Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

HARIAN

Sekarang kita saling waspada. Kalau ada tamu yang tidak dikenal laporkan saja pada pihak berwenang,”

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 8

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Pj Bupati Tulungagung, Dr Jarianto Msi

Rabu Legi, 16 MEI 2018

http://www.harianbhirawa.co.id

16

AGENDA HARI INI

MEI 2018

 Gubernur H Soekarwo

08.30 Menyerahkan Surat Perintah Tugas Gubernur Kepada Plt Wali Kota Mojokerto, di Gedung Grahadi Surabaya.

 Wagub H Saifullah Yusuf -

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi 08.30 Menghadiri Penyerahkan Surat Perintah Tugas Gubernur Kepada Plt Wali Kota Mojokerto, di Gedung Grahadi Surabaya. Ket : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

Diduga Terlibat Teroris, Densus Amankan Pasutri

Jelang Rekrutmen Calon Sekdaprov Jatim

Harus Mampu Berkomunikasi Layaknya Politisi Pemprov, Bhirawa Sekdaprov Jatim Dr H Akhmad Sukardi MM segera pensiun per 1 Agustus 2018 mendatang. Tim Panitia Seleksi (Pansel) terdiri dari tiga akademisi telah dikirim ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta akhir

April lalu. Gubernur Jatim Dr H Soekarwo sendiri berharap pengganti Sukardi nanti bisa menjadi administrator serta mampu berkomunikasi layaknya politisi. “Dia (calon sekdaprov, red) harus ada poin yang dikatakan administrator. Dia harus

menjadi administrator terhadap semua permasalahan pembangunan, sosial, dan dia setengah politisi. Karena harus berkomunikasi baik dengan DPRD,” ujar Gubernur Soekarwo, Selasa (15/5).

 ke halaman 11

Calon Sekdaprov Jatim Nama

Jabatan

 Dr H RB Fatah Jasin

Asisten II Sekdaprov Jatim

 Bobby Soemiarsono SH MSi Kepala Bapenda Jatim  Dr Ir Wahid Wahyudi MT

Kepala Dishub Jatim

 Heru Tjahjono

Kepala Dinas DKP

 M Ardi Prasetiawan

Kepala Disperindag Jatim

Terlibat Baku Tembak, Terduga Teroris Tewas

Kab Malang, Bhirawa Warga Perumahan Sawojajar II Jalan Kapu Sraba XI, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dikagetkan dengan penangkapan AR (50) dan ID (45). Pasangan suami istri itu diamankan anggota Densus 88 setelah diduga terlibat jaringan teroris. Namun setelah menjalani pemeriksaan AR dan ID diperbolehkan pulang karena tidak terbukti sebagai kelompok teroris, serta tidak ditemukan barang bukti. Dan mereka juga tidak terbukti terkait aksi teror di Surabaya. Selain itu juga, rumah mereka yang sebelumnya di police line,

 ke halaman 11

cyn/Bhirawa

Rumah kontrakan yang diduga jaringan teroris di Perumahan Banjararum Asri, Desa Banjararum, Kec Singiosari, Kab Malang

23 Kabupaten di Jatim Terkena Dampak Kekeringan Bojonegoro,Bhirawa Memasuki musim kemarau tahun 2018, pada bulan Mei ini hingga bulan Oktober, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Jatim mulai melakukan pemetaan terhadap wilayah yang akan terdampak rawan kekeringan. Sebab, kekeringan sebagaimana kemarau tahun lalu sangat mungkin terjadi kembali. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Jatim, Yanuar Rachmadi mengatakan, ada 23 Kabupaten/kota di Jatim tersebar 422 desa saat ini terkena dampak kekeringan akibat anomali cuaca.

Pelaku Mudah Bergaul dengan Tetangga Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit tim Densus 88 Antiteror berhasil menembak mati terduga teroris yang diketahui bernama Teguh itu. Baku tembak antara polisi dengan terduga teroris Teguh yang diketahui anggota Jamaah Ansharut

Surabaya, Bhirawa Situasi di di Jalan Sikatan, Manukan Wetan, Tandes, Surabaya Selasa petang mendadak mencekam, beberapa personel Densus 88 terlibat baku tembak dengan salah satu warga yang diduga teroris.

Ajak Kader Nonton Bioskop makanan dan minuman. Ketua AMPI Jatim, Pranaya Yudha mengatakan jika sudah saatnya pemuda bergerak melawan teroris dengan semangat cinta tanah air. Adapun c a r a n y a bermacammacam. Mulai membantu aparat keamanan d a l a m

 ke halaman 11

Pranaya Yudha

Sentil..  Kebutuhan Sembako Selama Ramadan Dijamin Aman - Semoga harganya juga aman.  ASN Pemkot Bakal Terima Tunjangan Kerja - Lumayan buat lebaran.  Terlibat Baku Tembak, Terduga Teroris Tewas - Libas teroris.

Daulah (JAD) itu terjadi sekitar pukul 18.50 WIB, yakni kelompok yang berafiliasi dengan ISIS dan diduga berada di balik teror bom yang terjadi di Surabaya. Saat ini pihak kepolisian sudah memasang police line

 ke halaman 11

Petugas Polrestabes Surabaya mengamankan barang bukti dari rumah kontrakan Tri Murtiono di Tambak Medokan Ayu VI Surabaya, Selasa (15,5).

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Terapkan Strategi Khusus

 ke halaman 11

SEBAGAI upaya meningkatkan rasa cinta tanah air, di tengah maraknya bom bunuh diri di Surabaya, AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Jatim, menggelar bazaar dengan menampilkan beberapa produk dalam negeri. Uniknya produk tersebut murni dihasilkan dan dibuat oleh para pemuda AMPI sendiri. Diantaranya kopi, anek a

abednego/bhirawa

Asisten II Pemprov Jatim DR.H.Fattah Yasin bersama Kadivre Bulog Jatim Muhammad Hasyim saat memberangkatkan Gerakan Stabilisasi Harga Pangan di kantor Perum Bulog Subdivre Surabaya Utara Selasa (15/5).

Harga Komiditi Kebutuhan Pokok di Jatim April-Mei Komiditi Jagung pipilan kering, Beras, Bengawan Beras Mentik Beras IR 64 Cabe Keriting Bawang Merah Bawang Putih Gula Pasir Telur Ayam Kampung

Harga Bulan April Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Harga Bulan Mei

5.958 per kg 11.588 per kg 11,251 per kg 9.797 per kg 35.995 per kg 29.511 per kg 27.006 per kg 11.344 per kg 36.344 per kg

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

5.932, per kg 11.426 per kg 11,188 per kg 9,630 per kg 29.843 per kg 28.943 per kg 21.149 per kg 11.360 per kg 36.967 per kg

Turun 0,43% 1,40% 0,56% 1,71% 17,09% 1,92% 21,69%

Naik

0,14% 1,72%

Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Soekarwo kembali memberikan jaminan harga kebutuhan pokok tetap stabil, selama Ramadan hingga Lebaran 2019. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan strategi khusus untuk menjaga kestabilan harga. Tiga strategi itu adalah pertama, pemprov bekerjasama dengan Bulog Jatim menyiapkan sebanyak 116 gerai di pasar-pasar diseluruh Jatim agar menjaga pasokan kebutuhan di pasar. Sehingga harga tidak naik akibat kelangkaan bahan. Strategi kedua, bekerjasama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Polda Jatim Kodam, dan Satgas Pangan, melakukan pengecekan secara langsung ke gudang-gudang penyimpanan bahan pokok. Tujuannya untuk memastikan tidak

Irjen Pol Machfud Arifin

Kapolda : Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Didoktrin Video Radikal Polda Jatim, Bhirawa Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan pelaku bom bunuh diri mendoktrin anak kandungnya dengan video-video tentang radikalisme. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan orang tua atau pelaku bom bunuh diri untuk mengajak anaknya dalam aksinya. “Mereka (anak, red) ini dikungkung dan dikurung dengan doktrin-doktrin video radikal dan tidak berinteraksi dengan masyarakat,” kata Irjen Pol Machfud Arifin dalam keterangan pers

 ke halaman 11

 ke halaman 11

Tri Murtiono, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Surabaya

Selalu Ikut Siskamling, Ketua RT Tak Menyangka Warganya Pelaku Bom Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Surabaya pada, Senin (14/5) pagi, menyisakan tanda tanya warga Tambak Medokan Ayu, Surabaya. Bagaimana tidak, warga setempat tidak menyangka jika salah satu tetangganya menjadi pelaku bom bunuh diri Mapolrestabes Surabaya. Abed Nego, Kota Surabaya Bahkan Ketua RT 8, Tambak Medokan Ayu VI, Suwito mengaku kaget dan tidak menyangka jika salah satu warganya merupakan pelaku dari teror bom di Mapolrestabes Surabaya. Sebagai Ketua RT, Suwito mengakui jika keluarga dari Tri Murtiono terkenal tertutup dan kurang berinteraksi dengan warga sekitar. “Mereka cenderung diam dan tertutup. Bahkan komunikasi dengan para warga pun jarang, jadi tidak terlalu bagus sosialnya,” kata Suwito

kepada Bhirawa, Selasa (15/5). Suwito mengaku, keluarga dari Tri Murtiono ini terkesan biasa-bisasa saja. Sehingga pihaknya dan warga setempat tidak ada kecurigaan bahwa mereka sebagai pelaku bom bunuh diri. Dalam keseharian, lanjut Suwito, Tri Murtiono bekerja sebagai pembuat trails dari aluminium. “Orangnya biasa-biasa saja bahkan penampilannya pun biasa tidak menampakkan hal

 ke halaman 11

abed nego/bhirawa

Rumah Tri Murtiono di Tambak Medokan Ayu VI No 2 Surabaya, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya mendapat penjagaan dari Tim Gegana Brimob Polda Jatim.


SURABAYA

2

Rabu Legi 16 MEI 2018

PELAYANAN PUBLIK - KESEHATAN - HUKUM

Persiapan Ganti Kendaraan Korban, Linmas Pemkot Datangi Polda Surabaya, Bhirawa Sejumlah petugas Linmas dari Pemkot Surabaya mendatangi Polda Jatim, Selasa (15/5). Kedatangan petugas untuk mendata puluhan kendaraan yang telah rusak bahkan hancur akibat serangkaian ledakan bom di Surabaya. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan pendataan itu dilakukan karena Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan mengganti seluruh kendaraan milik korban yang mengalami rusak dan hangus. “Kemarin Bu Risma sudah menyatakan bahwa Pemkot Surabaya akan mengganti kendaraan yang rusak ataupun hancur akibat teror bom ini. Sekarang ini sudah ada perwakilan dari Pemda, yang akan mendata,” kata Barung saat ditemui di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Selasa (15/5). Dari pantauan di lokasi, kendaraan yang hangus terbakar itu, ditumpuk di Direktorat Reserse Kriminal Umum. Kendaraan itu di antaranya puluhan motor milik jemaat yang hangus di Gereja

Pantekosta, satu mobil Avanza hitam yang ringsek karena insiden di Polrestabes Surabaya dan satu bangkai mobil milik pelaku teror bom di Gereja Pantekosta. Petugas yang ada di sana, terlihat mendata sejumlah kendaraan berdasarkan nomor rangka. Namun, tidak semua kendaraan bisa didata, lantaran beberapa kendaraan lainnya kondisinya sudah hancur dan tidak terbentuk. Sehingga petugas kesulitan untuk mendatanya. Untuk mendata kendaraan yang telah hangus itu, Barung mengatakan pihaknya akan mencari data lewat registrasi atau karcis parkir gereja, yang masih ada. “Kesulitan untuk mendatanya. Ini bahkan sudah pada lebur. Ada registrasi atau karcis masuk. Nanti coba dicarikan datanya dari Q bed para jemaat,” kata dia.Q

trie diana/bhirawa

Puluhan kendaraan bermotor yang turut hangus akibat teror bom Surabaya kini ditumpuk di Direktorat Reserse Kriminal Umum. Saat ini Linmas Pemkot Surabaya tengah mendata kendaraan yang rusak untuk proses penggantian.

Prajurit Yonif 511 DY Diberangkatkan ke Wilayah Perbatasan RI-Malaysia Kecolongan, Komisi III DPR RI Minta Aparat Lebih Waspada

abed nego/bhirawa

Dangartap III Surabaya Mayjen TNI Arif Rahman memberangkatkan prajurit Yonif 511 DY ke Wilayah Perbatasan RI-Malaysia, Selasa (15/5). Surabaya, Bhirawa Mayjen TNI Arif Rahman mengatakeutuhan NKRI yang berbatasan Guna menjaga keutuhan Negara Kesakan, pengiriman personel sebagai satuan langsung dengan Malaysia, mengatuan Republik Indonesia (NKRI), prajurit tugas pengamanan perbatasan (Satgas mankan patok perbatasan negara, Yonif 511 DY diberangkatkan menuju Pamtas), telah diamanatkan oleh negara menciptakan situasi yang kondusif wilayah perbatasan RI-Malaysia. Pemkepada TNI. Hal ini sebagaimana tersepanjang perbatasan kedua negara, berangkatan ini dipimpin langsung oleh tuang di dalam Undang-Undang Nomor memberikan rasa aman kepada maDangartap III Surabaya Mayjen TNI Arif 34 Tahun 2004 tentang TNI. syarakat, serta membantu pihak, Rahman di Dermaga Ujung Koarmatim “Saudara memiliki tugas dan tangmaupun aparat terkait,” kata Mayjen Surabaya, Selasa (15/5). gungjawab yang tidak ringan. Menjaga TNI Arif Rahman.

Perwira Tinggi TNI AD yang juga menjabat sebagai Pangdam V Brawijaya ini yakin, para personel Yonif 511 DY yang akan diberangkatkan ke wilayah perbatasan tersebut, telah memiliki bekal dalam menjalankan tugas dan kewajiban selama berada di perbatasan. “Segala materi yang telah dilatihkan selama pra-tugas, agar dijadikan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan kewajiban. Tetap junjung tinggi satuan TNI AD,” pinta Dangartap. Sebelum diberangkatkan, orang nomor satu di Makodam V Brawijaya ini berharap kepada seluruh personel Satgas Pamtas Yonif 511 DY, agar tetap bisa menjaga nama baik TNI selama berada di wilayah penugasan. Terlebih kepada warga yang berada di wilayah perbatasan RI-Malaysia. “Hormati adat istiadat masyarakat setempat, serta rebut simpati dan hati rakyat sehingga terjalin kemanunggalan antara TNI dan Rakyat. Sehingga nantinya saudara bisa diterima oleh masyarakat dengan penuh rasa kekeluargaan. Dan yang terpenting, tetap waspada,” tegas Mayjen TNI Arif Rahman. Selain dihadiri Dangartap III Surabaya, upacara pemberangkatan personel Yonif 511 DY itu juga dihadiri oleh Kepala Staf Armada 2 Laksma TNI Ing Sudihartawan, para Perwira Kogartap III/Surabaya, beberapa personel dari TNI-AD, AL dan AU lainnya.Q bed

Psikolog Dampingi Tiga Anak Pelaku Bom Sidoarjo Polda Jatim, Bhirawa Polda Jawa Timur menyiapkan psikolog dan pemerhati anak guna mendampingi tiga anak dari pelaku bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo. Tiga anak yang selamat dari ledakan bom pada Minggu (13/5) malam itu kini dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Kapolda sudah menyiapkan pendampingan bagi tiga anak pelaku bom di Sidoarjo. Ada psikolog dan juga pemerhati anak yang disiapkan dan sudah melakukan pendampingan bagi tiga anak pelaku bom Anton Ferdiantono,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans

Barung Mangera, Selasa (15/5). Barung menjelaskan, anakanak ini menjadi korban doktrinasi pemahaman yang salah. Dengan pendampingan psikolog dan pemerhati anak, diharapkan dapat mereduksi ketegangan pada tiga anak tersebut. Tiga anak dari Anton Ferdiantono, dua di antaranya laki-laki dan satu perempuan. Yang paling besar, kondisinya cukup baik dan sudah kembali pulih secara fisik. Namun anak yang kecil masih dirawat intensif secara medis akibat terkena ledakan dan serpihan bom. Sedangkan anak yang perempuan masih mengalami syok

dan lebih banyak istirahat. Guna mereduksi doktrin dari paham radikal, sambung Barung, pendampingan psikologis bagi ketiga anak pelaku teror itu sangat penting. Pihaknya pun berharap agar anak-anak ini tidak lagi mengikuti doktrin yang salah, apalagi berkaitan dengan radikal terorisme. “Pendampingan ini penting agar anak-anak tidak masuk lagi ke lingkaran doktrinisasi yang salah. Keluarga yang mengambil (merawat) nanti juga didampingi Polda,” tegasnya. Selain korban dari anak pelaku teror, Polda Jatim juga melakukan pendampingan ba-

abed nego/bhirawa

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dalam keterangan pers di media center Polda Jatim, Selasa (15/5). gi korban ledakan bom dan juga luruskan kembali doktrin pakeluarga korban. Pendampi- ham radikal yang sudah dingan ini dilakukan untuk me- ajarkan.Q bed

Surabaya, Bhirawa Peristiwa bom bunuh diri di sejumlah tempat di Surabaya dikutuk keras DPR RI. Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir mengutuk kejadian pemboman dan menyebut aksi ini tidak berkaitan dengan agama apapun. Politisi Partai Golkar ini meminta aparat lebih waspada untuk melakukan pengawasan ketat pasca bom bunuh diri. “Sebagai warga Surabaya, saya mengutuk keras aksi teror ini. Jelas ini bertentangan Adies Kadir dengan agama apapun. Termasuk Islam sendiri, tidak pernah mengajarkan kekerasan, “ ujar Adies dikonfirmasi, Selasa (15/5). Atas serangkaian teror bom di Surabaya ini, ia melihat aparat kecolongan. Baik dari Badan Intelejen Nasional (BIN), kepolisian hingga BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme). “Kenapa kecolongan, ini mestinya dapat diantisipasi dari awal. Terorisme perlu diantisipasi dan aparat terkait harus kerja ekstra. Karena seketat apapun bisa terjadi. Di zaman Pak Harto yang super ketat saja bisa kecolongan,” sambung Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Dewan (MKD) DPR RI ini. Untuk Itu, ia meminta badan intelijen dan kepolisian lebih waspada lagi dalam mengawasi segala gerak-gerik simpul terorisme. “Saya yakin simpul-simpul terorisme, BIN maupun kepolisian tahu. Seperti di Jawa Barat, aparat bisa menangkap segerombolan teroris. Untuk Itu, pemerintah harus segera mengantisipasi. Apalagi kejadian ini menjelang pilkada dan menjelang Ramadan,” lanjut anggota DPR RI Dapil 1 Surabaya-Sidoarjo. Dan yang perlu diperhatikan, kata Adies, di mana dugaan pelaku aksi ini ada wanita beserta anaknya. “Fenomena ini harus dicermati untuk lebih diantisipasi dan instropeksi.Kenapa ini sampai terjadidiluarpantauanpenegakhukum,”paparnya. Namun, Adies masih percaya pemerintah, melalui BIN, polisi maupun TNI bisa bergerak cepat dan tanggap dalam menangani kasus ini. “Kami akan mendukung sepenuhnya baik penambahan anggaran untuk difasilitasi oleh pemerintah agar kelengkapan aparat penegak hukum bisa lebih dioptimalkan dan mampu bekerja lebih baik lagi,” pungkas Q gat Wakil Sekjen DPP Partai Golkar.Q

Prihatin Aksi Terorisme, Seniman Gelar Doa Bersama Pemkot Siapkan Lahan untuk Ledakkan Bom yang Ditemukan di Medokan Ayu Surabaya, Bhirawa Serangkaian bom bunuh diri pada sejumlah lokasi di Surabaya, terus mengundang keprihatinan berbagai pihak. Tak terkecuali tiga seniman Jatim yang sekaligus dikenal sebagai praktisi paranormal Jatim yakni Ki Joko Bodo, Mbah Gimbal dan Ki Sableng. Ketiganya menggelar aksi keprihatinan dengan doa bersama di sejumlah lokasi ledakan bom bunuh diri yang telah merenggut belasan nyawa, Selasa (15/5) kemarin. Di empat lokasi berbeda, yakni Gereja Maria Tak Bercela, Gereja Pusat Pentaskosta Surabaya, dan Gereja GKI Jl Diponegoro, serta halaman Mapolrestabes Surabaya ketiganya menggelar aksi ritual ala paranormal. Hal ini agar para belasan nyawa yang telah tewas dalam serangan bom bunuh diri mendapat tempat laik dan tenang. Baik sesaji

gegeh bagus setiadi/bhirawa

Tiga seniman Jatim memberi dukungan pada kinerja polisi dan melakukan doa bersama pasca serangkaian bom bunuh diri di Surabaya, Selasa (15/5). maupun dupa disediakan untuk sejumlah titik beberapa hari lalu. mendoakan roh para korban Mereka menyampaikan pesan maupun pelaku peledakan. bahwa warga Surabaya harus Lebih dari itu, aksi ini juga mulai berani melawan terorisme, menepis adanya kekhawatiran yang dimulai dari lingkup terkecil dan suasana mencekam akibat yakni RT maupun RW. ulah para teroris, yang melakukan “Saya yakin warga Surabaya serangkaian bom bunuh diri pada bisa mempertahankan integritas

sosialnya di lingkup RT/RW dari serangkaian aksi teror yang terjadi beberapa waktu ini” tutur Ki Sableng saat berada di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (15/5). Dia menilai aksi terorisme, tidak bisa dilawan dengan tindakan represif saja. Tapi harus mengikis akar – akarnya, dari pengalihan isu agama menjadi budaya yang lebih mengedepankan nilai keberagaman. Karena itu jiwa seni harus ditanamkan sejak dini agar anak – anak yang kini mulai menjadi alat paham radikal, bisa dipatahkan dengan segera. “Anak – anak itu kan ibarat kertas kosong, jika kita gelontor dengan nilai seni baik secara magis maupun rasional mereka akan terdoktrin menghargai sebuah keberagaman, bahwa dunia ini bukan untuk salah satu paham tertentu,” tambahnya pria dengan nama asli Selamet Q geh Hadi Hariono.Q

Daop 8 Surabaya Perketat Pemeriksaan Penumpang Stasiun Surabaya, Bhirawa PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya memperketat pemeriksaan penumpang ketika masuk ke sejumlah stasiun wilayah setempat dengan menggunakan metal detector.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko mengatakan pengetatan ini sebagai upaya antisipasi pascateror bom di beberapa tempat di Surabaya. “Untuk itu, kami memperketat pengawasan pe-

numpang dan pemeriksaan di seluruh area stasiun dan jalur kereta api,” katanya, Selasa (15/5). Ia mengatakan, selain menggunakan metal detector, pengetatan juga dilakukan dengan mengerahkan seluruh personel

keamanan yang ada, untuk melakukan pemeriksaan yang lebih intensif dari biasanya. “Ini merupakan langkah antisipasi yang dilakukan PT KAI, karena sarana dan prasarana perkeretaapian merupakan objek vital na-

sional yang penggunaannya banyak diminati masyarakat,” tuturnya. Pihaknya berharap, upaya ini bisa memberi rasa aman bagi para pengguna kereta api dan lebih mengoptimalkan pengamaQ rac, ant nan yang ada.Q

Pemkot, Bhirawa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku mendapatkan laporan dari Kapolrestabes Surabaya, Selasa (15/5) pihak kepolisian tengah melakukan penggeledahan di rumah kontrakan bomber Mapolrestabes Surabaya di Jalan Medokan Ayu VI Surabaya. Hasilnya, ditemukan bahan peledak yang daya ledaknya lebih tinggi dibanding sebelumnya yang ditemukan di gereja. Karena daya ledaknya lebih tinggi, maka Kapolrestabes Surabaya berencana membawa bahan peledak itu ke Pusdik Brimob Watu Kosek Pasuruan. Namun, Risma meminta untuk diledakkan di sekitar Medokan karena dia menilai jaraknya terlalu jauh. Bahkan, Risma bersedia menyediakan lahan lebar yang jauh dari rumah penduduk, dan ternyata Kapolrestabes pun menyetujuinya. ‘’Rencananya memang mau dibawa ke Pusdik Brimob, karena kalau diledakkan di situ khawatir kena rumah warga. Gak usah lah Pak (Kapolrestabes), saya carikan lahan di sekitar situ. Akhirnya, kita siapkan lahan BTKD (Bekas Tanah Kas Desa) di Madokan Sawah Timur yang luas, sekarang kita sedang melakukan penggalian di sana,” kata Risma di ruang kerjanya. Pada kesempatan itu, Risma juga menyampaikan bahwa yang paling penting dalam musibah ini adalah deteksi dini. Sebab, apabila masalah keluarga ini bisa dideteksi sejak dini, maka dapat dipastikan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak akan ada korban lebih lanjut. ‘’Makanya, nanti malam saya akan ketemu dengan RT/RW. Besok (Rabu, red) pagi saya akan ketemu dengan kepala sekolah dan siangnya saya akan ketemu dengan takmir masjid untuk melakukan deteksi dini hal-hal seperti ini,” tegasnya. Di samping itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga tengah menyiapkan alat untuk mendeteksi dini warga-warga yang mencurigakan. Nantinya, Pemkot Surabaya bisa memantau warga itu apakah baru kembali dari luar negeri atau bagaimana, sehingga pengembangan alat ini nanti akan bekerjasama dengan pihak Imigrasi dan pihak kepolisian. “Semoga segera selesai. Nanti kalau sudah siap, akan saya sampaikan Q dre ke teman-teman media,” tegasnya.Q


SURABAYA

Rabu Legi 16 MEI 2018

3

Maksimalkan Potensi Wisata, Perhutani Lakukan MoU dengan Pemkab Probolinggo Pemprov, Bhirawa Kabupaten Probolinggo, merupakan kabupaten yang hampir separo wilayahnya berada pada kawasan di bawah kewenangan Perhutani Unit II Jawa Timur, di mana banyak menyimpan potensi wisata. Untuk bisa memaksimalkan potensi wisata, maka Pemkab Probolinggo menandatangani MoU dengan Perum Perhutani Wilayah Pemkab Probolinggo di Perum Perhutani Regional Jawa Timur di Surabaya kemarin. Usai melangsungkan penandatanganan kesepakatan itu, Pj Bupati Probolinggo R Tjahjo Widodo SH, MHum mengatakan kawasan yang berada di bawah kewenangan Perhutani itu sangat berpotensi sebagai destinasi wisata, dan jika dikelola dengan sungguh-sungguh maka bisa membawa banyak manfaat baik dari sisi sosial dan ekonomi untuk masyarakat.

