Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

HARIAN

Jadwal OP ini rencananya kami lakukan beberapa pekan sebelum bulan Ramadan. Penyebabnya, harga daging ayam atau daging sapi diprediksi kian meningkat bila tidak ada pengawasan ketat dari kami dan institusi terkait,”

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 8 Kepala Disnak Provinsi Jatim Maskur

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Jumat Pon, 13 JUNI 2014

http://www.harianbhirawa.co.id

13 JUNI 2014

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo -13.00 19.00

Menghadiri Seminar Harganas di JW Marriot Surabaya Menghadiri Welcome Dinner di Gedung Negara Grahadi Surabaya

 Wagub H Saifullah Yusuf -

Di Ruang Kerja

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi - 06.00

Menghadiri Jalan Sehat Harganas di Makodam V/Brawijaya

KPU Jatim Diminta Lakukan Pemutakhiran Ulang Bawaslu Jatim, Bhirawa Penetapan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres yang dilakukan KPU Jatim di Hotel Oval Rabu (11/6) malam lalu ternyata berbuntut. Pasca penetapan DPT tersebut, Bawaslu Jatim mengeluarkan rekomendasi, yang intinya meminta KPU Jatim melakukan pemutakhiran ulang. Ketua Bawaslu Jatim Sufyanto menegaskan ada beberap a poin rekomendasi yang dibuat Bawaslu terkait laporan yang dilakukan beberapa Panwaslu kab/ kota. Pertama adalah KPU Jatim harus melakukan pemutakhiran ulang di Kecamatan Tambah, Gresik. Karena PPK di sana mengaku tak melakukan pemutakhiran. ’’Sekaligus kami juga meminta

 ke halaman 11

Timsel KPU Trenggalek Panen Hujatan Peserta Gagal Trenggalek, Bhirawa Tim seleksi KPU Trenggalek menuai banyak kritik dan hujatan dari peserta yang akhirnya tidak lolos lima besar dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang diselenggarakan KPU Jatim. “Heran, kami mendapat banyak protes dari peserta yang tidak lolos, padahal uji kompetensi akhir dilakukan langsung oleh KPU Jatim, tanpa melibatkan tim seleksi daerah,” kata Ketua Tim Seleksi KPU Trenggalek, Ahmad Sanusi kepada wartawan, Kamis (12/6). Ia bahkan mengaku sama sekali tidak tahu namanama peserta yang akhirnya dinyatakan lolos lima besar dan dilantik KPU Jatim di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis kemarin sekitar pukul 09.00.

 ke halaman 11

Pimpinan Dewan Jamin Tak Ada Bimtek DPRD Jatim, Bhirawa Wakil Ketua DPRD Jatim Faf Adisiswo menjamin menjelang berakhirnya jabatan anggota dewan periode 2009-2014, tepatnya pada akhir Agustus 2014 tidak ada agenda Bimbingan Teknis (Bimtek). Sesuai azas kepatutan, Bimtek biasanya dilakukan oleh anggota dewan yang baru dilantik guna menambah wawasan. ‘’Yang pasti sampai saat ini belum ada surat yang masuk ke saya terkait keinginan sebagian anggota dewan untuk Bimtek. Meski dalam aturannya hal itu tidak dilarang. Namun kalau melihat azas kepatutan seharusnya mereka tidak melaku-

 ke halaman 11

Ancam Tindak Tegas KAPOLRES Jombang AKBP Ahmad Yusep Hidayat meminta anggotanya netral dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Jika ada anggota yang terbukti melanggar, pihaknya berjanji akan menindak tegas anggotanya. “ Jika ada anggota yang terbukti tidak netral, maka akan kita tindak tegas. Kebijakan ini sesuai dengan instruksi Kapolri dan Bapak Presiden. Karena sudah

 ke halaman 11

trie diana/bhirawa

Ribuan penghuni dan warga sekitar lokalisasi Dolly dan Jarak kembali berunjuk rasa di sekitar Gang Dolly, Kamis (12/6).

Gubernur Jamin Penutupan Dolly Tak Langgar HAM Komnas HAM Turun Tangan

Pemprov, Bhirawa Gemuruh penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak di Surabaya, mengundang Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk turun

tangan. Rencananya, Komnas HAM akan meminta penjelasan langsung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjelaskan program dan proses penutupan lokalisasi terbesar

di Indonesia tersebut. Menanggapi turunnya Komnas HAM ini, Gubernur Jatim Dr H Soekarwo menjamin, penutupan yang sudah direncanakan bertahun-tahun

ini tidak melanggar HAM. Oleh karena itu, Pemprov Jatim terus mendukung Pemkot Surabaya agar proses

 ke halaman 11

Kenaikan Gaji PNS 2014 Tunggu PP Jakarta, Bhirawa Kabar gembira bagi para PNS. Tahun ini, para pegawai pemerintah kembali mendapat kenaikan gaji. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perubahan Keenam Belas Atas Peraturan Pemerintah tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil yang telah diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 21 Mei lalu. Rata-rata kenaikan gaji PNS di semua tingkat tersebut sekitar 1-2 %. Seperti yang tertuang dalam lampiran PP, disebutkan gaji PNS terendah atau golongan Ia adalah Rp 1.402.400, di mana sebelumnya Rp 1.323.000. Sedangkan gaji PNS atau golongan IVe dengan masa kerja 32 tahun adalah Rp 5.302.100, sebelumnya Rp 5.002.000. Berdasarkan PP terse-

but, kenaikan gaji tersebut telah berlaku 21 Mei 2014. (lihat tabel). Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Sedangkan untuk PNS golongan IVa, gaji terendah kini Rp 2.735.300, sebelumnya Rp 2.580.500. Lalu bagi yang tertinggi Rp 4.492.400, sebelumnya Rp 4.238.100. Gaji terendah PNS golongan IVb kini Rp 2.851.000,

sebelumnya Rp 2.689.600, kemudian bagi tertinggi Rp 4.682.400, sebelumnya Rp 4.417.400. Kepala Biro Hukum, Informasi, dan Komunikasi Pubilk Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, informasi utuh terkait keputusan kenaikan gaji pokok PNS itu belum sampai ke kantornya. “Saya akan cek dulu ke Kementerian Keuangan,” katanya , Kamis (12/6). Herman mengaku belum bisa memastikan apakah gaji PNS bulan ini sudah naik sesuai dengan PP yang baru itu. Herman mengatakan meskipun terkait dengan PNS, aturan soal gaji itu ada di Kemenkeu. Dia menjelas-

 ke halaman 11

Angka Ketidaklulusan SMP Jatim Tersisa 94 Siswa Penerbitan Ijazah dan SKHUN Terlambat

Dindik Jatim, Bhirawa Persentase angka kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs, SMPLB, dan Paket B/Wustha di Jatim terus mengalami peningkatan. Tahun ini, 99,98% dari 537.772 peserta dinyatakan lulus. Sisanya, ada 94 peserta yang harus rela mengikuti ujian kembali di tahun mendatang alias tidak lulus. Melihat tren kelulusan tiga tahun terakhir jenjang SMP sederajat di Jatim, tahun ini

 ke halaman 11 Perbandingan Kelulusan Ujian Nasional SMP/MTs, Paket B dan SMPLB Tahun Ajaran

2011/2012 2012/2013 2013/2014

Tingkat Kelulusan SMP/ MTs Paket SMPLB B

99,84 % 99,92% 95,24 % 99,74 % 99,98% 97,38 % 100 %

Sumber : Dinas Pendidikan Jatim

trie diana/bhirawa

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Dr Harun MSi membacakan laporan hasil UN SMP/MTs dan Paket B/Wustha,SMPLB didampingi Ketua Dewan Pendidikan Jatim Prof Zainuddin Maliki dan Kabid Pendidikan Madarasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim Supandi di Kantor Dindik Jl Gentengkali Surabaya,Kamis (12/6).

Daftar Kenaikan Gaji PNS Berdasarkan Golongan Golongan Masa Kerja

Baru (Rp)

Lama (Rp)

IIa IIa IIb IIb IIIa IIIa IVa IVd IVd

1.816.900 3.031.100 1.984.200 3.159.500 2.317.600 3.806.300 2.735.300 3.097.300 5.086.900

1.714.100 2.859.500 1.871.900 2.980.500 2.186.400 3.590.900 2.580.500 2.922.000 4.799.000

0 tahun gaji tertinggi gaji terendah gaji tertinggi gaji terendah gaji tertinggi gaji terendah gaji terendah gaji tertinggi

Sumber : Kementerian PAN-RB

MCW: Harapan Ungkap Korupsi RSUD Malang hanya KPK Malang, Bhirawa Pemeriksaan atas dugaan kasus korupsi di RSUD Kota Malang yang jalan di tempat membuat Malang Corruption Watch (MCW) kecewa. MCW menilai harapan satu-satunya untuk mengungkap kasus korupsi ini sekarang ada pada KPK. “Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang maupun Kejaksaan Tinggi Jatim sepakat jika pembelian lahan untuk perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tidak ada unsur korupsi, sehingga penyelidikannya dihentikan. Oleh karena itu, harapan kita satu-satunya adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegas Wakil Badan Pekerja Malang Corruption Watch (MCW) Hayik Ali, Kamis (12/6). Hayik mengakui dengan adanya penghentian penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Kejari tersebut justru tertantang untuk membuktikan bahwa kasus tersebut ada unsur korupsi, apalagi rencananya, Jumat (13/6) hari ini seluruh jaringan anti korupsi

 ke halaman 11

Croos Culture Khon Kaen University - Universitas 17 Agustus Surabaya

Kesengsem Rujak Manis Surabaya, Lebih Pedas Lebih Nikmat Selalu ada pengalaman baru yang bisa diperoleh mahasiswa asing saat mengunjungi Kota Surabaya. Mulai kesan mereka terhadap masyarakat sekitar, kesenian, hingga ragam makanan tradisional. Itu pula yang kini dirasakan 16 mahasiswa Khon Kaen University ketika bertandang di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya dalam program cross culture.

rur/bhirawa

Sentil..

AKBP Ahmad Yusep Hidayat

 Panitia lokal diduga sunat dana pemondokan  Ganti disunat saja panitianya  Kejati hentikan penyelidikan kasus pajak  Wani piro?  Kurangi backlog dengan rumah beton  Semoga masih bisa disebut rumah layak huni

Adit Hananta Utama, Kota Surabaya Dua minggu terakhir adalah dua minggu yang sangat mengesankan bagi ke-16 mahasiswa asal Thailand ini. Di samping bisa mempelajari Indonesia dan Surabaya, mereka juga berkesempatan bertukar gagasan mengenai penelitian yang sedang mereka kerjakan di kampus masing-masing. Kesan itu diungkapkan Sitichai Sricharoen, mahasiswa yang kini studi di departemen Teknik Sipil. Dia merasa senang bisa berkawan dengan maha-

siswa asal Surabaya, apalagi saat diajak membuat rujak manis. Bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi kebersamaan yang terbangun saat mereka belajar membuat salad buah tradisional itu bisa muncul begitu saja. Dan ini adalah pertama kalinya bagi mereka. “Rasanya enak, tapi akan lebih enak jika ditambah tujuh cabai lagi. Jadi akan semakin pedas dan semakin

 ke halaman 11

adit hananta utama/ bhirawa

Mahasiswa Khon Kaen University tengah asyik meracik bumbu rujak di Universitas 17 Agustus Surabaya, Kamis (12/6).


SURABAYA

2

Jumat Pon 13 JUNI 2014

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

Masyarakat Jangan Termakan Black Campaign Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mengimbau kepada seluruh masyarakat Jatim, agar tidak termakan isu maupun black campaign yang saat ini marak terjadi. Tokoh kelahiran madiun ini minta seluruh masyarakat kembali pada nurani masing-masing untuk menentukan pilihan Capres. “Kewajiban kita sebagai warga Jatim dalam memilih calon presiden yang baik itu tidak perlu diperdebatkan apa dan siapa. Kembalikan saja pada hati kita masing-masing, jika sudah mantap, maka cobloslha yang disukai,” kata Soekarwo, setelah menyaksikan Pelantikan Anggota KPU Kabupaten/ Kota Periode 2014 – 2019, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (12/6). Masyarakat diminta untuk tidak terbawa perang isu atau black campaign karena hal itu dirasa sudah tidak sehat lagi arahnya. Pakde Karwo— sapaan lekat Soekarwo, menegaskan, masyarakat Jatim sekarang sudah cerdas dalam menentukan pilihannya. “Pemilih itu macam-macam, ada yang suka rupanya, gesturnya, orasinya, bahkan dilihat yang pake kopiah pantes atau tidak,” katanya setengah bercanda. Pakde Karwo juga melihat ada perbedaan pilihan antara kelas menegah ke atas dan masyarakat bawah. Namun semua itu tidak menjadi masalah karena masyakat Jatim sudah tahu mana pilihan yang terbaik. Tentang black campaign yang banyak dilakukan oleh tim pemenangan masing-masing calon ditanggapi gubernur dua periode ini sudah pada takaran yang sudah berlebihan. Sebab masingmasing kubu sudah saling menjatuhkan satu sama lain. “Negatif Campaign itu sebenarnya baik, saling membuka data lama itu

PANGGUNG BIROKRASI

Frontage Road Sisi Barat Terancam Molor DPRD Surabaya, Bhirawa Pembangunan frontage road (FR) sisi barat Jalan Ahmad Yani kembali mendapat sorotan dari Komisi C DPRD Surabaya. Pasalnya, pelepasan lahan hingga saat ini masih belum tuntas. Disinyalir proyek jalan yang ditengarai mampu mengurai volume kendaraan di Jalan Ahmad Yani akan molor. Karena itu, nasib FR sisi barat seperti FR sisi timur yang butuh waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan pembebasan lahannya. Ketua Komisi C Sachiroel Alim Anwar mengungkapkan beberapa saat lalu melakukan konsultasi dengan kementerian PU di Jakarta. Sesuai penjelasan kementerian PU tahun 2014 ada devisit anggaran sebesar Rp 22 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP). Ia khawatir penurunan anggaran tersebut akan berimplikasi pada kelanjutan pembangunan FR sisi barat. “Tahun ini mestinya ada anggaran dari pusat untuk kelanjutan pembangunan FR sisi barat,” sebut Sachiroel Alim Anwar, Kamis (12/6). Menurut Alim, untuk pembangunan FR sisi Barat semestinya pemerintah kota menerima bantuan Rp 20 miliar. Namun dengan adanya devisit ini, khawatir bantuan yang diharapkan tidak bisa turun. “Kalau proyeknya sudah dilelang kemungkinan akan didegradasi. Kalau sampai dihapus saya kurang tahu,” katanya. Anggota Komisi C lainnya Agus Sudarsono mendesak agar pembangunan FR sisi barat harus segera dituntaskan. Persoalan pembebasan lahan juga diharapkan tidak seruwet frontage sisi Q gat timur.Q

iib/bhirawa

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo saat menyampaikan harapannya dihadapan seluruh anggota KPU Kabupaten dan Kota se Jatim yang baru dilantik di Gedung Negara Grahadi. juga tidak masalah, tapi kalau sudah ya sudah lah, jangan diterus-teruskan dan berlebihan. Apalagi isunya sampai digoreng-goreng sampai orang melihatnya tak lagi bersimpati,” tegasnya. Dalam acara kemarin Pakde Karwo melantik 178 anggota KPU Kabupaten/ Kota periode 2014-2019. Tidak ada waktu banyak bagi para anggota komisioner KPU baru tersebut untuk mempersiapkan diri. Sebab mereka akan langsung bekerja menyongsong penyelenggaraan pemilihan presiden (Pilpres). Untuk mempercepat tugas tersebut, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito me-

minta semua anggota KPU yang dilantik untuk segera melakukan koordinasi, baik koordinasi internal dengan Sekertaris KPU dan juga koordinasi eksternal. “Pelantikan sudah selesai anda resmi jadi anggota KPU di kabupaten/ kota di Jatim, maka itu segera dilakukan pembentukan ketua dan Divisi, sehingga kinerja KPU dapat terlaksana dengan baik dalam menghadapi pilpres 2014,”tegasnya. Lebih lanjut pihaknya juga meminta kepada anggota KPU kabupaten/kota untuk segera melakukan pemahaman pelaksanaan pilpres, mulai cara pe-

mungutan suara hingga masalah logistik. Sehingga pelaksanaan pilpres di Jatim berjalan dengan lancar tanpa ada ganguan. “Segera lakukan koordinasi juga dengan Panwas, Bupati atau Walikota, dan SKPD agar proses pelaksanaan pilpres dapat berjalan lancar,”ujarnya. Komisioner KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, 178 orang anggota KPU baru yang dilantik adalah anggota KPU untuk 36 dari 38 kabupaten/ kota di Jatim, selain Tulungagung dan Kabupaten Probolinggo. “Setelah dilantik, mereka akan langsung bekerja untuk menyiapkan

Penderita HIV/AIDS Surabaya Capai 7.000 Orang Surabaya, Bhirawa Jumlah penderita HIV/AIDS di Surabaya selama kurun waktu 14 tahun terakhir (Tahun 2000-2014, red) mencapai angka 7000 orang. Sejak 2012 hingga 2014, jumlah penderita HIV/ AIDS di Kota Pahlawan terus mengalami kenaikan. “Mulai 2012 lalu sampai sekarang, total jumlah penderita HIV/AIDS di Surabaya ada sekitar 215 orang yang positif terjangkit penyakit berbahaya itu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita, Menurutnya, pada tahun 2012 ditemukan 110 penderita HIV/ AIDS dari 1.696 yang diperiksa puskesmas setempat. Tahun 2013, dari 1.003 orang yang diperiksa, 91 positif terjangkit HIV/AIDS. Sedangkana pada Januari hingga Juni 2014, dari 788 orang yang diperiksa ditemukan 14 penderita baru.

“Jadi jika ditotal sejak 2000 hingga tahun ini, sudah ada kurang lebih 7000 penderita yang positif HIV/ AIDS,” jelas Febria. Dari data yang dimiliki Dinkes Kota Surabaya, sebagian besar penderita HIV/AIDS mayoritas dari luar kota yang berada di lokalisasi Surabaya. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan daerah asal si penderita agar melakukan pengawasan dan pengobatan pada PSK yang sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing. ‘’Sebelum dipulangkan ke daerahnya masingmasing, Dinkes Surabaya akan melakukan pendampingan dan penyuluhan selama tiga hari. Setelah itu, baru kita pulangkan ke daerah asalnya,” ujarnya. Ke depan ia berharap dengan dipulangkannya PSK yang menderita HIV/AIDS dapat mengurangi penyebaran HIV/AIDS di lokalisasi Dolly. ‘’Kita terus bekerja keras untuk menurun-

kan penyebaran HIV/AIDS. sehingga diperlukan dukungan oleh semua pihak,’’ ucapnya. Kepala Puskesmas Putat Jaya, Hartati mengatakan, resiko tertular virus tersebut masih cukup tinggi. Sebab, sebagian besar penderita HIV dan AIDS, masih beroperasi sebagai PSK.”Data yang tercatat sampai hari ini ada 86 orang yang positif,” kata Hartati. Dia menambahkan, ada kemungkinan, penderita virus tersebut bertambah di banding tahun sebelumnya. Dia mengatakan, pada 2012 lalu tercatat 118 PSK positif HIV dan AIDS. Sedangkan tahun ini, baru 9 bulan sudah sebanyak 86 PSK. Untuk itu, dia mengimbau agar para PSK selalu rutin memeriksakan dirinya ke puskesmas guna memastikan kondisi kesehatan mereka. Menurut pengakuan sejumlah pasiennya, kata dia, banyak tamu yang enggan Q dna menggunakan kondom.Q

Wali Kota Persilakan Kajari Ungkap Kasus MERR II C Pemkot Surabaya, Bhirawa Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyambut baik keseriusan tim penyidik Kejari Surabaya untuk mengungkap adanya tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Middle East Ring Road (MERR) II C di Kecamatan Gunung Anyar. Tim pidana khusus Kejari Surabaya tidak berpuas diri dengan menetapkan tiga tersangka. Hal itu dibuktikan beberapa hari lalu tim penyidik mengumpulkan bukti-bukti pendukung di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga. Bahkan Wali Kota Risma siap memberikan data yang dibutuhkan oleh tim penyidik. ‘’Kasus ini harus disidik sampai ke akar-akarnya.

Harapannya dalang utama dalam kasus pembebasan lahan milik warga bisa terungkap karena Bu Erna (Kepala Dinas PU Bina Marga) merasa tidak menikmati uang dari tiga tersangka,’’ katanya kemarin. Upaya Wali Kota Risma untuk mengungkap kasus korupsi MERR II C ini juga mendapat dukungan dari pakar hukum pidana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, I Wayan Titip Sulaksana. Menurut Wayan Titip kasus tersebut harus terus berlanjut ke meja hakim. Bahkan dia khawatir, tim Kejari tidak serius dalam menangani kasus itu. Bisa jadi, dalam perkemabangannya nanti, tim penyidikan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).Q dre

pelaksanaan Pilpres 2014,”ujarnya. Untuk memberikan modal kepada komisioner baru tersebut, KPU Jatim, kata Anam akan memberikan bimbingan teknis terkait tahapan pemilu, khususnya DPT, logistik, sosialisasi Pilpres, dan teknis pemungutan dan penghitungan suara. “Yang tak kalah penting adalah melakukan konsolidasi organisasi, untuk memilih Ketua KPU dan PPK,”tegasnya. Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo optimistis penyelenggaran Pilpres di Jatim akan berjalan lancar dan kondusif, kendati mayoritas KPU diisi oleh orang-orang baru. Bagi Soekarwo, yang terpenting adalah komunikasi. Sepanjang komunikasi berjalan baik, maka tugas-tugas KPU akan berjalan dengan baik. “Saya percaya. Apalagi mereka (Anggota KPU baru) adalah anak-anak muda yang pintar dan penuh semangat. Beberapa bahkan sudah berpengalaman, karena sering bergumul dengan orang-orang KPU,”tukas mantan Sekdaprov Jatim ini. Meski begitu, Seoekarwo juga meminta kepada Sekretaris KPU untuk lebih aktif. Mereka harus memberikan persiapan teknis yang matang kepada komisioner yang baru. Sebab hal ini akan memberi kemudahan mereka untuk bekerja. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, pileg 2014 dapat terselenggara dengan aman, tertib dan damai berkat sinergitas antara POLRI, TNI Pemerintah Daerah. Dikatakan, Pileg dan Pilpres merupakan event besar, sehingga banyak sekali hambatan yang akan timbul. Oleh karena itu POLRI telah mengidentifikasi hambatan dan kendalanya, kemudian dievaluasi selanjutnya dilakukan langkah-langkah kreatif agar tidak terjadi perilaku Q iib.cty anarkhis.Q

Siap Amankan Kota Surabaya

PUSURA Gelar Silaturahmi Akbar 22 Ormas Pemkot Surabaya, Bhirawa Menjelang adanya pemilihan Presiden (Pilpres) dan penutupan lokalisasi Dolly-Jarak, Pemuda Surabaya (PUSURA) siap mengamankan kota Surabaya agar tetap aman dan kondusif Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua panitia pelaksana silaturahmi akbar arek-arek Suroboyo, Yusuf E.F.Tupan kepada wartawan Kamis (12/6) kemarin. Menurutnya menjelang adanya Pilpres ataupun penutupan lokalisasi Dolly-Jarak memang rawan akan konflik. Untuk menjaga agar kota Surabaya tetap aman, Pemuda PUSURA akan menggelar silaturahmi akbar arek-arek Surabaya 2014. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan, Sabtu (14/6), di Taman Surya halaman balai kota. Acara ini merupakan salah bentuk silaturahmi dan komunikasi bagi arek-arek Suroboyo yang terdiri dari para tokoh masyarakat, instansi, birokrasi, cendikia, dan ormas. Hal ini dilakukan supaya seluruh arek-arek Surabaya selalu peduli terhadap kota Surabaya. Sehingga, terjalin tali persaudaraan yang lebih erat dari seluruh generasi. ‘’Silaturahmi ini dilaksanakan juga untuk melestarikan dan mewariskan karakter Suroboyan yang turut mengiringi kehidupan bersosialisasi masyarakat Surabaya sejak dulu hingga kini sampai terkikis oleh lekangnya jaman,’’ kata Yusuf. Menurutnya generasi tua dan muda kita kumpulkan jadi satu, lanjut Yusuf, bertepatan dengan dihelatnya Pemilu Presiden tahun 2014. Pihaknya mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk mengamankan Kota Pahlawan agar selama pelaksanaan pemilu mendatang, Surabaya tetap kondusif. “Kegiatan ini setiap tahun selalu kita laksanakan. Kebetulan tahun ini pelaksanaannya bertepatan dengan Pemilu Presiden, makanya kita menghimbau seluruh arek-arek Surabaya ikut mengamankan kota Surabaya. Dengan cara apabila terjadi sesuatu yang bisa mengancam kondusifitas kota, hendaknya segera melaporkan ke pihak berwajib,” himbaunya.Q dre

Mampu Bangun Peradaban Bangsa, Tim Jatim Bangkit Siap Menangkan Prabowo Dukungan terhadap pasangan capres-cawapres PrabowoHatta di Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 terus mengalir. Diantaranya dari elemen masyarakat yang menamakan diri “Tim Jawa Timur Bangkit” mendeklarasikan diri untuk pemenangan pasangan nomor urut 1, Kamis (12/6). Alasan mendukung pasangan yang diusung koalisi Merah Putih ini dikarenakan Prabowo-Hatta diyakini mampu membangun peradaban baru Indonesia yang lebih berdaulat, bermartabat, mandiri, berkarakter, adil, makmur dan sejahtera. ‘’Untuk mewujudkan citacita nasional tersebut dibutuhkan seorang presiden dan wakil presiden yang visioner, tegas, amanah, berkarakter dan pro rakyat, serta mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia baik di tingkat nasional maupun di dunia internasional. Itu ada pada sosok pasangan PrabowoHatta karena bobot, bebet dan babadnya jelas dan bagus,” ujar Ketua Dewan Pembina Tim Jawa Timur

