Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

HARIAN

Termasuk juga para camat harus mewaspadai segala bentuk ceramah di masjid atau mushola yang barangkali isinya provokatif yang melawan pemerintah,’’

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 5

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah

Kamis Pahing, 17 MEI 2018

http://www.harianbhirawa.co.id

17 MEI 2018

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo Di Ruang Kerja.

 Wagub H Saifullah Yusuf -

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi Di Ruang Kerja. Ket : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

18 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Jatim Polda Jatim, Bhirawa Pasca ledakan bom bunuh diri beruntun di wilayah Surabaya dan Sidoarjo selama dua hari sejak Minggu (13/5) hingga Senin (14/5). Polisi terus melakukan upaya pengembangan penyelidikan guna mengungkap jaringan teroris yang menebar terror bom di Jatim. Polda Jatim merilis identitas terduga teroris yang ditangkap da-

lam tiga hari ini. Total sebanyak 18 orang ditangkap oleh anggota Densus 88. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim, Frans Barung Mangera, dimana 18 orang yang tertangkap tersebut kini diamankan di Mako Detasemen Gegana. “Data terduga teroris yang diamankan di Mako Detasemen Gegana sebanyak 18 orang. 14 orang di

 ke halaman 11

Penangkapan Hari Senin, 14 Mei 2018 : 1. Rizky Ardian Sulanjana - TTL : Kota baru, 09-09-1982 - alamat lama : Perum Jatirejo Indah Jatirejo, Nganjuk - pekerjaan : karyawan di Graha Pena Surabaya. - yang bersangkutan Kos di Bungurasih - Ditangkap pada saat pulang kerja di depan Graha pena pada hari Senin, 14 Mei 2018 sekira pukul 16.00 Wib 2. Abdullah Mashuri - TTL : Surabaya, 30-09-1989

- alamat : Kalilom Lor Kedinding Kenjeran Surabaya. - TTL : Surabaya, 30 September 1989 - pekerjaan : penjual roti - Ditangkap di jl. Sidotopo lor Surabaya, pada saat mengirim roti pada hari Senin, 14 Mei 2018 sekitar pukul 08.00 Wib 3. Miftahul Munif - TTL : Ponorogo, 30-10-1983

 ke halaman 11

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah 183)

Puasa tapi Buka Sosmed Bersyahwat Oleh Drs H Choirul Anam Djabar Ketua Jam’iyah Tilawatil Quran Provinsi Jatim TIDAK terasa, bulan agung telah menyapa kita kembali. Satu yang harus mendapatkan porsi perhatian special dari kita adalah, bagaimana kita berusaha membentengi puasa kita dari faktor-faktor yang mengurangi keutuhan pahalanya. Seperti menggunjing dan berdusta. Dua penyakit ini berkategori bahaya tinggi, dan sedikit sekali orang yang selamat dari ancamannya. Rasulullah SAW mengingatkan:_“Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatannya, maka niscaya Allah tidak akan membutuhkan penahanan dirinya dari makanan dan minuman (tidak membutuhkan puasanya)”.(HR. Bukhari).

 ke halaman 11

17 MEI 2018

Jadwal Imsak Imsak :

Untuk Surabaya dan sekitarnya 04.03 Subuh : 04.13 Zuhur : 11.29

Asar

14.50

:

Magrib : 17.22

Isyak :

Hari Pertama Tarawih

Untuk mengantisipsi keamanan beberapa petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan para jamaah Hari pertama pelaksanaan salat tarawih di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), Rabu (16/5) malam .sejak magrib dipenuhi di 20 titik disekitar Masjid MAS, hal ini dilakukan agar ribuan jamaah. Sebelum shalat terawih dimulai dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Abdusshomad ibadah bisa berjalan dengan khidmad. Buchori memberikan ceramah tugas peran fungsi dan tanggung jawab sebagai ulama.

Gubernur Dukung Presiden Keluarkan Perpu Jika RUU Teroris Tak Kunjung Disahkan

18.34

Nelayan Sendangbiru Tolak Pembangunan Rusunawa Kab Malang, Bhirawa Rencana proyek pembangunan Rusunawa dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim untuk nelayan Pantai Sendangbiru, Desa Tambakrejo, ditolak warga nelayan setempat. Menurut, Ketua Kelompok Nelayan Rukun Jaya Pantai Sendangbiru H Umar Hasan, Rabu (16/5), kepada wartawan, penolakan para nelayan Pantai Sendangbiru terkait rencana Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim membangun Rusunawa di sekitar Pantai Sendangbiru, hal itu akan mempersempit sarana pekerjaaan nelayan. Nelayan menginginkan kawasan Pantai Sendangbiru tetap seperti dulu. “Karena lahan yang

 ke halaman 11

trie diana/bhirawa

Dr H Soekarwo

Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mendukung langkah Presiden RI Joko Widodo yang ingin mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) jika dalam seminggu ini Rancangan Undang-Undang (RUU) Teroris tidak ada tanda-tanda untuk disahkan DPR RI.

“Saat di Surabaya, Pak Presiden telah mengambil keputusan jika dalam seminggu ini tidak ada pergerakan RUU Teroris itu, akan dikeluarkan Perpu. Kalau Perpu, tidak alot seperti pengesahan RUU,” ujar Gubernur Soekarwo, ditemui di Ge-

dung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (16/5). Menurut Soekarwo, Undang-Undang Teroris ini memang sangat mendesak untuk dikeluarkan untuk pengendalian dan memutus rantai terorisme sejak dini. Apalagi, saat ini masih ada 600

orang yang berpotensi membuat teror di Indonesia. Dari jumlah total sebelumnya 1.500 orang yang pulang dari Suriah. “Untuk di Surabaya, semua jaringan sudah diketahui tapi belum

 ke halaman 11

Kemarau, Lamongan Selatan Alami Puso DPRD Jatim, bhirawa Meski musim kemarau baru terjadi dua minggu, namun beberapa wilayah di Lamongan Selatan terjadi kekeringan. Bahkan sejumlah tanah pertanian dilanda puso sehingga mengalami gagal panen pada ke-2. Anggota DPRD Jatim, Makin Abbas menegaskan pihaknya meminta Pemprov Jatim segera melakukan pengerukan serta

plengsengan di sepanjang Kali Lamong karena mengalami pendangkalan. Disisi lain sejumlah waduk di Lamongan selatan untuk tadah hujan mengalami kekeringan. “Khusus Kali Lamong secepatnya dilakukan pengerukan dan perbaikan plengsengan. Ini karena Kali Lamong mengalami pendangkalan. Sedang untuk waduk segera dilaku-

kan pengerukan dan sumur bor,”tegas politikus dari PKB, Rabu (16/5). Disisi lain, masyarakat disana butuh air bersih karenanya dibutuhkan air bersih lewat SPAM (sistem penyediaan air minum) yang pernah dijanjikan awal 2018 ini ada aliran dari Umbulan lewat pipanisasi dark

 ke halaman 11

ASN Pemkab Tulungagung yang melaksanakan lima hari kerja setiap Jumat saat bulan Ramadan pulang lebih sore, yakni pukul 15.30 WIB.

Jam Kerja ASN Berubah Selama Ramadan 1439 H Jumat Pulang Lebih Sore

Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mengeluarkan kebijakan khusus perubahan jam kerja ASN di lingkungan Pemprov Jatim selama Ramadan 1439 H. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah puasa bagi ASN. Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno SH MSi menjelaskan, perubahan jam kerja sesuai dengan

achmad basir/bhirawa

Salah satu pekerjaan pemeliharan berkala jalan propinsi jatim di wilayah Bojonegoro.

Rp 12,4 Miliar, Untuk Pemeliharaan Jalan Provinsi Bojonegoro,Bhirawa Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 ini, UPT Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga wilayah Bojonegoro terus melakukan penanganan pemeliharaan berkala atau pelapisan ulang jalan milik provinsi dengan kondisi sedang, atau rusak ringan sepanjang 11 KM di Dua Kabupaten dengan anggaran Rp 12,4 miliar. Pada pemeliharaan jalan provinsi tersebut tercatat 11 Kilometer yang saat ini dikerjakan berada di 5 titik jalan penghubung provinsi, yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Sentil..

 ke halaman 11

 Pelanggan PDAM Keluhkan Buruknya Kualitas Air - Padahal kami mbayar lo  Risma Disinyalir Langgar UU RTRW - Terus apa tindakannya.?  Gubernur Dukung Presiden Keluarkan Perpu - Butuh tindakan cepat, teror terus terjadi.

Kemarau baru dua minggu, namun beberapa wilayah di Lamongan Selatan terjadi kekeringan.

 ke halaman 11

Pentingnya Legalitas Pendidikan, Lansia Pun Mengejar Paket C

Walaupun Belajar Komputer ‘Grothal-grathul’, Semangat Belajar Tetap Tinggi Proses menuntut ilmu tidak mengenal batas usia, mulai lahir hingga masuk liang lahat. Bahkan ada ungkapan ‘belajar diwaktu kecil bagaikan melukis di atas batu, belajar diwaktu tua bagaikan mengukir di atas air.’ Ungkapan tersebut tidak berlaku bagi Harjono, warga Tanjungsari, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Walaupun usianya yang sudah menginjak 58 tahun tidak menghalangi baginya untuk menuntut ilmu, hingga mengikuti ujian kejar paket C. Achmad Suprayogi, Kabupaten Sidoarjo Sebelum mengikuti ujian paket C untuk setingkat SMA, Harjono saat ditemui di ruang komputer SMK Antartika 2 Buduran, Sidoarjo mengaku ikut ujian paket ini adalah karena semangat belajarnya yang cukup tinggi. Sebagai pengusaha, yang mempunyai beberapa karyawan harus menyesuaikan diri. Jangan sampai kalah dengan anak buahnya.

“Oleh karena itu saya harus terus tetap giat belajar, walaupun usia tak lagi muda tetapi semangat belajar masih tetap tinggi,” ujarnya. Menurutnya, soal materi belajar yang dilakukan setiap harinya tidak merasa kesulitan untuk mencari bahan-bahanya. Namun yang agak

 ke halaman 11

Para peserta dewasa dan lansia jadi satu saat pelaksanaan UNBK Paket C di SMK Antartika 2 Buduran, Sidoarjo.


SURABAYA

2

Kamis Pahing 17 MEI 2018

PELAYANAN PUBLIK - KESEHATAN - HUKUM

Warga Surabaya Diminta Hidupkan Kembali Siskamling Pemkot, Bhirawa Pengurus RT dan RW se-Kota Surabaya diminta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk mencegah terulangnya aksi teror di Kota Pahlawan. “Kami kumpulkan pengurus RT/RW di Kecamatan Rungkut kemarin malam. Kami minta Siskamling dan PAM Swakarsa diaktifkan kembali,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, Rabu (16/5). Menurut dia, Siskamling adalah langkah untuk menjaga situasi aman dan kondusifnya Surabaya, selain sebagai sarana untuk mengawasi perkembangan setiap wilayah di Surabaya. Risma menekankan agar tetap waspada terhadap orang-orang yang dirasa mencurigakan, namun meminta warga tidak mudah terpancing oleh provokasi. Dia mengimbau seluruh warga Kota Surabaya agar aktif membantu pemerintah kota dalam menekan ruang gerak pelaku teror. Salah satu upaya itu adalah menekan pengurus RT dan RW untuk mengetahui kebiasaan semua warganya, termasuk warga yang memiliki karakter aneh atau tertutup yang mengarah kepada dugaan klompotan teroris. Menurut dia, orang-orang seperti ini justru biasanya akan lebih sopan dan ramah terhadap tetangga, namun keseharian ataupun pekerjaan mereka lebih memilih tertutup. “Kalau dirasa ada warga yang sangat dicurigai, jangan memaksa untuk mengatasinya. Saya tidak mau terjadi apa-apa dengan warga saya. Silakan panjenengan memberikan informasi saja, biarkan nanti aparat yang

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberi pengarahan kepada para takmir masjid se-Surabaya di Gedung Wanita Kalibokor, Rabu (16/5). bergerak,” kata Risma. mengantisipasi masuknya paham kepada seluruh takmir masjid seDalam kesempatan ini, Ia juga Sementara saat memberi pe- radikal di kalangan anak muda. Kota Surabaya, agar tetap meme- meminta tolong kepada seluruh ngarahan kepada para takmir ‘’Saya mohon kepada bapak- gang teguh pada ajaran Rasul, takmir masjid dan tokoh agama masjid se-Surabaya di Gedung bapak semuanya, kalau ada yang bahwa Islam adalah agama rah- untuk ikut berperan serta dalam Wanita Kalibokor, Risma juga berbeda tolong dilaporkan kepa- matan lil ‘alamin. mengantisipasi adanya indikasi berpesan apabila menemukan da kami atau pihak kepolisian, Disampaikan Risma bahwa paham teroris yang dapat berorang yang dirasa aneh dalam hal agar bisa segera kami tindak- upaya membentengi generasi dampak memecah belah keukeagamaan atau tidak pada lanjuti,” kata dia. muda itu tidak bisa hanya mela- tuhan bangsa dan negara. umumnya, untuk bisa disampaiMenurut dia, ajaran Islam lui pendidikan formal saja. NaSementara itu, Kepala Dinas kan kepada pihak berwajib. tidak pernah mengajarkan yang mun juga diperlukan pendidikan Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Hal ini diyakini mampu men- namanya menyakiti orang lain. keagamaan yang tetap memegang Supomo menambahkan, Pemkot jadi deteksi dini dalam upaya Maka dari itu, ia mengimbau teguh pada ideologi Pancasila. Surabaya melalui Dinas Sosial

trie diana/bhirawa

memiliki program beasiswa bagi para pelajar yang hafal Alquran. Selain itu, kata dia, pemkot juga mempunyai program membantu dalam kepengurusan/kepemilikan kartu BPJS bagi para pengurus takmir masjid. ‘’Jadi silakan bapak-bapak yang menjadi pengurus takmir masjid, bisa disampaikan ke kami. Nanti akan kami bantu dalam kepengurusan Q dre, fen BPJS,’’ tutupnya.Q

Bantu Korban Bom, Dewan Sebut Pemkot Bisa Pakai Anggaran Tidak Terduga

RAGAM INFO

DPRD Surabaya, Bhirawa Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya menyarankan pemerintah kota menggunakan anggaran tidak terduga dalam APBD Surabaya sekitar Rp 9 miliar untuk penanganan korban teror bom yang terjadi dalam beberapa hari ini. wawan triyanto/bhirawa

Direktur Utama PT JGU Mirza Muttaqien SH bersama karyawan saat mengikuti donor darah di Taman Bungkul Surabaya, Rabu (16/5).

Sambut Ramadan, JGU Gelar Donor Darah Surabaya, Bhirawa Menyambut bulan suci Ramadan, PT Jatim Grha Utama (JGU) bekerjasama dengan PMI Surabaya menggelar bakti sosial donor darah di Taman Bungkul Surabaya, Rabu (16/5). Sekitar 50 karyawan dan puluhan masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Saat ditemui di tempat acara, Direktur Utama PT JGU Mirza Muttaqien SH menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk menggugah kesadaran para pegawai PT JGU agar secara rutin mendonorkan darahnya. “Biasanya saat Ramadan stok darah di PMI menipis dan semoga kegiatan kami ini bisa membantu PMI. Saya juga berharap para karyawan usai kegiatan ini menjadi pendonor darah yang aktif,” kata Mirza Muttaqien, Rabu (16/5). Ia mengakui masih ada beberapa karyawannya yang enggan donor darah karena takut, tapi setelah diadakan pendekatan akhirnya mereka mau mendonorkan darahnya. “Kita juga memberikan pengertian kalau donor darah sangat baik buat kesehatan, selain itu juga sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan,” katanya. Selain diikuti oleh karyawan, ternyata banyak masyarakat atau pengunjung Taman Bungkul yang mengikuti kegiatan tersebut. “Saya perkirakan bisa sampai 100 kantong darah,” kata Mirza. Sementara salah satu karyawan PT JGU Sugianto mengaku baru tiga kali ini donor darah. “Terakhir saya donor darah pada 2012. Tapi setelah ini saya ingin Q wwn rutin donor darah,” katanya.Q

“Dalam hal ini Pemkot Surabaya bisa menggunakan anggaran tidak terduga,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya Reni Astuti di Surabaya, Rabu (16/5). Reni menjelaskan penganggaran tersebut juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018. Oleh karena itu, dia mendukung dan mengapresiasi kebijakan Pemkot Surabaya yang membantu penanganan korban dan menanggung seluruh pembiayaan korban ledakan yang dirawat di semua rumah sakit. “Anggaran itu bisa digunakan sesuai riil kebutuhan,” katanya. Menurutnya, pemkot bisa mengoordinasikan semua rumah sakit untuk memberikan pela-

yanan terbaik kepada korban ledakan bom. “Membantu dalam pembiayaan korban ledakan dan menghimbau warga untuk membangun kebersamaan menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal,” jelasnya. Politikus PKS ini juga mengutuk keras pelaku pengeboman di Surabaya, apalagi dilakukan di tempat ibadah dan kepada orang yang akan melakukan ibadah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Surabaya dan semua orang atau lembaga yang telah menunjukkan rasa kepedulian kepada sesama,” katanya. Selain itu, Reni mengucapkan bela sungkawa kepada korban dan keluarga korban atas peristiwa peledakan bom yang menewaskan banyak orang terjadi di tiga gereja dan lokasi lainnya di

Kota Surabaya. Sebelumnya sejumlah petugas Linmas dari Pemkot Surabaya mendatangi Polda Jatim, Selasa (15/5). Kedatangan petugas untuk mendata puluhan kendaraan yang telah rusak bahkan hancur akibat serangkaian ledakan bom di Surabaya. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan pendataan itu dilakukan karena Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan mengganti seluruh kendaraan milik korban yang mengalami rusak dan hangus. “Kemarin Bu Risma sudah menyatakan bahwa Pemkot Surabaya akan mengganti kendaraan yang rusak ataupun hancur akibat teror bom ini. Sekarang ini sudah ada perwakilan dari Pemda, yang akan mendata,” kata Barung saat ditemui di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Selasa (15/5). Dari pantauan di lokasi, kendaraan yang hangus terbakar itu, ditumpuk di Direktorat Reserse Q gat, bed Kriminal Umum.Q

Gladi Posko I, Danrem Harap Kodim Jajaran Siaga Hadapi Emergency Surabaya, Bhirawa Komandan Korem (Danrem) 084 Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli mengumpulkan seluruh Kodim jajaran Korem dalam rangka memasuki Gladi Posko I. Pengumpulan jajaran Kodim ini dilakukan untuk anggota jajaran siap siaga dalam menghadapi keadaan darurat (emergency). Seluruh satuan di bawah kendali Korem 084 Bhaskara Jaya ini dikumpulkan di ruang data Makorem 084 BJ, Rabu (16/5). Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli mengatakan gladi tersebut rencananya akan berlangsung selama 3 hari, tepatnya mulai 16 sampai 18 Mei 2018. Kegiatan ini, menurut Danrem, dalam rangka operasi bantuan kepada Pemda (Pemerintah Daerah). Gladi Posko I ini, sambung Danrem, sesuai yang tertera dalam Undang-undang TNI dalam rangka operasi militer selain perang (OMSP). “Kita latih Kodim jajaran untuk membiasakan mereka menghadapi situasi sebenarnya atau keadaan darurat. Yakni melatih unsur-unsur komandannya, wakilnya kemudian staf-

stafnya untuk melaksanakan kegiatan seumpamanya kalau terjadi kejadian seperti itu (darurat), mereka secara prosedur sudah mengetahui tahapan apa yang harus dilaksanakan,” kata Kolonel Kav M Zulkifli dikonfirmasi Bhirawa, Rabu (16/5). Danrem menambahkan, gladi ini juga bertujuan untuk mengetahui jenjang komunikasi di antara staf dengan pimpinan masing-masing satuan. Terutama dalam menghadapi suatu hal yang bersifat keadaan darurat (emergency). “Sebagai satuan teritorial, maka sudah seharusnya bisa berkolaborasi dengan seluruh stakeholder setempat dalam upaya menanggulangi, maupun membantui kesulitas warga sekitar,” jelasnya. Adakah keterkaitan Gladi Posko I ini dengan teror bom yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya, Danrem mengaku kegiatan ini merupakan program dari TNI AD khususnya Korem. Terkait masalah terorisme, kepada Bhirawa Danrem menjelaskan, pihaknya bersama-sama mencari Q bed informasi bersama Polri terkait hal itu.Q

abed nego/bhirawa

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi dalam keterangan pers terkait anak korban pelaku teror bom di Surabaya dan Sidoarjo di Media Center Polda Jatim, Rabu (16/5).

Kak Seto : Anak Pelaku Teror Tidak Bisa Disanksi Pidana Polda Jatim, Bhirawa Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menyatakan anak pelaku teror bom tidak bisa disanksi pidana dan disalahkan. Anak-anak ini bukanlah pelaku terorisme, tapi lebih tepatnya bisa disebut sebagai korban aksi teror bom.”Anak-anak kalau dikasih pengaruh negatif, jadinya ya negatif. Kalau diberi pengaruh positif, ya positif. Tetapi dalam konteks Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak, tentu tidak bisa disalahkan anak ini (anak pelaku teror bom, red),” kata Seto Mulyadi dalam keterangan di Mapolda Jatim, Rabu (16/5). Psikolog yang akrab disapa Kak Seto ini merasa kaget dengan keterlibatan wanita dan anak dalam kasus terorisme. Menurut catatan Komnas Perlindungan Anak, lanjutnya, pelibatan wanita dan anak pada aksi terorisme baru pertama ini di Indonesia. Pihaknya pun mengimbau bagi masyarakat untuk tidak menyebut dan menempatkan anak-anak ini sebagai pelaku langsung teror bom. Karena mereka mendapat suntikan-suntikan atau stimulasi yang negatif dari lingkungan maupun orangtuanya. “Suatu pandangan keliru jika anak-anak ini disebut pelaku dalam kasus terorisme ini. Mereka adalah korban, atau anakanak yang dikorbankan oleh orangtuanya, dikorbankan oleh lingkungan maupun para pelaku terorisme,” tegasnya. Kak Seto mengakui, kasus teror bom ini sangat merugikan perkembangan jiwa anak. “Jadi mungkin kalau ada istilah ditemukan atau dijumpai tiga pelaku terorisme, dua di antaranya anak-anak. Ini mohon dikoreksi, karena mereka bukan pelaku terorisme. Melainkan korban,” ucapnya. Untuk itu, sambung Seto, mereka justru harus mendapatkan perlindungan. Sebab, manakala ditemukan anak yatim yang dikorbankan sebagai pelaku, dan masih hidup kemudian mendapatkan suatu bullying (disakiti), mohon untuk tetap mendapatkan perlindungan. Sehingga anak-anak ini harus diluruskan kembali dari pengaruh-pengaruh negatif. Supaya mereka dapat lepas dari pengaruh atau doktrin negatif yang Q bed ditanamkan oleh orangtua maupun lingkungan.Q

Saksi Sebut Status Strata Title Murni Keinginan Pedagang Pasar Turi Empat pedagang Pasar Turi dihadirkan sebagai saksi pada sidang kasus Pasar Turi dengan terdakwa Henry J Gunawan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (16/5). Para saksi menyebutkan bahwa strata title merupakan murni permintaan para pedagang Pasar Turi. Empat pedagang Pasar Turi yang diperiksa sebagai saksi adalah Ita Sulistiyani, Mas’ud, Djaniadi alias Kho Ping, dan Tan Yong An. Empat saksi tersebut diperiksa secara bersama-sama di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Rochmad. “Setelah Pasar Turi terbakar, para pedagang membentuk TPPK (Tim Pemulihan Pasca Kebakaran). Tugasnya memperjuangkan nasib para pedagang Pasar Turi seperti jumlah stan yang didapat harus sama dengan jumlah stan sebelum Pasar Turi terbakar. Selain itu, juga memperjuangkan agar stan menjadi hak strata title,” kata Djaniadi yang juga men-

jadi Wakil Ketua I TPPK. Kemudian pada 2007 pengurus TPPK yang diketuai Joko Sugiono melakukan komunikasi dengan pihak Pemkot Surabaya melalui Mukhlas Udin yang menjabat sebagai Asisten II Pemkot Surabaya. “Kami sampaikan ke Pak Mukhlas, para pedagang yang awalnya punya 10 stan harus juga mendapat 10 stan setelah Pasar Turi dibangun. Kami juga sampaikan bahwa para pedagang minta stan dengan status strata title ke Pak Mukhlas. Namun Pak Mukhlas mengaku akan mempertemukan pengurus TPPK dengan Pak Wali Kota Bambang DH,” bebernya.

