Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

Kami sudah menyampaikan secara tertulis, sesuai ketentuan PKPU nomor 4 tahun 2017, bahwa pejabat negara saat terlibat kampanye harus mengambil cuti dan disampaikan pada KPU,”

HARIAN IKLAN/ LANGGANAN

Baca Hal 8

031-5615454 Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif.

Rabu Pon, 18 APRIL 2018

http://www.harianbhirawa.co.id

18 APRIL 2018

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo

08.00 Membuka Musrenbang Provinsi Jatim di Grand City Surabaya.

 Wagub H Saifullah Yusuf -

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi 08.00 Menghadiri Musrenbang Provinsi Jatim di Grand City Surabaya. Ket : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

Pembebasan Tanah untuk Lapindo Harus Libatkan Appraisal Jombang, Bhirawa Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menegaskan, pada proses pembebasan tanah untuk rencana pengeboran PT Lapindo di Dusun Kedongdong, Desa Blimbing, Kesamben, Jombang harusnya menggunakan Tim Appraisal. Hal itu seperti di katakan Kepala Departemen Kehumasan SKK Migas Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Dony Aryanto kepada Bhirawa, Selasa pagi (17/4) lewat sambungan Ponselnya. “Jadi gini, pembebasan lahan ini, nantinya lahan ini adalah milik pemerintah pusat. Dalam hal pembebasan lahan ini memang benar ada nanti yang namanya appraisal dari independen untuk menilai nilai dari pembenasan lahan terse-

 ke halaman 11

Arif Yulianto/ Bhirawa

Selain di Dusun Kedongdong, Desa Blimbing, Warga Dusun Beluk, Desa Jombok, Kesamben, Jombang juga memasang spanduk penolakan rencana pengeboran PT Lapindo, Selasa pagi (17/04).

Dinkes Minta Warga Tak Tolak Vaksinasi Difteri Kab Madiun, Bhirawa Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menggandeng TNI/Polri menghimbau agar warga maupun santri yang di pondok pesantren tidak menolak untuk vaksinasi difteri. “Masalahnya kalau sudah terkena penyakit difteri dan sebagainya, sulit penyembuhannya. Karena di Kabupaten Madiun sekitarnya ini, banyak tempat-tempat hiburan malam. Jika masyarakat tidak mau difaksin difteri , apabila terjangkti penyakit siapa yang rugi. Mohon dipikirkan sebelum menolak diberikan vaksin difteri petugas Dinkes setempat,”kata Kabid Pencegahan dan

Khoirul huda/bhirawa

Bupati Tuban, H Fathul huda saat meninjau secara langsung kondisi jembatan nasional Cincim di Kecamatan widang yang menghubungkan antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Lamogan.

Ambruknya Jembatan Widang Sudah Diprediksi

Bupati Tuban: Itu Kesalahan Semua Pihak

Tuban, Bhirawa Jembatan nasioanl, penghubung antara Kabupaten Tuban yang terletak di wilayah Kecamatan Widang, dengan Kabupaten Lamongan yang berada di Kecamatan Babat, pada sisi bagian selatan (jalur Lamongan menuju Tuban) atau yang dikenal oleh masyarakat jembatan Cincim lama, kemarin (17/04), sekitar Pukul 10 .50 Wib ambruk karena bagian kontruksi bawah jembatan patah. Ambruknya jembatan Cincim lama, ternyata sudah diprediksi jauh hari oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban, Muji Slamet. Diduga kuat ambruknya jembatan sepanjang 60 meter ini, karena tiang penyangganya begeser akibat tergerus arus Sungai Bengawan Solo. “Tiangnya yang geser karena tergerus arus sungai,” ujar Muji Slamet (17/4). Mantan Camat Soko ini, membenarkan jika jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tuban, Lamongan, dan

Bojonegoro ini diresmikan sekitar tahun 1983. Dikarenakan wilayah hulu banyak penambang pasir tradisional ilegal, akhirnya tiang jembatan geser dan akhirnya ambruk. Jembatan yang ambruk ini, juga tercatat sudah rusak dua kali. Pertama bulan Juli 2015, dan November 2017. Pihaknya mengaku sebelum kejadian ini sudah memberi peringatan kepada pengguna jalan agar tidak melintas jembatan

 ke halaman 11

Respon Cepat Keluhan Masyarakat tralitas ASN saat Pilkada serentak 2018, tapi juga merespon cepat keluhan masyarakat. Indra mengaku, langkah pertama saat menjabat Pj Bupati adalah melakukan pertemuan dengan mengumpulkan semua kepala OPD, sekda, asisten,

 ke halaman 11

I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh

Sentil..  Jelang Lebaran, Dispora Justru Naikkan Tiket Masuk Ubalan Pacet - Manfaatkan momen  Jukir Nakal ‛Panen‛ di Depan Dispendukcapil Sidoarjo - Ini namanya gajah di pelupuk mata tak tampak.  Bulog Ganti Rastra Kualitas Buruk di Jombang - Bisa enak sarapannya.

Gubernur Kirim Tim Cek Kontruksi Jembatan GUBERNUR Jawa Timur, Soekarwo mengirimkan tim langsung ke lapangan untuk mengecek konstruksi jembatan kembar Widang di kabupaten Tuban yang ambrol. “Secara teknis biar dicek, kalau memang berpengaruh terhadap barang dan jasa maka harus segera ada solusi. Karena harganya naik

Bulog Ganti Rastra Kualitas Buruk di Jombang

 ke halaman 11

SEJAK dilantik Gubernur Jatim Dr H Soekarwo menjadi Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan 13 Maret 2018 lalu, I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh telah melakukan banyak perubahan. Tak hanya menjaga ne-

Truk yang tercebur sungai akibat jembatan Widang Tuban putus.

Arif Yulianto/ Bhirawa

Petugas dari Bulog mengganti Rastra kualitas buruk dengan Rastra layak konsumsi di Dusun Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Diwek, Jombang, Selasa siang (17/04).

Jombang, Bhirawa Badan Urusan Logistik (Bulog) akhirnya mengganti sejumlah Beras Sejahtera (Rastra) berkualitas buruk yang di bagikan kepada warga Dusun Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang pada hari Senin (16/04). Penggantian Rastra buruk dengan Rastra yang layak konsumsi itu di lakukan Bulog di sertai pihak Kecamatan Diwek, Jombang dan Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Pandanwangi pada Selasa siang (17/4) langsung ke rumah warga. “Kita sudah melakukan penggantian beras yang kemarin di temukan rusak karena penyimpanan yang cukup lama di balai desa, sehingga kita langsung ganti beras tersebut, meskipun secara tanggung jawab beras itu sebenarnya bukan tanggung jawab Bulog lagi, tapi ini bagian dari tanggung jawab

(kebutuhan bahan pokok red),”ujar Gubernur Jatim, Soekarwo ditemui usai rapat paripurna di DPRD Jatim, Selasa (17/4). Selain juga pihaknya menyampaikan, imbas ambrolnya jembatan ini juga belum dihitung dari jasa dan orang

 ke halaman 11

Penahanan Wali Kota Malang Diperpanjang Jakarta, Bhirawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan terhadap Wali Kota Malang Moch Anton yang telah ditetapkan tersangka tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015. “Penyidik hari ini melakukan perpanjangan penahanan Moch Anton, Wali Kota Malang untuk 40 hari mulai 18 April sampai 27 Mei 2018,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (17/4). Sementara itu dalam penyidikan kasus itu, KPK memeriksa dua tersangka antara lain Bambang Sumarto dan Syaiful Rusdi. Selain keduanya, sesuai jadwal pemeriksaan pada Selasa penyidik juga memeriksa dua tersangka lainnya dalam kapasitas sebagai saksi untuk 18 orang tersangka lainnya, yaitu Wiwik Hendri Astuti dan Sahrawi. “Penyidik mendalami dugaan penerimaan-penerimaan oleh para tersangka terkait pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015,” ucap Febri. Sebelumnya, KPK telah menahan seluruh tersangka dalam kasus tersebut, yakni Wali Kota Malang Moch Anton dan 18 anggota

 ke halaman 11

 ke halaman 11

BPTP Karangploso Kembangkan Bawang Putih Kayu Berumur Genjah

Tahan Terhadap Hujan, Benih Awal 23 Kilogram Mampu Panen 497,11 Kilogram Inovasi baru terus ditelurkan pemerintah dalam mendukung perekonomian nasional. Salah satunya yang dilakukan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Jatim, Karangploso, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, yang telah berhasil mengembangkan varietas lokal tanaman bawang putih kayu. Seperti apa bentuknya ?. Cahyono, Kabupaten Malang Keberhasilan BPTP Provinsi Jatim dalam mengembangkan bawang putih kayu tersebut dibuktikan dengan panen perdana di Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon Lor, kabupaten setempat. “Bawang putih kayu yang dikembangkan BPTP Karangploso ini, kualitasnya tidak kalah dengan varietas unggul lainnya. Dan varietas yang kita kembangkan tahan terhadap guyuran hujan,” kata Penanggung Jawab Perbenihan Bawang Putih

BPTP Provinsi Jatim Karangploso, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Baswarsiati. Menurutnya, varietas lokal tanaman bawang putih kayu tahan terhadap hujan dan tidak mengurangi kualitas produksi atau tetap baik. Hal itu kebalikannya dengan tanaman bawang putih lainnya. Ketika diguyur hujan akan menurunkan kualitas

 ke halaman 11

cahyono/bhirawa

BPTP Provinsi Jatim Karangploso saat panen bawang putih kayu di Desa Pujon Lor, Kec Pujon, Kabupaten Malang


SURABAYA

2

Rabu Pon 18 APRIL 2018

PELAYANAN PUBLIK - KESEHATAN - HUKUM

Eddy Rumpoko Sanggah Dakwaan Jaksa dalam Pledoinya Tipikor, Bhirawa Setelah dituntut delapan tahun penjara dan denda Rp 600 juta dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Pemkot Batu periode 2017, mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko membacakan pledoi (nota pembelaan) pada persidangan di Pengadilan Tipikor, Selasa (17/4). Dalam sidang yang beragendakan pledoi tersebut, Eddy Rumpoko membacakan nota pembelaannya secara tertulis di hadapan Ketua Majelis Hakim Unggul Warso Mukti. Pada pledoinya, Eddy Rumpoko menyanggah dakwaan yang disematkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepadanya. Pada pledoinya, Eddy Rumpoko tidak tahu dan tidak pernah membicarakan perihal mobil Alphard yang dimaksud dalam dakwaan JPU. “Saya tidak tahu dan saya tidak berkenan bertemu Filip, sebagai orang Jawa saya tidak bisa langsung bilang menolak,” katanya dalam pledoi yang dibacakan di hadapan Ketua Majelis Hakim Unggul Warso Mukti, Selasa (17/4). Sementara itu, kuasa hukum Eddy Rumpoko, yakni Yusril Ihza Mahendra menambahkan dalam berkas pledoi setebal 594 halaman ini telah disampaikan pula fakta-fakta yuridis persidangan. Bahkan, lanjut Yusril, semua yang didakwakan oleh Jaksa dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tidak terbukti. “Baik oleh saksi-saksi maupun

Eddy Rumpoko saat menjalani sidang beragendakan pembacaan pledoi atas tuntutan JPU di Pengadilan Tipikor, Selasa (17/4). oleh alat bukti, termasuk pengakuan bukti, Yusril meminta kepada nyangkut orang lain. Maka keteterdakwa, setelah dilakukan analisa Majelis Hakim untuk membe- rangannya justru semakin beryuridis bahwa apa yang didakwakan baskan kliennya tersebut. Selain tentangan, mentang-mentang jadi tidak terbukti,” jelas Yusril. itu, isi dari pledoi ini tidak lepas JC, jadi mempengaruhi jalannya Artinya, sambung Yusril, me- dari nama terdakwa Fillipus persidangan,” tegas Yusril. nerima hadiah mobil dan yang Djap yang juga menjadi Justice Sebelumnya, Mantan Wali Kota lain tidak terbukti sampai akhir Collaborator (JC) dan ketera- Batu Eddy Rumpoko dituntut persidangan, dan mobil ini atas ngannya bertentangan. delapan tahun penjara dalam nama perusahaan. Atas dasar “Ya itu yang kami khawatirkan, kasus dugaan suap pengadaan dakwaan primer yang tidak ter- karena Justice Collaborator me- barang dan jasa Pemkot Batu

RAGAM INFO

periode 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Jl Raya Juanda. Tak hanya hukuman badan, Jaksa Iskandar Marwanto dari KPK turut membebankan denda Rp 600 juta subsider enam bulan penjara. Selain itu, Jaksa Iskandar meminta Majelis Hakim untuk memberikan hukuman tamba-

Sejumlah produk unggulan UKM siap tampil dalam pameran kerajinan anggota Dekranasda di atrium Rotunda Grand City Mall mulai, Rabu (18/4) hari ini.

Perpres TKA Dinilai Banyak Menghilangkan Poin Penting DPRD Jatim, Bhirawa Deputi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi menilai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) menghilangkan ketentuan penting yang sebelumnya diatur. Salah satunya yakni menghilangkan aturan Izin Penempatan Tenaga Kerja Asing (IPTA). “Substansi yang ada di Perpres Nomor 20 ini, substansinya itu menghilangkan IPTA. Jadinya sekarang nggak ada izin. Padahal kan awalnya untuk mendapatkan izin itu tidak mudah,” kata Rusdi dikonfirmasi, Selasa (17/4). Dengan adanya aturan tersebut, menurut dia, TKA akan lebih mudah bekerja di Indonesia tanpa melewati tahapan dan memenuhi syarat tertentu. Cukup mengajukan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), kata dia, maka TKA bisa menyelesaikan prosesnya hanya dua hari sebelum bekerja di Indonesia. Untuk itu, Rusdi menilai perpres tersebut justru menghilangkan poin penting sebelum TKA bekerja di Indonesia. “Dipangkasnya ini berarti prosedurnya jadi lebih sangat mudah untuk TKA,” ujar Rusdi. Dengan hilangnya pengaturan izin tersebut maka menurutnya akan menimbulkan potensi TKA yang masuk ke Indonesia lebih banyak. Tak hanya soal izin, Rusdi menilai persyaratan TKA yang harus berkompeten juga hilang. Begitu juga penyesuaian Bahasa Indonesia yang menurutnya tidak ada di aturan dalam perpres yang baru dan hal lainnya. Belum lagi juga wajibnya tenaga asing berbahasa Indonesia, rasio 1:10 (satu tenaga kerja asing dan 10 tenaga kerja Q cty lokal) itu semua dihilangkan.Q

abed nego/bhirawa

andre/bhirawa

Dekranasda Mulai Hari Ini Gelar Pameran Produk Kerajinan Pemkot, Bhirawa Dalam rangka HUT Dekranasda yang ke-38 sekaligus memperingati Hari Kartini, Pemkot Surabaya menggelar pameran kerajinan karya anggota Dekranasda pada 18 - 22 April 2018 di Atrium Rotunda Grand City Mall. Acara ini digelar untuk mengembangkan kemampuan dan kualitas pelaku UKM yang bergerak di bidang kerajinan karya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Nanis Chaerani menuturkan tema pameran produk kerajinan karya ini bertajuk Kolaborasi dalam Karya. ‘’Jadi, pelaku UKM tidak sekadar berkolaborasi tetapi mampu menunjukkan suatu karya untuk memajukan produk kerajinan masyarakat Surabaya,’’ kata Nanis saat menggelar jumpa pers di Kantor Humas

Pemkot Surabaya, Selasa (17/4). Disampaikan Nanis, pameran produk kerajinan karya diikuti 51 anggota Dekranasda yang akan bersinergi dengan UKM unggulan dari 31 kecamatan se-Surabaya. Dirinya menerangkan bahwa 31 UKM kecamatan ini tergolong baru dan sengaja dilibatkan agar memiliki pengalaman dan ilmu di dunia usaha. “Selain menimba ilmu diharapkan mereka bisa menjadi anggota Dekranasda,’’ imbuhnya. Selain pameran produk kerajinan karya seperti aksesoris, batik, garmen, fashion handycraft, bunga kering dan home decoration, Nanis menuturkan, Dekranasda juga menyelenggarakan workshop pembuatan beberapa jenis kain dan aksesoris kepada setiap warga yang ingin belajar di antaranya kain ecoprint, kain shibori dan pembuatan clay dan perca garmen.

‘’Workshop dimulai Kamis sampai dengan Minggu (19 - 22 April) dengan biaya pendaftaran Rp 50 ribu. Khusus pembuatan clay, peserta kecamatan tidak perlu membayar,’’ jelas Nanis. Agar acara semakin meriah, Dekranasda juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A). Nantinya, lanjut Nanis, DP5A akan menggelar lomba mendongeng antar kecamatan dan lomba Alat Permainan Edukatif (APE), sedangkan Dinas Pendidikan menampilkan lomba vokal tunggal tingkat SD/SMP dan lomba tari kreasi tingkat SD/SMP. ‘’Total jumlah peserta sebanyak 131 siswa dan diharapkan akan membuat acara semakin meriah,’’ urai perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Q dre Dekranasda Surabaya ini.Q

PWI Jatim Nyatakan Mosi Tidak Percaya terhadap Dewan Pers Surabaya, Bhirawa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim menyatakan sikap mosi tidak percaya terhadap kinerja Dewan Pers, karena melakukan kinerja yang salah dan melanggar UU No 40 Tahun 1999

tentang Pers (UU Pers). Salah satu yang disorot PWI Jatim adalah wacana Dewan Pers untuk mengubah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang setiap tahun jatuh pada 9 Februari. Padahal HPN setiap 9 Februari sesuai

dengan Keppres No 5 Tahun 1985 yang ditandatangani Presiden Soeharto untuk menguatkan penghargaan atas perjuangan wartawan sebelum dan sesudah kemerdekaan, termasuk di masa reformasi. Penandatanganan oleh

Presiden Soeharto ini berdasar pernyataan semua wartawan nasional dari berbagai media massa dan organisasi wartawan di Solo pada 1946 . “9 Februari itu merupakan kebersamaan seluruh media dan organisasi wartawan

yang berbeda, dan semua menyatakan sikap bahwa 9 Februari sebagai hari kelahiran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1946,” kata Lutfil Hakim, selaku juru bicara PWI Jatim, Selasa (17/ Q tis, nel 4).Q

han dengan pencabutan hak untuk dipilih jabatan politik selama lima tahun. Dalam tuntutannya, Jaksa Iskandar menilai terdakwa Eddy Rumpoko terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.Q bed

Kejari Surabaya Siapkan Tabur 31:1 untuk Buron Kejari Surabaya, Bhirawa Meski Kejaksaan berhasil menangkap dr Bagoes Soetjipto, buron dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya terkait dugaan kasus korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) dari Pemprov Jatim pada 2008 silam, tapi Kejaksaan yang beralamatkan di Jl Raya Sukomanunggal ini masih mempunyai PR berupa 12 buron kasus korupsi yang belum tertangkap. Sesuai instruksi Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejari Surabaya menerapkan program Tabur (Tangkap Buron) 31:1. Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Surabaya Heru Kamarullah yang mengatakan sudah menerapkan program Tabur 31:1 untuk mendeteksi dan mengetahui keberadaan buronannya. Heru menjelaskan, program Tabur 31:1 artinya, ke-31 Kejaksaan Tinggi (Kejati) se-Indonesia masing-masing harus menangkap satu buron setiap bulannya. Hal itu, lanjut Heru, juga diterapkan di masing-masing Kejari jajaran yang ada di seluruh Indonesia. “Tabur 31:1 ini sudah kami terapkan. Bahkan setiap minggunya ada satu hari yang kita khususkan untuk mencari, melacak dan memburu keberadaan serta informasi terkait buron kami. Minimal dalam satu bulan ada satu buron yang kita tangkap,” kata Heru Kamarullah di Kejari Surabaya, Selasa (17/4). Untuk program Tabur 31:1, sambung Heru, merupakan program yang ada di bidang Intelijen Kejaksaan. Sedangkan untuk mencari informasi keberadaan buron, Heru menerapkan juga sistem Searching and Waiting. Pada proses Searching, Heru mengaku tim Intelijen dan Pidsus mencari dan menunggu informasi yang berkaitan dengan buron. Dan meminta bantuan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) Kejagung. “Proses Searching, setiap satker juga turut mencari informasi keberadaan buron. Sedangkan untuk proses Waiting, kita menunggu informasi, baik dari kepolisian dan AMC,” jelasnya. Heru menambahkan, pada 2017 Kejari Surabaya mempunyai daftar nama buron terbaru. Keduanya adalah Sumargo, tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Middle East Ring Road atau MERR-II C di Gunung Anyar Surabaya. Dan Hamzah Fariji, mantan Lurah Kebraon yang tersandung dugaan pungli Prona. “Sumargo dan Hamzah Fariji merupakan buron terbaru (pada 2017) di Kejari Surabaya. Kami pun terus melacak keberadaan buron-buron yang sudah lama maupun baru,” tegasnya. Seperti diketahui, Kejari Surabaya masih mempunyai PR terhadap 12 buron kasus korupsi yang ditanganinya. Adapun nama buron di Kejari Surabaya di antaranya Aprilia Dwi Andini, mantan Direktur CV Andini menjadi buron pada kasus ambruknya pendapa Kelurahan Kedungbaruk Kecamatan Rungkut SuraQ bed baya April 2010 lalu.Q

Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswa SMAN 17

Orangtua Korban Minta Kejelasan Penanganan Kasus di Kejaksaan Kasus dugaan pengeroyokan terhadap salah satu siswa SMAN 17, yakni Aryamada Wiratama akhirnya sampai juga ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Bahkan penyidik Polsek Rungkut melimpahkan proses tahap II (tersangka dan barang bukti) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya, Selasa (17/4). Meski sudah sampai ke Kejaksaan, tetapi Suryo Hadi selaku ayah korban Aryamada terus menanyakan perkembangan penanganan kasus ini hingga ke Kejaksaan. Suryo Hadi mengatakan, pihaknya menanyakan status saksi Daffa yang tidak ditindaklanjuti oleh kepolisian. Padahal dalam kasus ini pihaknya meyakini Daffa ikut berperan serta. Tapi saat menanyakan kepada penyidik polisi apakah Daffa jadi tersangka, penyidik mengaku masih

meminta petunjuk ke Jaksa Penuntut Umum. Pihaknya pun menanyakan ke JPU kasus ini dan jaksa tidak mengaku penyidik tidak pernah membahas hal itu. “Saya tanya ke jaksanya, dan dijawab tidak pernah bicara tentang hal itu. Melainkan hanya yang ada di berkas saja. Berarti ada apa ? kan bohongi saya. Bahkan menurut jaksa tidak ada pasal yang bisa dipersangkakan ke Daffa,” kata Suryo Hadi saat menanyakan perkembangan kasus ini di Ke-

jari Surabaya, Selasa (17/4). Dia juga menanyakan adakah penahanan terhadap ke tujuh tersangka dalam kasus ini. Sebab di kepolisian ke tujuh tersangka yang masih remaja ini tidak ditahan. Suryo pun berharap kejaksaan bisa mengambil langkah tegas dalam kasus ini. “Kalau memang aturannya harus ditahan, ya ditahan. Kalau aturannya tidak ditahan, kita lihat berdasarkan hukumnya saja. Aturannya bagaimana ? Mari kita tegakkan hukum yang baik,” tegasnya. Kalau minta maaf, sambung Suryo, pihaknya sudah memaafkan. Tapi proses hukumnya tetap harus berjalan sesuai dengan hukum dan undang-undang yang berlaku. Sementara itu, Jaksa Fathol Rosyid membenarkan adanya pelimpahan tahap II

kasus ini dari kepolisian. Ditanya terkait adakah penahanan kedua tersangka yang sudah cukup umur, Fathol enggan merinci dengan alasan menunggu petunjuk pimpinan. “Apakah ditahan atau tidak, saya belum bisa jawab. Masih menunggu petunjuk dari pimpinan. Untuk kasusnya, rencananya minggu ini akan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,” ucap Fathol. Kasus ini berawal saat korban mengganti yel-yel yang diteriakkan oleh siswa SMA Al-Falah. Kebetulan saat itu, SMA Al-Falah dan SMAN 17 sedang bertanding basket. Keduanya sama-sama mengeluarkan yel-yel andalan masing-masing untuk mendukung tim mereka. Penggantian bait

tersebut didengar oleh siswa SMAN 17 yang merupakan alumnus SMP Al-Falah. Dari sanalah kasus ini bermula. Sebagai alumnus, salah satu siswa SMAN 17 yang bernama Daffa Farzul Huda tersebut memberitahukan kepada siswa SMA Al-Falah Surabaya soal yel-yel diganti oleh korban. Cerita Daffa memancing emosi siswa AlFalah. Setelah itu, beberapa siswa Al-Falah mendatangi SMAN 17 dengan maksud menanyakan kebenaran soal penggantian yel-yel tersebut. Setelah itu, korban dipanggil keluar sekolah. Korban dibawa oleh beberapa siswa Al-Falah menuju lapangan samping SMP 23 Surabaya. Kemudian berpindah ke lapangan belakang SMA 17 Surabaya. Di sanalah korban mendapatkan keke-

rasan. Atas kasus ini polisi menetapkan tujuh tersangka berinisial IH, ARW, AGH, RWR, JAS, MHB dan AFA. Sementara itu, Kapolsek Rungkut Kompol Esti Setija Utami mengaku sudah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus ini. Mereka terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban. Dari tujuh pelaku tersebut lima di antaranya masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Karena itu pihaknya tak menahan ke tujuh remaja tersebut. “Sebab mereka masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Hal itu juga dilakukan atas rekomendasi dari pihak Bapas anak. Intinya kami melakukan proses hukum tersebut sesuai prosedur,” tambahnya.Q bed

abed nego/bhirawa

Suryo Hadi selaku ayah Aryamada Wiratama mendatangi Kejari Surabaya menanyakan penanganan kasus yang menimpa anaknya, Selasa (17/4).


