Issuu on Google+

www.harianjambi.com @harianjambi HarianJambi Telp : (0741) 5912188 (0741) 5912199 info@harianjambi.com

SENIN 20 Januari 2014

U N T U K

Eceran: Rp. 2.000,Langganan: Rp. 50.000,-

P E R U B A H A N

Aksesoris Imlek Mulai Diserbu

WHULANDARY W H HERMAN

Hal TANAH PILIH, 3

Hal SELEBRITAS, 2

Puteri Indonesia 2013 P Siap Jadi Penyanyi Hal 13-19

Kejati Dinilai Injak Hukum Janji Hari Ini Kasus PT WKS Dibahas Segi Tiga Pengamat hukum Universitas Jambi Joni Najwan menilai aparat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi telah menginjak-injak hukum terkait pengusutan kasus dugaan penggarapan lahan di luar izin oleh PT Wira Karya Sakti (WKS). Penyidik tidak seharusnya bekerja dan menyimpulkan suatu kasus tanpa memegang data kongkret. ROBINAS, Jambi ADA dua hal yang disorot Joni Najwan terkait pengusutan kasus yang diperkirakan berpo-

tensi merugikan negara ratusan miliar tersebut. Pertama, tidak memegang data konkret untuk

mengawali pengusutan. Kedua, menyimpulkan suatu kasus tanpa dasar hukum yang jelas. “Kalau seperti itu tindakan yang diambil Kejati, itu namanya Kejati sudah menginjak-injak hukum,” ungkap Joni menjawab Harian Jambi ketika dihubungi melalui ponselnya, Minggu (19/1). Sekelompok LSM menyebut-

kan adanya indikasi PT WKS menggarap lahan di luar izin seluas 2.000 hektare di Kabupaten Batanghari sejak 2005. Para aktivis LSM tersebut mengaku memiliki bukti pengukuran dengan alat global positioning system (GPS). Mereka menduga kerugian negara akibat sekitar Rp 210 miliar dari penjualan kayu dan Rp 30

miliar dana reboisasi (DR). Angka itu belum termasuk dana provisi sumber daya hutan (PSDH). Namun, setelah tim Kejati turun melakukan pengecekan ke Batanghari bersama tim Dishut Provinsi Jambi, seorang penyidik dua hari lalu mengklaim tidak ada masalah dengan perusahaan kelompok Sinar Mas itu. baca Kejati hal 4

SELAMAT PAGI

Perkempinas Menghilang?

P

ENGUNGKAPAN kasus Perkemahan Putri tingkat Nasional (Perkempinas) tahun 2012 hingga kini belum jelas. Kita sudah tahu bahwa beberapa pejabat di Pemprov sudah dilakukan pemeriksaan oleh Kejati Jambi. Yakni Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sepdinal, termasuk Sekda Provinsi Jambi Syahrasaddin dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kwarda Pramuka. Kita tahu bahwa untuk kasus Perkempinas, Kajati telah menyatakan bahwa semua pihak terkait akan diperiksa, termasuk Ketua Panitia Perkempinas Yusniana Hasan Basri, istri Gubernur Jambi Hasan Basri Agus. Yusniana harus diperiksa untuk memastikan apakah dia terlibat atau tidak. Menggantung-gantung kasus ini justru akan memunculkan citra miring terhadap pihak yang belum tentu bersalah. Bisa kita bayangkan, betapa ruginya bangsa ini jika pengungkapan kasus Perkempinas ini tak ada ujung. Seperti yang pernah disampaikan Kajati Jambi Syaifuddin Kasim di mana ada temuan baru terkait sumber dana Perkempinas sebesar Rp 5,4 miliar, selain dari dana Kwarda Pramuka Jambi. Temuan itu didapat dari penggeledahan Sekretariat Kwarda Pramuka di Kotabaru beberapa waktu lalu. Di antara sumber lain dana acara itu adalah dari Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi sebesar Rp 1,2 miliar. Ada pula dana hibah APBD Pemprov sebesar Rp 2 miliar dan bantuan dari Dinas Pendidikan Rp 2,2 miliar. Di sisi lain, dalam pengungkapan kasus Perkempinas (bukan kasus Kwarda), banyak isu yang beredar di mana pihak penegak hukum sudah diintervensi oleh kekuasaan yang ada. Santer dikabarkan, uang mengalir sebesar Rp 2 miliar. Indikasi tersebut bisa saja mengarah. Pasalnya, sebelum isu tersebut mencuat, pihak Kejati Jambi begitu gencarnya memanggil para pejabat Pemprov Jambi untuk dimintai keterangan. Bahkan, dijadwalkan istri gubernur turut juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait aliran dana untuk Perkempinas tersebut. Akan tetapi, rencana dan jadwal pemanggilan itu masih belum terungkap (masih dirahasiakan). Bahkan, asumsi banyak pihak, di mana tidak akan pernah (tidak bisa) pihak Kejati Jambi akan memanggil istri orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut. Di sisi lain. Selain adanya dugaan suap untuk menghentikan kasus tersebut, penyidik disebut-sebut pula mendapat tekanan dari sejumlah pihak. Lagi-lagi pihak Kejati Jambi membantah hal tersebut. Akankah bangsa kita ini akan rusak dengan uang yang bisa mempengaruhi semua kinerja kita. Jika itu bisa, maka siapsiaplah kita untuk berhijrah menuju bangsa yang Baldatun Thoyyibatun wa robbun Ghofur adalah sebuah negeri yang subur dan makmur, adil dan aman. (*)

WAHYU PUTRO A/ANTARA FOTO

BANJIR JAKARTA: Kawasan Jalan Abdullah Syafei, Kampung Melayu, Jakarta, difoto dari helikopter PMI, Minggu (19/1). Akibat banjir, sejumlah kawasan bisnis lumpuh, ribuan rumah terendam, jalan terputus dan sebanyak 10.530 warga Jakarta mengungsi.

BANJIR JAKARTA

Kerugian Ratusan Miliar per Hari JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menaksir kerugian dunia usaha akibat banjir mencapai ratusan miliar rupiah per

hari. Angka kerugian itu ditaksir setelah melihat banyaknya pusat bisnis yang tutup dan berhenti total selama banjir. “Beberapa pusat bisnis di

Jakarta hampir berhenti total akibat akses jalan yang menggenang sehingga tidak bisa dijangkau pengunjung atau konsumen,” kata Wakil Ketua

Melihat Proses Pemusnahan Uang di Gedung BI

Sekali Giling, Rp 16 M Hancur Hanya karena dilipat dan di-staples, misalnya, miliaran rupiah uang dihancurkan di Bank Indonesia Perwakilan Jambi. Secara normal, tidak ada yang salah dengan lembaran-lembaran uang tersebut, tetapi petugas bank sentral itu “tega” menghancurkannya. HESTI OKTAVIANI PUTRI, Jambi BILA pernah melihat bagaimana ribuan lembar uang “tanpa bersalah” itu setiap hari dihancurkan di gedung BI Jalan A Yani, Telanaipura, Anda akan menggeleng-geleng kepala. Betapa tidak, sebagai uang “tanpa bersalah” lembaran-lembaran itu masih layak pakai. Bila berada di tangan Anda, uang itu masih bisa untuk membeli handphone keluaran terbaru, baca Sekali hal 4

RINO SOFIANYSAH/HARIAN JAMBI

HANCURKAN UANG: Penulis (tengah) di tempat pengancuran uang di gedung BI.

Kadin DKI Sarman Simanjorang dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu. Sarman memaparkan, sejumlah kawasan perekonomian tidak

bisa diakses sehingga menjadi lumpuh. Antara lain, kawasan Mangga Dua (Jakarta Barat), Kelapa Gading (Jakarta Utara), baca Kerugian hal 4


BAMS SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

2 BIOSKOP HARI INI

Demi Promo Album, Tunda Bulan Madu JAKARTA, Nama Bams sempat ‘menghilang’ dari dunia musik Tanah Air. Kini setelah eksis lagi lewat album solonya, Bams pun rela menunda bulan madu bersama istrinya demi kariernya itu. Hal tersebut dikatakan Bams saat menggelar jumpa pers di acara resepsi pernikahannya yang diadakan di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1/2014). “(Bulan madu) belum. Mau kerjain kerjaan dulu, sudah dimarahin manajemen hehehe,” ujar Bams. Pria bernama asli Bambang Reguna Bukit itu mengatakan, sang istri, Mikha sangat mendukung apapun yang ia lakukan. Mikha sendiri mengaku sudah siap menjadi istri dari seorang penyanyi terkenal. “Saling mengerti, understand each other. Semua yang saya jalani didukung sama istri saya, semua berjalan sebagaimana mestinya,” tutup Bams.(dtk/via)

FARHAT ABBAS

Tak Setuju Nia Daniati Gelar Pesta Pernikahan Mewah Anaknya? JAKARTA, Pada Jumat (17/1/2014) lalu, anak Nia Daniati, Oi menikah dengan Letda. Caj. Ardy Prastio di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan. Namun, pesta tersebut tidak dihadiri oleh Farhat Abbas. Ketidakhadiran Farhat tentunya menimbulkan tanda tanya. Namun, jika melihat tweet-tweetnya, Farhat sepertinya kurang setuju sang istri menggelar pesta pernikahan secara besar-besaran untuk sang anak. Bahkan, ia menyebut kalau pesta itu merupakan ide dari Nia. “Gue cuma keluarin duit 30%,mempelai cuma 6 %,Yg punya pesta bela2in jual tanah yg 10 tahun,yg mau nikah siapa sih ?!,” tulis Farhat di akunnya, @farhatabbaslaw. “Pesta sehari habiskan tanah sepuluh tahun. #akuindonesia #reginajubirfarhat,” tulisnya lagi. “Gue gak merasa itu pesta pernikahan, itu pesta milik & kreasi nia daniaty doang kog, yg lain cuma mimpi, cuma patung, ondel2. #reginajubir,” tweet Farhat berikutnya. Saat acara, Nia pun sempat ditanya keberadaan Farhat. Namun, ia enggan menjawabnya. “Kalau masalah itu saya nggak mau jawab. Silahkan tanya sama jubir saya saja ya,” ucap Nia seraya melirik ke arah Rina Gunawan selaku WO dari pernikahan sang putri saat ditemui di Hotel Crowne Plaza, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2014). (dtk/via)

SELENA GOMEZ

TEATER 2

TEATER 1

TEATER 4

12:30

12:15

16:45

15:10

14:50

14:30

19:15

18:20

17:00

16:45

21:25

21:30

19:20

19:15

21:30

21:25

WTC Batanghari

WHULANDARY HERMAN

Puteri Indonesia 2013

Siap Jadi Penyanyi JAKARTA, Tak hanya sukses berkarier sebagai model, Puteri Indonesia 2013 Whulandary Herman semakin melebarkan sayapnya di dunia hiburan Indonesia. Dara berusia 26 tahun itu kini siap menjadi seorang penyanyi. Saat ditemui di acara jumpa pers Puteri Indonesia 2014 di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2014), perempuan yang akrab disapa Whulan itu menceritakan sedikit tentang kesibukannya di dunia tarik suara. “Aku sudah sempat rekaman. Cuma aku condongnya beda sama produser. Beda alirannya. Jadi masih dalam tahap proses,” cerita Whulan dengan suara beratnya. Single yang akan dinyanyikannya bergenre melayu dan pop. Rencananya, single tersebut akan rilis tahun 2014 ini. “Semua orang punya skill buat nyanyi. Awalnya hobby. Kalau ada tawaran kenapa nggak. Tapi aku nggak aji mumpung kok. Apapun yang dicoba Whulan selalu siap,” tambahnya. Tak hanya itu saja, Whulan mengaku juga banyak mendapat tawaran untuk bermain film. Namun, ia g single-nya. g y “Banyak masih fokus dengan sih yang nawarin (main fil film). Cuma aku nggak buru-buru. Aku A fokus tutup ke single dulu,” tutupnya.(dtk/ via)

Belum Juga Temukan Pria yang Tepat JAKARTA, Setelah putus dari Justin stin Bieber, Selena Gomez sepertinya belum juga menemukan pria yang a tepat untuknya. Jadi pria seperti apa sih yang diinginkan oleh pelantun ‘Come & Get It’ itu? Dalam wawancaranya dengan majalah Seventeen beberapa waktu lalu, Selena mengaku sempat curhatt ke Katy Perry tentang masalah pria. “Aku bicara padanya soal pria yang merasa terintimidasi oleh perempuan yang kuat. Aku belum menemukan seseorang yang dapat mengerti gaya hidupku, mendukungnya, mencintaiku apa adanya, dan tidak merasa terintimidasi dengan hal tersebut,” curhatnya seperti dilansir Celebuzz, Minggu (19/1/14) Nampaknya, Justin Bieber belum memenuhi syarat-syarat tersebut. Hingga akhirnya Selena memutusn kan untuk berpisah dengan pelantun kat ‘As Long as You Love Me’ itu. Predikat

TEATER 3

12:00

JUSTIN BIEBER ‘teman baik’ dirasa t lebih tepat diberikan pada Justin J sehingga he tak heran keduanya masih sering terlihat bersa bersama walaupun sudah tak lagi berpacar pacaran. Seb Sebelumnya, semp berhemsempat k bus kabar Selena kemb ke pelukan kembali sang mantan setelah Justi mengunggah Justin m foto mesra mereka aku instagram di akun priba pribadinya. Namun, seora sumber meseorang nepis kabar tersebut m dan menegaskan pasanga yang dikenal pasangan se dengan sebutan ‘Jelena’ be itu hanya berteman baik. (dtk/via)

Kasus Belum Selesai Asyik Liburan ke Aspen JAKARTA, Setelah beberapa waktu lalu polisi menggeledah rumah dan menyita ponselnya, Justin Bieber nampaknya butuh sedikit penyegaran. Pelantun lagu ‘Boyfriend’ itu menyempatkan diri berlibur ke pegunungan Aspen. Ia pun menggunggah foto-foto liburan pada akun instagram pribadinya. Dalam salah satu fotonya, Justin menuliskan “Bermain snowboard dengan kawankawanku” yang menandakan bahwa ia tak liburan sendirian. Namun sayangnya, Lil Za, salah satu kawan baik man-

tan kekasih Selena Gomez itu tak disebutkan karena sedang menjalani penyelidikan dengan polisi mengenai kasus obat-obatan terlarang. Tak hanya foto, beberapa video juga ikut diunggah pada akun instagramnya tersebut. Pada salah satu video terlihat Justin cukup bersenang-senang saat bermain snowboard menggunakan kaca mata hitam, topi rajut dan jaket berwarna hitam. Hingga saat ini penyanyi yang sempat berduet dengan Chris Brown itu masih belum dihubungkan dengan penemuan obat-obatan

terlarang di kediamannya. Begitu juga dengan kasus lempar telur yang masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Sepertinya penundaan ini memberi Justin sedikit waktu untuk beristirahat sejenak dan melupakan kasus yang menimpanya.(dtk/via)


Cuaca

SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

Hari Ini

20 Jan 2014 Jambi

3

HUJAN RINGAN SUMBER: BMKG JAMBI

JADWAL SHALAT SUBUH 04 : 41

DZUHUR ASHAR 12 : 11

15 : 37

MAGRIB

ISYA

18 : 18

19 : 32

SUMBER : Kementrian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi

INSPIRING WORDS Pe Pendidikan mengembangkan kemampuan, kem tetapi tidak tet menciptakannya. t

Rahmawati: Bertumpah Darah pun Siap Jika Ditertibkan Sebelum Bertemu Walikota Hingga Minggu (19/01) kemarin, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) masih bertahan di sepanjang trotoar depan Kantor Walikota Jambi. Bahkan, jumlah PKL yang berjualan semakin ramai dari hari sebelumnya. SUDIR PUTRA, Jambi

TERKAIT rencana penertiban oleh Pemkot Jambi, Rahmawati (27), salah satu PKL yang berjualan di depan kantor Walikota Jambi, kepada harian ini Minggu (19/1) mengatakan mereka akan tetap bertahan, meski apapun resiko yang akan

diterima. “Kami akan bertahan apapun yang terjadi, karena ini masalah perut, beribut dan bertumpahan darah pun siap,” jelasnya. Ia menegaskan, hal ini dilakukannya demi menafkahi anak dan keluarganya. Ia akan

tetap berjualan di depan kantor Walikota, hingga jeritan mereka didengar oleh Walikota Jambi, Sy Fasha. “Jika tidak berjualan, 8 orang anak saya harus makan apa. Kami tetap menunggu wako mau menemui kami,” terangnya. baca Rahmawati, hal 4

JELANG TAHUN BARU CINA

Aksesoris Imlek Mulai Diserbu

Voltaire

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

JAMBI- Menjelang Tahun Baru Cina 2014 (Imlek 2565), sejumlah pusat perbelanjaan di Jambi mulai ramai dihiasi pernak-pernik imlek, dengan dekorasi khas dalam rangka menyambut tahun baru Imlek pada 31 Januari 2014 mendatang. Pantauan Harian Jambi Minggu (19/1) kemarin, nuansa Imlek sangat terasa di pusat perbelanjaan di Jambi, salah satunya Jamtos. Tampak sejumlah lampion hias dan berbagai pernak-pernik Imlek dipasang di area pusat perbelanjaan. Salah satu supervisor Jamtos mengatakan, pemasangan pernak-pernik itu memang dilakukan setiap tahun menjelang Imlek. Ia menjelaskan, bukan hanya hiasan khas yang dipasang setiap menjelang perayaan tahun baru China, namun pengelola mal juga menjual beragam barang mulai dari pakaian, perhiasan maupun pernakpernik lainnya.

PERNAK-PERNIK: Tampak suasana pusat perbelanjaan di Kota Jambi, dihiasi dengan pernak-pernik imlek.

baca Aksesoris, hal 4

PENDIDIKAN

Politeknik Jambi Tempati Gedung Baru BUAH BIBIR

JAMBI- Yayasan Bagimu Negeri Politeknik Jambi, menggelar syukuran penempatan perdana kampus baru. Acara syukuran tersebut dilaksanakan di Lantai 1 Gedung Utama Kampus baru yang terletak di Jalan Lingkar Barat, Lorong Veteran RT 24 Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Kotabaru, pada Minggu (19/1). H Ruslan Hamid, Pembina yayasan menegaskan bahwa pembangunan kampus yang

Cita-cita Sejak SD IBARAT mimpi, mi menjadi seorang adala mimpi yang menjadi dokter adalah kenyataan yang dialami oleh Melissa Irnaya (26). Bekerja di salah satu rumah sakit di Kota Jambi, Meli sep merasa seperti menyatakan citayan diangan-angani semencita yang du jak duduk di bangku Sekolah Dasar belum lagi orangtuanya Dasar, mend mendukung penuh keinginannya. “Saya dari SD itu sudah punya cita-cita menjadi dokt dokter, dan Alhamdulillah orangtua saya juga sangat oran mendukung,” ujarnya minggu men (19/1) (19/ kepada Harian Jambi. Menjadi seorang dokter Me membuat Melli harus mengutamem makan maka waktu untuk orang lain dari pada keluarganya sendiri. Bagi Melli ini merupakan kewajibannya sebagai seorang waji dok dokter. Namun lepas dari itu Melli sangat menikmati pro profesinya sekarang meski ban banyak yang harus ia korban bankan selama masa kuliah. “L “Lebih ke waktu sih, apala ketika masih menjalani lagi m masa kuliah yang jauh dari orangtua,” cerita wanita kelahiran 13 Februari 1987 ini. baca Cita-cita, hal 4

MELISSA IRNAYA

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

SYUKURA: Keluarga besar Yayasan Bagimu Negeri, Politehknik Jambi menggelar syukuran penempatan perdana kampus baru.

Bisnis Bandrek dan Suasana Malam Kota Tanah Pilih

Untung Besar Setiap Malam Liburan Usaha Bandrek saat ini tengah menjamur di Kota Jambi, hampir di seluruh kawasan Kota Jambi berjejer para pelaku bisnis minuman tradisional ini, terutama pada malam hari. Bahkan, usaha bandrek ini sudah menjadi khas tersendiri di Kota Tanah Pilih ini. Setiap malamnya, usaha bandrek ini selalu memberikan pemandangan khas dan menarik.

RIZKY PUTRI HASANAH/HARIAN JAMBI

KARIKATUR

SUDIR PUTRA, Jambi BAGAIMANA tidak, satu gerobak penjual bandrek saja bisa ditongkrongi oleh puluhan warga, dari yang muda hingga yang tua. Usaha Bandrek ini sendiri sudah menjadi

tempat bersantai dan melepas lelah, serta tempat berkumpul bagi para kawula muda di Kota Jambi pada malam hari. Jadi, meski menjamur, bisnis ini tetap menjanjikan.

Pantauan Harian Jambi pada Sabtu (18/01) kemarin, ada beberapa lokasi yang menjadi pusat para pelaku bisnis bandrek ini. Yaitu di Simpang Tugu Juang Sipin Kota Jambi, kawasan jalan utama Telanaipura hingga Gubernuran, serta kawasan perkantora Pemerintah Kota Jambi, tepatnya di kawasan Tugu Monas Kotabaru Jambi. Salah satu pelaku usaha Bandrek di kawasan Kotabaru Jambi, Adi Setiawan (45), kepada Harian Jambi mengaku telah 10 bulan dirinya berjualan bandrek di Kota Jambi. baca Untung, hal 4

RINO/HARIAN JAMBI

ANGKRINGAN: Suasana malam Kota Jambi, tampak para abg dan pemuda asyik nongkrong dengan menikmati minuman bandrek.

dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lengkap akan membuat mahasiswa nyaman belajar. Dan merangsang daya dan pola pikir mahasiswa selangkah lebih maju meraih masa depan yang lebih baik. “Pembangunan kampus kita yang baru, mulai Minggu depan sudah digunakan sebagai gedung perkuliahan dan kantor administrasi serta operasional kampus. baca Politeknik, hal 4


4 SENIN, 20 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi PESAWAT JATUH, EMPAT TEWAS

Pilot dan Mekanik Ikut Jadi Korban AMBON - Pihak Bandara Dumatubun Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara bersama tim SAR berhasil mengidentifikasi nama-nama empat korban pesawat yang jatuh di pantai Un, Tual, Maluku. Keempatnya sementara disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tual. “Data yang berhasil kami himpun, di antara korban tewas itu

merupakan person on board, pilot Kapten Widhi Kurniawan dan mekanik (engineer) pesawat bernama Epi,” kata Kepala Bandara Dumatubun Amran Hamid yang dikonfirmasi dari Ambon, Minggu. Dua penumpang lain yang teridentifikasi adalah Arif dari PT DSKU dan seorang stafnya yang diketahui bernama Jefry. Menurut Amran Hamid, pi-

haknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai data lengkap korban dari perusahaan DSKU. Data awal identitas para korban ini diketahui setelah pihaknya berkoordinasi dengan pimpinan Bandara Sentani, Jayapura. Pesawat jenis Pilatus Single Engine dengan nomor register PKIWT dengan satu baling-baling di bagian moncong ini jatuh di

pantai Un, Tual pukul 12.10 WIT. Amran menduga salah satu faktor penyebab pesawat naas itu terjatuh akibat cuaca yang sangat buruk. Wilayah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Namun untuk mengetahui kepastian penyebab kecelakaan tersebut, perlu menunggu hasil penyelidikan tim khusus dari

Sekali Giling, Rp 16 M Hancur ----------------------------------------------------------- dari hal 1 apalagi hanya sekadar bakso atau sandal. Tetapi di BI, uang-uang seperti itu dianggap tidak layak. Kadang bergepok-gepok lembaran bernilai Rp 100 ribu, misalnya, dihancurkan hanya karena lusuh atau terlipat. Ya, hanya lusuh. Tidak ada yang koyak, sompel atau terkena tinta. Tetapi, lusuh itu pula yang membuat uang tersebut tidak layak edar. “Uang lusuh itu tidak sehat dan mengandung banyak sumber penyakit,” ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Jambi Bidang Sistem Pembayaran Dede Suprayitno kepada Harian Jambi yang berkesempatan khusus menyaksikan proses penghancuran uang di salah satu bagian gedung BI, beberapa waktu lalu. “Pemusnahan ini merupakan bagian dari kebijakan clean money policy. Untuk tersedianya uang kartal yang layak edar di masyarakat,” ujar Dede. Uang yang beredar di masyarakat, kata dia, harus dalam keadaan yang bagus, sehat dan segar. BI memang berwenang mencetak dan memusnahkan uang. “Masyarakat jangan khawatir karena BI akan tetap menjaga kebutuhan uang di Jambi. Dengan pemusnahan bukan berarti uang berkurang, tetapi akan dicetak lagi. Sehingga, jumlah uang yang beredar tetap stabil,” jelasnya. Seperti proses percetakan, penghancuran uang tidak layak edar (UTLE) juga diawasi sangat ketat. Prosesnya dimulai dari kasir. Harian Jambi yang dipandu oleh Agus Taufik, kasir muda 2 di BI, yang menjelaskan bahwa rangkaian

awal proses pemusnahan uang adalah penyortiran dengan mesin BPS 200. Mesin ini mampu memisahkan uang ke dalam empat kelompok. Kelompok pertama dan kedua adalah uang yang masih layak edar. Sementara kelompok tiga dan empat adalah uang yang tidak layak edar dan siap untuk dimusnahkan. Di sisi kanan mesin tersebut juga terdapat sebuah tabung yang mampu mendeteksi uang palsu. Bila terdapat uang palsu, maka secara otomatis akan masuk ke tabung tersebut. “Hari ini, kita akan memusnahkan uang tidak layak edar sebanyak Rp 16.167.549.000,” ungkap Agus.s Setelah disortir dan dipilah, selanjutnya uang sebanyak itu di-meruk. Meruk adalah akronim dari mesin racik uang kertas. Di mesin inilah uang kertas dihancurkan menjadi potongan-potongan sangat kecil sampai tidak berbentuk uang lagi. Harian Jambi lalu diajak ke sebuah ruangan meruk yang hanya bisa diakses oleh satpam, kasir dan deputi. Sebelum memasuki ruang tersebut, setiap orang digeledah. Barang seperti kamera, handphone, tas, dompet tidak boleh dibawa. Harian Jambi pun tidak dibenarkan mengambil walau hanya satu petikan foto. Tidak hanya itu, sebelum memasuki ruangan tersebut, terlebih dahulu setiap orang harus mengenakan pakaian khusus seperti pakaian khusus dokter di rumah sakit. Ini untuk menjaga ruangan itu tetap steril. Di dalam ruangan meruk terdapat satu kontainer yang memuat uang hingga 400 brod,

sama dengan 400 ikatan roti. Dalam 400 brod itu terdapat bermacam-macam pecahan uang lusuh. “Sebelum dimasukkan ke meruk, terlebih dahulu dilakukan uji petik, yakni menghitung kembali uang yang akan di-meruk. Tetapi tidak semuanya, hanya sampel dari masing-masing pecahan saja,” ujar Agus Di ruangan meruk terdapat empat petugas, yakni Pengawas Kasir Muda Senior, Kasir Muda 2, Kasir Junior dan Asisten Kasir. Meruk ini mirip blender ukuran besar. Begitu uang dimasukkan ke dalamnya langsung digiling untuk dihancurkan. Bagian-bagian yang hancur akan keluar di bagian bawah mesin. Selama proses penghancuran yang dilakukan di lantai dua, asisten kasir akan selalu duduk di samping mesin tersebut untuk melihat jalannya mesin. Mesin penghancur itu bernama Volumatic 200. Sekali jalan, mesin tersebut beroperasi sekitar tiga jam. “Tapi jika kondisi pisau pemotong lebih tajam, maka prosesnya akan semakin cepat,” tambah Agus. Orang yang terlibat pada pekerjaan penghancuran uang ini diseleksi secara ketat. Tetapi di bagian meruk orangnya selalu berganti-ganti. Empat kamera CCTV mengawasi gerak-gerik mereka. Penjagaan oleh satpam pun sangat ketat. Sehingga, sangat tidak mungkin untuk melakukan hal yang melanggar hukum. Saat menyaksikan proses penghancuran, Harian Jambi melihat sendiri tingginya potensi melanggar hukum bila sembarangan orang berada

di ruang tersebut. Sebab, bila dibawa ke pasaran, hampir semua uang yang dihancurkan itu masih layak edar. Lagi pula, dari miliaran yang dihancurkan, bila dicomot beberapa helai saja kan sudah lumayan. Namun, BI memiliki cara sendiri untuk menahan “nafsu” para pegawai untuk mencomot atau menilap lembaran uang itu. Kejujuran adalah inti pekerjaan di BI. “Kita juga selalu mengingatkan pegawai bahwa semua yang ada hanyalah titipan semata,” kata Dede. Seminggu sekali, sebelum bekerja, lanjut Dede, para pegawai BI mendengarkan tausyiah dari seorang ustad. Bagi yang non muslim tentu saja diwajibkan ke tempat ibadah masingmasing. Petugas-petugas di ruangan itu menganggap lembaran-lembaran uang itu seperti kertas biasa. Selepas dari mesin meruk, butiran-butiran kertas uang uang telah hancur itu ditampung dengan kantong-kantong plastik di lantai bawah. Selanjutnya, kantong-kantong diangkut untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah. Bekerja pada proses penghancuran uang itu juga berisiko bagi kesehatan. Karena itu, enam bulan sekali para petugas itu menjalani medical check up. Dengan kebijakan clean money policy, kata Agus, tidak semua uang tidak layak edar bisa langsung ditarik untuk dimusnahkan, terutama uang yang beredar di masyarakat pelosok. Tetapi, petugas BI akan rutin turun ke daerah-daerah untuk menarik uang-uang lusuh itu.(*/oni)

Kerugian Ratusan Miliar per Hari ------------------------------------------------------ dari hal 1 dan Jatinegara (Jakarta Timur). Ia memperkirakan bahwa dengan rata-rata omzet harian kios sekitar Rp 5 juta dengan jumlah sekitar 20.000 toko di Mangga Dua, maka kerugian di kawasan niaga tersebut ditaksir mencapai hingga Rp 50 miliar per hari. Sementara di Kelapa Gading diperkirakan kerugian mencapai Rp 40 miliar per hari karena tutupnya ratusan toko dan perkantoran serta pusat perbelanjaan di kawasan tersebut. Sedangkan di Tanah Abang, banjir diprediksi mengakibatkan

penurunan pengunjung mencapai 60 persen dari hari biasa dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 miliar per hari. Penambahan kerugian akibat dampak keterlambatan aktivitas keluar masuk barang ekspor impor dari Pelabuhan Tanjung Priok juga terjadi. Sehingga, kerugian dari sisi transportasi ditaksir mencapai hingga Rp 9 miliar. Dalam menghadapi potensi banjir wilayah Jakarta, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum terus bekerja melaksanakan beberapa normalisasi sungai

seperti Kali Angke, Kali Sunter, dan Kali Ciliwung. Kementerian Pekerjaan Umum dalam upayanya untuk menanggulangi banjir DKI Jakarta juga menambah pintu air di Manggarai dan Karet. Saat ini, tingkat kemajuan dari pekerjaan tersebut diperkirakan sudah mencapai lebih dari 85 persen dan ditargetkan rampung di Bulan Juli atau Agustus. “Penambahan pintu air Manggarai akan dapat meningkatkan aliran debit air dari 330 meter kubik per detik menjadi 5OO meter kubik per detik. Sedangkan

pintu air Karet akan menaikkan aliran air dari 500 meter kubik per detik menjadi 750 meter per detik,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum Danis Sumadilaga. Sedangkan pekerjaan lainnya yaitu normalisasi tiga sungai meliputi Kali Pesanggarahan, Angke dan Sunter yang akan melebarkan kali menjadi 15-40 meter (saat ini berkisar 7-15 meter), saat ini terus dikerjakan, dan tingkat kemajuan pembangunannya sudah mencapai sekitar 65 persen.(ant/oni)

Kejati Dinilai Injak Hukum -------------------------------------------------------------- dari hal 1 Pernyataan penyidik yang menolak disebutkan namanya itu dikeluarkan sebelum adanya kesimpulan resmi Kejati. Spontan hal ini memunculkan kekagetan kalangan LSM dan petinggi Kejati lainnya. Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Wito langsung meminta LSM FAAKI dan Gemphal yang menyoal kasus ini menyerahkan data lagi ke Kejati. Wito juga berjanji hari ini, Senin (20/1), menggelar pertemuan segi tiga yang melibatkan aktivis LSM, Dishut dan penyidik kejaksaan. Menurut Joni, penyidik tidak bisa mengambil keputusan atau simpulan tanpa dasar hukum. Apalagi memulai pengusutan kasus hanya dari pemberitaan media massa saja. Bahkan, kata

U N T U K

dia, data yang diserahkan oleh masyarakat pun tidak serta merta bisa langsung diterima, tetapi harus diuji dulu. “Itu salah sekali kalau hanya berdasarkan pemberitaan. Kejati harus memiliki data valid sebelum memberikan sebuah keputusan,” tambah Joni. Untuk menyimpulkan atau memberikan keputusan PT WKS bermasalah, tambah dia, Kejati harus memiliki data valid dan kongkret. Sebeliknya, untuk menyimpulkan PT WKS tidak bermasalah juga harus berdasarkan data valid pula. “Itu tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Kejati harus melakukan validitas data LSM dan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dan

P E R U B A H A N

www.harianjambi.com PENERBIT: PT. Perisai Media Nusantara-Media Holdings KOMISARIS/CO FOUNDER: CSA Teddy Lesmana, Raden Surahman DIREKTUR: Yusuf Rinaldi GENERAL MANAGER: Raden Surahman KEPALA PENGEMBANGAN KORPORAT: Joni Rizal KEPALA PEMBERITAAN KORPORAT: Fachrul Rozi

melakukan investigasi di lapangan,” tambahnya. Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Iskandar memastikan bahwa pertemuan segi tiga hari ini akan dilakukan untuk membahas data temuan LSM Dishut dan Kejati. Sementara aktivis LSM FAAKI Yuni Yanto mengatakan sudah menyiapkan data-data terkait PT WKS. Dia juga mempertanyakan dasar hukum penyidik sehingga berani menyebutkan PT WKS tidak bermasalah dalam menggarap lahan di Batanghari. Dia menilai penyidik sudah off side dalam menyimpulkan temuan tersebut. Pasalnya, mereka memiliki data yang lengkap dan valid, yang belum dimiliki Kejati.