Ia menambahkan, pihaknya mengajak investor Stern Resources ke Perhutani. “Kami tetap mendorong dan komitmen terhadap investor dalam mengembangkan daya tarik wisata dengan mengoptimalkan potensi kearifan lokal, mengembangkan kesejahteraan masyarakat lokal, dan tidak merusak lingkungan, bahkan menjadi semakin lebih baik,” katanya. Sementara, Kepala Perum Perhutani Regional Jatim Ir Sangudi Muhammad MM mengatakan, kini pihaknya sangat terbuka jika memang ada kawasannya bisa dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata. “Kerjasama di bidang wisata ini memang prospek di Jatim,” ujarnya. Ia menambahkan di Jatim ada lebih dari 400 destinasi wisata dan yang dikembangkan masih sekitar 200 destinasi. Dari jumlah 200 destinasi wisata ini, sekitar 100 destinasi wisata telah

rachmat caesar/bhirawa

Penandatanganan MoU antara Pj Bupati Probolinggo R Tjahjo Widodo SH, MHum dengan Perum Perhutani Wilayah Pemkab Probolinggo (Adm/KKPH Probolinggo) Ir Tubagus AS disaksikan Kepala Perum Perhutani Regional Jatim Ir Sangudi Muhammad MM di Surabaya. memberikan kontribusi signifi- hutan dalam meningkatkan kesekan pada Perhutani. jahteraan,” katanya. “Dengan investor ini (Stern ReSetelah penandatanganan nota sources), sangat positif baik bagi kesepahaman, Sangudi mengatakami selaku korporasi atau inves- kan, nantinya akan ada pertemuan tor, utamanya juga masyarakat antara tim teknis dari investor dan

Perhutani untuk kawasan yang akan dijadikan daya tarik wisata. “Kami lakukan kajian bersama dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. Adm/KKPH Probolinggo Ir Tubagus AS mengatakan pengembangan kawasan di bawah kewenangan Perhutani masih terbuka banyak jika dijadikan sebagai daya tarik wisata. “Luas kawasan hutan di Kabupaten Probolinggo 35 ribu hektare dan semuanya berpotensi,” katanya. Dikatakannya, selain bisa dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata, kawasan juga bisa untuk pemanfaatan air, pemanfaatan tanaman multi purpose trees species (mpts), hingga pemanfaatan kawasan perlindungan perairan agar tidak terjadi kekeringan. Dalam penandatanganan nota kesepahaman itu, Pj Bupati Probolinggo juga mengenalkan

salah satu investor, Stern Resources yang akan mengelola kawasan daya tarik wisata yang ada di bawah kewenangan Perhutani pada Kepala Perum Perhutani Jatim. Direktur Pengembangan Bisnis Stern Resources Dinnah Tanuhardja mengatakan pihaknya akan meninjau dulu kawasan yang akan dijadikan sebagai potensi daya tarik wisata. “Jika banyak yang berpotensi, bisa jadi kami ambil semuanya. Kami siap untuk memajukan kepariwisataan di Probolinggo,” katanya. Untuk nilai investasi yang akan ditanamkan, pihaknya memberikan nilai investasi tanpa batas/no limit. “Berapapun kami siapkan, dan tentunya kami libatkan masyarakat sekitar dengan mengedepankan kearifan lokal agar bisa sejahtera,” Q rac katanya.Q

LINTAS PERISTIWA

rachmat caesar/bhirawa

Kepala Baperwil III Malang Drs Budi Suprayitno MSi memberikan sambutan pada kegiatan Peningkatan Partisipasi Politik bagi Elemen Masyarakat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Timur di Surabaya beberapa waktu lalu.

Jaga Suasana Kondusif, Warga Diminta Gunakan Hak Pilih Pemprov, Bhirawa Untuk menjaga suasana kondusif dan masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya, maka Pemprov Jatim melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melangsungkan kegiatan bertajuk Peningkatan Partisipasi Politik bagi Elemen Masyarakat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Timur di Surabaya. Dalam kegiatan itu, dihadiri peserta yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi di Jatim. Harapannya mereka bisa melangsungkan getok tular pada masyarakat lainnya untuk bisa menyikapi pemilhan umum yang dilaksanakan serentak di Jatim dengan bijak. Kepala Baperwil III Malang Drs Budi Suprayitno MSi mengatakan Pemprov Jatim tetap akan selalu menjaga suasana kondusif dengan melibatkan peran dari tiga pilar plus, yaitu pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Ia juga mengimbau semua pihak berperan aktif dalam rangka mengantisipasi gangguan pada pilkada. “Beberapa hal yang patut dihindari yaitu politisasi birokrasi, hindari politik uang, hindari mobilisasi SARA melalui ruang publik, setiap ada pelanggaran pemilu harus ditindak tegas dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan Q rac berkualitas,” tandasnya.Q

trie diana/bhirawa

Pusat merencanakan untuk menjual pengelolaan jembatan timbang di Jatim ke swasta, namun rencana ini ditolak dewan.

Komisi D Tolak Jembatan Timbang Dikelola Swasta DPRD Jatim, Bhirawa Imbas anggaran APBN yang menipis, pusat hanya mampu mengelola 10 jembatan timbang dari 20 jembatan yang dulu dikelola oleh Jatim. Muncul wacana pusat akan menjual pengelolaan jembatan timbang Jatim ke swasta. Mendapat kabar seperti itu Komisi D DPRD Jatim ramai-ramai menolak rencana tersebut. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Hammy Wahjunianto menegaskan jika untuk tahun ini pusat hanya mampu mengelola 10 jembatan timbang akibat keterbatasan anggaran yang ada di APBN. Selanjutnya jika sisanya dikelola swasta sangat tidak mungkin, karena selama jembatan timbang dikelola Dishub Jatim ada kerjasama dengan aparat

TNI guna mengawasi terjadinya penyelewengan di lapangan. “Jelas ini tidak mungkin dan belum dipikirkan oleh pusat. Karenanya jika pusat tidak mampu mengelolanya lebih baik separo jembatan timbang itu diserahkan kembali ke Pemprov Jatim. Namun dengan catatan penyerahannya dilakukan secepatnya agar kita bisa menganggarkan dalam

APBD murni 2019,” tegas politikus asal PKS, Selasa (15/5). Sebagaimana amanah UU Pemerintah Daerah Nomor 23 Tahun 2014 bahwa jembatan timbang diserahkan pusat. Di bidang perhubungan, selain jembatan timbang juga terminal tipe A seperti Terminal Purabaya Bungurasih diambilalih pusat. Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Jatim Fredy Poernomo menegaskan sangat sulit jika swasta mengelola jembatan timbang mengingat di sana masih ditemukan kenakalan petugas. Tak heran Dishub Jatim menggandeng TNI untuk pengawasan karena memang jem-

batan timbang memiliki fungsi strategis untuk menjaga stabilitas jalan dan jembatan. “Karena saya berasal dari daerah pemilihan sana, sehingga saya memiliki kepedulian besar terhadap operasional jembatan timbang. Dikelola pemerintah saja masih banyak kebocoran kok mau diserahkan swasta. Kan swasta tidak berpikiran bagaimana jika meloloskan terus truk-truk melebihi tonase yang imbasnya merusak jalan dan jembatan menjadi ambruk. Seharusnya memang jembatan timbang tetap dikelola pemerintah,”tegas politisi asal Q cty Partai Golkar ini.Q

Surabaya Jadi Contoh Kota Pembangunan Berkelanjutan Pemkot, Bhirawa Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama United Cities and Local Goverments Asia Pasifik (UCLG ASPAC) serta Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) Jerman menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Localising SDGs and Multi Stakeholder Partnership for SDGs in Indonesia di Hotel Ciputra Word Surabaya, Selasa (15/5). Direktur Politik Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Internasional Dewo Broto Joko menyampaikan maksud dan tujuan acara ini untuk mendaerahkan pengembangan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Developments Goals – SDG) di daerah kabupaten dan kota serta mendorong para pemangku kepentingan tingkat kabupaten/kota untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Kami akan memfasilitasi dan melakukan pendampingan terhadap kota-kota yang akan menyusun RAD,” kata Dewo di sela-sela acara yang juga dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Hans Farnhammer selaku Head of Development European Delegation to Indonesia and Brunei Darussalam dan tamu dari perwakilan UCLG Uni Eropa. Menurut Dewo sapaan akrabnya, alasan dipilihnya Kota Surabaya karena dinilai sebagai kota yang mampu melaksanakan SDG dengan baik dan lebih maju

andre/bhirawa

Wali Kota Tri Rismaharini saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Localising SDGs and Multi Stakeholder Partnership for SDGs in Indonesia di Hotel Ciputra Word Surabaya, Selasa (15/5). ketimbang daerah-daerah yang lain. “Kita is kepada lansia, anak yatim, mengejadikan Surabaya sebagai referensi unlar pasar murah, menyediakan ambutuk daerah-daerah yang lain,” ujarnya. lans gratis 24 jam dan pelayanan keseSaat ini, cakupan penerima manfaat hatan gratis,’’ jelasnya. terakhir UCLG dan GIZ di Indonesia Menurutnya implementasi pembansebanyak 30 pemerintah daerah masgunan berkelanjutan dapat dilakukan di ing – masing terdiri dari 16 provinsi, Surabaya, karena semua stakeholder ikut 14 kota dan 5 asosiasi lokal pemerinmembantu dan berpartisipasi sehingga tah seperti APEKSI, APKASI, APPSGD dapat terwujud di Kota pahlawan. SI, ADEKSI dan ADKASI. “Selain itu, Pemkot Surabaya juga Sementara itu, Wali Kota Surabaya memberikan pendidikan gratis, pemberTri Rismaharini ketika menjadi pembdayaan ekonomi, pemanfaatan sampah, icara menerangkan berbagai macam pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan berkelanjutan atau SDG percepatan pelayanan administrasi bagi yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya. masyarakat menggunakan sistem elek‘’Dalam membangun kota maupun tronik. Terkadang teori dan praktik tidak menyejahterakan warga kami melakusesuai, maka dari itu kita tidak bisa kan antara lain, memberi makan gratmelakukan sendiri,” tuturnya.Q dre

Semarak Ramadan, Masjid Nasional Al Akbar Gelar Sejumlah Kegiatan Surabaya, Bhirawa Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengumumkan awal Ramadan dimulai Kamis, (17/5). Masjid Nasional Al Akbar Surabaya telah menyusun sejumlah agenda kegiatan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan. Direktur Utama (Dirut) Masjid Al Akbar Surabaya H Endro Siswantoro, mengatakan berbagai kegiatan mu-

lai dari lomba, bazar produk, fesyen, pameran buku islami dan menu kuliner buka puasa merupakan ikhtiar pengurus Masjid Al Akbar untuk melayani para jamaah dan masyarakat. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yang positif terus dikembangkan. Ada pula kegiatan yang baru kita adakan tahun ini, seperti program Dakwah Millennial terdiri acara dari Gubrak Ramadan, Pondok

Ramadan, Seminar Remas dan Pesantren Literasi dan Sains,” tuturnya, Selasa (15/5). Kegiatan lain, sambung Endro, yaitu program Dakwah Religi terdiri dari kajian subuh, kajian dhuhur, kajian ngabuburit, kajian tarawih, Qiyamul Lail, gema takbir. Program Dakwah Sosial terdiri dari takjil gratis, sahur bersama, berbagi zakat dan sembako dan donor darah. Program Dakwah Ekonomi terdiri dari bazar Ramadan

dan kebutuhan lebaran dan lomba kesenian Islam. “Ada juga Dakwah Entertain, acara Kampung Ramadan bekerjasama dengan stasiun TV. Acara-acara dakwah ini akan diisi oleh dai kondang, KH Agoes Ali Masyhuri, Ustadz Rasyid dan Ustadz Muzakky. Sementara di kalangan artis yaitu, D’Masiv, Ikke Nurjanah, Melly Goeslow, Repvblik, Abdul, Inul dan Cak ShodQ rac iq,” tandasnya.Q


OPINI

4 TAJUK

Medsos Sambut Ramadhan

N

uansa Ramadhan (1439 Hijriyah) sudah terasa. Jutaan pesan singkat (SMS), ucapan menyambut Ramadhan ditebar di medos (media sosial). WhatsApp (WA), twitter, facebook, dan instagram, dipenuhi ke-santunan moral dan kekuatan mental. Diharapkan selama sebulan pelaksanaan puasa Ramadhan, posting “miring” berisi perundungan, dan berbagai hasutan, tidak di-share. Berhenti mengunggah maupun meneruskan pesan ghibah, yang dapat membatalkan puasa. Ghibah, merupakan perbincangan sisi negatif seseorang maupun kelompok berdasar etnis dan golongan. Pengajaran agama (Islam) meng-haram-kan ghibah, dengan kategori sangat nista (rendahan). Di-tamsil-kan bagai memakan daging bangkai manusia. Sehingga pelaku ghibah, dianggap memiliki moralitas sangat rendah. Juga dikategorikan tidak waras (karena sanggup memakan bangkai manusia), dan berbahaya secara sosial. Berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, telah merekomendasikan agar medsos digunakan secara bijak pada bulan Ramadhan. Antaralain tidak mem-posting ujaran kebencian, maupun ghibah (menggunjing keburukan pihak lain), dan fitnah. Disarankan mengutamakan posting yang meningkatkan ke-saleh-an sosial, dan ke-dermawan-an. Saat ini Indonesia menjadi negara peringkat ketiga pengguna medsos, dan telepon seluler, dengan jumlah sebanyak 289 juta nomor. Itu melebihi jumlah penduduk Indonesia (262 juta jiwa). Nampaknya, sekitar 170 juta penduduk usia dewasa memiliki telpon seluler. Masih ditambah 30 juta anak usia 10 tahun hingga 16 tahun telah memiliki nomor telpon seluler (ponsel). Hebatnya lagi, lebih separuh nomor (136 juta) terakses aktif internet. Sehingga medsos (media sosial) bagai menjadi kebutuhan primer. Sekitar 175 juta pengguna ponsel, beragama Islam. Sehingga berpotensi besar sebagai sarana dakwah mewujudkan ke-saleh-an sosial. Penggunaan medsos, bagai kebutuhan primer kehidupan masyarakat moderen saat ini. Digunakan mulai bangun tidur sampai menjelang tidur. Kinerja perkantoran juga sangat bergantung pada gadget android. Termasuk urusan ekspor dan impor. Misalnya, pengiriman data dan gambar, sampai penjejakan peta lokasi. Begitu pula transaksi barang dan jasa, dilakukan melalui online. Tak terkecuali layanan perbankan (transfer uang) tinggal klik. Juga transaksasi keuangan cepat melalui e-commerce maupun m-banking (pelayanan transfer uang melalui ponsel). Ini “buah” konstitusi yang menjamin kebebasan informasi dan menyatakan pendapat. UUD pasal 28F, menyatakan, “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.” Piranti informasi dan komunikasi, menyebabkan dunia terasa di genggaman. Sehingga setiap detil kejadian bisa cepat diketahui secara masal, sedunia! Termasuk kejahatan fitnah, dan kebohongan, dapat segera tersebar, seketika. Karena itu diperlukan kebijakan penggunaan media sosial. Terutama menjadi tanggungjawab pemerintah (negara) me-minimalisir cyber-crime (kejahatan siber). Pemerintah cukup memiliki bekal konstitusi, wewenang yang diberikan UUD pasal 28-I ayat (5) penegakan hukum melindungi hak asasi manusia. Serta UUD pasal 28J ayat (2) yang memberi batas koridor hak asasi manusia. Yakni, pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.” Konstitusi sebagai sandaran hukum utama wajib ditegakkan, termasuk mengurus gadget android dan sistem informasi global. Berdasar UUD pula, telah diterbitkan UU 11 Nomor Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Di dalamnya mengatur larangam menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan. Magnitude bulan Ramadhan di Indonesia, memiliki pergerakan sosial budaya panjang. Dimulai adat megengan, masyarakat mempersiapkan spirit puasa Ramadhan. Seluruh masjid dan mushala menyelenggarakan megengan diikuti warga masyarakat sekitar. Ini sekaligus menjadi penyambung silaturahim antar rakyat, termasuk melalui medsos.

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Perusahaan Bayarkan THR Paling Lambat H-7 THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Pekerja yang telah bekerja selama sebulan secara terus menerus juga berhak mendapatkan THR. Pekerja yang sudah bekerja minimal sebulan juga berhak mendapatkan THR. Besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, memperoleh THR satu bulan upah. Bagi pekerja yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR-nya diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan yang sudah ditetapkan, yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikali satu bulan upah. Pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pengusaha kepada pekerja. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016. Sementara itu, bagi pekerja harian lepas yang mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, besaran THR-nya berdasarkan upah satu bulan yang dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan. Bagi pekerja lepas yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja. Bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, THR Kegamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan yang tertera di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebisaan yang telah dilakukan. Jika mengacu pada regulasi, pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7. Tetapi dia mengimbau kalau bisa pembayaran dilakukan maksimal dua minggu sebelum Lebaran. Hal ini dilakukan agar pekerja dapat mempersiapkan mudik dengan baik. Hanif Dhakiri Menteri Ketenagakerjaan RI

Rabu Legi 16 MEI 2018

Bersama Rakyat Berantas Terorisme Istighotsah dan Fasilitasi Kesejahteraan Rakyat Cegah Radikalisme “Negara dan dan rakyat Indonesia tidak gentar melawan teroris,” kata presiden Jokowi, lantang. Pernyataan Kepala Negara itu, diulang dua kali dalam lima hari, merespons aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, dan Markas Komando (Mako) Brimob, kota Depok (Jawa Barat). Serentetan aksi teror menuntut kesiagaan sistem pertahanan (dan keamanan) semesta, bersama-sama antara aparat dengan tokoh masyarakat. Termasuk (segera) merevisi undang-undang (UU) Anti-Terorisme.

U

mat beragama di Indonesia bagai terguncang aksi berun tun kejahatan (berat) kemanusiaan, bom bunuh diri menyasar masyarakat tidak berdosa. Sindikat terorisme internasional telah meng-klaim, jaringannya melakukan pengeboman terhadap tiga gerja di Surabaya. Satu keluarga (termasuk empat anak) “alumni” sindikat terorisme internasional di Syria, melakukan aksi bunuh diri. Dijuluki sebagai “family lone wolf.” Itu bukan keluarga biasa. Melainkan milisi ISIS (Islamic State in Iraq and Syria). Enam anggota sekeluarga teroris berbagi tugas, masing-masing menuju tiga gereja sasaran. Ibu bersama dua putri (12 tahun dan 9 tahun) pada gereja Kristen (GKI). Dua anak laki (usia 18 tahun, dan 16 tahun) pada gereja Katolik Santa Maria. Serta ayah, seorang diri menuju gereja Pantekosta Pusat Surabaya. Tetapi aksi bom bunuh diri, terus berlanjut, Minggu malam, di luar kota (perbatasan) Surabaya, juga terjadi lima kali ledakan bom. Teroris yang mengontrak rumah susun sewa, di Wonocolo Sepanjang, Sidoarjo, meledakkan diri. Lokasi rusunawa, sekitar 350 meter dari (Mapolsek Taman. Juga hanya berjarak 950 meter dari Markas Brimob Polda Jatim. Berselang tak lama, Densus 88 Anti-teror, juga menggagalkan persiapan teroris ber-aksi. Terjadi tembak menembak dan pengejaran oleh Densus 88 Anti-teror, di Sukodono, tak jauh pula (radius 1 kilometer) dari Markas Brimob Polda Jatim. Menandakan, terorisme sangat geram kepada polisi, yang berkalikali menggagalkan aksi. Termasuk bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, Senin pagi (sehari setelah pengeboman tiga gereja). Seluruh dunia, sepanjang Minggu siang, ter-arah ke kota Surabaya, yang biasanya aman dan damai. Termasuk Paus Fransiskus, dari Vatikan mendoakan umat korban peledakan bom bunuh diri teroris di Surabaya. Kalangan tokoh lintas agama di Indonesia, Minggu sore, serta-merta merapatkan barisan, menunjukkan kebersatuan dan kebersamaan. Menyampaikan seruan perlawanan terhadap terorisme. Serta mengharap aparat keamanan menanggulangi teroris dengan pola extra ordinary crime. Indonesia telah menjadi bagian internasional pemberantasan terorisme. Antaralain ratifikasi terhadap konvensi Anti Terorisme yang menggunakan bom (International Convention for the Suppression of Terrorist Bombing, United Nations General Assembly Reso-

B

informasi dan komunikasi, telah dimanfaatkan untuk propaganda berlabel dakwah. Padahal isinya, hanya olok-olok kelompok lain. Walau sebenarnya, “geng” radikalisme sulit berkembang di Indonesia, karena tidak sesuai dengan budaya harmoni dan gotongroyong. Radikalisme menjadi musuh sosial bersama. Namun perlu waspada, radikalisme (yang selalu lution). Maka wajar, Maeksklusif) menyasar keljelis Umum PBB (Perompok potensial pemuserikatan Bangsada. Dengan memanfaatBangsa), bersama OKI kan isu demokrasi dalam (Organisasi Konferensi menjalankan keyakinan Islam), mengutuk bom agama, kelompok radikal bunuh diri di Surabaya.. bebas mengisi ruang publik. Doktrin dan orProvokasi ganisasi ekstremisme Radikalisme berkembang, membonDendam teroris kepaceng HAM (Hak Asasi da Kepolisian, diawali Manusia). pada aksi penyanderOleh: Berbagai penyiaran aan yang dilakukan geberbasis teknologi inforYunus Supanto ng narapidana terorismasi dan komunikasi, teme di rumah tahanan lah dimanfaatkan seMarkas Komando Bribagai propaganda berlamob. Akibat aksi itu, lima anggota bel dakwah. Padahal isinya, hanya Brimob Polri, gugur. Ini membuktiolok-olok kelompok lain. Dengan ciri kan, negara masih wajib mewaspeksklusif, gerakan dakwah radikal adai pergerakan kelompok radikal mudah dibedakan dengan gerakan ber-label keagamaan. Nyata-nyadakwah sosial ormas keagamaan ta, yang di dalam penjara masih lain. Yakni, membatasi pergaulan, berulah, dan ber-bai’at pada tidak turut dalam kegiatan sosial kegsindikat terorisme internasional. amaan di lingkungan sekitar. Diperkirakan sebanyak 155 orBersyukur, hampir 100% rakyat ang napi terorisme “dititipkan” di Indonesia mengutuk dakwah radikal. rutan Mako Brimob. Berbaur denBahkan rakyat secara komunal gan napi kasus kejahatan lain. Semembentengi diri dari penyusupan hingga problem di rutan Mako Briradikalisme. Sudah banyak gerakan mob, bukan menang-kalah melaber-label dakwah keagamaan, wan terorisme. Melainkan pola malah menimbulkan konflik pada pembinaan napi yang di-gebyah masyarakat. Termasuk gerakan uyah (di-samarata-kan). Seharussalafy (seolah-olah dakwah), mesti nya pemerintah memiliki “klasifikadicermati. Meng-kafir-kan, menuduh si” pembinaan napi sesuai jenis kebid’ah dan musyrik pada kelompok jahatan, lama hukuman, serta pola lain, walau se-agama, akan menimpengamanan yang berbeda. bulkan konflik umat beragama. Bisa Di berbagai penjara selain ruberujung tawur sosial. tan Mako Brimob, napi terorisme malah di-izin-kan berceramah seSejuk Sosial Ekonomi bagai ustadz. Sekaligus memimPenyebaran paham ekstremis, pin shalat berjamaah (menjadi kanan maupun (lebih-lebih) kiri, imam). Sangat miris, manakala tidak akan laku. Sudah terbukti, napi terorisme di-izin-kan berceraekstremisme dan radikalisme semah agama. Karena sesungguhlalu memperoleh perlawanan sonya, core (substansi) kejahatan tersial dari masyarakat luas. Begitu orisme berasal dari pemahaman pula negara (jajaran keamanan agama yang menyimpang. Terudan ketertiban), akan menindak tama tentang jihad. tegas. Pencerahan sosial mencipSindikat terorisme internasional takan suasana harmoni ke-Indonebagai memperoleh “darah segar” sia-an, yang peka terhadap penydari berbagai penjara. Area dalam usupan radikalisme (kanan maurumah tahanan (rutan) dan lembapun kiri) terus digelorakan. ga pemasyarakatan (Lapas), meruTerhadap keluarga mantan napi pakan kawasan sensitif psikologis. politik (dan terorisme), juga tidak Karena di dalamnya dikungkung dibebani “dosa turunan.” Tidak ada pelaku kejahatan yang telah divolarangan menjadi anggota DPR, nis pengadilan. Sebagian warga DPRD, serta menjadi Menteri, maubinaan menerima hukuman sepun menjadi Kepala Daerah. Hal itu bagai pertobatan. Tetapi sebagijuga dijamin oleh konstitusi. Tercanan lain memendam rasa dendam tum pada UUD pasal 28A sampai sangat mendalam. pasal 28J. Berisi 25 klausul, seluruDendam, akan menjadi alasan hnya menjamin hak setiap orang menjalin hubungan antara narapiwarga negara secara equal (setara). dana (napi) dengan pihak lain unTetapi masih terdapat beberapa tuk melakukan kejahatan serupa. kelompok coba “menggertak” Termasuk merekrut jaringan baru. kerukunan, berdalih hak asasi Pencegahan terhadap radikalisme, manusia. Ada pula “gertakan” kesaat ini bagai adu cepat dengan pada pemerintah, agar meminta rekrutmen kelompok radikal. Berbmaaf kepada korban Gestapu 1965. agai penyiaran berbasis teknologi Ironisnya, beberapa politisi (anggo-

ta parlemen pula), terlibat provokasi sosial. Bersyukur, aparat negara bidang hukum dan keamanan masih berpatokan pada Ketetapan MPRS Nomor 25 tahun 1966. TAP MPR yang berisi larangan PKI sebagai organisasi terlarang, serta larangan menyebarkan paham ajaran komunisme, masih berlaku. Bahkan TAP MPR tidak dapat dibatalkan oleh MK (Mahkamah Konstitusi). Sehingga pengingkaran terhadap TAP MPR, bukan hanya sekadar pidana biasa, melainkan dapat dianggap sebagai makar. Merespons peningkatan provokasi radikalisme kiri dan radikalisme kanan. Maka patut dibangun pencegahan radikalisme melalui kerjasama pemerintah dengan kelompok masyarakat. Antaralain, menata hubungan sosial melalui kegiatan publik. Terutama fasilitasi (oleh pemerintah, TNI dan Polri) kegiatan publik produktif. Misalnya, pergelaran istighotsah, dan doa bersama memperkuat nasionalisme kebangsaan. Seluruh alat negara telah bergerak cepat. Khususnya BNPT, TNI dan Polri. Begitu pula organisasi kemasyarakatan, NU, Muhammadiyah dan MUI, ber-andil besar merangkai kerukunan sosial keagama-an. Pemerintah juga memfasilitasi kegiatan masyarakat berbasis perekonomian. Misalnya, melalui koperasi pondok pesantren. Serta memberi bantuan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan di kampung, melalui rekomendasi ormas keagamaan (yang dinaungi negara). Jajaran teritorial TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan Polri, sampai tingkat desa dan kelurahan, dapat berperan aktif mem-fasilitasi kegiatan sosial produktif. Diperlukan peningkatan kerjasama lebih masif, menata hubungan negara dengan masyarakat di tingkat grass-root. Bersama mewujudkan suasana sejuk demokrasi (politik). Namun ke-sejuk-an politik, takkan berlangsung lama, manakala tidak dibarengi “ke-sejuk-an” perekonomian antar-kelompok masyarakat. “Ke-sejuk-an” perekonomian, yang tergambar dalam indeks ginie ratio, masih harus diperbaiki. Harus diakui, indeks pemerataan pendapatan versi Bank Dunia, masih menunjukkan ketimpangan. Angkanya masih 0,395, sedikit di bawah ambang psikologis estimasi Bank Dunia. Negeri tetangga (Malaysia dan Thailand) lebih timpang (di atas 0,40). Terbukti, kedua negeri tetangga lebih rentan terguncang politik, sering berganti rezim. Problem ketimpangan (pendapatan) sosial, patut menjadi perhatian seksama. Pemerintah seyogianya mem-fasilitasi akses permodalan sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Mengah). Karena masyarakat yang sejahtera (dan terjamin kesetaraan hukum-nya), pasti tidak akan kepincut radikalisme kanan maupun radikalisme kiri.

