terlihat seperti air soda. Coba anda bayangkan jika anda membuka botol minuman ringan bersoda, maka gelembung-gelembung air seperti berkeluaran dari bawah ke atas dan begitu juga dengan pemandian Air Soda di desa Parbubu Tarutung ini. Sebagai satu-satunya pemandian air soda yang terdapat di Indonesia tentunya memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia khususnya para Traveller’s. Wisata air soda ini pertama kali di kelola oleh seorang warga sekitar bernama Minar Sihite (Op. Ridoi Tobing/ Br. Sihite) Dulu Minar Sihite ini merupakan seorang bidan, ketika pulang kampung ia secara tidak sengaja menemukan aliran air soda yang keluar dari semak belukar yang merupakan sumber mata air soda tersebut. Seperti dikutip dari Wikipedia juga, Minar Sihite ini dulunya mendapatkan pesan dari sebuah mimpi yang mengisyaratkan bahwa ia mendapatkan wasiat untuk mengelola tempat tersebut dan ia di perintahkan untuk memberikan Tujuh Pohul Itak (lampet atau berupa makanan yang terbuat dari tepung) dan ketujuh Pohul itak tersebut dibungkus dalam daun pisang, ini sebagai permohonan izin kepada penghuni Gaib di lokasi itu. Dan mulai pada saat itu, dengan seorang diri ia mengembangkan mata air soda tersebut hingga menjadi sebuah tujuan wisata yang terkenal dari Tarutung, Tapanuli Utara serta unik karena hanya ada dua di Dunia. Ya... Benar saja, ketika mengunjungi lokasi wisata Air Soda ini, yang pertama kita lihat adalah warna airnya seperti kemerahan, hal ini juga yang menyebabkan warga sekitar menyebut air ini sebagai Aek Rara (air berwarna merah). Sebagai wisata Pemandian, tentu setiap pengunjung bisa menceburkan diri disini, ketika mulai menceburkan diri di pemandian yang bentuknya lebih tepat seperti sebuah kolam berbentuk setengah lingkaran ini, tubuh seperti berbusa, dari bawah tekanan soda seperti mengangkat tubuh keatas, sensasi mandinya cukup unik dan aneh. Jika

Suasana pemandian Air Soda di Desa Parbubu Tarutung yang kerap dikunjungi wisatawan tiap akhir pekan

dikatakan panas tidak juga sama dengan pemandian air panas lainnya, dan tentunya sangat berbeda dengan kita yang mandi atau berenang di pantai, apalagi mandi dikamar mandi. Dan kesamaanya dengan mandi di pantai adalah ketika percikan airnya mengenai mata, maka mata akan terasa perih. Sementara ketika dicicipi air soda ini terasa asin, namun asinnya tidak sama dengan asin air laut. Sementara itu, disekitar lokasi terlihat hamparan persawahan di kejauhan terlihat bukit yang mengelilingi kota Tarutung. Di dukung juga dengan lokasinya yang berada di bawah kaki perbukitan yang mengelilingi Kota Tarutung (rura silindung) membuat susananya berbeda dan udaranya sejuk namun tidak terlalu dingin. Namun, untuk mendapatkan sensasi yang lebih bagus lagi untuk mandi di lokasi wisata ini, maka setiap pengunjung disarankan untuk datang di pagi atau siang hari saja, karena jika sore hari sudah cukup banyak orang yang sudah selesai mandi di lokasi ini, sehingga airnya terlihat seperti keruh karena kadang pengunjung mandi dan menggunakan sabun mandi dan shampoo. Namun, anda tenang saja air soda itu selalu silih berganti, dari bawah mata airnya terus mengeluarkan air sodanya dan di tepian kolam pemandian air itu terbuang dan mengaliri persawahan. Namun, ketika menilik lebih dalam tentang Air Soda, Desa Parbubu ini, seperti kalah semangat saya rasa, karena melihat fasilitas di lokasi boleh dikatakan masih cukup minim. Entah karena dikelola oleh perorangan atau pun mungkin lahannya adalah milik warga, namun pemerintah setempat (pemkab tapanuli utara) seperti membiarkan wisata air soda ini begitu saja. Padahal jika dikembangkan lebih kreatif lagi maka para wisatawan akan lebih ramai lagi mengunjungi wisata unik ini. Ya.. sebagai pemandian air soda yang hanya ada dua di dunia dan yang salah satunya adalah pemandian ini, maka seharusnya perhatian yang lebih harus diberikan kembali ke spot air soda ini. Jika anda ingin mengunjungi lokasi wisata ini, anda cukup datang atau menuju Kota Tarutung saja, dari pusat kota letaknya hanya berjarak sekitar 1 Km saja. Jadi aksesnya sangat mudah, dan untuk fasilitas seperti restoran, hotel, belanja dan keperluan lainnya bisa anda dapatkan langsung di pusat kota Tarutung. Sementara untuk uang masuk, boleh dikatakan tidak ada, setiap pengunjung hanya perlu membayar uang parkir dan kalau mau anda membeli makanan atau minuman kecil di warung di dekat pemandian Air Soda itu. (net)

Sumber Foto: internet


sabtu, 19 september 2015

sambungan

11 Bank Windu Dijual Rp1 Triliun ke Tiongkok Jakarta | Jurnal Asia PT Bank Windu Kentjana Inter­ national Tbk (MCOR) melakukan penandatanganan kerjasma ter­ kait rencana China Construction Bank (CCB) mengakuisisi bank tersebut. Nantinya, CCB akan menjadi pemegang saham pe­ ngendali Bank Windu. Direktur Utama Bank Windu Luianto Sudarmana mengatakan, Bank Windu sedang merencana­ kan untuk meningkatkan modal baru sekira Rp1 triliun melalui penawaran right issue terkait dengan perjanjian ini. Adapun saham yang diambil sebanyak 40 persen. "CCB akan mengambil seba­ gian besar dari right issue itu, pada saat penawaran sehingga CCB menjadi pemegang saham pengendali," ujar dia di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat (19/9). Luianto mengatakan, melalui

pengalaman yang mendalam di bidang pembiayaan konstruksi dan infrastruktur, CCB diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian dan pasar keuangan Indonesia khususnya Bank Windu. "Investasi CCB ini akan me­ ningkatkan secara signifikan modal Bank Windu maupun pa­ sar modal dasar. Berdasarkan peraturan yang berlaku hingga bisa menopang pertumbuhan di masa depan," kata dia. Sekadar informasi, saat ini CCB memiliki aset sebesar 18,2 triliun yuan atau setara USD2,9 triliun dan modal inti sebesar 1,3 triliun yuan atau USD 204 miliar. CCB nantinya akan mengakuisisi secara bertahap dua bank di Indonesia. Salah satu yang diincar yakni bank menengah PT Bank Windu Kentjana Internasional Tbk. (oz)

Utang Luar Negeri Swasta Berisiko Default

Jurnal Asia | Ant: Basri Marzuki

MENTERI KELAUTAN PANEN UDANG. Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti menunjukkan udang saat panen di tambak tradisional milik warga di Desa Dolago, Parigi Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (18/9). Panen udang seluas lima hektare di lahan yang dibantu bibit dan pakan oleh Dinas Kelautan setempat itu itu menghasilkan udang 2,5 ton.

aturan menteri susi buat 637 Ribu nelayan menganggur

Jakarta | Jurnal Asia Bank Indonesia (BI) menilai, adanya risiko gagal bayar atau default terhadap Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada sektor swasta non­bank. Utang tersebut, terutama utang dengan tenor jangka pendek korporasi non­ailiasi yang sampai Juli 2015 mencapai USD14,6 miliar. Kepala Departemen Statistik BI, Hendy Sulistiowati, mengatakan berdasarkan profilnya, risiko ULN paling besar ada pada ULN sektor swasta, khususnya utang nonbank bukan ailiasi. “Pada Juli 2015, posisi ULN korporasi nonbank yang non­ ailiasi berjangka pendek sebesar USD14,6 miliar atau sebesar 4,8 persen dari total ULN Indonesia,” kata Hendy di Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (18/9). Hendy menyebutkan, ULN publik mengalami penurunan dari 2,2

persen (yoy) menjadi 0,3 persen, sedangkan ULN swasta menurun dari 9,7 persen menjadi 6,7 persen. Penurunan ULN publik dan swasta itu akibat turunnya utang dagang dan kepemilikan non­residen atas surat utang sektor swasta. Lebih lanjut dia menyebutkan, berdasarkan jangka waktu sisa, ULN Indonesia pada Juli 2015 masih didominasi utang jangka panjang dengan pangsa 81,4 persen atau sebesar USD247,2 miliar. Sedangkan, untuk jangka pendek senilai USD56,5 miliar atau memiliki pangsa 18,6 persen. Sementara itu, ULN sektor publik di dominasi pinjaman (loan angreement) dengan pangsa 39 persen dari total ULN publik. “Sebesar 60 persennya berupa pinjaman proyek. ULN publik masih didominasi pinjaman jangka panjang (93,6 persen),” tambahnya. (oz)

Tim Dragon Boat.................................... Jakarta | Jurnal Asia Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, menumpahkan keluh kesah ke Komisi IV DPR. Mereka menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memenuhi janjinya membantu nelayan tradisional Indonesia, bukan justru membuat mereka menganggur karena aturan. “Mana janji pemberian jaring dan kapal?,” ucap perwakilan ne­ layan Cilincing, Iway Suwardono dalam audiensi Komisi IV DPR di Jakarta, Jumat (18/9). Bukannya diberi bantuan, nelayan tradisional menjadi tak bisa melaut karena aturan Permen­KP nomor 2 tahun 2015. Mereka dilarang menangkap ikan dengan jaring yang dinilai aturan merusak lingkungan.

“Kami dilarang pakai cantrang karena merusak biota laut kata­ nya. Padahal kalau terkena ka­ rang, jaring kita yang rusak,” keluh Iway. “Kalau ombak atau harga bahan bakar minyak (BBM) yang naik itu bisa kita siasati, tapi masalah larangan ini yang kita takutkan.” Anggota Komisi IV DPR Da­ niel Johan menyebut hal ini tidak hanya terjadi di Cilincing. Berdasarkan data yang dimiliki Komisi IV DPR, ratusan ribu nelayan lainnya tidak bisa melaut. “Setidaknya ada 637 ribu nelayan yang menganggur karena aturan itu,” tegas Daniel. Komisi IV DPR pun berniat akan membentuk Panja Perlin­ dungan Nelayan karena sudah banyak nelayan yang sudah dirugikan aturan Menteri Su­ si Pudjiastuti. Pasalnya, Su­ si tidak mendengarkan reko­ men dasi dari DPR dan surat rekomendasi Ombudsman 0006/ REK/0201.2015/PBS­24/VI/2015 tanggal 25 Juni 2015. “Tertanggal 15 September lalu, Ombudsman sudah kembali melayangkan surat ke Menteri

Kelautan dan Perikanan untuk tindak lanjuti penangguhan Per­ men­KP 02 tahun 2015,” kata Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo. Apa Salah Kami Wajah Damir (37) terlihat murung. Sudah beberapa waktu terakhir, nelayan asal Cilincing, Jakarta Utara, itu tidak melaut. Bukan karena langkanya solar atau tingginya ombak, melainkan akibat peraturan yang dibuat oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. “Kalaupun ada larangan pada kami, apa kesalahan kami? Kami orang awam, kalau ada kesalahan pada kami, tolong beri arahan yang jelas,” kata Damir saat audiensi dengan Komisi IV, Jumat (18/9). Pada 8 Januari 2015 lalu, Menteri Susi menerbitkan Per­ aturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawls) dan Pukat Tarik (seine nets). Menurut Damir, peraturan itu telah membuat dirinya dan nelayan lain yang menggunakan

jaring cantrang tak dapat melaut. “Kami nelayan, kami peker­ ja keras, dan menurut kami, pekerjaan kami itu halal. Kami bukan pencuri, kami ingin kebe­ basan,” kata Damir. Nelayan lain, Iway Suwardono (37), mengaku, dirinya kini juga mengalami ketakutan untuk melaut. Hampir setiap hari petu­ gas dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Ke­ lautan dan Perikanan (PSDKP) menggelar razia di lokasi dimana ia biasa melaut. “Ombak tinggi bisa kita siasati, harga BBM mahal bisa kita siasati. Tapi, kalau larangan dari dalam Permen 2 itu yang kita takuti,” ujar Iway. Ia menuturkan, beberapa waktu lalu, dua orang rekannya ditangkap petugas karena tetap nekat melaut dengan meng ­ gunakan jaring cantrang. Bah­ kan, ia mengatakan, hingga kini keduanya masih ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. “Kapal yang mereka gunakan sekarang jadi bangkai di Muara Baru,” tuturnya. Iway mengaku sudah sejak lama dirinya menggunakan jaring cantrang untuk mencari ikan. Ia menganggap, penggunaan jaring tersebut tidak merusak ekosistem laut. Namun, ia tak mengerti kenapa sekarang cantrang dila­ rang digunakan. Untuk diketahui, Pasal 2 Per­

men tersebut menyatakan, “Setiap orang dilarang menggunakan alat penangkapan ikan pukat hela (trawls) dan alat penangkapan ikan pukat tarik (seine nets) di seluruh Wilayah Pengolahan Perikanan Negara Republik Indo­ nesia.” Sementara itu, di dalam Pasal 4 dinyatakan, ada dua jenis seine nets, yakni pukat tarik pantai (beach seines) dan pukat tarik berkapal (boat or vessel seines). Sementara itu, jaring cantrang termasuk ke dalam salah satu jenis pukat tarik berkapal. Penjelasan Susi Susi Pudjiastuti pernah men­ jelaskan, penggunaan trawl oleh kapal­kapal besar selama ini memiliki efek yang dahsyat terhadap ekosistem bawah laut. Kerusakan parah akan jelas terlihat setelah alat tangkap itu digunakan. “Karena lihat kerusakannya itu luar biasa. Makin efektif alat tangkap itu, makin kejam sama ekosistem,” kata dia. Bahkan, lanjut Susi, apabila trawl ditarik dengan mengguna­ kan kapal 800 GT dengan luas 100 kilometer, dipastikan kerusakan ekosistem bawah laut akan le bih parah. Karena itu, Susi memilih mengundurkan diri dari jabatannya saat ini daripada membiarkan penggunaan alat penangkap ikan (API) pukat hela (trawl) dilegalkan. (kcm/ant)

Tim dragon boat Lugahon Samosir Indonesia lolos ke semifinal setelah berhasil menyingkirkan tim thongpradha Surathani Thailand dengan ca­ tatan waktu 1 menit, 21 detik. Sedangkan pelatih dayung Gusar Sitanggang mengatakan saat ini tim masih semangat. Diharapkan untuk besok atlit lebih

siap lagi. Terutama kekompakan berdayung dan disiplin akan ditingkatkan. “Kita harus optimis meng­ hadapi partai semifinal. Untuk itu, saya ingatkan kepada tim tim harus tetap semangat dan percaya diri. Tinggal dua langkah lagi untuk menuju sang juara,” pungkasnya. (rel/bambang nl)

Saudi: Tak Ada Pidana .......................... “Pemerintah telah mengins­ truksikan pengoperasian pro­ yek dilakukan setelah selesai penyelidikan dan dilarang mela­ kukan tender yang berkaitan dengan proyek pemerintah serta pejabat eksekutif (Bin Laden) dicekal ke luar negeri sampai penyelidikan selesai,” jelas Mu­ barak. Santunan Segera Cair Selain memberikan santunan segera, Yang Mulia Raja ju ga menginstruksikan untuk me­ ngundang anggota keluarga dari masing­masing korban meninggal dari jamaah haji luar negeri menjadi tamu undangan Khodim Al Haromain Al Syarifain pada musim haji tahun 1437 Hijriyah (tahun depan),” kata Mustofa di Jakarta, Jumat (18/9). Untuk para korban cedera yang belum menyelesaikan ibadah haji karena faktor pemulihan kesehatan, kata dia, mereka

dapat melaksanakannya pada tahun depan dengan menjadi tamu undangan serupa. Secara umum, kata dia, pe­ merintah Saudi memberikan perhatian dan santunan tanpa membeda­bedakan asal usul negaranya. Terkait tindak lanjut terhadap korban insiden, Mustofa me­ ngatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mempermudah proses identiikasi korban. Bagi keluarga korban me­ ninggal, kata Mustofa, pemerintah Saudi memberikan kebebasan kepada keluarga dalam hal me­ ngurus jenazah. Jenazah dapat dibawa pulang ke Tanah Air atau dimakamkan di Tanah Suci. “Kami juga memberikan kemu­ dahan visa kunjungan kepada keluarga korban yang hendak menengoknya di sejumlah rumah sakit di Saudi,” kata dia. (ant/bs)

Biaya Dokumen TKI ....................................................................................................

Jurnal Asia | Ant: Yudhi Mahatma

MENKo Perekonomian Darmin Nasution (kiri) berdialog dengan anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) saat audiensi dan sosialisasi paket kebijakan ekonomi pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/9).

Hasil Kekayaan Indonesia Banyak Dinikmati Singapura Jakarta | Jurnal Asia Menko Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan banyak hasil kekayaan Indonesia yang keuntungannya dinikmati oleh negara tetangga, Singapura. Untuk itu, pemerintah berusaha agar keuntungan tersebut bisa dinikmati oleh Indonesia. Darmin menjelaskan, hal itu terjadi lantaran Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Indonesia tidak diimbangi dengan sektor pengolahan yang memadai se­ hingga setiap produk mentah yang dihasilkan dari hasil alam Tanah Air kemudian di bawa ke Singapura

karena Singapura memiliki fasilitas pengolahan dan gudang berikat. Setelah menjadi barang jadi, lanjut Darmin, Singapura nantinya melakukan ekspor ke negara lain. "Ini saya ada cerita kenapa kok kita yang hasilkan sumber daya alam yang banyak, tapi yang kaya Singapura," kata Darmin, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (18/9). Tidak hanya itu, jelas mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini, Singapura dengan fasilitas gudang berikat yang dimilikinya juga menampung serbuan distri­ busi barang­barang impor dari

berbagai negara, termasuk ba­ rang yang diimpor Indonesia "Kita salah satu negara yang impor kapas dari Rusia, kita juga impor banyak setiap tahun dari AS, tapi karena tidak punya gudang berikat tidak bisa di simpan di sini," ujar dia. Untuk itu, tegas Darmin, agar keuntungan tidak terus menerus dinikmati bangsa lain, pemerintah berencana akan membangun gudang logistik di Tanah Air untuk menampung barang­barang ter­ sebut. "Kenapa kita tidak buat di sini. Supaya tidak perlu impor lagi," pungkasnya. (mtv)

Menurut Nusron, sebelum berangkat ke Malaysia, para TKI dibebankan biaya tambahan kurang lebih 420 ringgit. Biaya tambahan itu terdiri dari biaya pengurusan visa, ISC finger screen, dan biaya pemeriksaan kesehatan. Ia lalu mencontohkan biaya pengurusan visa yang menurutnya meningkat jauh dibandingkan sebelumnya. M u l a nya , T K I m e n g u r u s visa ke kedutaan dengan biaya kurang lebih 15 ringgit. Na­ mun, pemerintah Malaysia telah mengubah aturan terkait ke­ pengurusan visa. Dengan de­ mikian, para TKI tidak lagi me­ ngurus visanya melalui kedutaan melainkan lewat suatu perusaha­ an swasta. Biaya yang dibebankan pun menjadi 220 ringgit. Terkait ISC finger screen, kata Nusron, para TKI sebelum berangkat ke Malaysia diwajibkan memakai inger screen yang biaya pencetakannya kurang lebih 80 ringgit. “Kalau kita keluar negeri, biasa ada ISC inger screen (pindai sidik jari). Mereka inger print (sidik jari) tidak dibuka di sana, tapi sudah di sini. Sebelum berangkat wajib pakai inger screen ini, 80 ringgit untuk cetak inger print,” kata Nusron.

Belum lagi biaya tes kesehatan yang dibebankan TKI ketika sampai di Malaysia. Kadang­ kadang, kata Nusron, para TKI terpaksa kembali ke Tanah Air jika dinyatakan tidak it setelah melalui pemeriksaan kesehatan di Malaysia. “Dibuat sistem best to net itu, TKI sebelum berangkat masuk di sistem ini di balai kesehatan dan harus sama di balai kesehatan di sana. Bayarnya 120 ringgit, uang lagi,” tutur Nusron. Atas dasar itu, Nusron juga mengusulkan kepada Pemerintah Malaysia agar membuat sistem satu pintu terkait pengurusan beban masuk TKI. Sistem sa­ tu pintu ini diharapkan mem­ permudah mekanisme kontrol atas kemungkinan adanya agen yang nakal dalam memproses administrasi masuknya TKI ke Ma­ laysia. Namun, menurut Nusron, Wakil Perdana Menteri Malaysia belum memberikan jawaban atas usulnya ini. Bahas Soal TKI Ilegal Deputy Prime Minister Ma­ laysia Ahmad Zahid Hamidi me­ ngadakan pertemuan dengan Menkopolhukam Luhut B Pan­ djaitan. Selain soal kabut asap, ada beberapa agenda lain yang dibahas.

Pembahasan yang dilakukan antara Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dengan Menkopolhukam berkisar dalam hal ekonomi dan tentunya masalah perbatasan. Bahkan keduanya juga membahas me­ ngenai pengelolaan wilayah udara atau light information region (FIR). “Soal asap, ekonomi, per­ batasan, masalah FIR, masalah pajak range of FIR. Kami akan membangun terus kerja sama lebih dekat lagi,” ujar Luhut usai pertemuan di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Jumat (18/9/2015). Mengenai FIR ini, wilayah Indonesia memang berbatasan dengan Singapura dan Se me­ nanjung Malaysia­Malaka, juga di wilayah Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia. FIR di sejumlah wilayah tersebut dikelola oleh Singapura dan Malaysia. Konlik perbatasan seperti di wilayah Ambalat antara Indonesia dan Malaysia juga masih belum menemukan titik terang dan masih dalam perundingan. Luhut pun yakin pembahasan mengenai perbatasan dapat berlangsung dengan baik antar kedua negara. “Akan kami bicarakan dengan baik­baik dengan spirit yang

ada,” kata mantan Kepala Staf Kepresidenan itu. Sementara itu menurut Wakil PM Hamidi, ia dan Luhut juga sempat membicarakan mengenai permasalahan TKI Ilegal. Semen­ tara untuk masalah FIR, seperti yang dikatakan Luhut, kedua negara akan merundingkan ba­ gaimana masalah fee pajak atau model pembayarannya. “Soal­soal yang berkaitan dengan persepadanan perbatasan (FIR) ini akan diselesaikan de­ ngan cara uang. Kita bicarakan ekonomi, dan soal­soal yang berkaitan dengan sosial termasuk legalisasi pekerja­pekerja Indo­ nesia yang tanpa izin, yang bisa pulang dan diberi dokumen,” jelas Hamidi dalam kesempatan yang sama. Hamidi yang datang ditemani oleh Dubes Malaysia untuk Indo­ nesia Dato Zahrain Mohamed Hashimmy itu mengaku senang bertemu dengan Luhut. Ia merasa memiliki ikatan atau chemistry de­ ngan purnawirawan TNI tersebut. “Saya senang sekali karena chemistry dengan pak Luhut baik. Saya pikir permasalahan­per­ masalahan yang belum terung­ kai dapat terselesaikan dengan adanya hubungan yang baik ini,” tutupnya. (kcm/ant)


12

Lentera aSia

Sabtu, 19 September 2015

Di Tengah Protes Publik

Jepang teruskan rencana Perluasan Peran Militer Tokyo | Jurnal Asia Pemerintah Jepang pada Jumat (18/9) meneruskan rencana undang-undang baru pertahanan, yang membuat negara tersebut dapat mengirim tentara ke luar negeri untuk pertama kali sejak Perang Dunia II.

AFP PHOTO: BRENDAN SMIALOWSKI

PROTES. Orang-orang menggenggam foto para terduga korban penganiayaan saat sebuah demo di depan Gedung Putih jelang kunjungan resmi Presiden Tiongkok Xi Jinping, pada 16 September 2015 kemarin di Washington, DC. Selain itu, hubungan AS dan Tiongkok kembali memanas setelah pernyataan seorang pejabat tinggi militer AS seputar pembangunan fasilitas udara yang dilakukan Tiongkok di wilayah Laut China Selatan.

