Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

HARIAN

Saat ini merupakan terakhir kalinya saya mendapatkan kehormatan untuk menyampaikan dalam forum ini sebagai Presiden Indonesia,”

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 10

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono

Jumat Pahing, 23 MEI 2014

http://www.harianbhirawa.co.id

23 MEI 2014

Dukung Penutupan Dolly, Warga Siap ‘Pasang Badan’

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo - 08.30 - 14.00 - 18.30

Menghadiri Sertijab Pangarmatim Menghadiri Rakor Kepatuhan Peningkatan AKIP Dishub di Gedung Grahadi Menghadiri RUPS Jamkrida di Kantor Jamkrida Jalan Ahmad Yani

Gubernur Ingin Semua Lokalisasi di Jatim Tutup Tahun Ini Pemkot Surabaya, Bhirawa Ratusan warga Kota Surabaya dari beberapa elemen mendatangi Balai Kota Surabaya, Kamis (22/5). Mereka mendukung penutupan Lokalisasi Dolly dan Jarak yang digagas Pemkot Surabaya. Beberapa elemen yang turun ke jalan yakni Ikatan Keluarga Madura (IKAMRA), Gerakan Arek Suroboyo (GAS), Pemuda Pancasila (PP), Laskar Merah Putih. Akibat aksi ini, Jalan Sedap Malam ditutup petugas. “Kita mendukung upaya Wali

 Wagub H Saifullah Yusuf - 07.00 - 20.00

Di Ruang Kerja Menghadiri Acara Pengajian di Trenggalek

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi - 06.30 - 14.00

Senam Pagi di Halaman Kantor Gubernur Jatim Menghadiri Rakor Kepatuhan Peningkatan AKIP Dishub di Gedung Grahadi

Pemkot Kediri Gratiskan SIUP Pengusaha UMKM

 ke halaman 11

Kediri, Bhirawa Dalam upaya menghadapi perdagangan bebas 2015 nanti, Pemkot Kediri menggratiskan Surat Izin Usaha Perdagangan(SIUP) terhadap pengusaha kecil. Kebijakan Wali Kota Kediri ini bertujuan agar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bersedia untuk melegalkan kegiatan usahanya, sebab legalitas perizinan tersebut bertujuan untuk kelancaran dan keamanan usaha mereka. Kepala Badan Penanaman modal (BPM) Drs Hero Nusanto MM mengatakan pihaknya terus sosialisasi penyelenggaraan perizinan dan pelayanan terpadu satu pintu ke masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan agar penyelenggaraan pelayanan bisa cepat, transparan, terjangkau dan memberikan kepastian hukum pada pelaku usaha. Kebijakan terkait pelayanan itu telah dituangkan dalam peraturan Wali Kota Kediri Nomor 45 Tahun 2013.

 ke halaman 11 trie diana/bhirawa

Warga Surabaya dari berbagai elemen, termasuk ibu-ibu jamaah pengajian mendatangi Balai Kota, Kamis (22/5) untuk mendukung langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menutup lokalisasi Dolly pada 19 Juni nanti. Risma saat menemui warga meminta kepada semua elemen yang mendukung penutupan Dolly untuk tetap mematuhi peraturan pihak keamanan dan tidak bertindak sendiri-sendiri.

ervan cholis/bhirawa

Suasana sosialisasi penyelenggaraan perizinan termasuk di dalamnya kebijakan penggratisan SIUP bagi kalangan UMKM yang diselenggarakan oleh Pemkot Kediri, Kamis (22/5).

Soekarwo Bantah Jadi Tim Sukses Prabowo Pemprov, Bhirawa Setelah sebelumnya santer disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden, nama Gubernur Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum kembali mencuat kembali dalam Pilpres Juli mendatang. Namun kali ini bukan sebagai cawapres, tapi sebagai ketua tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Bentoel Pastikan Tak Akan PHK Karyawan SKT Malang, Bhirawa PT Bentoel Internasional Investama Tbk memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan yang bekerja di bidang Sigaret Kretek Tangan (SKT), meski ada tren penjualannya menurun. Regulatory Affairs Manager PT Bentoel International Investama Tbk Malang Office, Eko Soendjojo mengakui tren SKT memang cenderung menurun dibandingkan dengan Sigaret Kretek Mesin (SKM), namun sampai sekarang tidak ada rencana untuk melakukan PHK kepada karyawan SKT yang jumlahnya sekitar 7.000 tersebut. “Sampai saat ini kami belum ada rencana ke arah situ (PHK). Sambil melihat peluang penjualan, kami terus melakukan pembenahan di segala bidang,” tegasnya, Kamis (22/5). Selain itu, katanya, SKT merupakan bagian dari heritage yang segmennya dimulai dari rokok klobot

 ke halaman 11

Terpaksa Titipkan Anak SEBAGAI seorang istri Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf, Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf tentunya memiliki segudang kesibukan yang harus dilakukan, baik bersama sang suami maupun sendirian. Belum lagi organisasi-organisasi kemasyarakatan yang dipimpinnya menambah padatnya jadwal. Akibat tingginya mobilitasnya ini, Fatma terpaksa menitipkan empat orang anaknya kepada guru-guru yang membimbing anaknya. Meski secara khu-

 ke halaman 11

trie diana/bhirawa

Fatma Saifullah Yusuf

Sentil..    

Ditjen Haji dan Umrah janji ‘bersih-bersih‛ Ibarat rumah, perlu dibersihkan setiap hari KPU Jatim minta Timsel lakukan tes kejiwaan 55 calon anggota KPU Siapa tahu ada caleg stres ikut daftar

 30 relawan BPBD tak dapat honor lima bulan  Gimana bisa kerja bagus kalau perut lapar

Dr H Soekarwo

Menanggapi kabar ini, Pakde Karwo, sapaan lekatnya, menegaskan hingga sampai saat ini belum ada pembicaraan apapun terkait informasi penunjukan dirinya sebagai ketua tim sukses pasangan Prabowo untuk wilayah Jawa Timur dan memilih tetap bersikap netral alias tidak memihak kepada salah satu pasangan capres. Langkah ini senada

dengan keputusan Partai Demokrat yang lebih memilih netral. “Hingga sampai saat ini belum ada penunjukan sebagai tim sukses Prabowo untuk wilayah Jawa Timur. Masih tetap netral,” katanya, Kamis (22/5). Seperti yang tersiar diberbagai media nasional, Ketua Harian Tim Sukses Prabowo-Hatta, Zulkifli Hasan yang

 ke halaman 11

Konsumsi Pangan Jelang Puasa Naik 40% Jakarta, Bhirawa Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi mengatakan, peningkatan konsumsi akan terjadi mulai awal bulan Ramadan, yang diperkirakan akan berlangsung pada akhir Juni mendatang. Peningkatannya akan berada pada posisi 30% hingga 40%. “Terjadi peningkatan konsumsi di bulan puasa. Masyarakat meningkatkan konsumsinya 30% sampai 40% dari pengeluaran normal mereka pada bulan biasa. Termasuk untuk konsumsi, makanan, dan pakaian. Dalam konteks itu kita catat perbandingan harga kebutuhan pokok 30 hari sebelum puasa dengan puasa dan dengan Idul Fitri,” ujar dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (22/5). Sebulan sebelum Ramadan, lanjut dia, peningkatan harga diperkirakan akan berada pada kisaran 4% hingga 11%. Sedan- Harga berbagai kebutuhan pokok di Surabaya hingga kini relatif stabil, bahkan

 ke halaman 11

Puluhan Ribu Kiai Kampung Jatim Dukung Prabowo-Hatta Surabaya, Bhirawa Puluhan ribu kiai kampung yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) mendeklarasikan diri dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 9 Juli 2014. Pasalnya, kedua orang tersebut memiliki kriteria pemimpin yang sesuai dengan keinginan kiai yakni memiliki ketegasan, lu-

 ke halaman 11

Terpengaruh Kampanye Pilpres

Pengumuman UN SMP Terancam Mundur Dindik Jatim, Bhirawa Pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTS, SMPLB dan Paket B/Wustha terancam diundur. Sebab, jadwal pengumuman dipastikan akan berbarengan dengan masa kampanye utama Pilpres Juli 2014. Ini sesuai permintaan Polda Jatim kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim agar jadwal pengumuman UN diundur. Jika tidak dapat diundur, pengumuman bisa diajukan sebelum kampanye utama presiden dimulai. Permintaan ini beralasan, pihak kepolisian ingin fokus pada salah satu agenda pengamanan yang masing-masing sangat penting. Menanggapi hal itu, Kepala Dindik Jatim Dr Harun MSi mengatakan, hingga saat ini belum ada perubahan terhadap

untuk sayur mayur mengalami penurunan karena memasuki musim kemarau. Diperkirakan akan terjadi lonjakan harga berbagai komoditas mendekati Ramadan dan Lebaran 2014.

 ke halaman 11

15 Siswa Banyuwangi Juarai Festival Nasional Musik Tradisi Anak

Siang Tiba di Bandara, Sore Langsung Pentas Karawitan Jatim telah mengoleksi sejumlah trofi dari Festival Nasional Musik Tradisi Anak. Kali ini, trofi itu kembali dibawa pulang dari Jakarta sebagai hadiah untuk Jatim. Ya, itulah buah dari bakat dan kerja keras siswa-siswi asal Kabupaten Banyuwangi yang sukses dinobatkan sebagai penyaji terbaik. Sebagai penghormatan atas prestasinya, para siswa pun langsung diminta tampil dalam pementasan kehormatan membuka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2014. Adit Hanata Utama, Kota Surabaya Kamis (22/5) siang kemarin, 15 siswa asal Banyuwangi baru saja dijemput dari Bandara Internasional Juanda setelah enam hari mengikuti Festival Nasional Musik Tradisi Anak di Jakarta. Mereka tak langsung meluncur pulang meski kerinduan dan rasa bangganya sudah ingin ditumpahkan ke sanak keluarga yang menunggu di rumah. Ini karena sore harinya mereka

harus kembali naik panggung dalam pentas karawitan di Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim di Jalan Jagir Sidosermo Surabaya. Pentas kali ini memang bukan pentas sembarang pentas. Ini adalah pementasan kehormatan dari anakanak Banyuwangi atas prestasi yang telah diraihnya dari Jakarta. Ada

 ke halaman 11 Pementasan kehormatan dalam pembukaan festival karawitan tingkat Jatim.


SURABAYA

2

Jumat Pahing 23 MEI 2014

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

PANGGUNG BIROKRASI

Datangi Kantor ORI

PHRI Akui Hotel Budget Potensial Jadi Tempat Prostitusi PHRI Jatim, Bhirawa Perkembangan hotel budget di Jatim khususnya di Kota Surabaya semakin bertambah banyak, hanya saja keberadaan hotel bertarif murah namun memiliki fasilitas bagus itu dikhawatirkan bisa menjadi tempat prostitusi.Salah satunya peluang bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk menjadikan hotel budget menjadi tempat beroperasi setelah lokalisasi Dolly di tutup pada 19 Juni mendatang. Memang selain memiliki fasilitas yang lumayan mewah juga dibarengi dengan harga yang terjangkau sehingga bisa dijadikan tempat alternatif. “Peluang pontensinya ada, bahkan sebetulnya telah disinyalir ada beberapa hotel terutama non bintang yang sudah melakukan praktek prostitusi terselubung dan mungkin dengan ditutupnya Dolly akan meningkat baik kuantitas, jumlah hotel yang melakukan maupun orang yang terlibat,” ungkap Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim-M Soleh, Senin (19/5). Ia menambahkan, PHRI tidak sebagai regulator sedangkan regulator dipegang penuh pemerintah. Oleh sebab itu apabila ada hotel yang terindikasi maupun disinyalir terlibat protitusi maka PHRI hanya bisa melakukan pendekatan serta mengingat bagi pemilik hotel untuk mentaati peraturan yang berlaku baik di kota maupun kabupaten masing-masing terkait prostitusi maupun teroris dan apabila masih tetap melakukan hal tersebut maka hak keanggotaannya akan dicabut atau dikeluarkan. Sedangkan menurut peraturan PHRI, kualifikasi hotel sebelum disertifikasi harus memiliki peraturan yang dicantumkan di setiap belakang pintu kamar untuk menjaga keamanan dan kenyamanan tamu itu sendiri. “Peraturan di setiap hotel itu ada, seperti dilarang melakukan kegiatan prostitusi, mabuk-mabukan dan narkoba. Disetiap hotel itu ada termasuk hotel berbintang dan itu sudah merupakan standar keamanan, karena dengan adanya prostitusi dikhawatirkan nantinya bisa menganggu keamanan dan kenyamanan Q riq tamu-tamu yang lain,” ujarnya.Q

SP3 Kasus PT Garam, Pakar Hukum Minta Kajati Diganti Kejati, Bhirawa SP3 (Surat Perintah Perhentian Penyidikan) yang dikeluarkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terhadap kasus dugaan korupsi pelepasan lahan PT Garam, mendapat kritikan pedas. Tak tanggung-tanggung, Ahli Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya I Wayan Titib Sulaksana angkat bicara dengan menginginkan Kepala Kejati (Kajati) Jatim Arminsyah diganti dari jabatannya. Tak hanya Kajati, Wayan meminta agar Aspidsus Kejati Jatim Febry Ardiyansah beserta jajaran di unit pidana khusus (pidsus) Kejaksaan diganti semua. Menurut Wayan, pihaknya ingin Kejaksaan Agung (Kejagung) agar menindak tegas sikap Kajati dan pejabat di pidsus yang tidak profesioanl dalam menangani perkara pidana umum. “Kejaksaan terlalu terburu-buru dan terkesan mengejar target untuk proses pengusutannya. Jelas-jelas sudah ada penetapan tersangkanya, lah kok di SP3,” terang Wayan saat dimintai pendapat, Kamis (22/5). Atas SP3 kasus PT Garam, Wayan mengatakan, siapapun patut curiga akan adanya intervensi atas penanganan kasus PT Garam yang berujung pada SP3. Selain itu, Wayan menduga adanya keterkaitan antara Kajati Arminsyah dengan Hartono Tanoesoedibjo, salah satu pemegang saham PT Simtex, pemenang lelang yang kini menguasai lahan milik PT Garam di Salemba, Jakarta. Adanya dugaan itu, Wayan meminta agar Kejagung memberi ketegasan untuk pihak Kejati Jatim supaya mengurusi pidana umum saja. Sebab, dalam menangani urusan pidana khusus, Kejaksaan dinilai tidak becus. “Biar pidana khusus diambil ahli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena kinerjanya cepat dan tepat pada sasarn. Sedangkan Kejaksaan Tinggi Jatim mulai sekarang cukup menangani Q bed urusan pidana umum,” ungkapnya.Q

Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Jatim Muflikul Hadi menerima beberapa pengurus Federasi Serikat Buruh Madani (FSBM) Jatim di Kantor Ombudsman RI (ORI) wilayah Jatim di jalan Embong Kemiri Surabaya, kemarin. Kedatangan mereka meminta bantuan penyelesaian dugaan maladministrasi yang dilakukan pengawas Dinsosnaker Kab Sidoarjo terkait penanganan dugaan pidana Perusahaan Karpet di Tambak Sawah Sidoarjo yang sering melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) kepada karyawannya. trie diana/bhirawa

Pembangunan Smoking Area Masih Sangat Minim

DBHC Tak Optimal Digunakan Pemprov DPRD Jatim, Bhirawa Besarnya Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) Rokok/Tembakau yang diterima Pemprov Jatim tidak optimal dipergunakan sebagaimana mestinya. Salah satunya masih minimnya smoking area ( daerah kushus merokok,red) yang dibuat Pemprov Jatim sebagai salah satu poin penting penggunaan DBHC. Anggota Komisi E DPRD Jatim Heri Prasetyo mengaku prihatin atas fakta tersebut. Padahal mestinya Pemprov Jatim bisa menyisihkan sebagian pendapatan untuk fasilitas tersebut. “Sangat wajar bilamana 50 persen pendapatan dipakai untuk fasilitas kesehatan dan penegakan hukum. Salah satunya ya tempat khusus merokok,”tegasnya politisi asal Partai Demokrat, Kamis (22/5). Sebab, sebagaimana peruntukannya, pajak rokok harus dimanfaatkan dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan ke-

sehatan masyarakat Indonesia. Penggunaaan penerimaan pajak rokok dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat sebagai pengimbang tingkat konsumsi rokok. “Untuk itu, penerimaan pajak rokok akan dikembalikan dan dialokasikan kembali untuk kesehatan masyarakat”jelasnya. Dalam petunjuk teknisnya, lanjut Heri, alokasi dari penerimaan pajak rokok juga harus digunakan dalam pengembangan smoking area secara ideal. “Smoking area itu akan ditempatkan di tempat strategis dengan tambahan fa-

silitas penghijauan sebagai filter polusi akibat asap rokok. Kegunaan lain adalah untuk kegiatan sosialisasi serta membuat iklan layanan masyarakat mengenai bahaya rokok,”tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Harsono belum bisa dikonfirmasi atas fakta tersebut. Namun, sumber di internal Pemprov Jatim berdalih bahwa, sebagian dana bagi hasil pajak rokok telah dimanfaatkan sebagaimana mestinya, kendati tidak dalam bentuk tempat khusus merokok Seperti diketahui, smoking area menjadi barang langka di lingkungan Pemprov Jatim. Dimana tidak semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Jatim yang menyediakan fasilitas tersebut. Dimana sejak Pemkot Surabaya memberlakukan Peraturan Daerah

(Perda) kawasan tanpa rokok (KTR), semua tempat umum, termasuk instansi pemerintahan wajib menyiapkannya. Kewajiban itu berlaku bilamana instansi tersebut berada dalam wilayah Kota Surabaya. Kantor-kantor SKPD milik Pemprov Jatim adalah salah satunya. Nyatanya, semua itu tidak berjalan semestinya. Mereka seolah mengabaikan dengan fasilitas itu. Di kantor sekretariat Gubernur Jatim Jalan Pahlawan misalnya, tak satupun ruang khusus merokok tersedia. Begitu juga dengan sejumlah SKPD yang tersebar di kawasan Jalan Ahmad Yani. Satu-satunya SKPD yang punya ruang tersebut hanyalah Badan Perencanaan dan Pembangunan Provinsi (Bappeprov) Jatim. Itupun kondisinya memprihatinkan. Karena hanya dibuat dari kerangka almunium dengan model terbuka.

Melihat bentuknya, mirip pos satpam atau pos kampling Lebih mempihatinkan lagi, tidak ada fasilitas apapun di dalamnya. Terutama filter udara, sebagaimana umumnya tempat khusus merokok. Bahkan, pada jam-jam tertentu, tempat berukuran 2x3 meter ini digunakan untuk tempat parkir sepeda motor. Fakta ini tentu kontraproduktif dengan dana bagi cukai serta pajak rokok yang begitu besar setiap tahunnya. Pada tahun 2013 lalu misalnya, Jatim mendapatkan Rp1,5 triliun. Uang sebesar itu merupakan bagian dari pendapatan pajak rokok nasional yang diterima negara sebesar Rp.110 Triliun hingga akhir tahun kemarin. Sementara Prmprov Jatim sendiri mendapat jatah Rp435 miliar setelah dibagi rata dengan Kabupaten/Kota di Q cty seluruh Jatim.Q

Sebelas Negara Afrika dan Timur Tengah Kunjungi Surabaya Semua Fraksi Sepakat Raperda Miras jadi Perda

dre/bhirawa

Wali Kota Tri Rismaharini menyampaikan paparan di hadapan delegasi dari Afrika dan Timur Tengah. Pemkot Surabaya, Bhirawa Sebanyak 24 pejabat tingkat menengah dan tinggi dari 11 negara di Afrika dan Timur Tengah berkunjung ke balai kota Surabaya, Kamis (22/5). Lawatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia, Africa and Middle East Technical Cooperation Program on Good Governance (IAMTCPGG) yang diselenggarakan pada 19-23 Mei 2014 di Jakarta dan Surabaya. Negara-negara yang mengirimkan wakilnya di antaranya,

Palestina, Yaman, Sudan, Liberia, Mozambique, dan Gambia. Serta ada pula Madagaskar, Tunisia, Libya, Irak, dan Mesir. “Forum ini akan fokus pada topik reformasi birokrasi, peningkatan akuntabilitas, pemberantasan korupsi, dan pelibatan masyarakat dalam peningkatan tata kelola pemerintahan,” kata Febri A. Ruddiyard, Direktur Timteng Kementerian Luar Negeri (kemenlu) RI. Dia melanjutkan, momen ini dimanfaatkan para peserta

sebagai ajang saling bertukar pengalaman. Di Indonesia, pemerintah daerah dipandang sebagai ujung tombak implementasi good governance. Oleh karenanya, delegasi dari Afrika dan Timur Tengah diajak melihat secara langsung penerapannya di masing-masing kota. Dikatakan Febri, pemilihan Kota Surabaya dan Wali Kota Tri Rismaharini sebagai narasumber berdasarkan seleksi oleh kemenlu dan kementerian pendayaagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (kemenpan dan RB). Hasilnya, Surabaya memang dinilai layak dijadikan lokasi best practice bagi para delegasi. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Risma memaparkan hal-hal apa saja yang sudah ditempuh pemkot demi menyelenggarakan pemerintahan yang baik. Salah satu caranya yakni dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan seluruh manajemen perkotaan. “Dengan pemanfaatan teknologi, kinerja pemerintahan kini menjadi lebih efisien secara waktu dan hemat dari segi anggaran,” ujarnya. Pengusulan pembangunan pun sekarang diajukan secara elektronik melalui e-musrenbang.Q dre

DPRD Jatim, Bhirawa Sepuluh fraksi menyatakan mendukung Raperda Pengendalian Minuman Beralkhohol(Miras) dibahas menjadi Perda, meski berlawanan dengan eksekutif. Sebelumnya Gubernur Jatim, Soekarwo menyatakan keberatan terhadap keberadaan Raperda tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda) karena kewenangan mengenai hal itu ada di pemerintah kabupaten/kota. Juru Bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP), Saleh Ismail Mukadar mengatakan Fraksi PDIP mendukung ditetapkan raperda Peredaran Minuman Beralkohol menjadi Peraturan Daerah (Perda). “Kami meminta kepada anggota Balegda agar tetap membahas dan menyelesaikan Raperda Peredaran Minuman Beralkohol menjadi Peraturan Daerah (Perda),” ujarnya, Kamis (22/5). Ia menjelaskan Raperda alkohol ini penting dijadikan perda karena perda ini nanti dapat menjaga ketertiban umum khususnya perlindungan terhadap masyarakat. Lebih lanjut dengan adanya Perda ini diharapkan akan memberi sanksi administrasi dan pidana yang akan memberi efek jera kepada pelaku, baik pembuat maupun mereka yang mengkomsumsi. Sementara itu Juru bicara Fraksi Golkar H.M. Muchtar SIP,MBA mengatakan Raperda Peredaran Minuman Beralkohol menjadi Peraturan Daerah (Perda) agar tetap dilanjutkan pembahasannya, karena Perda nantinya juga berlaku mengikat bagi pengusaha, elemen masyarakat, dan Pemda di kabupaten/kota di Jatim. “Yang pasti dengan perda ini ada upaya provinsi untuk turut mengendalikan yang fokusnya pada wilayah produksi dan peredarannya, sehingga peredaran tidak menjadi meluas dan pelanggaran dapat ditekan seoptimal Q cty mungkin,”ujarnya.Q

Bahaya Miras dan Narkoba Diedukasi Lewat Kesenian Teater Bahaya oplosan minuman keras, narkoba, HIV/AIDS, korupsi dan peredaran uang palsu yang tengah marak di negeri ini dihadirkan dalam dua pementasan Teater yang dipentaskan keliling dua kota di Jawa Timur oleh Teater Lingkar Surabaya. naskah ‘Peldoi Setan’ yang diangkat dari ide gagasan dan naskah ‘Malam Botak’ yang memperkuat karakter keaktorannya. Kedua naskah yang bersinergi dan mampu mengedukasi masyarakat dengan suguhan dan sentuhan seni dengan gaya ‘Pledoi setan’ karya M. Afrizal Jijay Akbar sekaligus mensutradarai pementasan. Dan naskah ‘Malam Botak’ karya A.B Asmarandana di sutradarai oleh Syarif ‘Tebo’ Wadja Bae. Pementasan yang digelar di Gedung Kesenian Mbatu Aji Kota Wisata Batu, Rabu (14/5), dan Gedung Kesenian Cak Durasim Jawa Timur, Rabu (21/5) juga menggandeng berbagai sponsor pendukung seperti dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta sponsor pendukung yang lainnya. Menurut sutradara pementasan ‘Pledoi Setan’, M. Afrizal

Jijay Akbar, pementasannya menceritakan surga yang menjadi tempat Adam, Hawa dan setan yang harus menyembahnya. Seperti yang dijelaskan dalam Alquran bahwa setan menentang perintah Tuhan saat diminta bersujud pada Nabi Adam. Karena itulah, Tuhan mengutuk para setan dan setanpun bersumpah akan menggoda anak cucu Adam hingga hari kiamat. Hingga saat itu muncullah larangan Adam dan Hawa memakan buah khuldi yang menjadi simbolik dari surga. Tetapi kami tidak menampilkan khuldi dalam bentuk buah, melainkan dalam bentuk tarian. “Tarian-tarian itulah yang menggoda membuat Adam dan