Wartawan senior, penggiat dakwah sosial politik

Teror, Agama dan Jalan Keluar

om yang terjadi di tiga Gereja Surabaya bukan sekedar musibah lokal, ia merupakan cermin retak negeri ini. Ada gejala yang selama ini tidak disadari dan meledak. Tetapi seperti biasa, setiap kali ada bom bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang yang membawa identitas Islam, setiap kali itu juga tindakan tersebut akan dimaknai sebagai radikalisme beragama. Jika ditarik lebih panjang, maka akan muncul kalimat “truth claim”, fanatik terhadap agama dan eksklusif. Perlu digarisbawahi, bahwa sikap fanatik merupakan potensi yang terjadi karena suatu interaksi. Sehingga fanatisme bukan sesuatu yang dijejalkan ke dalam otak semata. Ia lebih merupakan suatu pengalaman hidup aktual yang kemudian dicari pembenarannya dalam nalar pendek dan mencatut dogma agama. Karena itu, jejak fanatisme tidak bisa dikacau dengan hanya menyalahkan pemahaman agama. Kekacauan memahami fanatisme dan radikalisme ini akan menjadi salah satu saluran baru bagi munculnya radikalisme yang lain. Bisa dilihat dalam sejarah, sekelompok muslim yang merasa tidak mendapatkan kesempatan yang sama pada masa Orde Baru, mereka merasa terancam dan benci terhadap orde tersebut. Tetapi sebaliknya, ketika masa ijo royo-royo, kelompok Kristen juga berada pada posisi yang sama. Jadi, tidak bisa semata-mata kita melihat aksi bom bunuh diri dengan kacamata fanatisme beragama.

Apalagi dalam beberapa insiden, yang serius bagi mereka yang jarang sekali pelaku bom bunuh diri melakukan teror, dengan menemuadalah orang-orang yang menjadi kan akar fanatisme mereka. Jika alatokoh pesantren besar. Para pelakusannya adalah kesejahteraan, jalan nya rata-rata adalah kesejahteraan perlu orang biasa-biasa, dilapangkan. Jika ini bahkan orang yang belum dipenuhi, sambaru tahu Islam. pai tidak ada agama Bisa jadi, pemicu pun, mereka akan bom bunuh diri adalah tetap melakukan kekkesejahteraan sosial. erasan, tentu bukan Karena merasa teran“atas nama agama”. cam dengan kondisi Kita tidak bisa hansosialnya, mereka meya berasumsi dengan milih tindakan yang teori “cucokologi”, jika anarkis. Ini sangat bemerasa bahwa terorisralasan, karena seme ini adalah ancaringkali pelaku bom man besar bagi keutuOleh: bunuh diri adalah kahan Negara Kesatuan Ach. Nurholis Majid Republik Indonesia. langan masyarakat menengah ke bawah, Karenanya, perlu ada bahkan tergolong misedukasi yang baik di kin. setiap saluran, baik dalam saluran audio visual, saluran teks, dan grafik. Membuka Jalan Ada kesenjangan yang “jompJika fanatisme terjadi karena ada lang” dipertontonkan dalam media perasaan yang tak nyaman, berarti massa, sehingga mereka yang tidak perlu dicari akar ketidaknyamanan kuat meyakinkan diri, merasa surga yang dimaksud. Sayangnya pemerlebih indah dan murah dengan cara intah tidak melakukan ini. Akar famembunuhi mereka yang mewah natisme dan radikalisme tidak dicari dan tidak peduli terhadap dirinya secara serius sehingga hanya yang makan saja sangat susah. menghasilkan suatu asumsi yang dangkal. Membunuh Agama Misalnya, apakah mereka adalah Kebiasaan membawa agama ke orang-orang frustasi yang kemudian dalam aksi teror, secara tidak langmengalami goncangan batin dan sung merupakan sikap intoleran merasa terancam. Kemudian dengan yang menarik-narik mereka yang mudah melakukan suatu tindakan tidak fanatik menjadi fanatik. Mereyang irrasional. Terutama karena ka yang taat melaksanakan kewamereka merasa tidak memiliki jalan lain jiban agama ditarik sebagai tertuduh kecuali melakukan tindakan teror. karena ada identitas yang identik Perlu ada pemikiran jalan keluar dengan pelaku terorisme.

Pada akhirnya, kebiasaan ini akan juga membunuh sikap beragama yang solih. Ada kerancuan antara beragama dan stigma negatif yang dilekatkan dengan perilaku beragama mereka. Stigma tersebut lambat laun akan menjadi suatu ancaman yang lambat laun pula akan menjadi pemicu munculnya fanatisme beragama. Padahal tidak ada satupun agama yang memerintahkan pemeluknya untuk melakukan teror. Semua agama dianut oleh pemeluknya karena agama diyakini dapat mengatur hidup orang banyak, bukan mengubur orang banyak. Apa yang disampaikan Presiden perlu menjadi suatu perhatian serius, bahwa aksi teror yang terjadi di Surabaya tidak terkait dengan agama apa pun. Walaupun, bisa jadi dogma agama dicatut oleh teroris untuk melegalkan tindakan mereka karena merasa tidak memiliki jalan keluar. Maka, selain menyatakan bahwa aksis teror tidak memiliki dasar agama apa pun, perlu juga dicarikan akar pemicu yang sebenarnya dengan melihat kondisi ekonomi, latar belakang masyarakat dan seterusnya, sehingga menjadi bangsa yang aman tidak perlu terus menerus ada penjaga, karena masyarakatnya adalah masyarakat yang beradab dan mengayati agamanya dengan baik.

Dosen di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan


Rabu Legi, 16 MEI 2018

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

5

Tiga Pilar di Gresik Deklarasi Anti Radikalisme dan Terorisme Gresik, Bhirawa Pasca peristiwa ledakan bom di Surabaya yang merengut puluhan korban meninggal, tiga pilar di Gresik melakukan deklarasi anti terorisme dan radikalisme. Tiga pilar itu yaitu Pemkab Gresik, Polres dan Kodim O817, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Deklarasi yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik, Djoko Sulistio Hadi, itu ketiga pilar sepakat bekerjasama, bersinergi memberantas paham-paham radikalisme dan terorisme. Selain itu, ke tiga pilar itu juga mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan terorisme serta bersama mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh segala bentuk provokasi, agitasi dan propaganda oleh kelompok berpaham radikalisme dan terorisme. Baik itu langsung maupun tidak langsung, terutama melalui media sosial. Deklarasi itu dibacakan usai rapat Koordinasi Forkopimda, Muspika serta seluruh Lurah/Kepala Desa se Kab Gresik berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (15/5).Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto didampingi Ketua DPRD Gresik Abdul Ha-

mid, Kapolres Gresik AKBP Wahyo Sri Bintoro, Dandim 0817 Letkol Widodo Pujianto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik dan perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN) Gresik, serta Sekda Gresik meminta agar semua unsur yang hadir untuk selalu bersinergi dan bekerjasama. Terlebih kepada para Camat, Lurah dan Kepala Desa, Bupati minta agar sepulang dari rapat koordinasi segera menyampaikan kepada semua masyarakatnya, yaitu kepada RW dan RT bahkan dan yakinkan sampai kepada para kepala keluarganya. Bupati berharap agar informasi ini juga disampaikan kepada Kades dan Lurah yang berhalangan hadir saat ini. ‘’Apabila ada gejala apapun yang mencurigakan dan tidak sesuai dengan kaidah umum, segera laporkan kepada aparat terdekat. Di desa selain Kepala Desa dan perangkatnya juga ada Babinsa dan Babinkamtibmas, silahkan anda melapor,’’ tandas Bupati didampingi Kabag Humas dan Protokol, Suyono. Bupati juga mengingatkan kepada para orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya lebih seksama terutama kegiatan anak dalam media sosial dan pergaulan. Jangan sampai anak-anak

KELANA

Wabup Sidoarjo Serukan ASN agar Berzakat Sidoarjo, Bhirawa Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifudin, minta pada ASN di Pemkab Sidoarjo supaya meningkatkan kesadarannya dalam berZakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) yang dihimpun lewat BAZNAS Sidoarjo. Karena catatan perolehan ZIS yang masuk ke BAZNAS Sidoarjo, masih kalah bila dibanding dengan daerah tetangga. Di Sidoarjo sebesar Rp2 miliar, namun di daerah tetangga Sidoarjo bisa mencapai Rp4 miliar. ‘’Pesan saya banyaklah beramal lewat zakat, infaq dan sodaqoh, karena akan bisa mengurangi dosa kita,’’ pesan Wabup, saat memberikan arahannya pada kalangan ASN di Sidoarjo yang hadir dalam acara Sosialisasi ZIS yang digelar BAZNAS Sidoarjo, Selasa (15/5) kemarin, di ruang Delta Karya Setda Sidoarjo. Wabup Nur Achmad memberikan saran pada pengurus BAZNAS Sidoarjo, dalam suatu kesempatan nanti supaya melakukan audensi dengan Bupati, dirinya dan Sekda, untuk upaya meningkatkan perolehan ZIS. Wabup Sidoarjo ini sangat mengapresiasi kinerja BAZNAS Sidoarjo dalam pengumpulan dana ZIS, sebab selama ini bisa dipakai untuk kegiatan sosial seperti khitan massal, operasi katarak, dan membantu warga Sidoarjo yang sedang mengalami kesusahan. ‘’Pesan saya supaya perolehan ZIS ini agar pengolahannya terus profesional sesuai dengan Syariat Islam dan dapat dipertanggungjawabkan, agar bisa semakin memberikan manfaat yang luas pada masyarakat,’’ kata Wabup yang akrab dengan panggilan Cak Nur itu. Ketua BAZNAS Sidoarjo, Vino Rudi Muntiawan, melaporkan kegiatan untuk mensosialisasikan ZIS ini, merupakan kegiatan tahun dari BAZNAS Sidoarjo. Tujuaanya agar perolehan ZIS pada unit pengumpul di OPD di Kab Sidoarjo, perolehannya bisa semakin diintensifkan. Menurut Vino, Ketua BAZNAS Sidoarjo periode 2017-2022 itu, kepedulian ASN dalam ZIS itu memang tidak terlepas dari peranan dan kepedulian pimpinan daerah. Selama ini tentang ZIS pada kalangan ASN Sidoarjo ini statusnya memang masih bersifat kesadaran, seperti yang tertuang dalam SK Bupati tahun 2013.Q kus

kerin ikanto/bhirawa

Unsur tiga pilar di Gresik, Pemkab, Polres dan Kodim lakukan deklarasi anti radikalisme dan terorisme. ikutan mengunggah hal-hal yang dapat meresahkan masyarakat. Pada kesempatan itu, Kapolres Gresik dan Dandim 0817 Gresik berharap agar masyarakat tidak takut secara berlebihan. Tapi menurut mereka lebih mengedepankan kewaspadaan. ‘’Lebih sering mengobrol dan bersilatur-

Sugito Susanto, Perwakilan Agama Budha anggota FKUB Gresik menyatakan siap membantu Bupati untuk menciptakan suasana damai di Gresik. Bahkan dia menyampaikan agar terorisme jangan dikaitkan dengan Agama Islam. ‘’Yang saya tahu dan rasakan Agama Islam tidak seperti itu,’’ tegasnya.

Hobi ke Pasar Loak, Antar Nuchin Temui Ajal Sidoarjo, Bhirawa Hobi ke Pasar Loak Dupak, seperti mengantar ajal A Nuchin. Warga Tropodo I, Waru, Sidoarjo itu yang tewas menjadi korban ledakan bom di Gereja Pantekosta Jl Arjuna, Surabaya, Minggu (13/5) pagi lalu. Tidak ada firasat istri korban, Jayati, pada minggu pagi itu. Seperti biasanya minggu pagi dihabiskan mencari barang bekas di pasar loak. Pamitnya mencari bola lampu lalu diperbaiki untuk di jual kembali. Nuchin (56 tahun) mandi sekitar jam 07.00 dan tanpa sarapan langsung mengendarai motornya sendirian ke pasar loak. Biasanya jam 11.00 sudah pu-

Dewan Kembalikan Anggaran Hilang Gresik, Bhirawa Kabar adanya anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD, kemudian membuat kalangan dewan geram. Dan memanggil Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ) untuk rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) di Kantor DPRD. Didapati anggaran dialihkan pada peruntukan yang tak sesuai, akhirnya meminta dikembalikan pada aslinya. Menurut Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh Syafik AM, kabar hilangnya dua anggaran membuat dewan kaget. Sebab sudah masuk dalam dok paripurna APBD 2018, sehingga Banggar memanggil DPU guna klarifikasi. Ternyata benar,anggaran itu telah dialihkan pada yang lain, namun karena alasan yang tak sesuai akhirnya disepakti lagi dikembalikan. ‘’Kami kaget anggaran itu dikabarkan hilang, dari laporan komisi dan lainya. Angaran itu pada ruas Jalan Desa Sekapung, Kec Ujungpakah senilai Rp12 miliar, perbaikan Jl Harun Thohir sebesar Rp7,5 miliar,’’ ujarnya. Angaran itu dialihkan pada kegiatan pembangunan trotoar di Jl RA Kartini. Yang notabenya sepanjang jalan itu adalah jalan nasional, dengan anggaran sebesar Rp14 miliar. Peningkatan Jl Morowudi sebesar Rp12 miliar, padahal bisa ditunda kenapa harus diprioritaskan. Karena alasan kurang sesuai sehingga dewan meminta, anggaran dikembalikan sesuai tujuan semula.Q kim

ahmi dengan tetangga agar lebih tahu satu persatu para tetangga disekitarnya. Untuk para Ketua RT dan RW agar mendata tamu serta mewajibkan lapor satu kali 24 jam. Meminta data identitas bagi warga, baik warga kost, kontrak maupun tamu warga,’’ kata keduanya.

lang. Namun siang itu belum pulang, Jayati mulai gelisah setelah ditunggu hingga jam 14.00 belum juga pulang. Jayati pun mendengar berita soal bom bunuh diri yang dilakukan satu keluarga di tiga gereja di Surabaya. Tetapi tidak berpikir bahwa suaminya, Nuchin, menjadi korbannya. Sebab alasannya hanya pergi ke pasar loak. Perasaan cemas mulai

hadi s/bhirawa

Wabup Sidoarjo, Nur Achmad saat mendampingi putera dari A Nuchin. Warga Tropodo I, Waru, Sidoarjo.

muncul hingga jam 16.00 belum ada kabar, akhirnya Jayati memutuskan pergi ke Polrestabes Surabaya untuk mencari tahu korban ledakan bom. Namun petugas Polrestabes mengarahkan Jayati ke Polda Jatim. Petugas Polda juga tidak banyak membantu karena situasinya sudah kalut, untuk memastikan ketidaktahuannya Jayati akhirnya masuk ke kamar mayat RS Bhayangkara. Beberapa dokter yang hilir mudik di kamar mayat itu juga tidak bisa memberikan kepastiannya. Karena kondisi beberapa mayat sudah tidak berbentuk utuh. Akhirnya adik iparnya memberanikan diri melihat satu jasad luka terbakar. Seluruh wajah dan beberapa bagian tubuhnya ikut terbakar. Namun ipar ini mengetahui ciri khusus Nuchin. Malam itu sekitar pukul 20.00, jenazah diantar ke kediaman dan setelah disalatkan Sekitar pukul 21.00 di makamkan di pemakaman umum desa yang letaknya persis depan rumahnya. Nuchin memang apes, saat mengendarai motor persis di depan gereja Panteskosta itu terjadi ledakan amat keras. Api melahab sekujur tubuhnya dan dia terjengkang dari motor. Nyawanya tidak bisa diselematkan. Wabup Sidoarjo, Nur Achmad, yang takziah di rumah duka, merasakan getirnya keluarga Nuchin. Dia ikut belasungkawa. ‘’Kalau tidak puas seharusnya menggunakan cara yang benar, tidak dengan bom bunuh diri. Coba lihat anak korban yang sudah menjadi yatim akibat perbuatan bom diri itu,’’ katanya. Kades Tropodo, Yusuf, yang mengaku melihat jasad korban sebelum dikuburkan mengaku jasadnya sudah tidak berbentuk.Q hds.ach

Hal ini juga dikuatkan oleh pernyataan anggota FKUB yang lain, In’am. Mantan Ketua Muhammadiyah Gresik ini membacakan salah satu ayat yang artinya, barang siapa membunuh satu orang yang tidak bersalah, itu sama halnya membunuh orang sejagat. ‘’Islam tidak pernah mengajarkan terorisme,’’ tandasnya.Q eri

kariyadi/bhirawa

Wabup Pungkasiadi (kanan), bersama KH Khusen Ilyas dalam acara di Pendopo Pemkab Mojokerto.

Jangan Gampang Terhasut Isu atas Nama Agama Kab Mojokerto, Bhirawa Munculnya aksi bom bunuh diri di Surabaya, menjadikan paemangku wilayah di Kab Mojokerto melakukan antisipasi. Diantaranya meminta masyarakat tidak gampang salah faham serta mudah terhasut, pihak-pihak yang mengatasnamakan isu agama untuk mengadu domba dan membelah persatuan umat. Selaim itu warga juga diminta waspada terhadap segala peristiwa yang terjadi disekitar. Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, menyampaikan hal itu dihadapan 1.300 peserta sema’an Alquran bersama Jamm’iyah Hamalatil Qur’an (JHQ) yang terdiri atas hafidz dan hafidzah. ‘’Alquran diturunkan sebagai Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi seluruh umat tanpa terkecuali). Hendaknya kita meresapi betul makna itu, agar terhindar dari salah paham dan mudah terhasut pihak-pihak tak bertanggung jawab yang selalu mengatasnamakan agama untuk memecah belah umat,’’ lontar Wabup Pungkasiadi. Wabup berharap agar Alquran bisa dijadikan pegangan untuk berperilaku baik, penuh kasih sayang dan toleransi sesama.

‘’Selayaknya Alquran kita jadikan pegangan hidup, bertoleransi sesama dan saling menghargai. Semoga perilaku kita bisa selaras dengan Alquran, sehingga dapat meminimalisir rasa saling curiga antar golongan dan konflik sosial,’’ tambahnya. Sementara itu, Ketua JHQ Kab Mojokerto, KH Ahmad Bashori memyebut, JHQ Kab Mojokerto bakal melaksanakan Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) Tingkat Kecamatan yang nantinya akan diseleksi. ‘’Nantinya tiap kecamatan kita ambil satu orang hafidz dan hafidzah. Untuk selanjutnya dilombakan di Tingkat Kabupaten. Acaranya akan kita gelar Bulan Juli bersamaan dengan halal bihalal. Juara pertama akan memperoleh hadiah uang senilai Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta dan juara tiga Rp1 juta,’’ beber Bashori. Wakil bupati rencananya juga akan menambah hadiah bagi para pemenang MHQ sebesar Rp10 juta. Para peserta nantinya bakal menampilkan kemampuan menghafal Alquran dengan bacaan tartil atau murottal, dimana bacaan harus mengandung nilai ilmu baca (tajwid), seni (lagu dan suara), dan etika.Q kar

Pemkab Beri Penghargaan Kepada Penghafal Alquran Sebanyak 596 orang penghafal Alquran (Hafidz dan Hafidzah) mendapatkan penghargaan dari Pemkab Sidoarjo, yakni sejumlah uang pembinaan. Pemkab telah mengundang mereka ke Pendopo Delta Wibawa untuk mengikuti Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pemberian Penghargaan Bagi hafidz dan hafidzah Kab Sidoarjo, dibuka Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa (15/5) kemarin,. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengaku bangga dengan banyaknya hafidz dan hafidzah di Kab Sidoarjo, karena dengan membaca Alquran menjadikan jiwa lebih tenang. Ia berpesan kepada para Hafidz maupun Hafidzah untuk dapat mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. “Makan saya meminta Kitab Suci Alquran tak sekedar dihafal saja. Melainkan juga dimengerti maknanya. Saya juga berpesan kepada para penghafal Alquran untuk ter-

us mengulang-ulang hafalannya. Bagi yang sudah menghafal agar terus diulang-ulang supaya tidak lupa,’’ pesannya. Kepala Sub Bagian Agama dan Kemasyarakatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo, Mochammad Hudori mengatakan, hafidz maupun hafidzah penerima penghargaan dikhususkan bagi warga Sidoarjo. Selain persyaratannya wajib ber KTP Sidoarjo, seorang hafidz harus mengabdikan ilmunya di Kab Sidoarjo. Ada sekitar 700 orang hafidz

maupun hafidzah di Kab Sidoarjo saat ini. Syaratnya ber KTP Sidoarjo dan mengabdikan diri di Sidoarjo, juga mengajarnya di Sidoarjo. Baik mulai mengajar TPQ, sekolahsekolah, pondok pesantren maupun mengajar di majelismajelis taklim, yang terpenting mengajarnya di Sidoarjo. Hudori juga mengatakan ada tes baca sebagai persyaratan menerima penghargaan itu. Satu persatu hafidz dan hafidzah akan diuji sambung ayat Alquran untuk mengetahui hafalan. Selain itu persyaratan lainnya adalah bukti ijazah hafal Alquran. ‘’Ada tes hafal Quran secara sambung ayat, untuk mengetahui kalau dia memang hafal Alquran,’’ ucapnya. Jadi penghargaan yang akan diberikan berbentuk tabungan. Setiap triwulan, mereka mendapatkan uang pembinaan

achmad suprayogi/bhirawa

Para hafidz dan hafidzah yang akan mendapatkan uang pembinaan dari Pemkab Sidoarjo. yang akan di transfer ke rekening Bank Jatim. Besarannya Rp 500 ribu per triwulan. Anggarannya dari APBD Sidoarjo. Pemberian uang pembinaan itu sebagai bentuk penghargaan

kepada hafidz dan hafidzah di Kab Sidoarjo. ‘’Anggarannya triwulan, besarannya Rp500 ribu per triwulan sehingga satu tahun mencapai Rp2 juta,’’ katanya.Q ach