Sengketa Laut China Selatan

Tiongkok Protes Pernyataan Petinggi Militer AS Beijing | Jurnal Asia Pemerintah Tiongkok, Jumat (18/9) melayangkan protes keras setelah seorang komandan tertinggi militer AS menyarankan agar militer AS mengirimkan kapal dan pesawat untuk berpatroli di dekat pulau buatan Tiongkok di Laut China Selatan. Krisis pun semakin m e m a n a s ke m b a l i s e t e l a h Tiongkok dituding membangun pelabuhan dan landasan pacu ketiga di Kepulauan Spratly yang menjadi persengketaan selama ini. Proyek itu telah menimbulkan kecemasan bagi negara-negara Tiongkok, seperti Filipina yang merupakan salah satu sekutu AS di wilayah Pasifik. Apalagi pemerintah Tiongkok mengklaim Kepulauan Spratly adalah wilayah kedaulatannya dan tidak ada niat sama sekali untuk bermusuhan dengan negara-negara tetangga. Laksamana Harry Harris, komandan pasukan AS di Pasiik, mengatakan pada sidang senat pada hari Kamis lalu, bangunan berupa tiga lapangan udara untuk aksi militerisasi di pulaupulau kec il tersebut t elah menimbulkan kecemasan di kalangan militer dan menjadi ancaman bagi negara-negara di kawasan itu. Harris mengatakan Amerika Serikat harus menggelar latihan navigasi dan penerbangan militer di pulau-pulau di Laut China

Selatan. Menyikapi masalah ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei mengatakan, Tiongkok sangat prihatin terhadap komentar petinggi militer AS tersebut dan menentang setiap aksi yang mengganggu kedaulatan dan keamanan Tiongkok dengan dalih melindungi kebebasan navigasi. “Kami menuntut negara bersangkutan berbicara dan bertindak hati-hati dan harus menghormati kedaulatan dan keamanan kepentingan Tiongkok, serta tidak mengambil tindakan berisiko atau provokatif,” kata Hong dalam sebuah jumpa pers seperti dikutip reuter. Sementara itu, Presiden Tiongkok Xi Jmemulai kunjungan selama seminggu ke Amerika Serikat pada Senin lalu. Kekhawatiran AS tentang klaim teritorial Tiongkok di Laut China Selatan akan semakin meningkat dan persoalan ini akan menjadi salah satu agenda dalam pembicaraan Presiden Barack Obama. Tiongkok Vietnam, Filipina, Malaysia, Taiwan dan Brunei s a l i n g m e n g k l a i m w i l a ya h teritorial di Laut China Selatan, di mana alur ini diperkirakan mempunyai potensi perdagangan sekitar USD 5 setiap tahun. Pada Kamis kemarin, kepala komite militer Senat AS mengkritik pemerintahan Obama karena

dinilai gagal untuk menentang pembangunan pulau buatan Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. (luhut)

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjelaskan perubahan kebijakan--yang akan menjadi perubahan terbesar bagi pertahanan Jepang sejak pembentukan militer pascaperang, 1954--diperlukan demi menghadapi tantangan baru, seperti, Tiongkok. Namun, rancangan itu memicu protes besar dari warga setempat karena dinilai melanggar undang-undang dasar dan berpeluang menyeret Jepang ke sengketa, yang melibatkan Amerika Serikat. Amerika Serikat mendukung rencana tersebut. Namun, Tiongkok, yang mempunyai pengalaman pahit pada masa penjajahan Tokyo, berulangkali menyatakan keberatan. “Kami baru-baru ini mendengar bahwa perlawanan publik Jepang semakin keras. Kami meminta Jepang untuk mendengarkan suara domestik maupun internasional, serta belajar dari

sejarah demi menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei kepada sejumlah wartawan pada Jumat (18/9). Partai penguasa di Jepang, Partai Demokratik Liberal, kini mendesak agar majelis tinggi perwakilan rakyat mengesahkan undang-undang perubah an peran militer sebelum dimulainya hari libur lima hari pada Sabtu depan. Pada saat itulah diperkirakan gelombang demonstrasi besar akan muncul. Partai Abe menguasai sebagian besar kursi majelis tinggi. Namun demikian sejumlah partai oposisi tengah menyerahkan mosi kecaman sekaligus mosi tidak percaya di majelis rendah untuk menghalangi pemungutan suara atas undang-undang militer baru. Dua mosi tersebut kalah oleh suara mayoritas. Undang-undang itu, yang akan merevisi larangan pertahanan diri

Perangi Masalah Perdagangan Anak

RRT Kendurkan Aturan Adopsi Beijing | Jurnal Asia Tiongkok mengendurkan aturan untuk mengadopsi anakanak terlantar ataupun korban per dagangan anak, demikian dilaporkan media pemerintah, Jumat (18/9), ditengah upaya pemerintah memerangi masalah merajalelanya perdagangan anak. Perdagangan anak merupakan masalah serius di Tiongkok, dan pemerintah mengatakan pada 2014 bahwa mereka telah menyelamatkan 13 ribu anak yang diculik. Banyak diantara anak-anak itu yang akhirnya dimasukkan ke panti asuhan milik pemerintah atau fasilitas kesejahteraan masyarakat lain. Berdasar aturan baru itu, se orang anak bisa diadopsi jika pihak berwenang tidak me nemukan orang tua atau wali setelah pencarian selama setahun, demikian dilaporkan harian China Daily, mengutip pejabat dan pernyataan Kementerian Urusan Sipil serta Kementerian Keamanan Publik.

Keluarga yang mengadopsi harus mau mengembalikan anak itu ke orang tua biologisnya jika mereka muncul, selama pihak berwenang tidak menemukan adanya bukti bahwa orang tua kandung sengaja menelantarkan atau menjual anaknya. Sebelumnya, anak-anak di panti asuhan tidak bisa diadopsi sementara pihak berwajib mencari orang tua mereka, sehingga anak-anak itu dibiarkan dalam kondisi tak pasti, kata pejabat Kementerian Urusan Sipil. Media pemerintah juga me-

ngatakan pihak berwajib akan menggunakan contoh darah untuk mencoba mengaitkan DNA anak dengan orang tua kandungnya. Pihak berwajib berjuang untuk menemukan orang tua anak-anak korban penculikan, dan hanya sebagian kecil dari anak-anak yang diselamatkan, yang kembali ke keluarga mereka. Kementerian Luar Negeri AS mengatakan setiap tahun sebanyak 20 ribu anak-anak diculik di Tiongkok. Banyak diantaranya dijual ke keluarga lain atau dipaksa menjadi buruh.(ant)

kolektif atau membela negara sahabat yang terkena serangan, itu akan dibahas dalam sidang paripurna setelah disahkan oleh panel majelis tinggi. Di luar gedung parlemen, ribuan pengunjuk rasa datang setiap hari sepanjang pekan ini. Mereka meneriakkan slogan “batalkan rancangan undangundang perang” dan “mundur A b e .” S e j u m l a h p e n g a m a t mengatakan bahwa rancangan undang-undang militer yang

baru merupakan penghinaan terhadap konstitusi dasar yang cinta damai. Dia juga menilai Abe telah menggunakan cara otoriter dalam mendorong pengesahan. “Isi, proses, dan doktrin dari rancangan undang-undang pertahanan ini beresiko me ngubah jalur yang telah kami lalui selama 70 tahun terakhir sebagai negara damai dan demokratis,” kata tokoh dari oposisi Partai Demokrat, Yukio Edano. (ant)

人一旦無所事事,虛度光陰, 精神就會萎靡不振, 生命也就失去意義。 Pada saat seseorang tidak melakukan aktiitas apa pun dan membiarkan waktu berlalu begitu saja, itu akan membuat semangatnya menjadi lesu tidak bergairah dan kehidupannya kehilangan makna. - Kata Perenungan Master Cheng Yen -

~ 摘錄自證嚴上人靜思語 ~

KATA PERENUNGAN Don’t indulge in careless behavior. Don’t be the friend of sensual pleasures. He who meditates attentively attains abundant joy : Janganlah terlena dalam kelengahan. Jangan pula terpikat pada kenikmatan nafsu inderawi. Hanya orang yang waspada dan tekun bersemadi akan meraih kebahagiaan sejati.

APPAMADA VAGGA II : 27


13

SP RT

Sabtu, 19 September 2015

Head to Head 05/10/14

Sabtu (19/9) 19:45[17] Chelsea vs Arsenal [4]

0 : 1/4

21:00[15] Aston Villa vs West Brom [14]

0 : 1/4

21:00[16] Bournemouth vs Sunderland [19]

0 : 3/4

21:00[20] Newcastle vs Watford [13]

0:0

21:00[18] Stoke vs Leicester [2]

Premier League Inggris No Tim M M 1 Man City 5 5 2 Leicester 5 3 3 Man United 5 3 4 Arsenal 5 3 5 West Ham 5 3 6 Crystal Palace 5 3 7 Everton 5 2 8 Swansea 5 2 9 Norwich 5 2 10 Liverpool 5 2 11 Southampton 5 1 12 Tottenham 5 1 13 Watford 5 1 14 West Brom 5 1 15 Aston Villa 5 1 16 Bournemouth 5 1 17 Chelsea 5 1 18 Stoke City 5 0 19 Sunderland 5 0 20 Newcastle 5 0

22/03/14

Premier League Inggris

6 0

0 : 1/4

21:00[8] Swansea vs Everton [7]

0 : 1/4

00:30[1] Man City vs West Ham [5]

0 : 1 3/4

Divisi Primera Spanyol Sabtu (21/9) 23:15[8] Valencia vs Real Betis [9]

0:1

Minggu (20/9) 01:30[5] Eibar vs Atl. Madrid [6]

1:0

03:00[16] Real Sociedad vs Espanyol [12]

0 : 1/2

FOX Sports Sabtu (19/9) 20:30 WIB KÜln vs Borussia M’gladbach 20:30 WIB 3 Darmstadt 98 vs Bayern Mßnchen Minggu (20/3) 22:30 WIB Augsburg vs Hannover 96 Fox Sports 3 Minggu (20/3) 20:30 WIB Stuttgart vs Schalke 04 22:30 WIB Borussia Dortmund vs Bayer Leverkusen

Klasemen Sementara

2 0 Jadwal Pertandingan

JADWAL TV Live

Jndosiar Sabtu (19/9) 18:45 WIB Chelsea vs Arsenal

S 0 2 1 1 0 0 2 2 1 1 3 3 3 2 1 1 1 2 2 2

K 0 0 1 1 2 2 1 1 2 2 1 1 1 2 3 3 3 3 3 3

SG 11-0 11-7 6-3 5-3 11-6 8-6 8-5 7-5 8-9 3-6 5-5 4-4 3-4 3-6 6-8 6-9 7-12 3-7 6-11 2-7

P 15 11 10 10 9 9 8 8 7 7 6 6 6 5 4 4 4 2 2 2

BeIN 1 Sabtu (19/9) 21:00 WIB Newcastle United vs Watford 23:30 WIB Manchester City vs West Ham United Minggu (20/9) 17:30 WIB Chievo vs Internazionale 20:00 WIB Genoa vs Juventus BeIN 2 Sabtu (19/9) 21:00 WIB Stoke City vs Leicester City 20:00 WIB Roma vs Sassuolo 22:00 WIB Liverpool vs Norwich City BeIN 3 Sabtu (19/9) 21:00 WIB Swansea City vs Everton Minggu (20/3) 19:30 WIB Tottenham Hotspur vs Crystal Palace SCTV Minggu (20/9) 22:00 WIB SCTV Southampton vs Man.United

Head to Head

Serie A Italia Sabtu (19/9) 23:00[13] Udinese vs Empoli [17]

Live@ Indosiar | Sabtu (19/9) | 19:45

0 : 1/4

02/08/15

Minggu (20/9) 02:45[12] AC Milan vs Palermo [7]

0 : 3/4

18:30[2] Chievo vs Inter Milan [1]

1/4 : 0

21:00[10] Atalanta vs Hellas Verona [15]

0 : 1/2

21:00[19] Bologna vs Frosinone [20]

0 : 1/2

21:00[11] Genoa vs Juventus [16]

1/2 : 0

21:00[5] Roma vs Sassuolo [6]

0 : 1 1/4

21:00[4] Torino vs Sampdoria [3]

0 : 3/4

vs

Chelsea (4-2-3-1): Begovic; Azpilicueta, Terry, Cahill, Baba Rahman; Matic, Fabregas; Ramires, Oscar, Hazard; Costa

1 0

Arsenal (4-2-3-1): Cech; Bellerin, Koscielny, Mertesacker, Monreal; Coquelin, Cazorla; Ramsey, Ozil, Sanchez; Walcott

26/04/15

0 0 24/12/13

Senin (21/9) 00:00[18] Carpi vs Fiorentina [8]

1/2 : 0

02:45[14] Napoli vs Lazio [9]

0 : 1/2

Bundesliga Jerman Minggu (19/9) 20:30[11] Darmstadt vs Bayern Munchen [2] 20:30[8] FC Koln vs M.Gladbach [18]

2:0 0 : 1/4

20:30[12] Hamburg vs Frankfurt [4]

0:0

20:30[6] Werder Bremen vs Ingolstadt 04 [9]

0 : 1/2

20:30[3] Wolfsburg vs Hertha Berlin [7]

0:1

LONDON | Jurnal Asia Derby London kali ini akan menyajikan laga menarik ketika Chelsea menjamu rival sekota mereka, Arsenal di Stamford Bridge, Sabtu (19/9). EDUA tim samasama berada dalam tekanan dan menyadari bahwa mereka tidak boleh mengalami kekalahan agar bisa mempertahankan jarak dengan Manchester City yang saat ini memimpin klasemen. The Blues kini terpuruk hanya satu tingkat di atas zona degradasi setelah kehilangan poin dari lima laga. Lini pertahanan Chelsea, sebelumnya merupakan yang terbaik pada musim lalu, kini menjadi yang terburuk dan telah kebobolan 12 gol di pentas Premier League. Masalah itu kemudian merebak

K

0 0

Di Bawah Tekanan ke bagian lain, dimana lini tengah terlihat harus bersusah payah untuk mengembalikan performa, dan diperburuk lagi dengan tumpulnya barisan depan karena Eden Hazard dan Diego Costa belum bisa mengembalikan ketajaman mereka seperti musim lalu. Sebagian pengamat menganggap bahwa performa buruk itu diakibatkan keputusan Chelsea untuk mengikuti pra-musim sepekan lebih lambat dari kebanyakan tim PremierLeague lainnya, karena mereka kelihatannya belum begitu bugar saat bertanding. Meski demikian, skuad besutan Mourinho tersebut kelihatannya sudah bermain lebih enerjik dan berkualitas ketika mereka membekap Maccabi Tel Aviv 4-0 tengah pekan kemarin. Kondisi ini jelas meningkatkan kepercayaan diri mereka menghadapi duel ini. Di sisi lain, Arsenal memiliki start yang lebih baik dalam kampanye Premier League mereka, namun The Gunners juga berada dalam tekanan di barisan depannya. Skuad Arsene Wenger tersebut baru enam

kali membobol gawang lawan sejak kembali ke kompetisi liga, meski mereka merupakan tim paling banyak menciptakan peluang, yang mencuatkan kembali tuntutan agar Wenger harusnya membeli striker kelas dunia. Olivier Giroud merupakan tumpuan

Lima pertandingan terakhir Chelsea 16/08/15 23/08/15 29/08/15 12/09/15 17/09/15

PRL Man City PRL West Bromwich PRL Chelsea PRL Everton UCL Chelsea

3 2 1 3 4

-

0 3 2 1 0

Chelsea Chelsea Crystal Palace Chelsea Maccabi Tel Aviv

Arsenal 16/08/15 25/08/15 29/08/15 12/09/15 17/09/15

PRL Crystal Palace PRL Arsenal PRL Newcastle PRL Arsenal UCL Dinamo Zagreb

1 0 0 2 2

-

2 0 1 0 1

Arsenal Liverpool Arsenal Stoke City Arsenal

Arsenal di lini depan Arsenal dalam beberapa musim ini, tapi striker asal Prancis itu kelihatan kurang menggigit ketika tak mampu menyelesaikan dua peluang sebelum mendapat kartu merah saat menyambangi markas Dinamo Zagreb, Kamis (17/9) kemarin. Selain itu, Giroud juga belum pernah

membobol gawang Chelsea, walau mungkin berharap bisa mendapat keberuntungan yang lebih baik pada laga kali ini. The Gunners juga selalu sangat sulit untuk tampil mengesankan ketika harus menghadapi Chelsea dalam beberapa musim terakhir, kalah lima kali dari enam kunjungan mereka Skuad Arsene Wenger tentu berharap bisa memperbaiki catatan tersebut kali ini. Mourinho kemungkinan akan membuat beberapa perubahan pada tim yang mengalahkan Maccabi Tel Aviv. Branislav Ivanovic kemungkinan akan menjadi starter dan Cesar Azpilicueta kembali ke posisi bek kiri. Oscar tampil impresif setelah kembali dipasang sebagai starter, jadi kemungkin Mourinho akan mempertahankan posisi playmaker asal Brazil tersebut di lini tengah pada formasi 4-2-3-1 favorit Mourinho. Formasi ini akan membuat Cesc Fabregas bergeser sebagai gelandang bertahan bersama Nemanja Matic. Diego Costa kemungkinan besar akan menjadi ujung tombak Chelsea, dengan Eden Hazard dan Ramires bermain

sebagai second striker di posisi sayap. Sementara itu, Theo Walcott yang tampil impresif akhir pekan kemarin kemungkinan akan menjadi tumpuan Arsenal di depan, sedangkan Santi Cazorla dan Francis Coquelin berada di posisikan sebagai gelandang bertahan, melapis Mesut Ozil yang berperan sebagai playmaker. Aaron Ramsey kemungkinan akan kembali di posisi sayap kanan dan Alexis Sanchez menyusuri jalur kiri. PREDIKSI Kalah dari Arsenal, dan khususnya Arsene Wenger secara pribadi, merupakan start terburuk bagi Jose Mourinho mengawali musim ini. Juara bertahan Premier League tersebut tentu tak ingin mengalami kekalahan kandang setelah kalah 3-0 dari Manchester City. Kedua tim sama-sama berada dalam tekanan, tapi Chelsea kemungkinan akan kembali memperlihatkan kualitas mereka sebenarnya menyusul hasil tengah pekan kemarin. Hasil imbang sangat memungkinkan terjadi pada laga ini. Prediksi Jurnal, skor 2-2. (aspan)

Hasil Pertandingan Europa League UEFA Jumat (18/9) Ajax 2 - 2 Celtic Fenerbahce

1 - 3 Molde

Bordeaux

1 - 1 Liverpool

Sion

2 - 1 Rubin Kazan

Dortmund

2 - 1 FC Krasnodar

Qabala

0 - 0 PAOK Thessaloniki

Midtjylland

1 - 0 Legia Warszawa

Napoli

5 - 0 Club Brugge

Rapid Wien

2 - 1 Villarreal

Viktoria Plzen

2 - 0 Dinamo Minsk

Groningen

0 - 3 Marseille

Liberec

0 - 1 Braga

Dnipro

1 - 1 Lazio

Saint-Etienne

2 - 2 Rosenborg

Skenderbeu

0 - 1 Besiktas

Sporting CP

1 - 3 Lokomotiv Moscow

Fiorentina

1 - 2 Basel

Lech Poznan

0 - 0 Belenenses

Anderlecht

1 - 1 Monaco

Tottenham Hotspur 3 - 1 Qarabag

Europa League - Group K APOEL Nicosia

0 - 3 Schalke 04

Asteras Tripolis

1 - 1 Sparta Prague

Athletic Bilbao

3 - 1 Augsburg

Partizan Beograd

3 - 2 AZ Alkmaar


OLAHRAGA

Sabtu, 19 September 2015

Korea Terbuka Super Series

Tontowi/Liliyana-Nitya/ Greysia Tembus Semiinal

Seoul | Jurnal Asia Asa Indonesia untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya di podium juara Korea Terbuka Super Series terus terjaga setelah dua pasangan ganda Merah Putih berhasil menjejakkan kaki di partai semiinal. Ke p a s t i a n i t u d i p e ro l e h setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses melaju ke babak semiinal, menyusul pasangan Nitya/Greysia Polii yang lebih dulu menjejaknya. Untuk melangkah ke partai semiinal, Tontowi/Liliyana harus kerja keras karena dipaksa mela­ koni pertandingan tiga gim saat menghadapi ganda Tiongkok, Lu Kai/Huang Yaqiong. Ganda campuran terbaik Indo nesia itu akhirnya menang dengan skor 16-21, 21-11, 21-17 di SK Handball Stadium, Jumat (19/9). Hasil impresif ini membuat Tontowi/Liliyana memperpanjang rekor kemenangan atas Lu Kai/Huang Yaqiong. Di mana, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini mengemas kemenangan dalam 5 pertemuan terakhirnya. Liliyana menyebut kemenangan itu karena dia dan Tontowi bisa dengan cepat mengubah gaya permainan saat angin di lapangan berubah. “Pengaruh angin memang cukup besar karena arah anginnya berubah-ubah terus. Setiap lapangan juga ber beda. Kami harus cepat mengantisipasi dan berubah untuk menyesuaikannya,” kata Liliyana. “Kemarin kami bermain di lapangan empat sedangkan tadi di lapangan satu. Jadi di gim pertama harus adaptasi lagi sampai kehilangan poin. Kalau soal permainan lawan memang sudah kami antisipasi karena tidak ada perubahan. Memang benar­benar lebih kepada untuk menyesuaikan arah angin.” Di babak empat besar, Owi/ Liliyana akan menghadapi pasangan Inggris, Chris Adcock/ Gabrielle Adcock. Sejauh ini, Owi/Liliyana masih mempunyai

catatan lebih apik dengan enam kemenangan dari delapan duel yang mereka lakoni. “Sudah masuk semiinal pasti beda ya, mereka pasti mainnya juga bagus. Kami harus lebih siap lagi dan lebih baik dari hari ini. Kami harus mempelajari lagi permainan mereka, karena pertemuan terakhir kami sudha cukup lama,” tandas Liliyana. S e m i f i n a l l a i n n ya a k a n mempertemukan pasangan Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei, dengan tuan rumah, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. S e m e n t a ra i t u , G r e y s i a Polii/Nitya berhasil melaju ke semiinal setelah keduanya bisa mengantisipasi angin dan lawan. Keduanya menang meyakin kan atas ganda Tiongkok yang jadi unggulan keempat, Yu Yang/Wang Xiaoli. Nitya/ Greysia membukukan skor 21­ 14, 21-18 dalam waktu 25 menit. Kemenangan itu didapatkan tak hanya karena Greysia/Nitya yang mampu mengantisipasi

permainan lawan. Tapi, juga penguasaan terhadap kondisi lapangan. “Kondisi lapangan cukup berangin. Pada gim pertama kami berada pada posisi melawan angin yang agak lebih mudah mengontrol bola dibandingkan posisi lapangan sebelah,” kata Eng Hian, pelatih ganda putri pelatnas PBSI. “Bermain di lapangan ini agak membingungkan karena arah angin terus berubah-ubah. Sepertinya tergantung dari permintaan pemain­pemain tuan rumah pada saat akan bertanding,” jelas pelatih yang akrab disapa Didi itu. Di semifinal, Nitya/Greysia akan menghadapi ganda Tiongkok lainnya, Luo Ying/Luo Yu. Di atas kertas, pasangan kembar itu mempunyai peringkat lebih sip dengan ada di urutan kedua dunia. “Kami lihat kondisi angin di lapangan seperti apa. Tapi untuk strategi pada lapangan normal kami sudah

siapkan,” jelas dia. Ahsan/Hendra Gagal Di pertandingan sebelumnya, nasib tidak beruntung dialami ganda putra terkuat Indonesia, M o h a m m a d A h s a n / H e n d ra Setiawan, yang gagal melaju ke babak semiinal. Padahal, pasangan ini menjadi harapan Merah Putih untuk mendulang gelar. Dalam babak perempatinal Ahsan/Hendra dipaksa mengakui wakil tuan rumah, Kim Gi Jung/ Kim Sa Ra. Ganda terbaik tanah air itu kalah 17-21, 15-21 dalam laga yang berlangsung 29 menit. Sejatinya, Ahsan/Hendra memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Mereka terus memimpin hingga skor 14-11 tanpa sekalipun tersusul. Tapi, lawan bisa mengejar perolehan poin demi poin dan mendapatkan momentum saat kedudukan sama 14-14. Sejak itu, Ahsan/ Hendra kesulitan untuk mengejar ketinggalan hingga harus menyudahi gim pertama dengan skor 17-21. Memasuki gim

kedua, situasi berbalik. Ahsan/ Hendra tak berkutik sejak awal pertandingan. Kekalahan itu menjadi keka­ lahan kedua Ahsan/Hendra dari ganda Korea tersebut dari enam pertemuan. Sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, menyebut mereka kalah karena membuat banyak kesalahan sendiri. “Hendra/Ahsan banyak error di lapangan. Mereka sudah unggul, tiba-tiba mati-mati sendiri, bikin kesalahan sendiri. Memang agak sulit juga main di sini, anginnya seperti itu. Dengan kondisi angin yang disetel-setel seperti itu agak kesulitan. Kita nggak hanya melawan musuh, tetapi juga situasi lapangan juga harus diatasi,” kata Herry. “Tapi hal itu nggak bisa dijadikan alasan sepenuhnya. Yang utama juga Hendra/Ahsan banyak melakukan kesa­ lahan sendiri, ini harus menjadi evaluasi kami. Situasi lapangannya juga sulit buat kami untuk beradaptasi.”(dc-vv-adp)