Bangkit, Nizar Zahro, Kamis (12/6). Lebih jauh calon terpilih DPR RI asal Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa Pilpres merupakan momentum untuk menentukan pemimpin bangsa yang diharapkan dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Karena itu suksesi nasional tidak sekedar dibaca sebagai peristiwa siklus lima tahunan yang bernuansa ritus, dimana demokrasi masih dipahami dalam tataran prosedur formal. Sebaliknya subtansinya berimplikasi terhadap kesejahteraan masyarakat, kemakmuran bangsa dan negara masih setengah hati dilaksanakan. ‘’Seorang pemimpin negara

harus totalitas mereduksi kedauatan rakyat untuk sebesar-besarnya kepentingan dan kemakmuran bangsa dan negaranya. Mandat dan kepercayaan rakyat harus dijadikan sebagai marwah yang dapat memajukan bangsa dan negara serta mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. Insya Allah Prabowo-Hatta akan amanah,” dalih pria yang juga anggota DPRD Jatim ini. Yang lebih penting lagi, lanjut politisi asal Bangkalan Madura jika Joko Widodo menjadi Presiden Indonesia ke depan, maka kedaulatan NKRI terancam bahkan beberapa daerah di Indonesia akan memerdekakan diri. “Waktu anggota DPRD Jatim kunjungan kerja ke Aceh bertemu dengan mantan wakil panglima GAM mengaku senang jika yang jadi presiden adalah Jokowi karena akan lebih mudah Aceh mendeka. Ini bukan blcak campaign tapi negatif campaign yang ma-

Dukung pasangan Prabowo - Hatta, “Tim Jawa Timur Bangkit” mendeklarasikannya di Surabaya, (12/6). sih dibolehkan dalam aturan Pilpres,” jelas Nizar Zahro. Sementara itu ketua pelaksana Tim Jawa Timur Bangkit, Nico Ainul Yaqin menjelaskan bahwa elemen yang tergabung dalam Jawa

Timur Bangkit terdiri dari kiai kampung, eks PKB pro Gus Dur dan loyalisnya, tokoh masyarakat, pemuda dan mahaiswa mendukung Prabowo-Hatta karena duet tersebut merupakan kombinasi yang serasi, Jawa-

cty/bhirawa

Luar Jawa, leadership-profesional, nasionalis-relegius yang hingga saat ini masih dibutuhkkan oleh mayoritas rakyat Indonesia dan saling melengkapi satu sama lain. ‘’Kami optimis pasangan Prabowo-Hatta memperoleh

suara diatas 65 persen di Jawa Timur. Dengan kalkulasi elemen yang tergabung di tim ini tersebar di 38 kab/kota se Jatim dan merupakan simpul tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing yang memiliki basis massa di akar rumput,’’terang Nico Ainul Yaqin. Di samping itu, PrabowoHatta adalah tokoh populer di masyarakat Jatim sebelum keduanya mencalonkan diri menjadi capres dan cawares sehingga lebih mudah sosialisasinya. Secara emosional, lanjut Nico mereka berdua juga sangat dekat dengan masyarakat Jatim, baik dalam perspektif keagamaan, sosial, politik dan budaya yang dibina sejak beberapa tahun yang lampau. “Konfigurasi dari latar belakang keduanya diyakini akan menjadi magnet yang sangat kuat untuk mendapatkan sebesar-besarnya dukungan dari masyarakat Q cty Jatim,” tambahnya.Q


SURABAYA

Jumat Pon 13 JUNI 2014

3

PENDIDIKAN - KESEHATAN - PELAYANAN PUBLIK - HUKUM

Tahun 2017, Jatim Hanya Kirimkan Naker Formal Pemprov, Bhirawa Pada tahun 2017, Jawa Timur tidak akan mengirimkan kembali tenaga kerja(Naker) informal ke luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia(TKI). Sebab, selama ini tenaga kerja informal ditengarai terlalu banyak menuai permasalahan di negara tersebut.

geh/bhirawa

Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Hj. Nina Soekarwo saat memberikan sambutan pada acara seminar sosialisasi bagi 250 kader PKK di Aula Prajurit Kodam Brawijaya Surabaya, Kamis (12/6).

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Haruskan PHBS dan CTPS Pemprov Jatim, Bhirawa Bertepatan dengan perayaan Hari Keluarga Nasional (HKN) yang mengusung tema ‘Melalui Hari Keluarga, Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga dalam Mewujudkan Indonesia Sejahtera’ PT. Unilever Indonesia Tbk bersama TP PKK tingkat pusat tunjukkan komitmen bersama untuk mengedukasi masyarakat Indonesia akan pentingnya perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dalam keluarga melalui cuci tangan pakai sabun (CTPS). Ketua Umum TP PKK, Vita Gamawan Fauzi mengatakan, PKK mempunyai komitmen untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional dan membantu upaya pencapaian tujuan Millenium Development Goals. Melalui program ini, sosialisasi PHBS dan CTPS akan kami gerakkan ke seluruh keluarga di Indonesia melalui kader-kader PKK yang berada di 34 Provinsi. “Kami akan menggerakkan masyarakat, khususnya ibu-ibu yang berusia produktif untuk membiasakan hidup bersih dan sehat. Dan memakan-makanan yang sehat dari tanaman-tanaman yang dikelola dari ibu-ibu PKK,” katanya Vita ketika ditemui Bhirawa di Aula Prajurit Kodam Brawijaya, Kamis (12/6). Tentunya kami berharap, tambah

Vita Gamawan, apa yang menjadi komitmen kami dapat kami wujudkan yaitu terciptanya keluargakeluarga Indonesia yang sehat melalui PBHS salah satunya cuci tangan pakai sabun. “Dengan begitu, membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi karena penyebab kebanyakan dari diare. Misalnya tidak membiasakan mencuci tangan setelah BAB dan BAK, ini salah satu penyebab tingginya angka kematian,” tambahnya. Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Hj. Nina Soekarwo mengatakan, untuk menanggulangi tingkat kematian ibu dan anak harus melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan memantau langsung bayi yang lahir disetiap posyandu. “Itu salah satu bentuk upaya untuk menekan angka kematian bayi. Karena penyebab kematian bayi itu bukan karena faktor kemiskinan melainkan pola hidupnya yang salah,” terang Nina Soekarwo yang sekaligus Ibu Gubernur Provinsi Jatim ini. Dengan upaya ini, tambah Nina Soekarwo, PKK Jatim terus mengajak untuk hidup sehat. Resiko tinggi (risti) ini kita lakukan pendampingan yang dilakukan di 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur. “

Di Jatim ini sangat luar biasa, masyarakatnya sangat kooperatif untuk diajak hidup sehat. Bahkan didepan rumah itu ada keran air, jadi masuk rumah itu sudah kondisi bersih,” tambahnya. Pakar kesehatan, DR.TB Rachmat Sentika menjelaskan, melonjaknya tingkat kematian ibu di tahun 2007-2012 menyatakan bahwa diperlukan upaya yang lebih besar lagi, tidak hanya dari pemerintah, tapi juga dari semua pihak. Baik masyarakat umum, lembaga masyarakt maupun pihak swasta untuk bisa mencapai target MDGs ke 4 dan ke 5 tahun 2015. “Cuci tangan pakai sabun merupakan upaya promotif preventif atau seperti vaksin yang dapat kita lakukan sendiri. Mudah dan murah untuk mencegah beragam penyakit, terutama yang mengancam balita seperti diare dan ISPA. Karenanya upaya akselerasi PHBS dan CTPS akan sangat efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga Indonesia. Dan langkah yang diambil oleh PT Unilever Indonesia melalui Lifebuoy ini merupakan langkah nyata pihak swasta dalam berperan aktif mendukung program MDGs 2015,” ujar Dr. Rachmat yang turut hadir dalam Q geh selebrasi Harganas XXI.Q

Kasus KPP Pratama Sawahan Murni Sengketa Pajak

RAGAM INFO

Danyon Harus Laksanakan Tugas Militer dan Netral Politik Batalyon Infanteri, Bhirawa Serah terima tugas, wewenang dan tanggung jawab komandan batalyon (Danyon) Infanteri 500/Raider dari Letnan Kolonel Inf Lucky Avianto ke Mayor Inf Mulliadi, dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Kamis (12/6). Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa alih tugas dan jabatan, senantiasa dianut oleh TNI Angkatan Darat (AD). Sebab, alih jabatan ini difungsikan sebagai proses penyegaran tuntutan profesi. Pangdam berpesan, Danyon yang baru harus tetap melaksanakan tugas-tugas pokok militer, dan menjaga netralitas dalam dunia politik. “Satuan Batalyon Infanteri 500/ Raider, merupakan pasukan pemukul elit yang berkedudukan di bawah komando Kodam V/Brawijaya. Dengan tugas melaksanakan Operasi Militer Perang dan menciptakan Kantibmas,” terang Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Q bed Kamis (12/6).Q

Kejati Hentikan Penyelidikan Kasus Pajak Kejati Jatim, Bhirawa Setelah sebulan memberikan target kepada tim penyidik, akhirnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur melalui tim Pidana Khusus (Pidsus) resmi menghentikan penyelidikan dugaan kasus pengurangan jumlah pajak yang melibatkan petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sawahan. Tim Pidsus menyatakan tidak menemukan unsure dugaan gratifikasi dalam ekspose berkali-kali dan melakukan pemanggilan delapan orang saksi diantara untuk dimintai keterangan diantaranya M Yusrie Abas Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sawahan, Harry Pramono mantan Kepala Kantor KPP Sawahan, serta satu saksi dari wajib pajak itu sendiri. Tim tetap kesulitan menemukan unsur gratifikasinya, dan kasus ini masuk sengketa pajak. Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus Muhammad Rohmadi membenarkan, setelah sempat diberikan waktu oleh Kepala Kejati (Kajati) Jatim untuk mencari unsur gratifikasi, tim tetap tak menemukan unsur tindak pidana korupsi dalam kasus ini. Maka, pidsus segera memutuskan bahwa kasus itu masuk ranah sengketa pajak. “Usai menggelar ekspose, penyelidikan kasus pajak dihentikan pada minggu ini. Sebab, kurangnya bukti-bukti apabila dilanjutkan ke dugaan gratifikasi dan ranah korupsi,” tegas Rohmadi, Kami (12/6). Mantan Kasi Intel Penajam Kalimantan Timur ini menerangkan, alasan penghentian penyelidikan kasus itu, karena tidak ditemukannya unsur tindak pidana korupsi. Jadi, kasus ini masuk ke ranah sengketa pajak, dan pihak Kejaksaan tidak mempunyai kewenangan untuk mengurusi kasus sengketa pajak. “Yang berwenang menangani kasus ini adalah Penyidik Pegawai Negeri Q bed Sipil (PPNS) pajak,” jelasnya.Q

“Nantinya 100 persen tenaga kerja yang dikirimkan khusus tenaga kerja formal. Pengalaman membuktikan, tenaga kerja informal banyak bermasalah,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Timur, Dr Edi Purwinarto, Kamis (12/6). Untuk itu, Edi mengharapkan masyarakat yang bekerja menjadi tenaga kerja informal harus lebih meningkatkan pendidikannya ke jenjang yang tinggi lagi. Apalagi, tahun 2015, Indonesia utamanya Jawa Timur akan menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), dimana banyak tenaga kerja asing bisa bekerja di Indonesia. “Masyarakat lebih didorong dalam hal kompeten dan kompetensinya dan sudah siap jika MEA berlangsung. Masyarakat jangan sampai jadi penonton dan harus ikut serta jadi pemain,” katanya. Selama ini, di Jatim juga ada penguatan pendidikan formal dan informal di pedesaan terutama bagi anak usia sekolah dan sekolah kejuruan dan keahlian. Diharapkan, nantinya angkatan kerja di Jawa Timur memiliki kualitas ketrampilan yang cocok untuk mendukung pengembangan unggulan di masingmasing sektor.

Bagi angkatan kerja usia kerja terutama umur 19-34 tahun yang masih memiliki pendidikan rendah perlu di tingkatkan kualitasnya melalui pelatihan non formal. “Di sini, Disnaker kabupaten/kota dapat terlibat lebih intensif untuk mengembangkan program pelatihan dan pembinaan sektor informal (UMKM),” katanya. Berbagai program juga dilakukan Pemprov Jatim menjadikan Jatim Kompeten dengan menyiapkan kompetensi tenaga kerja dan memanfaatkan keuntungan bonus demografi salah satunya adalah dengan membangun BLK (Balai Latihan Kerja) berskala internasional dan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk membentuk TUK (Tempat Uji Kompentesi) agar mutu lulusan BLK berkualitas dan diakui dipasar kerja internasional. Disnaker juga terus mensosialisasikan ke seluruh masyarakat dan stakeholder agar memiliki kompetensi baik soft skill dan hard skill untuk bisa mengisi kesempatan kerja yang tersedia. Sehingga ada kesempatan kerja nantinya dapat diisi oleh tenaga kerja asal Jatim yang dampaknya mampu meningkatkan kesejahteraan, ekonomi Jawa Timur dan Q rac memiliki daya saing secara nasional.Q

Sebaran Program Keahlian SMK Jatim Timpang Dindik Jatim Upayakan Subsidi untuk Siswa Luar Kota

Dindik Jatim, Bhirawa Tidak semua program keahlian pendidikan kejuruan dapat dengan mudah ditemui di setiap lembaga SMK. Bahkan di Jatim, ada sejumlah program keahlian yang hanya terpusat di satu-dua daerah saja. Akibatnya, selain minim peminat, siswa dari luar kota juga kesulitan mengakses kompetensi yang diinginkan karena terkendala pagu pendaftaran siswa baru masing-masing daerah. Sementara itu, ada pula program keahlian yang terus bercokol di lembaga SMK dengan peminat yang juga terus meningkat. Padahal, sejumlah program keahlian yang terpusat di daerah tertentu dan sepi peminat itu pada kenyataannya sangat dibutuhkan industri, khususnya Jatim. Misalnya saja program keahlian pertanian dan seni pertunjukkan. Dari catatan Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, terdapat 10 program keahlian paling sedikit yang terdapat di lembaga SMK. Diantaranya ialah penyuluh pertanian dan mekanisasi pertanian sebanyak 1 sekolah, kehutanan, teknologi tekstil, dan seni pertunjukan sebanyak 2 sekolah, teknik telekomunikasi sebanyak 3 sekolah, dan teknologi pesawat udara sebanyak 4 sekolah. Selain itu, teknik perkapalan , geologi pertambangan terdapat 5 sekolah serta teknik grafika dan teknik survey dan pemetaan sebanyak 7 sekolah. Jumlah ini jauh berbeda dengan 10 program keahlian seperti teknik komputer dan jaringan tersebar di 627 lembaga, teknik otomotif dan kendaraan ringan sebanyak 468 lembaga, akuntansi 381 lembaga dan multimedia sebanyak 318 lembaga. Selain itu, program keahlian pemasaran terdapat 227 lembaga, teknik permesinan 209 lembaga, administrasi perkantoran sebanyak 198, teknik otomotif sepeda motor sebanyak 196 lembaga dan busana butik sebanyak 154 lembaga. Menurut Kepala Dindik Jatim Dr Harun MSi, sebaran program keahlian SMK itu pada dasarnya mengikuti kebutuhan di daerah masing-masing. Jika di daerah tersebut bergerak di bidang jasa, maka program keahliannya dominan ke jasa dan begitu seterusnya. “Jadi membuka program keahlian SMK itu harus sesuai dengan kearifan lokal yang ada. Sehingga lulusannya juga dapat disalurkan tepat sasaran,” tutur dia. Bagaimana dengan keterbatasan pagu siswa luar kota yang ingin mengakses program keahlian tak populis itu? Harun menuturkan, aka nada solusi yang disiapkan oleh Dindik Jatim maupun daerah menyikapi hal itu. Misalnya saja program keahlian seni yang ada di Surabaya, sementara pagunya hanya satu persen untuk luar kota, maka itu akan ada kebijakan khusus dari dindik setempat. Kabid Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) dan Perti Hudiyono menambahkan, saat ini Pemprov Jatim tengah merencanakan adanya subsidi bagi siswa yang ingin masuk ke program keahlian terkecil itu namun terkendala pagu luar kota. Subsidi tersebut khususnya bagi siswa berprestasi dan berbakat sesuai bidang yang dituju. “Jadi kalau ada siswa dari Madiun pintar di bidang pedalangan, ya kita beri subsidi untuk sekolah di SMKN12 Surabaya,” tutur dia. Hudiyono sangat memahami jika daerah membatasi pagu luar kota. Ini erat kaitannya dengan APBD setempat yang dialokasikan untuk mengembangkan pendidikan di daerahnya. “Kalau ternyata siswa dari luar kota yang mendaftar kan jelas membebani anggaran daerah tersebut,” tutur dia. Meski demikian, lanjut Hudiyono, bakat dan prestasi siswa tidak boleh dibatasi atau bahkan dihalang-halangi. Karena itulah dibuat strategi subsidi untuk sekolah atau daerah yang menerima siswa dari luar kota. Sebab, jika harus mendirikan SMK baru, tentu ini anggarannya jauh lebih besar dari pada subsidi. “Berapa besar anggarannya nanti kita Q tam matangkan lagi. Ini masih kita rencanakan,” pungkasnya.Q

Pameran dan Gelar Dagang Harganas Resmi Dibuka Pemeran dan Gelar Dagang, Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXI 2014 resmi dibuka Kamis(12/6) kemarin oleh Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional, Hj Vita Gamawan Fauzi SH di Lapangan Makodam V/Brawijaya. Dengan mengambil tema” Melalui Hari Keluarga Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga, Mewujudkan Indonesia, Sejahtera” dan Motto Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera, Keluarga Masa Depan Indonesia sangat tepat karena sesuai target pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik. Vita Gamawan Fauzi menyatakan, pemeran dan gelar dagang adalah momentum untuk membangkitkan semangat keluarga berwirausaha khususnya mengangkat potensi yang ada di sekitarnya. Indonesia punya kerajinan yang sangat melimpah, selain itu mempunyai bahan baku kerajinan seperti kain, batu alam, maupun kayu yang sangat beragam jenis dan

keunikannya. ‘’Ini yang menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara yang punya keragaman budaya serta kerajinan yang sangat banyak. Contohnya 38 kabupaten/kota di Jatim masing-masing punya ciri khas dan motif batik yang berbeda, kalau kita total se-Indonesia jumlahnya mencapai ratusan,” terangnya. Lebih lanjut Vita mengatakan, tahun depan pasar ekonomi global mulai dilaksanakan, perajin harus siap menghadapi persaingan. Menuruntnya, perajin harus ditingkatkan kemampuan dan kualitas hasil produk sehingga mampu bersaing dengan produk asing. “Kita harus memakai produk dalam negeri, untuk membantu mempromosikan sekaligus

meningkatkan perekonomian masyarakat,”tuturnya. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Prof. Dr. Fasli Jalal, PhD menuturkan, saat ini di Indonesia ada sekitar 67 juta keluarga, jika keluarga ini mampu menjadi keluarga yang mapan secara ekonomi, pendidikan, dan kesehatan maka Indonesia akan menjadi negara maju. Jatim menjadi salah satu provinsi yang konsisten dan berhasil mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Bahkan provinsi ini sempat meraih juara pertama lomba-lomba yang digelar BKKBN pada tahun 2013. Selain itu, Jatim juga menjadi percontohan untuk proyek-proyek inovasi baru tentang keluarga berencana (KB). Sekaligus merupakan pencanangan gerakan pembangunan keluarga sebagai instruksi dari Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009.

Hj Vita Gamawan Fauzi SH memberikan penghargaan pada lomba PKK KB Kesehatan. ‘’Sebagai provinsi terbesar nomer dua Jatim menjadi barometer bagi keberhasilan program-program KB bagi provinsi lain di tanah

air,’’ jelasnya. Kapala Perwakilan BKKBN Jatim Ir.Dwi Listya Wardani.Msc Dip mengaku, pihaknya merasa bangga jika

dna/bhirawa

Jatim menjadi tuan rumah Harganas XXI. Harganas akan memberikan spirit kepada BKKBN Jatim, tenaga atau penyuluh lapangan KB

dan anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) untuk bekerja lebih keras dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas lagi. Meski banyak prestasi yang diraih oleh Jatim tidak membuat BKKBN Jatim untuk terlena dalam mensukseskan program KKB. ‘’Kita akan terus bekerja keras karena tantangan kedepan jauh lebih berat,’’ ujarnya. Perlu diketahui, Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXI 2014 nanti akan melibatkan keluarga dan masyarakat di seluruh Indonesia sejumlah 15 ribu orang pada Sabtu 14 Juni 2014. kegiatan pokok dalam peringatan tersebut yakni pendayagunaan mobil penerangan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, berbagai lomba dan temu kader PKK, bakti sosial, seminar, pameran dagang, kesenian serta kegiatan inovasi Q dna lainnya.Q


PUSTAKA

4

Resensi Buku :

Tajuk

Indeks Kebahagiaan Meningkat? Bahagia tidak selalu harus dengan bekal kekayaan materi berlimpah. Ajaran agama telah menyatakan bahwa kebahagiaan merupakan cerminan rasa puas atas perolehan rezeki. Berapapun yang diperoleh, lalu puas wajib diikuti rasa syukur. Sehingga kebahagiaan (puas dan bersyukur) menjadi takaran yang tidak inharent dengan jumlah kapitalisasi material. Melainkan kejiwaan (keimanan) yang lebih menonjol dibanding hasrat untuk memiliki sebanyakbanyaknya, sebesar-besarnya. WHO (World Health Orgazation, institusi kesehatan yang dibawahkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa), juga memili definisi tentang jiwa bahagia. Hampir persis dengan dogma agama. Bahwa bahagia adalah rasa puas, sebagai prasyarat kesehatan jiwa yang bisa menerima situasi dan kondisi secara baik. Rasa puas sangat penting untuk menghambat melejitnya ego-sentris, yang biasa mengedepankan kepentingan individu diatas kepentingan sosial. Dogma agama yang diadopsi WHO itu agaknya, ingin pula dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik). Biasanya, BPS lebih suka mengukur indeks per-ekonomi-an sebagai simbol kemakmuran. Begitu pula kebiasaan mengukur inflasi atau deflasi, untuk meng-gambar-kan tingkat kegelisahan ekonomi. Semakin tinggi inflasi, pastilah akan menimbulkan kegelisahan rakyat secara luas. Harga barang kebutuhan pokok naik, siapa tak gelisah? Inflasi yang tinggi menyebabkan setiap rumahtangga menjadi lebih miskin. Hal itu pernah terjadi pada sekitar tahun 1966. Saat itu di perkotaan, harga kebutuhan pokok tak terjangkau. Sehingga harus dilakukan penjatahan sembako untuk dikonsumsi. Untuk menghemat, beras dioplos de­ ngan jagung. Sedangkan di pedesaan, masyarakat memilih meng-konversi jenis panganan lain. Misalnya, mengolah singkong menjadi tiwul dan serawut. Pada kondisi inflasi melejit tak terkontrol, yang kaya pun gelisah. Yang miskin, terutama kalangan buruh memilih demo.Bahkan lebih parah lagi, masyarakat melakukan penjarahan di gudang-gudang logistik pemerintah, serta menjarah supermarket. Hal itu sudah sering terjadi negaranegara Amerika Latin, karena pemerintah tak sanggup memenuhi kebutuhan rakyatnya. Sedangkan pada domain rakyat, memang tiada cara lain. Kecuali menjarah, atau kembali kepada kepasrahan iman. Itulah yang ingin dibedah oleh BPS (Badan Pusat Statistik). Sejak awal Juni ini BPS coba mempopulerkan ukuran indeks lain yang lebih bersifat mutual, berkorelasi dengan masalah “hati.”Ternyata hasilnya, masyarakat Indonesia memiliki indeks kebahagiaan cukup memadai. Juga terdapat tren peningkatan kebahagiaan, setidaknya selama 3 tahun terakhir. Pada pengukuran indeks kebahagiaan ini BPS tidak sendirian, melainkan bersama-sama 156 negara lain. Sekitar 170-an negara yang tergabung dalam OECD (Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan) telah melakukan pengukuran tingkat kebahagiaan sejak tahun 2010. Pada tahun (2010) itu indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia ternilai 53,48, menempati urutan ke-76. Di tataran negara-negara ASEAN, Indonesia pada peringkat ke-5 (dibawah Singapura, Thailand, Malaysia dan Vietnam). Tetapi pertama itu diragukan. Antaralain disebabkan banyak kasus-kasus bunuh diri di Singapura. Pengukuran indeks kebahagiaan tahun 2010 dianggap tidak independen, karena masih “memenangkan” kapitalisasi pendapatan perkapita. Pada sisi lain, sebagian besar negara-negara OECD masih percaya dengan beberapa indikator. Diantaranya jumlah kasus-kasus tindak kriminal, jumlah kasus korupsi, serta jumlah pengangguran terbuka. Faktor lain yang dianggap penting adalah tingkat pendidikan serta akses terhadap layanan kesehatan. Dalam beberapa indikator (korupsi, akses pendidikan dan layanan kesehatan), Indonesia masih jeblok. Beruntung pada tahun 2013 indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia sudah naik, hampir sama dengan rata-rata negara OECD (ternilai 66). Tetapi sesungguhnya penilaian indeks kebahagiaan oleh tim OECD lebih ditujukan kepada kinerja pemerintah dalam mengelola target IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Andai survei melibatkan rakyat di pedesaan Jawa, hasil catatan indeks kebahagiaan pasti diatas 70. Karena masyarakat Jawa memiliki prinsip nerima ing pandum, walau pejabatnya banyak yang korupsi?! n

