Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

HARIAN

Semua sekolah SMA dan SMK di Tulungagung ikut UNBK. Tidak ada lagi yang menggunakan kertas,”

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 7 Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Tulungagung Solihin MPd

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

http://www.harianbhirawa.co.id

17 FEBRUARI 2017

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo Di Ruang Kerja

 Wagub H Saifullah Yusuf 13.30 Presentasi dan Testing Masakan Jepang di Kediaman Konjen Jepang Jl Dharmahusada Surabaya 14.30 Membuka Rakernas Asippindo di Hotel Mercure Surabaya 20.30 Menghadiri Wayangan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi

08.00 Membuka Diklatpim II di Badan Diklat Jatim 19.00 Membuka Gelar Seni Budaya Kabupaten Nganjuk di Taman Budaya Jatim Ket : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau, Masyarakat Diminta Waspada Bojonegoro, Bhirawa Permukaan tinggi muka air Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro terus mengalami peningkatan, seperti yang terpantau di Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro. Ketinggian air pada papan duga di Bojonegoro merangkak naik dengan cepat menjadi 13,61 meter (siaga hijau-I) pukul 09.000. Pukul 12.00 TMA terpantau 13.84 peilschal. Ketinggian air Bengawan Solo itu naik sekitar 20 centimeter dibandingkan dengan tiga jam sebelumnya. “Meningkatnya dengan cepat

 ke halaman 11

Imbas Sengketa Kepemilikan Tanah

460 Siswa SDN Gading III Terpaksa Mengungsi Surabaya, Bhirawa Sebanyak 460 siswa SDN Gading III Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya terpaksa mengungsi ke sekolah lain. Mereka terpaksa mengikuti proses belajar-mengajar di SDN Tambaksari I Jalan Mundu sejak pertengahan Desember 2016 lalu. Jarak tempuhnya pun cukup jauh sekitar 3,5 kilometer dari sekolah sebelumnya yang terletak di Jalan Kenjeran 433 ini.

Pantauan Harian Bhirawa di SDN Gading III yang dekat dengan Jalan Kenjeran ini tampak sepi. Tak ada satupun orang yang berada di dalam bangunan yang tergolong tua ini. Di sekitaran banyak tumpukan papan triplek

di atas tanah seluas 340 meter persegi. Papan bertuliskan SDN Gading III tersebut juga sudah tak terlihat lagi. Pintupintu juga tampak terbuka lebar di setiap ruangannya yang kosong tanpa bangku. Hanya dibatasi pagar

tembok setinggi orang dewasa. Mengungsinya para siswa ke sekolah lain ini dikarenakan sengketa kepemilikan tanah. Sesuai keputusan pengadilan be-

Pegawai Diistimewakan Jadi Rasan-rasan di Lingkungan Dindik Jatim Saiful Persilakan Inspektorat Lakukan Penelusuran

Bupati Probolinggo Tantriana Sari saat menerima penghargaan dari OJK.

Bupati Tantri Terima Penghargaan dari OJK Probolinggo, Bhirawa Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari menerima penghargaan sebagai Inisiator Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) di Grand Ballroom Ijen Suites Resort and Convention Klojen Malang. Penerimaan Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kepala OJK Regional VI Jawa Timur Sukamto. Bupati Tantri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan dukungan luar biasa kepa-

Dindik Jatim, Bhirawa Suasana tak nyaman kembali terasa di internal Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. Kasak-kusuk tentang keberadaan pejabat yang kerap mendapat keistimewaan menjadi bahan rasan-rasan yang hangat di antara pegawai instansi di bawah kepemimpinan Saiful Rachman tersebut.

Perlakuan istimewa tersebut diterima Kepala UPT Bina Prestasi Dindik Jatim Suhartatik. Setelah dua kali mendapat promosi jabatan hanya dalam rentang waktu delapan bulan, kini Suhartatik kembali mendapat kesempatan istimewa dengan mengikuti Diklatpim III tanpa harus mengikuti Diklatpim IV.

Menurut informasi dari internal pegawai Dindik Jatim, perihal keistimewaan tersebut dapat diraih Suhartatik lantaran memiliki back up dari petinggi Pemprov Jatim. “Saya sendiri tidak tahu. Sebagai PNS saya hanya melakukan

Penyandang Difabel Bisa Dapat SIM D untuk Kendarai Motor Roda Tiga

 ke halaman 11

Ancam Pecat Pegawai Nakal BUPATI SITUBONDO H Dadang Wigiarto SH mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer di lingkungan Pemkab Situbondo nakal yang suka berselingkuh. Pernyataan

keras tersebut disampaikan langsung Bupati Situbondo Dadang Wigiarto usai menerima kunjungan kerja Pangdam V Brawijaya Mayjend I Made Sukadana ke Kabupate n Si t ubondo, Kamis (16/2). Ini disam-

 ke halaman 11

 ke halaman 11

ramadlan/bhirawa

Salah satu penyandang difabel di Jombang saat mengikuti ujian permohonan SIM di halaman Satlantas Polres Jombang, Kamis (16/2) .

Jombang, Bhirawa Bagi kaum penyandang cacat atau difabel yang biasa mengendarai motor kini tidak usah ragu-ragu untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Pasalnya, Satuan Lalulintas Polres Jombang kini memberikan fasilitas bagi mereka yang masih menggunakan motor untuk mendapatkan SIM. Hal ini seperti terlihat di lapangan Kantor Satlantas Polres Jombang, Kamis (16/2) kemarin. Beberapa orang penyandang cacat mengikuti ujian untuk mendapatkan SIM yang masuk kategori D ini. “Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), SIM untuk

 ke halaman 11

 ke halaman 11

gegeh bagus setiadi/bhirawa

Para siswa SDN Gading III turun dari bus depan Taman Mundu milik Pemkot Surabaya yang telah disediakan untuk antar jemput, Kamis (16/2) kemarin.

Pakde Karwo Tegaskan AHY Tidak Akan Running Pilgub Jatim Pemprov, Bhirawa Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Dr H Soekarwo memastikan jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak akan ikut dalam kontestasi politik di Jatim. Kepastian itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, menanggapi kabar AHY yang akan ikut running Pilgub Jatim 2018 pasca kekalahannya di Pilgub DKI Jakarta beberapa hari lalu. “Tidak, tidak, daftar saja belum, nanti saja. Sekarang kan masih 2017, masih lama. Saya pastikan tidak benar ada kabar kalau Mas Agus akan maju Pilgub Jatim,” kata politisi yang juga menjabat sebagai Gubernur Jatim ini, Kamis (16/2).

 ke halaman 11

Ratusan GTT Belum Terima Gaji Januari DPRD Jatim, Bhirawa Penarikan dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) SMA/SMK yang telah ditetapkan oleh Pemprov Jatim belum maksimal. Data yang dimiliki Komisi E DPRD Jatim, untuk Januari masih di bawah 50 persen yang telah membayar. Padahal di dalamnya terdapat alokasi gaji Guru Tidak Tetap (GTT). Akibat ratusan GTT belum terima gaji pada Januari. Wakil Ketua Komisi E DRPD Jatim Suli Daim mengatakan, sampai saat ini laporan yang didapatnya masih di bawah 50 persen untuk Januari. Menurutnya, hal itu terjadi dikarenakan masih belum jelasnya pembayaran SPP ini melalui bank atau langsung ke sekolah. Selain juga so-

 ke halaman 11

Kegiatan Bupati Banyuwangi saat Libur Pilkada

Pilih Pantau Ekowisata Sambil Mancing Bersama Keluarga Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memantau perkembangan wisata ekowisata di wilayahnya sambil mengisi libur Pilkada serentak pada 15 Februari dengan memancing ikan bersama keluarganya di Banyuwangi.

Dadang Wigiarto SH

Sentil..  Kades Keluhkan LPJ Dana Desa  Identik berbelit-belit dan lama  Lahan Pertanian di Jember Mulai Panen  Semoga harga sayur mayur tak mahal lagi  Tidak Standarisasi 60 SPBU Pertamini Ilegal Akan Ditertibkan  Ujungnya merugikan konsumen

Rachmad Caesar, Kabupaten Banyuwangi Anas bersama keluarganya, termasuk puteranya, Ahmad Danial Azka mengunjungi kolam pancing Sadino yang terletak di daerah Pakis Banyuwangi. “Sudah lama saya tidak memancing. Mumpung lagi libur, kebetulan juga kangen memancing, langsung ajak anak saya, sambil memantau kondisi di sekitar sini,” ujarnya. Lokasi pemancingan tersebut terletak di sekitar kawasan Pantai Cemara. Di kawasan pantai tersebut terdapat ribuan cemara udang yang tumbuh lebat. Selain sebagai tujuan

wisata, Pantai Cemara juga menjadi tempat konservasi penyu. “Pemkab Banyuwangi tahun ini secara bertahap akan membangun infrastruktur penunjangnya. Karenanya kami cek apa saja keperluannya. Secara bertahap kami kerjakan dengan konsep ekowisata,” kata Anas. Menurut Anas, selain untuk destinasi wisata, lokasi ini juga menjadi salah satu hutan kota di Banyuwangi. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Pemkab

 ke halaman 11

ist

Bupati Abdullah Azwar Anas mengangkat ikan hasil pancingannya di Banyuwangi, Rabu (15/2) lalu.


SURABAYA

2

Jumat Pon 17 FEBRUARI 2017

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

Komitmen Jaga Persatuan, Gus Ipul Tandatangani Prasasti Kebangsaan Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf menandatangani Prasasti Kebangsaan, bersama perwakilan Pangdam V/Brawijaya, perwakilan Polda Jatim dan perwakilan 22 elemen masyarakat. Antara lain PW GP Ansor, GMNI, PMII, Pemuda Katolik, PW IPPNU dan organisasi lintas agama lainnya. Dalam Prasasti Kebangsaan tersebut, intinya Forum Kebangsaan yang dipelopori Organisasi Kepemudaan (OKP) Lintas Agama Jatim menyampaikan kepada publik bahwa kondisi Jatim rukun, guyub, aman, teteram, damai, dan kondusif. Selain itu, seluruh komponen bangsa berkomitmen akan melestarikan budaya dan adat istiadat, serta kebersamaan tetap terjaga, saling toleransi satu dengan yang lain. Dalam acara yang digelar di Pamelan Café Surabaya, Kamis (16/2) itu, Gus Ipul, sapaan lekat Saifullah Yusuf mengaku, sangat menyambut baik Forum Kebangsaan yang mempelopori penandatangan Prasasti Kebangsaan. Dia berharap, dengan adanya forum ini persaudaraan di Jatim semakin kuat. “Saya menyambut baik Launching Forum Kebangsaan ini.

Pesan saya jangan sampai yang terjadi di daerah lain terutama suasana yang bisa mengganggu persaudaraan, bisa terjadi di Jatim. Kalau perlu Jatim bisa menjadi contoh bahwa perbedaan bisa disikapi dengan arif. Semua bisa mempertimbangkan lebih utuh dan mempertibangkan kearifan lokal,” katanya. Menurut Gus Ipul, kerukunan harus dijaga, kebersamaan juga harus dijaga. Oleh karena itu Gus Ipul menegaskan, seluruh elemen masyarakat harus menjaga dan memelihara rasa persaudaraan. Hal ini supaya bisa membangun komunikasi yang lebih terukur. Dia mengatakan, kalau ada masalah harus dimusyawarahkan untuk mencari solusinya. Banyak masalah bangsa yang perlu diatasi bersama, diataranya masalah kesenjangan.

iib/bhirawa

Wagub Jatim Drs H Saifullah Yusuf memberikan Pengarahan dan Wawasan Kebangsaan di Forum Kebangsaan Jatim di Pamelan Cafe Jl Panglima Sudirman Surabaya. kebangsaan dan masalah pem- Pemerintah tidak bisa bekerja Berkaitan dengan Pancasila, bagunan infrastruktur. “Semua sendiri, perlu dukungan seluruh kata Gus Ipul, intinya gotong royong itu diperlukan kebersamaan. elemen masyarakat,” ujarnya. dan persaudaraan, tetapi dengan

kemajuan IT terkadang persaudaraan kurang terpelihara dengan baik. Jika bertemu didarat berperilaku sopan tapi di media sosial terkadang berbeda. “Maka, sebagai saudara harus berusaha untuk memupuk persaudaraan dengan saling memahami dan saling mengerti batas-batas antara benarsalah, pantas – tidak pantas, dan baik-buruk,” ujarnya. Dirasakan masih ada kesenjangan ekonomi yang mengusik rasa keadilan dan bisa maerusak kekeluargaan. Jika ekonomi kerakyatan bisa mewujudkan keadilan. Maka, Forum Kebangsaan diharapkan dapat memberikan kontribusi ikut mengatasi kesenjangan ekonomi, dengan cara yang bermodal besar kalangan atas tidak diganggu, yang menengah difasilitasi dan yang modal kecil harus dbela,” imbuhnya. Begitu pula di bidang politik, lanjutnya, dalam beberapa hal harus berazas musyawarah, saling memahami dan jangan ada prasangka buruk. Berbuat baik, menatap masa depan, agar IndoQ iib nesia tetap jaya selamanya.Q

Pemprov Gerojok Rp 240 M untuk Kembangkan Perikanan DPRD Jatim, Bhirawa Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan. Salah satu bidang dengan potensi tinggi ada di sektor perikanan. Sebab itu pemprov rela menggelontor anggaran sebesar Rp240 miliar.

trie diana/bhirawa

Pelebaran Jalan

Sering terjadinya kemacetan lalu lintas serta penyempitan jalan dikarenakan banyaknya para penjual barang bekas tong dikawasan Jl Waspada Surabaya. Kini petugas gabungan Satpol PP Surabaya,Trantib (ketentraman dan ketertiban) Kec Pabean Cantikan dan Trantib Kec Semampir Surabaya telah menertibkan puluhan pedagang yang berada dipinggiran jalan, sehingga kawasan Nyamplungan Kec Semampir Surabaya sekarang tampak bersih dan bebas dari PKL, Kamis (16/2).

PANGGUNG BIROKRASI

F-PKS DPRD Jatim Launching Hari Aspirasi FPKS Jatim, Bhirawa Dalam rangka meningkatkan kinerja anggota wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jatim. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Jatim bersinergi dengan F-PKS DPRD Kabupaten/ Kota di Jatim menggagas program “Hari Aspirasi” dalam rangka meningkatkan penyerapan aspirasi masyarakat. “Hari ini secara resmi kami launching Hari Aspirasi Fraksi PKS DPRD Jatim dan Fraksi PKS DPRD Kabupaten/Kota,” ujar sekretaris DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan saat dikonfirmasi di gedung DPRD Jatim, Kamis (16/2). Senada, Ketua F-PKS DPRD Jatim, Yusuf Rohana menjelaskan bahwa program Hari Aspirasi ini dilatarbelakangi kewajiban anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat yang difasilitasi pemerintah berupa reses selama tiga kali setahun dinilai kurang karena persoalan yang dihadapi masyarakat sangat komplek karena luas wilayah dan jumlah Q cty penduduk Jatim sangat besar.Q

Pemilik Angkutan Harus Gabung Koperasi Angkutan Pemkot, Bhirawa Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mendorong para pemilik angkutan di Kota Surabaya, untuk membentuk badan hukum (tergabung dalam koperasi angkutan kota). Pembentukan badan usaha selain mengikuti amanah dari undang-undang, juga mendatangkan kemanfaatan bagi pemilik angkutan. Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat mengatakan, pembentukan koperasi angkutan kota sesuai dengan UU Nmor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Dalam pasal 139 disebutkan, penyedia jasa angkutan umum dilaksanakan oleh badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, dan/atau badan hukum lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Angkutan umum harus berbadan usaha. Sebab, bila kami di pemerintah menyiapkan subsidi

untuk peremajaan, kalau angkutannya belum berbadan usaha dan masih milik perorangan, kami tidak bisa memberi subsidi,” tegas Irvan Wahyudrajat saat jumpa pers di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Kamis (16/2/2017). Angkutan yang kepemilikan nya masih dimiliki perorangan tidak bisa menerima subsidi dikarenakan karakter usaha yang bukan berbadan hukum, harta kekayaan nya bersatu dengan harta pribadi pengurusnya. Sementara kalau berbadan hukum, harta kekayaan perusahaan terpisah dari harta kekayaan pribadi pengurus, sehingga bila terjadi kerugian/penuntutan yang berujung pembayaran ganti rugi hanya sebatas pada kekayaan perusahaan. “Kalau milik perorangan, tentunya itu akan menyulitkan untuk pertanggung jawabanyna. Belum lagi bila terjadi kerugian/ penuntutan yang berujung pem-

bayaran ganti rugi maka harta kekayaan pribadi menjadi jaminannya,” jelas Irvan. Di Surabaya, sebenarnya sudah ada enam koperasi yang sudah terbentuk dan disahkan oleh Menteri Negara Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Yakni Koperasi Jasa Mandiri Sejahtera yang berdiri pada 29 November 2013), Koperasi Roda Transportasi Abadi yang berdiri pada 6 Juni 2013, Koperasi Jasa Lancar Sejahtera Bersama, Koperasi Jasa Mitra Bersama, Koperasi Jasa Mentari Sejahtera Bersama dan Koperasi Jasa Sejahtera Bersama. Namun, dari enam koperasi angkutan yang sudah terbentu itu, hanya satu koperasi (Koperasi Jasa Mandiri Sejahtera) yang memiliki izin usaha angkutan dan menjalankan usaha nya sesuai prinsip dasar koperasi (unit usaha yang berjalan masih sebatas simpan pinjam).Q dre

“Saya sudah kumpulkan SKPD-SKPD, apa yang bisa kita naikkan dalam kondisi krisis seperti saat ini? Sejak 2015 PAD kita ini stagnan. Selisih pembiayaan kita dengan belanja itu juga semakin lebar. Dari beberapa sektor yang ada, sektor perikanan itu yang termasuk besar potensinya,” kata Gubernur Jatim Soekarwo usai rapat paripurna, Kamis (16/2). Pakde Karwo mengungkapkan, untuk kondisi Pelabuhan Tamperan Pacitan ternyata nelayan yang mencari ikan di wilayah tersebut berasal dari Pekalongan Jawa Tengah dan Bugis. “Di sana ada 52 ton. Tapi yang nangkap itu bukan dari Pacitan. Untuk itu tempattempatnya kita benahi. ternyata dari semula 7 ton, kini bisa mendapat ikan 52 ton dari sana. Trickle down effect, jadi efeknya itu banyak,” tegas gubernur yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini. Selain itu, pemprov juga membina nelayan agar tidak menjual ikan dalam bentuk mentah saja. Nelayan-nelayan kini dibekali juga dengan keterampilan mengolah ikan menjadi produk olahan lainnya. Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Heru Tjahjono menambahkan, dari total dana tersebut dibagi untuk pengembangan pelabuhan yang sudah ada, dan juga untuk pembangunan pelabuhan baru, seperti di Popoh Tulungagung dan Grajakan Banyuwangi. “Sebesar Rp190 miliar untuk pengembangan dan pembangunan pelabuhan baru sebesar Rp50 miliar,” kata Heru Tjahjono. Menurut dia, anggaran sebesar Rp240 miliar diakui memang tidak bisa menuntaskan keseluruhan pembangunan dan pengembangan. Untuk itu akan diselesaikan secara bertahap. “Pelabuhan sudah dibangun sejak 2008 dan 2010. Pelabuhan itu akan diperbaiki sesuai standar internasional. Kalau mau ideal, satu pelabuhan butuh anggaran perbaikan butuh Rp150 miliar,”

jelas dia. Perbaikan fasilitas di pelabuhan perikanan itu meliputi gedung pengepakan ikan, pengadaan cold storage, rumah singgah nelayan, kantor pelabuhan, dan pasar ikan. Nantinya akan didesain selain pelabuhan itu sendiri, juga bisa menjadi destinasi wisata. Ada 11 pelabuhan besar di Jatim. Dari jumlah itu, yang sudah memenuhi standar adalah Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Tamperan Pacitan, Tambak Rejo Blitar, Bulu Tuban, Mayangan Probolinggo, dan Pondok Dadap Blitar. Sisanya, pelabuhan masih dalam proses pembenahan. Untuk memenuhi standar internasional diwajibkan tempat pelelangan ikan (TPI) lantainya harus bersih, alat angkut keranjang dari plastik standar Uni Eropa, cold storage, kelengkapan nelayan dan airnya bersih. Dia menjelaskan, produksi ikan di Jatim terdiri dari ikan tangkap dan ikan budidaya. Produksi ikan tangkap sebesar 363 ribu ton per tahun pada 2016 dan ditarget 417 ribu ton pada tahun 2017. Sedangkan untuk ikan budidaya, produksinya mencapai sebesar 973 ribu ton ikan pada 2016 dan ditarget 1,1 juta ton pada 2017. “Pada musim paceklik (cuaca buruk dan nelayan tidak melaut) seperti saat ini dari September 2016 sampai Februari 2017, nelayan akan dibantu pelatihan untuk mengolah ikan menjadi bakso, nugget, siomay, dan abon. Ini namanya program diversifikasi produk ikan saat musim paceklik. Ikan ketika harga tidak bagus bisa diolah. Kalau memasuki bulan Maret-Agustus baru memasuki musim ikan,” papar Heru. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Hammy Wahyunianto menegaskan jika kebijakan Pemprov sangat menguntungkan bagi nelayan dalam menaikan pendapatan. Disisi lain dalam tuntutan dunia internasional memang seharusnya diberikan sejumlah Q cty fasilitas pendukung.Q

Tahun Ini Dishub Uji Coba Feeder dan Trunk Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan kota Surabaya bakal mencoba Trunk (angkutan pengumpan berkapasitas besar) dengan rute Purabaya – Perak dan Feeder (angkutan pengumpan berkapasitas kecil) dengan rute Gunung Anyar melewati Middle East Ring Road (MERR) hingga Kenjeran. Menurut Kepala Dinas Perhubungan kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad ketika jumpa pers di kantor Bagian Humas Kamis (16/2/ 2017), rencananya akan ada 30 unit Trunk dan 23 unit Feeder yang diperkirakan bisa mengangkut 3.074 penumpang di Surabaya. Sejauh ini kawasan MERR memang belum dilalui oleh angkutan umum dan tidak ada potensi bersinggungan dengan trayek yang sudah ada. Oleh karena itu dengan adanya moda transportasi ini nan-

tinya akan sangat membantu masyarakat. Irvan menjelaskan trunk dibuat dengan konsep lantai rendah secara keseluruhan dengan jumlah penumpang kurang lebih 90 orang. Untuk Feeder berkapasitas kurang lebih 15 orang dan dilengkapi dengan kursi khusus penyandang cacat. ‘’Sopir akan digaji dan rute yang dilalui sesuai dengan time table, jadi baik sepi atau ramai akan terus beroperasi sepanjang hari. Potensi penumpang angkutan umum di MERR cukup tinggi

setara dengan di Jl. A. Yani dan saat ini Pemkot juga telah melakukan kajian,’’ tambahnya. Dinas Perhubungan Kota Surabaya memang serius dalam menanggani manajemen transportasi di Kota Surabaya. Saat ini Dishub Kota Surabaya tengah merencanakan pembangunan fasilitas pendukung berupa Park and Ride dibeberapa titik di Kota Surabaya. Untuk Halte akan dibangun sebanyak 65 buah di sepanjang jalan MERR. Selain itu tahun ini akan dibangun pusat control untuk memantau pergerakan kendaraan umum di Surabaya yang dipusatkan di Terminal Joyoboyo berupa CCROM. Irvan juga menambahkan, tahun ini anggaran APBD untuk DED Trem dan Pra-

sarana Trem sudah dianggarkan. Untuk rute trem menghubungkan Wonokromo, Jl Raya Darmo, Urip Soemohajo, Jl. Basuki Rachmad, Jl Embong Malang, Jl Blauran, Jl Bubutan, Tugu Pahlawan. Khusus untuk trem kemungkinan jalurnya akan ditambah. Semula hanya Wonokromo-Tugu Pahlawan kemungkinan akan ditambah sampai Waru. Jadi, nantinya jalur trem itu menjadi WaruWonokromo-Tugu Pahlawan. Sedangkan untuk monorel kemungkinan bisa ditambah jalur dari BulakITS-Medokan SemampirRungkut-Gununganyar. Selain itu, dengan adanya percepatan mega proyek transportasi massal itu sebagai ganti penolakan Pemkot atas tol tengah kota. Artinya, ketika Pemkot me-

ist

Dinas Perhubungan kota Surabaya bakal mencoba Trunk (angkutan pengumpan berkapasitas besar) dengan rute Purabaya – Perak dan Feeder (angkutan pengumpan berkapasitas kecil) dengan rute Gunung Anyar melewati Middle East Ring Road (MERR) hingga Kenjeran. nolak tol tengah kota, maka Trem dan monorel, ka- Keberadaan transportasi Pemkot harus mencarikan tanya, sudah diperhitung- itu dipercaya mampu mesolusinya. Solusi itu salah kan dengan matang untuk mecah kemacetan serta satunya adalah mewujud- menjadi sarana transpor- memberikan kenyamanan kan program monorel dan tasi yang memenuhi kebu- bagi warga Kota Pahlatrem tersebut. tuhan warga Surabaya. wan.Q dre


SURABAYA

Jumat Pon 17 FEBRUARI 2017

3

PENDIDIKAN - KESEHATAN - PELAYANAN PUBLIK - HUKUM

Penyelundupan Narkoba ke Pulau Dewata

Kapolda Jatim Apresiasi Pengungkapan 1 Kilogram Sabu Polres Bangkalan Polda Jatim, Bhirawa Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengapresiasi pengungkapan 1 kilogram narkoba jenis sabu oleh Polres Bangkalan. Bentuk apresiasi ini diwujudkan dengan kedatangan langsung Kapolda Jatim di Polres Bangkalan guna melakukan rilis hasil ungkap sabu, Kamis (16/2). Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, kinerja Satresnarkoba Polres Bangkalan patut diacungi jempol. Menurutnya, Bangkalan yang selama ini terkenal sebagai zona merah karena menjadi sumber masuknya narkoba, bisa diungkap oleh anggota Satresnarkoba. Pihaknya pun berkomitmen tegas dalam pemberantasan narkoba di Jawa Timur. “Selama ini Bangkalan identik dengan zona merah, karena menjadi sumber masuknya peredaran narkoba. Tapi hal itu bisa dipatahkan anggota Polres Bangkalan yang bisa mengungkap peredaran gelap narkoba jenis sabu seberat 1 (satu) kilogram,” kata Irjen Pol Machfud Arifin

saat ditemui di Mapolda Jatim, Kamis (16/2). Bahkan, lanjut Machfud, peredaran gelap narkoba ini bisa dikembangkan kembali terkait temuan dari Bali. Selain itu, pihaknya ingin memerintahkan seluruh anggota jajaran Polda Jatim untuk terus melakukan upaya penggungkapan dan pemberantasan narkoba. “Mudahmudahan kasus ini bisa dikembangkan terkait temuan dari Bali,” tegasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan, sejak awal Kapolda Jatim berkomitmen untuk memberantas narkoba. Bahkan, komitmen

bed/bhirawa

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat memberikan statemen terkait hasil ungkap narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram oleh Polres Bangkalan, Kamis (16/2) di Mapolda Jatim. tersebut tidak hanya ditujukan maupun pengguna narkoba ka- ditujukan untuk intern Polda kepada para bandar, pengedar langan umu saja. Tapi juga Jatim beserta jajaran.