Siagian didampingi Asisten III Pem provsu Zulkarnain, Ketua Harian KONI Sumut John Ismadi Lubis, Sekretaris Dispora Sumut, Sakiruddin SE yang melihat langsung jalannya pertandingan, menjadi motivasi Rizka dalam pertandingan ini. Kalah di babak pertama, Rizka membuat lawannya tak berdaya di babak kedua dan ketiga. Raihan Rizka ini menambah sumbangan pencak silat, setelah sebelumnya Siti Rahmadani Saragih mendapat perak di kelas A putri 39-43 kg. Sementara itu, petinju Jelly Brazil Simatupang harus puas mendapat perak setelah kalah angka dari Feri Ifandilla (Jateng) diinal kelas 60 kg, yang digelar di GOR Sasakawa Pajajaran. Medali perunggu didapat Gilang Ramadhan (Jabar) dan Raimundus Weter (NTT). Kadispora bersama rombongan

yang juga menyaksikan jalannya pertandingan, tak mampu membuat Jelly menahan gempuran lawannya. Sedangkan tiga kompatriotnya menyumbang perunggu masing-masing Harianto L Tobing (49kg), Jeremi A Tobing (56 kg) dan Vargas Ha rianja (64 kg). Baharuddin mengatakan, pencapaian atlet patut diapresiasi apa pun hasil yang dicapai. Diakuinya, tak mudah bagi para pahlawan daerah ini bertarung diajang Popnas ini. Mulai babak penyisihan hingga mencapai inal butuh kerja keras dan mental yang lebih. “Kita sama-sama melihat, bagaimana perjuangan para atlet mulai dari penyisihan sampai inal. Mereka kerahkan semua kemampuan yang ada,” ujarnya, Jumat (18/9). Pencapaian sementara konti­

ngen Sumut dengan 6 emas, 9 perak dan 12 perunggu, kata Baha ruddin, kiranya menjadi evaluasi bersama untuk lebih me ningkatkan prestasi para atlet. “Soal hasil, jangan kita saling menyalahkan. Tidak akan ada guna dan akhirnya itu. Ayo kita bangun bersama-sama olahraga Sumut ini, ayo kita koreksi apa yang kurang dan apa yang perlu ditingkatkan,” pungkasnya. Tambahan medali perunggu didapat cabor karate dari nomor komite beregu. Menurunkan M Fahmi Sanusi, M Raihan dan Kharen Ardinanta, ketiganya sukses membungkam perlawanan karateka Maluku Utara, 2-0. Gulat kembali menyumbangkan medali. Kali ini, gulat sumbangkan dua medali perunggu. P e g u l a t I s m e d To h a r i Panggabean sumbangkan dari kelas 54 gaya bebas setelah

menang dari Iban Bona (Lampung) dan Western Firdaus Baus berhasil taklukan Firman (DKI) di kelas 63 kg. Sedangkan harapan tim voli Sumut untuk mendapatkan medali perunggu sirna. Setelah tim putra dikalahkan Jawa Timur pada perebutan tempat ketiga, Krisna Ricky Fahrezi dipaksa mela koni rubber set, dengan hasil akhir 3-2 (20-25, 22-25, 2518, 29-31, 13-15), yang digelar di GOR C Tra Arena. “Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumut. Karena gagal menyumbangkan medali di Popnas ini,” tutur pelatih voli, Elpian. Begitu juga dengan tim basket putra Sumut juga gagal menyumbang medali perunggu usai mengakui keunggulan Jateng dengan skor 37-60. (rel/bambang nl)

14 Atlet Wushu Medan Perkuat Sumut ke Kejurnas Medan | Jurnal Asia Sebanyak 14 atlet Wushu Medan memperkuat kontingen Sumut dalam ajang kejuaraan nasional dan Pra Kualiikasi PON 2016 di Bandung pada 22-26 September mendatang. KONI Medan melepas para atlet di Pandepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Plaju Medan, Jumat (18/9). Pada kesempatan tersebut Plt Ketua Umum KONI Medan Eddy H Sibarani menyampaikan dukungannya bagi para atlet yang akan berlaga di Bandung. Ia juga memberikan wejanganwejangan bagi para pejuang olahraga ini untuk terus pantang menyerah dan tanpa pamrih untuk mengharumkan kota Medan dan Sumut umumnya. “Lakukanlah yang terbaik, masyarakat Medan akan selalu mendukung dan berdoa. Semoga kita mendapatkan hasil yang maksimal, tentunya

Rosberg Mulai Mengancam di Singapura Singapura | Jurnal Asia Nico Rosberg berhasil menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas atau free practice 1 Formula 1 (F1) GP Singapura, Jumat (18/9). Pembalap Mercedes itu mengalahkan rekan setimnya, Lewis Hamilton. Dalam latihan bebas yang berlangsung di Sirkuit M a r i n a B a y, Ro s b e r g berhasil menorehkan waktu terbaiknya 1 menit 47,995 detik. Pembalap asal Jerman itu mendapatkannya di putaran ke-27. Sedangkan Hamilton hanya mampu membukukan 1 menit 48,314 detik, disusul oleh Daniel Ricciardo dari Red Bull di posisi 3. Pembalap Ferrari, Sebastian Vettel, hanya mampu menempati peringkat 4. Vettel yang paling banyak memenangi GP Singapura ini, menorehkan waktu tercepatnya 1 menit 48,494 detik dari 23 putaran yang dilahap. Rekan setimnya, Kimi Raikkonen menutp posisi 5 besar. Dengan dominasi Mercedes musim ini kedua pebalap penghuni posisi teratas klasemen tersebut diprediksi akan terus bersaing ketat sepanjang sesi latihan dan kualiikasi menuju balapan nanti. Bendera merah sempat dikibarkan karena insiden Alexander Rossi, yang menabrak dinding pembatas hingga membuat ban belakang mobilnya rusak parah. Para pembalap akan kembali turun ke lintasan pada pukul 20.30 WIB untuk melakoni sesi latihan bebas 2. (dc) Hasil Lengkap Free Practice 1 F1 GP Singapura:

Sumut Hanya Finish di Peringkat 10 Popnas XIII/2015 Bandung| Jurnal Asia Hingga penghujung pagelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015 Jawa Barat, kontingen Sumatera Utara berhasil menambah delapan me­ dali. Sayangnya tambahan medali tersebut tak mampu men­ dongkrak posisi Sumut dari posisi 10 klasemen sementara dengan torehan 6 emas, 9 perak dan 12 perunggu. Cabor silat menyumbang medali dari pesilat Rizka Andini setelah di babak inal kelas G putri (63-67) menang 5-0 atas Nia Larasati (Sumatera Selatan), yang harus puas menerima perak, pada pertandingan yang digelar di Hall Grand Pasundan Hotel. Medali perunggu bersama dise matkan kepada Ni Kadek Puspita Dewi (Bali) dan Solikhah Puteri Candra (Jogja). Kadispora Sumut Baharuddin

14

dengan prestasi terbaik,” ujarnya. Eddy mengingatkan kepada para atlet untuk tampil semaksimal mungkin, namun jangan terlalu terbebani dalam menghadapi pertandingan. “Jangan pikirkan kalah atau menang, main lepas saja. Biasanya, kalau nggak punya beban peluang menangnya justru akan dapat diperoleh,” papar Eddy yang juga menjabat sekretaris Pengprov Pertina Sumut. Eddy juga mengaku salut atas keberhasilan padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia yang mampu menelorkan atlet­atlet wushu Medan yang tidak hanya menjadi andalan Sumut saja, tetapi juga sudah menjadi tulang punggung Indonesia di berbagai even internasional. “Saya memberikan apresiasi dan salam hormat kepada Master Supandi Kusuma selaku pembina padepokan

Yayasan Kusuma Wushu Indonesia. Berkat tangan dingin beliau, padepokan ini mampu memunculkan atlet­ atlet berprestasi internasional,” katanya. Dia juga memuji keberhasilan atlet kebanggaan Medan, Juwita Niza Wasni, yang berhasil meraih medali emas di ajang Asian Games 2014 di Seoul, serta Lindswell dan Haris Horatius yang

berhasil meraih medali emas SEA Games 2015. “Saya harap prestasi tersebut menjadi pemicu semangat bagi atlet Medan lainnya untuk meraih prestasi terbaik di kejurnas yang sekaligus ajang Pra Kualiikasi PON 2016,” tuturnya. Sementara itu Ketua Pengcab WI Medan, Darsen Song, menyebutkan sebanyak 14 atlet Medan yang memperkuat kontingen Sumut

pada Kejurnas 2015 yakni, Aldy Lukman, Charles Sutanto, Fredy, Eric Losardi, Haris Horaius, Nicholas, Jodis, Wilbert Sanjaya, Linsdwell, Juwita Niza Wasni, Dwi Arimbi, Dessy Indri Astuti, Siti Novia Sari, dan Sofyan Nicolas. Mereka didampingi tiga pelatih yakni, Sandry Liong, Howandy Santoso, Neri Agus Manulang, serta Darsen Song mendapat tugas sebagai manajer tim. (bambang nl)

1. Nico Rosberg GER Mercedes-Mercedes 2. Lewis Hamilton GBR Mercedes-Mercedes 3. Daniel Ricciardo AUS Red Bull-Renault 4. Sebastian Vettel GER Ferrari-Ferrari 5. Kimi Raikkonen FIN Ferrari-Ferrari 6. Valtteri Bottas FIN Williams-Mercedes 7. Max Verstappen NED Toro Rosso-Renault 8. Nico Hulkenberg GER Force India-Mercedes 9. Carlos Sainz Jr ESP Toro Rosso-Renault 10. Pastor Maldonado VEN Lotus-Mercedes 11. Fernando Alonso ESP McLaren-Honda 12. Sergio Perez MEX Force India-Mercedes 13. Felipe Nasr BRZ Sauber-Ferrari 14. Romain Grosjean FRA Lotus-Mercedes 15. Jenson Button GBR McLaren-Honda 16. Marcus Ericsson SWE Sauber-Ferrari 17. Felipe Massa BRZ Williams-Mercedes 18. Daniil Kvyat RUS Red Bull-Renault 19. Will Stevens GBR Manor Marussia-Ferrari 20. Alexander Rossi USA Manor Marussia-Ferrari

1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m 1m

47.995s 48.314s 48.331s 48.494s 48.785s 49.380s 49.466s 49.854s 50.019s 50.068s 50.123s 50.125s 50.158s 50.341s 50.455s 50.883s 51.035s 51.188s 53.903s 53.918s

Hoki Sumut Target Lolos PON Medan | Jurnal Asia Persiapan tim hoki Sumut semakin matang jelang menghadapi Pra PON sebagai ajang seleksi untuk lolos ke PON XIX di Jabar 2016. Pengurus Federasi Hoki Indonesia (FHI) Sumut menargetkan tim Hoki Putra Putri dapat lolos ke arena pesta olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali tersebut. Selama ini sepak terjang cabang olahraga Hoki dalam perhelatan PON mengalami pasang surut dalam prestasi. Tercatat, prestasi membanggakan Hoki Sumut berhasil mendulang 1 medali emas dan 1 perunggu pada PON XVI/2004 di Palembang. Sementara itu, pada PON XVII/2008 di Kaltim, Sumut gagal meraih medali setelah hanya berada diperingkat 6 klasemen. Namun, prestasi tersebut tak terulang pada PON XVIII/2012 di Riau, gagal dipertandingkan karena hanya tiga Pengprov saja yang mendaftar. Sedangkan setiap cabor yang dapat dipertandingkan pada PON XVIII/2012 minimal diikuti lima Pengprov cabor. Pada PON XIX/2016 yang akan digelar di Bandung, cabor Hoki kembali dipertandingkan. Untuk penentuan bagi daerah yang lolos ke PON, maka diadakan seleksi para kontingen melalui ajang Pra PON. Hoki dipertandingkan dalam dua kategori dan dua lokasi yang berbeda. Untuk kategori out door akan dilaksanakan di Jakarta 15 November mendatang dan Indoor digelar di Jabar pada 18 November mendatang. “Jelang menghadapi babak kualiikasi Pra PON tim Hoki Sumut terus melakukan pematangan dalam latihan, sehingga target untuk lolos ke PON dapat tercapai sesuai cita-cita para pengurus dan atlet. Tahun ini, cabor Hoki mempertandingkan dua kategori yang yakni out door akan dilaksanakan di Jakarta dan dan Indoor digelar di Jabar.” ujar Ketua Federasi Hoki Indonesia (FHI) Sumut Ibrahim di Unimed, Jumat (18/9). Dia mengatakan, intinya target untuk lolos ke PON, Hoki Sumut minimal mengincar empat besar dalam kualiikasi Pra PON. Untuk mencapai target ini bukanlah hal yang mudah karena kekuatan setiap daerah sudah merata. Tentunya untuk mencapai target tersebut para atlet diberikan porsi latihan dua kali sehari dan disesuaikan dengan irama latihan atlet dengan fokus latihan game sedangakan isik terus digenjot sehingga atlet tidak cepat kelelahan saat pertandingan nantinya. Ditambahkan Ibrahim, untuk kekuatan tim Hoki Sumut bermaterikan pemain muda. Tim putra sebanyak 80 persen dihuni para pemain muda dan hanya dua pemain nasional sedangkan tim putri diperkuat 11 pemain yang pernah mengikuti Kejurnas dengan bermaterikan satu pemain nasional. Saat ditanya saingan terberat dari daerah mana dalam ajang Pra PON nanti, Ibrahim memaparkan, saingan terberat berasal dari Kaltim, Papua Barat, DKI Jakarta dan Jawa Timur. “Meskipun banyak saingan berat harus dihadapi dengan tehnik dan strategi, Insya Allah Hoki Sumut lolos PON tahun depan,” pungkasnya. (bambang nl)

Hadiah Pemenang Piala Kemerdekaan Belum Cair Jakarta | Jurnal Asia Untuk kali kedua di pekan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta tim transisi segera menyelesaikan uang terkait Piala Kemerdekaan. Kali ini mengenai uang hadiah. Hal itu terkait dengan uang hadiah yang belum diterima oleh PSMS Medan sebagai juara dan Persinga Ngawi yang jadi runner-up. Kedua tim secara berurutan berhak atas uang hadiah Rp1,5 miliar dan Rp1 miliar. “Saya berharap segera diselesaikan dengan baik dengan mekanisme yang baik juga,” ujar Imam, Jumat (18/9). Pada awal pekan ini Menpora juga sudah menyatakan harapan agar operator dan tim transisi menyelesaikan kewajibannya, setelah munculnya laporan beberapa klub yang belum menerima match fee dan honor wasit yang belum dibayar. Khusus mengenai uang hadiah, PT Cataluna Sportindo selaku operator sebelumnya menyatakan bahwa tim transisi memberikan instruksi agar pemberian hadiah dilakukan dua minggu setelah Piala Kemerdekaan selesai. Sejak dibentuk pada bulan Mei lalu, tim transisi beberapa kali mendapat sorotan karena kinerjanya yang dinilai belum sesuai harapan. Apalagi jalannya Piala Kemerdekaan pun masih dibayangi masalah. Menpora sendiri menyatakan bahwa bulan September ini menandai lima bulan perjalanan tim transisi. Ia memberi indikasi kemungkinan mengevaluasi kinerja tim tersebut. “Karena tugas yang kami berikan lima bulan, maka berikutnya kami pertimbangkan lagi untuk dievaluasi,” katanya. (dc)


Seremoni

Sabtu, 19 September 2015

15

ilustrasi

Ahok Resmikan Dimulainya Pembangunan Masjid di Balai Kota Jakarta | Jurnal Asia Proyek pembangunan masjid di kompleks Balai Kota DKI Jakarta resmi dimulai, Jumat (18/9/2015). Pembangunan masjid yang merupakan inisiatif dari Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini direncanakan hanya akan memakan waktu tiga bulan. “Pembangunan masjid di­ targetkan selesai dan sudah dapat digunakan pada Desember tahun 2015,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Ika Lestari Aji saat acara peresmian yang turut dihadiri oleh Ahok ini. Masjid di Balai Kota dirancang untuk dapat menampung 1.513 anggota jemaah. Masjid ini dibangun di atas lahan yang sebelumnya digunakan untuk lokasi Mushala Fatahillah dan sebagian kecil dari Gedung Blok D. “Peningkatan kapasitasnya

hampir 60 persen sebab mushala sebelumnya hanya dapat me­ nampung 300­400 (anggota) jemaah,” kata Ika. Saat ini, bangunan Mushala Fatahillah sudah dibongkar. Untuk sementara, para pegawai di Balai Kota menunaikan shalat di lantai dasar Gedung Blok G. Pembangunan masjid di Balai Kota DKI Jakarta menelan ang­ garan sekitar Rp 18,8 miliar. Masjid ini nantinya akan terdiri atas dua lantai. Lantai 1 memiliki luas 410 meter persegi, sementara lantai 2 memiliki luas 594 meter per­ segi. “Pembangunan masjid di kompleks Balai Kota ini meru­ pakan wujud nyata dari upaya Pemprov DKI dalam mening­ katkan pelayanan dan pen­ yediaan sarana ibadah yang laik dan nyaman bagi para pegawai dan pengunjung Balai Kota,” ucap Ika. (kc)

Telkom Siapkan Aplikasi UN di Festival Kewirausahaan SMK Surabaya | Jurnal Asia Aplikasi Ujian Nasional (UN) berbasis komputer atau dikenal dengan sistem Computer Based Test (CBT), disiapkan PT Telkom. Ini sebagai bentuk menyukseskan pameran pendidikan Karya Cipta SMK dan Job Matching di Jatim Expo International Surabaya. Selama 4 hari pelaksanaan mulai 17­20 September di Jatim Expo Jalan Ahmad Yani, PT Telkom menyediakan demo UN sistem CBT sebanyak 20 pe­ rangkat sebagai persiapan meng­ hadapi ujian. OSM Business Goverment and Enterprise Service Regional Jatim Bali Nusra, Imam Moen­ car mengatakan UN CBT meru­ pakan sistem ujian yang di­ gunakan dalam ujian nasional menggunakan sistem komputer. “Ini wujud kepedulian Telkom dalam memajukan dunia Pen­ didikan di tanah air khususnya di Jawa Timur. Selain itu juga ikut mendukung pemerintah dalam menghadapi pasar bebas Mas­ yarakat Ekonomi Asian (MEA),” kata Imam di sela pa meran, Jumat (18/9). Selama pameran, jelas dia, ada

1.000 SMK yang bisa melakukan pembelian UN CBT. Selain itu, sebanyak 1.813 peserta SMK se Jawa Timur akan memamerkan karya kreativitas dan inovasinya dalam event kewirausahaan SMK dimaksud. “Sebanyak 4 ribu produk unggulan karya pelajar SMK akan dipamerkan bersama 9 spektrum IT, termasuk hasil karya yang berkaitan dengan layanan publik, perakit penanam padi, perakit komputer dan hasil inovasi teknologi lainnya,” tegasnya. Sementara di event Festival Kewirausahaan itu, konsep yang digunakan adalah small classroom memakai server 1 PC koneksi internet dengan kecepatan HSI 50 Mbps. “Kami juga menggunakan 1 access point untuk mensupport wii.id,” tandasnya. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pen­ didikan Provinsi Jatim Hudiono mengatakan bahwa SMK di Ja­ tim harus siap UN CBT sejak dini. “Pameran ini bertujuan memberikan tempat berekspresi bagi siswa SMK dan mahasiswa untuk mengaktualisasikan potensi kreativitas,” tambahnya. (dtc)

KPU Bantul Luncurkan Maskot Pilkada 2015 Bantul | Jurnal Asia Komisi Pemilihan Umum Ka­ bupaten Bantul, Daerah Is­ timewa Yogyakarta, melun­ curkan maskot pemilihan kepala daerah 2015 berupa petugas mengenakan kostum badut berbentuk gong membawa alat simulasi coblos atau “Si Gong”. Komisioner KPU Bantul Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pe­ milih, Titik Istiyawatun Kha­ sanah di Bantul mengatakan, peluncuran dikemas dengan senam bersama di kawasan wisata Gua Selarong yang dii­ kuti perwakilan masyarakat lintas segmen misalnya ormas keagamaan, perempuan, pemilih pemula dan lansia. “Ini (peluncuran maskot) bagian dari sosialisasi, dan kami juga sosialisasikan, pada 9 Desember nanti ada pemilihan kepala daerah langsung, kami tampilkan foto sebagai media sosialisasi,” katanya usai pelun­ curan maskot Pilkada tersebut. Menurut dia, pemilihan gong sebagai maskot Pilkada Bantul karena pihaknya ingin me­ ngangkat nilai­nilai budaya jawa khususnya yang khas Bantul, be gitu pula lokasi sosialisasi di Gua Selarong menurutnya juga karena ingin meneladani semangat nasionalisme Pa­ ngeran Diponegoro. “Kami pilih gong sebagai simbol budaya jawa, karena gong ini kan sebagai penyelaras dalam gamelan, diharapkan nanti pilkada menunjung tinggi

nilai­nilai budaya kita seperti anti kekerasan, gotong­royong, santun, anti­politik uang,” kata Titik. Selain maskot, KPU Bantul juga meluncurkan nomor SMS center Pilkada Bantul 2015 di nomor 08170195777 yang diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi maupun bertanya apa saja yang berkaitan de­ ngan penyelenggaraan Pil ka­ da. “Saat ini tahapan Pilkada Bantul sudah memasuki ta­ nggapan masyarakat atas daf­ tar pemilih sementara (DPS), jadi masyarakat bisa meng­ hubungi nomor itu jika namanya belum masuk, kemudian akan dicek melalui panitia pemilihan kecamatan (PPK),” katanya. Pihaknya juga berharap mas­ yarakat bisa melapor melalui SMS center tersebut jika menemui adanya alat peraga kampanye (APK) bergambar pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada maupun alat sosialiasi yang rusak. “Kalau ada APK yang rusak segera laporkan, karena itu memakai uang kita semua, uang rakyat, sehingga agar bisa kita bersama­sama,” katanya. Titik mengatakan, masyarakat juga bisa melaporkan jika me­ nemui adanya dugaan pelang­ ga ran dalam proses Pilkada walaupun nantinya laporan ter­ sebut akan diteruskan ke Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada. (ant)

Jurnal Asia | Ist

TERIMA PENGHARGAAN. Perwakilan Manajemen Tambang Emas Martabe, Janjan Hertrijana,Senior Manager Resources Development menerima penghargaan Pratama Pengelolaan Keselamatan Pertambangan dari Sekretaris Ditjen Minerba Agus Triboesono.

Tambang emas martabe raih Dua Penghargaan Medan | Jurnal Asia Tambang Emas Martabe berhasil menyabet dua penghargaan Pratama (perunggu) dalam kategori pemegang Kontrak Karya untuk bidang pengelolaan lingkungan pertambangan dan bidang pengelolaan keselamatan pertambangan. Kegiatan tahunan ini dihelat olehDirektorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, kemarin. Bambang Gatot Ariyono, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM mengatakan, pengelolaan ke­ selamatan dan lingkungan amat

menentukan dalam menjalankan kegiatan usaha pertamba­ ngan. Penghargaan ini diharap­ kan men jadi pendorong ser­ ta pemberi motivasi kepada perusahaan untuk menorehkan prestasi setinggi­tingginya dalam pengelolaan keselamatan dan lingkungan pertambangan

mineral dan batu bara, sehingga dapat menaikkan citra industri pertambangan di tengah tan­ tangan pertumbuhan ekonomi saat ini. “Penghargaan ini merupakan hasil evaluasi perfoma 160 pe­ rusahaan dalam bidang ke­ selamatan kerja dan 70 peru­ sahaan dalam bidang kelola lingkungan sepanjang tahun 2014,” tandasnya. Penganugerahan Peng har­ gaan Keselamatan sudah rutin dilakukan sejak tahun 1992, sementara Penghargaan Ling­ kungan sudah berjalan sejak

tahun 2004. Kriteria pe ni­ laian untuk pengelolaan kese­ la matan meliputi upaya pen­ cegahan kecelakaan dan sta­ tistik kecelakaan, sementara untuk pengelolaan lingkungan mencakup upaya pengelolaan batuan penutup, erosi dan se­ dimentasi, pembibitan, rek­ lamasi dan revegetasi, sarana penunjang, serta pemantauan. Presiden Direktur Tambang Emas Martabe, Tim Duffy me­ ngatakan, operasi penam ba­ ngan modern membutuhkan praktik pengelolaan terbaik. Hal tersebut dilakukan dengan

mengutamakan keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan dan hubungan berkelanjutan dengan semua pemangku ke­ pentingan. “Tambang Emas Martabe, tambang emas pertama yang beroperasi di Sumatra Utara mampu beroperasi secara optimal dan membuktikan salah satu tata kelola terbaik di industri tambang di Indonesia sudah dijalankan di sini. Terima kasih kepada Kementerian ESDM ya­ ng terus menghargai dan me­ ngapresiasi upaya kami ini,” ujarnya. (netty-rel)

Peserta Perahu Hias Bengawan Bojonegoro Meningkat Bojonegoro | Jurnal Asia Panitia Festival Bengawan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan pendaftar peserta perahu hias Festival Bengawan sampai hari ini se­ banyak 37 peserta, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 27 peserta. “Pendaftar perahu hias 37 peserta tersebut baik dari mas­ yarakat juga lembaga Pemerintah/ swasta,” kata Ketua Kelompok Kerja Festival Bengawan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Di­

sbudpar) Bojonegoro Wahyu Subakdiono, di Bojonegoro, Ju­ mat. Namun, lanjut dia, sebanyak 37 peserta tersebut terbanyak dari masyarakat, sedangkan dari Pemerintah dan lembaga swasta, baru Bank Jatim, BPJS Kesehatan, PDAM, Dinas Pe­ ternakan dan Perikanan dan Kantor Perpustakaan dan Arsip. “Kami mengharapkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran pemkab, juga lembaga swasta bisa ikut meramaikan

perahu hias di Bengawan Solo,” kata Wahyu. Hal senada disampaikan Kepala Disbudpar Amir Syahid, yang menyebutkan sudah mengin­ formasikan kepada seluruh jajaran SKPD di pemkab, juga lembaga swasta terkait perahu hias Festival Bengawan untuk memeriahkan HUT ke­338 kabupaten. “Semakin banyak peserta pe­ rahu hias semakin bagus. Tar­ get kami pelaksanaan perahu hias bisa berlangsung meriah,” katanya, menegaskan. Lebih lanjut

BMW i3 Di-Make-Up untuk Tampil di Pagelaran Busana London | Jurnal Asia Dari awal kehadirannya, mobil listrik BMW i3 memang cukup mencuri perhatian, setelah dijadikan kendaraan dinas ke­ polisian, mobil bertubuh mungil ini akan di­make­up agar tampil lebih cantik dalam acara London Fashion Week 2015 di Inggris pada 18­22 September 2015. Berkolaborasi dengan fashion designer asal Jerman, Daniela and Annette Felder, BMW memberikan beberapa unit mobil ramah ling­ kungan i3 untuk didandani. Desain yang dipakai pada eksterior mobil ramah lingkungan ini mengikuti tema baju yang dibuat, yakni terinspirasi dari satwa liar tropis. Mereka juga telah melakukan sesi foto un­ tuk menunjukkan baju­baju ran­ cangannya yang dipakai oleh model yang berpose bersama mobil BMW i3.

