Page 1

www.harianjambi.com @harianjambi HarianJambi Telp : (0741) 5912188 (0741) 5912199 info@harianjambi.com

KAMIS 06 Februari 2014

U N T U K

Eceran: Rp. 2.000,Ecera Langgana Rp. 50.000,Langganan:

P E R U B A H A N

Penerima Suap Caleg Diancam Pidana

DEWI PERSIK IK

Hal DEMOKRASI, 8

Hal SELEBRITAS, 2

Santai Tanggapi pi Vonis 3 Bulan Hal 13-19

Dua Ahli Berbeda Pendapat Sidang Korupsi Pramuka, BPN Pertegas Lahan Sawit Milik Negara Dua ahli yang dihadirkan di Pengadilan Negeri Jambi sebagai saksi kasus korupsi dana Kwarda Pramuka dengan terdakwa AM Firdaus kemarin (5/2) berbeda pendapat. Satu ahli mempertegas kasus ini sebagai tindak pidana korupsi, satunya lagi menganggap kasus tersebut masuk ranah perdata.

SELAMAT PAGI

Reshuffle Politis

A

PA yang akan didapat Gubernur Hasan Basri Agus (HBA) nanti setelah mempercayakan jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali kepada Rahmad Derita? Suara. Dukungan dari komunitas Batak pada Pemilihan Gubernur Jambi 2015. Lebih dari itu sepertinya tidak ada lagi. Itu hanya satu ilustrasi untuk menggambarkan betapa kuatnya nuansa politik pada reshuffle pejabat Pemprov Jambi kali ini. Betapa “kabinet” yang disusun kali ini lebih untuk kepentingan politik sesaat ketimbang profesionalisme pemerintahan. Salah-salah penempatan Rahmad itu bakal menjadi bumerang bagi pemerintahan HBA. Secara politik Rahmad Derita memang bermanfaat bagi sosok HBA yang dipastikan akan mencalonkan diri kembali untuk menduduki jabatan Gubernur Jambi periode kedua. Naif bila dia tidak melakukan itu. Rahmad, sebagai tokoh warga suku asal Sumatera Utara, akan menjadi mesin pengumpul suara yang mumpuni. Kemampuan Rahmad dalam hal itu sudah terlihat semasa kepemimpinan Gubernur H Zulkifli Nurdin. Bahkan dia juga menunjukkan kemampuan itu untuk melawan HBA pada Pilgub 2010, yang karena itu pula dia dicopot dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan. Tanpa dikaitkan dengan politik, pencopotan Rahmad di masa itu memang sudah seharusnya mengingat tidak ada kemajuan berarti bidang pendidikan yang ia telurkan. Justru yang merebak di masa itu adalah isu dominasi proyek-proyek pendidikan oleh pihak-pihak tertentu. Pasca dicopot, Rahmad yang cukup lama transit di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi lalu dipercaya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur. Di sana pun, dia tidak menunjukkan terobosan dan gebrakan berarti di bidang pendidikan. Bahkan, lagi-lagi dia terlibat politik praktis dengan mengkampanyekan Anggi Purnama Harahap, putranya yang maju sebagai calon anggota DPD RI. Alasan HBA memakai Rahmad karena mantan guru yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan diperlukan untuk mengatur Dinas Pendidikan Provinsi Jambi sepertinya perlu diperdebatkan. Bila memikirkan profesionalitas dan efisiensi pemerintahan, banyak sosok guru dan dosen serta pejabat pemerintah lainnya yang memiliki integritas dapat dipercaya memegang posisi tersebut. Kelemahan Dinas Pendidikan selama ini adalah pengelolaan dana pendidikan yang tidak terkontrol sehingga banyak program dan proyek yang asal jalan dan asal jadi. Dinas ini menjadi sasaran kontraktor dan politisi dalam menangguk proyek dengan mengabaikan kepentingan pendidikan. Dan, Rahmad Derita sepertinya bukan orang yang cocok untuk membenahi itu.(*)

DONI SAPUTRA, Jambi AHLI pertama yang didatangkan adalah Abdul Khoir dari Badan Pengawasa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dia menegaskan, audit yang dilakukan pada kurun waktu Mei 2009 sampai Desember 2011 adalah sah. Dasarnya adalah Undangundang No 17 Tahun 2003 tentang Pengelolaan Keuangan Negara. Khoir menyatakan, ada kerugian negara Rp 1,5 miliar dalam pengelolaan keuangan semasa Kwarda Pramuka dipimpin oleh AM Firdaus. “Ada pengeluaran yang seharusnya tidak keluar, namun keluar.

Dugaan penyimpangan ini berdampak merugikan negara,” ujarnya. Dia juga menegaskan, proses awal pengelolaan lahan perkebunan sawit seluas 400 hektare di Merlung, Tanjung Jabung Barat, dan kerjasama Pramuka dengan PT Inti Indosawit Subur (IIS) tidak sesuai ketentuan. Pengelolaan dan penguasaan lahan yang menjadi dasar penerimaan negara, kata dia, dilakukan tanpa izin. Dia juga memastikan tanah tersebut juga merupakan milik negara. baca Dua hal 4

PILKADA KERINCI AKBAR NUGROHO GUMQY /ANTARA FOTO

PERSIAPAN KOTAK SUARA: Seorang pekerja memeriksa kelayakan kotak suara di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jateng, Rabu (5/2). Dua bulan menjelang pemungutan suara Pemilu 2014, KPU terus memastikan berbagai persiapan.

PEMILU 2014

Perlu Atur Keterbukaan Informasi JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu menerbitkan peraturan yang mengatur tentang keterbukaan informasi pemilu. Peraturan ini dinilai Direktur Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Abdul Rahman Ma’mun penting untuk mempercepat perolehan informasi mengenai pemilu yang dibutuhkan masyarakat.

Menurut Abdul Rahman, untuk memperoleh informasi publik, dari mengajukan permohonan kepada badan publik hingga penyelesaian sengketa informasi di Komisi Informasi, bisa memakan waktu hingga 161 hari. Sementara jangka waktu pengaduan sengketa pemilu hanya tiga hari. baca Perlu hal 4

Alat Musik Tradisional Melayu yang Nyaris Punah

Tirawoai Dimainkan di Tanah Menyebut nama tirawoai dan serangko terasa asing. Inilah alat musik tradisional asal Kerinci yang nyaris punah. Berasal dari masa-masa awal bangsa proto-Melayu Kerinci, dua alat musik ini kini dimainkan dalam kesempatan terbatas.

ALAT MUSIK LANGKA: Tirawoai yang sudah dimodifikasi dan serangko asli dari tanduk kerbau koleksi Azhar MJ.

DEDY HIMAWAN, Jambi UNTUK menggali informasi tentang keberadaan dan sejarah kedua alat musik tradisional Kerinci tersebut, Harian Jambi mendatangi Azhar MJ. Seniman dan budayawan Jambi kelahiran Kerinci ini adalah pemimpin Mindulahin, sebuah sanggar musik tradisional Jambi. Namanya memang tidak asing di kalangan seniman. Dia sering muncul di berbagai pertunjukan, termasuk di acara-acara musik baca Tirawoai hal 4 EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

Warga Diminta Menahan Diri Giliran Rumah Bidan Terbakar SUNGAIPENUH - Polisi dan tokoh masyarakat Kerinci meminta semua pihak yang terkait dengan hasil Pilkada Kerinci menahan diri. Ketua Tim Pemenangan Murasman-Zubir Dahlan, Husnul Khotimah, yang selama ini getol memprotes hasil Pilkada, meminta para pendukung kandidat yang kalah

itu tidak berbuat anarkis. “Saya, ketua Tim Pemenangan Murasman, melarang keras tim untuk berbuat anarkis,” ungkapnya kepada Harian Jambi, kemarin (5/2). Bila masih ada yang berbuat anarkis, maka Husnul menyatakan bahwa dia tidak akan bertanggung jawab. baca Warga hal 4


INUL DARATISTA KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

Disekap Sebulan, Hampir Jadi PSK JAKARTA - Masa kelam Inul Daratista sepertinya bukan hanya soal perjuangannya menjadi pedangdut terkenal yang menemui banyak hambatan. Ternyata, Inul juga punya pengalaman disekap hingga hampir dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Duh! Pada Selasa (4/2/2014) malam, Inul menjadi bintang tamu di ‘Suka-Suka Uya’. Di acara itu, Inul direlaksasi seputar masa kelamnya itu hingga soal kehidupan rumah tangganya. Di saat itulah, Inul mencurahkan soal masa lalunya yang sedikit kelam. “Kamu katanya pernah hampir dijadikan PSK, gimana ceritanya?” kulik Uya. Setelah itu, air mata Inul mengalir deras sebelum membuka curhatnya. Inul menceritakan, hal itu terjadi di Batam sebelum dirinya merintis karier menjadi artis dangdut di Jakarta. Soal kapan dan tahunnya, Inul tak mengungkapkan secara detail. “Kejadiannya di Batam. Di salah satu tempat terpencil, saya dijanjiin manggung di 10 kota, 10 tempat dan 10 acara. Ternyata nyanyi cuma sekali selama sebulan saya ditaruh di kamar, nggak bisa ngapa-ngapain, cuma makan sama lontong sayur sama kerupuk kayak tahanan,” papar Inul. Inul bercerita, dirinya kemudian dipaksa menemani tamu di diskotek. “Sebulan saya suruh nemenin tamu, tapi saya harus dibawa dulu naik speedboat,” kisahnya. Uya kembali mengorek, “Memang tempatnya kayak apa?” “Ya kayak di Dolly (Surabaya). Saat itu saya berdoa aja mudahmudahan selamat, waktu itu saya dipaksa nemenin om-om, saya nnya nggak mau, saya masih perawan!” kata Inul menirukan ucapannya sendiri di masa itu. u. “Akhirnya om itu berantem sama anak buah pimpinannya itu. ntak,” Tapi saya selamat meski saya akhirnya diseret-seret dan dibentak,” tambahnya lagi.

Pura-pura ke Loket, Inul Kabur abur “Saya sama teman saya melarikan diri awalnya pura-pura ke toilet. saya udah nekat kalau emang mati ya mati aja,” katanya nya m. di acara ‘Suka-Suka Uya’ MNC TV, Selasa (4/2/2014) malam. Selama direlaksasi Inul terus menangis. Air matanya teruss mengalir deras. Tapi Inul melanjutkan pengakuannya. Ternyata pelantun ‘Buaya Buntung’ itu ditolong oleh istri ng menyekapnya. “Saya cuma pengen dari pimpinan yang k usah dibayar. Ibu tega ya, ibu kan pulang, saya nggak perempuan, saya orang nggak punya, Bu’. Akhirnya atanya masih bercucuran air saya dianterin,” katanya mata. sama beberapa perempuan di Inul disekap bersama salah satu kamar. Tapi ia akhirnya dibebaskan n germo tersebut. Namun pendoleh istri pimpinan ata belum usai. eritaan Inul ternyata “Pas bebas saya ramai-ramai nginep di dek ak punya uang. Empat hari kapal karena nggak n kedinginan,” tuturnya.Pemisaya kelaparan dan lik goyang ngebor itu bahkan mengaku sempat mengamen untuk mengisi perut kosongnya eman. “Empat hari itu juga saya bersama teman-teman. ngamen. Itu juga cuma bisa beli mie cup yang e,” tuturnya. dibagi rame-rame,” ras bagi Inul Butuh usaha keras hnya. Karena menuturkan kisahnya. risak suaranya mulai terisak rdendan hampir tak terdena, ia gar. Singkat cerita, selamat dengan mentuk naiki kapal laut untuk kembali pulang kee n kampung halaman di Pasuruan. Inul mengaku selama ini sangat mena jaga betul rahasia kisah kelamnya tersebut. Bahkan kepada suaminya,, ul Adam Suseno, Inul annya baru menceritakannya setelah menikah. bar au “Orangtua saja baru ber e apa saya ceritakan beberapa belum tahun terakhir sebelum ,” ujarnya bapak meninggal,” lirih. rnah cerita sama “Saya nggak pernah g kalau saya sekali sama orang pernah tersiksa,” tutup Inul. (dtk/pai)

2 BIOSKOP HARI INI

TEATER 2

TEATER 1

TEATER 3 12:10

12:10

12:30

14:45

14:20

14:30

14:40

17:00

16:30

16:50

17:00

19:20

19:10

19:10

19:00

21:35

21:15

21:30

21:15

WTC Batanghari

DEWI PERSIK

Santai Tanggapi Vonis 3 Bulan PH Jupe Sambut Baik Vonis Depe JAKARTA - Dewi Persik menanggapi dengan santai putusan Mahkamah Agung soal kasus cakarcakarannya dengan Juia Perez di film 'Arwah Goyang karawang.' Depe mendapatkan vonis 3 bulan penjara. Bagaimana responsnya? Ketika disinggung mengenai hal tersebut, Depe yang baru saja menjadi bintang tamu acara Show Imah di Gedung Trans TV, Jl Kapten Tende-

an, Jakarta Selatan, Rabu (5 5/2/2014), menjawab (5/2/2014), deengan enteng. "Nggak dengan ap pa-apa udah sering apa-apa (d diisukan akan dipen(diisukan ja ara)," ucapny y a. jara)," ucapnya. D n nada nad ada a mem me Dengan nyyindir,, D epee menep men me nnyindir, Depe ga ataka an butuh butu bu u h waktu wa gatakan du ua tahun tahu ta hun hingga hii ng g ga akhakh kh-dua irnya ia div vonis. "Gim "G G ima ana irnya divonis. "Gimana masa m ala lah h KPK?" KPK? KP K?"" ujarnya. ujar uj arrny a nya. a. masalah Seak S akan men ngh hib ibur u diri, ur d ir irii, i, Seakan menghibur arrtiss yang ya ang terkenal terrke kena na l dengan deng de ngan ng an artis G oya yang Gergaji G eerrga gaji jii itu i tu tu berub eru erruuGoyang sa aha a untung u nt ntun ung g berpikir bee rrp p ik kir ir saha po osii ti t f. "Anggap "An ngg ggap ap saja s aj aja a positif. ba ant ntu u mereka mere me re ka bantu ya ang g mau yang ek ksii s, s" eksis," tu uka asn s ya. tukasnya. Peerkar ara Perkara beernomor bernomor 75 58 K/ 758

PID/2013 itu diadili oleh tiga hakim agung yaitu Dr Artidjo Alkostar, Prof Gayus Lumbuun dan Dr Salman Luthan. Dewi Persik sebelumnya dihukum 2 bulan pidana dengan percobaan 4 bulan oleh majelis majell is hakim PengaPenga gadilan n Negeir Negeir Jakarta ta Timur Tim imur ur (PN N Jaktim). Ja aktim). Voniss PN diku u atkan dii tingkat dikuatkan ba anding g. Jaksa banding. ssendiri se ndiri

SKANDAL FARHAT

Jerat Farhat Seperti Dia Jerat Ariel! Hubungan Farhat & Regina na Tidak Normal JAKARTA - Eks asisten Farhat Abbas, Silvi Showavi Haiz siap melaporkan mantan bosnya itu ke polisi, Rabu (5/2/2014). Ia akan melaporkan Farhat dengan tuduhan pencemaran nama baik dan perzinaan. "Jerat Farhat seperti saat ia melaporkan Ariel dan Luna

TEATER 4

12:30

Maya dengan pasal sal perzinaan," ungkap Silvi lvi ditemui di ningan, Jakarta Epicentrum, Kuningan, /2/2014). Selatan, Rabu (5/2/2014). Perzinaan yang dituduhkan Silvi tentu merujuk pada an Regina skandal Farhat dan etahui. Ia juga yang ia sangat ketahui. ki bukti-bukti mengaku memiliki erselingkuhan kuat mengenai perselingkuhan

keduanya. "Dalam hal ini ya soal Regina bukan wanita lain," ucap Silvi. "Bukti saya ada. Saya advokat, nggak mungkin nggak ada bukti, tapi saya nggak mau buka-bukaan di sini," tutupnya. Farhat sendiri dulu pernah memperkarakan Ariel, Luna Maya dan Cut Tari dalam kasus

video porno pada 2010 lalu. Farhat pun akhirnya berhasil mengantarkan Ariel mendekam di tahanan. Selain itu, Silvi Show-

avii Ha av H iz menga g ku tahu Haiz mengaku b etu tull perselingkuhan pers r elin lingk gkuh uhan betul mantan an b osny nya da d n Rebosnya dan gina. S aki king ng ttahunya, ahun ah unya, Silvii Saking menyeb but hubungan hub ubun unga g n Farhat Fa menyebut dan Regina tidak tid idak normal. nor orma mal. l "Farhat ini hubungan annyya (d (den enga gan n hubungannya (dengan Regina) yang jelas tidak nor ormal. l. Ya tidak normal. normalnya bersama-sama ter erus ssiang, i ng ia g, terus malam," katanya ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2014). "Ada perilaku-perilaku di luar batas normal, di luar kewajaran," ulangnya tanpa bersedia memperjelas secara konkret. Silvi mengatakan, dirinya pun siap membuktikan skandal keduanya di persidangan cerai Nia Daniati. Silvi yang juga berprofesi sebagai pengacara itu mengaku punya bukti dan saksi. "Sumpah pocong saya juga berani," katanya. Silvi sendiri telah dilaporkan Farhat ke polisi. Kini Silvi tengah memproses untuk melaporkan balik Farhat. (dtk/pai)

menuntut Dewi Persik selama 6 bulan penjara. Kasus hukum Dewi Persik dan Jupe terjadi saat keduanya menjalani pengambilan gambar film 'Arwah Goyang Karawang'. Saat shooting film tersebut, mereka sempat berkelahi. Puncaknya, mereka saling Pu lapo la por ke polisi dan akhirnya lapor berm mua u ra di meja a hijau. hijau. bermuara Dala am perkara a itu, u, berkas Dalam perk pe rkar ara a Julia Pe Pere rezz le llebih bih perkara Perez dulu du lu masuk ke MA. Dalam kasasi itu, MA men-

gubah hukuman PN Jaktim menjadi 3 bulan penjara. Julia Perez telah menjalani hukuman sesuai amar MA di Rutan Pondok Bambu dan bebas pada 17 Juni 2013 lalu. Sementara itu, mendengar vonis Depe, pihak Julia Perez pun menyambutnya dengan baik. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Jupe, Malik Bawazir saat dihubungi, Rabu (5/2/2014). Malik juga mengaku baru mendengar kabar soal putusan hukum bagi Dewi Persik. Menurutnya, vonis yang dijatuhkan oleh MA ini sudah cukup tepat. Kali ini, disampaikan Malik, penegak hukum sudah bersikap adil. "Akhirnya Jupe mendapat kesetaraan dalam peradilan," ucapnya. Selain menyambut baik, pihak Jupe juga berharap Depe mau menerima putusan MA itu secara taat. "Putusan kasasi itu bersifat inkracht secara hukum wajib demi hukum untuk dilaksanakan," tandasnya. Sebelumnya, Depe divonis 3 bulan penjara oleh MA terkait perseteruannya dengan Jupe saat syuting film 'Arwah Goyang Karawang'. Putusan hukum bagi Depe keluar dengan nomor 758 K/ PID/2013. Jupe sudah lebih dulu mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. (dtk/pai)


Cuaca

KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

Hari Ini

06 Feb 2014

3

CERAH

Jambi

SUMBER: BMKG JAMBI

Outsourcing Bungkam Soal Pemecatan Puluhan CS Mengadu ke Dewan

JADWAL SHALAT SUBUH 04 : 41

DZUHUR ASHAR 12 : 11

15 : 37

MAGRIB

ISYA

18 : 18

19 : 32

SUMBER : Kementrian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi

INSPIRING WORDS

Protes yang dilakukan oleh puluhan Cleaning Service (CS) Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Raden Mattaher Jambi, terkait pemberhentian sepihak, enggan ditanggapi oleh CV. Mitra Usaha Mandiri, perusahaan penyalur CS. KANATA SYAHPUTRA, Jambi DIREKTUR CV. Mitra Usaha Mandiri, Intan ZA, dikonfirmasi harian ini, tidak bisa menjawab terkait pemecatan dan keluhan para CS. Dirinya malah melempar pertanyaan tersebut ke bagian kebersihan RSUD Raden Mattaher. “Soal itu, coba langsung tanya kepada koordinator di ruang sanitasi,” katanya singkat. Sementara koordinator kebersihan RSUD Raden Mattaher Jambi, Ben Parat Siahaan mengaku tidak mengetahui pemecatan itu. Menurutnya, tugasnya hanya untuk menga-

Jangan tergesagesa dalam melakukan sesuatu fokus saja dengan rencana yang sudah kamu buat sesuai prioritasnya.

wasi. “Mengapa harus ditanyakan sama saya, saya pegawai rumah sakit bukan perusahaan. Tentang pemecatan CS saya tidak tau, karena CS bukan lagi rumah sakit yang tangani, dan itu sudah menjadi tanggung jawab perusahaan,” tegas Ben. Informai terbaru yang diperoleh Harian Jambi, ada 30 CS yang dipecat dan 9 CS yang mengundurkan diri dengan alasan tidak sanggup dengan sistem yang diterapkan oleh perusahaan. Menurut salah seorang CS yang mengundurkan diri, Er-

mayani, asalan dirinya mengundurkan diri, selain waktu bekerja diperpanjang, gaji mereka juga malah dikurangi. “Dak telap sayo, kerja mulai jam 6 pagi sampai jam 2 sore, gaji kita malah sudah kurang, kita kerja dari pagi kapan waktu kita masak, sementara anak-anak mau makan,” jelas Ermayani. Senada, salah satu CS yang masih bertahan mengaku, semenjak ditangani CV. Mitra Usaha Mandiri, tugas mereka semakin berat, sementara gaji dikurangi. “Biasanya kami bekerja dari pukul 6 pagi hingga pukul 11 siang dengan gaji Rp 800 ribu rupiah. Sejak ditangani oleh CV. Mitra Usaha Mandiri kerja kami hingga pukul 2 sore dan gaji di potong 100 ribu rupiah,” jelas CS yang meminta namanya tidak disebutkan. baca Outsourcing, hal 4

Mario Teguh BUAH BIBIR

Ada Banyak Cara Mengabdi pada Negara

SUASANA:

Tampak suasana Kota Jambi di siang hari. Foto diambil dari Hotel Abadi Suite Kota Jambi.

JAMBI,- Bertamu di kantor Badan Pusat Statistik Jambi siang tadi (5/2/2014), Harian Jambi disambut hangat oleh Ibu Rita Rif’at, M.Si yang merupakan Kasi Statistik Ketahanan Sosial BPS Provinsi Jambi. Wanita kelahiran Jawa Tengah, 25 Juni 1978 tampak sederhana dengan padu padan pakaian tertutup dan hijab yang menutupi kepalanya. Kesan agamis dan kharismatik sangat kental terpancar dari wajahnya. Dalam pekerjaannya meski telah dikaruniai 3 buah hati tak menghalangi Bu Rita dalam melaksanakan kerjanya. Baginya kehadiran seorang anak adalah berkah, dan sebagai seorang ibu dan juga istri sudah selayaknya ia harus membagi waktu untuk keluarga. Ia menceritakan selama bekerja di BPS sejak tahun 2001, menurutnya banyak pengalaman yang ia dapatkan, terutama mengenai sistem pendataan. Pahit manis pekerjaan ini telah baca Ada, hal 4

RITA RIF AT, M.SI DOK/HARIAN JAMBI

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

MUTASI PEJABAT

Isu Politis, Dewan Siap Kawal JAMBI- Pasca pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi pada Selasa (04/02) lalu, isu mengenai adanya muatan politik dalam

mutasi pejabat ini makin deras dari berbagai kalangan. Terkait masalah ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Luhut Silaban, politisi Partai PDI-P, mengatakan, bahwa apapun issu yang berkembang dilapangan sah-sah saja Menurutnya, seorang kepala daerah, seperti gubernur punya hak untuk menetukan siapa yang bakal menjadi pembantunya dilapangan. Untuk itu ia

berpesan kepada masyarakat, untuk tidak terpengaruh dengan issu tersebut. “Apa yang dilakukan oleh Gubenur sudah pasti telah di bicarakan secara matang dan profesional,” ujarnya. Ia juga tidak menampik issu yang mengatakan bahwa pergantian pejabat ini bermuatan politis. Selaku wakil rakyat, dewan siap untuk mengawal para pejabat yang baru saja dilantik tersebut. baca Isu, hal 4

Rusdi Yusuf, Tukang Bakso Bakar yang Ikut Nyaleg KARIKATUR

akhir PILKADA.. kerinci membara.. di beberapa tempat terjadi PEMBAKARAN..

Serius, Tapi Tidak Ambisius Selama ini, banyak warga beranggapan bahwa calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau biasa disebut Caleg hanyalah bagi mereka yang punya banyak uang. Berbeda dengan pria yang satu ini, meski sebagai tukang bakso bakar, ia memberanikan diri maju sebagai kontestan pesta demokrasi lima tahunan ini. SUDIR PUTRA, Jambi RABU (05/02) kemaren, sembari jalan-jalan sore, Harian Jambi mendatangi lokasi berjualan penjual

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

JUALAN BAKSO: Rusdi Yusuf, sedang melayani anak-anak yang membeli beli bakso bakar buatannya.

bakso bakar di kawasan Telanaipura Kota Tanah Pilih ini. Dia adalah Rusdi Yusuf (41), yang ikut mencaleg pada Pemilihan Umum (Pe-

milu) 9 April mendatang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), untuk DPRD Kota Jambi. baca Serius, hal 4

KESRA

Penduduk Miskin Meningkat Pengamat: Data di Pemerintah Berbeda JAMBI- Sepanjang tahun 2013, jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi mengalami peningkatan sebanyak 15 ribu lebih. Hal ini diketahui dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi kemarin. Berdasarkan data di BPS, pada September 2013 jumlah pendudukan miskin di Jambi sebanyak 281,57 ribu jiwa (8,42 persen). Dibandingkan pada bulan Maret 2013 yang berjumlah 266,15 ribu jiwa (8,07 persen).

Kasi Statistik Ketahanan Sosial BPS Jambi, Rita Rif’ati kepada Harian Jambi siang tadi Rabu (05/02) kemarin membenarkan hal tersebut. Rita menjelaskan, peningkatan ini disebabkan pengaruh inflasi pada nilai pengeluaran penduduk. Garis kemiskinan pada bulan Maret 2013 sebesar Rp 282.803/kapita/bulan, meningkat menjadi Rp 307.885/kapita/bulan pada bulan September 2013. baca Penduduk, hal 4


4 KAMIS, 06 Februari 2014 ¦ Edisi Pagi

Desak Tingkatkan Status Kasus WKS YLBHL: Seharusnya Kejati Sudah Tetapkan Tersangka JAMBI- Kejaksaan Tinggi Jambi didesak meningkatkan status kasus dugaan penggarapan lahan di luar izin oleh PT Wirakarya Sakti (WKS) di Kabupaten Batanghari. Desakan itu disampaikan Direktur

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Lingkungan (YLBHL) Jambi Jaya Nofyandri seusai mengisi acara Seminar Praktik Bisnis Kehutanan yang Bersih dan Akuntabel di Grand Hotel, Rabu (5/2).