“Sesuai perintah Presiden dan Kapolri, yakni perang terhadap narkoba. Untuk itu Kapolda Jatim berkomitmen memberantas peredaran narkoba, khususnya di Jawa Timur,” tambahnya. Sebagaimana diberitakan, pada Selasa (14/2) lalu anggota Satresnarkoba Polres Bangkalan berhasil mengungkap dua bandar narkoba jenis sabu jaringan nasional, yakni pelaku berinisial T (32) dan KD (35). Tertangkapnya bandar sabu ini saat hendak melintasi akses jembatan Suramadu (Surabaya – Madura). Saat itu sabu yang dikemas menjadi 10 bungkus tersebut, disimpan di jok belakang mobil tersangka. Belum sempat diedarkan ke wilayah Bali, petugas sudah mencium adanya penyelundupan narkoba yang dilakukan kakak beradik tersebut. Selain berhasil mengamankan kakak beradik tersebut, Polisi juga menyita sabu seberat 1 kilogram.Q bed

RAGAM INFO

Diabetes Mellitus Anak Pengaruhi Tumbuh Kembang Surabaya, Bhirawa Kendati kasus diabetes mellitus tipe-1 pada anak ternyata tidak bisa disepelekan , meski angka kasusnya cukup rendah. Penyakit ini bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak penderitanya. Anggota Tim Divisi Endokrin Anak Staf Medis Fungsional (SMF) Kesehatan Anak RSUD dr Soetomo, dr Muhammad Faizi, Sp A mengatakan, selain pengobatan yang dilakukan oleh tim endokrin, dukungan orang tua anak supaya DM Tipe 1 pada mereka tidak menjadi kendala dalam masa depannya. “Kita selalu dampingi memberikan informasi dan edukasi mengenai penyakit, tatalaksana serta komplikasi dari diabetes mellitus tipe-1 kepada para orang tua,” jelasnya. Selama ini Tim Endokrin melakukan melakukan tata laksana DM Tipe 1 pada anak. yakni dengan pemberian insulin, pengaturan makan diet, pengaturan aktifitas dan olahraga, monitoring mandiri dan edukasi seumur hidup. Dalam pemberian insulin, tim endokrin RSUD dr Soetomo memberikan penyulihan cara penyuntikan insulin kepada pasien. Yakni meliputi, lokasi tempat penyuntikan insulin dan tanda bahaya terjadinya hipoglikemia (turunnya kadar glukosa darah), hingga mereka bisa melakukan Q dna tindakan tersebut secara mandiri.Q

Gedung Paliatif Soetomo Segera Dioperasikan Surabaya, Bhirawa Kendati pembangunan gedung paliatif di RSUD dr Soetomo Surabaya belum dioperasikan tidak membuat pelayanan POSA Soetomo ini berhenti. Pelayanan pasien paliatif di RSUD dr Soetomo tetap berjalan seperti biasanya. ‘’Belum dioperasikannya gedung paliatif Soetomo bukan karena kekurangan tenaga medis dan dokter melainkan perlengkapan penunjang seperti mebeler (Perlengkapan meja, kursi dan sejenisnya, red) masih belum ada. Jika dilihat saat ini pembangunan gudung paliatif Soetomo secara fisik sudah selesai,’’ kata Ketua Pusat Pengembangan Paliatif dan Bebas Nyeri RSUD dr Soetomo Surabaya Dr Urip Murtedjo. Urip mengaku, dengan dibangunkannya gedung paliatif di Soetomo, memberikan manfaat besar bagi Soetomo dan pasien paliatif. Untuk rumah sakit, Soetomo merupakan satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang memiliki gedung paliatif, sedangkan bagi pasien gedung paliatif ini akan memberikan kenyamanan bagi pasien ketika berobat. ‘’Saat ini pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada pasien paliatif masih dipusatkan ke Poli Onkologi Satu Atap POSA dan tempat ini dinilai masih belum ideal bagi Q dna pasien paliatif,’’ terangnya.Q

iswa di SMKN 7 Surabaya mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang digelar mengawali Ujian Nasional (UN) bagi siswa SMK kelas XII.

tam/bhirawa

SMK Dahulukan Uji Kompetensi Sebelum UN Surabaya, Bhirawa Sebagian Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) di Surabaya sudah mulai menggelar Uji Kompetensi sebelum masuk ke Ujian Nasional (UN). Upaya ini dilakukan untuk member kesempatan siswa agar mempunyai waktu belajar menghadapi UN lebih banyak , dibandingkan bila dilaksanakan mendekati jadwal UN. Salah satu kewajiban siswa SMK sebelum mengikuti Ujian Nasional (UN) dan dinyatakan lulus ialah mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Dalam ujian ini, penguji dari kalangan industri diterjunkan untuk memastikan anak-anak SMK siap kerja. Di Surabaya, sebagian SMK telah memulai UKK sejak kemarin, Kamis (16/2). Seperti satunya di SMKN 2 Surabaya, sebanyak delapan program

keahlian yang ada di sekolah itu mulai menggelar UKK. Jurusan teknik pendingin dan tata udara (TPTU), misalnya. Para siswa diuji kompetensinya sesuai kebutuhan dunia industri. Guru TPTU Indra Sasongko mengatakan, dengan cara itu diharapkan siswa bisa lebih mudah diterima di industri. Dalam UKK TPTU, siswa ditugaskan memasang, membongkar, dan mengetahui komponen AC. Tampilan AC yang terpasang juga dinilai. “Masangnya miring atau tidak, kalau miring pelanggan juga komplain, jadi harus simetris, tekniknya juga harus bagus,” terangnya. Selain itu, siswa juga harus mengetahui keselamatan kerja dalam TPTU. Misalnya, saat memasang AC pada lorong yang kerap dilalui orang. Agar tidak jatuh dan membahayakan orang yang lewat, maka AC harus

terpasang dengan benar pada tembok yang kuat. Hal-hal seperti itulah yang diminta oleh industri. Termasuk teknik untuk mengetahui kebutuhan AC pada sebuah ruang. “Ruang segini butuh AC berapa, ada teknisnya,” tuturnya. Ada dua lab yang digunakan untuk ujian. Sebanyak 80 siswa program keahlian TPTU dibagi dalam 10 gelombang. Setiap gelombang ada delapan siswa. Indra mengatakan, saat ini penggunaan AC semakin banyak. Munculnya gedung-gedung bertingkat membuat permintaan AC meningkat. Apalagi, suhu di Surabaya termasuk panas. Bahkan rumah-rumah masyarakat menengah atas maupun menengah bawah tidak sedikit yang menggunakan AC. Karena itu, teknisi AC pun kian dibutuhkan. “Program keahlian TPTU hanya ada di SMKN

7,” jelasnya. Siswa di program keahlian teknik kendaraan ringan (TKR) SMKN 7 Surabaya juga melaksanakan UKK. Ketua UKK SMKN 7 Febriyanto mengatakan, materi ujian mengacu pada standar Kemendikbud. Pihak sekolah sepakat untuk mengambil soal Paket 3 dari Kemendikbud. Yakni, tentang overhoul engine, tune up EFI (electronic fuel injection), sistem AC, dan sistem rem. “Satu orang empat kompetensi yang diujikan,” katanya. Selain kompetensi yang tidak kalah penting adalah softskill. Waka Kurikulum SMKN 7 M Ardiyanto mengatakan, softskill yang dimaksud adalah jujur, tanggung jawab, disiplin, ulet, dan teliti. Menurut dia, softskill tersebut harus melekat pada siswa. Apalagi, ketika siswa bekerja di industri dan berinteraksi di maQ tam syarakat.Q

Tuntutan Tidak Direspon, Ratusan Karyawan Danamon Ancam Demo DPRD Jatim, Bhirawa Karyawan Danamon yang tergabung dalam Serikat Pekerja Danamon (SP Danamon) Dewan Pimpinan Wilayah III Jawa Timur hari ini melakukan audensi dengan Komisi E (Kesejahteraan Rakyat) DPRD I Provinsi Jawa Timur. Audensi ini sebagai bentuk upaya memperjuangkan hak-hak karyawan. Sebelumnya SP Danamon telah melakukan komunikasi

dengan Manajemen Danamon perihal berbagai hak karyawan yang dikurangi atau dihilangkan, ini terjadi mulai 2014 ketika Danamon mulai melakukan program transformasi dan dari beberapa pertemuan yang dilakukan, SP Danamon selalu mengingatkan Manajemen agar tidak mengambil tindakan yang merugikan karyawan, namun tidak digubris, bahkan dalam beberapa kasus

kebijakan yang secara langsung menyentuh kesejahteraan karyawan tidak lagi dibicarakan dengan SP Danamon. Kesejahteraan secara gradual dikurangi, termasuk dalam hal penilaian kinerja yang kami nilai tidak lagi menjunjung tinggi nilai-nilai Danamon sendiri yaitu “kejujuran”, banyak pekerja yang kinerjanya bagus, berprestasi tetapi dinilai buruk sehingga berdampak

ribuan karyawan tidak naik gaji dan tidak mendapatkan haknya berupa bonus. Dan yang lebih ironis adalah penilaian buruk tersebut, berdampak pada ribuan karyawan ter-PHK secara massal dengan cara cara terselubung. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir 10.000 karyawan tePHK. Sementara Ribuan yang lain menjadi gelisah dan hilang motivasi karena setiap saat

bisa menjadi korban PHK maupun penilaian kinerja yang dipaksakan rendah. Anehnya recruitment jalan terus, khususnya prohire yang berbiaya mahal, padahal belum tentu mampu memberikan kontribusi positif terhadap perusahaan, ini mencederai pengabdian existing karyawan yang sudah membuktikan loyalitas dan kinerjanya selama Q cty bertahun-tahun.Q

Perjanjian Dagang antar Kedua Pihak Sudah Disepakati

Perkara Jual Beli, Nenek Dua Cucu Ini Terpaksa Hadapi Tuntutan Pidana Seorang nenek usia 63 tahun terpaksa berhadapan dengan tuntutan pidana atas dugaan penggelapan dari bisnis yang dilakukan. Vonny Endrawati (63), terdakwa dugaan penipuan biji plastic ini harus tertunduk lemas di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (16/2). Nenek dua orang cucu ini harus pasrah dengan proses perkaranya yang seharusnya rana perdata, terkesan dipaksakan masuk ke perkara pidana. Di Ketuai Majelis Hakim Hariyanto, persidangan beragendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. dikatakan Jaksa, awalnya terdakwa menawarkan sebanyak 204 ton biji plastic seharga 5,7 miliar ke Paula Lina Luis (pelapor). Selanjutnya pembayaran dila-

kukan secara lunas, namun barang yang dijanjikan tak juga dikirimkan. “Terdakwa selaku Direktur PT Semesta Raya Abadi (SRA) tidak mengirimkan barang yang sudah dijanjikan ke PT Cahaya Mas Makmur (CMM),” kata Jaksa Fathol Rasyid dalam dakwaannya, Kamis (16/2). Mendengar dakwaan dari Jaksa, Adner Parlindungan seleku pengacara terdakwa mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya. Penangguhan tersebut diterima Hakim Hariyanto dan akan dijawab pada per-

sidangan pekan depan. “Surat penangguhan saya bawa, dan akan dijawab pada sidang pekan depan. Sembari memberikan kesempatan pada terdakwa, apakah mengajukan eksepsi (sanggahan) atau tidak,” pungkasnya. Usai persidangan, Adner mengatakan, sebenarnya barang pesanan (biji besi) tersebut sebagian sudah dikirimkan oleh terdakwa. Dijelaskannya, awal 2016 PT CMM melakukan pemesanan barang senilai Rp 16 miliar, namun dari kontrak tersebut nominal yang dibayarkan hanya Rp 14 miliar dan belum lunas. Oleh Vonny, pesanan barang dikirimkan senilai Rp 3,9 miliar “Kasus ini sebenarnya masuk rana perdata, bukan dipaksakan masuk pidana. Sebab, ada itikad baik dari

bed/bhirawa

Vonny Endrawati, terdakwa dugaan penggelapan biji plastik ini terlihat pasrah saat perkaranya dipaksakan masuk ke rana pidana, Kamis (16/2). klien kami untuk menye- nyelesaian hutang dagang segera menyelesaikan dalesaikan pesanan. Bahkan tersebut. Namun pihak PT lam jumlah besar, hingga klien kami sudah melaku- CMM selalu memaksa dan klien kami ditangkap dan kan perundingan untuk pe- menekan klien kami agar ditahan atas kasus yang

sebenarnya sudah terjadi perundingan,” tegas Adner. Ditambahkan Adner, atas penangkapan tersebut pihaknya mengajukan penangguhan penahanan kepada Majelis Hakim. Sebab, terdakwa mempunyai riwayat tekanan darah tinggi yang mengharuskan dirinya beristirahat di tempat yang seharusnya berada, bukan di balik jeruji tanahanan. “Surat penangguhan penahanan sudah kami ajukan kepada Majelis Hakim. Dan kami sudah tekankan kepada Majelis Hakim bahwa perkara ini masuk ke rana pedata. Kalau klien kami tetap ditahan, kondisi ini makin mempersulit bisnisnya yang juga berakibat makin terlambatnya pelunasan hutang ke pihak PT CMM,” pungkasnya.Q bed


4

PUSTAKA Resensi Buku :

Tajuk

Putaran Kedua Lebih Seru Ini Jakarta bung...! Begitu kata selorohan di ibukota. Ini menunjukkan karakteristiknya yang khas: plural, multistrata, dan egalitarian (nyaris tanpa panutan) serta didukung derasnya arus informasi global. Hampir setiap rakyatnya tergolong fasih berbicara politik. Situasi sosial yang sangat individual tidak memungkinkan parpol mengklaim kendali sikap politik masyarakat. Nampaknya, Jakarta membutuhkan sosok yang egaliter, bisa bergaul dengan multi-strata. Ternyata sikap politik warga Jakarta, seirama dengan propinsi tetangga berhimpitan, Banten. Setidaknya dalam pilkada memilih gubernur. Sama-sama tidak memberi jalan mudah paslon (pasangan calon) untuk menduduki kursi ke-gubernur-an. Juga sering menjungkir-balikkan hasil survei tentang popularitas maupun elektabilitas. Bahkan berdasar hasil sementara quick-count (hitung cepat), tim sukses paslon (paling populer) bisa dipermalukan. Dalam Pilkada DKI Jakarta, hasil quick-count berbeda dengan potensi suara modal parpol. Paslon Agus – Sylvi, yang didukung Partai Demokrat bersama PPP, PKB dan PAN, memiliki potensi 26,41%. Kenyataannya, suara yang diperoleh sebesar 17 sampai 18%. Artinya, terdapat faktor “kehilangan” lebih dari 8%. Begitu pula paslon Ahok – Jarot, yang didukung PDIP, Golkar, Nasdem dan Hanura. Memiliki potensi dukungan suara parpol sebesar 49%, hampir single majority. Kenyataannya, paslon Ahok – Jarot, memperoleh 42 sampai 43% total suara. Berarti terdapat faktor “kehilangan” sekitar 7% suara. Hasil berbeda diperoleh oleh paslon Anies – Sandi, yang didukung Gerindra dan PKS. Potensi dukungan dua parpol hasil sebesar 24,52%. Tetapi hasil quick-count, paslon Anies – Sandi, memperoleh 39 sampai 40%. Artinya, terdapat faktor “kenaikan” besar sekitar 15% dibaidng potensi awal. Berdasar per-angka-an, dapat di-analisis, bahwa total faktor “kehilangan” dua paslon (Agus – Sylvi dan Ahok – Jarot), menjadi keuntungan paslon Anies – Sandi. Karena seluruh kehilangan (15%), bagai tercurah pada wadah paslon nomor urut 3. Namun harus diakui, perbedaan antara potensi dukungan awal parpol dengan hasil Pilkada, bukan hanya ditentukan oleh kinerja parpol pendukung. Melainkan lebih ditentukan oleh “performa” paslon. Faktor banyak “kehilangan,” juga terjadi pada Pilkada Jakarta tahun 2012 lalu. Foke seharusnya sebesar 80% lebih, sudah sangat single majority (dan menang). Seluruh parpol peserta pemilu 2009 lalu, tumplek bleg mendukung Foke – Nara. Itupun masih ditambah deretan pensiunan jenderal, serta selebriti. Tidak ada dukungan parpol yang sehebat itu di seluruh Indonesia. Hanya menyisakan PDIP dan Gerindra, yang mengusung calon lain. Namun rakyatlah yang menentukan bakal pemimpin Jakarta, bukan partai politik pengusung pasangan calon. Berkaca pada pilgub Jakarta yang lalu (tahun 2012), bahwa bangunan koalisi single majority terbukti menimbulkan over-confidence tim sukses. Di ujungnya bisa menyulut respons negatif masa pemilih. Karena yang diinginkan oleh masyarakat adalah suasana damai, dan calon pemimpin (serta tim sukses) yang soft-power. Pilkada “hidup-mati” juga terjadi di propinsi Banten, karena diikuti hanya dua paslon. Yakni, paslon Wahidin – Andhika, yang didukung tujuh parpol, dengan kekuatan 67,61%, kelewat single majority. Serta paslon Rano – Embay, didukung tiga parpol (PDIP, PPP dan NasDem) dengan kekuatan tersisa (32,39%). Hasil hitung cepat selalu hanya berselisih sekitar 0,6%, sehingga tidak dapat ditentukan pemenangnya. Namun dipastikan hanya berlangsung satu putaran. Pilkada putaran kedua, akan menjadi keniscayaan. Seluruh kekuatan paslon (dan parpol pendukung) akan dikerahkan. Itu juga akan memicu kegaduhan emosional yang akan menjadi pertimbangan aparat keamanan. Serta di ujung Pilkada, MK (Mahkamah Konstitusi) akan menjadi muara akhir seluruh sengketa. Sedang hak rakyat pemilih, hanya mengharap pimpinan daerah yang jujur dan “bersih.” Walau sering menyerahkan nasib pada politik uang receh. n

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Hilir Jatim Masuk Siaga Banjir Bengawan Solo Daerah hilir Jatim, mulai Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, masuk siaga dalam menghadapi banjir Bengawan Solo. Hilir Jawa Timur, statusnya masuk siaga banjir, sebab air banjir dari hulu sudah mulai masuk hilir Bojonegoro. Sebelumnya, UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro melaporkan Bengawan Solo di Jurug, Solo, Jawa Tengah, sehari lalu terjadi banjir dengan status masuk siaga merah-III. Selain itu, ketinggian air di Bengawan Madiun di Ndungus, Ngawi, juga terjadi banjir, sehingga air dari daerah hulu itu akan memengaruhi air di hilir Jawa Timur. Sesuai data, ketinggian air pada papan duga di Bojonegoro merangkak naik dengan cepat menjadi 13,61 meter (siaga hijau-I) pukul 09.000 WIB. Ketinggian air Bengawan Solo itu naik sekitar 20 centimeter di bandingkan dengan tiga jam sebelumnya. Di daerah hilirnya mulai Babat, Laren, Karanggeneng, dan Kuro, semuanya di Lamongan, juga masuk siaga banjir de­ ngan ketinggian masing-masing 7,20 meter (hijau-I), 5,01 meter (kuning-II), 3,80 meter (hijau-I) dan 1,75 meter (hijau-i). Meningkatnya dengan cepat ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro juga dipengaruhi pasokan air dari Kali Kening yang juga terjadi banjir. Diperkirakan air Kali Kening dari sejumlah kecamatan yang masuk daerah tangkapan air Kali Kening di Tuban yang masuk Bengawan Solo mencapai 64,42 meter kubik per detik, sejak beberapa waktu lalu. Kontribusi air Kali Kening ke Bengawan Solo akan berlangsung sampai sore. Oleh karena itu, saya meminta masyarakat di daerah bantaran mulai Kecamatan Kota, Balen, Kanor, juga Baureno, meningkatkan kewaspadaan, karena di wilayahnya akan terjadi kenaikan air Bengawan Solo dengan cepat. Kami minta warga di bantaran meningkatkan kewaspadaan, sebab kenaikan air Bengawan Solo akan terjadi dengan cepat. Budi Indro Sulistyo Petugas Posko UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro

HARIAN

Pendiri : Alm. H. Moch. Said Dewan PenasIhat: Dahlan Iskan, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK H. Ali Salim

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

Tragedi-Tragedi dalam Hidup Drupadi perihnya menjadi taruhan permainan judi Yudhistira melawan Kurawa. Yudhistira digambarkan sebagai raja yang tak memiliki keyakinan kuat, lemah, dan mudah dihasut oleh Sangkuni. Sangkuni sungguh pandai. Penjudi kelas kambing selalu tetap bermain dan kalah meskipin mengerti akan kalah. (h.51) Yudhistira kalah. Pandhawa menjadi budak. Kerajaannya hilang. Dan Drupadi harus dilecehkan di hadapan majelis. Di titik inilah keperkasaaan Drupadi tampil. Dendam dalam jiwa keperempuannya menggelora dan kelak akan mengubah jalan hidup Pandhawa dan laju epos Mahabharata. “Suami-suamiku, apakah memang menjadi keutamaan kstaria untuk membiarkan istrinya terhina?” (h.61) Drupadi memukul telak sanubari Pandhawa. Sumpah telah diangkat Drupadi, tidak akan menyanggul rambut jika Drupadi belum keramas dengan darah Dursasana. Dendam ini membuat pula Bima menatah sumpah akan membunuh suma Kurawa dan memeras darah Dursasana. SGA memihak sekali kelembutan hati perempuan. Sosok putri kerajaan, tidak digambarkan sebagai pesolek belaka. SGA menuliskan Drupadi layaknya perempuan bahkan memiliki hak-hak setara dengan lima kstaria suaminya. Hal paling menojol adalah bagaimana Drupadi digambarkan sah-sah saja mengungkapkan kehausan berahi atas Arjuna, suami terkasihnya saat mereka terasing di negeri Wirata. Keenamnya harus meyamar selama 12 tahun akibat kalah judi. Dalam masa penyamaran itulah, Drupadi yang berganti nama Sarindhri harus menahan ge-

Kavita A Sharma dalam bukunya The Queens of Mahabharata (2006) menyebutkan Drupadi sebagai salah satu perempuan yang berperan penting dalam epos panjang Mahabharata. Drupadi disandingkan dengan Satyawati, Amba, Gandari, dan Kunti yang disebut Sharma sebagai perempuan-perempuan yang tidak dapat bertindak secara langsung menggunakan dua tangan sendiri, tetapi mereka berperang melalui suami dan putra-putra mereka.