“Seperti saat kami sedang menghabiskan waktu di Miami, Amerika Serikat, desain yang akan ditampilkan akan sangat terpengaruh dengan kondisi alam dan gaya hidup di sana. Miami memiliki kawanan terbesar fla­ mingo liar di dunia, serta sinar matahari yang indah saat musim summer,” ujar perancang busana yang terkenal dengan merek dagang ‘FELDERFELDER’, Jumat (18/9/2015). Dari data pabrikan diketahui,

BMW i3 dirancang sebagai ken­ daraan masa depan dengan meng­ gunakan sebuah motor listrik berbaterai 22 kWh lithium­ion yang bisa menghasilkan tenaga setara 170 HP. Mesin dikombinasikan dengan transmisi single speed with ixed ratio, sehingga akselarasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dapat diraih dalam waktu 6,5 detik. Dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil dapat menjangkau jarak sekira 130 kilometer. (oz) ilustrasi

Imam menjelaskan panitia sudah mengumpulkan para peserta perahu hias untuk memperoleh petunjuk teknis pelaksanaan perahu hias. Awal pemberangkatan dari Bendung Gerak Bengawan Solo di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, sampai taman Bengawan Solo (TBS) di Kecamatan Kota. “Lama perjalanan sekitar 3 jam,” ucap panitia lainnya Dhe Uban, menambahkan. Mengenai jumlah penumpang dan pakaiannya, katanya, men­ yesuaikan dengan tema yang

diangkat peserta yang mengam­ barkan budaya lokal setempat. “Soal jumlah penumpang perahu menyesuaikan dengan kemampuan daya tampung perahu. Panitia tidak membatasi,” tandasnya. Ia menambahkan pengamanan perahu hias akan melibatkan Tim SAR, Tim Reaksi Cepat (TRS) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan jajaran kepolisian resor (polres). “Pengamanan dilakukan di air, juga di daratan di sepanjang jalur Bengawan Solo yang dilalui perahu hias,” ucapnya. (ant)

Telkomsel: 4G Segera Hadir di Palembang Batam | Jurnal Asia Wakil Pimpinan PT Telkomsel wilayah Sumatera, Ericson Si­ bagariang mengatakan, “4G” akan segera hadir di Kota Palem­ bang untuk melayani pelanggan yang ada di daerah setempat. “Untuk 4G segera hadir dan sehubungan dengan hal itu terus melakukan persiapan jaringan dan hal­hal teknis lainnya,” ucapnya pada perkenalan de­ ngan pers di Batam, Jumat (18/9). Ia mengatakan, komunikasi merupakan kebutuhan dan itu sangat dipahami oleh Telkomsel sebagai operator terbesar di Indonesia. “Apalagi saat ini, supporting perangkat yang ca­ nggih sudah semakin banyak,” ujarnya. S e m e n t a ra i t u , p e j a b a t Tel komsel lainnya Frangky D Pandensolang mengatakan press gathering ini bentuk keakraban

Telkomsel dengan para media yang selama ini mensuport seluruh aktivitas perusahaan tersebut. “Telkomsel bisa menjadi besar dan terus besar tentunya, karena kontribusi media. Hal Ini kita harapkan terus berlangsung,” katanya. Sebelumnya puluhan war­ tawan dari berbagai media cetak dan elektronik yang ter­ gabung dari area Sumatera bagian Selatan, Sumatera bagian Tengah dan Sumatera bagian Utara mengikuti sepeda gunung menelusuri hutan di Mega Le­ genda Batam. Para wartawan menelusuri jalan terjal di daerah Mega Legenda Batam dengan lintasan kecil sepanjang lima kilometer dan pada malam harinya me­ ngikuti malam keakraban mitra pers Telkomsel area Sumatera. (ant)

Tangsel Gelar Karnaval Pilkada Besar-besaran Tangerang | Jurnal Asia Tepat hari Minggu (20/9), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan menggelar karnaval untuk sosialisasi pilkada bertajuk Kampanye Damai dengan menghadirkan tiga pasang calon wali kota bersama massa pen­ dukungnya. Untuk mengawali dan me­ ngakhiri karnaval itu, akan ada pawai besar­besaran yang me­ lewati sejumlah jalan protokol di Tangerang Selatan. “Acara Kampanye Damai akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pawai puluhan mobil hias di dua

titik keberangkatan. Untuk titik pertama di Rempoa, Lapangan Gintung, untuk Kecamatan Pa­ mulang, Ciputat, dan Ciputat Timur. Titik kedua di Pondok Aren untuk Kecamatan Pondok Aren, Serpong Utara, Serpong, dan Setu. Kita perkirakan pukul 09.00 WIB sudah start menuju Taman Kota 2,” kata Ketua KPUD Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, Jumat (18/9) sore. Rute yang akan dilewati dari titik keberangkatan di Pondok Aren adalah Graha Raya Bintaro, Giant Alam Sutera, melewati Jalan Bhayangkara ke Jalan Alam Sutera

Boulevard menuju Bundaran Alam Sutera, lalu ke Jalan Raya Serpong hingga ke Jalan Rawa Buntu baru ke Taman Kota 2. Sedangkan untuk titik ke­ berangkatan dari Rempoa, rom­ bongan akan melewati Jalan Ir H Juanda, Jalan Dewi Sartika, Jalan Raya Otista, Jalan Pajajaran, Bundaran Universitas Pamulang, Jalan Raya Pamulang, Jalan Raya Siliwangi, Jalan Parakan, Jalan Pamulang II, Bundaran Ciater, Jalan Ciater Raya. Lalu lewat Jalan Letnan Sutopo, Jalan Griya Loka Raya, Jalan Rawa Buntu, dan Taman Kota 2.

Sesampainya di Taman Kota 2,sekitar pukul 14.00 WIB, rom­ bongan ketiga pasang calon wali kota Tangerang Selatan akan mengikuti rangkaian acara yang telah disusun oleh KPUD Tangerang Selatan sampai pukul 16.00 WIB. Setelah itu, rombongan akan membubarkan diri kembali ke tempat mereka masing­masing. Menurut Subhan, akan ada tim gabungan berupa 150 personel Polres Tangerang Selatan, 90 per­ sonel Dishubkominfo Tangerang Selatan, dan 50 personel Satpol PP. Tim gabungan akan menga­ mankan lalu lintas dan mengawal

jalannya pawai, terutama saat berangkat menuju titik kumpul di Taman Kota 2. Dalam acara di Taman Kota 2, masing­masing pasang calon wali kota akan diberi waktu lima menit untuk memaparkan visi­misi mereka. Dalam pawai menuju Taman Kota 2, kendaraan yang diperkenankan hanyalah ken­ daraan roda empat. “Sepeda motor tidak boleh. Kami juga imbau massa tidak membawa atribut ormas, hanya atribut partai pendukung dan pasangan calon saja,” ujar Subhan. (kc)


info bank

Sabtu, 19 September 2015 Bea Cukai/Pajak

Uang Kertas

Kode

Kode

USD AUD CAD DKK HKD MYR NZD NOK GBP SGD SEK CHF JPY* BUK INR KWD PKR PHP SAR LKR THB BND EUR CNY KRW

Kurs 14,303.00 10,103.64 10,800.61 2,161.30 1,845.36 3,311.12 9,060.70 1,748.34 22,051.46 10,118.28 1,718.15 14,697.37 11,876.87 11.13 215.13 47,319.26 136.98 305.09 3,813.47 102.99 396.59 10,114.71 16,125.61 2,244.08 12.02

AUD BND CAD CHF CNY DKK EUR GBP HKD JPY KRW KWD MYR NOK NZD PGK PHP SAR SEK SGD THB USD

16

Valas

Beli

Jual

10,338.49 10,291.05 10,919.64 14,982.82 2,262.49 2,199.82 16,411.50 22,415.42 1,856.81 11,993.50 12.33 47,652.32 3,394.10 1,773.67 9,146.92 4,979.29 309.15 3,839.34 1,756.03 10,291.05 401.87 14,391.00

10,447.76 10,401.46 11,033.93 15,135.90 2,285.13 2,222.17 16,578.62 22,645.53 1,875.46 12,118.56 12.46 48,145.08 3,434.55 1,793.65 9,247.17 5,247.14 312.38 3,878.28 1,774.57 10,401.46 406.12 14,535.00

Kode AUD

Beli

Jual

10,031.02 10,755.40

BND

9,984.98 10,707.74

CAD

10,594.89 11,358.84

CHF

14,537.22 15,581.59

DKK

2,134.40

2,287.61

EUR

15,923.41 17,066.80

GBP

21,748.77 23,312.35

HKD JPY

1,801.58

1,930.68

11,636.80 12,475.40

NOK

1,720.92

1,846.46

NZD

8,874.88

9,519.46

PGK

4,831.20

5,401.64

SEK

1,703.80

1,826.83

SGD

9,984.98 10,707.74

THB USD

389.92

418.08

13,963.00 14,963.00

* Khusus mata uang JPY dikali per­seratus Sumber BI 18.00 WIB * Kurs Bea cukai/pajak berlaku 16 ­ 22 September 2015

BRI Suntik Petrokimia Gresik Rp1,3 Triliun Jakarta | Jurnal Asia Perseroan Terbatas Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp1,3 triliun kepada PT Petrokimia Gresik, BUMN yang bergerak di bidang produksi pupuk. Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria, di Jakarta, Jumat (18/9), mengatakan pemberian fasilitas pinjaman BRI kepada Petrokimia Gresik merupakan wujud kerjasama sinergi BUMN untuk membangun ketahanan pangan secara nasional. “Pinjaman berupa kredit inves tasi tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk Petrokimia Gresik de ngan membangun pabrik baru. Kita tahu bahwa salah sa tu kebutuhan utama untuk mewujudkan kedaulatan pangan adalah ketersediaan pupuk untuk mencukupi kebutuhan petani,” ujar Budi. Fasilitas yang diberikan BRI sebesar Rp1,3 triliun terdiri dari kredit investasi Rp1 triliun yang digunakan untuk memba­ ngun pabrik Amoniak dan Urea (Amu rea) II dengan jangka waktu 10 tahun. Sisanya sebesar Rp300 miliar digunakan untuk kre dit investasi membangun kembali (revitalisasi) Instalasi Penjernihan Air (IPA) Gunungsari dengan jangka waktu 4,5 tahun. Kedua kredit investasi ter­ sebut disertai dengan fasilitas lindung nilai (hedging) berupa foreign exchange (forex) line atau fasilitas yang digunakan untuk kebutuhan transaksi valas

sebesar 135 juta USD dengan jangka waktu 2 tahun. Menurut Budi, dukungan Bank BRI terhadap industri pupuk na sional dalam rangka me­ ningkatkan ketahanan pangan akan berdampak besar bagi masyarakat. Saat ini, pemerintah telah menargetkan ketahanan pangan untuk komoditas beras, jagung, dan kedelai dalam jang­ ka waktu 3 tahun. Dukungan terhadap industri pupuk untuk meningkatkan skala usahanya mutlak diperlukan. Upaya lain untuk mendukung upaya ketahanan pangan dila­ kukan Bank BRI melalui pola Trickle Down Business (TDB) dari fasilitas yang sudah diberikan ke perusahaan pupuk korporasi, yakni dengan memberikan fa­ silitas pembiayaan kepada dis­ tributor­distributor pupuk. Untuk PT. Petrokimia Gresik saja, Bank BRI saat ini telah memberikan pembiayaan kepada distributor­ distributor hingga total Rp203 miliar melalui pola real time Host to Host produk Cash Ma­ nagement System (CMS) BRI. “Hingga saat ini Bank BRI telah mendukung industri pupuk melalui fasilitas pendanaan kepada BUMN produsen pupuk PT Pupuk Indonesia Holding Company sebesar Rp13,4 triliun per September 2015. Rp 4,3 triliun di antaranya merupakan portofolio kredit yang diberikan ke PT Petrokimia Gresik dan anak usaha. Kami sudah bekerja sama dengan PT Petrokimia Gresik dalam hal pinjaman sejak tahun 1981,” kata Budi. (ant)

KESEHATAN

GADGET

Suku Bunga AS Batal Naik

aksi Spekulasi Pasar Valas berlanjut Jakarta | Jurnal Asia Spekulasi terkait pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS masih akan terjadi setelah Bank Sentral AS (The Fed) menunda penyesuaian suku bunga. “Kita harus tetap menjaga kon­ disi perekonomian kita, karena dengan belum adanya kenaikan tingkat bunga AS, maka akan terus terjadi spekulasi antara mata uang dolar AS dengan semua mata uang negara di dunia khususnya di emer­ ging market, termasuk Indonesia,” kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/9). Ia mengatakan, pemerintah ber­ sama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan akan terus menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan dalam melewati masa­masa ketidak­ pastian yang diperkirakan masih berlanjut hingga akhir tahun. “Pemerintah, BI dan OJK akan selalu menjaga stabilitas ekonomi dan stabilitas keuangan agar bisa

naikkan suku bunga acuan. Ke­ bijakan tersebut bukan kabar baik, karena pada dasarnya Bank Sen­ tral AS semakin membuat pasar keuangan terombang­ambing di tengah ketidakpastian. Sampai sekarang pun kinerja Rupiah dan IHSG tidak membaik, meskipun The FED menunda me­ naikkan suku bunga acuannya. Analis Saham Sumut, Gu na ­ wan Benjamin mengatakan, peme­ rintah sebaiknya berhati­hati dengan kebijakan apapun yang akan diambil The FED kedepan. Kenaikan suku bunga acuan hanya masalah waktu saja, namun selama itu pula likuiditas US Dolar masih akan membanjiri pasar sehingga pasar keuangan kita akan sangat rawan dengan kemungkinan aksi spekulasi. “Memang tidak bisa diabaikan keinginan agar BI Rate diturun­

kan bagaikan menjadi kebutuhan krusial disaat perekonomian tengah mengalami keterpurukan seperti saat ini. Penurunan BI Rate menjadi salah satu jalan keluar untuk me­ macu daya beli masyarakat dan memacu permintaan kredit sehingga bisa menghidupkan investasi yang melambat,” katanya, Jumat (18/9). Tren pelemahan pertumbuhan ekonomi, katanya, memang akan sangat efektif untuk diper bai ki dengan menurunkan bunga. Terlebih jika laju tekanan inlasi masih sangat aman dan memungkinkan BI Rate untuk diturunkan. “Saya optimis inlasi akan ber­ tahan rendah hingga akhir tahun ini. Inlasi diperkirakan akan turun di bawah level 5 persen di tahun ini. Dan idealnya BI Rate bisa diturunkan lagi dari posisi terakhir yang masih bertahan 7.5 persen,” tuturnya.

@jurnalasiacom

PROMO DP MURAH

Promo DP super Ringan Honda

GEBYAR PROMO TOYOTA

• Grand New Avanza : 40jt • New Agya : 20jt • New Innova : 37jt • New Yaris : 29jt • New Rush : 41jt • New Fortuner : 70jt INFO PEMESANAN:

HONDA ARISTA MARELAN PT. Arista Auto Lestari

No Hp : 0853 6091 6772 Pin BB : 7CDBDA4D

Hp. 0812 2776 9996 Pin bb. 22EF7B6B

Medan | Jurnal Asia The FED atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) urung me­

harianjurnalasia

Jln. Sutomo Ujung no.235 (Dekat Lingkaran kb) Medan

專長推,按点:筋,穴,脈, 络手法治療: 扭伤关节,骨刺,脱臼 接骨,並臟腑疼痛症狀

Menjual Segala Jenis Mesin dan Menerima Reparasi Mesin • Generator • Trafolas • Pompa Air • Chainsaw • Beton Molen, • Gilingan • Traktor Tangan • Alat-Alat Teknik • Mesin Babat Rumput • Sparepart

Dengan totok/urut sembuhkan beragam penyakit

(中风立刻联系能80%無後遺症) 地址:半路店 JL. K.L.Yos Sudarso Km. 12.5 No.16 Titi Papan - Medan Deli

Telp. (061) 685 1308 Hp. 0852 9660 7798

Hubungi: Yenny Yap

0812 6323 2325 / 0821 6317 2316

OTOMOTIF

INTERNATIONAL

BALI’S HEALTH CARE CENTER Integrative Therapy

Mengobati penyakit: Jantung koroner Stroke I diabetes millitus RAS OPE RAPI kolesterol PA TE hipertensi TAN FILIASIEGERI A R N asam urat LUA penyakit autoimun penyakit dalam lainnya WE CARE FOR YOUR HEALTH

DATANG & BUKTIKAN!!! KONSULTASI DOKTER & CHECK DARAH*

TOYOTA BARU

RAHMAT

GRATIS

*SYARAT & KETENTUAN BERLAKU

Jl. Prof. HM. Yamin No. 41T (Dekat Htl Sakura) Telp. (061) 4160 119 / 7727 1796

Hubungi:

LOKER

mengasumsikan atau ‘price in’ dengan kemungkinan tingkat bunga tersebut. Kita akan terus menjaga posisi nilai tukar yang mencerminkan ketahanan ekonomi Indonesia,” ujarnya. The Federal Reserve (The Fed) atau bank sentral AS mem­ pertahankan suku bunga acuannya di nol persen pada Kamis waktu setempat, akibat ma sih adanya penurunan dalam perekonomian global sekalipun pertumbuhan Amerika Serikat tetap stabil. Namun anggota pembuat kebi­ jakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS memberikan kepastian dalam pro yeksi yang menyertai pengumuman tersebut, bahwa masih ada kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Dana Asing ke Indonesia Merosot Tajam Ketidakpastian seputar kenaikan suku bunga AS menyebabkan arus modal di sejumlah negara menyusut ter masuk Indonesia. Sepanjang Januari hingga September 2015, dana asing yang masuk ke Indonesia tercatat hanya sebesar Rp40 triliun.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, dana asing yang masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2015 ini merosot tajam. “Tapi kita lihat di Indonesia ada tekanan karena dana asing ada yang keluar dari Indonesia. Jika Januari sampai September tahun lalu dana yang masuk mencapai Rp170 triliun, saat ini hanya Rp40 triliun karena ada capital reversal di pasar modal,” ujar Agus saat ditemui di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (18/9). Padahal secara fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan tren yang baik. Inlasi pada tahun ini diperkirakan dapat mencapai target empat plus minus satu persen. Neraca transaksi berjalan kendati masih deisit, sudah menuju ke arah yang lebih sehat. Namun, diakui Agus faktor eks­ ternal terutama kebijakan su ku bunga oleh Bank Sentral AS (The Fed) akan tetap berdampak ter­ hadap rupiah kendati fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan yang positif. Meskipun da lam pertemuan terakhir, The

frengki 082164611628

+JurnalAsiaHarian

Brio Mobilio Jazz HRV CRV

: Dp 16. : Dp 10. : Dp 17. : Dp 70. : Dp 60.

jtan jtan jtan jtan jtan

Jl. Platina Raya No. 99/100 Titi Papan - 20256 Medan Marelan info pemesanan & test Drive Hub:

Syahreza

BANGUNAN

Namun, disaat yang bersamaan, kita menghadapi tekanan Rupiah yang cukup signifkan. Rupiah yang terpuruk hingga melemah ke kisaran level 14.450 per US Dolar tentunya memberikan kekuatiran tersendiri. Ditambah lagi, IHSG awal sesi perdagangan menguat dan sempat terpuruk akhirnya ditutup menguat tipis 0.04 persen di level 4.380,320. Ditengah ketidakpastian se­ perti ini, pergerakan IHSG dan Rupiah akan sangat rawan sekali digo yang isu­isu murahan. Na­ mun dampaknya bisa mem buat kinerja pasar keuangan kita bergerak dalam volatilitas yang sangat ting­ gi. Sehingga kesigapan otoritas keuangan kita yang dikombinasikan dengan kebijakan pemerintah perlu disinergikan untuk menstabilkan Rupiah. “Kita tentunya berharap Rupiah mampu terus dipertahankan di bawah level 14.500. Namun aksi intervensi yang dilakukan BI menunjukan pasar memiliki arah

Menjual Segala Jenis Besi Baru, Besi Beton, Plat, Plat Strip, Pipa, Siku, UNP, CNP, IWF, HNP, ASH, Rel Muntik, Stainless, Dll Jl. Tritura / AH Nasution No. 10 N Medan - Sumatera Utara Tel/Fax. (061) 7861837 - 77228989 HP. 0812 6963 8989

Spesialis Atap dan Baja Ringan

JL.SUToMo UJUnG no.65MEDan (Simpang Adinegoro/Satiantas)

Menyediakan : - Genteng metal, Atap Spandek panjang/Lengkung. - Besi C/Truss, Reng (zincalume)

IST SPECIAL

POWER STEERING (061) 455 9108

WWW.BOTAKSENG.COM

yang berlawanan dan cenderung berspekulasi dimana tren penguatan US Dolar masih akan terjadi lagi,” katanya. Seharusnya, tambahnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang konkrit untuk menambah pasokan valas. Paket stimulus se­ harusnya memberikan jalan keluar secara konkrit untuk suatu masalah tertentu. Yang paling rasional untuk menstabilkan Rupiah adalah dengan menambah pasokan valas. Baik itu melalui cara menambah pinjaman ke lembaga multilateral, merealisasikan kebijakan Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA), hingga menyerap SUN di pasar. Kalau mengintervensi lewat jualan US Dolar, ini sama saja menggarami air laut atau pekerjaan yang sia­sia. Di mana ti dak akan memulihkan ke percayaan pelaku pasar. Yang penting paket stimulus tersebut segera diluncurkan dengan rincian detail untuk program penyelamatan Rupiah. (netty guslina)

PURBA MULTIROOF

boTak SEnG

Telepon

Fed memutuskan untuk mem­ pertahankan suku bunga. “Tentu (kebijakan The Fed) akan berdampak terhadap nilai tukar. Selama Indonesia masih ada defisit transaksi berjalan, penggunaan rupiah yang belum meluas, kewajiban karena ada utang dan bunga yang cukup banyak, memang ada tekanan terhadap rupiah, termasuk ketika di pasar modal ada dana yang keluar,” kata Agus. Agus menuturkan, sebelum­ nya banyak pihak yang berpikir The Fed dapat menaikkan suku bunga agar tidak lagi terjadi ketidakpastian yang sudah setahun terakhir mem­ bayangi. “Berdasarkan data dependent mereka akhirnya diputuskan suku bunga tidak dinaikkan. Statement­ nya disimpulkan do vish, artinya kecenderungan menaikkan bunga tidak tinggi,” kata Agus. Ia menambahkan, perkemba­ ngan terakhir ekonomi AS cukup dipengaruhi oleh per kem b angan ekonomi dunia dan inlasi juga dinilai tidak akan tercapai dalam waktu dekat. (ant)

Rupiah Terombang-ambing

Gasoline, Sparepart & Diesel Engine Dealer

温帶安 中医

melewati masa­masa yang tidak mudah, masa­masa yang penuh ketidakpastian sambil melihat arah bagaimana nan tinya AS melihat kebijakan tingkat bunga,” katanya. Terkait keputusan The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga, Menkeu mengaku dapat memahami keputusan tersebut, meskipun dam­ paknya jus tru menambah ma­ sa­masa ke tidak pastian di pere­ konomian global. “Terlihat memang beberapa data AS belum menunjang atau mendukung untuk menaikkan ting­ kat bunga, salah satunya laju inlasi. Disamping itu, per tum buhan AS masih belum terlalu menjanjikan,” kata Menkeu. Ia mengatakan, dalam kondisi sekarang para pelaku pasar telah menyesuaikan (price in) dengan kemungkinan The Fed segera menaikkan suku bunga, dan pemerintah akan terus menjaga kondisi fundamental ekonomi serta pergerakan kurs rupiah agar tidak terus bergejolak. “Sektor keuangan masih ada tantangan, tapi tingkat dolar AS terhadap mata uang saat ini sudah

The Fed dan BI Tahan Suku Bunga

MAKMUR JAYA DIESEL

Sinshe Woen

PENGOBATAN DENGAN TEKNOLOGI & METODE BARU

Jurnal Asia | Ant: M N Kanwa

SIKAP INDONESIA TERKAIT BANK SENTRAL AS. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (kiri) berbincang dengan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (kanan) di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (18/9). Menurut Bambang Brodjonegoro Indonesia akan menjaga kondisi perekonomian terkini dan bersikap terkait keputusan The FED (bank sentral AS) yang belum menaikkan tingkat suku bunga.