Menurut Jaya, kasus yang dilaporkan oleh LSM Front Aktivis Anti Korupsi (FAAKI) dan Gerakan Masyarakat Peduli Hutan dan Lingkungan (Gemphal) itu memiliki alat bukti yang jelas. Di

antaranya, peta dan titik koordinat lokasi di luar izin yang digarap perusahaan Grup Sinar Mas itu. “Kalau dulu peta dan titik koordinat itu hanya dijadikan alat keterangan, saat ini peta dan titik

Tirawoai Dimainkan di Tanah ----------------------------------------------------------- dari hal 1 di TVRI Jambi. Ditemui di rumahnya yang sederhana di Perumahan Pinang Merah, Baganpete, Kotabaru, Azhar membuka perbincangan dengan menunjukkan sejumlah foto tirawoai dan serangko. Dia juga menunjukkan contoh dua alat musik tersebut, baik yang masih asli maupun yang sudah dimodernisasi. Baik tirawoai maupun serangko biasanya digunakan oleh masyarakat Kerinci untuk acaraacara adat nan sakral. Serangko, yang ternyata adalah terompet dari tanduk kerbau liar, di masa lampau dipakai untuk mengumpulkan warga menghadiri suatu acara. “Caranya, ditiup seperti

terompet,” ujarnya. Sedangkan tirawoai dibuat dengan cara menggali tanah sedalam sekitar satu meter, dengan lebar sekitar setengah meter. Setelah digali, bagian atasnya diberi senar dari rotan, diselingi dengan daun pinang. Untuk membunyikannya, orang harus memukul senar itu dengan rotan. “Tapi alat ini sudah dimodernisasikan oleh Pak Iskandar, dalam bentuk yang berbeda. Kini tidak lagi dengan media tanah, tetapi menggunakan kayu, yang dibuat hampir sama dengan aslinya,” ucap Azhar. Serangko alsi bisa ditemukan di Museum Negeri Jambi, sedangkan untuk tirawoai yang

sudah dimodernisasikan dalam bentuk gendang disimpan oleh beberapa seniman di Kerinci. Kedua alat musik ini masih digunakan secara terbatas oleh masyarakat Kerinci. “Tirawoai di Pulautengah dan serangko di Siulakmukai,” ujarnya lagi. Untuk turut menjaga kelestarian alat musik itu, Azhar sendiri berkali-kali menampilkannya di acara musik-musik tradisional. Dia pernah nemampilkannya dalam suatu pagelaran musik di Solo dan di acara Pekan Budaya Nusantara. “Pernah pula sampai ke luar negeri, yakni di Singapura,” tutur laki-laki asli Lubuk Nagodang ini. Jambi, terutama Kerinci, menurut Azhar, sangat kaya

akan alat musik tradisional. “Selain tirawoai dan serangko banyak sekali, bahkan ratusan jenis alat musik,” ungkapnya dengan bahasa Kerinci. Tirawoai dan serangko membuktikan tingginya kebudayaan masyarakat Kerinci. “Ini yang menandakan, bahwa kehidupan masyarakat Kerinci sebelum masehi sudah mengenal alat musik, permainan, dan sebagainya,” cetusnya. Dia berharap semua seni dan kebudayaan tradisional harus terus dilestarikan agar tidak tenggelam dalam kebudayaan modern. “Berharap agar alat musik tradisional Kerinci ini bisa dikenal oleh generasi muda,” kata.(*/oni)

koordinat itu sudah bisa menjadi alat bukti,” ungkap Jaya. Jaya menyebutkan, pernyataannya didasari UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan yang diperkuat Permenhut No P.38/Menhut-II/2009. Bila PT WKS sudah melakukan pembalakan dan pengrusakan hutan di luar izin konsesi, kata dia, maka sudah jelas menyalahi aturan. Dengan demikian, lanjut Jaya, laporan yang disampaikan LSM Gemphal dan FAAKI sudah bisa menjadi bukti terhadap tindakan yang dilakukan PT WKS. “Undang-undang sudah sangat kuat bagi Kejati untuk bisa meningkatkan kasus PT WKS

itu. Bahkan, peta dan titik koordinat itu sudah bisa dijadikan bukti,” tegas Jaya. “Logika saja, kalau sudah penyelidikan, bisa naik ke penyidikan dan sudah ada tersangka, minimal calon tersangka,” tambahnya. Dia menilai, pernyataan Kadis Kehutanan Irmansyah Racham yang menyebutkan areal kerja PT WKS tidak bermasalah merupakan upaya penghilangan perkara. “Untuk itu, kita akan terus memantau kasus ini. Permasalahan PT WKS benar-benar diusut tuntas secara hukum,” timpalnya. Kasi Penkum Kejati Jambi Iskandarsyah mengatakan bahwa penyelidikan kasus PT WKS terus dikembangkan. Dia menyebutkan

bahwa sejumlah saksi telah diperiksa. “Dalam waktu dekat kita akan lakukan pemeriksaan lagi untuk menyelidiki kasus PT WKS ini,” pungkas Iskandar. FAAKI dan Gemphal melaporkan adanya indikasi PT WKS menggarap lahan di luar izin seluas 2.000 hektare di Kabupaten Batanghari sejak 2005. Para aktivis LSM tersebut mengaku memiliki bukti pengukuran dengan alat global positioning system (GPS). Mereka menduga kerugian negara akibat sekitar Rp 210 miliar dari penjualan kayu dan Rp 30 miliar dana reboisasi (DR). Angka itu belum termasuk dana provisi sumber daya hutan (PSDH).(oby/oni)

Ada Banyak Cara Mengabdi pada Negara ----------- dari hal 3 lama Rita rasakan jika dijumlah telah duabelas tahun ia berkecimpung di dunia hitung menghitung ini. Dari segi pendidikan, ia memang sudah sangat paham dengan dunia statistik, Karena ia menamatkan ilmunya di D4 STIS, dan menyelesaikan pendidikan magisternya di

Magister Kependudukan UI. Sebagai penutup ada kalimat yang begitu menggugah yang dilontarkan Ibu Rita “ada banyak cara untuk kita bisa berkarya demi bangsa tercinta dan mensupport dengan data-data yang berkualitas salah satunya. Data itu ibarat mer-

cusuar bagi pelayar. Rasulullah SAW ketika hendak mengambil kebijakan senantiasa mengirim utusan guna mengumpulkan data-data demi sebuah kebijakan penting. Karenanya mari bangun bangsa dari sebuah data”. (fadlan ma’arif)

Perlu Atur Keterbukaan Informasi ---------------------------------------------------- dari hal 1

Serius, Tapi Tidak Ambisius ---------------------------- dari hal 3

“Sehingga diperlukan Peraturan KPU agar perolehan informasi tidak melebihi jangka waktu penyelesaian sengketa pemilu,” kata mantan Ketua Komisi Informasi Pusat yang akrab disapa Aman itu pada acara Briefing Nasional Pemilu API (Application Programming Interface) dengan tema Keterbukaan Informasi Publik dalam Agenda Kepemiluan. Lebih lanjut Aman menjelaskan, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) tidak secara khusus mengatur atau memuat pasal mengenai informasi pemilu. Padahal, informasi ini sangat diperlukan bagi masyarakat maupun peserta pemilu. “Penyelenggara perlu duduk bersama Komisi Informasi untuk membahas hal ini,” ujar Aman. Ia juga meminta KPU agar proaktif menyampaikan informasi dalam setiap tahapan pemilu. Sementara itu, Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Didik Supriyanto mengungkapkan bahwa pemilu di Indonesia merupakan pemilu dengan sistem paling

“Walaupun sebagai penjual bakso bakar, saya serius akan maju pada Pemilu mendatang, tetapi saya tidak ambisius untuk menang,” ujarnya kepada Harian Jambi. Ia menjelaskan, alasan pertama dirinya berniat maju sebagai caleg, salah satunya yaitu, dengan hidup sebagai rakyat jelata, dirinya tahu persis apa yang diinginkan rakyat. Setelah sedikit bercerita di lokasi ia berjualan, Rusdi Yusuf kemudian mengajak Harian Jambi ke kediamannya di kawasan Simpang Karya, Telanaipura Jambi. Rumah yang ia huni tampak sederhana sekali berdidingkan papan, dengan ukuran sekitar 4X4 meter. “Beginilah kediaman saya,” katanya ketika sampai di rumahnya. Bapak dengan dua orang

kompleks. “Dalam sehari, masyarakat harus memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dengan sistem distrik dan anggota DPR/DPRD dengan sistem proporsional. Lalu nanti Pilpres dengan pemilihan langsung. Dengan kompleksitas ini, jangan berharap banyak pemilih rasional,” kata Didik. Menurut dia, masyarakat tidak memperoleh informasi yang cukup terkait pemilu baik dari penyelenggara maupun mengenai caleg yang akan mereka pilih. Cukup banyak informasi penting terkait pemilu mulai dari persoalan teknis, manajemen, regulasi, penegakan hukum, sistem, filosofi konstitusi, dan lain-lain. “KPU sudah berupaya menyajikan informasi yang dibutuhkan melalui portal www.kpu.go.id dan www.bawaslu.go.id. Namun data yang tersedia belum lengkap dan belum user friendly,” ujarnya. Mantan anggota Panwaslu ini mencontohkan bahwa data kandidat secara menyeluruh di portal KPU Pusat dan data-data provinsi atau kabupaten/kota

tidak lengkap di portal KPU daerah itu sendiri. Kaji Dana Saksi Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan, pemerintah masih mengkaji perlunya anggaran dana saksi untuk perwakilan partai politik di tempat pemungutan suara. “Saya masih belum memutuskan apakah akan memberikan rekomendasi atau tidak, masih perlu saya kaji lagi,” kata Gamawan ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin. Dia mengatakan Kemendagri dalam hal ini memiliki wewenang untuk mengeluarkan rekomendasi dan pertimbangan sebelum usulan tersebut diajukan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). Terkait usulan anggaran honor saksi parpol sebesar Rp700 miliar, Perpres yang akan dikeluarkan disediakan di Kementerian Keuangan karena menyangkut penggunaan Anggaran Negara. Oleh karena itu, lanjut Mendagri, harus ada lembaga Negara penyelenggara Pemilu yang bertanggung jawab terhadap uang

tersebut. “Kalau pun pemerintah mau menyetujui, dana itu disalurkan melalui penyelenggara Pemilu. Kalau Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) tidak mau bertanggung jawab, ya tidak mungkin diberikan,” katanya. Rencana pembiayaan honor saksi parpol yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut belum disampaikan secara formal kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun baru sebatas laporan lisan Mendagri kepada Presiden. Pembahasan mengenai anggaran saksi parpol tersebut masih dilakukan di Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kemendagri, Kementerian Keuangan, Bawaslu, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Anggaran untuk saksi parpol yang diajukan Bawaslu ke Pemerintah sebesar Rp 700 miliar, sementara anggaran Mitra PPL yang diminta Bawaslu sebesar Rp 800 miliar. Sehingga total dana tambahan untuk kegiatan pelaksanaan Pemilu sebanyak Rp 1,5 triliun.(ant/oni)

Warga Diminta Menahan Diri------------------------------------------------------------ dari hal 1 Kabag Ops Polres Kerinci Kompol Asril Syam juga menghimbau agar masyarakat Kerinci tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang bisa menimbulkan kerugian di tengah masyarakat. “Kita imbau masyarakat untuk tidak terpancing dengan hal-hal yang bisa merugikan masyarakat,” jelasnya. Tokoh masyarakat Kerinci, Candra Purnama, berharap semua pihak saling menghormati dan menghargai hasil Pilkada

yang sudah ditetapkan. “Sebab semua persoalan ada proses dan aturannya. Masyarakat jangan mau terpancing oleh oknum yang mengorbankan kepentingan orang banyak untuk kepentingan pribadinya,” kata mantan Sekda Sungaipenuh ini. Rumah Bidang Terbakar Sementara itu, pasca penetapan hasil Pilkada Kerinci, tercatat setidaknya sudah delapan kali aksi pembakaran di sejumlah tempat.

Terakhir dinihari kemarin (5/2), giliran rumah bidan desa di Desa Sungailangkap, Kecamatan Siulakmukai, yang terbakar. Menurut seorang warga, kebakaran terjadi sekitar pukul 24.00. Sekretaris Desa Sungailangkap Suharmi mengatakan, pada saat kebakaran terjadi, rumah bidan tersebut sedang tidak berpenghuni. “Semuanya habis terbakar,” jelasnya Ditanya soal asal api, Suharmi mengaku tidak mengetahuinya

karena masih dalam penyilidikan polisi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci Darifus mengatakan bahwa satu unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Agus Saleh mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. Polisi juga sedang menyelidiki kebakaran di sejumlah lokasi lainnya, untuk mengungkap apakah sengaja dibakar atau tidak.(pri/oni)

Dua Ahli Berbeda Pendapat--------------------------------------------------------------- dari hal 1 “Itu tanah negara. Sudah dikonfirmasi ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) Pusat melalui Biro Hukum BPKP Pusat. Dinyatakan bahwa berdasarkan SK Gubernur ada pencadangan, yang menguatkan bahwa itu tanah negara,” ujar Abdul Khoir lagi. Karena itu tanah negara, kata dia, maka uang masuk dari kebun tersebut, yakni sebesar Rp 300-500 juta per bulan merupakan penerimaan negara. “Karena diperoleh dari fasilitas yang dimiliki negara,” jelasnya lagi. Sementara itu, Prof Dr Johni Najwan yang dihadirkan sebagai saksi meringankan berpendapat BPKP tidak berhak mengaudit Pramuka. Sebab, menurut dia, Pramuka memiliki Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK),

U N T U K

yang berdasarkan Kepres bertugas melakukan audit dana organisasi kepanduan itu. Dia mengatakan, Pramuka merupakan organisasi yang mandiri, sukarela dan nonpolitis. Artinya, Pramuka bukan merupakan badan negara, tetapi organisasi kemasyarakatan yang dipertegas dalam Pasal 30 Ayat (4) Undang-undang No 12 Ayat (4) Tahun 2010. “Ini tidak bisa dikatakan suatu tindak pidana korupsi, ini merupakan hukum perdata. Jika ada kerugian hanya ada tanggung jawab untuk mengganti, bukan hukum pidana,” ujar Johni Najwan di depan majelis hakim. Sebagai organisasi, kata dia, pertanggungjawaban keuangannya dilakukan melalui musyawarah daerah (musda). Sesuai Pasal 30 Ayat (6) Undang-un-

P E R U B A H A N

www.harianjambi.com PENERBIT: PT. Perisai Media Nusantara-Media Holdings KOMISARIS/CO FOUNDER: CSA Teddy Lesmana, Raden Surahman DIREKTUR: Yusuf Rinaldi GENERAL MANAGER: Raden Surahman KEPALA PENGEMBANGAN KORPORAT: Joni Rizal KEPALA PEMBERITAAN KORPORAT: Fachrul Rozi

dang No 12 Tahun 2010, lanjut dia, tidak ada pertanggungjawaban kepada pemerintah provinsi maupun pusat. “Jadi ini tidak bisa dikatakan adanya kerugian negara,” tuturnya. Berdasarkan pendapatnya itu, Johni menyatakan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah salah menetapkan tersangka dalam kasus yang menurutnya belum jelas permasalahan dan kasusnya. “Menurut saya itu penzaliman,” pungkas dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi ini. Soal izin hak guna usaha (HGU) yang belum ada, lanjut dia, juga tidak bisa dibawa ke dalam ranah hukum pidana. Sebab, HGU diusulkan dalam hukum perdata kepada pengusahanya. “Karena itu, yang namanya PT adalah badan hukum perdata,

berdasarkan Undang-Undang No 40 Tahun 2007,” jelasnya. “Apakah dari keterangan ahli Saudara ada bantahan?” tanya ketua majelis hakim Eliwarti setelah mendengarkan keterangan kedua ahli tersaebut. “Bingung saya, Bu. Ada yang benar, ada yang tidak,” jawab Firdaus. Sementara itu, untuk kasus yang sama dengan tersangka mantan Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Sepdinal, berkasnya kini sedang ditangani Kejaksaan Sengeri Jambi. Kejari sedang menyusun dakwaan. “Kita punya waktu 20 hari, sementara itu kita susun dakwaan,” ujar Kasi Pidsus Kejari Jambi Raadi, Rabu (5/1) siang. Dia belum bisa memastikan kapan kasus tersebut akan dilimpahkan ke PN.(*/oni)

anak ini mengaku, sebelum mejual bakso bakar, ia sempat berprofesi sebagai loper salah satu koran di Jambi, kemudian berjualan jagung bakar selama 5 tahun, hingga sekarang menjual bakso bakar dengan menggunakan sepeda motor. “Sekarang kerja hanya menjaul bakso bakar, sehari saya bisa dapat sekitar Rp 200 ribu,” bebernya. Walaupun dengan penghasilan yang sangat minim, ia tetap mempunyai semangat juang yang tinggi. “Semoga tuhan merestui niat saya ini,” terangnya. Selama ini, kata Rusdi, ia hanya bersosialisasi dengan masyarakat sambil berjualan bakso, namun hanya sebatas memberi tahu bahwa ia ikut mencaleg. “Terserah mereka mau milih

atau tidak,” bebernya. Ia juga mengaku hanya mencetak puluhan baliho dengan ukuran kecil. Biayanya juga dibantu oleh rekan-rekan satu partainya. “Kata teman-teman, saya ini hanya iseng saja kali ya,” sebutnya sambil senyum candanya. Ia menambahkan, meski serba kekurangan, namun dia mendapat dukungan dari oranga dekatnya. Hal itu membuat ia tetap gigih ingin memperjuangankan aspirasi masyarakat yang belum terjamah oleh pemerintah. “Sebagai rakyat kecil, saya tahu apa yang dibutuhkan masyarakat, masih banyak aspirasi masyarakat yang tidak terjamah oleh pemerintah. Semoga tuhan mengizinkan saya menjadi wakil rakyat kecil,” tandasnya. (*/pai)

Isu Politis, Dewan Siap Kawal -------------------------- dari hal 3 Terpisah, anggota dewan dari Fraksi Gerakan Keadilan, AR Syahbandar juga mengatakan sama. “Memang, ada beberapa yang saya curigai untuk mendompleng suara 2015, namun kita selaku wakil Rakyat hanya bisa mengawal dan mengawasi kinerja mereka,” ujar Syahbandar. Lebih lanjut ia mengungkapkan, pergantian pejabat ini menurutnya suatu hal yang wajar, mengingat seorang Gubernur pasti menginginkan sebuah kinerja yang bagus, tentunya

jauh-jauh hari telah mempelajari siapa, dan mengapa ia harus diganti. Sementara itu, dikalangan masyarakat umum, juga terjadi berbagai pendapat. Rohim, warga Telanaipura kepada harian ini mengatakan, bahwa dirinya kurang mengetahui adanya pergantian pejabat tersebut, namun ia berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk melakukan kinerja yang sangat baik. Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jambi, Drs H Hasan Basri Agus MM, melantik 40 eselon

II dan III di jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, pada Selasa (04/02) di ruang Auditorium Rumah Dinas Jambi. Dalam pelantikan itu, ada sebanyak 13 orang pejabat eselon II dan 27 pejabat eselon III lainnya yang dilantik. Kepada wartawan, HBA membantah jika pelantikan ini karena kepentingan politik semata. Menurut dia, pelantikan pejabat melalui proses yang cukup matang serta, pejabat yang diangkat merupakan pejabat yang berkompeten. (fdl/pai)

Penduduk Miskin Meningkat --------------------------- dari hal 3 Menurutnya, peranan konsumsi kebutuhan dasar makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan konsumsi kebutuhan dasar bukan makanan. Dicontohkan Rita, pada bulan September 2013, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK) di Jambi sebesar 77,37 persen. “Dari sisi jumlah, penduduk miskin di daerah pedesaan lebih banyak dari pada di perkotaan. Pada September 2013 penduduk miskin pedesaan mencapai 175,20 ribu (62 persen dari total penduduk miskin), sedangkan

di perkotaan sebesar 106,36 ribu (37,78 persen dari total penduduk miskin),” ujarnya. Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Jambi, DR Arman Dellis mengungkapkan, bedasarkan data BPS tersebut, mengungkapkan adanya perbedaan data yang dilakukan oleh BPS terhadap data yang dimiliki oleh Pemprov Jambi. Selama ini Pemerintah Provinsi Jambi selalu menggemborgemborkan bahwasanya angka kemiskinan menurun, akan tetapi berdasarkan data dari BPS tersebut diatas terungkap bahwa terjadi tren peningkatan

angka kemiskinan di Provinsi Jambi. Menurutnya, sudah seharusnya pemerintah mengatakan yang sejujurnya kepada masyarakat bahwa Jambi ini masih mengalami peningkatan jumlah kemiskinan, selanjutnya tinggal bagaimana pemerintah melakukan perbaikan untuk menurunkan angka kemiskinan ini. Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PDI-P, H.Hilalatil Badri mengatakan, bahwa berdasarkan data tersebut, kelihatan bahwa Provinsi Jambi memang masih perlu diperbaiki dari segala lini. (fdl/pai)

Outsourcing Bungkam Soal Pemecatan ------------- dari hal 3 Disisi lain, penangggung jawab RSUD Raden Mattaher, Hartini menjelaskan, dari keterangan yang ia peroleh dari pihak perusahaan, bahwa ada beberapa faktor yang menjadi alasan pemecatan puluhan CS ini, yaitu faktor usia dan kinerja si CS. ”Buk Intan pernah menagatakan kepada saya, ada beberapa faktor tentang pemecatan CS ini, di antarannya faktor umur, karena ada sebagian CS

yang di atas 40 tahun, kemudian kinerja CS mungkin ada sesuatu yang tidak menyenangkan bagi perusahaan,” jelasnya. Sementara itu, puluhan CS yang di pecat, pada Rabu (05/02) kemarin mengadukan nasib mereka kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi. Selain soal pemecatan sepihak, mereka juga menuntut agar gaji CS dinaikkan sesuai dengan Upah Minimum Provinsi

(UMP) yang telah dinaikkan tahun 2014 ini. Kedatangan CS ini disambut oleh salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi, Amin. Kepada para CS, Amin mengatakan, dewan akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Namun dirinya meminta, agar puluhan CS ini melengkapi bahan aduannya itu. “Pengaduan ini juga dibuat tembusannya ke Gubernur Jambi, dan pejabat terkait,” (*/pai)

DEWAN REDAKSI: Joni Rizal (Ketua), Raden Surahman, CSA Teddy Lesmana, Fachrul Rozi PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI: Fachrul Rozi REDAKTUR PELAKSANA: Pahdi REDAKTUR PELAKSANA TEMATIK: Nining Antero KORDINATOR LIPUTAN: Dodi Saputra REDAKTUR: Dodi Saputra, Andri Damanik, Rosenman M, PENJAB HALAMAN: Septa Randika, Ansori, Rakhmad Fadhilla, Siska Hendri, Novriana Dewi EDITOR BAHASA: Hardi Opes, Febri Sajidah SEKRETARIS REDAKSI: Reni Ambar Pertiwi REPORTER: Rizki Putri H, Hesti Oktaviani, Sudir Putra, Kaharuddin, R Gilang Ezri, Idham Holidi, Abdul Majid, Doni Saputra, Muslihin, Arief Hermanto, Ipandri Arrahman Hadi, Adrianus Susandra, Andri Mustari, Murabil Fadil, Robinas, Faizarman, Romi Afrizal, Kanata Saputra, Ridho Aulia Rahman, Ahmad Razin, Ririn, Muhammad Syukri, Fadlan Ma’arif LIPUTAN DAERAH: Okta Fransiska (Batanghari), Ivan Ginanjar (Merangin), Joni Hartanto (Muarojambi), M Thawaf (Tanjab Timur), Herjuliansyah Saputra (Tanjab Barat), Arfandi Sarbaini (Sarolangun), Saprial (Kerinci-Sungai Penuh), Septiadi (Tebo), Nicko Ardiyansyah (Bungo) FOTOGRAFER: Rino, Edwin Eka Putra DEVISI: Komunikasi Bisnis dan Pemerintahan: Popri Yanti (Kabag), Ade Mardhan, Afrioga Felmi, M. Zintir, Lut Hidayat LITBANG: Hansa Ganendra Wiratama CREATIVE DEVELOPMENT TEAM: Evan Abubakar (Digital Media Advisor), Syahril Hanan/Pakdo (Senior Designer) PENATA LETAK & PERWAJAHAN: Syarifudin Zuhri, Benedictus Charles Sirait, Ade Restu Kurnia, Fajar Ramadhan, Sugeng Warsito, Roy Mangkudilaga, Ilham Firmansyah, Jihan Kusuma,Delvian Restu KABAG UMUM: Handika ACCOUNTING: Melati, Reno Noverdi, Lisnawati, Diding Rosidin KEPALA DEVISI USAHA : Edi Sutiyo SALES & MARKETING TEAM: Syaifullah Murshal (Kabag), Syaiful Amri, Mirwan, Dedek Rahman, Andhi, Ahmad Sabki, Herwansyah Ar, Iya Aulia, Nor Chasanah, Wanda (Designer ) SIRKULASI: Nana Juhana (Kabag), Anas Bafadhal, R. Fauzi, Jong jong, Rendi Lahara Hasdansyah, Ivan Herli, Alex Susanto, Melly EVENT & PROMOSI : Surya Wijaya, Yulfitrah BIRO JAKARTA: Herman Tandjung

TARIF IKLAN: Display (umum) Rp. 33.000,-/mmk, Iklan Warna Rp. 47.500,- Full Color Hal. 1 Rp. 95.000,REKENING BANK: a.n PT. Perisai Media Nusantara Bank BRI Cab. Jambi No. Rek. 0606.01.00046630.1 Bank Syariah Mandiri No. Rek. 0767414612 PERCETAKAN: PT. Jambi Media Grafika ALAMAT KANTOR PERCETAKAN: Jl. Lingkar Selatan 1 Paal Merah Lama, Jambi Selatan, Kota Jambi.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Ir. H. Juanda No. 44 Mayang Mangurai Kota Jambi 361299 Redaksi: (0741) 5912199 Bisnis/Fax: (0741) 5912188 Mobile/SMS: 0823 8000 2013 Email Redaksi: redaksi@harianjambi.com Bisnis/Iklan: iklan@harianjambi. com Opini: opini@harianjambi.com Info: info@harianjambi.com HARGA BERLANGGAN: Rp. 50.000.- /bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim). HARGA ECERAN: Rp. 2000,- /eksemplar ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

DISCLAIMER: WARTAWAN HARIAN JAMBI DIBEKALI ID CARD/SURAT TUGAS SAAT MELAKUKAN TUGASNYA | WARTAWAN HARIAN JAMBI DILARANG MEMINTA ATAU MENERIMA UANG DARI NARASUMBER | MATERI PARIWARA BUKAN MENJADI TANGGUNG JAWAB HARIAN JAMBI

email: info@harianjambi.com ¦ Telepon: (0741) 5912188/5912199 ¦ Fax: (0741) 5912188

www.harianjambi.com

@harianjambi

HarianJambi


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

5

Rp 40 Juta dan 250 Slop Rokok Raib Pencurian di Alfamart Terekam CCTV Kawanan pencuri membobol Mini Market Alfamart di Jalan H Adam Malik RT 22, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi, pada Rabu (5/2) dini hari. ADRIANUS SUSANDRA, Jambi BE R D A S A R K A N d a t a yang berhasil dihimpun harian ini, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini berhasil masuk dengan merusak kunci gembok pintu depan Alfamart. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, para pelaku ini langsung menyikat barangbarang yang terdapat di swalayan tersebut. Dalam aksinya pelaku berhasil membawa kabur 250 slop

rokok berbagai merek, dan berbagai barang lainnya. Selain itu, pelaku juga menggondol uang tunai Rp 40 juta yang disimpan di dalam berangkas. Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Sunhot P Silalahi mengatakan aksi pencurian diprediksi terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Menurutnya, aksi para pelaku ini terekam CCTV Alfamart saat mengambil barang-barang yang ada. Dari penyelidikan yang di-

Hanya saja, pihak Alpamart menolak memberikan keterangan oleh sejumlah awak media terkait kejadian pencurian tersebut. “Maaf belum bisa berkomentar,” jelas salah seorang pengelola Alfamart. Pantauan dilapangan, setelah dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian, Mini Market Alfamart tidak dipasangi garis polisi, pintu tampak tertutup, sejumlah karyawan tanpak sibuk membersihkan ruangan. (*/pai)

lakukan, kata Sunhot, pihaknya berhasil menemukan berangkas milik Alpamart di kawasan Simpang Nyogan, Kecamatan Tempino, Kabupaten Muarojambi, namun sudah dalam keadaan kosong. “Pas kita temukan kondisinya sudah kosong, uang tunai didalamnya telah raib. Diduga para pelaku menggunakan mobil,” ujarnya. “Dari rekaman CCTV, para pelaku terlebih dahulu mengambil ratusan rokok dan barang lainnya. Kemudian baru membawa berangkas yang berisi uang,” sambung Sunhot. Kejadian pencurian ini baru diketahui pada Rabu pagi, saat salah satu karyawan Alfamart ingin membuka pintu. Namun yang bersangkutan terkejut melihat pintu yang malamnya tertutup gembok sudah terbuka.

