Issuu on Google+

www.harianjambi.com @harianjambi HarianJambi Telp : (0741) 5912188 (0741) 5912199 info@harianjambi.com

SABTU 18 Januari 2014

U N T U K

Eceran: Rp. 2.000,Langganan: Rp. 50.000,-

P E R U B A H A N

Dr Maulana Jadi Kabid

NADINE N ADIN CHANDRAWINATA

Hal TANAH PILIH, 3

Hal SELEBRITAS, 2

Nadine Sudah Ditekan Ortu

Hal 13-19

SELAMAT PAGI

Kinerja Dewan dan Pemilu

ATAP TERTUTUP DEBU VULKANIK:

Warga membersihkan atap rumah mereka yang tertutup debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung di Desa Sigaranggarang, Karo, Sumut, Jumat (17/1). Erupsi Gunung Sinabung menyebabkan puluhan bangunan dan ribuan hektar lahan pertanian di beberapa desa kawasan kaki gunung tersebut rusak dan 26.298 warga mengungsi.

M

EMASUKI tahun politik 2014, hampir di seluruh Indonesia kinerja para anggota dewan yang terhormat menurun. Pasalnya, jelang Pemilu Legislatif 9 April 2014, calon legislatif (caleg) incumbent lebih disibukkan bersosialisasi, ketimbang untuk duduk manis di kantor. Misalnya, pada hari Rabu (15/1) lalu, DPR RI melaksanakan sidang paripurna dengan agenda Pidato Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2013-2014, tercatat yang hadir 285 dari 560 anggota DPR RI. Di Provinsi Jambi juga tak jauh beda. Dalam sepekan ini hampir disetiap ruangan komisi DPRD Provinsi Jambi kosong. Dari informasi, bahwa para anggota dewan yang terhormat itu sedang melaksanakan tugas kunjungan kerja dan sebagainya ke luar kota. Selain itu, juga kebanyakan para anggota dewan terhormat itu bersosialisasi menemui langsung masyarakat dengan membawa program-program dan mendengarkan keluhan masyarakat. Bak pepatah, jika lagi ada butuh barulah ketemu, dan jika sudah terpilih pura-pura sibuk. Inilah kondisi para anggota dewan kita yang terhormat. Lantas dengan menghadapi Pemilu ini, para caleg incumbent itu gencar-gencarnya turun ke bawah. Sebagai tugas dan fungsinya, yakni legislasi, anggaran dan pengawasan semestinya itu harus dilaksanakan tanpa harus membawa janji-janji kepada masyarakat dengan maksud untuk memikat kembali hati masyarakat. Jika hal tersebut ada yang menyatakan akan berjanji ini dan itu, maka caleg incumbent tersebut hanya bohong belaka, karena semestinya mereka harus sadar tentang tugas dan fungsinya. Lantas dengan agenda Pemilu 2014 mendatang, disinilah masyarakat bisa menilai mana para anggota dewan yang terhormat benar-benar bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya, bukan setelah duduk mencari ‘istri baru’ dan tampil dengan kemewahan. Kecerdasan masyarakat juga ditantang dalam memilih dan memilah para anggota dewan yang kembali ikut caleg. Ini juga berlaku bagi caleg non incumbent. Semoga, masyarakat bisa datang ke TPS dan memilih para wakil rakyat yang benar-benar bekerja dan mampu memperjuangkan apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat. Semoga. (*)

IRSAN MULYADI/ANTARA FOTO

Kejati Tak Kompak Selidiki Kasus PT WKS, Penyidik dan Intel Beda Simpulan Para petinggi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menunjukkan gelagat tidak kompak dalam mengusut kasus dugaan korupsi penguasaan lahan oleh PT Wira Karya Sakti (WKS) di Kabupaten Batanghari. Terungkap pula ada kasus lain yang menyeret perusahaan grup Sinar Mas itu yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung. ROBINAS, Jambi

TIDAK kompaknya kejati ini terbaca dari pernyataan salah satu penyidik yang turun ke Batanghari bersama tim dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi baru-baru ini. Seorang penyidik yang dihubungi Harian Jambi kemarin (17/1) menyatakan tidak ada masalah dengan lahan PT WKS di Batanghari. baca Kejati hal 4

DOKUMEN PILKADA KERINCI HILANG

Anggota Panwaslu Saling Tuding Hasil Klarifikasi Diserahkan ke Bawaslu RI JAMBI - Bawaslu Provinsi Jambi mengirimkan laporan hasil klarifikasi kasus hilang dan bocornya laporan hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kerinci sebelum dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu

lalu. Dari pemanggilan tiga anggota Panwaslu Kerinci, Bawaslu menyimpulkan bahwa laporan hasil pilkada itu sengaja dibocorkan sehingga sampai ke tangan tim pengacara Murasman-Zubir Dahlan.

Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi mengatakan, dari pemanggilan secara terpisah di hari yang berbeda pula, masing-masing anggota Panwaslu Kerinci saling menyalahkan. baca Anggota hal 4

Catatan tentang Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dari Mengamankan hingga Ateis Sampai saat ini Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bukanlah sebuah kamus besar yang memberikan kepuasan maksimal bagi penggunanya. Para editor dan redaktur media massa yang seharihari berkutat dengan bahasa harus ekstra hati-hati menggunakan kamus ini. Kenapa demikian? M SUNYOTO, Jakarta

SEORANG penyunting majalah berita mingguan mengingatkan bahwa KBBI harus digunakan dengan ke-

waspadaan tinggi. Artinya, kamus itu memang bisa digunakan sebagai rujukan bagi wartawan atau editor tapi sang pengguna harus hati-hati dan tak percaya begitu saja dengan apa yang termaktub dalam kamus itu. Beberapa contoh disebut. Tentu contoh yang membingungkan bagi pengguna. Pertama, untuk sublema “mengamankan”, menurut KBBI, adalah “menahan orang yang melanggar hukum demi keamanan umum dan keamanan orang itu dari kemungkinantin tindakan main hakim sendiri”. baca Dari hal 4

KURIKULUM 2013

Guru Lokal Bisa Jadi Instruktur Nasional JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membuka kesempatan bagi guru-guru terbaik di seluruh Indonesia, baik sekolah negeri maupun swasta, untuk menjadi instruktur nasional. Kesempatan ini dibuka sampai 26 Januari mendatang. Sampai saat ini, sekitar 27.000 guru yang telah mendaftar. “Instruktur nasional ini nantinya yang akan melatih guru-guru sasaran mengenai Kurikulum 2013,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (Kepala BPSDMP dan PMP) Kemdikbud Syawal Gultom di Jakarta, Jumat (17/1). Menurut Syhawal, dibutuh-

kan sekitar 33.000 instruktur nasional. “Jadi bagi guru-guru berprestasi di sekolah dipersilahkan mendaftar diri atau juga didaftarkan. Bagi guru-guru terbaik yang berminat, sekolah bisa mengajukan ke Dinas Pendidikan setempat dan juga melalui internet,” katanya. Instruktur nasional yang dibutuhkan berdasarkan jenjang pendidikan yakni SD sebanyak 14.707, SMP sebanyak 10.107, SMA sebanyak 5.300, dan SMK 2.940 guru. Nantinya para instruktur nasional itu dilatih oleh narasumber yang berasal dari berbagai kalangan mulai dari dosen, guru, hingga tim pengembangan kurikulum. baca Guru hal 4


MOMONGAN SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

2 BIOSKOP HARI INI

TEATER 2

TEATER 1

TEATER 3

TEATER 4

12:00

12:30

12:15

12:15

15:10

14:50

14:30

14:30

18:20

17:00

16:45

16:45

21:30

19:20

19:15

19:15

21:30

21:25

21:25

WTC Batanghari

Nassar Belum Berani Gendong Anak Sendiri JAKARTA - Pedangdut Nassar dikarunai anak lakilaki pada 16 November lalu. Sebagai ayah, ternyata Nassar tak berani gendong anak sendiri. "Nggak berani dia," sahut sang istri Muzdhalifah ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (17/1). Mendengar celetukan sang istri, Nassar punya pembelaan mengenai belum beraninya dia menggedong anak.

"Aku kan tangannnya beda, dia masih kecil banget soalnya. Kalau Ibu kan sudah biasa. Nanti kalau badan babynya sudah kuat aku baru berani," timpal Nassar. Pria jebolan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut pun mengaku baru berani saat sang putra menginjak usia empat bulan. "Kalau empat bulan aku belajar gendong," katanya. Menyoal anak, Nassar dan

Muzdhalifah berencana akan menggelar syukuran akikah. Syukuran itu direncanakan akan digelar pada 24 Januari ini. "Tanggal 24 Januari akikah dan potong rambut juga. Kalau rezekinya ada dibesarin, cowok pula. Aku sebagai orangtua bisa memberikan hadiah buat keluarga. Insya Allah menjadi anak yang saleh," papar Nassar. (dtk/ via)

PERNIKAHAN

Nadine Ditekan, Marcel Masih Santai JAKARTA - Aktor Marcel Chandrawinata mengaku masih santai untuk urusan jodoh. Lagipula desakan untuk segera menikah juga tak dirasakannya dari orangtua. Bintang film 'Alexandria' itu justru mengatakan, sang kakaklah, Nadine Chandrawinata yang sudah ditekan untuk

segera mengakhiri masa lajang. "Nadine yang lebih ditekan bukan gue. Ya gue sebelum umur 30-an aja lah," katanya santai ditemui di kantor MD Entertainment di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (17/1). Marcel menambahkan, untuk kriteria calon keka-

sih, ia memang termasuk sangat pemilih. Karenanya ia hanya menunggu perempuan yang tepat datang kepadanya. "Gue pemilih banget. Agak susah membuka hati, jadi gue nunggu. Nyari yang cocok yang serius. Gue nggak mau target," tukasnya. (dtk/via)

MADONNA

Cedera Gara-gara Menari Madonna Kini Pakai Tongkat JAKARTA - Madonna baru-baru ini terlihat dibantu tongkat penopang saat berjalan masuk ke apartemennya di Manhattan. Apa penyebabnya? Madonna sebelumnya dilaporkan berlibur ke Swiss untuk bermain ski, dan hal ini ditenggarai sebagai penyebab utama. Namun setelah dikonfirmasi, alasannya menggunakan tongkat penopang adalah karena memar ditulangnya. “Ada memar ditulangnya karena menggunakan sepatu berhak tinggi saat berdansa,” jelas juru bicara Madonna seperti dilansir dari Huffinwgton Post, Jumat (17/1) Namun fans tidak perlu khawatir karena ini bukanlah hal yang serius. Juru bicara y Madonna meyakinkan bahwa p pelantun ‘Hung Up’ it itu baik-bai baik-baik saja. “Ia a akan baik baik-baik saj saja dan ak akan m mengg gunakan tongkat p penop pang se selam lama satu ming minggu,” tutupny tutupnya. (dtk/via)

MISTIK

Pengalaman Spiritual Mpok Nori di Tanah Suci JAKARTA - Komedian senior, Mpok Nori memiliki pengalaman spiritual saat dirinya melaksanakan ibadah suci umroh. Secara mengejutkan dirinya bisa berjalan dan berdiri dari kursi rodanya. Mpok Nori mengisahkan jika suatu sore ia bertemu dengan seorang anak kecil dan di pijat kakinya lalu secara mengejutkan ia langsung bisa berjalan. “Sekarang Mak sudah segar bugar Jeng. Tadi sewaktu santai ada anak perempuan yang mijitin kaki Mak dan sekarang sudah bisa deh,” katanya saat berbincang melalui pesan singkatnya, Jumat (17/1).

Namun selaku ratu herbal yang juga mengobatinya selama ini, Jeng Ana tidak pernah lupa untuk memperingati sang pasien agar tetap berdoa agar supaya diberikan kesembuhan secara sempurna. “Tetap baca salawat yang banyak Mak Insya Allah Kanjeng Nabi akan memberikan syafaat berupa kesembuhan untuk Mak,” ucap Jeng Ana. Dalam rombongan umrohnya kali ini, Jeng Ana tak hanya bersama dengan Mpok Nori. Ada juga komedian Rini S Bonbon yang dulu pernah menjalani pengobatan kepadanya. (dtk/via)


Cuaca

SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

Hari Ini

18 Jan 2014 Jambi

3

HUJAN RINGAN SUMBER: BMKG JAMBI

JADWAL SHALAT SUBUH 04 : 41

DZUHUR ASHAR 12 : 11

15 : 37

MAGRIB

ISYA

18 : 18

19 : 32

PELANTIKAN PEJABAT

SUMBER : Kementrian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi

Dr Maulana Jadi Kabid

INSPIRING WORDS Pe Pendidikan mengembangkan kemampuan, kem tetapi tidak tet menciptakannya. t

JAMBI- Ada yang menarik pada prosesi pelantikan ratusan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Jambi pada Kamis (16/01) kemarin. Dari ratusan pejabat yang dilantik Walikota Jambi, SY Fasha, salah satunya adalah dr Maulana, sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan

Kota Jambi beserta 268 orang pejabat lainnya di rumah Dinas Wali Kota Jambi. Menariknya adalah, dr Maulana yang sebelumnya adalah staf biasa di Dinkes Kota Jambi, dan merupakan rival utama Sy Fasha dalam

PELATIKAN: Prosesi pelantikan 287 pejabat di lingkup Pemerintah Kota Jambi pada Kamis (16/01).

baca Dr Maulana, hal 4

Voltaire

DOK/HARIAN JAMBI

Bulog Siapkan 36.625 Ton Beras Baru Kota Jambi yang Telah Menyerahkan SK Tahun ini, Perum Bulog Provinsi Jambi menyiapkan sedikitnya 36625 ton beras miskin untuk disalurkan kepada 162779 penerima raskin di seluruh Provinsi Jambi. SUDIR PUTRA, Jambi

KETERANGAN ini ditegaskan oleh Kabid Pelayanan Publik Bulog Jambi, David Susanto, dikonfirmasi Harian Jambi Jum’at (17/01) kemarin.

“Tahun 2014, kita sudah mnyiapkan 36625 ton beras. Saya yakin penyalurannya nanti 100 persen dan tepat sasaran,” ujarnya. Menurut David, kuota

penerima raskin di Provinsi Jambi pada tahun 2014 ini, masih mengacu pada data penerima tahun 2013, yakni sebanyak 162779 orang. baca Bulog, hal 4

NOMOR RANMOR

30 Ribu Kendaraan Tunggu TNKB

BUAH BIBIR

Suka Usaha Kuliner MENJADI seorang pengusaha engusaha muda merupakan impian dari Marisa arisa Riznawati mbi Mariza (23). Kepada Harian jambi nnya dalam menceritakan pengalamannya sih berusia dunia usaha. Meski masih muda Mariza tergolong orang yang a bisnis kusuka berbisnis. Terutama a dia terliner kerena pada dasarnya akan masuk orang yang suka makan oba Berbagai usaha telah coba digeluti oleh Mariza, Muam lai dari kripik daun bayam nhingga usaha capucinno cinba cau. “Saya sudah mencoba h beberapa usaha, pernah n buat kripik bayam, namun g karena bahan bakunya yang agak susah usaha itu terhenti dan saat ini aku punya gerai cappuccino cincau di dua tempat,” ujar dara kelahiran 13 september 1990 ini. Dengan latar belakang keluarga yang suka memasak juga menjadi dasar Mariza untuk memulai bisnisnya. Meski utak ayal mencari uang merua pakan target yang juga menjadi tujuan Mariza.. g “Selain menghasilkan uang a tentunya, saya buka usaha baca Suka, hal 4

baca ba bac b acca Ant a An A Antara, nta nt ara ra, h ra hal all 4 a

MARISA RIZNAWATI RIZKY PUTRI HASANAH/HARIAN JAMBI

KARIKATUR

JAMBI- Sebanyak 30 ribu pemilik kendaraan di Provinsi Jambi harus menunggu Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat kendaraan, karena Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi mengalami kekosongan TNKB. “Kekosongan TNKB terjadi sudah sejak dua bulan terakhir,” kata Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Jambi AKBP ADE MARDHAN/HARIAN JAMBI

BERI BANTUAN: Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, memberikan bantuan kepada para korban banjir di Desa Rantau Api, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo.

BANTUAN SOSIAL

HBA Tinjau Banjir Tebo Berikan Bantuan Tiga Ponpes JAMBI- Banjir yang saat ini melanda Jambi turut dirasakan oleh masyarakat Desa Rantau Api, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo. Gubernur Jambi, Hasan

Basri Agus (HBA) dalam tinjauan ke lokasi banjir prihatin melihat kondisi warganya. Menurut HBA, musibah ini harus dihadapi dengan lapang dada baca HBA, hal 4

Ketika Para PKL dan Walikota Sama-sama Ngotot Ke

“Kami Akan Jualan Disini Sampai Masa Jabatan Wako Habis” Lima hari sudah pedagang kaki lima (PKL) Angso Duo melakukan aksi berjualan di depan Kantor Walikota Jambi. Sejak Senin (13/1) lalu, puluhan PKL itu secara mengejutkan menggelar aksi buka lapak sebagai bentuk protes dan penolakan atas keputusan Pemkot Jambi yang merelokasi tempat jualan mereka. MUHAMMAD USMAN/HARIAN JAMBI

IDHAM HOLIDI, Jambi PARA PKL itu menolak untuk pindah ke tempat baru, karena menurut mereka tempat yang disediakan itu tidak layak dan jauh dari jangkauan konsumen, bahkan beberapa PKL menyebutnya tidak manusiawi. PKL kukuh menuntut

BERJUALAN: Para PKL berjualan di depan Kantor Walikota Jambi, sebagai bentuk protes pemindahan lokasi para PKL.

Pemkot Jambi mengijinkan mereka kembali berjualan di tempat semula: di badan jalan Sultan Thaha depan Pasar Angso Duo. “Kami ingin agar walikota Jambi dapat memberikan

solusi tempat yang manusiawi kepada PKL, kami juga mendesak agar Walikota Jambi menghentikan penggusuran PKL di kawasan pasar Angso Duo,” ujar kordinator aksi PKL baca Kami, hal 4

Munggaran, Jumat. Menurutnya, kekosongan TNKB tidak hanya di Polda Jambi, namun di polda-polda lainnya di Indonesia juga mengalami hal yang sama yakni terjadi kekosongan TNKB karena dari Mabes Polri belum mengirimkan material TNKB dan saat ini Korlantas Polri sedang melakukan pengadaan TNKB. baca 30 Ribu, hal 4


4 SABTU, 18 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi HBA Tinjau Banjir Tebo ---------------------------------- dari hal 3

Kejati Tak Kompak ------------------------------------------------------------------------- dari hal 1

disertai kewaspadaan agar tidak timbul korban nyawa. “Ini musibah dari Allah untuk kita umatnya. Yang penting kita jangan lengah, anak-anak harus dijaga. Jauhkan dari sumber penyakit serta menjaga dari arus deras, jangan sampai timbul korban nyawa. Kalau harta masih bisa kita cari, jaga kesehatan. Petugas kesehatan harus stand by di posko banjir,” kata HBA saat itu. Selain membantu korban banjir sebesar Rp 300 juta, HBA juga berjanji akan memperbaiki kondisi jalan di Muara Tabir yang selama ini menjadi keluhan warga. Serta akan merubah status jalan dari kepemilikan

“Ya, sudah dilakukan investigasi dan tidak ada masalah,” ujar penyidik yang mewanti-wanti namanya agar tidak diungkapkan ini. Segendang sepenarian, Kepala Dishut Provinsi Jambi Irmansyah yang dihubungi secara terpisah juga mengatakan demikian. Irmansyah yang saat dihubungi melalui telepon mengaku sedang berada di Jakarta mengatakan bahwa laporan yang disampaikan oleh LSM FAAKI dan Gemphal sudah di-cross check ke lokasi. Saat turun bersama tim Kejati, kata dia, tidak ditemukan adanya lahan di luar izin yang disebutkan mencapai luas 2.000 hektare. “Semua titik koordinat dan tapal batasnya tidak ada masalah. Dan tidak ada temuan perambahan di luar izin,” ungkap Irmansyah. Irmansyah juga mengungkapkan bahwa permasalahan PT WKS juga ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Namun, lanjutnya, Kejagung menangani keseluruhan lahan yang dikelola PT WKS di

kabupaten menjadi jalan strategis provinsi. Pada tinjauan itu, HBA juga berkesempatan melakukan peletakan batu pertama di Pondok Pesantren Al Mabrur serta menyerahkan bantuan sebesar Rp 75 juta. Tidak hanya di Ponpes Al Mabrur saja, HBA juga melakukan silaturahmi ke Ponpes lainnya yakni Ponpes Babussalam. Dituturkan HBA, dirinya memiliki memori khusus dengan santri. Karena dirinya pernah menjalani kehidupan menjadi seorang santri dengan suka dukanya. Di Ponpes Babussalam, HBA menyatakan kekaguman atas kepemimpinan Ustad Komarudin membangun

dan mengelola Ponpes tersebut. “Anak-anakku sekalian, janganlah kalian patah semangat. Karena Bapak juga anak pondok, mengaji di Ponpes As’ad di Seberang Kota Jambi. Berarti anak pondok juga bisa jadi gubernur,” pesan HBA yang disambut dengan tepuk tangan para santri dan pengurus Ponpes. Bantuan juga diserahkan HBA di Ponpes Babussalam sebesar Rp 50 juta dan dilanjutkan dengan membantu Ponpes Makkiyah sebesar Rp 150 juta. Dalam lawatan kali ini, HBA dan rombongan juga berkenan menghadiri acara khitanan anak Wabup Tebo Hamdi, Alief Akbar Alhamdi. (jlr/oyi)

Dr Maulana Jadi Kabid ----------------------------------- dari hal 3 pemilihan Kepala Daerah Kota Jambi periode 2013-2018 yang lalu. Sy Fasha yang dikonfirmasi mengatakan pertimbangan melantik dr Maulana sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan karena yang bersangkutan mempunyai ide-ide dan pemikiran yang bernas dalam bekerja. “Pertimbangannya, karena dr Maulana memiliki ide-ide dan pemikiran yang maju,” kata Fasha. Namun Fasha enggan menyebut dr Maulana sebagai rival yang pernah bertarung dengannya dalam pilkada Kota Jambi. “Kita tidak ada rival-rivalan, tidak ada dendam politik, semuanya sesuai dengan kompetensi, siapun yang memiliki potesi akan

kita akomodir dan beri kesempatan,” tegas Fasha lagi. Pasangan dr Maulana yang mencalonkan diri sebagai wakil wali kota berpasangan dengan petahana Sum Indra memperoleh suara terbanyak kedua yakni mencapai 85.394 suara. Perolehan suara dr Maulana dan Sum Indra tersebut memiliki selisih yang cukup besar dengan pasangan Sy Fasha dan Abdullah Sani yakni 3 ribuan suara. Dalam kesempatan itu, Sy Fasha juga melantik sejumlah pejabat eselon 2, 3 dan 4 dengan jumlah mencapai 268 orang. “Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan sebelumnya, sekarang sudah

tidak ada lagi jabatan yang kosong, baik di SKPD maupun di kelurahan dan kecamatan,” sebut dia. Di sisi lain, Wakil Walikota Jambi, H Abdullah Sani tersenyum dan kaget saat pelantikan 268 pajabat, namanya disebut sebagai salah satu pejabat yang dinonjobkan dalam reshuffle tersebut. “Saya tau itu bukan saya, hanya saja nama yang mirip dengan nama saya,” kata Abdullah Sani sambil tersenyum. “Itu yang di pindahkan jabatannya Kabag Hukum dan Humas DPRD kota Jambi, hanya saja namanya yng mirip tapi dia biasa dan akrab di panggil pak Dodong,” jelas Wawako. (ant/kns/pai)

“Kami Akan Jualan Disini ------------------------------- dari hal 3 Ade (34), kepada Harian Jambi, Senin (13/1). Hingga hari kelima, Jumat (17/1) kemarin, jumlah PKL yang melakukan aksi terus bertambah. Ratusan PKL itu kini berhasil menyulap trotoar jalan di depan kantor Walikota Jambi menjadi pasar tradisional dadakan. Menariknya, dari hari ke hari jumlah masyarakat yang datang membeli dagangan mereka pun semakin ramai. Layaknya di sebuah pasar tumpah, tak tanggung, para PKL itu juga melakukan bongkar muat barang dagangan mereka di lokasi aksi. Tidak hanya itu, para PKL juga ngotot tidak akan pergi sebelum mendapat penyelesaian dari pemkot, bahkan mereka mengancam akan bertahan berjualan di depan kantor Walikota hingga masa jabatan Fasha habis. “Jika Pak Wako tidak menemui kami, berarti dia setuju dengan tempat baru kami ini, kami tetap tidak mau pergi dari sini sampai kapan pun sebelum bertemu Fasha, hingga lima tahun ke depan pun sampai masa jabatan wako habis kami tetap akan bertahan di sini,” jelas Yanto (35), pedagang kaki lima. Walikota Jambi Sy Fasha malah secara tegas menyatakan tidak akan menemui mereka, bahkan Walikota Jambi yang baru dilantik bulan November 2013 itu, mengancam akan mencoret nama-nama PKL dari jatah penempatan lokasi baru, di belakan los Pasar Angso Duo. “Saya tidak mau menemui mereka karena mereka itu bukan pedagang, kalau mereka murni pedagang saya akan temui. Kalau mereka terus

membandel seperti ini, ya bisa tidak diberikan tempat,” kata Fasha, Kamis (16/1). “Kita tetap tidak akan memberi izin untuk mereka berjualan di badan jalan, karena tempat yang kita sediakan di dalam merupakan tempat yang lebih layak untuk mereka berjualan,” tegas pasha. Memang harus diakui, keberadaan para PKL yang selama ini menggunakan badan jalan untuk berjualan sangat mengganggu pengguna jalan. Terlebih, jalan yang dipakai jualan itu merupakan akses utama ke sejumlah tempat penting di Kota Jambi, seperti pusat-pusat tempat perbelanjaan modern WTC, Hypermart dan Ramayana serta pusat pasar utama Kota Jambi lainnya, seperti pasar Tanah Pilih dan Sitimang. Jalan itu pula yang menjadi akses utama untuk mencapai lokasi rekreasi paling popular di Kota Jambi; Tanggo Rajo Ancol. Maka tak heran jika di sana kerap terjadi kemacetan karena kendaraan yang berjubel tidak bisa mengalir lancar disebabkan penyempitan badan jalan oleh para pedagang tersebut. Selain itu, tentu saja tumpukan sampah dan jalan becek yang kotor dan berlumpur menjadi akibat lain dari adanya jualan PKL. Konon, persoalan itu belakangan kerap menjadikan penghambat Kota Jambi untuk meraih penghargaan Adipura. Namun di lain sisi, tentu para pedagang tersebut bukan tanpa alasan menolak dipindahkan. Para PKL itu mengakui bahwa barang dagangan mereka lebih laku kalau berjualan di badan jalan. Alasan itu bisa dimenger-

ti, mengingat kondisi dalam Pasar Angso Duo yang kumuh dan pengap tentu saja mendorong pembeli untuk lebih memilih berbelanja di luar pasar daripada harus pengappengapan dan berdesakan di dalam pasar, yang barang dagangannya kurang lebih sama dengan kualitas dagangan PKL di luar pasar. Alasan lainnya, ratusan PKL yang kini menuntut Walikota Jambi untuk mengizinkan kembali mereka berjualan di tempat semula itu, mengaku selalu membayar izin berjualan –jika enggan menyebutnya upeti—kepada sejumlah aparat Pemkot Jambi. “Setiap pedagang ditarik rata-rata Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu setiap bulan. Dan ini sudah berlangsung selama 5 tahun,” tutur Ade kepada Harian Jambi. Kini, meski merugi, ratusan PKL terus melakukan aksi berjualan murah di pinggiran jalan di depan kantor Walikota sekedar untuk menarik perhatian agar Pak Wali sudi menemui. Tak jelas nasibnya, pihak Pemkot tetap kukuh pada keputusannya merelokasi mereka, sebaliknya para PKL tetap berjualan di trotoar dimana sewaktu-waktu para pejabat dan menentu kebijakan Pemkot Jambi bisa melihat mereka disana berjualan. Belum jelas solusi yang akan ditempuh oleh Pemkot Jambi, karena kini, PKL itu tidak hanya menuntut janji tetapi juga menuntut ganti rugi. Sejumlah uang pungutan yang dibayarkan selama bertahuntahun, diminta sebagai syarat menghentikan aksi. (*/pai)

Suka Usaha Kuliner --------------------------------------- dari hal 3 ini juga karena doyan makan, Saya memang hobi masak. Mungkin ini karena background keluarga yang suka masak dan makan, mulai dari nenek dan ibu, semua suka masak,” cerita gadis berdarah minang-palembang ini. Meski telah mempunyai dua gerai usaha cappuccino cincau Meriza mengaku sangat sulit memulai usaha pada awalnya. Mulai dari bahan baku yang susah dicari terutama ketika menekuni bisnis kripik daun bayam, belum lagi masalah pekerja nya sendiri yang susah di

U N T U K

rekrut, mencari tempat yang tepat juga menjadi kendala Meriza berikutnya. Namun banyaknya kendala ini tidak membuat Meriza patah semangat. Selain itu wanita yang juga bekerja sebagai tenaga honor di pemerintah provinsi Jambi mengungkapkan, dirinya juga berniat untuk membuka usaha kuliner yang lainnya seperti membuka rumah makan.“Saya tipe orang yang tidak puas dengan satu hal, bukan berarti tidak bersyukur ya. Kedepannya pengen buka rumah makan, namun

P E R U B A H A N

www.harianjambi.com PENERBIT: PT. Perisai Media Nusantara-Media Holdings KOMISARIS/CO FOUNDER: CSA Teddy Lesmana, Raden Surahman DIREKTUR: Yusuf Rinaldi GENERAL MANAGER: Raden Surahman KEPALA PENGEMBANGAN KORPORAT: Joni Rizal KEPALA PEMBERITAAN KORPORAT: Fachrul Rozi

kendalanya saat ini tempat dan terbatasnya dana,” paparnya Marisa mengungkapkan Prinsip usahanya jangan takut untuk rugi. “Kalau akan memulai suatu usaha itu jangan takut untuk rugi, belum apa-apa kita sudah panik, dijalani saja dulu, dalam kehidupan ini kan ada proses terkadang bahagia begitu juga sebaliknya, sama seperti buka usaha kadang kita untung, kadang hasilnya hanya cukup untuk bayar karyawan saja,” ujarnya mengakhiri pembicaraan. (rph/h7o)

Provinsi Jambi, bukan hanya terkait laporan kasus di Batanghari. Aktivis LSM FAAKI dan Gemphal Yuni Yanto yang dikonfirmasi soal hasil tim Kejati dan Dishut itu mengaku kaget. “Kita memiliki data lengkap terkait temuan itu, mulai dari luas perambahan yang di luar izin sampai pada titik koordinatnya. Apa dasar penyidik menyebutkan tidak ada masalah. Kita punya data lengkap kok,” ungkapnya. Tidak tenang dengan informasi itu, sekitar pukul 14.00 kemarin Yanto langsung mendatangi gedung Kejati Jambi untuk meminta penjelasan dari Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Masyroby. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil karena Masyrobi tidak berada di ruang kerjanya. “Bapak tidak ada. Tadi jam 11 sudah berangkat ke Jakarta,” ujar seorang staf Aspidsus. Yanto lalu menemui Kasi Penkum Iskandar yang memfasilitasinya bertemu dengan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Wito di

ruangan Wakil Kajati. Mendengar penjelasan Yanto, Wito pun terkejut dan langsung balik bertanya. “Siapa penyidiknya? Tolong kasih tau saya,” ujar Wito kepada Yanto dan beberapa rekannya. Wito yang mengenakan baju koko dan peci hitam lalu meminta FAAKI dan Gemphal menyerahkan data yang mereka miliki selama ini. Secara tidak langsung Wito menyebutkan bahwa selama ini penyidik belum memiliki data dan hanya melakukan investigasi berdasarkan informasi dari media massa. “Saya minta nanti FAAKI serahkan data temuannya. Akan kita cocokan,” ujarnya. Wito juga berjanji pada Senin mendatang akan meminta penyidik dan Dishut untuk bertemu dengan aktivitas LSM guna membahas masalah ini. “Nanti saya minta melalui Kasi Penkum untuk memanggil tiga pihak tersebut, untuk dilakukan hearing,” tegas Wito. Usai pertemuan tersebut, LSM FAAKI dan Gemphal me-

nyerahkan data hasil temuan mereka terkait dugaan penguasaan lahan di luar izin oleh PT WKS di Kabupaten Batanghari. Data itu diterima Kasi Penkum Iskandar. Penyidik Kejati Jambi telah memanggil sejumlah pihak terkait laporan kasus ini, salah satunya Kepala Dishut Irmansyah. LSM Gemphal melaporkan, PT WKS memegang SK Menhut Nomor 346/Menhut-II/2004 untuk menguasai lahan seluas 293.812 hektare di Provinsi Jambi. Namun, ada indikasi PT WKS menguasai areal di luar izin tersebut, yang diduga berlangsung sejak 2005. Para aktivis LSM mengaku memiliki bukti pengukuran dengan alat global positioning system (GPS). Mereka menduga kerugian negara akibat sekitar Rp 210 miliar dari penjualan kayu dan Rp 30 miliar dana reboisasi (DR). Angka itu belum termasuk dana provisi sumber daya hutan (PSDH).(*/oni)

Anggota Panwaslu Saling Tuding-------------------------------------------------------- dari hal 1 “Mereka saling menyalahkan terkait siapa yang memegang berkas tersebut,” jelasnya kemarin. Namun, dari analisa Bawaslu Provinsi, dapat disimpulkan bahwa data rahasia negara itu bisa hilang dan bocor karena perbuatan satu di antara tiga anggota Panwaslu itu. Hanya saja, penyelesaian akhir kasus ini ada di tangan Bawaslu RI. “Yang menindaklanjuti Bawaslu RI,” ujar Asnawi lagi.