Jl. Gatot Subroto No. 317/236 A Tel. (061) 453 9685 - 453 9684 (Depan Jl. PWS) - Medan. Terima Tempahan Canopy, Folding Gate, Pintu Plat Besi, Aluminium, Kaca dan Stainless Steel.

Jl.Gaperta Ujung No.80-A Medan

Jl. asia no. 99 n-o Medan Telp. 061 - 732 3845 / 061 - 736 3455 Jl. Sei batanghari no. 12 Medan Telp. 061 - 414 0126

Hubungi : 081362321899 081265237863 081262861028 N.B : Menerima pemasangan baru dan bongkar pasang atap (Rumah tinggal, pabrik, sekolah, kantor, dsan gedung lainnya).

WASHTAFEL PVC

PINTU PRESS

ROLLING DOOR

FOLDING GATE

UPVC

CIN BOY 0853 6022 3003


industri

sabtu, 19 september 2015

17

Ekspor Konsentrat Newmont Berhenti Mulai Besok Jakarta | Jurnal Asia Kegiatan ekspor konsentrat tembaga PT Newmont Nusa Tenggara berhenti mulai 19 September besok. Hal ini seiring belum diter­ bitkannya rekomendasi surat persetujuan ekspor (SPE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bam bang Gatot mengatakan, Ne wmont belum memenuhi pers yaratan yang dibutuhkan dalam menerbitkan rekomendasi surat persetujuan ekspor ter­ sebut. “Kalau enggak dipenuhi ya enggak bisa diberikan re­ komendasi,” katanya di Kantor Dirjen Minerba, Jumat (18/9). Persyaratan yang dimaksud Bambang terkait pembangunan

fasilitas pengolahan dan pe­ murnian mineral (smelter). Ne­ wmont menggandeng PT Free­ port Indonesia dalam mem­ bangun smelter di Gresik, Jawa Timur. Kerjasama itu tertuang dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tersebut juga akan kadaluarsa setelah 30 September nanti. Bambang meminta Newmont menegaskan komitmennya mem­ bangun smelter. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Newmont apakah tetap be kerjasama dengan Freeport Indonesia atau membangun sendiri. “Dia kan beri komitmen untuk smelter. Selama belum ada kepastian (membangun smelter) ya kami belum bisa menerbitkan SPE,” tegasnya. (kci)

Impor Garam Tak Perlu Rekomendasi Kemperin Jakarta | Jurnal Asia Impor sejumlah komoditas strategis direncanakan tak perlu lagi rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian (Kem­ perin), termasuk garam. Ketua Tim Deregulasi Per­ dagangan Arlinda Imbang Jaya menuturkan, debirokratisasi ter­ sebut diharapkan dapat mening­ katkan kelancaran arus barang ekspor­impor, dan perdagangan dalam negeri, serta meningkatkan iklim usaha yang berdaya saing. “Kami sudah berhasil menyelesaikan sesuai amanat dari Presiden kita terhadap komoditi yang akan dilakukan debirokratisasi, dan deregulasi,” kata Arlinda, dalam konferensi pers, Jumat (18/9). Selain garam, komoditas strategis yang rencananya akan dibebaskan dari rekomendasi impor dari Kemperin yaitu beras, gula, hortikultura dan besi baja. Arlinda mengatakan, pihak Kemperin sendiri sudah m e n ya m p a i k a n k e s e d i a a n untuk menghapus rekomendasi impor garam. Penghapusan rekomendasi impor garam juga dibarengi dengan penghapusan kewajiban Importir Terdaftar

(IT) dan Importir Produsen (IP). “Yang ada hanya Angka Pengenal Importir (API) Produsen saja. Mekanismenya, dengan memberikan Surat Persetujuan Impor (SPI), dan menghapuskan p e r s y a r a t a n N P W P, s e r t a persyaratan rekomendasi impor,” jelas Arlinda. Kendati rekomendasi diha­ puskan, alokasi volume impornya tetap ditentukan melalui rakortas (rapat koordinasi terbatas). Arlinda menambahkan, pihak terkait yang ikut membahas alokasi dalam rakortas diantaranya Kemdag, Kemperin, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Penghapusan rekomendasi impor garam ini merupakan satu dari 32 kebijakan di Kemendag yang akan didebirokratisasi dan dideregulasi. Sebanyak 24 kebijakan akan dilakukan debirokratisasi, sedangkan 8 ke b i j a k a n a k a n d i l a k u k a n deregulasi. Sebanyak 30 kebijakan b e r u p a Pe ra t u ra n M e n t e r i Perdagangan (Permendag), dan 2 kebijakan berupa Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen). (kci)

Furnitur Indonesia Laris di China Jakarta | Jurnal Asia Furnitur Indonesia laris manis dengan mencatatkan transaksi sebesar 3.673.470 dollar AS pada pameran the 21st China International Furniture Expo 2015 (CIFE 2015) di Shanghai pada akhir pekan lalu. “Nilai transaksi tersebut lebih besar dibandingkan dengan transaksi yang didapat pada 2014 dan 2013 masing­masing sebesar 3.423.600 dollar AS dan 1.463.323 dollar AS,” kata Konsul Penerangan Konsulat Jenderal RI Shanghai, Faraiddito Suharyono, Jumat (18/9). Kenaikan tersebut me nun­ jukkan adanya peluang produk furnitur Indonesia untuk merajai pasar China dan negara lainnya. Potensi pasar tersebut harus dimanfaatkan perusahaan furnitur Indonesia dengan meningkatkan kualitas dan jenis produk yang disesuaikan dengan permintaan pasar setempat. Hasil transaksi tersebut didapat dari pembeli asal wilayah China (Beijing, Shanghai, Hanzhou, Hunan, Guangdong, Nanjing), wilayah Eropa (Perancis, Swiss, Swedia, Bulgaria, Norwegia dan Belgia), wilayah Amerika (Amerika Serikat, Brazil, Meksiko, Kolombo), Australia dan Selandia Baru.

RUPA RUPA

Di area sekitar 600 meter persegi, Indonesia menghadirkan 18 perusahaan furnitur kayu dan rotan dalam satu pavilion, yaitu Indonesia Furniture Pavilion. Paviliun tersebut menampilkan beragam produk furnitur dengan ka rakter dan desain khas In­ donesia disesuaikan segmen pasar yang dituju, yaitu segmen medium high hingga high end product. Keikutsertaan perusahaan tersebut dikoordinir langsung oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Asosiasi Mebel dan Kerajianan Indoensia (AMKRI) dan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO). Paviliun Indonesia dibuka bersama oleh Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan­ Kemenperin, Pranata M.T., Konjen RI Shanghai, Kenssy D. Ekaningsih, dan Ketua AMKRI yang kemudian dilanjutkan dengan acara Buyers Gathering yang juga dihadiri oleh, Wakil Bupati Jepara, Kadis Perindag Kabupaten Jepara, Wakil Ketua Shanghai International Cooperation Association of Small and Medium Enterprises, Wakil Ketua Shanghai Commission of Commerce, Ketua ASMINDO, pejabat dari Kemenperin, dan potential buyers serta desainer produk furnitur. (kc)

Catering

MARSIURUPAN-2 Jl. Kpt. Sumarsono, gg keluarga No 1 Tersedia:

• Makanan Khas Batak • Makanan Pesta Kawin/Adat • Makanan Adat Duka • Partai Kecil/Besar Hubungi :

U.Hutabarat

0823 0466 5225 B.Br Hutajulu

0813 6151 9340 @jurnalasiacom Menyediakan Kue Ulang Tahun dari Anak-Anak sampai dewasa dan Jenis-Jenis Cakenya Sesuai dengan Selera. Snack Boxs dan Roti Siap Antar dan Harga Special Setiap Pembelian 10 Box Gratis 1 Box Snack Box

Hubungi (Elis Novita)

0812 6541 4145

Jurnal Asia | Ant: Pradita Utama

PERAJIN PEMBUAT CAP BATIK. Seorang perajin memperlihatkan desain cap batik di kawasan Kelurahan Landung Sari, Pekalongan, Jawa Tengah. Cap batik yang terbuat dari tembaga tersebut dijual dengan harga Rp500.000 hingga Rp5 juta per buah tergantung ukuran dan motif dan dipasarkan ke sejumlah wilayah seperti Yogyakarta, Solo, Banyuwangi, Palu, Makassar, hingga Singapura.

Belum Dua Bulan

Permendag Pengetatan impor Batik direvisi Jakarta | Jurnal Asia Kementerian Perdagangan akan merevisi Peraturan Menteri Perdagangan No. 53/M-DAG/ PER/7/2015 tentang Tekstil dan Produk Tekstil Batik dan Motif Batik yang dikeluarkan bekas Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Revisi tersebut merupakan salah satu tindak lanjut dari Pa k e t Ke b i j a k a n E k o n o m i

yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu. “Untuk batik hanya diminta untuk tidak ada (menghilangkan) rekomendasi dari Kementerian Perindustrian,” kata Ketua Tim Deregulasi Perdagangan Kemdag, Arlinda, di Jakarta, Jumat (18/9). Arlinda mengatakan, selain menghapus rekomendasi dari Kementerian Perindustrian tersebut juga akan dihapus re ko mendasi impor dari Ke­ menterian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, dan status Importir Terdaftar (IT). “Juga p e n g h a p u s a n p e r s ya ra t a n Nomor Pokok Wajib Pajak

Dollar Menguat Jakarta | Jurnal Asia PT Timah Tbk membatasi ekspor timah meski nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat yang akan menguntungkan perusahaan berplat merah tersebut. “Melemahnya rupiah terhadap dolar akan sangat menguntungkan perusahaan, namun sisi lain tidak baik ter­ hadap perekonomian nasional,” kata Sekretaris Kor porat PT Timah Tbk, Agung Nugroho di Pangkalpinang, Jumat (18/9). Ia menjelaskan, penjualan timah ke berbagai negara tujuan ekspor dalam bentuk dolar, se mentara pengeluaran atau pembelian timah dari mitra kerja dalam bentuk rupiah, artinya melemahnya rupiah sangat me­ nguntungkan perusahaan.

Bisnis OnLinE sHOP sedang booming, tapi hanya yang satu ini yang

BErAni KAsiH Komisi 1 JutA ruPiAH per penjualan. Jadilah bagian dari kami

info lengkap Klik: www.myazaria.net/?id=hujanduit

ilustrasi

“Tapi kami tetap memprio­ ritaskan kepentingan nasional seiring perekonomian masyarakat yang masih melemah sebagai dampak krisis global,” ujarnya. Ia mengatakan pembatasan ekspor timah ini juga karena harga timah di pasar dunia yang masih kurang baik. “Saat ini harga timah hanya US$

BARU TIBA !!! • MINI POM • MALTESE • SIBERIAN HUSKY • CIHUA HUA • RED TOY POODLE • WHITE CREAM POODLE

• SAMOYED • BEAGLE • HAMSTER • KELINCI • TURTLE • KUCING PERSIA • DLL

•฀Tersedia฀Dog฀Food฀20฀kg Buy 1 Get 1 Free. •฀Setiap฀Pembelian฀Dogi Free Dog Food dan Grooming. •฀Baru฀Tiba฀=>฀Baju Dogi, Kennel Box, dan Aksesoris Lainnya. •฀Pembelian฀Minimal฀Rp.฀500.000฀disc 10% (Syarat฀dan฀Ketentuan฀Berlaku)

HUBUNGI :

BONAVISTA PETSHOP

Jl. M.H. Thamrin No. 73 A Medan 0853 7310 1400

Full Gospel Business Men’s Fellowship international

Green Bean Grade 1 & Pixel Roasted Bean Blended & Single Origin Kopi Bubuk Kemasan Kiloan Rich Coffee Exclusive Package

Hubungi:

myudhaw@gmail.com wa./ph.: 082165386523

regulasi yang masuk dalam paket deregulasi dan 24 regulasi yang masuk dalam paket debirokratisasi. Terkait revisi ketentuan impor batik tersebut masuk ke dalam paket debirokratisasi. Sesungguhnya, aturan terkait pengetatan impor tekstil dan produk tekstil (TPT) batik dan motif batik tersebut baru dikeluarkan Kemdag pada Juli 2015 lalu. Pengetatan karena peningkatan importasi mencapai 24,1 persen pada periode Januari­April 2015. Saat itu, Kemdag beranggapan peningkatan impor dari 28 juta dolar AS pada Januari­April 2014 menjadi 34 juta dolar AS pada 2015 dikhawatirkan mematikan

industri dalam negeri. Pengetatan impor TPT batik dan motif batik itu tertuang dalam Permendag 53/M­DAG/PER/7/2015 tentang Ketentuan Impor TPT Batik dan TPT Motif Batik. Dalam aturan tersebut, komoditas yang diatur adalah kain lembaran dan pakaian jadi batik dan bermotif batik dengan batasan paling sedikit dua warna, dimana setiap perusahaan pengimpor TPT batik dan TPT motif batik harus memiliki penetapan sebagai IT TPT batik dan motif batik yang sebelumnya harus mendapatkan rekomendasi dari Kemperin dan Kementerian Koperasi dan UKM. (bsc)

PT Timah Pilih Batasi Eskpor

FGBMFi SPESIALIS KOPI SUMATERA

(NPWP), Nomor Identitas Ke­ pa beanan (NIK), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Izin Usaha Industri (IUI),” ujar Arlinda. Dikatakan, untuk ketentuan veriikasi atau penelusuran teknis impor di pelabuhan muat masih tetap dipertahankan. Langkah merevisi ketentuan tersebut masuk dalam paket deregulasi dan debirokratisasi untuk perdagangan yang menyangkut 32 regulasi yang terbagi dari sebanyak 30 Peraturan Menteri Perdagangan dan dua Peraturan Direktur Jenderal. Dari 32 regulasi tersebut diklasifikasi menjadi delapan

undAnGAn Breakfast Meeting: Hari : sabtu tanggal : 19/09/2015 Host : regional West i Jam : 8.00 WiB s/d selesai tempat : Grand sakura Hotel Jl. H.M Yamin telp : 0852 7062 1714

14.000 hingga US$ 15.000 per ton dibanding harga tahun lalu mencapai US$ 22.000 per ton,” ujarnya. Dalam kondisi seperti ini, kata dia, pihaknya terus melakukan upaya lain dan trobosan, seperti melakukan penghematan pengunaan energi. Selain itu, penghematan pengeluaran

HOLYLAND PALING LENGKAP To Discover Egypt, Israel & Jordan Restore and Healing ministry

Jadwal Keberangkatan • 29 Sep 15 • 11 Des 15 • 20 Nov 15 • 20 Feb 16 Hubungi segera:

Sista Tour & Travel Office : Jl. B. Katamso (Kp. Baru No. 3 B Medan)

Telp : 061 7869021

administrasi perusahaan, me­ ngurangi perjalanan dinas dan ke giatan­kegiatan yang tidak produktif. “Kami akan lebih memfokus­ kan penghematan ini, sehingga berapapun harga timah di pasar dunia tidak akan mempengaruhi kinerja dan produktivitas peru­ sahaan ini,” ujarnya. Sementara itu di sisi lain, PT Timah Tbk akan membina penambangan rakyat di Bangka Belitung agar memiliki izin usaha sehingga barang tambang yang dihasilkan menjadi legal. Agung menyebut, kebijakan itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Bangka Belitung beberapa bulan lalu. “Presiden Jokowi tidak pernah menyatakan, menginginkan atau

melegalkan yang ilegal, tetapi beliau inginkan kami membina penambang, karena mereka adalah rakyat Indonesia,” kata Agung Nugroho. Menurutnya, tambang le­ gal harus memiliki izin usa­ ha berbadan hukum dan alat p e n a m b a n g a n ya n g h a r u s memenuhi persyaratan ling­ kungan dan keselamatan. Selama peralatan penam­ bangan tidak legal, kata dia, maka PT Timah tidak akan mem­ berikan izin penambangan dan menerima bijih timah tersebut. “Kami tegaskan tidak akan pernah menerima atau membeli timah ilegal, meskipun aktivitas penambangan timah dilakukan di wilayah izin usaha penambangan milik PT Timah,” ujarnya. (kci)

MENYEDIAKAN SOUND SYSTEM

Info Berlangganan : (061) 663 5 664

UNTUK KARAOKE RUMAH, KARAOKE KELUARGA & KTV

e Di Rumah Saatnya Berkaraok

HARGA DIJAMIN

MURAH !!

Jl. Asia No.4A/18 MEDAN Tel ; 061 – 734 5375 Fax : 061 – 736 9528 Email ; sonic-audio@live.com

Toko Mas Sinar Agung Lt 1 Blok 1 No. 9 Medan Mall

Telp : 061 4560227 / 0811634124 USD 2300 All In:

Foto Group, 2 botol air, Toilet, Naik unta, Transportasi Bus deluxe (WIFI) , Semua tiket masuk, Obyek Wisata, Visa tiap Negara, Hotel 5/3, Makan pagi, Siang, dan Malam, Asuransi Perjalanan, Pembimbing rohani (pdt), & Tour Leader.

ZOE Mr. BOMBAstiC BC JL.VETERAN HELVETIA • GYM EQUIPMENT • SUPLEMENT • ACCESORIES • SOFT DRINK Motto : Didalam Tubuh Yang Kuat Terdapat Jiwa Yang Sehat

Bonavide “ AQUArium” Tetap Jaya

3

Jl. M.H Thamrin no 71 F Medan 061 - 4511912 - 4576 812 Fax. 4574 271 Email: bonavide_aquarium@yahoo.com

Tersedia Berbagai macam Aquarium & Aquascape ( Rumput - Rumput hidup)

iklan Ekonomis 20mm/Kolom Rp. 15.000,40mm/Kolom Rp. 30.000,60mm/Kolom Rp. 45.000,80mm/Kolom Rp. 60.000,-

BOTOT UBAN

Jl. Kapten Sumarsono No. 54 Helvetia

Membeli barang Bekas / Rongsokan - BESI TUA - ALUMINIUM - EMBER / SENG - PLASTIK - KORAN / KARTON Partai Besar / Kecil

081375748213


Santai

Sabtu, 19 September 2015

ngaKaK

Tidak Tahu Rasanya Dijambak Mendengar jeritan dari ruang bermain, seorang ibu bergegas masuk dan menemukan bayi perempuannya yang berumur 2 tahun menarik rambut kakaknya yang berumur empat tahun. Setelah memisahkan mereka, ibu berkata kepada sang kakak, “Jangan marah dengan adikmu, sayang. Dia belum tahu bahwa itu akan menyakitimu.” Tidak lama setelah ibu kembali ke dapur, dan dia mendengar lagi teriakan. Kali ini dia bergegas masuk dan menemukan si bayi menangis. “Sekarang apa lagi yang terjadi?” Tanyanya. “Tidak ada,” kata sang kakak, “kecuali bahwa sekarang dia sudah tahu.”

Jimmy Oh Jimmy (1)

PSMS Medan VS PS Karo-Karo Pada sebuah pertandingan persahabatan antara PSMS Medan dengan PS Karo­karo, pertandingan diselenggarakan di Kota Medan. Sebelum pertandingan MC lapangan memperkenalakan nama­nama kedua tim, untuk kesempatan pertama disampaikan nama­nama pemain dari PS Karo­Karo karena sebagai tamu. “Selamat datang para penonton di Stadion Teladan Medan inilah pertandingan persahabatan yang kita nantikan antara PS Karo melawan PSMS Medan” kata MC Membuka “Sebelum pertandingan dimulai baik kita perkenalkan dulu kekuatan kedua tim kita mulai dengan PS Karo sebagai tamu” “Di bawah mistar ada Lengket Silangit, kita lihat di barisan belakang ada Jatuh Bangun dan Jegal Tarigan, ....” MC terus melanjutkan pengumumannya “Di barisan depan ada Lari Peranginangin dan Tembak Sitepu... dan untuk mengkomandokan tim dipimpin...” MC berhenti sesaat menarik napas panjang “Bah.....oleeeeh Pasti Menang Karo­Karo......” Penonton terdiam mendengar pengumuman MC dan tiba­ tiba kapten tim PSMS Medan berteriak dari tengah lapangan “Menyerah..... bah......tidak akan pernah menang kita lawan mereka” katanya.

Perempuan yang Tersinggung Ganda merasa senang berkeliling­keliling kota Bandung. Sambil menaiki sebuah bis di samping kiri dan kanannya dia memberanikan diri untuk berkenalan dengan cewek sebelah kiri. Ganda: “Perempuan apakah engkau ito?” (Batak: Boru aha do hamu ito) Cewek: “Kau pikir aku cewek murahan ya..?” Ganda: “Bukan, ito..saya mau bertanya marga apa ito?” Cewek: “Dasar orang kampung!!” Sampai di rumah Ganda menceritakan pengalamannya kepada tantenya Tiur. Tantenya terbahak­bahak. Ganda... Ganda. Tantenya menasihati Ganda sekali lagi jangan bertanya seperti itu.

18

Cerpen: Hidayat Banjar

Siang jelang senja itu, aku hadir di rumah duka. Jimmy pimpinan Bimbingan Quan meninggal dunia dalam usia 50 tahun. Dia adalah teman lamaku, tapi belakangan terkesan seperti memusuhiku. Aku tak tahu, kenapa Jimmy berubah. Karangan bunga ucapan du­ ka cita dan orang­orang ya­ ng melayat telah meramaikan rumah duka. Aku melihat mantan istriku Susi mengatur para tentor (guru bimbingan) Quan yang sebagian besar adalah mantan tentor bimbinganku dengan tugas masing­masing. Ada yang menyambut pelayat, menerima karangan bunga, membawakan pelayat untuk ziarah melihat jenazah. Di bawah tenda di teras rumah, ada pula Josef, lelaki 55 tahun, berbincang­bincang dengan pelayat­pelayat. Sadarlah aku bahwa mantan istriku yang selama ini mengerjaiku dibantu oleh Josef. Jadi antara Susi, Bagintar, Josef, pencuri kayu dan oknum­oknum petugas punya saling keterkaitan. Tapi, apa hubungan mereka dengan Jimmy? Setelah duduk beberapa menit, aku menuju tempat jenazah Jim­ my disemayamkan. Wajahnya menghitam lebam. “Jantungnya terbakar, Lent,” ungkap Jimmy. Aku terbengong­bengong. Aku makin mendekat, jenzah Jimmy tetap terbaring kaku. “Lent, semua ini karena ulah Josef,” suara Jimmy terdengar lagi,

Kreasi

padahal tubuhnya tetap kaku. Di benakku membayang wajah Josef yang juga hitam legam dengan taring menyeringai me­ neteskan darah. Pas seperti drakula pengisap darah yang ada di dalam ilm-ilm horor. “Lent, setelah bekerja sama dengan Josef, aku suka mabuk­ mabukan dan akhirnya meninggal dunia karena jantungku terbakar. Belakangan baru aku sadar bahwa niat baik Josef membantu pembiayaan operasional Bi­ mingan Quan semata untuk memerangkap diriku berseteru denganmu, sahabatku,” cerita Jimmy yang tetap terbaring kaku. “Hati kecilku tak dapat me­ nerima akal busuk Josef yang menyuruh tentor­tentor Quan – yang adalah mantan tentor bimbingamu juga – untuk meng hasut tentor­tentor dan pegawai BIMA. Awalnya aku tak tahu kalau masuknya Josef ke Bimbingan Quan dengan agenda tersendiri yang bukan untuk kemajuan dan pengembangan Bimbingan Quan. Para siswa bimbingan belajar BIMA pun diprovokasi agar pin dah bimbingan ke Quan. Mantan tentor bimbingan BIMA bahkan ada yang mengaku masih tentormu guna merusak nama baikmu Lent. Ah… Josef.” Kenangan tentang Josef pun menggenang, kemudian me­ ngalir seperti sungai yang mem­ bawaku pada alur mundur saat jabatan ketua ormas Luar Biasa berlambang kepalan tangan diperebutkan. Ketika itu Juni 2006, aku dianjurkan Jimmy untuk ikut bursa pemilihan ketua. Rapat­rapat kecil pun di­ mulailah. Aku mendapat tu­ gas meramaikan arena Musda (musyawarah daerah) dengan umbul­umbul dan spanduk or­ ganisasi massa (ormas) Luar

Biasa. Oleh timku pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan baik. Dari mulai hotel tempat berlangsungnya acara Musda, hingga menuju bandar udara (bandara) warna merah menyala memenuhi taman­taman, ping­ giran jalan, dan lainnya. Itu semua kulakukan semata agar ormas Luar Biasa hari ini ke depan lebih baik. Itu saja. Kalaupun aku terpilih sebagai ketua ormas Luar Biasa, biarlah berjalan secara alami. “Ah… Josef dan kroni­kronimu, apa yang kau cari dan dapatkan dengan mengerjai Valent ha­ bis­habisan. Josef, kenapa ke­ meriahan Musda tempo tak pernah kau pandang sebagai niat baikku membesarkan ormas Lur Biasa ini?” Suara Jimmy setengah berteriak. Aku terkesiap. Jimmy dapat membaca pikiranku. Ku­ kucek­kucek mata hingga perih tapi yang kulihat tubuh Jimmy tetap terbaring kaku. Jimmy melanjutkan: Lent, Pak Ali dari pusat pun ketika itu mengatakan: “Bila Valent yang menang, saya sangat yakin ia akan dapat mengembangkan organisasi ini”. Ya, Pak Ali salah seorang Ketua Depinas (Dewan Pimpinan Nasional) juga percaya pada kemampuanmu Lent. Tapi ketika itu si Jambang bersikeras: “Kalau Valent (mak­ sudnya aku) yang menang, orang­orang Depicab (Dewan Pimpinan Cabang) kota dan ka­ bupaten tak dapat apa­apa? Ia tak mau membeli suara,” ungkap Jambang yang merupakan Ketua Depidar (Dewan Pimpinan Daerah atau Provinsi) periode l a l u d a n j a b a t a n nya ya n g akan perebutkan pada Musda, mempengaruhi orang­orang Depinas. Aih… Jambang memang hanya memikirkan uang saja dan Josef memanfaatkannya.

