Page 1

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2006

Untuk itu kami terus menggenjot budidaya kopi Arabika karena potensi pasar internasional sangat tinggi, tapi bukan berarti produksi Robusta kita abaikan karena permintaan lokal kita masih Robusta,”

HARIAN IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 5

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Kepala Disbun Jatim, Ir Karyadi MM

Jumat Wage, 15 MARET 2019

http://www.harianbhirawa.co.id

AGENDA HARI INI

15 MARET 2019

- Gubernur Khofifah Indar Parawansa Di Ruang Kerja

- Wagub Emil Elestianto Dardak Menghadiri Kegiatan Kemenpan RB di Bali

- Sekdaprov Heru Tjahjono Di Ruang Kerja

Ket : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

Lima Tahun, Angka Kemiskinan Ditarget Turun Empat Persen Gubernur Teken Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD

Honorer dan Perangkat Desa Tak Gajian

Wali Kota Batu Tegur Kepala OPD Batu,Bhirawa Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menegur dan mengingatkan para Kepala OPD-nya untuk memperbaiki komunikasi antar dinas. Hal ini berkaitan dengan tersendatnya pencairan anggaran program OPD termasuk pencairan DD dan ADD. Akibatnya, memasuki bulan ketiga ini para Pegawai Honorer Pemkot dan Perangkat Desa belum menerima bayaran. Teguran ini disampaikan wali kota saat membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019 yang dilaksanakan di Hotel Senyum World Kota Batu, Kamis (14/3). Selain dihadiri

 ke halaman 11

trie diana/bhirawa

Pemprov, Bhirawa Komitmen Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam menekan angka kemiskinan semakin tegas. Dalam tempo lima tahun ini, Khofifah bertekad akan mengurangi angka kemiskinan, khususnya di wilayah pedesaan hingga empat persen.

Komitmen tersebut dikuatkan Gubernur Jatim Khofifah bersama pimpinan DPRD JAtim dalam nota kesepakatan terhadap rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jatim 2019-2024, Kamis (14/3). Selain penurunan angka kemiskinan,

Gubernur Khofifah juga akan fokus dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim. Gubernur Khofifah menegaskan bahwa RPJMD tahun 2019-2024 ini fokus pada penu-

 ke halaman 11

Wali Kota Surabaya Dr Ir Tri Rismaharini MT didampingi beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah melakukan sidak pengecekan beberapa rumah pompa di Surabaya dan juga melihat perkembangan pembangunan beberapa bozem di Surabaya yang baru dibangun, Kamis (14/3).

 ke halaman 11

Apresiasi Pasar Ber-SNI PENGHARGAAN yang berhasil diterima Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo, dari Menteri Perdagangan RI terkait Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI) diapresiasi Kepala Bakorwil V Jember T j a h j o Widodo SH MHum. “Saya juga patut mengucapkan selamat

kepada Pemkab Situbondo atas penghargaan yang diberikan kepada Disperdagin Situbondo dari Menteri Perdagangan terkait Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI),” ujar Tjahjo, disela acara kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2020, di Pemkab Situbondo, Kamis (14/3). Tjahjo mengatakan, keberhasilan pasar ber-SNI dicapai oleh Pasar K a -

 ke halaman 11 R Tjahjo Widodo SH MHum

Sentil.. 

PWNU Jatim Ingatkan Netralitas Organisasi - Arahnya sudah jelas kok

Bupati Ponorogo Imbau Masyarakat Jangan Percaya Doktrin Kiamat

RSUD Jombang Siapkan Ruang untuk Caleg Depresi

- Gak usah ribut, kiamat pasti datang - Langsung pesan tempat sekarang

Gubernur Jatim Khofifah Menandatangani Nota Kesepakatan Terhadap RPJMD Provinsi Jatim Tahun 2019-2024 disaksikan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Ketua DPRD Abdul Halim Iskandar dan Wakil Ketua DPRD Jatim Kusnadi.

Baru Sebulan Diresmikan Menpan

Antrian Pelayanan di MPP Sidoarjo Dikeluhkan

Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Tambah Kapasitas Pompa Air Surabaya, Bhirawa Pemkot Surabaya terus menambah kapasitas pompa air di beberapa titik untuk mencegah banjir. Penambahan kapasitas pompa air ini direalisasi sepanjang 2019 ini. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut, beberapa program pematusan ini meliputi penambahan pompa di Bozem Wonorejo yang bisa menampung aliran air hujan di kawasan Penjaringan Sari, Rungkut, Pandugo, sampai Perum Pondok Nirwana. Rencananya, pompa air di Bozem Wonorejo ini akan ditambah kapasitasnya menjadi lima meter kubik. Selain di Bozem Wonorejo, ada beberapa pe-

Humas pemprov jatim

humas pemrpov jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi (PK) 2019-2020 di Istana Negara.

Sidoarjo, Bhirawa Bagian Organisasi Pemkab Sidoarjo sebagai koordinator pelayanan publik di Kab Sidoarjo, telah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sistim pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo yang diresmikan oleh Menpan RB, M. Syafrudin, pada 29 Januari 2019 lalu.

 ke halaman 11

Wujudkan Pelayanan Publik Terbaik, Pemprov Gandeng KPK Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan pelayanan publik terbaik di Jatim. Untuk mewujudkan itu, dirinya menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya

Korsup Pencegahan Korupsi untuk melakukan pendampingan terhadap program-program strategis di Pemprov Jatim. Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah usai menghadiri Penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi (PK) 2019-

2020 dan Pelaporan Pelaksanaan Stranas PK kepada Presiden di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/3) sore. Gubernur Khofifah mengatakan, pendampingan yang di-

 ke halaman 11

RSUD Jombang Siapkan Ruang untuk Caleg Depresi Jombang, Bhirawa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang sudah menyiapkan ruang Ruangan pelayanan kejiwaan bagi para Calon Legislatif (Caleg) depresi akibat gagal menjadi anggota legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg). Pantauan di lapangan, ruangan pelayanan kejiwaan yang ada

di Paviliun Mawar, RSUD Jombang tersebut merupakan sebuah ruangan berukuran kurang lebih 4x3 meter berisi dua tempat tidur pasien. Di dalam ruangan ini terdapat pula satu buah kamar mandi lengkap dengan toilet. Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran mengatakan, sebagai rumah sakit rujukan regional Jatim bagian tengah,

RSUD Jombang diwajibkan memberikan pelayanan kejiwaan, baik rawat jalan maupun rawat inap dan sudah memiliki tenaga ahli kejiwaan yang dibantu seorang psikolog klinis untuk memberikan pelayanan kejiwaan secara maksimal.

 ke halaman 11

alikus/bhirawa.

Kabag Organisasi Pemkab Sidoarjo Drs Ahadi Yusuf MSi, mengumpulkan pengelola dan OPD yang punya stan layanan di MPP Sidoarjo.

Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Pasca Bencana Tulungagung, Bhirawa Pemkab Tulungagung akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur pasca bencana alam yang melanda Tulungagung beberapa waktu lalu. Selain juga di bidang pendidikan dan kesehatan. Demikian diungkapkan Plt Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM, seusai

 ke halaman 11

Cerita Nestapa Nenek Tulang Punggung Keluarga

Menanggung Biaya Hidup Tujuh Orang, Cari Nafkah Sebagai Tukang Pijat Nasib seseorang tak bisa ditebak, kadang senang dan bahagia serta sebaliknya dirundung kesusahan dan penderitaan. Termasuk peruntungan hidup yang dialami Enja, seorang wanita berusia 72 tahun yang harus menanggung hidup tujuh orang sendirian. Enja yang kini bertempat tinggal di Dusun Karang Makmur, Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo hanya menggantungkan hidupnya sebagai seorang tukang pijat. Sawawi, Kab Situbondo Sore itu, mendung bergelayut di Desa Panji Kidul. Meski tidak hujan cuacanya membuat orang ingin rebahan. Disisi pojok Dusun Karang Makmur, Desa Panji Kidul ada sebuah rumah berdinding bambu serta berlantaikan tanah, hidup seorang nenek bernama Enja. Di dalam keluarga Enja ini, ada tujuh orang yang semuanya ditanggung oleh nenek cekatan tersebut. “Sebagian kerabat saya tidak bisa membantu kerja karena kedapatan cacat permanen

dibagian tubuhnya,” ujar Enja, dengan nada suara lirih. Enja mengaku sebagai satu-satunya orang yang bisa menghasilkan uang dari kedelapan anggota keluarga itu. Seharihari, dia mengaku hanya bekerja sebagai tukang pijat. Mulai pagi hingga malam ada saja yang datang untuk meminta pijat. Meski cuaca hujan ada saja yang

 ke halaman 11

sawawi/bhirawa

Enja (kanan) saat bersama putera tunggalnya yang cacat (kiri). Hingga kini Enja menjadi tulang punggung di dalam keluarganya.


SURABAYA

2

Jumat Wage 15 MARET 2019

PELAYANAN PUBLIK - KESEHATAN - HUKUM

47 ASN Seleksi Kenaikan Pangkat Lewat PI dan Ujian Dinas Surabaya, Bhirawa Sebanyak 47 ASN (Aparatur Sipil Negara) jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jatim mengikuti seleksi kenaikan pangkat. Bertempat di lab komputer dan aula Kantor BKN Regional II Surabaya, Kamis (14/3), puluhan ASN mengikuti ujian Penyesuaian Ijazah (PI) dan ujian dinas. Seleksi kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kadiv Administrasi (Kadivmin) Kanwil Kemenkumham Jatim Haris Sukamto. Selain itu, seleksi juga dihadiri Kabag Umum Dewi Atmi Listyorini , Kasubag Kepegawaian Adi Priambodo. Sedangkan dari BKN Regional II diwakili Kabid Informasi Kepegawaian Dwi Bhakti Guntoro. Kadivmin Kanwil Kemenkumham Jatim Haris Sukamto mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan prestasi kinerja dan pengabdian seorang ASN kepada negara. Selain itu, kenaikan pangkat juga merupakan penghargaan yang diberikan oleh pejabat berwenang. Sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan dan berdasarkan pertimbangan. “Selain melalui ujian ini, kami

abed nego/bhirawa

Puluhan ASN jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim mengikuti seleksi kenaikan pangkat di lab komputer dan aula Kantor BKN Regional II Surabaya, Kamis (14/3). juga memantau secara rutin dari bagaimana integritas dan moHaris menjelaskan, bukan diperlukan. Namun, integritas beberapa laporan. Yaitu terkait ralitas ASN,” kata Haris. hanya kepandaian saja yang dan moralitaslah yang utama.

Juga perubahan mindset (pola pikir) harus didukung dan dilaksanakan. Menurutnya, integritas tidak hanya diukur dari kejujuran dan kepatuhan. Tetapi juga kemampuan bekerjasama dan pengabdian kepada masyarkat. “Semoga yang mengikuti ujian ini lulus semua dan layak untuk mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat,” harapnya. Sementara itu, Kabag Umum Dewi Atmi Listyorini selaku ketua panitia menambahkan, dari 47 peserta yang ikut terdiri dari 18 peserta melalui penyesuaian ijazah S1. Sebanyak sembilan peserta melalui penyesuaian ijazah S2. Dan 20 peserta melalui Ujian Dinas Tingkat I. “Pada tahun ini, tidak ada peserta melalui ujian dinas Tingkat II,” tambahnya. Kabid Informasi Kepegawaian BKN Regional II Surabaya Dwi Bhakti Guntoro mengaku bahwa BKN selalu berupaya memfasilitasi ujian dinas maupun ujian penyesuaian. Sebab, hal tersebut diamanatkan dalam UndangUndang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. “Setiap ada permohonan untuk fasilitas ujian dinas maupun ujian penyesuaian, pasti kami laksanakan karena itu tupoksi Q bed kami,” pungkasnya.Q

Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Wali Kota Surabaya terhadap PT Maspion PN Surabaya, Bhirawa Gugatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terhadap PT Maspion terkait sengketa tanah Jl Pemuda Nomor 17 Surabaya memasuki babak akhir. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya R Anton Widyopriono dalam putusan, Kamis (14/ 3) menyatakan bahwa PT Maspion telah melakukan perbuatan melawan hukum karena tidak kunjung mengembalikan tanah seluas 2.143 meter persegi tersebut. Dalam perjanjian antara Pemkot Surabaya dengan PT Maspion disepakati bahwa PT Maspion berhak memanfaatkan tanah itu selama 20 tahun. Itu setelah Pemkot Surabaya mengeluarkan Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) pada 1996 lalu. Perjanjian itu berakhir pada 15 Januari 2016 lalu. Majelis Hakim R Anton dalam putusannya berpendapat bahwa Maspion telah melakukan perbuatan melawan hukum karena tidak kunjung menyerahkan tanah tersebut ke Pemkot Surabaya. Lanjut Hakim Anton, Pemkot Surabaya sudah benar menolak permohonan Maspion, karena permohonan perpanjangan selambatnya diajukan dua tahun sebelum masanya habis. Maspion baru mengajukan empat bulan sebelum masa HGB habis. Maspion diminta untuk segera hengkang dari tanah tersebut. “Menghukum tergugat atau pihak

Jembatan Suramadu Ditutup 6 Jam, Polda Siapkan 4 Kapal Gratis

abed nego/bhirawa

Pengacara Yudho Wicaksono saat mendengarkan putusan Majelis Hakim atas gugatan Wali Kota Surabaya ke PT Maspion, Kamis (14/3). ketiga yang menerima hak dari Maspion selalu membayarnya dan kami putuskan banding atau titergugat untuk mengosongkan dan hasilnya masuk ke kas negara. dak,” ujar Era usai sidang. menyerahkan tanah objek sengketa Maspion memiliki kesempatan Sementara itu, pengacara Wali kepada penggugat. Bila perlu mengdua pekan setelah sidang putusan ini Kota Surabaya Yudho Wicaksono gunakan aset negara selambatuntuk mengajukan banding atau menyambut baik putusan hakim lambatnya tujuh hari sejak putusan tidak. Namun, pengacara Maspion, tersebut. Dia menyatakan bahwa ini berkekuatan hukum tetap,” kata Era Destriana yang hadir dalam Maspion sudah melakukan perHakim Anton saat membacakan sidang tersebut menolak berkomenbuatan melawan hukum. Menurut amar putusan di PN Surabaya. tar. Dia menyatakan masih akan dia, sertifikat HGB sudah beNamun, Majelis Hakim juga berkoordinasi dulu untuk memutusrakhir tapi sampai sekarang menolak sebagian gugatan Pemkot kan apakah akan banding atau tidak. tanah belum diserahkan. Surabaya. Antara lain yang me“Nanti kami akan komunikasi“Kami akan tunggu selama 14 hari minta Maspion membayar ganti kan dulu dengan tim dan klien ini apakah lawan banding atau rugi materiil Rp 2,1 miliar dan dahulu. Kami juga masih belum tidak. Nanti kami akan minta baikimmateriil Rp 100 miliar. Tuntutan terima salinan putusannya. Sebaik. Kalau tidak bisa diajak baikitu dianggap majelis kabur, karena telah kami terima nanti kami baik nanti akan kami eksekusi,” Q bed selama menyewa tanah tersebut, pelajari dulu baru nanti akan ucapnya.Q

Bandara Juanda Ketati Penggunaan Power Bank di Pesawat Surabaya, Bhirawa Insiden kebakaran kecil akibat penggunaan power bank di pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 327 tujuan Surabaya – Jakarta (Cengkareng) beberapa waktu lalu, membuat pihak Bandara Juanda mengetati penggunaan power bank dalam pesawat. PT Angkasa Pura I Juanda Surabaya kembali mempertegas imbauan agar penumpang tak mengisi daya ponsel menggunakan power bank dalam pesawat.

“Sebenarnya tak ada larangan. Namun lebih baik untuk tidak mengisi daya telepon genggam dalam pesawat. Agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan di dalam pesawat,” kata Communication & Legal Section Head Bandara Juanda Yuristo Ardhi Hanggoro, Kamis (14/3). Berdasar Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara No 15 Tahun 2018, power bank yang diizinkan untuk dibawa penumpang dalam pesawat adalah yang kapasitasnya tak lebih dari 20.000 mAh.

RAGAM INFO

Danlantamal V Terima Wajib Kunjung 30 Taruna AAL Surabaya, Bhirawa Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Edwin didampingi Ketua Korcab V Daerah Jalasenastri Armada ll Wenny Edwin menerima Wajib Kunjung 30 orang Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). Penerimaan Taruna AAL itu digelar di Rumah Jabatan Danlantamal V Jl Diponegoro No 15 Surabaya, Rabu (13/3) malam. Penerimaan Wajib Kunjung Taruna AAL ini, juga sekaligus menghadiri tasyakuran dalam rangka genap setahun Laksma Edwin menjabat sebagai Danlantamal V sejak 13 Maret 2018. Acara Wajib Kunjung dan Tasyakuran diawali dengan Salat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan sambutan Komandan Lantamal V sekaligus wejangan kepada 26 Taruna dan 4 orang Taruni AAL. “Selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Taruna dan Taruni AAL ke kediaman Danlantamal V. Semoga ini menjadi salah satu saran bagi kalian sebagai calon pemimpin bisa menimba pengalaman yang baik dari senior-senior Q bed kalian,” terangnya.Q

“Sedangkan di atas 20.000 mAh namun tidak lebih atau sama dengan 32.000 mAh dapat dibawa oleh penumpang setelah mendapat persetujuan dari pihak maskapai, dan diperbolehkan hanya dibawa maksimal dua unit saja per penumpang,” sambungnya. Sementara itu, untuk di atas 32.000 mAh atau yang dayanya tak dapat diidentifikasi, dilarang dibawa dalam pesawat. “Oleh karenanya saya meminta semua pihak untuk meningkatkan kesela-

matan penerbangan. Tidak hanya pihak otoritas bandara saja, namun juga partisipasi masyarakat, khususnya para penumpang,” tutup Yuristo. Sebelumnya, PT AP I Juanda mendapatkan kejadian power bank mengeluarkan asap di dalam kabin penumpang pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 327 dengan tujuan Surabaya – Cengkareng. Lebih lanjut Yuristo mengungkapkan jika jadwal penerbangan pesawat tersebut adalah pukul 19.35.

Tetapi ketika penumpang on board jam 19.40 , rupanya muncul kepulan asap dari dalam pesawat. Seketika itu juga petugas Airport Rescue and Fire Fighting langsung mengevakuasi para penumpang dan kru pesawat. Setelah diselidiki bersama teknisi dari Garuda Maintenance Facility (GMF) ternyata kepulan asap tersebut berasal dari power bank yang berada di tas kabin milik seorang penumpang yang duduk di Q bed, rac kursi 28 C.Q

Surabaya, Bhirawa Jelang pelaksanaan Millennial Road Safety Festival (MRSF) di Jembatan Suramadu 17 Maret nanti, Polda Jatim dan Satlantas Polres Bangkalan terus mematangkan persiapan. Ratusan personel bakal dikerahkan untuk mengamankan event akbar tersebut. Karena Suramadu ditutup sekitar enam jam mulai pukul 05.00 hingga 11.00, polisi pun merencanakan melakukan rekayasa lalu lintas. “Penutupan Jembatan Suramadu selama enam jam baik yang ke arah Surabaya-Madura dan sebaliknya,” kata Kabid Humas Polda Jatim Barung Mangera, Kamis (14/3). Akses menuju ke Surabaya dialihkan ke Pelabuhan Kamal. Pengalihan arus melalui Pelabuhan Kamal menggunakan 4 kapal dan gratis. Sebab, biaya ditanggung Polda Jatim. “Biaya penyeberangan disiapkan Polda Jatim, masyarakat tidak perlu bayar,” terangnya. Kadishub Jatim Fattah Jasin menambahkan ada rekayasa lalulintas pasca penutupan Jembatan Suramadu. Pertama di titik Jembatan Suramadu sisi Madura akan dialihkan ke penyeberangan di Kamal Bangkalan, sedangkan sisi Suramadu di Surabaya akan dialihkan ke penyeberangan di Ujung Tanjung Perak. “Ada 3 kapal yang akan beroperasi, satu kapal tambahan juga disiapkan,” katanya. Pihaknya hanya berharap ada pihak yang membantu menyediakan toilet portable dan pos kesehatan. “Toilet portable itu sangat dibutuhkan. Apalagi, saat terjadi kemacetan,” tandasnya Sementara Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan menjelaskan penutupan sementara Jembatan Suramadu juga telah diumumkan di berbagai media. Selain itu, polisi juga telah menyebarkan pemberitahuan melalui baliho serta flyer atau selebaran ke seluruh titik. “Kita sudah buat baliho dan sebar flyer setiap pagi ke seluruh wilayah di Kota Bangkalan. Bahkan, dibantu 17 polsek jajaran,” ucap Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Q bed Pa’ludin Tambunan.Q

trie diana/bhirawa

Jembatan Suramadu bakal ditutup selama 6 jam pada 17 Maret nanti, polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan meminta masyarakat yang akan bepergian di tanggal tersebut mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan.