Hawa diturunkan di bumi dan setan terus menghasut manusia sampai hari akhir,” katanya. Kemudian Adam dan Hawa diturunkan ke bumi karena membangkang perintah Tuhan. Tetapi ternyata, faktanya manusia lebih sesat daripada godaan setan, dan setan merasa resah karena menganggur. “Setelah itu adegan warung kopi, dimana adegan ini dikemas dengan gaya ludrukan yang menggelitik para penonton. Disitulah para setan menunaikan sumpahnya bahwa akan menggoda anak cucu Adam hingga hari pembalasan yang menghasut manusia,” katanya. Manusia juga lebih menuhankan setan dibandingkan Tuhannya melalui jimat. Setan pada akhirnya bertanya mengajukan pembelaan diri dalam bentuk pledoi setan dan bertanya pada manusia, “Saya setan, Anda siapa?” “Naskah ini mencoba mengingatkan manusia akan tugas dan fungsinya. Jadi manusia jangan kesetanan dan kembali ke relnya

geh/bhirawa

Pementasan Teater Lingkar Surabaya dengan judul Pledoi setan dan Malam Botak yang di gelar di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya, Rabu malam (21/5) yang sebelumnya di pentaskan di gedung Kesenian Mbatuaji Kota Wisata Batu. yaitu ke jalan sebagai manusia yang berakal dan menghindari miras oplosan, HIV/AIDS, pengedar Upal dan anti korupsi,” ujarnya. Ketua Umum UKM Teater Lingkar Enny Suryani mengatakan, menandai usia Teater

Lingkar yang ke-17, pihaknya kembali mengadakan program tahunan pentas keliling. Setelah di tahun pertama pentas di Solo, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, maka kota berikutnya yaitu Bandung, Jawa Barat. Kemudian

di tahun ketiga, Teater Lingkar mendapat kesempatan tampil di Kota Batu. Lewat pentas ini, dia melanjutkan, pihaknya berusaha menyajikan pertunjukan yang edukatif. Sarat akan pesan moral untuk para penonton.“Proses panjang pentas keliling juga merupakan bentuk kekhawatiran kami, mengingat saat ini beberapa media televisi kian gencar menghasilkan produk hiburan yang cenderung instan nyaris tanpa pesan,” katanya Enny. Pimpinan Produksi Teater Lingkar, MS Hadiarsa, mengatakan, persiapan pementasan dilakukan selama lima bulan terakhir. Persiapan dilakukan termasuk pemilihan naskah. Dari sekian naskah yang ada, dipilihlah dua naskah yaitu “Malam Botak” dan “Pledoi Setan”. Dia menambahkan, dua pementasan yang digelar malam ini karena pihaknya ingin memberikan spirit agar generasi muda tidak menggunakan narkoba,oplosan, HIV/AIDS, dan melakukan Q geh tindakan korupsi.Q


SURABAYA

Jumat Pahing 23 MEI 2014

3

Diklat Pra Jabatan Golongan II Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf didampingi Kabid PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Jatim Nasor SH MM dan anggota BKOW Jatim lainnya menghadiri acara Pelatihan dan Peningkatan Mutu Belajar Mengajar Guru PAUD/Kelompok Bermain, di Graha Wicaksana Praja Kantor Gubernur Jatim, Kamis (22/5). trie diana/bhirawa

BKOW Jatim Tingkatkan Mutu Guru PAUD Pemprov, Bhirawa Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/Kelompok Bermain, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jatim menggelar pelatihan dan peningkatan mutu guru. Kegiatan yang pertama kali digelar ini diikuti sebanyak 156 peserta dari berbagai wilayah di Jatim. Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim, Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf menuturkan, pendidikan anak usia dini ditujukan untuk membangun tumbuh kembang otak anak, sehingga siap menghadapi pendidikan lebih lanjut. Oleh karena itu, pendidikan pada

jenjang ini dinilai sangat penting dan perlu dilakukan pada anakanak usia 0 – 5 tahun. “Untuk itu kami menggelar acara ini, tujuannya agar dapat meningkatkan kualitas belajar mengajar penyelenggara PAUD,” kata Fatma, disela-sela acara Pelatihan dan Peningkatan Mutu Belajar Mengajar Guru PAUD/Kelompok Bermain, di Graha Wicaksana Praja Kantor Gubernur Jatim, Kamis (22/5). Dijelaskan, anak punya hak mendapatkan pendidikan secara baik dan benar, terlebih saat usia emas yakni 0-5 tahun. Dimana pada usia ini otak anak butuh rangsanga yang positif, sehingga bisa menghasilkan generasi muda ung-

gulan yang mampu mengikuti perkembangan jaman. “Tanpa meninggalkan peran guru di sekolah, orang tua juga mempunyai peran sangat penting dalam membentuk karakter anak. Salah satunya memberikan dasar pendidikan dan mental yang kuat dan mandiri,” tutur istri Wakil Gubernur Jatim, Drs H Saifullah Yusuf ini. Lebih lanjut dikatakannya, pelatihan untuk guru PAUD/Kelompok Bermain ini sangat penting dilakukan secara terus menerus, untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam mengajar sehingga kualitas guru PAUD di Jatim Q iib terus meningkat.Q

PNS Harus Profesional dan Disiplin Badiklat Jatim, Bhirawa Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa dikatakan profesional jika sudah mengimplementasikan kedisiplinan dalam menjalankan tugasnya. Oleh sebab itu peserta Diklat diharapkan bisa mengaplikasikan hasil pelatihan, antara lain disipilin, kerjasama, dan etika perilaku yang baik di tempat asalnya. Demikian sambutan tertulis Kepala Badan Diklat Prov Jawa Timur yang dibacakan Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan, Bagus Pudjiono, saat menutup Diklat Prajabatan Golongan II angkatan 685, 686 dan Golongan I Angkatan 151 serta 152 di Badiklat Jawa Timur, Kamis (22/5). Dikatakannya, alumni Diklat setelah kembali ke tempat kerjanya harus bisa mengubah pola pikir dengan hidup harus berguna bagi orang lain yang menginginkan pelayanan. Kemudian setelah kembali ke tempat kerjanya perbaiki organisasi lingkungan kerja dengan sebaik mungkin. Dikatakannya, dengan bekal disiplin dan profesional yang diperoleh dari diklat prajabatan tersebut para alumni diklat bisa meningkatkan kariernya di masa mendatang. Diharapkan pula mampu menanamkan budi pekerti yang baik, karena dengan begitu akan disambut baik di lingkungan kerja. ”Kepada alumni Diklat setelah meninggalkan tempat pendidikan dan pelatihan ini untuk kembali ketempat tugas agar apa yang diperoleh dari tempat pelatihan selama 16 hari ini diterapkan ditempat tugasnya,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, ilmu pe-

ngetahuan dan wawasan, pembinaan mental, dan sikap perilaku yang sudah didapat dari pelatihan juga harus bisa dijalankan di tempat kerjanya. Diklat prajabatan ini merupakan bagian penting dalam rangka membentuk sosok CPNS memperoleh wawasan yang luas tentang kebangsaan. Selain itu PNS juga harus mempunyai kepribadian yang baik, memiliki pengabdian, dan kinerja yang berorientasi pada pelayanan. “Pada prisipnya materi yang diberikan selama diklat 16 hari untuk menjangkau kopetensi dasar yang harus dimiliki oleh semua aparatur, tuturnya. Oleh karena itu muatan yang terkandung dalam Diklat tidak hanya menekankan pada kemampuan akademis semata namun juga pada sikap mental dan pola perilaku disiplin dan kerja sama serta prakarsa. Dalam kelulusan Diklat ini peserta telah memenuhi salah satu persyaratan administrasi yang ditetapkan untuk menjadi PNS penuh. Namun selembar surat tanda tamat pendidikan tidak serta merta menjamin untuk menjadi sosok aparatur yang profesional namun ada beberapa prinsip kedisipinan yang merupakan cerminan keproQ wwn fesionalan seseorang.Q

Kinerja Puskesmas Siwalankerto

Layanan 24 Jam dengan Rawat Inap Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Siwalankerto membuka pelayanan 24 jam dan rawat inap. Puskesmas yang berada di perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo ini menjadi magnet bagi masyarakat Siwalankerto dan sekitarnya. ‘’Kita melayani pasien dalam sehari rata-rata 150 orang dan yang datang tidak hanya dari daerah Siwalankerto melainkan dari luar Siwalankerto

(Waru, Aloha red),’’ ujar Kepala Puskesmas Drg. Rini Budiati. Rini menyatakan, pelayanan 24 jam dan rawat inap ini merupakan instruksi dari Dinas Kesehatan Surabaya. Menurutnya, berdasarkan SK dari Dinkes Kesehatan

Surabaya bahwa Puskesmas Siwalankerto dapat membuka pelayanan selama 24 jam dan memberikan pelayanan rawat inap persalinan serta UGD.“Jika ada pasien yang emergency bisa langsung dibawa ke sini (Puskesmas, Red), kita akan observasi apakah perlu kita rawat, rawat jalan, atau dirujuk,” tukasnya. Lebih lanjut Rini menyatakan, selain membuka pelayanan 24 jam dan rawat inap, Puskesmas Siwalankerto juga melayani persalinan. Puskesmas yang sebel-

umnya menjadi Puskesmas Pembantu dari Puskesmas Jemursari ini menyediakan tiga kamar nifas. Tiga kamar nifas ini diambil dari nama pahlawan wanita, seperti Dewi sartika, Cut Nyak Dien dan R.A Kartini. ‘’Ruangan kamar pun dibuat senyaman mungkin dan dan terjaga kebersihannya. Ditambah dengan dengan ruangan khusus untuk proses persalinan. Belum lagi ditunjang dengan sarana dan pra sarana nya memadai,’’ Q dna tuturnya.Q

Pelayanan yang diberikan Puskesmas Siwalankerto kepada pasien.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Jawa Timur, Dra Hj Nina Soekarwo berhasil mengumpulkan donasi sekitar Rp763,5 Juta untuk penderita kanker. Donasi sebesar itu, berhasil dikumpulkannya saat menyelenggarakan konser amal di Grand Ballroom Sheraton Hotel & Towers Surabaya, Rabu (21/5) malam.

D

onasi tersebut akan di gunakan bagi penderita dan pejuang kanker dibawah naungan YKI Jatim. Bude Karwo, sapaan akrab Nina Soekarwo mengatakan, tujuan diadakannya konser ini karena banyak dari elemen masyarakat mulai dari pengusaha, pejabat, pimpinan perusahaan, birokrat hingga anggota DPR RI tergerak hatinya untuk membantu penderita kanker. Menurutnya, kekuatan hati masyarakat yang peduli terhadap penderita kanker begitu tinggi. Banyak dari kalangan pengusaha dan pejabat mendonasikan sebagian uangnya sebagai bentuk kepedulianya terhadap penderita kanker. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk konser amal yang luar biasa dan dikemas dalam bentuk kegiatan kemanusian dengan tujuan mengetuk hati masyarakat untuk tergerak memberikan donasi kepada pen-

derita kanker. Ini karena, banyak penderita kanker datang dari keluarga kurang mampu.” ujarnya. Ia menambahkan, YKI Jatim telah memiliki rumah singgah. Meski demikian, rumah singgah ini perlu dilengkapi sarana dan prasarana pendukung, semisal peralatan-peralatan yang mendukung proses penyembuhan penyakit kanker. Ia berharap agar penderita kanker yang singgah maupun berobat jangan sampai terlambat hingga stadium lanjut tiga. Karena, jika penderita kanker sudah memasuki stadium lanjut akan membutuhkan biaya lebih mahal. Selain itu penanganannya juga lebih kompleks sehingga menjadi tambahan beban bagi keluarga. “Rata-rata sebanyak 50 persen mereka yang datang ke YKI Jatim adalah mereka yang telah memasuki stadium lanjut,”imbuhnya. Pada kesempatan itu, Bude Karwo juga menjelaskan peran YKI Jatim dalam menyosialisasikan penyakit

Ketua YKI Jatim, Dra Hj Nina Soekarwo MSi, menerima donasi untuk YKI Jatim di acara Benefit Concert singing for cancer fighters di Hotel Sheraton Surabaya, Rabu malam (21/5). kanker ke masyarakat hingga ke daerah pelosok. Dengan menggunakan mobil kanker yang dilengkapi perlengkapan deteksi dini bagi penderita telah mampu menjangkau masyarakat yang ada di pedalaman. Bahkan, tidak jarang YKI menjemput pasien yang

tinggal dipelosok hingga daerah gunung diajak untuk berobat. Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo yang ikut hadir pada konser tersebut mengatakan, Pemprov Jatim menyampaikan rasa terima kasih dan memberikan penghargaan tinggi

atas terselenggaranya konser amal bagi penderita kanker. Ia menegaskan, peranan YKI Jatim dalam memerangi penyakit kanker tidak perlu diragukan lagi. YKI merupakan relawan kemanusiaan yang bekerja dengan hati membantu pen-

Suasana acara Benefit Concert Singing for Cancer Fighters di Hotel Sheraton Surabaya, juga di hadiri Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo SH, Mhum

dna/bhirawa

derita kanker yang tidak tersentuh oleh bantuan dari siapapun termasuk pemerintah. “Kegiatan ini menggambarkan, bahwa kerja keras YKI Jatim, murni tulus dari dalam hati disertai kepedulian yang tinggi membantu penderita kanker. Penderita kanker adalah mereka yang berada di pinggiran dan tidak tersapa oleh lingkungan bahkan negara. Konser amal ini merupakan kegiatan hati membantu masyarakat kurang mampu,” jelas Pakde Karwo sapaan akrabnya. Sementara itu, Ketua Panitia konser amal yang bertajuk Executive Voice Benefit Concer: Singing for Cancer Fighter Amy Pangkey mengaku sangat bangga atas terselenggaranya acara ini. “Kami sangat bangga, bahagia dan bersyukur atas kemurahan hati dari donator yang mendonasikan hartanya untuk membantu sehingga bermanfaat bagi penderita kanker di Jatim,” ujarnya. Total sumbangan yang sudah terkumpul sekitar Rp763,5 juta. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp218 juta digunakan untuk pembangunan rumah singgah. Dalam acara yang dipandu oleh Anggota DPR RI Indah Kurnia, tamu dan undangan diajak ikut berbagi menjadi donatur bagi penderita dan pejuang kanker yang ada di bawah YKI. Bahkan, Bude Karwo berkesempatan menyumbangkan suara emasnya lewat salah satu lirik lagu yang berjudul “ When I Fall Q hms* In Love dari Nat King Cole.Q


OPINI

4

Masa Depan Program Mobil Nasional (2 – habis)

Tajuk

Problem Vaksin Anti MERS

PEMERINTAH dan masyarakat Indonesia mestilah mewaspadai virus corona MERS yang menjangkiti warga Arab Saudi. Walau kewaspadaan tidak perlu berlebihan, sampai membatasi hak warga negara untuk menunaikan umroh atau haji. Sindrom pernafasan Timur Tengah (Meaddle East Respiratory Syndrome, MERS) belum ditemukan vaksin penawarnya. Tetapi setidaknya, penularan bisa dihindari dengan berbagai metode kekebalan dan kebugaran. Setiap bulan tak kurang dari 150 ribu muslim Indonesia menunaikan ibadah umroh. Jika ditambah jamaah haji (dengan kuota 230 ribu orang), jumlah orang Indonesia yang bepergian ke Arab saudi, tentu lebih dari 2 juta per-tahun. Itu tidak termasuk TKI dan TKW yang sudah bermukim di Arab Saudi (jumlahnya sekitar 200-an ribu. Karena itu kekhawatiran harus dilakukan dengan aksi program promotif preventif. Sejak beberapa dekade lalu, Indonesia sudah biasa dengan aksi promotif preventif terhadap setiap calon jamaah umroh dan haji. Misalnya dengan suntik kekebalan, sebagaimana kewaspadaan terhadap gejala meningitis. Hal yang sama, menyuntikkan vaksin anti-corona, seyogianya dilakukan sejak menjelang keberangkatan. Ada penyakit, pasti ada obat penyembuhannya, kecuali ajal. Begitulah agama (dan keyakinan) mengajarkan. Seluruh umat manusia, termasuk tenaga paramedis juga meyakini hal itu, sekaligus sebagai upaya maksimal dan pengharapan. Tetapi kenyataannya, Indonesia belum mampu benar memproduksi vaksi yang lolos persyaratan halal dari MUI. Ini menjadikan masyarakat belum memperoleh perlindungan memadai atas program preventif promotif kesehatan. Indonesia dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia (210 juta jiwa) seharusnya memiliki program promotif preventif yang sesuai dengan syariat Islam. Halal, menjadi prasyarat utama. Itu merupakan kewajiban pemerintah, sebagaimana diamanatkan dalam muqadimah UUD 1945 alenia ke-4: “... Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.” Bahkan preambule UUD itu di-breakdown pada batang tubuh pasal 28H ayat (1) menjadi hak warga negara. Secara tekstual dinyatakan: “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.” Maka menjadi kewajiban negara melindungi setiap warga negara, dimanapun berada. Harus dipastikan, setiap warga negara aman dari penyakit menular dengan penyediaan vaksin, Maka vaksin yang halal menjadi keniscayaan disediakan. Tidak penting diproduksi di dalam negeri maupun diimpor. Tetapi masalahnya, vaksin anti-corona belum lolos sertifikasi halal. Terdapat adagium syariat Islam, bahwa memakan panganan haram dibolehkan dalam keadaan darurat kelaparan yang menyebabkan kematian dan tiada alternatif. Tetapi ancaman datangnya penyakit tidak dapat di-nisbat-kan sebagai tragedi kelaparan. Sudah setahun ini, badan kesehatan yang dibawahkan PBB WHO (World Health Organization) mensinyalir berkembangnya virus corona, semacam virus penyakit SARS. Virus ini (biasa disingkat NcoV) menyebabkan pneumonia hingga gagal ginjal, diketahui dapat menular antar-manusia. Data WHO, sejak 2012 telah terjadi 65 kasus di seluruh Eropa dan Timur Tengah dengan 18 kematian. Sehingga upaya pencegahan bersifat promotif preventif, tidak dapat menggunakan obat haram. Melainkan harus dijamin halal, berdasarkan sertifikat MUI. Ini sudah dilakukan terhadap 3 jenis vaksin meningitis impor yang disuntikkan untuk jamaah haji. Setelah dilakukan audit kimia ke-halal-an, satu jenis vaksin dinyatakan haram (dari Glaxo Smith Kline, GSK, Belgia). Sedangkan dua lainnya, Novartis Vaccine and Diagnotis S.r.l, dari Italia, serta dari Zheiyiang Tianjuan China, dinyatakan halal. Vaksin Corona yang halal, menjadi tantangan sekaligus kewajiban pemerintah untuk menyediakan. Toh sudah biasa, jamaah haji maupun umroh tidak akan memperolehnya secara gratis, melainkan dibeli. Syukur, pemerintah Arab Saudi, menyatakan bahwa corona tidak menjalar ke wilayah Mekah, Madinah, dan Jeddah. 

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Demi Koalisi dan Pilihan Terbaik

DARI proses politik yang terjadi menuju Pilpres, kita akhirnya maklum, betapa semua calon presiden kini tak satu pun yang mantap pilihannya. Keragu-raguan dan kehatihatian menjadi tipis sekali. Bahkan Aburizal Bakrie yang menjadi calon presiden Partai Golkar pun dari hari ke hari kian ragu atas pilihan partainya sendiri. Orang yang semula begitu ngotot menjadi calon presiden, bisa tiba-tiba menyatakan cukup menjadi calon wakil presiden. Bahkan bisa jadi ia menyatakan tidak akan menjadi apa-apa. Peristiwa ini juga kian menegaskan bahwa pemilihan umum legislatif dengan pemilihan presiden memang berbeda. Pemilihan presiden murni memilih tokoh. Tak mesti partai yang meraih suara banyak, bisa dengan mudah menggulirkan ketua umum partainya atau jagoannya sebagai calon presiden. Golkar adalah sebuah contoh. Peraih suara kedua setelah PDIP ini, hingga detik ini masih bingung dengan pilihan politiknya. Padahal, sebelum pemilihan umum legislatif, Aburizal Bakrie sangat mantap maju sebagai calon presiden. Ada juga calon presiden yang menampakkan ketipisan antara sikap tegas dan tangkas dengan grusa-grusu. Prabowo Subianto adalah tipikal tokoh seperti itu. Di satu sisi ia sigap menerima lamaran partai politik mana pun yang datang kepadanya. Dengan menyetor nama calon wakil presiden sekali pun. Alhasil, Prabowo harus menyeleksi sendiri calon wakil presidennya tanpa proses konvensi atau permufakatan yang memadai. Joko Widodo pun seperti itu. Awalnya seolah dia sudah mengantungi calon wakil presiden. Namun tunggu punya tunggu , ternyata hingga hari pendaftaran calon presiden, sang calon wakil presiden tak muncul-muncul juga. Memang ada syarat besar bahwa calon wakil presiden harus cocok dengan presidennya karena itu calon presidenlah yang menentukan sendiri siapa wakilnya. Namun, dalam proses penentuan calon wakil presiden di Indonesia, tampak bahwa semua calon presiden memang sulit sekali menentukan pilihan. Kalkulasinya menjadi sangat rumit karena berbagai hal. Semua calon presiden pasti memperhitungkan apakah lima tahun ke depan calon wakil presidennya tidak akan “menikamnya” dengan maju sebagai presiden. Apakah popularitas calon wakil presiden memadai? Belum lagi perhitungan “klasik” politik kita yang selalu mewacanakan “orang Jawa” dan “non Jawa”. Nama dan alamat Ada di redaksi

HARIAN

PENDIRI : Alm. H. Moch. Said DEWAN PENASIHAT: Dahlan Iskan, Dr. H Sjahrazad Masdar, MA, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK Ali Salim

Jumat Pahing 23 MEI 2014

Mewaspadai ‘Penumpang Gelap’ Mobil Nasional Bahwa mobil Esemka-nya Jokowi atau mobil listrik Dahlan Iskan bersama Pandawa Putra Petir-nya memang belum mampu memenuhi harapan kita bahkan nyaris nasibnya kini dilupakan. Namun kita sungguh berharap kondisi tersebut tidak memupuskan semangat para putra-putra terbaik negeri ini untuk memberikan karya dan inovasi terbaiknya.

H

arus kita akui, terlepas dari kontroversi yang ada, kehadiran mobil Esemka telah mampu memacu para siswa SMK untuk berlomba menghasilkan karya dan inovasinya. Kita juga harus terus merawat budaya inovasi yang tengah bersemi dan berkembang di kampus-kampus untuk mengembangkan riset tentang karya otomotif. Bahwa ada pihakpihak yang mendapat keuntungan atau mengambil keuntungan atas karya mereka tentu itu tidak boleh mematahkan semangat untuk terus berkarya dan berinovasi. Masyarakat dan utamanya media nampaknya juga harus kritis dalam melihat dan memberitakan sesuatu. Kita masih ingat betul betapa media mengelu-elukan Jokowi saat memunculkan mobil Esemka dulu. Rasanya di mata media saat itu tak boleh ada pihak yang mengkritik Jokowi karena dianggap telah berjuang untuk membangkitkan semangat mencintai tanah air. Namun sayangnya, ketika Jokowi sudah di puncak popularitas apa yang dulu diperjuangan dan telah mengantarkannya di puncak popularitas nasibnya (mobil Esemka, red) nyaris tak terdengar. Bahkan dalam kampanye Pilpres pun Jokowi tidak lagi menyebut mobil Esemka apalagi mobil nasional. Padahal logikanya, ketika nanti menjadi Presiden maka kebijakan untuk mewujudkan mobil nasional akan sangat menentukan kalau memang benar-benar ingin mewujudkannya. Berkaca dari pengalaman tersebut, hemat penulis, publik memang harus selalu mewaspadai bahwa akan selalu ada ‘penumpang gelap’ dalam setiap kebijakan. Dalam konteks mobil nasional, baik mobil nasional yang berbasis konvensional yakni yang masih memakai BBM maupun yang menggunakan mobil listrik dapat ditemukan dua tipe ‘penumpang gelap’ yang patut diwaspadai. Pertama, adalah penumpang yang memang ingin mencari gratisan dari program yang ingin dijalankan. Dalam konteks mobil nasional, maka penumpang gelap

Sejak kemunculan pertamanya, mobil listrik memang digadang-gadang akan menjadi terobosan dunia otomotif di masa depan karena profilnya sedalam hal ini adalah suai dengan dunia mereka yang mencoba yang semakin lama memanfaatkan program semakin memerlumobil nasional untuk kan solusi berkenOleh : meraup keuntungan dara yang ramah Wahyu Kuncoro SN baik materi maupun lingkungan. Keungsekadar popularita poligulan dari mobil listik. Penumpang gelap trik sangat banyak, yang masuk tipe ini juga mereka selain ramah lingkungan juga yang secara ekonomi mendapat kedapat memberikan solusi akan untungan lewat proyek-proyek yang semakin membengkaknya subsidi mengiringi maupun kegiatan lain untuk BBM. yang menghasilkan rupiah dengan Dalam upaya menghadirkan mengatasnamakan pengembangn mobil listrik nasional, rasanya mobil nasional. patut kiranya untuk belajar deKedua, penumpang tipe ini ngan Bangsa Cina. Menyadari adalah penumpang yang ikut kian menipisnya pasokan energi terlibat dalam program ini tetapi yang dimiliki plus dampak polusi bukan untuk mendorong tetapi yang diakibatkan oleh knalpot justru mengganggu. Bahkan bumobil dan kendataraan motor kan tidak mungkin untuk memberbahan bakar minyak, Cina sebelokkan arah agar tidak bisa cara tegas sudah melarang motorsegera sampai tujuan. Artinya, motor berbahan bakar minyak program mobil nasional yang melintasi kota macam Beijing dan ada penumpang gelapnya tipe Xianment. Sehingga kalau pun ini akan terancam layu sebelum ada sepeda motor berkeliaraan di berkembang. Bahwa dalam konkota-kota besar di Cina maka yang teks mobil nasioal sesungguhnya ada adalah motor listrik. Artinya, tantangan yang nyata tetapi Beijing sudah melangkah lebih tidak terlihat adalah masuknya dulu dalam mempopulerkan kenkepentingan-kepentingan asing daraann berbasis energi listrik. dalam industri otomotif di tanah Selain itu, Cina kini juga tengah air. Jumlah penduduk Indonesia membidik untuk menjadi negara yang lebih dari 250 juta ini sungpenghasil baterei listrik terbesar guh merupakan pasar yang empuk di dunia. Artinya, Cina sudah mebagi industri otomotif dunia untuk nyadari bahwa teknologi berbasis memasarkan produknya. Kepenenergi listrik di masa depan akan tingan-kepentingan asing yang akan prospektif, dan Cina sudah tidak menginginkan bangkitnya memilih aspek yang akan digarapindustri otomotif nasional bisa jadi nya yakni baterei listrik. Lima taakan memainkan pengaruhnya hun ke depan China akan menjadi melalui para penumpang gelap negara pemimpin produsen batini. Oleh karena itu sungguh bisa erai mobil listrik terbesar di dunia. dipahami mengapa upaya untuk Karena fasilitas produksi baterai mewujudkan mobil nasional cendi China akan efektif beroperasi derung menghadapi problem dan pada 2015. Dalam situasi seperti hambatan yang lagi-lagi dibuat itu, maka keinginan bangsa Indooleh kita sendiri. Andai saja semua nesia untuk mewujudkan mobil pihak dan stakeholders memiliki listrik ini tentu harus secara sesatu mimpi yang sama, maka kerius dan konsisten diwujudkan. inginan bangsa ini untuk dapat Kalau tidak maka akan semakin memiliki mobil nasional tentu butertinggalah negeri ini dalam hal kan sesuatu ang berlebihan dan teknologi otomotif. mengada-ada. Kuncinya adalah bersediakah para pemimpin dan Momentum Kebangkitan elit politik kita bersikap dan Bahwa terlepas dari segala bertindak untuk kepentingan pengalaman pahit tersebut tetanasioaal.

