Page 1

CMYK

HARIAN DETIL

Managed by Yube Media Group JADWAL SHOLAT

Pekanbaru & Sekitarnya

Sumber: alhabib.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

04 : 47 12 : 14 15 : 35 18 : 18 19 : 29

YUBENETWORK.COM

Langganan Rp. 50.000,- Dalam Kota Eceran Rp 2.000,- / eksemplar

HARIAN VOKAL SUMUT

HARIAN VOKAL SUMSEL

HARIAN DETIL RIAU

Ungkap Fakta dengan Data

Luar Kota + Ongkos Kirim

SPS Serikat Perusahaan Pers

RABU 22 Mei 2013 Edisi 254 Tahun II

TERBIT 16 HALAMAN E-mail : hariandetil@gmail.com

The Best of Sumatera Newspaper IPMA 2013

Sekolah Tahan Ijazah Siswa Miskin Uang t Tryou

Uang e Komit

KEPS

EK

KEPS EK

ju

Wajib Setor

Ba Uang

Uang ahan Perpis

PEKANBARU,DETILMeski sudah dinyatakan lulus sejak tahun 2012 yang lalu dari SMA Negeri Pekanbaru, Arisman (18) tidak menerima ijazah sekolahnya seperti siswasiswa kebanyakan lainnya. Bahkan, ijazah miliknya ditahan pihak sekolah hampir setahun. Disaat teman-teman sebayanya

lulus dulu, pihak sekolah dengan ijazah yang sama mengatakan saya sudah melanjutharus melunasi kan pendidikan hutang-hutang ini ke jenjang yang dulu, baru ijazah lebih tinggi, a ini bisa saya teritermasuk sudah w Sis in ma. Namun, saya ada yang bekerja. k kembali ditimpa PersoalanMis musibah, rumah nya, remaja saya terbakar yatim yang kak, seluruh uang tabungan juga tulang punggung bagi saya ikut terbakar. Saya kedua adiknya ini, tidak tidak punya uang lagi, saya mampu melunasi hutang kepada sekolah sebanyak Rp juga bingung kak, kepada siapa saya harus mengadu, 1.900.000. bapak tak punya, ibu juga “Bukan saya tidak mau pergi meninggalkan kami melunasi hutang-hutang tanpa kabar,’’ ujar Arisman ini kak, selama ini saya saat dijumpai Harian Detil, bekerja dan sedikit-sedikit saya tabung. Karena saat BERSAMBUNG Hal 7

AH Z A J I

Foto Kiri : Ijazah Arisman yang ditahan SMA 12 Pekanbaru sejak setahun yang lalu. Foto kanan: Anggota DPRD Kota Pekanbaru bertemu dengan Kepala Sekolah SMA Negeri 12 Pekanbaru membahas ijazah Arisman yang ditahan.

Redesign by Adam

SK Bupati Kampar Dewan Tuding Cacat Hukum MP Club Ilegal

PEKANBARU,DETIL- Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, membatalkan Surat Keputusan (SK) Bupati Kampar terkait Izin Galian C di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Majelis hakim menilai SK Bupati Kampar ini cacat hukum, karena seharusnya izin galian C ini juga di ke tahui ninik mamak. PTUN juga menegaskan penghentian operasional

galian C ini. Pendapat ini disampaiakan Majelis Hakim Guruh JS SH saat memimpin sidang gugatan izin galian C yang dikeluarkan Bupati Kampar H Jefri Noer terhadap pengusaha Omar Yudistira. Dalam hal ini Guruh, mengatakan SK yang dikeluarkan Bupati Kampar sudah cacat hukum dari pengeluarannya. Malahan tidak meminta izin

C N A I GAL GAL ILE

BERSAMBUNG Hal 7

PEKANBARU, DETIL- Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri menuding operasional tempat hiburan MP Club ilegal, karena izin operasional MP Club ini sudah mati sejak empat bulan yang lalu, terhitung Januari 2013. “Ini jelas ilegal, karena izin MP Club sudah tidak berlaku lagi atau sudah mati sejak empat bulan yang lalu. Satpol PP harusnya lebih tegas, menuntup sementara operasional MP Club sampai keluarnya izin mereka yang baru,’’ ujar Tengku Azwendi Fajri kepada Harian Detil di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (21/5). Dikatakan Azwendi, hal ini tidak hanya berlaku pada tempat-tempat hiburan seperti MP Club, namun juga berlaku terhadap seluruh tempat usaha yang ada di Pekanbaru. Seharusnya, pengusaha lebih koorporatif mengurus setiap perijinan tempat usaha mereka. BERSAMBUNG Hal 7

DPP Belum Pastikan Cagubri dari Demokrat  Johar: Annas-Andi Pasangan yang Pas  Koalisi PKB-PDI P Terancam Bubar JAKARTA, DETIL- Isu yang berkembang tentang adanya restu Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat yang juga Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono yang menyebutkan Bupati Rokan Hulu Drs Achmad MSI ditetapkan maju pada

Pilgubri mendatang berpasangan dengan Wakil Bupati Meranti Masrul Kasmi menakhodai partai berlambang bintang mersi ini. Tidak tanggung-tanggung SBY diisukan mengumumkan langsung penetapan Achmad dan Masrul Kasmi dari Cikeas. Namun, kenyataannya sampai saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai BERSAMBUNG Hal 7

Toke Getah Duel dengan Empat Perampok LANGGAM,DETIL-Meski mendapat jahitan di bagian dagu dan luka memar di sekujur tubuh, namun HM Sidik berhasil mengalahkan kawanan perampok dalam duel empat lawan satu. Peristiwa yang dialami toke getah ini terjadi Senin (20/5) malam sekitar pukul 22.30 WIB di sekitar kebun karet miliknya di Desa Padang Luas, Kecamatan

Selayang Pandang

Langgam. Keempat perampok bersenjata parang ini langsung kabur melarikan diri. Diceritakan salah seorang anggota masyarakat, peristiwa yang dialami HM Sidik ini terjadi saat dirinya bersama istrinya tinggal di sekitar pon-

ISG, “Seandainya Saya Jadi RZ”

S

panduk terpanjang “Selamat Datang Bapak Menko Kesra Agung Laksono” yang terpasang dipagar depan sekretariat PB PON Jalan Gajah Mada Pekanbaru,

Dr. H. Syafriadi

tak menggoyahkan rasa ingin Menpora Roy Suryo memindahkan lokasi penyelenggaraan International Solidarity Games (ISG) III dari Provinsi Riau ke DKI Jakarta. Roy bahkan sudah mempersiapkan draft perubahan keputusan presiden terkait dengan rencananya itu.

Praktisi Pres, Doktor Ilmu

BERSAMBUNG Hal 7

dok yang ada di dalam kebun karet BERSAMBUNG Hal 7


2

PENDIDIKAN

RABU, 22 MEI 2013

PPDB 2013, Kuota Tempatan 50 Persen PEKANBARU, DETIL Rencananya pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 20132014, kuota tempatan sebesar lima puluh persen. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Zulfadil kepada Haraian Detil, Selasa (21/5). Menurut Zulfadil pada PPDB 2013 ini untuk SMP dan SMA kuota tempatan lima puluh persen. Ada kenaikan jumlah penerimaan siswa baru untuk jalur tempatan dari tahun lalu. ZULFADIL Tahun sebelumnya kuota tempatan hanya 25 persen. Tahun ini diusulkan menjadi 50 persen dari daya tampung sekolah. Hal ini dilakukan mengingat banyaknya warga tempatan usia sekolah yang tidak tertampung seperti tahun lalu. Untuk 50 persen ini, sekolah yang berada dikawasan yang padat penduduknya, seperti di kecamatan Tampan, Bukit Raya, Marpoyan Damai, Rumbai dan Tenayan Raya. Sedangkan sekolah yang berada di kecamatan yang sedikit penduduknya seperti di Kecamatan Sail, Senapelan, Pekanbaru kota justru kuota tempatan semakin kecil, berkisar dua puluh persen saja, melihat keadaan jumlah penduduk usia sekolah. "Sekarang, tim penyusunan sedang membahasnya. Dalam waktu dekat ini akan disampaikan ke Walikota Pekanbaru untuk diterbitkan Perwakonya," tutup Zulfadil.. (jun)

Mereka Juga Ingin Sekolah ! SEBENTAR lagi tahun ajaran baru dimulai, tidak lama lagi, tinggal hitungan hari. Di saat itu pula para orang tua mulai gelisah. Mereka yang berekonomi rendahatau p[a-pasan saja kerap menggenggam cemas memikirkan biaya yang akan dicari untuk kelanjutan sekolah anak-anaknya. Bagi mereka tahun ajaran baru adalah masalah yang luar biasa. Kenapa tidak, mereka merasa biaya pendidikan itu kini terasa mahal. Seperti yang dirasakan seorang ibu dari Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rohul. Tak kuasa menanggung mahalnya biaya pendidikan seorang ibu akhirnya pasrah menyerahkan anaknya ke Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Rokan Hulu (Rohul), Senin sore kemarin (20/5). Adalah Susi Eka Putri (40), Ia tak kuasa membendung isak tangis ketika menyerahkan anaknya Uza Ilmi Irwan ke KPAID Rohul. Air mata mewarnai pengaduan demi menjamin masa depan anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTA. Ibu rumah tangga ini rela melepas anaknya setelah 15 tahun berpahit getir dengan sang buah hatinya ini. Mahalnya biaya pendidikan, yang diawali dengan tingginya pungutan masuk sekolah, tak dapat dipungkiri masih menjadi masalah banyak orangtua. Jangankan mengakses pendidikan berkualitas, masuk ke sekolah reguler saja masih banyak yang merasa tidak sanggup. Hal ini tentu terasa miris, karena dinilai tak lazim bagi bagi orang tua yang berpenghasilan pas-pasan yang hidupnya hanya pas untuk makan, pas untuk kontrak rumah, yang bahkan tidak pas untuk hidup sehari-hari, kadang makan sekali sehari, kadang tidak. Lantas, asumsi kata yang berkembang bahwa orang miskin dilarang sekolah. Masih punya malukah bangsa ini untuk membantahnya? Mengapa biaya pendidikan di Indonesia semakin mahal? Mahalnya biaya untuk sekolah itu memang terasa susah untuk dipungkiri kini. Besarnya biaya ini dimulai dari biaya masuk sekolah, perlengkapan sekolah plus peralatannya, dan lebih riskan lagi adanya biaya SPP, BP3 atau uang gedung maupun uang kursi. Sementara Pemerintah hanya menganggarkan dana pendidikan yang sangat minim, yaitu sebesar 20 persen dari total APBN/APBD sesuai dengan amanat UUD 1945 dan UU No. 20/2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Akan tetapi, kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk cuci tangan. Keadaan seperti ini akan terus terjadi jika pemerintah tidak ingin mengubah kebijakan sistem pemerintah saat ini yang berlandaskan kapitalis menjadi sistem yang lebih baik. Semoga kata ‘orang miskin dilarang sekolah’ cuma akan sekedar menjadi pameo saja, bukan menjadi sesuatu yang lazim di negeri ini. Kalau hal ini sudah menjadi lazim, tentu anak bangsa ini akan menjadi bodoh. Akan dibiarkankah generasi bangsa ini menjadi bodoh? Berbuatlah Pemerintah ! Mereka juga ingin sekolah ! (*)

CEO/Pemimpin Umum Komisaris Utama Komisaris Wakil CEO/HRD Direktur Utama Direktur

: H. Yusrizal Koto : Hj. Betty Marlina : H. Zainal Koto : Irfan Tanjung : H. Wan Fauzi Effendi : H Bennedi Boiman

SMA Negeri 8 Pekanbaru yang merupakan salah satu sekolah eks RSBI pada tahun ajaran baru ini akan menerapkan kurikulum 2013.

Anggaran Penerapan Kurikulum 2013 Belum Ada PEKANBARU, DETIL - Rencana pemerintahan pusat melalui Kemendikbud akan menerapkan kurikulum 2013. Namun sayangnya tidak didukung oleh SDM, saran prasarana lengkap maupun dana yang cukup. Untuk Kota Pekanbaru belum dianggarkan dana mendukung pener-

apan kurikulum 2013. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Zulfadil ketika dikonfirmasi Harian Detil, Selasa (21/5). Zulfadil mengatakan untuk tahun ajaran baru 2013-2014 belum dialokasikan dananya dalam APBD.

Diperkirakan pada APBD 2014 nanti baru bisa diusulkan untuk dianggarkan. Pada tahun depan, baru bisa diterapkan dengan baik kurikulum 2013. Walaupun demikian pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran untuk pelatihan dan sosialisasi untuk para guru mengenai kurikulum 2013

tersebut. Ditambah dengan dana penggandaan buku. Zulfadil mengatakan, pada perinsipnya kita tatap melaksanakannya pada tahun ajaran baru nanti. Karena ini program pusat, ya dengan segala keterbatasan kita tetap melaksanakannya. (jun)

SDN 88 Pekanbaru Juara II Futsal PEKANBARU, DETIL Keluarga besar SDN 88 Pekanbaru boleh merasa bangga. Tim futsal sekolahnya berhasil meraih juara II dipertandingan futsal tingkat Kota Pekanbaru pada gebyar Yayasan Al-Azhar Syifa Bidhi. "Alhamdulillah tim futsal SDN 88 keluar sebagai juara II," kata kepala SDN 88 Pekanbaru Hj Yuslinar Yunus S.Pd,MM kepada Harian Detil di Pekanbaru, Selasa (21/5). Dikatakan Yuslinar, walaupun minim persiapannya tetapi dengan semangat dan kepercayaan diri yang tinggi membuat siswa SDN 88 mendapatkan juara meskipun hanya juara II. "Kami sangat bangga atas prestasi yang dicapai tim futsal sekolah ini meskipun hanya meraih juara II. Kita tetap hargai, sebab semua ini karena semangat dan rasa percaya diri mereka ditambah lagi kekompakan tim," tutur Yuslinar. Lebih jauh dijelaskannya bahwa mereka memang tidak ada latihan atau persiapan khusus sebelum pertandingan. "Bila ada pelatihan

YUSLINAR YUNUS khusus bisa jadi merekalah yang mendapatkan juara Inya," tandasnya. Untuk ke depan, Yuslinar rencananya akan membina dan memberikan latihan khusus kepada siswa yang berbakat pada Club Futsal dan menjadikannya sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Menurut Yuslinar pihak sekolah sangat mendukung, demikian pula orang tua siswa. Dengan demikian ke depan tentunya mereka akan dapat pula mengukir prestasi terbaiknya. (jun)

Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Almudazir Rasyim, Pemimpin Perusahaan : Syamsul Rizal •Wakil Pemimpin Redaksi : Satria Utama Batubara •Wakil Pemimpin Perusahaan : Eka Putra •De wan R edaksi : H. Yusrizal Koto, Hasrizal, Almudazir Rasyim, Syamsul Rizal, Satria Utama Batubara, Yadi Ismail, Zufra Irwan, Jon Hendri, H Arwan, Rasyid Abizar, Edi •Dew Redaksi elaksana : Yadi Ismail •Koor dinat or Liputan : Budi Suseno•R •R edaktur : M. Amin, M. enasehat Huk um : Syamsul Rakan Chaniago •R edaktur P Pelaksana oordinat dinator •Redaktur Mahsudi. •Ombusdman : H Aji Derry •P •Penasehat Hukum Ikhwan, Erwin Hartono, Rachpendri Sakti, Ade Irwan Dalimunthe •Reporter Pekanbaru : Junaidi, Nur Azizah Rahmah, Firman, Marta Lena, Arya Junaidi, Ilham Poetra •Fotografer •Fotografer: Soni Chandra. Perwakilan Jakarta : Syafruddin AL (kepala), Surya Irawan, Leny Handayani. Biro Daerah : •Dumai : M Fauzi (Kepala), Dewi Purwati (Adm), Ocu Ridwan, Moh Nureddy, M Ridduwan, Ibrahim, •Bengkalis : Andrian Deri (Kepala) •Kepulauan Meranti : Abdul Kadir Jailani (Kepala), Defriyanto, Guruh •Duri: Musrialdi (Kepala) •Siak Darwis (Kepala), Alfredo Ferdy •P elala wan : Apul Sihombing (Kepala), Apon Hadiwijaya, Zulhamsyah. •In dragiri H ulu : Dodi Lesmana (Kepala), Yudha, Yuswanto •In dragiri H ir : Dewi Rosario (Kepala), Gama •R ok an •Pelala elalaw •Indragiri Hu •Indragiri Hilililir •Ro H ililir ir : Hj Nenny Chairani (Kepala), Yan Faisal, Usman, Sahdon Muslim •R okan H ul u : Donli Naibaho (Kepala), Raja P Rambe •Kam par : Syaiful Basri (Kepala) •Kuansing : Herianto •Ro Hul ulu ampar •Lay Out/Disain : Iskandar Zulkarnain, Irul, Adi Langkisaw, Adrianto •Sekretaris Redaksi : Wahyu Widya •Keuangan : Novriyanti (Kepala) •Iklan : Andi Marwan, Eka saputra, Poppy Viona (Adm), Rhamdan S,B (Design) •Pemasaran : Danny Mulyadi (Kepala),Doni Eka Putra, Anton, Romi Ade Sahputra, Ade Kurniawan, Segera(koordinator), Khairun Nisa (Adm) •Alamat K ant or P ek anbaru : Jl Diponegoro IX No 11 A, Telp/Fax: (0761) 858523 •K ant or Dumai : Gedung Yube Group, Jl. Cempedak N0 88 Dumai. •Per wakilan Jak ar ta : Gedung IJW Lt.3 Jalan Kant antor Pek ekanbaru •Kant antor erw Jakar arta Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320 •Email : hariandetil@gmail.com •Event Organizer : Kaki Lima Event Organizer •Percetakan : PT Jingga Perkasa (Isi di luar tanggung jawab Percetakan)

Diterbitkan Oleh: PT Detil Intimedia

Tarif iklan : IKLAN FC Hal 1 Rp. 40.000,-/mm-klm, Hal dalam Rp. 22.000,-/mm-klm, IKLAN B W Hal 1 Rp. 25.000,-/mm-klm, Hal dalam Rp. 17.000,-/mm-klm. BW IKLAN SOSIAL Ucapan selamat Rp. 10.000,-/mm-klm, Duka cita Rp. 5.000,-/mm-klm, Pemberitahuan dan Pelelangan Rp. 12.000,-.mm-klm.

Semua w ar ta w an Harian De til Dilengk api TTanda anda P engenal dan dilarang menerima apapun dari narasumber war arta taw Detil Dilengkapi Pengenal


3 RABU, 22 MEI 2013

Salah Gunakan Kebijakan

BEM UR Minta Kadishut Mundur Darnil: Denda KTP Sarat Korupsi

Foto ilham

PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam BEM Pertanian Unri berunjuk rasa di halaman Kantor Kehutanan Riau. Mereka menuntut agar Kadishut Riau mundur dari jabatannya. PEKANBARU,DETIL PEKANBARU,DETIL-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pertanian Universitas Negeri Riau (Unri), Selasa (21/5) berunjuk rasa di halaman Kantor Kehutanan Riau pukul 11.00 Wib. Mereka menuntut agar Kadishut Riau, Zulkifli SH mundur dari jabatannya, karena sela-

ma ini dinilai telah banyak melakukan penyalahgunaan kebijakan. Dalam orasinya, puluhan mahasiswa meminta agar secepatnya Kadishut Riau, Zulkifli mundur dari jabatanya. Pasalnya, kata mereka, Zulkifli telah banyak melakukan kebijakan yang salah serta mengakibatkan petani

Riau makin susuh dan tertindas. "Kita minta Zulkifli segera mundur dari jabatnya. Karena selama dirinya menjabat, tidak ada melakukan penyelamatan hutan di Riau. Sekarang hutan di Riau ini semakin habis akibat ulah kebijakannya. Dia harus bertangung jawab atas semua ini," tegas Korlap, Anas

Perebutkan Piala Walikota

Ritonga di sela-sela aksi demo. Dalam era reformasi ini, katanya, tidak ada yang harus ditutup-tutupi oleh Dishut Riau. Selain itu, katanya, Kadishut selama ini dinilai gagal melaksanakan tugas. Terbukti, para petani di Riau makin sengsara. "Kita melihat para petani di Riau ini makin sengsara. Untuk itu, BEM Perta-

nian Unri menuntut pertangungjawaban Kadishut," tegasnya. Pantauan Harian Detil di lapangan, setelah hampir dua jam puluhan mahasiswa berorasi di depan Kantor Dishut Riau. Tak seorang pun dari anggota Dishut yang menerima kedatangan para pendemo. (ilham)

HUT Pekanbaru

Pemko Gelar Kejuaraan Tenis Denda KTP Bagi Warga

HAFIZ PEKANBARU,DETIL PEKANBARU,DETIL-Pemko Pekanbaru pada tahun 2013 akan menggelar kejuaraan tenis bagi atlet tenis junior. Kejuaraan ini nantinya terbagi dua kategori, yakni kategori atlet junior berusia 10, 12, 14 dan 16 tahun serta kategori umum. Panitia menetapkan persyaratan seperti akte kelahiran dan rapor. Menurut Kabid Pembinaan Prestasi dan Pertandingan (Binpres) Pelti Pekanbaru, Hafisz, selain memberikan pembinaan serta mengasah keterampilan atlet, kejuaraan

ini untuk memperebutkan piala walikota Pekanbaru. "Pertandingan tahun ini kita rencanakan khusus untuk pembinaan bagi para petenis atlet junior. Pertandingan akan kita gelar pada 24 dan 25 Mei mendatang,� ungkap Hafiz kepada Harian Detil, Selasa (21/5). Lanjut Hafiz, bagi para pemenang nantinya akan diberikan uang pembinaan serta sertifikat. "Karena masih berstatus pelajar, sertifikat ini berguna bagi mereka," jelasnya. Tambah Hafiz, kejuaraan tenis umum yang diselenggarakan hanya bagi masyarakat di wilayah Provinsi Riau. Sementara untuk kejuraan tenis yang sifatnya terbuka, bersifat prestasi. "Untuk kejuraan tenis yang sifatnya terbuka ini bersifat prestasi. Atlet nasional dari Jakarta juga boleh ikut bertanding. Ini nantinya kita laksanakan minggu kedua bulan Juni, sebelum puncak hari jadi Kota Pekanbaru.

Telepon Penting RSUD ARIFIN ACHMAD : (0761) 36118 : (0761) 63240 RSJ TAMPAN : (0761) 31456 RS AURI : (0761) 47691 RS POLDA : (0761) 43434 RS AWAL BROS : (0761) 24242 RS IBNU SINA : (0761) 22631 RS LANCANG KUNING : (0761) 22213 RS SANTA MARIA : (0761) 21718 RS BINA KASIH : (0761) 35467 RS TABRANI : (0761) 23600 RS ERIA BUNDA : (0761) 23024 RS PETALA BUMI : (0761) 848100 RS PMC : (0761) 23954 RS AHMAD YANI : (0761) 53537,51764 PUSKESMAS RUMBAI PUSKESMAS PEKANBARU : (0761) 35569 PUSKESMAS LIMA PULUH : (0761) 36436 : (0761) 21460 PUSKESMAS SAIL PUSKESMAS BUKIT RAYA : (0761) 674763 PUSKESMAS SENAPELAN : (0761) 24707 POLTABES PEKANBARU : 112 : (0761) 21807 POLSEK KOTA : (0761) 22881 POLSEK SENAPELAN : (0761) 53430 POLSEK RUMBAI : (0761) 22807 POLSEK LIMA PULUH : (0761) 674755 POLSEK BUKIT RAYA : (0761) 64110 POLSEK TAMPAN : (0761) 37075 POLSEK SUKAJADI

Pembagian hadiah dilakukan saat hari jadi. Sekaligus pemberian hadiah yang berkaitan dengan hari jadi Kota Pekanbaru," jelasnya. Saat disinggung mengenai lokasi pertandingan tenis, katanya, akan diprioritaskan di lapangan Pelti milik Pemko di Jalan Sumatera. Lanjutnya, jika peserta membludak, panitia sudah menyiapkan beberapa lokasi pertandingan. Diantaranya lapangan Korpri Riau di Petala Bumi, lapangan tenis Makorem dan lapangan PTPN V. "Tetapi untuk babak semifinal dan final tetap di lapangan tenis Pemko. Sementara untuk lokasi pendaftaran bisa langsung mendatangi Pelti Pekanbaru dan menghubungi Andi Zulfiandi. Atlet tenis Riau saya rasa sudah tahu semua. Pertandingan tenis ini merupakan pertandingan ke20," tutupnya. (fir)

Miskin Bakal Gratis pada bulan Juni. Tapi harus ada persyaratannya yakni penerima raskin," ungkap Kadisdukcapil, Zulfikar, Selasa (21/5). Katanya, pengratisan denda KTP bagi masyarakat miskin di berbagai wilayah Kota Pekanbaru baru sebatas wacana dan akan diajukan ke walikota. "Ini baru wacana," tutupnya. (fir)

ZULFIKAR PEKANBARU,DETILMemperingati hari jadi Kota Pekanbaru ke-229, Disdukcapil Pekanbaru berencana akan menggratiskan denda KTP bagi masyarakat miskin. “Penduduk kategori miskin yang akan digratiskan denda KTP yakni penduduk yang mendapatkan jatah beras miskin (raskin,red). Ini

PEKANBARU,DETILAnggota DPRD Pekanbaru, Darnil menyebutkan bahwa denda KTP yang diberlakukan Pemko dalam hal ini Disdukcapil sarat korupsi. Dengan alas an, denda yang disetorkan masyarakat tidak menggunakan kuitansi dan tidak jelas disetorkan ke mana. "Denda mengurus KTP laporannya tak jelas. Tak ada bukti terima atau kuitansinya, juga tak jelas disetor ke mana. Apakah ke kantong pribadi atau ke PAD," tegas Darnil, Senin (20/5). Menanggapi komentar anggota DPRD ini, Kadisdukcapil Kota Pekanbaru, Zulfikar saat diwawancarai Harian Detil di kantor Walikota, Selasa (21/5) menegaskan, denda KTP yang dibayarkan masyarakat masuk ke kas daerah (Kasda, red). "Denda KTP itu masuk ke kas daerah menjadi penerimaan PAD. Jika itu ada yang berbuat, oknum lah ya. Apalagi sejak saya tandatangani basah, pasti dicek dulu. Apakah sudah melunasi denda atau tidak," jelas Zulfikar. Saat ditanya besaran denda KTP yang dipungut dari masyarakat, Zulfikar mengatakan, denda yang dipungut sebesar Rp50 ribu. "Denda keterlambatan perpanjangan KTP itu diberikan waktu selama satu bulan. Setelah itu berdasarkan Perda, dikenakan denda Rp50 ribu dan maksimal enam bulan. Maksimal itu Rp300 ribu untuk denda KTP. Begitu juga untuk penduduk yang mengurus KTP pemula berumur 17 tahun diberikan tenggang waktu enam bulan sampai dia berumur 17 tahun. Setelah itu jika yang bersangkutan tidak mengurus KTP, dikenakan denda Rp50 ribu perbulan dan maksimal enam bulan. Bagi masyarakat pemula, segeralah mengurus KTP. Kalau

DARNIL bisa langsung merekam," pintanya. Tambahnya, bagi masyarakat yang mengurus KTP dan dikenakan denda karena keterlambatan pengurusan, diminta untuk menagih kuitansi bukti pembayaran denda. "Mestinya dikasih, walaupun dikasih atau tidak, mestinya diminta. Diminta kuitansinya oleh yang menyetor," ujarnya. Saat diminta merincikan berapa besaran denda yang berhasil dikumpulkan, kata Kadisdukcapil, sebesar Rp7 juta/hari. "Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, denda yang berhasil dikumpulkan dari masing-masing UPTD di kecamatan setiap harinya sebesar Rp7 juta. Kalau dipikirpikir sebenarnya KTP kita kan gratis. Akte kelahiran di bawah 60 hari juga gratis. Kita kasihan juga dengan masyarakat, tetapi mau bagaimana lagi, itu sudah aturan dan tidak ada opsi bagi kita. Setahu saya denda itu berlaku akhir tahun 2012 kemarin," jelasnya. Terkait kuitansi, tegas Kadisdukcapil, apabila masyarakat membayar denda dan meminta kuitansi kepada petugas, namun tidak diberikan, laporkan kepada dirinya. "Laporkan saja ke dinas, kita akan tindak," tutupnya. (fir)

Pemko Anggarkan Rp2 M Bantuan Beasiswa PEKANBARU,DETIL PEKANBARU,DETILPemko Pekanbaru memberikan perhatian khusus untuk memajukan dunia pendidikan. Hal ini terlihat dari besarnya anggaran beasiswa S1, S2 dan S3 yang dianggarkan Pemko tahun 2013 yakni sebesar Rp2 miliar.

