Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

Jangan ada anak sekolah yang tidak bisa berangkat sekolah dikarenakan terisolir. Petugas harus jemput bola, apalagi sebagian anakanak kita ada yang lagi ujian, begitu juga kalau ada keluarga yang sakit,”

HARIAN IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 7

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Bupati Tuban H Fathul Huda

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

http://www.harianbhirawa.co.id

Apel Gelar Pasukan Antisipasi Aksi 212 2

AGENDA HARI INI

DESEMBER 2016

 Gubernur H Soekarwo Di Ruang Kerja

 Wagub H Saifullah Yusuf 9.00

Penutupan Kongres Kemaritiman di Hotel Majapahit 13.00 Pembukaan Konferwil IPPNU di Sidoarjo 19.00 Sarasehan Petani di Mejayan Madiun

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi 06.30 Senam Pagi Bersama di Kantor Gubernur Jatim Dilanjut di Ruang Kerja Ket : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

Pemkab Sumenep Segera Sosialisasikan UMK 2017 ke Perusahaan Sumenep, Bhirawa Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep Madura telah menerima Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim tentang besaran UMK 2017. Saat ini tinggal menyosialisasikannya ke sejumlah perusahaan di daerah setempat untuk direalisasikan tahun depan. Plt Sekretaris Disnakertrans Sumenep Ach Kamarul Alam mengatakan besaran UMK 2017 di Kabupaten Sumenep sebesar Rp 1.513.340. Pergub yang mengatur UMK 2017 itu sama dengan besaran yang diusulkan dewan pengupahan Kabupaten Sumenep. Jadi, pemerintah daerah tingAch Kamarul Alam gal menyosialisasikannya kepada sejumlah perusahaan yang ada untuk segera direalisasikan pada awal 2017. “Pergub Jatim yang mengatur besaran UMK

Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Soekarwo memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dan Show of Force Alutsista dalam rangka antisipasi aksi unjuk rasa bela Islam pada 2 Desember 2016 di Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Kamis (1/12). Apel gelar pasukan tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji MH, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto MAP, Kasgartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Amirudin Harun, Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman MSi, Danlanud Surabaya Kolonel Pnb Fachrizet

SSos serta melibatkan pasukan sebanyak 14 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dan 6 SST atau sekitar 2 ribu orang. Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu menyampaikan, Indonesia sebagai negara demokrasi menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat, akan tetapi penyampaiannya tentunya dengan tidak melanggar undangundang. “Menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan negara lebih utama agar bangsa Indonesia tidak sampai terjebak pada kepentingan sesaat,” ungkapnya.

 ke halaman 11

trie diana/bhirawa

Gubernur Jatim Dr Soekarwo memimpin Apel Gelar Pasukan di Jalan Pahlawan 110 Surabaya dalam rangka pengamanan dan doa bersama demi terwujudnya situasi kondusif di Jatim, Kamis (1/12). Gubernur bersama Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim dan Pangarmatim berdialog usai apel.

Gubernur Pastikan Surabaya Tak Boleh Kelola SMA/SMK Sendiri Anggaran Gaji Guru Kurang Rp 128 Miliar

Pemprov Jatim, Bhirawa Keinginan Wali Kota Surabaya Ir Tri Rismaharini menghadap Gubernur Jatim Dr H Soekarwo untuk membicarakan soal pengelolaan SMA/SMK mendapat respon positif. Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mempersilakan Risma menyampaikan unek-uneknya. “Iya saya diajak Bu Risma ketemu. Sudah saya persilakan, kita jagongan bareng gitu,” tuturnya saat ditemui, Kamis (1/12). Pakde Karwo mengungkapkan dalam pengelolaan SMA/SMK oleh provinsi daerah tetap dipersila-

kan untuk terlibat. Namun untuk masalah pengelolaan, tetap di tangan provinsi sebagaimana amanat Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. “Kalau minta mengelola sendiri tidak bisa karena sudah ada un-

dang-undangnya. Harus diubah dulu undang-undangnya,” kata orang nomor satu di Jatim ini. Gubernur memastikan tidak ada dasar apapun yang bisa digunakan oleh kabupaten/kota untuk mengelola SMA/SMK. “Pergub tidak bisa, perda saja rontok dengan adanya undang-undang itu,” tandasnya. Lebih lanjut Pakde Karwo menjelaskan, meski tidak bisa mengelola, kabupaten/kota tetap dibolehkan mengalokasikan ang-

Pembebasan Tol Pasuruan-Probolinggo Sesi II Terganjal Makam dan Masjid

 ke halaman 11

Perbaiki Citra Haji SETELAH resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, H Maulana Akhmad Ridho SAg langsung tancap gas guna menata dan memperbaiki kinerja jajaran internal maupun eksternal. Di antaranya membenahi kualitas pelayanan haji sehingga imej dan citra di Seksi Haji lebih baik dari

sebelumnya. Misalnya saja, sebut H Ridho, membenahi pemberkasan awal dan pemberangkatan sesuai prosedur dan aturan yang ada. Kepada Harian Bhirawa, H Ridho juga sempat menyinggung m a s i h adanya oknum petugas haji y a n g

 ke halaman 11

hilmi husain/bhirawa

PPK Pasuruan-Probolinggo dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Agus Minarno bersama petugas lainnya melihat langsung pembangunan tol Pasuruan-Probolinggo di sesi I Grati-Nguling sepanjang 8 kilometer, Kamis (1/12) sore.

 Dewan Minta SKPD Tingkatkan Pelayanan  ASN abdi masyarakat  Dishub Batasi Angkutan Barang Masuk Malang  Buat pembatasan harus disertai solusi  Forkopimda Terus Ingatkan Nilai-nilai Kebangsaan  Butuh bukti nyata, jangan hanya jadi komoditas baru

Pasuruan, Bhirawa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasuruan-Probolinggo dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Agus Minarno mengakui pembebasan lahan Tol Pasuruan-Probolinggo tepatnya di sesi II yakni Nguling-Sumberasih 6 kilometer mengalami kendala. Pasalnya, proyek pembangunan jalur tol tersebut melintasi masjid dan makam umum. Masjid dan makam yang tergerus proyek tol itu berada di Desa Wringin Anom dan Sumber Asih Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo.

 ke halaman 11

Pola Konsumsi Kendaraan Berubah ke LCGC Pemprov, Bhirawa Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jatim 2016 hingga 15 November baru tercapai 94,12% atau Rp 11,2 triliun dari target Rp 11,953 triliun. Meski begitu, Dinas Pendapatan (Dipenda) Provinsi Jatim tetap optimistis target PAD 2016 tetap terpenuhi. “Kami tetap optimistis PAD akan tercapai sesuai target. Kami masih mempunyai waktu untuk memenuhi target itu. Walaupun kondisi ekonomi saat ini tidak

 ke halaman 11

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Jatim Bertahan di Posisi 5,6% Pemprov Jatim, Bhirawa Rendahnya transaksi pada pasar luar negeri membuat Pemprov Jatim tak bisa berharap banyak. Karena itu, Gubernur Jatim tidak akan mematok target pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari tahun ini. Angkanya masih sama dengan 2016 ini, yakni 5,6%. Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mengatakan proyeksi pertumbuhan ekononi Jatim tahun depan sama dengan tahun ini. “Pasar luar negeri kita turun semua. Sementara yang

 ke halaman 11

Mahasiswa UK Petra Berbagi Kisah pada Anak-anak Eks Lokalisasi Dolly

Terenyuh saat Melihat Tingkah Laku Lebih Dewasa dari Usianya Gelagat anak-anak saat ini perlu diwaspadai oleh orangtua. Apalagi, tindakan dan perbuatan yang ditunjukkan anak-anak sudah layaknya orang dewasa. Hal inilah yang terjadi pada anak-anak eks lokalisasi Dolly. Cara bersikap, bercanda, bermain anak-anak ini sudah menggambarkan kedewasaannya meski masih tergolong usia dini. Gegeh Bagus Setiadi, Kota Surabaya

H Maulana Akhmad Ridho SAg

Sentil..

 ke halaman 11

Realisasi PAD Jatim 2016 Baru 94,12%

Kamis (1/12) siang kemarin anakanak eks lokalisasi Dolly berkumpul di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) RW 11 Jalan Putat Jaya 9B. Di sudut ruang berukuran 7x5 m2 itu, raut wajah anak-anak tampak kegirangan dibandingkan dari hari biasanya. Sebab, mereka yang biasanya hanya bermain di ruang yang disediakan Pemkot Surabaya sepulang sekolah itu mendapatkan cerita tersendiri. Bagaimana tidak, kedatangan mahasiswa Universitas Kristen Petra jurusan DKV (Desain Komunikasi

Visual) menjadi angin segar bagi anakanak eks lokalisasi terbesar di Asia ini. Mahasiswa semester satu ini pun mengaku tidak mudah untuk mencairkan suasana kepada anak-anak. Perlu rayuan sebelum melakukan service learning berbagi kisah rakyat bertajuk ‘Kisah yang (hampir) Terlupakan’. Interaksi mahasiswa kepada anakanak ini memang sengaja dikemas dengan cara mendongeng. Sebuah perancangan media komunikasi visual

 ke halaman 11

gegeh bagus setiadi/bhirawa

Keenam mahasiswa UK Petra Jurusan DKV foto bersama puluhan anak-anak eks Lokalisasi Dolly di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) RW 11 Putat Jaya, Kamis (1/12) kemarin.


SURABAYA

2

Jumat Legi 2 DESEMBER 2016

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

Tertibkan PKL

Untuk penataan kawasan Religi Ampel Surabaya, petugas Trantib (Ketentraman dan Ketertiban) Kec Semampir Surabaya kembali menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Jl Nyamplungan Surabaya, Kamis (1/12).Tampak petugas menertibkan rombong milik beberapa pedagang masih nekat berjualan. trie diana/bhirawa

Taksi Online Rawan Tindak Kriminal dan Kecurangan Sopir dan Penumpang Tak Dapat Asuransi Surabaya, Bhirawa Sedikitnya dua ribu angkutan online berbasis aplikasi telah beroperasi di Kota Surabaya. Dari jumlah tersebut, hanya ada lima unit mobil pribadi yang mengurus resmi menjadi taksi online dan masuk dalam jenis angkutan sewa. Sisanya, masih tergolong illegal karena tidak memiliki izin hingga rawan adanya kecurangan dan tindakan kriminal lainnya yang sewaktu-waktu bisa dialami penumpang. Kondisi ini jelas sangat merugikan masyarakat jikalau mengalami hal tersebut, karena tidak adanya jaminan asuransi terhadap calon penumpang. Berbeda dengan angkutan umum yang telah mengurus berbagai perizinan. Jika terjadi laka lantas, seluruh penumpang beserta sopirnya mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja. Ketua Organisasi Angkutan Daerah Surabaya, Sunhaji mengatakan bahwa dari sekitar dua ribuan taksi online yang ada di Surabaya, hanya lima unit kendaraan

yang resmi. Kendaraan tersebut dimasukkan pada jenis angkutan sewa. “Sisanya, itu illegal semua. tanpa adanya izin mereka (taksi online, red) bisa beroperasi tanpa menghiraukan aturan-aturan yang berlaku,” katanya saat ditemui Harian Bhirawa di Kantornya Jalan Joyoboyo Surabaya, Kamis (1/12) kemarin. Menurut dia, keberadaan taksi online illegal ini bisa digunakan untuk mengangkut orang lain dan bisa melakukan kejahatan. Pasalnya, tidak sedikit laporan dan keluhan dari

masyarakat ke Organda Surabaya setelah menggunakan taksi online. Masyarakat mengira bahwa taksi online ini kewenangan Organda. “Ini kan bahaya, sekarang ini ada kejadian di tol dengan tagihan menurut tarif online Rp 5 ribu bisa ditarik Rp 50 ribu. Banyak masyarakat yang komplainnya ke kami. Beda sama taksi resmi ada argonya. Jadi gak bisa ditipu,” jelasnya. Dari segi keamanan, lanjut Sunhaji bahwa taksi online illegal tidak ada yang menjamin. Kalau terjadi kecelakaan tidak asuransi yang menanggung. Beda halnya dengan yang resmi itu ekstra cover jaminannya dari Jasa Raharja Putra. “Jadi, yang angkutan umum resmi itu semua tercover ekstra, baik penumpang maupun sopir itu sendiri,” katanya. Dengan adanya itu, pihak yang berwenang dalam menertibkan yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Su-

rabaya seakan tutup mata. Sebab, menurut Sunhaji, selama ini tidak ada razia taksi online illegal lagi. “Dishub bilangnya operasi seminggu sekali, tapi bukan taksi onlinenya melainkan memeriksa SIM dan STNK. Kalau itu kan seharusnya tugasnya polisi,” katanya. Pihaknya menginginkan ketegasan dari dishub dan kepolisian untuk merazia para pengemudi taksi online illegal. “Kami mengharapkan aplikasi ditutup, kalau gak bisa ditutup ada kepentingannya apa. Di Amerika, Jepang, Cina saja dilarang kok,” harapnya. Mantan sopir lyn IM , Fajar Hariyanto yang saat ini menjadi Kepala Bidang Angkutan Organda Surabaya ini mengatakan, taksi online yang mengurus izin itu modelnya seperti taksi yang ada di Bandara Internasional Juanda. “Dikasih sticker, nomor lambung. Hal ini untuk membedakan mobil pribadi dan ang-

kutan umum. Kalau ini terus dibiarkan, angkutan umum nasibnya akan sama seperti becak, lambat laun mati tanpa dibunuh. Nah angkutan juga begitu,” pungkasnya. Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan terkait angka kriminalitas pada taksi berbasis online. Namun, apabila terjadi kriminalitas yang terjadi pada taksi online, Shinto memastikan Satreskrim Polrestabes Surabaya tetap akan menindaklanjutinya. Hal tersebut tidak berkaitan, apakah taksi tersebut berizin atau tidak. Bahkan, untuk masalah keamanan dijalanan, anggota Satlantas siap memback up hal itu. Menyoal terkait klaim kecelakaan dari taksi online yang harus memasuki tahapan dikepolisian, Shinto mengaku tidak ada kaitannya dengan SatresQ geh.bed krim.Q

Pemkot, Bhirawa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini nampaknya masih yakin proyek trem bisa dikerjakan di Surabaya. Wali kota menyatakan, metode sharing pendanaan APBN-APBD untuk angkutan massal cepat (AMC) berupa trem di Kota Surabaya sudah dibahas dengan DPRD Surabaya. “Sudah kita sampaikan dengan DPRD, kalau sudah ada peraturan presiden (perpres) akan dibahas lagi,” kata Tri Rismaharini di Surabaya, Kamis (1/12). Menurut dia, “sharing” pendanaan trem melalui APBN-ABPD tidak masalah. Bahkan World Bank siap membantu memberikan pinjaman untuk pelaksanaan pembangunan trem tersebut. “World Bank, salah satunya yang mengejar karena evaluasi standar kredit rating kita sekitar Rp300 miliar per tahun. Artinya, kita mampu, tapi kita tidak menyerahkan sepenuhnya, tapi untuk membiayai feeder atau penggantian angkot,” ujarnya. Saat ditanya berapa pembagian pendanaan trem untuk Surabaya, Risma mengatakan, semampu kekuatan APBD Surabaya. “Saat ini belum bisa masuk APBD 2017, tapi kalau ada Perpesnya kita masukkan,” katanya. Sharing pendanaan itu bisa masuk perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD Surabaya 2017. “Saya kira PAK masih ‘nututi’ asal tidak molor-molor. Yang penting saya sudah minta izin DPRD sambil menunggu perpres,” ujarnya. Ia mengatakan, pengerjaan trem tidak mundur dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tetap minta operasional trem tetap dilaksanakan pada Oktober 2019. Risma mengatakan, pihaknya sendiri akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Kemenhub di Jakarta dalam waktu dekat. “Evaluasi dengan Kemenhub kemarin mundur karena kita minta komunikasi dengan DPRD,” katanya. Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya Hendro Gunawan mengatakan, pihaknya sedang berhitung mana ranah pemkot yang dikerjakan dan mana yang pemerintah pusat. “Yang penting payung hukum ada. Kita sedang ajukan revisi perpres terkait dengan sharing pendaaan trem antara APBN dan APBD, setelah itu teknisnya Q dre.ant gampang,” katanya.Q

Konggres Kemaritiman Rumuskan Infrastruktur Laut

PANGGUNG BIROKRASI

Festival Kuliner Tunjungan Warnai Gelaran East Asia Summit Pemkot, Bhirawa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar festival kuliner Tunjungan pada Selasa, 6 Desember mendatang. Festival kuliner kedua yang digelar di tahun 2016 ini diharapkan mampu kembali menghibur para delegasi East Asia Summit (EAS) yang berasal dari negara-negara di asia timur. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Achmad Agung Nurawan menjelaskan, acara ini akan dimeriahkan oleh 140 stan yang menjajakan kuliner khas Kota Pahlawan, selain itu produk kuliner dalam kemasan dan kerajinan tangan (handycraft) oleh UKM Kota Surabaya juga bisa didapatkan di sana. “Festival kuliner akan dibuka pukul 4 sore hingga pukul 10 malam. Jika di tahun kemarin festival kuliner ini mampu menyedot perhatian para delegasi PrepCom 3 di Surabaya. Maka tahun ini, kami optimis para delegasi EAS juga akan menikmati sajian yang ada di festival kuliner Tunjungan ini,” imbuh Agung. Sembari menikmati sajian kuliner. Para hadirin akan dihibur dengan iringan musik patrol dan keroncong, dengan pangung yang bertempat di depan pertigaan Jalan Genteng Besar. Terkait rekaya lalu litas di sekitar Jalan Tunjungan. Kepala Seksi Penertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo menjelaskan, bahwa sejak Senin (5/12) pukul 22.00 WIB Jalan Tunjungan akan ditutup guna pemasangan stand, meja kuliner, dan panggung Q dre utama.Q

Wali Kota Nyatakan Telah Bicarakan Anggaran Trem dengan DPRD

ist

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut menggandeng Kejaksaan Negeri Surabaya mengundang perusahaan penunggak piutang pembayaran iuran kepesertaan.

BPJS Undang Perusahaan Penunggak Piutang Surabaya, Bhirawa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut menggandeng Kejaksaan Negeri Surabaya mengundang perusahaan penunggak piutang pembayaran iuran kepesertaan. Relation Officer BPJS Ketenegakerjaan Cabang Surabaya Rungkut Nuraini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis, mengatakan ada sekitar 52 perusahaan penunggak piutang yang diundang untuk datang ke kantor Kejari Surabaya. “Perusahaan itu rata-rata menunggak piutang pembayaran iuran kepesertaan selama lima sampai dengan enam bulan terakhir,” katanya, Kamis (1/12). Ia mengemukakan dengan

menggundak mereka datang ke kantor Kejaksaan Negeri Surabaya ini ingin memastikan perusahaan tersebut untuk melunasi pembayaran mereka. “Dalam kesempatan ini, perusahaan tersebut juga diharuskan untuk membuat surat pernyataan kapan mereka mau melunasi pembayaran tersebut karena itu menjadi hak pekerja,” katanya. Ia mengatakan dari puluhan perusahaan ini terdapat potensi pembayaran yang harus dibayarkan senilai Rp2,2 miliar dengan rata-rata setiap satu perusahaan antara Rp20 sampai dengan Rp40 juta. “Kami berharap, setelah perusahaan tersebut membuat surat penyataan, maka piutang yang sempat tersendat tersebut

bisa segera dibayarkan supaya para pekerja ini memperoleh hak mereka,” katanya. Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut juga mengundang perusahaan daftar sebagian (PDS) di kantor Kejari Surabaya. Ada beberapa kriterian PDS ini di antaranya adalah daftar sebagian jumlah pekerja, jumlah upah dan juga daftar sebagian dari empat program yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut siap melimpahkan sebanyak 120 perusahaan wajib belum daftar (PWBD) kepada Kejaksaan Negeri Surabaya karena belum mendaftarkan Q ant pekerjanya.Q

Surabaya, Bhirawa Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaludin memastikan Pemerintah akan menjadikan hasil Kongres Maritim Indonesia I di Surabaya pada 1 - 2 Desember 2016, sebagai masukan pengambilan kebijakan dalam sektor kemaritiman, khususnya di bidang infrastruktur. “Di kongres ini kita merumuskan rencana aksi yang akan dijadikan masukan kebijakan Pemerintah dalam sektor kemaritiman, khususnya infrastruktur,” katanya, di Surabaya, Jatim, Kamis. Menurutnya, pemerintah sangat berkepentingan dengan diadakannya Kongres Maritim Indonesia I untuk mewujudkan cita-cita menjadi poros maritim dunia, sebagaimana yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Kongres Maritim Indonesia I, lanjut dia, mempertemukan para pihak terkait. Ada dari Pemerintah, akademisi, praktisi dan pelaku usaha. Sehingga kita bisa mengetahui, khususnya dari para pelaku usaha, terkait infrastruktur apa yang dibutuhkan. “Dengan begitu kebijakan pemerintah dalam membangun infrastruktur laut nantinya akan tepat sasaran,” ucapnya. Ia memberikan gambaran Pemerintah telah banyak meresmikan bandara-bandara kecil di pulau-pulau terluar Indonesia dalam setahun terakhir. Selain juga keberadaan tol laut yang menjadi program pemerintah untuk memasok bahan-bahan kebutuhan pokok ke daerah-daerah yang selama ini sulit terjangkau. Pulau-pulau kecil yang telah terfasilitasi dengan infrasturktur bandara dan tol laut tersebut, diungkapkan Ridwan, kalau dihitung dari sisi ekonomi, sebelumnya sangat sulit untuk dibilang mencapai nilai ekonomi. Ia mengharapkan Pemerintah mendapat masukan dalam pengambilan kebijakan ke depan, demi mewujudkan pencanangan Indonesia sebagai poros maritim dunia. “Banyak sekali program-program yang kita jalankan saat ini, mulai dari penyiapan kapal-kapal dan segala sistemnya di kepelabuhanan, agar pelabuhan kita lebih Q ant tertib dan efisien pengelolaannya,” jelas dia.Q

Kembalikan Minat Belajar Anak Putus dan Rentan Putus Sekolah Membangun minat belajar anak bukan perkara mudah. Apalagi jika mereka tumbuh di lingkungan yang kurang mendukung. Dari sana, muncullah persoalan anak putus sekolah dan rentan putus sekolah. Pengalaman semacam ini dialami Hana Pertiwi, Mahasiswa jurusan PG PAUD Univeraitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Hana menjadi bagian dari program pemerintah Kota Surabaya untuk mengembalikan anak-anak agar berminat belajar dan kembali ke sekolah. Khususnya bagi mereka yang sudah putus sekolah maupun rentan putus sekolah. Untuk mewujudkan hal itu, Hana dan rekan-rekannya mengajak mereka belajar bersama di taman Wonorejo atau kebun bibit 2, Kamis (1/12/2016). Tapi

itu juga tidak mudah, sebelumnya dia harus berkeliling rusun mencari anak binaannya. Dari keempat anak binaan di daerah Simokerto, ada satu anak binaan yang suka bermain plays station. Sayangnya, hobi bocah 15 tahun tersebut membuatnya malas belajar hingga putus sekolah. “Sudah berhasil saya masukkan ke sekolah reguler, tapi ya gitu kadang masih suka bolos karena kesenengan main PS. Makanya dalam program ini tidak selesai dengan mengembalikan anak ke sekolah, setelahnya harus tetap di-

bina,” ucap gadis asal Banten tersebut. Hana juga harus melakukan pendekatan pada tiga anak binaannya yang lain. Sebab, anak binaannya yang lain memiliki kondisi rentan putus sekolah. Kegiatan belajar bersama di taman kota juga sebagai bentuk pemanfaatan fasilitas umum. Ratno Abidin, dosen pendamping program CSR Kota Surabaya dari UM Surabaya menyatakan, kegiatan ini sebetulnya sebagai upaya kepedulian terhadap anak-anak putus dan rentan putus sekolah dengan memanfaatkan banyaknya taman yang dibangun oleh pemkot. “Memanfaatkan taman sebagai media pembelajaran atau edukasi ini me-

ist

Pemerintah Kota Surabaya akan mengembalikan anak-anak agar berminat belajar dan kembali ke sekolah. negaskan bahwa taman ter- merasakan manfaat kebera- diajak ke taman untuk besebut adalah milik semua daannya,” jelasnya. lajar bahasa dan ilmu perakyat. Mereka juga berhak Sebanyak 25 anak binaan ngetahuan alam. Dosen ju-

ga dilibatkan dalam kegiatan ini untuk menunjukkan metode pembelajaran. Berbagai macam metode baru dan unik digunakan dalam kegiatan ini untuk mengajak anak-anak tersebut agar bisa belajar, diantaranya flashcard, autentik material, superhero role playing serta metode-metode lainnya yang menantang. “Setiap minggu diberi kelas menuju taman. Agar tidak kekurangan media pembelajaran,”ungkapnya. Dikatakannya dalam program ini, mereka berupaya mengembalikan minat belajar mereka agar tidak rentan putus sekolah. Namun, untuk siswa putus sekolah akan diserahkan ke dinas sosial untuk dicarikan sekolah baik kejar paket Q tam atau sekolah reguler.Q