ADRIANUS SUSANDRA/HARIAN JAMBI

PASCA PENCURIAN: Kondisi mini market Alfamart, pasca dibobol oleh kawanan pencuri.

KORUPSI DIKDAS

Penyidik Sita Sejumlah Dokumen Kejati: Kerugian Negara Lumayan Besar JAMBI - Penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menemukan penyimpangan dan menyita beberapa dokumen terkait kasus dugaan korupsi dana wajib belajar tahun 2012 pada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi. Rabu (5/2) kemarin, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdik Provinsi Jambi, Ernawati kembali dimintai keterangannya. Dikatakan oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jambi, Masyroby, bahwa berdasarkan penyelidikan ditemukan beberapa berkas yang tidak sesuai. “Kita udah temukan, beberapa yang tidak sesuai, pokoknya kita udah temukan,” Ujar Aspidsus Masyroby kepada sejumlah awak media. Dikatakannya lagi, dalam kasus ini sudah ditemukan kerugian negara. Hanya saja, Masyroby tidak menyebutkan secara detail jumlah kerugian tersebut. “Sudah ada kerugian, lumayan besar,” tandasnya. Pantauan Harian Jambi di lapangan, Ernawati keluar dari ruangan pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB. Saat diwawancarai oleh awak media, Erna hanya berkomentar sedikit terkait pemeriksaan dirinya. Kemudian langsung menuju ke mobil Terrios putih, dengan nomor polisi BH 1716 AF. “Saya telah menyerahkan dokumen kepada penyelidik. Silakan tanya penyelidiknya aja,” kata Kabid Dikdas Provinsi ini. Selanjutnya, dirinya enggan berkomentar ketika ditanyai oleh awak media terkait dirinya, apakah siap ketika dijadikan tersangka oleh penyelidik Kejati Jambi. Menurut sumber terpercaya, bahwa Ernawati mengaku hanya mempunyai satu rumah, yakni yang berada di Kota Jambi. Namun, tidak dijelaskan secara detail alamat rumah tersebut. “Ngaku punya rumah satu, di Jambi,” informasi terpercaya. Terlihat juga, sekitar pukul 16.30 WIB dua orang jaksa, dua kali membawa dokumen dari ruang penyelidikan. Untuk diketahui, bahwa pemeriksaan pada Rabu 5/2 (kemarin,red) merupakan pemeriksaan lanjutan, dikarenakan pada pemeriksaan sebelumnya, Ernawati tidak membawa dokumen yang diperlukan penyelidik Kejati Jambi. “Besok diperiksa lagi, mudah-mudahan dia (Ernawati,red) penuhi penggilan, karena hari ini dia tidak bawa dokumennya,” ujar Kepala Kejati Jambi, Syaifuddin Kasim kepada sejumlah awak media pada Selasa 4/2 lalu. (nui/pai)

CURANMOR PENCABULAN

Mawar Dipaksa Berhubungan Intim Pelaku Adalah Mahasiswa Jurusan Ekonomi JAMBI - JS (18), oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Jambi, harus mendekam di balik jeruji tahanan Mapolsek Telanaipura Kota Jambi. Pasalnya mahasiswa FKIP jurusan ekonomi tersebut ditangkap polisi, setelah dilaporkan membawa kabur dan mencabuli pacarnya, sebut saja Mawar (15), siswi salah satu SMP di Kota Jambi. Kasi Humas Polsek Telanaipura Aiptu Aswardi, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal ini. Ia mengaku, pelaku tidak hanya mencabuli, namun juga sempat membawa kabur Mawar. Pelaku JS ditangkap Senin (3/2) lalu di daerah Sebapo, Kabupaten Muaro Jambi. Pada November 2013 lalu, JS dilaporkan oleh orangtua korban. "Bulan sebelas (November

2013-red) lalu pernah dilaporkan. Setelah kita cari, si cewek (korban, red) dapat, namun pelaku JS(18) kabur," ungkap Azwardi. Kemudian tanggal 4 Desember 2013, korban kembali dibawa kabur oleh tersangka JS. Korban baru ditemukan lagi tanggal 28 Januari 2014. "Tersangka ini berpindahpindah, sehingga kita agak kesulitan menangkapnya. Saat ini tersangka masih kita proses, dan akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 pasal pasal 81 ayat (1) dan (2), jo 332 KUHP," pungkas Azwardi. Saat ditanyai wartawan, Mawar mengaku telah dua kali dicabuli JS. Ia mengaku dipaksa berhubungan badan oleh JS. "Ado duo kali bang, dipakso dio (JS-red) dak ado dijanjikan apo-apo.

Cuma dio ngomong kau dak usah takut, kagek kalau ado apo-apo samo kau, aku akan tanggung jawab," ujar Mawar juga mengaku pernah dipukuli oleh JS. Namun pemukulan tersebut tidak terkait dengan pencabulan yang dilakukan JS. "Pernah dipukul, waktu HP aku diambiknyo," tukas Mawar. Sementara tersangka JS (18), mengatakan ia melakukan hubungan intim atas dasar suka sama suka. "Aku pacaran dengan dio (Mawarred), duo kali aku melakukan hubungan intim, itupun sudah lamo melakukannyo bulan Desember 2013 dulu cuma aku dak ingat pastinyo kapan. Aku dak ado makso," katanya. "Aku dak ado mukuli dio untuk berhubungan badan, aku mukuli dio karena dak mau diajak pulang," cetusnya. (ass/pai)

MERANGIN – Pengembangan cepat pasca tertangkapnya dua pelaku curanmor di Pasar Pamenang pada Jum’at (31/1) membuahkan hasil. Polisi berhasil membekuk pembeli motor curian yakni Gunawan (30) warga Pamenang. Penangkapan Gunawan sendiri dilakukan pada Senin (3/2) sekitar pukul 22.15 Wib. Dia ditangkap saat melintas di wilayah Pasar Pamenang. Usai diintrogasi singkat akhirnya Gunawan mengaku dan menujukan beberapa barang bukti hasil pembelian motor curian yang dibelinya dari Khosim (26) dan Saipul (19). Mendapati barang bukti, Polisi langsung menggelandang Gunawan beserta barang bukti ke Mapolres Merangin. Dari tangan pelaku, Polisi mendapatkan barang bukti yakni 8 unit Sepeda Motor hasil curian, diantaranya 2 Unit honda Supra Fit, 1 unit honda Supra X, 2 unit Yamaha Vega R, 1 Unit Yamaha Mio Soul, 1 unit Honda Legenda, 1 unit Suzuki Smash. “Pelaku baik pencuri dan

pembeli motor curian beserta barang bukti sudah kita amankan,” kata Kapolres Merangin AKBP Satria Yusada melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Ike Yulianto Wicaksono kemarin (5/2). Dari keterangan penyidikan, pelaku melakukan tindak pencurian dengan cara membobol kunci motor dengan kunci T. Sasaran pelaku yakni mengambil kendaraan yang parkir sembarangan baik kendaraan di lokasi perumahan atau di kebun. Usai membobol kunci motor, pelaku langsung kabur dan menjual motor curian tersebut ke Gunawan. Untuk diketahui, penangkapan Gunawan sendiri merupakan pengembangan terhadap ditangkapnya dua pelaku Curanmor pada Jum’at (31/1) yang lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Polisi berhasil menangkap pelaku Curanmor yakni Khosim (39) warga Lubuk Kemayan, Rantau Pandan Kabupaten Bungo dan Saipul (19) warga Desa Keroya, Kecamatan Pamenang. (van/pai)

PEMBANGUNAN MASJID AGUNG

Sekdes dan Ketua RT Diperiksa Kejati Lakukan Penyelidikan

NARKOBA

Pasutri Dituntut 8 Tahun Penjara MUARABUNGO - Pasangan suami istri, Tengku Syafrizal Syah bin M Yasir besama Iyut Primawati binti Harpendi yang didakwa atas pelaku pengedaran narkoba, dalam persidangan dituntut 8 tahun penjara olej Jaksa Penuntut Umum (JPU). dalam persidangan ini JPU juga menuntut terdakwa dengan denda Rp 1 Miliar, Subsider 6 bulan kurungan. Dari pantaun harian ini, persidangan suami istri ini dimulai pukul 13.00 WIB yang di pimpin oleh hakim ketua HM Sinaga didampingi dua orang Hakim Pengadilan lainnya. Tampak keduanya pasrah ketika Soemarsono membacakan tuntutan dalam sidang lanjutan yang digelar di Ruang Utama Pengadilan Negeri (PN) Muarabungo. Dalam persidangan, JPU Soemarsono mengatakan, pasutri yang menjadi terfakwa ini dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pelangaran pidana sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 114 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Unsur-unsur kami nyatakan telah terpenuhi,” baca Soemarsono dalam persidangan. Tuntutan yang diberikan oleh JPU Soemarsono, setelah mendengarkan keterangan para saksi yang telah dihadirkan dalam persidangan, fakta yang terungkap menyatakan terdakwa ini bersalah. “Setelah mendengarkan keterangan saksi dibawah sumpah dan keterangan saksi itu telah dibenarkan oleh terdakwa,” ucap JPU dalam pesidangan. Untuk diketahui, pasangan suami istri yang tinggal di Jalan Dharma Bakti Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muarabungo ini ditangkap oleh Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo beberapa waktu lalu, karena kedus terdakwa ini diduga melakukan bisnis jual beli narkotika jenis sabu-sabu. (nic/pai)

Pembeli Ranmor Curian Dibekuk

ADRIANUS/HARIAN JAMBI

DIAMANKAN: JS, pelaku pencabulan diamankan di Mapolsek Telanaipura Jambi.

JAMBI - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, sedang melakukan penyelidikan kasus pembangunan Masjid Agung Muarojambi di Simpang komplek perkantoran Pemkab Muarojambi, jalan lintas timur km 28 Sengeti, tahun 2008. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jambi, Masyroby membenarkan, penyelidikan kasus pembanggunan Masjid Agung Muarojambi ini. “Iya, Selasa (4/2), penyidik sudah memeriksa Sekdes dan Ketua RT Bukit Baring, untuk dimintai keterangan,” ujar Aspidsus, Kejati Jambi, Masyroby, kepada sejumlah wartawan.

Rabu (5/2). Disebutnya lagi, lahan pembangunan Masjid Agung Muarojambi ini merupakan tanah wakaf. “Iya, itu tanah wakaf, tetapi yang mewakafkan tanah tersebut menjual kembali tanah tersebut kepada pemkab,” sebutnya. “Nanti kita akan panggil dua orang saksi lagi untk dimintai keterangan terkait kasus ini,” pungkasnya. Untuk diketahui, bahwa Luas tanah tersebut adalah seluas 2,5 hektar, yang harganya Rp 150 ribu permeter. Namun berdasarkan laporan masyarakat ada dugaan markup. (nui/pai)

NARKOBA

Ditangkap Bawa 10 Gram Sabu JAMBI- Satu orang pengedar sabu-sabu, Muhamad Yusuf (45) warga RT 10 Kelurahan Beringin Kecamatan Pasar Jambi, dibekuk Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Jambi saat akan melakukan transaksi di kawasan Lorong Serunai Baru Kelurahan Suka Karya Kecamatan Kotabaru. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (3/2) sekira pukul 17.30 WIB. Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa, 25 paket yang diduga sabu-sabu seberat 10,29 gram siap edar, 3 butir pil berwarna kuning gading yang ADRIANUS/HARIAN JAMBI

DIAMANKAN: Muhammad Yusuf bersama barang bukti diamankan di Mapolresta Jambi.

diduga pil ekstasi, 1 unit Hp yang digunakan tersangka untuk melakukan transaksi, 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Mio BH 6590 AS dan seperangkat alat hisap sabu. Kasat Narkoba Polresta Jambi, Kompol Witry Hariyono, dikonfirmasi wartawan kemarin (5/2) mengungkapkan, penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat bahwa di lorong Serunai Baru Kelurahan Suka Karya Kecamatan Kotabaru sering dilakukan transaksi narkoba. "Berdasarkan laporan tersebut anggota langsung melakukan penyelidikan, tersangka langsung ditangkap,” ujarnya. Pengakuan tersangka kepada penyidik, ia mendapatkan nar-

kotika jenis sabu-sabu yang benilai puluhan juta rupaih tersebut ia dapatkan dari seseorang yang bernama Jek. "Kini kita sedang melakukan pengembangan dan penyedikan, Jek yang kita buru,” bebernya. Muhamad Yusuf, saat ditemui wartawan mengatakan ia menggeluti usaha melawan hukum tersebut sudah berjalan 6 bulan terakhir. "Aku beli dak tentu, dalam sekali penjualan biasa mendapat keuntungan sebesar Rp 2 juta rupiah, dalam satu paket dikemas dalam paket seharga Rp 2 ribu sampai Rp 500 ribu rupiah, aku dapat barang (sabu-red) dari teman aku bernama Jek," katanya. (ass/pai)


6 KAMIS, 06 Februari 2014 ¦ Edisi Pagi SELEKSI HONORER

Pengumuman Tes K2 Kembali Diundur SAROLANGUN - Pengumuman hasil tes tenaga honorer Kategori Dua (K2) di Negeri Sepucuk Adat Serumpun Pseko Sarolangun kembali diundur hingga Sabtu (8/2) mendatang. Dimana sebelumnya dikabarkan akan diumumkan Rabu (5/2), kemarin. Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, H. Thabroni Rozali MM saat dimintai keterangan mengatakan, bahwa informasi terakhir yang didapatkan dari pusat, pengumuman hasil tes tenaga honorer K2 akan direncanakan akan diumumkan pada Sabtu (8/2). “Sebetulnya untuk pengumuman hasil tes tenaga honrer K2 ini, Pemkab Sarolangun hanya menindaklanjuti hasil tes yang dikeluarkan dari pusat. Sepertinya hasil tes yang akan diumumkan itu dilakukan secara serentak dengan daerah kabupaten dan kota lainnya,” jelas Sekda, Rabu (5/2). Ia menyebutkan total angka kelulusan hasil tes K2 di Sarolangun berjumlah 350 dari total 700 lebih peserta yang mengikuti tes. Angka ini didapatkan berdasarkan dari gambaran hasil koordinasi dengan pihak pusat. Namun, menyangkut dengan angka pasti dari total kelulusan K2 merupakan kewenangan dari pusat. “Untuk menentukan jumlah angka kelulusan tes tenaga honorer merupakan kebijakan pihak pusat,” katanya. Sementara bagi tenaga honorer K2 yang tidak lulus tes, maka statusnya tetap menjadi tenaga honorer dengan penugasan kerja mengacu pada tempat yang bersangkutan bekerja semula. Kemudian bagi yang dinyatakan lulus, maka posisi dan status mereka sebagai tenaga honorer tidak bisa digantikan dengan honorer yang baru. “Jadi, Pemkab tidak ada lagi menerima tenaga honorer yang baru,” pungkas sekda. (Fan/san)

PEMBAKARAN

Puluhan Pondok Penggarap Lahan Dibakar SAROLANGUN – Sekitar 120 orang warga di Desa Batu Putih, Kecamatan Pelawan, Sarolangun nekat membakar 26 pondok yang berada di dalam lokasi perusahaan sawit PT. Duta Inti Plasma Perkasa (DIPP) yang diketahui sudah tak beroperasi. Dari informasi yang diperoleh harian ini, alasan pembakaran itu warga mengklaim, lahan yang selama ini digarap oleh pendatang yang berada di eks perkebunan PT DIPP itu merupakan hak milik warga transmigrasi. Ratusan warga diduga berasal dari beberapa desa yang berada disekitar lokasi. Karena selama ini tidak bisa dihentikan akhirnya emosi warga memuncak dan mengambil tindakan sendiri. Beruntung, saat dilakukan pembakaran pondok pondok tersebut dalam keadaan kosong karena diduga penghuni pondok sudah mengetahui kedatangan warga yang hendak membakar. SW, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika aksi tersebut didasari atas klaim kepemilikan lahan milik warga yang di garap PT. DIPP. Apalagi, lahan tersebut sudah berubah menjadi tanaman karet dan juga palawija. ‘’Ini sudah satu tahun lamanya terjadi,dan lahan yang selama ini di garap PT.DIPP tidak bisa kami garap tetapi malah digarap oleh para pengarap yang datang dari luar Sarolangun,tentu saja kami tidak boleh sebab itu hak kami,’’ jelas SW. Bahkan, kata dia, selama ini warga desanya sempat mendapatkan ancaman dan diusir setiap kali warga desa akan ke lahan meraka. SW bersama warga desa lainnya berharap agar pemerintah segera bisa merespon masalah tersebut agar bisa segera diselesaikan. ‘’Kami minta pemkab sarolangun segera turun menyelesaikan persoalan ini,agar tidak menjadi anarkis” harapnya. Terpisah, Kapolres Sarolangun, AKBP. Ridho Hartawan melalui kapolsek Singkut, AKP. A Lubis, membenarkan adanya kejadian tersebut. Sementara barang yang berada di lokasi,seperti sepeda motor,angkong dan amunisi diamankan di Polsek Singkut. Sejauh ini aksi warga kemarin kita kawal,dan kita juga amankan barang milik warga yang pondoknya terbakar ke polsek singkut,namun sejauh ini kondisi Desa Batu Putih aman dan kondusif,” jelasnya. (fan/san)

Kawanan Gajah Ngamuk di Tebo Seorang Pawang Alami Patah Tulang Belakang Kawanan gajah liar yang mengamuk dan menghancurkan ratusan hektar perkebunan karet dan pondok di Kecamatan VII Koto sejak satu bulan terakhir berhasil diusir. Namun upaya pengusiran ini harus menelan korban, nahasnya korban yang mengalami patah tulang belakang akibat diseruduk gajah adalah seorang pawang gajah yang sengaja didatangkan dari Lampung. SEPRIADI, Muaratebo ADALAH Budianto, seorang pawang gajah yang didatangkan dari Lampung terpaksa harus dilarikan ke RSUD Raden Mattaher, Jambi akibat mengalami patah tulang belakang usai diseruduk gajah saat melakukan pengusiran. “ Iya, gajah sudah berhasil kita usir, tetapi satu pawang

terlukan akibat serangan gajah,” ujar Danramil 416-04/ Pulau Temiang Kapten INF Daud Sai, Rabu (5/2). Menurut dia, pawang atau tim gabungan merencanakan, apabila kawanan gajah berhasil dihalau menyeberang ke sungai Sisip, gajah tersebut harus diarahkan menuju ke patok 55 di

komplek pinggiran perkebunan PT.TMA. Namun, kawanan gajah tersebut tidak mau menyeberang sungai karena adanya aktifitas dompeng. Akhirnya gajah berhenti disekitaran sungai. Sekitar pukul 20.15 WIB, seekor gajah terlihat marah dan mengamuk sehingga menyeruduk salah seorang pawang. Akibatnya, korban babak belur dan mengalami cedera yang cukup serius. “ Awalnya gajah tidak mau menyebrang, karena didesak akhirnya gajah tersebut marah dan menyerang sang pawang,” jelasnya lagi. Lebih lanjut ia mengatakan, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Desa Teluk Lancang Kecamatan VII Koto, untuk mendapatkan perawatan me-

dis. Namun, pihak Puskesmas tidak sanggup dan harus dirujuk kerumah Sakit. Akhirnya, atas keputusan tim korban langsung dibawa ke rumah sakit di Jambi. “ Iya korban dilarikan ke RS di Jambi, sementara tim dan pawang lainnya masih bertahan untuk menghalau kawanan gajah liar,” ujarnya lagi. Danramil menambahkan, Tim gabungan penggiring gajah yang terdiri 4 orang pawang gajah dari Taman Nasional Wai Kambas, Provinsi Lampung, 6 orang dari Badan Konservasi Sumber Daya alam (BKSD) Jambi, Danramil 416-04/Pulau Temiang serta dibantu oleh masyarakat setempat. “ Saat ini, sisa kawanan gajah yang membandel, sudah menjauh dari kebun dan pemukiman

warga dan sudah mendekati sungai Sisip, tim masih berjaga di lokasi,” pungkasnya. Terpisah, Kapolsek VII Koto, AKP. Sofsianto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, salah satu dari lima orang tim relawan pawang gajah yang menjadi korban bernama Budianto beruumur 29 tahun dengan luka tulang belakang patah dan bergeser. Kemudian pelipis kiri dan kanan tergores sepanjang 1,5 sentimeter. “Rombongan tim relawan pawang gajah yang masuk ke lokasi sebelumnya tidak ada berkoordinasi dengan pihak polsek. Di mana sampai saat ini kita belum mendapatkan laporan, hanya sebatas informasi dari kepala desa setempat,” ujarnya. (*/san)

KERACUNAN MAKANAN

Puluhan Warga Masurai Keracunan

IVAN GINANJAR/HARIAN JAMBI

DIRAWAT: Salah satu korban keracunan yang dirawat di RSUD Kol. Abundjani, Bangko.

MERANGIN – 23 warga Desa Tanjung Berugo Kecamatan Lembah Masurai mendadak muntahmuntah diduga keracunan usai menyantap makanan di acara pesta salah satu warga di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin pada Selasa (4/2) lalu.

Akibatnya, sekitar pukul 15.00 WIB, 23 warga tersebut terpaksa dilarikan ke RSUD Kol Abundjani, Bangko. Ada juga yang dilarikan ke Klinik 24 jam guna mendapatkan perawatan medis. Dari informasi yang diperoleh, para korban keracunan usai me-

nyantap makanan di pesta anak salah seorang warga bernama Muhamad Isa (52) yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga. Mayoritas korban mengeluh sakit pada perut dan mengalami panas disekitar tangan yang menjalar ke kepala. Selain itu, mereka juga mengalami muntah dan mencret. Usai mendapatkan pemeriksaan, empat orang warga harus dirawat inap di RSUD Kol Abundjani Bangko. Keempat warga tersebut yakni Sarifah (39), Rostini (40) beserta anaknya Kurnia (10) dan Rauf (30). Saat ditemui harian ini, suami Sarifah yakni M Hatif mengatakan para korban keracunan itu merupakan keluarga dari sang penyelenggara pesta. “Sebab yang masak ya istri-istri kami, dan yang makan istri kami juga, tapi kok bisa terjadi. Kami juga heran,” katanya kemarin. Menurutnya, ada enam warga yang yang dibawa serentak pada Selasa sore tersebut ke RSUD Kol Abundjani Bangko, sementara yang lainnya dibawa ke praktek

dokter dan klinik kesehatan. Ia menyebutkan, umumnya usai menyantap makanan korban merasakan gejala pusing, sakit perut, terus panas dan mencret dan demam. Sementara itu, pihak penyelenggara pesta yakni M Isa menyebutkan dirinya kurang tahu apa penyebab terjadinya indikasi keracunan ini. Tetapi M Isa mengakui jika malam sebelum acara pesta, memang sudah ada yang merasakan gelaja sakit perut. “Kalau dibilang keracunan Saya rasa tidak, sebab cuma keluarga kamilah yang kena, sementara tamu yang datang tidak merasakan sakit. Yang masak juga masih keluarga kami,” ujarnya. Menurut M Isa, ke 23 korban yang mengalami gejala keracunan dan masih memiliki hubungan keluarga itu tidak makan di lokasi pesta. Melainkan terpisah dari acara tersebut, yakni di rumah kerabat lainnya. “Keluarga makan terpisah tapi

dengan konsumsi menu yang sama. Saya juga heran kok bisa kejadian seperti ini,” sesalnya. Namun demikian, kondisi warga yang diduga keracunan tersebut mulai membaik. Menurut M Hatif istrinya kemungkinan bisa pulang ke Tanjung Berugo termasuk anak dari Rostini (40) yakni Kurnia (10). Sementara korban lain bernama Rauf sudah dalam kondisi lebih bugar dan bersiap pulang dari rumah sakit. Terpisah, Camat Lembah Masurai, Irsyadi membenarkan peristiwa tersebut. Namun demikian, Irsyadi belum bisa memastikan apakah warga Tanjung Berugo keracunan atau tidak. “Sebab saya juga makan di pesta itu, tapi saya alhamdulillah tidak mengalami gejala tersebut,” katanya. Irsyadi mengatakan kondisi terakhir, warga sudah mulai membaik dan sebagian sudah diperbolehkan pulang. “Masih ada satu warga lagi yakni Rostini masih terbaring lemas,” tambahnya. (van/san)