Demikian diungkapkan Kabag Kesra Pemko Pekanbaru, Amrul Muchtar kepada Harian Detil, Selasa (21/5). Menurut Amrul Muchtar, yang akan mendapatkan bantuan nantinya yang telah mengajukan pada tahun

2012 dan sudah ada Surat Keputusannya. "Anggarannya lebih kurang Rp2 miliar. Tapi yang mendapatkan bantuan mereka yang mengajukan pada tahun 2012 dan sudah di-SK-kan," tutup Amrul Muchtar. (fir)

Masyarakat Diminta Waspadai DBD PEKANBARU,DETIL PEKANBARU,DETIL-Diskes Riau meminta masyarakat agar waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, saat ini masa pergantian musim. "Kami selalu mengingatkan agar warga tetap mewaspadai penyakit DBD. Apalagi saat ini pergantian musim,"

tegas Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Dinkes Riau, T Zul Efendi, Selasa (21/5). Dijelaskannya, sejak tiga bulan terakhir pihaknya telah mencatat sekitar 250 warga yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau terkena DBD. Mereka mendapatkan peraRUMAH DIJUAL

Dijual Cepat Rumah Bulatan, 2 lt, Lt.+ 500 M2 , Bangunan 345 M2, List. 3500 Watt, Lokasi Nyaman dan Aman. Lokasi di Jl. Indrapuri Gg. Setyapuri Dpn. Indah Puri Garden , Hangtuah Pekanbaru.Hub. : 081371751968

watan medis di berbagai rumah sakit dan Puskesmas setempat. "Warga yang terbanyak terkena DBD yakni di Kabupaten Siak 49 orang. Kampar 43 warga, Pekanbaru 33, Dumai 26 dan Inhil 18 orang. Bangkalis 29 orang, Rohil 10 orang dan Kuansing 12 orang. Khusus Kabupaten Bengkalis, katanya, pemerintah setempat menetapkan sebagai kasus luar biasa (KLB). Karena ada warga yang meninggal akibat gigitan nyamuk tersebut. Pihaknya mengharapkan petugas setempat melakukan penyemprotan di rumah warga bila ada terkena DBD. (ilham)


RABU, 22 MEI 2013

PLN Temukan Pencuri Arus di Duri DURI,DETIL-Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Kota Duri menemukan sejumlah penyalahgunaan arus energi di berbagai titik pelanggan. Akibatnya, negara dirugikan puluhan juta rupiah. "Kita sudah berkoordinasi dengan Polsek Mandau guna menindak lanjuti penyalah gunaan arus energi ini," kata Manager PLN Unit Duri, Mukhsis. Ironisnya lagi, pelaku penyalah gunaan arus energi tersebut dengan menyadap arus listrik di luar meteran, bukan berasal dari kalangan menengah ke bawah, namun kalangan menengah ke atas. "Kita sangat sesalkan aksi penyalahgunaan arus energi ini. Untuk itu, kita akan berikan sanksi tegas berupa tagihan susulan yang telah kita tetapkan," ujarnya seperti diwarta riauterkini.(*/ad)

Sosialisasikan UU Pemilu 2013

Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Pilgubri DURI,DETIL-Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang digelar pada September 2013 mendatang. Dia mengatakan hal itu dalam sambutannya yang dibacakan Camat Mandau Drs H Hasan Basri MSi, pada sosialisasi Pemilu gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2013 untuk Rayon III Mandau-Pinggir di Seruni Meeting Room Hotel Susuka, Kota Duri, Kecamatan Mandau, Selasa (21/5/ 2013) pagi. Acara ini digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis. "Mari kita tingkatkan partisipasi dalam menggunakan hak pilih pada Pilgubri tanggal 4 September 2013 nanti. Dengan tingginya tingkat partisipasi diharapkan akan terpilih pemimpin Riau yang kredibel dan legitimate di mata masyarakat," kata dia seperti dilansir riauterkini. Bupati juga menyebut, tahun 2013 ini sebagai tahun politik bagi masyarakat Riau yang akan mengikuti Pilgubri 2013 dan tengah menyongsong pelaksanaan Pemilu Legislatif tahun 2014. Karenanya, kata Bupati, tahun ini terjadi peningkatan intensitas aktivitas politik di Riau khususnya dan di tanah air pada umumnya. "Seiring makin dekatnya pelaksanaan Pilkada, terjadi pula peningkatan suhu politik. Maka pada kesempatan ini saya ingatkan untuk senantiasa waspada dan tidak terjebak perselisihan dan gesekan, baik di internal Parpol, antar Parpol maupun antar tim sukses yang bisa berimbas pada konflik sosial di tengah masyarakat. Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat dengan mengedepankan sikap dan tata cara berpolitik yang santun serta beretika sesuai nilai luhur budaya bangsa," ujarnya. Sementara Kabid Politik Badan Kesbangpol Bengkalis, H Dahen Tawakal menyebut, sesuai peraturan perundangundangan, pemerintah daerah ikut bertanggung jawab membantu KPUD dalam mensosialisasikan Pemilu gubernur dan wakil gubernur tahun 2013 ini. Menurutnya, sosialisasi ini sudah dilaksanakan di Rayon I (BengkalisBantan), Rayon II (Bukit Batu-Siak Kecil), dan di Rayon III (Mandau-Pinggir). Sosialisasi untuk Rayon IV (Rupat) dan Rayon V (Rupat Utara) akan segera pula menyusul. "Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu Gubri 2013 nanti. Kita berharap partisipasi masyarakat Kabupaten Bengkalis bisa mencapai angka 80 persen. Para peserta sosialisasi kita harapkan menjadi penyambung lidah untuk melanjutkan sosialisasi ini di tengah masyarakat," jelas Dahen. Hal senada diungkap Ketua KPUD Bengkalis Iskandar SH. Menurutnya, berdasarkan pengalaman, partisipasi masyarakat dalam Pilkada maupun Pemilu sebelumnya berada pada kisaran angka 60 persen sampai 70 persen. "Kita berharap dalam Pilgubri nanti partisipasi itu bisa meningkat. Untuk itu peran serta semua pihak dalam melanjutkan sosialisasi ini sangatlkah kita harapklan," kata dia. Acara tersebut dibuka Bupati Bengkalis diwakili Camat Mandau, Hasan Basri. Turut hadir Sekretaris Badan Kesbangpol Bengkalis H Erman, Kabid Politik H Dahen Tawakal dan Kasubid Iskandar. Sosialisasi tersebut diikuti sekitar 100 peserta terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh wanita, serta pemilih pemula dari Kecamatan Mandau dan Pinggir. 3.000 Pemilih Sementara di RW 16 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau tercatat ada 3.000 kepala keluarga (KK) pemilih potensial. Hal itu diungkap Ketua RW 16, Kosasi. Jumlah tersebut, lanjutnya, pemilih aktif yang dibuktikan dengan kehadiran warga ketika menggelar pemilihan RW 16 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau belum lama ini. "Ini memberikan gambaran nyata tingkat kepedulian warga terhadap pemimpin di wilayah RW cukup tinggi. Potensi ini jelas akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam menyalurkan aspirasi mereka nanti baik dalam pesta Pilgubri 2013 maupun Pileg 2014 mendatang," ujarnya.(jrm/ad)

Boy Syailendra Jadi Wakil Ketua PN Bengkalis BENGKALIS, DETIL-Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis Sarah Louis Simanjuntak SH melantik Boy Syailendra SH sebagai Wakil Ketua PN Bengkalis Selasa (21/5/2013) di ruang sidang utama di PN Bengkalis. Jabatan tersebut sempat kosong selama sebelas bulan. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan Wakil Ketua PN Bengkalis dikemas dalam sidang istimewa. Turut hadir para jaksa dari Kejaksaan Negeri Bengkalis, pewakilan para saksi dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Bengkalis. Boy Syailendra tercatat sebagai hakim di PN Jepara, dan masuk ke PN Bengkalis dengan tunjangan jabatan sebesar Rp15 juta per/bulan. Usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Ketua PN Bengkalis, Sarah Louis Simanjuntak pada momen pelantikan berharap, wakil ketua dalam tugasnya bisa membantu mewujudkan visi Mahkamah Agung yang tentunya sesuai dengan Standart Operation Prosedure (SOP) dan bisa berorientasi dengan keadaan. Sehingga pada akhirnya terwujud badan peradilan yang agung. "Kami berharap saudara (Boy Sayailendra) dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan Standart Operation Prosedure, cepat berorientasi dengan keadaan yang tidak terlepas. Sehingga badan peradilan, khususnya Pengadilan Negeri Bengkalis akan tetap selalu dihargai dan dihormati oleh masyarakat sebagai pencari keadilan," kata Sarah Louis dalam sambutannya. Lanjut Sarah, realitas jabatan akan dihadapkan pada bentuk-bentuk hak dan kewajiban. Bagaimana cara menjalankan hak dan kewajiban tentunya akan mengacu kepada seluruh aturan-aturan yang sudah ditentukan, baik dari tingkat pusat sampai pada tingkat daerah. Sarah juga mengutarakan selamat menjalankan tugas kepada Wakil Ketua PN Bengkalis Boy Syailendra, dan diharapkan pelantikan ini tidak hanya dipandang sebagai seremonial belaka. Sebab, momen ini secara yuridis merupakan bentuk yudikasi bagi Boy Syailendra untuk menjalankan fungsi jabatannya sebagai unsur pimpinan di PN Bengkalis. "Saya dan seluruh keluarga besar PN Bengkalis mengucapkan pelatikannya. Kiranya dapat menjalankan tuga serta jabatan yang telah di percayakan pimpinan dengan sebaik-baiknya," ujar Sarah.(deri)

SEBANYAK 90 personil perwira dan bintara Polres Bengkalis akan dimutasikan ke Polres Meranti yang akan diresmikan pada Agustus 2013 mendatang. Tampak personil Polres Bengkalis.

Pembentukan Polres Kepulauan Meranti

90 Personil Polres Bengkalis Dimutasikan BENGKALIS, DETIL DETILRencananya sebanyak 90 personil perwira dan bintara Polres Bengkalis akan dimutasikan ke Polres Meranti yang akan diresmikan pada Agustus 2013 mendatang. Hal ini diungkapkan Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas Ipda Andri Saputra, Selasa (21/5/2013). Dikatakan Andri, pergeseran personil ke Polres Meranti dilaksanakan pada awal bulan Agustus mendatang sebelum peresmian Polres terlaksana. Direncanakan Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Suedi Husein SH yang akan meresmikan Polres terbaru di wilayah kerja Polda Riau tersebut. Andri menambahkan, personil Polres Meranti akan ditambahkan sebanyak satu pleton dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru yang akan lulus pada bulan November mendatang. Pada pembicaraan rapat yang digelar di Selatpanjang, diprioritaskan bagi anggota yang berasal dari Meranti untuk bertugas di sana. "Pada November besok, sebanyak 1 pleton akan bintara yang baru lulus dari SPN Pekanbaru akan ditempatkan disana, juga Pak

Polres Kabupaten Kapolda memKepualuan Meranti prioritaskan bintara ini diungkapkan tempatan untuk Kapolda Riau, Brigjen bertugas di Polres Suedi Husein melalui Meranti nanti," kata Kabid Humas Polda Andri. Riau AKBP HermanMapolres syah, belum lama ini. Meranti, sambung "Benar, Kapolri Andri, berdasarkan keterangan dari ANDRI SAPUTRA secara prinsip sudah menyetujui agar Pemerintah Polres Meranti segera Kabupaten Kepulauan didefenitifkan untuk beropMeranti sementara akan erasi pada tahun 2013 ini juga. ditempatkan di gedung Sprint terkait persetujuan Unversitas Meranti dan defenitif dan pengoperasian untuk mess atau barak Polres Meranti ini sudah kita anggota, akan dialokasikan di terima kemaren. Cuma Gedung BLK dan Gedung nomor surat dan tanggalnya Serbaguna Selatpanjang. saya tidak ingat," kata dia Disetujui Kapolri seperti dilansir haluanmedia. Pembentukan Polres Menurut Hermansyah, Kepulauan Meranti sendiri secara strategis Kabupaten berdasarkan keinginan Kepulauan Meranti berkemPemkab Kepulauan Meranti bang sangat cepat. Baik dari dan masyarakat untuk sisi pembangunannya memiliki Polres sendiri. maupun dari sisi strategis Kapolri pun secara tegas wilayah tritorial penanganan sudah menyatakan persetukantibmasnya. Dengan luas juannya untuk segera wilayah yang berbatasan mendefenitifkan Polres langsung dengan perairan Meranti, lepas dari wilayah Selat Malaka dan perairan kerja Polres Bengkalis pada Propinsi Riau, jelas Kabutahun 2013. paten Kepulauan Meranti Dengan demikian, sangat membutuhkan wilayah penanganan kamtibpenanganan kantibmas yang mas Kabupaten Kepulauan sangat resprentatif. Baik Meranti akan langsung di dalam penanganan dari bawah tanggung jawab tindak kejahatan kriminal, Mapolres Meranti. Kepastian ekonomi maupun pelayansegera didefenitifkannya

27 Mei, Perekaman Data PNS Dimulai BENGKALIS DETIL DETILJajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis segera memiliki Kartu Pegawai Elektronik (KPE). Proses perekaman KPE ini dimulai 27 Mei hingga 12 Juni mendatang. "Pembuatan KPE merupakan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian agar lebih efektif dan efesien.Penggunaan KPE akan dapat memangkas berbagai birokrasi yang dapat mengurangi beban PNSdalam pengurusan administrasi kepegawaian dan layanan yang akan diperoleh akan menjadi lebih transparan dan objektif," kata Kepala Bagian Humas Setda Bengkalis, Andris Wasono, kepada wartawan, Selasa (21/5/2013). Proses perekaman data KPE dilakukan pada beberapa titik. Seperti di Kecamatan Bengkalis, dilakukan di Gedung Daerah Datuk Laksamana dari 27 hingga 31 Mei 2013, Kecamatan Bantan dilakukan Gedung Serbaguna Kantor Camat, pada 3 Juni 2013. Kecamatan Bukit Batu di Gedung Serbaguna pada 4 Juni, Rupat pada 4

teknologi smart card dan 5 Juni, Siak sehingga dapat Kecil dan Rupat menjamin otentikasi Utara pada 5 Juni. sidik jari dan dapat Selanjutnya dijadikan kartu perekaman KPE di identitas resmi PNS. Kecamatan Proses pengambilan Mandau dilakukan gambar dan sidik selama 3 hari, jari dalam pembuayakni pada tanggal tan KPE ini hampir 7, 10 dan 11 Juni, ANDRI WASON sama dengan sedangkan pembuatan Kartu PenKecamatan Pinggir pada 12 duduk Elektronik, karenanJuni. ya pemerintah daerah Dijelaskan mantan Camat Bukit Batu ini, terkait melalukan penjadualan dalam pembuatannya agar proses perekaman KPE ini, semua PNS dapat terlayani seluruh PNS harus hadir di dengan baik dan tidak tempat-tempat perekaman mengganggu tugas pegawai data. Apabila PNS bersangkutan tidak hadir, maka yang bersangkutan. KPE merupakan kartu perekaman data KPE harus identitas PNS yang memuat dilakukan dengan biaya data-data secara elektronik. sendiri ke tempat perekaBerbeda dengan kartu man yang telah ditetapkan pegawai sebelumnya, KPE BKN pusat dan kepengurukhusus dirancang sehingga san administrasi kepegawatidak dapat digandakan. ian bersangkutan dalam Dengan demikian diharapbentuk apapun tidak dapat kan penggunaan KPE dapat diproses. menghindari adanya “Saat perekaman KPE Nomor Identitas Pegawai seluruh pegawai harus (NIP) ganda serta penyalahmembawa Fotocopy SK gunaan kartu pegawai. CPNS dan SK Konversi Dalam proses penerapan NIP.Menunjukkan Bukti KPE dapat terjalin sebuah Nomor Induk Kependudukerjasama antara pemangku kan (NIK) melalui e-KTP/ kepentingan seperti pihak KTP saat pengambilan penyedia layanan perbannomor antrian,� ungkap kan, layanan asuransi Andris Wasono. kesehatan, serta layanan Diungkapkan Andris, pensiun. (rls/deri) KPE dibuat menggunakan

an kantibmas lainnya dalam mendukung program percepatan pembangunan. Apalagi, Meranti sekarang ini menjadi salah satu daerah tujuan investasi tidak hanya bagi Pemerintah Riau, tapi juga Pemerintah Pusat.

Dengan demikian, Kapolres memandang pengoperasian Polres Meranti harus segera di laksanakan. Diharapkan dengan kebijakan ini, suasana iklim kantimbas yang kondusif akan semakin terjaga di (deri/ad) Meranti.(deri/ad)

Kecamatan Bantan Juara Umum MTQ XXXVIII Bengkalis BENGKALIS,DETIL BENGKALIS,DETIL-Kafilah utusan Kecamatan Bantan berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVIII Kabupaten Bengkalis 2013 di Kecamatan Bukit Batu. Kepastian tersebut disampaikan pada serangkaian penutupan MTQ XXXVIII Kabupaten Bengkalis yang diselenggarakan di Kantor Terpadu, Kecamatan Bukit Batu, Senin (20/5/2013) malam. Acara ditutup oleh Wakil Bupati Bengkalis Suayatno. Terpilihnya Kecamatan Bantan sebagai juara umum karena mampu mengumpulkan nilai 59 dari seluruh cabang yang diperlombakan. Penobatan sebagai juara umum sekaligus ditunjuknya Kecamatan Bantan sebagai tuan rumah pada helatan MTQ XXXIX 2014 mendatang. Sementara qariah terbaik disabet Yossi Okta Putri utusan kafilah LPTQ Kabupaten Bengkalis. Pada pawai ta’aruf sebagai juara dengan perolehan angka tertinggi dari utusan Kecamatan Bengkalis dengan nilai 716. Dalam sambtannya, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno mengungkapkan, MTQ memiliki makna penting bagi umat Islam, karena kegiatan ini merupakan momentum untuk menjadi sarana memperkokoh silturrahim, ukhuwah Islamiyah dan pengamalan nilai-nilai AlQuran. Namun secara hakiki, momentum MTQ harus dapat direalisasikan di hati umat Islam dan mampu mendorong membudayakan tradisi mengaji. "Kegiatan ini harus mendorong maghrib mengaji di lingkungan rumah tangga. Karena akhir-akhir ini, ada kecenderungan jarang membaca AlQuran. Saya mengajak kepada umat Islam untuk membiasakan membaca AlQuran usai sholat maghrib dan dibarengi satu jam tanpa televisi," (*/ad) kata dia seperti dilansir riauterkini.(*/ad)

foto riauterkini

WAKIL Bupati Bengkalis Suayatno menyerahkan piala bergilir juara umum MTQ XXXVIII Kabupaten Bengkalis 2013 kepada Camat Bantan Nazly, Senin (20/5/2013) malam.


5

HUKUM - KRIMINAL RABU, 22 MEI 2013

Pembantu Kaget, Maling Kupak Rumah Majikan PEKANBARU, DETIL Puspa Leli (24) kaget bukan kepalang. Saat majikannya masih tidur lelap, isi rumah sudah berantakan. Harta

benda, tiga buah handphone, jam tangan dan kamera digital hilang. Sedangkan pintu rumah rusak akibat ulah tangan pencuri. Peris-

tiwa itu berlangsung di Jalan Datuk Laksamana, Rejosari, Selasa (21/5) sekitar pukul 06.00 WIB. Kapolsek Limapuluh

Kompol Defrianto SIK mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban. Sumber dikepolisian menyebutkan, peristiwa itu

Bandar Ekstasi Diciduk di XP Club PEKANBARU, DETIL - Suasana hingar bingar dentuman musik di dalam ruangan 10 XP Club, Jalan Sudirman, Pekanbaru, terusik oleh kedatangan aparat, Senin (20/5) malam, sekitar pukul 10.00 WIB. Dua pengunjung, Agustiar (42) dan Arnol (34) yang sedang asyik nyanyi sambil menelan ekstasi diringkus polisi. Bersama tersang-

ka, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebanyak 49 butir ekstasi, 1/4 ons sabu, bong, pipet kaca dan mancis. Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP BE Banjarnahor SIK pada wartawan, Selasa (21/ 5) siang, menegaskan, kasus ini masih dalam pengembangan pihak yang berwajib. Sebab, ada

dugaan kasus ini melibatkan tersangka lain. "Kita masih melakukan pengembangan. Sebab masih ada tersangka lain yang terlibat,” kata BE Banjarnahor. Dijelaskan Banjarnahor, kasus ini terungkap berdasarkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan aparat. Setelah mendapatkan bukti-bukti yang akurat, pen-

angkapan langsung dilakukan di ruang 10 XP Pekanbaru. Kehadiran polisi ini, sempat membuat aktivitas kedua tersangka terhenti. Hasil penggeledahan, petugas menemukan puluhan pil ekstasi dan kristal bening diduga sabu. Kedua tersangka bandar ini langsung diamankan untuk menjalani pengembangan. (son)

baru diketahui oleh Puspa pagi hari. Saat itu, pembantu rumah tangga ini kaget melihat harta benda sudah hilang. Saksi kemudian

membangunkan majikannya, Daniel yang tidur lelap. Korban memperkirakan pelaku masuk dengan merusak pintu dan mem-

bawa kabur harta milik korban. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. (son)

Jaringan Klewang Runtuh, Ratu Sincan Diburu PEKANBARU, DETIL - Pasca penangkapan Mardirjo alias Klewang oleh aparat membuat 'istana geng motor' asuhannya satu demi satu runtuh. Belasan anggota geng brutal ini menyusul bapak enam anak ARIEF tersebut masuk penjara. Bukan karena jiwa setianya, namun ketiban sial dibekuk aparat. Kilas balik keterlibatan Klewang yang mendadak dikenal publik belakan-

gan ini menyisakan isu baru di ranah orang banyak. Bahkan ada kabar, Via yang disebut-sebut sebagai ratu Sincan (geng cewek) masih sembunyi. Terbukti, polisi belum dapat menemukan kebeFAJAR radaan sang ratu. "Pencarian terhadap ratu satu ini masih kita lakukan. Sebab perempuan yang bernama Via Sincan ini terlibat dalam beberapa kasus kriminal,” kata Kasat Reskrim Pol-

resta, Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria SIK,MH kepada wartawan, Selasa (21/5) siang. Lebih jauh disampaikan, pencarian yang dilakukan terhadap Via tidak hanya dilakukan lewat anak-anak geng motor. Bahkan beberapa orang yang diduga mengenali Via sudah dimintai keterangan oleh kepolisian. Selain itu lewat jejaring sosial keberadaan Via terus dilacak. Polisi berharap agar ratu dapat ditemukan. "Dengan segala cara, pencarian Via, kita lakukan. Cepat atau lambat ia akan kita temukan,” tegas Arief Fajar. (son)

Seminggu Pengejaran

Polres Kuansing Baru Tangkap Dua Pelaku Kerusuhan

KEDUA tersangka bandar ekstasi saat diamankan di ruang Penyidik Reserse Narkoba, Polresta Pekanbaru.