“Bola belum sampai, Kejati off side duluan. Kita kan belum berikan data, tapi kejati sudah lebih dulu memberikan kesimpulan dan mengatakan PT WKS tidak bermasalah,” katanya. Namun, dia mengapresiasi semangat Kejati menanggapi laporan awal dengan melakukan investigasi langsung. Namun, lanjut dia , tidak serta-merta bisa langsung dimentahkan. Untuk itu, Yanto, meminta semua pihak, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, pegiat hukum, agar bereaksi keras terhadap apa yang dilakukan penyidik dan tim Dishut Provinsi Jambi. Sehingga, kejati bisa lebih objektif dan tegas dalam memberikan keputusan.(*/oni)

KNKT. Seluruh korban juga telah dievakuasi tim SAR dan dibawa ke RSUD Kota Tual untuk diotoupsi. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara DumatubunLanggur, Letkol (Penerbang) Ketut Adhiasa mengatakan, pesawat carteran milik PT Intan Angkasa ini berangkat dari Bandara Sentani tujuan Baubau dan transit di Bandara Dumatubun Langgur. Danlanud juga mengakui kalau kondisi cuaca di Kota Tual dan Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, beberapa hari terakhir

ini sangat buruk, bahkan wilayah itu sejak pagi hari diguyur hujan lebat dan angin kencang. Sebelum terjatuh di kawasan pantai Un, Kota Tual, pilot sudah menghubungi pihak bandara untuk meminta izin pendaratan namun buruknya cuaca membuat pesawat itu sempat berputarputar dan akhirnya jatuh dan terbakar. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan, kecelakaan tersebut biasanya akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan yang dilakukan

lembaga Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Investigasi KNKT di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2013, ternyata masih didominasi kecelakaan yang dialami moda penerbangan atau angkutan udara. Pada tahun 2013, KNKT telah melakukan 41 investigasi kecelakaan untuk seluruh moda, yang terdiri atas dua investigasi untuk moda kereta api, lima investigasi moda kapal pelayaran, tujuh investigasi moda lalu lintas angkutan jalan raya, dan 27 investigasi moda penerbangan.(*)

Cita-cita Sejak SD ------------------------------------------- dari hal 3 Pernah ketika berhadapan dengan seorang pasien, sang pasien malah ingin bertukar dokter yang lebih senior karena takut dijadikan bahan praktek. Menyikapi hal seperti ini tidak membuat Melli berkecil hati namun ia menjadikan hal itu menjadi cambukan itu menjalankan tugasnya sebagai dokter dengan lebih baik. Hingga kelak lebih dipercaya oleh pasiennya. “Saya sebagai dokter muda, tetap bekerja secara maksimal. Kalau saya di posisi mereka,

saya juga risih, karena dokter muda memang cenderung bolak-balik ke kamar pasien untuk memeriksa kondisi pasien,” papar lulusan Universitas Andalas ini. Mengenang ketika masih sebagai mahasiswi kedokteran, Mellisa juga menambahkan, Diperlukan niat dan semangat yang seribu kali lebih kuat dari baja untuk menjadi mahasiswa FK, harus sejuta kali lebih rajin daripada masa-masa SMA, harus memiliki mata yang lebih jeli, telinga yang lebih peka dan

hati yang lebih perasa untuk menjalani hari-hari sebagai mahasiswa. Dan yang paling penting adalah modal mental dan attitude. “Mata kuliahnya luar biasa, kalau kita tidak serius satu jam pelajaran saja, bisa di pastikan tidak akan nyambung ke mata kulyah yang lainnya, tapi menurut saya bukan mahasiswa FK kedokteran saja yang harus rajin, hal ini saya rasa juga berlaku pada jurusan-jurusan lainnya,” ujarnya mengakhiri pembicaraan. (rph/pai)

Untung Besar Setiap Malam Liburan ----------------- dari hal 3 “Tujuan jualan Bandrek ini memang untuk bisnis, oleh karena itu saya dan anak buah saya buka setiap hari. Bukan hanya mencari sensasi bukanya senin Kamis saja,” urainya. Pemilik Bandrek Nadia ini mengatakan, ia membuka warung jualan bandreknya siap malam, dari pukul 17.00 hingga pukul 24.00 WIB. “Hanya malam hari ramai pengunjung, kita buka sampai tengah malam,” terangnya. Sabtu malam, kata Adi, merupakan malam meraup keutungan yang luar biasa, yaitu omsetnya bisa mencapai Rp 500 ribu lebih. Namun untuk malam lainnya omset yang ia peroleh berkisar Rp 100 hingga 150 ribu.

“Yang menjual di area ini khusus yang menjajakan bandrek, sumuanya anak-anak muda, ada yang masih sekolah, kuliah,” katanya. Masih menurut bapak beranak satu ini, pengunjung usaha bandreknya ini bukan hanya dari kalangan anak muda, bahkan juga sering satu keluarga yang datang ingin menikmati bandrek buatannya. Untuk menghasilkan Bandrek yang berkualitas dan sehat, dia mengaku merakit sendiri, dengan bahan utama yaitu Jahe dan Gula Merah, ditambahkan dengan resep rahasianya. “Resep itu tidak bisa saya sampaikan, rahasia,” ujarnya sambil tertawa. Lebih lanjut dirinya men-

gatakan, modal awal yang ia siapkan untuk menggeluti bisnis bandrek ini sekitar Rp 5 juta, mulai dari bahan pokok, membuat gerobak,termasuk genset untuk mendapatkan tenaga listrik. “Kemudian setiap malamnya kita juga memberikan uang kebersihan sebanyak Rp 2 ribu per malam,” tukasnya. Pantawan Harian Jambi, suasana lokasi perkantoran Pemerintah Kota Jambi setiap malam minggu selalu ramai dengan gemerlapan lampu hias, serta dentuman musik yang menghibur para pengunjung. “Kami hampir setiap malam minggu menikmati bandrek di area ini,” ujar salah satu pengunjung. (*/pai)

Rahmawati: Bertumpah Darah pun Siap ------------ dari hal 3 PKL lainya, Irzan (60), pedagang sayuran di depan kantor Walikota Jambi, mengatakan kesiapanya untuk bertahan berjualan walaupun ancaman akan digusur. “Jika kawan-kawan siap, saya juga siap,” imbuhnya. “Pemerintah harus tahu, tututan kami hanya untuk mencari nafkah, bukan mencari keributan. Sampai sekarang solusi belum ada, jadi kami tetap bertahan,” kata Irzan. Ia menegaskan, para PKL me-

milih berjualan di depan Kantor Wako ini merupakan pilihan akhir untuk mengadukan nasib kepada Kepala Daerah. “Aksi protes kami ini adalah gerakan murni dari PKL, tidak ada orang lain yang menyuruh seperti yang dikatakan pak wako,” pungkasnya. Sebelumnya, Walikota Jambi, Sy Fasha mengatakan, Pemkot Jambi memberi izin kepada PKL untuk menyampaikan aspirasi, bukan untuk membuka

lapak di depan kantor Walikota Jambi. Bahkan, Pemkot Jambi memberi waktu selama tiga hari bagi PKL untuk menyampaikan aspirasi. “Untuk menyampaikan aspirasi kita beri izin mereka, namun tidak untuk berjualan. Kita beri waktu mereka tiga hari, jika mereka masih berjualan juga, berarti hari Senin besok kita akan menertibkan mereka melalui petugas keamanan,” tegas Fasha. (*/pai)

Politeknik Jambi Tempati Gedung Baru ------------ dari hal 3 Dan memberi dampak atau respons yang sangat positif terhadap lingkungannya, baik itu bagi mahasiwa, dosen maupun masyarakat di sekitarnya,” papar Ruslan Hamid. Sementara itu Ir Hilda Porawati, Direktur Polteknik Jambi menegaskan bahwa Politeknik Jambi memiliki tiga program study yang telah terakreditasi. Di antaranya tehnik elektronika, tehnik listrik dan tehnik mesin yang telah terakreditasi BAN PT. Bahkan semua jurusan tadi sangat diminati oleh siswa-siswi yang akan melanjutkan studinya ke perkuliahan. Dikarenakan jurusan itu mempunyai prospek

yang cerah di masa yang akan datang. “Dengan adanya kampus baru, diharapkan dosen dan mahasiswa lebih semangat lagi dalam proses belajar mengajar,’’ harap Hilda. Pantauan di lokasi acara, undangan yang hadir berasal dari berbagai kalangan. Seperti Lurah Bagan Pete, ketua RT sekitar kampus dan warga sekitar. Begitu juga dari pihak yayasan, dosen-dosen, dan seluruh mahasiwa tampak antusias dan senang dengan kampus baru mereka. Seperti yang diungkapkan Ketua Badan Eksekutif Maha-

siswa Politeknik Jambi, Bahari. bahwa keberadaan kampus baru merupakan suatu keistimewaan bagi mahasiwa. Sisi lain dari acara penempatan dan operasional gedung kampus yang baru adalah dilaksanakan pula acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ustadz H Awaludin, yang diundang sebagai penceramah memberikan penekanan kepada semua yang hadir. Bahwasanya ada satu roh yang hilang di dunia pendidikan Indonesia pada umumnya dan Jambi khususnya yaitu pendidikan akhlak seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. (zie/oyi)

Aksesoris Imlek Mulai Diserbu ------------------------ dari hal 3 Ditambahkannya setiap produk yang berkaitan dengan Imlek diskon 20 persen. Menurutnya, saat ini sudah banyak warga yang akan merayakan Imlek memborong pernak-pernik tersebut. Mulai dari hiasan tempel, lampion, pohon

sakura atau pohon angpao, hingga amplop angpao. “Biasanya paling banyak pembeli pada satu minggu sebelum Imlek. Rata-rata mereka pada beli karena ingin yang baru,” ujarnya minggu sore (19/1) Berbagai aksesoris yang banyak

dicari di antaranya lampion merah dengan gambar ular berbagai ukuran, gantungan kertas cantik dan unik, angpao serta kertas tempel yang identik dengan warna merah. Selain itu, ada juga makanan khas Imlek seperti kue keranjang, teripang. (rph/pai)

DEWAN REDAKSI: Joni Rizal (Ketua), Raden Surahman, CSA Teddy Lesmana, Fachrul Rozi PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI: Fachrul Rozi REDAKTUR PELAKSANA: Pahdi REDAKTUR PELAKSANA TEMATIK: Nining Antero KORDINATOR LIPUTAN: Dodi Saputra REDAKTUR: Dodi Saputra, Andri Damanik, Rosenman M, PENJAB HALAMAN: Septa Randika, Ansori, Rakhmad Fadhilla, Siska Hendri, Novriana Dewi EDITOR BAHASA: Hardi Opes, Febri Sajidah SEKRETARIS REDAKSI: Reni Ambar Pertiwi REPORTER: Rizki Putri H, Hesti Oktaviani, Sudir Putra, Kaharuddin, R Gilang Ezri, Idham Holidi, Abdul Majid, Doni Saputra, Muslihin, Arief Hermanto, Ipandri Arrahman Hadi, Adrianus Susandra, Andri Mustari, Murabil Fadil, Robinas, Faizarman, Romi Afrizal, Kanata Saputra, Ridho Aulia Rahman, Ahmad Razin, Ririn, Muhammad Syukri, Fadlan Ma’arif LIPUTAN DAERAH: Okta Fransiska (Batanghari), Ivan Ginanjar (Merangin), Joni Hartanto (Muarojambi), M Thawaf (Tanjab Timur), Herjuliansyah Saputra (Tanjab Barat), Arfandi Sarbaini (Sarolangun), Saprial (Kerinci-Sungai Penuh), Septiadi (Tebo), Nicko Ardiyansyah (Bungo) FOTOGRAFER: Rino, Edwin Eka Putra DEVISI: Komunikasi Bisnis dan Pemerintahan: Popri Yanti (Kabag), Ade Mardhan, Afrioga Felmi, M. Zintir, Lut Hidayat LITBANG: Hansa Ganendra Wiratama CREATIVE DEVELOPMENT TEAM: Evan Abubakar (Digital Media Advisor), Syahril Hanan/Pakdo (Senior Designer) PENATA LETAK & PERWAJAHAN: Syarifudin Zuhri, Benedictus Charles Sirait, Ade Restu Kurnia, Fajar Ramadhan, Sugeng Warsito, Roy Mangkudilaga, Ilham Firmansyah, Jihan Kusuma,Delvian Restu KABAG UMUM: Handika ACCOUNTING: Melati, Reno Noverdi, Lisnawati, Diding Rosidin KEPALA DEVISI USAHA : Edi Sutiyo SALES & MARKETING TEAM: Syaifullah Murshal (Kabag), Syaiful Amri, Mirwan, Dedek Rahman, Andhik, Ahmad Sabki, Herwansyah Ar, Iya Aulia, Nor Chasanah, Wanda (Designer ) SIRKULASI: Nana Juhana (Kabag), Anas Bafadhal, R. Fauzi, Jong jong, Rendi Lahara Hasdansyah, Ivan Herli, Alex Susanto, Melly EVENT & PROMOSI : Surya Wijaya, Yulfitrah BIRO JAKARTA: Herman Tandjung

TARIF IKLAN: Display (umum) Rp. 33.000,-/mmk, Iklan Warna Rp. 47.500,- Full Color Hal. 1 Rp. 95.000,REKENING BANK: a.n PT. Perisai Media Nusantara Bank BRI Cab. Jambi No. Rek. 0606.01.00046630.1 Bank Syariah Mandiri No. Rek. 0767414612 PERCETAKAN: PT. Jambi Media Grafika ALAMAT KANTOR PERCETAKAN: Jl. Lingkar Selatan 1 Paal Merah Lama, Jambi Selatan, Kota Jambi.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Ir. H. Juanda No. 44 Mayang Mangurai Kota Jambi 361299 Redaksi: (0741) 5912199 Bisnis/Fax: (0741) 5912188 Mobile/SMS: 0823 8000 2013 Email Redaksi: redaksi@harianjambi.com Bisnis/Iklan: iklan@harianjambi. com Opini: opini@harianjambi.com Info: info@harianjambi.com HARGA BERLANGGAN: Rp. 50.000.- /bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim). HARGA ECERAN: Rp. 2000,- /eksemplar ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

DISCLAIMER: WARTAWAN HARIAN JAMBI DIBEKALI ID CARD/SURAT TUGAS SAAT MELAKUKAN TUGASNYA | WARTAWAN HARIAN JAMBI DILARANG MEMINTA ATAU MENERIMA UANG DARI NARASUMBER | MATERI PARIWARA BUKAN MENJADI TANGGUNG JAWAB HARIAN JAMBI

email: info@harianjambi.com ¦ Telepon: (0741) 5912188/5912199 ¦ Fax: (0741) 5912188

www.harianjambi.com

@harianjambi

HarianJambi


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

5

Heri Terseret Arus Saat Mandi Pol Air dan Basarnas Kerahkan Personil Diduga terpeleset Heriansyah Bin Amat (25) warga Jalan Fatmawati RT 1, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur harus terseret derasnya arus sungai Batanghari di Kawasan Tanggo Rajo. FAIZARMAN, Jambi PERISTIWA naas ini terjadi pada Minggu (19/1) sekitar pukul 17.45 Wib. Pada saat kejadian diketahui korban sedang asyik mandi bersama adik kandungnya Salman dan seorang rekannya Agus. Menurut keterangan seorang saksi mata, Herman (45), sesaat sebelum mandi korban terlihat bersama dua orang rekannya, selanjutnya mereka mandi dan melompat dari sebuah tongkang yang digunakan untuk menampung

pasir. "Dilokasi ini sering digunakan anak-anak bermain dan mandi jika air sedang naik (banjir) seperti saat ini," katanya, Minggu (19/1) saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan. Dilanjutkannya, pada saat tenggelam, korban sempat ditolong oleh dua orang rekannya, namun naas karena arus air terlalu kuat, sehingga korban tidak tertolong lagi dan menghilang. "Air memang kelihatan ten-

INSPIRING WORDS Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan.

ang di permukaan, namun sebenarnya berarus kuat dibagian bawah," ucapnya. Sementara itu, Kasi Tanggap Darurat BPBD Provinsi Jambi, Dalmanto saat dikonfirmasi juga mengatakan korban diduga terpeleset saat sedang mandi di Tanggo Rajo, selanjutnya terseret arus sungai. “Yang pertama kali terjun ke sungai untuk berenang adalah saudara Agus, kemudian disusul Salman, dan terakhir korban atas nama Heriansyah. Namun tidak lama kemudian korban berteriak minta tolong, Salman dan Agus berusaha untuk menolong namun tidak berhasil, lalu korban terbawa arus sampai ke Pelabuhan Pasir dan tidak lama kemudian korban sudah tidak terlihat lagi dan tenggelam,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, Basarnas dan anggota Polair masih melakukan pencarian dilokasi kejadian untuk menemukan korban yang tengggelam tersebut, sampai saat ini korban masih belum ditemukan. “Kita telah megerahkan 2 raber boat, dan 1 spead 40 PK. Kemudian jumlah personil yang diturunkan 10 personil dari Polair, dan 8 personil dari Basarnas,” tukasnya. (*/dibantu dgl/pai)

GRAFIS/SYAHRIL HANAN HARIAN JAMBI

PENEMUAN MAYAT

KORUPSI LAPTOP

Pria Bertato Ditemukan Tewas

Nia Kurniasih Segera Disidang

Diduga Meninggal Karena Sakit

JAMBI- Berkas perkara Nia Kurniasih, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop siswa SMAN Titian Teras tahun 2010 dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Berkas perkara ini dinyatakan P21 setelah penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tepikor) Ditrektorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melengkapi berkas sesuai dengan petunjuk penyidik. Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (19/1) membenarkan hal itu. “Berkasnya sudah lengkap, selanjutnya tersangka akan kita limpahkan,” kata Almansyah. Hanya saja Almansyah be-

Goethe he

KASUS PENCURIAN

Perampok Pengemis Dilimpahkan MUARABUNGO - Berkas Riyadi (17), pelaku perampokan terhadap seorang pengemis jutawan, Sumarni (36) telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Muara Bungo. Perkara pelaku yang mengaku tinggal di RT 14/04 Kelurahan Batang Bungo, Kecamatan Pasar Muarabungo ini telah rampung atau P21, dan memasuki proses hukum tahapan kedua. Hal ini dikatakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Heri. “Berkasnya lengkap, pelaku serta barang bukti telah kita terima dari pihak Kepolisian. Saat ini pelaku sudah kita titipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIB Muarabungo,”ujar Heri. JPU juga mengatakan, pelaku masih berusia dibawah umur, maka pelimpahan ke Pengadilan Negeri (PN) akan segera dilakukan. “Karena tersangka masih dibawah umur, Senin atau Selasa akan kita limpahkan ke Pengadilan,” tuturnya. Untuk diketahui, Riyadi diamankan di kontrakannya pada Jum’at (20/12) lalu, setelah melakukan perampokan, terhadap seorang pengemis atas nama Sumarni (35), warga Panti Luhur, Kecamatan Bungo Dhani, Kabupaten Bungo. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta yang terdiri dari uang tunai Rp 40 juta, serta emas 5 mayam. Pelaku, warga asal Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat ini ditangkap saat berupaya melarikan diri dari Bungo. Beruntung Buser Reskrim langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku. (nic/pai)

NARKOBA

Pemasok Sabu Belum Terungkap JAMBI- Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jambi hingga saat ini masih melakukan pengembangan siapa pemasok sabu-sabu dari tangan sipir Lapas klas IIA Jambi, Beni Junaidy, yang diamankan beberapa hari lalu. Pihak Sat Narkoba terus mengorek keterangan dari tersangka untuk memburu pemasok barang haram tersebut. Kasubag Humas Polresta Jambi, AKP Rahmalina, dikonfirmasi kemarin Minggu (19/1) membenarkan hal tersebut. "Penyidik masih menggali keterangan dari tersangka untuk mengetahui siapa pemasok narkoba ke tangan tersangka, saat ini tersangka masih bungkam," ungkap Rahmalina. Sebelumnya, tim opsnal Sat Resnarkoba Polresta Jambi membekuk Beni Junaidy (33). Warga Jalan Gatot Subroto RT 19 Kekurahan Cempaka Putih Kecamatan Jelutungdiamankan di jalan Prof M Yamin tepatnya Depan Hotel Bungo Kincai Kelurahan Lebak Bandung Kecamatan Jelutung Kamis (16/1) pukul 17.15 WIB saat hendak melakukan transaksi. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa satu paket besar dengan berat 1 ons, senilai ratusan juta rupiah. "Saat penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu seberat 1 ons yang tersimpan disaku celana tersangka," ungkap Rahmalina kemarin Jum'at(17/1). Selain 1 ons sabu, kata dia, pihaknya juga mengamankan beberapa barang milik lainnya yaitu dua unit Hp merk Nokia yang digunakan tersangka untuk melakukan transaksi, satu unit sepeda motor. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2, Undang-Undang Narkotika no 35 tahun 2009 dengan amcaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan. (ass/pai)

Berkas Perkara Dinyatakan P21 lum bisa memastikan kapan pelimpahan tersangka ke JPU akan dilakukan. “Pelimpahannya tinggal menunggu waktu, nanti kita kaordinasikan lagi,” ucapnya. Diberitakan sebelumnya, penahanan Nia Kurniasih sempat diperpanjang selama 40 hari kedepan oleh JPU, karena penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jambi belum merampungkan semua berkas pemeriksaan Nia. Nia ditahan oleh Ditreskrimsus Polda Jambi (20/11) sekitar jam 08.30 WIB di kamar koskosan No 4 yang beralamat di perumahan dermaga pratama RT 1 RW 5 Cibadak Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Jawa barat. (isl/pai)

PENGGELAPAN DANA KUR BRI ADRIANUS SUSANDRA/HARIAN JAMBI

MAYAT: Kondisi mayat Mr X di kamar jenazah RSUD Raden Mattaher Jambi kemarin (19/01)

JAMBI- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga tergeletak di depan sebuah rumah makan di kawasan Jalan RM Suryadiningrat RT 09 Kelurahan Sungai Asam Kecamatan Pasar, pada Minggu (19/1) dinihari pukul 00.31 WIB. Saat ditemukan Mr. X ini mengenakan baju kaos oblong warna hitam, celana levis pendek hitam sebatas lutut, yang memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, rambut cepak dan bertato di bagian tangan sebelah kiri. Korban sendiri diperkirakan berusia lebih kurang 30 tahun. Warga yang geger atas penemuan ini lalu memberitahukan ke Polsek Pasar, kemudian jenazah pria bertato ini dilarikan ke ruang kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, untuk dilakukan visum serta menunggu kedatangan pihak keluarga. Kapolsek Pasar, Kompol Ranefli Dian Chandra, dikonfirmasi wartawan membenar-

kan adanya penemuan sesosok mayat tanpa identitas itu. “Ya benar, sekarang jenazah sudah kita titipkan di kamar jenazah RSUD Raden Mattaher untuk menunggu pihak keluarga menjemput,” ungkap Ranefli Minggu (19/1) kemarin. Menurut Ranefli, pihaknya sudah meminta keterangan beberapa orang saksi, yaitu Said Abdullah (40) Ketua RT setempat, dan Andi, karyawan rumah makan yang tidak jauh dari lokasi penemuan mayat Mr X ini. Dari keterangan saksi, kata Kapolsek, sebelum ditemukan tewas, pada Sabtu (18/01) malam pukul 21.00 WIB pria malang ini masih berbaring di seputaran rumah makan. Lalu kedua saksi, memindahkan Mr.X ke depan salah ruko yang berada di seberang rumah makan, agar tidak ke tengah jalan. “Namun pada pukul WIB 00.30 WIB, salah satu saksi ini hendak memberikan nasi kepada Mr X, namun Mr.x sudah tidak berna-

fas,” jelas Ranefli. Ia menambahkan, untuk mengetahui penyebab kematian korban, dokter Rumh Sakit Polda Jambi, dr Putra mengidentifikasi jasad Mr X tersebut. Lalu pukul 01.45 wib korban Mr.X di bawa ke RSUD Raden Mataher Jambi untuk dilakukan visum. “ Dari hasil pemeriksaan sementara tidak di temukan tandatanda kekerasan di tubuh korban, korban meninggal diduga sakit karena kelaparan,” beber Ranafli. Ranefli juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, agar segera mendatangi kamar jenazah RSUD Raden Mattaher Jambi. “Kita menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri -ciri tersebut agar menghubungi ke pihak kepolisiian terdekat dan bisa langsung mengecek ke kamar jenazah RSUD Raden Mattaher Jambi,” Pungkasnya. (ass/pai)

Miliki 193 Rekening Mencurigakan JAMBI- Oknum pegawai BRI Cabang Jambi yang dilaporkan ke Polresta Jambi, karena memiliki rekening bank mmencurigakan yang digunakannya untuk penggelapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hasil pemeriksaan penyidik kepolisian ada oknum pegawai bank yang melakukan penggelapan dengan membuat 193 rekening bank BRI untuk mendapatkan dana KUR, kata Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol P Sunhot Silalahi, Minggu. Namun penyidik Polresta Jambi belum bisa memastikan berapa jumlah rekening yang fiktif dan yang tidak. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi karena untuk mengetahui rekening yang dibuat fiktif atau tidak, penyidik masih berupaya melengkapi keterangan saksi. Penyidik masih melengkapi keterangan saksi dan penyidik akan

menyiapkan segala sesuatunya untuk dilakukan gelar perkara nanti di Polda,” kata Kasat Reskrim. “Yang jelas, terlapor telah membuat 193 rekening untuk dana KUR dan kita belum tahu berapa yang fiktif makanya kita masih terus lakukan pemeriksaan,” jelas Sunhot. Sebelumnya, penyidik Polresta melakukan gelar perkara, terkait dugaan penggelapan yang dilakukan oleh dua oknum pegawai Bank BRI, setelah manajemen BRI Cabang Jambi melaporkan dua orang oknum pegawainya ke Polresta Jambi. Selain itu, pihak BRI Cabang Jambi juga telah dimintai keterangannya oleh penyidik Satreskrim Polresta Jambi. Sementara itu, berdasarkan temuan dari hasil audit dan laporan ke polisi, kerugian yang ditimbulkan atas perbuatan pelaku mencapai miliaran rupiah. (ant/pai)

CURANMOR

Dua Remaja Diringkus JAMBI -Tim Buru Sergap Mapolsek Mestong, Minggu pagi (19/1) sekitar pukul 10.00 WIB berhasil mengamankan dua orang pemuda pelaku pencuraan motor. Keduanya adalah Mutarom alias Tarom (18), warga Km 26 Desa Nagasari Kecamatan Mestong, dan Febri Haryanto alias Ari (17), warga Desa Baru Pall 1 RT 01 Kecamatan Mestong Kabupaten Muarojambi. Kapolsek Mestong, AKP A Akil mengatakan, kedua pelaku berhasil diamankan di kawasan KM 26 Desa Nagasari Mestong. Keduanya melakukan curanmor pada hari Sabtu (11/01) pukul jam 22.30 WIB, di Simpang Nusa Indah 3 Kelurahan Mayang Mengurai Kotabaru Jambi. "Kita mengamankan barang buktu berupa 1 unit sepeda

motor jenis Viar warna hijau tanpa plat, yang merupakan hasil curian dan motor Yamaha Mio BH 3522 GW warna merah sebagai sarana untuk melakukan pencurian," jelas Kapolsek. Menurut Akil, kronologis pencurian motor yang dilakukan keduanya yakni, Febri Haryanto membonceng Mutarom dengan mengendarai motor Yamaha Mio, kemudian pelaku berhenti di depan warung kelontong di Simpang Nusa Indah 3. Mendapati targetnya, Mutarom langsung mengambil jenis motor Viar warna hijau yang terpakir di depan warung tersebut dengan menggunakan kunci leter T Kemudian kedua pelaku melarikan diri ke Desa Naga Sari Mestong. "Saat pemeriksaan mereka mengakui motor korban yang

ADRIANUS SUSANDRA/HARIAN JAMBI

DIAMANKAN: Dua pelaku pencurian motor bersama barang bukti dua unit motor diamankan di Mapolsek Mestong.

diambil kemudian dipretelin, itu dilakukan agar tidak diketahui, kemudian plat nopol korban dibuang lalu diganti dengan plat palsu,” ujar Kapolsek. Dari pemeriksaan juga terungkap kedua pelaku memiliki hubungan keluarga dan pengakuan. Kemudian tersangka Mutarom mengaku pernah melakukan penjambretan bersama temannya Agus pada bulan Mei 2013 lalu, di Simpang 3 Kebun Kopi, Kotabaru Jambi. "Guna mengungkap kasus ini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan intensif. Kita juga telah berkoordinasi dengan Polsek Kotabaru Jambi untuk proses sidik, kedua tersangka juga akan kita limpahkan ke Polsek Kotabaru, mengingat tempat kejadian perkara di wilayah Kotabaru," bebernya. (ass/pai)


6 SENIN, 20 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi

Pembangunan Bendungan Ditolak Warga Tim Dinas PU Provinsi Jambi Nyaris Dibakar Warga Warga di Dusun Benso, Desa Pemuncak, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) menolak pembangunan bendungan yang dilakukan Pemprov Jambi. Warga khawatir pembangunan dam tersebut berdampak negatif bagi penduduk sekitar. ARFANDI, Sarolangun ROFIKAH (40), warga Dusun Benso kepada Harian Jambi, Minggu (19/1) mengungkapkan alasan penolakan pembangunan bendungan tersebut. Menurut dia, pembangunan bendungan akan menimbulkan genangan di kebun masyarakat, karena dam dibangun di tengah desa.