PEMERINTAHAN

Dewan Desak Aparat Usut Kasus CPNS SUNGAIPENUH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungaipenuh meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti dan mengusut tuntas dugaan kecurangan tes CPNS 2013. Sebagaimana diketahui, ada dugaan penggunaan Ijazah palsu oleh peserta bernama Jeje Biantara yang digunakan untuk bisa lulus CPNS. Kemudian ada peserta lulus atas nama Novi astria Yenti yang diduga tidak ikut tes. Wakil Ketua DPRD Kota Sungaipenuh, Syafriadi bahkan mengutuk keras adanya permainan dalam kelulusan Tes CPNS Kota Sungaipenuh tahun 2013. “Kami mengutuk keras adanya permainan dalam seleksi CPNS Kota Sungaipenuh 2013. Aparat penegak hukum harus serius menindaklanjuti laporan dugaan kecurangan dalam seleksi CPNS itu sebagaimana yang dilaporkan masyarakat,” tegas Syafriadi, kepada harian ini Rabu (5/2), kemarin. Menurut dia, praktik calo dalam seleksi CPNS sudah sangat meresahkan masyarakat namun tidak pernah terbongkar. Karena itu, tidak ada lagi alasan kepada aparat kepolisian untuk tidak menindaklanjuti setiap dugaan atau indikasi adanya kecurangan yang dilaporkan masyarakat. Terkait masalah seleksi CPNS ini, DPRD Kota Sungaipenuh telah tiga kali mengundang Kepala BKD Kota Sungaipenuh, Pusri Amsy untuk rapat dengar pendapat (hearing) bersama Komisi I, hanya saja Pusri tidak pernah datang memenuhi panggilan DPRD. Lebih lanjut Syafriadi mengungkapkan, keinginan masyarakat agar dibentuk Pansus DPRD atas permasalahan ini masih terkendala persyaratan. Sebab, saat DPRD meminta ranking atau nilai keseluruhan hasil tes CPNS, pihak BKD tidak memberikannya. Dimana Sutrisno selaku Sekretaris BKD Kota Sungaipenuh awalnya berjanji memberikan data, namun tidak juga diberikan. Ketua DPC Partai Hanura ini juga mengimbau agar Depdagri, BKN dan instanasi terkait tidak mengeluarkan SK PNS sebelum kasus kecurangan CPNS itu tuntas. Dimana saat ini masih pada proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi oleh kepolisian. Bahkan, Kepala BKD, Pusri Amsy telah diperiksa oleh penyidik. Terpisah, wakil Komisi I, Hardizal juga mendukung aparat kepolisian dan aparat hukum lainnya mengusut sampai tuntas kasus CPNS 2013 atas laporan dugaan keterlibatan putra Kepala BKD dan Novi yang tidak ikut tes. Menurutnya, kasus dugaan kecurangan seleksi CPNS ini menjadi menarik karena diduga melibatkan putra kepala BKD, Pusri Amsy soal dugaan ijazah palsu namun bisa lulus tes CPNS. DPRD juga akan segera mengundangkan kembali Pusri Amsy untuk dengar pendapat bersama Komisi I. “Ya, kita rencanakan kembali mengundang BKD dan yang jelas, kita tidak ingin seleksi CPNS Kota Sungaipenuh ini menjadi insiden buruk di kemudian hari. Karena itu, penuntasan dugaaan kecurangan tersebut harus dilakukan demi perbaikan seleksi CPNS di Kota Sungaipenuh ke depan,” tambah Hardizal.(pri/san)


7

KAMIS, 06 Februari 2014 ¦ Edisi Pagi PROTES SEISMIK

Mobil Pertamina Disandera SENGETI - Akibat operasi seismik di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Muarasebo mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami retak-retak. Merasa tidak mendapat perhatian dan penjelasan dari pihak Pertamina selaku pengguna seismik, warga desa nekad menyandera sebuah mobil operasional milik Pertamina. Dikonfirmasi akan kejadian ini, Camat Mara Sebo, Boy Satria membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, ada seorang warga Desa Jambi Tulo bernama Muasini yang merasa kesal karena rumahnya retak akibat kegiatan seismic. “Karena tidak ada kejelasan dari pihak pertamina, makanya dia (Musaini,red) menahan mobil operasional milik pertaminan,” ungkap Boy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kemarin. Boy menyebutkan,awalnya Musaini meminta pihak Pertamina untuk mengganti atas kerusakan rumahnya, karena mengalami retak pada bagian pondasi. Hanya saja, pihak Pertamina berpikir bahwa bagian yang rusak saja yang diganti rugi dan diperbaiki bukan secara keseluruhan. “Kita sudah pernah duduk bersama dengan pihak Pertamina, kades, kalau pihak Pertamina hanya mau memperbaiki kondisi yang rusak saja,” jelas Boy. Lebih lanjut ia mengatakan, saat operasi seismik diwilayah Jambi Tulo, ada perjanjian tertulis antara warga dengan Pertamina. Tetapi yang menjadi masalah saat ini, kata dia, pihak Pertamina tidak ada memegang arsip perjanjian tersebut. “Saya belum mempertemukan kedua belah pihak, rencananya hari ini kita akan pertemukan untuk mencari solusi terkait permasalahan ini,” ujarnya lagi. Ia menambahkan, pihaknnya selaku aparat kecamatan hanya bisa memfasilitasi, terutama mempertemukan antara kedua belah pihak agar dapat selesai dengan cepat. “Hanya memfasilitasi yang bisa kita lakukan, mudahmudahan saja dengan pertemuan nanti pihak Pertamina bisa memenuhi apa yang menjadi keluhan warga,” pungkasnya.(Jni/san)

Dua SPDN Ditarget Beroperasi 2015 Pemkab Bersama Pertamina Akan Cek Kesiapan Nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) masih harus bersabar jika ingin pasokan bahan bakar minyak (BBM) solar bisa lancar hingga tahun depan. Pasalnya, Pemkab Tanjabtim menargetkan dua unit solar packed dealer untuk nelayan (SPDN) berkapasitas 18 ton baru beroperasi tahun 2015. M. THAWAF, Muarasabak SEKRETARISDaerah (Sekda) Kabupaten Tanjabtim, Sudirman menyatakan tengah melakukan percepatan pembangunan dua unit SPDN di wilayahnya guna memenuhi target pengoperasian pada 2015 mendatang. Menindaklanjuti rencana itu, pihaknya memutuskan akan mengecek langsung lokasi dua unit SPDN yang berada di Kecamatan Kuala Jambi dan Nipah Panjang itu. “Kami putuskan akan untuk turun lokasi bersama Pertamina, tim tekhnis dan SKPD terkait,” ujar Sudirman saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (5/2). Menurut dia, dari pengecekkan itu nantinya akan diketahui apa-apa saja kekurangan di

dalam lokasi SPDN tersebut. “Apakah itu infrastruktur ataukah yang lainnya. Jika sudah diketahui maka dari pihak pemkab akan dilakukan penambahan,” kata Sekda. Dari hasil pengecekkan itu, selanjutnya akan dibahas bersama Pertamina dan diteruskan kepada SKPD terkait untuk segera menganggarkan kekurangan yang diminta oleh pihak Pertamina. Lebih lanjut ia mengatakan, pengecekkan itu dilakukan, mengingat dua SPDN di kabupaten paling timur Jambi itu butuh cepat pengoperasionnya untuk memenuhi kebutuhan BBM nelayan di daerah itu “Jika ada kekurangan ini bisa di realisasikan di APBD peruba-

M. THAWAF/HARIAN JAMBI

LOKASI: Lokasi pembangunan SPDN di Kabupaten Tanjungjabung Timur.

han. Sehingga 2015 itu sudah beroperasi, syukur-syukur bisa lebih cepat dari target,” terangnya. Dengan berfungsinya kedua SPDN ini, diharapkan nelayan di Tanjabtim tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar. “Jadi ini memang untuk nelayan, jangan sampai disalahgunakan, karena masalah minyak ini sensitif,” tandas Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Tanjabtim, Riadi Pane, mengatakan, Pemkab Tanjabtim tetap menargetkan tahun 2015 mendatang dua SPDN yang ada di Tanjabtim bakal beroperasi. “Untuk SPDN Kuala Jambi memiliki kapasitas tangki 10 ton sedangkan SPDN Nipah Panjang memiliki kapasitas tangki 8 ton,” katanya.

Sementara untuk mengelola dua SPDN itu, Pemkab Tanjabtim sudah membentuk koperasi. Kemudian untuk mencegah penyelewengan BBM, DKP Tanjabtim telah memberlakukan kartu nelayan bagi nelayan yang ingin membeli BBM. “Kami juga memberlakukan kuota BBM untuk tiap-tiap kecamatan. Sehingga keseluruhan nelayan yang memiliki kartu nelayan bisa memperoleh BBM secara merata,” tandasnya. (*/san)

PEMERINTAHAN

Rahmat Derita Bantah Pelantikannya Bernuansa Politis MUARASABAK-Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Tanjab Timur, Rahmat Derita yang saat ini menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi membantah apabila pelantikannya bernuansa politis. “Tidak benar itu,” bantah Rahmat Derita menjawab per-

tanyaan sejumlah wartawan, Rabu (5/2). Menurutnya, ia bahkan tidak tahu kalau bakal diangkat gubernur menjabat sebagai Kadis Pendidikan Provinsi. Sebab tidak ada komunikasi terlebih dahulu dengan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus. “Tidak ada dipanggil guber-

nur, saya dikasih tahu jam 11.30 (hari Selasa sebelum pelantikan),” katanya. Masih menurut Rahmat, ia kemudian dikasih tahu untuk ke kantor gubernur mengambil surat undangan pelantikan. Ia juga mengatakan, bahwa gubernur Jambi pada prinsipnya tidak pernah menon-

aktifkan dirinya. Hanya saja ia tidak mau memangku jabatan yang bukan bidangnya. “Pak gubernur pernah menawarkan jabatan kadis kehutanan, tapi karena saya berasal dari guru, jadi saya tidak bisa memangku jabatan yang bukan bidang saya,” ungkapnya. Terpisah, sekretaris daerah

(sekda) Tanjab Timur, Sudirman terkait masalah tersebut juga membantah apabila lengsernya Rahmat Derita dari Pemkab Tanjab Timur bernuansa politis. “Tidaklah, tidak kaitannya ke arah politis,” ujar Sudirman singkat sembari menegaskan apabila seorang PNS tidak boleh berpolitik. (mut/san)

RUMAH IBADAH

Bantah Pembangunan Terancam Gagal MUARABULIAN – Pemkab Batanghari melalui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Amir Hasbi membantah jika pembangunan masjid agung terancam gagal. Ia menegaskan pembangunan masjid agung di Batanghari itu tetap akan dilakukan mulai 2014 ini karena anggarannya sudah disahkan. “Tidak benar jika pembangunan Mesjid Agung terancam gagal,” katanya ketika dikonfirmasikan harian ini, Rabu (5/2) kemarin. Amir mengatakan, saat ini lahan pembangunan yang dimiliki oleh Pemkab Batanghari itu sesuai dengan penelusuran oleh pihak aset baru 1,4 hektar. Luasan itu dinilai cukup untuk lahan pembangunan mesjid agung. Menurut dia, pembangunan masjid agung merupakan tahap awal sebelum dilanjutkan pada pembangunan Islamic center yang nantinya bergandengan dengan bangunan masjid agung. Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini sudah ada warga sekitar yang mau menjual tanah mereka untuk pembangunan mesjid agung dan Islamic center. “Sekarang sisa lahan 1,6 hektar itu sudah ada dan tinggal pemkab membelinya, bahkan warga siap untuk menjualnya demi pembangunan mesjid agung dan Islamic center,” ujarnya lagi. Hanya saja Amir mengaku belum tahu secara pasti kapan pembangunan masjid agung dan Islamic center itu dimulai. Ia beralasan pihak teknislah yang lebih tahu akan proses pembangunan fasilitas ibadah tersebut yakni di Dinas Pekerjaan Umum (PU). “Informasinya sekarang Dinas PU sedang menyusun untuk pelaksanaan tender dengan didampingi oleh pihak BPK agar tidak terjadi kesalahan, jika tender selesai baru dilakukan pembangunan”, jelasnya. Ia menambahkan, pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center merupakan keinginan MUI dan alim ulama di Batanghari yang meminta kepada Bupati Batanghari agar membangun sebuah masjid agung dan Islamic Center yang nantinya bakal dijadikan ikon Kabupaten Batanghari. Pada pembangunan masjid itu, Pemkab Batanghari men-

ganggarkan dana sebesar Rp 50 miliar untuk satu tahun

pengerjaan. “Anggaran itu untuk pemban-

gunan tahap pertama, yang dianggarkan dalam APBD murni

Batanghari tahun 2014,” pungkasnya. (ofy/san)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

8

Coblos Dua Kali Tetap Sah

MONEY POLITIC

Penerima Suap Caleg Diancam Pidana KALTENG - Masyarakat diingatkan untuk tidak terlibat politik uang dengan menerima suap dari calon anggota legislatif karena diancam sanksi pidana. “Warga yang menerima pun kalau terbukti akan dilaporkan secara pidana. Makanya masyarakat jangan mau terllibat politik uang karena membahayakan diri sendiri,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kotim, Eka Sazli di Sampit, Rabu. Dia mengatakan, politik uang memang sangat rawan terjadi namun cukup sulit dibuktikan. Meski begitu, masyarakat diingatkan untuk tidak melakukannya karena bertentangan dengaan aturan hukum. Panwaslu mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara cerdas dengan memilih calon anggota legislatif yang memiliki kemampuan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat nantinya. Jika salah pilih maka nantinya masyarakat sendiri yang akan menyesal jika ternyata calon anggota legislatif yang mereka pilih untuk mewakili mereka di DPRD Kotim tidak mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Jangan hanya karena uang akhirnya kita tergoda memilih caleg yang kualitasnya kurang bagus. Misalnya ada caleg yang berkualitas, kita dukung saja meski secara finansial mereka tidak punya modal untuk kampanye,” ucap Eka. Masyarakat yang mengetahui ada praktik politik uang atau indikasi

Suara Dinyatakan untuk Parpol Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam Kepulauan Riau Muhammad Syahdan mengatakan surat suara tetap dinyatakan sah meskipun ada dua nama calon anggota legislatif dalam satu partai yang dicoblos dalam Pemilu 2014. ANTARA, Batam

GRA

FIS:

SYA HR

IL H

ANN

AN/H

ARIA

N JA

MB

I

pelanggaran lainnya diminta melaporkan segera ke Panwaslu yang selanjutnya masalah itu akan dibawa ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu.

Semua laporan akan ditindaklanjuti. Jika pelanggaran yang terjadi masuk kategori administrasi, penyelesaiannya diproses oleh Panwaslu. Namun jika terindikasi tindak pidana, maka Gakkumdu akan merekomendasikannya ke polisi

u n t u k u s u t secara hukum. Hingga saat ini Eka mengaku belum menerima laporan pelanggaran pemilu yang mengarah pada tindak pidana. Jika ada laporan, dia memastikan Panwaslu akan menindaklanjutinya secara serius.(ant/ska)

“JADI, coblos dua kali, sah suaranya, asalkan yang dicoblos dalam satu partai,” kata Muhammad Syahdan ketika dihubungi dari Batam, Rabu. Bila ada dua nama caleg yang dicoblos, kata dia, maka suara akan masuk ke partai, sesuai dengan Peraturan KPU No.26 tahun 2013, yang salinannya baru diterima KPU Batam. Dalam PKPU itu dijabarkan secara terperinci mengenai teknis pelaksanaan pemilihan dan perhitungan suara di tiap Tempat Pemungutan suara. “Dan bila tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar dan nama Partai Politik, serta tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon maka suaranya dinyatakan sah untuk nama calon dari Partai Politik yang mencalonkan,” kata Syahdan.

PKPU juga menyebutkan jika tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama Partai Politik, maka suaranya dinyatakan sah untuk Partai Politik. Dan bila tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon anggota maka suaranya dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan dari Partai Politik yang mencalonkan. Sementara untuk DPD, maka surat suara dinyatakan sah untuk calon anggota DPD bila tanda coblos terdapat pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon anggota DPD. Syahdan mengatakan KPU Batam akan mensosialisasikan PKPU terbaru itu ke masyarakat dan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar tidak salah menerapkan pada pelaksanaan Pemilu. “Ini penting, agar masyarakat memahami pelaksanaan, dan petugas pun tidak salah,” kata dia.(*/ska)

JELANG PEMILU 2014

PKB Gelar Rakornas Pemenangan

DOK/HARIAN JAMBI

HADIRKAN SAKSI : Sidang Dewan Kohormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan teradu KPU Provinsi Jambi rabu (5/1) kemarin hadirkan sejumlah saksi dari pihak teradu dan pengadu.

PENGADUAN TERHADAP KPU JAMBI

Sidang DKPP Hadirkan Saksi JAMBI - Sidang lanjutan Dewan Kohormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, terkait aduan LSM terhadap seluruh Komisioner KPU Provinsi Jambi, dengan nomor registrasi perkara No. 6/DKPP-PKE-III/2014 teradu Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jambi. Sidang ini adalah sidang lanjutan pada sidang yang sebelumnya. Pada sidang hari ini mendengar saksi yang dipersiapkan dari teradu dan pengadu. Anggota KPU Provinsi Jambi Pahmi Sy mengatakan, pihaknya sudah menjalankan

sidang terkait mendengarkan saksi dan memberikan alat bukti kedua belah pihak. “Kita sudah bawa saksi sebagai teradu, dan pengadu juga membawa saksi,” ujarnya. Dikatakan Pahmi, bahwa selain saksi dari kedua belah pihak, DKPP juga memanggil pihak terkait dalam hal ini adalah masalah kasus yang dilaporkan ke DKPP. “DKPP juga mendengarkan keterangan dari pihak terkait di DKPP,” ujarnya. Dikatakan oleh Pahmi adapun saksi dari pihaknya adalah. Barlev mantan Ketua KPU Merangin, Sahlan mantan Ketua KPU Tebo, kedunya menjadi saksi

teradu 1 dan 2 yakni M.Subhan dan Sanusi. Selanjutnya KPU juga menghadirkan, Santoso warga Kabupaten Sarolangun. Santoso bersaksi untuk meringankan Desy Arianto sebagai teradu tiga. Sedang teradu empat dalam hal ini Nurhaida Fiti Habi menghadirkan Maiful Efendi yang meringankan Nurhaida Fitri Habi. Selanjutnya pengadu menghadirkan saksi juga yakni Sukirman mantan anggota KPU Kerinci, Tabri Rahman mantan anggota KPU Sungaipenuh, Pisol mantan Panwaslu Kabupaten Sarolangun, selanjutnya Rahman sebagai masyarakat

Sarolangun mereka tersebut saksi yang memberatkan teradu 1 teradu 2 dan 3 dan Husnul Khotimah ketua tim sukses Murasman juga ikut bersaksi untuk menguatkan pengaduan kepada Nurhaida Fitri Habi. “Saksi dari pihak pengadu yakni sebanyak 5 orang,”kata Pahmi. Selain yang bersaksi dari kedua belah pihak. DKPP juga mengahadirkan pihak terkait yakni, Ketua KPU Kabupaten Bungo, Mustakim Ketua KPU Tanjung Jabung Timur, Ahyar ketua KPU Sarolangun dan Zawawi KPU Batanghari. Sidang yang dipimpin oleh Saut H Sirait ini hanya men-

dengarkan saksi, terkit dengan putusan, pihak DKPP akan mempertimbangkan dan mengkaji terlebih dahulu perkara sbelum mengabil keputusan. Pahmi mengatakan, bahwa terkait kasus dirinya yakni sebagai teradu lima yang meloloskan KTP ganda, dirinya tidak dipermasalahkan oleh DKPP, karena DKPP menilai kasus tentang dirinya itu adalah tugas timsel yang menyeleksi berkas calon anggota KPU. “Saksi yang memberatkan saya tidak ada, saya hanya melampirkan bukti kalau saya tidak bersalah,”pungkasnya. (arh/ska)

KONTROVERSI PEMBIAYAAN SAKSI PARPOL

Pemerintah Kaji Dana Saksi JAKARTA - Pemerintah masih mengkaji perlunya anggaran dana saksi untuk perwakilan partai politik di tempat pemungutan suara, kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Jakarta, Rabu. “Saya masih belum memutuskan apakah akan memberikan rekomendasi atau tidak, masih perlu saya kaji lagi,” kata Gamawan ketika ditemui di ruang kerjanya. Dia mengatakan Kemendagri dalam hal ini memiliki wewenang untuk mengeluarkan rekomendasi dan pertimbangan

sebelum usulan tersebut diajukan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). Terkait usulan anggaran honor saksi parpol sebesar Rp700 miliar, Perpres yang akan dikeluarkan disediakan di Kementerian Keuangan karena menyangkut penggunaan Anggaran Negara. Oleh karena itu, lanjut Mendagri, harus ada lembaga Negara penyelenggara Pemilu yang bertanggung jawab terhadap uang tersebut. “Kalau pun Pemerintah mau menyetujui, dana itu disal-

Gamawan Fauzi

urkan melalui penyelenggara Pemilu. Kalau Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) tidak mau bertanggung jawab, ya tidak mungkin diberikan,” katanya. Rencana pembiayaan honor saksi parpol yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut belum disampaikan secara formal kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun baru sebatas laporan lisan Mendagri kepada Presiden. Pembahasan mengenai ang-

garan saksi parpol tersebut masih dilakukan di Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kemendagri, Kementerian Keuangan, Bawaslu, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Anggaran untuk saksi parpol yang diajukan Bawaslu ke Pemerintah sebesar Rp700 miliar, sementara anggaran Mitra PPL yang diminta Bawaslu sebesar Rp800 miliar. Sehingga total dana tambahan untuk kegiatan pelaksanaan Pemilu sebanyak Rp1,5 triliun.(ant/ska)

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemenangan Pemilihan Umum 2014 di Manado, Sulawesi Utara, pada 6-8 Februari. “Intinya membahas tentang pemantapan dan peningkatan akselerasi gerak mesin politik PKB guna memenangkan Pemilu 2014,” kata Sekretaris Jenderal DPP PKB Imam Nahrawi di Jakarta, Rabu. Dalam forum itu DPP PKB sekaligus ingin memastikan dan mengecek kesiapan belasan ribu orang saksi PKB di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) melalui jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia yang menjadi peserta rakornas. Menurut Imam, Rakornas PKB juga membahas berbagai isu strategis dan mutakhir terkait masalah kebangsaan, kemasyarakatan, dan perpolitikan nasional. Berbagai solusi

diharapkan mengemuka dalam forum tersebut. “Sehingga Pemilu 2014 menghasilkan wakil rakyat dan pemerintahan baru paling otoritatif dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat secara adil, merata, lahir, dan batin,” kata anggota Komisi II DPR RI itu. Rakornas, kata Imam, juga diisi dengan penyusunan sejumlah program riil pengembangan perekonomian keumatan yang dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya Nahdliyin dan masyarakat kecil. “Harapannya, akan muncul kegiatan ekonomi dalam bentuk usaha kecil, koperasi, dan kewirausahaan yang aplikatif serta efektif untuk menghidupkan perekonomian Nahdliyin dan masyarakat perdesaan,” katanya. Pada bagian lain Imam mengatakan selama Rakornas PKB juga akan melaksanakan bakti sosial di sejumlah daerah di Sulawesi Utara yang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor.(ant/ska)


9

KAMIS, 06 Februari 2014 ¦ Edisi Pagi PENGGELAPAN DAN PENIPUAN

PENGANCAMAN

Akan Digelar di Kejati Dirut PT AAK Ngaku Diancam JAMBI- Panangan kasus Yopi Muthalib dan Sapto Eddy terkait penjualan 11 sertifikat dalam waktu dekat ini akan digelar di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Hal ini dikarenakan berkas perkara hingga saat ini belum rampung dan masih di tangan penyidik Direktorat Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi. Hal ini dikatakan Kasub Dit I Dirreskrimum Polda Jambi

AKBP Nofrizal saat dikomfirmasi di Mapolda Jambi, kemarin Rabu (5/2). "Kasus tersebut akan digelar di Kejati Jambi," ungkapnya. “Karena berkasnya belum rampung dikernakan masih di penyidik," tukasnya. Untuk diketahui, dalam kasus ini Yopi Muthalib dan Sapto Eddy saling lapor ke Polda Jambi terkait penjualan 11 sertifikat aset milik Sapto Eddy, ketika saat itu keduanya diketahui maju di

Pemilukada Kabupaten Tebo beberapa waktu lalu. Dalam hal ini Sapto Eddy melaporkan Yopi Muthalib karena telah menggelapkan sertifikat miliknya, sementara Yopi Muthalib melaporkan Sapto Eddy telah melakukan penipuan. Laporan Yopi ini setelah Sapto menolak menandatangani bukti penjualan sertifikat miliknya yang telah diserahkan kepada dirinya untuk dijual. (isl/pai)

JAMBI - Direktur Utama PT Ariel Abadi Kencana (AAK), Alamsyah, mengaku mendapat pengancaman dari seorang panitia lelang di pegawai kantor Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) wilayah I Jambi, pasca pengumuman pemenang tender proyek jalan di Jambi. Menurut Alamsyah, kejadian berawal saat perusahaan miliknya mengikuti tender

proyek pembangunan jalan di daerah Muarojambi. Namun prosesnya, perusahaan milik secara sepihak digugurkan oleh panitia. "Kita digugurkan secara sepihak, tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu, tentu kita tidak terima," ujar Alamsyah. Disebutkannya lagi, jika salah satu peserta tender digugurkan, seharusnya ada konfirmasi terlebih dahulu. Selaian

itu kata Alamsyah, dirinya dituding mempengaruhi pejabat pengadaan yang berwenang untuk memenuhi keinginannya yang bertentangan dengan prosedur. "Saya tidak pernah mempengaruhi, kalau saya mempengaruhi, coba buktikan," tegasnya. Di terangkanny a, di ri ny a sempat mempertanyakan hal tersebut kepada seorang panitia lelang, tapi malah ia

mendapat prilaku yang tidak menyenangkan. "Saya malah diancam dengan senjata," ungkapnya. Meski begitu, ia belum mau mengambil langkah hukum atas perbuatan pengacaman tersebut ke pihak berwajib. "Saya baru sampai di halaman, saya sudah diancam dengan senjata, sekarang kejadian itu belum saya laporkan ke polisi," ujar Alamsyah lagi. (nui/pai)

KASUS PENGEROYOKAN

Penyidik Panggil Sejumlah Saksi JAMBI- Penyidik Sub Dit I Direktorat Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Rabu (5/2) kemarin telah memanggil beberapa orang saksi terkait aksi penganiayaan terhadap Rahmad Saptoni (17), yang diduga dilakukan oleh oknum Brimob Polda Jambi pada Jum'at (24/1) lalu. Pemanggilan ini dilakukan, untuk dimintai keterangan

terkait kronologis kejadian tindakan penganiayaan tersebut, dan menindak lanjuti laporan yang diketahui dengan no LP /B-26/I/2014/Jambi/ka Siaga Ops" A", serta dengan no hasil pisum No. Kas / Reg / RM 2014012431 - 2014012433 184126. Kasubdit I Direktorat Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, AKPB Nafrizal saat

dikonfirmasi melalui ponselnya kemarin membenarkan pemanggilan ini. "Ada tiga orang, kesemuanya kita panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi," kata Nafrizal. Terkait oknum Brimob tersebut, Nafrizal mengaku pihaknya merencanakan dalam waktu dekat akan segera dipanggil. "Belum kita panggil, nanti akan di jawadwalkan setelah pe-

manggilan saksi," tukasnya. Sementara itu, Komandan Kasad (Dansad) Brimob Polda, Kombes Suhendri, dikonfirmasi mengenai hal tersebut, mengaku belum menerima adanya laporan terkait tindakan penganiayaan yang dilakukan personelnya itu. "Belum mendapat laporan, benar atau tidaknya kita akan cek dulu. Kalau memang benar

akan kita tindaklanjuti," tuturnya. Sementara itu, Iwan keluarga Korban, saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya sangat berharap agar pihak kepolisian segera untuk mengusut penganiayaan tersebut, dirinya meminta agar keadilan memang benar-benar ditegakkan. "Kita minta untuk segera diusut, di mata hukum jangan sekali-

sekali untuk pandang bulu, semuanya harus mendapatkan perlakuan yang sama," tukasnya. Diberitakan sebelumnya, Rahmad Saptoni mengaku mendapat penganiayaan tersebut saat ia beserta rekanrekannya usai bermain Futsal dilapangan Futsal Pemancar disekitaran Kantor TVRI Telanaipura Jambi, sekitar pukul

18.00 Wib. Dirinya mengaku mendapat pukulan berkali-kali oleh oknum yang diduga Brimbo, hinnga harus mengalami luka memar dibagian wajah sebelah kiri, lutut kanan, lehar, punngung serta hidung yang harus patah akibat pukulan keras. "Ini bang wajah sayo dapat 2 jahitan, akibat dipukuli," ucapnya dengan wajah tampak shock. (isl/pai)

OKU Janji Ganti Sistem Pengumuman CPNS Hindari Kesalahan dan Kecurangan Badan Kepegawaian Daerah Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan berjanji akan mengganti sistem pengumuman hasil tes CPNS jalur honorer kategori dua (K2) guna menghindari kesalahan seperti sebelumnya. ANTARA, Baturaja "SAYA mengusulkan pengumuman hasil seluruh peserta tes di papan pengumuman BKD OKU agar lebih terbuka dan peserta bisa melihat langsung hasil yang didapat," kata Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ogan Komering Ulu (BKD OKU), H Marwan Sobrie di Baturaja, Rabu. Dikatakannya, selain akan diumumkan di BKD, juga meminta kepada seluruh peserta melihat di situs pengumuman yang telah disiapkan Kemen PAN-RB. "Supaya jelas dan pastinya bisa dilihat juga di situs resmi pengumuman CPNS dari Kemenp PAN-RB," katanya. Mengenai hasil tes CPNS, menurut dia, belum mengetahui pasti kapan hasil tes CPNS jalur K2 akan diumumkan, karena masih menunggu keputusan pusat. "Sampai sekarang belum ada keputusan pusat. Jika sudah ada, langsung ke Bupati diteruskan ke BKD. Jika sudah ada berkas dari pusat hasil pengumuman CPNS K2 pasti kami umumkan

dan tidak akan ditutup-tutupi," tegasnya. Pada tes CPNS K2 di OKU ini, lanjut dia, diikuti sebanyak 936 orang peserta honorer. "Kami harapkan secepatnya diumumkan, tapi dari Menpan belum keluar. Kami terus berkoordinasi dengan pusat dan mengikuti perkembangan,"katanya. Sementara itu, Kabid Pengadaan Pengangkatan Pensiun dan Mutasi BKD OKU, Abdul Rojak mengatakan sampai sekarang belum ada kepastian pengumuman. Menurutnya, secara nasional kendala terjadi pembatalan pengumuman itu karena banyak salah isi data peserta, akibatnya lembar jawaban tidak terbaca oleh komputer, sehingga dilakukan pemeriksaan secara manual. "Termasuk untuk peserta dari OKU juga banyak melakukan kesalahan. Kemungkinan, karena pesertanya ada yang tamatan SD dan SMP, sehingga saat ujian tidak begitu paham," katanya. (*/ska)

ANTARA FOTO/RONY MUHARRMAN

DEMO: Ratusan guru honor yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tenaga Honorer Kategori II (K-II) Seprovinsi Riau berunjukrasa di depan Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Riau, Senin (6/1). Dalam aksinya mereka meminta dukungan kepada Gubernur Riau untuk dapat memperjuangkan pengangkatan seluruh honorer K-II seprovinsi Riau untuk menjadi CPNS tahun 2014 kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Negara.