TALUK KUANTAN, DETIL - Memasuki hari ketujuh pengejaran terhadap 30 pelaku kerusuhan yang mengakibat 17 unit mobil dinas, milik Pemkab Kuansing dan mobil Dinas Wakapolres Kuansing pada Selasa 16 Mei 2013 silam hingga berita ini diturunkan baru dua orang yang berhasil dibekuk petugas. Lambannya penangkapan pelaku kerusuhan perusakan mobil milik negara tersebut, karena para pelaku telah melarikan diri usai terjadinya kerusuhan. "Lambannya pros-

Diduga Sebagai Pengedar Sabu Sabu

Pemilik Kolam Renang Mutiara Ditangkap Polisi PANGKALAN KERINCI, DETIL - Satuan Narkoba Polres Pelalawan menggeledah rumah milik Hermansyah, di Jalan Jambu, Gang Dua Putra, Pangkalan Kerinci, sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (21/5). Kedatangan anggota Polres Pelalawan ini sempat menghebohkan warga sekitar. Menggunakan mobil Toyota Innova berwarna hitam, sekitar empat anggota satuan Narkoba Polres Pelalawan, didampingi ketua RT setempat, menggeledah rumah Hermasyah. Dari penggeledahan sekitar satu jam tersebut, polisi ke luar rumah Hermansyah dengan membawa satu kantong plastik berwarna hijau. Selanjutnya anggota satuan narkoba Polres Pelalawan, juga membawa dan menahan pemilik rumah Hermasyah. Hermansyah sendiri merupakan pemilik Kolam Renang Mutiara yang berada sekitar 50 meter dari rumahnya tersebut. Hermansyah sempat emosi, ketika melihat tersangka yang diamankan polisi di dalam mobil. Ia menuding, tersangka yang

ditahan polisi, yang menyebut sabu-sabu dibeli dari dirinya adalah bohong. “Kau berani kali menyebut beli sabu dariku,” ungkapnya dengan emosi, sambil mengepalkan tinjunya ke dalam mobil polisi yang diparkir di depan rumahnya. Ketua RT 04 RW 04 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Ruslan, yang menyaksikan pengeledahan tersebut mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya didatangai petugas narkoba Polrest Pelalawan, dengan membawa surat untuk menggeledah rumah warganya tersebut. “Kita kaget juga, kemudian kita juga dibawa polisi untuk menyaksikan penggeledahan tersebut,” kata Ruslan. Menurut Ruslan, dirinya mengetahui dari polisi, rumah warganya tersebut digeledah terkait dengan masalah narkoba. “Polisi mencari barang bukti, karena dari keterangan tersangka yang ditangkap polisi, dia membeli narkoba dari Herman ini,” sebut pria bertumbuh pendek tersebut. Ruslan juga menyebutkan, rumah Herman

memang terlihat sangat bebas, didatangi kawan-kawannya. “Salah seorang yang ditangkap polisi di dalam mobil itu, saya sering lihat ke luar masuk rumah Herman ini,” katanya. Ia juga menuturkan, Herman merupakan pemilik Kolam Renang Mutiara, namun kolam tersebut sudah tidak berfungsi lagi, dan sudah dalam sitaan pihak bank. Kasat Narkoba Polres Pelalawan AKP Edy Yasman membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kasat Edy, pihaknya menggeledah rumah Herman, setelah sebelumnya, menangkap 2 tersangka di dua tempat yang berbeda, dengan barang bukti dua paket narkoba jenis sabu-sabu.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, kita mengamankan tersangka DP di KM 2 Jalan Langgam, dengan barang bukti satu paket sabu-sabu. Kemudian kita kembangkan asal barang tersebut, yang dikatakan DP barang tersebut didapatnya dari AS,” terang Kasat Edy Yasman. Selanjutnya tim satuan narkoba Polres Pelalawan, bergerak cepat mendatangi kos AS. Selain mengamankan AS, polisi juga berhasil mengamankan satu paket sabu-sabu di kos AS. “Dari pengakuan AS, barang haram itu dibelinya dari Herman, warga Jalan Jambu, Gang Dua Putra. Kemudian kita mendatangi rumah Herman dan melakukan penggeledahan de-

ngan disaksikan ketua RT setempat,” tutur Kasat. Dari penggeledahan rumah Herman ini, kata Kasat Edy Yasman, pihaknya menemukan perangkat alat hisap berupa bong, plastik bekas bungkusan yang masih ada sisa sabunya dan korek api pipet. Ketiga tersangka tersebut, lanjut Kasat, sudah dilakukan tes urine, dan positif menggunakan narkoba. “Dugaan sementara kita, DP dan AS merupakan pengguna dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu, sementara H ini diduga kuat sebagai pengedarnya. Namun kita masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini,” ujar Kasat Edy Yasman. (ijul)

TERSANGKA Hermasyah, digelandang petugas, usai rumahnya di Jalan Jambu, Gang Dua Putra, Pangkalan Kerinci Timur, digeledah Satuan Narkoba Polres Pelalawan, Selasa (21/5).

es penangkapan karena para pelaku tidak lagi berada di desanya masing-msing. Untuk itu, kita terus melakukan pengejaran. Selain itu, informasi dari masyarakat terkait keberadaannya sangat kita butuhkan," ungkap Wakapolres Kuansing, Kompol Haldun di ruang kerjanya, Selasa (21/5). Tambah Haldun, kedua pelaku yang berhasil dibekuk petugas itu berdasarkan hasil penyidikan sementara tidak termasuk dalam aksi kerusuhan yang terjadi di Desa Lubuk Ambacang seminggu silam. "untuk sementara kedua pelaku tidak terlibat kerusuhan tempo hari, namun mereka ini di tahan sebagai pelaku penambangan emas tanpa izin (Peti)," ujar pria berbadan tambun ini menjelaskan. Menurut Wakapolres, kendatipun kedua pelaku tersebut tidak terlibat langsung dalam kerusuhan di Hulu

Kuantan, namun alibi kepolisian penyebab kerusuhan tersebut bermuara dari pelaku-pelaku Peti yang ada di daerah hulu kuantan. Lanjut Haldun, kini pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap kasus kerusuhan yang terjadi pasca operasi penertiban Peti di Kecamatan Hulu Kuantan, bahkan tidak menutup kemungkinan semua pelaku Peti akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. selain itu, Haldun meminta bantuan dari segenap lapisan masyarakat untuk ikut memberikan informasi kepada pihak kepolisian dalam menuntaskan permasalahan ini, sehingga para pelaku secepatnya ditangkap. Diakuinya, dari 30 terduga kerusuhan yang dicari pihak kepolisian, belum ada satu pun sebagai dalang dari pecahnya konflik di Hulu Kuantan. (hdr)

Satlantas Polresta Amankan Mobil Milik PT Suka Fajar PEKANBARU, DETIL - Aktivitas ilegal yang selama ini digunakan salah satu dealer perusahaan pemegang merk Mitsubhisi akhirnya terbongkar. Pasalnya, Selasa (21/5) siang, jajaran Sat Lantas Polresta Pekanbaru berhasil menangkap satu unit Mitsubhisi jenis Mirrage Provid milik PT Suka Fajar Ltd yang akan dipasarkan (dijual, red) ke masyarakat Pekanbaru, terbukti menggunakan Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK) tidak sesuai dengan jenis kendaraannya. Tindakan tak terpuji atas penggunaan STCK tidak sesuai dengan jenis kendaraan inilah dasar Sat Lantas Polresta Pekanbaru melakukan penangka-

pan. Mobil baru tersebut ditangkap saat melintas di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dengan Jalan Soekarno-Hatta, sekitar pukul 11.00 WIB. "PT Suka Fajar pemegang brand Mitsubhisi di Pekanbaru ini dalam pengiriman unitnya menggunakan STCK milik Cold Diesel, sementara kendaraan provide yang mereka bawa jenis City Car. Untuk sementara ini, kendaraannya masih kita amankan untuk ditindaklanjuti. Kan ini tak nyambung antara surat dan kendaraannya,” kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol M Mustofa SIK pada wartawan, Selasa (21/5) siang, di ruangannya. Di tempat terpisah, Kepala Cabang PT Suka Fajar Sulva Edison melalui seorang perwakilannya, dari bagian Marketing Senior, Eka Yuli, berdalih bahwa perusahaannya tidak mengetahui permasalahan terkait tidak sesuainya STCK dengan jenis kendaraannya. “Kacab tidak mengetahui STCK-nya tidak sesuai dengan unit itu dan kita juga sudah ingatkan nasabah yang tidak sabaran, untuk tidak membawa kendaraan sebelum STNK keluar,” tutur Eka Yuli. Menanggapi alasan yang diberikan PT Suka Fajar Ltd ini, Kasat Lantas kembali dengan tegas mengingatkan dealer-dealer nakal itu. "Jangan sampai saya mendapatkan bukti bahwa pimpinan yang menyuruh bawahannya melakukan ini. Kalau terbukti awas, akan saya tindak tegas. Karena kejahatan ini bukan yang pertama kalinya mereka lakukan,” pungkas Mustofa. (son)


6 RABU, 22 MEI 2013

Gali PAD dari Sektor Pelabuhan

Dewan Usulkan Pemko Bangun Dermaga Sendiri ABDUL KASIM

DUMAI, DETIL DETIL- Jika tidak ingin menjadi penonton didaerah sendiri, apalagi saat ini potensi yang dimiliki Kota Dumai dibidang industri cukup menggeliat tentunya harus memiliki pelabuhan sendiri. Hal itu mendapat perhatian salah seorang Anggota DPRD Dumai, Abdul Kasim.

"Dumai tidak memiliki sumberdaya alam minyak dan gas, tapi punya potensi dari sector pelabuhan. Karena itu, bila Pemko ingin mendapatkan peluang PAD yang lebih besar, maka saya usulkan Pemko harus punya pelabuhan atau dermaga sendiri," ujar Abdul Kasim, anggota DPRD Kota Dumai dari Partai

Amanat Nasional, Selasa (21/5) di ruang kerjanya. Menurutnya, Pemko perlu menyiapkan lahannya, sedangkan biaya pembangunan pelabuhan bisa mendatangkan investor untuk bekerja sama. Untuk pengelolaan pelabuhan tersebut tentunya akan dilaksanakan melalui perusahaan milik daerah.

Pemko Dumai selama ini dinilai kurang merespon untuk memanfaatkan peluang pendapatan di sektor pelabuhan, padahal sudah ada Perusahaan Daerah yang bergerak di bidang kepelabuhanan, yang kini telah berubah status menjadi Perseroan Terbatas (PT). Selama ini Pemko Dumai

dinilai kurang memperhatikan keberadaan PD Pelabuhan, maka tak ada pemikiran untuk menyiapkan lahan dalam pembangunan pelabuhan atau dermaga. Akibatnya, peluang usaha PD sudah hilang karena terganjal izin operasional. Dimana izin operasinal pelabuhan bisa didapatkan, bila Pemko

memiliki dermaga sendiri. “Karena itu, mau tak mau, Pemko Dumai harus segera menyiapkan lahan untuk pembangunan dermaga sendiri. Sebab, potensi pelabuhan merupakan peluang pendapatan daerah yang dapat diandalkan di masa akan datang,” ucap Abdul Kasim. (Ocu)

Lomba PKK-KB Kes Nasional

Kelurahan Bagan Keladi Dinilai Tim Pusat

Foto Ocu

SEKDA Kota Dumai, Said Mustafa, mendampingi Tim Penilai Pusat pada acara penilaian administrasi lomba PKK-KB-Kes Tingkat Nasional di Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat, Selasa (21/5).

DUMAI, DETIL – Setelah masuk menjadi nominasi dalam penilaian administrasi lomba PKK-KB-Kes Tingkat Nasional, maka Tim Penilai Pusat melakukan penilaian langsung ke lapangan di Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat, Selasa (21/5) untuk menentukan pemenang lomba sempena Hari Keluarga Nasional. Setibanya di Kelurahan Bagan Keladi, Ketua Tim Penilai Komari, SH, MH bersama tim dari pusat lainnya yang didampingi ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Nefi Agustina Khairul disambut oleh Sekdako Dumai, H. Said Mustafa, kepala Badan KBPPPA, H, Marwan, Kepala Dinas Kesehatan, H. Marjoko Santoso, Camat Dumai Barat M Fauzan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Dumai Barat Haryetty Fauzan, Lurah Bagan Keladi Al

Foto Ocu

TIM Penilai Pusat berfoto bersama Sekda Kota Dumai, Said Mustafa, setelah melakukan penilaian administrasi lomba PKK-KB-Kes Tingkat Nasional di Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat, Selasa (21/5).

Diduga Cabuli Bocah Tetangga

Warga Bukit Batrem Berurusan dengan Polisi DUMAI, DETIL DETIL- YPP (17) warga Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur harus berurusan pihak kepolisian setelah perbuatan bejatnya yang diduga tega mencabuli anak tetangganya sendiri berinisial FD yang masih berusia 6 tahun. Tidak hanya sekali perbuatan bejat yang seharusnya hanya bisah dilakukan oleh pasangan suami istri tersebut namun telah tiga kali pencabulan tersebut dilakukan oleh tersangka dalam kurun waktu satu bulan bekisar bulan April hingga pertengahan bulan Mei. Perbuatan bejat tersangka baru diketahui oleh keluarga korban ketika tersangka mencabuli korban didalam kamar korban dan diketahui oleh bibik korban ketika akan bertamu ke rumah korban yang saat itu hanya ada korban sendiri didalam rumah. Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH MSI kepada Media Senin (20/5) membenarkan adanya penangkapan tersangka pelaku pencab-

ulan yang dilakukan tersangka YPP terhadap korbannya FD yang merupan tetangganya sendiri. "Tersangka mencabuli korban sebanyak 3 kali dalam sebulan belakangan ini yang dilakukan oleh tersangka dirumah korban. Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara akibat perbuatannya yang mencabuli anak dibawah umur," ujar kapolres. Diterangkan Kapolres perbuatan bejat tersebut pertamakali dilakukan tersangka sekitar bulan April sekitar pukul 13.00 WIB. Tersangka yang melihat korban ditinggal sendiri didalam rumah dengan nafsu telah diubun-ubun dan bisyikan syetan tersangka lantas mencabuli tersangka dengan paksa didalam kamar rumah korban. Dengan ancaman terhadapa korban tersangka berhasil menutupi perbuatannya tersebut untuk diketahui oleh orang lain termasuk keluarga korban. Berhasil mencabuli korban untuk yang perta-

makalinya membuat tersangka ketagihan untuk terus melakukan perbuatan tersebut. Pada Ahad (28/5) sekira pukul 15.00 WIB tersangka yang kembali mendapatkan kesempatan tanpa rasa bersalah kembali mencabuli kroban yang perbautan tersebut kembali dilakukan didalam kamar korban untuk yang kedua kalinya. Ketika tersangka yang sudah mulai ketagihan dengan apa yang dirasakannya dan perbuatannya tersebut tidak diketahui oleh orang lain tersangka kembali menjalakan aksi bejatnya tersebut. Tanpa merasa bersalah Selasa (14/5) sekira pukul 17.00 WIB tersangka kembali mencabuli korban yang tidak lain adalah tetangganya sendiri untuk yang ketiga kalinya. Namun naas nasib berkata lain. Ketika perbautan bejat tersebut dilakukan tersangka terhadap korban, perbuatan tersebut diketahui oleh bibik korban yang saat kejadian mendatangi rumah korban

untuk bertamu. Melihat rumah korban kosong dengan keadaan pinti terbuka bibik korban lantas masuk kedalam rumah dan menemukan ponakannya tersebt sedang dicabuli oleh tersangka didalam kamar rumah korban. Tidak terima dengan apa yang dialami oleh ponakannya tersebut bibik korban melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban yang akhirnya menlanjutkan laporan tersebut kepada pihak kepolisian yang akhirnya berhasil mengamankan tersangka Ahad (20/5) dikediaman orang tua tersangka. Kini tersangka berikut barang bukti berupa, 1 buah baju, 1 buah celana dan 1 buah celana dalam milik korban telah diamakan di Mapolres Dumai untuk kepentingan penyidikan. “Dan jika terbukti bersalah tersangka akan dijerat dengan pasal 82 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Ristiawan. (cep)

Khusairy dan Ketua Tim PKK Kelurahan Bagan Keladi, Sari dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Sekdako Dumai, H. Said Mustafa menyampaikan bahwa terpilihnya Dumai mewakili Riau ketingkat Nasional dalam lomba PKK Kb Kes sempena Harganas 2013 sudah yang kedua kalinya. Setelah tahun sebelumnya Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan berhasil mewakili Riau, kini Kelurahan Bagan Keladi juga berhasil mewakili Riau pada peringatan harganas 2013. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Dumai Sekda mengucapkan Selamat Datang kepada seluruh tim penilai PKK KB kes tingkat Nasional. “Saya berharap, prestasi demi prestasi dapat terus diukir oleh TP PKK di Kota Dumai untuk terus membawa nama baik Kota Dumai keajang Nasional,” pungkasnya. Sementara, Ketua TP PKK Kota Dumai, Hj. Nefi Agustina Khairul mengatakan sangat bangga karena PKK KB Kes Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat berhasil lolos dalam penilaian administrasi yang dilakukan tim PKK Pusat pada Februari lalu, sehingga berhak melaju ketingkat Nasional mewakili Riau. Nefi optimis, PKK KB Kes Kelurahan Bagan Keladi mampu meraih juara satu dalam lomba PKK KB Kes sempena Harganas ke -20 tahun 2013, yang puncaknya akan diperingati di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) tepatnya di Kota Kendari yang akan dilaksanakan akhir Juni 2013 mendatang. Menurutnya, kegiatan PKK KB-KES yang dilaksanakan setiap tahun adalah merupakan bentuk komitmen dan kepedulian yang serius baik dari Tim Penggerak PKK dan jajarannya, Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya beserta seluruh komponen masyarakat di bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan dalam rangka menunjang Pembangunan Nasional. “Menurut kami Program KB Nasional merupakan refleksi dari visi untuk mewujudkan ‘Keluarga berkualitas’ dan sebagai implementasi mendukung program tersebut,

maka sangat tepat apabila kegiatan terpadu ini yaitu PKK KBKES tetap dilanjutkan setiap tahun, karena secara nyata telah memberikan hasil dan manfaat bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya. Sementara itu, Komari, SH.MH selaku Ketua Tim Penilai Lomba PKK KB Kes tingkat Nasional dalam sambutannya mengatakan bahwa Dumai salah satu kota yang mewakili Riau maju ketingkat Nasional dalam lomba PKK KB Kes sempena Harganas ke – 20 tahun 2013.

Masuknya Dumai sebagai nominasi lomba PKK KB kes tingkat Nasional tentunya akan membantu Pemerintah dalam mensukseskan program MDGs (Milenium Developman Goals). Komari menyebutkan bahwa, tim PKK Pusat pada Februari lalu, telah melaksanakan penilaian administrasi terhadap seluruh peserta lomba PKK KB Kes tahun 2013, Kota Dumai salah satu kota yang lulus dalam seleksi administrasi, sehingga hari ini tim penilai lomba PKK KB kes Nasional turun untuk meninjau lapangan. (Ocu)

Polisi Kantongi Nama Lima Pembobol Rumah Kajari DUMAI, DETILEmpat nama pembobol rumah Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai telah dikantongi pihak Polres Dumai, pelaku yang saat ini belum berhasil diringkus dikarenakan berada di luar daerah. Kapolres Dumai, AKBP Ristia- RISTIAWAN wan Bulkaini mengaku pihaknya sudah mengantongi nama empat pelaku pencurian di rumah dinas Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Eko Siwi Iriany. Dari hasil penyelidikan petugas, keempat pelaku kini diketahui tengah berada diluar daerah. “Lagi-lagi kesulitan kita adalah karena para pelaku berada di luar daerah. Makanya jika ditanya mengapa lama, kesulitannya ya itu,” kata Ristiawan, Senin (20/5). Menurutnya, dalam melakukan aksi kejahatan, keempat pelaku terlebih dahulu memetakan situasi rumah dinas kejari. Selanjutnya, setelah mengetahui kebiasaan rumah yang kosong pada siang hari, mereka pun beraksi. Dari polanya, Ristiawan meyakini bahwa pelaku merupakan komplotan spesialis pencurian rumah. Dari keempat nama yang dikantongi polisi, diantaranya merupakan warga Dumai yang bertugas untuk mengambarkan situasi. “Warga Dumai inilah yang bertugas untuk memetakan situasi sebelum mereka melancarkan aksi,” urai Kapolres. Kini tim Reskrim Polres Du-

mai sudah diterjunkan untuk melakukan pengejaran. Kesulitan petugas disebabkan para pelaku yang melarikan diri dengan cara berpencar. Sebagian masih berada dalam lingkup Riau, sementara sebagian lagi di luar provinBULKAINI si. Ristiawan enggan menjawab saat ditanya lebih rinci. “Lebih lanjut belum bisa kita beberkan,” katanya singkat. Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Eko Siwi Ariany yang berada di Jalan Patimura, Kecamatan Dumai Kota, diketahui dibobol pada Senin (4/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika dikonfirmasi, Eko Siwi mengaku kehilangan sejumlah barang-barang berharga seperti perhiasan dan handphone. Total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Eko Siwi yang hendak beristirahat siang di rumahnya. Begitu sampai, ia mendapati pintu samping yang berdekatan dengan garasi mobilnya dalam keadaan terbuka. Disana terdapat bekas congkelan menggunakan benda tumpul. Eko kian terkejut begitu masuk dan melihat isi rumah, terutama kamarnya dalam keadaan porak-poranda. Mengetahui sejumlah barang berharganya raib, ia pun semakin tersadar telah menjadi korban pencurian. Kasus ini pun langsung ditangani oleh polisi.(cep)

Tersangka Pembunuh Istri Diciduk Polisi DUMAI, DETIL- Hampir genap sebulan tersangka Ja (35) warga jalan Kaswari, Kelurahan Datuk Laksaman, Kecamatan Dumai Kota pelaku penganiayaan terhadap istrinya yang mengakibatkan korban meninggal dunia melarikan diri, akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian Polres Dumai. Tersangka diamakan dirumah saudaranya di Kabupaten Batubara, Sumatra, Rabu (15/5) sekira pukul 17.00 WIB yang selama ini dijadikan oleh tersangka sebagai tempat dirianya menyembunyikan diri dari kejaran pihak kepolisian setelah menganiaya istrinya sendiri hingga korban meninggal dunia. Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH kepada media, Senin (20/5) membenarkan adanya penangkapan tersangka Ja yang merupakan tersangka pelaku penganiayaan terahadap istrinya sendiri yang menyebabkan korban meninggal dunia setelah sepakan mendapatkan perawatan di RSUD Dumai. "Tersangka kita amankan di tempat pelariannya yaitu dirumah saudara tersangka yang berada di Kabupaten Batubara, Sumatra Utara setelah hampir sebulan ter-

sangka menganiaya korban hingga mendapatkan perawatan RSUD untuk kemudian akhirnya meninggal dunia," ujar Kapolres. Diterangkan Kapolres kejadian penganiayaan yang dilakukan tersangka terhjadap istrinya tersebut memang telah sering dilakukan oleh tersangka namun korban tidak pernah melaporkan kejdian ayang dialaminya tersebut kepada pihak kepolisian. Penganiayaan ayang dilakukan terhadapat tersangka yang menyebabkan korbannya meninggal dunia tersebut bermula ketika Sabtu (20/4) korban pergi ke Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis. Dimana saat korban ke Mandau dirinya tidak memasak makanan untuk tersangka yang membuat tersangka kesal.Ketika sore itu korban pulang tersangka kemudian memerahi korban dan sempatterjadi cekcok besar diantara keduanya. Tersangka tidakpusa percekcokan antara pasangan suami istri tersebut kesekan harinya Ahad (21/4). Sekira pukul 20.00 WIB, tersangka yang masih merasa kesal lantas memarahi salah satu anaknya dan memukul anaknya,

Korban yang coba membela anaknya tersebut juga tidak luput dari pukulan tersangka. Dengan menggunakan tangan kanannya tersangka meninju korban pada bagian kepala korban hingga korban tersungkur dan mengeluarkan darah. Masih belum puas tersangka kebali menendang korban beberapa kali kebagian tubuh korban. Korban yang ketakutan akhirnya melarikan diri ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari kediaman korban dan sesampainya disana korban lanytas pingsan dan dilarikan ke RSUD Kota Dumai untuk mendapatkan perawatan intensif. Sepekan mendapatkan perawatan akhirnya tersangka menghembuskan nafas terakhirnya, sementara tersangka pada malam kejadian tersebut melarikan diri ke Medan untuk menghindari kejaran pihak kepolisian. Kini tersangka berikut barang bukti berupa 1 buah buku nikah dan 1 buah surat keterangan visum dari pihak rumah sakit telah diamakan di mapolres Dumai untuk dilakukan untuk penyelidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum, urai kapolres.(cep)

Informasi Langganan dan Pemasangan Iklan Dumai, Hubungi: Fauzi - 085271362999 / Anggun Kurnia - 085363265801