SURABAYA

Rabu Pon 18 APRIL 2018

3

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

Plt Ketua TP PKK Kab. Bojonegoro menyerahkan bantuan paket sembako untuk Lansia di Desa Lebaksari Kec. Baureno.

Kunker Tim PKK Sapa Balita, Lansia dan ODGJ Masfuah tampak berkaca kaca saat menerima kedatangan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Narty Suprianto, SE. Perempuan paruh baya itu menyambut dengan hangat dan penuh haru. Dia menuturkan baru kali ini ada yang peduli dengan nasib dirinya dan sang buah hati yang mengalami gangguan jiwa sejak 10 tahun lalu. Dengan

Menyerahkan MPASI Untuk Balita Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Gizi Balita

Plt Ketua tim penggerak pkk Kabupaten Bojonegoro, ibu Narty Suprianto, SE saat mengunjungi anak balita. didampingi beberapa kerabat Masfuah mengantar Istri Pj Bupati Bojonegoro ini menuju tempat dimana sang buah hati selama ini menghabiskan waktu. Dituturkan bahwa sejak 10 tahun yang lalu sang putra sulung mengalami gangguan jiwa semenjak kematian sang adik akibat kecelakaan lalu lintas. Aris Nuryadin putra sulungnya yang kini berusia 35 tahun ini sudah beberapa kali mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa Menur Malang, sembuh kemudian kambuh lagi. Hari ini dia bahagia ada yang perhatian terhadap nasib yang dialaminya. Tanggal 17 April 2018, PLt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Narty Suprianto, SE dan Anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan kecamatan memulai rangkaian kunjungan kerja di 28 kecamatan

di seluruh wilayah Bojonegoro. Datang dan menyapa langsung utamanya bagi saudara saudara kita yang hidup dalam kondisi sakit psikologis menjadi sebuah kekuatan nan luar biasa, jika selama ini kondisi gangguan jiwa cenderung dijauhi dan dikucilkan, namun tidak bagi Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro ,Ibu Narty Supriyanto, SE beserta anggota Tim Penggerak Kabupaten Bojonegoro yang datang dan menyapa langsung keluarga dan penderita. Hal lain adalah masalah keluarga bagaimana meningkatkan kesejahteraan Keluarga yang sejalan dengan 10 Program Pokok PKK. Mulai hari ini, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, melakukan kunjungan kerja di Seluruh Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Selain perkenalan, dengan kader PKK beliau juga membawa be-

berapa misi antara lain memberikan 10 paket sembako untuk Lansia serta 25 paket MP ASI untuk balita yang menjadi lokasi kunjungan. Dalam kunjungan nanti juga dilaksanakan identifikasi kasus pemasungan dengan gangguan jiwa dari kegiatan ini dilakukan beberapa hal yang pertama perawatan dan pemberian obat, kedua memastikan bahwa pasien tidak dirantai dan yang ketiga adalah pasien bebas pasung. Dari data yang masuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ ) diseluruh Kabupaten Bojonegoro terdapat 27 ODGJ yang tersebar di 28 Kecamatan. Plt Ketua TP PKK Bojonegoro selain menyapa keluarga dan ODGJ juga menyerahkan bantuan uang tunai senilai 500.000 rupiah . Bantuan ini diharapkan meringankan beban hidup pasien, kepada puskesmas dan Dinas Kesehatan juga memberikan perhatian dengan melakukan ricek secara rutin untuk melihat perkembangan kesehatan ODGJ. Yang utama adalah perhatian keluarga dan lingkungan untuk pasien perhatian untuk ODGJ ini sangatlah penting.jangan sampai mereka justru diasingkan hanya karena memiliki anak atau keluarga ODGJ, perhatian kita adalah dukungan moril bagi mereka. Rangkaian kegiatan kunjungan kerja ini diawali dengan pembinaan di Pendopo Kecamatan kemudian dilanjutkan dengan menuju desa terpencil dan menQ bas,adv gunjungi pasien ODGJ.Q

Jadwal Kunjungan Kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro No

Tanggal

Kecamatan

Desa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

17 April 2018 19 April 2018 24 April 2018 26 April 2018 8 Mei 2018 9 Mei 2018 10 Juli 2018 11 Juli 2018 12 Juli 2018 17 Juli 2018 18 Juli 2018 19 Juli 2018 24 Juli 2018 25 Juli 2018 26 Juli 2018 31 Juli 2018 7 Agustus 2018 8 Agustus 2018 9 Agustus 2018 14 Agustus 2018 15 Agustus 2018 28 Agustus 2018 29 Agustus 2018 30 Agustus 2018 6 September 2018 10 September 2018 12 September 2018 13 September 2018

Baureno Kepohbaru Kedungadem Sugihwaras Sukosewu Temayang Kanor Sumberejo Balen Kapas Malo Trucuk Kalitidu Bojonegoro Bubulan Gondang Padangan Gayam Ngraho Ngasem Sekar Ngambon Purwosari Margomulyo Kedewan Tambakrejo Dander Kasiman

Lebaksari Krangkong Panjang Drenges Purwoasri Kedungsumber Sarangan Karangdinoyo Sekaran Kumpulrejo Tanggir Sranak Grebegan Ngrowo Cancung Pragelan Kendung Manukan Luwihaji Bareng Bobol Karangmangu Donan Meduri Kedewan Mulyorejo Sumberagung Tambakmerak

Pemkot Pastikan Kenaikan PBB Dipengaruhi Banyak Faktor Pemkot, Bhirawa Pemkot Surabaya memastikan kenaikan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dipengaruhi oleh banyak faktor. Terutama karena perkembangan, pertumbuhan, dan investasi, serta transaksi jual beli di Kota Surabaya semakin naik.

Komisi I KKLD di Dinas Dinas Penanaman Modal dan PTSP kabupaten Sleman.

Komisi I dan II KKLD Cari Bahan Tambahan Ranperda Usai melakukan Focus Group Discussion ( FGD ), komisi langsung tancap gas kunjungan kerja luar daerah ( KKLD ). Untuk mencari bahan tambahan untuk rancangan peraturan daerah ( Ranperda ), pada daerah yang sudah melaksanakanya. Menurut Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Mujid Ridwan SH memgatakan, bahwa kunjunvan dilakukan pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP kabupaten Sleman. Terkait dengan mencari tambahan bahan pada perda inisiatif, tentang perijinan usaha tempat makan. Ternyata di Kabupaten Sleman sudah tertata rapi, perda sudah diberlqkukan sejak tahun 2012. ”Hasil cukup baik, tambahan materi pasti akan dilaljkan pada revisi ranperda. Seperti usaha mikro yang nilai investasinya Rp 50 juta ke bawah, seperti restoran untuk ijin cukup di kecamatan masing-masing ada UKL - UPL.”ujarnya. Ditambahkan Mujid Ridwan politisi senior dari partai PDIP, tidak hanya usaha menengah saja. Namun usaha kecil menengah ( UKM ). Juga diatur ijinya namun berbeda, yaitu memakai ijin tanda daftar usaha pariwisata ( TDUP ), sesuai peraturan mentri pariwisata. Berjalan lancar pemgurusanya, mereka juga terlindunggi bagi yang ada ijinya. Sementara Ketua Komisi II DPRD Gresik Sholahuddin SH mengatakan, kunjungan dilakukan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta. Bahwa pengelolaan pasar sudah baik, sebab pedagang

tidak ditarik alias nol rupiah pada saat menempati stan. Beda dengan Gresik, di tarik sesuai luas juga tempat di depan, tengah dan belakang. ”Saat pergantian pemilik stan, UPT pasar juga tidak menarik alias gratis. Pedagang hanya di tarik ritribusi bulanan saja, parkir juga masih di tarik oleh UPT pasar. Ternyata juga berjalan lancar tidak ada masalah, ini nanti sebagai bahan masukan ranperda inisiatif komisi. Sekarang tengah kita bahas, yang dalam waktu dekat segeQ kim.adv ra di lakukan pablik hering.Q

Mujid Ridwan SH

Komisi II KKLD di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Surabaya Yusron Sumartono mengatakan Pemkot Surabaya sudah membangun berbagai macam infrastruktur seperti saluran dan jalan-jalan. Pengembang juga banyak yang membuka perumahan-perumahan di berbagai wilayah di Kota Surabaya. “Hal ini lah yang menimbulkan nilai jual rumah, tanah dan bangunan bergerak naik terus setiap tahunnya,” kata Yusron ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/4). Menurut Yusron, karena nilai jual rumah, tanah dan bangunan naik, maka Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) per meternya juga naik. Di dalam NJOP itu, ada level-level atau kelas-kelasnya, dan setiap level itu berbeda-beda besaran nilai jualnya. Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota Surabaya No 73 Tahun 2010 tentang klasifikasi dan penetapan NJOP sebagai dasar pengenaan PBB di Kota Surabaya. “Tentunya, NJOP nya itu dihitung dari adanya pertumbuhan dan perkembangan kawasan itu, sehingga apabila kawasan itu semakin tumbuh dan berkembang, maka objek pajak akan naik level dan otomatis nilai besaran NJOP

nya juga semakin naik,” kata dia. Setelah itu, ada yang namanya tarif PBB. Sesuai Perda No 10 Tahun 2010, tarif PBB ada dua macam, yaitu 0,1 persen khusus untuk NJOP yang nilainya kurang dari Rp 1 miliar dan 0,2 persen khusus untuk NJOP yang nilainya lebih dari Rp 1 miliar. ‘’Sedangkan nilai PBB itu berasal dari NJOP dikalikan dengan tarif PBB yang sudah ditetapkan di dalam Perda. Jadi, karena NJOP nya naik, tentu berpengaruh pada nilai PBB yang akan naik pula,” tegasnya. Ia mencontohkan, jika nilai total NJOP nya sebesar Rp 900 juta, maka nilai ini dikalikan dengan tarif PBB, yaitu 0,1 persen, dan hasilnya Rp 900 ribu. Namun, karena kawasan di objek pajak itu semakin tumbuh dan berkembang, maka NJOP nya juga naik level hingga mencapai Rp 1 miliar, sehingga tarif PBB nya kena 0,2 persen. “Jika dikalikan, hasilnya Rp 2 juta. Di sini, ada kenaikan yang signifikan hingga Rp 1,1 juta, karena memang objek pajak itu sudah masuk ke tarif PBB 0,2 persen,” kata dia. Yusron menduga, kenaikan dua kali lipat itu lah yang menyebabkan banyak masyarakat mengeluh terhadap nilai PBB yang

harus dibayarkan. Padahal, selama ini penetapan nilai PBB sudah di bawah harga pasar. Terbukti, jika dilihat di Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), tidak sama dengan harga pasaran. ‘’Hal inilah yang perlu dipahami oleh semua pihak. Apalagi, tarif PBB 0,1 persen dan 0,2 persen itu sudah diterapkan sejak 2010 atau sejak Perda itu digedok,’’ ujarnya. Oleh karena itu, Yusron memastikan tidak serta merta menaikkan nilai PBB, namun hal itu dipengaruhi oleh perkembangan, pertumbuhan dan transaksi di Surabaya yang semakin naik. Di samping itu, Yusron juga menjelaskan bahwa apabila ada warga yang kurang mampu, bisa mengajukan permohonan keringanan ke BPKPD. Caranya, warga bisa datang langsung ke kantor BPKPD untuk mengajukan permohonan keringanan PBB. Setelah itu, akan ada tim dari BPKPD yang akan melakukan verifikasi ke lapangan untuk menentukan layak atau tidaknya diberi keringanan PBB. ‘’Permohonan pengurangan PBB ini diatur dalam Perda Nomor 12 Tahun 2016. Dalam perda itu diatur bahwa bagi warga yang kenaikannya mencapai 50100 persen, maka dapat diberi potongan 25 persen. Namun, jika kenaikannya itu lebih dari 100 persen, maka dapat diberi potongan hingga 50 persen dari kenaikan nilai PBB nya,’’ pungkasnya.Q dre

Pemprov Ingin Bentuk BUMD Bidang Farmasi DPRD Jatim, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum mengusulkan kepada DPRD Jatim untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang farmasi. Eksekutif melihat ada potensi sekitar Rp 100 milliar yang bisa dimasukkan ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Jadi itu perantara dari pabrik ke PBF (Pedagang Besar Farmasi) terus dijual ke rumah sakit. PBF punya untung, jelas itu untungnya. Sekarang tidak usah beli ke PBF, milik kita sendiri. Kan berarti keuntungan dari PBF milik kita bisa jadi PAD,” ujar gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo seusai sidang paripurna di Gedung DPRD Jatim, Selasa (17/4). Dari hitungannya, ada selisih Rp 100 miliar yang bisa masuk ke PAD seandainya memiliki sendiri BUMD yang bergerak di bidang farmasi ini. Bahkan Pakde Karwo menyebutkan angka Rp 120 miliar po-

tensi penghasilan setiap tahunnya. “Tadinya itu di RSU dr Soetomo bisa selisih Rp 50 miliar, itu PAD. Kalau seluruh rumah sakit milik Pemprov Jatim bisa Rp 100 miliar. Besar itu pendapatannya,” jelasnya. Selain itu, menurut mantan Sekdaprov Jatim ini, keuntungan lain jika memiliki BUMD bidang farmasi dapat mempercepat jalur distribusi. Sebab, dengan begitu ada rantai jalur distribusi yang terpotong. Sehingga diharapkan barang-barang dapat segera disediakan ketika diperlukan. “Cepat tidak terlambat pengadaan obatnya. Pasien akhirnya juga cepat tertangani,” ungkapnya. Pakde Karwo berharap pembentukan BUMD bisa segera terwujud. Pemprov pun telah menyampaikan rencana tersebut kepada Mendagri pada 22 Maret silam. Hanya saja, hingga berita ini diturunkan, gubernur mengaku belum mendapat balaQ cty san dari Mendagri.Q


OPINI

4 TAJUK

Persiapan Dua Capres

P

emilihan presiden (pilpres) tahun 2019 diperkirakan tidak akan berlangsung dengan calon tunggal. Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) telah mencalonkan Ketua Umumnya menjadi bakal calon presiden dalam pilpres (pemilihan presiden) tahun. Namun Partai Gerindra masih harus mencari teman koalisi agar memenuhi persyaratan 20% suara DPR. Sebelumnya, beberapa parpol dengan total dukungan lebih dari 50% telah mencalonkan Jokowi, maju lagi dalam pilpres mendatang. Dua bakal calon presiden (Bacapres) sudah di-jagokan oleh parpol. Bahkan sejak tahun (2017) lalu Partai Golkar melalui Musyawarah Nasional (Munas) di Bali, telah menetapkan Jokowi, sebagai calon presiden. Berturutturut kemudian beberapa parpol juga men-capres-kan Jokowi. Diantaranya Partai Nasdem, PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Hanura (Partai Hati Nurani Rakyat), dan PDIP. Kuat diduga, parpol lain (PKB, Partai Kebangkita Bangsa) juga telah mendukung Jokowi. Berdasar hasil pemilu legislatif tahun 2014, terdapat 10 fraksi perwakilan parpol memiliki kursi di parlemen. Tujuh parpol telah mendukung capres incumbent . Sehingga kekuatan dukungan terhadap Bacapres Jokowi sudah mencapai 60,14%. Jika Partai Demokrat (PD) yang dipimpin presiden ke-6, SBY, turut mendukung, maka kekuatan Jokowi meliputi 71,03% suara parlemen. Kekuatan besar ini melebihi kekuatan ordebaru dalam enam kali pilpres (sejak 1973 sampai 1998). Sepanjang sejarah pilpres sejak masa reformasi, baru pertama kali terjadi pernyataan pencalonan presiden dilakukan jauh sebelum pilpres. Harus diakui, dukungan terhadap presiden incumbent, menjadi syok politik. Karena tiada tokoh yang bersedia maju dengan kepastian kalah. Hanya tiga parpol (Gerindra, PKS, dan PAN) tersisa, yang diduga akan memiliki calon lain. Namun tidak menutup kemungkinan, ketiga parpol tersisa akan berkoalisi, mendukung bacapres Prabowo Subianto. Walau bacapres selain incumbent hanya berkekuatan 28,97%. Toh, tiada yang bisa memastikan hasil coblosan pilpres. Dalam hajatan demokrasi, dukungan yang sangat besar, tidak inharent dengan kemenangan (terpilih). Hal itu terjadi pada beberapa pilkada di Indonesia. Antaralain pilkada gubernur DKI Jakarta tahun 2012. Cagub incumbent didukung hampir 80% suara parlemen (DPRD Jakarta). Hanya menyisakan partai Gerindra dan PDIP, dengan kekuatan pas-pasan. Hasilnya, dukungan mayoritas keokoleh dukugan minoritas. Hal yang sama (kekalahan mayoritas) terulang lagi pada pilgub Jakarta (tahun) 2017. Bahkan dengan kekalahan yang lebih telak. Incumbent kalah dengan terpaut 15%. Maka koalisi parpol dengan dukungan pas-pasan, tidak bisa diremehkan. Walau diperlukan usaha ekstra keras, dan menghindari upaya pencitraan kontra-produktif. Lebih lagi, Bacapres Prabowo Subianto, bukan pertama kali mengikuti pemilihan presiden dan wakil presiden. Pada pilpres 2009, Prabowo Subianto, menjadi Cawapres (calon wakil presiden) berpasangan dengan calon presiden (Capres) Megawati. Pada pilpres 2014, Prabowo Subianto, maju sebagai Capres, berpasangan dengan Cawapres Hatta Rajasa (Ketua Umum PAN). Pada dua kali pilpres, tidak bisa meng-ungguli Capres SBY. Maka pada pilpres tahun 2019, Prabowo Subianto, sudah maju ketiga kalinya. Selain pak Harto, dalam sejarah pilihan presiden dan wakil presiden, rekor maju tiga kali, juga pernah dilakukan presiden SBY. Pada pemilihan pertama (oleh MPR), SBY dikalahkan oleh Hamzah Haz, sebagai Wakil Presiden. Pengalaman kekalahan, digunakan SBY mendirikan parpol (Partai Demokrat). Serta memenangi pilpres langsung (dipilih rakyat) pada pilpres 2004, dan 2009. Dua kali kekalahan Prabowo Subianto, niscaya menjadi pengalaman berharga. Sedangkan Jokowi, sepanjang kesertaannya dalam hajat demokrasi, belum pernah kalah. Jokowi, dua kali memenangi pilkada Walikota Solo. Serta sekali memenangi pilkada gubernur Jakarta. Lalu memenangi pilpres 2014. Kedua bakal Capres, merupakan putra terbaik bangsa.

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

KTR Tekan Peningkatan Perokok Aktif Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah dikeluarkan oleh berbagai pemerintah daerah sebagai langkah intervensi utama menekan kecenderungan peningkatan jumlah perokok aktif dan mengendalikan penyakit tidak menular. Kemenkes memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menerbitkan aturan tentang KTR. Hingga saat ini, sebanyak 260 kabupaten dan kota di Indonesia sudah membuat peraturan tentang larangan merokok di kawasan tertentu, sedangkan 30 persen di antaranya berjalan secara efektif, seperti di Kabupaten Kulon Progo, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Gunung Kidul. Bahkan, di Kota Yogyakarta ketentuan tersebut sudah sampai tingkat rukun tetangga dan rukun warga. Kebiasaan merokok memberikan andil besar terhadap serangan penyakit tidak menular, sedangkan seorang perokok memiliki risiko dua hingga empat kali lipat lebih besar terserang gangguan jantung koroner. Angka perokok aktif usia di bawah 18 tahun di Indonesia selama beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan. Data peningkatannya dari 7,2 persen pada 2013 menjadi 8,8 persen pada 2015. Kemenkes sebenarnya menargetkan terjadinya penurunan menjadi 6,4 persen pada 2016 dan menjadi 5,4 persen pada 2019. Namun, kenyataannya saat ini malah meningkat signifikan. Bahwa peningkatan perokok aktif pada usia di bawah 18 tahun, antara lain, karena harga rokok murah dan kemudahan anakanak menjangkaunya karena banyak warung menyediakan rokok. Selain itu, kebiasaan buruk orang tua, terutama para bapak yang perokok, menyuruh anak membelikan rokok sebagai hal yang tidak disadari telah mengajarkan anak untuk merokok. Bahkan, katanya, ada orang tua yang membelikan rokok kepada anaknya jika si anak meraih suatu prestasi tertentu. Selain itu, adanya kecenderungan uang jajan yang diberikan orang tua kepada anak ternyata bukan dibelikan makanan atau minuman jajanan, melainkan untuk membeli rokok. Upaya untuk menekan angka peningkatan jumlah perokok aktif membutuhkan keterlibatan dan kesadaran berbagai kalangan masyarakat. Theresia Sandra Diah Ratih Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi Kementerian Kesehatan

Rabu Pon 18 APRIL 2018

Menarasikan Kearifan Lokal di Sekolah Maarif Institute (2017) lewat penelitiannya mengungkapkan kegiatan ekstrakurikuler sekolah terbukti menjadi pintu kelompok radikal untuk menyasar siswa. Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah tidak terlalu immune dari pengaruh kelompok radikal yang bisa saja berasal dari orang luar seperti alumni, lembaga konseling, lembaga kursus dan sebagainya. Penelitian tersebut juga mengungkapkan adanya peran guru dalam penyebaran radikalisme lewat kegiatan belajar mengajar (KBM) yakni adanya beberapa guru yang ditemukan menyisipkan ajaran-ajaran radikal.

P

ada sisi lain, kecemasan lain terhadap dunia pendidikan kita juga hadir saat menyimak data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode Januari – Maret 2018, yang menunjukkan ada tren peningkatan angka kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah. Dalam periode tiga bulan tersebut, KPAI telah menerima aduan kekerasan fisik sebanyak 72 persen, psikis 9 persen, pemalakan atau pemerasan 4 persen, dan seksual 2 persen. Selain itu, ada 13 persen kasus yang viral di media sosial tidak dilaporkan ke KPAI, Kompas (20/3/2018). Menyimak realitas di atas, benar kiranya sinyalemen yang disampaikan Brooks dan Goble (2013) bahwa kejahatan dan bentuk-bentuk penyimpangan lain seperti kekerasan, perilaku tidak bertanggung jawab telah meningkat dengan kecepatan yang sangat mengkhawatirkan. Merembes ke berbagai aspek kehidupan termasuk ke wilayah pendidikan (baca : sekolah) bahkan telah tereproduksi secara sosial. Melacak Faktor Pemicu O’Sullivan (Urban Economics: 2000) membuat analisis menarik tentang faktor dan indikator yang membuat anak-anak sering terlibat dengan praktik kekerasan, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Dalam pandangannya, kekerasan yang dilakukan seorang siswa sesungguhnya merupakan dampak langsung dari kebijakan tentang ukuran ruang kelas (class size), sumber pembiayaan sekolah (school financial resources), kurikulum (the curriculum), efek pergaulan sejawat (peer effects), dan latar belakang orangtua (parents’ background). Menarik untuk melihat dan mempertimbangkan, betapa sistem pendidikan kita, dengan alasan angka wajib belajar yang tinggi, tak bisa menciptakan ruang kelas yang ideal dan nyaman bagi anak dan guru untuk belajar. Bahkan sejak di SD, anak-anak kita sudah menghadapi kendala psikologis ‘menumpuk’ karena jumlah

bekal dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, bangsa Indonesia sungguh memiliki sumbersumber pedoman dan panduan untuk belajar dan bekal menghadapi persoalan zaman berupa khazanah kebudayaan yang melimpah. Pertanyaannya adalah, sudahkah kekayaan berupa kebudayaan tersebut dikelola dan dimanfaatkan secara baik? mereka yang terlalu Alih-alih dimanfaatbanyak berbanding luaskan, justru yang sering nya ruang kelas. Ketika terdengar adalah kian di SMP dan SMA, anakmeredupnya perhatian anak kita menghadapi terhadap budaya naproblem tambahan, sional. Padahal di luar yaitu ketiadaan pensana, apresiasi warga dampingan rutin dan indunia terhadap kebutensif, baik dari guru Oleh: maupun orangtua, keti- Wahyu Kuncoro SN dayaan nasional kian meningkat. Gambaran ka mereka mengenal mudahnya misalnya, dan saling memengarudalam lingkup pendidihi dalam pergaulan di sekolah. kan hari ini, tengah dirundung Menghadapi tantangan yang kegelisahan karena kian sepinya semakin kompleks ini, perlu minat pelajar kita untuk memkembali fokus dan kritis melihat pelajari budaya-budaya lokal. pendekatan pendidikan di IndoApa yang terjadi di atas sungnesia agar dapat mewujudkan guh membutuhkan satu gerak aspirasi terbentuknya generasi bersama dari semua komponen yang memiliki hati nurani, nilai bangsa untuk menata kembali moral, dan prinsip, agar dapat warisan nenek moyang berupa berperan aktif dalam menjadikan kebudayaan bangsa ini bukan dunia yang lebih baik. Hal ini sesaja tetap eksis dalam kehidupan jalan dengan fungsi pendidikan hari ini tetapi juga menjadikan nasional di Indonesia, seperti terbudaya bangsa tersebut sebagai tulis di Undang Undang Nomor penerang bagi langkah bangsa ini 20 Tahun 2003 Sistem Pendidiyang acap gagap ketika menghkan Nasional, yaitu untuk meadapi perubahan zaman. ngembangkan kemampuan dan Dalam konteks inilah, hadirnya membentuk watak serta peradaUndang Undang 15 tahun 2017 ban bangsa yang bermartabat tentang Pemajuan Kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kemenemukan relevansinya. Undang hidupan bangsa. Undang ini memang belum menjawab kegundahan dan kegelisahMomentum Pengarusutamaan an terhadap nasib kebudayaan Kebudayaan tanah air. Namun, setidaknya UnKebudayaan meminjam defidang- Undang ini adalah pijakan nisinya Koentjoroningrat adalah awal untuk memanuskripkan bukeseluruhan sistem gagasan, tindaya Indonesia. Dengan bahasa dakan dan hasil karya manusia lain, Undang Undang ini menjadi dalam rangka kehidupan berpondasi yang kuat untuk membaca masyarakat yang dijadikan milsekaligus menyusun peta jalan ik diri manusia dengan belajar. (roadmap) mau dibawa kebuSementara, menurut Ki Hajar dayaan bangsa ini. Dewantara kebudayaan berarti hasil perjuangan manusia terMenarasikan Kearifan Lokal hadap dua pengaruh kuat, yakni Penelitian yang dilakukan alam dan zaman (kodrat dan Roikhwanphut Mungmachon masyarakat) yang merupakan (2012) dalam Knowledge and Lobukti kejayaan hidup manusia cal Wisdom: Community Treasure untuk mengatasi berbagai rintanmengirimkan pesan bahwa pengan dan kesukaran di dalam didikan yang berlangsung hingga hidup dan penghidupannya guna saat ini masih mengabaikan pentmencapai keselamatan dan kebaingnya kearifan lokal sebagai akhagiaan yang pada lahirnya beribat globalisasi yang hanya bersifat tertib dan damai. fokus pada pertumbuhan ekoDari pengertian di atas memnomi. Oleh karena itu, pelaksana berikan pesan bahwa kebudayaan pendidikan harus mengintegrasiakan menjadi modal bagi maskan kearifan lokal dengan pengeyarakat untuk belajar sekaligus

tahuan yang dipelajari oleh peserta didik, sehingga diperoleh hasil pembelajaran yang berkontribusi terhadap lingkungan sosial mereka. Pentingnya kurikulum yang harus menampung kearifan lokal dan tradisi lokal sudah terlalu sering diwacanakan. Ini mengindikasikan pemaknaan terhadap kearifan lokal dalam dunia pendidikan masih sangat kurang. Ada istilah muatan lokal dalam struktur kurikulum pendidikan, tetapi pemaknaannya sangat formal karena muatan lokal kurang mengeksporasi kearifan lokal. Muatan lokal hanya sebatas bahasa daerah dan tari daerah yang diajarkan kepada siswa. Tantangan dunia pendidikan sangatlah kompleks. Apalagi jika dikaitkan dengan kemajuan global di bidang sains dan teknologi, nilai-nilai lokal mulai memudar dan ditinggalkan. Karena itu eksplorasi terhadap kekayaan luhur budaya bangsa sangat perlu untuk dilakukan. Kearifan lokal sesungguhnya mengandung banyak sekali keteladanan dan kebijaksanaan hidup. Pentingnya kearifan lokal dalam pendidikan kita secara luas adalah bagian dari upaya meningkatkan ketahanan nasional kita sebagai sebuah bangsa. Budaya nusantara yang plural dan dinamis merupakan sumber kearifan lokal yang tidak akan mati, karena semuanya merupakan kenyataan hidup (living reality) yang tidak dapat dihindari. Sungguh sangat diperlukan langkah strategis untuk meningkatkan rasa cinta dan peduli terhadap kearifan budaya lokal kepada para peserta didik. Kebudayaan lokal merupakan kebudayaan yang sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat adat. Agar eksistensi budaya tetap kukuh, maka perlu ditanamkan rasa cinta akan kebudayaan lokal khususnya di daerah. Salah satu cara yang dapat ditempuh di sekolah adalah dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai kearifan budaya lokal dalam proses pembelajaran, ekstra kurikuler, atau kegiatan kesiswaan di sekolah. Harapannya, pendidikan hadir dengan wajah yang hangat nan damai dan jauh dari narasi-narasi kekerasan. Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya ; Staf pengajar di Fakultas Sosial dan Hukum Universitas Sunan Giri (Unsuri), Surabaya

