Page 1

HARIAN PAGI TERBIT 12 HALAMAN

Iklan/ Langganan:

RP 3.500,-

5318686

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

AKSI DAMAI III

Foto kiri: Ribuan massa melakukan aksi jalan kaki dari Masjid Raya Kota Bogor menuju Jakarta untuk mengikuti Aksi Damai Jilid III pada, Kamis 1 Desember 2016. Tengah: Sejumlah ibu-ibu terlihat sibuk memasak di Dapur umum Daarul Falah, Jakarta. Dapur ini merupakan Posko inisiatif warga untuk memasak nasi bungkus untuk peserta aksi damai. Kanan: Beberapa peserta aksi damai beristirahat di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta.

Ratusan Ribu Massa Serbu Monas

JAKARTA (BM) - Hari ini, Jumat (2/12), ratusan ribu warga yang datang dari berbagai pelosok tanah air akan mendatangi kawasan Monas Jakarta. Massa yang terdiri dari berbagai elemen itu akan melakukan aksi super damai, dengan melakukan berbagai aktivitas bernuansa ibadah. Mabes Polri menyatakan jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai 200 ribu orang.

l Wantimpres Sarankan Presiden Hadir l Asing Keluarkan Peringatan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi menyarankan kepada Jokowi Presiden agar hadir dalam acara dzikir dan doa di Monas, Jumat 2 Desember 2016. Menurutnya, tujuan kegiatan itu mulia, yakni berdoa untuk kemakmuran bangsa dan negara, bukan demo.

“Apa salahnya kalau presiden hadir dan ikut berdoa. Saya yakin nuansanya akan berbeda dengan aksi 4 November 2016 lalu. Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya, Kamis (1/12/2016). Pimpinan pondok pesantren mahasiswa Al Hikam Malang ini juga merujuk pada pernyataan

Kilat, Jaksa Limpahkan Berkas Ahok ke PN JAKARTA (BM) – Hanya dalam hitungan jam, berkas perkara penodaan agama dengan tersangka BasukiTjahaja Purnama alias Ahok dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). PN telah menerima berkas tersebut dari Kepala Kejaksan Negeri (Kajari) Jakarta Utara. “Ya sudah, sudah, barusan kita terima dari Kajari dengan stafnya melimpahkan barusan,” kata Humas PN Jakarta Utara Hasoloan Sianturi, Kamis (01/12/2016). Ketika ditanya kapan tepatnya waktu berkas itu tiba, Hasoloan menjawab singkat. “Barusan,” ucap Hasoloan. Dia menegaskan Kajari Jakarta Utara sendiri yang meny-

firmasi atau pemberitahuan dari istana soal kehadiran presiden pada acara aksi damai dan doa bersama di Monas. “Keamanan presiden tentu akan menjadi pertibangan bagi istana. Meskipun banyak pihak yang menyarankan untuk hadir, kalau hasil telaah intelejen, membahayakan keselamatan presiden, presiden tentu dilarang  Baca: Lansia... Hal. 7 ­

JAKARTA (BM) — Presiden Joko Widodo mengancam akan mencopot Menteri Pariwisata Arief Yahya jika tidak berhasil memenuhi target kunjungan wisatawan yang sudah ditentukan. Ancaman tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia di

Tersandung Beberapa Kasus Korupsi

Dahlan: Percuma Membela Diri

BM/IST

TERSANGKA: Basuki Tjahaja Purnama, tersangka perkara penodaan agama, keluar dari Gedung Kejaksaan Agung, Kamis (1/12).

erahkan berkas perkara Ahok tersebut. “Oke baru saja kami terima dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara oleh Pak Kajari sendiri dan stafnya,” tambah Hasoloan.

Jokowi Presiden bahwa 2 Desember tidak ada demo, hanya dzikir dan doa bersama kemudian diakhiri Salat Jumat. Sebagai anggota Watimpres, Hasyim Muzadi hanya sebatas menyampaikan saran. Apakah saran itu akan dilaksanakan atau tidak, sepenuhnya ada pada keputusan presiden. Lukman Hakim Syaifudin Mentri Agama dalam pesan singkatnya mengatakan, sampai siang kemarin belum ada kon-

Jokowi Ancam Copot Menpar

Menurutnya, masih ada proses yang akan dilakukan oleh PN Jakut sebelum memu Baca: Respon... Hal. 7 ­

SURABAYA (BM) - Mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim Dahlan Iskan menganggap percuma membela diri secara hukum atas kasus korupsi yang melilitnya. Itu sebabnya, Dahlan menolak didampingi kuasa hukum pada persidangan 29 November 2016 lalu. “Untuk apa lagi membela diri, kalau karena dendam kesumat dari pihak lawan sudah membabi buta, melupakan hukum dan keadilan, maka masalahnya ini sudah bukan lagi masalah hukum,” katanya sebagaimana ditirukan mantan Tim Strategic Legal Planner Dahlan Iskan, M. Erick Antariksa SH, di Surabaya, Kamis (1/12). Menurut Erick, Dahlan

BM/IST

SIDANG: Dahlan Iskan saat menjalani sidang perdana.

Iskan sudah mendengar ada ancaman bahwa apapun hasil pengadilan nanti, maka pihak lawan akan terus menyerang. “Kalau pun bisa menang di kasus PT. PWU, nanti akan dis-

Diskusi tentang masa depan kerap memunculkan optimisme tinggi. Tapi harus tetap dijaga, agar prediksi tak meleset. Seperti apa? Berikut liputan wartawan Berita Metro (BM), Aziz Tri P

PAKAR : Prof Ramlan Surbakti saat berbicara di forum ‘Diskusi Masa Depan Outlook 2017’, Kamis (1/12) di Isyana Room Hotel Bumi , Surabaya.

erti ini. Asal Pak Rektor sering-sering mengundang saya untuk berdialog, saya yakin pembangunan di Jatim akan lebih baik lagi,” kata Gubernur Jatim, H Soekarwo saat menjadi pembicara di ‘Diskusi Masa Depan Outlook 2017’, Kamis (1/12) di Isyana Room Hotel Bumi , Surabaya. Forum yang digelar Unair Surabaya dan Pemprov Jatim itu mengangkat tema ‘Meningkatkan Peran Daerah

PRAKIRAAN CUACA JAKARTA

DENPASAR

YOGYAKARTA

HUJAN RINGAN SUHU : 27°C

BERAWAN SUHU : 23 - 31°C

HUJAN RINGAN SUHU : 24 - 26°C

CERAH BERAWAN SUHU : 23 - 32°C

Walau mayoritas jukir memperotes, Program e-parking yang digagas Dishub Surabaya jalan terus. Dishub beranggapan e-Parking yang telah diterapkan cukup efektif dan terbukti berdampak positif pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). BACA HALAMAN

03

 Baca: Akan... Hal. 7 ­

: Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global’. Ini tak ubahnya menjadi ajang dialog menarik. Di satu sisi, Gubernur Jatim membeberkan keberhasilan pembangunan, di sesi berikutnya, tiga narasumber dari Unair Surabaya merespn dengan memberikan masukan penting. “Tahun 2017, saya percaya pertumbuhan ekonomi Jatim masih bagus. Karena angka pengangguran sudah berkurang, jumlah warga miskin juga berkurang. Ini butuh sinergi dari semua pihak untuk menjaga keber Baca: Masyarakat... Hal. 7 ­

SPIRIT

SURABAYA

INDEKS

erang dengan kasus lain. Terus menerus sampai akhirnya pak Dahlan kalah,” katanya. Bahkan, kata praktisi hu-

Optimis Pertumbuhan Ekonomi Jatim Masih Bagus

BM/AZIZ TRI P

 Baca: Kalah... Hal. 7 ­

Jukir Protes, e-Parking Pemkot Jalan Terus

Diskusi Outlook 2017, Membeber Peran Daerah

BERAGAM penghargaan penting yang diraih Pemprov Jatim tak membuat Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo anti-kritik. Bahkan Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, menginginkan agar berbagai pihak, termasuk para akademisi perguruan tinggi memberikan masukan. Baik kritik, evaluasi maupun solusi untuk perbaikan program-program yang disusun. “Saya mengapresiasi diskusi sep-

Jakarta, Kamis (1/12/2016). Jokowi mengungkapkan, potensi pariwisata di Indonesia sangat besar. Investor mancanegara juga saat ini sudah banyak yang datang ke Indonesia untuk menanamkan investasinya di bidang pariwisata.

“Banyak orang telah meninggal, tapi nama baik mereka tetap kekal. Dan banya­k orang masih hidup, tapi seakan mereka mati tak berguna.” - Imam Syafi’i -

Pasukan Gabungan Amankan Aksi 2 Desember

Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, memimpin apel gelar pasukan dan show of force Alutsista dalam rangka antisipasi aksi unjuk rasa 2 Desember di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Kamis (1/12). BACA HALAMAN

09

Berhasil Dongkrak UMKM, Sidoarjo Raih Natamukti Pranata Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, International Council for Small Bussines (ICSB), memberikan penghargaan Natamukti Pranata kepada Kab Sidoarjo. BACA HALAMAN

12


02 POLHUKAM

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

KPK Periksa Choel Mallarangeng JAKARTA (BM) - Komisi Pemberantasan Korupsi belum menahan adik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel, usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. “Semua ingin cepat, Pak Choel ingin cepat, JPU (Jaksa Penuntut Umum) juga. Tidak ada yang mengganjal, dari dulu Pak Choel kan sudah kooperatif dari pertama ketika uang sudah dikembalikan dari jumlah yang ia terima. Kemudian ia juga bersaksi untuk 5-6 terdakwa, termasuk untuk saudara kandungnya sendiri, Pak Andi Alfian Mallarangeng,” kata Luhut Pangaribuan selaku pengacara Andi Zulkarnaen alias Choel Mallarangeng di gedung KPK Jakarta, Kamis. Choel diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Pusat Pelatihan, Pendidikan, dan Sekolah Olahraga Nasional di Hambalang, tahun anggaran 2010-2012. Choel sudah diperiksa sebanyak dua kali sebagai tersangka di KPK yaitu pada 15 Januari 2016 dan hari ini, namun KPK

belum menahan Choel. “Tadi kan dipanggil dalam rangka pemeriksaan sebagai tersangka. Pertanyaannya tidak banyak dan sudah selesai. Dari segi Pak Choel sendiri berharap bahwa kepastian hukum bisa lebih cepat supaya bisa berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kooperatif dalam kasus Hambalang ini. Jadi semua terungkap dengan baik,” tambah Luhut. Namun menurut Luhut pertanyan yang diajukan oleh penyidik juga berulang. “Soal pertanyaan diulangulang, hanya lima pertanyaan, lebih baik penyidik (yang menyampaikan) sajalah,” ungkap Luhut. Choel seharusnya diperiksa pada 24 November 2016 tapi tidak memenuhi panggilan pemeriksaan karena sakit.”Saya (pada panggilan sebelumnya) tidak enak badan, (isi pemeriksaan) dengan penyidik saja,” kata Choel. KPK menetapkan Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangeng itu sebagai tersangka pada 16 Desember 2015 karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan

Andi Zulkarnaen alias Choel Mallarangeng

menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait pembangunan atau pengadaan atau peningkatan sarana prasarana pusat pendidikan dan sekolah olahraga di Hambalang tahun anggaran 2010-2012. Choel terakhir diperiksa sebagai tersangka di KPK pada 15 Januari 2016, ia pun tidak ditahan usah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Dalam dakwaan Andi Mallarangeng, Choel disebut sebagai perantara pemberian uang 550 ribu dolar AS kepada Andi dari mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Kemenpora Deddy Kusdinar. Uang itu dalam dakwaan disebut diberikan secara bertahap yaitu Rp2 miliar diterima oleh Choel Mallarangeng di kantornya dari PT Global Daya Manunggal, Rp1,5 miliar diterima oleh Choel Mallarangeng dari PT Global Daya Manunggal melalui mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam dan Rp 500 juta diterima Choel Mallarangeng dari PT Global Daya Manunggal melalui Mohammad Fakhruddin. PT Global Daya Manunggal adalah salah satu perusahaan subkontraktor yang mengerjakan proyek Hambalang sedangkan M Fakhruddin adalah staf khusus Andi Mallarangeng. Uang itu digunakan untuk keperluan operasional Menpora, pembayaran tunjangan hari raya untuk protokoler Menpora, pembantu dan pengawal di ru-

mah dinas menpora dan rumah kediaman Andi serta akomodasi dan pembelian tiket pertandingan sepak bola piala AFF di Senayan dan Malaysia serta pertandingan tim Manchester United untuk rombongan Menpora serta anggota Komisi X DPR. Atas perbuatannya Choel Mallarangeng disangkakan melanggar pasal 2 atau pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Pasal itu mengatur tentang orang yang melanggar hukum, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya jabatan atau kedudukan sehingga dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara dan memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau semaksimal 20 tahun denda paling banyak Rp1 miliar. Dalam pemeriksaan 4 Maret 2013, Choel mengaku sudah mengembalikan uang 550 ribu dolar AS tersebut.(ant/nii)

Presiden Jokowi soal Penegakan Hukum terhadap Koruptor

Belum Berikan Efek Jera JAKARTA (BM) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai penegakan hukum terhadap para pelaku tindak pidana korupsi selama ini belum sepenuhnya memberikan efek jera bagi para koruptor. “Dari fakta-fakta ini, membuat saya sering bertanya-tanya mengapa walaupun jumlah koruptor yang dipenjara sudah banyak dan yang ditangkap tangan juga sudah banyak namun praktik korupsi dan perilaku korupsi masih terus terjadi dan terus berlanjut,” kata Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2016 di Balai Kartini Jakarta, Kamis. Presiden menyatakan setuju dengan pendapat Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa yang sangat diperlukan saat ini adalah penegak hukum yang berintegritas. Ia j u g a m e n ye b u t k a n masalah yang berkaitan dengan inefisiensi birokrasi juga perlu segera diperbaiki dan dibenahi. Dalam kesempatan itu Kepala Negara menyebutkan ada tiga problem besar yang dihadapi Indonesia saat ini. Pertama berkaitan dengan korupsi, kedua berkaitan dengan inefisiensi birokrasi dan ketiga berkaitan dengan ketertinggalan infrastruktur. “Tiga hal besar ini yang harus kita atasi bersama-sama,” kata Presiden Jokowi. Menurut dia, jika indeks

BM/ISTIMEWA

Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2016 di Balai Kartini Jakarta, Kamis kemarin dibuka Presiden Jokowi mengusung tema Reformasi Sistem Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel”

persepsi korupsi dan indeks daya saing dapat diperbaiki maka peringkat kemudahan untuk memulai berusaha di Indonesia juga akan meningkat. “Kalau ini bisa dikerjakan, yang berkaitan dengan tadi indeks persepsi korupsi, yang berkaitan dengan indeks daya saing, yang berkaitan dengan ‘ease of doing business’ saya kira kita akan menempati rangking yang baik,” kata Presiden. Di hadapan peserta konferensi nasional itu, Presiden

Jokowi meminta agar kondisi yang saat ini masih ada tidak membuat pesimistis dan patah semangat. “Kita harus bekerja lebih keras lagi, lebih komprehensif dan lebih terintegrasi dan jangkauan pemberantasan korupsi harus mulai dari hulu sampai hilir, dari pencegahan sampai dengan penegakan hukum yang keras dan tegas,” katanya. Menurut dia, pemberantasan korupsi juga harus melibatkan semua pihak mulai dari

eksekutif, legislatif maupun lembaga peradilan, penegak hukum, sektor swasta sampai ke masyarakat. Sektor Perizinan Pada bagian lain, Presiden Jokowi meminta prioritas pemberantasan korupsi pada lembaga dan kementerian yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Terkait aksi pencegahan korupsi, saya telah meminta seluruh kementerian dan lembaga

untuk memberikan prioritas pada upaya reformasi sektor perizinan dan pelayanan publik,” kata Jokowi. Menurut Jokowi, pemberantasan korupsi di beberapa lembaga perizinan antara lain yang terkait dengan pelayanan administrasi pertanahan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pelayanan di pelabuhan serta bandara hingga jembatan timbang. Kepala Negara juga meminta dilakukan reformasi dalam tata kelola perpajakan dan penerimaan negara, khususnya dalam pengelolaan sektor pangan dan sumber daya alam. “Selain itu prioritas juga diberikan kepada peningkatan transparansi, penyaluran dana hibah, bantuan sosial dan pengadaan barang dan jasa,” kata Jokowi. Presiden meminta penyaluran tersebut harus melalui sistem perbankan yang resmi sehingga transparan dan terlacak. Sejumlah pemateri yang direncanakanmengisiacaratersebut antara lain Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Mahkamah Agung RI Hatta Ali, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Jaksa Agung M Prasetyo serta sejumlah pimpinan KPK. (ant/nii) *) Berita terkait di bagian bawah halaman ini.

Catatan Pinggir dari Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2016

KPK-Polri-Kejagung Besinergi Kembangkan e-SPDP Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi bagian penting yang bermanfaat banyak dalam proses penegakan hukum. Perangkat teknologi digunakan aparat dalam proses operasi tangkap tangan. Selain itu, tiga lembaga yang mendapat tugas negara dalam pemberantasan korupsi, yaitu KPK, Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung), mengembangkan e-SPDP. KPK, Polri dan Kejagung sepakat untuk melakukan koordinasi dalam penyidikan tindak pidana korupsi melalui sistem Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) secara elektronik (e-SPDP). “Dalam mencegah, menindak dan mengkoordinasikan tindak pidana korupsi KPK, Polri dan Kejaksaan akan segera meresmikan e-SPDP yang koordinasinya nanti akan digilir apakah dari deputi KPK, Kabareskrim (Kepala Badan Reserse dan Kriminal) hingga Jampidsus ( Jaksa Agung Muda Pidana Khusus),” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) 2016 di Balai Kartini Jakarta, Kamis. KNPK 2016 bertema “Refor-

masi Sistem Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel” ini dibuka oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Acara ini dihadiri antara lain oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Jaksa Agung H. Muhammad Prasetyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Artidjo Alkostar dan sejumlah pejabat lain. “Tujuannya adalah supaya para penegak hukum bisa saling melakukan koordinasi. Ini terkait dengan dua kewenangan KPK yaitu koordinasi dan supervisi (korsup) karena bagaimana bisa melakukan korsup kalau tidak tahu kasus-kasus yang ditangani teman-teman lain,” tambah Agus.