Hasil pertemuan dengan Mukhlas Udin tersebut, lanjut Djaniadi, lantas disosialisasikan ke para pedagang. Para pedagang pun setuju mendengar sosialisasi tersebut. “Kami sampaikan soal stan status strata title ke para pedagang. Semua pedagang setuju, tidak ada yang menolak,” ungkap Djaniadi. Singkat cerita, pengurus TPPK akhirnya bertemu dengan Bambang DH di rumah dinasnya pada 2008. Di pertemuan tersebut, Bambang DH menyetujui stan Pasar Turi dengan status strata title. “Pak Bambang DH waktu itu ngomong apa yang diinginkan pedagang harus penuhi,” tegasnya. Dari pertemuan dengan Bambang DH tersebut kemudian lahirlah surat kesepakatan yang dikirim ke Mukhlas Udin. Dalam surat tersebut berisi beberapa poin seperti, stan berstatus

abed nego/bhirawa

Saksi dari pedagang Pasar Turi saat memberikan keterangannya dalam sidang Henry J Gunawan di PN Surabaya, Rabu (16/5). hak milik strata title, diba- umumkan yaitu PT Gala tok Lucida, Djunaedi, dan ngunkan Tempat Penam- Bumi Perkasa (GBP) Joint Raja Sirait. Hasil rapat pungan Sementara (TPS) Operation, kemudian dila- adalah Pak Mukhlas Udin untuk para pedagang. Sete- kukan rapat bersama di menyerahkan strata title ke lah pemenang lelang pem- ruang kerja Mukhlas Udin. pengembang (PT GBP),” bangunan Pasar Turi di“Pada rapat itu hadir To- jelas pria yang akrab disapa

Kho Ping ini. Djaniadi juga menambahkan, terkait keputusan biaya pencadangan sebesar Rp 10 juta merupakan hasil dari rapat bersama tersebut. “Pak Totok yang mengusulkan nilai Rp 10 juta,” tambah Djaniadi. Saat dipertegas lagi oleh tim kuasa hukum Henry apakah status strata title itu merupakan keinginan para pedagang, Djaniadi membenarkannya. “Benar, itu keinginan para pedagang sejak awal,” tegasnya. Sementara itu, Tan Yong An yang dicecar pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis seputar pertemuannya di Hotel Mercure, menjelaskan dengan detil. “Saya ikut rapat di Mercure ajakan teman-teman pedagang. Di pertemuan itu ada juga Totok Lucida dan Pak Henry. Tidak ada kalimat dari Pak Henry: ‘you you saya buat kaya’. Demi Q bed Tuhan,” katanya.Q


Kamis Pahing 17 MEI 2018

SURABAYA

3

Pelanggan PDAM Keluhkan Buruknya Kualitas Air Surabaya, Bhirawa Warga Surabaya Barat harus bersabar untuk bisa menikmati air bersih yang layak dari PDAM Surya Sembada Kota Surabaya. Sebab, selain keluarnya hanya beberapa jam pada tengah malam, airnya pun keruh. Khoirul Anam, warga Perumahan Griya Surabaya Asri Kelurahan Sumberejo Kecamatan Pakal mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Semula ia memperkirakan air keruh itu karena terpengaruh musim hujan. Kenyataannya memasuki musim kemarau, airnya tetap keruh. ‘’Airnya tak jernih. Akibatnya, seminggu sekali saya harus menguras tandon. Sebelumnya, 3 minggu sekali,’’ tegas lelaki yang juga sebagai anggota Dewan Pelanggan PDAM Kota Surabaya, Rabu (16/5). Keluhan lainnya adalah pasokan air PDAM ini jarang keluar. Akibatnya, banyak pelanggan yang terpaksa menyedot air langsung dari meteran dengan pompa air. ‘’Bahkan di kawasan Kauman

Benowo dan Made, meski sudah disedot pakai pompa, airnya tetap tak mengalir karena yang keluar hanya angin. Ironisnya, mereka tetap membayar bulanan,’’ tegasnya. Masih menurut Khoirul Anam, air PDAM hanya dipakai untuk mandi dan mencuci. Itupun harus diendap terlebih dahulu karena keruh. Sedangkan kebutuhan untuk minum atau memasak, warga terpaksa membeli air isi ulang atau air mineral. “Dampaknya, pengeluaran air semakin membumbung tinggi,” tegasnya. Kondisi yang sama juga terjadi di Manukan, Tandes. Hampir mayoritas pelanggan menyedot air dari meteran. Sebab, air hanya mengalir tengah malam, dan itu hanya berlangsung sejam hingga dua jam sehingga tak

mencukupi untuk kebutuhan air bersih setiap harinya. Tidak hanya warga Surabaya Barat, warga Surabaya Selatan juga mengalami nasib yang sama yaitu mendapat air keruh dari PDAM Surya Sembada. Kondisi itu dialami mereka sejak sebulan lalu. Sumadji, warga Jalan Simo Gunung Keramat Kelurahan Banyuurip Kecamatan Sawahan, mengatakan ia tidak tahu penyebab air PDAM menjadi keruh. Air itu seperti bercampur denga lumpur karena ada warna

kekuningan. Yang pasti, sebagai pelanggan ia merasa dirugikan. “Saya terpaksa memakai saringan di kran. Jika tak pakai saringan, airnya di bak mandi sangat keruh. Dua hari kemudian keluar jentik-jentik,” jelasnya. Dengan kualitas air seperti itu, masih lanjutnya, air itu hanya dipakai untuk mandi dan cuci. Dan itu pun harus disaring dan diendapkan dulu. “Untuk masak pakai air isi ulang. Sedangkan untuk minum, saya membeli air mineral,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pelanggan PDAM Surabaya Ali Musyafak, menegaskan selama ini persoalan klasik yang mendera pelanggan adalah pasokan air yang tak stabil. Bahkan lebih cenderung banyak keluar angin daripada air. ‘’Selain itu kualitas air PDAM semakin turun dengan banyaknya keluhan airnya sekarang keruh. Jadi warga tidak mau mengonsumsi air PDAM karena hanya dipakai mandi dan mencuci,’’ ujarnya.

Ia juga menyoroti kebijakan PDAM Surya Sembada yang melayani calon penghuni apartemen di Sidoarjo sehingga melampau batas wilayah. Sedangkan pelanggan di Surabaya sendiri banyak yang tak mendapatkan pasokan air. “Kebijakan ini yang perlu dievaluasi,” tegasnya. Ali Musyafak juga menegaskan selama ini persoalan klasik yang mendera pelanggan adalah pasokan air yang tak stabil. Bahkan lebih cenderung banyak keluar Q dre angin daripada air.Q

Ada Perbaikan Pipa Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Agus Subagyo mengatakan keruhnya air PDAM yang diterima pelanggan karena ada perbaikan pipa. Pihaknya sekarang ini sedang mengupgrade sejumlah pipa terutama di Surabaya Barat. “Ini akibat ada perbaikan

pipa sehingga ada kotoran yang ikut masuk,” tegas Agus Subagyo, Rabu (16/5). Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya akan melakukan flashing atau membuang air keruh yang mengendap di pipa pipa. Direncanakan flashing dilaku-

kan terhadap sejumlah pipa yang sudah diperbaiki. “Saya belum tahu mana saja pipa yang diflashing. Yang pasti dilakukan dalam waktu dekat ini,” ujarnya. Sementara itu untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan, tahun ini PDAM

juga membangun beberapa reservoir. Di antaranya di Kelurahan Made dengan volume 700 meter kubik. Diperkirakan akhir tahun ini tuntas. Di Kelurahan Putat Gede juga dibangun reservoir dengan kapasits 25 ribu meter Q dre kubik.Q

Risma Disinyalir Langgar UU RTRW

trie diana/bhirawa

Jalan Manyar Kertoarjo saat ini banyak berderet pusat usaha mulai restoran, hotel, showroom padahal kawasan ini sebelumnya diplot sebagai kawasan perumahan. DPRD Jatim, Bhirawa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dituding melanggar UU Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terkait perubahan peruntukan di sejumlah jalan di Kota Surabaya. Sesuai aturan seharusnya ada laporan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu provinsi. Mantan Wakil Ketua Pansus Perda RTRW Provinsi Jatim Sahat Tua Simandjutak menegaskan sesuai aturan jika ada kab/ kota melakukan perubahan

RTRW harusnya melaporkannya satu tingkat di atas, dalam hal ini provinsi. Namun kenyataanya hal tersebut tidak dilakukan oleh Wali Kota Surabaya. ”Seperti di Jl Manyar Kertoarjo –depan Samsat Manyar) yang kini banyak berdiri pusat bisnis yang sebelumnya diplot untuk kawasan perumahan, tetapi tidak dilaporkan. Dan hal ini juga terjadi seperti di Jl Darmo dan masih banyak lagi,” tegas politisi asal Partai Golkar, Rabu (16/5).

Ditambahkannya, meski Perda RTRW mulai pusat, provinsi hingga kab/kota itu ada, namun bisa dilakukan revisi setiap lima tahun sekali. Dengan catatan dilaporkan lebih dahulu ke provinsi. Terpisah, mantan Ketua Pansus Perda RTRW Agus Maimun menegaskan meski tidak ada sanksi pidana, memang seharusnya kepala daerah tunduk dan patuh pada Perda RTRW. Mengingat keberadaan RTRW di bawah harus sinkron dengan yang di atasnya dengan alasan menjaga lingkungan. “Menjaga keseimbangan lingkungan itu penting. Karena antara RTRW milik kab/kota harus berkaitan. Jika tidak maka dipastikan lingkungan akan rusak dan merugikan masyarakat,”lanjutnya. Terpisah, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Setdaprov Jatim Anom Surahno mengatakan, perubahan RTRW kabupaten/kota pada dasarnya bisa berubah. Asalkan persetujannya sesuai dengan rencana nasional. Bagi yang sudah ditetapkan, maka harus ada persetujuan menteri terkait. Baru bisa Q cty dilakukan.Q

Wisatawan mancanegara yang kapal pesiarnya singgah di Tanjung Perak mendapat sambutan dari Pemkot Surabaya.

dokumen bhirawa

Marak Teror Bom, Kunjungan Wisman Terancam Anjlok Surabaya, Bhirawa Rentetan serangan teror bom yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo dan sejumlah daerah di Indonesia membuat beberapa negara telah mengeluarkan saran perjalanan (travel advisory) untuk warganya yang berada atau akan berkunjung ke Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan saat ini sebanyak 14 negara sudah mengeluarkan travel advisory. Di antaranya yakni negara Amerika Serikat, Inggris, Australia, Singapura, Malaysia, Prancis, Irlandia, Kanada, Filipina, Swiss dan Brasil. Mereka mengeluarkan imbauan tersebut lewat situs resmi Kementerian Luar Negeri masing-masing. Menurutnya, dampak teror bom bisa terjadi pengurangan jumlah wisatawan mancanegara (wisman). Seperti yang terjadi di Bali saat erupsi Gunung Agung, di mana sepanjang 2017 terjadi penurunan 1 juta wisman. “Bisa jadi, seperti tahun lalu (di Bali 1 juta wisman),” kata dia di Jakarta, Rabu (16/5). Dia menjelaskan, saat itu Bali dalam peringatan travel warning satu tingkat lebih tinggi dari travel advisory, akibat sudah mel-

etusnya Gunung Agung. Sedangkan, dalam teror bom ini masih dalam peringatan dini saja. “Kasus Bali pada waktu itu 1 juta setahun, sekarang (dalam kasus teror bom) dalam hal peringatan lebih ringan, kita harapkan kondisinya bisa segera teratasi, umumnya setelah teratasi bisa kembali normal,” katanya. Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar Guntur Sakti menuturkan, pihaknya terus memantau apakah ada negara yang akan menaikkan status menjadi travel warning atau bahkan langsung menetapkan status tersebut. Sementara pada Rabu kemarin, Swiss dan Brasil menjadi negara ke-13 dan 14 yang mengeluarkan travel advisory untuk warganya. Guntur juga menyebut hingga kini belum mendengar adanya pembatalan kunjungan wisata di Indonesia. Jika memang ada penurunan, menurutnya lebih kepada momentum menjelang bulan suci Ramadan. “Momentumnya begitu menjelang bulan puasa pasti turun hingga 40 persen. Setiap tahun memang selalu slow down di waktu-waktu ini,” tukas Guntur Sakti. Merujuk data BPS Jatim wisa-

tawan Malaysia dan Singapura selama kurun 2017 banyak berkunjung ke Jatim. Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) ke Jatim meningkat. Pada Juli 2017 ada sekitar 23.357 wisman yang berkunjung ke Jatim. Sementara pada Agustus menjadi 26.365 kunjungan. Kenaikan tersebut menjadikan jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur dari Januari-Agustus mencapai 151.522 kunjungan. Jumlah kunjungan ini mengalami kenaikan sebesar 11,99 persen dibanding periode yang sama pada 2016, yang hanya 105.303 kunjungan. Kebanyakan wisman yang berkunjung ke Jatim pada Agustus 2017 adalah warga negara Malaysia yang mencapai 5.572. Kunjungan wisman Malaysia itu mengalami kenaikan 36,57 persen dibanding Juli yang hanya berjumlah 4.080 kunjungan. Sementara kunjungan wisman kedua terbanyak berasal dari Singapura, yaitu 2.069 kunjungan. Kunjungan wisman Singapura juga mengalami kenaikan sebesar 34,69 persen dibanding Juli yang hanya mencatatkan 1.937 Q rac, ant kunjungan ke Jatim.Q

LPSK Siap Bantu Korban Teror Bom Surabaya dan Sidoarjo Surabaya, Bhirawa Imbas dari peristiwa teror bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo berdampak pada korban dan warga setempat. Untuk itu Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hadir dan siap untuk membantu para korban teror bom dan memberikan perlindungan. “Kalau korban yang meninggal dunia akibat bom dan ingin difasilitasi, LPSK siap hadir untuk memberikan perlindungan,” kata Wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo di Surabaya, Rabu (16/5). Hasto menjelaskan untuk korban yang berasal dari keluarga kepolisian, pihaknya berharap hal itu dikoordinasikan dengan Polda Jatim. Sedangkan untuk warga masyarakat memang harus orang per orang, sehingga Hasto mengimbau untuk mengajukan permohonan bantuan ke LPSK. “Untuk masyarakat umum sifatnya orang per orang, bisa diwakili oleh orangtuanya atau penasihat hukumnya kalau ada. Kemudian bisa dikirimkan ke LPSK, dan akan kami bantu,” jelasnya. Sampai saat ini, lanjut Hasto,

abed nego/bhirawa

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo dalam keterangan pers terkait dampak korban bom di Surabaya dan Sidoarjo, Rabu (16/5). LPSK baru bisa melakukan veri- harus sifatnya sukarela dari si fikasi dan menemukan delapan pemohon,” tegasnya. korban yang mengajukan permoKalau orang tidak bisa menhonan untuk bantuan. Pihaknya gajukan permohonan perlindunmengaku kesulitan menemukan gan, sambung Hasto, pihaknya korban, karena masih ada yang tidak bisa memaksakan memdi rumah sakit. Ada juga yang berikan perlindungan. “Kembamasih trauma akibat peristiwa li kepada orangnya, kalau merebom yang menimpa keluarganya, ka (korban) butuh perlindungan, sehingga tidak bisa ditemui. LPSK siap hadir membantu “Tapi ini akan kita coba. Kare- mereka. Dan kami akan terus na pelayanan dalam bentuk per- melakukan pendampingan pada Q bed lindungan maupun bantuan itu korban,” ucapnya.Q

DPR Minta Kemenhub Fungsikan Jembatan Timbang di Jatim DPRD Jatim, Bhirawa Anggota DPR RI Bambang Haryo meminta kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memfungsikan 20 jembatan timbang yang ada di Jawa Timur guna mengontrol muatan kendaraan yang melintas di wilayah setempat. “Saya meminta kepada Kementerian Perhubungan supaya memfungsikan 20 jembatan timbang yang ada di Provinsi Jawa Timur ini,” katanya di sela kunjungannya ke Jatm, Rabu (16/5). Ia mengemukakan, banyak kecelakaan terjadi yang salah satunya disebabkan oleh kelebihan muatan sehingga ken-

daraan tidak bisa dikendalikan. “Terlebih lagi terjadinya kekuatan tumbukan dari beban kendaraan di dalam truk sehingga kecelakaan tersebut bisa mematikan, baik itu menabrak bangunan rumah atau juga menabrak kendaraan lain yang menjadi lawannya,” ucapnya. Ia mengemukakan, selain bisa berpengaruh pada kecelakaan, akibat dari kelebihan muatan tersebut juga berpengaruh pada usia jalan dan juga jembatan. “Buktinya sudah ada yaitu jembatan yang ambruk di Widang Tuban dan juga di Jember beberapa waktu yang lalu. Hal ini merupakan lepas kontrol sehQ cty, ant ingga terjadi peristiwa tersebut,” ujarnya.Q


OPINI

4 TAJUK

Teroris Jadi Tontonan Pelaku terorisme, tidak akan memiliki tempat di masyarakat. Sampai pemakaman jenazahnya juga ditolak warga. Di rumahsakit milik Polri, jenazah teroris tidak dijemput keluarga. Bukan karena khawatir dikaitkan dengan terorisme, melainkan pelaku (teroris) telah memisahkan diri secara sosial. Pada setiap kejadian peledakan bunuh diri, masyarakat berkerumun menonton, dan memotret pelaku. Tanpa rasa iba. Tidak ada tukang gali yang bersedia mempersiapkan lubang kubur. Perilakunya dianggap sangat nista, sampai jenazahnya dianggap bisa mengotori lingkungan sosial. Masyarakat lebih suka jenazah teroris dibuang ke laut, agar tidak menjadi trauma. Sekaligus tidak memicu timbulnya tahayul, yang bisa dimanfaatkan “radikalisme kiri” sebagai hantu. Menimbulkan teror tahayul pada masa mendatang. Masyarakat benar-benar tidak takut terorisme. Hal itu terbukti pada peledakan bom di rumah susun sewa (rusunawa) Wonocolo, Sepanjang, Sidoarjo (Minggu malam). Ledakan kedua, ketiga, sampai ke-enam, malah mengundang warga lebih banyak. Sebagian menolong korban (anak-anak) yang terluka, dibawa ke rumahsakit terdekat. Walau korban (anak sulung dan dua adiknya), ternyata anak pelaku (teroris) yang tidak se-ruangan. Berdasar keterangan Kapolri, anak sulung pelaku peledakan di rusunawa Wonocolo, tidak sepakat dengan doktrin ayahnya. Bahkan memisahkan diri, memilih tempat tinggal bersama neneknya. Serta bersekolah. Sedangkan adiknya, dilarang bersekolah oleh kedua orangtuanya (teroris). Kisah anak sulung teroris yang menolong kedua adiknya ke rumahsakit (korban peledakan oleh ayah mereka), menjadi perhatian masyarakat. Bagai drama kisah nyata yang mengharukan. Anak sulung “yang beruntung,” kini menjadi perhatian seksama Kepolisian, dan pemerhati anak. Khususnya penanganan trauma keluarga dengan pemberatan kejahatan kemanusiaan (terorisme). Ayah mereka telah menjadi pimpinan sindikat terorisme JAD (Jama’ah Anshoru Daulah) Jawa Timur. Anak remaja (16 tahun) yang tidak sepakat dengan ayahnya (sebagai pimpinan jaringan teroris), merupakan pilihan sulit. Sikapnya patut dipuji. Efek psikologis terhadap anak-anak pelaku terorisme, kini menjadi perhatian seksama berbagai pihak. Karena tren terbaru terorisme, melibatkan keluarga (istri dan anak-anak) sebagai pembawa bom. Misalnya, bom yang diledakkan di gereja Kristen (GKI) Diponegoro, Surabaya (Minggu pagi), terlilit di pinggang anak putri. Keduanya masih berusia 12 tahun, dan 9 tahun, tetapi telah dijadikan “pengantin” bom bunuh diri. Secara anekdot dapat dianggap sebagai pemegang rekor dunia “pengantin” bom bunuh diri termuda. Masyarakat Surabaya, menjadi terorisme sebagai anekdot, walau sekaligus menjadi kewaspadaan, dan musuh bersama. Tak kalah seru (anekdot-nya) dengan ramainya foto selfie setelah bom di Thamrin, Jakarta. Dus , tidak ada yang takut terorisme. Berarti, masyarakat dengan perangkat sosial-nya telah siaga. Siap melawan terorisme radikalisme kanan maupun radikalisme kiri. Ini warning kepada setiap teroris, agar segera pergi dari perkampungan. Perangkat sosial, akan menjadi pertahanan semesta. “Pedang sosial” akan menjadi metode sistemik (dan masif) oleh masyarakat untuk mempertahankan ketenteraman lingkungan. Konstitusi telah mengamanatkan keterlibatan masyarakat dalam pertahanan negara. “Pedang sosial,” terbukti efektif pada berbagai situasi sulit. Dirasakan kekuatannya oleh penjajah maupun pengkhianat dari dalam negeri. Misalnya, dalam perang revolusi, melawan pengkhianatan PKI. Masyarakat sudah berpengalaman dua kali menghadapi teror pembunuhan oleh radikalisme kiri, tahun 1948 dan 1965. Bagai perang saudara. Keterlibatan rakyat dalam pertahanan negara, merupakan budaya Indonesia, yang diadopsi (dan dikukuhkan dalam konstitusi). UUD pasal 30 ayat (2), menyatakan TNI dan Polri, sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung. Maka pengalaman menumpas teroris radilaisme kiri, akan menjadi cara melawan terorisme radikalisme kanan. Masyarakat pasti akan melibatkan diri secara sukarela.

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Polri-BIN Harus Dapat Antisipasi Teror Polri dan Badan Intelijen Negara harus dapat melakukan langkahlangkah antisipasi teror, jika telah mendeteksi pelaku terduga teroris, meskipun Revisi Undang-Undang Antiterorisme belum disahkan. Jika belum ada UU yang melegalkan Polri dan intelijen untuk bertindak cepat untuk menangkap setelah mengetahui adanya rencana serangan, maka mereka dapat melakukan upaya pencegahan lain. Aparat dapat menggalakkan sistem peringatan dini terhadap objek yang akan disasar, serta mengawasi gerakan-gerakan para terduga pelaku. Selama ini Polri dan BIN dapat mensinyalir para terduga pelaku teror, namun mereka terbatas pada kewenangan penindakan, jika belum ada bukti. Jika BIN mengatakan bahwa sebelumnya mereka juga sudah mengetahui adanya rencana teror, maka seharusnya BIN juga bisa berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah setempat untuk melakukan upaya preventif dan persuasif dengan mengintensifkan komunikasi terbuka dalam rangka deradikalisasi. Bukankah program ini juga menjadi salah satu upaya preventif pemerintah untuk menghapuskan perilaku radikal. Jika tidak dijalankan berarti ada yang salah juga dengan pengimplementasian kebijakan ini,. Teror di Mapolrestabes Surabaya sebagai teror lanjutan membuat publik bertanya-tanya atas seberapa cepat, efektif dan efisien kerja polisi dan BIN dalam mengawasi dan mengantisipasi serangan teror. Boleh dikatakan dengan adanya tragedi teror di Surabaya ini polisi dan BIN menunjukan cara kerja mereka yang belum efisien. Kekhawatiran kita adalah bagaimana kemudian mereka siap untuk meminimalisir gangguan keamanan serupa dan bisa mengurangi adanya kegelisahan masyarakat. Yusa Djuyandi Kepala Pusat Studi Keamanan Nasional dan Global Universitas Padjadjaran

Kamis Pahing 17 MEI 2018

Dampak Teror Bom Terhadap Kesehatan Jiwa Serangan terorisme kembali terjadi di Indonesia. Pada hari Minggu (13/5) dan Senin (14/5) berturut-turut teror bom menyasar tiga gereja di Surabaya dan Mapolresta Surabaya pada keesokan harinya. Sejauh ini sudah 14 orang meninggal dan 41 orang luka-luka. Siapa pun pasti berduka, cemas, dan ikut terguncang mengikuti pemberitaan aksi teror yang di luar batas kemanusiaan tersebut. Walau sebagian besar tidak menjadi korban secara langsung, tapi rasa cemas mendadak timbul menghinggapi kita.