D

alam versi Indonesia, Mahabarata mengalami penyesuaian. Namun kisah dan garis besar cerita tak terlampau jauh. Sehingga banyak penulis-penulis yang kembali menginterpretasikan cerita-cerita dari kitab babon Mahabharata karangan Byasa atau Vyasa. Kisahnya merasuk ke nadi kehidupan. Hingga dalam masyarakat India, setiap tokoh memiliki kuil pemujaan. Seno Gumira Ajidarma (SGA) sastrawan serba bisa ini kembali menghadirkan novel terbaru hasil interpretasinya atas sosok perempuan pelaku poliandri. Drupadi istri lima kstaria Pandhawa. SGA memang memiliki ketertarikan kuat pada cerita-cerita pewayangan dan silat kolosal. Kitab Omong Kosong (2004) mengisahkan luka batin Shinta dan problematika dengan Rama. Ada juga novel tipis Wisanggeni (2000), dan novel panjang Nagabumi (2009). Drupadi dalam buku ini digambarkan mengalami banyak tragedi. Pilu pertama yang harus dihadapi ialah soal kegagalan menjadi istri Arjuna, cinta sejatinya. Drupadi harus menelan kekecewaaan bahwa sayembara untuk memperebutkannya tidak dihadiri Arjuna. Pandhawa telah tewas dalam peristiwa Bale Sigala-gala. (h.5) Bahkan saat Arjuna dalam penyaruan sebagai brahmana berha-

sil menarik gandiwa dan memanah seekor burung terbang, Drupadi harus rela mengikuti Arjuna di pondokan pinggir Pancala. Dan tragedi kedua Drupadi dimulai. Cinta sejatinya, Arjuna, tak mau menikahi Drupadi. Justru menyerahkan Drupadi kepada Yudhistira. Dalam hatinya merayap rasa kelu yang belum pernah dialaminya. Kata-kata yang lewat tak didengarnya lagi, wajahnya terasa panas, dan gubug itu terasa makin pengap. (h.26) Dan Kunti menyimpulkan sebuah prahara cinta terdahsyat bagi Drupadi, “Anak-anakku (Pandhawa), Dewi Drupadi harus kalian nikahi bersama.” (h.30) Drupadi, satu bunga untuk berlima. Sosok dewi pelaku poliandri. Sebagai penggenap Pandhawa, Drupadi juga harus merasakan

Judul : Penulis : Penerbit : Cetakan : Halaman : ISBN : Peresensi

:

jolak atas lima suaminya. Dan aku tidak bertemu satu pun dari kelima suamiku, protes Drupadi. Peran Drupadi semakin tajam saat perang Baharatayuda dimulai. Pandhawa yang hampirhampir mundur karena harus melawan Dorna, guru terkasih mereka, berhasil dihasut oleh Drupadi. Dapat dikatakan bahwa Drupadi adalah perempuan bertangan besi yang memanfaatkan lima suami mereka demi dendam kepada Dursasana dan Kurawa. “Di dunia ini kaum lelaki selalu merasa dirinya paling menentukan. Cobalah perempuan mengambil tindakan, maka mereka akan kelimpungan,” (h.99) kata Drupadi. Kurawa kalah, meski banyak ksatria dari pihak Pandhawa juga terbunuh. Abimanyu, Irawan, Gatotkaca gugur demi kemenangan Pandhawa. Namun urgensi pertama, bukan semata meraih kembali Hastinapura. Tetapi menuntaskan dendam Drupadi, yakni membasuh rambutnya dengan darah Dursasana. Sosok Drupadi berada di belakang konflik saudara Kurawa dan Pandhawa. Selain keberhasilan SGA membuat sosok Drupadi dengan apa adanya, bahwa seorang putri tidaklah mesti cantik, anggun di balik singgasana suami. Perempuan juga memiliki emosi, dendam, dan nafsu meraih kekuasaan. Semakin istimewa karena di dalamnya dihiasi gambar Danarto yang sangat khas. Ironi Drupadi nyatanya masih berlanjut. Saat Pandhawa dan Drupadi hendak menggapai mahameru, puncak nirwana, Drupadi harus jatuh di tengah jalan. Dendam mahabesar telah menjadi pengganjal Drupadi mendaki puncak mahameru. Drupadi seda jauh sebelum meraih nirwana. DRUPADI “Suami-suamiku, teruslah berSeno Gumira Ajidarma jalan. Aku hanya Gramedia Pustaka Utama sampai di sini,” Pertama, Januari 2017 Drupadi tengkurap tak mampu berger150 halaman ak. (h.132) Dendam 978-602-03-3687-9 dan aneka tragedi Khoimatun Nikmah terus saja membuat Drupadi dan Pecinta buku dan mahasiswi Jurusan para perempuan Teknik Sipil, Universitas Semarang. selalu berada di belakang lelaki. n

Resensi Buku :

B

Perjalanan Menemukan Keutuhan Iman

ila dalam buku yang pertama, The Geography of Bliss, kita akan diajak untuk jalan-jalan sekaligus merumuskan kebahagiaan di berbagai negara. Eric Weiner menemukan bahwa kebahagaian adalah hal paling subtil dan absrak. Dalam buku The Geography of Bliss kita akan diajak untuk merunut keindahan sekaligus kedalaman sebuah iman. Travelling memang menjadi topik yang menarik untuk diulik. Begitu menjamur buku-buku catatan perjalanan dengan ratusan sudut penceritaan dan kelebihan. Ibnu Khaldun salah seorang penjelajah terkemuka, pernah dengan lantang menyampaikan bahwa perjalanan itu bukan soal tujuan. Tetapi seni menikmati proses dan bagaimana keyakinan kepada Tuhan. Suatu kali Eric Weiner sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Dalam masa penyembuhan itu, mendadak pikirannya digelayuti pertanyaan pokok, “Sudahkah kau mene­ mukan Tuhanmu?” Pertanyaan itu terus berputar di kepala Weiner dan kemudian ditambah Sonya, anak perempuannya yang sudah mulai berta­ nya-tanya perihal eksistensi Tuhan. Titik balik itulah yang membuat Wei­ ner melakukan pencarian atas Tuhan dan iman. Uniknya Weiner tidak mencari dalam kitab suci atau ajaran ritual

kebanyakan. Weiner melakukan perjalan ke kota-kota suci banyak agama dan berinteraksi dengan pemeluk dan mengamati ajaran dan ritual agama. Agama-agama yang dipilih Weiner tergolong unik. Ia menyeleksi agama dan keyakinan yang tak mayoritas. Demi menemukan Tuhan tidak selalu berada di kerumunan pemeluk yang jamak. Weiner pun berputar bersama para sufi di Turki, lantas bermeditasi di Tibet bersama Dalai Lama. Kembali ke negaranya, Amerika Serikat (AS), ia mengabdi bersama kaum Fransiskan di sudut Kota New York, lantas bersenangsenang bersama para Raelian di Las Vegas. Ia kemudian

terbang ke Tiongkok, melatih chi-nya bersama para Tao. Kembali lagi ke negaranya, ia melingkar bersama para penyihir Wicca dan kesurupan binatang bersama pengikut Syamanisme. Pada akhirnya, sebagai seorang Yahudi, ia kembali merenungi jati dirinya pada ritual Kabbalah di Jerusalem. Apakah Weiner menemukan Tuhan di tempattempat itu? Tentu saja. Lebih dari sekadar menemukan, Weiner justru berusaha merekonstruksi Tuhan sebagaimana pengikut aliranaliran agama non-mainstream itu membentuk tembok iman kepada Tuhan. Sufisme mengonstruksi Tuhan itu cinta. Buddhisme menggambarkan Tuhan itu kondisi pikiran. Fransiskan membayangkan Tuhan itu pribadi. Raelisme menyebut Tuhan itu nun jauh di luar sana. Taoisme meng­ atakan Tuhan itu bukanlah apa-apa. Wicca menjelaskan Tuhan itu ajaib. Syamanisme mengibaratkan Tuhan itu seekor binatang. Kabbalah menyimpulkan Tuhan itu rumit. Atas perjalanan spiritual itulah Weiner berkesimpulan bahwa Tuhan adalah sebentuk himpunan atas banyak komponen. “Jadi, alih-alih mencari Tuhanku, aku harus menciptakan-Nya. Mungkin tepatnya bukan menciptakan.

Judul Penulis Penerbit Cetakan Tebal ISBN

Peresensi

Merancang. Menghimpun. Dia harus berfondasi Yahudi, tetapi ditopang Buddha. Dia harus memiliki hati Sufi, kesederhanaan Tao, kebaikan hati Fransiskan, keriaan Raelian,” tulis Weiener. Begitulah Weiner menemukan keimanan Tuhan sebagai sinkretis, himpunan dari berbagai sifat baik Tuhan yang dianut agamaagama yang dijelajahinya. Terang benderang Weiner hendak menegaskan bahwa Tuhan mahasegala hal yang baik-baik. Membaca buku ini membuat kita berpikir: dari mana sesungguhnya kita, manusia, berasal; apa yang terjadi ketika kita mati kelak. Dengan berpikir, kita tidak bersikap nrimo, menerima begitu saja, dalam beragama. Bukankah beragama itu untuk mereka yang mau berpikir? Pula, buku ini membawa kesadaran kita akan keragaman iman manusia. Bahkan kita, sekurangkurangnya pembaca Indonesia, menemukan agama yang mungkin tidak kita bayangkan sebelumnya, yakni Raelian, Wicca, dan Syamanisme. Tak ayal The Geography of Faith menyajikan perspektif tentang agama dengan gaya asyik, menghibur, dan menginspirasi, tatapi tetap serius, berbobot, dan penuh makna. Sekaligus memprovokasi pembaca untuk gegas mengemasi barang dan menentukan destinasi perjalanan spiritual. Karena dari : THE GEOGRAPHY OF FAITH perjalanan Weiner, kita : Eric Weiner beroleh pembenaran bahwa perjalanan bukan soal : Qanita, Mizan destinasi wisata belaka. : Pertama, Oktober 2016 Ada pelajaran dan per: 502 halaman menungan, termasuk di : 9786024020408 dalamnya merenungkan hal paling fundamental, : Teguh Afandi, penggiat Klub Baca. yakni keimanan kepada Tuhan. n

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN : Wawan Triyanto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Bambang WN , Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Sufendi Dimyati, Helmi Supriyatno, Gatot Suryo Widodo Reporter : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Danang Prastyo, Adit Hananta Utama, Abed Nego, William AK , Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Dwi Wismo Wardono, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Agus Irianto, Samsul Arifin, Bondowoso: Samsul Tahar, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Magetan: Ivin Kurniawan, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Banyuwangi: Dian Ananta, Trenggalek: Wahyu Asmoro, Ponorogo: Wardianto, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Manajer Keuangan: Anangsyah Isfianto, Administrasi Keuangan: Etti Sri Kustini, Sri Poernomo, Sekretaris Per­usahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


Jumat Pon 17 FEBRUARI 2017

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

KELANA

Kasdim Pimpin Penanaman Pohon Di Hutan Perhutani Mojokerto, Bhirawa Sedikitnya 2 ribu bibit tanaman keras meliputi Termbesi, Kluwih, Jati, Mahoni, Mangga dan Sukun, secara serentak ditanam Kodim 0811/Tuban bersama Perhutani dan PWI di kawasan hutan Perhutani di Blok Sumur Kudu, Petak 11 C, RPH Gaji, BKPH Kerek Desa Mliwang, Kec Kerek, Kab Tuban, Kamis (16/2) kemarin. Hal ini dilaksanakan di kawasan serapan sumber air Sumur Kudu untuk menjaga debit sumber air tetap terjaga. Karena mata air Sumur Kudu saat ini dimanfaatkan warga Desa Mliwang, Kec Kerek sebagai sumber penghidupan, sehari - hari. Kasdim 0811/Tuban, Mayor Inf Suko Edi Winarto SSos yang didampingi Kapenremn 082/CPYJ Mojokerto, Kapten Caj Cadra Yuniarti SS kepada Bhirawa mengatakan kami menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan penanaman pohon ini, secara bersamasama. Karena Kegiatan ini bukan ceremonial semata, tapi bentuk upaya kita semua untuk menyelamatkan sumber mata air. ‘’inisiatif sebelum terjadi kerusakan merupakah hal yang sangat baik. Berarti kita sudah sadar terlebih dahulu sebelum terjadi kerusakan, ini sangat bagus dan harus didorong untuk bisa berlanjut pada hal- hal kebaikan lainnya,’’ kata Kasdim. Lebih lanjut, dikatakan Kasdim, keberadaan hutan tidak hanya untuk menjaga sumber air, namun juga tempat untuk produksi oksigen, juga untuk mengurangi dampak pemanasan global, serta dampak buruk lainya akibat rusaknya lingkungan. Semoga langkah baik ini diikuti lainya dan berkelanjutan. Q min

BC Juanda Berhasil Gagalkan 3,2 Kg Sabu Sidoarjo, Bhirawa Kerjasaama jajaran Bea dan Cukai Juanda, BNN Provinsi Jatim dan Direktorat Narkoba Polda Jatim selama tiga bulan 2017 ini, telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis shabu/narkotika golongan I jenis Methamphetamine, sekitar 3.270 gram atau sekitar 3,2 kg. Saat memberikan keterangan pers, Kamis (16/2) kemarin, Kepala Kanwil Kepala KPPBC (Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai) Tipe Madya Pabean Juanda, Moch Moelyono menjelaskan kalau jumlah itu telah digagalkan selamat tiga kali. Pertama pada tanggal 14 Januari 2017, oleh tersangka MY (Mariyani) kelahiran 27 Juni 1982, yang diamankan di Terminal 2 Kedatangan Intenasional Bandara Juanda. Dia membawa 120 gram yang di-

sembunyikan di pembalut, dengan penerbangan Air Asia XT393 rute Johor Baru-Malaysia-Surabaya. Kedua, berhasil diamankan dari tangan tersangka ST warga kelahiran Sampang 10 Januari 1983. Dengan menggunakan penerbangan yang sama Air Asia XT 393 rute Johor Baru-Malaysia-Surabaya, pada 21 Januari 2017. Dia telah membawa 2.880 gram yang dibungkus dengan menggunakan aluminium foil, kemudian dimasukkan ke-

dalam kota HP. Berikutnya yang ketiga, dari tangan tersangka SY warga kelahiran Sampang 4 Nopember 1979, saat tiba di Terminal 2 Kedatangan Intenasional Bandara Juanda dengan penerbangan Air Asia (QZ 321) rute Kuala Lumpur (Malaysia-Surabaya). Setelah melalui X Ray dan perilakunya yang mencurigakan, akhirnya petugas mengamankan pria tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan 270 gram Methaphetamine yang diletakkan dalam genggaman tas/koper. ‘’Sebelum dimasukkan kedalam pegangan koper, barang haram itu dibungkus dengan plastik terlebih dahulu,’’ jelas Moelyono. Menurut Moelyono, perbuatan para tersangka tersebut telah melanggar pasal 113

PKK Sidoarjo Diminta Ikut Cegah Pungli Sidoarjo, Bhirawa Tim Penggerak PKK di Kab Sidoarjo kini mempunyai tugas tambahan. Organisasi non provit ibu-ibu ini diminta Bupati Sidoarjo, Saiful Ila, tidak hanya eksis membantu masalah sosial, kesehatan, pendidikan dan sebagainya di dalam masyarakat itu, tapi juga supaya ikut berperan dalam mensosialisasikan pemberantasan Pungli di masyarakat. Bupati Saiful Ilah menyebutkan kini masalah kasus Pungli banyak ditayangkan di TV. Sementara di Kab Sidoarjo sendiri, kasus dugaan Pungli juga lagi ramai dengan para tersangkanya sejumlah Kades yang terlibat dalam kepengurusan sertifikat tanah program Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria). Menurut Bupati Saiful Ilah, belum terbukti salah atau tidak, sejumlah Kades langsung dimasukkan penjara. Ini membuat banyak Kades ketakutan sehingga banyak yang datang ke rumah dinasnya untuk konsultasi sampai malam. ‘’Ibu-ibu dalam PKK saya minta juga ikut mensosialisasikan di masyarakat, supaya jangan ada Pungli, besar ataupun kecil, sebab kalau tertangkap pelaku bisa masuk penjara, kasihan keluarganya kalau sudah begitu,’’ kata Bupati Saiful Ilah, saat memberikan sambutannya dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP PKK pada 12 kecamatan, Kamis (16/2) kemarin di Pendopo Delta Wibawa. Ada 12 kecamatan itu diantaranya Kec Sidoarjo, Kec Buduran, Kec Tanggulangin, Kec Balongbendo, Kec Waru, Kec Prambon, Kec Sedati, Kec Tarik, Kec Krembung, Kec Taman, Kec Wonoayu dan Kec Krian. Bupati Saiful Ilah mengatakan pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP PKK kecamatan itu semoga bisa bermanfaat.Q kus

ayat 1 dan 2 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp10 miliar. ‘’Untuk selan-

jutnya para tersangka dan barang bukti ini kami serahkan dir Narkoba Polda Jatim, untuk dikembangkan dan diproses sebagaimana mestinya,’’ pungkas Moelyono.Q ach

achmad suprayogi/bhirawa

Kepala Kanwil Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda menunjukkan barangbukti dan tersangkanya.

Lulus Uji Kompetensi, 25 Anggota Satpol PP Ikuti Diklatsar

DPRD Gunung Kidul Berguru ke Gresik Gresik, Bhirawa Pemkab Gresik menerima Kunjungan Kerja (Kunker) anggota DPRD Kab Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (16/02). Para anggota DPRD Kab. Gunung Kidul itu langsung ditemui Bupati Gresik, (Sambari Halim Radianto di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik. Kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kab. Gunung Kidul, H Supriyadi itu ingin mengetahui tatacara pemberdayaan dan perlindungan nelayan dan terkait pengelolaan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di Kab Gresik. Bupati Sambari yang saat itu menemui rombongan menjelaskan, potensi hasil tangkap ikan di Gresik terbilang cukup besar. Namun masih terkendala terkait dengan transportasi laut untuk pengangkut ikan. Namun pemerintah terus berupaya mengatasi kendala itu. Bupati menjelaskan, Pemkab Gresik telah membangun Pasar Ikan Modern untuk transaksi jual beli hasil tangkapan para nelayan. ‘’Pembangunan Pasar Ikan Modern itu memang ditujukan untuk kegiatan perikanan. Semata-mata ingin meningkatkan perekonomian para nelayan khususnya nelayan Gresik,’’ kata Bupati Sambari. Di Gresik terdapat 20 TPI yang tersebar di sejumlah kecamatan dan dikelolah oleh desa. Pemerintah selalu berupaya keras meningkatkan produksi ikan. Terutama hasil tangkapan nelayan. Melalui Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab Gresik mencatat, jumlah nelayan yang saat ini terdata berjumlah 10.500 nelayan dan 3.545 diantaranya sudah terdata dalam asuransi nelayan seperti yang tertuang dalam peraturan Menteri Kelautan terkait perlindungan terhadap nelayan.Q eri

5

kariyadi/bhirawa

Unit tambal cepat DPUTR Kota Mojokerto melakukan penambalan jalan di Jl Pahlawan, Kota Mojokerto, Kamis (16/2) kemarin.

Disemprot Dewan, Dinas PUTR Kebut Tambal Jalan Rusak Kota Mojokerto, Bhirawa Kritik pedas kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto terkait kerusakan jalan, direspon eksekutif. Komisi II DPRD Kota Mojokerto mengecam Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) atas rusaknya Jl Gajamada dan Jl Pahlawan yang merupakan jalur protokol di Kota Mojokerto. ‘’Kerusakan jalan sudah sangat parah, Dinas PUTR harus segera melakukan perbaikan. Jangan sampai menunggu ada korban yang lebih banyak lagi. Karena sudah banyak korban jatuh akibat kerusakan jalan itu,’’ lontar Aris Satriyo Budi, Ketua Komisi II DPRD Kota Mo-

jokerto, Kamis (16/2) kemarin. Politisi PAN ini menduga, kerusakan Jl Gamapala, Kota Mojokerto itu akibat ulah kontraktor yang mengerjakan saluran air dan trotoar di jalan itu. Jika memungkinkan, DPUTR harus mengajukan klaim kepada rekanan itu untuk pemulihan kerusakan jalan. ‘’Kalau tidak memungkinkan ya bagaimana caranya agar jalan itu bisa diperbaiki. Jangan sampai masyarakat jadi korban. Masyarakat itu tidak mau tahu darimana sumber dananya, yang penting ada perbaikan,’’ tambah anggota DPRD Kota Mojokerto dua periode ini. Menurut Aris, perbaikan

jalan itu jangan harus menunggu peningkatan jalan di kawasan itu dengan skala besar. Karena hal itu harus menunggu waktu lama, termasuk menunggu proses pelelangan proyek pekerjaan. ‘’Kalau harus menunggu peningkatan jalan dengan skala besar ya terlalu lama. DPUTR kan punya anggaran pemeliharaan, itu bisa dilakukan dulu,’’ lontar ketua komisi yang membidangi pem bangunan ini. Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Mojokerto, Wiwit Febriyanto, langsung bereaksi dengan desakan itu. Kerusakan langsung diatasi oleh Unit Tambal Cepat DPUTR Kota Mojokerto.Q kar

Gresik, Bhirawa Sebanyak 25 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar). Ini setelah mereka lolos seleksi mengalahkan 117 peserta lainnya. Diklatsar dilakukan di Balai Diklat PMI Jatim di Jl Raya Perum Graha Bunder Asri Gresik berlangsung selama tiga hari mulai Kamis (16/2). Diklatsar dibuka langsung Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Dalam sambutannya, Bupati Sambari menekankan agar Diklatsar kali ini harus ada yang berbeda dan lebih banyak memberikan ilmu pengetahuan yang mendukung dalam tugas sebagai Polisi Pamong Praja. ‘’Kepada para Instruktur saya harap agar memberikan banyak pembekalan tentang Perda dan Perundangan. Tak hanya latihan fisik semata seperti diklatsar yang terdahulu,’’ katanya. Pentingnya anggota Satpol PP Gresik diberikan pengetahuan tentang aturan perundangan mengingat mereka yang bertugas di lapangan akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Mereka harus tahu aturan misalnya tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan Garis Sempadan Pagar (GSP). ‘’Mereka juga harus diberikan cara-cara konfirmasi yang lebih manusiawi misalnya menanyakan perizinan tentang suatu bangunan kepada pemiliknya,’’ tegas Bupati Sambari. Tentang pemahaman perundangan, Bupati Sambari menekankan agar pemberian materi lebih dalam tentang aturan yang sesuai dengan penugasannya di lapangan. Misalnya tentang aturan larangan minuman keras dan larangan perbuatan cabul. ‘’Hal ini harus lebih diberi pemahaman mendalam. Jangan sampai ada pemahaman keliru misalnya hanya melarang pengedar. Padahal disitu ada juga peminum yang juga harus dilarang dan diamankan,’’ ujarnya. Terkait Diklatsar Satpol PP Gresik, Sekda Gresik, Djoko Sulistiohadi melalui Kabag Humas Suyono mengatakan kegiatan ini untuk memperdalam Tugas Pokok dan Fungsi kepada anggota Satpol PP terutama yang belum memperoleh Dikklat serupa. Selain pemberian materi, peserta juga diajak untuk melakukan diskusi serta observasi lapangan. Sesuai harapan Bupati, observasi lapangan akan diberikan study kasus yang ada di lapangan. Para instruktur Diklat ini terdiri dari Widyaiswara Bandiklat Propinsi Jatim, para pejabat Pemkab Gresik, dari Kodom 0817 serta dari Polres Gresik. Diklat ini berlangsung mulai hari ini dan berakhir pada 3 Maret 2017.Q eri