PENDIDIKAN, KEBUDAY

6

Siapkan Desain Deradikalisasi di Wilayah Sekolah Hindari Kepanikan, Dindik Jatim Sengaja Tak Liburkan SMA/SMK Dindik Jatim, Bhirawa Sejumlah aksi terorisme di Surabaya yang melibatkan anakanak membuat Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Dr Saiful Rachman merasa prihatin. Hal tersebut diakuinya tidak boleh kembali terjadi. Salah satunya dengan cara mendesain upaya deradikalisasi di tingkat sekolah. "Kami bersama Gubernur dan DPRD Jatim telah membicarakan soal ini. Mulai tahun ajaran baru mendatang, upaya deradikalisasi ini akan diterapkan dengan menggandeng TNI dan Polri," tutur Saiful saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/5). Saiful menjelaskan, deradikalisasi ditanamkan mulai dari sikap disiplin, wawasan bela negara hingga memperkuat rasa cinta tanah air. Khususnya bagi siswa baru, pemahaman ini sudah harus diberikan saat awal masuk sekolah. "Minimal satu minggu lah kita lakukan proses deradikalisasi ini untuk siswa baru itu," tandasnya. Lebih lanjut Saiful menjelaskan, paham radikalisme pada pelajar sejatinya bukan diterima dari guru dan lingkungan sekolah. Hal tersebut justru datang dari luar sekolah bahkan

dari keluarga. Karena itu, pihaknya berharap peran guru BK semakin dimaksimalkan. Salah satunya dengan memperkuat hubungan dengan orangtua. "Tapi sekarang ini repot. Orangtua dipanggil sekolah karena ada sesuatu dengan anak. Malah orangtuanya marah-marah ke guru BK," tutur dia. Saiful menegaskan, tantangan anak didik saat ini tidak lepas dari lima hal. Di antaranya ialah kekerasan, narkoba, pornografi, bencana dan radikalisme. "Kita sudah sampaikan ini ke sekolahsekolah untuk menjadi perhatian dalam penguatan karakter anak," tutur dia. Hanya saja, lanjut Saiful, anak-anak yang memiliki latar belakang keluarga radikal ini nyaris tak terlihat. Sebab, di sekolah mereka juga bersosialisasi dengan baik bahkan tingkah lakunya sangat sopan. Seh-

ingga tidak ada kecurigaan sama sekali. "Di sekolah memang ada ekskul keagamaan. Tetapi itu kita berikan untuk semua (agama) dalam berbagai kegiatan kerohanian," tutur dia. Saiful mengaku, pihaknya dalam waktu dekat juga akan mengumpulkan kepala sekolah. Namun, rencana itu masih menunggu situasi tenang terlebih dahulu. Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa Dindik Jatim tidak meliburkan siswa SMA/SMK. Siswa SMA/ SMK tetap diminta masuk seperti biasa namun dengan tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini untuk menghindari suasana semakin panik dan mencekam akibat ulah teroris. "Besok (Hari ini) baru libur awal puasa sampai Senin 21 Mei mendatang. Jadi kita semua tidak perlu panik," tandasnya. Sementara itu, Pakar Psikologi keluarga Universitas Airlangga (Unair) Nurul Hayati menuturkan jika fenomena pengeboman satu keluarga yang terdiri dari empat orang anak, ibu dan ayah merupakan fenomena baru dalam dunia psikologi. Di mana, pihaknya

menuturkan jika hal tersebut perlu dilakukan proses kajian dan penelitian yang lebih jauh dalam menyikapi fenomena tersebut. "Ini merupakan fenomena baru diluar dari teori-teori yang ada dalam psikologi. Sebuah data baru di mana pelaku mengikutsertakan ke empat anaknya. Butuh proses kajian dan penelitian dalam menyikapi fenomena baru ini" Ungkapnya Fenomena pengikutsertaan anak dalam peristiwa pengeboman, lanjut Nurul, perlu di cegah dengan upaya pemahaman psikoedukasi di lingkungan masyarakat. Di mana bentuk psikoedukasi, dijelaskan Dekan Departement Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Unair ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sebagai usaha pencegahan munculnya atau meluasnya masalah psikologis yang terjadi dalam sebuah keluarga. "Misalnya kita bisa lakukan pemahaman Terorisme, radikal, penerapan nilai-nilai pancasila, penguatan agama yang itu bisa dilakukan oleh masyarakat maupun keluarga sendiri. " Pungkasnya. Q tam.ina

BANGKU POJOK

Kekurangan Guru Fungsional, Pemkab Lakukan Pendataan Bondowoso, Bhirawa Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terus melakukan upaya yang intensif dalam upaya memenuhi kekurangan tenaga pendidik fungsional. Kekurangan tenaga fungsional pendidik masih menjadi persoalan serius di wilayah Kabupaten Bondowoso. Disamping karena sejak awal rasio jumlah guru yang masih belum memadahi kekurangan jumlah tenaga pendidik juga di perparah oleh kebijakan moraturium dari pusat dan jumlah guru yang segera memasuki batas usia pensiun yang cukup besar. Oleh karena itu kembali Kepala BKD Wawan Setiawan SH MH menginisiasi rapat pendataan kualifikasi akademik bagi PNS dengan tugas mengajar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso di aula Antapura Nayaka Wibawa kemarin. Acara yang diikuti 392 PNS yang diberi tambahan tugas mengajar, dimaksudkan untuk mendata kualifikasi akademik mereka agar diketahui peta keadaan status kepegawaian. Data tersebut dibutuhkan untuk ditindaklanjuti dengan sejumlah kebijakan sehingga karir dan masa depan PNS dapat berjalan sesuai aturan kepegawaian yang ada. Dalam arahannya, Kepala BKD menyampaikan bahwa status sebagai staf yang diberi tugas tambahan namun belum menjadi tenaga fungsional menjadi salah satu problem kepegawaian. "Dengan pendataan yang kita lakukan, diharapkan kita dapatkan data valid keadaan PNS. Utamanya mereka yang sudah berpangkat minimal III/a dan mempunyai ijasah S1-PGSD bisa kita perjuangkan untuk dapat diangkat dalam jabatan fungsional," katanya. Komitmen untuk melakukan percepatan pengangkatan dalam jabatan fungsional bagi PNS dengan tugas mengajar yang sudah memenuhi kualifikasi akademik menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mengatasi kekurangan guru. Untuk itu peluang pelaksanaan penyesuaian ijasah sangat terbuka. Q har

Gus Thoriq saat memberikan cendramata serta pengalungan medali forsana kepada peserta Silatnas ke-6 PKPT IPNU IPPNU.

Silatnas VI PKPT IPNU dan IPPNU

Perkuat Wasbang, Wujudkan Perkaderan Go International Malang, Bhirawa Silaturahmi Nasional (Silatnas) Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (Silatnas PKPT) ke-6 se-Nusantara yang dihadiri ratusan kader IPNU dan IPPNU selesai sudah digelar. Selama tiga hari (11 - 13 /Mei), para anak muda NU ini memeras ide dan gagasan dalam balutan tema besar Rekonstruksi Strategi Kaderisasi Untuk Menyongsong PKPT IPNU-IPPNU Go Internasional itu. "Acara Silatnas VI berlangsung sukses dan membuat sejumlah rekomendasi penting," kata Ketua Panitia Silatnas ke-6 PKPT IPNU-IPPNU se-Nusantara, Achmad Faisal Muzakki kepada Bhirawa kemarin. Menurut Muzakii, acara Silatnas dipenuhi berbagai agenda seperti stadium general yang menghadirkan keynote speaker, FGD [Fokus Group Discussion], sarasehan serta sidang komisi untuk membuat rekomendasi. Ahmad Faisal menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU sangat concern terkait penguatan wawasan kebangsaan

(wasbang) guna selalu mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam ranah kebudayaan Indonesia yang cinta damai. "Materi Wawasan Nusantara dan Kebangsaan yang merupakan inti dari materi motivasi organisasi yang dibawakan Ustad Fatah [ Fattah Hidayat, Dewan Pakar Bank Muamalat Se-Indonesia sangat mengena sekali. IPNU dan IPPNU akan jadi garda terdepan dalam menangkal radikalisme dan dalam hal ini kami mengecam aksi pemboman 3 gereja yang terjadi di Surabaya Minggu yang lalu," tegasnya. Disisi lain, Ustad Fattah Hidayat menyampaikan bahwa sebagai organisasi kader yang berada di bawah naungan Nahdatul Ulama, mesti mengambil peran besar dalam kontek kebangsaan dan keumatan. "IPNU dan IPPNU harus mengedepankan motivasi organisasinya pada sandaran dua hal yaitu wawasan nusantara dan wawasan kebangsaan," kata Fattah yang juga Ketua Jurusan Psikologi Universitas Negeri Malang. Q why

Civitas akademika ITS menggelar aksi merajut kebersama

Pastikan Kegiatan M

Rektor ITS Klarifikasi Pemec Surabaya, Bhirawa Pernyataan Menristek Dikti Mohamad Nasir terkait pemecatan tiga dosen ITS lantaran diduga terlibat gerakan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) diklarifikasi Rektor ITS Prof Joni Hermana. Pihaknya memastikan sejauh ini masih melakukan proses penyelidikan untuk membuktikan sejauh mana keterlibatan para dosen tersebut. Sejauh ini, ketiga dosen tersebut masih berstatus PNS aktif dan tetap mengajar seperti biasa. Hanya saja ketiganya saat ini memang telah dicopot dari jabatan strukturalnya di ITS. "Hanya kami berhentikan sementara dari jabatan strukturalnya, yang berkaitan juga masih mengajar di ITS," jelas

Joni ditemui sebelum aksi Merajut Kebersamaan ITS untuk NKRI, Selasa (15/5). Seperti diketahui, ITS sebelumnya telah mencopot tiga dosen dari jabatan strukturalnya. Antara lain, Daniel M Rosyid, Andi Rahmadiansah, dan Lukman Noeochim. Joni mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan Menristek-Dikti untuk meluruskan hal ini. Sebab, memecat seseorang dari status PNS-nya itu bukan mudah. "Kita harus memeriksa pelanggaran tersebut. Mengacu pada pelanggaran apa, sedang, ringan atau berat, itu harus detail," papar guru besar Teknik Lingkungan ini. Menurut Joni, ITS saat ini juga sudah membentuk tim bina khusus untuk mengaji lebih dalam terhadap dos-

en dan dekan ITS yang terlibat dengan HTI. Tim Bina Khusus ini terdiri dari wakil rektor, biro hukum, biro SDM, para wakil dekan dan beberapa ahli lainnya. "Mereka akan menyelidiki kasus ini dan akan memberikan arahan kepada saya untuk selanjutnya saya usulkan kepada Pak Menteri," sambungnya. Joni juga mengatakan, terkait peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, ITS tidak mau diklaim sebagai kampus radikal. Namun, pihaknya juga tidak ingin para mahasiswa takut untuk mempelajari agamanya sendiri. "Sejak peristiwa teror itu banyak pertanyaan masuk ke kami. Baik dari orangtua mahasiswa yang ingin memastikan anaknya di ITS, maupun mitra dari luar

INOVASI PE

Optimalkan Sekolah Inklusi Butuh Kurang maksimalnya upaya layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) yang tepat juga dirasakan oleh salah satu sekolah inklusi Widya Wiyata Sidoarjo. Sekolah yang membuka jenjang SD dan SMP ini dirasa masih belum mampu menyediakan layanan khusus secara penuh. Hal tersebut diungkapkan oleh Manager Widya Wiyata, Inayah Sri Wardhani di mana hingga kini, meskipun bergerak pada sekolah inklusi pihaknya masih belum menyediakan layanan kelas secara penuh. "Banyak yang mendaftar pada kami, namun karena keterbatasan sarana prasarana kami harus menolak secara baik kepada mereka" ungkapnya. Lebih lanjut, dalam penerimaan siswa inklusi pihaknya mewajibkan calon peserta didik harus melalui assesment untuk mengetahui kategori masing-masing siswa. "Apakah mereka ini (ABK,red) bisa dididik atau di latih itu tergantung hasil assesment yang kami lakukan" imbuhnya. Pada proses pembelajarannya pun, lanjut inayah, pihaknya menyesuaikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan siswa inklusi. Misalnya, jelas dia, pada anak slowlearner yang mengalami kemunduran di beberapa materi, kita latih hingga dia bisa fokus. "Kami juga menerapkan Individual education program, yang mana bisa mengoptimal-

kan apa yang ada pada diri anak" sahutnya Mereka, tambah dia, ABK ini sebenarnya sama dengan kita, mempunyai hak dan ruang yang sama dengan kita. Namun, karena keterbatasan yang terlihat terse-

but, membuat merek anak-anak pada umum ya Manajer Widya Wiy hani berharap agar pe ya sebatas membuat

Forum Group Discussion yang terdiri dari Psikolog, dokter spesialis anak, anak ABK terlihat menyusun mode

BAIS Ajak Semua Pihak Bua Tidak sedikit pendidikan inklusi di Surabaya. Terbukti, pendidikan inklusi tidak hanya dikelola oleh pihak swasta milik yayasan melainkan juga dikelola oleh pemerintah. Namun sayangnya pelayanan pendidikan pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ini dirasakan beberapa pihak seperti Bina Anak Istimewa (BAIS) masih belum mencapai titik maksimal. Diungkapkan Ketua BAIS Ita Guntari jika dibentuknya Forum Group Discussion kemarin (15/5) yang terdiri dari psikolog, fisio therapist, dokter anak, guru pendamping khusus, dan Orangtua ABK sebagai bentuk upaya mendukung kebijakan pemerintah yang telah mengarahkan masyarakat maupun lembaga pendidikan

dalam pelayanan pendidikan ABK. Selain itu, Ita sapaan akrab Ita Guntari juga menjelaskan jika dengan adanya forum tersebut pihak nya ingin mengajak seluruh pihak dalam mencari solusi permasalahan pendidikan ABK antar pihak. Seperti pemerintah, praktisi pendidikan (sekolah inklusi, luar biasa, nonformal, dan homeschooling), akademisi pendidikan, psikologi pendidikan dan komunitas peduli ABK. "Semua pihak kita kumpulkan disini. Mereka berasal dari background yang berbeda-beda. Halbtersebut diupayakan untuk menghasilkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia" Ungkapnya Lebih lanjut, ia menambahkan jika layan-

an pendidikan tersebu dengan 'keunikan' ma ABK. "Anak-anak AB kita paksa mengikuti m ka punya standar kur kanya kita susun mode guna" sahutnya. Mod tambah dia, juga akan vidual Education Pro nantinya akan mempe uasi, tunjuan dan targ berdayaan Sumbee D seperti guru pendam juga harus mempuny mampuan khusus se suk menata perilaku a "Untuk model layan

GALERI PRESTASI

Siswa SDN 1 Dawuhan, Raih Juara Nasional 'Indonesia Berprestasi' SDN 1 Dawuhan, Kecamatan Kota Situbondo kembali berhasil meraih predikat juara nasional dalam ajang lomba 'Indonesia Berprestasi" baru baru ini. Penyelenggaraan seleksi prestasi berbagai mata pelajaran (mapel) itu diadakan oleh Erlina Production Sidoarjo, yang dipusatkan di TMII Jakarta. Oleh: Sawawi, Kabupaten Situbondo

sawawi/bhirawa

Para siswa berprestasi asal SDN 1 Dawuhan Situbondo dengan didampingi Kahumas Erick Nova Indranata saat menerima piala dan piagam penghargaan pada acara olimpiade Indonesia Berprestasi di TMII Jakarta.

Tim SDN 1 Dawuhan ditetapkan sebagai peraih juara terbanyak oleh panitia lomba olimpide 2018. Sejumlah piala dan piagam disambut gembira oleh keluarga besar SDN 1 Dawuhan, mulai Kepala Sekolah, Komite Sekolah, tenaga pendidik dan ratusan siswa, Selasa (15/5). Kasek SDN 1 Dawuhan Kabupaten Situbondo Bam-

bang Hariyanto SPd mengaku bangga atas pencapaian juara nasional pada pelaksanaan Indonesia Berprestasi tahun 2018. Pria yang juga Sekretaris PGRI Kabupaten Situbondo menuturkan, raihan prestasi yang diraih anak didiknya dapat menambah deretan prestasi akademik pada tahun ajaran pendidikan 2018 ini. "Kami bersama keluarga be-

sar SDN 1 Dawuhan, sangat mengapresiasi pencapaian prestasi ditingkat nasional ini," tutur Bambang. Masih kata Bambang, setelah ditetapkan menjadi juara nasional para anak didiknya terus intensif melakukan pelatihan pembelajaran untuk menghadapi lomba dan event lain. Adapun nama nama siswa peraih juara nasional lomba Indonesia Berprestasi diantaranya mapel matematika atas nama Janitra juara harapan 1; Fawwaz juara 2; Salsabila juara 3 dan Ghoitsa juara harapan 3. Untuk mapel Bahasa Inggris, sebut Bambang, mampu meraih juara 2 atas nama Janitra dan Fawwaz juara harapan 1. "Khusus lomba

mapel Sains kami juga mampu meraih juara harapan 1 atas nama Janitra; juara harapan atas nama Fawwaz dan juara 3 atas nama Ciese," beber Bambang. Sementara itu Kepala Humas SDN 1 Dawuhan Erick Nova Indranata menambahkan, sejak beberapa tahun terakhir ini siswa siswinya yang menimba ilmu di SDN 1 Dawuhan mampu bersaing dengan sekolah lain dalam raihan prestasi baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. "Kami (SDN 1 Dawuhan) kedepan terus berkomitmen untuk menjadikan lembaga pendidikan yang maju dan berprestasi secara akademik dan non akademik," pungkas Erick. Q


YAAN & OLAH RAGA

Rabu Legi, 16 MEI 2018

7

SOSOK

Beri Harapan Baru Penyandang Kanker

aan ITS untuk NKRI di Taman Alumni ITS, Selasa (15/5).

Mahasiswa Terpantau

catan Tiga Dosen Terkait HTI negeri yang mahasiswanya sedang mengikuti program belajar di ITS," tandasnya. Tim bina khusus ini juga akan memantau pergaulan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa. Untuk pembelajaran agama Islam menurut Joni, ada bidang kerohanian islam yang dikelola dosen yang telah ditunjuk. "Dulu mentoring dilakukan independent kepada mahasiswa. Sekarang sudah melakukan koordinasi dengan pembinaan yng dilakukan oleh dosen dan mahasiswa yang memang sudah kami bisa,"urainya. Pembatasan pemberi materi dalam setiap kegiatan mahasiswa juga dilakukan dengan membentuk tim peninjau. Tim ini memiliki indikator kelayakan tamu

atau pemberi materi dari pihak luar kampus. "Faktanya di ITS ini berasal dari berbagai kalangan muslim. Ada dari NU, Muhammadiyah dan lainnya. Saya inginnya yang minoritas tetap diakomodasi, tidak disingkirkan dan diarahkan dengan baik," lanjutnya. Pelaku Teror Bom Hanya Setahun Kuliah di ITS Selain meluruskan terkait pemecatan tiga dosen yang diduga terlibat gerakan HTI, Rektor ITS juga membeberkan riwayat pelaku terror bom di rusun Wonocolo Kecamatan Taman, Sidoarjo. Joni menuturkan, pelaku terror bom di Taman atas nama Anton Ferdianto memang pernah tercatat sebagai mahasiswa D-III Teknik Elektro

ITS pada tahun 1991. Namun, Anton tercatat hanya menjalani kuliah selama satu tahun dan selanjutnya tidak aktif kembali. "Atas dasar tersebut bisa dikatakan dia bukanlah alumnus ITS. Kami tidak mengetahui status yang bersangkutan selanjutnya," ujarnya di hadapan awak media. Kemudian terduga pelaku kedua atas nama Budi Satrijo pernah tercatat sebagai mahasiswa Teknik Kimia program studi S1 tahun 1988 dan lulus pada tahun 1996. Pihaknya menjelaskan, pada masa studinya Budi tidak memperlihatkan tanda-tanda mencurigakan dan normal seperti mahasiswa lainnya. Budi juga aktif dalam kegiatan berwirausaha. Q tam

ENDIDIKAN

h Dukungan Sarana dan Kurikulum

ka "berbeda" dengan mnya. Oleh karenanyata, Inayah Sri Wardemerintah tidak hanprogram dan peratu-

ran saja untuk siswa inklusi. Melainkan juga menyiapkan kesiapan baik secara standart kurikulum, peningkatan pemberdayaan SDM guru inklusi, pembaharuan kompetensi siswa inklusi dan standart sarana

Diana Rahmatus Sholichah/bhirawa

, Guru pendamping khusus, kepala sekolah inklusi dan orangtua dengan el layanan pendidikan anak ABK.

prasarana bagi siswa inklusi. "Ada tahapan yang harus dilakukan pemerintah dalam memberikan kesempatan bagi lembaga pendidikan khusus inklusi bagi ABK. Misalnya assesment, jalinan informasi yang kuat dari sekolah sebelumnya. Jika hal tersebut terintegrasi dengan baik maka ABK akan tertangani dengan cepat" Ditemui di tempat yang sama, Dokter spesialis anak Pusat Penelitian Manajemen Kesehatan dan Humaniora Kemenkes RI, dr Ergia Latifolia, Sp.A mengungkapkan dalam pemaksimalan kemampuan anak berkebutuhan khusus, orangtua harus perduli kepada anaknya sejak usia 0 bulan. "Orangtua perlu deteksi dini anak mulai usia 0 bulan hingga 5 tahun. Jika orangtua tidak melakukan itu, maka penanganannya akan terlambat" ujarnya. Padahal, lanjut dia, anak lebih baik tertangan sejak awal guna pemberian kebutuhan ABK secara maksimal dalam mengasah kemampuan anak. Namun menurutnya, kebanyakan orangtua enggan melakukan pemeriksaan atau deteksi dini anak sejak usia 0 bulan. Ia menilai jika hal itu disebabkan karena orangtua 'tidak mau' membaca sumber-sumber buku terkait proses tumbuh kembang anak. Sedankan menurutnya perkembangan otak anak akan lebih baik dalam tahap intervensi pada usia dibawah 3 tahun. Q ina

at Standart Kurikulum ABK

ut harus disesuaikan asing-masing siswa BK ini kan tidak bisa materi dari kita. Mererikulum sendiri, mael layanan ABK tepat del layanan tersebut, n terfokus pada Indiograms (IEP) yang ermudah proses evalget. Selain itu, pemDaya Manusia (SDM) mping khusus (GPK) yai keahlian dan keebagai GPK, termaanak-anak ABK. nan pendidikan yang

kami susun, tidka hanya terfokus pada siswa ABK nya saja. Melainkan pemberdayaan SDM GPK yang juga dikatakan sangat penting guna meningkatkan perkembangan ABK" paparnya. Pendidikan kepada orangtua, imbuh nya, juga menjadi kunci penting diantara dua aspek sebelumnya (ABK dan GPK, red) dalam menerima kondisi anak. "Kalau orangtua tidak bisa menerima kondisi anak, tidak mengetahui tumbuh kembang anak, bagaimana bisa mereka menjadi anakanak yang terdidik dan terlatih" ujarnya. Sehingga, paparnya, pihaknya ingin memaksimalkan adanya integrasi antar pihak untuk penanganan maksimal. Karena ia menilai bahwasannya pendidik ABK bu-

kan hanya tugas seorang guru di kelas melainkan juga lingkungan masyarakat. Kepala sekolah IC School Surabaya ini juga berharap bahwa kedepan modul pelayanan ABK pada sektor lembaga pendidikan mampu di inplementasikan baik dari segi standart kurikulum bagi mereka maupun pemberdayaan SDM guru yang di khususkan dalam melatih dan mendidik ABK. "Saya berharap ini memberikan sudut pandang baru tentang variasi model layanan pendidikan ABK yang lebih sesuai kebutuhan mereka dan lebih tepat guna. Kita juga akan memberikan rekomendasi ke pihak Dinas Pendidikan kota dan Sekda kota Surabaya untuk pendidikan ABK," pungkasnya. Q ina

"Perbedaan substituen ini mengaktifkan senyawa kompleks sebagai zat antikanker" imbuhnya. Dalam melakukan modifikasi ini, lanjut Prof Fahimah, dilakukan penambahan masing-maisng substituent berdasarkan sifat lipofilik, elektronik dan sterik senyawa ligan. Selain itu, Fahimah menambahkan jika penelitian senyawa kompleks tersebut berlanjut dengan menggunakan ligan yang berbeda. Yakni 4,5 difenil-1H-imidazol. "Ligan tersebut dimodifikasi strukturnya dengan menambahkan substituen gugus kloro dan nitro. Kompleks dengan ligan 2(4-klorofenil),4,5-difenil-1Himidazol memiliki peranan aktif untuk membunuh sel kanker jenis cellines Humans Colorectal (HCT 116)," imbuh istri dari Ahmad Riza ini. Selain ligan, tambahnya, ion logam juga berperan penting dalam pembentukan senyawa kompleks yang di telitinya. Dari

Penelitian senyawa komplek antikanker yang digagas oleh Guru Besar Institute Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Prof Dr Fahimah Martak memberikan harapan baru bagi para penyandang kanker di Indonesia. Pasalnya Dosen Departement Kimia Fakultas Ilmu Alam (FIA) ini mengembangkan senyawa kompleks sebagai lapisan material magnetic dan zat anti-kanker. "Senyawa kompleks ini akan berguna pada bidang industry dan farmasi" ungkapnya. Dalam orasi ilmiah ayang berjudul "Senyawa Kompleks : Aplikasi pada Material Magnetik dan Senyawa Antikanker" pada pengukuhan professor di Graha ITS ini menjelaskan jika senyawa kompleks merupakan senyawa kimia yang terbentuk anatara senyawa ligan dan ion logam. Senyawa kompleks dengan ligan senyawa N(alilkarbamotioil) benzamida dimodifikasi dari segi struktur dengan menambahkan 12 macam substituen berbeda pada senyawa benzena.

hasil penelitian tersebut, Ia menyimpulkan jika ion logam koblat lebih berpotensi untuk membunuh sel-sel kanker. "Ion logam koblat ini menghasilkan Co(II)/ Zn(II)-pyridin(2,6-dikarboksilat) yang memiliki toksisitas rendah yaitu 83,71 g/ mL" paparnya. Lebih lanjut, senyawa kompleks yang memiliki toksisitas yang rendah dari 100mg/L berpotensi aktif sebagai senyawa anti-kanker. Selain itu, tambah professor bidang kimia ini, bahwa pengembangan senyawa anti-kanker tersebut, juga sudah ia kembangkan bersama tim dari fakultas farmasi Universitas Airlangga (Unair). "Kimiawan tidak pernah bekerja sendirian tetapi bekerja sama dengan ahli-ahli untuk bidang yang terkait, misal teknik elektro dan ilmu farmasi," kata dosen kelahiran Surabaya, 3 Juli 1966 ini. Dari hasil penelitian keduanya, Fahimah menuturkan jika ia mengubah senyawa kompleks menjadi material cerdas dan dari sifat material itu, dapat digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan alat sensor dan memori komputer. "Biasanya jika komputer normal tiba-tiba mati saat penggunaan, maka data yang tersimpan akan hilang. Sedangkan dengan senyawa kompleks yang diterapkan dalam sistem memori, dapat menyimpan data secara otomatis lebih lama, walau komputer dalam Prof Dr Fahimah Martak keadaan mati mendadak," tutur ibu satu anak ini. Q ina

TPQ Masjid At Taqwa Gelar 'Taklim Kids' Sidoarjo, Bhirawa Ratusan anak-anak yang tergabung dalam Taman Pendidikan Quran (TPQ) Masjid At Taqwa Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jatim mengikuti kegiatan 'Taklim Kids'. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (15/5) sore bertemakan 'Bunda, Kasih Sayangmu Sepanjang Massa' dengan pemateri kegiatan Achmad Firdaus Assabil. Saat menyampaikan materinya, Achmad Firdaus menyampaikan kegiatan yang digelarnya dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan ketaqwaan anak menjelang bulan suci Ramadhan. "Tema yang diambil, 'Bunda, Kasih Sayangmu Sepanjang Massa' dalam artian saat ini masih banyak anak-anak yang kurang maksimal dalam membalas kasih sayang orang tuanya," katanya. Ia mengemukakan, semua manusia bisa ada di dunia ini karena adanya bunda sebagai

orang tua, sehingga bisa lahir anak-anak mereka ke dunia ini. "Contoh, seorang ibu yang mengandung anaknya selama sembilan bulan, bukanlah hal yang mudah karena penuh dengan tantangan dan juga cobaan yang harus dilalui setiap harinya," jelas Achmad Firdaus Assabil memberikan contoh. Dirinya mengatakan, setelah sembilan bulan mengand-

ung, seorang ibu juga harus berjuang dan bahkan harus mempertaruhkan nyawa mereka saat proses melahirkan. "Untuk itu, tidak seharusnya seorang anak itu berani kepada orang tua, atau bahkan berani membantah orang tua, terutama kepada bundanya sendiri," ujarnya. Khusus untuk menyambut bulan Ramadhan ini, harus dipersiapkan dengan sebaik-

Ratusan anak-anak TPQ Masjid At Taqwa sedang mengikuti Taklim Kids.