7

SAMBUNGAN RABU, 22 MEI 2013

Polisi Tahan Dua Anggota PP PEKANBARU,DETILBuntut dari acara pertemuan dua kubu yang berseteru, MPC PP pimpinan Jhon Lelek dan MPC PP pimpinan Edy Syukur, Jumat (18/5) lalu yang berakhir ricuh di di Hotel Labersa, anggota Polres Kampar menahan dua anggota PP yang terlibat dalam kasus pengeroyokan ini. Kapolres Kampar, AKBP Auliansyah Lubis yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, mengatakan saat

ini telah dilakukan penahanan terhadap dua pelaku penganiayaan berinisial Wyu (25) dan Ging (28). Saat ini polisi terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang juga terlibat dalam kasus pengeroyokan ''"Saat ini yang resmi ditahan karena diduga kuat terlibat aksi pengeroyokan terhadap korban Andre, baru dua orang yang kita tahan,'' ujar Kapolres. Dalam perkara itu, polisi

mengetahui dugaan penganiyayaan secara berencana yang dilakukan oleh para tersangka terhadap Edy Sukur. Sehingga Polisi masih membutuhkan saksi-saksi pendukung yang menyaksikan berlangsungnya penganiyayaan tersebut. "Berdasarkan barang bukti yang digunakan para tersangka untuk penganiyayaan terhadap korban, muncul dugaan adanya perencanaan yang dilakukan oleh para

pelaku dalam penganiyayaan tersebut,'' sebutnya. Sebelumnya pada hari Jumat (18/5) yang lalu, Majelis Pimpinan Wilawah (MPW) Riau, Pemuda Pancasila dengan mengundang Ketua Umumnya Yapto. Menggelar pertemuan antara kubu Jon Lelek dan Edy Sukur, guna penyelesaian sengketa kepemimpinan MPC PP Kota Pekanbaru yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terahir. (son)

SEKOLAH ...............................

uang membayar hutang-hutang kepada sekolah, ijazah milik Arisman biar saja tetap di sekolah. “Padahal sudah dilampirkan surat miskin dan surat keterangan tidak mampu kesekolah berharap bisa mengambil ijazah dengan ada pengurangan biaya. Tapi sekolah bersikeran bahkan untuk bertemu Kepsek saja saya dihalang-halangi Wakil Humas SMA N 12, jelas saya tidak terima dan merasa kecewa dengan sekolah. Nasib Arisman untuk mencari pekerjaan pun terhalang karena tidak ada ijazah,’’ ujar Yogi. Persoalan siswa miskin yang ijazahnya ditahan pihak sekolah karena tak mampu membayar hutang, akhirya sampai kepada dua anggota DPRD Kota Pekanbaru, Masni Ernawati dan fraksi Bintang Nurani Bangsa (BNB), Herwan Nasri yang langsung mendatangi sekolah dan menanyakan persoalan yang dialami Arisman. Kepala Sekolah SMA 12 Pekanbaru Zurina saat berdialog dengan anggota DPRD Kota Pekanbaru, mengaku penahanan ijazah milik Arisman hanya miss-komunikasi saja. “Ini hanya sebuah miskomunikasi, dan persoalannya sudah selesai karena anggota Dewan talah datang kesekolah dan mengambil ijazah dan menyetor uang sebesar Rp1juta,’’ kata Zurina. Terhadap bantuan yang diberikan anggota Dewan sebesar Rp1juta, Zurina menganggap sumbangan Rp1 juta yang diterima sekolah adalah bentuk bantuan anggota Dewan kepada pihak sekolah. “Saya anggap persoalan ini

sudah selesai dan tidak perlu dibesar-besarkan dan ijazahpun sudah diberikan. Padahal sekolah sudah membantu Arisman karena Arisman mendapatkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang nilainya Rp800 ribu pertahun. Uang itu diambilnya sendiri dan tidak digunakan untuk sekolah,’’ sebutnya. Masni: Ini Sungguh tak Manusiawi Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Masni Ernawati mengaku kecewa terhadap pihak sekolah SMA N 12 yang tidak memberikan toleransi kepada anak, dan mempermudah pewngambilan ijazahnya. Apa yang dilakukan pihak sekolah sudah tidak manusiawi lagi dan tidak memandang klasifikasi anak. ‘’Ya kecewalah satu tahun anak terbengkalai terkatungkatung tak ada kejelasan, anak ini sudah tak mampu tapi tidak ada toleransi sekolah membantu anak ini, apalagi anak ini dari anak yatim,’’ ujar Masni. Dikatakanb Masni Ernawati, seharusnya sekolah punya kearifan dan melihat kasus perkasus, jangan sampai diratakan seperti ini. ‘’Kota hanya minta kearifan sekolah karena ini sudah setahun ijazah anak ditahanm tanpa ada toleransi sekolah. Jangan sampai mencemari dunia pendidikan dengan persoalan seperti ini,’’ ungkapnya. Terhadap uang Rp 1.000.0000 yang dibayarkan ke sekolah, Masni hanya menginginkan persoalan Arisman selesai dan bisa mendapatkan ijazah hingga bisa dipergunakan untuk mencari kerja memenuhi kebutuhan adik-adiknya. ‘’Sebagai Infak saya untuk

anak yatim, jadi saya bayarkan ke sekolah Rp1.000.000. Hingga akhirnya ijazah Arisman di serahkan,’’ ujar Masni. Sementara itu, Yogi yang menjadi Wali Arisman disinggung soal dana BSM yang ditudingkan pihak sekolah tidak dipergunakan Arisman untuk keperluan sekolah, menurut Yogi seluruh uang BSM ini sudah dibayarkan ke komite sekolah. ‘’Tidak benar Arisman tidak membayarkannya, makanya dari pemotongan BSM itu bisa didapat sisa uang komite selama setahun terhutang 3 bulan lagi Rp330 ribu dari Rp110 perbulannya. Jadi yang harus dibayar uang komite saja Rp1.830 ribu, gimana mau digunakan ke yang lain, bayar uang komite saja nombok dan kurang Rp330 ribu,’’ kata Yogi menjawab tudingan sekolah. Kadisdik: Saya sudah Perintahkan Serahkan Ijazahnya Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Zulfadil mengatakan sudah memerintahkan Kepala Sekolah SMA 12 Pekanbaru untuk menyerahkan ijazah siswa tak mampu ini. “Karena sekarang itu Kepsek yang baru. Tentunya tidak mengetahuisecara persis persoalannya. Namun saya. Sudah perintahkan untuk menyerahkan ijazahnya,’’ ujar Zulfadil. Sementara itu, proses penyerahan ijazah kepada Arisman ini sendiri setelah anggota DPRD Kota Pekanbaru menyerahkan uang sebanyak Rp 1.000.000 kepada pihak SMA 12 Pekanbaru. ‘’Itu zakat dari anggota DPRD, ya wajib diterimalah, namanya juga zakat,’’ ungkapnya. (eza/jun)

Para pelaku ini diduga akan melakukan perampokan, karena ada dugaan HM Sidik banyak memiliki uang. Usai duel, kawanan perampok ini kemudian langsung melarikan diri. Bahkan, diantaranya dikatakan Amir ada yang terluka. Peristiwa ini sendiri baru diketahui warga, setelah istri korban mendatangi warga untuk minta bantuan. ‘’Kami langsung membantu pak Sidik dan membawanya ke Puskes-

mas Langgam,’’ ujar Amir. Saat perkelahian ini terjadi, dikatakan Amir para pelaku seperti kehilangan akal dan berteriak, ‘’bunuh saja, habisi saja langsung,’’ ujar Amir menirukan ucapan para pelaku. Setelah kejadian ini, warga kembali mendatangi lokasi. Di sana, masih terlihat bekas perkelahian antara korban dengan pelaku. Di lokasi juga ditemukan barang bukti berupa besi yang biasa digunakan mekanik

bengkel. ‘’BB sudah kami amankan, dan kita akan segera melaporkannya ke polisi,’’ sebutnya. Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIk kepada wartawan melalui Kapolsubsektor Langgam Iptu Ayang Rizki membenarkan adanya aksi percobaan perampokan terhadap korban H M Sidik warga Desa Padang Luas. ‘’Kejadian memang ada, tapi korban belum ada yang melapor,’’ ’kata Ayang. (rie/net)

Laksono agar ISG di Riau, pendiriannya hanya satu: ISG pindah. Ini pula yang mendorong Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, berkirim surat kepada presiden sembari meminta supaya Riau tetap menjadi tuan rumah event internasional yang diikuti 55 negara-negara OKI itu. “Seandainya saya menjadi Rusli Zainal” saya akan melakukan beberapa langkah diplomatik. Pertama, saya akan terbang ke Arab Saudi bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Prince Nawaf Faisal Fahd Abdul Aziz selaku Presiden Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) menceritakan kondisi kekinian penyelenggaraan ISG. Sebab dari tangan putera mahkota lah, saya bersama Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua KOI Rita Subowo mewakili Pemerintah Republik Indonesia menerima bendera ISG di Ques House King Faisal Fahd Abdul Aziz, 5 Desember 2011 setelah saya memaparkan kesiapan Riau sebagai tuan rumah ISG. Saya tak perlu bergayung bersambut dengan Menpora Roy Suryo di media karena Roy Suryo saya anggap tidak memahami sejarah bagaimana bendera ISG itu diserahkan kepada saya atas nama Indonesia. Berpolemik dengan Roy Suryo saya anggap tidak menyelesaikan masalah, membuang energy, dan salah-salah saya bisa menjadi sasaran empuk Pusat untuk dikeroyok

bersama-sama. Ujung-ujungnya saya dan masyarakat Riau sendiri yang menjadi korban ketidak-adilan. Bertemu dengan Prince Nawaf Faisal saya yakini dapat menyelaraskan kesalah pahaman komunikasi yang terjadi dalam satu bulan terakhir yang membuat hubungan Riau dengan Pusat sedikit memanas lantaran pemberitaan media terkait pemindahan lokasi ISG. Dengan penyelarasan itu saya berharap Putera Mahkota dapat meyakinkan Presiden SBY tentang posisi dan kesiapan Riau sebagai tuan rumah ISG. Bukankah dalam beberapa kali kunjungan tim delegasi ISSF ke Pekanbaru, mereka tidak sedikitpun meragukan kemampuan Riau sebagai tuan rumah, termasuk kemampuan venues-venues bertaraf nasional dan internasional yang akan dipergunakan peserta ISG untuk bertanding. Dengan demikian posisi saya tidak langsung berhadapan dengan Pemerintah saya sendiri. Kedua, saya akan membawa rombongan Riau ke Jakarta yang terdiri dari ketua DPRD, para bupati dan walikota, rektor perguruan tinggi termasuk sejumlah tokoh masyarakat untuk bertemu dan menyakinkan Presiden Soesilo Yudhoyono. Dan, menegaskan kepada presiden bahwa Riau siap menjadi tuan rumah. Sebagai seorang negarawan yang menjunjung tinggi supremasi hukum, saya akan sam-

paikan kepada presiden bahwa masalah status saya di KPK tidak akan mengganggu kesiapan dan pelaksanaan ISG di Riau. Bukankah presiden juga penganut asas praduga tak bersalah? Dari pertemuan itu, saya berharap presiden tidak mengubah kepres yang sudah ia terbitkan. Dua langkah di atas akan membuat saya tidak kehilangan target capai. Kalaupun polemik lokasi ISG ini diumpamakan sebagai sebuah pertempuran maka saya harus memenangkan pertempuran itu dengan cara-cara yang elegan. Orangtua-tua bilang, paling tidak saya sudah menarek rambut di dalam tepung. Rambut tertarek tepung tidak berserakan. Harapan saya yang lain, presiden dapat memahami kondisi saya dan situasi yang terjadi di Riau saat ini. Kalau pun dalam situasi itu saya diposisikan sebagai orang yang “bersalah” sehingga membuat Menpora Roy Suryo harus memindahkan lokasi ISG, saya hanya meminta permakluman saja. Bagaimana pun saya manusia biasa, tetapi telah berusaha berbuat maksimal untuk bangsa dan Negara. Tolonglah ISG jangan dilihat sepotongsepotong, tetapi berpandanganlah dalam satu bingkai kesatuan dulu, sekarang dan akan dating. Itu kalau “seandainya saya Rusli Zainal”, sayang saya bukan RZ. Jadi Cuma bisa berkisah di sini. Hmm, bermimpi.*

Selasa (21/5) di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Uang sebanyak Rp 1.900.000 ini dikatakan Arisman terdiri dari uang baju Rp 1.300.000, uang komite selama tiga bulan sebesar Rp330.000, uang perpisahan Rp100.000 dan uang tryout sebesar Rp 170.000. ‘’Saya kerja apa saja kak, mulai dari mencuci sepeda motor, jadi tukang, bantu-bantu orang jualan. Dari upah yang saya terima ini, sedikit-sedikit saya sisihkan untuk pembayar hutang dengan sekolah,’’ sebutnya. Selama ini Arisman tinggal bersama dua orang adiknya, diriya sekaligus menjadi kepala rumah tangga, setelah ayahnya meninggal. Disaat ditinggal sang ayah, tiba-tiba ibunya juga meninggalkan dirinya dan kedua adiknya, pergi ke Medan dan tak pernah kembali lagi. Dengan mengantongi surat keterangan tak mampu dari kelurahan, Arisman didampingi Yogi (27) warga sekitar yang bertindak sebagai walinya mendatangi sekolah dan berharap ijazahnya yang sudah ditahan hampir setahun bisa diambilnya. Akan tetapi, alihalih ijazah ini diterima, mereka malah diusir Wakil Humas SMA 12 Pekanbaru. ‘’Kalau tak ada duit, ijazah itu tak perlu diambil, biar saja disini,’’ ujar Yogi menirukan ucapan Wakil Humas SMA Negeri 12 Pekanbaru yang beralamat di Jalan Garuda Sakti ini. Yogi sebagai wali Arisman bukan hanya sekali mendatangi SMA 12 Pekanbaru, namun sudah empat kali mendatangi sekolah. Jawaban pihak sekolah tetap sama, kalau tak ada

TOKE ........................................ miliknya. Saat itu listrik tibatiba padam, dan di depan pondok rumahnya ini didatangti empat orang laki-laki tak dikenal. ‘’Mereka lansung mendobrak pintu, dan disanalah terjadi perkelahian empat lawan satu. Para perampok ini bersenjatakan parang, namun kemudian malah melarikan diri,’’ ujar Amir, warga Desa Padang Luas, kepada wartawan.

ISG ........................................... Padahal spanduk itu dipersiapkan Panitia Daerah ISG menyambut kedatangan Menko Kesra Agung Laksono terkait dengan pro dan kontra host ISG antara Roy Suryo dengan Panitia Daerah. Menpora secara sepihak memindahkan tuan rumah ISG yang sudah di tetapkan presiden, dan rencana itu mendapat tantangan dari banyak pihak di Riau. Alkisah, Menko Kesra Agung Laksono mendarat di VIP Sultan Syarif Qasim II untuk memastikan kesiapan Riau menjadi penyelenggara ISG. “Secara tehnis Riau siap menjadi tuan rumah,” komentar Agung Laksono kepada wartawan. Tak kalah dengan Agung, Roy Suryo pun bersahut. Katanya, “dari persiapan tehnis, 1000 persen saya mendukung Riau menjadi tuan rumah”. Lips service. Di Jakarta Menpora Roy Suryo kembali mengungkap faktor non tehnis yang membuatnya harus memindahkan tempat penyelenggaraan ISG ke Jakarta. Yakni status Rusli Zainal yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Roy Suryo seperti pendirian Roy Suryo sebelum spanduk itu terpasang, tetap tak goyah dan bagai sebuah perumpamaan “anjing menggonggong kafilah berlalu” apapun usaha dan cara yang dilakukan Panitia Daerah menyakinkan dirinya dan Agung

Dari Diskusi Press Corner

Riau Harus Fokus Kembangkan Pariwisata Unggulan PEKANBARU, DETILKondisi pariwisata di Riau dinilai banyak pihak tidak kunjung mengalami perbaikan dari masa ke masa. Banyak kelemahan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam merancang dan mengembangkan industri pariwisata, salah satunya tidak fokus dengan potensi yang hendak digarap. Demikian disampaikan Direktur Riau Tourism Board, Fadlah Sulaiman dalam diskusi wartawan atau Press Corner tentang wisata Riau di Hotel Furaya Pekanbaru, Selasa (21/5/13). Menurut Fadlah, tidak semua daerah di Riau punya potensi yang baik untuk pengembangan pariwisata. Namun karena ambisi daerah, maka semua berlomba-lomba untuk mengembangkan sebuah kawasan wisata. "Akhirnya, kawasan-kawasan yang potensial tidak tergarap maksimal," katanya. Senada dengan Fadlah, Ketua Asosiasi Travel Agen Wisata (ASITA) Ibnu Mas'ud juga menilai banyak program pariwisata yang digadanggadangkan, sebenarnya han-

DEWAN .................................... ‘’Karena jelas, selama izin ini mati tidak ada lagi retribusi yang seharusnya menjadi PAD dan pihak BPT sebagai instansi yang berwenang didalam menerbitkan perizinan semestinya memiliki database setiap perizinan tempat usaha di Kota Pekanbaru. Jangan dibiarkan mati terlebih dahulu, setelah ketahuan baru kasakkusuk,’’ sebutnya. Yang lebih menarik, matinya izin operasional MP Club ini sendiri baru diketahui saat razia Satpol PP Kota Pekanbaru bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru, Jumat (17/5) dinihari yang lalu. Razia yang awalnya adalah untuk mencari tahu akan keberadaan penari-penari striptis, malam menemukan fakta izin operasional MP Club sudah mati sejak Januari 2013 yang lalu. ‘’Harusnya mereka

SK BUPATI .............................. kepada Ninik Mamak dalam melakukan pengoperasian kegiatan Galian C di desa Terantang. ‘’Dalam Peraturan Daerah telah diatur izin Galian C harus diketahui Ninik Mamak sebagai pemilik kenagarian,’’ ujar hakim dalam sidang Selasa (21/5). Guruh juga mengatakan dengan dibatalkannya SK Bupati Kampar ini, segala aktifi-

DPP BELUM ........................... Demokrat belum memutuskan siapa yang akan mereka elu-elukan sebagai cagubri dan cawagubri pada Pilgubri mendatang. ‘’Nama-nama kandidatnya masih dalam penggodokan, sejauh ini pimpinan masih terus membaha nama-nama yang muncul pada pendaftaran yang baru lalu. Belum ada kata sepakat dari masing-masing pimpinan, ya kemungiinan baru akan diumumkan satu atau dua hari lagi,’’ ujar Ibrahim salah seorang pengurus DPP Partai Demokrat kepada Harian Detil. Alotnya pembahasan nama-nama yang yang bakal dijagokan Demokrat pada Pilgubri mendatang ini, dikatakan Ibrahim adalah bentuk keseriusan Partai Demokrat menentukan siapa kandidat yang lebih memiliki kans menang. ‘’Saya tidak bisa menyebutkan nama-nama yang masuk dalam pembahasan di DPP ini. Karena sampai saat ini masih terus dibahas dan digodok bersama,’’ ujarnya. Sementara itu, pasangan Annas Maamun dan Andi Rahman dikatakan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham saat dijumpai Harian Detil secara terpisah mengatakan, dua nama diatas ini adalah kader terbaik Partai Golkar

ya berorientasi proyek dan menguras APBD, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diharapkan justru jauh dari yang ditargetkan. "Saya menilai banyak pejabat daerah yang 'membengak' soal pariwisata ini. Mereka bilang ini kawasan potensial, tapi ternyata setelah kita tinjau langsung gak mungkin jadi kawasan wisata. Contohnya aja Pulau Jemur, siapa yang mau datang jauhjauh kesana dengan waktu tempuh enam jam, sementara yang akan mereka nikmati masih kalah jauh dengan tempat wisata lain di Indonesia," ungkapnya. Di sisi lain, Bupati Siak, Syamsuar berkeyakinan bahwa daerahnya sangat potensial untuk menjadi destinasi pariwisata unggulan di Riau. "Siak memiliki potensi untuk menjadi kawasan wisata sejarah karena memang memiliki tempat-tempat yang berkaitan dengan sejarah Melayu masa lalu, seperti istana, makam-makam, benda-benda antik dan sebagainya. Karena itu Siak dapat dijadikan sebagai Heritage City," kata Syamsuar.

Hanya saja, kata Syamsuar, untuk mewujudkan Siak sebagai tujuan wisata unggulan, harus ada dukungan dari pemerintah provinsi, khususnya dalam pembangunan infrastruktur jalan. "Alhamdulillah kita sudah punya kesepakatan dengan pihak pemprov untuk pembangunan jalan ini, Insya Allah nanti waktu tempuh dari Pekanbaru ke Siak cuma 1,5 jam," katanya. Dalam kesempatan itu, Bintan (Kepulauan Riau) Ansar Ahmad yang turut menjadi narasumber banyak mengupas tentang strategi Bintan dalam mengembangkan pariwisata, diantaranya dengan mengundang investor untuk berinvestasi di sektor pariwisata. "Kita beri banyak kemudahan kepada para investor sehingga mereka mau menanamkan modalnya," kata Ansar. Acara diskusi Press Corner selain dihadiri Bupati Siak Syamsuar, Bupati Bintan (Kepulauan Riau) Ansar Ahmad, Ketua ASITA Ibnu Mas'ud, Ketua PHRI Ondi Sukmana dan beberapa pimpinan dan redaktur media massa di Riau. (sub)

tak boleh beroperasional, karena izin mereka sudah mati,’’ ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru, Baharuddin kala itu. Razia yang dilakukan Satpol PP ini juga mengundang kekecewaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), karena apa yang mereka cari tentang penari-penari striptis tidak ditemukan. Bahkan, ruangan yang seharusnya menjadi target tempat digelarnya penari-penari striptis ini sama sekali tidak tersentuh. ‘’Kita kecewa dengan kinerja Satpol PP dan hasil razia yang kita lakukan. Pertama kita tidak berhasil menemui orang-orang yang akan kita lakukan pembinaan. Kita juga tidak berhasil mendapatkan penari-penari striptis, karena sepertinya sudah bocor terlebih dahulu,’’ ujar Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru, H Hasyim SPdi MA yang ikut dalam razia ini.

Meski demikian, ditambahkan Hasyim, MUI akan terus berupaya memberantas kemaksiatan tersebut. “Kita berharap kepada aparat agar tegas untuk memberantas Penyakit masyarakat ,” ujarnya. Dalam razia yang dilakukan MUI Kota Pekanbaru bersama Satpol PP Kota Pekanbaru, Jumat (17/5) dinihari ini, para anggota Satpol PP tidak berani memasuki ruangan yang menjadi tempat pertunjukan tari striptis. Padahal dalam hall atau ruangan besar MP Club inilah dipertontonkan tarian erotis perempuan-perempuan muda dengan pakaian seksi dan nyaris telanjang. “Kita kan tidak bisa bertindak seperti masuk ke pondok jagung, karena di MP Club ini juga banyak orang-orang terhormar. Jadi tidak bisa sembarangan begitu saja,’’ ujar salah seorang anggota Satpol PP saat itu. (eza)

tas galian C tidak boleh beroperasi lagi. Karena kegiatan itu ilegal. ‘’Untuk itu jangan ada kegiatan (penambangan, red) di Desa Terantang,’’ sebutnya. Keputusan Majelis Hakim di PTUN Pekanbaru ini langsung disambut gembira ratusan masyarakat yang hadir di ruang sidang pengadilan. ‘’Ini adalah rahmat yang diberikan Allah kepada hamba-hambanya, meski Bupati adalah penguasa, namun ha-

kim tetap memakai hati nuraninya siapa yang salah siapa yang benar,’’ ujar Ketua Pemuda Desa Terantang Jhon Hendri. Sementara itu, kuasa hukum Ninik Mamak Desa Terantang, Yudi Utokoy meminta pengusaha yang mengantongi SK cacat hukum Bupati Kampar ini untuk mematuhi keputusan yang dikeluarkan pimpinan majelis hakim PTUN Pekanbaru. (rie/net)

yang bisa memenuhi keinginan masyarakat Riau. “Dengan telah ditetapkannya nama calon gubernur dan wakil gubernur, maka saatnya mesin partai bergerak maksimal. Tidak bisa tidak, mesin partai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa harus bisa mengemban amanah partai untuk memenangkan pasangan Anas-Andi,” ujarnya. Pendapat serupa juga disampaikan Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus. Menurut Johar keduanya adalah pasangan yang pas memenangkan Pilgubri, September mendatang. ‘’ Itu sudah pas, DPP tidak salah mengeluarkan rekomendasi,’’ ujar Johar. Ditambahkan Johar, keduanya merupakan wajah lama yang sudah berpengalaman banyak di Riau. Apalagi Anas Maamun dikenal dengan seorang birokrat dan politisi senior, begitu juga dengan Arsyajuliandi Rahman, yang dikenal sebagai pengusaha dan politisi senior. “Kita tetap yakin dan optimis mereka bisa menang dan saya siap membantu untuk kemenangan ini,’’ ujarnya. Koalisi PKB-PDI P Terancam Bubar Koalisi antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Riau yang

sudah dibina sejak beberapa bulan yang lalu terancam bubar. Kondisi ini sekaligus menjawab pertanyaan, jika Lukman Edy tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. “Dalam politik itu, semuanya bisa berubah,” kata Riky Harianysah, Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Riau. Namun, ditegaskan Riky, sampai saat ini pihaknya masih menyatakan komitmennya untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan dalam memenangkan Pilgubri nanti. Selain dengan PDI Perjuangan Riau, pihaknya juga pernah menjalin komunikasi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau sebagai persiapan dalam mengahadapi Pilgubri. ‘’Berhubung kita ini partai terbuka, kita memang pernah melakukan komunikasi dengan PPP. Kalau masalah posisi, kita belum bicarakan itu dan masih butuh pertimbangan lebih mendalam, apalagi kita sudah berkoalisi dengan PDI Perjuangan,’’ sebutnya. Riky juga mengatakan, mengatakan, sesuai dengan jadwal yang telah disusun pihaknya dan jika mendapatkan surat rekomendasi DPP PDI Perjuangan. Pada tanggal 28 nanti, pihaknya akan mendaftarkan Lukman Edi ke KPU Riau sebagai Cagubri. ‘’Mudahmudahan itu bisa terwujud,’’ tambahnya. (ted/rtc/rie)


CMYK

Advertorial Pemko Dumai

HARIAN DETIL RABU, 22 MEI 2013

8

Bertekad Raih Piala Adipura

Program Suling Merdu dan Goro untuk Pembenahan Kota Dumai PEMERINTAH Kota Dumai yang memiliki jargon sebagai Kota Pengantin Berseri dan Sehat mengartikan kota Pelabuhan, Perdagangan, Tourism dan Industri yang menerapkan hidup Bersih, Semarak, Rukun dan Indah, serta Sejahtera, Harmonis, Aman dan Tertib. Dumai yang merupakan salah satu kota di Provinsi Riau berada di pesisir pantai pulau Sumatera sebelah timur. Wilayah Dumai berada pada posisi antara 1010.23".37'1010.8".13' bujur timur dan 10.23".23' - 10.24".23' lintang utara. Berdasarkan posisi ini, zona waktu Dumai adalah UTC+7. Dumai memiliki luas wilayah 1.727.385 Km2. Batasbatas wilayah Kota Dumai. Posisi Dumai yang sangat strategis selain menjadi tempat transit para pendatang juga sebagai lokasi pavorit untuk melakukan investasi dalam berbagai bidang. Pada saat ini, Dumai telah memiliki beberapa kawasan industri yang mayoritas melaksanakan kegiatan di bidang usaha tanki timbun,

pengolahan minyak goreng, packing semen, dan pabrik kelapa sawit. Tingginya animo para investor tersebut, didukung dengan posisi Dumai berdekatan dengan dua negara asing yaitu Singapura dan Malaysia. Dalam mengaplikasikan visi dan misi pemerintah tersebut, Walikota Dumai H Khairul Anwar bersama wakilnya H Agus Widayat sesuai dengan jargon pada saat Pemilukada beberapa tahun lalu berjanji melakukan perubahan membangun Kota Dumai dan meluncurkan program membangun bersama masyarakat di bidang infrastruktur, pendidikan, kemasyarakatan dan kesehatan. Bahkan untuk mendekatkan berbagai program tersebut kepada masyarakat, Walikota melakukan gebrakan nyata dengan Program Suling Merdu yang nota bene adalah Program Subuh Keliling Merapikan dan upaya pembenahan Kota Dumai. Kegiatan yang merupakan aplikasi beribadah bersamasama di masjid melibatkan satuan kerja dan masyarakat

sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu, mendapat sambutan positif. Kegiatan yang diawali dengan sholat subuh berjamaah dilanjutkan dengan keliling kota, hal itu bertujuan memantau dan melihat kondisi riil Dumai untuk dibenahi dan menjadi program prioritas. Dari turun ke lapangan, setiap program yang akan diterapkan langsung dikerjakan bersama melibatkan instansi terkait. “Ini cukup menjanjikan karena masyarakat dilibatkan untuk merapikan dan membangun Dumai tersebut. Bahkan para jamaah masjid yang kita singgahi saat melaksanakan sholat subuh berjamaah sangat memberi spirit atas program tersebut,� ujar Walikota Dumai H Khairul Anwar. Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan kurang memiliki nilai, jika masyarakat kurang merasakannya. Makanya pemerintah mengajak bersama-sama membangun Dumai. Karena ini, bukan saja tugas pemerintah melainkan perlu kerjasama

semua pihak untuk mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misi pemerintah tersebut. Aplikasi dari program tersebut, tentunya untuk menjadikan Dumai bersih dan sehat, Pemerintah Kota Dumai serius untuk melaksanakan kegiatan goro massal dengan program Suling Merdu. Sejumlah Satuan Kerja (Satker) bahkan menjadi termotivasi untuk membuat program pembangunan dengan adanya penerapan Suling Merdu tersebut. Motivasinya, selain melaksanakan ibadah, dilanjutkan dengan aksi nyata mengerjakan yang terbilang mendesak, serta merapikan perkotaan yang belum menunjukkan keindahan. Kegiatan membersihkan dan merapikan Kota Dumai lebih banyak dengan sistim gotong royong. Kegiatan goro sebagai bentuk aplika- si pemerintah untuk membersihkan Dumai dan mendongkrak kesadaran masyarakat untuk selalu hidup bersih dan membuang sampah pada tempatnya.***

WALIKOTA Dumai, H. Khairul Anwar dan Kadis Tata Kota terjun langsung membersihkan goronggorong di tengah kota.