Apakah anggota Panwaslu Kerinci itu mengaku membocorkan laporan tersebut ke tim Murasman-Zubir? “Mana ada orang bersalah mau mengaku,” cetusnya. Berapa orang dan siapa yang membocorkan berkas tersebut? Asnawi enggan membeberkan. “Yang pasti di antara mereka lah yang membocorkannya,” ucapnya. Seperti diberitakan, berkas laporan hasil PSU Pilkada Kerinci yang digelar pada 28 November 2013 lalu hilang di Jakarta, saat

akan dibawa ke Bawaslu RI untuk disampaikan ke MK. Akibatnya, dalam sidang terakhir MK pada 6 Januari lalu, laporan tersebut belum diterima. Anehnya, di sidang yang sama tim pengacara Murasman mengaku memiliki laporan hasil pilkada yang didapat dari Panwaslu Kerinci. Kasus ini disikapi serius oleh Bawaslu RI yang memerintahkan Bawaslu Provinsi melakukan investigasi dan klarifikasi. Sepengetahuan Bawaslu, sebelum hi-

lang data tersebut dipegang oleh Herwandi, salah satu anggota Panwaslu Kerinci. Dua anggota lainnya adalah Livia Sikmon Putra dan Nanang Elpan. Ketiganya sudah dimintai keterangan oleh Bawaslu Provinsi. Keterangan lain yang dihimpun, saat sebelum data itu hilang di Jakarta, satu per satu anggota Panwaslu Kerinci dipanggil ke Bawaslu. Saat mereka mereka berkumpul di Bawaslu RI itulah laporan tersebut hilang.(arh/oni)

Guru Lokal Bisa Jadi Instruktur Nasional ------------------------------------------- dari hal 1 Setelah itu, instruktur nasional kemudian melatih guru sasaran berdasarkan tingkatannya. Misalnya untuk sekolah dasar, maka pelatihannya di tingkat kecamatan, SMP di tingkat kabupaten, dan SMA/SMA di tingkat provinsi. “Guru sasaran mendapat pelatihan di tempat

pelaksana kegiatan (TPK). Satu TPK bisa melatih guru dari 25 hingga 40 sekolah,” terang dia. Pelatihan itu dilakukan karena penerapan kurikulum 2013 diterapkan secara keseluruhan mulai tahun ajaran 2014/2015. “Pelatihan sendiri akan dilakukan pada Maret hingga Juni,”

katanya. Dia menambahkan Kemdikbud mempersiapkan pelatihan tersebut sebaik-baiknya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Sementara guru inti yang pada tahun sebelumnya juga melatih para guru, Syawal mengatakan guru tersebut tidak

lagi melatih karena terjadinya penyimpangan penyampaian di lapangan. “Jika para guru inti ingin menjadi instruktur nasional, maka silahkan mendaftar,” imbuh dia. Untuk guru agama, pelatihannya akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama.(ant/oni)

Dari Mengamankan hingga Ateis ------------------------------------------------------- dari hal 1 Contoh pemakaian kata “mengamankan”, seperti “Polisi mengamankan barang selundupan” perlu dipertanyakan benarkah barang selundupan itu menjadi aman. Aman dari apa atau siapa? Pembaca juga akan dibikin bingung oleh KBBI karena dalam beberapa lema mengandung dua makna yang bertentangan seperti “mengkhawatirkan”, yang dimaknai sebagai “1. Khawatir terhadap satu hal” dan “2. Menimbulkan rasa khawatir”. Jadi, kalau ada kalimat “John mengkhawatirkan Jane”, pembaca akan binggung memaknainya: apakah yang khawatir itu si subjek atau objek? Persoalan semantik dalam KBBI bukan hanya itu. Dalam mengartikan istilah atau konsep yang berdasar kelahirannya bukan dari Indonesia, KBBI juga kurang memiliki akurasi. Sebagai contoh, dalam memaknai kata “ateis”, KBBI terlihat berseberangan dengan Kamus Inggris Oxford. Kamus yang belakangan ini mengartikan lema itu secara pas sesuai dengan hakikat lema itu. Dalam KBBI, ateis dimaknai sebagai “orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan”. Pemaknaan ini secara frontal berbeda dengan

rumusan makna yang diberikan “Oxford Advanced Leaner’s Dictionary of Current English” karya AS Hornby, yang mengartikan ateis sebagai “orang yang percaya bahwa Tuhan tidak ada”. Dalam perdebatan filosofis tentang paham ketuhanan, yang dipersoalan tentunya perkara eksistensi ketuhanan bukan perdebatan soal suasana kebatinan manusia yang memunculkan rasa atau pikiran kepercayaan atau ketidakpercayaan. Pada titik inilah KBBI tampak lemah. Sebetulnya para penyusun KBBI tidak perlu repot-repot untuk memaknai lema-lema tertentu yang merupakan istilah atau konsep yang datang dari luar seperti ateis di atas. Mereka cukup mengumpulkan dua atau tiga kamus terkemuka di dunia, dalam hal bahasa Inggris konon Kamus Inggris Oxford dianggap sebagai ibu semua kamus bahasa Inggris. Jadi kamus ini bisa dijadikan rujukan utama dalam memaknai istilah-istlah yang asal-usulnya terutama dari bahasa Inggris. KBBI yang ideal akan memberikan keterangan tentang kelas kata secara lebih spesifik. Memang keterangan untuk kelas kata dalam

setiap lema dalam KBBI sudah ada. Namun kurang spesifik. Sebagai contoh untuk keterangan mengenai verba. KBBI belum sampai menjelaskan apakah lema tertentu itu termasuk verba transitif ataun verba taktransitif atau bisa juga satu verba punya makna kedua-duanya. Akan lebih ideal lagi jika KBBI bisa memberikan keterangan mengenai sejarah sebuah kata (etimologi). Tentu ini kerja besar yang tidak mudah. Namun, melihat posisi KBBI yang berada dalam dukungan Pusat Bahasa yang dinaungi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebuah proyek besar menjadikan KBBI juga sebagai bagian dari kamus etimologi sesungguhnya tidak mustahil. Kementerian itu yang menaungi banyak perguruan tinggi negeri (PTN) dan mengawasi perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mengambil kebijakan tentang dukungan bagi pengembangan kamus etimologi di Indonesia. Misalnya, setiap jurusan linguistik di PTN/PTS disarankan menumbuhkan penelitian bidang etimologi. Para mahasiswa yang sedag melakukan penelitian untuk penulisan skripsi, tesis atau disertasi bidang linguistik disa-

rankan menelaah isu etimologis. KBBI ternyata juga memberikan keterangan tentang asal-usul untuk lema tertentu seperti “ketipung” yang dikatakan berasal dari Madura, dengan keterangan yang disingkat “Mdr”. Yang mencengangkan, keterangan bahwa ketipung berasal dari Madura membuat seorang pemerhati bahasa yang juga Ketua Forum Bahasa Media Massa (FBMM) ragu lalu mempertanyakannya dalam satu rubrik kolom bahasa di sebuah koran yang terbit di Jakarta. Hingga saat ini, tak satupun penyusun KBBI memberikan peratnggungjawaban soal itu. Mestinya, penanggung jawab penyusunan KBBI edisi keempat yang memuat keterangan “Mdr” untuk lema “ketipung” itu menulis di kolom yang sama untuk memberikan peratnggung jawabannya sehingga kredibilitas keilmuan KBBI terjamin. Begitulah gambaran kecil kondisi KBBI edisi terakhir. Jika keterangan “Mdr” itu tak bisa dipertanggungjawabkan, saran sederhana yang bisa dikemukakan di sini adalah: buang keterangan etimologis itu dari lema “ketipung” untuk edisi mendatang.(*/oni)

Bulog Siapkan 36.625 Ton Beras ------------------------------------------------------- dari hal 3 Jumlah beras yang akan diterima oleh masing penerima yaitu 15 kilogram beras. “Jadi, jumlah perbulan yang akan kita salurkan sebanyak 2441 ton,” kata David. Ia juga mengaku, sementara ini, hanya baru tersedia raskin reguler, dan akan ada raski tambahan pada pertengahan tahun. “Tetapi jum-

lahnya saya belum tahu,” paparnya. Ia menjelaskan, untuk penyaluran raskin ini, terlebih dahulu pihaknya menunggu SK dari setiap Kabupaten dan Kota yang ada di Jambi. Namun, kata dia, hingga saat ini baru Pemerintahan Kota Jambi yang sudah menyerah SK tersebut.

“Seharusnya awal Januari raskin sudah mulai disalurkan, sementara ini, baru Kota Jambi yang sudah menyampaikan SK dan data penerima raskin,” urainya. Lebih lanjut, David mengatakan, pihaknya masih mengacu pada Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 Badan

Pusat Statistik (BPS), sebagai data yang valid, agar tidak tidak terjadi kekeliruan dalam menyalurkan raskin. “Kabupaten/Kota hanya menerima Raskin, untuk penerima tepat sasaran itu sudah didata Tim Nasional Percepatan Penanggulang Kemiskinan (TNP2K),” pungkasnya. (*/pai)

30 Ribu Kendaraan Tunggu TNKB ----------------------------------------------------- dari hal 3 “Semua polda di Indonesia mengalami kekosongan materil TNKB dan sementara ini lagi dilakukan pengadaan di Korlantas Polri dan pihaknya minta maaf bagi masyarakat Jambi, karena kekosongan TNKB,” kata Munggaran.

Tetapi mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa segera dikirim sehingga masyarakat bisa mohon bersabar untuk mendapatkannya. Dit Lantas Polda Jambi juga menyebutkan jika Korlantas hanya

mengirimkan materilnya saja dan TNKB dicetaknya di Jambi. Sampai saat ini kepolisian lalu lintas Jambi mendata ada sekitar 30 ribu kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang masih menunggu TNKB dan meskipun

belum ada TNKB, pihaknya tetap mengeluarkan surat jalan resmi bagi pemilik kendaraan. “Kita keluarkan surat sementara menjelang TNKB-nya ada dan kalau sudah ada bisa diganti dengan yang asli,” kata Munggaran. (ant/pai)

DEWAN REDAKSI: Joni Rizal (Ketua), Raden Surahman, CSA Teddy Lesmana, Fachrul Rozi PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI: Fachrul Rozi REDAKTUR PELAKSANA: Pahdi REDAKTUR PELAKSANA TEMATIK: Nining Antero KORDINATOR LIPUTAN: Dodi Saputra REDAKTUR: Dodi Saputra, Andri Damanik, Rosenman M, PENJAB HALAMAN: Septa Randika, Ansori, Rakhmad Fadhilla, Siska Hendri, Novriana Dewi EDITOR BAHASA: Hardi Opes, Febri Sajidah SEKRETARIS REDAKSI: Reni Ambar Pertiwi REPORTER: Rizki Putri H, Hesti Oktaviani, Sudir Putra, Kaharuddin, R Gilang Ezri, Idham Holidi, Abdul Majid, Doni Saputra, Muslihin, Arief Hermanto, Ipandri Arrahman Hadi, Adrianus Susandra, Andri Mustari, Murabil Fadil, Robinas, Faizarman, Romi Afrizal, Kanata Saputra, Ridho Aulia Rahman, Ahmad Razin, Ririn, Muhammad Syukri, Fadlan Ma’arif LIPUTAN DAERAH: Okta Fransiska (Batanghari), Ivan Ginanjar (Merangin), Joni Hartanto (Muarojambi), M Thawaf (Tanjab Timur), Herjuliansyah Saputra (Tanjab Barat), Arfandi Sarbaini (Sarolangun), Saprial (Kerinci-Sungai Penuh), Septiadi (Tebo), Nicko Ardiyansyah (Bungo) FOTOGRAFER: Usman, Rino, Edwin Eka Putra DEVISI: Komunikasi Bisnis dan Pemerintahan: Popri Yanti (Kabag), Ade Mardhan, Afrioga Felmi, M. Zintir, Lut Hidayat LITBANG: Hansa Ganendra Wiratama CREATIVE DEVELOPMENT TEAM: Evan Abubakar (Digital Media Advisor), Syahril Hanan/Pakdo (Senior Designer) PENATA LETAK & PERWAJAHAN: Syarifudin Zuhri, Benedictus Charles Sirait, Ade Restu Kurnia, Fajar Ramadhan, Sugeng Warsito, Roy Mangkudilaga, Ilham Firmansyah, Jihan Kusuma,Delvian Restu KABAG UMUM: Handika ACCOUNTING: Melati, Reno Noverdi, Lisnawati, Diding Rosidin KEPALA DEVISI USAHA : Edi Sutiyo SALES & MARKETING TEAM: Syaifullah Murshal (Kabag), Syaiful Amri, Mirwan, Dedek Rahman, Andhik, Ahmad Sabki, Herwansyah Ar, Iya Aulia, Nor Chasanah, Wanda (Designer ) SIRKULASI: Nana Juhana (Kabag), Anas Bafadhal, R. Fauzi, Jong jong, Rendi Lahara Hasdansyah, Ivan Herli, Alex Susanto, Melly EVENT & PROMOSI : Surya Wijaya, Yulfitrah BIRO JAKARTA: Herman Tandjung

TARIF IKLAN: Display (umum) Rp. 33.000,-/mmk, Iklan Warna Rp. 47.500,- Full Color Hal. 1 Rp. 95.000,REKENING BANK: a.n PT. Perisai Media Nusantara Bank BRI Cab. Jambi No. Rek. 0606.01.00046630.1 Bank Syariah Mandiri No. Rek. 0767414612 PERCETAKAN: PT. Jambi Media Grafika ALAMAT KANTOR PERCETAKAN: Jl. Lingkar Selatan 1 Paal Merah Lama, Jambi Selatan, Kota Jambi.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Ir. H. Juanda No. 44 Mayang Mangurai Kota Jambi 361299 Redaksi: (0741) 5912199 Bisnis/Fax: (0741) 5912188 Mobile/SMS: 0823 8000 2013 Email Redaksi: redaksi@harianjambi.com Bisnis/Iklan: iklan@harianjambi. com Opini: opini@harianjambi.com Info: info@harianjambi.com HARGA BERLANGGAN: Rp. 50.000.- /bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim). HARGA ECERAN: Rp. 2000,- /eksemplar ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

DISCLAIMER: WARTAWAN HARIAN JAMBI DIBEKALI ID CARD/SURAT TUGAS SAAT MELAKUKAN TUGASNYA | WARTAWAN HARIAN JAMBI DILARANG MEMINTA ATAU MENERIMA UANG DARI NARASUMBER | MATERI PARIWARA BUKAN MENJADI TANGGUNG JAWAB HARIAN JAMBI

email: info@harianjambi.com ¦ Telepon: (0741) 5912188/5912199 ¦ Fax: (0741) 5912188

www.harianjambi.com

@harianjambi

HarianJambi


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

5

Sipir Lapas Edarkan 1 Ons Sabu Ditangkap Sebelum Melakukan Transaksi Seorang sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi, Beni Junaidy (33), yang berstatus Pegawai Negri Sipil (PNS), diamankan oleh tim reserse narkoba Polresta Jambi, karena memiliki narkotika jenis sabusabu seberat 1 ons. ADRIANUS S, Jambi WA R G A J a l a n G a t o t Subroto RT 19 Kekurahan Cempaka Putih Kecamatan Jelutung ini dibekuk di Jalan Prof M Yamin, tepatnya di depan Hotel Bungo Kincai Kelurahan Lebak Bandung Kecamatan Jelutung, pada Kamis (16/1) pukul 17.15 WIB. Saat itu, tersangka hendak melaku-

kan transaksi sabu di TKP. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti sabu berupa satu paket besar, dengan berat 1 ons senilai Rp 500 juta. Kasubag Humas Polresta Jambi, AKP Rahmalina, kepada wartawan mengatakan, penangkapan ter-

PENGGELAPAN DAN PENCURIAN

3 Pencuri CPO Segera Disidang JAMBI- Bambang Mayrianto, M Fahri Munthe serta Maryadi alias Bujang, tersangka kasus penggelapan 2,4 ton CPO senilai Rp 500 juta, dalam waktu dekat akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jambi. Pasalnya, ketiga tersangka serta barang bukti telah dilimpahkan penyidik Subdit III Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Jambi ke JPU Kejaksaan Tinggi Jambi. Pelimpahan ini dilakukan setelah Jaksa menilai berkas perkara ketiga tersangka tersebut sudah rampung dan sudah bisa dilanjutkan ke proses hukum selnjutnya. Hal ini dikatakan Kasubdit III, AKBP Yohanes Herry, dikonfirmasi Jum'at (17/1) kemarin. “Ketiga tersangka dan barang bukti 2,4 ton CPO telah dilimpahkan ke JPU beberapa hari yang lalu, saya lupa tanggal nya, namun sudah kita serahkan," katanya. Mengenai tersangka, Yohanes menyebutkan, sejauh proses pemeriksaan yang dilakukan pihaknya belum ada penambahan tersangka baru. "Belum ada, hanya tiga orang tersangka, tidak ada penambahan,” ujarnya. Diberitakan sebelumnya, anggota Tim Opsnal Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, berhasil mengamankan 2,4 ton CPO hasil penggelapan. Selain menyita barang bukti, tim Opsnal Polda Jambi juga berhasil mengamankan dua sopir mobil tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) bernama M Fahri Munthe dan Bambang Mayrianto. AKBP Yohanes Herry, Selasa (19/11) lalu, mengatakan, Fahri dan Bambang diamankan setelah adanya laporan dari pihak CV Pelita. Fahri diamankan, sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat (15/11) lalu, sedangkan Bambang diamankan esok harinya. Fahri yang merupakan sopir truk BK 8310 VO, yang mengangkut CPO dari PT Reguna Agriutama di Kabupaten Tebo. Sebelum dibawa ke CV Pelita, sebagian CPO tersebut dibongkar di tempat penampungan ilegal di wilayah Jalan Lingkar Kecamatan Kota Baru Kota Jambi. Sementara Bambang, merupakan sopir truk BH 8301 VO, mengangkut CPO dari PT Karya Indo Sejatitama (KIS), berlokasi di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Sebelum dibawa ke CV Pelita, sebagian CPO tersebut dibongkar di tempat penampungan ilegal di wilayah Tebing Tinggi, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Muaro Jambi. Berdasarkan informasi yang ada, akhirnya Polisi melakukan pengembangan. Hingga Minggu (17/11), sekitar pukul 16.30 WIB, polisi berhasil mengamankan seorang pria bernama Maryadi alias Bujang, warga Pemayung, Kabupaten Batanghari, yang saat itu diduga merupakan pemilik tempat penampungan CPO ilegal tersebut. Barang bukti lain yang berhasil disita adalah 29 drum kosong, serta selang. Guna proses lebih lanjut, ketiga tersangka sejak Minggu (17/11) lalu, ditahan dan dijerat pasal 372 dan 374 KUHP. Dikatakan Herry, tersangka juga bisa dikenakan pasal 406 KUHP. Akibat penggelapan yang dilakukan para tersangka, perusahaan dirugikan sebanyak Rp 500 juta. (isl/pai)

PASCA EKSEKUSI LAHAN

Enam Warga Dipulangkan Polisi JAMBI- Enam warga Kampung Manggis, Kota Jambi yang sebelumnya diamankan karena dianggap sebagai provokator saat terjadi kericuhan dalam eksekusi lahan dipulangkan. "Keenam warga yang sempat kita amankan saat eksekusi lahan di Jalan Bapadhal RT 10 Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada Kamis (16/1) dibebaskan dan sudah dipulangkan," kata Kapolresta Jambi, Kombes Pol Kristono, Jumat. Kepada wartawan, di Mapolresta Jambi, Kapolresta mengatakan, keenam warga yang sempat diamankan tersebut tidak diproses hukum. "Tadi malam sudah kita pulangkan, setelah eksekusi," kata Kristono. Sementara itu saat ditanyakan mengenai informasi yang menyebutkan satu dari enam orang warga yang diamankan tersebut ada yang membawa senjata tajam, Kristono mengatakan tidak ada yang membawa senjata tajam. "Tidak ada yang membawa senjata tajam semuanya hanya diamankan karena kekhawatiran polisi dapat menghalanghalangi eksekusi," kata Kapolresta Jambi, Kristono. Pihak kepolisian dalam hal pelaksanaan eksekusi hanya sebagai petugas yang mengamankan jalannya eksekusi dari hal-hal yang menggangu kegiatan dalam menegakkan hukum. (ant.pai)

hadap Beni ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Bermodal informasi tersebut, anggota Sat Narkoba langsung melakukan pengecekan ke lokasi. “Tersangka akhirnya berhasil kita bekuk di TKP, saat penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu seberat 1 ons yang tersimpan di saku celana tersangka," ungkap Rahmalina Jum'at (17/1) kemarin. Selain mengamankan 1 ons sabu, pihaknya juga mengamankan beberapa barang milik tersangka sebagai barang bukti dan akan melakukan pengembangan. "Dua Hp merk Nokia yang digunakan tersangka untuk

melakukan transaksi, satu unit sepeda motor tersangka turut diamankan petugas,” bebernya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2, Undang-Undang No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan," pungkasnya. Beni Junaidy, kepada wartawan mengaku 1 ons sabu tersebut bukan miliknya. "Aku cuma disuruh jemput barang tu (sabu_red) di kawasan Simpang Kawat, lalu aku disuruh lagi untuk mengantar ke seseorang yang tidak aku kenal," katanya.

Beni juga mengaku hanya mengedarkan narkoba di luar Lapas. "Aku hanya melakukan di luar lapas, dak pernah aku memasok ke lapas," kilahnya. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Supriyadi, dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menyerahkan penanganan kasus ini kepada polisi. Menurutnya, jika hasil pemeriksaan pihak kepolisian, Benny terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, baru pihaknya akan mengambil tindakan. “Kalau terbukti, tentu kami akan melakukan langkah-langkah sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (*/pai)

ADRIANUS S/HARIAN JAMBI

DIBEKUK: Beni Junaidy, seorang sipir Lapas kelas IIA Jambi, diamankan polisi karena tertangkap mengedarkan sabu-sabu.

NARKOBA

BNNP Tunggu Hasil Lab Terkait 700 Pil yang Diduga Ekstasi JAMBI- Pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) hingga saat ini masih menunggu hasil uji sampel terhadap ratusan pil yang diamankan dari tangan Jumali alias Wak Boy (52) beberapa waktu yang lalu. Hal ini dikatakan Kepala BNNP Jambi Muhammad Yamin saat dikonfirmasi melalui ponselnya. "Belum ada konfirmasi, kita masih menunggu," Kata Yamin. Seperti yang diketahui, 700

butir pil yang diduga ekstasi tersebut dikirim ke BNN pusat tempo hari, guna diidentifikasi kandungannya, sembari membuktikan dugaan awal kalau pil tersebut merupakan ekstasi. Walau demikian, dirinya memperkirakan hasil sampel tersebut akan dikirim dalam waktu dekat ini, ia memperkirakan hasil sampel tersebut akan diterima pihaknya dalam waktu tiga hari, "Sekitar Senin depan mungkin sudah ada hasilnya," lanjut Yamin.

Saat ditanya mengenai tersangka, M Yamin menyebutkan hingga saat ini belum ada tambahan tersangka, walaupun pihaknya menduga ada keterlibatan pihak lainnya dalam kepemilikan 700 butir pil yang diduga ekstasi tersebut. "Belum ada. Kita baru menduga, nanti jika ada perkembangan kita akan konfirmasi lagi," tukasnya. Diberitakkan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi belum lama ini menyita sebanyak 700

butir pil diduga ekstasi dan 3 paket diduga sabu. Barang haram tersebut dari tangan Jumali alias Wak Boy (52), seorang buruh bangunan yang beralamatkan di RT 02 Solok Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Wak Boy ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (8/1), dari tempatnya bekerja di RT 10 Solok Sipin. Sementara itu untuk barang bukti 3 paket sabu ditemukan dalam lubang yang ada di pintu di tempat

tersangka bekerja dan 700 butir pil warna kuning logo P yang diduga ekstasi, ditemukan di dekat kandang ayam di rumah tersangka. Selain barang bukti narkotika, diamankan juga uang tunai jutaan rupiah, Namun pengakuan tersangka uang tersebut merupakan milik istrinya. Akibat perbuatannya ini, Wak Boy dikenakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UndangUndang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (isl/sar)

LAKA LANTAS

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

TERBALIK: Truk pengangkut sayur BA 9966 NU, terpental hingga 15 meter setelah menabrak median jalan di depan SMKN 3 Kota Jambi.

Truk Sayur Terpental 15 Meter Akibat Sopir Ugal-ugalan JAMBI- Sebuah truk pengangkut sayur BA 9966 NU, Jum'at (17/1) dini hari sekitar pukul 24.00 WIB, terbalik dan terpental sejauh 15 meter di kawasan jalan Kolonel Abudjani tepatnya di depan SMKN 3 Kota Jambi. Informasi yang berhasil dihimpun harian ini, sebelum kejadian, truk BA 9966 NU ini melaju dari arah Simpang Rimbo dengan kecepatan

tinggi menuju pasar Angso Duo. Menurut saksi mata, saat itu truk tersebut sedang kejar-kejaran dengan satu truk lainnya. Sesampai di TKP, truk itu menyelip sebuah mobil Trios warna Hitam. Naasnya, aksi ugal-ugalan si sopir ini malah berakhir dengan menabrak median jalan, hingga truk ini terbalik dan terpental 15 meter ke depan.