“Kami tidak mau menjadi korban,” kata wanita ini yang diamini warga lainnya kemarin. Dia juga khawatir, pemukiman warga juga turut terendam. Bisa jadi, dua dusun yakni Dusun Benso dan Dusun Sungai Daup menjadi korban pembangunan bendungan tersebut.

LISTRIK

“Kalau itu sempat terjadi bagaimana nasib kehidupan anak cucu kami yang hidup di Dusun Benso dan Sungai Daup,” tandasnya. Zurni, warga lainnya mengatakan hal yang sama. Kata dia, jika pembangunan bendungan di Batang Asai terus dipaksakan oleh Pemrov Jambi, warga akan mengancam aksi anarkis. “Gara-gara rencana pembangunan Dam Batang Asai, suasana di desa kami terus memanas, akibat penolakan dari warga,’’ jelas pria ini. Dikatakan dia, pada Kamis (16/1) lalu, masyarakat nyaris anarkis, pada saat tim dari Dinas

PU Provinsi Jambi melakukan pengukuran lahan di wilayah pembangunan bendungan. Warga hampir membakar tim tersebut, untung saja tokoh masyarakat setempat dan pihak kepolisian langsung mengamankan situasi. Penolakan warga, kata dia, bukan sikap untuk menghalangi pembangunan di Batang Asai. Hanya saja, warga ingin Pemprov Jambi meninjau kembali lokasi pembangunan bendungan tersebut, dan dipindahkan ke lokasi lain. ‘’Kami tidak menghalangi pembangunan Dam, tapi pemerintah harus bisa mencari lokasi yang

pas, yang jauh dari pemukiman penduduk, seperti di Gluntung yang lokasinya 15 Km atau Dusun Berau Desa Kampung Tujuh, lokasi tersebut jauh dari pemukiman penduduk,’’ ungkapnya. Zurni menambahkan, sebagai bentuk penolakan, warga sudah mengirimkan surat ke Gubernur Jambi, Bupati Sarolangun dan instansi terkait beberapa bulan lalu. Hanya saja, surat tersebut tidak digubris oleh pemerintah. “Kami warga sudah sepakat tidak ada tawar menawar lagi. Kami akan tetap menolak pembangunan dam Batang Asai di desa kami apapun yang terjadi,’’ tegasnya.

Dari data yang dirangkum, rencana pembangunan bendungan di Batang Asai sudah dilakukan pada 2012 yang lalu. Rencana awal, pembangunan dilakukan di Desa Teluk Tigo Kecamatan CNG. Namun pembangunan di desa itu terkendala karena masyarakat meminta ganti rugi lahan yang cukup fantastis yakni mencapai Rp 1 miliar per hektare. Setelah gagal melakukan pembangunan di Teluk Tigo, pemerintah mengalihkannya ke Dusun Benso, Desa Pemuncak Kecamatan CNG. Lagi-lagi masyarakat menolak, karena khawatir berdampak buruk bagi

pemukiman warga. Pembangunan dam ini diperkirakan memakan waktu tiga tahun dan dana yang dianggarkan sebesar Rp 346 miliar bersumber dari 50 persen dana pusat, 30 persen APBD Provinsi dan 20 persen APBD Kabupaten Sarolangun. Akibat pembangunan dam akan menimbulkan luas genangan air bendungan yang mencapai 23,8 hektar di aliran Sungai Batang Asai. Bendungan ini diperkirakan mampu mengairi areal persawahan seluas 5.707 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, masing masing CNG, Limun dan Pelawan.(*/nik)

FOSIL KAYU

Pasang KWH Butuh Waktu yang Lama MERANGIN - Kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Bangko, dalam memberikan pelayanan tehadap masyarakat Kabupaten Merangin, dituding lemah. Pasalnya, proses pemasangan KWH baru terhadap konsumen terkesan lambat. Hal ini dibenarkan salah satu Instalatir listrik, ketika ditemui Harian Jambi, kemarin. Menurutnya, sudah banyak konsumen yang mengeluh atas pelayanan pemasangan KWH dari PLN rayon Bangko. “Ya, para pelanggan pemasangan KWH baru kerap mengeluh kepada kita (Instalatir, red). Karena kontraktor pelaksana Konswil yang ditentukan pihak PLN untuk pemasangan KWH lamban dalam bekerja. Imbasnya, pelanggan atau konsumen mengeluh kepada kita,” ungkap salah satu Instalatir yang enggan disebut namanya. Lambannya pelayanan pemasangan KWH Pra-bayar di bawah kepemimpinan Sujai selaku Kepala Manager PLN Rayon Bangko yang bekerjasama dengan kontraktor CV Tri Mitra Enginering, masih terkendala personil yang tidak memadai. “Saat ini personil CV Tri Enginering untuk pemasangan KWH hanya dua orang, hingga proses pemasangan KWH tidak mencapai targret,” tambahnya. Lebih jauh ia juga mengatakan, kontrak yang diberikan pihak PLN kepada CV Tri Enginering, selaku Konswil petugas pemeriksaan atau Surat Layak Operasi (SLO) terhadap pelanggan tanpa ada musyawarah dengan para Instalatir. “Pihak PLN juga terkesan tidak transparan dalam memilih kontraktor pelaksana Konswil atau SLO, karna kita (Instalatir red) tidak diikutsertakan dalam pemilihan kotaraktor pelaksana,” jelasnya. “Kami atas nama Instalatir pemasangan listrik, berharap kepada pihak PLN rayon Bangko, agar kontraktor pelaksana Konswil atau SLO dapat menambah anggota personil dan meningkat kinerja yang lebih baik. Demi memuaskan pelayanan terhadap pelanggan PLN rayon Bangko di kabupaten Merangin,” pungkasnya. Terpisah, Kepala Manager Perusahaan Listrik Negara Rayon Bangko, Sujai belum berhasil dikonfirmasi. Ketika dihubungi via seluler, nomor handphone yang dituju aktif namun tidak ada jawaban sama sekali. Pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas. (van/nik)

IVAN GINANJAR/HARIAN JAMBI

TEMUKAN: Bupati Merangin, Alhari menemukan aktivitas penjarahan Kayu Sungkai di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pemenang Selatan, Minggu sore (19/1).

Haris Temukan Kayu Sungkai MERANGIN - Bupati Merangin, Haris sekitar pukul 17.25 kemarin (19/1) menemukan aksi penjarahan Kayu Sungkai di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan. Kayu Sungai yang diperkirakan berusia ratusan tahun itu digali dari perut bumi oleh penambang liar. Menariknya para penambang tersebut ketika dibincangi

mengaku tidak tahu kalau perbuatannya itu dilarang. “Kami hanya pekerja Pak Bupati dan kami sama sekali tidak tahun kalau hal ini dilarang,” ujar Ujang, salah seorang penambang. Melihat penjarahan tersebut, Al Haris tidak tinggal diam. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Merangin itu langsung menelepon Kapolsek Kota Bangko untuk

menghentikan dan menggeledah truk yang lewat dari arah Pinang Merah. “Kita tidak ingin hasil kekayaan sumber daya alam Merangin diangkut begitu saja ke luar Merangin. Untuk itu bila ditemukan truk yang mambawa Kayu Sungkai harus ditangkap untuk diproses,” tegas Haris. Kayu Sungkai terangnya, merupakan fosil kayu yang

membantu jutaan tahun lalu. Jika penjarahan ini dibiarkan maka kayu sungkai di Merangin akan habis. Jadi siapapun orangnya, bila ditemukan membawa kayu sungkai akan ditangkap. Haris tidak akan beri ampun dengan penjarahan ini dan siapapun yang tertangkap akan diproses hukum. Untuk mempertahankan

keberadaan kayu sungkai, bupati akan meninjau ulang bila ada perusahaan yang memiliki izin tersebut. “Kayu sungkai tidak boleh dijual belikan. Saya tahu bila sampai Jakarta kayu sungkai ini harganya selangit. Hal ini karena kayu sungkai termasuk dalam kategori Geopark yang umurnya ratusan tahun,” tegasnya. (van/nik)

STOK DAGING

Pasokan Sapi Potong Menurun MUARABUNGO – Pasokan daging sapi dari 2011 hingga 2013 di Kabupaten Bungo terus menurun. Peternak lokal tidak mampu memenuhi permintaan daging sapi di pasaran, lantaran distribusi sapi dari PT Feed lood terhenti sejak 2011. Kabid Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Bungo, Enggar Triwahyudi membenarkan jika PT Feed Lood tidak lagi memasok 250 sapi per bulan ke Kabupaten Bungo.

“PT Feed Lood merupakan perusahaan penggemukan sapi dimana sapi yang berasal dari Australia dikembangkan perusahaan ini di Lampung sebelum dipasok ke sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk para pedagang di Kabupaten Bungo,” kata Enggar. PT Feed Lood sudah menghentikan distribusi daging sapi ke Bungo sejak 2011 lalu. Untuk memenuhi konsumsi daging di Kabupaten Bungo, pihaknya hanya mengandalkan

dari peternak lokal. “Populasi sapi tak seimbang dengan kebutuhan di pasaran,” katanya. Menurunnya, populasi sapi disebabkan tidak seimbangnya jumlah kelahiran sapi dengan jumlah pemotongan sapi. Diperkirakan, 180 ekor sapi yang dipotong setiap bulannya. “Jika kondisi itu tidak ditanggulangi, ke depan kita akan kekurangan stok daging, karena hanya dipasok dari peternak lokal,” kata dia.

Untuk menanggulanggi masalah tersebut, Pemerintah melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo telah melakukan penyebaran ternak kepada peternak lokal. Pada tahun ini, sebanyak 350 ekor sapi potong akan disebarkan pada sejumlah peternak lokal di Kabupaten Bungo. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan dengan bantuan 2013 lalu, yakni berjumlah 280 ekor sapi potong, untuk dikembangbiakkan oleh pe-

ternak lokal. “Sapi yang kita sebarkan pada peternak ini tidak diberi secara cuma-cuma, yaitu dengan sistem pengembalian 2 ekor sapi untuk satu induk sapi yang diberikan. Dari sapi-sapi yang dikembalikan tersebut, kita distribusikan lagi kepada peternak lainnya secara bergulir. Dan diharapkan terjadi peningkatan jumlah populasi sapi potong yang dikembangkan oleh peternak lokal di Kabupaten Bungo,” kata Enggar.(nic/nik)

LOKASI LAPAS

Hibah Tanah Penjara Bermasalah KERINCI – Tanah hibah untuk pembangunan gedung lapas di Kabupaten Kerinci disoal. Pasalnya, belum ada persetujuan, tanah tersebut sudah diserahkan ke Kemenkumham pada 2012 lalu. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kerinci, Erwan, membenarkan kalau tanah tersebut sudah diserahkan, meski belum disetujui DPRD kerinci. Kata dia, penyerahan tanah tersebut bukanlah pada masa jabatan dia selaku Sekda Kerinci. “ Penyerahan tanah hibah tersebut bukan periode saya, jadi saya tidak begitu tahu kenapa diserahkan tergesa-gesa padahal belum ada persetujuan dewan,” ungkapnya

Erwan menjelaskan, penyerahan tanah hibah harus melalui persetujuan DPRD. Dia tidak mengetahui secara jelas, penyerahan tanah tersebut. “Saya kurang tahu apa alasan diserahkan,” kata dia. Saat ditanya keterkaitan ganti rugi tanah dari masyarakat yang mengklaim tanah penjara tersebut, lagi-lagi Erwan enggan berkomentar. “Apakah karena ganti rugi tanaman yang belum dibayaran sehingga buru-buru diserahkan, soal itu saya kurang tahu,” ungkapnya. Seperti diberitakan kemarin sore, saat pembahasan aset di DPRD Kerinci, terkuak bahwa tanah hibah yang diserahkan ke Kemenkumham tanpa persetu-

juan DPRD. Yuliusnadi, anggota Komisi II DPRD Kerinci membenarkan tidak ada persetujuan dewan dari penyerahan tanah hibah untuk lokasi penjara tersebut. “Karena sudah diserahkan tanpa persetujuan dewan maka kami Komisi II DPRD Kerinci tidak mau menyetujuinya, permasalahannya adalah kenapa diserahkan tanpa persetujuan dewan,” tegasnya. Politisi Demokrat ini juga mengungkapkan, telah menjadi temuan BPK, dan meminta DPRD menyetujuinya. Yuliusnadi menegaskan, Komisi II akan melaporkan kepada pimpinan untuk dibawa ke rapat gabungan atau Pansus.(pri/nik)


7

SENIN, 20 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi PELAYANAN KESEHATAN

54.835 Peserta BPJS di Tanjabtim MUARASABAK-Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjungjabung Timur, jumlah peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) di Tanjab Timur sebanyak 54.835 orang. Peserta BPJS diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu. Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Timur, Samsiran Halim tidak mengetahui secara pasti, apakah jumlah peserta BPJS dapat terlayani atau tidak . Bagi warga yang terdata dalam BPJS, pihaknya akan memberikan layanan Jamkesmas, terutama bagi warga yang tidak mampu. “Hanya saja kami tidak memiliki data valid bagi warga yang kurang mampu,”katanya. Bagi warga yang tidak memiliki BPJS maupun Jamkesmas, Samsiran menyarangkan agar warga bersangkutan segera melengkapi surat keterangan dari desa maupun kelurahan. Bila surat keterangan telah dilengkapi, Dinkes akan mengurus pelayanan kesehatan dan bekerja sama dengan rumah sakit. “Bagi warga kurang mampu silahkan menggunakan surat keterangan tidak mampu,” jelasnya. Pihaknya siap memberikan pelayanan yang lebih baik, terutama mengatasi keluhan warga di desa-desa. “Intinya pelayanan akan terus ditingkatkan seiring berjalannya waktu,”jelasnya. Diberitakan sebelumnya, Bupati Tanjab Timur, Zumi Zola selalu meninjau pelayanan puskesmas setiap kali ada kunjungan ke desa-desa terpencil. Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan akan terus membaik. (mut/nik)

Tolak Mobil Kayu Jalan Kelas III C Dilalui Truk Bertonase Lebih Aktivitas angkutan kayu milik PT Sabda Kreasi yang bergerak di bidang pengambilan kayu lapis di di Desa Malapari, Kecamatan Muarabulian meresahkan warga. Pasalnya, armada kayu melintas di jalan sempit yang ada di desa tersebut. OKTA FRANSISKA, Muarabulian INFORMASI yang dirangkum Harian Jambi di lapangan, PT Sabda Kreasi menggunakan truk kontainer bertonase lebih di jalan sempit di Desa Malapari, Kecamatan Muarabulian. Kondisi jalan di desa setempat juga tidak mampu menahan beban yang dibawa truk kayu tersebut.

“Kalau terus dibiarkan, saya yakin jalan di desa kami rusak,” kata warga yang tak ingin namanya disebut di Harian Jambi kemarin. Terpisah, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Malapari, Hadiyanto kepada Harian Jambi membenarkan armada kayu milik PT Sabda Kreasi

melintas di desanya. Dia juga tak menampik, warga resah akibat mobilitas truk container tersebut. “Saya sudah beberapa kali melihat mobil tersebut melintas dengan bermuatan berat. Saya khawatir jalan rusak, karena jalan itu bukan diperuntukkan untuk truk bertonase lebih,” kata Hadiyanto. Dia mengatakan, jalan desa yang belum satu tahun dibangun itu, dikhawatirkan akan rusak kembali. “Saya atas nama masyarakat dan pemerintah desa sangat tidak setuju jika aktivitas ini terus berlanjut. Cuma kepentingan segelintir orang

mengorbankan kepentingan orang banyak,” ujar Anto sapaan akrabnya. Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batanghari melalui Plh Sekretaris Dishub Batanghari, Lukman menjelaskan, jalan di Desa Malapari merupakan tipe III C, dengan lebar kurang lebih dua meter. Kata dia, jalan tersebut hanya boleh dilalui kendaraan bertonase di bawah lima ton. Jika ada truk melintas dengan bobot di atas lima ton, jalan tersebut akan rusak. “Untuk Jalan Simpang Desa

Malapari ke dalam, merupakan jalan kelas IIIC, yang hanya memiliki kapasitas 5 ton,” ungkapnya. Terkait aktivitas mobil kayu di Desa Malapari, Dishub Batanghari akan segera menindaklanjutinya sesuai aturan yang berlaku. Pihaknya akan segera memasang rambu-rambu, agar mobil yang lewat sesuai dengan batas tonase jalan. “Dishub akan segera memasang rambu-rambu di persimpang jalan, agar para pengguna jalan tahu berapa kapasitas muatan yang boleh melintas di jalan ini,” kata dia.(*/nik)

TEMPAT REKREASI

Tugu Pijoan Tak Terawat SENGETI-Tugu Pijoan yang merupakan tempat rekreasi warga tidak terawat. Salah satu ikon Muarojambi ini, terkesan terbengkalai dan dikeluhkan warga setempat. Kurangnya perawatan dan pemeliharaan taman Tugu Pijoan menjadi keluhan sebagian warga setempat. Taman Tugu sebagai tempat rekreasi warga tak asri lagi. Leni salah seorang warga setempat sangat membenarkan, kalau tama Tugu Pijoan tak terewat. “Dulu taman ini setiap sorenya selalu ramai didatangi warga untuk bersantai,” kata Leni kepada Harian Jambi. Karena tidak terawatt, taman Tugu Pijoan jarang dikunjungi warga saat ini. “Sekarang mulai sepi, karena kesannya terbengkalai,” kata Leni. Menurut dia, Tugu Pijoan merupakan tempat yang nyaman bagi warga bersantai dengan keluarga terlebih-lebih pada sore hari. Sangat disayangkan, jika Pemkab Muarojambi tidak menata kembali. Ditambahkan dia, Tugu Pijoan bukan lagi disinggahi warga, tapi menjadi tempat parkir armada batu bara. “Paling tidak taman tersebut dirawat oleh dinas terkait, agar tidak menjadi tempat pertemuan muda-mudi dan melakukan tindakan yang tidak-tidak,”pungkasnya.(jni/nik)

HERJULIAN/HARIAN JAMBI

TANGGUL: Tanggul yang baru selesai dibuat di Parit IV, Kecamatan Betara dikerjakan tak merata. Pada bagian pangkal dan ujung tidak memiliki ukuran lebar yang sama. Diduga proyek miliaran ini dikerjakan asal jadi.

SARANA

Atap Gedung Disdik Sering Bocor MUARABULIAN- Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) Kabupaten Batanghari belum tersentuh perbaikan. Kondisi gedung memprihatinkan, bagian atap sudah bocor dan terlihat kumuh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari Hadramin Nida tak menampik jika gedung P dan K perlu perbaikan. Tahun ini, usia gedung ini berkisar 30 tahun. Dia menceritakan, saat hujan, atap gedung bocor, padahal di

gedung ini banyak tersimpan dokumen penting. Dokumen penting yang ada di PdK antaralain sertifikat guru, SK guru dan dokumen penting lainnya. “Kalau hujan, tempat penyimpanan dokumen itu terkena rembesan dari atap, untung masih ada staf di kantor yang menyelamatkan dokumen itu,” kata Hadramin. Pihaknya sudah berulangkali mengajukan perehaban gedung PdK, hanya saja belum disetujui. “Belum ada jawaban, yang

pasti gedung ini perlu direhab,” katanya. Menurut dia, belum disetujuinya perehaban gedung PdK karena banyak bangunan sekolah yang dibangun dan keperluan lainnya yang menjadi skala prioritas. “Meski kita tahu kondisi gedung sudah memprihatinkan, namun harus tetap bersabar, suatu saat pasti dianggarkan. Untuk saat ini, semua dokumen penting terpaksa kita simpan ditempat yang atapnya tidak bocor,” tutupnya.(ofy/nik)

ADMINISTRASI

Perizinan Satu Pintu Mulai Diberlakukan KUALATUNGKAL- Pelayanan izin satu pintu akan dimaksimalkan pada 2014. Meski dua tahun terakhir belum berjalan sempurna, perizinan satu pintu mulai dilakukan melalui Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tanjab Barat. Informasi yang dirangkum Harian Jambi, selama ini warga yang mengurus beberapa perizinan, masih bergantung dengan instansi terkait, meski KPPT sudah lama berdiri. Tak jarang warga berulang kali ke instansi terkait untuk mengurus perizinan. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tanjab Barat, Suparjo, baru-baru ini kepada Harian Jambi, mengungkapkan, pada 2014 tidak ada lagi warga mengurus izin ke instansi terkait. Kata dia, KPPT akan mengakomodir seluruh perizinan di Tanjab Barat. Beberapa perizinan yang selama ini masih melibatkan instansi terkait, antaralain dinas ESDM, dinas perkebunan, dinas kehutanan dan bagian ekonomi, diserahkan ke KPPT. Suparjo mengatakan, pengurusan izin satu pintu ini telah sesuai dengan intruksi Mendagri tahun 2012, dan UU

Suparjo Nomor 25 tahun 2009. Selain itu, Bupati Tanjab Barat juga menginginkan seluruh perizinan di SKPD bisa diserahkan ke KPPT. “Tujuannya, agar masyarakat lebih mudah mengurus berbagai perizinan, maupun dari system administrasi,” kata dia. Dia menyebutkan, beberapa perizinan yang sudah diambil alih oleh KPPT, antaralain izin praktek dokter, tambang migas, galian C, dan izin usaha. Dijelaskan dia, pengambil alihan perizinan ini, tidak membatasi ruang gerak instansi

terkait. Pihaknya hanya menjalankan intruksi dari Mendagri dan UU Pelayanan Publik. Diberlakukannya perizinan satu pintu, kata dia, juga memberikan kemudahan bagi investor yang menanamkan modal di Tanjab Barat. Para investor akan lebih nyaman, dan tidak disulitkan dengan perizinan yang berbelit-belit. “Secara legalitas mereka diberi keamanan, dan sifatnya juga akuntable,” paparnya. Sejauh ini KPPT Tanjab Barat sudah melakukan persiapan, agar pelayanan izin satu pintu bisa berjalan maksimal. Persiapan yang dilakukan antaralain mempersiapkan peraturan bupati dan tim teknis. Ditambahkan dia, KPPT akan dipersiapkan menjadi Badan Layanan Terpadu, dan akan diajukan ke DPRD untuk segera disahkan. “Insya Allah dalam tahun ini, KPPT akan berubah status menjadi badan layan terpadu, agar lebih leluasa untuk mengakomodir semua administrasi,” ungkapnya. Meski sudah menjadi BLT, pihaknya tetap menggandeng instansi perbankan, yakni Bank Jambi, untuk kelengkapan pelayanan.(ian/nik)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

8

DPT Jambi Berkurang 6.230 Pemilih Masih Ditemukan Warga Eksodus Hingga Ganda Sesuai surat edaran KPU RI nomor 878 tentang penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT), termasuk juga rekomendasi dari Bawaslu RI, KPU Provinsi Jambi bersama KPU kabupaten/kota terus melakukan penyempurnaan DPT. Penyempurnaan DPT tersebut melalui rapat koordinasi, kemarin. ARIEF HERMANTO, Jambi KETUA KPU Provinsi Jambi M Subhan mengatakan, dalam rangka memenuhi surat edaran untuk menyempurnakan DPT yang masih bermasalah tersebut, pihaknya terus melakukan perbaikan DPT sampai 14 hari jelang hari pencoblosan suara pada 9 April mendatang. “Kita terus lakukan perbaikan sampai semuanya kita bersihkan permasalahan,” ujarnya. Subhan menjelaskan, bahwa semua permasalahan DPT yakni DPT ganda, DPT NIK invalid,

pemilih eksodus, pemilih meninggal dunia, pemilih yang belum cukup umur dan pemilih yang berubah statusnya menjadi TNI dan Polri. Untuk menyelesaikan permasalahan DPT NIK invalid tersebut, KPU terus melakukan perbaikan melalui berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil di setiap kabupaten/kota. “Yang tidak memiliki NIK tersebut KPU akan koordinasi ke Dukcapil,” ucapnya. Selanjutnya, pihaknya berkoor-

dinasi dengan Bawaslu melalui KPU kabupaten/kota dan Panwaslu kabupaten/kota untuk menyelesaikan permasalahan DPT yang eksodus, meninggal dunia, dan pemilih yang tidak cukup umur. Diketahui, saat ini begitu banyak permasalahan DPT yang ditemukan di lapangan. Yakni kasus salah satu warga yang terdaftar di DPT Muarojambi, namun berdomisili di Kota Jambi memiliki NIK di Kota Jambi. Akan tetapi, di Kota Jambi dia tidak terdaftar di DPT. “Jika ketemu kasus seperti itu, harus diurus surat pindahnya, dan tetap akan dimasuk ke dalam DPT hanya pindah domisili saja,” ujarnya. Selanjutnya yang tidak terdaftar di DPT tetapi memiliki NIK dan NKK maka akan di akomodir di DPK. Di tempat yang sama, Anggota KPU Provinsi Jambi, M Sanusi

mengatakan saat ini terjadi penurunan angka DPT di Provinsi Jambi. “Setelah diperbaiki terjadi penurunan DPT di Jambi,” ucapnya. DPT di Provinsi Jambi terus mengalami perubahan yang dari 2.448.365 pada 4 Desember 2013, mengalami pengurangan sebanyak 6.230 orang lalu menjadi 2.442.135. Tetapi data tersebut data tersebut akan terus mengalami perubahan sampai 14 Hari menjelang pemilihan legislatif mendatang. Hal ini dikarenakan KPU akan terus mengkroscek ke bawah untuk dilakukan penyempurnaan DPT tersebut. Sedangkan DPT Invalid juga mengalami penurunan di DPT yakni dari 152.193 pada 4 Desember 2013 lalu, menjadi 83.464 untuk sekarang. Hal ini berarti terjadi perbaikan NIK invalid sebanyak 68.729. (*/che)

ARIEF HERMANTO/HARIAN JAMBI

RAPAT KOORDINASI : Para komisioner KPU Provinsi Jambi saat rapat koordinasi bersama KPU kabupaten/kota, kemarin (19/1).

CALON DPD

Atribut Calon DPD Belum Pakai Nomor BANJARMASIN - Belum semua atribut calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal daerah pemilihan Kalimantan Selatan memakai sistem nomor urut peserta Pemilihan Umum tahun 2014. Pemantauan AntaraKalsel, Minggu melaporkan, dari 17 calon anggota DPD-RI asal provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa tersebut, baru sebagian atribut mereka yang menggunakan nomor urut. Sejumlah calon anggota DPD-RI tersebut yang sudah mulai memasang nomor urut peserta Pemilu 2014 pada atributnya, antara lain H Mansyah Sabri dengan nomor 12. “Baru sebagian atributku sebagai peserta Pemilu 2014, yang aku beri nomor, dan masih banyak lagi yang belum bernomor urut,” ujar anggota DPRD Kalsel dua periode itu. “Karena penetapan dengan menggunakan nomor bagi calon anggota DPD-RI dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), juga baru saja. Sementara atribut sudah terlanjur banyak terpasang,” demikian Mansyah. Pada kesempatan terpisah, Ketua DPRD Kalsel Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah menyatakan, penggunaan sistem nomor urut bagi calon anggota DPD menambah pekerjaan baru. “Semestinya kalau mau menggunakan sistem nomor bagi calon anggota DPD harus sejak awal, jangan terlambat, seperti sekarang sudah banyak atribut calon DPD yang terpasang,” ujar Nasib yang juga mencalon sebagai anggota DPD asal Kalsel. “Tapi oleh karena ketentuan KPU mewajibkan pakai nomor urut pada atribut calon anggota DPD, maka mau tidak mau harus kita laksanakan, walau jadi agak sedikit ribet,” tandasnya. Pendapat senada dengan pensiunan perwira menengah TNI-AD itu, dari Anang Rosadi Adenansi, yang juga calon anggota DPD pada Pemilu 2014 yang tinggal sekitar tiga bulan lagi. Politisi muda yang terkenal vokal dan mantan anggota DPRD Kalsel itu mengritisi cara kerja KPU yang terkesan tanpa perencanaan yang matang, seperti halnya dalam kententuan calon anggota DPD. “KPU hendaknya bekerja dengan baik dan benar. Jangan sebentar-sebentar peraturuan berubah. Kan itu menunjukkan KPU tidak memiliki konsep atau pemikiran yang betul-betul matang,” tandasnya. “Ketidakmatangan KPU dalam mempersiapkan Pemilu 2014, bukan cuma bisa berdampak pada calon anggota legislatif (caleg), baik tingkat pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota, tapi juga hasil pelaksanaan Pemilu itu sendiri,” demikian Anang Rosadi. (ant/che)

RUDI MULYA/ANTARA

MUHAIMIN JADI CALEG : Warga melintas di depan baliho sosialisasi caleg dari PKB milik Ketua Umum PKB yang juga Menakertrans Muhaimin Iskandar. Muhaimin mencalonkan diri Dapil Jawa Timur VIII (Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun).