plah harus selalu disemaikan optimisme bagi bangsa ini untuk terus melangkah maju ke depan. Sekali lagi, potensi bangsa ini sungguh luar biasa. Rasanya tidak ada teknologi yang tidak bisa dikuasi oleh anak-anak bangsa ini. Lihat saja, berbagai piala dan penghargaan berbagai ajang kompetisi yang mengadu kecerdasan dan ketrampilan Iptek kerap disumbangkan pelajar dan mahasiswa yang bertanding. Kondisi inimembuktikan bahwa potensi SDM yang dimiliki bangsa ini tidak kalah dibanding dengan Negara-negara maju di dunia. Hanya sayangnya memang potensi-potensi tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh bangsa ini. Bangsa ini sungguh butuh pemimpin yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kebangkitan Indonesia. Butuh seorang pemimpin yang mau memberikan panggung bagi putra-putri terbaik bangsa ini. Bukan pemimpin yang justru memberi karpet merah kepada asing untuk menguasai bangsa ini. Lambannya mewujudkan mobil nasional adalah indikasi nyata betapa para pemimpin ini tidak secara sungguh-sungguh ingin mewujudkannya. Kendalanya bukan karena bangsa ini tidak mampu, tetapi adalah ka rena pemimpinnya yang tidak bisa menolak tekanan industri otomotif asing yang akan kelabakan ketika Indonesia memiliki produk mobil nasional. Maka pertanyaannya adalah, harus sampai kapankah bangsa ini hanya jadi pasar bagi produk-produk Iptek bangsa lain, padahal bangsa ini punya potensi untuk membuatnya sendiri? Lantaran itu, momentum Pemilihan Presiden mendatang harus mampu menghasilkan seorang pemimpin yang tidak butuh lagi pencitraan, tetapi pemimpin yang memiliki tekad kuat untuk mengangkat martabat bangsa ini. Pemimpin yang berani menantang dunia untuk kepentingan rakayat dan bangsanya. Dalam konteks pengembangan Iptek, kita butuh Presiden yang berani pasang badan untuk membentgneg kreasiu dan inovasi anak negeri ini dalam berkarya. Wallahu’alam Bhis-shawwab Wartawan Harian Bhirawa ; Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya

Resensi Buku :

S

Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga

unan Kalijaga merupakan nama salah seorang Wali Sanga yang sangat terkenal pada masyarakat Jawa. Meski demikian, sangat sedikit orang yang mengetahui ajarannya. Umumnya hanya mengetahui sebatas warisan karyanya berupa tembang, antara lain tembang “Ilir-ilir” yang biasa dinyanyikan anak-anak di Jawa. Nama kecilnya adalah Raden Syahid. Anak adipati Tuban bernama Tumenggung Wilatikta atau Aria Teja (IV) yang merupakan keturunan dari Aria adikara atau Ranggalawe, salah seorang pendiri kerajaan Majapahit. Ketika ia lahir, Majapahit sudah mulai surut sedangkan kesejahteraan masyarakat sangat memprihatinkan. Kondisi demikian rupanya menumbuhkan keprihatinan di hatinya, terlebih sang ayah tidak dapat berbuat apa-apa mengingat posisinya hanya sebatas raja bawahan. Maka jalan pintas pun dilakukannya dengan menjadi maling cluring, sebutan kepada pencuri yang membagikan hasil curiannya kepada orang miskin. Seperti sosok Robin Hood dalam cerita masyarakat Britania. Akibatnya, ia diusir dari istana kadipaten. Namun hal itu tidak membuatnya jera, sambil mengembara ia tetap melanjutkan aksinya. Hingga akhirnya bertemu dengan seorang lelaki tua yang kelak diketahui bernama Sunan Bonang. Pertemuan legendaris inilah yang mampu mengubah jalan hidup sang Raden, sehingga tercerahkan dan menjadi salah satu wali penyebar agama Islam terpopuler. Nama Kalijaga sendiri berasal dari laku tirakat yang dilakukannya demi menjaga amanat sang guru untuk bertapa sekaligus menantinya di tepi sungai. Selain dikenal dengan nama Sunan Ka-

lijaga, beliau juga dalam hikayat Patani dikenal dengan nama Syekh Sa’id yang berhasil mengobati Raja Patani hingga sembuh. Sedang di Malaya lebih dikenal dengan nama Syekh Malaya. Kedua daerah tersebut merupakan kawasan pengembaraan kanjeng Sunan sebelum kembali ke tanah Jawa. Meski kisah dan perjuangan sosok yang satu ini sangat menarik, namun buku berjudul Sunan Kalijaga; Mistik dan Makrifat ini lebih memilih untuk mengungkap ajaran serta laku sang Sunan. Sehingga pembaca tidak sekedar diajak mendengarkan kisah hidup, namun lebih jauh dan dalam menyelami pemikiran serta ajaran yang diwariskannya kepada komunitas muslim nusantara. Laku dan Pemikiran Sunan Dalam presidium Wali Sanga, Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang paling njawani alias paling getol menggunakan materimateri budaya dan tradisi lokal sebagai media dakwahnya. Sosoknya juga dikenal sebagai wali yang tetap berpakaian ala Jawa, lebih memilih mengenakan blangkon dan baju jas model Jawa (surjan) daripada jubah. (Halaman 144) Pendekatan budaya yang dilakukan Sunan ketika mensosialisasikan Islam kepada masyarakat luas dilaku-

Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Peresensi

kan baik melalui tembang-tembang seperti Pupuh Dhandanggula, Pupuh Kinanthi, Kidung Darmawedha dan lain-lain, maupun perhelatan besar maulid atau yang lebih dikenal dengan Grebeg Maulud dan Sekaten. Tembang-tembang yang digubahnya bukan sembarang tembang tanpa makna sebagaimana produk kebudayaan pop saat ini. Akan tetapi tembang dan ekspresi budaya yang bukan hanya memiliki nilai-nilai keislaman yang mampu mengantarkan pembacanya pada pemahaman ajaran yang didakwahkan, namun juga terkandung makna filosofis-mistis yang tinggi. Kalijaga memang dikenal sebagai seorang mistikus Islam dan Jawa sekaligus. Sebagai seorang sufi agung, sumber rujukan pelajaran keimanan dan makrifatnya berasal dari kitab Ihya Ulum al-Din karya al-Ghazali. Meski demikian, jika melihat pemikirannya yang tertuang dalam karya-karyanya, tampaknya Sunan melakukan sinkretisme antara pemikiran dan laku spiritual dari luar dengan praktik mistik Jawa. (Halaman 204) Sunan memang sosok wali yang menjadi inovator kebudayaan pada

: : : : : :

Sunan Kalijaga; Mistik dan Makrifat Achmad Chodjim Serambi I, 2013 371 Halaman Noval Maliki Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Direktur Demi Buku Institute.

zamannya. Ia tidak mau hanya menjiplak dan menelan bulat-bulat apa yang berasal dari nusantara. Sebagaimana pakaian yang dikenakannya, lagu-lagu gubahannya, serta bahasa yang digunakannya, Sunan selalu melihat dan mempertimbangkan kondisi sosial, politik dan kebudayaan masyarakat setempat. Baginya, substansi lebih penting daripada sekedar atribut luar. Pemikiran tersebut dapat kita jumpai misalnya dari sikapnya terhadap budaya wayang. Sebelum Islam masuk, wayang purwa telah menjadi media yang digunakan untuk mendidik budi pekerti dan moralitas orang Jawa. Alih-alih memberangus serta melakukan pembongkaran terhadap kebudayaan luhur tersebut, secara cerdas Sunan justru memanfaatkan wayang untuk menyebarkan agama Islam. Caranya, dengan memasukkan unsur-unsur Islam ke dalamnya dan memodifikasi cerita yang pada awalnya merujuk pada keyakinan Hindu menjadi Islam. (Halaman 340) Selama ini, Sunan Kalijaga juga sering dianggap sebagai orang yang melakukan hukuman mati terhadap Syekh Siti Jenar, anggapan yang dibantah oleh Achmad Chodjim, penulis buku setebal 371 halaman ini. Alasannya karena Pangeran Panggung, putra Sunan sendiri merupakan salah seorang murid Siti Jenar. 

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN : Wawan Triyanto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Bambang WN , Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Sufendhi Dimyati, Helmi Supriyatno, Gatot Suryo Widodo Reporter : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Danang Prastyo, Adit Hananta Utama, Abed Nego, William AK , Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati, Sekretaris Redaksi: Suryanthini Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Zainul Hidayat, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Bangkalan: Aditiya Roosvianto, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Samsul Arifin, Bondowoso: Arum Hidayati, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, M. Yusuf Adnan, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Ponorogo : Hari Bahrul Ulum, Magetan: Ivin Kurniawan, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Penerbit: PT. Harian Bhirawa (Perusahaan Pers SK: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-82337.AH.01.01.Tahun 2008) Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Pemegang Saham: Seluruh karyawan/ koresponden Harian Bhirawa Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Banyuwangi: Supriyadi, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Manajer Keuangan: Anangsyah Isfianto, Administrasi Keuangan: Etti Sri Kustini, Sri Poernomo, Sekretaris Perusahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


Jumat Pahing 23 MEI 2014

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

KELANA

Delapan Tahun Ganti Rugi Lumpur Lapindo Tak Beres Sidoarjo, Bhirawa Luapan Lumpur Lapindo yang terjadi di Kab Sidoarjo pada 29 Mei 2014 nanti, sudah berjalan selama delapan tahun. Namun sejak musibah ini terjadi pada 29 Mei 2006 lalu hingga kini pembayaran ganti rugi untuk korban Lumpur Lapindo belum ada kejelasan. Hal ini ditegaskan Bupati Sidoarjo, Saiful ILah SH MHum, sejak terjadinya luapan Lumpur Lapinali kusyanto/bhirawa do terjadi pada 29 Mei 2006 laSaiful ILah SH lu itu, hingga kini pembayaran sisa ganti rugi masih belum selesai semuanya. Namun sebagai kepala daerah, Saiful Ilah menegaskan akan tetap berjuang untuk masyarakat korban lumpur, agar bisa segera mendapat ganti rugi. ‘’Sebagai fasilitator, saya akan memperjuangkan kepada Pemerintah dan pihak Lapindo Jaya, agar segera membayar sisa ganti rugi yang belum dibayar. Sebab merekalah yang mempunyai uang,’’ ujar Bupati Saiful Ilah, di Pendopo Delta Wibawa, baru-baru ini. Akibat masih ada sisa ganti rugi yang belum dibayar hingga kini, kata Bupati Saiful, membuat warga korban lumpur telah melarang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk bekerja. Warga tak peduli kalau seandainya tanggul lumpur itu jebol dan bisa membahayakan orang. ‘’Jangankan membuat tanggul, ngukur tanggul saja BPLS saat ini sudah dilarang oleh warga. Karena BPLS dilarang kerja, maka BPLS kesulitan untuk menanggul lumpur yang bocor di Kali Tengah Tanggulangin. Kalau ini terus dibiarkan bisa mempengaruhi kondisi tambak sekitar wilayah itu seluas 5 ribu ha,’’ kata Saiful Ilah.Q ali

Tak Kooperatif, Menara Milik Pro XL Disegel Warga Gresik, Bhirawa Menara seluler di Kel Telogo Patut, Kec Gresik, disegel warga setempat. Alasan warga menyegel, agar pemilik menara mau menemui warga. Sebab, selama ini warga tak tahu siapa pemilik menara setinggi sekitar 72 meter yang berdiri di atas pemukiman padat penduduk itu. Sudah tiga bulan ini pintu pagar menara itu segel warga dengan cara memasang gembok. Sehingga, siapa pun yang hendak masuk ke lokasi menara tidak bisa. Jangankan warga biasa, petugas polisi saja yang hendak meninta kunci gembok pagar itu tak dikasih. ‘’Tujuan kami menyegel, agar pemilik menara mau bertemu dengan warga. Sebab hingga kini warga tak tahu menara itu milik siapa,” ujar salah seorang warga yang rumahnya di bawah menara itu enggan disebutkan namanya, Kamis (22/5). Menurut warga yang rumahnya tak jauh dari menara itu, menara Pro XL itu berdiri sudah 10 tahun lebih. Awal pembagunannya juga tak memberi kompensasi terhadap warga sekitar, sosialisasi dengan warga saja tak pernah dilakukan. Yang membuat heran warga, awalnya saat ditanya para pekerja mengaku jika lokasi itu hendak dibangun kantor. Namun, tibatiba saja dibangun tower seluler. ‘’Say tahu benar karena perkerjanya dulu kontrak di rumah saya.Saat saya tanya katanya untuk kantor,’’ tambahnya. Sehingga warga meminta pemilik menara seluler secepatnya menemui warga. Jika tidak, warga mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa dan minta menara itu dibongkar. Sebab, pemilik menara seluler itu dinilai sudah tidak koorpertif dengan warga. Q eri

US Susulan Diikuti Dua Siswa Sidoarjo, Bhirawa Ujian sekolah (US) susulan bagi SD sederajat hanya akan diikuti dua siswa saja. Dari 33.319 peserta US di Sidoarjo, dua siswa itu dinyatakan harus mengikuti susulan karena berhalangan hadir dalam US yang dilaksanakan pada 19 Mei lalu. Kabid Pendidikan Dasar, Joko Supriyadi mengatakan, US susulan memang hanya akan diikuti dua siswa saja. Yakni, satu siswa dari SD Banjarkemantren 2 Kec Buduran dan siswa dari SD Balonggarut Kec Krembung. Kedua siswa itu berhalangan hadir karena sakit. Sehingga diwajibkan mengikuti US susulan. Joko mengungkapkan, dua siswa itu hanya akan mengikuti US susulan untuk dua mata pelajaran saja. Yakni, Bahasa Indonesia dan Matematika yang pada US lalu dijadwalkan pada hari pertama dan kedua. ‘’Usek susulan akan dilaksanakan pada 2 Juni nanti di UPTD cabang Dindik masing-masing,’’ katanya. Saat ini, kata Joko, soal untuk US masih disimpan di Polres. Nantinya soal akan diamankan juga di Polsek masingmasing UPTD cabang Dindik. Pengamanan tetap dilakukan untuk mencegah kebocoran saat US susulan dilaksanakan. Menurutnya, meski hanya dua siswa yang mengikuti US susulan, mekanisme penajagaan dan pemantauan tetap dilaksankan Dindik layaknya US biasa. Karena itu, masing-masing pengawas juga tetap harus memantau jalannya US hingga selesai dilakukan.Q ach

5

70 Ribu Lowongan Kerja Dibuka Sidoarjo, Bhirawa Sekitar 70 ribu lowongan kerja yang melibatkan 52 perusahan mulai dibuka secara serentak melalui Pemkab Sidoarjo dengan program bursa kerja atau Job Fair 2014. Wakil Bupati Sidoarjo, MG Hadi Sutjipto SH MM secara resmi membuka bursa kerja atau Job Fair 2014 yang digelar di GOR Sidoarjo, Kamis (22/05) kemarin. Ada 70 ribu lowongan pekerjaan yang tersedia dan 52 perusahaan yang mengikuti bursa kerja tahap pertama ini, meliputi bidang perbankan, RS, finance, pelayaran dan retail. Menurut Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, M Husni Thamrin, kalau pihaknya telah bekerja sama dengan puluhan perusahaan yang akan meramaikan bursa kerja ini. Tahap pertama ini ada sekitar 52 perusahaan yang menyediakan sekitar 70 ribu lowongan. ‘’Target kami untuk gelombang pertama ini akan didatangi sekitar 3 ribu hingga 5 ribu pelamar,” katanya. Perusahaan yang ikut bergabung antara lain PT UBM, PT Ispatindo, PT Propan, PT Indomarco (Indomaret), PT Adira Finance, PT Alfamidi, PT Bahtera Eka Samudera, PT Sinar Mas Multi Finance dan beberapa RS di Sidoarjo seperti RS Mata Fatma, RSI Siti Hajar dan RS Delta Surya dan beberapa perusahaan lainnya.

Lowongan kerja yang tersedia cukup banyak, mengingat angka pengangguran tahun 2013 lalu di Kab Sidoarjo sebanyak 50.018 orang. Dengan dibukanya bursa kerja tahun 2014 ini berarti membuka peluang kerja yang melebihi dari angka pengangguran. “Harapan kami akan mampu mengurangi angka pengangguran di wilayah Sidoarjo yang sangat signifikan,’’ terang MH Thamrin. Sementara Wakil Bupati Sidoarjo, MG Hadi Sutjipto, usai membuka prosesinya sangat memberikan apresiasi kepada Dinsosnakertrans yang telah menyelenggarakan bursa kerja 2014. Selain itu juga memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan bursa kerja tahun 2014 ini. Hadi Sutjipto menjelaskan, dengan diselenggarakannya bursa kerja ini yang jelas bisa mengurangi angka pengang-

Dewan Tuding Timsel KPU Tak Independen Kota Mojokerto, Bhirawa Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto menyorot kinerja Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto. Lembaga wakil rakyat ini menuding Timsel tak inependent dalam melakukan seleksi. Sebelumnya Timsel juga menjadi sasaran protes anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kota Mojokerto melancarkan protes. Legislator daerah menuding Timsel tak profesional dan tak inepenent dalam menentukan 10 nominator yang berhak mengantongi tiket mengikuti fit and proper kar/bhirawa test di KPU Jatim. ‘’Timsel tak independent, Deny Novianto terlalu pilih kasih untuk menentukan siapa yang lolos dalam putaran berikutnya. Mencermati hasil keputusan 10 besar Timsel, saya melihat keputusan itu masih jauh dari kata profesional,’’ lontar Ketua Komisi I (hukum dan pemerintahan) DPRD Kota Mojokerto, Deny Novianto, Kamis (22/5) kemarin. Politisi Partai Demokrat ini mensinyalir, diantara 10 nominator, ada yang memiliki kedekatan emosional dengan Timsel. ‘’Kita tahu betul bahwa Kota Mojokerto ini sempit, jadi siapa yang berkapasitas dan tidak akan nampak sekali. Dari 10 nominator itu saya melihat mungkin ada satu atau dua peserta saja yang murni dengan hasil tes yang bagus, selebihnya kok saya kurang yakin,’’ sindirnya. Selain mengaku prihatin, politisi Partai Demokrat itu juga khawatir jika kondisi ini bisa mempengaruhi hajatan Pemilu kedepan. Utamanya terkait soal kondusifitas kota yang selama ini terjaga dengan baik. ‘’Jika analisa saya ini benar, maka saya khawatir hajatan Pemilu ke depan berpengaruh pada kekondusifitasan kota ini. Karena pasti kenetralannya tak terjaga dan kemampuannya juga tak mumpuni serta belum teruji,’’ tandasnya. Deny mengaku jika statementnya ini berdasar dari banyaknya pengaduan yang diterimanya. Namun pihaknya tak bisa melangkah lebih jauh, namun hanya bisa berharap agar peserta yang telah lolos bisa amanah menjalankan tugas bila terpilih nanti. ‘’Untuk Timsel meskipun saya tidak meragukan kemampuan masing-masing, saya berharap keputusan yang telah dibuat tak membohongi dirinya sendiri. Artinya dari keputusan yang telah dibuat itu memang dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga jangan sampai kapabilitas yang sudah baik yang dimiliki KPU sekarang sirna hanya karena sebuah kepentingan semata,’’ tekannya. Dikonfirmasi tudingan ini, Ketua Timsel calon anggota KPU Kota Mojokerto, Anam Anis menepis tegas tudingan itu. Praktisi hukum ini menyebut tudingan itu tak berdasar. ‘’Saya pastikan itu tak betul, kita bertindak obyektif dan profesional. Tidak ada like and dislike, apalagi titipan dalam seleksi anggota KPU ini. Semua sudah kita uji dengan parameter yang jelas. 10 nama yang lolos itu memang layak karena memang memiliki nilai bagus,’’ bantahnya.Q kar

achmad suprayog/bhirawa

Wakil Bupati, MG Hadi Sutjipto ketika mengunjungi stan-stan penerimaan lamaran kerja. guran di Sidoarjo. ‘’Selain itu, dengan adanya bursa kerja, baik perusahaan maupun pencari kerja sama-sama mendapatkan kemudahan dalam mencapai tujuannya masingmasing,’’ katanya. Sehingga para pencari kerja tak lagi susah-susah, kesana

kemari untuk memasukkan lamaran kerja, karena di bursa kerja ini selain tak melalui calo juga langsung bisa menaruh lamaran ke perusahaan yang tersedia. “Tinggal pilih saja perusahaan mana yang mau dipilih untuk bekerja,” ujar Hadi Sutjipto.

Begitu juga sebaliknya, perusahaan-perusahaan yang ikut bursa kerja, tinggal memilih saja para pelamar kerja yang sudah berdatangan. ‘’Diperkirakan ada sekitar 3 ribu hingga 5 ribu pelamar kerja yang akan datang di bursa kerja ini,” pungkas Wakil Bupati.Q ach

Di Sidoarjo Gampang Cari Sekolah Inklusif Sidoarjo, Bhirawa Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Drs Mustain Baladan, mengakui kalau dulu di Sidoarjo sulit mencari sekolah inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Namun kini tak lagi.

