Page 10

SelaSa

10 13 Maret 2018

BISNIS

Lion air BERANGKAT KE Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Pekanbaru Pekanbaru Bandung Bandung Bandung Banda aceh Banda aceh Banda aceh Padang Padang Batam Batam Batam Batam Batam Batam Penang Penang Penang

Flight JT 211 JT 397 JT 207 JT 395 JT 303 JT 201 JT 387 JT 399 JT 383 JT 385 JT 203 JT 305 JT 205 JT 140 JT 295 JT 913 JT 960 JT 902 JT 196 JT 306 JT 396 JT 231 JT 131 JT 970 JT 957 JT 988 JT 932 JT 972 JT 977 JT 134 JT 132 JT 136

JAM 07.50 08.40 11.50 12.50 13.50 15.20 15.50 17.45 18.00 18.30 20.10 12.40 16.40 06.30 09.00 13.15 08.10 14.50 20.25 06.00 13.00 07.00 09.20 10.00 12.25 12.55 14.50 08.00 09.40 16.15

TIBA DARI Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Pekanbaru Pekanbaru Bandung Bandung Bandung Banda aceh Banda aceh Banda aceh Padang Padang Batam Batam Batam Batam Batam Batam Penang Penang Penang

Flight JT 210 JT 380 JT 394 JT 302 JT 200 JT 204 JT 306 JT 398 JT 382 JT 202 JT 206 JT 396 JT 212 JT 141 JT 294 JT 911 JT 961 JT 912 JT 397 JT 197 JT 305 JT 130 JT 230 JT 956 JT 971 JT 973 JT 989 JT 974 JT 958 JT 135 JT 133 JT 137

JAM 07.20 08.20 10.20 11.10 12.10 13.10 14.10 14.40 15.10 17.20 18.30 19.45 21.50 15.30 19.30 12.35 19.10 22.15 07.05 11.05 17.40 12.20 19.25 10.50 12.15 16.00 17.10 18.30 19.50 10.20 12.00 18.40

Sriwijaya air BERANGKAT KE

Flight

JAM

TIBA DARI

Flight

JAM

Jakarta Jakarta Penang Batam Padang

SJ 010 SJ 020 SJ 102 IN 9035 SJ 021

06.05 09.40 08.50 11.30 12.15

Jakarta Jakarta Penang Batam Padang

SJ 010 SJ 016 SJ 013 IN 9034 SJ 020

08.10 16.35 11.00 10.45 11.30

Silk air BERANGKAT KE

Flight

JAM

TIBA DARI

Flight

JAM

Singapura Singapura

MI 233 MI 237

08.40 20.05

Singapura Singapura

MI 234 MI 238

07.55 19.20

BERANGKAT KE Subang

Flight FY 3413

JAM 10.50

TIBA DARI Subang

Flight FY 3412

JAM 10.25

Flight 3K 281

JAM 09.05

Firely

Jetstar asia BERANGKAT KE Singapura

Flight 3K 282

JAM 09.45

TIBA DARI Singapura

Malaysia airlines BERANGKAT KE

Flight

JAM

TIBA DARI

Flight

JAM

Kuala Lumpur Kuala Lumpur

MH 861 MH 865

09.05 15.5

Kuala Lumpur Kuala Lumpur

MH 860 MH 864

08.25 15.1

Citilink BERANGKAT KE

Flight

JAM

TIBA DARI

Flight

JAM

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta (HLP) Jakarta (HLP) Batam Batam Bandung

QG 8817 QG 831 QG 837 QG 833 QG 835 QG 143 QG 141 QG884 QG 882 QG 927

06.35 08.40 09.35 18.50 20.25 11.00 18.10 08.50 15.05 12.05

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta (HLP) Jakarta (HLP) Batam Batam Bandung

QG 830 QG 836 QG 832 QG 834 QG 140 QG 142 QG 885 QG 883 QG 926

08.10 14.35 09.10 19.55 07.15 10.30 08.20 18.15 11.30

Jadwal Sewaktu - waktu dapat berubah

Antara | Yulius Satria Wijaya SUBSIDI SOLAR. Petugas mengisi bahan bakar jenis solar di salah satu SPBU. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengajukan tambahan subsidi untuk BBM Solar dari sebelumnya Rp500 per liter menjadi Rp1.000 per liter. Hal tersebut sebagai salah satu kompensasi ditahannya harga BBM penugasan sampai 2019.

Subsidi Solar bakal Naik Rp1.000 per Liter Jakarta | Jurnal Asia PT Pertamina (Persero) memastikan rencana kenaikan subsidi solar sebesar Rp1.000 per liter. Jumlah itu mencapai dua kali lipat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang berkisar Rp500 per liter. “Pemerintah akan menambahkan Rp500 per liter, jadi Rp1.000 per liter,” tutur Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik, Senin (12/3). Penambahan subsidi sebagai konsekuen si dari kenaikan rata-rata harga minyak dunia sejak awal tahun yang sudah berada di atas US$60 per barel atau lebih tinggi dari asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2018 yang dipatok US$48 per barel. Di saat bersamaan, pemerintah juga memutuskan untuk tetap menahan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi dan penugasan dalam bentuk solar dan premium hingga akhir 2019. Alasannya, pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya penuh. Selanjutnya, rencana kenaikan subsidi solar ini akan dituangkan pemerintah dalam Rancangan APBN Perubahan