DEMOKRAT

SBY Gelar Pertemuan Tertutup dengan Kader

PILKADA PADANG

NUSA DUA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar pertemuan tertutup dengan 4.500 kader Partai Demokrat sewilayah Bali dan Nusa Tenggara di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Minggu malam. Dalam pertemuan yang dimu-

Jadwal Ditetapkan Usai Pengesahan APBD PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat, akan menetapkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah kota tersebut putaran II setelah pengesahan APBD Padang. “Hingga saat ini KPU belum dapat memastikan jadwal Pilkada putaran II karena harus menunggu pengesahan anggaran di APBD 2014 yang akan ditetapkan pada 22 Januari,” kata Ketua KPU Padang Alison, kemarin (19/1). Menurut dia, setelah 22 Januari, KPU akan melihat dulu perkembangannya karena biasanya APBD tersebut akan dievaluasi oleh Gubernur dan pihaknya akan menunggu hasil evaluasi. Dikatakannya, belajar dari pengalaman sebelumnya di mana jadwal yang telah ditetapkan beberapa kali tertunda, KPU tidak mau mengambil risiko dan akan memastikan dulu dana benar-benar cair baru menetapkan jadwal. “Jangan sampai jadwal sudah ditetapkan, tapi karena kendala dana akhirnya kembali tertunda,” kata dia. Oleh sebab itu hingga saat ini KPU Padang belum dapat memastikan kapan jadwal pelaksanaanya karena masih menunggu kejelasan anggaran. Akan tetapi kendati telah melewati Januari 2014, Pilkada Padang tetap dapat dilaksanakan dengan syarat sebelum pemilu 9 April sebagaimana instruksi yang disampaikan KPU Pusat. “Artinya, tidak benar wacana yang menyatakan Pilkada putaran II akan dilaksanakan pada 2015,” kata dia. Untuk pelaksanaan Pilkada putaran II KPU mengajukan anggaran sebesar Rp 14 miliar dan disetujui sebesar Rp 12 miliar. Pilkada putaran II pada awalnya akan dilaksanakan pada 18 Desember 2013 setelah KPU menetapkan tidak ada satu pun kandidat yang berhasil mencapai perolehan suara 30 persen ditambah satu. Namun, karena ada kandidat yang menggugat hasil pilkada putaran I dan bermasalahnya pencairan anggaran, akhirnya hingga saat ini pilkada putaran II belum dapat dilaksanakan KPU menetapkan dua kandidat berhak ikut pilkada putaran II yaitu pasangan Mahyeldi-Emzalmi yang diusung PKS dan PPP memperoleh suara 92.218 atau 29,46 persen serta pasangan Desri Ayunda-James Helyward dari jalur perseorangan dengan perolehan suara 59.845 atau 19,11 persen. (ant/che)

PEMBEKALAN KADER : Ketua Umum Prtai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyapa para kader partai sebelum memberikan pembekalan di Nusa Dua, Bali, kemarin (19/1). WIRA SURYANTALA/ANTARA

ANALISIS

Pemilu 2014 Rawan Bermasalah PEKANBARU - Pakar Hukum Pidana dari Universitas Riau DR Erdianto SH MHum mengatakan Pemilu 2014 yang bakal digelar pada 9 April 2014 itu jika dilihat dari aspek hukum akan sangat rawan untuk bermasalah. “Permasalahan itu diyakini akan muncul pertama terkait adanya gugatan Prof DR Yusril Ihza Mahendra yang mengajukan penundaan pemilu ke MK,” kata dia, kemarin (19/1). Pendapat demikian dikemukakannya terkait dengan perkembangan kesiapan pemilu 2014 seiring dengan masih ditemuinya pelanggaran dalam proses pemilu, dan bagaimana penguatan penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilu tersebut bisa dilakukan. Menurut Erdianto --yang juga mantan anggota KPU Tanjung Jabung Barat, Jambi periode 2003-2008-- itu jika gugatan

Yusril Ihza Mahendra ini dikabulkan diyakini akan mengganggu legitimasi pemilu yang tetap dilaksanakan 9 April 2014. Sebab, katanya lagi, selama ini gugatan-gugatan yang diajukan Yusril baik di PN, di PTUN dan di MK terus menang sehingga diyakini gugatan penundaan pemilu tentu akan dikabulkan. “Jika gugatan itu dikabulkan maka penyelenggaraan Pemilu oleh KPU dinilai tidak akan sah, kendati KPU tetap akan menggelar pemilu maka pelaksanaan pesta demokrasi tersebut tidak akan sah karena tidak sejalan dengan putusan pengadilan MK,” katanya. Sebaliknya, jika KPU tidak menyelenggarakan Pemilu maka konsekuensinya akan merendahkan wibawa KPU sebab jadwal Pemilu 9 April 2014 sudah disosialisasikan melalui media cetak dan elektronik, dan baliho-baliho yang dipajang itu

apalagi PPK sudah dibentuk hingga ke kecamatan. Di samping itu masalah lainnya adalah terkait adanya keberatan tentang validasi daftar pemilih, dapat menjadi sandungan serius bagi Pemilu 2014. “Akan tetapi dari segi penegakan aturan pemilu sebenarnya UU sudah mengatur dan mekanismenya dilakukan Bawaslu dan Penegakan hukum terpadu (Gak Kumdu),” kata Erdianto yang lulus S3 Hukum di Unpad 17 Januari 2014. Kini, katanya lagi, hanya tinggal bagaimana keberanian penegak hukum di lapangan, pelanggaran administrasi diselesaikan oleh KPU sedangkan pelanggaran hukum terkait beberapa tindak pidana tentunya bisa diselesaikan oleh polisi dan jaksa yang diharapkan dalam tempo yang singkat tetap mengikuti kaedah hukum acara pidana. (ant/che)

lai pada pukul 19.30 Wita di gedung Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) itu Presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat tersebut didampingi Ny Ani Yudhoyono dan putranya Edhie Bhaskoro Yudhoyono yang menjabat sekretaris jenderal partai itu. Sejumlah petinggi Partai Demokrat yang duduk dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, seperti Jero Wacik (Menteri ESDM), Sjarif Hasan (Menkop UKM), dan Amir Syamsudin (Menkumham) turut

hadir dalam pertemuan itu. Pengurus teras Partai Demokrat lainnya, seperti Marzuki Alie (Ketua DPR) dan Made Mangku Pastika (Gubernur Bali) juga tampak hadir. Sejumlah awak media hanya diizinkan meliput pembukaan acara pertemuan tersebut. Namun setelah penampilan para penari Bali, awak media dipersilakan meninggalkan ruang pertemuan karena Presiden akan memberikan arahan dan pembekalan kepada kadernya dalam menghadapi Pemilu 2014. (ant/che)


9

SENIN, 20 Januari 2014 ÂŚ Edisi Pagi PERAYAAN IMLEK BATAM

Sebagai Ajang Pemersatu Etnis dan Suku BATAM - Perayaan pergantian Tahun Baru China, Imlek, menjadi ajang pemersatu berbagai suku dan etnis di Kota Batam Kepulauan Riau, karena menampilkan budaya berbagai suku dan dinikmati seluruh kalangan masyarakat kota, kata Wali Kota Ahmad Dahlan. "Kebersamaan yang ada selama ini harus diteruskan. Pembangunan Batam yang ada sekarang juga tidak lepas dari peran suku Tionghoa dan suku lainnya," kata Wali Kota di Batam, Minggu. Perayaan Imlek yang diselenggarakan sejak 18-29 Januari di Kawasan Siang Malam tidak hanya menampilkan budaya Tionghoa, melainkan juga beragam budaya di Indonesia lainnya. Wali Kota mengatakan pembangunan di Batam bisa sukses karena adanya kebersamaan semua suku yang ada di kota itu, termasuk suku Tionghoa. Kebersamaan di antara semua suku harus tetap terjalin, katanya. "Mari kita jaga Batam ini. Karena kalau berhasil, kita bersama yang merasakan manfaatnya," kata dia. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan Imlek menjadi ajang pemersatu berbagai perbedaan yang ada di Batam, karena tidak hanya menyajikan berbagai atraksi kesenian Tionghoa, namun juga seluruh kebudayaan yang ada di Batam. "Di samping perayaan, Imlek mewujudkan pembauran antar budaya dan dapat memperkokoh silaturahmi," kata dia. Berbagai perbedaan yang mungkin sensitif dapat ditepis dalam kegiatan berkesenian, kata dia. "Dalam kegiatan berkesenian, tidak ada membedakan suku, ras, ini lebih mudah merekatkan hubungan antar etnis," kata dia. Perayaan Imlek juga merupakan upaya pelestarian budaya, khususnya budaya suku Tionghoa yang berada di daerah itu. Imlek, kata dia menambahkan, juga memberikan kontribusi penambahan angka wisatawan yang datang ke Batam. Kalau kemudian Imlek menimbulkan dampak pada ekonomi dan pariwisata, itu hanya ikutan saja. Yang paling penting itu Imlek meningkatkan hubungan antar masyarakat," kata dia.(ant/arh)

DOK/HARIAN JAMBI

PERIKSA: Salah satu mekanik pesawat Lion Air melakukan pengecekan bagian pesawat.

Gagal Berangkat Penumpang Lion Air Mendadak Diturunkan Dari Pesawat Harus menunggu 2,5 Jam. Penumpang Lion Air sempat berpindah ke Bandara lainnya. Sisa penumpang lainnya yang bersedia menunggu diberikan makan siang gratis dan baru diberangkatkan. ANTARA, Tanjung Pinang

ANTARA FOTO/JOKO SULISTYO

PERAYAAN IMLEK: Pekerja menyelesaikan hiasan hio (dupa) raksasa untuk perayaan Tahun Baru Imlek di Vihara Budhi Bhakti, Nagoya, Batam.

REJANGLEBONG

Bupati Minta Warga Lembak Jaga Kamtibmas REJANGLEBONG - Bupati Rejanglebong, Bengkulu, Suherman, meminta warga kawasan Lembak yang berada di jalan lintas Curup - Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah itu. "Saya meminta agar warga di kawasan Lembak dapat menjaga Kamtibmas, jika daerahnya rawan akan merugikan masyarakat setempat, orang menjadi takut untuk melintas atau datang ke daerah itu," kata Bupati Suherman di Rejanglebong, Minggu. Imbauan kepada masyarakat di kawasan Lembak tersebut kata dia, karena maraknya aksi kejahatan yang terjadi di jalan lintas Curup - Lubuklinggau sejak beberapa bulan belakangan. Aksi kejahatan di daerah ini tambah dia, sudah merugikan orang banyak maupun pengguna jalan yang mengendarai kendaraan roda dua dan empat yang menjadi korban tindak kejahatan berupa perampokan serta perampasan kendaraan. Untuk itu dia sudah mengingatkan kepala desa di kawasan Lembak terutama di Kecamatan Binduriang dan Sindangkelingi agar dapat menciptakan keamanan di desa mereka. Selain untuk menciptakan suasana kondusif di masyarakat, rasa aman dan kenyamanan juga sangat mendukung terbentuknya Kabupaten Lembak yang akan dimekarkan dari Kabupaten Rejanglebong. Sebelumnya kondisi keamanan jalan lintas Curup, Lubuklinggau, Sumsel, belakangan kembali rawan tindak kejahatan berupa perampokan dan perampasan kendaraan bermotor sehingga membuat takut para pengguna jalan di daerah itu. "Saat lewat malam hari suasana jalanan mencekam dan terlihat banyak kendaraan pribadi, angkutan barang maupun travel yang berhenti di rumah makan, kantor polsek dan koramil. Saya sempat takut dan terus berdoa karena saat melintas tidak ada satu pun kendaraan lain yang lewat," kata Wargo Purtanto (49) warga asal Kota Lubuklinggau yang tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana Universitas Bengkulu (Unib). Sepinya arus lalulintas di jalan lintas Curup - Kota Lubuklinggau ini kata dia, karena pengendara kendaraan yang melintas di malam hari takut menjadi sasaran perampokan terutama di wilayah Kecamatan Sindang Kelingi dan Binduriang yang belakangan sering terjadi, dengan modus menebar paku ranjau di jalanan serta penghadangan. (ant/arh)

SEKITAR 100 orang penumpang Lion Air di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Minggu, tiba-tiba diturunkan dari pesawat. "Kami sempat bingung setelah mendengar suara pramugari yang meminta kami turun dari pesawat. Pramugari juga meminta penumpang membawa barang-barang disimpan di dalam kabin pesawat," kata salah seorang penumpang, Ady Indra Pawennari. Berdasarkan jadwal penerbangan, Lion Air seharusnya diterbangkan dari Bandara

Raja Haji Fisabilillah pukul 10.30 wib menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Namun setelah seluruh penumpang duduk di dalam pesawat, mendadak seorang pramugari mengumumkan ada kendala teknis sehingga penumpang harus turun dari pesawat. "Namun sampai sekarang tidak diketahui kapan penumpang kembali ke pesawat. Kami juga belum mendapat pemberitahuan apakah ada makan siang atau tidak," ujarnya. Ady bersama rombongan pengurus Gabungan Pengusaha

Indonesia (Gapensi) Tanjungpinang belum memutuskan apakah masih menunggu penerbangan dengan menggunakan pesawat itu atau tidak. Padahal, besok pagi seluruh Gapensi Tanjungpinang mengikuti Rakernas di Bali. "Ada beberapa penumpang yang terpaksa berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat dari Bandara Hang Nadim," katanya. Pengusaha lainnya, Alias Wello, yang juga calon anggota DPR dapil Kepulauan Riau dari Partai Nasdem juga meninggalkan Bandara Raja Haji Fisabilillah. Dia berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat dari Batam. Saya kecewa," ucap Alias Wello. Penumpang Lion Air Akhirnya Terbang ke Jakarta Sekitar seratus orang penumpang Lion Air di Bandara Raja

Haji Fisabilillah Tanjungpinang akhirnya diterbangkan ke Jakarta setelah diturunkan dari pesawat dan menunggu selama 2,5 jam. "Seharusnya terbang jam 10.30 wib, tetapi gagal karena menurut pramugari ada kendala teknis sehingga seluruh penumpang diturunkan dari pesawat. Setelah menunggu 2,5 jam akhirnya pesawat itu terbang, dengan nomor penerbangan JT 0621," kata salah seorang penumpang Lion Air, Ady Indra Pawennari, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Minggu. Selama menunggu perbaikan pada mesin Lion Air, seluruh penumpang mendapat makan siang gratis. Pesawat Lion Air mendarat di Bandara SoekarnoHatta, Cengkareng pukul 14.20 wib. "Ada beberapa penumpang yang memutuskan tidak menunggu perbaikan Lion Air.

Mereka berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam," ujarnya. Ady mengungkapkan, penumpang sempat bingung saat disuruh turun dari pesawat dan membawa barang bawaan yang tersimpan di kabin. Apalagi pihak maskapai tidak menjelaskan jam berapa pesawat itu diterbangkan. "Penumpang tidak diberi kepastian jadwal penerbangan setelah diturunkan dari pesawat. Itu yang membuat penumpang bingung," ucapnya. Ady bersama rombongan pengurus Gabungan Pengusaha Indonesia (Gapensi) Tanjungpinang minta pelayanan maskapai Lion Air ditingkatkan. Penumpang harus mengetahui jadwal penerbangan. "Pihak maskapai juga harus dapat menjamin keselamatan para penumpang," katanya. (*/arh/via)

PETANI WAYKANAN

Senang Harga Karet Terus Naik BANDARLAMPUNG - Para petani tanaman perkebunan karet di Kabupaten Waykanan, Lampung, mengaku senang karena harga hasil panennya terus naik dalam beberapa pekan terakhir, dan kini bertahan pada posisi Rp 9.000—Rp 10.000 per kilogram. "Harga karet di sini stabil dengan harga cukup tinggi, ratarata sekitar Rp9.000/kg sampai Rp10.000/kg," kata petani Desa Wonoharjo, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Waykanan, Wiyono (51) di Wonoharjo, Minggu. Dia menjelaskan bahwa harga karet sebesar itu lebih tinggi daripada harga sekitar empat bulan lalu yag hanya sekitar Rp 7.000/kg. "Harga tertinggi di sini pernah mecapai Rp 16.000/kg pada sekitar dua tahun yang lalu," katanya. Tingginya harga karet itu, kata Wiyono lebih lanjut, antara lain karena produksi agak kurang, sedang berlangsung musim

hujan, sementara permintaan oleh pedagang pengumpul hasil bumi terus meningkat. "Hasil panen karet di sini cukup lumayan karena bisa dipanen seminggu sekali atau empat kali sebulan," katanya pula. Khusus di Desa Wonoharjo, kata Wiyono lebih lanjut, bisa menghasilkan sekitar tiga hingga empat mobil druk dalam seminggu, dan setiap mobilnya berisi sekitar 3--3,5 ton. Sampai dengan memasuki awal tahun 2014 ini di desa itu juga sudah tedapat sedikitinya 200 hektare tanaman karet milik petani. Selain karet, para petani desa setempat juga memiliki sekitar 850 hektare tanaman kelapa sawit, baik milik petani sendiri maupun yang diplasmakan ke perusahaan swasta PT Plam Lampung Persada (PLP). Desa Wonoharajo, Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung merupakan salah satu Desa Siaga yang berjarak sekitar 250

km sebelah utara Kota Bandarlampung. Wiyono yang juga salah satu tokoh di desa tersebut mengatakan pula bahwa salah satu kendala di desa itu adalah jauhnya dari kota dan belum didukung oleh sarana jalan yang bagus karena banyak jalan aspal yang rusak sehingga sering menyulitkan pengangkutan hasil bumi hasil panen petani dari desa ke kota. Dia dan masyarakat setempat lainnya sangat mengharapkan agar sarana jalan di desa itu, terutama yang di areal perkebunan kelapa sawit dan karet yang rusak dapat segera diperbaiki agar tidak menghambat lalu lintas angkutan komoditas hasil bumi. Komoditas kelapa sawit dan karet merupakan komoditas ekspor Lampung ke sejumlah negara, yang mampu menyumbangkan devisa yang relatif cukup besar bagi daerah Lampung. (ant/arh)

DOK/HARIAN JAMBI

PETAI KARET: Salah seorang petani karet yang sedang menderes batang karet.

PADANG PARIAMAN

Gubernur Ajak Ormas Sinergikan Peran Bangun Daerah PADANGPARIAMAN - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah itu untuk saling bersinergi dengan instansi pemerintah demi percepatan pembangunan daerah. "Ormas mesti ambil bagian dalam upaya pembangunan, perlu ada sinergisitas program antarlembaga, baik itu dengan kabupaten/kota, TNI/Polri, ataupun dengan ormas-ormas yang lain," kata Gubernur saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-1 Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air (PEKAT) Indonesia Bersatu (IB) di Hall Parik Malintang, Kabupaten Padangpariaman, Sabtu. Ia menegaskan, keberadaan

organisasi yang memiliki basis massa itu bisa menjadi sangat strategis dalam memperkuat pembangunan karakter putra/ putri bangsa, menumbuhkan semangat nasionalisme, dan cinta tanah air. Dengan begitu, lanjut dia, kelahiran ormas menjadi tidak sekadar upaya berserikat, namun lebih dari itu sebagai bentuk kontribusi masyarakat dalam mempercepat proses pembangunan di daerah. "Kami tunggu kontribusi nyatanya," kata Gubernur. Muswil pertama ormas yang disebut-sebut lahir dengan semangat bela negara dan cinta tanah air itu mengangkat tema "PEKAT IB Sumbar siap memberikan pengabdian terbaiknya

demi kepentingan bangsa dan negara. Muswil tersebut dilaksanakan selama satu hari mulai pagi hingga menjelang senja, dengan agenda membentuk tim formatur pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PEKAT IB Sumbar untuk masa bakti 2014 hingga 2019. Selain Gubernur, terlihat hadir Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar, dan sejumlah unsur pimpinan SKPD terkait. Pada kesempatan itu, secara terpisah, Ketua Umum DPP PEKAT IB Markoni Koto mengaku siap memberikan kontribusi lebih untuk melanjutkan

pembangunan daerah. "Kami siap membela kepentingan bangsa untuk keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, maupun golongan," katanya. Iamengatakan selain melakukan aksi solidaritas di sejumlah daerah di Indonesia, PEKAT IB juga melakukan advokasi di beberapa negara, seperti Perancis dan Malaysia guna menfasilitasi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tinggal dan bekerja di dua negara tersebut. "Bahkan, dalam waktu dekat ini kami akan segera merumuskan bentuk kerja sama kami dengan beberapa NGO

(organisasi non pemerintah, non-governmental organization) yang ada di Malaysia," katanya. Sementara itu, ketika disinggung soal potensi ormas yang bisa saja berubah menjadi partai politik (parpol), ditegaskan Markoni, bahwa PEKAT IB tidak akan mengarah ke sana. "Kami tidak berpolitik, kami adalah organisasi massa yang yang menjunjung tinggi nilainilai kebangsaan," tegasnya. Saat ini, jumlah anggota aktif PEKAT IB di 34 provinsi sudah mencapai 15 juta lebih. Jumlah itu tersebar di 466 Kota/Kabupaten. Sementara, untuk wilayah Sumbar, jumlahnya masih sekitar 500 ribu lebih.(ant/arh)


IKLAN USAHA ANDA

DIJUAL CEPAT Rumah L 219 M2 ada SHM, 3 KT, 1 RT, 2 KM, 1 GARASI Listrik 1300 Air Sumur . Alamat RT 9 K.A Bawah Dkt Myang Hrg 250 jt Nego Hub. 0853 6885 9671

D I J U A L R u m a h Ty p e 5 4 LT 329M2,LB300M2 Fas. Lengkap, Nyaman Almt. Komplek Karya Telanai Permai Blok. D. I No. 8 Hrg 850 Jt (081320056161-082177332777-)

DIJUAL CEPAT RUKO 1 Lt IMB, SHM, Keramik, Spec 21/2 Lantai Jl .Aurduri 1 Kampung Bugis Simp Rimbo Cp. 0852 6670 9871

DIJUAL BMW Tahun 97 Type 318i Harga 67 Juta Nego Hub : Pak Indo 0812 7338 8150

DIJUAL Pick-up grand Max 1.3/2012 BH harga 75 juta nego serius hub. 0811741752

DIJUAL Avanza G-2011 BH harga 143 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Kijang Avanza’08 Hub. 0813 6660 9123

DIJUAL ESCUDO SIDEKICK Th 2000 Hijau Metalic Pajak ,BH, Mulus, terawat AC, DVD 7”, Musik Ok harga 80 Jt nego hub. 081366559691

DIJUAL Katana GX’97 BH harga 55 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Lancer Evo harga nego hub. 085362282129

DIJUAL Nisan peminat serius hub. 0811741752

DIJUAL Nisan peminat serius hub. 0811741752

DIJUAL Feroza G2 Independent th’97 BH harga 70 juta nego hub. 0811741752

DIJUAL Grand Max 1.3 harga nego HP 0811741752

DIJUAL Mobil Hyundai Gatz ‘2004 akhir,acesories lengkap warna abuabu metalik, pajak panjang peminat serius hub. 085366008833

DIJUAL Panther LS Turbo ‘08 harga 160 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Pick-up grand Max 1.3/2012 BH harga 75 juta nego serius hub. 0811741752

DIJUAL Isuzu Panther Hp. 0811741752

DIJUAL LGX 97, Body depan sudah 2003, TV, CD, PW, PS, AC Dingin, Ban Baru, Mesin n Body OK. Harga 94jt Nego Halus, Minat Hubungi 0812 7463908 (Bs Bantu Leasing)

DIJUAL Baleno harga nego hub. 085362282129

SENIN, 20Januari 2014 Edisi Pagi

10


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

11

Kemenangan Sempurna di Penyisihan

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

TANJABTIM: Salah satu pemain Tanjabtim pada salah satu pertandingan di babak penyisihan Grup A beberapa waktu lalu.

Tanjabtim Siap Hadapi Bungo di Semi Final Gubernur CUP 2014 Meraih kemenangan sempurna di babak Penyisihan Grup A Gubernur CUP 2014, kesebelasan Tanjabtim optimis untuk menjadi finalis di Gubernur CUP 2014. Akankah rententan kemenangan yang di raih oleh Kesebelasan Tanjabtim terus berlanjut ketika menghadapi Kesebelasan Bungo.

RAKHMAD FADHILLAH, Jambi MERAIH kemenangan sempurna di babak penyisihan Grup A Gubernur CUP 2014 dengan poin 13, menjadi modal besar bagi kesebelasan Tanjabtim di bawah asuhan Hendra untuk

melakoni laga semi final kontra kesebelasan Bungo. Namun, jika dilihat dari kekuatan lawan, kesebelasan Bungo juga merupakan kesebelasan yang patut di waspadai. Karena di babak penyisihan Grup B kesebelasan Bungo juga berKlasemen Grup Gubernur CUP 2014 hasil meraih poin sempurna dengan Grup A 8 poin, dari dua kali kemenangan Nilai No Tim M M K S dan dua kali hasil 1 1. 5 4 13 Tanjabtim seri. 5 3 10 1 1 2. Tanjabbar Pelatih kesebe3. 5 3 6 1 2 Merangin 5 1 5 2 3 4. Batanghari lasan Tanjabtim 5 3 1 4 5. Tebo Hendra ketika di 5 2 2 3 6. Kota Jambi konfirmasi Harian Jambi beberapa Grup B usai pertandingan No Tim M M K S Nilai terakhir mereka 1. Sungai Penuh 2. Bungo 3. Sarolangun 4. Muaro Jambi 5. Kerinci

4 4 4 4 4

2 2 1 -

1 3

NISSAN PEMBELIAN Promo Diskon Mobil Baru LIVINA Dp 30 Juta-an March 20 Juta-an Juke, Extrail, Navaro Proses mudah Bunga Ringan Tenor 6 tahun Hub : Asri 0852 6673 8813 (so, 14 Desember 2013)

DIJUAL Mobil baru irit BBM dan nyaman berkendaraan, Nissan All New Grandlivina, March, Juke, X Trail, X G-Gear, Navaro, Info Hub. Fary 0813 6689 5396 (so, 14 Desember 2013)

SUZUKI PROMO MODEL BARU SUZUKI DP murah, Angsuran Ringan ERTIGA, SWIFT SX4, WAGON R, Hubungi Yeni Marketing Executive 0853 6610 0351 (so, 28 Desember 2013)

PT. JAYA INDAH MOTOR JAMBI Dapatkan Promo SUZUKI ERTIGA dan CARRY PICK-UP dengan Cash Back spesial dan Hadiah Langsung, proses mudah dan cpt 3 hari selesai Hub. MOZA 0813 6688 6099 - 0852 6611 7191 (ikl, 09 Januari 2014)

2 2 4 1 1

8 8 4 4 1

mengatakan, kami yakin tim kami bisa melewati semua ini. Memang kami memilki tim yang solid, namun di partai semi final ini, tim lawan juga akan melakukan persiapan yang cukup matang. “Kami harus mewaspadai tim lawan di partai semifinal yang akan berlangsung sore ini. Selain itu, kami yakin dengan kondisi tim yang fit, bisa melewati dan tampil final Gubernur CUP 2014 ini,” kata Hendra. Sementara itu, pelatih kesebelasan Bungo Tri Kurniawan juga sangat yakin meraih hasil sempurna di partai semifinal Gubernur CUP 2014 ini. Dengan kondisi tim yang sudah fit 100%, kami yakin bisa melewati ini semua. Menjelang laga penting ini, kami sudah mewantiwanti untuk lini pertahanan, namun itu semua sudah dilakukan pembenahan. “Kondisi tim sudah fit 100%. Tinggal tim, apakah mereka akan melewati laga penting ini dengan sebuah kemenangan,” katanya.

Tanjabbar siap hadapi Persikota Sungapenuh

Untuk pertandingan lainnya, di partai semifinal kedua Senin 20 Januari 2014 akan berhada14.30 Wib Tanjabtim vs Bungo pan kesebela16.00 Wib Sungai Penuh vs Tanjabbar san Tanjabbar

DIJUAL Ruko 2 lantai lokasi Ktr Pertamina Kenali Asam harga 295 juta hub. 082371744345

(ikl-00170)

DIJUAL Ruko 3 lantai Jl. Iskandarmuda No. 1 belakang Bank Bukopin Terminal Rawasari,Tanpa Perantara Hub. 08127417444 (ikl-00150)

SERBA - SERBI TELANAI REFLEXI Center bagi warga Jambi dan sekitarnya ingin memanjakan dan mengurangi rasa capek pada tubuh hub. Alamat Jl. H. Yusuf Singadikane Telanaipura info lengkap hub. 082375557898 (ikl-000120)

DIKONTRAKKAN/SEWA BELLANO CAFE Residence Hubungi Ita : 0821 7731 2927

(ikl-000105)

TELANAI REFLEXI Center bagi warga Jambi dan sekitarnya ingin memanjakan dan mengurangi rasa capek pada tubuh hub. Alamat Jl. H. Yusuf Singadikane Telanaipura info lengkap hub. 082375557898

JASA KONSTRUKSI Jasa Estimasi biaya Proyek Kontraktor, Penghitungan RAB,RAP, Gambar, Struktur Baja, GRC Panel, Vassade, Dll (sisranau@gmail.com) BB 25E109F1 Call. 0821 8351 5276 (so, 11 Desember 2013)

RIO DINAMO Servis Dinamo, Pompa Air, Mesin Cuci, Generator, Over Haul Genset, Dll Jl. Ir. H. Juanda Mayang Hub. 0823 7550 1811 (so, 14 Januari 2014)

GAMBUS AL-FATH Musik Gambus bernuansa Islami menerima panggilan untuk acara hiburan Pernikahan dan Acara resmi lainnya. Siap main Luar Kota Jambi. Hub Haris 0853 8187 0009 Aziz 0853 66055 1193

(so, 01 JANUARI 2014)

TOUR & TRAVEL Tunas Abadi menyediakan tiket pesawat maskapai Garuda,Lion,Sriwijaya,City Link 082125677820,087896725272 (ikl-Nov’13)

DAIHATSU READY STOCK Pick Up GM, XENIA, TERIOS, Dll DP Mulai 12 Jutaan Hub. FITRI 0813 6616 6072. (d2k ikl, 14 Januari 2014)

MOBIL BARU DP RINGAN

PUTRA PRABU KUSEN menerima Pembuatan dan Jasa Pemasangan Kusen Pintu, Kusen Jendela, Ventilasi, Prabot, Dll Model : Klasik, modern, Minimalis.Alamat : Jl. KH. Ismail Malik No. 91 Villa Kenali Mayang dekat Perum Citra Land Hub : Gunawan 0823 0615 5678

(so, 07 Januari 2014)

MOKAS RIDHO MOTOR Jual Beli Motor Bekas, Tukar Tambah Alamat Mayang Hp 0852 6341 5866. (so, 14 Januari 2014)

RUKO/ RUMAH DIJUAL DIJUAL Rumah Tpe 36 Luas + 200m2 Fasilitas 2 Kamar Mandi, Halaman Lokasi Perumahan Merene Regency Harga 400 Jt Nego ditempat Hub. 0812 740 7 0708 (ikl-00150)

DIJUAL Rumah Tipe 56 Luas 586M2 (6 TMB) Fas : Listrik PLN 1300, PAM,Harga Nego Lokasi TP Sriwijaya Lrg. Kejayaan Hub. Hp 085268062225/ 08127334027

SUKSES Gulungan Dinamo Service. Mesin Air, Mesin Cuci, Kipas Angin, Genset, Bor, Ac, Kulkas, Blender, Magicom, Dll. Hub. 081272623811

(ikl-000102)

LOWONGAN KERJA PERSH DIGITAL PRINTING BTH MARKETING, OFICE, DESIGN, OPERATOR MESIN, FINISHING, KURIR, JL. HALIM PERDANA KUSUMA NO. 20 DPN YAYASAN AMITABA SIMP. KONI HP. 0878 8006 8999 (ikl-070114DD)

PANGKAS RAMBUT Dibutuhkan Pemangkas Rambut Profesional Laki-laki Lokasi Sungai kambang Berminat Hub. 0812 748 3677

(so,04 Desember 2013)

ARIE SALON Tersedia Rias Pengantin, Make Up, Sanggul, Smoothing, Rebonding, Facial, Creambath, Gunting rambut dengan Gaya & trend terbaru Dll. Hub. 0821 8330 9354

GRANTON WORLD Butuh segera karyawan/ti antar lamaran ke Jl. Sultan Agung RT. 7 Samping Yamaha Murni depan Pioner Hub. Rava 081278409538 PIN 25B67B73

BANGKO TOKO JAM CANTIK, menjual Jam merek ternama HP & Acecories, lengkap dan jual beli motor bekas, Pasar Bawah Bangko, Jln. Syamsudin Uban no. 5 ( Samping Kantor Pos Bangko) HP 085379819777 (so, 08 Desember 2013)

(so, 18 Desember 2013)

(ikl-000104)

(so, 17 Desember 2013)

BATANG HARI TB SANTOS Menjual koran, Tabloid, Majalah, Buku Agama, Buku TK, SD, SMP, SMA & Perguruaan Tinggi Alamat: Simp. Lampu Merah depan BBC Muara Bulian Hp. 0813 7363 9939 (so, 17 Desember 2013)

LOKET PEMBAYARAN LISTRIK DLL, REVANDO Jl Gajah Mada No. 14 RT 11 RW 03 Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian Telp. 0823 7353 2225 (so, 15 Desember 2013)

MUARO BUNGO TB GRAND MEDIA, Penyalur Buku -buku terbitan Gramedia Pustaka Utama, Koran Harian, Majalah Dll serta ATK Jl. M Yamin SH No. 05-06 Muaro Bungo Telp/Fax 0747 322 852 (so, 15 Desember 2013)

TB RIKO, Penyalur Buku-buku Umum, Agama, Kitab-kitab, Koran Harian, Majalah Dll serta ATK Jl. Dahlia. Muaro Bungo Hp. 08538188-9044 (so, 18 Desember 2013)

BUTUH DANA BUTUH DANA TUNAI: Jaminan BPKB mobil Anda, Hubungi : 0852 7394 478 (ikl, 12 Desember 2013)

DIBUTUHKAN : Karyawan Laki laki siap kerja untuk di tempatkan di bagian umum Hub : Megah Dekor Jl. Syahbudin No. 99 Mayang Jambi Hp. 0812 7410 275

GAME CORNER Rental Playstation 2 dan 3 Alamat Simpang 4 Koni, Bangko. BISA RENTAL

(so,09 Desember 2013)

TB SINGGALANG Menjual Surat Kabar Terbaru, Buku Sekolah S/D Perguruaan Tinggi dan ATK. Jl Syamsudin Uban Pasar Bawah Bangko Telp. 0746 322 076

(so, 13 Desember2013)

PERTAMA DI JAMBI Penyertaan modal/ dana untuk proyek/usaha sistem jangka pendek dan berjangka kompetitif, jaminan BPKP, SHM dan Invoice Alat Berat CP. 0852 7394 9815, 0852 6621 5411

(so, 08Januari2014) (ikl 26 Desember 2013)

DIJUAL Ruko 2 lantai 4 X 17 Full keramik, Samping SMK UNGGUL SAKTI Panca karya Talang Banjar harga 450 juta Nego hub. 0853 7773 0274 (so, 21 Desember 2013)

RIAS PENGANTIN Tersedia Pakaian Adat Jambi, Padang, Tempat Duduk Nasional Hub. Khoiriah HP. 0852 6613 7600 (so, 18 Desember 2013)

(so, 16 Desember2013)

(so, 15 Desember 2013)

RUMAH MAKAN SARI MANGGIS, menerima Paket, Prasmanan, Resepsi, nasi Kotak, Bungkus untuk pesanan pernikahan, Ultah, Arisan dll HP : Jln. Depati Purbo No. 26 Kota Sungai Penuh telpon 0811741108 (so, 08 Desember 2013)

BPKB MOTOR a/n Rohana No. BPKB H06810633F Nopol BH 2861 GT,yang menemukan hub. 0741668431/668143 dgn Sdr. Davic

(ikl-070114DD)

(so,04 Desember 2013)

KONVEKSI M. TEGUH mengerjakan : Kostum Olahraga, Kemeja Sport, Seragam Perusahaan, Seragam Sekolah, Seragam Pegawai, Baju Almamater, Spanduk, Stempel, Dll dan mencari karyawan yang jujur, dan rajin Hub. 0853 7736 8259

(ikl, 14 Januari 2014)

RAMANDA GRAFIKA Jln JambiMa. Bungo Km 2 Suka Ramai Menyediakan : ATK, Cetak Undangan, Nota, Kop Surat, Amplop, Stempel, Prasasti, Spanduk, Perlengkapan Pramuka & Olahraga, Koran Harian. Hp. 0812 7411 3650

(so, 08 Januari 2014)

READY STOCK XENIA DP 25 JTAN ANG 2.7 JTAN, PICK UP DP 11 JTAN ANG 2,7 TERIOS DP 34 JTAN, AYLA DP 22 JTAN ANG 1,9 JTAN HUB NILA 0812 7406 3978

BPKB a/n Raden Usman No. 05385505.F NOPOL BH 1930 LJ bagi yang menemukan Hub. 0852 6639 8844

TOKO MAS MAHARANI Menyediakan Rupa-rupa perhiasan dari mas 24 karat.Alamat Pasar Baru Talang Banjar

INFO : Anda ingin belajar ilmu Jurnalistik dan marketing hubungi: 0812 8043 4174

FHABYO TOSERBA Menyediakan barang harian lengkap, Pasar Sei Bengkal Kelurahan. Sei Bengkal Kec. Tebo Ilir 0852 6879 0647

KERINCI

MUARA TEMBESI

(aa,21 Desember 2013)

DIJUAL TOYOTA FORTUNER TH 2008 HARGA NEGO HUB. 08192438072

(ikl, 17 Januari 2014)

KEHILANGAN

(so, 14 Januari 2014)

(ikl-Des’13)

/HARIAN JAMBI

EDWIN EKA PUTRA

LA: Pemain BEREBUT BO jabbar kesebelasan Tan a t bol saling berebu dingan tan per a pad s ata ketika akhir mereka Persikota mengahadapi Jambi.