Istri Wabup Jabat Ketua, Istri Bupati Jabat Penasehat GOW Bersama Sosialisasi Tolak KDRT Istri Wakil Bupati Mojokerto, Yayuk Pungkasiadi, memegang amanah sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) baru Kab Mojokerto. Yayuk melanjutkan tugas ketua lama dari istri Bupati Mojokerto, Ikfina Kamal Pasa, yang kini bertindak selaku Penasehat GOW Kab Mojokerto. Hal ini diumumkan dalam agenda Musyawarah Kerja Luar Biasa sekaligus Sosialisasi Perlindungan Perempuan dari Tindak Kekerasan tahun 2017 di Pendopo Graha Majatama, Kamis (16/2) kemarin. ‘’Kita berpedoman pada Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang sudah disepakati pada Musker ke-9, sudah dituliskan pada AD bab 6 pasal 12 yang mengatakan bahwa Dewan Penasehat GOW yakni Penasehat Utama adalah istri bupati Mojokerto. Sedangkan pada ART bab 5 pasal 12, Musker berwenang diantaranya adalah menetapkan istri bupati atau istri wakil bupati sebagai Ketua GOW Kab Mojokerto sesuai petunjuk Dewan Penasehat GOW Kab Mojokerto dan BKOW Provinsi Jatim,’’ urai Ikfina. Terkait sosialisasi perlindungan permpuan dari tindak kekerasan, Kepala Dinas Pe-

ngendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kab Mojokerto, Joedha Hadi, memaparkan pada sambutan awal acara tentang beberapa informasi seputar pergaulan bebas remaja serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ‘’Ada beberapa jenis bentuk tindakan KDRT antara lain kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran dan eksploitasi ekonomi rumah tangga. Kerap kali wanita lah yang menjadi korban kebanyakan karena dianggap lemah. Kasus kekerasan pada perempuan menjadi alasan kuat dibentuknya sebuah perlindungan,’’ ungkapnya. Ikfinah menambahkan, GOW merupakan wadah berhimpunya semua organisasi wanita tingkat kabupaten baik sosial, profesi dan fungsional, yang bertangung jawab meningkatkan kualitas sumber

kariyadi/bhirawa

Ikfina Kamal Pasa

daya Manusia khususnya sumber daya Wanita. Kalau ditingkat Provinsi disebut Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) wanita adalah tiang negara jika wanitanya baik maka baiklah negara itu, sebaliknya jika wanitanya lemah maka lemahlah negara itu,hal ini memberikan pesan betapa pentingnya peran wanita dalam menjadikan negara itu baik,berkualitas dan kapabel dalam mencapai tujuan yang makmur dan berkeadilan. Peran GOW diharapkan mampu mewujudkan wanita yang bermartabat, berdaya saing dan

kariyadi/bhirawa

Penasehat GOW Kab Mojokerto menjadi salah satu narasumber sosialisasi KDRT. sejahtera. Diharapkan juga anggota GOW bisa menghargai keanekaragaman Sosial, Adat, Budaya dan Agama. Selain itu anggota GOW juga mampu berdayasaing dititikberatkan pada sumbernya manusia yang berkualitas mampu bersaing dengan daerah lain serta produk yang dihasilkan bermutu, berkulitas dan bernilai tinggi. Anggota GOW juga diharapkan berperan aktif dalam mem

berikan pokok-pokok pikiran dalam kebijakan Daerah dengan selalu membangun sinergitas dengan lembaga SKPD terkait dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. Struktur GOW saat ini telah sesuai dengan tuntutan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dimana gabungan organisasi wanita merupakan wadah berhimpunya semua organisasi tingkat kabupaten.Q kar.adv


JAWA TIMUR

6

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

Pilar Penyangga Talang Irigasi PU Pengairan Jatim Roboh

KILAS JATIM

Lima Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang Bojonegoro, Bhirawa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mencatat lima rumah rusak ringan dari 170 rumah yang diterjang banjir bandang di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu, kemarin. Menurut, Kasi Logistik dan Prasarana BPBD Bojonegoro MZ. Budi Mulyono, kerusakan lima rumah warga yang rusak diterjang banjir bandang tidak terlalu parah. “Rumah yang rusak hanya pada dinding rumah yang terbuat dari papan atau 'gedhek' jebol,” kata Budi. Dari kejadian itu, warga sempat panik menyelamatkan diri saat air setinggi satu meter menerjang pemukiman dan jalan. “Banjir bandang disebabkan meluapnya Kali Sugihan, hanya berlangsung sekitar 1 jam,” ujarnya. Sebelumnya, kata dia, hujan lebat terjadi di wilayah selatan sehingga Kali Sugihan yang melintas di desa setempat tidak mampu menampung air hujan yang kemudian meluap menerjang pemukiman warga dan jalan raya. Saat ini banjir sudah surut dan warga sekarang bergotong royong membersihkan lumpur yang masuk ke rumah, juga memperbaiki kerusakan rumah. Begitu pula, jalan raya BojonegoroNganjuk yang terendam air banjir bandang juga sudah surut. “Hari ini BPBD juga menyalurkan bantuan makanan siap saji 1.124 paket untuk warga yang terdampak banjir bandang.Selain itu bantuan sembako masing-masing 15 kilogram per rumah kepada warga yang terdampak banjir bandang juga disalurkan,” pungkas Budi.Q bas

Dinas PUPR Bondowoso Lakukan Penanganan Darurat Bondowoso, Bhirawa Pilar penyangga Talang irigasi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Propinsi Jawa Timur yang berada di Desa Besuk Kecamatan Klabang Roboh akibat derasnya aliran air karena tingginya curah hujan di Bondowoso mulai bulan Januari kemarin. Untuk menangani Robohnya penyangga talang yang merupakan saluran primer untuk mengairi pertanian diwilayah Bondowoso dan Situbondo dari sungai sampean Baru tersebut dilakukan kunjungan bersama kepala UPT PSDA Jawa Timur, Kepala Dinas PUPR Bondowoso dan Muspika Kecamatan Klabang, Kamis (16/2) kemarin. Kepala UPT PSDA Jawa Timur di Bondowoso Putut Sabidodo menjelaskan penyebabnya sekitar bulan Januari yang sebelumnya sudah dilakukan identifikasi oleh pejabat sebelumnya dan sudah roboh, karena selain penyangga talang juga merupakan jalan transportasi maka melakukan koordinasi dengan dinas ter-

kait di Kabupaten. “Saya baru menjabat disini, tapi pejabat sebelumnya sudah memberi tahu kalau roboh. Karena, selain untuk penyangga talang Biting yang merupakan saluran primer yang mengaliri hingga situbondo serta penyangga jembatan, maka saya koordinasi dengan dinas terkait di Bondowoso,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso Drs H Karna Suswandi MM mengakui jika mendapat ijin dari Dinas Pengairan Propinsi akan melakukan tindakan darurat dengan dibuatkan ground sail supaya penyangga tidak tergerus. Penanganan darurat ini

menurut Karna hanya bersifat sementara, sebab akan banyak korban yang akan terdampak di antaranya 9 ribu hektar lahan pertanian akan mengalami kekeringan mulai dari Bondowoso hingga Situbondo. “Saya akan menangani daruratnya saja untuk membuat penyangga sementara, selanjutnya akan bersama UPT PSDA Jatim akan mengajukan ke Propinsi untuk ditangani lebih serius,” katanya. Menurut Karna, Dana yang disediakan untuk penanganan darurat sementara yaitu sebesar 300 juta, karena kebutuhan total sesuai estimasi sementara bisa mencapai 15 Miliar, maka pihaknya berharap Dinas Pengairan Propinsi Jawa Timur untuk segera melakukan penanganan. “Ini sangat mengancam lahan pertanian dan membahayakan pengguna jalan, makanya kita datang lengkap agar ada larangan untuk kendaraan roda empat bermuatan berat dilarang masuk,” ujarnya.

Karna yang datang lengkap bersama kepala UPT PSDA Jatim, Camat Klabang, Kapolsek serta Danramil dan para Kabid meminta agar segera dilakukan sosialisasi dan dibuatkan portal larangan me-

lintas bagi kendaraan bermuatan berat. “Saya minta ada portal agar ada larangan karena sangat darurat dan penyangga sudah habis dan kondisi jembatan dan talang menggantung,” katanya.Q har

Aktivis Cagar Budaya Temukan Artefak Sejarah Kuno di Pelabuhan Situbondo

Dewan Segera Bahas Tiga Ranperda Usulan Pemkab Kabupaten Blitar, Bhirawa Tiga dari tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Kabupaten Blitar dipastikan akan segera ditindak lanjuti. Ketua hartono/bhirawa Badan PembenCandra Purnama tuk Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kabupaten Blitar, Chandra Purnama mengatakan ada 7 Ranperda yang diusulkan oleh Pemkab Blitar yang telah disampaikan kepada DPRD Kabupaten Blitar, namun pihaknya memastikan hanya 3 Ranperda yang akan segera dibahas. “Akhirnya melalui pertimbangan dalam rapat kerja bersama eksekutif hanya 3 Ranperda yang akan ditindak lanjuti,” kata Candra Purnama. Lanjut Candra Purnama ketiga Ranperda usulan Eksekutif yang siap ditindak lanjuti diantaranya tentang Pelayanan Admindukcapil, Perubahan Tarif Pajak dan Larangan Peredaran Minuman Beralkohol. “Ketiga Ranperda ini dirasa sangat penting dan mendesak utamanya untuk kepentingan pelayanan publik. Sehingga kami menganggap harus segera tuntas,” ujarnya. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Blitar, Eko Budi Winarso, berharap ranperda yang telah diusulkan segera dibahas dengan tuntas sehingga pihaknya bisa menggunakan sebagai acuan pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Blitar. “Kalau Raperda bisa tuntas, kami bisa melaksanakan tugas kami sesuai dengan aturan yang baru sesuai dengan Raperda yang telah ditetapkan kedepan, sehingga acuan kami jelas,” pungkasnya.Q htn

samsul tahar/bhirawa

Kepala UPT PSDA Jatim bersama Kadis PUPR Bondowoso Karna Suswandi didampingi Camat, Kapolsek dan danramil setempat saat melakukan pemeriksaan bersama pilar penyangga yang roboh.

suprayitno/bhirawa

Bupati Fadeli dan Wakil Bupati Kartika Hidayati Saat Panen Raya di Desa Besur Kecamatan Sekaran.

Waspadai Hama di Kemarau Basah Lamongan, Bhirawa Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Aris Setiadi mewantiwanti berkembangnya organisme pengganggu tanaman (OPT/hama) di musim tanam tahun ini. Itu disampaikannya karena musim kemarau basah diprediksi masih akan terjadi tahun ini, sebagaimana musim tanam tahun lalu. Karena musim kemarau basah yang ditandai dengan panjangnya musim penghujan, juga mengakibatkan hama berkembang. Dijelaskan oleh Aris Setiadi melalui Kabag Humas dan Protokol Agus Hendrawan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi pengendalian hama terpadu. Termasuk dengan memfasilitasi petani yang secara mandiri memproduksi agen hayati. “Musim kemarau basah ini membuat petani kita bisa terus menanam. Namun dengan terus menanam, berarti rantai perkembangan hama juga tidak bisa diputus. Untuk itu petani kita harus waspada,“ jelas dia. Saat ini, sudah ada sekitar 170 hektar tanaman padi yang terserang hama dengan kategori sedang, sehingga masih bisa diatasi oleh Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan. Sementara salah satu cara yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengen-

dalaian hama itu adalah dengan penggunaan agen hayati. Seperti yang sudah diterapkan petani di Desa Besur Kecamatan Sekaran. Menurutnya Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan kedepan akan mengembangkan pertanian padi yang bebas pestisida. Dengan harapan, produktivitasnya bisa dinaikkan hingga mencapai 10 ton per hektar. “Saat ini sudah ada 36 kelompak tani yang sudah secara konsisten menggunakan agen hayati untuk pertanian padi dan sama sekali sudah tidak menggunakan pestisida. Salah satunya di Desa Besur Kecamatan Sekaran, “ ungkap dia. Untuk inovasi pertanian seperti di Desa Besur itu, Bupati Fadeli menekankan kepada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan agar memfasilitasi. Karena di Desa Besur, penggunaan agen hayati terbukti bisa meningkatkan produktivitas padi menjadi 10, ton perhektar gabah kering panen yang setara 8,94 ton perhektar gabah kering giling. “Petani agar terus didampingi. Apalagi jika penerapan agen hayati ini dilakukan dengan pemilihan bibit unggul yang sesuai dengan kondisi tanah, penanaman jajar legowo, dan panen menggunakan alat modern, hasilnya harusnya bisa lebih tinggi lagi,“ katanya.Q yit

Situbondo, Bhirawa Banyaknya titik besejarah yang terkait erat dengan jaman kerajaan dahulu benar adanya. Terbukti, tim pecinta cagar budaya Situbondo yang dikomandani Prayudho berhasil menemukan sejumlah artefak arkeologi bersejarah di Dusun Pelabuhan, Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo kemarin (16/2). Temuan ini sebagai tanda eksistensi wilayah Kadipaten Balumbung hingga masa VOC dahulu kala. Menurut Prayudho B.Djatmiko, seorang peneliti sejarah Relawan Budaya asal Patukangan Situbondo dan sejumlah tim Relawan Budaya Balumbung, pihaknya melakukan observasi dan berhasil menemukan koinkoin kuno bersama seorang pembudidaya rumput laut bernama Holil (55) warga asal Dusun Pelabuhan, Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. "Ternyata di wilayah Pelabuhan Agel dahulu merupakan wilayah aktifitas perekonomian masyarakat dari berbagai daerah,” ujar Prayudho. Temuan bersejarah ini,

menurut Prayudho, didasarkan pada data peta portugis, dimana diwilayah tersebut masuk dalam Kadipaten Balumbung diera masa VOC masih aktif dahulu kala. Terbukti, kata dia, ditemukan sejumlah citus berupa batu bata kuno, pecahan gerabah, koin masa Kerajaan Majapahit hingga koin VOC-Belanda. Dalam artefak berupa batu bata kuno itu berhasil ditemukan di lokasi dengan ukuran 28 x 18 cm dan ketebalan 6 cm. "Setelah kami menemui penduduk setempat ternyata di sini juga ada bekas makam kuno namun tergerus air laut. Sementara untuk batu bata kuno diketahui ada dibagian struktur makam dengan kedalaman 2-3 meter," jelas Prayudho. Prayudho menambahkan, Tim Cagar Budaya juga berhasil menemukan artefak koin Kerajaan Majapahit yang bertuliskan huruf arab dan huruf cina serta uang VOC-Belanda dengan bentuk uang terbitan sekitar tahun 1772. Di sisi lain, tim juga berhasil menemukan koin India Batavia yang tertulis angka tahun 1820.Q awi

sawawi/bhirawa

Aktivis cagar Budaya Situbondo Prayudo saat menunjukkan temuan situs bersejarah di kawasan Pelabuhan Jangkar Situbondo kemarin (16/2).

Dikira Kusta, Nuraini Warga Gunung Geni Hanya Alergi Obat Noer Aini, warga Dusun Runggeng RT 012 RW 002 Desa Gunung Geni Kecamatan Banyuanyar dikira terkena penyakit kusta, ternyata penyakit Stephen Jhonson (alergi obat) yang disebabkan karena efek samping konsumsi obat epylepsi. Hal tersebut diketahui berkat hasil diagnosa yang dilakukan dr. Sofie Giantari di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Gadis berusia 19 tahun tersebut masuk ke rumah sakit dengan diantar oleh Forkopimka Banyuanyar bersama Kepala Puskesmas Banyuanyar sekitar pukul 10.25 WIB. Pendampingan ini dilakukan karena sebelumnya beredar rumor jika Noer Aini tidak periksa ke rumah sakit karena pernah ditolak. Tetapi setelah diklarifikasi kepada keluarganya, Noer Aini tidak pernah periksa ke rumah sakit dan memastikan rumor itu tidak benar. “Penyakit ini bukan masuk kategori penyakit menular. Kulit pasien berwarna hitam coklat dan hampir mengelupas karena alergi obat. Sebab alergi obat bisa langsung dan bisa juga dalam jangka waktu panjang,” kata dr Sofie, Kamis (16/2). Setelah menjalani tindakan pertama dan dikunjungi oleh Direktur RSUD Waluyo Jati

Kraksaan dr. Endang Astuti, sekitar pukul 14.00 WIB pasien dipindahkan ke Paviliun Hasan Aminuddin yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin(maskin). “Saat ini kondisi sudah membaik,” jelasnya. Sementara Suhani, nenek Noer Aini mengungkapkan bahwa penyakit ini berawal pada Minggu 29/1 lalu. Dimana cucunya sakit panas dan keluar bintik-bintik merah yang terasa panas. Keesokan harinya, Senin (30/1), gadis yang menjadi yatim sejak usia 15 tahun ini dibawa periksa ke Puskesmas Banyuanyar dan diberi obat panas, obat epylepsi yang biasa diminum dan obat mata. “Setelah minum obatnya, kulit pasien berubah coklat hitam seperti terkena penyakit cacar air. Semakin lama bintik-bintik hitam ini semakin bertambah besar dab berair,” jelasnya.

Menurut Suhani, selama menjalani pengobatan dengan meminum obat dari Puskesmas Banyuanyar, cucunya yang memiliki KIS (Kartu Indonesia Sehat) ini tidak pernah berobat lagi. Puncaknya, Kamis 9/2, Noer Aini merasa gatal-gatal di sekujur tubuhnya. Jika digaruk maka kulitnya akan mengelupas. “Akhirnya, Jumat (10/2) pagi, Noer Aini dibawa berobat kesini didampingi Pak Camat Banyuanyar, Kepala Puskesmas Banyuanyar, Pak Polisi (Kasat Binmas Polres Probolinggo AKP Hendrix K Wardhana, Red) dan Kepala Desa Gunung Geni M. Aly,” terangnya. Hal senada disampaikan oleh Kasmita, ibu Noer Aini. Menanggapi dengan beredarnya rumor penolakan rumah sakit terhadap anaknya, Kasmita membantahnya. Menurutnya, selama ini sama sekali tidak ada penolakan, karena memang dirinya belum pernah membawa anaknya ke rumah sakit. “Hanya pada bulan September 2016, dia pernah ikut neneknya berobat ke rumah sakit ini. Saat neneknya berobat, dia juga ikut-ikutan mau berobat.

Padahal awalnya tidak ada niat berobat,” jelasnya. Karena tidak ada niat berobat sebelumnya itulah jelas Kasmita, maka anaknya tidak membawa dokumen kelengkapan, termasuk KTP yang memang masih dalam proses. “Oleh pihak rumah sakit, keluarga disarankan untuk melengkapi administrasinya dulu. Sementara Noer Aini langsung ditangani. Tetapi kami sepakat membawanya pulang karena memang dia sebenarnya tidak sakit. Jadi tidak ada penolakan dari pihak rumah sakit,” tegasnya. Kepala Desa Gunung Geni M. Aly menyampaikan bahwa selama ini tidak ada penolakan dari rumah sakit maupun puskesmas. Bahkan petugas kesehatan telah memberikan pelayanan yang terbaik sesuai prosesur yang berlaku. Dirinya tahu karena selalu mendampingi keluarga miskin ini setiap kali berobat. “Berita penolakan oleh rumah sakit itu hanya berita palsu yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya. Menyikapi hal tersebut, Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Endang Astuti menyampaikan

wiwit/bhirawa

Dikira kusta, Nuraini warga gunung geni hanya alergi obat di rawat di puskesmas Banyuanyar. bahwa sebenarnya pasien tidak menderita penyakit kusta tetapi penyakit kulit yang bisa disembuhkan. Penyakit ini bukan kategori penyakit menular. “Setelah melihat kondisi pasien saya meminta masyarakat tidak

resah karena apapun penyakit yang diderita, kami akan melayani dengan baik. Apalagi masyarakat miskin yang memang disini sudah ada paviliun khusus masyarakat miskin,” tambahnya.Q wap


JAWA TIMUR

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

KILAS JATIM

Tim Pansus PD BPR Kunjungi BPR Bali Kota Kediri, Bhirawa Anggota DPRD Kota Kediri yang tergabung dalan Panitia Khusus (Pansus) Purusahaan Daerah Bank Permodalan Rakyat (BPR) Kota melakukan studi banding ke Provinsi Bali. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk menambah bahan dalam rapat kerja pansus BPR yang sempat tertunda. Dikatakan Ketua Pansus Nurudin Hasan, sebelumnya memang sudah dilakukan Pansus BPR, karena belum ada kesiapan dari PD BPR Kota akhirnya Pansus tersebut ditunda. "Studi banding di BPR bali ini untuk menambah bahan dalam pansus nanti," kata Nurudin pada wartawan sebelum berangkat, Kamis (16/ 2). Studi banding ini sempat membuat salah satu anggota Pansus Yudi Ayubchan kecewa, pasalnya adanya perubahan dari Pansus menjadi Kunker ini tidak ada pemberitahuan, bahkan dia juga tidak mengetahui jika perubahan ini telah dirapatkan dalam Banmus atau paripurna. "Saya tidak ikut, tidak ada pemberitahuan adanya perubahan agenda ini, ya memang seharusnya memang diparipurnakan," kata Ayubchan. Agenda study banding ini sebanarnya dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) adalah rapat Pansus, namun karena PD BPR belum ada kesiapan akhirnya dari agenda Pansus ini menjadi kunjungan kerja, menurut Ketua DPRD Kota Kediri Kholifi Yunon, perubahan agenda ini sudah dirapatkan dalam paripurna "Sabtu lalu kita sudah paripurna, silakan tanya ke sekretariat saja," ungkap Yunon singkat. Ketua Sekwan DPRD Kota Kediri Rahmat Basuki mengatakan jika kunjungan kerja nggota pansus ini dilakukan selama 3 hari, dan ia juga membantah jika tidak memberitahukan agenda tersebut ke seluruh anggota Pansus tentang perubahan atau pun kunjungan kerja tersebut.Q van

Bupati Ajak Lembaga Jasa Keuangan Ngantor di Desa Jember, Bhirawa Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., mengajak pelaku jasa keuangan untuk melayani masyarakat pedesaan dalam program ngantor di Desa. Akses keuangan bagi warga menjadi salah satu target RPJMD Kabupaten Jember. "Pilih salah satu produk yang mudah diakses oleh masyarakat," ujar Bupati Faida saat pertemuan tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017 di Hotel Panorama, Kamis (16/2). Disampaikan Bupati, lembaga yang paling mampu meningkatkan optimisme suatu daerah adalah lembaga keuangan. Keberadaan dan munculnya lembaga keuangan baru di sebuah daerah menjadi indikasi baik yang menghidupkan optimisme. Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Jember meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember untuk ikut dalam program Ngantor di Desa. Lembaga keuangan seperti perbankan juga diharapkan berpartisipasi dalam program ngantor di desa. "Program ini

mengalami perubahan, yang direncanakan seminggu dua kali, ditingkan menjadi tiga kali seminggu," ungkap bupati. Sebagai langkah awal dari program itu, sebanyak 72 desa dari 248 desa akan menjadi target kerja pemerintah daerah. "Akses ke lembaga keuangan menjadi salah satu target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Jember," jelas Faida. Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017 dihadiri oleh lima pemerintah daerah, yakni Lumajang, Jem-

ber, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Serta dihadiri para pelaku industri jasa keuangan dari lima kabupaten. Pertemuan itu mengambil tema ‘Menjaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan dan Membangun Optimisme untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat’. Kepala OJK Regional Jawa Timur Sukamto mengapresiasi semangat pemerintah tersebut. Upaya mempermudah masyarakat dalam mengakses keuangan akan memperpendek jarak ekonomi di masyarakat."Perilaku masyarakat juga bakal berubah. Masyarakat akan lebih bijak dalam menggunakan uang," ujar Sukamto dalam press conference, yang didampingi Kepala OJK Jember Aidil Haidir dan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Jember Sri Wahyuniati. Pihaknya akan menyesuaikan dengan masyarakat, ka-

effendi/bhirawa

Kepala OJK Regional JawaTimur Sukamto (tengah) didampingi Kepala OJK Jember Aidil Haidir (kiri) dan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Jember Sri Wahtuniati saat memberikan keterangan usai Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017, Kamis (16/2). akan berbeda dalam pola pengansuran kredit," tandasnya.Q efi

rena tiap daerah memiliki karakteristik tersendiri. "Masyarakat petani dengan nelayan

SMA/SMK se-Tulungagung Pastikan Ikut UNBK

Peningkatan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Bojonegoro, Bhirawa Kesehatan merupakan salah satu layanan dasar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, menyadari akan hal ini jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/2) menggelar acara rapat koordinasi peningkatan mutu layanan kesehatan. Sekretaris Daerah Bojonegoro, Soehadi Moeljono mengatakan, peningkatan kualitas layanan di bidang kesehatan ini menjadi tugas bersama baik SKPD terkait. “Peningkatan layanan kesehatan mencakup beberapa aspek mulai infrastruktur, manajeman, kualitas layanan dan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Sekda dihadapan seluruh pimpinan Puskesmas diwilayah Bojonegoro. Dalam pelayanan kesehatan itu, Sekda menekankan kepada seluruh kepala UPT untuk mengidentifikasi setiap masalah diwilayah masing-masing sekaligus solusi yang akan dilakukan baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. “Masing-masing wilayah harus mengidentifikasi setiap masalah sekaligus solusi,” ujar Sekda. Sekda menegaskan Rumah Sakit Sosodoro RS Padangan dan RS Sumberejo ditahun 2017 ini harus selesai baik kelengkapan, sarana prasarana pendukung, SDM bahkan RS Jiwa yang direncanakan di Bojonegoro harus diperhatikan. “Kepada para Pimpinan SKPD untuk mendukung dan membantu dalam upaya peningkatan kualitas layanan sehingga akan semakin cepat dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” tuturnya.Q bas

7

samsul tahar/bhirawa

Bupati Bondowoso Drs H Amin Said Husni bersama ketua DPRD H Achmad Dhafir dan para pejabat terkait saat kunker kemarin.

