Page 14

14

sElasa 13 marEt 2018

OTOMOTIF

Avanza ‘Bertekuk Lutut’ di Hadapan Xpander Hanya butuh 6 bulan bagi Mitsubishi Xpander untuk merebut takhta kerajaan low MPV di Tanah Air dari Toyota Avanza. Jargon Toyota di segmen MPV yaitu Avanza harus mengakui kepopuleran Xpander yang baru seumur jagung. Data penjualan wholesales Gaikindo yang diperoleh CNNIndonesia.com, Xpander berhasil menjegal laju Avanza pada Februari 2018. Xpander mencapai

7.400 unit, sedangkan Avanza cuma 6.773 unit. Jumlah tersebut naik dari Januari sebanyak 7.079 unit (Xpander), sedangkan Avanza merosot dari 7.543 unit. Artinya ini sejarah baru di segmen LMPV dalam negeri. Avanza yang melenggang sendiri mengungguli kompetitornya selama 14 tahun terakhir, akhirnya terusir dari pasar low MPV. Klaim, PT Mitsubishi

Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), inden Xpander telah mencapai 55 ribu unit. Tingginya permintaan Xpander di dalam negeri berujung pada penundaan ekspor Xpander ke sejumlah negara. Mitsubishi lebih memilih memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Menurut MMKSI ekspor Xpander idealnya dimulai pada April 2018. Kendaraan yang diproduksi di

Indonesia ini rencananya akan diekspor ke Filiphina, Thailand untuk tahap awal. Selanjutnya ke seluruh dunia pada tahun ini. Kinerja Avanza yang kurang memuaskan sepanjang satu bulan terakhir diakui Wakil Presiden PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto sebagai langkah strategi Toyota menyambut Rush generasi kedua.

“Penurunan suplai WS (wholesales) untuk Avanza dilakukan bagian dari strategi TAM menjaga keseimbangan suplai dan demand di antara masingmasing produk yang ada agar setiap pelanggan memperoleh total ownership beneit yang sama di semua segmen dan produk,” kata Henry kepada CNNIndonesia.com, Senin (12/3). (cnn/hut)

Ferrari Buka Selubung ‘Monster’ 488 Ferrari kembali menghadirkan supercar terbaru dinamai 488 Pista di Geneva Motor Show 2018. Ini sebagai bukti bahwa Ferrari tidak berhenti menyuguhkan mobil-mobil super setelah 360 Challenge Stradale, 430 Scuderia dan 458 Speciale Secara teknis, Ferrari 488 Pista merangkum semua pengalaman yang telah diperoleh di sirkuit-sikuit dunia oleh 488 Challenge dan 488 GTE, mobil terbaik pendahulu 488 Pista. Diakui perusahaan, pengembangan Ferrari 488 Pista agar nyaman digunakan di jalan raya, namun tetap mengesankan di lintasan balap. Bahas eksteriornya, 488 Pista memiliki garis dua warna yang membentang sepanjang mobil, dimulai dari bumper depan, lalu masuk ke spoiler belakang. Lihat juga: italia Tawarkan ‘Wisata ngebut’ naik Ferrari Spoiler di bagian belakang berbentuk ekor lumba-lumba yang disanggah untuk meningkatkan aerodinamika kendaraan. Desain knalpot kembar dan terpisah dibuat menonjol keluar. Desain itu terinspirasi 488 GTE. Lalu untuk interiornya dibuat dengan nuansa balap menggunakan material ringan seperti serat karbon dan alcantara untuk memberi ciri khas dari semua kokpit mobil Ferrari.

Mengantongi titel mobil balap legal, 488 Pista mengusung mesin V8 yang menghasilkan tenaga 709 hp pada putaran 8.000 rpm dan torsi puncak mencapai 770 Nm atau 10 Nm lebih besar dari 488 GTB. Tenaga yang dihasilkan diakui akan sangat memuaskan penggila kecepatan di dunia yang mementingkan kepentingan individual. Klaim manufaktur asal Italia itu, tenaga mesin yang dihasilkan masuk kategori mesin V8 paling bertenaga dalam sejarah Ferrari menghadirkan mobil-mobil berkecepatan tinggi. Singkatnya, V8 ini merupakan standar baru tidak hanya untuk mensin turbocharged, tapi juga kepada semua jenis mesin. Mesin berperforma itu kemudian digunakan untuk ‘menggendong’ bodi yang memadukan material titanium dan serat karbon. Hasilnya, 488 Pista lebih ringan 90 kg dibandingkan 488 GTB (1.544 kg). Dalam uji coba internal, 488 Pista dapat berakselerasi dari posisi diam sampai 100 km per jam dengan waktu 2,85 detik. Sementara kecepatan maksimalnya mencapai 340 km per jam. Untuk menghalau pergerakkan mobil, pabrikan melengkapi sistem pengereman yang mumpuni hingga dapat memperpendek jarak pengereman 200-0 km/jam dibandingkan dengan 488 GTB. (cnn/hut)

Mobil Retro Jepang

Harga Bisa Tembus Miliaran Kondisi mobil klasik yang asli dan terawat memang bisa mebuat harganya sangat tinggi. Makanya, tidak jarang yang menjadikannya sebagai semacam invenstasi. Namun, harga mobil klasik yang begitu tinggi biasanya terlihat untuk mobil-mobil dari daratan Eropa atau Amerika. Nah, bagaimana dengan mobil-mobil Jepang? Harga tinggi itu di Indonesia sendiri biasanya berseliweran dari mulut ke mulut saja. Namun, artikel dari Speedhunters menunjukkan secara gamblang soal harga-harga mobil itu sekarang. Sebuah Nissan Skyline GT-R keluaran 1973 yang dipajang di gerai premium Rocky Auto, Okazaki, Aichi, Jepang dengan banderol 98 juta yen. Kalau dikurskan ke rupiah, berarti harganya sekitar Rp 9 miiar sampai Rp 10 miliar. “Kenapa harganya bisa sampai begitu? Buat gambaran awal, Nissan Skyline GT-R yang diberi nama ‘Kenmeri’ ini cuma dibuat 197 unit. Makin spesial lagi, cuma ada tujuh yang berwarna merah, dan ini salah satunya,” kata Dino Dalle dari Speedhunters. Nissan Skyline yang pakai nama Kenmari karena dulu diiklankan dengan dua tokoh bernama “Ken” dan “Marry” tersebut kilometer di odometernya rendah sekali, cuma 15.100 km. Padahal, usianya sudah 45 tahun. Dino juga mengutip keterangan resmi untuk mobil ini yang menyebut kalau semua bagiannya masih asli bawaan pabrik. Bukan cuma Kenmmari saja yang harganya selangit. Sebuah Toyota 2000GT yang dipajang di sana tembus 130 juta yen atau sekitar Rp 13 miliar, naik dari tahun 2013 lalu ketika dilelang di Amerika dengan harga Rp 11 miliaran. Di luar itu, ada juga Z432 tipe “R” berharga setara Rp 8 miliaran. Sementara itu, yang termahal mungkin Nissan F31 Leopard. Mobil satu ini dalam gelaran “10th Nostalgic 2 Days” itu dihargai 15 juta yen atau sekitar Rp 15 miliar. (oc/hut)

Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018  

Epaper Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018

Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018  

Epaper Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018

Advertisement