SEI BENGKAL

SERVICE AC MAJU JAYA SERVICE menerima perbaikan & perawatan AC, Kulkas, Mesin Cuci, Dll Hub. 0853 8215 8585

CLING LAUNDRY 3 butuh karyawati untuk cuci dan strika berminat Hub. 0812 74586299

(ikl-000120)

TOYOTA

kontra kesebelasan Persikota Sungaipenuh. Memiliki skuat pemain yang mumpuni, kedua kesebelasna yakin akan bermain tempo tinggi. Seperti yang dikatakan Husaini pelatih kesebelasan Tanjabbar ketika di konfirmasi via telepon malam tadi. Dia mengatakan, sesuai dengan target awal , ketika akan melakoni Gubernur CUP 2014 ini dengan gelar juara. Namun, tim yang berhasil masuk di partai final ini adalah tim yang mempunyai skuat bagus. Jadi untuk melakoni laga semifinal ini, timnya akan bermain dengan maksimal. “Tim dalam kondisi yang bagus. Target kita pada laga ini adalah menang,” kata Husaini. Namun jika dilihat dari tim lawan lanjutnya, kita memang harus mewaspadai dari setiap lini mereka. Tim lawan memiliki skuat yang cukup mumpuni. Namun jika kita berhasil melewati semua ini, tidak menutup kemungkinan kita bisa meraih title juara. “Tim lawan memang cukup solid jika dilihat dari setiap laga yang mereka lakoni. Namun, jika kita bisa melewati semua ini, tidak menutup kemungkinan, gelar sebagai Juara di Gubernur CUP 2014 ini bisa kita bawa pulang,” pungkasnya. (*/via)

KESEHATAN SEDIA Foredi, Gasa, Ladyfem,Keluhan Pria/Wanita Hub. 081278919711 (ikl,05 Desember 2013)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

12

HBA dan rombongan singgah di acara pesta keluarga Ansorullah,SH.MH

HBA dan H.Ling foto bersama

HBA didampingi Bupati dan Wakil Bupati Merangin menandatangani peresmian Mesjid Sabulussalam

Peletakan Batu Pertama pembangunan Musholla Nurussalam Al-Qonitin oleh Gubernur Jambi, HBA

HBA Hadiri Tujuh Acara di Kabupaten Merangin

HBA sambutan saat acara peresmian Pondok Pesantren Madinatu Ulum

JAMBI- Sosok pemimpin tak kenal lelah sepertinya patut dilayangkan ke Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA). Betapa tidak, dalam kunjungan ke Kabupaten Merangin pada Sabtu (18/1) lalu, HBA dan rombongan menghadiri tujuh acara dalam satu hari tersebut. Acara pertama yang dihadiri HBA adalah menghadiri syukuran yang dilakukan oleh H Ling, tepat di Kota Bangko. Rombongan bertolak ke rumah dinas Bupati Merangin sembari istirahat makan siang dan menunaikan

sholat dzuhur. Selepas dari rumah dinas, HBA didampingi Bupati Merangin Al Haris mengunjungi Komplek Yayasan Dhu’afa Jambi, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Mushola Nurussalam Al-Qonitin. Sebuah yayasan yang menampung anak yatim dan kaum dhu’afa ini terletak di Lorong Keluarga, Talang Kawo Dusun Bangko, Kabupaten Merangin. Gubernur juga memberikan bantuan untuk menyelesaikan pembangunan mushola tersebut dan menitipkan kepada Bupati Merangin

Para santri Madinatul Ulum menyalami HBA dan Bupati Merangin

untuk memerhatikan yayasan ini. Rombongan melanjutkan perjalan untuk menandatangi prasasti peresmian Pondok Pesantren Madinatul ‘Ulum yang terletak di Kelurahan Pamenang. Sebelum sampai di Ponpes, gubernur dan rombongan pun singgah kembali untuk menandatangani prasasti peresmian Mesjid Sabulussalam di daerah Kemang Manis Kelurahan Pamenang. Dan tak lupa gubernur pun memberi bantuan untuk menyelesaikan pembangunan Mesjid Sabulussalam. Setiba di Lokasi peresmian Pondok Pesantren Madinatul Ulum, ribuan jama’ah dan santri telah menanti kedatangan Gubernur Jambi dan Bupati Merangin beserta rombongan. Selain peresmian pondok juga dilaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diiringi dengan acara tabligh akbar. Dalam kesempatan tersebut, HBA menghimbau kepada para santri agar tidak minder dan malu, karena anak pesantren bisa jadi gubernur. ”Saya dulu juga berasal dari pesantren, anak-anakku sekalian

HBA didampingi Bupati, Wakil Bupati, Sekda Merangin saat hadiri Acara Maulid Nabi di Desa Pauh Menang

sekarang enak. Zaman saya mengaji di pondok As’ad dulu, masak saja kami harus masak sendiri,’’ ujar HBA memberi semangat para santri. Selesai acara peresmian pondok pesantren, HBA didampingi Bupati Merangin menghadiri acara Maulid Nabi di Musholla Al-Fatah di Desa Pauh Menang. Kedatang HBA dan rombongan disambut antusias masyarakat, ternyata kehadiran gubernur telah dinanti oleh masyarakat sekitar. Tak kurang seribu lebih masyarakat menyambut kedatangan gubernur. Dalam Sambutannya HBA menyampaikan terima Kasih atas sambutan masyarakat Desa Pauh Pamenang, HBA meminta dukungang dan do’a agar di sisa kepemimpinannya menjadi gubernur dapat memberikan kepuasan terhadap masyarakat dan terwujudnya Jambi EMAS 2015. Masih di lokasi yang sama, Al Haris dan Khafid Moein mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi banyak membantu Kabupaten Merangin. Salah satunya pembangunan jalan ke

Jangkat serta dalam program Samisake. Merangin mendapat plot anggaran sebesar Rp 24 milyar sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada. Di samping itu, pada tahun 2014 ini Pemprov akan membangun Jembatan Syamsudin Uban. Yang mana jembatan ini nantinya akan berfungsi sebagai jembatan alternatif ketika jembatan lintas yang ada sekarang putus atau terkena bencana. Di mana jembatan

HBA tanda tangani Prasasti Peresmian Pondok Pesantren Madinatu Ulum

Santri Pondok Pesantren di Desa Pauh Menang salami Gubernur dan Rombongan

Penceramah, M Amin M Kes.

itu juga memiliki nilai historis, dengan bentang 100 meter dan lebar 12 meter. Dengan anggaran penuh dari pemerintah provinsi lewat dinas PU sebesar Rp 32 milyar. Setelah acara maulid, rombongan beranjak mengunjungi pesantren yang berada di Desa Pauh Pameang tersebut. Selesai dari peninjauan pondok pesantren, rombongan gubernur bertolak balik ke Jambi pada malam harinya. (jlr/ oyi/hji)

Salam-salaman selesai acara Peringatan Maulid

Bupati Sarolangun menyampaikan sambutan pada acara Maulid Nabi

Bupati dan Wabup Sarolangun Hadiri Maulid Nabi SAROLANGUN -Bupati sarolangun Drs H Cek Endra dan Wakil Bupati Sarolangun Drs Fahrul Rozi, beserta Sekretaris Daerah Sarolangun, H Thab-

rani Rozali MM menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Shalton Kabupaten Sarolangun Jum,at (17/1) sekitar pukul 14.00.

Adapun tema dari peringatan Maulid Nabi tersebut adalah, menumbuh kembangkan akhlakul karimah dengan keteladanan ( Uswatun Hasa-

nah) menuju terciptanya masyarakat yang cinta Rasul untuk sarolangun yang lebih sejahtera. Dalam perayaan tersebut, turut hadir Ketua Pengerak PKK Kabupaten Sarolangun Rosita Endra, para unsur muspida dan para alim ulama di Kabupaten Sarolangun. Ratusan masyarakat Kabupaten Sarolangun tampak memadati Masjid Alshalton sampai ke pekarangan masjid. Dalam sambutannya, Cek

Endra menyampaikan, dengan perayaan Maulid Nabi dapat mempersatukan umat. "Peringatan Maulid Nabi ini bisa mempersatukan umat, serta menghilangkan perpecahan, dan rahmat Allah akan turun,” ungkap Cek Endra. Selain itu dirinya juga berharap kepada orang tua bisa mengontrol anakanaknya, jangan sampai mendapat pengaruh dari kenakalan remaja. “Tanpa kita, siapa lagi,” ujar bupati.

Dalam perayaan Maulid Nabi Muhammmad SAW tersebut, bertindak sebagai penceramah adalah ustadz M Amin M Kes Dalam ceramahnya, Amin menyampaikan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan masyarakat dapat lebih mencintai Rasulullah. "Agar masyarakat lebih mencintai rasulullah, dan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai rasulullah," kata penceramah. (fan/nik/adv)

Unsur Muspida

Ketua Penggerak PKK, Rosita Endara, beserta Ibu Wabup dan Ibu Sekda

Masyarakat Kabupaten Sarolangun menghadiri acara Maulid Nabi.

Memberikan ceramah Maulid Nabi.


SENIN, 20 Januari 2014 ÂŚ Edisi Pagi

Aman Damai Hingga Tua

Tabungan dan Pembiayaan Pensiun Berbasis Syariah Mulailah sejak dini untuk mengatur keuangan. Terlebih lagi mengenai dana pensiun. Idealnya, persiapan pensiun harus dilakukan sejak kita memulai bekerja. Kalau perusahaan tempat kita bekerja mempunyai program tunjangan pensiun, itu merupakan hal yang bagus. Lebih bagus lagi kalau kita dapat mengetahui secara detil isi dari program tersebut.

Baca Hal

19

HESTY OKTAVIANI P, Jambi

Kisah UMKM Pinang dan Kopi Excelsa di Tanjung Jabung Barat

Hal ADVERTORIAL, 14

Al-Falah Masjid Seribu Tiang dengan Desain yang unik

Hal HOME & DESIGN , 16

Pertama Di Muarojambi Bukit Cinto Asri, Hunian Strategis di Jantung Sengeti

Hal FINANSIAL & PROPERTY, 17


SENIN, 20 JANUARI 2014 Edisi Pagi

14

ADVERTORIAL

KISAH UMKM (BAGIAN KE DUA)

Pinang dan Kopi Excelsa di Tanjung Jabung Barat P

inang adalah kelompok tanaman palma yang banyak tumbuh di wilayah Asia seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Myanmar. Meskipun juga dapat tumbuh baik diberbagai benua lain selain Asia. Indonesia adalah negara pengekspor utama komoditas ini, selain empat negara tersebut. Pinang Indonesia diekspor ke India, Pakistan, Nepal dan Bangladesh dalam bentuk biji pinang kering. Di negara-negara tersebut, biji pinang diolah menjadi berbagai macam produk industri. Pinang diketahui memiliki unsur kimia yang mirip dengan tembakau, sehingga memberikan efek seperti nikotin. Umumnya, masyarakat mengkonsumsi pinang dengan cara dikunyah. Yang tidak hanya memberikan sensasi kesegaran, namun juga dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan dan membantu kesehatan pencernaan. Selain itu, pinang juga dipercaya dapat membantu kesehatan pria. Tidak seperti di beberapa wilayah di Timur Indonesia, pinang di Provinsi Jambi tidak banyak dimanfaatkan. Hanya sebagian kecil yang menanfaatkannya, untuk bahan baku

minuman sari buah pinang muda, untuk diambil manfaat kesehatannya. Seperti untuk kesehatan pria, mengurangi sakit saat haid, mengobati cacingan, mengecilkan rahim dan berbagai manfaat lainnya.

Solusi atas Permasalahan Kantor Perwakilan Bank Indonesia dalam program bantuannya, menargetkan peningkatan produksi, peningkatan mutu dan peningkatan harga, yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Program bantuan yang diberikan tersebut antara lain, pelatihan dan perbaikan teknologi pengering biji pinang dan kopi excels, yang dimulai pada Bulan Mei 2013 yang lalu. Sebagai daerah percontohan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Menetapkan 60 orang petani dari tiga kelompok tani Pinang dan kopi di Kampung Parit Tomo Kelurahan Mekar Jaya di Kecamatan Betara, untuk menjadi kelompok binaan. Kelompok petani tersebut, memiliki beberapa keinginan. Diantaranya yang pertama, meningkatkan jumlah produksi buah pinang. Kedua, meningkatkan mutu biji

RINO/HARIAN JAMBI

Vielloeshant Carlusa Kepala BI Jambi pinang kering dengan menerapkan teknologi tepat guna dan biaya yang tidak mahal. Ketiga, menurunkan kadar air dengan menggunakan teknologi tepat guna sehingga dapat memperbaiki harga jual. Keempat, melakukan pengelolaan keuangan yang memungkinkan terwujudnya kemandirian keuangan. Kelima, memiliki jalur atau strategi pemasaran yang dapat memberikan hasil maksimal dan keenam, memiliki kelembagaan yang dapat meningkatkan nilai tawar petani. Keinginan para petani tersebut kemudian direspon Kan-

tor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, melalui tiga kegiatan. Pertama, berbagai pelatihan yang membahas teknologi budidaya, dengan fokus pada pemupukan berimbang untuk mendorong peningkatan produksi buah. Kedua, pemberian teknologi sederhana pengering biji pinang. Dan yang ketiga, pembentukan lembaga keuangan mikro yang mampu memandirikan keuangan petani dan mendorong penguatan nilai tawar mereka terhadap pasar. Bentuk pengering biji pinang yang menyerupai rumah kaca, merupakan rancangan para petani secara bersama-sama. Rangka dan lantai terbuat dari bahan kayu (kaso dan papan), dengan dinding dan atap menggunakan bahan plastik. Sehingga, dapat memaksimalkan proses pengeringan. Rumah pengering yang dirancang, dapat menampung sebanyak 200 kilogram biji pinang sekali jemur. Dan hanya membutuhkan waktu 1,5 – 2 hari dalam kondisi hari cerah. Dalam kondisi yang paling ekstrim yakni hujan, bahan dapat kering dalam waktu 4 – 5 hari. Rumah pengering mampu mengeringkan lebih cepat dibandingkan metode sebelumnya, yang membutuhkan

waktu 2 – 3 hari dalam kondisi cerah dan 7 – 10 hari dalam kondisi hujan dan berawan. Biji pinang yang dijemur menggunakan rumah pengering, juga terbukti bebas dari jamur yang biasanya terbentuk, akibat kelembaban pada metode penjemuran lama. Selain itu, penggunaan rumah pengering juga jauh lebih praktis. Karena petani tidak perlu memindahkan jemuran pinang ke dalam rumah, ketika malam atau hujan tiba. Dengan demikian, value added yang diberikan, tidak hanya berasal dari peningkatan mutu dan harga. Namun juga berasal dari waktu prosesnya Manfaat rumah pengering tersebut telah dirasakan oleh para petani kelompok Sri Utomo 1, 2, dan 3. Jika sebelumnya mereka hanya bisa menghasilkan biji pinang kering sebanyak 500 kilogram per bulan, dengan harga Rp 4 ribu per kilogram, maka dengan rumah pengering ini, mereka bisa memproduksi hingga 900 kilogram per bulan, dengan harga Rp 5 ribu per kilogram. Prosesi penyerahan bantuan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2013, yang dilaksanakan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi, Poltak Sitanggang. Prosesi penyera-

Kenali Rupiah Anda MATA Uang adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang selanjutnya disebut Rupiah. Dalam Pasal 11 Undang-Undang No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, memberikan mandat kepada Bank Indonesia (BI) menjadi satu-satunya lembaga yang berwenang melakukan Pengeluaran, Pengedaran dan/atau

Pencabutan Rupiah. Dalam mengemban amanat tersebut, Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga kualitas Rupiah yang beredar di masyarakat. Termasuk mengganti Rupiah yang tidak layak edar dengan Rupiah yang layak edar. Hal ini bertujuan, agar Rupiah yang beredar dalam kualitas yang baik. Sehingga mudah dikenali ciri-

ciri keasliannya. Ciri-ciri keaslian Rupiah merupakan tanda tertentu dalam Rupiah, untuk menunjukkan identitas, membedakan harga atau nilai nominal dan mengamankan dari upaya pemalsuan. Meskipun tidak dalam jumlah besar, kasus pemalsuan uang Rupiah masih terjadi di Indonesia.

Dilihat

CIRI-CIRI KEASLIAN UANG RUPIAH

1

- Warna uang terlihat terang dan jelas.

2

- Terdapat benang pengaman, yaitu bahan tertentu yang ditanam pada kertas uang dan tampak sebagai suatu garis melintang atau beranyam, berubah warna. - Pada uang pecahan tertentu (Rp.100.000, Rp.50.000, Rp.20.000 dan Rp.10.000), di sudut kanan bawah, terdapat Optical Variable Ink (OVI), yaitu hasil cetak mengkilap berupa logo BI dalam bidang tertentu, yang warnanya dapat berubah, apabila dilihat dari sudut pandang tertentu.

3

GAMBAR

Selama tahun 2013, terdapat penemuan uang palsu sebanyak 1.551 lembar dengan nilai Rp 149.570.000 di Jambi. Untuk mengurangi kerugian masyarakat akan mendapatkan uang palsu, maka Bank Indonesia kerap mengadakan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah. Sehingga, masyarakat dapat mengenali Rupiah yang didapatkan. Dalam beberapa tahun terakhir ini, BI memperkenalkan cara yang cukup sederhana dan bisa dilakukan siapa saja untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan

Tanya Jawab Rupiah 1. Apa Yang Dimaksud Dengan Uang Rupiah Palsu? Rupiah Palsu Adalah Suatu Benda Yang Bahan, Ukuran, Warna, Gambar, Dan Atau Desainnya Menyerupai Rupiah Yang Dibuat, Dibentuk, Dicetak, Digandakan Atau Diedarkan, Atau Digunakan Sebagai Alat Pembayaran Secara Melawan Hukum.

Masyarakat Atau Bank Yang Menemukan Rupiah Yang Diragukan Keasliannya, Dapat Meminta Klarifikasi Kepada Bank Indonesia Dengan Cara Menyampaikan Surat Permintaan Klarifikasi Beserta Fisik Rupiah Yang Diragukan Keasliannya, Kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi. Lokasinya, Berada Di Jalan A Yani, No 14 Telanaipura Kota Jambi. Dengan Nomor Telepon (0741) 62445. 3. Apakah Uang Tersebut Dapat Diganti?

melihat perbedaan antara uang yang asli dengan uang palsu, yaitu dengan cara 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang).

Diraba Usaplah uang tersebut, apakah uang itu terasa kasar atau lembut. Uang yang asli cenderung sedikit kaku dengan bahan kertas yang tebal. Selain itu, angka atau gambar uang biasanya sengaja dicetak agak menonjol dan akan terasa jika diusap-usap.

NO 1

3

CIRI-CIRI KEASLIAN UANG RUPIAH

- Cetak Intaglio, yaitu hasil cetak berbentuk relief yang terasa kasar bila diraba. Terdapat pada angka, huruf dan gambar utama di setiap uang kertas. - Kode Tunanetra, Kode tertentu untuk mengenal jenis pecahan bagi tunanetra. Di setiap uang terletak pada bagian muka uang di atas tulisan Bank Indonesia.

Diterawang Terawangkanlah Rupiah ke sumber cahaya yang kuat seperti matahari dan lampu. Kemudian periksa bagian tali pengaman dan tanda mata air apakah dalam kondisi baik atau tidak.

NO

tribusi pada pendapatan dan kesejahteraan petani itu sendiri. Senada dengan Deputi Bank Indonesia Jambi, kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyambut baik langkah positif Bank Indonesia, melalui Program Sosial Bank Indonesia tersebut. Pemerintah menilai tepat, bahwa program bantuan tersebut diberikan kepada produsen tingkat pertama yakni petani. Sembari berjanji untuk melanjutkan program bantuan lantai jemur tersebut kepada para petani lainnya. Setelah perbaikan proses produksi pinang, berhasil meningkatkan pendapatan petani. Lalu seperti apa langkah yang dilakukan Bank Indonesia untuk mendorong pengelolaan keuangan kelompok tani di Tanjung Jabung Barat?(adv/ hop/poy/bersambung).

2. Bagaimana Jika Masyarakat Menemukan Uang Rupiah Yang Diragukan Keasliannya?

Lihatlah uang dimiliki, apakah warnanya pudar, kusam, pucat, luntur, patah-patah atau masalah lainnya. Pastikan uang tersebut memiliki warna, corak dan gambar yang baik serta memiliki tanda-tanda uang asli seperti tanda air yang menggambarkan pahlawan-pahlawan nasional, bahan kertas serta benang tali pengaman yang berada di dalam uang tersebut.

NO

han tersebut, dihadiri oleh semua petani penerima bantuan. Hadir mewakili pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Perkebunan dan Kepala Bagian Administrasi Ekonomi Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kalangan perbankan juga ikut hadir. Diantaranya adalah, Pimpinan BRI Cabang Kuala Tungkal, Pimpinan BNI Cabang Kuala Tungkal, Pimpinan Bank Syariah Mandiri Cabang Kuala Tungkal, Bank Danamon Cabang Kuala Tungkal dan BPD Jambi Cabang Kuala Tungkal. Perhatian pada upaya perbaikan mutu ditekankan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi saat menyampaikan sambutannya. Mutu produk dapat mendorong penciptaan harga, yang secara langsung dapat berkon-

CIRI-CIRI KEASLIAN UANG RUPIAH

1

- Pada setiap uang, terdapat Tanda Air, yaitu suatu gambar tertentu yang dibuat dengan cara menipiskan dan menebalkan serat kertas, sehingga terlihat bila diterawangkan. Umumnya berupa gambar pahlawan

2

- Pada setiap uang kertas, terdapat rectoverso, yaitu hasil cetak yang beradu tepat atau saling mengisi antara bagian muka dan bagian belakang, yang membentuk logo Bank Indonesia secara utuh, apabila diterawang ke arah sumber cahaya.

GAMBAR

GAMBAR

Bank Indonesia Akan Memberikan Penggantian Sesuai Ketentuan Yang Berlaku Atas Uang Yang Diragukan Keasliannya, Bila Dinyatakan Asli. Sebaliknya, Bila Uang Tersebut Diragukan Keasliannya Atau Dinyatakan Palsu, Maka Bank Indonesia Tidak Akan Memberikan Penggantian. 4. Apa Yang Harus Masyarakat Lakukan Jika Menemukan Uang Palsu? Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Apabila Menemukan Rupiah Palsu Adalah: - Menahan Rupiah Palsu Yang Diragukan Keasliannya - Tersebut Dan Tidak Diedarkan Kembali. - Tidak Merusak Fisik Rupiah Yang Diragukan Keasliannya. - Melaporkan Dan Menyerahkan Rupiah Yang Diragukan - Keasliannya Kepada Bank Indonesia Setempat Atau Pihak - Kepolisian Terdekat. 5. Apa Hukuman Bagi Seseorang Yang Memalsukan Uang Rupiah? Berdasarkan Undang-Undang No 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang, Dalam Pasal 36 Dinyatakan Bahwa: - Setiap Orang Yang Memalsu Rupiah Dipidana Dengan Pidana Penjara Paling Lama 10 (Sepuluh) Tahun Dan Pidana Denda Paling Banyak Rp10.000.000.000,00 (Sepuluh Miliar Rupiah). - Setiap Orang Yang Menyimpan Secara Fisik Dengan Cara Apapun Yang Diketahuinya Merupakan Rupiah Palsu, Dipidana Dengan Pidana Penjara Paling Lama 10 (Sepuluh) Tahun Dan Pidana Denda Paling Banyak Rp10.000.000.000,00 (Sepuluh Miliar Rupiah). - Setiap Orang Yang Mengedarkan Dan/Atau Membe lanjakan Rupiah Yang Diketahuinya Merupakan Rupiah Palsu, Dipidana Dengan Pidana Penjara Paling Lama 15 (Lima Belas) Tahun Dan Pidana Denda Paling Banyak Rp50.000.000.000,00 (Lima Puluh Miliar Rupiah).. - Setiap Orang Yang Membawa Atau Memasukkan Ru piah Palsu Ke Dalam Dan/Atau Ke Luar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Dipidana Dengan Pidana Penjara Paling Lama 15 (Lima Belas) Tahun Dan Pidana Denda Paling Banyak Rp50.000.000.000,00 (Lima Puluh Miliar Rupiah) - Setiap Orang Yang Mengimpor Atau Mengekspor Rupiah Palsu, Dipidana Dengan Pidana Penjara Paling Lama Seumur Hidup Dan Pidana Denda Paling Banyak Rp100.000.000.000,00 (Seratus Miliar Rupiah). (Hop/ Poy)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

15

INVESTASI BATIK DAN PAKAIAN TRADISIONAL

Investasi Budaya Jambi Provinsi Jambi memiliki berbagai pakaian adat dan budaya yang menarik. Beberapa pakaian andalan Jambi yang menonjol adalah Batik Jambi, Teluk Belango dan Tengkuluk. Jika dipertahankan, ini akan menjadi investasi budaya daerah berupa benda yang sangat berharga. HESTI OKTAVIANI P, Jambi

P

erkembangan minat masyarakat terhadap pakaian tradisi Jambi cukup meningkat. Hal ini tidak lepas dari sosialisasi budayawan dan pemerintah untuk terus melestarikan Adat dan Budaya Jambi. Penyuluhan dan sosialisasi pakaian tradisi unggulan Jambi terus dilakukan. Baik di lingkungan masyarakat maupun sekolah. Ini disampaikan Azra’I Al-Basyari, Ketua Lembaga Adat Kota Jambi. “Saya katakan luar bisa karena upaya dari pemerintah itu sangat kuat untuk melestariakan adat budaya Jambi yang berupa pakaian adat Jambi, di mana setiap tahun itu ada anggaran dan penyuluhan baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah,” ungkapnya. Batik Jambi, Teluk Belango dan Baju Kurung Tengkuluk, menjadi salah satu pakaian dinas pemerintahan Kota Jambi. Pada hari-hari tertentu, pakaian ini diwajibkan untuk digunakan oleh seluruh pegawai pemerintah Kota Jambi di lingkungan kerja. “Untuk Pemerintahan Kota Jambi, pakaian Batik Jambi, Teluk Belango dan Baju Kurung Tengkuluk, sudah dijadikan sebagai baju dinas di hari-hari tertentu,” ujarnya. Faktor yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peranan budaya lokal sebagai identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. “Namun, meski saat ini sudah banyak baju yang lebih modern, perkembangan baju adat di Jambi masih banyak diminati. Karena apabila baju adat Jambi ini bisa dimodifikasi serta pemakaian Tengkuluknya bisa divariasi, maka akan terlihat lebih elegan dibandingkan dengan pakaian lain pada umumnya,” ujarnya.