Pemuda Muhammadiyah Terjunkan Tim Bantuan Hukum

Dampingi Persoalan Hukum Ustadz Supriyanto dan Imam Suherlan Surabaya, Bhirawa Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim merespon dugaan kampanye hitam dan hoaks yang terjadi Banyuwangi. Hal itu dilakukan dengan memberikan pendampingan bagi Ustadz Supriyanto dan Imam Suherlan yang kini sedang menghadapi proses hukum. Ketua PWPM Jatim Dikky Syadqomullah menuturkan, tindakan kedua pihak tersebut sama sekali tidak terkait baik oleh Muhammadiyah maupun Pemuda Muhammadiyah. Secara organisasi, tidak ada arahan maupun instruksi untuk melakukan kampanye memilih pasangan capres tertentu. Sehingga, tindakan tersebut sangat pribadi. Kendati demikian, PWPM Jatim tetap akan memberikan pendampingan kepada keduanya agar dapat melewati proses hukum dengan baik. “Kita telah menerjunkan kader kita untuk mengidentifikasi duduk perkara yang sebenarnya. Sekaligus mendampingi proses hukumnya sebagai pe-

adit hananta utama/bhirawa

Ketua PWPM Jatim Dikky Syadwomullah memberikan keterangan pers terkait dugaan kasus penyebaran hoaks di Banyuwangi yang melibatkan kader Pemuda Muhammadiyah setempat, Kamis (14/3). ngacara,” tutur Dikky saat formal. Menurutnya, PWPM Persoalan hukum, lanjut ditemui di Hotel Majapahit Jatim perlu melakukan ta- Dikky, yang terjadi di BanyuSurabaya, Kamis (14/3). bayun sebelum mengambil wangi menjadi pelajaran bagi Disinggung terkait status tindakan lain terkait status Pemuda Muhammadiyah ke Imam Suherlan yang masih Imam Suherlan. “Kita berha- depan. Bahwa di bawah otoaktif sebagai Ketua Pimpinan rap proses hukum itu ber- ritas negara hukum, Pemuda Cabang Pemuda Muhamma- jalan sesuai dengan relnya. Muhammadiyah harus memidiyah Kalibaru Banyuwangi, Tidak ada kepentingan mau- liki kesadaran lebih pada Dikky mengaku akan segera pun intervensi dari pihak bidang hukum. Karenanya, melakukan klarifikasi secara manapun,” tutur Dikky. PWPM Jatim ke depan akan

membentuk lembaga bantuan hukum yang akan diperkuat oleh kader-kader Pemuda Muhammadiyah di Jatim. Seperti diketahui, Ustadz Supriyanto diduga telah menyebarkan hoaks yang menyudutkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di hadapan ibu-ibu berkaos pasangan calon Prabowo-Sandi di Masjid Al-Ihsan Kecamatan Kalibaru Banyuwangi. Pada kesempatan itu, Supriyanto didampingi oleh Imam Suherlan yang juga Ketua PAN Kalibaru. Terpisah, tim pendamping hukum PWPM Jatim Edi Rudianto menuturkan, pihaknya telah bertemu kedua pihak terkait. Menurutnya, kasus ini menjadi heboh setelah viral di media sosial melalui rekaman video. Karena itu, dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik, pihak penyebar hoaks justru yang seharusnya berhadapan dengan kasus hukum. “Selama proses hukum ini tidak ada intervensi, kasus ini akan lebih mudah ditangani,” pungkas Edi.Q tam


SURABAYA

Jumat Wage 15 MARET 2019

3

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

Alih Fungsi Masjid Raudlatul Falah Jadi Lapangan Olahraga Disoal Surabaya, Bhirawa Sejumlah warga menyesalkan kebijakan Pemkot Surabaya yang akan mengalihfungsikan lahan seluas 1.046 meter persegi di Jalan Ngagel Kebonsari I/12-14 Kota Surabaya yang selama ini berdiri bangunan Masjid Raudlatul Falah untuk fasilitas umum berupa lapangan olahraga. “Ada surat dari Pemkot Surabaya yang tertulis IPT (Izin Pemakaian Tanah) diblokir dan diminta menyerahkan tanah dalam keadaan kosong,” kata Ketua Takmir Masjid Raudlatul Falah Mahrus Ichsan, Kamis (14/3). Diketahui Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Pemkot Surabaya telah mengeluarkan surat dengan Nomor 593/2121/436.7.11/ 2019 tertanggal 1 Maret 2019. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa tanah di Jalan Ngagel Kebonsari I/12-14 merupakan bagian dari aset Pemkot Surabaya. Pemkot Surabaya sendiri berencana akan memanfaatkan tanah tersebut untuk kepentingan umum dengan membangun lapangan olahraga dan area parkir. Berkaitan dengan itu, IPT Nomor 188.45/1986P/ 436.6.18/2009 tertanggal 9 Desember 2012 tersebut tidak dapat diperpanjang. Selain itu, Ketua Yayasan Roudatul Falah diminta membayar tunggakan retribusi pemakaian tanah sebesar Rp 20,4 juta melalui Kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) di Surabaya serta menyerahkan tanah kepada Pemkot Surabaya tersebut dalam keadaan kosong. “Padahal di tanah itu sudah dibangun masjid sejak bertahuntahun. Bahkan Salat Idul Fitri juga digelar di situ,” katanya. Apalagi yang meresmikan Masjid Raudlatul Falah tersebut pada

Perintah pengosongan lahan yang di atasnya berdiri bangunan Masjid Raudlatul Falah oleh Pemkot Surabaya disesalkan warga, Kamis (14/3). 21 Agustus 2011 adalah Wali Kota Ketua Komisi B DPRD Sura- bonsari (masjid Roudotul falah) kan warga setiap harinya. AdaSurabaya Tri Rismaharini. baya Mazlan Mansyur juga me- Tahun Anggaran 2014 ditunda pun yang bisa membatalkan Bahkan, lanjut dia, rencananya nyesalkan lahan yang telah di- dan dicarikan lokasi lain. surat itu adalah pihak yang Yayasan Raudlatul Falah akan bangun masjid sejak lama dan “Ini masalahnya sudah lama, menerbitkan surat secara hukum membangun tempat pendidikan di sebagian untuk lahan parkir itu tapi kok tahun ini ada kebijakan yakni Dinas Pengelolaan Banguarea tersebut. Namun dengan harus dikosongkan semua karena yang tidak sesuai dengan hasil nan dan Tanah. adanya surat pencabutan IPT ter- mau diubah fungsi. rapatnya,” ujarnya. “Dengan dalih apapun ini mesebut akhirnya tidak bisa dilakPadahal resume Rapat Dinas Untuk itu, lanjut dia, pihaknya nyakitkan umat muslim,” ujar sanakan. Hanya saja yang menjadi Pemuda Olahraga Kota Sura- berharap Dinas Pengelolaan politikus Partai Kebangkitan permasalahan adalah apakah mas- baya pada 26 September 2014 Bangunan dan Tanah membatal- Bangsa (PKB) ini. jid yang berada di lokasi tersebut menyebut bahwa pembangunan kan suratnya tersebut karena Ia berharap ada solusi yang juga ikut dikosongkan. lapangan basket di Ngagel Ke- masjid tersebut masih diguna- bijak dari Pemkot Surabaya

PANGGUNG BIROKRASI

Diperkirakan 98 Ribu Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP Pemkot, Bhirawa Jelang Pemilu serentak pada 17 April mendatang, sekitar 98 ribu warga Surabaya belum memiliki e - KTP. Hanya sekitar 2,1 juta warga Surabaya yang sudah melakukan rekam e -KTP. Kadispendukcapil Surabaya Agus Imam Sonhaji menyampaikan, pihaknya mulai Kamis kemarin hingga 31 Maret mendatang terus mengebut proses perekaman e - KTP bagi warga Surabaya dengan cara jemput bola. “Di beberapa kelurahan dan kecamatan serta kantor Dispendukcapil juga dibuka pelayanan hingga 24 jam,” kata Agus Imam, Kamis (14/3). Agus Imam berharap, melalui program percepatan perekaman e-KTP ini warga yang melakukan perekaman dapat meningkat hingga 10 kali lipat dari pada hari biasanya. Saat ini ketersediaan alat perekam dan juga blangko telah tercukupi, lantaran sudah tersuplai dengan baik dari Q dre kementerian.Q

andre/bhirawa

terkait hal ini. “Jangan sampai masalahnya memuncak dan ada gerakan. Mumpung ini warga masih bisa diajak bicara,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya MT Ekawati Rahayu belum berkenan memberikan pernyataan karena saat dikonfirmasi masih Q dre ada rapat.Q

Warga Bertahan di Posko Perlawanan, Tuntut Waduk Sepat Dikembalikan Surabaya, Bhirawa Warga RW 5 Sepat Lidah Kulon Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri masih berjuang mempertahankan waduk di wilayah kampung mereka. Warga menganggap waduk tersebut telah diambil alih pengembang tanpa adanya persetujuan warga. Warga mendirikan posko perlawanan yang berlokasi di sebelah Waduk Sepat. Warga menyebut Waduk Sepat tiba-tiba diambil alih oleh pengembang tanpa persetujuan. Warga mengklaim, adanya pengambilalihan itu akibat tukar guling antara pengembang dan Pemkot Surabaya dengan alasan pemindahan status desa menjadi kelurahan. Sehingga otomatis, waduk yang biasa disebut dengan Waduk Sepat itu menjadi aset Pemkot Surabaya. Saat terjadinya tukar guling itu warga tidak dilibatkan, sehingga pengembang bisa dengan leluasa mengambil alih. Rochim, salah satu perangkat RT mengungkapkan, dasar hukum PT Ciputra Surya atau Citraland mengambil alih karena surat keputusan

istimewa

Aksi warga RW 5 Sepat Lidah Kulon Kelurahan Lidah Kulon dalam mempertahankan Waduk Sepat di wilayah mereka, Kamis (14/3). kini diblokade oleh pihak pengembang. rangan, melainkan berwujud waduk dari Wali Kota Surabaya dan hak guna Beton-beton dan seng-seng dipasang yang hingga kini masih berfungsi,” kata bangunan yang menerangkan tentang melingkar, banner-banner bertuliskan Rochim, Kamis (14/3). pengelolaan tanah pekarangan. “Panada perlawanan juga masih ditempel Waduk Sepat yang sejak dulu mendahal faktanya, lahan yang disengdi posko tersebut.Q geh, ins jadi wahana fasilitas warga setempat, ketakan bukan berupa tanah peka-

Festival Rujak Uleg 2019 Siap Pecahkan Dua Rekor MURI

hartono/bhirawa

Said Nofandi secara resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kota Blitar, Kamis (14/3) menggantikan posisi Glebot Catur Arijanto yang meninggal dunia Januari 2019 lalu.

Said Nofandi Resmi Dilantik Gantikan Glebot Jadi Ketua DPRD Kota Blitar Secara resmi Said Nofandi dilantik menjadi Ketua DPRD Kota Blitar, Kamis (14/3) menggantikan posisi Glebot Catur Arijanto yang meninggal dunia Januari 2019 lalu pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Blitar. Selama lima bulan sisa masa jabatan DPRD Kota Blitar periode 2014-2019, Said yang juga Ketua DPC PDIP Kota Blitar akan menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD sampai Agustus 2019. Ditemui usai pelantikan, Said Nofandi mengaku tidak menyangka akan mengemban tugas sebagai Ketua DPRD Kota Blitar, di mana dirinya mengetahui setelah ditunjuk DPP PDIP untuk menggantikan Glebot Catur Arijanto yang telah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Blitar sebelumnya. “Saya tidak pernah memperhitungkan akan menjabat sebagai Ketua DPRD. Namun karena sahabat saya Pak Glebot meninggal maka

saya diberi amanah menggantikan tugas beliau. Kebetulan pada Pemilu 2014 lalu perolehan suara saya terbanyak kedua setelah Pak Glebot,” kata Said Nofandi. Lanjut Said Nofandi, meski hanya akan menjabat selama lima bulan, Said mengaku akan menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Kota Blitar sebaik mungkin. Terutama program hasil pembahasan pada tahun sebelumnya ketika posisi Ketua DPRD masih dijabat Glebot. “Dengan tenaga dan pikiran yang sama, saya akan jalankan tugas ini sebaik mungkin. Utamanya program yang sudah dibahas pada tahun sebelumnya saat masih dipimpin Pak Glebot,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga akan siap bekerjasama dengan Pemkot Blitar dalam hal ini mitra legislatif dalam melaksanakan semua program sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan melalui RPJMD selama lima tahun. “Kami juga akan bekerjasama dengan Pemkot Blitar dalam membantu dan menyejahterakan masyarakat Kota Blitar sesuai dengan program-program yang telah ditetapkan,” imbuhnya. Terpisah, Plt Wali Kota Blitar Santoso berharap Said Nofandi segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugas Ketua DPRD. Agar kerjasama antara legislatif dan eksekutif bisa berjalan lancar. “Saya harap ke depan kerjasama antara legislatif dan eksekutif berjalan lancar setelah dilantiknya Pak Said. Kami juga berharap Pak Said segera bisa beradaptasi dengan jabatan barunya,” ujar Santoso.Q htn, adv

Pemkot, Bhirawa Serangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke726 akan dimulai dengan Festival Rujak Uleg 2019, Minggu (17/ 3). Festival tahunan yang digelar di kawasan Jalan Kembang Jepun ini akan dimulai pukul 08.00. Festival ini dipastikan akan lebih meriah karena Pemkot Surabaya akan memecahkan dua Rekor MURI, yaitu cobek terbesar dan peserta terbanyak. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan untuk memecahkan Rekor MURI itu, Pemkot Surabaya menggunakan cobek raksasa yang terbuat dari Batu Gunung dengan diameter 250 cm, berat 1,5 ton, tinggi cobek 30 cm, tinggi dudukan cobek 140 cm. Cobek ini dapat digunakan sebanyak 20-25 orang. “Bu Wali akan ngulek rujak di cobek ini bersama tamu-tamu kehormatan,” kata Antiek saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Kamis (14/3). Selain itu, Rekor MURI kedua yang akan dipecahkan adalah

dokumen bhirawa

Kemeriahan Festival Rujak Uleg tahun lalu. Pada tahun ini Pemkot Surabaya memastikan bakal menyelenggarakan festival yang lebih meriah untuk memecahkan dua rekor MURI. jumlah peserta terbanyak yang ada di Surabaya, komunitas mapada tahun ini akan diikuti oleh syarakat Tionghoa, komunitas sebanyak 1.692 orang. Peserta itu masyarakat Lampung dan komumerupakan perwakilan dari 31 nitas masyarakat Bima NTB. kecamatan dan kelurahan se“Nanti juga ada peserta dari Surabaya, perwakilan dari 36 bank, BUMN/BUMN, hotel, restoOrganisasi Perangkat Daerah ran/rumah makan, sekolah, ma(OPD), Komunitas WNA dan per- hasiswa asing, komunitas, rumah wakilan dari mahasiswa asing yang sakit umum. Pesertanya kami ada di kampus-kampus Surabaya, batasi karena sangat banyak yang Q iib dan komunitas suku daerah yang berminat,” kata dia.Q

PWNU Jatim Ingatkan Netralitas Organisasi Surabaya, Bhirawa Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) mengingatkan netralitas organisasi dan segenap badan otonom yang berada di bawah strukturalnya. Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Abdusalam Sohib menegaskan organisasi NU beserta segenap badan otonomnya adalah independen. Karena itu dia menyoroti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim, salah satu badan otonom NU, yang semula dibuka di Grand Inna Tunjungan Surabaya namun penutupannya berlangsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (13/3) malam. “Gedung Negara Grahadi adalah simbol kekua-

saan. Ansor seharusnya independen,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Kamis (14/3). Dia menilai penutupan Rakorwil GP Ansor Jatim di gedung yang menjadi simbol kekuasaan tidak etis bagi sebuah organisasi massa yang independen. “Banyak yang telepon ke saya menanyakan apakah penutupan Rakorwil PW GP Ansor Jatim yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi sepengetahuan dari PWNU Jatim. Kiai-kiai menanyakan ke saya karena Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar sedang menunaikan ibadah umrah,” katanya. Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang itu menyebut penutupan Rakorwil GP Ansor Jatim di Gedung Negara Grahadi Q geh justru mengerdilkan marwah organisasi.Q


pustaka

4

Resensi Buku :

Tajuk

MotoGP Indonesia 2021 SELURUH dunia akan melihat Indonesia melalui sirkuit MotoGP di Mandalika, pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tiada lagi aral melintang kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan balap MotoGP 2021. Investasi proyek mercusuar ke-wisata-an sedang dikebut menyelesaikan sirkuit balapan. Juga sekaligus infrastruktur pendukung. Mandalika, akan menjadi arena sirkuit satu-satunya di dunia yang menghadap ke samudera luas, dan teduh. Sebanyak dua ribu pekerja musiman, dan lima ribu pekerja tetap, akan bekerja ekstra cepat menyelesaikan sirkuit MotoGP. Berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014, Mandalika dikukuhkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Dengan luas area sebesar seribu hektar lebih, dan menghadap Samudera Hindia, Mandalika diharapkan menjadi penggerak mengakselerasi pariwisata di NTB yang sangat potensial. Menjadikan Mandalika sebagai ikon wisata berkelas dunia, sebenarnya bukan dadakan. Walau peresmian sebagai zona KEK periwisata baru dikukuhkan oleh presiden pada Oktober 2017. Perencanaannya telah digagas tiga dekade silam (tahun 1987). Tetapi proyek mercusuar Mandalika mangkrak selama 29 tahun. Diantaranya disebabkan kendala pembebasan lahan seluas 100 hektar. Gubernur NTB periode (2008 hingga 2018) Tuan Guru Bajang (TGB), mengakui penyelesaian lahan Mandalika merupakan prestasi pemerintah pusat. Dunia akan memuji Mandalika yang eksotis. Tetapi dibutuhkan pengenalan (promosi) sistemik. Bagai gayung bersambut. Promotor MotoGP (Dorna Sport) menawari Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan balap motor paling bergengsi di dunia. Tawaran tidak terlepas dari prestasi Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games ke-18. Kesuksesan diakui seluruh dunia, tak kalah dibanding penyelenggaraan Olympiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brasil (2016). Bahkan Presiden IOC (International Olympic Committee) telah memberi kesan, Indonesia telah memiliki seluruh unsur yang diperlukan untuk menyelenggarakan olimpiade. Tetapi calon tuan rumah Olympiade ke-32 sampai tahun 2028 sudah ditentukan. Tahun 2020, di Tokyo, Olympiade ke-33 di Paris (Perancis), dan ke-34 (tahun 2028) sudah diantre Amerika Serikat. Maka Indonesia menyanggupi sebagai tuan rumah Olympiade ke-35, tahun 2032. Sirkuit balap di Mandalika, diperkirakan selesai pada tahun 2020. Pemerintah tidak perlu repot menyediakan anggaran (dari APBN maupun utang luar negeri). Karena saat ini banyak investor berebut memperoleh konsesi lahan wisata. Bahkan pangeran Arab Saudi, telah membicarakan investasi sektor pariwisata di NTB, dua tahun lalu. Beberapa pangeran Arab Saudi yang menyertai kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz, juga mampir ke Mandalika. KEK Mandalika berjarak 30 menit dari bandara Internasional Lombok. Kawasan ekonomi khusus terbentang mulai dari pantai Kuta, pantai Seger, hingga Tanjung Aan. Memiliki garis pantai sepanjang 14,6 km yang membentang dari barat hingga ujung timur. Area KEK Mandalika memiliki lahan seluas 1.034 hektar, secara khusus dikelola oleh PT ITDC (Indonesia Tourism Development Corporate). ITDC merupakan BUMN yang sukses membangun kasawan pariwisata Nusa Dua di Bali. ITDC juga tidak perlu repot menggali anggaran membangun arena balap MotoGP. Sirkuit akan dibangun oleh perusahaan asal Perancis, dengan investasi senilai US$ 1 milyar (sekitar Rp 14 trilyun). Selain untuk membangun sirkuit, investasi juga digunakan membangun hotel (sekaligus convention centre). Serta pembangunan rumah sakit khusus dampak kecelakaan balap. Antara lain, luka bakar, dan patah tulang. Konsesi pengelolaan sirkuit Mandalika, dipagu selama 15 tahun, diperkirakan telah meraup keuntungan besar. Jumlah penonton balap MotoGP diperkirakan sebanyak 200 ribu orang per-even. Tidak muluk-muluk, karena bukan sekadar menonton balap. Indonesia tak perlu ragu menjadi tuan rumah even pergaulan internasional.--

Sorotan Publik

Semua tanggapan baik berupa saran dan kritik atas wajah dan kinerja birokrasi kita dalam memberikan pelayan publik dapat dikirim melalui email: harian_bhirawa@yahoo.com atau manfaatkan fasilitas surat pembaca di www.harianbhirawa.co.id atau telp ke (031) 5470650 atau faks (031) 5343359. Untuk setiap email harap disertakan nomor telpon (untuk konfirmasi ulang).

Jangan Samaratakan Penyebab Kecelakaan Boeing Max MASYARAKAT atau pihak berkepentingan jangan tergesa dalam menyamakan penyebab kecelakaan Boeing 737Max 8 baik Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302. Kita mesti lihat faktor lain, mobil saja bisa berbeda bisa saja yang satu menghindari apa yang satu kecelakan tunggal. Peyebab kecelakaan Lion saja belum konklusif. Saya menyarankan agar berfokus kepada penyelesaian investigasi kecelakaan pesawat PK-LQP JT 610 untuk menemukan penyebabnya. Apabila telah ditemukan penyebabnya, lanjut dia, baru lah ditentukan langkah yang tepat untuk memperbaikinya dan agar tidak terulang lagi. Kita fokus saja ke langkah perbaikan dulu di Indonesia dulu bahwa kejadian 29 Oktober itu penyebabnya ini, corrective action ini. Kejadian di Ethiopia kita tunggu lagi temuan dari Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil-nya apa. Dan itu pun, diperlukan waktu yang tidak sedikit, minimal enam bulan sampai satu tahun. Kalau ternyata temuannya sama atau mendekati sama, komponennya mirip dari pra-penyebab sampai penyebab. Baru langkah lebih global lagi, itupun masih panjang waktu enam bulan atau setahun. Namun, langkah sejumlah negara dalam membekukan sementara pengoperasian pesawat Boeing 737 Max 8 merupakan hak dari negara tersebut guna memastikan keselamatan penerbangan. Hak masing-masing Perhubungan Udara di suatu negara. Mereka memang memastikan aspek keselamatan karena yang paling on top dalam penerbangan. Negara yang telah menghentikan sementara pengoperasian pesawat seri terbaru Boeing adalah Tiongkok, Singapura dan Indonesia. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan saat ini juga tengah melakukan inspeksi bagi seluruh pesawat Boeing 737 Max 8, yakni sebanyak 11 unit, 10 di antaranya dimiliki Lion Air dan satu dimiliki Garuda Indonesia. Ziva Narendra Arifin Pengamat Penerbangan Aviatory Indonesia

HARIAN

PENDIRI : Alm. H. Moch. Said DEWAN PENASIHAT: Dahlan Iskan, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK H. Ali Salim

Jumat Wage, 15 MARET 2019

Sejarah DI/TII dan Pergulatan Batin Seorang Anak “Orang-orang pergerakan, sampai kapanpun akan tetap dicurigai. Membahayakan atau tidak membahayakan keberadaannya. Negeri ini tidak pernah mau belajar dari sejarah. Berapa banyak masyarakat buta huruf, yang tidak tahu apa-apa, kemudian dibantai hanya karena dianggap menjadi pendukung Partai Komunis. Padahal sudah jelas tak cukup bukti tentang keterlibatan mereka. (hal 85).

N

ovel ini menceritakan tentang pergulatan batin seorang anak yang ingin mengetahui jejak kehidupan sang ayah di masa lalu. Ajit—sang tokoh utama dalam kisah ini penasaran kenapa bapaknya diperlakukan istimewa atau khusus—di mana setiap pemilu tiba, bapaknya tidak pernah diberi hak untuk mengambil suara, bapaknya tidak terdaftar sebagai calon pemilih. Selain itu bapaknya juga sering dipanggil Kodim (Komando Distrik Militer), yang katanya berhubungan dengan masalah DI/TII. Dari masyarakat, Ajit mendengar desas-desus bahwa ayahnya adalah salah satu anggota kelompok Darul Islam— sebuah organisasi yang ingin mendirikan negara Islam di Indonesia karena tidak pro dengan komunis. Kabar itu sungguh menganggu Ajit, apalagi tuduhan itu juga memengaruhi kehidupan Ajit di masyarakat. Ketika dia bertanya soal kebenaran fitnah tersebut, bapaknya tidak pernah menjelaskan masalah itu secara gamblang. Ajit hanya memahami sepotong-sepotong kisah sejarah

yang setiap hari diceritakan bapaknya sebelum meninggal. Tersebab itu, Ajit mencoba menelusuri setiap jejak ayahnya. Pernah suatu kali Ajit sengaja pergi ke Pesantren Cibatu, tempat bapaknya dulu menuntut ilmu. Selain itu Ajit juga mengorek informasi dari Pa Aji, kakeknya untuk mengetahui masa lalu bapaknya. Namun Pa Aji pun tidak menjelaskan secara detail soal masa lalu bapaknya. Ajit harus merangkai sendiri ke-

pingan-kepingan informasi yang dia dapat dari sana-sini. Seperti yang dia dapat dari salah satu kenalan guru bapaknya. “Pada saat negeri dikuasi orang-orang gila, tak akan diterima kalau kita tidak gila atau ikut-ikutan gila. Tapi itu bukan satu-satunya jalan agar tetap hidup di negeri orang gila. Dan bapakmu telah memilih jalan yang terakhir.” (hal 92). Berbekal potongan-potongan kisah itulah, Ajit mulai berusaha untuk membuktikan bahwa bapaknya tidak terlibat dalam pemberontakan DI/TII. Namun sayangnya dalam rangka pembuktian itu banyak pihak-pihak tertentu yang berusaha menggagalkan rencananya. Selain mengisahkan pergulatan batin Ajit, kisah ini juga dibumbui kisah romance antara AjitKang RahmatAndini—yang tidak kalah seru dan menarik. Meski porsinya memang tidak banyak namun kisah ini mampu mengundang tanya dan membuat penasaran. Secara keseluruhan novel ini sangat menarik, apalagi pembaca seperti dilibatkan langsung dalam jalinan cerita. Gaya bahasanya ringan

dan mudah dipahami. Alur maju mundur yang digukana penulis, menambah rasa penasaran bagaimana akhir kisah ini. Kemudian lokalitas budaya dalam kisah membuat wawasan kita bertambah. Dan tidak kalah menarik saya suka dengan nilainilai religi yang termaktub di sini. Sederhana namun mengena. Novel ini sedikit banyak mengingatkan saya dengan novel “Lingkar Tanah Lingkar Air” karya Ahmad Tohari yang samasama memuat tema Daruh Islam. Namun tentu saja banyak konsep berbeda yang ditawarkan dari dua penulis ini. Jika Ahmad Tohari lebih menjabarkan bagaimana suasana peperangan, pengejaran para anggota Darul Islam, E Rokajat lebih menonjolkan kisah Ajat yang bertualang untuk mengungkap sejarah Darul Islam. Akan tetapi keduanya sama-sama menarik dan membuka pengetahuan baru tentang sejarah Daruh Islam juga pandangan lain tentang keberadaan organisasi tersebut. “Secara objektif dalam tataran konsep Darul Islam punya tujuan yang bagus, agar syariat bisa ditegakkan. Tapi konsep itu terlalu prematur ketika diaplikasikan. Ada kesan ingin memanfaatkan suasana chaos secara politis terutama untuk di daerah tempat konsep itu digulirkan, yaitu Jawa Barat.” (hal 107). Selain itu melalui kisah ini, kita bisa mengambil pelajaran tentang bagaimana cara menyikapi sebuah masalah. 