SURABAYA

Jumat Legi 2 DESEMBER 2016

3

PENDIDIKAN - KESEHATAN - PELAYANAN PUBLIK - HUKUM

Jatim Tertinggi HIV/AIDS

Warning, Banyak TKA Semakin Rawan HIV/AIDS Surabaya, Bhirawa Daerah dengan sebaran Tenaga Kerja Asing (TKA) tinggi ternyata menjadi wilayah dengan angka penderita HIV/ AIDS relative besar. Legislative meminta pemerintah untuk melakukan pengawasan terutama mengenai data kesehatan bagi TKA yang bekerja di Jawa Timur. Data Dinas Kesehatan tentang sebaran penyakit HIV/AIDS seperti disampaikan Kepala Dinkes Jatim dr Kohar Hari Santoso menyyebut Kabupaten Pasuruan tertinggi kasus HIV disusul oleh Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Jember dan Kota Surabaya. Untuk Kabupaten Pasuruan 578 kasus, Kabupaten Banyuwangi 425 kasus, Kabupaten Blitar 397 kasus, Kabupaten Jember 302 kasus dan Kota Surabaya 255 kasus. Tingginya kasus di lapangan menunjukkan kinerja Dinkes kabupaten/kota dan survelen bekerja dengan maksimal. Dari data tersebut sebanyak 3.729 orang pengidap virus AIDS dinyatakan meninggal di Jatim. Data Dinkes Jatim hingga September 2016 menyebutkan, orang dengan HIV sebanyak 36.861 kasus (64 persen) dan orang yang masuk AIDS mencapai 17.394 kasus (48.8 pesen). ‘’Bukan berarti daerah dengan jumlah kasus HIV tertinggi menjadi daerah yang tidak sehat, melainkan tenaga kesehatan dan survelen yang ada di daerah tersebut aktif dan giat dalam mencari penderita HIV,’’ ucapnya. Bila data ini diperbandingkan dengan data sebaran TKA dari Disnakertransduk Jawa Timur ternyyata berbanding lurus dengan tingkat sebaran HIV/AIDS. Data Disnakertranduk menyebut dari 1.434 orang Tenaga kerja asing di Jatim, paling banyak bekerja di perusahaan yang ada di Surabaya yang mencapai 515

Pasien HIV mendapatkan pemantauan dari tenaga medis dan dokter. orang atau hampir 36 persen. mengaku heran dengan tingginya Setelah itu disusul Sidoarjo 306 angka penderita HIV/AIDS di Jatim. orang, Kabupaten Mojokerto 242 Padahal saat ini Jatim adalah orang, Gresik 93 orang, Kota Ma- provinsi bebas prostitusi pasca lang 61 orang, Kabupaten Pasuruan ditutupnya seluruh lokalisasi yang 48 orang, Jombang 39 orang, Jem- ada di provinsi yang terletak di palber 33 orang, Kota Pasuruan 17 or- ing Timur Pulau Jawa tersebut. ang, Lamongan 15 orang, KabuApa lagi, lanjutnya, tren penpaten Malang 12 orang, dan Ka- derita HIV/AIDS tidak lagi diibupaten Kediri 10 orang. dap oleh kalangan yang rentan Terkait kondisi ini, anggota terhadap HIV/AIDS seperti peKomisi E bidang Kesra DPRD kerja seks komersial (PSK) atau Jawa Timur, Mochamad Eksan. LGBT. Tapi justru penderita HIV/ berharap pemerintah provinsi AIDS banyak menjangkit kaladengan pihak terkait melakukan ngan ibu rumah tangga. pengawasan melekat kepada Memang data Dinkes Jatim tenaga kerja asing (TKA) yang juga menunjukkan sampai saat masuk ke Jawa Timur. ini jumlah penderita HIV/AIDS “Selama ini pemerintah hanya banyak didominasi oleh laki-laki. memeriksa dokumen para TKA. Untuk laki-laki jumlah kasusnya Padahal bisa jadi mereka membawa mencapai 8.783 kasus, sedangpenyakit dari negara asalnya. kan wanita sebesar 5.415 kasus. Karena itu, pemeriksaan kesehatan Sedangkan untuk kasus penulaterhadap TKA mutlak dilakukan. rannya didominasi oleh heterosekHanya mereka yang sehat yang sual sebanyak 79.62 persen, napsa boleh masuk ke Jatim,” tegas politisi sebanyak 10.74 persen, homosekNasDem itu, Kamis (1/12). sual sebanyak 4,06 persen, prenaAnggota Dewan asal daerah pe- tal sebanyak 3.75 persen dan biseks milihan Jember dan Lumajang ini sebanyak 0.81 persen.

RAGAM INFO

Pemerhati Satwa Singky Soewadji Dituntut 1 Tahun Penjara PN Surabaya, Bhirawa Persidangan kasus dugaan fitnah yang dilakukan pemerhati satwa KBS (Kebun Binatang Surabaya) Singky Soewadji terhadap Rahmat Sah, Ketua Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (1/12). Dihadapan Ketua Majelis Hakim Ari Jiwantara, sidang terhadap Singky memasuki tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa I Putu Sudarsana mengatakan, terdakwa Singky dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 310 KUHP Jo Pasal 311 KUHP Jo Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 28 ayat 2, Pasal 45 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dikurangi dengan penjara yang pernah dijalani terdakwa,” kata kata Jaksa I Putu Sudarsana dalam surat tuntutannya, Kamis (1/12). Terkait tuntutan 1 tahun penjara seperti yang dikatakan Jaksa, Singky pun berenana melakukan perlawanan hukum. Dihadapan Hakim Ari, Singky akan mengajukan pembelaan atau pledoi terhadap tuntutan dari JPU. “Kami akan ajukan pembelaan Majelis Hakim,” tegas Martin Suryana selaku penasihat hukum Singky diakhir perQ bed sidangan perkara ini.Q

ist

Karena itu, Eksan mensinyalir ada faktor lain yang menyebabkan penyebaran HIV/AIDS semakin masif dan meluas di Jatim. Karena itu, pihaknya mengimbau pemprov Jatim mulai mengawasi keberadaan orang asing, baik yang sudah berada di Jatim maupun mereka yang akan masuk ke Jawa Timur. Terlebih mereka yang tinggal untuk waktu yang lama atau berkala seperti TKA. “Perilaku TKA yang masuk ke Jatim itu harus diawasi. Jangan sampai mereka melakukan praktek seks bebas atau kawin kontrak kepada para wanita lokal. Hal itu tentu sangat berisiko terhadap penularan virus HIV/ AIDS,” tandas Eksan. Layanan Terpadu Terkait layanan kesehatanbagi penderita HIV/AIDS, Kadinkes Jatim, dr Kohar hari Santoso menyatakan untuk mengatasi masalah HIV/AIDS di lapangan pihaknya telah melakukan berbagai upaya seperti membuka

pelayanan VCT (Voluntary Counseling and Testing) dan layanan PTRM (Program Terapi Rumatan Metadon) di seluruh puskesmas di 38 Kab/Kota se-Jatim. Selain itu Dinkes juga telah menyediakan klinik perawatan, dukungan dan pengobatan (PDP) 50Rumah sakit, Klinik LASS (jarum steril) 19 UPK, klinik IMS 202 UPK, klinik methadone 9 klinik, dan klinik PPIA 12 klinik. Sedangkan untuk melakukan pencegahan, diagnosis dan pengobatan. Dinkes telah menyiapkan Obat Anti Retrovirus (ARV): Duviral, Neviral, Zidovudin, Nevirapin, Evafirens dan FDC (Fixed Dose Combination yang terdiri dari tenofofir, Lamifudin dan Evafiren) diberikan secara gratis kepada para pasien HIV/AIDS. ‘Yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan revisi Perda HIV Jatim no 4 Tahun 2014 tentang penganggulangan HIV / AIDS di Jatim,’’ ucapnya. Sementara Koordinator Unit Perawatan Intermediet dan Pe-

nyakit Infeksi (UPIPI) RSUD dr. Soetomo Surabaya Erwin Astha Triyono mengaku, sebenarnya HIV/ AIDS itu bisa dicegah dan diobati. Walaupun tidak 100 persen penyakit sembuh dan 100 persenbisa kembali seperti orang normal. Tapi HIV/AIDS bisa diobati dan mengembalikan kualitas hidup ODHA seperti orang normal. Di mana seseorang yang merasa berpotensi terkena HIV/AIDS segera melakukan konseling dan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya. Jika positif secara rutin dan teratur menjalani pemeriksaan dan mengkonsumsi obat, yaitu anti retro viral (ARV) lama kelamaan virus didalam tubuh mereka akan mati dan mengembalikan kekebalan mereka seperti orang normal. Ini salah satu bukti bahwa HIV bisa diobati. “Sebenarnya penyakit HIV/ AIDS tidak jauh berbeda dengan penyakit diabetes melitus, dimana penderitanya harus mengkonsumsi obat seumur hidup untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” terang Erwin. Terkait pencegahan dini penyebaran HIV./AIDS, anggota Komisi E DPRD Jatim, Mochamad Eksan. menilai Jatim sudah dalam status lampu kuning terhadap penyebaran penyakit HIV/AIDS. Karena itu langkah-langkah tepat haarus dilakukan oleh pemerintah, diantaranya melakukan sosialisasi terhadap bahaya dan pencegahan terhadap virus HIV/AIDS. Eksan mengusulkan agar sosialisasi dilakukan sejak dini dengan memasukan materi kampanye pencegahan HIV/AIDS dalam kurikulum di sekolah. Dengan begitu, anak-anak di Jatim tahu sejak dini bahaya virus HIV/AIDS dan cara penularannya. Sehingga mereka akan sejak awal melakukan hidup sehat dan menjauhi seks bebas saat menginjak usia remaja. “Saya kira sudah saatnya materi kampanye penanggulangan HIV/AIDS masuk dalam kurikulum. Dan Jatim bisa mempeloporinya dalam muatan materi lokal,” pungkas Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat DPW Partai Nasdem Jatim Q cty.dna.gat ini.Q

Posko Surabaya Peduli Sesama Sasar Sekolah dan Warga Sekitar 32 KK Transmigran Diberangkatkan ke Sulteng Surabaya, Bhirawa Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan di SMP Kartini dan SMK Siang di Jalan Simogunung Barat Tol I. Selain diberikan kepada para siswa, bantuan juga menyasar warga kurang mampu di sekitar sekolah. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Imam Siswandi mengatakan, bantuan untuk warga kurang mampu sebanyak 105 paket, berupa sembako dan pakaian. Sedangkan bagi para pelajar, bantuan yang diberikan berupa buku dan alat tulis sebanyak 150 paket. Tak ketinggalan, sekitar 100 anak yatim di luar sekolah juga mendapatkan bantuan dari pemkot. Imam mengatakan, bantuan tersebut merupakan sumbangan dari posko Surabaya Peduli Sesama yang digagas pemkot. Posko tersebut secara konsisten menghimpun sumbangan-sumbangan baik dari para karyawan di lingkup pemkot maupun masyarakat umum. “Jika ada bencana di luar kota, kita juga menyalurkan bantuan dari posko Surabaya Peduli Sesama,” ujarnya. Menurut mantan Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah ini, penyaluran bantuan dari posko Surabaya Peduli Sesama diagendakan rutin menyasar sejumlah daerah di Surabaya. Daerah-daerah yang akan mendapat intervensi

geh/bhirawa

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan parcel kepada warga sekitar. bantuan sudah dipetakan oleh tim anak di Surabaya,” tuturnya. lintas dinas di Pemkot Surabaya. Risma mengatakan, narkoba “Tentunya daerah yang menjadi dapat menghancurkan masa prioritas salah satunya diper- depan para pelajar. Padahal, timbangkan dari sisi tingkat eko- saat ini Surabaya sedang mengnomi warga,” kata Imam. hadapi persaingan era masyaSementara itu, di tengah ke- rakat ekonomi ASEAN (MEA). sibukannya, Wali Kota Tri Ris- Para pekerja di Surabaya akan maharini meluangkan waktu bersaing langsung dengan tenaga hadir di SMP Kartini dan SMK kerja dari luar negeri. Siang. Risma -sapaan Tri RisMengutip pernyataan salah maharini- menggunakan kesem- seorang pakar ekonomi, Risma patan itu untuk mewanti-wanti menyatakan bahwa saat ini ada para siswa agar tidak terjerumus 400 juta orang di Tiongkok yang jerat narkoba. belum mendapat pekerjaan. “Ini “Kalau kalian punya masalah tentu tantangan bagi kita. Kalau jangan lari ke narkoba. Larilah mereka menyerbu Surabaya ke saya. Pintu balai kota selalu bagaimana? Mereka semua itu terbuka untuk kalian. Sebab punya keterampilan dan mau Q geh.dre saya ini ibunya semua anak- bekerja keras.Q

Pemprov, Bhirawa Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim kembali memberangkatkan 32 KK (kepala keluarga) atau 101 jiwa ke Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah, Kamis sore (1/12), Kepala Disnakertransduk Jatim, Dr H Sukardo mengatakan, total sampai saat ini pemberangkatan transmigran ke daerah penempatan sudah 272 KK atau 831 jiwa. “Saat ini juga sudah terbit surat pemberitahuan penempatan (SPP) untuk 90 KK,” katanya, Kamis (1/12). Transmigran yang sudah diterbitkan SPP tersebut terdiri dari daerah penempatan Sumatera Selatan sebanyak 35 KK, Gorontalo (20 KK), Sulawesi Tenggara (15 KK) dan Sulawesi Barat (20 KK). Sedangkan saat ini juga terdapat 100 kk yang belum ada SPP nya dan masih dalam koordinasi dengan daerah penepatan dan pemerintah pusat. Dikatakannya, sampai saat ini minat berangkat transmigrasi dari warga Jawa Timur untuk tahun ini mencapai dua ribu orang dan kini masih dalam proses pendataan dan pelatihan. “Kami ingin mereka benarbenar siap dan memang bisa membuka lahan dengan baik sehingga keberadaan transmigran ini bisa menjadi contoh bagi warga setempat nanti,” katanya. Selama ini, para transmigran diberangkatkan ke luar Jawa memang tak hanya alasan ekonomi dari para transmigran tersebut, melainkan membangun semangat transmigran bisa juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar di lokasi yang baru. Lebih lanjut, Sukardo juga mengharapkan, ada tambahan kuota pengiriman transmigran asal Jatim ke daerah penempatan yang disiapkan dari pemerintah pusat, selain itu pola pemberangkatan diusulkan juga untuk menggunakan alat transportasi udara agar transmigrasi Q rac tidak lama berada dalam perjalanan.Q

Penderita HIV/AIDS di Pasuruan Urutan 3 Tingkat Jawa Timur Robot AIDS Terjun ke Lokalisasi Karanganyar Pasuruan untuk Sosialiasi Virus Mematikan HIV/AIDS

Fakta tingginya angka penderita HIV/AIDS di Pasuruan direspon langsung masyarakat wilayah tersebut. Berbagai cara yang dilakukan petugas maupun relawan peduli HIV/ AIDS dalam pencegahan terhadap penyebaran virus yang mematikan tersebut di Hari AIDS se-dunia. Di Kabupaten Pasuruan caranya adalah membuat robot di Hari AIDS. Tentusaja, robot AIDS menghebohkan warga yang ada di Dusun Karanganyar, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kamis (1/12). Pasalnya, robot AIDS berkampanye di jalan-jalan pedesaan serta membagikan selebaran pencegahan HIV / AIDS. Bahkan robot juga door to door dalam mengkampanyekan virus yang mematikan tersebut. “Kami sengaja memilih lokasi Karanganyar sebagai tempat sosialisasi dan kampanye pencegahan penularan HIV/AIDS serta menjaga kelangsungan hidup

ODHA. Sebab ditempat ini, beresiko tinggi terkena HIV/ AIDS. Wilayah ini juga merupakan wilayah lokalisasi meskipun jumlahnya sedikit,” ujar Ratna Indah Kurniawati, pengelola program HIV/AIDS Puskesmas Grati disela-sela kegiatannya. Berdasarkan data yang dihimpun Puskesmas Grati, penyebaran HIV/AIDS di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan dinilai cukup tinggi, lebih lagi di wilayah Dusun Karanganyar ini. Data terakhir, ada 20 ODHA yang baru terdeteksi. Sebe-

lumnya, sudah merawat sebanyak 40 ODHA. “Di Dusun Karanganyar beresiko sangat tinggi, bahkan sangatlah rawan. Karena itu kami sangat intens untuk melakukan sebuah sosialisasi seperti ini,” tegas Ratna Indah Kurniawati. Penyebab HIV/AIDS adalah akibat akibat seks bebas. Suami mendapatkan virus itu karena sering bergantiganti pasangan, selanjutnya menularkan ke istrinya. Begitujuga istri menularkan ke anaknya. Dari jumlah itu, angka hidup hanya 40 persen, karena sisanya meninggal dunia. Karena itu, pihaknya berusaha kampanye dan memberikan kekuatan bagi ODHA untuk tetap bisa bertahan hidup. “Hingga saat ini obat dari penyakit HIV/AIDS belum ditemukan. Sebisanya kami

hil/bhirawa

Robot AIDS dari Puskesmas Grati berkampaye penyegahan HIV/AIDS di Dusun Karanganyar, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/12). hanya mengurangi angka bertahan. Siklus usia pen- rita HIV/AIDS di Pasuruan kematian karena virus yang deritanya sekitar usia seki- terbilang tinggi. Bahkan, mematikan ini. Setidaknya tar 3-50 tahun,” imbuhnya. Pasuruan berada di urutan penderitanya bisa tetap Diakuinya, angka pende- ketiga di Jawa Timur de-

ngan jumlah penderita HIV/ AIDS cukup tinggi. Agar virus HIV/AIDS tidak menyebar begitu luas, pihaknya selalu rutin memeriksa kondisi para PSK di lokalisasi Karanganyar tersebut. Selain pemeriksaan rutin setiap bulan, juga ada pemeriksaan secara fisik atau non fisik. Termasuk membuka pelayanan untuk konsultasi HIV/AIDS. “Penderita HIV/AIDS di Pasuruan diurutan 3 tingkat Jawa Timur. Jumlahnya kami tak tahu, tapi, kalau di Grati, Pasuruan sudah ada 60 ODHA yang tercatat. Makanya, kegiatan sosialisasi ke masyarakat terus kami lakukan. Tujuannya untuk memberi arahan dalam hal mengurangi kegiatan yang bisa menyebabkan terjangkitnya HIV/AIDS,” kata Ratna InQ hil dah Kurniawati.Q


4

PUSTAKA Resensi Buku :

Tajuk

Unas Sudah Dihapus Unas (ujian nasional) untuk SLTP dan SLTA dihapus. Ujian akhir sekolah, akan dilaksanakan serentak oleh sekolah dengan pembinaan pemerintah daerah. Sejatinya, penyelenggaraan Unas terpusat oleh Kementerian Pendidikan, merampas hak pendidik. Juga menyimpangi UU Sisdiknas. Hal itu telah disadari oleh pemerintah, walau bertahap. Unas SD mengawali dialihkan menjadi ujian sekolah (Usek) beberapa tahun lalu. Kini, menyusul Unas untuk SMP (dan Madrasah Tsanawiyah) serta SMTA (SMU, Madrasah Aliyah, dan SMK). Semuanya akan digantikan Usek. Presiden Jokowi pada rapat terbatas kabinet, telah menetapkan, penghapusan Unas. Sebagai penggantinya, ujian akhir tingkat pendidikan akan diselenggarakan ujian sekolah (Usek). Pemberlakuan Usek menjadi pencerahan baru, karena kelulusan murid ditentukan oleh sekolah. Sebelumnya, sejak beberapa tahun, penyelenggaraan Unas oleh pemerintah selalu memperoleh kritisi. Seolaholah menunjukkan paradigma “proyek minded” kalangan Kemendikbud. Bagai tiada pekerjaan lain. Maka mulai tahun (2017) ini segala bentuk ekses Unas terpusat tidak perlu terjadi lagi. Terutama mengejar nilai Unas setinggi-tingginya, dengan segala cara. Termasuk perburuan bocoran soal Unas yang masif oleh murid, guru (sekolah) sampai orangtua murid. Selain sebagai alat eksekusi, Unas juga menjadi “tiket” untuk berebut kursi sekolah jenjang lebih tinggi. Apes-nya, banyak murid dengan penguasaan akademik cukup tinggi (pandai), kalah bersaing dengan anak-anak sableng. Penyebabnya, murid pandai lebih percaya diri dan memilih kejujuran. Akibatnya, murid pandai memperoleh rata-rata hasil Unas 8,5. Namun murid sableng bisa memperoleh hasil Unas rata-rata 9 lebih. Dus, murid pandai yang jujur, kalah bersaing dalam berebut kursi ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Akibatnya, banyak sekolah favorit (tingkat SMP dan SMTA) di-isi oleh murid-murid sableng, dengan tingkat akademik rendah pula. Namun anehnya, hasil Unas SMTA, tidak berlaku untuk memasuki perguruan tinggi favorit (negeri maupun swasta). Seluruh perguruaun tinggi menyelenggarakan ujian masuk, tanpa mempertimbangkan hasil Unas. Usek menggantikan Unas, sebenarnya telah di-uji cobakan pada tingkat SD (Sekolah dasar), sejak beberapa tahun lalu. Terbukti, suasananya lebih nyaman dibanding Unas tingkat SLTP dan SMTA. Diantaranya disebabkan materi soal Usek dibuat oleh tim lokal tingkat kabupaten dan kota. Kisi-kisi materi Usek dirancang oleh pemerintah propinsi. Sedangkan Kemendikbud cukup memfasilitasi pendanaan. Usek, terbukti lebih menjamin kejujuran, terutama berkait penguasaan akademik setiap murid. Sehingga setiap peserta didik dapat meningkatkan kekurangan pada jenjang sekolah yang lebih tinggi. Sejatinya, memang idak terdapat UU (undang-undang) yang meng-amanatkan pemerintah melaksanakan Unas. Payung hukum Unas hanya tersirat samar-samar pada Peraturan Pemerintah. Isi PP, diberikan tugas kepada Kemendikbud untuk menyelenggarakan sistem pendidikan yang standar. Namun mandat PP (demi standarisasi), sebenarnya sangat sulit diwujudkan, walau wajib diupayakan. Perbedaan mutu pendidikan (antardaerah) merupakan keniscayaan. Sangat bergantung pada sarana dan prasarana, sampai infrastruktur daerah. Topografi daerah dan sarana transportasi menuju lokasi sekolah sangat mempengaruhi proses pendidikan. Terutama di daerah terpencil, terluar dan ter-isolasi (T-3). Diperlukan berbagai “insentif” kependidikan untuk kawasan T-3. Mi­ salnya, insentif tunjangan guru, insentif guru “mobile” serta insentif pengayaan pendidikan (buku ajar). Ujian akhir tingkat pendidikan, sejatinya hak guru (dan sekolah). UU Sisdiknas pasal 58 ayat (1) menyatakan, “Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.” Maka Unas ataupun evaluasi belajar SLTP dan SMTA menjadi domain (hak) guru sekolah. Masih banyak pekerjaan, selain Unas, yang lebih urgen dituntaskan Kementerian Pendidikan. Antaralain pendidikan berkarakter dan memenuhi kebutuhan bursa kerja tingkat terampil. n

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Fokus Cegah-Kendalikan HIV/ AIDS Nasional Pencegahan dan pengendalian human immunodeficiency virus (HIV) serta acquired immune deficiency syndrome (AIDS) harus jadi prioritas secara nasional, guna menekan tingkat penyebaran HIV/AIDS lebih masif di tengah masyarakat. Prioritas tersebut tertuang dalam kebijakan pembangunan nasional pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2015-2019). Ada beberapa langkah serius yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi dan mengantisipasi penyebaran HIV/ AIDS di seluruh Indonesia. Pertama, upaya difokuskan pada penyediaan layanan kesehatan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Kedua, upaya juga difokuskan pada peningkatan surveilans epidemiologi faktor risiko dan penyakit. Ketiga, upaya preventif dan promotif termasuk pencegahan kasus baru penyakit HIV dan AIDS, jelas dia. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, total infeksi HIV baru mencapai 76.240 orang, yang terdiri dari pengidap usia dewasa 15 tahun keatas sebanyak 71.879 orang, dan pengidap anak-anak usia 0-14 tahun sebanyak 4.361 orang. Data itu juga memperkirakan bahwa jumlah ibu hamil yang positif mengidap HIV mencapai 15.517 orang. Itu sebab, pemerintah memberikan perhatian serius dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS dalam RPJMN 2015-2019. Data Kemenkes juga mencatat, bahwa epidemi HIV di Indonesia biasanya dihubungkan dengan pengguna jarum suntik (Penasun) dan pekerja seks perempuan (WPS), akan tetapi saat ini situasi epidemi HIV dan AIDS telah berubah. Pada tahun mendatang diproyeksikan jumlah terbesar infeksi HIV baru akan terjadi di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL), diikuti perempuan pada populasi umum atau perempuan risiko rendah, yang terdiri dari perempuan terinfeksi melalui hubungan seks dengan pasangan yang telah terinfeksi serta wanita yang melakukan perilaku berisiko pada tahun-tahun sebelumnya dan mereka yang sebenarnya telah terinfeksi HIV dan baru dapat terdeteksi di kemudian hari. Bahjuri Ali Direktur Pencegahan dan Gizi Masyarakat Bappenas

HARIAN

Pendiri : Alm. H. Moch. Said Dewan PenasIhat: Dahlan Iskan, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK H. Ali Salim

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

Menjelajah Kota Suci Ketika membicarakan kota yang penuh meisteri di dunia, maka salah satu kota terlintas dalam benak kita adalah Yerusalem. Sebuah kota yang memiliki luas teritori hanya 100 x 150 mil, terbentang di antara sudut tenggara Mediterania dan Sungai Yordan

K

ota yang melahirkan sebuah peradaban yang penting bagi dunia. Di kota inilah, ketiga agama yang menguasai dunia menyucikannya. Tetapi di satu sisi, Kota ini menimbulkan konflik yang menumpahkan darah-darah yang tidak bersalah. Dari Raja Dawud hingga Barack Obama, dari kelahiran Yudaisme, Kristen, dan Islam hingga konflik Palestina-Israel, inilah epos sejarah 3.000 tahun ihwal kesucian, keimanan, fanatisme, identitas, nasionalisme, pembantaian, dan koeksistensi. Inilah kisah tentang bagaimana Yerusalem menjadi Yerusalem; satu-satunya kota yang hidup dua kali—di surga dan di bumi. Buku ini, menceritakan secara kronologis melalui kehidupan lakilaki dan perempuan, tentara dan nabi, penyair dan raja, petani dan musisi, dan keluargakeluarga yang telah membentuk dan menjaga serta memelihara Yerusalem selama beberapa milenia. Ditulis berdasarkan sebuah sintesis hasil pembacaan luas terhadap sumber-sumber primer, kuno dan modern, melalui seminar-seminar pri­b adi dengan para spesialis, professor, arkeolog, serta berdasarkan pada kunjungan-kunjungan langsung Simon Sebag Montefiore, penulisnya, ke Yerusalem yang tak terhitung jumlahnya.