Mewujudkan Dumai Sehat DINAS Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan Kota Dumai di bawah pimpinan Zulfa Indra menurunkan petugas kebersihannya, didukung oleh beberapa satker lainnya seperti Kantor Lingkungan Hidup (KLH), pihak Kecamatan hingga kelurahan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas PU, Dinas Perhubungan termasuk unsur TNI/Polri, masyarakat. Mewujudkan Dumai Sehat ini, sudah menjadi komitmen. Sebagai aksi gerakan nyata Suling Merdu, adanya Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang Kamis bersih dan Jumat bersih yang semuanya bertujuan mewujudkan visi Dumai Berseri menuju Dumai Sehat. Seluruh elemen masyarakat harus menggalakkan kegiatan Jumat Bersih dan Kamis bersih terutama dilingkungan masing-masing. Selain mewujudkan lingkungan yang bersih dan

sehat, kegiatan Suling Merdu tersebut juga dapat mengantisipasi adanya banjir. Kadis Tata Kota, Kebersihan dan Pertamanan H Zulfa Indra mengaku, selain membersihkan parit dari tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Kegiatan goro ini untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi penilaian dan memperebutkan Adipura mendatang. Ini semua sebagai bentuk mewujudkan visi dan misi kota Dumai Berseri menuju Dumai Sehat 2015, juga menghadapi penilaian Adi-pura. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan masih kerap membuang sampah di dalam drainase, akibatnya terjadi pedangkalan dan penyumbatan. Pada akhirnya terjadi banjir. Meminimalisir berbagai musibah tersebut, tentunya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam mem-

bangun Dumai kedepan lebih baik. Kepala KLH Dumai Basri mengaku program suling merdu ini sangat tepat, karena setelah subuh keliling kota melihat kondisi riil yang terjadi. Kami juga kerap menemukan adanya warnet maupun game online yang buka hingga dini hari, hal ini sangat riskan sekali. Melihat kondisi ini, tim langsung melakukan tindakan terhadap pengusaha tersebut untuk tidak kembali bertindak diluar aturan pemerintah. “Kalau anakanak sekolah, sudah duduk di warnet hingga dini hari, mau jadi apa generasi muda mendatang,�kata Basri mengaku prihatin Dengan adanya kegiatan Suling Merdu ini, halhal seperti itu dapat diantisipasi. Ini manfaat yang sangat besar dalam membangun akhlak dan infrastruktur di Dumai.***

WALIKOTA Dumai H. Khairul Anwar begitu akrab berbaur dengan masyarakat melaksanakan Goro bersama.

Rangkul Masyarakat untuk Lancarkan Program UNTUK mewujudkan Kota Dumai sebagai Kota Pengantin Berseri yang Sehat sesuai dengan visi dan misinya, Pemerintah makin gencar melakukan kegiatan Subuh Keliling Merapikan Dumai. Walikota Dumai, H Khairul Anwar yang diikuti oleh seluruh kepada SKPD dalam agenda Suling Merdu, melakukan peninjauan di Masjid Al Muttaqim Jalan Sahadewa KP, Margo Rukun, Bunga Tanjung, Kelurahan Bukit Datuk, Dumai Selatan. Aplikasinya mereka melakukan kerja bakti merehab mas-

jid usai melaksanakan sholat subuh. Ini, program yang sangat menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat Dumai. Tim Suling Merdu juga melaksanakan pengecatan bangunan Masjid Al Muttaqim tersebut. Seluruh anggota yang tergabung didalamnya, melakukan aktifitas di lokasi sekitar area Masjid Al Muttaqim tersebut, Mulai dari menyapu, membersihkan bagunan masjid dan juga mengecat bangunan, terlihat, Ketua PKK Kota Dumai yang juga istri Walikota Dumai, HJ Nefi Agustina yang langsung turun tangan untuk mengecat

bangunan Masjid Al Muttaqim tersebut. Kegiatan yang dimulai pada saat subuh, seluruh tim berger ak, mengunjungi ke masjidmasjid yang ada di Kota Dumai, yang diawali dengan sholat berjamaah di masjid-masjid kunjungannya tersebut. Tujuannya, kata Wako, untuk melihat kondisi real di masyarakat, mendengarkan keluh kesah masyarakat, jika perlu diambil tindakan langsung sesuai ebutuhan masyarakat Dumai. Tim Suling Merdu, hingga bulan Maret 2013 telah men-

WALIKOTA Dumai H. Khairul Anwar meninjau langsung Goro masyarakat.

jalani sekitar 42 masjid. Terima kasih saya ucapkan kepada pihak-pihak yang terlibat disini, dan juga masyarakat atas dukungannya untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik lagi. Jufridin, Pengurus Masjid Al Muttaqim sangat menyanbut antusias kunjungan tim Suling Merdu, mengharap kegiatan yang memiliki banyak manfaatnya ini tidak hanya berhenti disini saja. Karena masih banyak masjid lain yang membutuhkan sentuhan tangan pemerintah dalam pembangunan. Tag line Suling Merdu

merupakan sebagai salah satu dari sekian banyak upaya pengimplementasian kebijakan dan program pemerintah. Seruling Merdu merupakan jargon yang diciptakan oleh Walikota untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sembari mendengar keluh kesah dan mengambil tindakan langsung sangat dinantinantikan oleh masyarakan Kota Dumai. Sesuai dengan namanya, disaat fajar belum menyingsing Walikota didampingi sejumlah pimpinan SKPD bergerak ke penjuru kota yang

WALIKOTA ketika memimpin Jum'at Bersih di lalan protokol.

telah dipilih. Tujuan utama dari Suling Merdu adalah untuk bersilaturrahmi sambil sholat Subuh berjamaah di mesjid tempat tujuan pada Subuh itu. Kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan dialog dari hati ke hati dan masyarakat serta anak-anak yatim sembari menyerahkan sejumlah bantuan sesuai dengan kemampuan beliau. Walikota berharap program yang diluncurkan ini dapat menggugah dan menyentuh hati masyarakat Kota Dumai agar terlibat langsung dan

aktif dalam pembangunan yang telah dan akan terus diusahakan oleh pemerintah. Dukungan yang positif dari seluruh elemen masyarakat merupakan indikator suksesnya pembangunan itu sendiri. Seruling Merdu juga diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan Dumai dari sisi kebersihan, keindahan, kerapian dan keasrian sehingga rasa memiliki terhujam erat dalam hati sanubari setiap masyarakat,untuk mewujudkan apa yang telah menjadi visi dan misi Dumai. ***

WALIKOTA Dumai, H. Khairul Anwar ketika memimpin masyarakat Goro di Sungai Dumai.


CMYK

9

HARIAN DETIL

RABU, 22 MEI 2013

All New Grand Livina X-Gear

Kini Muat Tujuh Penumpang BOGOR, DETIL - Grand Livina sebelumnya punya dua pilihan yaitu MPV tujuh penumpang atau Croosover (X-Gear) lima penumpang. Kini All New Grand Livina tipe croosover yang diisi oleh tipe X-Gear punya pilihan untuk tujuh penumpang. Segmen unik ini menjadikan All New Grand Livina X-Gear punya tiga baris tempat duduk. Nissan Motor Indonesia (NMI) menjelaskan bahwa keputusan tersebut untuk menanggapi persaingan di kelas MPV yang semakin ramai kontestan. Namun lebih lanjut NMI menambahkan varian X-Gear dengan kapasitas lima penumpang masih tetap diproduksi, hanya saja masih menunggu tanggal peluncuran yang cocok. “Banyak pertimbangan dan ada yang harus diprioritaskan, X-Gear kini masuk ke segmen unik dan hanya satusatunya. Ini bagian dari strategi kami untuk menjadi yang pertama di Indonesia. Two row tetap ada tapi masih akan ditunjukan di masa depan,” jelas Yoshiya Horigome, Vice President National Sales and Marketing NMI. Target pasar Grand Livina dan X-Gear berbeda. “Grand Livina untuk konsumen konvensional, sementara XGear untuk orang suka aktivitas outdoor. Tidak ada

perubahan varian, masih sama seperti yang lama. Mesin pun masih menggunakan kapasitas 1,8 liter,” urai Horigome. Menurutnya, All New Grand Livina ini akan dihadirkan akhir bulan Mei 2013. “Bila tidak ada kendala, tanggal yang ditetapkan adalah 29 Mei 2013 mendatang,” tuturnya. Banyaknya kontestan yang sudah lebih dulu diisi oleh kembaran Suzuki Ertiga dan Mazda VX-1, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, Chevrolet Spin dan tidak terlupakan Proton Exora, sebutnya, tidak menyiutkan nyali NMI untuk melanjutkan kesuksesan Grand Livina sebagai ujung tombak penjualan di kelas MPV

bonnet. “Persaingan memang sangat ketat. Namun kami yakin Livina tetap unggul karena banyaknya diferensiasi varian. Selain itu, Livina punya kelebihan pada kualitas dengan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan yang optimal,” tukas Horigome. Keyakinan ini disinyalir banyaknya perubahan yang dibenamkan dalam All New Grand Livina. Pada sisi eksterior tersematkan desain bumper baru, berikut juga dengan gril, headlamp, dan lampu belakang. Sementara pada interior terdapat penambahan layar LCD di baris tengah, taburan warna two tone hitam dan beige, dan terdapat kompartemen

di depan baris ketiga pada tipe X-Gear. Bocoran lengkap tentang harga, fitur tambahan dan perubahan pada All New Grand Livina belum diberikan pihak NMI. Tapi mesin HR15DE yang digunakan pada Grand Livina terbenanm teknologi dual injection dengan twin VTC untuk saluran intake dan exhaust. Menjadikannya 4 persen lebih irit dari Livina generasi sebelumnya. Untuk tipe dengan transmisi otomatis sudah menggunakan Xtronic Continuous Variable Transmission terbaru. Perpindahan transmisi akan semakin halus menjadikan peningkatan efisien menjadi total 9 persen. (*/min)

Empat Varian Terbaru Yamaha akan Hadir JAKARTA, DETIL- Sudah banyak kabar yang beredar tentang rencana pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mengeluarkan varian motor sport terbaru 250cc. Menurut Yutaka Terada, Executive Director PT YIMM, akan ada empat varian baru yang akan mengaspal di Tanah Air. Bukan hanya motor sport namun juga motor-motor gede dengan mesin besar. “Akan ada empat varian baru yang akan kita datangkan, Yamaha YZF-R1, Yamaha YZFR6, Yamaha V-Max, dan Yamaha T-Max,” bisik Yutaka Terada kepada wartawan disela-sela peluncuran Fino edisi batik di Kemang, Jakarta Selatan. Namun Terada, tidak menyebutkan kapan pastinya empat varian tersebut akan mengaspal di Indonesia. Kemungkinan besar, varian tersebut akan meluncur tahun

ini.

Memang telah diberitakan sebelumnya, pihak Yamaha Indonesia telah mendaftarkan satu kendaraan di situs Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan Bermotor (TPT) di Kementerian Perindustrian, dengan kode Yamaha RP21.

Menurut data yang dihimpun, kendaraan dengan tipe RP21 tersebut merujuk pada pada Yamaha V-Max 1700. Varian moge dengan mesin V4 DOHC berkapasitas 1.679 cc yang diklaim mampu menghasilkan daya sebesar 200 tenaga kuda. (*/min)

Panasonic Hadirkan Smart TV VIERA JAKARTA, DETIL – Kini televisi bukan lagi sekedar menjadi media menonton saluran favorit saja, melainkan menjadi perangkat hiburan terintegrasi layaknya perangkat pintar lainnya. Perubahan ini bukan hanya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi semata, tetapi juga dikarenakan permintaan pasar yang senantiasa mendambakan teknologi

mutakhir. Berangkat dari hal ini, Panasonic Gobel Indonesia memperkenalkan Smart VIERA TV terbaru menyasar kalangan menengah. Adalah Smart VIERA VT Series yang memiliki tiga fitur canggih di antaranya, My Home Screen, Voice Interaction dan Swipe & Share 2.0. Fitur My Home Screen memungkinkan pengguna

untuk menyimpan rangkaian program, aplikasi, video dan foto favoritnya dalam satu layar yang dapat diakses kapan saja. Selain itu, My Home Screen juga dapat menampilkan personalisasi screen pengguna melalui Voice Recognition data melalui camera built-in di atas televisi. Selanjutnya ada Voice Interaction yang memungkinkan pengguna untuk menyebutkan kata kunci ke touchpad controller atau smartphone Android dan iOS yang sudah terkoneksi dengan televisi sebagai remote control, maka Smart VIERA akan menampilkan permintaan pada layar. Dalam Smart TV ini pengguna dapat melakukan perintah suara untuk content search, text input dan direct operation. Terakhir ada Swipe & Share yakni pengguna dapat dengan mudah untuk memindahkan data dari tablet atau smartphone ke Smart VIERA. Menariknya, satu televisi ini bisa terhubung dengan lima gadget. “Caranya mudah, pengguna cukup men-download aplikasi VIERA Remote 2.0 di Google Play bagi yang memiliki Android dan iTunes bagi pengguna iOS. Setelah itu, melalui perangkat tersebut pengguna bisa berbagi file dari smartphone ke TV ataupun sebaliknya,” kata Product Manager TV Panasonic Gobel Indonesia, Erwin Lim dalam media briefing di Jakarta, Selasa (22/5/13). “Sementara fitur ini baru dapat terhubung dengan dua platform tersebut. Untuk Windows Phone mungkin tahun depan,” lanjutnya. Tak hanya itu, adapun fitur tambahan menarik lainnya yakni Electronic Touch Pen khusus untuk Plasma TV saja. Fitur ini memungkinkan konsumen menggambar atau menulis notes pada layar TV. Caranya, pengguna dapat mengedit gambar ataupun video yang sudah di- freeze untuk disimpan ke dalam USB atau gadget miliknya melalui WiFi direct dari Smart VIERA. Rencananya, Plasma Smart TV VIERA VT Series akan diluncurkan pada Juli mendatang dan dibanderol seharga Rp44 juta. (*/min)


10

KAMPAR - ROHUL RABU, 22 MEI 2013

Advertorial Pemkab Rokan Hulu Dukung Program Ketahanan Pangan

BMP Rohul Bangun Lima Daerah Irigasi RAMBAH, DETIL- Target program swasembada beras Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2013 ini tidak tercapai, akibat lajunya pertumbuhan pendudukan dari target pemerintah 415 ribu jiwa tahun 2010 lalu, saat ini Rohul sudah mencapai 601 Ribu jiwa. Namun, Pemkab Rohul tetap tidak patah arang dan kehabisan akal, tapi komitmen dan konsistensi itu diaktualisasikan melaui Dinas Bina Marga dan Pengaraian (BMP) Rohul membangun Daerah Irigasi (DI) persawahan dalam mendukung program ketahanan pangan sepanjang 1.381 Meter di lima wilayah DI. Disampaikan Kepala Dinas BMP Rohul Hery Islamy ST melalui Kabid Pengairan Khoirul Fahmi ST, kepada Harian Detil di ruang kerjanya Pasir

Pangaraian, Selasa (21/5/2013), dalam mendukung program ketahanan pangan itu, BMP Rohul memiliki job project dalam konteks saluran skunder dan primer. Sedangkan untuk areal persawahan itu sendiri diserahkan tugas pada Dinas Tanaman Pangan dan Holti Kultura (TPH) Rohul. Secara terperinci, disebutkan Khoirul Fahmi, kelima lima DI yang dikerjakan melalui dana ABPB Rohul dan APBN itu yakni, Sungai Palis di Rokan IV Koto luas areal sawah 100 Ha, Sungai Kijang Rokan I V Koto luas areal 81 Ha, Sungai Perak Rokan I V Koto luas areal sawah 50 Ha, Sungai Menaning Kecamatan Rambah luas areah sawah 150 Ha, menggunakan dana APBD Murni Kabupaten Rohul sebesar Rp 2,5 M lebih.

“Sedangkan, Kaiti-Samo kita koordinasi melalui dana APBN sebesesar Rp 19 M lebih, pekerjaan itu dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera III, SNVT Pelaksana Jaringan Air Sumatera III rehabilitasi D I Asoka 1000 Ha Kabupaten Rohul Tahun Anggaran 2013,” ujar Kahirul Fahmi. Dijelaskannya, DI selain untuk areal pertanian persawahan, juga dimanfaatkan masyarakat dalam konteks kebutuhan air sehari-hari. “Begitu juga dengan masyarakat hendak melakukan usaha kola ikan, seperti di KM 7 Pasir Paangaraian, petugas DI terus aktif untuk melakukan pemanatauan terhadap DI tersebut, namun jika memang dibutuh-

KHOIRUL FAHMI kan masyarakat, petugas siap menyalurkannya,” katanya. Ditambahkannya, petugas DI atau bendungan aktif melakukan pengaturan air, hampir empat dalam seharinya melakukan pengoperan air agar kebutuhan masyarakat bisa tercukupi. Namun, menurutnya, saat ini debit air masih normal dan bisa mencukupi

kebutuhan masyarakat, khususnya didaerah Rambah dan Rambah Samo. Khorul Fahmi menghimbau agar masyarakat bisa menjaga dan memelihara daerah irigasi ini, sebab akan digunakan masyarakat untuk waktu yang cukup lama, termasuk penanam Kelapa Sawit di badan irigiasi. “Mari sama-sama kita tingkatkan kesadaran jangan menambah tanam-tanaman di daerah saluran, kita minta masyarakat menggunakan air dengan secukupnya dan bisa berhemat apalagi musim kemarau. Penjatahan diupayakan secara maksimal menurut aturannya, khususnya alih fungsi lahan semula digunakan untuk persawahan agar dikembalikan kehabitat semula,” pungkas Khairul.. (adv/hms)

Tindaklanjuti Edaran BKN

6.626 PNS Rohul Laksanakan Rekam KPE RAMBAH, DETIL- Guna menindaklanjuti surat Badan Kepegawaian Negera (BKN) Nomor: E.IV.26-30/V.62-3/99 Tanggal 16 April 2013, perihal pelakansaan kegiatan pengambilan foto dan sidik jaris PNS Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan (BKPL) Rohul melaksanakan perekaman Kartu Pegawai Elektronik (KPE). Diterangkan Kepala BKPL Rohul, Sri Mulyati, kepada Harian Detil di Pasir Pangaraian, Selasa (21/5/2013) kemarin, BKN dan PT Sucopindo Persero sebagai pelaksana kegiatan melakukan pengambilan dan validasi data Biometrik (Foto dan Sidik Jari red-) bagi PNS Rohul.

Semua PNS wajib mengikutinya mulai PNS Dinas, Badan, Kantor, UPTB/UPTD, Lurah dan Sekretaris Desa dengan syarat KTP Elektronik, photo Kopy SK dan Poto Chopy Konversi NIP. Surat BKN itu ditindak lajuti Sekdakab Rohul Ir. Damri dengan Nomor: 873/ BKD-Adm.Kep/451. Perihal pelaksanaan pengambilan foto dan sidik jari PNS sekitar 6626 PNS Rohul pada Tanggal 6 Mei 2013, sebut Sri Mulyati, melalui 4 zona Kantor BKD Rohul, Kantor Camat Ujung Batu, Kantor Camat Kepenuhan dan Kantor Camat Tambusai. Perekaman KPE ini terakhir tanggal 27 Mei 2013. “Sebenarnya ini proyek pusat, kita tidak ada menga-

lokasikan anggaran, meskipun kita sebagai panitia pendamping, ini dilakukan secara gratis, sedangkan penggunaan KPE itu, juga ada chip layaknya eKTP. Sayang Pemkab Rohul tidak menggarkan dana untuk kegiatan ini, maka kita aga kerepotan,” sebut Kepala BKPL Rohul. Ditambahkannya, adanya KPE itu memudahkan pegawai itu sendiri, data-data kepegawaiannya tersebut tersimpan dalam chip KPE itu, termasuk transaksi gaji bisa menggunakan KPE. “Saat ini BKPL Rohul bekerja sama dengan Bank Riau/Kepri, pengambilan gaji tidak lagi melalui bendahara masing-masing satker tapi bisa melalui KPE tersebut,” pungkas Sri.. (adv/hms)

BADAN Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan (BKPL) Rohul ketika melaksanakan perekaman Kartu Pegawai Elektronik (KPE).

Dishutbun Rohul Amankan 5 Kubik Kayu Olahan

Foto Rambe

BARANG bukti 5 kubik kayu olahan jenis rengas (Lengkongred) siap olah sebanyak 165 lembar yang disita Dishutbun Rohul di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan, Jum’at Pagi (17/5). RAMBAH, DETIL- Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (DishutbunRohul) menangkap 5 kubik

kayu olahan jenis rengas (Lengkong-red) siap olah sebanyak 165 lembar di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecama-

tan Kepenuhan, Jum’at Pagi (17/5). Demikian disampaikan Kadishutbun Rohul, Sugiarno SP melalui Kabid Perersolindungan Hutan, Arie Ardian Nasution, kepada Harian Detil di ruang kerjanya, Selasa (21/5). Diungkapkannya, penangkapan kayu berawal atas laporan masyarakat Desa Rantau Benuang Sakti (RBS) dan Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan yang mencurigai adanya satu unit truck jenis Colt Diesel mengangkut kayu. Sebagai aparat yang bertugas untuk menjaga kelestarian hutan, dikatakannya, Dishutbun Rohul menurunkan 4 personilnya ke lapangan, akhirnya Jum’at Pagi (17/5/2013) sekitar pukul 05.00 Wib petugas men-

emukan tumpukan kayu Rengas yang sudah ditinggalkan para pelakunya. Arie mengungkapkan, kayu Rengas ilegal tersebut diduga diambil para pelaku dari hutan di Kecamatan Bonaidarussalam. Kayu sengaja ditumpuk di Desa RBS agar mudah mengangkutnya keluar dari hutan setempat. Untuk mengungkap siapa pemilik 5 kubik kayu Rengas tersebut, Dishutbun Rohul sudah memasang berupa pengumuman di Kantor Desa RBS, Kecamatan Kepenuhan. “Isi pengumuman agar masyarakat memberikan informasi kepada kami siapa pemilik kayu tersebut. Mungkin ada yang klaim kayu-kayu tersebut nanti,” kata Arie. Disinggung kayu merupa-

kan milik oknum aparat inisial RM, Arie mengaku tidak mengetahui siapa pemiliknya, sebab saat diamankan, kayu tersebut ditinggalkan para pelakunya. Ke depan, sebut Ari Nasution, dalam mengawasi peredaran Illegal Loging, zona, Kecamatan Tandun, Kepenuhan, Rambah dan Tambusai, tapi kenadalanya personil polhutnya hanya 19 orang, jadi masih kesulitan untuk melakukan pematauan. “Kita serius untuk melakukan penindakan terhadap peredaran Ilog, namun juga masih ada kerja prioritas yakni dalam pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutl) khusunya di daerah Bonai Darussalam,” pungkas Ari Nasution. (rpr)

Pemkab Kampar Sampaikan 8 Ranperda ke Dewan BANGKINANG, DETILDETIL-Bupati Kampar H Jefry Noer SH yang diwakili Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs H Zulpan Hamid Msi, Selasa (21/05/2013) pagi, menyampai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) masa sidang ke II tahun 2013 kepada DPRD Kabupaten Kampar. Ranperda tersebut disampaikan dalam rapat sidang paripurna DPRD Kabupaten Kampar, di ruang sidang, Lantai II, Kantor DPRD Kabupaten Kampar, Jalan Lingkar, di Bangkinang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mengajukan sebanyak delapan Ranperda ke DPRD Kabupaten Kampar. Adapun ke delapan Ranperda dimaksud yang telah ditetapkan dalam program Legislasi Daerah tahun 2013 sebagai berikut : Pertama, Ranperda tentang Gerakan masyarakat Maghrib mengaji di kabupaten Kampar.