Atlet Gulat Tuban Persembahkan 13 Medali Kejurprov 2018 Tuban, Bhirawa Atlet Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Tuban, kembali sukses memborong dan mempersembahkan 13 medali dalam ajang Kejurprov Gulat Pemula/Remaja 2018, yang diselenggarakan di Kota Batu. (12-13/05). Ke 13 medali yang diraih para atlet asal Bumi Wali Tuban ini, diantaranya dua (2) medali emas, lima (5)

medali perak dan enam (6) medali perunggu. Pelatih Gulat PGSI Tuban, Mualimin saat dikonfirmasi mengatakan, dalam Kejurprov kemarin, PGSI Tuban menurunkan 22 atlet. "Alhamdulillah, 13 atlet kita sukses naik podium dan membawa pulang medali ke Bumi Wali," kata Mualimin (15/5). Ditambahkan, ia mengaku puas dengan hasil tersebut.

Sebab, dengan jumlah total atlet peserta Kejurprov yang mencapai 275 atlet, pegulat Tuban mampu bersaing dan mendominasi pertandingan. Hasilnya, 13 medali berhasil diraih anak-anak Tuban. Meski meraih hasil bagus, kedepan tetap akan ada evaluasi. Karena, target utama PGSI Tuban ialah meraih sebanyak mungkin medali emas di PORPROV.

tuk juara 3 putra diraih HK Tiris dan juara 4 diraih Joker Sumber. Dalam kesempatan tersebut juga dipilih pemain terbaik. Pemain terbaik putri

1. Kasmin juara 1 Kls 38 Kg pemula Pa 2. Risa Nur Aeni juara 1 Kls 39 Kg remaja Pi 3. Vanni Novitasari juara 2 Kls 36 Kg remaja Pi 4. Dwi Wahyu Lestari juara 2 Kls 54 Kg remaja Pi 5. Sri Wahyuni juara 2 Kls 28 Kg Pemula Pi 6. Dina Novitasari juara 3 Kls 50 Kg remaja Pi 7. Mutoharoh juara 3 Kls 46 Kg remaja Pi 8. Derin Lusi Ayu juara 3 Kls 42 Kg remaja Pi 9. M.Roykan Umar juara 2 Kls 84 Kg remaja Pa 10. Ahmad Yoga juara 3 Kls 62 Kg remaja Pa 11. Giananto Nur Eko juara 3 Kls 52 Kg remaja Pa 12. Miftakhul Farid juara 3 Kls 42 kg remaja Pa 13. Mamluatul Ilmiah juara 2 Kls 30 Kg Pi

senior diraih Sumiati dari ARTM dan putri yunior diraih Fatmawati dari Pajero. Sementara pemain terbaik putra senior diraih Irfan Yuniarto

AR-TM Krejengan dan Arbes Besuk juara liga voli 2018

"Kejurprov ini hanya sebagai evaluasi dan untuk melihat perkembangan atlet gulat kita," Imbuhnya. Sementara itu, Ketua Umum PGSI Tuban, Nur Khamid merasa bersyukur atas hasil tersebut. Menurutnya, hasil tersebut harus tetap disyukuri. "Inilah hasil yang sementara bisa kami persembahkan pada Tuban Bumi Wali Tercinta," Kata Nur Khamid. Q hud

Daftar Nama Peraih Medali di Kejurprov

Salah satu atlet gulat asal Tuban yang meraih juara (Juara 1) dalam ajang Kejurprov Gulat Pemula/Remaja 2018.

ARTM dan Arbes Juara Liga Voli Probolinggo Probolinggo, Bhirawa Setelah melalui pertandingan selama kurang lebih 2 bulan yang melelahkan, akhirnya AR-TM Krejengan (putri) dan Arbes Besuk (putra) tampil sebagai juara dalam Liga Voli 2018 yang digelar Pengkab PBVSI Probolinggo. Dalam partai final yang digelar di GOR Sasana Krida Kraksaan, Minggu (13/5/2018) malam, kedua tim sukses mengalahkan lawan-lawannya. Di final putri, AR-TM Krejengan sukses mengalahkan VOIT Kotaanyar dengan skor 3-1. Sementara di final putra, Arbes Besuk mampu mengalahkan perlawanan IVOS Semampir Kraksaan dengan skor telak 3-0. Juara 3 putri diraih oleh Pajero Paiton dan juara 4 diraih SBM Sumberasih. Un-

baiknya, salah satunya dengan membahagiakan orang tua. "Kami berharap, temanteman yang ada di TPQ setelah melalui kegiatan ini bisa lebih maksimal lagi dalam membahagiakan orang tuanya. Salah satunya dengan patuh dan tidak 'ngambek' kepada orang tua," ucapnya. Ia juga menambahkan, di sela kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi doa bersama yaitu mendoakan KH Soleh Qosim selaku pengasuh Pondok Pesantren Bahauddin AlIsmailiyah Ngelom Taman Sidoarjo yang telah wafat pada Kamis (10/5/2018). "KH Sholeh Qosim adalah alim ulama dari Sidoarjo yang telah berjuang demi bangsa dan negara dan saat ini telah wafat, "tambahnya. Lanjutnya, jika dulu KH Sholeh Qosim berjuang dengan mengangkat senjata, menggunakan fisik untuk melawan penjajah, maka saat ini bisa berjuang dengan cara lainnya. Q ach

dari Arbes dan putra yunior diraih Adi Basid dari Arbes. Hadiah bagi para pemenang diberikan oleh Ketua Pengkab PBVSI Probolinggo Nuriz

Zamzami dan jajaran pengurus Pengkab PBVSI Probolinggo serta Camat Kraksaan Edy Suryanto dan jajaran Forkopimka Kraksaan. Ketua Pengkab PBVSI Probolinggo Nuriz Zamzami, Selasa 15/5 mengungkapkan Liga Voli tahun 2018 ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada pemainpemain lokal yang haus akan kompetisi. Dimana sebelumnya, memang dilaksanakan open turnamen dan pemainnya banyak yang berasal dari luar Kabupaten Probolinggo. "Kami para pengurus baru PBVSI Kabupaten Probolinggo akhirnya membuat terobosan dengan menggelar Liga Voli yang pesertanya dari klub Kabupaten Probolinggo dan pemainnya harus lokal ber KTP Kabupaten Probolinggo," ujarnya. Q wap

GELANGGANG

200 Ribu Personel Gabungan Kawal Obor Asian Games Sebanyak 200 ribu personel gabungan dari TNI dan Kepolisian RI akan mengawal penyelenggaraan pawai obor Asian Games 2018 pada 15 Juli yang melewati 18 provinsi di Indonesia. "Kami akan mengerahkan pasukan di 18 polda yang terlintasi pawai obor itu. Untuk penyelenggaraan, kami akan menurunkan sekitar 36 ribu personel dari kepolisan. Pada upacara pembukaan dan penutupan Asian Games ada bantuan dari TNI sejumlah 50 ribu personel," kata Asisten Operasi Kapolri Irjen Deden Juhara dalam diskusi Rakyat Merdeka di Jakarta, Selasa. Deden yang juga menjabat sebagai Deputi IV Bidang Keamanan Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) itu mengatakan aparat keamanan akan lebih memperketat akses penyelenggaraan Asian Games, termasuk lokasilokasi parkir kendaraan penonton. Q ant


JAWA TIMUR

8

Bapemperda Bahas Ranperda Inisiatip

TEROPONG JATIM

Minta OPD Kunci Kantor Seusai Kerja Tulungagung, Bhirawa Pj Bupati Tulungagung, Dr Jarianto MSi, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Tulungagung untuk selalu waspada dengan situasi teror saat ini. Ia wiwieko/bhirawa pun mengintrukJarianto sikan agar semua pintu kantor untuk segera dikunci begitu jam kantor telah usai. “Sudah kami minta pada seluruh OPD untuk mengunci pintu kantor begitu selesai kerja. Jangan sampai memberi peluang untuk hal-hal yang nantinya tidak diinginkan,” ujarnya seusai menyaksikan debat publik paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018 di Hotel Istana, Senin (14/5) malam. Instruksi agar setiap OPD waspada ini menurut Jarianto sudah disampaikan pada kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung saat rapat staf yang dilakukan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (14/5) malam, sebelum berangkat menuju Hotel Istana. Ia pun berharap masyarakat Tulungagung ikut menjaga kondusifitas dan keamanan agar peristiwa di Surabaya dan Sidoarjo tidak sampai merembet ke Tulungagung. “Sekarang kita saling waspada. Kalau ada tamu yang tidak dikenal laporkan saja pada pihak berwenang,” tuturnya. Jarianto memastikan aparat Satpol PP Kabupaten Tulungagung juga bersiaga. Mereka juga ikut patroli bersama aparat kepolisian dan tentara dalam menjaga kondusifitas di Tulungagung. “Kami pun sudah berkeliling kemarin malam bersama Kapolres dan Dandim ke gereja-gereja. Harapannya ada penjagaan yang baik,” katanya. Sementara itu, terkait bulan Ramadan, Jarianto meminta masyarakat untuk saling menghormati antara yang menjalankan ibada puasa dan yang tidak berpuasa. Dia menyatakan warung makanan silakan buka tetapi jangan terbuka. “Artinya ada pintu-pintu kecil yang seorang yang tidak puasa bisa memanfaatkan,” terangnya.Q wed

Rabu Legi, 16 MEI 2018

suprayitno/bhirawa

Bupati Fadeli Tandatangani Nota kesepahaman bersama di bidang penyediaan pengembangan air bersih dengan Perum Jasa Tirta I.

Manfaatkan Bendungan Sembayat, Ikat Kerjasama Perum Jasa Tirta I Lamongan, Bhirawa Bendung Gerak Sembayat Gresik telah selesai dibangun dan akan segera dioperasikan. Bupati Fadeli ingin keberadaannya memberi manfaat bagi masyarakat Lamongan. Merealisasikan kemanfaatan Bendungan Sembayat untuk masyarakat, Pemkab Lamongah telah mengikat kerjasama dengan BUMN, Perum Jasa Tirta I. Penandatanganan Nota kesepahaman bersama di bidang penyediaan pengembangan air bersih melalui SPAM dan kegiatan lainnya itu dilakukan di Guest House Pemkab Lamongan, Selasa (15/5). Fadeli menegaskan agar nota kesepahaman bersama itu segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Sudah harus langsung direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Lamongan. “Saya tidak ingin Lamongan hanya jadi penonton. Bendung Gerak Sembayat Gresik ini harus dimanfaatkan sebagai air baku untuk ketersediaan air bersih masyarakat Lamongan, “

ujar Fadeli. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menurut Fadeli kemampuannya masih terbatas. Sehingga perlu menggandeng Perum Jasa Tirta I untuk meningkatkan pelayanan ketersediaan air bersih dengan mengambil air baku dari Bendung Gerak Sembayat Gresik. Sementara Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan yang hadir secara pribadi mengungkapkan bahwa selama ini Perum Jasa Tirta telah mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sekaran dan SPAM Brondong. “SPAM Sekaran melayani 3.532 Sambungan Rumah (SR) dengan kecepatan 30 liter per detik. Sedangkan SPAM Brondong melayani 49 Sambungan

Rumah dan 8 Sambungan Industri, “ ungkap Raymond. Raymond menyebutkan bahwa Perum Jasa Tirta juga telah mengelola Bendung Babat Barrage dan Plangwot Sedayu Lawas. Menurutnya, pada pengembangan selanjutnya, jangkauannya akan diperluas dengan mengambil air baku dari Bendung Gerak Sembayat Gresik. Rencananya pada SPAM Brondong akan ditambah sambungan untuk usaha komersil. Kemudian untuk pengembangan wilayah tengah menggunakan IPA Karangbinangun untuk melayani Kecamatan Glagah, Deket dan Lamongan. Ruang lingkup kerjasama itu tidak terbatas pada penyediaan air bersih saja. Namun meliputi pula kegiatan lain yang memberi manfaat bagi masyarakat Lamongan. Seperti pengembangan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), laboratorium kualitas ir/ lingkungan, instalasi pengolahan air bersih, dan kegiatan lainnya yang memberi manfaat bagi masyarakat Lamongan.Q yit

Trenggalek, Bhirawa Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Trenggalek melakukan pembahasan pokok-pokok pikiran (Pokir) beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif yang akan diajukan pihak legislator ,(15/5). Beberapa Ranperda yang dibahas dalam forum rapat hasil inisiatif anggota dewan itu diantaranya Ranperda tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Ranperda Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Dikatakan Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Trenggalek ,Alwi Burhanudin, posisi badanya, kini telah mulai terlihat pasca munculnya regulasi baru yang mengatur tugas pokok fungsi (tupoksi) DPRD dan yang lebih spesifik di Bapemperda. “Sebagaimana yang telah diuraikan bahwa peraturan daerah adalah merupakan produk perundang-undangan pemerintah daerah atau merupakan hasil kompromis antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan Kepala daerah yang tidak boleh bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya, usai memimpin rapat dengan seluruh komponen di Bapemperda DPRD Kabupaten Trenggalek, Selasa, (15/5) di Trenggalek. Dikatakannya, tidak hanya Pokok-Pokok Pikiran yang akan dirumuskan oleh Bapemperda, namun beberapa hal termasuk agenda rapat rutin sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan perda yang telah disahkan apakah sudah dilaksanakan dengan optimal apa belum. “Integritas kita akan kita segera munculkan secepatnya termasuk mengevaluasi produk perda yang telah digedok apakah sudah dilaksanakan dengan baik sesuai aturan yang ditetapkan,” terangnya. Semua itu, menurutnya akan dilaporkan kepada pimpinan dewan sendiri, dan merekomendasikan untuk disampaikan dalam forum rapat paripurna DPRD. “Semua temuan kita nanti saat bekerja, akan kita sampaikan kepada pimpinan dan merekomendasikan untuk dibahas di forum rapat paripurna,” tegasnya. Dia, juga mengutarakan jika saat ini 50 persen muatan yang ada di Perda merupakan hasil kajian baik filosofis, yuridis maupun politis yang dirumuskan secara bersama oleh pihak Bapemperda. “Itu yang 50 persen produk yang kita kaji selama ini,” ungkapnya. Sementara, Bambang Sutopo, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Trenggalek secara tegas mengatakan, pembahasan serta evaluasi atas Pokir terhadap Ranperda merupakan marwah dan ruh yang akan membawa sebuah Perda menjadi bermakna dan benar sesuai kebutuhan masyarakat. “Sebaiknya point yang terkandung di Pokir begitu dikaji tidak relevan segera dihapus diganti dengan yang terkini bertolak dari Naskah Akademis (NA) nya,” paparnya. Bambang berjanji akan segera merampungkan tugas-tugas di pihaknya agar fungsi ke-dewanan yang diembannya kini benar-benar produktif dan berimplikasi pada kemanfaatan masyarakat. “ Ya kita ini diamanati masyarakat untuk menjadi wakilnya. Tentu kita harus semaksimal mungkin bekerja untuk mereka,” tuturnya. Q wek

Rapat PAW Ketua DPRD Maju Pilkada

Kedua paslon, Margiono-Eko Prisdianto dan Syahri Mulyo SE MSi-Drs Maryoto Birowo MM memberi salam saat debat publik tahap III, Senin (14/5) malam.

KPU Tulungagung Sukses Gelar Tiga Debat Cabup/Cawabup KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung sukses menggelar debat publik pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018 tahap III (terakhir) yang diselenggarakan di Hotel Istana Kota Tulungagung, Senin (14/5) malam. Keberhasilan ini menyusul sukses serupa saat penyelenggaraan debat publik tahap I yang dilakukan di Hotel Istana pada Jumat (23/3) dan debat publik tahap II yang dilaksanakan di Hotel Corwn Victoria pada Minggu (22/4) lalu. Debat publik tahap III yang kembali menghadirkan paslon nomor urut 1 (satu), Margiono – Eko Prisdianto, dan paslon nomor urut 2 (dua), Syahri

Mulyo SE MSi – Drs Maryoto Birowo MM mengusung tema Reformasi Birokrasi dan Percepatan Pembangunan Daerah. Sedang yang tampil sebagai panelis adalah Dr Radian Salman SH LLM (dosen Universitas Airlangga Surabaya), Fadillah Putra SSos MSi MPAff (dosen Universitas Brawijaya Malang) dan Abdul Azis (praktisi UMKM Jawa Timur). Acara debat publik paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung tahap III yang disiarkan secara langsung oleh televisi regional dan sejumlah televisi dan radio lokal tersebut berlangsung menarik dan meriah. Dua paslon saling adu argumen dan kebijakan yang akan diterapkan jika mereka terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung lima tahun ke depan. Seperti soal tunjangan bagi ASN dan anti KKN. Kedua paslon sama-sama berjanji untuk memberi tunjangan atau tambahan penghasilan pada ASN kendati caranya berbeda. Begitupun terkait program anti KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Baik Paslon Margiono – Eko Pridianto dan Paslon Syahri Mulyo SE Suprihno menyampaikan sambutan sebelum acara MSi – Drs Maryoto Birowo debat publik tahap III dimulai, Senin (14/5) malam. MM juga sama-sama meno-

lak adanya praktik KKN. Hadir dalam acara debat publik tahap III ini pejabat Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Tulungagung. Yakni Pj Bupati Tulungagung, Dr Jarianto MSi, Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar SIK dan Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Inf Wildan Bahtiar. Selain undangan lainnya, di antaranya perwakilan parpol, tokoh masyarakat, LSM, organisasi profesi dan organisasi kepemudaan. Ketua KPU Tulungagung, Suprihno Spd MPd, seusai acara debat publik tahap III, menyatakan bersyukur karena pelaksanaan debat publik mulai tahap pertama sampai tahap ketiga berakhir sukses. Ia pun mengucapkan terima kasih pula pada semua pihak sehingga penyelenggaraan tiga tahap debat publik paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018 berlangsung lancar dan kondusif. “Kami berharap pelaksanaan debat publik yang lancar, tertib dan kondusif ini akan terus terjaga sampai hari H pelaksanaan pencoblosan tanggal 27 Juni nanti dan setelah perhitungan suara. Semua berjalan sukses, lancar dan kondusif,” ujarnya. Rencananya, setelah pelaksanaan debat publik yang sudah berlangsung tiga tahap, paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018 akan melaksanakan kampanye terbuka (rapat terbuka). Suprihno membeberkan untuk pelaksanaan kampanye terbuka tersebut sudah diputuskan untuk Paslon Syahri Mulyo SE MSi – Drs Maryoto Birowo diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2018. Sedang untuk Paslon Margiono – Eko Prisdianto pada tanggal 23 Juni 2018. “Pelaksanaan rapat terbuka ini semuanya ditempatkan di GOR Lembu Peteng Tulungagung,” katanya. Q wed/adv

Kab Madiun, Bhirawa Rapat Paripurna DPRD Kab. Madiun dalam rangka Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kab. Madiun Masa Keanggotaan 2014-2019 dengan agenda Pengambilan Sumpah, dipimpin oleh ketua DPRD Y Ristu Nugro, ST di gedung DPRD setempat, Selasa (15/5). Pengambilan sumpah ini ditujukan kepada Pardi Wibowo dan Harijono yang menggantikan . Drs. DJoko Setijono dan Suprapto, SE . Ketua DPRD Bpk. Y Ristu Nugro, ST, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Drs. Djoko Setijono yang te-

lah mengabdikan diri sebagai anggota DPRD selama 15 tahun, yang 4 tahun terakhir ini menjabat sebagai ketua DPRD, dan kepada Suprapto, SE yang telah mengabdikan diri sebagai anggota DPRD selama hampir 20 tahun. “Semoga semua pengabdian dan jerih payah beliau akan menjadi rangkaian catatan perjalanan sejarah dan bermanfaat bagi warga masyarakat Kabupaten Madiun,” ujar Ristu. Begitu juga dengan ucapan selamat yang disampai Bpk. Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos. Selain itu Bupati Madiun dalam Rapat

Paripurna Istimewa menyampiakan, "Dengan meningkatnya suhu politik menjelang pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 juni 2018 mendatang, saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Madiun agar tidak mudah terprovokasi tetaplah menjaga semangat persatuan dan kesatuan guyub rukun serta berpartisipasi aktif dalam rangka penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Madiun yang kita cintai ini. Sekali lagi semua bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”kata bupati.Q dar

Dua Pemuda Peterongan Disebut Diamankan Densus 88 Polres Nganjuk Periksa Pengendara Motor Jupiter Jombang, Bhirawa Keluarga Boy yang ada di Desa Buduk, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang menyebutkan, dua keponakannya yakni, Boy (29) dan adiknya, Deni di tangkap petugas dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror pasca peristiwa aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/05) lalu. "Kakak saya kan di sana, bilang kalau ditangkap Densus 88, kemungkinan garagara ikut 'njenguk' teroris yang di Mojokerto," ujar Yazid. Seperti di katakan paman Boy yang nernama Yazid Bastomi (45) itu, Boy merupakan dua bersaudara. Kedua keponakannya tersebut sempat di tangkap petugas, namun si adik yang bernama Deni di lepaskan. "Dua (bersaudara), sama adiknya yang kemarin di tangkap, tapi sekarang sudah dilepaskan. Adiknya namanya Deni," kata Yazid Bastomi, paman Boy saat di wawncarai sejumlah wartawan, Selasa siang (15/05) di rumahnya, di Desa Buduk, Kecamatan Peterongan, Jombang. Yazid mengatakan, Boy memang sempat tinggal di rumahnya dan masih memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan alamat yang sama dengan alamat rumahnya. Saat tinggal di rumahnya, Yazid menjelaskan, Boy

hanya mengatakan yang bersangkutan hanya makan dan tidur. Terhadap tetangga menurutnya juga sering menyapa. "Kemarin ada (yang) ditangkap ya, di tangkap sama adiknya, tapi adiknya sudah keluar. Soalnya adiknya kan 'nggak' tahu apa-apa," kata Yazid lagi. Soal aktifitas ibadah, Yazid juga menambahkan, Boy juga melakukan aktifitas mengaji dan kadang juga mengumandangkan adzan di masjid. "Kalau sholat di masjid, ya tiap hari. Rajin sholat, ngaji, adzan juga, di musholla, di masjid," katanya lagi. Sementara itu sebelumnya, Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, terkait kabar ini, ia mengatakan, akan ada keterangan resmi dari Markas Besar Kepolisian Republik

Indonesia (Mabes Polri). "Terkait dengan kegiatan itu nanti 'Press Realease' dari Mabes (Polri). Kita menunggu saja dari Mabes terkait dengan kegiatan upaya penegakan hukum atas kejadian serangan dari teroris beberapa hari yang lalu itu," terang Kapolres Jombang saat di wawancarai sejumlah wartawan usai suatu acara di Mapolres Jombang. Periksa Pengendara Jupiter Akibat fotonya sempat viral dikaitkan dengan aksi teroris di Surabaya, pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter Nopol AG 4966 WI sempat diperiksa Polsek Ngetos. Setelah mengamankan dan meminta keterangan terkait kepemilikan motor, maka Polsek Ngetos mengembalikan motor tersebut.Q rif, ris

ristika/bhirawa

Moh. Rizal Maulana dan Evan Mansyur pengendara Yamaha Jupiter AG 4966 WI berkumpul bersama keluarga kembali.