Pendidikan Karakter untuk Kemajuan Budaya dan Bangsa

P

endidikan nasional di Indonesia sekarang ini masih menghadapi ber bagai persoalan. Capaian hasil pendidikan masih belum memenuhi hasil yang diharapkan. Pembelajaran di sekolah masih belum mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kepribadian utuh yang mencerminkan karakter dan budaya bangsa. Proses pembelajaran di sekolah masih menitikberatkan pada capaian kognitif semata. Sementara itu, capaian afektif (sikap) masih belum dikembangkan secara optimal untuk bekal hidup di masyarakat. Di dalam UU Sisdiknas tahun 2003 telah disebutkan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan secara spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan negara. Jadi, pendidikan itu hendaknya terprogram dan berkesinambungan membantu peserta didik mengembangkan kemampuannya secara optimal, baik aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Terkait dengan peserta didik sebagai warga negara, maka pendidikan budaya dan karakter bangsa dengan wawasan kearifan lokal merupakan salah satu upaya mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter pada diri siswa untuk berpikir, bersikap, bertindak dalam mengembangkan dirinya sebagai individu, anggota masyarakat dan warga negara. Pertanyaannya: bagaimana upaya kita membangun dan menguatkan pendidikan karakter untuk kemajuan budaya dan bangsa dengan wawasan kearifan lokal? Ada beberapa langkah strategis yang bisa dilaksanakan oleh pelaku pendidikan di sekolah dan institusi pendidikan lainnya di masyarakat. Upaya menguatkan pendidikan Zaman sekarang, sekolah sudah bisa memberikan akses kemudahan bagi guru

dan siswa untuk mempelajari teknologi karakter akan kuat apabila seluruh kosecara mandiri. Dengan belajar teknologi, mponen sekolah (kepala sekolah, guru dan siswa akan merubah pola pikirnguru,siswa dan staf) saling memberikan ya demi menguatkan pendidikan. Pertatauladan yang baik dalam aspek kehiduma, inovasi kurikulum penpan sekolah. Jangan berdidikan. Dengan berkemharap siswa bisa disiplin dan bangnya kemajuan teknolotepat waktu datang sekolah gi informasi, guru dan siswa jika gurunya saja sering dadiharapkan bisa belajar, metang terlambat sekolah dan manfaatkan dan meningmasuk kelas. Jangan perkatkan peran teknologi bernah bermimpi siswa bisa basis e-learning sehingga mengerjakan tugas sekolah menghasilkan teknologi tepat atau pekerjaan rumah kaguna. lau gurunya juga malas Guru harus berpikir bamengerjakan administrasi gaimana mereka harus sekolah seperti membuat meng-upgrade dirinya untuk perencanaan mengajar dan Oleh: mengembangkan kemammedia pembelajaran, dsb. Aji Jatmiko puan atau skill yang dimilHal ini akan menimbulkan ikinya. Perkembangan dundampak buruk atau kemunia semakin pesat. Tentunya duran perilaku bagi siswa kurikulum akan berubah secara dinamis menerapkan pendidikan karakter di mengikuti perkembangan zaman. Jika sekolah dengan sepenuh hati. Kesimpukurikulumnya (pembelajaran) tidak dinalannya, pertanda awal kesuksesan guru mis dan pemanfaatan teknologi informasi dan siswa apabila mereka sama-sama (IT) tidak bisa berkembang, maka kita melaksanakan tugas dan kewajibannya (guru dan siswa) akan ketinggalan zadengan disiplin dan tepat waktu. man. Sejalan dengan peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia, kualifikasi, Memajukan Kebudayaan kompetensi, dan dedikasi para guru Pelaksanaan Rembuk Nasional Pensudah saatnya ditingkatkan. Para guru didikan dan Kebudayaan (RNPK) tahun harus mampu mengubah paradigma ber2018 oleh pusdiklat Kemendikbud barupikir dan bertindak dalam menjalankan tubaru ini telah menghasilkan beberapa regas sebagai pengajar dan pendidik. komendasi penting. Rekomendasi ini diKe depan guru tidak terjebak pada ruharapkan penguatan pendidikan karaktinitas tugas belaka, tetapi secara teruster bisa menjadi model lingkungan bumenerus guru mampu meningkatkan daya sekolah untuk bersama-sama menmutu pendidikan dapat tercapai. Tanpa guatkan pendidikan dan memajukan keperubahan paragdigma dari para guru, budayaan melalui komunikasi dua arah sepertinya sulit dan hampir tidak mungkin yang saling mendukung oleh pemerinmutu pendidikan di Indonesia dapat mentah pusat dan daerah serta komunitas ingkat. Hal ini disebabkan guru berada di pendidikan dan kebudayaan. garda terdepan dalam peningkatan mutu Oleh karena itu, perlu upaya atau langpendidikan. Dengan kata lain, mendorong kah konkrit bagi pelaku pendidikan untuk inovasi pembelajaran akan memberikan memajukan kebudayaan. Pertama, mendampak yang baik pula terhadap pencintai budaya daerah (lokal). Menumbuhingkatan kemampuan atau skill pada guru kembangkan kecintaan siswa kepada dan siswa. Kedua, menciptakan budaya budaya lokal sejak dini akan memberikan disiplin dan tepat waktu. Upaya penerapemahaman kepada mereka bahwa bupan pendidikan karakter di sekolah perlu daya daerah merupakan aset bangsa didukung oleh semua pihak. Pendidikan yang perlu dijaga atau dilestarikan ke-

beradaannya. Budaya daerah yang maju dan tetap terjaga kelestariannya akan menjadikan aset bangsa tersebut bernilai tinggi. Sehingga, budaya itu dapat memberikan kontribusi bagi ekonomi bangsa berkembang dengan baik. Kedua, menyusun kebijakan tentang kemajuan kebudayaan daerah dengan memberikan alokasi dana khusus. Anggaran tersebut bisa diperoleh dari APBN/APBD dan bantuan operasional kebudayaan lainnya. Hal ini sesuai dengan isu strategis dalam hal pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah serta amanat UU nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan dan pasal 32 UUD 1945 tentang kebudayaan Indonesia. Ketiga, memberikan penilaian dan penghargaan atas budaya seseorang. Hal ini bertujuan menghilangkan stigma atau pemikiran negatif agar tidak ada istilah budaya mayoritas dan minoritas, maju dan tertinggal, budaya yang tinggi dan rendah, dsb. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa kebudayaan Indonesia itu memiliki multietnik dan multikultur. Bangsa ini kaya karena memiliki banyak aset budaya yang bernilai tinggi. Oleh karena itu, kita perlu mengenal adat istiadat dan budaya daerah masing-masing dengan terus menjaga kelestariannya dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. Kesimpulannya, pemerintah pusat dan daerah perlu memberikan akses yang seluas-luasnya untuk aktivitas pendidikan dan kebudayaan melalui pemanfaatan sumber daya kebudayaan serta mendorong kebijakan sekolah menjadi model lingkungan budaya yang dalam kesehariannya sarat dengan nilai-nilai budi pekerti dengan kearifan lokal dalam rangka pelayanan pendidikan dan memajukan kebudayaan. Jika pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah sebagai bagian dari reformasi pendidikan berjalan dengan baik, maka tatanan kehidupan sosial dan budaya di sekolah dan institusi pendidikan lainnya di masyarakat akan berjalan dengan harmonis dan kondusif. Guru SMP Negeri 1 Suboh, Situbondo – Jawa Timur


Rabu Pon, 18 APRIL 2018

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO KELANA

1.058 Nelayan Ikuti Program Asuransi Mandiri Sidoarjo, Bhirawa Setelah berhasil mendapatkan fasilitas bantuan premi asuransi perikanan dari Program KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) tahun lalu. Sebanyak 1.058 nelayan yang masih aktif dan produktif, telah menindaklanjuti program itu dengan program asuransi secara mandiri, yakni dilanjutkan sendiri. Program yang diharapkan dapat memproteksi dalam perlindungan para nelayan bila terjadi resiko itu. Membuat kesadaran para nelayan sangat memiliki kesadaran berasuransi sangat tinggi. “Hingga kini peserta asuransi secara mandiri itu mencapai sekitar 1.058 orang, dari jumlah seluruh nelayan yang ada sekitar 1.445 orang,” jelas Kepala Bidang Perikanan Tangkap Tarina Hadadingrum, usai memberikan sosialisasi asuransi nelayan secara mandiri, di Sedati Sidoarjo, Selasa (17/4) kemarin. Menurutnya, program itu awalnya digulirkan KKP mulai tahun 2016, mengingat Keputusan Petunjuk Teknisnya juga sudah diterbitkan Dirjen Perikanan Tangkap. ‘’Bantuan premi asuransi perikanan itu bertujuan untuk mengalihkan resiko yang dapat merugikan para nelayan kepada pihak-pihak yang lain, melalui mekanisme pertanggungan asuransi, juga perlindungan asuransi perikanan,’’ jelasnya. Sedang manfaatnya banyak sekali, diantaranya para nelayan mendapat jaminan dari timbulnya resiko kerja, yang nantinya akan memberikan ketentaraman dan kenyamanan. Jadi nelayan yang mendapatkan bantuan ini saat melakukan aktivitas kegiatannya, jaminannya waktu kerja. Baik saat melaut maupun di darat saat beraktivitas pekerjaan yang berhubungan dengan nelayan. “Dengan baiknya manfaat yang didapatkan, makanya nelayan itu sekarang ini mau melanjutkan dengan sendirinya,’’ ujar Tarina.Q ach

Jelang Lebaran, Dispora Justru Naikkan Tiket Masuk Ubalan Pacet Kab Mojokerto, Bhirawa Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto mengambil kebijakan yang kurang populis untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Menjelang Lebaran yang biasanya membludaknya jumlah pengunjung, justru Dispora menaikkan dan memberlakukan tarif baru Ubalan Waterpark Pacet menjadi Rp30 ribu per orang. ‘’Ya kenaikan tarif baru akan diberlakukan menjelang Lebaran ini, sekarang disiapkan payung hukumnya,’’ ujar Djoko Widjayanto, Kepala Disparpora Kab Mojokerto, Selasa (17/4). Djoko menambahkan, saat ini pihaknya melakukan pengkajian Pembuatan Peraturan Bupati (Perbub). Setelah Perbup keluar, akan dilanjutkan dengan tahapan sosialisasi lewat berbagai lini. Mulai dari jakur birokrasi hingga sosialisasi lewat jalur masyarakat secara umum. ‘’Baru kemudian masuk tahap pemberlakuan. Tentunya setelah semua pihak paham soal tarif baru itu,’’ tambah mantan camat ini. Menurut Djoko, soal besaran tarif Rp30 ribu sudah final dan dinilai sepadan dengan investasi yang dikeluarkan Pemkab sebesar Rp18,7 miliar. ‘’Angkanya sudah final Rp30 ribu, ini cukup sepadan dengan banyaknya fasilitas yang ada di Ubalan Waterpark,’’ tegasnya. Disparpora mentarget, sebelum Lebaran 2018 mendatang tahapan sosialisasi Perbub sudah selesai dan bisa diterapkan untuk menjaring wisatawan pada Lebaran nanti. ‘’Dan targetnya sebelum Lebaran sudah diterapkan tarif baru,’’ ujar pejabat alumnus STPDN ini. Q kar

5

Jukir Nakal ’Panen’ di Depan Dispendukcapil Sidoarjo Sidoarjo, Bhirawa Wakil Bupati Sidoarjo maupun pejabat di OPD terkait di Kab Sidoarjo, tak perlu jauh-jauh untuk mengetahui penyimpangan dari Juru Parkir (Jukir) langganan, yang tetap saja menarik biaya parkir pada warga Sidoarjo sampai harus ke Pasar Krian. Para petinggi di Pemkab Sidoarjo bisa menyamar dan melihat sendiri perilaku Jukir nakal ini, di Jl Sultan Agung Sidoarjo depan Kantor Dispendukcapil Sidoarjo. Tiap hari Jukir disana ‘panen’, karena menarik biaya parkir dari masyarakat Sidoarjo yang parkir kendaraan di depan Kantor Dispendukcapil Sidoarjo. Masyarakat parkir di pinggir Jl Sultan Agung di depan Kantor Dispendukcapil Sidoarjo itu, karena lahan parkir di dalam Kantor Dispendukcapil Sidoarjo penuh. Dikarenakan banyaknya warga yang mengurus administrasi kependudukan disana. Masyarakat yang parkir di Jl Sultan Agung depan Kantor Dispendukcapil Sidoarjo itu nampak keluar masuk. Jukir menarik Rp2 ribu untuk roda dua. Parkir di sana selalu ramai, mulai Hari Senin sampai Jumat, sesuai dengan hari kerja.

Terpantu, tak hanya masyarakat umum saja yang ditarik biaya parkir. Tapi juga terlihat, masyarakat yang berpakaian dinas ASN dengan membawa kendaraan roda dua berplat Sidoarjo. Terpantau disana, juga tak nampak petugas pengawas Jukir dari Dishub Sidoarjo itu. ‘’Jukir disana bisa mengumpulkan uang sampai Rp2 juta tiap hari,’’ kata Yongki, ASN Sidoarjo yang pernah bertugas di Dishub Sidoarjo. Dalam suatu kesempatan, Kepala Dinas Kominfo Kab Sidoarjo, Drs Siswoyo, pernah menyampaikan kalau saat ini Pemkab Sidoarjo memang masih dipusingkan dengan permasalahan Jukir langganan yang masih saja tetap nakal. Mereka tetap menarik biaya parkir pada warga Sidoarjo, walaupun warga sudah membayar parkir langganan. Untuk roda dua setahun Rp25 ribu dan roda empat Rp50 ribu. Sehingga tahun 2017 lalu,

kus/bhirawa

Warga Sidoarjo yang tiap hari parkir di Jl Sultan Agung depan Kantor Dispendukcapil Sidoarjo, ditarik biaya parkir oleh Jukir nakal. permasalahan Jukir nakal ini menjadi salah satu dari 11 besar pengaduan yang disampaikan masyarakat Sidoarjo

lewat Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) Kab Sidoarjo. ‘’Padahal Jukir yang nakal

ada yang sampai dipecat. Tapi para Jukir nakal ini kesannya tidak jera juga,’’ komentarnya, Selasa (17/4) kemarin.Q kus

Wabup Gresik Dukung Deklarasi SPAK Formagam Dampak Pengerukan Sungai, Gresik,Bhirawa Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Moh Qosim menyatakan pentingnya peran para ibu dalam pencegahan korupsi untuk para bapak yang mempunyai jabatan. ‘’Saya saja setiap menonton berita televisi tentang adanya pejabat yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT), bersama keluarga istri dan anak selalu mengingatkan agar selalu hati hati dan tidak melakukan tindak pidana korupsi,’’ kata Wabup Hal itu disampaikan Wabup saat memberi sambutan pada kegiatan Deklarasi SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Formagam (Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman)

yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa (17/4). Sejumlah perempuan yang mengatasnamakan SPAK Formagam mengucapkan ikrar bersama. Mereka yang berasal dari berbagai organisasi perempuan ini berikrar, akan menjadi pribadi yang anti korupsi. Akan selalu mensosialisasikan sikap anti korupsi kepada masyarakat dan bekerjasama dengan pemerintah dan instansi yang lain untuk melaksanakan anti korupsi. Menurut Wabup, pentingnya peran perempuan karena selama ini banyak pejabat yang terpeleset kasus korupsi adalah karena perempuan. Maka istri harus selalu mengingatkan ke-

kerin ikanto/bhirawa

Wabup Moh Qosim saat hadir dalam deklarasi SPAK Formagam.

pada para suaminya yang menjadi pejabat. Wabup juga menyitir beberapa ayat pada Kitab Suci Alquran yang menyatakan diwajibkan mencari rezeki yang halal. Uang dan harta hasil korupsi menurut yang disampaikan Wabup hukumnya adalah haram. Tentang terbentuknya organisasi ini, Ajeng Wirda agen SPAK Formagam Pusat menyatakan, terbentuknya organisasi ini berasal dari survei KPK pada dua kota yang ada di Indonesia. Menurut hasil survey hanya 4% keluarga yang mengajarkan nilai-nilai kejujuran. Berdasar hasil survei itu terbentuklah SPAK Formagam yang menurut Wabup adalah partner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Ajeng, saat ini ada sekitar 5 ribu ibu rumah tangga yang tergabung dalam organisasi SPAK. Mereka terdiri dari para ibu rumah tangga, para ibuibu pendidik, para ibu-ibu dokter, para ibu-ibu pengusaha, para ibu dari PKK, para ibu beberapa organisasi wanita, Muslimat, Fatayat, Aisiyah serta dari beberapa organisasi wanita yang lain. Sementara Ketua SPAK Formagam Kab Gresik, Tyas Hardiyantiningsih mengatakan, kegiatan ini bagian dari Formagam untuk membantu pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Selain itu, pada kegiatan kali ini dalam rangka memperingati Kari Kartini tahun 2018.Q eri

Sejumlah Plengsengan Jebol Kota Mojokerto, Bhirawa Kondisi sejumlah titik plengsengan Sungai Sadar yang melintas di Kota Mojokerto kondisi kritis dan jebol di sejumlah titik. Padahal, tembok beton itu menjadi satu-satunya penahan banjir bagi kawasan warga di Lingkungan Tropodo dan Kuti, Kel Meri, Kec Kranggan. Rusaknya beton penahan tanggul itu diduga efek dari proyek normalisasi sungai yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas sejak dua pekan terakhir. Pengerukan sedimentasi setinggi kurang lebih dua meter yang menutupi plengsengan membuat buruknya kondisi plengsengan jadi terbuka. Sebelumnya diberitakan pekerjaan pengerukan senilai Rp350 miliar ini telah membuat ambrol plengsengan di daerah itu. Ambrolnya plengsengan itu mencapai sekitar 20 meter lebih. ‘’Bisa njenengan lihat sendiri, plengsengannya sudah tua mas. Jadi banyak yang rusak,’’ ungkap Ibnu seorang pekerja pengerukan, Selasa (17/4) kemarin. Ia mengaku serba salah dengan kondisi ini. ‘’"Kalau dikeruk lebih dalam lagi,

maka plengsengannya bisa ambrol,’’ katanya. Kerusakan ini membuat warga setempat cemas. ‘’Banyak yang rusak, kami berharap plengsengan yang rusak segera dibenahi agar tidak banjir,’’ harap Ulil Prasetya tokoh warga setempat. Menurut Ulil, terakhir plengsengan itu dibangun sekitar tahun 2004 silam. Karena menjadi langganan banjir, Pemkot setempat membuat tebeng air. ‘’Jamannya Pak Gani (Wali Kota Abdul Gani, red) dulu dibangun sehingga Meri terutama daerah perumahan tidak pernah lagi banjir,’’ ungkapnya. Ditemui sebelumnya, fasilitator Proyek BBWS, Harlistyati mengatakan, pihaknya akan menjadi penengah terkait dampak proyek itu. ‘’Kita fasilitasi agar tak ada yang dirugikan terkait pelaksanaan pengerukan Sungai Sadar,’’ katanya. Ia juga berharap pihai BBWS akan memperbaiki plengsengan yang ambrol diduga akibat pengerukan. ‘’Pihak BBWS tetap kita minta untuk membenahi kerusakan tanggul itu,’’ pungkasnya.Q kar

Dewan Beri Catatan LKPj Wali Kota Mulai Sektor Pendidikan hingga Kesra Kalangan DPRD Kota Mojokerto memberi catatan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) wali kota tahun 2017. Sejumlah catatan dan rekomendasi mulai bidang pendidikan hingga Kesra terungkap dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Penyerahan Keputusan DPRD Kota Mojokerto tentang Rekomendasi atas LKPJ Wali Kota Akhir Tahun Anggaran 2017. ‘’Kami merekomendasikan peningkatan jalur anak berprestasi yang selama ini hanya ada di SMPN 1, 2 dan baru ditambah SMPN 4. Harusnya, program ini diterapkan di semua sekolah,’’ lontar Sulistiyowati, anggota Komisi II yang menjadi Jubir DPRD Kota Mojokerto. Politisi PKB ini mengaku tak mempermasalahkan penentuan ketiga sekolah penerima jalur prestasi dengan persyaratan tertentu. ‘’Namun harus diingat, keberhasilan anak-anak yang berprestasi itu dibiayai sendiri oleh orang tua, bukan sekolah. Harusnya, semua sekolah membuka jalur ini bukan membatasinya dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu karena itu murni peran orang tua bukan sekolah,’’ jlentrehnya. Dibidang pendidikan, kalangan Wakil Rakyat juga menyoal Program Zero siswa bermotor. ‘’Kami mendorong eksekutif agar konsen terhadap penambangan armada sekolah. Persoalannya, jumlah siswa tiap tahun tambah meningkat. Dengan demikian, pengadaan armada sekolah gratis ini didorong demi tercapainya Program Zero siswa bermotor. Ini tentu bagus

untuk menekan jumlah Laka Lantas terutama di level ini,’’ tandasnya panjang lebar. Tak hanya itu, Sulistiyowati juga berbicara soal pengurukan dan pembangunan sebuah lahan di Jl Semeru. ‘’Kami mempertanyakan pengurukan di Jl Semeru itu, apakah ada IMB (Izin Mendirikan Bangunan) nya atau tidak. Kami su-

dah melihat di Perizinan (Kantor Perizinan, red) ternyata memang belum keluar. Dan dewan merekomendasikan ada sanksi peringatan,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menjawab soal penambahan armada angkutan sekolah gratis mengaku sepakat. ‘’Kebutuhan kita 25 armada, dan saat ini masih 19 armada. Artinya masih kurang enam armada. Targetnya tahun 2019 kebutuhan tercukupi karena sudah mengajukan penambahan ke Kemenhub RI, mudah-mudahan direalisasi,’’ katanya. Walau demikian, Gaguk tampak

meragukan 25 armada sekolah gratis itu nantinya akan menghilangkan siswa yang ke sekolah dengan menggunakan motor. ‘’Apakah itu bisa? Keberadaan armada-armada itu tidak secara langsung bisa mencover seluruh kebutuhan siswa. Sebab kesadaran orang tua dalam rangka bebas siswa bermotor tidak bisa dikaitkan secara langsung dengan armada yang ada. Tapi boleh saja merekomendasikan itu. Silahkan saja,’’ pungkasnya. Paripurna istimewa ini dihadiri wali kota, jajaran Forkompimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah. Rapat ini akan ditindaklanjuti dengan jawaban berikutnya oleh eksekutif.Q kar.adv

karyadi/bhirawa

Sulistyowati anggota DPRD Kota Mojokerto membacakan rekomendasi atas LKPj Wali Kota Mojokerto.

kariyadi/bhirawa

Proyek pengerukan Sungai Sadar yang berimbas pada kondisi kritisnya plengsengan.