Judul

:

Serat Cantigi

Penulis

:

E. Rokajat Asura

Penerbit

:

Mojok

Cetakan

:

Pertama, Maret 2018

Tebal

:

viii + 298 halaman

ISBN

:

978-602-1318-66-9

Peresensi :

Ratnani Latifah Alumni Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Jepara

Resensi Buku :

S

Melirik Peluang Bisnis Properti

aat ini, hunian atau tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan penting bagi seseorang, khususnya kost-an yang lazim disewa oleh para pendatang. Tak sedikit para perantau dari luar kota yang berburu informasi berupa penyewaan kost atau tempat tinggal yang layak dan nyaman. Hal ini bisa jadi peluang bagi siapa saja yang ingin membangun investasi lewat bisnis properti kost yang sudah banyak dilirik oleh para pengembang bisnis properti. Lewat buku Rahasia Sukses Membangun Kekayaan Melalui Bisnis Properti “Kost”, Iwan Kenrianto membedah rahasia bagaimana membangun bisnis di bidang properti kost. Iwan menjelaskan, investasi properti adalah salah satu jenis investasi yang populer di masyarakat. Selain dipercaya harganya akan selalu naik, properti juga dapat menjadi mesin cash flow (passive income) seperti properti kost atau hotel. Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh seseorang yang

Judul Penulis Penerbit Cetakan Tebal ISBN Peresensi

ingin terjun ke dunia bisnis properti adalah membangun mindset. Properti sering kali dipercaya sebagai media investasi yang sangat baik, karena harganya terus meningkat dan bisa mendatangkan hasil bila disewakan. Namun, perlu kita ketahui, ketika properti itu disewakan, maka dia bersifat sebagai aset, dan ketika propertinya dibiarkan begitu saja maka bersifat liabilitas. Apa perbedaan aset dan liabilitas? Aset adalah apa pun yang memasukkan uang ke kantong kita tanpa kehilangan kepemilikan. Seperti rumah yang disewakan, mobil yang direntalkan, ataupun royalti dari lagu dan buku yang kita jual. Sedangkan liabilitas adalah apa pun yang mengeluarkan/menarik uang dari kantong kita. Contohnya rumah yang kita tempati ataupun mobil yang hanya terparkir di garasi mobil kita, tidak akan menghasilkan uang namun

: Rahasia Sukses Membangun Kekayaan Melalui Bisnis Properti “Kost” : Iwan Kenrianto : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta : Pertama, 2018 : 130 Halaman : 9786020387215 : Untung Wahyudi Penulis lepas, tinggal di Sumenep

justru menambah pengeluaran seperti pajak tahunan, biayabiaya perbaikan dan kebersihan (hlm. 21). Pendanaan adalah hal yang perlu dipikirkan sebelum membangun bisnis properti kost. Pada umumnya, permasalahan yang sering terjadi bukan saja bagaimana menemukan properti kost yang hot deal, tetapi biasanya justru cenderung bagaimana kita bisa mendapatkan pendanaan untuk mengakuisisi properti kost tersebut.

Bank bukan satu-satunya sumber pendanaan untuk membangun bisnis di bidang ini. Ada beberapa sumber yang bisa digunakan antara lain: dana pribadi (cash keras), dana IMF (Istri, Mertua, dan Famili), Dana Rekan Bisnis (Konsorsium) / saweran, dan lembaga keuangan non bank (Koperasi Simpan Pinjam/BPR), dana bank (KPR/KI/KMK/KUR), dana kredit fasilitas kantor (pensiunan/BPJS), dan lainnya. Setelah mendapat informasi tentang pendanaan, yang perlu dilihat adalah berbagai kemungkinan investasi properti kost yang bisa kita wujudkan. Tentunya kita bisa mengombinasikan beberapa sumber pendanaan alternatif di atas. Kita juga perlu menghitung, kombinasi manakah yang akan lebih memberikan keuntungan paling optimal dengan risiko yang lebih minimal dan bisa kita kendalikan (hlm. 53). Rahasia membangun bisnis properti kost yang dibahas penulis dalam buku ini begitu informatif dan inspiratif bagi siapa pun yang tertarik membangun usaha di bidang properti. Buku dilengkapi dengan informasi penting bagaimana membangun hunian yang nyaman, prospektif, dan mampu bersaing di tengah menjamurnya bisnis kost di masyarakat. 

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN : Wawan Triyanto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Bambang WN , Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Sufendi Dimyati, Helmi Supriyatno, Gatot Suryo Widodo Reporter : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Adit Hananta Utama, Abed Nego, Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Kediri: Ervan Kholis, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Dwi Wismo Wardono, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Agus Irianto, Samsul Arifin, Bondowoso: Samsul Tahar, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Trenggalek: Wahyu Asmoro, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Manajer Keuangan: Anangsyah Isfianto, Administrasi Keuangan: Etti Sri Kustini, Sri Poernomo, Sekretaris Perusahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press, Kawasan Industri SIER, Jl. Rungkut Industri III No.49, Surabaya SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


EKONOMI BISNIS

Jumat Wage 15 MARET 2019

RAGAM EKBIS

Disbun Jatim Dongkrak Pengembangan Arabika Pemprov, Bhirawa Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur tetap akan mendongkrak pengembangan tanaman kopi khususnya berjenis arabika. Hal ini dikarenakan kopi arabika memiliki nilai tambah yang tinggi dibandingkan kopi berjenis rosbusta.

Peresmian pembukaan kantor cabang Bareksa Prioritas pertamanya di Medan.

Bareksa Prioritas Jaring Nasabah Khusus Kalangan Atas Surabaya, Bhirawa Kota Medan, Sumatra Utara dipilih PT Bareksa Prioritas Indonesia sebagai gerai marketplace reksa dana dari Bareksa.com dan Jagartha Advisors untuk pembukaan kantor cabang pertamanya di luar Pulau Jawa. Dipilihnya daerah tersebut dengan pertimbangan potensi pertumbuhan investor yang potensial khususnya di kelas nasabah dengan kemampuan finansial di atas rata-rata. Berdasarkan Data Go Public information Center BEI cabang Medan, jumlah Single Investor Identification (SID) di Sumatra Utara saat ini berada di angka 31.510 SID. Dari jumlah tersebut, investor saham di Sumatra Utara sudah mencapai 28.000 orang, yang 21.000 di antaranya berada di kota Medan dan sisanya tersebar di sejumlah kabupaten dan kota provinsi Sumatra Utara. Saat ini jumlah nasabah reksa dana Bareksa.com per Januari 2019 mencapai 380.000 nasabah atau lebih dari 30 persen jumlah nasabah reksa dana di seluruh Indonesia. Di Sumatra Utara sendiri, nasabah Bareksa.com berada di kisaran 3,31 persen. Co-Founder/CEO Bareksa.com, Karaniya Dharmasaputra mengungkapkan dengan potensi tersebut, peluang Bareksa Prioritas untuk menjaring nasabah khususnya kalangan atas (high networth) di kota Medan masih sangat besar. Potensi ini terlihat dari data jumlah investor pasar modal di Sumatra Utara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).Q riq

OPPO Luncurkan Seri F11 di Indonesia Surabaya, Bhirawa OPPO meluncurkan F11 Pro dan F11 di Indonesia. Kehadiran seri F11 yang memiliki keunggulan utama fotoportrait dalam kondisi minim cahaya, menandai perubahan fokus produk OPPO dari Selfie Expert menjadi Brilliant Portrait. Hadir dengan keunggulan kamera belakang ganda 48MP + 5MP, Rising Camera pada kamera depan, layar panorama, dan VOOC Flash Charge 3.0, OPPO F11 Pro dijual dengan harga Rp4.999.000,00. Sementara OPPO F11, yang hadir dengan desain layarwaterdrop screen, dijual seharga Rp3.999.000,00. “Sebagai merek ponsel kamera yang menjadi favorit anak muda, OPPO selalu berkomitmen untuk menghadirkan perangkat inovatif yang memungkinkan anak muda mengabadikan dan membagikan ekspresi diri serta dunia di sekeliling mereka,” ujar Alinna Wenxin, Marketing Director OPPO Indonesia, Kamis (14/3). “Fotografi portraitmerupakan jenis foto paling populer dalam fotografi ponsel pintar. Itulah mengapa kami meluncurkan seri F11 yang mampu menghasilkan foto portraityang brilliant,” tambah dia. Hadir dalam dua pilihan warna, Thunder Black dan Aurora Green, pemesanan awal OPPO F11 Pro bisa dilakukan mulai 14 Maret sampai 22 Maret 2019 di seluruh gerai resmi OPPO Indonesia dan berbagai situs e-dagang Indonesia.Q ma

5

Selain itu, pengembangan tanaman kopi ini juga sejalan dengan program jatim agro yang ada di nawa bhakti Gubernur Jawa Timur, dimana petani berproses pada petik, olah, kemas dan jual. Harapannya, produk yang dihasilkan menjadi produk yang premium. Kepala Disbun Jatim, Ir Karyadi MM menyampaikan, harga kopi berjenis arabika yang sudah dikemas harganya bisa tiga kali lipat dari harga kopi berjenis robusta. “Arabika Rp

75 ribu perkilo yang masih biji, yang roasting Rp 100 ribu lebih. Sementara robusta yang biji Rp 30 ribu, yang sudah roasting Rp 60 - 70 ribu,” katanya. Saat ini, lanjut Karyadi, Jatim mampu memproduksi 64.711 ton kopi pertahunnya. Sedangkan kebutuhan kopi Jatim per-tahunnya hanya 46.617 ton, sehingga masih surplus 21.094 ton yang siap di ekspor. “Untuk kebutuhan lokal Jatim sudah terpenuhi, bahkan lebih tapi permintaan

Ir Karyadi MM dari luar sangat tinggi dan produksi kita masih defisit. Dengan menggeliatnya kembali gapoktan kopi, diharapkan defisit produksi berangsur sedikit demi sedikit terpenuhi,” ujarnya.

Jumlah areal lahan perkebunan kopi di Jawa Timur baik robusta dan arabika sebesar 106 ribu hektar. Rencananya akan ada pengembangan luasan lahan kopi khususnya arabika sebesar 750 hektar. Potensi lahan untuk pengembangan kopi arabika sebesar 31,7 ribu hektar, dan eksisting di lahan rakyat ada 21,3 ribu hektar. Masih ada areal pengembangan lebih dari sekitar 20 ribu hektar lagi. “Perhutani kan juga mulai membuka lahannya untuk bisa dikelola masyarakat, ini yang kita maksimalkan,” katanya. Pembukaan lahan oleh perhutani tersebut, dikatakannya, juga membantu produktivitas kopi baik kuantitas

maupun kualitas. Sebagai contohnya kopi Arabika yang akan lebih bagus jika ditanam pada ketinggian 900 mdpl. Seiring pembukaan lahan oleh perhutani tersebut, prioritas pengembangan kopi Arabika ada di pegunungan Ijen, Bromo Tengger Semeru (BTS) dan lingkar Wilis dengan potensi lahan pengembangan seluas 16.605 Ha. Dikatakan Karyadi, kalau dirinya ingin sekali menggeliatkan perkopian di Jawa Timur. “Untuk itu kami terus menggenjot budidaya kopi Arabika karena potensi pasar internasional sangat tinggi, tapi bukan berarti produksi Robusta kita abaikan karena permintaan lokal kita masih Robusta,” tandasnya.Q rac

Gelar GIIAS Surabaya 2019 Diprediksi Bakal Marak

Achmad Tauriq Imani/bhirawa

SPG Sharp Indonesia tengah menjelaskan program Sharp Lovers’ Day yang berlaku untuk pembelian produk lemari es bersertifikasi halal.

Sharp Lovers’ Day Beri Kesempatan Dapat Hadiah Surabaya, Bhirawa Konsumen Sharp yang belum beruntung mendapatkan hadiah di periode yang lalu, kini bisa kembali mencoba peruntungannya setelah PT Sharp Electronics Indonesia kembali menggelar program promosi Sharp Lovers’ Day. Di periode baru ini, Sharp Lovers’ Day yang mengusung tema ‘Untukmu Indonesia’ yang berlangsung mulai tanggal 23 Februari sampai 30 April 2019 ini dapat diikuti oleh seluruh konsumen tanah air. Assistant General Manager PR & Brand Communications PT Sharp Electronics Indonesia, Agus Soewadjie mengungkapkan tema ‘Untukmu Indonesia’ ini sebagai bentuk dukungan terhadap produkproduk bermuatan lokal yang dimiliki Sharp Indonesia, sekaligus produk yang menjadi sorotan pada program belanja kali ini. “Program-program promosi yang berada di bawah payung Sharp Lovers’ Day sebelumnya mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Selain potongan harga yang menggiurkan, hadiah yang kami siapkan juga selalu sesuai dengan minat kon-

sumen. Untuk itulah, kami membuka kesempatan baru bagi konsumen yang belum berhasil menang di periode lalu ataupun yang belum ikut sama sekali agar bisa mencoba peruntungannya di Sharp Lovers’ Day kali ini,” ungkapnya, Kamis (14/3). Agus Soewadjie menambahkan sesuai tema yang diusung, hadiah utama yang diangkat di Sharp Lovers’ Day akan membawa konsumen untuk menjelajah keindahan alam Indonesia. Dan orogram ini terasa semakin istimewa karena pada kesempatan kali ini konsumen dapat memilih hadiahnya sendiri. “Konsumen dapat memilih satu dari dua tempat liburan yang ditawarkan Sharp Indonesia, yaitu antara Banyuwangi atau Belitung. Tak hanya sampai di situ, sepuluh keluarga pemenang bahkan bisa memboyong serta empat anggota keluarganya untuk ikut serta menikmati liburan ini,” terangnya. Sementara untuk memenangkan hadiah Sharp Lovers’ Day, konsumen cukup membeli tiga kategori produk bermuatan lokal di toko resmi Sharp, baik toko tradisional, modern, maupun online. Ketiga produk

tersebut adalah mesin cuci hijab series, azan TV ataupun lemari es dua pintu yang sudah tersertifikasi halal. Setiap pembelanjaan dari ketiga kategori produk tersebut, konsumen akan mendapat 100.000 poin yang dapat ditukarkan menjadi satu nomor hadiah utama. Konsumen selanjutnya bisa memilih antara tur trip ke Banyuwangi ataupun Belitung. Untuk melengkapi destinasi pilihan konsumen, Sharp Indonesia juga menyediakan tiga pilihan voucher senilai Rp 100.000 dari tiga merchant berbeda, diantaranya voucher KFC*, top up voucher untuk Go-Pay, ataupun pulsa. “Sama seperti program belanja sebelumnya, konsumen diharapkan mengunduh aplikasi SHARP ID lebih dulu karena diperlukan registrasi usai pembelian dan juga verifikasi selama 1 x 24 jam. Baru setelah itu konsumen bisa dengan mudah menukarkan poinnya. Sejak tahun lalu, kami memang banyak mengintegrasikan program-program belanja kami dengan aplikasi SHARP ID. Jadi, konsumen bisa merasakan banyak manfaat dengan adanya aplikasi ini,” jelas Agus.Q riq

Surabaya, Bhirawa Kurang dari satu bulan menuju diselenggarakannya rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Persiapan dari panitia dan peserta sudah berjalan dengan kecepatan penuh. Surabaya Membuka GIIAS 2019 The Series. GIIAS 2019 The Series akan dibuka di Surabaya karena pada tahun 2018 di penyelenggaraannya mengalami kenaikan positif di berbagai aspek baik dari sisi APM dan pengunjung. Ketua III GAIKINDO, Rizwan Alamsjah mengungkapkan bahwa potensi besar Surabaya dalam perkembangan industri otomotif meyakinkan GAIKINDO memulai seri GIIAS dari Surabaya, “Kita mulai (GIIAS) dari Surabaya karena Surabaya itu satu kota yang magnitude-nya sangat besar, kami anggap Surabaya memiliki potensi yang sangat besar untuk (penyelenggaraan) pameran, maupun penjualan kendaraan otomotif di Indonesia,” ungkap dia, Kamis (14/3) kemarin. Penyelenggaraan seri GIIAS di daerah diharapkan menjadi sebuah ajang tepat bagi APM untuk menghadirkan teknologi serta produk keluaran terbaru diawal 2019. “GIIAS adalah pameran teknologi, dan kami harap dapat dipakai oleh para peserta untuk memperkenalkan teknologinya dan mungkin juga me-launching produk baru,” tutur Rizwan. Kehadiran teknologi terkini menjadi kelebihan GIIAS Surabaya, tiga belas merek global yang terdiri dari merek passenger car Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, dan Wuling, dari merekcommercial vehicle Isuzu, Mitsubishi Fuso. Empat merek motor, Honda, Suzuki, Yamaha, Viar, serta puluhan merek dari industri pendukung telah memastikan dukungannya. Dan hampir seluruh merek memastikan akan menghadirkan produk terbaru unggulan mereka di GIIAS Surabaya 2019. GIIAS Surabaya 2019 akan menjadi ajang yang ditunggu dan dinantikan oleh para penggiat otomotif di Jawa Timur dan sekitarnya. GIIAS Surabaya 2019 lewat Autovaganza akan hadir dengan berbagai macam program dan penawaran menarik baik dari APM peserta ataupun dari industri pendukung. Berbagai program juga akan menyemarakkan GIIAS Surabaya, selain program annual sepertitest drive, test ride, community gathering, dan auto contest. Yang paling menarik tentunya dua program baru di GIIAS Surabaya 2019, yang pertama adalah sesi workshop di GIIAS Autopreneur, yang akan menghadirkan beberapa influencer otomotif dan pakarpakar otomotif dari Surabaya untuk memberikan pengetahuan tentang industri otomotif yang sedang berkembang saat ini. Selain itu ada program voucher BBM gratis, di mana pengujung berkesempatan mendapatkanvoucher BBM senilai Rp.25.000,- setiap pembelian tiket masuk pada weekdays, dan khususweekends, dan hari libur nasional pengunjung berkesempatan mendapatkan voucher BBM senilai hingga Rp.100.000,- denngan menunjukkan tiket masuk pameran, dan surat pemesanan kendaraan (SPK), (Program ini berlaku selama pameran berlangsung, syarat dan ketentuan berlaku, selama persediaan masih ada). Kesempatan menguntungkan Q ma ini hanya ditawarkan GIIAS Surabaya 2019.Q

Gelar GIIAS 2018 di Surabaya.

KEHILANGAN TULUNGAGUNG Hilang STNK, Honda, Hitam, th.2010, AG 6365 RH, a/ n. Suparti, Ds. Batokan, Ngantru – T.Agung No. 5225/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, Honda, Putih Biru, th.2016, AG 6076 RAZ, a/n.Erlina Deviyanti, Ds. Macanbang, Gondang – T.Agung No. 5226/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, Suzuki, Hitam, th.2013, AG 6678 RCE, a/n. Supiati, Ds.Tambakrejo, Sumbergempol – T.Agung No. 5227/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, Truck Mitsubishi, Kuning Muda, th.1981, AG 8359 RC, a/n. Susanto, Ds.Pakisaji, Kalidawir – T.Agung No. 5228/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, Honda, th. 2017, Merah, a/n. Lilis Choirun Nikmah, Dsn. Tempel RT.02/02 Ds. Tanggulkundung, Besuki - T.Agung No. 5229/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, Honda, Hitam, th.2016, AG 5408 RBA, a/n. Asrofah, Ds. Gendingan, Kedungwaru –T.Agung No. 5230/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, AG 6927RW, a/n. Peni Sriwidianti, RT 2/1, Kel/Kec.T.Agung No. 5231/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, AG4397RBE, a/n. Bibit Santosa, RT 1/2 Tanjungsari, Karangrejo-T.Agung No. 5232/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, AG6069TZ, a/n. Kanthi RT 1/2, Tanjungsari, Karangrejo-T.Agung No. 5233/IMB/BI-II/2019

SURABAYA Hilang BPKB, Kend: Honda NC11BF1D AT, th: 2014/ Putih, noka: MH1JFD226EK873749, nosin: JFD2E2863681, nopol: L 6388 JZ, an. Yorce Nusawakan – Dukuh Kupang 17/2A, Surabaya. No. 15/III/IMB/2019. No. 5234/IMB/BI-II/2019 Hilang STNK, Kend: Yamaha, nopol: L 2731 OA, an. Brihastami Sawitri – Jl. Semolowaru Indah Blok T/7, Surabaya. No. 5235/IMB/BI-II/2019

Gandeng Unej Jember, DTPHP Kembangkan Tanaman Singkong Pemkab Situbondo melalui DTPHP (Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan) Kabupaten Situbondo bersama LP2M Fakultas Pertanian Universitas Jember akan mengembangkan tanaman singkong pada tahun 2019 ini. Kerja sama kedua belah pihak ini dilaksanakan di ruang IB (intelegence room), lantai II Pemkab Situbondo belum lama ini. Hadir di antaranya Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi, Kepala DTPHP Farid Kuntadi serta sejumplah pimpinan OPD terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) dan Dinas Ketahanan Pangan Situbondo. Kepala DTPHP Kabupaten Situbondo, Farid Kuntadi melalui Kepala Seksi (Kasi) Produksi pada Bidang Tanaman Pangan, Saiful Bahri mengatakan, program pengem bangan tanaman singkong direalisasikan untuk meningkatkan pendapatan petani Situbondo dimana perkembangan tanaman singkong kurang diminati karena harganya dipasaran yang rendah. “Program ini merupakan suatu terobosan dari DTPHP Situbondo bersama para petani singkong agar kedepan berminat untuk menanam

singkong kembali,” tegas Saiful Bahri, di ruang kerjanya, Kamis (14/3). Masih kata Saiful, agar program kerjasama ini berjalan dengan baik harus diikat dengan cara kontrak kerja dengan perusahaan yang bisa mengelola singkong menjadi komoditas tepung dan produk lain di Kabupaten Situbondo. Dengan adanya kontrak saling menguntungkan antara perusahaan/pabrik dan petani Situbondo, diharapkan Saifil akan tercipta peningkatkan pendapatan dan keuntungan dari kedua belah pihak. “Program ini hasil kerjasama antara Pemkab bersama dengan akademisi, termasuk didalamnya untuk pendampingan survey kelayakan lokasi,” papar saiful. Saiful menambahkan, setelah lokasi dinilai layak oleh tim maka petani akan men-

sawawi/bhirawa

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto bersama Wabup Yoyok Mulyadi serta Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Situbondo Farid Kuntadi membahas prospek singkong bersama LP2M Unej Jember.