Isman (32) seorang saksi mata saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, insiden ini terjadi begitu cepat. "Terlihat dua truk kejar-kejaran, dan nyelip mobil lainnya, eh malah menghantam pembatas jalan," ucap Isman. Senada, Iwan (25), seorang saksi mata lainnya, mengatakan, saat kejadian terdengar suara keras seperti sebuah ledakan, tenyata setelah

dicek sebuah truk menabrak pembatas. "Beruntung tidak warga yang berjualan di sisi jalan sekitar lokasi, jika ada mungkin sudah hancur semua diseruduk truk tersebut," ungkap Iwan. Pantauaan di lokasi, tidak ada koban jiwa dalam insiden ini. Sementara itu, sopir truk yang belum diketahui namanya itu, tidak bersedia memberikan keterangan dan

enggan diwawancarai. "Maaf mas saya lagi pusing, nanti saja ya," kata sang supir sambil memegang kepalanya. Polisi lalulintas yang turun ke lokasi, kepada harian ini membenarkan truk sayur ini terbalik karena menabrak median jalan. Hanya saja dirinya enggan berkomentar lebih jauh terkait insiden ini. "Temui sopir saja, tidak ada korban jiwa," ucapnya singkat. (isl/pai)

BBM

30 Ton Minyak Mentah Diamankan Lima Pelaku Juga Diamankan JAMBI- Lebih kurang 30 ton minyak mentah ilegal berhasil diamankan Tim gabungan Polsek Batang Merangin dan Polres Kerinci berhasil menggagalkan pengiriman. "Selain itu, juga diamankan lima orang yang mengangkut minyak ilegal tersebut," kata Kapolres Kerinci AKBP Abdul Mun'im, saat dihubungi, Jumat (17/01) kemarin. Digagalkannya pengiriman 30 ton minyak mentah ilegal tersebut bermula dari adanya

informasi yang diperoleh Polsek Batang Merangin, bahwa akan ada mobil pengangkut minyak mentah ilegal dari arah Kabupaten Merangin. Berbekal informasi tersebut, pihak Polsek Batang Merangin melakukan pemeriksaan terhadap setiap mobil yang truk yang melintas. Hasilnya, sekitar pukul 17.30 WIB berhasil diamankan mobil truk Mitsubishi bernomor polisi BH 8321 YU yang dikendarai Heri Aprianto (25) dan kernet Andika (23).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui mobil tersebut mengangkut lebih kurang 10,4 ton minyak mentah. "Minyak mentah tersebut mau dibawa ke daerah Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci," kata Mun'im. Guna proses lebih lanjut, Polsek Batang Merangin langsung di 'backup' tim buser dari Polres Kerinci dan pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Kerinci. Dalam perjalanan ke Polres Kerinci, tim buser men-

gamankan lagi dua truk yang juga mengangkut minyak mentah ilegal. Salah satunya adalah yakni Mitsubishi bernomor polisi BH 8233 YU dengan sopir Jemat (36) dan kernet Yayandi (35). "Mobil kedua juga mengangkut lebih kurang 10,4 ton minyak mentah, dengan tujuan Padang Aro, Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat," kata Mun'im. Sementara itu mobil ketiga yang diamankan, adalah Hino Dutro BG 8669 HB dengan

sopir Abas (33). Kapolresta Mun'im mengatakan, saat ini kelima pelaku dan barang bukti mobil dan minyak mentah lebih kurang 30 ton diamankan di Polres Kerinci. Kelima orang yang kita amankan merupakan warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Pemeriksaan sementara minyak mentah yang kita amankan merupakan milik seorang perempuan berinisial E bertempat tinggal di Sumatera Selatan. (ant/pai)


6 SABTU, 18 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi GEJOLAK

Masyarakat Tolak Keberadaan PT Antam SAROLANGUN - Warga yang berada di Desa Eks Bathin Mengambang, Kecamatan Batang Asai menolak keberadaan PT Antam. Pasalnya, warga mengaku dirugikan atas keberadaan perusahaan tersebut. Abdul Ra’is, warga Eks Bathin Mengambang (Bukit Berantai, red) mengatakan, pihak PT Antam telah banyak merugikan masyarakatnya. Banyak jalan yang rusak, dan sungai tercemar. “Intinya PT Antam tidak pernah memberi kontribusi kepada masyarakat,” katanya Selain itu, masyarakat juga tidak mengetahui aktivitas apa yang dilakukan PT Antam, terkait penggalian tanah di Batang Asai. “Mereka tidak pernah transparan terhadap masyarakat, kita tidak tahu apa-apa saja yang mereka gali, hasil dari yang mereka gali langsung dibawa dengan menggunakan helikopter, tentu saja ini menjadi suatu pertanyaan bagi masyarakat,” ujarnya.(fan/nik)

RESHUFFLE

Wako Sungai Penuh Rombak Pejabat SUNGAIPENUH - Wali Kota Sungaipenuh, Asafri Jaya Bakri berencana merombak sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Sungaipenuh. Perombakan akan dilakukan paling lambat, Selasa (21/1) mendatang. “ Ya, rencana hari Senin atau Selasa ada mutasi pejabat eselon dua di lingkup pemerintahan Kota Sungaipenuh,” kata Asafri kepada wartawan kemarin. Dikatakan Wako, tidak hanya merombak pejabat eselon dua dan tiga, tetapi pejabat eselon tiga dan eselon empat juga akan dirombak. Terkait penolakan dari pimpinan DPRD Sungaipenuh terhadap pergantian Sekretaris dewan, Asafri mengaku telah menerima surat resmi. Katanya, sekwan belum diganti sementara waktu, hingga empat bulan ke depan. “Untuk pergantian sekwan, memang ada surat dari pimpinan dewan. Kita masih pakai untuk 3 sampai 4 bulan ke depan,” jelasnya Sementara SKPD yang akan diganti, wako masih merahasiakannya.Dia enggan menyebutkan saat ditanya wartawan.(pri/nik)

SEPRIADI/HARIAN JAMBI

BANJIR: Sebanyak 10 SD terendam banjir beberapa waktu lalu di Kecamatan Muaratabir dan Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo beberapa waktu lalu. Selain itu, akses jalan di desa-desa sempat lumpuh.

Wali Kota Bungkam Soal Pusry Dugaan Penyimpangan Penerimaan CPNS Wali Kota Sungaipenuh, Asafri Jaya Bakri enggan menanggapi soal pemanggilan Peltu Kepala BKD Sungai Penuh, Pusri Amsy oleh DPRD terkait kasus penerimaan CPNS. Asafri tidak akan mengintervensi soal itu. SAPRIAL, Sungaipenuh SEBELUMNYA, kasus CPNS yang diduga melibatkan Pusri Amsy di Pemkot Sungaipenuh mencuat, lantaran adanya kejanggalan dalam proses penerimaan CPNS beberapa waktu lalu. Walikota Sungai Penuh, Asafri tidak mau berkomentar panjang lebar soal Pusri, meskipun DPRD dan penegak hukum memanggil Asisten III Sungai Penuh itu terkait kasus CPNS. “Kalau menterinya dipanggil penegak hukum, SBY tidak ikut campur, dan saya juga demiki-

an, dan saya tidak tahu soal itu,” katanya kemarin. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Sungaipenuh Yuzarlis, memberikan ultimatum kepada Wali Kota Sungaipenuh untuk menghadirkan Pusry Amsy di DPRD Kota Sungaipenuh. Yuzarlis mengatakan Wali Kota harus memberikan arahan kepada kepala BKD agar mengikuti hearing dengan dewan terkait kasus CPNS. “Dewan akan panggil Pusry untuk yang ketiga kalinya, den-

gan surat ketiga ini kita minta wali kota menyarankan agar Pusry mau mengikuti hearing,” ungkapnya Sebelumnya, Pusry Amsy sudah dipanggil dua kali oleh DPRD Kota Sungaipenuh untuk mempertanyakan beberapa kejanggalan CPNS Kota Sungaipenuh, seperti dugaan Ijazah palsu, kemudian adanya peserta tidak ikut tes tapi lulus. Namun dua kali dipanggil, Pusry mangkir tak datang.

Pusry Amsy Calon Sekda MASUKNYA nama Pusry Amsy sebagai calon Sekretaris Daerah Kota Sungaipenuh menjadi sorotan anggota DPRD Sungaipenuh. Dewan menilai Wali Kota Sungaipenuh terlalu memaksakan diri mencalonkan Pusry sebagai calon sekda. Wakil Ketua Komisi I DPRD Sungaipenuh, Hardizal men-

PELAYANAN KESEHATAN

gaku mendapat informasi, bahwa Kepala BKD Sungaipenuh, Pusri Amsy dicalonkan oleh Wali Koto sebagai calon Sekda. Menurut dia, hal itu harus ditinjau kembali. “CPNS Sungaipenuh ada penyimpangan, dan orang yang bertanggungjawab soal ini adalah Pusri Amsy. Ini harus dituntaskan,” kata Hardizal. Dengan dicalonkan Pusry sebagai calon sekda, kata dia, akan menambah permasalahan baru di Pemkot Sungaipenuh. “Sekarang saja kita panggil untuk hearing tidak datang, apalagi kalau sudah jadi sekda,” ucapnya. “Kita juga binggung mau dibawa kemana Kota Sungaipenuh ini, persoalan CPNS Kota Sungaipenuh belum Selesai sekarang sudah mau diangkat Pusry jadi sekda,” katanya lagi. Politisi PDIP Kota Sun-

gaipenuh ini meminta Wali Kota jeli melihat persoalan yang ada di Kota Sungaipenuh. Wali kota harus membantu menyelesaikan kasus ini, bukan memperkeruh. Terpisah, Wali Kota Sungaipenuh, Asafri Jaya Bakri mengatakan bahwa calon Sekda Kota Sungaipenuh sudah diusulkan ke Jambi dan tes juga sudah dilakukan oleh tim Baperjakat Provinsi. Wali Kota Sungaipenuh enggan membeberkan nama-nama calon sekda tersebut. Informasi yang diperoleh Harian Jambi, ada tiga nama yang diusulkan ke Jambi, antaralain Pusry Amsy yang menjabat sebagai Asisten tiga dan juga sebagai Peltu Kepala BKD Kota Sungaipenuh, Yuskal Asisten II Setda Kota yang juga menjabat sebagai Peltu Sekda Kota Sungaipenuh, dan Fitra Helmi Kepala BAPEDA Kota Sungaipenuh. (*/nik)

PEMBANGUNAN

SAD Belum Terdaftar dalam BPJS Bupati Gerah, Proyek Asal Jadi

SEPRIADI/HARIAN JAMBI

DIRAWAT: Warga SAD Desa Muara Kilis yang dirawat di Rumah Sakit Umum Sultan Taha Tebo, belum terdaftar BPJS

MUARATEBO - Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, belum terdaftar dalam Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS). SAD meminta Dinkes Tebo untuk mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJS. Pengelola Perkumpulan Pelita Kita (Peta) Kabupaten Tebo, Oktaviandi Mukhlis mengatakan sebanyak 50 KK atau setara dengan 205 jiwa SAD di Desa Muara Kilis terserang penyakit. “Kita minta kepada Dinkes Tebo untuk mema-

sukkan mereka (warga SAD,red) sebagai peserta BPJS, karena mereka kesulitan biaya untuk berobat,” kata Mukhlis. Lanjutnya, apabila persyaratan untuk menjadi peserta BPJS memang tidak bisa dipenuhi lantaran tidak memiliki KTP, dirinya meminta Dinkes Tebo memberikan jalur khusus. “Kita akui, mereka tidak bisa memenuhi persyaratan seperti masyarakat umum, makanya kita meminta pemerintah memberikan jalur khusus agar mereka dapat

menjadi peserta BPJS,” tukasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Promosi Kesehatan (Kesda Pronkes) Dinkes Kabupaten Tebo, Majazi mengatakan, saat ini sudah ada sebanyak 115 warga SAD meminta didaftarkan sebagai peserta BPJS yakni SAD yang berada di sepajang Sungai Anoman Kecamatan Tengah Ilir. Kata dia, secara administrasi, warga SAD memang tidak memenuhi persyaratan, tapi keikutsertaan warga SAD bisa melalui jalur khusus dan biayanya dapat ditanggung Pemerintah Daerah (Pemda). “Setiap bulan dikenakan biaya sebesar Rp 19.250 per orang. Tetapi, hal itu tentu menjadi inisiatif Pemda sendiri untuk memasukkannya sebagai peserta BPJS,” tuturnya. Ia juga mengatakan, bagi warga SAD yang belum terdaftar dan memang tidak bisa menjadi peserta BPJS, pihaknya akan merencanakan dana khusus untuk mereka agar bisa terdaftar. “Ini masih dalam rencana, mudah-mudahan saja bisa direalisasikan,” tukasnya. (ads/nik)

FASILITAS UMUM

Pembangunan Pasar Singkut Telan Rp 30 M SAROLANGUN – Pembangunan Pasar Singkut ditaksir menghabiskan anggaran Rp 30 miliar. Pembangunan direncanakan pada tahun ini, dengan beberapa tahapan. Demikian dikatakan Kabid Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Sarolangun, Arbaim ST kepada Harian Jambi kemarin. Kata Arbaim, jika memungkin, pembangunan Pasar Singkut di-

lakukan dalam dua tahap, atau paling tidak selama tiga tahap. Dia merincikan, tahap pertama pembangunan dilakukan sekitar 20 persen, dengan anggaran Rp 7,5 miliar. Dikatakan dia, pembangunan tahap awal diperkirakan pada April 2014. “Target pelaksanaan sekitar bulan April atau Mei,” tambahnya. Dijelakan Arbaim, pembangu-

nan pasar tradisional ini akan dilengkapi dengan fasilitas, seperti areal parker, taman dan lain sebagainya. “Masih berbentuk Pasar tradisional kita bangun dua tingkat,” tambah Arbaim Ditanya mengenai target penyelesaian pekerjaan pembangunan Pasar Singkut, dia mengatakan, paling lambat sekitar 2016.(fan/nik)

MERANGIN – Banyaknya informasi mengenai pekerjaan proyek asal jadi, membuat Bupati Merangin, Haris gerah. Ia meminta agar setiap SKPD bisa mengawasi setiap pekerjaan proyek dengan baik. Haris mengingatkan, sebagai pengguna anggaran SKPD harus benar-benar bertanggungjawab. Terutama terhadap pekerjaan proyek yang dilakukan oleh pihak ketiga. “Jika ingin hasil pembangunan bagus, SKPD bersangkutan harus mengawasinya dengan baik,” kata Haris. Haris meminta kepada setiap SKPD, sebelum dilakukan serah terima barang atau pekerjaan suatu proyek harus dicek kembali. “Lihat dulu, kalau masih kurang jengan diterima. Jangan karena diberi amplop langsung teken saja,” ujarnya kepada sejumlah kepala

SKPD yang hadir. Bupati mengatakan, kebiasaan menerima amplop akan menambah masalah di kemudian hari. “Ini perlu saya ingatkan, hilangkan kebiasaan seperti itu,” cetusnya. Di kesempatan itu bupati juga meminta kepada kepala SKPD agar memberdayakan para bawahannya. Hal itu disampaikannya, karena mendengar banyak SKPD yang setiap pekerjaannya dimonopoli oleh kepala SKPD. Ke depan di bawah kepemimpinannya, ia meminta Kadis diminta untuk tidak menguasai semua pekerjaan yang ada di dinas masingmasing. Setiap tugas pokok dan fungsi masing pegawai harus diberdayakan. “Kuasa pemegang anggaran berikanlah kepada kepala bidang. Jangan langsung Kadisnya ,” sebutnya.(van/nik)


7

SABTU, 18 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi

1.576 Rumah Terendam Banjir Berdasarkan Laporan dari Empat Kecamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari telah mencatat jumlah rumah warga yang terendam banjir. BPBD menyebutkan, sebanyak 1.576 rumah terendam, sejak meluapnya Sungai Batanghari. OKTA FRANSISKA, Muarabulian KASI Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batanghari, Nelson Sinaga menyebutkan, banjir terparah terjadi di Kecamatan Marosebo Ulu. Dia merincikan, hasil pendataan di lapangan, sebanyak 1.452 rumah penduduk yang teren-

dam banjir. Data tersebut, kata dia, diperoleh dari Kecamatan Marosebo Ulu, dengan rincian di Kelurahan Sungai Rengas sebanyak 265 rumah, Desa Batu sawar 142 rumah, Desa Kampung Baru 142 rumah, Desa Kembang Sari

sebanyak 601 rumah dan Desa Peninjauan 302 rumah. “ Total rumah terendam di Kecamatan Marosebo Ulu sebanyak 1.452 rumah,” Katanya. Banjir terparah kedua terjadi di Kecamatan Muaratembesi. Hasil laporan dari pihak Kecamatan ke BPBD, sedikitnya 88 rumah warga di Kecamatan Tembesi sudah digenangi air. 88 rumah yang terendam itu berada di Desa Pulau sebanyak 40 rumah, Desa Rambutan Masam 18 rumah, Desa Suka Ramai 5 rumah, Pasar Tembesi 5 rumah, Rantau Kapas Tuo 15

rumah dan Tanjung Marwo sebanyak lima rumah. “Laporan ini baru saja disampaikan Kasi trantib Kecamatan Tembesi, total rumah terendam 88 rumah,” beber Nelson saat ditanyai di ruang kerjanya kemarin. Sementara itu, data yang dilaporkan pihak Kecamatan Marosebo Ilir, banjir sudah masuk ke rumah warga. Data terakhir yang diperoleh dari Kecamatan Marosebo Ilir, banjir telah merendam tujuh rumah warga Desa Danau Embat serta satu Poskesdes.

“Selain rumah, lahan warga juga ikut terendam. Lahan perkebunan sawit 40 hektare, kebun karet tiga hektare dan lahan Palawija seluas 2,8 hektare,” sebutnya. Kecamatan Muarabulian sendiri belum melaporkan data terbaru soal dampak banjir. BPBD masih mempedomani data pekan lalu yang diberikan pihak Kelurahan Muarabulian. Pihak kelurahan menyampaikan kalau banjir sudah menggenangi 29 rumah warga di RT 31 dan RT 1 Kelurahan Muarabulian Bulian. Informasi yang disampaikan

pihak Kecamatan Mersam, banjir belum sampai menggenangi rumah warga. Pihak melaporkan kalau dampak banjir baru sebatas menggenangi dua sekolah dasar di Kecamatan Mersam. Masingmasing Sekolah Dasar di Desa Benteng Rendah dan Sekolah Dasar di Teluk Melintang. Total jumlah rumah yang terendam banjir 1.576 rumah. Jumlah ini terus berubah seiring naiknya debit air Sungai Batanghari. Data juga akan berubah jika Kecamatan Bathin XXIV, Pemayung dan Kecamatan Muarabulian mengirim-

kan data terbaru. “ Pantauan kami, air Sungai Batanghari di Dermaga Puja Sera, Bulian naik pagi ini. Kalau sebelumnya ketinggian air 2,58 cm, pagi ini naik menjadi 2,91 c,” tuturnya. Nelson menyebut kenaikan debit air Sungai Batanghari pada Jumat (17/1) pagi sangat signifikan. Peningkatkan debit air itu tentu akan membawa dampak bertambahnya jumlah rumah penduduk yang akan terendam. “Itu sudah pasti, makanya setiap tiga jam sekali terus kita pantau untuk melihat perkembangan,” pungkasnya.(*/nik)

BANTUAN PENDIDIKAN

204 Mahasiswa Dapat Beasiswa MUARASABAK-204 mahasiswa asal Kabupaten Tanjab Timur yang mengenyam pendidikan strata satu di beberapa perguruan tinggi di Kota Jambi bahkan luar daerah mendapatkan beasiswa dari Pemkab Tanjab Timur. Beasiswa langsung diserahkan Bupati Tanjab

Timur, Zumi Zola, Jumat (16/1). Penerima beasiswa itu terdiri dari 9 orang mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM), masing-masing mendapatkan Rp 16.680.000 per tahun. Selanjutnya 68 mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jambi Kampus Muarasabak, per

orangnya mendapat Rp 3,5 juta per tahun. Selain itu, sebanyak 40 mahasiswa Agrobisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi masing-masing mendapat Rp 9,5 juta dan 91 mahasiswa Universitas Batanghari, masingmasing mendapat sebesar Rp 2,3 juta per tahun. Menurut Zumi Zola, bantuan dana beasiswa ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Tanjab Timur untuk menunjang kegiatan perkuliahan mahasiswa asal Kabupaten Tanjabtim. Bantuan ini, kata dia, sebenarnya telah dilaksanakan setiap tahun, tetapi karena kurangnya sosialisasi sehingga banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya. “Tiap tahun beasiswa ini ada, tapi banyak masyarakat yang tidak mengetahui,” ujar Zola. Beasiswa ini diperuntukkan kepada mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu secara ekonomi. Terkait hal ini, Zola menyarankan kepada pihak terkait untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui bahwa ada program beasiswa dari Pemkab Tanjab Timur. “Saya minta ini disosialisasikan, agar masyarakat mengetahuinya, terutama bagi mahasiswa Tanjab Timur yang berprestasi,” katanya. Lebih lanjut Zola mengatakan, Pemkab Tanjabtim sangat fokus dalam hal pendidikan, terlebih dalam peningkatan sarana dan kualitas pendidikan. “Kita ingin generasi Kabupaten Tanjabtim ini cerdas sehingga dan dapat meneruskan pembangunan nantinya,” tandasnya.(mut/nik)

HERJULIAN/HARIAN JAMBI

OMBAK KUAT: Nelayan di Kabupaten Tanjab Barat banyak tidak melaut lantaran gelombang laut cukup tinggi dan membahayakan keselamatan nelayan. Disamping itu, hasil tangkap juga tidak seberapa. Tak sedikit nelayan yang mencari kerja sampingan, menjelang ombak normal kembali.

KINERJA

Kades dan Lurah Jangan Ngantor di Rumah MUARASABAK-Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola melarang para kades dan lurah berkantor di rumah pribadi. Menurut bupati, hal itu akan menghambat pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Zumi Zola pada meresmikan Kantor Kades Lagan Ulu dan Kantor Lurah Pandan Jaya, Kecamatan Geragai serta Kantor Lurah Kampung Singkep Kecamatan Muarasabak Barat, kemarin (16/1). “Kantor Kades dan Lurah harus dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat, bukan berkantor di rumah,” kata bupati. Zola menambahkan, agar kantor Kades dan Lurah yang baru selesai dibangun itu harus dijaga kebersihannya, baik itu ruangan maupun WC. Bila perlu, katanya, harus ada petugas kebersihan, agar lebih asri dan sehat. “WC nya harus bersih karena itu akan membuat kita kerja dengan nyaman,” kata pria berkulit putih ini.

Zumi Zola Dikatakan Zola, selain kades dan lurah, para PNS yang ada di Kabupaten Tanajb Timur juga harus menjaga kedisiplinan dan ikhlas dalam melayani masyarakat. “Jam kantor itukan mulai pukul 7.30, berarti kantor ini harus sudah buka pada pukul 7.00. Saya menekankan ke-

pada seluruh pegawai yang ada di Kabupaten Tanjabtim kerja harus ikhlas, bukan seikhlasnya,” tukas Zola. Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Tanjabtim Junaidi Rahmad, mengatakan, Kantor Lurah Pandan Jaya dan Kampung Singkep dibangun dalam dua tahun anggaran dari dana APBD. Dia menyebutkan, pembangunan Kantor Lurah Pandan Jaya dilakukan pada 2012 lalu dengan anggaran sebesar Rp 516 juta dan dilanjutkan pada tahun 2013 sebesar Rp 395,3 juta. Sedangkan Kantor Lurah Kampung Singkep mulai dibangun pada 2012 sebesar Rp 516,2 juta dan dilanjutkan pada 2013 dengan anggaran Rp 321,2 juta. “Untuk Kantor Desa Lagan Ulu dibangun dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 175 juta lebih,” tandasnya. (mut/nik)

PELANGGAN RUMAH TANGGA

Tunggakan Listrik Capai Rp 750 Juta KUALATUNGKAL – Masih banyak pelanggan rumah tangga di Kabupaten Tanjab Barat menunggak listrik. Dalam waktu dekat, PLN Rayon Kualatungkal akan melakukan pemutusan arus listrik. Kepala PLN Rayon Kualatungkal, menyebutkan, jumlah tunggakan listrik di Tanjab Barat terhitung 31 Januari 2013 sebesar Rp 750 juta. Kata dia, tunggakan ini telah melebihi 10 persen. “ Padahal batas tunggakan

tidak boleh melebihi 500 juta,” tegasnya. Sejauh ini, pihaknya sudah berusaha menagih langsung ke konsumen. Hanya saja, PLN mengalami kesulitan di lapangan. Saat ditagih, banyak pelanggan yang tidak berada di rumah. “Ya,kita ingin seminim mungkin. Seperti kabupaten lain, minimal 5 persen tunggakannya. Memang agak sulit, karena ini soal kesadaran pelanggan,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebagian besar tunggakan didominasi oleh pelanggan rumah tangga. Pihaknya berharap, tunggakan listrik bisa ditekan, agar tidak merugikan PLN. “Kita menargetkan, tunggakan di bawah 10 persen. Pada November lalu, kita sudah melakukan upaya, menggenjot tingginya angka tunggakan. Bagi pelanggan yang tidak kooperatif, terpaksa kita copot KWH-nya,” kata Syafrizal.(ian/nik)


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

8 KEPENGURUSAN

Ratu Tatu Resmi Pimpin Golkar Banten SERANG - Ratu Tatu Chasanah yang juga adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah secara resmi dilantik sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi Banten menggantikan Hikmat Tomet (alm) yang meninggal dunia karena sakit. Pelantikan Ketua DPD Golkar dan Pengurus Golkar Periode 2009-2015 hasil Musdalub Golkar 27 Desember 2013 tersebut dilakukan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie, kemarin (17/1). Selain Ratu Tatu Chasanah, keluarga gubernur yang duduk sebagai pengurus di DPD Golkar Banten yang dilantik yakni Andika Hazrumi (Wakil Ketua Bidang Pemuda), Ade Rossi Khoerunissa (Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat), Tubagus Haerul Jaman (Bendahar) Tanto W Arban (Wakil Bendahar), Aden Abdul Kholiq (Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi) serta puluhan pengurus lainnya di DPD Golkar Banten. Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah dalam sambutannya mengatakan, kepengurusan DPD Golkar Banten yang dilantik merupakan hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Golkar Provinsi Banten, setelah Ketua DPD Golkar Banten sebelumnya Hikmat Tomet meninggal dunia beberapa bulan sebelumnya. “Pemilu 2014 tinggal 81 hari lagi, pelantikan ini merupakan awal perjuangan DPD Golkar Banten, untuk kemenangan Golkar pada pemilu mendatang,” kata Tatu Hasanah. Menurutnya, Partai Golkar Banten siap untuk memenagkan Pemilu legislatif 2014 mendatang dan siap memenangkan Abirizal Bakrie sebagai calon Presiden dari Partai Golkar. Terkait dengan kasus yang menimpa dua kader Golkar yang ditahan KPK yakni Ratu Atut ChosiRatu Tatu yah dan Tubagus Chaeri Wardhana, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dijalani kader Golkar tersebut. Namun demikian, ia meminta masyarakat dan penegak hukum perlu mengedepankan azas praduga tidak bersalah. “Kami berharap proses hukum yang dijalankan tidak dikaitkan dengan dengan politik,” kata Tatu. Namun demikian, jika proses politik harus ditempuh terkait jabatan Gubernur Banten saat ini, pihaknya sudah menyiapkan kader terbaik Partai Golkar untuk jabatan Wakil Gubernur Banten. “Musibah politik ini terus berjalan, Golkar bagaiklan kepompong yang akan berubah menjadi kupu kupu yang sangat indah,” kata Tatu saat menutup sambutannya. Sementara Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan, Golkar Provinsi Banten mengalami beberapa musibah, musibah pertama meninggalnya Ketua DPD Golkar Banten Hikmat Tomet, musibah yang kedua dialami kader Golkar yakni Ratu Atut Chosiyah dan Tugabus Chaeri Wardhana yang tengah menjalani proses hukum di KPK. “Kita sikapi musibah politik ini sebagai ujian. Ujian ini apakah untuk Golkar di Banten dan Golkar di Indonesia pada umumnya. Ini sebagai ujian, apakah kita mampu menjalani musibah ini atau tidak,” kata Ical. Namun demikian, kata Aburizal, meskipun Golkar mengalami musibah politik, hasil survei terakhir di Banten untuk seluruh dapil, Golkar suaranya tidak menurun. “Pemilu tinggal 81 hari lagi, kita harus bersatu padu memenangkan Golkar. Jangan ada kubu-kubuan, kunci kemenangan kita adalah kesatuan seluruh kader Golkar,” katanya. (ant/che)

PILKADA PADANG

Dewan Setujui Anggaran Pilkada Rp 12 M PADANG - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat, menyetujui anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) putaran dua Rp 12 miliar. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman, saat dihubungi dari Kota Padang, mengatakan, rapat pembahasan APBD 2014, yang dilakukan di Kota Bukittinggi, didalamnya juga dibahas terkait anggaran untuk pelaksanaan pikada putaran dua, dimana dari persetujuan awal Pemerintah Kota (Pemkot) Padang dengan Banggar, disetujui Rp 12 miliar. “Usulan awal Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk putaran dua Pilkada di daerah ini Rp 14 miliar, namun dalam persetujuan TAPD dan Banggar, Rp 12 miliar, dan hasil rapat ini selanjutya akan diajukan pada rapat pimpinan, sebelum diparipurnakan pada 22 Januari 2014,” kata Budiman. Dia menjelaskan, anggaran Rp 12 miliar bagi KPU Padang diperuntukan bagai sosialisasi putaran dua pilkada, logistik pilkada, seperti untuk pengadaan surat suara dan lainnya. Pilkada putaran dua sendiri di daerah tersebut, telah tertunda beberapa kali, setelah sebelumnya pada putaran pertama 30 Oktober 2013 diikuti oleh 10 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Pada putaran kedua yang sebelumnya akan dilaksanakan pada November 2013, tertunda akibat adanya pengaduan salah satu pasangan calon yang menduga terjadi kampanye hitam ke Mahkamah Konstitusi (MK) dari hasil pilkada putaran pertama, namun kemudian pengaduan tersebut ditolak oleh MK. Setelah persoalan pengaduan tersebut selesai, putaran kedua juga direncanakan KPU setempat pada Desember 2013, namun kembali tertunda akibat pencairan dana yang belum terlaksana, dimana saat itu, KPU menjelaskan membutuhkan anggaran Rp 8,5 miliar. Memasuki tahun 2014, persoalan pelaksanaan putaran kedua juga belum dapat diselesaikan oleh KPU setempat, hingga akhirnya pemkot Padang dan DPRD setempat meminta KPU untuk memasukan kembali proposal pengajuan anggaran untuk dimasukan dalam APBD 2014. Selain menganggarkan untuk dana pelaksanaan putaran dua bagi KPU, Banggar dan TAPD Pemkot Padang, juga menganggarkan dana Rp 3 miliar untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di daerah itu, untuk mengawasi jalanya putaran dua pilkada setempat. Sehubungan dengan itu, DPRD Padang, juga memprediksi paling cepat penggunaan anggaran APBD 2014 baru dapat dilaksanakan pada Maret 2014, dengan catatan tidak ada persoalan berarti dalam pembahasan APBD. (ant/che)

FANNY OCTAVIANUS/ANTARA

MEET THE PRESS : Foto para peserta konvensi capres Partai Demokrat yang dipasang di panggung Meet the Press, beberapa waktu lalu.