Ke Mana ke mana kita berjalan pada saat angin terbangkan rasa setelah sekian jam menanti dalam dinginnya waktu di mana mesin­mesn mengelilingi damai itu ke mana kita berteduh pada saat matahari panaskan jiwa setelah selkian alam menanti dalam sunyinya rindu di mana hutan beton menyasari kalbu bertub tubi ke mana?

pagi iu jalanan lengang. Kereta masih menggigil di terpa angin yang saputannya sampai ke dinding batin. seperti musim bermusim kenangan terus menerus tersanding dalam buku hidup. bening Lalu merinding. ketika kedua­danya mengusung makna masing­masing. hanya saja sedu sedan maupun tawa riang Menjadi tanda­tanda lain. Bahwa kita pernah bermain di pelataran waktu. hingga pada saatnya jam menggodamu utnuk pulang menuju dunia lain

Mencari Kebaikan kota kian mencekam malam yang damai dalam kerjapan neon­neon jalan memudar berganti tajamnya belati dan senapang wajah­wajah luka menunggu di persimpangan lalu seseorang menghampiri berikan aku air mata sebab sedu sedan ini telah mencucurkan Darah dan darah!

Mencari Angin

Seorang guru kelas SD melihat siswanya saat mereka mencoba komputer di laboratorium sekolah mereka. Salah satu anak laki­laki menatap layar, tampak pucat dan bingung. Guru datang dan membaca tulisan login yang ada di layar dan dengan nada paling meyakinkan dia berkata, “Komputer ingin tahu siapa nama kamu.” Anak itu kemudian membungkuk ke komputer dan berbisik, “Nama saya Tono...”

bang sang ketua ormas yang diperebutkan pada Musda (mus­ yawarah daerah). “Sebagai mantan ketua, di samping aku dapat memberikan satu suara padamu, pun Depicab (Dewan Pimpinan Cabang)­de­ picab kota serta kabupaten dapat kita motivasi. Tentu saja mereka mau bila diberi imbalan dan iming­iming jabatan,” lanjut Jambang. Karena janji Jambang itulah, Josef, mau mengeluarkan uang demikian banyak. Josef yakin dengan sekian ribu anggota ormas yang kelak dipimpinnya, akan dapat mem­back up­nya, sehingga kasus manipulasi Jam­ kesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) yang dilakukannya bersama Direktur Utama, tidak akan sampai ke pengadilan. Orang­orang Kejaksaan, Ke­ polisian, mahasiswa, sudah di­ sumbat Josef mulutnya. Ternyata benar, kasus ma­ nipulasi Jamkesmas yang dila­ kukan Josef bersama Direktur Utama RS Antah itu sampai sekarang tidak terdengar lagi. Josef, Direktur Keuangan RS Antah hanya ditahan dua hari saja. Ya, Josef, dengan 16 suara, pun jadi pemenang. Aku dan OK pun tersingkirlah. Sebab, seluruh suara, baik dari Depicab­depicab maupun sayap hanya 30 suara. Tapi apa? Ormas Luar Biasa yang dipimpin Josef, cuma namanya saja yang luar biasa, kinerjanya nol. Ketika terpilih, Josef minta aku untuk menjadi ketua harian, tapi kutolak. “Saya, kalaupun duduk dalam kepengurusan, di wanhat (dewan penasihat) saja. Jadi tidak ada beban psikologis dengan kinerja ormas Luar Biasa ini,” ungkapku. (bersambung)

Puisi-puisi Idris Siregar:

Sesuatu Yang Pasti Terjadi

Belajar Komputer di Laboratorium Sekolah

“Pak Bambang (maksudnya Ketua Umum Depinas) pun men­ dukung Valent,” tegas Ali ketika itu dalam rapat tertutup dan terbatas. “Masih ingat kan Lent, saat itu,” tegas Jimmy. Aku mau menjawab, “ya Jimm, aku masih ingat” tapi tak jadi kulakukan. Aku sadar, orang­orang akan menganggapku aneh bahkan gila, bila itu aku lakukan. Ya, mana mungkin, orang sehat berbicara dengan jenazah. Jambang terus saja ngotot: ”Pokoknya Bapak percayakan saja pada saya dan kawan­kawan mengaturnya agar ormas tetap akan dipegang oleh orang yang berkompeten, sementara kawan­ kawan Depicab mendapatkan dana,” tegasnya sembari me­ ngelus­elus kumisnya yang tebal. “Bagaimana caranya?” tanya Ali. “Asal pihak Depinas tak melakukan pembekalan ke De­ pi cab­depicab, saya sebagai Ke tua Depidar Provinsi akan dapat mengajak kawan­kawan memenangkan Josef sebagai orang yang akan memberikan dana. Kemudian setelah Josef menang, kita tempatkan Valent di posisi Wakil Ketua I Bidang Pengembangan Organisasi. Di tangannya, saya yakin organisasi akan berkembang pesat,” beber Jambang. Ali tak lagi menjawab. Informasi ini aku dapatkan dari Jimmy. *** Josef, aku tahu, bersedianya kau membayar satu suara Rp 10 juta, semuanya karena rayuan si Jambang yang bangsat itu kan? “Ya, kalau kau jadi ketua ormas Luar Biasa ini, tentu pihak Kejaksaan tak berani macam­ macam. Kau bisa kerahkan massa untuk mendemo Kejaksaan. Nah, apalagi yang kau pikirkan. Bermain all out­lah,” bujuk Jam­

telah mendingin wilayah batin sejak kota memadat dengan materi pun ambisi meninggi e puncak langkah diri mencecerkan nurani, letih dan sunyi! adakah kehangatan naru kan tiba seperti angin berhembus dan menyapa menyaput wajah lelah wajah luka membedakan dii dari barisan orang­oang murka namun telah kutunggu dalam ribuan detik yang menarikkan waktu silih berdanti berderik angin, tak jua melejit dan tergapit angin, tak jua berhembus dan menembus


Agribisnis

sabtu, 19 september 2015

Harga Komoditi Tanggal 17 September 2015 KOMODITI

JENIS PERDAGANGAN

LOKASI

HARGA

SATUAN

CPO

- Forward bln Des’15 - Forward bln Nov’15 - Forward bln Okt’15 - SPOT - Futures bln Nov’15(CPOTR) - Futures bln Okt’15(CPOTR)

Rotterdam Rotterdam Rotterdam Medan Jakarta (ICDX) Jakarta (ICDX)

547,50 532,50 517,50 6.287 7.215 6.890

US$ / ton US$ / ton US$ / ton Rp / Kg Rp / Kg Rp / Kg

Olein

- Forward bln Des’15 Rotterdam - Forward bln Nov’15 Rotterdam - Forward bln Okt’15 Rotterdam - SPOT Jakarta - Futures bln Nov’15(OLEINTR)Jakarta (ICDX) - Futures bln Okt’15(OLEINTR) Jakarta (ICDX)

525,00 522,50 532,50 7.850 *) 7.735,00 7.410,00

US$ / ton US$ / ton US$ / ton Rp / Kg Rp / Kg Rp / Kg

Minyak Kelapa - Forward bln Des’15/Jan’16 - Forward bln Nov’15/Des’15 - Forward bln Okt’15/Nov’15 - SPOT

Rotterdam Rotterdam Rotterdam Bitung

1.000,00 995,00 1.000,00 13.950

US$ / ton US$ / ton US$ / ton Rp / Kg

Kakao

- Futures bln Des’15 - Futures bln Mar’16 - Futures bln Mei’16 - SPOT

New York New York New York Makassar

3.282,00 3.271,00 3.264,00 37.550

US$ / ton US$ / ton US$ / ton Rp / Kg

Kopi Arabika

- Futures bln Des’15 - Futures bln Mar’16 - Futures bln Mei’16 - SPOT

New York New York New York Medan

118,55 121,95 124,20 54.551

Sen US $ / Lbs Sen US $ / Lbs Sen US $ / Lbs Rp / Kg

Kopi Robusta

- Futures bln Jan’16 - Futures bln Mar’16 - Futures bln Nov’15 - SPOT

London London London Lampung

1.578,00 1.593,00 1.564,00 19.513

US $ / Ton US $ / Ton US $ / Ton Rp / Kg

Karet TSR 20

- Futures bln Des’15 - Futures bln Nov’15 - Futures bln Okt’15 - SPOT

Singapura Singapura Singapura Palembang

125,30 125,10 125,80 17.616

Sen US $ / Kg Sen US $ / Kg Sen US $ / Kg Rp / Kg

Jagung

- Futures bln Des’15 - Futures bln Mar’16 - Futures bln Mei’16 - SPOT

Chicago Chicago Chicago Lampung

379,75 391,00 398,50 1.872

Sen US $ / Bushel Sen US $ / Bushel Sen US $ / Bushel Rp / Kg

19

Peluang baik budidaya itik

Jurnal Asia | Ant: Prasetia Fauzani

PeTeRNAKAN BeBeK TRADISIONAl. Seorang peternak menggembalakan bebek petelur di area persawahan desa Kwadungan, Kediri, Jawa Timur, Jumat (18/9). Beternak bebek secara tradisional tersebut mampu menekan biaya produksi karena peternak tidak perlu menyediakan pakan, selain itu petani pun diuntungkan karena keberadaan bebek-bebek tersebut juga memakan hama pertanian seperti keong emas dan belalang.

Sumber : bappebti.go.id

go green

Warga Mamasa Tanam Pohon Gaharu Mamuju| Jurnal Asia Masyarakat di Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat diminta menanam pohon gaharu yang bernilai ekonomi tinggi dari pada merusak hutan untuk berladang berpindah-pindah. “Bibit pohon gaharu itu murah hanya sekitar Rp5000, itu bagus dikembangkan masyarakat dibandingkan merusak hutan dengan cara membakar untuk berladang berpinda-pindah,” kata Arul salah seorang warga Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa di Mamuju, Jumat (18/9). Ia mengatakan, pohon gaharu bernilai ekonomis tinggi karena ketika dijual ditawar pembeli mencapai Rp60 juta perpohon. “Kalau pohon gaharu telah dapat dijual setelah dikembangkan delapan tahun, maka batannya akan dicari pembeli karena pohon tersebut memiliki batang yang didalamnya terdapat cairan yang mampu diolah menjadi obat, pemangi dan berbagai manfaat lainnya disamping kayunya bisa bahan bangunan,” katanya. Menurut dia, di Kecamatan Aralle pengrusakan hutan di Kecamatan Aralle terus terjadi dilakukan sebagian masyarakat padahal berdampak lingkungan karena sumber air masyarakat semakin air. “Semakin susah disekeliling kampung ditemukan sumber air bersih padahal dulunya sangat mudah karena kerusakan hutan di Mamasa karena sebagian kecil suka berladang berpindah-pindah dengan membakar hutan untuk membuka lahan pertanian baru,” katanya Hutan gundul karena dirusak, akibatnya sumber air jadi susah dan kini dirasakan dampaknya sebagian besar masyarakat, apalagi disaat musim kemarau seperti sekarang ini, debit air sungai di Kecamatan Aralle yakni sungai Malaluna` yang selama ini menjadi sumber air petani padi menjadi kering akibat pembalakan hutan. “Dampak lain dirasakan juga karena saluran irigasi padi petani menjadi kering tidak seperti 10 dan 20 tahun lalu, petani padi tidak pernah kekurangan air karena hutan masih mampu menampung air, tidak seperti sekarang hutan gundul dan tidak mampu menyerap air maksimal untuk kebutuhan petani padi, membuat petani padi menjadi risau sebab air yang menjadi sumber penghidupan mereka dari bertanam padi berkurang dan mempengaruhi produksi pertanian mereka,” katanya. Ia berharap, perusakan hutan dapat dihentikan melalui jalur hukum oleh pemerintah agar sektor pertanian padi dapat didorong untuk membangun ekonomi daerah, selain itu, hutan yang menjadi paru-paru dunia dapat terus dilindungi dengan menanam tanaman bernilai ekonomis yakni pohon gaharu tersebut. (ant)

Cara budidaya itik yang baik tentunya akan berdampak besar pada hasil budidaya tersebut, maka tidak heran para peternak itik di Indonesia banyak yang berani mengeluarkan modal uang yang tidak sedikit demi untuk memenuhi persyaratan beternak yang baik. Tapi tidak semua para peternak di dengan modal yang besar karena masih banyak para peternak yang bersifat tradisional dan hasilnya pun tidak kalah baik. Cara budidaya itik atau beternak itik yang baik tentunya kita harus mengikuti aturan atau ilmu-ilmu yang dapat meningkatkan hasil dari budidaya tersebut. Berikut ini ada beberapa langkah untuk menjalankan budidaya itik atau beternak itik. Ada dua cara pemeliharan itik, yakni pemeliharaan secara tradisional dan pemeliharaan secara itensif. Beternak itik secara tradisional memang menguntungkan karena peternak tidak perlu mengeluarkan biaya pakan. Pengembalaan itik dilakukan dengan cara berpindah-pindah dari sawah s a t u ke s awa h ya n g l a i n . Namun saying, dengan semakin sempitnya areal pengembalaan dan banyaknya kasus kematian ternak akibat keracunan pestisida, pemeliharaan cara ini makin terancam kelestariannya. Sedangkan pemeliharaan secara intensif dilakukan dengan cara mengandangkan itik. Keuntungan pemeliharaan itik secara intensif adalah produktivitas telur lebih tinggi, kesehatan dan keselamatan itik akan lebih terjamin, serta biaya pemeliharaan lebih eisien. Produksi telur itik yang dipelihara dengan cara digembalakan rata-rata 124 butir/ekor/tahun, sedangkan dengan system pemeliharaan intensif telurnya dapat mencapai lebih dari 200 butir/ekor/tahun. Cukup jauh ya, bedanya? Dengan kata lain, itik yang dikandangkan mampu menghasilkan telur yang lebih

banyak dibanding itik yang digembalakan. Selain itu, hasil telur itik kandang lebih stabil dan lebih baik mutunya dari p a d a ya n g d i g e m b a l a k a n . Meski demikian, beternak itik tradisional ataupun beternak intensif tetap membutuhkan persiapan yang matang. Agar persiapan matang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan beternak itik. Sebelum memulai beternak, penting untuk mengetahui karakter itik, perkandangan, lokasi kandang, bibit unggul, pakan ternak,tata laksana, dan pemasaran hasil ternak. Soal lokasi yang tepat untuk beternak itik, sebaiknya jauh dari keramaian atau pemukiman penduduk. Mengapa? Karena di lokasi yang jauh dari keramaian itik tidak terganggu. Selain itu, kondisi linhkungan kandang mempunyai iklim yang sesuai bagi produksi ataupun produktivitas ternak itu. Selain lokasi, dalam beternak itik kandang merupakan salah s a t u s a ra n a ya n g s a n g a t penting. Selain digunakan untuk tempat berteduh, kandang juga menentukan produktivitas itik. Karakter Itik Itik adalah hewah air, tetapi itik tidak mau tidur dan bertelur di tempat yang basah. Jadi, kebutuhan itik akan air harus dipenuhi. Akan tetapi, tempat yang benar-benar kring untuk tidur dan bertelur harus tersedia. Pemahaman akan kebutuhan ini

tentunya berpengaruh terhadap desain kandang. Dalam pembuatan kandang itik, diusahakan temperature kandang ± 39 derajat C dan kelembaban kandang antara 6 0 - 6 5 % . ke a d a a n k a n d a n g juga harus tenang karena itik termasuk unggas yang mudah stres. Soal kandang, ada beberapa jenis yang perlu diketahui, antara lain kandang untuk anak itik

atau masa starter. Kandang pada masa starter disebut juga kandang box. Ukurannya 1 m² dan mampu menampung 50 ekor. J e n i s l a i n n ya , k a n d a n g Brower (untuk itik remaja). Kandang pada masa brower disebut model kandang Ren/ kandang kelompok. Ukurannya 16-100 ekor per kelompok. Ada pula kandang layar (untuk itik masa bertelur). Model

kandang layar dapat berupa kandang baterai (satu ataudua ekor dalam satu kotak), bisa juga berupa kandang lokasi (kelompok). Ukuran setia meter persegi sebanyak 4-5 ekor itik dewasa (masa bertelur) tiga puluh ekor itik dewasa memerlukan ukuran kandang 3 X 2 meter. Perlengkapan Kandang tidak harus dari bahan yang mahal, tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). Kandang yang baik ialah kandang yang ada ventilasinya. Ventilasi berfungsi mengatur aliran udara. Dinding kandang itik cukup berupa tembok, dinding kayu, atau bilah bamboo setinggi 50-60 cm. Kandang juga harus terlindung dari ancaman hujan dan angin. Perlengkapan kandang biasanya berupa tempat makan dan tempat minum. Minuman bagi itik cukup ditempatkan di dalam ember plastic. Di kandang dapat juga disediakan kolam. Kolam ini tidak berfungsi sebagai tempat berenang itik. Kolam hanya disediakan hanya untuk memproduksi telur yang hendak ditetaskan. Kita bisa juga memberikan kolam mini untuk tempat mandi itik. Kolam mini terutama diberikan pada itik yang diberi ikan segar giling. Itik yang diberi makan ikan giling harus dijaga jika kotoran lengket di tubuhnya, itik akan mematuki tubuh dirinya sendiri atau temannya. (int)

Memilih Bibit dan Pemberian Pakan BeKAl pengetahuan yang perlu dimiliki calon peternak adalah mengetahui ciri- ciri induk itik yang baik. Ciri- ciri induk itik yang baik antara lain, bentuk badan langsing menyerupai botol, kepala kecil, lehernya panjang dan langsing, memiliki mata yang bersinar seperti mata tupai,sayap dan bulu tebal, bulu tampak cerah, lincah dan tampak sehat. Bibit yang baru harus ditangani secara tekhnis dengan benar. Bibit yang baru itu ditempatkan d i k a n d a n g i n d u k a n ya n g telah disiapkan. Temperature dalam kandang indukan adalah diusahakan tersebar secara merata. Kapasitas kandang

indukan adalah diusahakan tersebar secara merata. Kapasitas kandang indukan untuk 1 m² mampu menampung 50 ekor. Te m p a t p a k a n d a n m i n u m disesuaikan dengan ketentuan. Misalnya, untuk itik fase awal, jenis pakan dan minumannya perlu ditambah vitamin atau mineral. Calon induk itik ada 2 macam, yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja. Perbedaannya ialah pada induk untuk produksi telut tetas harus ada pejantan dengan perbandingan 1 jantan untuk 5-6 ekor betina.

Pemberian Pakan Pada pemeliharaan itik intensif, semua kebutuhan zat gizi untuk pertumbuhan atau bertelur harus diberikan oleh peternak. Oleh karena itu, biaya yang dibutuhkan untuk pembelian pakan cukup tinggi. Jadi, harus diusahakan pemberian pakan yang murah, namun memenuhi kebutuhan zat gizi. Hal ini sangat perlu untuk menunjang keberhasilan usaha peternakan itik. Jika pakan kurang, produksi menurun. Namun jika pakan mahal, biaya produksi akan terlalu tinggi. Setelah diketahui kebutuhan gizi serta kandungan gizi bahan pakan yang dibutuhkan, kita

dapat menyusun pakan yang tepat. Campuran pakan harus dapat memenuhi kebutuhan itik untuk berproduksi dengan baik. Komposisi kandungan gizi pakan dapat dipelajari lebih lanjut melalui berbagai sumber. Pemberian pakan itik dibagi dalam 3 tahap, yaitu: tahap satater (umur 0-8 minggu), pakan berupa konsentrat atau campuran bekatul dan ikan pirik cacah yang dikukus. Tahap grower ( umur 8-18 minggu ), itik mencari makan sendiri dengan digembalakakan. Tahap layar (umur 18 – 27 minggu), pakan berupa bekatul, nasi kering, ikan pirik atau kepala ikan, dan ece atau kerang.

CARA memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu: 1. Umur 0 – 16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder). 2. Umur 6 – 21 hari diberikan dengan tray feeder dab sebaran di lantai. 3. Umur 21 hari sampai 18 minggu desebar dilantai. 4. Umur 18 minggu sampai 72 minggu, ada dua cara, yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi mencapai 5%. Setelah itu, pemberian pakan itik secara terus-menerus. (int)


sains & Teknologi

sabtu, 19 september 2015

Gamer Android Bisa Streaming Live di YouTube Tokyo | Jurnal Asia Gamer online mungkin tak asing dengan Twitch yang merupakan komunitas gamer berbasis video streaming terbesar di dunia. Lebih dari 45 juta gamer berkumpul Twitch untuk live stream, menonton atau hanya sekadar chat di situs tersebut. Dilansir dari Ubergizmo, bulan lalu, Google meluncurkan Gaming Youtube yang pada dasarnya menjadi jawaban mereka untuk Twitch. Dalam beberapa bagian, fungsinya sama dengan yang bisa didapat atau dilihat gamer secara streaming. Namun demikian, pada peluncuran itu, itur livestreaming tersebut masih terbatas pada pengguna desktop. Saat ini, jika Anda pada dasarnya seorang gamer mobile, atau setidaknya ingin ‘livestream’ ketika sedang bermain game dengan perangkat ponsel, dalam waktu dekat hal itu bakal terwujud. Pada Tokyo Game Show,

Youtube mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, gamer yang berbasis Android akan bisa me-’livestream’-kan sesi game ada secara langsung ke YouTube Gaming. Cukup menarik ketika itur ini diungkapkan di Jepang, yang memang cukup tepat mengingat komunitas gamer di Negara Matahari Terbit tersebut. “Game mobile sudah membudaya di Jepang, jauh lebih tinggi dari negara-negara lainnya. Trend ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan nyata bagi para gamer agar dengan mudah berbagi layar mereka dengan komunitas gamer lainnya ketika itu terjadi,” ujar Ryan Wyatt, Kepala Gaming Global Youtube. Sayangnya, tak dijelaskan kapan itur ini akan dirilis, kecuali dikatakan bahwa hal itu akan segera terwujud. Tapi, jika Anda memang ingin terlibat dalam ‘bisnis’ game streaming ini dengan perangkat mobile anda, ini menjadi update yang memang Anda inginkan. (aspan)

Microsoft Bantu Dunia Pendidikan Rp 1 Triliun New York | Jurnal Asia Microsoft meyakini bahwa mengenalkan ilmu komputer kepada anak sesegera mungkin akan lebih baik sebagai persiapan menghadapi pesatnya pertumbuhan lapangan kerja di bidang teknologi. Untuk itu, perusahaan raksasa itu memutuskan untuk mengucurkan dana sebesar US$75 juta (± Rp Rp 1 triliun) sebagai investasi untuk pendidikan ilmu komputer kepada anakanak di berbagai penjuru dunia. Microsoft akan menggandeng YouthSpark untuk pelaksanaan hal ini yang akan berjalan selama 3 tahun. Melalui YouthSpark, nantinya dana tersebut akan didistribusikan dalam bentuk donasi atau bantuan ke beberapa organisasi nirlaba di seluruh dunia. Seperti diberitakan Engadget, Jumat (18/9), langkah ini diambill Microsoft sebagai respon

atas masalah serius yang ada di industri teknologi, yakni rendahnya tingkat keragaman pekerja. “Kita tidak memilki cukup orang di negara ini dengan kemampuan yang sesuai untuk mengisi pekerjaan di industri yang akan akan kami buat,” ungkap Presiden Microsoft, Brad Smith. Smith menambahkan, pihaknya melihat masih ada kekurangan jumlah pekerja di industri teknologi yang berasal dari kalangan Afrika Amerika, Latin, serta perempuan. Selain dalam bentuk dana, Microsoft juga memiliki program lain yang diberi nama Technology Education and Literacy in Schools (TEALS). Program yang ditujukan untuk pelajar tingkat menengah ke atas di Amerika Serikat ini memasangkan para ahli teknologi dengan guruguru di sekolah untuk memberikan pengajaran tentang ilmu komputer. (aspan)

20

Move to iOS

Dikecam Habis-habisan San Francisco | Jurnal Asia Apple baru saja merilis sistem operasi anyar mereka, iOS 9 dan saat ini para pengguna mulai sibuk melakukan update pada perangkat lunak terbaru mereka tersebut. Kamis (17/9) kemarin, Apple sudah menyediakan update untuk iOS 9 yang kemudian langsung diunduh jutaan pengguna di seluruh dunia. Begitu banyaknya pengguna iOS melakukan update, sehingga server Apple tersebut berada dalam kondisi antrean penuh. Begitu ‘padat’nya jalur update itu, tak hanya membuat pengguna harus antre panjang, tak sedikit yang mengalami masalah pada sistem update yang dilakukan. Dikutip dari PhoneArena, banyak pengguna gagal melakukan update secara OTA (Over the Air) dan kemudian mendapatkan notiikasi “Software update failed. An error occurred downloading iOS 9.” Namun demikian, meski banyak yang gagal, tak sedikit pula yang langsung bisa mendapatkan iOS 9 dengan lancar, baik melalui OTA ataupun iTunes. Contohnya adalah perangkat dari iPhone seperti iPhone 6S Plus, iPhone 6S, iPhone 6, iPhone 5S, iPhone 5C, iPhone 5 dan iPhone 4S. Untuk iPad yaitu iPad Pro, iPad Air 2, Ipad Mini 4, iPad Air 1, iPad Mini 3, iPad Mini 2, iPad Mini, iPad 3 dan iPad 2. Serta untuk kategori iPod Touch yaitu seperti iPod Touch 6, iPod Touch 5. Nah beberapa perangkat tersebut adalah yang merupakan perangkat yang langsung bisa mendapatkan update iOS 9. Selain itu, menyambut kelahiran sistem operasi anyar dan tercanggih iOS ini, Apple juga memfasilitasi pengguna Android yang ingin beralih ke iOS 9 dengan menggunakan sebuah aplikasi yang diberi nama ‘Move to iOS’ dan kini sudah tersedia di PlayStore. Dengan aplikasi tersebut, tak hanya

data Android bisa dipindah ke iOS seperti foto, pesan SMS, akun google, kontak dan bookmark browser, tetapi tetapi aplikasi yang telah diunduh secara gratis di platform Android juga bisa dipindahkan. Jelasnya, Apple sudah menampar grais dan interface mereka sendiri pada Move to iOS, tetapi aplijasi itu dibuat tidak mengacu oada panduan Google Material Design maunpun tipikal gaya iOS, namun lebih seperti alat kelengkapan yang sudah ada sebelumnya. Move to iOS sendiri mendapat kecaman besar dengan review satu bintang di Play Store oleh penggemar Android. “Mengecewakan App pertama dari Apple sangat tidak profesional. Aplikasi yang tidak mendukung Google,” ujar

Andreas S, salah satu penggemar Android yang coba menginstal aplikasi tersebut, seperti dikutip dari laman Google Play Store. Yang lebih membuat pengguna smartphone Android marah adalah pesan terakhir Move to iOS pada akhir penginstalan aplikasi tersebut, ‘Recycle Your Android Phone. You can recycle this Android Phone for free at any Apple Store’ (Daur ulang ponsel Android Anda. Anda bisa mendaur ulang ponsel Android ini di semua Apple Store secara gratis’). Bagi Android, apakah ini menjadi suatu keuntungan atas kerja sama yang mungkin terjalin ataukah menjadi ancaman yang akan membuat pengguna Android berkurang. (aspan)

Fire Kids Edition

Tablet Anti Porno untuk Anak

Tips dan Trick

Memperbesar Resolusi Foto Tanpa Pecah (Dijamin 100%)

A

pAkAh Anda menyimpan sebuah foto bagus di komputer namun dalam resolusi rendah? Jika diperbesar dengan metode biasa, atau menggunakan photoshop, pasti hasilnya nge-blur alias pecah. Berikut trik menaikkan resolusi foto tanpa harus pecah. Namun, ini hanya cocok untuk Anda yang ingin memperbesar resolusi foto menjadi dua kali lipat dari ukuran awal.