dapatkan pengawalan sejak mulai proses penanaman sampai paska panen dengan tujuan agar ada peningkatan pendapatan yang besar. Kata Saiful, dalam pertemuan kemarin sudah mengerucut dari hal yang kecil seperti penyediaan lahan seluas 62,5 hektar. Setelah mengalami pertumbuhan yang bagus, sambung Saiful, tanaman singkong nanti diharapkan semakin meluas

dan akan tumbuh pabrik pabrik lain di Situbondo. “Dengan demikian tanaman singkong akan meningkat lagi dengan lebih besar. Tentunya juga harus melalui perencanaan yang detail melalui pendampingan akademisi dari Unej Jember,” urai Saiful. Saiful menegaskan, sesuai dengan rencana tindak lanjut (RTL) yang disepakati bersama, Bapeda dan beberapa OPD

terkait melakukan perencanaan yang matang seperti tanaman, pola kerjasama dan pembagian tanaman sehingga akan pembagian tugas yang jelas. Dijadwalkan pula, terang Saiful, nanti setiap hari atau setiap bulan ada pemasukan produksi singkong ke pabrik yang berdiri di Situbondo. “Kami merencanakan ada satu truk singkong yang masuk ke pabrik setiap hari sehingga pabrik tersebut akan terus beroperasi. Tentunya harus didukung dengan proses pemeliharaan yang konsisten,” kupas Saiful lagi. Saiful memperkirakan mulai bulan Oktober 2019 mendatang pabrik singkong di Situbondo akan mulai beroperasi dan petani sudah bisa menikmati keuntungan dan pendapatan yang ideal. Sesuai dengan perencanaan awal, kupas Saiful, target tonase awal produksi singkong di Kabupaten Situbondo sekitar 16 ton perhektarnya. “Itu akan terealisasi dengan didukung pendampingan tehnologi dari DTPHP Situbondo serta Unej Jember. Bahkan kami bisa menargetkan bisa memproduksi singkong diatas 20 ton/ hektarnya,” pungkas Saiful Bahri.Q awi


PENDIDIKAN, KEBUDAY

6

Pasal Karet Permendikbud 51 Jadi Sorotan Terkait penggunaan Suket Domisili pada Sistem Zonasi Surabaya, Bhirawa Siklus dunia pendidikan akan segera bertemu dengan tahun ajaran baru. Kompetisi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pun segera dimulai. Namun, regulasi terkait PPDB ini masih menarik perhatian. Khususnya permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Anggota Dewan Pendidikan (DP) Kota Surabaya Yuli Purnomo mengakui, terdapat sejumlah pasal karet dalam Permendikbud 51 tersebut. Seperti pada pasal 18 ayat 3 yang menerangkan kartu keluarga (KK) bisa digantikan dengan keterangan surat domilisi yang justru bisa disalahgunakan. Mengingat, KK dan surat keterangan domisili memiliki pengertian yang berbeda. "KK ini tidak bisa digantikan dengan domisili. Ini sangat rawan. Contohnya ada sekolah favorit di kecamatan X, ini orang yang rumahnya jauh bisa saja minta surat keterangan untuk domisili di kecamatan itu," ungkap dia dihubungi bhirawa, Kemarin (14/3). Persoalan kedua yang tengah menjadi pembahasan

oleh pihaknya adalah, terkait tidak digunkannya hasil nilai Ujian Nasional sebagai patokan untuk masuk ke jenjang SMP negeri. Menurut dia itu akan berdampak pada down-greade (penurunan) kualitas pendidikan di Kota Surabaya. Karena pemerintah hanya memfokuskan pada zonasi sekolah dengan jarak rumah saja. "Nilai sudah bagus, penataan bagus, dan verifikasi seleksi cukup bagus kalau itu (zonasi) tetap diterapkan bisa menurunkan kualitas pendidikan kita. termasuk nilai-nilai anak-anak banyak yang merosot,"ujar dia. Sebab, sambung dia, in dan out come tidak terseleksi secara mendetail. Dan itu pernah terjadi di tahun 2014. Ketika pemerintah mengeluarkan aturan bahwa nilai

hasil UN jenjang SMA tidak mempengaruhi untuk masuk PTN. Ini artiya, terjadi kemerosotan semangat siswa untuk mengukur kemampuannya terutama di aspek akademiknya. Apalagi, Kata Yuli, kebijakan yang dikeluarkan oleh Mendikbud melalui Permendikbud no 51 sifatnya memaksa atau menekan daerah atau dinas pendidikan untuk menerapkan aturan tersebut. Jika tidak menjalankan itu, baik Pemerintah daerah, kabupaten/kota maupun dinas pendidikan terkait akan dijatahui sanksi. "Ini tidak baik. Pendidikan tidak boleh memaksa. Pendidikan ini sifatnya luwes fleksibel tidak boleh ada paksaan atau tekanan dari manapun. Karena ini menyangkut pada kualitas SDM,"tegas dia. Aturan lain yang terdapat dalam permendikbud no 51 adalah penggunaan NIK (Nomor Induk Penduduk) yang menggantikan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), dinilai Yuli kebija-

kan itu sangat bagus. Sebab, menurut dia dengan penggunaan NIK, siswa bisa lebih mudah dalam mengurus administrasi. Seperti digunakan untuk nomor ijazah, kartu mahasiswa, atau kartu pelajar. "Presepsi saya dengan NIK semuanya bisa terintegrasi," jelas dia Terpisah, anggita Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dyah Katarina mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum melakukan rapat dengar pendapat atau hearing dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya terkait persoalan PPDB yang mengacu pada permendikbud no 51. "Insyaallah kita akan agendakan untuk rembuk persiapan PPDB 2019 yang mengacu pada permendikbud no 51 usai pelaksanaan USBN dan UNBK," ungkapnya. Namun, dikatakannya Komisi D membuka kesempatan bagi semua pihak untuk menyampaikan saran dan masukan yang sangat dibutuhkan guna kesuksesan pelaksanaan program pendidikan wajar 12 tahun. I ina

Bupati Madiun, Ahmad Dawami melantik Panita dan Sekolah penyelenggara Ujian Nasional SMP/MTs, Program Paket B dan C, SD/MI

Dilanda Banjir, Bupati Be Pemkab Madiun, Bhirawa Sebagian wilayah di Kabupaten Madiun baru saja dilanda banjir cukup serius. Kini, para siswa dan penyelenggara pendidikan akan segera dihadapkan pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Karena itu, Bupati Madiun Ahmad Dawami berharap proses UN mulai dari persiapan hingga pelaksanaan dapat berjalan lancar. Hal tersebut diungkapkan Ahmad Dawami saat melan-

tik panita dan sekolah penyelenggara Ujian Nasional (UN) SMP/MTs, Program Paket B dan C, SD/MI dan Program Paket A Kabupaten Madiun, Kamis (14/3). HAhmad Dawami dalam menuturkan, meskipun baru dilanda banjir, dia berharap dunia pendidikan tetap berjalan dengan lancar. "Mudahmudahan siswa tetap bersemangat menjalankan tahapan-tahapan pendidikan mereka," tutur dia. Dikatakan bupati, kejadi-

an banjir di Kabupaten Madiun kemarin itu, selain faktor curah hujan yang tinggi juga karena ulah manusianya sendiri. Karena itu, sekolah diharapkanya berperan lebih besar dalam membentuk anak didik yang akan sadar pentingnya dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama sungai. Itu sebabnya, bupati Madiun, ingin dinas pendidikan untuk menciptakan kaderkader untuk kebersihan lingkungan. Ini merupakan

LIPUTAN

BANGKU POJOK

Menguji Bakat Keterampilan S

Sertifikasi Mandiri, Antisipasi Kekurangan Kepala Sekolah Kota Batu, Bhirawa Pemkot Batu berinisiatif untuk melaksanakan sertifikasi guru secara mandiri. Hal ini menyusul terbatasnya kuota bagi guru Kota Batu untuk mengikuti sertifikasi guru yang dilaksanakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbu). Inisiatif ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kekosongan pejabat Kepala Sekolah baik jenjang SD, SMP, maupun SMA. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Enny Rachyuningsih mengatakan bahwa di tahun 2018 lalu sudah ada 20 guru Kota Batu yang telah mengikuti sertifikasi. "Namun bukan berarti sudah semua guru telah mengikuti sertifikasi. Masih ada 9 guru yang belum dan masih menunggu giliran mengikuti sertifikasi, "ujar Enny, Kamis (14/3). Ia mengatakan dari 20 guru yang telah mengikuti sertifikasi tersebut, 19 di antaranya telah diangkat menjadi Kepala Sekolah. Adapun 1 guru lagi telah diangkat menjadi Pengawas Sekolah. Artinya, jika tahun ini adalah pejabat Kepala Sekolah yang pensiun, otomatis belum ada stok atau cadangan guru yang bisa menggantikan. Situasi dan kondisi ini telah diketahui oleh Walikota Batu, Dewanti Rumpoko. Karena itu pula Walikota menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu untuk mencermati kuota yang diperoleh Kota Batu dalam sertifikasi guru. Jika kuota tersebut dinilai kurang maka Walikota memerintahkan Kadindik untuk mengadakan program sertifikasi sendiri. "Sertifikasi ini perlu dilakukan agar Kota Batu tidak akan kekurangan Kepala Sekolah maupun Pengawas Sekolah,"tambah Dewanti. Apalagi saat ini masih ada 9 jabatan Kepala Sekolah dan Pengawas yang belum dijabat oleh pejabat definitif. I nas

Pengembangan potensi peserta didik tidak sekadar melulu soal akademik. Sebab, bakat dan keterampilan juga dibutuhkan untuk pengembangan diri anak didik. Karenanya, evaluasi pembelajaran di sekolah tidak hanya dengan menjawab pilihan ganda, melainkan juga dilakukan ujian praktik. Di SMP Budi Sejati, Surabaya misalnya, bakat dan keterampilan siswa diuji sebelum mereka akhirnya melepas seragam biru-putih. Misalnya melalui penampilan drama, bakat kesenian tiap siswa diuji. Sementara keterampilannya, diuji dengan kreatifitas siswa mengolah limbah untuk dimanfaatkan kembali. Peserta didik yang duduk di bangku kelas 9 pun saling menunjukkan kreati-

Pelajar dari Belanda menjadi pengawas, sedang milihat pemilih pemula memasukkan kartu suara usai pencoblosan.

Simulasi Coblosan Pemilu Diawasi Pelajar Asal Belanda Sidoarjo, Bhirawa Potensi pemilih pemula di wilayah Sidoarjo cukup tinggi mencapai 10 persen. Hal ini harus didukung dengan pemahaman yang cukup agar partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 ini tinggi. Seperti yang dilakukan SMA Pembangunan Jaya 2 Gedangan Sidoarjo dengan menggelar simulasi pencoblosan bagi peserta didiknya. Menariknya, dalam prosesi simulasi yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dan XII tersebut, ada beberapa siswa dari negara Belanda dijadikan sebagai pengawasnya. Namun, sebelum dilakukan simulasi pencoblosan para siswa juga diberikan sosialisasi tentang rangkaian kegiatan Pemilu. Kepala SMA Pembangunan Jaya 2 Gedangan, Suci Wulandari menuturkan kalau pihaknya sengaja menggelar simulasi pencoblosan kepada para siswa-si-

wanya yang usianya sudah menginjak 17 tahun. Adapun tujuannya adalah menyukseskan pemilihan umum yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Ia juga merasa prihatin, karena para pemilih pemula masih banyak yang belum mengetahui cara untuk mencoblos dan berapa jumlah surat suara yang akan di coblos. Jadi pihak sekolah sengaja menggelar simulasi ini untuk turut berpartisipasi menekan tingkat Golput, khususnya yang banyak terjadi pada pemilih pemula sekarang ini cenderuang acuh tak acuh dengan keadaan politik di Indonesia. Kita akan edukasi terus kepada para siswa bagaimana mencoblos saat mereka mulai memakai hak pilihnya. "Mereka ini sifat kritikalnya tinggi, cuma cuek dan acuh mungkin karena tidak tahu. Kita akan edukasi terus agar mereka semakin tahu dan peduli," pungkas Suci Wulandari. I ach

GALERI

fitasnya. Penampilan "Bubur Ashoi Jeng Menul" dari kelas 9-A disajikan dengan apik. Pemerannya menunjukkan karakter yang

sangat menjiwai sesu "Kita berharap krea tereksplorasi dengan

Menghargai Pot Inovasi dalam dunia pendidikan tidak akan pernah final atau berhenti karena sudah cukup. Banyak hal yang perlu dilakukan agar potensi peserta didik dapat terus dikembangkan dengan metode yang tepat. Salah satunya dengan mengidentifikasi potensi akademik dan non akademik peserta didik. Seperti diungkapkan Kepala SMP Budi Sejati Surabaya Mu'arofah. Dia mengolaborasikan beberapa kegiatan dalam mata pelajaran seni budaya.

Tujuannya, agar siswa menonjol dalam hal ak terasah bakat dan kete Muarofah mengaku murid memiliki kemam Bahkan ada yang saat beberapa murid harus agar mereka tidak keti pelajaran tersebut. "Banyak sekali sisw fokus untuk mengikut Matematika contohny sering merasa kesus

PRESTASI

11 Ribu Pelajar SMA Dan SMK Probolinggo Bersiap Ikuti UNBK Sebanyak 11.444 pelajar SMA/SMK se-Probolinggo akan segera menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pelaksanaan UNBK untuk SMK dilakukan pada 25-28 Maret 2019. Sedangkan untuk SMA dijadwalkan tanggal 1, 2, 4, dan 8 April 2019. Oleh: Wiwit Agus Pribadi, Kabupaten Probolinggo

wiwit agus pribadi/bhirawa

Para pelajar SMAN 1 Dringu melakukan persiapan UNBK.

Saat ini pelajar kelas XII SMA masih mengikuti tahapan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN). Sedangkan untuk SMK dijadwalkan berlangsung pada kemarin 13/3, 14, 15, dan 18 Maret 2019. Hal ini diungkapkan Kresna Herlambang, kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota/Kabupaten Probolinggo, Kamis 14/3. "Pelaksanaan USBN ini merupakan satu rangkaian

dengan pelaksanaan penilaian kelulusan siswa. Nanti nilai USBN ini juga akan digabung dengan UNBK, selain juga ada unsur penilaian lain untuk penentuan kelulusan," ujarnya. Selain dari nilai siswa, kelulusan juga ditentukan dari tingkat ketuntasan belajar serta moral siswa. Dalam USBN bidang studi yang diujikan merupakan bidang studi yang tidak di-

ikutkan dalam UNBK. Total ada 160 lembaga pendidikan tingkat SMA dan SMK se-Probolinggo yang akan melaksanakan UNBK. Baik negeri dan swasta. Dengan rincian 103 SMA/SMK menyelenggaran UNBK secara mandiri. Sedangkan 57 lembaga SMA/SMK se-Probolinggo akan melaksanakan UNBK dengan bergabung bersama lembaga lain. "Peraturannya minimal satu ruang 20 siswa bisa melakukan UNBK mandiri. Meskipun sudah ada komputer lengkap, tapi pesertanya kurang dari 20, tidak bisa melakukan UNBK mandiri. Untuk efisiensi," terangnya. Bagi siswa yang sakit memiliki kesempatan untuk mengikuti UNBK susulan. Baik untuk SMK dan SMA

sederajat memiliki jadwal yang sama yaitu 15-16 April 2019. "Bagi siswa yang nilainya kurang saat UNBK untuk memenuhi persyaratan pendidikan pun bisa mengikuti UN perbaikan. UN Perbaikan dijadwalkan 27 sampai 30 Juli 2019," jelasnya. Peserta UNBK SMA/SMK se Probolinggo, jumlah total peserta sebanyak 11.444 siswa. Dengan rincian untuk SMA yang ada di kota Probolinggo sebanyak 1344 siswa sedangkan di wilayah kabupaten probolinggo sebanyak 4230 siswa, jumlah keseluruhan yakni 5574 siswa. Untuk siswa SMK yang ada di wilayah kota Probolinggo sebanyak 2503 siswa, sedangkan yang ada di kabupaten Probolinggo sebanyak 3367 siswa. I


YAAN

& OLAH RAGA

Jumat Wage, 15 MARET 2019

7

S O S O K

Persembahkan Gelar Cumlaude di Akhir Hayat Prosesi wisuda harusnya menjadi dambaan bagi para mahasiswa yang menyelesaikan masa studinya di bangku perguruan tinggi. Wisuda menjadi puncak dari perjuangan seorang mahasiswa dalam menyelesaikan masa studinya. Sayangnya, euforia prosesi wisuda tidak bisa dirasakan bagi Miranti Chandrarisna. Mahasiswa program studi ilmu kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini lebih dalu dipanggil oleh yang Maha Kuasa sebelum dia

merasakan euforia atas gelar doktor (S3) yang telah diselesaikannya. Dalam menyelesaikan studi S3-nya Miranti membuat disertasi penelitian dengan fokus mekanisme anti toksoplasma dengan ekstrak etanol kulit manggis. Bagi keluarga, Miranti merupakan sosok perempuan, istri maupun ibu yang baik bagi anak-anaknya. Hal itu diungkapkan Saud Tua Marpaung, suami almarhum Miranti. Sembari mengingat kenangannya bersama sang istri, Saud bercerita jika perjuangan istrinya dalam menem[uh program pendidikan S3 tidaklah mudah. Sejumlah kendala sempat mengganggu Miranti dalam meraih gelar doktornya. Salah satunya karena kendala biaya. "Mungkin jenjangnya (proses pendidikannya,red) ridak bisa lancar. Karena perjuangan beliau (Miranti) sangatlah berseman-

gat dalam menempuh studi,"cerita Saud kenang perjuangan sang istri. Meskipun menghadapi sejumlah kendala dalam menempuh pendidikan, lanjut Saud, Miranti mampu menorehkan prestasi yang membuat keluarganya bangga. Capaian IPK (indeks prestasi kumulatif) meraih predikat lulus dengan pujian atau cumlaude yaitu 3.90. "Capaian prestasi ini bagi kami (keluarga) merupakan prestasi yang sangat luar biasa. Kami sangat bangga karena IPK beliau 3.90. ini salah satu pelajaran dan motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi,"ungkap dia saat mewakili Miranti dalam mengambil ijazah. Saud berharap semua hasil pendidikan dan penelitian istrinya (Miranti) dapat turut mengembangkan keilmuan yang ada di Indonesia, khususnya Universitas Airlangga (Unair). Selain itu, penelitiannya diharapkan mampu menjadi perangsang terhadap penelitian berkelanjutan bagi mahasiswa maupun peneliti yang lainnya. "Apa yang sudah beliau (Miranti) lakukan dan teliti dalam penelitian ini dapat dimaksimalkan kembali dan diteruskan,"katanya. Perlu diketahui Miranti Chandrarisna terjadwal mengikuti proses wisuda pada Minggu (10/3) di Airlangga Convention Center (ACC) kampus C Unair. Dia (Miranti) tercatat sebagai salah satu dari total 2.306 mahasiswa yang diwisuda oleh Rektor Unair, Prof Mohammad Alm. Miranti Chandrarisna Nasih periode Maret 2019 ini. I ina

sudarno/bhirawa

dan Program Paket A Kabupaten Madiun, di lanjutkan penandatanganan surat keputusan pelantikan gedung Diknas Kabupaten Madiun.

erharap UN Tetap Lancar jalan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Artinya dalam hal pencengahan bencana, meskipun dinas pendidikan bukan bidangnya dalam menangani bencana tetapi menciptakan kaderkader yang dapat menciptakan pecegahan. Dalam hal ini, tentang ujian yang akan datang, diharapkan, apabila selama ujian masih ada pengawasnya dikelas, berarti target pendidikan masih kurang. Seharusnya dalam ujian

tidak ada pengawasnya. "Ini kenapa, seharusnya sejak dini kita bentuk anak didik kita agar berlatih jujur, jujur dalam arti mengerjakan ujiannya tidak menyontek atau curang dalam mengerjakan ujian. harapan saya sesuai dengan visi misi kita yaitu Berakhlak,"tegas bupati berharap. Yang lebih penting lagi lanjut bupati, diharapkan, Ujian Nasional ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Juga pendidikan di Kabupa-

ten Madiun merata, tidak ada yang terbaik tetapi harus merata itu tagetnya. "Karena, Pemkab Madiun selain menaikan anggaran dibidang pendidikan juga ingin masyarakat memiliki rasa akan menjaga setiap sekolah yang ada di Kabupaten Madiun. Walaupun sekarang SMA dan SLB kewenangan provinsi, tetapi kita tetap tanggung jawab karena siswa-siswinya adalah masyarakat Kabupaten Madiun,"pungkasnya. I dar

KHUSUS

Siswa Lewat Drama dan Limbah

uai perannya. atifitas siswa ini akan n mereka merancang

pertunjukan drama ini," guru seni budaya SMP Budi Sejati Surabaya Syamsul Arifin. Syamsul menuturkan, ujian praktek

krisna/bhirawa

merupakan syarat kelulusan siswa. Tugas ini dikerjakan secara berkelompok. Karena itu, penampilan drama ini diharuskan melibatkan seluruh anggota siswa dalam satu kelas. "Memang ini diperuntukkan sebagai ujian praktek. dan untuk persiapannya sudah mulai bulan Januari kemarin. Pembagian naskah sudah kita mulai Februari lalu dan siswa sudah mulai lathian. Sekarang ini langsung praktek tiap kelas," ujarnya. Tidak hanya seni drama saja yang diajarkan kepada peserta didik. Guru prakarya SMP Budi Sejati Endang Setyowati juga mewajibkan para siswa agar mampu memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai untuk membuat sebuah kerajinan tangan. Sudah banyak sekali kerajinan yang telah dibuat tujuannya agar siswa belajar kreatif dan dapat memanfaatkan barang-barang bekas tak terpakai yang ada disekitarnya. "Memang ini akan membuat anak-anak semakin kreatif dan agar nantinya saat mereka sudah lulus sekolah bisa memanfaatkan itu dan untuk hasilnya masih akan kita pajang diruang seni budaya," ujarnya. I mb11

wa yang susah ti mata pelajaran. ya, mereka ahan. Namun jika

mata pelajaran yang berhubungan dengan kegiatan fisik dan seni, mereka sangat senang malah terlihat sangat totalitas," ujarnya. Ia mengaku sempat kesulitan saat menangani muridnya yang sebagian berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah kebawah dan broken home. Karena menurutnya, sulit mengubah sikap dan karakter jika lingkungan tempat tinggal dan lingkungannya tidak mendukung. Namun ia sangat yakin jika murid itu diberi kasih sayang disekolah

si yang berkembang, tim penyidik KPK akan mendatangi Kantor Dindik Kabupaten Malang. Sejumlah guru yang akan mengurus administrasi di kantor tersebut terpaksa harus kembali, karena pelayanan tutup sementara. Kepala Dindik Kabupaten Malang MM Hidayat mengakui, ada informasi jika tim penyidik KPK akan datang ke kantornya. Namun, untuk kebenarannya masih belum pasti. "Berdasarkan informasi yang saya terima, KPK akan datang ke kantor ini. Dan saat ini masih di Polres Malang, sehingga semua kegiatan

kami hentikan sementara," kata Hidayat kemarin. Dia mengaku, kedatangan tim penyidik KPK ke kantor

dindik kemungkinan ada hubungan dengan surat pemanggilan dari KPK untuk Pak Suwandi. I cyn

Kantor Dindik Kab Malang, di Jalan Panarukan, Kec Kepanjen, kabupaten setempat, tutup pelayanan karena ada informasi didatangi KPK.