Belum Layak Jadi Capres Para Peserta Konvensi Partai Demokrat Pusat Data Bersatu (PDB) melakukan survei mengenai perbandingan capres konvensi Partai Demokrat (PD) dengan non konvensi PD. Hasilnya, peserta konvensi capres PD belum layak jadi capres. DETIK, Jakarta SURVEI yang menggunakan metode telepolling ini mengambil 500 sampel dari 10 kota besar yaitu DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Palembang, Balikpapan, Makassar, dan Jayapura. Survei ini digelar pada 21-24 September 2013 dengan margin error 4,5 persen. “Kalau melihat dari survei ini, Semua capres Demokrat itu belum memenuhi syarat untuk

jadi capres. Untuk jadi capres, minimal popularitasnya adalah 80%. Sedangkan di capres konvensi, yang paling tinggi Dahlan Iskan dan itu hanya 71,2%,” ujar CEO PDB Didik Rachbini. Jika dibandingkan dengan capres lainnya, survei PDB melihat bahwa capres Konvensi PD masih jauh di bawahnya. Hanya Dahlan Iskan yang mampu bersaing dengan capres di luar konvensi PD. “Kalau diband-

ingkan dengan Jokowi ya masih kalah jauh. Popularitas dia 95% dari seluruh sampel kami, elektabilitasnya pun 36%. Di urutan kedua ada Prabowo, tapi presentasenya masih jauh yaitu cuma 6,6%,” imbuhnya. Menurut Didik seharusnya survei akademis seperti ini dijadikan acuan parpol dalam menentukan siapa capresnya. Jika tidak, maka bisa dipastikan parpol tersebut akan terpuruk pada pemilu 2014. “Awalnya kita cuma akan mensurvey capres konvensi PD saja ke masyarakat, tapi ternyata banyak masyarakat yang tidak kenal. Oleh karena itu kita masukan pula nama-nama di luar konvensi PD,” tambah Peneliti Senior PDB, Agus Herta.

JELANG PILPRES

Terkait hal itu, Juru Bicara Komite Konvensi PD Hinca Pandjaitan mengaku ini baru proses tahap awal yang dilakukan dalam seleksi capres dari Partai Demokrat. “Ibarat main bola dua kali 45 menit, ini baru babak pertama. Ini pemain baru dimunculkan. Sementara yang lain pemain-pemain lama dimunculkan. Ini soal waktu saja,” sebutnya. Hinca menyatakan para peserta konvensi merupakan muka-muka baru yang perlu memperkenalkan diri kemasyarakat. “Komite punya keyakinan, delapan bulan ke depan (hingga menjelang Pipres) bisa kami menunjukkan keyakinan kami untuk bisa menang,” ujar Hinca. Terpisah, salah seorang peserta

konvensi capres Partai Demokrat Marzuki Alie sulit mempercayai hasil survey tersebut. Di survei itu, popularitas Marzuki jauh di bawah capres-capres non konvensi. “Sangat aneh tidak dikenal pada survei capres non konvensi,” ujar Marzuki. Marzuki menjelaskan, dirinya mengantongi popularitas sebesar 61,8 persen pada survei itu. Namun ketika disandingkan dengan capres non konvensi, maka popularitasnya menjadi turun drastis. “Namanya popularitas, harusnya memiliki angka yang sama, perbedaannya hanya pada elektabilitas,” tuturnya. Namun Marzuki menyatakan survei tersebut akan menjadi pendorong agar bekerja keras. (*/che)

ANALISIS

Persaingan Ketat Jokowi dan Prabowo Capres Paling Menonjol Antar Caleg Picu Kampanye Gelap

JAKARTA - Lembaga riset Pusat Data Bersatu mencatat nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah dua nama calon presiden yang paling menonjol dalam survei terakhirnya. “Pertandingan cuma dua, Jokowi dan Prabowo. Mereka menjadi capres paling menonjol di antara capres lainnya meski jarak antar keduanya semakin jauh,” kata Pendiri PDB Didik J Rachbini dalam acara bertajuk catatan politik 2014 survei popularitas dan elektabilitas capres, kemarin (17/1). Dalam riset yang melakukan survei dengan cara wawancara melalui telepon (telepolling) itu, elektabilitas Jokowi menempati posisi puncak mencapai 28 persen. Kemudian disusul oleh Prabowo Subianto dengan angka 10,7 persen, Jusuf Kalla 4,2 persen, Dahlan Iskan 3,7 persen, dan Mahfud MD 3,3 persen. Meski menempati puncak “klasemen”, perbandingan elektabilitas antara Jokowi dan Prabowo dinilai masih sangat jauh. Padahal, menurut Didik,

Jokowi

Prabowo

setahun sebelumnya, dalam riset serupa, perbandingan elektabilitas Jokowi dan Prabowo tidak terlalu signifikan. “Pada Januari 2013, elektabilitas Jokowi mencapai 21,2 persen, sedangkan Prabowo 18,4 persen. Setahun kemudian, Jokowi langsung melejit sehingga capres lainnya tertinggal,” katanya. Meski elektabilitas Jokowi tinggi, dalam survei tersebut diketahui bahwa popularitas mantan Wali Kota Solo itu ternyata masih kalah dari Rhoma Irama dan Megawati Soekarnoputri.

Namun, tingkat kepopuleran, tegas Didik, tidak menentukan elektabilitas capres dalam Pemilu. Riset yang dilakukan dalam rentang waktu 4-8 Januari 2014 itu mengambil sampel sebanyak 1.200 responden dari 11 kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Jayapura. Responden dipilih secara acak dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat lkepercayaan 95 persen. (ant/che)

PENGAMANAN PEMILU

Pemilu, TNI-Polri Wajib Koordinasi SURABAYA – TNI wajib bekerja sama dan koordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait rencana pelibatan pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Presiden 2014 berdasarkan ketentuan dan kesepakatan bersama. “Khususnya pada pemahaman prosedur, penetapan siapa, di mana, bertanggung jawab apa, termasuk anggaran, serta pemahaman hukum dan Hak Asasi Manusia,” ujar Kasdam V/ Brawijaya Brigjen TNI Asma’I, kemarin (17/1). Dalam menjaga keamanan menghadapi Pemilu, pihaknya mengimbau agar prajurit meningkatkan kesiapsiagaan satuan dan mempedomani kebijakan penyiapan satuan dukungan pengamanan Pemilu 2014

yang hanya bersifat penebalan dan tidak terlibat langsung. Jenderal bintang satu itu juga membacakan pesan Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang menyatakan bahwa prajurit harus selalu memegang teguh komitmen netralitas TNI pada Pemilu Legislatif serta suksesi kepemimpinan nasional di Pemilihan Presiden periode 2014-2019. “Panglima berpesan bahwa dengan visi dan misi kenegaraan, TNI ingin memiliki prajurit yang profesional, solid, militan dan dicintai rakyat. Untuk itu diharapkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI tetap memegang komitmen jatidiri,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Asma’i juga meminta prajurit memahami, melanjutkan dan mengimplementasikan pro-

gram reformasi birokrasi TNI di satuan masing-masing dengan berkelanjutan pada aspek doktrin, struktur dan administrasi. “Khususnya aspek kultur dan pokok pikiran personel TNI, baik dalam konteks tugas dan jabatan maupun dalam konteks peran TNI guna membangun komunikasi sosial dengan masyarakat,” katanya. Disamping itu, lanjut dia, TNI harus melaksanakan evaluasi secara objektif dan memberikan masukan kepada pimpinan TNI dari setiap program dan kegiatan yang diluncurkan. Kemudian, meningkatkan hubungan kerja dan sinergitas usaha dengan pemerintah daerah dan Polri, baik dalam konteks tugas dan optimalisasi peran TNI, serta hal-hal lain bagi kepentingan organisasi. (ant/che)

YOGYAKARTA - Persaingan antarcalon legislatif dalam internal maupun eksternal partai pada Pemilu 2014 semakin ketat sehingga berpotensi memicu maraknya kampanye gelap, kata pengamat Politik Universitas Gadjah Mada, Ari Dwipayana. “Persaingan semakin memanas apalagi sekarang berdasarkan suara terbanyak, sehingga instrumen kampanye gelap akan ditempuh,” kata dia, kemarin (17/1). Menurut Ari, saat ini masyarakat kesulitan membedakan identitas antarcalon legislatif. Hal itu disebabkan, mereka tidak lagi menekankan sosialisasi visi dan misi, namun lebih memilih jalan pintas. Jalan pintas biasa ditempuh melalui instrumen yang jarang mendapatkan pertentangan dari masyarakat sendiri, yakni dengan instrumen bantuan sosial atau politik uang. “Selain instrumen bantuan sosial atau politik uang bahkan dalam

bentuk kampanye yang berbasis intimidasi,” katanya. Dia mencontohkan, bentuk intimidasi sering dilakukan antarcaleg. Caleg yang merasa memiliki wilayah, tidak akan mengizinkan caleg lain masuk di wilayahnya meskipun masih dalam partai yang sama. “Kompetisi dengan cara-cara kekerasan bisa saja ditempuh begitu ada yang ingin bersaing di dapil yang sama,” katanya. Menurut Ari, fenomena kampanye gelap itu akan terus terjadi karena caleg belum siap menghadapi sistem pemilihan dengan suara terbanyak. Fenomena persaingan antarcaleg telah terjadi pada Pemilu 2009, dan saat ini kemungkinan akan dapat terulang kembali. “Dalam partai yang sama pun mereka harus bersaing ketat karena mereka dipilih secara langsung berdasarkan suara terbanyak bukan berdasarkan nomor urut,” kata dia. (ant/che)


9

SABTU, 18 Januari 2014 ¦ Edisi Pagi

Perintis Gelombang Laut Tinggi Kapal Buang Sembako GELOMBANG TINGGI

BMKG Tanjungpinang Imbau Kapal Kecil Tidak Berlayar Peringatan dini terhadap para nelayan untuk tidak melaut. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi musibah terhadap nelayan yang mata pencaharian utamanya sebagai nelayan. ANTARA, Pangkalpinang BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kota Tanjungpinang mengimbau, kapalkapal yang berukuran kecil tidak berlayar di perairan terbuka, karena membahayakan keselamatan nakhoda dan penumpang. "Gelombang laut di perairan terbuka Bintan, Anambas, Natuna dan Lingga maksimal mencapai 6 meter. Kapal-kapal berukuran kecil tentu tidak mungkin menghadapinya," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi

dan Geofisika (BMKG) setempat Hartanto di Tanjungpinang, Jumat. Menurut dia, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini, agar pengusaha pelayaran mewaspadainya. BMKG tidak memiliki wewenang untuk menghentikan atau melarang kapal-kapal itu berlayar, namun seharusnya pengusaha pelayaran menyadari gelombang laut di perairan dapat membahayakan keselamatan penumpang.

"Pihak Syahbandar yang memiliki otoritas untuk memperingati, melarang dan menghentikan kapal-kapal kecil berlayar di perairan terbuka," ujarnya. Salah satu kapal yang berbahaya jika dipaksa berlayar dari Tanjungpinang menuju pulaupulau di Natuna dan Anambas adalah Kapal perintis KM Trigas 3. Kapal berukuran kecil itu terlalu berisiko jika berlayar di perairan terbuka. "Kapalnya kecil, jadi membahayakan keselamatan penumpangnya. Apalagi gelombang tinggi ini diperkirakan hingga 22 Januari 2014," katanya. Kapal Trigas 3 yang berlayar dari Tanjungpinang menuju pulau-pulau terluar di Kepulauan Anambas dan Natuna hilang kontak sekitar 11 jam akibat cuaca

buruk dan gelombang tinggi. Seharusnya, kapal itu sampai di Letung pukul 04.00 wib, namun baru sampai di pulau itu 7 jam kemudian. "Syahbandar dan nakhoda kapal hilang kontak sekitar pukul 22.00 WIB Kamis (16/1) malam, sampai Jumat sekitar pukul 09.00 WIB akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Muramis di Tanjungpinang. Muramis mengatakan, perjalanan dari Tanjungpinang menuju Letung pada kondisi normal sekitar 18-20 jam, namun akibat gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai 6 meter serta cuaca buruk, kapal yang membawa sembako tersebut terlambat hingga 10 jam.

"Kapal baru sandar sekitar pukul 11.00 WIB setelah berlayar selama 30 jam, terlambat 10 jam dari waktu normal," katanya. Menurut dia, nakhoda kapal terpaksa memperlambat laju kapal sambil menunggu laut teduh untuk keselamatan penumpang. "Mesin tidak rusak, hanya laju kapal diperlambat sambil menunggu laut teduh atau gelombang tinggi berkurang," katanya. Diduga pihak Syahbandar Tanjungpinang terpaksa memberikan izin berlayar terhadap kapal Trigas 3 setelah didesak para penumpang yang pada umumnya adalah para pedagang yang membawa sembako ke Anambas dan Natuna. (*/arh)

TANJUNGPINANG- Kapal perintis KM Trigas 3 terpaksa membuang sebagian besar muatan berupa sembako akibat dihantam gelombang tinggi Laut China Selatan saat berlayar dari Tanjungpinang menuju Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. "Untuk keselamatan penumpang, sembako yang diangkut KM Trigas 3 terpaksa dibuang ke laut akibat kapal dihadang cuaca buruk dan gelombang tinggi saat berlayar," kata Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani di Tanjungpinang, Jumat. Gubernur mengatakan, kebijakan itu terpaksa diambil nakhoda kapal, agar kapal tidak terbalik saat dihantam gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai 6 meter. "Kalau tidak dibuang, ada kemungkinan kapal bisa terbalik atau tenggelam dihantam gelombang dan cuaca buruk," kata Sani. Namun Gubernur tidak bisa memastikan di perairan mana tepatnya kapal perintis yang melayari rute pulau-pulau terluar di Kepulauan Riau (Kepri) tersebut membuang sembako. Di Tanjungpinang pada Kamis (16/1) malam tersiar kabar ka-

lau KM Trigas 3 hilang kontak dan teggelam beberapa jam menuju Letung. Sejumlah pihak terkait yang coba dikonfimasi juga mengatakan sempat terjadi hilang kontak sekitar 11 jam dari pukul 22.00 WIB sampai 09.00 WIB. "Hilang kontak akibat cuaca buruk iya, tapi tidak tenggelam," kata Sani. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Muramis mengatakan akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Laut China Selatan itu, nakhoda kapal juga terpaksa memperlambat laju kapal. "Diperlambat untuk menghindari gelombang tinggi, sehingga kapal terlambat sampai di Letung sekitar 10 jam dari waktu normal 18-20 jam," kata Muramis. Menurut Muramis, saat ini pihaknya sudah menginstruksikan agar kapal tidak berlayar dulu sebelum cuaca membaik untuk keselamatan pelayaran. "Sudah diinstruksikan agar kapal sandar dulu di Letung menunggu cuaca bagus sebelum melanjutkan perjalanan," kata Muramis.(ant/arh)

LAKALANTAS

Jalinsum Rawan Kecelakaan Akibat Kerbau

ANTARA FOTO/JOKO SULISTYO

MENEPI: Sejumlah perahu nelayan tidak melaut dan bersandar di pelabuhan akibat cuaca tidak menentu.

SEMBAKO

Babel Tambah Bantuan 10 Ton Beras PANGKALPINANG - Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinsos) Provinsi Bangka Belitung (Babel), akan menambah stok beras sebanyak 10 ton untuk membantu korban bencana alam di daerah itu. "Saat ini, stok beras yang dimiliki hanya 8 ton dan mudah-mudahan awal Februari 2014 Kementerian Sosial akan menambah 10 ton beras bantuan bencana alam," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Babel Isa Anshorie di Pangkalpinang, Jumat. Ia menjelaskan, stok bantuan pangan dan sandang lainnya masih cukup, seperti stok mie instan sebanyak 1.500 dus, tenda, selimut, pakaian dan kebutuhan lainnya. "Penambahan stok beras

ini untuk mengantisipasi kekurangan stok pangan dalam menanggulangi pasca bencana alam dan bencana sosial," ujarnya. Ia mengatakan, stok beras ini khusus disalurkan kepada korban bencana alam seperti banjir, longsor, nelayan tidak melaut karena cuaca buruk, kebakaran dan lainnya. "Stok beras yang ada masih cukup, karena berdasarkan kebijakan Kemensos, pemerintah kabupaten/kota bisa meminta langsung ke Bulog beras cadangan pemerintah untuk disalurkan kepada korban bencana alam," ujarnya. Menurut dia, penyaluran bantuan sembako tersebut, akan diberikan apabila memang ada bencana alam yang memang parah sehingga me-

nyebabkan perekonomian masyarakat terganggu. Misalnya, bantuan sembako seperti beras yang telah disalurkan kepada korban banjir awal Januari 2014 sebanyak 2 ton, mi instan 8.000 dus, lauk-pauk, seperti ikan kaleng, kecap, saus botol, dan minyak goreng sebanyak 3.000 paket. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan pakaian, selimut, matras, dan kebutuhan sehari-hari korban banjir lainnya. "Yang namanya bencana alam tidak bisa dhindarkan, namun yang terpenting warga mewaspadai terjadinya bencana alam tersebut, misalnya, saat cuaca di perairan memburuk, diharapkan nelayan untuk sementara untuk tidak melaut," ujarnya.(ant/arh)

PT Pelindo Bayar Ganti Rugi ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA

STOK: Dinas Kesejahteraan Sosial butuh tambahan stok beras untuk keperluan membantu korban bencana alam.

Travel Liar Dikandangkan

DOK/HARIAN JAMBI

TRAVEL LIAR: Salah satu travel liar yang berhasil diamankan oleh DinasPerhubungan yang sedang bertugas

PEKANBARU, - Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau,

menyatakan dapat menahan dan mengandangkan kendaraan travel liar selama sebu-

kerbau tersebut terendam banjir, sehingga ternak itu beralih mencari makan di sepanjang jalinsum. Ternak kerbau milik warga daerah itu tak pernah dikandangkan termasuk sapi dan kambing. Namun yang paling bahaya adalah kerbau karena saat kendaraan lewat dengan kecepatan tinggi ternak itu tak mau minggir. Selama sepekan ada belasan kendaraan jungkir balik akibat menghidari kerbau berkeliaran di jalan raya tersebut, sedangkan pemiliknya tak pernah mau tahu, ujarnya. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Musirawas AKBP Chaidir mengimbau kepada pemilik kendaraan yang melintasi jalinsum tersebut agar tidak menggunakan kecepatan tinggi. Selama musim hujan sekarang ini selain jalan licin, juga sudah banyak berlobang dan terganggu oleh ternak kerbau berkeliaran di jalan raya. Kepada pemilik ternak di wilayah Muratara juga diimbau agar ternaknya dikandangkan supaya tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan di jalinsum tersebut, tuturnya.(ant/arh)

PEMBEBASAN LAHAN

DINAS PERHUBUNGAN

lan jika pemilik tidak mengurus perizinan selama 2014. "Kalau tahun 2013 masih ada toleransi, tapi saat ini harus diberikan sanksi berupa pengajuan ke pengadilan," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dishub Pekanbaru Max Rober di Pekanbaru, Jumat. Dia mengatakan pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan aparat terkait seperti Polresta setempat dan organda Kota Pekenbaru bahwa bila pemilik tidak mau mengurus akan dikandangkan selama satu bulan. Menurut dia, sejak tahun 2013, pihaknya bersama Organda setempat sudah mendesak agar pemilik travel liar mengurus perizinan, bila ada operasi penertiban maka menghambat kelancaran selama dalam perjalanan bagi penumpang.

MUSIRAWAS - Jalan lintas Sumatera (jalinsum) di wilayah Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, rawan kecelakaan akibat gangguan gerombolan kerbau berkeliaran di jalur tersebut. "Kendaraan kami terpaksa masuk ke rawa-rawa akibat menghidari mobil dari arah berlawanan dan gerombolan kerbau melintas jalan raya," kata Adi salah seorang sopir truk di Rupit, Jumat. Ia mengatakan, kerbau milik warga banyak ditemukan berkeliaran di jalan raya setelah wilayah Musirawas Utara atau Muratara dilanda banjir. Hewan ternak tersebut mencari makan di pinggir jalinsum. "Yang menjadi korban akibat menghindari kerbau itu bukan hanya saya, tapi banyak kendaraan umum lainnya, terutama yang lewat pada malam hari," ujar sopir angkutan bahan bangunan tersebut. Salah seorang warga setempat, Mazni mengatakan, gerombolan kerbau melintas jalinsum itu makin marak setelah wilayah tersebut dilanda banjir bandang. Lokasi tempat mencari makan

Pernyataan itu terkait belakangan ini pemilik travel enggan mengurus izin mereka lebih senang memiliki kendaraan nomor polisi plat hitam ketimbang kuning padahal untuk bisnis dengan tujuan antarkota dan antarprovinsi. Sedangkan kendaraan travel yang beroperasi di Kota Pekanbaru, sesuai data dari Organda setempat bahwa terdapat sekitar 2.100 unit travel tanpa izin. Namun dari jumlah yang beroperasi tersebut, maka pemilik yang mengantongi izin hanya sekitar 450 unit mengunakan nomor polisi plat kuning. Travel liar itu dengan leluasa membawa penumpang untuk tujuan antarkota dan antarprovinsi yang mayoritas merupakan minibus membawa penumpang lebih dari enam orang.

Max mengatakan pihaknya sebelumnya hanya menahan selama dua pekan kendaraan sebelum disidang ke pengadilan setempat. Pihaknya bersama polisi akan terus memburu travel liar tersebut terutama di kawasan perbatasan Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Siak, perbatasan Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar. Keberadaan travel liar itu dapat merugikan penumpang, bila terjadi kecelakaan, maka ahli waris tidak mendapatkan santunan dari asuransi karena kendaraan umum mengunakan plat hitam. Dia menambahkan, diharapkan pemilik dengan kesadaran sendiri mengurus izin bila akan operasi penertibkan maka kendaraan itu dikandangkan setelah itu diproses ke meja hijau.(ant/arh)

PADANG - PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat membayar ganti rugi lahan kepada 16 kepala keluarga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan. "Dari 34 kepala keluarga, pihaknya baru membayarkan uang ganti rugi kepada 16 kepala keluarga," kata General Manager PT Pelindo II Teluk Bayur Zulhasman, di Padang, Jumat. Menurut dia, pembayaran ganti rugi bangunan kepada masyarakat yang berada di kawasan pelabuhan tersebut menurut penilaian harga yang dilakukan PT Succofindo. "Pelindo telah menunjuk PT Succofindo untuk menilai bangunan milik masyarakat yang terkena pembebasan lahan tersebut," ujar dia. PT Pelindo membayarkan uang ganti rugi melalui rekening masing penerima uang ganti rugi. "Pihaknya memberikan batas waktu selama satu bulan untuk mengosongkan bangunan kepada warga telah menerima uang ganti rugi,"jelas Zulhasman. Ia mengatakan, sisa warga belum menerima uang ganti rugi lahan akan segera dibayarkan oleh Pelindo setelah surat perjanjian selesai dibuat. "Uang ganti rugi lahan telah disediakan, pihaknya melakukan pembayaran jika surat perjanjian selesai dibuat," kata dia.

Menurut dia, pembebasan lahan dilakukan secara bertahap. Target awal pembebasan lahan berada di Jalan Tanjung Priok dan Cilacap. "Setelah itu dilanjutkan ke lokasi lain, termasuk Jalan Belawan, yang berada tidak jauh dari Kantor Pelindo II Teluk Bayur. Pelindo menargetkan pembebasan lahan dihuni warga dalam dua bulan.Lahan seluas 10 hektare tersebut nantinya akan di bangun gudang penyimpanan barang. Bertambahnya gudang, maka program kerja 24 jam sehari akan terwujud, sehingga para pekerja pelabuhan akan mendapatkan omzet lebih tinggi lagi dibandingkan saat ini,"jelas Zulhasman. Sementara itu salah Hernis seorang warga menyatakan, pembayaran uang ganti rugi milik masyarakat sudah lama ditunggu namun baru hari ini (Jumat) diberikan oleh Pelindo. "Penyelesaian pembebasan lahan itu baru terlaksana, padahal masalah pembebasan sejak 4 Oktober 2012," kata dia. Dia menambahkan, warga terkena pembebasan lahan meinta Pelindo waktu selama dua bulan untuk mengosongkan lokasi. "Warga meminta waktu dua bulan untuk pengosongan dimana harus mencari rumah baru yang akan dihuni," ungkap dia.(ant/arh)


IKLAN USAHA ANDA

BH 752

DIJUAL CEPAT Rumah L 219 M2 ada SHM, 3 KT, 1 RT, 2 KM, 1 GARASI Listrik 1300 Air Sumur . Alamat RT 9 K.A Bawah Dkt Myang Hrg 250 jt Nego Hub. 0853 6885 9671

D I J U A L R u m a h Ty p e 5 4 LT 329M2,LB300M2 Fas. Lengkap, Nyaman Almt. Komplek Karya Telanai Permai Blok. D. I No. 8 Hrg 850 Jt (081320056161-082177332777-)

DIJUAL CEPAT RUKO 1 Lt IMB, SHM, Keramik, Spec 21/2 Lantai Jl .Aurduri 1 Kampung Bugis Simp Rimbo Cp. 0852 6670 9871

DIJUAL BMW Tahun 97 Type 318i Harga 67 Juta Nego Hub : Pak Indo 0812 7338 8150

DIJUAL Pick-up grand Max 1.3/2012 BH harga 75 juta nego serius hub. 0811741752

DIJUAL Avanza G-2011 BH harga 143 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Kijang Avanza’08 Hub. 0813 6660 9123

DIJUAL ESCUDO SIDEKICK Th 2000 Hijau Metalic Pajak ,BH, Mulus, terawat AC, DVD 7”, Musik Ok harga 80 Jt nego hub. 081366559691

DIJUAL Katana GX’97 BH harga 55 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Lancer Evo harga nego hub. 085362282129

DIJUAL Nisan peminat serius hub. 0811741752

DIJUAL Nisan peminat serius hub. 0811741752

DIJUAL Feroza G2 Independent th’97 BH harga 70 juta nego hub. 0811741752

DIJUAL Grand Max 1.3 harga nego HP 0811741752

DIJUAL Mobil Hyundai Gatz ‘2004 akhir,acesories lengkap warna abuabu metalik, pajak panjang peminat serius hub. 085366008833

DIJUAL Panther LS Turbo ‘08 harga 160 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Pick-up grand Max 1.3/2012 BH harga 75 juta nego serius hub. 0811741752

DIJUAL Isuzu Panther Hp. 0811741752

DIJUAL LGX 97, Body depan sudah 2003, TV, CD, PW, PS, AC Dingin, Ban Baru, Mesin n Body OK. Harga 94jt Nego Halus, Minat Hubungi 0812 7463908 (Bs Bantu Leasing)

DIJUAL Baleno harga nego hub. 085362282129

SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

10


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

11

Bungkam Persikota

GUBENUR CUP 2014 EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

BEREBUBT BOLA: Pemain Tanjatim saling berebut bola dengan pemain PS Tebo di laga penyisihan Grup A Gubernur CUP 2014.