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Mari Belajar Fair Play PIALA Dunia segera dimulai. Pesta sepak bola terbesar se jagat ini akan dihelat di Brasil, negara yang dikenal sebagai “raja” dalam sepak bola dunia. Brasil telah lima kali menggamit Piala Dunia. Bukan mustahil, Piala Dunia ke-20 kali ini akan dijadikan Brasil sebagai jawara keenam kalinya. Italia “baru’ empat kali, Jerman tiga kali, Argentina dan Uruguay masing-masing dua kali. Brasil memang negara bola. Maka bisa dibayangkan betapa bergairahnya jika Piala Dunia digelar di negara yang sepak bola sudah menjadi menu sehari-hari. Sepak bola telah menjadi mimpi sekaligus kenyataan bagi rakyat Brasil. Untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia kali ini, Brasil telah melakukan segalanya. Negara yang secara ekonomi sebenarnya “tidak layak” menjadi tuan rumah ini, mengerahkan segala cara agar Piala Dunia sukses. Indonesia termasuk beruntung dalam ihwal menonton sepak bola. Di negeri ini, menonton pertandingan sepak bola berlevel dunia, bisa dilakukan dengan gratis. Kali ini, dua stasiun teve swasta akan menyiarkan 64 pertandingan. Di negara lain, perlu uang tidak sedikit untuk menyaksikan atraksi Lionel Messi dan kawan-kawan beraksi. Warga negara maju, terutama, hanya bisa menonton pertandingan dengan melanggani teve kabel. Sepak bola memang tidak mengenal kelas, tak mengenal ras, tak terkait agama. Dari abang becak sampai presiden, akan setia menggunjingkan sepak bola. Dari orang berkulit hitam sampai berwarna, hapal nama-nama pemain yang berlaga di Brasil. Sepak bola memang telah menjadi sihir. Bisa dipastikan, kemeriahan pesta menyambut pemilihan presiden, akan mendapat “saingan” berupa tayangan sepak bola. Keduanya merupakan pesta, jadi tak perlu ada yang dilupakan. Pesta pemilihan presiden merupakan hajat lima tahunan sementara Piala Dunia helat empat tahunan. Redaksi

HARIAN

Pendiri : Alm. H. Moch. Said Dewan PenasIhat: Dahlan Iskan, Dr. H Sjahrazad Masdar, MA, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK Ali Salim

Jumat Pon 13 JUNI 2014

Menjadikan Jabatan Penuh dengan Berkah Ketika kita dikenalkan dengan istilah berkah, semua orang ingin memiliki keberkahan. Keinginan tersebut karena ada yang menyebutkan bahwa berkah bisa mengawetkan, tahan lama, dan tidak mudah habis. Seakan-akan berkah dimaknai dengan kekal dan abadi, sehingga semua orang ingin segala yang dimilikinya menjadi berkah, termasuk jabatan. Namun, kita masih bingung mengenai cara agar diberkahi

K

ehadiran buku karya Taufiq Ali Zabady ini akan memberikan ula­ san tentang makna berkah serta alasan penyebab berkah itu datang. Berbagai hal yang berkaitan dengan berkah, keberkahan, dan yang diberkahi, serta selalu berada dalam keberka­ han akan disuguhkan de­ngan ba­ hasa yang mudah dipahami dan penuh makna bagi kehidupan kita. Dengan keberkahan, hidup kita akan bahagia karena merasa terus tercukupi dan penuh makna. Kata “diber­ kahi” disebutkan sebanya dua be­ las kali dalam al-Quran. Dalam ayat-ayat itu Al­ lah menyebutkan beberapa hal yang di ber k ahi . N a ­ mun sejatinya, ke­ berkahan memiliki dua makna, yaitu “berkembang dan bertambah”; serta “tetap dan abadi”. Dalam bahasa Arab, tabarakallah berar­ ti “Allah tetap dan abadi”. Sementara, baraka al-ba’iru arti­ nya seekor unta men­ derum (hlm. 14). Secara logis Tau­ fiq melalui karyanya ini membenarkan apa yang telah dipaha­ mi oleh masyarakat luas tentang makna berkah. Dengan ber­ dasar pada makna bahasa Arab, berkah merupakan sifat tidak mudah habis yang me­ lekat pada sesuatu dan yang memilikinya mera­ sa tercukupi. Mi­salkan seseorang memiliki

harta kekayaan, karena berkah, ia menggunakannya dalam ber­ bagai kebaikan dan dimanfaatkan dalam dunia bisnis, sehingga ia tidak merasa terkurangi karta kekayaannya. Bahkan ia merasa hartanya bertambah, tak pernah berkurang. Jabatan yang Berkah Namun, dalam arti yang lain Taufiq mengartikan berkah itu merupakan sebentuk

sifat yang melekat pada sesuatu, dan sifat tersebut sesuatu itu bisa digunakan untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran (kejahatan). Pengertian ini cukup menarik dan akan terus sesuai dengan konteks kekinian dalam mengartikan makna berkah (hlm. 221). Segala sesuatu, baik yang kong­ kret ataupun yang abstrak, se­ muanya memiliki potensi untuk menjadi berkah. Dalam hal ini, berkah bisa kita tarik pada konteks jabatan atau kepemimpinan yang sedang kita miliki. Jabatan atau kepemimpinan bisa menjadi penuh berkah dan diberkahi dengan men­ gacu pada pemaknaan yang lebih kontekstual meski pemaknaa yang harfiah juga cocok, pantas, dan masih layak. Sehingga, dengan pemaknaan berkah sebagai sesuatu yang bisa mengajak kepada kebaikan dan mence­ gah dari kemungkaran (kejahatan), dalam konteks ini, jabatan sangat berpotensi un­ tuk menjadi berkah. Dengan jabatan yang kita miliki, kita harus mampu mengajak ke­

menyeret kita sendiri ke ruang jeruji penjara. Bahkan, ada yang memanfaatkan jabatan untuk bermain dengan perempuanperempuan. Jika sudah demikian yang ter­ jadi, logikanya jabatan tersebut tidak berkah dan tidak diberkahi. Melihat fenomena yang marak terjadi di negeri ini, jabatan sudah tidak berkah lagi. Mungkin saja ada yang berkah, namun itu hanya bisa dihitung dengan jari-jemari tangan. Sehingga tak heran, orang yang memiliki jabatan mudah lepas dari jabatannya, jabatan tidak bisa bertahan lama. Perlu kita sadari bahwa se­ sungguhnya maksiat atau kejahatan itu bisa menghapus atau mengurangi keberkahan. Secara umum, maksiat atau kejahatan mampu menghapus berkah agama dan dunia (kekyaan atau jabatan) sekaligus (hlm. 280). Karena itu, orang yang paling jauh dari berkah dan paling sepi dari dari kebaikan, baik dari sisi usia, agama, maupun dunianya (jabatan) adalah orang yang sering bermaksiat ke­ pada Allah Swt. Buku molek ini akan mengajak kita menjadi orang yang selalu diberkahi baik umur, agama, mau­ pun kekayaan yang kita miliki. Ada banyak nasihat dan sugesti-

Judul : Buku Saku Rahasia Keberkahan Petunjuk Nabi Meraih Hidup Lebih Berkah Penulis : Taufiq Ali Zabady Penerbit : zaman Cetakan : I, 2014 Tebal : 297 halaman ISBN : 978-602-1687-07-9 Peresensi : Junaidi Khab Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya.

baikan dan mence­ gah segala sesuatu dari kemung­ karan. Namun, fakta membukti­ kan, banyak ja­ batan yang tidak berkah. Jabatan malah membawa kita pada keja­ hatan. Misalkan melakukan ko­ rupsi sehingga

sugesti yang penuh motivasi un­ tuk menjadikan segala hal yang kita miliki bisa tahan lama, awet, berkembang, dan bertambah atau diberkahi. Salah satunya dengan menjauhi perkara maksiat (keja­ hatan) baik kepada Allah Swt. atau kepada sesama manusia. Dalam hal ini, segalanya akan menjadi berkah jika kita mampu dengan yang kita miliki untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. n

Resensi Buku :

Meneladani Kepemimpinan Umar Bin Khathab

U

mar bin Khathab mer­ upakan sahabat Ra­ sulullah Saw. yang berwibawa, tegas dan pemberani dalam membedakan perkara yang haq (benar) dan batil (salah). Sejarah mencatat, sebelum Umar masuk Islam, ia merupakan orang yang memiliki kedudukan tinggi. Ia adalah sosok cerdas dan dikenal jawara gulat yang tangguh di Ukaz, sebuah ge­ langgang dan pasar ternama yang terletak di ceruk bukit Arafah, sebelah selatan Ka’bah. Masuknya Umar ke dalam agama Islam me­ rupakan angin segar bagi spirit umat Islam pada masa itu. Peristiwa itu dipandang sebagai suatu anugerah tersendiri bagi umat Islam. Ibnu Mas’ud berkata; “Kami berada dalam kemu­ liaan semenjak Umar memeluk agama Islam.” Dalam sebuah riwayat, Shuhaib berkata, “Ke­ tika Umar masuk Is­ lam, ia menyatakan keislamannya de­ ngan terang-terangan sekaligus mengajak orang-orang untuk masuk Islam secara terang-terangan pula. Sehingga kami bisa duduk dengan tenang di sekitar Baitullah, melaku­ kan thawaf tanpa dirundung rasa khawatir, mampu melawan orangorang yang meng­ ganggu kami.” (hal 21-25). S e b e l u m masuk Islam, Umar adalah se­ orang pembesar Quraisy yang

sangat membenci Rasulullah Saw. beserta para pengikutnya. Selain itu, ia tercatat sebagai orang yang memiliki gaya hidup mewah dengan harta berlimpah. Namun sejak ia mendapat hidayah masuk Islam, ia lantas meneladani ke­ hidupan Rasulullah yang hidup dalam kesederhanaan, kezuhud­ an, serta menjauhi gemerlapnya dunia. Setelah masuk Islam, ia mempertaruhkan seluruh hidup untuk membela dakwah Rasu­ lullah Saw. dan menjadi benteng sekaligus pilar ajaran

Islam yang paling kokoh (hal 27-28). Umar, yang sejak muda terke­ nal piawai dan cakap dalam bi­ dang tulis menulis, kesusatraan, kepenyairan, dan penerjemahan, kemudian ditunjuk oleh Rasu­ lullah sebagai juru tulis. Setiap kali Rasulullah mendapat wahyu maka sahabat yang paling lekas merekamnya adalah Umar bin Khathab. Selain menjadi juru tulis nabi, Umar juga ditunjuk sebagai juru diplomasi. Kemampuannya dalam bidang diplomasi sebenarnya sudah dimiliki sebelum ia masuk Islam. Rasulullah juga memberikan kepercayaan pada Umar untuk men­ jadi penasihat ­ nya sekaligus ahli strategi Islam. Se­ hingga tak berlebih­ an bila sebagian ahli sejarah menyebut Umar sebagai sosok kunci dalam gemi­ lang kemenangan Islam di banyak pe­ perangan (hal 36). Selain tegas dan pemberani, Umar me­ rupakan sosok khali­ fah atau pemimpin yang peduli dan memiliki belas kasih terhadap rakyatnya. Misalnya, ketika suatu malam ia dan Ibnu Ab­

bas menyamar sebagai orang biasa. Keduanya berjalan men­ empuh lorong-lorong kecil untuk mengetahui secara langsung kon­ disi rakyat yang dipimpinnya. Di tengah perjalanan, ke­ duanya dikejutkan suara tangis anak perempuan. Umar lantas mengajak Ibnu Abbas untuk men­ cari muasal suara tangis tersebut. Betapa terkejutnya Umar saat mendapati sebuah gubuk yang dihuni seorang ibu tua dan anakanaknya yang terus menangis. Usut punya usut, si ibu tengah memasak batu untuk membohongi anak-anaknya yang kelaparan. Dengan cara itulah, anak-anaknya yang sedang menahan rasa lapar akan terhibur dan akhirnya terti­ dur setelah kelelahan menangis. Sambil menahan rasa iba, Umar lantas pulang dengan tergesa untuk mengambil seka­ rung tepung dan bumbu masak. Umar meminta Ibnu Abbas untuk membawakan sekaleng minyak samin. Umar sengaja memikul sendiri sekarung tepung itu dan menolak tawaran Ibnu yang in­ gin membantu membawakannya. Setiba di gubuk ibu tua, Umar dengan senang hati menyiapkan masakan bahkan menyuapi anakanak tersebut dengan penuh kasih sayang (hal 168-172). Melalui buku ini, semoga kita bisa meneladani gaya kepemimpin­ an sahabat Umar bin Khathab yang tegas berwibawa dan sangat peduli dengan nasib rakyat yang dipimpinnya. n

Judul Buku : Ilham Keberanian Umar bin Khathab Penulis : Zen Abdurrahman Penerbit : Diva Press Cetakan : I, April 2014 Tebal : 194 halaman ISBN : 978-602-255-525-4 Peresensi : Sam Edy Yuswanto Penulis lepas, bermukim di Kebumen.

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN : Wawan Triyanto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Bambang WN , Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Helmi Supriyatno, Gatot Suryo Widodo Reporter : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Danang Prastyo, Adit Hananta Utama, Abed Nego, William AK , Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati, Sekretaris Redaksi: Suryanthini Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Zainul Hidayat, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Samsul Arifin, Bondowoso: Arum Hidayati, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, M. Yusuf Adnan, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Ponorogo : Hari Bahrul Ulum, Magetan: Ivin Kurniawan, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Penerbit: PT. Harian Bhirawa (Perusahaan Pers SK: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-82337.AH.01.01.Tahun 2008) Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Pemegang Saham: Seluruh karyawan/ koresponden Harian Bhirawa Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Banyuwangi: Supriyadi, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Manajer Keuangan: Anangsyah Isfianto, Administrasi Keuangan: Etti Sri Kustini, Sri Poernomo, Sekretaris Per­usahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


Jumat Pon 13 JUNI 2014

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO KELANA

Dewan Minta Pengolahan Granul di DKP Diswastakan Kota Mojokerto, Bhirawa Kalangan DPRD Kota Mojokerto menyoroti mekanisme pengolahan sampah menjadi pupuk granul di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). DPRD meminta menejemen pengelolaan sampah yang tak sistematis bisa diubah dengan menggandeng pihak swasta. Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto, Deny Novianto, mewacanakan melepas pembuatan pupuk organik dan granule yang berbahan dasar sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Randegan ke pihak ketiga. Politisi Demokrat ini menilai salah satu prasyarat yang menunjukkan komitmen daerah di bidang lingkungan tampak dikesankan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) tak sebegitu penting. ‘’Serahkan saja soal pengelolahan sampah kepada pihak ketiga. Karena tidak hanya menguntungkan dari sisi PAD (Pendapatan Asli Daerah) tapi juga bisa mendongkrak nilai Adipura khususnya di TPA,’’ ujar Deny Novianto, Kamis (12/6) kemrian. Menurut Deny, upaya menangkap peluang PAD disisi ini cukup terbuka lebar. Kebutuhan pupuk organik dan granule di luar Jawa sangat tinggi. Pupuk produk rumah produksi TPA kabarnya pernah memenuhi permintaan pengusaha perkebunan sawit. Tapi kenapa peluang ini tak dimanfaatkan DKP. Ditambahkan Anggota Komisi I yang lain, Bedjo Edi, selama ini DKP membuat pupuk tanpa tujuan yang jelas. Maka dia menyarankan agar rumah produksi ini diswastakan. Upaya menswastakan itu patut dipikirkan. Manajer itu harus pandai menangkap peluang.Q kar

Timsel Gresik dan KPU Jatim Digugat Peserta Gresik, Bhirawa Tim Seleksi (Timsel) Anggota KPU Gresik dan KPU Jatim digugat ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) peserta seleksi Teguh Prasetyo Utomo. KPU diduga melakukan tindakan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Dalam surat gugatan PTUN Nomor 95 Tahun 2014 itu, Timsel Anggota KPU Gresik sebagai tergugat pertama. Sementara, KPU Jatim sebagai tergugat kedua. Penggugat yang nomor seleksinya 037 memberikan kuasa kepada Dewi Murniati dari Dewi Muchsin dan Partner. Dewi Murniati menjelaskan, saat mengumumkan sepuluh besar calon anggota KPU Gresik, duga terjadi KKN. Sebab, ada beberapa peserta yang masih kerabat maupun kolega Timsel KPU Gresik. Karenanya, Timsel dinilai melanggar Bab I Pasal (2) PKPU 2/2013 tentang Tata Cara Seleksi Anggota KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota. ‘’Timsel mengabaikan asas adil, tertib, kepentingan umum, keterbukaan dan akuntabilitas. Juga melanggar asas-asas umum pemerintahan yang baik demi meloloskan beberapa kerabat dan koleganya,’’ bebernya kepada wartawan. Sayangnya, Dewi Murniati tak merinci identitas kolega dan kerabat Timsel Anggota KPU Gresik yang dimaksud dengan alasan praduga tidak bersalah. Dewi hanya menyebutkan, bila pengadilan membatalkan keputusan Timsel yang meloloskan 10 besar anggota KPU Gresik dan KPU Jatim mencabut SK pengangkatan Timsel Anggota KPU Gresik. ‘’Kami juga mendesak KPU Jatim mengambil alih proses seleksi yang kami anggap melanggar aturan. Karena dengan dugaan KKN Timsel ini, maka hak-hak warga negara peserta lain, selain 10 besar terkebiri oleh kepentingan oknum,’’ tukasnya.Q eri

Bupati Gresik Terima Penghargaan Sayta Lencana Wira Karya Gresik, Bhirawa Sambari Halim Radianto kembali menerima penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kali ini Bupati Gresik menerima penghargaan Satya Lencana Wira Karya bidang pertanian. Meski sudah banyak penghargaan yang diterima, namun penghargaan Satya Lencana Karya pertanian ini membuat membua Bupati cukup bangga. Sebab penghargaan ini baru kali diraihnya sejak menjabat sebagai Bupati Gresik. Anugerah itu diterima Bupati sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa serta Dharma Bakti yang besar terhadap Negara dan Bangsa Indonesia. Sehingga, dapat dijadikan teladan bagi orang lain serta telah berhasil mensukseskan program yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Menurut Bupati, penghargaan ini bermakna tertinggi di bidangnya. Pemerintah akan terus bersemangat dengan konsistensi untuk selalu berbaur dan memajukan agar sandang dan pangan di Gresik terus meningkat dengan berbagai faktor pendukungnya. Bupati tak pernah memiliki target peng hargaan dari siapapun. Sebab melaksanakan program pemerintah untuk menata ekonomi dan pemberdayaan masyarakat adalah hal yang wajib dilakukan seorang yang dititipi amanat oleh masyarakat. ‘’Penghargaan ini bukan target akhir kami. Penghargaan ini untuk masyarakat Gresik. Saya hanya mewakili masyarakat Gresik untuk menerima penghargaan ini,’’ katanya. Sementara, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Pemkab Gresik, Labat Wibowo menjelaskan, penghargaan Satya Lencana Wira Karya karena kepedulian Bupati Gresik kepada pemberdayaan petani, peternak, pekebun, pembudidaya ikan, petani garam dan nelayan. ‘’Dalam masa kepemimpinannya, Bupati membentuk kelembagaan pemberdayaan petani, pekebun peternak pembudidaya ikan dan nelayan,’’ kata Labat.Q eri

5

Jelang Pilpres, Wali Kota Kumpulkan PNS Kota Mojokerto, Bhirawa Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus tak mau kecolongan terkait sikap PNS dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Untuk mencegah sikap dan dukungan PNS agar tak liar dalam Pilpres, Wali Kota menekankan PNS untuk netral. Penekanan soal netralitas PNS ini dilontarkan wali kota disela-sela sosialisasi wawasan kebangsaan kepada seluruh PNS di Hotel Raden Wijaya, Kamis (12/6) kemarin. ‘’Jangan sampai PNS ikut masuk dalam ranah politik, karena sanksinya berat bisa dipecat. Pilihlah sesuai hati nurani, dan ciptakan iklim politik yang kondusif untuk pilpres,’’ kata wali kota yang diusung PDIP ini. Menurut Mas’ud, kedua calon presiden mempunyai visi misi yang baik. ‘’Selain itu saya minta pada masyarakat Kota Mojokerto untuk bertekad agar agenda demokrasi ini berjalan aman, damai tertib dan menghasilkan pemimpin yang punya komitmen untuk mensejahterakan dan memajukan masyarakat,’’ tambahnya. Pilpres yang akan digelar pada bulan puasa nanti, Mas’ud berharap agar hikmah puasa tak terjadi ketegangan, dan kekacauan. ‘’Semoga dengan suasana religius yang mewarnai Pilpres, bisa berjalan sebagaimana diharapkan. Yang utama adalah

Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus menyalami peserta sosialisasi kebangsaan yang digelar Bakesbanglinmas, Kamis (12/6) kemarin. tisipasinya tinggi. Pada Pileg lalu 85% warga Kota Mojokerto menggunakan hak pilihnya. Jadi masyarakat kita mempunyai semangat demokrasi yang sangat tinggi. Dan ketiga hasilnya adalah pemimpin yang berkualitas,’’ urainya. Untuk meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat, lanjut Mas’ud, harus ada upaya penurunan angka Golput. Walaupun dalam UU, hak itu bisa digunakan atau tidak tapi harus ditanamkan

persatuan,’’ tegasnya. Menurut Mas’ud, ukuran sukses Pemilihan Umum bisa dilihat dari tiga hal. Pertama yaitu pelaksana seperti KPU, Panwaslu, aparat keamanan maupun pemerintah, harus melaksanakan sesuai Undang-Undang dan peraturan yang ada. Kedua, angka partisipasi masyarakat tinggi. Semakin tinggi angka partisipasi semakin menunjukkan indikator keberhasilan. Di Kota Mojokerto angkat par-

pada masyarakat kalau Pemilu itu wajib baik sebagai warga negara dan umat beragama. Lebih lanjut, Mas’ud mengatakan, jika kita ingin disebut sebagai bangsa besar apabila memiliki karakter atau kepribadian. ‘’Jika kita tak memilikinya maka hakekatnya bangsa itu telah sirna. Ini yang ditakutkan pahlawan dan generasi pendahulu, apabila generasi tak mencerminkan kepribadian sebuah bangsa,

Dana BG Dipangkas Tinggal Rp 9,5 M Sidoarjo, Bhirawa Demi efisiensi dan mendidik masyarakat agar lebih mandiri. Bantuan partisipatif hibah dana pembangunan atau yang sering disebut dengan Block Grant (BG) 2014 dipangkas habis, tinggal Rp9,5 miliar Padahal tahun 2013 sudah mencapai angka sebesar Rp37 milair. Usai memantau proses verivikasi proposal BG, Rabu (12/6) Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPM PKB) Sidoarjo, Drs Ec Ali Imron MSi mengatakan, kalau masalah anggaran-anggaran itu yang menentukan bukan dari kami, ada yang menentukan sendiri, yakni bagian anggaran (Banggar). Tugas kami hanya mengajukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sementara yang memberikan rekomendasi untuk menentukan berapa jumlah dan nilainya adalah atasan. Dan lagi, hibah dana pembangunan ini merupakan dana pancingangan agar masyarakat lebih semangat untuk mandiri. Setelah atau sebelum mendapat bantuan seperti ini, mestinya masyarakat sudah mandiri. ‘’Sudah melakukan swadaya

dengan baik. Jadi pemerintah tinggal menambahkan,’’ katanya. Alokasi dana yang diambilkan dari APBD 2014 sebesar Rp9,5 miliar itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa dan lembaga sekolah, TPQ serta Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah. Tahun ini sebanyak 346 desa/kelurahan yang diberi dana BG sama rata sebesar Rp20 jutaan, totalnya sebanyak Rp6,9 miliar. Madrasah Diniyah total Rp-

576 juta untuk 96 lembaga @ Rp6 jutaan. Pondok Pesantren (Ponpes) sebanyak 36 lembaga, dana yang dibutuhkan sebesar Rp288 juta @ Rp8 jutaan. Sedangkan untuk TPQ sebanyak 242 lembaga, dana yang dibutuhkan Rp1.210 miliar dibagi rata @ Rp5 jutaan. Dan untuk PAUD sebanyak 191 lembaga, dana yang dibutuhkan sebanyak Rp543 juta, masing-masing mendapatkan dana Rp3 jutaan.Q ach

achmad suprayogi/bhirawa

Pemohon dana hibah pembangunan kemarin melakukan verifikasi data di Kantor BPM PKB Sidoarjo.

Empat Incumbent Komisioner KPU Terpental Mojokerto.Bhirawa Empat inchumbent komisioner KPU Kota Mojokerto terpental dari jabatannya. Mereka gagal melaju sebagai anggota KPU periode 2014 - 2019. Dari lima inchumbent komisioner KPU, empat diantaranya maju lagi dalam pencalonan anggota KPU baru. Hasil keputusan KPU Jatim menyebutkan lima anggota KPU Kota Mojokerto periode 2014-2019 diisi wajah baru.

Mereka diantaranya Tri Widya, Rosidi Idhom, Imam Buchori, Saiful Amin dan Sukrisno Adi. Kelima komisioner KPU yang baru itu menyisihkan 29 peserta seleksi. Diantara yang gugur itu diantaranya empat incumbent komisioner KPU Kota, Ketua Panwaslu Kota Mojokerto, anggota PPS dan PPK serta dari berbagai latarbelakang itu dilantik KPU Propinsi Jatim di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (12/6) kemarin.