Bupati Siapkan Strategi Agar Keluar dari Status Tertinggal Bondowoso, Bhirawa Bupati Bondowoso Drs H Amin Said Husni menyiapkan beberapa strategi sebagai upaya Pemerintah Bondowoso untuk keluar dari status daerah tertinggal. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bondowoso H Amin Said Husni saat melakukan Kunjungan Kerja di Wilayah Kerja 3 (Botolinggo, Cermee, Klabang, Prajekan dan Tapen) yang digelar di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di desa Besuk, Kecamatan Klabang, Bondowoso kemarin. Amin menjelaskan bahwa hal yang perlu digenjot agar keluar dari status daerah tertinggal adalah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). "Pekerjaan Rumah kita tinggal sedikit, hanya tinggal menggenjot PAD kemudian meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," ujarnya. Untuk menggenjot PAD, Amin akan memfokuskan pada pengembangan ekonomi ke-

rakyatan dengan membuat gerakan 'One Village One Product'. Sedangkan untuk memacu meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perbaikan angka rata-rata lama sekolah sudah akan dimaksimalkan serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. "Angka Drop Out kita masih tinggi namun dengan adanya perguruan tinggi seperti UNEJ saya yakin angka Drop Out kita bisa turun dan rata-rata lama sekolah akan meningkat," katanya. Dalam menurunkan angka putus sekolah, Amin mengharapkan bantuan dari semua pihak agar bisa merubah mindset masyarakat Bondowoso bahwa pendidikan adalah ujung tombak pembangunan manusia. Dengan pekerjaan rumah yang sedikit ini, Amin berharap pada tahun 2018 Bondowoso bisa lepas dari predikat DaerahTertinggal. "Saya optimis tahun 2018 Bondowoso bisa keluar dari Daerah Tertinggal," pungkasnya.Q har

Tulungagung, Bhirawa Semua Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tulungagung, baik negeri maupun yang berstatus swasta, dipastikan akan ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April 2017 mendatang. Kepastian ini dikatakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Tulungagung, Solihin MPd, pada Bhirawa, Kamis (17/2). “Semua sekolah SMA dan SMK di Tulungagung ikut UNBK. Tidak ada lagi yang menggunakan kertas,” ujarnya. Menurut dia, tidak hanya SMA dan SMK negeri saja yang ikut ujian nasional menggunakan teknologi komputer itu, melainkan juga SMA dan SMK yang berstatus swasta. “Jadi semua siswa (SMA/SMK) baik yang di negeri atau swasta ikut UNBK semua,” terangnya. Disebutkan Solihin, di Tulungagung ada 55 lembaga sekolah SMA/SMK. Rinciannya, SMAN sebanyak delapan sekolah, SMKN sebanyak 11 sekolah, SMA swasta sebanyak 23 sekolah dan SMK swasta sebanyak 13 sekolah. “Untuk yang negeri jelas akan menyelenggarakan sendiri-sendiri. Sedang yang swasta akan bergabung sesuai dengan sub rayonnya masing-masing,” paparnya. Namun demikian, lanjut dia, ada beberapa SMA/SMK swasta yang sudah dapat menyelenggarakan UNBK sendiri. Yakni SMA/SMK swasta yang telah terak-

wiwieko/bhirawa

Solihin MPd reditasi. Menjawab pertanyaan, Solihin menyatakan semua sekolah tingkat atas di Tulungagung sudah siap untuk mengikuti UNBK. “Kalau MAN atau MA kami tidak tahu, karena memang bukan kewenangan kami. MAN dan MA itu kewenangan Kementerian Agama,” bebernya. Rencananya, UNBK SMK bakal dilaksanakan pada tanggal 3-6 April 2017. Sementara UNBK SMA pada tanggal 10-13 April 2017. Solihin selanjutnya mengungkapkan untuk proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 di Tulungagung akan mengikuti aturan yang dilakukan oleh Pemprov Jatim. Ia pun memastikan PPDB akan berlangsung secara online. “PPDB nanti akan berlangsung secara online. Mengenai aturannya kami masih menunggu aturan yang dikeluarkan provinsi,” terangnya.Q wed

Divonis Percobaan, Janda Muda Terbukti Mau Bakar Mobil PIL

achmad basir/bhirawa

Seluruh kepala UPT saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan mutu layanan kesehatan digedung pemkab Bojongeoro.

Kab Madiun, Bhirawa Sidang kasus percobaan pembakaran mobil milik Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dengan terdakwa Hermin Aryuni, warga Desa Kajang Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun, diputus dua bulan penjara dengan masa percobaan selama empat bulan, di PN Mejayan Kabupaten Madiun, Kamis (16/2).

Sebelum membacakan pokok putusannya, ketua majelis hakim, Arif Budi Cahyono, menimbang hal yang memberatkan dan yang meringankan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa merugikan orang lain. Sedangkan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, sopan di persidangan dan mengakui perbuatannya. "Mengadili, menya-

takan terdakwa bersalah. Oleh karenanya, menjatuhkan pidana terhadap terdakw hakim, Arif Budi Cahyono,” kata dia dalam amar putusannya. Dengan putusan ini, Hermin Aryuni tidak perlu menjalani pidana badan. Dengan catatan, asal selama empat bulan ke depan, ia tidak melakukan tindak pidana lain. Putusan tersebut, lebih ringan satu bulan

dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nuramin. Pasalnya dalam sidang sebelumnya, JPU menuntut terdakwa yang melanggar pasal 187 ke 1 tentang Kejahatan Yang Membahayakan Keamanan Umum Bagi Orang watau Barang yunto pasal 53 ayat 1 tentang Percobaan Melakukan Perbuatan Pidana, selama tiga bulan penjara.

Perkara pidana yang menjerat Hermin Aryuni, tidak hanya masalah percobaan membakar mobil milik Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Hari Puryadi, saja. Juga ada dua kasus lainnya yang sudah ditangani penyidik dengan korban yang sama. Yakni kasus pencemaran nama baik dan pengrusakan kaca dan spion mobil.Q dar

Tidak Standarisasi 60 SPBU Pertamini Ilegal Akan Ditertibkan Sekitar 60 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau warga menyebut pertamini ilegal akan ditertibkan oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun. Data ini berdasarkan hasil audiensi dengan Hiswana Migas dan Pertamina, diketahui ada sebanyak 60 SPBU ilegal tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Madiun. "Memang dari sisi undangundang, itu ilegal. Tidak ada rekomendasi dari Pertamina, alat yang digunakan juga tidak memiliki tera sehingga standarisasinya tidak ada. Selain itu, rentan kebakaran," kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun Anang Sulistiyono, S.Sos, M.Si kepada Bhirawa, Kamis (16/2).

Menurut Anang sebutan akarab Anang Sulistiyono,dalam hal ini, sebagai langkah awal pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait dengan regulasi pendirian usaha kepada para pemilik SPBU ilegal atau yang biasa dikenal dengan sebutan SPBU Pertamini. "Kami tindak lanjuti dengan sosialisasi regulasinya dulu, karena objeknya warga kami.

sudarno/bhirawa

Anang Sulistiyono, S.Sos. M.Si

Kami tidak serta merta melakukan tindakan penindakan. Tapi mekanisme untuk mengingatkan itu lewat regulasi dulu," katanya. Dikatakannya, pihaknya akan memberikan jeda waktu agar pemilikSPBU ilegal menutup usahanya. Namun, ia tidak menyebut berapa lama waktu yang diberikan. "Targetnya ada, kami kasih jeda supaya mereka beralih ke usaha yang lain," kata Anang. Dalam hal ini sebenarnya , lanjutnya, juga kasihan kepada pengusaha SPBU Pertamini tersebut. Bagaimana tidak. Sudah usahanya itu, disusruh menutup atau berhenti total. Mereka sudah terlanjur membeli peralatan satu mesin dua pompa seharga Rp20

juta dan ada pula satu mesin satu pompa sekitar Rp7 juta-Rp10 juta. “Ya, ini memang resiko bagi mereka. Paling tidak peralatan itu dikembalikan ke penjualnya lagi. Dengan demikian, setidaknya mereka dapat pengembalian uangnya walaupun berkurang. Karena dalam hal ini, jelas tidak diperbolehkan karena tidak memiliki perijinan seperti terurai diatas,” tegas Anang. Masih menurut Anang, bagi pengusaha SPBU ilegal yang ingin membuka usahaSPBU secara legal dapat mengajukan izin ke Kementrian ESDM melalui pemda setempat. Sebab, untuk

bisa membuka usaha SPBU secara legal membutuhkan modal yang besar, terutama untuk membeli peralatan. "Kalau pertamini (SPBU ilegal) modal Rp7- Rp20 juta bisa jalan, tapi kalau pertamina modalnya minimal Rp 100 juta satu pompa," paparnya. Ditanya, apakah penertiban juga akan dilakukan terhadap para penjual BBM eceran menggunakan kemasan botol, Spontan Anang mengatakan tidak "Kalau menggunakan botol dari sisi keamanan jauh lebih aman dibandingkan dengan SPBU Pertamini Ilegal, oleh pemerintah tersebut," pungkasnya mengakhiri pembicaraan.Q dar


EKONOMI - BISNIS

8 Kurs JUAL

BELI

USD

13,545.00

13,411.00

SGD

9,343.31

9,249.60

EUR

14,092.22

13,947.44

JPY

11,473.95

11,357.55

GBP

16,576.37

16,402.99

Sumber: Bank Indonesia (4 JANUARI 2017)

RAGAM EKBIS

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

Gubernur Tetap Tolak Penutupan PG di Jawa Timur Pemprov, Bhirawa Penolakan kembali dilakukan Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo terhadap adanya upaya penutupan sembilan pabrik gula (PG) yang rencananya ditargetkan PTPN pada tahun 2017 ini. Pasalnya, dampak dari penutupan PG itu akan berimbas pada perekonomian dan tenaga kerja. "Kalau alasan efisiensi yang diajukan pihak PTPN, Pak Gubernur tetap tidak setuju. Deputi Kementerian BUMN Pak Wahyu dan beberapa dirut PTPN telah menemui Pak Gubernur dua minggu lalu, tapi Pak Gubernur tetap menolak penutupan

sembilan PG di Jatim," kata Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Ir Samsul Arifien MMA, Kamis (16/2). Sebelumnya, PTPN beralasan penutupan PG itu karena mengalami kekurangan bahan baku, pabrik tidak efisien dan rugi terus serta kalah

persaingan dengan PG baru milik swasta. Akhirnya merencanakan untuk memutuskan menutup sembilan PG di Jatim pada tahun 2017. Dijelaskan Samsul, adanya sembilan PG itu terdapat potensi areal lahan tebu mencapai 27.400 hektare dengan produksinya 125-140 ribu ton gula per tahun. Jumlah itu, 10 persen dari produksi gula normal di Jatim selama setahun yang mencapai 1.280.000 ton pada tahun 2016. "Andaikata itu ditutup, di Jatim akan kehilangan potensi Rp 1,251,4 triliun dan terjadi penga-

ngguran sekitar 1,7 juta orang," paparnya. Pemprov tetap menolak penutupan PG itu dikarenakan belajar pengalaman pada tahun 1994 lalu. Di mana pernah terjadi penutupan dua PG, yakni PG Krian dan PG Demas Besuki. Akhirnya Krian dan Besuki hingga saat ini nggak pernah ada lagi lahan tebu dan dijadikan permukiman. Untuk diketahui, sembilan PG yang akan ditutup adalah PG Wringinanom, PG Olean, PG Panji. Ketiganya berada di Situbondo. Kemudian di Madiun meliputi PG Purwodadi,

Redjosari dan Kanigoro. Selain itu, ada PG Toelangan Sidoarjo, PG Watoetulis Sidoarjo dan PG Mrican Kediri. "Saat ini tim pemprov menggandeng akademisi turun di lapangan membuat kajian untuk diserahkan gubernur. Nantinya akan diseminarkan hasilnya. Apakah stakeholder pergulaan setuju penutupan atau tidak, akan dibahas bersama. Ini karena menyangkut hajat hidup orang banyak yang akan kehilangan mata pencahariannya jika PG ditutup," katanya. rac

Afternoon Tea yang disediakan Moji Resto, Varna Culture Hotel Soerabaia.

Menikmati Teh Bersama Kolega Surabaya, Bhirawa Afternoon Tea yang disediakan Moji Resto, Varna Culture Hotel Soerabaia ini biasa dimanfaatkan para tamu untuk bersantai bersama kolega, sahabat atau klien bahkan bisa juga digunakan untuk acara arisan, gathering maupun meeting kecil-kecilan. Menurut Humas Varna Culture Hotel Soerabaia, Ariadne Widodo saat dikonfirmasi Bhirawa, Kamis (16/2) kemarin mengungkapkan sesuai dengan namanya Afternoon Tea hanya berlangsung pada siang hingga sore hari di setiap hari Rabu, Jumat dan Sabtu. "Jika ingin nongkrong bisa di sini karena tempatnya enak, strategis di tengah kota. Bisa ngeteh atau ngopi sambil menikmati makanan ringan apabila kita tidak ingin makanan yang berat," jelasnya. Ariadne menambahkan, supaya tamu tidak bosan pihaknya selain menyediakan teh dan kopi juga kudapan yang selalu berganti setiap harinya. "Kudapan khas dan andalan kami adalah pisang goreng keju, springroll dan martabak yang akan disukai oleh para tamu yang ingin nongkrong disini," ujarnya. Bahkan sudah banyak tamu yang sudah merasakan Afternoon Tea dikarenakan harganya yang terjangkau seta lokasinya yang strategis. "Hanya Rp 40 ribu per orang, para tamu bisa menikmati teh, kopi dan kudapan mulai pukul 12.00-16.00 Wib. Selain itu tamu juga bisa memilih teh atau kopi sesuai dengan selera bahkan bisa dua-duanya, apalagi Varna juga menawarkan kopi khas yang hanya disajikan di sini," terangnya. riq

KEHILANGAN TULUNGAGUNG HILANG STNK, Honda, th. 2013, Merah, AG4890OO, a/n. Sumiwi, Ds. Ngunggahan, Bandung-T.Agung No. 255/IMB/BI-II/2017 HILANG STNK, Honda, th. 2001, Hitam, AG5087RT, a/n. Marokah, Ds. Jabalsari, Sumbergempol-T.Agung No. 256/IMB/BI-II/2017 HILANG STNK, Honda, th. 2015, AG3572RAW, a/n. Romadhon, Ds. Pagersari, Kalidawir-T.Agung No. 257/IMB/BI-II/2017 HILANG STNK, Honda, th. 2011, Hitam Silver, AG2837OD, a/n. Etik Sulistiani, Dsn. Plandaan RT 01/01, Ds. Bungur, Karangrejo-T.Agung No. 258/IMB/BI-II/2017

Saat ini terdapat 30.000 penggilingan padi yang ada di Jatim, namun baru sekitar 300 yang sudah bermitra dengan Bulog Divre Jatim.

Bulog Gandeng 30 Ribu Penggilingan Padi Surabaya, Bhirawa Saat ini terdapat 30.000 penggilingan padi yang ada di Jatim, namun baru sekitar 300 yang sudah bermitra dengan Bulog Divre Jatim. Itulah mengapa pihak Bulog berupaya untuk meningkatkan kerjasama dengan perusahaan penggilingan padi. Upaya yang dilakukan pihak Bulog Jatim agar bisa menjalin mitra dengan penggilingan padi adalah dengan memangkas birokrasi. "Kami akan ajak paling tidak minimal 600 pegilingan pada tahun 2017 ini, Selain itu kita juga lebih membuka diri dengan memangkas sistem birokrasinya," kata Kepala Bulog Divre Jatim, Usep Karyana, Kamis (16/2). Lebih lanjut ia mengatakan, Bulog Divre Regional Jatim tahun 2017 menaikkan target pembelian atau penyerapan beras petani lebih dari 1 juta ton beras. Sengaja tar-

get ditetapkan lebih tinggi agar nilai realisasinya lebih besar dari tahun 2016, yakni lebih dari 850 ribu ton beras. Diantara upaya untuk mewujudkan target tersebut, yakni pembelian beras dan gabah masing-masing dilakukan dalam tiga harga dengan spesifikasi yang berbeda. Tahun 2017 Bulog Divre Jatim menerapkan tiga klasifikasi harga pembelian masing-masing untuk beras dan gabah, agar realisasi pembelian tahun ini lebih meningkat serta minat pegilingan untuk bekerjasama dengan Perum Bulog juga bertambah. Untuk gabah harga pembelian tertinggi, yakni Rp 4.650/kg dengan spesifikasi kadar hampa maksimal 3% dan kadar air maksimal 14%, harga Rp 4.200/kg dengan spesifikasi kadar hampa maksimal 46% dan kadar air maksimal 14%, serta

harga Rp 4.050/kg dengan spesifikasi kadar hampa 7-10% dan kadar air 14-18%. Sementara untuk beras, harga pembelian tertinggi yakni Rp 7.500/kg dengan spesifikasi derajat sosoh minimal 95%, kadar air maksimal 14%, butir patah maksimal 15% dan butir menir 2%. Harga pembelian beras Rp 7.300/kg dengan spesifikasi derajat sosoh minimal 95%, kadar air maksimal 14%, butir patah maksimal 20% dan butir menir maksimal 2%. Harga Rp 7.150/kg dengan spesifikasi derajat sosoh minimal 95%, kadar air maksimal 14%, butir patah maksimal 25% dan butir menir maksimal 2%. Usep menambahkan, adanya kebijakan pembelian dengan harga yang berfariasi dengan spesikasi yang berbeda, merupakan upaya Bulog Jatim agar pegilingan dan mitra Bulog bisa menyesuai-

Lahan Pertanian di Jember Mulai Panen Jember, Bhirawa Sejumlah lahan pertanian yang ditanami padi di Kabupaten Jember, Jatim mulai panen seperti di Desa Biting, Kecamatan Arjasa yang menggunakan bibit unggul. Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, Camat Arjasa Boby Arisandi, Kepala UPT Pertanian Wilayah III Imam Marsudi dan Kapolsek Arjasa AKP Surata menghadiri panen raya Kelompok Tani "Berkah Bersama" di Desa Biting, Kamis (16/2). "Varietas yang ditanam di kelompok tani kami merupakan bibit unggul binar ganador yang memiliki potensi produktivitas lebih tinggi yakni per batang bisa mencapai 300-350 bulir padi dengan produksi sebanyak 10-11 ton per hektare," kata Ketua Kelompok Tani Berkah Bersama Audi Rustanto di sela-sela panen raya tersebut. Menurutnya kelompok tani

yang dipimpin nya beranggotakan para alumni SMP Negeri 1 Arjasa lulusan tahun 1989, kemudian membentuk organisasi bernama "Relawan Peduli Jember" dan kegiatannya di antaranya bertani dengan membentuk kelompok tani Berkah Bersama itu. "Dengan menggunakan bibit unggul diharapkan dapat meningkatkan produktivitas panen padi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya. Sementara Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto menyampaikan terima kasih adanya komunitas masyarakat Relawan Peduli Jember yang mengadakan kegiatan pertanian dan membentuk kelompok tani karena peduli terhadap program ketahanan pangan. "Jember merupakan tolok ukur untuk Jatim untuk sektor pertanian, sedangkan Jatim adalah tolok ukur untuk nasion-

al pada kegiatan pertanian ini, sehingga target Oktober 2016 hingga Maret 2017 ini Kabupaten Jember cukup tinggi, bahkan pada saat rapat dengan Menteri Pertanian beberapa waktu yang lalu menyebutkan Kabupaten Jember menjadi perhatian," tuturnya. Komandan Kodim 0824 Jember juga mencoba memanen padi dengan menggunakan "mini combine" yang merupakan bantuan untuk kelompok tani sebagai upaya percepatan produktifitas pertanian dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kab Jember. "Saya berharap para petani menjual gabah dan berasnya kepada Bulog Jember dalam rangka pengamanan dan peningkatan stok gabah atau beras di kabupaten setempat, sehingga sirkulasinya dapat dikendalikan dengan baik," katanya, menambahkan. ant

kan potensi beras dan gabah yang dimilikinya untuk bekerjasama dengan Bulog. Tahun 2016 realisasi pembelian Bulog Divre Jatim sebanyak 770.122 ton beras. Realisasi tersebut tidak sesuai dengan target yang diharapkan akibat tidak menentunya cuaca dan tingginya harga beras di pasaran pada pertengahan tahun 2016. Meski realisasi tahun 2016 tidak sesuai target, namun realisasi pengadaan gabah beras di wilayah Jatim masih menjadi yang tertinggi di seluruh Indonesia. Sebab kami berupaya maksimal. Hingga saat ini, stok beras Bulog Jatim pada akhir 2016 masih tersisa 320 ribu ton lebih, dan jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Jatim selama tujuh bulan ke depan atau hingga bulan Juli 2017 mendatang. ma

Triwulan I 2017, ITK Jatim Diperkirakan 110,03 Pemprov, Bhirawa Pada Triwulan I-2017, ITK Jatim diperkirakan sebesar 110,03. Besaran ITK tersebut didasarkan atas perkiraan indeks pendapatan rumah tangga mendatang sebesar 107,44 dan indeks rencana pembelian barang tahan lama rekreasi dan pesta/hajatan sebesar 114,55. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono mengatakan, momen Tahun Baru Masehi dan Tahun Baru Imlek yang terjadi pada Triwulan I-2017, diduga mampu menggerakkan roda perekonomian. "Hal ini juga dapat dilihat dari indeks pendapatan mendatang dan indeks rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi dan pesta hajatan nilainya lebih tinggi daripada triwulan sebelumnya," katanya, Kamis (16/2). Perkiraan indeks pendapatan mendatang relatif lebih tinggi dibanding Triwulan IV-2016 menunjukkan bahwa masyarakat Jatim masih tetap optimis terhadap pendapatannya pada Triwulan I-2017. Optimisme ini muncul karena adanya pengharapan kenaikan upah/gaji di triwulan mendatang, antara lain yang berasal dari kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK). Dari kenaikan pendapatan di kalangan masyarakat, besar peluang terjadi peningkatan volume perdagangan yang salah satunya berupa pembelian barang tahan lama. rac

BI Awasi KUPVA BB

Cegah Money Laundry dan Pendanaan Teroris Untuk mencegah tindak pencucian uang, pendanaan terorisme, atau kejahatan lainnya (extraordinary crime) sebagai bagian pengembangan industri yang sehat dan efisien, BI melakukan pengaturan dan pengawasan kepada penyelenggara Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB).

BI melakukan pengaturan dan pengawasan kepada penyelenggara Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB).