75 Petugas Razia Dua Rutan Surabaya Sidoarjo, Bhirawa Sebanyak 75 petugas melakukan razia di dua rumah tahanan, yakni Rutan Kelas I Surabaya dan Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, di Medaeng Sidoarjo, dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54, Senin (16/4) malam. Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Bambang Haryanto, di Sidoarjo, Selasa, mengatakan penggeledahan sengaja dilakukan pada malam hari supaya suasana lebih kondusif. Apalagi, sasaran malam ini adalah blok F, tempat 129 tahanan khusus narkoba. Karena kalau siang, masih ada yang harus ikut sidang. Sementara itu, tim kedua menggeledah blok khusus perempuan. Selain itu, kata Bambang, kondisi rutan yang penuh sesak membuat petugas harus hati-hati karena saat ini, jumlah penghuni sudah lebih dari 2.700 tahanan dan narapidana. ‘’Jika terlalu arogan dikhawatirkan akan menimbulkan gesekan antara penghuni dan petugas,’’ ucapnya. ‘’Sehingga saya meminta supaya razia itu menggunakan pendekatan yang manusiawi agar tidak menimbulkan gejolak. Karena jika sampai terjadi, akibatnya akan fatal. Meskipun sifatnya penertiban, petugas tidak boleh arogan,’’ katanya. Ia menambahkan razia diberitahukan beberapa menit sebelum dilaksanakan dengan tujuan supaya tidak bocor. ‘’Blok mana yang akan dirazia, baru diberitahu saat apel, beberapa menit menjelang razia dilakukan. Sengaja kami bagi dua tim, agar cepat,’’ ujarnya.Q ant


PENDIDIKAN, KEBUDAY

6

Tingkatkan Kompetensi, Datangkan Pakar Bahasa Jawa Unesa Lumajang, Bhirawa Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang menggelar workshop dengan mendatangkan Nara sumber Pakar Bahasa Jawa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Workshop yang digelar di SMA Negeri 2 Lumajang (17/4) tersebut, dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang, Sugiono Eksantoso itu diikuti oleh sekitar 107 guru Bahasa Daerah di seluruh lembaga SMA SMK di Kabupaten Lumajang, dan sebagian dari Jember, serta mendatangkan para pakar Bahasa Jawa Unesa sebagai Narasumber. Dalam sambutannya Sugiono menjelaskan sesuai dengan Pergub 19 Tahun 2014 tersebut bahwa Mulok (Muatan Lokal) pelajaran Bahasa Daerah yaitu Bahasa Jawa dinilai sangat penting untuk menumbuh-

kan nilai nilai etika dalam pembentukan karakter anak. Sebab didalamnya terdapat nilai luhur budaya sopan santun, hormat menghormati (unggah ungguh) yang sangat mempengaruhi perkembangan moral anak . "Kegiatan workshop ini baru pertama kali diadakan di Jawa Timur, untuk penguatan kompetensi guru Ba-

hasa Jawa, dan kita langsung datangkan pakar Bahasa Jawa dari Unesa," ujarnya. Lebih lanjut Sugiono juga menjelaskan bahwa kedepan para guru bahasa Jawa akan terus ditingkatkan kompetensinya dengan berbagai pelatihan pelatihan bagi guru bahasa Jawa, serta berbagai inovasi lainnya seperti membudayakan ke-

senian jawa, penggunaan atribut jawa serta adanya pendukung berupa literasi bahasa jawa. Salah satu narasumber workshop Sri Sulistiani, MPd mengatakan bahwa muatan lokal pelajaran bahasa daerah dalam hal itu Bahasa Jawa merupakan cara yang ampuh dalam pembentukan karakter anak. Q dwi

Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang, Sugiono Eksantoso memukul gong menandai pembukaan acara workshop peningkatan mutu guru Bahasa Daerah.

Program Wajib Belajar 12 Tahun di Kota Pasuruan

Siswa SMA/SMK Kurang Mampu Gratis SPP Pasuruan, Bhirawa Pemkot Pasuruan menggratiskan biaya SPP (sumbangan penbinaan pendidikan) khusus untuk pelajar SMA negeri dan SMK negeri diwilayahnya.

Wali Kota Pasuruan, H Setiyono menyampaikan penggratisan SPP diberikan khusus untuk pelajar kurang mampu di Kota Pasuruan. Penggratisan ini juga merupakan bentuk komitmen

Siswa SMAN 1 Kota Pasuruan saat UNBK tahun 2018 ini. Lantaran SMA sederajat diambil alih Provinsi Jatim, sehingga Pemkot Pasuruan sementara ini hanya bisa menanggung biaya SPP tapi untuk warga kurang mampu.

Pemkot Pasuruan dalam hal wajib belajar 12 tahun di Kota Pasuruan. "Kami sangat memahami keluh kesah orang tua, karena anaknya yang duduk di bangku SMA maupun SMK negeri saat ini ditarik iuran SPP. Penarikan itu diluar kewenangan Pemkot Pasuruan, karena itu merupakan kebijakan Pemprov Jatim. Makanya kami mengambil kebijakan, yakni dengan menggratiskan biaya SPP khusus pelajar tidak mampu," ujar Setiyono, Selasa (17/4). Saat ini, Pemkot Pasuruan masih melakukan verifikasi jumlah pelajar kurang mampu di Kota Pasuruan. Begitu juga dengan besaran bantuan yang akan diberikan, Pemkot Pasuruan masih menghitung sesuai kemampuan APBD Kota

Pasuruan tahun 2018. "Pokoknya semua orang tua maupun wali murid jangan khawatir. Kami tetap memperhatikan dunia pendidikan semaksimal mungkin. Karena pelajar merupakan calon penerus bangsa," papar Setiyono. Pejabat nomer satu di Kota Pasuruan ini mengharapkan agar orang tua yang mampu untuk berbesar hati menerima kebijakan Pemprov tersebut. "Kami hanya men-cover kebutuhan siswa-siswi SMA atau SMK yang dari keluarga kurang mampu. Kalau anaknya pengusaha, PNS dan orang berada, saya mohon keikhlasannya untuk membayar iuran. Tapi ke depannya, insyallah kami tetap berupaya sekuat tenaga untuk membebaskan SPP secara keseluruhan," tambah Setiyono. Q hil

BANGKU POJOK

Polisi Diminta Tak Razia Saat UNBK SMPN/MTsN Kab Madiun, Bhirawa Kepolisian Resot Kabupaten Madiun diharapkan tidak mengadakan razia khususnya kepada siswa SMPN dan MTsN yang berangkat atau yang pulang Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK). Demikian, ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kab Madiun Sodiq Hery Purnomo, S.Si yang didampingi, Kadin Kominfo Kab Madiun, Drs. Sawung Rehtomo, M.Si kepada wartawan saat jumpa pers di RM Ayam Penyet di Madiun, Selasa (17/4). Menurut Sodik panggilan akrab Sodiq Hery Purnomo, pada tahun 2018 ini di Kab Madiun terdapat 82 lembaga dengan peserta UNBK 15.024. Terdiri, SMPN 46 dengan jumlah murid 6.150 sebagai peserta UNBK dan 36 MTsN jumlah 8.874 siswa peserta UNBK. Untuk kelancaran pelaksanaan UNBK 2018 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Madiun telah mengadakan MoU dengan PT. Telkom, PLN dan Polres Kab Madiun. Dengan PT. Telkom untuk meningkatkan jaringan Telkom, agar pelaksananan UNBK bisa berjalan lancar. Demikian dengan PLN, agar selama pelaksanaan UNBK, pihak PLN untuk tidak melakukan pemadaman listrik. Sedang dengan Polres Kab Madiun, selama pelaksanaan UNBK, Polres untuk tidak melakukan razia atau tidak melakukan operasi terhadap pengendara sepeda motor khususnya kepada peserta UNBK baik saat berangkat maupun pulangnya. Dijelaskan oleh Sodiq, pihaknya untuk meraih kesuksesan dalam UNBK di Kab Madiun seperti di tahun-tahun lalu, kini pihaknya melakukan simulasi atau try out di sekolah-sekolah seminggu tiga kali. Dan hasilnya cukup lumayan baik. Q dar

achmad basir/bhirawa

Kepala SMK Negeri 5 Bojonegoro Suyono membuka kegiatan PEPC Mengajar.

PEPC Kenalkan Industri Hulu Migas ke Sekolah Bojonegoro, Bhirawa Sebagai bentuk kepedulian sosial khususnya terhadap dunia pendidikan, Pertamina EP Cepu (PEPC) memberikan pemahaman mengenai Industri Hulu Migas kepada siswa sekolah tingkat menengah kejuruan di salah satu sekolah yang berada di wilayah sekitar migas, kemarin (17/4). Kegiatan mengajar tersebut dilakukan PEPC di SMK Negeri 5, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Materi yang diberikan kepada para pelajar SMK Negeri 5 tersebut diantaranya mengenai pengenalan dengan berbagai materi seputar kegiatan Hulu Migas. Sebanyak 64 siswa kelas XI Jurusan Teknik Pemboran Minyak dan Gas ( TPMG ) sangat antusias mengikuti kegitan tersebut. Kepala SMK Negeri 5 Bojonegoro Suyono berterima kasih ke-

pada Pertamina EP Cepu yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. PEP C Mengajar adalah sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap pendidikan khususnya SMKN 5. "Kita sangat senang sekali, karena kegiatan seperti ini bisa memberikan dampak yang positif dengan memberikan motivasi terhadap anak-anak. Mudahmudahan dengan kegiatan seperti ini menjadikan anak-anak lebih bersemangat dalam mengejar cita-citanya," ungkap Suyono. Selain itu materi yang disampaikan menambah wawasan keilmuan bagi siswa khususnya siswa Jurusan Teknik Pemboran Minyak dan Gas ( TPMG ). Ke depan, pihaknya berharap kerjasama ditingkatkan dalam bidang yang lain seperti sebagai penjamin mutu, sebagai tempat praktek siswa dan lain sebagainya. Q bas

Lulusan Jatim Dominasi Pe

Lolos Bidikmisi Masih Haru Surabaya, Bhirawa Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah diumumkan serentak mulai kemarin, Selasa (17/4) pukul 15.00. Seperti tahun lalu, lulusan SMA/SMK di Jatim kembali mendominasi penerimaan PTN jalur prestasi ini. Dari total 110.946 pelamar SNMPTN yang diterima, 586.155 lulusan dinyatakan lolos. Dari jumlah tersebut, Provinsi Jatim berada di urutan tertinggi dengan jumlah diterima mencapai 14.518 calon mahasiswa. Disusul Jawa Barat sebanyak 11.519 siswa, Jawa Tengah 9.204 siswa, Sumatera Utara 8.079 siswa, Aceh 5.282 siswa, Sulawesi Selatan 5.168 siswa, Sumatera Barat 4.545 siswa, DKI Jakarta 4.025 siswa, Sulawesi Tenggara 3.734 siswa, dan terakhir Provinsi Riau sebanyak 3.316 siswa. Sementara untuk PTN yang menerima paling tinggi ialah Universitas Brawijaya (UB) Malang . Kampus tersebut menerima 3.341 pendaftar yang dinyatakan lolos. Ketua Panitia Pusat Selnas PMB PTN 2018, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS melalui keterangan tertulisnya menuturkan, lulusan SMA/ SMK tersebut telah lulus seleksi pada 85 Perguruan Tinggi Negeri se Indonesia. Dari jumlah yang dinyatakan lulus di PTN tersebut, tercatat ada 28.069 siswa dari peserta Bidikmisi. "Untuk yang belum lolos SNMPTN dapat segera

mendaftarkan diri di jalur SBMPTN karena masih ada kesempatan," paparnya kemarin. Sedangkan untuk peserta bidikmisi yang belum lolos dalam SNMPTN akan mengikuti jalur SBMPTN dengan tanpa dibebani biaya pendaftaran. Kesempatan untuk mengikuti SBMPTN 2018 pendaftarannya akan ditutup pada tanggal 27 April mendatang Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof M Nasih menuturkan, pelamar SNMPTN yang telah dinyatakan lolos diharap segera melakukan registrasi. Sementara pelamar yang gagal diminta untuk tetap tenang dan tidak perlu merasa galau secara berlebihan. Sebab, akumulasi total lulusan SMA/SMK tahun ini mencapai sekitar 1,5 juta siswa. Sedangkan daya tampung PTN hanya sekitar 500 ribu. Otomatis, sebagian besar lulusan SMA/SMK akan menjadi tanggung jawab PT swasta. "Tidak perlu galau berlebihan. Kalau kalian (pendaftar) gagal, kalian tidak sendiri. Masih banyak teman-teman kalian yang juga tidak bisa lolos ke PTN," tutur Nasih saat ditemui di

Rektor Unair Prof M Nasih di damping Ketua Pan Sukowidodo memberi penjelasan terkai

Kampus C Unair kemarin. Terlebih saat ini, lanjut Nasih, masih ada beberapa tahapan lagi untuk bisa masuk ke PTN. Yakni melalui jalur SBMPTN dan mandiri. Hingga kemarin, jumlah pendaftar SBMPTN di Panlok 50 Surabaya baru mencapai 9.355. Lonjakan pendaftar SBMPTN diperkirakan akan terjadi mulai hari ini, Rabu (118/4), setelah pengumuman SNMPTN. "Yang sudah diterima SNMPTN wajib melakukan registrasi dan harus datang pada Mei mendatang untuk datang ke kampus. Jadi yang diterima SNMPTN tidak boleh undur diri dan mengikuti ujian SBMPTN," tandasnya. Nasih menuturkan, dalam SNMPTN ini, Unair menerima 31.235 pendaftar dengan total yang diterima sebanyak 1.658 calon mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 370 pendaftar yang diterima merupakan bidikmisi. "Total kuota bidikmisi

INOVASI PE

Manfaatkan Fruit Pulp Pare seb Jika kita mendengar kata Pare, mungkin yang ada dalam benak kita adalah kata 'pahit'. Tidak sedikit orang yang enggan mengkonsumsi pare sebagai pendukung olahan makanan sehari-hari. Namun, dibalik rasa pahit yang dimiliki Pare, tanaman ini memiliki khasiat bagi penderita diabetes sebagai obat anti-diabetes. Seperti yang ditunjukkan dua mahasiswa asal Universitas Katholik Widya Mandala Surabaya (UKWMS, yaitu Felicya Tjokroaminjaya dan Adytya Dewanti yang mengemas olahan pare menjadi fruit pulp (sejenis bubur) untuk penderita diabetes. Dijelaskan, Felicya Tjokroaminjaya bahwa pihaknya tertarik untuk mengolah pare menjadi fruit pulp. Menurutnya jika pare diolah menjadi lebih pekat, maka kandungan yang dihasilkan dari fruit pulp pare akan mampu menurunkan kadar gula pada darah, karena konsentrat yang dimiliki fruit pulp. Selain itu. fruit pulp sendiri tidak membutuhkan air. "Kita mendapat ide dengan cara yang lebih pekat dari olahan pare, artinya kandungan fruit pulp lebih konsentrat dan efeknya mampu menurunkan kadar gula pada darah" Jelas mahasiswa jurusan Farmasi UKWMS ini. Namun, lanjut dia, dalam mengkonsumsi fruit pulp harus dibarengi dengan konsumsi obat diabetes. "Kenapa di minum barengan? Karena fungsi fruit pulp sendiri untuk mengimbangi stabilisasi kadar gula dalam darah" imbuhnya. Artinya, pengkonsumsian fruit pulp dan obat sintetik secara bersamaan akan memberikan efek terapi yang lebih baik

pada penderita diabetes. Namun, lanjut dia, jika konsumsi fruit pulp berlebihan akan berdampak pada masalah hypoglikemi (penurunan gula darah berlebihan) Diakui nya, meskipun buah pare memiliki efek anti-diabetes, namun belum banyak yang memfungsikannya sebagai pendamping obat-obatan sintetik. "Kami ingin meniliti bagaiamana buah pare ini, pengaru-

hnya terhadap bahan betes" ulasnya. Sehing yang dilakukan pihak menyimpulkan bahw gula bisa di maintena lebih baik dibanding pe yang di berikan secar dampingan fruit pulp. Mahasiswa berusia

Dua mahasiswa UKWMS Felicya Tjokroaminjaya (kanan) dan Adytya Dewanti

Prospektif, akan Terus Kem Pembuatan fruit pulp ternyata dianggap potensial untuk dikembangkan lagi menjadi pengobatan dan terapi yang ampuh bagi penderita Diabetes. Menurut Dosen Farmasi yang sekaligu dosen pembimbing Felicya Tjokroaminjaya dan Adytya Dewanti, Farida Lanawati Darsono bahwa saat ini, masyarakat sudah mulai sadar untuk kembali lagi pada alam atau backto nature. Sehingga, Ia menilai jika fruit pulp mem-

punyai nilai prospektif, baik untuk dikembangkan, dijadikan lahan bisnis maupun di patenkan. Farida sapaan akrab dosen berkacamata ini mengungkapkan jika kedepan pihaknya akan berencana untuk tetap melanjutkan penilitian tersebut dengan mengembangkan hasil produk fruit pulp pare. "Rencananya kami akan meng-upgrade produk ini dengan dosis yang sudah ditentu-

GALERI PRESTASI

Motivasi Mahasiswa Berani Inovasi Manfaatkan Potensi Lokal PT Kino Indonesia, Tbk menggelar Kino Youth Innovator 2018 dengan tema Empower Life Through Nature . Hajatan ini digelar untuk memotivasi kaum muda khususnya para mahasiswa agar kreatif dan berani berinovasi untuk memenangkan kompetisi di era pasar bebas. Oleh: Achmad Tauriq, Kota Surabaya

achmad tauriq/bhirawa

Pemenang runner up 4 2016 Fakultas Farmasi Unair Surabaya, Erwin Chandra saat menjelaskan kepada Product Innovation PT Kino Indonesia, Tbk, Herlina Alam dan President Committee of Kino Youth Innovator Award (KYIA) 2018 PT Kino Indonesia, Tbk, Dr Mamat Rahmat, S.Si, M.Si.

President Committee of Kino Youth Innovator Award (KYIA) 2018 PT Kino Indonesia, Tbk, Dr Mamat Rahmat di sela-sela kegiatan di Kampus C Universitas Airlangga Surabaya, Selasa (17/4) kemarin mengungkapkan KYIA menyasar ideide terbaru dari mahasiswa seluruh Indonesia. "Kami yakin, Indonesia kaya akan sumber daya lo-

kal, pemanfaatan yang sudah ada saat ini perlu dioptimalisasi agar terjadi peningkatan dalam berinovasi dan menciptakan potensi ekonomi yang prospektif, serta berguna bagi kehidupan manusia dengan terus menggali sumber daya yang belum termanfaatkan," terangnya. Mamat Rahmat menambahkan denganmengajak generasi muda untuk

berinovasi dengan memanfaatkan potensi kekayaan natural Indonesia diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehari-hari. "Jadi produk yang dihasilkan diharapkan dapat sesuai dengan market trend saat ini dan dapat diproduksi secara berkelanjutan (sustainable)," ujarnya. Ajang kompetisi KYIA yang diikuti mahasiswa berbagai universitas Indonesia ini telah disediakan total hadiah Rp60 juta bagi 5 pemenang yang proposalnya bisa ditindaklanjuti dan bisa diplikasikan ke pasar dan untuk penerimaan proposal terakhir ditutup 14 Mei 2018 mendatang.

Untuk kriteria yang menjadi dasar penilaian diantaranya original dari ide sendiri dan belum pernah diikutkan dalam kompetisi, efektivitas inovasi bagaimana penemuan tersebut dapat memecahkan masalah atau menjawab kebutuhan masyarakat dan inovasi tersebut harus dapat diaplikasikan dan diterima oleh pasar atau konsumen. "Sebenarnya ada 4 kategori yang bisa jadi bahan inovasi yakni dari Personal Care, food and beverange, houshold, herbal and pharmacypal yang diinginkan tapi tidak menuntut kemungkinan bisa ide-ide selain dari 4 kategori tersebut," jelasnya. Q


YAAN & OLAH RAGA

enerimaan SNMPTN 2018 Provinsi Jawa Timur Jawa Barat Jawa Tengah Sumatera Utara Aceh Sulawesi Selatan Sumatera Barat DKI Jakarta Sulawesi Tenggara Riau

lok 50 Prof Djoko Santoso dan Humas Panlok 50 it sistem pengumuman SNMPTN 2018.

Unair hanya 780 kursi. Jadi sekarang sudah terpenuhi separuhnya," tutur Nasih. Lebih lanjut Nasih menjelaskan, pendaftar yang lolos bidikmisi masih harus melalui stu tahapan lagi. Yakni verifikasi faktual kondisi keluarga calon mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa calon mahasiswa yang diterima benar-benar dari keluarga tidak mampu. "Akan kami terjunkan tim dari bagian keuangan untuk memastikan kondisi ekonomiya," tutur Nasih. Jika ternyata di lapangan penerima bidikmisi tersebut tidak sesuai kenyataannya, maka calon mahasiswa tersebut tidak berhak lagi menerima bidikmisi. Sehingga, dia harus membayar biaya kuliah sebagaimana mahasiswa non bidikmisi. Secara umum, tahun ini Unair telah menerima calon mahasiswa jalur SNMPTN dari 610 SMA/SMK. Jumlah

Jumlah Diterima 14.518 11.519 9.204 8.079 5.282 5.168 4.545 4.025 3.734 3.316

ini meningkat dari tahun lalu yang masih berada di angka 500-an. "Kita memberi perhatian khusus dari sekolahsekolah yang ada di luar Jatim tahun ini," tutur dia. Dalam penerimaan SNMPTN ini, Nasih merinci enam prodi yang memiliki keketatan tertinggi. Di antaranya ialah kesehatan masyarakat yang diminati 2.081 pendaftar dan hanya menerima 72 mahasiswa. Apoteker 1.843 pendaftar menerima 72 mahasiswa dan pendidikan dokter 1.710 pendaftar menerima 75 mahasiswa. Sementara tiga prodi lainnya dari soshum tertinggi keketatannya yakni manajemen dengan total 2.028 pelamar menerima 75 mahasiswa. Selain itu Psikologi dengan 1.836 pelamar menerima 66 mahasiswa dan Akuntansi dengan 1.761 pelamar menerima 75 kursi. "Peminat paling kecil adalah budi daya perairan Banyuwangi. Jumlah kursinya 15 dengan pendaftar 121," pungkas Nasih. Hal senada diungkapkan

Humas SNMPTN Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya Siti Machmudah. Pihaknya merinci, pendaftar yang diterima ITS sebanyak 1.296 dan 146 diantaranya merupakan pendaftar jalur bidikmisi. Setelah diterima melalui jalur SNMPTN, calon mahasiswa harus melakukan registrasi Online. Yaitu dengan mengisi biodata dan mengunggah dokumen yang disyaratkan melalui laman http://sipmaba.its.ac.id. Mulai tanggal 19 sampai dengan 27 April 2018. "Khusus untuk calon mahasiswa yang diterima di Prodi yang mensyaratkan tidak boleh buta warna diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan di Medical Centre ITS. Pada tanggal 4 dan 7 Mei 2018 sesuai jadwal yang didapat ketika registrasi online,"urainya. Beberapa jurusan yang mewajibkan tidak buta warna antara lain Fisika, Kimia, Biologi, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Geomatika, Teknik Geofisika, Arsitektur, Desain Produk, Desain Interior dan Desain Komunikasi Visual. Sementara itu, untuk verifikasi portofolio diberlakukan pada calon mahasiswa yang diterima di Prodi Desain Produk, Desain Interior atau Desain Komunikasi Visual. Mereka harus mengumpulkan portofolio di Gedung Desain Produk Industri,pada 4 Mei 2018 pukul 08.00 WIB. Q tam.mut

ENDIDIKAN

bagai Terapi Penderita Diabetes

aktif sintetik anti-diagga dari hasil uji coba knya, mereka dapat wa penurunan kadar ance. Efektifitas obat engkonsumsian obat ra tunggal tanpa pen-

a 23 tahun ini menu-

turkan jika dalam pembuatan fruit pulp pihaknya hanya membutuhkan satu biji buah pare muda utuh dengan jenis pare hijau varietas pare ayam dengan usia 1520 hari terhitung ketika baru tumbuh. Pare jenis ini (pare hijau, red) dipilih karena memiliki kadar air yang rendah dan tingkat kepahitan yang rendah. "kami hanya menggunakan seperempat buah pare dari

Diana Rahmatus Sholichah/bhirawa

(kiri) uji coba pemberian Fruit Pulp Pare pada hewan kelinci, selasa (17/4).