Lima anggota KPU Kota Mojokerto itu ditetapkan KPU Jatim setelah dinyatakan lolos dalam fit and proper test yang diikuti 10 kandidat hasil seleksi Timsel, 4 Juni lalu. Dari latar belakang, anggota KPU Kota Mojokerto periode 20142019, dua diantaranya dari PPK yakni Tri Widya dan Rosidi Idhom dan dua berlatarbelakang wartawan media cetak dan elektronik, Saiful Amin dan Sukrisno Adi.Q kar

kariyadi/bhirawa

kulite coklat tapi karaktere koyok penjajah,’’ kata Mas’ud. Sementara itu, Kepala Bakesbang Linmas, Sriyono berharap, dengan diselenggarakan sosialisasi dapat meningkatan peran aktif masyarakat dalam mensukseskan pemilu presiden tahun 2014, dan meningkatkan wawasan kebangsaan dalam rangka membangun kesadaran masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan hak suaranya dalam Pemilu.Q kar

Sidoarjo Pilot Project Pengelolaan Keuangan Nasional Sidoarjo, Bhirawa Masyarakat Sidoarjo boleh berbangga hati. Pasalnya, World Bank (Bank Dunia) telah memilih Kab Sidoarjo dan Kab Blitar sebagai Pilot Project pengelolaan/pembukuan keuangan secara komputerisasi di tingkat nasional, yang diterapkan melalui PNPM-Mandiri Perkotaan. Menurut Sub Tenaga Alhi Keuangan PNPM-MP Provinsi Jatim, Bambang Setyawan, Rabu (12/6) lalu, kalau selama ini pengelolaan keuangan di desa-desa yang dilakukan UPK(Unit Pengelola Keuangan) menggunakan cara manual, dengan menggunakan kertas atau buku bertumpuk-tumpuk. Kali ini mereka akan diubah dengan cara yang cukup simple, yakni dengan menggunakan komputerisasi. Mereka kini sedang melakukan latihan, pembelajaran bagaimana cara memasukkan data-data keuangan melalui komputer. Kami memerlukan waktu tiga hari untuk memberi pelatihan kepada mereka. Maklum mereka terdiri dari para ibu-ibu atau pemuda di desa/kelurahan yang memahami masalah aplikasi komputer. ‘’Nantinya, bagi nasabah simpan pinjam bila ingin melihat data angsurannya tinggal klik,’’ jelasnya. Sementara itu pihak World Bank, Arif Saman Sholeh mengatakan, kalau program ini merupakan program inovasi dari kami untuk mengembangkan jaringan komputerisasi di masyarakat. Biaya kegiatan semuanya ditanggung World Bank dan Sidoarja hanya ketempatan. Menurutnya, pilihan di Sidoarjo ini banyak kriterianya, diantaranya kinerjanya, pengelolaannya di UPK, kemudian juga dukungan dari pemerintah setempat, swadaya masyarakat. Terutama juga mengenai pemahaman dan penggunaan masyarakat dalam berkomputer. ‘’Kalau masyarakatnya terlalu awam dengan komputer, tentu agak merepotkan,’’ katanya.Q ach

achmad suprayogi/bhirawa

Para UPK Desa/Kel Sidoarjo sedang mendapat pelatihan pemahaman aplikasi pembukuan melalui komputer.

Sidoarjo Gagal Raih Adipura Kencana 2014 Piala Adipura Kencana yang diimpikan Kab Sidoarjo belum juga bisa terwujud tahun 2014 ini. Padahal tahun 2014 ini Kab Sidoarjo mampu meraih penghargaan Adipura sebanyak lima kali berturutturut. Menurut Staf ahli Bupati Sidoarjo Bidang Kemasyarakatan dan SDM, M Safik, masalah pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan pengelolahan sampah di kawasan pasar tradisioanl, perlu dan harus dibenahi bila Sidoarjo memang sangat berharap sekali untuk mendapat Adipura Kencana pada tahun depan. ‘’Penanganan sampah di Sidoarjo secara keseluruhan sudah bagus, tapi kalau ingin mendapat penghargaan Adipura Kencana, maka penanganan sampah di TPA dan pasar harus dibenahi, itu sangatsangat mendesak,’’ komentar Safik, yang juga mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo, belum lama ini di Pendopo Delta Wibawa.

Safik juga menjelaskan, semakin sedikit sampah yang dibuang ke TPA maka tak terlalu menambah beban di TPA. Maka itu, sebelum dibuang ke TPA, kalau bisa masyarakat terlebih dulu bisa mengelolah sampahnya. ‘’Selama ini sampah masih banyak menjadi tanggungan petugas, maka kita harus memberdayakan masyarakat dalam mengelolah sampah,’’ ujar warga Jl Airlangga, Sidoarjo itu. Diperkirakan, di TPA yang dimiliki Pemkab Sidoarjo di Desa Kupang, Jabon, prosentase masyarakat atau pemulung yang mengelolah sampah hanya sekitar 10% saja.Selebihnya, penanganan sampah masih dilakukan petugas. Padahal, menurutnya, di TPA masyarakat juga harus

ikut mengolah sampah. Misalnya diberdayakan, agar bisa memanfaatkan menjadi kompos. Sampah yang ada di TPA, menurut Safik, juga kalau bisa dimanfaatkan untuk menjadi barang lain yang berguna.

Misalnya dijadikan gas metan. Di pasar-pasar trandisional, lanjut Safik, juga tidak ada pengelolahan sampah. Pedagang membuang sampahnya begitu saja. Tak melakukan pemilahan antara sampah

alikusyanto/bhirawa

Pasukan kuning di Sidoarjo sudah berjuang keras untuk kebersihan kotanya, namun khusus Piala Adipura Kencana, tahun 2014 ini masih belum mampu diraih Sidoarjo.

basah dan sampah kering. Juga tidak ada kepedulian untuk membuat kompos dari sampah yang dihasilkan. ‘’Tetapi kenyataannya, mereka langsung membuang sam pahnya dan diangkut begitu saja ke TPA, kalau cara-cara memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah itu dilakukan, Insya Allah akan bisa menambah nilai penilaian, sehingga tahun depan Sidoarjo bisa meraih Adipura Kencana,’’ komentar Safik. Dalam mengelolah sampah sebenarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab dari Pemerintah saja, tapi juga harus bekerja sama dengan melibatkan masyarakat. Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, mengatakan akan terus bertekad untuk bisa meraih penghargaan Adipura Kencana pada tahun 2015 nanti. Bupati mengakui keberadaan sampah yang TPA perlu dimanfaatkan kegunaannya. Misalnya dijadikan kompos atau listrik.Q ali


JAWA TIMUR

6 KILAS JATIM

One Way Jalan Semeru Segera Diujicobakan Malang, Bhirawa Wali Kota Malang, H. Mochammad Anton, memastikan jika one way di kawasan Jalan Semeru akan diujicobakan Minggu depan. Pernyataan tersebut disampaikan Wali kota kepada wartawan Kamis (12/6) kemarin, di Balai kota Malang. Menurut Wali kota yang kerap disapa Abah Anton ini, yang pasti kajian dari tim Univeritas Brawijaya sudah turun. Berdasarkan hasil kajian itu, ada dua opsi yang diberikan oleh tim. Opsi itu, antar lain, pelebaran jalan dan one way. "Setelah ada hasil kajian dari tim UB, kita akan segera rapat bersama dengan forum lalu lintas, hari Senin tanggal 16 Juni mendatang, setelah itu kita akan melihat kondisi di Jalan Semeru," terangnya. Berdasarkan hasil kajian tim UB, one way lebih akan dipilih, karena ini yang paling memungkinkan dan tidak memerlukan biaya besar. Tetapi one way yang akan diberlakukan itu, tidak hanya di Jalan Semeru saja, melainkan meliputi Jalan Kawi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi. "Seluruh akses ke arah barat kita lewatkan di Jalan Semeru. Sedangkan akses menuju arah timur semuanya melalui Jalan Kawi, hingga ke Jalan Merdeka Barat," terang Abah Anton.Q mut

Jumat Pon 13 JUNI 2014

28 PSK Dolly Asal Lumajang Dipulangkan Jelang Ditutupnya Dolly, Satpol PP Bojonegoro Kerahkan 200 Personel Lumajang, Bhirawa Rencana Penutupan lokalisasi Dolly di Surabaya membuat Pemkab Lumajang ikut menangani agar tidak membawa dampak tersendiri bagi daerah. Betapa tidak, di antara para penghuni lokalisasi Dolly di Surabaya ternyata ada yang berasal dari Kabupaten Lumajang. ‘’Dari data sementara,dari ribuan PSK di lokalisasi Dolly, 28 orang wanita harapan di antaranya berasal dari Kabupaten Lumajang,’’ jelas Drs Sulsum Wahyudi SKM, Kepala Dinas Kesehatan Kab Lumajang. Para PSK ini yang nantinya akan bersiap untuk dipulangkan lagi oleh Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Pemprov Jatim. Lebih lanjut Sulsum mengungkapkan, sesuai instruksi Gubernur Jatim, seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur diminta untuk melakukan pendataan dan pengawasan terhadap pemulangan PSK ini ke daerah asalnya. Selain itu sebagai kompensasi dari

penutupan lokalisasi tersebut, para PSK akan mendapatkan bantuan modal dan sebagainya. ‘’Ada harapan, mereka tidak akan kembali lagi ke pekerjaan semula dan beralih dengan pekerjaan yang lebih mulia,’’ harapnya. Guna memulai pengawasan terhadap 28 PSK asal Kabupaten Lumajang yang akan dipulangkan, Pemkab Lumajang saat ini telah menugaskan Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan MUI (Majelis Ulama Indonesia) untuk melakukan pendataan sekaligus pembinaan terhadap PSK asal Lumajang di lokalisasi Dolly sebelum dipulangkan.

Tim Gabungan, lanjut Sulsum Wahyudi, akan melakukan wawancara dengan PSK Lumajang yang akan dipulangkan. Tim sudah berangkat sejak kemarin untuk tahap awal koordinasi. Nantinya, Tim akan melakukan tugas menjelang waktu pelaksanaan eksekusi penutupan Dolly. Sulsum menjelaskan pihaknya juga membantu mereka nanti agar bisa menjadi lebih mandiri. Bisa meniti kehidupan yang lebih baik. ‘’Kalau dari aspek kesehatan adalah, bagaimana kita mencegah penularan penyakit menular seksual,’’paparnya. Apalagi, dilansir keberadaan PSK yang terpapar HIV/ AIDS di Dolly yang berpotensi menyebar ke daerah lainnya. Sulsum Wahyudi menggambarkan, awal yang mengidap didominasi Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menularkan kepada pria. Selanjutnya, pria menularkan kepada istrinya atau ibu rumah-tangga,

Dewan Minta Pemkab Tuntaskan Pembangunan Jalan Wisata

lalu periode penularan berikutnya kepada anaknya. 200 Personel Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Stapol PP), akan menggencarkan razia pekerja seks komersial (PSK). Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi eksodus PSK Dolly ke Bojonegoro. Pemerintah Jawa Timur akan menutup total lokalisasi Dolly, Surabaya, pada 18 Juni mendatang atau sebelum bulan suci Ramadan. Menurut Subiyanto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro, pihaknya akan mengerahkan 200 personel anggota Satpol PP guna melakukan razia menjelang penutupan lokalisasi Dolly Surabaya. “Kita mendapatkan informasi, banyak PSK pindahan dari Dolly,” kata Subianto kepada Bhirawa, Kamis (12/6). Menurut Subianto, ada be-

berapa fasilitas publik yang rawan jadi tempat mangkal PSK di Bojonegoro, yaitu diantaranya di eks lokalisasi Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, disekitar pasar hewan Kecamatan Kota, warung remang-remang di Jalan Veteran dan Kecamatan Sukosewu. Selain di warung remangremang, petugas juga mewaspadai hotel kelas melati yang diguga menjadi tempat beroperasi. Razia terhadap peredaran PSK dari Dolly itu rencananya akan rutin dilakukan. Apalagi saat ini momennya menjelang bulan Suci Ramadan. Subianto menambahkan, antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah tersebut tidak akan membuahkan hasil tanpa adanya dukungan masyarakat. “Warga juga ikut menjaga lingkungannya agar jangan sampai jadi tempat maksiat,” pungkasnya.Q yat,bas

Komisioner KPU Didominasi Wajah Baru

Kabupaten Blitar, Bhirawa Untuk meningkatkan potensi wisata di Kabupaten Blitar, DPRD Kabupaten Blitar meminta Pemerintah Kabupaten Blitar segera menuntaskan pembangunan sarana prasarana jalan menuju lokasi Pariwisata. Hal ini seperti diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Heri Romadhon mengatakan sampai saat ini masih banyak sarana prasarana jalan dalam kondisi rusak baik rusak berat maupuan Sedang. Termasuk sarana prasarana jalan yang menuju ke lokasi wisata yang ada di Kabupaten Blitar. “Dari hasil pantauan kami masih banyak sarana prasarana jalan yang belum memadai, terutama pada lokasi wisata,” kata Heri Romadhon. Lanjut Heri Romadhon, pihaknya meminta Eksekutif segera merealisasikan perbaikan jalan menuju obyek wisata agar meningkatkan perekonomian rakyat dan meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Blitar. “Jika akses jalan menuju pariwisata bagus akan membuat wisatawan nyaman sehingga akan sering berkunjung,” ujarnya. Dikonfirmasikan secara terpisah Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Blitar, Harpianto Nugroho mengatakan melalui APBD 2014 ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp. 3 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan menuju lokasi wisata.Q htn

Hari Ini Dilantik KPU Jatim Jember, Bhirawa Komposisi anggota KPU Jember periode 2014-2019 mayoritas didominasi oleh wajah baru. Dari 5 komisioner KPU Jember yang baru ini, hanya Habib Rohan yang berasal dari anggota komisioner KPU Jember lama. Komisioner KPU Jember yang baru, Habib Rohan, Ahmad Anis, Ahmad Hanafi, M.Syai'in, Dwi Endah. Kelima komisioner KPU Jember terpilih, hari ini (kemarin) dilantik oleh KPU Propinsi Jawa Timur bersama dengan Kabupaten Probolinggo, Tulungangung dan Nganjuk. Hal ini diungkapkan oleh Komisioner KPU Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro saat dihubungi via ponselnya, Kamis (12/6). Menurut Gogot, khusus untuk Nganjuk, hanya tiga orang komisioner KPU yang dilantik hari ini, karena 2 anggota KPU lainnya sudah dilantik

18 April lalu. "Kenapa dua orang dilantilk duluan, karena menggantikan 2 komisioner KPU lama yang sudah habis masa bhaktinya tanggal 18 April lalu," terang Gogot yang juga mantan komisioner KPU Jember. Setelah ditetapkannya komisioner KPU Jember yang baru tandas Gogot, mereka langsung bekerja untuk melaksanakan tugas Pilpres 2014 yang digelar 9 Juli mendatang. "Mereka langsung bekerja, melanjutkan tugas komisioner KPU sebelumnya," kata Gogot, mantan reporter Radio Soka FM Jember. Kelima komisoner KPU Jember ini terpilih setelah melakukan berbagai seleksi yang cukup ketat yang dilakukan Tim Seleksi (Tim Sel) KPU Jember. Baik tes tulis maupun tes interview (wawancara).Q efi

Wong Cilik Sumbang Uang Celengan ke Capres Jokowi-JK

Dandim Ditarik ke Mabes TNI AD

Sampang, Bhirawa Secara spontanitas sedikitnya 35 warga berasal dari masyarakat kecil (wong cilik) terdiri dari tukang becak, ojek, ibu-ibu rumah tangga dan kuli bangunan, Kamis (12/6) kemarin, secara bersamaan datang ke Posko Tretan Jokowi-Jk di Jalan diponegoro Sampang untuk memberi sumbangan uang kepada Tim Pemenangan Jokowi-JK di Jakarta dengan menyetorkan uangnya ke rekening Tim Jokowi-Jk melalui kantor BRI Sampang. Kedatangan puluhan warga pendukung berat Capres Jokowi-JK ke Posko Tretan Jokowi-Jk ini membuat terkejut Tim Relawan Sampang yang ada di sana. Sebab mereka tidak mengira akan ada dukungan dan sumbangan pribadi kepada Capres dan Cawapres Jokowi-JK. “ Kami mau nyumbang untuk Jokowi, karena dia butuh dukungan agar bisa menang jadi Presiden RI,”ucap mariyah salah seorang satu ibu rumah tangga. Mengetahui dukungan dari masyarakat kecil ini, H. Badrudin Musleh yang akrab dipanggil (ra. awoek) pengurus DPC. PKB Kabupaten Sampang yang saat itu ada di Posko Tretan Jokowi-Jk, kemudian mengarahkan warga untuk menyetorkan uangnya langsung ke rekening Tim Pemenangan Jokowi-Jk melalui Bank BRI di Jl. Rajawali Sampang.Q lis

Tulungagung, Bhirawa Di tengah perhelatan kampanye Pilpres 2014, Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Letkol Inf Eko Hariyanto, dimutasi ke Markas Besar (Mabes) TNI AD di Jakarta. Sebagai penggantinya adalah Letkol Inf Gunawan Permadi SE. Acara serah terima jabatan (sertijab) jabatan Dandim 0807 Tulungagung ini berlangsung di Korem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun, Kamis (12/6). Sedang acara pamit kenal di Tulungagung berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (11/6) malam. Hadir dalam acara pamit kenal Dandim 0807 Tulungagung tersebut, Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo SE serta anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) setempat. Selain juga diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat dan LSM. Bupati Syahri Mulyo berharap pergantian Dandim 0807 Tulungagung dapat membuat suasana Tulungagung semakin kondusif. Apalagi selama ini di Tulungagung sudah tercipta suasana yang aman dan kondusif. “Di dalam birokrasi sudah menjadi suatu kebiasaan terjadi mutasi. Begitupun di militer. Untuk Letkol Eko Hariyanto yang asli Jatim (Jember) nanti kalau pulang kampung tentu tidak akan lupa ke Tulungagung. Kangen lodo ayam mampir saja ke Tulungagung,” candanya ketika memberi sambutan dalam acara pamit kenal. Letkol Eko Hariyanto ketika diberi kesempatan serupa mengatakan tidak akan pernah lupa akan Tulungagung. Menurutnya, selama bertugas sebagai Dandim 0807 Tulungagung banyak pengalaman yang tidak terlupakan. Utamanya salah satu yang membuatnya terkesan adalah saat menangani masalah Jamaah Ahmadiyah.Q wed

khoirul huda/bhirawa

Salah satu pedagang beras dipasar baru Tuban.

Jelang Ramadan, Harga Beras Mulai Naik Tuban, Bhirawa Dua pekan menjelang bulan suci Ramadan, harga berbagai jenis beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tuban naik ratarata sebesar Rp 200 – Rp 300 per kilogramnya. Baik beras dengan kualitas rendah,medium, maupun beras dengan kualitas super. Hal ini dipicu karena terbatasnya stok beras dipasaran akibat minimnya pasokan beras dari petani. “Beras Ir 64, sembada maupun jehirang ini mulai dirasakan mulai sepekan terakhir,” kata Kaeran salah satu pedagang dipasar baru tuban (12/6). Dari data yang dapat dihimpun Bhirawa (12/6), harga beras kualitas rendah saat ini mencapai Rp7200/Kg atau naik sebesar Rp200/Kg dibanding harga sebelumnya yang hanya berada dikisaran Rp 7000/Kg. Sementara harga beras dengan kualitas me-

dium, saat ini berada dikisaran Rp.7500/Kg atau naik rp.300/Kg dibanding harga sebelumnya yang hanya berada dikisaran Rp7200/Kg. “Sementara beras dengan kualitas super saat ini naik juga yang semula dari harga Rp.7500/Kg saat ini naik menjadi Rp7800/Kg,” tambah Kaeran. Dengan naiknya harga beras ini, membuat omzet pedagang beras turun drastic hingga mencapai 40 persen dan saat ini memang sebagian masih masa tanam serta sebagian lagi ada yang gagal panen karena dampak anomali cuaca. “Kalau diambil rata-rata setiap harinya hari biasa 2 hingga 3 ton, sementar saat ini maksimal hanya 2 ton saja per hari, mungkin dengan kondisi ini sebagian besar pelanggan dan konsumen memilih mengurangi jumlah pembelian dan tidak sebanyak biasanya,” pungkas Kaeran.Q hud

Pemkab Tekan Alih Fungsi Lahan Pertanian Untuk Menjaga Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang setidaknya mampu menekan rasio peralihan tanah basah ke kering hanya sebesar 3,5 persen-4 persen per tahunnya, yaitu guna untuk menjaga ketahanan pangan. Karena jika tidak ditekan peralihan fungsi lahan tersebut, maka akan terjadi persoalan sosial ditingkat masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda( Kabupaten Malang Abdul Malik, Kamis (12/6), kepada wartawan mengatakan, kecilnya tingkat peralihan tanah basah itu membuat Kabupaten Malang menjadi salah satu lumbung padi di Jawa Timur (Jatim). Karena Kabupaten Malang merupakan satu dari enam wilayah di Jatim yang menjadi bumi pangan. “Karena etiap tahun Kabupaten Malang surplus padi sebanyak 65.000 ton, dan total untuk seluruh komoditas mencapai 75.000 ton,” jelasnya. Sementara, lanjut dia, untuk

menjaga lahan basah menjadi lahan kering, Pemkab Malang telah melarang keras investasi menggunakan lahan basah. Sehingga investor hanya kita perbolehkan untuk memanfatkan lahan kering atau tegalan. Sedangkan tanah yang masuk sebagai lahan produkstif atau kategori S1, dilarang keras untuk dimanfaatkan menjadi perumahan maupun kawasan industri. Dengan begitu maka upaya Pemkab menjaga ketahanan pangan di wilayahnya tetap terjaga. “Pemkab bakal membendung tanah yang masuk tegori S1 untuk

kebutuhan perumahan dan lainnya. Sebab, jika tanah yang masuk sebagai lahan produkstif digunakan untuk kebutuhan perumahan atau industri, maka hal itu akan mempersempit luasan lahan pertanian,” ujar Malik. Untuk solusi beralihnya tanah basah menjadi tanah kering, kata dia, yaitu untuk menjaga ketahanan pangan tersebut, sehingga Pemkab telah memperluas jaringan irigasi. Tujuannya adalah agar panen bisa mencapai dua sampai tiga kali setiap tahun. Dengan begitu potensi ketahanan pangan bisa terjaga dengan baik. Selain di Kabupaten Malang surplus beras, sedikitnya ada sembilan komoditas di kabupaten ini juga mampu menjadi andalan ekspor, diantaranya adalah hasil produksi kopi. Karena lahan kopi kini mencapai 13.366 hektare (ha), sehingga

produksi kopi per tahun sebanyak 5.963 ton. Berkurangnya lahan pertanian di Jatim, hal ini juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jatim Deddy Setiadi, saat berada di area pameran hasil produksi pertanian Pekan Nasional (Penas) XIV Petani Nelayan 2014, di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang. Menurut dia, masalah yang dihadapi pemerintah saat ini dalam alih fungsi lahan adalah semakin cepatnya konversi lahan pertanian menjadi non pertanian yang dapat memengaruhi kinerja sektor pertanian. “Konversi lahan pertanian tersebut secara langsung akan menurunkan dan mengurangi luas lahan untuk kegiatan produksi pangan sehingga berpengaruh terhadap penyediaan pangan lokal maupun nasional,”

cyn/bhirawa

Salah satu lahan produkstif di Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang tidak diizinkan untuk dialihfungsikan menjadi bangunan gedung. terangnya. Di sisi lain, dia katakan, kehilangan tanah pertanian cenderung diikuti hilangnya mata pencaharian petani yang dapat berdampak pada bertambanhnya jumlah pengangguran, yang pada akhirnya

juga akan memicu masalah sosial. Sebab, masyarakat tani tradisional di pedesaan pada umumnya tidak memiliki latar belakang pendidikan formal yang memadai dan tidak memiliki keahlian lain selain bertani.Q cyn


JAWA TIMUR

Jumat Pon 13 JUNI 2014

7

Panitia Lokal Diduga Sunat Dana Pemondokan

KILAS JATIM

Guru Dinilai Paling Banyak Bercerai

Kegiatan Penas XIV Petani Nelayan 2014 Berakhir

Malang, Bhirawa Kepala Inspektorat Kota Malang, Subari kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dinas Pendidikan di ruang sidang Balaikota Malang, Kamis 12/6 kemarin, mengutarakan jika guru sangat rentan dengan perceraian. “Guru sangat rentan dengan persoalan rumah tangga, makanya sebagai seorang CPNS guru, harus benar-benar menata rumah tangganya. Kalau yang sudah berumah tangga harus menjaga hubungan dengan suami atau istrinya,” terang Subari. Sedangkan bagi yang masih bujangan, dalam memilih pasangan hidup harus dipertimbangkan secara matang agar tidak ada persoalan dibelakang hari. Karena berdasarkan data yang ada di Pemkot, jumlah guru yang bercerai tiap tahunya paling banyak dibanding PNS lainnya. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Sugiarto, membeberkan Data perceraian Pegawai Negeri Sipil di Kota Malang tahun 2013 sebanyak 24 orang mereka itu, terdiri dari guru sebanyak 11 orang, sisanya sebanyak 13 PNS non guru. Sedangkan pada tahun 2012 angka perceraian jauh lebih banyak, yakni 46 orang PNS. guru PNS yang bercerai lebih banyak, yakni mencapai 24 orang dan PNS non guru 22 orang. “Guru yang bercerai memang lebih banyak, dibandingkan dengan PNS non guru. Karena memang jumlah guru yang mencapai 6 ribu orang dan PNS non guru hanya 3 ribu orang, maka perbandingannya masih banyak PNS non guru,” terang Sugiarto.Q mut

Kab Malang, Bhirawa Berakhirnya kegiatan Pekan Nasional (Penas) XIV Petani Nelayan 2014 di Kabupaten Malang, pada 12 Juni 2014, telah menyisakan berbagai persoalan dengan pelaksanaan Penas tersebut. Sehingga peserta dari beberapa daerah merasa tidak puas dengan fasilitas yang diberikan oleh panitia lokal. Bahkan, pelaksanaan Penas di Kabupaten Malang juga diwarnai dengan dugaan penyunatan uang saku peserta dan uang pemondokan, yang dilakukan oleh panitia lokal. Informasi tersebut dibenarkan oleh peserta asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) FX Suparman, Kamis (12/6), kepada Bhirawa, bahwa pelaksanaan Penas XIV di Jawa Timur ini masuk dalam kategori jelek, jika dibandingkan dengan pelaksanaan Penas di provinsi lainnya di Indonesia. “Sehingga kami dan rekanrekan peserta yang lainnya menganggap bahwa panitia Penas XIV Petani Nelayan, khususnya panitia lokal tidak siap. Kami sangat kecewa dengan panitia lokal yang tidak maksimal dalam pelaksanakan kegiatan Penas tersebut,” tegasnya. Ketidakpuasan sebagian

peserta, kata dia, salah satu contohnya adalah terkait tempat penginapan yang tidak dipersiapkan sebelumnya, sehingga banyak peserta harus tidur di ruang tamu yang hanya beralaskan tikar saja. Sedangkan tempat lokasi kegiatan jaraknya cukup jauh dari tempat pemondokan. Selain itu, jika menuju lokasi kegiatan dengan menggunakan ojek sepeda motor, biayanya cukup mahal, padahal jarak antara pemondokan dengan lokasi kegiatan jaraknya kurang lebih 2 kilometer (km), sehingga harus merogoh kocek sebesar Rp 50 ribu-Rp 75 ribu sekali jalan. Karena panitia

tidak menyediakan kendaraan angkutan untuk peserta. Selain itu, masih dikatakan Suparman, tempat kegiatan juga sering berubah-ubah tanpa ada pemeberitahuan panitia kepada peserta. Sehingga peserta harus berputar-putar mencari tempat kegiatan, dengan begitu peserta harus menambah biaya ojek. “Peserta tidak hanya mengeluhkan panitia lokal yang terlihat asal-asalan dalam memberikan pelayanan pada peserta. Namun, masalah makanan yang ada di pemondokan juga menjadi persoalan para peserta, karena tidak sesuai dengan standar menu makanan yang sudah ditentukan oleh panitia pusat,” paparnya. Ironisnya lagi, ia tegaskan, untuk membeli makanan di area Stadion Kanjuruhan, peserta Penas seperti diperas oleh pedagang, bayangkan untuk membeli semangkok bakso peserta harus membayar Rp 100 ribu, begitu juga 10 tusuk sate kambing harganya Rp 100 ribu. Itupun juga harga makanan yang lainnya, diluar kewajaran atau tidak sesuai dengan harga normalnya.