Batik Jambi Selain kaya akan flora dan faunanya, kota ini memiliki perbedaan dibandingkan provinsi lainnya di pulau Sumatera. Jambi telah lebih dulu mengembangkan industri di bidang Batik. Batik yang merupakan salah satu kebanggaan sejak dari zaman Kerajaan Melayu Jambi. Menyusuri wilayah seberang kota jambi, kita masih dapat menemukan banyak rumah yang dibangun dengan gaya tradisional Jambi, yakni rumah panggung. Diantara rumahrumah tersebut, terdapat banyak tempat dalam memproduksi Batik Jambi. Beruntung sekali saat ini, Batik Jambi semakin dikenal dan dilestarikan. Untuk ke Seberang Kota Jambi, dari kota cukup mudah. Dari Pasar Angso Duo, yang tidak jauh dari kediaman Gubernur, Seberang Kota Jambi, dapat dicapai dengan menyeberangi Sungai Batang Hari dengan menggunakan Ketek (sejenis perahu yang digunakan oleh penduduk lokal, yang hanya membutuhkan waktu 10 menit. Atau kita dapat mengikuti sungai dengan kendaraan bermotor selama 45 menit dan kemudian menyeberanginya menggunakan 1.000 meter panjang jembatan Aurduri 1. Kemudian kita berbelok ke kanan dan menuju Kelurahan Jelmu, tepat di seberang Kota Jambi. Di salah satu rumah tradisional, terdapat tulisan Pengrajin Batik Jambi, yakni Dua Putri yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat Kampung Jawo Kelurahan Jelmu Seberang Kota Jambi. Batik Jambi Dua Putri telah berdiri sejak tahun 1996. Uai Ria salah seorang pengrajin mengatakan alasannya dalam memilih usaha Batik. Ia sendiri mengaku, memilih usaha Batik tersebut karena hobi. Mengembangkan usaha Batik tersebut, selain untuk berbisnis dan berinvestasi,

juga untuk meneruskan budaya tradisi Jambi. “Memilih usaha Batik karena hobi dan ingin meneruskan sejarah kebudayaan jambi, karena dari setiap motif Batik Jambi ini memiliki arti atau kisah tersendiri,” ujarnya. Bersama dengan pengrajin Batik lainnya, dia sibuk membuat Batik di lantai rumah mereka. Ruangan itu tampak penuh dengan potongan-potongan Batik. Masih pada tahap pewarnaan dan menggantung sampai kering. “Kami membuat Batik sesuai dengan pemesanan, menggunakan bahan sutra dan katun dengan pekerja tetap 7 orang dan karyawan lepas 15 orang. at ini sudah keluar Pemasaran saat uti Jakarta, BandJambi, meliputi lawesi dan juga ung, NTB, Sulawesi sampai ke mancanegara seperti Jepang dan Belanda,” ungkapnya. Batik tulis dari Jambi memiliki k karakteristik n yang unik dan ri eksotis, dari ng sudut pandang ga warna dan juga na motif. Pewarna ar sebagian besar an dibuat dengan bahan-bahan alami yang digan campur dengan nis berbagai jenis but, kayu tersebut, kan dikolaborasikan dengan zat dari tanaman lain. n keSeperti daun lapa, yang semuanya tersedia secara lokal. Selain itu, ada campuran menggunakan bahanbahan tidak tersedia di Jambi, seperti biji dari pohon tinggi dan daun nila, yang biasanya diperoleh dari Yogyakarta. Selain dari zat pewarna yang

digunakan, Batik tulis Jambi memiliki banyak motif dengan warna-warna cerah yang melambangkan komunitas cerah dan ceria Jambi. Ada 40 motif Batik khas jambi seperti Candi Muaro Jambi, Kaca Piring, Puncung Rebung, Angso Duo Bersayap Mahkota, Bulan Sabit, Pauh (mangga), Antlas (Tanaman), Awan Berarak, Riang-Riang, Kapal Sanggat, Durian Pecah, Kapak Lepas, Buah Nona, Tampuk Manggis, Burung Kuaw dan lain-lain. Proses pemasaran yang dilakukan adalah dengan mengikuti berbagai pameran yang diadakan dan mengenalkan Batik ke masyarakat Jambi secara khusus. Untuk pembuatan Batik tulis memakan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan. Sedangkan untuk Batik cap selama 1 hingga 2 minggu. Batik yang menjadi unggulan adalah Batik tulis khusus. Karena, pembuatannya khusus jika ada pemesanan, lama proses pewarnaan jika menggunakan warna alami lebih lama yakni 1 bulan sedangkan

FOTO-FOTO DOK/HARIAN JAMBI

Pakaian Tengkuluk dan Teluk Belango pada salah satu pemilihan putra-putri Duta Bahasa Provinsi Jambi.

warna kimia hanya 1 minggu saja. Selain itu, pada pameran Telanai Ekspo 2014 dalam rangka HUT Jambi yang ke 57 beberapa waktu yang lalu, Dekranasda dan Dinas Koperasi turut serta dalam memperkenalkan Batik Jambi kepada masyarakat. “Koperasi siap membantu UMKM dalam memasarkan produknya, terlebih lagi seperti Batik. Kita akan menyokong para pengusaha ini agar dapat melebarkan sayapnya. Karena UMKM merupakan roda perekonomian di Jambi,” ujar Syaiful AR, staf Dinas Koperasi Provinsi Jambi. Untuk harga Batik jambi saat ini, sudah sangat terjangkau dibandingkan beberapa tahun belakangan. Hal ini terlihat dari animo masyarakat Jambi akan Batik semakin tinggi. Karena sebagai masyarakat Jambi, kita harus melestarikan kebudayaan kita dan bangga akan apa yang kita miliki. “Kita harus bangga untuk melestarikan Batik Jambi. Karena itu warisan dan menjadi investasi,” ujarnya. Leni, selaku pelestari pakaian

kkan bi mengena di Provinsi Jam uk Belango saat Para pejabat Tel ional Jambi . dis lalu tra i n uar aia Jan pak 6 Jambi ke 57 HUT Provinsi

adat Jambi mengatakan, agar investasi budaya benda berupa pakaian khas Jambi ini terjaga, pelaku utama harus datang dari masyarakat Jambi itu sendiri. Hal yang harus dilakukan, adalah dengan bersama-sama membudidayakan pakaian tersebut. “Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk saling menjaga. Karena dengan adanya kesadaran dari masyarakat, untuk selalu memakai pakaian adat. Hal ini dapat membuktikan, bahwa masyarakat Jambi telah melestarikan seni dan budaya. Dengan pelestarian dari pakaian ini, maka akan memberikan dari bagi pengembangan dan juga meningkatkan mutu kualitas dari pakaian adat itu sendiri,” ujarnya.

Kuluk atau Tengkuluk Salah satu aset Jambi berupa budaya benda adalah Teluk Belango dan baju kurung yang

dilengkapi dengan penutup kepala. Teluk Belango dipakai untuk laki-laki, sedangkan untuk wanita disebut Tengkuluk atau Kuluk. Dalam hal ini, baju Teluk Belango dan baju kurung Tengkuluk merupakan ciptaan dari interaksi dan kreatif masyarakat Jambi yang kental dengan budaya berlandaskan agama Islam. Oleh karena itu pengaruh Islam memang cukup kuat dalam pakaian adat ini. Biasanya, pemakaian baju adat Teluk Belango lebih pada kelompok penabuh rebana atau kompangan atau pengiring adat sebagai pelaku serah antar atau serah terima bagi para mempelai laki-laki dan perempuan. Junaidi T Noor selaku pemerhati budaya mengungkapkan bahwa, pakaian adat yang selalu digunakan dalam suatu acara, telah menjadi tradisi selama bertahun-tahun. Hal ini menjadi ciri khas dan keunikan dari masyarakat. “Dari busana yang dipakai, maka akan dapat dipelajari

Para wanita Jambi mengenakkan pakaian adat Tengkuluk. Seorang Model Jambi mengenakkan batik Jambi.

mengenai tradisi dari masyarakat yang bersangkutan,” ungkap Junaidi. Meskipun gelombang modernisasi tidak bisa dilawan, kita masih dapat menemukan tengkuluk baik sebagai pilihan busana sehari-hari dan juga selama acara khusus. Untuk mencegah keberadaan tengkuluk terhapus dengan busana modern, Museum Provinsi Jambi, bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jambi (kantor setempat dari Badan Kerajinan Nasional atau ‘Dekranasda’), bekerja keras untuk mempromosikan penggunaannya di berbagai kesempatan. Pemerintah Provinsi Jambi juga saat ini mendorong perempuan untuk mengenakan tengkuluk pada hari Rabu. Pada hiasan kepala tengkuluk tradisional dibuat dengan melipat sepotong kain Batik atau sarung, benar-benar unik dan eksotis. (Dibantu Ririn/ Poy)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

16

HOME & DESIGN

FOTO-FOTO RIRIN/HARIAN JAMBI

Masjid Al-Falah Kota Jambi

AL-FALAH

Masjid Seribu Tiang Žš‘Šš Desain yang Unik Masjid Al-Falah atau biasa dikenal dengan sebutan Masjid Seribu Tiang, pernah mendapatkan penghargaan di tingkat nasional. Penghargaan tersebut adalah penghargaan di bidang riayah (pemeliharaan pembangunan). Mendapat penghargaan, karena masjid ini dianggap mampu mempertahankan dan memelihara arsitektur dan desain masjid yang unik tersebut. RIRIN, Jambi

K

etika mendengar sebutan Masjid Seribu Tiang, barangkali langsung terbesit bahwa tiang yang digunakan untuk menyangga masjid ini adalah berjumlah seribu. Namun sebenarnya, masjid yang dibangun di atas tanah seluas 2,7 hektare ini, ternyata hanya memiliki tiang penyangga sebanyak 256 tiang. Sebutan seribu tiang mulai ada, dilatarbelakangi oleh jumlah tiang pada masjid ini yang jumlahnya cukup banyak. Berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya, masjid ini menjadikan jumlah tiang sebagai daya tarik tersendiri. Masjid Al-Falah adalah salah satu bangunan kebanggaan masyarakat Jambi. Masjid yang dibangun tanpa menggunakan dinding ini, terletak di Jalan Sultan Thaha Nomor 60 Kelurahan Legok Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Masjid ini berada di lokasi strategis, karena terletak di kawasan pusat kota. Masjid ini memiliki luas bangunan 6.400 meter persegi, yang berdiri di atas tanah seluas 2,7 hektare. Dalam luas tersebut, masjid ini mampu menampung hingga 10 ribu jamaah. Menurut Rajo Bungsu, Imam Masjid Masid Al-Falah, bahwa selain ramai dikunjungi warga untuk beribadah, masjid tersebut juga kerap dikunjungi oleh ulama-ulama terkenal. Salah satunya adalah almarhum KH Abdurrahman Wahid, Syech Ali Jabir, Ustazd Soleh Mahmud dan Zainudin Fikri (anak almarhum KH Zainuddin MZ). “Almarhum Gusdur dulu pernah singgah dan salat di masjid ini. Waktu itu, beliau masih menjabat sebagai Presiden RI. Kemudian Wakil Presiden Boediono, juga pernah singgah salat Jumat di masjid, kalau tidak salah sekitar tiga tahun yang lalu,” ungkapnya.

Sejarah Pembangunan Menurut Rajo Bungsu, ulama masyarakat yang ikut memprakarsai pembangunan Masjid Seribu Tiang tersebut adalah Drs H Abdurrahman Sayoeti, Prof Syekh H Muhammad O Bafadhal, Prof DR H Chatib Quzuwain, Prof DR H Sulaiman Abdullah, H Abdul Kadir Ibrahim, H Saman Muhi, H Nurdin Abdul Ghani, Muhammad Daud (Al Hafizh), H Muhammad Jadawie, H Muhammad Yusuf

Keunikan Arsitektur dan Desain Masjid Al-Falah M

asjid Agung Al-Falah ini, merupakan masjid yang menjadi kebanggaan serta kemasyhuran masyarakat Jambi. Beragam keunikan pada masjid ini yang banyak menarik perhatian. Beragam keunikan tersebut antaralain:

Tiang Penyangga Keunikan yang paling menonjol pada masjid ini, adalah banyaknya tiang penyangga yang digunakan. Tiang penyangga masjid ini berjumlah 256 tiang. Banyaknya tiang penyangga inilah, yang menyebabkan masyarakat menyebutnya dengan sebutan Masjid Seribu Tiang.

Kubah Besar Terdapat sebuah kubah besar di bagian atas masjid ini. Kubah tersebut didesain, dengan warna beragam dan tulisan kaligrafi yang terbuat dari kaca. Masjid ini tidak memiliki dinding kecuali pada bagian barat dan bagian mihrab.

Konsep Terbuka Bentuk bangunan masjid ini, memiliki konsep ter-

buka atau tanpa sekat yang menimbulkan kesan ramah. Pada bagian tengah, dihiasi dengan ornamen ukiran kaligrafi ayat-ayat AlQur’an, nama Allah, nama Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, yang dilengkapi dengan sebuah beduk yang terletak di bagian depan masjid. “Rancangan bangunan yang terbuka tanpa pintu dan jendela, itu memang sejalan dengan nama masjid yaitu kemenangan. Yang bermakna, memiliki kebebasan tanpa kungkungan. Lebih terbuka, tujuannya tidak lain agar muslim manapun bebas masuk dan melaksanakan ibadah di masjid ini,” ungkap Fachrori Umar, Ketua Masjid Al-Falah. Hingga saat ini, bentuk arsitektur dari masjid tetap dipertahankan, sesuai dengan bentuk awalnya. Renovasi pada masjid tersebut memang pernah dilakukan, namun hanya berupa penambahan ukiran pada mihrab imam, tanpa merombak bentuk awal masjid dan juga mengganti pembungkus tiang pada tahun 2008 yang lalu.(rin/poy)

RIRIN/HARIAN JAMBI

Fachrori Umar selaku Ketua Masjid Al-Falah bersama dengan Muhammad Zubir selaku Imam tetap Masjid Al-Falah.

Dahali, H Muhammad Zuhdito, H Said Magwie, Drs H Hasyip Kalimuddin Syam, H Majid Ghaffar, H Abdul Kadir Aripin dan juga beberapa tokoh lainnya. Masjid ini dibangun di atas lahan tanah seluas 2,7 hektare dan memiliki luas bangunan sebesar 6.400 meter persegi. Proses pembangunan masjid ini memakan yang cukup lama, yakni 10 tahun. “Pembangunannnya dimulai dari tahun 1970 sampai dengan 1980. Namun pada dasarnya, untuk perencanaan pembangunan masjid itu, idenya sudah sejak tahun 1960,” ujarnya. Berdasarkan cerita dari Junaidi T Noor selaku Sejarawan Jambi, mengatakan bahwa Masjid Agung Al Falah itu berdiri di lahan bekas Istana Tanah Pilih dari Sultan Thaha Syaifudin. Karena pada tahun 1858, saat terpilih menjadi sultan di Kesultanan Jambi, Sultan Thaha Syaifudin membatalkan semua perjanjian yang dibuat Belanda dengan mendiang ayahandanya. Karena perjanjian tersebut sangat merugikan Kesultanan Jambi. “Akhirnya, Belanda mengancam akan menyerang istana. Namun sebelum niatnya kesampaian, Sultan Thaha telah lebih dulu menyerang pos Belanda yang ada di kawasan Kumpeh Muarojambi. Maka Belanda pun ikut menyerang dan menghancurkan istana Sultan Thaha,” ujarnya. Kemudian pada tahun 1906, lokasi lahan Tanah Pilih yang dihancurkan oleh Belanda tersebut, dijadikan sebagai asrama tentara Belanda. Namun dengan perjuangan yang gigih, akhirnya lokasi tersebut dapat dikuasai kembali oleh pemerintah Sultan

Thaha. Setelah itu, lokasi Tanah Pilih ini menjadi markas asrama para tentara Jambi. Kemudian, para ulama sepakat untuk merelokasi asrama tentara untuk dibangun sebuah masjid. Salah satu alasan dibangunnya masjid di lokasi tersebut, karena lambang Jambi mengacu pada gambar masjid. Kemudian, pada tahun 1960 perancangan desain masjid sudah ditentukan. Namun untuk pelaksanaanya, baru dibangun pada tahun 1970. Untuk dana, anggaran pembangunan berasal dari APBD Provinsi Jambi. “Setelah selesai dibangun, sekitar tahun 1980 dalam jangka kurang lebih sekitar tiga tahun, barulah masjid tersebut diresmikan. Tepatnya setelah diproklamasikannya kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Dan tepat pada tanggal 29 September 1980, Masjid Agung Al-Falah ini diresmikan oleh Bapak Soeharto, yang menjabat sebagai Presiden RI pada waktu itu,” ujarnya.

Makna Nama Setiap sesuatu yang telah dibangun diperlukan suatu nama. Tujuannya adalah sebagai identitas yang sifatnya secara spesifik dapat melambangkan berbagai keunggulan dan kelebihan. Oleh karena itu, setelah masjid tersebut dibangun, maka beberapa masyarakat Jambi pun menginginkan agar masjid tersebut mempunyai nama. Kemudian banyak nama alternatif yang timbul, namun para ulama sepakat untuk memberikan sebutan Masjid Al-Falah yang berarti Kemenangan. Makna dari nama Al-Falah

itu adalah kehidupan manusia di dunia itu harus memperolah kemenangan, yaitu dengan cara mempertebal keimanan, ketaqwaan dan juga menjalankan berbagai aktivitas sesuai dengan jalan Allah. “Kalau untuk nama Masjid Seribu Tiang itu, lahir dari pendatang yang singgah di masjid. Karena melihat banyaknya tiang penyangga masjid, maka tanpa disadari pengunjung itu menyebut nama Masjid Seribu Tiang. Dan sejak saat itulah hingga saat ini masjid Al-Falah lebih dikenal dengan nama Masjid Seribu Tiang,” ungkap Junaidi.

Kegiatan Rutin Masjid Usaha Ta’mirul masjid atau memakmurkan masjid itu merupakan syarat penting dalam pembangun sebuah masjid. Oleh karena itu, selain dari aktivitas ibadah rutin, perlu juga dilengkapi dengan kegiatan yang lain. Dalam hal ini, masjid Al-Falah mempunyai beberapa kegiatan. Mulai dari kegiatan harian seperti salat maktubah dan nafilah. Kegiatan ini dilakukan, baik bagi karyawan, remaja masjid, pelajar, masyarakat dan sebagainya. Kemudian, juga terdapat kegiatan ceramah, bimbingan tempat manasik haji dan umrah, serta ada pengajian di setiap harinya. Selain kegiatan harian, ada juga keiatan mingguan, di antaranya adalah aktivitas salat Jumat yang disiarkan langsung oleh RRI dan TVRI (Insidentil), pengajian majelis ta’lim, BKMT, dan pengajian Alhidayah serta Forsa, yang rutin diadakan se-

tiap hari Selasa. Sedangkan untuk kegiatan bulanannya adalah pengajian Al Qur’an bagi remaja, tabligh dan tausiah serta pengajian masyarakat intelektual. Namun, ada juga kegiatan tahunan seperti menyambut Tahun Baru Hijriah, peringatan Isra’ dan Mi’raj, peringatan Maulid Nabi, peringatan Nuzulul Qur’an, shalat Tarawih dengan Imam Tahfis 30 Juz setiap bulan Ramadhan, tadarus Al- Qur’an oleh IPQAH Provinsi Jambi, buka puasa bersama pada bulan Ramadhan, salat I’dain (Idul Fitri dan Idul Adha) dan juga menyelenggarakan penyembelihan hewan Qurban pada Idul Adha. “Namun kalau setiap bulan Ramadhan itu, kegiatan di masjid ini lebih banyak dan yang menjadi salah satu program masjid yang cukup menarik adalah tadarus Al Qur’an. Yang setiap malamnya dan disiarkan langsung oleh RRI Jambi. Tadarus ini diisi oleh qori dan qoriah terbaik Provinsi Jambi, termasuk para hafizh (penghafal Alquran) di Provinsi Jambi,” ujar Rajo Bungsu, Imam Masjid Al-Falah. Namun, untuk kegiatan yang lain ia mengungkapkan, juga ada tentang pemberantasan buta aksara Arab, menyediakan pembinaan untuk para mualaf, wirid setiap malam Jumat, pengajian setiap Jumat, pengajian Subuh, i’tikaf setiap 10 hari terakhir atau waktu ganjil pada bulan suci Ramadhan dan ada juga pramuka masjid untuk anak-anak yang berada di sekitar Masjid Al-Falah. (*/poy)

Mempertahankan Fungsi dan Arsitektur Bangunan SEBAGAI masjid kebanggaan, sudah selayaknya jika Masjid Al-Falah ini harus dijaga dan dilestarikan bentuk bangunan awalnya. Karena, fungsi dari masjid ini adalah sebagai sarana untuk menimba ilmu pengetahuan baik untuk anak-anak, remaja ataupun yang tua. Yakni melalui naungan pendidikan sekolah Al-Falah dan pengajian. Ini disampaikan Fachrori Umar, Wakil Gubernur Jambi, yang juga merupakan Ketua Pengurus Masjid Al-Falah. “Masjid inikan sebagai simbol kemashyuran dan cita-cita masyarakat Jambi. Jadi harus mengedepankan pengamalan agama dalam berbangsa dan bernegara, sesuai dengan lambang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang memiliki sebuah gambar masjid, gong dan Keris Siginjai yang dilengkapi pula dengan air Sungai Batanghari,” ungkapnya. Pengajian tersebut tergabung dalam beberapa kelompok, mulai dari kelompok Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Forum Organisasi Silaturahhim Antar Pengajian (Forsap), maupun Pengajian Antar Maghrib-Isya (PAMI) dan sebagainya. Selain itu, fungsi yang lainnya adalah sebagai sarana peningkatan dakwah

Islamiyah dan silaturahmi, baik di kalangan mahasiswa, cendikiawan dan juga para pengurus remaja masjid. Menurutnya, untuk tetap menjaga bentuk awal dari masjid bersejarah tersebut, renovasi masjid boleh saja dilakukan. Tetapi harusnya, tidak menghilangkan bentuk semula dari masjid tersebut. Apalagi Masjid Al-Falah tersebut merupakan salah ikon mewah di Jambi, yang bisa menarik perhatian wisatawan. Jadi, arsitektur unik, seperti tiang penyangga, hiasan kaligrafi Al-Qur’an yang ada, harus tetap dijaga. “Jadi bentuk bangunan masjid tersebut harus dilestarikan. Apalagi, masjid merupakan salah satu masjid ikon Jambi. Jadi dengan adanya ciri khas dari bangunan itulah nantinya, juga dapat dijadikan salah satu daya tarik wisata di kota ini. Oleh karena itu, kegiatan dan ormanen bangunan itu selalu dipelihara. Saya berharap, agar ke depannya masjid ini bisa lebih meningkatkan kegiatan keagamaan. Kemudian juga pengurusnya lebih kompak. Karena kalau pengurusnya kompak, cara memakmurkan masjid itu nantinya memang akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. (rin/poy)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

17

PROPERTI PERTAMA DI MUAROJAMBI

BUKIT CINTO KENANG ASRI

Bukit Cinto Kenang Asri, Hunian Strategis di Jantung Sengeti Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan memulai pembangunan sebanyak 30 ribu unit rumah subsidi untuk pegawai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program rumah subsidi ini dilaksanakan mulai pada Februari 2014 mendatang dengan skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). HESTI OKTAVIANI P, Jambi

D

ari total 30 ribu unit tersebut, 20 ribu unit di antaranya tersebar di berbagai kawasan di Indonesia Tengah dan Timur. Sedangkan 10 ribu lainnya tersebar di kawasan Indonesia barat. Di Jambi ada salah satu pengembang yang turut serta dalam menjalankan program tersebut, yakni PT Fajar Agung Sentosa, Developer dan Real Estate adalah pengembang Perumahan Bukit Cinto Kenang Asri (CKA). Salah satu perumahan yang menawarkan rumah dengan fasilitas kredit subsidi pemerintah untuk rumah MBR, dengan fasilitas kredit bunga subsidi dari bank. Target pasar adalah para PNS, pegawai swasta, seperti pabrik sawit, perkebunan dan WKS di daerah setempat. Perumahan dengan luas lahan 1,9 Ha ini akan dibangun lebih kurang 112 unit rumah terletak di Km 26 Lintas Timur, Sengeti, Muarojambi. Tepatnya sekitar 100 meter dari gerbang perkantoran Bupati Muarojambi, sehingga letak perumahan ini sangat strategis di Kota Sengeti yang merupakan ibukota Kabupaten Muarojambi. Direktur PT FAS Ramond Fauzan mengatakan, untuk Perumahan Bukit Cinto Kenang

Asri sedang dalam tahap pembangunan. Penjualan dibuka sejak pada pertengahan Desember 2013 dan telah dibangun hampir 20-an unit. Sementara yang akan dibangun lebih kurang 112 unit, namun tidak semua yang dibangun rumah MBR, terdapat 60% rumah MBR, dan 40% lainnya menengah. Perumahan Bukit Cinto Kenang Asri menawarkan beberapa tipe, yakni tipe 36/120, tipe 40/120, dan tipe 45/130. Selain itu Perumahan Bukit Cinto Kenang Asri juga dilengkapi dengan taman yang bisa menjadi tempat bermain anakanak sehingga lingkungan ini menjadi tempat hunian yang nyaman di Kota Sengeti, Muarojambi. Jalan di lingkungan perumahan merupakan aspal dan untuk air bersih disediakan sumur di setiap rumahnya. Karena letaknya di sekitar kaki Bukit Baling sehingga kualitas air sumur daerah ini lebih bagus daripada lokasi perumahan lainnya di Sengeti.

Sediakan Rumah untuk MBR Karena pada dasarnya standar fasilitas untuk rumah MBR hanya cukup diplaster luar dalam,

jalan hanya perkerasan, dan itu yang membuat image kumuh pada rumah MBR. Namun PT FAS mencoba menghilangkan kesan tersebut dengan memberikan suatu yang lebih bagi rumah MBR ini. “Kita mencoba untuk bagaimana agar rumah MBR tidak terkesan kumuh adalah dengan memberi fasilitas jalan aspal, air bersih, rumah dengan desain modern minimalis dan lain sebagainya, sehingga meskipun rumah MBR namun tetap terlihat asri, bersih dan berkelas,” kata Ramond. Dengan kelebihan-kelebihan itulah Perumahan Bukit Cinto Kenang Asri menjadi lingkungan hunian yang nyaman dan dengan nilai investasi yang pasti akan naik tiap tahunnya. Apalagi saat ini Kota Sengeti lagi berbenah dalam pembangunan daerahnya. Di perumahan yang terdapat fasilitas kredit subsidi pemerintah untuk rumah MBR ini, PT FAS memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memiliki rumah dengan cicilan hanya Rp 635.000, per bulan dan didukung oleh Bank BTN. Karena kemudahan itu konsumen menjadi sangat antusias untuk memiliki perumahan yang baru di-launching pertengahan Desember 2013 ini. Ramond mengatakan bahwa perkembangan properti di Jambi saat ini cukup bagus, dilihat dari banyaknya pemain baru yang muncul, mengenai tingkat kesulitan dalam memasarkan rumah MBR. “Tingkat kesulitan relatif, karena saat ini rumah MBR merupakan segmen paling besar, yang mana jika kita lihat dengan skema pyramid. Maka untuk bagian bawah yang paling besar adalah permintaan akan

LOKASI di sebelah Kantor Bupati Muarojambi dengan fasilitas rumah subsidi cicilan mulai dari Rp 600 ribuan. Dekat dengan sarana pendidikan dan kesehatan, rumah tunggal dengan jalan lingkungan aspal, air bersih dan desain modern minimalis.

Terdapat 3 type yakni type 36/120 , type 40/120, dan type 45/130. Spesifikasi Spesifi kasi Type 36: Dinding Kusen Atap Pondasi Sloof/kolom Plafond Daun pintu Air Listrik

: Bata Plester Luar dalam : Kayu kelas 2 : Metal roof : Batu bata / setara : Beton bertulang : Triplek : Panel dan double taekwood :Sumur :1300 w

Spesifikasi type 40 Dinding Kusen Atap Pondasi Sloof/kolom Plafond Daun pintu Air Lantai Listrik

: Bata Plester Luar dalam, cat : Kayu Kelas 2 : Metal Roof :Batu bata / setara :Beton bertulang : Triplek : Panel dan double taekwood :Sumur :Keramik :1300 w

Spesifikasi type 45

HESTI/HARIAN JAMBI

SENGETI: Perumahan Bukit Cinto Kenang Asri di Sengeti Kabupaten Muarojambi.

rumah MBR,” katanya. Namun untuk saat ini Jambi kekurangan rumah MBR di dalam kota. PT PAS akan membangun rumah MBR di dalam Kota Jambi yakni Fajar Kenali Permai, untuk yang di Sengeti pun perumahan terdapat di dalam Kota Sengeti. Pada hari Senin, 20 Januari 2014 perumahan ini akan mengikuti Pameran Properti di Jamtos, Jambi. Di mmana selama pameran tersebut akan diberikan promo diskon DP cukup dengan membayar 500

ribu, konsumen sudah bisa memiliki rumah. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Fajar Agung Sentosa yang telah berpengalaman sejak 2007 di Kota Jambi. Selain CKA pengembang juga mengembangkan beberapa lokasi di Kota Jambi di antaranya perumahan Sukasari Residence, Fajar Kenali Estate dan Fajar Kenali Permai. PT Fajar Agung Sentosa beralamat di Jalan Setia Budi No 28 RT 08 Kasang, Jambi Timur, Jambi. (*/lee)

Dinding Kusen Atap Pondasi Sloof/kolom Plafond Daun pintu Air Lantai Listrik

: Bata Plester Luar dalam, cat : Petaling atau setara : Metal roof : Batu bata / setara :Beton bertulang :Ggypsum : Panel dan double taekwood : Sumur : Keramik : 300 w

Syarat – syarat Umum: - KTP suami/istri - Kartu keluarga - Foto 3x4, suami/istri - Surat keterangan belum punya rumah dari kelurahan (RSH) - Surat persetujuan istri/suami. - Pegawai negeri - Karpeg - SK awal – SK akhir - Slip gaji - Pegawai Swasta - Surat Keterangan Kerja

Mencari Konsep Hunian Perkotaan yang Ideal Penetapan fungsi Kota Jambi sebagai “kota jasa” adalah sangat tepat, namun perlu disadari bahwa penetapan ini membawa implikasi yang luas pada berbagai aspek dan sudah barang tentu pula harus diikuti dengan perubahan-perubahan yang mendasar agar dapat berkompetisi dengan kota-kota lainnya. ROSENMAN M, Jambi

P

engalaman empiris mengajarkan bahwa, akibat penetapan fungsi kota tersebut, secara pasti struktur fisik Kota Jambi akan berubah. Kawasan pusat kota akan mengalami perubahan fungsi yang sangat cepat dari lokasi permukiman menjadi pusat kegiatan jasa, keuangan, pusat perbelanjaan (supermall), perkantoran, pusat hiburan dan lainnya. Seiring dengan meningkatnya nilai properti terutama harga tanah, maka dengan sendirinya permukiman akan bergeser ke arah “pinggiran” kota. Hal tersebut merupakan fenomena umum kota-kota di dunia, terutama Asia Tenggara, Bangkok, Manila dan Jakarta mengalami hal tersebut, demikian juga dengan kota Johor Bahru, Penang, dan Surabaya, tentu dengan skala yang berbeda. Demikian dikatakan Ir Tigor GH Sinaga, Sekjen NHDC (National Housing Development Community) kepada Harian Jambi. Menurutnya, memasuki abad ke 21 ini, gaya hidup masyarakat perkotaan cenderung dituntut efisien dan praktis, dengan segala kemudahankemudahannya. Sementara kemajuan teknologi dan meningkatnya angka usia peluang hidup manusia telah pula menuntut naiknya standard

IST/HARIAN JAMBI

Ir Tigor GH Sinaga tingkat kepuasan akan pelayanan. Dalam pertumbuhan perkotaan kecenderungan ini dapat terlihat dengan semakin menyebarnya pusat pusat kegiatan bisnis yang cederung mendekati daerah hunian. Bahkan dengan adanya kecenderungan munculnya kawasan atau lingkungan baru yang dilengkapi pusat pusat pelayanan bisnis terpadu, guna memenuhi tuntutan akan pelayanan tersebut. Sementara dengan keterbatasan lahan, pertumbuhan kota kearah horizontal dengan resiko kemacetan, polusi dan pemborosan, bukan lagi merupakan pilihan yang bijak dan dengan tingkat mobilitas masyarakat kota yang semakin tinggi. “Maka konsep pengembangan

vertical house akan menggeser konsep pengembangan landed house. Sehingga dengan sendirinya kecenderungan masyarakat untuk tinggal pada rumah susun atau apartemen hanya menunggu waktu saja,” kata lulusan Sarjana Arsitektur ITB ini. Menurut putra kelahiran Jambi berdarah Batak-Sunda/Jawa ini, pembangunan perumahan di Kota Jambi begitu pesat. Sebagai bagian dari masyarakat perkotaan, tentu tidak dapat lepas dari kecenderungan tersebut diatas, suka atau tidak, cepat atau lambat, masyarakat dan pemerintah harus menyikapi hal tersebut. Perlu perumusan kebijakan yang komprehensif dengan komitmen kuat guna mengantisipasi dan mempersiapkan konsep hunian perkotaan yang dapat mengakomodir berbagai kepentingan elemen perkotaan. “Pengalaman masa lalu Kota Batam dan Johor Bahru dengan budaya masyarakat yang tidak jauh berbeda, mungkin dapat mengilhami masyarakat dan penentu kabijakan kita dalam hal menyikapi masalah hunian perkotaan,” katanya. Menurut Tigor Sinaga, tanpa terpenuhinya kebutuhan rumah yang sehat dan layak, rasanya sulit membayangkan kwalitas penerus bangsa. “Beberapa tahun lalu saya ikut seminar Low Cost Housing di Athena, negara maju aja sangat khawatir dan berfikir keras tentang pemenuhan kebutuhan rumah untuk rakyatnya,” katanya.