Harus diakui, Yerusalem ini memiliki pengaruh daya tarik yang luar biasa. Bahkan dalam literatur sakral Yahudi dijelaskan bagaimana kota ini. Kesucian kota ini tumbung dari eksepsioonalisme Yahuddi sebagai Umat Terpilih. Yerusalaem menjadi Kota Terpilih. Palestina menjadi Tanah Terpilih, dan eksepsionalisem ini diwariskan dan pipeluk oleh umat Kristen dan Musliam (Halaman 135). Kesucian tertinggi dari Yerusalem dan tanah Israel tercermin dalam peningkatan obsesi keagamaan akan pemulangan kaum Yahuddi

ke Israel dan antusiasem barat padda Zionisme, yang menjadikan ekuivalen sekularnya, antara Reformasi abad ke-16 di Eropa dan tahun 1970-an. Sejak itu, narasi tragis Palestina, dengan Yerusalem sebagai Kota Suci mereka yang hilang, telah mengubah persepsi terhadap Israel. Yerusalem memang kota suci, sayangnya ia selalu menjadi sarang takhayul dan kefanatikan; dambaan dan sasaran rebutan aneka kekaisaran, walau tak punya nilai startegis; rumah kosmopolitan bagi banyak sekte, dan masing-masing yakin kota itu hanya milik mereka, sebuah kota dengan banyak tradisi yang masing-masing begitu sektarian sehingga menihilkan yang lain. Kematian selalu menjadi sahabat di Tanah Suci. Sejak lama, para peziarah berdatangan ke Yerusalem untuk mati dan dikunur di sekitara Bukit Kuil (Temple Mount) untuk siap bangkit kembali pada saat Apokalips, dan mereka masih terus berdatangan. Kota ini dikelilingi dan bangungan di atas kuburankuburan. Bahkan Aldaous Huxley, mengatakan rumah jagal agama-agama, dalam ungkapan Flaubert sebagai rumah kuburan. Melville menyebut kota itu sebuah “tengkorak” yang dikepung oleh “angkatan perang mati”; sementara Edward Said mengenang ayahnya memberikan Yerisalem karena

ia “mengingatkannya kepada kematian.” Buku setebal delapan ratus dua puluh dua halaman ini, berisi sejarah Yerusalem sebagai pusat dunia. Kendati demikian, tidak dimaksudkan sebagai ensiklopedia dari setiap aspek Yerusalem, atau buku panduan yang utuh. Dengan kata lain, buku ini tidak berisi tentang Yudaisme, Kristen atau Islam, juga bukan studi tentang sifat Tuhan. Melainkan sejarah Yerusalem dalam pengertian yang paling luas untuk pembaca umum, apakah mereka atheis, beriman, Yahudi, Kristen atau Muslim, tanpa satu agenda politis. Dilengkapi dengan hampir seratus halaman catatan kaki, peta, serta pohon keluarga para penguasa Yerusalem yang terbentang mulai dari kisah Raja Daud sebagai pendiri Yerusalem, hingga keluarga-keluarga bangsawan yang masih eksis hingga kini, kuat dugaan bahwa buku ini merupakan hasil kerja sangat serius dan sangat panjang dari penulisnya. Dikemas dengan detail yang menarik. Kisah mencekam tentang perang, pengkhianatan, pemerkosaan, pembantaian, penyiksaan sadis, fanatisme, permusuhan, korupsi, kemunafikan, sekaligus spiritualitas, memungkinkan pembaca untuk merasakan berbagai emosi; baik simpati maupun amarah, pada setiap penggalan kisahnya. Buku ini seolah mengajak pembaca untuk melakukan ziarah ke Yerusalem. n

Penulis : The Geography of Faith Penerjemah : Eric Weiner Penerbit : Mizan Terbit : Januari 2016 Tebal : lvii+828 Halaman ISBN : 978-602-9193-02-2 Peresensi : Ngarjito Ardi Setyanto Mahasiswa Perbandingan Agama di Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga

Resensi Buku :

O

Menyindir Orang Dewasa Lewat Fiksi

rang-orang dewasa kurang imajinasi, begitu penuturan pengarang Prancis Antonie De Saint-Exupery dalam Le Petit Prince. Di dalam novelnya ini, Saint-Exupery bukan sekadar menggambarkan cara anak-anak mengamati dunia dengan mata naif dan lugu, tetapi menjadi semacam cara Saint-Exupery mengolok-olok tabiat beserta kaidah hidup orang-orang dewasa yang kerap meremehkan dunia anak-anak. Bagaimana orang dewasa seolah melupakan dirinya ketika anak-anak saat telah menjadi dewasa. Le Petit Prince atau diterjemahkan dengan judul Pangeran Cilik dapat dikatakan sastra klasik Prancis yang ditulis oleh Saint-Exupery pada tahun 1943. Pangeran Cilik termasuk buku yang paling banyak diterjemahkan di dunia. Konon pernah disadur ke dalam 230 bahasa asing. Buku ini memang mengesankan. Tampak seolah kisah anakanak, tetapi sebenarnya bergelimang sindiran dan pesan kritis untuk orang dewasa. Pengisahan bermula ketika tokoh Aku membuat sebuah gambar yang diperlihatkan kepada orang dewasa dan menanyakan apakah gambar itu menakutkan mereka. Dan me­ reka selalu menjawab, “Mengapa harus takut pada topi?” Padahal, ia tidak melukiskan topi, tetapi ular sanca yang sedang mencerna gajah. Demikian orang dewasa, mereka tidak mengerti apapun selain dirinya sendiri. Dan orang dewasa memintanya tidak melantur berimajinasi, dan menyuruh lebih ba­nyak memperhatikan ilmu bumi, sejarah, ilmu hitung, dan tata bahasa (h.8).

Ketika dewasa, tokoh Aku tersebut ternyata adalah seorang pilot pesawat. Pada suatu kali, si pilot terdampar seorang diri di tengah Gurun Sahara lantaran pesawat terbang yang dikemudikannya mogok. Lalu ia dikejutkan dengan pertemuannya dengan seorang bocah yang memintanya menggambarkan seekor domba. Ketika ia menyodorkan gambar ular sanca tertutup, ia tercengang mendengar bocah itu berkata, “Bukan, bukan! Aku tidak mau seekor gajah dalam perut sanca. Gambarkan aku seekor domba” (h.12). Begitulah mulanya si pilot berkenalan dengan Pangeran Cilik. Bocah berambut emas itu ternyata berasal dari planet lain, yang ukuran planetnya tidak le­bih besar dari sebuah rumah. Si pilot menyindir orang dewasa tidak akan percaya hal itu. Menurutnya, orang dewasa hanya menyukai dan memedulikan angka-angka. M e ­r e k a

hanya akan yakin, misalnya dengan mengatakan planet asal pangeran kecil adalah Asteroid B 612. Ia berpesan, anak-anak mesti berbesar hati terhadap orang dewasa. Sama halnya dengan si pilot, Pangeran Cilik juga kerap merasa lelah dengan sikap orang dewasa. Ketika sedang kesal, Pangeran Cilik bercerita mengenal sebuah planet yang dihuni seorang bapak berkulit merah padam. Ia belum pernah menghirup bunga. Belum pernah memandang bintang. Belum pernah mencintai seseorang. Belum pernah berbuat apa-apa selain menghitung. Dan sepanjang hari berkata, “Aku orang serius.” Pangeran Cilik lalu merasa berang, “Ia bukan manusia, ia jamur!” (h.34). Sebelum ke Bumi, Saint-Exupery mengisahkan petualangan Pangeran Cilik mengunjungi planet-planet. Ia bertemu dengan seorang raja yang berperangai suka memerintah, orang dewasa sombong yang selalu ingin mendapat tepuk tangan dan dipuji, pemabuk yang murung, dan pebisnis yang menghabiskan sepanjang hidupnya hanya menghitung bintang. Setiap pertemuan dalam petualangannya tersebut meneguhkan Pangeran Cilik sampai pada kesimpulan bahwa sikap orangorang dewasa memang amat ganjil sekali. Pangeran Cilik berkata kalau hanya anakanak yang tahu apa yang mereka cari. Sementara

ia juga mengejek tentang orangorang dewasa di Bumi. Manusia, kata Pangeran Cilik, menanam lima ribu bunga mawar dalam satu kebun, dan mereka tidak menemukan apa yang mereka cari. Lantaran menurut Pangeran Cilik, mata itu buta. Harus mencarinya dengan hati (h.99). Bagi Pangeran Cilik, hanya dengan hati, seseorang dapat melihat dengar benar. Bahwa yang paling penting justru sesuatu yang tidak terlihat dengan mata. Novel ini menjadi sebuah kritik bernas terhadap kehidupan kita yang seakan milik orang dewasa semata, dan tidak ada ruang untuk anak-anak. Orang tua misalnya, sering memaksakan anak sesuai dengan pikiran orang dewasa. Orang tua tanpa disadari sering menuntut anaknya menjadi seperti dirinya, seperti apa yang dia inginkan. Betapa seringnya orang dewasa bersikap arogan dan dengan mudah untuk menyalahkan anak-anak. Lantas tak jarang apresiasi orang dewasa terhadap anak-anak begitu rendah, tak mampu menghargai imajinasi mereka yang spontan dan tak terduga. Lewat kekariban si pilot dan Pangeran Cilik, Saint-Exupery seolah mengajak kita untuk bertamasya menelusuri dunia anak-anak yang polos dan imajinatif. Novel ini menjadi patut dinikmati dan direnungkan oleh orang dewasa. Setiap orang menua, lalu menjadi begitu sibuk dan berambisi, menjadi terlalu serius dan kurang humor terhadap hidup. Dari membaca Le Petit Prince kita percaya menjadi dewasa bukan berarti melupakan keluguan semasa kanak-kanak yang pernah membuat kita merasa begitu bahagia. n

Judul

: Le Petit Prince (Pangeran Cilik)

Penulis

: Antonie De Saint-Exupery

Penerjemah : Henri Chambert-Loir Penerbit

: Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Cetakan

: 2016

Tebal

: 120 halaman

ISBN

: 978-602-03-2341-1

Peresensi

: Muhammad Khambali

Esais dan Pegiat di Pustaka Kaji, Jakarta.

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN : Wawan Triyanto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Bambang WN , Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Sufendi Dimyati, Helmi Supriyatno, Gatot Suryo Widodo Reporter : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Danang Prastyo, Adit Hananta Utama, Abed Nego, William AK , Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Dwi Wismo Wardono, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Agus Irianto, Samsul Arifin, Bondowoso: Samsul Tahar, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Magetan: Ivin Kurniawan, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Banyuwangi: Dian Ananta, Trenggalek: Wahyu Asmoro, Ponorogo: Wardianto, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Manajer Keuangan: Anangsyah Isfianto, Administrasi Keuangan: Etti Sri Kustini, Sri Poernomo, Sekretaris Per­usahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


Jumat Legi 2 DESEMBER 2016

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

KELANA

Sebulan dapat 787 Akseptor KB Baru Sidoarjo, Bhirawa Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kab Sidoarjo, ikut berpartisipasi dalam peringatan HUT KORPRI ke 45 tahun 2016. Dalam kegiatan safari KORPRI selama bulan November 2016, kemarin, SKPD ini ali kusyanto/bhirawa mampu melaAli Imron y a n i pemasangan Alkon KB sebanyak 787 akseptor KB baru. Kepala BPMPKB Kab Sidoarjo, Drs Ec Ali Imron MM, menyampaikan pelayanan pemasangan Alkon KB itu diberikan secara gratis. Itu sebagai wujud nyata dari KORPRI yang punya motto sebagai abdi masyarakat. Dari data, untuk Alkon IUD telah melayani 287 akseptor KB baru, Alkon Implant sebanyak 451 akseptor, Alkon MOW sebanyak 42 akseptor dan Alkon MOP sebanyak 7 akseptor. ‘’Pemasangan Alkon KB ini kepada akseptor KB di 18 kecamatan yang ada di Kab Sidoarjo,’’ ujar Ali Imron, Kamis (1/12) kemarin. Menurut catatannya, untuk pemasangan Alkon IUD banyak peminatnya di kecamatan seperti di Sidoarjo dan Porong. Sedangkan Alkon Implant banyak peminatnya seperti di Kec Sidoarjo dan Kec Gedangan. Ia mengakui khusus Alkon MOP atau KB untuk pria, peminatnya masih rendah. Tujuh akseptor KB baru yang berhasil dilayani itu, berasal dari Kec Porong, Kec Sukodono, Kec Buduran dan Kec Gedangan. ‘’Agar peminat KB pria ini di Sidoarjo juga banyak, karena itu kami selama itu terus memberi penyuluhan dan pengertian kepada masyarakat, bahwa pria itu juga perlu untuk ikut KB,’’ katanya.Q kus

Frontage Road Sidoarjo Bakal Tuntas 2021 Bila Surabaya sudah melenggang menikmati Frontage Road (FR) sisi barat dan timur di kawasan Jl A Yani, namun masyarakat harus bersabar lima tahun menunggu tuntasnya pembangunan FR Sidoarjo sepanjang 9,2 km. Karena target selesainya tahun 2021. Sudah lebih tiga tahun ini Pemkab Sidoarjo masih bergelut menuntaskan FR di sisi timur jalan mulai dari Desa Kedungrejo, Kec Waru sampai di Kec Buduran. Sudah ada 11 perusahaan yang sudah menghibahkan lahan, namun masih belasan perusahaan lagi yang masih ditunggu hibahnya. Progresnya masih lamban dan butuh ketelatenan dan ketekunan untuk membebaskan lahan dan menunggu hibah dari perusahaan. Menurut Kadin PU Bina Marga, Ir Sigit Setyawan, persoalan beratnya adalah pada pengadaan tanah. ‘’Tantangan terbesarnya adalah berhadapan dengan pemilik lahan,’’ ujarnya.

Meski demikian, PU Bina Marga tetap berusaha menyelesaikan FR hingga tahun 2021. Namun bisa dibayangkan kemacetan jalur SidoarjoSurabaya pada lima tahun mendatang. Saat ini saja macetnya bukan main. Anggota DPR RI dari Dapil Sidoarjo, H Sungkono, sangat berharap Sidoarjo dapat menyelesaikan FR seepat mungkin karena tingkat kepaadatan lalu lintas di Jl A Yani Sidoarjo mulai dari Buduran sampai Bundaran Waru. Pada jam tertentu kendaraan tidak bisa bergerak karena volume kendaraan. Solusinya dengan membangun jaringan jalan baru yakni FR. ‘’Harus diakui

Sidoarjo sangat lamban sekali. Coba lihat Surabaya yang begitu cepat membangun FR,’’ ujarnya. Sebenarnya tantangannya Surabaya dan Sidoarjo sama, yakni pengadaan dan anggaran. Surabaya juga memiliki tantangan yang sangat berat tetapi kenapa bisa cepat diatasi dan kini proyeknya sudah dirasakan dan dinikmati masyaakat. Dari sisi anggaran, Sungkono sebenarnya siap mencari bantuan dari anggaran pusat. ‘’Sebagai anggota Banggar DPR RI, saya bisa mengusulkan anggaran FR. Tetapi karena Pemkab seolaholah tidak butuh tentu saja saya juga pasif,’’ katanya. Anggota DPR RI dari dapil Sidoarjo bukan hanya dirinya, tetapi juga ada yang lain bisa menjembatani kebutuhan ang garan pusat untuk FR. Sebagai anggota banggar, Sungkono malah membantu mengusul-

istimewa

Sepanjang 9,2 km Frontage Road Sidoarjo masih dalam pembangunan. kan anggaran pusat untuk pembangunan jembatan di Tulungagung, Kediri, Mojokerto dan sebagainya dengan nilai puluhan hingga ratusan miliar. Karena komunikasi anggota

Pengidap HIV/AIDS Capai 127 Orang

Banjir Pantura Terus Meluas, Kemacetan Kian Parah Gresik, Bhirawa Banjir akibat luapan dari Bengawan Solo di kawasan Pantura (Pantai Utara) Gresik kian meluas. Tidak hanya debit air yang terus meninggi, tapi areal persawahan dan rumah warga yang terendam banjir juga terus bertambah. Di Desa Melirang dan Masangan, Kec Bungah bahkan air sudah meluber ke jalan. ‘’Sekarang air sudah mulai merambat ke jalan. Air terus bergerak naik,’’ tutut Hendri, Warga Melirang, Kamis (1/12). Sementara, kemacetan di Jembatan Sembayat, Kec Manyar kian parah. Ini setelah diberlakukan sistem buka tutup untuk kendaraan roda empat. Seperti yang terjadi kemarin, antrian kendaraan bahkan sampai Desa Abar-Abir untuk kendaraan yang menuju Gresik. Sementara, untuk menuju Bungah, macet hingga Tanggok, Kec Manyar. Tak banyak kendaraan yang mengambil jalur alternatif lewat Kec Deket, Lamongan. Kemacetan ini terjadi karena jalur lama saat ini terputus tidak bisa dilewati kendaraan. Ketinggian air bahkan 50 Cm hingga 60 Cm. Bahkan, jalan itu digunakan anak-anak bermain berenang. Sementara, untuk sepeda motor, lewat jalan baru yang akan dibangun jembatan alternatif. Pembangunan jembatan alternatif juga berhenti total. Sebab, lokasi yang digunakan pengerjaan proyek juga terendam. Alat-alat berat proyek juga banyak yang terendam air. Sementara, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik terus melakukan monitoring bencana banjir akibat luapan dari Bengawan Solo yang hingga kini terus meluas itu. Meski sudah lima hari, belum ada tanda-tanda air surut, bahkan sebaliknya semakin tinggi. ‘’Air masih terus meninggi. Kita terus melakukan monitoring ke lokasi,’’ kata Abu Hasan, Kepala BPBD Pemkab Gresik, Kamis (1/12).Q eri

Bupati Gresik Minta Dukungan Pengawalan DKN Gresik, Bhirawa Didatangi rombongan anggota Dewan Ketahanan Nasional (DKN) Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meminta masukan. Permintaan Bupati Sambari itu disampaikan saat menerima rombongan DKN, bertempat di Ruang Graita Eka Praja, Rabu (30/11). Rombongan DKN dipimpin Deputi Pengembangan Deputi Pengembangan, Marsekal Muda TNI Khoirul Arifin SE MM. Rombongan Tim Pengkajian Daerah DKN membawa serta 15 orang anggota. Menurut Ketua Rombongan Khoirul Arifin, kunjungannya ke Gresik dilaksanakan selama dua hari. Kunjungan ini dalam rangka Pengkajian Daerah (Kajida) di Propinsi Jatim guna merumuskan rancangan kebijakan dan strategi nasional. ‘’Kami akan mengunjungi beberapa tempat, yaitu ke PT Semen Gresik, Petrokimia Gresik, PT Maspion Gresik serta Pelabuhan Kali Lamong. Kunjungan ini dalam rangka pembinaan ketahanan nasional untuk menjamin pencapaian tujuan dan kepentingan nasional,’’ tuturnya. Lebih lanjut, Khoirul Arifin mengemukakan, pihaknya mengaku harus mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya banyak terkait implementasi UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam rangka ketahanan nasional. Q eri

5

Petugas Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Mojokerto memeriksa Komandan Kodim 0815 Mojokerto.

Kota Mojokerto, Bhirawa Angka penderita penyakit HIV/ AIDS di Kota Mojokerto meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2015 lalu. Hingga akhir tahun ini penderitanya mencapai 127 orang. Akibat wabah penyakit yang telah menginfeksi ratusan orang ini, penyebaran AIDS kini merata di 18 kelurahan di tiga kecamatan yang ada di Kota ini. ‘’Sejak tahun 2012 lalu, setiap kelurahan di Kota Mojokerto terdapat penderita HIV/AIDS. Itu karena Kota Mojokerto masuk dalam kategori kota dengan resiko tinggi HIV/AIDS,’’ ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu usai peringatan HIV/AIDS sedunia, Kamis (1/12) kemarin. Tampil sebagai narasumber Seminar Peringatan Hari AIDS Sedunia di Pendopo Balai Kota, Dalam acara yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Mojokerto. Indah menuturkan, sejumlah indikator penularan AIDS. Kota ini terdapat warganya yang mempunyai kecenderungan lelaki suka lelaki, perempuan pekerja seks, perempuan bekerja dengan potensi tertular seperti pekerja salon. Dihadapan peserta seminar yang terdiri dari pelbagai elemen masyarakat mulai dari TNI/Polri, gay, pekerja salon sampai Pokmas. Indah membeberkan, jumlah penderita HIV/AIDS kini mencapai 127 orang. ‘’Jumlah penderita per 2 Nopember 2016 mencapai 127 orang. Tahun 2015 hanya 79 orang. Pasien yang meninggal dunia sebanyak 10 orang,’’ tandasnya. Tragisnya, dari ratusan pasien itu kelompok usia produktif ada yang sudah terkena. Penderitanya mulai umur 25-49 tahun. Untuk menemukan penderita baru, Dinkes terus menggalakkan program

volentery consultant dan test (VCT) yang digelar tiap minggu di Puskesmas Pembantu Mentikan dan Kedundung. Pemeriksaan kesehatan pada kelompok resiko tinggi ini bekerja sama dengan Pol PP, Dinsos dan KPA. Dalam acara itu disertai acara pemeriksaan darah gratis. Sejumlah anggota TNI langsung memanfaatkan momen ini dengan periksa darah. Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Masud Yunus mengajak semua masyarakat bersatu padu melindungi diri dengan melakukan pola hidup sehat. ‘’Lakukan pola hidup sehat, tidak usah gonta ganti pasangan,’’ katanya. Menekan jumlah penderita, lanjutnya, kalau terkena AIDS jangan menularkan ke yang lain. Demikian dengan yang terkena HIV jangan berubah menjadi AIDS dengan pola hidup sehat dan rutin meminum obatnya,’’ pungkasnya. 1.741 Warga Sidoarjo Kena HIV/AIDS Dalam moment peringatan HIV/ AIDS, Kamis (1/12) kemarin, ada data cukup membuat geleng-geleng kepala masyarakat Kab Sidoarjo. Karena dari data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kab Sidoarjo, sejak tahun 2001 sampai Juni 2016, tercatat ada sebanyak 1741 warga Sidoarjo kena penyakit mematikan yang hingga kini belum

kariyadi/bhirawa

ada obatnya itu. Rinciannya 1.027 kena HIV dan 714 kena AIDS. Karena jumlah penderita tiap tahun yang terus bertambah banyak selama 15 tahun terakhir itu, sehingga pada tahun 2015 lalu, peringkat Kab Sidoarjo di Provinsi Jatim berada pada posisi kelima setelah Kab Banyuwangi. Ketua KPA Kab Sidoarjo, Hariadi Purwantoro, menyampaikan penderita HIV/AIDS ini tidak mengenal usia. Mulai anak, remaja, dewasa dan tua. Bila melihat umur, paling banyak dari usia 25-45 tahun ada 1372 kasus, usia 20-24 tahun ada 151 kasus, dan usia 50 tahun keatas ada 135 kasus. Dari kelompok pekerjaan, swasta sebanyak 607 penderita, IRT ada 272, lain-lain ada 181, PNS ada 13 orang, anak-anak ada 23 dan TNI/ Polri ada 5 orang. Para penderita di Kab Sidoarjo, kata Hariadi, paling banyak berada di Kec Sidoarjo 291 orang, Kec Waru 180 orang, Kec Krian 160 orang, Kec Candi 131 orang dan Kec Taman 131 orang. Hariadi mengingatkan, agar tak sampai terjangkit penyakit yang menurunkan daya tahan tubuh ini, masyarakat Kab Sidoarjo agar setia pada pasangannya. Tak melakukan hubungan seks sebelum menikah dan tidak memakai Narkoba. “Mereka yang kena HIV/AIDS ini paling banyak mereka yang jadi pelanggan seks, ada 592 penderita,” jelas Hariadi, didampingi pelaksana harian KPA Kab Sidoarjo, Fery, kemarin. Hariadi menyampaikan, bila ada masyarakat Sidoarjo yang ingin memeriksakan maupun konseling kesehatan atas penyakit ini, bisa datang ke 26 Puskesmas yang ada di Kab Sidoarjo serta di RSUD Sidoarjo.Q kar.kus