Sementara itu, salah satu peserta asal Kabupaten Malang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, uang saku peserta selama enam hari, kalau menurut Surat Pertanggungjawabab (SPJ) seharusnya diberikan peserta asal Malang Raya sebesar Rp 710 ribu, namun hanya diberikan panitia sebesar Rp 250 ribu. “Sehingga terjadi penyunatan anggaran uang saku peserta asal Malang Raya,” tegasnya. Secara terpisah, Koordinator Badan Pekerja ProDesa Kabupaten Malang Kusaeri menyatakan, dirinya menerima pengaduan terkait pemotongan uang saku peserta Penas XIV Petani Nelayan asal Malang Raya, serta pengaduan dari pemilik rumah yang ditempati peserta Penas. Selain ada dugaan penyunatan anggaran uang saku peserta Penas asal Malang Raya, juga adanya dugaan penyutanan anggaran untuk sewa pemondokan. “Seharusnya, anggaran sewa pemondokkan per hari Rp 100 ribu setiap orangnya, tapi oleh panitia lokal hanya diberikan Rp 60 per hari plus makan dua kali,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan, berdasarkan pidato Gubernur Jawa Timur (Jatim) H Soekarwo, saat pembukaan Penas XIV Petani Nelayan 2014 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, pada 7 Juni 2014, bahwa rumah warga yang disewa untuk peserta Penas jumlahnya mencapai 94 ribu Kepala Keluarga (KK). Sehingga dengan selisih uang Rp 40 ribu itu, maka selesih uang tersebut mencapai Rp 3,76 miliar. Dan baru anggaran sewa pemondokan peserta saja, yang diadukan peserta kepada ProDesa. Belum lagi, tutur Kusaeri, anggaran yang lainnya kemungkinan juga disunat oleh panitia. “Jika pengaduan peserta itu benar, maka kami akan melaporkan kasus tersebut kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Kabupaten Malang. Karena kasus tersebut masuk rana tindak pidana korupsi. Sebab, dana untuk pelaksanaan Penas itu menggunakan uang negara, yaitu melalui APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten Malang, yang totalnya mencapai Rp 28 miliar,” tandasnya.Q cyn

PMII Unisda Lamongan Demo di Kejaksaan Negeri Lamongan, Bhirawa Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Unisda Lamongan, Kamis (12/6) menggelar demo di Kejaksaan Negeri Lamongan. Mahasiswa melakukan aksinya dengan membawa beberapa tulisan yang isinya menuding lambannya Kejaksaan Negeri Lamongan dalam mengungkap kasus Korupsi yang sedang ditangani saat ini. Beberapa kasus yang sedang di tangani sampai saat ini belum ada kejelasannya.Kemarin Beberapa mahasiswa membawa tulisan di antaranya: ’Kajari Jangan Lelet, Kajari Kerja Tiap Hari Jangan Tidur, dan Beri Kepastian Hukum Pada para tersangka’, serta berbagai tulisan lainnya. ’’Kita minta Kajari Lamongan untuk tegas menuntaskan kasus korupsi jangan hanya berhenti di tengah jalan seperti ini,’’ kata Triatmoko, salah satu pendemo. Aksi demo kemudian dilakukan ke dalam gedung kejaksaan tersebut. Namun, upaya untuk masuk ke dalam dihadang barisan para polisi yang mengamankan demo kemarin. Para pendemo harus tertahan di luar pintu masuk gedung Kajari Lamongan.Q mb1

Empat Motor Lenyap, Nganjuk Rawan Curanmor Nganjuk, Bhirawa Menjelang bulan puasa, keamanan wilayah Kabupaten Nganjuk sangat rawan dan banyak terjadi aksi pencurian. Dalam dua hari terakhir empat sepeda motor lenyap sehingga membuat warga resah. Aksi pencurian pada Rabu (11/6) dialami Kastari (62) warga Jl.Semeru 22 RT.01/04 Desa Kudu Kecamatan Kertosono. Saat salat Isyak berjamaah di masjid Al-Kautsar desa setempat, sepeda motor Yamaha Mio GT nopol AG 3133 XW yang diparkir di samping kanan masjid, lenyap digondol maling sekira pukul 18.30.WIB. Masih di wilayah Kecamatan Kertosono, sepeda motor Honda Supra X 125 nopol AG 5795 XR milik Miftaqul Aris (23) satpam RSUD Kertosono juga hilang saat diparkir di depan ruang UGD. Saat kejadian korban piket jaga, pagi sekira pukul 03.30 korban yang berniat akan pulang tidak lagi melihat sepeda motor miliknya tersebut. Sementara dua kasus kasus pencurian sepeda motor tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Kertosono.Q ris

nas/bhirawa

Sebagai instansi vital dalam Pilpres, kepolisian juga mulai meningkatkan pengamanan di Kantor KPUD Batu.

KPUD Jangan Terlambat Lengkapi Tahapan Pilpres

Sawawi/bhirawa

Drs Herry Suryanto MM bersama pembicara lain dalam acara pendidikan kemasyarakatan produktif dalam rangka peningkatan SDM dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Jatim yang kondusif.

Kebangpol-Linmas Jatim Gelar Pendidikan Kemasyarakatan Situbondo, Bhirawa Guna untuk menstabilkan kondisi daerah menjelang pelaksanaan pemilihan presidenwakil presiden 2014-2019, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol-Linmas) Pemprov Jawa Timur menggelar acara pendidikan kemasyarakatan produktif dalam rangka peningkatan SDM dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Jatim yang kondusif, pagi kemarin (12/6). Acara yang dilaksanakan di ruang auditorium Hotel Sun Sui, Jalan Raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit itu, dimulai pukul 09.00, dengan dibuka pejabat Bakesbangpol-Linmas Pemprov Jatim dan Kabupaten Situbondo. Kepala Bakesbangpol-Linmas Kabupaten Situbondo, Herry Suryanto MM, mengatakan, pihaknya bersama sejumlah pimpinan instansi terkait dan organisasi Kab Situbondo, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan memiliki kewajiban untuk ikut mensukseskan pelaksanaan pilpres 2014. “Sehingga tercipta kondisi yang aman dan terkendali. Saya juga berharap para peserta tidak ikut berkampanye hitam yang bisa

menyesatkan. Sebaliknya, saya minta agar ikut membantu menyebarluaskan pelaksanaan pemilihan presiden supaya angka golput bisa dikecilkan,” tegas Herry. Mantan Asisten I Setkab itu menambahkan, menjelang pilres ia minta tidak sampai terjadi gangguan aktivitas dibidang ekonomi, sosial budaya dan pendidikan serta pembangunan. “Soal hiruk pikuk disana (pusat) diharapkan tidak terjadi di daerah dan tetap berjalan kondusif. Sehingga tidak mempengarungi antiusias masyarakat menghadapi pilpres 2014,” terang Herry. Tak hanya itu saja yang disampaikan Herry sebagai salah satu pembicara kemarin, permasalahan lain seperti kelancaran pemilihan dan semua warga yang terdaftar bisa melakukan pencoblosan juga bisa dilaksanakan dengan baik. “Soal pengawasan juga harus dilakukan secara cermat dan tidak over. Kemudian pengadaan kotak suara dan logistik yang memadai serta lengkap. Persoalan lain kami berharap jangan sampai terjadi kekurangan logisltik sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” ungkapnya.Q awi

Batu, Bhirawa Setelah dilantik sebagai komisioner KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerahred) Kota Batu kemarin (12/ 6), kelima anggota KPUD yang baru langsung membagi tugas dan menyusun struktur keorganisasian KPUD. Hal ini dilakukan karena mereka ingin segera melanjutkan dan melengkapi tahapan-tahapan pemilihan presiden (pilpres) yang sempat tertunda. Diketahui, dua calon anggota KPUD incumbent berhasil menduduki kembali kursinya sebagai komisioner KPUD. Mereka adalah Rochani dan Azhar Chilmi. Sedangkan tiga komisioner yang lain adalah orang-orang baru yaitu, Mardiono, Syaifuddin Zuhri, dan Erfanuddin. “Saya dan pak Azhar memang sebelumnya sudah menjabat sebagai anggota KPUD Batu. Namun demikian kita juga perlu melakukan kordinasi internal untuk menentukan langkah-langkah dalam persiapan pilpres mendatang,” ujar Rochani, salah satu komisioner KPUD Batu, Kamis (12/6). Karena agenda yang harus ditangani (Pilpres-red) sudah mendesak, katanya, maka usai pelantikan pihaknya akan segera melakukan kordinasi internal. Yaitu, penentuan ketua umum, dan ketua-ketua divisi. Hal ini harus segera dipenuhi agar tahapan-tahapan pilpres yang lain juga bisa dilengkapi.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan para pemilih di Kota Batu tidak akan ketinggalan saat pemilihan presiden RI dilaksanakan. Maksudnya, saat masa pelaksanaan pilpres datang, semua tahapan penyelenggaraan pemilu juga sudah lengkap. Dengan demikian pemungutan suara untuk pilpres di Kota Batu bisa tepat jadwal, dan tidak perlu mengadakan pemungutan suara susulan. Ditambahkan Rochani, ada beberapa tahapan pilpres yang sudah dilengkapi oleh para komisioner periode lama. Di antaranya, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan tahapan yang sempat tertunda akibat perubahan pejabat komisioner KPUD yaitu, melakukan penjadwalan dan kordinasi dengan masing-masing tim capres terkait pelaksanaan kampanye. “Selain itu kita juga harus segera melakukan bimbingan teknis (Bintek) terkait penyelenggaraan pemilu kepada para anggota TPS, TKP, dan KPPS,” tambah Rochani. Dari pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu, katanya, ada beberapa cacatatan yang harus menjadi perhatian para komisioner KPUD. Di antaranya untuk tetap menjaga tingkat partisipasi pemilih yang sudah membaik. Untuk pileg kemarin, di Kota Batu memiliki tingkat partisipasi mencapai 82,5 persen. Q nas

Hendak Berangkat Dinas, Bupati Dicurhati Belasan Buruh Soal Tindakan Tak Beretika oleh Pimpinan Perusahaan “Tiba-tiba kami mendapatkan skorsing yang tak jelas dari pimpinan perusahaan. Ditambahkan lagi, selain tak disiplin absen juga tak disiplin lainnya. Padahal kami bersama teman-teman (para buruh, red) selalu disiplin dalam bekerja,” itulah sepenggal cerita dari Malikah, perwakilan para buruh yang mendapatkan perlakuan sewenang-wenang dari perusahaan PT Kaget yang berada di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan saat berjalan menuju halaman rumah dinas (Rumdin) Bupati Pasuruan, Kamis (12/6) pagi. Dasar bekerja yang disiplin selama 17 tahun di perusahaan pengolahan kayu membuat dirinya bersama belasaan para buruh lainnya ingin curhat langsung ke Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Setiba di depan Pringgitan Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti Pemerintah Kabupaten Pasuruan, ternyata Bupati Pasuruan akan berangkat dinas. Mengetahui hal itu, para buruh pun

langsung mencegatnya. “Pak Bupati, kami minta tolong pak. Kami menjadi korban perlakuan yang sewenang-wenang dari perusahaan,” kata Malikah. Mendengar aspirasi warganya, membuat hati Bupati Pasuruan terenyuh. Bahkan, Irsyad Yusuf yang sedianya hendak masuk ke mobil dinas tak jadi. Kemudian mengajak mereka masuk ke pendopo. “Silakan masuk ke pendopo,

saya akan mendengarkan aspirasi semuanya,” kata Irsyad Yusuf sembari mempersilakan belasan buruh masuk ke ruang kerjanya. Perempuan yang berusia 39 tahun ini kemudian menceritakan bahwa dirinya bersama 160 buruh lainnya menjadi korban tindakan arogansi dari pimpinan perusahaan yang tiba-tiba diskorsing tanpa sebab jelas. “Kami bersama 160 buruh lainnya secara mendadak diskorsing sejak Oktober 2013 tanpa alasan yang tak jelas. Pada bulan Oktober itulah kami langsung tidak bekerja lagi,” kata Malikah. Selain sudah tak bekerja lagi selama sembilan bulan, tapi anehnya pihak perusahaan ternyata telah memasukkan karyawan baru, sehingga hak 160 karyawan yang di skorsing semakin tidak jelas untuk kembali beker-

ja. “Kami bersama buruh lainnya seperti di PHK secara halus yang tak beretika. Yang lebih parah lagi, ditengah-tengah kami yang di skorsing ternyata perusahaan malah memasukkan karyawan baru,” katanya. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sangatlah prihatin mendengar curhatan itu. Iapun akan memperjuangkan nasib maupun hakhak dari karyawan yang bekerja di PT Kaget. Bupati berjanji secepatnya akan membahas persoalan tersebut bersama Disnakertrans dan pihak perusahaan. “Selama menjadi hak karyawan dan perusahaan tidak menempati kewajiban itu, saya akan membelanya hingga tuntas. Mendengar cerita tadi, saya tidak terima. Secepatnya kami akan berkoordinasi dengan Disnakertrans dan pimpinan perusahaan

hilmi husain/bhirawa

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menerima langsung belasan buruh dari PT Kaget Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan di rumdin Bupati Pasuruan, Kamis (12/6) pagi. terkait untuk membahas persoalan itu,” tandas Irsyad Yusuf. Itikad baik dari Bupati Pasuruan membuat para buruh yakin aspirasinya akan berbuah hasil.

Selanjutnya, belasan buruh itu langsung berpamitan meninggalkan Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti Pemerintah Kabupaten Pasuruan.Q hil


EKONOMI BISNIS

8

Jumat Pon 13 JUNI 2014

Petani Tembakau Jalin Kemitraan dengan Tiga Perusahaan Pamekasan, Bhirawa Tiga perusahaan rokok menjalin kemitraan dengan petani tembakau Pamekasan pada musim tanam tembakau tahun ini. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pemkab Pamekasan Ajib Abdullah, ketiga perusahaan rokok yang menjalin kemitraan itu masing-masing perusahaan rokok Sampoerna, Djarum dan perusaan rokok Gudang Garam. “Kalau Sampoerna ini kemitraan yang dijalin dengan petani seluas 2.000 hektare, karena datanya telah masuk ke Dishutbun Pamekasan,” terang Ajib, Kamis (12/6). Sedangkan, dua perusahaan rokok lainnya, yakni Gudang Garam dan Djarum belum. Namun, keduanya sudah pasti melakukan kemitraan karena sudah berlangsung sejak tahun lalu. Pola kemitraan antara petani dengan perusahaan pabrikan meliputi kemitraan penuh dan kemitraan sebagian. Sistem kemitraan penuh, ialah sistem kemitraan yang dilakukan antara keduanya sejak awal tanam, hingga memanen tembakau. Dalam sistem ini, pengusaha melakukan pendampingin terhadap petani, memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang pola dan sistem budidaya tembakau. Pengusaha tidak hanya memberikan bantuan modal usaha,

akan tetapi juga memberikan bantuan tenaga konsultan atau tenaga penyuluh, agar hasil produksi tembakau sesuai dengan keinginan pengusaha. Dalam kemitraan penuh ini, pengusaha terlibat secara langsung, termasuk teknik budi daya dan teknik pemeliharaan selama musim tanam hingga panen tiba. Sedangkan dalam pola kemitraan sebagian, pengusaha hanya memberikan bantuan modal saja, semisal pupuk atau jenis bantuan lain yang dibutuhkan petani. Pada pola ini, pengusaha tidak memberikan bimbingan teknis budi daya atau menerjunkan penyuluh, hanya ia mengharuskan petani menjual tembakaunya kepada perusahaan yang telah memberikan bantuan modal tersebut. Akan tetapi meski tidak memberikan bimbingan, pengusaha yang melakukan kemitraan ini sudah memberikan gambaran tentang jenis tembakau yang akan dihasilkan nantinya saat masa panen, termasuk jenis bibit tembakau yang harus ditanam oleh petani tembakau. “Pola kemitraan antara petani dengan pengusaha ini sangat menguntungkan kedua belah pihak,” tutur Ajib Abdullah, menjelaskan.

Lahan tembakau di Pamekasan. Luas areal tanam tembakau pada musim tanam kali ini diproyeksikan seluas 32.205 hektare atau sama dengan musim tanam tembakau tahun lalu. Sementara itu proyeksi luas areal tanam tembakau di Kabupaten Pamekasan pada musim tanam kali ini seluas 32.205 hektare. Proyeksi luas areal tanam tembakau tahun ini sama dengan musim tanam tembakau tahun lalu.

Ajib Abdullah menjelaskan, proyeksi luas areal seluas itu tersebar di 13 kecamatan yakni meliputi lahan tegal, perbukitan dan dan lahan persawahan. Untuk lahan perbukitan atau pegunungan proyeksi luas areal

lahan tembakau diperk i r a k a n mencapai 5 . 7 3 4 haktare, tersebar di

Kurangi Backlog dengan Rumah Beton

RAGAM EKBIS

Disnak Jatim Stabilkan Harga Daging dengan Operasi Pasar Disnak, Bhirawa Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jatim segera melaksanakan Operasi Pasar (OP) di sejumlah daerah di Jatim guna menstabilkan harga daging jelang Bulan Suci Ramadan 1435 Hijriyah. “Jadwal OP ini rencananya kami lakukan beberapa pekan sebelum bulan Ramadan. Penyebabnya, harga daging ayam atau daging sapi diprediksi kian meningkat bila tidak ada pengawasan ketat dari kami dan institusi terkait,” kata Kepala Disnak Provinsi Jatim Maskur di Surabaya, Kamis (12/6). Upaya itu, ungkap dia, juga bertujuan untuk memantau harga maupun kualitas daging yang akan dikonsumsi oleh pasar perdagangan Jatim. Selain itu, ia juga siap melaksanakan inspeksi mendadak untuk mengawasi peredaran daging sapi gelonggongan dan ayam tiren. “Saat menghadapi bulan puasa atau hari raya, biasanya distribusi kedua komoditas tersebut disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab,” ujarnya. Bahkan, jelas dia, Disnak Jatim juga melakukan pemantauan terhadap peredaran berbagai jenis daging yang mengandung formalin pada momentum itu. “Khusus daging ayam tiren, memang perlu diantisipasi sejak dini terutama sebelum masuknya bulan Ramadan,” katanya.Q rac

KEHILANGAN

Surabaya, Bhirawa Perusahaan pengembang PT Kokoh Anugerah Nusantara (KAN) berupaya mengurangi backlog atau kebutuhan perumahan yang belum terpenuhi dengan membangun rumah beton untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jatim. “Konsep pembangunan rumah beton untuk rakyat ini bukan rumah murahan dengan harga terjangkau. Tapi, dengan tek-

nologi yang diterapkan maka rumah itu menjadi hunian yang berkualitas tinggi,” kata Inventor Owner PT KAN, Kan Eddy ditemui di Surabaya, Kamis (12/6). PT KAN akan merealisasikan proyek rumah beton Puri Kokoh di kawasan Puri, Tambak Agung, Mojokerto yang dibangun di atas lahan 1,8 hektare dengan jumlah hunian sebanyak 150 unit. Menurut dia, kesenjangan kebutuhan dan backlog diprediksi sekitar 15 juta unit

riq/bhirawa

Inventor Owner PT Kokoh Anugerah Nusantara (KAN) Kan Eddy (kiri) saat menerangkan kecangihan teknologi rumah beton untuk MBR, Kamis (12/6).

secara nasional pada 2014. Jumlahnya meningkat 10,29% dibandingkan sekarang 13,6 juta unit. Kan Eddy lantas merujuk pendapat pengamat property Penangian Simanungkalit yang menyebut backlog akan bertambah apabila pemerintah tidak segera membuat terobosan kebijakan yang mampu membantu masyarakat memiliki hunian layak. Di sisi lain pengembang enggan membangun rumah murah dikarenakan margin yang tipis. “Pemerintah jangan abaikan backlog. Jumlahnya pada dua tahun mendatang dapat menjadi bom waktu kesenjangan ekonomi dan sosial,” ujar Kan Eddy. Eddy mengatakan, alasan fokus membangun rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu karena secara nasional 80 persen rumah dibuat untuk masyarakat dengan penghasilan di atas Rp 5 juta per bulan. Sementara, sisa 20 persennya adalah mereka yang berpenghasilan kurang dari Rp 3,5 juta per bulan. “Oleh karena itu, kami siap membangun rumah tipe 36+. Bahkan, proses pembangunan rumah tersebut sangat singkat mengingat struktur tiap bangunan memang sudah ada cetakan masing-masing,” katanya.Q riq

din/bhirawa

tujuh kecamatan yakni Kecamatan Kadur seluas 794 hektare, Palengaan 1.077 hektare, Pakong 224 hektare, Waru 1.062 hektare, Batumarmar 896 hektare dan wilayah Kecamatan Pasean seluas 1.070 hektare. Sedangkan luas lahan tembakau tegal mencapai 15.922 hektare, tersebar di 13 kecamatan dan untuk lahan persawahan mencapai 10.549 hektare. “Jadi setiap tahunnya luas areal tanam tembakau ini tetap. Hanya nanti, yang berbeda adalah realisasinya,” tutur Ajib Abdullah. Ia menuturkan, dari proyeksi tanam berdasarkan luas areal yang ada, realisasi tanam tembakau di Pamekasan tidak sama, bergantung pada keinginan petani dan musim. “Jika kemarau berlangsung dengan bagus, dalam artian tidak sering hujan, biasanya petani akan banyak yang menanam tembakau,” ujarnya, menjelaskan. Namun, sebaliknya, jika cuaca tidak bersahabat dan sering turun hujan, biasanya petani sangat sedikit yang menanam tembakau.Q din

Proyeksi Tanam Tembakau di Kabupaten Pamekasan Luas Meliputi Rincian

: 32.205 hektare : lahan tegal, perbukitan dan persawahan di 13 kecamatan : luas lahan perbukitan diperkirakan mencapai 5.734 haktare luas lahan tembakau tegal mencapai 15.922 hektare luas lahan persawahan mencapai 10.549 hektare

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pamekasan

Bank Jatim Buka Kantor Kas di Pemkab Bangkalan Bangkalan, Bhirawa Pemkab Bangkalan dan Bank Jatim memperkuat kemitraan dengan mempercepat pelayanan transaksi keuangan daerah melalui pembukaan unit kantor kas Bank Jatim di lingkungan pemkab setempat. Wakil Bupati Bangkalan Mundir Rofii menjelaskan upaya memperkuat kemitraan antara pemkab dengan Bank Jatim Bangkalan itu karena kedua lembaga ini memiliki kepentingan yang sama, bahkan saling membutuhkan. “Atas kesepakatan bersama, maka Bank Jatim mendirikan unit di lingkungan kantor pemkab dan ini memiliki makna strategis, terutama koneksi kedua lembaga bisa terjalin dengan baik,” kata Mundir Rofii seusai acara peremian kantor unit kas Bank Jatim di pendopo pemkab setempat, Kamis (12/6). Selain itu, kata Mundir Rofii, dengan adanya perwakilan unit Bank Jatim di lingkungan pemkab, pihaknya bisa melakukan evaluasi dan pengawasan dengan cepat. Proses transaksi keuangan antara Pemkab Bangkalan dengan pihak bank juga bisa lebih cepat. Menurut Mundir Rofii, sudah sepatutnya Bank Jatim memiliki Kantor Unit di lingkungan Kantor Pemkab Bangkalan, karena sebagian besar keuangan Pemkab Bangkalan disimpan di Bank Jatim. Meskipun ada sebagian keuangan daerah juga terserap ke bank lain. “Pemkab Bangkalan ini juga kan memiliki saham di Bank Jatim,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Bank Jatim Cabang Bangkalan, Fatkhurrahman berharap dengan berdirinya unit Bank Jatim di lingkungan Pemkab Bangkalan itu nantinya akan bisa mepermudah dan mepercepat pelayanan bagi aparatur pemerintah. “Jadi mulai sekarang tidak ada lagi jarak, pemkab bisa lebih instans dalam melakukan proses administrasi pencairan keuangan,” katanya.Q cty

Terminal 2 Juanda Beroperasi, Pengguna Tol Berkurang

TULUNGAGUNG KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2012, Hitam, AG4430OG, a/n. Umi Tarwiyah, Ds. Tegalrejo, Rejotangan-T.Agung

No.777/IMB/BI-II/2014

KEHILANGAN STNK, Mobil Isuzu, th. 1995, Merah Silver, AG501RB, a/n. Suparin, Lk 08, Ds/Kec. NgunutT.Agung

No.778/IMB/BI-II/2014

SITUBONDO HILANG STNK nopol P 4870 FE, a/n Hosnan Kel. Mimbaan, rw 12/02, Kec. Panji, Situbondo.