satu biji buah pare muda utuh namun tergantung usia dan ukuran besar pare. Bahkan kadang, dari seperempat itu ada yang dibagi lagi" Paparnya. Ukuran seperempat itulah, tambah dia, yang nantinya akan di konversikan dengan perhitungan secara farmakokinetik. "Perhitungan itu yang nantinya akan masuk dalam hewan coba kelinci" Imbuhnya. Dalam proses uji coba pada kelinci, tambah dia, pihaknya menggunakan metode cross over desain. Di mana kelinci bisa mengontrol dirinya sendiri. Sehingga diakuinya, pihaknya bisa mengamati efek perkembangan yg terjadi setelah konsumsi fruit pulp. Felicya juga menegaskan bahwa pare yang nantinya akan digunakan sebagai fruit pulp, haruslah berwarna hijau. Jika pare mempunyai corak kekuningan atau merah maka pare tidak bisa digunakan lagi. "Lebih baik menggunakan sayuran, jika pare berubah warna kuning atau merah karena kita tidak bisa menggunakan pare seperti itu," ujarnya. Sementara itu, dalam segi metodologi pembuatan fruit pulp Adytya Dewanti menjelaskan bahwa setelah melalui proses blender, pare akan melalui tahap oven untuk dilakukan standarisasi. "Standardisasi dilakukan untuk menjaga kualitas fruit pulp," ujar mahasiswa berjilbab ini. Dalam proses standarisasi fruit pulp parameter yang ditentukan meliputi kadar air, kadar abu, kadar abu tidak larut dalam asam, standarisasi spesifik, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol dan pemeriksaan sifat fisik (pH). Q Ina

Peneliti Masih Belia Lolos ke Serbia Sukses sejak masih belia coba ditunjukkan Firman Fathoni. Siswa kelas 8 SMPN 1 Surabaya ini patut berbangga atas berbagai prestasinya di dunia penelitian remaja. Yang paling membanggakan, dia menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Lomba Peneliti Belia tingkat internasional di Serbia. Keberhasilan Firman tak lepas dari inovasinya berupa aplikasi bernama Remember Me. Aplikasi sederhana yang cukup mudah dioperasikan ini akan dipertaruhkan kehandalannya di Serbia pada 19 - 25 April mendatang. "Kesempatan ini merupakan sebuah pengalaman yang sangat langka, karena disana akan bertemu dengan banyak pelajar dari

berbagai negara yang mempunyai karya-karya inovatif", tutur ujar Firman. Firman mengungkapkan aplikasi tersebut diciptakan berawal dari keinginannya membantu sang nenek untuk mengetahui cucu-cucunya yang datang ke rumah. Aplikasi tersebut memanfaatkan jaringan bluetooth yang ada pada smartphone. Untuk menggunakannya, otomatis harus melakukan instalasi pada smartphone yang ingin terhubung. "Jadi ketika bluetooth pada smartphone dinyalakan secara otomatis mengirimkan notifikasi kepada pengguna aplikasi sehingga dapat dengan mudah mengetahui

siapa yang datang," jelas Firmas. Lebih lanjut Firman menuturkan, setelah instalasi dilakukan, anggota keluarga termasuk sang nenek harus melakukan registrasi terlebih dahulu kedalam aplikasi tersebut. "Kemudian masingmasing bluetooth harus dalam keadaan on", sambung remaja yang memiliki hobi berenang tersebut. Sebelum menuju ke Serbia, melalui aplikasi tersebut Firman juga meraih juara 3 dalam Lomba Peneliti Belia tingkat nasional pada kategori computer science beberapa waktu lalu di Jakarta. Firman yang juga peraih juara pertama Pelajar Pelopor Surabaya 21018 itu berharap dapat meraih juara pertama dalam ajang peneliti muda bergengsi tingkat dunia. Menurutnya aplikasi ini nantinya akan dikembangkan dengan menggunakan media transfer yang lebih canggih lagi. "Mohon doa restunya, semoga pulang nanti mampu mengharumkan nama Surabaya di kancah Internasional", pungkas Firman. Q tam

Firman Fathoni

Taekwondo Bondowoso Sabet 29 Medali di Surabaya Bondowoso, Bhirawa Satu persatu Putera dan puteri terbaik Bondowoso membawa nama harum daerah. Kali ini atlet cabang olahraga beladiri taekwondo berhasil membawa pulang 29 medali dari 30 atlet yang ikut berlaga di ajang kejuaraan Taekwondo Piala Walikota Surabaya se Jawa Timur. Kejuaraan Taekwondo yang dimulai dari tanggal 13-15 April tersebut di gelar di Giriloka UPN Veteran Surabaya. Pelatih Taekwondo cabang Bondowoso yang mendampingi, Sabeum Paginyoto mengatakan bahwa, dari kontingen Bondowoso hanya 1 atlet yang gagal. "Dari 30 atlet yang kami bawa ke Surabaya, Alhamdulillah kita membawa pulang 29 medali, hanya satu atlet yang gagal, ini semua berkat kerja keras para atlit yang selalu giat berlatih dan dari dukungan semua komponen yang ada," ungkapnya

saat dikonfirmasi awak media. Lanjut Sabeum pagi, panggilan akrabnya mengatakan bahwa 29 medali yang di bawa pulang tersebut mulai dari medali emas, perak dan perunggu. "terdiri dari 14 medali emas, 12 perak, 3 perunggu," bebernya. Selain itu, sabeum Pagi berharap kepada semua atlet jangan sampai besar ke-

pala akan keberhasilan yang sudah mereka raih. "Saya berharap, dengan keberhasilan ini dan keberhasilan sebelum-sebelumnya, para atlit jangan sampai kendor dan mengentengkan lawan-lawannya, dan bagi yang masih gagal semoga ini menjadi pemecut semangat agar lebih giat lagi berlatih," pungkasnya

Dosen Pebimbing, Farida Lanawat (kiri), Felicya Tjokroaminjaya (tengah) dan Adytya Dewanti (kanan) menunjukkan olahan Pare menjadi Fruit Pulp Pare, Selasa (17/4).

Samsul Tahar/bhirawa

Suporter Tuntut Manajer Persenga Mundur Nganjuk, Bhirawa Ratusan suporter sepak bola Persatuan Sepak Bola Nganjuk (Persenga) menggelar protes terhadap manajemen menyusul buruknya kekalahan beruntun saat bertanding di kandang sendiri. Protes terjadi saat

berlangsung pertandingan antara PSID Jombang melawan Persenga Nganjuk. Para suporter menganggap manajemen Persenga tidak mampu menangani tim sepakbola secara profesional. Karenanya dari empat kali pertandingan Persenga baru

mengumpulkan satu poin. "Manajemen tidak becus urus Persenga, makanya dari empat kali pertandingan di Liga 3 Zona Jatim baru dapat satu poin, " ungkap Rangga Koordinator Suporter Super Mania Tim Persenga dihadapan awak media.

minuman instan. "Pengembangan tersebut tidak mengurangi fek hasil penelitian dari mahasiswa kami" ungkapnya. Selain itu, imbuhnya, ke depan semua hasil karya inovasi mahasiswa akan diarahkan pada publikasi ilmiah dan jurnal. "Untuk Produknya setelah sempurna akan diarahkan untuk di hak paten kan. Sementara ini kami fokus pada publikasi ilmiah," pungkasnya. Q ina ristika/bhirawa

Ratusan suporter Persenga Nganjuk yang menuntut manajer Persenga mundur karena gagal mendongkrak prestasi.

Persela Kecewa Ditahan Imbang Bali United Lamongan, Bhirawa Persela Lamongan kembali tak mampu memenuhi ekspektasi supoerternya LA Mania saat main di kandang Surajaya. Tuan rumah Laskar Jaka Tingkir ditahan imbang kembali oleh tim tamu Serdadu Tri Datu Bali United di kandangnya dalam lanjutan Liga 1 Gojek pekan ke 4, Senin(14/4) malam. Hasil itu praktis menambah catatan panjang Persela Lamongan yang tak mampu menundukkan Bali United sepanjang head to headnya saat keduanya bentrok. Tuan rumah bermain agresif di babak pertama,terbukti sejumlah peluang kerap di ciptakan. Namun, finishing akhir yang tak maksimal menjadi kendala berat tuan rumah. Memasuki menit ke 38 Um-

pan crossing Fahmi Al Ayyubi mampu di heading oleh Loris

Arnaud ke arah Guntur yang berdiri bebas.

Mantan pemain PS TNI Guntur Tri Aji yang menerima

Alimun Hakim/bhirawa

Bali United berhasil menahan imbang tuan rumah Persela Lamongan.

Bupati Bondowoso Drs H Amin Said Husni mengaku sangat mengapresiasi positif atas prestasi Putera dan puteri terbaik Bondowoso ini. Hal ini Menurut Bupati, menunjukkan jika di Bondowoso ada banyak potensi yang tentu akan mampu berprestasi jika terus diasah dengan berlatih secara serius. Q har

Kontingen Taekwondo Bondowoso yang mampu menyabet 29 medali di Surabaya.

mbangkan Fruit Pulp Pare kan punya efek tadi, akan diolah menjadi bentuk kering (bubuk)," tuturnya. Sehingga lanjut dia, kami akan menerapkan teknologi spray dry untuk membuat fruit pulppare ini menjadi

7

SOSOK

us Lewati Verifikasi Faktual 10 PROVINSI PALING DOMINAN DITERIMA JALUR SNMPTN

Rabu Pon, 18 APRIL 2018

umpan matang melakukan sentuhan finishing khas eropa sehingga mampu memperdayai penjaga gawang Bali United Wawan Hendrawan. Tapi semngat tempur Serdadu Tri Datu di babak kedua membuahkan hasil,menit "64" Spasojevic membuat publik Surajaya terdiam dengan golnya setelah menerima servis corner kick daei Lylypaly. Alhasil, hingga peluit ahir pertandingan tuan rumah harus mengakui keperkasaan Laskar Serdadu Tri Datu yang mempu menahan imbang Jaka Tingkir 1-1. Asisten pelatih Danur Dara usai pertandingan mengatakan, hasil itu disebabkan sejumlah kesalahan identik yang diperlihatkan tim besutannya. Menurut Danur, Persela mendapatkan sejumlah peluang yang terbuang percuma. Q mg9

Protes dilakukan dengan cara memboikot untuk tidak masuk dalam Stadion Anjuk Ladang. Para suporter memilih hanya berkumpul diluar stadion sambil berorasi dan membunyikan alat musik. Selain itu, massa juga membentangkan spanduk bertuliskan "Anti Mafia, Save Persenga". Ratusan suporter yang sudah hilang kesabaran terhadap manajemen Persenga menilai tim Persenga dibawah kepemimpinan Suyanto yang saat ini menjadi Ketua Umum Persenga semakin merosot prestasinya. "Sudah selayaknya Suyanto mundur dari jabatan Ketua Umum, " ungkap Angga. Kekalahan terakhir yang dialaami Persenga saat bertanding melawan PSID Jombang, dimana Persenga dipermalukan 4-1 di kandang sendiri. Sebelumnya Arema Indonesia juga mengalahkan Persenga dengan skor tipis 2-3 di Stadion Anjuk Ladang. Q ris

GELANGGANG

Dubes China: Indonesia Mampu Sukseskan Asian Games Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan Indonesia mampu menyukseskan Asian Games yang akan diadakan pada Agustus 2018. "Kami belajar sesuatu dari Indonesia, dan sekarang kami siap untuk bertukar pengalaman dengan Indonesia," kata Xiao Qian dalam wawancara khusus bersama Antara di Kedutaan Besar China di Jakarta, Selasa. Dubes Xiao menuturkan pemerintah Indonesia memberikan perhatian yang besar untuk kesuksesan penyelenggaraan Asian Games mendatang. Menurutnya, uji coba yang sukses menjelang perhelatan Asian Games ke-18 menunjukkan kapabilitas Indonesia untuk menyelenggarakan kompetisi olahraga itu. Asian Games 2018 merupakan yang kedua diadakan di Indonesia, setelah pernah menyelenggarakan Asian Games pada 1962. Q ant


JAWA TIMUR

8

Seminar AKD Hadirkan Bibit Samad

TEROPONG JATIM

Edarkan Sabu, Anggota LSM KPK Ditangkap Polisi Jombang, Bhirawa Seorang pria bernama Antoni (32), anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koordinasi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diamankan aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang, Minggu (15/04). Antoni yang sehari-hari sebagai sopir ini di tangkap polisi saat kedapatan membawa dan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Dari penangkapan tersangka ini, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 1,44 gram. "Tersangka bekerja sebagai sopir dan kebetulan anggota LSM KPK kita amankan di rumahnya di Dusun Banjarpoh, Desa Pulorejo," ujar AKP Hasran, Kasatresnarkoba Polres Jombang, Senin (16/ 04). AKP Hasran menambahkan, Antoni merupakan target operasi (TO) Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018. "Ketika keberadaan pelaku diketahui oleh petugas, sejumlah anggota dari Unit I Satresnarkoba memburu pelaku dan berhasil mengamankannya beserta sejumlah barang bukti," lanjut AKP Hasran. Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, satu plastik sabu dengan berat kotor 1,44 gram, satu plastik klip berisi 4 buah plastik klip kosong yang masih baru, satu buah HP merk Nokia warna hitam berikut simcardnya, satu buah HP merk Oppo warna putih berikut simcardnya, serta uang tunai sebesar 400 ribu rupiah. "Tersangka beserta sejumlah barang bukti diamankan di Polres Jombang untuk kepentingan lebih lanjut," tandas AKP Hasran.Q rif

Kucuran DD Mampu Genjot Pembangunan Desa Lamongan, Bhirawa Pengucuran Dana Desa dinilai telah mempu mendiring perekonomian desa dan menggenjot pembangunan dan kemajuan pedesaan. Menurut Dr. Bibit Samad Rianto, mantan ketua KPK, Selasa(17/4) hasil kucuran Dana Desa selama 4 tahun telah berhasil membangun berbagai sarana dan prasarana. Penilaian Bibit ini disampaikannya saat menjadi salah satu narasumber dalam Seminar dan Lokakarya Refleksi Empat Tahun Pelaksanaan Undang-Undang Desa di Pendopo Lokatantra, Selasa, (17/4). Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kepala Desa (AKD) tersebut, Bibit Samad hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satgas Dana Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Lebih lanjut Bibit menyebut , sebesar Rp 187 triliun kucuran Dana Desa telah digunakan untuk percepatan pembangunan desa, meningkatkan indeks pembangunan manusia sehingga meningkatkan kualitas hidup. Dia kemudian merinci pada tahun 2015 dikucurkan sebanyak Rp 20,7 triliun untuk 74.093 desa, tahun 2016 Rp 47 trilliun untuk 74.754 desa, tahun 2017 Rp 60 trilliun untuk 74.910 desa dan tahun 2018 Rp 60 Trilliun untuk 74.957 desa. Bibit Samad mengklaim bahwa Dana Desa telah berhasil membangun jalan desa sepan-

jang 123,145 km, jembatan desa sepanjang 791.258 km, pasar desa sebanyak 5.220 unit, BUMDes sebanyak 26.070 unit dan infrastruktur lainnya. Sementara Ketua Panitia dari AKD Lamongan, Djatmiko, mengatakan acara tersebut digelar untuk melihat sejauh mana Undang-Undang Desa bisa berperan langsung dalam percepatan pembangunan desa. Dikatakan olehnya, akhir-akhir ini hampir semua pihak pemangku kepentingan tertuju pada desa. " Dana Desa selama ini sudah dirasakan manfaatnya oleh masarakat. Namun dalam perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban juga terjadi beberapa kendala di dalamnya. Oleh karena itu melalui acara ini akan dilakukan diskusi bersama para narasumber untuk memecahkan kendala tersebut, ungkap Djatmiko. Sedangkan Bupati Fadeli mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh AKD tersebut. Sehingga pelaksanaan Dana Desa akan semakin akuntabel. “Saya yakin Kepala Desa di Kabupaten Lamongan telah melaksanakan Undang-Undang Desa sebaik-baiknya. Baik dari perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawabannya. Banyak sarana prasarana serta in-

frastruktur desa yang pembangunannnya didanai oleh Dana Desa. Dana Desa juga berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan, " ungkap Fadeli. Dalam pelaksanaanya Fadeli mengungkapkan bahwa untuk langkah preventif, Pemkab Lamongan telah melakukan MoU dengan Kajari dan Polres Lamongan. Langkah tersebut untuk mengawasi pelaksanaan Undang-Undang Desa mulai darai perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Fadeli juga mengungkapkan bahwa perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) juga ditunjang oleh administrasi Dana Desa yang cukup bagus. Dia memiliki keyakinan, pengelolaan Dana Desa yang baik juga akan berkontribusi bagi akuntabilitas pengelolaan keuangan di 2018. Selain mendatangkan Dr. Bibit Samad Rianto, narasumber lainnya yakni Inspektur Lamongan dan Kajari Lamongan. Tahun ini Kabupaten Lamongan mendapatkan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 321.349.755.000,-. Jumlah Dana Desa tersebut turun dari anggaran tahun 2017 yang sebesar Rp. 363.423.524.000,Hal ini dikarenakan perbedaan penghitungan yang dulunya hanya menggunakan alokasi dasar dan alokasi formula pada tahun 2018 ini ditambah dengan alokasi afirmatif yakni alokasi bagi desa yang sangat tertinggal.Q yit

rif/bhirawa

Antoni saat di amankan di Polres Jombang.

TULUNGAGUNG

TUBAN KEHILANGAN STNK S-6197-FQ. An.Supriyono, Ds Merkawang RT 03/02,Kec Tambakboyo, Kab Tuban No. 3255/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-2761-FL. An.Tutik Setyowati, Ds Kebonsari RT 03/02, Kec Tuban, Kab Tuban No. 3256/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-2963-FI. An.Eko Sugianto, Ds Latsari RT 02/01, kec Tuban, Kab Tuban No. 3257/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-3632-GC. An.Wahib , Ds Sumurgung RT 013/03,Kec Montong, Kab Tuban No. 3258/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-3106-FU. An.Elis Riyana, Ds Kesamben RT 05/02,Kec Plumpang, Kab Tuban No. 3259/IMB/BI-II/2018

KPU Sampang Resmi Tegur Ketua Dewan Sampang, Bhirawa KPU Sampang resmi melakukan teguran tertulis kepada Ketua DPRD Sampang terkait pelanggaran administrasi saat menghadiri kampanye Pilbup tanpa melakukan cuti terlebih dahulu . Teguran KPU Sampang ini diterbitkan setelah adanya surat rekomendasi Panwas Kabupaten Sampang. Ketua komisi pemilihan umum (KPU) Sampang Syamsul Muarif saat dikonfirmasi, ia mengatakan keputusan KPU Sampang terkait rekomendasi Panwaskab Sampang terhadap ketua Dewan Sampang, “Kami sudah menyampaikan secara tertulis, sesuai ketentuan PKPU nomor 4 tahun 2017, bahwa pejabat negara saat terlibat kampanye harus mengambil cuti dan disampaikan pada KPU,” ujarnya Selasa (17/4). Terkait pelanggaran ini pula, KPU Sampang juga meminta agar ketua DPRD Sampang menyampaikan kepada semua anggota legislatif agar memenuhi aturan kampanye jika hendak terlibat dalam kegiatan kampanye Pilbup atau Pilgub. "Kami meminta ketua DPRD Sampang juga menyampaikan pada anggota dewan yang lain, agar bisa menjalankan ketentuan yang ada, jika hendak terlibat kampanye pada paslon tertentu maka harus mengajukan izin cuti paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye, hingga saat ini belum ada satupun pejabat yang menyampaikan surat pemberitahuan izin cuti pada KPU Sampang,”terang Syamsul Muarif. Lanjut Syamsul Muarif, pihaknya berharap dalam imbauan pada pejabat negara tersebut juga ditegaskan agar tidak menggunakan fasilitas negara yang terkait dengan jabatannya, untuk kepentingan pemenangan

nurkholis/bhirawa

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif dan pemilihan, tidak menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang terkait dengan jabatannya, yang menguntungkan dan merugikan pasangan calon lain, karena pejabat negara itu jabatannya tetap melekat. Sementara berdasarkan surat rekomendasi Panwaskab Sampang nomor 83/Bawaslu Prov.Jl-23/III/2018, diantaranya isi rekomendasi Panwaslu Kabupaten Sampang pada item 2. Berdasarkan pemeriksaan dokumen/saksi, kajian dan musyawarah ketua dan anggota pangawas pemilihan, kasus yang ditemukan oleh Juhari, selaku ketua Panwaslu Kabupaten Sampang, koordinator pencegahan dan hubungan antar lembaga dan diteruskan pada Muhalli, selaku koordinator hukum penindakan dan pelanggaran dengan nomor temuan 04/TM/PB/Kab/16.32/ III/2018 tentang dugaan pelanggaran keterlibatan ketua dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sampang atas nama H Imam Ubaidillah dalam kampanye yang diselenggarakan oleh pasangan calon nomor urut 2 (MANTAP) di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang merupakan pelanggaran administrasi pemilihan, tertanggal 17 maret 2018.Q lis

Peduli Kesehatan, EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

KEHILANGAN HILANG STNK, Suzuki, th. 1995, Hitam, AG5190RI, a/ n. Sunajianto, Ds. Ngentrong, Campurdarat- T.Agung No. 3247/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Yamaha, th. 2006, Biru, AG3776SH, a/ n. Ani Kurniawati, Ds. Pagersari, Kalidawir-T.Agung No. 3248/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2014, Merah, AG3385RAK, a/n. Sunarsih, Ds. Gilang, Ngunut-T.Agung No. 3249/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2011, Putih, AG2576RBG, a/n. Kartini, Ds/Kec. Bandung –T.Agung No. 3250/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2013, Orange Biru, AG2118RAA, a/n. Hari Basuki, Ds. Tapan, KedungwaruT.Agung No. 3251/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Yamaha, Biru, AG5452RAU, a/n. Wawan Wahyudinato, Ds. Dono, Sendang-T.Agung No. 3252/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Suzuki, th. 2005, Hitam, AG2436RY, a/ n. Hamong Sutojo, Ds. Kendalbulur, Boyolangu-T.Agung No. 3253/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2008, Hitam Kuning, AG2438TD, a/n. Wagiman, Ds. Kalangan, NgunutT.Agung No. 3254/IMB/BI-II/2018

Rabu Pon, 18 APRIL 2018

irvan/bhirawa

Peserta Seminar Berdandan Seperti Kartini.

Peran Wanita di Kediri Signifikan Kota Kediri, Bhirawa Peran wanita di kota Kediri disebut mampu mendorong perekonomian dan mengurangi pengangguran secara signifikan. Dalam peringatan Hari Kartini, Pemkot Kediri menggelar Seminar bertajuk Kartini Jaman Now dan Tantangannya, Seminar ini berbeda dari seminar pada umumnya karena para peserta berpakaian seperti R.A Kartini. PJ Wali Kota Jumadi yang hadir dalam seminar ini berpesan pentingnya hari Kartini untuk diperingati setiap tahunnya. Namun yang terpenting adalah mengambil nilai dari perjuangan seorang Kartini. “Penting sekali perjuangan seorang Kartini ini ditauladani kartini jaman now atau kartini jaman 4.0,” ujarnya. Di Pemerintah Kota Kediri, lanjut Jumadi mengalami perkembangan yang luar biasa dalam pembangunan gender. Dari seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemkot Kediri, sebayak 35% persen diduduki oleh wanita. “Kota Kediri telah mengikuti pengarusutamaan gender. Dipegang oleh para ibu-

ibu yang bijaksana dan memiliki kearifan lokal saya yakin Kota Kediri memiliki performance yang luar biasa,” jelasnya. Jumadi mengungkapkan pemerintah kota ini memiliki catatan penting, kota ini memiliki performance yang luar biasa. Tentu hal ini tidak terlepas dari empowering wanita di Kota Kediri, angka pengangguran di Kota Kediri yang berada di angka 8% saat ini turun diangka 4%. “ Ini sungguh penurunan yang luar biasa. Kota ini memiliki manajemen yang baik dan sudah mengikuti pengarusutamaan gender sehingga performancenya luar biasa,” ungkapnya. Pada kesempatan ini, Pjs Walikota yang juga menjabat sebagai Kepala BPKA Provinsi Jawa Timur ini mengatakan, ada empat hal yang harus dimiliki oleh kartini jaman now. Pertama adalah kartini jaman now harus melek teknologi, kedua kartini jaman now harus tetap menjaga silaturahmi ditengah kemajuan teknologi, ketiga kartini jaman now harus terbebas dari narkoba dan yang keempat kartini jaman now harus pandai menyikapi berita hoax.. Q van

Bojonegoro, Bhirawa Operator Lapangan Migas Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama tim kesehatan STIKES ICSADA melaksanakan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di balai desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (17/4). 150 warga setempat berbondong-bondong mengikuti kegiatan ini dari pagi hingga siang. “Kegiatan ini sangat membantu sekali, terutama untuk warga yang tidak mampu,” ucap Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu. Yuntik menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan sangat penting bagi warga. Karena menurutnya masalah penyakit yang diderita tidak cukup diobati, tapi harus ada kesadaran untuk menjaga kesehatan. “Sadar sehat lebih penting daripada pengobatannya itu sendiri, karena mungkin sakit tidak akan datang kalau kita pandai-pandai menjaga kesehatan,” ungkap Kepala Desa perempuan ini. Kehadiran tim kesehatan EMCL bersama STIKES ICSADA di Desa Mojodelik menjadi sorotan Yuntik. Menurutnya, tim kesehatan yang tinggal di desanya ini sudah seperti warga Mojodelik. “Teman-teman tim kesehatan selalu ada dalam setiap kegiatan warga. Sudah merasa seperti Warga Mojodelik, sehingga setiap kali ada apa-apa di masyarakat, petugas ini tahu,” tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Camat Gayam, Akhmad Yusuf menghimbau agar warga memanfaatkan kegiatan tersebut semaksimal mungkin. Pemeriksaan kesehatan, kata dia, tidak selalu dilakukan. “Semua warga yang punya keluhan kesehatan ajak kesini semua, mumpung gratis,” ucap dia kepada warga yang hadir. Yusuf menilai, program kesehatan yang dilakukan bersama STIKES ICSADA ini merupakan bentuk kepedulian EMCL kepada masyarakat. Dia mengajak warga agar mendukung kehadiran tim kesehatan ini di tengahtengah masyarakat. “Bapak Ibu semua sudah dibantu dan didampingi, mohon saling menjaga dan para petugas kesehatan ini anggaplah keluarga sendiri,” paparnya menasihati.Q bas