Demikian, Syarifuddin Bassara direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim. Kamis (16/2) kemarin, Indonesia, lanjutnya menegaskan, adanya kewajiban bagi penyelenggara Kegiatan KUPVA BB untuk memperoleh izin beroperasi. Di Jatim, terdapat 67 KUPVA BB dan lima PTD yang telah memperoleh izin dari BI yang ditandai dengan adanya sertifikat dan logo KUPVA BB / PTD

dari BI. "BI Jatim secara rutin melakukan pengawasan dan pemeriksaan kepada KUPVA BB dan PTD tersebut untuk mencegah tindakan yang dapat merugikan bagi masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Syarifuddin Bassara. Di katakan, berdasarkan peraturan BI, KUPVA BB yang saat ini belum memperoleh izin dari BI memiliki kesempatan untuk segera mengajukan izin paling

lambat tanggal 7 April 2017. Ketentuan perizinan tersebut tercantum dalam PBI No.18/20/ PBI/2016 dan SE No.18/42/ DKSP perihal Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank. Untuk mendapatkan izin sebagai penyelenggara KUPVA BB, pemohon cukup menyampaikan permohonan secara tertulis kepada BI yang dilampiri dengan dokumen perizinan dan tidak dipungut biaya. "Apabila masih terdapat KUPVA BB yang tidak berizin hingga 7 April 2017, BI akan merekomendasikan penghentian kegiatan usaha/pencabutan izin usaha," katanya. Setelah berakhirnya batas waktu tersebut, lanjutnya. BI

akan bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Narkotika Nasional (BNN), dalam operasi penertiban. Penertiban KUPVA BB khususnya dilakukan apabila terdapat indikasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman antara instansi tersebut, yang menyatakan bahwa BI bersama lembaga-lembaga tersebut akan melakukan penertiban terhadap KUPVA BB Tidak Berizin yang terindikasi melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) baik yang berasal dari kejahatan maupun narkoba. ma


MALANG RAYA

Jumat Pon 17 FEBRUARI 2017

9

100 Lebih Pejabat Purna Tugas

Pemkot Siapkan Pansel Lelang Jabatan Malang, Bhirawa Tahun 2017 ini, akan ada 100 lebih pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkot Malang, memasuki purna tugas. Dari jumlah itu, empat diantaranya merupakan pejabat eselon II. Sekda Kota Malang M. Idrus, akan mengakhiri masa tugasnya pada Bulan September, Budi Herwanto Asisten II berakhir tugasnya di Bulan Juli, Kepala Bakesbang Sugiarto berakhir masa kerjanya pada Bulan Agustus, dan Yudi K Ismawardi Kepala Dinas Tenaga Kerjaan juga akan akan memasuki masa pensiuan pada bulan Desember. Selain itu, kekosongan jabatan Kepala Satpol PP, yang sudah hampir setahun harus segera

diisi. Karena itu dalam waktu dekat Pemkot Malang akan segera mengusulkan nama calon tim panitia seleksi (pansel) lelang jabatan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) “Nantinya KASN yang akan menentukan nama ini disetujui atau tidak, jika sudah disetujui maka prosesi lelang jabatan untuk jabatan kepala Satpol PP akan segera. dilakukan,”ujar Wali Kota Malang H. Moch Anton, Kamis 16/2 kemarin.

Menurut Wali Kota yang kerap disapa Abah Anton itu ada tujuh nama yang diserahkan ke KASN. Tujuh nama itu terdiri dari tiga orang pegawai Pemkot Malang, dan empat orang akademisi. “Untuk nama-nama Pansel belum kita sampaikan, tetapi pansel akan terdiri dari dari tiga orang perguruan tinggi di Kota Malang. Tim Pansel ini background-nya bervarisi, mulai hukum sampai kebijakan publik,”tambah Abah Anton. Pansel ini akan bekerja memimpin lelang jabatan untuk kepala Satpol PP Kota Malang. Jika sudah mendapat persetujuan dari KASNT, Pansel akan langsung melakukan seleski atau

lelang jabatan untuk Kasatpol PP Kota Malang. Ia menambahakan lelang jabatan itu bisa diikuti oleh siapa saja yang memiliki kualifikasi untuk posisi jabatan itu. Tidak hanya pejabat Pemkot Malang saja, termasuk dari Kepolisian dan TNI juga diperbolehkan. “Kami buka lelang jabatan untuk siapa saja, semua akan diseleksi oleh pansel. Plt. Kasatpol PP, dan seluruh jajaran Pemkot Malang atau pejabat dari luar Kota Malang dipersilahkan ikut, kami jamin terbuka dan transparan,”tuturnya. Hanya saja ditegaskan Abah Anton, untuk Pansel lelang Jabatan ini, tahap awalnya hanya untuk

jabatan Kepala Satpol PP saja, karena sangat mendesak untuk dilakukan, sedangkan jabatan Sekda dan esleon II lainnya akan dilakukan pada bulan Juni. “Yang mendesak memang sapol PP, tetapi kita akan melihat, jika memang tidak ada kendala dan diperbolehkan dalam aturan mereka juka kita tugasi untuk menyeleksi calon sekda dan calon pejabat eselon II, yang akan kosong di tahun ini, pejabat yang terpilih akan dilantik pada saat yang akan digantikan sudah purna tugas,”tukasnya. Abah Anton mengaku tidak mau menabrak aturan, semua harus sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tetapi disisi lain dia juga harus segera mengisi

Polres Masih Siagakan Pasukan Pengaman

KILAS AREMANIA

Rilis KPU Batu, Dewanti- Punjul Unggul Batu, Bhirawa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelesaikan hasil scan dan upload data model C1 dari Pemilihan WalikotaWakil Walikota (Pilwali) 2017 pada Kamis (16/2) dini hari. Hasilnya, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Dewanti Rumpokomengungguli perolehan suara dari ketiga Paslon yang lain. “Kita sudah selesaikan entry data formulir C1 tadi malam (Kamis dini hari). Meskipun semua data sudah masuk, namun hasil perolehan suara ini masih bersifat sementara,”ujar Ketua KPU Batu, Rochani, Kamis (16/2). Dari data resmi yang dikeluarkan KPU Batu, paslon Dewanti- Punjul yang diusung PDIP ini menang di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Batu. Mereka memperoleh suara tertinggi, yakni sebanyak 51.748 suara atau 44,46 persen suara. Di urutan kedua diduduki Paslon nomor urut 1, Rudi - Sujono. Keduanya mendapatkan 24.228 suara atau 20,82 persen suara. Sementara di urutan ketiga ditempati Paslon nomor urut 3, H.Hairuddin Hendra Angga Sonatha, dengan perolehan suara 20.507 atau 17,62 persen suara. Sementara Paslon nomor urut 4, Abdul Majid- H.Kasmuri Idris mendapatkan 19.897 suara atau sebesar 17,10 persen. Rochani, bersyukur Pilwali berjalan aman dan tertib. Ditambah lagi tingkat partisipasi pemilih melebihi target yang dicanangkan KPU Batu, yakni sebesar 80 persen. “Alhamdulillah melebihi target, angka partisipasi pemilih kita 81,2 persen dari jumlah hak pilih sebanyak 121.128 jiwa,” jelas Rochani.Selain itu, lanjutnya, ada 4.941 surat suara tidak sah dari 420 TPS yang tersebar di seluruh Kota Batu. Namun demikian hasil tersebut merupakan hasil scan C1 dan upload data C1 via android. Karena itu hasil tersebut masih bersifat sementara. Adapun penghitungan final baru akan dilaksanakan beberapa hari mendatang dalam penghitungan suara di tingkat Kota Batu. Q nas

Kades Keluhkan LPJ Dana Desa Kab Malang, Bhirawa Sebagian besar Kepala Desa (Kades) di wilayah Kabupaten Malang, bingung dalam membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) terkait penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN, yaitu Dana Desa (DD). Idealnya, Kades dalam mengelola DD didampingi oleh petugas pendamping, namun kenyataan masih ada desa yang belum mendapatkan pendampingan. Akibatnya, banyak kades sering salah dalam membuat LPJ, yang akhirnya mereka harus berurusan dengan Inspektorat, Kepolisian, dan Kejaksaan. “Karena mereka telah diduga menyalahgunakan anggaran yang mengarah pada ranah tindak pidana korupsi. Dan tak sedikit kades ditahan karena mereka belum paham dalam membuat LPJ penggunaan DD,” kata Badan Pekerja ProDesa Kabupaten Malang Ahmad Kusaeri, Kamis (16/2), kepada Bhirawa. Menurut Kusaeri, kondisi akan berbeda kalau jika kades sudah mendapatkan pelatihan secara khusus dalam membuat LPJ penggunaan DD. “Jika pelatihan kades tidak segera dilakukan secepatnya, maka kades di Kabupaten Malang yang berjumlah 378 orang, bisa separuhnya terjerat masalah hukum. Dan bahkan, penjara akan dipenuhi oleh pejabat kades,” ujar Kusaeri. Menurutnya, penggunaan DD sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang hal itu merupakan instrumen baru yang dikeluarkan oleh pemerintah pada awal tahun 2014 yang diikuti dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan PP Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN. Selain itu, Kusaeri juga menjelaskan, juga diatur di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, sehingga telah memberikan arah penyempurnaan atas Permendagri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa. Q cyn

pejabat Satpol PP yang definitif. Di bagian lain, Abah Anton juga memastikan dalam waktu dekat ini, dirinya akan melakukan mutasi untuk jabatan eselon III dan eselon IV. Ini untuk pengisian jabatan. Karena pejabat setingkat kepala Bidang, dan Kepala Sub. Bidang juga banyak yang purna tugas. Ada puluhan pejabat yang harus segera diisi agar pelayanan di Pemkot Malang tidak terganggu. “Kami akan melakukan mutasi untuk jabaan eselon III dan IV. Tapi untuk pejabat eslon III dan IV, bisa didisi langsung tanpa lelang jabatan. Di Bulan Februari ini pengisian kekosongan jabatan itu akan kita lakukan,”pungkasnya. Q mut

muhammad taufiq/bhirawa

Wali Kota Malang, H. Moch Anton dengan didampingi Asisten Perekonomian Setda Kota Malang, Budi Herwanto dan Kepala Dinas Perkim Erik Setyo Santoso serta Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang, Toegino Sokarno saat Penandatanganan MoU revitalisasi Taman Terusan Dieng.

Revitalisasi Taman Terusan Dieng Diteken Malang, Bhirawa Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, menandatangani proses revitalisasi Taman Terusan Dieng. Revitalisasi itu, menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang untuk merevitalisasi taman terusan dieng. Pemaparan desain Taman Terusan Dieng sekaligus penandatanganan MOU antara Pemerintah Kota Malang dan Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang, dilakukan di ruang rapat Wali Kota

Malang, Kamis (16/2) kemarin. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang, H. Moch Anton dengan didampingi Asisten Perekonomian Setda Kota Malang, Budi Herwanto dan Kepala Dinas Perkim Erik Setyo Santoso serta Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang, Toegino Sokarno. Wali Kota Malang yang kerap disapa Abah Anton itu, menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang yang telah ikut berperan aktif membangun Kota Malang melalui revitalisasi taman

terusan dieng. “Saya berharap agar nantinya; taman ini juga dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar seperti kamar kecil,” ujar Abah Anton. Abah Anton juga berpesan agar taman sebagai wadah berinteraksi masyarakat juga dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung Kota Malang sebagai Kota layak anak. “Hal tersebut penting dipikirkan mulai awal agar keberadaan taman aktif tersebut dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat sekitar” tegas Abah Anton. Q mut

Batu, Bhirawa Memasuki H+1 pelaksanaan Pemilihan Wlikota- Wakil Walikota (Pilwali) Batu, Kepolisian Resor (Polres) Batu tak menemukan pelanggaran ataupun laporan pengaduan yang mengancam keamanan dan ketertiban. Namun demikian Polres Batu belum mencabut status Siaga yang diberlakukan di Kota Wisata ini. Mereka belum menarik 1440 personil pengamanan yang ditempatkan di berbagai sudut kota. Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata menegaskan bahwa situasi Kota Batu pasca Pilwali 2017 dalam kondisi aman terkendali. Kondisi masyarakat pun tenang dan mulai beraktifitas seperti biasa. “Alhamdulillah, bahwa sampai saat ini situasi dalam keadaan aman dan kondusif, pemilihan dan penghitungan suara berjalan dengan aman,” ujar Leo, sapaan akrab Leonardus Simarmata, Kamis (16/2). Pada hari Kamis (16/2), seluruh logistik Pilwali sudah dikembalikan di masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan pengamanan maksimal petugas keamanan. Karena itu pula, Kapolres tak menarik para personelnya dari tempat-tempat pengamanan logistik. “Kita lihat sampai hari ini (Kamis 16/2)), kalau kondusif, kita akan koordinasi lebih lanjut,” tambah Leo. Selain melakukan pengamanan maksimal di lokasi penyimpanan logistik Pilwali, pihaknya juga tetap menyiapkan personelnya untuk bersiaga dan mengawal ketat proses perpindahan logistik dan kotak suara. Diketahui, dalam hasil perhitungan sementara, baik hasil hitung cepat yang dikeluarkan lembaga survey maupun hasil perhitungan KPU Batu, Paslon nomor 2, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso meraih suara terbanyak dari tiga Paslon yang lain. Dewanti- Punjul memperoleh suara tertinggi, yakni sebanyak 51.748 suara atau 44,46 persen suara. Di urutan kedua diduduki Paslon nomor urut 1, Rudi - Sujono dengan 24.228 suara atau 20,82 persen suara. Di urutan ketiga ditempati Paslon nomor urut 3, H.Hairuddin - Hendra Angga Sonatha, dengan perolehan suara 20.507 atau 17,62 persen suara. Sementara Paslon nomor urut 4, Abdul Majid- H.Kasmuri Idris mendapatkan 19.897 suara atau sebesar 17,10 persen. Q nas

anas bachtiar/bhirawa

Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata (bawa tongkat komando) bersiap melakukan patroli dengan mobil baracuda.

Kontrak PDAM Kota Malang Terancam Diputus Kab Malang, Bhirawa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang didesak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Kabupaten Malang, agar segera menetapkan harga dasar air bawah tanah Sumber Mata Air Wendit, yang dijual kepada PDAM Kota Malang. “Kami memberi tenggang waktu selama dua bulan, sejak bulan ini, agar PDAM Kota Malang mau melakukan kontrak kerjasama dengan Pemkab Malang untuk mening-

katkan atau menaikan harga air per meter kubik (m3)-nya. Karena harga air yang selama ini sudah tidak relavan lagi, dan harganya sangat murah sekali,” tegas Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, Kamis (16/2), kepada wartawan. Ironisnya lagi, kata dia, masa kontrak kerja yang dilakukan PDAM Kota Malang dengan Pemkab Malang, batas waktunya sudah habis sejak 2015. Sehingga sudah satu tahun lebih, PDAM Kota Malang da-

lam mendistribusikan air bersih dari Sumber Wendit yang berada di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, bisa dikatakan illegal. Untuk itu, pihaknya mendesak Pemkab Malang agar segera mengambil langkah tegas. “Jika batas waktu yang kami berikan itu, tetap saja tidak ada penetapan nilai dasar air bersih, maka dewan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontrak kerjasama terkait pengelolaan air bersih dari Sumber Wendit. Sedang-

kan harga nilai dasar yang kami usulkan, yakni Rp 700Rp 1000 per m3,” papar Didik. Lebih lanjut menurut mantan Kepala Desa (Kades) Tunjuntirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini, jika dengan nilai yang diusulkan tersebut, PDAM Kota Malang keberatan dan tidak mau menerima, maka Pemkab Malang harus tegas. Sikap tegas itu bisa dilakukan dengan misalnya melakukan pemutusan hubungan kerjasama, hingga perusahaan tersebut mau me-

nerima harga dasar air bersih yang dewan usulkan tersebut. Lebih baik, pinta Didik, Sumber Mata Air Wendit dikelola sendiri oleh Pemkab Malang, untuk disalurkan kepada warga Kabupaten Malang. Dengan begitu maka akan ada keuntungan dan pendapatan yang lebih besar, dari pada dikerjasamakan namun Pemkab hanya mendapatkan keuntungan sangat kecil. “Tapi sebaliknya, PDAM Kota Malang mendapatkan keuntungan yang sangat besar,” ujarnya.Q cyn

Bupati Blitar Lantik 21 Kades Hasil Pilkades Serentak Sebanyak 21 Kepala Desa (Kades) terpilih resmi dilantik Bupati Blitar Drs. Rijanto untuk mengemban amanah memimpin desa masing-masing yang dilaksanakan di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro, Kamis (16/2) kemarin. Ke-21 Kades tersebut merupakan hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) 21 Desa di 15 Kecamatan di Kabupaten Blitar yang telah berjalan dengan lancar 15 Desember 2016 lalu. Bupati Blitar Rijanto menyampaikan beberapa pesan kepada para Kades di antaranya agar Kades selalu sigap dalam mengatasi permasalahan yang ada di desanya masing-masing. Baik itu menghadapi bencana ataupun wabah penyakit yang mungkin terjadi. “Kepala Desa harus sigap, mengatasi masalah yang muncul di Desa masing-masing.Karena bagaimanapun juga Kades atau Pemerintah Desa merupakan garda terdepan Pemerintahan dan berhubungan langsung dengan masyarakat,” kata Bupati Rijanto. Lanjut Rijanto, pada kesempatan itu juga turut diundang Kades dan DPD se Kabupaten Blitar. Dengan tujuan agar melalui kesempatan itu, Pemerintah Desa juga memper-

hatikan himbauan dan juga program-program baru Pemkab Blitar yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Desa. Selain itu Bupati juga mengatakan agar kepada para Kades untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang berkualitas, terutama terkait dengan pengelolaan keuangan desa, dimana saat ini masing-masing desa mendapatkan kucuran anggaran yang cukup besar dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). “Kami berharap bisa mengelola dengan sebaik mungkin dan sesuai aturan untuk pelaksanaan program desa, apalagi latar belakang dan SDM di masing-masing desa berbeda-beda,” jelasnya. Lebih lanjut pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai

hartono/bhirawa

Bupati Blitar Drs. H Rijanto saat melantik 21 Kades terpilih hasil Pilkades serentak di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro, Kamis (16/2) kemarin. Wakil Bupati Blitar mengatakan agar semua aturan yang ada terkait pengelolaan pemerintahan, keuangan, dan pelayanan benar-benar menjadi prioritas bagi para Kades terpilih. Sehingga kedepan tidak ada Kades yang tersandung dengan masalah hukum karena hal-hal yang seharusnya tidak perlu dilakukan oleh Pemerintah Desa. “Bagaimanapun juga me-

njadi Kades itu merupakan suatu amanah yang dipercayai oleh masyarakat desa untuk menjadi pemimpin mereka sekaligus kepanjangan tangan Pemerintah. Sehingga Kades harus amanah, bekerja sesuai aturan, agar tidak terkena masalah hukum, “ tegasnya. Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Blitar, Suhendro Winarso mengatakan, pada pelaksanaan Pilkades 15 De-

sember 2016 lalu berjalan dengan cukup lancar dengan tingkat kehadiran yang juga cukup tinggi. Bahkan berdasarkan laporan dari masingmasing Kecamatan, tingkat kehadiran rata-rata desa yang menyelenggarakan Pilkades mencapai angka 75 sampai 80 persen. “Untuk tingkat kehadiran dimasing-masing desa pelaksanaan Pilkades serentak kemarin cukup tinggi, bahkan rata-rata mencapai angka diatas 75 persen. Ini membuktikan partisipasi masyarakat untuk membangun Desa juga cukup tinggi,” kata Suhendro Winarso. Selain itu melalui kerjasama berbagai pihak pelaksanaan Pilkades juga jauh dari konflik. Terbukti semua Desa yang mengikuti pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan aman, lancar hingga pelantikan hari ini (kemarin red), semoga hasil pilihan masyarakat ini bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” imbuhnya. Q htn.adv


OLAHRAGA

10 LINTASAN

PSP Lengkapi Formasi Tim Hadapi Linus 2017 Padang, Bhirawa Persatuan Sepak Bola Padang (PSP), Sumatera Barat, berupaya melengkapi formasi timnya dengan menambah dua pemain belakang sebagai persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) 2017. "Dua pemain yang sedang dibidik untuk memperkuat lini belakang yakni Agung Apria dan Muhammad Iskandar," kata Pelatih Kepala PSP, Jhoni Efendi di Padang, Kamis. Ia menyebutkan Agung Apria merupakan atlet peraih medali emas pada Porprov Sumbar 2016 yang tergabung pada tim Kabupaten Limapuluh Kota. Sedangkan Muhammad Iskandar mantan pemain Persib Junior, pemian tersebut direncanakan akan bergabung hari ini bersama tim untuk berlatih. Ia menjelaskan keputusan untuk menambah pemain ini dari hasil evaluasi turnamen Bengkalis Cup 2017 beberapa waktu lalu. Pada turnamen itu PSP berada pada posisi terakhir yakni urutan ke empat, setelah dua kali menerima kekalahan dari tuan rumah Persikalis dan Nabil FC. Hasil pertandingan di Bengkalis jadi acuan kami tim pelatih dalam melakukan evaluasi materi pemain. Ada beberapa pos yang pasti diperkuat lagi. Di antaranya sisi pertahanan, pos bek tengah dan kiper, ujarnya. Pascaturnamen Bengkalis pihaknya lebih memfokuskan latihan untuk mengembalikan kondisi dan kebugaran pemain karena telah menempuh perjalanan jauh dari Padang ke Bengkalis. "Latihan lebih difokuskan pada pemulihan kebugaran pemain," katanya. Sementara itu Manajer Tim PSP, Agus Suardi mengatakan menjamen telah menyetujui usulan tim pelatih untuk melakukan penambahan pemain. Karena itu pihaknya akan melakukan pembenahan secepatnya.Q ant

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

Arema Taklukkan PS TNI 4-0 Malang, Bhirawa Laga terakhir babak penyisihan grup B Piala Presiden 2017 yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis, tim tuan rumah Arema FC menaklukkan PS TNI dengan skor telak 4-0. PS TNI yang sudah tak memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya tetap tampil ngotot sejak awal pertandingan. Anak asuh pelatih Mustaqim ini mampu memberikan perlawanan ketat, setidaknya hingga sebelum "water break" babak pertama. Empat gol tanpa balas yang bersarang ke gawang PS TNI yang dikawal Dhika Bhayangkara itu masing-masing dilesakkan Cristian Gonzales pada menit 37 dan 50, Dendy Santoso pada menit 61, serta Esteban

Vizcarra pada menit 65. Cristian Gonzales mengawali kemenangan Arema FC melalui titik putih, setelah wasit Hamsir menunjuk titik putih karena terjadi pelanggaran di kotak terlarang tersebut. Untuk mengamankan gawangnya Rinto ALi terpaksa menjatuhkan Esteban Vizcarra, namun sayang upaya itu justru melahirkan penalti. Gonzales yang dipercaya mengeksekusi bola mati itu dengan sempurna menceploskan bola ke gawang Dhika

Bhayangkara. Dan, skor pun berubah menjadi 1-0. Di penghujung babak pertama Gonzales hampir membuat Arema unggul 2-0, namun Dhika dengan cemerlang mampu mengalankan bola sontekan Gonzales. Memasuki 45 menit babak kedua, pergantian pemain yang dilakukan pelatih Arema, Aji Santoso membuat permainan tim berjuluk Singo Edan itu jauh lebih mengigit, bahkan baru 65 menit pertandingan, Arema mampu membobol gawang Dhika dengan empat gol tanpa balas. Dalam tempo 20 menit, Arema mampu menambah tiga gol. Pada menit 50, Cristian Gonzales mencetak gol keduanya lewat tembakan kaki kiri. Berselang 11 menit kemudian

atau pada menit 61, giliran Dendi Santoso menjebol gawang PS TNI ketiga kalinya lewat sundulan terarah memanfaatkan sepak pojok Adam Alis. Hanya empat menit dari gol ketiga, PS TNI kembali kebobolan. Kali ini lewat tendangan kaki kiri Esteban Vizcarra yang tak mampu dijangkau Dhika Bayangkara. Skor berubah menjadi 4-0. Meski kebobolan empat gol tanpa balas, perjuangan PS TNI terus berlanjut, bahkan mencoba ganti menekan. Namun, usaha yang dibangun anak asuh Mustaqim itu selalu kandas. Arema justru hampir saja mengubah skor menjadi 5-0. Namun, tembakan jarak jauh Ferry Aman Saragih memben-

PSM Siapkan 18 Pemain Kalahkan Persiba Balikpapan Makassar, Bhirawa Tim pelatih PSM Makassar menyiapkan 18 pemain terbaik untuk mengalahkan Persiba Balikpapan dalam laga terakhir babak penyisihan Grup 3 Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Jawa Barat, 17 Februari 2017. Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina di Makassar, Kamis, menyatakan para pemain yang diboyong menghadapi pertandingan terakhir merupakan pemain yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya saat diturunkan pada laga sebelumnya. "Pelatih Robert Rene Alberts telah memutuskan 18 pemain yang punya potensi membantu memenangkan pertandingan," katanya. Para pemain tersebut, antara lain Rivky Mokodompit, M. Syaiful (penjaga gawang), Ardan Aras, Zulkifli Syukur, Faturrahman, Steven Paulle, Hamka Hamzah, (pemain bertahan), Muhammad Arfah, Gozali Siregar, Rizky Pellu, Ridwan Tawainella, Raphael Maitimo, Willem Jan Pluim yang berposisi sebagai pemain gelandang. Untuk lini depan PSM Makassar akan dihuni Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai yang memang menjadi tumpuan PSM Makassar pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2017. Pelatih Kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts menyatakan pada laga ketiga memang akan menurunkan pemain yang tampil maksimal saat pertandingan sebelumnya.Q ant

Semen Padang Belum Pastikan Kontrak Pemain Korsel Padang, Bhirawa Semen Padang Football Club belum memastikan untuk mengontrak pemain Korea Selatan, Ko Jae Sung, meskipun telah mengeliminasi pemain asal Lebanon, Amir El Shaf. "Pemain Amir El Shaf telah dikembalikan ke negaranya Lebanon, setelah menilai penampilannya saat Tim Semen Padang berhadapan dengan PSCS Cilacap, Selasa (14/2)," kata Manajer SPFC Win Bernard Dino di Padang, Kamis. Ia mengakui pemain Asia di timnya saat ini tinggal Ko Jae Sung asal Korsel. Namun, pihaknya masih belum bisa mengambil keputusan untuk mengontrak pemain tersebut. "Pemain Asia ini masih dalam seleksi kami, jadi kami belum bisa memutuskan benar-benar memakai dia atau tidak," katanya. Hal itu, karena pihaknya masih ingin melihat performa Ko Jae Sung hingga pertandingan 19 Februari menghadapi Perseru Serui. "Setelah pertandingan melawan Perseru Serui, baru kami bisa menyimpulkan secara teknis bersama tim pelatih apakah layak dikontrak atau tidak," ujarnya. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan melirik pemian Asia lainnya yang bisa memenuhi kriteria pelatih untuk bergabung bersama tim itu. "Bisa saja kami mengontrak pemain Asia lain, namun hal ini masih belum menjadi pembahasan dalam tim," katanya.Q ant

Klub Lagi Om FC saat menata strategi dalam laga LSFS ke dua beberapa waktu lalu.