Pelayanan pendidikan terhadap ABK ini sudah berjalan baik di Sidoarjo. Menurut Mustain, kini telah ada 149 lembaga sekolah penyelenggara pendidikan inklusif, yang bisa menerima ABK mulai

ali kusyanto/bhirawa

UPTD pelayanan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Jl Pahlawan, Sidoarjo tiap hari selalu ada orang tua yang membawa anaknya ke sana.

dari Play Group/TK sampai SMA. Hal ini berdampak dengan diraihnya penghargaan Inclusive Education Award dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2013 lalu. ‘’Maka Kab Sidoarjo telah berani mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Pendidikan Inklusif,’’ ujar Mustain. Mustain mengaku, belum lama ini yang telah bekerja sama dengan TP PKK Sidoarjo untuk mendeteksi sejak ini anak-anak yang dinilai masuk dalam berkebutuhan khusus. Untuk membuktikan komitmen peduli terhadap ABK di Sidoarjo. Kab Sidoarjo telah mendirikan UPTD Pelayanan Anak Tuna Rungu, Tuna Wicara dan Autis di Jl Pahlawan Sidoarjo. ‘’Selain itu Pemkab Sidoarjo juga akan membangun Autis Center untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap ABK, Pemkab Sidoarjo juga telah mengirimkan tenaga pendidiknya ke Australia Barat untuk menimbah ilmu di sana,’’ tambah Mustain.Q ali

DPRD Sulit PAW Budi Notoprojo Gresik, Bhirawa Kinerja Badan Kehormatan ( BK ) memproses Pergantian Antar Waktu (PAW), Budi Notoprojo anggota dewan dari Partai Hanura dipastikan menemui jalan buntu. Sebab masa aktif kerja DPRD Gresik, tinggal tiga bulan lagi. Meski sebelumnya BK, merekomendasi di awal tahun. Di karena tak pernah masuk dan tidak mengikuti sidang paripurna secara berturut-tuurut. Menurut Ketua DPRD Gresik, Zulfan Hasyim SH, benar BK sudah memberikan rekomendasi pemecatan Budi Notoprojo kepada pimpinan dewan awal tahu lalu. Dan di proses pengajuan PAW kepada Gubernur ternyata hingga kini SK belum juga turun.Kemoloran dalam menyelesaikan perkara ini,

sebenarnya ada di internal Partai Hanura sendiri. Zulfan menjelaskan, dewan sudah sering kali memberikan petunjuk agar persoalan itu cepat selesai. Dan kabar lambatnya, disebabkan calon nomor urut dua yang akan menggantikan Budi meninggal dunia. Kemudian calon nomor urut tiga tidak mau, karena sudah bekerja di salah satu perusahaan. Tapi Caleg nomor urut tiga tak mau membuatkan surat resmi bahwa dirinya mengundurkan diri dan tidak mau menggantikan. ‘’Sehingga calon nomor urut empat tak bisa menggantikan, berbeda kalau kemarin surat PAW cepat. Sekarang waktu masa kerja dewan kurang tiga bulan, meski surat PAW sudah di kirim ke Gubernur tapi sudah tak harapan. Sebab dalam atu-

ran, anggota dewan yang boleh di PAW adalah masa kerja anggota dewan yang masa jabatannya lebih dari enam bulan,’’ papar Zulfan. Ditambahkan Zulfan, surat PAW yang di kirim ke gubernur sulit untuk turun. Tapi sejak BK menetapkan Budi Notoprojo di ganti, fasilitas sebagai anggota dewan seperti gaji maupun tunjangan lainya sudah tidak di dapat. Dan teknisnya ada pada Sekwan DPRD. Apakah masalah gaji sudah diblokir atau belum. Saya belum mengeceknya, mengenai mobil dinas Terios. Itu adalah pinjam pakai dari Pemkab, tapi kalau ada surat PAW sudah ke kirim ke Gubernur. Pemkab seharusnya sudah menariknya, karena Budi sudah tak layak menerima fasilitas mobil dinas.Q kim

Pembangunan FR Sidoarjo Dimulai dari Puri Surya Jaya Pembangunan Frontage Road (FR) di timur Jl A Yani, Sidoarjo, mulai disiapkan dari depan Perumahan Puri Surya Jaya dan PT Seger Waras, Gedangan sepanjang 500 meter. Kedua lahan sudah dihibahkan ke Pemkab Sidoarjo untuk pembangunan yang dilakukan dalam waktu dekat. Pengerjaan jalan oleh PU Bina Marga ini bila tuntas akan mengurai kemacetan di seputaran Jl Seruni, Gedangan. Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga, Ir Sigit Setyawan, pengerjaan jalan di depan Puri Surya Jaya dan PT Seger Waras (perusahaan jamu) ke arah selatan ini merupakan lahan hibah perusahaan yang akan membantu percepatan pembangunan. Pemkab hanya membangun jalan selebar 6 meter saja karena di sebelah timurnya masih milik warga. ‘’Memang kami fungsikan dulu jalan yang dihibahkan oleh perusahaan dan kami memang belum menyentuh pembebasan lahan milik warga,’’ tutur Sigit Setyawan, Kamis (22/5). Mantan Kepala Dinas Ke-

bersihan dan Pertamanan (DKP) Sidoarjo itu mengakui jalan yang ada itu jauh dari harapannya. Sesuai jalan yang dibangun untuk FR lebarnya 10 meter dengan trotoar masing-masing 1 meter. ‘’Kami masih konsentrasi kepada perusahaan yang ingin menghibahkan lahan di depan perusahaannya. tapi terganjal dana,’’ jelasnya. PU Bina Marga juga akan mengerjakan jalan di depan PT Surya Pacifik Jaya, Buduran dan PT Maspion 3, Gedangan. pemanfaatan lahan yang di depan kedua perusahaan itu akan mendorong kelanjutan

doc/bhirawa

Ir Sigit Setyawan proyek berikutnya di tahun kemudian. ‘’Semua lahan hibah dari perusahaan akan di optimalkan lebih dulu. Anggaran untuk membangun jalan yang ada Rp3 miliar. Dana itu dioptimalkan agar FR cepat terwujud,’’ jelasnya. Terkait lahan milik TNI AL

yang sudah dihibahkan, Pemkab Sidoarjo tinggal menunggu kapan lahan itu bisa digarap. Jika tahun ini hibah lahan sudah beres, Pemkab langsung mengajukan anggaran lewat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). ‘’Berapa besar nilai yang dibutuhkan dalam pembangunan jalan akan dimasukkan,’’ tandas Sigit Setyawan. Kapan dilakukan pembebasan lahan milik warga yang ada di sisi timur rel Kereta Api ? ‘’itu yang masih belum kami bahas. Lambat laun bisa direalisasi. Tentunya nilai uang yang harus disediakan cukup banyak karena disitu banyak permukiman warga,’’ ungkapnya. Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifudin mengungkapkan, kebutuhan FR sebenarnya sangat mendesak. Namun dalam pem bangunan FR cukup banyak memakan biaya dan itu merupakan suatu tantangan.

Karena Sidoarjo yang berbatasan langsung dengan Surabaya mau tak mau harus berbenah untuk membuat jalur baru yang difungsikan untuk jalur perekonomian. ‘’Kemacetan yang ada cukup menghambat laju kendaraan. Tidak itu saja kepadatan arus lalu lintas sangat membahayakan pengguna jalan terhadap kecelakaan,’’ ungkapnya. FR yang ada ini, fungsinya bisa memecah arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Sidoarjo atau Malang. Nantinya masyarakat tak hanya melewati jalan protokol untuk menuju arah selatan. Misalnya, pengguna jalan dari arah Surabaya bisa masuk lewat Waru hingga Gedangan bisa masuk kea rah Jalan Lingkar Timur dan tembus Candi. Lebih mudah lagi, perusahaan yang ada di sisi timur rel KA bisa langsung masuk ke perusahaan dan keluar perusaan tanpa menyeberang Jl A Yani.Q hds


JAWA TIMUR

6 KILAS JATIM

Perusda Banongan Launching Buka Tebang Tanaman 2014 Situbondo, Bhirawa Guna untuk merealisasikan swasembada gula dan untuk meningkatkan kinerja serta target pendapatan, jajaran Perusahaan Daerah (Perusda) Banongan, Kabupaten Situbondo menggelar selamatan buka tebang tanaman 2014, kemarin. Perusahaan Daerah Banongan yang berlokasi di Kecamatan Jangkar ini rutin menggelar buka giling setia akan memulai giling tebu di Kabupaten Situbondo, dengan dihadiri Bupati Situbondo, seluruh pimpinan SKPD, sejumlah Direktur Perusda di Situbondo, tokoh Agama, tokoh masyarakat, karyawan dan karyawati, maupun masyarakat sekitar. Pengamatan Bhirawa menyebutkan, pertama kali acara dimulai dengan pembacaan surat yasin dan sholawat nariah. Ini diharapkan, kata Ir. Yasin, untuk mendapatkan kelancaran dan hasil panen gula dan produk komoditas lain yang menggembirakan serta melimpah. “Dengan berdoa bersama dan kerja keras saya sangat yakin dan optimis, semua program dan visi misi Perusda Banongan akan terwujud,” tutur Ir. Yasin, di hadapan Bupati Situbondo dan sejumlah undangan. Sementara itu Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH dalam sambutannya berharap, adanya kerja sama yang baik antara beberapa lintas instansi di Kabupaten Situbondo. “Saya minta hubungan yang baik itu terus dibina agar dapat memberikan hasil yang baik bagi target Perusda Banongan dimasa mendatang,” ujar Bupati Dadang, dengan diamini Ir Yasin, kemarin.Q awi

30 Relawan BPBD Tak Dapat Honor 5 Bulan Dijanjikan Cair Setelah Perbup Ditandatangani Situbondo, Bhirawa Ternyata tak hanya guru sertifikasi saja yang belum menerima gaji. Nasib serupa juga menimpa puluhan tenaga relawan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kab Situbondo. Setidaknya sudah lima bulan ini sebanyak 30 relawan bencana itu tidak menerima honor, karena alasan tertentu. Ironisnya lagi, para relawan yang tergabung dalam TRS atau Tim Reaksi Cepat tersebut, terancam tak bisa menerima honor, karena Pemkab Situbondo mengaku belum ada payung hukumnya. Padahal para relawan ini sudah lima bulan membantu penanganan bencana dibeberapa titik di Kabupaten Situbondo. Sedianya para relawan BPBD ini dianggarkan menerima honor sebesar 500 ribu perbulan. Honor

yang diterima para relawan ini, sebenarnya sangat tak sebanding dengan pengabdian mereka, saat menangani hantaman bencana di Kota santri. Bisa dibayangkan para relawan harus bekerja siang dan melam, mengingat Kabupaten Situbondo merupakan salah satu daerah rawan Bencana, di Jawa Timur. Bahkan untuk bencana alam tertentu, relawan BPBD ini bisa berminggu-minggu bertugas di lokasi bencana. “Sampai saat ini kami masih menunggu honor tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga,”

ujar salah satu tenaga honorer ini, seraya mewanti-wanti untuk tidak disebutkan namanya. Menanggapi keluhan para relawa, Kepala BPBD Zainul Arifin Msi, melalui Sekretaris BPBD Yahya Maziun, mengatakan, masalah honor relawan tersebut sudah selesai dibahas. Namun Yahya tidak merinci sampai sejauh mana masalah itu dibahas. Yang jelas, sambung Yahya, hasil pembahasan itu sudah ada di bagian organisasi Pemkab Situbondo. Ditambahkan, bahwa sebanyak 30 relawan itu pasti akan menerima honor layaknya tenaga honorer pada umumnya. Hanya saja, ujar Yahya, guna kepentingan penertiban administrasi kantor, maka ia mengusulkan ke 30

Ditlantas Polda Jatim Tinjau Lokasi Rawan Laka Sumenep, Bhirawa Menjelang bulan puasa, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur meninjau lokasi rawan kecelakaan (blackspot) di Madura, termasuk di Sumenep. Sebab, dimomen bulan puasa, sering kali terjadi peningkatan angka kecelakaan terutama dilokasi rawan laka di Madura. Dalam agenda peninjauan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, Ditlantas Polda Jatim, didampingi Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Hari Subagyo di jalan Sumenep-Pamekasan kilometer 5 Sumenep. Kasi Analisa Dampak Lalu Lintas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim, Kompol Bambang Sukmono mengatakan, dilokasi rawan kecelakaan lalu lintas harus menjadi atensi menjelang bulan puasa, sebab di bulan puasa dipastikan akan terjadi peningkatan jumlah pengendara di jalan. “Kami kesini mengecek lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Madura, termasuk di Sumenep. Angka kecelakaan harus terus ditekan dengan upaya-upaya penindakan kepada pelanggar lalu lintas,” kata Bambang Sukmono, Kamis (22/5). Menurut Bambang, kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur termasuk di Madura didominasi oleh usia produktif yakni sekitar umur 16 tahun. Jadi mereka masih belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga tidak tahu aturan lalu lintas. “Selama ini kecelakaan lalu lintas didominasi oleh remaja dan mereka berumur 16 tahun. Mereka belum tahu rambu-rambu lalu lintas,” terangnya. Dia menegaskan, untuk menekan angka laka disetiap kabupaten, polantas juga perlu melakukan kiat penindakan dan peningkatan patroli, baik disiang hari maupun dimalam hari, terutama ditempat-tempat blackspot. “Selain diri kita harus menjadi pelopor tertib lalu lintas, kepolisian pasti meningkatkan melakukan upaya-upaya dengan operasi Q sul disetiap momen,” ungkapnya.Q

Tim relawan yang membantu korban Kelud

awi/bhirawa

tenaga relawan tersebut bias diusulkan untuk menerima tunjangan tetap. “Saat ini pencairan honor tersebut hanya tinggal menunggu tandatangan Bupati,Pak Dadang Wigiarto,” urai orang nomor dua di jajaran BPBD Kabupaten Situbondo. Masih kata Yahya Maziun, direncanakan kedepan sistem pembayaran honor akan di-

cairkan setiap bulan kepada 30 tenaga relawan tersebut. “Yang pasti kami masih menunggu Perbup (Peraturan Bupati) terlebih dahulu. Jika memakai pola pembayaran talangan, dikawatirkan akan memunculkan masalah dari Badan Pemeriksa Keuangan. Makanya kita tetap memakai aturan yang semestinya,’’ Q awi katanya.Q

Anggota Dewan Baru Dilantik Setelah 24 Agustus

Lima Siswa Tak Lulus UN Probolinggo, Bhirawa Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat pada 14 April 2014 lalu, setelah dilangsungkan pengumuman hari kelulusan pada Selasa (20/5). Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, sebanyak 5 siswa peserta UN yang gagal untuk lulus pada tahun 2014 ini. Sedangkan untuk peserta Paket C sebanyak 87 peserta dinyatakan tidak lulus. Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo Kamis (22/5) mengatakan, kelima siswa tersebut meliputi 1 siswa dari SMA Negeri, 3 siswa dari SMA swasta dan 1 siswa dari SMK Swasta. Namun, kelima siswa tersebut lanjut Tutug, tidak akan putus sekolah begitu saja meski mereka gagal meraih kelulusan dalam UN, karena mereka masih mempunyai kesempatan untuk mengikuti program selajutnya yaitu program kejar paket C pada periode ke dua di bulan Agustus 2014. "Tahun ini terhitung 5 siswa yang tidak lulus setelah ujian nasional, akan tetapi kalau dibandingkan dengan tahun 2013 lalu, tingkat kelulusan di tahun 2014 ini lebih meningkat, atau ada penurunan bagi siswa yang tidak lulus," katanya. Dari peserta yang mengikuti Ujian Nasional 14 April lalu diKabupaten Probolinggo keseluruhan mencapai 9.137 siswa tingkat SMA sederajat, dari jumlah tersebut dikurangi 5 siswa dari masing-masing sekolah SMA/SMK Negeri/Swasta,”saya himbau kepada siswa yang tidak lulus untuk tidak pesimis, terus kejar cita-cita dan harus tetap optimis,”ujarnya.Q wap

Jumat Pahing 23 MEI 2014

suprayitno/bhirawa

Bupati Lamongan Fadeli sambut devile Kafilah MTQ kecamatan dalam MTQ tingkat Kabupaten di Alun-alun Lamongan.

Peserta MTQ di Lamongan Melonjak Lamongan, Bhirawa Gelaran Musabaqah Tilawatil Qura’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lamongan tahun ini mencatatkan lonjakan jumlah peserta. Jika tahun lalu di event yang sama tercatat sebanyak 343 peserta, tahun ini pesertanya melonjak menjadi 510 orang. Data tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi dalam Upacara Pembukaan MTQ Kabupaten Lamongan Tahun 2014 di Alun-Alun Kota Lamongan, Kamis (22/05). “MTQ ini dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat serta minat membaca AlQur’an bagi masyarakat. Juga dijadikan ajang untuk memperoleh bibit generasi baru atau ketersediaan para qori’ dan qori’ah secara berkesinambungan,” ungkap Yuhronur Efendi yang juga Sekkab Lamongan tersebut. Sementara Bupati Fadeli yang membuka gelaran MTQ juga memberikan semangat kepada para kafilah peserta Lomba MTQ. Pembukaan itu sendiri ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Fadeli. “Mengambil tema dengan semangat MTQ kita siap membumikan Al-Quran di Kabupaten Lamongan, semoga pada MTQ ini mampu mendapatkan qori’ dan qori’ah yang dapat dikirim pada MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2015 di Kabupaten

Banyuwangi,” jelas Fadeli. Fadeli juga mengungkapkan bahwa di tahun 2014 ini, perwakilan Kabupaten Lamongan telah menjadi juara umum Lomba MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur dan akan mewakili Jawa Timur pada Lomba MTQ Tingkat Nasional mendatang di Aceh. Pada Upacara tersebut juga diserahkan Piala Bergilir MTQ Kabupaten Lamongan dari Bupati Fadeli kepada Ketua Umum LPTQ Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi. Lomba ini akan diikuti oleh 27 perwakilan kafilah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Lamongan. Dengan jumlah peserta sebanyak 510 orang yang terdiri dari 251 orang dari cabang Tilawah, 59 orang cabang Hafalan (MHQ/Musabaqah Hifzhil Qur’an), 27 orang cabang pidato, 35 orang dai cabang Puitisasi Al-quran, 69 orang cabang Fahmil Quran, 11 orang cabang Tafsir, 70 orang cabang Khot (MKQ) dan 9 orang cabang Makalah Alquran (M2IQ). Sementara lomba dilaksanakan dalam tiga shift di 12 lokasi berbeda. Yakni diantaranya Masjid Mustahisin, Masjid Dinas Pendidikan, Masjid Al Azhar dan Masjid Agung. Kemudian Pendopo Lokatantra, Sabha Nirbawa, Sabha Syaksa, aula MAN Lamongan, aula Dharma Wanita Persatuan, Mushloa Pemkab Lamongan serta Masjid di MAN Lamongan.Q yit

Tulungagung, Bhirawa Rencananya pelantikan anggota DPRD Tulungagung periode 2014-2019 bakal berlangsung setelah tanggal 24 Agustus 2014. Masalahnya, pada tanggal 24 Agustus yang merupakan batas akhir masa bakti dewan lama betepatan dengan hari libur Minggu. Sekretaris DPRD Tulungagung, Drs Budi Fatahilah Mansur MSi, pada Bhirawa, Kamis (22/5), mewed/bhirawa ngatakan tidak muDrs Budi Fatahilah Mansur MSi ngkin pelantikan dilakukan pada Hari Minggu yang merupakan hari KPU Tulungagung, Suprihlibur. “Karena itu kendati no MPd, mengatakan semasa berakhirnya jabatan belum dilakukan pelantikan anggota dewan lama tanggal anggota dewan baru, Bupati 24 Agustus, tetapi pelan- Tulungagung bakal mengtikan untuk yang baru tidak ajukan pengesahan anggota mungkin dilaksanakan pada DPRD Tulungagung periode hari itu (tanggal 24 Agustus), 2014-2019 ke Gubernur Jaini karena bertepatan deng- tim. “Pengesahan ini harus dilakukan lebihdulu dan an hari Minggu,” ujarnya. Menurut Budi Fatahilah, diajukan ke gubernur sepelantikan anggota DPRD belum ada pelantikan. Yang Tulungagung periode 2014- mengajukan pengesahan 2019 dimungkinkan baru adalah bupati,” katanya. Sedang soal pelantikan bisa terlaksana setelah tanggal 24 Agustus 2014. Yak- anggota dewan baru yang ni antara tanggal 25 Agus- rencananya baru bisa dilatus 2014 dan tanggal 26 kukan setelah tanggal 24 Agustus 2014. “Kami per- Agustus, anggota KPU Tukirakan tanggal-tanggal itu. lungagung lainnya, Suyitno Bisa tanggal 25 Agustus Arman SSos MSi menilai hal atau tanggal 26 Agustus itu akan mengakibatkan karena memang sudah hari kekosongan jabatan anggota efektif tidak libur,” terang- dewan pada tanggal 24 Agustus. “Jika pelantikan dinya. Mantan Camat Kota Tu- lakukan tanggal 25 Agustus lungagung ini selanjutnya maka akan terjadi kekomengungkapkan pelantikan songan jabatan dewan seaggota dewan baru sudah lama sehari, kalau pelandirencanakan pula akan tikan tanggal 26 Agustus berlangsung di Kantor jadi dua hari terjadi keDPRD Tulungagung. Bukan kosongan. Ini terjadi karena di Pendopo Kongas Arum dewan lama berakhir masa tugasnya dan genap lima Kusumaning Bongso. “Lima tahun lalu pelan- tahun pada tanggal 23 Agustikan anggota dewan sudah tus pukul 24.00 WIB,” tuberlangsung di Kantor turnya. Seperti diketahui, dari 50 DPRD. Sekarang kami usahakan untuk tetap berla- anggota DPRD Tulungagung ngsung di Kantor DPRD. periode 2014-2019 yang terKami kira masih bisa dila- pilih dan telah ditetapkan kukan di Kantor DPRD. oleh KPU Tulungagung terNanti di halaman Kantor dapat 26 nama yang meDPRD bisa dibangun tenda rupakan anggota dewan launtuk sebagian undangan,” ma. Sementara 24 nama lainnya merupakan wajah tuturnya. Sementara itu, Ketua baru.Q wed

Tak Jera, Polisi Gerebek Empat Pabrik Arak 1.500 Liter Miras Berhasil Diamankan Lagi-lagi jajaran Kepolisian Resort Tuban menemukan praktik pembuatan minuman keras (Miras) jenis Arak yang debenarnya sudah dilarang dan ditutup oleh pemerintah (Pemkab) Tuban. Sedikitnya petugas berhasil mengamankan sekitar 1.500 liter miras jenis Arak yang dapat diamankan pihak kepilisian (22/05). Penggrebekan pabrik Miras jenis Arak kali ini berada di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang merupakan pusat produksi minuman yang membahayakan ini. Pengrebekan pabrik Arak ini dilakukan pada pengusaha yang masih nekad melakukan produksi meski telah berkali-kali dilakukan operasi. Terdapat empat lokasi pabrik pembuatan Arak yang digrebek oleh petugas gabungan dari Polres Tuban, masingmasing diantaranya milik Suwarno (45), Patung (46), Darsono (46) dan Suwarti (35).

Semua pabrik arak milik empat pelaku ini berada di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban. "Awalnya memang kita mendapatkan informasi, kemudian kita kembangkan dan kita lakukan pengrebekan home industri Arak yang semuanya ada di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding," kata IPTU Budi Friyanto, Kaur Binops Sat Reskrim Polres Tuban. Saat melakukan operasi gabungan antara Sat Reskrim, Sabhara, Sat Reskoba dan juga Polsek Semanding itu me-

ngetahui empat lokasi masih memproduksi Arak itu. Kemudian petugas langsung mengamankan semua barang bukti yang ada di lokasi pembuatan Arak itu. "Arak yang kita amankan ini sudah disimpan dengan menggunakan jurigen dan juga botol air mineral dan siap untuk diedarkan. Informasinya miras itu akan dikirim keluar Tuban," lanjut KBO Sat Reskrim Polres Tuban itu sambil menunjukan barang bukti. Sekitar 1.500 liter Arak yang berhasil diamankan itu disimpan dalam 42 jurigen masingmasing berisi 30 liter dan 199 botol air mineral masing-masing 1,5 liter Arak. Selain itu petugas juga mengamankan lima set peralatan untuk memproduksi Arak, yakni sebanyak 5 tungki, alat penyaring, kom-

khoirul huda/bhirawa

IPTU Budi Friyanto, Kaur Binops Sat Reskrim Polres Tuban menunjukkan pada awak media curigen yang berisikan miras jenis atal hasil pengrebekan-nya. por gas dan beberapa alat lainnya. "Para pemilik kita jerat dengan Undang-undang pangan dengan ancaman 2

tahun penjara. Saat ini mereka wajib lapor untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas KBO Sat Reskrim Polres Tuban.Q hud


JAWA TIMUR

Jumat Pahing 23 MEI 2014

7

Bupati Launching Program Green School Madiun, Bhirawa Dalam Rangka Membangun Sinersigitas Stakeholders Melalui Inovasi Program Green School di Kabupaten Madiun, Bupati Madiun, Muhtarom, S.Sos me’Launching Program Green School’ di Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Kamis (22/5). Kepada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Madiun Sodik Hery Purnomo melaporkan, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini sebagai upaya percepatan perwujudan Visi ‘Kabupaten Madiun Lebih Sejahtera Tahun 2018’ utamanya melalui misi ‘Peningkatan Daya Saing Daerah dan Kelestarian Lingkungan Hidup’. Dilaporkan pula, Program Green School (Sekolah Berwawasan dan Berbudaya Lingkungan), memadukan program lingkungan hidup yang berasal dari pihak sekolah maupun dari pihak SKPD/pihak yang berkepentingan dan peduli menuju Sekolah Hijau. Tujuannya, untuk membangun fisik/wahana lingkungan hidup untuk sarana aktifitas pendidikan dan perbaikan lingkungan, meningkatkan kemampuan siswa sekolah mengelola SDA ramah lingkungan sesuai nilai – nilai kearifan lokal, dan membangun karakter siswa dan masyarakat sekitar yang peduli lingkungan. “Adapun tema dalam acara Launching Green

dar/bhirawa

Bupati Madiun, Muhtarom, S.Sos me-‘Launching Program Green School’ di Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Kamis (22/5). Tampak Bupati Muhtarom menandatangani Kesepakatan Bersama Tentang Pelaksanaan Program Green School (Sekolah Berwawasan dan Berbudaya Lingkungan) di Kabupaten Madiun. school adalah Kenduri Program Dalam Rangka Membangun Sinersigitas Stakeholders Melalui Inovasi Program Green School,” kata Sodik Hery Purnomo. Pada Launching Program Green School ini juga diadakan Penandatanganan Kesepakatan Ber-

KILAS JATIM

Genjot PAD, Bentuk Dispenda Magetan, Bhirawa Pemerintah Kabupaten Magetan bersama DPRD melalui Peraturan Daerah Kabupaten Magetan nomor 18 tahun 2012 dan 19 tahun 2012 yang berisi antara lain membentuk Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan merubah Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Langkah perubahan struktur organisasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan ini dimaksudkan untuk menciptakan organisasi pemerintahan yang efektif dan efisien. Selain tu, agar birokrasi mampu menjawab berbagai tuntutan dan perkembangan terkini di masyarakat. Dengan kata lain untuk mewujudkan penyelenggaraan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Bupati Magetan Drs. H. Sumantri, MM, menyampaikan, pembentukan Dinas Pendapatan Daerah dimaksudkan untuk mencapai optimalisasi sektor pendapatan. Seperti diketahui, terkait dilimpahkannya kewenangan untuk memungut dan mengelola Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2) kepada Pemerintah Daerah.Q vin

Apotek Trunojoyo Perlu Direlokasi Sampang, Bhirawa Sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Sampang disinyalir pengelolaanya buruk. Salah satunya adalah BUMD Apotek Trunojoyo yang berada di Jl Wahid Hasyim yang perkembangannya begitu lamban sehingga sampai saat ini apotek tersebut terlihat sepi konsumen. Tamsul Ketua LSM Madura Developman Wacth (MDW) Sampang, menilai keberadaan Apotek Trunojoyo sangat lamban dalam pengelolaannya, bahkan saat ini lokasinya juga dianggap kurang stategis lagi. Dirinya meminta agar apotek tersebut segera dipindah, karena kondisinya sudah tidak strategis lagi. “Jika dilihat dari segi lokasi, apotek sudah seharusnya dipindah, karena keberadaanya sangat jauh dari rumah sakit, sehingga berdampak pada daya minat konsumen, untuk saat ini masyarakat lebih beralih kepada apotek swasta yang lokasinya berdekatan dengan rumah sakit umum daerah (RSUD),” jelasnya.Q lis

sama Tentang Pelaksanaan Program Green School (Sekolah Berwawasan Dan Berbudaya Lingkungan) di Kabupaten Madiun yang ditandatangi oleh 13 Instansi terkait, Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Antara Pemkab Madiun dengan