Ketua KPK, Agus Rahardjo

Jaksa Agung, HM Prasetyo

Agus mencontohkan bila ada perkara korupsi yang sedang disidik oleh satu Kejaksaan Negeri (Kajari) maka pihak KPK maupun kepolisian juga bisa melihat kemajuan penyidikan tersebut. “Kita bisa melihat penanganannya, apakah berlama-lama atau tidak tepat waktu atau tidak ada kondisi lain sehingga dapat lebih transparan,” ungkap Agus. Agus juga membantah sistem ini malah membocorkan kerahasiaan suatu perkara korupsi apalagi bila melibatkan

oknum salah satu lembaga penegak hukum tersebut. “Tentu e-SPDP ini tidak terkait kalau penegak hukum akan melakukan penangkapan karena untuk OTT (Operasi Tangkap Tangan) belum ada SPDP-nya, tujuan e-SPDP ini sekali lagi adalah untuk memonitor dari Jakarta ke daerah sehingga penindakan korupsi bisa lebih baik,” jelas Agus. Kolaborasi Sedangkan Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan bahwa

pihaknya memang membutuhkan kolaborasi dengan KPK dalam menyelesaikan kasuskasus korupsi. “Berulang kali kami mengatakan ke ketua KPK, dalam menghadapi perkara yang sangat sulit dihadapi, kami harap dilakukan kolaborasi. KPK punya kwenangan lebih dan biaya lebih dalam proses penegakan hukum sementara kejaksaan dan kepolisin punya jaringan dan personil yang lebih banyak, sinergi ini diharapkan saling mengisi,” kata Prasetyo. Prasetyo juga mengaku sedang melakukan reformasi birokrasi, reformasi regulasi dan reformasi budaya hukum di tubuh Kejaksaan Agung. “Reformasi budaya hukum karena korupsi di masyarakat juga terjadi karena masyarakat tidak segan menyuap pejabat publik, apalagi sekaran ada perlawanan balik dari koruptor dan tidak mungkin perlawanan juga berasal dari awak-awak media,” ungkap Prasetyo. (ant/nii)

KILAS

Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir

Solusi Rohingya Harus Komprehensif JAKARTA (BM) - Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir, mengatakan pemerintah Indonesia melakukan pendekatan komprehensif kepada pemerintah Myanmar dalam menangani kasus kemanusiaan yang dialami masyarakat etnis Rohingya. “Pendekatan kita komprehensif, maka kasus-kasus (Rohingya) itu harus dilihat secara keseluruhan, tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Myanmar kan memiliki persoalan, semua negara pasti punya persoalan, dan di Myanmar ada kisruh status kewarganegaraan (Rohingya),” kata Wamenlu Fachir di Jakarta, Kamis. Menurut dia, masalah yang terjadi pada masyarakat etnis Rohingya terkait dengan isu hak asasi manusia (HAM), maka pendekatan yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah itu tidak lepas dari prinsip kemanusiaan. “Ini terkait isu HAM dan kemanusiaan maka yang kita lakukan tidak lepas dari upaya kita untuk tetap menghormati isu domestik dan tetap kita ikut membantu juga dengan langkah-langkah yang bisa membantu konsolidasi mereka,” ujar dia. Fachir mengatakan bahwa sejauh ini sudah ada perubahan dan kemajuan terkait penetapan status kewarganegaraan bagi masyarakat etnis Rohingya di Myanmar. “Ini sudah ada langkah maju dibandingkan dulu di mana Rohingya sama sekali tidak diakui, sekarang didokumentasikan. Itu ada sebuah kemajuan, tetapi tidak segampang proses seakan-akan dalam waktu singkat dapat diselesaikan. Pendakatan yang pertama adalah yang darurat, yaitu kemanusiaan,” kata dia. (ant/nii)

Dalang Ki Djoko Diadili SEMARANG (BM) - Djoko Hadi Widjojo, dalang asal Kota Semarang, yang lebih dikenal dengan nama Ki Djoko Edan mulai diadili atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Dalam sidang di PN Semarang, Kamis, Jaksa Penuntut Umum Umar Dani mendakwa Djoko Edan atas 0,5 gram sabu-sabu. “Terdakwa ditangkap Direktorat Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah dengan barang bukti 0,4 gram sabusabu,” katanya. Sebelum ditangkap, terdakwa diketahui sudah memakai barang haram tersebut sebelum pentas di Taman Mini Indonesia Indang (TMII). Terdakwa diketahui sering mengonsumsi barang haram tersebut di rumahnya sebelum pentas dalang. Selain sabu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa alat hisap. Perbuatan terdakwa dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika.(ant/nii)


SURABAYA 03

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

Jukir Masih Protes Terus

e-Parking Pemkot Jalan Terus SURABAYA (BM) – Walau mayoritas juru parkir (jukir) terus memperotes, Program e-parking yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya juga jalan terus. Pasalnya, Dishub beranggapan e-Parking yang telah diterapkan di Kota Pahlawan cukup efektif dan terbukti berdampak positif pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat, mengatakan hal itu dalam acara hearing di DPRD Surabaya, Kamis (1/12). “Penerapan sistem e-parking di tepi jalan umum merupakan wujud pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perparkiran dan Retribusi Parkir,” kata Irvan Wahyu Drajat. Terkait protes yang diajukan para jukir dalam acara hearing, Irvan menilai

ada kesalahan pada para jukir dalam memahami sistem e-parking. Para jukir beranggapan, dengan sistem e-parking maka tenaga mereka tidak lagi dibutuhkan sehingga mereka akan kehilangan mata pencaharian. Mereka bahkan mencemaskan pendapatan mereka akan jauh menurun dibanding sistem parkir konvensional. Ihwal kekhawatiran akan terjadi pemecatan, Irvan menegaskan pihak Dishub tidak akan melakukan pemecatan jukir. Para jukir akan direkrut sebagai tenaga outsourcing dengan gaji bulanan setara UMK Surabaya. “Pendapatan jukir dipastikan meningkat dibanding sebelumnya,” ujar Irvan. Selain itu, tambahnya, para jukir nantinya bekerja dengan kepastian jam kerja. Mereka tidak akan kelelahan untuk menjaga parkir pagi hingga sore hari,

bahkan kadang ada yang sampai malam hari. “Juru parkir nantinya bekerja hanya 8 jam sehari,” ungkapnya. Bagi pengguna jasa parkir, Irvan menjelaskan keamanan kendaraan lebih terjamin karena ada alat CCTV untuk memonitor kendaraan yang parkir di area yang sudah ditentukan. “Kita akan jadikan area Jl. Jimerto dan Jl. Sedap Malam sebagai pilot project penerapan sistem e-parking di tepi jalan umum kota Surabaya,” katanya. Di sisi lain, kata Irvan, durasi waktu kendaraan parkir akan mempengaruhi pendapatan dari juru parkir. “Dengan penerapan parkir elektronik, sistem parkir lebih akuntabel, karena berapa lama parkir, nomor kendaraan hingga pemiliknya terekam semua”, katanya. Parkir Zona

Kepala UPTD Parkir Surabaya Timur, TrenggonoWahyuWibowo mengungkapkan, parkir elektronik ini akan diterapkan di wilayah Balai Kota yakni di Jalan Sedap Malam dan Jalan Jimerto. “Nanti akan dipasang 10 alat parkir elektronik di wilayah Balai Kota. Rinciannya yakni lima alat di sepanjang Jalan Sedap Malam dan lima sisanya di Jalan Jimerto,” katanya. Selain parkir elektronik, Dishub juga berencana menetapkan 10 kawasan parkir zona. Termasuk balai kota kawasan lain yang akan diterapkan parkir zona adalah Jembatan Merah, Tugu Pahlawan, Taman Bungkul, Jl Kertajaya, Jl Kedungdoro, Jl Tunjungan, Jl Embong Malang, Jl Kembang Jepun dan Jl Nyamplungan. Dengan demikian, kendaraan yang parkir di zona-zona tersebut akan dikenakan tarif lebih mahal dibanding area lain. (dji/nii)

TINGGALKAN MASALAH BARU Pembangunan drainase di Jalan Manyar Kertoarjo terkesan hanya ingin cepat selesai saja. Terlihat adanya beberapa tiang listrik ditengah saluran air yang nantinya menjadi kendala, dibiarkan dan menutupnya dengan cor. Jika ada sampah yang tersangkut di tiang bagian dalam , akan susah untuk membersihkannya, Kamis (1/12)

FOTO : BM / MADJI

Festival Kuliner Tunjungan Digelar 6 Desember

Pemkot Hibur Delegasi EAS   SURABAYA (BM) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar festival kuliner Tunjungan pada Selasa, 6 Desember mendatang. Festival kuliner kedua yang digelar di tahun 2016 ini diharapkan mampu kembali menghibur para delegasi East Asia Summit (EAS) yang berasal dari negara-negara di asia timur. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Achmad Agung Nurawan, menjelaskan, acara ini akan dimeriahkan oleh 140 stan yang men-

jajakan kuliner khas Kota Pahlawan. Selain itu produk kuliner dalam kemasan dan kerajinan tangan (handycraft) oleh UKM Kota Surabaya juga bisa didapatkan di sana. “Festival kuliner akan dibuka pukul 4 sore hingga pukul 10 malam. Jika beberapa bulan lalu festival kuliner ini mampu menyedot perhatian para delegasi PrepCom 3 UN Habitat III di Surabaya, maka tahun ini, kami optimis para delegasi EAS juga akan menikmati sajian yang ada di festival kuliner Tunjungan ini,” imbuh Agung. 

Sembari menikmati sajian kuliner, para hadirin akan dihibur dengan iringan musik patrol dan keroncong, dengan panggung yang bertempat di depan pertigaan Jalan Genteng Besar. Terkait rekayasa lalu litas di sekitar Jalan Tunjungan. Kepala Seksi Penertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, TrioWahyu Bowo, menjelaskan, bahwa sejak Senin (5/12) pukul 22.00 WIB Jalan Tunjungan akan ditutup guna pemasangan stand, meja kuliner, dan

panggung utama. “Untuk kendaraan dari Jalan Gemblongan akan diarahkan ke Jalan Genteng Kali dan Jalan Praban. Dari Jalan Blauran tidak diperkenankan belok kanan ke arah Praban. Sementara Jalan Simpang Dukuh belok kiri akan contraflow bagi tamu yang akan menuju Hotel Majapahit. Dishub juga menyediakan empat (4) titik parkir, di Jalan Genteng Besar, Pasar Tunjungan, Jalan Genteng Kali, dan di Gedung Siola,” imbuh Trio. (hms/has/nii)

Posko Surabaya Peduli Sesama Sasar Sekolah SURABAYA (BM) - Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan di SMP Kartini dan SMK Siang di Jalan Simogunung Barat Tol I. Selain diberikan kepada para siswa, bantuan juga menyasar warga kurang mampu di sekitar sekolah. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Imam Siswandi, mengatakan, bantuan untuk warga kurang mampu sebanyak 105 paket, berupa sembako dan pakaian. Sedangkan bagi para pelajar, bantuan yang diberikan berupa buku dan alat tulis sebanyak 150 paket. Tak ketinggalan, sekitar 100 anak yatim di luar sekolah juga mendapatkan bantuan dari pemkot. Imam memaparkan, bantuan tersebut merupakan sumbangan

dari Posko Surabaya Peduli Sesama yang digagas pemkot. Posko tersebut secara konsisten menghimpun sumbangan-sumbangan baik dari para karyawan di lingkup pemkot maupun masyarakat umum. “Jika ada bencana di luar kota, kita juga menyalurkan bantuan dari posko Surabaya Peduli Sesama,” ujarnya. Sementara itu, di tengah kesibukannya, Walikota Tri Rismaharini meluangkan waktu hadir di SMP Kartini dan SMK Siang. Risma -sapaan Tri Rismaharini- menggunakan kesempatan itu untuk mewanti-wanti para siswa agar tidak terjerumus jerat narkoba. “Kalau kalian punya masalah jangan lari ke narkoba. Larilah ke saya. Pintu balai kota selalu

Walikota Tri Rismaharini

terbuka untuk kalian. Sebab saya ini ibunya semua anak-anak di Surabaya,” tuturnya. Risma mengatakan, narkoba dapat menghancurkan masa depan para pelajar. Padahal, saat ini Surabaya sedang mengha-

dapi persaingan era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Para pekerja di Surabaya akan bersaing langsung dengan tenaga kerja dari luar negeri. Mengutip pernyataan salah seorang pakar ekonomi, Risma menyampaikan, bahwa saat ini ada 400 juta orang di Tiongkok yang belum mendapat pekerjaan. “Ini tentu tantangan bagi kita. Kalau mereka menyerbu Surabaya bagaimana? Mereka semua itu punya keterampilan dan mau bekerja keras. Kalau kita di sini mentalnya masih lemah, bagaimana kita bisa jadi tuan dan nyonya di negeri sendiri?” ungkapnya. Risma berharap, para pelajar Surabaya khususnya yang duduk

di bangku sekolah menengah kejuruan bisa lebih fokus pada tujuan. Sebab, hal itulah yang menurut dia mampu menentukan sukses tidaknya seseorang. Sebelum acara penyaluran bantuan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya memberikan penyuluhan bahaya narkoba bagi para siswa. Kegiatan tersebut diakhiri dengan tes urine secara acak kepada 100 siswa. Abdul Aziz Afandi, salah satu siswa SMK Siang mengaku belum pernah menjalani tes urine. Namun dia ikut tes. “Saya biasa saja karena memang tidak menggunakan narkoba,” ujar pelajar kelas 10 jurusan teknik sepeda motor ini. (has/nii)

KILAS

General Manager PT PLN Distribusi Jatim, Yugo Riyatmo

Pencurian Listrik Masih Terjadi

Susut Energi PLN 6,3% SURABAYA (BM) - PLN Distribusi Jawa Timur terus berusaha meminimalisir tingkat susut energi listrik di wilayah ini. Hingga November, tingkat susut energi listrik di wilayah ini beraa di level 6,3 persen, sedikit lebih tinggi dari target nasional susut energi listrik harus bisa ditekan hingga level 5,8 persen. “Kami berupaya menekan nilai susut tersebut, dan itu tidak mudah karena terkait dengan persoalan teknis dan non teknis,” kata General Manager PT PLN Distribusi Jatim, Yugo Riyatmo, di Surabaya, Kamis (1/12) kemarin. Ia mengatakan untuk persoalan teknis di antaranya adalah panjangnya sambungan kabel dalam pendistribusian listrik yang berdampak pada besarnya energi listrik yang menguap. Sedangkan untuk non teknis, kata Yugo, di antaranya akibat masih maraknya pencurian listrik di sejumlah daerah. Ia menjelaskan, penyusutan terbesar ada di Pamekasan yang mencapai 20 persen, disusul Bojonegoro 8 persen dan Mojokerto 6,45 persen. “Kami melakukan berbagai upaya dan kegiatan menekankan masyarakat agar tidak melakukan pencurian listrik, salah satunya bekerja sama dengan MUI Jatim untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat,” kata Yugo. Ia berharap, dengan kerja sama MUI Jatim yang telah dilakukan sebelumnya angka susut listrik itu bisa ditekan dan tidak merugikan PLN Distribusi Jatim. “Sebagai lembaga ulama, MUI diharapkan bisa memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa mencuri listrik itu diharamkan, sesuai Fatwa MUI Jatim No Kep-12/ SKF/MUI/JTM/I/20017 tentang pencurian listrik adalah haram,” katanya. (ana/nii)

Ibunda Mantan Mendikbud Berpulang SURABAYA (BM) - Ibunda mantan Mendikbud Prof Ir Mohammad Nuh DEA, yakni Hj. Suadah binti Moenady (84), wafat di RSI Jemursari Surabaya, Jawa Timur Kamis pukul 15.00 WIB. Almarhumah sudah setahun terakhir diketahui mengalami penyakit kanker usus. “Ibu meninggalkan 10 anak, 30 cucu dan 18 cicit dan dimakamkan di pemakaman Islam di kawasan Gunung Anyar Tengah pada Jumat (2/12) pukul 07.30 WIB,” kata istri Mohammad Nuh, drg Laily Rahmawati. Sebelum pemakaman itu, jenazah disemayamkan pada rumah duka di Gunung Anyar Tengah 18-20 Surabaya. “Sudah setahun terakhir ini baru ketahuan kalau ibu menderita penyakit kanker usus atau kolon. Sudah tujuh kali keluar-masuk rumah sakit sejak Juli tahun ini dan perawatan terakhir selama sebulan,” katanya. Ia menjelaskan sang suami merupakan anak nomer tiga selalu setia menunggui sang ibunda hingga ajal menjemputnya. “Selama sebulan ini, beliau selalu menunggui di Surabaya. Alhamdulillah, saat ajal menjemput, Pak Nuh ada di sampingnya, karena sejak pukul 09.30 WIB sudah di rumah sakit,” katanya. Menurut dia suaminya memang tidak pernah beranjak dari rumah sakit. Nuh seakan ingin menebus kesalahannya, karena dulu tidak bisa mendampingi sang ayah, H. Hadi, ketika meninggal dunia. “Saat itu, pada 1988, Pak Nuh memang sedang menempuh pendidikan di Perancis. Tinggal ibu satu-satunya, Pak Nuh tidak mau kecolongan. Beliau selalu berada di samping ibunya,” katanya. Informasi bersumber dari seorang pengurus PWNU Jatim menyatakan almarhumah merupakan sosok yang sangat sederhana, meski anaknya menjadi seorang menteri. “Sampai beberapa waktu Pak Nuh menjabat menteri, mobil dan sopir yang disiapkan di kediaman untuk almarhumah tetap menganggur, karena almarhumah lebih senang naik angkot (angkutan kota),” ujar sumber itu. (ant/nii)

Program Pemkot Ditangani Mahasiswa UM Surabaya

Manfaatkan Taman sebagai Media Pembelajaran Anak Putus Sekolah SURABAYA (BM) - Mengembalikan minat belajar anak bukan perkara mudah. Hal ini dialami Hana Pertiwi, mahasiswa jurusan PG PAUD Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Hana menjadi bagian dari program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengembalikan anak-anak agar berminat belajar dan kembali ke sekolah. Seperti dalam kegiatan belajar bersama di taman Wonorejo atau Kebun Bibit 2, Kamis (1/12). Dia harus berkeliling rusun mencari anak binaannya. Dari keempat anak binaan di daerah Simokerto, Hana memiliki satu anak binaan yang suka bermain play station (PS), sayangnya

kesukaan bocah 15 tahun tersebut membuatnya malas belajar hingga putus sekolah. “Sudah berhasil saya masukkan ke sekolah reguler, tapi ya gitu kadang masih suka bolos karena kesenangan main di PS. Makanya dalam program ini tidak selesai dengan mengembalikan anak ke sekolah, setelahnya harus tetap dibina,” kata gadis asal Banten tersebut. Hana juga harus melakukan pendekatan ke 3 anak binaannya yang lain. Sebab, anak binaannya yang lain memiliki kondisi rentan putus sekolah. Kegiatan belajar bersama di taman kota juga sebagai bentuk pemanfaatan fasilitas umum.