KEPRI

SUMSEL

Peserta UN SMA Batam Naik

Belasan Ruko Nyaris Terbakar

BATAM - Dinas Pendidikan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menyatakan ada 7.813 siswa SMA sederajat di Batam yang akan mengikuti ujian nasional (UN) pada 2014, meningkat 15 persen daripada 2013. Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Kota Batam, Andi Agung di Batam, Rabu, jumlah tersebut meliputi siswa 38 SMAN dan swasta sebanyak 3.729 orang, 13 madrasah aliyah (MA) negeri dan swasta 381 orang, 37 SMKN dan swasta 3.701 siswa, dua siswa SMA luar biasa, serta 1.490 peserta ujian paket C. "Jumlah peserta UN tahun ini naik sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya," kata Andi. Pada 2013, Jumlah peserta UN tingkat SMA sederajat di Batam diikuti 7.146 peserta. Terdiri dari 3.511 peserta tingkat SMA, 348 siswa tingkat MA, 3.284 peserta tingkat SMK, 3 peserta tingkat SMA luar biasa, dan 700 peserta mengikuti ujian paket C. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Batam menargetkan hasil maksimal pada pelaksanaan UN 2014," kata dia. Nilai kelulusan siswa, kata dia, diambil dari 60 persen hasil ujian sekolah dan 40 persen hasil ujian nasional. "Kami berharap mereka fokus sehingga semua bisa lulus. Tiap tahun nilai lulusan tertinggi di Provinsi Kepri selalu diperoleh Batam," kata dia. Ia mengatakan, seluruh siswa akan menjalani uji coba UN resmi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Batam pada 17-19 Februari 2014 mendatang. "Sebenarnya masing-masing sekolah sudah melaksanakan uji coba sendiri. Namun uji coba serentah dari Kota Batam akan dilaksanakan pertengahan bulan ini," kata dia. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengharapkan tidak ada kendala pada pengiriman soal UN ke Batam sehingga pendistribusian ke pesisir bisa lancar. "Sebagian sekolah Batam berada di pesisir, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengirimkan ke sana. Kalau pengiriman dari Jakarta lancar, mudah-mudahan semua lancar," kata Muslim.(ant/ska)

BATURAJA - Belasan rumah toko (ruko) di Pasar Atas Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Rabu, nyaris terbakar akibat toko milik Masyaroh dilalap api ketika pemilik rumah merebus zat pewarna di lantai tiga bangunan tersebut. "Saat ditinggal sejenak turun ke lantai dua, api menyambar bekas pintu berbahan kayu,

selanjutnya dalam hitungan menit api membesar. Untung, api yang menjalar cepat diketahui dan kami bergegas berusaha memadamkan sijago merah itu dengan menggunakan air di dalam drum," kata pihak keluarga pemilik rumah yang tidak mau menyebutkan namanya di Baturaja. Dikatakannya, selain berusaha memadamkan api, juga

langsung menelepon petugas pemadam kebakaran Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU). Mengenai kerugian, kata dia, tidak terlalu besar, namun kalau terlambat sedikit, dikhawatirkan seluruh rumah toko yang berdekatan ikut terbakar. Kepala Penanggulang Bencana Kebakaran (PBK) OKU, Faisol Ibrahim, mengatakan bahwa setelah mendapat laporan pi-

haknya langsung menurunkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran, di antaranya dua unit mobil tanki dan dua unit Damkar. "Kendaraan yang terpakai cuma satu unit untuk memadamkan api dan sisanya sebagai cadangan," katanya. Ia mengimbau, jika ada hal seperti ini, warga harus cepat melapor, sehingga api cepat

ditanggulangi dan tidak menyebar. Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIk MH, melalui Kanit Pidum Iptu Yuliko membenarkan adanya kebakaran itu. "Saat mendapat laporan dari warga, kami langsung turun ke lapangan untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP," kata Yuliko.(ant/ska)

AWAN PANAS SINABUNG

Korban Jadi 16 Orang SUMUT- Korban semburan awan panas Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, bertambah dari 15 menjadi 16 orang, setelah Doni Sembiring (65) penduduk Desa Sukameriah akhirnya meninggal dunia, . "Doni menghembuskan nafas terakhir di RS Efarina Etaham, Kabanjahe, Rabu (5/2) sekitar pukul 03.00 WIB," kata Koordinator Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung, Jhonson Tarigan di Kabanjahe, Rabu. Doni meninggal dunia, menurut dia, setelah mendapat perawatan

intensif selama empat hari di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Karo. "Doni mengalami luka bakar serius yang mencapai 80 persen dan tidak tertolong lagi oleh tim dokter yang merawat pasien tersebut," ucap Jhonson. Dia mengatakan, Doni mengalami luka bakar akibat awan panas gunung Sinabung di Desa Sukameriah, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sabtu (1/2) sekitar pukul 10.30 WIB. "Sehingga korban Doni dilarikan ke RS Efarina Etaham untuk mendapat perawatan," kata juru bi-

cara Pemerintah Kabupaten Karo. Dia menambahkan, sebelumnya, korban luka bakar lainnya yang meninggal dunia, yakni Surya Sembiring (24) penduduk Desa Guru Kinayan di RS Efarina, Minggu (2/2) sekitar pukul 08.00 WIB. "Surya mengalami luka bakar cukup berat di sekujur tubuhnya, dan tim dokter sudah berusaha menolong korban tersebut," kata Jhonson. Dia menambahkan, dengan meninggalnya Doni Sembiring, maka jumlah korban yang mengalami luka bakar dirawat di RS Efarina,

tinggal dua orang lagi, yakni Sehat Sembiring (40) penduduk Desa Guru Kinayan dan Erwin Milala (40) warga Desa Sukameriah. 16 korban tewas Dari data yang diperoleh di Posko Penanggulangan Bencana Sinabung, Kabanjahe, jumlah korban tewas terkena awan panas tercatat 16 orang, yakni Doni Sembiring (65) warga Desa Sukameriah, dan Surya Sembiring (24) asal Desa Guru Kinayan. Alexander Sembiring (17) pelajar SMA I Merdeka, Kabanjahe, Daud Surbakti (16) pelajar STM Berastagi, Dipa Nusantara (17)

pelajar STM Berastagi, dan David (17) pelajar STM Berastagi. Mahal Surbakti (25) guru honor SD di Desa Gurukinayan, Teken Sembiring (49) pengungsi Desa Guru Kinayan, dan Santun Siregar (22) mahasiswa GMKI asal Kuta Cane, Aceh. Kemudian, Fitriani Boru Napitupulu (19) mahasiswi GMKI asal Kuta Tengah Lawe Agara, Aceh, Asran Lubis (21) mahasiswa GMKI asal Desa Pardamean, Kutacane, Agara, Aceh, dan Marudut Brisnu Sihite (25) mahasiswa GMKI asal Kuta Cane, Agara, Aceh.(ant/pai)


IKLAN USAHA ANDA

KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

10


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

11 ANTARA FOTO/AGUS BEBENG

PERSIB MENANG: Pesepakbola Persib Bandung, M. Ridwan (23) berebut bola dengan pesepakbola Persita Tangerang, Hari Habrian (5) dalam lanjutan kompetisi sepakbola Indonesia Super League (ISL) di stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/2). Persib Bandung berhasil mengalahkan Persita Tangerang 2-1.

Persib Petik Kemenangan

Persebaya Naik ke Puncak Klasemen Persib Bandung kembali meraih kemenangan di lanjutan Indonesia Super League (ISL) dengan mengalahkan Persita Tangerang. Poin penuh juga didulang Persebaya Surabaya yang menang atas Putra Samarinda. DETIKSPORT, Bandung DALAM pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (5/2) sore WIB, Persib dan Persita sama-sama tak mencetak gol di babak pertama. Skor 0-0 tetap bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, Persita lebih dulu memecah kebuntuan. Sirvi Arfani membawa tim tamu unggul lewat golnya usai memanfaat-

kan bola muntah di menit ke-72. Tiga menit kemudian, Persib mampu menyamakan kedudukan melalui gol Ferdinand Sinaga. Namun tak lama berselang, tim tuan rumah harus bermain dengan 10 orang setelah Hariono mendapat kartu kuning kedua. Di masa injury time, Persib mendapat hadiah penalti setelah

MOBIL BARU DP RINGAN

READY STOCK XENIA DP 25 JTAN ANG 2.7 JTAN, PICK UP DP 11 JTAN ANG 2,7 TERIOS DP 34 JTAN, AYLA DP 22 JTAN ANG 1,9 JTAN HUB NILA 0812 7406 3978 (so, 07 Januari 2014)

RUKO/ RUMAH DIJUAL DIJUAL Rumah Tpe 36 Luas + 200m2 Fasilitas 2 Kamar Mandi, Halaman Lokasi Perumahan Merene Regency Harga 400 Jt Nego ditempat Hub. 0812 740 7 0708

FX Januar melakukan handsball di kotak terlarang. Makan Konate yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya sekaligus memastikan kemenangan 2-1 untuk Persib. Dengan kemenangan ini, Persib untuk sementara naik ke posisi teratas klasemen wilayah barat dengan enam poin dari dua pertandingan. Sementara Persita yang belum mendapat poin ada di urutan kesembilan. Dari wiliayah timur, Persebaya juga memetik angka penuh. Menjamu Putra Samarinda di Stadion Gelora Bung Tomo, tim 'Bajul Ijo' memetik kemenangan tipis 1-0. Tim tuan rumah punya peluang untuk membuka keunggulan

RADJAH KOPIAH kami menjual aneka kopiah, Peci, Grosir & Eceran. JL. HJ. MANAF No. 3A Telanaipura DEPAN UNJA TELANAI JAMBI (0741) 670186 / 0812 274 91 5515 (so, 1 Februari 2014)

SHM No. 1455 a/n Lahmuddin alamat Kenali Asam Mayang Hp. 085220210006 (so, 28 Januari 2014)

DIKONTRAKKAN/SEWA BELLANO CAFE Residence Hubungi Ita : 0821 7731 2927

(so, 08Januari2014)

DIJUAL Ruko 2 lantai 4 X 17 Full keramik, Samping SMK UNGGUL SAKTI Panca karya Talang Banjar harga 450 juta Nego hub. 0853 7773 0274 (so, 21 Desember 2013)

DIJUAL Ruko 2 lantai lokasi Ktr Pertamina Kenali Asam harga 295 juta hub. 082371744345

(ikl-00170)

NISSAN PEMBELIAN Promo Diskon Mobil Baru LIVINA Dp 30 Juta-an March 20 Juta-an Juke, Extrail, Navaro Proses mudah Bunga Ringan Tenor 6 tahun Hub : Asri 0852 6673 8813 (so, 14 Desember 2013)

DIJUAL Mobil baru irit BBM dan nyaman berkendaraan, Nissan All New Grandlivina, March, Juke, X Trail, X G-Gear, Navaro, Info Hub. Fary 0813 6689 5396 (so, 14 Desember 2013)

SUZUKI PROMO MODEL BARU SUZUKI DP murah, Angsuran Ringan ERTIGA, SWIFT SX4, WAGON R, Hubungi Yeni Marketing Executive 0853 6610 0351 (so, 28 Desember 2013)

PT. JAYA INDAH MOTOR JAMBI Dapatkan Promo SUZUKI ERTIGA dan CARRY PICK-UP dengan Cash Back spesial dan Hadiah Langsung, proses mudah dan cpt 3 hari selesai Hub. MOZA 0813 6688 6099 - 0852 6611 7191 (ikl, 09 Januari 2014)

TOYOTA DIJUAL TOYOTA FORTUNER TH 2008 HARGA NEGO HUB. 08192438072 (so, 01 JANUARI 2014)

DAIHATSU

READY STOCK Pick Up GM, XENIA, TERIOS, Dll DP Mulai 12 Juta-an Hub. FITRI 0813 6616 6072. (d2k ikl, 14 Januari 2014)

MOKAS RIDHO MOTOR Jual Beli Motor Bekas, Tukar Tambah Alamat Mayang Hp 0852 6341 5866. (so, 14 Januari 2014)

DIJUAL Ruko 3 lantai Jl. Iskandarmuda No. 1 belakang Bank Bukopin Terminal Rawasari,Tanpa Perantara Hub. 08127417444 (ikl-00150)

SERBA - SERBI TELANAI REFLEXI Center bagi warga Jambi dan sekitarnya ingin memanjakan dan mengurangi rasa capek pada tubuh hub. Alamat Jl. H. Yusuf Singadikane Telanaipura info lengkap hub. 082375557898 (ikl-000120)

TOUR & TRAVEL Tunas Abadi menyediakan tiket pesawat maskapai Garuda,Lion,Sriwijaya,City Link 082125677820,087896725272 (ikl-Nov’13)

SUKSES Gulungan Dinamo Service. Mesin Air, Mesin Cuci, Kipas Angin, Genset, Bor, Ac, Kulkas, Blender, Magicom, Dll. Hub. 081272623811 (so,04 Desember 2013)

RIO DINAMO Servis Dinamo, Pompa Air, Mesin Cuci, Generator, Over Haul Genset, Dll Jl. Ir. H. Juanda Mayang Hub. 0823 7550 1811 (so, 14 Januari 2014)

GAMBUS AL-FATH Musik Gambus bernuansa Islami menerima panggilan untuk acara hiburan Pernikahan dan Acara resmi lainnya. Siap main Luar Kota Jambi. Hub Haris 0853 8187 0009 Aziz 0853 66055 1193

(ikl-Des’13)

INFO : Anda ingin belajar ilmu Jurnalistik dan marketing hubungi: 0812 8043 4174

(ikl-000102)

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali berminat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, setelah Wakil Gubernur (Wagub) Bali Ketut Sudikerta, menemui Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, di Mataram, Rabu. "Pak Wagub Bali meminta NTB agar mendukung Bali jadi tuan rumah PON 2020, dan Pak Gubernur (Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi) langsung menawarkan tuan rumah bersama," kata Kabag Humas dan Protokol Setda NTB Tri Budiprayitno, usai mendampingi Gubernur NTB saat menerima kunjungan Wagub Bali beserta rombongan. Wagub Bali menemui Gubernur NTB guna membicarakan beberapa hal yang berkaitan dengan kemajuan pembangunan, terutama terkait dukungan tuan rumah PON 2010. Wagub Bali membawa serta sejumlah pejabat strategis saat menemui Gubernur NTB di Mataram, ibukota Provinsi NTB. Tri mengatakan, Gubernur NTB mendukung Bali sebagai tuan rumah PON 2020, namun menggandeng NTB sebagai tuan rumah bersama. Sejumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada PON seperti pencak silat, futsal, atau olahraga bela diri lainnya, diminta untuk

KEHILANGAN

BATANG HARI

BPKB MOTOR atas nama Abdul Rauf No BKPB D318 9532 No STNK 10105943 No Plat BA 6730 EW, No Rangka MH 8SD110C5J/857798 No Mesin E 402/ID/851012 HP. 0823 8141 4218

TB SANTOS Menjual koran, Tabloid, Majalah, Buku Agama, Buku TK, SD, SMP, SMA & Perguruaan Tinggi Alamat: Simp. Lampu Merah depan BBC Muara Bulian Hp. 0813 7363 9939

so. 4FEB14NN (ikl-000104)

BPKB MOTOR a/n Rohana No. BPKB H06810633F Nopol BH 2861 GT,yang menemukan hub. 0741668431/668143 dgn Sdr. Davic

(so, 15 Desember 2013)

PUTRA PRABU KUSEN menerima Pembuatan dan Jasa Pemasangan Kusen Pintu, Kusen Jendela, Ventilasi, Prabot, Dll Model : Klasik, modern, Minimalis.Alamat : Jl. KH. Ismail Malik No. 91 Villa Kenali Mayang dekat Perum Citra Land Hub : Gunawan 0823 0615 5678 (so, 08 Januari 2014)

KONVEKSI M. TEGUH mengerjakan : Kostum Olahraga, Kemeja Sport, Seragam Perusahaan, Seragam Sekolah, Seragam Pegawai, Baju Almamater, Spanduk, Stempel, Dll dan mencari karyawan yang jujur, dan rajin Hub. 0853 7736 8259 (so,04 Desember 2013)

ARIE SALON Tersedia Rias Pengantin, Make Up, Sanggul, Smoothing, Rebonding, Facial, Creambath, Gunting rambut dengan Gaya & trend terbaru Dll. Hub. 0821 8330 9354 (so, 18 Desember 2013)

DIBUTUHKAN : Karyawan Laki laki siap kerja untuk di tempatkan di bagian umum Hub : Megah Dekor Jl. Syahbudin No. 99 Mayang Jambi Hp. 0812 7410 275 (so,09 Desember 2013)

RIAS PENGANTIN Tersedia Pakaian Adat Jambi, Padang, Tempat Duduk Nasional Hub. Khoiriah HP. 0852 6613 7600 (so, 18 Desember 2013)

JASA KONSTRUKSI Jasa Estimasi biaya Proyek Kontraktor, Penghitungan RAB,RAP, Gambar, Struktur Baja, GRC Panel, Vassade, Dll (sisranau@gmail.com) BB 25E109F1 Call. 0821 8351 5276 (so, 11 Desember 2013)

TOKO MAS MAHARANI Menyediakan Rupa-rupa perhiasan dari mas 24 karat.Alamat Pasar Baru Talang Banjar

MUARA TEMBESI

SERVICE AC

SAROLANGUN

MAJU JAYA SERVICE menerima perbaikan & perawatan AC, Kulkas, Mesin Cuci, Dll Hub. 0853 8215 8585

RM SATE KAMBING JEPARA, menyediakan Sate Kambing, Tongseng, Pecel Lele, Ayam Bakar,dll Menerima pesanan untuk pernikahan,Ultah, Arisan, Dll Jl. Lintas Sumatra Km 9, Simp Bukit Sarolangun Jambi HP. 081326501556

(ikl, 17 Januari 2014)

LOWONGAN KERJA PERUSAHAAN BARU Mbthkan 50Karywn Ttp. Min SMA sdrjt Usia min 18th U ditmpkn d poss : ADM, Gdg, Staff Umum, Dstrbtr, SPV Pengalaman tdk diutmkan FAS : Income 2 jt/bln + Mess karywn Bw sndri Brks Lmrn Anda ke BBC&GROUP Perum Citra Sipin No. C1 (dpn SMP 11) pkl 09 - 12 WIB. Plg lambat 07 Feb. Cepat Mendesak (ikl-240114RNO)

PERSH DIGITAL PRINTING BTH MARKETING, OFICE, DESIGN, OPERATOR MESIN, FINISHING, KURIR, JL. HALIM PERDANA KUSUMA NO. 20 DPN YAYASAN AMITABA SIMP. KONI HP. 0878 8006 8999 (ikl-070114DD)

PANGKAS RAMBUT Dibutuhkan Pemangkas Rambut Profesional Laki-laki Lokasi Sungai kambang Berminat Hub. 0812 748 3677 (ikl-070114DD)

GRANTON WORLD Butuh segera karyawan/ti antar lamaran ke Jl. Sultan Agung RT. 7 Samping Yamaha Murni depan Pioner Hub. Rava 081278409538 PIN 25B67B73 (ikl-000103)

BANGKO TOKO JAM CANTIK, menjual Jam merek ternama HP & Acecories, lengkap dan jual beli motor bekas, Pasar Bawah Bangko, Jln. Syamsudin Uban no. 5 ( Samping Kantor Pos Bangko) HP 085379819777 (so, 08 Desember 2013)

GAME CORNER Rental Playstation 2 dan 3 Alamat Simpang 4 Koni, Bangko. BISA RENTAL

RAMANDA GRAFIKA Jln JambiMa. Bungo Km 2 Suka Ramai Menyediakan : ATK, Cetak Undangan, Nota, Kop Surat, Amplop, Stempel, Prasasti, Spanduk, Perlengkapan Pramuka & Olahraga, Koran Harian. Hp. 0812 7411 3650

TB SINGGALANG Menjual Surat Kabar Terbaru, Buku Sekolah S/D Perguruaan Tinggi dan ATK. Jl Syamsudin Uban Pasar Bawah Bangko Telp. 0746 322 076

(so, 17 Desember 2013)

(so, 16 Desember2013)

(so, 13 Desember2013)

digelar di wilayah NTB, bisa di Pulau Lombok atau di Pulau Sumbawa. "Tentu tawaran Gubernur NTB itu langsung direspon Wagub Bali, dan diinformasikan bahwa pada 14 Februari mendatang akan datang tim survei kelayakan tuan rumah PON ke Bali, dan tentunya akan diarahkan juga ke NTB," ujarnya. Tri membenarkan kalau pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB sudah pernah menyatakan dukungannya kepada Provinsi Papua untuk menjadi tuan rumah PON 2020. Bahkan, dukungan kepada Papua itu dinyatakan secara tertulis, setelah terjalin koordinasi antara KONI Papua dan KONI NTB. Dukungan tersebut justru terjadi beberapa tahun setelah NTB menyatakan kesediaan menjadi tuan rumah PON 2020. Pada 1 Desember 2011, yakni momentum Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) XI KONI yang digelar di Mataram, KONI NTB mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2020 atau 2024. Bahkan, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan kesediaan menjadi tuan rumah tersebut. "Kami berharap dukungan

agar NTB dapat ditunjuk sebagai tuan rumah PON pada 2020," ujar Zainul saat berbicara di hadapan Menteri Koordinator (Menko) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agung Laksono dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang saat itu dijabat Andi Malarangeng, yang hadir dalam pembukaan Musornas XI KONI itu. Ketua Umum KONI Periode 2007 - 2011 Rita Subowo yang saat itu akan melepas segera melepas jabatan tersebut menyatakan mendukung NTB tuan rumah PON 2020. "Tidak ada yang tidak mungkin. NTB bisa menjadi tuan rumah PON jika memang memiliki niat menyelenggarakan multieven empat tahunan nasional itu. Silakan mengajukan diri dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan" ujar Rita dikala itu. Saat itu pun Ketua Umum KONI Provinsi NTB H MNS Kasdiono, mengungkapkan bahwa NTB siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON 2020 atau 2024, karena sudah ada provinsi yang mendukung yakni Nusa Tenggara Timur (NTT). PON 2012 berlangsung di Riau, dan PON 2016 telah ditetapkan di Jawa Barat, namun PON 2020 dan seterusnya belum ditetapkan, sehingga NTB mengincar PON 2020 atau 2024 itu. (ant/ska)

(so, 17 Desember 2013)

LOKET PEMBAYARAN LISTRIK DLL, REVANDO Jl Gajah Mada No. 14 RT 11 RW 03 Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian Telp. 0823 7353 2225

(ikl-000104)

(aa,21 Desember 2013) (so, 14 Januari 2014)

CLING LAUNDRY 3 butuh karyawati untuk cuci dan strika berminat Hub. 0812 74586299

NTB Kembali Berminat Tuan Rumah

(ikl-000105)

(ikl-00150)

DIJUAL Rumah Tipe 56 Luas 586M2 (6 TMB) Fas : Listrik PLN 1300, PAM,Harga Nego Lokasi TP Sriwijaya Lrg. Kejayaan Hub. Hp 085268062225/ 08127334027

setelah mendapat hadiah penalti di babak pertama. Tapi eksekusi Pacho Kenmogne bisa digagalkan kiper Putra Samarinda dan skor 0-0 tetap bertahan sampai babak pertama usai. Persebaya akhirnya memecah kebuntuan sembilan menit jelang waktu normal habis. Adalah Greg Nwokolo yang menjadi pahlawan kemenangan Persebaya setelah memaksimalkan umpan dari Affandi. Hasil ini mengantar Persebaya naik ke puncak klasemen wilayah timur dengan enam poin dari dua laga. Sementara Putra Samarinda ada di peringkat tujuh dengan satu poin. (*/ska)

PON 2020

DIJUAL ESCUDO SIDEKICK Th 2000 Hijau Metalic Pajak ,BH, Mulus, terawat AC, DVD 7”, Musik Ok harga 80 Jt nego hub. 081366559691

DIJUAL CEPAT Rumah L 219 M2 ada SHM, 3 KT, 1 RT, 2 KM, 1 GARASI Listrik 1300 Air Sumur . Alamat RT 9 K.A Bawah Dkt Myang Hrg 250 jt Nego Hub. 0853 6885 9671