Kumpulkan 110 Rekanan, Instruksikan Proyek APBD Segera Dikerjakan Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si, meminta kepada rekanan atau kontraktor dari Pemkab segera melaksanaan paket pekerjaan pembangunan serta agar tertib administrasi sesuai regulasi yang ada. Instruksi ini disampaikannya saat bertemu 110 rekanan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) dan Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tuban, “Setelah memenuhi syarat dan menerima Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ), kepada para rekanan kami menghimbau untuk segera melaksanaan paket-paket pekerjaan pembangunan yang telah disepakati,” kata Wabub saat memberikan pengarahan terkait Pelaksanaan Kegiatan Fisik Konstruksi Tahun Anggaran 2018, Selasa (17/04) di Gedung KORPRI Tuban. Di samping itu, Wabub juga meminta pada Dinas PUPR dan Dinas PRKP untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada para rekanan agar paket pekerjaan dapat berjalan sesuai den-

gan rencana, serta agar dapat mengurangi besarnya beban biaya yang dikeluarkan rekanan. “Bila paket pekerjaan tersebut dilaksanakan mendekati waktu deadline, maka beban biaya juga akan semakin tinggi yang berimbas keuntungan yang diraih rekanan juga turun,” imbuh Wabup. Lebih lanjut, Wabup yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyoroti bertambahnya asosiasi konstruksi maupun penyedia barang/jasa. Menurutnya, banyaknya asosiasi yang berdiri harus mampu mengakomodasi dan memberi manfaat bagi anggotanya. Selain itu,

keberadaan 16 asosiasi di Kabupaten Tuban perlu untuk ditingkatkan. Mantan kedua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tuban juga menghimbau agar tiap-tiap asosiasi saling menguatkan dan membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sebagai advokasi hukum utamanya berkaitan pelaksanaan paket pekerjaan. “Adanya LBH dapat memberikan rasa aman bagi rekanan sebagai pelaksana paket pekerjaan,” tutur orang nomor dua di Tuban ini. Pada kesempatan itu, pesan juga kembali disampikan Wabup pada Inspektorat Kabupaten Tuban untuk ikut membantu rekanan dalam memenuhi persyaratan dari Badan Pengawasan Keuangan (BPK). Hal ini perlu dilakukan untuk mendorong semakin meningkatnya Laporan Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian di

Kabupaten Tuban. “Bila ada rekanan yang syaratnya kurang, beritahu kurang dimana dan suruh memperbaiki,” pesan Wabup. Dihadapan 110 undangan yang terdiri dari rekanan dan UPTD, Wabup menekankan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Tuban menjadi tanggung jawab semua pihak. Serta pada kesempatan ini, Wabup secara simbolis menyerahkan SPPBJ kepada salah satu perwakilan rekanan. “Dengan semakin baiknya pembangunan juga akan membawa pengaruh positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tuban,” tegas Wabup. Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tuban, Ir. Choliq Qunnasich, menyampaikan agar para rekanan segera mengurus jaminan untuk uang muka agar kegiatan fisik dapat segera dilaksanakan. Selain itu, penyerahan SPPBJ

khoirul huda/bhirawa

Wakil Bupati Tuban, . H. Noor Nahar Hussein, M.Si saat mengumpulkan 110 rekanan dan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) pada salah satu perwakilan kontraktor. menjadi motivasi bagi rekanan untuk melaksanaan paket pekerjaan yang telah disepakati. Selain, kenaikan jumlah asosiasi di

Kabupaten Tuban harus dibarengi dengan peningkatan kualitas untuk meningkatkan semangat berkompetisi. Q hud


JAWA TIMUR

Rabu Pon, 18 APRIL 2018

Sinergitas Antar Kota Tingkatkan Perekonomian Batu, Bhirawa Rapat Kordinasi (Rakor) Komwil IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-14 resmi dilaksanakan di Kota Batu, Selasa (17/4) sore. Pembukaan Rakor selama 3 hari ini ditandai dengan Pameran Seni dan Produk unggulan UMKM dari 13 Kota yang menjadi peserta.

anas/bhirawa

Suasana pembukaan Rakor Komwil IV Apeksi di Halaman Balaikota Among Tani, Selasa (17/4)

Dalam sambutannya, Wakil Wali kota Batu, Punjul Santoso mengatakan saat ini kunjungan wisata di Kota Batu sangat tinggi. Demikian pula dengan Kota-Kota lain yang memiliki keunggulan masing-masing. "Dan diharapkan dengan adanya sinergitas dari KotaKota Komwil IV Apeksi akan bisa mendorong peningkatan perekonomian dari semua kota yang mengikuti rakor Apeksi di Kota Batu ini,"ujar Punjul. Acara pembukaan yang sedianya dilaksanaan di halaman Balaikota Among Tani Kota Batu terpaksa dialihkan. Hal ini berkaitan dengan hujan yang turun secara tiba-tiba di

lokasi acara sehingga pembukaan dilaksanakan di area Pameran Seni dan UMKM yang ada di halaman timur Balaikota Batu. Akibatnya, usai pembukaan acara para Walikota peserta Apeksi Korwil IV bisa langsung menikmati sajian pameran. Ada 13 stan yang sudah dipersiapkan dan diisi oleh bermacam produk unggulan UMKM masing-masing Kota. Mulai dari Kota Batu sebagai tuan rumah, Kota Malang, Probolinggo, Pasuruan, Denpasar, hingga Mataran dan Bima. Demi keamanan perhelatan Rakor Komwil IV Apeksi ke -

14 ini, sedktnya ada 200 lebih petugas gabungan telah disiagakan. Kasatpol PP Kota Batu Robiq Yunianto mengatakan, sejumlah 200 lebih personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polres Batu, Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu sekitar 90 personel, Dinas Perhubungan 30 personel. "Ada juga personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Linmas sekitar 30 personel. Serta dibantu Komunitas Intelijen Daerah Kota Batu," kata Robiq. Kesiapan pengamanan, lanjut Robiq, telah matang H-2 sebelum pembukaan. Setiap personel, khususnya Satpol PP telah mendapat tugas masingmasing sesuai titik pengamanan. “Jumlah personel yang dikerahkan sesuai tingkat kesulitannya. Namun kami juga siapkan satu regu patroli, jika diperlukan sewaktu-waktu. Dan ada satu unit Pamwal,” pungkas Robiq.Q nas

Jumlah Kursi Pileg 2019

Kota Probolinggo 2019 Tetap, Kabupaten Tambah 5 Kursi Probolinggo, Bhirawa Daerah pemilihan (dapil) untuk Kota Probolinggo tidak berubah, saat pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019. Jumlah dapil tetap tiga, seperti saat Pileg 2014 namun ada perubahan jumlah kursi di tiap dapil. Sedangkan di kabupaten Probolinggo walau dapilnya tetap namun jumlah kursinya bertambah 5 kursi DPRD, dari 45 menjadi 50 kursi. Ada yang tetap jumlah kursinya, ada yang berkurang, namun ada juga yang bertambah. Menurut Ahmad Hudri, ketua KPU Kota Probolinggo, Selasa (17/4), Dapil I yang terdiri atas Wonoasih dan Kanigaran, jumlah kursi tetap 12. Dapil II yaitu Kademangan dan Kedopok, jumlah kursi bertambah. Dari 9 kursi menjadi 10 kursi,” ujarnya. Sedangkan Dapil III, yaitu Dapil Mayangan jumlah kursinya berkurang. Dari 9 kursi pada Pileg 2014, menjadi 8 kursi saat Pileg 2019. “Jumlah kursi di Kota Probolinggo juga tetap 30 kursi. Karena jumlah penduduk tidak lebih dari 300 ribu jiwa,” katanya. Keputusan tersebut, ditetapkan KPU RI. Namun, KPU Kota Probolinggo yang mengusulkan perubahan pada KPU RI. “Perubahan juga terjadi pada sistem penghitungan kursi. Pada Pileg 2014, menggunakan metode kuota hare. Sedang-

kan untuk Pileg 2019 akan menggunakan metode sainte league,” jelasnya. Secara sederhana, metode kuota hare yaitu cara penghitungan dengan kuota sederhana. Metode inilah yang digunakan dalam pileg selama ini. Metode ini dilakukan dengan cara menentukan harga kursi di sebuah dapil. Kemudian, menghitung jumlah perolehan kursi tiap parpol di satu dapil. Sedangkan metode sainte league, yaitu penghitungan perolehan kursi menggunakan rumus angka 1, 3, 5, 7, dan seterusnya. Metode ini menggunakan angka pembagi untuk menghitung kursi di sebuah dapil, lanjutnya. Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi mengatakan, jumlah kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo memang akan bertambah menjadi 50 dari 45 kursi sebelumnya. “Namun penambahan ini kemungkinan tidak akan mengubah jumlah Dapil untuk Pileg dan Pilpres 2019 nanti,” terangnya. Hanya saja, kepastian itu tambah Zubaidi, masih menunggu keputusan lanjutan dari KPU Pusat. “Ini sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 pasal 185 tentang Penyusunan Daerah Pemilihan dan Tahapan di bulan Desember 2017. KPU RI yang akan menyusun dan menetapkan Dapil anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota,” jelasnya.Q wap

wiwit/bhirawa

Jumlah kursi DPRD kabupaten Probolinggo saat ini 45.

sawawi/bhirawa

KH Syaiful Muhyi, Ketua MUI Situbondo saat menjadi pembicara sosialisasi nilai nilai kebangsaan Bakesbangpol Situbondo, di RM Kaliurang, Kapongan, Selasa (17/4).

Ketua MUI Tegaskan NKRI Bukanlah Negara Agama Situbondo, Bhirawa Sedikitnya ratusan anggota dan pimpinan lembaga organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tersebar di Kabupaten Situbondo mengikuti sosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Situbondo selama dua hari, Senin Selasa (16-17/4). Kegiatan yang muaranya untuk meneguhkan NKRI itu berlangsung di Rumah Makan Kaliurang Kecamatan Kapongan. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Situbondo Drs H Edi Susilo MSi mengatakan, kegiatan sosialisasi yang diikuti ormas, LSM, organisasi pemuda dan organisasi keagamaan tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan kebangsaan kepada semua peserta. "Dengan kegiatan ini saya berharap semua peserta mampu menguatkan jiwa kebangsaan. Selain itu diharapkan kegiatan ini bisa memperkuat persatuan dan kesatuan sehingga dapat mencegah terjadinya perpecahan di Tanah Air," kata Edi. Edi Susilo menjelaskan, berbagai permasalahan kebangsaan yang muncul belakangan ini akan bisa diatasi secara beradab dan elegen apabila terdapat teloransi dari seluruh elemen masyarakat di Kota Santri. Dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul, ujar mantan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Situbondo itu, seyogianya dapat dilakukan secara

musyawarah untuk mencapai mufakat. “Bukan melalui tekanan yang diciptakan secara anarkis," papar mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Situbondo itu. Adanya berbagai permasalahan bangsa yang terjadi akhir-akhir ini, terang Edi, dipicu oleh lunturnya toleransi atas perbedaan dan kemajemukan diantara komponen bangsa. Masih kata Edi, permasalahan itu tidak bisa dibiarkan begitu saja karena akan melemahkan sendi-sendi kehidupan masyarakat, berbangsa dan negara. “Oleh karena itu, dengan kegiatan wawasan kebangsaan ini akan dapat mewujudkan nilai nilai dan sendi-sendi yang sangat mulia tersebut," papar mantan Kabag Perekonomian Pemkab Situbodno itu. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran banyak mengupas tentang bahaya dan dampak negatif narkoba bagi masyarkat. Sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Situbondo KH. Syaiful Muhyi, lebih menekankan akan pentingya NKRI yang notabene bukan Negara Agama. Ketua MUI Situbondo menerangkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bukan Negara Agama karena NKRI di isi dengan 6 umat beragama. "Perlu saya tegaskan bahwa NKRI ini bukanlah Negara Agama. Sebaliknya justeru di dalam NKRI itu ada Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia,” pungkas KH Syaiful Muhyi. Q awi

9 TEROPONG JATIM

Mobdin Sekwan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi Kab Malang, Bhirawa Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan bus dan satu mobil niaga yakni mobil dinas (mobdin) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang Nomor Polisi (Nopol) N 19 DP, di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Soko Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, dan yang juga ikut menjadi korban kecelakaan itu Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Malang Helijanti Koentari. Sedangkan dalam kecelakaan tersebut, Sekwan selamat dari kejadian itu. Namun hanya kendaraannya yang mengalami kerusakan pada body depan mobil dinas (mobdin) yang dia tumpanginya. Mobdin yang ditumpangi Sekwan dari arah Solo menuju Malang, karena setelah mengikuti kunjungan kerja (kunker) dari Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Kecelalakaan yang melibatkan mobdin milik Pemkab Malang itu, hal ini dibenarkan Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko, Selasa (17/4), kepada wartawan, mobdin yang ditumpangi Sekwan DPRD Kabupaten Malang Helijanti Koentari telah terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi-Solo. Sedangkan dari kabar kecelakaan itu, Herlijanti selamat, hanya yang risek body mobil depan karena menabrak bagian tengah body bus Mira. "Helijanti sedang dalam perjalanan pulang ke Malang, setelah mengikuti kunker di Sleman. Sedangkan kunker yang dia lakukan itu sebagai kunjungan anggota dewan bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, yakni mengunjungi Pasar Pembangunan di wilayah Kabupaten Sleman," ungkapnya. Berdasarkan kabar terakhir yang kami terima, jelas Sasongko, kondisi Helijanti beserta sopirnya baik-baik saja, tidak sedikit pun terluka. Namun, terkait keberadaan Sekwan dan sopirnya sekarang, dirinya masih belum mendapatkan informasi. Tapi dirinya tetap mencari informasi dengan posisinya dia sekarang, karena saat dihubungi staf saya Hand Phonenya belum bisa dihubungi. Sementara, dari informasi yang didapat Bhirawa, jika mobdin yang ditumpangi Sekwan DPRD Kabupaten Malang Helijanti Koentari yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi-Solo, tidak hanya Helijanti saja yang dalam mobdin tersebut, namun juga ada Kepala Diperindag Kabupaten MalangPantjaningsih Sri Redjeki. Tapi dalam kecelakaan tersebut Pantja dan Helijanti selamat.Q cyn

Pemilih Pilgub di Kota Batu Berkurang 798 Orang Batu, Bhirawa Sebanyak 798 pemilih di Kota Batu yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim dinyatakan hilang. Akibatnya, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batu berkurang menjadi 148.733 orang. Hal ini diketahui saat penetapan DPT Pilgub dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Kota Batu yang dilaksanakan di kantor KPU setempat, Selasa (17/4). Diketahui, sebelumnya KPU Kota Batu telah menetapkan jumlah DPS untuk Pilgub Jatim mendatang sebanyak 149.203 pemilih. Setelah dilakukan perbaikan, akhirnya ditemukan sebanyak 767 pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Kemudian ditambah dengan adanya pemilih yang pindah domisili (pindah tempat memilih), akhirnya daftar pemilih di DPS berkurang menjadi 798 orang. "Ada 11 indikator untuk menentukan seorang pemilih Tidak Memenuhi Syarat atau TMS, di antaranya nama calon pemilih tidak ada dalam database hingga calon pemilih yang meninggal dunia,"ujar Ketua Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Batu, Azhar Chilmi, Selasa (17/4). Dari perbaikan yang dilakukan, akhirnya ditemukan DPS Hasil Perbaikan (DPSHP) sebesar 148.773. Angka ini ditemukan dari hasil rekapitulasi hasil perbaikan DPS yang dilakukan di 3 Kecamatan yang ada di Kota Batu. Kemudian, KPU Batu memberikan kesempatan kepada peserta Rapat Pleno untuk memberikan masukan atau temuan di lapangan terkait DPS, mulai dari Tim Kampanye Paslon 1 maupun Tim Kampanye Paslon 2 hingga temuan dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Batu.Q nas

Sumur Resapan Atasi Banjir di Desa Wono Asri Penangan banjir yang selalu terjadi di Desa Wono Asri Kec. Tempurejo setip musim penghujan, dibutuhkan sumur resapan secara masal. Sehingga setiap terjadi hujan, air tidak langsung mengalir ke aliran sungai. Hal ini diungkapkan Dr. Ir. Sugeng Winarso, M.Si peneliti bidang pengelolaan sumber daya air sekaligus Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Jember dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Konservasi Sumber Daya Air Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Di Taman Nasional Meru Betiri” di Balai Desa Wono Asri Kecamatan Tempurejo Jember, Senin (16/ 4) malam. Menurut Sugeng Winarso, sumur resapan ini berfungsi untuk menyimpan air hujan di dalam tanah agar bisa dimanfaatkan saat kemarau. Sumur resapan itu dibuat disela-sela pohon di lahan yang miring secara zig-zag. Sehingga, air hujan yang turun, tidaklah lang-

sung mengalir begitu saja yang bisa berdampak pada banjir. “Sebisa mungkin air jangan sampai mengalir. Karena air yang mengalir itu membawa energi yang cukup besar. Bisa dibayangkan jika semua air hujan yang turun di Wono Asri semuanya langsung mengalir. Maka yang akan terjadi adalah banjir atau energi air itu akan membawa tanah yang mengakibatkan terjadinya longsor. Oleh karena itu, air jangan dibuat mengalir namun diserap sebanyak mungkin melalui sumur serapan agar tersimpan ke dalam tanah,” imbuhnya. Winarso menjelaskan, air yang terserap dan tersimpan di dalam tanah selain untuk mencegah terjadinya banjir juga berfungsi sebagai cadangan air saat musim

kemarau tiba.“Jika banyak air yang tersimpan di dalam tanah saat kemarau tiba, sumber-sumber air tidak sampai mengering karena cadangan airnya masih banyak. Tetapi saat ini yang sering terjadi justru adalah saat musim penghujan terjadi banjir dimana-mana, namun saat kemarau kekeringan dimana-mana,” ujarnya pula. Selain itu, pemerintah bersama-sama masyarakat perlu melakukan normalisasi fungsi hutan dengan melakukan penanaman hutan-hutan yang setiap tahun luasannya semakin berkurang. “Pemeritah dalam hal ini pengelola Taman Nasional Meru Betiri harus mulai memberikan perhatian lebih pada lahan miring. Perhatian itu dengan cara menanami lahan miring tersebut dengan pohon secara tegak lurus yang berfungsi untuk mengikat tanah dan penahan air,” ujarnya. Sementara itu Kepala Desa

Wono Asri Sugeng Riyadi mengatakan, secara geografis Desa Wono Asri yang berada di cekungan dari tiga desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri yatitu Desa Andong Rejo, Sanen Rejo dan Curah Nongko. Akibatnya aliran air dari 3 desa tersebut kemudian berkumpul di Wono Asri. “Jika sudah penghujan, kami semua warga Wono Asri waswas, takut tiba-tiba ada banjir kiriman dari desa sebelah. Karena kalau sudah banjir ketinggian air bisa mencapai hingga 3 meter dan merendam pemukiman penduduk dan ladang-ladang pertanian produktif,” ujar Sugeng. Sugeng bersyukur kehadiran Universitas Jember ke Desa Wono Asri rupanya membawa angin segar dalam penanganan permasalahan air yang ada di Wono Asri. Tidak hanya memberikan penyuluhan mengenai siaga bencana, namun Universitas

effendi/bhirawa

FGD penangan banjir di Desa Wono Asri Kec. Tempurejo Jember, Senin (16/4/ 2018). Jember juga turun langsung melakukan pemetaan masalah penanganan air. “Sebelum desa kami dijadikan binaan oleh Universitas Jember, banjir yang terjadi bisa berlangsung hingga 1 minggu. Namun sejak Universitas Jember datang banjir terakhir yang melanda

kami hanya berlangsung selama 7 jam saja. Tentu ini adalah hasil kerja keras semua pihak yang terkait. Namun kami sangat kagum atas kinerja Universitas Jember melalui mahasiswa KKN yang bekerja keras siang dan malam untuk mengatasi persoalan banjir di Wono Asri,” pungkasnya.Q efi


EKONOMI - BISNIS

10

Rabu Pon 18 APRIL 2018

Sejahterakan ASN

RAGAM EKBIS

Bank BJB Resmikan Relokasi Kantor Cabang Surabaya Surabaya, Bhirawa Guna meningkatkan kinerja dan layanan kepada nasabah, bank BJB yang merupakan bank nasional yang kini berada pada posisi 12 bank terbesar perbankan Nasional di Indonesia telah meresmikan relokasi kantor cabang Surabaya. Gedung relokasi bank BJB cabang Surabaya yang memiliki lokasi strategis karena berseberangan dengan Taman Bungkul Surabaya yang menjadi icon Kota Surabaya dan tempat pusat berkumpulnya warga Surabaya ini akan memudahkan masyarakat untuk bertransaksi di bank BJB. Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan saat dikonfirmasi Bhirawa usai peresmian, Selasa (17/4) kemarin mengungkapkan gedung bank BJB cabang Surabaya diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta mewujudkan kepedulian bank BJB terhadap pemberian pelayanan, kemudahan dan kenyamanan. “Pertumbuhan aset bank BJB cabang Surabaya di Maret 2018 telah tumbuh menjadi Rp2,1 triliun, di Surabaya tahun 2017 kemarin kami telah membentuk kanwil dan dengan waktu relatif singkat aset kanwil juga tumbuh mencapai Rp6,5 triliun,” terangnya. Ahmad Irfan menambahkan bahwa di bulan Desember 2017 kemarin bank BJB menjadi nomer 12 bank terbesar bank Nasional di Indonesia. “Kami juga informasikan 10 April kemarin bank BJB ditunjuk menjadi bank Sistemik maka kami akan memenuhi sesuai dengan standar-standar Sistemik,” ujarnya. Untuk itu dengan diresmikannya Relokasi Kantor Cabang Surabaya ini akan membuat bank BJB lebih mudah untuk melakukan pemasaran produk yang lebih terbuka sehingga memberikan kenyamanan para nasabah dan lebih mengakomodir seiring bertambahnya perkembangan bisnis bank BJB di Kota Surabaya. Deputi Bank Indonesia, mengapresiasi diresmikannya Relokasi Kantor Cabang Surabaya ini agar bisa memberikan kontribusi untuk perekonomian di Jawa Timur khususnya Surabaya. “Pada tahun 2017 kondisi ekonomi di Jatim cukup menggembirakan dimana PDB Jatim tumbuh 5,45% lebih tinggi Q riq daripada PDB nasional 5,1%,” jelasnya.Q

Achmad tauriq/bhirawa Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan (tengah) berbincang dengan Kepala OJK Regional 4, Heru Cahyono (kedua kiri), Deputi BI Jawa Timur, Yudi Harymukti (kiri), Direktur kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank BJB, Agus Mulyana (kedua kanan) serta Direktur Konsumer Bank BJB, Suartini (kanan) ketika meninjau gedung Bank BJB cabang Surabaya, Selasa (17/4).

Taspen Tingkatkan Kinerja Anak Perusahaan Surabaya, Bhirawa PT Taspen (Persero) terus bergerak meningkatkan kinerja anak-anak perusahaannya, agar dapat mendukung kesejahteraan ASN. Dengan jumlah aset yang mencapai triliunan rupiah, PT Taspen optimis dapat meningkatkan anak perusahaan dan tidak hanya terbatas bergerak pada deposito dan obligasi.

m ali/bhirawa

Maskot Ikhwan, Ukhti dan Darul Qur’an.