DPR RI dari Dapil Sidoarjo dengan Pemkab Sidoarjo tidak nyambung akhirnya Sidoarjo keteteran sendiri membeayai program-program pembangunan infrastruktur.Q hds

Semen Gresik Luncurkan Portal BisnisKokoh.com Gresik, Bhirawa Semen Gresik, salah satu operating company PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan portal pelanggan terintegrasi (Integrated Customer Portal) BisnisKokoh.com untuk pelanggan toko di acara Business Gathering Area Bali yang meliputi Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Buleleng, dan Bangli di Hotel Aston, Denpasar (30/11). Bisnis Kokoh.com merupakan portal terintegrasi yang memberikan banyak kemudahan dan informasi berguna bagi pegembangan bisnis para pelanggan toko Semen Gresik. Mengusung konsep Business Care Unit, portal ini berisi berbagai informasi dan edukasi bisnis yang dapat membantu pelanggan untuk mengelola dan mengembangkan bisnisnya. Lebih dari itu, para pelanggan toko dapat bertanya langsung tentang kendala maupun trik pengembangan bisnis kepada pakar melalui kolom pertanyaan yang ada di dalam BisnisKokoh.com. Dengan hadirnya portal ini, para pelanggan toko dapat secara real-time mengecek dan memanfaatkan poin dalam Program Poin Kita Sahabat. Poin dapat ditukarkan dengan berbagai keuntungan dan manfaat lebih. Direktur Komersial Semen Gresik, Mukhamad Saifudin, menyatakan hadirnya BisnisKokoh.com merupakan bentuk inovasi nyata Semen Gresik dalam membina hubungan dengan para pelanggan toko. ‘’Portal ini akan menjadi sarana untuk memperkaya pengetahuan para pelanggan toko dalam mengembangkan bisnisnya sekaligus memudahkan mereka dalam Program Poin Kita Sahabat. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen dalam membina hubungan dengan mitra penjualan Semen Gresik,’’ kata Saifudin Dalam Business Gathering di Bali kali ini, Perseroan menghadirkan tokoh motivator dan coach bisnis Indonesia, Tung Desem Waringin untuk memberikan sesi Business Inspiration. Selain itu, video inspirasi dari Hermawan Kertajaya dan Rhenald Kasali juga disiarkan untuk menambah semangat para mitra penjualan dalam berbisnis. Saifudin menjelaskan, “Business gathering yang rutin diadakan di seluruh area pemasaran Semen Gresik ini merupakan sarana untuk meningkatkan loyalitas para pelanggan Semen Gresik. Kami berharap program ini dapat memacu dan meningkatkan kontribusi para pemilik toko yang merupakan mitra utama penjualan bagi perusahaan karena selain berbagi hadiah kami juga mengundang para tokoh motivator dan coach bisnis Indonesia untuk sharing ilmu-ilmu bisnis melalui seminar. Di tengah maraknya pemain semen baru di Indonesia, pada periode Januari hingga Oktober 2016, Semen Gresik menguasai pangsa pasar sebesar 28% di Area Bali. Dalam acara yang dihadiri 1.200 orang ini juga dimeriahkan oleh penampilan band ibukota, Radja. Selain itu, Perseroan dan distributor memberikan hadiah senilai ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama 1 unit mobil, 4 buah sepeda motor serta doorprize berupa gadget dan alat-alat elektronik lainnya.Q kim

rokim/bhirawa

Direktur Komersial Semen Gresik, Mukhamad Saifudin meresmikan peluncuran portal pelanggan BisnisKokoh.com di acara Business Gathering Semen Gresik Area Bali di Hotel Aston, Denpasar (30/11).

Dijadikan Tempat Prostitusi Terselubung Satpol PP Segel Tiga Warung Kota Mojokerto, Mojokerto Satpol PP Kota Mojokerto menyegel tiga warung nasi di pinggir Jl Bypass Surabaya Jombang di Kel Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, Kamis (1/12) kemarin. Ketiga warung itu terancam dibongkar paksa karena dijadikan tempat prostitusi terselubung yang menyediakan wanita penghibur. ‘’Kami segel berisi peringatan, jika sampai 4 Desember tidak dibongkar, kami yang akan bongkar paksa,’’ lontar Mashudi, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto usai pemasangan segel kemarin.

Warung remang-remang itu berada di Utara rel kereta api, ada tiga warung yang didalamnya menyediakan kamar. Wanita yang beroperasi di warung itu sudah pernah diperiksa dan mengaku kalau setiap transaksi dia membayar kepada pemilik warung. Berarti unsur sebagai tempat prostitusi kan sudah terpenuhi. Satpol PP Kota Mojokerto menempelkan di warung itu disegel dan mereka diberi waktu tiga hari untuk membongkar sendiri. Jika tidak, maka akan dibongkar secara paksa. Mashudi juga mengatakan, sebelumnya Satpol PP

sering operasi tangkap tangan di warung remang-remang itu, ada 5 PSK yang ditangkap. ‘’Penertiban ini merupakan bagian dari menciptakan Kota Mojokerto bebas prostitusi,’’ tegas Mashudi. Dalam aksi Penyegelan warung remang-remang kemarin sempat mendapat penolakan dari pemilik warung, alasannya semua PSK itu sudah dipulangkan. Tapi pembongkaran tetap akan dilakukan Satpol PP. ‘’Semua wanita-wanita itu sudah saya usir, sekarang saya sudah menjadikan tempat saya ini warung biasa, tapi

kariyadi/bhirawa

Anggota satpol PP kota Mojokerto memasang tulisan peringatan ancaman pembongkaran warung yang diduga dijadikan tempat prostitusi terselubung. kenapa saya disurih bongkar warung saya ini,’’ lontar Yudi Susanto pemilik warung. Penyegelan kemarin, Satpol

PP menurunkan puluhan anggota. Selain anggota Satpol juga melibatkan anggota bantuan polisi pamong praja.Q kar


JAWA TIMUR

6

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

KPK Periksa Belasan Pejabat Pemkot

KILAS JATIM

KPU Terima Surat Permintaan Verifikasi PAW dari Pimpinan DPRD Lamongan, Bhirawa Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan menyatakan telah menerima surat permintaan verifikasi persyaratan calon PAW (Pergantian Antar Waktu) dari pimpinan DPRD setempat.Surat tersebut merupakan bagian dari mekanisme proses PAW dua anggota dewan yang menjadi tahanan karena kasus korupsi perjalanan dinas. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Lamongan Imam Ghazali kepada Bhirawa, Kamis (1/12). "Kemarin (Rabu/30/ 11) KPU telah menerima surat permintaan verfikisasi persyaratan calon PAW anggota DPRD kab. Lamongan dari PDIP dan PKB," katanya. Selanjutnya,Lanjut imam Ghazali Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan memiliki kesempatan untuk memproses dan menyampaikan nama calon pengganti dua anggota dewan yang non aktif sejak bulan Februari 2016. "Hal ini sesuai dengan PKPU No. 2 tahun 2016 dan nanti akan kita sampaikan nama calon pengganti antar waktu yang memperoleh suara terbanyak," ujar dia. Dia juga menambahkan, berikutnya baru akan kita sampaikan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Lamongan. "Paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak diterimanya surat dari pimpinan DPRD," tambahnya. Seperti diketahui,Dua anggota DPRD yang di berhentikan itu mendekam di tahanan dan berstatus sebagai terpidana korupsi. Keputusan pemberhentian tetap setelah DPRD setempat September lalu menerima surat keputusan dari Gubernur Jawa Timur. Surat yang diteken Gubernur Jatim Soekarwo dengan Nomor 171.413/1066/ 011/2016 tertanggal 19 September dan telah diterima sekretariat DPRD berlanjut pada teken surat oleh pimpinan DPRD setempat. Kemudian, surat tersebut disampaikan kepada kedua partai poltik yang bersangkutan yakni,PKB dan PDIP. Kini, kedua internal Parpol tersebut sudah menyampaikan hasil dari internalnya masing - masing kepada pimpinan dewan dengan pengajuan nama calon PAW dan pimpinan dewan setempat menyampaikan kepada KPU Kab. Lamongan untuk proses selanjutnya.Q mb9

Kota Madiun, Bhirawa Kamis, (1/12) kembali KPK masih melakukan pemeriksaan kepada belasan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, di gedung Bhara Makota milik Polres Madiun Kota, di Jalan Pahlawan Kota Madiun. Yang mejalani pemeriksaan diantaranya Plt Kadis Dukcapil Nono Djati Kusuma, Kepala Satpol PP Sunardi Nurcahyo, Kepala BKM KB & KP Ansar Rasidi, Kepala BKD Agus Ardiyanto, Kepala Kesbangpoldagri Bambang Subanto, mantan Kepala DPKAD Ahsan Sri Hasto dan beberapa orang sekretaris serta bendahara dari beberapa satuan kerja di Pemkot Madiun. Hanya saja yang disayangkan, banyak pejabat yang masih menutup-nutupi materi pemeriksaan. Apalagi ketika ditanya wartawan tentang 'iuran' dua persen dari Satker yang diduga untuk Wali Kota Madiun, H. Bambang Irianto, melalui Kepala DPKAD, Agus Purwowidagdo. "He....he....belum," kata Kepala Satpol Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo, sambil meninggalkan wartawan usai sholat dzuhur di Masjid sebelah gedung Bhara Makota, Kamis (1/12).

Sementara, Kepala Kesbangpoldagri Kota Madiun, Bambang Subanto, mengaku jika pemeriksaan belum menyentuh ke pokok perkara yang selama ini digembar-gemborkan oleh media."Pemeriksaan baru seputar identitas, riwayat pekerjaan dan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) saya. Belum mengarah ke arah itu (setoran)," kata Bambang Subanto, kepada wartawan. Sebelumnya, beberapa pejabat Pemkot Madiun juga menjalani pemeriksaan di tempat

sudarno/bhirawa

Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo usai menjalani pemeriksaan KPK di Bhara Makota Polres Madiun Kota di jalan Pahlawan, Kamis (1/12). yang sama, Rabu (30/11) kemarin atau diberitakan Bhirawa Kamis (1/12). Mereka yang menjalani pemeriksaan kemarin diantaranya Sekda H. Maidi, Kepala Dinas Tenaga Kerja

Madiun. Diberitakan sebelumnya, setelah melakukan penyelidikan berbulan-bulan, akhirnya KPK meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan dalam kasus pembangunan Pasar Besar Kota Madiun (PBM) dengan tersangka Wali Kota Madiun H. Bambang Irianto, Senin 17 Oktober 2016. Karena itu, Wali Kota Madiun diduga secara langsung maupun tidak langsung, dengan sengaja turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan atau menerima gratifikasi saat pembangunan PBM tahun 2009-2012 yang pada saat dilakukan berhubungan dengan jabatannya. Atas perbuatannya, Bambang Irianto dijerat dengan pasal 12 huruf i atau pasal 12B atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UndangUndang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.Q dar

Pemkab Probolinggo Gelar Dialog Pendidikan dan Penyuluhan Hukum

Dewan Minta SKPD Tingkatkan Pelayanan Kab Kediri, Bhirawa Sering adanya layanan kurang memuaskan utamanya di bidang kesehatan dan pendidikan sering dikeluhkan warga kalangan anggota DPRD Kabupaten Kediri meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait meningkatkan layanan pada masyarakat, Kamis (1/12). Terkait hal ini Dewan juga menyarankan Pemkab Kediri utamanya Dinas Kesehatan dan Pendidikan harus membuka diri terhadap kritik dan saran dari masyarakat.Dengan maksud capaian kinerja perlu dimaksimalkan dan perlu pembenahan ke dalam. "Apalagi Puskesmas–puskesmas sudah mendapatkan bantuan mobil puskesmas keliling. Sudah barang tentu hal ini harus maksimal pelayananya."kata Mundhofir Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri. Lebih lanjut Pihaknya banyak berharap untuk ke depanya SKPD di Kabupaten Kediri perlu terus meningkatkan layanan prima kepada masyarakat. Banyak hal yang terkait dengan layanan yang kurang, Komisi D sering mendapatkan keluhan langsung dari masyarakat atau melalui surat. “Layanan BPJS yang sering mendapatkan sorotan harus bisa memberikan pencerahan pada masyarakat. Setidaknya warga kurang mampu harus mendapatkan prioritas layanan yang bisa mempermudah warga dan mengurangi beban saat sakit. Saya kira prosedur harus dipermudah,” jelasnya. Sementara terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tahun 2017, Mundhofir menegaskan, sekalipun kewenangan pengelolaan SMA/SMK di Propinsi Jatim, namun Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga perlu mengotimalkan kepentingan siswa dari daerah Kabupaten Kediri. “Prioritas utama adalah anak-anak dari Kabupaten Kediri dulu. Jika sudah memadai tentunya baru berpikir ke yang lainya. Secara umum saya kira hingga akhir tahun ini, Pemkab Kediri perlu adanya evaluasi terhadap kinerja seluruh SKPD. Ini sangat perlu demi kemajuan Kabupaten Kediri,” imbuhnya.Q van

Suyoto, Kepala Diskoporindagpar Sudandi, Kepala BPKAD Agus Purwowidagdo, Kepala Bappeda Totok Sugiarto dan Asisten Pemerintahan Andriono Waskito Murti. Pemeriksa beberapa pejabat Pemkot Madiun oleh penyidik KPK ini, merupakan pemeriksaan yang kesekian kali. Pasalnya, beberapa pejabat sudah pernah diperiksa di Mako Brimob Sub Den C Madiun maupun di Balaikota. Sedang menurut sumber terpercaya di kalangan Pemkot Madiun, para pejabat yang diperiksa kemarin dan hari ini tidak ada kaitannya dengan kasus pembangunan Pasar Besar Kota Madiun (PBM) senilai Rp76,5 milyar yang menetapkan Wali Kota Madiun H. Bambang Irianto, sebagai tersangka. Namun pemeriksaan kali ini terkait dengan dugaan fee untuk Wali Kota yang bersumber dari APBD Pemkot Madiun selama H. Bambang Irianto menjadi Wali Kota

istimewa/sawawi bhirawa

KHR Azaim Ibrahimy Samsul Arifin (tengah) saat menerima gelar gelar Pahlawan Nasional mewakili KHR Asad Syamsul Arifin, baru baru ini.

Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Apresiasi Aplikasi I-Santri Digital Corner Situbondo, Bhirawa Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, KHR Azaim Ibrahimy, mengapresiasi aplikasi i-Santri Digital Corner yang diluncurkan Kementrian Agama Republik Indonesia baru baru ini. Menurut Kiai Azaim, melalui aplikasi tersebut ummat islam memiliki kesempatan untuk mengawal sekaligus menjaga kelestarian kitab-kitab islam warisan ulama terdahulu. Sebab, kata Kiai Azaim, seringkali dipertanyakan keautentikan suatu teks referensi rujukan di media sosial yang mengambil beberapa statemen para ulama, namun umum belum meninjau keautentikan teks tersebut. Dengan adanya aplikasi itu, ujar Kiai Azaim, hal itu akan semakin terkawal dan terjaga keautentikannya yang merupakan bagian dari wujud amanah terhadap kemurnian ilmu. Cucu Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin ini mengemukakan, belakangan disinyalir ada sejumlah kalangan yang mungkin karena kesengajaan ataupun ketidaksengajaan mengubah isi dari kitab-kitab tertentu. “Hal tersebut ditemukan oleh para pengkaji pustaka keilmuan salafusshaleh ulama terdahulu,” ujar Kiai Azaim. Masih kata Kiai Azaim, yang terjadi beberapa waktu terakhir ini di dunia islam, merupakan salah satu hasil dari rekayasa takrij. Ini ketika konten dari redaksi kitab diubah otomatis pembaca dengan pemahaman pola pikir yang sudah dirubah terdoktrin dengan hasil rubahan tersebut. Misalnya, urai dia, kalimat agama itu

adalah damai kemudian ditakhrij menjadi agama itu adalah kekuatan untuk melakukan kekerasan. “Ini sudah banyak ditemukan oleh para pengkaji pustaka keilmuan salafusshaleh ulama terdahulu,” tegasnya. Ulama yang pernah nyantri di Kota Rusyaifah Makkah al-Mukarromah ini mengaku, bahwa Ma’had Ali Salafiyah Syafi’iyah menjadi salah satu dari 13 Ma’had Ali di Indonesia yang mengisi konten pada aplikasi iSantri Digital Corner. “Masing-masing ma’had ali yang ada di pesantren memiliki khazanah; buah karya maupun buah pemikiran. Itu semua mengandung konten yang bisa mengisi aplikasi tersebut,” ujarnya. Pengasuh ke-4 Ponpes Salafiyah Syafi’iyah ini berharap, dengan adanya aplikasi sosial media berbasis buku dan kitab digital serta dilengkapi dengan digital library, kalangan ummat islam bisa mendapatkan informasi yang autentik sehingga tidak mudah terprovokasi serta bisa mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Ketika ummat islam mendapatkan informasi yang autentik maka tidak akan mudah diprovokasi oleh siapapun. Termasuk bisa mengawal keutuhan NKRI,” pungkasnya. Kata Kiai Azaim, sedikitnya kini ada 13 digital corner yang beroperasi di 13 Ma’had Aly di nusantara. Diantaranya, Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur; Ma’had Aly Saidusshiddiqiyyah (DKI Jakarta); Ma’had Aly Syekh Ibrahim Al Jambi di Jambi; Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek di Sumatera Barat dan Ma’had Aly Mudi Mesjid Raya di Aceh.Q awi

Probolinggo, Bhirawa Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan PGRI dan Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo menggelar dialog pendidikan dan penyuluhan hukum dari aparat penegak hukum di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan. Dalam acara yang menjadi puncak kegiatan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi (IPAK) 2016, itu ditegaskan sekolah dilarang mengelola sumbangan. Dialog pendidikan dan penyuluhan hukum ini diikuti oleh 600 orang peserta terdiri dari para Kepala Cabang Dispendik Kecamatan, kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, komite sekolah, PGRI dan Dewan Pendidikan. Menghadirkan narasumber Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo Edy Sumarno dan Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan. Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Kamis (1/12) mengungkapkan Kabupaten probolinggo saat ini memiliki 2.057 satuan pendidikan, 14.549 guru dan 167.951 murid mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK. “Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan produk-produk hukum yang berlaku di Indonesia,” katanya. Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan bahwa kondisi saat ini dalam penyempurnaan pendidikan di Kabupaten Probolinggo yang penuh dengan dinamika membanggakan maupun yang masih disempurnakan bersama-sama. Kepala seluruh guru Bupati Tantri menyampaikan

terima kasih yang belajar dan terus belajar untuk profesional dalam setiap kewajibannya. Selain mendapatkan amanah bagaimana membentuk generasi yang pintar dan cerdas, sesuai dengan regulasi saat ini guru juga diamanahkan dalam hal pengelolaan dan manajemen sekolah masingmasing. “Manakala pengelolaan, maka hubungannya berkaitan dengan pembiayaan mulai dari BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan PIP (Program Indonesia Pintar). Serta diamanahi pula dengan kegiatan swakelola baik dari DAK (Dana Alokasi Khusus) maupun swakelola yang dihimpun dari masyarakat,” jelasnya. Bupati Tantri mengharapkan agar kegiatan ini bisa memberikan informasi hukum sehingga ke depan mampu membuat kebijakan yang tepat, profesional dan amanah. “Dengan demikian mampu mengantarkan guru yang khusnul khotimah tanpa diganggu dan terjerat pada kasus-kasus dengan kegiatan yang tidak kita inginkan bersama,” pungkasnya. Dalam acara yang menjadi puncak kegiatan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi (IPAK) 2016, itu ditegaskan sekolah dilarang mengelola sumbangan. Dialog diikuti ratusan peserta, terutama para kepala SMP negeri-swasta se-Kabupaten Probolinggo. Tiga poin dalam dialog yang digelar, meliputi, dialog tentang UU Nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87/2016 tentang Satgas Saber Pungli dan Permendikbud Nomor 44/2013 soal sumbangan di sekolah.Q wap

wiwit/bhirawa

Bupati Hj. Tantrina Sari pada dialog pendidikan dan penyuluhan hukum.

Hasil Produk Pertanian di Kabupaten Blitar Melimpah Pada sektor pertanian di Kabupaten Blitar hingga saat ini masih menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Blitar. Bahkan sampai saat ini sebanyak 65 sampai 70 persen mata pencaharian masyarakat Kabupaten Blitar adalah bertani, sehingga mau tidak mau programprogram yang bisa menunjang perkembangan pertanian selalu menjadi prioritas. Diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar Eko Priyo Utomo, unggulan komoditas pertanian di Kabupaten Blitar sangat beragam. Meskipun sejauh ini tanaman pangan seperti padi dan jagung masih menjadi idola. “Pertanian masih menjadi prioritas utama, dengan komo-

ditas unggulan yang sangat beragam,” kata Eko Priyo Utomo. Lanjut Eko, sapaan akrab Eko Priyo Utomo, produk pertanian unggulan seperti jagung selain diminati untuk konsumsi alternatif pengganti beras. Bahkan jagung juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dimana seperti diketahui

hartono/bhirawa

Eko Priyo Utomo

di Kabupaten Blitar populasi hewan ternak yang mengandalkan jagung sebagai konsumsi utama juga sangat tinggi. “Selain untuk kebutuhan pangan, jagung juga dimanfaatkan untuk pakan ternak, sehingga permintaanya terus meningkat dan minat petani menanam jagung juga semakin tinggi,” jelasnya. Sementara untuk padi saat ini Kabupaten Blitar selalu surplus. Artinya jumlah hasil panen lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Jelas Eko, pertahunnya Kabupaten Blitar bisa memproduksi 330 ribu ton padi. Sedangkan kebutuhan

masyarakat pertahun hanya 150 ribu ton pertahun. “Untuk Padi kita bisa surplus, bahkan sudah separuh lebih dari kebutuhan,” terangnya. Selain itu menurut Eko, keberhasilan Kabupaten Blitar memproduksi padi tersebut karena berbagai upaya serta sinergi antara Pemerintah dengan petani. Untuk mewujudkan dan mensukseskan program nasional swasembada pangan. Sehingga meskipun produk sudah surplus pihaknya tetap melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Kami ada program swasembada pangan dari Pemerintah Pusat, dan itu terus kita upayakan dan dikembangkan untuk lebih baik lagi,” ujarnya. Tambah Eko, pada sektor pertanian di Kabupaten Blitar juga telah mampu meningkatkan taraf hidup para petani di Kabupaten Blitar, sebab banyak yang berhasil dalam komoditas- komoditas unggulan. Seperti padi dan jagung serta kedelai. “Tentu saja sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” imbuhnya.Q htn, adv