Kesebelasan Tanjabbar Pastikan Satu Tiket Di Semi Final Perjuangan demi perjuangan berhasil dilakukan oleh Kesebelasan PS Tanjabbar. Kemenangan di laga akhir PS Tanjabbar kian memastikan satu tiket untuk semi final Gubernur CUP 2014. IPANDRI ARAHMANHADI, Jambi SEMPAT terseok di laga perdana babak penyisihan Grup A di Gubernur CUP 2014, kesebelasan PS Tanjabbar akhirnya bangkit dari keterpurukan. Bahkan kesebelasan Tanjabbar di bawah asuhan Husaini berhasil lolos dari Grup untuk melaju kebabak semi final Gubernur CUP 2014 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2014. Pada pertandingan penentu di babak penyisihan akhir Grup A di Gubernur CUP 2014 kemarin sore (17/01) yang di helat di Stadion kebanggan masyarakat Jambi yakni Tri Lomba Juang KONI Jambi, kesebelasan PS Tanjabbar bersua dengan kesebelasan Persikota Jambi. Pada pertandingan tersebut, kesebelasan PS Tanjabbar menang dengan skor 2-0. Masingmasing gol tersebut di ciptakan oleh M Yudha Vijay pada menit ke 19 dan gol kedua oleh Armulis pada menit ke 31. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 2-0 untuk kemenangan kesebelasan Tanjabbar.

untuk membuat tim mereka unggul menjadi 1-0 Keunggulan kesebelasan PS Tanjabbat tidak hanya sebatas itu saja. Hanya berselang sebelas menit kemudian, giliran Armulis berhasil menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0 di menit ke 31, skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan kesebelasan PS Tanjabbar di babak pertama. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, kesebelasan PS Tanjabbar terus

melakukan penekan terhadap pemain lawan. Sempat terjadi beberapa peluang, hanya saja pemain tidak berhasil untuk menambahkan keunggulan tim. Hingga pertandingan usai, skor tetap tidak berubah, tetap 2-0 untuk kemenangan kesebelasan PS Tanjabbar. Usai pertandingan, Husaini pelatih kesebelasan PS Tanjabbar mengatakan, di hari penentu ini, tim bermain dengan lepas. Meski di bawah sedikit tekanan harus meraih kemenangan, namun tim berhasil melewati ini semua. “Kesalahan dilaga awal sudah terbayar tuntas. Kini kami menatap trofi Gubernur CUP 2014 untuk menjadi milik yang sebenarnya,” sebutnya. Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tanjung Jabung Barat Halim Gumri ketika di

konfirmasi juga mengatakan, kami hanya berharap agar tim bisa tampil lebih baik lagi di laga selanjutnya. Selain itu, kami juga meminta dukungan dari pemerintah serta masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk bisa membawa pulang tropi Gubernur CUP 2014 ini ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Setidaknya, segenap perwakilan pemerintah bisa melihat hasil perjuangan dari kesebelasan PS Tanjabbar di Gubernur CUP 2014 ini. Kami juga meminta dukungan penuh dari masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk bisa membawa pulang tropi Gubernur CUP 2014 ini ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” pungkasnya. (*/via)

NISSAN PEMBELIAN Promo Diskon Mobil Baru LIVINA Dp 30 Juta-an March 20 Juta-an Juke, Extrail, Navaro Proses mudah Bunga Ringan Tenor 6 tahun Hub : Asri 0852 6673 8813 (so, 14 Desember 2013)

DIJUAL Mobil baru irit BBM dan nyaman berkendaraan, Nissan All New Grandlivina, March, Juke, X Trail, X G-Gear, Navaro, Info Hub. Fary 0813 6689 5396 (so, 14 Desember 2013)

SUZUKI PROMO MODEL BARU SUZUKI DP murah, Angsuran Ringan ERTIGA, SWIFT SX4, WAGON R, Hubungi Yeni Marketing Executive 0853 6610 0351 (so, 28 Desember 2013)

PT. JAYA INDAH MOTOR JAMBI Dapatkan Promo SUZUKI ERTIGA dan CARRY PICK-UP dengan Cash Back spesial dan Hadiah Langsung, proses mudah dan cpt 3 hari selesai Hub. MOZA 0813 6688 6099 - 0852 6611 7191 (ikl, 09 Januari 2014)

TOYOTA

(so, 01 JANUARI 2014)

DAIHATSU

(d2k ikl, 14 Januari 2014)

READY STOCK XENIA DP 25 JTAN ANG 2.7 JTAN, PICK UP DP 11 JTAN ANG 2,7 TERIOS DP 34 JTAN, AYLA DP 22 JTAN ANG 1,9 JTAN HUB NILA 0812 7406 3978 (so, 07 Januari 2014)

MOKAS

(so, 14 Januari 2014)

RUKO/ RUMAH DIJUAL DIJUAL Rumah Tpe 36 Luas + 200m2 Fasilitas 2 Kamar Mandi, Halaman Lokasi Perumahan Merene Regency Harga 400 Jt Nego ditempat Hub. 0812 740 7 0708 (ikl-00150)

DIJUAL Rumah Tipe 56 Luas 586M2 (6 TMB) Fas : Listrik PLN 1300, PAM,Harga Nego Lokasi TP Sriwijaya Lrg. Kejayaan Hub. Hp 085268062225/ 08127334027

Tim

M

M

K

S

Nilai

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Tanjabtim Tanjabbar Merangin Tebo Batanghari Kota Jambi

5 4 4 5 4 4

3 3 1 -

1 1 2 1

1 1 3 4 2 3

10 10 6 3 2 2

M

M

K

S

Nilai

4 4 4 4 4

2 2 1 -

1 3

2 2 4 1 1

8 8 4 4 1

No

Tim

1. Sungai Penuh 2. Bungo 3. Sarolangun 4. Muaro Jambi 5. Kerinci

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

BERBUT BOLA: Pemain kesebelasan Tanjabbar dan kesebelasan Persikota Jambi saling berebut bola di parai terakhir penyisihan grup A kemarin sore (17/01). DIJUAL Ruko 2 lantai lokasi Ktr Pertamina Kenali Asam harga 295 juta hub. 082371744345

(ikl-00170)

DIJUAL Ruko 3 lantai Jl. Iskandarmuda No. 1 belakang Bank Bukopin Terminal Rawasari,Tanpa Perantara Hub. 08127417444 (ikl-00150)

SERBA - SERBI TELANAI REFLEXI Center bagi warga Jambi dan sekitarnya ingin memanjakan dan mengurangi rasa capek pada tubuh hub. Alamat Jl. H. Yusuf Singadikane Telanaipura info lengkap hub. 082375557898 (ikl-000120)

DIKONTRAKKAN/SEWA BELLANO CAFE Residence Hubungi Ita : 0821 7731 2927

(ikl-000105)

TELANAI REFLEXI Center bagi warga Jambi dan sekitarnya ingin memanjakan dan mengurangi rasa capek pada tubuh hub. Alamat Jl. H. Yusuf Singadikane Telanaipura info lengkap hub. 082375557898

JASA KONSTRUKSI Jasa Estimasi biaya Proyek Kontraktor, Penghitungan RAB,RAP, Gambar, Struktur Baja, GRC Panel, Vassade, Dll (sisranau@gmail.com) BB 25E109F1 Call. 0821 8351 5276 (so, 11 Desember 2013)

RIO DINAMO Servis Dinamo, Pompa Air, Mesin Cuci, Generator, Over Haul Genset, Dll Jl. Ir. H. Juanda Mayang Hub. 0823 7550 1811 (so, 14 Januari 2014)

GAMBUS AL-FATH Musik Gambus bernuansa Islami menerima panggilan untuk acara hiburan Pernikahan dan Acara resmi lainnya. Siap main Luar Kota Jambi. Hub Haris 0853 8187 0009 Aziz 0853 66055 1193

PUTRA PRABU KUSEN menerima Pembuatan dan Jasa Pemasangan Kusen Pintu, Kusen Jendela, Ventilasi, Prabot, Dll Model : Klasik, modern, Minimalis.Alamat : Jl. KH. Ismail Malik No. 91 Villa Kenali Mayang dekat Perum Citra Land Hub : Gunawan 0823 0615 5678

KONVEKSI M. TEGUH mengerjakan : Kostum Olahraga, Kemeja Sport, Seragam Perusahaan, Seragam Sekolah, Seragam Pegawai, Baju Almamater, Spanduk, Stempel, Dll dan mencari karyawan yang jujur, dan rajin Hub. 0853 7736 8259 (so,04 Desember 2013)

ARIE SALON Tersedia Rias Pengantin, Make Up, Sanggul, Smoothing, Rebonding, Facial, Creambath, Gunting rambut dengan Gaya & trend terbaru Dll. Hub. 0821 8330 9354

(ikl, 14 Januari 2014)

(ikl-000102)

LOWONGAN KERJA PERSH DIGITAL PRINTING BTH MARKETING, OFICE, DESIGN, OPERATOR MESIN, FINISHING, KURIR, JL. HALIM PERDANA KUSUMA NO. 20 DPN YAYASAN AMITABA SIMP. KONI HP. 0878 8006 8999 (ikl-070114DD)

PANGKAS RAMBUT Dibutuhkan Pemangkas Rambut Profesional Laki-laki Lokasi Sungai kambang Berminat Hub. 0812 748 3677

(ikl-000104)

(so, 17 Desember 2013)

BATANG HARI TB SANTOS Menjual koran, Tabloid, Majalah, Buku Agama, Buku TK, SD, SMP, SMA & Perguruaan Tinggi Alamat: Simp. Lampu Merah depan BBC Muara Bulian Hp. 0813 7363 9939 (so, 17 Desember 2013)

LOKET PEMBAYARAN LISTRIK DLL, REVANDO Jl Gajah Mada No. 14 RT 11 RW 03 Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian Telp. 0823 7353 2225 (so, 15 Desember 2013)

MUARO BUNGO

(ikl-070114DD)

GRANTON WORLD Butuh segera karyawan/ti antar lamaran ke Jl. Sultan Agung RT. 7 Samping Yamaha Murni depan Pioner Hub. Rava 081278409538 PIN 25B67B73

BANGKO TOKO JAM CANTIK, menjual Jam merek ternama HP & Acecories, lengkap dan jual beli motor bekas, Pasar Bawah Bangko, Jln. Syamsudin Uban no. 5 ( Samping Kantor Pos Bangko) HP 085379819777 (so, 08 Desember 2013)

(so, 18 Desember 2013)

TB GRAND MEDIA, Penyalur Buku -buku terbitan Gramedia Pustaka Utama, Koran Harian, Majalah Dll serta ATK Jl. M Yamin SH No. 05-06 Muaro Bungo Telp/Fax 0747 322 852 (so, 15 Desember 2013)

TB RIKO, Penyalur Buku-buku Umum, Agama, Kitab-kitab, Koran Harian, Majalah Dll serta ATK Jl. Dahlia. Muaro Bungo Hp. 08538188-9044 (so, 18 Desember 2013)

BUTUH DANA BUTUH DANA TUNAI: Jaminan BPKB mobil Anda, Hubungi : 0852 7394 478 (ikl, 12 Desember 2013)

DIBUTUHKAN : Karyawan Laki laki siap kerja untuk di tempatkan di bagian umum Hub : Megah Dekor Jl. Syahbudin No. 99 Mayang Jambi Hp. 0812 7410 275

GAME CORNER Rental Playstation 2 dan 3 Alamat Simpang 4 Koni, Bangko. BISA RENTAL

(so,09 Desember 2013)

TB SINGGALANG Menjual Surat Kabar Terbaru, Buku Sekolah S/D Perguruaan Tinggi dan ATK. Jl Syamsudin Uban Pasar Bawah Bangko Telp. 0746 322 076

(so, 13 Desember2013)

PERTAMA DI JAMBI Penyertaan modal/ dana untuk proyek/usaha sistem jangka pendek dan berjangka kompetitif, jaminan BPKP, SHM dan Invoice Alat Berat CP. 0852 7394 9815, 0852 6621 5411

(so, 08Januari2014) (ikl 26 Desember 2013)

DIJUAL Ruko 2 lantai 4 X 17 Full keramik, Samping SMK UNGGUL SAKTI Panca karya Talang Banjar harga 450 juta Nego hub. 0853 7773 0274 (so, 21 Desember 2013)

RIAS PENGANTIN Tersedia Pakaian Adat Jambi, Padang, Tempat Duduk Nasional Hub. Khoiriah HP. 0852 6613 7600 (so, 18 Desember 2013)

(so, 16 Desember2013)

(so, 15 Desember 2013)

RUMAH MAKAN SARI MANGGIS, menerima Paket, Prasmanan, Resepsi, nasi Kotak, Bungkus untuk pesanan pernikahan, Ultah, Arisan dll HP : Jln. Depati Purbo No. 26 Kota Sungai Penuh telpon 0811741108 (so, 08 Desember 2013)

BPKB MOTOR a/n Rohana No. BPKB H06810633F Nopol BH 2861 GT,yang menemukan hub. 0741668431/668143 dgn Sdr. Davic

RAMANDA GRAFIKA Jln JambiMa. Bungo Km 2 Suka Ramai Menyediakan : ATK, Cetak Undangan, Nota, Kop Surat, Amplop, Stempel, Prasasti, Spanduk, Perlengkapan Pramuka & Olahraga, Koran Harian. Hp. 0812 7411 3650

(so, 08 Januari 2014)

SUKSES Gulungan Dinamo Service. Mesin Air, Mesin Cuci, Kipas Angin, Genset, Bor, Ac, Kulkas, Blender, Magicom, Dll. Hub. 081272623811

BPKB a/n Raden Usman No. 05385505.F NOPOL BH 1930 LJ bagi yang menemukan Hub. 0852 6639 8844

TOKO MAS MAHARANI Menyediakan Rupa-rupa perhiasan dari mas 24 karat.Alamat Pasar Baru Talang Banjar

INFO : Anda ingin belajar ilmu Jurnalistik dan marketing hubungi: 0812 8043 4174

FHABYO TOSERBA Menyediakan barang harian lengkap, Pasar Sei Bengkal Kelurahan. Sei Bengkal Kec. Tebo Ilir 0852 6879 0647

KERINCI

MUARA TEMBESI

(aa,21 Desember 2013)

TOUR & TRAVEL Tunas Abadi menyediakan tiket pesawat maskapai Garuda,Lion,Sriwijaya,City Link 082125677820,087896725272

(ikl, 17 Januari 2014)

KEHILANGAN

(so, 14 Januari 2014)

(ikl-Des’13)

Sabtu 18 Januari 2014 14.30 Wib Batanghari vs Merangin 16.00 Wib Kota Jambi vs Tanjabtim

SEI BENGKAL

SERVICE AC MAJU JAYA SERVICE menerima perbaikan & perawatan AC, Kulkas, Mesin Cuci, Dll Hub. 0853 8215 8585

CLING LAUNDRY 3 butuh karyawati untuk cuci dan strika berminat Hub. 0812 74586299

(so,04 Desember 2013)

RIDHO MOTOR Jual Beli Motor Bekas, Tukar Tambah Alamat Mayang Hp 0852 6341 5866.

No

Grup B

(ikl-Nov’13)

READY STOCK Pick Up GM, XENIA, TERIOS, Dll DP Mulai 12 Jutaan Hub. FITRI 0813 6616 6072.

JAMBI – Kemenangan demi kemenangan kian di raih oleh kesebelasan Tanjabtim. Sejak awal melakoni laga di Gubernur CUP 2014 ini, tim besutan Hendra melakukan perjalanan mulus. Di penyisihan Grup A, kesebelasan Tanjabtim meraih poin pasti dengan tiga kali kemenangan dan satu kali seri. Tidak hanya itu, satu pertandingan tersisa juga menjadi target bagi kesebelasan Tanjabtim untuk menguasai tahta puncak di

Klasemen Grup Gubernur CUP 2014

(ikl-000120)

DIJUAL TOYOTA FORTUNER TH 2008 HARGA NEGO HUB. 08192438072

Kesebelasan Tanjabtim Ingin Puncaki Klasemen Grup A

Grup A

Jalannya pertandingan Sejak awal babak pertama, kesebelasan PS Tanjabbar langsung mendominasi jalannya pertandingan. Meski mendapatkan sedikit perlawanan dari kesebelasan Persikota Jambi, namun pada akhirnya kesebelasan PS Tanjabbar berhasil keluar sebagai pemenang. Kepercayaan diri untuk memenangi laga tersebutpun terbukti setelah di menit ke 19, M Yudha Vijay berhasil menyarangkan bola dengan pasti

Selangkah Menuju Final

KESEHATAN SEDIA Foredi, Gasa, Ladyfem,Keluhan Pria/Wanita Hub. 081278919711 (ikl,05 Desember 2013)

klasemen Grup A. Bersua dengan kesebelasan PS Tebo di pertandingan penyisihan keempat, kesebelasan Tanjabtim berhasil meraih kemenangan dengan skopr tipis 3-2.

Jalannya pertandingan Sejak awal babak pertama, kedua kesebelasan sama-sama mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan silih berganti dari kedua tim. Di menit 18 kesebelasan Tanjabtim berhasil unggul lewat tendangan bebas yang dilakukan oleh Amriadi untuk membuat timnya unggul menjadi 1-0. Keunggulan kesebelasan Tanjabtim tidak bertahan lama. Hanya berselang tiga menit kemudian, Dedi Kurniawan pemain depan PS Tebo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang tersebut, membuat kedua kesebelasan meningkatkan ritme permainan mereka. Nasib sial pun di alami oleh kesebelasan Tanjabtim. Menjelang turun minum, pertandingan yang hanya menyisakan waktu 13 menit dibabak pertama, kesebelasan PS Tebo bernalik unggul lewat Angga Setiawan dan mengubah skor menjadi 2-1. Skor, 2-1 tersebut bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua pertandingan, kesebelasan Tan-

jabtim mencoba bangkit dari ketertinggalan mereka. Ritme permainan pun ditingkatkan, alhasil dimenit ke 66 Yudha Rizky berhasil menyamakan kedudukan menjadi skor 2-2. Skor imbang tersebut, menjadikan kedua kesebelasan semakin meningkatkan ritme permainan. Bahkan di waktu normal skor kedua kesebelasan sama sekali belum berubah. Namun di masa injury time, Zulfikar Arif berhasil menyelamatkan nama besar kesebelasan Tanjabtim dengan memberikan gol kemenangan bagi tim setelah memanfaatkan bola liar hasil dari tendangan bebas Amriadi dari sisi kanan pertahanan lawan , skor berubah menjadi 3-2 untuk kemenangan kesebelasan Tanjabtim. Usai pertandingan, Hendra pelatih kesebelasan Tanjabtim mengatakan, ini adalah kemenangan untuk ketiga kalinya bagi kesebelasan Tanjabtim. Hasil ini sudah memastikan kami untuk lolos dari Grup ini. Tidak hanya itu, satu pertandingan tersisa tentunya adalah kepastian bagi tim untuk memuncaki klasemen Grup. “Satu pertandingan lagi akan kami lakoni. Jika di pertandingan akhir kami meraih hasil imbang atau bahkan menang, maka kami akan menjadi pemuncak klasemen di Grup A ini,” pungkasnya.(iot/via)


SABTU, S ABTU, 18 Januari Ja anua ari 2 2014 014 Ed disii Pag Edisi Pagi

12

Indrawati Sukadis memaparkan program pembangunan Jambi ke warga Solok Sipin

Indrawati Sukadis didampingi Ketua Kartini Nusantara dan Mardi Afyan bernyayi bersama dengan warga Solok Sipin.

Warga Solok Sipin Dukung Indrawati Sukadis ke Senayan

dr Dondang, dr Hj Indrawati Sukadis, Haris Fadilah foto bareng dengan warga Solok Sipin

Antusias warga mengikuti silahturahmi dengan dr Hj Indrawati Sukadis.

KOTA JAMBI - Setelah mendapat dukungan dari warga di dua kecamatan dalam Kota Jambi yakni Kecamatan Jambi Selatan dan Jambi Timur, kini Indrawati Sukadis kembali mendapat dukungan penuh dari warga Kelurahan Solok Sipin yang tergabung dalam Kartini Nusantara Provinsi Jambi. Acara yang digelar di Kelurahan Solok Sipin ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat . Dalam kesempatan tersebut, Indrawati Sukadis menyatakan sangat terharu dan bahagia melihat antusias warga serta dorongan warga agar dirinya kembali maju sebagai calon anggota DPR-RI dari perwakilan Provinsi Jambi. Dirinya juga berjanji, jika terpilih kembali , dia akan berjuang demi kemajuan Provinsi Jambi . Sampai saat ini, Indrawati juga telah banyak membantu dalam pembangun di Provinsi Jambi seperti pemberian bantuan untuk desa dan kota yang tertinggal serta memberikan beasiswa kepada 1000 pelajar se-Provinsi Jambi. Dalam kesempatan tersebut , Indrawati Sukadis memberikan kesempatan kepada warga untuk bertanya tentang apa yang telah dilakukannya selama duduk sebagai anggota DPR-RI periode 2009-2014 . Dalam kesempatan tersebut, warga meminta kepada Indrawati Sukadis untuk terus berjuang dalam memajukan Provinsi Jambi terutama di bidang infrastruktur jalan dan jembatan , selain dari pada itu, warga juga meminta kepada Indrawati Sukadis untuk memperjuangkan kesejahteraan dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Pasalnya, sampai saat ini mereka merasa biaya pendidikan dan kesehatan untuk Provinsi Jambi masih mahal. Dalam sesi tanya jawab tersebut, Indrawati Sukadis berjanji , jika dirinya duduk kembali sebagai anggota DPR-Ri periode mendatang, wanita berkacamata ini akan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat Jambi. Untuk saat ini saja dirinya telah banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat serta pembangunan Jambi, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan. Dia meminta agar warga Jambi senantiasa mendoakannya agar selalu sehat dan terus berjuang demi kemajuan Jambi. Ia juga berjanji akan membuka diri bagi warga Jambi tanpa membedakan suku, agama, maupun status social. Sementara itu, Ketua Umum Kartini Nusantara Kota Jambi Yusneli, mewakili pengurus dari 8 kecamatan dan 63 kelurahan yang ada di Kota Jambi, mengaku bangga dengan perjuangan Indrawati Sukadis. “Beliau adalah sosok yang komit dengan janji-janjinya, dan layak untuk kita dukung kembali dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Yusneli. Sebagai bentuk dukungan kepada Indrawati Sukandis, sejumlah ibu-ibu warga Solok Sipin sangat antusias datang ke acara tersebut. “Kami berharap acara ini masih berkelanjutan dan kita akan adakan silaturahmi lagi untuk menguatkan dukungan kita kepada Indrawati Sukandis,” Kata pendukung Indrawati Sukadis. Ditambahkan Yusneli , sosok Indrawati Sukadis dinilai mampu mewakili sosok perempuan Jambi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di pelbagai pelosok Provinsi Jambi. Selain cerdas, Indrawati Sukadis juga mempunyai pengaruh besar di pusat. Sehingga sangat mudah untuk mendapatkan bantuan dari pelbagai departemen untuk kemajuan masyarakat Provinsi Jambi. “Jika kita melihat ke belakang sejak 2010 hingga sekarang, telah banyak dilakukan Indrawati Sukadis diantaranya pembangunan desa tertinggal melalui program program yang telah dilakukanya. Untuk itu, tidaklah salah jika Kartini Nusantara bersama warga Jambi mendukung kembali pencalonan Indrawati Sukadis sebagai calon anggota DPR-RI untuk perwakilan Provinsi Jambi . Di tempat yang sama, salah satu calon legislatif untuk DPRD Provinsi Jambi, Haris Fadilah menyatakan akan siap membantu perjuangan Indrawati Sukadis dalam memajukan Provinsi Jambi. Apabila dirinya terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi, tidak ada kata tidak mungkin untuk membawa Provinsi Jambi menjadi lebih baik lagi bersama Indrawati Sukadis. (zie/nik/adv)

dr Hj Indrawati Sukadis

Indrawati Sukadis mendengarkan keluhan warga Solok Sipin.

Warga berebutan untuk berdialog dengan Indrawati Sukadis caleg DPR-RI.

Warga Solok Sipin berkumpul bersama untuk mendukung Indrawati Sukadis menjadi anggota DPR-RI Antusias warga Solok Sipin bertanya ke Indrawati Sukadis.

Indrawati Sukadis bernyayi bersama warga Solok Sipin.

Warga Solok Sipin dan Indrawati Sukadis menirukan goyang oplosan.

Warga bernyayi bersama Indrawati Sukadis.


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

13

Tarian Jambi

Sebagai Warisan Š¡“ Kerajaan Melayu Tarian tradisi Jambi dikenal sebagai tarian penuh makna, yang mengutamakan sopan santun, etika dan seni. Tarian Jambi dalam hal ini, merupakan warisan dari Kerajaan Melayu, yang kerap digunakan sebagai ritual-ritual tertentu. Selanjutnya, beragam tarian Jambi juga kerap digunakan sebagai sarana hiburan bagi Kerajaan Melayu sebelumnya.

Baca Hal

18

ANDRI MUSTARI, Jambi

Keluarga Berencana Menuju Kehidupan Keluarga Yang ideal

Hal WANITA & KELUARGA , 14

Dampak Seks Bebas Pada Kesehatan

Hal TEEN STYLE, 15

Pedagang Kaki Lima Potret Buram Pedagang Jalanan

Hal HUMANIORA, 19


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

14

WANITA & KELUARGA

Pro Kontra Program KB A

KELUARGA BERENCANA

Menuju Kehidupan Keluarga yang Ideal Bagi Anda yang sudah berkeluarga, tentu menginginkan kehidupan berkeluarga yang ideal. Hidup dengan harmonis, keluarga yang sehat dan perekonomian yang memadai. Lalu bagaimana agar hal tersebut bisa terwujud? ANDRI MUSTARI, Jambi

F

aktor ekonomi merupakan salah satu faktor yang menimbulkan ketidaksejahteraan masyarakat, terutama keluarga. Jika perekonomian keluarga tidak memadai, hal tersebut tentu akan berimbas pada pendidikan dan kesehatan anak. Dilatarbelakangi hal tersebut, pemerintah melakukan sebuah trobosan untuk mengatasi permasalahan sosial yang seperti ini. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan membentuk sebuah program, yakni program Keluaraga Berencana atau yang disingkat dengan KB. hal ini disampaikan oleh Alphi Yusminanda, Kepala Bidang Kesertaan KB Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus BKKBN Provinsi Jambi, ia mengatakan, “Program KB ini dibentuk untuk mengatasi masalah sosial di dalam keluarga maupun masyarakat,” ujar Alphi Yusminanda, Kepala Bidang Kesertaan KB Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi. Alphi menjelaskan, bahwa Program KB telah ada sejak zaman Orde Baru. Tepatnya pada tahun 1967, yakni adanya sebuah gerakan tentang keluaraga berencana yang dipelopori oleh PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia), yang dibentuk pada tahun 1957. Kemudian, pemerintah pusat membentuk sebuah kelembagaan yang diberi nama Lembaga Keluarga Berencana Nasional (LKBN) pada tahun 1968. LKBN ini bersifat semi pemerintah, yang dibimbing oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat pada masa itu. “KB bertujuan untuk memperbaiki kesehatan, kesejahteraan ibu, anak dan keluarga. Selain itu, untuk mengurangi angka kelahiran untuk menaikkan taraf hidup dan martabat dalam berkeluarga dan mengurangi angka kematian ibu maupun anak, serta ingin menanggulangi kesehatan reproduksi,” ujarnya. Program Keluaraga Berencana yang dibuat oleh pemerintah adalah sebuah program yang memiliki makna yakni, suatu usaha untuk merencanakan jumlah anak dan jarak kehamilan yang tidak terlalu dekat.

Selain itu, untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, dengan mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan umur suami istri. “Namun demikian, hal tersebut tidak terlepas dari Empat T. Yakni Terlalu banyak, Terlalu Tua, Terlalu dekat, dan terakhir adalah Terlalu muda. KB adalah sebuah program pemerintah untuk memberikan sebuah solusi dalam mewujdkan kesejateraan masyarakat, khususnya dalam kehidupan berkeluarga,” ujarnya. Jargon dari BKKBN dan pemerintah adalah “Dua Orang Anak Cukup”. Yang mana hal ini memperhatikan ketentuan empat T tersebut. “Dua Orang Anak Cukup itu, sebuah kalimat yang dijargonkan oleh pemerintah, kenapa demikian? Karena tidak terlepas dari empat T yaitu Terlalu banyak tidak baik untuk ibu dan keluarga, Terlalu tua memiliki anak juga tidak baik untuk kesehatan ibu, Terlalu dekat jarak kehamilan juga tidak baik untuk ibu dan Terlalu muda melahirkan juga tidak baik untuk ibu,” ujarnya.

Pernikahan Ideal Pernikahan yang ideal adalah pria yang berumur 25 tahun dan wanita berumur 21 tahun. Hal ini adalah salah satu cara untuk menjalankan program KB dengan baik dalam keluarga. Bagi ibu yang telah berumur 22 tahun pada saat melahirkan, lima tahun ke depan adalah salah satu langkah untuk bisa mengikuti program KB. “Untuk menjalankan KB secara efektif adalah dengan melangsungkan pernikahan dengan umur yang telah cukup. Yakni wanita berumur 21 tahun dan pria berumur 25 tahun. Umur 22 tahun sang istri melahirkan anak pertama dengan jarak lima tahun, istri diperbolehkan untuk mengikuti Program KB. Sehingga tidak terlalu dekat jarak antara anak pertama dengan anak kedua. Sehingga dalam memberikan perhatian terhadap anak dapat efektif,” ujar Alphi. Selain itu, alumni mahasiswa Fakultas Univrsitas Muhammadiyah Jogyakarta ini juga mengatakan bahwa, wanita yang berumur di bawah 21 tahun yang mengalami kehami-

lan, akan meningkatkan risiko kematian pada ibu dan bayi. Begitu juga dengan wanita dengan usia di atas 35 tahun. Program KB dibuat, untuk mengatasi permasalahan seperti ini. “Terlalu banyak anak, secara kesehatan ibu bisa terganggu dan psikologi anak juga bisa berpengaruh. Karena, tidak adanya bentuk perhatian yang efektif yang diberikan oleh orangtuanya. Selain itu juga, pendidikan pun juga akan terbengkalai dan hal ini juga masalah dalam keluarga,” ujarnya.

Membentuk Keluarga yang Ideal Program Keluarga Berencana (KB) dilakukan, untuk mewujudkan terbentuknya keluarga yang ideal. Yang diiringi dengan keluarga yang sehat, berpendidikan, sejahtera dan hak-hak reproduksi dapat terpenuhi. Dalam merencanakan kehamilan butuh sebuah kerja sama antara suami dan istri. Dengan mempertimbangkan perkembangan anak baik dari segi perhatian, pendidikan dan kesehatan bisa tetap terjaga dengan baik. Seorang anak pun bisa mendapatkan haknya sebagai seorang anak dari kedua orangtuanya. “Dengan merencanakan kehamilan anak akan mudah terjaga. Pendidikan yang baik, perhatian yang penuh diberikan oleh orangtuanya dan perekonomian keluarga pun bisa selalu terjaga. Program ini seyogianya bisa berjalan dengan baik. Karena memang, dalam sosialisasi pun belum menemui kendala-kendala yang signifikan,” ujarnya.