Perusahan Terbatas Perkebunan Negara XII Tentang Kerjasama Pemberdayaan Masyarakat. Di Bidang Kehutanan Dan Perkebunan Di Kabupaten Madiun. dan juga penyerahan program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari PTPN XII kepada Kelompok

Tani Kakao. Selain itu juga ada Penyerahan Program Peningkatan Produksi Gula Nasional kepada Kelompok Tani Tebu. Sementara menurut Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, persoalan lingkungan hidup adalah persoalan kita bersama, se-

KPU Jatim Minta Timsel Lakukan Tes Kejiwaan 55 Calon Anggota KPU Kabupaten Blitar, Bhirawa Karena belum dilakukan tes kejiwaan, KPU Provinsi Jawa Timur memberikan Rekomendasi untuk dilakukan Tes Kesehatan Rohani Untuk 55 Orang Calon Anggota KPU Kabupaten Blitar yang lolos seleksi administrasi. Hal ini seperti diungkapkan Ketua Tim Seleksi Anggota KPU Kabupaten Blitar, Zaenal Arifin, dimana dalam rapat koordinasi bersama dengan KPU Jawa Timur belum lama ini pihaknya menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi selama proses seleksi. Dari hasil koordinasi tersebut KPU Jawa Timur merekomendasikan agar dilakukan tes kesehatan rohani atau tes kejiwaan. karena tes kesehatan rohani yang dilakukan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi bersamaan dengan Tes Kesehatan jas-

mani dinilai tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. “Yang berhak mengikuti tes kesehatan rohani sebanyak 55 orang Calon Anggota KPU Kabupaten Blitar yang lolos seleksi administrasi beberapa waktu lalu,” kata Zaenal Arifin. Lanjut Zaenal Arifin, peserta Tes Kejiwaan ini juga termasuk diantaranya 20 orang peserta yang dinyatakan lolos 20 tes tulis, tes kesehatan dan tes psikologi yang sebagian sudah menjalani tes wawancara. “Untuk pelaksanaannya saat ini masih dilakukan koordinasi dengan pihak RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Namun pihaknya saat ini juga tengah melakukan persiapan sambil menunggu kepastian waktu pelaksanaannya,” jelasnya. Sedangkan untuk 7 orang yang lolos 20 besar namun belum menjalani tes wawancara menu-

rut Zaenal Arifin akan tetap dilakukan namun menunggu keputusan dari KPU Provinsi Jawa Timur. Sementara perlu diketahui selama proses penjaringan calon Anggota KPU Kabupaten Blitar dinilai sejumlah kalangan sangat amburadul, sebab selain diduga adanya permainan juga tidak transparan dan terkesan mengakomodir salah satu kelompok tanpa mempertimbangkan aturan yang berlaku pada pelaksanaan seleksi. Bahkan sebelumnya sebanyak 25 Peserta seleksi calon Anggota KPU Kabupaten Blitar yang tergabung dalam Komite Bersama Rakyat Blitar melayangkan surat ke KPU Jawa Timur terkait proses seleksi yang diindikasikan tidak transparan dan syarat permainan sehingga mereka menuntut agar proses seleksi di hentikan.Q htn

Cabuli Siswa SD, Kakek 85 Tahun Divonis 3 Tahun Madiun, Bhirawa Terdakwa kasus pencabulan anak dibawah umur, Tamiyun alias Cemet (85), warga Jalan Nitinegoro, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dihukum selama 3 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Madiun, dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan, Kamis (22/5). Sebelum membacakan vonis, majelis hakim yang diketuai Rightmen MS Situmorang, menimbang hal yang memberatkan serta hal yang meringankan. Hal yang memberatkan, terdakwa selaku orang tua seharusnya menjadi pelindung anak dan pendidik anak. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengaku berterus terang, sopan di persidangan dan belum pernah dihukum.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Tamiyun alias Cemet selama 3 tahun penjara, denda Rp.60 juta subsider 3 bulan kurungan dan memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan,”kata ketua majelis hakim, Rightmen MS Situmorang, dalam amar putusannya, Kamis (22/5). Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, JPU Sri Wahyuningsih, menuntut terdakwa selama 5 tahun penjara, denda Rp60 juta subsider 6 bulan kurungan. Atas putusan tersebut, baik terdakwa melalui penasehat hukumnya, Massri Mulyono, maupun JPU Sri Wahyuningsih, menyatakan pikirpikir. “Kami pikir-pikir majelis hakim,” kata JPU Sri Wahyuningsih, usai palu diketuk. Diberitakan sebelumnya, ke-

jadian pelecehan seksual yang menimpa siswi kelas IV ini, sebut saja Melati, terjadi pada 2 Januari 2014 lalu. Saat itu, ketika korban sedang bermain dengan rekan-rekannya, salah satu rekan korban dipanggil oleh Tamiyun. Tamiyun meminta agar rekan korban memanggil korban. Setelah datang, korban oleh Tamiyun disuruh masuk ke dalam rumahnya. Saat itulah Tamiyun mulai menjalankan aksinya. Dengan diiming-imingi uang sebesar Rp.20 ribu, korban diminta (maaf) mengocok kemaluan milik Tamiyun. Setelah tersalurkan hasratnya, kemudian Tamiyun memberikan uang kepada korban sebesar Rp20 ribu dengan ancaman agar korban tidak bercerita kepada orang lain.Q dar

kaligus tanggung jawab kita semua, dalam artian, kita semua perlu melakukan tindakan-tindakan yang bersifat strategis dan nyata. Dengan prinsip kebersamaan,saling bahu membahu,saling bekerja sama serta adanya keselarasan program dari semua stakeholder, dengan memamfaatkan seluruh potensi dan kekuatan yang kita miliki. Salah satu tugas kita yang sangat penting adalah mempersiapkan generasi muda sedini mungkin, generasi yang memiliki karakter dan wawasan serta generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup, yaitu dengan menyelenggarakan program lingkungan hidup yang berbasis sekolah. Konsep green school atau sekolah hijau sangatlah penting dan strategis untuk diimplementasikan secara lebih luas. Berbagai bencana alam yang terjadi seperti banjir, tanah longsor, dan sebagainya, sebagian besar diakibatkan oleh perbuatan manusia yang merusak ekosistem lingkungan. selain berserah diri pada-nya, tentu saja perlu dilakukan upaya penyadaran agar manusia makin ramah dan peduli pada lingkungan. Di sinilah, lanjut Bupati, konsep sekolah hijau dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui proses pembelajaran dan pembiasaan menjadi penting dan strategis. Di sekolah, proses pembelajaran mengarah pada upaya pembentukan perilaku siswa yang peduli lingkungan melalui model pembelajaran yang aplikatif dan menyentuh kehidupan sehari-hari.Q dar

Kota Malang Bertekat Raih Adipura Kencana Malang, Bhirawa Sebagai salah satu kota yang menjadi nominator peraih penghargaan Adipura Kencana, pemkot Malang akan memaksimalkan potensi yang ada, agar penghargaan di bidang lingkungan itu dapat diraih. Wali Kota Malang H. Moch. Anton kepada wartawan Kamis (22/5) kemarin mengutarakan, pihaknya ingin Kota Malang, merebut piala Adipura Kencana. “Ini penghargaan yang sangat penting bagi Kota Malang, makanya kita ingin semua ist komponen masyarakat Kota H. Moch. Anton Malang ini terlibat secara langsung,” terangnya di selasela persiapan penerimaan tim Adipura kencana di Balaikota Malang, kemarin. Rencananya menurut walikota Malang yang kerap disapa Abah Anton ini, tin Adipura Kencana dari Pusat akan hadir di Kota Malang, pada hari Ahad 25/5 mendatang. Sebelumnya tim sudah melakukan penilaian, hasilnya Kota Malang menjadi salah satu nominator penerima Adipura Kencana. “Tinggal sekali lagi penentuannya, makanya kita harus siap agar bisa menang,” imbuhnya. Secara khusus pihaknya ingin para PNS di Kota Malang menjadi pionir dibidang lingkungan. Bahkan pihaknya telah meminta kepala seluruh Kepala SKPD untuk terjun langsung di seluruh Kecamatan. “Semuanya harus bersih, mulai besuk sampai tim dari pusat datang, di Kota Malang,” imbuhnya. Pihaknya juga meminta kepada para PKL untuk tidak melakukan aktifitasnya di tempat terlarang. Karena akan mengurangi nilai yang berakibat gagalnya menerima Adipura Kencana. Meski begitu pihaknya tidak akan melarang aktifitas pasar Minggu yang sudah merupakan ciri khas kota Malang. Tetapi para pedagangnya diminta untuk tertib, jangan sampai membuang sampah sembarangan. “Pasar Tugu sudah merupakan ciri khas Kota Malang, makanya akan kita tetap berikan ijin untuk berjualan senyampang, tetap tertib, termasuk di area car free day, di Jalan Ijen kita minta juga menjaga lebersihan,” tuturnya. Penilaian Adipura Kencana itu, tambahnya tidak hanya sekedar kebersihan lingkungannya saja tetapi lebih dari itu adalah peran serta masyaralkat dalam menjaga kebersihan dan berperilaku hidup bersih tidak membuang sampah sembarang. Intinya menurut Abah Anton, semuanya harus berperan dan semua lingkungan harus bersih. Karena bisa jadi tim tiba-tiba datang di tempat yang tidak terduga. “Tim dari pusat ini tidak bisa diarahkan, mereka sendiri yang memilih makanya kita harus siap, seluruh kota Malang harus bersih,” timpalnya.Q mut

Peningkatan Layanan Terkendala Perda

BPBD Siapkan Lima Truk Tangki Air Bersih

Upt Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Batu belum terkondisikan untuk menerbitkan Sertifikasi Layak Fungsi (LSF) terhadap gedung dan tempat usaha yang terus menjamur di kota wisata ini. Hal ini terkendala dengan belum terbitnya Peraturan Daerah (perda)/ Peraturan Walikota yang mengatur masalah ini (LSF).

Bojonegoro, Bhirawa Menghadapi terjadinya bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan lima truk tangki air bersih. “Tangki-tangki itu akan ditempatkan diwilayah yang dianggap rawan terjadi krisis air bersih,” ungkap Sekretaris BPBD Bojonegoro, Budi Mulyono, Kamis (22/5). Dia menjelaskan, selain menyiapkan truk tangki, Pemkab juga telah membangun embung dan geomembran untuk mengatasi kekeringan. “Karena itu, dengan adanya persiapan ini, kami berharap kebutuhan air bagi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya. Menurutnya, kesulitan memperoleh air menjadi persoalan utama yang sulit dilakukan saat musim kemarau. Saat ini pihaknya tengah mendata beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro yang rawan terjadinya kekeringan. “Di sisi lain, masyarakat juga bisa melakukan pengajuan kepada kami jika tempat tinggalnya memang membutuhkan pasokan air,” ujarnya.Q bas

Di sisi lain, para pemilik hotel dan restoran yang tergabung dalam Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan, dengan mengaktifkan Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Untuk LSP di PHRI sudah mulai aktif. Dan untuk tahun ini, diupayakan agar LSU juga bisa aktif dan bisa memantau keberadaan dan operasional hotel dan restoran yang ada di Kota Batu,” ujar Ketua PHRI Kota Batu, Uddy Syaifuddin, Kamis (22/5). Untuk itu, dalam acara sosialisasi Perda nomor 11 tahun 2012, bertempat di hotel Seulawah Kota Batu, PHRI sengaja menggandeng PMK Kota Batu untuk memberikan wawasan terkait ke-

amanan dunia usaha. Kepala Upt.PMK Kota Batu, Santoso Wardoyo, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa sesuai pasal 7 di Perda nomor 11/ 2012, pemilik atau pengelola banguna gedung berkewajiban untuk pro aktif melakukan upaya pencegahan terhadap terjadinya bencana kebakaran. “Hal ini bisa dilakukan dengan menyediakan menajemen kesemalatan gedung, sarana penyelamatan jiwa, akses pemadaman kebakaran,dan proteksi kebakaran,” ujar Santoso Wardoyo. Dengan memenuhi hal di atas, katanya, harus dilakukan sebagai syarat untuk mendapatkan Sertifikasi Layak Fungsi dari PMK. Namun ironisnya, perda/perwali yang mengatur tentang penerbitan LSF ini belum dimiliki oleh

nas/bhirawa

Kepala PMK Kota Batu, Santoso Wardoyo, saat memberikan pemaparan terkait keselamatan gedung kepada para anggota PHRI di Hotel Seulawah, Kamis (22/5). Pemkot Batu. Fakta ini menunjukkan sangat lambannya kinerja bagian hukum yang ada di pemkot. Karena bagaimanapun juga, sosialisasi untuk penerbitan sertifikasi kelayakan bagi keberadaan gedung dan dunia usaha menjadi tugas Bagian Hukum Pemkot. “Ya

kita (PMK) bersama PHRI Kota Batu terpaksa ‘menalangi’ dulu untuk memberikan sosialisasi ini kepada para pemilik dunia usaha,” tambah Santsoso. Ditambahkan Uddy Syaifuddin, saat ini PHRI juga terus gencar memberikan dorongan kepada anggotanya

untuk peningkatan pelayanan kepada obyek usaha atau pelanggan. Untuk itu mereka terus mempersiapkan diri untuk mengaktifkan LSU yang berada di bawah PHRI. Dengan keberadaan LSU ini, diharapkan iklim persaingan di dunia usaha Kota Batu bisa lebih tertib. Artinya, LSU bisa menentukan great atau tingkatan dari sebuah hotel maupun restoran. Dan tingkatan ini yang akan menjadi dasar dari hotel dan restoran tersebut dalam menentukan harga jualnya. “Ada 800 item yang bisa dinilai untuk menentukan great ini. Jadi nanti tidak akan terjadi hotel berbintang yang ‘memakan’ pangsa pasar hotel non berbintang,” jelas Uddy. Karena itu pula, akan menjadi sangat penting bagi para pemilik hotel dan restoran ini untuk mendapatkan Sertifikasi Layak Fungsi (SLF) dari PMK. Namun jika perda/ perwali yang mengatur tentang penerbitan SLF belum ada, bagaimana para pemilik hotel dan restoran ini bisa mendapatkan sertifikat tersebut?Q nas


OLAHRAGA

8 LINTASAN

Timnas Uji Kemampuan ke Kazakstan Jakarta, Bhirawa Timnas balap sepeda Indonesia yang dipersiapkan untuk kejuaraan multi event Asian Games 2014 dan SEA Games 2015 uji kemampuan di kejuaraan Tour Kazakstan, 25 Mei-1 Juni. Ada enam pebalap yang selama ini menjalani pemusatan latihan nomor road race yang diberangkatkan yaitu Harry Fitrianto, Ryan Areihaan, Bambang Suryadi, Aiman Cahyadi, Robin Manulang dan Agung Alisyahbana. “Kepastian berangkatnya baru kami hari ini. Makanya kami langsung melakukan koordinasi dengan jajaran pelatih dan pebalap,” kata manajer timnas Bayu Neneng Wahyuni di sela pengenalan pengurus PB ISSI di Jakarta, Rabu. Menurut dia, dikirimnya enam pebalap ke Kazakstan merupakan program yang telah lama diagendakan. Hanya saja keputusan dari pihak penyelenggara baru didapat. Kejuaraan ini juga diikuti timnas sebelum turun di SEA Games 2013.Q ant

Jumat Pahing 23 MEI 2014

Surabaya Tanpa Emas Karate O2SN Surabaya, Bhirawa Lampu kuning atau peringatan menyala bagi pembinaan karate tingkat pelajar Surabaya, terbukti pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) karateka asal Kota Pahlawan tak satupun meraih medali emas baik di nomor kata (kerapian teknik) maupun kumite (tanding). Juara umum di Cabang Olahraga (Cabor) Karate O2SN tingkat SMA diraih oleh Jombang dengan dua emas dan satu perunggu, peringkat kedua Tulungagung satu emas, dua perak dan dua perunggu. Peringkat ketiga Kota Malang dengan satu emas. Dua emas Jombang diraih di tingkat O2SN SMA melalui Yarist Ainun Safarah di nomor kata dan Andra Arviandra Putra (kumite, -61kg) setelah di babak final menaklukkan Akhmad Khoirul Anam (Surabaya) dengan skor 4-1 yang digelar di Dojo FORKI Jatim, Kamis (22/5). Sedangkan untuk O2SN tingkat SMP, juara umum direbut Kota Malang dengan meraih satu emas dan satu perak. Sedangkan Sidoarjo, Kota Mojokerto, Pamekasan masingmasing mendapat satu emas. Pada babak final O2SN SMA kelas +61kg, karateka Tulungagung, Rajar Ramadhan berhasil meraih medali emas setelah menang telak atas Den-

ny Kunia Yusuf (Pamekasan) dengan skor 10-1. Untuk kumite putri kelas -53kg emas direbut oleh Yofin Yola Paramita (Kota Batu) setelah menang atas Dyah Lisna Utari (Tulungagung) 4-1. Sedangkan kumite putri kelas +53, emas direbut Ariska Dyan (Kota Malang) setelah menumbangkan Azizah Salmaa Vajrin (Tulungagung) dengan skor tipis 43. Sedangkan di O2SN tingkat SMP, emas nomo rkumite diraih karateka asal Pamekasan, Alvian Dwi Angga Wijaya setelah di babak final menang atas, Arie Akbar Rafsanjani (Jember) 8-0. Untuk kelompok putri medali emas diraih Bhetari Kintan Belia (Kota Mojokerto) setelah menang atas Saketa Setya Sekar Kusuma (Kota Madiun) 9-0. Menurut Wakil Ketua III Pengprov Federasi Olahraga Karated-Do Indonesia (FORKI) Jatim, Yudo Nugroho nantinya para juara pertama baik kata maupun kumite akan

wawan triyanto/bhirawa

Setelah gagal meraih medali emas di nomor kata, karateka Surabaya juga tidak berhasil meraih emas di nomor kumite.

Rio Haryanto Bertekad Cetak Poin di Monako Semarang, Bhirawa Pebalap nasional Rio Haryanto bertekad untuk mencetak poin lagi saat tampil pada seri ketiga lomba balap mobil GP2 Series 2014 di Monte Carlo, Monako. 2224 Mei. Humas tim EQ8 Caterham Racing Victoria Lloyd dalam surat elektroniknya yang diterima Antara di Semarang, Jateng, Rabu, menyebutkan, Rio Haryanto bersama rekan satu timnya Alexander Rossi dari Amerika Serikat kembali akan turun pada seri ketiga di Monako. Rio Haryanto mengatakan, Monako adalah sirkuit jalanan yang sulit dan tidak ada dengan tidak ada ‘run off’ (area di luar lintasan balap) sehingga harus cepat dan akurat. “Tahun lalu saya mempunyai hasil yang baik saat sesi latihan bersam apebalap lainnya tetapi akhirnya dirinya terjebak dalam dalam insiden di tikungan pertama dan mengubahnya menjadi yang menyulitkan,” kata pebalap asal Solo, Jateng, tersebut. “Tahun ini saya merasa yakin dan saya berharap untuk bisa mencetak poin. Saya

mendengar kalau saat lomba nanti akan hujan tetapi saya tidak takut dan kami hanya fokus pada jalur yang benar dan berkonsentrasi dalam kondisi basah,” kata Rio. Rio Haryanto sudah mengumpulkan nilai 10 setelah berhasil menempati posisi kelima saat tampil seri kedua pada lomba balap mobil GP2 Series 2014 di Barcelona, Spanyol, beberapa waktu lalu. Lomba balap mobil GP2 Series di Monako dianggap sebagai yang bergengsi dan menantang pada musim balap tahun ini sehingga membuat para pebalap memiliki ambisi untuk memenangkan lomba. Sirkuit jalanan yang ketat dan berkelokkelok membutuhkan ketelitian dan kontrol, apalagi dimungkinkan saat lomba akan turun hujan. Alexander Rossi mengatakan, hujan di sekitar Monako akan membuat hal-hal yang menarik terutama dirinya tidak pernah dan ini menjadi tantangan bagi dirinya tampil dalam kondisi basah. Pada lomba di Monako mendatang, Rio Haryanto akan mengenakan nomor mobil 19 sedangkan Alexander Rossi mengenakan nomor 19.Q ant

dikumpulkan untuk menjalani pemusatan latihan. Kemungkinan mereka akan diturunkan pada O2SN tingkat nasional yang digelar di Jakarta pada Bulan Juni mendatan. "Kita sudah menurunkan tim pemandu bakat dan mereka yang juara satu nanti akan mengikuti training center (TC) di Dojo Forki untuk persiapan O2SN tingkat nasional pada Juni mendatang," kata Yudo Nugroho yang juga menjabat sebagai Ketua Panpel O2SN Cabor Karate itu. Ia juga melihat kekuatan karateka pelajar sudah cukup merata, terbukti beberapa atlet daerah sudah bisa meraih medali di kejuaraan yang diikuti oleh 305 peserta dari 36 kabupaten/kota itu, sedangkan daerah yang tidak mengirimkan atlet yakni Pacitan dan Bangkalan. "Kekuatan di level pelajar cukup merata dan ini menunjukkan pembinaan di daerah cukup bagus," katanya. Hanya saja ia cukup menyayangkan salah satu syarat dari pihak panitia O2SN yang menegaskan kalau juara I,II dan III sudah tidak boleh mengikuti O2SN tahun depan. "Kalau untuk pembinaan aturan itu merugikan, tapi kalau untuk pemerataan medali itu cukup menguntungkan," katanya. Q wwn

Perolehan Medali Karate O2SN Tingklat SMP Peringkat

Kota/Kabupaten

1. 2. 3. 4. 5.

Kota Malang Sidoarjo Kota Mojokerto Pamekasan Kota Batu

Emas 1 1 1 1 -

Medali Perak 1 1

Perunggu 1

Perolehan Medali Karate O2SN Tingklat SMA Peringkat

Kota/Kabupaten

1 2. 3. 4. 5.

Jombang Tulungagung Kota Malang Sidoarjo Kota Batu

Emas 2 1 1 1 1

Medali Perak 2 -

Perunggu 1 2 2 -

Persela Siap Pecundangi Persiba

Rio Haryanto

Lamongan,Bhirawa Hasil mengecewakan setelah ditahan imbang Pusam Samarinda Senin (19/5) lalu membuat Persela Lamongan tak ingin mendapatkan hasil tersebut terulang kembali saat menghadapi tamunya Persiba Balikpapan sore nanti di stadion Surajaya Lamongan. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir bertekad meraih tiga angka dalam laga sore nanti.Kesalahan pada pertandingan melawan Pusam lalu,sudah dievaluasi oleh pelatih Persela Eduard Tjong.Menurut dia,terjadinya gol dari anak asuhannya tidak lain karena mengendornya konsentrasi dan kewaspadaan. Edu meminta kesalahan itu tidak terulang lagi dalam pertandingan sore nanti.Dari pengalaman menjamu Pusam tersebut,Edu sudah menyiapkan strategi khusus saat menghadapi Persiba. Apalagi dalan laga sore nanti Persela bakal bermain full team. ‘’Kami tampil full team.Semua pemain siap tempur lawan Persiba Balikpapan,’’kata Eduard Tjong. Jelang laga melawan Persiba

Balikpapan Edu bersama asistennya Didik Ludianto memang fokus menggarap penyelesaian akhir.Sebab,ketika menghadapi Pusam lini depan Persela banyak mendapatkan peluang emas, namun hanya menghasilkan dua gol.Beberapa peluang hanya terbuang percuma. Modal berharga juga dimilki Persela saat menjamu Persiba nanti.Di putaran pertama lalu tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mampu mengalahkan Persiba Balikpapan di depan pendukungnya sendiri.Jika di kandang Persiba mampu memenangi laga,maka tim kebanggan warga Lamongan diharapkan menang di hadapan LA.Mania yang selalu memadati stadion Surajaya setiap Persela berlaga di kandang. Edu bakal menginstruksikan anak asuhannya untuk tampil menyerang.Arif Ariyanto yang sebelumnya dilarang tampil karena akumulasi kartu,sore nanti siap ditampilkan kembali.Arif nantinya akan ditemani sayap kanan Zaenal Arifin untuk menyuplai bola ke striker Adison Alves.Q mb-1

wawan triyanto/bhirawa

Regu Sidoarjo berhasil merebut Piala Wali Kota Surabaya setelah di babak final mengalahkan Trenggalek dengan skor 2-0.