1. Buka website http:// waifu2x.udp.jp/ Website dengan interface yang sederhana ini ternyata menyimpan teknologi canggih tersebut lalu dan kamu akan dihadapkan oleh tampilan seperti berikut: 2. Pilih ile foto yang akan diperbesar resolusinya dengan mengklik tombol ‘Choose File’. 3. Jangan ubah bagian Noise Reducton, namun ubah bagan Upscaling menjadi 2x. Selanjutnya, tekan tombol Submit.

4. Website akan langsung memproses gambar tersebut dan hasilnya akan muncul pada tab baru dari browser kamu. Nah, kini foto yang Anda inginkan telah hadir dalam resolusi yang lebih besar tanpa harus menjadi pecah atau buram. Kalau masih belum yakin, Anda bisa melihat perbandingannya dengan menaikkan resolusi foto tersebut menggunakan Photoshop. Selamat mencoba! (jt/aspan)

London | Jurnal Asia Amazon meluncurkan tablet Anti Porno dan kekerasan yang didesain khusus untuk anak-anak. Tablet ini hanya akan memperbolehkan situs dan video Youtube tertentu untuk dilihat. Dilansir dari Mirror, tablet Fire Kids Edition ini menggunakan web browser khusus yang sudah dikunci hanya untuk melihat konten-konten aman. Hanya website dan video yang sudah dicantumkan dalam daftar aman yang bisa dilihat. Tablet ini hadir untuk mengapresiasi kecemasan para orangtua yang mengkhawatirkan tentang apa yang bisa diakses anak-anak mereka secara online. Amazon Fire Kids Edition secara otomatis akan memblok kontenkonten yang dianggap tidak layak tayang bagi anak-anak. “Yang terpenting adalah mengenai sejumlah konten tidak layak lihat, apakah itu porno atau kekerasan, yang memang tidak diinginkan para orangtua untuk dilihat anak-anak mereka,” ujar Carolyn

Bunting dari Internet Matters, spesialis pembimbing website. “Kemudian, kita terbuka terhadap resiko ancaman bahaya orang tak dikenal, dan apa yang kemudian akan dibagikan dengan teman-temannya atau orang tak dikenal, dan dengan siapa mereka sudah membuat janji temu,” imbuhnya. Menurut Amazon, butuh waktu yang cukup lama untuk menyaring ribuan

Miragii

Kalung ‘Pintar’ Modis London | Jurnal Asia Berbicara soal teknologi wearable, terlihat jelas semakin berkembang pesat dengan banyaknya gadget tersebut dipasaran. Beberapa diantaranya sangat tampil dengan gaya yang sangat modis dan akan sangat cocok dipakai berpasangan dengan pakaian sehari-hari Anda, sedangkan lainnya kelihatan sedikit ‘aneh’ seperti dalam film-film fiksi ilmiah. Saat ini, jika ada memang mencari gadget wearable yang memang modis dan dibutuhkan, Anda mungkin tertarik pada perangkat yang disebut dengan Miragii. Perangkat ini diperkenalkan pada Consumer Electronics Show (CES) 2015 awal tahun ini dan terus melakukan kampanye dengan harapan bisa meningkatkan pendapatan real saat peluncurannya nanti. Lantas, apa itu Miragii?

Pada dasarnya, perangkat ini adalah sebuah kalung pintar yang bisa melakukan hal-hal lebih dari yang Anda pikirkan. Sebagai permulaan, perangkat mencakup alat pendengar bluetooth yang membuat kita bisa menjawab panggilan telepon, lebih baik daripada anda harus memasangnya di telinga. Perangkat ini juga dilengkapi dengan proyektor mikro yang bisa digunakan untuk meng-sinkron-kan dengan pesan teks ataupun panggilan pada ponsel Anda. Meski penciptanya menyarankan alat ini dipakai pada lengan Anda, alat ini juga bisa digunakan di tempat lain seperti dinding maupun meja. Tapi melihat arti dari nama yang diberikan, itu artinya alat ini harus dipakai di sekira leher, meski mungkin, lengan memang menjadi tempat yang lebih baik. (aspan)

website dan video yang aman dalam upaya menghilangkan kecemasan para orangtua memikirkan anak-anak mereka yang menggunakan internet. “Tablet ini dilengkapi dengan kontrol terhadap anak untuk akses ke ribuan situs aman sesuai usia dan video Youtube,” jelas Amazone. “Anak-anak bisa berselancar di internet tanpa harus mengeset ulang atau biaya tambahan.” Orangtua juga bisa menambah maupun mengurangi baik website maupun video dari daftar aman jika diinginkan. Penggunaan teknologi dikalangan anak-anak saat ini diperkirakan meningkat jauh berdasarkan lamanya pemakaian, 26 persen dari anak-anak berusia 12 hingga 16 tahun menggunakan internet selama satu jam atau lebih dalam sehari. Ketika musim liburan tiba, pemakaian bisa meningkat hingga lima jam per harinya. Fire Kids Edition hadir dengan dua pilihan warna, pink atau biru dan dibanderol seharga £99.99 (± Rp 2,15 juta). (aspan)


EDUKASI

Sabtu, 19 September 2015

21 Ratusan PTS di Sumbagsel Belum Akreditasi Institusi

Jurnal Asia | Ant: ist

DUKUNGAN KOPERTIS. Kopertis Wilayah I Sumut melalui Sespel Rudi K Nababan bersama Direktur Politeknik LP3I Medan Akhwanul Akmal SP MSi memberikan dukungan danmemotivasi para mahasiswa pada kegiatan PSPL.

Kopertis Larang PTS Adakan Plonco Medan | Jurnal Asia Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut, Prof Dian Armanto menegaskan pihaknya melarang seluruh PTS di Sumut menerapkan sistem perponcoan. “Saat ini sejumlah PTS masih melakukan ospek bagi ma­ hasiswa baru. Untuk itu kita telah mengimbau agar dalam kegiatan tersebut jangan di­ warnai tindakan kekerasan atau bentuk perploncoan,” tegas Dian Armanto kepada Jurnal Asia, Jumat (18/9). Disebutkannya, ospek meru­ pakan program baik karena me­ ngenalkan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru, seperti memberikan informasi tentang sistem perkuliahan atau pun­

kartu rencana studi (KRS) mau­ pun pimpinan universitas serta fakultas. Namun dalam pelak sa naa­ nnya, kata Dian kerap terjadi tindakan kekerasan maupun bentuk plonco, misalnya dengan mengenakan pakaian dilengkapi atribut “aneh­aneh” yang tidak ada ada kaitannya sebagai bentuk mengedukasi. “Karena itu kita melarang tegas agar kampus tidak menerapkan plonco. Jika diketahui ada ditemukan praktik perploncoan, kita akan tindak

rektor maupun mahasiswa senioran tersebut,” ungkapn Motivasi Mahasiswa Te r p i s a h D i r e k t u r Politeknik LP3I Medan, Akhwanul Akmal SP MSi menegaskan, pihaknya secara tegas meng­ haramkan plonco bagi maha­ siswa baru, melainkan meng­ gunakan bentuk program sistem pengenalan lingkungan (PSPL). Menurut Akmal, dalam prog­ ram tersebut para mahasiswa baru dikenalkan dan diberikan motivasi tentang leadership dan entreprenuerhip. “Kita memotivasi para ma­ hasiswa agar nantinya menjadi profesional muda sehingga siap mam pu menjawab tantangan dunia kerja yang sangat kom­ petitif, terutama menghadapi era

MEA 2015 ini,” ungkapnya. Pada PSPL Politeknik LP3I Medan yang diikuti 500 maha­ siswa baru dengan meng ha­ dirkan motivator dari Jakarta, Tu­ kiyo Suryo Atmojo juga mantan Walikota Medan H T Dzulmi Eldin dan anggota Komisi I DPR RI periode 2009­2014 Ramadhan Pohan. Kegiatan pengenalan ma­ hasiswa baru yang berakhir hingga Sabtu (19/9) juga dirang­ kai dengan outbound dengan tujuan untuk membangun tea­ mwork serta menumbuhkan jiwa leadership (kepemimpinan) ma­ hasiswa Politeknik LP3I Medan. Disebutkannya untuk mem­ bentuk calon profesional muda, pihaknya mempersiapkan mahasiswa dengan mem pro­

mosikan magang atau kerja setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah sampai dengan se mester IV, sesuai dengan ketentuan dan syarat tertentu. Pada program magang di peru sahaan mitra Politeknik LP3I Medan itu dilakukan selama tiga bulan bagi mahasiswa se­ mester V yang dibekali dengan keterampilan, yang salah satu uta manya dalah kemampuan berbahasa Inggris. “Jadi tidak heran kami mem­ berlakukan empat semester dalam perkuliahan. Untuk itu juga dilakukan sistem metode indoor dan outdoor dengan harapan mereka akan lebih mampu dalam mengimplementasikannya,” kata Akmal didampingi Wakil Direktur III, Maulidina SP MM. (swisma)

Dishutbun Lebak Minta Generasi Muda Gemar Menanam Lebak | Jurnal Asia Dinas Kehutanan dan Per­ kebunan Kabupaten Lebak, Banten, meminta generasi muda gemar menanam aneka jenis pohon untuk pelestarian hutan dan lahan, serta konservasi air di daerah itu. “Kami berharap anak muda memiliki kepedulian terhadap fungsi dan manfaat lingkungan bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Dishutbun Kabupaten Lebak Kosim Ansori di Lebak, Jumat. Menurut dia, gemar menanam manfaatnya cukup besar bagi kese­ jahteraan masyarakat, selain bisa

mencegah kerusakan hutan dan lahan juga dapat mengantisipasi bencana alam. Selain itu juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Ia meminta generasi muda agar memiliki kepedulian untuk melakukan penghijauan dengan menanam pohon. Bahkan, pihak­ nya mencanangkan kegiatan “Kecil Menanam­Dewasa Memanen (KMDM)” dengan melibatkan pelajar. Sebab, katanya, pe­ na naman pohon merupakan bentuk pendidikan dan upaya menanamkan semangat mencintai lingkungan hidup sejak usia dini.

Oleh karena itu, pihaknya melibatkan anak­anak SD untuk mendorong kegiatan KMDM dengan Dinas Pendidikan setempat. Selain itu, katanya, juga koor­ dinasi dengan sekolah­sekolah dasar yang dipilih dalam KMDM. “Kami berharap melalui KMDM ini anak­anak pelajar dapat membudayakan gemar menanam aneka jenis tanaman,” katanya. Ia mengatakan generasi muda, khususnya pelajar usia SD, harus ditumbuhkan kepedulian untuk mencintai pelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Kepedulian terhadap lingkungan

Disdik Imbau Kepala Sekolah Cermati Jajanan Berbahaya Jakarta | Jurnal Asia Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengimbau kepala sekolah di seluruh sekolah dasar untuk bertindak tegas kepada penyedia jajanan mengandung bahan berbahaya demi terciptanya lingkungan sekolah yang sehat. q”Kami berharap kepala sekolah melarang keberadaan penjual jajanan mengandung bahan berbahaya di lingkungan sekolah karena gangguan kesehatan akibat jajan sem­ ba rangan menjadi alasan umum siswa absen di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman di Jakarta, Jumat. Arie mengatakan gangguan kesehatan yang muncul akibat jajan sembarangan seperti sakit perut, pusing, mual, batuk, atau sakit tenggorokan menjadi alasan umum siswa seklah dasar tidak dapat mengikuti

kegiatan belajar sehingga dapat memengaruhi nilai akademis anak. Dinas Pendidikan juga men­ dorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat termasuk di dalamnya kantin sekolah sebagai tempat utama jajanan siswa. Langkah selanjutnya, sam­ bung Arie, kepala sekolah bisa secara rutin melakukan tes ter­ hadap semua jajanan yang me­ nggunakan kandungan bahan tambahan pangan lewat kerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). BPOM mencatat dalam kurun waktu empat tahun, pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang memenuhi persyaratan keamanan pangan meningkat dari 56 persen pada 2010 menjadi 76 persen pada 2014. Berdasarkan jenis cemaran, PJAS yang tercemar bahan

berbahaya turun dari 18 persen pada 2010 menjadi 9 persen pada 2014. Penggunaan BTP yang melebihi takaran pada PJAS juga menurun dari 23 persen pada 2010 menjadi 16 persen pada 2014. Namun demikian, Direktur Surveilan dan Penyuluhan Kea­ manan Pangan BPOM Halim Nababan mengatakan masih terdapat tantangan besar untuk memperbaiki kualitas PJAS di Indonesia. “Untuk menekan peredaran jajanan berbahaya, kami melakukan sidak secara teratur dengan pengambilan sampel dan pengujian pangan jajan anak sekolah, edukasi kepada pedagang untuk tidak lagi menggunakan bahan berbahaya serta membuat pangan jajan anak sekolah memenuhi pers­ yaratan kesehatan,” kata Halim. (ant)

itu dengan menanam pohon karena manfaatnya besar bagi kelangsungan hidup manusia. “Kami minta generasi muda dapat menciptakan dan me­ melihara lingkungan dengan menanaman itu,” ujarnya. Kosim menyebutkan generasi muda juga harus menggerakkan budaya penanaman pohon sebagai investasi lingkungan dan ekonomi. Gerakan penanaman pohon itu, katanya, merupakan tindakan nyata untuk mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan, terlebih wilayah Kabupaten Lebak yang sebagian besar kawasannya

sebagai daerah hulu sungai di Provinsi Banten. Apabila kawasan hulu kon­ disinya rusak atau lahan gundul, dipastikan membawa malapetaka bagi manusia, seperti bencana banjir, tanah longsor, dan ke­ keringan. “Kami terus melakukan gerakan penghijauan agar hutan di Lebak tidak kritis,” katanya. Ia mengatakan gerakan penghijauan di lokasi lahan kritis tersebut, disebabkan penebangan pohon dan penanaman tidak seimbang. Selain itu, katanya, adanya pelaku pembalakan liar. (ant)

Kualitas Pendidikan Tergantung dari Kultur Demokrasi Jakarta | Jurnal Asia Ku r a n g n ya r u a n g ya n g diberikan kepada siswa, membuat mereka tidak memiliki ruang untuk bisa bersikap terbuka dengan guru mereka. Hasilnya siswa kerap berinteraksi dengan para guru dengan sikap yang kurang fleksibel, kurang terbuka serta kurang toleran. Doktor dalam kependidikan dalam bidang Ilmu Pendidikan ke­284 di UNY, Dr. Herly Janet Lesilolo megungkapkan bahwa siswa tidak memiliki ruang untuk bisa berargumen. “Gambaran di atas cukup menunjukkan bahwa proses pendidikan di sekolah belum berani memberi peluang terjadinya interaksi demokratis, seperti partisipasi aktif, menghargai perbedaaan, kemandirian, tanggung jawab, dan kebebeasan, ” ungkapnya seperti dilansir dari laman UNY, Jumat (18/9). Menurutnya, kualitas dalam proses kultur demokrasi di sekolah memiliki beberapa input.

Diantaranya terdiri dari karakteristik siswa, sehat jasmani dan rohani, bisa mandiri, kreatif, humanis, religius, serta berakhlak. “Selain itu, adanya proses aktualisasi eksistensi diri, konseptual interaktif, konteks, pengalaman, refleksi, aksi, dan evaluasi. Perlunya interaksi guru dan siswa, tidak ada otoritas dan dikte, tetapi komunikasi yang terbuka,” ujarnya. Padahal perbaikan kualitas mengacu pada kultur demokratis di sekolah. Karena kultur demokratis inilah yang menjadi penggerak. “Selain itu, siswa mampu mengadaptasi dan mempraktikkan elemen demokrasi, dan interaksi guru dan siswa dapat memiliki kematangan emosional secara demokratis,” imbuhnya. Herly menambahkan bahwa siswa sebenarnya memiliki potensi yang hakiki. “Antara lain akal, kecerdasan, insan yang aktif, kreatif, dan berpotensi. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator, mediator, dan informan,” tambahnya. (oz)

Palembang | Jurnal Asia Ratusan perguruan tinggi di lingkungan Kopertis Wilayah II yang meliputi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, dan Beng kulu belum memperoleh ak reditasi institusi sebagai petunjuk lembaga pendidikan me miliki fasilitas pendukung yang memadai. “Hingga September 2015 ini masih banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumbagsel yang belum terakreditasi institusi. Dari 216 PTS yang telah mendapatkan akreditasi institusi baru 48 PTS,” kata Koodinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II Prof Diah Natalisa di Palembang, Jumat. Menurut dia, melihat masih banyaknya PTS di wilayah ker­ janya belum mendapatkan akreditasi institusi, pihaknya mendorong rektor di lembaga pendidikan tinggi yang belum terakreditasi itu untuk segera melakukan persiapan pening­ katan falitas pendukung kegiatan belajar mengajar di kampusnya serta mengajukan berkas dan permohonan kepada pihaknya. Sesuai ketentuan, PTS wajib mengurus akreditasi institusi dan program studinya oleh karena itu jika tidak ingin mendapatkan

sanksi sesuai dengan ketentuan yang terberat berupa pembekuan izin operasional, tidak boleh mengeluarkan lulusan, dan larangan menerima mahasiswa baru, katanya. Dia menjelaskan, berdasarkan data 216 PTS yang ada dilingkungan Kopertis Wilayah II tersebar di Sumatera Selatan 108 PTS, Lampung 77, Bengkulu 16, dan di Bangka Belitung 15 PTS. Sedangkan tenaga pengajar di PTS tersebut tercatat 9.053 orang dengan perincian 670 dosen berstatus Pegawai Negeri sipil (PNS), 6.171 dosen tetap yayasan, dan 2.256 dosen tidak tetap. Sementara jumlah mahasiswa yang saat ini sedang mengikuti perkuliahan di lembaga pendidikan tinggi milik swasta di empat provinsi Sumbagsel itu mencapai 220.731. Secara umum PTS tersebut dinilai telah menjalankan Tri Dharma pendidikan tinggi atau pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan baik, namun jika pada batas waktu tertentu belum juga mengurus akreditasinya akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan, ujarnya. (ant)

Disdik Polrestabes Semarang Siapkan Kurikulum Lalu Lintas Semarang | Jurnal Asia Dinas Pendidikan bersama Satlantas Polrestabes Semarang men yiapkan kurikulum pem­ belajaran berlalu lintas untuk diterapkan di kalangan siswa sekolah di daerah ini. “Memang masih banyak siswa yang naik sepeda motor ke sekolah. Yang perlu dibangun itu kesadaran berlalu lintas,” kata Kepala Disdik Kota Semarang Bunyamin di Semarang, Jumat (18/9). Hal tersebut diungkapkannya usai diskusi buku bertajuk “Mem­ bela Angkutan Umum” karya Eka Sari Lorena Soerbakti, pengusaha yang dikenal “Ratu Transportasi”, di Gramedia Jalan Pemuda Semarang. Bunyamin mengakui masih adanya siswa yang belum memiliki SIM (surat izin mengemudi), namun sudah mengendarai kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil untuk berangkat ke sekolah. “Kami juga sudah menginstruksikan sekolah untuk mendata siswa­siswanya yang belum punya SIM. Yang belum punya SIM, dila­ rang mengendarai atau membawa kendaraan pribadi ke sekolah,” katanya. Bahkan, kata dia, pihaknya bersama sekolah juga me­ ngi ngatkan orang tua untuk berpartisipasi, salah satunya mengantarkan anaknya ke sekolah jika memang si anak belum cukup usia untuk memiliki SIM. Larangan bagi siswa yang belum memiliki SIM berangkat sekolah naik kendaraan pribadi

sudah diterapkan, kata dia, namun banyak siswa yang kemudian memarkirkan kendaraannya di luar sekolah. Makanya, kata dia, kesadaran berlalu lintas yang akan ditanamkan kepada anak­anak sekolah agar yang belum punya SIM tidak membawa kendaraan pribadi, serta kesadaran keselamatan berlalu lintas. “Rencananya, pendidikan berlalu lintas ini akan kami masukkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Ya, nanti bersama jajaran Polrestabes Semarang. Nota kesepahaman (MoU) juga sudah ada,” katanya. Senada dengan itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Pungky Bhuana Santoso mem­ benarkan akan diterapkannya pembelajaran berlalu lintas yang akan diberikan kepada siswa di sekolah. “Ini menindaklanjuti kerja sama antara Kapolda Jawa Tengah dengan Gubernur Jateng berkaitan dengan MoU (nota kesepahaman, red.) program pendidikan berlalu lintas dalam sekolah,” katanya. Sekarang ini, pihaknya tengah membuat “training of trainers” (TOT) untuk guru­guru me­ ngenai materi berlalu lintas yang akan dimasukkan dalam buku pelajaran PKn dan bisa segera didistribusikan. “Nantinya, ini akan menjadi pe­ doman bagi guru­guru mengenai apa yang akan disampaikan kepada siswanya mengenai pembelajaran berlalu lintas. Mulai siswa SD, SMP, hingga SMA,” pungkasnya. (ant)

Hadapi MEA dengan Ciptakan Wiraswasta Muda Jakarta | Jurnal Asia Dalam menyambut masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), perlu sebuah persiapan agar nantinya kita tidak tertinggal. Salah satunya adalah dengan peran pemuda. Dekan FISIPOL Universitas Gadkah Mada (UGM), Dr Erwan Agus Purwanto, MSi, mengung­ kapkan bahwa peran pemuda menjadi salah satu potensi dalam pergerakan ekonomi nasional. “Pengembangan potensi pemuda sebagai agen socialpreneur penting dilakukan, karena bisa menjadi solusi permasalahan bangsa,” ungkapnya seperti dinukil dari laman UGM, Jumat(18/9). Para pemuda bisa berkontribusi dalam terlaksananya MEA dengan kreativitas serta inovasi yang

mereka miliki. Sehingga bisa melahirkan wiraswasta yang bisa bermafaat bagi lingkungan sosial yang disebut dengan social entrepreneurship. Menurut Erwan, jiwa wira­ swasta tidak lahir begitu saja namun perlu dukungan untuk bisa mengembangkan hal tersebut. Seperti dalam program pelatihan, pendampingan serta pembinaan untuk berupaya menumbuhkan potensi kewiraswastaan pada generasi muda. “Dengan ke­ giatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan potensi kewiraswastaan dan daya inovasi pemuda di Indonesia dan ASEAN agar lebih siap menghadapi MEA,” ujarnya. (oz)

Kediri Jadikan “Kampung Inggris” Sebagai Produk Unggulan Jakarta | Jurnal Asia Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur menjadikan kawasan “Kampung Inggris” Kecamatan Pare sebagai salah satu tujuan wisata unggulan bagi wisatawan nusantara yang akan berkunjung ke wilayah tersebut selain wisata kuliner yang sedang gencar dipromosikan. “Pariwisata Kabupaten Kediri tidak kalah menarik untuk dikunjungi karena kami memiliki sejumlah produk unggulan, baik wisata alam, wisata

kuliner dan wisata pendidikan, diantaranya “English Village” alias Kampung Inggris, kata Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Kabupaten Kediri Eko Ediono di sela­sela kegiatan “Direct Promotion” Produk Pariwisata Jawa Timur H di Jakarta, Jumat. Kampung Inggris memiliki 102 lembaga kursus dan setiap tahunnya dikunjungi tidak kurang dari 50 ribu wisatawan baik untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris atau hanya untuk sekadar

berkunjung mengikuti wisata singkat di kawasan itu. “Wisatawan atau peserta kursus yang belajar di Kampung Inggris tidak hanya dari kawasan Jawa Timur saja tetapi juga propinsi­propinsi lain termasuk dari Kalimantan, “ ujarnya. Ia mengatakan pariwisata Jawa Timur, khususnya Kabupaten Kediri saat ini gencar melakukan program “direct promotion” yang didesain seperti pasar dengan konsep mempertemukan secara langsung antara pelaku pariwisata

dan pengguna pariwisata, seperti kalangan hotel dan perusahaan agen wisata sehingga dimungkinkan terjadinya transaksi langsung dari kedua belah pihak. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Jarianto mengatakan terdapat 767 obyek wisata di Jawa Timur baik alam, religi, buatan juga seni budaya. “Ini perlu disosialisasikan secara luas dan dipromosikan ke seluruh nusantara. Apalagi Kediri punya obyek­obyek khusus yang sangat

menarik,” kata Jarianto. Ia mengatakan pariwisata Propinsi Jawa Timur tidak mampu menyaingi pariwisata Bali misalnya dalam meraih wisatawan terutama wisatawan mancanegara. “Tetapi Propinsi Jawa Timur menduduki peringatan nomor satu untuk keberhasilan mendatangkan wisatawan dalam negeri. Setiap tahun lokasi wisata di kabupaten/ kota di Jatim dikunjungi lebih dari 45 ribu wisatawan domestik,” katanya. (ant)

Jurnal Asia | net

Wirausaha muda adalah potensi besar hadapi MEA.


essay foto

sabtu, 19 september 2015

22

Jurnal Asia | Ant: Aloysius Jarot Nugroho

HARGA KAMBING KURBAN NAIK. Sejumlah pedagang dan pembeli bertransaksi penjualan kambing kurban di Pasar hewan Plembon, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (18/9). Menurut pedagang harga penjualan kambing kurban menjelang Idul Adha 1436 Hijriyah mengalami kenaikan dari harga sebelumnya Rp 1 juta menjadi Rp 2,2 juta per ekor.