H

al ini dikarenakan pe rasaan terancam dan kita merasa tidak punya kendali terhadap peristiwa tersebut. Para ahli psikologi menyebutnya sebagai phobia-teror. Ahli kejiwaan menyinggung bahwa menyebarkan ketakutan adalah tujuan utama teroris. Sebagai contoh dalam penyebaran foto korban, sama saja ikut andil menyebar ketakutan tersebut. Harus kita sadari bahwa tujuan teroris adalah menyebarkan ketakutan yang paling mendasar, yaitu takut mati. Jangankan membagikan gambar maupun video aksi terorisme, berlebihan membagikan kabar tentang hal itu saja sudah bisa memicu ketakutan. Rasa takut inilah yang merupakan gejala awal yang mempengaruhi gangguan kejiwaan dan mental yang sering terjadi di kalangan masyarakat kita. Menurut World Health Organization (WHO), satu dari empat orang di dunia terjangkit gangguan mental atau neurologis dalam beberapa waktu di dalam hidup mereka. Publikasi yang sama menyebutkan sekitar 450 juta orang saat ini menderita gangguan mental, dan hampir 1 juta orang melakukan bunuh diri tiap tahun. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013, angka kejadian gangguan mental emosional yang ditunjukan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan sebesar 6% untuk usia 15 tahun ke atas atau sekitar 14 juta orang. Sedangkan prevalensi gangguan jiwa berat, adalah 1,7 per 1.000 penduduk atau sekitar 400.000 orang. Angka yang cukup fantastis untuk menjadi masalah kesehatan jiwa. Clausen mengatakan bahwa orang yang sehat jiwa adalah orang yang dapat mencegah gangguan mental akibat berbagai stresor (penyebab stres), serta dipengaruhi oleh besar kecilnya stresor, intensitas, makna, budaya, kepercayaan, agama, dan sebagainya. Kecenderungan kita secara manusiawi jika menghadapi bahaya

takan bahwa ketidaksehatan jiwa mendorong orang melakukan kekerasan yang ekstrim. Selain itu orang yang mempunyai perilaku fanatik akan berkarakter sadisme dan buas. Dampak terorisme dalam kehidupan sosial sangat besar. Terorisme sebagai kejahatan Oleh: sosial tentunya mempunyai dampak yang mengancam adalah M. Taufik Nurhuda luar biasa. Tindakan menghindar. Jika terorisme seringkali dik ita tidak bisa wujudkan dengan memenghindar maka lakukan kekerasan dalam upaya mekanisme adaptasi stres di menundukkan target operasinya dalam tubuh akan bereaksi (entri poin). Lebih jauh, tindakan dengan mengaktifkan sistem tersebut tidak hanya melibatkan saraf otonom sebagai mekaniskedua belah pihak, akan tetapi jume tubuh berhadapan dengan ga melibatkan barbagai komponen stres. Reaksi tubuh tersebut masyarakat termasuk masyarakat tergambar dari gejala jantung sipil bahkan aparat kepolisian sepberdebar atau berdegup lebih erti yang kita alami di Mapolresta kencang, keluar keringat dingin, Surabaya kemarin. napas cepat, perut mual, panSecara psikologis, terorisme dangan kabur dan terkadang yang disertai dengan kekerasan terjadi kejadian reaksi hisdapat menjadi ancaman tersenterikal (berteriak-teriak samdiri bagi masyarakat. Oleh karepai kehilangan kesadaran senanya mayarakat seringkali selasaat). Pada kondisi yang berat lu dihantui ketakutan- ketakutan dan pada orang yang secara meakan terorisme. Misalnya, pasca kanisme adaptasi kurang baik, runtuhnya gedung kembar twin maka reaksi stres akut ini bisa tower tahun 2001 di Amerika berlangsung berhari-hari samSerikat yang disinyalir melibatpai sebulan. Jika kondisinya kan aktivis islam (Islamic movesudah mencapai sebulan maka ment) telah memunculkan respon bisa digolongkan sebagai Gangnegatif pada dunia islam. Striotip guan Stres Pasca Trauma. Pada negatif inilah yang kemudian Gangguan Stres Pasca Trauma menjadi modal bagi sebagian pibiasanya akan disertai adanya hak untuk selalu menjustifikasi kondisi merasakan kembali islam teroris. Implikasinya, mereperistiwa (reexperience dan ka senantiasa merasa risih dan flashback), mimpi buruk, gejaterganggu atas kehadiran orang la-gejala reaksi akut yang tibamuslim (islamofobia). Begitu juga tiba datang seperti di atas disdengan kasus bom Bali yang terebutkan dan bisa terjadi penujadi pada paruh tahun 2002. Hal runan fungsi pribadi dan sosial yang tidak jauh berbeda juga teryang terus berlangsung. Kondijadi ketika kasus pemboman di si ini harus ditangani segera Surabaya baru-baru ini. jika tidak ingin bisa semakin Menyikapi peristiwa teror terburuk dalam mengganggu fungsebut walaupun meski kita merasi pribadi dan sosial. sa tidak berdaya menghadapi keTerorisme muncul karena jadian di sekitar, tapi kita bisa adanya persepsi terhadap nilaimengendalikan pikiran kita sehnilai tertentu yang diyakini benar. ingga kecemasan itu tidak samUntuk mendukung kebenaran pai mengganggu. Pertama, ambil dan ketaatan atas nilai tersebut jeda dalam mendapatkan berita. maka dilakukanlah cara-cara Kita memang jangan sampai ketkekerasan, yang dianggap sebagai inggalan berita dari sumber tercara paling efektif. Pandangan percaya, tapi ada kondisi yang disterhadap suatu nilai merupakan ebut too much information. Saat ranah disiplin ilmu psikologi yang ini kita terpapar informasi dari berhubungan erat dengan teori televisi, internet, media cetak, psikiatrik ketidaksehatan jiwa. media sosial, dan juga grup perSecara umum, hal yang menyecakapan. Berita dan informasi babkan teroris dianggap menderyang bertubi-tubi seputar perisita ketidaksehatan jiwa adalah tiwa terorisme itu berdampak aksi teror dengan kekerasan bahbesar pada kondisi mental kita. kan hingga mengakibatkan korAkibatnya kita akan menjadi ceban jiwa termasuk jiwanya sendimas dan takut. Jika hal itu terjari (bunuh diri). Teori Psikiatrik di, sebaiknya ambil jeda untuk ketidaksehatan Jiwa juga menya-

“tidak memberi makan otak dengan rasa takut”. Kedua, tetap lakukan rutinitas seperti biasa. Teorisme memang bukan hal sepele dan meningkatkan kewaspadaan memang perlu, tetapi menjalankan kehidupan secara normal bisa mengurangi rasa cemas. Ingat, tujuan utama para teroris itu adalah menciptakan ketakutan, jadi jangan berikan apa yang mereka mau. Ketiga, berusaha menerima ketidakpastian. Bila Anda merasa panik saat berada di tempat umum karena merasa akan ada serangan teror, mulailah untuk menerima ketidakpastian. Seberapa pun Anda menyiapkan diri, kemungkinan menjadi korban akan selalu ada. Sama halnya seperti Anda menjadi hadiah miliaran rupiah dari bank atau pun tersambar petir. Keempat, jika serangan teror telah terjadi menimpa anda, maka peristiwa ini bisa berpengaruh pada psikologis orang dalam berbagai bentuk, bahkan pada orang yang tidak ada di tempat kejadian atau tak punya hubungan dengan korban. Kebanyakan mencoba dengan keras untuk tak memikirkan kejadian itu agar perasaan lebih tenang. Hindari mengobati diri sendiri dengan obat-obatan tertentu setelah kejadian traumatik, tanpa konsultasi dengan dokter. Akhirnya, selain mengintervensi faktor intern dalam diri kita dalam menghadapi teror agar tidak mengganggu kesehatan jiwa dan psikososial, maka faktor eksternal harus menjadi perhatian juga. Faktor eksternal disebabkan oleh aktivitas kelompok tertentu. Untuk mengatasinya, orang atau individu yang berpotensi melakukan aksi terorisme harus dipisahkan dari kelompok tersebut dan dibawa dalam kelompok atau lingkungan yang sehat. Pemerintah harus berperan aktif untuk melakukan deradikalisasi bagi orang yang sudah menganut paham radikal dengan melakukan pendekatan secara humanis dengan dukungan lingkungan yang sehat. Pemerintah juga harus melakukan kegiatan kontra radikalisme untuk membentengi paham radikalisme masuk ke dalam masyakarakat atau orang tertentu yang sedang mengalami krisis identitas. Ketua I Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat (Persakmi) Kota Pasuruan; Menempuh studi pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya

Peran Sekolah Melawan Radikalisme - Terorisme

B

angsa dan negara Indonesia kembali berduka. Baru-baru ini, aksi radikalisme, ekstrimisme dan terorisme terjadi di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya dan Sidoarjo. Kejadian kemarin itu sungguh menjadi peristiwa yang memilukan semua orang di negeri ini. Apalagi aksi tersebut dilakuan menjelang bulan puasa (Ramadhan). Aksi radikal dan teror tersebut dilakukan oleh sekelompok teroris dalam bentuk aksi seperti penyandraan dan pembunuhan keji sejumlah aparat penegak hukum, peledakan bom di beberapa tempat vital seperti Rutan Mako Brimob, beberapa gereja, rumah susun, kantor polisi dan lain sebagainya. Aksi teror tersebut bukan terjadi dan kita lihat di layar film fiksi seperti biasanya, namun kejadian teror tersebut benar-benar terjadi di negeri ini. Tentu, kejadian tersebut banyak menimbulkan korban jiwa dan harta benda. Aksi teror tersebut terjadi dan dilakukan seorang diri dan kelompok, bahkan ada yang melibatkan anak-anak dan perempuan dalam menjalankan aksinya. Apalagi ketika sosok pelaku bom bunuh diri itu akhirnya terungkap, ternyata pelakunya adalah satu keluarga. Sebagian orang mengungkapkan bahwa meraka tak menyangka kedua orang tuanya sampai tega megajak kedua anaknya menjadi pelaku bom bunuh diri. Pertanyaannya: Dimanakah letak hati nurani dan sifat manusiawi kedua orang tuanya dalam mendidik anak itu? Berbagai hashtag di media sosial yang sedang viral seperti: #KamiBersamaPOLRI, #SaveNKRI, #KamiTidakTakut, #BersatuMelawanTeroris dan lain-lain

menandakan bahwa vokasi. Tidak ada suatu semua warga negaagama di dunia ini ra dan seluruh eleyang mengajarkan kemen masyarakat tebencian dan permusulah menyatakan perhan diantara ummatlawanan dan mennya. Sesama ummat gutuk keras terberagama tentu memihadap segala benliki keinginan menjadi tuk aksi kekerasan pribadi yang baik dan seperti radikalisme, sukses di dunia dan ektrimisme dan terakhirat. orisme yang terjadi Kedua, menjadikan di Indonesia. Berlembaga pendidikan Oleh: dasarkan kejadian (madrasah, sekolah tersebut, bagi kita dan kampus) sebagai Aji Jatmiko tak ada gunanya lagi tempat belajar yang s a l i n g b e rp o l e m i k bebas, bersih atau sterd a n m e n y al a h k a n il dari paham atau ajasatu sama lain bahwa ini adalah ran radikalisme, ekstrimisme dan bagian dari pengalihan isu, benterorisme. Para guru, dosen, siswa tuk pencitraan pemerintah, dan mahasiswa memiliki kewajiban ketegangan elit politik menjelang menjaga lembaga dan segenap unpilkada dan pilpres 2019 dan aksur di dalamnya dari paham, ajaran si adu domba lainnya. Namun, atau perilaku menyimpang yang kita perlu melihat lebih dalam memengarah kebebasan individu atau lalui pemikiran dan perasaan kelompok yang dapat menimbulkan yang sehat dan jernih bagaimana disharmonisasi dalam lembaga. Selangkah kita selaku pendidik, orkolah dan kampus harus bisa menang tua dan masyarakat untuk deteksi dan mengatasi segala ketetap menciptakan keharmonisan mungkinan bentuk kejahatan atau dan kerukunan dalam hidup berintoleransi baik aksi individu atau bangsa dan bernegara dalam askelompok yang bisa merusak tatanpek kehidupan sehari-hari. an kehidupan di dalam lembaga Menurut Saya, ada beberapa pendidikan tersebut. Sekali lagi, langkah solusi yang aplikatif dan guru dan dosen wajib memberikan mudah diterapkan bagi kita sepemahaman atau pengajaran yang laku pendidik (guru), siswa dan baik dan benar terkait dengan etika orang tua dalam memerangi dan atau moral kepada siswa dan mamelawan aksi radikalisme, ekstrihasiswanya ketika mereka belajar, misme dan terorisme. berbicara, bersosialisasi dengan Pertama, membuka mata dan telteman dan guru atau pembimbinginga dengan menjaga solidaritas nya selama di sekolah atau kampus. dan kerukunan antar sesama. BangKetiga, bijak dalam menggunakan sa ini terkenal dengan bangsa yang media sosial. Saat ini banyak sekali ber-bhinneka tunggal ika. Alangkah informasi yang tidak baik dan benar indahnya bila setiap warga negara di media sosial. Isinya menyebarsaling menjaga keharmonisan, kan kebencian dan permusuhan, menjunjung tinggi toleransi, tidak menyebarkan berita bohong (hoax), menebar kebencian dan saling proadu domba antar kelompok, dsb.

Hal ini akan menjadi alat bagi para teroris untuk menyerang dan malakukan aksi kejahatan lainnya. Ada dua bentuk kejahatan teroris dalam menjalankan aksinya yaitu teroris lapangan dan teroris sosial media. Oleh karena itu, peran media sosial diharapkan memberikan informasi yang sehat dan menyejukkan bagi masyarakat seperti kampanye keramahan dan kasih sayang, bukan berisi hoax atau menebar kebencian dan provokasi lainnya yang memicu intoleransi antar sesama. Kesimpulannya, paham radikalisme, ekstrimisme dan terorisme tidak akan muncul bila ada toleransi antar sesama yang kokoh. Aksi kekerasan tidak akan terjadi bila keharmonisan di dalam masyrakat, lembaga pendidikan dan media sosial terjaga dengan baik dan harmonis pula. Aksi radikal itu muncul karena ada intoleransi. Ketika intoleransi berkembang, maka orang akan memiliki kecenderungan melakukan tindak kekerasan kepada orang lain. Selanjutnya, bila tindak kekerasan atau radikalisme semakin menjadi (ekstrim) tanpa arah dan tujuan, maka orang tak segan-segan melakukan aksi terorisme. Terakhir kalinya, pesan dari penerima Nobel Perdamaian termuda dari Pakistan tahun 2014, Malala Yousafzai: “Saya katakan, dari pada mengirim senapan, kirimkanlah buku. Dari pada mengirim senjata, kirimkanlah guru. Satu anak, satu guru. Satu buku, satu pena, bisa mengubah dunia.” Itulah beberapa kalimat terkenal dalam pidatonya mengenai hak-hak (anak) perempuan untuk bersekolah, melawan terorisme dan kebodohan. Guru SMP Negeri 1 Suboh Situbondo


Kamis Pahing, 17 MEI 2018

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

5

Ancam Tak Perpanjang Izin

KELANA

Tempat Hiburan yang Nekat Buka saat Ramadan

Bupati Sidoarjo Minta 18 Camat Waspada Aksi Teror Sidoarjo, Bhirawa Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, minta kepada 18 Camat di Kab Sidoarjo segera mengambil langkah cepat, agar wilayah mereka terhindar dari aksi tealikus/bhirawa roris, yang belaSaiful Ilah kangan ini telah meneror wilayah Kota Surabaya dan Kab Sidoarjo. Para Camat diminta supaya melakukan cegah dan deteksi dini, terhadap segala kegiatan masyarakat yang bersifat provokatif dan memecah belah NKRI. ‘’Termasuk juga para camat harus mewaspadai segala bentuk ceramah di masjid atau mushola yang barangkali isinya provokatif yang melawan pemerintah,’’ terang Bupati Saiful Ilah, Rabu (16/5) kemarin. Karena itu, dirinya minta agar para camat melakukan Safari Ramadan selama Bulan Suci Ramadan 1439 H ini. Dalam kegiatan itu, camat bisa memberi sosialisasi pada para Takmir Masjid atau mushola, agar waspada pada orang yang berusaha menghasut dan melawan NKRI. Camat sebagai kepanjangan tangan bupati di wilayah kecamatan, diminta agar berkoordinasi dengan Forkopimcam untuk mengaktifkan Babinsa dan Babinkamtibnas. Di tingkat desa, agar Siskamling kembali diaktifkan. Bagi tamu yang berkunjung dalam waktu 1 kali 24 jam diwajibkan untuk lapor. Para Camat juga diminta melakukan pengawasan pada kos-kosan, karena mereka baru masuk Sidoarjo, sehingga sepak terjangnya belum diketahui. Maka harus koordinasi dengan jajaran terbawah seperti desa, RW dan RT. ‘’Meski dalam kondisi waspada dan siaga, tapi para camat saya minta harus tetap bisa membuat situasi dan kondisi wilayahnya, supaya tetap tenang, agar warga tidak merasa tercekam,’’ kata Bupati. Disampaikan Bupati Saiful Ilah, untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap bahaya teroris dan radikalisme, yang belakangan ini meneror Kota Surabaya dan Sidoarjo, dirinya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan pada para Camat di Sidoarjo. SE Nomor 300/3600/438.6.5/2018 itu, telah dikirimkan pada 15 Mei kemarin.Q kus

ibad/bhirawa

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo memberikan Surat Perintah Tugas (SPT) Wali Kota Mojokerto kepada Wawali Mojokerto, Ir H Suyitno MSi, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Gubernur Serahkan SPT Wali Kota Mojokerto pada Wawali Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim, H Soekarwo menyerahkan Surat Perintah Tugas (SPT) kepada Wakil Wali (Wawali) Kota Mojokerto Ir H Suyitno MSi, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (16/5). SPT bernomor 131/480/011.2/2018 ini diberikan kepada wawali untuk mengisi kekosongan pemerintahan atas ditahannya Wali Kota Mojokerto, H Mas’ud Yunus oleh KPK (Komisi Pemberentasan Korupsi). Pemberian SPT itu, menurut Pakde Karwo-panggilan akrab Gubernur Jatim ini, sesuai petunjuk Mendagri dan amanat UU agar tidak terdapat kekosongan roda pemerintahan, khususnya pelayanan publik kepada masyarakat Kota Mojokerto. Dengan SPT itu, lanjut Pakde Karwo, Wakil Walikota Mojokerto dapat langsung menjalankan tugas sesuai dengan perda dan ketentuan yang berlaku. ‘’Statusnya masih wakil wali kota. Segala kewenangan dan kebijakan yang diambil harus dikonsultasikan kepada Walikota Mojokerto,’’ ujar Pakde Karwo menjawab pertanyaan media. Ditambahkan, belanja tetap yang sudah ada harus terus jalan, demikian pula, proyek lelang yang sudah dilelang harus diawasi dan dikontrol kegiatan maupun pel-

aksanaannya. Pakde Karwo juga mengingatkan kepada Wakil Wali Kota Mojokerto untuk selalu berkoordinasi dengan semua unsur Forkopimda Kota Mojokerto, mulai dari DPRD, pengadilan, TNI, dan kepolisian. Sementara itu, terkait dinamika dan kondisi stabilitas keamanan pasca teror bom di sejumlah tempat, Pakde Karwo meminta Wakil Wali Kota Mojokerto untuk terus memperkuat keamanan. Program-program masyarakat seperti Siskamling untuk lebih ditingkatkan. Demikian pula, perlu dilakukan penguatan tiga pilar keamanan, yakni antara kades/lurah, Babinkamtibmas, dan Babinsa, dan diupayakan sampai dengan tingkatan RT-RW. Langkah-langkah itu diyakininya akan menciptakan suasana

yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah tengah masyarakat. ‘’Kondisi ekonomi yang meningkat, disebabkan oleh banyak faktor, terutama kondisi keamanan dan kenyamanan daerah itu sendiri,’’ ujarnya sambil menegaskan situasi tidak nyaman akan berdampak terhadap kondisi ekonomi di masyarakat. Dalam kesempatan sama, Pakde Karwo juga menegaskan bahwa TNI dan Polri terus bekerja untuk memberi kepastian keamanan dan kenyamanan di daerah. Tugas pemerintah adalah bersinergi untuk menciptakan kondusivitas. ‘’Jadi tolong diberikan informasi kepada masyarakat, bahwa TNI-Polri menjaga keamanan Jatim. Kita harus menciptakan suasana sejuk, dan agar tidak menambah kepanikan dalam masyarakat,’’ pesannya. Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto, Ir H Suyitno menyampaikan kooordinasi dengan semua pihak, mulai dari DPRD, TNIPolri dan seluruh Forkopimda di Kota Mojokerto sebagai prioritas kegiatan pertama yang dilakukannya. ‘’Kami akan melaksanakan tugas sebaik baiknya, agar kesejahteraan masyarakat tercipta,’’ pungkasnya.Q iib.kar

Bupati Gresik Kembali Lakukan Mutasi Gresik, Bhirawa Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto kembali gulirkan gerbong mutasi, Rabu (16/5). Setidaknya, terdapat 67 pejabat yang tergeser, baik eselon II, III dan IV. Untuk jabatan eselon II, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) yang sebelumnya dijabat Andhy Hendro Wijaya selaku Plt (Pelaksana Tugas), dijabat Nanang Setiawan. Jabatan Nanang sebelumnya adalah Kepala Bagian Umum Setda. Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) dijabat Ahmad Wasil Mif-

tahul Rahman yang sebelummya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pelerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Untuk jabatan eselon III, Kepala Bagian Humas dan Protokol dijabat Sutrisno sebelumnya menjabat Camat Kebomas. Sutrisno mengantikan Suyono yang kini menduduki jabatam baru sebagai Camat Wringinanom. Sementara, Hari Syawaludin saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Gresik mengantilan Zaenal. Kemudian jabatan baru Camat

Kebomas dijabat Miftachul Huda, Camat Balongpanggang dijabat Darman, Camat Kedamean dijabat Narto, Camat Benjeng dijabat Arip Wicaksono, Camat Sidayu dijabat Nuryadi, Camat Bungah dijabat Kiki Nuryadi dan Camat Panceng dijabat Roedy Poerwanto. Bupati saat memberi sambutan menegaskan, mutasi jabatan itu diharapkan mampu meningkatkan kelancaran pelaksanaan pemerintahan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. ‘’Jangan memaknai mutasi jabatan ini sebagai

perintah bupati. Namun, harus murni sebagai pengabdian dan kesediaan dalam menjalankan tugas sesuai kompetensi masingmasing,’’ tegas bupati. Menurut bupati, mutasi itu didasarkan pertimbangan matang dan sesuai aturan berlaku. Maka mutasi itu tak perlu dibesar - besarkan. Apalagi sampai didramatisir. ‘’Mutasi itu hal wajar sebagai wujud dari penyelenggaran pemerintahan. Sehingga perlu adanya regenerasi agar tidak stagnan,’’ terang bupati.Q eri

Kota Mojokerto, Bhirawa Satpol PP Kota Mojokerto memberikan warning kepada tempat hiburan atau sejenisnya yang nekat buka di saat Ramadan. Lembaga pengawal Perda ini memgancam akan merekomendasikan tidak memperpanjang izin kepada pemilik lokasi hiburan malam yang melanggar surat edaran Wali Kota Mokokerto. ‘’Ini kita keliling dan mengecek sejumlah tempat karaoke untuk memastikan larangan beroperasi selama Ramadan sudah diterima dan jalankan, sekaligus menempelkan selebaran yang berisi larangan beroperasi selama. Ramadan,’’ ujar Heryana Dodik Murtono, Kasatpol Kota Mojokerto, Diyemuo disalah satu. Rumah karaoke, Rabu (16/5) kemarin. Dodik menambahkan, larangan hiburan malam tutup total selama lebaran sudah dituangkan dalam Intruksi Wali Kota Nomor 188.55 tahun 2018 yang diedarkan Bakesbangpol. ‘’Kita akan terus pantau di lapangan, kalau ada yang melanggar akan kami siapkan sanksi, termasuk tidak memperpanjang izin operasional,’’ tambah pria alumnus STPDN ini. Dodik menambahkan, meski sudah ada larangan namun pihaknya akan terus memantau semua tempat hiburan malam, karaoke dan panti pijat. Kalau ada yang bandel akan diberi sanksi tegas. ‘’Kami sudah sosialisasi dan nanti kita juga akan tetap melakukan patroli. Kalau ada yang nekat buka akan ditutup paksa, dan diberi sanksi tegas termasuk pertimbangan perpanjangan izinnya,’’ ulang Dodik. Pemkot Mojokerto melarang keras tempat karaoke, panti pijat di Mojokerto beroperasi selama Bulan Suci Ramadan. Larangan ini dituangkan dalam instruksi wali kota. Dalam instruksi wali kota tentang penyelenggaraan ketertiban dan ketentraman selama Ramadan dan Idul Fitri dijelaskan, ada 13 poin yang berisi himbauan, larangan, pemantauan hingga penindakan atau sanksi bagi yang melanggar. Dalam poin delapan dijelaskan, semua tempat hibu-

ran malam, karaoke dan panti pijat harus tutup selama Bulan Suci Ramadan. Sedangkan khusus bioskop hanya boleh buka pada jam tayang 18:30 WIB sampai pukul 22:00 WIB. Anang Fahruroji, Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto mengatakan, surat edaran yang berisi instruksi wali kota ini sudah diedarkan di semua lokasi hiburan malam, panti pijat, karaoke dan sasaran lainnya. ‘’Kami juga memampang di beberapa tempat umum,’’ katanya. Sementara mengenai pemantauan dan penindakan apabila ada yang melaggar akan diserahkan ke Satpol PP. Akan dilakukan pemantauan rutin dengan melibatkan Satpol PP selaku penegak Perda. Pemkab Sidoarjo juga Larang Karaoke Buka Selama Ramadan Pemkab Sidoarjo melarang tempat-tempat hiburan buka selama Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1439 H. Seperti usaha cafe, karaoke, panti pijat, rumah musik dan biliar. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Sidoarjo, Mulyawan, mengatakan, seruan itu telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo Nomor 556/ 3536/438.6.5/2018. ‘’Surat edaran yang bersifat penting ini telah dikirim pada pihak terkait pada 11 Mei lalu,’’ kata Mulyawan, Rabu (16/5) kemarin pada Bhirawa. Diantaranya kepada Polresta Sidoarjo, Kodim 0816, Kejari, 18 Camat, Satpol PP dan Disporapar. Kepada pihak terkait itu, diharapkan supaya melakukan penertiban usaha selama Bulan Suci Ramadan 2018. Itu dimaksudkan untuk menjaga, memelihara, keamanan, ketrentaman dan ketertiban Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1439 H. Disampaikan Mulyawan, seruan bersama ini setelah dilakukannya rapat koordinasi dengan pihak Forkopimda Sidoarjo, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Kemenag Sidoarjo. ‘’Seruan ini bersifat wajib untuk dilaksanakan,’’ kata Mulyawan.Q kar.kus

kariyadi/bhirawa

Kasatpol Kota Mojokerto dan Kasatbinmas Polres Mojokerto Kota memasang stiker di salah satu rumah karaoke, Rabu (16/5).