JAWA TIMUR

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

7

Bojonegoro Siaga Merah, Hewan Ternak Diungsikan Tetapkan Darurat Bencana, Bupati Ketua DPRD Tuban Datangi Wilayah Terisolir Bojonegoro, Bhirawa Kamis (1/12) pukul 08.00 WIB Bengawan Solo di Bojonegoro naik statusnya menjadi Siaga Merah atau siaga tiga. Luapan bengawan menyebabkan puluhan ternak milik warga yang ada di di desa Ngulanan dan Ngablak Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro terpaksa diungsikan, lantaran volume mulai naik sejak beberapa hari lalu. Salah seorang warga Desa Ngablak Rokim, mengatakan saat ini wilayah dua desa sudah mulai terkena banjir, akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut. “Ada 21 rukun tetangga (RT) di desa Ngablak, dan 4 RT di Ngulanan yang terdampak banjir,” ujar Rokim, di lokasi banjir. Dia menjelaskan, banjir yang terjadi akibat luapan Bengawan Solo tidak bisa menampung debit air, sehingga banyak warga mengungsikan ternaknya sapi, dan kambing ke tempat yang aman. “Kami terpaksa memindahkan ternak, karena kandangnya sudah tergenang air,” jelas Marsudi yang miliki dua ekor sapi. Dia mengungkapkan, tahun lalu banyak ternak warga yang sakit karena kandangnya terendam air dan sebagian hewan ternak terjangkit penyakit. Suparman salah seorang warga lainnya mengatakan, puluhan ternak milik warga tersebut dipindahkan ke tempat aman, yang rumah ataupun wilayah tempat tinggalnya berada di ketinggian. “Setiap banjir para pemilik ternak, kewalahan untuk memikirkan cara agar hewan miliknya tidak terkena wabah penyakit,” ujar Suparman. Warga Mengungsi Sementara itu, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo yang terjadi Kamis (1/12) pada pukul 08.00 wib di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) menyentuh angka 15.02 pheil-

schall masuk siaga merah atau siaga tiga, masih merendam wilayah Bojonegoro seperti ledok wetan dan ledok kulon Kecamatan kota Bojonegoro. Sehingga gelombang pengungsian masih terjadi. Sedikitnya 220 kepala keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman di gedung serbaguna. Bahkan ketinggian air yang merendam rumah warga terus meningkat, hingga mencapai 1 meter. Selain terendam banjir di jalan lorong, puluhan rumah warga juga terendam banjir. Karena ketinggian air terus bertambah, warga yang sebelumnya bertahan di rumah mereka, memilih untuk mengungsi. “Tercatat 220 kepala keluarga yang mengungsi ke gedung serbaguna Dewi Setyowati setempat,” ungkap petugas kesehatan, Nurul Azizah di tempat pengungsian. Menurut salah seorang warga, Sumantri, banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir yang besar pada tahun ini. Banjir yang menggenangi telah terjadi dua hari. Meski sebelumnya sempat surut, namun karena intensitas hujan yang tinggi dan Sungai bengawan solo meluap, banjir kembali menggenangi rumah warga. “Ratusan warga sudah diungsikan ke Gedung Serbaguna yang berasal dari Kelurahan Ledok Wetan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo. Wilayah Terisolir

KILAS JATIM

Dipangkas, Disperindag Ubah Regulasi Soal Warung Berjaringan Jember, Bhirawa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Jember akan merubah regulasi dalam program warung rakyat berjaringan. Hal ini imbas dari dipangkasnya Rp.23 milyar dalam R-APBD 2017 oleh DPRD Jember untuk program warung berjaringan. Plt. Disperindag Moh. Djamil sebelum Rapat Paripurna Pemdangan Umum Fraksi-Fraksi atas Nota Pengantar RAPBD 2017, Kamis (1/12) mengaku akan merubah regulasi dalam hal penyaluran bantuan warung berjaringan. Saat disunggung regulasi seperti apa yang akan dilakukan dalam program warung berjaringan, Djamil belum menjelaskan secara setail. "Nanti kita kaji lebih dulu ya," ujarnya. Tapi yang jelas, Djamil mengaku dalam memberikan bantuan terhadap warung berjaringan, pihaknya tidak akan mengurangi kuota warung yang akan dibantu, tapi nilai bantuannya yang akan dikurangi. "Kalau kuotanya tetap 250 warung dari target 1000 warung yang telah tertuang dalam RPJMD," ujarnya. Djamil juga menjelaskan klasifikasi warung yang masuk kreteria penerima bantuan. Diantara aset warung minimal Rp.10 juta selain tanah. "Minimal asetnya Rp.10 juta belum termasuk tanah lho ya. Selain bantuan perlatan, mereka juga dibantu mendesain warung supaya menarik dan manajemennya," tandasnya pula. Djamil juga menjelaskan peningkatan omset menjadi salah satu dasar keberhasilan waring berjaringan tersebut." Nanti kita pantau perkembangannya. Jika perkembangannya bagus, itu menunjukkan keberhasilan," tandasnya pula.Q efi

Sementara itu, satu hari setelah menetapkan tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor, Bupati Tuban H. Fathul Huda bersama Ketua DPRD setempat HM. Miyadi, S.Ag mendatangai sejumlah warga yang lokasinya terisolir akibat dampak dari luapan suangai bengawan solo di Desa Ngadirejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban kemarin (1/12). Pada kesempatan itu, Bupati Huda, Ketua DPRD dan Plt Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Drs. Joko Ludiyono, M.Si juga menyerahkan bantuan sembako pada warga, serta secara pribadi Bupati yang terkenal dermawan itu membagikan uang pada sejumlah warga yang terdampak. “Kita sudah memikirkan bagaimana solusi terbaik untuk warga yang setiap tahun kebanjiran ini akibat luapan suangai bengawan solo, kita juga sudah berbuat dan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mengatasi problem tahunan seperti ini,” kata Bupati saat konfirmasi Bhirawa (1/12). Bupati juga meminta pada seluruh aparat terkait untuk siaga, apalagi selama empat hari terakhir debit air bengawan solo di Wilayah Kabupaten Tuban pada siaga merah (Siaga III), apalagi kondis pada hulu kabarnya hujan terus turun yang secara otomatis akan berdampak pada seluruh wilayah yang diliwati sungai terpanjang ini. “Jangan ada anak sekolah yang tidak bisa berangkat sekolah dikarenakan terisolir, petugas harus jemput bola, apalagi sebagain anak-anak kita ada yang lagi ujian, begitu juga kalau ada keluarga yang sakit,” terang Bupati Huda. Sementara itu, dari data BPBD Kabupaten Tuban, hingga saat

basir/bhirawa

Warga ungsikan hewan ternaknya di tempat yang aman. ini (1/12), terdapat 43 Desa dari 5 Kecamatan diantaranya Kecamatan Soko, Rengel, Plumpang, Parengan dan Kecamatan Widang yang wilayahnya banjir akibat dampak dari luapan suangai bengawan solo. “Untuk jumlah KK yang tergenan sekitar 4.654, sedangkan untuk jumlah jiwa 14.911, itu per pukul 12 siang tadi, apalagi saat ini hujan lagi, kita belum bisa memastikan bertambah berapa lagi,” kata Joko Ludiyono. Dari Data BPBD juga menye-

butkan, hingg saat ini terdapat 61.065 Km jalan yang terendam, 3 jembatan, 24 sekolahan, 8 Masjid, 20 Mushola serta 2,597 Ha lahan pertanian, mulai dari sawah, tegalan, tabak dan pekerangan yang juga ikut terendam banjir. BPBD Kabupaten Tuban juga memita warga bantaran sungai bengawan solo, waspada banjir karena ketinggan air terus mengalami peningkatan, serta diminta segera mengungsi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kami meghimbau masyarakat untuk waspada, segera mengungsi di tempat yang sudah kami sedakan dimasing-masing kecamatan,” kata Joko Ludiyono. Sementara itu pantauan ketiniggian air di papan duga bojonegoro pada pukul 12 siang berada pada angka 15,05 phielschal, sedangkan di papan duga kecamatan babat, Lamongan ketinggian air berada pada titik 8,57 phielscal, ketinggian ini berate sudah melampaui batas siaga merah pada titik 8,00 phielsal.Q bas,hud

Forkopimda Terus Ingatkan Sekda Pimpin Rakor Terbatas Persiapan Pengangkatan CPNS 2016 Nilai-nilai Kebangsaan Lumajang, Bhirawa Akibat stabilitas Nasional yang yang mulai tergganggu dengan berbagai aksi massa yang dikhawatirkan berdampak pada keutuhan NKRI, menjadi perhatian serius dari Pemkab Lumajang bersama Forkopimda Kabupaten Lumajang dengan melakukan berbagai kegiatan wawasan Kebangsaan kepada masyarakat dengan tujuan bahwa kasus yang trend saat ini yakni Penistaan Agama tidak menjalar ke warga Lumajang. Untuk itu Pemkab Lumajang bersama jajaran dari instansi samping yang lain seperti dari DPRD terus menggiatkan pemahaman nilai Kebangsaan yang di

gelar bersamaan dengan acara Tilik Desa selama dua hari di Balai Desa Ranu Bedali Kecamatan Ranuyoso (29-30/11) lalu. Kegiatan Tilik Desa yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari salah satu deretan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke 761 tahun,dimana pada hari pertama Bupati Lumajang Drs.As at Malik bersama Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Agus Wicaksono, Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf. Imam Purnomo Hadi, S.I.P, dan Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono, SIK melakukan pembahasan penggalian potensi wisata alam dan pengembangan produk usaha kecil dan menengah.

dwi/bhirawa

Sejumlah jajaran dari unsur Forkopimda yaitu Bupati Lumajang, Ketua DPRD Lumajang, Komandan Kodim 0821 Lumajang dan Kapolres Lumajang bersama masyarakat dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), menggelar apel bersama mengikat sumpah persatuan dan kesatuan bangsa dengan menyelenggarakan pembacaan Ikrar Kebangsaan Aksi Nusantara Bersatu.

Sedangkan pada hari ke dua, sejumlah jajaran dari unsur Forkopimda yaitu Bupati Lumajang, Ketua DPRD Lumajang, Komandan Kodim 0821 Lumajang dan Kapolres Lumajang bersama ratusan masyarakat dari berbagai kalangan termasuk tokoh agama yang targabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), menggelar apel bersama mengikat sumpah persatuan dan kesatuan bangsa dengan menyelenggarakan pembacaan Ikrar Kebangsaan ‘Aksi Nusantara Bersatu’, dengan tujuan untuk merekatkan kembali persatuan dan kesatuan serta mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama menjaga keutuhan NKRI. "Saya bahagia sekali karena pagi ini Ranubedali menjadi saksi semangat dan sikap menumbuhkan kembali serta memperkokoh rasa cinta tarhadap bangsa Indonesia". Jangan sampai luntur rasa cinta terhadap Lumajang pada khususnya dan bangsa indonesia pada umumnya," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memegang teguh empat pilar Demokrasi Indonesia diantaranya menghargai prinsip Bhineka Tunggal Ika di tengah beragam perbedaan yang mewarnai bangsa ini. "Lumajang mau agama apa pun, suku apapun, kita tetap dalam kebersamaan dalam Lumajang yang kita cintai", tambah As'at. Lebih lanjut Bupati mewanti-wanti agar seluruh masyarakat harus tetap bersatu menjaga bangsa ini. Q dwi

Bondowoso, Bhirawa Dalam rangka persiapan untuk Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2016, Badan Kepegawaian Daerah menggelat Rapat Koordinasi (rakor) Terbatas yang dipimpim langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Hidayat MSi didampingi Kepala BKD Wawan Setiawan dan Inspektur Wahyudi Tri Atmadji, berempat di Aula Antapura Nayaka Wibawa Gedung BKD kemarin. Rapat koordinasi rencana pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi umum untuk tenaga kesehatan, pertanian dan pendidikan masih menunggu progres yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Seperti diketahui bahwa pada tahun 2016 ini pemerintah pusat telah melaksanakan rekrutmen melalui tes umum dengan computer assist test ( CAT) untuk formasi tenaga kesehatan/ bidan PTT kemenkes , Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL TB) pertanian dan Guru Garis Depan (GGD) yang keseluruhan proses rekrutmennya ditangani oleh pemerintah pusat melalui panitia seleksi nasional (Panselnas). Dalam laporannya Wawan Setiawan, SH,MH selaku kepala BKD menyebut bahwa telah dilaksanakan MOU antara pemerintah daerah kabupaten Bondowoso dengan Pusat terkait

dengan penerimaan CPNS baik bidan PTT, THL TB dan GGD. “Seluruh prosedur dan tahapan rekrutmen langsung ditangani oleh kementrian terkait dan kemenpan,” terangnya. “Sehingga kita hanya menunggu tahapan berikutnya yakni pengumuman yang akan dilakukan oleh Bupati Bondowoso,” ungkap kepala BKD. Di level daerah sudah terbentuk panitia rekrutmen CPNS yang dituangkan dalam surat keputusan Bupati Bondowoso yang terdiri dari unsur BKD, Inpektorat dan dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan, Pertanian dan Dinas Pendidikan. Berdasarkan informasi terdapat 82 Bidan PTT yang memenuhi syarat administrasi dan mengikuti tes di pusat dan 3 bidan PTT lainnya tidak lolos syarat administrasi karena usia yang sudah melampaui 35 tahun dan akan diproyeksikan menjadi tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Khusus untuk GGD yang sebelumnya merupakan status guru kontrak pusat menurut informasi terbaru dari kepala dinas pendidikan Bondowoso (Dra. Endang Hardiyanti,MM) terdapat 32 guru yang akan ditempatkan di berbagai daerah katagori terpencil di kabupaten Bondowoso dengan rincian 20 orang sebagai guru sekolah dasar dan 12 guru SMP satu atap.Q har

Melatih Anak Gemar Membaca Harus Dimulai Sejak Dini Budaya membaca tidak dapat dicapai ketika anak sudah memasuki usia dewasa, melatih anak menjadi gemar membaca harus dimulai sejak usia dini dengan menggunakan metode dan program yang tepat. Melalui metode yang tepat maka seorang anak akan terangsang untuk terus mencari dan menemukan dunianya melalui bacaan. Demikian pula, bercerita dengan menggunakan media buku bergambar dapat menjadi stimulasi yang efektif dalam menumbuhkan minat baca bagi anak usia dini. Membaca cerita juga dapat jadi contoh yang efentif bagi anak tentang aktivitas membaca. Anak memperoleh pengalaman berharga mengenai orang yang gemar dan pandai membaca dari apa yang dilihatnya. Hal itu dikatakan oleh Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos pada saat membuka Workshop Minat Baca Tahun 2016 Pemerintah Kab. Madiun di Pendapa Muda Graha Kab. Madiun, Kamis (1/12).

Kesempatan itu, tampil sebagai narasumber pada kesempatan ini Dr. Seto Mulyadi, Psi, M.Psi atau yang akrab dipanggil Kak Seto, dan pendongeng Hadian Maryadi dari Surabaya. Dikatakan oleh Bupati Madiun, bahasa merupakan alat dalam berkomunikasi untuk mengembangkan kemampuan bergaul dengan orang lain sekaligus mengekspresikan pikirannya. Penguasaan bahasa oleh anak usia dini sangat penting sebagaai kemampuan dasar bagi pengingkatan kemampuan berikutnya. Untuk itu pendidik harus kreatif mengembangkan kemampuan ber-

bahasa pada anak usia dini. Pengenalan bahasa pada anak usia dini lanjut bupati Muhtarom, perlu mendapat perhatian khusus karena mereka berada dalam masa tumbuh kembang seorang anak, usia emas atau golden age. Mendongeng dan bercerita tidak hanya dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual (IQ) saja, tetapi lebih tepat untuk mengembangkan kecerdasan emosional (EQ). Sebagai modal sumberdaya manusia, seorang anak akan menentukan arah keberlanjutan hidup kita di masa depan, untuk itu Pemkab. Madiun sangat peduli dengan upaya pengembangan budaya dan minat baca. Hal ini ditunjukkan dengan dibangunnya gedung perpustakaan berlantai dua yang cukup megah dan representative. Pengembangan minat baca di

Kab. Madiun juga didukung oleh keberadaan perpustakaan sekolah mulai tingkat SD/MI sebanyak 186 unit dan perpustakaan sekolah tingkat SMP/MTs sebanyak 79 unit, perpustakaan tingkat SMA/SMK/MA sebanyak 42 unit, Perpustakaan Desa 66 unit dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebanyak 21 Unit. Juga ada 3 unit mobil Perpustakaan Keliling (MPK) yang melayani tidak kurang 300 titik lokasi layanan setiap tahunnya. Kepala Kantor Perpustakaan Kab. Madiun,. Eko Yulianto melaporkan, maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menggugah kesadaran kita semua akan pentingnya kebiasaan membaca bagi kualitas hidup masyarakat dengan tujuan untuk membuka wawasan tentang manfaat membaca bagi peningkatan kualitas

sudarno/bhirawa

Dr. Seto Mulyadi, Psi, M.Psi atau yang akrab dipanggil Kak Seto sebagai nara sumbser. hidup, menumbuhkan budaya membaca untuk meningkatkan indeks minat baca dan menegas-

kan komitmen Pemkab. Madiun dalam menyemai budaya dan minat baca.Q dar


EKONOMI - BISNIS

8 Serapan Gabah Bulog Bondowoso Capai 83% Bondowoso, Bhirawa Seorang pejabat Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub-Divre Bondowoso, Jawa Timur mengatakan serapan gabah pada 2016 di wilayahnya mencapai 83 persen dari target tahun ini 70 ribu ton gabah.

Kurs JUAL

BELI

USD

13,115.00

12,985.00

SGD

9,484.38

9,386.97

EUR

14,578.63

14,428.93

JPY

12,725.60

12,598.23

GBP

16,168.17

16,004.01

Sumber: Bank Indonesia (3 NOVEMBER 2016)

RAGAM EKBIS

Sambut Natal dengan Roasted Chicken Surabaya, Bhirawa Perhotelan di Surabaya saat ini sudah mulai bersiap-siap menyambut Natal, mulai dari promo menu hingga menggelar kegiatan sosial. Hotel Santika Pandegiling Surabaya telah telah menyajikan menu andalannya yakni Roasted Chicken with Turmeric and Sausage hasil kreasi Chef Ervin Triana. Menurut Sales & Media Communications Santika Pandegiling, Ika Fitri Tunjungsari mengungkapkan, Roasted Chicken merupakan menu istimewa yang akan disajikan hotelnya untuk menyambut Hari Natal di Resto Kemangi dalam buffet dinner bertema Red Christmast pada 24-25 Desember nanti. "Selain Roasted Chicken, kami juga menyajikan menu-menu lain yang tak kalah enak mulai dari makanan pembuka seperti salad, main course atau makanan utama hingga dessert atau makanan penutup berupa aneka kue dan puding," jelasnya, Kamis (1/12). Ika berharap, banyak tamu yang merayakan Natal bersama keluarga atau teman dekat di Santika Pandegiling dengan menikmati buffet dinner. Bahkan Chef Ervin meyakinkan Roasted Chicken berbeda dengan menu sejenis lainnya karena menu kreasinya ini tanpa tulang serta memadukan bumbu tradisional dan Eropa dengan menggunakan daging ayam, sosis sapi dan roti tawar. "Saya suka mengombinasikan bumbu tradisional dan Barat untuk membikin menu yang berbeda dari yang lain sehingga menghasilkan cita rasa yang berbeda," terangnya. Sementara untuk cara mengolahnya Chef Ervin menjelaskan, awalnya daging ayam dikeluarkan dari kulitnya lalu digiling halus bersama roti tawar. Lalu kedua bahan ini dibumbui lada, garam dan gula secukupnya, kemudian dimasukkan ke dalam kulit ayam sebagai pembungkus. Q riq

"Memang hingga November 2016 serapan gabah di wilayah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo capaiannya 83 persen atau sebanyak sekitar 58 ribu ton dari target serapan gabah tahun ini 70 ribu ton," ujar Kepala Badan Urusan Logistik Sub-Divisi Regional Bondowoso Muhammad Zaenal di Bondowoso, Kamis (1/12). Ia menyebutkan dari 58 ribu ton serapan gabah yang dicapai, itu 47.400 adalah hasil dari serapan gabah di wilayah Bondowoso,

sedangkan sisanya 10 ribu ton lebih gabah hasil serapan di wilayah Situbondo. Menurut dia, kendati serapan gabah hingga akhir November capaiannya tidak sampai 100 persen, tetapi tetapi capaiannya sudah mendekati dan diakuinya serapan gabah mulai menurun juga dikarenakan masa panen sejak tiga bulan terakhir sudah berkurang. "Untuk harga gabah di tingkat petani sejak bulan Juli hingga Agustus mulai tinggi, yakni Rp4.200 hingga Rp4.400 per kilogram, se-

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

dangkan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp.3.700. Oleh karena itu kami tidak berani membeli gabah kalau petani ataupun pemilik penggilingan padi menjualnya diatas HPP," ucapnya. Zaenal menjelaskan kebutuhan beras di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo sekitar 30 ribu ton dan jika dibandingkan dari hasil serapan gabah sudah melebihi dari

kebutuhan pangan masyarakat di wilayahnya. "Bahkan Bulog Bondowoso juga kerap mengirim beras maupun gula ke luar Jawa, seperti Aceh, Kalimatan , Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan beberapa daerah lainnya. Pengiriman dilakukan tergantung stok yang ada di Bulog Bondowoso, dan hal itu sudah ditentukan oleh Bulog Pusat. Q ant

Hingga November 2016 serapan gabah di wilayah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo capaiannya 83 persen atau sebanyak sekitar 58 ribu ton dari target serapan gabah tahun ini 70 ribu ton.

Bawang Merah dan Cabe Picu Kenaikan Inflasi di Jatim

Pemprov, Bhirawa Selama November 2016, Jatim mengalami inflasi sebesar 0,33 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 123,93 pada bulan Oktober 2016 menjadi 124,34 pada bulan November 2016. Sepanjang tahun 2006-2016, setiap bulan November terjadi inflasi kecuali pada November 2008 yang terjadi deflasi sebesar -0,09 persen, sedangkan pada bulan November 2014 merupakan bulan November dengan inflasi tertinggi yaitu mencapai 1,38 persen. Diantara komoditas-komoditas utama yang memicu terjadinya inflasi ialah bawang merah, cabe merah, cabai rawit, tarif pulsa telephon dan batu bata. Kondisi musim hujan dan cuaca buruk yang akhir-akhir ini sering terjadi diduga turut mempengaruhi terganggunya produksi cabe sehingga menyebabkan pasokan dipasaran berkurang. "Demikian juga dengan pro-

duksi batu bata, memasuki puncak musim penghujan ini menyebabkan proses produksi batu bata juga terganggu, sebab para pengrajin batu bata membutuhkan waktu yang lebih lama melakukan pengeringan batu bata sehingga mengurangi pasokan batu bata di pasaran," papar Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono, Kamis (1/21) Selain komoditas yang memicu terjadinya inflasi di Jatim beberapa komoditas juga ikut memberikan andil dalam menahan laju inflasi di bulan November 2016 diantaranya ialah telur ayam ras, kentang, apel, gula pasir dan semen. Khusus komoditas semen beberapa bulan terakhir

Jatim mengalami inflasi sebesar 0,33 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 123,93 pada bulan Oktober 2016 menjadi 124,34 pada bulan November 2016.

memang cenderung mengalami penurunan harga, hal ini selain disebabkan oleh stok semen di pasaran surplus, saat juga ini banyak varian merek produk semen sehingga produsen semen mulai menekan harga jual semen untuk menarik konsumen. Dijelaskan juga kalau inflasi ini juga diikuti 8 kota di Jatim, dengan nilai inflasi tertinggi Sumenep dan Kediri sebesar 0,53 persen. Kabupaten Banyuwangi mengalami inflasi terendah sebesar 0,25 persen. Untuk inflasi tahun kalender Januari sampai November dari 8 Kota di Jatim, Surabaya masih tertinggi inflasinya sebesar 2,64 persen, disusul Malang 2,03 persen dan Madiun 1,79 persen. Sementara Inflasi 8 kota year on year, Surabaya masih menepati inflasi tertinggi 3,61 persen disusul Malang 2,94 persen dan Madiun 2,39 persen. Terkait Surabaya, dijelaskan pula, saat ini masih menempati inflasi paling tinggi selama hampir setahun terakhir, karena kebutuhan pangan produk pertanian mendatangkan dari luar kota. "Posisi Surabaya yang tidak terlalu dekat dengan area produksi pertanian juga jadi faktor inflasi relatif tinggi. Bisa juga terkendala transportasi, cuaca dan daya beli masyarakat yang membeli pangan untuk cadangan," katanya. Teguh mengatakan, cuaca buruk di tahun ini juga mengganggu wilayah produksi pertanian yang menyebabkan gagal panen sehingga bahan pangan mahal. Khususnya Surabaya akan menjadi kota yang terimbas. "Karena ketergantungan Surabaya pada produk pertanian dari daerah sangat tinggi," katanya. Q rac

Jatim mengalami inflasi sebesar 0,33 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 123,93 pada bulan Oktober 2016 menjadi 124,34 pada bulan November 2016.