Kedua, Ranperda pendidikan Diniyah Takmaliyah Awaliyah di kabupaten Kampar. Ketiga, Ranperda pandai membaca Al Qur’an. Keempat, Ranperda penyelenggaraan jemaah haji kabupaten Kampar. Kelima, Ranperda perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 19 tahun 2009 tentang pengaturan pelayanan air minum PDAM Tirta Kampar. Keenam, Ranperda pencabutan Perda kabupaten Kampar Nomor 2003 tentang retribusi lahan izin pemanfaatan kayu. Ketujuh, Ranperda pencabutan Perda kabupaten Kampar Nomor 18 tahun 2003 tentang retribusi peredaran hasil hutan. Dan yang terakhir, Ranperda perubahan atas Perda Nomor 22 tahun 2003 tentang perubahan nama kecamatan Bangkinang menjadi kecamatan Bangkinang Kota dan kecamatan Bangkinang Seberang men-

jadi kecamatan Bangkinang. “Terhadap Ranperda tentang masyarakat Magrib Mengaji di Kabupaten Kampar merupakan implementasi dari pelaksanaan Program Lima Pilar Pembangunan Pemkab Kampar pada pilar pertama yakni neningkatkan akhlak dan moral,” ujar Zulfan Hamid. Di samping itu, dikatanya, juga terkait dengan pilar kedua yakni meningkatkan sumber daya manusia dalam rangka mempertahankan dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Kampar yang agamis, yang mengisi waktu magrib membaca dan mempelajari ALQur’an magrib adalah waktu antara selesai shlat magrib. Pembetukan peraturan daerah, dijelaskannya, bertujuan untuk memberikan legitimisi terselenggranya pendidikan diniyah takmaliyah awaliyah yang diikuti setiap warga

Foto Hasbi

PLT. Sekda Kampar, Drs H Zulpan Hamid Msi, menyampai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) masa sidang ke II tahun 2013 kepada pimpinan DPRD Kabupaten Kampar, Selasa (21/05/2013) pagi. belajar mulai dari usia 7 (Tujuh) tahun sampai umur 12 (Dua Belas) tahun. “Perda ini dibentuk dlaam upaya Pemda menumbuhkan dan membiasakan diri bagi generasi muda untuk tidak melakukan aktivitas lainnya

pada waktu Magrib, tetapi melaksanakan ibadah sholat Magrib dan mempelajari Al Qur’an dan mempelajari Al Qur’an di mesjid, Mushola, Langgar, Surau atau dirumah masing-masing,” terang Zulfan Hamid.. (hsb)

2013, BMP Rohul Siapkan Rp 60 Miliar untuk Jalan RAMBAH, DETILDETIL-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab-Rohul) tetap konsisten dan serius dalam menunjang lalu pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan pembangunan dan perbaikan sarana dan insprastruktur jalan, iktikat itu terbukti dengan adanya anggaran tahun 2013 ini senilai Rp 60 miliar. Demikian disampaikan Kepala Bina Marga dan Pengaraian (BMP) Rohul Hery Islamy, ST melalui Kabid Bina Marga, Anton ST, kepada Harian Detil di Pasir Pangaraian, Selasa (21/5). Diungkapkannya, sesuai persentase pembangunan jalan antara perkotaan dan pedesaan memang ada perbedaan, sebab tahun ini Rohul jadi tuan rumah Mushabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 32 Riau, otomatis banyak anggaran diplotkan untuk daerah perkotaan. Persentasinya, 56,2 persen untuk wilayah kota dan 43,2 persen wilayah pedesaan. Namun, dijelaskannya, guna memastikan 153 desa dan kelurahan di Rohul sudah bisa dilalui roda dua dan empat, terutama akses lahan dan sentra pertanian masyarakat, masih perlu dibangun perbaikan kembali maupun dalam konteks peningkatan jalan. Dana Rp 60 M itu digunakan untuk perbaikan jalan sepanjang 41, 35 KM, program itu di luar 6 paket proyek multi years. Selama ini diakui Anton, masyarakat di pelosok desa kerap mengeluhkan susahnya mengeluarkan hasil pertanian, maka BMP Rohul tetap mensiagakan alat-alat berat di masing-masing Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) di kecamatan-keca-

ANTON ST matan untuk melakukan kontrol dan perbaikan jalan secara mendadak jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan. “Maka adanya anjuran Bupati Rohul Drs. H. AChmad, MSi pada kita untuk melakukan pembaikan jalan secara swakelola, sehingga antipasinya tidak ada jalan terputus dan dapat tertangani dengan baik. Untuk tahun 2013 ini, program seperti itu dianggarkan sebesar Rp 16 M,” Anton. Alat-alat berat yang disiagakan BMP Rohul itu, diutarakan Anton, ada delapan, yaitu untuk Grader sama Vibro 8 unit, di tambah becho loader 1 unit, dalam satu wilayah UPTD menjadi 3 unit. Tenaga UPTD juga siap siaga di masing-masing tempat, jika sewaktu terjadi keruskan jalan alat berat ini sudah siap untuk dipoerasikan. “Anggaran Rp 60 M itu sudah menjalani proses lelang di Unit Lelang Pengadaan (ULP) Rohul, saat ini sedang proses pengerjaan, jalan disekitar Astaqa MTQ ke-32 Riau, sebab sebelumnya sempat mengalami masalah, karena lahannya belum dibebaskan, tapi kita sudah melakukan pekerjaan di lokasi itu,” je.(adv/hms) lasnya.(adv/hms)

Biaya Pendidikan Mahal

Seorang Ibu Serahkan Anak ke KPAID Rohul RAMBAH, DETILDETIL-Tak kuasa menanggung mahalnya biaya pendidikan seorang ibu akhirnya pasrah menyerahkan anaknya ke Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Rokan Hulu (Rohul), Senin sore kemarin (20/5). Adalah Susi Eka Putri (40) Warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rohul, isak tangis tak kuasa dibendungnya ketika menyerahkan anaknya Uza Ilmi Irwan ke KPAID Rohul. Air mata mewarnai pengaduan demi menjamin masa depan anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTA. Ibu rumah tangga ini rela melepas anaknya setelah 15 tahun berpahit getir dengan sang buah hatinya ini. Karena tak sanggup memikul biaya hidup serta mahalnya biaya pendidikan pasca diceraikan sang suami Irwan Tanjung, meski telah menikah lagi sang ibu mengaku tak sanggup membiyai Uzla dan kedua orang anaknya, sebab suaminya saat ini hanya berprofesi sebagai tukang pangkas.

Tanpa berpikir panjang, KPAID Rohul mengambil langkah cepat dengan memfasilitasinya ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disonakertrans) Rohul sebagai instansi berwenang mengurusi anak terlantar sesuai yang diamanatkan UU No 23 Tahun 2002. Uzla pun akhirnya dititipkan di Panti Asuhan Al-khoriyah Pasir Pengaraian, sekaligus akan menjadi tempat tinggal uzla hingga pendidik SLTA selesai. Meski mengaku berat berpisah dengan keluarga tercinta, Uzla mengaku rela berpisah dengan orang tuanya untuk tinggal di panti asuhan untuk melanjutkan pendidika, juga mengaku tidak sakit hati dan tetap menyayangi orangtuanya meski dirinya diterlantarkan. Ketua KPAID Rohul, Novriadi, kepada wartawan menyebutkan, peristiwa ini tentunya menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah untuk selalu memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan hak pendidikanya. (rpr)

GTT 2007 Rohul Tidak Menerima Dana Transpor RAMBAH,DETILRAMBAH,DETIL-Guru Tidak Tetap (GTT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pengangkatan tahun 2007 ke atas mengaku belum menerima dana transpor dari pemerintah, sementara guru yang diangkat tahun 2006 ke bawah sudah menerimanya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, M Zen, yang dikonfirmasi melalui Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa (Dikdas LB), Suharman di Pasir Pangaraian, Selasa (21/5/2013), mengakui memang dan transpor bagi GTT pengangkatan tahun 2007 ke atas tidak dianggarkan. Suharman mengungkapkan, sesuai Peraturan Bupati Rohul Kpts.030/DPPKA/283/2 Mei 2012, tentang standart harga besaran tunjangan, disebut-

kan yang menerima tunjangan dana transpor Rp.450 ribu per bulan hanya kalangan GTT pengangkatan tahun 2006 ke bawah. “SesuaiPerbuptahun2012,dana transporbagigurutidaktetappengangkatan 2007 ke atas memang tidak bisadibayarkan,”jelasnya. Suharman mengaku tidak mengetahui berapa banyak jumlah GTT Rohul pengangkatan tahun 2007 ke atas, namun berdasarkan data Disdikpora Rohul, jumlah seluruh GTT Rohul pengangkatan sampai tahun 2008 sebanyak 315 orang. “Untuk Guru Bantu (GB) Kabupaten Rohul 150 orang, sementara GB Provinsi Riau sebanyak 539 orang, terakhir penerimaan tahun 2008 lalu, SK kontrak guru tidak tetap dan guru bantu ini diperpanjang setiap .(rpr) akhir tahun,” sebutnya.(rpr)

Untuk Informasi Langganan dan Iklan, Kampar : Syamsul Bahri/081276272676, Rokan Hulu : Donli Naibaho/085376786847, P Rambe /082165218715


11

RABU, 22 MEI 2013

Advertorial Pemkab Meranti

Kerjasama Dekranasda Kepulauan Meranti dengan PT SRL

Bupati Launching Sirup Mangrove DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Meranti sukses menorehkan prestasinya gemilang dengana menambah perbendaharaan jumlah minuman dan makanan khas Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan organisasi tersebut memproduksi minuman sirup mangrove yang resmi dilaunching, Senin (20/5/2013) di Taman Cik Puan Kota Selatpanjang. Bahan baku utama sirup itu adalah buah mangrove yang tersebar di berbagai tempat di Kepulauan Meranti. Produksi minuman khas bekerjasama dengan sejumlah pihak, termasuk PT Sumatera Riang Lestari (SRL) selaku perusahaan pengelola izin HTI yang sudah menjalankan operasionalnya selama tiga tahun di Pulau Rangsang. Disaksikan ratusan undangan baik pejabat daerah mau pun masyarakat, Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir MSi pun resmi meluncurkan produk minuman khas daerah itu. Turut hadir Direktur Utama PT SRL Ir Jajang Suherlan bersama tim Community Development PT SRL. Sementara Ketua Dekranasda Kepulauan Meranti, Nirwana Sari SE dalam sambutanya mengatakan, keberhasilan mereka memproduksi sirup mangrove tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada Dekranasda yang tengah giat-giatnya berkarya, dalam mengelola sumber kekay-

aan alam yang ada di Kepulauan Meranti. "Melakukan berbagai upaya yang dilakukan berbagai pihak serta besarnya dukungan yang diberikan, menjadikan motivasi bagi ibu-ibu untuk menorehkan keberhasilanya dalam menciptakan karya yang diharapkan mampu memberikan kontribusi besar kepada daerah dan masyarakat," kata Nirwana. Hal ini juga tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh PT SRL dalam membantu masyarakat dalam mengembangkan pembuatan sirup mangrove. Ia berharap nantinya produk sirup mangrove asal Kabupaten Kepulauan Meranti itu dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. "Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada PT SRL karena keberadaan sirup mangrove lestari ini juga dapat membantu mensejahterakan masyarakat," ujarnya. Sementara Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir Msi mengapresiasi kerjasama yang dilakukan Dekranasda dengan PT SRL. Dia berterimakasih atas peran keduanya serta dalam memajukan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurut Irwan, produk olahan buah mangrove menjadi sirup mangrove dapat memperkaya kekhasan daerah khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti. "Selain sagu, kita semua berharap sirup

DIREKTUR Utama PT SRL Ir Jajang Suherlan disaksikan Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Msi dan Ketua Dekranasda Nirwana Sari SE menandatangani berita acara kerjasama Sirup Mangrove Lestari.

mangrove ini dapat menjadikan produk unggulan khas Meranti," harapnya. Bupati Kepulauan Meranti menambahkan, selain sebagai bina lingkungan keberadaan sirup mangrove diharapkan

juga mampu menjadi program pembinaan kepada masyarakat, mengingat nilai ekonomi dari sirup mangrove. Apabila dikembangkan dengan serius, imbuhnya, keberadaan sirup dapat dikem-

bangkan secara luas karena bahan baku dapat dengan mudah didapatkan mengingat potensi mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti yang cukup besar. Sedangkan Koordinator CD

Sirup Mangrove, Minuman Khas Meranti KINI tanaman mangrove di Kepulauan Meranti tidak hanya berguna untuk penahan abrasi pantai atau diolah menjadi arang atau kayu cerocok buat pembangunan. Buah pidada atau buah dari tanaman mangrove atau yang dikenal dengan sebutan buah perepat ternyata bisa menjadi sumber bahan baku untuk membuat minuman salah satunya sirup. Adalah sekelompok masyarakat kreatif di Kecamatan

Rangsang berhasil mengolah buah mangrove jenis pidada menjadi sirup yang enak dan bergizi dan berpotensi besar untuk dikembangkan. "Ini harus sama-sama kita promosikan. Pengembangan buah mangrove menjadi minuman oleh masyarakat Rangsang ini cukup membanggakan. Saya minta kepada masing-masing satuan kerja dan juga masyarakat Meranti bisa mengedepankan minuman ini dalam

setiap kegiatan, buat tamu dari luar daerah dan juga untuk konsumsi sehar-hari," kata Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Senin (20/5) di selasela launching Sirup Mengrove Lestari di Taman Cik Puan, Jalan Merdeka Selatpanjang. Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Iqarudin, Direktur PT SRL Jajang Suherman didampingi tim Community Development and Publik Relation, Andika Andri K. Tampak hadir juga Ketua Dekranasda Nirwanasari SE dan sejumlah

Kepala SKPD dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Irwan menyebutkan, pengembangan sirup ini sangat berpotensi di daerah ini mengingat ketersedian bahan baku yang cukup banyak di Meranti. Kemasan dari sirup ini juga, kata Irwan, harus dikemas dengan menarik dan mencantumkan tanggal kedaluarsa, nilai gizi dan berbagai informasi lainnya yang diperlukan oleh konsumen. "Kemasannya harus dikemas menarik untuk menarik minat pembeli. Kreativitas sep-

erti ini yang memang diharapkan sebagai bentuk pendukungnya Pemkab saat ini terus membangun jalan, listrik dan berbagai infrastruktur lain. Teruslah berinovasi," kata dia seperti dilansir riaupos.com. Sedangkan Ketua Dekranasda Kepulauan Meranti Nirwanasari SE menuturkan, potensi akan sirup dari buah pidada ini sudah lama terdeteksi oleh pihaknya, tapi selama ini minuman ini hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat dan belum dikembangkan (adv) menjadi home industry.(adv)

BUPATI Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi.

BUPATI Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir MSi foto bersama pengurus Dekranasda dan perwakilan PT SRL usai peluncuran produk sirup mangrove yang menjadi minuman khas Kepulauan Meranti.

PT SRT Bayu Sukma Nugraha didampingi Public Relation PT SRL Andika Andri K mengatakan, peran serta perusahaan dalam mengembangkan potensi mangrove sudah dilakukan sejak tahun 2010 silam.

Bersama Persatuan Masyarakat Peduli Konservasi Hutan Mangrove (PMPKHM) dan Himpunan Pertanian Terpadu (HPT), pihaknya telah melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 5.000 batang di Desa Repan. "Tahun 2011 PT SRL bersama masyarakat kembali melakukan penanaman di desa Repan dengan jumlah mangrove mencapai 25.000 batang," jelasnya. Bayu menambahkan kampanye tentang pelestarian tanaman mangrove terus dilakukan oleh PT SRL dengan melirik olahan buah mangrove untuk dijadikan sebagai sirup. "Kita juga telah melakukan penelitian uji kandungan gizi dalam buah mangrove jenis Pidada melalui uji Laboratorium di salah satu instansi penelitian yakni Saraswanti Indo Genetech di Bogor. Apabila dicermati, banyak potensi yang bisa digali dari tanaman mangrove," katanya. Melalui program ini, ucap Bayu, PT SRL coba membuka peluang masyarakat dengan memanfaatkan buah mangrove menjadi sirup atau olahan lainnya. Sehingga masyarakat tidak lagi memanfaatkan batang pohon mangrove karena lambat laun tanaman mangrove tersebut rusak dan tentu saja banyak kerugian apabila itu terjadi. Dalam launching perdana Dekranasda juga telah memroduksi sebanyak 600 botol sirup mangrove dan dipromosi(adv) kan kepada masyarakat.(adv)

Bupati Meranti Ajak Warga Tanam Bakau T I N G K A T kan daratan kita dari abrasi. Melaabrasi di Kepului ormas dan selauan Meranti luruh elemen yang sangat tingmasyarakat mari gi membuat selamatkan panberbagai organtai kita, mari kita isasi masyaraprogramkan sekat, melakukan jak saat ini untuk penanaman m e n a n a m mangrove (babakau," kata Irkau).Bupati Mewan seperti diranti Drs Irwan lansir riaupos.Nasir MSi, mIRWAN NASIR com. engajak masDengan pelestarian huyarakat menanam bakau. Seperti yang dilakukan tan mangrove akan menyeKarang Taruna Kabupaten lamatkan biota laut, karena Kepulauan Meranti beker- ekosistem laut seperti ja sama dengan Dinas Ke- udang, kepiting dan lainnya hutanan dan Perkebunan akan berkembang biak dan Kepulauan Meranti, belum terus hidup di tanaman lama ini. Bertempat di bakau. Tentunya dengan bePantai Dusun Selancap, gitu akan meningkatkan Desa Tanjung Bunga, Ke- ekonomi masyarakat. ‘’Selain untuk mencegah camatan Pulau Merbau dilakukan penanaman 5.000 abrasi, apabila tepi laut pohon api-api dan bakau tumbibit bakau. Dalam gerakan penghi- buh subur, maka udang dan jauan pantai tersebut, Bupati kepiting, bisa hidup dan Kepulauan Meranti Drs Ir- menjadi sumber rezeki bagi wan Nasir MSi, yang turut masyarakat kita. Dengan behadir mengajak seluruh gitu akan menyelamatkan masyarakat membentuk pulau kita sekaligus mengerakan menanam bakau. ingkatkan ekonomi masyaSehingga dapat menekan rakat,’’ kata Irwan lagi. Pencegahan abrasi ini tingkat abrasi yang sangat tinggi di sejumlah wilayah di bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah tapi Kepulauan Meranti. "Saya mengharapkan, juga tanggung jawab berkepada seluruh masyarakat, sama seluruh elemen di walaupun sebatang, mari Kepulauan Meranti, khukita sama-sama menanam susnya yang berada di (adv) bakau untuk menyelamat- lokasi abrasi.(adv)

Warga akan Tanam 15 Ribu Pohon Bakau WARGA Sungai Tohor melakukan penanaman mangrove, belum lama ini.

BUAH bakau menjadi bahan baku pembuatan sirup mangrove.

PENGIKISAN pulau akibat abrasi terus terjadi di Desa Sungai Tohor, Kepulauan Meranti, bahkan dalam lima tahun terakhir, 15 meter daratan sudah hilang ditelah air laut. Sebagai antisipasi kini masyarakat bersama warga desa telah menyemai sekitar 15 batang bakau yang nantinya akan ditanam di panjang pantai. "Hampir setiap tahun daratan ini hilang, bahkan dalam lima tahun terakhir terjadi pengurangan 15 meter daratan," ujar Kepala Dusun I Desa Sungai Tohor Barat Baharudin, belum lama ini. Namun kini masyarakat berusaha melakukan penyelematan dengan cara menanam pohon bakau

di sepanjang pantai. "Sekarang kita sudah berhasil menyemai 15 ribu batang bakau dan apiapi, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan dilakjutkan dengan penanaman," kata dia seperti dilansir goriau. Dikatakan, upaya melakukan penanaman merupakan salah satu upaya masyarakat untuk melawan abrasi yang terus terjadi. Pembibitan dan penanaman dilakukan secara swasdaya oleh masyarakat. Selain melakukan penanaman secara swadaya, pihak desa juga sudah melakukan kerjasama dengan kelompok pelestari wilayah pesisir ''Tegas'' yang sudah berpengalaman dalam melakukan penananam (adv) pohon.(adv)

HUTAN BAKAU


Advertorial DPRD Kota Dumai

HARIAN DETIL RABU, 22 MEI 2013

12

Penyampaian LKPj Walikota Dumai Tahun 2012 ke DPRD

LKPj Bukti Transparansi dan Akuntabilitas

WALIKOTA Dumai, Khairul Anwar saat menyerahkan LKPj Kepala Daerah tahun 2012 kepada Ketua DPRD Kota Dumai, Zainal Effendi

DUMAI,DETILDUMAI,DETIL-Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) oleh kepala daerah merupakan bukti transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Meski merupakan agenda tahunan, penyampaian LKPj tetap memiliki makna penting dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan, karena merupakan wujud nyata dari asas transparansi dan akuntabilitas yang dilaksanakan pemerintah. Penyampaian LKPj menjadi wajib bagi setiap kepala daerah sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 32 Tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007. Kedua asas itu merupakan bagian dari pilar prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, karena LKPj merupakan instrumen bersama unsur pemerintahan dalam mengukur sejauh mana capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah Kota Dumai pada tahun 2012. Keberhasilan mapun kekuran-

gan yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintah dimaksud berpijak pada Perda tentang RPJMD Kota Dumai tahun 2010-2015 guna menyusun rekomendasi yang akurat dan tepat sasaran dilakukan perpaduan dengan informasi yang diperoleh dilapangan dan dari berbagai sumber. Sehingga di masa yang akan datang proses pembangunan semakin mengena bagi perubahan kesejahteraan masyarakat serta berkesinambungan. Bertempat di kantor DPRD Kota Dumai Jalan Tuanku Tambusai Bagan Besar, (15/4) Walikota Dumai Khairul Anwar menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban tahun 2012 kepada DPRD Kota Dumai. Walikota Dumai Khairul Anwar dalam penyampaian LKPj akhir tahun 2012 mengatakan bahwa LKPj akhir tahun merupakan catatan kemajuan dalam bentuk laporan kinerja penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan Kota Dumai yang dicapai tahun 2012.