DIJUAL BMW Tahun 97 Type 318i Harga 67 Juta Nego Hub : Pak Indo 0812 7338 8150

D I J U A L R u m a h Ty p e 5 4 LT 329M2,LB300M2 Fas. Lengkap, Nyaman Almt. Komplek Karya Telanai Permai Blok. D. I No. 8 Hrg 850 Jt (081320056161-082177332777-)

DIJUAL Pick-up grand Max 1.3/2012 BH harga 75 juta nego serius hub. 0811741752

DIJUAL CEPAT RUKO 1 Lt IMB, SHM, Keramik, Spec 21/2 Lantai Jl .Aurduri 1 Kampung Bugis Simp Rimbo Cp. 0852 6670 9871

DIJUAL Mobil Hyundai Gatz ‘2004 akhir,acesories lengkap warna abuabu metalik, pajak panjang peminat serius hub. 085366008833

DIJUAL Panther LS Turbo ‘08 harga 160 juta nego HP 0811741752

DIJUAL Baleno harga nego hub. 085362282129

DIJUAL Nisan peminat serius hub. 0811741752

DIJUAL Grand Max 1.3 harga nego HP 0811741752

DIJUAL Pick-up grand Max 1.3/2012 BH harga 75 juta nego serius hub. 0811741752

(so, 22 Januari 2014)

MUARO BUNGO TB GRAND MEDIA, Penyalur Buku -buku terbitan Gramedia Pustaka Utama, Koran Harian, Majalah Dll serta ATK Jl. M Yamin SH No. 05-06 Muaro Bungo Telp/Fax 0747 322 852 (so, 15 Desember 2013)

TB RIKO, Penyalur Buku-buku Umum, Agama, Kitab-kitab, Koran Harian, Majalah Dll serta ATK Jl. Dahlia. Muaro Bungo Hp. 08538188-9044 (so, 18 Desember 2013)

BUTUH DANA BUTUH DANA TUNAI: Jaminan BPKB mobil Anda, Hubungi : 0852 7394 478 (ikl, 12 Desember 2013)

PERTAMA DI JAMBI Penyertaan modal/ dana untuk proyek/usaha sistem jangka pendek dan berjangka kompetitif, jaminan BPKP, SHM dan Invoice Alat Berat CP. 0852 7394 9815, 0852 6621 5411 (ikl 26 Desember 2013)

SERVICE ELEKTRONIK BUTUH SERVICE ELEKTRONIK TV, DVD, AMPLI, SPEAKER AKTIF, DAN MESIN CUCI. HUB. 0812 7420 6881 (ikl,22 Januari 2014)

KESEHATAN SEDIA Foredi, Gasa, Ladyfem,Keluhan Pria/Wanita Hub. 081278919711 (ikl,05 Desember 2013)

SEI BENGKAL FHABYO TOSERBA Menyediakan barang harian lengkap, Pasar Sei Bengkal Kelurahan. Sei Bengkal Kec. Tebo Ilir 0852 6879 0647 (so, 15 Desember 2013)

KERINCI RUMAH MAKAN SARI MANGGIS, menerima Paket, Prasmanan, Resepsi, nasi Kotak, Bungkus untuk pesanan pernikahan, Ultah, Arisan dll HP : Jln. Depati Purbo No. 26 Kota Sungai Penuh HP 0811741108 (so, 08 Desember 2013)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

12

El Barca Tebus Dosa Saat Hadapi Sociedad tut respons positif dari Lionel Messi dkk. “Kami akan meninggalkan rasa kecewa usai dikalahkan Valencia,” ucap pelatih Barca ini dalam konferensi pers yang dilansir ESPN. “Satu pertandingan bisa mengirim Anda tinggi ke surga dan di sini lain bisa mengirim Anda ke bawah ke neraka. Tapi saya tidak mencari salah satunya, saya mencari kesimbangan.” “Skuat berisikan 22 pemain harus bisa mengatasi kesulitan di dalam pertandingan. Kapanpun ada sebuah kekalahan, pertandingan berikuntnya menjadi sebuah kesempatan untuk merepons positif. Kami harus memperlihatkan wajah yang berbeda daripada di laga babak kedua melawan Valencia,”ucap Martino. (*/ska)

Barcelona baru saja melewati pekan yang buruk dengan menderita kekalahan di kandang sendiri dari Valencia. Kini, El Barca memiliki kesempatan menebus dosa itu kala disambangi Real Sociedad. DETIKSPORT, Barcelona USAI dikalahkan Los Che 2-3, Barca mesti turun ke

posisi kedua digusur Atletico Madrid yang menghuni

pucuk klasemen. Barca saat ini memiliki nilai yang sama dengan tim di bawahnya, Real Madrid, dengan selisih tiga angka dari Atletico. Di tengah pekan ini, Barca akan menjamu Sociedad guna melakoni partai semifinal leg I Copa del Rey di Camp Nou, Kamis (6/2) dinihari WIB.

Melawan Sociedad, Barca memiliki catatan bagus di mana mereka memetik tiga kemenangan dan cuma sekali kalah dalam lima pertemuan terakhirnya dan Gerardo Martino menun-

ULANG TAHUN CR7

Tiga Pertandingan Kado Ronaldo MADRID -Hari Rabu (5/2) ini, Cristiano Ronaldo genap berusia 29 tahun. Tapi bintang Real Madrid itu justru mendapat kado tak enak berupa hukuman larangan bertanding sebanyak tiga laga. Ronaldo mendapat kartu merah saat Madrid mengunjungi markas Athletic Bilbao, Minggu (3/2) lalu. Pemain asal Portugal itu diusir wasit

di menit ke-76 setelah dianggap melakukan serangan pada pemain lawan. Akibat kartu merah itu, Ronaldo dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan. Dengan demikian, dia akan absen memperkuat Madrid di tiga laga La Liga berikutnya melawan Villarreal, Getafe, dan Elche. Dalam rinciannya, Komite

Kompetisi La Liga menyebut bahwa hukuman satu pertandingan diberikan karena Ronaldo dinilai melakukan tindak kekerasan. Sementara hukuman di dua pertandingan berikutnya diberikan karena Ronaldo dianggap tidak menghormati ofisial pertandingan saat berjalan meninggalkan lapangan. Kendati demikian, Ronaldo

terhindar dari hukuman tambahan di Copa del Rey. Pemain terbaik dunia itu pun tetap bisa diturunkan saat Madrid menghadapi Atletico Madrid di babak semifinal Copa del Rey, baik di leg pertama maupun

kedua. Banding yang diajukan oleh kubu Madrid pada hukuman Ronaldo ini akan diperdengarkan pada hari Jumat (7/2) mendatang. Demikian diwartakan Football Espana.(dtk/ ska)

Cristiano Ronald0

LIGA ITALIA

Erick Thohir: Inter Sedang Bangun Fondasi MILAN - Inter Milan melakukan beberapa aktivitas transfer di bulan Januari ini. Presiden Nerazzurri Erick Thohir menyatakan bahwa timnya sedang membangun tim untuk masa depan. Di bursa transfer musim dingin tahun ini, Inter cuma melakukan lima aktivitas transfer. Tiga pembelian dan dua pemain harus keluar. Alvaro Pereira dan Ishak Beldofil menjadi dua pemain yang meninggalkan pemain dengan status pinjaman. Sementara itu, mereka juga menambah skuat dengan menggaet Ruben Botta, Hernanes, dan juga Danilo D'Ambrosiio. Soal aktivitas transfer Inter, Erick Thohir pun memberikan penjelasan. Dia mengungkapkan bahwa La Beneamata sedang membangun tim untuk masa depan. "Setelah menutup jendela transfer bulan Januari dan laga di Turin, saya merasa bahwa ini merupakan waktu

yang tepat bagi saya untuk menguraikan strategi olahraga kami," kata Thohir di situs resmi Inter. "Tahun ini kami akan melewati sebuah transisi dan tujuan utama kami adalah untuk meletaklan pondasi untuk masa depan. Ini merupakan musim yang sulit dan jelas tak mudah untuk menemukan kombinasi kemenangan seperti yang kami miliki beberapa tahun lalu." "Inilah sebabnya kami harus bersabar dan melangkah maju dengan visi yang jelas fokus pada dua konsep dasar. Bagaimana meningkatkan kami di lapangan, dan bagaimana membengun tim kami untuk masa depan." "Untuk mencapai target pertama, kami sudah merekrut salah satu pelatih terbaik Italia, Walter Mazzarri, pelatih yang bekerja dengan kami musim ini dan yang bekerja dan merencanakan sebuah rencana untuk masa depan," imbuhnya.(dtk/ska)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

13

Berawal dari ujicoba. Ternyata membuahkan hasil. Budidaya ikan lele dapat dilakukan oleh setiap orang dengan modal yang sedikit. Sehingga dapat dilakukan dalam skala rumah tangga. Hasil dari budidaya ikan dapat dikonsumsi sendiri sebagai pemenuhan gizi keluarga dan hasil lebihnya dapat dijual sebagai tambahan pendapatan keluarga.

Baca Hal

19

KAHARUDDIN, Jambi

Gas Elpiji Mulai Repotkan Warga

Hal FOKUS, 14

Mirabella Batik Jambi Diminati hingga Luar Negeri

Hal POTRET, 16

Sederhana, Tapi Mampu Tangguk Omzet Rp 2 Juta Sehari

Hal UKM, 17


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

14

FOKUS

F ROSENMAN M

KELILING: Seorang Ibu Pengecer Tabung Gas 12kg Keliling Saat Melayani Pelanggan di RT 15 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

P

Naiknya harga gas sejak Januari 2014 lalu, membawa pengaruh buruk bagi masyarakat pemakai gas yang ada di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di wilayah Jambi. Bagaimana tidak, sudahlah harganya melonjak tinggi. Untuk mendapatkan gas jenis tabung 3 kg, juga menjadi alangkah susahnya. NINING ANTERO, Jambi

S

ejak dinaikkan dari harga standar yang Rp 99 ribu ke angka Rp 110 ribu pada 1 Januari lalu, keberadaan tabung gas di Jambi menjadi sama seperti siluman. Sebagian besar warga pemakai gas yang ada di wilayah Jambi mengaku sulit dan agak susah menemukan persediaan gas di sekitar tempat tinggalnya. Tabung 3 Kg Langka “Biasanya tak susah jika ingin membeli gas. Sekarang, sudahlah harga naik, kita semakin dipersulit dengan susahnya mencarinya. Banyak penjual yang mengaku kosong stoknya,” ujar Ahmed, salah seorang warga Kotabaru Kota Jambi, yang berkeliling ke

wilayah Telanai, hanya untuk mencari pasokan tabung gas ukuran 3 kg untuk gerobak nasi goreng jualannya. Sementara untuk membeli gas dengan ukuran 12 kg, Ahmed mengaku keberatan, karena harganya yang lumayan mahal saat ini. Memang, meski pemerintah telah menargetkan bahwa penjualan gas dengan tabung yang berukuran 12 kg telah ditetapkan oleh pemerintah

sebesar Rp 110 ribu pertabungnya, di Jambi banyak pengecer yang menaikkan harga semaunya. Di beberapa pengecer yang ada di Jambi, gas tabung ukuran 12 kg, dijual beragam, mulai dari harga Rp 120 ribu hingga Rp 165 ribu. Harga ini cukup membuat warga pemakai gas di Jambi menjerit. Karena harga tersebut cukup membebani perekonomian keluarga warga yang memakainya. Menurut Koko Ahong, salah seorang pengecer gas yang ada di kawasan Kelurahan Mayang Mangurai, sudah hampir sebulan ini stok gas ukuran 3 kg di tokonya kosong. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kosongnya ketersediaan gas ukuran tersebut pada distributor mereka yang ada di Jambi.

Terpaksa Naikkan Harga Sementara itu, untuk tabung gas ukuran 12 kg, Ahong terpaksa menjual seharga Rp 135 ribu pertabungnya, karena ia juga mendapatkan harga yang tinggi ketika membeli pada distributor. “Kalau tidak dijual seharga itu, saya juga tidak dapat untung,” ujar Ahong. Beberapa pengecer lain di kota, juga mengatakan hal yang senada, bahwa mereka mendapatkan harga yang tinggi dari distributor, dan terpaksa juga menjual dengan harga yang lebih tinggi. Beberapa pengecer di wilayah Pattimura, mengaku harus menjual gas tabung 12 kg dengan harga mencapai Rp 165 ribu pertabungnya. Fenomena ini tidak hanya merepotkan warga kota, tapi juga membuat beberapa kemudian memutuskan beralih ke kompor listrik. Sulitnya memperoleh gas ukuran 3 kg, membuat beberapa kalangan memutuskan untuk membeli kompor listrik untuk memasak. Sebab, jika terus bertahan memakai gas untuk keperluan memasak, ia merasa kesulitan. “Selain harganya naik, jika dibutuhkan, gas ini terkadang ada dan terkadang tidak. Tapi jika dengan kompor listrik, selalu ada pasokan listrik, tinggal bayar tiap bulan,” ujar Ucy, salah seorang war-

ga di wilayah 16 Mayang Mangurai Jambi. Meskipun harga kompor listrik terbilang cukup mahal dan mencapai jutaan, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Akan Terapkan Perda Sementara itu, terkait dengan kenaikan harga gas elpiji 3 kg, pihak Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi Izhar Muzani mengatakan, akan melakukan pemantauan ke pangkalan-pangkalan gas yang ada di Kota Jambi. Selain itu, pihak mereka juga akan melakukan pemantauan ke beberapa konsumen yang ada di Kota Jambi. Baik ke perumahan ataupun ke kalangan industri. Ditambahkan oleh Izhar, persoalan distribusi gas di kota, nantinya akan diatur oleh Pemerintah Kota (Pemkot), dengan membuat peraturan daerah yang sesuai dengan kondisi di Kota Jambi sendiri. Karena selama ini, distribusi gas 3 kg didistribusikan langsung dari Pertamina ke agen, kemudian diteruskan ke pangkalan, tanpa campur tangan Pemerintah Kota Jambi. “Pangkalan tidak boleh lagi jual ke warga yang tidak memegang kartu kendali gas 3 kg, kalau kedapatan itu akan disanksi,” ujarya.

Rugikan Pengusaha Kecil Sementara itu, menanggapi naiknya harga gas elpiji belakangan, pengamat ekonomi Universitas Jambi (Unja) Pantun Bukit mengatakan, kenaikan tersebut sangat merugikan dan membebani para pelaku industri kecil dan menengah. Beban biaya produksi yang mereka keluarkan akan bertambah besar. “Jika industri makanan seharinya biasa memakai tiga sampai empat tabung gas 3 kg, sekarang terpaksa memakai gas tabung 12 kg, ini berarti peningkatan biaya, karena jika dihitung, pengeluaran untuk membeli gas 12 kg akan jauh lebih mahal,” ujar pantun. Pantun memperkirakan, kenaikan harga elpiji akan menambah beban pengusaha antara 5 hingga 10 persen dari biaya produksi. Meski pada dasarnya, kerugian tersebut tidak dialami oleh semua pengusaha. Sales Representative Pertamina Jambi Arif Wahyu mengatakan, pihaknya telah meminta kepada berbagai pihak untuk tidak mendramatisir persoalan kelangkaan gas 3 kg di kota. Ia memastikan kelangkaan tersebut tidak terjadi secara menyeluruh, tapi hanya pada tempat-tempat tertentu, itu pun karena tingkat pembeli memang cenderung sedang naik, bukan karena langka. Arif mengatakan, tabung cadangan gas dalam negeri untuk elpiji 12 kilogram (kg) saat ini mencapai 330 ribu unit. Pasokan tersebut cukup untuk 17 hari. Sedangkan tabung gas elpiji 3 kg, dimiliki Pertamina sebanyak 2,3 juta unit. Sedangkan dalam dua minggu Pertamina akan menambah 1,2 juta unit jadi ada 3,5 juta tabung baru. (*/ini)

emerintah saat ini terus berupaya memaksimalkan penggunaan gas bumi yang berlimpah jumlahnya. Beberapa contohnya untuk bahan bakar kendaraan dan bahan bakar memasak. Ini untuk mengurangi penggunaan minyak dan elpiji. Ketua Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng mengatakan, penggunaan gas bumi jauh lebih murah dibandingkan menggunakan minyak atau elpji sebagai produk turunannya. “Bahkan bagi rumah tangga, penggunaan gas bumi jauh lebih murah dibandingkan menggunakan elpiji,” ujar Andy. Andy mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan tiap bulannya untuk rumah tangga rata-rata hanya Rp 50 ribu per bulan. “Tarifnya memang beda-beda, tapi rata-rata ibu-ibu rumah tangga untuk memasak pakai gas bumi habisnya hanya Rp 50 ribu per bulan. Jauh lebih murah dibandingkan menggunakan elpiji,” ucap Andy. Namun diakui Andy, penggunaan gas bumi untuk rumah tangga masih tergantung pada ketersediaan infrastruktur pipa gas. “Tapi kalau tanpa ada jaringan gas pipa, gasnya tidak bisa tersalurkan, dan sayangnya infrastruktur pipa kita belum terlalu banyak,” katanya. Di tengah kurangnya infrastruktur gas tersebut, Andy menyatakan, diperlukan penggunaan maksimal infrastruktur gas pipa yang sudah ada saat ini.”Kalau pipa distribusi gas yang ada saat ini, yang memasok ke industri, rumah tangga, dan lainnya ini bisa digunakan bersama, tidak dikuasai sendiri, masyarakat bisa lebih banyak menikmati gas bumi,” ungkapnya. Sebelumnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana membangun jaringan pipa gas bumi untuk rumah tangga di limakota pada tahun ini. Harapannya dengan program ini, gas melalui jaringan pipa dapat dinikmati oleh 20 ribu rumah tangga. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Edy Hermantoro mengatakan, tahun ini akan dibangun jaringan gas bumi untuk rumah tangga di lima kota. “Lima kota tersebut yakni Semarang, Batam, Bulungan, Sidoarjo, dan Bekasi. Dengan pembangunan jaringan pipa gas bumi tersebut diharapkan dapat mensuplai gas bumi ke 20 ribu rumah tangga,” ujar Edy. Edy mengatakan, tahun lalu pemerintah telah membangun jaringan gas di 4 kota, yakni Sorong, Subang, Ogan Ilir, dan Blora. “Dengan terbangunnya jaringan gas di 4 kota tersebut sudah dapat menyalurkan gas bumi ke 15.623 rumah tangga,” ungkapnya. (net/ini)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

15 1

ETALASE BISNIS

FOTO-FOTO: ROSENMAN M/HARIAN JAMBI

TAUKE KARET: Seorang tauke karet di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi Tengah menimbang karetkaret dari petani, di kawasan Talangbanjar Kota Jambi.

TIDAK STABIL

pemilik gudang. “Pastinya ini merupakan usaha, di mana satu dengan lainnya antara tengkulak dan pemilik gudang sudah saling mengerti. Apalagi soal harga dan perundingannya yang tidak nekoneko,” ujar Halim.

Sebagian besar masyarakat Provinsi Jambi berprofesi sebagai petani dan pebisnis karet. Namun, pebisnis karet belakangan ini mengeluh, karena harga karet yang cenderung tidak stabil. Meski secara teknis penjualan dan pertanian berjalan lancar, harga karet yang tidak kunjung stabil tersebut dinilai merugikan pebisnis karet ini.

Hitungan Bisnis

MURABIL FADIL, Jambi

S

ebagai petani karet dan sekaligus tengkulak karet, seseorang biasanya akan menjualnya ke gudang karet. Pemilik gudang saat ini, ratarata membeli karet dari para tengkulak dengan harga Rp 12 ribu per kilogramnya. Hal ini disampaikan Azwar Anas, salah satu pemilik lahan karet sekaligus tengkulak karet. “Kalau seharga itu, maka biasanya kami membeli karet-karet milik warga dengan harga yang berjarak Rp 1.000 sampai Rp 1.500 lebih rendah dari harga gudang,” ungkapnya. Kunnuzi sebagai tengkulak karet di kawasan Muaratebo, yang mengisi kegiatan kesehariannya dengan berdagang. Dalam hal ini, ia lebih fokus pada bisnis jual beli karet. Bapak berkepala enam ini, tampak enjoy dengan usaha yang digelutinya selama puluhan tahun tersebut. Sebelum bicara soal penjualan harga karet tersebut, ia menceritakan awal sulitnya menjadi petani karet. Mulai dari proses kesiapan lahan, bibit dan banyak hal lainnya lagi. Terutama soal kesabaran sebagai petani karet. Karena mengingat, bahwa karet dari awal penanaman membutukan waktu minimal 7 tahun untuk siap panen. “Kalau ingin menghasilkan karet dengan kualitas yang bagus, maka batang atau pohon karetnya pula harus unggulan. Dan semestinya dalam prosesnya atau cara perawatannya juga harus bagus. Dan itu selama bertahun tahun hingga 7 tahunan lamanya barulah bisa dipanen, itu pengalaman saya,” ungkapnya.

berkebun karet. Sampai hari ini sudah memiliki belasan hektare kebun karet. Alhamdulillah hasilnya lebih dari cukup. Urusan berkebun, memang tidak mudah untuk mengawalinya. Butuh waktu yang bisa dibilang 7 atau 8 tahunan baru bisa dinikmati hasil panennya. Pertama, musti kebunnya dijaga dengan benar, perawatannya juga. Misalnya mulai dari dalam proses penanaman bibit karet, pemilihan bibit yang bagus, kebun juga musti dipagar agar karet tak dimakan hewan-hewan sekitar. Terus juga kebun karet harus selalu dijaga, jangan sampai pucuk daun karet habis dimakan binatang seperti kera,” tuturnya. Untuk memulai berkebun karet menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memantapkan posisi lahan terlebih dahulu. Kemudian, memilih bibit yang harus bagus atau bibit unggul. “Soal bibit banyak modelnya, ada yang dinamakan bibit unggul dan juga bibit hasil dari perkawinan. Soal perawatannya juga harus bagus,” ujarnya.

Pasang Surut Harga Di sisi lain, pasang surut harga penjualan getah karet saat ini, terasa membuat para petani karet merasakan dampak yang cukup mempengaruhi ekonomi masyrakat. Belum lagi soal harga sembako di pasaran yang tak kunjung turun harganya. Bicara karet, memang salah satu sumber penghasi-

KARET: Giling karet oleh petani Dusun Suka Damai, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi.

Bicara soal harga saat ini, tergantung kualitas dari karet itu sendiri. Kualitas karet sangat menentukan harga penjualannnya. Contohnya saja kelas A, kelas B dan kelas C. untuk kelas A adalah karet dengan kualitas yang bagus, kelas B karet yang standar dan kemudian

Menjadi Petani Karet Begitu juga dialami petani karet di tempat lain. Mulai dari perbedaan harga di setiap daerah, hingga harga jual di gudang-gudang saat ini. Azwar Anas juga mengatakan, bahwa menjadi petani karet tak segampang apa yang dibayangkan. Karena harus tekun dan rajin sehingga bisa menghasilkan apa yang diinginkan oleh banyak petani. Pria yang sudah bertahuntahun menjadi petani sekaligus pedagang di daerahnya ini, hingga kini memiliki belasan hektar kebun karet miliknya pribadi. “Yang namanya berkebun itu harus fokus, saya sudah bertahun-tahun

l a n bagi masyrakat umumnya. Sebut saja di daerah Provinsi Jambi, sebagian daerah, masyarakatnya bekerja sebagai petani karet.

kelas C karet yang kualitas karetnya sangat rendah. Dari informasi yang diperoleh di lapangan, bahwa harga penjualan ke gudang karet di kawasan Selincah Kota Jambi, berkisar Rp

12 ribu per kilogramnya. Itu adalah harga normal untuk karet kualitas terbaik. Tempat tersebut, ialah salah satu lokasi yang tempat penampungan karet atau getah yang keberadaannya di Payo Selincah. Tempat itu yang biasa disebut gudang karet getah. Gudang-gudang tersebut dipenuhi oleh karet-karet dari daerah-daerah yang ada di setiap kawasan Provinsi Jambi. Setiap gudang banyak pula pemiliknya. Sebut saja Ameng, Akeng, Agung dan banyak pemilik lainnya. Di sana terlihat keluar masuk mobil pengangkut getah karet yang membawa ber tonton karet setiap harinya. Pastinya karet tersebut, didatangkan dari berbagai daerah dalam Provinsi Jambi. Bukan sedikit gudang atau outlet milik beberapa pengusaha atau pedagang di sana. Tempat tersebut di dalamnya, terlihat ramai oleh tengkulak. Wajar saja, rata-rata tengkulak di setiap daerah yang ada di Provinsi Jambi, menjual karetnya ke tempat tersebut. Ini disebabkan, oleh kerjasamanya yang dinilai bagus dan saling mempercayai antara tengkulak dan

Halim juga menambahkan bahwa urusan bisnis tetaplah bisnis. Dalam hal itu, penjualannya kepada Ameng salah satu pemilik gudang, terkait persen yang diterima oleh pemilik gudang, sudah ditentukan dan ditetapkan. Bahwa pemilik gudang mendapatkan 1 persen per kilogram karet tersebut. “Misalnya jika karet saya 10 ton muatannya, maka dikali dengan harga perkilogramnya yakni Rp 12 ribu, menjadi Rp 120 juta. maka pemilik gudang mendapatkan 1 persen dari Rp 120 juta tersebut,” ungkapnya. Saat di lokasi, beberapa tauke atau tengkulak dari daerah-daerah yang ada di Provinsi Jambi berkumpul di gudang. Tengkulak ini adalah tauke yang sudah berpuluhan tahun menjual karetnya ke gudang-gudang tersebut. katakanlah seperti Azwar Anas berasal dari daerah Tebo, Anwar Halim dari Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, kemudian dari Muarojambi yakni Ahmad Pateh dan Zulfahmi dari Desa Suban Tungkal Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Anas mengatakan, bahwa ia selaku petani sekaligus tauke karet di desanya tersebut, tidak hanya menjual karet miliknya sendiri. Tetapi juga membeli karet dari warga di desa tersebut. Kemudian setelah itu dibawanya ke Jambi, untuk dijual ke gudang, tepatnya di kawasan Selincah Kota Jambi. Soal harga saat ini, dipasarannya jelas berbeda-beda. Untuk di desanya (Tebo), jika karet dengan kualitas bagus, maka akan dihargai Rp 8.500 per kilogramnya. Biasanya, penduduk desa menjual kepada para tengkulak di setiap desa. Kemudian soal harga tersebut, berbeda lagi jika ketika dibawa ke gudang. Saat ini, harga yang ditetapkan berkisar Rp 11 ribu dan pemilik gudang pastinya menetapkan harga-harga yang berbeda-beda pula, tergantung kualitas karet itu sendiri. “Saya memiliki karet sendiri, di samping itu juga membeli dengan para petani di desa ini, hingga ke desa sekitar kawasan saya. soal harga saat ini saya tetapkan berkisar Rp 8.500 sampai Rp 9.000. Kemudian karet tersebut akan dijual ke gudang tepatnya di Selincah. Saya menjual karet ini, kepada Ameng salah satu pemilik gudang karet. Biasanya kalau untuk kualitas karet yang standar mendekati kelas A, maka akan dihargai Rp 11 ribu hingga Rp 12 ribu. Soal penjualan tergantung siapa tauke pemilik gudang itu sendiri. Setiap pemilik gudang menetapkan berbeda-beda harga. Dan pastinya tergantung perkembangan harga pasar saat ini dan kualitas karet

yang dihasilkan para petani,” tuturnya Anas juga mengatakan bahwa, proses pengangkutan karet dari desanya ke gudang di kawasan Selincah Kota Jambi, normalnya yakni dua minggu hanya sekali pengangkutan. Setiap kali membawa karet ke gudang tersebut sebanyak 2 ton muatan. Sama halnya apa yang disampaikan oleh Anwar halim selaku tengkulak karet getah. Puluhan tahun selama ini, ia telah melakukan kerjasama proses penjualan karet dengan para pemilik gudang tersebut. Ia menceritakan bahwa setiap pemilik gudang menetapkan harga yang berbedabeda. Karet miliknya yang standar kelas A, dihargai Rp 12 ribu per kilonya. Sementara yang kelas B, dihargai sekitar Rp 10 ribu dan kelas C biasanya separuh harga. Proses pengangkutan ke tempat gudang karet dengan mobil sendiri, satu bulan, satu kali angkut. Sekali angkut muatannya 4 ton karet.