Ratno Abidin, dosen pendamping program CSR Kota Surabaya dari UM Surabaya menyatakan kegiatan ini sebetulnya sebagai upaya kepedulian terhadap anak-anak putus dan rentan putus sekolah dengan memanfaatkan banyaknya taman yang dibangun oleh pemkot. “Memanfaatkan taman sebagai media pembelajaran atau edukasi ini menegaskan bahwa taman tersebut adalah milik semua rakyat. Mereka juga berhak merasakan manfaat keberadaannya,” jelasnya. Sebanyak 25 anak binaan diajak ke taman untuk belajar bahasa dan ilmu pengetahuan alam. Dosen juga dilibatkan dalam kegiatan ini untuk

menunjukkan metode pembelajaran. Berbagai macam metode baru dan unik digunakan dalam kegiatan ini untuk mengajak anak-anak tersebut agar bisa belajar, di antaranya flashcard, autentik material, superhero role playing serta metode-metode lainnya yang menantang.“Setiap minggu diberi kelas menuju taman. Agar tidak kekurangan media pembelajaran,” ungkapnya. Dikatakannya dalam program ini, mereka berupaya mengembalikan minat belajar mereka agar tidak rentan putus sekolah. Namun, untuk siswa putus sekolah akan diserahkan ke dinas sosial untuk dicarikan sekolah baik kejar paket atau sekolah reguler. (sdp/nii)

Anak-anak putus sekolah mendapatkan pembelajaran dari mahasiswa UM Surabaya di kawasan Kebun Bibit Wonorejo Surabaya, Kamis (1/12). BM/SULUH DWI PRIAMBUDI


04 MOJOKERTO - JOMBANG

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

Jumlah ODHA Meningkat, Prajurit TNI Jalani Tes VCT

MOJOKERTO (BM) - Sedikitnya 73 anggota TNI AD menjalani tes Voluntary Conseling and Testing (VCT) di Graha Praja Wijaya Kantor Pemkot Mojokerto, Kamis (1/12). Tes tersebut untuk memastikan adanya prajurit yang tertular HIV. Karena tingginya jumlah orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kabupaten dan Kota Mojokerto. Tes VCT dilakukan petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto disela acara seminar penanggulangan HIV-AIDS yang bertepatan dengan peringatan hari AIDS sedunia. Setiap personil dari Kodim 0815 Mojokerto diambil sampel darahnya untuk VCT. “Jumlah prajurit yang mengikuti VCT 73 orang. Mereka secara sukarela mewakili 19 Koramil dan satu Posramil, setiap Koramil 4-5 orang,” kata Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Czi Budi Pamudji. Tes VCT itu, menurut Budi, dilakukan untuk melacak anggotanya yang dimungkinkan tertular virus HIV. Dirnya berharap, jika prajurit TNI bersih dari virus mematikan itu, maka akan menjadi motor dalam mencegah penularan HIV di masyarakat. “Sejauh ini dari Kodim Mojokerto tidak ada yang mengidap HIV. Kalau

FOTO: BM/PRAYOGI

TES: Parjurit Kodim 0815 secara sukarela ikut jalani tes Voluntary Conseling and Testing (VCT)

nantinya kami temukan ada yang positif, kami akan dalami. Karena penyebaran AIDS bukan berarti yang bersangkutan nakal, siapa tahu dampak korban,” ujarnya. Kalaupun memang ditemukan prajurit yang ‘nakal’, lanjut Budi, dia menjamin tak akan serta merta menjatuhkan sanksi disiplin. Pihaknya memilih melakukan pembinaan untuk merubah perilaku, mempertahankan kondisi

fisik agar tidak drop, dan mencegah agar tak sampai menularkan kepada keluarga maupun orang disekitarnya. “Kalau ada temuan yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan lagi, kami ajukan pemindahan ke bagian yang memungkinkan. Tidak serta merta kami pecat,” tandasnya. Kekhawatiran Kodim Mojokerto terhadap penularan HIV bukan tanpa

alasan. Saat ini jumlah ODHA di Kabupaten dan Kota Mojokerto mencapai 1.243 orang. Penularannya pun kian sulit dibendung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christina Indah Wahyu mengatakan, jumlah ODHA di Kota Onde-onde saat ini mencapai 634 orang. Menurut dia, angka penularan HIV terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika tahun 2015 ditemukan 79 kasus baru, tahun ini tercatat ada 127 kasus baru.”Sebagian besar ODHA berusia produktif, antara 25-49 tahun. Mulai dari waria, PSK, warga binaan penjara. Untuk pengidap usia remaja mencapai 25%,” ungkapnya. Sementara jumlah ODHA di Kabupaten Mojokerto juga tak kalah memprihatinkan. Pengelola Program Penanggulangan HIV KPA Kabupaten Mojokerto, Rina Yuniati mengatakan, jumlah pengidap HIV-AIDS saat ini 609 orang. Sebagian besar pengidap virus yang menyerang imun manusia itu berusia produktif, yakni 18-45 tahun. “Penularan paling besar melalui hubungan badan, sampai lebih dari 80%. Lainnya dari penggunaan narkoba dengan jarum suntik dan ibu ke anak,” terangnya. (bud/gie/dra)

Gratis Melintas Tol Jombang – Mojokerto Seksi 3

MOJOKERTO(BM)-Sejak dibuka per 1 Desember 2016, ruas jalan Tol Jombang – Mojokerto Seksi 3 sepanjang 5 km digratiskan, sedikitnya 184 kendaraan yang masuk di ruas tol tersebut. Supervisor Gerbang Tol Mojokerto, Achmad Rifan Tsamany mengatakan, PT MHI melakukan uji coba jalan tol Jombang - Mojokerto seksi 3 mulai pukul 07.00 WIB tadi. “Tarif untuk ruas seksi 3 masih gratis, masih sosialisasi tarif juga,” ungkapnya. Di Gerbang Mojokerto, kata Rifan pihaknya memang memungut tarif untuk ruas Krian - Mojokerto yakni ruas Jalan Tol Jasa Marga Surabaya. Sementara dari Gerbang Tol Mojokerto Barat menuju ke Gerbang Tol Mojokerto atau dari Gerbang

Tol Mojokerto ke Gerbang Tol Mojokerto masih gratis. “Ini gratis hingga SK dari Menteri PU muncul. Begitu juga dari Penompo atau By Pass Mojokerto yang mengarah ke ruas tol kami masih gratis. Sejak dibuka pukul 07.00 WIB, total traffic 184 kendaraan. Dari arah Mojokerto Barat (Pagerluyung) sebanyak 37 kendaraan dan dari arah Krian sebanyak 147 kendaraan,” urainya. Salah satu pengguna jalan tol, Firman Effendi mengatakan, cukup terbantu dengan dibukanya Seksi 3. “Cukup terbantu, karena Mojokerto sudah cukup padat, apalagi kalau semua seksi sudah bisa dibuka semua. Tapi sedikit agak bergelombang jalannya,” tuturnya. (bud/gie/dra)

FOTO: BM/PRAYOGI

GRATIS: PT MHI melakukan uji coba jalan tol Jombang - Mojokerto Seksi 3 per tanggal 1 Desember 2016

KEDIRI - NGANJUK

MOJOKERTO (BM)-Pembangunan saluran dan trotoar mebabat habis jalur hijau di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto. Jalan protokol yang sebelumnya teduh dengan puluhan pohon besar itu, kini menjadi panas dan terlihat gersang. Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, akhir tahun ini pemulihan jalur hijau difokuskan disisi barat Jalan Pahlawan. Pihaknya mengaku telah menyurati rekanan proyek pembangunan saluran dan trotoar, PT Ardi Tekindo Perkasa untuk membuat grill (tempat pohon) dan menanam pohon di sepanjang jalur protokol tersebut. “Sekarang dalam proses pembuatan grill. Tahun ini disisi barat dulu, akan ditanami 80-100 pohon jenis Angsana dengan diameter 25-50 centimeter, dari simpang empat Puri sampai rel KA,” kata Amin, Kamis (1/12). Menurut Amin, sisi barat Jalan Pahlawan menjadi prioritas pemulihan jalur hijau lantaran kondisinya yang panas. “Kalau tahun depan terlalu lama, kami tak mau warga kecewa terlalu lama,” ujarnya. Jika sisi barat dibebankan kepada rekanan, lanjut Amin, lain halnya dengan sisi timur Jalan Pahlawan. Pemulihan jalur hijau pada sisi timur akan dilakukan tahun 2017.Tak hanya ditanami pohon, tambah Amin, di sepanjang sisi timur akan dipasangi 50 kursi dari besi yang desainnya mirip di alun-alun Kota Mojokerto. Setiap kursi memiliki panjang 1,5 meter. Pihaknya telah mengajukan anggaran Rp 125 juta untuk pengadaan kursi tersebut di dalam APBD 2017. “Di sisi timur tetap ada penanaman pohon. Namun, tak perlu anggaran. Karena akan kami ambilkan dari lokasi yang pohonnya terlalu rapat. Kebutuhannya kami lihat setelah proyek trotoar selesai,” tandasnya. Sebelumnya proyek pembangunan saluran dan trotoar di Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto yang harus menebang seluruh pohon menuai kritik cukup pedas dari Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jatim. Proyek Dinas PU itu dinilai merusak jalur hijau yang fungsinya untuk meminimalisir polusi udara.(bud/gie/dra)

Akibat Banjir, Perekonomian Tersendat

NGANJUK(BM)-Dalam sepekan terakhir, Hujan yang melanda Kabupaten Nganjuk selama beberapa jam membuat sejumlah sungai di wilayah Kecamatan Gondang meluber. Dan kondisi ini yang mengakibatkan beberapa wilayah utara Nganjuk diterjang banjir bandang Menurut keterangan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk, Soekonyono, akibat hujan terus menerus, di beberapa titik wilayah terjadi banjir. “Banjir terjadi dibeberapa wilayah,

ini setelah beberapa wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak siang, Dari informasi yang kami terima, ada bangunan berdinding kayu yang letaknya rendah sempat terendam di jembatan. “tetang Suko. Ditambahkan, selain di wilayah Kecamatan Gondang dan Kecamatan Ngluyu, Banjir juga melanda wilayah kecamatan Lengkong. Selain itu banjir juga merendam daerah sekitar kantor Kecamatan Lengkong. “Dan Tim di posko sedang meluncur ke lokasi untuk memastikan,”imbuh

Sekolah Terendam Banjir Diliburkan

PERWAKILAN

Pemulihan Jalur Hijau Jalan Pahlawan Ditarget Akhir Tahun

www.beritametro.co.id

MACET: Hujan yang melanda Kabupaten Nganjuk hingga berjam-jam membuat sungai di wilayah Kecamatan Gondang menggenangi areal persawahan.

layanan kesehatan di Puskesmas Branggahan. Air menggenangi dua sekolah dan puskesmas, karena luapan dari sungai Jambi. Menurut Sekretaris Kecamatan Zaenuri, ada dua desa di wilayahnya yang terdampak banjir yaitu Desa Branggahan dan Tales. “Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Rabu pagi hingga malam hari. Terdapat puluhan rumah dan sejumlah fasilitas umum terendam,” katanya. Banjir diperparah dengan jebolnya tangul Kali Lanang yang bermuara di Sungai Brantas. Sejak pagi, warga setempat dibantu aparat tni berusaha membuat tanggul penutup darurat dengan gronjong yang terbuat dari tumpukan kantong pasir. Sementara itu, pemerintah melalui badan penanggulangan bencara daerah tengah menginventarisir kerugian materi akibat banjir. (bad/dra)

FOTO: BM/PRAYOGI

PEMULIHAN: Proyek di jalan Pahlawan dan Gajahmada ditu­ ding merusak jalur hijau di jalan tersebut

berita metro

FFOTO: BM/KAMTO

KEDIRI(BM)- Lantaran terendam air paska hujan deras kemarin malam, akhirnya dua sekolah di Kabupaten Kediri terpaksa diliburkan. Karena seluruh ruangan tergenang air dan buku-buku pelajaran basah. Dua sekolah yang kini masih tergenang banjir setinggi 50 centimeter adalah SDN Branggahan dan TK Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih. Pihak sekolah terpaksa meliburkan siswanya, karena ruangan tidak dapat digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). “Hari ini sekolah kita liburkan. Seperti kita ketahui seluruh ruangan tergenang air dan buku-buku pelajaran basah. Tidak tahu ini, besok bagaimana kita menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar. Sepertinya, kita akan numpang di SD Branggahan satunya,” kata Priyatno, Kamis (1/12) pagi. Banjir juga melumpuhkan pe-

KILAS

FFOTO: BM/IST

DILIBURKAN : Akibat terendam banjir, sejumlah sekolah terpaksa meliburkan siswanya, karena KBM tidak memungkinkan

Soekonyono. Diinformasikan bahwa dalam sepekan, Wilayah kabupaten Nganjuk, terutama diwilayah bagian utara. tetjadi hujan terus menerus dari siang sampai sore bahkan malam harinya. Hal ini berakhibat sungai tidak dapat me-

nampung luapan air sehingga meluber dan terjadi banjir. Musibah banjir mengakibatkan perekonomian masyarakat setempat menjadi tersendat. Dikarenakan mereka tidak bisa beraktifitas sebab jalan dan ladang mereka kebanjiran. (kam/dra)

KILAS

Hadapi MEA Santri Belajar Fotografi KEDIRI(BM)-Derasnya persaingan global membuat sejumlah elemen msyarakat mempersiapkan segala hal dan salah satunya ketrampilan. Seperti santri di pondok pesantren Lirboyo yang mempersiapkan pelatihan ketrampiln atau life skill dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA). Terlihat sederetan kaum sarungan berkumpul dengan menenteng kamera untuk memfoto benda tertentu. Inilah salah satu kegiatan dasar atau life skill para santri di pondok pesantren Lirboyo Kediri. Diharapkan mereka mahir dalam hal agama dan berakhlakul karimah, selain mempunyai keinginan kuat dalam belajar teknologi. Salah satunya mengikuti program fotografi yang disediakan pondok pesantren sebagai bekal para santri yang nantinya terjun langsung ke masyarakat dalam menghadapi derasnya persaingan global. Menurut pengasuh pondok pesantren Lirboyo Kediri, KH. Oing Abdul Muid Shohib, bahwa di ponpes, para santri dibekali ilmu agama dan juga ketrampilan dengan berbagai ragam mulai dari pertanian, menjahit, fotografi dan sebagainya. Diakuinya, pada era masyarakat ekonomi asean (MEA) ini, kata kuncinya adalah ketrampilan, “sehingga nantinya mereka bisa berdikari/ dan bersaing dengan perusahaan asing,”ungkapnya. Keberadaan ketrampilan, salah satunya fotografi dirasa, sangat cocok dengan perkembangan zaman saat ini yakni era digital dan informasi. Mereka bisa mempromosikan keahliannya, lewat televisi, media massa, maupun jejaring sosial.(roj/dra)


MALANG RAYA 05

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

Pembangunan Jatim Park III Ditengarai Tak Berizin

BATU (BM)- Pembangunan Jatim Park III di Kota Batu ditengarai tidak mengantongi berizin. Tragisnya, pembangunan diatas lahan seluas 6 hektar di Desa Beji, Kecamatam Junrejo,Kota Batu itu sudah dalam proses penyelesaian. Ketua Yayasan Ujung Aspal (YUA), ALex Yudawan, Kamis (1/12) merasa heran dengan kondisi tersebut. Sebab, pembangunan dengan investasi yang lumayan besar tidak mengantongi izin. Dicontohkan seperti izin Amdal Lalin. ‘’Kami yakin pembangunan Jatim Park III itu bakal menjadi pemicu kemacetan lalin. Sebab, masih belum memiliki izin Amdal Lalin,’’ tegas dia. Makanya, Alex Yudawan mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke Ombusmen dan instansi terkait. sebab, dia meyakini pembangunan Jatim Park III

FOTO BM/CHOLIL

PEMBANGUNAN : Pelaksanaan pembanguan Jatim Park III di Desa Beji,Kecamatan Junrejo,Kota Batu hamper mendekati penyelesaian.

yang tanpa izin Amdal Lalin tersebut terkesan memang dibiarkan pihak aparat Pemkot Batu atau Pemrov Jatim. Buktinya, kata dia, proses pembangunan Jatim Park III itu hampir selesai. Padahal, pengajuan mengurus Amdal Lalin

itu merupakan persyaratan mutlak untuk pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta ijin legalitas pembangunan yang lain. ”Kalau Pemprov berani mengeluarkan izin untuk mega proyek yang menelan ratusan mil-

iar rupiah tersebut berarti patut dipertanyakan. Sebab, Amdal Lalin tersebut harus melakukan kajian lewat manajemen rekayasa Lalin,” katanya. Sementara itu, pihak manajemen Jatim Park Group belum bisa dikonformasi.(lil/dra)

Wali Kota Minta Siswa Tingkatkan Wawasan Kebangsaan MALANG(BM)-Wali Kota Malang, HM Anton meminta agar siswa-siswi meningkatkan wawasan dan nilai-nilai kebangsaan. Permintaan tersebut disampaikan saat memantau langsung pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) di SMA Tugu, Kamis (1/12). Walikota yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah dan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Malang, Wasto mengatakan pentingnya nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, siswa seperti kelas

XII SMAN 4, SMAN 1 dan SMAN 3 Malang yang dikumpulkan itu generasi emas di Kota Malang. “Dalam menggenggam dunia, kita tidak perlu keliling dunia. Sebab, hanya melalui jari kita, dunia akan takluk pada kita” ujar pria yang kerap disapa Abah Anton. Dilontarkan Abah Anton dengan maksud agar para siswa, tidak saja terus meningkatkan wawasannya secara terbuka. Namun, juga harus lewat jalur yang positif. “Salah satu point utama untuk meningkatkan kualitas diri kita

adalah dengan meningkatkan wawasan kebangsaan dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal itu bisa melalui penguatan rasa kebersamaan dan soliditas sebagai warga bumi arema,”tambahnya. Dirinya berharap masyarakat Kota Malang terus meningkatkan inovasi dan kreativitas. Sehingga menghasilkan karya-karya diluar prediksi orang lain. “Semua itu bisa mensukseskan pembangunan di Kota Malang. Itu tentu sangat positif,” tutur Abah. (lil/dra)

PASURUAN - PROBOLINGGO

berita metro www.beritametro.co.id

Kampanye HIV, Ada Robot AIDS ke Eks Lokalisasi Karanganyar

PASURUAN(BM)–Warga yang tinggal di eks lokalisasi Karanganyar, tepatnya di Dusun Karanganyar, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mendadak dihebohkan dengan adanya replika robot Aids, yang sengaja didatangkan oleh tim Puskesmas Grati. Kedatangan Replika Robot Aids ini merupakan salah satu rangkaian dari kampanye deteksi dini, dan pencegahan terhadap HIV / AIDS yang dilakukan oleh Puskesmas Grati, dalam rangka memperingati Hari Aids se – dunia. Dalam kegiatan ini, replika Robot Aids ini berkampanye di jalan pedesaan dan membagikan selebaran pencegahan HIV / AIDS.