Ikhwan dan Ukhti Ala Cak dan Ning Kampoeng Ramadan Surabaya. Bhirawa Kampoeng Ramadhan, pentas yang digelar rutin setiap bulan puasa mulai 2011 ini kembali hadir di Jx lntemational. Untuk gelaran yang ke-8 ini, Kampoeng Ramadhan yang berlangsung mulai 1-10 Juni 2018 ini menyajikan sesuatu yang berbeda. Kegiatan yang disiapkan Max Media selaku penyelenggara Kampoeng Ramadhan 2018 adalah Lomba Mewamai, Lomba Tabuh Bedug, dan Lomba Banjari. Selain ltu, ada lkhwan Ukhti, Lomba Dangdut Religi, serta Pondok Ramadan Kilat. Kompetisi lkhwan dan Ukhti ala cak dan ning yang dimiliki Surabaya ini, adalah ajang penggalian bakat yang akan mengeksplorasi kemampuan peserta khususnya dalam menampilkan diri sesuai ajaran agama Islam. Lomba lkhwan Ukhti terbuka untuk umum dengan batasan usla 17-25 tahun i‘ni untuk pertama kalinya digelar di Kampoeng Ramadan. Selain menguasai bacaan Alquran, peserla lkhwan Ukhti juga wajib tampil sesuai syariat Islam. Pemenang kompetisi lkh-

wan Ukhti, nantinya berkesempatan pula menjadi host di acaraacara W9 selaku media partner Kampoeng Ramadan. Yang juga berbeda, Kampoeng Ramadan kali ini bakal menghadirkan jumlah stan jauh lebih banyak dari tahun lalu. Jika tahun lalu tersedia 116 stan plus satu hall untuk stan mobil bekas, kali ini sepenuhnya diisi stan dengan beragam katagori. Kampoeng Ramadan 2018 diisi 256 stan dengan rincian, property sebanyak 34 unit, elektronik (gadget dan laptop) sebanyak 32 unit, dan sembako (19 unit). Khusus untuk kuliner terbagi dalam tiga lokasi, yaitu di ruang tengah sebanyak 20 unit, di sisi luar (18 unit), dan di lantai 2 ada 27 unit. Kampoeng Ramadan juga menghadirkan stan untuk oleh-oleh khas Suroboyo. sehingga bagi warga Kota Surabaya yang bemiat mudik bisa membawa sesuatu yang spesial ketika pulang kampung. “Ada 15 Stan oleh-oleh khas kekinian Suroboyo yang mengisi Kampoeng Ramadan,” kata Deny Haryanto, dari Max Media, penyelenggara Kampoeng Ramadan

2018 Selasa (17/4) kemarin. Bagi mereka yang bemiat menjaIankan ibadah umroh lanjutnya, bisa mendaftarkan diri dengan mudah melalui tour & travel yang turut memeriahkan Kampoeng Ramadhan. “Khusus untuk stan umroh dan gannen ini tersedia 80 unit,” papar Deny. Kampoeng Ramadan 2018 juga diisi stan sarba-serbi sebanyak 12 unit. Yang juga istimewa ada stan Benelli motor gede 250 CC asal Italia mamastikan diri gabung di ajang akbar Kampoeng Ramadhan ka|i ini. Yang berbeda dari penataan stan ini adalah tidak ada penutup atas. Sebab, seluruh kegiatan stan di Kampoeng Ramadan bakal di-syut oleh kamera drone dan ditampiikan di dua layer videotron ukuran 4x6 meter. Videotron ukuran raksasa ini ada di sisi kanan dan kiri gedung utama Jx lntemationai. ‘Jadi seluruh aktivitas di dalam, terutama yang dilakukan di stan-stan pengisi Kampoeng Ramadhan bisa disaksikan masyarakat dari Q ma Iuar gedung.” ungkap Deny.Q

“Kita akan meningkatkan anak-anak perusahaan yang dapat mendukung kesejahteraan ASN. Investasi nanti tidak hanya pada deposito dan obligasi saja, tapi juga dana Taspen diharapkan dapat menggerakkan ekonomi nasional,” ujar Kepala Cabang Utama PT Taspen (Persero) KCU Surabaya Achmad Mochtarom, disela merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Taspen ke-55 tahun, di KCU Surabaya, Selasa (17/4). Menurut dia, selama ini anak-anak perusahaan PT Taspen sudah berjalan dengan baik dan maksimal. Diantaranya Taspen Property yang merupakan usaha menyediakan rumah bagi ASN, Taspen Life melalui program Taspen Save diberikan sebagai solusi ASN utamanya program THT (Tagungan Hari Tua) yang nilainya antara Rp50 juta hingga Rp70 juta, melalui program ini dapat menerima Rp100 juta hingga Rp300 juta. “Kami juga punya Bank Mandiri Taspen. Yakni kolaborasi anak perusahaan Bank Mandiri dan PT Taspen. Bank ini memberikan pelayanan pembayaran pensiun, tunjangan hari tua, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Diharapkan penyelenggaraan pensiun semakin bersih, transparan dan dapat dinikmati seluruh ASN. Bank Mandiri Taspen sekarang sudah tersebar di seluruh di Indonesia, termasuk di Jatim,” ungkapnya. Di usianya yang kini telah menginjakkan 55 tahun, Mochtarom berharap, PT Taspen semakin matang. Dengan kematangannya itulah buahnya bisa dinikmati banyak orang dan berguna dan bermanfaat untuk orang banyak pula. “Usia 55 tahun bukan berarti mau menghadapi BUP (batas usia pensiun) jika usia pensiun 58 tahun. Tapi usia 55 tahun adalah usia yang sangat matang dan bermanfaat untuk semua,” katanya. Sementara itu, saat membacakan sambutan tertulis Direktur Utama PT Taspen (Persero), Iqbal Latanro, dalam upacara yang diselenggarakan dalam rangka HUT PT Taspen, Mochtarom menjelaskan, menginjak usia 55 tahun kinerja Taspen teus mencatatkan capaian-capaian positif. Saat ini aset perusahaan mencapai Rp232,76 triliun, tumbuh 11,52 persen disbanding dengan triwulan satu tahun sebelumnya. Begitupula dengan lama perusahaan mencapai Rp171,97 miliar, tumbuh sebesar 506,96 persen disbanding dengan triwulan satu sebelumnya yang mengalami minus Rp37,31 miliar. Hasil investasi baik itu berupa bunga deposito, obligasi, KIK, EBA, Sukuk, reksadana, saham dan hasil investasi lainnya mencapai Rp1,67 triliun. Naik sebesar 3,40 persen disbanding dengan triwulan satu tahun sebelumnya. “Di bidang pelayanan, Taspen telah berhasil memanifestasikan pelayanan melebihi harapan peserta. Yakni perluasan jaringan layanan Kantor Cabang menjadi 57 Kantor Cabang yang sebelumnya 55. Kantor cabang baru yang dibuka ada di KC Pamekasan dan KC Bone. Taspen juga bekerjasama dengan 46 mitra bayar yaitu 45 bank dan satu PT Pos dalam melayani peserta, dengan 14.394 titik layanan yang Q iib tersebar diseluruh Indonesia,” pungkasnya.Q

Sembilan Fraksi Beri Catatan Terhadap Kinerja Gubernur Dalam LKPj 2017 Setelah memberikan paparan tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) oleh Gubernur Jatim Soekarwo. Kini giliran fraksi di DPRD Jatim memberikan pandangan umumnya. Rata-rata mereka memberikan catatan atas kinerja gubernur selama 2017.

S

eperti yang disampaikan juru bicara Fraksi Partai Gerindra, Bejamin Kristianto disela-sela sidang paripurna, di Gedung DPRD Jatim. Ada beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh wakil rakyat asal dapil I Surabaya-Sidoarjo, diantaranya berkurangnya lahan pertanian di Jatim. Yang dalam catatannya menurun setiap tahunnya sebesar 1.100 hektar. Bahkan data dari BPS, setidaknya dalam empat tahun terakhir lahan pertanian menyusut 4.400 hektar. “Akibatnya target tanam yang dicanangkan pemerintah pusat 2,9 juta hektar pada 2017, hanya mampu dicapai 2,4 juta hektar,” ujar Bejamin. Ketidak mampuan memenuhi target ini, dilanjutkannya, dikarenakan terus menyusutnya lahan pertanian. Sehingga mem-

pengaruhi juga pada produksi gabah kering giling. Kenaikan dari 2016 ke 2017 masih terbilang sedikit jika dibanding 2015 ke 2016. Dimana pada tahun lalu hanya mencatat kenaikan 200 ribu ton, dibanding 350 ribu ton pada tahun sebelumnya. Sektor lain lagi yang juga mendapat sorotan fraksi Gerindra adalah masalah pertambangan. Bejamin menilai belum ada langkah konkret dari pemprov dalam hal ini. Masukan pansus pertambangan juga dinilai tidak diseriusi. Padahal kondisi pertambangan di Jatim menunjukkan trend positif. Pada triwulan III 2017 misalnya, tercatat pertumbuhan sebesar 8,43 persen. “Seharusnya itu diimbangi dengan tata kelola dan aturan yang baik,” jelasnya. Dibidang ketenagakerjaan, Be-

jamin juga menyoroti kualitas tenaga kerja Jatim didominasi 70 persen lulusan SD dan SMP. Tentunya ini membutuhkan ketrampilan yang perlu segera ditanggapi se-

rius oleh pemprov Jatim. “catatan penting juga kami berikan terhadap target bebas pasung 2017. Kami nilai 2019 baru terealisasikan program tersebut. kemudian yang tak

kalah penting adalah terdapat 517 anak yang terkena kasus hukum. Kasus pencabulan masih mendominasi sebanyak 111 kasus. Kami kira perlu membentik komite

Penyusunan Raperda Toleransi dan Keberagaman Harus Hati-hati

Gubernur Jatim Soekarwo yang diwakili oleh Plh Sekertaris Daerah Pemprov Jatim Akhmad Sukardi menyampaikan pendapatnya terhadap rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD Jatim tentang penguatan toleransi dan keberagaman. Menurutnya masih ada pembenahan sebelum perda ini dilanjutkan. “Dalam raperda ini tidak mengatur mengenai instansi yang bertanggungjawab. Yang diatur adalah anggota, peran dan tugas timpenguatan toleransi dan keberagaman . yang sebenarnya cukup diatur lewat peraturan gubernur. Hal ini kedepan apabila peraturan daerah di tetapkan, akan menimbulkan kesulitan dalam meminta pertanggungjawaban,” ujar Sukardi.

Eksekutif menilai, kesulitan dalam meminta pertanggungjawaban ini akan terlihat baik dalam penyusunan petunjuk pelaksanaan perda ini maupun untuk pelaksanaannya. Sebab, dengan aturan yang

sedemikian umum tersebut, sangat membutuhkan peraturan pelaksanaannya. “begitu juga dari sisi drafting perlu beberapa hal yang perlu mendapat perhatian,” jelasnya. Diantaranya yang perlu

diperhatikan adalah, pada konsiderans “menimbang” maish perlu dilakukan pembenahan. Karena konsiderans menimbang harus memuat uraian singkat mengenai pokok pikiran yang menjadi pertimban-

gan dan alasan pembentukan perda. “Yang harus memenuhi unsur filosofi, unsur sosiologi dan unsur yuridis. Utamanya harus menjelaskan mengapa perda ini diperlukan oleh masyarakat,” sebutnya. Sedangkan yang dijadikan konsiderans menimbang adalah raperda ini lebih cocok jika berposisi pada undang-undang. Karena lebih luas. Yang terakir menjadi catatan adalah mengenai Bab kewenangan pemerintah daerah. Menurutnya tidak perlu dimunculkan secara khusus, karena yang diatur dalam raperda ini semuanya harus merupakan kewenangan Pemprov Jatim. Bukan kewenangan pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota. Q cty.adv

perlindungan dan rehabilitasi sosial anak yang berhadapan dengan hukum,”urainya. Lain halnya dengan juru bicara Fraksi PPP Habib Mahdi. Dirinya menyoroti mengenai keuangan daerah. Pihaknya sangat menyayangkankinerja seluruh jajaran eksekutif yang terlalu under estimate khususnya target penerimaan PAD 2017. Dimana hanya Rp 15,85 Trilliun. Padahal realisasinya adalah Rp 17,32 trilliun, artinya ada selisih yang cukup fantastis. Mahdi juga mengungkapkan, BUMD milik pemprov belum maksimal. Total penyertaan modal atau investasi Rp 2,334 trilliun saat ini masih belum berkontribusi maksimal pada PAD. Khususnya yang disetorkan ke kas daerah. “Kami juga menilai serapan anggaran tahun ini menurun dibandingkan 2016. Dalam catatan kami, serapan anggaran hanya 93,39 persen, masih lebih baik tahun sebelumnya yang mencapai 96,99 persen,” kata Mahdi. Begitu juga dengan total keseluruhan belanja daerah, Mahdi melihat perencanaan belanja yang kurang optimal. Ada selisih Rp 980 milliar dibandingkan dengan realisasinya. Sehingga masih ada surplus anggaran cukup tinggi. Sementara itu, juru bicara Fraksi PKS, Hamy Wahyunianto mengatakan, ada beberapa catatan yang diberikan oleh pihaknya selain soal penerimaan,

belanja dan pembiayaan daerah. Yakni mengenai pembangunan wilayah di Jatim salah satunya. Pihaknya menilai pembangunan khususnya ekonomi di Jatim masih terpusat di Gerbang Kertosusilo, artinya berada di sekitaran kawasan Surabaya,Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto saja. Belum tersebar kedaerah lainnya. Menggerakkan kegiatan ekonomi di masing-masing satuan wilayah melalui penekanan pada jenis komoditi dan jenis industri menurut potensi pun belum memberikan hasil yang diharapkan. Bahkan Hamy menilai hampir tidak ada pengembangan industri dan komoditi unggulan. Daerah masih mengandalkan yang telah bertahun-tahun sudah ada. “Kalau dilihat ada yang sudah mulai memudar,” kata Hamy. Juru bicara Fraksi Golkar Karimullah Dahrujatun memberikan pandangan yang lain. Menurutnya pembangunan jalan tol dan juga bendungan terasa dikebut. Tetapi justru memberikan dampak, yakni kerusakan cukup parah. Jalan-jalan di kabupaten/kota yang kebetulan mengalami pembangunan mengalami kerusakan akibat dilewati material. Sudah bertahuntahun tidak ada upaya kapan akan diperbaiki oleh pemerintah maupun kontraktor. “Sehingga keluhan terakumulasi oleh masyarakat bawah,” kata Karimullah. Q cty.adv


Rabu Pon, 18 APRIL 2018

Penahanan Wali Kota Malang Diperpanjang

Bupati Tuban: Itu Kesalahan Semua Pihak

l Sambungan hal 1

l Sambungan hal 1

DPRD Kota Malang. Pada Agustus 2017, KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu, yakni mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Jarot Edy Sulistyono. KPK pun mengumumkan kembali Moch Anton bersama 18 anggota DPRD Kota Malang 2014-2019 lainnya sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap tersebut pada Rabu (21/3). Setelah melakukan proses pengumpulan informasi, data, mencermati fakta persidang­a n, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk membuka penyidikan baru dengan 19 tersangka. Moch Anton selaku Wali Kota Malang diduga memberi hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya. Atau untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya kepada Ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Malang periode 20142019 terkait dengan pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015. Moh Anton disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan terhadap 18 anggota DPRD Kota Malang 2014-2019 disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Penyidik KPK mendapatkan fakta-fakta yang didukung dengan alat bukti berupa keterangan saksi, surat dan barang elektronik bahwa 18 tersangka unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota Malang 2014-2019 menerima “fee” dari Moch Anton bersamasama tersangka Jarot Edy Sulistyono untuk memuluskan pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015. Diduga, unsur pimpinan dan anggota DPRD menerima pembagian “fee” dari total “fee” yang diterima oleh tersangka M Arief Wicaksono sebesar Rp700 juta dari tersangka Jarot Edy Sulistyono. Diduga Rp600 juta dari yang diterima M Arief Wicaksono tersebut kemudian didistribusikan pada sejumlah Anggota DPRD Kota Malang. n ant

tersebut. Namun tanpa disertai tanda-tanda, jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo itu siang ini mendadak ambruk. “Karena ini kewenangannya pusat kami akan mengkoordinasikannya,” katanya. Setelah mendengar Jembatan kembar Cincim di Kecamatan Widang Ambruk, Bupati Tuban, H. Fathul Huda beserta jajaran Dinas terkait langsung turun lapangan mantauan terhadap jembatan nasional penghubung antara Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban yang ambruk. Dalam kunjunganya, Fathul Huda mengatakan, kejadian ambruknya jembatan ini memang tidak terdeteksi dan tanda apapun. Namun dari keterangan Satlantas Polres Tuban beberapa hari lalu, telah memberikan rekomendasi terkait kontruksi jembatan yang berada diperbatasan Kecamatan Widang-Babat ini sudah mengalami kelainan. “Dari Lantas sudah pernah memberi rekomendasi kalau jembatan ini sudah mengalami kelainan,” ujar Bupati Tuban H. Fathul Huda saat di temui di lapangan, Selasa (17/4). Lebih lanjut, saat ditanya apakah ambruknya jembatan ini merupakan kelalaian dari Binamarga, Bupati menyampaikan bahwa faktor dari kejadian ambruknya jembatan ini merupakan kelalaian dari semua pihak. “Ya kita koreksi semuanya, bukan hanya satu pihak tapi keseluruhan, dan kita berdoa semoga keluarga korban ini bisa menerima kejadian ini,” imbuh Wakil Ketua

Dinkes Minta Warga Tak Tolak Vaksinasi Difteri l Sambungan hal 1

Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Tri Widodo, SKM didampingi, Kepala Dinas, Kominfo Kab Madiun, Drs. Sawung Rehtomo, M.Si kepada media, Selasa siang (17/4). Menurut Agung Tri Widodo, vaksinasi difteri sebaiknya dilakukan minimal 7 kali. Dan di Kab Madiun pada tahun 2017 terdapat 2 kasus defteri dan 2018 ini terdapat 11 kasus semuanya hasilnya laboratnya negatif. Penyebabnya corunebacterum diphteriae penularannya udara dan benda makanan terkontaminasi masuk melalui hidung dan mulut. “Agar kasus difteri tidak meningkat di Kab Madiun, hendaknya warga menurut dan mau saat dilakukan faksinasi defteri oleh petugas Dinkes. Dan diharapkan jangan sampai warga menolak di faksinasi defteri seperti di salah satu pondok, meski pondok itu tidak di wilayah Kabupaten Madiun,”pungkas Agung menghimbau. n dar

Respon Cepat Keluhan Masyarakat l Sambungan hal 1

staf ahli hingga camat. Dalam pertemuan itu, Indra mengaku memberikan pengarahan terkait empat tugas yang diberikannya selaman menjabat Pj Bupati. “Empat tugas itu yakni, menjalankan roda pemerintahan dengan baik, menyukseskan Pilkada serentak 2018, menjaga netralitas ASN dan memastikan pelayanan publik bisa berjalan sesuai harapan masyarakat. Sore harinya, ke Polres Bangkalan sekaligus talk show Forkopimda dengan perwakilan tim sukses paslon, tokoh agama dan ulama dengan tema Hoax dan pilkada damai, diakhiri dengan penandatanganan bersama. Setelah itu dilanjut bertemu dandim dan kejari,” katanya. Selain berkoordinasi dengan pimpinan Forkopimda, Indra juga membuat langkahlangkah cepat keluhan yang ada di masyarakat. “Masukan-masukan pada umumnya terkait dengan kondisi pelayanan publik di Bangkalan. Soal KTP yang satu tahun tidak bisa selesai, Alhamdulillah bisa langsung saya respon dan selesaikan. Kalau penyelesaian infrastruktur butuh proses,” katanya. Kepala Badan Perwakilan (Baperwil) Pamekasan ini mengatakan, seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Bangkalan telah mendukungnya dengan baik. “Alhamdulillah semua perangkat daerah mendukung saya. Mudah-mudahan saya dengan waktu tugas yang terbatas bisa berbuat sesuatu untuk masyarakat Bangkalan. Utamanya pelayanan dasar dan perizinan kemudahan berinvestasi,” tuturnya. Tanpa bermaksud menyombangkan diri, Indra bercerita, jika banyak aparatur dan masyarakat di Bangkalan yang mengaku baru merasakan manfaat adanya pemerintahan yang baik sejak jabatan Bupati dipegang pejabat Pemprov Jatim. “Mereka berkata seharusnya roda pemerintahan seperti sekarang ini,” ungkapnya. n iib

11

SAMBUNGAN PWNU Jatim ini. Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatensi peristiwa ambruknya Jembatan Widang. “Peristiwa jembatan ambrol sudah ditangani Kapolres Tuban. Saat ini kita fokuskan proses evakuasi korban maupun kendaraan,” katanya di Mapolda Jatim. Kapolda menjelaskan, Polres Tuban bekerja keras dalam proses evakuasi. Sebab jembatan Widang berada di perbatasan menuju Tuban dan Lamongan, tapi wilayahnya masuk wilayah Tuban. “Laporan dari Kapolres Tuban saat ini korban masih dua orang yang meninggal dunia,” jelasnya. Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR saat dikonfirmasi mengatakan, masih pada proses penyelidikan, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab ambruknya jembatan, apakah dari sisi usia, karena jembatan ini di bangun dari 1983, atau dari faktor yang lainnya. “Kita masih melakukan penyelidikan dari  tim gabungan, untuk memastikan penyebab dari ambruknya Jembatan, “ tambahnya. Dua Nyawa Melayang Dalam peristiwa ambruknya Jembatan Cincim itu, 1 dump truk muat limbah smelter, 2 truk tronton muatan pasir, dan 1 sepeda motor  jatuh ke Sungai Bengawan Solo yang melintas dibawahnya. Hingga berita ini ditulis, dalam peristiwa tersebut menyebabkan dua korban jiwa. Dari keterangan beberapa saksi kejadian yang melintas saat peristiwa, masih belum diketahui sebab

musababnya ambruknya jembatan yang dibangun sekitar tahun 1983 tersebut secara pasti. Diterangkan tiga truk berjalan dari arah Surabaya ke Kabupaten Tuban berjalan layak normalnya tidak ada hala­ ngan apapun. Namun ketika dilokasi kejadian, tiba-tiba jembatan ambruk dan ketiga kendaraan juga ikut terperosok kedalam sungai Bengawan Solo. “Ini baru yang baru dipastikan ada dua korban yang meninggal, dan seorang pengendara sepeda motor masih belum diketahui keberadaannya,” Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR. Untuk identitas korban saat ini belum bisa diketahui karena para petugas masih mencari identitas dari korban yang meninggal dunia. Semenatar itu pasca ambrolnya Jembatan Cincin yang menghubungkan antara Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban dan untuk mengurai jalur lalu lintas yang padat dan membahayakan, akhirnya arus lalu lintas digunakan sistem buka tutup oleh petugas. “Jalur kita gunakan secara berganti dari arah TubanSurabaya maupun sebaliknya, ” Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, (17/4). Selain itu, masih kata Mantan Kasat Lantas Blitar ini, ia menjelaskan untuk antisipasi penumpukan Kendaraan di Jalur Tuban-Widang, petugas juga mengalihkan jalur untuk melewati jalur utara, atau masuk dalam jalur Pakah. “Jalur juga kita alihkan ke Jalan Gesikharjo-Surabaya, atau lewat Pakah mas,” tambahnya. n Hud,bed

Gubernur Kirim Tim Cek Kontruksi Jembatan Abrol Widang l Sambungan hal 1

yang lewat disana tiap harinya. Tapi teknisnya belum tahu pasti berpengaruh pada ekonomi. “Secara prinsip saya sudah perintahkan pak Gatot PU Binamarga Jatim dan jajarannnya untuk ke lokasi,” tegas Pak de Karwo sapaan akrabnya Gubernur Jatim, Soekarwo. Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar mengatakan juga telah memerintahkan pihak Komisi D DPRD Jatim untuk mengecek kondisi ambruknya jembatan tersebut. Pihaknya juga meminta kepada pemerintah pusat agar segera mempercepat pemulihan jembatan tersebut. Pasalnya jembatan di widang tersebut merupakan pusat mobilitas perekonomiannya yang tinggi. “Apabila pemerintah pusat memiliki teknolgi untuk percepatan pemulihan jembatan runtuh maka harus segera dikerjakan,”ujarnya. Halim yang merupakan politisi asal Fraksi PKB ini, juga mengusulkan ke pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan jembatan ambruk tersebut dengan menggunakan jembatan dana taktis bencana yang ada di pusat, karena ini juga merupakan bencana. Bahkan sebaliknya pemerintah pusat bisa sharing anggaran dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten

tersebut. Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim Gatot Sulistyo Hadi menjelaskan bahwa Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII segera melakukan investigasi mencari penyebab ambrolnya Jembatan Widang, Tuban. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan BBPJN VIII dan segera melakukan investigasi untuk mencari penyebab ambrolnya jembatan. Saat ini kami belum bisa memutuskan apa penyebab musibah ini terjadi sebelum ada hasil investigasi yang dilakukan BBPJN VIII,” ujar Gatot. Ia menegaskan, jembatan tersebut berada di bawah kewenangan BBPJN VIII karena berstatus nasional. Sehingga pihaknya selaku pemerintah provinsi tidak bisa melakukan apa-apa, khususnya membuat keputusan terkait tindak lanjut pembangunan jembatan. Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar proses penanganan jembatan segera terlaksana. Terutama terkait persoalan teknis menyangkut pembuatan jembatan darurat. “Dalam waktu dekat akan dipikirkan perlunya jembatan sementara. Kewenangan Pemprov Jatim adalah mendorong agar pen-

angannya segera selesai,” ucapnya. Berdasarkan data yang dimilikinya, jembatan ambrol berada di bentang ketiga dari lima bentang yang ada, dengan masing-masing bentang panjangnya 50 meter dan lebar tujuh meter. Jembatan tersebut dibangun pada 1982 dan berada di sisi barat dari arah Lamongan ke Tuban. “Setiap tahun telah dilakukan pemeliharaan oleh BBPJN VIII,” katanya. Lebih lanjut, Gatot juga mengatakan, Pemprov Jatim belum bisa memutuskan tindak lanjut dan langkah yang diambil usai ambrolnya Jembatan Widang terkait persiapan menghadapi musim arus mudik Lebaran 2018. “Masih akan dilakukan koordinasi bersama dengan pihak-pihak terkait, apa dan bagaimana langkah yang diambil menghadapi Lebaran mendatang,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga berkirim surat ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai bentuk koordinasi untuk menyesuaikan langkah dan penanganannya. “Yang pasti, kami sekarang belum bisa memberikan keputan, termasuk persiapan Lebaran. Setelah dilakukan investigasi, baru akan ada keputusan, apakah jembatan darurat atau ada langkah lain,” ucapnya. n cty,iib