Daop Jember Targetkan Kenaikan Penumpang 6% Jember, Bhirawa Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember menargetkan kenaikan atau lonjakan penumpang sebesar 6 persen selama masa angkutan liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. "Jumlah penumpang pada masa angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di Daop 9 Jember sebanyak 110.348 orang dan tahun ini diprediksi mencapai 117.093 penumpang atau naik 6 persen," kata Manajer Humas PT KAI Daop 9 Lukman Arief di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (1/12). Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 9 karena adanya rangkaian kereta baru yakni kereta kelas bisnis dan eksekutif KA Ranggajati jurusan Jember-Cirebon pulang pergi (PP). "Tempat duduk yang disediakan di KA Ranggajati sebanyak 456 kursi, sehingga beroperasinya rangkaian KA Ranggajati diprediksi berdampak pada peningkatan okupansi selama musim liburan Natal dan Tahun Baru," tuturnya. Berdasarkan data, jumlah penumpang kereta api di Daop 9 Jember setiap harinya mencapai 70-75 persen, sedangkan saat libur akhir pekan "weekend" sebesar 90-95

persen dari total 6.574 tempat duduk yang disediakan. "Jumlah tersebut berasal dari delapan rangkaian kereta yang beroperasi di wilayah Daop 9 yakni KA Pandanwangi jurusan JemberBanyuwangi, KA Probowangi jurusan BanyuwangiSurabaya, KA Sri Tanjung jurusan Banyuwangi-Yogyakarta, KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang, KA Logawa jurusan JemberPurwokerto, KA Mutiara Timur siang dan Mutiara Timur malam jurusan Banyuwangi-Surabaya, serta KA Ranggajati jurusan Jember-Cirebon," katanya. Ia menjelaskan masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru terhitung sejak 23 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 mendatang, sehingga banyak penumpang yang sudah membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. "Berdasarkan data pada hari Kamis ini tercatat penjualan tiket keberangkatan 23 Desember-26 Desember 2016 sebanyak 30 persen 40 persen, sedangkan untuk libur Natal tercatat tempat duduk masih tersedia sekitar 60 persen sampai 70 persen," ujarnya. Namun, tiket yang terjual untuk keberangkatan 28 Desember 2016 hingga 6 Januari 2017 mecapai 80 persen. Q ant

Bupati Ajak Petani Tanam Varietas Padi MSP-14

Berprospek Cerah Meski Ditanam di Lahan Belerang Pertumbuhan dan perkembangan usaha intensifikasi tanaman dibidang pertanian di Kabupaten Situbondo terus memanfaatkan teknologi modern dengan harapan bisa meraih hasil panen yang maksimal.

sawawi/bhirawa

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dengan didampingi Sekretaris Dinas Pertanian, M Farid, saat meninjau hasil tanaman varietas padi MSP, di Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar.

Salah satu yang kini digarap serius Pemkab Situbondo melalui Dinas Pertanian (Distan) adalah peralihan bibit padi bersertipikasi ke bibit jenis MSP (Mari Sejahterakan Petani) hasil penemuan Prof. Surono Danu, ahli tanaman dari IPB Bandung. Program ini mulai direalisasikan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dengan mengajak petani untuk menanam jenis bibit MSP14 di seluruh lahan pertanian Kabupaten Situbondo. Dadang Wigiarto, melalui Sekretaris Dinas Pertanian, M. Farid, mengatakan, keseriusan Situbondo untuk mewujudkan produktifitas beras tidak main main. Terbukti,

Pemkab Situbondo membuat dua pusat uji coba tanaman benih padi MSP, di Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar dan Desa Mlandingan dengan hasil yang menggembirakan. "Bupati bersama Dinas Pertanian kemarin melakukan survey di Desa Curah Kalak. Hasilnya sangat bagus, meski bibit MSP-14 ditanam dilahan yang mengandung belerang," aku M. Farid, kemarin (1/12). Menurut Farid, dua lokasi pusat uji coba di Desa Curah Kalak dan Desa Mlandingan tidak luas namun hanya sebidang lahan sawah biasa. Dengan ditanami benih padi jenis MSP-14, kata Farid, ternyata bisa memberikan

hasil yang baik dan tumbuh dengan subur. Padahal, katanya, tanah di Desa Curah Kalak sangat identik dengan pencemaran belerang, yang notabene hasilnya tidak pernah optimal. "Hamparan hasil tanaman benih padi MSP menunjukkan trend yang bagus. Kedepan akan kami gali terus sesuai dengan keinginan Bupati Situbondo sehingga upaya peningkatan poduktifitas beras bisa tumbuh dengan maksimal," harap Farid. Farid menandaskan, setelah diteliti secara mendalam prospek benih jenis MSP 14 ini sangat cocok untuk dikembangkan petani di Situbondo. Dengan demikian, ujar Farid, upaya Pemkab Situbondo dalam mensejahterakan kalangan petani akan cepat tercapai. "Dengan beralih tanam ke be-

nih MSP 14 ini selain memiliki prospek cerah, nanti petani tidak hanya menggantungkan kepada bibit yang bersertifikasi semata," ungkap Farid. Lebih jauh Farid menambahkan, pola pengalihan tanaman benih ini akan sukses bila ada tambahan usaha pemuliaan tanaman dengan memakai bibit baru (MSP 14) tersebut. Apalagi, sambung Farid, komoditas benih yang dikenal ramah lingkungan itu dikelola dan dikembangkan petani dengan tehnologi modern akan dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan bibit bersertifikasi. "Biasanya 1 hektar hasilnya kurang dari 6 ton GKG (gabah kering giling). Kalau jenis MSP ini meski ditanam dilahan belerang bisa tumbuh dengan normal," pungkas Farid. Q awi


Jumat Legi 2 DESEMBER 2016

KILAS AREMANIA

Jelang Tutup Tahun, Polres Batu Mutasi Perwira Batu, Bhirawa Jelang tutup tahun, dituntut adanya peningkatan upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah jajaran Polres Batu. Hal ini dilakukan dengan membuat hubungan dan kordinasi yang baik antar 3 pilar plus. Pernyataan ini dikemukakan oleh Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata saat melantik Kapolsek Pujon dari AKP Pujiono kepada AKP M Budiarto yang dilaksanakan di Ruang Rupatama Mapolres Batu, Kamis (1/12). Tiga pilar plus ini menjadi modal dasar bagi seorang kapolsek dalam memimpin sebuah wilayah. “Perlu saya tekankan kepada kapolsek baru, ada 3 Pilar Plus yang harus dibangun sebagai kapolsek, yakni menjalin hubungan dengan Camat, Kapolsek, Danramil dan Tokoh Agama,”ujar Leo sapaan akrab AKBP Leonardus Simarmata, usai acara sertijab. Selain itu, kapolres berpesan kepada Kapolsek Pujon yang baru untuk bersiap menghadapi pengamanan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Meskipun, Kecamatan Pujon bukan wilayah Kota Batu, namun karena Polsek Pujon berada di wilayah hukum Polres Batu, personil Polsek Pujon diperbantukan dalam pengamanan. Menanggapi mutasi Kapolsek Pujon, Kapolres Batu menegaskan bahwa mutasi ini adalah hal yang biasa dan rutin terjadi di semua organisasi, termasuk di Polres Batu. “Merupakan bagian dari Sispimkar atau Sistem Pembinaan Karier,” tegas Kapolres. Sementara, untuk pejabat Kapolsek Pujon, AKP Pujiono sudah waktunya untuk menjalani tour of area. Artinya Pujiono sudah waktunya menjalani tugas di wilayah lain. Karena sudah 3 tahun 1 bulan ybs menjabat sebagai Kapolsek Pujon.Q nas

MALANG RAYA

KPU Batu Naikkan Honor Satlinmas Batu, Bhirawa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menaikkan honor Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menjadi Rp 400ribu per orang. Hal ini dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwali) Batu Februari 2017. Komisioner KPU Batu, Saefudin, menjelaskan bahwa pada awalnya KPU hanya mengajukan kenaikan anggaran untuk honor Linmas menjadi Rp 300 ribu. Jumlah ini mengalami kenaikkan Rp 50 ribu dari jumlah honor Linmas sebelumnya yang hanya Rp 250 ribu. “Kenaikan Rp 50 ribu itu kita anggap sudah pantas. Namun di tengah proses muncul keputusan Menteri Keuangan yang menyatakan honor petugas keamanan dalam hal ini Linmas sebesar Rp 400 ribu. Padahal saat itu sudah diputuskan honor Linmas Rp 300 ribu,” jelas Saefudin, Kamis (1/12). Karena ada keputusan Menkeu ini, KPU terpaksa kembali

mengajukan kenaikan honor Satlinmas. Honor yang sebelumnya sudah naik menjadi Rp300 ribu, kembali dinaikkan menjadi Rp 400 ribu. Namun kenaikan honor ini tidak sepenuhnya ditanggapi gembira oleh semua anggota Satlinmas. Sebagian anggota Satlinmas mempertanyakan honor pengamanan pada hari H pelaksanaan pemungutan suara, khususnya personel yang berjaga di luat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pasalnya selama ini anggota Linmas yang tidak ditempatkan di TPS tidak menapatkan honor. Padahal anggota Linmas yang berjaga di luar TPS jumlahnya cukup banyak.

Masalah inipun dilayangkan anggota Linmas kepada Komisioner KPU mendatangi dan bertemu Satlinmas di Kantor Kecamatan Bumiaji. “Anggota Linmas yang di posko, di desa harus dipikirkan honornya. Karena anggota Linmas tidak hanya jaga di TPS, kita berharap agar seluruh anggota Linmas mendapatkan honor,” ujar anggota Linmas Desa Pandanrejo, Nursaid. Menanggapi hal ini, Saefudin menegaskan pihaknya tidak bisa mengalokasikan honor untuk anggota Linmas yang tidak berjaga di TPS. KPU hanya menganggarkan honor untuk 840 linmas yang berjaga di TPS sesuai dengan aturan yang ada. “Di luar anggaran itu bisa berkoordinasi dengan Satpol PP atau Pemerintah Desa. Mungkin mereka punya kebijakan yang bisa mendukung kinerja teman- teman Linmas di luar TPS,” ujar Saefudin.

PKK Kota Malang Menerima Anugerah Pakarti Utama Malang, Bhirawa Kota Malang tidak sekadar berprestasi di bidang pembangunan, tetapi pada lomba pemanfaatan tanaman obat keluarga (Toga), Kota Malang juga menjadi yang terbaik. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Hj. Dewi Farida Suryani, dianugerahi, Penghargaan Nasional Pakarti Utama I Kategori Kota 2016 dalam lomba pemanfaatan Toga tingkat nasional. Selain itu, TP PKK Kota Malang juga menyabet juara I Lomba Pentas Kreativitas daerah dalam ajang Jambore Nasional Kader PKK 2016. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Erni Guntarti, mengutarakan, tujuan diadakannya jambore ini untuk memupuk dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antar kader PKK dan para pembinanya, ajang bertukar informasi, pengetahuan dan keterampilan. Selain itu, memberikan penghormatan bagi kader PKK yang selama ini telah berkiprah. Pihaknya berharap, berharap jambore ini dapat memotivasi dan menggelorakan semangat para kader PKK dalam mencapai tujuan dan program – program PKK. Sementara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa jambore ini harus diselenggarakan secara rutin. Untuk meningkatkan kualitas kader penggerak PKK. “Jambore ini sebagai bagian dari komunikasi dan sinergi antar penggerak PKK satu dengan yang lain agar terus berjalan, jangan hanya berhenti disini saja,” ungkap Tjahjo Kumolo. Usai menerima penghargaan, Hj. Dewi Farida Suryani yang kerap disapa Umi Farida mengungkapkan kesuksesan dari prestasi TP PKK Kota Malang ini merupakan suatu motivasi dan inspirasi untuk warga.Q mut

anas bachtiar/bhirawa

Satpol PP dan Komisioner KPU Batu saat melakukan rakor pengamanan Pilwali dengan anggota Linmas Kecamatan Bumiaji di kantor Kecamatan setempat. Sementara, Kasi Linmas di Satpol PP Kota Batu, Arik Dwi Utami mengatakan pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Satlinmas terkait persiapan pengamanan Pilwali, termasuk hal yang ber-

sifat teknis. “Satpol tidak membuat SK penempatan pos tapi hanya membuat SK untuk penugasan. Dan untuk melengkapi itu Satlinmas harus memiliki berita acara perekrutan,”ujar Arik. Q nas

Badan Jalan Ambrol Diterjang Hujan

Dishub Batasi Angkutan Barang Masuk Malang Kab Malang, Bhirawa Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur akan memberlakukan pembatasan kendaraan angkutan barang besar, yang masuk Kota Pandaaan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan hingga Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Rencana pembatasan kendaraan tersebut diberlakukan untuk angkutan barang besar itu, seperti truk dan tronton. Pemberlakuan pembatasan kendaraan barang tersebut, pada hari Sabtu dan Minggu, dari pukul 15.00 WIB-21.00 WIB, dari Pandaan menuju Malang, dan sebaliknya dari Malang menuju Pandaan dengan pemberlakuan jam yang sama, yakni pukul 15.00 WIB-21.00 WIB. Kendaraan angkutan barang dilarang melintas hingga habis masa pemberlakukan jam yang sudah ditentukan oleh Dishub Provinsi Jatim. Pembatasan kendaraan besar itu, menurut Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Malang Untung Sudarto, Kamis (1/12), berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor KP 655 Tahun 2016 tentang Pembatasan Waktu Operasi Angkutan Barang Dengan Kendaraan Bermotor Umum di Ruas Jalan Nasional PandaanMalang, Provinsi Jatim. Pembatasan kendaraan angkutan barang yang berkategori besar, kata dia, pada hari libur yakni Sabtu dan Minggu. Hal itu untuk mengurangi tingkat kemacetan kendaraan di jalur PandaanMalang. Sebab di hari libur tersebut, volume kendaraan dari Pandaan menuju Malang sering kali terjadi padat merayap. “Begitu juga sebaliknya dari arah Malang menuju arah Surabaya, pada hari Minggu atau arus balik padat merayap, “ terangnya. Q cyn

9

muhammad taufiq/bhirawa

Ketua Panitia Seminar Nasional Dr Ana Sopanah (kiri) memberi pengarahan kepada panitia saat memeriksa persiapan akhir pelaksanaan seminar, Kamis (1/12) sore kemarin.

Gelar Seminar, Ajak Mahasiswa Akuntansi Minati Profesi Keuangan Malang, Bhirawa Saat ini jumlah jumlah profesi keuangan di tanah air masih minim. Padahal di sisi lain, profesi ini sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan perekonomian nasional. Dalam rangka mengenalkan sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas profesi keuangan, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kementeriaan Keuangan bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Kampus Universitas Widyagama (UWG) Malang menggelar Seminar Nasional dengan tema “Profesi Keuangan Indonesia dalam Persaingan di Era ASEAN Economic Community”yang akan dilangsungkan Jumat (2/12) hari ini. Ketua Panitia Seminar yang juga Kaprodi Akuntasi UWG Malang Dr Ana Sopanah menjelaskan seminar nasional yang digelarnya bertu-

juan mendiseminasikan halhal terkait profesi keuangan di Indonesia kepada kalangan akademisi/ kampus. Selain itu, kegiatan yang ditujukan untuk akuntan publik, akuntan profesional, akademisi (dosen dan mahasiswa), dan stakeholder lainnya juga diharapkan mampu meng-encourage minat mahasiswa akuntansi agar setelah lulus tertarik untuk menggeluti profesi keuangan. “Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan awareness masyarakat tentang keberadaan profesi keuangan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia,” kata Ana Sopanah. Lebih lanjut menurut Ana, penyelenggaraan seminar juga untuk mengenalkan keberadaan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK). “Lembaga ini merupakan Unit Eselon 2di bawah Sekretariat Jenderal, Kemente-

rianKeuangan,” jelas Ana lagi. Adapun tugas PPPK, jelas Ana adalah melakukan perumusan kebijakan, pembinaan, pengembangan dan pengawasan terhadap profesi keuangan di Indonesia. Menurut Ana, profesi Keuangan yang saat ini dalam pembinaan PPPK di antarantya Teknisi Akuntansi, Akuntan, Akuntan Publik, Penilai, Penilai Publik, dan Aktuaris. Seminar yang dilangsungkan di Kampus II UWG Malang ini menghadirkan tiga narasumber dari Kementerian Keuangan yakni Kepala Subbidang Pengembangan Profesi Penilai, Aktuaris dan Profesi Keuangan Lainnya Eko Suprapto, Kepala Subbidang Analisis dan Pelaporan Penilai Publik dan Aktuaris Lestyorini, dan Staf Subbidang Pengembangan Profesi Akuntansi Perwira Yodanto. Q mut

Kab Malang, Bhirawa Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang dalam sebulan terakhir ini, membuat sebagian rumah warga rusak akibat diterjang banjir. Hujan itu juga merusakkan infrastruktur jalan yang menghubungkan antar desa maupun antar wilayah kecamatan. Seperti misalnya, di jalan raya kabupaten yang menghubungkan Desa Pagak, Kecamatan Pagak dengan Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, longsor separuh badan jalan akibat tergerus air hujan. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak bisa melintas, yang bisa melintas hanya roda dua. “Jika ada warga yang akan menuju ke dua desa tersebut menggunakan kendaraan roda empat, maka harus memutar melalui Desa Sumberkerto, Kecamatan Donomulyo, yang jaraknya lebih kurang 7 kilometer (km),” papar salah satu warga Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang Deddy, Kamis (1/12), kepada wartawan. Menurut dia, longsornya jalan kabupaten itu, karena wilayah Pagak beberapa Minggu ini diguyur hujan lebat, hal itu telah meru-

sakkan infratruktur jalan. Dirinya berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera memperbaikinya kembali. Sebab, perbaikan pertama sudah dilakukan oleh dinas terkait. Namun setelah empat hari dipasang pondasi, bangunan itu ambrol akibat terus menerus diguyur hujan. “Kami sangat menyayangkan Pemkab Malang terkait dengan kualitas bangunan pada akses jalan raya di wilayah Desa Pagak. Karena hanya empat hari dibangun pondasi, tapi bangunan itu tidak kuat menahan guyuran hujan,” tuturnya. Secara terpisah Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang HM Anwar mengatakan, ambrolnya sebagian badan akses jalan di wilayah Desa Pagak tersebut, sudah diperbaiki, pada 24 November 2016. Namun, hujan deras di wilayah Malang Selatan yang terus menerus berakibat pondasi yang ada sebagian ambrol. Hal itu karena tidak kuat menahan guyuran hujan. “Kini kami kembali membangun akses jalan tersebut, sehingga dalam beberapa hari ini selesai. Bangunan pondasi itu, juga kita perkuat dengan kawat bronjong,” paparnya. Q cyn

cahyono/bhirawa

Alat berat milik Dinas Bina Marga Kab Malang saat melakukan perbaikan akses jalan yang menghubungkan Desa Pagak dan Desa Sumbermanjing Kulon

Malang Nominator Kota Terpopuler di Dunia Kota Malang, menjadi salah satu kandidat kota terpopuler di dunia. Saat ini masuk menjadi empat besar, dari rencana lima besar kota terpopuler di dunia yang akan ditetapkan di Guangzhou. Itulah sebabnya, Wali Kota Malang HM. Anton meminta dukungan kepada siswa SMA 1, 3 dan 4 atau siswa yang berada di komplek Jalan Tugu Kota Malang, melalui sistem vote. “Pada kesempatan ini, saya meminta dukungan pada seluruh siswa dan masyarakat Kota Malang dengan memberikan suaranya untuk mendukung Kota Malang sebagai kota terpopuler di Guangzhou Award,”tutur Wali Kota yang kerap disapa Abah Anton itu. Vote dukungan itu bisa diakses melalui situs http:// pub1.chinadaily.com.cn/survey/20161020/indexen.php. Saat ini dukungan masyarakat sudah cukup bagus, karena Kota Malang sudah berada pada peringkat ke empat.

“Peluang kita untuk berada di posisi pertama, sangat terbuka karena itu, kami minta dukungan, dan Voting dapat dilaksanakan tiap 1 jam sekali hingga tanggal 5 Desember 2016, sebelum saya menyampaikan pemaparan di Guangzhou,”imbuh Abah Anton. Pihaknya optimis jika masyarakat mendukung Kota Malang untuk menjadi Kota terpopuler di ajang Ghuangzhou Award, pasti akan tercapai. Apalagi jumlah penduduk di Kota Malang lebih banyak dibandingkan kandidat lain. Sebelum meminta dukungan, kepada para siswa Abah Anton mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan motivasi kepada para siswa untuk meningkatkan wawasan

muhammad taufiq/bhirawa

Wali Kota Malang HM. Anton saat memberikan motivasi kepada para siswa SMA 4 Kota Malang, Kamis (1/12) kemarin kebangsaan sehingga muaranya untuk menyiapkan generasi emas di Kota Malang. ”Untuk menggenggam dunia,

kita tidak perlu keliling dunia, hanya melalui jari kita, dunia akan takluk pada kita, karena saat ini semua sudah dalam

genggaman,” ujar Abah Anton. Ungkapan tersebut dilontarkan Abah, dimaksudkan agar para siswa, dapat terus meningkatkan wawasannya secara terbuka dan tentu di jalur yang positif, pada penggunaan teknologi. “Salah satu point utama untuk meningkatkan kualitas diri kita adalah dengan meningkatkan wawasan kebangsaan dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penguatan rasa kebersamaan dan soliditas sebagai warga bumi arema” tambahnya lagi. Ke depan, lanjut Abah Anton, harapannya adalah masyarakat Kota Malang terus meningkatkan inovasi dan kreativitas yang dapat menghasilkan karya-karya di luar prediksi orang lain. Itu semua semata-mata untuk mensukseskan pembangunan di Kota Malang. Q mut


OLAHRAGA

10 LINTASAN

PSSI: 10.000 Tiket Semifinal AFF Dijual Fisik Jakarta, Bhirawa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan 10.000 tiket semifinal Piala AFF 2016 yang mempertandingkan Indonesia melawan Vietnam dijual dalam bentuk fisik (offline) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI Ade Wellington di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Kamis. Ade mengatakan, penjualan non-daring (online) dilakukan demi mengantisipasi tingginya permintaan. "Kami menyadari ada hal yang berjalan tidak maksimal di sistem. Jadi kami melakukan evaluasi dan mencari alternatif lain," ujar dia. Ade melanjutkan, tiket yang dijual langsung dalam bentuk fisik adalah dari kategori tiga, yang memang paling banyak peminatnya. Penjualan dilakukan di pintu utara Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (dekat TVRI), pada Jumat (2/12) mulai pukul 08.00 WIB. Ada delapan loket yang dibuka untuk melayani pembeli. Mengantisipasi praktik calo, penyelenggara dan kiostix.com (pihak penjual tiket yang direkomendasi AFF), membatasi pembelian terbatas empat tiket per-orang dan harus menyertakan KTP atau SIM. "Jumlah 10.000 tiket itu bisa saja bertambah jika masih ada sisa tiket kategori yang belum terjual secara daring melakui kiostix.com. Penjualan daring aka ditutup pukul 24.00 WIB malam ini," tutur Ade. Sementara Ketua panitia penyelenggara pertandingan Indonesia, Yeyen Tumena menambahkan, akan ada 30--50 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya untuk mengamankan penjualan tiket "offline". "Polda Metro Jaya sudah menyetujui penurunan personel," kata Yeyen. Selain menjual dalam bentuk "offline" di Stadion GBK, pihak PSSI juga memberikan sedikit kesitimewaan kepada masyarakat sekitar Stadion Pekansari, Cibinong, yang menjadi lokasi pertandingan semifinal Piala AFF 2016 leg pertama.Q ant

Menpora Harapkan Dukungan Spanyol Demi Pencak Silat Jakarta, Bhirawa Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam kunjungannya ke Barcelona, Spanyol, pada Senin (28/11), meminta dukungan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga Spanyol Inigo Mendez de Vigo untuk mengusung cabang pencak silat dalam Olimpiade setelah Olimpiade Tokyo 2020. "Menpora Imam meminta Komite Olimpiade Spanyol untuk turut membantu pengakuan terhadap cabang olahraga pencak silat pada Olimpiade. Dukungan itu juga dilatarbelakangi keberadaan Federasi Pencak Silat Spanyol yang sudah cukup lama," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Gatot S. Dewa Broto dalam siaran pers Kemenpora yang diterima Antara di Jakarta, Kamis. Federasi Pencak Silat Spanyol, lanjut Gatot, juga akan mengirimkan atletatletnya untuk mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Dunia 2016 di Denpasar, Bali pada 3-8 Desember. Kunjungan Menpora ke Barcelona itu merupakan rangkaian kunjungan dinas ke Aljazair dan Spanyol pada 25-30 November. Selain meminta dukungan Spanyol untuk cabang pencak silat, Menpora Imam Nahrawi juga bertemu Manajemen Klub Sepak Bola Espanyol yang telah memberikan kesempatan bagi pesepak bola Tanah Air Evan Dimas untuk berlatih di klub itu. "Kami juga belajar dari Barcelona yang telah menyelenggarakan Olimpiade 1992. Warisan Area Olimpiade serta Museum Olimpiade itu menjadi salah satu tujuan wisata yang populer," ujar Gatot. Gatot mengatakan Indonesia akan meniru pembangunan komersial wisata di sekitar kompleks olahraga seperti di sekitar Stadion Neu Camp Barcelona dan Stadion San Bernabeau Madrid, Spanyol.Q ant

KONI Semarang Minta Anggaran Rp12 Miliar Semarang, Bhirawa KONI Kota Semarang mengajukan anggaran sebesar Rp12 miliar kepada pemerintah kota setempat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2018. "Diusulkan di APBD 2017 untuk kesiapan menghadapi babak kualifikasi porprov," kata Sekretaris KONI Kota Semarang Yuswo Supatmo di Semarang, Kamis. Dia menjelaskan sekitar 80 persen dari kebutuhan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk pembinaan dan persiapan porprov. Ia mengatakan inventarisasi terhadap atlet utama dan potensial akan segera dilakukan. Kota Semarang, kata dia, akan berusaha meloloskan banyak atlet pada ajang empat tahunan tersebut. Selain itu, kata dia, KONI juga akan membentuk tim pendamping masingmasing cabang olahraga untuk memonitor dan mengevaluasi perkembangan para atlet. Ia menuturkan Kota Semarang berkomitmen menjaga tradisi manjadi juara umum dalam ajang olah raga tingkat daerah itu. Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta prestasi Kota Semarang dalam Porprov Jawa Tengah harus dipertahankan.Q ant

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

Kejurnas Taekwondo Piala GUbernur Jatim

Jaring Atlet untuk Asean Youth Games Surabaya, Bhirawa Event Kejurnas Piala Gubernur Jatim 2016 yang digelar di DBL Surabaya bakal dijadikan ajang penjaringan atlet untuk diturunkan di Asian Youth Games 2017 di Jakarta, Nopember 2017. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PB Taekwondo Indonesia Letjen (Purn) TNI Marciano Norman saat membuka Kejurnas Piala Gubernur Jatim 2016, Kamis (1/12) yang diikuti oleh sekitar 1.200 atlet dari 24 provinsi. Menurut Marciano Norman atlet junior yang berhasil meraih juara di event ini memiliki peluang untuk membela Indonesia di ajang Asian Youth Games, itulah mengapa ia berharap agar seluruh atlet mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menjadi yang terbaik. "Selaian merekrut para juara di event ini, kita juga menggelar seleknas dan memilih atlet terbaik yang kita turunkan di Asian Youth Games," kata Marciano Norman. Ia juga memberikan apresiasi kepada Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jatim yang sudah menggelar event

level nasional. "Saya berharap kejuaraan ini bisa terus digelar setiap tahun," katanya. Ditemui ditempat yang sama Ketua Umum TI Jatim, Ishaq M Siregar mengaku sudah menyiapkan atlet junior terbaik yang turun di ajang ini. Bahkan ia optimis mereka bisa bergabung dengan kontingen merah putih di Asian Youth Games. "Kami memiliki target juara umum dan meloloskan atlet Jatim ke Asian Youth Games," katanya. Sementara itu Ketua Harian TI Jatim, Stevanus menjelaskan, selain kelas junior, event ini juga mempertandingkan kelas terbuka dan sekaligus menjadi ajang Pra PON Remaja. "Jumlah peserta melampaui target, ini menunjukkan minat masyarakat untuk mengikuti kejuaraan taekwondo sangat besar," katanya," katanya. Q wwn

wawan/bhirawa

Sebanyak 1.200 atlet dari 24 provinsi turun di Kejurnas Piala Gubernur Jatim 2016.