(RAPBNP) 2018. Setelah itu, pemerintah akan membahas RAPBNP 2018 dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebelum akhirnya disetujui sebagai APBNP 2018. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp94,53 triliun dengan asumsi harga ICP sebesar US$48 per barel. Sebesar Rp46,87 triliun di antaranya akan digunakan untuk mensubsidi BBM jenis solar dan minyak tanah sebanyak 16,23 juta kilo liter (kl), serta 6,45 juta kilogram (kg) LPG yang disalurkan dalam bentuk elpiji bersubsidi bagi rakyat miskin dengan volume 3 kg. Tambah Rp 4 T Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan memberikan kesepakatan untuk menaikkan nominal subsidi BBM jenis solar menjadi Rp 1.000 per liter. “Kita akan alokasikan kenaikan subsidi bagi solar sehingga Pertamina tidak mengalami beban secara perusahaan,” kata Sri Mulyani Dia memperkirakan anggaran tambahan yang dibutuhkan dari kenaikan besaran subsidi solar mencapai Rp 4,1 triliun

mengacu pada volume yang dikonsumsi sebanyak 16.320 ribu kiloliter (KL) atau 16,3 juta KL. “Dengan penambahan menjadi Rp 1.000, Mungkin sekitar Rp 4-5 triliun. Tapi hitungan terakhir kita tambahan subsidinya sekitar Rp 4,1 triliun,” kata Sri Mulyani. Selain solar, Sri Mulyani juga akan menghitung kembali alokasi anggaran subsidi listrik kepada PT PLN. Sebab, pemerintah sepakat untuk menambah 1 juta tambahan pelanggan rumah tangga kapasitas 450 VA. Sehingga anggaran subsidi bertambah untuk 24,1 juta pelanggan dari yang dianggarkan pada APBN 2018 sebanyak 23,1 juta. “Jadi kita akan menghitung berapa jumlahnya untuk kebutuhan PLN menambah 1 juta pelanggan dan untuk listrik PLN juga akan mendapatkan capping harga DMO batubara sebesar US$ 70 per ton,” jelas dia. Sedangkan anggaran untuk elpiji 3 kg tidak mengalami perubahan, subsidinya tetap 7.008 per kg untuk volume 6,450 juta kg. Begitu juga pada BBM jenis premium yang tidak ada perubahan. (cnn/dc/swm)

Uang Tabungan 16 Nasabah BRI Hilang Misterius Kediri | Jurnal Asia Belasan nasabah bank BRI Unit Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kehilangan uang tabungannya secara misterius. Uang tabungan milik nasabah itu tiba-tiba berkurang dengan variasi antara Rp 500.000, Rp 4 juta, bahkan ada juga yang mencapai Rp 10 juta. Para nasabah itu kemudian berbondong-bondong datang ke kantor BRI untuk mengetahui penyebab hilangnya uang dalam rekening tabungan itu. Elvina, salah seorang nasabah, mengatakan, uang tabungannya berkurang sebesar Rp 500.000. Hal itu setelah tiba-tiba dia menerima pesan singkat pada ponselnya yang berisi pemberitahuan transaksi debet pada Minggu (11/3) malam. “Padahal, saya tidak menggunakannya

sama sekali,” ujar Elvina saat ditemui di halaman kantor BRI Unit Ngadiluwih. Mujiyat, nasabah lainnya, kehilangan uang hingga Rp 10 juta. Itu dia ketahui saat transaksi penarikan ATM gagal, padahal seingatnya masih ada cukup uang di rekeningnya. “Saya mau narik Rp 5 juta gak bisa, kena limit. Uang rekening saya Rp 50 juta,” ujarnya. Dari pengecekan yang dilakukannya di bank, diketahui ada transaksi dua kali pada rekeningnya, yaitu pada tanggal 10 dan 11 Maret. Dia merasa janggal karena dua transaksi itu tidak dilakukannya. Baik Elvina maupun Mujiyat sudah mengurus masalah ini di kantor BRI tempatnya membuka rekening. Oleh pihak bank, mereka disarankan menunggu beberapa hari untuk mengatasi masalah ini.

Para nasabah lainnya berdatangan untuk memeriksa tabungannya karena khawatir uang mereka turut raib. Hal itu membuat Kepolisian Sektor Ngadiluwih turun tangan untuk mengamankan lokasi. Kapolsek Ngadiluwih Ajun Komisaris Sokhib Dimyati mengimbau warga untuk tidak panik. Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak bank dan bank akan mengganti uang yang hilang. “Sejauh ini laporan yang masuk ada 16 nasabah yang mengaku kehilangan uangnya,” ujar Dimyati. Sementara itu, pihak bank BRI Cabang Kediri sudah mendapat laporan tentang kejadian ini. Dugaan awal adalah adanya aktivitas skimming dan saat ini sudah ditangani oleh BRI pusat. “Dugaan sementara dan kemungkinan adalah skimming,” ujar kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi. (kc/swm)

Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018  

Epaper Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018

Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018  

Epaper Harian Jurnal Asia Edisi Selasa, 13 Maret 2018

Advertisement