“LKPj juga merupakan bentuk nyata upaya menciptakan pemerintahan yang efektif dan bertanggungjawab menuju penyelenggaraan pemerintah yang good governance dan Clean Goverment,” ungkapnya di hadapan anggota DPRD Dumai. Lanjut Wako, LKPj Walikota Dumai tahun 2012 terdiri dari kebijakan pemerintah daerah, kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan tugas pembantuan dan penyelenggaraan tugas umum pemerintah. “Dalam hal pengelolaan dan penyusunan keuangan daerah tahun 2012, Pemko Dumai mengacu pada PP Nomor 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pengukuran pendapatan dan belanja berdasarkan Basis Aktual dan Permendagri Nomor 37 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2012 serta Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,” pungkasnya. (mnr)

Hasil Rekomendasi Pansus LKPJ 1. Dinas Pendidikan ‰ Pansus LKPJ mempertanya kan pengalokasian dana untuk urusan wajib di Dinas Pendid ikan (Disdik). Gelontoran dana yang besar tidak sebanding dengan peningkatan kualitas guru dan anak didik. ‰ Pemerintah Kota Dumai harus mempunyai pemer ataan untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM me lalui kualitas Guru, ‰ Pemko Dumai belum ada keseriusan dalam menambah infrastruktur pendidikan (Ge gung sekolah baru) ini tergam bar diawal tahun ajaran baru penerimaan siswa disekolah selalu kelebihan muatan (Over Capasity), ‰ Pansus menghimbau kepada Dinas Pendidikan untuk memperhatikan mutu pen didikan di semua tingkatan sekolah dan tidak hanya ter fokus kepada sekolah Binsus yang hanya mengatasnamakan supaya anggarannya dibesar kan sehingga mutu anak-anak didik diabaikan, ‰ Pansus menghimbau agar pe merintah daerah segera melakukan lobi-lobi terhadap provinsi terkait pelepasan as set provinsi Gedung pendidi kan yang terbengkalai (UNRI), ‰ Pansus memberikan catatan khusus terhadap status sekolah Binsus, Jangan hanya memperbesar anggaran saja namun harus menjadi sebuah kegiatan pembinaan bergan tian pada seluruh sekolah di kota Dumai. ‰ Pansus meminta kepada Di nas Pendidikan lebih ketat mengawasi penggunaan Dana BOS ‰ Pansus mempertanyakan Ek sistensi Madrasah Internasion al dan pemberdayaan beserta Anggarannya. 2. Dinas Kesehatan ‰ Pembangunan infrastruktur kesehatan yang berhubungan langsung dengan rakyat dapat diawasi secara selektif ‰ Agar pembangunan lnfras truktur kesehatan tepat sasaran, Perlu adanya jaminan terhadap perencanaan, pelaksanaan serta fungsi-fungsi dari monitoring lembaga pengawasan fung sional perlu ditingkatkan. ‰ Pembangunan puskesmas dan puskesmas pembantu dapat disegerakan karena berkaitan dengan pelayanan dasar pe merintah, ‰ Anggaran di Dinas Kesehatan perlu ditinjau ulang karena adanya ketidak maksimalan Dinas Kesehatan dalam mencegah berbagai penyakit di kota Dumai. ‰ Adanya transparansi Dinas Kesehatan dalam mendistri busikan obat-obatan ke Puskesmas dan Puskesmas Pembantu. 3. RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) ‰ Dengan ditingkatkannya status RSUD Kota Dumai menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Dumai harus menjadi Rumah Sakit yang Profesional ‰ Tidak Diskriminatif terhadap pengguna ASKES dengan Umum termasuk urusan pada Masyarakat Miskin ‰ Kepada seluruh tenaga kese

hatan RSUD Kota Dumai un tuk lebih focus bekerja di RSUD, Hal ini berkaitan dengan pelayanan dan kesehatan masyarakat 4. Dinas Pekerjaan Umum (PU) ‰ Pansus menilai Laporan LKPJ Khusus Dinas Pekerjaan Umum yang diterima tentang penyerapan anggaran sebesar 94,33 % tidak sesuai realita di lapangan. Seperti adanya pembangunan infrastruktur jalan tidak sesuai Bestek yang disebabkan oleh lemahnya pengawasan dan Kunsultan yang kurang bertanggung jawab, ‰ Dinas PU harus memiliki peta (Grand Design) jalan yang ada dikota Dumai ‰ Belum adanya pembangunan pemukiman dan pembukaan jalan baru yang dapat menun jang aktifitas dari masyaraat serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah ‰ Belum adanya I’tikad baik pemerintah untuk memban gun daerah-daerah terisolir. Terbukti kecilnya anggaran yang disediakan dan untuk salah satu kelurahan (Batu Tritip) pembangunannya masih “NOL” Anggaran ‰ Mempertanyakan keseriusan kelanjutan masalah air bersih yang tidak tergambar dalam penganggaran tahun 2012 ‰ Pansus mempertanyakan sta tus dan pendataan asset pipa air minum yang tertanam diruas jalan Nasional dan Propinsi dari proses masuknya dana APBD dan APBD Propinsi dikota Dumai ‰ Pansus meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk memblacklist rekanan yang tidak melakukan peker jaan yang tidak sesuai dengan bestek 5. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (KESBANGPO) ‰ Pansus mengharapkan kepada pemko Dumai ikut mendorong pendewasaan Demokrasi dan berpolitik rakyat ‰ Pansus menilai kurang mak simalnya fungsi Intelijen Daerah dalam memberikan data tentang potensi konflik yang akan terjadi di kota Dumai 6. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) ‰ Pemko Dumai harus dapat mengisi SKPD dengan pe gawai yang mempunyai latar belakang pendidikan bidang perencanaan yang professional 7. Dinas Pendapatan (DISPENDA) ‰ Pansus menyayangkan dalam laporan LKPJ yang disampai kan Dispenda banyak program yang tidak terealisasi sehingga mempengaruhi pencapaian dalam peningkatan pendapatan daerah ‰ Dispenda tidak dapat mengimplementasikan undangUndang nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. ‰ Pansus menyarankan kepada pemerintah Kota Dumai perlu memprediksi dengan cermat dan akurat tentang potensi pendapatan Daerah secara Rill 8. Dinas Perhubungan (DISHUB) ‰ Pansus meminta agar Dishub melakukan pengawasan se cara intensif terhadap peng

guna dan pengrusakan jalan Kota, Propinsi dan jalan Na sional dan salah satunya dengan memberlakukan peraturan Daerah tentang Muatan lebih ‰ Pansus meminta kepada Dishub untuk mencabut ramburambu yang tidak sesuai dengan peruntukannya ‰ Pansus meminta Dishub untuk menertibkan kendaraan yang tidaksesuaidengankapasitasjalan ‰ Pansus mempertanyakan retribusi parker yang ada di RSUD kota Dumai yang tidak ada realisasi PAD ‰ Pansus meminta kepada Ins pektorat untuk mengadakan investigasi khusus terhadap penarikan retribusi diterminal barang termasuk terminal bayangan sisi Barat dan Sisi Selatan serta melaporkannnya kepada DPRD kota Dumai se segera mungkin 9. Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pertamanan ‰ Perlu dibuat pemetaan lampu penerangan jalan umum yang ada dikota Dumai ‰ Pansus meminta DTKP untuk mengkoordinasikan per masalahan keberadaan Asset tiang listrik beserta kabel dan kelengkapannya degan TP.PLN Persero Cabang Dumai ‰ Menertibkan space iklan dan baleho yang tidak rapid an semrawut serta tidak tertata ‰ Pansus meminta agar DTKP lebih memperhatikan ka wasan terbuka hijau yang ber manfaat bagi masyarakat ‰ Mengoptimalkan TPA yang ada di kelurahan Mekar Sari secara optimal 10. Disdukcapil ‰ Data kependudukan khususnya data pencatatan sipil adalah dokumen penting Negara, terhadap masalah ini kepada Walikota untuk sungguhsungguh dalam menjaga ter masuk menyediakan gedung kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang lebih Representative 11. Disnakertrans ‰ Meningkatkan peran dan fungsi BLK pada tataran SDM untuk perluasan kesempatan kerja ‰ Meningkatakan fungsi penga wasan untuk memininimali sir perselisihan tenaga kerja dengan Perusahaan ‰ Merancang UMK-UMR sesuai dengan kondisi daerah dan menciptakan tenaga kerja yang unggul ‰ Pansus mendorong agar Pemko Dumai segera mendapatkan kepastian Hukum bagi para Transmigrasi dari unsur manapun label dikelurahan Batu Tritip 12. Dinas Koperasi, UKM dan Pemberdayaan Masyarakat ‰ Pansus menilai adanya ketidak sempurnaan managemen ko perasi sebagai soko guru perekonomian di kota Dumai, Dengan adanya Koperasi yang tidak jelas dalam kegiatannya dan banyaknya koperasi yang berdiri hanya formalitas belaka ‰ Pembinaan usaha perekono mian masyarakat kecil mela lui lembaga UEK-SP disetiap kelurahan, Pansus mendorong agar lembaga ini terus eksis dan didukung oleh walikota Dumai melalui paying hukum

yang jelas. ‰ Pansus meminta ketegasan Walikota Dumai untuk mem perjelas eksistensi dan ke beradaan pemberdayaan masyarakat khususnya pem binaanlembagayangadaditingkat kelurahan (LKPM, Posyandu) 13. Disparbudpora ‰ Pansus meminta agar Dispar budpora mengoptimalkan tenpat-tempat wisata yang telah dibangun dengan ang garan kota Dumai dan melan jutan pembangunannya pada APBD seperti Danau Bunga Tujuh, Pantai Wisata Puak dan Hutan Wisata Kota Dumai ‰ Memberdayakan kawasan su luk sebagai kawasan wisata religious dan menetapkan sentra suluk di Kecamatan Sungai Sembilan , ‰ Pansus merekomendasikan kepada Pemko Dumai untuk meninjau ulang SOT Dinas Ke budayaan, pariwisata Pemuda dan Olahraga menjadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sedangkan Pemuda dan Olahraga digabungkan ke Dinas Pendidikan 14. Kantor Pamong Praja ‰ Pansus meminta Pemko dumai untuk dapat mengoptimalkan fungsi dan tugas Polisi Pamong Praja dalam mengamankan asset daerah dan penyeleng garaan peraturan Daerah dan membuat petunjuk teknis serta melengkapi sarana dan prasarana pendukung ‰ Meminta kepada Satpol PP untuk merumuskan analisa kebutuhan personil baik itu mutasi Internal maupun penyediaan gedung kantor yang memadai 15. Inspektorat ‰ Pansus menghendaki adanya penempatan aparatur yang professional dalam bidang pengawasan ‰ Pansus melihat masih lemah nya kinerja Inspektorat dalam menindaklanjuti temuan BPK sehingga temuan tersebut masih ditemukan pada proses pemer iksaan BPK selanjutnya, Se harusnya Inspektorat sebagai pembantu kepala Daerah dapat memininalisir hasil temuan BPK sehingga tidak muncul lagi pada LHP tahun berikutnya ‰ Para Auditor lebih menguasai peraturan perundang-undan gan dan sebagai tempat rujukan bagi SKPD lain dalam men gaktualisasikan Peraturan Pe rundang-undangan ‰ Sebagai badan pengawas membantu kepala Daerah se suai dengan peraturan perun dang-undangan dapat diberi kan anggaran sebesar 1 % dari APBD serta sarana yang me madai dengan harapan fungsi pengawasan dapat berjalan. Hasil Rekomendasi Pansus LKPJ Walikota Dumai itu sendiri dibacakan dalam Sidang paripurna Istimewa DPRD Kota Dumai pada Kamis, (16/5/13). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai, Sidang paripurna laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Dumai dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Abidin,SHDihadirilangsungWalikota Dumai H Khairul Anwar dan disaksikan 23 anggota DPRD Kota Dumai serta para Pimpinan SKPD. (mnr)

SUDIRMAN SY,juru bicara Pansus LKPj saat menyampaikan laporan hasil kerja Pansus.

ABDUL Kosim, Ketua Pansus LKPj saat memimpin rapat.

RAPAT pembentukan Pansus LKPj yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Zainal Abidin SH.

Pembentukan Pansus LKPj Walikota 2012 DUMAI,DETIL DUMAI,DETIL-Bertempat di ruang Melati Kantor DPRD Kota Dumai Lantai II, (18/4) DPRD Kota Dumai membentuk Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Walikota Dumai Tahun 2012. Pansus yang terdiri dari 11 orang tersebut, keanggotaannya didasarkan pada usulan yang diberikan oleh masingmasing Fraksi yang ada di DPRD. Terpilih Abdul Kosim dari Fraksi PAN sebagai ketua, Andi Firman dan Agus Purwanto dari Fraksi Golkar, Sabar Bakara dan Robert RH Situmeang Fraksi Demokrat Plus, dr Hj Onny Chairunniyah dan Helmi SSos F-PDIP, Sudirman SY, Amis dan Yuhardi Manaf SE F-BKD dan Hasrizal dari Fraksi Tuah Negeri. Dalam pembahasannya, Pansus LKPj membahas berbagai dokumen menyangkut arah kebijakan umum Pemko Dumai, capaian pengelolaan keuangan daerah secara makro baik menyangkut pendapatan maupun belanja daerah. Selain poin di atas, Pansus juga membahas tentang permasalahan penyelenggaraan urusan desentralisasi, penyelenggaraan urusan pembantuan dan penyelenggaraan tugas umum pembantuan. Pansus dibentuk berdasarkan PP Nomor 3 tahun 2007 pasal 23 ayat 4. Keputusan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (3) disampaikan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah LKPj diterima dan disampaikan kepada kepala daerah dalam rapat paripurna yang bersifat istimewa sebagai rekomendasi kepada kepala daerah untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan. Ketua Pansus LKPj DPRD Kota Dumai, Adul Kosim kepada Harian Detil, Rabu (18/4) mengatakan,

Pansus LKPj dibentuk dalam rapat internal DPRD Kota Dumai. Dengan harapan agar pembahasan LKPj Walikota Dumai tahun 2012 dilakukan secara komprehensif. Sehingga melahirkan rekomendasi penting untuk kemajuan Kota Dumai ke depan. “Bagaimana pun setiap manusia jauh dari kesempurnaan. Kita ingin melalui pembahasan Pansus kelemahan dan kekurangan ini tidak terjadi lagi di masa mendatang, sehingga rekomendasi DPRD Kota Dumai terhadap LKPj Walikota Dumai menjadi suatu hal yang penting untuk dirumuskan,” imbuhnya. Selain itu, tambah Kosim, rekomendasi Pansus LKPj juga diselaraskan dengan berbagai informasi, masukan dan aspirasi yang sering disampaikan masyarakat kepada DPRD Kota Dumai. Sehingga rekomendasi pembangunan Kota Dumai ke depan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat. “Kita tidak ingin masyarakat dirugikan dalam berbagai pelayanan dan pelaksanaan pemerintah,” tegasnya. Hasil Rekomendasi Pansus LKPj Walikota Dumai itu sendiri dibacakan dalam Sidang paripurna Istimewa DPRD Kota Dumai, Kamis, (16/5). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai, Sidang paripurna laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Dumai dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Abidin SH dihadiri langsung Walikota Dumai Khairul Anwar dan disaksikan 23 anggota DPRD Kota Dumai serta para pimpinan SKPD. (mnr)


Advertorial DPRD Kepulauan Meranti HARIAN DETIL HALAMAN 13

RABU, 22 MEI 2013

Nama-Nama Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2009-2014 Dapil 1 Nomor

Nama

Partai

1.

Amyuslis Alias Ucok

PBR

2.

H Muhammad Adil SH

Hanura

3.

Pendi

PPIB

4.

M Tofikurrahman SPd

Grendra

5.

Suryana SH

Demokrat

6.

Dedi Putra SHi

PPP

7.

M Jufri Palmal

PAN

8.

Nursyahrudin

Golkar

9.

Falzan Surahman SSos

PBB

10.

Edy Amin

PKS

11.

Fauzi Hasan SE

PAN

12.

Hafizoh SAg

Golkar

13.

Ajis

PBR

14.

Suci Winarsih

PDIP

15.

Afrizal Cik SSos

Grendra

16.

Ma'aruf Syafi'i SPdi

PKB

17.

Firdaus

PPRN

18.

E Miratna SH

Hanura

19.

Basiran SE

Gerindra

25 Anggota DPRD Kepulauan Meranti Dilantik MERANTI,DETILMERANTI,DETIL-Rabu (24/2) adalah hari penuh sejarah bagi 25 anggota DPRD dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Karena, pada hari tersebut 25 anggota DPRD Kepulauan Meranti periode 20092014 atau wakil rakyat yang perdana setelah daerah ini resmi menjadi kabupaten sendiri yang memisahkan diri dari kabupaten induk Bengkalis pada 19 Desember 2008 lalu. Pelantikan dan pengangkatan sumpah 25 anggota DPRD Kepulauan Meranti ini dilakukan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kepulauan Meranti di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti. Pelantikan dilakukan oleh Ketua

Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bengkalis, Sumpeno SH MH yang disaksikan Gubri yang diwakili Sekdaprov Riau, Wan Syamsir Yus, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, Plt Bupati Kepulauan Meranti, Syamsuar dan sejumlah pejabat serta unsure Muspida. Hafizoh SAg dari Partai Golkar dipercayai menjadi pejabat sementara Ketua DPRD Kepulauan Meranti, bersama wakil ketua Taufiqurrahman dari Partai Gerindra. Komposisi keanggotaan DPRD Meranti sendiri terdiri atas Golkar, Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) masing-masing memiliki tiga kursi. Selebihnya masing-masing dua kur-

si ditempati Hanura, PKB, PPP, Demokrat, PKS, PBR dan PDIP. Sisanya PBB dan PPRN memiliki wakil 1 kursi. Berdasarkan SK KPU Kabupaten Bengkalis nomor 02/BB/KPU/ 10/I/2010 tentang penetapan keanggotaan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti (kabupaten pemekaran, red) hasil Pemilu tahun 2009. Ke 25 anggota DPRD Kepulauan Meranti tersebut dari Dapil 1, Rangsang, Rangsang Barat, Tebingtinggi dan Tebingtinggi Barat memperoleh 19 kursi. Sementara untuk Dapil 2, Bukitbatu, Siak Kecil dan Merbau mendapatkan 6 kursi. (def)

Dapil Merbau 1. 2. 3. 4. 5.

Herman Pauzi SE Ruby Handoko Edi Masyhudi Asmawi

PAN Golkar PKB PPP PDIP DEDI PUTRA

HAFIZOH

FAUZI HASAN

ARDIANSYAH JECK

FIRDAUS

BASIRAN

M TAUFIQURRAHMAN

EDI MASHUDI

FALZAN SURAHMANI

E MIRATNA

SURYANA

SUCI WINARSIH

PENDI

AFRIZAL CIK

AMYURLIS ALIAS

RUBY HANDOKO

FAUZI

ASMAWI


RABU, 22 MEI 2013

BAKAL CALON GUBRI 2013-2018 ASPIRASI PEMBACA 1

2

3

4

5

6

7

8

9

HR MAMBANG MIT (8.261 Suara)

WAN ABUBAKAR

INDRA MUKHLIS ADNAN (7.521 Suara)

SURYADI KHUSAINI ( 7.315 Suara)

LUKMAN EDY ( 7.231 Suara)

HERMAN ABDULLAH (7.201 Suara)

ANNAS MAAMUN (7.098 Suara)

ACHMAD ( 6.729 Suara)

SYAMSURIZAL (6.612 Suara)

(7.732 Suara)

10

JON ERIZAL ( 6.343 Suara)

* Urutan Berdasarkan Perolehan Suara

KUPON ASPIRASI PEMBACA

HARIAN DETIL Nama Pengirim :............................. Alamat Pengirim :............................ Nomor HP Pengirim :...................... Cagubri Pilihan :..............................

POLING RIAU MEMILIH UNTUK mengetahui aspirasi pembaca tentang siapa tokoh yang pantas menjadi Gubernur Riau 2013-2018 mendatang, maka Harian Detil membuka poling Bakal Calon Gubernur Riau 2013-2018. Sampaikan aspirasi Anda melalui potongan kupon yang kami sediakan. Hasil poling Bakal calon Gubri 2013-2018 PILIHAN PEMBACA akan diumumkan di Harian Detil. Potongan kupon dikirim dengan alamat Kantor Harian Detil Jalan Diponegoro IX nomor 11A Pekanbaru. Informasi dan pertanyaan, hubungi Eka Putra 081275443785. Redaksi menerima masukan nama Bakal Calon Gubernur Baru, dan redaksi hanya memuat 10 tokoh nama bakal Cagubri yang memperoleh suara terbesar.

RAPP Gelar Employee Volunteering di Tiga Kabupaten MUARA LEMBU, DETIL DETILSebagai wujud kepedulian perusahaan di sekitar wilayah operasional, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menggelar program kesukarelawanan karyawan (employee volunteering) di tiga kabupaten yakni Pelalawan, Kuantan Singingi (Kuansing), dan Kepulauan Meranti. Pada Kamis (16/5/13) lalu, Employee Volunteering (EV) diadakan di Desa Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kuansing tepatnya di tiga tempat berbeda. Yakni di Tugu Kemerdekaan, Pasar Muara Lembu, dan Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan (UPTD) Kecamatan Singingi. Kegiatan itu diikuti masyarakat Muara Lembu, 50 karyawan RAPP, personil Koramil dan Polsek Singingi. Di tempat terpisah, turut diselenggarakan kegiatan EV bersama masyarakat Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti. Kegiatan itu dilaksanakan di sekitar Kantor Desa Lukit, Posyandu Tuk

Darasul, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kegiatan ini diikuti sekitar 70 orang dari masyarakat dan karyawan serta manajemen RAPP. Selain diwarnai kegiatan gotong royong, di kesempatan itu juga diselenggarakan penyuluhan kader Posyandu, pemberian 150 paket gizi, serta penyerahan bantuan material untuk gedung Posyandu dan PAUD. Sedangkan EV di Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan diselenggarakan pada Sabtu (18/5/13) lalu. Pada kesempatan itu, RAPP bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pelalawan yang melaksanakan kegiatan bertajuk “Gerakan Sayang Sekolah” (GSS) di SD 013 Teluk Meranti. Kegiatan itu diikuti 15 orang karyawan RAPP dari Estate Meranti dan Community Development (CD) RAPP, serta 100 orang warga di sekitar sekolah beserta wali murid dari SD 013. Selain kegiatan gotong

royong, turut dilaksanakan penanaman pohon di halaman sekolah, serta bantuan semenisasi jalan koridor depan SD 013 sepanjang 50 meter yang merupakan bantuan dari RAPP. Coordinator CD wilayah Pelalawan, Tengku Kespandiar, dalam sambutannya mengatakan, adanya kolaborasi antara RAPP dan PGRI kali ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di sekitar daerah operasional. Tidak saja di sekolah, tapi juga di masjid, jalan dan fasilitas umum lainnya. ‘’Keterlibatan masyarakat yang cukup ramai pada kegiatan ini memperlihatkan kesadaran masyarakat yang tinggi serta masih melekatnya jiwa gotong royong di masyarakat kita,” ujarnya. Kepala Desa Lukit, Edi Gunawan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada RAPP atas program ini. ‘’Kami dengan senang hati menerima berbagai program CD yang diberikan RAPP kepada kami,” ujarnya.

Hearing Komisi C DPRD Riau dengan Dinas PU Riau

Anggota Dewan Kecewa Banyak Proyek Diubah PEKANBARU, DETILHearing Komisi C dengan Dinas PU Riau pada Senin (20/5/13) malam berlangsung dengan pelampiasan kemarahan dan kekecewaan dari anggota Komisi C DPRD Riau. Karena emosinya, salah seorang anggota Komisi C memukul kertas laporan ke meja sambil mengatakan kepada Rasmika, salah seorang pejabat dari PU Riau yang hadir malam itu “berhenti saja kalau tidak sanggup bekerja”. Demikian juga dengan Abdul Wahid, Wakil Ketua Komisi C. Dia mengaku kecewa karena dari lima proyek yang sudah dianggarkan dan disepakati antara PU Riau dengan Komisi C, semuannya dirubah oleh PU Riau tanpa berkoordinasi dengan Komisi C.

Dari pantauan Harian Detil yang mengikuti hearing malam itu, ada tiga topik yang dibicarakan malam itu. Yakni membahas jalan poros desa, perumahan layak huni untuk masyarakat miskin dan pengadaan air bersih. Tapi hampir semua proyek yang sudah dianggarkan itu dirubah PU Riau sesuka mereka. “PU merubah lokasi anggaran sesuka hati mereka. Dan sebenarnya hal ini bisa kita tuntut berdasarkan UU No 17 tahun 2003 tentang pengelolaan anggaran daerah,” kata Noviwaldi, anggota Komisi C DPRD Riau. Menurutnya, lokasi pembangunan perumahan layak huni yang dirubah adalah di Rohil, Rohul dan Inhu. Walaupun melalui perdebatan sengit, akhirnya

RIAS PENGANTIN

KEHILANGAN BPKB

Rias pengantin NADHYA , Jl. pembangunan gg.pembangunan Rumbai. Menyediakan pelaminan, melayu, minang, jawa dan sunda. Tenda, Video shooting, Fotografer, Keyboard, Katering. Murah dengan service memuaskan . Cp, NOVA - Hp 0812 7603 5450

Kehilangan BPKB MOBIL (HONDA CIVIC) BM 1493 QR an. Meuthia Laila Rahmadhani Alamat: Jl. Cempedak No.80 Kel. Wonorejo P. Baru. Bagi yang menemukan, dimohon mengembalikan kepada pemilik tersebut diatas. Hub: 081365478200

didapatkan solusi PU harus merubah kembali lokasi pembangunan permukiman dan insfrastruktur jalan dan pengadaan air bersih, walaupun hanya sebagian saja. Yaitu daerah yang kepala desanya belum dipanggil. “PU berjanji akan merubah kembali, tapi hanya bagi daerah yang kepala desanya belum dipanggil,” imbuhnya. Ditambahkannya, setiap hearing dengan PU selalu saja terjadi ketidak sinkronan antara laporan PU dengan jawaban mereka sewaktu ditanya anggota dewan. Sementara Kabid Perumkin Dinas PU Layla mengatakan dia masih baru di posisi itu. Sehingga tidak terlalu mengerti dengan permasalahaan tersebut. “ Saya masih baru di posisi ini. Jadi belum terlalu mengetahui permasalahannya,” (mtln) elak Layla.(mtln)

WEDANG JAHE WEDANG JAHE.Telah hadir di kota anda wedang jahe & bandrek jamu cafe. Buka 07.00-12.00 WIB dan 17.0024.00 WIB.Kami mengutamakan cita rasa dan kepuasan anda.Butuhkan 2 orang karyawati untuk kerja 2 shift, .Jl.SS Kasyim No. 332 (Sebelah Optical Utama) -Dumai.Hub. 0812 6800 0037 / 0852 7118 2922

Senada dengan Edi, Camat Singingi, Zulkaneri SSos dalam sambutannya, mengungkapkan apresiasinya kepada RAPP atas perhatian kepada desadesa di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Kegiatan ini harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk membentuk hubungan yang harmonis antara pemerintah, masyarakat dan pihak perusahaan,” tambahnya. Head of CD RAPP, Amru Mahalli yang berkesempatan hadir pada EV di Desa Lukit menegaskan kehadiran RAPP saat itu merupakan momen penting perusahaan sebagai bagian dari masyarakat. Ia juga menambahkan, bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diukur dari kesehatan, pendidikan, dan pendapatan. Untuk itu, sebutnya, RAPP hadir guna tumbuh dan berkembang bersama masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mutu pendidikan, dan meningkatkan taraf hidup melalui berbagai program CD yang dilaksanakan. (rls/min)

KAPOLSEK Singingi, AKP. Syafri Joni, SE bersama Head Humas Estate Logas, Herman ditengah-tengah kegiatan gotong royong, Kamis (165) di Tugu Kemerdekaan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kuansing.