Pemkab Fasilitasi Pelaku Usaha Warung Berdaya Sidoarjo, Bhirawa Ikut serta mensukseskan perkembangan ekonomi mikro di wilayah Kab Sidoarjo khususnya. Wakil Bupati Sidoarjo telah menyerahkan bantuan gerobak kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), agar mereka bisa menjalankan usahanya dengan baik, melalui Program Warung Berdaya. Wakil Bupati, Nur Ahmad Syaifuddin memastikan Pemkab Sidoarjo telah memfasilitasi para penerima bantuan gerobak dalam menjalankan usahanya, melalui Dinas Koperasi dan UMKM kerjasama dengan Asosiasi UMKM dan Dompet Dhu’afa, akan melakukan pendampingan agar Program Warung Berdaya yang baru saja dilaunching bisa berjalan sesuai harapan. “Pemkab siap memberikan pendampingan dan pinjaman tanpa agunan kepada pelaku UMKM, termasuk penerima Program Warung Berdaya untuk memudahkan mereka dalam mengembangkan usahanya,’’ tegas Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin usai melaunching Program Warung Berdaya (16/5) di Pendopo Kab

Sidoarjo. Dalam launching itu, Asosiasi UMKM Jatim dan Dompet Dhu’afa telah membagikan 10 gerobak kepada masyarakat. Selain membagikan gerobak, panitia juga memberikan 50 bingkisan Sembako kepada keluarga pra sejahterah. Ketua Dept UMKM Jatim dari Asosiasi UMKM Jatim, M Sahuri mengatakan, apa yang dilakukan ini sudah sejalan dengan Program Pemkab Sidoarjo dengan program kota UMKM. Program ini membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Kami akan melakukan pendampingan kepada penerima bantuan gerobak selama satu tahun, kemudian tahun berikutnya akan dilakukan evaluasi. “Kami berharap keberadaan Program Warung Berdaya ini mampu memberikan manfaat positif bagi pelaku usaha. Disamping itu bantuan gerobak ini juga sebagai sarana usaha untuk memberi kemudahan bagi anggota dan masyarakat sekitar,’’ harap Muhamad Hasanudin Pimpinan Dompet Dhu’afa Wilayah Jatim.Q ach

DPRD Finalisasi Pokok-pokok Pikiran DPRD Tahun 2018 Sebanyak 50 anggota melakukan Finalisasi Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Gresik 2018, yang diperuntukan bagi dana hibah, Bansos, Usaha Kecil Menengah (UKM). Pragram ini tidak lain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan fasilitas sarana dan prasaranya. Menurut Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saida, dalam Finalisasi Pokir bersama Bapeda Pemkab. Hal ini digunakan untuk menyamakan satu persepsi dan kesepakatan, dimasukan dalam E-Planning terkait dengan perencanaan dan anggaran yang akan didapat. Pada setiap proposal yang diajukan maka harus disesuaikan dengan

peruntukannya. Pada tahun 2017 lalu banyak dari Pokir yang difasilitasi dewan, cair namun kurang sesuai dan banyak yang belum cair. Dalam finaliasi ini juga dibahas, begitu juga dengan besaran anggaran yang akan didapat. Ini dilakukan, agar masyarakat penerima bisa memakai dengan sesuai kebutuhan peruntukannya.

rokim/bhirawa

Pimpinan DPRD Kab Gresik saat finalisasi Pokok-pokok Pikiran DPRD Tahun 2018.

rokim/bhirawa

Anggota DPRD saat mendengarkan paparan terkait Finalisasi Pokok-pokok Pikiran DPRD Tahun 2018.

‘’Pencairan tahun ini harus sesuai, agar masyarakat tidak nggerundel seperti pada tahun 2017 lalu. Makanya saya tadi juga meminta pada Bapeda untuk Perpub bisa disesuaikan lagi, sebab kalau pencairan kurang sesuai yang kasihan justru masyarakat penerima. Seperti pada bantuan UKM, hibah maupun Bansos,’’ ujarnya. Ditambahkan Nur Saida, pada Pokir tahun 2017 lalu belum cair. Bisa dimasukan dalan perubahan anggaran di tahun ini, dan finalisasi ini juga untuk memasukan seluruh data proposal pada E-Planning.

Juga menentukan batas waktu (deadline) agar tidak berubah-ubah. Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Qolib, dalam kesepakatan finalisasi. Untuk proposal bantuan keuangan terakhir tanggal 31 Mei. Kekurangan Pokir yang sudah ditetapkan pada pagu, bisa ditambah pada tahun berikutnya. Dengan syarat sudah masuk dalam RKPD, Perbub nominal anggaran disempurnakan lagi. Setelah mempertimbangkan SE kemudian nilai usulan proposal, draf Perbub dikomunikasikan dengan komisi.Q kim.adv


PENDIDIKAN, KEBUDAY

6

Rangsang Minat Baca, Gelar Sinkronisasi Se-Bakorwil Jember Jember, Bhirawa Rangsang minat baca masyarakat desa, Bakorwil Jember bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Jatim optimalkan perpustakaan desa. Dengan upaya pendampingan diharapkan geliat perpustakaan desa di Jawa Timur utamanya diwilayah Bakorwil Jember semakin tinggi untuk menumbuhkan minat baca kepada

masyarakatnya. Berdasarkan data yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov Jawa Timur, dari 8.501 desa se Jawa Timur baru 3.557 desa (47 persen) yang perpustakaan desanya jalan. "Kenapa baru 47 persen saja dari 8.501 desa / kelurahan di Jawa Timur yang sudah berjalan perpustkaannya desa. Ini disebab-

kan oleh faktor anggaran. Ini sebetulnya masalah klasik, tapi kondisinya seperti itu. Untuk mendirikan perpustakaan desa, dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai, koleksi buku, SDM, belum lagi programnya," ujar Titi Asrining Wijati Kabid Pengembangan Sumber Daya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov Jawa Timur disela -sela

Kabid Pengembangan Sumberdaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Titi Asrining Wijati saat memberikan sambutan dalam Rakor Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan se Bakorwil Jember, Rabu (16/5/2018).

Rakor Singkronisai dan Fasilitasi Penyelenggaran Kearsipan dan Perpustakaan se Wilker Bakorwil Jember, Rabu (16/5/2018) Perlu diketahui, kata Titi, untuk mendirikan perpustakaan desa minimal memiliki 1000 jenis buku dengan 500 judul, tiga rak dan SDM. "Kami menghibahkan 1000 exemplar buku dengan 500 judul, pengelolanya (SDM) harus dilatih. Karena untuk mengelola perpustakaan tidak gampang harus bimtek dan ini membutuhkan biaya," tandasnya. Diakuinya, perpustakaan desa ini bukan hanya menjadi tanggung jawabnya, tapi juga dibutuhkan peran serta pihak pemerintah daerah. " kalau Kabupatennya interest terhadap perpustakaan desa, ini akan terlaksana. Apalagi Desa diberi kewenangan untuk memanfaatkan dana ADD untuk penyelenggaraan perpustakaan dan kerasipan desa, akan semakin meringankan anggaran yang ada," tandasnya. Q efi

Dorong Sekolah Perkuat Deteksi Keluarga Anak Didik Surabaya, Bhirawa Peristiwa teror bom di Surabaya menjadi pelajaran bagi banyak pihak. Tak terkecuali sekolah dalam melakukan pendekatan terhadap keluarga anak didik. Hal tersebut ditegaskan kembali Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mengumpulkan kepala SD/MI, SMP/MTs, PKBM, Madin dan Pondok Pesantren di Convention Hall, Rabu (16/5). Dikumpulkannya kepala sekolah ini sebagai langkah pencegahan keterlibatan anak-anak dalam aksi radikalisme. Dalam kesempatan itu, Risma memaparkan pengalamannya selama

tiga hari terakhir sejak pertama kali teror bom itu muncul, Minggu (13/5). "Aksi teror di Surabaya ini korbannya anak-anak juga. Makanya bapak dan ibu kepala sekolah saya kumpulkan agar nanti bisa memberikan instruksi pada guru atau wali kelas untuk mendeteksi anak-anak yang berbeda, "ujar orang nomor satu di Surabaya ini. Risma mengaku, anak-anak yang berbeda ini pasti tertekan dengan doktrin orang tuanya. Sehingga sekolah pun harus bisa mendeteksi lata belakang keluarga dan membantunya. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya,

Ikhsan menambahkan wali Kota Surabaya telah menginstruksikan agar sekolah lebih memantau berkaitan kondisi anak-anak. Terutama saat mereka berkomunikasi di luar kelas. "Bisa dimanfaatkan BK guru kelas atau guru lain, terutama saat jam istirahat dan di luar jam pelajaran mungkin banyak informasi terkait kehidupan kesehariannya atau di rumah. Berbeda dengan di kelas yang hanya bicara pelajaran," jelasnya. Kemudian sekolah bisa mengadakan program dengan keluarga siswa. Sehingga bisa membuat program bersama, untuk anak-anak.

Pihak Dindik juga sudah koordinasi dengan berbagai pihak terkait trauma center. Untuk melakukan pendampingan pada korban anak selama di rumah sakit, di rumah hingga di sekolah bersama teman-temannya. "Setiap anak didampingi individual, kemudina teman satu kelasnya nantinjuga diberikan pendampingan, "lanjutnya. Penanggung jawab Uliyah Ponpes Darul Barokah, Semampir, Muhammad Rifai mengungkapkan selama ini guru, kepala sekolah, ustad dan ustadzah serta pimpinan ponpes telah memberikan instruksi lebih ketat. Q tam

PPDB SD Mulai Di Dindik Surabaya, Bhirawa Tahun ajaran baru 2018/2019 segera dimulai. Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya mulai menata mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD dan SMP negeri. Khusus untuk jenjang SD, pendaftaran sudah dibuka mulai pekan depan, Senin (21/5) hingga 24 Mei mendatang. Seperti tahun lalu, pendaftaran jenjang SD ini hanya menggunakan dua alat ukur untuk seleksi. Pertama usia calon peserta didik, kedua jarak tempat tinggal dengan sekolah. Persyaratan berdasar usia calon peserta didik, skor tertinggi diperoleh jika anak minimal telah berusia 7 tahun dan maksimal 12 tahun. Sementara berdasar jarak dengan sekolah, siswa yang berada dalam satu lingkungan Rukun Tetangga (RT) mendapat skor tertinggi. "Untuk jalur SD hanya dua itu pertimbangan utamanya dalam seleksi. Orangtua bisa mendaftarkan anaknya secara online atau langsung ke sekolah dan untuk dibantu petugas di sekolah," tutur Kabid Sekolah Menengah Dindik Surabaya Sudarminto ditemui kemarin. Sementara untuk PPDB jenjang SMP, Sudarminto menuturkan masa pendaftaran baru dibuka pada 25 26 Juni untuk jalur sekolah kawasan dan 2 - 4 Juli untuk jalur umum. Sementara untuk jalur prestasi, mitra warga, satu lokasi dan inklusi jadwal penerimaan dimulai lebih awal pada 28, 30 dan 31 Mei.

"Jalur prestasi tetap dilakukan secara online. Ver-

ifikasinya yang nanti dilakukan offline," tutur dia. Dengan pendaftaran secara online, Sudarminto mengaku masyarakat juga bisa mengontrol jika ada pendaftar yang tidak sesuai dengan prestasinya. "Ada menu komplain untuk masyarakat. Jadi misal ada yang ngaku-ngaku jua-

Kabid Sekolah Menengah Dindik Surabaya Sudarminto saa

INOVASI PE

ECC STTS Wadahi Mahasiswa K

BANGKU POJOK

Disbudpar Gelar Sarasehan Kesenian Ludruk Pemprov, Bhirawa Beberapa pekan lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (Disbudpar Jatim) melalui UPT Laboratorium, Pelatihan dan Pengembangan Kesenian (LPPK) melangsungkan kegiatan sarasehan kesenian ludruk. Hal ini mengingat ludruk berasal dari Jawa Timur, sehingga diperlukan cara atau pola lain dalam melestarikannya. Menurut Kepala Disbudpar Jatim, Dr H Jarianto MSi, ludruk memiliki dua sisi yang perlu diperhatikan. Pertama, ludruk adalah sebuah seni pertunjukan. Kedua, ludruk memiliki esensi tentang peradaban yang sesuai dengan kebutuhannya untuk masyarakat. "Esensi ludruk adalah sarana promosi mengajak masyarakat berjuang bersamasama melepaskan dari penjajahan imperialis dan kolonialis menjadi manusia yang merdeka. Itu adalah salah satu esensi petriotisme ludruk," katanya. Tetapi bukan hanya itu esensinya, lanjutnya, ludruk bukan hanya untuk mengajak perang, tetapi juga berkaitan dengan kesenangan, pertanian atau hal-hal yang lain. "Artinya, ludruk itu serba bisa, serba mungkin, dan bisa apa saja. Ludruk bisa menjadi ajang untuk apa saja," ujarnya. Ditambahkannya, ludruk sebagai sebuah seni pertunjukan, mungkin tidak usah terlalu lama dalam hal penyajiannya. Sedikit tetapi dapat dirasakan dan orang selalu merasa kurang, dan ada rasa ingin melihat lagi. "Kalau perlu, ketika episode pertama disebutkan nantikan episode berikutnya dan seterusnya sampai sepuluh episode misalnya dimana pada akhirnya mengungkapkan adanya nilai-nilai filosofis dalam ceritanya," katanya. Begitupula dengan teknik pertunjukan juga penting. Latihan harus seringkali dlakukan. Jika perlu memang ada lomba kidungan. Itu penting, tidak hanya suaranya saja yang bagus, intonasinya baik, kosa katanya bagus, tetapi bagaimana isinya dalam kosakata kidungan itu juga harus dipikirkan. Q rac

Masyarakat Bisa Komplain

Siswi SMP IT Inka melakukan sosialisasi bulan Suci Ramadhan di Keluarahan Sekardangan.

Siswa SMP IT Inka Ingatkan Ramadan Telah Tiba Sidoarjo, Bhirawa Ratusan siswa dan siswi SMP Islam Terpadu Insan Kamil (SMPIT Inka), Sekardangan, Sidoarjo mengingatkan kepada masyarakat sekitar bahwa bulan Suci Ramadhan 1439 H telah tiba. Mereka turun jalan menuju masjid-masjid dan instansiinstansi, mengajak masyarakat agar segera mempersiapkan puasanya dengan baik. Sekitar 300 siswa dan siswi yang telah dilibatkan dalam kegiatan 'Tahrib Ramadhan' ini, dengan tema 'Bersihkan Hadi Sucikan Diri, Raih Kemenangan Yang Haqiqi'. Yakni sebuah aksi bersih-bersih masjid, bagi-bagi peralatan sholat, mukena, sarung serta aksi kunjungi instansi pemerintahan desa, puskesmas maupun lembaga pendidikan lainnya yang ada di sekitar wilayahnya. Disela-sela kegiatan Kepala SMPIT Inka Sekardangan, Sidoarjo Ani Qotul Uhbah menuturkan kalau aksi bersih-bersih masjid dilakukan oleh para

siswa. Masjid yang dibersihkan, diantaranya adalah masjid Ukhuwah Islamiah, Baitussalam, Cordoba, Al-Badar, Al-Haq dan GPH, juga mushola MCG, GPH dan PSG. Sementara untuk para siswinya melakukan kunjungan ke instansi-instansi, diantaranya Kelurahan Desa Gebang, Sekardangan, Bligo. Puskesmas Sekardangan, serta lembaga pendidikan SD Gebang, SD Sekardangan dan SD Bligo. "Mereka mensosialisasikan, mengingatkan kembali kepada warga bahwa sebentar lagi akan masuk ramadhan," tutur Ani Qotul Uhbah. adi kegiatan ini merupakan puncak dari akhir penyambutan datangnya bulan Suci Ramadhan 1439 H. Marilah bulan Suci Ramadhan ini kita sambut dengan suka cita, dengan rasa ceria. Walaupun kondisi masyarakat kita sudah seperti ini, namun tetap kita semarakan suasana ramadhan dengan hati yang gembira penuh rasa keikhlasan," pungkasnya. Q ach

Istilah 'mendongeng' mungkin bagi masyarakat yang hidup di era digital bukan lagi menjadi sebuah aktivitas yang berkesan. Di mana penguatan emosional antara anak dan orangtua, khususnya ibu secara otomatis terbentuk. Bahkan, dulu 'mendongeng' tidak hanya digunakan orangtua untuk menemani anak tidur, melainkan juga dijadikan media oleh guru dalam proses pembelajaran bagi anakanak TK dan SD. Sisi lain, 'Mendongeng' juga seringkali dijadikan alat terapi bagi anak-anak korban bencana alam. Namun sayangnya, aktivitas 'mendongeng' saat ini menjadi suatu hal yang kurang lazim. Diungkapkan anggota panitia English Conversation Class (ECC) Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) Agus Gunawan jika diadakannya Storytelling Competion "Calvin and Hobbes" merupakan bentuk untuk merangsang kembali minat mendongeng dengan penggunaan bahasa inggris. "Kenapa menggunakan bahasa inggris dalam mendongeng? Karena kami menilai pentingnya meningkatkan keterampilan berbahasa asing khususnya bahasa inggris" ungkapnya. Sisi lain, lanjut dia, Bahasa Inggris dibu-

tuhkan sebagai bahasa internasional untuk membangun hubungan bilateral antar negara. Selain itu, menurut koordinator

ECC ini juga mengun ampilan berbahasa in tuk meningkatkan d

Salah satu juri dari STTS, Jenny Ngoh saat memberikan sebuah pertanyaan

Asah Kecakapan Mahasiswa dalam Sebagai upaya peningkatan kecakapan berbahasa inggris mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) mengadakan kompetisi Storytelling yang diikuti 32 peserta dari seluruh jurusan. Lomba tersebut diikuti oleh mahasiswa STTS baik yang masih dalam proses pembelajaran di ECC maupun yang sudah lulus dari ECC. Salah satu juri ECC yang juga dosen bahasa inggris STTS mengungkapkan jika pada dasarnya Storytelling adalah media dalam melatih kemampuan komunikasi dan imajinasi. Pada tahap final, ulas Jenny Ngo, mahasiswa hanya diberi-

kan waktu sekitar dua hingga tiga menit untuk bisa memahami cerita komik 'Calvin and Hobbes'. "Dalam penjurian ini, kriteria penilaian berdasar pada konten. Di mana mahasiswa di minta membaca dan mengembangkan cerita nya. Seberapa kreatif anak-anak develop kreatifitas mereka" ungkapnya. Lebih lanjut, sebagai tim penilaian pihaknya juga memperhatikan kunci dalam bahasa inggris. Seperti Pronunciation, vocabolary , dan performance. "Performance sendiri meliputi intonasi dan emosional cerita. Bagainana dia juga harus berekspresi

Sumringah - Jenny Ngoh (kanan) mendam Angelina, Mitchel Arthur Vittorio dan bersam dan piagam mereka pada ajang "Storytelling

GALERI PRESTASI

Juara FLS2N Tingkat SMP Terima Penghargaan Para juara seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Probolinggo yang digelar Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, menerima penghargaan di halaman Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo. Oleh: Wiwit Agus Pribadi, Kabupaten Probolinggo

wiwit agus pribadi/bhirawa

Sekretaris Dispendik Kabupaten Probolinggo Sentot Dwi Hendriyono saat menyerahkan penghargaan.

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Dispendik Kabupaten Probolinggo Sentot Dwi Hendriyono dan Kabid Pembinaan SMP Dispendik Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo. Selain piagam dan tropy, masing-masing juara mendapatkan uang pembinaan dan souvenir. Menurut Sekretaris Dis-

pendik Kabupaten Probolinggo Sentot Dwi Hendriyono , Rabu (16/5) menyampaikan ucapan selamat kepada para juara FLS2N tingkat SMP tahun 2018 lebih semangat lagi. "Ini menjadi kekuatan sekaligus tantangan untuk lebih memacu prestasi anak-anak SMP di bidang non akademik (seni). Mohon

kerja sama kepada semua pelatih, pakar seni dan utamanya kepala SMP untuk berlatih lebih giat lagi dan mengevaluasi semua kekurangan baik teknis maupun non teknis," ungkapnya. Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Dispendik Kabupaten Probolinggo Sunalis mengatakan seleksi FLS2N SMP ini bertujuan memotivasi sekolah agar berperan aktif memfasilitasi siswa dan guru pembina dalam pelestarian seni dan budaya. "Kegiatan ini merupakan sebuah wadah mengembangkan sikap kompetitif dalam diri siswa yang berwawasan global. Sekaligus memberikan penghargaan

kepada siswa yang berprestasi dalam berbakat di bidang seni," katanya. Sunalis mengharapkan agar dengan prestasi yang sudah diraih para pemenang bisa lebih giat berlatih. Terlebih selanjutnya para juara 1 FLS2N tingkat SMP akan berlaga di tingkat Provinsi Jawa Timur pada 5 hingga 6 Juli 2018 d UPT Bina Prestasi Peserta Didik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Untuk lomba menyanyi solo, juara 1 diraih Nuva Riski Romadon dari SMPN 1 Kraksaan, juara 2 diraih Yunita Dwi Wulandari dari SMPN 1 Kotaanyar dan juara 3 diraih Ifa Ayu F dari SMPN 1 Lumbang. Q


YAAN & OLAH RAGA

Metode RIASEC Bantu Siswa Memilih Karier

buka Pekan Depan mempertimbangkan sejumlah indikator. Salah satunya adalah jarak rumah dengan sekolah. "Kuotanya tidak terbatas, tergantung jumlah pendaftar yang masuk dan yang terverifikasi. Tapi ingat, kita yang menentukan sekolah yang dituju," tandasnya. Untuk jalur mitra warga,

at memberikan sosialisasi PPDB SD dan SMP di Surabaya.