Harga Cenderung Tidak Stabil Di tempat lain, yakni Zulfahmi selaku tengkulak juga mempercayakan hasil karetnya kepada pemilik gudang di kawasan Selincah tersebut. Secara teknis, ia mengakui tak ada kendala. Hanya saja ia mengeluhkan, harga karet yang cenderung tidak stabil. “Memang sudah saling mempercayai, kalau soal pengagkutan tidak ada masalah. Cuma harganya itu yang tidak stabil. Kalau begini terus, kita jadi kesulitan dan rugi,” ujarnya. Ia mengatakan, bahwa karet miliknya tersebut, dalam satu minggu bisa dua kali pengangkutan ke gudang tersebut. Rata-rata satu kali pengangkutan bisa sebanyak 1,5 ton muatan. Artinya, dalam satu minggu Zulfahmi menjual 3 ton karet kepada para pemilik gudang. Saat ditanya soal harga, ia menjelaskan bahwa harga tergantung harga di pasarnya saat ini. Kualitas karet yang dibawanya tersebut cenderung kualitas dengan harga Rp 12 ribu per kilogramnya. Kemudian, Ahmad Pateh, tengkulak dari dari Muarojambi, yang juga menjual karet miliknya ke para pemilik gudang, yakni Akeng. Ia mengatakan bahwa saat ini beragam harga penjualannya. Apa lagi saat ini memang harga karet tidak begitu stabil. Harga karet dengan kualitas A, saat ini menurutnya, bisa saja mencapai harga Rp 15 ribu. Beda hal dengan karet yang kualitas yang standar dan karet yang memang kelas C. untuk karet yang mutunya tak bagus bisa dihargai separuh dari harga normalnya. Pengelola gudang yang saat ditanya, yang tak mau menyebutkan namanya itu. ia menjelaskan bahwa setiap gudang di kawasan Selincah tersebut, merupakan hasil dari perkebunan karet di berbagai daerah di Provinsi Jambi. Nantinya, karet tersebut akan dibawa dan diangkut ke tempat lokasi pabrik. Seperti Angkasa Raya dan Aneka Bumi Pratama.(*/poy)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

16

POTRET

Ditetapkannya batik sebagai warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi Indonesia, oleh Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO) beberapa waktu lalu, memotivasi pengusaha batik untuk lebih berkreasi. Contohnya saja butik “Mirabella Batik Jambi”, yang kian diburu oleh masyarakat hingga luar negeri. RIRIN, Jambi

I

ndonesia memang sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu negara penghasil batik terkemuka di dunia. Hal ini tidak lepas dari kiprah ribuan pengusaha batik di Tanah Air, yang selama puluhan tahun menggeluti usaha tersebut. Namun dari ribuan pengusaha batik tersebut, hanya segelintir pengusaha saja yang berhasil mengembangkan usahanya, dengan membangun citra mereknya sendiri. Sehingga, usaha batik tersebut bisa dikenal oleh berbagai daerah, bahkan hingga luar negeri. Ini adalah fakta menarik tentang batik. Saat ini semakin dekat di hati masyarakat Indonesia, khususnya di Jambi. Batik merupakan salah satu salah satu aset kebanggaan masyarakat Jambi. Karena, batik Jambi merupakan salah satu warisan budaya berupa, yang harus tetap dijaga kelestariaanya. Dengan adanya batik Jambi ini ternyata, bisa menunjang budaya yang ada dari Jambi itu sendiri. Yang lebih menarik, seiring berjalannya waktu, motif dan produk batik berkembang, sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga, motif dan model batik tidak terkesan jadul lagi.

Hari Batik Nasional Batik telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) milik Indonesia, oleh Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO). Unesco dalam hal ini, merupakan Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), yang menaungi pendidikan dan kebudayaan. Terkait hal tersebut, pemerintah Indonesia telah menetapkan tanggal 2 Oktober 2009 sebagai hari Batik Nasional. Pada peringatan ini, masyarakat Jambi secara keseluruhan disarankan untuk memakai batik pada peringatan tersebut. Hal ini pun menjadi sebuah angin segar, untuk para pengelola usaha pakaian batik, untuk terus melakukan berbagai inovasi dan kreasi batik. Sebagai salah satu fashion yang telah menjadi ikon budaya Indonesia tersebut. Batik yang paling banyak dikenal di Indonesia adalah batik Jawa. Namun, batik Jambi pun juga banyak diminati. Bahkan, batik Jambi dikenal sebagai batik termahal di Indonesia. Salah satu pengusaha batik yang kini berhasil menyandang nama besar adalah Ngadio M Memet (50). Memet (sapaan akrab), merupakan juragan batik yang berasal Kota Solo, yang hingga kini telah berhasil membangun dan mengembangkan industri batik dengan merek dagang “Mirabella Batik Jambi”. Butik ini terletak di kawasan Simpang Pulai Kota Jambi. “Saya mengambil nama Mirabella itu karena nama anak kedua saya,” ungkap Memet kepada Harian Jambi. Memet mulai merintis usaha batik sejak tahun 1980. Ketika ditanya tentang resep keberhasilannya, Memet pun tidak segan-segan untuk mengungkapkan dan berbagi cerita. “Saya sebetulnya sangat mencintai pekerjaan saya ini, yang sangat anggap sebagai sesuatu yang sangat spesial. Saya mencintai kegiatan processing maupun membuat desain batik. Namun, agar dapat laku dan diminati masyarakat, maka kegiatan produksi batik itu harus selalu bisa mengikuti tren dan pelanggan,” ujarnya. Oleh karena itu, tidak heran jika di

tengah maraknya para penjual dan usaha batik di Jambi, usaha batik milik Memet tetap banyak peminatnya. Karena, desain dan model baju batik yang ia tawarkan, disesuaikan dengan perkembangan dan style fashion saat ini.

Bekerja Membatik di Solo Memet adalah pria asli kelahiran Solo. Dari kecil hingga dewasa Memet dibesarkan, bahkan juga bekerja di Solo. Sekitar tahun 1970 an Memet bekerja di salah satu usaha batik milik tetangganya. Mulai dari situlah Memet mulai belajar untuk membuat desain batik. Memakan waktu yang tidak sedikit dalam membuat desain batik. Hal ini disebabkan, karena proses yang dibutuhkan untuk membatik itu cukup lama. Butuh ketelatenan dan kesabaran agar hasilnya maksimal. Apalagi pada dasarnya, ia bukanlah berasal dari keluarga yang bisa membatik. Sehingga Memet selalu lebih giat dalam belajar membuat batik. “Membatik itu ndak susah, hanya saja rumit. Apalagi jika motif batiknya itu banyak dan beragam, itu bisa membutuhkan waktu sampai 3 hari.Karena kan prosesnya memang lama, mulai dari membuat desain sampai

deng a n memberikan corak warna pada desainnya,” ungkap ayah dari tiga anak ini. Pada dasarnya, Memet bukanlah berasal dari keluarga yang mampu. Oleh karena itu, Memet selalu menanamkan

p o l a kerja keras untuk dirinya sendiri dengan tujuan agar tidak menyusahkan kedua orangtua. “Kalau awal saya bekerja membatik itu dulu karena ajakan dari teman. Apalagi pada waktu itu batik masih agak jarang yang buat tetapi banyak peminat, makanya saya tergiur,” tambahnya.

Berkat ketelatenan dan kesabaran dari Memet dalam membatik, ternyata dalam jangka kurang dari satu tahun Memet sudah bisa membatik dengan cukup rapi. Setelah bekerja sebagai karyawan untuk membuat batik, akhirnya Memet pun tertarik untuk membuat usaha sendiri. Hal ini dilakukannya, karena Memet ingin mencoba dan membuktikan kemampuannya dalam membuat batik. Dan ternyata memang membuahkan hasil hingga saat ini.

Membuka Usaha Batik Rumahan Setelah bekerja sebagai pembuat batik di Solo, Memet melihat ternyata peluang untuk membuka usaha batik ini masih sangat bagus. Terlebih lagi pada waktu itu masih jarang orang yang mengerti tentang pembuatan batik sendiri. Akhirnya, Memet pun mencari lokasi yang tepat untuk membuka usaha batik. Setelah diteliti, ternyata di daerah Jambi masih mempunyai banyak peluangnya. Modalnya pun berasal dari hasil kerja Memet selama menjadi pembuat batik di Solo. Berkat pengalaman kerjanya selama kurang lebih 10 tahun, ternyata hal itu sudah cukup menjadi salah satu modal dari Memet utntuk membuka usaha batik. Untuk memulai usahanya, sekitar tahun 1980 Memet membuka jualan batik di rumahanya. Hal ini disebabkan karena Memet masih ingin mencoba untuk memperkenalkan baju batik di Jambi. “Pada waktu itu, saya membuat batik sendiri. Karena,

di Jambi kan pada waktu itu belum ada orang yang bisa membatik. Makanya saya membuat batik sendiri, kemudian saya jual juga di rumah. Dan ternyata peminatnya sangat luar biasa, bahkan saya sampai kualahan pada waktu itu,” ujarnya. Semakin lama, usaha menjual batik rumahan Memet semakin berkembang. Memet mampu bertahan untuk jualan baju batik di rumah kurang lebih sekitar 22 tahun. Dan setelah itu, akhirnya Memet memutuskan untuk membuka usaha batik di lokasi yang lebih tepat. Yakni berlokasi di Simpang pulai. Pada waktu itu Memet hanya mampu menyewa dua ruko uang digabung menjadi satu. “Setelah saya menyewa ruko, otomatis stok batik kan harus banyak dan ternyata saya ndak sanggup untuk memproduksi sendiri. Akhirnya saya putuskan untuk sampai sekarang untuk mengambil produksi batik dari Solo. Karena rumah saya yang di Solo saat itu juga menjadi lokasi untuk membuat batik, khususnya batik tulis,” paparnya.

Setelah menyewa ruko, ternyata permintaan dari pelanggan malah semakin meningkat. Akhirnya pada 22 Desember tahun 2013 yang lalu, Memet membuka cabang “Batik Mirabella” yang berlokasi di Jalan Sumantri Brojonegoro No 58 Simpang Pulai Jambi. Cabang ini terdiri dari 3 ruko yang berderet berdampingan.

Terapkan Konsep Batik Asli Dalam hal ini, batik yang diproduksi oleh Memet, bukan hanya bati Jambi, tetapi juga batik nusantara. Namun yang lebih dominan adalah batik Jambi. Selain itu, batik Memet ini tetap menjadi pilihan para pelangg a n , karena

produk batik yang dijual oleh Memet ini sangat diutamakan kualitasnya. Selain itu, Memet juga selalu menerapkan konsep batik asli dalam kegiatan produksi batiknya. Sebab, berdasarkan pengalaman, banyak pengusaha batik tidak

dapat bertahan lama. Karena, mereka tidak menggunakan proses batik yang asli di samping tidak mengikuti tren permintaan pasar baik menyangkut motif maupun warna. “Kalau proses batik yang asli itu adalah metode membuat batiknya cukup rumit. Karena mulai dari penggambaran motif, penempelan lilin, pencelupan dan seterusnya. Tapi jika proses itu memang dijalankan dengan baik maka hasilnya pun bisa dengan maksimal,” ujarnya. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Memet mengaku yakin bahwa batik akan masih bisa terus berkembang asalkan industri batik di dalam negeri bisa mengikuti selera pasar dan juga tren dari pelanggan. Karena batik itu bukan hanya untuk dipakai sendiri tapi oleh konsumen yang berasal dari berbagai daerah. “Saya tidak khawatir dengan batik dari luar negeri karena perkembangan motif dan industri batik di Indonesia sudah jauh lebih maju dari luar negeri. Kita juga tidak perlu takut karena teknik batik Indonesia jauh lebih unggul dari teknik batik luar negeri. Namun demikian, kita harus terus berupaya untuk maju

dan mengikuti tren dan selera pasar. Selama itu kita laksanakan dengan baik, maka kita tidak perlu khawatir dengan batik-batik dari negara lain,” tegasnya.

Upaya Lestarikan Batik Datang sebagai sebuah tren baru, batik saat ini telah banyak dinikmati oleh semua kalangan. Tidak hanya oleh orang dewasa saja, melainkan sudah mulai merambah ke anak-anak hingga remaja. Segmentasi yang luas

tersebut sebenarnya menjadi peluang yang besar untuk dapat membuka usaha batik. Dimulai dari skala yang terkecil hingga lama-lama berkembang secara bertahap. Dengan semakin meluasnya batik sebagai tren, tidak menutup kemungkinan semua segmen dapat dirambah melalui usaha batik yang sedang sedang dijalankan. Bahkan dari skala kecil seperti tadi, banyak orang pun yang akhirnyadapat merambahkan penjualannya hingga ke berbagai daerah di Indonesia dengan bantuan jaringan yang dimiliki. O m z e t yang didapatkan pun ternyata sangat menggiurkan. Pemakaian batik saat ini memang terus berkembang dari waktu ke waktu sesuai dengan tren perkembangan pasar. Ini berarti bahwa batik dapat digunakan sebagai kesempatan untuk membuka sebuah perusahaan perdagangan dalam bentuk pakaian batik. Seperti banyak orang dapat memberikan batik untuk berkreasi dengan tren fashion saat ini. Apalagi pada saat hari Jumat, Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya (tanggal merah), batik Mirabella milik Memet selalu dipadati pengunjung. Memet mengaku kunci sukses dari kegiatan usaha batiknya adalah karena selalu menjaga kualitas produk di samping terus menerus melakukan inovasi untuk mengembangkan kreasi produk dengan menciptakan desain-desain motif termutakhir. Dengan inovasi dan kreasi tanpa henti itu, Memet mengaku motif batik Mirabella menjadi pilihan dari para pelanggan. Karena semakin banyaknya peminat, ternyata kegiatan perdagangan batik dianggap sebagai berpotensi untuk mencukupi kebutuhan. “Kalau saya secara pribadi, menjual baju batik ini selain karena saya hobi baju batik, niata saya selanjutnya karena saya ini ingin memperkenalkan, menjaga bahkan melestarikan batik, hanya saja caranya yang berbeda,” ungkapnya. Fakta bahwa kain batik merupakan karya seni milik Indonesia tidak dapat dipungkiri. Terbukti hampir di seluruh penjuru nusantara,

dari ujung barat Sumatera sampai ujung timur Papua dengan mudah dapat dijumpai sentra-sentra batik tradisional. Penggemar kain batik yang terus meningkat direspon dengan kegembiraan dan kebanggan para pengrajin. Seniman batik tulis makin bersemangat dalam menghasilkan karya batik yang bercita rasa seni tinggi. Hasilnya, batik tulis mampu menggeser gencarnya produk batik printing ke Indonesia. Kebanggaan memakai busana batik tulis lebih tinggi dibanding batik printing maupun batik cap. Peluang usaha pakaian batik yang satu ini bukan hanya bisa merambah pasar menengah, namun juga pasar elite. Terlebih lagi jika Anda mampu memasarkan produk bisnis Anda di dunia maya dan menjangkau pasar dunia internasional. Oleh karena itu, tidak heran jika pakaian jenis batik bukan hanya digemari oleh masyarakat dalam negeri, namun juga masyarakat asing yang pernah berkunjung ke Jambi, kebanyakan memiliki minat yang besar untuk jenis fashion yang satu ini.

Harga yang Terjangkau Dalam hal ini, harga baju batik yang ditawarkannya pun relatif murah, satu lembar kain batik cap bermotif Jambi sepanjang 2 meter, ada yang hanya Rp 60 ribu. Padahal, batik seperti ini semestinya bisa berharga Rp 80 ribu. Setelah diamati, ternyata semua batik di toko tersebut harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan di sentra produksi batik kawasan Seberang Kota Jambi. Menurut Memet, ada begitu banyak pesanan batik kepadanya, khususnya setelah Gubernur Jambi saat itu, Zulkifli Nurdin, memberlakukan penggunaan batik bagi semua pegawai pemerintah provinsi pada setiap pekan. Belakangan, kalangan swasta juga menerapkan hal serupa. Penjualan dan pesanan batik kini mencapai 1.500 lembar per bulan, sedangkan untuk pakaian jadi sekitar 300 buah. Pesanan sebanyak ini tidak mungkin dapat dipenuhi perajin di Jambi yang jumlahnya hanya segelintir. Karena itulah, Memet berinisiatif memesan batik dari Solo. Hasilnya rapi, pekerjaan cepat selesai dan harga jauh lebih murah. ”Setelah saya hitung-hitung, jauh lebih menguntungkan memproduksi batik di Jawa dan saya bisa menjualnya dengan harga lebih murah. Tapi ada juga kain batik yang harganya Rp 4 juta, itu adalah batik dengan bahan Baron yang sangat halus, ada juga yang harganya Rp 1,5 juta,” katanya lagi.

Hingga Luar Negeri Karena harganya relatif murah, kemudian juga kualitas yang terjaga mengakibatkan banyaknya pelanggan yang rela datang dari berbagai daerah hanya untuk mengunjungi dan belanja di Batik Mirabella milik Memet. Bukan hanya diminati oleh masyarakat lokal. Batik Mirabella ini pun juga dibanjiri pesanan dari luar negeri. “Kalau untuk pesanan dari luar daerah itu diantaranya adalah dari Sabak Tanjung Jabung Timur, Sarolangun, Rimbo Bujang, Bangko, Jakarta bahkan Malaysia, batik yang dibeli itu rata-rata adalah batik sutra tulis,” ujar Lia selaku karyawan. Oleh karena itu, tidak heran jika omzet yang didapatkan oleh Memet dalam usaha batiknya tersebut cukup menggiurkan. Bahkan saat ini Memet sudah memiliki 8 karyawan, itu pun masih dibantu oleh anaknya. Hal ini disebabkan karena usia Memet yang sudah cukup tua dirasa tidak sanggup untuk mengurusi usahanya sendiri. Untuk ke depan, ia berharap agar usaha batiknya tersebut bisa terus berjalan dan dilanjutkan oleh anak-anaknya, demi untuk menjaga dan melestarikan batik. Baik batik Jawa maupun batik Jambi.(*/poy)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

17

UKM

Warung Kopi Padepokan Tumiris II Jalan Simpang Gereja Kotabaru Kota Jambi.

WARKOP PADEPOKAN TUMIRIS II

Memulai usaha sekecil apapun itu harus dengan niat yang baik dan profesional. Membuka usaha kecil menengah (UKM) tidak semata-mata dengan modal yang lumayan. Dengan modal pas-pasan juga bisa eksis asalkan dikelola dengan baik dan jujur. Demikian gambaran eksistensi sebuah Warung Kopi (Warkop) Padepokan Tumiris II yang berada di Jalan Kapten Sujono Kompleks Gereja Kotabaru atau tepatnya depan seberang Taman Remaja Kota Jambi. ROSENMAN M, Jambi

J

ika Anda ingin menikmati sarapan pagi bergizi, usai olahraga pagi di wilayah Gedung Olahraga (GOR) Kotabaru Jambi, tak perlu repot mencarinya. Sebuah Warkop Padepokan Tumiris II akan memanjakan sarapan Anda dengan sajian makanan ringan bergizi. Mulai dari bubur kacang hijau campur ketan, telur setengah matang, teh telur ginseng, indomie rebus plus, mi goreng, nasi goreng hingga ragam minuman sehat lainnya. Lokasinya berada di simpang tiga jalan kompleks Gereja Kotabaru Jambi. Warkop Padepokan Tumiris II ini sudah buka sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Kebersihan makanan dan tempat sangat terjamin karena pengelola menjadikan kebersihan sebagai penyambut pelanggan di warkop tersebut. Orang-orang yang sarapan pagi di Warkop Padepokan Tumiris II cukup beragam dari berbagai profesi. Mulai dari polisi, PNS, pengusaha hingga masyarakat biasa. Sajian menu yang segar, membuat pelanggan menjadikan Warkop Padepokan Tumiris II sebagai tempat sarapan paginya. Andang (41), pengelola Warkop Padepokan Tumiris II kepada Harian Jambi mengatakan, dirinya memulai usahanya di Jambi sejak tahun 1991. Awalnya dia membuka Warkop Padepokan Tumiris I di Arizona Mayang Kota Jambi. Seiring majunya usahanya tersebut, Warkop Padepokan Tumiris I dikelola oleh abangnya Adi Sonip. Guna mengembangkan usaha, Andang melirik lokasi yang strategis. Simpang jalan Gereja Kotabaru Kota Jambi merupakan pilihan tempat yang tepat. Awalnya Andang bersama istrinya Acih Nurjanah (38) mengontrak lahan seluas kurang lebih

10 meter persegi milik Pesantren Sa’ad Datuddaren Seberang Kota Jambi. “Kami menyewa lahannya saja selama 10 tahun. Namun pembayaran setiap bulan Rp 300 ribu. Atau Rp 3 juta setahun. Kalau bangunan ini kami yang bangun. Lahan ini milik Pesantren Sa’ad Datuddaren Seberang Kota Jambi. Kami buka disini karena tempatnya strategis karena dekat dengan pusat olahraga,” kata Andang. Dulunya, lahan tersebut hanya semaksemak belukar. Namun karena lokasinya strategis, pihak Pesantren Sa’ad Datuddaren menyewakannya. Setidaknya ada empat usaha di lahan Pesantren Sa’ad Datuddaren Seberang Kota Jambi.

Omzet Rp 2 Juta Sehari Usaha yang digeluti Andang (41) bersama istrinya Acih Nurjanah tergolong sukses. Betapa tidak, warkop sederhana itu bisa beromzet hingga Rp 2 juta sehari. Menurut Andang, dalam satu hari pengunjung bisa mencapai ratusan orang. Sajian favorit di Warkop Padepokan Tumiris II yakni bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, teh telur putar, teh telur ginseng dan telur ayam kampung setengah matang. “Kalau lagi ramai telur ayam setengah matang bisa habis hingga 100 butir. Kemudian begitu juga dengan menu lainnya seperti bubur kacang. Harga bubur kacang hijau dan campur ketan hitam mulai dari harga Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu. Kemudian telur ayam setengah matang Rp 4 ribu per butir. Sementara Indomie rebus plus sayur telur Rp 8 ribu per porsi,” katanya. Dari penjualan menu di Warkop Padepokan Tumiris II setiap harinya bisa beromzet Rp 2 juta. Omzet yang sangat besar bagi warkop sekelas Tumiris II.

Daftar Menu Warung Padepokan Tumiris II Jalan Simpang Gereja Kotabaru Kota Jambi.

Andang pemilik Warung Kopi Padepokan Tumiris II Jalan Simpang Gereja Kotabaru Kota Jambi saat memasak menu pesanan pelanggan.

Suksesnya usaha yang digeluti Andang dan istrinya bukan begitu saja didapatkan. Mereka tetap menjaga kesantunan terhadap pelanggan. Menjaka sikap ramah tamah kepada pelanggan, serta membuat harga menu yang terjangkau. Kemudian soal kebersihan makanan dan tempat juga menjadi prioritas utama.

Disebutkan, kalau membersihkan kacang hijau impor hanya membutuhkan waktu 5 menit. Namun kalau untuk membersihkan kacang hijau lokal butuh waktu lama hingga 30 menit. “Kacang hijau lokal sangat banyak kotoran yang hendak dipisahkan. Kemudian rasa kacang hijau lokal kurang enak. Kita bukan tak suka produk lokal, tapi kita lebih mementingkan kualitas demi kepuasan pelanggan,” ujarnya. Selama ini stok kacang hijau untuk Warkop Padepokan Tumiris II tetap terpenuhi lewat Toko Ali BTN Kotabaru Jambi. Namun Andang tidak merinci berapa kebutuhan kacang hijau setiap minggunya. Namun menurut dia kebutuhan kacang hijau sebagai menu utama warkopnya tetap tercukupi.

Kacang Hijau asal Thailand Menurut Andang, bahan kacang hijau untuk bubur kacang hijau merupakan kacang hijau impor dari Thailand dan Australia. Dia mempercayakan pasokan kacang hijau dan kebutuhan lainnya dari Toko Ali BTN Kotabaru Jambi. “Kami terpaksa membeli kacang hijau impor dengan harga Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per kilogramnya. Pasalnya kacang hijau impor labih bersih dan kualitasnya bagus. Sementara kacang hijau lokal yang kebayakan masuk dari Kabupaten Bima Pulau Jawa, kualitasnya kurang baik. Karena banyak ditemukan bebatuan berupa tanah dan juga kacang hijau yang keropos,” kata Andang.

Telur Ayam Kampung Asli Warkop Padepokan Tumiris II memang betul-betul menjaga kualitas menunya. Misalnya soal telur ayam kampung. Karena Warkop Padepokan Tumiris II Kotabaru Jambi salah satu menu favorit pelanggan adalah telur ayam kampung setengah matang. “Kalau soal telur, saya menjaga kualitas. Banyak menawarkan telur ayam kampung ke kita, namun kita tolak. Karena kita takut telur ayam kampung palsu. Karena selama ini banyak telur ayam kampung banyak yang palsu. Saya memasok telur ayam kampung dari perusahaan agen telur ayam kampung dari Palembang,” katanya. Menurut Andang, pemasok telur ayam kampung ke warungya adalah Henry, agen resmi telur ayam kampung di Jambi. “Dia punya akta perusahaan agen resmi penyalur telur ayam kampung asli. Saya beli perbutir dengan harga Rp 2.000. Saya sudah lama berlangganan kepada Henry,” katanya. Dalam membangun usaha warkopnya, Andang dan istrinya dibantu keponakannya Hendri. Mereka bertiga saling bantu dalam menlayani pelanggan di warkopnya tersebut. Untuk menambah omzet lain, Andang juga menyewakan sepetak kios berukuran 1,5 meter kali 2 meter untuk kios isi pulsa ulang.

Tolak Kredit Bank FOTO ROSENMAN M

Para pelanggan saat menikmati sarapan pagi di Warung Kopi Padepokan Tumiris II Jalan Simpang Gereja Kotabaru Kota Jambi.