Sulitnya Mengurus IMB Disebutkan, penguasaan lahan yang jomblang dan tak terarah, perlu perhatian pemerintah ke depan, sehingga harga rumah terkendali. Tigor Sinaga juga merasakan keberadaan dirinya saat ini adalah bentukan masa

lalu yang tak luput dari suasana rumah saat kecil. “Bukankah orang pintar mengatakan bahwa kemampuan dan kepribadian seseorang sangat dipengaruhi lingkungan, dan lingkungan terkecil itu rumah. Rumah adalah tempat calon pemimpin memperoleh pendidikan awal sekaligus wadah persemaian budaya. Tanpa rumah yang layak rasanya sulit membayangkan kwalitas penerus bangsa ini,” ujar Tigor. Kata Tigor Sinaga, bagaimana mungkin bangsa Indonesia ini maju dan dihormati bangsa lain, kalau kebutuhan rumah rakyatnya sulit terpenuhi. Dirinya juga bertekad untuk terus melayani kebutuhan rumah masyarakat. Menyinggung soal kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan rencana pembangunan Rumah Susun Sewa (RUSUNAWA) di Jambi, kata Tigor Sinaga, hal itu harus diluruskan. “Sesungguhnya konstitusi menjamin hak setiap warga negara untuk tinggal di tempat yang layak (UUD’45). Namun saat ini komitment itu sudah tak dijalankan sehingga mengaburkan semua orientasi kebijakan instansi-instansi yang terkait perumahan permukiman,” katanya. Disebutkan, distorsi harga akibat distorsi kebijakan mengakibatkan sulitnya masyarakat memiliki rumah. “Itu yang membuat saya gemes dan ngotot untuk merubah keadaan ini. Terkait Rusunawa, tinggal di rusun harus merubah kebiasaan tinggal di landed house termasuk sikap birokratnya yang berorientasi projek,” ujarnya. “Banyak yang harus dibenahi di negeri ini. Salah satunya kesiapan pemerintah daerah terkait perijinan. Saya yang mencoba mengikuti himbawan Kementrian Perumahan untuk

IST/HARIAN JAMBI

DESAIN: BiszPark, Residende & Commerce Jambi.

membangun Rusunami/condotel pada dua lokasi di Jambi, sampai saat ini satu IMB nya masih tersendatsendat. Terkendala terbatasnya konsultan Amdal dan urusan yang bertele tele,” katanya. Kata Tigor GH Sinaga, jika Tuhan mengijinkan, dirinya juga punya program membangun Rumah Rakyat Sehat dan Terjangkau (RRST) di setiap kota/ kabupaten. Seterusnya di setiap kecamatan mungkin dapat meringankan guru-guru untuk mendapatkan RRST.

Rusunawa Jadi Solusi Menurut anak pasangan dari U Sinaga-Siti Lomrah ini, di Batam tahun 2001 lalu, rumah susun di Batam, khususnya rumah susun sewa, sudah merupakan alternatif utama Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi kebutuhan hunian

perkotaan terutama dilingkungan kawasan industri. Kota yang berpenduduk saat itu 543.000 jiwa ini, terdiri dari 8 kecamatan dengan tingkat laju pertumbuhan penduduk sebesar 12,87% pertahun, 4% pertumbuhan alami, selebihnya adalah pendatang. Jumlah tenaga kerja yang ada 185.195 orang, 48.074 orang belum mempunyai tempat tinggal yang layak, sementara penanganan ruli (rumah liar) yang diperkirakan berjumlah 57.000 buah, baru tertangani 50 % nya dan itupun belum sepenuhnya berhasil. Pemerintah kota telah melakukan upaya relokasi ruli dengan menyediakan kaveling siap bangun, sementara upaya penataan lokasi dan pemutihan juga telah dilakukan bagi lokasi tertentu. Guna memenuhi kebutuhan hunian perkotaan tersebut

dan sebagai langkah antisipasi kambuhnya rumah liar (ruli) Pemerintah Kota Batam memproyeksikan kebutuhan Rusunawa sampai dengan 2006 minimal sebanyak 250 twin block, terdiri dari150 Twin Block T-21 (1 Twin Block 64 unit @ 4 orang) dan 100 Twin Block T-27 (1 Twin Block 96 unit @ 4 orang). Sebagai langkah realisasi tahun 2002 lalu, Pemerintah Kota Batam, melalui Batam Housing Development Board (BHDB) akan segera membangun rusunawa di daerah kampung Aceh. Pemerintah kota itu juga mengharapkan private sector berperan dalam program ini dengan memberikan kemudahankemudahan dalam berinvestasi antara lain mencakup perizinan dan pembedaan harga tanah (Rp.6000,-/m² untuk Rumah susun dan Rs, Rp.45.000,-/m² untuk komersial). (*/lee)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

18

LELANG & NIAGA

MURABIL FADHIL/HARIAN JAMBI

Salah satu penjualan onderdil sepeda motor di Jalan Patimura Nusa Indah Kota Jambi

BISNIS OTOMOTIF

Penjualan Alat-Alat Motor Makin Cerah Meningkatnya kebutuhan akan spare part atau alat-alat untuk variasi motor, berimbas pada meningkatnya berbagai peluang usaha dalam bidang tersebut. Bukan hanya penjualan alat-alatnya, namun usaha di dalam bidang perbaikan alat-alat kendaraan bermotor, juga meningkat secara pesat. Kondisi ini membuat omset dalam bidang usaha ini juga meningkat secara drastis. Alhasil, banyak kalangan pengusaha di kota Jambi yang akhirnya berlomba-lomba untuk ikut serta dalam membuka berbagai usaha dalam bidang otomotif yang tak pernah mati tersebut. MURABIL FADIL, Jambi

K

ยƒยŽยƒย— ย†ย‹ย–ย‹ยŽย‹ย ย†ยƒย”ย‹ ย’ย‡ยวฆ ยŒย—ยƒยŽยƒย ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒ ยย‘ย–ย‘ย” ย›ยƒยย‰ ย…ย—ยย—ย’ ยย‡ยยŒยƒยวฆ ยŒย‹ยยƒยวค ยƒยยƒ ย’ย‡ยŽย—ยƒยย‰ ยย‡ยย„ย—ยยƒ ย—ย•ยƒยŠยƒ ย’ย‡ยยŒย—ยƒยŽยƒย ย•ย’ยƒย”ย‡ย’ยƒย”ย– ยŒย—ย‰ยƒ ย’ยƒย•ย–ย‹ยย›ยƒ ย•ยƒยย‰ยƒย– ยย‡ยยŒยƒยยŒย‹ยยƒยวค ยƒย•ยƒยŽยย›ยƒวกย†ยƒยŽยƒยย„ย‡ย„ย‡ย”ยƒย’ยƒย™ยƒยย–ย— ย•ย‡ย–ย‡ยŽยƒยŠ ยย‡ยย„ย‡ยŽย‹ ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒ ยย‘ย–ย‘ย”วก ย’ยƒย•ย–ย‹ยย›ยƒยƒย†ยƒspare partย›ยƒยย‰ย”ย—วฆ ย•ยƒยย†ยƒยย’ย‡ย”ยŽย—ย†ย‹ย‰ยƒยย–ย‹วคย‡ยย–ย—ย•ยƒยŒยƒ ย’ย‡ย”ยŽย‡ยย‰ยยƒย’ยƒยย†ยƒย”ย‹ย’ยƒย†ยƒยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย– ยย‘ย–ย‘ย”ย›ยƒยย‰ย„ย‹ยƒย•ยƒยย›ยƒย†ย‹ย•ย‡ย†ย‹ยƒยยƒย ย‘ยŽย‡ยŠย‘ยย‘ย‡ยŒยƒยŠย–ย‡ย”ยƒย‘ย–ย‘ย”วกยƒย–ยƒย— ย–ย‘ยย‘ยยŠย—ย•ย—ย•ย’ย‡ย”ยƒยŽยƒย–ยƒยย‘ย–ย‘ยย‘ย–ย‹ยˆวค ยย–ย—ย ย‹ย–ย—วก ย–ย‹ย†ยƒย ย•ยƒยŽยƒยŠ ยŒย‹ยยƒ ย„ยƒยย›ยƒย ยยƒยŽยƒยย‰ยƒย ย›ยƒยย‰ ยย‡ยŽย‹ย”ย‹ย ยย‘ยย†ย‹ย•ย‹ย‹ยย‹ย•ย‡ย„ยƒย‰ยƒย‹ย’ย‡ยŽย—ยƒยย‰ย—ย•ยƒยŠยƒ ย›ยƒยย‰ย…ย—ยย—ย’ยย‡ยยŒยƒยยŒย‹ยยƒยวคยƒยย—ยวก ยŒยƒยย‰ยƒยย•ยƒยŽยƒยŠวกยย‡ย•ยย‹ย–ย‡ย”ยŽย‹ยŠยƒย–ย•ย‹ยวฆ ย’ย‡ยŽวก ยย‡ยย„ย—ยยƒ ย—ย•ยƒยŠยƒ ย–ย‹ย†ยƒยยŽยƒยŠ ย•ย‡ยย—ย†ยƒยŠ ยย‡ยย„ยƒยŽย‹ยยยƒย ย–ย‡ยŽยƒย’ยƒย ย–ยƒยย‰ยƒยวคยƒย”ย‡ยยƒยย‘ย†ยƒยŽยย‡ยย„ย—ยยƒ ย—ย•ยƒยŠยƒย‹ยย‹ยŽย—ยยƒย›ยƒยย„ย‡ย•ยƒย”วค ย‹ยŽย‹ยŠยƒย–ย†ยƒย”ย‹ย•ย‹ย•ย‹ย’ย”ย‘ย†ย—ยวกย’ย‡ยŽย—ยƒยย‰ ย—ย•ยƒยŠยƒย’ยƒย†ยƒย„ย‹ย†ยƒยย‰ย‹ยย‹ย–ย‹ย†ยƒยยย‡ยวฆ ย‰ย‡ยยƒยŽ ย”ย—ย‰ย‹วก ยยƒย”ย‡ยยƒ ย’ย”ย‘ย†ย—ยยย›ยƒ ย„ย—ยยƒยยŽยƒยŠ ย„ยƒย”ยƒยย‰ ย›ย‰ ย„ย‹ย•ยƒ ย„ยƒย•ย‹ ย†ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒยย›ยƒ ย…ย‡ยย†ย‡ย”ย—ยย‰ ยยƒย‹ยวค ย•ยƒยŠยƒ ย‡ยย‰ยย‡ยŽ ย†ยƒย ย•ย‡ยยƒยŽย‹ย‰ย—ย•

ยย‡ยย›ย‡ย†ย‹ยƒยยƒยยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–spare part ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒยย‘ย–ย‘ย”วกย›ยƒยย‰ย†ย‹ย’ย‡ย”ย—ยย–ย—ยวฆ ยยƒย ย„ยƒย‰ย‹ ย•ย‡ยย—ยƒ ยŒย‡ยย‹ย• ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒ ยย‘ย–ย‘ย”ย—ยย—ยยย›ยƒวค ยƒยŽยƒยŠ ย•ยƒย–ย— ย–ย‘ยย‘ ย‘ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย†ย‹ ยƒยŽยƒย ยƒย–ย‹ยย—ย”ยƒ ย†ย‹ ย—ย•ยƒ ยย†ยƒยŠ ย‘ย–ยƒ ยƒยย„ย‹วก ยƒย†ยƒยŽยƒยŠ ย•ยƒยŽยƒยŠ ย•ยƒย–ย— ย–ย‘ยย‘ ย›ยƒยย‰ ย†ย‹ย„ย—ยยƒ ย’ยƒย†ยƒ ย–ยƒยŠย—ย อดอฒอฒอป ยŽยƒยŽย—วค ย‡ยย—ย”ย—ย– ย’ย‡ยย‹ยŽย‹ยยย›ยƒวก ย•ย‡ยŒยƒยยƒย™ยƒยŽย–ย‘ยย‘ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–ย†ย‹ย„ย—ยยƒวก ยย‘ยย†ย‹ย•ย‹ ย’ย‡ยยŒย—ยƒยŽยƒย ย›ยƒยย‰ ย†ย‹ ย–ย‘ยย‘ ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–ย•ย‡ยŽยƒยŽย—ยย‡ยยŒยƒยยŒย‹ยยƒยวค วฒยƒยย‹ ยย‡ยยŒย—ยƒยŽ ยƒยŽยƒย– ย‘ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย†ยƒย”ย‹ ย„ย‡ย”ย„ยƒย‰ยƒย‹ ยย‡ย”ยวก ยย—ยŽยƒย‹ ย†ยƒย”ย‹ ย‘ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย†ยƒย”ย‹ ยย‡ยŽยƒย• ย›ยƒยย‰ ย’ยƒยŽย‹ยย‰ ยย—ย”ยƒยŠยŠย‹ยย‰ย‰ยƒยย‡ยŽยƒย•ย›ยƒยย‰ย’ยƒยŽย‹ยย‰ ยยƒยŠยƒยŽย–ย‡ย”ย•ย‡ย†ย‹ยƒย†ย‹ย–ย‘ยย‘ย‹ยย‹วคย‡ยย–ย— ย•ยƒยŒยƒ ย†ย‡ยย‰ยƒย ย˜ยƒย”ย‹ยƒย•ย‹ ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย›ยƒยย‰ ย•ย‡ย•ย—ยƒย‹ ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย—ยƒยŽย‹ย–ยƒย• ย„ยƒย”ยƒยย‰ ย›ยƒยย‰ยƒย†ยƒวกวณยŒย‡ยŽยƒย•ย‹ย–ยƒย’ย‡ยย‹ยŽย‹ยย‘ยย‘ ย‡ยŒยƒยŠย–ย‡ย”ยƒย‘ย–ย‘ย” ยƒยŽยƒย ย„ย‡ย”ย†ยƒย‰ยƒยย‰ ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–วก ยย‡ยย—ย”ย—ย–ย‹ย–ยƒวกย„ย‡ย”ย„ยƒย‰ยƒย‹ย–ย‹ยย‰ยยƒยŠ ย’ย‘ยŽยƒยŠ ย’ย‡ย†ยƒย‰ยƒยย‰ ย›ยƒยย‰ ย‹ยƒ ยŠยƒย†ยƒย’ย‹ ย•ย‡ยŒยƒย ยย—ยŽยƒย‹ ย„ย‡ย”ย†ยƒย‰ยƒยย‰วค ย—ยŽยƒย‹ ย†ยƒย”ย‹ย’ย‡ยย„ย‡ยŽย‹ย›ยƒยย‰ยย‡ยย‰ย‹ยย‰ย‹ยยยƒย ย„ยƒย”ยƒยย‰ ย›ยƒยย‰ ยย‡ยย’ย—ยย›ยƒย‹ ยย—ยƒยŽย‹วฆ ย–ยƒย• ย†ย‡ยย‰ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย›ยƒยย‰ ยย—ย”ยƒยŠวก ยŠย‹ยย‰ย‰ยƒ ยย‡ ย’ย‡ยย„ย‡ยŽย‹ ย›ยƒยย‰ ย–ย‹ย†ยƒย

ยย‡ยย‰ย‹ยย†ยƒยŠยยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒวก ยƒย•ยƒยŽยยƒย ยย‡ยย†ยƒย’ยƒย–ยยƒย ย„ยƒย”ยƒยย‰ ย›ยƒยย‰ ย„ย‡ย”ยย—ยƒยŽย‹ย–ยƒย•ย†ยƒยย–ยƒยŠยƒยยŽยƒยยƒวค

Jual Alat Plus Servis ย‡ยŽยƒย‹ยยย‡ยยŒย—ยƒยŽยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–ยย‘ย–ย‘ย”วก ยƒย†ยƒย’ย—ยŽยƒย–ย‘ยย‘ย›ยƒยย‰ยย‡ยย—ย–ย—ย•ยยƒย ย—ยย–ย—ย ยย‡ยย›ย‡ย†ย‹ยƒยยƒย ยŒยƒย•ยƒ ย•ย‡ย”วฆ ย˜ย‹ย• ย—ยย–ย—ย ย’ย‡ยŽยƒยย‰ย‰ยƒยยย›ยƒวค ย—ยŽยƒย‹ ย†ยƒย”ย‹ ย’ย”ย‘ย•ย‡ย• ย’ย‡ยยƒย•ยƒยย‰ยƒย ย†ยƒย ย’ย‡ย”ย„ยƒย‹ยยƒย ยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย– ย›ยƒยย‰ ย”ย—ย•ยƒยวก ย†ย‹ย•ย‡ย†ย‹ยƒยยƒย ย‘ยŽย‡ยŠ ย–ย‘ยย‘ ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–วก ย†ย‡ยย‰ยƒยย„ย‹ยƒย›ยƒย›ยƒยย‰ย…ย—ยย—ย’ยย‹ย”ย‹ยย‰วค ยƒยŽย‹ยย‹ย†ย‹ยŽยƒยย—ยยƒยย—ยย–ย—ยยย‡ยวฆ ย„ย‡ย”ย‹ยยƒย ย†ยƒย›ยƒ ย–ยƒย”ย‹ย ย–ย‡ย”ยŠยƒย†ยƒย’ ยย‘ยย•ย—ยย‡ยวคย‰ยƒย”ยย‘ยย•ย—ยย‡ยย›ยƒยย‰ ยย‡ยย„ย‡ยŽย‹ยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–ยย‘ย–ย‘ย”ย†ย‹ย–ย‘ยย‘ ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–วก ยย‡ยย—ย–ย—ย•ยยƒย ย„ย‡ย”ยŽยƒยย‰วฆ ย‰ยƒยยƒยย†ยƒยยƒยยƒยยย‡ยย„ยƒยŽย‹ยŽยƒย‰ย‹ยย‡ ย–ย‘ยย‘ ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย– ย—ยย–ย—ย ยย‡ยย„ย‡ยŽย‹ ย’ย‡ย”ยƒยŽยƒย–ยƒยยย‘ย–ย‘ย”ยย›ยƒย†ย‹ยŽยƒย‹ยย™ยƒยวฆ ย–ย—วคยƒยย—ยย–ย‡ยย–ย—ย•ยƒยŒยƒวกยŠยƒยŽย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย– ยƒยยƒย ยย‡ยย„ย—ย–ย—ยŠวฆ ยยƒย ย„ย‹ยƒย›ยƒ ย›ยƒยย‰

ยŒยƒย—ยŠยŽย‡ย„ย‹ยŠย„ย‡ย•ยƒย”ย†ยƒย”ย‹ย’ยƒย†ยƒยย‡ยวฆ ย„ย—ยยƒ ย–ย‘ยย‘ ย›ยƒยย‰ ยŠยƒยย›ยƒ ยย‡ยยŒย—ยƒยŽ ยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–ยย‘ย–ย‘ย”ย•ยƒยŒยƒวค ยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–ย›ยƒยย‰ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽย•ย‡ย•ย—ยƒย‹ย’ย—ยŽยƒ ย†ย‡ยย‰ยƒย ย•ยƒย–ย—ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒยย›ยƒวค ย‡วฆ ย„ย‡ย”ยƒย’ยƒยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–ย‘ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒ ยย‘ย–ย‘ย” ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽ ย†ย‹ย–ย‘ยย‘ ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–วค ย‡ย’ย‡ย”ย–ย‹ ย‘ยŽย‹ ยย‘ย–ย‘ย”วค ยŽย‹ ยย‡ยย‹ยŽย‹ยย‹ ยŒย‡ยย‹ย•วก ยย‡ย”ย‡ยยย›ยƒวค ยƒย”ย‹ ย•ย‡ยย—ยƒ ย‹ย–ย— ย„ย‡ย”ย„ย‡ย†ยƒ ย’ย—ยŽยƒ ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย†ยƒย ยย—ยƒยŽย‹วฆ ย–ยƒย•ยย›ยƒวค ย†ยƒ ย›ยƒยย‰ ย†ย‹ยยƒยยƒยยƒย ย‘ยŽย‹ ยย‡ย•ย‹ยวกย‘ยŽย‹ย•ยƒยย’ย‹ยย‰วคยŽย‹ยย‡ย•ย‹ยย†ย‹วฆ ย’ย‡ย”ย—ยย–ย—ยยยƒยย—ยย–ย—ยย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒยย‘ย–ย‘ย” อถย–ยƒยวกย•ย‡ย†ยƒยย‰ยยƒยย‘ยŽย‹ย•ยƒยย’ย‹ยย‰ย†ย‹วฆ ย’ย‡ย”ย—ยย–ย—ยยยƒยย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒยย‘ย–ย‘ย”อดย–ยƒยวค  ยŽ ย‹  ย ย‡ ย ย‹ ยŽ ย‹ ย ย‹  ย„ ย‡ ย” ย„ ยƒ ย‰ยƒ ย‹ ย ยƒ ย… ยƒ ย  ย ย‡ ย” ย‡ ย ย ย› ยƒ ย›ยƒยยย‹ ยƒย†ยƒ ยƒยยƒวฆ ยŽย—ย„ย‡วก ย‘ย’อณวก ย’ยš ย‰ย‘วก ย‡ย†ย‡ย”ยƒยŽ ย‹ยŽ ยŠย‡ยŽยŽ ย‡ยŽย‹ยšวกย†วฆ ย˜ยƒยย…ย‡วกย˜ยƒยŽย—ย„ย‡วก ยƒย–ย”ย‘ยŽวก ยย†ย—ย”ย‘ ย†ยƒย ย•ย‡ย„ยƒย‰ยƒย‹ยวฆ ย›ยƒวค ย‘ยƒยŽ ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย„ย‡ย”ย˜ยƒย”ย‹ยƒย•ย‹วก ย†ยƒย ย‘ยŽย‹ ยŒย—ย‰ยƒ ย†ย‹ย•ย‡ย•ย—ยƒย‹ยยƒย ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย—ยƒย–ยƒย ยŽย‹ย–ย‡ย”วก ย†ยƒยยŒย‡ยย‹ย•ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒยย‘ย–ย‘ย”ยย›ยƒวค ย‡ย„ย‡ย”ยƒย’ยƒ ย–ย‘ยย‘ ยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย– ยย‘ย–ย‘ย” ย›ยƒยย‰ยƒย†ยƒย†ย‹ย‘ย–ยƒ ยƒยย„ย‹วกย”ยƒย–ยƒวฆย”ยƒย–ยƒ ยย‡ยย›ย‡ย†ย‹ยƒยยƒย ยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย– ย•ย‡ย’ย‡ย”ย–ย‹วข ย‘ยŽย‹ย†ยƒยย„ยƒยยย‘ย–ย‘ย”วคยŽย‹ย›ยƒยย‰ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽ ยƒยย–ยƒย”ยƒยŽยƒย‹ยยƒย†ยƒยŽยƒยŠวขยŽย‹วกยƒยยƒยŽย—ย„ย‡วค ยŽย‹ย›ยƒยย‰ย†ย‹ยยŠย—ย•ย—ย•ยยƒยย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒยย‘วฆ ย–ย‘ย”อถย–ยƒยวกอดย–ยƒยวกย—ยย–ย—ยยย‘ย–ย‘ย”ยยƒย–ย‹ย… ยย‡ยยƒยยƒย‹ย‰ยƒย”ย†ยƒย†ยƒยย•ย‡ย„ยƒย‰ยƒย‹ยย›ยƒวค ยย–ย—ย ย’ย‡ยย‰ย‰ย—ยยƒยƒย ยย‘ย–ย‘ย” ยยƒวฆ ย–ย‹ย…วก ยŒย—ย‰ยƒ ยย‡ยยƒยยƒย‹ ย‘ยŽย‹ ย‰ยƒย”ย†ยƒยวค ยŽย‹ ย‰ยƒย”ย†ยƒย ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ อณอต ย”ย‹ย„ย—วค ยƒยยƒยŽย—ย„ย‡ ยยƒย–ย‹ย… ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ อตอด ย”ย‹ย„ย—วคยƒยยƒยŽย—ย„ย‡อถย–ยƒยย’อตอดย”ย‹ย„ย—วก ยƒยยƒยŽย—ย„ย‡ย•ย’ย‡ย”ย–ย’อตอบย”ย‹ย„ย—วค ย†ยƒ ยŒย—ย‰ยƒ ยŽย‹ ย‘ย’อณ ย†ย‡ยย‰ยƒย ย–ยƒวฆ ยยƒย”ยƒยอฒวกอบยŽย‹ย–ย‡ย”ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒย’อตอตย”ย‹ย„ย—วก อณยŽย‹ย–ย‡ย”ย’อตอบย”ย‹ย„ย—วกย‘ย’ยƒย–ย‹ย…ย’ อตอทย”ย‹ย„ย—วค ยŽย‹ ยย†ย—ย”ย‘ อถ  ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ อตอด ย”ย‹ย„ย—วก ยย†ย—ย”ย‘ ยƒย–ย‹ย… ย’ อตอธ ย”ย‹ย„ย—วก ยย†ย—ย”ย‘ ยƒย…ย‹ยย‰ ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ อถอต ย”ย‹ย„ย—วก ย˜ยƒยŽย—ย„ย‡ อด ย–ยƒย ย’ อณอบ ย”ย‹ย„ย—วก ย‡ย†ย‡ย”ยƒยŽ ยŽย–ย”ยƒย–ย‡ย…ยŠ อฒวกอบ ยŽย‹ย–ย‡ย” ย’

ย†ย‡ย”ยƒยŽ อดอนย”ย‹ย„ย—วก ย‡ย†ย‡ย”ยƒยŽ ยŽย‹ย–ย‡ย” ยŽย–ย”ยƒย–ย‡ย…ยŠ อณ ยŽย‹ย–ย‡ย” ย—วก ย‡ย•ย”ยƒย ย’ อดอบ ย”ย‹ย„ย—วก อถอฒ ย’ อดอท ย”ย‹ย„ย— ย’ยš อณ วกวก ย—ยƒย–ยƒย อฒวก อบ ยŽย‹ย–ย‡ย” ย’ ย’ ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย—ยƒย–ยƒย ย’ยšอณ อณ ยŽย‹ย–ย‡ย” ย’ อตอบ ย”ย‹ย„ย— อตอณย”ย‹ย„ย—วกย’ยšอณอณยŽย‹ย–ย‡ย”ย’อตอบย”ย‹ย„ย—วก ย’ยš อด  ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย—ยƒย–ยƒย อฒวกอบ ยŽย‹ย–ย‡ย” ย’อตอถย”ย‹ย„ย—วค ย‡ยย—ย†ย‹ยƒยวก ยŠย‡ยŽ ย‡ยŽย‹ยš ย’ อถอป ย”ย‹ย„ย—วกยŠย‡ยŽอถย–ยƒยย’อตอฒย”ย‹ย„ย—วกยŠย‡ยŽ อดย–ยƒยย’อดอบย”ย‹ย„ย—วกยƒย•ย–ย”ย‘ยŽอถย–ยƒยย’ อดอนย”ย‹ย„ย—วกย˜ยƒยŽย—ย„ย‡อถย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒย’ อดอดย”ย‹ย„ย—วกย˜ยƒยŽย—ย„ย‡ย…ย‘ย‘ย–ย‹ย…ย›ยšอดอฒย™วฆ อถอฒวกย†ย‡ยย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒย’อดอธย”ย‹ย„ย—ย†ยƒย ย”ย‹ยยƒย’ย’อตอดย”ย‹ย„ย—