Kembangkan Berbahasa Inggris Daya Manusia (SDM). Pemilihan "Calvin and Hobbes" sendiri, dijelaskan Agus sapaan akrabnya karena

Diana Rahmatus Sholichah/bhirawa

n kepada salah satu peserta pada kompetisi Storytelling Competition 2018.

memiliki imajinasi sangat tinggi. Di mana di dalamnya, tokoh Calvin berimajinasi dengan boneka yang bernama Hobbs sebagai teman nya, yang sesungguhnya adalah sebuah boneka. "Untuk bisa bercerita sesuai comic stripes yang diberikan, peserta harus bisa memahamj gambar yang diberikan dengan menggunakan imajinasinya untuk mengembara di dunia dongeng Calvin" Ulas Agus. Dijelaskan Agus, bahwa unit ECC STTS merupakan wadah yang mewajibkan mahasiswa nya dalam mengolah dan mengasah kemampuannya dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. " Unit kami mempunyai 4 level. Level satu mahasiswa dilatih berkomunikasi satu arah (berbicara 'sendiri'), level dua mahasiswa dilatih berkomunikasi dua arah, ketiga mahasiswa diajarkan berargumentasi dalam berbahasa inggris, dan level empat kemampuan mahasiswa dalam presentasi berbasa inggris" jelasnya. Koordinator ECC, Agus Gunawa berharap agar mahasiswa semakin terpacu dan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris di tengah persaingan global. Q ina

m Mendongeng Melalui Storytelling

pingi peseta yaitu Ivan Marcellino, Celine ma dua juri lainnya saat menunjukkan piala g Competition 2018 : Calvin and Hobbes"

senang, sedih kecewa dan sebagainya" sahutnya. Diakui Jenny Ngoh jika penampilan 32 peserta sangat mengagumkan. Di mana basik mereka yang teknik mampu memberikan penampilan diluar prediksi baik bagi juri maupun unit ECC. "Saya merasa senang sekali dengan penampilan mereka. Mereka tidak hanya menyiapkan hardskill yang dipunya, melainkan juga softskill dalam bentuk conversation" tandasnya. Sementara itu, peraih juara satu dalam Storytelling "Calvin and Hobbes" Celine Angelina mengungkapkan jika peringkat

tersebut jauh dari prediksinya. Mengingat ia sempat mengalami perasaan nervous. "Sempat nervous banget. Apalagi performance teman-teman juga bagus banget. Jadi gak nyangka bisa juara 1" ungkap mahasiswa siste informasi bisnis semester 6 ini. Mahasiswa yang lulus dari unit ECC level empat ini menambahkan, meskipun hanya diberikan waktu yang terbatas, namun sebelumnya ia sudah membaca komik "Calvin and Hobbes". Sehingga sedikit banyak, ia menilai bahwa hal tersebut juga mendukung performance nya pada hari ini (Kemarin). Q ina

Nurmalahayati mengajak siswa untuk fokus pada konsep RIASEC. Di mana ia menyediakan beberapa kartu sebagai media untuk pengembangan penilaian karir siswa. "Kartu RIASEC ini melingkupi tentang gambaran Realistik, Investigasi atau Intelectual, Artistik, Social, Enterprises, dan Conventionl. Dalam penerapannya kartu ini digunakan dalam kelompok siswa" Ujarnya Sehingga, tambah dia, siswa bisa terlibat dalam mencari tahu bagaimana dirinya, siapa dirinya, apa kemampuannya dengan kolaborasi dari kelompok. "Atau dalam artian, penilaian karir itu juga didukung dari penilaian dari teman sebayanya dalam satu kelompok" sahutnya. Jika mereka terlibat, paparnya, siswa bisa mendapatkan sesuatu yang lebih cepat paham akan identitas karir dan masa depannya. Nurmala menjelaskan, jika selain pemahaman diri

Bermula dari masalah pribadi yang membuat kesulitan menemukan potensi karir, membuat guru bimbingan konseling (BK) SMA Negeri 15 Surabaya, Nurmalahayati concern terhadap penerapan konsep Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprises dan Convention (RIASEC) di sekolahnya. Nurmala sapaan akrab perempuan berusia 36 tahun ini mengungkapkan, jika masalah yang ia alami tersebut juga banyak d alami oleh teman-temannya. Bahkan saat ini tidak sedikit generasi muda salah memilih karir untuk masa depan mereka. "Saya pernah berada pada posisi salah memilih jurusan. Tidak hanya saya, tapi juga teman-teman di sekitar saya. Apalagi saat ini, anakanak juga bermain 'aman' dalam memilih karir" ungkapnya. Lebih lanjut, sekalipun di dukung dengan input-output yang bagus, kemampuan daya saing dan daya dukung orangtua yang baik, Hal itu jaminan dalam menentukan karir untuk masa depan pribadinya. "Dengan potensi itu, mereka mengambil keputusan berdasar 'katanya'. Goal of Choice karir bukan pilihan tapi dibangun dari pemahaman karir" imbuhnya. Oleh karenanya, lanjut guru BK yang menjuarai Olimpiade Guru Nasional (OGN) 2018 ini, siswa harus mampu memahami dan mengenal dirinya dalam menentukan karir untuk masa depannya. Misalnya, jelas dia, dalam penerapannya

satu lokasi dan inklusi dilakukan secara offline. Sudarminto menjelaskan, untuk jalur inklusi ini setiap sekolah maksimal bisa menerima lima anak dalam satu kelas. Dengan catatan siswa tidak memiliki ketunaan lebih dari dua. "Hal itu karena mempertimbangkan jumlah Guru Pendamping Khusus (GPK) yang akan mendampingi siswa inklusi," kata dia. Terkait uji coba sistem PPDB, Sudarminto mengaku saat ini calon pendaftar sudah bisa melakukan simulasi. Tenggat waktu yang diberikan hingga menjelang PPDB online dimulai. Sementara untuk jenjang SMA/ SMK, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Dr Saiful Rachman menuturkan, simulasi PPDB sudah bisa dilaksanakan mulai 26 Mei - 8 Juni mendatang. Sementara pendaftaran akan dibuka pada 25 - 28 Juni. Di singgung terkait sistem zonasi, Saiful menegaskan pembagian yang telah dirancang atas usulan MKKS dan cabang dinas tidak akan diubah. Kendati pihaknya tidak membantah, sebagian masyarakat mulai komplai dengan hal itu. Khususnya mereka yang ada di wilayah pinggiran zonasi. "Kita sudah berusaha memfasilitasi sebaik mungkin. Dan lagi masyarakat masih punya kesempatan untuk mendaftar ke luar zonasi," pungkas dia. Q tam

ENDIDIKAN

ngkapkan jika keternggris diperlukan undaya saing Sumber

menghasilkan prestasi yang menggembirakan dalam satu tahun terakhir. "Mereka pun berlatihnya juga di Yogyakarta," kata

dengan menggunakan media RIASEC, siswa atau masyarakat juga harus mendapat penguatan lingkungan. Namun sayangnya, Nurmala menuturkan jika di Indonesia sendiri metode RIASEC masih belum berkembang di banding dengan negara-negara ASIA lainnya seprti Korea, yang mengutamakan bimbingan RIASEC dalam menentukan karir pemuda-pemudi nya, terutama siswa. "Saya belum nemu yang di Indonesia, metode RIASEC ini bisa diterapkan secara kesuluruhan. Tapi kita jelas tertinggal dengan Korea, karena sejak siswa SMP mereka sudah menerapkan metode itu dalam diri siswa" ujarnya. Nurmala yang mendapatkan medali emas pada OGN tahun 2018 ini pun berpesan kepada siswanya agar memilih sesuatu berdasarkan bidangnya. "Saya selalu berpesan kepada anak-anak, pilihlah sesuatu yang bisa membuatmu hebat di bidang itu. kalau kamu bisa menjadi hebat kenapa memilih yang biasa-biasa saja" Tuturnya. Lulusan Universitas Negeri Jakarta ini berharap dengan diterapkannya metode RIASEC sejak tiga tahun lalu ini dapat menjadi inspirasi guru-guru BK Jawa Timur khususnya Srabaya untuk membantu siswa yang masih belum bisa mengeksplorasi dirinya dalam menentukan karir di masa depannya. "Metode ini cukup menarik untuk diterapkan pada siswa. Dengan metode ini, siswa mempunyai pemikiran yang juga lebih terbuka lagi. Sehingga semua pihak harus memperhatikan dan menerapkan metode ini" pungkasnya. Q ina

Nurmalahayati

Keterlibatan Anak-anak Pada Teror Bom Sangat Memprihatinkan Malang, Bhirawa Pakar Teroris Unibersitas Brawijaya (UB), Yusli Effendi, mengutarakan , keterlibatan anak-anak dalm teror bom sangat memprihatinkan. Ia menyebut alasan disertakannya perempuan dan anak-anak dalam aksi tersebut memiliki berbagai kemungkinan. Pertama, keterlibatan laki-laki dalam tindakan terorisme sudah sangat mudah ditebak. Prinsip kehati-hatian terhadap laki-laki pun sangat besar. Makanya Insiden peledakan bom yang diduga sebagai bom bunuh diri di Indonesia beberapa hari terakhir diketahui telah meli-

batkan perempuan dan anak-anak ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. "Pola yang terbilang baru ini pun membuat publik bertanya-tanya. Apa sebenarnya alasan mereka tega mengajak serta perempuan dan anak yang masih di bawah umur?"tukasnya. Hal itu berbalik dari peran perempuan, yang selama ini masih belum banyak mendapat perhatian terkait kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi teror. Itu pun menjadi celah tersendiri untuk menjalankan aksinya melakukan teror. "Berbeda dengan Rusia dan Timur Tengah, perempuan juga banyak melakukan

aksi teror. Terutama untuk suami mereka yang telah mati terbunuh," paparnya. Selain itu, lanjutnya, keterlibatan perempuan juga memberi efek mempermalukan. Ketika seseorang mati di tangan perempuan, hal itu dinilai memberi efek tersendiri dibandingkan terbunuh oleh kaum Adam. Namun keterlibatan anak-anak serta isteri memang menjadi trend baru saat ini. Karena selama ini belum pernah terjadi. Makanya perlu ada penanganan khusus. Di Indonesia sendiri, menurutnya pola penyebaran ideologi radikalisme ditularkan melalui dua jalur, yaitu keluarga dan pertemanan. Q mut

Pemkab-Unmuh Jember Tandatangani MoU Pembangunan SDM Situbondo, Bhirawa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bersama Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember sepakat menjalin kerjasama kemitraan dibidang pembangunan wisata, pangan dan SDM, baru baru ini. Sebagai puncak kerjasama kedua belah pihak tersebut, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto didaulat untuk menjadi pemateri dalam kuliah umum di kampus Unmuh Jember yang beralamat di Jalan Karimata tersebut. Menurut Bupati Dadang, MoU antara Universitas Muhammadiyah Jember-Pemkab Situbondo merupakan wujud kerjasama program peningkatan pembangunan dengan berbagai bidang dimasa mendatang. Kesepakatan kerjasama ini dilaksanakan di gedung Zainuri Unmuh Jember dengan melibatkan seluruh jajaran pejabat Pemkab Situbondo, para dosen dan segenap perwakilan mahasiswa dari seluruh fakultas Unmuh Jember. "Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemkab Situbondo dalam meningkatkan pembangunan dari berbagai aspek terutama

pengembangan ketahanan pangan, peningkatkan sektor pariwisata dan peningkatan SDM yang menjadi program utama di tahun 2019," terang Bupati Dadang. Bupati Dadang Wigiarto berharap dengan adanya jalinan ini akan tercipta saling kerja sama antara OPD di lingkungan Pemkab Situbondo dengan berbagai fakultas Unmuh Jember. Bukan hanya sekedar kegiatan seremonial saja yang dikedepankan, urai orang

nomor satu di Pemkab Situbondo itu, tetapi MoU ini menjadi salah satu solusi terbaik untuk menyelesaikan kekurangan yang ada di Kabupaten Situbondo. "Maka dari itu akademisi adalah pilihan yang tepat. Unmuh Jember salah satu kampus yang kami percaya untuk menjalin kerjasama ini," ujar Bupati Dadang. Dengan adanya kerjasama ini pula, ungkap Bupati Dadang, dalam waktu dekat Rektor Unmuh Jember akan

Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia itu seusai bertemu Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Wisma Duta KBRI Beijing.

melakukan kunjungan balasan ke Kantor Pemkab Situbondo. Nanti dalam pertemuan tersebut, aku Bupati Dadang, akan dijelaskan inti kesepakatan kedua belah pihak. "Ini diwujudkan agar bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan SDM, peningkatkan ketahanan pangan dan pembangunan sektor pariwisata. Nanti kami akan melibatkan seluruh fakultas baik dosen maupun mahasiswa," pungkas mantan advokat itu. Q awi

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto bersama perwakilan Unmuh Jember saat tukar cinderamata usai menandatangani MoU pembangunan SDM baru baru ini.

Indonesia Jadi Pemusatan Latihan Empat Negara Jakarta, Bhirawa Empat negara menjadikan Indonesia sebagai lokasi pemusatan latihan panjat tebing setelah melihat pesatnya peningkatan prestasi atlet Indonesia di berbagai seri kejuaraan dunia. "Selandia Baru dan Australia sudah menyampaikan keinginan kepada kami untuk berlatih di Indonesia, sedangkan China dan Kamboja sudah sejak Februari kemarin berlatih di sana," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sapto Hardono kepada Antara di Beijing, China, Selasa (15/5) malam. Menurut dia, keinginan mereka berlatih di Indonesia karena atlet Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang menjalani program pemusatan latihan di Yogyakarta

7

SOSOK

Jalur Prestasi Masuk SMP

ra anggar padahal bukan, orang lain yang anaknya juara anggar bisa mengomplain," tutur dia. Terkait penentuan sekolah jalur prestasi, Sudarminto menegaskan orangtua tidak bisa memilih sekolah. Penempatan siswa sepenuhnya akan dilakukan Dindik Surabaya dengan

Kamis Pahing, 17 MEI 2018

Ia bersama delapan atlet putra, delapan putri, dan dua pelatih baru saja menyelesaikan seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

Empat negara menjadikan Indonesia sebagai lokasi latihan panjat tebing setelah melihat pesatnya peningkatan prestasi atlet Indonesia.

(IFSC World Cup) 2018 di Rusia dan China. Di Moskow, Rusia, pada 2022 April 2018, Indonesia hanya meraih satu medali perunggu. Namun di Kota Chongqing, China, pada 5-7 Mei 2018, Timnas Indonesia meraih satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Rangkaian seri Dejuaraan Dunia di Tai'an, Provinsi Shandong, China pada 12-13 Mei 2018, Indonesia meraih dua perak dan satu perunggu. Satu-satunya medali emas Indonesia disumbangkan oleh Aries Susanti Rahayu di nomor kecepatan rekor dunia di Chongqing. Atlet putri Indonesia tersebut mencatat waktu 7,51 detik untuk menyudahi perlawanan atlet Rusia Elena Timofeeva yang hanya 9,01 detik. Q ant

GELANGGANG

Anies Tinjau Wisma Atlet Pastikan Lingkungan Tertata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya melakukan peninjauan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, yang akan digunakan para atlet dalam perhelatan Asian Games 2018 . Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar Wisma Atlet telah tertata dan asri. "Kami ingin melihat sekeliling (wisma atlet), terutama kampung-kampung apakah sudah berwarna, lalu waduk dan sungai apa sudah bersih, kami ingin pastikan itu," kata Anies di sela-sela peninjauan itu, Rabu. Dia mengawali peninjauan di Tower 7, tepatnya di lantai 16 dimana terdapat balkon dengan atap terbuka yang memperlihatkan kondisi sekitar Wisma Atlet. Dari lokasi tersebut, dapat terlihat kampung-kampung yang telah berbenah dan pemandangan Waduk Sunter yang mulai tampak asri. Q ant


JAWA TIMUR

8

Mulai Hari Ini, Warga Kangean Nikmati Listrik 24 Jam

TEROPONG JATIM

Polisi Musnahkan Ribuan Liter Miras dan Narkoba Kota Kediri, Bhirawa Ribuan liter minuman keras (miras) berbagai merk dan puluhan ribu butir narkoba dimusnahkan oleh Polresta Kediri, dalam giat ini Polresta Kediri juga menggelar deklarasi melawan terorisme bersama TNI-POLRI, Forkopimda dan sejumlah unsur elemen masyarakat. Dari keterangan Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, barang-barang yang dimusnahkan di halaman Mapolresta Kediri adalah barang bukti Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 sejak 1 April hingga 15 Mei 2018 yang dilakukan Polresta Kediri "Secara total sekitar 3.500 liter miras berbagai merek , untuk narkoba ada 14.500 butir pil dobel L, dan 2,28 gram sabu serta obat berbahaya lainnya, yang dimusnahkan” jelasnya. Selain itu bertepatan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, pihaknya juga menyatakan sikap dengan menggelar deklarasi bersama untuk melawan terorisme. Kebersamaan ini menurutnya menjadi kunci utama agar tidak mudah terpecah belah dengan aksi terorisme yang terjadi di sejumlah daerah. “Kami sepakat tidak takut terorisme. Jangan sampai tujuan mereka (teroris, red) untuk memecah belah dan menimbulkan keresahan itu tercapai. Kita bersamasama, TNI-POLRI, Forkopimda, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat lainnya melawan terorisme,” imbuhnya. Deklarasi melawan terorisme ini ditandai dengan penandatanganan bersama mulai dari seluruh jajaran Forkompinda, dan elemen masyarakat . Hal ini sebagai wujud sikap dan dukungan kepada aparat penegak hukum untuk memberantas terorisme. Sebelumnya, ribuan butir pil dobel L dan puluhan gram sabu secara simbolis dibakar secara bersama-sama. Setelah itu, sejumlah unsur perwakilan, menggilas ribuan botol miras berbagai merek dan miras oplosan sebagai komitmen bersama memberantas peredaran miras dan narkoba di Kota Kediri. Q van

khoirul huda/bhirawa

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat berdialog dengan salah satu pedangan di Pasar Baru Tuban.

Sidak Sembako Satgas Pangan

Penimbunan Sembako Bakal Ditindak Tegas

Satpol PP Bojonegoro Pantau Tempat Hiburan

Tuban, Bhirawa Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, mengaku akan menindak tegas bagi pedagang dan distributor yang berani menimbun Sembako/ bahan pangan menjelang bulan suci Ramadan. Para penimbun dianggap melakukan pelanggaran pidana Pasal 133 Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Bojonegoro,Bhirawa Memasuki awal bulan ramadhan 1439 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melakukan operasi cipta kondisi terhadap tempat hiburan malam maupun tempat karaoke, guna memberikan rasa nyaman dalam pelaksanaan ibadah puasa tahun ini. Selain itu, pengawasan secara berkala akan dilakukan. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Satpol PP melalui Kabid Penegakkan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Bojonegoro, Yopi Rahmat Wijaya, Rabu (16/ 5) penutupan usaha tempat hiburan malam dan Karaoke selama bulan Ramadan telah disepakati oleh puluhan pengusaha pemilik hiburan malam, dan kesepakatan pihak pengelola hiburan malam ditandai dengan Surat penandatanganan. "Penutupan hiburan malam itu, dimulai H-4 sebelum puasa hingga H+3 Usai hari raya Iedul Fitri," kata Yopi. Penutupan itu sesuai kesepakatan antara pihak Satpol PP Bojonegoro dengan para pengusaha atau pengelola tempat hiburan malam agar pada saat bulan puasa ini, usahanya tersebut operasinya dihentikan sementara, agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.Q bas

"Jika ada yang sengaja menimbun akan kami tindak," ujar Kapolres Nanang setelah Inspeksi Mendadak (Sidak) Pangan di Pasar Baru Tuban, Rabu (16/ 5). Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng ini, menegaskan selama puasa tim intel Polres Tuban akan terjun ke pasar tradisional. Apabila menemukan lonjakan harga pangan yang tak wajar, tim akan menindakknya. Polres bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, berkomitmen untuk menyetabilkan harga pangan mulai awal puasa sampai Idul Fitri 2018. "Kami juga terbuka jika ada keluhan dari konsumen," terang Kapolres kelahiran Kabupaten Bojonegoro ini. Pantauan di Pasar Baru ratarata harga Sembako masih nor-

mal. Untuk harga cabai Kriting Rp30 ribu/Kg, Beras harga mulai dari Rp8.500/Kg dan yang kualitas super Rp11.000/Kg. Telor sekarang Rp23 ribu sebelumnya Rp25 ribu/Kg. Daging ayam sebelumnya Rp30 ribu naik menjadi Rp32 ribu/Kg. Ayam potong sebelumnya Rp65 ribu/Kg naik menjadi Rp70 ribu/Kg. Daging sapi Rp100 ribu sampai Rp110 ribu/Kg. Salah satu pedagang beras di Pasar Baru Tuban, Tutik, mengaku jika beras kualitas rendah harga Rp8.500/Kg biasanya dipakai untuk nasi goreng. Sedangkan beras yang dikonsumsi masyarakat rata-rata harga Rp9.000-Rp10.000/Kg. "Alhamdulillah stok beras menjelang Ramadan ini aman," sergah perempuan berkulit putih ini. Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya, menambahkan,

KPU Sampang Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang menggelar 'Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara'. Acara tersebut digelar untuk evaluasi sekaligus persiapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018. Simulasi digelar sejak pukul 07.00 WIB di halaman KPU Sampang, di jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang Kota. Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 09.00 WIB, sebagian besar masyarakat berpartisipasi dalam simulasi ini. Mereka yang namanya ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 10 TPS Kelurahan Banyuanyar, mengikuti prosedur pemungutan suara layaknya pemilu sungguhan. "Sebetulnya kita ingin mencari apa saja yang perlu kita diperbaiki dalam proses pemungutan dan penghitungan suara," kata Komisioner KPU Miftahur Rozaq Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Komisioner KPU Sampang, kepada wartawan di lokasi, Rabu (16/5). Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara pilkada di Sampang 2018 yang melibatkan masyarakat

Kamis Pahing, 17 MEI 2018

sekitar dan penyelenggaran tingkat Kecamatan. Minftahur Rozaq mengatakan, di simulasi melibatkan pemilih dari berbagai segmen, yakni pemilih pemula, pemilih disabilitas, dan pemilih pada umumnya. “Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan hadir di TPS pada tanggal 27 Juni 2018 untuk mensukseskan pilkada serentak 2018,” ujarnya. Selain itu, Miftahur Rozaq menanyakan pada peserta yang hadir, apakah sudah mengetahui kapan waktu pelaksanan Pilkada di Sampang 2018, dengan serentak masyarakat yang hadir menjawab 27 Juni 2018, kemudian jumlah 3 pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sampang dan 2 pasangan calon GubernurWakil Gubernur Jawa Timur. Semoga semua yang hadir bisa

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara dihalaman KPU Sampang.

mengikuti tahapan simulasi yang dilakukan KPU Sampang sampai selesai, prinsipnya setiap masyarakat Sampang yang terdaftar di DPT dan memiliki E-KTP berhak mengunakan hak pilihnya saat pemungutan suara. Simulasi ini merupakan iktiyar dari Kpu Sampang agar masyarakat bisa memahami tahapan pencoblosan.terang Miftahur Rozaq. Tahapan simulasi langsung di praktekan oleh KPU Sampang layaknya pemungutan suara riil, dengan dilengkapan petugas KPPS, sarana dan prasarana yang wajib ada di TPS, selain itu, larangan yang tidak boleh dilakukan di TPS juga di sampaikan pada peserta yang mengikuti simulasi. Hal senada juga diungkapkan Syamsul Muarif ketua KPU Sampang, simulasi ini bagian dari tahapan sosialisasi KPU terkait tata cara praktek pemungutan dan penghitungan suara, agar pemilih bisa melakukan sesuai dengan ketentuan yang ada, kemudian PPK yang hadir di simulasi diharapkan nantinya bisa memberikan bimbingan teknis sesuai prosedur yang ada. Lanjut Syamsul Muarif, simulasi ini mulai dipraktekkan mulai dari penyiapan TPS, Sebelumn dimulai pemungutan dan penghitungan suara, mengecek kelengkapan, dan pemilih yang terdaftar DPT dan DPTb. Kemudian pemilih juga harus mengetahui beberapa aturan yang dilarang saat pencoblosan, diantaran pemilih tidak boleh membawa hand phone saat di bilik pencoblosan apalagi menfoto kertas suara yang di coblos, tidak boleh memcoblos ganda dan lain-lain. Diharapkan sosialisasi dan simulasi ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih dengan target nasional partisipasi masyarakat pemilih sebanyak 77.5 persen, kami optimis Kabupaten Sampang memenuhi target partisipasi pemilih.Q lis/adv

jika Sidak pangan akan dilakukan lagi sebelum lebaran Idul Fitri. Kendati demikian, pemantauan harga pangan akan diupdate setiap hari. "Kami akan pantau harga setiap hari dan langsung dilaporkan ke Diskoperindag Provinsi," jelas mantan Kabag Humas Pemkab Tuban. Untuk diketahui, pada tahun 2015 silam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan akan menindak pihak yang menimbun bahan kebutuhan pokok. Bagi pihak yang ketahuan melakukan hal tersebut dikenakan hukuman penjara paling lama selama tujuh tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. Hal tersebut tertuang dalam Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti bernomor: MAK/01/VIII/2015 tentang larangan melakukan penimbunan atau penyimpanan pangan dan barang kebutuhan pokok. Para penimbun sembako juga akan dijerat Pasal 104 Undangundang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda Rp50 miliar. Q hud