Pada umumnya, para pengusaha UKM

akan tergiur dengan tawaran pinjaman modal dari perbankan. Namun tidak demikian dengan Andang. Dirinya justru menolak tawaran pinjaman modal dari bank. “Dulu ada Pak Robert Pardeda dari salah satu bank di Jambi berulang-ulang menawarkan pinjaman modal. Hingga bapak itu pensiun dan pindah ke Bandung tetap saya tolak. Banyak bank yang datang ke sini menawarkan pinjaman modal, namun saya belum tertarik. Modal saya sendiri saja masih cukup untuk usaha ini,” kata Andang. Disebutkan, pinjaman kredit dari bank awalnya memang menggiurkan. Namun saat pembayaran cicilan sangat memberatkan. “Lagian pinjaman dana itu belum butuh untuk saat ini bagi kami. Karena untuk mengembangkan usaha ini, masih kekurangan tenaga. Kita butuh pekerja yang betul-betul jujur dan mau berusaha dengan serius dan profesional,” kata Andang.

Mampu Bangun Rumah Berkat usaha ini, Andang dan istrinya Acih Nurjanah bisa sekolahkan dua anaknya Abdullah Hikel Fikri (11) dan M Reza Nurrohman (8). Kemudian mereka juga sudah membangun satu unit rumah di Perumahan Pesona Kenali Kotabaru Jambi. “Saat ini kami bisa mengguyur biaya membangun rumah sendiri. Sejak tahun 2005 silam kami tinggal di warung inilah. Namun dalam waktu tak lama kami akan memiliki rumah pribadi, tak lagi mengontrak. Syukur lah, ini berkat usaha ini,” ujar Andang. Menjalankan usaha Warung Padepokan Tumaris II sejak 2005 menjadi salah satu bukti, kalau usaha UKM bisa sukses dan menjadi penggerak roda perekonomian keluarga. Warkop sederhana yang dikelola Andang dan istrinya, menjadi salah satu bentuk UKM yang sukses, karena tidak mengandalkan pinjaman modal dari bank dalam menjalankan usahanya. Warung Padepokan Tumaris II, bisa sebagai contoh bagi penggiat UKM lainnya, agar menjalankan usahanya dengan berkesinambungan dan bisa menabanung keuntungan. Sudah sepatutnya para pelaku UKM mendapat bimbingan dari instansi terkait guna pengembangan UKM tersebut. (*/lee)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

18

MALL & EVENT

FOTO-FOTO: DOK/HARIAN JAMBI

FURNITURE: Bukan hanya outlet makanan yang merapat ke mal. Namun outlet furniture juga hadir di berbagai mal terbesar di Kota Jambi.

STRATEGI BISNIS

Tidak sedikit bagi pengusaha, yang menjajalkan bisnis barunya melalui mal. Mal yang dianggap sebagai pusat keramaian yang terdiri dari berbagai kalangan, menjadi media strategis. Melalui mal ini, pebisnis akan mencoba berkenalan dengan masyarakat yang berkunjung ke mal. Kemudian, akan terbaca peluang serta pangsa pasar dari bisnis tersebut. NOVRIANA DEWI, Jambi

G

eliat persaingan mal ternama di Jambi semakin terlihat. Beragam tawaran menarik dan pelayanan khusus diberikan, untuk dapat menggaet hati pelanggan. Terkait hal tersebut, tidak sedikit pula dari pengunjung mal yang hanya mendatangi mal sebagai tempat refreshing saja. Namun dengan penawaran dan produk-produk menarik, seseorang yang biasanya hanya berdalih cuci mata, justru tergoda untuk membeli produk-produk di mal. Seperti halnya Resti JL Sari, salah satu pelanggan Jambi Town Square Jambi. “Kadang memang kalau lagi suntuk dan nggak ada kerjaan, saya sama temen-temen suka cuci mata di mal. Niatnya sih cuma sekedar refreshing. Paling sambil minum atau makan. Tapi kadang kalau lihat produkproduk baru yang menarik, atau tempat makan yang menarik di mal itu, malah bias jadi belanja banyak. Itu sering terjadi,” ujarnya. Mal telah menjadi pusat perbelanjaan yang digemari semua kalangan. Baik pelajar, mahasiswa, karyawan swasta, pegawai negeri hingga pengusaha. Begitu juga dengan tingkat perekonomian, kaya ataupun dari kalangan menengah ke bawah pun sama saja. Mereka pada dasarnya, gemar mendatangi mal untuk membeli produk-produk tertentu, atau hanya sekedar melepas penat saja. “Yang datang ke mal itu bukan cuma orang kaya aja kok. Semua kalangan juga datang ke mal. Cuma mungkin tingkat belanjanya saja yang beda. Toh mal kan nggak membatasi kaya ataupun miskin, kecil atau besar untuk belanja. Semua sama aja,” ujarnya. Belanja di mal memang menjadi pilihan banyak kalangan. Berbagai alasan terlontar, untuk memilih mal sebagai tempat berbelanja. Ada yang

mengaku malas kepanasan, berdebu hingga harga yang memang stabil. “Kalau belanja di pasar itu, kita tidak tau harganya berapa. Kalau nggak bias nawar, kita ditipu orang. Tapi kalau di mal kan nggak. Semua harga sudah dicantumkan merata. Jadi yang nggak bisa nawar enakan belanja di mal,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Cece Ferry, Kepala Bagian Supermarket Jamtos mengatakan, bahwa pada dasarnya selain berbelanja, fasilitas dan kenyamanan mal telah dimanfaatkan sebagian masyarakat sebagai media refreshing. “Mal bukan hanya tempat berbelanja. Mal juga sebagai tempat untuk hiburan dan bermain,” ujarnya. Bagi masyarakat yang berlatar belakang ekonomi menengah ke atas menurutnya, berbelanja di mal bukan lagi menjadi hal yang tabu. Meski harga yang ditawarkan mahal dan boros, dengan mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan, belanja di mal tidak lagi menjadi bahan pertimbangan. “Bagi masyarakat menengah ke atas, berbelanja di mal merupakan hal biasa dan tidak memikirkan konsekuensi keborosan. Karena mereka merasa, bahwa dengan berbelanja di mal mereka dapat merasakan keamanan, kenyamanan dan terjaminnya kualitas barang yang mereka beli,” ujarnya. Pantun Bukit, Pengamat Ekonomi Universitas Batanghari memprediksikan, bahwa perkembangan bisnis pusat belanja di Jambi masih akan terus tumbuh. Seiring dengan meningkatnya ekonomi masyarakat Jambi sendiri. “Semakin banyak mal yang tumbuh, tentu masyarakat akan diuntungkan karena semakin banyak pilihan,” ujarnya. Menurutnya, geliat persaingan mal ini cukup menguntungkan ma-

BCC: Pelanggan BCC bukan hanya dari kalangan dewasa saja. Namun juga hadir dari kalangan pelajar.

syarakat. Berlomba-lombanya mal dalam menggaet pengunjung, akan memberikan fasilitas serta penawaran menarik bagi masyarakat. Akibatnya, masyarakat akan mendapatkan pelayanan serta fasilitas yang lebih. “Semakin banyak mal yang tumbuh, tentu masyarakat akan diuntungkan. Karena semakin banyak pilihan. Juga melalui penawaran diskon dan kerap melakukan sejumlah event-event tertentu. Mendekorasi fisik mal juga menjadi pilihan bagi manajemen mal, untuk dapat meningkatkan jumlah pengunjung. Ada di antaranya, yang menawarkan fasilitas dan barang lengkap, hingga kebutuhan terkecil masyarakat, seperti halnya sayur mayur,” ujarnya.

Pebisnis Merapat ke Mal Ramainya pengunjung mal yang dating dari berbagai kalangan tersebut, dengan berbagai pelayanan menarik yang diberikan mal, menjadikan sebagian pebisnis memilih merapat ke mal untuk menjajakan bisnisnya. Selain berkepentingan untuk menjual produk, hal utama yang menjadi incaran pebisnis ini adalah kepentingan perkenalan produk atau biasa disebut

dengan promosi. Salah satu yang memanfaatkan mal sebagai media perkenalan terhadap masyarakat adalah Black Canyon Coffe (BCC). BCC Jambi ini, memilih Jambi Town Square (Jamtos) sebagai media pengenalan produknya. Ini disampaikan Derry Maulana, Manajer BCC Jambi. “Black Canyon Coffe Jambi memang belum punya tempat khusus sendiri. Sekarang masih terpusat di Jamtos. Kenapa memilih mal, karena memang, kita kan masih baru. Masih butuh proses untuk memperkenalkan produk-produk kita kepada masyarakat. Setelah masyarakat tahu dan berlangganan dengan kita, setelah melihat responnya melalui penjualan di mal, baru kita buka tempat khusus. Kita melihat pangsa pasar dulu. Mal kan tempat strategis yang dikunjungi banyak orang dari berbagai kalangan. Jadi, sebagai penjajakan dan media pengenalan, mal adalah pilihan yang tepat,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa untuk Wilayah Sumatera, BCC Jambi merupakan outlet ke empat setelah Batam dan Medan. Untuk Jambi sendiri, outlet BCC dapat dijumpai di lantai

dasar Jambi Town Square (Jamtos) Kota Jambi. BCC telah hadir di Jambi sejak 12 Agustus 2011. BCC memutuskan untuk membuka outlet di Jambi, karena melihat daya beli masyarakat Jambi yang cukup tinggi. “BCC memutuskan untuk mendirikan outlet di Jambi yang pertama, karena dari pihak owner sendiri sebelumnya telah melakukan kunjungan untuk survei lokasi di Jambi. Untuk melihat bagaimana perkembangan di Jambi berikut daya belinya. Sehingga akhirnya diputuskanlah untuk buka di Jambi, bahkan di Palembang pun belum dibuka outlet BCC,” ujar Derry. Tidak hanya outlet makanan yang merapatkan bisnisnya ke mal. Berbagai usaha lain seperti konter handphone, penjual pakaian bahkan hingga furniture pun melangkahkan usahanya ke mal. Kita ambil contoh outlet furniture, sebagai produk abadi yang selalu dibutuhkan oleh setiap masyarakat yang memiliki rumah, furniture masih berada mencari incaran seluruh lapisan masyarakat. Bagaimana tidak? Saat ini, mustahil bagi setiap orang yang memiliki rumah untuk tidak menjadikan furniture sebagai pajangan

di rumahnya. Tidak saja dapat ditemukan di beberapa toko perabotan yang bisa dengan mudah didapat di beberapa sudut kota Jambi, saat ini furniture saat ini sangat mudah ditemukan di berbagai pusat perbelanjaan atau mal-mal yang ada di Jambi. Di Jambi, furniture masuk mal dapat ditemui di Jambi Town Square (Jamtos), Meranti Swalayan dan Mandala Swalayan. Di Jamtos, penjualan produkproduk furniture dikemas dengan apik di pusat lifestyle furnishings Informa. Di tempat ini, semua produk furniture dapat dicari. Mulai dari kursi, meja, tempat tidur, lemari dan lainnya. Semuanya lengkap tersedia di tempat tersebut. Berdasarkan pengamatan Harian Jambi di Informa, pengunjung yang mencari furniture, mengaku puas dengan pusat perbelanjaan berkonsep dan tertata rapi seperti Informa. “Semua tersedia, harga pun dicantumkan. Sehingga kita tidak perlu repot-repot bertanya dan menawar harga seperti di toko perabotan yang ada di pasar,” ujar Dewi Fajriani, salah seorang pengunjung di Informa.

Konsumtif Masyarakat Berkembangnya persaingan mal ini pun, berefek pada sifat konsumtif masyarakat Jambi yang semakin meningkat. Ini disampaikan Emelia Hamzah, Pengamat Ekonomi Universitas Jambi. “Bagi para masyarakat menengah ke bawah, atau bagi para remaja, mereka harus berpikir ribuan kali jika ingin berbelanja di mal. Karena harganya yang lumayan tinggi jika dibandingkan berbelanja di tempat lain,” ujarnya. Menurut Emelia, masyarakat Jambi saat ini cenderung konsumtif. Baik dari kalangan ekonomi menengah ke atas, maupun menengah ke bawah. Perkembangan mal yang semakin meningkat, dikhawatirkan dapat memacu tingkat konsumtif masyarakat. Sehingga, berisiko pada matinya perekonomian menengah masyarakat Jambi. “Tidak masalah belanja di mal. Hanya saja, masyarakat harus lebih pintar memilihnya. Karena bagaimanapun, dengan adanya mal-mal itu, masyarakat semakin konsumtif,” ujarnya.(*/poy)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

19

MART & MIDDLE

FOTO-FOTO KAHARUDDIN/HARIAN JAMBI.

BUDIDAYA : Yunus, seorang peternak budidaya lele jenis Sangkuriang saat memberikan ikan lelenya pakan.

Berawal dari ujicoba. Ternyata membuahkan hasil. Budidaya ikan lele dapat dilakukan oleh setiap orang dengan modal yang sedikit. Sehingga dapat dilakukan dalam skala rumah tangga. Hasil dari budidaya ikan dapat dikonsumsi sendiri sebagai pemenuhan gizi keluarga dan hasil lebihnya dapat dijual sebagai tambahan pendapatan keluarga. KAHARUDDIN, Jambi

U

saha memang tak selamnya buntung, namun tak selamanya juga untung. Begitulah risiko dalam usaha. Namun tidak salah untuk melakukan ujicoba usaha dengan modal yang tidak banyak. Kalau serius dalam mengelola, bisa membaya untung yang lumayan. Sehingga keluarga tersebut akan lebih sejahtera dalam menikmati hasil usaha tersebut. Menurut salah satu peternak budidaya ikan lele, Yunus (25) mengatakan, usaha budidaya ikan lele yang ditekuninya itu berawal dari coba-coba. Penuturannya, dibilang rumahnya ada tiga kolam ikan galian yang tidak diberdayakan. Kemudian untuk memamfaatkan kolam pihaknya mencoba membeli kerambah untuk membudidayakan ikan lele. Kerambah yang awalnya dibeli dengan ukuran 2x4 dengan harga Rp, 250 ribu kemudian diisi 1.000 ikan lele. “Karena saya anggap usaha ini saya cocok makanya saya mulai meningkatkan jumlah ikan lele yang saya ternak hingga sekarang suda 8.000 ikan yang saya ternak,” ujarnya. Dikatakannya, bibit ikan lele dibeli dengan seorang penadah ikan lele dengan harga Rp 200 per ekornya. Jika membeli 1.000 ekor maka harganya Rp 25 ribu. Dalam perawatan ikan pihaknya menetapkan setiap satu minggu sekali ikan lele tersebut harus disortir. Sartiran adalah pemisahan antara ikan yang pertumbuhannya cepat dan ada yang pertumbuhannya lambat. Hal itu bertujuan agar ada ikan lele yang besar tidak bercampur dengan yang kecil. “Jika sortir tidak dilakukan takutnya yang kecil tidak kebagian makan. Dan yang buruknya ikan yang besar bisa memakan ikan yang kecil,” ujarnya. Dalam pakanan ikan lele berbedabeda tergantung dari baru atau sudah lamanya ikan yang masuk. Jika ikan baru masuk maka pakanya adalah merek F 800 dengan harga Rp 16.000 per kg. Pakan ini diberikan kepada ikan

gg yang baru masuk hingga 1minggu, pat biasanya dalam 1.000 ekor dapat menghabiskan sebanyak 3 atau 4 kg hingga berganti pakan.

Pelet F 1000 000 “Setelah ikan berusia 2 minggu ggu maka pakannya akan berganti lagi menjadi F 1000,” katanya. Setelah ikan lele berusia satu minortiggu, maka akan diadakan penyortiecil ran, yaitu memisahkan lele yang kecil esar dengan yang kecil dan yang besar dengan yang besar. Setelah dipisahkan ikan lele yang ang ang masi kecil itu berikan lagi pakan yang maF 800. Sementara yang besar dimasukkan ke kerambah yang lain dan kan diberikan pakan F 1000. Setelah ikan kan lele berusia 1 bulan, ikan diberi pakan F 7-81-1.

ingkan lele jumbo. Karena lele jumbo ini kadar kanibalnya tinggi, jika kita masukkan 1.000 bibit ikan paling 700 yang bisa hidup sampai panen. Berbeda halnya dengan ikan lele sangkuriang. Kadar kanibalnya kecil, jadi dalam 1.000 bibit ikan lele dapat hidup 800 hingga 900 sampai panen. “Jika dibandingkan, lebih untung saya memelihara ikan lele sangkuriang dari pada lele jumbo,” katanya. Memelihara ikan lele bukan saja hanya sekedar diberi pakan setia 3 kali sehari namun dalam pemeliharaannya y kita jjuga g haru sering g menyortir ikan setiap minggunya. Hal itu dilakukan untuk mengetahui perkembangannya. Jika tidak adakan penyortiran maka yang ang kecil akan n tetap kecil. K erana Kerana dalam berebut berebut makana a n saat makanan diberi makan m akan yang kec cil akan kecil dikalahkan oleh ikan n yang besar. Sehingga Seehingga pakan yyang ang dimakan sedikit. “Jadi k alau tikalau dak dis s ortir, disortir, kita tidak

tahu perkembangan ikan. Dan juga ikan yang besar bisa makan yang kecil kalau tidak dipisahkan,” katanya. Dalam pemeliharaan ikan ini juga ikan tidak selalu sehat. Ikan lele juga sering terkena penyakit seperti penyakit radang usus yang mengakibatkan perut ikan buncit. Hal ini jika tidak ditanggulangi akan mengakibatkan kerugian. Seterusnya ada juga penyakit kulit yang mengakibatkan kulit dari ikan lele itu menjadi lecet sehingga bisa menyebabkan kematian kepada ikan-ikan itu sendiri. “Jadi jika ikan itu sak sakit radang usus maka kami berika berikan ikan itu obat tradisional berup berupa mengkudu, untuk kulinya kita k berikan

SANGKURIANG: Lele jenis Sangkuriang merupakan pilihan Yunus saat budidaya lele. Yunus tergolong sukses dalam budidaya lele tersebut.

“Setelah ikan berusia 1 lebih maka ikan diberi pakan 81 polos. 1.000 ikan tiga karung sampai panen,” ujarnya. Keuntungan per 1.000 ikan Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per sekali panen yaitu 2 atau 3 bulan sekali. Untuk sekarang n pihaknya suda memelihara ikan n lele sebanyak 8.000. Jadi semakin ka bayak ikan yang kita pelihara maka g semakin bayak keuntungan yang akan kita peroleh. “Untuk ukuran ikan yang bisa dijual yaitu jika ukuran ikan 10 dalam 1 kg. Ada juga 8, 7, 6 dalam 1 kg. Dengan harga Rp 14.500 per kg,” katanya.

Lele Sangkuriang Ragam jenis ikan lele, seperti lele Jumbo, lele sangkuring dan n lele piton. Namun pihaknya lebih h dmemilih lele sangkuring diband-

daun jambu biji untuk ketahanan tubuh ikan,” ujarnya.

Budidaya Lele Tak Ada Ruginya Sementara itu, Purnomo, bos atau penadah ikan lele mengatakan, bisnis lele ini memang sangat menguntungkan. Karena tidak ada risiko dalam pemeliharaannya. Hanya saja butuh keahlian khusus bagi peternaknya agar dapat merawat dan memperhatikan ikan yang diternaknya. Dikatakannya petani ikan yang mengantarkan ikan ke rumahnya lalu ditimbang berapa kilogram ikan yang dimiliki kemudian pembayarannya setelah ikan laku dijual. “Jadi ikan yang kita tampung tidak

lansung kita bayar namun setelah ikannya kita jual ke pasar baru kita bayar,” ujarnya. Ikan lele yang dikumpulkan di rumahnya kemudian diantar dijual ke Pasar Angsoduo Kota Jambi. Selain dibawa ke pasar, ikan lele juga sudah disebar ke seluruh pasarpasar tradisional di Kota Jambi. Rumah makan juga banyak yang memesan ikan lele, seperti restoran, rumah makan dan usaha pecal lele. Dalam setiap pengantaran pihaknya bisa membawa 200 atau 300 kg sekali berangkat. Namun pelanggan yang paling banyak adalah di Pasar Angsoduo. “Setiap bawa ikan ke pasar ya selalu habis jarang ada tersisa,” katanya. (*/lee)


KAMIS, 06 Februari 2014 Edisi Pagi

20

Ekonomi Indonesia 2013 Tumbuh 5,78 Persen Sektor Pengangkutan dan Komunikasi Tertinggi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia secara kumulatif pada tahun 2013 tumbuh 5,78 persen, yang ditandai oleh peningkatan kinerja ekonomi di berbagai sektor. ANTARA, Jakarta DALAM Pemaparannya di Jakarta, Rabu, Kepala BPS, Suryamin mengatakan, pertumbuhan terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,19 persen. Ia menjelaskan sektor lain yang

ikut mengalami peningkatan sepanjang tahun 2013 adalah sektor keuangan, real estat dan jasa keuangan yang tumbuh 7,56 persen, sektor konstruksi yang tumbuh 6,57 persen dan sektor perdagangan, hotel dan restoran 5,93 persen.

Secara triwulanan, lanjut Suryamin, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan IV-2013 dibandingkan triwulan III-2013 turun 1,42 persen, namun bila dibandingkan triwulan IV-2012 tumbuh 5,72 persen. Sedangkan pertumbuhan PDB tanpa migas mencapai 6,25 persen, yang lebih tinggi dari pertumbuhan PDB. Ia menambahkan perekonomian Indonesia 2013 menurut pengeluaran, didukung oleh komponen ekspor yang tumbuh 5,3 persen, konsumsi rumah tangga 5,28 persen, konsumsi pemerintah 4,87 persen, pembentukan modal tetap bruto 4,71 persen dan impor 1,21 persen. “Ekspor membaik, karena pengaruh kebijakan pemerintah yang efektif dan pelemahan nilai tukar. Sedangkan, pembentukan modal tetap bruto menurun, karena ada penurunan impor barang modal seperti mesin, yang dibutuhkan untuk produksi. Ini mempengaruhi investasi,” kata Suryamin. Namun, struktur PDB tahun

ANTARA FOTO/R. REKOTOMO

KUNJUNGI: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa (kanan) berdialog dengan warga, di kampung nelayan Tambaklorok Semarang, Jateng, Senin (27/1). BPS menyatakan tingkat perekonomian pada 2013 tumbuh secara kumulatif hampir di semua sektor.

2013, masih didominasi oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga yang tumbuh 55,82 persen,

pembentukan modal tetap bruto 31,66 persen, ekspor 23,74 persen, impor 25,74 persen dan konsumsi

pemerintah 9,12 persen. Dalam pemarapan tersebut, Suryamin mengatakan besaran

PDB Indonesia tahun 2013 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 9.084 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (tahun 2000) mencapai Rp 2.770,3 triliun. Sementara, PDB per kapita atas dasar harga berlaku pada tahun 2013 mencapai Rp 36,5 juta atau senilai 3.499,9 dolar AS, meningkat 8,88 persen dibandingkan PDB per kapita pada tahun 2012 yang hanya tercatat mencapai Rp 33,5 juta atau 3.583,2 dolar AS. Struktur perekonomian secara spasial pada 2013 masih didukung oleh Jawa yang memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,99 persen, Sumatera 23,81 persen, Kalimantan 8,67 persen, Sulawesi 4,82 persen, Bali dan Nusa Tenggara 2,53 persen serta Maluku dan Papua 2,18 persen. “Secara kuantitatif, kegiatankegiatan di sektor sekunder dan tersier masih terkonsentrasi di Jawa, sedangkan kegiatan sektor primernya lebih diperankan oleh wilayah di luar Jawa,” tambah Suryamin. (*/san)

PERIKANAN

Pemerintah Diminta Konsisten Jalankan Perpres Bbm JAKARTA - Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto meminta pemerintah menjalankan secara konsisten Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2012 yang mengatur pemakaian bahan bakar minyak subsidi untuk kapal nelayan. “Pemerintah mesti konsisten menjalankan peraturan yang sudah ditetapkan itu,” katanya di Jakarta, Rabu. Perpres 15/2012 tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis BBM Tertentu tertanggal 7 Februari 2012 menyebutkan, hanya kapal dengan bobot maksimum

30 “gross” ton (GT) yang boleh menggunakan BBM bersubsidi. Aturan tersebut disusul Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Perpres 15/2012 tertanggal 24 Februari 2012 yang mengatur kapal di bawah 30 GT hanya boleh mengonsumsi BBM subsidi maksimal 25 kiloliter per bulan. Pemerintah menganggap, kapal di bawah 30 GT merupakan usaha kecil, sedangkan di atas 30 GT sudah masuk golongan menengah ke atas yang tidak berhak mendapat BBM subsidi. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan,

ANTARA FOTO/AMPELSA

MEMANEN: Nelayan mengangkat keranjang berisi ikan menjelang matahari terbenam di Pelabuhan Alam Ulee Lheue, Banda Aceh. Pemerintah diminta konsisten menjalankan Perpres Nomor 15 Tahun 2012 tentang BBM subsidi untuk nelayan.

dari sekitar 500.000 kapal perikanan, terdapat 95 persen berukuran di bawah 30 GT. Dengan demikian, hanya lima persen kapal yang berukuran di atas 30 GT. Perpres tersebut mulai berlaku setelah Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluarkan surat bernomor 29/07/Ka.BPH/2014. Surat yang ditandatangani Kepala BPH Migas pada 15 Januari 2014 tersebut memerintahkan

kepada distributor BBM nelayan yakni PT Pertamina, PT AKR Tbk, dan PT Surya Parna Niaga tidak melayani pembelian BBM subsidi kepada kapal di atas 30 GT mulai akhir Januari 2014. Atas keputusan tersebut, para nelayan yang tergabung dalam Front Nelayan Bersatu (FNB) melakukan aksi demonstrasi di Istana dan Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu. Nelayan memprotes Perpres 15/2012 karena menambah biaya

operasional pembelian BBM. Pri Agung mengatakan, kapal nelayan yang berbobot di atas 30 GT sudah semestinya tidak boleh memakai BBM subsidi. “Jika dilihat dari tampilan fisik kapal dengan ukuran di atas 30 GT, pemiliknya atau yang menggunakannya sebagai sarana usaha, jelas tidak layak untuk dikategorikan penerima subsidi,” katanya. Apalagi, lanjutnya, sebagian besar kapal nelayan masih berukuran di bawah 30 GT. (ant/san)

SIDAK PASAR

Kosmetik Palsu Beredar di Jembrana JEMBRANA - Dinas Perdagangan Kabupaten Jembrana, Bali melakukan sidak ke pasar-pasar menemukan kosmetik dan jamu palsu yang membahayakan

konsumen, Rabu. “Kami melakukan sidak ke Pasar Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo. Di sana kami menemukan enam jenis kosmetik palsu, dan 36 botol jamu

yang sudah dilarang beredar oleh Badan POM,” kata Kasi Promosi dan Penyaluran, Dinas Perdagangan Jembrana, Putu Gede Mahaputra. Menurutnya, sidak ke pasar tersebut dilakukan, setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang peredaran kosmetik palsu dan jamu berbahaya. Selain kosmetik dan jamu, petugas juga menemukan, masih banyak pedagang yang menjual makanan maupun minuman kadaluarsa. Ketut Suarniti, salah seorang pedagang mengatakan, dirinya mendapat jamu merk Pronojiwo tersebut, dari sales yang sering datang. “Setiap datang ia pasti menawarkan jamu merk itu. Saya tidak tahu, kalau dilarang untuk dijual,” katanya. Ia juga mengaku, tidak tahu jamu yang dijualnya berbahaya bagi konsumen, karena selama ini belum ada yang protes. Setelah tahu jenis kosmetik palsu dan merk jamu yang dilarang, ia berjanji untuk tidak menjualnya lagi. (ant/san)

06 02 2014 pagi  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you