Kejurprov Senam, Ajang Pemanasan Sebelum Porprov

Indra Sabarani

Surabaya, Bhirawa Kejuaran Provinsi (Kejurprov) senam yang digelar 1418 Maret di SMAN I Kepanjen Kabupaten Malang menjadi ajang pemanasan bagi para atlet sebelum mereka turun di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Juli 2019 di Gresik. Selain itu lomba ini juga dijadikan acuan bagi para pelatih untuk melihat kekuatan daerah lain. Sebab saat ini persaingan senam di

Jatim tergolong sangat ketat. Kabid Bidang Prestasi Pengprov Persani Jatim, Indra Sabarani menjelaskan, pada Kejurprov tahun ini hanya diikuti oleh atlet dengan usia dibawah 21 tahun, kemudian mereka tidak pernah juara PON dan tidak bergabung dengan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) maupun Puslatda Latihan Nasional (Pelatnas). "Jadi Kejurprov ini adalah

murni untuk pembibitan," katanya, Kamis (14/3). Ia juga tidak menampik jika event ini akan dimanfaatkan oleh para pelatih untuk melihat kekuatan daerah lain. Sebab tidak menutup kemungkinan yang turun di Kejurprov turun di Porprov. "Selain itu pelatih juga akan melihat kemampuan atletnya sebelum mereka turun di Porprov," katanya. I wwn

INSPIRASI PENDIDIKAN Rubrik Pendidikan Harian Bhirawa memberi kesempatan kepada para pembaca (dosen/guru, pelajar dan mahasiswa) untuk mengirimkan karya reportase berbentuk jurnalisme warga (citizen's jounalisme) baik berupa berita, feature dan berita profile terkait pendidikan yang mampu menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi perkembangan dunia pendidikan. Panjang naskah sekitar 3000 karakter , bisa dikirimkan ke : harian_bhirawa@yahoo.com dan wahyuksn@gmail.com dengan subjek : INSPIRASI PENDIDIKAN

Bermain Pintar Melalui Study Tour

dan diberi tambahan kegiatan lain seperti istighosah tiap satu bulan sekali, kegiatan non akademik seperti futsal, seni drama, serta kerajinan dan kegiatan lainnya maka akan sedikit demi sedikit lupa dengan hal buruk yang dilakukannya. "Susah sekali memberikan perhatian kepada mereka. Apalagi anak-anak yang tidak tinggal bersama orang tuanya. Tapi guru kini tidak hanya sebagai pengajar saja, tapi juga sebagai orang tua saat disekolah," pungkas dia. I mb11

POSSI Undang Masyarakat Saksikan Kejurda

Peselam Puslatda Wajib Waspada Surabaya, Bhirawa Kejuaraan Daerah (Kejurda) Selam Finswimming menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan hasil latihannya selama ini. Sebab mereka memiliki kesempatan untuk berlomba dengan atlet penghuni Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim. Ketua Umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim, Mierza Muttaqien menegaskan semua atlet memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Puslatda dengan syarat mereka bisa menunjukkan prestasi terbaik. Ia juga memastikan persaingan di Kejurda sangat ketat karena para atlet tentu memiliki ambisi untuk bisa meraih prestasi dan bergabung di Puslatda.

Pemkab Malang, Bhirawa Suasana tak biasa terasa di kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang. Aktifitas pelayanan yang biasa diberiakan kemarin tutup dan akan dibuka kembali hari ini, Jumat (15/3). Hal ini setelah beredar informasi kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Malang. Informasi tersebut membuat bingun ASN dilingkungan Pemerintah (Pemkab) Malang. Padahal, informasi kedatangan Anggota KPK tersebut belum pasti kebenarannya. Terlebih informa-

Salah satu kegiatan seni drama SMP Budi Sejati Surabaya.

tensi Masing-masing Peserta Didik

a yang tidak terlalu ademik bisa tetap erampilannya. i, tidak semua mpuan yang sama. t jam pelajaran s diajak untuk aktif inggalan dalam

Terima Kabar Didatangi KPK, Dinas Pendidikan Tutup Layanan

Mierza Muttaqien

"Jadi saya tekankan, atlet Puslatda tidak boleh lengah, sebab posisi mereka bisa tergeser jika prestasinya buruk," kata Mierza Muttaqien, Kamis (14/3). Hal yang membuat menarik di Kejurda yang dige-

lar 15-17 Maret di Kolam Renang KONI adalah, event ini akan dijadikan acuan oleh pengurus POSSI kabupaten/kota untuk melihat kemampuan atletnya sebelum berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019. Selain itu juga untuk mengintip kekuatan masing-masing daerah di Porprov. "Persaingan di selam sangat ketat, tahun lalu juara umum Kejurda Kota Surabaya tapi perolehan medalinya cukup tipis dengan posisi kedua," kata Mirza. Pada kesempatan itu Mirza juga mengundang masyarakat untuk hadir melihat Kejurda di Kolam Renang KONI di kawasan Kertajaya Surabaya. Ia juga menjelaskan kalau olahraga selam cukup terjangkau untuk ditekuni. I wwn

Proses belajar siswa tidak hanya dilakukan di dalam kelas tetapi dapat juga dilakukan di luar kelas. Hal ini dilakukan agar siswa tidak hanya menguasi materi secara teori tetapi agar siswa dapat mengaplikasikan materi pelajaran secara langsung dilapangan. Pembelajaran yang dilakukan di luar kelas memberikan pengalaman baru kepada siswa secara langsung. Oleh: Yulia Nuryani Candra, SPd, SDN Rejosalam I, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan Hal tersebut diadakan karena tidak memungkinkan menghadirkan setiap peristiwa ke dalam kelas untuk dipelajari dan diamati. Sabtu (9/3) boleh dikatakan adalah hari yang dinantikan oleh siswa siswa kelas 6 SDN Rejosalam I. Pasalnya sudah setahun ini mereka menyisihkan sebagian uang jajan untuk ditabung. Yah‌ tujuan mereka menabung adalah untuk membayar kegiatan study tour yang dilaksanakan pada pertengahan semester 2. Pihak sekolah mengajarkan dan membiasakan siswanya untuk menabung. Dengan kegiatan menabung secara tidak langsung membentuk karakter siswa agar membiasakan hidup hemat dan kerja keras untuk mencapai keinginan. Kali ini mereka akan melaksanakan study tour ke Jawa Timur park I, Batu. Tempat ini terletak 20 km dari Kota Malang. Setelah 2 jam perjalanan akhirnya rombongan sampai di lokasi. Jadwal kegiatan sudah disusun rapi oleh Bu Yulia sebagai wali kelas VI. Sebagai kegiatan awal siswa diajarkan bagaimana cara membeli tiket, mengantri membeli tiket, mengantri ketika masuk ke wahana. Secara tidak langsung kegiatan ini mengajarkan siswa untuk sabar dan budaya antri. Siswa di sini tidak hanya bermain, tapi juga belajar. Lembar pengamatan dibagi-

kan kepada siswa, mereka wajib mengisi dan dikumpulkan di akhir perjalanan. Siswa dibagi bagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok mengerjakan laporan pengamatan yang berbeda tugasnya. Kelompok 1 mengamati galeri etnik nusantara, Kelompok 2 mengamati peninggalan sejarah yang berupa candi, kelompok 3 mengamati tanaman buah dan sayur, kelompok 4 mengamati galeri pos. Tampak para siswa sibuk dan mendiskusikan segala sesuatu yang berhubungan dengan tugasnya. Salah satunya adalah Fika, ketua kelompok 4. Fika dan kelompoknya sibuk mencari data dan mencatatnya kemudian menuliskan pada lembar pengamatan yang sudah dibagikan guru. "Saya bisa menimbang surat dan memasang perangko." Kata Fika sambil memasang perangko ke surat. Setelah semua kelompok menyelesaikan tugasnya mengisi lembar pengamatan, kini saatnya mereka bermain. Banyak wahana yang memicu adrenalin, yang membutuhkan keberanian. Disini juga terdapat kolam renang yang cukup luas dengan latar belakang patung Ken Arok, ada ember besar

yang akan menumpahkan airnya jika sudah penuh. Selain itu kolam renang ini dilengkapi juga dengan banana boat, kolam arus dan beberapa ketangkasan air yang tentunya menambah pengalaman siswa. Selanjutnyan siswa diajak untuk mempraktikkan proses jual beli di pasar wisata. Beberapa anak membeli oleh-oleh. Mereka belajar menawar, membayar kemudian menghitung kembalian. Bahkan dengan praktik ini siswa bisa membedakan kelebihan dan kekuranga antara pasar tradisional dengan pasar modern. "Study tour merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa. Mereka dapat bermain dan belajar bersama dengan teman-temannya, selain itu memberikan pengalaman langsung bagi mereka." Kata Bu Yulia. Berbagai wahana yang tersedia di sini dapat menambah pengetahuan umum bagi mereka seperti wahana budaya Indonesia, taman fisika, science centre, taman bermain. Dengan begini, siswa dapat semakin termotivasi untuk terus belajar dan menghilangkan kebosanan akan rutinitas di dalam kelas. I


JAWA TIMUR

8

Jumat Wage, 15 MARET 2019

Seluruh OPD Wajib Lakukan Inovasi Tuban, Bhirawa Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Tuban, datangkan dua narasumber inovasi untuk mensuport seluruh OPD dan perwakilan kecamatan dalam Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Public di ruang rapat lt. III Setda Tuban, Kamis (14/03). Dua narasumber itu adalah dari Kabag Tata Laksana Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur, Agung Putu Iskandar, SS, MSi dan dari GIZ Transformasi, Redhi Setiadi, SIP, MPA Pelatihan pembuatan proposal Inovasi Pelayanan Public ini dibuka secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum, Drs. Achmad Amin Sutoyo, yang menyampaikan akan pentingnya inovasi, selain agar terus digerakan untuk menjawab tantangan kedepan. Dari pelathan ini diharapkan dengan inovasi inilah, akan menjadi jawaban terkait dengan per-

masalahan-permasalahan yang ada, baik di bidang pelaksanaan pemerintahan, pembangunan sekaligus juga tantangan kedepan untuk memenuhi tuntutan jaman. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahunnya, guna untuk merangsang seluruh OPD di Kabupaten Tuban agar terus berinovasi menjadi lebih baik,” kata Drs. Achmad Amin Sutoyo. Mantan asisten Administrasi Umum ini, juga menghimbau pentingnya inovasi agar tidak menjadi stagnan, tidak hanya survive untuk menunjukkan suatu keadaan menjadi lebih baik lagi.

Termasuk di dalamnya terkait dengan masalah pelayanan. “Harapan saya, harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” pinta Asisten Administrasi Umum Pemkab Tuban ini. Lebih lanjut, Amin juga menyampaikan pelayanan juga termasuk tidak hanya pada public, melainkan pelayanan juga meliputi untuk OPD. Yaitu pelayanan kepada aparatur, untuk sesama aparatur. Salah satu contohnya di bidang kepegawaian. Terkait hal ini, inovasi sangat diperlukan. Apalagi yang digalakan oleh Pemerintah khususnya dibidang pelayanan public, yang harus memenuhi standart pelayanan minimal dan tidak hanya itu saja, pelayanan public juga harus menjadi prima. “Salah satu bentuk untuk menjadi prima, maka harus berubah,

berubah sesuai dengan permasalahan yang ada untuk menciptakan inovasi yang lebih baik,” tegasnya. Untuk mendukung Pelayanan Public termasuk untuk memajukan suatu daerah, maka di BAPPEDA ada kegiatan bagaimana mendorong untuk memberikan masyarakat agar berpatisipasi aktif dalam rangka untuk inovasi di daerah, khususnya di Kabupaten Tuban. “Untuk bagian organisasi yang ditangani adalah pelayanan public untuk mendorong terus- menerus bagaimana pelayanan yang lebih baik guna mewujudkan visi dan misi Bapak Bupati Tuban,” imbuhnya. Adapun perwakilan dari kecamatan yang hadir dalam kegiatan ini adalah dari Kecamatan Tuban, Kecamatan Semanding, Kecamatan Soko dan Kecamatan Plumpang.Q hud

khoirul huda/bhirawa

Para narasumber saat memaparkan materi pada pelatihan Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Public di ruang rapat lt. III Setda Tuban, Kamis (14/03).

Komisi III Kritisi Pembangunan Insfrastruktur yang Tidak Layak Trenggalek , Bhirawa Legisatif meminta Pemkab Trenggalek agar memperhatikan sejumlah proyek infrastruktur yang tak layak pengerjaannya. OPD terkait proyek infrastruktur diminta untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan pengerjaan. Permintaan legislatif ini bagian dari kesimpulan Rapat kerja antara komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tindak lanjut evaluasi percepatan pelaksanaan lelang pekerjaan APBD TA 2018, serta penanganan kerusakan insfrastuktur akibat bencana alam dan progres pelaksanaan APBD TA 2019 yang akan dilaksanakan, , Kamis (14/3). Dalam kesempatan tersebut Komisi III DPRD mengkritisi kegiatan pembangunan jalan, jembatan dan Puskesmas yang dilaksanakan pada APBD 2018 yang lalu terdapat beberapa persoalan yang wajib untuk ditindak lanjuti dan diseleseikan. Usai menggelar rapat, M,Hadi yang bertindak sebagai pimpinan rapat di konfirmasi beberapa awak media mengatakan, pembangunan Puskesmas yang lokasinya di kecamatan Panggul tidak layak secara spesifikasi maka seharusnya dinas terkait harus menuntaskan permasalahan yang ada. " Yang paling menonjol dalam pembahasan tadi terutama soal pengerjaan Puskesmas yang ada di Panggul. Kami melihat secara langsung pengerjaannya sangat parah , bahkan seperti genteng yang tidak layak secara spesifikasi jauh dari yang diharapkan oleh masyarakat." M. Hadi berharap, karena di dalam pekerjaan itu terdapat dana cadangan, maka seyogyanya dana cadangan tersebut bisa digunakan untuk pemeliharaan dan penyelesaian kekurangan agar tidak menimbulkan masalah. Menyikapi terkait pelaksanaan kegiatan pada Dinas PUPR Trenggalek, komisi III melihat terdapat satu pekerjaan berupa Dam penahan laju air di kecamatan Kampak belum terselesaikan. Dia pun sempat menyentil kinerja konsultan perencana yang dinilai kurang pas, karna sudah dianggarkan maka harus diseleseikan. " Kalau mau merencanakan pekerjaan jangan hanya di angan - angan di ruangan kerja saja, konsultan perencana itu seharusnya turun di lapangan agar bisa mengetahui secara langsung titik yang mau dikerjakan ."pintanya. Selanjutnya komisi III berharap untuk pengerjaan di tahun 2019 ini hendaknya di perlukan antisipasi dan bener - bener di kawal biar tidak ada masalah, PPK dan PPTK harus betul - betul ekstra dalam melaksanakan kegiatan. Dikatakan oleh Hadi, terkait pekerjaan pasar gandusari dari laporan yang ia terima sebelumnya ,itupun brjalan lancar semuanya . akan tetapi kenyataan yang ada dilapangan ketika komisi III melihat langsung ke lokasi ada beberapa catatan kelam. saat itu pihaknya langsung merekomendasikan untuk segera di perbaiki.Q wek

TEROPONG JATIM

alimun hakim/bhirawa

Lokasi pengerukan plawangan.

Nelayan Paciran Keluhkan Soal Plawangan Lamongan, Bhirawa Nelayan Paciran keluhkan kinerja pemerintah yang tutup mata ketika diminta bantuan pengerukan Plawangan Tambat Labuh atau dermaga perahu. Setelah sekian lama di impikan akhirnya saat ini nelayan melaksanakan pengerukan dengan biaya bantuan CSR perusahaan di Pantura. Padahal beberapa tahun lalu melalui rukun nelayan sudah mengajukan pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, namun sampai hari ini belum ada kejelasan. Para nelayan hingga hari ini menanyakan kejelasan pengajuan yang pernah di serahkan pada pihak Dinas terkait. Bahkan, nelayan seringkali harus berputar jauh untuk menyandarkan perahunya sementara, karena belum memiliki Plawangan. "Kami turut prihatin dengan kondisi yang dialami nelayan tersebut. Sehingga kami berupa membantu dengan melakukan lobi lobi, dan akhirnya dapat bantuan CSR dari perusahaan. Itupun untuk makan dan minum para pekerja, kami secara mandiri yang biayai" jelas Hilal salah satu perwakilan Nelayan, Kamis (14/3), seusai audiensi di Dinas Perikanan dan Kelautan.Q mb9

basir/bhirawa

Wabup Bojonegoro Budi Irawanto saat menyerahkan bantuan kepada salah satu disabiltas di Bojonegoro.

HUT PDKB ke 5 Bojonegoro

Apresiasi Disabilitas Wabup Ajak Jaga Kondusifitas Bojonegoro, Bhirawa Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, saat menghadiri HUT Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) Ke-5 Tahun 2019, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para Disabilitas yang telah terus berjuang dan berkarya untuk memenuhi kebutuhan pribadi serta berusaha untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. “ Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinsos sangat memperhatikan keberadaan para Disabilitas dengan program-

program yang bisa diakses melalui pemerintah desa,” tutur Wabup Bojonegoro, di acara yang digelar Balai Desa Talun Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, kemarin (14/3). Selanjutnya, Budi Irawanto berpesan dan mengajak disabilitas serta para hadirin untuk menjaga kondusifitas masyarakat Bojonegoro di tahun politik ini . Disamping pelaksanaan pileg dan pilpres, ditahun ini juga akan dilaksanakan pemilihan BPD dan kepala desa secara serempak. " Jaga kerukunan dan saling

Jaga Kondusivitas JTB, Pertamina EP Cepu Kokohkan Sinergi TNI - Polri Bojonegoro, Bhirawa Sebagai upaya menjaga kondusivitas Proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Pertamina EP Cepu (PEPC) gelar Rapat Koordinasi Pengamanan Obvitnas bersama TNI dan Polri. Acara yang dilaksanakan di The Residence, Desa Talok, kemarin (14/3) dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH Msi, Kepala Staf Kodim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Hairil Achmad, jajaran TNI dan Polisi, Manajemen PEPC, PT Rekayasa Industri dan PDSI. Proyek Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dikelola oleh PEPC merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan telah ditetapkan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Disebutkan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Proyek JTB yang termasuk ke dalam objek vital nasional memiliki tantangan-tantangan dari segi pengamanan. Oleh karenanya, jajaran Polres Bojonegoro berkomitmen melakukan aksi cepat untuk melakukan deteksi pada konflik sedini mungkin agar pengerjaan proyek JTB bisa berjalan kondusif. “Berkat kerja sama yang baik antara pihak keamanan dan Pertamina, potensi gangguan dalam proyek dapat diselesaikan dengan cepat. Peran serta stakeholder, TNI dan Polri dalam menjaga keamanan, turut membantu kelancaran dan kesuksesan pembangunan Proyek JTB ,” kata Kapolres. Ditegaskan oleh JTB Site Office & PGA Manager, Kunadi, bahwa PEPC sebagai operator Proyek JTB tidak akan dapat menjalankan operasi dan perannya secara lancar tanpa dukungan penuh dari aparat dan masyarakat. Q bas

basir/bhirawa

Jaga Kondusivitas JTB, Pertamina EP Cepu Kokohkan Sinergi TNI - Polri.

menghargai perbedaan antara satu dengan menjadi prioritas utama,” pungkas Budi Irawanto. Tempat yang sama, Arif Dawono Suspito selaku panitia pelaksana kegiatan mengatakan, ada dari 200 undangan hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan saat ini pelaksanaan yang ke 5. Banyak rentetan kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia. “ Mulai dari Tahtimul Qur'an, Sosialisasi Pemilu 2019, Donor darah, Santunan Disabilitas dan Anak Yatim serta Pameran

Produk Hasil Karya PDKB,” ungkap Arif. Dirinya mengatakan acara ini diselenggarakan oleh PDKB bekerjasama dengan PMI, New Hexa, FATAYAT NU, MUSLIMAT NU, skk migas, PT. Pertamina EP CEPU, Prabu Radio, Yayasan Karya Binangun Mandiri (YKBM), Disbudpar dan KPU Bojonegoro itu dengan mengangkat tema "Peningkatan peran serta Perkumpulan Disabelitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) dalam pembangunan ekonomi sosial yang berkelanjutan". Q bas

Plt. Wali Kota Blitar Apresiasi Ketua DPRD Kota Blitar Baru SEMPAT mengalami kekosongan jabatan akhirnya jabatan Ketua DPRD Kota Blitar terisi kembali, dimana Said Nofandi mendapatkan amanah menggantikan Glebot Catur Arijanto yang meninggal dunia. Bahkan Plt. Wali Kota Blitar, Santoso hadir dan memberikan sambutan pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Blitar, Kamis (14/ 3) kemarin. Hadir juga pada pengambilan sumpah terebut Forkompimda, Anggota DPRD Kota Blitar, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Plt. Wali Kota Blitar, Santoso menilai hubungan kerjasama, dan komunikasi antara Pemerintah dan DPRD Kota Blitar selama sudah berjalan dengan baik, kondusif, serta semua pihak dapat menjalankan fungsi dan kewenangannya dengan baik. Hubungan kemitraan antara lembaga eksekutif dan lembaga legislatif tersebut merupakan modal yang sangat berharga bagi keberlangsungan proses pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan kemasyarakatan di Kota Blitar. Bahkan menurut Santoso, Segala capaian dan prestasi yang telah diraih oleh Kota Blitar tidak lepas dari peran, dukungan, dan kerjasama dari DPRD. “ Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Blitar, kami mengucapkan selamat kepada Said Nofandi sebagai Ketua DPRD Kota Blitar pengganti antar waktu yang hari ini telah diambil sumpah-janjinya. Semoga beliau diberikan kekuatan lahir dan batin dalam mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kota Blitar. Dan yang terpenting, semoga Pimpinan Dewan ini dapat terus bekerjasama dengan kami yang berada di Pemerintah Kota Blitar guna meneruskan program – program pembangunan dan mencapai visi misi daerah sebagaimana terumus dalam RPJMD Kota Blitar tahun 2016 – 2021”, kata Santoso. Lanjut mantan Sekretaris DPRD

hartono/bhirawa Plt. Wali Kota Blitar, Santoso saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Ketua DPRD Kota Blitar, Said Nofandi menggantikan Glebot Catur Arijanto yang meninggal dunia, Kamis (14/3) kemarin.