Tidak Hanya Istri Untuk saat ini, program KB tidak hanya diperuntukkan untuk seorang istri saja. Akan tetapi juga diperuntukkan untuk seorang suami. Program KB untuk pria ini, dikenal dengan sebutan vasektomi. “Program KB pria yang dikenal dengan istilah vasektomi. Secara sosialisasi telah berjalan, akan tetapi hal ini masih

mendapatkan kendala. Kendala ini bukan saja di Provinsi Jambi, tetapi di daerah-daerah lain pun juga mendapatkan kendala. Terutama tidak mendapatkan dukungan dari MUI dalam bentuk tertulis,” ujarnya. Awalnya, vasektomi disebut sebagai KB yang permanen untuk pria. Namun dengan berkembanganya ilmu pengetahuan, hal ini pun tidak dibenarkan. Sebagian besar pria, memilih menolak untuk mengikuti program KB pria tersebut. Mereka khawatir, jika vasektomi tersebut dapat merugikan baik untuknya, maupun untuk istri. “Kebanyakan pria menolak untuk vasektomi, dengan berbagai kekhawatiran yang akan terjadi bagi kesehatan alat reproduksinya. Yang juga bisa berdampak kepada istri, sehingga vasektomi belum berjalan secara efektif,” ungkap Alphi. (*/poy)

walnya, gerakan Keluarga Berencana (KB), tidak mendapatkan dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Yang mana, MUI menganggap bahwa program ini tidak sesuai dengan pandangan agama Islam, yang mengaharuskan adanya keterbatasan dalam melahirkan. Akan tetapi, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan alasan yang dapat di pahami, sehingga MUI pun mendukung program pemerintah, untuk merealisasikan program KB. “Dulu, KB ini sangat ditentang oleh MUI. Namun dengan pertimbangan bersama dan ilmu pengetahuan yang semangkin maju, sehingga MUI pun memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam menjalankan program KB,” ujar M Hasbi Hasyidiqi, anggota Fatwa MUI Provinsi Jambi. Terdapat dua sisi yang diihat dari MUI, dalam penerapan Program KB tersebut. Pertama, dari sisi pengaturan yakni pengaturan kehamilan terhadap sang istri, yang bertujuan untuk menjaga kesehatan sang istri maupun calon bayinya. Selanjutnya yang kedua adalah pembatasan. Dalam artian pembatasan anak, agar

anak mendapatkan hak yang layak dari orangtuanya. Baik dari segi pendidikan anak, maupun kesehatan dalam bentuk perhatian terhadap anak.

Alat KB Ada beberapa alat yang digunakan dalam menjalankan program KB. Di antaranya, pil KB, KB dengan cara disuntik, kondom yang digunakan oleh pria, Intra Utirine Device atau yang dikenal dengan Spiral. Ini disampaikan Alphi Yusminanda, Kepala Bidang Kesertaan KB Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus BKKBN Provinsi Jambi. “Harapannya, KB ini dapat diterima oleh masyarakat luas. Sehingga kesejahteraan dalam keluarga dapat terwujud dengan baik dan tidak ada lagi alasan untuk tidak memberikan perhatian kepada anak. Anak wajib mendapatkan pendidikan yang tinggi. Insya Allah, dengan adanya program KB, masyarakat ataupun keluarga akan jauh dari kehidupan yang penuh dengan kesengsaraan. Sehingga dalam menjalani kehidupan berkeluarga dapat selalu harmonis,” ujarnya. Salah satu keluarga yang mengikuti program KB

adalah keluarga M Husairi dan Novita. Dalam hal ini, yang mengikuti program KB adalah Novita selaku istri. Karena, Husairi selaku suami Novita, enggan mengikuti program vasektomi. “Program KB, kami telah menjalankannya. Hanya saja, yang menjalankan itu hanya istri saya dan saya menolak untuk menjalankan program KB yang disebut dengan vasektomi,” ujar Husairi. Diakui Husairi, bahwa program KB yang dijalankan oleh keluarganya tersebut sangat bermanfaat bagi keluarganya. Hal tersebut dilakukan, demi kesehatan keluarga dan masa depan anak-anaknya. “Program KB bagi kami, cukup memberikan manfaat bagi keluarga kecil kami. Akan tetapi, saya tidak menggunakan KB yang secara permanen. Sebenarnya bagi kami untuk merencanakan kehamilan, juga bisa dilakukan tanpa melalui KB. Tapi dengan pertimbangan, untuk kesehatan saya dan anak-anak saya kelak, apalagi memikirkan pendidikannya ke depan. Sehingga saya pun ikut dalam menjalankan program KB,” ujar Novi.(ams/poy)


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

15

TEEN STYLE SEKS BEBAS

Di Kalangan Remaja Perlu Pengontrolan Ketat

Penyuluhan tentang Narkoba dan Seksualitas di Lapas Jambi.

Dampak Seks Bebas pada Kesehatan

S

eks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan di luar ikatan pernikahan, baik dilakukan atas suka sama suka atau dalam dunia prostitusi. Awal mula seorang remaja terjerumus ke dalam perilaku negatif ini karena salah bergaul dan mudah terpengaruh oleh temannya yang tidak benar. Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Dr Dian Augustina Rozy, mengatakan. “Dalam hal ini, dampak dari seks bebas itu sangat banyak, baik secara moral maupun dalam kesehatan. Dalam dunia kesehatan dampak dari seks bebas ini di antaranya adalah terjangkitnya penyakit menular seksual (PMS) yang ditularkan pria pada wanita yang dapat menyebabkan sakit, bisa menimbulkan kemandulan dan juga kematian.” Kemudian penyakit Human Immunodeficiany Virus/ Acquired Immnune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS), Gonorea (Kencing Nanah), Klamidia, Virus Herpes Simpleks (HSV-2), Human Papillomavirus (HPV), Sifilis (Penyakit Raja Singa) dan juga Jengger Ayam atau Kutil di kelamin (Genital wart), semua penyakit itu merupakan penyakit yang berbahaya. Selain itu Dian juga menambahkan, kalau dampak secara psikologis adalah akan selalu muncul rasa bersalah, marah, sedih, menyesal, malu, kesepian, tidak punya bantuan, bingung, stres, benci pada diri sendiri, benci pada orang yang terlibat, takut tidak jelas, insomnia (sulit tidur), kehilangan percaya diri, gangguan makan, kehilangan konsentrasi, depresi, berduka, tidak bisa memaafkan diri sendiri, takut akan hukuman Tuhan, mimpi buruk dan merasa hampa. “Bagi remaja yang melakukan seks bebas itu, jiwanya tidak tenang, apalagi jika sampai terjadi kehamilan, secara fisik dan mental anak tersebut pasti belum siap. Oleh karena itu, remaja-remaja ini akan rentan melakukan hal-hal yang lainnya lagi seperti melakukan aborsi, padahal risiko yang didapat bila aborsi dilakukan tidak sesuai dengan prosedur berakibat kematian,” ungkap Dian. Oleh karena itu, pihak Dinkes mempunyai program yang di antaranya adalah menyiapkan puskesmas PKPR yaitu Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja. Selain itu pihak Dinkes juga bekerja sama dengan berbagai sekolah dengan melibatkan langsung pihak siswa untuk menangani hal ini. Dengan tujuan untuk memberikan pembekalan yang kuat tentang bahaya dari seks bebas. (rin/ini)

FOTO-FOTO: RIRIN/HARIAN JAMBI

Perilaku seks bebas di kalangan remaja saat ini bisa dikatakan cukup mengkhawatirkan. Bahkan masalah ini perlu menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak. Terutama terhadap lingkungan pergaulan anak. Karena berdasarkan keterangan dari berbagai narasumber, ternyata teman sepergaulan menjadi salah satu awal anak melakukan hal-hal negatif seperti hubungan seks pranikah. RIRIN, Jambi

T

ingginya perilaku seks pranikah di kalangan remaja merupakan sebuah fenomena yang perlu menjadi perhatian serius. Banyak hal yang memicu remaja terjangkit dengan tindakan negatif ini. Di antaranya karena faktor ekonomi, kemudian juga akibat pengaruh dan dorongan konsumtif. Selain itu juga diperparah oleh sikap para orangtua yang mulai cenderung longgar melakukan pengawasan. Kondisi ini diperparah lagi dengan angapan bahwa anak-anak pacaran adalah hal yang bisa saja. Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan di luar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau di dalam prostitusi. Seks bebas bukan hanya dilakukan oleh kaum remaja bahkan yang telah berumah tangga pun sering melakukannya dengan yang bukan pasangannya. Biasanya dilakukan dengan alasan mencari variasi seks ataupun sensasi seks untuk mengatur kejenuhan.

Risiko Tinggi Dalam hal ini, pada dasarnya seks bebas itu tidak layak dilakukan mengingat risiko yang sangat besar. Pada remaja biasanya akan mengalami kehamilan di luar nikah yang akhirnya memicu terjadinya aborsi. Padahal aborsi itu sangat berbahaya dan berisiko kemandulan bahkan kematian.Selain itu tentu saja para pelaku seks bebas sangat berisiko terinfeksi virus. “Banyaknya kegiatan di luar, dan diperbolehkannya pacaran sebelum waktunya serta kebebasan yang tidak terjangkau yang diberikan untuk anak, padahal hal itu membuka peluang remaja melakukan hal-hal yang tidak diinginkan ungkap seperti seks bebas,” b Suminah selaku aktivis pengurus LSM SIKOK penguru Jambi. Oleh karena itu, tidak heran jika perilaku seks bebas perila di kal kalangan remaja saat in ini sudah sangat mengkhawatirm kan. M Memang belum terlalu banyak, tapi trennya sselalu meningkat. Dan b bahkan sejumlah lemb lembaga di Jambi meng mengindikasikan, ba bahwa remaja yyang melakukan seks bebas semakin marak

Faktor Remaja Terjun dalam Dunia Seks Bebas Dalam kasus seperti ini, banyak hal yang menjadi faktor remaja terpengaruh dalam perilaku terlarang tersebut. Di antaranya karena pergaulan bebas, kemudian juga kurang perhatian orangtua, selain itu kurangnya kedisiplinan sekolah dalam mengontrol muridnya atau mungkin memang karena tuntutan kemajuan jaman yang memaksa remaja melakukan hal ini. Penyebab tiap remaja mungkin berbeda tetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidup remaja dalam hal keyakinan/agama dan ketidakstabilan emosi remaja. Hal tersebut menyebabkan perilaku yang tidak terkendali, seperti pergaulan bebas. Dalam kasus seperti ini, sebagian remaja malah cenderung menganggap bahwa pergaulan bebas adalah budaya orang muda jaman sekarang. Mereka merasa pergaulan bebas adalah hak mereka. Pada dasarnya pergaulan merupakan proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu, dapat juga oleh individu dengan kelompok. Karena manusia itu merupakan makhluk sosial yang tak lepas dari kebersamaan dengan manusia lain. Dalam hal ini, pergaulan mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan kepribadian seorang individu. Pergaulan yang ia lakukan itu akan mencerminkan kepribadiannya, baik pergaulan yang positif maupun pergaulan yang negatif. Selain itu, perkembangan informasi dan juga kecanggihan teknologi jika tidak dimanfaatkan dalam hal yang positif juga memicu dalam berubah norma, etika dan moralitas agama di kalangan remaja. Kemudian juga film porno (DVD bajakan) memegang peranan besar dalam memberikan ‘pelajaran’ tentang seks kepada anak muda. Apalagi film porno kini mudah diperoleh dan harganya terjangkau. Kemudian juga penyalahgunaan narkoba juga menjadi faktor yang dominan dari tindakan terlarang tersebut. Karena dampak dari pemakaian narkoba itu di antaranya adalah bisa mengurangi

bahkan menghilangkan kesadaran seseorang. Oleh karena itu, orang yang memakai narkoba cenderung nekat terhadap hal-hal yang diinginkan. “Adanya penyalahgunaan narkoba juga bisa menjadi salah satu faktor remaja melakukan tindakan negatiif itu, karena orang yang mengkonsumsi zat psikotropika itu termasuk dalam kondisi nekat, dan mereka akan bisa melakukan sesuatu yang diinginkan, termasuk melakukan perilaku tersebut,” ungkap Marlian Ansory selaku Kepala Bidang Pemberdayaan BNN Provinsi Jambi.

Pentingnya Peran Orangtua Dalam hal ini, peran orangtua cukup penting untuk menjaga kesehatan seksual anak-anak, terutama ketika anak menginjak dewasa. Edukasi dini bagi anak teramat penting. Peran orangtua di antaranya adalah harus peduli terhadap pergaulan anak remajanya. Dalam hal ini, sebagian besar biasanya remaja itu mempunyai sifat egoisme yang tinggi dan juga rentan terpengaruh oleh lingkungan. Tanpa adanya bimbingan maka remaja dapat melakukan perilaku menyimpang. Untuk itu, diperlukan adanya keterbukaan antara orangtua dan anak dengan melakukan komunikasi yang efektif. Kemudian juga pola asuh orangtua untuk anak dalam memberikan kasih sayang. Dalam kasus seperti ini, kasih sayang yang diberikan untuk anak itu berbeda-beda. Bagi orangtua yang mempunyai kesibukan, cara memberikan kasih sayangnya mungkin dengan memberikan fasilitas yang cukup. Namun, pada dasarnya kasih sayang dalam bentuk materi itu bukanlah yang baik. Tanggung jawab orangtua tidak hanya mencakup atau terbatasi pada kebutuhan materi saja, tetapi sesungguhnya mencakup juga kepada seluruh aspek kehidupan anaknya, termasuk di dalamnya aspek pendidikan seksual. Di mana pemahaman dan pemilihan metode pendidikan seksual yang tepat akan mengantarkan anak menjadi insan yang mampu menjaga dirinya dari perbuatan-perbuatan yang terlarang dan sadar akan ancaman dan per-

ingatan dari perbuatan zina serta memiliki pegangan agama yang jelas. “Keluarga berperan sangat penting dalam menciptakan suasana yang nyaman di rumah, dengan tujuan agar dapat menghindarkan atau setidaknya memberikan penjelasan kepada anak akan bahayanya dari seks bebas tersebut,” ujar Dr Dian.

Pentingnya Pendidikan Agama Selain keluarga, peranan agama juga menjadi salah satu hal yang penting untuk mengantisipasi perilaku remaja dalam tindakan negatif tersebut. Karena perilaku terlarang seperti seks pranikah itu berkaitan erat dengan akidah. Bahkan bisa dikatakan bahwa remaja yang melakukan seks bebas itu karena akhlak dan etika Islamnya sangat minim. Yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana remaja dapat menempatkan dirinya sebagai remaja yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan agama dan norma yang berlaku di dalam masyarakat serta dituntut peran serta orangtua dalam memperhatikan tingkah laku dalam kehidupan anaknya dan memberikan pendidikan agama yang matang. Agama sangat menjunjung tinggi keperawanan, tidak hanya wanita, termasuk pria. Jadi dari segi agama selalu ada anjuran untuk tidak melakukan dan larangan melakukan hubungan intim sebelum menikah. “Agama merupakan salah satu cara pencegahan untuk remaja agar tidak mencoba melakukan seks bebas, karena secara agama seks pranikah itu adalah dosa. Jadi bagi remaja yang mempunyai iman kuat, secara langsung mereka akan mengerti bahwa akibat buruk dari seks bebas itu bukan hanya untuk pelaku dan keluarga, tapi juga berdosa terhadap agama yang dimiliki,” ujar Marlian Ansori.

Pentingnya Peran Lembaga Pemerintah Mengenai kasus seks bebas itu bukan hanya menjadi tanggung jawab orangtua tetapi juga sikap pemerintah dalam menangani seks bebas. Namun

yang pastinya campur tangan semua pihak sangat dibutuhkan untuk menanggulangi hal ini. Dalam hal ini, pemerintah bisa menjadi orang yang terdepan dalam menanggulangi oknum-oknum yang sudah membuat para remaja melakukan seks bebas. Peran pemerintah diantaranya adalah memblokir situssitus pornografi, mengembangkan program pendidikan seks bebas dengan bahan resmi untuk disediakan di sekolah, pemerintah wajib membangun sarana dan prasarana untuk pelajar dan anak-anak, selain itu juga pemerintah wajib membuat beragam kegiatan untuk menyalurkan keahlian dan bakat para pelajar dan anak-anak. “Kalau untuk bagian BNN seperti kami, kegiatan yang kami lakukan di antaranya adalah memberikan penyuluhan untuk remaja tentang bahayanya dari seks bebas itu, apalagi bagi orang yang sudah mengkonsumsi narkoba itu dampaknya akan dua kali lipat,” ungkap Marlian.

Cara Menanggulangi Dalam hal ini penanggulangan dan pencegahan agar remaja tidak melakukan seks bebas merupakan tugas bersama. Namun untuk solusinya adalah agar mmeberikan pendidian seks yang benar yang berbekal dengan nilai serta normanorma agama. Karena dengan pendidikan dan pemahaman tersebut maka cara tersebut sepertinya cukup efektif untuk mencegah perilaku seks pranikah pada remaja. Namun, cara yang paling utama dalam kasus seks bebas ini adalah dicegah melalui keinginan dari individu itu sendiri. Remaja harus lebih memikirkan akibat sebelum berbuat paling tidak remaja lebih meningkatkan lagi iman dan lebih meningkatkan keimanan pada Tuhan. Dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, baik dari keluarga, pemerintah, swasta, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, sangat diharapkan demi kelangsungan hidup generasi yang akan datang yang bebas dari perilaku negatif tersebut. (*/ini)

Pemberian Pendidikan Sejak Dini

S

Suminah Pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat SIKOK Jambi

ikok merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat Jambi yang menjadi sentra informasi dan konsultasi untuk seluruh elemen masyarakat, seperti memberikan berbagai bimbingan konseling untuk remaja. Saat ini, seks sepertinya sudah tak dianggap tabu lagi. Kesadaran akan pentingnya seks ternyata sudah dimiliki para remaja. Penyebab dan awal mula seorang remaja terjerumus ke dalam pergaulan bebas, di antaranya karena faktor agama

dan faktor iman, faktor ini adalah hal yang berasal dari dalam diri kita sendiri. Apabila kurang pengetahuan akan agama dan kurangnya iman yang tertanam di dalam diri remaja, maka akan sangat mudah setan-setan yang ada di dalam diri atau pikiran kita mendorong untuk melakukan hal-hal negatif. Faktor yang selanjutnya karena perubahan zaman, faktor ini juga menjadi hal yang cukup kuat sebagai salah satu penyebabnya. Karena sarana media saat ini sangat memudahkan akses hal-hal yang negatif.

“Kalau dari pihak LSM itu yang dilakukan adalah dengan melakukan seminar, kemudian juga pendidikan untuk remaja khususnya tentang pendidikan reproduksi, karena secara tidak langsung dampak sari seks bebas itu arahnya memang ke sana,” ungkap Suminah. Suminah menambahkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi, tetapi bahaya akibat pergaulan bebas, seperti penyakit menular seksual dan

sebagainya. “Dengan demikian, anakanak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas,” pungkasnya. Oleh karena itu, tindakan yang dilakukan oleh pihak LSM mengenai masalah ini di antaranya adalah dengan memberikan pembekalan kepada remaja, memberikan ilmu, kemudian juga penyadaran terhadap remaja tersebut. Karena ketika mereka melakukan hal tersebut, maka nantinya akan menghambat masa depannya. (rin/ini)


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

16

TRADISIONAL WISATA

Menantikan Polesan Kreatif di Tanggo Rajo Jambi memiliki banyak objek wisata. Objek wisata Tanggo Rajo Kota Jambi salah satunya. Objek wisata pinggir Sungai Batanghari ini menjadi perhatian bagi masyarakat Jambi maupun masyarakat luar daerah. Namun kawasan daerah Tanggo Rajo Jambi saat ini telah berganti nama dengan sebutan Ancol Jambi. Butuh sentuhan kreatif untuk membuat objek wisata ini menarik dan berkesan bagi pengunjungnya. ANDRI MUSTARI, Jambi

J

ika Anda melihat matahari terbenam, Tanggo Rajo lokasi yang pas melewatkan senja. Lalu lalang perahu kayu atau biasa orang Jambi menyebutnya “Ketek” salah satu pandangan yang unik dan menyenangkan. Sembari menik-

bersahaja. Memasuki musim hujan kini, pemandangan seru juga bisa dapat diabadikan di Tango Rajo Kota Jambi. Tanggo Rajo juga merupakan pelabuhan kapal-kapal speedboat jurusan Tungkal, Nipahpanjang dan wilayah timur Provinsi Jambi lainnya. Dari objek T a n g g o Rajo juga b i s a melihat

gagah n y a sebuah “ J a m Gadang” di Seberang Kota Jambi. Kini sebuah jembatan pedestrian yang masih dalam tahap pembangunan juga membuat susana semakin RINO/HARIAN JAMBI

Obyek Wisata Tanggo Radjo Jambi

m a t i manisnya jagung bakar dan minuman non-alkohol es tebu, membuat santai senja Anda lebih

enak dilihat. Objek yang sederhana, namun bersahaja bagi pengunjungnya. Begitulah sekelumit suasana berkunjung di Tanggo Rajo Kota Jambi. Tapi ada yang membuat Tanggo Rajo kurang nyaman bagi pengunjung. Instalasi listrik untuk para pedagang di sana banyak yang terkupas, sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan pengunjung. Kurangnya penataan oleh pihak terkait, membuat kondisi itu berlarut-larut. Beberapa pandangan masyarakat sangat menyayangkan dengan sebutan Ancol Jambi. Hal ini disampaikan oleh Junaidi T Noor seorang Budayawan Jambi. “Kawasan Tanggo Rajo, dengan sebutan Ancol, itu merupakan sesuatu hal yang salah oleh masyarakat Jambi. Tanggo Rajo lebih bagus dan asli milik Jambi. Karena sebutan Tanggo Rajo memiliki sejarah tersendiri yang miliki oleh Jambi,” ujar Junaidi T Noor. Sebutan Ancol bukan saja masyarakat Jambi yang menyebutkn nama itu, akan tetapi masyarakat di luar daerah Provinsi Jambi, juga ikut mengenal, bahwa di Jambi juga memiliki Ancol. Selain di Ancol Kota Jambi, kawasan yag juga sering dikunjungi adalah Ancol Kualatungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebagai masyarakat tentunya berpikir bagaimana cara mengembangakan dan melestarikan kebudayaan Jambi bukan malah dihilangkan. Hal ini disampaikan oleh Rita. “Jambi memiliki identitas tersendiri, sebutan Ancol adalah identitas daerah lain yang dimiliki oleh Jakarta. Kenapa kita Jambi harus melestarikan identitas daerah lain, sedangkan kita punya identitas sendiri yaitu Taman Wisata Tanggo Rajo,” ujar Rita Gazali. Disebutkan, sebagai Ancol pada awalnya terinspirasi dengan Ancol Jakarta, yang

ANDRI MUSTARI/HARIANJAMBI

Pedagang Jagung Bakar di Tanggo Rajo Kota Jambi

tempatnya juga ditepian laut dengan kawasan yang cukup menarik. Sedangkan Tanggo Rajo juga terletak di tepi Sungai Batanghari. Ditambah banyaknya kuliner yang posisinya tepat berada di tepi Sungai Batanghari dan tepat di depan Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi. Hal ini disampaikan oleh Rita yang mengatakan kemungkinan terinspirasi dengan Ancol Jakarta. Apakah layak dikatakan sebagai Ancol? Rita Gazali beranggapan bahwa, “Kalau layak seperti Ancol saya kira layak, tinggal adanya sebuah pembenahan yang harus dilakukan oleh pemerintah”. Untuk dijadikannya kawasan Tanggo Rajo ini lebih menarik, akan tetapi kalau disebut sebagai Ancol itu tidak layak, karena Jambi

memiliki identitas sendiri, dan sebutan Tanggo Rajo itu lebih pantas.

Kata Ancol Muncul dari Kawula Muda Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jambi Edi Erizon mengatakan, sebutan Ancol adalah sebutan yang populer di kalangan generasi muda, secara pribadi semenjak ia di Jambi, ia tidak tahu, kenapa kawasan Tanggo Rajo itu disebut kawasan Ancol Jambi. “Padahal secara historis kawasan Tanggo Rajo itu menyimpan banyak nilai-nilai budaya dan sejarah. Selaku Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata saya akan selalu berusaha dalam membangun Jambi, melestarian kebudayaan, sejarah Jambi,” katanya. Disbudpar Provinsi Jambi

juga berupaya mengembangkan kesenian Jambi. Saat ditanya langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk bisa mengembagkan dan melestarikan kesenian tradisi dan budaya Jambi, Kata Edi, langkah-angkah yang akan dilakukan, dari sejak lama pemerintah daerah telah melakukannya. Baik secara sosilisasi maupun menggunakan metode pendekatan kepada masyarakat. “Kita sekarang menunggu hasilnya. Karena dalam pengembangan kebudayaan dan tradisi dibutuhkan kerja sama masyarakat. Sehingga apa yang diharapkan bisa terpenuhi denga baik. Yang jelas Pemerintah Provinsi Jambi akan selalu berusaha melakukan hal yang terbaik untuk masyarakatnya,” kata Edi Erizon. Kawasan Tanggo Rajo

yang terletak di tepi Sungai Batanghari, tepatnya di depan Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi,yang setiap sorenya selalu dipadati dengan pengunjung. Selain itu aktivitas lalu lintas pun sering terhenti di kawasan Tanggo Rajo. Tahun ke tahun kawasan ini selalu dilakukan pembenahan oleh Pemerintah Provinsi Jambi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi. Dengan demikian pemerintah telah melakukan hal sesuai dengan kemampuannya, salah satu contoh pemerintah telah membuat merek atau gapura Taman Tanggo Rajo dan bukan Ancol. Hal ini disampaikan oleh Edi Erizon. “Saya kira pemerintah telah berbuat, salah satu contoh pemerintah membuat plang merek gapura dengan sebutan nama Taman Tanggo Rajo,” ujar Edi Erizon. (*/lee)