Sumenep, Bhirawa Kebutuhan listrik warga Kepauan Kangean, Kabupaten Sumenep selama ini masih kurang. Namun, mulai hari ini, Kamis (17/5), warga Kangean akan menikmati layanan listrik selama 24 jam. Wakil Bupati Sumenep, Ach Fauzi mengatakan, pemerintah daerah telah berkoordinasi sejak lama terkait upaya liatrik nyala selama 24 jam di Pulau Kangean. Hasilnya, pihak PLN Rayon Sumenep telah siap menyalakan listrik 24 jam mulai awal bulan puasa ini. "Hasil koordinasi kami dengan PLN Rayon Sumenep soal pelayanan listrik nyala 24 jam, PLN sudah siap memulai sejak hari beaok (hari ini, red)," kata Ach Fauzi, Rabu (16/5). Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, pelayanan listrik nyala 24 jam di Pulau Kangean yang meliputi Kecamatan Arjasa dan Kangayan itu memang harus dilakukan oleh PLN. Sebab, saat ini kebutuhan listrik disana sangat tinggi, makanya pemerintah daerah selalu berkoordinasi dan mendesak PLN untuk segera mengoperasikan listrik nyala 24 jam. "Kami di pemerintah daerah memang meminta agar pada bulan Ramadhan ini listrik sudah bisa menyala 24 jam di Kangean," paparnya. Fauzi juga berharap dengan nyalanya listrik selama

24 jam di Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan itu bisa membawa dampak positif bagi masyarakat, seperti ekonomi maupun keamanan masyarakat. "Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. Baik itu pelayanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan keliatrikan," tegasnya. Ia menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada semua elemen masyarakat yang telah membantu menyukseskan program pelayanan listrik nyala 24 jam di Kepulauan Kangean. Dan juga berharap agar masyarakat memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam menjalankan semua programnya. "Semua program pemerintah untuk rakyat. Untuk itu, kami minta dukungan dari semua pihak agar program yang telah dicanangkan bisa terealisasi dengan baik," harapnya. Sementara itu, Manager PLN Rayon Sumenep, Rudi Hartono mengatakan, selama ini PLN berupaya agar pelanggan listrik di Pulau Kangean berubah ke meterannprabayar atau token. Setelah semua jaringan siap dan pelanggan PLN berubah ke meteran prabayar, pihaknya langsung mengoperasikan listrik nyala selama 24 jam. Q sul

Luncurkan BPNTD bagi Warga Kurang Mampu Kota Madiun, Bhirawa Pemkot Madiun meluncurkan program bantuan pangan non tunai daerah (BPNTD), Selasa (15/5). Program ini merupakan perwujudan dari visi-misi Pemkot Madiun, salah satunya, percepatan penanggulan kemiskinan. Dengan harapan BPNTD itu, dapat mengentaskan atau paling tidak mengurangi angka kemiskinan di Kota Madiun “Yang jelas, untuk lebih mensejahterakan masyarakatnya, selaain meluncurkan BPNTD, Pemkot Madiun juga untuk program kesehatan sudah melaksanakan program Jamkesmasta 2013 lalu. Ini sebelum progam Kartu Indonesia Sehat (KIS) pemerintah pusat. Sedang dibidang pendidikan, Kota Madiun melaksanakan wajib belajar (Wajar) 12 tahun di 2014. Sedang, program sekolah tingkat menengah atas diambil alih provinsi 2017 lalu,”kata Wali Kota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto, SH.M.Hum, saat Pemkot Luncurkan BPNTD Bagi Warga Kurang Mampu di halaman Balaikota Madiun, Selasa (15/5). Dikatakan oleh Wali Kota Sugeng Rismiyanto, bantuan di bidang pendidikan juga menyasar jenjang perkuliahan. Pemkot menyiapkan 250 bantuan beasiswa mahasiswa (BBM). Besarannya, Rp 750 ribu perbulan permahasiswa hingga lulus. Walikota berharap masyarakat kurang mampu di Kota Madiun juga dapat menuntut ilmu hingga perkuliahan. “Bantuan ini bersifat stimulus dan bagi penerima diharapkan dapat memanfaatkan sebaik mungkin,”pintanya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun Heri Suwartono melaporkan, sekarang ini di Kota Madiun terdapat 8.276 warga miskin yang terdaftar sesuai keputusan Menteri Sosial. 5.370 di antaranya sudah tercover BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH). Keduanya merupakan program pemerintah pusat, Sehingga sisanya sebanyak 2.906 warga yang belum menerima diupayakan mendapat bantuan serupa.Q dar

Nyalakan Lilin, Ribuan Warga Kecam Terorisme Jombang, Bhirawa Ribuan warga Jombang mengikuti doa bersama dan solidaritas kemanusiaan di Bundaran Taman Ringin Contong, Kota Jombang. Aksi yang diikuti warga lintas ethnis dan lintas keyakinan itu juga diisi aksi menyalahkan seribu lilin sebagai bentuk ekspresi mereka menyatakan solidaritas kepada para korban aksi bom bunuh diri yang di lakukan para teroris di sejumlah tempat di Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (13/05) dan Senin (14/05). Sejumlah elemen mulai dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang, Banser, Lakpesdam NU Jombang, LDII, Senkom, Info Lantas dan Kriminal Jombang (ILKJ), GKI, PMII, INTI, BKSG, PHDI, GKJW, KNPI, Gereja Katholik, GPDI, Gusdurian Jombang, GMNI, POJ Jombang, SKIN Jombang, IPNU Jombang dan elemen lainnya 'tumplek blek' di tempat itu. Mereka juga bergantian melakukan orasi mengecam aksi terorisme. Budi (49), salah seorang peserta mengatakan, ia dan kawankawannya sengaja mengikuti acara tersebut karena merasa prihatin terhadap aksi teror yang terjadi di Surabaya. "Karena kami warga Jombang seluruhnya sangat prihatin dengan kejadian aksi-aksi teroris di Surabaya kemarin itu" kata Budi saat di wawancarai sejumlah wartawan di sela aksi, Selasa malam (15/05). Ia berharap, aksi solidaritas seperti yang di lakukan ribuan warga Jombang tersebut bisa makin menyebar ke daerah-daerah lain di negeri ini, sehingga masyarakat bisa lebih waspada

rif/bhirawa

Ribuan warga Jombang dari lintas etnis dan keyakinan melakukan do'a bersama di Bundaran Ringin Contong, Kota Jombang, Selasa malam (15/05). terhadap aksi-aksi terorisme. "(Harapannya) ini bisa menyebar, kita jadi komit lagi sebagai orang Indonesia, lebih waspada terhadap aksi-aksi yang seperti ini," tambah Budi. Sementara itu, di salah satu pidatonya, Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto menegaskan, ia yang mewakili jajaran kepolisian Polres Jombang dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang merasa terhormat dan bangga atas dukungan ribuan warga Jombang yang hadir pada acara tersebut. Hal itu di katakannya adalah sebagai tambahan kekuatan yang luar biasa bagi institusinya untuk bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Malam hari ini kami mendapatkan kekuatan yang luar biasa dari masyarakat Jombang untuk berada bersama-sama dengan kami, melaksanakan tugas men-

jaga keamanan dan ketertiban di Jombang pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya melawan terorisme," tegas Kapolres Jombang. Tim Khusus Keseriusan Polres Lamongan untuk mencegah sejak dini tindak terorisme dan radikalisme diwujudkan dengan menggelar silaturrahmi lintas tokoh agama dari MUI, FKUB, NU, Muhammadiyah, Hindu, Budha, dan Kristen.Tak hanya itu tokoh lintas agama juga deklarasi bersama menolak radikalisme dan terorisme. "Kegiatan ini merupakan satu bentuk keseriusan kita, dari seluruh elemen terutama para tokoh agama yang mendukung polri, tni dan pemerintah untuk mengeliminir ataupun meniadakan segala bentuk terorisme" Kata AKBP Feby Hutagalung kepada wartawan ,Rabu(16/5).Q rif, mb9


JAWA TIMUR

Kamis Pahing, 17 MEI 2018

9

Cegah Terorisme, Gelorakan Gerakan Tamu Wajib Lapor Situbondo, Bhirawa Untuk mencegah sekaligus memerangi gerakan terorisme, jajaran Forkopimda Situbondo bersama tiga pilar Kamtibmas Kabupaten Situbondo melaunching program gerakan tamu wajib lapor dalam 1x 24 jam, kemarin (15/5). Kegiatan yang digelar di pendopo Kabupaten dihadiri oleh Forkpoimda diantaranya Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH, Bupati Situbondo, Dandim 0823 Situbondo, Kajari Situbondo, KH. Zakki Abdullah. Tak ketiggalan Ketua FKUB Situbondo, Camat se-Kabupaten Situbondo, Kapolsek, Danramil serta para Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kabupaten Situbondo ikut hadir. Sebelum launching diresmikan oleh Bupati Dadang Wigiarto, acara diawali dengan tausiyah KH Zakki Abdullah. Salah satu kiai khos di Kota Santri itu banyak mengupas soal kewajiban masyarakat dalam mendukung program pemerintah tentang perang melawan terorisme. “Alasan jihad atau aksi melawan pemerinrah/negara dengan aksi kekerasan serta bom bunuh diri dilarang keras dilakukan di tanah air,” ujar KH Zaki. Sementara itu, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengajak seluruh masyarakat Situ-

bondo melalui peran tiga pilar kamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam mengatisipasi bahaya radikalisme yang merupakan bibit dari sebuah aksi terorisme. Selain itu, ujar Bupati Dadang, peran tiga pilar sangat penting untuk menggugah kesadaran masyarakat minimal di lingkungan tempat bertugas agar mau dan sadar untuk ikut serta berpartisipasi menjaga kamtibmas melalui pengaktifkan kembali tamu 1x24 jam wajib lapor. “Bisa mlalui RT, RW, Kasun, Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berada ditengah masyarakat,” ungkap Bupati Dadang. Di sisi lain, Kapolres Situbondo AKBP Awan hariono menyampaikan strategi Polri dalam melakukan langkah prventif yang humanis dalam rangka untuk mewujudkan Situbondo aman, tertib dan kondusif serta bersinergi dengan TNI. “Program ini juga digagas

sawawi/bhirawa

KH Zaki Abdullah bersama Bupati, Kapolres dan Dandim melaunching gerakan wajib lapor 1 x 24 jam, di pendopo kabupaten Situbondo. dan digaungkan bersama Pemerintah Daerah demi untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam rangka untuk pemberantasan terorisme,” tegas Kapolres Awan.

Usai penyampaian paparan dan arahan dari Forkopimda, acara dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi bersama untuk menggelorakan gerakan tamu 1x24 jam wajib lapor

dalam rangka memerangi radikalisme dan terorisme di Kabupaten Situbondo. “Semua tokoh agama, pemuka non Islam juga diundang,” pungkas AKBP Awan. Q awi

Sedulur Ngaji bersama Kiai NU

Kota Malang Pilot Project Agama dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan Optimalisasi Pajak Daerah Jawa Timur Malang, Bhirawa Kota Malang kembali terpilih pilot project optimalisasi pajak daerah di Jawa Timur, oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bertajuk ‘Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Pemeriksaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran’ di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang pada 14-16 Mei 2018 lalu. Atas nama Pemkot Malang, Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT menyambut baik hal ini dan mengucapkan terima kasih. Ade berharap, kegiatan ini bisa menjadi sarana sharing ilmu guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi para petugas pajak daerah. “Dari bimtek ini, semoga membuat kami selaku petugas pajak daerah bisa makin kompeten dalam menjalankan tugas. Karena kompetensi bisa diperoleh dari berbagai cara, seperti dari pengalaman kerja, memperoleh portofolio atau referensi pendukung serta dari pendidikan dan pelatihan serta sertifikasi, contohnya melalui bimtek,” beber Ade yang menyempatkan hadir mengingat pentingnya kegiatan ini, meski sejatinya dia tengah melakoni pendidikan Diklat PIM II di Balai Diklat ASN Surabaya, selama 4,5 bulan lamanya. Melalui kegiatan ini, sekaligus sebagai wujud komitmen nyata para petugas pajak daerah dalam mengimplementasikan inovasi demi inovasi baru dalam menjankan tupoksi sebagai petugas pemungut pajak dengan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Sebenarnya tiga hari pelaksanaan masih kurang. Semoga ke depannya ada bimtek lanjutan, yang tentunya bersifat tematik dan kondisional, sehingga kemampuan kami juga terus bertambah dan ter-update,” sambung Sam Ade d’Kross, sapaan akrabnya.Q mut

Bondowoso, Bhirawa Banyak masyarakat yang masih meragukan, hubungan baik antara agama dan politik. Padahal, agama dan politik atau kekuasaan, merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, sebagaimana dua sisi mata uang. Hal ini disampaikan oleh bupati Bondowoso Drs H Amin Said Husni, saat memberikan sambutan dalam acara Sedulur Ngaji di Pondok Pesantren Nurut Thalabah, Pancoran Bondowoso, Selasa (15/5) malam kemarin. Menurutnya, agama merupa-

kan sumber inspirasi dalam berpolitik, sementara politik merupakan alat untuk menjaga agama, agar tidak disalahgunakan, oleh kepentingan tertentu yang dapat merusak citra agama itu sendiri. “Contohnya, yang baru terjadi kemarin, bom bunuh diri di Surabaya, bom di Sidoarjo, bom di Jakarta, dan bom yang terjadi di tempat lain,” katanya. Politik itu, lanjut Amin, merupakan bagian dari perjuangan cita-cita agama. Bagaimana tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama, kata dia, berjuang mempersiap-

samsul tahar/bhirawa

Bupati Bondowoso Drs H Amin Said Husni saat memberikan sambutan dalam acara Sedulur ngaji bersama Kiai NU di PP Nurut Tholabah.

Gaet Inopak Institute, IKM Dilatih untuk Angkat Pamor Makanan Khas Madura UPAYA melatih para Industri Kecil Menengah (IKM) binaan dari Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dengan Pemkab Bangkalan menunjukkan hasil. Pelatihan yang turut melibatkan Inopak Institute ini mampu mengangkat makanan khas Madura bernilai jual tinggi. Itu terlihat dalam kegiatan Pelatihan Ekonomi Kreatif Kejuruan Praktik Pengemasan Hasil Inovasi dan Peningkatan Kualitas Produksi, Selasa (15/5). Pelatihan yang difasilitasi oleh Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS ini dipamerkan di pendopo hotel kawasan Jalan KHM Kholil Kemayoran Bangkalan. Ada sekitar 120 IKM sebagai peserta pelatihan. Beragam produk hasil produksi IKM juga dipamerkan di antaranya keripik, kerupuk, makanan basah, beras hitam, bumbu sate, serta produk

herbal khas Madura. Pameran tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bangkalan H I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh, dan Plt Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto. Hasil karya produksi IKM tersebut diapresiasi oleh Indra Setiabudi Ranuh. Terutama proses pelatihan tersebut melibatkan generasi muda. ’’Saya turut senang dan bangga. Akhirnya anakanak muda siap untuk kembali membangkitkan gairah IKM dan pertumbuhan ekonomi,’’ terangnya ditemui di sela-sela pameran. Proses kerjasama antara Pemkab Bangkalan dengan BPWS

gegeh/bhirawa

BPWS bekerjasama dengan Inopak kembangkan pemberdayaan IKM di Kabupaten Bangkalan.

dan Lembaga Konsultan para siswa lulusan Jerman ini setidaknya dapat memberikan manfaat bagi keluarga. Dengan begitu, peningkatan perekonomian daerah dapat terbantu. Menyoal regulasi perizinan usaha, dikatakan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bakorwil Pamekasan ini akan dipermudah. Bahkan, kini untuk soal perizinan sudah mulai dibuat sistem online. Sehingga bisa mempermudah para pelaku usaha IKM untuk melegalkan produk mereka. ’’Peraturan Bupati sudah dibuat. Sehingga perizinan bisa dilakukan transparan dan terpadu. Selain itu, untuk kemudahan penanaman modal dan investasi bisa membantu daerah untuk meningkatkan perekonomian,’’ terang Indra Setiabudi Ranuh. Selain itu, kerjasama antara Pemkab Bangkalan dengan BPWS kini kian erat dilakukan. Khususnya untuk progres pembangunan di wilayah Bangkalan. Salah satunya adalah percepatan untuk penataan PKL di Rest Area Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM) dan Overpass yang pada 2019 nanti mulai dilakukan. Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto.’’Tujuan BPWS untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan di Madura. Selain dua program (Rest Area, dan Overpass, red), beberapa kawasan juga dibangun. Yakni, pelabuhan rakyat, industri, perumahan, religi. Biar bisa dirasakan oleh masyarakat,’’ terang dia. Q geh

kan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itu semua merupakan bagian dari perjuangan politik para tokoh NU. Masih menurutnya, Bahwa Kontestasi politik, pada pilkada tahun 2018, merupakan mata rantai dari perjuangan para ulama, sehingga apa yang menjadi kemufakatan ulama, harus diperjuangkan bersama-sama. “Karena politik itu bagian dari agama, maka sangat rendah, jika politik hanya dimaknai sebatas merebut kekuasaan semata,” imbuh Bupati . Hal senada juga diakui H Ahmad Dhafir, calon bupati nomor urut dua di Bondowoso, bahwa berpolitik itu ibadah. Baginya, politik itu sebagai jalan mengabdi buat agama, bangsa, dan negara. “Politik bukan masalah saya menang, tapi lebih dari itu, bagaimana saya bermanfaat,” katanya. Selain bupati dan H Ahmad Dhafir, acara yang berlangsung di kediaman KH Asy’ari Fasya teraebut, juga dihadiri oleh ketua DPRD kabupaten Bondowoso, H Tohari, dan beberapa tokoh NU. Q har

TEROPONG JATIM

KNRP Akan Gelar Dakwah dengan Dai Palestina Lumajang, Bhirawa Rombongan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP)yang dipimpin Syadid pada Rabu (16/5) melakukan audiensi ke Pemkab Lumajang dengan agenda akan menggelar dakwah ke sejumlah masjid selama bulan Ramadhan dengan mendatangkan Da'i yang didatangkan dari Palestina. Rombongan KNRP tersebut langsung diterima oleh Plt Bupati Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, dengan membawa serta Da'i pada audensi itu, yang merupakan asli warga kebangsaan Palestina,yang bernama Syaeh Salman yang rencananya akan melakukan agenda dakwah kesejumlah masjid selama bulan suci Ramadhan ini. Pada kesempatan itu, Syaeh Salman juga menyampaikan apresiasi terhadap KNRP yang dinilai telah memberikan kepedulian terhadap nasib rakyat Palestina yang hingga saat ini masih terjadi konflik Jalur Gaza serta menyampaikan situasi politik yang kian memanas pasca kebijakan presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait pemindahan ibukota Israel, yang berdampak pada kondisi Masjidil Aqsha dalam bahaya. "Bantuan sekecil apapun yang diterima oleh rakyat Palestina akan sangat bermanfaat, apalagi saat ini sangat dibutuhkan tenaga medis untuk membantu warga yang terluka dan sakit," ujar syekh Salman seperti yang diterjemahkan oleh Mohammad Khoirul salah satu anggota KNRP. Lebih lanjut Syeh Salman secara umum seperti yang diterjemahkan oleh Mohammad Khoirul, juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta kepeduliannya terhadap konflik antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza selama ini. Sebab menurutnya bahwa konflik Jalur Gaza yang terjadi selama ini bukan hanya permasalahan tanah perbatasan saja, namun sudah menyangkut permasalahan Agama.Q dwi

dwi/bhirawa

Rombongan KNRP ketika disambut oleh PLT Bupati Lumajang Buntaran Supriyanto di ruang Mahameru Kantor Bupati.

KEHILANGAN TULUNGAGUNG HILANG STNK, Honda, th. 2018, Hitam, AG3353RBG, a/n. Afif Asbani, Ds. Mergayu, Bandung-T.Agung No. 3449/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2006, AG3412SG, a/n. Umsiyah, Ds. Kates, Kauman-T.Agung No. 3450/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2005, Hitam, AG2198RU, a/ n. Nurjaenuri, Ds. Nyawangan, Sendang-T.Agung No. 3451/IMB/BI-II/2018


EKONOMI - BISNIS

10

Kamis Pahing, 17 MEI 2018

Manajemen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) bertindak tegas untuk mengamankan Pelabuhan dengan memeriksa barang bawaan pengunjung.

Waspada Bom, TPS Perketat Pengamanan Surabaya, Bhirawa Setelah diberlakukannya status Siaga 1 untuk Surabaya akibat kejadian Bom Bunuh diri yang terjadi secara berturut-turut di Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu dan Senin (13-14/5) lalu. Manajemen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) bertindak tegas untuk mengamankan Pelabuhan. "TPS termasuk salah satu objek vital yang perlu dijaga dan dipastikan kualitas keamanan-

nya. Pengecekan yang ketat akan dilakukan sesuai aturan keselamatan dan keamanan yang ber-

laku, baik pengecekan terhadap orang maupun barang," ungkap Kahumas TPS, M. Solech, Rabu (16/5) kemarin. TPS telah mempersiapkan petugas Port Security yang telah standby di depan gate masuk pelabuhan, di mana pengamanan telah dilakukan mulai dari pemeriksaan kendaraan dengan metal detector dan membuka setiap bagasi ken-

daraan yang akan masuk. Pada saat hendak memasuki wilayah area parkir pun petugas kembali melakukan pengecekan pada setiap kendaraan. Bukan hanya di depan gate masuk pelabuhan dan area parkir, pemeriksaan juga dilakukan di seluruh gate, baik itu gate impor, ekspor maupun domestik. Antisipasi keamanan di TPS dilakukan selama 2 minggu

kedepan dan tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang apabila masih diperlukan. "Kami juga telah mempersiapkan posko pengamanan di depan gedung, setiap shift ada 4 personel Angkatan Laut yang turut melakukan pengamanan. Selain berkoordinasi dengan Angkata Laut, Kami juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian," tambah M. Solech.