Bulog Ganti Rastra Kualitas Buruk di Jombang l Sambungan hal 1

moral, harus kami ganti, hingga warga tidak mendapatkan beras yang tidak layak konsumsi,” papar Wakil Kepala Sub Divre Bulog Surabaya Selatan, Andre Adi Mijaya kepada sejumlah wartawan di rumah warga. Andre menjelaskan, penyebab buruknya kualitas Rastra yang di bagikan kepada warga Pandanwa­ ngi tersebut lebih pada persoalan tekhnis di lapangan. “Jadi, beras yang kami distribusikan sesuai tanggal jadwal yang di sepakati dengan pemerintah daerah se­ tempat, itu tidak langsung di salurkan ke KPM (warga penerima), karena kendala tekhnis warga yang memang masih melakukan musyawarah terkait penyaluran,” tambah Andre. Masih menurutnya, hal tersebut juga bukan merupakan suatu bentuk kelalaian dari perangkat desa setempat maupun pihak dusun. “Tapi karena memang kendala tekhnis yang belum bisa di salurkan, karena memang warga belum mau segera mengambil beras tersebut. Sehingga beras itu cukup lama tersimpan di gudang balai desa, di mana gudang tersebut secara sarana dan prasarana tidak memadai untuk menyimpan komoditi

pangan,” terangnya. Ke depan, ia telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat, apabila ada pelaksanaan distribusi Rastra yang terhambat seperti kejadian ini, kepala desa melakukan penyimpanan secara khusus terhadap beras yang belum bisa di salurkan. “Atau menyampaikan ke Bulog agar beras tersebut bisa kami tarik dulu sebelum di salurkan. Ketika akan pasti di salurkan, baru kami serahkan lagi karena penyimpanan di gudang Bulog akan lebih aman di bandingkan di balai desa,” imbuhnya. Selain itu, jika memang terjadi turunnya mutu beras akibat di simpan di gudang balai desa, ia mengatakan, sebelum di salurkan ke KPM (warga penerima) harus di periksa terlebih dahulu secara fisik, secara visual. “Apabila tidak layak, wajib di sampaikan ke Bulog, agar kami lakukan penggantian. Meskipun secara pedoman, beras yang sudah di simpan di gudang balai desa, itu merupakan tanggung jawab balai desa. Namun kami di sini, merupakan satu tim dengan perangkat desa, memiliki visi yang sama, bahwa KPM harus menerima beras yang baik dan layak konsumsi sesuai ketentuan yang berlaku,” paparnya lagi. Sementara itu, salah satu warga

setempat, Bu Jaini 56 mengaku senang karena beras pengganti yang diterimanya jauh lebih baik dari sebelumnya. Ia mengatakan, pembagian Rastra sebelumnya kondisi berasnya sangat buruk dan tak layak konsumsi. “Ya kalau bisa ya berasnya seperti begini lagi, bagus,” pungkasnya. Seperti di beritakan sebelumnya di Bhirawa, Selasa (17/4), pembagian Rastra di Dusun Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang sempat di keluhkan warga, karena beras yang mereka terima berkualitas sangat buruk dengan kondisi berjamur dan menggumpal. Warga bahkan menyebut, beras tersebut hanya bisa di pakai untuk pakan ayam atau krupuk puli. Sekadar di ketahui, per bulan, Bulog mendistribusikan sebesar 918 ton Rastra kepada warga penerima di Kabupaten Jombang. Distribusi tersebut berasal dari lima gudang yang di miliki Bulog di Jombang. Khusus tahun 2018 ini, distribusi Rastra di Kabupaten Jombang juga melibatkan gudang Bulog di Mojokerto. Sedangkan untuk Kecamatan Diwek saja, 58 ton tiap bulan Rastra di distribusikan Bulog ke Kecamatan ini. Sesuai keputusan menteri, Rastra di Kabupaten Jombang akan masih di salurkan hingga Desember 2018.n rif

Pembebasan Tanah untuk Lapindo Harus Libatkan Appraisal l Sambungan hal 1

but, untuk peruntukannya,” kata Dony saat di konfirmasi. Lebih lanjut Dony menjelaskan, sudah ada aturan dan UU tersendiri pada konteks ini, dan pihaknya hanya menjalankan sesuai UU tersebut. Ia pun menjawab, Tim Appraisal yang di maksud adalah atas persetujuan SKK Migas. Namun saat di tanya lebih lanjut, proses pembebasan tanah (lahan) saat ini sudah di lakukan, apakah prosesnya juga menggunakan Tim Appraisal, ia menegaskan agar koran ini mengkonfirmasi kepada pihak PT Lapindo. “Ha­ rusnya sudah ya, jadi kemarin kebetulan sudah melakukan Amdalnya juga, untuk lebih jelasnya bisa di tanyakan langsung ke Lapindonya untuk proses lebih detailnya,” tambahnya. Di paparkannya, secara kronologis alasan mengapa PT Lapindo yang akan melakukan eksplorasi Migas di Blimbing, Kesamben, Jombang, karena PT Lapindo masih terikat kontrak dengan pemerintah. Ia membenarkan, tahun ini rencananya PT Lapindo akan melakukan kegiatan eksplorasi. “Saat ini masih melakukan pembebasan lahan. Nantinya, setelah itu, kita akan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Bahwa kegiatan eksplorasi ini mendukung kegiatan dari pemerintah bahwa, untuk meningkatkan cadangan Migas di Indonesia, untuk ketahanan energi nasional,” paparnya. Terkait dengan perkembangan di lapangan saat ini termasuk adanya penolakan warga setempat atas rencana eksplorasi tersebut, Dony menilai, kemungkinan adanya traumatik semburan lumpur Lapindo (di Porong, Sidoarjo). Namun menurutnya, pada saat itu kejadiannya memang berbarengan dengan bencana alam. Dan hal itu bisa saja terjadi, seperti juga ia mencontohkan kasus di Mexico. “Tapi bukan berarti kegiatan eksplorasi dan produksi ini akan terhenti. Karena kalau terhenti, dampaknya pada ketahanan energi nasional,” lanjutnya. Masih menurut Dony, ada contoh Kabupaten di Jawa yang semula berpredikat sebagai kabupaten termiskin, namun setelah ada kegiatan produksi Migas di daerah tersebut, kini menjadi kabupaten yang kaya. “Kita tujuannya bukan untuk kegiatan eksplorasi dan ekploitasi saja, tapi juga mengembangkan (perekonomian) masyarakat di sekitarnya. Jadi, industri hulu Migas ini memang tidak luput dari ‘Multi Player Effect’ yang seharusnya bisa mengembangkan masyarakat,” tambahnya lagi. Kata Dony saat di tanya apakah saat ini sudah di ketahui potensi Migas yang ada di daerah tersebut, Ia membeberkan, saat ini masih belum di ketahui jumlah besarannya, karena saat ini belum di lakukan proses ekplorasi. “Kalau potensi (Migas) nya belum di ketahui pak, karena belum di lakukan eksplorasi, sekarang masih pembebasan lahannya. Tapi memang di sinyalir ada potensi gas di situ. Kalau bisa kan akan menambah cadangan gas Indonesia. Bisa saja pembangunan jaringan gas untuk masyarakat kan juga bisa di lakukan,” terangnya. Sementara itu, secara makro, ia menjelaskan, kebutuhan gas nasional di katakannya masih di butuhkan dalam skala besar. Namun untuk Jawa Timur, memang di akuinya agak ‘Over Supply’. Hal ini menurutnya karena belum ada fasilitas yang memfasilitasi penyaluran gas tersebut. Namun jika nanti ada pembangunan industri pendukungnya, akan berpeluang adanya serapan gas yang ‘Over Supply’ di Jawa Timur. Sebelumnya, salah seorang warga setempat mengakui, bahwa lahan persawaan milik keluarganya telah di beli oleh pihak yang di duga adalah pihak dari PT Lapindo. Soal harga, ia menjelaskan, lahannya di beli seharga 236 ribu rupiah per meter persegi kotor, dan harga bersih yang di terimanya sebesar 210 ribu rupiah per meter persegi setelah di potong pajak, kelengkapan administrasi, kelengkapan surat-surat, dan biaya sosialisasi. “Status saya hanya pemilik lahan yang di beli, untuk keterangan lebih lanjut saya tidak bisa memberi keterangan. ‘Ngapunten Saestu’,” kata warga yang tersebut. Sugio, Ketua RT setempat menambahkan, beberapa hari lalu ada kabar akan ada sosialisasi terkait rencana pengeboran PT Lapindo ini ke warganya, namun masih di ‘Pending’. Terkait masih adanya pemasangan spanduk penolakan rencana pengeboran ini di katakannya karena warga memang masih menolak. Bahkan pemasangan spanduk penolakan juga di lakukan oleh warga Dusun Beluk, Desa Jombok, desa di selatan Dusun Kedongdong. “Intinya katanya begitu (menolak) mas. Kemarin mas katanya masangnya,” tambah Sugio. Di konfirmasi lewat sambungan Ponselnya, , Su’adi, perwakilan PT Lapindo mengatakan, saat ini, proses pembebasan lahan kepada warga oleh pihaknya sudah selesai. Ia juga mengatakan, pada proses pembebasan lahan itu menggunakan jasa appraisal. Namun begitu, cara pandang tentang Tim Appraisal ini agak berbeda dengan SKK Migas. “Tim Appraisal itu independen pak, tidak harus di setujui oleh SKK Migas. Persetujuan SKK Migas itu pada urusan anggarannya,” jelas Su’adi. Terkait batalnya rencana sosialisasi ke warga yang telah di informasikan ke warga, ia beralasan karena masih ada sebagian tim yang belum bisa ada kesiapan. “Jadi kemarin itu memang ada yang belum bisa ikut sosialisasi. Kita inginnya ‘Full Tim’ saat sosialisasi. Dalam minggu-minggu ini akan kita lakukan sosialisasi ke warga,” pungkasnya.n rif

Tahan Terhadap Hujan, Benih Awal 23 Kilogram Mampu Panen 497,11 Kilogram l Sambungan hal 1

produksi, karena bawang rusak. Tanaman bawang putih kayu yang dikembangkan BPTP Karangploso, harus ditanam di ketinggian 1.115 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau bersuhu dingin. “Dengan ditanam diketinggian di atas permukaan laut tersebut, maka produksitivitas tanaman bawang putih kayu hasilnya sangat menggembirakan. Meski ditanam saat musim hujan, tetap mampu menghasilkan umbi basah 20 kali lipat dari benih awalnya,” ungkap Baswarsiati. Dijelaskan, dari benih awal tanam seberat 23 kilogram telah menghasilkan umbi basah sebanyak 497,11 kilogram

dan perkiraan hingga siap jadi benih mengalami susut bobot 50 persen. Sedangkan ciri khas bawang putih yang oleh petani dinamakan bawang kayu ini, batang tanamannya lebih keras, dari pada bawang putih lainnya. Varietas bawang putih kayu ini, memang seperti berkayu, serta memiliki keunggulan berumur genjah atau pendek sekitar 90-95 hari setelah tanam (hst). Selain itu, Baswarsiati melanjutkan, bawang lokal kayu ini memiliki keragaman tanaman lebih kecil dan daun lebih sempit serta umur lebih genjah, jika dibandingkan dengan varietas Lumbu Kuning, Lumbu Hijau maupun Tawangmangu Baru. Sehingga dengan keberhasilan BPTP dalam mengembangkan varietas lokal

tanaman bawang putih kayu. “Kami berharap dengan penerapan teknologi yang baik dan benar, tentunya tanaman bawang putih kayu bisa berumbi lebih besar dan setara dengan varietas unggul bawang putih lainnya,” tuturnya. Ditambahkan, selain BPTP berhasil mengembangkan varietas lokal bawang putih kayu, pihaknya juga berhasil dalam mengembangkan varietas unggul Lumbu Kuning, dan sudah panen yang hasilnya juga menggembirakan. Sedangkan tanaman bawang itu, kita tanam di wilayah Desa Wono­kerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, di ketinggian 1.408 mdpl yang mampu menghasilkan bawang putih varietas Lumbu Kuning seberat 2,53 kilogram per meter persegi, dan

umur tanaman saat panen 105 hst. “Adapun konversinya 15 persen per hektare lahan, yang hasil produksinya bisa mencapai 21,505 ton. Sementara untuk benih pada musim tanam lagi diperkirakan butuh waktu 2-3 bulan, yang beratnya akan susut sebesar 50 persen dari panen semula, sehingga total hasil benih seberat 10,5 ton per hektare,” jelasnya. Ia menegaskan, varietas tanaman bawang putih yang kita kembangkan selama ini, hal ini sebagao solusi solusi bertanam bawang putih di saat off season. Sehingga tantangan itu sudah terjawab, salah satunya adalah menggunakan varietas unggulan dengan menerapkan teknologi sesuai Good Agriculture Practices (GAP). n


P I L G U B J A T I M 2018

MENUJU Rabu Pon, 18 APRIL 2018

Masa Kampanye

15 Februari 2018 - 23 Juni 2018

GRAHADI

Kampanye Melalui Media Massa, Cetak dan Elektronik 10 Juni 2018 - 23 Juni 2018

Masa Tenang dan Pembersihan Alat Peraga 24 Juni 2018 - 26 Juni 2018

Halaman 12

Pemungutan Suara 27 Juni 2018

Zulkifli Kampanye Paslon 1 di Madura Sumenep, Bhirawa Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan keliling Jatim selama 12 belas hari. Hari ini (kemarin, red) berada di Sumenep.

Gus Ipul menyapa ribuan pekerja pabrik rambut palsu (wig), PT Hair Star Indonesia, di kawasan Sidoarjo, Selasa (17/4).

Gus Ipul Dukung Ekspor Wig Hingga ke Afrika Ipul pun memberikan apresiasi. “Ini luar biasa. Produk dari Jawa Timur bisa diekspor hingga ke Afrika. Apalagi, perusahaan ini telah berkembang dan bertahan sejak tahun 80-an. Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi,” lanjut mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. PT Hair Star Indonesia merupakan industri pengolahan rambut yang telah memulai produksi sejak 1989. Berdasarkan penjelasan Norman Sartono, Direktur PT Hair Star Indonesia, bahan baku yang digunakan industri ini berasal dari komponen lokal serta memaka beberapa bahan sintesis dari Korea, Jepang, hingga China. Hasil produksi pabrik ini diekspor ke Singapura, Jepang, hingga Afrika. “Perusahaan kami memiliki sekitar tiga

Sidoarjo, Bhirawa Calon Gubernur Jatim nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyapa ribuan pekerja pabrik rambut palsu (wig), PT Hair Star Indonesia, di kawasan Sidoarjo, Selasa (17/4). Di hadapan para pekerja, Gus Ipul mendukung kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan ini. Menurut Wakil Gubernur Jatim dua periode ini, ekspor Jatim sedang defisit dibandingkan dengan impor. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Desember 2017 lalu misalnya tercatat ekspor di Jatim ada di angka 1,55 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Sementara impor di Desember 2017 mencapai 2,02 miliar dolar AS. “Itu salah satu tantangan kita. Ekspor kita yang masih minus,” ujarnya. Terkait produk wig PT Hair Star yang telah menjangkau pasar ekspor, Gus

PSI Jatim Dukung Paslon 1 Surabaya, Bhirawa Pihak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jatim menilai ada yang bermain tidak fair di Pilgub Jatim. PSI pernah secara sepihak diklaim akan mendukung Gus Ipul-Puti. Sebab itu, digelar Kopdarwilsus DPW PSI Jatim untuk menegaskan dukungan sesungguhnya untuk pasangan nomor urut 1 Khofi fah-Emil Dardak. Secara verbal banner acara tersebut memampang foto Ketua DPW PSI Jatim Shobikin dan calon wakil gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. “Ini dukungan PSI yang sesungguhnya. Bukan permainan branding yang dilakukan saat Ketua DPP PSI (Tsamara) hadir di Surabaya beberapa waktu lalu,” kata Shobikin dalam acara yang bertajuk Sinergi Milenial untuk Bro Emil Dardak, Selasa (17/4), di Surabaya. Shobikin menambahkan, tidak pernah ada statemen dari Ketua DPP PSI Tsamara tentang dukungan kepada Gus Ipul-Puti. Ia sangat menyayangkan adanya pemberitaan tersebut. “Kami akan menggerakkan mesin-mesin politik kami untuk memenangkan KhofifahEmil. DPP PSI juga akan siap turun ke Jawa Timur sebagai bentuk konkret dukungan kami,” tandas Shobikin. Sementara itu, Emil Dardak saat memberi sambutan menyatakan bersyukur akhirnya silaturahmi ini bisa terlaksana. “Saat ini masih banyak yang mencibir anak muda yang berpolitik. Padahal sejarah telah mencatat gerakan anak muda sangat berperan di negeri ini, salah satunya Rengasdengklok 1945,” papar Emil Dardak menyuntikkan motivasinya pada puluhan pengurus DPD PSI se-Jatim yang hadir.  cty

HASIL SURVEI PILGUB JATIM HINGGA APRIL 2018 27,2 persen

PolMark

ribu karyawan yang berada di beberapa pabrik se-Jatim,” urai Norman. Padat Karya Kehadiran Calon Gubernur Jatim nomer 2 Gus Ipul ke perusahaan mebel PT. Integra Grup, Sedati, Sidoarjo langsung dielu-elukan oleh ribuan karyawan. Tanpa dikomando mereka langsung bernyanyi lagu wajibnya pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti, yakni ‘Kabeh Dulur, Kabeh Makmur’ secara serentak. Dirut PT. Integra Halim Rusli, mengharapkan bila Gus Ipul terpilih nanti akan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif terutama di sektor mebel Jawa Timur. Bisa menjembatani antara kepentingan pengusaha dan buruh. “Keduanya harus seimbang, jangan karena kepentingan politik, pengusaha dikorbankan, begitu juga sebaliknya,” pungkas Halim Rusli.  iib.ach

Pecatan PDIP Bantah Dukung Khofifah-Emil Surabaya, Bhirawa Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Maranatha izaak Martel membantah mendukung Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Tujuan menemui Mantan Menteri Sosial (Mensos) ialah hanya menanyakan Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak jelas jluntrungnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Maranatha ketika mendatangi Kantor DPC PDIP Gegeh Bagus Setiadi/bhirawa Surabaya di Jalan Kapuas, SeKader PDIP Surabaya mengklarifikasi dan lasa (17/4) kemarin. Ia mengakui menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) bahwa dirinya sama sekali tidak ke Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu menyatakan dukungannya ke- Sakti Buana, Selasa (17/4) kemarin. pada paslon nomor urut 1. Nah saat saya menunjukkan KTA “Berita yang terjadi kemarin di Pasar Wiyung dengan adanya itulah saya di jepret (di foto),” kampanye Khofifah, saya men- terangnya. Sementara, Ketua DPC PDIP coba mengklarifikasi. Di pikir saya mendukung, padahal saya disana Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengklarifikasi program PKH yang juga menjelaskan bahwa kedatanmilik istri saya sampai 3 kali belum gan Maranatha ke kantor DPC PDIP untuk mengklarifikasi. Bahwasancair,” jelasnya. Maksud menemui Khofifah, lan- nya Maranatha juga bukan lagi jut dia, karena sudah melakukan kader PDIP. “Beliau juga sekalian berbagai langkah seperti menan- menyerahkan KTA PDIP ke kantor yakan kepada Ombudsman. “Itu cabang dan saya terima. Artinya saya spontan menemuinya, untuk pilihan itu kan haknya beliau kita menanyakan permasalahan ini. Ini juga tidak membatasi,” katanya. Menurut Whisnu, Maranatha hakan kejanggalan (dalam program nya menanyakan PKH karena tidak PKH, red),” katanya. Bahkan, Maranatha beranggapan kunjung cair. Ia juga menyayangkan bahwasannya apa hanya karena berita yang muncul di beberapa mekader dari PDIP yang akhirnya dia bertolak belakang apa yang ada membuat PKH tidak kunjung cair. dilapangan. “Kami juga menyayang“Apa karena kartu anggota PDIP ini kan berita yang muncul kok seperti sampai-sampai PKH-ku di blokir? itu,” pungkasnya.  geh

42,7 persen 44,8 persen

Kedai Kopi 46,3 persen

53,7 persen

Indo Barometer

39,5 persen 42,3 persen

45,2 Persen

PolTracking

35,8 persen

Litbang Kompas

44,5 persen

44,0 persen

The Republic Institut

48,7 persen

kata Zulkifli Hasan, di Sumenep, Selasa (17/4). Ia menyampaikan, kalau semua partai pengusung dan kader bekerja dengan maksimal menggalang dukungan di masyarakat, pasangan nomor urut 1 itu dipastikan menang dalam pergulatan politik Jatim yang akan digelar pada 27 Juni 2018. Kedatangan politisi PAN yang juga menjabat ketua MPR di Sumenep itu, selain konsolidasi kader dalam rangka persiapan Pileg dan Pilpres 2019, juga menemui sejumlah tokoh masyarakat dan ulama serta petani rumput laut di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.  sul

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memberikan semangat kader PAN untuk memenangkan pasangan Khafifah-Emil di Madura, Selasa (17/4).

Puti Kian Dekat dengan Pemilih Milenial Pasuruan, Bhirawa Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno berkampanye di kawasan Pasuruan raya. Kali ini, ia menyapa Banteng Muda Indonesia di acara Ngopi Bareng Banteng Muda Indonesia (BMI) di jalan Pahlawan Kota Pasuruan. Acara tersebut dihadiri ribuan pemuda dari berbagai komunitas di Kota Pasuruan. Puti Guntur Soekarno menyampaikan hadirnya dicara Ngopi Bareng BMI itu untuk menarik pemilih milenial atau pemilih pemula di Kota Pasuruan. Lantaran sejumlah program khusus dalam pasangan Gus Ipul-Mbak Puti itu. “Kalian semuanya merupakan generasi milenial. Maka merdekalah dengan gayamu. Tapi perlu diketahui bahwa, jangan sampai lupakan budayamu. Karena ini Indonesia, khusus lagi ini adalah Jawa Timur. Dimana, kami semua membutuhkan anak-anak muda yang berbakat seperti kalian,” ujar Puti Guntur Soekarno saat menyapa ribuan pemuda, Senin (16/4) petang.

Dijelaskan, generasi muda harus diarahkan menjadi lebih baik. Kreativitas anak muda harus difasilitasi dan dikelola dengan baik. Iapun yakin, mampu menarik generasi milenial saat ini. “Jatim harus tumbuh dan harus maju. Karena kalian semua anak muda punya kemampuan memajukan Jatim lewat kreatifitas kalian semua. Makanya, kami sangat yakin bisa menarik pemilih pemula. Sebab kami mempunyai program stategis untuk anak muda” kata Puti Guntur Soekarno. Usai menyapa, Puti bernyanyi musik reggae. Puti langsung bernyanyi lagu legendaris dari Bom Marley No Woman No Cry. Saat itu juga, suara Puti disambut meriah oleh ribuan anak muda yang hadir hingga berjoget dan bernyanyi bersama. Sebelumnya, Puti juga menemui kader PDIP Kabupaten Pasuruan. Para kader siap memberikan kemenangan 80 persen untuk H Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. hil

Hilmi Husain/ Bhirawa

Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno saat menyapa Banteng Muda Indonesia di acara Ngopi Bareng BMI di jalan Pahlawan Kota Pasuruan, Senin (16/4) petang.

Khofifah Berikan Motivasi Anak Penderita Kanker dan Tumor

Charta Politika 38,1 persen

Selain persiapan menghadapi Pileg dan Pilpres 2019, hal itu dimaksudkan untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim nomor urut 1, Khafifah Indar ParawansaEmil Elistyanto Dardak. Didepan kader PAN, Zulkifli meminta agar kader partai berlambang matahari itu bersatu memenangkan pasangam calon nomor urut satu, Khafifah-Emil. Dukungan partai kepada pasangan tersebut merupakan kometmen yang harus dijalankan bersama. “Kedatangan saya di Jatim selama 12 hari, termasuk di Sumenep ini salah satunya untuk memenangkan pasangan Khafifah-Emil,”

47,6 persen

Gegeh Bagus Setiadi/bhirawa

Khofifah Indar Parawansa mendatangi Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Surabaya, Selasa (17/4)

CALON Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendatangi Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Surabaya, Selasa (17/4) kemarin. Dalam kunjungannya, Cagub nomor urut 1 ini memberikan motivasi kepada anak-anak penderita kanker dan tumor. Tidak ada pembahasan yang lebih intens terkait perhatian kepada rumah singgah yang terletak di Jalan Karangmenjangan 5 Surabaya ini. Padahal, biaya operasional yang harus dikeluarkan YKAKI setiap tahun mencapai Rp 120 juta. Menurut Khofifah, YKAKI Cabang Surabaya adalah rumah singgah yang spesifik memberikan layanan kepada anak-anak menderita kanker dan tumor. Bahkan, ia menjelaskan rumah singgah ini suatu kemitraan antara yayasan, swasta dan swadaya murni untuk mensuport orang tua yang berobat di RSUD Dr Soetomo dan Graha

Amertha. “Bayangan saya, bahwa pemerintah Provinsi bisa menyiapkan tempat-tempat serupa. Mungkin juga tidak seindah ini (YKAKI), karena menurut saya sangat komprehensif sebagai sebuah layanan untuk anak. Tempatnya juga rapi dan bersih,” katanya. Khofifah menceritakan pengalamannya saat menjadi Menteri Sosial (Mensos) bahwasannya banyak masyarakat yang mepunyai BPJS. Akan tetapi layanan itu membutuhkan lebih dari seminggu. Oleh karenya, kata dia, pasti membutuhkan rumah tinggal sementara. “Saya mendengar juga beberapa Bupati di Jawa Timur itu punya rumah singgah dekat RSU Dr Soetomo ini. Jadi, akan menjadi penguatan proses layanan di rumah sakit. Karena yang menunggu pun juga harus sehat,” terangnya. Biasanya, kata Khofifah, para surviver kalau hadir di tempat

seperti ini akan memberikan suport dan semangat baru bagi anak-anak maupun orang tua yang mengantar. “Nah, catatannya antara lain after care. Karena rupanya ada juga di rumah singgah ini dalam kondisi rileps. Rileps itu biasanya after carenya kurang dijaga,” paparnya. Sementara, Ketua YKAKI Cabang Surabaya, Anisah Mahsunah menjelaskan bahwa biaya operasional dalam setahun bisa menghabiskan Rp 120 juta. Anisah mengatakan kunjungan Cagub Khofifah juga dinilai kurang menjanjikan hal tersebut khususnya biaya operasionalnya. “Tidak terlalu menjanjikan, ya. Ibu lebih kepada memberikan motivasi kepada anak-anak,” jelasnya. Ia mengungkapkan, ada 9 anak yang berada di YKAKI dan 12 anak yang sedang dirawat di rumah sakit. Usianya juga beragam antara usia 1 hari sampai 18 tahun.  geh

Binder18apr18  
Binder18apr18  
Advertisement