Madura United Taklukkan Semen Padang 2-1

Pelatih Arema: Saya Tak Akan Simpan Pemain Malang, Bhirawa Pelatih Arema Cronus Indonesia Malang, Milomir Seslija, mengaku tidak akan menyimpan pemainnya karena 25 pemain yang dimilikinya untuk memperkuat tim Singo Edan pada putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC), semuanya berkualitas. "Kami akan tetap menurunkan pemain pilar maupun pelapis tanpa menyimpannya untuk pertandingan selanjutnya. Saya tidak akan menyimpan pemain, apalagi 25 pemain yang saya miliki semuanya berkualitas sama dan bagus," kata Milomir Seslija di Malang, Jawa Timur,

Kamis. Milo mengaku akan menurunkan para pemain pilarnya saat meladeni tuan rumah Bali United yang digelar di Pulau Dewata itu, Sabtu (3/12). Untuk meladeni tim dari ranah Bali itu, Milo memboyong 18 pemain. Meski punya rekor bagus saat melawan Bali United, katanya, pihaknya tak akan menganggap remeh lawan. Milo tetap akan menurunkan pemain andalannya tanpa menyimpan untuk pertandingan selanjutnya. "Kekuatan tim tidak terpaku pada satu atau dua pemain saja. Kekompakan dan kerja sama tim juga sangat penting," urainya.

Pelatih Arema Cronus Indonesia Malang mengaku tak akan menyimpan pemainnya.

Dari 18 pemain yang diboyong ke Bali itu, nama Goran Ganchev masuk dalam skuat dan kembali berduet dengan Hamka Hamzah di barisan belakang setelah absen pada laga sebelumnya ketika menjamu PS TNI di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Sejumlah pemain pilar masih tetap absen karena memperkuat Timnas di ajang Piala AFF, yakni Kurnia Meiga dan Benny Wahyudi. "Kami optimistis akan meraih kemenangan dan poin sempurna meski kami bertanding di kandang lawan. Persiapan kami, baik mental, teknik dan taktik permainan sudah sangat matang," urainya. Sementara itu, ke-18 pemain yang diboyong ke Bali itu, di antaranya adalah Achmad Kurniawan dan Made Wardana (kiper), Johan Alfarizi, Hamka Hamzah, Goran Ganchev, Junda Irawan, Oky Derry (belakang), Raphael Maitimo, Nick Kalmar, Esteban Vizcarra, Ferry Aman Saragih, Juan Revi, Dendi Santoso, Okto Maniani, Arif Suyono (tengah), serta Cristian Gonzales, Sunarto, dan Dedik Setiawan (depan). Saat ini Arema masih bertengger di puncak klasemen sementara ISC 2016, namun posisi tim berjuluk Singo Edan itu masih dibayang-bayangi dua tim lainnya, yakni Madura United dan Persipura Jayapura.Q mut. ant

Makassar Siap Gelar Tiga Kejuaraan Sekaligus Makassar, Bhirawa Kota Makassar siap menjadi penyelenggara tiga kejuaraan sekaligus yang dipusatkan di Tribun Lapangan Karebosi Makassar, Sulsel, 6-10 Desember 2016. Ketua Muaythai Indonesia (MI) Sulsel Surachman Tiri di Makassar, Kamis menyatakan ketiga kejuaraan yang digelar secara bersamaan itu yakni Kejuaraan Nasional Muaythai Piala Wapres, Kejuaraan Asian Muay Championship Road to SEA Games 2017 dan Pra-PON Remaja II. "Menggelar tiga kejuaraan sekaligus tentu membutuhkan fokus dan komitmen tersendiri. Kami berharap dukungan seluruh pihak demi kelancaran dan suksesnya kejuaraan," katanya. Ia menjelaskan untuk Kejurnas Piala Wapres dan babak kualifikasi PON Remaja akan

dihadiri oleh atlet dari berbagai provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Sumatera dan lainnya. Sementara untuk kejuaraan ASEAN tentunya akan dihadiri para petarung dari negara seAsia Tenggara yang tentunya siap bersaing dan membuktikan siapa yang teraik di negara ASEAN. Khusus untuk kejurnas, menurut dia, akan mempertandingkan sejumlah kategori seperti kelas pemula kelompok umur 12-13 tahun, kelas kadet kelompok umur 14-15 tahun. Selanjutnya kelas atau kategori junior KU 16-18 tahun, kategori dibawah 19-22 tahun dan kelas profesional atau bebas. Sulsel sendiri siap menurunkan 36 atlet diantaranya Zulkifli, Karman (kategori junior), Michael, Arifuddin, Ikhwan Karunia Surya, Sitti Saenab,

Regina,(kategori pra pemula), Ahmad Ihsan, Hafis, Rehan, an Bagas yang tampil di kategori pemula usia 11-12 tahun. Selanjutnya Dachyar, Iva, M Rian, M Yasril, M Aksa, Riska Amelia (kategori cadet usia 1214 tahun), Ahmad Nur, Haryanto, Jamaluddin, Ismail, Hasbi Hairil, Sinta Pertiwi, Desi, Nurfani yang turun di kategorijunior usia 15-17 tahun. Termasuk untuk kategori senior yang tetap akan mengandalkan atet terbaiknya yakni Nur Alamsyah untuk kembali mengulangi prestasinya pada ajang yang sama sebelumnya "Kami tentunya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan sebagai tuan rumah dengan menurunkan seluruh atlet potensial kami di kejurnas Piala Wapres 2016. Kita berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya," kata dia.Q ant

Pamekasan, Bhirawa Klub sepak bola Madura United FC mengalahkan Semen Padang dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship 2016 yang digelar di Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis sore, dengan skor 2-1. Gol Madura United oleh Rishadi Fauzi dan Patrich Steve Wanggai, sedangkan gol dari Semen Padang dicetak oleh Mohammad Vendry Ronaldo Mofu. "Kita sudah tujuh kali pertandingan dengan Semen Padang, dan baru kali ini, Madura United bisa memenangkan pertandingan," kata Pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera dalam keterangan persnya seusai pertandingan. Sejak babak pertama, kedua kesebelasan berupaya menciptakan gol dengan melakukan tekanan ke masingmasing benteng pertahanan. Madura menggencarkan serangan bahkan beberapa kali terjadi peluang, namun tidak membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir. Semen Padang berhasil menciptakan gol pada babak kedua melalui tendangan Mohammad Vendry Ronaldo Mofu. Madura United baru bisa menyamakan kedudukan setelah pelatih klub sepak bola itu, memasukkan pemain bernomor punggung 25 Rishadi Fauzi menggantikan pemain bernomor punggung 17 Eliazer Thoncy Elthon Maran. Gol kedua oleh Patrich

Steve Wanggai. Pemain asal Papua ini, masuk dibabak kedua menggantikan Ahmad Maulana Putra. Gol terakhir Madura United inilah yang membuat gema supporter kian bergemuruh dan lagu "Maduraku" menggema di semua tribun Gelora Ratu Pamelingan itu. Pertandingan antara kedua kesebelasan yang ditonton 13.417 orang ini, merupakan laga kandang kedua di stadion Pamekasan, setelah diresmikan pada 18 November 2016. Pemain Madura United meliputi, Hery Prasetyo, Ahmad Maulana Putra, Asep Berlian, Fabiano Da Rosa Beltram, Guntur Ariyadi, Munhar, Eric Weeks, Eliazer Thony Elthon Maran, Engelbird Sani, Rendy Siregar, dan Rodrigoes Aracil Pablo. Pemain cadangan di klub ini meliputi, Joko Ribowo, Gilang Ginarsa, Rishadi Fauzi, Ahmad Bustomi, Fajar Handika, Patrich Steve Wanggai dan Slamet Nurcahyo, dengan pelatih Mario Gomes De Oliviera dan Manajer Tim Haruna Soemitro. Pemain Semen Padang meliputi, Jandia Eka Putra, Agung Prasetyo, Hengki Ardiles, Novan Setya Sasongko, Novrianto, Muamer Svraka, Muhammad Vendry Ronaldo Mofu, dan Riko Simanjuntak. Pemain cadangan di klub ini Rivky Deython Mokodompit, Satrio Syam, Defri Riski, Adi Nogroho, Christhover Manuel Sibi, dan Lee Gilhoon dengan pelatih Nil Maizar dan Manajer Tim Suranto.Q din. ant

Madura United FC kalahkan Semen Padang dengan skor 2-1.

GGI Ajang Pegolf Muda Indonesia Unjuk Kemampuan Jakarta, Bhirawa Kejuaraan golf amatir "Gentlemen Golf Invitational" (GGI) d Pondok Indah Golf Club, Jakarta, Kamis menjadi ajang bagi pegolf muda Indonesia untuk unjuk kemampuan karena kejuaraan dikhususkan untuk pegolf yang selama ini terkendala dengan mahalnya biaya pertandingan. Penggagas GGI, Satya Ramadha di sela pelaksanaan kejuaraan mengatakan kejuaraan ini merupakan yang kedua kalinya digelar. Meski statusnya hanya untuk amatir, namun segala pendukung termasuk lapangan golf yang digunakan adalah

grade A. Sebelum di Pondok Indah, kejuaraan yang didukung penuh Goek Golf dan Inigolf ini digelar di Senayan Golf Club. "Kanapa sasaran kita anak muda Karena kami ingin memberikan sensasi kepada mereka karena selama ini banyak yang hanya bermain di 'driving range'. Dikejuaraan ini mereka turun langsung dan siapapun bisa bermain. Jadi tidak hanya berkutat pada klub golf atau perkumpulan saja," kata Satya saat dikonfirmasi. Dengan menggunakan sistem baru dalam pendaftaran yaitu menggunakan aplikasi Inigolf, kata dia, dalam satu

pekan target jumlah peserta langsung terpenuhi. Bahkan melebihi kuota yang ditetapkan yaitu 130 peserta. Tidak hanya masyarakat umum pecinta golf saja yang turun, namun juga dari kalangan artis. "Pesertanya mencapai 151 orang. Padahal kuotanya hanya 130. Kami bahkan kenal pinalti karena kelebihan peserta. Seharusnya kita untuk dengan banyak peserta, namun kita tidak. Tapi ini salah satu target lain kami yaitu membantu pegolf muda untuk berkembang," ujarnya, menambahkan. Pria yang juga founder Goek Golf yang merupakan apparel golf asli Indonesia menambah-

kan, untuk artis yang terlibat dalam kejuaraan ini di antaranya adalah Angga vokalis Maliq & D'Essentials. Tidak hanya itu, demi meningkatkan kualitas perlombaan, pihaknya panitia juga mendatangkan pegolf profesional Indonesia yaitu Rinaldi Adiyandono dan Bobby Cahyo. "Tahun ini antusiasmenya luar biasa, kami berharap movement ini dapat mendukung lahirnya suatu tren olahraga baru untuk anak muda, setelah tren running dan sepeda yang marak belakangan" ucap Satya, menegaskan. Meski hanya untuk kalangan pemula atau amatir, kejuaraan ini banyak menawarkan

hadiah mulai dari BMW Series 3, Ducati Scrambler dan hadiah hadiah menarik lain, selain itu juga terdapat banyak games menarik, salah satunya adalah "Beat The Pro", di mana peserta akan ditantang untuk uji nyali dengan melawan pukulan dari Pro Golfer Indonesia Rinaldi Adiyandono dan Bobby Cahyo. Sementara itu, Ketua Panitia GGI Ryo Tambunan berharap kejuaraan ini bisa menjadi angin segar dalam industri golf Indonesia dan dengan terselenggaranya acara ini di salah satu lapangan terbaik di Indonesia bisa menarik atensi masyarakat terhadap olahraga golf.Q ant


Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

Apel Gelar Pasukan Antisipasi Aksi 212 l Sambungan hal 1

Ia meminta, seluruh elemen masyarakat khususnya TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan dan organisasi masyarakat tidak terprovokasi oleh isu yang sifatnya adu domba dan memecah belah bangsa. “Kita adalah bangsa yang memiliki komitmen bersama dan cita-cita luhur membangun bangsa demi mencapai kesejahteraan bersama. Ka­ renanya kita harus tetap konsisten untuk menjaga keutuhan 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” terangnya. Menyikapi jelang aksi unjuk rasa 2 Desember 2016, Ia mengimbau kepada para peserta aksi dan masyarakat hendaknya membangun toleransi, rasa cinta damai, santun serta tidak melakukan perbuatan anarkis. Utamanya tidak mudah terpancing oleh kelompok yang sengaja ingin membuat suasana damai menjadi hal yang tidak diinginkan. Khusus kepada jajaran anggota kepolisian (TNI, Polri) diharapkan bisa bersifat persuasif dan mengawal peserta aksi unjuk rasa agar bisa melaksanakan aksi dengan damai. “Dalam mewujudkan demokrasi yang dewasa, kepatuhan penegakan hukum harus dilaksanakan dengan tegas dan tetap humanis. Meskipun demikian kewaspadaan harus ditingkatkan sehingga jika ada oknum yang sengaja berbuat anarkis segera diambil tindakan tegas,” jelasnya. Ia menegaskan, bahwa kondisi dan situasi Jatim saat ini aman terkendali kaenanya pelaksanaan gelar pasukan itu diharapkan mampu menenangkan masyarakat Jatim. Terlebih masyarakat Jatim sudah menyampaikan aspirasinya dan melakukan doa bersama, yang difasilitasi langsung oleh Polda Jatim, TNI, dan Koarmatim. “Semua aspirasi tersebut telah kami tangkap substansinya dan telah disampaikan secara langsung ke pusat,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji MH mengatakan berdasarkan data yang diperoleh masyarakat Jatim yang ikut aksi 2 Desember 2016 di Jakarta sekitar 2.100 orang. Di Jatim ada kurang lebih 12 ribu pasukan baik polisi maupun TNI yang disiagakan untuk melakukan antisipasi pengamanan. Selain itu pihal Polda Jatim juga memberikan arahan-arahan pada masyarakat yang ikut ke Jakarta untuk bisa mengendalikan diri, sebab menurutnya ketika individu berkumpul maka psikologis massa yang terbentuk. “Kami juga tidak pernah menghalang-halangi saudara-saudara kita yang berangkat ke Jakarta, namun kami hanya memastikan bahwa mereka tidak membawa barang berbahaya yang bisa membahayakan orang lain. Kita berharap mereka bisa berangkat dan pulang dengan lengkap dan selamat,” pungkasnya. n iib.bed

Pemkab Sumenep Segera Sosialisasikan UMK 2017 ke Perusahaan l Sambungan hal 1 2017 sudah kami terima. Namun kami masih belum menyosialisasikannya. Insya Allah pekan depan kami akan melakukan sosialisasi kepada sejumlah perusahaan yang ada di Sumenep,” kata Plt Sekretaris Disnakertrans Sumenep Ach Kamarul Alam, Kamis (1/12). Besaran UMK yang diusulkan dewan pengupahan melalui Bupati Sumenep sebesar Rp 1.513.340 itu sama dengan hasil evaluasi Gubernur Jatim. “Sesuai mekanismenya, setelah pergub itu turun pemerintah daerah akan menyosialisasikan ke perwakilan perusahaan. Per­ usahaan harus memberikan upah bagi karyawannya sesuai UMK. Besaran UMK itu upah batas minimal, kalau karyawan perusahaan itu bekerja lebih dari dua tahun, upah yang diberikan harus lebih dari UMK, karena gaji atau upah juga harus disesuaikan dengan lama kerja,” ucapnya. Lebih lanjut ia menegaskan, di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini terdapat 565 perusahaan yang terdiri dari perusahaan besar, menengah dan kecil. Pada perkembangannya, jumlah perusahaan tersebut terus bertambah sesuai pengajuan izin pendirian perusahaan. Namun, yang resmi tercatat ada sebanyak 565 perusahaan itu. “Selain menyosialisasikan langsung kepada sejumlah perusahaan terkait besaran UMK itu, kami juga akan mengirimkan surat kepada seluruh perusahaan yang ada di Sumenep,” bebernya. Ditambahkannya isi surat itu di antara­ nya bagi perusahaan yang merasa tidak mampu membayar upah sesuai UMK yang telah ditetapkan, perusahaan bisa melakukan penangguhan dengan cara mengirimkan surat ke Gubernur Jatim melalui Pemkab Sumenep. “Kalau memang ada yang mau melakukan penangguhan, paling lambat mengirimkan surat ke Gubernur Jatim pada 20 Desember atau 10 hari sebelum tahun ini berahir,” tegasnya. Sesuai pantauan di lapangan, ada sejumlah perusahaan yang memang belum merealisasikan UMK secara maksimal. Perusahaan yang dinilai kurang memperhatikan besaran UMK itu berada di perusahaan kategori menengah dan kecil. “Kemungkinan, mereka masih belum mampu, karena jumlah karyawannya pun sangat sedikit antara 3-5 karyawan. Tapi kami tetap mengimbau terhadap semua perusahaan agar tetap memberikan upah sesuai UMK yang telah ditetapkan,” imbuhnya. n sul

11

SAMBUNGAN Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Jatim Bertahan di Posisi 5,6%

adit hananta utama/ bhirawa

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo memberikan paparan dalam Diskusi Masa Depan Outlook 2017 yang digelar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga, Kamis (1/12).

l Sambungan hal 1

Gubernur Pastikan Surabaya Tak Boleh Kelola SMA/SMK Sendiri l Sambungan hal 1

garan. Anggaran tersebut digunakan untuk membantu masyarakat Surabaya yang akan sekolah di Surabaya. “Itu sudah kita keluarkan SE (Surat Edaran)-nya. Sebenarnya untuk menjawab Surabaya, tapi kita berikan untuk seluruh Jatim,” kata dia. Dalam prinsip penganggaran, Pakde Karwo menjelaskan, pemerintah pusat boleh membantu daerah. Begitu juga daerah boleh membantu untuk daerah lain, seperti dari kabupaten/kota ke provinsi. “Di undang-undang itu tidak diatur hanya provinsi yang boleh membantu kabupaten/kota. Artinya Surabaya juga boleh membantu masyarakatnya dengan menganggarkan untuk SMA/SMK. Nanti mekanismenya seperti apa kita bicarakan lagi dengan Kemendagri,” kata dia. Disinggung soal kekurangan anggaran, Pakde Karwo tidak membantah. Pihaknya mengaku, sampai saat ini anggaran untuk gaji guru masih kurang Rp128 miliar. Itu lantaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat tidak

bertanbah tahun depan. “Hanya untuk guru honorer SMA/SMK. Kalau PNS sudah aman tidak ada masalah,” katanya. Untuk mengatasinya, lanjut Pakde, sementara yang bisa digunakan adalah dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Kita juga masih bicarakan dengan Departemen Keuangan kekurangannya,” tutur Pakde Karwo. Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Surabaya Reni pesimistis jika anggaran yang dialokasikan Pemkot Surabaya untuk SMA/SMK dapat terserap. Itu karena dalam nomenklaturnya tetap menggunakan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda). Nilainya cukup tinggi, yakni Rp180 miliar. “Saya sudah mengingatkan dalam rapat paripurna agar itu dipertimbangkan lagi,” kata dia. Sayangnya, nomenklatur anggar­ an tersebut tetap disetujui. Padahal itu tidak sesuai dengan ketentuan PP No 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. “Sekarang tinggal gubernur yang akan mengevaluasinya. Kalau memang tidak sesuai ketentuan, maka gubernur

bisa memberikan saran-saran untuk diperbaiki,” kata politisi asal PKS ini. Reni menuturkan Bopda sengaja dialokasikan sebagai antisipasi ketika tuntutan mengelola SMA/SMK itu dikabulkan. Hal itu justru berisiko karena tidak akan bisa benar-benar digunakan. “Saya khawatir pemkot hanya ingin menunjukkan kesan peduli, tapi sudah tahu tidak bisa dicairkan. Sementara ada mekanisme yang sudah klir tapi tidak digunakan,” kata dia. Reni mengatakan kebijakan untuk mengalokasikan Bopda cukup aneh. Sebab, pengalaman pada triwulan IV tahun anggar­an 2016 pencairan Bopda yang jelas-jelas sudah ada aturannya tidak berani mencairkan. Sekarang malah menganggarkan Bopda SMA/SMK yang tahun depan justru sudah bukan dalam kewenangannya. “Kalau serius menganggarkan mestinya melalui bantuan keuaang­an khusus. Nanti anggaran dan peruntukannya yang mengatur pemkot. Tapi yang mengelola provinsi dengan kontrak sebelumnya,” pungkasnya. n tam

Pembebasan Tol Pasuruan-Probolinggo Sesi II Terganjal Makam dan Masjid l Sambungan hal 1

“Kami akui pembebasan lahan di masjid dan makan di Desa Wringin Anom dan Sumber Asih Kecamatan Tongas itu menemui kendala. Karena pihak takmir dan juru makam sempat menolak untuk direlokasi. Saat ini kami masih membicarakan hal itu,” ujar Agus Minarno ditemui di sela-sela pembayaran ganti rugi lahan tol di Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/12) sore. Namun, pihaknya tidak bisa memaksakan untuk menggeser masjid ataupun makam yang rencananya akan terkena dampak pembangunan jalan Tol Pasuruan-Probolinggo tersebut. “Kami akan mengedepankan pendekatan kepada warga. Jika memang menjadi penghambat, kami akan cari jalan lain. Misalnya, konstruksi jalan tol ini akan digeser sedikit dari rencana awal agar tidak terkena makam atau masjid,” kata Agus Minarno. Agus menambahkan, ia juga berhasil negoisasi dengan warga di Tongas. Sebelumnya, warga sempat menolak pembangunan jalan tol ini, dikarenakan menabrak makam umum setempat. Karena ada peraturan yang ada yakni Perpres No 2 Tahun 2012 dan Inpres No 1 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek-proyek Strategis termasuk pembangunan

jalan tol, sehingga warga mematuhinya. “Akhirnya makam umum disepakati untuk direlokasi. Relokasi sekitar 1.500 makam itu tak jauh dari tempat semula. Untuk masjid disepakati pembangunan tol-nya digeser 12 meter dari lokasi masjid. Untuk pembebasan lahan di Probolinggo sebagian sudah berjalan, sedangkan sisanya menyusul selanjutnya,” tegas Agus Minarno. Saat ini, pembebasan lahan rol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,3 kilometer terus dikebut. Targetnya, sisa 30 persen lahan yang belum bebas, akan tuntas dibebaskan pada akhir 2016 ini. Di wilayah Kabupaten Pasuruan, pembebasan lahannya sudah selesai. Sisa pembebasannya berada di wilayah Probolinggo atau di sesi II dan III. “Kami optimistis pembebasan lahan Tol Pasuruan-Probolinggo selesai Desember nanti. Itu karena pembebasan lahan tol biasanya ditargetkan selesai selama setahun, tapi selama tiga bulan 12 hari sudah rampung lebih dari 70 persen. Bahkan kami mendapatkan penghargaan pertama terbaik seIndonesia tercepatnya pembebasan lahan Tol Pasuruan-Probolinggo,” tandas Agus Minarno. Sekadar diketahui, pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,3 kilometer membutuhkan 271

hektare yang terdiri dari 3.260 bidang tanah. Pembangunan itu terbagi tiga sesi yakni sesi I Grati-Nguling sepanjang 8 kilometer, sesi II NgulingSumberasih 6 kilometer dan sesi III Sumberasih-Leces 16 kilometer. Di wilayah Kabupaten Pasuruan, untuk Tol Pasuruan-Probolinggo akan melewati dua kecamatan, yakni Kecamatan Grati dan Nguling serta melewati tujuh desa. “Pembangunannya sudah berlangsung. Saat ini kami tengah mengcrossing jalan, termasuk dalam tahap mengecoran jalan. Titik utama Tol Pasuruan-Probolinggo berada di Grati Kabupaten Pasuruan,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf berterima kasih kepada warga Grati dan Nguling di Kabupaten Pasuruan. Itu karena mereka sudah merelakan tanahnya untuk kepentingan negara yakni untuk pembuatan jalan tol. “Kami sangat berterima kasih kepada warga di Grati dan Nguling. Mudah-mudahan percepatan ekonomi di wilayah Timur Pasuruan bisa terus naik. Fokus pemerintahan saya pada 2017 nanti adalah pemerataan wilayah Timur Pasuruan. Ke depan kami juga akan membangun rumah sakit di Grati,” kata HM Irsyad Yusuf. n hil