Ban Motor ย‡ยŽยƒย‹ยย‘ยŽย‹วกย„ย‡ย”ย„ยƒย‰ยƒย‹ย–ย‘ยย‘ย–ย‡ย”ย•ย‡วฆ ย„ย—ย– ยŒย—ย‰ยƒ ยย‡ยยŒย—ยƒยŽ ย„ยƒย ยย‘ย–ย‘ย” ย†ย‡ยย‰ยƒย ย„ย‡ย”ย„ยƒย‰ยƒย‹ ย–ย‹ย’ย‡วค ยƒย ยŽย—ยƒย” ย†ยƒยย„ยƒยย†ยƒยŽยƒยย†ย‡ยย‰ยƒยย„ย‡ย”ย„ยƒย‰ยƒย‹ ยย‡ย”ย‡ยยƒ ย†ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒวค ย—ยŽยƒย‹ ย†ยƒย”ย‹ ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย–ย‡ย”ยย—ย”ยƒยŠ ย•ยƒยย’ยƒย‹ ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย›ยƒยย‰ย’ยƒยŽย‹ยย‰ย–ย‹ยย‰ย‰ย‹ย†ย‡ยย‰ยƒยยย—ยƒยŽย‹วฆ ย–ยƒย•ย›ยƒยย‰ย’ยƒยŽย‹ยย‰ย„ยƒย‰ย—ย•วคย‡ย„ย‡ย”ยƒย’ยƒ ยย‡ย”ยย„ยƒยย›ยƒยย‰ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–วกย†ย‹ ยƒยย–ยƒย”ยƒยย›ยƒวข วก วก วกวค ยƒยวฆย„ยƒยย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽย†ย‡ยย‰ยƒย ย„ย‡ย”ย„ยƒย‰ยƒย‹ ยŠยƒย”ย‰ยƒวก ย†ย‡ยย‰ยƒย ย”ย‹ยย…ย‹ยƒยวข ย„ยƒยยย‡ย”ย‡ย วกย—ยย—ย”ยƒยย„ยƒยย„ย‹ยƒย•ยƒ ย†ย‡ยย‰ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ อตอฒ ย”ย‹ย„ย—วค ย‹ยยƒ ยŽยƒยย‰ย•ย—ยย‰ย†ย‡ยย‰ยƒยย„ย‹ยƒย›ยƒย’ย‡ยยƒย•ยƒยวฆ ย‰ยƒยยย‡ยยŒยƒย†ย‹ย’อตอทย”ย‹ย„ย—วคยƒย  ย†ย‡ยย‰ยƒยย—ยย—ย”ยƒยย„ย‡ย•ยƒย”อดอทอฒยšอณอบย†ยƒย อดอนอทยšอณอบวก ย„ย‹ยƒย•ยƒยย›ยƒ ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽ ย†ย‡ยย‰ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒย•ย‡ย†ย‹ยย‹ย–ยŽย‡ย„ย‹ยŠย–ย‹ยย‰ย‰ย‹วกย›ยƒยยย‹ ย’อตอทย”ย‹ย„ย—วคย‹ยŽยƒยƒยย‰ย•ย—ยย‰ย’ยƒย•ยƒยย‰ ย†ย‹ ย–ย‘ยย‘ ยยƒยยƒ ยŠยƒย”ย‰ยƒยย›ยƒ ยย‡ยยŒยƒย†ย‹ ย’อถอฒย”ย‹ย„ย—วค ยƒย ยŽย—ยƒย” ยŒย—ย‰ยƒ ยย‡ยย‹ยŽย‹ยย‹ ยย‘ย†ย‡ยŽ ยŒย‡ยย‹ย• ย„ยƒย ย›ยƒย‹ย–ย— ย„ยƒย ย•ย’ย‘ย”ย– ย†ยƒย ย—ยย†ย‡ย”ย„ย‘ยย‡ศ‹ย–ย—ย„ย‡ยŽย‡ย•วกศŒย†ยƒยย•ย’ย‘ย”ย– ยƒยย†ย‡ย”ย„ย‘ยย‡ ศ‹ย–ย—ย„ย‡ย–ย›ย’ย‡ศŒวก ย†ย‹ยŒย—ยƒยŽ ย†ย‡ยย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒย›ย‰ย„ย‡ย”ย˜ยƒย”ย‹ยƒย•ย‹วกยย—ยŽยƒย‹ ย†ยƒย”ย‹ยŠยƒย”ย‰ยƒย’อณอนอธย”ย‹ย„ย—ยŠย‹ยย‰ย‰ยƒย’ อธอฒอฒย”ย‹ย„ย—ยƒยวค ย†ยƒ ย’ย—ยŽยƒ ย‘ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย›ยƒยย‰ ย†ย‹ยยƒวฆ ยยƒยยƒยย‹ย•ย…ย’ยƒย†ยƒย–ยƒย—ยยƒยย’ยƒย•ย”ย‡ย ย…ยƒยย”ยƒย ย†ย‡ย’ยƒย ย„ย‡ยŽยƒยยƒยย‰วค ยยƒยวฆ ย’ยƒย• ย”ย‡ย ยŒย—ย‰ยƒ ยƒย†ยƒ ย›ยƒยย‰ ยƒย•ยŽย‹วก ย†ยƒย ยƒย†ยƒ ย›ยƒยย‰ ย„ย‹ยƒย•ยƒวก ยŒย‡ยย‹ย• ย‹ยย‹ ย–ย‡ย”ย†ย‹ย”ย‹

ย† ยƒ ย” ย‹ย‹ ย„ย‡ย”วฆ ย„ยƒย‰ยƒย‹ยย‡ย”ย‡ยวกย•ย‡ย’ย‡ย”ย–ย‹ยŠย‘ยŠย‘วก วก ยƒยยƒยย‘วค ยƒยย’ยƒย• ยย‡ย”ย‡ย ยŠย‘ย…ย‘ ย•ยƒย–ย—ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒยย›ยƒ ย—ยย–ย—ย ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒ ยย‘ย–ย‘ย” ย›ยƒยย‰ย„ย‡ย”ย—ยย—ย”ยƒยยย‡ย…ย‹ยŽยƒย–ยƒย—ย„ย‡ย„ย‡ย ย•ย‡ยย‹ย–ยƒย” ย’ อดอท ย”ย‹ย„ย—วก ย•ย‡ย†ยƒยย‰ยยƒย ยย‘ย–ย‘ย”ย—ยย—ย”ยƒยย„ย‡ย•ยƒย”ย•ย‡ยย‹ย–ยƒย”ย’อตอฒ ย”ย‹ย„ย—วคย‡ยย‡ยย–ยƒย”ยƒยย‡ย”ย‡ย ย†ย‡ยวฆ ย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒย’อดอทย”ย‹ย„ย—วกย•ยƒยยƒยŠยƒยŽวฆ ยย›ยƒย†ย‡ยย‰ยƒยยƒยยƒยย‘ย’อดอทย”ย‹ย„ย—วก ยย‡ย”ย‡ย ยย†ย‘ย’ยƒย”ย–ย’อตอทยŠย‹ยย‰ย‰ยƒย’ อถอฒ ย”ย‹ย„ย—วค ย‡ยย—ยƒยย›ยƒ ย†ย‹ยย‡ยŽย‘ยย’ย‘ยวฆ ยยƒยวกยƒย†ยƒย›ยƒยย‰ย„ย‹ยƒย•ยƒย†ยƒยยƒย†ยƒย›ยƒยย‰ ยƒย•ยŽย‹วค ยย–ย—ย ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ยƒย•ยƒย”ยƒย ย›ยƒยย‰ ย„ย‹ยƒย•ยƒ ยƒย–ยƒย— ย•ย–ยƒยย†ยƒย” ย’ อดอท ย”ย‹ย„ย—วค ย‡ย†ยƒยย‰ยยƒยย›ยƒยย‰ยƒย•ยŽย‹ย’อถอฒย”ย‹ย„ย—วก ย–ย‡ย”ย‰ยƒยย–ย—ยย‰ ยŒย‡ยย‹ย• ยย‡ย”ย‡ย ยย‘ย–ย‘ย”วค

Grip Stang ย‡ยย‹ย• ยŽยƒย‹ยยย›ยƒ ย›ยƒยย‰ ย†ย‹ย•ย‡ย†ย‹ยƒยยƒย ย‘ยŽย‡ยŠย–ย‘ยย‘ยƒยŽยƒย–วฆยƒยŽยƒย–ยย‘ย–ย‘ย”ยƒย†ยƒยŽยƒยŠ

ย”ย‹ย’ ย–ยƒยย‰วก ย›ยƒยยย‹ ย•ยƒย”ย—ยย‰ ย•ย–ยƒยย‰ ยย‘ย–ย‘ย”วค ย‡ยย‹ย•ย‹ยย‹ยŒย—ย‰ยƒย–ย‡ย”ย„ยƒย‰ย‹ย†ย—ยƒวก ย›ยƒยยย‹ย’ย‡ยย†ย‡ยย†ยƒยย’ยƒยยŒยƒยย‰วค ยƒย”ย‰ยƒ ย•ยƒย–ย—ยƒย ย›ยƒยย‰ ย’ย‡ยย†ย‡ย ย„ย‡ย”ยย‹ย•ยƒย” ยƒยย–ยƒย”ยƒย’อดอทย•ยƒยย’ยƒย‹ย’อตอฒย”ย‹ย„ย—วก ย•ย‡ยย‡ยย–ยƒย”ยƒ ย›ยƒยย‰ ย’ยƒยยŒยƒยย‰ ยŠยƒย”ย‰วฆ ยƒยย›ยƒยย‡ยย…ยƒย’ยƒย‹ย’อตอฒยŠย‹ยย‰ย‰ยƒย’ อตอทย”ย‹ย„ย—วค ยŽยƒย–ยŽยƒย‹ยยย›ยƒยƒย†ยƒยŽยƒยŠยƒย‹ย”ยƒยย‹วกย†ย‹ยŒย—ยƒยŽ ย†ย‡ยย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒย’อทย”ย‹ย„ย—ย’ย‡ย”ย„ย‘ย–ย‘ยŽวก ยƒย‹ย”ย”ยƒย†ย‹ยƒย–ย‘ย”ย†ย‡ยย‰ยƒยยย‡ย”ยยŠยƒย–ย‡ย… ย’ อดอท ย”ย‹ย„ย—วก ย–ยƒยŽย‹ ย…ย‘ย ย„ย‡ย”ยย‹ย•ยƒย” ย’ อดอทย”ย‹ย„ย—วค ยƒย”ย‰ยƒย–ย”ย‘ยย‘ยŽย•ย‡ย–ศ‹ย†ย‡ย’ยƒย ย„ย‡ยŽยƒยยƒยย‰ศŒย†ย‡ยย‰ยƒยยย‡ย”ย‡ยย‡ย…ย‘ย›ย…ย‘ ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’ อดอถอฒ ย”ย‹ย„ย—วค ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย—ยย–ย—ย ย’ย‹ย”ย‹ยย‰ยƒย ย…ยƒยย”ยƒย ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย‡ย”ย‡ย ยˆย‘ย–ย—ย•วก ย‡ย…ย‘ย›ย…ย‘ ย„ย‡ย”ยย‹ย•ยƒย” ย’อณอถอฒย”ย‹ย„ย—วค ยย–ย—ยย’ย‡ยยŒย—ยƒยŽยƒยยย‹ยย›ยƒยย”ยƒยย–ยƒย‹วก ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย‡ย”ย‡ย ยƒย‹ย ย—ย„ย‡วก ยŠยƒย”ย‰วฆ ยƒยย›ยƒย’อดอฒย”ย‹ย„ย—วค ย‹ยŽย–ย‡ย”ยŠยƒย™ยƒย›ยƒยย‰ ย„ย‹ยƒย•ยƒย†ย‹ยŒย—ยƒยŽย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒย’อถอทย”ย‹ย„ย—วค ย‡ยย‰ยƒยย‡ย”ย‡ยย•ยœย†ย†ยƒย ย‹ยƒยย–วค ย‡ยย—ย†ย‹ยƒย ยƒย†ยƒ ยŒย—ย‰ยƒ ยƒย”ย„ย—ย”ยƒวฆ

ย–ย‘ย”วก ย†ย‡ย ย†ย‡ยย‰ยƒย ยย‡ย”ย‡ย   ย’ อณอปอฒ ย”ย‹ย„ย—วค ย‡ ย‡ย”ย‡ย ฦฌย†ย‡ยย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒ ฦฌย†ย‡ยย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒย’ อณอนอบย”ย‹ย„ย—วค อณอนอบย”ย‹ย„ย—วค ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย„ยƒย—ย– ย–ย—ย–ย—ย’ ย–ย—ย–ย—ย’ ย‘ยŽย‹ ย‘ยŽย‹ ย›ยƒยย‰ ย› ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ย„ยƒย—ย– ย„ย‡ย•ยƒย”ย†ย‡ยย‰ยƒยยŠยƒย”ย‰ยƒย’อณอฒย”ย‹ย„ย—ศ€ ย„ยƒย—ย–ยย‡ย…ย‹ยŽวฆยย‡ย…ย‹ยŽย’อณอฒอฒอฒย•ยƒยย’ยƒย‹ อดย”ย‹ย„ย—วคย‡ย†ยƒยย‰ยยƒยย„ยƒย—ย–ย–ย—ย–ย—ย’ย‘ยŽย‹ ย˜ยƒย”ย‹ยƒย•ย‹ย„ย‡ย”ยย‹ย•ยƒย”ยŠยƒย”ย‰ยƒย’อตอทย”ย‹ย„ย—วก ย†ย‡ยย‰ยƒยยย‡ย”ย‡ยย‡ย…ย‘ย›ยƒย…ย‘ วคยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽย’ย‡ยย–ย‹ยŽย–ย—ย„ยŽย‡ย•ยŠยƒย”ย‰ยƒย’ อณอฒย”ย‹ย„ย—วคยย–ย—ยย—ย•ย‹ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒยย‘วฆ ย–ย‘ย”วกย–ย‡ย”ย•ย‡ย†ย‹ยƒย†ย‡ยย‰ยƒยยย‡ย”ย‡ย วก ย‡ยย•ย‘ ย†ยƒย  วค ย‡ยย‰ยƒย ยŠยƒย”ย‰ยƒ ยยƒย•ย‹ยย‰วฆยยƒย•ย‹ยย‰ ยย‡ย”ย‡ย ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒ ย’อณอทยŠย‹ยย‰ย‰ยƒย’อดอทย”ย‹ย„ย—วคยƒยย’ย— ย•ย–ย‘ยยƒย–ยƒย—ยŽยƒยย’ย—ย†ย‡ย’ยƒยย„ย‡ยŽยƒยยƒยย‰ ย›ยƒยย‰ย•ย–ยƒยย†ยƒย”วกยŠยƒย”ย‰ยƒยย›ยƒย„ย‡ย”ยย‹ย•ยƒย” ยƒยย–ยƒย”ยƒย’อณอทยŠย‹ยย‰ย‰ยƒย’อดอฒย”ย‹ย„ย—วค ย‡ยย‡ยย–ยƒย”ยƒย˜ยƒย”ย‹ยƒย•ย‹ย•ย‡ยŠยƒย”ย‰ยƒย’อตอฒ ยŠย‹ยย‰ย‰ยƒย’อถอฒย”ย‹ย„ย—วค ย’ยƒยย„ย‘ย” ย•ย‡ย’ย‡ย†ยƒ ยย‘ย–ย‘ย”วก ยŠยƒย”ย‰วฆ ยƒยย›ยƒย”ยƒย–ยƒวฆย”ยƒย–ยƒยย‡ยย…ยƒย’ยƒย‹ย’อณอดอฒ ย”ย‹ย„ย—วคย—ย–ย—ย’ย’ย‡ยย—ย–ย—ย’ย—ยย–ย—ยย’ย‡ยวฆ ยŒย—ยƒยŽยƒยย•ยŠย‘ย…ยยย‘ย–ย‘ย”ย†ย‡ยย‰ยƒยยย‡ย”ย‡ย วกวค ยƒย”ย‰ยƒยย‡ยย…ยƒย’ยƒย‹ ย’อดอปอปย”ย‹ย„ย—วกย•ย‡ยย‡ยย–ยƒย”ยƒย•ยƒยวฆ ย’ยƒย‹ย’อตอทอฒย”ย‹ย„ย—วค

Hasil Lumayan ย‡ยย—ย”ย—ย– ย‹ย–ยƒวก ยŠยƒย•ย‹ยŽ ย›ยƒยย‰ ย‹ยƒ ย†ยƒย’ยƒย–ยยƒยย†ยƒย”ย‹ย’ย‡ยยŒย—ยƒยŽยƒยย–ย‘ยย‘ยย›ยƒ ย•ย‡ยŒยƒย ยƒย™ยƒยŽ ย†ย‹ย„ย—ยยƒวก ย•ย—ย†ยƒยŠ ยย‡ยวฆ ย…ยƒย’ยƒย‹ ยŠยƒย•ย‹ยŽ ย›ยƒยย‰ ย„ย‹ย•ยƒ ย†ย‹ยยƒย–ยƒยยƒย ยŽย—ยยƒย›ยƒยย†ยƒยยย‡ยย‰ย—ยย–ย—ยย‰ยยƒยวค ยƒย”ย‹ ย’ย‡ยยŒย—ยƒยŽยƒย ย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–วก ย”ยƒย–ยƒวฆ ย”ยƒย–ยƒ ย–ย”ยƒยย•ยƒยย•ย‹ ย›ยƒยย‰ ย†ย‹ยŽยƒยย—ยยƒย ย‘ยŽย‡ยŠ ยย‘ยย•ย—ยย‡ย ยƒย†ยƒยŽยƒยŠ ยย‡ยย‰วฆ ย‰ยƒยย–ย‹ ย„ยƒย ยŽย—ยƒย” ย†ยƒย ย„ยƒย ย†ยƒยŽยƒยวก ยย‡ยย‰ย‰ยƒยย–ย‹ย‘ยŽย‹ยย‘ย–ย‘ย”วกย†ย‹ย•ย’ยƒย†วกย„ย—ย•ย‹วก ยŽยƒยย’ย—วกย–ยƒยŽย‹ยย‘ย’ยŽย‹ยย‰ย†ยƒยย”ย‡ยวค ย‘ยƒยŽย’ย‡ยยƒย•ย—ยยƒยวกย‹ย–ยƒยย‡ยยŒย‡ยŽยƒย•วฆ ยยƒยยยƒยŽยƒย—ย”ยƒย–ยƒวฆย”ยƒย–ยƒย•ย‡ย–ย‹ยƒย’ยŠยƒย”ย‹ยย›ยƒ ย‹ยƒ ยย‡ยย†ยƒย’ยƒย–ยยƒย ย‘ยย•ย‡ย– ยŒย—ย–ยƒยƒย ย”ย—ย’ย‹ยƒยŠวคยย–ย—ยย†ย‹ย•ย–ย”ย‹ย„ย—ย–ย‘ย”ย„ยƒย”ยƒยย‰วก ย‹ย–ยƒยย‡ยย‰ยƒย–ยƒยยƒยวกย„ยƒยŠย™ยƒย‘ยย†ย‡ย”ย†ย‹ยŽ ยŽยƒยย‰ย•ย—ยย‰ ย‹ยƒ ยƒยย„ย‹ยŽ ย†ยƒย”ย‹ ย‰ย—ย†ยƒยย‰ ย‡ยŒยƒยŠย–ย‡ย”ยƒ ย‘ย–ย‘ย”วค ย‹ยย‰ย‰ยƒ ย•ยƒยƒย– ย‹ยย‹ ย’ย”ย‘ย•ย’ย‡ยย†ยƒย”ย‹ย—ย•ยƒยŠยƒย–ย‡ย”ย•ย‡ย„ย—ย–ย•ยƒยวฆ ย‰ยƒย–ยย‡ยยŒยƒยยŒย‹ยยƒยวค(fdl/ini)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

19

SYARIAH

Kantor Bank Mandiri Syariah Jelutung Kota Jambi.

AMAN DAMAI HINGGA TUA

Tabungan dan Pembiayaan Pensiun Berbasis Syariah Mulailah sejak dini untuk mengatur keuangan. Terlebih lagi mengenai dana pensiun. Idealnya, persiapan pensiun harus dilakukan sejak kita memulai bekerja. Kalau perusahaan tempat kita bekerja mempunyai program tunjangan pensiun, itu merupakan hal yang bagus. Lebih bagus lagi kalau kita dapat mengetahui secara detil isi dari program tersebut. HESTI OKTAVIANI P, Jambi

K

alau perusahaan tidak memiliki program pensiun? Saat ini banyak bank yang menawarkan program DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Program ini mirip dengan tabungan berjangka. Dimana uang tabungan kita akan “dikunci” selama beberapa tahun, misalnya sampai usia kita 55 tahun. Suku bunga yang ditawarkan program DPLK terbilang kompetitif. Beberapa ada yang di atas deposito. Kunci dari mengikuti program ini adalah disiplin menabung. Kalau kita tergolong orang yang tidak disiplin, gunakan saja fitur auto debet. Nah, saat waktunya tiba, ada dua cara pemberian pensiun yang akan ditawarkan, yaitu pembayaran bulanan–mirip gaji dan secara keseluruhan atau lumsum. Salah satu bank yang menawarkan tabungan dan pembiayaan pensiun adalah Bank Syariah Mandiri (BSM). Tabungan Pensiun BSM adalah simpanan dalam mata uang rupiah berdasarkan prinsip Mudharabah Mutlaqah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat berdasarkan syaratsyarat dan ketentuan yang disepakati. Produk ini merupakan hasil kerjasama BSM dengan PT Taspen yang diperuntukkan bagi pensiunan pegawai negeri Indonesia. Selain dari menabung terdapat juga pembiayaan bagi pensiun. Pembiayaan kepada pensiunan ini merupakan penyaluran fasilitas pembiayaan konsumer

(termasuk untuk pembiayaan multiguna) kepada para pensuinan. Dengan pembayaran angsuran dilakukan melalui pemotongan uang pensiun langsung yang diterima oleh bank setiap bulan (pensiun bulanan). Akad yang digunakan adalah akad murabahah atau ijarah. Afris Sudaryanti, Operator Receptionist BSM menyampaikan, bahwa saat ini, maksimal pembiayaan pensiunan hingga Rp 200 juta. Jika sebelumnya hanya sampai Rp 100 juta, sekarang sudah naik ke Rp 200 juta. “Program yang ada sejak tahun 2012 ini pembiayaannya sudah disalurkan ke ratusan nasabah pensiunan,” kata Afris Sudaryanti kepada Harian Jambi. Selain itu, nasabah harus memenuhi beberapa kriteria yaitu, cakap hukum, merupakan Pensiunan Pegawai Negeri Sipil Pusat/Daerah, TNI, POLRI, Pensiunan Pegawai BUMN/ Swasta/Asing yang memperoleh penghasilan pensiun (pensiun bulanan). Pada saat jatuh tempo pembiayaan usia nasabah maksimal 75 tahun, bersedia memindahkan pembayaran pensiun bulanannya melalui BSM. “Proses mudah dan cepat dan margin flat dengan angsuran yang ringan. Jangka waktu pembiayaan hingga 15 tahun. Ada cover asuransi juga. Jadi karena pada saat jatuh tempo maksimal usia nasabah 75 tahun. Dengan jangka waktu pembiayaan 15 tahun, maka ketika mengajukan pembiayaan

maksimal usia nasabah adalah 60 tahun,” jelas Afris. Untuk manfaat dari tabungan pensiun dan pembiayaan pensiun pun berbeda, kata Afris, untuk manfaat Tabungan Pensiun BSM adalah untuk membantu pengelolaan keuangan nasabah, bagi hasil bersaing, biaya administrasi ringan, pembukaan rekening dapat dilakukan di seluruh jaringan BSM.

Kerjasama PT Taspen Sedangkan untuk Pembiayaan Pensiunan, manfaat pembiayaan pensiun ada dua, yang pertama memberikan kesempatan dan kemudahan memperoleh fasilitas pembiayaan. Kedua adalah untuk meningkatkan kualitas hidup nasabah dengan sistem pembayaran angsuran melalui potong langsung atas pensiun bulanan yang diterima setiap bulan. Disebutkan, persyaratan untuk pembukaan tabungan di BSM cukup mudah. Pensiunan dan calon pensiunan Pegawai Negeri Sipil, Pejabat Negara, Hakim, TNI, Polri, Penerima tunjangan yang dibayarkan oleh PT Taspen, yaitu: Veteran PKRI dan KNIP, dan Fotokopi KTP/SIM. “Bagi yang ingin memindahkan pembayaran pensiunnya melalui BSM petunjuknya adalah dengan membuka Tabungan Pensiun BSM dengan setoran awal minimal Rp 100 ribu. Membawa Tabungan Pensiun BSM beserta SK (Surat Keputusan) Pensiun ke kantor

FOTO-FOTO RINO/HARIAN JAMBI

Kunjungan BSM Ke Harian Jambi.

PT Taspen dan mengisi formulir mutasi kantor bayar di PT Taspen,” ujar Afris. Sementara untuk pembiayaan, nasabah perlu melengkapi dokumen yang diperlukan antara lain, asli surat permohonan pembiayaan lengkap dari nasabah. Fotocopy KTP pemohon dan suami/isteri. Kemudian fotocopy kartu keluarga, fotocopy surat nikah/ cerai, asli surat keputusan pensiun nasabah, fotocopy rekening telepon dan listrik, fotocopy SHM/SHGB /IMB/

PBB untuk pembiayaan dengan jaminan rumah. Selanjutnya fotocopy BPKB/ STNK/Faktur pembelian untuk pembiayaan dengan jaminan kendaraan bermotor, surat pernyatan dan kuasa untuk memotong pensiun bulanan yang diterima dan ditandatangani nasabah di atas materai. Bagi nasabah yang ingin memindahkan tabungan pensiunnya ke bank yang sesuai dengan syariah, dapat membuka rekening di seluruh jaringan BSM yang ada.

Siapkan Dana Pensiun Jangan harap Anda bisa bertahan hidup hanya dengan dana pensiun dari perusahaan atau Jamsostek. Anda tetap perlu menyisihkan pendapatan Anda untuk hari tua. Mulailah menabung dana pensiun sebesar 3% dari pendapatan Anda selama tiga bulan pertama. Dana yang Anda sisihkan untuk dana pensiun bisa semakin kecil setiap tahunnya asal dilakukan terus selama Anda bekerja. Tambahan dana pensiun ini

jumlahnya tergantung usia Anda. Semakin “tua” Anda memulai, semakin besar dana yang harus disisihkan. Tanamkan di kepala Anda bahwa dana pensiun menjadi prioritas Anda. Bahkan lebih penting dari biaya kuliah anak Anda. Anda bisa mengajukan pinjaman untuk biaya kuliah selama masih bekerja, tetapi Anda tidak dapat meminjam untuk biaya pensiun. Oleh karena itu, rencanakan sebaiknya dana pensiun Anda.(*/lee)


SENIN, 20 Januari 2014 Edisi Pagi

20

Koke Dibanderol 60 Juta Euro Atletico Pupuskan Harapan MU Pupus sudah harapan Manchester United untuk mendapatkan Koke dari Atletico. Paslanya, rumor yang berhembus kencang atas ketertarikan MU terhadap Koke. Namun, mendengar rumor tersebut, manajemen Atletico langsung menyodorkan kontrak baru buat Koke. DETIKSPORT, Madrid DALAM beberapa waktu terakhir Manchester United disebut-sebut melirik Koke. Boleh jadi berhubungan, Atletico Madrid yang jadi klub pemain itu pun langsung bergerak cepat dengan menyodori kontrak baru yang kabarnya sudah disetujui

Koke. Di bursa transfer musim dingin ini ‘Setan Merah’ dispekulasikan bakal berusaha berbenah. Salah satu sektor yang diduga akan coba dibenahi adalah lini tengah. Maka muncullah rumorrumor yang mengaitkan MU

dengan sejumlah pemain tengah. Koke, gelandang Spanyol berusia 22 tahun yang sedang mencuri perhatian bersama Atletico, adalah salah satunya. Namun demikian, usaha MU mendekati Koke, jika spekulasi yang beredar memang benar adanya, kini menghadapi ja-

lan terjal. Laporan di Spanyol menyatakan bahwa Atletico sudah menawari kontrak baru yang juga telah ditandatangani Koke. Football Espana menyebut, salah satu poin signifikan dalam kontrak anyar Koke itu adalah meningkatnya klausul

pelepasan (buyout clause), dari senilai 23 juta euro kini menjadi 60 juta euro, atau nyaris tiga kali lipat. Diduga kuat usaha itu dilakukan Atletico demi memagari pemain bersangkutan dari MU dan klub-klub peminat lainnya. (*/via)

LIGA ITALIA

Zanetti Tak Terima Gasperini Sebut Inter Sukses Berkat Calciopoli MILAN - Kapten Inter Milan Javier Zanetti menepis penilaian mantan pelatihnya, Gian Piero Gasperini, bahwa Nerazzurri baru memasuki era sukses berkat Calciopoli. Zanetti juga mengajukan argumen, yang lantas dibalas lagi oleh Gasperini. Gasperini, mantan pelatih

Inter dari 24 Juni 2011 sampai 21 September 2011, beberapa hari lalu menyatakan komentar pedas tentang bekas klubnya itu. Salah satunya terkait Calciopoli. “Titik balik Inter lahir setelah Calciopoli yang menghancurkan Juventus. Tanpa itu Inter takkan bisa menang berkelanjutan,” nilai Gasperini

saat itu. Komentar itu sendiri diduga sebagai salah satu bentuk psy war mengingat pada giornata ini Genoa, yang ditangani Gasperini, akan berhadapan dengan Inter, Minggu (19/1) malam WIB. Apapun, pernyataan tersebut jelas amat tidak berkenan di hati Zanetti. Ia langsung membantah bahwa periode sukses La Beneamata sebelum ini adalah berkat Calciopoli. Ia merujuk pada capaian treble yang membuktikan Inter tak cuma bisa berjaya di Italia saja dan bahkan berjarak beberapa tahun usai merebaknya skandal tersebut. “Mungkin Gasperini lupa Inter bukan cuma menang di Italia tapi juga berjaya di Eropa dan di Piala Dunia Antarklub,” cetus kapten Inter Javier Zanetti kepada Radio 105 yang dikutip Football Italia. “(Treble) Itu terjadi beberapa tahun setelah skandal 2006 (Calciopoli). Jika ia lupa semua ini maka ia keliru,” cibir Zanetti.

Javier Zanetti

Akan tetapi, Gasperini kemudian seperti tak mau perdebatan tersebut berakhir begitu saja. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, ia pun kembali menegaskan pernyataannya seraya ganti mematahkan argumentasi Zanetti. “Memenangi treble memang luar biasa, tapi Inter baru mulai menang setelah Calciopoli. Itu bukan opini saya melainkan memang faktanya,” cetus Gasperini. (dtk/via)

Koke

50 Anak-anak Semarakan Lomba pada Peringatan Maulid Nabi di Graha 16 JAMBI – Pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, disambut meriah oleh segenap warga Graha 16 Rt 07 Kelurahan Beliung Kecamatan Kota Baru. Dalam peringatan Maulid Nabi tersebut, warga sekitar menggelar berbagai macam perlombaan di antaranya adalah, lomba azan, kaligrafi, hafalan surat-surat pendek dan lomba mewarnai. Ketua panitia pelaksana lomba anak-anak pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Syaiful Ansyori mengatakan. Pada peringatan Maulid Nabi kali ini , kami tidak menyangka bahwa anak-anak yang berada di sekitar kawasan komplek sangat antusias sekali untuk memeriahkan perayaan Maulid Nabi ini. Terlebih lagi pada peringatan Maulid Nabi ini digelar berbagai macam lomba khususnya untuk tingkat anak-anak. “Kami sangat tidak menyangka sekali anakanak sangat antusias untuk mengikuti perayaan Maulid Nabi kali ini. Meski dirancang dengan sederhana, namun acara peringatan Maulid Nabi dengan serangkaian kegiatan Lomba membuat anak-anak di sekitar komplek ini menjadikannya lebih semarak lagi,”

Tim Juri memberi penilaian lomba

anak-anak komplek graha 16 foto bersama usai perlombaan

Anak-anak serius mengikuti semua kegiatan perlombaan

katanya. Tidak hanya itu, dalam perlombaan tersebut diikuti sebanyak 50 anak-anak yang berada di sekitar kawasan komplek perumahan Graha 16 ini. Dari perlombaan yang diadakan tersebut, lanjut Syaiful, anak yang menjadi juara kami umumkan pada hari H peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dari sana kami melihat bahwa anak-anak yan mengikuti lomba tersebut memang sangat antusias. Bahkan mereka, sangat tergopoh-gopoh ketika di umumkan menjadi juara pada lomba tersebut. Seperti, Riyadh (7 tahun) salah satu pemenang lomba adzan. Tidak hanya itu, Alif sebagai juara satu semakin tidak bisa membendung kegembiaraannya. “Saat pemberian hadiah pun anak-anak masih sangat antusias menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, terlebih mereka yang maju sebagai juara,” katanya lagi. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Musholah Sabilul Ikhtiar, Mansyur, SpdI mengatakan, esensi dari kegiatan ini adalah selain mempererat jalinan silahturahmi warga, juga diharapkan dapat memberikan motivasi tersendiri bagi anak-anak, untuk terus belajar dan memahami ajaran-ajaran islam yang diamanahkan Nabi Besar Muhammad SAW. “Peringatan maulid ini, bukan merupakan kegiatan rutinitas setiap tahun belakang, tapi dapat dijadikan momen penting dalam memberikan pengaruh positif bagi warga terlebih anak-anak, diharapkan dari komunitas kami yang kecil ini, dapat memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap perkembangan islam secara menyeluruh,” tutur Masyur. Selain menggelar perlombaan anak, pada puncak peringatan Maulid yang dihadiri seluruh warga Graha 16 dan sekitarnya di Musholah Sabilul Ikhtiar mendapat siraman rohani dari Hasby, S.Th.I, acara pun terlaksana dengan sukses dan khidmat. (via/adv)


20 01 2014 pagi