No.779/IMB/BI-II/2014

Surabaya, Bhirawa Kondisi tol Juanda yang dikelola PT Citra Margatama Surabaya (CMS) mengalami penurunan pendapatan seiring beroperasinya Terminal 2 Bandara Juanda. Penurunan pendapatan tersebut dipicu berkurangnya pengguna tol karena banyak pengendara yang lebih memilih menggunakan jalan biasa, meskipun kondisi jalannya lebih padat dan cenderung

merayap. General Manager PT CMS Sutarno mengatakan bahwa penurunan tersebut tidak lepas dari sikap pengendara yang lebih mencari mudahnya menunju Terminal 2 Juanda. “ Biasanya pengendara yang menggunakan tol Juanda mencapai 43 ribu pengendara, namun saat ini mengalami penurunan menjadi 36.900 pengendara per hari,” ujarnya di Surabaya, Kamis

(12/6). Ia melanjutkan, karena belum adanya jalan yang menghubungkan antara terminal 1 dan 2, para pengendara memilih rute yang lebih pendek. Angkasa Pura I memiliki rencana akan menggunakan jalur inspeksi untuk dijadikan jalan penghubung, namun sampai saat ini hal tersebut juga belum terrealisasi. “ Rencananya Angkasa Pura akan membuat jalan yang

lebih mudah dijangkau oleh pengendara. Yakni menggunakan jalan inspeksi yang akan difungsikan sebagai jalan penghubung. Tapi hal tersebut belum dapat terealisasi,” tegasnya. CMS mengharapkan supaya jalan tersebut bisa segera dibangun, sehingga pendapatan CMS tidak mengalami penurunan. Karena dengan belum adanya jalan penghubung tersebut membuat

pengguna tol berkurang dibandingkan pada tahun lalu. Imbasnya berkurangnya pendapatan. “ Untuk total pendapatan mulai Januari sampai dengan Mei Rp 35.6 miliar dari total target sebesar Rp 115 miliar pada tahun ini. Tapi kami harus tetap optimistis target kami tetap akan tercapai. Perjuangan masih sekitar enam bulan lagi,” ungkapnya. Q wil

Pramuka di Lumajang Wajib Turut Serta dalam Pendidikan Karakter Dewasa ini, generasi muda di Kabupaten Lumajang banyak dihadapkan pada berbagai masalah. Salah satu kasus yang membuat miris adalah tindakan kriminalitas yang melibatkan generasi muda beberapa waktu lalu di Jalur Lintas Timur (JLT). ‘’Hanya karena salah paham, nyawa melayang begitu saja,’’ kata Wakil Bupati Lumajang Drs H As’at MAg pada acara Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang, Pengurus Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Lumajang untuk masa bakti 2013-2018 di Pendopo Kabupaten , Rabu (11/6). Agar generasi muda tidak mudah terkontaminasi dengan halhal buruk, As’at yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Kabupaten Lumajang ini meminta agar Pramuka dihidupkan terus. Selama ini Pramuka memiliki andil besar dalam upaya mencetak dan melakukan pendidikan karakter bagi generasi muda penerus bangsa. ‘’Di tengah-tengah perubahan dan perkembangan zaman, Pramuka memiliki tugas yang mulia dan ini yang kita butuhkan,” katanya. Pendidikan karakter yang dida-

pat dari Pramuka itu diantaranya sebagai penyedia kader-kader pembangunan dalam artian manusia yang berpancasila, jujur, berbudi luhur, terampil, cerdas dan setia kepada negara. “Para aktivis Pramuka merupakan remaja-remaja hebat yang berpotensi menjadi orang hebat,’’imbuhnya bangga. Ini mengingat remaja binaan Pramuka telah terbukti memiliki rasa tanggungjawab sosial yang tinggi dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat serta cinta tanah air. Sementara itu Ketua Harian Kwarda Jatim Dr H Rasiyo MSi dalam sambutannya mengatakan, pemuda merupakan unsur terpenting dalam pembentukan sebuah bangsa. ‘’Di mana 65% dari jumlah penduduk adalah generasi muda dan hal ini harus dibaca oleh Pramuka,’’ katanya. Bila ingin membangkitkan sebuah bangsa, maka kuasai generasi mudanya.

Pihaknya, lanjut Rasiyo mengapresiasi peningkatan SDM di Kabupaten Lumajang yang menurutnya jauh lebih baik dibanding daerah lain di Jatim. Ini tentu tidak lepas kaitannya dengan tugas dan peran Pramuka sebagai wadah kaum muda. Ke depan pihaknya berpesan

kepada seluruh pengurus Pramuka Lumajang untuk terus mengevaluasi kegiatan dan struktur keorganisasian Pramuka di Lumajang. ‘’Ini dikarenakan tantangan yang dihadapi oleh Pramuka dan juga oleh kaum muda semakin bertambah berat,’’kata Rasiyo mengingatkan. Pramuka dituntut untuk

dayat/bhirawa

Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang, Pengurus Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Lumajang untuk masa bakti 2013-2018 di Pendopo Kabupaten.

dayat/bhirawa

Ketua Harian Kwarda Jatim Dr H Rasiyo MSi memberikan ucapan selamat pada acara Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang, Pengurus Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Lumajang untuk masa bakti 2013-2018 di Pendopo Kabupaten.

dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. “Bukan hanya lengkap secara struktur saja tetapi implementasi kegiatan juga harus diutamakan” tandas Rasiyo. Gerakan Pramuka di Kabupaten Lumajang sendiri telah berhasil menorehkan catatan emas ter-

sendiri, di antaranya peringkat pertama terbaik di tingkat Jatim dan peringkat pertama terbaik keuangan award 2014. Sedangkan yang dilantik sebanyak 53 orang pengurus, yang terdiri dari majelis pertimbangan cabang, pengurus kwartir cabang dan lembaga pemeriksa keuangan gerakan Pramuka Kabupaten Lumajang. Q yat*


OLAHRAGA

Jumat Pon 13 JUNI 2014

LINTASAN

Jambi Kirim Dua Tim ke Kejuaraan Internasional Jambi, Bhirawa Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia Jambi akan mengirimkan dua tim untuk mengikuti ajang ujicoba kejuaraan internasional ‘Betawi Cup’ di Jakarta, 24—17 Juni 2014 mendatang di Kolam Renang Senayan. Ketua Umum Pengprov PRSI Jambi, Yopi Muthalib, di Jambi, Kamis, menyebutkan kedua tim yang dikirim untuk mengikuti ajang ujicoba kejuaraan internasional di Jakarta itu, adalah tim putra dan putri yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016. Sejak beberapa bulan lalu, pengurus telah mempersiapkan kedua tim dengan 26 pemain, masing-masing 13 putra dan 13 putri yang ditangani pelatih kepala Olsen Tiger, dibantu Mulyadi, Robert Pelo dan Eko. Kejuaraan polo air internasional ‘Betawi Cup’ di Jakarta merupakan agenda tetap yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka HUT Jakarta yang digelar setiap tahunnya. Pada kejuaraan internasional tersebut, akan tampil beberapa tim dari negara Asia, seperti tim Taiwan dan Hong Kong serta tim dari nasional maupun dari berbagai provinsi di Indonesia. ‘Betawi Cup’ di Jakarta merupakan ajang yang cukup baik untuk diikuti tim Jambi sebagai ujicoba dalam menjalankan program pelatda dan khususnya menghadapi PON mendatang di Jawa Barat, katanya pula.Q ant

Peserta Tour De Singkarak Sisakan 96 Pebalap Padang Panjang, Bhirawa Peserta Tour de Singkarak (TDS) 2014 sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan dan saat ini hanya menyisakan 96 pebalap yang akan menjalani perlombaan etape enam dari Padang Panjang, Kamis. Saat dilepas di Pariaman, jumlah peserta yang turun di kejuaraan yang digelar keenam kalinya adalah 131 pebalap dari 18 tim. Mereka berasal dari 23 negara. Dengan demikian, hingga kini ada 35 pebalap yang tidak bisa melanjutkan perlombaan. Selanjutnya 96 pebalap yang tersisa akan beradu cepat untuk menjadi yang terbaik di etape enam yang memiliki karakter lintasan yang hampir mirip dengan etape lima karena didominasi dengan lintasan datar dan rolling. Pebalap yang mempunyai spesialisasi sprint dipastikan akan berusaha memimpin. Peluang Oscar Pujol Munoz untuk menjadi juara etape ini cukup terbuka, selain itu peluang pebalap Timnas Indonesia Hari Fitriyanto demikian pula. Tidak ketinggalan pebalap-pebalap dari Iran serta pebalap dari Pegasus Continental Cycling Team seperti Dadi Suryadi. Pemegang Kaos Merah Putih itu mengaku akan terus berusaha meningkatkan posisinya di klasemen sementara Tour de Singkarak. “Saya akan terus berusaha. Jika ada kesempatan akan saya ambil. Yang jelas saya akan main aman,” kata Dadi Suryadi. Pebalap asal Jawa Barat itu mengaku, timnya sudah menyiapkan strategi untuk tetap bertahan di posisi atas. Hal ini dilakukan agar bisa tetap mengontrol posisi baik secara individu maupun tim. Saat ini Pegasus berada di posisi empat dengan total waktu 44.51.26.Q ant

Tommy Sugiarto

9

Usai Dilantik, Ikasi Banyuwangi Terus Berburu Atlet Banyuwangi, Bhirawa Usia dilantik oleh Ketua Harian Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Jatim, Aftah Budin dan disaksikan oleh Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko di Gor Tawang Alun, Kamis (12/6), Pengkab Ikasi Banyuwangi akan berburu atlet dan melakukan pembinaan terutama dikalangan pelajar. Di hadapan pengurus baru, Yusuf Widyatmoko berharap para pengurus serius untuk melakukan pembinaan, sebab tahun depan Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015. “Saya berharap para pengurus baru bisa membina dan mencetak atlet,” katanya. Sedangkan Aftah Budin menjelaskan, saat ini sudah ada 10 pengcab yang ada di Jatim, seperti Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Jember dan Banyuwangi. “Harapan kami jumlah pengcab semakin bertambah agar semakin efektif untuk membina atlet di daerah,” katanya. Selain pelantikan Pengkab Banyuwangi, secara bersamaan juga digelar kejuaraan daerah yang diikuti sekitar 240 atlet. Sedangkan kelas yang dipertandingkan, pra kadet, kadet, junior dan senior. Untuk

nomor yang dipertandingkan yakni, sabel, degen dan floret (putra/putri). “Kejurda ini juga kita manfaatkan untuk seleksi atlet yang akan kita turunkan di Kejurnas Kaltim,” kata Aftah. Sementara itu ditemui ditempat yang sama, Ketua Umum IKASI Jatinm, Ali Ruchi mengakui sangat berat untuk bisa meraih medali di Kejurda maupun Porprov, sebab semua atlet masih tergolong baru. “Sudah 59 atlet yang saat ini aktif berlatih dan kita turunkan di Kejurda,” katanya. Usai Kejurda, para pengurus akan melakukan evaluasi untuk persiapan Porprov. “Kita sudah memilki lima pelatih yang berpengalaman dan saya lihat semangat atlet untuk berlatih juga sangat tinggi,” kata Ali Ruci. Lima pelatih yang saat ini melatih Pemkab Banyuwangi yakni, Agus Andrianto, Erwin, Tanti, Joko dan Dedi. Mereka

Dok ikasi jatim

Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko (tengah) saat menyaksikan Ketua Ikasi Jatim, Aftah Budin (kiri) melantik Ketua Umum Ikasi Banyuwangi, Ali Ruci (kanan) di Gor Tawang Alun, Kamis (12/6). adalah mantan atlet Jatim yang pernah bermain di Kejurnas. “Saya akui untuk meraih medali di Porprov cukup

berat karena atlet kami masih tergolong baru, tapi kami akan tetap berusaha untuk melakukan pembinaan,” kata Ali

Ruci yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Banyuwangi itu. Q wwn

Pemuda Biak Konvoi Kendaraan Jelang Piala Dunia Biak, Bhirawa Kalangan pemuda dan pengemar bola mania di Kabupaten Biak Numfor, Papua, melakukan konvoi dengan kendaraan menjelang pembukaan piala dunia Brazil 13 Juni 2014, Kamis. Para peserta konvoi piala dunia Brazil menggunakan berbagai atribut negara peserta kejuaraan akbar sepakbola diantaranya Belanda, Jerman, Brazil, Argentina, Spanyol, Italia, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Iran, Ghana, Portugal, Pantai Gading, Uruguay, Kolombia,Inggeris, Kroasia, Rusia serta beberapa negara peserta lainnya. Rute konvoi kendaraan peserta piala dunia mengelilingi kota Biak berjalan tertib dan lancar karena mendapat pengamanan aparat keamanan setempat.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Biak Numfor Simon Rumpaisum M.AP mengakui, kegiatan konvoi kendaraan pemuda dan pencinta sepakbola di Kabupaten Biak Numfor untuk menyemarakan kejuaraan empat tahunan kejuaraan sepakbola dunia. “Ajang konvoi kendaraan sebagai wujud nyata organisasi KNPI untuk menyalurkan hobby kawula muda dalam mendorong kegiatan olahraga sepakbola di Biak Numfor,” ungkap Ketua

KNPI Simon Rumpaisum. Ia mengingatkan selama konvoi kendaraan berlangsung peserta dapat menjaga ketertiban berlalu lintas serta menghindari aksi anarkis yang dapat menganggu keselamatan berlalu lintas di jalan raya. KNPI Biak, lanjut Simon, sangat mendukung kegiatan konvoi kendaraan peserta piala dunia Brazil karena secara nyata pemuda berperan menyukseskan kejuaraan piala dunia yang diikuti 32 negara peserta dari seluruh dunia.Q ant

Tommy Sugiarto Tantang Lee Chong Wei Semarang, Bhirawa Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto menantang unggulan pertama sekaligus peringkat pertama dunia, Lee Chong Wei (Malaysia), pada babak perempat final turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2014. Berdasarkan laman tournamentsoftware yang dikutip di Semarang, Jateng, Kamis, Tommy yang memiliki rangking lima dunia tersebut melangkah ke babak perempat final setelah menyingkirkan salah satu wakil tuan rumah, Sho Sasaki, pada babak kedua. Putra juara dunia 1983 Icuk Sugiarto tersebut memerlukan waktu 45 menit untuk mengalahkan Sasaki dengan dua game langsung 21-12, 21-18, sedangkan Chong Wei menyingkirkan pemain Jerman Marc Zwiebler dengan dua game langsung 21-13, 28-26 dalam waktu 53 menit. Dalam 10 kali pertemuan dengan pemain terbaik dunia saat ini, Tommy belum pernah menang sekalipun dan kedudukan saat ini adalah 0-10. Kekalahan terakhir yang diderita Tommy Sugiarto dari Chong Wei adalah saat tampil pada perebutan Piala Thomas di India, beberapa waktu lalu (13-21, 1921). Pada nomor ganda campuran, pasangan Indonesia berasal dari Djarum Kudus Muhammad Rijal/Vita Marissa juga melangkah ke babak perempat final setelah menyingkirkan pasangan Thailand Nipitphon Puangpuapech/Puttita Supajirakul dengan dua game langsung 21-14, 21-12 dalam waktu 27 menit. Pada babak delapan besar, mereka akan menantang unggulan pertama dari Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei setelah menyingkirkan ganda campuran Malaysia Chan Peng Soon Lai Pei Jing dengan dua game langsung 21-16, 21-9. Pertemuan kedua pasangan pada babak delapan besar kejuaraan bulu tangkis berhadiah total 250 ribu dolar Amerika Serikat itu, sebagai pertama kalinya. Saat ini, pasangan Rijal/Marissa menempati rangking 67 dunia, sedangkan Zhang Nan/Zhao Yunlei rangking pertama dunia. Sukses Rijal/Marissa gagal diikuti rekan senegaranya Praveen Jordan/Debby Susanto. Pasangan pelatnas berasal dari Djarum Kudus itu, gagal membendung laju unggulan kelima dari Hong Kong Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah dan kalah dengan dua game langsung 15-21, 11-21. “Kami banyak bermain di bawah tekanan lawan. Bola-bola kami juga sudah ditebak oleh Lee. Pasangan Hong Kong ini bermain sangat agresif, sedangkan kami kurang ‘safe’, terutama Jordan karena beberapa kali buangan bolanya salah dan membuatnya kurang percaya diri,” kata Debby Susanto seperti dikutip laman PBSI tersebut.Q ant

14 karateka terbaik SulSe perkuat Timnas Indonesia.

ist

14 Karateka Sulsel Perkuat Timnas Premier League Makassar, Bhirawa Sebanyak 14 karateka terbaik Sulawesi Selatan akan memperkuat Timnas Indonesia pada kejuaraan Liga Karate (WKF Karate Premier League) di Jakarta, 20-21 Juni 2014. Pelatih Karate Sulsel dan Timnas Mursalim Badoo saat dihubungi dari Makassar, Kamis, mengatakan ke14 atlet tersebut terdiri atas empat karateka pelatnas Asian Games 2014 dan 10 karateka non pelatnas. Empat atlet pelatnas yakni Bayu Ramadhan (-55 kg), M. Duhril (-60 kg), Hendro Salim (-84 kg) serta Faisal Zainuddin di kategori kata perorangan putra. Sedangkan 10 atlet lainnya yakni Fidelys Lolobua, Asmawati, Wiwik Pertiwi, Rahmawati, Serlita, Magfirah, Yudi Prayogo, Tommy Aditya, Aspar Sesaria, dan Dasril Dwi. “Seluruh atlet baik yang ikut pelatnas maupun non pelatnas sudah bergabung sejak 8 Juni 2014. Khusus karateka non pelatnas memang berhak memperkuat timnas setelah mampu menempati peringkat tiga teratas di Kejurnas Piala Kasad 2014,” katanya. Sekretaris Umum Forki

Sulsel Musakkir berharap hasil undian Kejuaraan Premier League 2014 Jakarta menguntungkan atlet sehingga tetap bertahan di Pelatnas Asian Games. Menurut dia, peluang karateka Sulsel akan lebih terbuka jika tidak langsung bertemu dengan karateka juara dunia dibabak awal. “Karate itu memang bukan olahraga terukur sehingga siapapun bisa tampil sebagai yang terbaik. Hanya saja akan jauh lebih baik jika atlet kita bisa terhindar dari karateka yang memang menjadi favorit juara,” katanya. Kejuaraan Premier League 2014 akan menjadi ajang seleksi promosi-degradasi. Atlet yang bisa meraih hasil terbaik akan tetap dipertahankan. Sebaliknya, bagi karateka yang gagal tentu harus siap digantikan karateka yang lain. “Liga Premier 2014 ini akan dimaksudkan untuk melihat potensi para karateka baik yang berada di pelatnas ataupun diluar pelatnas. Kami mengakui kejuaraan ini akan lebih meski peluang karateka Sulsel untuk bertahan di pelatnas masih terbuka lebar,” katanya.Q ant

Angga/Rian Melenggang ke Perempat Final Jepang Jakarta, Bhirawa Pasangan ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro melenggang ke babak perempat final Jepang Terbuka Super Series 2014 usai mengalahkan pasangan asal Jerman Michael Fuchs/Johannes Schoettler 5-21, 2111, 21-18. Kekalahan pada game pertama yang cukup telak tidak membuat Angga/Rian menyerah begitu saja. Angga/Rian, yang kini memegang ranking 14 dunia, membalas di game kedua dengan menahan laju lawan yang duduk di ranking 26 tersebut hingga mereka berhasil memperpanjang nafas di game ketiga. “Di game pertama, kami agak kaget dan masih belum yakin. Kami mencoba untuk keluar dari tekanan pada game kedua, alhamdulillah kami bisa memegang kendali di permainan depan dan terus mengungguli Fuchs/Schoettler,” kata Angga dikutip dari rilis resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, Kamis. “Kami bersyukur bisa ke babak delapan besar, kami mau lebih fokus lagi supaya bisa terus menang di babak-babak selanjutnya,” tambah Angga, juara Australia Open Grand Prix Gold 2013 bersama Rian. Pada babak perempat final yang akan dilangsungkan Jumat (13/6) di stadion Tokyo Metropolitan Gymnasium, Angga/Rian masih menanti lawan antara Chen Hung Ling/Lu Chia Pin (Taiwan) atau Chris Adcock/Andrew Ellis (Inggris). “Siapapun yang menjadi lawan kami di babak delapan besar, kami siap. Sama saja siapapun lawannya. Tetapi kalau disuruh memilih, mungkin maunya bertemu pasangan Taiwan, soalnya kami sudah dua kali menang dari mereka,” ujar Angga.Q ant


NASIONAL-POLITIK

10 KILAS NASIONAL

MK Jangan Biarkan Kecurangan Pemilu Jakarta, Bhirawa Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Poppy Dharsono menyatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) jangan membiarkan terjadinya kecurangan dan kejahatan dalam pemilu untuk memilih anggota legislatif pada 9 April 2014. “Kalau MK membiarkan dan membenarkan kejahatan pemilu yang terjadi secara terencana dan sistematis maka pelaksanaan pemilu presiden dan hasilnya menjadi tidak memiliki legitimasi,” kata Poppy Dharsono di Jakarta, Kamis. Anggota DPD dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini mengajukan gugatan kecurangan pemilu. Sengketa hasil pemilu legislatif yang diajukannya sedang di sidang di MK. “MK tidak boleh membiarkan berbagai kejahatan dalam pemilu,” katanya dalam keterangan persnya. Sementara itu, ahli hukum Hermawanto SH mengungkap kecurangan yang terjadi dalam pemilu dan hal itu sebenarnya sudah bisa diprediksi. Dimulai dengan persoalan daftar pemilih tetap (DPT, penyelenggaraan pemilu ulang di 23 provinsi, 90 kabupaten/kota, 770 TPS, hingga pemecatan 17 komisioner KPUD oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena melakukan kecurangan dalam proses Pemilu. “Selain itu, juga ditemukan banyaknya Form C-1 ganda, Pengurangan dan penggelembungan suara yang dilakukan oleh oknum di KPU beserta jajarannya di tingkat bawah,” ujarnya.Q ant

Akil Akui Bertemu Atut di Singapura Jakarta, Bhirawa Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar mengakui pertemuannya dengan Gubernur Banten non-aktif, Ratu Atut Chosiyah di kantor imigrasi di Bandara Singapura, dan bukan di Hotel JW Marriot Singapura. Pengakuan itu disampaikan Akil dalam persidangan dengan terdakwa Ratu Atut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (12/6) kemarin. “Hanya saat itu saja waktu bertemu di konter imigrasi itu,” kata Akil menjawab pertanyaan Tim Penasehat Hukum Ratu Atut. Akil menyangkal dalam pertemuannya dengan Atut di Bandara Singapura tidak ada pembicaraan tentang janji pemberian uang untuk mengurus perkara sengketa pemilihan kepala daerah Lebak di Mahkamah Konstitusi pada 2013. Akil mengatakan pembicaraan dengan Ratu Atut hanya terkait pengurusan pemangku

jabatan di Kabupaten Lebak saat sengketa Pilkada Lebak karena Ratu Atut menjabat sebagai Gubernur Banten. “Saya sudah katakan saya berobat. Saya sudah konsultasi tiga kali. Dalam rangka itu ketemu, kebetulan bertemu,” ujar Akil, tentang pertemuannya dengan Ratu Atut di Singapura. Dalam persidangan itu, Atut yang menjadi terdakwa juga bertanya apakah dirinya pernah berjanji memberikan uang kepada Akil. Tapi, Akil membantah ada janji itu. Pada persidangan 6 Maret, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Ratu Atut dan adiknya Tubagus Chaeri Wardhana Chasan

alias Wawan bertemu dengan Akil Mochtar di Singapura untuk meminta bantuan pemenangan perkara sengketa Pilkada Lebak. Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Edy Hartoyo mengatakan bahwa terdakwa Wawan bersama Ratu Atut bertemu dengan Akil pada 22 September 2013 di lobi Hotel JW Marriot Singapura. “Dalam pertemuan tersebut Ratu Atut meminta Akil Mochtar untuk membantu memenangkan Amir Hamzah dan Kasmin dalam perkara terkait Pilkada Lebak, dan akan menyediakan uang untuk pengurusan perkaranya melalui terdakwa,” papar Edy. Dalam perkara itu jaksa KPK menjerat Atut dengan pasal 6 ayat 1 huruf a subsider pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tin-

BPOM Perketat Pengawasan Pangan Selama Ramadan Jakarta, Bhirawa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meningkatkan pengawasan pangan yang beredar menjelang bulan Ramadan. Kepala BPOM Roy Sparringa dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, mengatakan tiap bulan Ramadan peredaran makanan kemasan meningkat pesat dan banyak ditemukan pangan yang tidak memenuhi syarat seperti ilegal, tidak memiliki izin edar, rusak dan kedaluarsa. “Kita melakukan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum jika bisa bagi produk pangan tidak memenuhi syarat ini,” kata Roy. Tanggal 16 Mei 2014, BPOM telah mengeluarkan surat edaran ke BalaiBalai POM diseluruh daerah untuk mulai melakukan langkah-langkah strategis perlindungan konsumen terhadap pangan tidak memenuhi syarat. “Kami meminta pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah awal pencegahan sesegera mungkin,” kata Roy. BPOM juga memanggil para pemangku kepentingan untuk melakukan pembahasan perlindungan konsumen tersebut yang antara lain dihadiri oleh kementerian terkait seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan, asosiasi produsen pangan maupun Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Selain itu, juga dilakukan kesepakatan bersama (MoU) antar instansi pemerintah seperti dengan bea cukai, karantina dan lain-lain untuk melakukan pencegahan masuknya pangan ilegal. Meski demikian, Roy mengaku pengawasan penuh sulit untuk dilakukan mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas sehingga masyarakat juga diharap untuk dapat waspada terhadap produk pangan yang dikonsumsinya. “Masyarakat harus diedukasi, minimal mereka harus baca label terlebih dahulu. Dan jika ada yang mencurigakan, silahkan kontak BPOM atau Balai POM setempat,” ujar Roy. Q ant

antara foto

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar (kanan) bersaksi dalam sidang untuk terdakwa kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten, Atut Chosiyah (kiri) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (12/6). dak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal itu mengatur mengenai perbuatan memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud

untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp750 juta. Q ant

Sebaran Perolehan Suara Wajib Dipenuhi Syarat Capres-Cawapres Memenangi Pilpres

Tekan Kerugian, Pelni Jual Tiga Kapal Jakarta, Bhirawa Direktur Utama PT Pelni (Persero) Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan pihaknya akan menjual tiga dari kepemilikan perusahaan sebanyak 32 kapal, agar mampu menekan kerugian perusahaan. Sulistyo, setelah rapat pimpinan BUMN di Jakarta, Kamis, mengatakan tiga kapal tersebut sudah mengalami penurunan fungsi, bahkan ketiganya sudah tidak beroperasi selama satu tahun terakhir. “Perseroan mengalami inefisiensi karena masih harus mengeluarkan biaya perawatan dan beban gaji pegawai jika mempertahankan tiga kapal tersebut,” ujarnya. Salah satu kapal yang hendak dijual itu adalah kapal penumpang berukuran besar yakni Kapal Kerinci, yang biasanya beroperasi di dua wilayah Indonesia Barat dan Timur Dia enggan merinci lebih jauh berapa harga jual kapal tersebut. Menurutnya, penjualan kapal tersebut sebagai langkah efisiensi keuangan perusahaan yang telah menjadi prioritas perusahaan sejak dirinya dilantik menjadi Dirut Pelni Mei lalu. Menurut dia, perusahaan juga sedang mengkaji bentuk dan spesifikasi kapal untuk pengadaan baru. Dia memaparkan terdapat tiga konsep kapal untuk proyek pengadaan baru tersebut, yakni kapal khusus penumpang, kapal khusus barang, atau kapal penumpang yang digabungkan dengan barang, dan juga kendaraan. “Kita masih mengkaji itu. Untuk nilai ekonomisnya juga nantilah baru dapat saya jelaskan,” ujarnya.Q ant

Jumat Pon 13 JUNI 2014

antara foto

Terdakwa kasus Hambalang, Anas Urbaningrum menerima salinan tanggapan eksepsi dari jaksa saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (12/6) kemarin.