Penjualan Hewan Kurban Menurun Medan | Jurnal Asia Sepekan mendekati Idul Adha, penjualan hewan kurban di sejumlah daerah masih belum mengalami peningkatan. Bahkan, momen yang mendatangkan pedagang musiman ini belum memberikan keuntungan bagi pedagang hewan kurban. Beberapa pedagang hewan kurban mengatakan, hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda banyaknya pemesanan dari masyarakat Kota Medan. “Biasanya, kambing tersebut selalu habis dijual namun tahun ini sangat sepi, hanya beberapa saja yang sudah dijual,” tutur seorang pedagang kambing di Jalan H Adam Malik. Begitupun, ia optimis dapat menjual kambing

miliknya meski tidak semuanya. Sebab, ada beberapa calon pembeli yang sudah memberi panjar sebagai tanda jadi. Kambing biasanya diperoleh dari daerah Deli Serdang dan Perbaungan. Dan harga yang ditawarkan per ekornya sekitar Rp1,5 juta sampai Rp3 juta tergantung dari ukurannya. Terpisah, salah seorang pedagang sapi di Deli Serdang, Saii mengatakan, harga sapi per ekornya beragam tergantung dari beratnya. Untuk sapi dengan berat 70 sampai 80 kg dijual dikisaran Rp10 sampai Rp12 juta dan selebihnya bisa mencapai Rp15 jutaan. “Saya jual sapi sendiri langsung di pasarkan ke masyarakat. Penjualan sepi, sampai sekarang yang dipesan masih hanya 5 sapi, itupun yang harganya dikisaran Rp10-Rp12 juta, kalau yang di atas Rp13 juta belum ada yang pesan,” tandasnya. (netty)

Jurnal Asia | Ant: Oky Lukmansyah

JAMU KAMBING KURBAN. Pedagang memberi jamu kambing kurban di lapak kambing kurban Jalan Layur, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (18/9). Pemberian jamu dari bahan rempah-rempah kepada kambing kurban tersebut untuk perawatan kesehatan kambing agar tetap sehat dan tidak berpenyakit saat penyembelihan Idul Adha mendatang.

Jurnal Asia | Ant: Prasetia Fauzani

SERANGAN LALAT PADA SAPI KURBAN. Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan mengobati mata sapi yang sakit karena serangan lalat di Desa Gampengrejo, Kediri, Jawa Timur, Selasa (15/9). Sejumlah sapi yang akan dijadikan hewan kurban di daerah tersebut mengalami sakit pada kelopak mata karena serangan lalat yang lebih agresif pada musim kemarau.

Jurnal Asia | Ant: Abriawan Abhe

Jurnal Asia | Ant: Feny Selly

PENJUAL KESULITAN PAKAN RUMPUT. Peternak memberi makan sapi di sentra pengembangbiakan sapi di Jalan Soekarno Hatta Palembang, Sumsel, Senin (7/9). Memasuki musim kering penjual hewan kurban mengaku kesulitan mendapatkan pakan rumput.

KESEHATAN HEWAN KURBAN. Petugas Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Dan Peternakan (DPKKP) Kota Makassar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Pemotongan Hewan, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/9). Pemeriksaan hewan kurban tersebut bertujuan untuk memastikan kelayakan kesehatan daging kurban menjelang hari raya Idul Adha.

Jurnal Asia | Ant: Jafkhairi

PELATIHAN PENANGANAN HEWAN KURBAN. Peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB menjelaskan tentang kondisi hewan ternak yang layak untuk dijadikan hewan kurban dalam pelatihan penanganan hewan kurban di Sindang Barang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/9). Pelatihan yang diikuti oleh pengurus Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) tersebut sebagai salah satu upaya sosialisasi tentang pentingnya perlakuan yang tepat saat memotong hewan kurban agar aman, sehat, utuh, dan halal sehingga layak dikonsumsi.

Jurnal Asia | Ant: Indrianto Eko Suwarso

SPG HEWAN KURBAN. Tiga Sales Promotion Girl (SPG) berpakaian ala koboi mendata sapi yang dijual di Mal Hewan Kurban H. Doni, Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/9). Strategi penjualan hewan kurban menggunakan SPG berbusana ala koboi tersebut dilakukan pemilik mall hewan kurban untuk menarik minat pembeli menjelang Hari Raya Idul Adha.


hiburan

Sabtu, 19 September 2015

Ikke Nurjanah

Cita Citata

belum Kepikiran Menikah Lagi C

UKUP lama menghilang, Ikke Nurjanah kini siap kembali lagi ke dunia musik dangdut. Album bertajuk I LOVE DUTKUSTIK menjadi bukti dari kembalinya si biduan cantik ini. Fokus dalam karir. Hal itulah yang membuat perempuan 41 tahun ini masih belum terlalu memikirkan seorang sosok pendamping. Semenjak berpisah dari Aldi Bragi, Ikke memang belum terlihat menggandeng pria baru. Ikke nampaknya masih ingin lebih serius menata karirnya yang kini mulai ia bangun kembali. “Tuhan masih memberikan peluang untuk karier. Saya sendiri dipertemukan label besar, itu tantangan jalan karir saya. Kita kerja sama

fokusnya di situ,” ujar

TTS

Ikke, Jumat (18/9). Meski belum mau membangun rumah tangga kembali, Ikke menampik saat dirinya disebut trauma dengan kegagalan cinta. Pelantun lagu Keagungan Cinta itu pun lebih menyerahkan kisah cintanya kepada Tuhan. “Kalau ditanya takut sebenernya sih nggak, tapi saat saya menjalani hubungan dengan seseorang memang banyak pertimbangan, takut ini, takut itu. Tapi kalo Tuhan kasih jalan, saya akan oke,” tambahnya. Ikke pun mengungkapkan jika anaknya cukup pengertian dengan keadaannya pasca bercerai. “Anakku nggak minta bapak baru, karena kita perempuan, ya. Di atas segalanya saya dan bapaknya care, mementingkan suasana hatinya, dia nggak pernah singgung aku kapan menikahnya,” pungkasnya. Ikke sendiri tengah membuat gebrakan dengan mengeluarkan album baru bertajuk Tentang Rasa. Lagu ini diaransemen dengan nuansa khas akustik. Hal itu dianggap penyanyi dangdut senior ini sebagai terobosan baru untuk menaikkan pamor musik dangdut agar lebih elegan. “Musik dangdut yang aku buat ini merupakan terobosan baru bagi industri musik dangdut. Karena saya ingin dangdut dinilai mewah dan enggak kampungan, makanya saya sisipkan unsur-unsur akustik dalam album ini,” ujar Ikke. Ikke mengungkapkan, proses pengerjaan album ini menghabiskan waktu cukup lama, yakni selama 1,5 tahun dari mulai proses pencarian lagu, mengaransemen lagu sampai proses rekaman dan editing. “Saya puas dengan hasilnya,” kata Ikke. Hal yang menarik dari album baru Ikke ini adalah dimasukannya beberapa lagu yang sebelumnya dipopulerkan oleh penyanyi bergenre pop untuk disajikan dalam kemasan musik dangdut. “Itu membuat saya sangat bangga bahwa dangdut bisa juga dijadikan musik khas Indonesia,” kata Ikke. (kpl-bsc)

Tak Mau Kembali ke Pelukan Richard K

ISAH cinta Cita Citata dengan Richard Pondaag hanya seumur jagung dan harus kanda di tengah ajalan. Cita merasa sedih. Begitupun, ia tak ingin menutupi kisah cintanya tersebut. Ia mengaku, mengakhiri hubungan dengan produser sebuah rumah produksi itu adalah keputusan terbaik. Ia pun membeberkan penyebab putusnya dengan Richard. "Biasa namanya orang pacaran, sudah enggak nyaman. Daripada pas nikah kan, jadi mending putus saja. Daripada gagal lagi," ujarnya, Jumat (18/9). Cita pun memastikan tak akan kembali ke pelukan Richard. Ia sedang menikmati kesendiriannya. Cita menghapus semua foto mesranya dengan Richard. Tetapi, tidak demikian dengan Richard. Pria ini

Dikomplain Anak S

UDAH menjadi rahasia umum kalau Uya Kuya dan istrinya, Astrid, adalah pasangan yang pekerja keras. Akibatnya, mereka kerap mendapatkan protes dari anak-anaknya. "Anak-anak komplain kayak waktu lagi liburan aku dapat telepon, lihat rating, buka

7 1

10

A

A

T

P

4

G R

12

13

K E R T A S

P

14

I

D O M P E T 15

16

S A B A N G

E

T 17

T R A D

18

I

S

I

R

B

T

23

24

19

B

O Z O N

B

K

O

B A

R

21

L A M P U

M B

E

N

I

R U M A H

T

R

B

U

A K U

T

A T O W A

25

A

L

K 20 22

M

V

K

I

9

3

2

2

1 4 5

3 9

6

7

L U

D A G U

S U L A P

L

7

1

7

T 9

11

F

6

A S A S

7

I

4

Jawaban Sudoku 187

5

A

R A M B U T

G E R A S

4

N

K U L K A S 6

8

I

3

5

2 2

2

6

Jawaban TTS 187 P E M

8

2

7

1

1

9

6

4

"Makanya Uya minta kalau Sabtu Minggu itu nggak ada live. Akhirnya mulai lebaran kemarin sudah nggak," terang Astrid. Tidak mau lagi mendapatkan komplain dari anak-anaknya, kedua pasangan itu pun akhirnya memutuskan agar tidak mengambil pekerjaan di Sabtu dan Minggu. (dc)

email, analisa bahkan anakanak saat liburan di luar negeri minta telepon saya ditutup," kata Uya, kemarin. Tak hanya itu, Uya juga menjelaskan dirinya selalu mendapatkan komplain bila pulang malam. Beruntung dirinya bisa memberikan penjelasan mengenai apa yang dikerjakaan.

Sudoku 188

13. Satuan Ukuran Berat (Massa) Sama Dengan Seratus Gram 14. Perutusan; Utusan;Rombongan Perwakilan 15. Kehilangan Daya Ingat 16. Air Dari Pohon Aren 19. Madrasahaliyah Negri 21. Berdaki, Kumal, Kotor 22. Ancaman 25. Keadan Kondisi Cuaca 26. Kemudi

3

masih menyimpan foto-foto Cita di Instagram pribadinya. "Terserah saja sih, cuma terganggu juga," ungkapnya. Cita enggan membeberkan keretakan hubungannya dengan Richard. Tetapi, saat disinggung Vicky Prasetyo, apakah dia ingin kembali ke pelukan Richard? Penyanyi bertubuh mungil ini pun menggelengkan kepala saat disinggung apakah tetap membuka peluang kembali ke pelukan Richard. "Enggak ya, enggak mungkin kalau balik lagi," ujar Cita. Ia pun mengaku sedih, karena hubungannya dengan Richard hanya seumur jagung. Cita pun tak ingin mengungkit kisah masa lalunya dengan Richard. Itu juga yang membuatnya menghapus foto-fotonya dengan duda keren itu. "Sedih ya, karena aku kan baru putus. Pengen saya hapus, memang momennya juga udah enggak ada kan. Sudah masing-masing juga," ungkap Cita mengakhiri. (vv-adp)

Uya Kuya-Astrid

188

Mendatar 1. Tabib Tiongkok 5. Apel, Ritual, Seremoni 7. Petuah; Wejangan 9. Mantan (Inggris) 10. Di Miliki Pegawai Negeri Sipil 11. Umur (Inggris) 12. Independensi, Kedaulatan 17. Dasi (Inggris) 18. Insting, Naluri 20. Bengis, Ganas, Jahat 23. Reduksi Permukaan Tanah Karena Fenomena Alam 24. Mesiu, Puder 27. Keberanian 28. Pengairan 29. Peralihan Dari Keadaan Menurun 1. Tanpa Dipikir-pikir 2. Bakat 3. Istimewa, Utama, Khusus 4. Bintang Beredar, Planet 6. Tangkai Wayang Kulit 8. Sempit; Penuh; Padat

23

26

27

7

4

1

2

8

6

3

5

9

3

2

5

7

9

1

6

4

8

9

6

8

3

5

4

1

2

7

5

8

9

1

7

3

2

6

4

2

7

4

5

6

9

8

1

3

6

1

3

8

4

2

7

9

5

1

5

6

9

3

7

4

8

2

8

3

2

4

1

5

9

7

6

4

9

7

6

2

8

5

3

1

EclipseCrossword.com

Layar

CENTRE POINT PREMIERE; RINGROAD CITYWALKS PREMIERE 12:45 14:45 16:45 18:45 20:45 CENTRE POINT XXI; HERMES XXI; PALLADIUM; RINGROAD CITYWALKS XXI; THAMRIN 13:00 15:00 17:00 19:00 21:00

CENTRE POINT PREMIERE; CENTRE POINT XXI 12:15 14:40 17:05 19:30 21:55 HERMES XXI; RINGROAD CITYWALKS XXI 12:00 14:25 16:50 19:15 21:40 PALLADIUM; THAMRIN 12:45 17:10 21:35

HERMES XXI; THAMRIN 12:30 14:40 16:50 19:00 21:10

CENTRE POINT PREMIERE 12:30 15:05 17:40 20:15 CENTRE POINT XXI; HERMES XXI; PALLADIUM; RINGROAD CITYWALKS XXI 13:00 15:35 18:10 20:45

CENTRE POINT XXI; HERMES XXI; RINGROAD CITYWALKS XXI 12:15 14:35 16:55 19:15 21:35

PALLADIUM; THAMRIN 13:00 14:50 16:40 18:30 20:20

PALLADIUM 12:30 14:30 16:30 18:30 20:30

RINGROAD CITYWALKS XXI 14:40 19:10


SoSialita

Sabtu, 19 September 2015

Haiza Elvia Noitariani

Sepenuh Hati Berdayakan Mantan Penderita Kusta Ketika banyak orang menjauhi mantan penderita kusta karena dianggap menular, Haiza dan empat rekannya justru merangkul dengan memberdayakan OYPMK serta merubah suduh pandang mereka untuk hidup secara mandiri dengan tidak mengandalkan pemberian dan belas kasihan orang lain. Berawal dari tugas kampus, perempuan bernama lengkap Haiza Elvia Noitariani tergerak untuk memberdayakan mantan penderita kusta di sebuah per­ kampungan di Tangerang ber­ nama Sitanala. Fiza, sapaan akrabnya, tak sekadar ingin men­ cari pengalaman dari tugas kam­ pusnya, tapi dia bersama lima rekannya juga ingin terjun lang­ sung memberdayakan masyarakat yang kurang beruntung dan dianggap tersisih karena pernah menderita kusta. Mereka yang lazim disebut sebagai ‘Orang Yang Pernah Me­ ngalami Kusta’ (OYPMK) merasa malu berkumpul lagi bersama keluarganya, sehingga mereka memutuskan tinggal di sekitar rumah sakit. Pekerjaan serabutan pun menjadi pilihan. Tak jarang OYPMK ditolak dan sulit mendapat pekerjaan, karena dianggap dapat menularkan penyakit. Pekerjaan serabutan mereka, ada yang jadi pemulung, tukang sapu jalan atau bahkan mengemis. Berangkat dari kondisi tersebut, lima mahasiswa lulusan Universitas Indonesia itu terpanggil untuk mengubah sudut pandang mereka agar hidup mandiri, tidak mengandalkan pada pemberian dan belas kasihan orang lain. “Awalnya sulit. Butuh sekitar tiga bulan untuk melakukan pen dekatan dengan OPYMK, sekaligus memberikan motivasi kalau mereka bisa mandiri dan dihar gai. Banyak dari mereka yang ragu, tapi kami terus dan se rius meyakinkan mereka hing ga akhirnya setuju diberi pelatihan,”tutur Haiza Setiap minggu Fiza dan rekanrekannya mengunjungi Kampung Sitanala, di mana tempat tersebut banyak dihuni komunitas OYPMK.

Di bawah naungan Nalacity Fondation, Fiza sukses membekali ibu­ibu mantan penderita kusta dengan ilmu jahit manik­manik pada jilbab. Mereka diberi bahan langsung dari Nalacity, kemudian mendapat upah yang layak bagi setiap pengerjaan yang mereka lakukan. Nalacity berawal dari proyek sosial di akhir 2010 yang didirikan oleh lima mahasiswa berprestasi UI. Proyek sosial ini salah satu produk dari Indonesia Leadership Development Program (ILDP), sebuah wadah pelatihan bagi mahasiswa berprestasi UI. Para pendiri Nalacity adalah Alfi Syah riyani, Andrean Senjaya, Arryadhul Qolbi, Haiza Noitriani dan Yovita Salysa Aulia. “Bermula dari hasil pe nga­ matan salah satu rekan kami yang tinggal di Tangerang. Dia melihat banyak mantan penderita kusta di sana, kemudian lahirlah ide untuk membuat pemberdayaan masalah sosial. Kami ingin meningkatkan taraf hidup mereka melalui pening katan penghasilan, serta meningkatkan rasa percaya diri mereka yang kian menghilang seiring dengan beredar paradigma negatif OYPMK di masyarakat,” paparnya. Berbagai survei pun dilakukan untuk mengetahui latar belakang komunitas OYPMK. “Kondisi mereka yang dianggap ‘menjijikan’ dan tidak bisa bekerja tidaklah tepat! Mereka bisa sama seperti kita meski ada keterbatasan dan kekurangan isik karena pernah mengidap penyakit kusta. Tapi mereka telah sembuh. Mereka bisa melakukan pekerjaan layaknya orang normal,” tandasnya lagi. Beberapa kendala pernah dialami. Putri pertama pasangan Anasri dan Noflida.bercerita sedikit tentang kesulitannya saat pendekatan dengan OYPMK. “Yang paling susah adalah mengubah mind set warga yang akan diberdayakan. Mereka dulu sangat mengandalkan pemberian orang lain, sehingga tidak optimis kalau mereka sebenarnya mampu menata masa depan, khususnya mandiri secara ekonomi.” Namun, seiring berjalannya dan bukti ketulusan, mereka percaya dan bergabung. Karena keahlian mereka kebanyakan menjahit, makanya mereka pilih untuk membuat produk muslimah, salah satunya jilbab. Ke b u t u h a n j i l b a b u n t u k kalangan muslimah cukup

menjanjikan. Jilbab-jilbab Nalacity punya ciri khas berbeda dari produk di pasaran. “Polanya dibuat unik, dihiasi manik untuk memberi kesan elegan, sehingga siapa saja bisa memakainya,” aku Fiza gembira. Kegiatan sosial mulai berjalan pada 2011. Fiza terus membantu dalam proses pengemasan dan pemasaran. Gadis lulusan Sarjana Keperawatan Universitas Indonesia itu memanfaatkan media online seperti website, twitter, facebook dan instagram untuk me masarkan produk-produk. Siapa menyangka, hasil karya jilbab manik­manik punya nilai jual dan laris di pasaran. Haiza bersama Nalacity Foundation meraup omzet lumayan, namun hal yang terpenting bagi Nalacity adalah bisa mengembalikan kepercayaan diri ibu­ ibu OPYMK untuk termotivasi dan mandiri. “Kami juga sering ikut bazar. Banyak yang tertarik membeli. Bukan karena kasihan, tapi kualitas jilbabnya memang bagus,” katanya. Pelatihan yang diberikan bu­ kan hanya memayet hijab, bros dan pakaian saja, melainkan juga membekali warga Sitanala dengan kemampuan merencanakan ke­ uangan agar mampu mengatur keuangan. Keterampilan ini men­ dapat apresiasi positif dari warga, dan mereka merasa sangat terbantu. “Sambutan mereka cukup baik. Mereka cukup terbantu dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan,” papar gadis yang mengenakan setelan hijab ungu itu. Aksi Sosial & Kampanye Kusta Saat ini Nalacity telah memberdayakan 20 wanita yang secara aktif diberi pelatihan cara memayet jilbab. Pembagian kerja dilakukan berdasarkan kategori tingkat kesulitan menjahit yang kemudian disesuaikan dengan kemampuan mereka. Ibu-Ibu OYPMK tidak dipungut biaya modal usaha. Sebaliknya mereka malah diberi upah untuk setiap pembuatan jilbab. Sekali produksi dapat menyelesaikan 4­6 jilbab sesuai kemampuan masing­ masing. “Awalnya lama, satu minggu cuma selesai satu jilbab, tapi semua kami sesuaikan dengan kemampuan si ibu. Tidak bisa menargetkan, karena kami mengerti keterbatasan mereka.

Tapi sekarang sudah ada pe­ ningkatan dan Alhamdulillah produksinya terus bertambah,” ungkap gadis kelahiran 22 September 1990 itu. Membahas mengenai kusta atau lepra, penyakit ini tergolong menular yang paling sulit ditu­ larkan. Kusta disebabkan oleh mycobacterium leprae yang menyerang syaraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya. Pe­ nularan dapat terjadi melalui kontak dengan luka penderita kusta. Namun, stigma negatif dan diskriminatif pun tak terelakkan sehingga membuat mereka (OYPMK) tak percaya diri untuk bersosialisasi dengan sekitarnya. Tak dipungkiri Fiza, dia pun pernah merasa takut dengan penyakit kusta. Namun perasaan takut itu segera ditepis, karena pada kenyataannya penyakit kus­ ta tidak seperti anggapan banyak orang. Berbekal ilmu keperawatan yang dimilikinya, ia menelusuri informasi tentang kusta dan penularannya. “Penyakit ini menular tapi tidak secara langsung, kecuali kontak luka dengan penderita. Dan ini­ lah yang sebenarnya ingin kami kampanyekan pada masyarakat. Masih banyak masyarakat yang menganggap, bahkan memegang atau menggunakan produk yang dibuat OYPMK dianggap menular, tapi pada kenyataannya tidak,” paparnya. Hadirnya Nalacity Foundation tak hanya memberdayakan para OYPMK di Kampung Sitanala, tetapi juga masyarakat sekitarnya. Nalacity juga mengadakan kegiatan sosial tahunan seperti pengobatan gratis, pembagian par sel Idul Fitri, penyediaan he wan qurban, pembangunan masjid dan kegiatan sosial hasil kerjasama dengan LSM. Nalacity Foundation punya tujuan besar, yaitu memberdayakan masyarakat marjinal penyandang difabel untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan mandiri. Proyek sosial ini membuahkan hasil. Beberapa penghargaan telah diraih oleh Nalacity, di antaranya untuk kategori empat terbaik proyek sosial di Indonesia Leadership Camp 2010, juara dua Fatigon Aksi Semangat Indonesia, dan juara dua Mandiri Bersama Mandiri (MBM) Challenge 2012, dan peserta UI Young and Smart Enterpreneur Program (UIYSEP) 2013. (knc)

24


Harian Jurnal Asia Edisi Sabtu, 19 September 2015