Selain itu, dalam kampanye cegah HIV Aids ini replika Robot Aids juga melakukan door to door ke rumah warga. Tidak hanya membagikan selebaran tentang bahaya HIV setiap masuk ke dalam rumah, replika robot juga berkomunikasi dengan warga setempat terkait dengan penyakit HIV / AIDS termasuk menjaga angka kehidupan Orang Dengan Hiv Aids (ODHA). “Kami sengaja memilih lokasi Karanganyar ini sebagai tempat sosialisasi, serta kampanye pencegahan penularan HIV / AIDS. Alasannya, ialah karena orang di wilayah ini beresiko tinggi terkena HIV / AIDS. Sebab di wilayah ini merupakan

wilayah eks lokalisasi meskipun jumlahnya sangat sedikit,” kata Ratna Indah Kurniawati, Pengelola Program HIV / AIDS Puskesmas Grati di lokasi, Kamis (1/12). Diakuinya, selama ini, pihaknya rutin memeriksa kondisi para PSK di lokalisasi ini. Pemeriksaan itu sendiri dilakukan setiap bulan sekali. Yakni, mulai dari pemeriksaan secara fisik, atau non fisik. Bahkan, ia pun membuka pelayanan untuk konsultasi HIV / AIDS. “Kami juga sosialisasi ke masyarakat, dan memberikan arahan untuk mengurangi kegiatan yang bisa menyebabkan terjangkitnya HIV / AIDS,” pungkasnya.(pas/dra)

Harus Ada Komunikasi Petani dan Juru Air

PROBOLINGGO (BM) - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan Pemerintah Daerah terus berupaya bisa menghormati petani sehingga menjadi petani yang profesional serta mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanian. Hal ini disampaikan Bupati Tantri sat melakukan penanaman padi menandai awal musim tanam 2016/2017 di Saluran Sekunder Sentong I di Desa Sentong Kecamatan Krejengan, Kamis (1/12) kemarin. “Hari ini khusus petani padi telah mampu mencukupi kebutuhan pangan, sehingga surplus dan mampu membantu kebutuhan beras secara nasional. Karenanya, kunci apakah petani berhasil apa tidak tergantung infrastruktur air. Harus ada komunikasi antara petani dan juru air,” katanya. Menurut Bupati Tantri, infrastruktur pertanian selama ini mampu dinikmati petani. Karena itu, Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) harus menguatkan manajemen yang professional. Setidaknya bisa meminimalisir protesnya petani dari ketidakadilan. “Gapoktan harus berupaya agar semua infrastruktur bisa memberikan manfaat. Jalankan dengan proPERWAKILAN

fesional dan bersinergi bagaimana memakmurkan petani. Saya harapkan dengan teknologi yang berkembang, petani harus mau membuka diri. Tugasnya memotret mana yang cocok diterapkan hingga mampu menduplikasi keberhasilan daerah lain,” jelasnya. Lebih lanjut Bupati Tantri mengajak masyarakat, khususnya petani bersyukur, karena Kabupaten Probolinggo diberi limpahan alam yang sangat besar. Salah satunya adalah kesuburan tanah dan geografis alam yang menguntungkan petani. “Upaya dalam meningkatkan produktitas pertanian, bahwasanya setiap tahun ada pembinaan dan

peningkatan mulai dari manajemen tata kelola tanam, irigasi, ketersediaan air dan lain sebagainya,” pungkasnya. Penanaman padi ini diawali dengan penandatanganan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) tahun 2016/2017 sawah beririgasi oleh Kepala Bappeda Dewi Korina, Kepala Dinas PU Pengairan Donny Adianto, Kepala Dinas Pertanian Ahmad Hasyim Ashari diketahui oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana, SE. Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri juga meninjau sekaligus membuka pintu air Saluran Sekunder Sentong I di Desa Sentong Kecamatan Krejengan.(sip/dra)

Dispenda Dibobol, Uang dan Laptop Dibawa Kabur PROBOLINGGO (BM) - Kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Probolinggo dibobol maling, Kamis (1/12). Uang puluhan juta rupiah dan laptop raib dibawa pelaku. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pencurian ini pertama kali diketahui oleh penjaga kantor saat membuka ruangan pelayanan. Saat menyalakan lampu, brankas penyimpanan uang ditemukan telah terbuka dengan kondisi gembok rusak akibat di las. Diduga pelaku itu masuk kedalam ruangan dengan terlebih dulu merusak jendela ventilasi yang tepatnya dibelakang Pendopo Bupati Probolinggo. “Uang di dalam Brangkas ada Rp 140 juta lebih, yang di bawa kabur Rp 90 juta lebih. Masih disisakan Rp 40 lebih,” jelas seorang petugas Dispenda pada Berita Metro ketika ditemui di lokasi. Uang Rp 40 juta lebih yang tidak di bawa kabur itu, berupa pecahan Rp 50 ribu sebanyak Rp 30 Juta. Sisanya pecahan Rp 2 ribu mencapai belasan juta. “Dalam satu Brangkas semuanya,” tambahnya. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Probolinggo, Hadi Prayitno, menyatakan sekitar pukul 05.00, salah saru stafnya menelpon dan memberitahukan adanya pencurian ini. Satuan Reskrim polres Probolingo Kota yang mendapat laporan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kantor Dispenda Kabupaten Probolinggo,. Olah TKP dilakukan di ruang pelayanan

FOTO BM/SAIFULLAH

MORAT MARIT : Berkas yang berada di ruangan diacak-acak oleh maling yang berhasil membawa kabur uang dan laptop.

pajak daerah yang menjadi tempat penyimpanan uang. Di ruang tersebut petugas memeriksa brangkas, lemari dan kondisi ruangan. Dugaan sementara pencuri memasuki ruangan kantor melalui ventilasi udara pada Kamis dini hari. Sedangkan kerugian yang ditimbulkan akibat pencurian tersebut mencapai Rp. 135 juta beserta sejumlah laptop. Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP. Suwancono mengatakan, saat ini piihaknya masih melakukan penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Yakni penjaga kantor, pemegang kunci ruangan dan juga melalui rekaman CCTV. “Jadi untuk barang yang diambil ada di ruang pelayanan pajak. Sementara ini kita belum memperkirakan berapa pelakunya,” ujar Kasatreskrim. (sip/dra)

FOTO BM/SAIFULLAH

TANAM : Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari ketika melakukan tanam padi di­ dampingi Kepala Dinas Pertanian. MALANG RAYA: AJI A HAJI (KOORD), M. KHOLIL, AGUS SUSANTO PASURUAN - PROBOLINGGO: Saifullah


06 M E T R O S P O R T

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

Ajang Rekrutmen Atlet Muda SURABAYA (BM) – Perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) taekwondo Piala Gubernur Jawa Timur 2016 menjadi ujung tombak berburu atlet muda. Ajang perdana ini diharapkan PB Taekwondo Indonesia (TI) bisa berlangsung secara rutin. “Kami berharap dengan dilaksanakannya penyelenggaraan untuk pertama kalinya akan ada yang kedua kalinya, sehingga kejuaraan ini dapat terlaksana secara berkesinambungan. Baik itu dua tahun sekali, atau syukur-syukur bisa di selenggarakan setiap tahun,” ujar kata Ketua Umum PB TI, Letjen (Purn) TNI Marciano Norman, usai membuka kejurnas di gedung DBL Arena, Kamis (1/12).  Marciano mengatakan bahwa para juara-juara di kejuaraan semacam ini akan di persiapkan di Youth Games mewakili Indonesia. Menurutnya, kejuaraan ini patut di aspresiasi karena yang mengikuti mulai dari anak-anak sampai dewasa. “Namun, hal lain yang tak kalah pentingnya adalah semangat untuk meraih prestasi yang harus dimiliki para taekwondoin di Indonesia,” sebutnya.  Kejurnas taekwondo ini merupakan salah satu tolok ukur untuk menilai perkembangan tehnik atletTanah Air. Kejuaraan ini diikuti 1200 taekwodoin dari 34 provinsi se-Indonesia. Penyelenggaraan ajang ini

KILAS

Golf Berhadiah BMW-Ducati

BM/DIAN K

PEMBINAAN: Ajang perdana kejurnas taekwondo Piala Gubernur Jawa Timur diharapkan bisa berlangsung kontinyu.

dianggap mampu membangkitkan minat dan mengembangkan bakat serta potensi yang dimiliki oleh generasi muda “Kejuaraan ini menjadi salah satu

langkah awal untuk rekrutmen atlet guna mengarungi ajang di daerah lain maupun level nasional berikutnya. Banyaknya peminat menunjukkan bahwa taek-

wondo telah menjadi salah satu cabang olahraga yang populer di masyarakat,” ungkap Ketua panitia pelaksana Stevanus Sumartono. (dek/nii)

Torabika Soccer Championship 2016

Bhayangkara United Bertekad Revans JAYAPURA (BM)- Tim Bhayangkara Surabaya United bertekad revans atas kekalahan 1-2 pada putaran pertama saat melawan tuan rumah Persipura Jayapura dalam laga Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (2/12) sore. Pelatih Bhayangkara Surabaya United Ibnu Grahan saat berada di Kota Jayapura, Papua, Kamis, mengatakan target poin penuh ingin dicapai skuadnya saat melawan Persipura Jayapura. “Kami ingin balas dendam karena pada putaran pertama kami kalah di Surabaya, Jawa Timur,” katanya, kemarin. Meski tanpa Thiago Furtuoso yang mencetak gol penyeimbang pada laga putaran pertama lalu, sebelum kapten tim Boaz TE Solossa mengubur impian poin seri menjadi nol, Ibnu

mengaku telah menyiapkan sejumlah pemain yang tepat untuk mengisi pos yang ditinggalkan pemain asing tersebut. “Saya bawa 18 pemain dan semua dalam keadaan siap tempur dengan harapan tidak ada halangan pada laga besok,” katanya. Ibnu juga mengemukakan selain Thiago yang tidak bisa bermain bersama Bhayangkara Surabaya United, Evan Dimas juga masih bersama Timnas untuk persiapan laga melawan Timnas Vietnam pada Piala AFF. “Laga Jumat ini, kami tanpa Evan Dimas selain Thiago. Tapi tren kami sedang naik dalam dua pertandingan terakhir dan kami juga sudah adaptasi cuaca di Jayapura sebagai antisipasi untuk memuluskan rencana raih poin,” kata Ibnu. Senada itu, salah seorang pemain Bhayangkara Surabaya United,Wahyu Subo Seto, mengatakan

raSurabayaUnitedkalahdenganskor 1-2 dari tamunya Persipura Jayapura lewatgolMayantoMarinusManewar dan BoazTE Solossa.

Ibnu Grahan

tidak akan memberikan komentar yang banyak, tapi berharap laga Jumat sore berlangsung aman dan lancar. “Saya tidak mau banyak bicara, intinya saya harap besok pertandingan berjalan baik, aman dan lancar. Semoga kami bisa curi poin di Jayapura,” katanya. Pada putaran pertama lalu tepatnya 5 Agustus 2016 di Surabaya, JawaTimur,tuanrumahBhayangka-

Wajib Menang Terpisah, penyerang muda Persipura Jayapura, Osvaldo Haay, mengatakan timnya harus menang atas Bhayangkara Surabaya United. “Tidak ada jalan lain, dan tidak ada alasan lain, besok kami harus menang dan wajib, karena itu jalan untuk bisa juara TSC,” katanya di Kota Jayapura, kemarin. Sebagai pemain muda yang selalu dipercayakan mengisi skuad utama, pemain asli Port Numbay (nama lain Kota Jayapura) itu mengaku siap bermain jika dipercayakan jajaran pelatih Persipura untuk melawan Bhayangkara Surabaya United. “Sebagai pemain saya sangat siap. Saya

optimis, kami menang dengan ijin Tuhan,” kata Osvaldo. Secara terpisah, pelatih Persipura Jayapura Angel AlfredoVera mengatakan poin tiga merupakan target yang harus dicapai oleh skuad asuhannya guna menjaga asa juara, sehingga kemenangan menjadi prioritas utama pada laga pekan ini. “Kita pasti berusaha maksimal untuk ambil tiga poin, semua yang dilakukan pada latihan harus diterapkan di pertandingan Jumat,” katanya. Pelatih yang akrab disapa Alfredo itu memprediksi permainan dari tim tamu yang diarsiteki Ibnu Grahan sudah pasti mengutamakan menjaga pertahanan dan sesekali andalkan serangan balik. “Mereka (Bhayangkara Surabaya United) pasti defence dan counter attack, hampir semua tim yang ke sini pasti menerapkan strategi yang sama,” katanya. (ant/nii)

Gresik Kecewa Perhelatan Porprov Mundur GRESIK (BM) – Berubahnya waktu pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur membuat kecewa salah satu tuan rumah. Kabupaten Gresik yang ditunjuk menjadi tuan rumah bersama Lamongan berharap ajang olahraga multi-

even tersebut kembali digeber dua tahunan. Takayal,rencanamenghelatPorprovVI/2017 mendatang terancam batal. Rapat anggota tahunan KONI Gresik di Gedung PPS, Semen Indonesia, Kamis (1/12), seolah berubah menjadi ajang

BM/DIAN K

BERHARAP PORPROV: Wakil Bupati Gresik M Qosim dan Ketua KONI Gresik Eko Priyono kecewa perhelatan Porprov menjadi empat tahun sekali.

curhat. Kehadiran KONI Jawa Timur ke ajang pemaparan sejumlah program kerja KONI Gresik yang sudah dilaksanakan selama tahun 2016 itu juga dijadikan wadah berkeluh kesah. «Pada perhelatan Porprov V/2015 kemarin, Gresik bertengger di tangga ke-6 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Itu prestasi yang sangat membanggakan. Dan kami bertekad untuk meningkatkan prestasi di Porprov berikutnya saat menjadi tuan rumah,» ungkap Wakil Bupati Gresik M Qosim. “Sayangnya, perhelatan itu bakal mundur. Sebab, ada rencana menghelat Porprov yang semula dua tahun sekali menjadi empat tahunan. Kalau menurut kami, program pembinaan dan kompetisi atlet di Jawa Timur bakal mandek,” imbuh mantan Kepala Dinas Pendidikan Gresik selama tujuh tahun ini.   Qosim menegaskan idealnya perhelatan Porprov bergulir dua tahun

sekali. Dia merujuk dari aturan Porprov yang mewajibkan penggunaan atlet usia muda. “Atlet usia dini itu tak hanya berlatih, tapi juga sekolah. Dan mereka itu menempuh pendidikan pertama selama tiga tahun. Nah, kalau mereka sudah lulus, kan bisa terbentur aturan,” jlentrehnya. Hal senada juga disampaikan Ketua KONI Gresik Eko Priyono yang berencana segera berkomunikasi dengan KONI Jawa Timur. Menurutnya, jika Porprov empat tahun sekali maka aktifitas olahraga kota/ kabupatenseJawaTimurbakalvakum.“Kami berusahamemenuhiimpiandantujuanpara atlet agar dapat diwadahi,” ujarnya.  “Kami juga akan menemui KONI Jawa Timur untuk berkomunikasi. Kami ingin tahu alasannya yang realistis, meski disebutsebut karena penghematan anggaran. Tapi, ya jangan seperti itu, bisa mandek program pembinaan dan kompetisi di Jawa Timur ini jika Porprov empat tahun sekali,” pungkasnya. (dek/nii)

JAKARTA (BM) - Kejuaraan golf amatir “Gentlemen Golf Invitational” (GGI) d Pondok Indah Golf Club, Jakarta, menjadi ajang bagi pegolf muda Indonesia untuk unjuk kemampuan karena kejuaraan dikhususkan untuk pegolf yang selama ini terkendala dengan mahalnya biaya pertandingan. Penggagas GGI, Satya Ramadha di sela pelaksanaan kejuaraan, Kamis (1/12), mengatakan kejuaraan ini merupakan yang kedua kalinya digelar. Meski statusnya hanya untuk amatir, namun segala pendukung termasuk lapangan golf yang digunakan adalah grade A. Sebelum di Pondok Indah, kejuaraan yang didukung penuh Goek Golf dan Inigolf ini digelar di Senayan Golf Club. “Kanapa sasaran kita anak muda? Karena kami ingin memberikan sensasi kepada mereka karena selama ini banyak yang hanya bermain di ‘driving range’. Di kejuaraan ini mereka turun langsung dan siapapun bisa bermain. Jadi tidak hanya berkutat pada klub golf atau perkumpulan saja,” kata Satya saat dikonfirmasi. Dengan menggunakan sistem baru dalam pendaftaran yaitu menggunakan aplikasi Inigolf, kata dia, dalam satu pekan target jumlah peserta langsung terpenuhi. Bahkan melebihi kuota yang ditetapkan yaitu 130 peserta. Tidak hanya masyarakat umum pecinta golf saja yang turun, namun juga dari kalangan artis. Pria yang juga founder Goek Golf yang merupakan apparel golf asli Indonesia menambahkan, untuk artis yang terlibat dalam kejuaraan ini di antaranya adalah Angga vokalis Maliq & D’Essentials. Tidak hanya itu, demi meningkatkan kualitas perlombaan, pihaknya panitia juga mendatangkan pegolf profesional Indonesia yaitu Rinaldi Adiyandono dan Bobby Cahyo. “Tahun ini antusiasmenya luar biasa, kami berharap movement ini dapat mendukung lahirnya suatu tren olahraga baru untuk anak muda, setelah tren running dan sepeda yang marak belakangan” ucap Satya, menegaskan. Meski hanya untuk kalangan pemula atau amatir, kejuaraan ini banyak menawarkan hadiah mulai dari BMW Series 3, Ducati Scrambler dan hadiah hadiah menarik lain, selain itu juga terdapat banyak games menarik, salah satunya adalah “Beat The Pro”, di mana peserta akan ditantang untuk uji nyali dengan melawan pukulan dari Pro Golfer Indonesia Rinaldi Adiyandono dan Bobby Cahyo. (ana/nii)

Ilustrasi pertandingan Muay Thai

Kejuaraan Asia Muay Thai MAKASSAR (BM)- Lima negara menyatakan kesiapan ikut meramaikan pelaksanaan kejuaraan “Asian Muay Championship Road to SEA Games 2017” diTribun Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, 6-10 Desember 2016. Panitia sekaligus Ketua MuayThai Indonesia (MI) Sulsel, Surachman Tiri menyatakan negara yang siap bersaing menjadi yang terbaik dalam kejuaraan itu yakni Thailand, Myanmar, Malaysia, VietnamdanIndonesiasebagaituanrumah.“Dari informasi Pengurus Besar MI di Jakarta yang juga selaku panitia pusat, sudah lima negara yang telah mendaftar dan mengonfirmasikan kesiapannya ke Makassar,” ujarnya di Makassar, Kamis. Kejuaraan “Asian Muay Championship Road to SEA Games 2017” merupakan satu dari tiga ajang yang dilaksanakan secara bersamaan di lokasi tersebut. Dua ajang lain yang sifatnya nasional yakni Kejuaraan Nasional Muaythai Piala Wapres dan Pra-PON Remaja II. Selain lima negara itu, kata dia, panitia juga masih menunggu kepastian dari kontingen Singapura. Pihaknya juga berharap kesediaan tim Singapura untuk hadir dan memperketat persaingan menjadi juara. Mengenai berapa atlet yang akan dikirimkan masingmasing negara tersebut, dirinya mengaku belum mendapatkan informasi. Namun pihaknya tentu berharap lebih banyak dilibatkan agar kualitas kejuaraan semakin meraih dan ketat. Ini juga akan membuat atlet semakin termotivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya atas petarung dari negara lain. Pada pelaksanaan serupa 2015, kejuaraan ASEAN itu memang hanya dihadiri kontingen dari Thailand. Namun dengan hadirnya beberapa negara kali ini tentu diharapkan semakin meningkatkan kualitas kejuaraan. (ana/nii)

Bisa Dibeli di Stadion GBK dan Stadion Persikabo Mulai Hari ini

Tiket Semifinal Piala AFF 2016 Dijual Off Line JAKARTA (BM) - Yeyen Tumena, ketua panitia penyelenggara pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Indonesia, mengatakan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor belum bisa dipakai untuk menjual tiket. Itulah yang membuat pihak penyelenggara lebih memilih menjual tiket langsung fisik (offline) semifinal leg pertama Piala AFF 2016 dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. “Kami mohon maaf jika masyarakat merasa dipersulit. Di Stadion Pakansari, belum ada tempat untuk loket pertandingan, selain itu masih ada proses konstruksi di beberapa titik. Jadi, kami putuskan penjualan dilakukan di luar Pakansari,” ujar Yeyen di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Kamis. Stadion Pakansari, kataYeyen, disepakati hanya digunakan untuk pertandingan semifinal leg pertama Piala AFF 2016 Indonesia melawan Vietnam.