Tim JPU KPK Tolak Eksepsi Anas Jakarta, Bhirawa Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa perkara dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang Anas Urbaningrum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (12/6) kemarin. “Kami sebagai Jaksa Penuntut Umum memohon kepada Majelis Hakim untuk memutuskan menolak keberatan eksepsi yang diajukan oleh terdakwa dan tim penasehat hukum terdakwa,” kata jaksa KPK. Tim JPU KPK juga meminta Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk melanjutkan persidangan dan mengadili terdakwa yang juga mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu. Jaksa KPK menambahkan nota keberatan yang disampaikan Anas Urbaningrum pada persidangan 6 Juni telah memasuki pokok perkara, tidak relevan, dan keluar dari ruang lingkup eksepsi sehingga perlu ditolak dan dikesampingkan. “Dengan kepiawaiannya dalam berorasi, terdakwa berusaha menggiring forum

yang terhormat ini masuk dalam format politik dengan bahasa politik, dengan ‘gesture’ politik, dengan logika politik, dan bahkan sentimensentimen politik,” kata jaksa. Tim JPU KPK menyebut Anas bersusah payah membangun logika pembenaran sebagai korban dari sebuah pertaruhan politik dan berada di persidangan sebagai terdakwa yang menjadi bagian dari skenario politik. “Penggunaan cara itu tidak lebih dari bagian dan upaya terdakwa untuk menggalang opini publik dari persoalan Anas Urbaningrum yang sedang menjalani proses hukum karena didakwa kasus korupsi ke dalam ranah Anas Urbaningrum sebagai korban politik,” kata jaksa. Pada persidangan 6 Juni, Anas menyebut surat dakwaan terhadapnya imajiner dan menilai JPU KPK sebagai “penjahit handal”. “Permulaan surat dakwaan diantarkan dengan kalimat imajiner saya tahu kalimat tersebut dari saksi, tapi imajiner kalau tidak disebut fitnah semata,” kata Anas.

Anas mengatakan, “Pada 4 Februari 2013, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono mendesak KPK untuk segera mengambil langkah yang konklusif dan tuntas terhadap masalah hukum terkait dengan saya.” Menurut Anas, pernyataan itu disampaikan dengan dilengkapi kalimat “Kalau memang dinyatakan salah, kita terima memang salah. Kalau tidak salah, kita ingin tahu kalau itu tak salah”. Apalagi pernyataan itu muncul setelah rilis survei “khusus” yang mendesaknya untuk mundur sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Dalam perkara ini, Anas diduga menerima “fee” sebesar 7-20 persen dari Permai Grup yang berasal dari proyek-proyek yang didanai APBN dalam bentuk 1 unit mobil Toyota Harrier senilai Rp670 juta, 1 unit mobil Toyota Vellfire seharga Rp735 juta, kegiatan survei pemenangan Rp478,6 juta dan uang Rp116,52 miliar dan 5,26 juta dolar AS dari berbagai proyek. Anas juga diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) harta kekayaannya hingga mencapai Rp23,88 miliar. Q ant

Jakarta, Bhirawa Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga Ramlan Surbakti di Jakarta, Kamis, mengatakan syarat perolehan suara di lebih dari separuh jumlah provinsi wajib dipenuhi oleh pasangan capres-cawapres untuk memenangi Pemilu Presiden 2014. “Dasarnya ada UUD 1945 yang mengatakan syarat keterpilihan itu ada dua yaitu suara terbanyak atau ‘popular vote’ lebih dari 50 persen dan perolehan dukungan di sebaran lebih dari separuh jumlah provinsi di Indonesia,” kata Ramlan ditemui di Gedung KPU Pusat Jakarta, Kamis (12/6) kemarin. Dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan wakil Presiden disebutkan bahwa untuk menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, pasangan calon peserta Pemilu harus memperoleh sedikitnya 50 persen ditambah satu suara sah dan 20 persen suara sah di minimal separuh dari total provinsi di Tanah Air. Undang-Undang Dasar 1945 pasal 6a juga menyertakan syarat pasangan calon menang dalam Pemilu adalah mendapatkan suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara sah, termasuk juga sedikitnya 20 persen suara sah di lebih dari separuh provinsi di Indonesia. Berdasarkan itu, jika pasangan calon peserta Pilpres tidak memenuhi syarat perolehan suara seperti pada dua klausul tersebut, maka dua pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak kembali bert a -

rung di putaran kedua. “Pembuat UUD itu menyadari betul dua kriteria itu paling tepat untuk kondisi Indonesia yang masyarakatnya majemuk. Sehingga tidak hanya yang memperoleh suara terbanyak saja, tetapi juga sebaran perolehan suara di daerah itu diperhatikan,” jelas mantan anggota KPU itu. Sementara itu, KPU belum memutuskan apakah akan menggelar pelaksanaan Pilpres dua putaran atau cukup hanya dengan satu putaran saja. Komisioner Hadar Nafis Gumay menjelaskan jika pada saat penghitungan perolehan suara capres-cawapres nanti tidak ada satu pun pasangan yang memenuhi syarat perolehan suara sedikitnya 20 persen di lebih dari separuh jumlah provinsi, maka syarat ketentuan pasangan calon dengan suara terbanyak dapat ditetapkan sebagai capres-cawapres terpilih untuk periode 20142019. “Untuk saat ini, kalau melihat perjalanan konstitusi di Negara kita, dua syarat ketentuan UU itu harus dipenuhi, idealnya seperti itu. Kalau tidak dapat dipenuhi dua-duanya, baru kami turunkan yaitu yang syarat perolehan suara terbanyak saja yang men a n g , sehingga tidak perlu dua putaran,” ujar HaQ dar. ant

Ramlan Surbakti

Imbas Kasus Pelecehan Seksual di JIS

Pekerja Outsourcing Punya Hak Perlindungan Hukum Perusahaan outsourcing PT ISS tempat bekerja 6 tersangka pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS), harus memberi perlindungan hukum dan tetap memberikan hak hak normatif pada tersangka. PT ISS yang telah memecat dan mencabut hak hak normatif ke 6 pekerja tersangka tersebut, menyalahi aturan dan tidak manusiawi. Demikian pendapat beberapa pimpinan Serikat Pekerja (SP) yang tercetus dalam diskusi nasional bertema “Akses Perlindungan dan Penegakan Hukum Pekerja Outsour cing” yang diselenggarakan oleh Forwakerstrans di Jakarta. Hadir sebagai pembicara Presiden Organisasi SP Saeful Tavip, Ketua Umum Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia Wisnu Wibowo dan staf ahli Menakertrans Mudji Handoyo. Menurut Saeful, posisi tawar pekerja alih daya (outsourcing) di Indonesia sangat lemah dan secara hukum mereka kurang terlindungi. Hal tersebut bisa menimbulkan gejolak, yang dapat mengganggu iklim investasi dan

akan merugikan semua pihak. Sosial cost jika ada gejolak, yang harus ditanggung dikemudian hari, akan lebih besar dan berdampak luas. “Kalaupun semangat outsourcing tetap diberlakukan,maka harus dibuat aturan yang lebih ketat. Agar tidak terjadi pelanggaran terhadap hak hak pekerja dalam pola outsourcing” tambah Saeful. Menurut Saeful, hubungan kerja tak hanya dilihat dan dipertimbang kan dari sisi ekonomi semata, yang menekankan pada aspek efisiensi biaya. Tetapi juga dari demensi sosial kemanusiaan. Karena pekerja adalah manusia yang patut dihargai dan di angkat harkat dan martabatnya.

ira/bhirawa

Suasana keseharian Jakarta International School (JIS) sebelum kasus pelecehan seksual mencuat di media. Menanggapi hal ini, Wisnu Wibowo beranggapan PT ISS harus ikut menanggung kerugian materiil akibat ulah pekernya. Tegasnya PT ISS harus menanggung konsekuensi perdata keenam pekerjanya yang bermasalah. Sebaiknya PT ISS berembug dengan JIS ba-

gaimana permasalahan ini bisa diurus bersama. Tanpa menghilang kan hak hak pekerja. Menurut Wisnu Wibowo, potensi pasar domestik pekerja outsourcing sebesar Rp17,5 triliun pada 2014. Sementara potensi yang dihasilkan dari bisnis outsourcing dunia pada

2015 nanti bisa mencapai 970 US$ atau Rp9.215 triliun. Jika Indonesia bisa mengisi 1% saja dari putaran bisnis outsourcing dunia ini. Maka Indonesia bisa mengantongi devisa sekitar Rp92 triliun. “Tenaga kerja produktif Indonesia saat ini sekitar 105 juta pekerja. Potensi ini menempatkan Indonesia pada posisi urutan 5 dunia. Berdasar kan jumlah tersebut, pekerja outsour cing bisa digerakkan dan dimanfaat kan secara efektif. Jika berhasil, Indone sia akan jadi Negara tujuan investasi dengan outcourcing global,” papar Wisnu. Mudji Handoyo menyarankan agar PT ISS mengerucutkan bidang usaha nya. Karena sangat tidak mungkin penyedia outcourcing ini bisa menye diakan ratusan macam jenis pekerjaan Pekerja outsourcing harus mendapat jenjang karier selain hak hak nya terjamin. Terutama dalam hal status pekerja maupun upah dan jaminan pekerjaan. Q ira


Jumat Pon 13 JUNI 2014

Timsel KPU Trenggalek Panen Hujatan Peserta Gagal l Sambungan hal 1

Menurut keterangan Sanusi, pengumuman hasil fit and proper test dilakukan oleh sekretariat KPU Jatim ke masing-masing peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan dinyatakan masuk lima terbaik dari 10 peserta yang diusulkan timsel. “Kami bahkan tidak mendapat tembusan sama sekali, tahu-tahu justru setelah peserta yang lolos mengkonfirmasi melalui telepon,” ujarnya. Ia semakin tidak mengerti dengan cara protes peserta gagal yang dinilai sudah bernada mengintimidasi dan melecehkan. “Saya dimaki-maki oleh beberapa oknum peserta (gagal) dan sampai dibilang bodoh. Ya tidak apa-apa saya mungkin memang bodoh, la mereka ini pintar kenapa mau ikut seleksi dan diuji orang bodoh,” kelakar Sanusi dengan nada santai. Senada dengan Sanusi, Sekretaris KPU Trenggalek Wiratno juga tidak mendapat tembusan hasil pengumuman seleksi akhir KPU Jatim. Kendati undangan pelantikan telah diterima kesekretariatan KPU Trenggalek sejak Rabu (11/6) siang, pengumuman lima nama dari 10 peserta yang diusulkan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan KPU Jatim tidak mereka terima secara resmi hingga dua petahana yang lolos mengkonfirmasi Wiratno melalui telepon pada Kamis dini hari, sekitar pukul 04.00. “Hingga pukul 02.00 kami tidak mendapat kabar hasil seleksi. Kami kira pengumuman ditunda, ternyata langsung dikonfirmasikan ke peserta ssekitar pukul 03.00 tanpa memberi tembusan ke sekretariat,” tuturnya. Informasi hasil uji kelayakan dan kepatutan secara keseluruhan akhirnya berhasil mereka peroleh setelah membuka laman KPU Jatim. n adi

Pimpinan Dewan Jamin Tak Ada Bimtek l Sambungan hal 1

kan. Toh, kinerja mereka di dewan kurang dua bulan,’’tegas pria yang juga politikus asal Partai Gerindra ini, Kamis (12/6). Di sisi lain, ada kabar jika Mendagri telah mengirimkan surat imbauan agar anggota dewan tidak melakukan Bimtek selama pelaksanaan Pilpres 2014. Hal ini sebagai antisipasi terjadinya tudingan yang tidak-tidak di masyarakat yang kemudian dikaitkan dengan dukung mendukung salah satu Capres. ‘’Secara pribadi saya setuju dengan imbauan Mendagri tersebut. Mengingat dewan sebagai jabatan politis tentunya sangat mudah jika dikaitkan dengan dukung mendukung Capres. Karenanya, kepada seluruh teman-teman dewan seharusnya menerima imbauan tersebut demi menjaga citra lembaga legislatif,’’tegasnya. Apalagi, lanjut Faf dalam waktu dekat sudah ada pembahasan KUA/PPAS untuk APBD 2015, sehingga tidak ada waktu lagi untuk melakukan Bimtek. ‘’Seperti tahun-tahun sebelumnya, APBD 2015 sudah disahkan pada November 2014. Itu artinya Agustus mulai dibahas KUA/ PPAS, dengan begitu yang paling penting mendapatkan wawasan untuk membahas anggaran tersebut adalah anggota dewan yang baru,’’tambahnya . Terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat Jatim Achmad Iskandar menegaskan sesuai aturan yang ada, Bimtek bisa dilakukan kapan saja. Baik bagi anggota dewan yang baru maupun lama. Hal ini sebagai upaya untuk menambah wawasan khususnya dalam penyusunan anggaran APBD atau Kebijakan Umum Anggaran (KUA), PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara). ‘’Daripada mereka konsultasi satu persatu terkait penyusunan anggaran, lebih baik digunakan dalam suasana Bimtek. Dengan begitu diharapkan semua anggota dewan menguasai permasalahan dan aturan ketika harus menyusun atau mengoreksi anggaran yang disodorkan oleh eksekutif,’’tegas Iskandar. Lebih lanjut ditambahkan pria yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim ini karena situasi dan kondisi yang ada tidak dimungkinkan dilakukan Bimtek, akhirnya disepakati hal itu tidak dilakukan. ‘’Kami khawatir terjadi apa-apa maka kita sepakat untuk tidak melakukan Bimtek. Apalagi suasana menjelang Pilpres cukup memanas, maka untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, seluruh teman-teman di dewan memilih menahan keinginan tersebut,’’ungkapnya. Seperti diketahui, sejumlah anggota DPRD Jatim dikabarkan beramai-ramai mengusulkan untuk dilakukan Bimtek. Menariknya, mereka yang ngotot adalah anggota dewan yang tidak terpilih lagi dalam Pileg 2014. Adapun daerah tujuan pelaksanaan Bimtek di Jakarta dan Bandung. Tapi hingga saat ini pimpinan DPRD Jatim belum menerima usulan tersebut. n cty

Ancam Tindak Tegas l Sambungan hal 1

jelas sesuai aturan anggota Polri tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Makanya polisi harus netral dalam pilpres,” ujar Kapolres usai ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng, Kamis (12/6). Untuk mengawal Pilpres di Kota Santri, pihaknya bakal menerjunkan 716 personel dan menyiagakan petugas di 2.383 TPS. “ Insyaallah suasana di Jombang aman, dan aparat sudah siap untuk mengamakan pelaksanaan Pilpres mendatang,”ujar Kapolres . Ahmad Yusep Hidayat merupakan Kapolres anyar menggantikan Kapolres Tribisono yang mendapatkan tempat baru di Banyuwangi. Mengawali tugasnya di Kota santri, setelah serah terima jabatan di Mapolres, Yusep langsung melakukan ziarah kemakam mantan Presiden RI ke-4, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di Pesantren Tebuireng Jombang. “ Beliau ulama besar, dan saya pejabat baru di sini maka sudah lazim melakukan ziarah kesini,”ujarnya ditemui usai berziarah. n rur

SAMBUNGAN Kenaikan Gaji PNS 2014 Tunggu PP l Sambungan hal 1

kan bahwa tugas pokok dari Kemen PAN-RB merupakan melakukan pembinaan dan pendayagunaan aparatur negara. Terpisah, Kementerian Keuangan Chatib Basri siap segera membayar kenaikan gaji PNS. Pembayaran tersebut akan segera diproses setelah Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2014 ditandatangani presiden pada 21 Mei. Artinya kenaikan gaji PNS tinggal menunggu PP. Kenaikan gaji PNS tersebut terhitung mulai 1 Januari 2014 lalu. “Dari kita sudah siap, saya enggak tahu sekarang sudah sampai di Presiden belum,” ungkapnya usai memberi sambutan dalam Konferensi Auditor Intern Pemerintah, di Gedung Dhanapala, Jakarta, Kamis (12/6).

Kebijakan kenaikan gaji PNS menurut PP nomor 34 Tahun 2014 baru ditandatangani pada Mei 2014. Dari aturan tersebut, terlihat ada kekurangan gaji yang harus direkap dan kemudian dibayarkan pemerintah terhitung sejak Januari hingga bulan penandatangannya. Chatib mengatakan, akan menyiapkan draft untuk pencairan gaji PNS yang biasanya sesaat setelah Presiden menandatangani. Pihak Kemenkeu akan segera mencairkan anggaran kenaikan gaji. “Biasanya langsung, kalau sudah ditandatangan. Draft sudah kita siapkan. Itu langsung dikirimkan surat ke daerah dan anggaran dicairkan,” katanya Saat ini, Perpres tersebut diinisiasi oleh Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Re-

formasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Kemudian Presiden akan menandatanganinya saat surat berada di Sekretariat Negara (Setneg). Gaji ke-13 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengatakan gaji ke-13 untuk PNS akan keluar sebelum Juli. Seperti Diketahui, Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah jatuh pada 28–29 Juli 2014. “Setiap tahun, gaji ke-13 ada lah. Ya mungkin sebelum Lebaran, prosesnya nggak lama lagi,” paparnya usai memberi sambutan dalam Konferensi Auditor Intern Pemerintah di Gedung Dhanapala Jakarta. Dirinya menjelaskan, hingga saat ini keputusan resminya masih belum keluar. Pasalnya, dalam tahap perhitungan. n ira

MCW: Harapan Ungkap Korupsi RSUD Malang hanya KPK l Sambungan hal 1

Indonesia akan berkumpul di Jakarta, sehingga kesempatan untuk mempresentasikan kasus-kasus korupsi yang macet semakin terbuka. Rencananya, pemaparan akan dilakukan di KPK dan Kejaksaan Agung dan dugaan korupsi RSUD Kota Malang menjadi salah satu kasus yang akan diungkapkan MCW. Sebelumnya MCW juga secara resmi sudah melaporkan dugaan korupsi RSUD Kota Malang ke KPK dan diperkirakan akhir bulan ini KPK akan memberikan jawaban dan MCW terus bekerja keras menyuplai data untuk KPK. Bukti terakhir yang diberikan MCW ke KPK adalah rekaman rapat sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang. Dalam rekaman tersebut diketahui, ada upaya penghilangan barang

bukti. “Kami akan ungkap bukti rekaman percakapan itu ke publik. Kita tunjukan bahwa ada upaya untuk menghilangkan bukti-bukti kejahatan korupsi,” tandasnya. Dari hasil komunikasi dengan KPK, lembaga pemberantasan korupsi ini akan memberikan jawaban sepekan sebelum puasa. Jawaban ini yang diharapkan akan memberikan kepastian hukum terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan RSUD. Lebih lanjut Hayik mengatakan selama ini Kejari masih sekedar mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket), sehingga tidak bisa menerbitkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3). “Meski Kejari dan Kejati sepakat bahwa tidak ada unsur korupsi dalam pembebasan lahan RSUD Kota Malang ini, kami tidak pernah patah semangat untuk mengungkap dugaan korupsi tersebut,” tegasnya.

Perluasan lahan pembangunan RSUD Kota Malang di Bumiayu, Kedungkandang membutuhkan area sekitar 4.000 meter persegi karena luas RSUD sebelumnya hanya 5.000 meter persegi. Namun, harga pembebasan lahan tersebut digelembungkan cukup signifikan. Berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di lokasi RSUD hanya seharga Rp 700 ribu per meter persegi, namun oleh pemkot dibeli dengan harga Rp 1,7 juta per meter persegi, sehingga ada selisih sebesar Rp1 juta kali 4.000 meter persegi atau sekitar Rp 4 miliar. Pembangunan RSUD tipe D yang dimulai pada 2011 itu hingga saat ini masih belum tuntas 100 persen, bahkan baru poliklinik yang dioperasikan karena kebutuhan tenaga dokter umum dan spesialis maupun paramedisnya belum terpenuhi. n mut

Gubernur Jamin Penutupan Dolly Tak Langgar HAM l Sambungan hal 1

penutupan lokalisasi ini tetap dilaksanakan sesuai jadwal. “Penutupan lokalisasi ini tidak bisa dikatakan melanggar HAM. Justru langkah saya bersama Ibu Wali Kota ini memperkuat HAM. Karena keinginan untuk membangun kehidupan yang bermartabat itu juga hak asasi para PSK Dolly,” tegas Soekarwo, Kamis (12/6). Malahan, lanjut Pakde Karwo, sapaan lekat Soekarwo, jika pihaknya membiarkan mereka bekerja di lembah hitam seperti itu terus, bisa disebut melanggar HAM. Alasannya, PSK yang ingin hidup bermartabat adalah hakikat dari HAM. Pakde Karwo menyatakan, akan terus mendukung langkah Pemkot Surabaya agar penutup­ an lokalisasi Dolly dan Jarak akan sesuai dengan rencana. Mantan Sekadprov Jatim ini tidak akan menggubris dan menuruti pendapat dari Komnas HAM jika berniat menunda bahkan menolak menutup Dolly. “Mereka (PSK) menjadi se­ perti sekarang ini bukan karena cita-citanya. Cita-cita mereka itu hidup bermartabat, jika saya dan Wali Kota Surabaya tidak mengkoordinir membantu me­ reka untuk hidup bermartabat, saya malah yang melanggar HAM, itu pendapat saya,” tegasnya lagi. Untuk itu, pihaknya tidak akan menyerah dan mentolerir terhadap penolakan penutupan Dolly. Termasuk pendapat dari Menteri Kesehatan yang meninginkan Dolly jangan ditutup dengan alasan PSK yang terkena HIV/AIDS akan menyebar kemana-mana tidak akan dituruti. Pakde Karwo berharap, Pemkot Surabaya untuk tidak mengendurkan semangat dan tetap melaksanakan penutupan lokalisasi pada 18 Juni nanti. “Kebijakan yang kita lakukan bersama Pemkot Surabaya sudah punya dasar yang kuat, namun tetap kita lakukan pendekatan baik seperti pendekatan spiritual maupun sosial,” katanya. Sementara itu ribuan penghuni dan warga sekitar lokalisasi Dolly -Jarak, kembali berunjuk rasa di komplek prostitusi menolak rencana Pemkot Surabaya menutup lokalisasi itu, Kamis

(12/6). Unjuk rasa kali ini digelar dengan mendirikan sebuah panggung tepat di tengah jalan ujung Gang Dolly. Perwakilan dari berbagai elemen warga sekitar lokalisasi, PSK, serta mucikari lantas menggelar orasi bergantian. Tak hanya itu, beragam organisasi kemahasiswaan dan LSM yang tergabung dalam Front Pekerja Lokalisasi (FPL) juga berorasi di atas panggung. Komisioner Komnas HAM terlihat melakukan pemantauan lokalisasi Dolly-Jarak secara langsung. Pemantauan ini untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan apa yang terjadi pasca rencana penutupan lokalisasi DollyJarak oleh Pemkot Surabaya. Komisioner Komnas HAM Dianto Bachriadi mengatakan, pihaknya bisa menilai dan mengetahui secara langsung kondisi lapangan. Karena bagaimanapun, penghuni dan pekerja lokalisasi Dolly-Jarak memang memiliki hak-hak untuk mendapatkan kehidupan. “Kalau sampai ada kekerasan, pihak kepolisian juga terlibat dalam pelanggaran HAM itu. Makanya, kalau ada konflik kita tidak mau,” kata Komisoner Komnas HAM Dianto Bachriadi saat menghadiri mimbar bebas di Gang Dolly Surabaya. Menurut dia, Komnas HAM menemukan berbagai indikasi adanya dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan peme­

rintah. “Kami menemukan berbagai indikasi terkait hal itu. Namun, hasil investigasi masih belum final,” katanya. Intinya, lanjut dia, dari temuan adanya dugaan pelanggaran HAM, lebih menyudutkan kondisi perekonomian bagi perempuan PSK maupun warga terdampak. Sebab, hingga kini janji pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial juga belum dirasakan warga. “Kami juga akan bertemu dengan wali kota untuk mengkonfirmasi terkait beberapa data temuan investigasi. Nantinya, seluruh laporan tersebut akan kami sampaikan ke pemerintah. Setidaknya ada sebuah fakta yang harus diketahui jika penutupan dilakukan,” katanya. Ia mengatakan rencana pembangunan tidak boleh dipaksakan oleh pemerintah meskipun tujuannya itu baik. Dia khawatir jika penutupan tersebut tetap dipaksakan maka akan terjadi kekerasan yang berujung pada pelanggaran HAM. Atas pertimbangan itu, dia berharap pemerintah tidak bersikap semena-mena tanpa menyelesaikan masalah yang ada terlebih dahulu. “Saya menghormati semua pendapat karena negara ini adalah negara demokrasi. Yang terpenting, jangan sampai ada saling menghujat, tida ada pemaksaaan. Di negeri ini HAM harus ditegakkan,” tegasnya. n iib,geh

trie diana/bhirawa

Komisioner Komnas HAM Dianto Bachriadi saat menghadiri mimbar bebas di Gang Dolly Surabaya, Kamis (12/6).