Menelisik Sejarah Tanggo Rajo Raden Ahmad Ramli meru- adaran bersama, tetang betapa Rankayo Hitam memegang Jambi mepakan keturunan ke-22 dari Rajo pentingnya mengetahui sejarah kekuasaan Kerajaan Melayu miliki nama dan kebudayaan daerah sendiri. Jambi, Kota Jambi diberi nama T a n g g o Datuk Paduko Berhalo. Rajo, yang Kata Junaidi T Noor, guna me- dengan Kota Tanah Pilih. Masyarakat Jambi, dengan “Hingga sampailah zaman jelas-jelas lestarikan tidak sadar menghilankekua- itu adalah gkan identitas kebus a a n kalimat dayaanya sendiri. Dan Sultan dan bahaini perlu adanya perT h a h a sa Jambi anan dari orang tua, m a s i h asli. tokoh masyarakat, todikenal Dirinya koh adat, dan pemerdengan juga berintah daerah, dalam Tanah h a r a p memberikan sebuah Pilih. kepada pemahaman tentang Saat ini pemerintempat-tempat sejaT a n a h tah daerah, budaya, dan adat Pilih han- rah, agar istiadat Jambi. ya tinggal memper“Jangan samn a m a , juangkan pai kebudayaan masyara- P r o v i n s i yang dimiliki kat Jambi J a m b i , oleh Jambi itu BER BAHAYA: Seorang ROSENMAN M/HARI AN JAMBI pengunjung mem s aat ini d i k e n a l hilang dengan lasi Listr perlihat ik di Tem mungkin sebagai perkemban- membahayak pat Wisata Tanggo Rajo Jambi kan instayang bisa an tidak men- Provinsi gan zaman dan dibiarkan pengunjung, karena kabel-kabel telanjang begitu saja. Men urut pedagang sete g e t a h u i Melayu dan teknolo- pembiaran kabel tela mpat njan daerah yang J a m b i . gi seperti lama. Hingga kini belu g yang dialiri arus listrik itu sudah m ada perbaikan dari pihak terkait. termasuk K a r e n a saat sekasebagai dae- beberapa k e rang ini,” kata Raden. Pilih,” kata daerah Sementara Junaidi T budayaan, butuh sebuah kes- rah Tanah Noor Juga menjelaskan adaran bersama, baik penguasa Raden Ahmad Ramli. yang Raden menghimbau agar mabahwa, kawasan Tanggo mapun masyarakat, tentang Rajo merupakan ka- pentingnya pemahaman sejarah syarakat Jambi pada umumnya wasan tempat sang pen- dan budaya. Sehingga para gen- mengembalikan nama identitas guasa untuk turun naik erasi muda, bisa melestarikan Jambi sesungguhnya. Di antake perahunya. Pada kebudayaan dan tradisi yang ranya tempat wisata rekreasi keRINO/HARIANJAMBI luarga dengan sebutan saat zaman penjajahan dimiliki daerahnya sendiri. Nama Ancol tidak memiliki Tanggo Rajo bukan lagi Belanda, pada zaman ja Sen ati ikm ggo Rajo Men Tan keterkaitan apa-apa dengan sebutan Ancol. Ancol itu penguasa itu dikejung gun Pen Kajang Lako. miliknya Jakarta nal dengan residen membuat Jambi. Namun kenapa nama Menurut Raden Ahmad Ramli, sebuah bangunan. Rajo itu sudah ada pada d a n itu yang lebih dikenal dari pada zaman kerajaan Hindu, yang du- setelah itu kawasan kerajaan Bangunan itu digunakan seb- Tanggo Rajo? Raden Ahmad lunya terletak di Ujung Jabung. Melayu Jambi pada saat itu, agai tempat tinggal sang pengua- Ramli mengatakan hal inilah Pada saat Kerajaan Melayu ialah kawasan Tanggo Rajo saat sa. Pada saat itu dikenal dengan yang menjadi kelemahan maIslam terletak di kawasan Dam- ini. Kerajaan melayu terdahulu sebutan Demak dan Tanggo Rajo syarakat Jambi. asraya, hingga Kerajaan Kesul- dikenal dengan nama kawasan itu pun masih dikatakan sebagai tanan Melayu Jambi terletak di Tanah Pilih, yang tepatnya ter- Tanggo Rajo. Bangunan yang Kota Tanah Pilih letak di kawasan Masjid Agung digunakan sebagai tempat itulah kawasan Tanah Pilih. Bukan Tanggo Rajo saja yang “Jadi intinya Tanggo Rajo itu Al-Falah Jambi saat ini. yang menjadi Rumah Dinas Gu- dilupakan oleh masyarakat JamKawasan kerajaan zaman bernur Provinsi Jambi saat ini. terletak di setiap di mana penbi. Tapi masih banyak tempatguasa tersebut berada. Tanggo kerajaan Melayu Jambi adalah Dalam pemahaman tentang tempat bersejarah lainya yang Rajo merupakan sebuah ban- Tanah Pilih yang sekarang telah kebudayaan dan tradisi, yang terlupakan. Di antaranya adalah gunan kecil yang dibuat untuk menjadi Masjid Agung Al-falah. dibutuhkan adalah sebuah kes- nama Kota Jambi. Pada saat Menara Gentala Arasy Kota Jambi Salah satu tokoh masyarakat dan juga merupakan tokoh sejarah Raden Ahmad Ramli menjelaskan tentang sejarah Tanggo Rajo yaitu Tanggo Rajo adalah tempat turun naiknya sang penguasa tertinggi baik zaman kerajaan, kesultanan, penguasa Belanda. Terakhir adalah penguasa daerah sebagai kepala daerah yang disebut dengan gubernur. Letak Tanggo Rajo tetap di dekat kawasan Istana, dan kebetulan Tanggo Rajo terletak di depan Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi. Raden Ahmad Ramli menjelaskan, bahwa Tanggo

turun naiknya seorang raja atau penguasa,” kata Raden Ahmad Ramli. Kata dia, zaman kerajaan Melayu Hindu sampailah dengan kerajaan Melayu Islam, yang namanya Tanggo Rajo pasti selalu ada. Karena Tanggo Rajo selalu terletak di kawasan istana kerajaan. Pada zaman terdahulu, alat transportasi yang digunakan oleh mayarakat adalah transportasi laut yaitu perahu yang disebut dengan nama Jong dan perahu yang digunakan oleh raja dikenal dengan sebutan Jong Kencana atau Perahu

merupakan bekas Kerajaan Melayu, saat ini telah bekerja keras untuk merebut gelar daerah tersebt sebagai daerah Provinsi Melayu. Dengan data yang dimiliki dan aset Candi Muarojambi sebagai peninggalan tertua Kerajaan Melayu Hindu, merupakan sebagian kekuatan Jambi untuk menjadi Provinsi Melayu. Untuk mempertahankan dan melestarikan kebudayaan Jambi, terlebih dahulu adalah melakukan hal-hal yang kecil, seperti pembuatan plang merek jalan. Kata Raden, guna mempertahankan kebudayaan dan tradisi, terlebih dahulu sebaiknya melakukan sesuatu dari hal yang terkecil. Seperti pembuatan plang merek jalan, bukan tidak menghormati para pahlawan yang berada di luar, akan lebih baik apabila nama merek jalan adalah nama pahlawan Jambi. “Selain itu mengembalikan nama ibukota Provinsi Jambi yaitu Tanah Pilih, dengan demikian masyarakat Jambi akan mempertanyakan kenapa Jambi diganti dengan Tanah Pilih dan pada saat itulah kita akan membuka sejarah yang sesungguhnya,” kata Raden. (ams/lee)

ROSENMAN M/HARIANJAMBI


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

17

GAYA INGIN MENJADI PEGAWAI BANK,

Malah Sukses Di Usaha Salon Memiliki usaha sendiri, sepertinya sudah menjadi salah satu pilihan untuk sebagian orang. Baik untuk usaha sampingan ataupun memang untuk sebagai usaha utama. Membuka usaha yang banyak peluang sepertinya menjadi faktor penting agar usaha tersebut bisa mendapatkan ruang di sekitar masyarakat. Dengan berbekal kesabaran, kreativitas dan mau belajar maka nantinya usaha tersebut akan bisa berkembang, seperti usaha salon milik Antoni. RIRIN, Jambi

B

erasal dari keluarga wiraswasta, ternyata pria bernama lengkap Antoni ini bisa sukses dalam usahanya sendiri, yaitu usaha salon. Antoni yang lahir di Jambi tepatnya pada 7 Januari 1973 ini telah menekuni bidang salon kecantikan sejak lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Antoni merasa berminat di bidang salon karena menurutnya ada daya tarik tersendiri dalam kegiatan ini. Dan bahkan saat ini telah menjadi salah satu hobi dari Antoni. Dan berkat ketertarikannya pada dunia salon kecantikan, Antoni sering bertemu dengan sejumlah pengusaha salon lain yang berpengalaman. Dan dari situlah Antoni bisa saling bertukar ide serta pendapat dan juga ilmu mengenai dunia salon kecantikan. Namun, pada dasarnya cita-cita pribadi dari Antoni sendiri adalah ingin menjadi pegawai bank. Sedangkan dari pihak orangtua, sementara sang ibu menginginkan agar Antoni menjadi dokter. Namun, karena ada sesuatu hal, maka setelah lulus dari SMA Antoni memutuskan untuk langsung bekerja. Dan setelah berjalannya waktu, ternyata Antoni malah tertarik dengan dunia kecantikan. “Mempercantik orang itu adalah sesuatu yang indah, jadi ketika saya bisa mempercantik orang itu ujungnya ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri karena cantik itu kan sebuah karya yang tidak ada batasnya,” ungkap Antoni kepada Harian Jambi. Oleh karena itu, sebelum mempunyai usaha salon sendiri, An-

toni selalu berusaha untuk belajar pada salon tempatnya bekerja. Walaupun Antoni bukan berlatarbelakang dari sekolah salon kecantikan, tapi berkat kemampuan dan usahanya untuk mau belajar, ternyata hal tersebut bisa menciptakan suatu prestasi yang membanggakan.

Bekerja

sebagai Karyawan Salon

Sesuatu yang dimulai dari bawah, namun dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang baik. Hal ini lah sepertinya yang dirasakan oleh Antoni. Setelah lulus dari jenjang pendidikan SMA, Antoni tidak melanjutkan ke bangku kuliah. Tetapi Antoni memilih untuk langsung bekerja, yaitu sekitar tahun 1990-an yang tepatnya di Jakarta. Di daerah Ibukota itulah Antoni mulai belajar untuk mendapatkan pekerjaan yang tepat untuk dirinya. Dan di Jakarta itulah Antoni mulai bekerja di salah satu salon. Karena keinginannya dalam dunia kecantikan, dalam waktu yang tidak lama ternyata Antoni sudah mampu bekerja sebagai make up artis di Jakarta. “Iya, sebelum membuka salon saya bekerja sebagai make up artis di Jakarta, dan mulai dari situlah kreativitas saya mulai terlihat, kemudian juga mulai ada prestasi-prestasi saya dalam bidang kecantikan khususnya make up,” ujar Antoni. Dalam hal bekerja, pengalaman Antoni sudah banyak.

Hal ini disebabkan karena Antoni pernah bekerja di beberapa salon ternama. Di antaranya adalah bekerja di salon Mustika Ratu. Kemudian, karena setiap pekerjaan selalu dilakukan dengan sungguh-sungguh, ternyata kemampuan Antoni bisa berkembang dengan baik, bahkan sangat berkembang sampai sekarang. Oleh karena itu, ternyata tidak perlu belajar hingga keluar negeri untuk bisa memiliki kemampuan seperti yang dimiliki Antoni. Asal mau berusaha, terus belajar dan juga memperhatikan orang lain bekerja, maka nanti ke depannya akan dengan mudah bisa mencapai yang diinginkan, salah satunya seperti yang dilakukan Antoni.

Membuka Usaha Salon Berawal dari berbagai lomba yang diikuti dan banyaknya prestasi yang didapatkan, ternyata Antoni merasa lelah untuk terus bekerja dengan orang. Kemudian sekitar tahun 2000-an, Antoni mencoba untuk memulai usaha salon di Jakarta. Namun, sebelum membuka usaha salon di Jakarta mulanya Antoni telah dikontrak oleh salon lain selama dua tahun untuk bekerja di salon tersebut. Kemudian uang dari hasil kontrak kerja itulah digunakan oleh Antoni untuk membuka usaha salon sendiri. “Saya berminat membuka usaha salon ini ya karena saya tertarik dengan dunia kecantikan itu tadi, kemudian juga kegiatan merias sudah menjadi bagian dari hidup saya maksudnya sudah menjadi salah satu bagian dari hobi saya,” papar Antoni. Kemudian, setelah usaha salon di Jakarta berjalan, Antoni berniat membuka usaha salon lagi yang tepatnya di Jambi. Sekitar tahun 2007, barulah salon di Jambi dibuka dengan nama ‘Anthonied Salon & Bridal’. Dalam hal ini, ide membuka salon merupakan dari Antoni sendiri. Karena Antoni mempunyai keinginan untuk membuka usaha sendiri karena bekerja sama orang itu ada lelahnya. Dalam memulai usaha salonnya ini, ada banyak kendala yang dirasakan oleh Antoni. Pada dasarnya,

IST/HARIANJAMBI

MODEL: Foto bersama dengan Model yang di Make Up oleh Antoni

walaupun di Jakarta Antoni telah sukses dengan berbagai prestasi di Jakarta, setelah membuka usaha di Jambi ternyata usahanya kurang diminati masyarakat, yaitu sepi. Namun untuk kendala yang lainnya adalah dari orang tua. Pada awalnya orangtua Antoni kurang setuju dengan usaha Antoni tersebut, karena sejak Antoni masih duduk di bangku sekolah yang diinginkan oleh orangtua Antoni adalah agar Antoni bisa menjadi dokter. Namun ternyata perjalanan karir Antoni tersebut lain atau bahkan bisa dikatakan jauh dari keinginan orangtua dan juga jauh dari cita-citanya sendiri. Tetapi setelah dijalani, dari pihak keluarga lama-lama mendukung. Mungkin karena jiwa kreativitas dari Antoni dalam dunia kecantikan itu memang sudah menyatu. Sehingga dengan berjalannya waktu dan berkembangnya usaha salon dari Antoni, akhirnya orangtua menyetujui kegiatan tersebut. Karena yang terpenting hal itu memang terbaik untuk Antoni. Namun, usaha salon Antoni tidak selalu lancar, ada pasang surutnya. Hal ini disebabkan karena di Jambi usaha cukup banyak yang membuka usaha salon. Dan salon itu juga bukan salon dalam ruang lingkup yang kecil. Oleh karena itu yang diutamakan oleh Antoni dalam usahanya adalah memberikan pelayanan, kenyamanan dan juga kepuasan pelanggan. Oleh karena

itu, meski telah banyak salon tapi usaha salon Antoni tetap bertahan dan bahkan ramai pelanggan. Saat ini, salon Anthonied bisa dikatakan menjadi salah satu salon dan bridal yang berkembang secara pesat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pelanggan yang datang dan juga prestasi yang didapatkan. Kemudian juga, jika ada ajang perlombaan pihak Antoni selalu ikut andil, yaitu dengan merias wajah perserta lomba. Dan berkat kelihaiannya dalam mempercantik wajah, ternyata peserta tersebut juga mampu mendapatkan juara, salah satunya adalah dalam acara putri bunga yang diadakan beberapa waktu yang lalu, peserta yang dirias oleh Antoni mampu mendapatkan juara umum. “Dan dengan prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujar Antoni.

Sempat Membuka Usaha Modeling Setelah usaha salonnya semakin berkembang dan banyak pelanggan, Antoni merasa tertarik untuk mengadakan kegiatan modeling. Hal ini disebabkan karena banyaknya saran dan juga permintaan dari pihak pelanggan untuk membuka usaha modeling. Namun ternyata, Antoni merasa kewalahan dengan adanya usaha modeling tersebut. Banyaknya kegiatan dan juga kesibukan mengakibat-

kan usaha modelingnya saat ini vakum. Antoni merasa bahwa usaha modeling tersebut belum bisa tertangani oleh Antoni sendiri. Daripada hasil akhirnya kurang maksimal, maka Antoni lebih memilih untuk lebih fokus pada kegiatan salonnya. Dalam hal ini Antoni bekerja sama dengan Enoart dalam setiap event. Enoart adalah bagian fotografi dari usaha salon Anton. Oleh karena itu setiap ada acara Antoni selalu menggandeng Enoart.

Kiat-kiat Antoni Kiat-kiat Antoni dalam menjalankan usaha ini di antaranya adalah tidak pernah berhenti belajar dengan orang yang lebih dari pengetahuan sendiri, kemudian juga harus yakin dengan kegiatan yang dijalani. Selain itu, ulet dan telaten juga menjadi salah satu kiat sukses dari Antoni dalam menjalankan semua kegiatannya. “Setiap rintangan yang ada jangan dijadikan beban, tapi sebuah tantangan. Dengan begitu kita bisa enjoy menghadapinya, tapi yang terpenting itu adalah jangan malu untuk belajar hal-hal yang baik terutama untuk kesuksesan masa depan kita sendiri,” papar

Antoni. Antoni juga menambahkan bahwa karena semakin banyak belajar, maka semakin banyak juga ilmu yang akan kita dapatkan. Kemudian jika kita mau belajar, maka kita akan tahu tentang kekurangan dari diri kita sendiri. Menurut Antoni, persaingan usaha yang cukup banyak, bukan menjadi halangan bagi usaha salonnya tersebut. Karena dengan memberikan pelayanan yang maksimal dan memuaskan maka persaingan dari banyaknya jumlah salon yang ada tidak akan menjadi masalah. Dalm hal ini, rias salon yang dijalani oleh Antoni adalah menyeluruh. Artinya salon Antoni tidak hanya melayani jasa rias pengantin tradisional tetapi juga melayani rias pengantin khas, dan bahkan modern. Jadi bisa dikatakan bahwa tata rias salon Antoni adalah Nusantara yakni menyeluruh. Untuk promosi dilakukan dengan berbagai macam cara. Mulai dari yang alami yaitu dari mulut ke mulut, kemudian juga memasang iklan di berbagai media surat kabar cetak. Hal ini bertujuan agar kreativitas Antoni bisa menjadi salah satu kebanggaan dari Jambi karena salah satu masyarakatnya mampu memberikan prestasi yang terbaik. (*/ini)

Kiat Membuka Usaha Salon dan Bridal J

ika dilihat dari segi perkembangan, pada dasarnya jenis usaha seperti salon kecantikan itu sangat bergantung kepada keahlian tenaga kerjanya. khususnya pekerja yang melakukan tata rias yang berhubungan dengan kecantikan itu sendiri. Oleh karena itu, setiap penata rias itu selalu dituntut agar selalu bisa berinovasi agar aura kecantikan yang ada bisa terlihat. Selain dari kemampuan, hal yang penting dalam usaha salon adalah menjaga kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Karena jika pelanggan merasa nyaman dan bahkan puas, maka tanpa disuruh sepertinya pelanggan tersebut akan kembali lagi menggunakan jasa kita. Apalagi kebanyakan dari pelanggan yang datang ke salon, khusus-

IST/HARIANJAMBI

MAKE UP: Antoni saat memberikan sentuhan make up kepada Model

n y a wanita itu sangat mengutamakan kecocokan dan juga kepuasan dari hasil pekerja salon tersebut. Selain itu, yang menjadi keutamaan lainnya adalah kepercayaan. Dalam hal ini kepercayaan juga merupakan unsur penting dalam setiap gerakan usaha. Karena bakat yang baik saja belum cukup jika tidak diiringi rasa percaya dari pelanggan. Ketepatan proses pengerjaan riasan, hingga kualitas IST/HARIANJAMBI hasil akhir yang yang bagus MODEL: Foto bersama dengan Model yang dan maksimal, akan menimdi Make Up oleh Antoni

bulkan rasa percaya dalam diri klien. Sehingga peluang berbisnis dan jaringan akan semakin luas. Kemudian selalu berupaya untuk melakukan kreativitas, salah satu caranya yaitu dengan terus belajar. Karena selain kepercayaan dan hubungan baik, salah satu cara agar usaha salon agar tetap bertahan adalah dengan terus mengembangkan dan meningkatkan daya kreativitas terhadap tata rias untuk pelanggan. Karena jumlah salon di Jambi bukan hanya satu, bahkan di setiap pinggir jalan dapat dipastikan ada salon. Jadi jika usaha salon bisa bertahan ditengah ramainya orang lain yang menggeluti usaha ini, maka salon tersebut kualitas jasanya memang wajib untuk diuji. (rin/ini)

Prestasi Antoni Juara Harapan II Pemilihan Gaya Bintang Juara I Gunting Rambut Tingkat Nasiona Hollywood Tahun 1996 Juara I Sanggul Malam yang diadakan oleh l Tahun 2001 Rudy Hadisuwarno Tahun 2002 Juara Harapan I Sanggul Malam di Tingkat Juara Fotogenik Kontes Ratu Waria Se-IndoNasional Tahun 2002 Juara Harapan I Men Hair Stylish Tingkat nesia Tahun 2002 Juara III Winning Park Men Hair Stylish Nasional Tahun 2008 Tingkat Nasional Tahun 2008 The Best Stylist Of The Year The Best Make Up Artist Of The Year The Excellent Model Akhir Tahun 2013


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

18

BUDAYA

RINO/HARIAN JAMBI

LATIHAN: Suasana latihan tari di Taman Budaya Jambi.

Tarian Penuh Makna dan Etika S

TARIAN JAMBI

Sebagai Warisan dari Kerajaan Melayu Tarian tradisi Jambi dikenal sebagai tarian penuh makna, yang mengutamakan sopan santun, etika dan seni. Tarian Jambi dalam hal ini, merupakan warisan dari Kerajaan Melayu, yang kerap digunakan sebagai ritual-ritual tertentu. Selanjutnya, beragam tarian Jambi juga kerap digunakan sebagai sarana hiburan bagi Kerajaan Melayu sebelumnya. ANDRI MUSTARI, Jambi

D

ulu, Jambi merupakan kawasan dari Kerajaan Melayu. Itulah mengapa, kebudayaan dan tradisi Jambi secara keseluruhan bernuansa Melayu. Salah satu kesenian yang kental dengan nuansa Melayu di Provinsi Jambi adalah kesenian tari. Ini disampaikan Meri Martias, pelaku seni tari Jambi. “Kesenian tari telah ada pada zaman Kerajaan Melayu dulu. Pada saat itu, tari digunakan di setiap acara kerajaan. Juga digunakan sebagai hiburan masyarakat atau pesta rakyat. Selain itu, tari juga digunakan dalam sebuah ritual oleh masyarakat tertentu,” ungkapnya. Belum diketahui secara pasti, kapan kesenian tari Jambi dibentuk. Namun, hal tersebut tak urung menjadi hambatan bagi seniman tari Jambi untuk terus berkreasi dan mengembangkan kesenian tradisi tersebut. “Kalau ditanya sejarahnya kesenian tari ini, kami pelaku seni tari tidak begitu memahami ataupun mengetahui secara pasti, kapan kesenian tari ini

dibentuk,” ujar Meri. Wanita yang lahir di Sumatera Barat pada tanggal 20 Agustus ini, juga mengatakan bahwa kesenian tari merupakan salah satu kebudayaan kesenian yang dimiliki oleh setiap daerah. Namun, perlu dipahami bahwa setiap kesenian tari mempunyai makna tersendiri. “Kebudayaan di bidang seni tari, tentunya di setiap daerah memiliki identitas kesenian tari tersendiri. Dan maknanya pun juga berbeda-beda,” ujarnya.

Beragam Corak dan Makna Kesenian tari adalah sebuah gerakan tubuh yang indah. Para pelaku seni tari dalam hal ini, tentu diharuskan untuk mampu menggerakan tubuh yang lembut dan lemah gemulai. Namun, pada tarian-tarian tertentu, gerakan tubuh juga harus terlihat keras. Semua disesuaikan dengan tema tarian. “Tari adalah kesenian yang mengandalkan dengan gerakan tubuh yang indah. Memang identik dengan gerakan yang lembut. Tidak semua orang

bisa melakukan sebuah gerakan tari,” ujarnya. Seni tari memang identik dengan kaum hawa. Namun, tarian juga diperuntukkan kepada kaum laki-laki. Tidak jarang bagi sebuah tarian, disajikan secara berpasangang-pasangan antara penari laki-laki dan penari perempuan. “Sebuah tarian, tidak hanya dilakukan oleh wanita. Akan tetapi kaum pria pun juga boleh ikut serta dalam melakukan sebuah kesenian tari,” tambahnya. Melanjutkan hal tersebut, Sri Purnama Syam yang juga merupakan seniman tari Jambi mengatakan bahwa, seni tari Jambi memiliki ragam corak dan warna. Jenis tarian dalam hal ini, disesuaikan dengan kondisi daerah dan suku serta adat di kawasan tersebut. “Seni tari daerah Jambi, bervariasi banyak ragam serta coraknya. Di setiap kabupaten/ kota se-Provinsi Jambi, mempunyai ciri tertentu. Ciri ini menyesuaikan dari kondisi daerah, suku maupun adat istiadat masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Mulai Dilupakan Dengan perkembangan zaman saat ini dan juga kemajuan teknologi yang semangkin canggih, banyak kesenian tradisi yang mulai dilupakan oleh para generasi muda saat ini. Tarian tradisi dalam hal ini, lebih mengacu kepada tarian modern. “Dengan banyaknya corak kesenian tari tradisional yang dimiliki oleh Provinsi Jambi, tentunya kita sebagai pelaku seni tari tentunya bisa berbangga diri. Akan tetapi dengan perkembangan zaman saat ini, banyak kesenian tari tradisional yang sudah mulai terlupakan oleh para generasi muda saat ini. Karena, mereka lebih menyukai tarian-tarian modern,” ujar wanita yang akrab dipanggil Ema ini. Wanita yang sering dipanggil dengan sebutan Ibu Ema ini juga menjelasakan bahwa, kesenian tari seharusnya, perlu dan penting untuk dilestarikan. Menurutnya, kesenian tari tidak boleh hilang akan perkembangan zaman modernisasi saat ini. “Keseniat tari harus tetap dilestarikan dan tidak boleh hilang. Dengan perkembangan zaman saat ini, kesenian tari traidisional tidak akan terhapuskan dengan pengaruh-pengaruh barat,” tegas Ema.(*/poy)

eniman tari dari kalangan muda Jambi saat ini, banyak yang lebih memilih untuk berkreasi di tarian modern, dibandingkan tarian tradisi. Meri, selaku seniman tari Jambi, mengatakan bahwa, sebuah kekeliruan jika seniman muda lebih memilih mengembangkan tarian modern tersebut. Karena perkembangannya saat ini, tariantarian modern tersebut, lebih bernuansa kepada dunia barat dan tradisi luar negeri. “Secara pribadi saya katakan bahwa, tari-tarian saat ini pastinya saya tidak menerimanya. Karena tarian saat ini kebanyakan tarian yang bernuansa kebarat-baratan dan tidak mempunyai sebuah aturan sopan santun atau etika dalam menari. Salah satu contoh adalah dancerdancer, yang lebih menirukan gaya-gaya tradisi luar,” tegas Meri Menurutnya, dalam sebuah tarian, tidak hanya dilakukan dengan sebuah gerakan indah. Akan tetapi, seorang pelaku seni tari, juga harus memperlihatkan sebuah tarian yang bagus. Tarian bagus dalam hal ini, memiliki makna dan pesan yang positif. “Tari tidak hanya dilakukan dengan sebuah gerakan semata. Tetapi tari yang ditampilkan harus mempunyai makna. Selain itu, harus mampu memberikan sebuah pesan bagi yang melihatnya,” ujarnya. Terkait perkembangan tari tradisional di Jambi ia mengatakan, bahwa perkembangan tari tradisional di Jambi saat ini cukup baik. Meskipun, tarian modern cukup berkembang dengan pesat juga. “Akan tetapi, tarian tradis-

Sekapur Sirih Tari Sekapur Sirih diciptakan oleh Firdaus Chatab pada tahun 1962. Dan pada tahun 1976, tari sekapur sirih dilakukan modifikasi oleh Hendri BBA. Tari ini dikenal dengan tarian persembahan, dalam penyambutan tamu oleh pejabat daerah, yang dilakukan oleh remaja putri.

Tari Dana Sarah berasal dari Seberang Kota Jambi, yang dimodifikasi oleh Abdul Aziz pada tahun 1984. Tari ini digunakan untuk penyebaran agama Islam, yang dilakukan oleh remaja putra dan putri.

Serengkuh Dayung

Tarian Mandi Taman, Rangguk dan Ranggak Ayak dari kerinci.

Hanya untuk Kalangan Tertentu Sebuah tarian biasanya diperuntukkan untuk masyarakat luas. Baik pejabat maupun masyarakat secara umum. Namun saat ini, sebuah tarian tradisional, terlihat lebih diperuntukkan untuk kalangan tertentu. Tidak banyak di antara masyarakat yang bisa menikmatinya. Hal ini disampaikan Eko Jonhar, salah satu musisi Jambi. “Menurut saya, yang namanya sebuah tarian tradisional, selayaknya diikuti oleh semua masyarakat. Akan tetapi, tarian tradisional lebih dieksklusifkan, sehingga hanya golongan tertentu yang bisa menikmatinya,” ujarnya. Ia mengatakan, jika kesenian tradisi terlupakan oleh generasi muda dan hanya mengenal kesenian modern, hal tersebut dinilainya sebagai hal yang wajar. Karena menurutnya, kesenian modern lebih dekat kepada kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda saat

ini. Sehingga, kesenian tradisi pun terlupakan. “Saya kira, apabila dikatakan generasi muda lupa akan kesenian tradisi, menurut saya itu wajar. Akan tetapi mereka tidak sepenuhnya bisa disalahkan. Karena mereka meanggap mereka jauh dari kesenian tradisi. Mereka tidak tahu apa kesenian tradisi. Apabila mereka lebih memilih kesenian modern seperti kesenian musik pop, dangdut yang lebih merakyat, selain itu tari-tarian berbentuk dancer, saya kira itu wajar. Oleh karena itu lembaga pemerintah yang mempunyai kewenangan ini, harus mampu mensosialisasikan kesenian tradisi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi kepada masyarakat dengan baik,” ujarnya. Terkait hal tersebut, Junaidi T Noor, budayawan Jambi mengatakan bahwa, sosilasi kesenian tradisonal tentunya harus ada sebuah kerjasama dengan baik, antara pemerintah dan masyarakat. “Khususnya para generasi muda, hal ini sangat penting untuk dilakukan,” ujarnya. Terkait hal tersebut, Sri Purnama Syam, Kepala Taman Budaya Jambi mengatakan bahwa, pihaknya akan selalu mensosialisasikan kesenian tradisional khususnya seni tari. Hal itu pun telah dilakukan, dengan cara mengakomodir setiap sanggar-sanggar tari yang ada di Jambi dan beberapa sangar yang cukup aktif di Jambi. Antara lain Selintang Dayung, Cika Layung dan masih banyak sanggar di kabupaten/kota yang diakomodir dengan baik. (ams/poy)

Beragam Jenis Tarian Tradisi Jambi

Dana Sarah

EDWIN/HARIAN JAMBI

ional masih sering ditampilkan di berbagai kegiatankegiatan. Harapan ke depan, pertunjukkan tari tradisional dapat dirasakan semua kalangan. Yang tidak hanya diperuntukkan untuk kalangan tertentu saja. Akan tetapi masyarakat juga berhak merasakan, mendengar dan melihat kesenian tradisional yang dimiliki oleh Provinsi Jambi. Mengharapkan pemerintah juga, harus selalu mensosialisasikan tentang kesenian tradisi. Karena kesenian tradisi merupakan salah satu bagian dari kebudayaan yang dimiliki oleh Provinsi Jambi,” ujar Meri.

Tari Serengkuh Dayung adalah tarian yang ada di Kota Jambi, yang dimodifikasi oleh Aini Rozak pada tahun 1990. Dan tarian ini hanya dilakukan oleh remaja putri.

Jabung Timur. Tarian ini dimodifikasi oleh M Arsyad pada tahun 1992. Tarian ini diperuntukkan kepada pengantin wanita yang memasang inai di malam hari, sebelum duduk di pelaminan. Dan tarian ini dilakukan oleh remaja putra dan putri.

Sumbun dan Zapin Rantau Tari Sumbun dimodifikasi oleh Rukiah Efendi pada tahun 1989. Selain itu, juga ada yang disebut dengan tari Zapin Rantau yang dimodifikasi oleh Darwan Asri pada tahun 1986.

Putri Teluk, Cucok Ungko dan Tauh Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo memiliki tarian yang disebut dengan Tari Putri Teluk Kembang, Tari Cucok Ungko dan Tari Tauh.

Inai

Kisan, Kromong dan Mengatur Berentak

Tari Inai adalah tarian yang dikenal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung

Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Bangko dikenal dengan Tarian Kisan yang

dimodifikasi oleh Daswar Edi pada tahun 1980. Kemudian Tari Kromong dan Tari Mengatur Berentak.