Terkait pengamanan, panitia penyelenggara menyatakan akan ada sekitar 2.500 personel keamanan yang berjaga selama pertandingan. “Jumlah itu termasuk 150 orang anggota TNI dan 250 polisi militer. Itu untuk keadaan normal karena jumlah bisa ditingkatkan sampai dua kali lipat jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutur mantan pemain tim nasional tersebut. Panitia penyelenggara sendiri menyediakan tiket dengan tiga kategori yaitu VIP/kategori satu dengan harga Rp 300 ribu, kategori dua Rp 200 ribu dan kategori tiga Rp 100 ribu. Khusus untuk kategori tiga, sebanyak 10.000 tiket juga dijual langsung dalam bentuk fisik di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tepatnya di Pintu Utara (dekat TVRI) pada Jumat (2/12) mulai pukul 08.00 WIB. Bagi yang ingin membeli, diharapkan membawa KTP atau SIM dan maksimal mengan-

tongi empat tiket. Sementara untuk warga di sekitar Kabupaten Bogor, tempat pelaksanaan laga, ada 1.000 tiket fisik yang bisa dibeli di Stadion Persikabo mulai Jumat (2/12). Animo Tinggi Sementara itu, pengelola Kiostix. com, penjual tiket semifinal Piala AFF 2016 leg pertama Indonesia melawan Vietnam yang direkomendasi AFF, menyatakan permintaan tiket laga tersebut secara daring (“online”) sangat tinggi. “Lalu lintas permintaannya luar biasa, bahkan 100.000 orang bisa mengakses secara bersamaan. Jadi terpaksa masyarakat harus mengantre jika ingin membeli,” kata Kepala Penjualan Kiostix.com Andika Putra di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis. Menurut Andika, Kiostix.com hanya sanggup melayani maksimal 50.000 pengakses bersamaan. Hal ini yang

membuat terkadang pembelian tiket tidak bisa dilakukan secara cepat. Dia melanjutkan bagi masyarakat yang sudah membeli tiket semifinal leg pertama Piala AFF melalui daring (“online”) bisa menukarkan validasi pembelian dengan tiket pada H-1 pertandingan atau Jumat (2/12) dan Sabtu (3/12) di mal F(x) Sudirman lantai tujuh. “Penukaran dibuka ketika mal mulai beroperasi, sekitar pukul 10.00 WIB,” tutur Andika. Pihak Kiostix.com menjamin tidak akan ada peredaran tiket palsu karena tiket asli yang dicetak di Thailand tersebut dilengkapi “barcode” yang bisa dipindai di stadion tempat pertandingan berlangsung. Pertandingan semifinal leg pertama Piala AFF 2016 Indonesia melawan Vietnam diadakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. “Kick off” dimulai pada pukul 19.00 WIB. (ant/nii)

TIKET SEMIFINAL AFF: Mulai Jumat ini, tiket semifinal Piala AFF 2016 antara Timnas Merah Putih lawan Vietnam bisa dibeli di Stadion GBK dan Stadion Persikabo Bogor.


OPINI 07

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

TAJUK

Jembatan Perdamaian HARI INI, Jumat (2/12), kota Jakarta bakal menerima banyak ‘tamu’ yang datang dari berbagai penjuru tanah air. Puluhan ribu, bahkan ratusan ribu massa diperkirakan bakal memadati silang Monas Jakarta. Sebagaimana informasi yang telah tersebar beberapa hari terakhir ini, mereka akan melakukan aksi ‘super damai’. Melakukan kegiatan-kegiatan bernuansa ibadah, serta mengawal proses hukum kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Mencermati perkembangan situasi terkini, kita bisa bernafas lebih lega tatkala semua bisa mendengar dan melihat, di saat-saat yang krusial, dalam kondisi politik yang menghangat, kini sudah mulai meredam. Apa yang menjadi harapan semua pihak, agar seluruh rakyat bersatu dalam damai, dalam kebhinekaan, rupanya sudah tampak di depan mata. Patut kita apresiasi, sebuah gagasan dan terobosan yang dilakukan Panglima TNI beserta jajarannya, yang telah melakukan aksi atau gerakan nasional ‘Nusantara Bersatu’. Dari informasi yang masuk di meja redaksi Berita Metro, gerakan itu telah sukses dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air. Apel akbar ‘Nusantara Bersatu’ yang melibatkan seluruh elemen bangsa itu, bukan saja dilakukan di silang Monas Jakarta, tetapi juga digelar di tingkat kabupaten, dan provinsi, dengan dipelopori Kodam, Korem atau Kodim setempat. Nuansa yang telah terbangun ini, tentu memberikan angin segar dan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukan saja tertuju pada satu titik, menuntut keadilan atas kasus hokum yang melilit Ahok. Tetapi lebih dari itu, adalah adanya semacam kebangkitan semangat bagi generasi ini untuk menjaga persatuan dan kesatuan Negara RI dalam kerangka kebhinekaan. Kerjasama TNI, Polri, Alim Ulama, tokoh masyarakat, dan sejumlah elemen bangsa, membuahkan hasil yang luar biasa. Pendekatan-pendekatan yang telah dilakukan telah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang cukup menyejukkan. Salah satunya, apa yang disebut sebagai Aksi Bela Islam III, yang semula akan dilaksanakan di bundaran HI, dialihkan ke tempat yang lebih aman, ke Silang Monas. Para tokoh, dan alim ulama yang akan melaksanakan aksi sudah sepakat melakukan aksi ‘super damai’. Jembatan menuju perdamaian itu sudah terbentuk. Situasi sudah kondusif. Kerusuhan, isu SARA dan upaya makar yang selama ini sempat menjadi ‘momok’ yang menakutkan bagi pihak tertentu sudah terpinggirkan. Bagaimana ‘drama’, dan kelanjutan dari episode ini? Akan ke mana muaranya? Semua berharap, persatuan dan perdamaian itu bakal sampai pada waktunya. Empat pilar demokrasi, yaitu eksekutif yang di dalamnya ada Presiden, para legislator, para penegak hukum (yudikatif) dan media, hendaknya bersama-sama memprioritaskan kepentingan yang lebih besar, kepentingan bangsa, dengan bertindak secara profesional dan proporsional. Situasi yang sudah menuju pada kebaikan dan perdamaian itu harus diarahkan sesuai ril atau jalur yang semestinya. Jangan sampai dipolitisasi, dan diaduk-aduk lagi. Totok Hartana

Kalah Sama Tetangga JOKOWI.. “Artinya juga akan masuk ke sisi properti karena yang datang banyak juga pemilik hotel, properti besar,” ucap Jokowi. Pemerintah, lanjut Jokowi, sedang mengembangkan 10 destinasi wisata baru, baik yang berada di Danau Toba, Wakatobi, Pulau Komodo, Labuan Bajo, Mandalika, maupun Nusa Tenggara Timur. Lalu, Jokowi pun menyinggung mengenai target yang sudah ia berikan kepada Menpar.“Saya kira dengan pengembangan pariwisata ini kita harapkan 2019 target saya

OPTIMIS..

angan-jangan masya­ra­ kat kita sedang dilanda gejala “superlativisme” atau kecenderungan melebihlebihkan atau berlebih-lebihan dalam mengungkapkan sesuatu dengan kata-kata atau perilaku dengan maksud mendapatkan dampak tertentu. Penggunaan kata-kata yang berlebihan untuk mengungkpakan sesuatu disebut gaya bahasa hiperbol. Biasanya itu digunakan dalam iklan. Contohnya adalah super hemat, super hebat, super murah. Super artinya sangat, luar biasa atau ekstrem, amat sangat sekali. Pokoknya, habishabisan, pol, sudah mentok. Semoga ini bukan akibat dari terlalu banyak mengonsumsi mi dengan merek tertentu itu. Belum lama ini, telah diperkenalkan ungkapan “super damai” dalam konferensi pers bersama Kapolri dan pimpinan MUI (Majelis Ulama Indonesia) tentang aksi Bela Islam jilid 3, 0212 (tanggal 2 Desember 2016) yang jatuh pada hari Jumat. Orde Baru pimpinan Pak Harto memperkenalkan “eufemisme” atau penghalusan kata-kata dengan mengubah beberapa ungkapan. Contohnya: gelandangan diganti tuna

kepada Menpar, dari tahun lalu hanya 9 juta wisatawan ke Indonesia, saya targetkan 2019 harus sudah mencapai 2 kali lipat, yaitu lebih dari 20 juta,” ucap Jokowi. Jokowi menjelaskan, Malaysia saat ini sudah didatangi 24 juta wisatawan mancanegara tiap tahunnya. Sementara itu, Thailand sudah mencapai 29 juta wisatawan. “Padahal, destinasi, lokasi wisata kita, jauh lebih baik dan banyak, tetapi hanya 9 juta. Target saya ke Menpar 20 juta. Kalau enggak ketemu 20 juta, ya dicopot,” ucap Jokowi. (kom/tit)

Sambungan Halaman 1 Bisnis (FEB) Unair, Prof Dr Dian Agustia SE MSi Ak menyoroti soal peran daerah yang menjadi sangat penting mendukung perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global. “Harus diakui, perkembangan di dunia menjadikan prediksi ekonomi global di tahun depan melambat. Pertumbuhan bisa jadi stagnan. Maka peran daerah menjadi sangat penting. Apalagi kondisi perekonomian Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh daerah. Artinya, yang dilakukan di Jatim dan bagaimana kondisinya sangat mempengaruhi perekonomian nasional,” katanya. Daya Saing Rendah Prof Dian juga memberikan ‘warning’ soal daya saing di Indonesia yang masih rendah, termasuk penguasaan teknologi dan pembenahan IT. “Juga faktor tenaga kerja dalam arti produktivitas mereka yang masih harus ditingkatkan dan masalah efisiensi,” katanya. Sedangkan Prof Drs Ramlan Surbakti MA PhD yang tampil sesudah Prof Dian, salah satunya menyoroti penyerapan APBD yang ternyata lebih banyak dipakai untuk belanja pegawai

wisma, pengangguran menjadi tuna karya, pelacur menjadi wanita tuna susila (WTS), dan demonstrasi menjadi unjuk rasa. Demonstrasi di mana-mana umumnya berlangsung rusuh atau kacau. Alhamdulillah, unjuk rasa Bela Islam jilid 2 pada Jumat, 0411 (4 November 2016) berlangsung tertib dan damai. Oleh karena itu, unjuk rasa terbesar dalam sejarah Indonesia, konon diikuti 2 jutaan orang itu, disebut Aksi Damai 0411. Bahwa setelah Maghrib timbul kerusuhan dalam Aksi Damai itu, kedua belah pihak, polisi dan pengunjuk rasa menduga keras adanya penyusup. Karena polisi ikut juga dalam aksi itu dengan berdzikir “asmaul husna”, penyusup itu patut digelari “super penyusup”. ‘Habis’, banyak polisi ‘kok’ masih bisa menyusup, apa tidak super? Rupanya, karena tidak mau lagi kecolongan dalam aksi Bela Islam jilid 3, pihak kepolisian dan MUI sepakat menyebut gelar Jumat 0212 itu sebagai Aksi “Super Damai”. Semua aparat keamanan, anggota kepolisian, tentara dan satpol PP (Pamong Praja) Pemda DKI yang Muslim diimbau untuk terlibat dalam hajatan

Oleh: Parni Hadi Wartawan Senior

yang belakangan disebut juga sebagai “Doa Bersama”. Aksi 0212 yang diperkirakan akan diikuti lebih banyak orang akan digelar di Monas dan sekitarnya. Alasannya, berdasar pengalaman, Aksi Damai 0411 di Masjid Istiqlal kurang memadai dan kurang dapat menjamin ketertiban. Para peserta aksi dari beberapa kota dan daerah Indonesia dilaporkan sejak beberapa hari sudah mulai bergerak menuju Ibu Kota dengan berbagai cara untuk turut serta dalam acara doa akbar itu. Mereka datang dengan tekad bulat ingin membela kebenaran Al-Quran, tidak peduli dengan hambatan apa pun yang menghadang. Ingat Orde Baru Kata “super” terkenal sejak awal pemerintahan Orde Baru (Orba) pimpinan Pak Harto yang menyingkat Surat Perintah 11 Maret 1966 (dari Presiden Soekarno kepada Letjen TNI Soeharto) menjadi “Super Semar”. Dengan modal Super Semar, Pak Harto sukses berkuasa lebih dari tiga dasa warsa (32 tahun). Super Semar adalah ung-

kapan komunikasi politik yang ampuh, terutama bagi orang Jawa. Alasannya, Semar dipercayai sebagai pengejawantahan dewa (Bathara Ismaya) yang sangat sakti dan turun ke dunia untuk momong ksatria Pandawa (lambang kebaikan) agar berjaya melawan angkara murka yang mewujud dalam diri para Kurawa dalam perang Baratayudha. Begitu saktinya Semar, pimpinan para Dewa, Bathara Guru, pun takut kepada Semar. Konon, menurut kisah ki dhalang, kentut Semar bisa membuat klenger (pingsan) para musuhnya. Entah karena bunyinya, baunya atau gabungan keduanya. Itu baru Semar. ‘Lha’ ini Super Semar!. Coba, ‘kan’ betulbetul ‘top markotop’ alias “keren bingit”, menurut bahasa gaul “Generasi Y”. Kiai di kampung dulu wantiwanti mengingatkan: “Gusti Allah tidak suka yang berlebihan”. Orang Jawa bilang: “Sakmadya (di tengah-tengah). Sak butuhe, sak perlune, sak cukupe lan sak benere” (sesuai kebutuhan, seperlunya, secukupnya dan dilakulan secara benar). Penggunaan kata-kata yang berlebihan, diobral dan ter-

Akan Didampingi Yusril DAHLAN..

Sambungan Halaman 1

kum itu, ketika akan mengajukan pra-peradilan terhadap penyidikan PT PWU, sudah ada yang mengancam Dahlan, agar membatalkan permohonan praperadilannya. “Mendengar ancaman-ancaman tersebut, pak Dahlan akhirnya kembali ke filosofi dasar hidupnya sebagai orang Jawa yakni pasrah atau nrimo saja. Apapun akan percuma saja, karena kalau menang pun langsung dibuatkan sprindik baru lagi,” katanya.

Yang makin membuat Pak Dahlan hanya bisa pasrah adalah sepertinya pemerintah juga tidak mau berbuat apa-apa melihat liarnyatindakanoknumkejaksaan, yang sepertinya sudah membabi buta menyerang Dahlan, padahal Presiden Jokowi sudah memberi perintahsangatjelasdantegassoal larangan kriminalisasi. “Perintah Presiden itu antara lain tidak boleh ada kriminalisasi jika nilai kerugian negaranya belum jelas. Juga, perintah untuk tidak berlebihan mengekspos

perkara sebelum masuk pengadilan. Nah, dua poin perintah Presiden Jokowi itu sudah jelasjelas dilanggar oleh oknum kejaksaan dalam perkara PT. PWU Jatim, namun pemerintah tidak bertindak,” katanya. Bahkan, sampai ada insiden OTT oknum Jaksa yang dikenal luas sebagai jaksa bawaan dan kepercayaan petinggi Kejaksaan Tinggi Jatim, tapi masih belum ada tindakan apa pun dari negara terhadap petinggi Kejati Jatim itu. “Kita juga sama-sama bisa melihat dari putusan praperadilan PN Jakarta Selatan yang dimenangkan Dahlan Iskan yang

dengan gamblang membuktikan bahwa penetapan pak Dahlan sebagai tersangka tanpa proses penyidikan yang sah. Itu kan mengabaikan azas praduga tak bersalah. Tapi, negara malah menaikan jabatan jaksa yang bersangkutan,” katanya. Kabar terbaru, mantan Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, resmi ditunjuk Dahlan Iskan sebagai kuasa hukumnya untuk menghadapi sidang perkara dugaan korupsi aset PT PancaWira Usaha (PWU). Kepastian Yusril menjadi pengacara Dahlan disampaikan Mursyid Murdiantoro. “Iya, Mas.

lalu sering bisa mengakibatkan kekurangan dan bahkan kehilangan maknanya. Semoga doa bersama oleh berjuta orang di satu waktu dan lokasi diijabah Allah SWT. Tujuan berdoa adalah mencapai kedamaian bathin. Super damai dalam bahasa pencari hakikat, mungkin adalah “khusyuk, asyik-masyuk”. Pengerahan sumber daya, yakni waktu, tenaga, pikiran, dan dana yang tidak sedikit oleh kedua belah pihak (pemerintah dan pengunjuk rasa) dalam beberapa bulan terakhir sejak ucapan Ahok tentang Al-Maidah (QS 51) diharapkan dapat berakhir segera dan tujuannya tercapai: tegaknya kebenaran dan keadilan. Sumber daya bangsa ini perlu diarahkan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur bagi semua rakyat berdasarkan Pancasila. Jika masih ada juga penyusup yang bertujuan bikin onar dalam doa bersama, ketika banyak pejabat tinggi dan para petugas keamanan terlibat, maka pelakunya pantas disebut “super-super penyusup”. Mengacu pada Super Semar, kalau pelaku itu mau disingkat apa, ya monggo, silakan saja!. (*)

Nanti Jumat atau Minggu beliau akan kasih keterangan,” katanya, Kamis (1/12). Yusrilbelummeresponsketika dikonfirmasisoalitu.Sebelumnya, dia mengakui akan menjadi pendamping Dahlan di kasus aset PWU. “Rencananya begitu atas permintaan Pak DI,” katanya. Tidak hanya kali ini Yusril mendampingi Dahlan. Saat Dahlan menjadi tersangka korupsi proyek gardu listrik di Kejati DKI Jakarta pada 2015,Yusril juga mendampingi. Dahlan menang di praperadilan. Status tersangka Dahlan akhirnya dicabut Kejaksaan. (ant/viv/tit)

Respon Sementara Pihak dan Masyarakat

Sambungan Halaman 1

Masyarakat Galau

hasilan ini,” lanjut Pakde Karwo. Iamencontohkan,bagaimana perbaikan manajemen yang diolah dari masukan-masukan para ahli, kemudian diterapkan. Hasilnya pun positif.“Rumah Sakit dr Soetomo beberapa waktu lalu kita benahi. Dari yang biasanya minus, tahun 2015 kemarin surplus Rp 234 miliar. Ini berkat pembenahan manajeman,” katanya. Tak lupa, Pakde Karwo juga mengapresiasi penghargaan IDI (Indeks Demokrasi Indonesia) 2016 yang diterimanya dari Kemenko Polhukam, Rabu (310/11) lalu di Jakarta. Penghargaan IDI itu diberikan karena capaian IDI Jatim meningkat 6,54 poin, dari 70,36 pada 2014 menjadi 76,90 di tahun 2015. “Kesuksesan menjaga demokrasi di Jatim, kata kuncinya ada pada dialog. Ternyata masyarakat Jatim itu kalau dilarang, malah marah, tapi kalau sering diajak ngobrol senang, Justru senang. Dari dialog itulah maka aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik. Intinya kita harus bisa mendengarkan suara mereka,” katanya. Lalu bagaimana paparan dari narasumber Unair terkait program-program Pemprov Jatim? Dekan Fak Ekonomi dan

J

Aksi Super Damai, Asyik-Masyuk, Seperti Apa Ya?