Cabang Olahraga Sepak Takraw

Piala Wali Kota Surabaya Milik Sidoarjo Surabaya, Bhirawa Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surabaya kini harus bekerja keras untuk melakukan pembinaan atlet, karena regu takraw Surabaya gagal meraih juara pada dua kejuaraan yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Jatim di Jalan Jagir Surabaya. Pada event antar pelajar Piala Gubernur 18-20 Mei, regu Surabaya gagal untuk meraih juara. Kegagalan itu berlanjut di Piala Wali Kota Surabaya 21-22 Mei, bahkan piala bergengsi itu malah dimiliki oleh Regu Sidoarjo. Ketua Umum PSTI Surabaya, Joko Susilo mengakui kegagalan Regu Surabaya di dua event itu karena terkendala pembinaan. “Sulit mencari atlet sepak takraw di Surabaya, karena olahraga ini kurang populer dibandingkan cabor lain seperti sepak bola,” katanya saat ditemui di Dinas Pendidikan Jatim, di Jalan Jagir Surabaya, Kamis (22/5). Walau gagal di dua event, namun Jok Susilo optimis bisa meraih medali emas di Pekan Olarhaga Provinsi (Porprov) V Banyuwangi 2015 mendatang. “Kami masih punya waktu satu tahun untuk melakukan pembenahan dan kami optimis bisa meraih satu emas Porprov Banyuwangi,” tegasnya. Sementara itu, pada babak final Piala Wali Kota, Sidoarjo

berhasil mengalahkan Trenggalek dengan skor 2-0. Regu asal Kota udang yang diperkuat oleh Asrul Sani posisi tekong, apit kanan Safrizal Dwi dan apit kiri Abd Muin tampil cukup dominan. Mereka dengan mudah meraih poin dari lawan yang pada pertandingan ini tidak bisa menurunkan komposisi terbaiknya. “Kami diperkuat dua pemain SMANOR, yakni Asrul Sani dan Safrizal Dwi. Anak-anak juga tampil cukup kompak. Tapi saya akui kita bisa meraih kemenangan karena tim lawan ada yang cedera,” terang Pelatih Sepak Takraw Sidoarjo. Sedangkan Pelatih Sepak Takraw Trenggalek, Sigit membenarkan jika salah satu pemainnya Nanda tidak bisa diturunkan di babak final karena mengalami cedera saat bertanding melawan Kabupaten Pasurun di babak Semifinal. Pada babak final Trenggalek diperkuat oleh Aldi (Tekong), Abidin dan Angga “Kalau komposisi pemain kami lengkap, partai final akan berlangsung seru, karena kekuatan kami berimbang,” katanya. Salah satu panita, Edi Santoso menjelaskan, untuk kejuaraan Piala Wali Kota diikuti oleh 10 tim dari kabupaten/kota, yakni Surabaya (dua tim), Sidoarjo, Trenggalek, Kabupaten Pasuruan, Tulungagung, Kota Madiun, Sampang, Bangkalan dan Bojonegoro. Q wwn


Jumat Pahing 23 MEI 2014

NASIONAL-POLITIK

KILAS NASIONAL

JK Diperkirakan Kembali Kuasai Golkar Menang Jakarta, Bhirawa Pengamat politik Teguh Yuwono memperkirakan Jusuf Kalla (JK) bisa kembali menguasai Partai Golkar bila menang dalam Pemilihan Presiden 2014 dan menjadi wakil presiden mendampingi Joko Widodo. “Mungkin tidak harus JK sendiri yang menjadi ketua umum karena dia sudah terlalu senior. Kemungkinan Golkar akan dipimpin politisi muda yang mendukung JK,” kata Teguh Yuwono dihubungi dari Jakarta, Kamis (22/5) kemarin. Pengajar Universitas Diponegoro Semarang itu mengatakan apabila pasangan Jokowi-JK berhasil memenangi pemilihan presiden, tentu Partai Golkar akan mengevaluasi langkah Ketua Umum Aburizal Bakrie yang sebelumnya diberi mandat menentukan langkah koalisi. Karena itu, sangat mungkin bila pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang didukung Partai Golkar atas pilihan Aburizal Bakrie kalah, sejumlah elemen partai akan mempertanyakan keputusan tersebut. Pada Pemilu 2004, Jusuf Kalla menjadi pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan berhasil menjadi wakil presiden, mengungguli pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid yang diusung Partai Golkar. Ketika menjadi wakil presiden, Jusuf Kalla kemudian terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Terkait politisi muda Partai Golkar pendukung Jusuf Kalla yang berpeluang menggantikan Aburizal Bakrie, Teguh Yuwono mengatakan partai tersebut memiliki banyak politisi muda. “Priyo Budi Santoso mungkin berpeluang, tetapi saat ini dia masih terlihat malu-malu karena tidak berhasil menjadi anggota DPR. Indra J Piliang juga cukup berani menyatakan mendukung JK, tetapi dia bukan politisi asli Golkar yang berangkat dari bawah,” tuturnya.Q ant

Pengurus PKB Bantah Khianati Rhoma Irama Jakarta, Bhirawa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membantah mengkhianati kesepakatan yang sudah dibuat antara partai tersebut dengan Rhoma Irama yang dijadikan sebagai kandidat calon presiden. “Tidak ada yang mengkhianati Bang Haji (Rhoma Irama),” kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Kar ding dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (22/5) kemarin. Dia menjeist laskan PKB Abdul Kadir Karding sudah sepakat dengan Rhoma untuk memberi kebebasan kepada yang bersangkutan mencari partai koalisi apabila suara PKB mencapai 15 persen di Pemilu Legislatif 2014. Namun menurut dia, pada kenyataannya suara PKB hanya sekitar 9 persen dan tidak mencapai 15 persen. “Perjanjiannya kalau PKB dapat 15 persen, kami mempersilahkan Bang Haji mencari pasangan cawapres,” ujarnya. Karding menegaskan PKB sudah berupaya menawarkan Rhoma ke partaipartai politik yang akan menjadi mitra koalisi, namun partai-partai tidak ada yang merespons tawaran PKB. Berawal dari hal tersebut, menurut Karding, PKB merasa tidak memiliki beban moral maupun politik dengan tidak menjadikan Rhoma sebagai capres atau cawapres. “Kami tidak punya beban moral atau politik,” katanya. PKB resmi mendukung pencapresan Joko Widodo yang berpasangan dengan Jusuf Kalla yang diusung PDI Perjuangan, dukungan itu bersama dengan partai koalisi seperti Partai Nasdem, dan Partai Hanura.Q ant

Capres Cawapres Dilarang Saling Menghujat Jakarta, Bhirawa Ketua Umum DPP Persatuan Purnawirawan TNI Agum Gumelar minta, dalam Pilpres 2014 ini Capres Cawapres dan pendukunnya tidak saling menghujat dan menghina. Indonesia yang akan menjadi negara demokrasi terbesar dunia, harus berpolitik dengan tertib, damai dan jurdil. Capres Cawapres harus kobarkan dan kembangkan pemikiran yang mencerahkan dan mencerdaskan rakyat. Bukan saling menghujat, saling mencaci maki dan menjelek jelekan. “Pepabri berharap para pasangan Capres tidak menganggap lawan harus dihancurkan. Bagi pasangan yang menang nanti, harus merangkul yang kalah. Jangan sampai lawan politik, dianggap sebagai lawan dan musuh yang harus dilenyapkan.Jokowi dan Prabowo serta pendukungnya harus saling bersikap dewasa dalam berdemokrasi. Agar tak terjadi gontok gontokan yang memanaskan suasana, “ tandas Agum Gumelar dalam diskusi di loby DPD RI Senayan. Hadir sebagai pembicara lainnya, Martin Hutabarat (Gerindra), Abraham Liyanto (DPD RI), Panji Anugrah Permana (pengamat politik dari UI). Menyinggung masalah pengama nan Capres Cawapres, kata Agum sesuai dengan intruksi Presiden SBY yang meminta pihak kepolisian mem beri pengawalan Capres Cawapres. Adanya ancaman terhadap keamanan pada Capres Cawapres, menurut Agum hanyalah isu yang sengaja dibuat untuk memecah belah. Namun pengawalan Capres Cawapres memang perlu demi keamanan dan keselamatan.Q ira

9

SBY Pamitan di Forum WEF Manila, Bhirawa Presiden Susilo bambang Yudhoyono menyampaikan kata-kata perpisahan di Forum Ekonomi Dunia regional Asia Timur (“World Economic Forum on East Asia/WEFEA”) saat memberikan sambutan dalam pembukaan forum tersebut di Manila, Filipinan, Kamis sore waktu setempat. “Saat ini merupakan terakhir kalinya saya mendapatkan kehormatan untuk menyampaikan dalam forum ini sebagai Presiden Indonesia, di masa depan, saya kemungkinan akan duduk di belakang dan saya berharap Profesor Schwab (Klaus Schwab) berbaik hati untuk memberikan saya kursi yang baik,” katanya disambut senyuman dan tepuk tangan para hadirin. Dalam sesi pembukaan tersebut, Presiden Yudhoyono bergabung dengan Presiden Filpina Benigno S Aquino III, Perdana Menteri Vietnam Ngu yen Tan Dung dan Wakil Presiden Myanmar U Nyan Tun. Forum Ekonomi Dunia meng hadirkan peserta dari berbagai negara dan kalangan serta pembicara dari berbagai kalangan baik pemerintah, akademisi, masyarakat dan swasta. Forum ini didirikan di Jenewa, Swiss pada 1971 dan dikenal dengan pertemuan

antara foto

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato dalam pembukaan World Economic Forum East Asia di Hotel Sangri-la, kawasan bisnis Makati, Filipina, Kamis (22/5) siang. tahunan di Davos, Swiss. Forum regional Asia Timur kali ini menghadirkan sekitar 600 peserta dari 30 negara. Tampak dalam pembukaan tersebut sejumlah menteri di antaranya Menteri Pendidikan M Nuh, Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tandjung, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keama-

nan Djoko Suyanto, menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Presiden menambahkan, dirinya dari hati yang paling dalam, berterimakasih kepada Profesor Schwab atas pertemanan yang solid dan terhadapa Forum Eko-

Sesepuh Golkar Larang Pemecatan Kader Muda Jakarta, Bhirawa Para sesepuh Golkar mengingatkan DPP Golkar, untuk tidak gegabah memecat para kader muda Golkar yang balelo. Pasalnya para kader yang balelo terhadap Ketum Golkar ARB berkoalisi dengan Prabowo-Hatta, adalah kader andalan dan jumlahnya sekitar 20%. Ancaman sanksi oleh Ketua Dewan Pembina Golkar, sangat tidak mendidik dan justru akan melemahkan Golkar. Apalagi pembelotan para kader muda ini lari ke JK, kader senior mantan Ketum Golkar. “Pertemuan forum senior ini, bukan membahas dukungan kepada salah satu poros. Tetapi menyamakan persepsi untuk meminta penjelasan ARB, mengapa bergabung ke poros Prabowo-Hatta. Padahal sebagai pemenang kedua, Golkar semestinya bisa mengusung Capres dan Cawapres sendiri,” ungkap Ketum MKGR Priyo Budi Santosa yang Waka DPR RI dalam pertemuan Ormas Golkar. Hadir Ketum Kosgoro Agung Lak1sono, Ketua Dewan Pembina Soksi Oetoyo Oesman. Ketiga organisasi pendiri Golkar yang disebut Tri Karya Golkar. Hadir pula mantan Menperin Fahmi Idris, mantan Menkum HAM Andi Matalata, Ketum Angkatan Muda Golkar Yoris Raweyai, Ketua Balitbang Golkar Indra J Piliang, dan para senior lain diantaranya, Zainal Bintang. Priyo mengingatkan bahwa Golkar memiliki mesin politik yang modern. Tetapi mengapa tersentral pada figur tertentu, yang berakibat niat mengusung Capres tidak terlaksana. Hal seperti ini sangat penyesakkan dada para senior Golkar. Ketum ARB harus mem beri penjelasan rinci, kenapa

antara foto

Sejumlah sesepuh dan petinggi Partai Golkar (kiri-kanan) Fahmi Idris, Aksa Mahmud, Utoyo Usman, Yoris Raweyai, Priyo Budi Santoso, Agung laksono dan Zainal Bintang berbincang bersama saat menghadiri pertemuan sesepuh dan petinggi Partai Golkar di Hotel JW Marriot, Jaksel, Rabu (21/5). posisi Golkar untuk mengusung Capres dan Cawapres sendiri tidak ter wujud. Mengapa merendahkan diri dalam koalisi dengan melepaskan niat Capres atau Cawapres. ARB hartus memberi jawab yang jelas pada para pendiri Golkar. “Lahirnya forum muda Golkar yang menolak mengikuti pilihan Ketum ARB berkoalisi dengan Prabowo-Hatta, itu buah kebijakan yang tidak mengakar. Larinya forum muda Golkar ke JK, kader Golkar juga yang mantan Ketum Golkar. Itu wajar. Bukan harus diganjar sanksi pemecatan,” sesal Priyo. Agung Laksono menyarankan agar DPP Golkar tidak memecat kader yang menolak koalisi Ketum ARB dengan Prabowo-Hatta. Perbedaan dukungan itu lumrah terjadi dalam organisasi besar. Apalagi pembelotan kalangan muda, larinya tidak kemana. Lari ke kubu JK, kader Golkar brilian yang mantan Ketum

Golkar. Pemecatan justru akan merusak dan melemah kan Golkar sendiri. Apalagi yang balelo para kader muda andalan, yang jumlahnya besar. Bisa bisa Golkar tidak memiliki lagi kader muda yang potensial, kata Agung. Anggota Dewan Pertimbangan Golkar Fahmi Idris mengaku, semula dirinya mendukung ARB menjadi Capres atau Cawapres. Namun ketika ARB memutuskan ber koalisi dengan Prabowo-Hatta, dia merasa tidak wajib lagi mendukung ARB. Fahmi beralih dukungan ke JK mantan Ketum Golkar yang juga mantan Wap res. Seperti halnya para kader muda Golkar yang ramai ramai membuntuti JK sebagai Wap res-nya Jokowi. “Saya yakin JK mampu. Track record JK sebagai mantan Wapres, akan sangat menunjang keberhasilan pasangan Jokowi-JK. Saya memilih pasangan Jokowi-JK dan saya yakin dukungan ini akan meluas,” cetus Fahmi Idris. Q ira

nomi Dunia yang telah mem berikan kontribusi yang besar untuk perdamaian dan kemajuan. Presiden Yudhoyono dalam forum tersebut juga akan dianugerahi “Global Statesmen Award”. Penghargaan tersebut rencananya diterima Jumat, 23 Mei 2014. Presiden pada 2011 me-

nghadiri pertemuan tahunan WEF di Davos, Swiss. Pada 2011 pula Indonesia menjadi tuan umah dalam “WEF on East Asia”. Presiden Yudhoyono pernah membatalkan kehadirannya dalam pertemuan tahunan WEF di Davos pada 2014 karena harus menangani masalah Gunung Sinabung. Q ant

Ditjen Haji dan Umrah Janji ‘Bersih-bersih’ Jakarta, Bhirawa rikan dukungan, kata Hasbi Ditjen Penyelenggaraan yang ditemani empat rekanHaji dan Umroh (PHU) Ang- nya. gito Abimanyu mengaku Hasbi saat menjumpai pihaknya juga ingin me- Anggito mengenakan palakukan “bersih-bersih” di kaian ihrom dan seorang Kementerian Agama (Ke- rekannya mengenakan pamenag), tetapi tidak bisa kaian jubah gaya Timur dilakukan cepat karena ke- Tengah. Saat itu Anggito menterian itu masih men- didampingi Kepala Pusat yimpan beban masa lalu. Informasi dan Humas ZuKendati demikian, pihak- baidi dan Sekditjen PHU nya sangat proaktif dengan Hasan Fauzi. pemberantasan korupsi, kaAnggito menyampaikan ta Anggito Abimanyu ketika terima kasih atas dukungan menerima perwakilan pe- moril yang disampaikan ngunjuk rasa Dewan Pim- Hasbi. Pihaknya juga menpinan Pusat Laskar Anti- yambut baik upaya KPK korupsi Pejuang 45 (DPP untuk membersihkan keLAKI Pejuang 45) di Lantai menterian itu dari korupsi. II Kementerian Agama, Ja- Dari jajaran PHU, lanjut dia, karta, Kamis (22/5) kemarin. selalu proaktif ketika diSebelumnya Sekretaris panggil KPK. Ketika KPK Jenderal LAKI P 45 H.M. menyelidiki kasus ini, sudah Hasbi Ibrohim menyam- separuh dari jajaran dipaikan keperihatinnya ter- periksa. hadap pernyataan Ketua Ia melanjutkan pihaknya Komisi Pemberantasan Ko- ingin bersih dari perbuatan rupsi (KPK) Abraham Sa- korupsi. Mau bersih sekamad yang menyebut ada ligus tentu sulit karena mapejabat tinggi dari kemen- sih ada beban masa lalu terian itu bakal dijadikan seperti penggunaan aset tersangka pada pekan ini. yang masih harus diklaTerkait dengan itu, Hasbi rifikasi. Karena itu, perlu minta agar Anggito men- dilakukan perlahan-lahan jelaskan duduk persoalan dan kehatipengelolaan dana haji se- hatian. h i n g g a p u b l i k Q ant mendapat gambaran secara utuh. Hasyim Jika perMuzadi nyataan Abraham keliru, maka bisa jadi hal itu merupakan muatan politik. Tetapi jika Anggito benar, tentu publik akan membe-

Kelebihan Muatan, Penyebab Terbesar Kerusakan Jalan Dirjen Bina Marga KemenPU Djoko Murjanto mengakui, jalur Pantura yang jadi tulang punggung jalur ekonomi nasional, sangat terbebani oleh kepadatan lalulintas dan over louding yang sulit diatasi. Akibatnya, perbaikan kerusakan di berbagai ruas Pantura, menimbulkan kemacetan dan kerugian besar. “Perbaikan jalan Pantura dibeayai APBN 2014, sebesar Rp1,3 triliun. Ketika banjir merendam dan merusak Pantura, anggaran ditambah Rp0,5 triliun pada APBNP 2014. Ruas Pantura yang rusak parah terendaman banjir dan rob laut Jawa yang asin, diganti cor beton. Khususnya di kabupaten Tegal-Pemalang di Jateng, cor beton digelar sepanjang 3 km dengan lebar 14 meter,” papar Djoko Murjanto dalam press tour dengan Forwapu menyusuri Pantura. Disebutkan, perbaikan Pantura sepanjang tahun 2014, dimulai bulan Mei 2014, hing-

ga kahir tahun. Namun akan dihentikan sementara pada 20 Juli, untuk mulai dilewati arus mudik Lebaran. Aktifitas perbaikan itu, baru dilanjutkan lagi setelah Lebaran pada bulan Oktober mendatang. Bagi pemudik, selain Pantura, telah siap dilalui jalur alternatif Tengah dan Selatan. Tetapi tradisi pemudik selalu memilih Pantura, bagaimanapun kondisi dan macetnya selalu berulang setiap tahun. “Sudah waktunya beban Pantura ini dikurangi. Yakni dengan mengalih kan ke jalan Tol Trans Jawa, atau KA double track Jawa, dan jalur laut

ira/bhirawa

Kelebihan muatan (overload) menjadi faktor penyebab kerusakan jalanjalan di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa disamping jalur Udara. Keempat mode transportasi ini bisa ditawarkan ke pihak swasta, jika pemerintah tidak

cukup dana,” cetus Murjanto. Dari pantauan lapangan, perbaikan dan cor beton di beberapa ruas jalan Pantura,

sudah hampir rampung. Untuk mencegah kemacetan total, cor beton yang digelar, dibuat maksimal hanya sepanjang 500 meter. Dengan cara ini penumpukan lalulintas dan macet di ruas yang menyempit tidak terlalu panjang. Namun diakui kemacetan di beberapa ruas Pantura yang tengah diperbaiki telah mendatang kan kerugian besar. Bukan hanya kerugian bagi pengguna jalan, tetapi juga kerugian ekonomi bagi masyara kat luas Setiap meter jalan cor beton menghabiskan dana sampai Rp1miliar Jumlah itu lebih besar di banding jalan aspal. Namun cor beton jauh lebih kuat dan tahan terendam air laut sekalipun. Hanya saja, over loud muatan tetap harus diberantas. Pasalnya perusak berat jalan terbesar adalah over loud itu,kata Murjanto.Q ira


EKONOMI - BISNIS

10

Jumat Pahing, 23 MEI 2014

Anggarkan Rp 3,4 Miliar

Kurs JUAL

BELI

USD

11,585.00

11,469.00

SGD

9,283.60

9,189.17

EUR

16,135.59

15,971.73

JPY

11,402.56

11,285.05

GBP

19,665.54

19,464.04

sumber: Bank Indonesia (22 Mei 2014)

RAGAM EKBIS

Lonjakan Jalur Laut Bisa Tembus 10 Ribu Penumpang Surabaya,Bhirawa Meski sudah ada Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura, namun pihak ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) memprediksi jalur laut masih diminati oleh para pemuddik lebaran. “Tahun lalu sudah menembus angka 9772 penumpamg dan mungkin tahun ini bisa menembus 10 ribu penumpang,’’ ungkap Mardiyo staf operasional data ASDP Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ketika dijumpai di ruang kerjanya Kamis (22/5) kemarin. Lebih jauh Mardiyo menjelaskan, prediksi itu bukan tanpa alasan, meskipun ada jembatan Suramadu yang bisa mengantarkan para pemudik dengan cepat ke tempat Pulau Madura, namun tidak pemudik yang senang menyeberang lewat laut menumpang kapal feri Mardiyo mengakui, sejak adanya Jembatan Suramadu, penumpang yang lewat jalur laut turun sekitar 60%. Sehingga berdampak pada pengurangan armada laut yang dipersiapkan ASDP hanya 6 kapal. “Dari sekian kapal ini paling yang dipakai hanya 4 kapal saja,” tandasnya. Bahkan sebelum adanya Jembatan Suramadu, pihak TNI AL juga memberikan bantuan dengan mengangkut para penumpang. Nantinya pihak ASDP juga mempersiapkan posko yang akan dimulai dioperasikan pada 21 Juli sampai 5 Agustus 2014. Posko ini akan bekerja selama 24 jam untuk memberikan pelayanan bagi pemudik yang memanfaatkan jalur laut. Di Posko ini juga akan dilengkapi tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan. Kalau misalnya ada pemumpang yang tidak bisa ditangani Posko dengan tim medisnya maka akan dirujuk ke rumah sakit PHC yang ada di pelabuhan Tanjung Perak. Q ma

KEHILANGAN TULUNGAGUNG KEHILANGAN STNK, Yamaha, th. 2002, Orange, AG5505SL, a/n. Mualim, Ds/Kec. Gondang RT 2/2-T.Agung No.635/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Yamaha, th. 2010, Hijau, AG6613TZ, a/n. Anan, Kel. Jepun RT 1/3T.Agung No.636/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2002, Hitam, AG4776SO, a/n. Juwandi, Ds. Karanganom, Kauman-T.Agung No.637/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Suzuki, th. 2008, Hitam, AG4854TD, a/n. Muhyidin, Ds. Sidorejo RT 3/1, Kauman-T.Agung No.638/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2010, Merah, AG6302RU, a/n. Supardi, Ds. Besole, BesukiT.Agung No.639/IMB/BI-II/2014

SITUBONDO HILANG STNK nopol P 5788 FE, a/n Deny Leonardo Tisan Wijaya, Ds Mangaran, RW 05/01, Kec. Mangaran, Situbondo No.640/IMB/BI-II/2014 HILANG STNK nopol P 2477 ER, a/n Edy Supriyadi, Ds Curah Kalak RW 02/03, Kec. jangkar, Situbondo. No.641/IMB/BI-II/2014 HILANG STNK nopol P 2531 EQ, a/n K Sumaryono, Kel. Patokan RW 02/03, Kec. Kota Situbondo. No.642/IMB/BI-II/2014 HILANG STNK nopol P 4260 EW, a/n Abdul Muid, Ds Trebungan RW 04/03,Kec. Mlandingan Situbondo. No.643/IMB/BI-II/2014 HILANG STNK nopol P 3391 EE, a/n Dayat Ds Battal, RW 01/01, Kec. Panji, Situbondo. No.644/IMB/BI-II/2014

Diskanla Bantu 68 Mesin Pelet Pemprov, Bhirawa Pengembangan perikanan budidaya, baik nasional maupun internasional semakin dapat diandalkan untuk dijadikan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan. Menilik hal itu, Pemprov Jatim melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Jatim memberikan bantuan para pembudidaya berupa mesin pelet dengan anggaran Rp3,4 miliar. Bantuan 68 unit mesin itu akan diserahkan pada 26 kabupaten/kota di Jatim. Masing-masing kabupaten/kota, ada yang menerima satu unit hingga empat unit mesin pelet

tergantung pengajuan ke Diskanla Jatim. (lihat tabel, red) “Sebelumnya, Pemkab/kota yang mengajukan bantuan untuk kelompok pembudidaya. Kita tinggal fasilitasi

dengan penyerahan bantuan tersebut. Selain itu, pemberian bantuan juga menyesuaikan dengan anggaran,” kata Kadiskanla Jatim, Ir Heru Tjahjono MM, Kamis (22/5). Tidak hanya bantuan berupa mesin pelet, namun bantuan juga diiringi dengan bahan bakunya atau formula pembuat pakan. Selain itu, ada pendampingan bagi pembudidaya agar bisa menghasilkan pakan secara mandiri. Sebab, pembuatan pakan secara mandiri lebih efesien dibandingkan membeli pakan industri.