12 Klub Ikuti Liga Sahabat Futsal Surabaya Persib Ingin Amankan Surabaya, Bhirawa Liga Sahabat Futsal Surabaya (LSFS) sudah memastikan 12 klub yang ikut bertanding untuk merebutkan piala bergilir beserta uang pembinaan yang akan digelar Minggu, (19/2) di GOR Simo Rukun Surabaya. Laga LSFS sendiri sudah berjalan untuk ke tiga kalinya di lokasi yang sama, namun untuk kedepannya panitia sudah memastikan akan pindah ke lapangan yang sesuai dengan aturan futsal nasional sehingga akan menuju ke liga profesional. “Melihat keseriusan tim-tim yang ada dikawasan Surabaya ini terhadap liga yang kami gelar maka kami kembali menggelar LSFS untuk ketiga kalinya. Namun liga kali ini dipastikan memiliki aturan yang lebih ketat dibandingkan dengan sebelumnya karena kami memiliki misi kedepan jauh lebih baik liganya,” ungkap Ketua Panitia LSFS, Yanuar Hardiansyah saat dikonfirmasi Bhirawa, Kamis (16/2) kemarin. Yanuar menambahkan, ketat-

achmad tauriq/bhirawa

Ketua Panitia LSFS, Yanuar Hardiansyah nya aturan yang dibuatnya karena kedepan pihaknya ingin supaya tim yang menjadi juara maupun lolos dari degradasi tetap menjadi tim yang bisa menjaga fairplay. “Kami ingin pertandingan yang kami buat ini jauh lebih baik untuk membina para klub jauh lebih profesional,” jelasnya.

Buleleng Jadi Tuan Rumah Kejurda Inkai 2017 Singaraja, Bhirawa Bupati Kabupaten Buleleng, Bali, Putu Agus Suradnyana menyatakan daerahnya ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan daerah (Kejurda) Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) "Danrem Cup 2017". "Kejuaraan tersebut bertujuan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Korem 163/Wirasatya pada tahun ini," katanya di Kantor Bupati Buleleng, Kamis. Ia mengungkapkan pe-

tur mistar. Skor 4-0 tidak berubah. Selepas itu tempo pertandingan cenderung menurun meski Arema masih terus menekan. PS TNI sesekali mampu keluar dari tekanan. Namun, percobaan tembakan-tembakan yang dilakukan untuk menipiskan skor tak membuahkan hasil. Hingga wasit Hamsir meniup peluit panjangnya tanda pertandingan berakhir, skor masih tetap 4-0. Dengan hasil ini, PS TNI tak mampu sekalipun mengukir kemenangan dari tiga pertandingan di Grup 2, sementara Arema mengemas tujuh poin dan menunggu hasil Bhayangkara FC VS Persija untuk memastikan apakah keluar sebagai juara grup atau tidak.Q ant

nunjukan Buleleng sebagai tuan rumah kejurda itu memberikan dampak ekonomi yang besar. Roda perekonomian akan berputar dengan adanya kejuaraan ini. Bukan hanya itu saja, atlet dan ofisial dengan jumlah besar akan datang ke kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut. "Dengan event-event besar seperti ini, maka roda perekonomian di Buleleng akan berputar," ujarnya.

Kabupaten Buleleng dinyatakan daerahnya ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan daerah (Kejurda) Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) "Danrem Cup 2017".

Agus menambahkan, Buleleng akan mendapatkan banyak keuntungan lain dengan ditunjuk sebagai tuan rumah, salah satunya adalah kesempatan tampil bagi atlet junior akan terus bertambah. Selain itu, secara kelembagaan dan organisasi, Inkai Buleleng juga sudah berjalan secara profesional sehingga ditunjuk sebagai tuan rumah. "Atlet kita pun punya kesempatan untuk tampil semakin banyak. Itu juga salah satu keuntungannya," ujar Suradnyana. Mengenai masalah pembinaan atlet, Agus Suradnyana juga menjelaskan dirinya selalu menyampaikan rekrutmen atlet untuk semua kejuaraan harus "fairplay". Menurut diaa, permainan di daerahnya juga harus "fairplay", termasuk kejuaraannya, sehingga kedepan orang-orang ataupun atlet akan antusias bertanding di Buleleng. "Kalau di Buleleng sistemnya 'fairplay', maka orangorang akan datang. Kalau kita tidak 'fairplay', maka orang tidak akan mau datang," jelasnya.Q ant

Apalagi saat ini persaingan antar klub juga sangat ketat, sedangkan klub yang benarbenar ingin berkembang atau serius membina atlet muda juga tidak begitu banyak. “Untuk itu kami sediakan wadah bagi klubklub yang ingin berkembang dengan memberikan permainan yang fairplay sehingga bisa mendidik pemain muda,” terangnya. Sementara itu dari 12 klub yang ikut LSFS diantaranya, Syndicate FC, Wariors FC, Community FC, Surya Naga FC, Lagi Om FC, Sarlok FC, Jala FC, UKB FC, DKT 7 FC, FC Galerio Texas, Corner FC dan BFC Castilla. 12 klub tersebut akan merebutkan total hadiah sebesar Rp 9,5 juta rupiah. Untuk juara pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 4,5 juta, juara kedua Rp 3 juta dan tim fairplay mendapatkan Rp 1,5 juta. “Semoga dengan uang pembinaan ini bisa terus membangkitkan semangat para pemain supaya bisa menunjukkan skill yang lebih baik saat dilapangan,” harap Yanuar. Q riq

Posisi Juara Grup C Bandung, Bhirawa Persib Bandung harus memenangkan satu laga sisa melawan Persela Lamongan untuk mengamankan posisinya sebagai juara grup C Piala Presiden 2017 yang akan dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Jumat (17/2). "Karena kami ingin keluar sebagai juara grup. Kalau tidak bisa memenangkan pertandingan, Persela jadi juara grup," ujar Pelatih Persib Djajang Nurjaman di Bandung, Kamis. Pria yang akrab disapa Djanur ini menuturkan, Persela datang dengan kepercayaan tinggi usai menekuk PSM Makassar dalam pertandingan kedua grup C, sehingga tidak mudah untuk bisa mengalahkan Persela. Apalagi ditambah beberapa pemain muda seperti M Nur Hardianto yang patut diwaspadai. "(Persela) Harus diwas-

padai, sekalipun Ivan Carlos tidak main, tapi itu tidak mengurangi kekuatan Persela," kata Djanur. Selain itu, dalam susunan pemain Persela terdapat beberapa mantan pemain Persib seperti M Agung Pribadi, Eka Ramdani, Samsul Arief, dan Aang Suparman yang jika dimainkan akan memiliki motivasi berlipat. "Ada mantan pemain Persib di sana (Persela) kalau dimainkan motivasinya berlipat. Samsul pun di Persela luar bisa, cuman di Persib aja tidak luar biasa," ujar Djanur. Sementara itu, Pelatih Persela Herry Kiswanto mengatakan pertandingan melawan Persib tidaklah mudah. Namun pihaknya tak akan berjuang habishabisan untuk menjaga peluang lolos ke babak 8 besar.Q ant

Prima Ajukan Penambahan Anggaran Pelatnas Asian Games Jakarta, Bhirawa Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) mengajukan penambahan anggaran untuk pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Permintaan penambahan anggaran tercetus pada pertemuan antara Satlak Pri-

ma dengan pihak Kemenpora di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis. Menpora Imam Nahrawi juga turun langsung dalam pertemuan yang membahas perkembangan persiapan Asian Games 2018 itu. "Memang benar. Dalam rapat tadi Prima meminta tambahan anggaran ke pemerintah setelah pada 2016 anggarannya terpangkas

hingga 50 persen," kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto saat dikonfirmasi. Pada 2016, Satlak Prima seharusnya mendapatkan anggaran sebesar Rp500 miliar. Hanya saja, dalam perjalanannya harus terpangkas dengan jumlah yang cukup signifikan. Pemotongan ini dinilai cukup

menghambat program yang telah ditetapkan. Untuk 2017, kata dia, Satlak Prima kembali akan mendapatkan kucuran anggaran dari pemerintah Rp500 miliar. Namun demikian, jumlah tersebut masih kurang dan akan meminta tambahan sebesar Rp150 juta. Dengan demikian, total anggaran yang diinginkan Rp650 miliar.Q ant

BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN LUMAJANG Jalan Mayjen Panjaitan No. 106 Telp. (0334) 887014 LUMAJANG

PENGUMUMAN TENTANG SERTIFIKAT HILANG

Nomor 53/Peng-35.08/II /2017 Untuk mendapatkan sertipikat baru sebagai pengganti yang hilang berdasarkan pasal 59 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : No.

1.

Nama / Alamat Pemohon

Hak Atas Tanah & Nomor Hak

NIB

Terdaftar Atas Nama

Tanggal Pembukuan

SUGIATNO Dusun Ledok RT.002 RW.001 Desa Pasirian , Kec. Pasirian , Kab. Lumajang

Hak Milik No. 468

-

MUTMA'INAH

21-06-1986

Letak Tanah Desa / Kelurahan Desa Pasirian Kecamatan Pasirian

Keterangan 1. Surat Pernyataan di bawah Sumpah/ janji tgl 16-02-2017 2. Surat Tanda Lapor Kehilangan tgl.1402-2017 No.Pol: STPL /190/II /2017/ Polsek

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak pengumuman ini bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan–keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan Pengganti Sertipikat tersebut diatas, maka Sertipikat Pengganti akan diterbitkan dan berlaku syah menurut hukum dan Sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Lumajang, tgl. 16 Pebruari 2017 KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN LUMAJANG Drs. TONTON SUDIYANTO, MH. NIP 19600707 198403 1 013


Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

Ratusan GTT Belum Terima Gaji Januari l Sambungan hal 1

sialisasi SPP baru minggu kedua Januari.   “Memang masih banyak wali murid yang bingung karena sebelumnya gratis. Kini harus membayar. Seperti Kota Surabaya yang sebelumnya gratis,” ujar Suli Daim, Kamis (16/2).     Oleh karena itu, politisi asal PAN tersebut berharap GTT untuk tidak resah. Dirinya menjelaskan, bahwa masalah peralihan pengelolaan SMA/SMK, memang masih butuh proses. “Kami paham itu berpengaruh kepada gaji GTT. Tapi saya yakin dalam dua hingga tiga bulan ke depan kondisi seperti ini akan kembali normal,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPRD Jatim.     Kekhawatiran GTT tersebut cukup beralasan. Pasalnya, di dalam SPP tersebut menyangkut gaji GTT. Selain juga untuk membayar air, listrik dan internet yang ada di sekolah. Itulah yang membuat beberapa guru non PNS tersebut resah. Mereka takut gaji yang seharusnya diterima bisa tersendat. “GTT ini tidak usah cemas saat ini. Saya yakin akan normal nanti,” bebernya.   Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jatim yang lain, Artono mengaku siap menjembatani kepentingan gaji GTT. “Kami akan berusaha untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Diharapkan dalam waktu dekat ini semuanya sudah tuntas,” tambahnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Saiful Rachman mengatakan pembayaran SPP memang akan dilakukan melalui bank. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tidak dibayarkannya uang tersebut. “Kan biasanya ada siswa yang nakal tidak membayarkan uang SPP ke sekolah. Untuk itu, kami akan bekerjasama dengan Bank Jatim agar orangtua bisa langsung membayarkan SPP,” katanya. n cty

Bupati Tantri Terima Penghargaan dari OJK l Sambungan hal 1

danya. “Alhamdulillah, kita bersyukur atas penerimaan penghargaan ini,”ungkapnya, Kamis (16/2). Empat tahun kepemimpinannya mendapat kado dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim. Bahwa penghargaan yang diraih itu tidak lepas dari komitmen seluruh elemen di Kabupaten Probolinggo, baik SKPD maupun pelaku usaha dan masyarakat. Bupati Tantri berharap Pemkab Probolinggo terus menjaga stabilitas sistem keuangan tetap kuat sehingga mampu menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi. “Perlunya langkah percepatan dengan terus menjalin komunikasi dan koordinasi antar semua unsur, salah satunya keberadaan jasa keuangan,” katanya. TPAKD merupakan forum instansi dan stakeholder dalam rangka meningkatkan percepatan akses keuangan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan masyarakat lebih sejahtera. TPAKD terdiri dari pemerintah daerah, regulator di sektor jasa keuangan, lembaga/instansi vertikal terkait di daerah, LJK, asosiasi LJK dan akademisi. Pertemuan tahunan pelaku industri jasa keuangan 2017 yang digelar oleh OJK Malang ini pada Selasa kemarin bertujuan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Selain itu untuk membangun optimisme untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Akan fokus untuk menggairahkan kegiatan ekonomi produktif, yakni meningkatkan kemampuan UMKM dan pengembangan ekonomi daerah. Serta mendorong pemanfaatan sektor jasa keuangan untuk pembiayaan-pembiayaan yang memerlukan sumber dana jangka panjang dan mendorong koperasi menjadi lokomotif perekonomian nasional,” ujarnya. n wap

Ancam Pecat Pegawai Nakal l Sambungan hal 1

paikan orang pertama di lingkungan Pemkab Situbondo itu setelah oknum honorer berselingkuh saat ada razia petugas Satpol PP Pemkab Situbondo. Menurut Bupati Dadang, jika ada ASN atau honorer  yang suka berselingkuh, ia tidak segan untuk memberikan sanksi tegas berupa pemecatan tidak dengan hormat. “Itu berlaku bagi ASN maupun honorer. Namun yang menjadi soal hingga kini temuan itu belum dilaporkan kepada saya. Nanti saya kroscek informasi itu ke pihak SKPD-nya,” ujar Bupati Dadang.   Menurut Bupati Dadang pemberian sanksi tegas berupa pemecatan tidak dengan hormat ini bertujuan untuk memberikan teladan terhadap  para ASN atau honorer  yang ada di lingkungan Pemkab Situbondo agar para ASN atau honorer itu  tidak melakukan hal serupa. ”Sebagai ASN atau honorer itu ada rambu-rambunya  yang tidak boleh dilanggar. Selain itu, selingkuh  itu merupakan salah satu pelanggaran berat karena  telah melanggar norma norma agama, sosial,” bebernya. Bupati Dadang menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir ini, pihaknya telah banyak memberikan sanksi tegas berupa pemecatan tidak dengan hormat terhadap  para ASN di lingkungan Pemkab Situbondo. Termasuk, imbuhnya, pegawai yang terlibat berbagai kasus pidana maupun  kasus pelanggaran berat lainnya. ”Dalam beberapa tahun terakhir ini, saya telah memecat para ASN yang terlibat kasus pidana maupun kasus selingkuh. Apalagi itu seorang pegawai honorer yang berselingkuh akan saya pecat. Sederhana saja,” ungkapnya. n awi

11

SAMBUNGAN

Pakde Karwo Tegaskan AHY Tidak Akan Running Pilgub Jatim

Pasangan Agus Harimurti Yu­dhoyono dan Sylviana Murni mengakui kekalahan mereka dalam Pilkada DKI Jakarta, Rabu (15/2) malam di Wisma Proklamasi Jakarta Pusat, setelah hasil penghitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei menunjukkan ia tertinggal dibanding pasangan Basuki Tjahaya Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies BaswedanSandiaga Uno.

l Sambungan hal 1

460 Siswa SDN Gading III Terpaksa Mengungsi l Sambungan hal 1

berapa tahun silam, Pemkot Surabaya kalah dalam persidangan. Dalam persidangan tersebut telah dimenangkan warga atas nama Sri Prapti yang menggugat Pemkot Surabaya waktu itu. Pemkot pun harus merelakan aset tersebut. Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Gading III Titik saat dikonfirmasi kemarin tidak berkomentar banyak mengenai sengketa kepemilikan lahan. Ia hanya fokus dalam proses belajar mengajar anak didiknya dari kelas I sampai VI yang berjumlah 460 siswa ini. “Kami hanya urusannya dengan lembaga saja. Kalau terkait sengketa kepemilikan kenapanya silakan tanya ke Pemkot Surabaya,” singkatnya. Sementara, Lurah Gading Sri Nurhayati membenarkan bahwa siswa SDN Gading III pindah ke SDN Tambaksari I yang terletak di depan Lapan-

gan Gelora 10 November. Para siswa dipindah lantaran lahan SDN Gading III itu kalah di peradilan. “Saya ngikutin proses ini pada waktu itu. Kemudian dari pihak pemilik itu mengatakan, kamu (Pemkot Surabaya, red) sudah kalah, bagaimana selanjutnya,” cerita Sri Nurhayati saat ditemui Harian Bhirawa di Kantornya di Jalan Kenjeran. Setelah itu, lanjut Sri, bahwa pihak sekolah SDN Gading III ini disuruh menempati oleh pemilik lahan dengan satu syarat, yakni memakai sistem sewa. Namun, dari keputusan yang telah disepakati yakni SDN Tambaksari I mau menampungnya untuk sementara waktu. “Waktu itu boleh ditempati sama pihak pemilik, tapi harus sewa. Untuk berapa sewanya, saya tidak tahu nilainya berapa. Akhirnya ada keputusan bahwa kita tidak sewa karena ada sekolah yang mau menampung di SDN Tambaksari I,” katanya.

Pertimbangannya, selain akses menuju SDN Tambaksari I mudah lahan parkirnya juga cukup memadai dan luas. Sebab, Pemkot Surabaya telah menyediakan empat bus yang siap melakukan antar jemput para siswa tersebut yang didrop dari sekolah sebelumnya. “Jadi untuk berangkatnya bus menunggu di depan sekolah untuk didrop. Setelah itu diantarkan hingga menuju SDN Tambaksari depan Taman Mundu,” ujarnya. Pemkot Surabaya, menurut Sri juga akan membangun sekolah baru untuk siswa SDN Gading III secepatnya yang terletak di Jalan Gading Karya. Sebab, banyak wali murid yang menanyakan kapan jadinya gedung sekolahan yang baru tersebut. “Selama ini wali murid juga bertanya-tanya, kapan sih gedungnya jadi. Karena mereka ingin secepat mungkin bisa menikmati gedung sekolahnya yang baru,” pungkasnya. n geh

Pegawai Diistimewakan Jadi Rasan-rasan di Lingkungan Dindik Jatim l Sambungan hal 1

tugas. Karena diperintah Dinas Pendidikan ikut Diklatpim ya harus berangkat,” tutur Suhartatik saat dikonfirmasi kemarin, Kamis (16/2). Perintah tersebut, lanjut dia, juga cukup mendadak. Hingga Suhartatik mengaku ketinggalan dalam sesi pembukaan Diklatpim III yang digelar di Badan Diklat Jatim. Kenyataan ini memang bertentangan jika mengacu persyaratan yang ditetapkan BKD Jatim melalui suratnya perihal pemanggilan peserta Diklatpim III. Salah satu poin yang menjadi syaratnya ialah memiliki STTPP Diklatpim IV. Di sisi lain, promosi jabatan Suhartatik juga jadi sorotan lantaran tidak sesuai dengan PP Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan atas PP No 100 Tahun 2000

tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural. Dalam pasal 7A dijelaskan, PNS yang menduduki jabatan struktural dapat diangkat dalam jabatan lebih tinggi sekurang-kurangnya telah dua tahun dalam jabatan struktural yang pernah atau masih diduduki kecuali pengangkatan jabatan yang menjadi wewenang presiden. “Jadi ini bukan kemauan sendiri, tapi tugas dari dinas,” tandas Suhartatik. Kendati menjadi sorotan, Suhartatik tetap fokus dengan seluruh materi pendidikan dan pelatihan yang tengah diikutinya hingga Mei mendatang. Selama empat bulan tersebut, dia berusaha membagi waktu antara on campus dan off campus yang terbagi dalam lima tahap. “Tanggung jawab sebagai pegawai di Dindik Jatim juga tidak bisa ditinggalkan. Jadi harus benar-benar fokus pada pelatihan dan

pekerjaan,” terang dia. Menanggapi hal ini, Kepala Dindik Jatim Dr Saiful Rachman menolak jika pihaknya disebut tebang pilih dalam melakukan pembinaan pegawai. Setiap promosi maupun kesempatan untuk mengikuti Badiklat, seluruh pegawai mendapat kesempatan yang sama sesuai kapasitasnya. Namun, keputusan untuk memilih adalah wewenang Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Kalau ada usulan ya saya usulkan semua. Baik untuk promosi maupun mengikuti Diklatpim,” terang Saipul. Kendati demikian, jika ditengarai ada indikasi pelanggaran, Saiful mempersilakan pihak Inspektorat turun melakukan evaluasi. “Kalau memang tidak sesuai ya biarkan nanti Inspektorat yang turun,” pungkas dia. n tam

Penyandang Difabel Bisa Dapat SIM D untuk Kendarai Motor Roda Tiga l Sambungan hal 1

para penyandang difabel tersebut masuk dalam kategori D,”terang Kepala Satuan Lalulintas Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi Mellysa Amalia. Dikatakannya, Satlantas Polres Jombang sudah dua kali memfasilitasi ujian untuk pemohon SIM D bagi kaum difabel di Kabupaten Jombang. “Sudah dua kali, yang gelombang pertama ada 20 pemohon dan yang gagal ujian ada 4 orang, selanjutnya akan kembali ujian

sepekan ke depan,” ujarnya. Masih menurut Mellysa sistem ujian untuk pemohon SIM D memiliki perbedaan dengan pemohon SIM biasa. Perbedaan terletak pada ujian praktik. “Jalur pada ujian praktik berbeda dengan pemohon SIM untuk kendaraan roda dua pada umumnya, jarak antar palang ujian juga lebih lebar karena menyesuaikan desain kendaraan yang dipergunakan bagi penyandang difabel,” tandasnya. Kasatlantas yang segera mendapat job baru di Polres Pasuruan ini me-

nambahkan, pihaknya memberikan keleluasaan bagi para penyandang difabel untuk memakai kendaraan yang dibawa sendiri, karena pihaknya belum menyediakan kendaraan untuk para difabel tersebut.”Selain itu kita juga mengajak para penyandang disabilitas untuk tertib berlalulintas,” pungkas AKP Mellysa. Sementara itu dalam ujian praktik kemarin, meski menggunakan motor dengan roda tiga, penyandang difabel nampak terlihat lihai dalam mengendarainya. n rur

Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau, Masyarakat Diminta Waspada l Sambungan hal 1

ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro juga dipengaruhi pasokan air dari Kali Kening yang juga terjadi banjir,” ungkap Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, Kamis (16/2). Oleh karena itu, ia meminta masyarakat di daerah bantaran mulai Kecamatan Kota, Balen, Kanor, juga Baureno, meningkatkan kewaspadaan karena di wilayahnya akan terjadi kenaikan air Bengawan Solo dengan cepat. “Kami minta warga di bantaran meningkatkan kewaspadaan, sebab kenaikan air Bengawan Solo akan terjadi dengan cepat,” ujarnya. BPBD, lanjut dia, sudah menyediakan berbagai kebutuhan dalam menghadapi banjir luapan Bengawan Solo di daerahnya mulai  perahu karet, tenda pengungsian, sembako untuk kebutuhan dapur umum dan dapur komunitas. “Kami juga sudah menginstruksikan tim penanggulangan bencana di kecamatan juga di desa untuk bersiaga,”tegasnya. Sementara itu, Bupati Bojonegoro Drs Suyoto MSi memerintahkan agar informasi perkembangan kenaikan TMA Sungai Bengawan Solo untuk diinformasikan kepada masyarakat secara intensif melalui media media yang tersedia, baik media radio maupun lainnya. “Masyarakat harus mengetahui setiap pergerakan ket-

Ketinggian air Bengawan Solo merangkak naik, Kamis (16/2).

inggian muka air agar mereka dapat mengambil langkah yang tepat,” ujarnya. Bupati Suyoto menegaskan bahwa setiap setengah jam atau 30 menit radio-radio di Bojonegoro untuk menyiarkan atau menginformasikan kondisi terkini. “Tak hanya TMA Sungai Bengawan Solo, namun juga keadaan cuaca dan prediksi hujan di daerah

achmad basir/bhirawa

mana saja di sekitaran Bojonegoro,” tegasnya. Semua media yang tersedia agar dimanfaatkan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Informasi ini menjadi sedemikian penting karena akan membawa banyak manfaat dan pemahaman kepada masyarakat kita. n bas

Ditanya soal kekalahan AHY dalam Pilgub DKI Jakarta, mantan Sekdaprov Jatim itu juga enggan mengomentarinya. “Ya tidak bisa, saya orang Jawa Timur, kok mau mengevaluasi Jakarta,” tegas Pakde Karwo. Pakde Karwo memastikan, jika Demokrat Jatim baru akan menyetor tiga nama untuk calon gubernur Jatim ke DPP Partai Demokrat pada akhir Februari 2017. “Akhir Februari akan setor tiga nama ke DPP. Tunggu saja nanti,” tuturnya tanpa menyebutkan ketiga nama calon itu. Dia tidak menjelaskan ketiga nama itu apakah kader internal partai atau ada dari eksternal. Pakde Karwo juga tidak mau memastikan ketiga nama itu untuk cagub saja, atau juga ada cawagub. “Tunggu saja akhir Februari. Jangan mancing-mancing terus,” ujarnya setengah bercanda. Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat dalam Pilgub Jatim juga tidak mau terburu-buru menanggapi kabar AHY akan maju Pilgub Jatim. “Saya belum berani berkomentar dulu, itu kan masih kabar-kabar saja,” katanya. Gus Ipul, sapaan lekat Saifullah Yusuf justru mengucapkan selamat kepada pemenang Pilgub DKI Jakarta, yang berhasil lolos ke putaran kedua versi hitung cepat sejumlah lembaga survei. Yaitu pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. “Saya ucapkan selamat dulu dan mudah-mudahan bisa terpilih pemimpin DKI Jakarta yang baik. Pilkada juga berlangsung sukses, demokratis dan baik. Meskipun panas dan diwarnai proses yang melelahkan serta cukup panjang, tapi berjalan lancar. Yang kalah pun mau mengakui yang menang. Ini perlu diapresiasi dan disyukuri,” tegasnya. Pasangan Agus Harimurti Yu­ dhoyono dan Sylviana Murni telah mengakui kekalahan mereka dalam Pilkada DKI Jakarta. Apa yang dilakukan putera sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini dinilai merupakan tradisi demokrasi yang baik. “Secara ksatria dan lapang dada, saya terima kekalahan di pilkada ini. Sekali lagi, secara ksatria dan lapang dada, saya terima kekalahan di Pilkada Gubernur DKI Jakarta. Allah belum izinkan saya dan ibu Sylvi untuk pimpin Jakarta. Tapi saya yakin rencana Allah selalu lebih baik dan benar dari rencana manusia. Saya akan darma baktikan hidup saya untuk memajukan Indonesia,” kata Agus Harimurti Yudhoyono. Demikian pernyataan calon gubenur DKI Jakarta nomor urut satu – Agus Harimurti Yudhoyono – Rabu malam (15/2) di Wisma Proklamasi Jakarta Pusat, setelah hasil penghitungan cepat atau quick count yang dilakukan beberapa lembaga survei menunjukkan ia tertinggal jauh dibanding dua pasangan lain yaitu Basuki Tjahaya Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Diiringi tangis haru istrinya Annisa Pohan dan teriakan para pendukungnya, Agus mengatakan ia telah meng­ ontak dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur lainnya untuk memberikan ucapan selamat. Intens Komunikasi Politik Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku komunikasi politik dengan kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah berjalan. Bahkan, pimpinan partai di kubu Anies-Sandi langsung melakukan komunikasi politik dengan petinggi partai pendukung AHY. “Komunikasi politik sudah terbangun antara kami dan pasangan calon nomor urut satu. Pimpinan pengusung sudah berkomunikasi, saat ini juga sedang berlangsung pertemuan,” kata Anies. Anies mengakui, komunikasi politik itu langsung dilakukan pasca hitung cepat beberapa lembaga survei menunjukkan hasil yang hampir sama yakni Anies-Sandi dan Ahok-Djarot lolos ke putaran kedua. Dia yakin, kerjasama dengan kubu Agus-Sylvi akan lebih baik untuk menatap putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Cagub nomor urut tiga ini mengatakan, petinggi Partai Gerindra dan PKS langsung turun gunung bergerilya menjalin komunikasi dengan parpol pendukung Agus-Sylvi. Semua pimpinan partai pendukung pasangan nomor satu telah ditemui untuk menjajaki kemungkinan berkoalisi. “Pak Muzani Sekjen Gerindra dan Pak Mardani (PKS), sudah komunikasi baik dengan PAN maupun Demokrat. Yang (partai) lain-lain berjalan,” ujar dia. Seperti diketahui, hampir semua lembaga survei dalam hasil hitung cepat menunjukkan tak ada satu pun calon yang mendapat suara di atas 50 persen. Artinya, Pilkada DKI hampir pasti akan berlangsung dua putaran. Pasangan Ahok-Djarot dan AniesSandi hampir pasti akan melaju ke putaran dua. n iib, cty

Pilih Pantau Ekowisata Sambil Mancing Bersama Keluarga l Sambungan hal 1

Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengatakan di Pantai Cemara terdapat sekitar 16.000 pohon cemara udang yang tumbuh di garis pantai sepanjang 2,5 kilometer dengan lahan seluas 9

hektare. Hary mengatakan, secara bertahap pemerintah telah membangun infrastruktur penunjangnya, seperti akses jalan masuk, penataan lansekapnya, promosi, dan sebagainya. Menurut Hary, selain Pantai Ce-

mara, terdapat tiga tempat lain yang juga dijadikan wisata berbasis konservasi., yakni di Desa Bengkak (Kecamatan Wongsorejo), Pulau Santen (Kecamatan Pondoknongko), Badean (kawasan Pondoknongko). “Empat lokasi ini dilakukan konservasi ekow-

isata yang berbeda-beda,” kata Hary. Sementara dalam memancing Anas saat itu mendapat tujuh ikan gurame, dan delapan ikan bawal. Ikan yang didapat langsung diolah dan dimakan beramai-ramai di lokasi bersama para pengunjung lainnya. *


UTAMA

12

Jumat Pon, 17 FEBRUARI 2017

75% Nelayan di Kota Pasuruan Terdaftar Kartu Asuransi

Hilmi Husain/Bhirawa

Wali Kota Pasuruan H Setiyono memberikan bantuan kepada ahli waris atau istri (alm) M Said nelayan asal Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan yang meninggal beberapa waktu lalu, Kamis (16/2).

LINTAS PERISTIWA

Jalan Rusak, DPU dan TR Layangkan Surat Lumajang,Bhirawa Rusaknya beberapa ruas jalan provinsi maupun nasional di Lumajang mendapat perhatian dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU dan TR) Kabupaten Lumajang. Bahkan (DPU dan TR) sudah melayangkan surat ke Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VIII Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum di Surabaya agar jalan tersebut diperbaiki. Sayangnya hingga kini surat yang dilayangkan oleh pihak DPU dan TR belum mendapat respon. "Kita sudah membuat surat ke Balai Besar Nasional , Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum di Surabaya,yaitu surat usulan perbaikan untuk segera ditangani adanya jembatan berlubang maupun jalan yang rusak," ujarnya. Lebih jauh disampaikan oleh Hadi Prayitno bahwa pihaknya selama tahun 2017 ini, sedikitnya sudah empat kali melayangkan surat ke Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VIII Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum di Surabaya, sebab dikatakan juga bahwa Dinas PU dan TR Kabupaten Lumajang, tidak memiliki kewenangan untuk terjun langsung memperbaiki jembatan dan jalan nasional atau provinsi yang rusak, hanya sebatas melakukan koordinasi ke pihak yang berwenang menangani. "Dinas PU dan TR Kabupaten Lumajang, tidak memiliki kewenangan untuk terjun langsung memperbaiki jembatan dan jalan nasional atau provinsi yang rusak," terangnya lagi. Dijelaskannya, untuk skala prioritas usulan perbaikan jalan ke pihak Balai Besar Nasional di Surabaya itu, yaitu di fokuskan pada tingkat kerusakan jalan terutama disepanjang jalan di kawasan Wonorejo sampai wilayah perbatasan dengan Kabupaten Probolinggo. Sedangkan pada koordinasi ke pihak Balai Besar Nasional tersebut dimaksudkan, agar Dinas yang berwenang tersebut segera melakukan perbaikan, meskipun sifatnya hanya pemeliharaan. Ia juga menjelaskan bahwa penanganan jalan kabupaten sendiri yang saat ini mengalami kerusakan telah diperbaiki, seperti , Jalan di Dusun Kedungpakis Desa Pasirian maupun di Desa Mojo yang sempat memantik munculnya unjukrasa warga. Q dwi

Pasuruan, Bhirawa Wali Kota Pasuruan H Setiyono menyerahkan bantuan korban nelayan meninggal saat mencari ikan dilaut. Bantuan kartu asuransi nelayan diberikan ke pihak ahli waris atau keluarga lantaran korban mendaftarkan diri menjadi peserta asuransi pada akhir desember 2016 lalu, "Yang menerima bantuan adalah pihak ahli waris, Anila (30) yang merupakan istri alm M Said (33) nelayan asal Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan," ujar Sugiharto, Kepala Dinas Pertanian Kota Pasuruan usai acara bantuan program pemberdayaan ekonomi masyarakat

hanya mencapai 679 nelayan yang belum menjadi peserta asuransi nelayan Kota Pasuruan. "Sekitar 75 persen nelayan sudah terdaftar. Sisanya saya menargetkan tahun ini. Makanya, hingga saat ini kami terus bersosialisasi kepada nelayan yang belum mendaftar. Saya yakin dengan kejadian santunan itu, nelayan yang belum mendaftar bisa segera bergabung," jelasnya Sekadar diketahui, nelayan yang sudah memiliki kartu asuransi nelayan akan dapat asuransi resmi dari pemerintah. Yakni untuk nelayan yang meninggal di laut dapat santunan Rp 200 juta, cacat tetap dapat Rp 160 juta dan biaya pengoba-

tan sebesar Rp 20 juta. Begitu juga dengan nelayan yang meninggal akibat melakukan aktivitas selain melaut, dapat santunan Rp 160 juta, cacat tetap Rp 100 juta dan pengobatan Rp 20 juta. Istri (alm) M Said atau selaku ahli waris penerima bantuan, Anila mengaku sedih usai ditinggal suaminya. Terkait dengan asuransi tersebut ia berterima kasih kepada Pemkot Pasuruan. Karena asuransi itu bermanfaat untuk kebutuhan dua anaknya. "Terima kasih Bapak Wali Kota Pasuruan. Bantuan dari asuransi ini akan saya tabung untuk keperluan sekolah dua anak saya," kata Anila. Q hil

Khawatir Ambruk, Siswa SDN Biting Belajar Diteras Jember, Bhirawa Puluhan siswa SD Negeri Biting 04, Desa Biting, kecamatan Arjasa, terpaksa harus mengikuti KBM (Kegiatan belajar Mengajar) di teras sekolah. Pasalnya, dua ruang kelas masing masing kelas satu dan dua rusak parah karena usia. "Kondisi dua ruang kelas itu sudah memprihatinkan. Ruang kelas satu bagian tembok sudah terlihat retak. Bahkan kalau musim hujan selalu bocor, sehingga menghawatirkan bagi siswa saat berada di dalam ruang kelas. Demikian juga di ruang kelas dua juga sudah tidak layak untuk ditempati," ujar Hartono Kepala SDN Biting 04 Arjasa kemarin, Kamis (16/2). Pada semester 2 ini ruang tersebut tidak digunakan, sehingga para siswa sementara waktu belajar diteras sambil menunggu perbaikan." Khawatir ambruk mas. Saya tidak ingin siswa menjadi korban tertimpa bangunan yang sudah kropos," terangnya. Dengan kondisi seperti itu, ujar Hartono pihak sekolah

menurunkan genteng, asbes dan menyimpannya untuk dipergunakan lagi. "Asbes dan genting yang masih layak, kita simpan agar bisa digunakan lagi. Kerangka besi kita biarkan menempel di tembok. Sambil menungu informaai dari Dinaa Pendidikan Kab. Jember," ujarnya pula. Hartono mengaku sudah dua kali mengajukan perbaikan ke Pemkab Jember melalui Dinas Pendidikan tahun 2015 dan tahun 2016. "Tapi hingga saat ink belum ada tanda tanda untuk dilakukan perbaikan. Kami berharap segera dilakukan perbaikan, agar tidak mengganggu proses belajar siswa" tandas Hartono. Jumlah siswa SDN Biting 04 sekitar 100 siswa, dengan rincian kelas satu 17 siswa, kelas

efendi/Bhirawa

Kondisi bangunan SDN Biting 04 Jember dan kegiatan Belajar dan mengajatlr siswa yang dilaksanakan di teras sekokah.

dua 18 siswa, kelas tiga 8 siswa, kelas empat 18 siswa, kelas lima 20 siswa dan kelas enam

19 siswa. "Karena hanya memiliki 4 ruang kelas , maka siswa kelas satu dan kelas tiga ter-

paksa mengikuti kegiatan belajar di teras dengan beralaskan tikar," pungkasnya. Q efi

Perkuat Tiga Pilar Kediklatan

Wawan triyanto/bhirawa

Kepala Badiklat Jatim, Dr A Mudjib Affan saat menyematkan tanda kartu peserta Diklat OMK.

Dewan Dukung PDTS Kelola KBS Mandiri Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Achmad Zakaria mendukung keputusan manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) yang akan mengelola Kebun Binatang Surabaya (KBS) secara mandiri. Menurut Zakaria, dewan perlu mendukung langkah berani PDTS KBS, agar BUMD Pemkot Surabaya itu bisa mengelola dan menjalankan KBS secara penuh. Mereka juga bisa bebas berinovasi untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. "Bisa kerja sama dengan pengusaha reklame, juga dengan BUMN dan perusahaan lain untuk menyelenggarakan even. Tentu ini akan menarik pengunjung datang ke KBS, sehingga meningkatkan pendapatan perusahaan," kata Zakaria, kemarin. Inisiatif akan mengelola KBS secara mandiri, sebutnya, merupakan indikasi positif. Menurut Zakaria, hal itu menunjukkan jika KBS kondisinya mulai membaik setelah beberapa tahun sebelumnya selalu mengalami kerugian. Jika sudah berani memutuskan untuk mandiri, tambahnya, pihak PDTS harus menggandeng banyak BUMN. Selain ada dana yang masuk, perusahaanperusahaan besar itu bisa melakukan promosi gratis. "Dengan begitu kan gaung KBS bisa makin lebih terdengar. Sehingga pengunjung terus meningkat yang otomatis mengerek pendapatan," ucapnya. Di APBD tahun 2017 ini, ungkap politisi PKS ini, PDTS KBS ditargetkan untuk menyumbang deviden sebesar Rp 100 juta. Angka deviden itu diperoleh dari 30 persen laba PDTS selama 2017. "Kita berharap itu bisa tercapai," ucapnya. Sementara itu, PDTS KBS pertama kalinya meraup laba untuk tahun anggaran 2016. Berdasarkan perhitungan usai tutup buku,

perikanan dan kelautan di gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan, Kamis (16/2). Menurut, nelayan di Kota Pasuruan sebagaian besar sudah terdaftar serta memiliki kartu asuransi nelayan. Totalnya mencapai 1.391 nelayan. "Sebagai besar nelayan di pesisir Kota Pasuruan sudah terdaftar. Artinya memiliki kartu asuransi nelayan. Jika sudah mendaftar, tahun ini atau selama setahun digratiskan oleh pemerintah pusat karena mendapatkan subsidi. Selama setahun biayanya hanya Rp 175 ribu," kata Sugiharto. Ia menjelaskan jumlah nelayan di Kota Pasuruan mencapai 2.070 orang. Sedangkan sisanya

Surabaya, Bhirawa Peranan pendidikan dan pelatihan (Diklat) sangat penting untuk membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dengan profesional dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Agar kegiatan Diklat bagi ASN bisa berjalan dengan baik, maka harus memperkuat tiga pilar yaitu penyelenggara, peserta dan kualitas pengajar atau Widya Iswara (WI). "Tiga pilar itu sangat penting, peserta memiliki tanggung ja-

wab dan disiplin, kemudian penyelenggara harus mampu memberikan pelayanan maupun sarana dan prasana. Sedangkan pengajar harus memiliki kompetensi dan mengusai ilmu dibidangnya," kata Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Jatim, Dr A Mudjib Affan, M Kes saat membuka Orientasi Manajemen Kediklatan (OMK) di Kantor Badiklat Jatim, Kamis (16/2). Lebih lanjut ia menjelaskan, penyelenggara Diklat memiliki peran penting mulai dari peren-

Pangdam Silaturahmi dengan Forkopimda-Ulama Pandam V Brawijaya Mayjen I Made Sukadana beserta seluruh jajaran Makodam melakukan kunjungan ke Kabupaten Situbondo Kamis (16/ 2) untuk melakukan silaturahmi dengan Bupati Situbondo bersama jajaran Forkopimda dan ulama. Hadir juga sejumlah pimpinan SKPD dilingkungan Pemkab dan para organisasi kemasyarakatan (ormas) seperti NU, Muhammadiyah, Al Irsyad, LDII serta GP Ansor. Sebelum disambut Bupati dan Wabup dipendopo, Pangdam V Brawijaya sempat menenam pohon dikompleks Kodim 0823 bersama Dandim Letkol Asyari. Dalam sambutannya I Made Sukadana mengajak seluruh elemen yang ada di Kota Santri untuk fokus mensukseskan pembangunan di Tanah Air. Pangdam juga memberikan arahan akan penting-

pendapatan laba yang dicapai KBS mencapai angka Rp 1 miliar. Ketua Badan Pengawas PDTS KBS Heri Purwanto mengatakan perhitungan memang sudah rampung dilakukan. Menurutnya, laba Rp 1 miliar itu sebelum dipotong pajak. "Artinya, ini hitungan total pendapatan dikurangi pengeluaran, masih ada selisih sebesar Rp 1 miliar lebih sedikit," jelas Heri. Minggu depan, Bawas akan minta tim audit menghitung keuangan PDTS KBS secara komprehensif. Sehingga bisa dihitung berapa nilai untung bersihnya. Sejak diambil alih oleh pemkot pada tahun 2013, KBS memang disokong penyertaan modal sebesar Rp 50 miliar yang digunakan hingga 2018. Dana penyertaan modal sebesar

Rp 50 miliar itu, jelas Heri, telah digunakan untuk berbagai pembenahan. Dana tersebut digunakan secara bertahap dengan evaluasi langsung dari Pemkot Surabaya. "Tapi, kinerja yang terus membaik dari KBS membuat kami yakin bisa melakukan pengelolaan secara mandiri tahun depan," tambah Heri. Selain itu, imbuh Heri, pada tahun 2018 KBS bakal mengalami perubahan desain. Hal itu sejalan dengan pembangunan trem yang dipusatkan di Terminal Joyoboyo. "Pintu masuk KBS akan digeser ke Selatan di Jalan Joyoboyo dekat gedung parkir yang dibangun pemkot. Di gedung itu nanti akan ada underpass yang bisa langsung masuk ke KBS setelah turun dari parkir," ungkapnya. Q gat*

canaan hingga evaluasi, misalnya dalam tahap persiapan harus bisa menyusun rancang bangun diklat, kemudian mampu memberikan pelayanan. "Pada tahap evaluasi program dan penyelenggara diklat dievaluasi secara komprehensif agar bisa digunakan untuk perbaikan program diklat," paparnya. Selama mengikuti kegiatan OMK peserta akan dibekali prinsip manajemen diklat yang efektif dan inovatif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dan monitoring. Q wwn

nya pengamalan 4 konsensus dasar negara dan bangsa Indonesia yakni Pancasila; UUD 1945; Bhinneka Tunggal Ika serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Saya berharap tidak usah mempermasalahkan 4 pondasi dasar negara yang telah diperjuangkan oleh founding fathers Bangsa Indonesia," katanya. Selain itu, Pangdam juga mengajak para undangan untuk mengikuti aturan dan komitmen bersama yang telah diakui secara internasional serta meminta para ulama/kiai yang ada di Situbondo

sawawi/bhirawa

Pangdam V Brawijaya Mayjen I Made Sukamadana didampingi Dandim 0823 Situbondo Letkol Asyari saat menanam pohon dikompleks Kodim kemarin (16/2).

untuk tidak ikut dalam politik praktis. "Kalau kiai/ulama ikut berpolitik praktis akan berbahaya. Sebab apa yang diajak kiai/ulama itu akan selalu diikuti oleh masyarakat dan santrinya. Namun akan lebih baik jika fokus untuk ikut membangun pada pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat," papar Pangdam. Sementara itu Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengungkap satu diantara beberapa kejadian memilukan dimasa silam di Kota Santri Situbondo seperti pemotongan pohom asam di sepanjang pantura hingga memacetkan jalan nasional. Meski demikian, kata Bupati Dadang, saat ini demokrasi yang ada Situbondo sudah membaik karena adanya peran ketokohan ulama/kiai. "Mereka perlu diteladani karena cintanya kepada bangsa dan negara tidak pernah turun dan selalu bersama sama menemani masyarakat umum," ujar Bupati Dadang. Bupati Dadang juga berharap agar kiai tidak hanya fokus untuk memikirkan santri dan ponpesnya saja karena akan sangat berbahaya tetapi juga ikut terlibat dalam memelihara umat islam secara umum sebab kekuatan bangsa itu dibangun oleh struktur kemasyarakatan dan adat istiadat. Bupati Dadang juga meminta para kiai yang ada di Situbondo agar tidak tergerus arus modernisasi. "Kegiatan ini menjadi sangat isitimewa serta sangat berharga dan sangat mulia. Sebab Situbondo meski tidak dapat menyajikan postur Jatim dan nasional tetapi telah menjadi miniatur Indonesia yang sesungguhnya serta sangat idial. Ini akan menjadi referensi kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap orang nomor satu di Pemkab Situbondo itu. Q awi

Binder17feb17  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you