11 KPU Jatim Diminta Lakukan Pemutakhiran Ulang agar dibuat jadwalnya,’’tegas Sufyanto, Kamis (12/6). Begitupula dengan Kabupaten Lamongan, ternyata belum melakukan rapat pleno DPT. ’’Ini semua menjadi catatan tersendiri bagi kami. Dan kami mendesak segera dilakukan pemutakhiran,’’ paparnya. Selain itu, Sufyanto juga mengatakan bahwa pihaknya juga mempunyai temuan DPT bermasalah di Sidoarjo dan Bawean. Yakni, sekitar 240 nama di Sidoarjo, dan 3.400 nama di Bawean. ’’Artinya, DPT yang ditetapkan benar-benar punya banyak kelemahan dan sangat buruk kualitasnya,’’ tegasnya. Dikatakan Sufyanto, pihaknya juga langsung mengirimkan rekomendasi tersebut ke KPU Jatim kemarin malam. Sehingga bisa cepat dilakukan perbaikan. Ini karena Pilpres bakal digelar kurang dari sebulan lagi. Tidak beres DPT dikhawatirkan akan mengundang potensi konflik yang berkepanjangan. Seperti diberitakan Bhirawa sebelumnya, KPU Jatim Rabu (11/6) melakukan penetapan DPT. Hasilnya, total DPT di Jatim adalah sejumlah 30.639.900 orang. Ini naik 93.935 dari DPT Pileg yang digelar 9 April lalu. Jumlah sebanyak ini akan ditampung dalam 75.979 TPS. Namun, pelaksanaannya sempat tersendat oleh

interupsi yang dilakukan oleh Bawaslu. Karena, banyak PPK di sejumlah daerah mengatakan tidak melakukan pemutakhiran data. Alasannya, banyak permasalahan internal seperti belum adanya SK, kemudian soal permintaan perpanjangan Komisioner KPU kota/kabupaten. Di bagian lain, Komisioner KPU Jatim Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data Choirul Anam mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengeksekusi segera setelah menerima surat rekomendasi tersebut. ’’Sepanjang tidak mengganggu tahapan Pilpres, tentu akan kami laksanakan,’’ terangnya. Anam meminta semua pihak untuk tidak terlalu fokus pada permasalahannya saja. ’’Tetapi bagaimana agar membuat DPT yang ada kualitasnya lebih baik,’’ papar Anam. Menurutnya, hampir mustahil bisa membuat DPT yang seratus persen benar semua. Karena dinamika kependudukan sangat dinamis. ’’Ada orang pindah, ada orang kerja dan pindah sementara, ada yang meninggal, ada yang mutasi. Jadi, setiap saat data bisa berubah,’’ terangnya. Selain itu, Anam juga mengatakan bahwa kemarin malam pihaknya langsung mengagendakan rapat koordinasi untuk perbaikan dan pemutakhiran DPT. n cty

Angka Ketidaklulusan SMP Jatim Tersisa 94 Siswa l Sambungan hal 1

merupakan peningkatan yang paling membanggakan. Dari tahun ajaran 2011/2012 angka kelulusannya sebesar 99,84 persen dari 546.503 peserta, dengan jumlah tidak lulus sebanyak 886 siswa. Meningkat di tahun ajaran 2012/2013 angka kelulusan sebanyak 99,92 persen dari 540.003 peserta, dengan angka ketidaklulusan 417 siswa. Terakhir, pada tahun ajaran 2013/2014 angka kelulusan meningkat tajam menjadi 99,98 persen dari 537.772 peserta, dengan jumlah tidak lulus 94 siswa. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Dr Harun MSi mengatakan, hasil UN SMP/ MTs dan Paket B tahun ini cukup membanggakan. Hanya 94 siswa yang dinyatakan tidak lulus. Itu pun dengan berbagai alasan, seperti sakit, meninggal, pindah provinsi, atau kesalahan administratif lainnya. Artinya, persentase yang tidak lulus hanya 0,02 persen. “Angka kelulusan tahun ini lebih baik dibandingkan tahun kemarin yang sebesar 99,92%,” kata dia usai pengumuman UN SMP di Kantor Dindik Jatim, Kamis (12/6). Mantan Kadisbudpar Jatim ini menuturkan, dengan melihat tingkat kelulusan saja, pihaknya yakin hasilnya bagus di tingkat nasional. Meskipun pada pelaksanaan UN tahun ini tidak dilakukan pemeringkatan rerata terbaik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Harun pun mengaku, capaian ini tidak bisa diraih tanpa kerja keras semua pihak. Terutama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kemenag dari 38 kabupaten/ kota di Jatim. “Saya berterima kasih atas kerjasama semuanya dalam pelaksanaan UN tahun ini,” ungkap dia. Dia mengatakan, rerata nilai UN SMP/MTS di empat mata pelajaran (mapel) yang diujikan semuanya di atas angka tujuh. Rinciannya, Bahasa Indonesia reratanya 7,56, Bahasa Inggris 7,52, Matematika 7,15, dan IPA reratanya 7,61. “Bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus tidak perlu putus asa. Sebab, mereka masih bisa mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket B/Wustha pada gelombang kedua bulan Agustus

mendatang,” tutur alumnus Lemhanas 2008 ini. Harun menyatakan, kenaikan persentase kelulusan tidak hanya terjadi di jenjang pendidikan SMP/MTs. Peserta UNPK Paket B/Wustha mengalami peningkatan serupa dibandingkan tahun lalu. Pada tahun ajaran 2012/2013 persentase kelulusan sebesar 95,24 persen saja. Sementara tahun 2013/2014 ini meningkat menjadi 97,38% dari total peserta sebanyak 18.847 orang. “Peserta UN Paket B yang tidak lulus 493 orang atau hanya 2,62% saja,” katanya. Kabid TK, SD, dan Pendidikan Khusus (PK) Dinas Pendidikan Jatim Nuryanto menambahkan, peserta UN dari SMPLB dinyatakan lulus 100 persen. Jumlahnya sebanyak 301 siswa. Rinciannya, tuna netra (A) 27 siswa, tuna rungu (B) 263 siswa, tuna daksa (D) 7 siswa, dan tuna laras (E) 4 siswa. “Hasil ini lebih baik dibandingkan tahun kemarin. Tahun kemarin jumlah peserta sebanyak 392 hanya 1 yang tidak lulus. Itupun karena batal ikut,” tandasnya. Ijazah dan SKHUN Lambat Di tengah pengumuman UN tingkat SMP/MTS, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun juga menyampaikan surat edaran bernomor 7348/H/EP/2014 dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud. Isinya mengenai keterlambatan distribusi ijazah dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN). Menurut Harun, pusat memerintahkan kepada provinsi yang mengalami keterlambatan pendistribusian ijazah dan SKHUN sesuai jadwal dapat mengeluarkan surat keterangan lulus yang ditandatangani oleh kepala sekolah satuan pendidikan yang terakreditasi. “Kami perkirakan keterlambatan ini tidak akan lama. Akhir Juni mungkin sudah selesai,” katanya. Sementara, jika ijazah dan SKHUN pada saat pendistribusian yang dijadwalkan belum diterima oleh peserta didik bersangkutan untuk kebutuhan seleksi jenjang berikutnya, siswa dapat menggunakan surat keterangan lulus yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan provinsi yang bernomor urut sama dengan nomor seri ijazah dan SKHUN. n tam

Kesengsem Rujak Manis Surabaya, Lebih Pedas Lebih Nikmat l Sambungan hal 1

nikmat,” ungkap Tar, sapaan akrab Sitichai, memberi isyarat selera pedasnya yang tinggi. Ucapan Tar sontak saja membuat mahasiswa pribumi di situ tercengang. Maklum, tujuh cabai bukan jumlah yang sedikit untuk satu porsi kecil rujak manis, apalagi bagi yang tidak suka pedas. Usai mencicipi rujak buatan mereka sendiri, Tar pun berterus terang. Di Thailand, umumnya masakan dominan rasa pedas. Sehingga maklum jika lidah masyarakatnya kurang puas kalau belum menyantap yang pedas-pedas. Hal lain diungkapkan Miss Atchari-

yo Nannun. Mahasiswa semester VI departemen Teknik Mesin yang akrab disapa Toon itu merasa sedikit akrab dengan rujak manis. Dia teringat masakan tradisional di negaranya yang mirip sekali dengan rujak manis, yaitu yum-pon-la-mai. Persis seperti rujak manis, bahan dasarnya adalah buahbuahan, namun racikan bumbunya saja yang berbeda. “Kalau rujak manis lebih mudah membuatnya. Berbeda dengan yumpon-la-mai. Saya saja tidak tahu bagaimana membuatnya dan apa saja bumbunya,” tutur dia. Ditanya apa sudah mengerti filosofi rujak bagi masyarakat Indonesia?

Toon menggelengkan kepala dan mengerutkan kening tanda penasarannya. Melihat respon yang ditunjukkan Toon, salah seorang pengurus Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris (Himasi) Untag langsung nyerobot memberi penjelasan. Dikatakan pada Toon, bahwa rujak itu dibuat dari berbagai macam buah-buahan. Namun saat diolah menjadi satu, rasanya tetap nikmat. Begitulah Indonesia, didirikan dari berbagai suku dengan ragam budaya warisan nenek moyangnya, tapi tetap satu jua. “Iya-iya mengerti…,” timpal Toon merespon penjelasan pengurus Himasi Untag itu. Selain makanan tradisional, per-

mainan tradisional juga terdapat beberapa jenis persamaan. Misalnya bakiyak bergandeng dan egrang. Di Thailand, permainan itu juga sempat populer namun kini mulai ditinggalkan karena serbuan game-game modern. “Kalau permainan tradisional di sini masih banyak yang minat, berarti orang Surabaya bisa menghargai keseniannya,” tutur dia. Toon menambahkan, hal yang khas dan paling disukainya terhadap masyarakat Surabaya adalah ramahtamahnya. “Di sini orangnya murah senyum. Kalau mau tanya sesuatu pasti dijawab. Meskipun kita belum saling mengenal,” pungkasnya.*


UTAMA

12 LINTAS PERISTIWA

DPT Pilpres di Madiun Berkurang 913 Orang Madiun, Bhirawa Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Presiden (Pilres) 2014 di Kota Madiun berkurang sebanyak 913 orang setelah ada penyempurnaan data yang dilakukan oleh KPU setempat. Berdasarkan data yang ada, jumlah terbaru DPT Pilpres 2014 di Kota Madiun yang telah ditetapkan KPU setempat pada 9 Juni lalu sebanyak 144.407 orang. “Jumlah tersebut berkurang dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang mencapai 145.320 pemilih,” ujar Komisioner KPU Kota Madiun Kokok Heru Purwoko kepada wartawan, Kamis (12/6). Menurut dia, penurunan tersebut disebabkan karena beberapa hal. Di antaranya, karena merupakan data ganda, sedangkan lainya meninggal dunia maupun pindah tempat tinggal. “Itu pengurangannya karena meninggal, ada yang pindah dan ada yang ganda. Untuk mayoritas, disebabkan karena data ganda yang mencapai 400-an pemilih,” kata Kokok. Dari 144.407 pemilih yang terdaftar di DPT Pilpres Kota Madiun, tersebar di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Kartoharjo sebanyak 40.751 pemilih, Kecamatan Manguharjo 43.515 pemilih, dan Kecamatan Q dar Taman sebanyak 60.141 pemilih.Q

Jumat Pon 13 JUNI 2014

Pemkab Bojonegoro Ancam Polisikan Penambang Pasir Bojonegoro, Bhirawa Penambangan pasir di Bengawan Solo membuat resah Pemkab Bojonegoro. Agar keberadaan penambang pasir itu tak semakin merajalela, Pemkab Bojonegoro mengancam akan melaporkan penambang pasir mekanik di daerahnya ke kepolisian resor, karena keberadaannya melanggar UU No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Kami mengimbau penambang pasir mekanik untuk menghentikan kegiatannya. Tapi kalau memang masih tetap beroperasi, kami akan melaporkan ke polres,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro Tejo Sukmono, Kamis (12/6). Ia menjelaskan pihaknya sudah pernah memberikan peringatan dan sosialisasi kepada para penambang pasir di Bengawan Solo mengenai penambangan pasir dengan memanfaatkan peralatan mekanik. “Tapi, tetap saja para penambang pasir mekanik Bengawan Solo beroperasi, tanpa memiliki izin lingkungan,” tuturnya. Ia menyebutkan di dalam UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di

dalam pasal 109 mengatur sanksi bagi usaha yang tidak memiliki izin lingkungan yaitu bisa dipidana minmal satu tahun dan maksimal 3 tahun ditambah maksimal Rp 3 miliar. Sesuai pendataan BLH, jumlah penambang pasir mekanik di Bengawan Solo sebanyak 223 unit dan penambang tradisional 70 unit. Lokasi penambang pasir mekanik itu, jelasnya, terbanyak di perairan Bengawan Solo di sejumlah desa di Kecamatan Kalitidu, Malo, dan Trucuk. “Semua penambang pasir mekanik di Bengawan Solo yang ada tidak ada yang memiliki izin. Rata-rata pemilik peralatan mekanik warga asal Jombang dengan menyewa tanah warga di sekitar Bengawan

Petugas dari Polres Pasuruan menemukan serbuk hitam pembuat mercon di Desa Ngembe Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan, Kamis (12/6).

Keracunan Makanan, Tujuh Warga Dua Desa Dirawat Intensif Situbondo, Bhirawa Sedikitnya tujuh orang warga asal Desa/Kecamatan Arjasa dan Desa/Kec Jangkar harus dilarikan ke puskesmas setempat, Kamis (12/ 6). Ketujuh warga diduga mengalami keracunan saat menyantap makanan acara selamatan di rumah Misnawi (45) warga Dusun Tribungan Desa Sopet Kecamatan Jangkar.Ketujuh korban itu di antaranya adalah Ika Putri alias bu Toyani (26), Eksan (20), warga Dusun Tribungan, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar. Lalu ada Fitri (7), liya (5), Abdil (7), Aisa (3) Sudi (30). Kelima warga terakahir ini berasal dari Desa/ Kecamatan Arjasa. Informasi yang berhasil dihimpun Bhirawa menyebutkan, keracunan itu terjadi saat warga menghadiri acara tahlilan tujuh hari meninggalnya almarhum Sahyan. Usai menyantap hidangan yang disediakan tuan rumah, ketujuh warga mengeluh pusing dan mual mual. Para korban, kata Mariatun, langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapat penanganan medis. Salah seorang korban keracunan Mariatun, mengaku, dirinya merasa pusing dan sakit perut, setelah satu jam memakan makanan ayam dan meminum sirup yang dihidangQ awi kan yang punya hajat.Q

hil/bhirawa

Polisi Gerebek Kampung Mercon di Beji Ribuan Butir Siap Edar Diamankan Pasuruan, Bhirawa Industri mercon rumahan atau yang dikenal dengan perkampungan mercon di Desa Ngembe Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan berhasil digerebek petugas kepolisian, Kamis (12/6). Ribuan butir mercon siap edar beserta bahan pembuatannya diamankan petugas Polres Pasuruan berdasarkan informasi dari masyarakat. Pengamanan serta penyitaan mercon tersebut dilakukan berdasarkan Operasi Cipta kondisi je-

Kabupaten Sumenep

TIM Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, merayakan Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (PBGRM) ke 11 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 42 tingkat kabupaten di lapangan Manding, Sumenep. Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Nurfitriana mengatakan, bagi kader PKK, Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (PBGRM) ke 11 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 42 tingkat kabupaten harus menjadi momen untuk mensukseskan program PKK di Sumenep, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Sumenep dan mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat Sumenep. “Diusia ke 42 tahun, kader TP PKK sudah banyak mengenyam asam garam pengalaman. Dengan pengalaman tersebut, semua kader harus terus mencurahkan daya dan pikiran untuk kemajuan Sumenep kedepan,” ungkap ketua TP PKK Sumenep, Nurfitriana, Kamis (12/6). Menurutnya, TP PKK merupakan mitra pemerintah guna mensukseskan program pemerintah. Salah satu program PKK yang mendukung pemerintah di antaranya pengentasan balita gizi buruk. Pada tahun 2014

Solo, termasuk mempekerjakan warga di sekitarnya,” tuturnya. Yang jelas, menurut dia, keberadaan penambang pasir mekanik di Bengawan Solo tersebut merusak lingkungan, sehingga warga harus ikut mencegah keberadaan penambang pasir mekanik. Di sejumlah lokasi, tebing Bengawan Solo banyak yang longsor, seperti di Kecamatan Trucuk, Kecamatan Malo, bahkan longsornya tebing mengakibatkan kerusakan pemukiman warga dan mengancam pondasi jembatan. “Kerusakan lingkungan tidak hanya menimbulkan longsornya tebing Bengawan Solo, tetapi juga merusak jalan yang dimanfaatkan Q bas mengangkut pasir,” ujarnya.Q

lang Pilpres dan Puasa Ramadan. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Agus I Supriyanto mengatakan penggerebekan perkampungan mercon itu berawal dari informasi dari masyarakat. Mengetahui informasi tersebut, kemudian petugas dari satu kompi gabungan anggota sabhara dan anggota reskrim ke lokasi dan melakukan penyisiran ke sejumlah rumah warga. Hasilnya, petugas menemukan ribuan butir mercon siap edar beserta bahan pembua-

Konsul AS di Surabaya: Pelajar YES adalah Duta Surabaya, Bhirawa Konsul Jenderal AS di Surabaya Joaquin F Monserrate menilai 23 pelajar SMA dari Jawa Timur dan Indonesia Timur yang terpilih menjadi peserta program YES (Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study) adalah duta untuk memperkenalkan Indonesia secara langsung kepada masyarakat Amerika. “Mereka (peserta YES) sangat penting, karena proses pengalaman dan pengenalan dari generasi yang sangat muda (pelajar SMA) akan menjadi duta yang akan memperkenalkan Indonesia kepada orang-orang Amerika,” katanya saat menerima 23 peserta program YES yang mengikuti aplikasi visa di konsulat setempat, Kamis (12/6). Ke-23 pelajar SMA yang menjadi peserta YES 2014-2015 adalah tiga pelajar dari Surabaya, lima pelajar dari Malang, empat pelajar Makassar, dua pelajar Denpasar, dua pelajar Mataram, empat pelajar Ambon, dan tiga peserta

Ketua TP PKK Sumenep, Nurfitriana saat memberikan sambutan. ini, TP PKK Sumenep sering melakukan kegiatan-kegiatan bantuan sosial (bansos) bagi balita gizi buruk. “Kami sering melakukan bansos bagi balita gizi buruk untuk mendukung program pemerintah agar Sumenep bebas dari balita gizi buruk,” terangnya. Selain memberikan bantuan, pihaknya juga melakukan pendampingan bagi balita gizi buruk hingga mereka keluar dari gizi buruk tersebut. Sebab, kejadian gizi buruk ini bukan hanya disebabkan dari rendahnya tingkat ekonomi orang tua melainkan tingkat pengetahuannya yang kurang. “Untuk menekan gizi buruk, kami juga sudah memberi penyuluhan posyandu kepada masyarakat disejumlah daerah baik di daratan mau-

Ketua TP PKK Sumenep, Nurfitriana didampingi Bupati Sumenep, A Busro Kaim saat memberikan bantuan dan penghargaan kepada kader PKK yang mengabdi selama 30 tahun.

pun di kepulauan,” imbuhnya. Selain itu, lanjut Nurfitriana, TP PKK juga menggelar ngaji bareng yang dilakukan di sejumlah kecamatan, baik di wilayah daratan maupun wilayah kepulauan. “Dibidang hukum kami melakukan penyuluhan kadarkum dalam rangka menanggulangi kekerasan dalam rumah tangga dan ini sudah berjalan dengan baik,” tegasnya. Dia berharap, hubungan kemitraan antara TP PKK dengan Pemerintah serta masyarakat dapat lebih harmonis sehingga kemajuan Sumenep bisa dibangun bersamasama dengan menyatukan prinsip kebersamaan. “Kami berharap, kemitraan antar sesama terus dibangun demi terwujudnya kesejahteraan bersama,” harapnya. Dalam momen PBGRM ke 11 dan HKG PKK ke 42 Kader PKK, ketua TP PKK Sumenep memberikan sejumlah bantuan kepada kelompok masyarakat termasuk kepada kader PKK yang telah mengabdi selama 30 tahun yakni dari kepulauan Kangayan berupa cincin emas. Sementara itu, Bupati Sumenep, A Busro Karim menyatakan, dalam momen ini pihaknya berharap, TP PKK bersama Pemkab menyatukan prinsip untuk menyumbangkan pikiran guna mengawal kesejahteraan masyarakat Sumenep. “Selama 4 tahun terahir ini, sudah 4 kali melaksanakan peringatan PBGRM dan HKG PKK. Pertama di kecamatan Batang-batang, Lenteng, Kalianget dan Manding. Dalam momen seperti ini mari kita jadikan untuk mengawal kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati. Q sul

tannya. “Petugas gabungan kami, langsung ke kampung mercon. Setelah kami cek ternyata informasi dari warga benar. Ada, ribuan butir mercon siap edar beserta bahan pembuatannya,” kata AKP Agus I Supriyanto usai melakukan penggerebekan di lokasi. Meski berhasil mengamankan ribuan butir mercon siap edar, namun ketiga pelaku melarikan diri. Tiga pelaku warga Desa Ngembe itu adalah, Robani (45), Joyo (35) dan Eko Cahyono (25). Sementara ribuan butir mercon yang berhasil diamankan itu, selanjutnya dibawa ke Mapolres Pasuruan. “Mereka bertiga adalah pembuat mercon tapi jika ada pesanan. Saat penggerebekan mereka berhaQ hil sil kabur,” paparnya.Q

Outreach Initiative dari Kupang dan Gorontalo. Mereka akan berangkat ke Amerika pada 8 Agustus mendatang. Menurut Joaquin F Monserrate, keberadaan peserta YES juga akan membuat pemuda-pemuda AS mengenal Indonesia dari orang Indonesia sendiri, sebab para peserta YES yang se-Indonesia ada 85 pelajar SMA itu akan disebar ke seluruh negara bagian di AS. “Jadi, pengenalan itu terjadi antarmasyarakat, bukan melalui pemerintah atau politisi, melainkan anak-anak muda yang bisa menciptakan hubungan sepanjang hidup pada saat mereka akan menjadi pemimpin negaranya,” katanya. Bahkan, katanya, orangtua asuh mereka di Amerika atau keturunan akan bisa datang ke Indonesia dalam sepuluh tahun ke depan. “Hubungan itu mungkin saja terjadi, karena mereka melakukan studi dan bermukim di Negeri Paman Q geh.ant Sam selama setahun,” katanya.Q

Bea Cukai Kediri Musnahkan Barang Impor Ilegal Kediri, Bhirawa Aparat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri memusnahkan barang bukti yang masuk dalam barang pembatasan dari beragam jenis. Ribuan barang ilegal bernilai ratusan juta rupiah itu disita KPPBC mulai dari 2012 hingga 2013. Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kediri Edi Irianto mengatakan barang-barang tersebut terpaksa dimusnahkan karena tidak memenuhi persyaratan atau izin. “Barang sebenarnya boleh dimasukkan, tapi harus ada izin dari instansi terkait. Misalnya, airsoft gun izinnya dari Polri,” katanya, Kamis (12/6) Ia mengatakan, izin itu harus bisa ditunjukkan dalam rentang 30 hari. Jika tidak bisa menunjukkan izin dari instansi terkait, barang-barang yang masuk dalam barang larangan ataupun barang pembatasan itu dikuasai negara. Pihaknya menyebut, dalam rentang 2012-2013, Bea Cukai Kediri menyita 38.680 buah yang terdiri dari VCD/DVD porno, alat bantu seks, barang elektronik, hasil tembakau, airsoft gun, suplemen, sampai kosmetik. Secara nominal, barang itu nilainya sampai Rp 144 juta. “Suplemen yang paling banyak, senjata tajam juga ada,” ucapnya. Ia juga mengatakan, barang-barang itu dikirimkan lewat Kantor Pos Kediri. Barang itu merupakan kiriman dari luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, sampai Amerika. Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kediri, Indasah menambahkan memang membutuhkan waktu lama untuk memusnahkan barang tersebut. “Proses penegakan memang membutuhkan waktu lama, mulai barang menjadi milik negara, sampai proses lelang barang,” katanya. Untuk pengawasan, pihaknya menyebut, bisa mengawasi jika barang tersebut dikirimkan lewat kantor pos. Di Kediri, terdapat petugas bea cukai yang berjaga, sehingga jika ada barang kiriman dari luar negeri akan diperiksa oleh petugas. Jika

ervan/bhirawa

Ribuan barang ilegal yang disita oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri, Kamis (12/6). Barang-barang itu selanjutnya dimusnahkan. masuk dalam pembatasan akan ditelusuri izinnya, dan jika tidak memenuhi baru disita petugas. Sementara, barang larangan seperti narkotika, akan langsung disita petugas. Pemusnahan barang tersebut dilakukan di kantor Bea Cuka Kediri. Barang berupa VCD, obatobatan, alat bantu seks, hasil tembakau, dimusnahkan dengan dibakar. Sementara, barang seperti airsoft gun ataupun senjata tajam, dimusnahQ mb2 kan dengan alat gerinda.Q

Harian Bhirawa Edisi 13 Juni 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you