KILAT.. lai agenda persidangan. Pihak PN Jakut akan terlebih dahulu mempelajari berkas kasus Ahok. Setelah itu menunjuk majelis dan mengagendakan jadwal sidang. “Nanti akan diberkaskan dulu semua, kemudian oleh kepaniteraan diserahkan ke bapak ketua pengadilan. Nah baru setelah

RATUSAN.. berangkat,” kata menteri agama. Warning Kedubes AS Sejumlah negara mengeluarkan peringatan bagi warga negara mereka terkait rencana aksi 2 Desember di Jakarta. Mereka diingatkan untuk menjauh dari lokasi aksi tersebut. Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta dalam pesannya mengingatkan warga negara AS, bahwa demonstrasi yang dimaksudkan untuk damai pun bisa berubah menjadi konfrontasi dan meningkat menjadi kekerasan. “Sejumlah kelompok ekstremis bisa memanfaatkan even 2 Desember untuk menghasut atau melakukan kekerasan,” demikian disampaikan Kedubes AS seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (1/12/2016). Diimbuhkan Kedubes bahwa warga Amerika di Jakarta harus menghindari aksi 2 Desember. Peringatan senada juga dikeluarkan oleh pemerintah Australdaripada untuk kepentingan masyarakat banyak. “Ini bukan hanya di Jatim. Semua daerah sama. Makanya kalau dulu Pakde Karwo sama Gus Ipul maju Pilgub dengan slogan APBD untuk Rakyat, sekarang tidak. Karena ternyata APBD lebih banyak dipakai untuk belanja pegawai. Ini karena jumlah SKPD terlalu banyak” kata Prof Ramlan yang disambut

dan masyarakat,” ujar Prasetyo di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (1/12). Dengan cepatnya penyusunan berkas perkara tersebut, persidangan untuk calon Gubernur DKI dari pejawat tersebut juga bisa dilakukan secepatnya. Persidangan sendiri akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Prasetyo menegaskan, persidangan untuk Ahok akan dilakukan terbuka untuk masyarakat.

Sehingga masyarakat bisa melihat proses peradilan tersebut secara transparan. “Ya iya (terbuka) dong, pada prinsipnya proses persidangan di pengadilan itu dilakukan secara terbuka,” ujar Prasetyo. Namun apakah nantinya persidangan akan bisa disiarkan secara langsung oleh media, Prasetyo mengatakan hal tersebut menjadikan kewenangan pengadilan tersebut. (det/tit)

gan Undang-Undang.” Zulkifli menilai bahwa aksi damai 212 adalah murni aksi untuk menuntut keadilan atas kasus penistaan agama, bukan kebencian terhadap perbedaan suku, ras apalagi agama. MPR menurut Zulkifli, mengapresiasi kinerja Polri yang sangat cepat dan profesional serta transparan dalam penanganan kasus yang saat ini sudah sampai kepada Kejaksaan.

Penunggang Gelap Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) minta peserta aksi super damai umat Islam di lapangan Monas 2 Desember 2016 (212) tetap berhati-hati terhadap ‘penumpang gelap’. Pernyataan ini disampaikan Zulkifli Hasan ketua MPR RI dalam jumpa pers

di gedung DPR-MPR, Kamis (1/12/2016) “Aksi super damai itu bisa berlangsung damai, sejuk, tenteram tetapi tetap waspada kalau ada penunggang-penunggang gelap,karena kita sudah sepakat kalau aksi-aksi itu super damai,” ujar Zulkifli. Dia mengajak kepada umat Islam yang melakukan aksi damai 212 besok sebagai momentum untuk membuktikan kepada seluruh dunia bahwa umat Islam sebagai mayoritas merupakan Islam yang moderat dan Rahmatan Lil Alamin Menurut dia, aksi damai 212 yang digelar pada hari Jumat (02/12/2016) adalah aksi menyatakan pendapat yang merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dilindungi konstitusi seperti yang tercantum dalam UUD NRI Tahun 1945 Bab X TentangWarga Negara dan Penduduk, Pasal 28 yang berbunyi “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan den-

Long March Sementara itu, rombongan massa Aksi Superdamai 212 dari Bogor Raya terdiri atas berbagai kelompok usia. Mulai dari anakanak, remaja hingga yang berusia lanjut, melakukan aksi jalan kaki ke Jakarta. Rombongan akan menempuh jarak tak kurang dari 80 kilometer. Di antara rombongan, ada sejumlah remaja yan berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Mereka mengaku berangkat sejak subuh menuju Kota Bogor. Fadil Muhammad (15 tahun) mengaku tidak dipaksa atau diperintah

pihak mana pun untuk mengikuti aksi. Murid dari Ma’had Bhani Hasyim, Sukabumi itu mengaku hanya ingin membela agama. “Kemauan kami sendiri.Tidak ada yangsuruh,baikituguruatausiapa pun. Kami tujuannya bela agama. Kami mah sudah biasa jalan jauh, Insya Allah kuat,” ujarnya. Sementara itu, Rahmat Ibu Aulia (60 tahun), seorang pensiunan PNS, juga mengaku optimistis kuat menempuh perjalanan. Gerakan ini, menurut pria yang membina sebuah rumah tahfiz itu, juga sebagai bentuk kritik untuk penguasa. “Pedoman kita diabaikan. Pedoman hidup kita dihinakan kaum kafirin munafikin. Itu alasan saya ikut,” ujar kakek dengan lima cucu itu. Seorang kakek lainnya, Tatan Rahman (57 tahun) mengaku sanggup menempuh perjalanan. Jarak ini, menurutnya, tidak ada apa-apanya dibandingkan perjuangan Rasulullah SAW. Warga asal Paledang, Kota Bogor, itu mengaku hanya ingin menuntut keadilan.(rep/det/tit)

tepuk tangan peserta dialog. Guru Besar Ilmu Politik Unair ini, menyoroti tentang negara yang mengambil peran terlalu banyak sehingga membutuhkan energy dan biaya yang besar. “Mestinya jangan semua diurusi negara. Misalnya olahraga, pemuda, pariwisata, biarkan masyarakat sendiri yang mengurus. Sehingga negara hanya mengurus sector-sektor penting

saja,” katanya. Di sisi lain, ia mendorong agar Parpol lebih mengambil peran untuk perkembangan demokrasi di Indonesia. Persepsi publik saat ini, kata Prof Ramlan, Parpol justru lebih sering menjadi sumber masalah daripada menawarkan solusi. “Jangan salahkan persepsi publik, karena ketidakpercayaan mereka terhadap partai politik.

Maka Parpol harus berbenah, misalnya dengan melakukan kaderisasi yang benar sehingga memunculkan para politisi yang berkualitas,” lanjut ia. Sementara Dr Harjono SH MCL menyoroti fenomena saat ini yang seolah-olah muncul kegalauan di masyarakat, terutama soal reformasi. “Reformasi sebenarnya menyangkut tiga hal, demokratisasi, penegakan

hukum dan HAM serta otonomi daerah. Ini sebenarnya sedang berjalan,” katanya. Lalu bagaimana solusinya untuk menghilangkan kega­ lauan itu? Ia ia mengingatkan agar penegakan hukum harus dilakukan. “Kalau sekarang dinilai masih lemah, ya harus terus diperkuat. Sehingga muncul kepercayaan masyarakat yang lebih besar,” katanya. (azt)

Sambungan Halaman 1 dipelajari dan menurut pengadilan itu adalah kewenangan pengadilan,” terangnya. Untuk hari persidangan, Hasoloan menyebut akan segera ditentukan. Tanggal persidangan akan ditentukan langsung oleh hakim PN Jakut. “Nanti hakim yang akan tentukan hari persi-

dangan,” tutup Hasoloan. Dakwaan Selesai Disusun Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan tim jaksa penuntut umum (JPU) telah selesai menyusun dakwaan perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Sudah selesai, sudah selesai. Kita bergerak seawal mungkin untuk merespons imbauan keinginan dan tuntutan sementara pihak

Lansia Jalan Kaki Bogor-Jakarta Sambungan Halaman 1

ia. “Kami sangat menyarankan Anda untuk menghindari semua aksi protes karena bisa berujung pada kekerasan... Pertahankan tingkat kewaspadaan tinggi dan kesadaran keamanan,” demikian disampaikan pemerintah Australia dalam travel advisory yang dikeluarkan hari ini. Ratusan ribu orang diperkirakan akan mengikuti aksi 2 Desember besok untuk menuntut penahanan Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan penistaan agama. Lebih dari 20 ribu personel Polri dan TNI akan dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut.


08 www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016 INDEX HARGA SAHAM SUMBER: WWW. IMQ21.COM 1 DESEMBER 2016

-0.15% IHSG

0.5% STI

-0.1% NIKKEI

-0.3% FTSE

0.2% KLCI

0.4% DJIA

0.3% NASDAQ

5,114

2,873

18,357

6,809

1,630

19,152

5,399

HARGA EMAS

JUAL (RP/GR)

BELI (RP/GR)

US$/OZT:

543,418

521,681

1,171.40

KURS MATA UANG

IDR/USD: 13,562 SUMBER: GERAIDINAR 1 DESEMBER 2016

SUMBER: KLIKBCA.COM 1 DESEMBER 2016 / 16:05 WIB

JUAL USD SGD EUR AUD

13569.00 9493.48 14435.42 10072.99

BELI 13549.00 9473.48 14335.42 9992.99

Suku Bunga Turun, Penyaluran Kredit Makin Tumbuh JAKARTA(BM)-Bank Indonesia (BI) mengumumkan terkait penurunan suku bunga kredit dan simpanan perbankan yang masih akan berlanjut pada Oktober 2016. Hal ini sejalan dengan pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral sepanjang tahun ini. “Suku bunga kredit turun menjadi 12,21 persen dari 12,23 persen pada September 2016,” ujar Kepala Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara di Jakarta, Kamis (1/12).

Sementara, suku bunga simpanan berjangka tenor satu, tiga, enam dan 12 bulan masing-masing turun dari 6,63 persen, 6,84 persen, 7,31 persen, dan 7,66 persen pada September 2016 menjadi 6,46 persen, 6,75 persen, 7,02 persen, dan 7,39 persen pada Oktober 2016. Adapun kredit yang disalurkan perbankan pada akhir Oktober 2016 tercatat sebesar Rp4.246,6 triliun atau tumbuh 7,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan September

2016 yang tumbuh sebesar 6,4 persen (yoy). Akselerasi pertumbuhan kredit tersebut terutama terjadi pada Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI). Akselerasi pertumbuhan kredit perbankan, lanjut Tirta, mempengaruhi pertumbuhan likuiditas perekonomian, uang beredar dalam arti luas (M2) yang mengalami peningkatan pada Oktober 2016. Pertumbuhan M2 pada Oktober 2016 tercatat sebesar 7,5 persen

(yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 5,1 persen (yoy). Berdasarkan komponennya, peningkatan pertumbuhan M2 bersumber dari komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) dan uang kuasi yang masing-masing tumbuh sebesar 10,3 persen (yoy) dan 6,8 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan September 2016 yang sebesar 5,9 persen (yoy) dan lima persen (yoy).(jak/dra)

BM/SULUH DWI PRIAMBUDI

PAPARAN: Gubernur Jatim Soekarwo melakukan paparan terhadap pertumbuhan ekonomi Jatim tahun 2017 di Hotel Bumi, Kamis (1/12).

Target Pertumbuhan Ekonomi Jatim 2017 Tetap SURABAYA(BM)-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim tidak mengubah angka pertumbuhan ekonomi di Jatim tahun 2017 mendatang. Angkanya masih sama dengan tahun 2016, yakni 5,6 persen. Salah satu alasannya, pasar luar negeri mengalami penurunan. Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, proyeksi pertumbuhan ekononi Jatim tahun depan sama dengan tahun ini. “Pasar luar negeri kita turun semua. Sementara yang kita produk banyak untuk pasar dalam negeri,” ujarnya usai acara Outlook 2017 bertema Meningkatkan Peran Daerah: Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global, di Isyana Ballroom Hotel Bumi, Kamis (1/12).

Menurut pakde Karwo, sapaan akrabnya, semua negara saat ini proteksionis terhadap pasar dalam negeri. Hal itu bukan karena Donald Trump terhadap Amerika Serikat (AS). “Karena semua memproteksi, tidak ada jalan lain selain memperbesar pasar dalam negeri,” ujarnya. Bagaimana menaikkan pasar dalam negeri. Pakde Karwo mengungkapkan, produk-produk dari Jatim harus mampu lebih murah dibanding produk dari Provinsi Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan provinsi-provinsi lain. “Agar lebih murah, ongkos bunga pembiayaan harus lebih rendah,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Moh.

Nasih menyebut target pertumbuhan ekonomi Jatim tahun 2017 mendatang cukup realistis. Apalagi, posisi pertumbuhan ekonomi Jatim tahun ini sudah lebih tinggi dibanding nasional. “Nasional hanya 5,02 persen. Realisasinya sekarang paling banter hanya 5,1 persen. Presiden Joko Widodo, baru tahun 2018 nanti mencapai angka 6 persen,” kata Nasih. Karena posisi sudah lebih tinggi dibanding nasional, maka Jatim perlu mempertahankan. Masih kata Nasih, jumlah investasi berada di angka yang stagnan. “Kita tidak mungkin investasi dalam jumlah besar, yang kemudian akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi. Jadi, konsentrasi utama memang di investasi,”tandasnya. (sdp/dra)

Sambut Hari Ibu, Hotel Beri Hadiah Istimewa SURABAYA(BM)-Menyenangkan hati orang yang kita cintai tidak harus menunggu momen spesial, misalnya saat ulang tahun. Namun bisa dilakukan pada harihari biasa, namun dalam suasana spesial. Begitu pula menyenangkan hati seorang ibu yang kita cintai dan sangat dekat dengan kita sehari-hari. Tidak harus menunggu saat ulang tahunnya atau pada Hari Ibu mendatang. Namun bisa kita lakukan setiap saat, hari ini, besok, lusa atau kapan saja. Menyenangkan hati ibu tak harus dengan memberikan hadiah mahal yang belum tentu terjangkau harganya. Kita bisa

memberikan perhatian dengan sesuatu yang simple namun bermakna dalam dan menunjukkan kasih sayang kita pada ibu. Apa yang disukai ibu, jawabannya relatif dan berbeda-beda, bergantung pada si ibu. Namun tentu ibu tak akan menolak hadiah atau pemberian apapun dari anaknya. Misalnya cup cakes. Bahkan ibu pasti akan terkejut dengan hadiah yang tak diduga ini. Cup cakes ini ditawarkan Hotel Pullman Surabaya City Center, hasil kreasi Executive ChefYoulfiar Adrian. Menurutnya, pihaknya menawarkan cup cakes sebagai persembahan untuk ibu, karena bisa menjadi alternatif hadiah yang berkesan. “Kalau memberikan perhiasan kan harganya mahal dan menunggu pas ibu ultah. Kalau memberikan bunga kan sudah biasa dan bisa layu. Kalau cup cakes bisa diberikan setiap saat sebagai bentuk perhatian dan kasih kita kepada ibu. Tak perlu nunggu ultahnBM/ist MENARIK: Sajian Cup Cake untuk hadiah ibu tercinta dipastikan tidak akan ya. Ibu mana yang akan mepernah ditolak oleh ibu, Karena selain rasa yang gurih juga bentuknya unik.

nolak hadiah ini?” ujarnya Chef Adrian menambahkan, cup cakes tetap disukai oleh semua usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Bentuknya simple tapi berkesan dan bisa langsung dimakan. Mungil, cantik dan rasanya enak. Tampilan warna dan hiasannya juga bisa disesuaikan keinginan pemesan atau pembeli. Pullman menawarkan cup cakes Red Velvet yang bernuansa merah dan pink, warna favorit perempuan. Bagian atasnya diberi cream cheese dan hiasan fondant berbentuk mawar, kereta, tas, atau topi pantai dengan tulisan “Thank’s Mom”. Warna, hiasan dan tulisan di cup cakes, menurut Chef Adrian, bisa diganti sesuai permintaan. Misalnya “I Love U Mom”, “Happy Birthday” untuk ulang tahun atau “Happy Mother’s Day” untuk Hari Ibu.Pullman akan membagikan 100 cup cakes saat perayaan Hari Ibu pada 22 Desember nanti sebagai ungkapan terima kasih kepada para ibu. Tamu yang bersantap di buffet resto bisa mendapatkannya secara gratis. Selain cup cakes, Pullman menawarkan chocolate cheese cake berbentuk bundar berukuran mulai 22 cm dengan hiasan mawar pinkdantulisan“Thank’sMom”diatasnya.Chef Ardian mengatakan, pemesan bisa meminta cake dengan ukuran lebih besar, warna lain dan tulisanberbeda.TamuVIP,Pullmanmenyajikan wellcome drink Orange Splash yang memadukanrasasegar,asamsekaligusmanis.Minuman ini terbuat dari bahan diantaranya jus orange segar dan jus stroberi. (nat/dra)

BM/ist

TARGET: Tahun depan meski dirasa berat untuk bisnis jasa angkutan penumpang, namun citilink yang fokus pada maskapai penerbangan biaya murah optimis dapat mencapai target

Citilink Incar Pertumbuhan Penumpang 25 Persen JAKARTA(BM)-Maskapai anak perusahaan Garuda yang focus pada maskapai berbiaya rendah, Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang yang diangkut pada 2017 tumbuh 25%, atau sebesar 16 juta penumpang dari target akhir tahun ini sebesar 13 juta penumpang. Direktur Utama PT Citilink Indonesia Albert Burhan mengatakan bahwa target yang dipatok maskapai tersebut tidak mudah. Karena, pertumbuhan pasar pengguna jasa angkutan udara domestik tahun depan diproyeksikan sekitar hanya pada kisaran 5%-7%. “Namun, kami optimistis pasar LCC [low cost carrier] di Indonesia masih terus tumbuh tinggi kedepan. Kami yakin pangsa pasar Citilink bakal semakin membesar,” ujarnya di Jakarta, Kamis (1/12). Albert menilai jumlah pengguna jasa angkutan udara pada tahun depan sedikit lebih baik ketimbang tahun ini, meski laju pertumbuhan ekonomi nasional 2017 diprediksi sebesar 5,1% atau sama dengan target akhir tahun ini.