Mandi Taman, Rangguk dan Ranggak Ayak Kabupaten Kerinci juga memiliki tari tradisional yang dikenal dengan Tari Mandi Taman yang dimodifikasi pada tahun 1979. Kemudian Tari Rangguk yang dimodifikasi oleh Iskandar Zakaria pada tahun 1977 dan Tari Ranggak Ayak yang dimodifikasi oleh Don Alwizar.

Tari Baselang Kabupaten Muarojambi juga mempunyai identitas tarian yaitu Tari Baselang yang dimodifikasi oleh Darwan Asri pada tahun 1977.

Tari Piring Jambi Kemudian Kabupaten Batanghari, yang dikenal dengan Tari Piring Jambi. Tarian ini diciptakan oleh Abdul Manan, pada tahun 1970. Kemudian dimodifikasi oleh Hendri.(ams/poy)


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

19

HUMANIORA PEDAGANG KAKI LIMA

Potret Buram Pedagang Jalanan “Cabai murah…cabai murah. Sayur bayam seribu…sayur bayam seribu! Kangkung lima ratus seikat Bu… murah meriah.” Seruanseruan seperti itu tak lagi bisa dijumpai di luar Pasar Angsoduo Kota Jambi pasca penertiban pedagang kali lima (PKL) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) belum lama ini. Justru PKL itu memilih berjualan di trotoar depan Kantor Walikota Jambi sebagai aksi protes. ANDRI MUSTARI, Jambi

E

mpat hari terakhir, jalan di depan Kantor Walikota Jambi mendadak jadi pasar kaget. Puluhan PKL eks Pasar Angsoduo Jambi pun menjajakan dagangan bak seperti di Pasar Angsoduo Jambi sebelumnya. Seperti gaung bersambut, pembeli pun berdatangan berbelanja di pasar kaget tersebut. Begitulah sekilas potret buram PKL di Kota Jambi. Kehidupan saat ini para masyarakat yang kurang mampu, khususnya di Kota Jambi kembali mengeluh salah satu contoh adalah para pedagang kaki lima Pasar Angsoduo. Para pedagang merasa resah dan sedih, karena tempat mereka mencari nafkah digusur oleh Pemerintah Kota Jambi. Rosmila, penjual sayur mengatakan, saat ini mereka merasa bingung untuk mencari nafkah, karena pemerintah tidak memperbolehkan PKL jualan di luar Pasar Angsoduo Kota Jambi. “Kami sedih dan resah dengan pemerintah kota sekarang,” ujar Rosmilah. Ibu dari empat orang anak ini, memiliki kesulitan untuk memberikan nafkah kepada keempat orang anaknya. Empat orang anakya juga telah bersekolah di lembaga pendidikan yang ada di Kota Jambi. “Semenjak kami digusur, kami sedikit sulit memberikan uang jajan dan biaya sekolah anak. Karena hasil jualan kami tidak sama sebelum kami dilarang jualan di Angsoduo ini,” keluh Rosmilah sembari meneteskan air mata. Pemerintah yang selalu mecanangkan untuk kesejahteraan rakyat, terlihat belum efektif, karena masih banyaknya masyarakat miskin yang menderita dan jauh dari kesejahteraan salah satu contoh adalah Rosmilah yang memiliki empat orang anak ini. Rosmilah menghabiskan wak-

tu setiap harinya di Pasar Angsoduo untuk mencari nafkah, dan membantu kesulitan ekonomi keluarga. Suaminya hanyalah seorang tukang ojek di Pasar Angsoduo Jambi. Rosmilah menuturkan, dirinya berjualan di Pasar Angsoduo Jambi sudah 10 tahun. “Suami sayo tukang ojek dan sayo punyo empat orang anak. Semuanyo sudah sekolah, kalau sudah seperti ini, bingunglah kami dimano lagilah kami ni biso cari duit buat makan dan sekolah anak kami,” kata Rosmilah. Rosmilah mengatakan, penghasilan suaminya sebegai tukang ojek tidak seberapa. Oleh karena itu, Romilah pun ikut mencari nafkah, untuk membiayai anaknya. “Berapalah pengahasilan tukang ojek, tentunya tidak akan bisa memberikan kesejahteraan bagi keluarga, maka dari itu sayo jualan sayur,” ujarnya. Rosmilah merupakan sosok wanita yang kuat dalam menghadapi berbagai cobaan yang dihadapinya. 10 tahun bukanlah waktu yang cukup singkat, dalam menghadapi hidup dengan berbagai macam kekurangan. Tapi ia tetap tidak putus asa. Dia pun bersyukur dengan kehidupan ia saat ini. Rosmilah masih bisa menyekolahkan keempat orang anaknya. “Sudah 10 tahun saya menjalani hidup sebagai seorang pedagang sayur di Angsoduo dan Alhamdulillah saya masih bisa bersyukur karena sayo masih bisa menyekolahkan anak-anak sayo,” ujar Rosmilah. Rosmilah yang saat ini telah berumur 39 tahun yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan. Tidak pernah mengeluh dalam menjalani hidup, akan tetapi dengan digusurnya tempat mereka berjualan untuk mencari nafkah, membuat seorang Rosmilah menagis dan sedih.

“Umur sayo sudah 39 tahun dan sayo jualan di sini sudah 10 tahun. Baru kali ini, saya merasakan sakit untuk mencari nafkah,” kata Rosmilah sembari mata berkaca-kaca. Sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) lebih yang menggantungkan hidupnya menjadi seorang pedagang kaki lima dengan berjualan sayuran di Pasar Angsoduo Kota Jambi, Rosmilah mewakili semua rekannya, untuk menyampaikan kegundahan hatinya. “100 KK yang harus berhenti berjualan dan sayolah salah satu gambaran dari berbagai pedagang-pedagang yang lain. Perasaan sayo seperti itulah yang juga dirasakan oleh para pedagang yang lainya,” uangkap Rosmilah. Dengan penghidupan saat ini, Rosmilah merasakan hidup berada di kandang macan dan ia menggambarkan Pemerintahan Kota Jambi sekarang seperti macan yang tidak memiliki hati nurani kepada masyarakat kecil seperti mereka. “Kami rasonyo hidup di kandang macan. Pemerintah tidak punya hati nurani. Seperti itulah pemerintah saat ini, yang tidak mempunyai hati nurani sama sekali. Kami memang orang miskin tapi kami juga masih biso melawan,” ujar Rosmilah.

Perlawanan PKL Setelah mereka digusur dari kawasan Pasar Angsoduo, mereka pun melakukan bentuk perlawanan kepada Pemerintah Kota Jambi dengan cara melakukan aksi serentak para pedagang untuk melakukan demonstrasi, di depan Kantor Walikota Jambi yang telah berjalan selama lima hari. Selain itu, para PKL juga berdagang di trotoar jalan depan Kantor Walikota Jambi tersebut. Kata Rosmilah, mereka juga biso melawan pemerintah tu. “Buktinya sekarang

RINO/HARIAN JAMBI

BERDAGANG: Dua orang PKL masih nekat berjualan di depan Pasar Angso Duo Kota Jambi. Padahal PKL di lokasi tersebut sudah di tertibkan beberapa waktu lalu.

kami demo di Kantor Walikota Jambi. Kami jugo jualan di sano karena di Pasar Angsoduo kami dilarang,” lanjut Rosmilah. Hal yang sama juga dikeluhkan Ningsih, seorang pedagang berumur 42 tahun. Dirinya juga mengahabiskan waktunya setiap hari berjualan di Pasar Angsoduo Jambi. Ibu Ningsih juga merasakan betapa sedihnya dengan penggusuran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi terhadap para pedagang. Kata Ningsih, mereka kebingungan dengan pemerintah sekarang, yang hanya bisa menggusur kami, tanpa memberikan sebuah solusi kepada mereka. “Sampai sekarang kami melakukan demo belum juga ada sebuah keputusan buat kami,” ujar Ningsih. Para PKL merupakan warga yang telah berdomisili di Kota Jambi, otomatis dalam momentum pesta demokrasi di daerah, pemilihan kepala daerah, tidak terlepas dari peran masyarakat dan juga para pedagang kaki lima Pasar Angsoduo. Salah satu tempat para calon kepala daerah untuk berkampanye adalah Pasar Angsoduo. Bukan hanya itu para calon kepala daerah akan selalu bersosialisasi kepada para pedagang kaki lima agar dia terpilih. Hal ini disampaikan Ningsih. “Pada saat pecalonan kepala

Pembeli Serbu Pasar Kaget di Kantor Walikota Jambi P

asar kaget. Itulah namanya. Para pedagang kali lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di trotoar Kantor Walikota Jambi ternyata mengundang simpatik pembeli. Harga sayur mayur dan rempah-rempah yang murah membuat daya tarik pembeli untuk berbelanja di pasar kaget tersebut. Selama lima hari, PKL sudah mencapai 35 pedagang menggelar dangan di trotoar jalan. Jalan depan kantor walikota tersebut jadi macet karena banyaknya parkir kendaraan pembeli. Pasar kaget ini sebagai aksi perlawanan PKL eks Pasar Angsoduo Jambi yang ditertibkan Pemerintah Kota Jambi belum lama ini. “Harga di sini lebih murah dibandingkan dengan harga di Pasar Angsoduo Kota Jambi dan Pasar Handil Jelutung Jambi. Misalnya bawang merah hanya dihargai Rp 6 ribu per kilogram. Sementara di Pasar Angsoduo dan Pasar Handil mencapai Rp 8 ribu per kilogramnya. Harga cabai juga lebih murah yakni hanya Rp 45 ribu per kilogram. Sedangkan di Pasar Angsoduo dan Handil Jelutung mencapai Rp 50 ribu per kilogramnya,” kata Derlina (32) seorang warga RT 15 Kebun Handil, Kota Jambi saat ditemui di pasar kaget Walikota Jambi. Menurut Derlina, pasar

RINO/HARIAN JAMBI

Para PKL di depan Kantor Walikota Jambi.

kaget Walikota Jambi menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. Karena harga sayuran dan kebutuhan lainnya lebih murah dari harga di pasar resmi lainnya. “Tapi saya sangat prihatin melihat para pedagang ini. Mereka berjuang hanya untuk sesuap nasi dan keluarga. Namun Pemerintah Kota Jambi mengusir mereka begitu saja dari depan Pasar Angsoduo Kota Jambi itu. Kita prihatin melihatnya, dan karena itulah kita beli dangan mereka di sini,” ujar Derlina. Hal senada juga dikatakan, Ema Melia (45), warga Jalan Kol M Kukuh, Kecamatan Kotabaru Jambi. Menurutnya, pedagang pasar kaget Walikota

Jambi memang lebih murah dari pasar tradisional lainnya. “Saya juga kaget saat beli tomat dan sayur di situ. Kok harganya bisa lebih murah, jadi saya belanja aja sekalian. Aksi pasat kaget Walikota Jambi ini sebagai protes terhadap ketidak-berpihakan pemerintah kepada PKL. Inilah abainya pemerintah terhadap masyarakat kecil, seperti pedagang ini,” katanya. Pengamatan Harian Jambi menunjukkan, deretan kendaraan roda dua terparkir di badan jalan depan Kantor Walikota Jambi tersebut. Transaksi tawar menawar juga tampak antara pedagang dengan pembeli. Ny Sundari, seorang peda-

gang sayuran mengatakan, mereka akan tetap berjualan di trotoar depan Kantor Walikota Jambi sebelum ada solusi dari Walikota Jambi Sy Fasha. “Saat kampanye dulu Fasha berjanji akan memperhatikan para PKL dengan memberikan tempat yang layak untuk berdagang. Namun stelah jadi walikota, janji hanya tinggal janji, bahkan kita ditertibkan tanpa adanya solusi,” ujarnya. Sementara Walikota Jambi Sy Fasha menolak untuk menemui pedangan tanpa alasan yang masuk akal. Bahkan Fasha terkesan melakukan pembiaran terhadap aksi PKL yang menjadikan trotoar dengan Kantor Walikota Jambi sebagai pasar kaget. (lee)

daerah, mereka selalu datang kepada kami untuk mendapat dukungan. Setelah mereka menjabat, hanya meninggalkan janji dan kesengsaraan,” kata Ningsih. Para pedagang memberikan penilaian yang negatif kepada Pemerintah Kota Jambi. “Pemerintah sekarang kejam. Tapi kejamnya tidak terarah, dan hanya mementingkan duit. Mereka seperti kacang lupa pada kulitnya. PKL dijadikan sebagai habis manis tinggal ampasnya. Itulah gambaran kami. Di saat kampanye kami dubutuhkan, setelah mereka terpilih kami dicampakkan,” ujar Ningsih.

Ngotot Berdagang di Angsoduo Namun demikian, Rosmilah dan Ningsih tidak merasa gentar dan takut untuk tidak berjualan. Mereka setiap harinya selalu berjualan di

tepian jalan Pasar Angsoduo Kota Jambi. “Kami tidak takut dengan pemerintah, kami tetap berjualan. Hal ini pun terpaksa kami lakukan, karena kami sekeluarga butuh makan, tidak berjualan dari mana kami bisa mendapatkan uang,” kata Ningsih. Saat ini, pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan Pasar Angsoduo tidak seramai dulunya. Dengan demikian perekonomian pedagang kaki lima pun semakin menurun. Ningsih mengaku, dengan keadaan sekarang pendapatan mereka pun menurun. “Tidak lagi mengalami keuntungan, melainkan kerugian yang kami dapatkan,” kata Ningsih. Kata Rosmilah, keuntungan kami dulunya bisa mencapai Rp 100 ribu per harinya. “Kini setelah digusur, jangankan ingin untung Rp 100 ribu, lima ribu saja tidak cukup,” kata Rosmilah.

Harapan Rosmilah dan juga para pedagang lainya, mengharapkan adanya sebuah keputusan yang diberikan oleh pemerintah kepada para pedagang kaki lima, untuk bisa berjualan kembali. Paling tidak mendapatkan tempat yang layak, untuk mereka mencari nafkah. “Kami berharap nian, agar Pemerintah Kota Jambi memberikan solusi yang terbaik bagi para pedagang. Kalau pun tidak boleh berjualan di kawasan Pasar Angsoduo, berikan kami tempat yang layak bagi kami berjualan,” kata Ningsih. Mereka tidak memita uang yang banyak, tidak meminta mobil, rumah yang mewah. “Yang kami hanya minta adalah, berikan kami kebebasan dalam mencari nafkah. Sudah berat penderitaan kami, mohon jangan ditambah lagi,” kata Rosmilah dan Ningsih. (*/lee)

Ketika Pedagang Inang-Inang Angsoduo Merindukan Lapak P

ara pedagang sayuran dan rempah Inanginang (pedagang sayuran asal Batak) yang ada di Pasar Angsoduo Kota Jambi juga mengeluhkan tindakan penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi. Mereka merindukan “lapak” tempat berjualan yang layak. Ny Sidabutar, seorang pedagang sayur dan umbian kepada Harian Jambi mengatakan, sarana berjualan di badan jalan sudah mereka lalui selama belasan tahun. Mereka pun kerap dipungli dalam sehari bisa saja terjadi sampai empat kali dengan alasan pemungutan belum dilakukan pihak terkait. Biasanya pungutan hanya empat jenis, yaitu pungutan karcis dengan Rp 1.000, uang lampu bagi yang berdagang pada malam hari Rp 1.000, kebersihan Rp 1.000, kemudian lahan parkir Rp 1.000. Hal senada juga dikatakan Ny Sumbayak, salah seorang pedagang sayuran. Menurut dia, pihak Dinas Pasar Angsoduo Jambi bisa memberikan lapak bagi mereka. Sebab sarana berjualan tak resmi mereka kerap dijadikan oknum-oknum pungli kepada PKL di Pasar Angsoduo tersebut. “Pedagang yang berdagang di Angsoduo juga mengeluhkan pembongkaran kios yang dilakukan oleh Satpol PP akhir-akhir ini. Satpol PP dalam melakukan pembongkaran pilih kasih. Pembongkaran hanya dilakukan di bagian ujung saja. Sehingga kios kami ikut terbongkar. Sementara kios yang di bagian lainnya tidak dilakukan pembongkaran,” ujar Ny Sumbayak. Ny Simatupang, pedagang rempah dan sayuran me-

ROSENMAN M/HARIAN JAMBI

PKL di depan Kantor Walikota Jambi.

nambahkan, ada kecurigaan kalau-kalau Satpol PP Kota Jambi hanya membongkar kios-kios yang jarang memberikan uang restribusi khusus. “Jangan hanya melakukan pembongkaran saja. Setidaknya ada relokasi yang jelas bagi kami. Kalau hanya dibongkar saja, lantas kami mau dikemanakan. Setahu saya Pasar Angsoduo Jambi ini sudah direncanakan direnovasi sejak tahun 2005 silam. Namun hingga kini tak kunjung realisasi. Padahal kondisi pasar induk tradisional Angsoduo Jambi sudah buruk dan berkubang,” katanya. Hal senada juga dikatakan Lince br Purba, pedagang cabai merah di pasar yang sama. Menurut penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi belum lama ini, membuat mereka gelisah mencari makan. “Saat ini kami berjualan berpindah-pindah. Karena kucing-kucingan dengan Satpol PP. Kami berjualan dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 06.30 WIB. Kami mohon Pemerintah Kota Jambi untuk memberikan kami lapak berjualan yang layak. Kami pun bayar dan tertib retribusi,”

katanya. Sementara itu, M Silalahi, pedagang rempah dan sayuran di Pasar Angsoduo Jambi mengatakan, keberadaan pedagang kecil di pasar tradisional tidak dihargai Pemerintah Kota Jambi. “Buktinya kondisi pasar terus buruk dengan berbagai kubangan sampah. Pengelolaan pasar tidak baik. Perhatian pemerintah dengan pinjaman modal kepada pedagang pasar tradisional juga masih minim. Kita masih bergantung kepada rentenir untuk modal,” ujarnya. Secara terpisah, Sekretaris Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Lembaga Budaya Batak (LBBJ) Provinsi Jambi Jambi Ir Bernhard Panjaitan MM mengatakan, sekitar 2000 jiwa masyarakat Batak di Provinsi Jambi menggantungkan hidupnya sebagai pedagang pasar pagi tradisional. Di Kota Jambi para pedagang itu tersebar di pasar tradisional Angsoduo, Pasar Talangbanjar, Pasar Remaja Sipin Ujung dan pasar tradisional lainnya. Para pedagang pasar pagi ini beraktivitas dari pukul 02.00 dini hari hingga pukul 08.00 pagi. (lee)


SABTU, 18 Januari 2014 Edisi Pagi

20 JELANG IMLEK

BI Siapkan Uang Baru RP 424 M MEDAN- Bank Indonesia Medan menyiapkan uang baru untuk kebutuhan Imlek tahun ini sebesar Rp 424 miliar atau naik 6,27 persen dari tahun sebelumnya yang sejumlah Rp 399 miliar. “Karena Imlek identik dengan warna merah, maka BI (Bank Indonesia) Medan lebih banyak menyiapkan uang pecahan Rp 100.000 atau sebanyak Rp 96 miliar,” kata Deputi Direktur Divisi Sistem Pembayaran BI Wilayah IX Sumut-Aceh Kahfi Zulkarnaen di Medan, Jumat. Setelah uang Rp 100.000, pecahan yang terbanyak lainnya yang disiapkan BI melalui perbankan adalah uang Rp 20.000 sejumlah Rp 89 miliar, disusul Rp 10.000 dengan nilai Rp84 miliar dan Rp 50.000 sebesar Rp 75 miliar. Dia mengakui, untuk Imlek, tidak ada bentuk penukaran dengan penyediaan loket khusus seperti pada saat Lebaran dan Natal/ tahun baru dengan perhitungan permintaan tidak terlalu besar. “Uang pecahan baru itu disiapkan melalui perbankan,”katanya. Selain ke bank, masyarakat bisa menggunakan anjungan tunai mandiri (ATM) yang disiapkan perbankan dan termasuk memanfaatkan pelayanan penukaran uang pecahan kecil dengan kartu ATM atau Kartu Debet yang sudah dilayani sembilan bank mulai BCA, BRI, Danamon, Mandiri, Mestika, BNI, CIMB Niaga, BII dan Bak Permata. “BI sudah mengingatkan perbankan untuk meningkatkan pelayanan maksimal kepada masing-masing nasabahnya antara lain dengan menyiapkan uang dengan jumlah memadai dan baru,” katanya. Pelayanan dinilai perlu ditingkatkan karena diyakini sebelum hari H imlek, transaksi keuangan meningkat dan termasuk penggunaaan kartu ATM yang lebih banyak karena libur umum. Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo menyebutkan sosialisasi menggunakan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK) perlu terus ditingkatkan untuk keamanan nasabah. “Sosialisasi harus hingga ke pedesaan yang tentunya harus diikuti dengan upaya perbankan membuka kantor layanan,” katanya. Pelayanan penukaran uang pecahan kecil dengan kartu ATM atau Kartu Debet di sejumlah bank yang sudah diluncurkan BI Medan September tahun 2013 juga sangat membantu nasabah untuk tidak antrean dan menghilangkan rasa khawatir akan keselamatan jiwa dan kehilangan materi saat menukar uang dengan nominal yang diinginkan. (ant/pai)

DOK/HARIAN JAMBI

CETAK UANG BARU: Bank Indonesia Medan mencetak uang baru Rp 424 miliar untuk kebutuhan Imlek tahun ini.

Stok Uang Rp 1.000 Kertas Terbatas Peredaran Uang Koin Diperbanyak Bank Indonesia Medan menjelaskan stok uang kertas pecahan Rp 1.000 semakin berkurang karena secara bertahap semua yang beredar akan diganti dengan uang koin atau logam. ANTARA, Jambi “JUMLAHNYA yang terbatas itu juga dipastikan terjadi di daerah lain,” kata Deputi Direktur Divisi Sistem Pembayaran BI Wilayah IX Sumut-Aceh, Kahfi Zulkarnaen di Medan, Jumat. Dia menolak menyebutkan total stok uang Rp 1.000 kertas, namun menegaskan bahwa BI sudah dan akan memperbanyak peredaran uang koin atau logam dengan pecahan sama. “BI terus menyosialisasikan soal tidak akan adanya lagi uang pecahan Rp 1.000 berbentuk kertas sehingga masyarakat tidak kaget saat uang tersebut tidak beredar lagi,” katanya. Dengan tidak akan diedarkannya lagi uang Rp 1.000 kertas, maka uang pecahan kertas dengan nominalnya paling rendah adalah Rp 2.000. Kahfi menegaskan, meski uang

pecahan kertas Rp 1.000 itu ditarik, tidak akan mengurangi jumlah uang beredar dengan nominal Rp 1.000 itu karena ditukar dengan uang logam atau koin. Pengamatan di lapangan, banyak masyarakat yang menjadi tertarik menukarkan uang Rp 1.000 kertas yang akan tidak beredar itu dengan berbagai alasan. “Jadi pengen memiliki uang Rp 1.000 kertas untuk koleksi,” kata Veronika, nasabah Bank Mandiri. Namun diakui, sulit mendapatkan uang itu di bank dengan alasan perbankan bahwa pasokan dari Bank Indonesia semakin terbatas. Kalaupun ada, uang Rp 1.000 kertas itu sudah jelek alias tidak baru lagi. (*/pai)

DOK/HARIAN JAMBI

TERBATAS: Warga menunjukkan uang Rp 1000 kertas. Saat ini, stok uang kertas pecahan Rp 1.000 semakin berkurang di Medan.

PERKREDITAN KECAMATAN

PERTAMINA-PGN

Bantu UKM Dapatkan Kredit Ringan

Dorong Efisiensi Jalur Pipa

CIANJUR- Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK) milik Pemkab Cianjur, Jabar, berencana untuk membantu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mendapatkan kredit ringan tanpa anggunan. Hal tersebut ungkap Kepala LPK Cianjur, Dadan Sugilar, Jumat, untuk membantu pelaku UKM agar tidak terjerat rentenir berkedok koperasi yang selama ini banyak menyengasarakan pelaku UKM. Meskipun selama ini, ungkap dia, masih minim pelaku UKM di wilayah Cianjur khususnya di tingkat Kecamatan Cianjur, yang menjadi nasabah LPK. Namun selama ini, pihaknya banyak mendapat nasabah dari

tingkat pedagang kecil dan kaki lima. Kami memiliki sejumlah program mulai dari simpan, pinjam dan kredit ringan tanpa anggunan. Selama ini program tersebut, banyak dimanfaatkan pedagang kecil dan pedagang kaki lima,” katanya. Maraknya pelaku UKM yang terjerat rentenir tersebut, pihaknya berencana melakukan kerjasama dengan dinas terkait untuk melakukan membuat program simpan pinjaman bagi pelaku UKM. “Selain untuk meningkatkan perputaran uang ditingkat kecamatan, kami juga ingin membantu agar pelaku UKM tidak lagi terjerat rentenir, agar

mereka dapat memajukan dan mengembangkan usahanya,” ucap kepala yang telah dua tahun memimpin LPK Cianjur itu. Bahkan tambah dia, pihaknya menjamin calon nasabah yang akan meminjam uang di LPK, dapat dilayani dengan mudah dan cepat layaknya bank perkreditan yang telah ada, dengan catatan memenuhi prosedur dan melengkapi persyaratan. “Persyaratan normatif, jelas bidang usahanya, lengkap surat keterangan usaha dari desa setempat, kami menjamin satu jam cair pinjaman yang mereka ajukan. Selama ini pun sudah kami berikan pada nasabah,” tandasnya. (ant/pai)

SURAT UTANG NEGARA

Pemerintah Lelang Obligasi Rp 10 Triliun JAKARTA - Pemerintah akan melelang obligasi atau surat utang negara (SUN) dengan jumlah indikatif Rp10 triliun pada 21 Januari 2014 untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2014. Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat, menyebutkan obligasi negara yang akan dilelang memiliki nominal per unit sebesar Rp1 juta.

Seri-seri SUN yang akan dilelang adalah SPN12150108 (penjualan kembali) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 8 Januari 2015. Seri FR0069 (penjualan kembali) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,88 persen dan jatuh tempo 15 April 2019. Seri FR0070 (penjualan kembali) dengan tingkat bunga tetap 8,38 persen dan jatuh tempo 15 Maret 2024. Seri FR0071 (penjualan kem-

bali) dengan tingkat bunga tetap 9,00 persen dan jatuh tempo 15 Maret 2024. Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka menggunakan metode harga beragam. Pemerintah memiliki hak untuk menjual keempat seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. (ant/pai)

MEDAN - Direktur Utama Pertagas Niaga Jugi Prajogio mengatakan akuisisi PT PGN Tbk oleh PT Pertamina (Persero) akan mendorong efisiensi akses gas karena jalur pipa saling menyambung sehingga turut mendorong efisiensi bisnis tersebut. “Saya lihat harmonisasi dari pipa kalau saling ter-connect terbuka (open access) itu enak sekali. Tidak ada lagi kesulitan,” kata Jugi di Medan, Jumat. Menurut Jugi, selama ini jalur pipa antara milik Pertamina, dalam hal ini Pertagas, dan PGN sering menumpuk dalam satu jalur sementara pipa milik PGN close access. Bisnis PGN selama ini membeli gas untuk dijual lagi tanpa memiliki sumur gas sendiri sehingga hanya distribusi dan transmisi. Dengan merger tersebut, lanjutnya, akan memangkas biaya pengembangan “asset up stream” gas dengan skema pemakaian pipa bersama (open access). Keuntungan merger lainnya, pasokan gas yang diakses bisa mencapai 1200 MMSCFD. Selama ini, Pertamina Group memasok gas 500 MMSCFD sedangkan PGN sebesar 600-700 MMSCFD. Ia tidak membantah Pertamina Group akan monopoli atau menguasai pasokan gas. Menurutnya, hal tersebut tidak menjadi persoalan mengingat Pertamina Group merupakan perusahaan milik negara. “Pertamina monopoli ya nggak masalah. Lihat undang-undang corporate pasal 51 bahwa monopoli untuk negara tidak masalah sebagaimana disebutkan pasal itu penguasaan barang banyak dikuasai negara dan didistribusikan melalui BUMN,” jelasnya.

“Kan BUMN, kita kelola uangnya lalu kembali ke negara. Kalau monopoli pipa, alokasi dari pemerintah. Nanti pemerintah akan kontrol harga belinya, kontrol juga harga jual ditetapkan oleh BOD dan direksi. Transparan semua. Uangnya untuk negara lagi,” tambah Jugi. Terkait hal ini, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan dua skenario solusi PGN dan Pertagas. Skenario pertama adalah proses pengambilalihan PGN dilakukan melalui dua tahapan akuisisi. Pada tahap pertama, PGN akan mengambil alih anak usaha pertamina, yakni Pertagas. Selanjutnya, PGN dan Pertagas nantinya akan dibeli oleh Pertamina. Skenario kedua proses pengambilalihan PGN dilakukan lewat satu tahapan yaitu pembelian secara langsung saham PGAS oleh Pertamina. Merger Pertagas-PGN juga akan memberikan tambahan keuntungan bagi negara sebesar 2-3 miliar dolar per tahun dari pengurangan biaya bahan bakar pembangkit, dampak terhadap GDP, pengurangan subsidi, serta peningkatan pajak dan dividen. Selama ini, Pemerintah sebagai pemegang 57 persen saham mayoritas PGN dan publik menguasai 43 saham minoritas PGN. Sementara itu, Direktur Gas Pertamina (Persero) Hari Karyuliarto enggan memberikan banyak komentar. Saat ini pihaknya masih menunggu keputusan pemegang saham. “Itu semata-mata pertimbangan dari pemegang saham, lebih baik kami dari direksi pertamina mengikuti apapun keputusan terbaik dari pemegang saham,” ujarnya. (ant/pai)


18 01 2014 pagi