PT BLJ Umrahkan 11 Warga Secara Gratis BENGKALIS, DETIL DETIL-BUMD Bengkalis PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat. Melalui Program CSR (Corporate Social Responsibility), pada tahun ini PT BLJ mengumrahkan 11 orang se-Kabupaten Bengkalis secara gratis. Mereka yang diumrahkan merupakan orang-orang yang dianggap memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya, tokoh desa, pengurus masjid, imam, bilal masjid, petani, buruh harian lepas, instansi dan seorang wartawan. “Melalui program CSR PT

BLJ, kita menyisakan sedikit keuntungan untuk mengumrahkan 11 orang warga secara gratis. Bagi yang belum punya paspor, kita buatkan secara gratis. Semua biaya dan akomodasi keberangkatan ditanggung perusahaan,” kata Dirut PT BLJ, Yusrizal Andayani melalui Manager Humas & CSR PT BLJ, Haspian Tehe, Selasa (21/05/13). Dikatakan Haspian, namanama ikut umrah sudah dihubungi untuk pembuatan paspor pada Rabu dan Kamis ini di Kantor Imigrasi Bengkalis. Mereka yang terpilih hampir dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Mereka adalah Wan Syafei

(Desa Ketam Putih, Bengkalis), Hasan Basri (Senggoro, Bengkalis), Ramli (Desa Sekodi, Bengkalis), M Arif BS (Desa Lubuk Garam, Siak Kecil), Usman Malik (wartawan, Ketua PWI Perwakilan Bengkalis), Agus Santosa (Selat Baru, Bantan), M Dahlan Abu Bakar (Sungai Selari, Bukit Batu), Djulfikar Indra Bin H Darwis (Balai Makam, Mandau), M Yatim Bin Usman (Kesumbo Ampai, Mandau), Amat S (Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir) dan Saiman Jamidin (Desa Parit Kebumen, Rupat). “Nama-nama tersebut bisa dilihat di depan kantor PT BLJ Bengkalis dan website www.bumilaksamanajaya.com. Be-

rangkat umrahnya sekitar tanggal 19 Juni 2013, namun kepastiannya akan diberitahukan kembali kepada peserta,” terang Haspian Tehe. Selain 11 orang warga, perusahaan ini juga mengumrahkan tiga orang karyawan suami istri sebagai bentuk penghargaan dan reward kepada mereka agar terus meningkatkan kinerjanya. Program CSR Umrah BLJ Group ini merupakan yang pertama kali sejak BUMD Bengkalis ini dipimpin Dirut yang baru Yusrizal Andayani, yang kinerja manajemennya cukup bagus dan mulai beruntung dari tahun ke tahun.. (rls/min)

PKB Riau Ambil Formulir Pendaftaran Cagubri PEKANBARU, DETILMeskipun jagoannya Lukman Edi belum memiliki perahu koalisi untuk maju pada Pemilihan Gubernur Riau mendatang, namun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau tetap mengambil formulir pendaftaran calon Gubernur Riau (cagubri) untuk Lukman Edi di Kantor KPU Riau, Selasa (21/5/13).

“Tadi kita sudah ambil formulirnya. Ini merupakan salah satu syarat juga bagi kita dalam mengikuti Pilgubri,” kata Arif Rahman Hakim, Wakil Ketua DPW PKB Riau kepada wartawan sambil menunjukkan berkas formulir tersebut. Meskipun hingga saat ini, Lukman Edi (Cagubri dari PKB) belum memperoleh surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan,

sebutynya, namun pihaknya tetap yakin kalau DPP PDI Perjuangan akan segera mengeluarkan surat rekomendasinya. “Berhubung secara partai kita sudah berkoalisi dengan PDI Perjuangan, tentunya kita tetap yakin kalau DPP PDI Perjuangan akan merekomkan pak Lukman Edi nantinya,” ungkapnya. Ketika ditanya soal wakil

Lukman Edi nantinya, Arif Rahman Hakim belum bisa memastikan siapa orangnya. Karena masih tergantung kepada DPP PDI Perjuangan. “Yang jelas, wakilnya dari PDI Perjuangan. Kalau dapat rekom, kita akan mendaftarkan Lukman Edi pada tanggal 29 Mei nanti atau hari terakhir pendaftaran,” tutupnya seperti dilansir riauterkini. (*/min)

BAKSO BAKSO TEGALEGA. Menyediakan : Bakso Super,Mie Ayam, Mie So,Es Teler, Es Campur ,Es Jeruk, Jus Alpokat,dll. Jalan Ahmad Yani / Tegalega No. 24.Dumai Hp : 0812 7505 286 (Pur)

SHOWROOM

CUCIAN MOTOR

RUMAH MAKAN

SHOWROOM Motor bekas AIR zam zam. Jual Beli motor baru / bekas yang berkualitas Tunai dan Kredit. Jl. Cempedak no.15 Jl.S.S.Kasim No. 197 Dumai. Hub. 0852 6566 4932

Cucian Sepeda Motor & Karpet Doorsmer 100% mencuci pakai air Bukit Batrem-Dumai. Menggunakan mesin pencuci bertekanan tinggi, Cuci Sepeda Motor+Kit+Kolong semprot solar, mulai Rp. 10.000,-/Unit .Cuci Karpet+Sedot Debu (Vacum Cleaner) Rp. 8.000-/M2 Alamat: Jalan Cempedak, Samping Gg. Kelapa-Dumai, 0765-438534, Hp 0821 7363 3650

RM. FAMILY RP.10.000 masakan minang, jl Datuk Laksamana Simpang Kamboja Pelabuhan, Menyediakan : Nasi Soto ayam Bumbu ikan Biang- sea food dll , aneka minuman dan Terima Pesanan catring Hubungi 085274287445.

TAYLOR

TANAH DIJUAL

TAYLOR

TAYLOR

Dijual sebidang tanah. ukuran 50x80m, ada dua kolam ikan. Lokasi jalan Palembang (dekat SMK 6) nego. Hub. Topan 081268933500 / Ceiza 08137807 4309

NASIONAL TAYLOR Jas dan Safari membuat dan menjual : pakaian pria dan wanita menyediakan: bermacam-macam dasar kain luar dan dalam negri NO Hp: 081364045769

PENJAHIT MUTIARA. Menerima tempahan pakaian pria dan wanita ,serta segala model terbaru dan menerima borongan partai besar dan kecil. Juga menerima kursus menjahit. Jalan Gajahmada No.128 .Dumai.Hp : 0812 7009 4061 (Win)

PENJAHIT SUHADA .Majid Suhada Jas-Safari-Batik PolaDri,Cleaning dan Laundry. Jalan Sudirman No.387 Dumai Hp . 0812 7544 1425

Untuk Informasi Langganan dan Iklan : INHU-Dodi Lesmana/0853 6494 5388 , INHIL-Dewi/0853 7443 3000


RABU, 22 MEI 2013

Peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK ke-41

Tim PKK Rohil Taja Berbagai Lomba BAGANSIAPIAPI, DETIL Tim Penggerak PKK Rokan Hilir (Rohil) memperingati Hari Kesatuan Gerakan PKK ke-41 di Gedung Serba Guna Bagansiapiapi, Selasa (21/5). Bersempe-

na dengan itu Tim PKK Rohil melaksanakan berbagai kegiatan seperti lomba kegiatan Posyandu, lomba memasak, lomba hidup sehat, bhakti sosial dan santunan

Tak Miliki Izin

terhadap pengurus PKK yang sudah selesai masa tugasnya. "Dalam rangkaian acara peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK ini, Tim PKK Rohil melakukan berbagai macam kegiatan yang positif bagi para ang-

gota PKK dan masyarakat luas. Di antara lomba tersebut seperti lomba Posyandu, memasak, lomba hidup sehat. Selain itu juga melakukan berbagai kegiatan dan bhakti sosial berupa pemeriksaan dan pengoba-

tan kadar asam urat, kolesterol dan pemeriksaan darah serta kegiatan santunan," ujar Ketua Pelaksana peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK Hj Tuti Safitri di hadapan Ketua Tim PKK Rohil Hj Latifah Hanum Annas,

ibu-ibu pengurus dan anggota PKK Rohil, Ketua Dharma Wanita Rohil dan undangan lainnya. Berbagai kegiatan yang dialskanakan ini, kata Tuti, harus dijadikan momentum dalam mengangkat jati diri dan keberadaan

Hotel Mulia Diduga Ilegal BAGANSIAPIAPI, DETIL Hotel Mulia di Jalan Bintang, Bagansiapiapi disinyalir belum terdaftar di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rohil. Selain itu juga tidak memiliki izin. Warga sekitar Hotel Mulia kepada Harian Detil menyebutkan, sejak Hotel Mulia dibangun dan diresmikan tidak terdaftar dan memiliki izin. Aseng pemilik hotel menyebutkan, izin memang sudah ada, tetapi jika ada izin dari Disbudporpora, pihaknya juga akan mengikuti aturan yang ada. "Kita menurut saja apapun prosedurnya. Sebagai

pengusaha tentu menaati ketentuan berlaku," kata Aseng. Pengurusan izin ke Disbudparpora mudah dan tak ada ketentuan besar biaya. Harus ada ketetapan biaya izin, sehingga pemilik usaha tahu. Inilah yang jadi penghambat sehingga kadang kepengurusan surat-surat berbelit-belit. Perlu ada Perda yang mengatur. Sementara Kadis Disbudporpora, Tarmizi Majid maupun Kabid Daya Tarik Wisata belum dikonfirmasi. Jika memang keberadaan hotel ini tanpa izin baik IMB atau lainnya harus ditertibkan. (yan)

Polres Rohil Musnahkan Tiga Ons Daun Ganja UJUNG TANterhadap penJUNG, DETIL gendara sepeda motor. Saat itu - Polres Rokan petugas melakuHilir, Selasa (21/ kan pemeriksaan 5) memusnahdengan pengenkan sekitar tiga dara sepeda moons daun ganja tor yang ditumkering. Pemuspangi M Rio Harnahan Barang iadi. Kemudian Bukti (BB) terseyang bersangkubut terkait kasus tan membuang perkara ditangabungkusan plasni Satuan NarTONNY HERMAWAN tik tersebut. koba Polres RoSaat itu juga petugas mehil di Kepenghuluan Manggala Jhonson, Kecamatan Tanah nyuruh mengambil bungkuPutih, Kabupaten Rokan Hilir. san yang dibuang tersebut. Hadir dalam pemusnahan Saat diperiksa ternyata isi barang bukti ini, Kapolres bungkusan tersebut berisikan Rokan Hilir, AKBP Tonny Her- daun ganja kering. Kemudian mawan R. SIK, di dampingi tersangka digelandang ke Kasat Narkoba Polres Rohil, Mapolres Rohil. Kapolres juga AKP James Sibarani, Ketua PN mengungkapkan, bahwa seRohil, Wuryanta SH,MH, Lu- makin hari statistik narkotika rah Banjar XII, Jamlos S.Sos, mengalami peningkatan dan Advokad Kalna Surya Sir SH untuk itulah pihak kepolisian dan sejumlah pejabat lainnya. membutuhkan dukungan seBarang bukti yang dimus- luruh masyarakat untuk mennahkan berupa, daun ganja gajak bersama-sama memkering sebanyak tiuga ons. erangi narkoba. Pemusnahan barang bukti "Jadi untuk mencegahnya, daun ganja kering dilakukan warga perlu ikut berpartisipadengan dibakar, selanjutnya si, baik aparat, pelajar, LSM, dilakukan penandatanganan tokoh masyarakat dan seluberkas dari semua instansi ruh masyarakat harus bekeryang hadir. jasama mencegah dan memKapolres Rokan Hilir, berantas narkoba," ujarnya. AKBP Tonny Hermawan R. SIK Pemusnahan tersebut, kata kepada harian Detil mengata- Tonny, merupakan bentuk kan, pemusnahan barang transparansi serta komitmen bukti dilakukan sesuai dengan yang serius dari pihak kepoliprosedur dan peraturan yang sian kepada masyarakat dalam ada. Pemusnahan barang memberantas narkotika. bukti ini juga terjadi atas "Pemusnahan di samping perkara di Kepenghuluan simbol bersama Rohil bebas Manggala Jhonson di Keca- narkotika, kami ingin seluruh matan Tanah Putih, Kabupat- masyarakat melakukan peran en Rokan Hilir. deteksi dini saling terbuka terPeristiwanya terjadi, Senin kait narkotika. Apabila ada hal (6/5) lalu, sekitar pukul 16.30 sekecil apapun segera inforWIB, di depan Mako Brimob masikan," tandas AKBP Tonyang melakukan pemeriksaan ny Hermawan R. SIK. (usm)

KETUA Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir Hj Latifah Hanum Annas pada sebuah acara sunatan massal beberapa waktu lalu di Bagansiapiapi, Provinsi Riau.

Gajah Mengamuk di Pujud, Warga Diminta Waspada PUJUD, DETIL - Gajah liar yang mengamuk memorak porandakan tanaman masyarakat di Kecamatan Pujud yang ber-

batasan dengan Rohul sejak beberapa hari belakangan ini membuat warga resah dan khawatir. Untuk mengatasi

gangguan gajah, Camat Pujud Hasyim SP meminta warga petani di daerahnya waspada dan berhati-hati ketika melakukan

ILUSTRASI

aktivitas di ladang. "Beberapa hari ini memang warga mengeluhkan adanya gangguan sekawanan gajah dan ini untuk ke sekian kalinya gajah terlihat di daerah kami. Sejak dulu gajah seakan-akan menjadikan daerah Pujud sebagai daerah lintasannya," kata Hasyim SP kepada Harian Detil, Selasa (21/5). Kecamatan Pujud yang terletak berdampingan dengan Mahato, Rohul merupakan daerah yang dulunya memiliki areal hutan luas dan tempat berkembang biaknya gajah liar. Menurut warga, selain dengan Mahato juga dengan Mandau, Bengkalis.

"Hutan daerah kami satu kawasan dengan hutan Mandau dan Mahato. Karena itu soal gajah bukan sesuatu yang aneh di Pujud," jelas Sahami (41) warga Pujud. Menurut sesepuh masyarakat Pujud, H Muchtar (72) menyebutkan, ada mitos bahwa jika terjadi pelanggaran pantang larang, maka akan muncul gajah atau harimau. Bagi masyarakat tempatan sangat memaklumi masalah ini. "Gajah memiliki insting dan rasa dendam cukup tinggi. Ketika terganggu, maka akan mengingat mangsanya, jika pun lolos, akan kembali didatanginya tempat tersebut," kata H Muchtar. (yan)

Arron M Nababan yang dihubungi, Selasa (21/5) mengakui, keamanan di tengah-tengah masyarakat sudah sering terganggu. Buktinya kenyamanan para pemilik sepeda motor tidak lagi dapat dijamin karena dalam seketika sepeda motor yang diparkir bisa hilang digondol maling. "Dalam konteks ini diperlukan keseriusan aparat penegak hukum kita untuk menindak para pelaku yang diduga berkeliaran di daerah ini dan masyarakat perlu berhati-hati agar tidak menjadi korban. Makanya warga kita selalu meminta aparat penegak hukum untuk dapat menindak para pelaku agar warga tidak dihan-

tui rasa takut kehilangan sepeda motor pada saat beraktivitas. Kita juga berharap, para pelaku dapat ditangkap dan dihukum sesuai perbuatannya," harap Arron M Nababan. Warga Baganbatu lainnya, Hutagaol yang juga baru kehilangan sepeda motor miliknya menyampaikan kekesalanya karena sepeda motor RX King miliknya hilang dari depan rumahnya beberapa waktu lalu. "Makanya apabila masyarakat memergoki maling sepeda motor dan secara otomatis akan meluapkan kekesalanya dengan menghakimi secara massa. Ini akibat kekesalan para korban akibat ulah para maling sepeda motor," tambahnya. (ymg/bin)

Curanmor Marak di Baganbatu BAGANBATU,DETIL - Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau yang berbatasan dengan Sumatera Utara sangat rawan dengan terjadinya segala tindak pidana kejahatan, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, peredaran narkoba dan tindak kejahatan lainnya yang selama ini sudah meresahkan masyarakat. Salah satu tindak pidana yang sering terjadi di wilayah ini adalah aksi pencurian sepeda motor (Curanmor). Dari informasi yang diterima wartawan, modus operandi pencurian sepeda motor yang berhasil dicuri maling yang beroperasi di daerah ini dijual ke daerah lain di luar Provinsi Riau. Para pel-

Istri Gerebek Suami Indehoi di Klinik

BAGANBATU, DETIL - Salah seorang dokter praktek berinisial AD yang juga mantan Kepala Puskesmas Baganbatu digerebek sang istri, Ruspita Sinambela bersama adiknya di dalam klinik prakteknya yang saat itu sedang asyik "indehoi" dengan Nov di kliniknya di Jalan Sudirman, Minggu (19/5) pagi. Dari informasi yang dihimpun, pasangan mesum itu tidak hanya digerebek, bahkan Nov sempat ditelanjangi lalu diarak menuju Mapolsek Bagansinembah yang tentu saja membuat heboh masyarakat Kota Baganbatu. Dedi, warga Baganbatu menuturkan, aksi mesum keduanya bermula saat Ruspita, isteri AD, bersama adiknya mendatangi klinik praktek milik AD pada Minggu (19/5) pagi. Tiba-tiba terdengar suara teriakan caci maki yang kemudian tampak seorang wanita yang ternyata Nov diseret hingga keluar klinik dalam keadaan tanpa busana. Selang setengah jam kemudian petugas kepolisian mendatangi TKP. Saat itu juga kedua pasangan itu digiring ke Mapolsek Bagansinembah. "Mendengar teriakan itu warga sekitar ke luar rumah. Apalagi melihat tontonan seorang wanita yang bugil ditarik ke luar dari klin-

PKK yang telah menyumbangkan darma bhaktinya pada keluarga, masyarakat karena pada hakekatnya keberadaan PKK tidak lain dari masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri. "Dasar rangkaian kegiatan ini tidak lain untuk lebih mengangkat jati diri dan keberadaan PKK di tengah-tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang akan melahirkan dan membentuk generasi muda sebagai harapan bangsa di masa yang akan datang," sebut Hj Tuti. Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Rohil, Hj Latifah Hanum yang membacakan sambutan Ketua Tim PKK Pusat menyatakan, peran PKK khususnya dalam keluarga saat ini sangat kompleks dan membutuhkan penanganan sendiri, bagaimana mengupayakan agar peran serta PKK lebih dapat ditingkatkan, selain dalam keluarga juga di tengah-tengah masyarakat yang sedang giatnya melaksanakan pembangunan. Semua program pembangunan tidak terlepas dari peran pengurus Tim PKK sebagai komponen yang turut menciptakan keluarga yang sehat, keluarga yang diharapkan memiliki kualitas dan integritas, tidak hanya dalam lingkungan keluarga tetapi di tengah-tengah masyarakat. "Peran PKK sangat strategis untuk ikut menghasilkan keluarga yang berkualitas sehingga dapat berperan dengan baik di tengah-tengah masyarakat," sebut Ketua Tim PKK Rohil. (ymg/bin)

ik tentu bertambah ramai lagi warga melihatnya," ungkap Dedi kepada wartawan, Senin (20/5). Sebelumnya, kisah Dedi, klinik itu sempat dicurigai warga, apalagi beberapa warga sempat melihat dan mendengar tempat prakteknya itu tidak dibuka, namun suara dari dalam klinik terus terdengar. "Beberapa tetangga di sini sempat curiga, namun kita tidak bisa menggerebek karena terkunci dan digembok dari luar," tambah Dedi lagi. Di tempat terpisah dr DA yang ditemui dan hendak dikonfirmasi wartawan di kliniknya sempat mencak-mencak dan tidak menerima kedatangan sejumlah wartawan yang ingin konfirmasi terkait kejadian itu. "Ngapain kalian datang ke sini, anda bukan penyidik. Buat beritanya besar-besar, ya," kata DA dengan nada tinggi, Senin (20/5). Kanit Reskrim Baganbatu Iptu Niko Purba saat dikonfrmasi wartawan melalui telepon selulernya mengaku tidak ada laporan terhadap kejadian itu. "Tidak ada laporan yang masuk pada Minggu (20/5) kemarin ke kita termasuk kejadian perselingkuhan yang dilaporkan oleh Ruspita," ujar Niko singkat. (ymg/bin)

aku pencurian motor disinyalir mempunyai jaringan antar provinsi dan terorganisir. Informasi yang didapat dalam operasi, para mafia penampung sepeda motor curian tersebut jarang dapat ditemukan dengan kata lain sepeda motor yang hilang tidak pernah ditemukan lagi atau digunakan oleh masyarakat di daearah ini. Artinya hasil kerja maling sepeda motor dari tempat yang berbeda diroker untuk memuluskan penjualan barang hasil curian tersebut. Selain itu ada juga sepeda motor dicuri dan dijual di lokal untuk pembeli yang akan menukar segala isi onderdil dengan cara mempreteli sepeda motor. Di wilayah Baganbatu sering terjadi kehilangan sepeda motor. Hal ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Aksi mereka dengan memanfaatkan kelengahan pemilik sepeda motor walaupun di tempat keramaian sepeda motor bisa hilang dalam seketika, contohnya saja di tempat berlangsungnya turnamen Volly Ball Anas Maamun Cup di kantor Camat Bagan Sinembah, sudah memakan korban satu unit sepeda motor merk Satri F BK nomor polisi BK 2015 YOQ milik korban bernama Edi. Belum lama ini, tepatnya (19/5) lalu, warga Baganbatu juga kehilangan sepeda motor Suzuki Satria F BM 4973 PZ milik Januarinson yang raib seketika dari depan pertokoan yang berlokasi di Kota Bagan Batu di salah satu Wisma Pangkas. Korban tidak menyangka sepeda motor bisa hilang di sana karena banyak orang lalu lalang di lokasi tersebut. Peristiwa hilangnya sepeda

motor di wilayah ini tidak menjadi rahasia umum lagi, pasalanya sepeda motor sudah sering hilang dimanapun berada, baik di pusat pertokoan, di depan rumah, di tempat keramaian bahkan di lokasi pasar tradisional maupun pasar modern bahkan di tempat peribadahan seperti masjid dan gereja menjadi sasaran empuk para maling. Waktunya bisa kapan saja, baik siang maupun malam hari. Di Baganbatu dan sekitarnya sudah banyak korban kehilangan sepeda motor yang hingga sekarang terus terjadi. Menanggapi maraknya aksi para maling sepeda motor di Baganbatu, Bagansinembah, tokoh masyarakat Baganbatu

ILUSTRASI.

Informasi Langganan dan Iklan Rohil : Bagan Siapiapi - Suci /0821 7289 3499, Ujung Tanjung - Usman/0853 7478 8916, Bagan Batu - Muslim Sihombing/0853 6511 3688


CMYK

Galeri Foto Pemprov Riau

RABU, 22 MEI 2013

HARIAN DETIL | HALAMAN 16

ISTRI Gubri dalam kapasitas Ketua TP PKK Provinsi Riau didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil melakukan cek darah saat meninjau kegiatan donor darah PMI yang diselenggarakan di Sei Guntung, Kateman, Inhil

Istri Gubri Hadiri Sejumlah Kegiatan Sosial di Inhil ISTRI Gubernur Riau, Septina Primawati dalam kapasitasnya sebagai Ketua TP PKK Provinsi Riau, Penasihat BKMT Provinsi Riau dan Ketua BK3S Provinsi Riau melakukan kunjungan ke Kabupaten

Indragiri Hilir (Inhil). Dalam kesempatan tersebut, ada beberapa kegiatan bersifat sosial yang ditinjaunya. Di antara kegiatan itu yakni meninjau pelaksanaan KB Kes di Sei Guntung,

Kecamatan Kateman, menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya, Kecamatan Pelangiran, menyaksikan kegiatan sunatan massal di Sei Guntung, Kecamatan

Kateman, Inhil dan menyaksikan kegiatan donor darah di Sei Guntung, Kecamatan Kateman. Kehadiran sosok istri orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Riau itu

tentunya sangat disambut antusias oleh warga. Sehingga nuansa kekeluargaan begitu terasa. Dan warga pun tak segan untuk berdialog langsung dengan Septina Primawati. ***

ISTRI Gubri dalam kapasitas Ketua BK3S Prov Riau menyampaikan sambutan saat meninjau bakti sosial BK3S sunatan massal yang diselenggarakan di Sei Guntung, Kateman, Inhil ISTRI Gubri dalam kapasitas Ketua TP PKK Provinsi Riau didampingi Ketua TP PKK Kab Inhil berfoto bersama saat meninjau kegiatan donor darah PMI yang diselenggarakan di Sei Guntung, Kateman, Inhil

Istri Gubernur Riau, Septina Primawati dalam kapasitas sebagai Ketua BK3S Provinsi Riau disaksikan Ketua KKS Inhil menyalami peserta sunatan massal di Sei Guntung, Kecamatan Kateman, Inhil .

ISTRI Gubri dalam kapasitas Ketua BK3S Prov Riau didampingi Ketua KKS Kab Inhil berdialog dengan peserta sunatan massal yang diselenggarakan di Sei Guntung, Kateman, Inhil

ISTRI Gubri dalam kapasitas Ketua BK3S Prov Riau didampingi Ketua KKS Kab Inhil berdialog dengan peserta sunatan massal di Sei Guntung, Kateman, Inhil

PENASIHAT BKMT Provinsi Riau, Septina Primawati menyerahkan bantuan saat menghadiri pengajian dalam rangka peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir

ISTRI Gubernur Riau, Septina Primawati dalam kapasitas sebagai Ketua TP PKK Prov Riau didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil saat meninjau pelaksanaan KB Kes di Sei Guntung, Kecamatan Kateman, kabupaten Inhil

PENASIHAT BKMT Provinsi Riau menyerahkan bantuan saat menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir

Harian Detil  

Rabu, 23 Mei 2013

Advertisement