Perbaiki Citra Haji l Sambungan hal 1

tidak bertanggung jawab karena selama ini masyarakat memiliki pola pikir proses haji selalu sulit untuk dipercepat. Padahal percepatan haji itu ada aturannya. Contoh CJH sudah punya porsi dua tahun sebelum berangkat dan CJH berusia lanjut minimal 75 tahun. “Tentunya mereka yang mau berhaji itu harus dibarengi pendamping yang sedarah atau anak kandungnya,” ucap H Ridho belum lama ini. Mantan Kasi Syariah itu menandaskan, pihaknya juga menyikapi pentingnya dokuman yang tersimpan sehingga aman dari antrean panjang karena mendaftar haji saat ini di

Situbondo baru berangkat 25 tahun kemudian. Untuk itu lah, ujar H Ridho, perlunya tertib administrasi sehingga akan membantu penyimpanan data meski sampai puluhan tahun lamanya. “Kami harus menjaga dokuman itu agar aman dan tidak jatuh ke tangan orang yangg tidak bertanggung jawab. Ini Karena lamanya antrean dan adanya niatan yang kurang baik dari oknum untuk mengambil keuntungan karena itu dokumen harus bisa dipergunakan sewaktu-waktu,” tegas H Ridho. Guna memangkas lamanya antrean haji pihaknya hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Sebab meski haji

mengalami antrean panjang, pemerintah tidak akan pernah menutup pendaftaran. Ini karena banyaknya peminat yang akan beribadah sebab haji menjadi kewajiban bagi muslim yang mampu. Untuk menghindari penipuan haji, kini jajarannya sudah mempersiapkan dokumen dan berkas jamaah haji tahun depan dengan memilah per kecamatan. “Kami sebagai penanggung jawab di Seksi Haji harus benar-benar memastikan dokumen para CJH. Dan bukan datanya saja, tetapi harus ada fotonya. Semuanya harus ketat, ja­ ngan hanya menerima data sesuai by name by address semata,” pungkas H Ridho. n awi

kita produk banyak untuk pasar dalam negeri,” kata dia usai acara Diskusi Masa Depan Outlook 2017 dengan topik Meningkatkan Peran Daerah: Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global di Isyana Ballroom Hotel Bumi, Kamis (1/12). Menurut Pakde Karwo, sapaan akrabnya, semua negara saat ini proteksionis terhadap pasar dalam negeri. Hal itu tidak ada kaitannya dengan Donald Trump terhadap Amerika Serikat (AS). “Karena semua memproteksi, tidak ada jalan lain selain memperbesar pasar dalam negeri,” ujarnya. Bagaimana menaikkan pasar dalam negeri? Pakde Karwo mengungkapkan, produk-produk dari Jatim harus mampu lebih murah dibanding produk-produk dari Provinsi Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan provinsi-provinsi lain. “Agar lebih murah, ongkos bunga pembiayaan harus lebih rendah,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof M Nasih menyebut target pertumbuhan ekonomi Jatim pada 2017 mendatang cukup realistis. Apalagi, posisi pertumbuhan ekonomi Jatim tahun ini sudah lebih tinggi dibanding nasional. “Nasional hanya 5,02 persen. Realisasinya sekarang paling banter ke depan hanya 5,1 persen. Kata Presiden Joko Widodo, baru pada 2018 nanti mencapai angka 6 persen,” kata Nasih. Karena posisi sudah lebih tinggi dibanding nasional, lanjut dia, Jatim perlu mempertahankannya. Pria yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini menambahkan, icor Jatim sudah cukup bagus, sehingga tambahan investasi yang tidak terlalu banyak bisa mendorong daerah lebih baik pertumbuhan ekonominya. Yang menjadi persoalan, kata Nasih, jumlah investasi berada di angka yang stagnan. “Kita tidak mungkin investasi dalam jumlah besar, yang kemudian akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi. Jadi, konsentrasi utama memang di investasi,” katanya. n tam

Realisasi PAD Jatim 2016 Baru 94,12% l Sambungan hal 1

menguntungkan, tapi kami tetap akan menggenjot sesuai target,” kata Kepala Dipenda Provinsi Jatim Bobby Soemiarsono SH, MSi dikonfirmasi, Kamis (1/12). Berdasarkan data yang didapat Harian Bhirawa dari Dipenda Jatim, dari target PAD Rp 11,953 triliun, jenis pungutan yang telah tereali­sasi adalah dari retribusi jasa usaha yang telah tercapai hingga 165,5%. Dari target Rp 2,2 miliar, terpenuhi Rp 3,6 miliar. Begitu pula dengan pajak rokok mampu terpenuhi 101,6%. Dari target Rp 1,700 triliun tercapai Rp1,727 triliun. Sementara jenis pungutan yang masih jauh dari target adalah PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dari target Rp 5 triliun baru terpenuhi Rp 4,534 triliun atau 90,6%. Begitu pula dengan PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor) baru tercapai 87,4%. Atau dari target Rp 1,905 triliun baru terpenuhi Rp 1,664 triliun. Sedangkan jenis pungutan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) sudah terpenuhi 97,9% atau dari target Rp 3,300 triliun sudah tercapai Rp 3,231 triliun. “Kami akan kawal terus PAD-nya. Sebab biasanya jelang akhir tahun ini pendapatannya turun. Berbeda dengan pajak pemerintah pusat, jika akhir tahun justru meningkat. Sebab akhir tahun animo masyarakat membeli kendaraan itu turun. Mereka menunggu tahun depan agar tahunnya baru. Begitu pula dengan showroom setelah 24 Desember sudah tidak mengeluarkan faktur kendaraan baru. Dengan begitu, otomatis seminggu kita tidak BBNKB,” tuturnya. Saat ini, lanjut Bobby, ada perubahan pola konsumen kendaraan. Jika dulu masyarakat banyak membeli kendaraan kelas menengah seperti Innova, sekarang banyak yang beralih ke kendaraan jenis LCGC (Low Cost Green Car). Itu artinya, BBNKB dan PKB akan turun drastis karena harga mobil LCGC lebih murah dibanding mobil jenis Innova. “Penjualan mobil nasional turun cukup drastis. Secara nasional tahun ini targetnya 1,050 juta tercapai 1,036 juta. Sedangkan untuk roda dua, dari target 7 juta tercapai hanya 6,5 juta kendaraan. Bahkan pada 2017 diprediksi turun menjadi 6,1 juta. Jika turun semua seperti ini, otomatis pendapatan BBNKB dan PKB juga akan turun,” ungkapnya. Sementara terkait target PAD 2017 mendatang, Dipenda Jatim menarget mampu mengumpulkan pundi-pundi PAD sebesar Rp 12,1 triliun. Kenaikan yang tidak signifikan ini disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah menurunnya jumlah pembelian kendaraan bermotor baru. “Dalam menentukan target PAD itu bukan sekadar angka, tapi harus ada jaminan pasti bisa terealisasi. Kalau tidak, belanja APBD nanti bisa kacau. Ukuran target PAD itu angka minimal yang harus kami capai. Makanya kita usulkan Rp 12,1 triliun dari sebelumnya Rp 11,953 triliun. Ini realistis dan harus kami garansi bisa tercapai,” pungkasnya. n iib

Terenyuh saat Melihat Tingkah Laku Lebih Dewasa dari Usianya l Sambungan hal 1

cerita rakyat surabaya berbasis service learning. Ya, mata kuliah Sejarah Budaya Indonesia (SBI) ini bentuk upaya pemberdayaan masyarakat eks lokalisasi. Diharapkan, ke depan mampu me­ rancang dan menyajikan konten sejarah budaya dalam berbagai wujud. Salah satunya yakni mengasah mahasiswa untuk mampu menemukan permasalahan dalam masyarakat dan mengajukan alternatif solusinya. Caranya, dengan diajak berbagai permainan tradisional yang saat ini sudah mulai ditinggalkan anak-anak. Di tengah permainan, salah satu mahasiswa semester satu jurusan DKV, Renata Rizky Dwiputri ini sempat terkejut ketika melihat salah satu anak me­ lontarkan kata-kata yang tidak sepantasnya diucapkan di sela proses bermain berlangsung.

“Saya sendiri nggak menyangka anak-anak di sini (eks lokalisasi Dolly, red) melontarkan kata-kata rusuh saat bermain bersama temantemannya,” katanya kepada Harian Bhirawa kemarin. Menurutnya, mengenalkan cerita rakyat kepada anak-anak eks lokalisasi perlu adanya pendekatan terlebih dahulu. Mulai dari diadakan game, serta cara-cara lainnya. Namun, dia merasa ada perbedaan terhadap anak-anak pada umumnya de­ ngan anak-anak eks lokalisasi. “Memang sulit mengatur anak-anak ini. Salah satunya juga ada yang berani berbohong kepada kami. Untuk membuat anak-anak nurut juga harus kami berikan reward dan punishment,” ujarnya. Dengan begitu, perempuan berambut panjang ini pun akhirnya mengetahui tidak semua anak-anak pola pikirnya

sesuai dengan usianya. “Kalau anak-anak di sini pola pikirnya lebih cepat, ya,” jelasnya. Sementara, Dosen mata kuliah Sejarah Budaya Indonesia Universitas Kristen Petra Aniendya Christianna mengatakan kegiatan ini sebagai dukungan program Pemkot Surabaya bersama Dinas Sosial untuk upaya pemberdayaan eks lokalisasi. Dengan harapan, lanjutnya, mahasiswa mampu merancang dan menyajikan konten sejarah budaya dalam berbagai wujud. “Tujuannya, mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat dari kampus. Apalagi anak-anak di sini juga beragam dan lebih berani. Jadi perlu adanya pendekatan agar supaya anak-anak bisa belajar dan mengerti tokoh-tokoh yang ada di Surabaya dengan cara mendongeng,” katanya saat ditemui di tempat yang sama.

Dosen berambut pendek ini mengakui anak-anak eks lokalisasi lebih berani. Tingkah lakunya lebih mengarah pembangkangan dan bercandanya dengan fisik. “Anak-anak di sini di luar ekspektasi. Jadi perlu adanya pendampingan ekstra,” katanya. Usia remaja adalah masa di mana tumbuh kembang dan pribadi seorang anak mulai terbentuk. Faktor kondisi rumah tangga dan pola relasi antara orangtua dan anak serta lingkungan mempengaruhi banyak aspek perkembangan dalam diri sang anak. Lantas, bagaimana dengan kondisi dan psikis anak-anak yang hidup dalam lingkup lokalisasi? Sebab, keberadaan lokalisasi ternyata menjadi ‘momok’ yang menakutkan hingga menimbulkan trauma mendalam bagi anak-anak. Hal itu juga diakui Petugas

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) RW 11 Putat Jaya Dedi Kurniawan. Menurutnya, anakanak eks lokalisasi proses berpikirnya lebih dewasa dari usianya. Hal itu dikarenakan karena faktor lingkungan. “Anak-anak di sini sudah tahu masalah seks. Dari segi bicaranya itu sudah seperti orang dewasa,” katanya. Oleh sebab itu, Dedi terus berupaya melakukan berbagai inovasi dalam proses belajar mengajar kepada anak-anak yang mengunjungi TBM usai pulang sekolah. Mulai belajar mendongeng, bercerita, hingga merangkum buku bacaan. Ada juga salah satu pengunjung yang bosan dengan adanya buku-buku akhirnya diadakan rolling buku antar TBM. “Hal ini kami lakukan semata-mata agar anak-anak di sini betah belajar dan bermain usai pulang sekolah,” tuturnya. *


UTAMA

12

Jumat Legi, 2 DESEMBER 2016

Diharamkan MUI, Pencurian Listrik Masih Tinggi Surabaya, Bhirawa Kendati Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haram terhadap pencurian listrik, namun hingga kini kasus pencurian listrik masih tinggi. Pihak PLN Distribusi Jatim berharap kerjama yang dijalin dengan MUI bisa menekan pencurian listrik.

"Terkait pencurian listrik semua sudah diatur melalui keputusan MUI seputar penggunaan energi listrik yaitu keputusan fatwa MUI Jatim No 12/SKF/ MUIJTM/ tahun 2007 tentang pencurian aliran listrik menurut

Ketua MUI Jatim, KH Abdussomad Bukhori dan GM PLN Distribusi Jatim, Yugo Riatmo, usai penandantanganan kerjasama Fatwa Haram MUI soal pencurian listrik di Surabaya.

hukum Islam, keputusan MUI Jatim no 27/TAUS/MUI/JTM/ VIII/2007 tentang Tauhsiyah Hemat Energi dan Keputusan fatwa MUI Pusat No 17 tahun 2016 tentang pencurian arus listrik," tandas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, KH. Abdusshomad Buchori, di sela-sela Diskusi Sinergi PLN dan MUI Untuk Mendukung Penggunaan Listrik Secara Tertib dan Benar, di Elmi Hotel Surabaya, Kamis (1/12).kemarin "Beberapa pandangan ulama bahwa pencurian secara harta secara sembunyi, sedangkan menurut syara' adalah mengambil harta secara sembunyi dari tempatnya dengan syarat tertentu, artinya perbuatan dengan mencuri aliran listrik apapun alasannya tetap haram," timpal KH. Abdusshomad. Pandangan hukum Islam, lan-

jut Abdussomad, tentang energi listrik bahwa energi listrik sekalipun tidak kelihatan kedudukannya disamakan dengan harta dari sisi hukumnya karena ada illat yang sama yaitu manfaat. "Pemerintah tegas mensosialisasikan larangan dan dampak negatif pemakaian listrik ilegal dan PLN perlu melakukan langkah promotof, preventif dan kuratif dengan melibatkan ulama dalam menjaga mengamankan kelistrikan untuk didayagunakan kepada masyarakat," terangnya. Sementara itu, General Manager PT PLN Distribusi Jatim, Yugo Riatmo, usai penandatanganan kerjasama PLN dan MUI Jatim, berharap sinergi PLN dan MUI Jatim soal pencurian listrik atau pemakai listrik ilegal bisa diminimalisir sekecil mungkin. "Kerjasama ini akan membantu

kami menyadarkan tindakan ilegal konsumen listrik, sebenarnya PLN telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya menggunakan listrik secara ilegal serta keharusan untuk membayar tagihan susulan sesuai aturan ketika terbukti melakukan tindakan ilegal tersebut," ingatnya. Tahun 2016, PLN telah mendapati sejumlah pelanggan PLN yang telah melanggar dengan menggunakan tenaga listrik secara ilegal, mereka diwajibkan untuk membayar tagihan listrik susulan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Terkait masih tingginya tunggakan tagihan listrik di Jatim yang mencapai Rp56 milyar sampai dengan September 2016, PLN Distribusi Jatim intens melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Q ma

Dishub Surabaya Akui Banyak Stan TOW Tutup Surabaya, Bhirawa Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengakui banyak stan pedagang di Terminal Tambak Osowilangun (TOW) tutup karena kondisi terminal yang sepi pengunjung. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat, di Surabaya, Kamis, mengatakan sekarang ini kondisi angkutan umum memang lagi lesu. "Tidak hanya terjadi di angkutan kota, tetapi juga terjadi pada bus AKAP (antarkota antarprovinsi) dan AKDP (antarkota dalam provinsi)," katanya, Kamis (1/12).

Menurut dia, masyarakat saat ini cenderung memilih naik kendaraan pribadi dibandingkan dengan angkutan umum. Untuk itu, ke depan, pihaknya akan memberdayakan TOW yang tidak hanya sebatas sebagai terminal, namun juga dikembangkan sebagai lahan parkir atau gedung parkir. "Jadi nanti akan kami bangun lahan parkir di TOW," katanya. Stan di TOW ada sekitar 36 unit, yang tutup hampir 50 persen, sedangkan sisanya ditutup oleh pemiliknya. Meski ditutup, pemilik stan masih diberi kewajiban oleh Dishub dalam hal ini

Dishub Kota Surabaya mengakui banyak stan pedagang di Terminal Tambak Osowilangun (TOW) tutup karena kondisi terminal yang sepi pengunjung.

Kepala Terminal TOW untuk tetap membayar retribusi. Sementara itu, salah seorang pemilik empat stan makanan di TOW, Mulyono mengatakan pihaknya terpaksa menutup stan untuk menghindari kerugian yang lebih besar karena terminal di Surabaya Barat itu sepi. "Dari empat stan milik saya, yang masih buka hanya satu," katanya. Ia mengaku membuka stan dari pagi hingga sore, paling banter hanya dapat Rp20 ribu, sehingga tidak seimbang dengan biaya operasional. Oleh karenanya, terpaksa 3 stan lainnya ditutup. Mulyono mengatakan setiap bulan dirinya harus membayar retribusi stan, PLN dan PDAM sekitar Rp150 ribu per stan. "Jadi buka atau tutup tetap membayar retribusi, kalau tidak izin sewa stan bisa diambil alih terminal dan jika terlambat membayar dikenakan denda 2 persen," katanya. Ia menambahkan TOW sangat sepi penumpang, sehingga berdampak pada pembeli. Menjelang sore, sudah tidak ada penumpang, sehingga stan pun harus tutup sore hari. Sekarang, lanjutnya, bus AKDP dan AKAP jarang masuk terminal karena bus memilih menurunkan penumpang di jalan dan langsung ke Terminal Purabaya. Q ant

Pengesahan APBD Sidoarjo 2O17 Berkekuatan Rp 4,1 Triliun Pengesahan APBD Sidoarjo tahun anggaran 2017 berlangsung Rabu (30/11) kemarin dengan belanja darah senilai Rp 4,1 triliun. Dengan kekuatan anggaran ini Pemkab Sidoarjo dapat memeratakan pembangunan. Seperti diakui anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa, M Rojik, Kec Jabon yang selama ini tertinggal perkembagannya dengan kecamatan lain, belakangan geliat perbaikan infrastruktur mulai baik. Dermaga Tlocor yang pulau Sarinah akan menjadi

daya tarik tersendiri. "Saya tengah memperjuangkan jalan industri. Jalan poros menuju Tlocor mulai dibangun dengan 2 tahap," ucapnya. Jaringan PDAM sudah masuk ke Jabon. Ketua DPRD Sidoarjo, Sulamul Hadi Nurmawan, mengakui ada beberapa faktor eksternal dan internal yang menyebabkan kurang optimalnya APBD 2017 ini. Besaran dana pusat yang berubah ubah, terakhir Dana Alokasi Khusus (DAK,red) berkurang 13,9 M. serta belum terisinya struk-

Peringatan Hari AIDS se-Dunia 2016

Bupati menyaksikan penandatangan pengesahan APBD oleh ketua DPRD, Sulamul Hadi Nirmawan disaksikan wakil ketua Emir Firdaus.

Kemenkes memberikan penghargaan pada Hari AIDS se Dunia 2016 di Grahadi Surabaya.

Menkes Canangkan Gerakan Ajakan Tes HIV Untuk menekan kasus HIV/AIDS, Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek mencanangkan Gerakan Ajakan Tes HIV untuk masyarakat umum. Pencanangan Gerakan Ajakan Tes HIV diikuti oleh Kemenkes, TNI dan Pemda Jatim.

N

ila F Moeloek mengatakan, pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah. Sebab, sejak 2005 sampai dengan Desember 2015 telah dilaporkan 191.073 orang terinfeksi HIV di Indonesia. Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian banyak kalangan. "Jatim merupakan salah satu provinsi dengan penemuan kasus HIV yang tinggi, bersama dengan provinsi DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat dan Jawa Tengah," kata Menkes saat menghadiri acara Pencanangan Gerakan Ajakan Tes HIV di Surabaya (1/12), kemarin. Menkes menjelaskan pencegahan dan pengendalian HIV AIDS harus dilakukan pemerintah bersama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai hasil sesuai harapan. Hal ini dapat dilakukan melalui koordinasi, kemitraan serta partisipasi aktif dari komunitas populasi kunci, populasi sasaran serta masyarakat umum menjadi salah satu pilar dari Layanan HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual Komprehensif Berkesinambungan atau dikenal sebagai LKB sebagai strategi utama dalam pengendalian HIV AIDS dan PIMS. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berperilaku hidup sehat, mengatasi masalah kesehatan secara mandiri, berperan aktif dalam pembangunan kesehatan, serta menjadi penggerak dalam pembangunan berwawasan kesehatan.

Kemenkes, TNI dan Pemprov Jatim melakukan Pencanangan Gerakan Ajakan Tes HIV.

"Prinsip dasar dalam Strategi Nasional Pengendalian HIV AIDS adalah dilaksanakan bersama antara Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat yang mencakup organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi keagamaan," imbuhnya. Menkes menambahkan, Kampanye Peduli HIV AIDS yang dilakukan saat ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV AIDS, menggerakkan peran serta aktif masyarakat secara luas dalam upaya pencegahan penularan HIV, menumbuhkan kesadaran tentang perlunya tes HIV untuk semua orang, serta menghilangkan stigma untuk HIV. Ia meminta masyarakat tidak ragu untuk tes HIV. Gubernur Jatim, Soekarwo mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi semua pihak karena turut membantu dan berkominten dalam melakukan prefentif, promotif, dan kuratif terhadap masalah kesehatan. Pemprov Jatim memeberikan perhatian serius pada pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS dengan membuka akses seluas-luasnya pada masyarakat untuk mendapatkan informasi

yang benar tentang upaya pengendalian dan pencegahan penyakit. "Dengan informasi yang benar maka masyarakat dapat melindungi diri dari bahaya penularan," katanya. Kepala Dinkes Jatim dr Kohar Hari Santoso mengatakan, hingga September 2016 jumlah HIV/AIDS yang berhasil ditemukan di Jatim sebanyak 36.881 orang. Temuan ini menandakan kinerja pemerintah daerah, TNI dan Polri selama ini sangat maksimal dalam mencari dan mengobati para penderita."Semakin banyak jumlah penderita HIV/AIDS yang ditemukan, makan akan semakin baik, karena kita bisa mengobati dan mengontrol agar tidak semakin bertambah," imbuhnya. Percepatan deteksi dini yang diikuti dengan pengobatan akan menyebabkan lebih terkendalinya penyebarannya bisa dikendalikan. Sejak 2015 seluruh kabupaten/kota mampu memberikan pelayanan tes, perawan, dan dukungan pengobatan HIV/AIDS. "Terimakasih pada seluruh kepala daerah yang mendukung program pengendalian HIV/ AID di Jatim," ungkapnya. Q dna*

tur OPD (organisasi perangkat daerah,red) yang baru yang akan menjalankan APBD 2017. Ditengah keterbatasan tersebut, beberapa program prioritas terkait pendidikan dan penanganan banjir tetap menjadi fokus dalam APBD 2017 ini. Seperti Pendidikan, Pemenuhan Bosda untuk SD negeri dan swasta sudah 100% sesuai BOSP (Biayai Operasional Satuan Pendidikan) .Sedangkan untuk tingkat SMP hanya negeri yang 100%, tandas Sullamul. Sedangkan Kebutuhan perbaikan RKB (ruang kelas baru) sekitar Rp 54 Miliar , dari semula di alokasikan 29,9 Miliar dipenuhi seluruhnya dalam pembahasan anggaran. Anggaran yang diajukan Diknas dipenuhi semua. Dijelaskan lebih jauh, untuk memenuhi kebutuhan program prioritas salah satunya dengan menggeser sebagian alokasi anggaran gedung terpadu sebesar 50 M. Alokasi gedung terpadu dari semula 150 M menjadi 100 M saja. Semua Program prioritas bisa jalan semua ,termasuk rencana pembangunan RSUD Sidoarjo Barat. Politisi PKB ini menambahkan, kondisi kurang optimalnya APBD 2017 akan ditutupi dengan melakukan percepatan perubahan Anggaran 2017, yang rencananya februari 2017 nanti kita lakukan perubahan anggaran. Q hds,adv

Binder2des16  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you