“Biasanya kalau beli pakan industri itu harganya sudah ditetapkan oleh industri tersebut. Sedangkan dengan mesin pelet maka bisa menghemat biaya,” katanya didampingi Kabid Perikanan Budidaya, Sih Hatin. Ia mencontohkan, ada salah satu kelompok pembudidaya penerima bantuan mesin pelet yang berada di Kabupaten Tulungagung yang kemudian memodifikasi mesin tersebut sehingga hasilnya lebih maksimal lagi. Sebelumnya, bantuan ini untuk memancing minat petani untuk mengem-

bangkan dan meningkatkan produksi perikanan budidaya, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani. kelompok pembudidaya ikan seharusnya bisa memanfaatkan bantuan yang telah dimulai sejak 2010 lalu. Disinggung mengenai adanya pemanfaatan mesin pelet cukup membantu para pembudidaya, Sih Hatin mengatakan, pembudidaya masih memanfaatkan mesin pelet tersebut. “Kembali lagi, adanya mesin pelet ini, maka ada penghematan biaya,” ujarnya. Q rac

Head of Imaging System Philips Healthcare Jakarta Teguh E Purwanto mencoba salah satu alat kesehatan produk Philips Healthcare.

trie diana/bhirawa

Surabaya, Bhirawa Guna memperkuat pasar alat kesehatan di Jatim, Royal Philips membuka kantor cabang di daerah Surabaya. Kantor yang terletak di kawasan Rungkut Indutri Surabaya ini dinilai pihak pengelola dapat meningkatkan penjualan alat-alat kesehatan. Head of Imaging System Philips Healthcare Jakarta Teguh E Purwanto mengatakan, sebagai perusahan besar Philips ingin mengembangkan pasar sampai ke Indoensia bagian timur khususnya Jatim. Menurutnya, banyak peluang yang akan digarap Philips dalam memasarkan produknya di Jatim salah satunya rumah sakit. Jika dilihat saat ini jumlah rumah

sakit di Jatim jumlahnya mencapai 350 rumah sakit dan semua rumah sakit berpotensi besar untuk memakai alat-alat kesehatan produksi Philips. ‘’Jika ditotal rumah sakit di seleruh Indonesia mencapai 2000 rumah sakit dan 350 rumah sakit berada di Jatim,’’ ujarnya. Teguh menyatakan, kantor baru Philips Healthcare akan siap melayani penjualan alat-alat kesehatan seperti radi Xrays, computed tomography (CT) scans, magnetic resonance imaging (MRI). Selain itu Philips Healthcare juga melayani pembelian spart part atau suku cadang alat kedokteran. ‘’Kita ingin para pengguna alat kesehatan dapat membeli dan menservice alat-alat kesehatan yang ru-

sak di Philips Healthcare,’’ harapnya. Lebih lanjut ia menyatakan, pembukaan kantor cabang Philips Healthcare di Surabaya diharapkan dapat menaikkan jumlah penjualan alat-alat kesehatan Philips. Dari target yang ditetapkan diharapkan penjualan alat-alat kesehatan produksi Philips tahun ini meningkat. ‘’Untuk angka penjualan tahun ini kita belum bisa mengkalkulasi berapa peningkatannya. Yang terpenting ada kenaikan apakah itu 5 persen atau 10 persen,’’ jelasnya. Menanggapi pernyataan di atas, Ketua Humas Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Dr Samsul Arifin MARS, mengungkapkan, dirinya mendukung upaya Philips Healthcare dalam

memasarkan produk alat-alat kesehatan. Sebagai produsen penghasil alat-alat kesehatan diharapkan Philips menangkap peluang. ‘’Saat ini Surabaya mau jadi kota wisata kesehatan, sehingga pembukaan kantor cabang Philips Healthcare sangat tepat,’’ tuturnya. Dijelaskannya, saat ini banyak dari rumah Surabaya dan Jatim berlomba-lomba untuk meningkatkan akreditasi rumah sakit, Menurutnya, sesuai dengan target Surabaya menjadi kota wisata kesehatan peningkatan mutu dan pelayanan rumah sakit sangat menentukan. ‘’Jika peralatan yang ada di rumah sakit baik dan berkualitas maka pelayanan kepada para pasien akan baik,’’ ujarnya. Q dna

Disbun Optimis Produksi Gula Naik 1,46 % Pertamina Bangun Dipicu Perluasan Lahan 214 Ribu Ha Kilang Minyak di Tuban Pemprov, Bhirawa Dinas Perkebunan (Disbun) Jatim optimis kalau produksi gula pada tahun ini lebih tinggi tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Diprediksikan tahun ini, produksi bisa mencapai 1,246 juta ton dengan taksasi sebesar 1,392 juta ton atau naik 1,46 persen. Kepala Disbun Jatim Ir Samsul Arifien MMA mengatakan, kenaikan produksi ini dikarenakan berbagai upaya yang telah dilakukan sejak tahun 2013 lalu, diantaranya penataan varietas, kegiatan bongkar ratoon dari 28 ribu hektar mencapai 40 ribu hektar, perluasan lahan sampai 214 ribu hektar dan tahun ini ada tambahan 217 ribu hektar “Adanya perluasan areal lahan naik, dan bantuan intensifikasi berupa pupuk, hingga adanya varietas unggul. Seharusnya kita bisa mencapai 1,4 juta, namun angka optimisnya 1,2 juta itu,” katanya, Kamis (22/5). Samsul mengatakan, jika dihitung maka secara nasional nantinya produksinya bisa mencapai 2,9 juta ton. Jumlah ini

sudah masuk dalam swasembada konsumsi gula. “Jadi jumlah itu tidak termasuk gula rafinasi. Tapi gula yang dikonsumsi masyarakat,” katanya. Mengenai prediksi rendemen, lanjut Samsul, diperkirakan mencapai 8,04. Sedangkan tahun lalu rendemen masih 7,4. “Memang cuaca masih mempengaruhi rendemen. Namun, adanya varietas baru mungkin nanti akan meningkat. Ke depan juga akan ada varietas baru khusus Madura” ujarnya. Disisi lain, lanjutnya, saat ini

masih ada kendala ketika menjelang proses giling berlangsung. Sebab stok gula Jatim masih cukup banyak, sekitar 480 ribu ton. Padahal, jumlah itu semestinya untuk kebutuhan Indonesia bagian timur. Sayangnya, di wilayah tersebut gula konsumsi asal Jatim harus bersaing dengan gula rafinasi yang harganya lebih murah. Padahal gula rafinasi tersebut tidak boleh dikonsumsi dan hanya diperuntukkan bagi pabrikan makanan dan minuman. Q rac

rachmat/bhirawa

Produksi gula diprediksikan akan mengalami kenaikan, dan petani diharapkan bisa mempertahankan kualitas tebu.

Tuban, Bhirawa Salah satu Badan Usaha Milik Negera (BUMN) dalam hal ini PT Pertamina (Persero) menambah dua unit penimbunan premium (kilang) yang diletakkan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) yang terletak di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dengan masing-masing berkapasitas 50.000 kiloliter dari 10 unit yang sebelumnya telah ada dan dengan kapasitas yang sama juga. “Ditambah dua uni yang masih dalam proses pembangunan yang saat ini sudah mencapai 71 % ini nantinya kita akan mempunyai 12 unit tempat penimbunan premium, yang mana dengan pembangunan yang dimulai pada 2013 lalu kita berharap tahun 2014 ini sudah selesai dan dapat digunakan” kata Eko Yuliono Pejabat Sementara (Pjs) TBBM Tuban(22/5). Dua unit penampungan tersebut dibangun menggunakan bahan metal dima-

na dalam setiap unit-nya, dibutuhkan anggaran sebesar Rp37 Milyar. Sehingga untuk dua unit penimbunan memakan anggaran sekitar 74 Milyar rupiah. “Per-unitnya kami perkirakan menghabiskan anggaran sekitar 37 Milyar,” jelas Eko. Untuk diketahui, TBBM Tuban merupakan lokasi penampungan BBM jenis solar dan premium untuk pemenuhan kebutuhan Jawa Timur dan beberapa wilayah Indonesia bagian timur. Tempat ini mampu menampung 300 ribu kiloloiter premium dan 300 ribu kiloliter solar. Saat ini TBBM, menampung sekitar 1.200 kiloliter dari PT Tri Wahana Universal (TWU), belum dari yang lain. PT TWU, merupakan kilang mini yang terletak di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. selama ini, TWU mengelola minyak mentah dari sumur Banyuurip menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Q hud

Mengembangkan Desa Canggu Sebagai Desa Wisata

Andalkan Candi Surowono dan Membangun Pasar Tradisional Desa Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri memiliki tempat bersejarah dan keindahan alam yang sangat menarik, potensi yang terpendam perlu untuk digali dan dikembangkan. Keindahan desa yang letaknya sekitar 28km dari pusat Kota Kediri itu sangat bagus untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

mb2/bhirawa

Daya tarik Desa Canggu adalah mampu menyuguhkan panorama alam berupa Candi Surowono serta keindahan alam terowongan sungai bawah tanah kepada pengunjung.

Daya tarik Desa Canggu adalah mampu menyuguhkan panorama alam berupa Candi Surowono serta keindahan alam terowongan sungai bawah tanah kepada pengunjung. Tidak sampai disitu, saat ini pemerintah desa Canggu juga membangun infrastruktur desa sebagai penunjang sebagai Desa wisata, yakni membangun pasar tradisional. Pasar ini nantinya sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat, penyedia kebutu-

han pokok dan kebutuhan sehari-hari, dan ini sangat membantu warga setempat dalam meningkatkan pemasaran produk lokal, baik hasil produksi rumah tangga ataupun hasil pertanian. “Dan diharapkan dengan pembanguan pasar ini nanti menjadi daya tarik wisatawan untuk berbelanja produk lokal kami” kata Kepala Desa Canggu Saptonoko, Kamis (22/5). Desa canggu yang juga dianggap sentra pembibitan ikan air tawar

dan ikan hias seperti ikan koi, ikan Tombro Emas, mujair, nila, tawes, lele sebagai sumber penghasilan warga juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan “Nantinya para pedagang yang memanfaatkan los Pasar Tradisional Desa Canggu, produk local mereka namun tetap harus menjaga dan memelihara agar tetap bersih dan nyaman yang akhirnya dapat berkembang dan menarik minat pembeli untuk berbelanja ke Pasar tradisional ini” terang Saptonoko Saat ini Desa canggu sentra pembibitan ikan air tawar dan ikan hias seperti ikan koi, ikan Tombro Emas, mujair, nila, tawes, lele sebagai sumber penghasilan warga juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno meminta dalam pengembangan tempat wisata harus tetap menjaga keasliannya jangan sampai ada perubahan yang signifikan, untuk mempercepat terangkatnya menjadi desa wisata perlu meningkatkan kuliner khas dari desa Canggu yang selama ini belum ditonjolkan. “pemerintah Desa harus bekerjasama dengan warga meningkatkan kuliner khas Desa Canggu Kecamatan Badas” katanya Diharapkan dengan berkembangnya Desa Canggu menjadi Desa Wisata dapat merubah banyak sektor terhadap kehidupan masyarakat setempat dan sekitarnya baik perekonomian dan dampak positif yang lainnya. Q mb2


Jumat Pahing 23 MEI 2014

Pengumuman UN SMP Terancam Mundur l Sambungan hal 1

terhadap jadwal pengumuman UN. Semua tetap sesuai dengan jadwal semula yang rencananya dilakukan pada 14 Juni mendatang. Ini pun telah menjadi keputusan dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang harus dijalankan oleh provinsi dan kabupaten/kota se- Indonesia. “ Masih belum ada imbauan apapun dari Kemendikbud terkait perubahan jadwal pengumuman UN SMP diajukan atau diundur,” kata Harun saat ditemui di Kantor Dindik Jatim di Jl Jagir Sidosermo, Surabaya, Kamis (22/5). Alumnus Lemhanas 2008 ini menyadari jika jadwal penyampaian hasil UN SMP akan berbarengan dengan masa kampanye Pilpres 2014. Kampanye bakal dilakukan pada 4 Juni sampai dengan 4 Juli mendatang. Namun, dia yakin hal itu tidak akan berpengaruh terhadap penyampaian hasil UN SMP. Pun sebaliknya, Harun juga optimistis dalam pengumuman ini juga tidak akan mengganggu tahapan Pilpres 2014. “Saya kira kok anak SMP bakal lebih tertib dibandingkan saat pengumuman UN SMA beberapa waktu lalu. Jadi, kami yakin sekalipun pengumuman UN dan kampanye Pilpres berbarengan tidak akan mengganggu satu sama lain,” ujar Harun. Terpisah, Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Mamboying menjelaskan telah menyampaikan kepada pihak Dindik Jatim terkait pengamanan kampanye Pilpres yang berbenturan dengan pengumuman UN SMP nanti. Pihaknya khawatir situasi dalam kampanye Pilpres akan menyedot semua perhatian kepolisian. Sementara pengumuman UN kerap terjadi konvoi di jalanan. “Polisi yang bertanggung jawab dalam pengamanan UN mulai dari persiapan hingga kelulusan. Karena itu, usulan maju atau mengundurkan pengumuman adalah langkah antisipasi dari pihak kepolisian,” ungkap dia. Menurut dia, pengumuman UN SMP sebaiknya dimajukan atau diundur. Sebab, konsentrasi pengamanan akan tersedot ke kampanye utama Pilpres. “Kami berharap usulan ini dapat disampaikan Dindik Jatim kepada Kemendikbud dan bisa diterima sesuai dengan kondisi yang ada,” ungkap dia. n tam

Bentoel Pastikan Tak Akan PHK Karyawan SKT l Sambungan hal 1

hingga SKT yang ada saat ini. Di antara produk SKT yang menjadi andalan Bentoel adalah Talijagat. Ia mengakui meski SKT trennya turun, hingga semester pertama 2014 penjualan rokok Bentoel secara umum menunjukkan pertumbuh­an yang cukup bagus karena sejumlah produk relatif stabil angka penjualannya. Seondjojo berharap di tengah situasi tren SKT yang kurang bagus dan menurun tersebut, pemerintah membuat regulasi yang berpihak kepada industri rokok, terutama yang berkaitan dengan cukai rokok, jangan sampai cukai naik terus. Sebab, kenaikan harga cukai cukup mendominasi. Ia mengemukakan kalaupun nanti terpaksa terjadi PHK terhadap karyawan SKT, Bentoel juga akan melakukan pembekalan kepada kar­ yawannya di bidang kewirausahaan agar kalau mereka tidak bekerja lagi bisa memanfaatkan uang pensiunnya untuk berwirausaha. Menurut dia, jumlah karyawan Bentoel secara total mencapai 18.000 orang dan 7.000 orang di antaranya adalah karyawan SKT. “Sebisa mungkin dan dengan berbagai upaya pembenahan yang kami lakukan, kami akan tetap mempertahankan karyawan SKT ini, jangan sampai ada PHK,” tegasnya. Belum lama ini HM Sampoerna melakukan penutupan dua pabriknya di Lumajang dan Jember, sehingga 4.900 karyawan SKTnya terpaksa di PHK. n mut,ant

Terpaksa Titipkan Anak l Sambungan hal 1

sus menitipkan anaknya, Fatma tetap tak melupakan tugas sebagai seorang ibu, dengan selalu memantau perkembangan anakanaknya dengan ketat dan intens. “Seperti ibu pada umumnya yang sibuk bekerja, saya secara khusus titipkan anak pada seorang guru. Mudah-mudahan guruguru ini mampu bertanggung jawab membawa anak-anak yang sudah dititipkan padanya,” kata Kepala Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jatim ini. Menurut dia, orangtua ataupun guru pembimbing sekarang ini memiliki tugas yang lebih berat dibanding zaman dulu. Sebab lingkungan saat ini lebih rawan terjadi penyelewengan dan menyebabkan dampak yang kurang baik, seperti adanya tayangan dari televisi yang tidak patut dicontoh. Kondisi inilah yang harus mendapatkan pantauan yang lebih ketat dari orangtua ataupun guru yang mendapat amanah dititipi anak oleh orangtua. Jika dibiarkan, katanya, mereka akan bisa meniru seperti apa yang dia lihat. Seperti pernah diberitakan ada anak SD yang berkelahi sampai meninggal dunia karena hal sepele. “Kalau dulu saat saya masih kecil, lingkungan masih sederhana. Belum ada macam-macam. Kalau sekarang semua ada dan rawan untuk menjadi negatif kalau tidak mendapatkan pantauan. Contoh yang paling berbahaya ya tontonan televisi. Kalau tidak mendapatkan pendampingan, anak-anak bisa tak mau belajar karena keasyikan nonton. Begitu juga dengan game yang lebih modern tentunya,” ungkapnya. Saat ini, lanjutnya, anak-anak lebih cerdas dan banyak bertanya mengapa mereka tidak boleh ini dan itu. Berbeda dengan zaman dulu jika dilarang mereka akan dengan mudah menuruti permintaan orangtua. Kondisi ini pula yang menuntut orangtua zaman sekarang untuk selalu bersabar dan memiliki wawasan yang luas untuk menjawab pertanyaan anak-anak. “Sekarang tak cukup hanya dengan dilarang. Tapi harus diajak bicara dan dijelaskan dengan halus sesuai dengan umur mereka. Karena mereka pasti akan bertanya kenapa tidak boleh begini, tidak boleh begitu. Kata Ibu saya, tujuh anak-anaknya tidak ada yang neko-neko. Berbeda dengan sekarang meski hanya memiliki anak dua, tapi merawatnya sangat repot,” pungkasnya. n iib

SAMBUNGAN

11

Soekarwo Bantah Jadi Tim Sukses Prabowo Puluhan Ribu Kiai Kampung Jatim Dukung Prabowo-Hatta l Sambungan hal 1

menyatakan Gubernur Jatim Soekarwo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ditunjuk sebagai tim sukses pasangan Prabowo-Hatta di wilayah masing-masing. Tak hanya Pakde Karwo, Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf juga ditunjuk sebagai salah satu tim sukses pasangan tersebut. Pakde Karwo menyatakan akan menghormati keputusan Partai Demokrat yang tidak berpihak pada pasangan Prabowo-Hatta maupun Jokowi-Jusuf Kalla. “Sikap Partai Demokrat dalam rapimnas (rapat pimpinan nasional) jelas tidak mendukung salah satu pasangan atau netral. Sejauh ini belum ada perubahan, itulah yang harus dipegang,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Jatim ini. Pakde karwo juga mengaku, tidak tahu adanya penunjukan tersebut. Karena itu, pihaknya lebih bersikap wajar tidak harus ditanggapi secara berlebihan. Apalagi, Partai Demokrat sejauh ini masih belum memutuskan dukungan kepada pasangan calon presiden yang akan berta­ rung pada Pilpres nanti. Apakah menolak pinangan jadi tim sukses ? Pakde Karwo kembali menegaskan, tidak menolak atau menerima, ka­rena memang tidak pernah ada tawaran itu.

“Bagaimana menolak atau menerima, tawaran atau pembicaraan saja tidak ada,” katanya. Hal yang sama juga disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf. Wakil Ketua PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) tersebut menyatakan tidak pernah ada penunjukan dirinya sebagai tim sukses Prabowo-Hatta. “Sejauh ini belum ada pembicaraan. Dan bagi saya, situasi saat ini belum memungkinkan,” katanya. Gus Ipul juga tidak mengetahui bila dirinya ditunjuk. Bahkan, Gus Ipul dengan tegas menyatakan, kemungkinan itu baru wacana yang dilontarkan Zulkifli Hasan. “Mungkin sebatas buah bibir saja, belum ada keputusannya,” katanya. Berbeda dengan Pakde Karwo maupun Gus Ipul, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Sekretaris Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih, Fadli Zon membenarkan, dua pemimpin Jatim itu ditunjuk sebagai tim sukses untuk wilayah Jatim. “Ya kita minta Pakde Karwo dan Syaifullah Yusuf untuk menjadi pimpinan dari tim kampanye daerah di Jawa Timur. Di Jawa Barat kemarin Pak Aher sudah datang ke Rumah Polonia, dan Pak Ahmad Heryawan jadi ketua tim kampanye Jawa Barat,” jelasnya.

Disinggung pemakaian Pakde Karwo yang juga kader Partai Demokrat sebagai sinyal bergabungnya partai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu bergabung, Fadli masih enggan mengungkapkannya. Namun, sudah dipastikan bahwa Pakde Karwo mendapatkan izin dari partainya. “Mereka sudah mendapatkan izin untuk bergabung mendukung tim kampanye Prabowo-Hatta. Pokoknya kalau sikap politik (Demokrat), ya itu kan nanti ditunggu sampai saat yang tepat,” tandasnya. Sebelumnya, calon Wapres Hatta Rajasa mengatakan tim sukses pasangan Prabowo Su­ bianto-Hatta Rajasa terdiri dari berbagai unsur yang berasal dari kader partai pengusung maupun di luar itu. “Untuk ketua tim sukses yaitu Mahfud MD, sedangkan yang menjadi ketua harian adalah Zulkifli Hasan yang akan dibantu oleh George Toisutta,” tutur Ketua Umum DPP PAN itu. Hingga pendaftaran tutup, KPU hanya menerima dua pasang­an yang mendaftar untuk Pilpres pada 9 Juli 2014 yakni pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JW-JK) yang didukung PDIP, Nasdem, PKB, dan Hanura, serta pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (PS-HR) yang didukung Gerindra, Golkar, PKS, PAN, PPP. n iib.

Dukung Penutupan Dolly, Warga Siap ‘Pasang Badan’ l Sambungan hal 1

Kota Surabaya Bu Risma yang akan menutup Dolly. Karena kami sebagai warga Surabaya tak ingin terus mendapat predikat jika Surabaya tercinta mendapat predikat sebagai kota yang mempunyai lokalisasi terbesar di Asia Tenggara,” kata salah satu koordinator aksi, Mat Mochtar dari IKAMRA saat berorasi. Massa juga membawa berbagai poster. Di antaranya, ‘Tutup Dolly dan Jarak Selamanya’, ‘Demi Generasi Penerus, Dolly-Jarak Harus Ditutup’. Ketua Dewan Penasihat Ikamra, Ali Badri Zaini sangat menghargai dan mendukung penuh kebijakan Wali Kota Risma untuk menutup Dolly. “Penutupan Dolly adalah tanggung jawab warga Kota Surabaya. Jika tetap dibiarkan, semua warga Surabaya yang akan menanggung dosanya,” ujar Ali. Bahkan, jika memungkinkan, kata Ali Badri, pihaknya mendesak agar penutupan dilakukan secepatnya, tidak lagi menunggu 19 Juni sebelum puasa. Pihaknya bersama semua elemen pendukung bersedia ‘pasang badan’ jika ada pihak yang berani menghalangi niat baik itu. “Ini namanya jihad melawan kemaksiatan. Kami siap mendukung sampai titik darah penghabisan,” ujarnya. Ali Badri mengatakan banyak warga merasa malu dengan keberadaan Dolly, apalagi sejak lama Surabaya dikenal juga

sebagai Kota Wali Allah karena adanya makam-makam wali. “Dan Surabaya sendiri juga sudah menyandang kota yang indah, masak iya masih berjalan tempat-tempat pelacuran di Surabaya?,” katanya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengharapkan tidak ada korban yang jatuh dalam penutupan lokalisasi pelacuran Dolly. Kepada semua elemen yang mendukung penutupan komplek prostitusi Dolly, Risma meminta warga untuk tetap mematuhi peraturan pihak keamanan. “Demi kondusivitas Kota Surabaya, saya minta semua elemen mematuhi peraturan keamanan, dan jangan bertindak sendiri-sen­ diri agar tidak ada gesekan yang menimbulkan korban,” kata dia saat menemui unjuk rasa ratusan orang pendukung penutupan Dolly di Balai Kota Surabaya. Risma mengaku memang tidak akan banyak berkomentar ke publik, saat banyak pihak yang berkomentar menolak penutupan Dolly. “Saya akhir-akhir ini banyak diam bukan karena apa, tapi saya khawatir komentar pro kontra penutupan Dolly akan menimbulkan gesekan di tingkat masyarakat,” tegasnya. Risma yakin, kebijakannya akan berjalan mulus, karena didasari niat baik. Dia mengaku yakin, semua niat baik pasti akan didukung oleh Tuhan. Untuk diketahui Pemkot Surabaya berencana menutup area lokalisasi pelacuran yang konon pernah menjadi yang terbesar di

Asia Tenggara itu pada 19 Juni nanti, tepat sebelum puasa. Pemkot Surabaya difasilitasi oleh Pemprov Jatim sudah menyiapkan dana untuk pelatihan bagi Pekerja Seks komersial (PSK) dan mucikari. Saat ini, ada sekitar 1.080 PSK di komplek lokalisasi pelacuran Dolly. Mereka aktif di puluhan wisma dengan sekitar 300 lebih mucikari. Sementara itu Gubernur Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum juga memerintahkan kepada seluruh bupati/wali kota se-Jatim untuk melakukan hal serupa dengan Pemkot Surabaya ketika di daerahnya ada tempat lokalisasi. Melalui Surat Nomor: 460/7705/031/2014, Gubernur Jatim mengharapkan kepada bupati/wali kota melakukan koordinasi dengan instansi terkait, untuk menutup lokalisasi sekaligus juga menangani pasca penutupan terutama pemberdayaan eks PSK-nya. “Berdasarkan hasil rekomendasi pada rapat koordinasi antara Pemprov Jatim dengan Polda Jatim, MUI dan pemerintah kabupaten dan kota se-Jatim di Hotel Utami beberapa waktu lalu, kami harapkan pada 2014 ini seluruh lokalisasi di Jatim akan ditutup semua,” tegas Pakde Karwo, sapaan lekatnya. Dalam surat itu, Pakde Karwo juga menginstruksikan kepada bupati wali kota untuk menutup tanpa merelokasi lokalisasi PSK, dan tempat-tempat yang dicurugai sebagai tempat prostitusi terselubung. n geh, iib

l Sambungan hal 1

gas dan cepat dalam menyelesaikan persoalan bangsa serta sosoknya sederhana, tampil apa adanya dan bersih dari KKN.‬ “Insyaallah pasangan yang ideal ini mampu menjadikan negara ini Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghafur,” ujar ketua FK3JT KH Fahrur Rozi didampingi sejumlah kiai kampung dan sejumlah kiai pemangku pondok pesantren dari Pasuruan, Probolinggo, Kediri, Bondowoso, Situbondo, Sidoarjo, Bangkalan dan beberapa daerah lain di Jatim, Kamis (22/5). Lebih jauh pemangku Ponpes Canga’ an Gempeng Bangil Kabupaten Pasuruan itu menjelaskan bahwa dukung­an kiai kampung seJatim ini juga bagian dari “Sami’ na wa atha’ na” dengan sikap pribadi Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siraj yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta. “Sebelum mendeklarasikan dukungan, kami juga sowan dengan para kiai sepuh, seperti KH Nawawi Abdul Jalil (Ponpes Sidogiri Pasuruan) dan KH Abdullah Kafabi (Ponpes Lirboyo Kediri). Mereka juga sepakat mendukung Prabowo-Hatta,” tegas Gus Fahrur sapaan akrab KH Fahrur Rozi‬ P ‪ ertimbangan lainnya, lanjut Gus Fahrur, para kiai kampung di Jatim juga kecewa dengan PKB yang terkesan mengkhianati perjuangan dari mantan Ketua MK Mahfud MD dan Bang Haji Rhoma Irama. Padahal jasa mereka cukup besar terhadap kenaikan hasil perolehan suara PKB di Pileg 9 April 2014 lalu. “Kami kecewa karena PKB menghianati Mahfud MD dan Rhoma Irama,” jelasnya.‬ Terpisah, Ketua Gera-