JAWA TIMUR

Rabu Legi, 16 MEI 2018

9

Aksi Teror, Kunjungan Wisata Kota Batu Menurun Batu, Bhirawa Aksi teror di wilayah Jawa Timur memicu penurunan kunjungan wisatawan khususnya di wilayah kota Batu. Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu akan terus meyakinkan calon wisatawan baik domestik maupun mancanegara bahwa situasi dan kondisi Kota Batu aman. Beberapa rombongan wisata telah membatalkan rencana kunjungannya di Kota Batu. Sekretaris PHRI Kota Batu, Titik S Ariyanto mengatakan Kota Batu mengalami dampak dari serangan teror tersebut. Seperti Universitas Kristen yang telah membatalkan kunjungannya di tempat wisata Jatim Park Group Kota Batu. "Hal ini menjadi tugas bersama, dari berbagai elemen untuk bergandeng tangan menciptakan situasi yang aman agar aktivitas wisata kembali nyaman dan normal,"ujar Titik, Selasa (15/5). Dalam rapat koordinasi dengan Polres Batu, ada harapan semua garda depan anggota PHRI harus melakukan ekstra pengamanan dan selalu waspada. "Namun upaya menciptakan kondisi aman bukan hanya harus dilakukan PHR, tetapi harus diciptakan oleh semua lini,“tambah Titik. Penurunan jumlah wisatawan juga terjadi di Taman Rekreasi Selecta (TRS). Dikatakan oleh Direktur TRS, Sujud Hariadi bahwa kejadian aksi teroris memang memberikan

dampak kepada obyek wisata yang dipimpinnya. “Ada memang dampaknya, ada satu dua grup yang melakukan pembatalan kunjungan wisatanya ke Selecta,“ujar Sujud. Rombongan yang membatalkan tersebut adalah dari Surabaya dan dari Malang. Adapun alasan yang diterima pihak manajemen adalah orang tua murid lebih memilih pembatalan wisata karena merasa khawatir akibat situasi yang belum kondusif. Hal ini secara tidak langsung juga dipertegas dengan adanya 5 Negara yang sudah memberikan travel advice kepada warganya yang akan berlibur di Indonesia. Walaupun ada kebijakan Negara yang mengeluarkan travel warning juga tidak bisa disalahkan. Karena mereka ingin melindungi keselamatan warganya. "Namun kami berharap kondisi yang ada saat ini segera pulih dan kondusif. Yang pasti kami minta teman-teman karyawan di seluruh bagian untuk

Beberapa obyek wisata yang biasanya sibuk dilewati bus pariwisata, kemarin (15/5) nampak lengang. lebih waspada dan tetap semangat dalam bekerja melayani wisatawan yang berwisata,“ tambah Sujud. Sebagai langkah pengamanan, Manajemen Selecta sudah memasang ratusan CCTV di

obyek wisatanya. Bahkan mereka juga memasang screen capture di pintu masuk parkir Selecta. Kondisi yang belum kondisif ini sangat merugikan para calon wisatawan Kota Batu baik

anas/bhirawa

yang datang dalam rombongan besar ataupun kecil. Kerugian sangat drasakan bagi rombongan yang sudah down payment atau uang muka, namun terpaksa membatalkan kunjungannya.Q nas

TEROPONG JATIM

Pemkot Sosialisasikan Desk Pilkada Kota Kediri, Bhirawa Sosialisasi Desk Pilkada Serentak tahun 2018 pagi ini diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri di Ruang Kilisuci Hotel Grand Surya Kediri, (15/5). Pjs Walikota Kediri Jumadi yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan terimakasih atas kesiapan Desk Pilkada Kota Kediri dalam mengawal jalannya Pilkada. Dikatakan PJ Walikota Kediri Jumadi salah satu tugas selaku pjs Walikota yaitu mensukseskan pilkada agar dapat berjalan lancar sesuai tahapan, aman dan menjunjung tunggi nilai-nilai demokratis.Baginya, kegiatan sosialisasi ini sangatlah penting. "Karena sosialisasi ini adalah salah satu cara untuk menguatkan dan mengkompakkan di antara anggota Desk Pilkada yang terdiri dari Camat, Lurah dan OPD terkait Pilkada Kota Kediri." kata PJ Jumadi Dia menghimbau agar anggota desk bisa membantu KPU untuk mengawal jalannya Pilkada tetap damai tanpa ada konflik. Netralitas dari aparatur negara juga ditekankan Jumadi saat acara sosialisasi berlangsung. "Saya harapkan juga seluruh aparat negara untuk menjaga netralitas dalam Pilkada. Saya yakin anggota desk ini sudah mendapat trust dari masyarakat untuk mengawal Pilkada ini," ujarnya. Dalam kesempatan ini, Jumadi menitipkan pesan kepada anggota Desk Pilkada untuk berusaha meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada. "Kalau partisipasi warga ini tinggi, saya yakin nantinya masyarakat akan mendukung program-program dari Pemerintah Kota Kediri dan Kepala Daerah yang terpilih," tandasnya. Q van

Kurangi Pengangguran Disnaker Gelar Pelatihan ASN Pemkot Bakal Terima Tunjangan Kinerja Kab Malang, Bhirawa Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang dalam mengurangi angka pengguran di wilayah setempat, maka telah melakukan upaya dalam meningkatkan kentrampilan kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sehingga mereka dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja. memiliki ketrampilan. Menurut, Kepala Disnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo, Selasa (15/ 5), seuasi menggelar kegiatan Pelatihan Persiapan Kerja Bagi Angkatan Kerja Tahun 2018, di salah satu hotel

di wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para siswa untuk menghadapi dunia kerja. Dan kegiatan ini diikuti 250 siswa yang masih fresh graduate atau siswa yang baru lulus SMK. "Jika mengacu pada data terbaru Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang, tahun 2018 ini, di wilayah Kabupaten Malang terdapat sebanyak 129 SMK yang tersebar di 33 Kecamatan, berhasil meluluskan sekitar 12 ribu-an siswa," ungkapnya. Sedangkan dari seluruh siswa itu

cyn/bhirawa

Kepala Disnaker Kab Malang Yoyok Wardoyo saat menggelar Pelatihan Persiapan Kerja Bagi Angkatan Kerja Tahun 2018, di salah satu hotel di wilayah Kec Karangploso, Kab Malang.

kan tidak semua yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sehingga kita harapkan yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi itu dapat terserap di dunia kerja. Sementara, dari Disnaker sendiri memang hanya bisa membekali dari pelatihan ketrampilan, agar mereka bisa terserap untuk bekerja. Dan sebagai tahap awal pembekalan ketrampilan tersebut sebanyak 250 siswa diambil dari 16 SMK yang tersebar di Kabupaten Malang, yang berasal dari lintas jurusan. "Dan sangat bersyukur dari 250 orang siswa, 88 siswa sudah diterima magang di perusahaan dibawah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Mereka akan dapat upah 60 persen dari UMK dan jaminan kesehatan. Sehingga dengan mereka magang bisa dipastikan para siswa tersebut akan menambah skill atau kentrampilannya," ujar Yoyok. Di tempat yang sama, Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aprindo Jawa Timur Hariyanto juga menekankan kepada para siswa yang akan terjun pada dunia kerja agar menerapkan etos kerja dengan baik. Seperti harus mengedepankan kejujuran, sopan santun, dan kedisiplinan. Karena hal itu sangat penting masuk dunia kerja, dan etos kerja itu agar mereka mampu menjalankan kerja dengan baik, serta juga untuk meningkatkan jenjang kentrampilannya.Q cyn

Tuban Memusnahkan 1.302,75 Liter Miras Arak Tuban, Bhirawa Jajaran Polres Tuban bersama bersama Forkopimda Kabupaten Tuban, memusnahkan 1.302,75 liter minuman keras (Miras) jenis arak di halaman Mapolres setepat. Pemusnahan yang dipimpin langsung Kapolres Tuban, AKBP Nanang Hariyono didamping Sekda Kabupaten Tuban, Dr. Ir.

Budi Wiyana, M.Si, juga memusnahkan barang bukti lain berupa alat-alat produksi miras. “Barang bukti didapat dari OPS Cipta Kondisi menjelang Bulan Ramadhan tahun 2018 yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan,” kata Kapolres Tuban (15/5). Dari operasi tersebut, Pol-

res Tuban berhasil menangkap pelaku baik produsen maupun penjual miras jenis arak sebanyak 101 kasus. Sedangkan wilayah yang paling sering dijadikan lokasi operasi adalah Kecamatan Semanding. Lebih lanjut, Kapolres kelahiran Bojonegoro ini secara tegas mengajak untuk memerangi dan memberan-

tas miras di Bumi Wali Tuban. Keberadaan miras ini membawa dampak negatif bagi masyarakat, bahkan miras yang telah dicampur dengan zat-zat lain sangat berbahaya dan dapat membunuh yang meminumnya. “Kami akan terus melakukan operasin, dan tidak akan berhenti sampai disini saja,” tegasnya.Q hud

Jelang Ramadan

Pasar Besar Pasuruan Sepi Pembeli, Pedagang Merugi Bulan suci ramadan sudah di depan mata, namun sejumlah kebutuhan sembako di Kota Pasuruan mengalami penurunan. Hanya saja, penurunan harga tersebut tak membuat para pedagang senang. Melainkan justru sedih lantaran merugi. “Biasanya dua hari memasuki puasa ramadan, Pasar Besar di Kota Pasuruan ini di sesaki pembeli. Tapi, tahun ini justru sepi pembeli. Sehingga dagangan kami tidak laku,” kata Aminah, pedagang sayuran dan sembako di Pasar Besar Kota Pasuruan, Selasa (15/5). Menurut Aminah, sepinya pembeli sudah dalam sepekan terakhir ini. Otomatis barang dagangannya tidak bisa dijual atau busuk. “Jenis sayuran tidak bisa tahan lama. Lamanya selama empat hari, selanjutnya sudah busuk. Sehingga kami merugi karena tak bisa menjual dagangan kami,” tandas Aminah. Akibat hal itu membuat omzet penjualan turun drastis. Biasanya awal jelang puasa ramadan berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu perhari. Kini

hanya sekitar Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. “Tahun ini sepi pengunjung. Biasanya penghasilan saya cukup lumayan, terkadang bisa naik dua kali lipat, dari Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Tapi, tahun 2018 ini malah merugi,” papar Aminah. Pantauan Bhirawa dilokasi, harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan antara lain bawang merah yang awalnya seharga Rp 32 ribu per kilogram turun menjadi Rp 20 ribu per kilogram, bawang putih dari Rp 20 ribu per kilogram turun menjadi Rp 18 ribu per kilogram, cabai rawit merah dari semula Rp 50 ribu per kilogram turun menjadi Rp 20 ribu per kilogram, cabai merah besar dari harga Rp 50 ribu per kilogram turun menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Termasuk harga harga sa-

hilmi husain/bhirawa

Salah satu pedagang sembako di Pasar Besar Kota Pasuruan, Selasa (15/5). Sepinya pembeli berakibat pedagang pasar malah merugi. yuran juga mengalami penurunan. Antara lain, tomat dari awal seharga Rp 8 ribu per kilogram turun menjadi Rp 4 ribu per kilogram, kentang sebelumnya Rp 17 ribu per kilogram turun menjadi Rp 7 ribu per kilogram dan kubis dari Rp 7 ribu per kilogram turun menjadi Rp 5 ribu per kilogram. “Memang harga bahan pokok hingga sayuran jelang ramadan ini turun. Tapi

kami pun heran. Meski turun, pembeli tidak ada. Apa mungkin daya beli masyarakat turun, ditengah-tengah perekonomian yang begitu susah,” kata Andi, pedagang sembako lainnya. Andi bersama pedagang lainnya hanya berharap agar pemerintah supaya membantu pedagang pasar besar Kota Pasuruan dalam hal mengembalikan daya tarik pembeli. Q hil

Probolinggo, Bhirawa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo dipastikan segera menerima tunjangan kinerja (Tunkin)Secara bertahap mulai tahun 2018-2019 ASN di kota ini bakal menerima tunjangan kinerja (tunkin) berbasis kinerja. Bertempat di Gedung Sabha Bina Praja, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Bagian Organisasi Setda Kota Probolinggo menggelar workshop pemantapan rancangan (draft) hasil evaluasi jabatan dan keterkaitannya dalam persiapan penyusunan sistem pengkajian, pemberian tunjangan kinerja dan standar kompetensi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Kegiatan yang dibuka oleh Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Asisten Pemerintahan, Rachma Deta, yang didampingi Kabag Organisasi Heri Astuti, narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat ini diikuti oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kabag Organisasi Heri Astuti, Selasa (15/5) mengatakan berdasarkan UU no-

mer 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengamanatkan bahwa setiap instansi pemerintah wajib dapat menghasilkan evaluasi jabatan. Untuk menentukan dalam penerapan penghitungan sistem pengkajian pemberian tunjangan kinerja pegawai negeri. Evaluasi jabatan merupakan salah satu agenda reformasi birokrasi sebagai tuntutan perubahan pelayanan publik. “Evaluasi jabatan ini memberikan bekal pengetahuan dan meningkatkan pemahaman bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota melalui Bagian Organisasi. Saat ini, dilaksanakan kegiatan pokok pemantapan rancangan hasil evaluasi jabatan dan keterkaitannya persiapan penghitungan sistem pengkajian pemberian tunjangan kinerja,” ujarnya. Ia menjelaskan, adapun tujuannya adalah untuk menyampaikan prinsip-prinsip yang sesuai dengan struktur tata kerja organisasi. Dan memberikan rancangan kerja pada OPD, sebelum ditetapkan dalam peraturan daerah wali kota, yang nantinya menjadi dasar penghitungan biaya tunjangan kinerja. Q wap

KEHILANGAN TULUNGAGUNG

BOJONEGORO

HILANG STNK, Yamaha, th. 2010, Hijau, AG6730RU, a/n. Siti AminahT.Agung No. 3400/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, Hitam, AG2558RBJ, a/n. Erlik Eko Sugiantor , Ds/Kec. Rejotangan-T.Agung No. 3401/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK, Honda, th. 2009, Hitam, AG6743TK, a/n. Purtinatin, Kel. Bago-T.Agun No. 3402/IMB/BI-II/2018

HILANG STNK nopol S 5265 DM, a/n Sukadi, Ds Pilangsari, Kec Kalitidu 4/1 Bjn No. 3414/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3746 D, a/n Endang S, Ds Balonggede, Kec Kedungadem Bjn No. 3415/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 2406 CA, a/n Gunarto, Ds Semawot, Kec Sukosewu Bjn No. 3416/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6113 DM, a/n Lilik S, Ds Sambiroto, Kec Kapas Bjn No. 3417/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 5899 DF, a/n M.Afandi, Ds Kedung Gumpil, Kec Temayang Bjn No. 3418/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6914 AN, a/n Ardian Aziz M, Ds Sembung, Kec Kapas Bjn No. 3419/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 4615 BC, a/n Dwi T, Ds Campurjo, Kec Bjn No. 3420/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3468 BM, a/n Edi Sudarmono, Ds Pacul, Kec Bjn No. 3421/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6112 DC, a/n Feriqul M, Ds Tlogoagung, Kec Kedungadem Bjn No. 3422/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 4754 CT, a/n Cipto, Ds Caruban, Kec Kanor Bjn No. 3423/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6438 AC, a/n Abdul Majid, Ds Pasinan, Kec Baureno Bjn No. 3424/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6109 BD, a/n Hendro W, Ds Bakung, Kec Kanor Bjn No. 3425/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6487 BU, a/n Tri Suhardawati, Ds Tapelan, Kec Kapas Bjn No. 3426/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 4089 DG, a/n Yetry Kurniawati, Jl Letda Suradji, Kec Bjn No. 3427/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6719 DD, a/n Kadir, Ds Dopo, Kec Sugihwaras Bjn No. 3428/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 5180 DB, a/n Nurul Hidayat, Ds/Kec Purwosari Bjn No. 3429/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3757 A, a/n Misbakul A, Ds Kumpulrejo, Kec Kapas Bjn No. 3430/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3104 DN, a/n

TUBAN KEHILANGAN STNK S-4393-FW. An.Eko Hermawan, Ds Bektiharjo RT 02/01,Kec Semanding, Kab Tuban No. 3403/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-3162-EU. An.Tarmadi, Ds Kumpulrejo RT 03/ 02,Kec Parengan, Kab Tuban No. 3404/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-3177-FU. An.Wiyoto, Ds Sambongrejo RT 01/ 01,Kec Semanding, Kab Tuban No. 3405/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-6579-GV. An.Dhina Prasetyaningrum S,H. Kel Latsari RT 03/05,Kec Tuban, Kab Tuban No. 3406/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-9041-HG. An.Septian Eko Cahyono, Ds Banyubang RT 06/02,Kec Grabagan, Kab Tuban No. 3407/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-5540-FF. An.Sulastri, Ds Sugihwaras RT 02/ 04,Kec Jenu, Kab Tuban No. 3408/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-2559-ED. An.Muhammad Sumid, Ds Gedongombo RT 004/013,Kec Semanding, Kab Tuban No. 3409/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-3723-GY. An.Sumintri, Ds Kembangbilo RT 03/ 05,Kec Tuban, Kab Tuban No. 3410/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-6059-GS. An.Achmad Shodiqin, Ds Kowang RT 05/02,Kec Semanding, Kab Tuban No. 3411/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-4461-EH. An.Juwini, Ds Sukorejo RT 03/01,Kec Parengan, Kab Tuban No. 3412/IMB/BI-II/2018 KEHILANGAN STNK S-6731EL.An.Ardika Dwi Setyohadi, Ds Karang RT 02/02,Kec Semanding, Kab Tuban No. 3413/IMB/BI-II/2018

Siswadi, Ds Pacing, Kec Sukosewu Bjn No. 3431/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6356 BK, a/n Juri, Ds Tambakrejo, Kec Kanor Bjn No. 3432/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3917 DA, a/n M Dasarudin, Ds/Kec Sukosewu Bjn No. 3433/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6684 DA, a/n Drs H Sucipto, Ds Jampet, Kec Ngasem Bjn No. 3434/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 5487 DI, a/n Purwanto, Ds Begadon, Kec Ngasem Bjn No. 3435/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 8926 D, a/n H Imam S, Ds Kampungbaru, Kec Bjn No. 3436/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 4901 DC, a/n Ainul Yaqin, Ds Kauman, Kec Baureno Bjn No. 3437/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3703 B, a/n Ahm,ad Nurul M, Ds Kepoh, Kec Kepohbaru Bjn No. 3438/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 8550 UB, a/n Maya Susianti, Ds Manukan, Kec Kalitidu Bjn No. 3439/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3284 AS, a/n Pujianti, Ds Mojoranu, Kec Dander Bjn No. 3440/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 6160 ASH, a/ n Khoirul Kholifah, Ds Karangdayu,Kec Baureno Bjn No. 3441/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3439 BA, a/n Djokjo, Ds Sumbertlaseh, Kec Dander Bjn No. 3442/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3980 DD, a/n Sugiarto, Ds Karangturi, Kec Ngraho Bjn No. 3443/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 3620 DS, a/n Endang Sriyani, Ds Katur, Kec Gayam Bjn No. 3444/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 4335 DI, a/n Sahuturi, Ds Piyak, Kec Kanor Bjn No. 3445/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 2210 AK, a/n Khoirul Kholifah, Jl Dr Sutomo, Kec Padangan Bjn No. 3446/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 4258 BB, a/n Sri Yunarti, Ds Gading, Kec Tambakrejo Bjn No. 3447/IMB/BI-II/2018 HILANG STNK nopol S 5404 AW, a/n Ahmad Shafi P, Ds Sumberjo, Kec Margomulyo Bjn No. 3448/IMB/BI-II/2018


EKONOMI - BISNIS

10

Rabu Legi 16 MEI 2018

Cuti Bersama Lebaran Bisa Berdampak pada Ekspor Pemprov, Bhirawa Dari tahun ke tahun, dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur menyebutkan pada saat cuti bersama pada lebaran, ternyata memiliki dampak terjadinya gangguan terhadap ekspor di Jatim. Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono mengharapkan, perlunya solusinya agar ekspor pada saat liburan panjang tetap bisa beraktivitas seperti biasa, “Mungkin saja ada shift atau giliran kerja agar nantinya kinerja perekonomian bisa berjalan dengan lancar dan stabil,” katanya. Dijelaskannya, nilai ekspor Jawa Timur April 2018 mencapai USD 1,64 miliar atau turun 9,75 persen dibandingkan Maret 2018. Nilai tersebut dibanding April 2017 naik sebesar 1,05 persen. Ekspor nonmigas April 2018 mencapai USD 1,57 miliar atau turun 6,65 persen dibandingkan Maret 2018. Nilai tersebut dibanding April 2017 naik sebesar

0,62 persen. “Ekspor migas April 2018 mencapai USD 65,23 juta atau turun sebesar 49,86 persen dibandingkan Maret 2018. Nilai tersebut naik 12,61 persen jika dibanding April 2017,” katanya. Secara kumulatif ekspor Januari-April 2018 yang keluar dari Jawa Timur sebesar USD 6,71 miliar atau naik sebesar 6,50 persen dibandingkan periode Janu-

ari-April 2017 sebesarUSD 6,30miliar. Komoditas utama ekspor nonmigas April 2018 adalah Perhiasan/ Permata sebesarUSD 261,33 juta, Kayu, Barang dari Kayu sebesar USD 122,66 juta serta Lemak dan Minyak Hewan/ Nabati sebesar USD 115,02 juta. Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar selama Januari-April 2018 adalah Jepang dengan nilai USD 1.100,09 juta (17,33 persen), disusul Amerika Serikat USD 826,97 juta (13,03 persen), dan Tiongkok sebesar USD 608,46 juta (9,58 persen). Ekspor nonmigas ke ASEAN mencapai 1.357,09 juta (21,38 persen), sementara ke Uni Eropa mencapai USD 556,59 juta (8,77 persen). Barang perhiasan dan bagiannya, dari logam mulia atau dari logam yang dipalut dengan logam mulia meru-

pakan komoditas ekspor dengan nilai tertinggi pada April 2018 sebesar USD 133,14 juta. Komoditas ini paling banyak diekspor ke Jepang dengan nilai USD 125,52 juta. Peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh sisa dan skrap dari logam mulia atau dari logam yang dipalut dengan logam mulia dengan nilai sebesar USD 125,52 juta serta Tembaga dimurnikan dan paduan tembaga, tidak ditempa untuk katoda dan bagian dari katoda sebesar USD 95,52 juta. Sisa dan skrap dari logam mulia atau dari logam yang dipalut dengan logam mulia paling banyak diekspor ke Singapura sebesar USD 64,93 juta, sedangkan Tembaga dimurnikan dan paduan tembaga, tidak ditempa untuk katoda dan bagian dari katoda paling banyak diekspor ke

Malaysia sebesar USD 30,54 juta. Minyak petroleum dan minyak yang diperoleh dari mineral mengandung bitumen, mentah merupakan komoditas yang mengalami penurunan ekspor paling tajam pada bulan April 2018 dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu menjadi USD 64,69 juta setelah bulan sebelumnya mencapai USD 115,97 juta (turun 44,22 persen). Sementara itu persentase kenaikan ekspor tertinggi terjadi pada komoditas Karet alam, balata, getah perca, guayule, chicle dan getah alam semacam itu, dalam bentuk asal atau pelat, lembaran atau strip dengan nilai ekspornya mencapai USD 22,72juta setelah bulan sebelumnya mencapai USD 17,20 juta (naik 32,06 persen). Komoditas barang perhiasan dan bagiannya, dari logam mulia atau

Jelang Ramadan, Bulog Bersama Disperdagin Sidak Harga Sembako

RAGAM EKBIS

Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg Sebesar 200 Persen Jember, Bhirawa Menjelang puasa dan lebaran, PT Pertamina (Persero) khususnya wilayah kerja Rayon VII yang meliputi wilayah Sekar Kijang (Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang) menambah pasokan sebesar 200% atau 347.600 tabung dimulai sejak tanggal 9 – 22 Mei 2018. Penambahan ini dimaksudkan agar masyarakat merasa nyaman jelang mudik dan ibadah puasa. Salah satu agen LPG 3 Kg di Jember, H. Satib mengatakan, setiap menjelang puasa pihak pertamina selalu menambah pasokan seiring meningkatnya kebutuhan gas di masyarkat menjelang puasa dan lebaran. “Untuk tahun 2017, di Jember kenaikan tambahan tabung lebih banyak dibanding tahun kemarin? yakni 36 persen atau 121.920 tabung 3 kg. Sehingga dengan ektra dropping ini, diharapkan tidak ada gejolak harga di masyarakat. Karena sudah menjadi kebiasaan setiap puasa dan menjelang lebaran permintaan LPG 3 kg tinggi. Sehingga dengan tambahan ini masyarakat tidak perlu khawatir lagi dan harga tetap stabil,” ujarnya. Satib juga mengapresiasi upaya pertamina dalam menerapkan cash list bagi setiap pangkalan dalam pengisian LPG ke pihak agen. “Dengan sistem order ini, pihak pertamina dan agen bisa tahu pangkalan mana yang mengalami peningkatan maupun yang tetap. setiap ordernya. Sehingga bisa terdeteksi secara dini tingkat kebutuQ efi ham masyarakat,” katanya.Q

Vasa Hotel Kenalkan Chef Siong Lee Hadirkan Menu Signature Chenese Surabaya, Bhirawa Vasa Hotel Surabaya dengan senang hati memperkenalkan chef bertalenta Chef Siong Lee sebagai Chef baru untuk Chinese dan Cantonese Xiang Fu Hai Restaurant. la akan menghadirkan energi yang dinamis dan inovatif untuk pengalaman bersantap di Xiang Fu Hai, Vasa Hotel Surabaya. Chef Siong Lee sangat ahli dalam menu menu Chinese dan Cantonese, pengalamannya di berbagai restoran Chinese dan di pusaran Hotel Bintang 5 baik di dalam maupun di Luar Negeri memberikan cita rasa tersendiri dalam setiap presentasi menunya. Pria berkebangsaan Malaysia yang Iahir pada tanggal 24 September ini, berkomitmen untuk menghadirkan sesuatu yang baru dengan menu spesial Chef Recommendation untuk Xiang Fu Hai. Setiap hasil karya dalam menunya diakui oleh International Cooking Union Association di China sebagai International FaQ ma mous Master Chef.Q

Situbondo, Bhirawa

samsul tahar/bhirawa

Prosesi Pelatihan dipimpin Deky handy prasetyo, ST MS.i. kasi logam, mesin dan elektronika pada Diskoperindag dan juga menyerahkan bantuan secara simbolis pada salah satu peserta.