Sepanjang tahun ini, pemerintah gencar mendorong sektor pariwisata, baik melalui pendanaan, promosi hingga menjalin kerjasama dengan pelaku usaha guna menarik lebih banyak turis asing untuk berkunjung ke Indonesia. “Meski harga minyak sedikit naik, minat orang untuk bepergian pada tahun depan itu masih tinggi, khususnya pada perjalanan wisata. Tentunya, hal ini bakal berdampak positif terhadap load factor [tingkat keterisian kursi pesawat] maskapai,” ujarnya. Selain sektor pariwisata, lanjut Albert, pertumbuhan jumlah pengguna jasa angkutan udara pada tahun depan juga akan didorong dari bertambahnya jumlah bandara, waktu operasi bandara dan perpanjangan landas pacu. Dia meyakini ketiga faktor tersebut akan merangsang maskapai untuk lebih banyak membuka rute penerbangan, termasuk meningkatkan frekuensi terbang. Asal tahu saja, jumlah bandara yang ada di Indonesia saat ini telah mencapai 296 bandara.(nis/dra)


09 www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

Gubernur Izinkan Daerah Alokasikan Anggaran SMA/SMK SURABAYA (BM) - Keinginan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menghadap Gubernur Jatim untuk membicarakan pengelolaan SMA/ SMK mendapat respons positif. Gunernur Soekarwo mempersilakan Risma menyampaikan uneg-unegnya. “Iya saya diajak Bu Risma ketemu. Sudah saya persilakan, kita jagongan bareng gitu,” katanya, Kamis (1/12). Pakde Karwo mengungkapkan, dalam pengelolaan SMA/SMK oleh provinsi, daerah tetap dipersilakan untuk terlibat. Namun, untuk masalah pengelolaan, tetap di tangan provinsi sebagaimana amanat Undang-undang 23 tahun

2014 tentang pemerintah daerah. “Kalau minta mengelola sendiri tidak bisa karena sudah ada undang-undangnya. Harus diubah dulu undangundangnya,” kata orang nomor satu di Jatim ini. Gubernur memastikan, tidak ada dasar apapun yang bisa digunakan oleh kabupaten/ kota untuk mengelola SMA/ SMK. “Pergub tidak bisa, perda saja rontok dengan adanya undang-undang itu,” jelasnya. Lebih lanjut Gubernur Soekarwo yang juga akrab disapa Pakde Karwo itu menjelaskan, meski tidak bisa mengelola, kabupaten/kota tetap dibolehkan mengalokasikan

anggaran. Anggaran tersebut digunakan untuk membantu masyarakat Surabaya yang akan sekolah di Surabaya. “Saya sudah mau membuat SE (Surat Edaran)-nya. Sebenarnya untuk menjawab Surabaya, tapi kita berikan untuk seluruh Jatim,” kata dia. Dalam prinsip penganggaran, Pakde Karwo menjelaskan, pemerintah pusat boleh membantu daerah. Begitu juga daerah boleh membantu untuk daerah lain, seperti dari kabupaten/kota ke provinsi. “Di undang-undang itu tidak diatur hanya provinsi yang boleh membantu kabupaten/ kota. Artinya, Surabaya juga

boleh membantu masyarakatnya dengan menganggarkan untuk SMA/SMK. Nanti mekanismenya seperti apa kita bicarakan lagi dengan Kemendagri,” kata dia. Disinggung soal kekurangan anggaran, Pakde Karwo tidak membantah. Pihaknya mengaku, sampai saat ini anggaran untuk gaji guru masih kurang Rp128 miliar. Itu lantaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat tidak bertambah tahun depan. “Hanya untuk guru honorer SMA/ SMK. Kalau PNS sudah aman tidak ada masalah,” katanya. Untuk mengatasinya, lanjut dia, sementara yang bisa

digunakan adalah dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Kita juga masih bicarakan dengan departemen keuangan kekurangannya,” tutur Pakde Karwo. Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Surabaya Reni pesimistis jika anggaran yang dialokasikan Pemkot Surabaya untuk SMA/SMK dapat terserap. Itu karena dalam nomenklaturnya tetap menggunakan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda). Nilainya cukup tinggi, yakni Rp180 miliar. “Saya sudah me­ ngingatkan dalam rapat paripurna agar itu dipertimbangkan lagi,” kata dia. (sdp/udi)

Awasi Pencemaran, KLH Rekrut Anggota Garda Lingkungan

SURABAYA (BM) - Dalam rangka membantu proses pengawasan pencemaran lingkungan hidup, Konsorsium Lingkungan Hidup merekrut anggota Garda Lingkungan. Pada Desember mendatang, setelah ada ratusan anggota Garda Lingkungan yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim), maka akan ada perekrutan kembali anggota baru yang berasal dari berbagai daerah kab/kota di Jatim. “Kami akan menggelar kembali pelatihan untuk anggota Garda Lingkungan. Untuk peserta pelatihan sebanyak 50 orang di mana 75 persen di antaranya adalah anggota baru. Mereka akan kami beri pembekalan materi terkait pengawasan pencemaran, khususnya terkait limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun),” kata Direktur KLH, Imam Rochani, Kamis (1/12). Ia menjelaskan, dalam proses pela-

tihan akan diasmpaikan banyak materi. Untuk materi terkait regulasi yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan terkait limbah B3 akan disampaikan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim. Materi lain yang akan disampaikan yakni terkait pemanfaatan sampah organik dari sungai yang dapat diolah menjadi pupuk. Selain itu disampaikan pula proses advokasi lingkungan hidup juga terkait jurnalisme lingkungan. Materi-materi tersebut disampiakan oleh Tim KLH. Untuk pelaksanaan pelatihan dan perekrutan anggota Garda Lingkungan itu bakal dilaksanakan 21-22 Desember mendatang. Kegiatan digelar di Obech Rafting Pacet Mojokerto. “Pelatihan selama dua hari. Hari pertama kami sampaikan materi-materi dan juga diskusi pemetaan masalah lingkungan hidup dari daerah tiap

FOTO : BM/IST

AWASI PENCEMARAN: Sebagian anggota Garda Lingkungan saat melakukan aktivitas pengawasan pencemaran lingkungan hidup di Kali Surabaya.

peserta,” tuturnya. Sedangkan untuk hari kedua, peserta juga akan dilatih mengidentifikasi pencemaran lingkungan. Indikasi

pencemaran untuk simulasi difokuskan pada identifikasi pencemaran di sungai seperti halnya kegiatan Patroli Air yang digelar KLH setiap bulan. (mkf/udi)

UNJUK RASA

Pasukan Gabungan Amankan Aksi 2 Desember SURABAYA (BM) - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soe­ karwo, memimpin apel gelar pasukan dan show of force Alutsista dalam rangka antisipasi aksi unjuk rasa pada 2 Desember 2016 di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Kamis (1/12). Apel gelar pasukan itu dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, M.H, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, M.A.P, Kasgartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Amirudin Harun, Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, M.Si, Danlanud Surabaya Kolonel Pnb Fachrizet , S.Sos, serta melibatkan pasukan sebanyak 14 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dan 6 SST atau sekitar 2 ribu orang. Dalam sambutannya, kepala daerah yang akrab disapa Pakde Karwo itu menyampaikan, Indonesia sebagai negara demokrasi menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat. Akan tetapi, penyampaiannya tentunya dengan tidak melanggar undang-undang. “Menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan negara lebih utama agar bangsa Indonesia tidak sampai terjebak pada kepentingan sesaat,” ungkapnya. Ia meminta, seluruh elemen masyarakat khususnya TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan dan organisasi masyarakat tidak terprovokasi oleh isu yang sifatnya adu domba dan memecah belah bangsa. “Kita adalah bangsa yang memiliki komitmen bersama dan cita-cita luhur membangun bangsa demi mencapai kesejahteraan bersama. Karenanya kita harus tetap konsisten untuk menjaga keutuhan 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” terangnya. Menyikapi jelang aksi unjuk rasa 2 Desember 2016, Ia mengimbau kepada para peserta aksi dan masyarakat hendaknya membangun toleransi, rasa cinta damai, santun serta tidak melakukan perbuatan anarkis. Utamanya, tidak mudah terpancing oleh kelompok yang sengaja ingin membuat suasana damai menjadi hal yang tidak diinginkan. (dre/udi)

Penderita HIV/AIDS Didominasi Ibu Rumah Tangga SURABAYA (BM) - Jumlah penderita HIV/AIDS belakangan mengalami pergeseran dari kalangan pekerja seks komersial (PSK) kepada ibu rumah tangga. Dari data yang ada, jumlah ibu rumah tangga penderita HIV/AIDS mencapai 10 ribu lebih sementara untuk PSK hanya 2 ribuan. Pernyataan ini terungkap dalam sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI, Nila S Moeloek, dalam kampanye Hari HIV/AIDS Sedunia yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (1/12). Menurut Menkes, HIV/ AIDS bisa menular pada siapapun termasuk kalangan ibu rumah tangga. Karenanya, kepedulian dan kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Lebih lanjut diungkapkan, tingginya jumlah penderita HIV/ AIDS di kalangan ibu rumah tangga ini juga sebanding dengan penularan HIV/AIDS di Indonesia yang 66 persen lebih berasal dari heteroseksual. Kemudian penularan melalui jarum suntik hanya sekitar 11 persen. Penularan melalui homoseksual hanya mencapai 3 persen sama dengan penularan

APBD Kota Surabaya 2017 Disahkan Rp 8,5 Triliun

“Pengesahan APBD kota Surabaya Difokuskan pada Infra Struktur, Dana Bopda tetap Tidak Bisa Dicairkan. Pemkot harus mengalokasikan dalam bentuk belanja Bantuan Keuangan Khusus (BKK)” FOTO : BM/IST

PERINGATAN HARI AIDS: Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (tengah) didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan) di sela peringatan Hari AIDS se-Dunia di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (1/12).

dari ibu ke anak. Menurut Menkes, kalau bapakbapak membawa virus HIV/AIDS ke rumah, maka bisa dipastikan pasangannya juga akan tertular. Sementara itu, kampanye peduli HIV/AIDS di Grahadi kali ini dihadiri lebih dari 1.000 undangan baik dari TNI/Polri serta keluarga TNI/Polri maupun perwakilan dari

PNS. Selain dihadiri Nila S Moeloek Menteri Kesehatan, kampanye ini juga dihadiri Soekarwo Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf wakil Gubernur Jawa Timur, Mayjen TNI I Made Sukadana Panglima Kodam V Brawijaya, Irjen Pol Anton Setiadji Kapolda Jatim serta beberapa Forpimda lainnya.(nt/udi)

DPRD Minta Kesejahteraan Guru Madrasah Diperhatikan SURABAYA (BM) – Masih minimnya tingkat kesejahteraan guru madrasah diniyah (madin) hampir di semua derah di kabupaten dan kota di Jawa Timur (Jatim) mendapat perhatian sebagian kalangan anggota DPRD. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Gunawan menilai, nasib kebanyakan guru madin di Jatim masih memprihatinkan dan memerlukan perhatian semua pihak. Untuk itu, dia minta kepada pemerintah kabupaten/ kota lebih memperhatikan nasib guru madin. “Ini penting dilakukan guna mendukung revolusi mental yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Revolusi mental, pondasinya adalah pendidikan agama guru madin yang ada di pemerintah kota/ kabupaten,” katanya. Gunawan mengaku miris saat melihat ekonomi para guru madin jauh dari sejahtera. Bahkan, gaji yang didapat per bulannya sangat jauh dari layak hanya di kisaran Rp 250 - 300 ribu. Tidak ada tunjangan atau sebagainya,” kata dia. Menurut dia, sebenarnya Gubernur Jatim, Soekarwo, juga pernah menyatakan Pemprov Jatim sudah menawarkan pada kota/kabupaten untuk sharing anggaran guru madin. “Untuk gaji guru madin ini enam bulan akan ditanggung pemprov, enam bulan selanjutnya ditanggung pemerintah kabupaten/kota. Namun faktanya ada yang bersedia, ada juga yang tidak,” katanya. Ditambahkan, kondisi ini sangat tergantung pada pendapat masing-masing daerah. Ia mencontohkan,

Kota Batu sanggup mengalokasikan dana untuk guru madin karena PAD-nya besar. Sedangkan untuk Kabupaten Malang, karena wilayah terlalu luas dan PAD-nya tidak tinggi, maka tidak bisa mengalokasikan dana tersebut. Gunawan menegaskan, Komisi E akan memperjuangkan pengadaan alokasi anggaran untuk guru madin. “Pemerintah harus memberikan perhatian lebih pada guru madin, dengan meningkatkan pendapatan mereka dan meningkatkan angka tunjangan untuk guru madin agar ekonomi para guru madin lebih baik,” tegas Gunawan. Senada dengan hal itu, persoalan ini juga mencuat di Dapil VIII (Mojokerto, Jombang, Madiun, Nganjuk). “Keluhan yang juga banyak disampaikan berasal dari para guru madin juga guru tidak tetap lainnya,” kata anggota DPRD Jatim dari Dapil VIII Achmad Silahuddin. Anggota Komisi E ini menerangkan, para pengajar itu mengeluhkan nasib mereka yang tidak jelas akan masa depan hidupnya. Salah satunya, disampaikan oleh guru tidak tetap yang ada di Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun. Hal serupa juga dikeluhkan para guru tidak tetap di kabupaten/kota lainnya di Dapil VIII. “Kalau dilihat dari kasat mata, penampilan guru tidak tetap (GTT, red) memang keren dan seperti orang berduit karena pekerjaan mereka menuntut untuk berpakaian rapi, bersih dan memakai sepatu. Namun kenyataan di balik itu, mereka menjerit karena sesungguhnya tunjangan mereka tidak lebih dari kata layak,” katanya. (nt/udi)

FOTO: BM/IST

Anggota Banggar DPRD, Reni Astuti

DUA pekan DPRD kota Surabaya terus melakukan pembahasan RAPBD 2017. Akhirnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 senilai Rp 8.561.484.147.400,- disahkan dalam rapat Paripurna, Rabu (30/11). Namun, anggaran senilai Rp 180 miliar untuk SMK/SMA yang dimasukkan dalam APBD 2017 Kota Surabaya tidak bisa dicairkan. Sebab, hal itu sama dengan menyalahi aturan. Rapat paripurna yang juga dihadiriWali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Reni Astuti menyampaikan, anggaran Bantuan Operasional Daerah (Bopda) untuk SMK/SMA, masih berupa program dan kegiatan yang masuk kewenangan Provinsi Jawa Timur. “Sudah jelas, dalam aturan penganggaran, pemerintah daerah tidak boleh menyantumkan anggaran yang bukan kewenangannya. Maka anggaran Rp 180 miliar di APBD 2017 ini, tidak akan bisa dicairkan,” tegas Reni. Menurut dia, dalam penyusunan APBD, sudah ada pedoman yang jelas. Jika tetap ngotot dengan tetap menggunakan cantolan anggaran untuk program dan kegiatan, maka tidak akan bisa dimanfaatkan alokasi anggaran itu untuk SMK/SM di Surabaya, yang memang sudah diambil alih oleh provinsi.

Lebih lanjut Reny mengatakan, Kalau alokasi anggaran tersebut didasarkan optimisme, tahun depan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) akan goal, dan pengelolaan SMA SMK dikembalikan ke Pemkot Surabaya, masalah itu masih sangat riskan. “Padahal seharusnya, dalam penyusunan anggaran pijakan hukumnya harus pasti, dan jika sampai putusan MK itu sampai tengah tahun belum turun, maka akan sama saja alokasi anggaran itu enggak bisa dipakai,” sambung Reni. Terlebih, kata Reni, dalam anggaran Rp 180 miliar tersebut, sudah termasuk anggaran untuk siswa tidak mampu. Artinya, sampai anggaran ini digedok, belum ada jaminan siswa miskin di Surabaya.Sumber data yang dipegang Reni, jumlah siswa miskin di jenjang sekolah menengah yang ada di Kota Pahlawan ini, sekitar 126.178 orang. Atau sepuluh persen dari total jumlah siswa SMA/SMK se-Surabaya. “Sedang, anggaran yang kita butuhkan, setidaknya untuk menjamin mereka yang miskin saja hanya butuh Rp 45 miliar. Penganggarannya bisa seperti model pendanaan dinas sosial yang memberikan bantuan pendidikan untuk kuliah di perguruan tinggi,” paparnya. Reni menambahkan, jika memungkinkan bisa menggunakan sistem bantuan personal, yakni bantuan langsung ke para siswa. Itu pun, kalau Pemkot masih berkomitmen memberi bantuan dan tidak hanya untuk warga miskin saja, masih ada peluang. “Dan itu harus dialokasikan dalam bentuk belanja bantuan keuangan khusus (BKK). Jadi bukan hanya mengandalkan pengalokasian anggaran dalam bentuk program dan kegiatan yang jelas tidak bisa dicairkan,” tandasnya. SementaraWali Kota Risma mengatakan, masih tetap akan mengupayakan persoalan anggaran untuk Bopda tersebut, dengan mendiskusikan dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dalam waktu dekat ini. “Nanti saya akan temui Pak Gubernur, mudah-mudahan ada jalan keluar. Kalau kita nunggu MK kan nggak

FOTO: BM/IST

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

bisa,” ungkap Risma. Pihaknya akan mengupayakan dengan membicarakan masalah ini dengan Gubernur Jawa Timur. Masalah kewenangannya di provinsi, tapi pengelolaannya di Surabaya, harapan Risma. Risma Fokuskan Infra Struktur di APBD 2017 Infrastruktur merupakan sektor pembangunan yang paling banyak dialokasikan Walikota Surabaya. Tri Rismaharini mengatakan, alokasi anggaran untuk pembangunan infra struktur di APBD tahun 2017 mengalami peningkatan. Risma menambahkan, pembangunan itu di antaranya untuk rumah pompa, jalan lingkar luar Timur dan Lingkar luar barat. Serta pembebasan lahan tanah untuk relokasi Pedagang Kaki Lima di jalan Ngaglik ”Surabaya masih tetap menfokuskan pada infra struktur, karena Surabaya perlu peningkatan pembangunan sarana dan prasarana guna menunjang pertumbuhan ekonomi Surabaya,” ujar Risma. Sementara itu, anggota Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya Vincentius Awey menambahkan kalau pembangunan infra struktur. Satu diantaranya terfokus pada pengendalian banjir di Surabaya yang nilainya bertambah, dari sekitar Rp 100 miliar menjadi dikisaran Rp 200 miliar. Awey menambahkan, pengendalian banjir itu diantaranya dengan membangun saluran air dan konversi saluran irigrasi menjadi drainase di Pakal. Selain pembangunan infra struktur, Sektor pendidikan kesehatan dan sosial juga menjadi fokus perhatian dengan alokasi dana yang besar di APBD Kota Surabaya tahun 2017. (adv/has)


10 JATIM RAYA

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

FOTO: IST

RAWAN LONGSOR: Proses pembersihan material longsor yang menutup sebagian badan jalan jalur Trenggalek-Ponorogo dilakukan dengan hati-hati mengingat kawasan itu masih rawan terjadi longsor susulan. Pembersihan dilakukan dengan mengerahkan beberapa peralatan berat.