Pemkot Kediri Gratiskan SIUP Pengusaha UMKM l Sambungan hal 1

“Dengan aturan ini, hak-hak masyarakat dan penanam modal untuk mendapatkan pelayanan di bidang perizinan terwujud. Selain itu secara umum juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Kota Kediri,” katanya pada wartwan, Kamis (22/5). Dengan diterapkannya kebijakan Pemkot Kediri untuk menggratiskan SIUP bagi pengusaha UMKM ini diharapkan mampu menyedot pelaku usaha untuk segera mengurus perizinan usahanya, mengingat masih banyak pelaku

Konsumsi Pangan Jelang Puasa Naik 40% l Sambungan hal 1

kan antara 1 Ramadan hingga 1 Syawal, kenaikan harga tidak lagi signifikan, hanya 1% hingga 3,5%. “Jadi sebenarnya peningkatan konsumsi itu pada Ramadannya,” tambah dia. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pengusaha retail untuk mengetahui sejauh mana kesiapan mereka dalam menghadapi bulan Ramadan. Selain itu, juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan distribusi. “ Waktu mendekati Ramadan, kita akan berkoordinasi lebih erat dengan Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan KemenPU (Kementerian Pekerjaan Umum) untuk tahu adanya kemungkinan gangguan distribusi. Distribusi inilah yang akan menentukan,” tandas dia. Sementara itu sampai akhir Mei 2014 harga kebutuhan bahan pokok di berbagai pasar tradisional Jatim khususnya di Surabaya

masih relatif stabil. Untuk harga beras IR 64 medium rata-rata Rp 8.000 per kg, tepung terigu Rp 7.400 per kg, daging ayam ras Rp 27.300 per kg, telur ayam ras Rp 17.400 per kg, gula pasir Rp 10. 100 per kg, minyak goreng curah Rp 11. 800 per kg, dan daging sapi Rp 91.600 per kg. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim Dr Ir Budi Setiawan MMT mengatakan secara umum harga beberapa kebutuhan pokok di Jatim sampai dengan akhir minggu ketiga Mei 2014 masih relatif stabil. Dikatakannya, kestabilan harga kebutuhan pokok dikarenakan stok persediaan masih cukup banyak ditambah distribusi bahan pokok ke berbagai daerah cukup lancar sehingga harga bahan pokok terjaga kestabilannya. Sementara harga sayuran merangkak turun karena sudah memasuki musim kemarau yang berdampak harga sayuran cukup stabil. Kestabilan harga sayuran juga dikarenakan sentra daerah sayur seperti Batu, Malang,

Pasuruan, Probolinggo sedang panen. Seperti harga sayur cabai cukup murah seperti untuk cabai merah keriting yang sebelumnya Rp 25.000 per kg saat ini rara-rata Rp 9. 400 per kg, cabe rawit bebera waktu lalu tembus Rp 37.600 per kg kini jadi Rp 10.200 per kg dan cabai merah besar biasa cuma Rp 8.400 per kg. Sementara bawang merah Rp 14. 200 per kg, bawang putih Rp 10.100 per kg, kobis Rp 4.100 per kg, tomat Rp 6.200 per kg, wortel Rp 7.400 per kg, kentang Rp 8.800 per kg dan sayur buncis Rp 6.800 per kg. “ Pemprov melalui Disperindag Jatim bersama dengan dinas terkait terus memantau perkembangan harga bahan pokok di berbagai pasar-pasar tradisional di Jatim guna memastikan harga bahan pokok cukup stabil,” kata Budi Setiawan. Sementara itu dari Kota Malang dilaporkan, menjelang momen Ramadan dan Lebaran 2014, harga ayam terus naik dalam sepekan terakhir. Bahkan, harga­ nya diprediksi terus melambung

kan Penyelamat Nahdlatul Ulama (GPNU) M Khoirul Rijal menyayangkan sikap sejumlah elit PBNU yang mempublikasikan dukungan pribadinya kepada pasangan capres dan cawapres tertentu. Seharusnya, sikap tersebut cukup disalurkan di TPS saat hari pencoblosan. “Sikap tersebut justru akan membuat bingung warga NU,” katanya.‬ Menurutnya, dukungan secara pribadi secara tidak langsung akan membawa gerbong organisasi NU, karena sebagian besar masyarakat nahdliyin belum mampu membedakan mana sikap pribadi pengurus NU dan sikap organisasi NU. Fanatisme masyarakat NU pada figur atau tokoh NU adalah sebagai bukti masyarakat NU belum bisa membedakan sikap pribadi dan organisasi. “Jika hal ini sampai terjadi, GPNU meminta kepada Rais Aam PBNU agar memberikan peringatan kepada elit PBNU yang melenceng,” terang Khoirul Rijal. Selain itu, GPNU juga meminta kepada PBNU agar memberikan sanksi kepada pengurus NU dari tingkat Pengurus Besar, Wilayah, Cabang, Ranting dan Anak Ranting serta Badan Otonom (Banom) NU yang terlibat menjadi tim sukses kandidat pasangan capres dan cawapres tertentu. Sikap mempublikasikan dukung mendukung secara pribadi membuktikan me­reka tidak mampu menjaga budaya NU yang senantiasa mengedepankan akhlakul karimah dan berkompetisi mencari dukungan dengan tetap berpedoman akidah ahlussunnah waljama’ah. “Mempublikasikan dukungan secara pribadi sama persis dengan mengkampanyekan salah satu kandidat,” tegasnya. n cty

mendekati momen Ramadan. Harga ayam boiler hidup mi­ salnya, di tingkat pedagang, harga komoditas hewan ini naik dari sebelumnya Rp 15 ribu menjadi Rp 18 ribu per kg. Sementara harga daging ayam boiler di pasar tradisional naik dari sebelumnya Rp 24 ribu per ekor naik menjadi Rp 29 ribu per Kg.”Harga naik sejak sepekan lalu, biasanya perlahan tapi pasti harganya akan terus naik,” kata M Anwar, penjual ayam boiler di Pasar Kebalen, Kota Malang. Melejitnya harga daging ayam dalam sepekan terakhir ini diperkirakan menjadi penyumbang laju inflasi di Kota Malang. Kasi Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Erny Fatma Setyo Harini menyatakan, pergerakan inflasi bisa dipengaruhi kenaikan harga ayam secara terus menerus. ”Bisa menyumbang inflasi bulan ini. Harga komoditas seperti daging ayam broiler dan telur ini sering mengalami perubahan,” ujarnya. n ira,geh,mut

usaha yang belum memiliki izin usaha. “Mungkin ada sekitar 89.000 pelaku usaha di Kota Kediri. Untuk data yang telah memiliki izin usaha, saya belum tahu persis. Tapi yang jelas dengan kebijakan penggratisan ini mampu meningkatkan animo pelaku untuk  meng­urus izin usahanya, karena selama ini para pengusaha UMKM menganggap pengurusan izin SIUP mahal” ungkapnya Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar SE melalui Asisten Administrasi Umum Mandung Sulaksono mengatakan karena masih banyaknya pengusaha UMKM yang belum memiliki SIUP, dana bergulir dari Dinas Koperasi sebesar Rp 9 miliar tidak bisa terserap dengan sempurna, karena untuk bisa menggunakan dana tersebut pengusaha harus memiliki SIUP “Kami harapkan ke depan dana bergulir Dinas Koperasi  itu bisa terserap sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pengusaha UMKM. Namun ya itu syaratnya, untuk meminjam dana harus memiliki SIUP. Saat ini dana bergulir itu masih Rp 5 miliar, bisa dibayangkan hanya terserap berapa persen?” katanya Mandung mempertegas, jika perizinan bagi pelaku UMKM digratiskan mulai Kamis (22/5) kemarin, dan dalam pengurus perizinan dipastikan hanya membutuhkan waktu 1 jam, asalkan semua persyaratan sudah lengkap. “Dalam mengurus perizinan tidak perlu hitungan hari untuk menunggu selesai, 1 jam selasai jika persyaratan sudah lengkap, dan itu gratis,” tandasnya. n mb2

Siang Tiba di Bandara, Sore Langsung Pentas Karawitan l Sambungan hal 1

undangan khusus dari Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim agar mereka mau datang untuk ikut memeriahkan pembukaan Festival Karawitan Anak tingkat Provinsi Jatim. Tak urung penampilan 3 sinden dan 12 pemain musik tradisional ini memantik decak kagum para peserta lomba dan para undangan. Pengalaman manggung kali ini memang bukanlah pengalaman pertama bagi para pemain. Khususnya bagi sinden utama, yaitu Dyah Safira. Siswi kelas 5 MI Islamiyah Kedaleman itu mengaku telah berulang kali menjadi juara menyanyi dan menari di berbagai tingkat. Namun saat tampil dalam pementasan kehormatan itu, Dyah merasakan suasana bangga yang luar biasa. Bahkan dia merasa seperti artis yang banyak digemari orang. “Aku kok jadi seperti artis ya. Banyak orangorang yang suka sama aku di sini,” celetuknya lugu saat dijamu Kepala

Dindik Jatim. Selama mengikuti festival, ada satu hal yang harus benar-benar dijaga dan ada satu hal lagi yang benar-benar harus ditinggalkan. Yang harus dijaga itu adalah kepercayaan dirinya saat tampil menyanyikan tembang-tembang karawitan. Sementara yang harus benarbenar ditinggalkan adalah vetsin. “Kalau aku cantik, kenapa nggak PD (Percaya Diri). Tapi kalau micin (vetsin) memang harus ditinggalkan,” kata dia. Rona bangga juga terpancar dari wajah Trisna Cahyo. Siswa kelas 6 SDN Kepatihan ini merupakan salah satu pemain musik yang cukup piawai memainkan berbagai alat-alat musik tradisional. Pantas dikatakan piawai karena dalam satu kali manggung, Trisna bisa memegang 5 alat musik berbeda sekaligus. “Tadi saya mainkan kluncing, saron, terbang, angklung sama patrol,” tutur dia. Bagaimana bisa menguasai alat musik sebanyak itu? Trisna mengaku

mempelajarinya satu per satu. Satu alat musik bisa, lalu belajar alat yang lain. Semua teman-temannya juga melakukan hal yang sama. “Jadi kami memang diajari tidak hanya pandai memainkan satu alat musik,” ungkap dia. Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi Nurhamim mengatakan pementasan kehormatan ini merupakan ke­s empatan yang istimewa. Selain mentas, dia datang sekaligus ingin memberikan langsung trofi kemenangan kepada Dindik Jatim. Nurhamim mengatakan, anak-anak yang dikirim dari Banyuwangi ke Jakarta itu sebenarnya hanya dari dua sekolah. Sebanyak 14 anak dari SDN Kepatihan dan MI Islamiyah Kedaleman. Ada banyak siswa dari SDN Kepatihan yang mahir bermain musik tradisional. Karena itulah, setiap kali terjadi pergantian Kepala Sekolah (Kasek), maka Dindik harus memilih sosok yang peduli dengan kesenian. “Ini

adalah kekhasan yang dimiliki SDN Kepatihan hingga menorehkan prestasi nasional. Karena itu harus benar-benar di jaga,” tutur dia. Atas prestasi itu, Kepala Dindik Jatim Dr Harun MSi langsung mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para siswa, guru dan Dindik Banyuwangi. Ini merupakan bukti bahwa pembinaan telah berjalan dengan baik. “Enam hari meninggalkan rumah tentu bukan hal mudah bagi anak. Mereka pasti sangat rindu dengan keluarga­ nya. Karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada anak-anak yang telah berprestasi ini,” kata Harun. Menurut Harun, Jatim merupakan gudangnya seni dan budaya. Karena itu, para siswa ini merupakan generasi yang akan terus melestarikan kesenian asli Jatim. “Dalam kesenian ini juga ada pendidikan karakter yang bisa diserap oleh siswa dan diimplementasikan dalam hal-hal yang positif,” tutur Harun.*


UTAMA

12 LINTAS PERISTIWA

Jumat Pahing, 23 MEI 2014

Ombudsman Tutup Laporan Dugaan Pungli BPTPM Mojokerto Kab Mojokerto, Bhirawa Dugaan pungli terkait pengurusan IMB di lingkungan kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Mojokerto yang dilaporkan ke Ombudsman RI Perwakilan Jatim oleh Direktur PT Kokoh Anugerah Nusantara, Kan Eddy 20 Mei 2014 akhirnya terpatahkan.

mb2/bhirawa

Presiden DAOP 7 Madiun Ahmad Najib Vicen saat mengecek kondisi rel kereta api.

167 Jalur Tidak Berpalang Pintu

Kediri, Bhirawa Masih banyaknya jalur kereta api (KA) yang masih tidak berpalang pintu, membuat pihak KA Daop VII Madiun akan memberikan penjaga dilokasi yang rawan seperti jalur KA yang tidak berpalang pintu yang mencapai 167. Hal itu diungkapkan Presiden DAOP VII Madiun Ahmad Najib Vicen saat melakukan pengecekan di Stasiun Kota kediri. Kamis (22/5) kemarin, menurutnya bebrapa penjaga akan diturunkan di beberapa titik yang dianggap rawan “Menjelang angkutan lebaran mungkin kita akan memberi penjaga pada beberapa titik yang dianggap rawan, selain itu KA akan bekerjasama dengan Pemda dan juga Polisi dalam pengamanan jalur KA yang tak Berpalang Pintu” ungkapnya Sementara untuk mengantisipasii adanya permasalahan dalam jalur Kereta Api ( KA ) dalam perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api ( GPK ) melakukan persiapan dengan melakukan pengecekan pada beberapa peralatan K A dan juga papan jadwal keberangkatan KA serta pegawai jajaran operasional KA. “Karena ada perubahan perjalanan KA dan juga Jadwal nya. Jadi semuanya harus siap dan paham, khususnya bagian operasional. “ ungkap Najib Najib Juga menambahkan , agar tidak terjadi pengacauan perjalanan dalam perubahan GPK ini, semuanya harus sudah siap diantaranya perangkat KA dan juga daerah titik rawan persilangan. mb2

Menyusul pernyataan resmi Ketua Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Agus Widiyarta yang menyebut laporan Kan Edy atas dugaan pungli ke pihaknya ditutup. “Terlapor sudah melakukan penandatanganan IMB sebanyak 150 berkas atas nama Kan Edy, Direktur PT Kokoh Anugerah Nusantara di hadapan Ombudsman RI Perwakilan Jatim,” sebut Agus Widiyarta dalam pernyataan yang tertera dalam Berita Acara Penutupan Laporan/ Pengaduan Masyarakat, Nomor : 0118/Mei/0128/LM/ V/2014/Sby-03/2014 tertanggal 22 Mei 2014. Sementara itu Noerhono menyatakan, ditutupnya laporan dugaan pungli diinstitusinya setelah pihaknya melakukan klarifikasi. “Yang dilaporkan Kan Edy tidak sesuai fakta dan berdasar. Persoalan legalisir IMB sudah selesai dengan saya tandatanganinya semua berkas dihadapan ketua ombusman,” katanya. Menurut Noerhono dengan dikeluarkannya surat dari ombusman itu, laporan yang dditujukan ke lembaganya sudah selesai. “Yang menjadi keberatan pelapor sudah saya selesaikan di depan tim ombusman. Jadi persoalan sekarang sudah selesai,” ujar pria alumnus STPDN ini. Praktek dugaan punglli di lingkungan BPTPM Kabupaten Mojokerto itu dilapor-

kan ke Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Laporan dugaan pungli senilai Rp 13 juta itu disebut-sebut akan diberikan ke Noerhono, disampaikan oleh, Kan Eddy. Rabu (21/5) sebelumnya. Kan Eddy menyebut, perusahaannya akan menyediakan perumahan bagi masyarakat yang penghasilnya rendah. Lokasi perumahannya akan dibangun di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, dengan lahan seluas sekitar 1,8 hektar dan rumah yang akan dibangun typenya 36. Pada Maret 2014 lalu, pihaknya ingin mentaati peraturan dan menjalankan semua prosedur. Melalui stafnya, pihaknya melengkapi berkas persyaratan pengurusan IMB dan menyerahkannya ke BPTPM, termasuk seluruh biayanya Rp 22.166.400. Berdasarkan aturan dan prosedur, perizinan itu akan diterbitkan maksimal 15 hari kerja. Namun kenyataannya, hingga batas waktu IMB tersebut belum diterima PT Kokoh Anugerah Nusantara. Ketika ditagih pada 10 April lalu, Kepala Bidang Perizinan BPTPM meminta stafnya uang sebesar Rp 13 juta. Alasannya, uang tersebut akan diserahkan ke atasannya, Kepala BPTPM. Ombusman menilai telah terjadi mal administrasi di institusi yang dipimpin Noerhono tersebut. kar

hilmi husein/bhirawa

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf bersama ulama sekitar saat mengunjungi Ekspo 2014 dalam Corporate Sosial Responsibility yang digelar PT Tirta Investama di Universitas Yudharta, di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/5).

1.500 Pengusaha Belum Peduli Lingkungan Pasuruan, Bhirawa Sekitar 1.500 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan sebagian besar belum bisa terdeteksi secara maksimal dalam melaksanakan kewajiban kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Karena itulah, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meminta kepada perusahaan yang beroperasi di Pasuruan untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitarnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). “Selama ini masih banyak perusahaan yang melakukan kegiatan CSR diluar daerah, sementara domisili perusahaan mereka ada di Pasuruan. Karenanya, kami meminta agar perusahaan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat seki-

tar,” ujar Irsyad Yusuf disela-sela membuka acara Expo CSR PT Tirta Investama di Universitas Yudharta, di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/5). Kabupaten Pasuruan sebenarnya sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang CSR. Perda tersebut yakni, perda Kabupaten Pasuruan nomo 31 tahun 2012, tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP). Akan tetapi, hanya sebagian perusahaan yang melakukan program CSR. Menurut bupati, agar program CSR bekerja secara maksimal, pihaknya juga akan mengkaji pelaksanaan peraturan yang mewajibkan perusahaan turut serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya, yakni membuat

sebuah peraturan bupati (perbup) yang akan mengatur secara lebih detail tentang pelaksanaan program CSR. Dengan mensinergikan antar perusahaan, program pembangunan yang tidak bisa dipenuhi dari APBD, bisa dicukupi melalui program CSR perusahaan. “Tentunya kami akan membuka data sekaligus menyampaikan kepada perusahaan tentang kebutuhan apasaja yang diperlukan masyarakat. Data ini akan disinkronkan dengan program CSR perusahaan yang lebih difokuskan pada lingkungan sekitarnya. Nantinya program pemerintah yang belum dipenuhi dari APBD bisa tercover program CSR,” tandas Irsyad Yusuf. hil

Terkait Kasus Tukar Guling Aset Daerah

Hari Ini Bupati Blitar Diperiksa Tipikor Surabaya Ayo ... Belanja di Kampoeng Sholawat Ramadan Di Puspa Agro, 11 – 20 Juli 2014, Segera Daftar karena Tempat Terbatas Berkah bulan suci Ramadhan menjadi motivasi tersendiri bagi kita untuk meningkatkan aktivitas ibadah dan amaliyah sehari-hari, tak terkecuali untuk mengembangkan usaha. Tentunya, demikian juga pada bulan suci Ramadhan tahun ini. Karena itu, manajemen PT Puspa Agro selaku pengelola pasar induk modern agrobis Puspa Agro, menyiapkan even khusus untuk menambah semangat, kemeriaan, sekaligus kekhusukan dalam menjalankan ibadah dan amal kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Even itu berupa penyelenggaraan pasar rakyat Kampoeng Sholawat Ramadhan 2014. Even ini dikonsep sebagai pasar rakyat untuk berbelanja dengan harga relatif murah dan hiburan seni Islami, pas bagi keluarga yang ingin berbelanja sekaligus rekreasi. Acara spektakuler ini akan menghadirkan Habib Anis Syahab (Latanza). Di arena pameran, akan ditampilkan aneka produk pasar rakyat, seperti aneka produk garmen, mebel, otomotif, sepatu/sandal, aneka kerajinan rakyat, kuliner, juga sembako, dan berbagai produk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kampoeng Sholawat Ramadhan 2014 juga akan dimeriahkan aneka lomba, seperti musik patrol, sholawat, hadrah, juga qiroah. Yang menarik, panitia juga menyiapkan aneka door prize untuk pengunjung, di antaranya berupa kipas angin, magic jar, blender dan sebagainya, serta hadiah utama satu unit sepeda motor. Bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM), inilah peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan untuk melipatgandakan omzet penjualan dan keuntungan. Sementara bagi masyarakat konsumen, ini kesempatan emas untuk mendapatkan barang-barang berkualitas dengan harga relatif murah. Karena itu, segera daftarkan perusahaan atau usaha Anda ke panitia pelaksana dan bergabung dalam Kampoeng Sholawat Ramadhan 2014,hanya di Puspa Agro.

Soft Opening Taman Pelangi Sementara itu, untuk mengakomodasi keceriaan anak-anak, mulai Kamis (15/5) Puspa Agro dilengkapi wahana permainan dan rekreasi yang dilengkapi sentra kuliner, yakni Taman Pelangi. Berbagai sarana bermain, di antaranya taman lampion, trampolin, bom-bom car, puri hantu, bola air, bioskop mini ada di sini. Karena itu, nikmatilah wahana bermain ini sebagai sarana rekreasi keluarga Anda. *

Kab Blitar, Bhirawa Setelah tidak hadir pada pemanggilan pertama dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, hari ini, Jumat (23/5) Bupati Blitar, H. Herry Noegroho, SE,MH akan menghadiri pemanggilan sidang kasus dugaan korupsi tukar guling aset daerah di Desa Jatilengger Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blitar, Ansori SH, sebelumnya pada sidang kasus dugaan korupsi tukar guling aset daerah di Desa Jatilengger Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar senilai Rp. 1,3 miliar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya sudah dilayangkan surat pemanggilan kepada Herry Noegroho sebagai saksi, namun setelah dilakukan pemanggilan tidak hadir karena ada agenda keluar kota. “Memang benar besok ada pemeriksaan saksi kepada Bupati Blitar karena sebelumnya tidak bisa hadir, sehingga kembali dilayangkan surat pemanggilan kedua besok (hari ini red) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya,” kata Ansori SH. Pemanggilan terhadap H Herry Noegroho, sebagai saksi pada sidang Agus Budi

Ansori SH

Handoko (ABH) yang saat ini telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri Blitar atas kasus tersebut, karena ABH sebagai mantan Kepala Kantor Aset dianggap telah melepaskan aset Pemkab Blitar seluas 2,8 hektare pada pengembang, yakni PT Bina Peri Permai Malang berdasarkan SK Bupati Blitar Nomor 938 Tahun 2007 Tentang Pelepasan Hak Atas Tanah Milik Pemkab Blitar Untuk Pembangunan Perumahan bagi pensiunan PNS, TNI/Polri di Desa Jatilengger Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar yang dianggap bermasalah. “Ini pemanggilan kedua dan menjadi saksi terakhir

setelah semua saksi berkaitan dengan kasus tersebut dihadirkan termasuk dari legislatif,” jelas Ansori yang akan berpindah tugas ke Jawa Tengah. Dikonfirmasikan hal ini Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Blitar, Bambang Setyaji, belum mengetahui hal ini karena secara resmi juga belum mendapatkan informasi apakah Herry Noegroho akan hadir atau tidak sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Surabaya hari ini. “Masih cari info,” kata Bambang Setyaji saat dikonfirmasi melalui Short Message Service (SMS). Seperti diketahui kasus tukar guling yang melibatkan Agus Budi Handoko (ABH), berawal pada 2007 lalu. Dimana pada saat itu, Pemkab Blitar melepas aset seluas 2,8 hektare pada pengembang, yakni PT Bina Peri Permai Malang melalui Bupati Blitar, Herry Noegroho mengeluarkan SK Nomor 938 Tahun 2007 Tentang Pelepasan Hak Atas Tanah Milik Pemkab Blitar Untuk Pembangunan Perumahan bagi pensiunan PNS, TNI/Polri. Dalam proses itu, H Herry Noegroho mewakili Pemkab Blitar, sementara pihak pengembang diwakili oleh Direktur Utama PT BPPM Mustafa Abubakar. htn

hilmi husein/bhirawa

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan istri meninjau lokasi pameran produk-produk unggulan PKK di lapangan Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/5) sore.

Bupati Dorong Semangat Gotong Royong Pasuruan, Bhirawa Semangat gotong royong perlu ditanamkan kembali untuk membangun semangat nasional yang kuat. Dengan demikian, gotong royong merupakan modal yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang berintegrasi dan mandiri. “Masyarakat Indonesia mulai mengalami pengikisan karakter. Semangat gotong royong yang telah lama terbangun mulai terkikis. Makanya, semangat gotong royong menjadi modal penting demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan maslahat,” kata Irsyad Yusuf Bupati Pasuruan di saat membuka Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong XI dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Pasuruan ke 42 di lapangan Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/5) sore. Menurutnya, semangat gotong royong akan kembali tumbuh di tengah kehidupan masyarakat. Hal itu berdampak positif bagi penguatan di berbagai sektor, seperti sektor ekonomi.”Semangat gotong royong merupakan cermin nasionalisme yang kuat. Jika arahnya membangunan hanya mengacu pada materil, tidak menjamin masyarakatnya bahagia. Selanjutnya pembangunan perlu didorong dari pemerintah agar pembangunan itu menyeluruh,” kata Irsyad Yusuf. Kuatnya semangat gotong royong diyakini akan berdampak pada kuatnya rasa memiliki dan mencintai produk dalam negeri. “Bila kita memiliki jiwa gotong royong, tentunya akan lebih mencintai produk negeri sendiri dari pada membeli produk asing,” jelasnya. hil

Harian Bhirawa Edisi 23 Mei 2014  
Advertisement