Pemkab Terus Bina UKM Bondowoso, Bhirawa Pemerintah kabupaten Bondowoso melalui Dinas Keperasi, Perindustrian dan Perdagangan Terus melakukan pembinaan pada para pengrajin yang ada di Bondowoso. Salah satu komponen penting, dalam membangun ekonomi adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Komponen inilah yang terus dibenahi, oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso. Pembinaan dan pelatihan, terus dilakukan secara konsisten, kepada pelaku kecil, atau industri rumahan. Bahkan dalam setiap pelatihan, Diskoperindag mendatangkan tenaga ahli yang dibutuhkan, untuk menularkan pengetahuannya. Salah satu bukti keseriusan membangun SDM, dengan diadakannya Kegiatan Peningkatan kemampuan industri kecil dan menengah (Elektronika), oleh Diskoperindag Bondowoso. Tujuan pelatihan tersebut, agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen, melalui pembe-

Smartfren Minta Pelanggan Registrasi Sesuai Aturan Surabaya, Bhirawa Turut mensukseskan program pemerintah, khususnya melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia. Perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi berbasis teknologi 4G LTE, PT. Smartfren Telecom mengajak para pembeli kartu pra-bayar baru untuk lakukan registrasi sesuai dengan aturan yang diberlakukan. Regional Head Northern East Java Smartfren, Heru Kurniawan saat dikonfirmasi Bhirawa, Selasa (15/5) kemarin mengungkapkan jika pelanggan mengalami kendala pada saat melakukan registrasi, pelanggan dapat menghubungi layanan contact center Smartfren di 4444 dari nomor Smartfren atau 021-50100000 dari PSTN atau 08811-223344 dari nomor ponsel lain. “Pelanggan juga dapat melakukan registrasi kartu prabayarnya melalui galeri Smartfren yang tersebar di daerahnya masing masing ataupun melalui mitra outlet Smartfren terdekat. Tentunya

dari logam yang dipalut dengan logam mulia, mempunyai peranan sebesar 8,12 persen dari total ekspor Jawa Timur. Sisa dan skrap dari logam mulia atau dari logam yang dipalut dengan logam mulia berperan 7,66 persen dari total ekspor, serta Tembaga dimurnikan dan paduan tembaga, tidak ditempa untuk katoda dan bagian dari katoda, dengan sumbangsih 5,83 persen dari total ekspor. Secara kumulatif selama periode Januari-April 2018 komoditas barang perhiasan dan bagiannya, dari logam mulia atau dari logam yang dipalut dengan logam mulia juga merupakan komoditi ekspor dengan nilai terbesar yaitu USD 729,50 juta dengan peranan sebesar 10,87 persen dari total ekspor Jawa Timur selama periQ rac ode tersebut.Q

achmad tauriq/bhirawa

Pelanggan Smartfren saat melakukan registrasi kartu pra-bayar. dengan NIK, nomor KK sesuai KK & KTP yang tercatat di Ditjen Dukcapil,” jelasnya. Heru Kurniawan menambahkan registrasi pelanggan Prabayar merupakan pendaftaran identitas diri yang wajib dilakukan oleh calon pelanggan dengan menggunakan data identitas kependudukan yang valid sebagaimana tercatat di Direktorat Jenderal Kependudukan & Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Ditjen Dukcapil). Selain itu pelanggan juga

bisa melakukan registrasi sendiri dengan 4 cara mudah sebagai berikut : Pertama, melalui SMS dengan format: NIK#NomorKK# kirim ke 4444 Contoh: 1234567890123456#3201060401130027#. Kedua, melalui menu aktivasi yang muncul dari layar handphone pada saat registrasi nomor baru tekan*4444# dari menu dialer handphone. Ketiga khusus pelanggannya, keempat Smartfren juga menyediakan laman khusus registrasi via website Smartfren dengan tauQ riq tan: mysf.id/reg.Q

rian bantuan alat. Di sisi lain, juga agar pelaku usaha dapat melakukan inovasi produk dengan menghasilkan produk yang memiliki bahan baku alternatif. “Pelaku usaha elektronika harus mampu menghasilkan produk yang menggunakan bahan baku alternative dan multi fungsi,” kata Kepala Diskoperindag Drs H Bambang Soekwanto MM. Di sisi lain, Kepala bidang Industri, Agung Nurhidayat, SE, menyatakan bahwa Pelaku usaha, harus mampu memperluas jaringan pasar dengan memperkuat pemasaran berbasis on line. Tidak hanya memberikan pelatihan, tapi Diskoperindag, juga memberikan bantuan fasilitas pada peserta. Di antaranya, Solder station, powersuply, blower IC, Avo meter digital, tang potong, tang cucut, tang penjepit, kabel roll, tespen, lampu kerja, solder, dan tinol. Acara yang dilaksanakan, di Gedung Eks UPT Kayu, Pejaten Kecamatan Bondowoso itu,diikuti oleh 40 peserta, di berbagai tempat. mulai dari

Maesan, Curahdami, Pujer, Wonosari, Tamanan, Tenggarang, Tegalampel, Tapen, Grujugan, Taman Krocok, Jambesari DS, dan Sumber Wringin. Dalam pelatihan itu, mendatangkan tiga Pemateri . Di antaranya, TPL. IKM untuk Pelayanan Prima, Polres Bondowoso untuk memberi pengetahuan dari Aspek hukum pemberian bantuan sarana Produksi, dan beberapa perwakilan SMK 3 Bondowoso, untuk memandu jalannya Praktik, pembuatan charger HP berbahan panas. Acara tersebut ditutup dengan pemberian bantuan peralatan bagi para peserta pelatihan dengan harapan agar ilmu yang diperoleh langsung dipraktekkan dalam upaya peningkatan Ekonomi masyarakat. “Sesuai arahan Bapak Bupati Amin Said Husni bantuan yang diberikan Pemerintah harus tepat Sasaran dan tentu dengan dilatih selama 3 hari mereka akan bisa langsung berusaha,” kata Deky Handy Prasetyo mewakili Kepala Dinas dalam penutuQ har pan.Q

Menjelang pelaksanaan ramadan 2018, Sub Bulob Bondowoso bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo mengadakan sidak (inspeksi mendadak) di sejumlah pasar di Kabupaten Situbondo. Sasaran pertama sidak yang dipimpin Sekda Syaifullah, Wakapolres, Kadisperdagin dan Kasub Bulog Bondowoso menuju Pasar Panji dan Pasar Ardirejo. Selanjutnya tim memantau kesiapan stock sembako dan pangan di Toko Rini Jalan Pemuda dan Toko Kencana Jalan Sucipto Kelurahan Dawuhan. Kasub Bulog Bondowoso, Adhekan, menandaskan, dalam monitoring atau sidak jelang ramadan tahun ini, lembaganya menggelar operasi pasar sejumlah kebutuhan sembako seperti beras, minyak goreng, tepung dan gula. Kata Adhekan, untuk komoditas minyak goreng dijual Rp 12.200, terigu kita Rp 7.400; terigu Kita merah Rp 7.600; beras kita merah Rp 48.500 (ukuran 5 kg); beras kita Rp 52.500 ( 5 kg) dan gula manis kita Rp 12.000. “Untuk stock beras dan sejumlah kebutuhan sembako jelang ramadan dan lebaran sangat mencukupi,” tegas Adhekan. Di sisi lain, Kadisperdagin Kabupaten Situbondo, Tutik Margiyanti, mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk menjaga stabilitas harga seperti dihimbau Presiden dan Kementerian Perdagangan RI. Termasuk juga, lanjut Tutik, monitoring dilakukan dalam rangka menghadapi ramadan sehingga Disperdagin dan Bulog serta jajaran Forkopimda tanggap untuk memperhatikan perkembangan harga komoditas sembako yang beredar di masyarakat. “Hasil monitoring di Pasar Panji dan Pasar Ardirejo, harga masih stabil dan bahkan terjadi penurunan harga komoditas seperti bawang putih dan cabe,” tegas Tutik. Masih kata Tutik, tiga komoditas lain seperti telur, daging sapi dan daging ayam, mengalami defisit atau mengalami kekurangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Artinya, sebut Tutik, ada ketimpangan stock dengan permintaan pasar dari tiga komoditas tersebut. “Tiga komoditas ini harganya tidak naik dan semoga terus stabil. Khusus kekurangan tiga komoditas nanti bisa disuport dari daerah lain yang akan dilakukan oleh tim inflasi daerah,” ujar Tutik. Wakapolres Kompol Iswahab menandaskan kegiatan monitoring bertujuan untuk memastikan kondisi perekonomian khususnya harga sembako menjelang bulan ramadan agar tidak terjadi gejolak harga dan tetap stabil. Dalam operasi tersebut dilaksanakan pengecekan harga sembako maupun bahan pokok lainnya. Kami sempat bertanya kepada pedagang dan konsumen kemungkinan adanya Q awi kelangkaan dan pasokan barang,” pungkas Iswahab.Q

sawawi/bhirawa

Sekda Syaifullah didampingi jajaran Forkopimda dan Kadis Perdagin Situbondo, Kasub Bulog Adhekan saat sidak sembako di Pasar Senggol Ardirejo, Selasa (15/5).


Rabu Legi, 16 MEI 2018

Kunker ke Luar Negeri Tanpa Izin, Anggota FPG Bakal Kena Sanksi DPRD Jatim, bhirawa Anggota Komisi E DPRD Jatim Kari­ mullah Dahrujadi terancam mendapatkan sanksi dari partainya. Ini karena telah melanggar arahan ketua umum Partai Golkar yang melarang seluruh anggota fraksi DPRD selama Pilgub atau pilkada serentak di Jatim. Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) Jatim, Sahat Tua Sumandjutak menegaskan jika yang bersangkutan secara diam-diam melakukan kunker ke Jepang bersama komisinya. “Hal ini dibuktikan dengan dua kali tidak hadir dalam rapat pengurus ha­ rian tanggal 9 dan rapat pleno tanggal 11 lalu. Padahal yang bersangkutan adalah pengurus harian,”ungkap Sahat  dikantornya,Selasa (15/5). Sahat mengatakan tak hanya itu,pihaknya juga memberikan teguran kepada pimpinan komisi E DPRD Jatim dari FPG Hery Sugihono karena tidak bisa mengendalikan anggotanya sesama FPG DPRD Jatim. Sahat mengatakan Karimullah sempat memberitahu dirinya akan berangkat keluar negeri. “Seharusnya sebelum proses administrasi berangkat ke luar negeri yang bersangkutan mengajukan ijin.Bukan memberitahu jelang keberangkatan,”jelasnya. Sekedar diketahui, dalam  arahan deklarasi pemenangan Khofifah Emil di Surabaya beberapa waktu lalu,Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto melarang seluruh anggota FPG DPRD Jatim melakukan kunjungan keluar negeri untuk berkonsentrasi penuh di Pilkada serentak di daerah. Dan hal ini dikuatkan dengan instruksi dari  Plt Ketua DPD Golkar Jatim Zainudin Amali atas perintah ketum Partai Golkar tersebut dalam rapat harian maupun rapat pleno Partai Golkar Jatim. n cty

23 Kabupaten di Jatim Terkena Dampak Kekeringan l Sambungan hal 1

“Memang BPBD Provinsi Jatim, tengah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten serta Instansi terkait, guna mengetahui wilayah yang akan terkena dampak kekeringan,” kata Yanuar Rachmadi di Bojonegoro, Selasa (15/5) kemarin. Lanjut Yanuar, pemetaan ini wilayah kekering­an ini dilakukan, sebagai upaya kesiapan serta mengambil tindakan upaya apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi atau membantu wilayah yang terdampak kekeringan tersebut. “Jadi Nggak hanya tunggu ada kekeringan terjadi baru memetakan wilayah,” ujarnya. Pemetaan wilayah kekeringan diseluruh Jatim akan terus dilakukan hingga 17 Mei mendatang, pasalnya hal tersebut sesuai dengan intruksi Gubernur Jatim, agar penanganan wilayah kekeringan itu harus segera tertangani secara cepat. “Ada 23 Kabupaten yang akan terkena dampak Kekeringan, tidak terkecuali Kabupaten Bojonegoro,” papar Yanuar Dengan adanya pemetaan wilayah tersebut diharapkan agar BPBD Kabupaten bisa segera buat perencanaan, serta dapat mengetahui berapa kuota suplai air yang dibutuhkan dimasing-masing wilayah terkena dampak kekeringan itu. Sementara itu Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Budi Mulyono mengatakan, sesuai data pada 2017 setidaknya sebanyak 8.656 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 29.478 jiwa yang mengalami kekeringan.  “ Jumlah ini tersebar di 54 dusun di 26 desa yang tersebar di 10 kecamatan yaitu Kecamatan Ngraho, Kepohbaru, Tambakrejo, Sugihwaras, Sukosewu, Purwosari, Sumberrejo, Temayang, Ngambon dan Kasiman,” jelas  Budi Mulyono. Hingga kini, BPBD Bojonegoro masih menunggu prakiraan yang dikeluarkan dari Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang terkait prakiraan cuaca daerah di Jatim, yang berpotensi dilanda kekeringan selama kemarau.  Pihaknya belum berkirim surat kepada kecamatan juga desa yang masuk daerah rawan kekeringan di musim kemarau. “Jika memang sudah masuk kemarau kami akan minta desa melaporkan kondisi kekeringan di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya. n bas

Ajak Kader Nonton Bioskop l Sambungan hal 1

mengamankan lingkungan hingga menjual produk sendiri. ‘’Kebetulan banyak kader AMPI yang memiliki bisnis UMKM. Mulai dari membuat racikan kopi sendiri, produk minuman hingga makanan. Sayang produk tersebut tidak dikenalkan ke masyarakat. Karenanya untuk memangkas hobby anak muda yang suka produk luar negeri kita kenalkan dengan produk dalam negeri yang ternyata tak kalah enaknya,’’papar Pranaya Yudha yang juga Anggota DPRD Jatim ini. Sebagai hadiah atas kegigihan mereka memasarkan produk sendiri yang asli dalam negeri, Pranaya menghadiahkannya dengan nonton bioskop . Adapun film yang dipilih “Max Havelaar” dari novel karya Multatuli (Eduard Douwes Dekker). Alasan dipilihnya film tersebut diantaranya mengkritik penjajahan kolonial Belanda di sekolah-sekolah pribumi namun tidak pernah diketahui isi ceritanya. ‘’Memang banyak dari mereka yang tanya soal isi tentang Max Havelan yang namanya begitu membumi. Dari nonton film itulah akhirnya mereka mengerti isi buku tersebut sesungguhnya. Selain itu, menggugah semangat kaum pemuda untuk melawan penjajahan atau mereka yang akan menjadikan NKRI ini pecah,’’lanjut politisi asal Partai Golkar ini. n cty

11

SAMBUNGAN Terlibat Baku Tembak, Terduga Teroris Tewas l Sambungan hal 1

di sekitar rumah kontrakan Teguh. Sedangkan jenazah Teguh sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi. Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Frans Barung membenarkan jika telah terjadi baku tembak di wilayah sekitar Manukan Sikatan, Surabaya Barat sore ini sekitar 17.15 tadi. Petugas terpaksa menembak terduga teroris karena pelaku melakukan perlawanan. “Tindakan keras sesuai dengan konstitusi. Kejadian seperti yang di Manukan Sikatan, masyarakat menjadi terancam karena wilayah itu cukup padat. Pelaku tewas tertembak,” kata Frans. Frans menambahkan jika polisi sudah menutup area sekitar baku tembak. “Kita menutup lokasi itu, kami khawatir barang bukti yang di sana membahayakan warga yang di sekitar lokasi. Karena kita berpengalaman melihat data kejadian saat pelaku meninggal dunia pun kami menemukan banyak bom di rumah pelaku,” ujar dia. Warga Jalan Sikatan, Tandes, Surabaya mengaku baku tembak antara polisi dan terduga teroris baru terhenti setelah setengah jam. “Awalnya jam 5 sore kurang, kemudian belum 5.30 WIB sudah berhenti,” ujar salah seorang warga, A. Rifai, yang mengaku mendengar suara tembakan ketika ditemui di lokasi, Selasa petang (15/5). Ia mengaku mendengar rentetan suara tembakan dan sekitar setengah jam terhenti, yang kemudian datang banyak polisi untuk mengamankan lokasi. Salah seorang warga lainnya, Udin, mengaku juga mendengar suara tembakan dan membuat warga sekitar kaget. “Saat itu saya dan teman-teman sedang santai dan minum kopi, tapi ada suara tembakan dan banyak

polisi berpakaian preman,” ucapnya. Suasana di lokasi kejadian, ribuan warga setempat mendekati lokasi kejadian dan membuat sejumlah kampung di Jalan Sikatan tertutup total. Polisi dibantu Satpol PP dan Linmas Pemkot Surabaya mengamankan lokasi dan memasang garis polisi sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Mudah Bergaul Berdasarkan keterangan tetangga sebelah kamar, pria yang menjadi target operasi polisi itu biasanya dipanggil dengan nama Pak Teguh. Sedangkan istrinya dipanggil dengan nama Bu Yanti. “Kita sudah bertetangga selama dua tahun. Bu Yanti berjualan arem-arem dan puding,” kata Dwi Setyo yang bertetangga samping kamar yang dikontrak Teguh. Kata Dwi Setyo, profil Teguh maupun Yanti tak menunjukkan keanehan. Mereka juga bergaul dengan sesama tetangga. Bahkan Dwi Setyo mengaku jika sering bertemu dengan Bu Yanti saat membeli keperluan rumah tangga. Sementara itu Tim Gegana Brimob Polda Jatim bersama Petugas Polrestabes Surabaya mengamankan barang bukti bom pipa di rumah kontrakan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, Tri Murtiono di Jl Tambak Medokan Ayu VI. Barang bukti bom yang ditemukan usai dilakukan penggeledahan oleh Tim Densus 88 Anti Teror sejak pukul 10.30 siang, langsung dilakukan peledakkan atau disposal. Pelaksanaan disposal dilakukan di Lapangan Latihan Militer Kodim Surabaya Timur yang berada di sekitar taman konservasi hutan mangrove Gununganyar Surabaya. “Pola peledakkan bom berdaya ledak tinggi ini dengan cara dikubur di dalam tanah dengan kedalaman tertentu. Lalu ditimbun mengguna-

kan pasir. Dikubur dengan ditutup pasir, karena polanya seperti itu,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan saat meninjau langsung proses peledakkan, Selasa (15/5). Sejumlah alat berat terlibat dalam proses disposal ini, yakni sebuah eskavator, dua truk dan mobil Dinas kebakaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Puluhan anggota kepolisian Polsek Rungkut, Satpol PP dan Linmas Pemkot Surabaya terlibat dalam pengamanan di lokasi peledakkan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, disposal dilakukan mulai pukul 11.00-13.15 WIB. Adapun bom yang diledakkan berasal dari tiga tempat. Pertama, bom di rumah Dita Oepriyanto otak pelaku bom tiga gereja di Surabaya. Di rumah Dita di daerah Wonorejo Rungkut, lanjut Barung, ditemukan bahan peledak dan tiga bom aktif. Ditemukan pula bahan dasar pembuat bom, antara lain senapan angin, rangkaian elektronik penyambung batrei dan kabel, serta bom pipa siap pakai 15 buah dan bom aktif di ransel ada tiga buah. Di TKP kedua, yakni rumah kontrakan Tri Murtiono di Tambak Medokan Ayu VI ditemukan empat bom pipa siap ledak. Bom aktif 2 dan kabel baterai serta detonator. Ditemukan pula peralatan timbangan yang digunakan untuk tentukan kadarnya. Sedangkan TKP ketiga, di rumah Anton Ferdiantono di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo ditemukan satu bom aktif serta bahan dasar pembuatan bom. “Dari tiga TKP ini, sebagian barang bukti didisposal. Dan keseluruhan berjalan aman dan lancar. Sementara sisa bom lainya kami simpan di Mako Brimob Taman, Sidoarjo untuk dijadikan barang bukti,” ucapnya. n bed

Harus Mampu Berkomunikasi Layaknya Politisi l Sambungan hal 1

Selain itu, kriteria sekdaprov pengganti Akhmad Sukardi mendatang juga akan dilihat jejak prilakunya. Setidaknya dalam lima tahun kebelakang rekam jejak kandidat harus tercatat bagus. Sebagai pemimpin ASN di lingkungan Pemprov Jatim, tampaknya Pakde Karwo tidak mau main-main. Bahkan olehnya ditegaskan proses pemilihan tidak boleh cacat. Harus bersih. Hanya saja, meski memiliki acuan tentang sekdaprov, tetapi gubernur kelahiran Madiun tersebut mengaku tidak bisa memaksakannya. Sebab, anggota Tim Pansel ada juga dari Kemendagri selain tiga ahli yang diajukan. “Dia sesuai dengan kriterianya (tim pansel), yang didialogkan nanti apa. Karena memang salah satu penentu tim adalah dari Kemendagri. Bukan saya. Saya hanya usulkan saja,” bebernya. Tim pansel ini sendiri terdiri dari lima orang. Empat usulan dari Pemprov Jatim dan satu pilihan kemendagri. Diantara kelima itu, tiga orang adalah ahli dari luar atau bukan

ASN. Nama-nama usulan mengisi tim pansel tersebut kini sudah diajukan ke Mendagri Tjahyo Kumolo. Sementara itu, mengenai namanama kandidat, Pakde Karwo menyebutkan telah ada lima nama. Dari informasi yang berhasil dihimpun, kelima nama tersebut diantaranya Asisten II Sekdaprov Jatim Dr H RB Fatah Jasin, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim Bobby Soemiarsono SH MSi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Dr Ir Wahid Wahyudi MT, Kepala Dinas Kelautan dan Perkanan Jatim Heru Tjahjono, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim M Ardi Prasetiawan. Kelimanya telah dinyatakan lulus Diklatpim satu sebagai salah satu syarat utama sekdaprov. Dari kelima nama itu, satu calon pensiun dini. “Iya (Kadisperindag Ardi sudah mundur, Red). Kalau mundur berarti tinggal empat orang saja,” tuturnya. Mengenai mundurnya Ardi ini, diakui Pakde Karwo bahwa sudah izin ke dirinya. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Anom

Surahno SH MSi, mengatakan, hingga kini Tim Pansel yang telah dikirim April lalu masih belum turun dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Kami telah berusaha jemput bola menanyakan langsung, tapi belum turun,” ungkapnya. Masih seperti sebelumnya, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim ini tetap menolak menyebutkan siapa-siapa yang telah diusulkan ke KASN sebagai Tim Pansel. Dia hanya memastikan jika tim pansel yang diusulkan ini berasal dari akademisi Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Bhayangkara (Ubhara). “Tim pansel jumlahnya harus ganjil. Bisa lima, tujuh dan sembilan. Tapi kemungkinan besar kita menggunakan lima orang saja, karena menyesuaikan anggaran. Untuk pansel dari unsur birokrasi, berasal dari BKN dan Kemendagri yang eselonnya lebih tinggi dari sekdaprov yakni eselon Ia. Eselon sekdaprov itu Ib, jadi nanti yang jadi tim pansel eselonnya Ia dari pusat,” tegasnya. n iib