Dengan adanya kejadian bom ini tidak berpengaruh pada pelayanan dan aktivitas di TPS, seluruh kegiatan tetap berjalan normal seperti biasanya. "Kami tetap berharap Surabaya dapat kembali aman, bebas dari teroris, semoga pihak kepolisian dan pemerintah dapat membasmi tuntas para teroris ini," ungkap M. Solech. Q ma

Cleo Bebas Kanker Meski Lama di Mobil

Kurs JUAL

BELI

USD

14,164.00

14,024.00

SGD

10,547.32

10,436.85

EUR

16,757.43

16,586.18

JPY

12,851.83

12,722.49

GBP

19,125.65

18,928.19

Sumber: Bank Indonesia (16 MEI 2018)

RAGAM EKBIS

Kunjungan Wisatawan ke Sumenep Terus Meningkat Sumenep, Bhirawa Kunjungan wisatawan ke Sumenep kian meningkat. Buktinya, pada tiga bulan pertama tahun 2018 ini mencapai 500 wisatawan mancanegara (wisman) lebih, padahal ditiga bulan pertama tahun 2017 hanya sebanyak 26 wisman. Sedangkan wisatawan domistik pada tahun ini sebanyak 240 ribu dan pada tahun 2017 sebanyak 130 ribu wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisata tahun ini merupakan dampaknpositif dari program Visit Sumenep Year 2018 menunjukkan kesuksesan. Sebab, selain bertambahnya sejumlah destinasi wiaata yang layak menjadi jujukan wisatawan, juga banyak event yang digelar pemeribtah daerah guna menarik pengunjung. "Peningkatan jumlah pengunjung yang datang ke Sumenep sudah tampak. Dalam tiga bulan, sejak Januari hingga Maret 2018 ini saja jumlahnya relatif tinggi. Berarti program pemerintah yakni Visit Sumenep ada dampak positifnya," kata Sufiyanto, Rabu (16/5). Ia menyampaikqn, tingginya kunjungan wisatawan, baik domistik maupun mancanegara itu perpaduan antara adanya event yang digelar pemerintah daerah dan wisatawa yang sengaja berkunjung kesejumlah destinasi wisata yang dimiliki daerah. "Selain saat ada event, para wisatawan yang datang ke Sumenep, mereka masih menjadikan Pantai Lombang dan Pantai Sembilan sebagai tujuannya. Tapi ada juga yang berkunjung ke destinasi wisata lain seperti Pantai Gili Labag, Giliyang dan Taman Tectona," paparnya. Q sul

Surabaya, Bhirawa PT Sariguna Primatirta Tbk sebagai pabrik penghasil minuman dalam kemasan Cleo, berani menjamin secara konsisten bahwa produknya, selain sangat hyginis dan sehat menyehatkan, juga tidak akan menyebabkan penyakit kanker jika sempat menginap di dalam mobil atau ruangan yang kondisinya cukup panas. Pernyataan tersebut disampaikan Lukas Setio Wongso direktur PT Sariguna Primatirta Tbk di sela-sela pemaparan publik di Vasa hotel kemarin. "Kemasan botol Cleo kita jamin aman dan hyginis karena dibuat dari bahan nomor satu dan satu satunya secara internasional, jadi meskipun di simpan di dalam tuangan atau mobil dengan suhu diatas 60 derajat C," ungkap Lukas didampingi dua orang direktur lainnya masing2 Nio Eko Susilo dan dan Toto Sucartono. Untuk itu, PT Sariguna Primatirta Tbk optimis target penjualan tahun ini sebanyak

Rp 1 triliun akan tercapai karena kualitasnya sangat terjaga dan selalu dokontrol secara cermat agar tetap menjadi minuman sehat dan menyehatkan bagi masyatakat para konsumennya. Jaminan tidak akan menimbulkan kanker itu sebenarnya dilontarkan sebagai jawaban kabar yang beredar di media sosial soal air kemasan jangan disimpan di mobil karena bisa menimbulkan penyakit kanker. Hal yang tidak kalah pentingnya, sebagai penunjang target 1 triliun penjualan tahun ini, ternyata PT. Sariguna. Primatirta Tbk telah membangun tiga pabrik baru yang menyumbang 15 persen terhadap total penjualan tahun ini. Ketiga pabrik baru itu berada di Ngoro (Mojokerto), Pandaan (Pasuruan) dan Kendari. "Produksi ketiga pabrik baru ini menyumbang penjualan tahun ini sebanyak 15 persen. Sehingga, kami optimistis target penjualan tahun ini juga akan tercapai," ungkap Lukas. Lukas menyatakan, tren

kenaikan penjualan tahun ini sebetulnya sudah mulai tercermin pada kuartal pertama 2018 yang mengalami kenaikan 17 persen dibanding periode sama tahun lalu. "Pada kuartal kedua nanti tentunya kenaikannya akan lebih besar jika dibandingkan dengan kuartal pertama. Karena dis-

itu masih ada Lebaran dan saat-saat menjelang Natal dan Tahun Baru," ujarnya. Direktur Operasional Sariguna Primatirta, Nio Eko Susilo, menambahkan, ketiga pabrik baru itu memberi tambahan kapasitas produksi sebanyak 650 juta liter per tahun. Rinciannya, untuk pabrik di Ngoro

Jamin Anti Kanker, Cleo Siap 1 triliun penjualan tahun ini.

sebanyak 250 juta liter, kemudian di Pandaan sebanyak 250 juta liter dan di Kendari sebanyak 150 juta liter. "Kapasitas produksi kita pun tahun ini naik menjadi 4,65 miliar liter dari sebelumnya 4 miliar liter per tahun ini. Upaya meningkatkan kapasitas ini juga didorong daya serap pasar yang meningkat luar biasa baik untuk air minum dalam kemasan botol, galon dan cup (gelas)," ujarnya. Sementara itu, Direktur Penjualan dan Distribusi Sariguna, Toto Sucartono, mengatakan, selama kuartal pertama 2018, pertumbuhan penjualan air kemasan dalam botol sebanyak 70 persen, disusul air dalam kemasan gelas sebanyak 40 persen dan air galon sebanyak 17 persen. "Tingginya pertumbuhan penjualan air dalam kemasan botol tak lepas dari gaya hidup masyarakat yang terus berubah dalam mengonsumsi air dalam kemasan," pungkas Lukas Setio Wongso. Q ma

AL-BAZAAR Jilid 4, Sajikan 100 Item Menu Ramadan Personel Polres Bersih-bersih Sampah di Pantai Pasir Putih Surabaya, Bhirawa Di bulan Ramadan 1439 H, Hotel HARRIS Gubeng kembali menyajikan prasmanan buka puasa yang yang dikenal dengan AL-BAZAAR jilid 4 dmulai 17 Mei hingga 13 Juni 2018 di HARRIS CafĂŠ dan Bright Ballroom dari pukul 17.30 WIB hingga 20.30 WIB. Marketing Communication Manager Hotel HARRIS Gubeng Surabaya, Setiawan Nanang saat dikonfirmasi Bhirawa, Rabu (16/5) kemarin mengungkapkan Ramadan kali ini pihaknya akan hadirkan menu andalan terbarunya. "Paduan unik hidangan tradisional Indonesia, yakni Chicken Shawarma & Beef Shawarma, Nasi Kebuli kambing & Nasi Ayam Mandy. Dan aneka hidangan tradisional unik, kreasi koki kami, yaitu Seblak Ceker," terangnya. Setiawan Nanang menambahkan untuk dapat menikmati lebih dari 100 item menu Ramadan yang terdiri dari sajian Takjil, hidangan pembuka, aneka sup, hidangan utama

AL-BAZAAR sajikan hidangan yang fresh dan dapat dipilih sesuai dengan keinginannya sekaligus sebagai hiburan karena diolah dan dimasak oleh para koki langsung dihadapan pengunjung.

hingga kudapan penutup, yang diambil dari berbagai daerah di Nusantara, serta beberapa dari daratan Asia, seperti Malaysia, Jepang, India serta Timur Tengah, dan berganti untuk setiap harinya, cukup hanya dengan harga Rp. 118.000,- net/orang. "Dengan menu andalan terbarunya, Chicken Shawarma & Beef Shawarma dan Nasi Goreng Jahanam yang disajikan secara live, diharapkan agar pengunjung mendapatkan hidangan

yang fresh dan dapat memilih sesuai sesuai dengan keinginannya sekaligus sebagai hiburan karena diolah dan dimasak oleh para koki langsung dihadapan pengunjung," jelasnya. Sedangkan hidangan Nusantara dan tradisional seperti Lontong Balap, Lontong Sayur Cecek, Tahu Campur, Tahu Tek, Ketupat Orem-orem, Rujak Cingur, Rujak Tolet juga akan melengkapi sajian Buka puasa kali ini. Q riq

Situbondo, Bhirawa Dalam rangka ikut menyemarakkan HUT Bhayangkara ke 72, sejumlah personel Polres Situbondo melaksanakan bakti sosial (baksos) dengan membersihkan sampah di pantai bahari Pasir Putih di Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH bersama Ketua Bhay-

angkari Cabang Situbondo Ny Vero Awan Hariono serta seluruh pejabat utama Polres, Polsek dan anggota Bhayangkari. Menurut Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, bakti sosial membersihkan kawasan pantai Pasir Putih merupakan salah satu bentuk kepedulian Kepolisian terhadap kebersihan lingkungan di wilayah Kota Santri Situbondo. Q awi

Anggota bhayangkari Polres Situbondo saat melakukan bersih bersih sampah di pantai wisata bahari Pasir Putih.

Nokia Raih Dua Penghargaan di Ajang Selular Awards 2018 HMD Global, pemegang lisensi eksklusif untuk ponsel dan tablet Nokia telah memperoleh dua penghargaan untuk smartphone Nokia di ajang Selular Awards 2018. Smartphone Nokia memenangkan dua kategori bergengsi yaitu Smartphone of The Year untuk Nokia 8 dan Best Build Quality untuk Nokia 6.

Nokia peroleh dua penghargaan untuk smartphone Nokia di ajang Selular Awards 2018.

Selular Award sendiri merupakan ajang penghargaan yang diberikan oleh Selular Network untuk mengapresiasi para pemangku kepentingan di industri telekomunikasi dan teknologi mobile di Indonesia. Penghargaan yang telah memasuki tahun ke15 ini ditujukan baik kepada personal, korporat, produk, maupun program dan layanan. "Kami bangga menjadi peneri-

ma dua penghargaan Selular Award tahun ini, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen Nokia untuk terus membawa inovasi yang berarti, tak hanya bagi industri telepon selular itu sendiri, tetapi yang terpenting bagi konsumen," terang Head of Marketing HMD Indonesia, Miranda Warokka saat dikonfirmasi Bhirawa, Rabu (16/5) kemarin. Miranda menambahkan ponsel

Nokia menggabungkan teknologi dan kualitas integrasinya, build quality dan Android murni yang aman dan selalu up to date dan kami tidak sabar untuk melihat bagaimana ponsel Nokia membawa perubahan di tahun 2018 ini. Penilaian Selular Award dilakukan oleh tim panel redaksi dan melalui survei online di website SELULAR.ID mulai 23 Maret hingga 23 April 2018 lalu. Survei online dilakukan untuk penilaian kategori operator, sedangkan produk ponsel menggunakan penilaian dari panel tim redaksi Selular Network. "Melalui beberapa seri yang diluncurkan, Nokia berhasil menghadirkan semua keunggulan khas Nokia di masa lalu, khususnya

dalam hal build quality, ketahanan baterai dan teknologi yang fokus pada manusia," jelas CEO Selular Network, Uday Rayana. Selular Network menyiapkan berbagai kategori penghargaan di ajang Selular Award tahun ini, termasuk kategori smartphone, operator, aplikasi, digital enterprise, aksesoris, teknologi jaringan dan penghargaan khusus. Kategori smartphone sendiri meliputi Best Build Quality, Best Innovative Local Smartphone, Best Innovative Camera Smartphone, Best Camera Smartphone, Best Selfie Smartphone, Best Durable Smartphone, Most Valuable Smartphone dan Smartphone of The Year. Q riq


Nelayan Sendangbiru Tolak Pembangunan Rusunawa l Sambungan hal 1

dibangun Rusunawa itu, sebelumnya menjadi tempat perbaikan jaring oleh para nelayan, termasuk juga untuk kegiatan petik laut,” tuturnya. Selain itu, lanjut dia, lahan yang dibangun itu selama ini dipergunakan untuk kegiatan para nelayan, juga sebagai tempat parkir kendaraan bermotor para wisatawan, serta untuk berolahraga para nelayan saat mereka tidak melaut. Keluhan warga ini, lanjut Umar telah disampaikan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim ,namun hingga sekarang belum ada tanggapan.   “Meski sudah ada penolakan pembangunan Rusunawa oleh para nelayan, tapi Dinas Kelautan dan Perikanan justru melanjutkan pembangunan Rusunawa. Sehingga para nelayan sepakat agar pembangunan itu dihentikan, karena Rusunawa yang ada

saat ini belum berfungsi,” ungkap Umar. Untuk itu, kata dia, pihaknya bersama para nelayan yang lainnnya tetap tidak berubah, yakni menolak pembangunan Rusunawa. Selain pembangunan Rusunawa tersebut akan mempersempit sarana pekerjaaan nelayan, pihaknya juga belum mengetahui siapa pelaksana proyek maupun rekanan proyek Rusunawa ini. Dan selama ini, dirinya dan para nelayan selama ini tidak pernah diajak koordinasi. “Dan jika Pemprov Jatim tidak menanggapi persoalan terkait penolakan pembangunan Rusunawa di kawasan Pantai Sendangbiru, maka dalam waktu dekat ini para nelayan akan menggelar aksi unjukrasa. Sedangkan jumlah nelayan yang ada sekarang sebanyak 2000 orang,” ancam Umar. Hal yang sama juga dikatakan salah satu pengusaha kapal Pantai Sendangbiru Sudarsono, jika dirinya

juga menolak pembangunan Rusunawa. Karena lokasi pembangunan Rusunawa itu, sejak dulu sebagai tempat kegiatan para nelayan, seperti memperbaiki jaring, memperbaiki perahu, dan juga setiap tahun sebagai tempat upacara petik laut. “Kami bukannya tidak setuju dengan pembangunan Rusunawa itu, namun seharusnya dalam pembangunan itu ada kesepakatan terlebih dahulu dengan para nelayan. Karena di tempat lain masih banyak lahan yang kosong, bukannya yang selama ini sebagai kegiatan para nelayan,” jelasnya. Semestinya, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan Pemkab Malang. Sebab, sejak dibangunnya Rusunawa ini tidak ada koordinasi. Sehingga menyebabkan para nelayan melakukan penolakan pembangunan Rusunawa di kawasan Pantai Sendangbiru. n cyn.

Puasa tapi Buka Sosmed Bersyahwat l Sambungan hal 1 Orang yang menahan lisannya dari gibah dan matanya dari memandang hal-hal yang haram ketika berpuasa Ramadan tanpa mengiringinya dengan amalan-amalan sunnah, lebih baik daripada orang yang berpuasa plus menghidupkan amalan-amalan sunnah, namun dia tidak berhenti dari dua budaya buruk tadi. Inilah realita mayoritas masyarakat, ketaatan yang bercampur dengan kemaksiatan. Kalau dikaitkan dengan masalah yang lagi ngetren, relevan, dan actual saat ini bisa juga dihubungkan dengan keberadaan HP atau komputer yang di dalamnya terdapat media social (Medsos). Kita harus segera mengakhiri untuk melihat, memposting, mengeshare, mengaplud, atau menikmati hal-hal yang bisa mengundang syahwat. Jangan sampai saat puasa kita melakukan hal-hal tersebut. Kita harus bertekad, mulai saat ini dan seterusnya adalah momentum untuk meninggalkan hal-hal yang dilarang oleh agama. Umar bin Abdul ‘Aziz pernah ditanya tentang arti takwa: “Takwa adalah menjalankan kewajiban dan meninggalkan perbuatan haram,” jawab beliau. Para ulama menegaskan, inilah ketakwaan yang sejati. Adapun mencampur adukkan antara ketaatan dan kemaksiatan, maka ini tidak masuk dalam bingkai takwa, meski dibarengi dengan amalan-amalan sunnah. Oleh sebab itu para ulama merasa heran terhadap sosok yang menahan diri (berpuasa) dari hal-hal yang mubah, tapi masih tetap gemar terhadap dosa. Kewajiban orang yang berpuasa adalah menahan diri dari hal-hal mubah dan hal-hal yang terlarang. Mengekang diri dari makanan, minuman dan jima’ (hubungan suami istri), ini sebenarnya hanya sekedar menahan diri dari hal-hal mubah yang diperbolehkan. Sementara itu ada hal-hal terlarang yang tidak boleh kita langgar baik di bulan Ramadan maupun di bulan lainnya. Di bulan suci ini tentunya larangan tersebut menjadi lebih tegas. Maka sungguh sangat mengherankan kondisi orang yang berpuasa (menahan diri) dari hal-hal yang pada dasarnya diperbolehkan seperti makan dan minum, kemudian dia tidak berpuasa dan tidak berpaling dari perbuatan-perbuatan yang diharamkan di sepanjang zaman seperti ghibah, mengadu domba, mencaci, mencela, mengumpat dan lain-lain. Semua ini merontokkan ganjaran puasa.**

Kemarau, Lamongan Selatan Alami Puso

l Sambungan hal 1

Mojokero ke Lamongan. “Kami juga menunggu janji Pemprov Jatim soal SPAM. Mengingat setisp musjm kemaraj tidak saja sawah yang mengalami kekeringan, juga warga kekurangan air bersih untuk mandi, mencuci dan memasam,”lanjutnya. Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Jatim, Firdaus Febrianto. Menurutnya rata-rata waduk disana adalah waduk tadah hujan. Jika waduk mengalami pendangkalan, maka otomatis jumlah air yang ditampung sangatlah sedikit. Maka dibutuhkan pengerukan akibat sedimentasi. “Selain Kali Lamong, sejumlah waduk memang harus dilakukan pengerukan yang masa kemarau digunakan untuk mengairi sawah,”paparnya. n cty

Rp 12,4 Miliar, Untuk Pemeliharaan Jalan Provinsi l Sambungan hal 1

Dengan rincian pengerjaan pemeliharaan berkala jalan provinsi wilayah Bojonegoro ada 3 titik yakni, 2 Km wilayah ruas jalan pajeng Temayang - perbatasan Nganjuk, 1 Kilometer Jalan Sawuggaling Kota Bojonegoro, dan Tentara Ginie Pelajar (TGP) Banjarjo - Banjarsari sepanjang 3 Kilometer. “Pelapisan ulang ini dilakukan secara berkala dilakukan untuk menjaga eksistensi jalan provinsi agar tetap awet. Rata- rata anggaran Rp 1,1 miliar per Km,” kata Kasi Pemeliharaan jalan, Dinas Bina Marga Provinsi Wilayah Bojonegoro, Purwanto, kemarin (16/5). Selanjutnya, Purwanto menjelaskan, pengerjaan pemeliharaan jalan provinsi bekala ini mulai dikerjakan April lalu dan direncanakan selesai pada bulan Juli mendatang. “ Hingga kini pengerjaan terus digarap hingga H-10 sebelum lebaran, dan terus dikerjakan kembali pengerjaanya pada H+10 Lebaran,” papar Purwanto, Adapun pengerjaan pemeliharaan berkala jalan provinsi wilayah Bojonegoro, yang sudah rampung berada dijalan Sawunggaling, sedangkan TGP Banjarsari pengerjaannya baru selesai 1,5 kilometer. Sedangkan untuk pengerjaan diwilayah Pajeng akan dikerjakan usai hari raya atau lebaran. “Karena pengerjaan jalan di Pajeng harus sedikit ekstra,” jelasnya.   Sedangkan 2 titik pemeliharaan berkala jalan provinsi lainnya, ada diwilah Kabupaten Tuban ada sepanjang 5 kilometer dengan rincian yakni 1 Kilometer di jalan Ponco Suciharjo dan 4 Kilometer berada diperbatasan Jalan Jatirogo.   “Harapan jalan propinsi jawa timur wilayah Bojonegoro jalan akan mulus target  tahun 2020 dan wilayah Tuban tahun 2025,” imbuhnya. n bas

11

SAMBUNGAN

Kamis Pahing, 17 MEI 2018

cyn/Bhirawa

Nelayan Pantai Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kec Sumbermanjing, Kab Malang saat melakukan aktifitas di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pondok Dadap desa setempat

Gubernur Dukung Presiden Keluarkan Perpu l Sambungan hal 1

ditemukan semua. Kapolri, BIN sudah mencari. Dari 20 orang, 17 sudah ditangkap sedangkan yang tiga masih dicari,” ujar Pakde Karwo, sapaan karib Gubernur Soekarwo. Saat ini, kata Pakde Karwo, ISIS (Islamic State in Irak and Syria) tengah terjepit setelah negara-negara seperti Rusia, Amerika Serikat, Prancis, Inggris menggempurnya. Untuk itu, ISIS mengeluarkan serangan ke berbagai negara salah satunya di Indonesia. Dengan kondisi seperti ini, mantan Sekdaprov Jatim meminta media untuk mengimbangi beritanya tidak hanya melulu berita soal teroris. Tapi

juga berita-berita lain yang menciptakan rasa optimis di masyarakat. Seperti adanya kepastian stok pangan di Jatim selama Ramadan dan Lebaran. “Saya ucapkan terima kasih kepada media yang telah membantu menciptkan suasan optimis dan tenang di masyarakat. Saya berharap ada pemberitaan yang balance, soal teror ini. Seperti ada berita soal harga pangan yang stabil dan stok yang aman,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Staf Presiden, Moeldoko, menuturkan pemerintah sudah mengambil ancang-ancang untuk mengeluarkan Perpu Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

atau Perpu Antiterorisme. Langkah ini akan diambil jika DPR tidak mengesahkan RUU Terorisme hingga Juni 2018. “Batas akhir sidang bulan Juni nanti, jika belum selesai, presiden berancang-ancang akan keluarkan Perpu. Karena persoalan ini harus cepat, jangan kita kalah langkah dengan teroris,” kata Moeldoko. Moeldoko menuturkan, isi Perpu Antiterorisme bakal mengadopsi Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang sudah ada. Namun, menurut dia, masih ada persoalan definisi terorisme yang masih belum menemui titik temu. “Jadi tidak ada penolakan,” ucapnya. n iib

18 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Jatim l Sambungan hal 1

antaranya statusnya sebagai terduga teroris, tiga orang masih ditetapkan sebagai saksi dan satu orang anak balita,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (16/5). Ia menjelaskan, penangkapan 18 orang itu adalah hasil penggerebekan selama dua hari. Pertama dilakukan sejak Senin (14/5) dengan berhasil menangkap tujuh orang. Sedangkan hari Selasa (15/5) sebanyak 11 orang dari berbagai lokasi TKP di Jatim. Berikut ini data lengkap 18 orang yang ditangkap, termasuk terduga teroris dan saksi yang saat ini diamankan di Mako Detasemen Gegana Polda Jatim (lihat table).  Untuk status saksi bagi tiga orang tersebut diamankan karena berada di kos Jalan Sikatan IV pada saat penindakan Dedi Sulistiantono yang ditembak mati pada hari Selasa, 15 Mei 2018 sekira pukul 17.20 WIB. H Soejianto adalah pemilik kos yg ditempati Dedi Sulistiantono sehingga turut diamankan guna dimintai keterangan. Sedangkan Hartomo dan Eko Marjuki berada di Kos lantai 2 sehingga turut diamankan untuk dimintai keterangan. n Bed

Penangkapan Hari Senin, 14 Mei 2018 : - Alamat : Tambak Wedi indah barat, Surabaya. - Pekerjaan : Tukang gambar jl. Indragiri Surabaya. - Ditangkap saat akan berangkat kerja di bawah Jembatan Suramadu pada hari Senin, 14 Mei 2018 pukul 08.30 Wib 4. Boy Arfianzah - TTL : Jombang, 27-03-1989 - Alamat KTP : Ds. Buduk, Kec. Peterongan, Jombang - Alamat tinggal : Lebak Rejo Utara ,Kenjeran, Surabaya. - Ditangkap di rumah pada hari Senin, 14 Mei 2018 sekira pukul 12.30 Wib 5. Agus Satrio Widodo - TTL : Jombang, 19-06-1969 - Alamat KTP : Jl. Sersan KKO Usman, Ds. Dandangan, Kediri. - alamat kontrakan : Kel. Urangagung, Kec/Kab. Sidoarjo - Ditangkap di rumah dikontrakan bersama Fauzan pada hari Senin, 14 Mei 2018 sekira pukul 07.30 Wib. 6. Damayanti (perempuan/istri Agus Widodo) - TTL : Nganjuk, 14 Mei 1984 - Alamat KTP : Ds. Mlorah, Kec. Rejoso, Kab. Nganjuk - alamat tinggal : Kel. Urangagung, Kec/Kab. Sidoarjo - Ditangkap bersama dengan Agus Widodo, Ilham Fauzan dan Bety Rinawati Brojo di rumah kontrakan Agus Widodo pada hari Senin, 14 Mei 2018 sekira pukul 07.30 Wib. 7. Bety Rinawati Brojo (perempuan) - TTL : Cirebon, 02-05-1980 - Alamat KTP : Ds. Jatimulyo, Kec. Tambun selatan, Kab. Bekasi - Ditangkap bersama dengan

Agus Widodo, Ilham Fauzan dan Damayanti di rumah kontrakan Agus Widodo pada hari Senin, 14 Mei 2018 sekira pukul 07.30 Wib. Penangkapan pada Selasa, 15 Mei 2018. 8. Abdul Kahfi - TTL : Banyuwangi, 30 September 1965 - Alamat : Dsn. Kalitengah baru Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan - Pekerjaan : Service jam di Pasar Pandaan - Ditangkap pada saat pulang kerja dari pasar Pandaan di jl. Juanda, Kel. Jogosari, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan pada hari Selasa, 15 Mei 2018 9. Kristianto alias mas Abi - TTL : Solo, 23-10-1977 - Alamat : dsn. Turi, Kel. Kepuh harjo, Kec. Karang Ploso, Malang - Ditangkap pada saat perjalanan di jl. Tenaga, dsn. Turirejo, ds. Kepuharjo, Kec. Karangploso, Malang pada hari Selasa, 15 Mei 2018 sekira pukul 08.30 Wib. 10. Wahyu Mega Wijayanti (perempuan/istri Samsul Arifin alias Abu Umar) - TTL : Malang, 03-07-1978 - Alamat KK : jl. Ir. Rais Kec. Klojen, Malang - Alamat Kontrak : perumahan Banjararum Asri Kec. Singosari, Malang - Ditangkap di rumah kontrakan pada Selasa, 15 Mei 2018 sekira pukul 03.00 Wib bersama dengan Samsul Arifin. 11. Syaqif Constantin Arsalan - TTL : Jombang, 27-03-1989 - Alamat : Pucang Indah Lestari Kel. Kebonagung, Kec. Purworejo, Kab. Pasuruan

- Ditangkap pada saat ybs keluar rumah di Pucang Indah Lestari Kel. Kebonagung, Kec. Purworejo, Kab. Pasuruan pada hari Selasa, 15 Mei 2018 12. Samsul Arifin alias Abu Umar - TTL Blitar, 09-06-1983 - Alamat kontrakan : perumahan Banjararum Asri Kec. Singosari, Malang - Ditangkap di rumah kontrakan pada Selasa, 15 Mei 2018 sekira pukul 03.00 Wib bersama dengan istrinya. 13. Emil Lestari (perempuan/istri Ilham Fauzan) dan 1 orang anak umur 1tahun an. Patih. - TTL : Garut, 21-11-1979 - Alamat : Kel. Dukuh pakis, Surabaya. - diamankan pada saat penggeledahan rumah Ilham Fauzan pada hari Selasa, 15 Mei 2018 sekira pukul 19.30 Wib. 14. Suyanti (perempuan/istri Dedi Sulistiantono) - TTL : Magetan, 19-12-1984 - alamat kos : jl. Sikatan Tandes, Surabaya. Status Saksi yang diamankan hari Selasa 15 Mei 2018 1. Hartomo - TTL : Bojonegoro, 08-02-1979 - Pekerjaan : satpam - Alamat KTP : Jombang 2. Eko Marjuki - TTL : Suroboyo, 10-03-1982 - Pekerjaan : karyawan - Alamat KTP : Mulyorejo baru, Surabaya 3. H. Soejianto - Pemilik rumah kos di Tandes, Surabaya.