Kota Blitar ini mengharapkan sampai akhir masa bhakti anggota DPRD Kota Blitar nanti, kemitraan antara Eksekutif dan Legislatif bisa berjalan dengan baik dan harmonis sesuai dengan fungsinya masing–masing. Ditambahkan dia, Pada dasarnya hubungan antara Pemerintah daerah dan DPRD merupakan hubungan kerja yang kedudukannya setara dan bersifat kemitraan. DPRD dan kepala daerah berkedudukan sebagai penyelenggara pemerintahan daerah yang diberi mandat rakyat untuk melaksanakan urusan pemerintahan yang diserahkan kepada daerah. “DPRD dan Kepala Daerah berkedudukan sebagai mitra sejajar dengan mempunyai fungsi yang berbeda,” ujarnya Selain itu Santoso juga optimis dan memberikan dukungannya sepenuhnya kepada Said Nofandi agar mampu segera beradaptasi dengan jabatan baru sebagai Ketua DPRD Kota Blitar. Sehingga lembaga DPRD Kota Blitar ini terus menjadi mitra yang baik bagi Pemerintah Kota Blitar. Termasuk dengan memberikan banyak saran, masukan, dan kritik yang konstruktif demi kemajuan Kota Blitar yang kita cintai bersama ini. “Pentingnya hubungan baik antara

Pemerintah Kota Blitar ini ini juga terkait dengan persiapan peringatan Hari Jadi Kota Blitar, dimana ada banyak kegiatan seperti kenduri rakyat tanggal 31 Maret, Pawai Pesona Budaya tanggal 2 April, Bazaar Blitar Djadoel tanggal 5 sampai dengan 9 April, Funbike Kota Blitar tanggal 21 April, Temu Onthel Nasional tanggal 27 April, serta Pentas Wayang Kulit,” jelasnya. Tambah Santoso, nanti pada tanggal 1 April Kota Blitar akan genap berusia 113 tahun dan Sekitar 35 hari lagi kita akan menghadapi hari H pelaksanaan pemungutan suara pemilu serentak. Seluruh agenda kegiatan Hari Jadi Kota Blitar dan agenda pemilu adalah kegiatan yang wajib untuk disukseskan bersama, sehingga menurutnya di tengah-tengah kesibukan menyongsong hari jadi dan persiapan, program – program pro rakyat lainnya perlu dipastikan tetap berjalan dengan optimal. “Saya berharap apabila ada segala bentuk permasalahan, mari kita koordinasikan dan kita musyawarahkan agar proses pembangunan di Kota Blitar dapat terus berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang kita cita – citakan bersama,” pungkas Santoso. Q htn.adv


Jumat Wage, 15 MARET 2019

JAWA TIMUR

9

Serahkan Honorarium 1.090 Kader Posyandu

Wali Kota Minta Kader Dukung Program Pemerintah Probolinggo, Bhirawa Urusan kesehatan, sudah menjadi salah satu program prioritas di masa kepemimpinan Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali Muhammad Soufis Subri. Saat Wali kota bertemu dengan kader posyandu dan kader jumantik, di Puri Manggala Bakti, diserahterimakan honorarium kader posyandu yang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Di Kota Probolinggo terdapat 218 posyandu, dengan 5 orang kader di masing-masing posyandu. Jadi total kader sebanyak 1.090 orang. Sedangkan kader jumantik sejumlah 580 orang di 29 kelurahan. “Kader posyandu punya peranan yang begitu besar untuk membangun kesehatan di lingkungannya. Kader jumantik pun demikian. Apabila kita lakukan sinergi, Insyaallah tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan di Kota Probolinggo,” katanya. Peran kader dalam penyelenggaraan posyandu sangat besar karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kader harus ikut menyosialisasikan program pemerintah. Itu yang kita butuhkan, kita harapkan sebagai prioritas pelayanan bagi masyarakat Kota Probolinggo,” ujarnya. Rencana pembangunan rumah sakit baru berada di kawasan Kelurahan Sumber Wetan dan Kareng Lor. Kata Habib Hadi, masyarakat yang ada di wilayah utara tidak perlu khawatir karena jauhnya jarak rumah sakit. Sebab, bakal ada satu ambulance di setiap kelurahan untuk memberikan pelayanan bagi mas-

wiwit/bhirawa

Wali Kota Hadi serahkan honorarium kepada kader Posyandu. yarakat yang membutuhkan. “Fungsinya mempercepat dan memperpendek waktu pelayanan kesehatan. Rencana pembangunan sudah kami sampaikan ke Bappenas, dan disambut baik oleh Bappenas. Informasinya kita bisa membangun

rumah sakit baru,” tegasnya. Untuk mengimplementasikan hal tersebut, menurut Habib Hadi perlu adanya keterlibatan masyarakat untuk saling mengisi satu sama lain. Ia menyadari akan adanya kelemahan dalam

Kab Malang, Bhirawa Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang dalam mencegah pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan cara illegal dengan rutin menggelar Sosialisasi Pencegahan PMI Ilegal di Wilayah Kabupaten Malang. Dan setiap sosialisasi yang digelar selalu diikuti ratusan calon PMI, yang mayoritas didominasi kaum perempuan.

yaitu dari Jawa Tengah (Jateng), yang mencapai 56.400 orang, dan ketiga disusul Jawa Barat (Jabar), sebanyak 54.700 orang. "Disnaker Kabupaten Malang sehari melayani setidaknya 20 orang calon PMI. Dan setiap satu bulan, pihaknya menerima pengajuan warga untuk sebagai PMI tidak kurang dari 400 orang. Sehingga dengan adanya animo masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri, maka pihaknya meningkatkan layanan publik mengenai pengurusan keberangkatan PMI," ungkapnya. Berdasarkan data yang kita miliki, lanjut Yoyok, hingga bulan Januari 2019, Disnaker Kabupaten Malang Malang telah mencatat sebanyak 17 orang PMI yang meninggal dunia di tempat mereka kerja, dan rata-rata mereka meninggal dunia, dikarenakan sakit. Sehingga dari belasan PMI yang meninggal dunia tersebut, tiga diantaranya merupakan PMI non prosedural alias ilegal. “Tapi untuk data PMI ilegal yang meninggal di negara tujuan mereka, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah PMI yang meninggal Dunia. Oleh karena itu, pihaknya telah berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap pemberangkatan PMI ilegal,” paparnya.Q cyn

memberikan pelayanan, namun jika kelemahan itu diisi dengan kebersamaan maka lebih mudah mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Alhamdulillah, honor ada kenaikan sesuai janji saya meski masih

sedikit. Mudah-mudahan tahun depan ada tambahan lagi. Kalau kader nanti baik kerjanya akan saya beri hadiah. Kalau tidak baik, akan ada hukuman,” guraunya. Habib Hadi juga akan merubah puskesmas Wonoasih menjadi

rumah sakit type D. Sehingga masyarakat yang sebelumnya harus dirujuk ke RS Wonolangan dan RS Tongas di wilayah Kabupaten Probolinggo, cukup dirujuk ke Wonoasih. “Kami ingin di kota juga ada,” tambahnya.Q wap

Disnaker Kabupaten Malang Cegah Pengiriman PMI Ilegal Sedangkan dalam upaya pencegahan PMI ilegal yang dilakukan Disnaker, hal ini dibuktikan dengan digelarnya Sosialisasi Pencegahan PMI Ilegal, di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Kamis (14/3) siang. Dan dalam sosialisasi itu juga dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang HM Sanusi. Sedangkan dalam sambutannya Plt Bupati Malang tersebut, dia telah mengapresiasi kerja keras yang dilakukan Disnaker Kabupaten Malang dalam melakukan pencegahan PMI ilegal. “Berdasarkan data yang ada, angka PMI ilegal dari Kabupaten Malang adalah yang terendah di Jawa Timur (Jatim), bahkan angka tersebut di bawah 10 orang. Meski angka PMI asal Kabupaten Malang ini cukup besar, jika dibandingkan dengan daerah lain di Jatim,” terangnya. Menurut Sanusi, kewenangan di daerah hanya sebatas memberikan pencegahan dan perlindungan di wilayahnya masingmasing dan tecara terbatas. Namun, untuk perlindungan di luar negeri tetap menjadi kewenangan dari Pemerintah Pusat.Sebab, di daerah memiliki kesulitan untuk koordinasi lintas negara. Sehingga dirinya hanya bisa desak agen penyalur di daerah, agar menyalurkan PMI sesuai dengan prosedur. Sementara, Disnaker di daerah mempunyai keterbatasan dalam kewenangan dan kesulitan jika sudah menyangkut lintas negara. Karena itu kewenangan Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

“Jika berangkat kerja ke luar negeri dengan cara ilegal, yang jelas banyak kerugiannya. Seperti ketika terjadi masalah di negara tujuan, Pemerintah Indonesia tak bisa berbuat banyak, karena keberangkatannya tidak tercatat secara resmi di negara. Kecuali bekerja keluar negeri dengan cara legal, maka Pemerintah Indonesia akan mengupayakan jika terjadi masalah,” tegasnya. Ditempat yang sama, Kepala Disnaker Kabupaten Malang H Yoyok Wardoyo juga menjelaskan, berdasarkan data dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), pada 14 Januari 2019, Provinsi Jatim merupakan pengirim PMI terbanyak di Indonesia. Dan pada tahun 2018, Jatim juga menduduki urutan pertama pengiriman PMI, yakni mencapai 60.714 orang. Sedangkan untuk urutan kedua pengiriman PMI,

Lumajang, Bhirawa Dalam rangka penuntasan Desa Bebas ODF (Open Defecation Free / Stop Buang Air Besar Sembarangan, di Kabupaten Lumajang Dinas Kesehatan akan menuntaskan dalam kurun waktu tiga bulan kedepan, atau hingga Akhir Juli 2019 mendatang. Seperti yang diamanatkan dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 Desa bebas ODF ditargetkan tarcapainya akses universal 100% air minum, 0% pemukiman kumuh dan 100% stop bebas buang air besar sembarangan (SBS). Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Lumajang, melalui Seksi Kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan kesehatan olahraga, Budi Purwanto ketika ditemui di Ruang Kerjanya (14/3) menjelaskan bahwa salah satu program Pemerintah yang dianggap mampu memiliki daya ungkit yang signifikan adalah Program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) . Program Sanitasi Berbasis Masyyarakat ini tujuan akhirnya stop buang air besar sembarangan, budaya cuci tangan air Bersih, pengolahan makanan dan minuman, pengolahan sampah rumah tangga,dan pengolahan sampah rumah tangga. Jika merujuk pada suksesnya Desa yang bebas ODF, dan bagian dari pelaksanaan STBM itu, kata Budi terbukti sangat efektif dalam upaya mempercepat akses terhadap sanitasi yang layak. "Dan suksesnya STBM hanya akan terjadi apabila masyarakat terpicu untuk mau, berdaya dan melakukan praktik-praktik hidup bersih dan sehat," ujarnya.Q dwi

dwi/bhirawa

Masyarakat berswadaya dalam membangun jamban.

Dihadiri Bapeda Jatim, Pemkab Situbondo Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2020 PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Situbondo mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) rencana kerja pembagunan daerah (RKPD) tahun 2020 Kamis (14/3) kemarin.

cyn/bhirawa

Disnaker Kab Malang saat menggelar Sosialisasi Pencegahan PMI Ilegal, di salah satu hotel di wilayah Kec Kepanjen, Kab Malang.

Bupati Tantri Canangkan Batik Kesetaraan Gender Probolinggo, Bhirawa Dalam acara Talkshow bersama Daiyah Oki Setiana Dewi, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari mencanangkan Batik Kesetaraan Gender Kabupaten Probolinggo karya galery Batik Tulis Dewi Rengganis. Hal ini merupakan tindak lanjut diterimanya Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, atas prestasi dan komitmen Pemkab Probolinggo dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak dalam program kerja dan kegiatan pemerintahan. Bupati Tantri, Kamis 14/3 mengemukakan, desain batik kesetaraan gender yang baru di launching tersebut adalah sebagai ungkapan rasa syukur Pemkab Probolinggo atas torehan prestasi ini serta sebagai penyemangat

ODF Akan Dikebut dalam Tiga Bulan

kedepan untuk lebih baik lagi. “Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu komitmen kami sejak 6 tahun terakhir ini. Alhamdulillah berkembangnya batik Kabupaten Probolinggo saat ini adalah bukti keberpihakan kita terhadap perempuan dan bukti komitmen kami sejak awal,” ungkap Bupati Tantri. Sebagai wujud apresiasi terhadap karya remaja, masih pada kesempatan yang sama ditampilkan pula sebuah peragaan busana muslimah fresh berbahan kain batik tenun khas Kabupaten Probolinggo. Busana ini adalah hasil karya Imroatul Mustakima (24th), seorang desainer muda asal kecamatan Krejengan binaan Galery Batik Tulis Dewi Rengganis. Untuk memperagakan hasil karyanya tersebut pihaknya juga didukung oleh Paguyuban Kakang Ayu Kabupaten Probolinggo sebagai model. Meskipun masih tergolong pemula, namun hasil karya

tersebut sangat terlihat cocok dikenakan oleh para model berusia belia itu. “Tidak mudah mendesain jenis bahan seperti ini, karena jenis kain seperti ini sudah sangat umum pemakaiannya untuk jarit dan kemeja. Disini kami ingin menunjukkan bahwa kain batik Kombinasi tenun ini juga sangat cocok untuk dijadikan atasan dan gaun,” jelas alumni Universitas Brawijaya Malang ini. Bisa mendapatkan kesempatan emas seperti ini tentu saja menambah semangatnya untuk terus belajar dan mendalami ilmu desain ini. Saat ini puluhan desain sudah di milikinya, namun untuk kesempatan ini ia hanya menampilkan delapan desain andalannya saja. “Kalau ada yang berminat dengan desain ini, boleh mengunjungi galeri Batik Tulis Dewi Rengganis desa Jatiurip kecamatan Krejengan, tentunya dengan harga yang relatif terjangkau,” tandasnya.Q wap

Acara yang rutin diadakan setahun sekali itu dilaksanakan di lantai II Pemkab Situbondo, di Jalan PB Sudirman. Hadir diantaranya Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi bersama jajaran Forkopimda Situbondo. Seluruh Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Camat dan Kades se-Situbondo hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dalam arahannya mengatakan, musrenbang RKPD tahun 2020 mengangkat tema Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Reformasi Birokrasi dan Pemantapan Pembangunan Ekonomi Melalui Integrasi Pariwisata dan Sektor Unggulan. “Kami sengaja mengangkat tema ini karena Kabupaten Situbondo tahun 2019 ini meluncurkan program tahun

sawawi/bhirawa Bupati Situbondo Dadang Wigiarto saat memberikan arahan dalam pelaksanaan musrenbang RKPD tahun 2020 di aula lantai II Pemkab Situbondo Kamis (14/3).

kunjungan wisata,” ujar Bupati Dadang. Masih kata Bupati Dadang, kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Situbondo, sebagai OPD leading sektor musrenbang RKPD Pemkab Situbondo. “Saya patut mengucapkan terimakasih kepada undangan yang hadir terutama Bakorwil Jember dan

sawawi/bhirawa Seluruh Kadis dan Kaban serta Kabag dilingkungan Pemkab bersama lintas elemen ikut hadir dalam musrenbang RKPD tahun 2020.

Bapeda Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar,” harap Bupati Dadang Wigiarto. Masih kata Bupati Dadang, agar berhasil dengan baik setiap kegiatan musrenbang selalu dihadiri oleh jajara Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, Ketua DPRD dan Ketua Komisi DPRD, Direktur BUMN/ BUMD, Camat, Kepala Desa, PKK, organisasi profesi/LSM/ormas seperti PPDI, Forum Anak dan FKS serta dari kalangan perguruan tinggi (PT). “Sekali lagi saya meminta mari bersama sama mensukseskan kegiatan musrenbang RKPD tahun 2020. Semoga mendapatkan tuntunan dari Allah SWT,” pungkas Bupati Dadang. Kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2020 dibedah oleh sejumlah pemateri diantaranya Kepala Bakorwil V Jember ,Tjahjo Widodo SH M Hum dan Kepala Bapeda Provinsi Jatim yang diwakili oleh Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Ikmal Putra SH ME. Q awi. adv


10

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

Jumat Wage, 15 MARET 2019

Polisi Amankan 500 Ton Pabrik Mamin Ilegal Sidoarjo, Bhirawa Tim Satgas Pangan Polda Jatim berhasil menggerebek sebuah pabrik makanan/minuman ringan yang diduga berkemasan illegal, dan berbahan baku tawas, serta bumbu penyedap kadaluwarsa. Petugas juga mengamankan sekitar 500 ton makanan ringan siap kirim. Dalam penggerebekan yang dilakukan pada, Kamis(14/3), Polisi juga mengamankan seorang pengelola usaha pemilik yang berinisial Dv 48 warga Kendangsari, Surabaya, sekaligus pemilik UD Davis yang terletak di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Kec Taman, Sidoarjo. Menurut Kombes Pol A Yusep, Dirreskrimsus Polda Jatim, pihaknya sebelum berhasil melakukan penggerebekan ini telah melalui pengintaian selama sepekan. Karena perusahan ini selain memproduksi makanan ringan yang mengandung bahan berbahaya jika dimakan, juga diketahui tak berizin alias illegal. “Jenis makanan yang diproduksi diantarannya pilus, dengan aneka rasa ini diketahui menggunakan zat kimia berbahaya jenis tawas dan bumbu penyedap rasa yang sudah kadaluwarsa,’’ katanya. Selain mengamankan ratusan ton makanan ringan siap kirim, juga belasan mesin produksi berikut bahan bakunya. Dari hasil pemeriksaan petugas diketahui jika produksi makanan ringan berbahan baku tawas dan bumbu penyedap rasa kadaluwarsa ini berlangsung sejak tiga tahun, dengan daerah pemasaran di sejumlah kota besar di Jatim. “Diantaranya adalah wilayah

achmad suprayogi/bhirawa

Petugas Tim Satgas Pangan Polda Jatim saat menunjukkan barang bukti hasil penggerebekan. Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Jember. Tidak main-main, dalam sehari pabrik makanan ringan ilegal yang menempati sebuah gudang di pinggiran kota ini mampu memproduksi 500 ton per bulan dengan omset sekitar

KELANA

Hearing Komisi dan OPD Sepakati Moratorium Toko Modern Gresik, Bhirawa Hearing Komisi I dan Komisi II DPRD Gresik, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maraknya toko moden, dihasilkan kesepakatan moratorium terhadap izin toko modern baik yang lama maupun yang baru mengajukan. Menurut Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh Syafi’ AM, keberadaan toko modern sangat banyak dan membuat resah masyarakat. Utamanya pada pasar tradisional juga pelaku UMKM, pembeli jadi sepi sebab di toko modern baik fasilitas maupun perangkat lainnya lebih lengkap. Keberadaan toko modern, jarak tidak sesuai dengan aturan Perda mereka semua sudah menyalahi aturan. Di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 tahun 2011 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Kab Gresik, misalnya. Jelas diatur jarak antara toko modern dengan pasar tradisonal, paling sedikit 2 Km di pedesaan dan 1000 meter di wilayah perkotaan. ‘’Hasil kesepakatan hearing, moratorium bagi pemohon baru termasuk berkas yang sudah masuk. Menertipkan toko modern yang terdiri dari aspek perizinan, jika tidak memenuhi maka harus dilakukan penutupan. Bagi sudah berdiri sebelum ada Perda tahun 2011, maka tidak diberikan perpanjangan izin. Dan hasil rapat kerja gabungan komisi I dan II, segera akan dikirim kepada bupati untuk segera ditindaklanjuti. Anggota Komisi II DPRD Gresik, Zulfan Hasyim menambahkan, pihaknya mempertanyakan ketegasan Pemkab dalam menata pasar modern dan melindungi pasar tradisional. Pemerintah seharusnya hadir dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui penindakan aturan. Bahkan banyak toko modern yang dibiarkan berdiri meski tidak memiliki izin, tetap saja dibiarkan dan buka. Hal senada Anggota Komisi I DPRD Gresik, Ruspandi Sunaryo mengatakan, di Kec Kebomas untuk jumlah toko modern jumlahnya 44. Ini tidak masuk akal dengan jaraknya berdekatan, sehingga harus dilakukan evaluasi dan ketegasan bupati selaku kepala daerah. Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Gresik, Abu Hasan mengatakan, jumlah yang mengantongi izin sampai IBM hanya sebagai. Kebanyakan toko modern hanya mengantongi izin IPR saja, ketika ditanya kelanjutan, mereka menjawab akan mengurus atau sedang dalam proses.Q kim

kim/bhirawa

Hearing Komisi I dan Komisi II dipimpin Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh Syafi’ AM bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik.

Rp300 juta,’’ jelas A Yusep. Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, kini tempat kejadian pabrik makanan ringan ilegal ini ditutup untuk umum. Delapan karyawan berikut seorang pemilik dan pengelola pabrik dia-

mankan di Mapolda Jatim Surabaya untuk menjalani proses pemeriksaan. Sementara itu, Veronika dari BPOM Bidang Penindakan Jatim mengatakan, makanan ini sangat berbahaya kalau dikonsumsi

anak – anak, karena bisa merusak tenggorakan dan pencernaan. Apalagi diusia anak - anak yang organ tubuhnya sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit. “Kalau makanan ini dikonsumsi secara berlebihan oleh anak-

anak bisa menimbulkan iritasi pada pencernaan, bahkan juga sampai merusak ginjal. Untuk tawas ini dalam aturannya juga tidak diperbolehkan sebagai bahan campuran makanan,’’ jelasnya.Q ach

Masih Banyak Gakin di Tanah Peringati HPN, KWG Gelar Baksos Donor Darah Kelahiran Bupati Gresik Gresik, Bhirawa Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Komunitas Wartawan Gresik (KWG) menggelar donor darah. Donor darah itu digelar di Kantor Sekretariat KWG Jl Basuki Rahmat Nomor 8, Gresik, Kamis (14/3). Donor darah yang selalu digelar KWG setiap kali memperingati HPN ini mendapat antusias luar dari masyarakat. Sejumlah pejabat, baik ASN (Aparatur Sipil Negara) dari jajaran Pemkab Gresik, pengusaha, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), TNI dan Polri juga turut mendonorkan darahya. Sejumlah pendonor bahkan tidak sempat mendapatkan pelayanan terpaksa balik karena waktunya habis. ‘’Tadi pagi saya masih banyak kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Makanya baru bisa ke sini sekarang. Nggak apa-apa. Nanti masih bisa ikut kegiatan donor di tempat lain,’’ tutur Sugik, Staf Humas DPRD Gresik ini. Terlihat, Abu Hasan, Kepala Satpol PP dan Hari Syawaludin, Kabag Humas DPRD Gresik juga turut menyumbangkan darahnya. Menurutnya, donor darah itu sudah dilakukan sejak lama. ‘’Saya sudah 97 kali. Nanti kalau sudah 100 kali, bisa menghadap Presiden RI Djoko Widodo mendapat PIN,’’ tutur Abdul Salim, anggota KWG. Tapi sayang, Salim sendiri tidak bisa ikut menyumbangkan darahnya. ‘’Sebab, saya baru saja ikut donor di Petro. Kalau belum dua bulan, nggak boleh donor dulu,’’ ujar Salim menjelaskan.Q eri

kerin ikanto/bhirawa

Kabag Humas DPRD Gresik, Hari Syawaludin, saat mendonorkan darahnya.