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Terapkan Strategi Khusus l Sambungan hal 1

ada penimbunan, mengambil untung terlalu banyak, atau praktek kecurangan lainnya yang dilakukan importir. “Kami semua mengecek, jangan sampai ada importir yang mengambil untung terlalu besar pada situasi seperti ini. Contohnya bawang putih, dijual Rp28 ribu, padahal jika dijual Rp21-22 ribu sudah untung lumayan. Jadi kami pastikan tingkat keuntungan atau margin-nya logis,” kata Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Soekarwo, Selasa (15/5). Pengecekan tersebut, ujar orang nomor satu di Pemprov Jatim ini, juga ditujukan untuk mendapatkan informasi yang valid terkait harga impor, ongkos gudang, dan harga yang dilepas ke pasar. “Setelah ketemu harganya, kemudian dituangkan dalam kesepakatan antara pengusaha, pemprov, TNI, Polda, dan Satgas tadi” ujarnya. Strategi ketiga adalah, pemerintah melakukan operasi pasar dan memberikan subsidi ongkas angkut, biaya buruh, dan biaya pengemasan agar bahan pokok bisa sampai di pasar atau Distributor 4 (D4). “Jika di Surabaya, D4 itu Pasar Darmo Trade Center, Kapas Krampung, dan Pasar Pucang. Ini kita penuhi semuanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan menambahkan, selain tiga strategi tersebut, Pemprov juga mendorong para produsen, distributor, dan pelaku usaha untuk menggelar operasi pasar secara mandiri. “Kami juga mendorong gerakan pasar-pasar murah, sudah 38 kabupaten/kota yang menyatakan kesanggupannya untuk menggelar pasar murah secara serentak. Jadi istilahnya kami habis-habisan dan melakukan operasi ‘Sapu Jagad’ agar harga kebutuhan pokok di Jatim tetap stabil,” katanya. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, dan Bulog Jatim, berbagai komoditi di Jatim pada Mei ini mengalami penurunan dibandingkan bulan April 2018. Diantaranya jagung pipilan kering, dimana pada April lalu harga rata-ratanya Rp5.958 per kg, turun 0,43% menjadi Rp5.932, per kg (selengkapnya lihat table). Tak Terpengaruh Bom Pemprov Jatim jamin, harga harga di Jatim terutama Sembako tidak akan terpengaruh oleh peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo. Penegasan tersebut disampaikan asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim

DR.H.Fattah Yasin usai memberangkatkan pelepasan gerakan stabilisasi harga pangan di kantor Perum Bulog Subdivre Surabaya Utara Selasa (15/5) kemarin. “Pemprov bersama semua jajarannya serta semua pihak terkait lainnya seperti Kodam, Polda Armatim dan lain sebagainya sudah saling bahu membahu menjaga dan mengantisipasi akan terjadinya gejolak harga di Jatim,” katanya. Sebagai jaminan tidak akan adanya gejolak harga Bulog Divre Jatim kemarin telah melakukan Pelepasan Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) sesuai  instruksi Perum Bulog Pusat yang ditujukan sebagai upaya menjaga kestabilan harga  kebutuhan pokok.  Divre Bulog Jatim Muhammad Hasyim, yang ditemui disela sela acara mengungkapkan, GSHP ini dilaksanakan di 20 titik pasar tradisional, 179 outlet RPK, 5 BUMN,  20 lokasi depan gudang/Kantor Subdivre dan 23 lokasi lainnya dan event (pasar murah, pasar  rakyat, dan tempat keramaian lainnya yang memungkinkan kemudahan akses masyarakat). Rencana pelepasan armada GSHP pada hari ini ditujukan untuk 6 pasar di kota Surabaya  (Pasar Tambakrejo, Keputran, Genteng, Pucang Anom) dan pasar di Sidoarjo (Pasar Larangan dan Sukodono). n iib.ma

Diduga Terlibat Teroris, Densus Amankan Pasutri l Sambungan hal 1

kini sudah dilepas. Tak berselang lama kemudian, anggota Densus kembali mengankan pasangan pasutri Syamsul Arif alias Abu Umur (37) dan Wahyu Mega Wajayanti (40), pada Selasa (15/5), pukul 02.00 dini hari di Perumahan Banjararum Asri Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dalam penggrebekan itu, anak dari pasangan suami istri tersebut yang berinisial AD (14) tidak diamankan Anggota Densus, tapi kini masih dalam perlindungan Kepolisian Hal ini dibenarkan, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim Kombes Frans Ba­rung Mangera, Selasa (15/5), saat dihubungi melalui telepon selulernya, jika pada Selasa pagi ada penggrebekan yang dilakukan Densus 88 di wilayah Kabupaten Malang. Dan saat ini, suami istri yang diamankan Anggota Densus 88 masih dalam pemeriksaan. “Kami belum bisa memberikan keterangan, apakah suami istri tersebut terkait ledekan bom di Surabaya atau tidak,” tegasnya. Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung membenarkan kalau anggota Densus melakukan penggerebekan di Perumahan Banjararum Asri, di Singosari dan mengamankan pasutri, “Sesuai Kartu Keluarga (KK), lanjut dia, AD bersama ibunya bertempat tinggal di kawasan Klojen, Kota Malang sebelum pindah rumah atau ngontrak di kawasan Singosari. Saat penangkapan, AD tidak ikut dibawa atau diamankan Tim Densus 88 Anti Teror. Dan untuk detailnya silakan rekan-rekan wartawan mengkonfirmasi ke Polda Jatim atau pun ke Mabes Polri,” pintahnya. Ditempat terpisah, salah satu tetangga terduga teroris yang satu perumahan di Banjararum Asri, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang Fatmawati mengatakan, satu keluarga yang terdiri bapak, ibu, dan anak sudah dua bulan menempati rumah yang telah mereka kontrak. Sedangkan selama dua bulan mengontrak di perumahan ini, merela tidak pernah berkomunikasi dengan tetangga. “Bahkan, untuk belanja saja, istrinya tidak keluar rumah, tapi hanya melalui jendela rumah,” jelasnya. Menurutnya, tetangga kanan kiri juga tidak tahu nama pengontrak rumah tersebut, tahu-tahunya terjadi penggrebekan yang dilakukan oleh Polisi, pada Selasa pagi. Dan dirinya saat terjadi penggrebakan tidak berani keluar rumah. Dan saat itu hanya terdengar pintu rumah mereka didobrak. Namun, dalam pengakapan itu tidak terdengan suara tembakan, hanya terdapat belasan Polisi di depan rumah. n cyn.   

Kapolda : Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Didoktrin Video Radikal l Sambungan hal 1

di Mapolda Jatim, Selasa (15/5). Kapolda menjelaskan, orang tua mereka atau pelaku teror mengajari anaknya untuk menjawab “home schooling” ketika ditanya masyarakat. Tidak disekolahkannya mereka, lanjut Machfud, agar dapat didoktrin dengan video-video radikal dan tidak berinteraksi dengan masyarakat lain. “Baik yang Ais (anak pelaku bom di Mapolrestabes Surabaya) dan di Sidoarjo itu tidak sekolah. Ini sama, karena satu guru yang pengajiannya sama dalam satu minggu. Ada keterkaitan,” jelasnya. Machfud mengungkapkan, kondisi anakanak itu sudah membaik. Yang tiga sudah bisa berinteraksi tinggal satu yakni anak yang terlempar dalam peristiwa bom di Polrestabes Surabaya yang masih dalam pengaruh obat bius.  “Kami akan berikan pendampingan untuk anak-anak pelaku. Pandampingan itu bisa dari Polwan dan psikolog. Setelah itu akan diserahkan kepada keluarga. Dengan catatan mereka harus bertanggungjawab karena orang tua mereka sudah meninggal,” ujarnya. Sementara saat ditanya, apakah Ais, anak pelaku yang dalam peristiwa bom di Polrestabes Surabaya itu membawa bom atau tidak, Machfud menyatakan anak itu tidak membawa bom. Sebab, jika membawa bom, bisa dipastikan anggota polisi yang menolong akan terkena bom juga. Secara umum, jaringan yang melakukan aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo sudah terbaca. Pihaknya sudah melakukan beberapa penangkapan. Pada Senin (14/5) saja, tim dari Mabes Polri dan juga Polda Jatim melakukan tujuh penindakan. Pihaknyapun meminta masyarakat untuk mendoakan Polri dan aparat penegak hukum agar dapat menangkap secepatnya jaringan teroris ini. “Pelayanan publik sudah berjalan biasa. Tidak siaga 1, tapi pengamanan ditingkatkan. Masyarakat bisa beraktivitas normal. Toko dan mal sudah berjalan seperti biasa. Ini yang diharapkan. Kami waspada dan mohon doa untuk bekerja dan menyelasaikan ini dengan tepat,” pungkasnya. n bed

Selalu Ikut Siskamling, Ketua RT Tak Menyangka Warganya Pelaku Bom l Sambungan hal 1

yang aneh,” ungkapnya. Meski kampungnya terkesan sepi dan jauh dari kantor Polisi, Suwito selalu menekankan penjagaan kampung atau siskamling bergiliran bagi warganya. Nah, meski keluarga Tri Murtiono terkesan tertutup. Tapi untuk kegiatan siskamling, Suwito mengaku jika Tri Murtiono turut dalam giliran siskamling di kampung. “Mereka tidak pernah mengikuti

kegiatan kampung, baik arisan maupun kerja bakti. Namun jika ada rolling penjagaan kampung (siskamling) di pos depan rumah terduga, sang suami turut ikut menjaga,” jelasnya. Keluarga Tri Murtiono, sambung Suwito, baru tinggal di rumah kontrak­ annya selama kurang lebih empat bulan. Apakah selama tinggal di rumah kontrakannya pernah mengundang banyak orang untuk acara pengajian atau lainnya ?, Suwito mengatakan tidak pernah sama sekali.

“Setahu saya justru sering keluar rumah. Biasanya keluar rumah sebelum magrib dan pulangnya saya tidak tahu. Selain itu juga tidak pernah ke musholla untuk salat berjamaah. Padahal rumahnya dekat dengan musholla,” bebernya. Hal sama juga dikatakan tetangga lainnya, Suprianto. Ia mengatakan tidak ada yang mencurigakan dari sosok Tri Murtiono ini. Bahkan dirinya juga tidak menyangka tetangga dekatnya merupakan pelaku bom bunuh diri

di Mapolrestabes Surabaya. “Orangnya biasa saja. Kalau ketemu atau berpapasan di jalan, ya saling menyapa,” ucap Suprianto. Bahkan, ia mengaku pernah mengetahui jika Tri Murtiono turut dalam siskamling yang didadakan di kampungnya. “Ya tidak menyangka saja sebagai tetangga dekatnya. Selama ini orangnya ya seperti pada umumnya orang. Jadi benar-benar kaget melihat salah satu warga sini ada yang jadi pelaku bom bunuh diri,” imbuhnya. n


P I L G U B J A T I M 2018

MENUJU Masa Kampanye

Rabu Legi, 16 MEI 2018

15 Februari 2018 - 23 Juni 2018

GRAHADI

Kampanye Melalui Media Massa, Cetak dan Elektronik 10 Juni 2018 - 23 Juni 2018

Masa Tenang dan Pembersihan Alat Peraga

Pemungutan Suara 27 Juni 2018

24 Juni 2018 - 26 Juni 2018

Halaman 12

Debat Pilgub Ketiga Kemungkinan Dipindah Dampak Aksi Teror di Surabaya Lamongan,Bhirawa Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur-- Gogot Cahyo Baskoro mengaku jika efek dari aksi teroris yang melanda Surabaya membuat tahapan Pilgub Jatim, tepatnya di debat kandidat ketiga nantinya di pastikan bakal berganti tempat.

Hartono/Bhirawa

Calon Gubernur Jawa Timur nomor 2, H Saifullah Yusuf yang biasa disapa Gus Ipul saat memberikan sambutan Konsolidasi Kader NU Blitar Raya di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Mantenan Udanawu Kabupaten Blitar, Selasa (15/5) kemarin.

Gus Ipul Bersama Kader Nahdliyin Serukan Jatim Aman

Kabupaten Blitar, Bhirawa Kegiatan Konsolidasi Kader Nahdliyin Blitar Raya dihadiri Calon Gubernur Jawa Timur nomor 2, H Saifullah Yusuf yang biasa disapa Gus Ipul di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Mantenan Udanawu Kabupaten Blitar, Selasa (15/5) kemarin. Gus Ipul berharap kepada seluruh Kader NU se-Blitar Raya untuk tetap menjaga tradisi di daerah masing-masing utamanya perekonomian keluarga, dimana Gus Ipul berjanji akan meningkatkan infrastruktur jalan untuk membantu meningkatkan perekonomian di Jawa Timur seperti di wilayah Blitar dan sekitarnya dengan adannya akses jalan tol Tulungagung Kediri dan Nganjuk yang saat ini sudah ada antara Nganjuk ke Surabaya cukup ditempuh 2,5 jam dari Blitar ke Surabaya. “Perekonomian keluarga sangat penting, sehingga akses jalan juga sangat penting

untuk mendukung perekonomian rakyat Jawa Timur,” kata Gus Ipul. Sedangkan menanggapi bereaksi aksi terorisme dengan rentetan teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, Gus Ipul mengatakan ulama perlu turun tangan untuk meluruskan pemahanan agama yang saat ini semakin jauh dari ajaran yang sebenarnya. “Ini adalah musibah besar yang harus kita atasi bersama-sama. Aparatnya bekerja, didukung masyarakat. Ulama dan kiai juga harus turun untuk meluruskan pemahaman-pemahaman agama yang semakin jauh dari kebenaran,” ujarnya. Bahkan untuk memberantas dan mengatasi terorisme, menurutnya harus dimulai dengan upaya pencegahan dini agar paham radikalisme tak semakin berkembang. Hal inilah yang sejak dulu dilakukan ulama dan kiai melalui pendidikan di pesantren dan madrasah diniyah (madin), dimana

pendidikan di Madin akan memberikan pemahaman agama secara utuh termasuk mencintai bangsa dan negara yang semua bersinergi dan tak bisa dipisahkan. “Dahulu kiai dan ulama selalu menitipkan program penguatan Madin, bahkan saat ini kembali menjadi salah satu program unggulan saya dan Mbak Puti. Insyaallah jika terpilih program ini akan kita jalankan sebaik-baiknya,” jelasnya. Sementara dalam kegiatan tersebut tampak hadir, Mutasyar PC NU Kabupaten Blitar, KH Imam Sugrowardi, Rois Syuriah PC NU Kabupaten Blitar, KH Ardani, Rois Syuriah PC NU Kota Blitar, KH Abdil Karim Muhaimin, Ketua DPC. PKB Kabupaten Blitar, Abdul Munib, SIP beserta jajaranya serta lebih dari 3.000 Santri dan kader NU Blitar Raya yang berkumpul di Ponpes Mambaul Hikam yang diasuh Gus Diya’udin yang kemudian rombongan langsung bertolak ke Tulungagung bertemu Gapoktan dan LMDH serta Kader NU seKabupaten Tulungagung.  htn/bad

Di Blitar, Para Kiai Thoriqoh Doakan Gus Ipul

Blitar, Bhirawa Para Kiai, Bu Nyai serta jemaah thoriqoh se-Kabupaten dan Kota Blitar berkumpul dan kompak memberikan dukungan bagi pasangan calon gubernur Jatim nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti). Dukungan ini mereka berikan di sela-sela dzikir toriqoh Naqsabandiyah Alkholidiyah di pesantren Mambaul Hikam, Udanawu, Blitar Selasa (15/5). “Seluruh Kiai, para Badali (koordinator thoriqoh) kecamatan mari kita doakan dengan khusyuk agar Gus Ipul jadi gubernur Jawa Timur,” kata KH Ahmad Diya’uddin Zamzami, pengasuh pesantren Mambaul Ulum sekaligus mursyid Thoriqoh Naqsabandiyah ketika memimpin doa dari atas panggung. Usai berdoa di atas panggung yang diamini ribuan jemaah thoriqoh dan warga Blitar, KH Diya’uddin lantas mengajak Gus Ipul ziarah ke makam ayah dan kakeknya yang ada di belakang masjid pesantren. Dari makam, doa bersama yang dilakukan para Badali Thoriqoh lantas dilanjutkan di dalam masjid yang didahului dengan sholat duhur. “Saya memimpin untuk mendukung Gus Ipul jadi gubernur, ini bukan hanya karena Gus Ipul, tapi semata

Gus Ipul menyalami KH Ahmad Diya’uddin Zamzami, pengasuh pesantren Mambaul Ulum.

untuk menjalankan perintah para Kiai sepuh se Jawa Timur,” kata dia. Sementara itu dalam kesempatan ini, Gus Ipul menyebut komitmennya untuk mengembangkan potensi kawasan selatan. Blitar yang juga masuk wilayah kawasan ini diharapkan dapat tumbuh optimal selaras dengan program pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti.

“Pantai selatan harus digenjot. Pembangunan harus berimbang antara selatan dan utara. Sehingga, komitmen ‘Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur’ benar-benar bisa diwujudkan,” kata Gus Ipul. Saat ini, satu di antara masalah ketimpangan di Jawa Timur menurut Gus Ipul disebabkan masih belum meratanya pembangunan. Utamanya, pembangunan di pesisir selatan dan utara.

Pasalnya, kondisi kota Surabaya yang tidak aman, membuat KPU Jatim besar kemungkinan memindahkan tempat lokasi debat demi keamanan proses Pilgub Jatim 2018. “Kemarin siang kita rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Termasuk dalam hal ini Polda dan Polrestabes Surabaya bersama tim kampanye, pihak televisi dan penyelenggara debat.Memang ada masukan yang disampaikan oleh Polda, agar KPU memikirkan alternatif penggantian tempat atau lokasi untuk debat publik pilgub Jatim yang ketiga,” kata Gogot saat menghadiri sosialisasi Pemilu di Grand Hotel Mahkota Lamongan,Selasa(15/5). Gogot menjelaskan,Salah satu yang menjadi alasan adalah perkembangan situasi yang sekarang ini terjadi, dimana lokasi debat terlalu dekat dengan jalan raya, sehingga polisi menyarankan agar kita mengganti tempat pelaksanaan debat ke tiga. “Sampai saat ini memang prinsipnya kita mengikuti apa yang jadi saran atau masukan dari pihak kepolisian, mengingat mereka yang tahu betul bagaimana situasi di lapangan,” jelas Gogot. Meskipun begitu ,lanjut dia, ini sifatnya tidak memaksa, hanya arahan.Namun kami masih mencari alternatif tempat yang memang memungkinkan, karena ini disiarkan secara nasional, kita juga perlu gedung yang spesifikasinya memang sesuai dengan teman-teman televisi yang menyelenggarakan debat yang ke tiga. Seperti misalnya,ketinggian gedung minimal 9 meter ruangnya, kemudian ada lokasi untuk penempatan satelit dan seterusnya, itu masih kita fikirkan. “Kalau pindah dari Surabaya, nanti kita bahas ya memungkinkan saja.Tetapi mungkin tidak terlalu jauh. Karena memang ketika kita pindah dari surabaya cost yang dikeluarkan oleh TV pe-

Apabila Gus Ipul terpilih sebagai gubernur mendatang, pihaknya telah menyiapkan “Tebar Jala” yang merupakan kepanjangan dari Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan. Satu di antara program yang tercantum di dalam visi pembangunan ini adalah membangun kawasan penyangga agropolitan dan wisata dari Ngawi hingga Banyuwangi. “Kalau infrastrukturnya sudah jadi, maka pesisir selatan akan maju pesat. Terutama di sektor pariwisata. Utamanya yang berbasis agropolitan,” kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. Blitar yang juga memiliki banyak pesantren diharapkan segera menyiapkan diri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. “Infrastrukturnya maju, wisatanya maju, pengembangan SDM juga maju. Salah satu caranya adalah bekerjasama dengan pesantren,” kata salah satu Ketua PBNU ini. “Ini adalah salah satu komitmen kami untuk patuh kiai. Kiai berpesan agar pembangunan merata dan bisa dinikmati bersama. Sehingga, mari ikuti instruksi kiai, Insya Allah, kita wujudkan kesejahteraan yang merata,” kata keponakan KH Abdurrahman Wahid ini.  iib

Alimun Hakim/Bhirawa

Gogot Cahyo Baskoro memaparkan soal persiapan debat Pilgub Jatim ketiga yang kemungkinan di pindah.

nyelenggara debat itu tentu akan lebih tinggi.Mengingat memang kita ini mendapatkan fasilitas penyiaran gratis cuma-cuma untuk penyiaran debat itu, mulai dari debat pertama sampai debat ketiga, semua TV nasional maupun lokal, regional menyiarkan secara free cuma-Cuma,” kata Gogot. Dirinya tidak menampik jika pilihanya harus pindah ke kota lain dan mendapat persetujuan dari semua pihak maka tetap kita jalankan. “Kalau memang mereka bersedia tidak menutup kemungkinan bisa seperti itu dan memang kami mengakui sejak terjadinya bom di Surabaya kemarin, pihak kepolisian memperketat pengamanan termasuk di KPU Jawa Timur, gerbang yang biasa terbuka sekarang tertutup, tamu yang mau masuk di buka. Kami tidak ada masalah jika harus pindah, kita menyerahkan sepenuhnya untuk prosedure dan teknis pengamanan ke temanteman kepolisian,”aku Gogot. Dirinya juga berharap,kita berharap situasi yang terjadi sekarang ini tidak sampai mengganggu tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur .Kedua tim kampanye menyerahkan sepenuhnya ke KPU Jawa Timur,” pungkasnya.  mb9

Bulan Ramadan, Gus Ipul-Puti Bakal Tadarus Bersama Surabaya, Bhirawa Jelang memasuki bulan Suci Ramadan, masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur terus berjalan. Seperti pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Guntur Soekarno Tetap menyapa warga masyarakat di Jawa Timur. Hal ini disampaikan Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi saat mendampingi calon wakil gubernur (Cawagub) Puti Guntur Soekarno menemui warga Kabupaten Madiun, beberapa hari lalu. Menurutnya, intensitas kampanye Gus Ipul-Puti tidak berkurang sedikit pun. “Intensitasnya saat bulan puasa, Gus Ipul dan Mbak Puti tidak akan menurun (kampanye, red). Bahkan, akan kami tingkatkan dengan menyesuaikan dengan kondisi saat itu,” katanya. Menurut Kusnadi, mulai dari salat tarawih dan tadarus bersama telah dipersiapkan. Selain itu, lanjut dia, kegiatan Ngabuburit bersama juga bakal digelar di semua titik di Jawa Timur. “Nanti, kami juga ngabuburit bersama. Karena trennya masyarakat sekarang ini melakukan ngabuburit bersama dan sahur bersama,” jelasnya.  geh

Bertemu Buruh Migran, Emil Disebut Pemimpin Peduli Masa Depan Buruh CAWAGUB Jawa Timur nomor urut 1, Emil Elestianto Dardak, disebut sebagai pemimpin yang peduli terhadap masa depan buruh migran ketika berkunjung ke Hong Kong, Selasa (15/05). Tidak sendiri Emil didampingi sang Istri, Arumi Bachsin. Tiba di Victoria Park, Emil dan Arumi langsung menjadi magnet ribuan buruh migran yang berkumpul. Bak bertemu saudara, Emil dan Arumi langsung dikerubungi untuk diminta berswa foto dan bersalaman. Kehebohan juga terlihat ketika Emil Dardak dan Arumi Bachsin disambut oleh tarian Reog Ponorogo. Di Victoria Park, Emil Dardak dan istrinya berbaur bersama berbagi komunitas buruh migran mulai dari Bara JP Hong Kong, ICB (Info Cegatan Blitar), ICWP (Info Cegatan Wilayah Ponorogo), Biola UB, Pagar Nusa, Singo Witono,

dan Majelis Victoria. Disana Emil Dardak juga mendapatkan banyak masukan dan keluh kesah dari para buruh migran selama bekerja di Hong Kong. Tak lupa para buruh migran juga mendoakan agar Emil dan Cagub Khofifah Indar Parawansa menang di Pilgub Jawa Timur. “Kami semua sangatlah senang atas kedatangan Mas Emil, yang mana memang beliau datang untuk kami para buruh migran. Beliau sangat ramah dan santun bahkan telaten mendengarkan curhatan dari kami. Beliau sosok pemimpin yang peduli masa depan buruh migran,” kata Yuli seorang buruh migran asal Ponorogo dan aktif di ICWP (Info Cegatan Wilayah

Ponorogo)

Yuli juga menilai bahwa sosok Emil Dardak adalah pemimpin yang sangat paham tentang kebutuhan buruh migran. Paparan Emil Dardak tentang persoalan buruh migran mulai dari rumah tangga, lapangan pekerjaan, koperasi BMI, hingga asrama pendidikan khusus anak-anak BMI yang ditinggalkan menurutnya cukup menjawab keluh kesah buruh migran selama ini. “Melihat paparan Pak Emil dan menyapa langsung temen-temen, kami berharap sekali beliau dan Ibu Khofifah bisa memimpin Jawa Timur. Beliau harapan kami semua,” harapnya. Harapan serupa juga diungkapkan Ina Arini seorang buruh migran dari Komunitas

SEGORO (Semangat Gotong Royong). Ia berharap KhofifahEmil bisa memimpin Jatim. Bahkan ia akan menelpon keluarganya yang ada di Indonesia untuk memilih Khofifah-Emil pada saat pencoblosan. “Meski kami ada di Hong Kong kami juga akan membantu Khofifah-Emil dengan cara menelpon keluarga kami di Jawa Timur. Bahkan akan kami bantu kampanye di media sosial,” tegasnya. Sementara itu Bupati Trenggalek non aktif ini mengatakan bahwa aspirasi buruh migran akan menjadi masukannya untuk memperjuangkan nasib para buruh migran Jawa Timur saat kembali ke daerah asal mereka. Salah satunya dengan program UMKM agar para buruh migran bisa langsung bekerja saat pulang.  cty

Emil Elestianto Dardak didampingi sang Istri, Arumi Bachsin menjadi magnet ribuan buruh migran yang berkumpul ketika berkunjung ke Hong Kong.

Binder16mei18  
Binder16mei18  
Advertisement