Jam Kerja ASN Berubah Selama Ramadan 1439 H l Sambungan hal 1

Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim No 800/3447/204.3/2018 tentang Perubahan Jam Kerja ASN pada Bulan Ramadhan 1439 H/2018 M. “Bagi badan/dinas/ biro di lingkungan Pemprov Jatim maupun kabupaten/kota se-Jatim yang jam kerjanya 5 hari, selama hari Senin-Kamis masuk pukul 08.00 WIB dan pulang kerja pukul 15.00 WIB. Sementara untuk istirahatnya mulai pukul 12.00-12.30 WIB,” ujar Anom, dikonfirmasi Rabu (16/5). Sedangkan pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 07.00 WIB hingga 14.30 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30 s.d 12.30 WIB. “Pada hari tersebut, juga tetap dilaksanakan senam kesegaran jasmani, pada pukul 06.30 hingga 07.00 WIB,” jelasnya. Ditambahkan, untuk instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, hari senin s.d kamis, serta sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.00 WIB. Waktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB. Sementara pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.30 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30. “Meski jam kerja ASN berkurang selama bulan puasa dibanding hari biasa, Anom menegaskan tidak mempengaruhi kinerja ASN dan pelayanan terhadap masyarakat di Pemprov Jatim. Alasannya, puasa memotivasi untuk tetap giat bekerja dan beribadah,” pungkasnya. Pulang Lebih Sore Sementara itu ASN lingkup Pemkab Tulungagung yang biasanya pada hari Jumat sudah dapat pulang pada pukul 14.30 WIB, pada bulan Ramadan kali ini justru harus pulang lebih sore lagi. Sesuai surat edaran jadwal jam kerja bulan Ramadan 1439 H/2018 M yang ditandatangani Sekda Tulungagung, Ir Indra Fauzi MM, disebutkan untuk hari Jumat selama Ramadan ASN setempat pulang pukul 15.30 WIB. Sejumlah ASN lingkup Pemkab Tulungagung sempat bertanya-tanya terkait jadwal pada hari Jumat tersebut yang dinilai janggal. Padahal pada hari Jumat di bulan-bulan biasa mereka pulang pukul 14.30 WIB. Bahkan, sesuai jadwal jam kerja bulan Ramadan saat ini, untuk hari Senin sampai Kamis tertulis pulang pada pukul 15.00 WIB. “Apa tidak salah tulis atau ketik itu surat edarannya. Hari Jumat yang biasanya pulang lebih awal dari hari kerja lainnya ternyata selama bulan puasa kok justru pulang lebih sore,” ujar salah seorang di antaranya pada Bhirawa, Rabu (16/5). Indra Fauzi ketika dikonfirmasi Bhirawa kemarin menyebut surat edaran yang ditandatanganinya tidak salah ketik. Ia menyebut surat edaran tersebut merupakan turunan atau merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) Nomor 338 Tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI dan Polri pada Bulan Ramadan tertanggal 8 Mei 2018. “Itu tidak salah ketik. Memang untuk jadwal hari Jumat pulangnya lebih sore dari hari biasa. Pulangnya pukul 15.30 WIB,” tandasnya. Ketentuan jam pulang ASN yang lebih sore itu, menurut Indra Fauzi sudah putusan dari MenPAN dan RB. “Yang perlu dicatat juga, selama bulan Ramadan jam masuk kantor itu pukul 08.00 WIB. Tidak lagi pukul 07.00 WIB seperti hari biasa dan jam istirahat pada hari Jumat selama Ramadan mulai pukul 11.30 WIB sampai 12.30 WIB,” paparnya. Diakui mantan Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung ini, untuk saat ini Pemkab Tulungagung sepenuhnya mengacu pada ketentuan atau jadwal yang dikeluarkan oleh MenPAn dan RB. Tidak lagi membuat kebijakan sendiri kendati tetap berdasar pada ketentuan 32,5 jam kerja setiap minggunya pada bulan Ramadan. “Dulu memang Pemkab Tulungagung membuat sendiri jadwal yang tidak ada istirahat selama Ramadan dan pulangnya lebih awal. Sekarang kami mengacu sepenuhnya pada surat edaran MenPAN dan RB yang didalamnya ada waktu istirahat,” tuturnya. Sesuai Surat Edaran Sekda Tulungagung Nomor 851/629/033/2018 tertanggal 14 Mei 2018 disebutkan untuk instansi/ unit kerja yang melaksanakan lima hari kerja, selama Ramadan pada hari Senin sampai Kamis masuk pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB dan waktu istirahat pukul 12.00 WIB sampai dengan 12.30 WIB. Sementara pada hari Jumat, masuk pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB dan waktu istirahat pukul 11.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB. n Iib,wed

Walaupun Belajar Komputer ‘Grothal-grathul’, Semangat Belajar Tetap Tinggi l Sambungan hal 1

kesulitan adalah saat mengoperasikan komputernya. Komputer sekarang sudah sangat canggih, sehingga ujian pun sekarang sudah menggunakan komputer. “Mau tidak mau saya harus belajar dengan semangat yang tinggi untuk menyesuiakan diri, karena mempunyai usaha yang didalamnya ada karyawan. Walapun ‘grothal-grathul’ tetap semangat, Insya Alloh lulus dengan nilai memuaskan,” kata Harjono sembari senyum riang. Hal yang sama juga diakui oleh Muhammad Nur Kholik (56) warga Bambe, Driyorejo, Gresik. Karyawan perusahaan industri di Rungkut, Surabaya ini harus mengejar ijazah Paket C karena kebutuhan perusahaan, untuk penyesuaian. Ia mengaku karirnya dalam bekerja sulit mengalami peningkatkan, karena ijazah yang digunakan adalah setingkat SMP. Oleh karena

itu, dirinya mendapatkan pengarahan dari manajemen, disarankan untuk mengikuti ujian Paket C agar karirnya tidak terganjal oleh status ijazah. Pak Nur_sapaan akrabnya, harus belajar komputer kepada anak-anaknya. Karena anak pertamanya kuliah pergruan tinggi negeri di Surabaya sudah hampir selesai. Sementara anak nomer keduanya masih duduk di bangku SMA. “Saya hampir setiap hari harus belajar komputer ke anak-anak. Tidak harus malu, namanya belajar itu tidak ada rasa malu, apalagi ke anak sendiri, malah semakin mempererat kekeluargaan. Semua ini demi pekerjaan,” ungkap Pak Nur dengan santainya. Niatan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menuntaskan wajib belajar terhadap masyarakat yang putus sekolah terus dilakukan. Bahkan selama masih ada warga masyarakat yang drop out (DO) dari sekolah. Pemkab Sidoarjo juga terus melakukan penuntasan program tersebut melalui

program kejar Paket A, B dan C. Seperti yang telah dilakukan beberapa hari lalu di Ruang Lab SMK Antartika 2 Buduran Sidoarjo, ratusan orang telah mengikuti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), program Paket B setara dengan ijazah SMP dan Paket C yang setara dengan ijazah SMA. Mereka terdiri dari PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Prima Buduran, terdiri dari Paket B sebanyak 17 orang dan Paket C sebanyak 38 orang. Dari PKBM Diponegoro Gedangan Paket B sebanyak 19 orang dan Paket C sebanyal 53 orang dan dari PKBM Budi Utomo Taman, terdiri Paket B sebanyak 6 orang dan Paket C sebanyak 20 orang. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr Ng Tirto Adi MP, MPd menuturkan kalau program Paket A, B dan C itu terus dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo. Sepanjang masih ada masyarakat yang DO dari sekolah,

pihaknya juga terus melaksanaan program paket tersebut. Jadi hal itu dilakukan adalah sebagai upaya pemerintah untuk menuntaskan wajib belajar, yakni formal dan non formal. Untuk yang non formal adalah dalam program kejar paket A setingkat SD, Paket B setingkat SMP dan Paket C setingkat SMA. Dengan harapan tidak ada lagi warga negara kita, khususnya Sidoarjo yang tidak mempunyai ijazah atau tidak lulus sekolah. Sementara untuk kekuatan hukum ijazah formal dan non formal itu sama, cuma image masyarakat saja yang membedakan hal itu, non formal dianggap yang nomer dua. Semestinya itu tidak boleh terjadi, karena ijazah non formal pun juga bisa dipakai, dan nyatanya. “Sudah banyak masyarakat yang menggunakan ijazah paket untuk mencalonkan dewan, mendaftarkan sebagai bupati maupun gubernur, dan itu diakui sah oleh hukum,” pungkasnya. n


P I L G U B J A T I M 2018

MENUJU Kamis Pahing, 17 MEI 2018

Masa Kampanye

15 Februari 2018 - 23 Juni 2018

GRAHADI

Kampanye Melalui Media Massa, Cetak dan Elektronik

Masa Tenang dan Pembersihan Alat Peraga

10 Juni 2018 - 23 Juni 2018

Pemungutan Suara 27 Juni 2018

24 Juni 2018 - 26 Juni 2018

Halaman 12

Gus Ipul Galakkan Gerakkan Peduli Tetangga Probolinggo, Bhirawa Calon Gubernur Jatim nomor urut dua, Drs H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan ribuan relawan Kota Probolinggo, Rabu (16/5). Relawan yang hadir di Gedung Serbaguna Widya Harja, Jalan Panjaitan, Mayangan, ini merupakan tokoh masyarakat dari 1.025 RT, 198 RW, di lima kecamatan, se-Kota Probolinggo. “Kami perwakilan seluruh RT di Kota Probolinggo siap mengawal pemenangan pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Kami optimistis kemenangan sudah di depan mata,” ujarnya di hadapan peserta pertemuan. Di sisi lain, Gus Ipul berterimakasih atas dukungan dari relawan tersebut. Ke depan, apabila ia terpilih, Wakil Gubernur dua periode ini berkomitmen untuk semakin meningkatkan kerukunan antar warga di dalam RT dan RW. Di antaranya, melalui program yang ia gagas saat menjabat Wakil Gubernur, yakni Gerakan Peduli Tetangga. Gerakan ini dibuat untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat, di antaranya kemiskinan. “Jangan sampai kita tidak tahu ketika ada tetangga yang kelaparan. Kita justru tahunya dari orang lain padahal kita adalah tetangganya,” kata Gus Ipul menjelaskan. Menurutnya, peran RT dan RW inilah yang seharusnya dioptimalkan. Organisasi sosial terendah tersebut diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengatasi masalah sosial hingga kemiskinan. “Kami akan menjadikan RT dan RW bukan sekadar alat koordinasi pemerintahan. Namun, mereka juga harus diajak untuk menjadi garda terdepan dalam pertahanan,” kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. “Kalau ada yang sakit, gotong

Cawagub Jatim, Emil Elestianto Dardak bersama ratusan jamaah Muslimat NU dalam acara bertajuk Istighosah Muslimat NU di Sreseh, Kabupaten Sampang, Selasa (15/05).

Emil Ingin Wujudkan Jalan Sepanjang Pesisir Madura Surabaya, Bhirawa Calon wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Emil Elestianto Dardak menyampaikan keinginannya untuk mewujudkan jalan sepanjang pesisir selatan Madura. Keinginan itu ia sampaikan di depan ratusan jamaah Muslimat NU dalam acara bertajuk Istighosah Muslimat NU di Sreseh, Kabupaten Sampang, Selasa (15/05). “Kami punya mimpi besar untuk Jawa Timur dan Madura. Madura ke depannya akan dikembangkan dengan 3 hal yaitu garam, jagung hibridanya dan pelabuhan Tanjung Bulu Pandan. Tak hanya itu disini saya akan berbicara tentang Madura ka-

wasan selatan yang menghadap ke laut selatan ini juga tidak boleh ditinggalkan,” tutur suami Arumi Bachsin ini yang didapuk memberikan sambutan, Rabu (16/5). Lebih detail lagi doktor termuda Jepang ini menjelaskan bahwa jalan sepanjang pesisir selatan Madura ini sangat strategis jika diwujudkan. Hal tersebut perlu dilakukan karena banyaknya pasar tumpah yang ada di Madura. Karena keberadaan pasar tumpah sering kali membuat kemacetan, oleh karenanya perlu dibangun juga bypass yang menghubungkan Bangkalan hingga Sumenep. “Disini juga sering macet karena pasar tumpah. Karena itu harus ada bypass un-

tuk mencegah macet dari Bangkalan hingga Sumenep,” paparnya. Tak hanya itu ia juga ingin Sampang mendapatkan manfaat dari Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan yang akan dibangun di Bangkalan. Apalagi, lokasi Bangkalan dan Sampang sangat dekat sehingga kedua daerah tersebut harus sama-sama bisa maju. “Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan yg mau dibangun di Bangkalan, Sampang juga harus kebagian manfaat agar maju bersama-sama,” tutur alumni University Of Oxford ini. Dalam kunjungannya Emil Dardak ditemani oleh Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil, M Roziqi dan KH. Asep Syaifuddin Chalim yang memimpin langsung istighosah.  cty

royong membantu. Kalau tidak bisa, segera diserahkan ke pemerintah. Kami punya anggaran untuk itu,” katanya. Keponakkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini mengatakan, gerakkan peduli tetangga telah dilaunching dan mulai berjalan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kampung berprestasi di Jawa Timur. Mulai kampung Go Green, kampung baca, kampung air, hingga berbagai kampung UMKM. Selain itu, gerakan ini juga menjadi ajang antisipasi untuk berbagai tindak kejahatan yang kemungkinan berpotensi dilakukan oleh tetangga. “Misalnya, ketika tetangga kita menggunakan narkoba, hingga ada orang baru yang merencanakan aksi terorisme bisa kita ketahui lebih awal,” kata wakil dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo ini. Setelah melakukan tindakan cegah dini, masyarakat segera melapor ke pihak penegak hukum. “Jadi, gerakan ini sebagai alat penjaga kerukunan sekaligusdeteksidiniterhadapberbagai potensi tindak kriminal,” kata mantan Ketua GP Ansor dua periode ini. Ia optimistis, kalau RT dan RW bisa solid maka akan dengan mudah menangkal isu kriminal termasuk teroris sejak dini. “Kami mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini. Dengan mengedepankan aksi pencegahan, kami berharap ini menjadi kejadian terakhir,” kata dia.  iib

Warga Sampang Bersatu Dukung Khofifah-Emil Sampang,Bhirawa Dukungan Cagub-Cawagub Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestinato Dardak digelorakan warga Sampang. Termasuk kiai, habaib, nyai se-Madura. Keduanya dianggap berpengalaman dalam kepemerintahan. Dukungan itu dihadiri para kiai berpengaruh dari berbagai daerah Madura. KH Farouq bin Alawy Muhammad, salah satu kiai berpengaruh di Madura mengatakan dukungan ini murni atas inisiasi para kiai dan nyai dari seluruh pesantren di Madura dan tanpa dorongan apapun. Dukungan diberikan demi menyelamatkan Jawa Timur. “Agar terselamatkan. Kalau beliau insyaallah diberi kemenangan besar oleh Allah SWT. Itu spontanitas. Artinya mereka ingin berkumpul di sini. Istilahnya ini ilham Allah SWT kepada para kiai. Ini tak terduga. Insyallah bersatu. Banyak kiai berpengaruh di sini mendukung bu Khofifah,” kata Kiai Farouq, Selasa (15/5). Dia menjelaskan Khofifah pernah menjadi menteri di dua era Presiden berbeda yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan era

Khofifah Indar Parawansa mendapat dukungan warga Sampang. Termasuk kiai, habaib, nyai se-Madura.

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) plus Kepala BKKBN, Menteri Sosial era Presiden Jokowi. Di jamiyyah Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah dipercaya sebagai Ketua Umum Muslimat NU. Wakilnya, Emil brpengalaman di pemerintahan sejak era Presiden SBY. Emil didaulat sebagai bupati termuda yang penuh dengan pretasi. Di luar itu, Emil pernah menjadi World Bank Officer dan Chief Business Development

and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). Di NU, suami Arumi Bachsin ini pernah menjabat Pengurus NU cabang istimewa di Jepang. “Latar belakang kemampuan. Beliau tadi sudah sampaikan, beliau sudah berpengalaman di dunia politik, di dunia pemerintahan. Beliau pernah menjadi menteri, sudah menjadi pejabat tinggi. Bahkan rela mundur untuk membenahi ekonomi Jawa

Timur agar lebih sejahtera,” tuturnya. “Dua-duanya NU. Biar aspirasi masyarakat tertampung dan itu juga NU untuk umat. Emil juga pengalaman, beliau tentang kenegaraan disumbangkan untuk rakyat Jawa Timur,” lanjutnya. Kiai berpengaruh di Sampang ini juga menuturkan akan gencar menyosialisasikan program Khofifah-Emil. Jika nanti masyarakat Jawa Timur memberi mandat, Khofifah juga diminta memperhatikan pesantren. “Kita mengadakan sosialisasi ke bawah, menyampaikan visi-misi beliau. Biar bisa memajukan ekonomi pondok pesantren bisa juga memberikan beasisa bagi kalangan murid yang berprestasi,” pungkasnya. Kepada para kiai, habaib dan nyai Madura Khofifah memohon restu dan doa. Khofifah menilai restu kiai dan ulama sangat penting. “Mohon doa pangestu kiai, mudahmudahan pangestunya kiai, doanya kiai terkabulkan untuk KhofifahEmil mimimpin Jawa Timur, manfaat barokah,” pungkas Khofifah.  geh

Gus Ipul bertemu dengan ribuan relawan Kota Probolinggo, Rabu (16/5).

APK di Banyuwangi Banyak yang Hilang Banyuwangi,Bhirawa Tim pemenangan CagubCawagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak mendesak KPU Banyuwangi mengganti Alat Peraga Kampanye (APK) resmi yang hilang di daerahnya. Sekertaris Tim Pemenangan Paslon Khofifah Indar ParawansahEmil Dardak di Banyuwangi, Andah Wibisono mengatakan, permintaan mengganti APK resmi yang hilang, karena KPU belum serahterimat kepada masing-masing tim pemenangan paslon. Sehingga jika APK hilang maupun rusak, sepenuhnya tanggung jawab KPU. “Kami meyakini sekali sejauh itu belum diserah terimakan (APK). Dan itu masih menjadi tangung jawab KPU. Karena itu ketika secara insidental ada beberapa APK yang hilang dan rusak dan lai. sebagainya kami meyakini itu masih tangung jawab KPU dan KPU seharusnya menganti atau memperbaiki APK yang rusak itu,” ujar Andah Wibisono

saat gelar serah terima APK di KPU Banyuwangi, Selasa (15/5). Bahkan, kata Andah, pihaknya tidak menandatangani berkas serah terima sebelum APK diperbaiki atau diganti. Total jumlah APK yang hilang atau rusak sekitar 15 di beberapa tempat. Andah mengaku, tim pememangan paslon Khofifah-Emil sangat dirugikan dengan hilangnya APK resmi yang dipasang KPU. Sebab akibat hilangnya APK, mempengaruhi tahapan kampanye calon yang diusung. “Tentu ini merugikan kami. KPU harus bertanggung jawab atas APK tersebut,” tandasnya. Sementara Ketua Tim Pemenangan Paslon Cagub-Cawagub Saifullah Yusuf-Putih Guntur Soekarno di Banyuwangi, Hermanto mengaku APK resmi dari KPU milik paslon yang diusungnya juga banyak yang hilang dan rusak. Kata dia, rusaknya APK hampir merata di seluruh kecamatan di Banyuwangi.  geh

Bila Tiga Pesantren Besar di Paiton Mantabkan Dukung Paslon 2 GELOMBANG dukungan kiai kharismatik di Jatim untuk pasangan calon Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno, kian solid. Tiga pesantren besar di Kacamatan Paiton, Probolinggo, menjadi barisan penguat pendukung kandidat nomor urut dua ini. Ketiga pesantren tersebut antara lain: Ponpes Nurul Qodim di Desa Kalikajar, Ponpes Nurul Jadid di Desa Karanganyar, dan Ponpes Nurul Hasyimi di Desa Randutatah. Ponpes Nurul Qodim diasuh oleh Kiai Hasan Abdul Jalal dan berdiri sejak 1947. Sedangkan Ponpes Nurul Jadid berdiri sejak 1948 dan diasuh oleh KH Zuhri Zaini. Kedua ponpes ini menjadi dua di antara pesantren besar di Paiton. Kemudian, untuk pesantren Nurul Hasyimi diasuh oleh KH Muzamil dan juga menjadi salah

satu pesantren tua di wilayah ini. Di Ponpes Nurul Hasyimi, Gus Ipul bertemu dengan pengasuh dari ketiga ponpes tersebut. Di antaranya, Kiai Zuhri, KH Hafizul Hakim Noer, dan KH Muzamil, Rabu (16/5). Hadir pula, ribuan guru madrasah diniyah (madin) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Timur. Pada penjelasannya, KH Hafidzul Hakim Noer, menjelaskan bahwa pilihan ulama untuk mencalonkan Gus Ipul sebagai kandidat Gubernur adalah final. Sehingga, sebagai seorang santri sudah selaiknya menjalankan ulama. “Pondok Lirboyo, Sidogiri, Langitan, dan pondok besar lainnya sudah satu suara untuk mencalonkan Gus Ipul. Sehingga, tidak ada alasan lain bagi kita untuk tidak mentaati

perintah ulama,” kata Gus Hafid yang juga salah satu pengasuh Ponpes Nurul Qodim ini. “Termasuk, kedatangan kami bersama Gus Ipul juga salah satunya untuk mematuhi intruksi ulama. Sekali lagi, Gus Ipul bukan mencalonkan diri, tapi dicalonkan. Insya Allah, kita patuhi Kiai, Jawa Timur akan makmur. Jadi kalau Kiai sudah memilihkan, Kiai Zuhri Zaini sudah memilihkan, kita wajib menjalankan untuk memilih Gus Ipul,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, Gus Ipul bercerita, bahwa di tengah keterbatasannnya, ia pada akhirnya berani mencalonkan diri untuk maju di pencalonan gubernur. “Para kiai yang menginstruksikan kami untuk maju. Bahkan, karena ikhtiar kiai juga, kami akhirnya mendapat partai untuk mendaftar di KPU,” kata

Gus Ipul pada sambutannya. Karena dicalonkan oleh kiai, maka program kerja yang disusun olehnya juga menyertakan masukan dari ulama. Termasuk, dengan membesarkan peran pesantren dan madrasah diniyah di Jawa Timur. “Kami ingin lembaga pendidikan yang negeri berkembang, sedangkan yang swasta terus dijaga. Keduanya harus bersinergi,” kata Gus Ipul. Oleh karenanya, Gus Ipul menyiapkan program Madin Plus yang nantinya akan memaksimalkan bantuan operasional sekolah daerah (bosda) dan beasiswa untuk guru madin. “Sekolah formal harus dilengkapi dengan madin untuk melahirkan alumni yang bukan hanya paham ilmu namun juga kuat agamanya,” kata Gus Ipul yang juga Ketua PBNU ini.  iib

Gus Ipul dapat dukungan tiga ponpes, yakni Ponpes Nurul Qodim di Desa Kalikajar, Ponpes Nurul Jadid di Desa Karanganyar, dan Ponpes Nurul Hasyimi di Desa Randutatah.

Binder17mei18  
Binder17mei18  
Advertisement