Masyarakat Diminta Tak Kucilkan ODHA di Sidoarjo Sidoarjo, Bhirawa Data dari Dinas Kesehatan Kab Sidoarjo mulai tahun 2001 sampai 2018 lalu, jumlah kasus HIV/AIDS di daerah ini ada sebanyak 2.948 kasus. Ini menjadikan Kab Sidoarjo berada pada peringkat lima di Prov Jatim dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) terbanyak. Wakil Ketua II Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kab Sidoarjo, dr Zuhaida MKes, mengatakan, banyaknya kasus HIV/AIDS di Kab Sidoarjo bukan berarti gagal. Tapi menurutnya itu justru bisa membongkar fenomena ‘gunung es’ pada kasus HIV/AIDS yang terjadi di Kab Sidoarjo. ‘’Sehingga bisa cepat ditangani, bila tidak, maka akan bisa berkembang tambah banyak,’’ komentar dr Zuhaida, Kamis (14/ 3) kemarin, disela-sela kegiatan koordinasi KPA Sidoarjo dengan Mitra KPA Sidoarjo, di Ruang Delta Karya Setda Sidoarjo. Untuk menangani kasus HIV/AIDS di Sidoarjo, kata dr Ida, dibutuhkan peran dan kerja sama dari OPD dan mitra KPA sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing. Kenapa demikian? Karena virus HIV/AIDS dianggap sudah berada di depan rumah masing-masing. Sehingga bisa mengancam siapa saja. Tidak pandang bulu dan tidak mengenal status. ‘’EfekdarikasusHIV/AIDSini,tidakhanyamengganggumasalah kesehatan saja, tapi juga masalah sosial dan lainnya,’’ kata dr Ida. Karena bila sampai 30 tahun mendatang, kasus HIV/AIDS masih menimpa Bangsa Indonesia khususnya di Kab Sidoarjo, maka akan bisa menimbulkan krisis generasi produktif dan bisa menjalar pada krisis lainnya. Data dari Dinkes Kab Sidoarjo, pada Pebruari 2019 kemarin, sudah ditemukan lagi ada 80 kasus penderita HIV/AIDS di Kab Sidoarjo. Upaya untuk menangani kasus HIV/AIDS ini, masyarakat diminta supaya tak melakukan diskriminasi terhadap ODHA..Q kus

kerin ikanto/bhirawa

Ketua KWG, Syuhud Almanfaluty, didampingi pengurus menyerahkan bantuan untuk Kasmuah, warga miskin Desa Lowayu, Kec Dukun, Kab Gresik. Gresik, Bhirawa Meski sebagai Kota Industri, rupanya belum menjamin warganya hidup serba berkecukupan. Seperti terjadi di Desa Lowayu, Kec Dukun, setidak sekitar 85 warga desa itu mengajukan Program Bedah Rumah. Tragisnya, itu terjadi di desa kelahiran Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Bahkan, salah satu rumah warga ada yang nyaris roboh. Seperti rumah Kasmuah. Rumah nenek berusia 71 tahun yang hidup sebatang kara. Rumah berdinding

kayu rapuh ini miring dan nyaris roboh. Nenek tua yang matanya sudah rabun ini merupakan satu diantara 85 warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Padahal, di desa itu merupakan tanah kelahiran orang nomor satu di Pemkab Gresik. Mirisnya lagi, janda satu anak ini tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah. Baik berupa uang tunai maupun bedah rumah. ‘’Saya gak pernah dapat bantuan sama sekali dari pemerintah,’’ ucapmya, Kamis (14/3).

Sehari-hari Kasmuah hidup seorang diri tanpa ditemani oleh siapa pun. Untuk kebutuhan sehari-hari, dia mendapat kiriman makanan dari anaknya Suwarman (52), yang tinggal di kampung sebelah. ‘’Setiap pagi dikirimi makanan oleh anak saya. Kalau musim seperti ini rumah saya bocor dan kadang kebanjiran karena lantainya lebih rendah dari jalan,’’ tutur Kasmuah. Kepala Desa Lowayu, M Yato mengatakan, tahun ini pihaknya sudah mengajukan anggaran bantuan sebanyak 85 untuk Program Bedah Rumah. Menurutnya, ada sekitar 85 program bedah rumah yang diajukan. Bantuan bedah rumah itu katanya, sebenarnya sudah ada sejak 2017 dan 2018. Hanya saja, tidak semua warga bisa merasakan program itu, termasuk Kasmuah dan 85 warga lain. Sebagai bentuk kepedulian tehadap nasib Kasmuah, Perwakilan Pengurus Komunitas Wartawan Gresik (KWG) mengunjungi rumah Kasmuah. Kedatangan rombongan dalam rangka memberikan bantuan untuk meringankan beban nenek malang yang lepas dari perhatian pemerintah ini.Q eri

Gelar Masa Reses I, Ketua DPRD Kota Mojokerto Tampung Aspirasi Warga DPRD Kota Mojokerto menggelar masa reses I masa persidangan I tahun sidang 2019. Reses diselenggarakan selama lima hari dimulai pada hari Kamis (7/3) hingga Senin (11/3) yang digelar secara serentak di masing-masing daerah pemilihan, acara ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Momen ini dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, bahkan ide untuk program - program di Kota Mojokerto. Menurut Ketua DPRD, Febriana Meldyawati SH, reses merupakan momentum Anggota DPRD untuk bertemu dengan masyarakat guna mendengarkan aspirasi yang disampaikan untuk diperjuangkan. Dan diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dengan maksimal kegiatan ini. ‘’Bermacam - macam keluhan dari masyarakat disampaikan antara lain mengenai pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan lainnya. Salah satu hal yang paling banyak ditanyakan adalah pelayanan kesehatan JKN KIS. Hasil RDP antara DPRD, Dinkes, Dispendukcapil dan

kariyadi/bhirawa Ketua DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati SH membuka masa reses I persidangan ke 1 tahun 2019.

BPJS Kesehatan juga tak luput disampaikan. DPRD sudah dua kali melakukan RDP, kami mendesak untuk segera dibentuknya forum bersama antara Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Dispendukcapil untuk membuat SOP terkait pelayanan kesehatan dengan ber-basis teknologi informasi,’’ Imbuhnya. Selain itu, permasalahan penanganan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) mendapat atensi. Dibutuhkan perhatian dan pemahaman masyarakat bahwa ODGJ dapat disembuhkan. Peran aktif warga untuk membantu proses kesembuhan sangat di butuhkan. Perhatian keluarga besar manfaatnya untuk ODGJ. Pemerintah sendiri juga harus ambil andil dalam hal ini, yaitu dengan memberdayakan dan memberikan pelatihan untuk ODGJ. Misalnya pertanian hidropo-

nik, perikanan dan perternakan. Disamping itu, masyarakat berharap agar program - program yang sudah berjalan baik saat ini seperti pendidikan, kesehatan, seragam, bahkan angkutan sekolah gratis dipertahankan. Aspirasi warga yang disampaikan pada kegiatan reses akan terhimpun dalam pokokpokok pikiran DPRD tahun 2019 yang mana akan dibahas di musrenbang tingkat Kota dan di anggarkan pada tahun 2020. ‘’Didalam reses terdapat peran partisipatif masyarakat dengan menyampaikan usulan dan saran yang membangun guna diteruskan untuk diperjuangkan oleh DPRD dengan Pemkot Mojokerto. Dari kebutuhan riil masyarakat inilah yang akan menentukan pola pembangunan dan pengembangan Kota Mojokerto berproses kedepan,’’ tuQ kar.adv tupnya.Q


Jumat Wage, 15 MARET 2019

Wali Kota Batu Tegur Kepala OPD l Sambungan hal 1

oleh semua Kepala OPD, Forum RKPD ini juga diikuti oleh perwakilan DPRD. Dikatakan Dewanti bahwa saat ini OPD yang dimpimpinnya belum mempunya komunikasi yang baik antar dinas. Dan yang menjadi perhatian wali kota adalah proses pencairan DD dan ADD karena hingga saat ini kedua bantuan anggaran untuk Desa ini belum bisa dicairkan. Kondisi ini juga membuat program pembangunan yang telah disusun Pemerintah Desa tidak bisa dilaksanakan. “Padahal semua persyaratan yang diminta sudah dipenuhi. Kita harus kasihan dengan para perangkat Desa di Kota Batu karena hingga memasuki bulan ketiga ini mereka belum gajian,”ujar Dewanti kepada para pejabatnya. Beberapa waktu lalu, kata Dewanti, dirinya telah memanggil pejabat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk mengevaluasi proses pencairan anggaran APBD, DD, dan ADD. Ternyata proses telah terselesaikan. Selain itu Walikota juga telah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk anas/bhirawa Kepala InspekWali Kota Batu, torat. Karena Dewanti Rumpoko sebelum dilakukan pencairan, berkas anggaran harus terlebih dahulu diperiksa Inspektorat. “Ternyata pemeriksaan oleh Insektorat juga telah selesai dilakukan. Tetapi kenapa pihak terkait saling berdiam diri. Saya tidak ingin buruknya komunikasi ini terjadi lagi di masa- masa mendatang,” pesan Dewanti. Dalam forum kemarin, wali kota perempuan pertama di Kota Batu ini mengapresiasi sekaligus mengajak pejabatnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batu yang telah mencapai 6,6 persen. Termasuk mempertahankan Monitoring Center for Prevention (MCP) atau upaya pencegahan terhadap tindak korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). “Dalam MCP, Kota Batu menempati peringkat ketiga bersama Situbondo, setelah rangking 1 yang diduduki Lamongan dan Surabaya, dan rangking 2 ditempati Pemprov Jatim,”ujar Dewanti. Adapun dalam program pembangunan di tahun ini ada beberapa yang menjadi fokus Pemkot. Di antaranya, penyelesaian pasar sayur tahap 2, pembangunan pasar desa 2019, pembangunan museum HAM, kelanjutan pembangunan TPA Tlekung, dan pembangunan TPST setiap Desa. Selain itu Pemkot juga akan segera merealisasikan pembangunan puskesmas Beji dan Bumiaji, revitalisasi Gedung Kesenian Batu, pembangunan unit baru SD Sumber Brantas, peningkatan standar internasional untuk lapangan paralayang Gunung Banyak, dan pembangunan kereta gantung. “Kereta gantung ini merupakan terobosan masalah transportasi pariwisata, dan saya mengajak semua komponen Masyarakat Kota Batu untuk memiliki saham di sana,”ajak Dewanti.n nas

Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Tambah Kapasitas Pompa Air l Sambungan hal 1

nambahan kapasitas pompa juga dilakukan di Kalisari-Mulyosari berkapasitas lima meter kubik, di Kalidami tambah 4,5 meter kubik, di Bozem Morokrembangan ditambah 8 meter kubik. “Di Morokrembangan ini karena luas maka butuh kapasitas besar. Air hujan di Kedungdoro dan Pusat Kota muaranya ke Bozem Morokrembangan. Untuk Pompa air di Sumberejo bisa menangani Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan kawasan Pakal,” kata Wali Kota Risma, saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Bozem Wonorejo, Kamis (14/3). Di Surabaya Utara, penambahan pompa juga dilakukan di Jl Ikan Musing yang bisa mengcover kawasan Jl Rajawali, Pesapen, dan Perak. Untuk Pompa air di Sumberejo bisa menangani Stadion GBT dan Pakal. Sementara Pompa di Petekan untuk menanggulangi air laut masuk sungai atau banjir rob. “Selama ini daerah Kalisosok tidak hujan tapi banjir karena rob. Maka kami maksimalkan di Petekan nantinya,” katanya. Menurut Risma, proyek penambahan kapasitas pompa air ini ditarget selesai 2019 ini tanpa proyek multiyears. “Kami terus menambah kapasitas pompa dan mengurangi pompa yang sudah tidak efektif. Tahun depan tambah lagi,” katanya. n iib

Apresiasi Pasar Ber-SNI l Sambungan hal 1

pongan Situbondo karena memenuhi beberapa persyaratan. Bahkan, keberhasilan Pasar Kapongan ini sangat spesial karena hanya ada dua pasar di Indonesia sebagai pasar yang ber-SNI yakni Pasar Oro-Oro Dowo, Malang dan Pasar Kapongan Situbondo. “Keberhasilan ini sangat sesuai dengan mandat Presiden RI Joko Widodo dimana pasar rakyat harus bisa bersaing dengan pasar modern,” kupas Tjahjo. Tak hanya itu, Tajhjo juga ikut mendukung program tahun kunjungan pariwisata Situbondo 2019 agar bisa sejajar dengan ikon kota wisata lain di nusantara. Untuk itu, ujar Tjahjo, dirinya meminta kepada semua kalangan agar menanggalkan ego sektoral di Pemkab Situbondo. “Selain itu saya juga meminta agar perencanaan penyelenggaraan pemerintah daerah harus dikerjakan dengan bersama-sama,” pungkas Tjahjo. n awi

SAMBUNGAN Lima Tahun, Angka Kemiskinan Ditarget Turun Empat Persen l Sambungan hal 1

runan angka kemiskinan terutama di pedesaan dan peningkatan IPM. Menurutnya, tingkat kemiskinan Jatim saat ini tercatat sebesar 10,85 persen. Khususnya di wilayah pedesaan, tingkat kemiskinan sebesar 15,2 persen dan kemiskinan perkotaan sebesar 6,9 persen. Khofifah berharap, pada tahun 2024 kemiskinan di pedesaan bisa turun menjadi 11,2 persen. Apalagi lima tahun terakhir ini kemiskinan di pedesaan stuck, hanya turun 0,7 persen tidak sampai 1 persen, walaupun kemiskinan perkotaan turun signifikan. “Jadi kami ingin ada penurunan kemiskinan di pedesaan. Kita sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi hal ini termasuk berkoordinasi dengan OPD,” jelasnya. Selain menurunkan angka kemiskinan, Gubernur Khofifah juga memiliki komitmen kuat untuk mendongkrak IPM Jatim.

Berdasarkan data BPS tahun 2017, IPM Jatim masuk ranking 15. Angka ini termasuk terendah di Pulau Jawa. Untuk itu, langkah yang akan dilakukan adalah memperbaiki kualitas SDM dengan meningkatkan rata-rata lama sekolah, dimana saat ini mencapai 7,34. Artinya masih banyak anak drop out saat SMP/MTs kelas dua semester satu. Ia berharap di tahun 2024 menjadi 9,3 atau SMA/MA kelas satu. “Saya mohon ketika kita berbicara peningkatan SDM dan daya saing tidak mungkin kita tidak mendongkrak IPM. Untuk itu kami akan koordinasi dengan kab/kota agar kejar paket A, B dan C dikejar sehingga percepatan bisa dilakukan signifikan,” katanya. Gubernur perempuan pertama Jatim ini menegaskan, semua langkah ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Jatim agar terus berada di atas rata-rata nasional. Selain itu agar Jatim tetap menjadi

daya tarik bagi investor. “Kita akan maksimalkan seluruh energi untuk mempersempit kesenjangan baik di perkotaan dan pedesaan, serta menaikkan IPM Jatim di atas rata-rata nasional seperti halnya pertumbuhan ekonomi saat ini,” katanya. Terkait proses RPJMD ini, Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih atas percepatan proses yang dilakukan DPRD Jatim termasuk pembentukan panitia khusus (Pansus). Sehingga se­ telah proses dari Kemendagri bisa langsung dilakukan penyusunan dan penetapan Raperda. Ini semua dilakukan paling lama enam bulan setelah gubernur dan wagub dilantik. “Terimakasih kepada sembilan fraksi yang sudah menyampaikannya secara tertulis dan atas seluruh komitmen yang kita bangun. Kami siap berdiskusi untuk mengurangi kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan menaikkan IPM,” pungkasnya. n tam

Korupsi (KPK) di Gedung Negara Grahadi, pada kamis (28/2) lalu. “Komitmen ini akan terus saya monitor, terutama untuk PTSP akan saya minta diaudit, diasses, supaya sama-sama clear. Agar bisa terwujud pelayanan terbaik di Jatim,” tegasnya. Selain pencegahan korupsi, Gubernur Khofifah juga akan melakukan berbagai langkah guna meningkatkan pelayanan publik di Jatim. Diantaranya, melakukan reformasi birokrasi, Khofifah memandang perlu adanya pengelompokan kembali atau regrouping, sebab ada dinas-dinas tertentu yang beban tugasnya tidak harus sekelas dinas. “Lalu terkait keuang­an, perlu adanya integrasi antara e-procurement, e-budgeting, dan e-planning,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, Presiden RI, Joko Widodo menerima dokumen aksi pencegahan korupsi tahun 2019-2020 dan laporan pelaksanaan strategi Nasional pencegahan korupsi, laporan ini diberikan oleh Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK). Presiden Jokowi berharap, dokumen ini apat menjadi pendorong untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, strategi nasional pencegahan korupsi telah dituangkan dan ditandatangani olehnya melalui Perpres 54 tahun 2018 pada Juni 2018. Orang nomor satu di Indonesia ini mengingatkan, strategi itu harus diterapkan dilak-

sanakan. “Ingat, strategi hanya akan jadi dokumen berdebu jika kita tidak melaksanakannya,” tegasnya. Lebih lanjut disampaikannya, Perpres stranas pencegahan korupsi tidak akan bisa dijalankan jika tiap lembaga berjalan sendiri-sen­ diri. Karena itu, perlu kerjasama dan koordinasi seluruh pihak untuk mencegah korupsi. Menurutnya, strategi nasional fokus pada 3 hal, yakni perizinan, keuangan, dan penegakan hukum serta reformasi birokrasi. Presiden kelahiran Surakarta ini menambahkan, progress pencegahan dan pemberantasan korupsi telah berjalan dengan baik, khususnya dalam empat tahun terakhir. Hal ini didasarkan pada indeks persepsi korupsi Indonesia yang skornya mencapai 38 di tahun 2018, meningkat empat poin dari 2014, skornya masih di angka 34. Hal ini didukung pula dari data Lembaga Survei Indonesia dan Indonesia Corruption Watch yang menyebut ada perbaikan di pelayanan publik yang mulai bebas pungutan liar. Di layanan kesehatan misalnya, angka pungli turun dari 14 persen menjadi 5 persen. Kemudian di pelayanan catatan sipil, juga turun dari 31 persen menjadi 17 persen. “Namun jangan cepat berpuas diri, kita ingin angka ini turun sampai 0 persen. Semuanya kerja lebih cepat dan giat dalam lawan korupsi,” pungkasnya. n tam

Wujudkan Pelayanan Publik Terbaik, Pemprov Gandeng KPK l Sambungan hal 1

lakukan Korsupgah KPK tersebut melengkapi kerjasama yang telah lebih dulu dilakukan. Yakni supervisi, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi di Jatim, khususnya sembilan area yang menurut KPK adalah area rawan terjadi korupsi. Kesembilan area tersebut diantaranya, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah, serta manajemen aset daerah. “Dinas-dinas tertentu yang sekarang masuk pada sisi stra­tegis ada delapan area, kemudian area kesembilan adalah program-program strategis, seperti pendidik­ an, dan kesehatan, ini yang kami minta untuk didampinngi” jelasnya sembari menambahkan, PTSP di Jawa Timur telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, komitmen pencegah­ an korupsi di Jatim juga didukung oleh para bupati/walikota di Jatim. Hal itu diwujudkan dengan ditandatanganinya Komitmen Bersama Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jawa Timur yang dilakukan oleh seluruh bupati/walikota bersama Korupsi Pemberantasan

Antrian Pelayanan di MPP Sidoarjo Dikeluhkan l Sambungan hal 1

Kepala Bagian Organisasi Pemkab Sidoarjo, Drs Ahadi Yusuf MSi, mengatakan hasil Monev itu diantaranya adalah sistim antrian pada stand layanan OPD yang dianggap cukup ramai, yakni di Dispendukcapil dan BPJS masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang sedang mengurus pelayanan. Laporan langsung dari masyarakat saat dilokasi MPP Sidoarjo, kata Yusuf, untuk antri di stand layanan Dispenduk­capil ada yang sudah datang sejak pukul 5.30 WIB. Tapi mereka baru dipanggil oleh petugas pada nomor urut ke 51. “Mereka baru tahu, kalau layanan nomor 1 sampai 50 dipanggil karena antri secara online,” kata Yusuf, Kamis (14/3) kemarin. Menurut Yusuf, sistim antrian di layanan Dispendukcapil agar diterapkan secara trial and eror. Mungkin tidak melulu secara online semua. Tapi dicoba digilir, antara cara online dan manual. “Misalnya, nomor 1 sampai 5 menggunakan cara antrian biasa. Tapi kemudian baru nomor 6 sampai 10 dipanggil secara online. Begitu sete­ rusnya diselang-seling. jangan langsung 50 semua secara online,” kata

Yusuf, yang baru saja telah mengundang pengelola dan OPD yang punya stand layanan di MPP Sidoarjo. Ia minta agar sistim antrian di MPP Sidoarjo diperbaiki. Kalau di MPP Sidoarjo yang antri adalah sandal, tas dan helm, kata Yusuf, maka akan persis seperti kejadian saat di RSUD Sidoarjo sebelum menerapkan inovasi antrian yang diberi nama SANTRI. “Maka itu saya minta jangan sampai terjadi lagi di MPP Sidoarjo,” kata Yusuf. Hasil Monev lainnya, kata Yusuf, dirinya tiap hari masih melihat ada orang yang keluar dari MPP Sidoarjo, lewat pintu masuk utama. Sehingga kesannya berseliweran tidak teratur. Juga masih banyak masyarakat yang nunggu layanan antrian sambil berdiri. “Padahal menurut Menpan RB, konsep MPP itu harus bisa memanusiakan orang. Yang berdiri disuruh duduk. Diberi kursi. Bila kursi kurang, nanti pada PAK tahun ini bisa diusulkan,” tambah Yusuf. Juga sangat diharapkan agar kendaraaan masyarakat yang sedang ngurus pelayanan di MPP Sidoarjo jangan sampai hilang. Kalau sampai hilang akan bisa menurunkan citra

pelayanan di MPP Sidoarjo. Dinas Kominfo Kab Sidoarjo yang punya stand layanan disana, juga disarankan supaya membuat survey kepuasan masyarakat (SKM). Agar Pemkab bisa tahu pelayanan apa yang kurang di MPP Sidoarjo. Kunjungan sekitar 300 an masya­rakat dalam sehari disana, disaran­k an agar dimanfaatkan untuk melakukan survey kepuasan masyarakat (SKM). Masyarakat puas atau tidak puas. Sehingga peng­ elola MPP Sidoarjo akan bisa tahu apa yang kurang dalam pengelolaan MPP Sidoarjo. “Jangan dibiarkan saja, meski hanya survey, ini juga sangat penting,” kata Yusuf. Seperti diketahui, di pelayanan MPP Sidoarjo ini, diisi sebanyak 24 OPD di Pemkab Sidoarjo dan lembaga layanan lain di luar Pemkab Sidoarjo. Total layanan yang diberikan disana ada sebanyak 168 jenis layanan. Dengan adanya MPP Sidoarjo, diharapkan akan bisa menjadi tempat alternatif lain bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan publik di Kab Sidoarjo. Agar masyarakat dapat layanan lebih mudah, cepat, aman dan lebih nyaman. n kus

11 RSUD Jombang Siapkan Ruang untuk Caleg Depresi l Sambungan hal 1

“Kunjungan makin hari memang meningkat, baik itu yang gangguan jiwa psikotik maupun gangguan jiwa non psikotik,” ujar Pudji Umbaran saat diwawancarai sejumlah wartawan, Kamis (14/03). Ketika dibutuhkan pelayanan kejiwaan de­ ngan rawat inap, pihaknya memang tidak terlalu banyak menyiapkan ruangan. Selain dengan terapi obat dan terapi psikolog, untuk pelayanan intensif lain, RSUD Jombang masih belum dapat memberikan pelayanan kejiwaan lebih intensif. “Kalau memang dibutuhkan pelayanan yang lebih, kami sudah bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya, kami rujuk ke Menur,” tambahnya. Dia melanjutkan, pada Pileg 2019 ini, memang ada kemungkinan bagi Caleg yang tidak terpilih, dapat terganggu kejiwaannya. Pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatu untuk memberikan pelayanan kejiwaan bagi Caleg yang mengalami gangguan jiwa (depresi). “Kalau cukup diberikan rawat jalan, akan kami rawat jalan. Tapi kalau memang harus kita rawat secara intensif dan rawat inap, kami juga menyiapkannya,” terang Pudji Umbaran.  Namun ada kekhawatiran yang disampaikan Pudji Umbaran jika ada upaya percobaan bunuh diri bagi penderita kejiwaan termasuk Caleg yang depresi. Karena menurutnya, pasien dengan predikat percobaan bunuh diri, tidak ditanggung oleh pembiayaan BPJS.  “Pasien karena stres, kemudian melakukan percobaan bunuh diri, sempat tertolong dan itu dikirim ke RSUD Jombang, kalau dari sisi pelayanan kesehatan kita sudah siapkan semua­ nya. Ketika masuk pada pembiayaan, BPJS sudah tidak nanggung, KJS juga tidak bisa, apalagi jaminan yang lain,” pungkasnya.n rif

Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Paska Bencana l Sambungan hal 1

menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang ) Kabupaten Tulungagung 2019 di Hotel Crown Victoria Tulungagung, Kamis (14/3). “Baru-baru ini kan terjadi bencana alam seperti puting beliung dan banjir. Perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam tersebut menjadi prioritas dan harapannya masyarakat terlayani dengan baik,” ujarnya. Akibat bencana alam yang terjadi di Tulung­ agung, sebagian rumah warga rusak akibat angin puting beliung. Bahkan banjir yang kemudian juga melanda Tulungagung membuat sejumlah jalan beraspal di Tulungagung menjadi rusak. Maryoto juga menyebut pembangunan jalan lintas selatan (JLS) akan terus berlangsung pada tahun 2019. Ia membeberkan pada tahun ini jalur JLS antara Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek akan segera tersambung. “Ada penambahan 7,7 km untuk pembangunan JLS yang sudah memasuki proses lelang. Pembangunannya antara Klatak (Tulungagung) menuju perbatasan Trenggalek. Nanti tahun 2020 sudah terkoneksi antara Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan,” paparnya. Sedang soal sebagian warga Dusun Purwodadi Desa Tanen Kecamatan Rejotangan yang beberapa tahun lalu menjadi korban tanah bergerak, menurut Maryoto Birowo, saat ini juga menjadi perhatian Pemkab Tulungagung. Ia berencana akan mendatangkan tenaga ahli geologi untuk melakukan pemnatauan dan penelitian di tempat tersebut. “Nanti dilihat apakah pergerseran tanahnya sama dengan yang pernah terjadi juga di Kecamat­ an Kalidawir barat. Kita dalami dulu,” tuturnya. Menurut Maryoto Birowo, jika kemudian hasil kajian dari ahli geologi daerah tanah retakan berbahaya maka warga setempat harus dievakuasi. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Surotp SSos MSi, terkait warga yang tetap tinggal di daerah retakan tanah di Dusun Puwodadi Desa Tanen Kecamatan Rejotangan, menyatakan Pemkab Tulungagung sudah berupaya untuk mencari solusi. Tetapi warga belum mau menerimanya. “Kejadian retakan tanah itu sudah terjadi sejak tahun 2011 lalu. Sudah ada pendekatan dari kepala desa setempat dan BPBD Tulungagung. Tetapi warga masih belum mau menerima solusi yang kami tawarkan,” katanya. Suroto menandaskan beberapa upaya yang dilakukan Pemkab Tulungagung di antaranya tawaran transmigrasi dan tukar guling rumah bagi 14 kepala keluarga terdampak langsung tidak mendapat sambutan yang positif. “Warga menolak. Anakanak dan saudara mereka tidak memperbolehkan. Mereka masih ngeman rumahnya,” tuturnya. Menjawab pertanyaan, Suroto menjelaskan di lokasi tanah bergerak di Desa Tanen tersebut sudah tidak dapat dipergunakan sebagai kawasan perumahan. Masalahnya, tanah di tempat itu mengandung kaolin yang rentan dan mudah retak. “Kami sudah mengimbau agar warga tidak menempati daerah retakan tanah. Di sana bisanya untuk usaha genteng karena mengandung kaolin,” ucapnya. n wed

Menanggung Biaya Hidup Tujuh Orang, Cari Nafkah Sebagai Tukang Pijat l Sambungan hal 1

datang kerumah Enja. “Karena sudah langganan banyak, saya selalu melayani dengan baik. Sampai semua pelanggan selesai dipijat,” kupas Enja. Enja menambahkan, kadang kalau hujan seluruh isi rumah tampak kebingungan mencari naungan. Maklum saja, rumah Enja hanya beratap seng tersebut selalu bocor. Anggota keluarga terkecil terpaksa dipindah ke rumah salah satu tetangga. Rumah yang ada di Dusun Karang Makmur, Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji itu, ditinggali Enja bersama tujuh anggota keluarga lainnya. “Ibu saya sudah sepuh. Anak saya satu putera tetapi cacat. Termasuk ikut saya tiga cucu dan dua keponakan,” beber Enja. Dari semua kerabatnya itu, Enja mengaku hanya satu satunya sebagai tulang punggung dalam keluarga miskin tersebut. Dia menerangkan, anak lakilakinya tidak bisa bekerja karena cacat permanen. Sedangkan ibunya sudah

lanjut usia. “Sampai saat ini keponakan bersama cucu masih belum bekerja karena masih kecil. Sedangkan suami sudah lama meninggal,” aku Enja. Saat menjalani profesi sehari-hari sebagai tukang pijat ada banyak cerita yang diakui Enja penuh kesan dan lucu. Dia juga menceritakan, masih memiliki anggota keluarga lain tetapi kondisi ekonominya tidak jauh berbeda, miskin. “Karena kondisinya seperti itu, akhirnya saya sendiri yang harus bekerja mati matian,” katanya. Disisi lain, kadang kalau hujan rumah Enja bocor. Namun beberapa hari lalu Enja mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumahnya. Enja mengatakan, perbaikan tempat tinggalnya dibantu seorang pejabat di Pemkab Situbondo. Sebelum menyalurkan bantuan, kupas Enja, sang penjabat sempat berkunjung ke rumahnya. “Ya pejabat itu sempat datang ke sini,” urai Enja. Enja saat ini mengaku sangat berbahagia karena mendapatkan bantuan. Kata dia sudah lama ia ingin

memperbaiki rumahnya namun karena terdesak oleh kondisi ekonomi yang pas pasan, membuat Enja mengurungkan diri untuk merehab rumahnya. “Apalagi sekarang sudah musim penghujan, pasti rumah bocor terus,” katanya. Enja mengucapkan banyak terima kasih kepada pejabat tersebut karena ia tidak menyangka rumahnya yang reot segera dibangun dengan rumah layak huni. “Kalau tidak dibantu, kami akan selalu tinggal dirumah seperti ini. Sekali lagi, saya ucapkan terimah kasih sebesarbesarnya. Semoga Allah selalu membalas kebaikan ini semua,” ujar Enja. Disisi lain, Eko Febrianto, salah satu warga Situbondo mengatakan, awalnya dia mengetahui kondisi Enja ketika membawa anaknya pijat. Saat itu, dia terkejut melihat kondisi rumah Enja yang sangat prihatin. Eko bahkan lebih kaget lagi karena dalam keluarga Enja banyak anggota keluarga yang tinggal bersamanya. “Itu yang membuat hati saya terketuk untuk membantu Enja,” cerita Eko.

Masih kata Eko, lambat laun ia merasa terpanggil untuk menyalurkan bantuan namun bukan dari tangan Eko sendiri melainkan mencari kepihak ketiga. Karena itu, aku Eko, dirinya tidak bisa memberikan apa-apa. “Saat itu saya berinisiatif menghubungi pejabat Pemkab Situbondo. Dan saya ikut bersyukur karena mendapat respon positif. Tidak lama kemudian, bantuan rehab rumah mulai direalisasikan,” terang Eko. Menurut pengamatan Eko kondisi ekonomi Enja sangat memprihatinkan dibandingkan warga miskin lainnya yang ada di Kota Santri. Selain kondisi dinding rumahnya terbuat dari anyaman bambu dan berlantai tanah, Enja juga ikut menanggung tujuh orang keluarganya. “Saat saya masuk kedalam rumah Enja, yang ada hanya sebuah lemari yang kondisinya sudahtidak bagus. Bahkan saya ikut mengelus dada karena Enja masih merawat ibu kandungnya yang sudah menua,” pungkasnya. n


12

Mata Rakyat Mitra Birokrat

BHIRAWA

Jumat Wage 15 MARET 2019

Bupati Ponorogo Imbau Masyarakat Jangan Percaya Doktrin Kiamat Ponorogo, Bhirawa Terkait dengan adanya fenomena puluhan warga Ponorogo yang terpengaruh doktrin kiamat dan pindah ke Malang, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menghimbau masyarakat Ponorogo untuk tidak mudah percaya pada ajaran - ajaran yang tidak masuk akal. “Untuk warga yang akan menyusul hijrah ke Malang, kami belum dapat membuat upaya maksimal untuk menghentikannya. Masalah ini belum ditentukan oleh aparat atau pihak yang berwenang sebagai tindakan sesat atau tindakan pidana. Kita tidak bisa melarang orang bepergian, kita juga tidak bisa melarang orang menjual barang miliknya

sendiri,” ujar Bupati Ipong di rumah dinasnya, Kamis (14/03). “Tetapi kita upayakan dengan membuat himbauan, yang diberi penekanan, agar mereka bisa segera paham. Doktrin kiamat itu adalah ajaran dari padepokan thoriqoh. Sebenarnya isinya itu tidak ada penyimpangan, hanya saja untuk praktek dan penerapannya mungkin sesat. Pagi tadi

Kapolres Ponorogo telah memerintahkan personilnya untuk memeriksa ustadz atau tokoh padepokan thoriqoh tersebut,” sambungnya. Bupati Ipong telah membuat tim yang turun langsung ke lapangan, tepatnya ke desa Watubonang Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo, dimana warga di desa itulah yang banyak pindah ke Malang. Tim itu dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Ponorogo dan beranggotakan di antaranya MUI, NU, Muhammadiyah, Camat Badegan, Koramil Badegan, dan Kapolsek Badegan. Tim tersebut berkoordinasi dengan Kepala Desa Watubo-

proses pembangunan underplass di Mayjen Sungkono Saat ini pembangunan terus dikebut dan memasuki tahap finalisasi pembangunan saluran. trie diana/bhirawa

Wali Kota Risma Pastikan Underpass Bundaran Satelit Selesai Akhir Maret Surabaya, Bhirawa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan jika pembangunan underpass atau jalan bawah tanah di Bundaran Satelit Jalan Mayjen Sungkono bakal selesai Maret 2019. Saat ini pembangunan terus dikebut dan memasuki tahap finalisasi pembangunan saluran. “Maret pembangunan underpass selesai. Kemarin pembangunan agak terlambat karena terkendala hujan. Saat ini proyek underpass tinggal tahap finalisasi pembangunan saluran dan penutupan pipa PDAM dengan pengaman,” ujar Wali Kota Risma, saat inspeksi mendadak (sidak) di Underpass Bundara Satelit, Kamis (14/3).

Untuk saluran pipa PDAM yang melintas di underpass tersebut, Wali Kota Risma juga memastikan tidak menjadi masalah. Sebab di wilayah lain seperti di Jalan Merr dan Wiyung juga ada pipa PADM yang ukurannya sangat besar seperti di underpass tidak pernah mengalami masalah. “Saluran pipa PDAM tidak masalah, karena di jalan Merr dan Wiyung ada juga pipa segede itu. Memang harus diselimuti karet untuk pengamanan sebelum dibangun badan jalan. Itu sudah biasa, di luar negeri juga biasa kayak gitu,” katanya. Wali Kota perempuan pertama Kota Surabaya ini mengatakan, bila underpass selesai maka

dampaknya cukup signifikan dalam mengurangi kemacetan di Jalan Mayjend Sungkono dan Jalan HR Muhammad. “Kemacetan bisa berkurang sangat signifikan karena tidak saling silang di situ, tapi menerus,” katanya. Pembangunan proyek Underpass Mayjen Sungkono bertujuan untuk mencegah kemacetan di sekitar Bundaran Satelit arah Jalan Mayjen HR Muhammad dan Jalan Raya Kupang Indah menuju Jalan Mayjend Sungkono. Selain itu, proyek underpass Mayjen Sungkono awalnya merupakan tanggung jawab pengembang Real Estate Indonesia (REI). Namun karena tak kunjung selesai Pemkot Surabaya mengambil alih proyek ini. Q iib

nang, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk mengumpulkan warganya dan memberikan pemahaman sehingga mereka tidak jadi pergi ke Malang. Selain itu, Pemkab Ponorogo juga akan mengumpulkan semua Camat dan Polsek di Ponorogo

agar mengarahkan seluruh Kepala Desa / Lurah, untuk memberikan himbauan pada warganya masing - masing. “Akan kami arahkan Kepala Desa / Lurah untuk mengumpulkan warganya dan menghimbau mereka agar tidak mudah terpen-

garuh ajaran - ajaran yang tidak masuk akal,” jelas Ipong. “Ke depannya, kami akan mengajak organisasi masyarakat dan organisasi agama untuk memberikan pembekalan pada warga supaya tidak terpengaruh hal - hal seperti Q mb10 itu tadi,” pungkasnya.Q

Salah satu sentra kuliner yang berada di mangrove Wonorejo Rungkut.

Komisi C Minta Pemkot Surabaya Tata Kembali Sentra Kuliner PEMERINTAH Kota Surabaya saat ini dituntut untuk menata kembali keberadaan sentra-sentra kuliner agar diminati oleh masyarakat. Tumbuhnya sentra kuliner maupun PKL di Surabaya dinilai tidak sejalan dengan sepinya pengunjung. Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Vinsensius Awey mengatakan, agar sentra kuliner maju pesat dan banyak diminati masyarakat terutama wisatawan baik domestik maupun luar negeri. Untuk itu perlu adanya pendampingan managemen pelaku usaha sentra kuliner. Pendampingan tersebut, kata Awey, bisa dilakukan oleh kalangan profesional maupun akademisi, jadi tidak serta merta hanya Pemkot Surabaya saja yang bekerja. ‘’Perlu adanya tangan-tangan profesional untuk menata kembali sentra kuliner agar diminati banyak kalangan,’’ ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (14/03/2019). Ia menjelaskan, keberadaan ka-

langan profesional dalam mengelola sentra kuliner agar bagaimana tata boganya, penyajian, pelayanan ini harus dilatih agar pelaku usaha di sentra-sentra kuliner berkembang pesat. Jadi, kata Awey, masyarakat tidak hanya diberikan stand kuliner namun minim ilmu pemasaran dan manajemen kuliner, ini yang membuat sentra kuliner di Surabaya seolah mati suri. ‘’Sayangkan Pemkot Surabaya sudah mengeluarkan anggaran untuk membangun sentra kuliner tapi mandeg,’’ tegas politikis Partai Nasdem Kota Surabaya yang kini maju Caleg DPR RI Dapil Jatim 1. Lebih lanjut Vinsensius Awey mengatakan, selain manajemen kuliner pelaku usaha juga harus dilatih bagaimana cara menarik pengunjung misalnya, dibuatlah eventevent di tiap sentra kuliner seperti acara ulang tahun, event workshop, kegiatan star up dan lainnya ini merupakan marketing promotion yang jitu untuk menarik pengunjung.

Vinsensius Awey Di luar negeri, sentra PKL atau kuliner dijadikan meeting-meeting para anak muda dengan berbagai kegiatan sehingga banyak pengunjung yang datang ke sentra PKL atau kuliner. ‘’Kita bisa adopsi luar negeri, bagaimana sentra PKL maju pesat. kebetulan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini networking internasionalnya sangat banyak, ini bisa diterapkan di SuraQ adv baya,’’ ungkapnya.Q

Gubernur Khofifah lewat Nawa Bhakti Satya Komitmen Entas Kemiskinan di Jatim Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu program prioritas Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak dalam lima tahun depan. Dalam program Nawa Bhakti Satya yang dicanangkan pimpinan baru Provinsi Jatim ini, Bhakti 1 Jatim Sejahtera dan Bhakti 7 Jatim Berdaya sangat erat kaitannya dengan berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Asisten Ekonomi dan Pembangunan ialisasi Program Jalin Matra Tahun Setdaprov Jatim Dr Ir Wahid Wahyudi 2019 di Hotel Singgasana Surabaya, MT menjelaskan Gubernur dan Wa- Rabu (13/3) malam. gub Jatim memiliki proPeserta sosialisasi gram Nawa Bhakti SaProgram Jalin Matra tya, adalah sembilan Tahun 2019 sebanypengabdian tulus dan ak 135 orang, dari Bapenuh keikhlasan berkorwil Provinsi Jatim, sama-sama untuk Dinas PMD Kabupaten, membangun Jatim yang Bappeda Kabupaten/ sejahtera dan penuh Kota, SKPD Kota Penkemuliaan lima tahun ke gelola Jalin Matra PFK, depan. Tim Penggerak PKK Bhakti 1 Jatim SeKabupaten/Kota dan jahtera itu merupakan Perwakilan Pendamppengintegrasian PKH ing Kabupaten/Kota di Plus Provinsi Jatim 37 Kabupaten/Kota. berupa Bantuan Sosial Apalagi sebut Wahid, PKH Plus berupa jamiangka kemiskinan Janan hidup yang layak tim per September Ir Mohammad Yasin MSi bagi 50.000 lansia. Se2018 masih relatif tingdangkan Bhakti 7 Jatim gi. Jumlah penduduk Berdaya fokus pada ekonomi ker- miskin Jatim tercatat 4.292.150 jiwa, akyatan dengan basis UMKM, kop- tertinggi secara nasional. Dari erasi, BUMDesa dan mendorong 25.674.580 jiwa penduduk miskin napemberdayaan pemerintahan desa. sional, 16,72% ada di Jatim. “Per“Jadi saya tegaskan, Pemprov Ja- sentase penduduk miskin Jatim sebetim di bawah komando Gubernur dan sar 10,85% masih di atas rata-rata Wagub Jatim yang baru komitmen nasional sebesar 9,66%. Persentase untuk mengentaskan kemiskinan. penduduk miskin di pedesaan sebeOPD-OPD di lingkungan Pemprov sar 15,21% jauh lebih tinggi dibanding Jatim siap bekerjasama merealisasi- perkotaan sebesar 6,97%,” katanya. kan komitmen tersebut, termasuk DiSedangkan nilai IPM (Indek Pemnas Pemberdayaan Masyarakat dan bangunan Manusia) Jatim Tahun Desa,” katanya saat membuka Sos- 2018 sebesar 70,27, tertinggal diband-

Ketua Tim Penggerak PPK Provinsi Jatim Arumi Baschin foto bersama dengan Kepala Dinas PMD dan Kepala Bakorwil di sela acara Sosialisasi Program Jalin Matra Tahun 2019 di Hotel Singgasana Surabaya, Rabu (13/3) malam. ing Jawa Barat sebesar 70,69. Karena itu sesuai instruksi Gubernur dan Wagub Jatim seluruh perangkat daerah diminta fokus untuk meningkatkan IPM Jatim dengan target 1 basis poin. Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jatim Ir Mohammad Yasin MSi menjelaskan pelaksanaan program Jalin Matra dimulai sejak 2014. Sasaran program Jalin Matra 2014 sampai 2018 meliputi tiga aspek, yakni Kegiatan Jalin Matra Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM) dengan sasaran 42.630 RTSM di 662 desa pada 29 kabupaten. Kegiatan Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) dengan sasaran 78.668 KRTP di 2.497 desa/kelurahan pada 37 kabu-

paten/kota. Dan kegiatan Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (PK2) dengan sasaran 699 desa pada 30 kabupaten/kota. “Selama ini pelaksanaan program Jalin Matra bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk melakukan pendampingan,” kata Mohammad Yasin. Pendampingan Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin bekerjasama dengan Universitas Negeri Malang, Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan bekerjasama dengan Universitas Brawijaya Malang, dan Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan bekerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya. Menurut Mohammad Yasin, berdasarkan monitoring dan evaluasi program Jalin Matra telah memberi-

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Baschin

Siap Gerakkan Anggota PKK untuk Pendampingan Program Jalin Matra Program Jalin Matra yang digulirkan Pemprov Jatim tak lepas dari peranan ibu-ibu PKK. Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) yang telah dilakukan oleh Pemprov Jatim sejak 2014 sampai sekarang dengan sasaran Kepala Rumah Tangga perempuan secara formal melibatkan Tim Penggerak PKK mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai ke tingkat desa/ kelurahan. “Mulai tahun ini, Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim selaku mitra kerja Pemprov Jatim siap menyukseskan program Jalin Matra di bawah kepemimpinan Gubernur

dan Wagub Jatim,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Program Jalin Matra Tahun 2019 di Hotel Singgasana Surabaya, Rabu (13/3) malam. Dijelaskan Arumi selaku mitra kerja, Tim Penggerak PKK siap memberdayakan kesejahteraan lahir batin anggota dan meningkatkan perannya dalam program Jalin Matra. Misalnya dengan membantu melakukan sosialisasi kegiatan Jalin Matra PFK melalui jalur kelembagaan PKK mulai tingkat provinsi, kab/kota hingga kecamatan dan desa. Siap mendukung program

Jalin Matra PFK melalui program dan kegiatan Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim yang relevan. Melakukan fasilitasi Pokmas KRTP pasca program melalui dukungan kegiatan 10 program pokok PKK. “Tak lupa mendukung tugas sekretariat program Jalin Matra Provinsi Jatim,” katanya. Dalam kesempatan itu, Arumi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Tim Penggerak PKK Kab/Kota yang telah membantu pelaksanaan program Jalin Matra di wilayahnya masing-masing. “Saya mohon agar peran kader Tim Penggerak PKK ditingkatkan lagi ke depannya. Q tis*

Arumi Bachsin

Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Jatim Prof Dr Hotman Siahaan (kiri) dari Unair menjadi pembicara dalam acara sosialisasi. kan hasil positif di antaranya menumbuhkan Relawan Peduli Kemiskinan bagi 319 pendamping kabupaten dan 9.488 pendamping desa/kelurahan, di mana 5.285 kader di antaranya merupakan kader PKK desa/kelurahan dan sekaligus sebagai Mother Care layaknya sosok orangtua yang mampu melindungi dan memupuk semangat KRTP untuk berjuang bersama-sama keluar dari kemiskinan. Dan sejak digulirkan pada 2014 hingga 2018 program Jalin Matra telah menumbuhkan usaha baru bagi 78.668 KRTP, 42.630 RTSM dan memberikan pinjaman modal usaha untuk 19.337 RTS. “Yang membanggakan mampu meningkatkan pendapatan KRTP rata-rata sebesar Rp 581.133 per bulan, pendapatan RTSM rata-rata sebesar Rp 289.063 per bulan dan pendapatan RTS rata-rata sebesar Rp 346.563 per bulan,” katanya. Mohammad Yasin menjelaskan un-

tuk rencana pelaksanaan Jalin Matra 2019, sasaran program juga dalam tiga bagian. Untuk kegiatan Jalin Matra Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM) dengan sasaran 5.513 RTSM di 90 desa pada 17 kabupaten. Kegiatan Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) dengan sasaran 8.275 KRTP di 415 desa pada 30 kabupaten/kota. Kegiatan Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (PK2) dengan sasaran 115 desa pada 25 kabupaten. Sosialisasi selama tiga hari tersebut menghadirkan nara sumber terdiri dari unsur Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Jatim, Dinas PMD Provinsi Jatim, Bappeda Provinsi Jatim, Ketua Pelaksana Pendampingan Program Jalin Matra dari Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga dan Universitas Negeri Malang serta BNI Kanwil Surabaya. Q tis*

Profile for Harian Bhirawa

binder15mar19  

binder15mar19  

Advertisement