DITELITI: Bupati Trengalek, Emil Dardak, saat mendampingi tim geologi dari UGM yang tengah meneliti kondisi tanah di lokasi rawan longsor di daerahnya.

150 KK di NgadirejoTerisolir Akibat Longsor dan Jalan Terputus PONOROGO (BM) – Bencana longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim) terus menyisahkan masalah. Selain memutus jalur transportasi, juga membuat beberapa daerah menjadi terisolir. Di Dusun Buyut, Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, sebanyak 150 kepala keluarga (KK) hampir dua pekan terisolir akibat longsor susulan yang memutuskan jalan penghubung antara Buyut menuju Dusun Ploso, Sooko pada Sabtu (19/11) lalu. Longsor memutus total satu-satunya akses dari Buyut menuju wilayah Sooko. Sebelumnya memang terjadi longsor, namun hanya separo badan jalan yang terdampak. Baru sesudahnya longsor susulan, membuat akses jalan terputus total. Untuk menuju Sooko, warga harus memutar

melalui Trenggalek terlebih dahulu. “Jalannya cuma ini. Mau tidak mau kalau ke Sooko lewat Trenggalek dulu,” ungkap perangkat Desa Ngadirojo, Sarno, kepada wartawan, Kamis (1/12). Sarno mengatakan, selisih waktu yang ditempuh jika harus memutar mencapai lebih dari satu jam. Buyut merupakan salah satu dusun terluar Ponorogo yang langsung berbatasan dengan wilayah Trenggalek. Total, ada 150 KK dari empat RT di Dusun Buyut. Sementara itu setelah tertutup longsor dengan material yang terus bertambah, Jalan Nasional Trenggalek Ponorogo kini kembali terbuka. Hal ini dikarenakan material sudah berhasil dibersihkan sedikit demi sedikit. Menurut Danramil Tugu, Supriyo, titik longsor yang berada di Desa Nglinggis Kecamatan Tugu ini seperti tiada habisnya ter-

timbun longsor. Selama 10 hari terakhir, longsor terus terjadi setiap kali hujan mengguyur kawasan ini sehingga sedikit menyulitkan proses pembersihan material longsor berupa batu dan tanah menggunakan alat berat. Selanjutnya, material longsor diangkut menggunakan sejumlah truk dan sebagian dibuang ke sisi jurang lahan milik perhutani. Dalam satu hari, truk mengangkut material longsor sebanyak 30 kali muatan. Pejabat PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Hari Basuki mengatakan, dari hasil pemetaan dan pengamatan udara yang dilakukan pada ruas jalan TrenggalekPonorogo, pihaknya memprediksi ancaman longsor masih cukup tinggi. “Dari foto udara tampak jelas, kondisi lereng pegunungan mulai dari KM 15 sampai KM17+200 sangat minim tanaman dan batuan-batuan kecil sudah banyak yang longsor, sehingga batu-batu besar yang ada itu sangat

rawan untuk longsor,” ujarnya. Hari mengakui, untuk saat ini pihaknya masih fokus pada penanganan darurat berupa pembersihan jalur lalu lintas, bekerjasama dengan Pemkab Trenggalek dan Pemprov Jatim. Sedangkan untuk meminimalisir amblasnya jalan raya, pihaknya berencana membuat saluran air di beberapa titik di jalur Trenggalek-Ponorogo mengingat saat ini aspal di dekat lokasi longsoran mulai retak. “Retakan terjadi karena air dari pegunungan itu masuk melalui bawah tanah, sehingga menyebabkan kondisi jalan menjadi labil. Harapannya, dengan membuat saluran air bisa dialihkan,” ujarnya. Sementara itu, salah seorang tim ahli geologi UGM, Farma Diva mengatakan, dari pengamatan awal, sebagian wilayah Trenggalek cukup rawan terjadi tanah longsor, hal ini diakibatkan oleh struktur batuan yang ada, didominasi oleh batuan vulkanik sehingga

BPBD Jember Perpanjang Siaga Darurat Bencana JEMBER (BM) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memperpanjang status siaga darurat bencana menyusul masih terjadinya bencana di daerah itu. Kepala BPBD Kabupaten Jember, Suhanan mengatakan, ketentuan awal siaga darurat bencana ditetapkan sejak 1 Oktober hingga 30 November 2016. Namun, karena bencana yang masih terus terjadi maka besar kemungkinan penetapan siaga darutat bencana diperpanjang. “Siaga darurat kemungkinan akan diperpanjang dan bisa saja sampai Desember 2016 karena kabarnya puncak cuaca ekstrim yang diprediksi masih akan melanda Jember pada akhir tahun hingga awal Januari nanti,” katanya. Menurutnya, puncak curah hujan terjadi pada November 2016 hingga Januari 2017 dengan intensitas yang cukup tinggi dengan kisaran 200-500 milimeter, sehingga hal ini harus diwaspadai oleh semua pihak. “Status ini kemungkinan besar diperpanjang jika melihat cuaca yang terus

FOTO: IST

TERGENANG: Sejumlah kawasan di Jember terendam banjir akibat curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Puncak curah hujan diprediksi terjadi pada November 2016 hingga Januari 2017 dengan kisaran 200-500 milimeter.

memburuk dalam beberapa hari terakhir, bahkan bencana banjir sudah melanda di sejumlah daerah di Jember,” katanya. Selain itu, lanjut dia, pihak BPBD Jember telah melakukan sinergi untuk membuat kegiatan terpadu dengan semua satuan kerja dan instansi yang berkaitan

dengan kebencanaan, sehingga ada “on call” terpadu selama 24 jam. “Bahkan, untuk menjaga kegiatan terpadu itu dilakukan shif dengan harapan bisa memantau dengan cepat laporanlaporan bencana dari masyarakat Jember dan tentunya penanganan terhadap

bencana di Jember juga bisa dilakukan dengan cepat,” tuturnya. Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor. “Ada retakan-retakan tanah labil yang berada di lereng gunung berpotensi terjadi tanah longsor, khusunya beberapa daerah yang berada di sabuk Pegunungan Argopuro dan Gunung Raung seperti Kecamatan Arjasa, Jelbuk, Sumberjambe, Silo, Mayang, Sukorambi, Panti hingga Sumberbaru mendapatkan skala prioritas untuk terus dipantau oleh tim BPBD Jember,” katanya. Menurutnya kawasan hilir juga perlu diwaspadai terjadinya banjir pada puncak curah hujan nanti seperti wilayah selatan di Kecamatan Kencong hingga Tempurejo karena ada tiga daerah aliran sungai (DAS) besar yang terus dipantau yakni DAS Tanggul, Bedadung, dan Mayang yang melintasi daerah tersebut. (nt/udi)

Atraksi 170 Jaran Kencak Meriahkan Harjalu Lumajang ke-761 LUMAJANG (BM) – Sebanyak 170 ekor kuda ditampilkan dalam Festival Jaran Kencak untuk memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-761 tahun. Festival itu digelar di GOR Wira Bhakti Lumajang, Kamis (1/12). Ratusan kuda bersama pawangnya menari-nari di Gor Whira Bhakti. Berbagai aksesoris warna-warni yang dikenakan membuat tampilan kuda-kuda itu semakin menarik. Gerakannya yang atraktif sekaligus lucu membuat penonton terpukau. Kuda-kuda terbaik dan terlatih itu bisa menari, mengangkat kakinya untuk memberikan salam, berjalan sambil berdiri bahkan berputar-putar sambil duduk mengikuti irama tabuhan kenong telok yang merupakan musik tradisional khas Madura.

Diterbitkan oleh: PT. Berita Metro Jl Tunjungan No 86 Surabaya. www.beritametro.co.id Percetakan: PT Citra Cetak Pratama (isi di luar tanggung jawab percetakan)

PERWAKILAN

Aksi Jaran Kencak juga tak hanya dipertontontonkan di Gor. Namun, juga diarak dari Gor menuju Jl HOS Cokroaminoto kemudian ke Jl PB Sudirman, dan Jl Kiai Ilyas. Terakhir, kembali lagi ke Gor. Selain itu, ada empat titik disediakan mini panggung untuk penabuh Jaran Kencak sebagai tempat menunjukkan atraksi. Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag bersama jajaran hadir langsung dalam acara tersebut. Bupati As’at Malik mengharapkan, melalui festival ini bisa menjadi salah satu upaya dalam pelestarian kesenian tradisional. Sehingga bisa terus dimainkan dan dinikmati oleh masyarakat sebagai hiburan rakyat. “Sebagai kesenian asli Lumajang kita harus bangga, dan harus

BM/PRIAMBODO

MEMIKAT: Penampilan Jaran Kencak yang berhasil memikat perhatian masyarakat saat dilangsungkan festival guna memeriahkan Harjalu Kabupaten Lumajang ke-161.

bersama-sama melestarikannya,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lumajang, Indriyanto mengatakan, total kuda dalam

festival ini ada 170 ekor. “Jumlah ini bertambah dari sebelumnya yang diperkirakan ada sekitar 160 ekor,” ujarnya. Dikatakan, kuda-kuda yang dipertunjukkan itu merupakan kuda milik para pelaku seni Ja-

ran Kencak yang ada di seluruh Lumajang dan sudah tergabung dalam Paguyuban Jaran Kencak. Selain dari kelompok-kelompok, juga ada kuda milik perorangan. Dari jumlah itu, berasal dari 15 kecamatan di Lumajang. Seperti dari Kecamatan Klakah, Randuagung dan Ranuyoso. Ia mengatakan, jumlah kuda merata dari 15 kecamatan.. Festival Jaran Kencak ini sudah menjadi agenda tahunan dalam rangka Harjalu yang selalu digelar setiap tahunnya. Kali ini merupakan festival yang ke-5 sejak pertama digelar dari 2011 silam. ”Namun  yang menjadi spesial pada tahun ini adalah untuk pertama kalinya festival digelar sesudah Jaran Kencak diakui kesenian asli dari Lumajang secara nasional,” terangnya. (adv/pri)

rentan ambrol apabila terjadi hujan deras. “Seperti yang kita lihat tadi, banyak batu jenis lempung, nah batu ini apabila terkena air akan licin dan akan mempermudah terjadinya tanah longsor,” katanya. Selain itu, secara geologi kondisi kerawanan tersebut terjadi, karena Kabupaten Trenggalek berada di antara patahan-patahan bumi yang memanjang sampai dengan Pacitan hingga Klaten Jawa Tengah. “Ini tentunya bukan salah dari pak bupati maupun pemerintah pusat, tetapi karena kondisi alam Trenggalek secara geologi seperti itu. Akan tetapi ada faktor lain yang bisa menjadi pemicu lain adalah, tata guna lahan,” imbuhnya. Untuk mengetahui lebih pasti kondisi beberapa titik longsor, pihaknya masih akan melakukan mendalam dalam beberapa pekan kedepan. Pihaknya berharap hasil penelitian dapat membantu pemerintah dalam mencari solusi. (nt/det/udi)

KILAS

FOTO: IST

PERTANIAN ORGANIK: Salah satu lahan yang dijadikan lokasi pengembangan pertanian organik di Desa Wisata Organik, Desa Lombok Kulon, Kabupaten Bondowoso.

Tingkatkan Pendapatan Petani, Pemkab Kembangkan Pertanian Organik BONDOWOSO (BM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mengembangkan sektor pertanian organik guna meningkatkan pendapatan para petani setempat. “Program Bondowoso Pertanian Organik (Botanik) sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2008. Untuk tahun ini, kami telah melakukan studi kelaikan lahan pertanian di Desa Sulek dan Desa Sumbermalang, Kecamatan Wringin,” jelas Plt. Kepala Dinas Pertanian Pemkab Bondowoso, Karna Suswandi, Kamis (1/12). Di dua desa itu, kata dia, ada sekitar 25 hektare lahan pertanian yang diproyeksikan untuk dijadikan pengembangan pertanian organik dan untuk sumber air di kawasan itu sudah mencukupi dan layak. Dijelaskan pula, untuk pengembangan lahan pertanian organi harus dilakukan uji kelaikan lahan yang akan menjadi tempat penanaman tanaman organik oleh tim dari dinas pertanian. “Memang kalau sumber airnya sudah bagus, tetapi sampai saat ini khusus studi kelaikan di dua desa itu kami belum menerima datanya dari tim yang melakukan uji kelaikan. Karena lahan pertanian organik banyak persyaratannya jadi kami masih menunggu dan kami menargetkan di dua desa itu bisa mulai berjalan penanamannnya tahun depan,” katanya. Karnajugamenyebutkan,jumlahlahanpertanianorganik di Bondowoso sampai saat ini saat ini berjumlah 128 hektare lahan bersertifikat organik nasional dan 40 hektare di antaranya masih dalam proses mendapatkan sertifikat organik. “Kalau lahan pertanian yang masih dalam proses mendapatkan sertifikat organik internasional yakni seluas 68,04 hektare dan lahan pertanian bersertifikat organik tersebut tersebar di Desa Lombok Kulon, KecamatanWonosari, dan di Desa Taal, Kecamatan Tapen,” paparnya. (nt/udi)

Direktur: Silvia Balhmar. Pemimpin Perusahaan: M. Mashudi. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Totok Hartana. Wapemred: Noor Ipansyah Iskandar. Dewan Redaksi: AR Balhmar, Djoko Tetuko, Samiadji Makin Rahmat, Yahya A Waber, Tjipto Chandra, Marcella, Hadi Ismanto, M. Nabil. Redaktur: Budi Arie Satriyo, Bambang Andrias, Oki Lukito, Indra Nanang. Wartawan Senior: Rofiq Kurdi Ismail, Aziz Tri. Reporter: Dian Kurniawan, Suluh DP, Andre Septia Hadi, Hasan Nur Rahmad. Fotografer: Soemadji. Pracetak/Artistik/Tata Letak: Luthfi, Firman. Desain Grafis: Khalid “Klied”. Sekretaris Redaksi: Muh. Faizin. Bidang Online: Wahyu Saputro. Eksekutif Marketing: Fahad Balhmar, Khalid H. Perwakilan Daerah: Jakarta: Priyoko Sarjito (Kep. Biro), Marcella, Ferdy Yunisaf. Mojokerto: Prayogi. Sidoarjo: Yahdar Balhmar, Imam Muchlis. Gresik: Asepta Y Permana (Kepala), M Sugeng Pasuruan: H Umar Wirohadi (kabiro), Abdul Kadir Jaelani. Malang: Aji, Kholil, Agus Susanto, Koordinator Sirkulasi/Pemasaran: M. Mashudi. Alamat Redaksi: Jl Tunjungan No 86 Surabaya. Telp. +6231 5318686, 5323414. Fax:+6231 5323415 Redaksi: 081334312300 | Iklan/Langganan: 081216327858 | No Pengaduan: 031 70975270. Email: red_beritametro@yahoo.co.id. Tarif Iklan: Display(fc) Rp. 35.000/MMK (BW) Rp. 25.000/MMK. Sosial Rp. 10.000/MMK, Baris Rp. 15.000 (Minimal 2 Baris).

DALAM MENJALANKAN TUGAS PELIPUTAN, WARTAWAN BERITA METRO DIBEKALI TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.


GRESIK 11

berita metro

www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

LAMONGAN I BOJONEGORO I TUBAN I GRESIK

Luapan Bengawan Solo Tersumbat Proyek Jembatan Sembayat

GRESIK (BM)-Beberapa titik di Kecamatan Balongpanggang dan Bungah, Kabupaten Gresik masih terendam banjir. Banjir di Balongpanggang akibat luapan Kali Lamong, sedangkan di Bungah lantaran luapan Bengawan Solo. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Abu Hasan, mengungkapkan lamanya banjir yang menggenang tidak hanya dipicu debit air yang tinggi, melainkan ada sejumlah penyumbat. Khusus di Kecamatan Bungah, aliran Bengawan Solo juga tersumbat oleh proyek pengerjaan Jembatan Sembayat. Banjir yang menggenang kawasan Bungah Kamis terpantau sekitar 30 cm. “Kalau masalah ini tidak segera diselesaikan bisa-bisa jalur Tuban-Gresik (Pantura, Red) terputus karena berpotensi terjadi peninggian air lagi,” katanya. Sedangjan di Kecamatan Balongpanggang banjir hingga sepinggang orang dewasa sejak Rabu (30/11) malam. Genangan banjir tersebut terimbas proyek normalisasi anak Kali Lamong dari Desa Mojogede. “Tapi sekarang terpantau sudah mulai surut

FOTO BM/GILANG BUDI RAHARJA

BANJIR: Perahu yang melayani warga di Bengawan Solo Desa Sungonlegowo, Bungah, Gresik ramai penumpang saat banjir dan macet di Pantura.

antar 5-10 cm,” kata Abu Hasan, Kamis. Sungai di Desa Mojogede ini, kata dia, tersumbat bongkahan bambu yang berada di bawah jembatan menyebabkan arus air tidak lancar dan muncul genangan. “Kami sudah koordinasikan dengan Muspika dan pelaksana proyek untuk segera mendatangkan backhoe . Nantinya di bawah jembatan ini akan segera dikeruk agar air bisa mengalir

lancar jika Kali Lamong ini kembali meluap,” ujar dia. Berkah Banjir Banjir tak melulu menjadi musibah bagi masyarakat terdampak. Beberapa nelayan yang memeberikan jasa angkutan perahu tambang di Bengawan Solo ‘ketiban durian’. “Lumayan mas akibat banjir dan macet di Jembatan Sembayat dalam sehari bisa dapat

Rp 1 juta dari nyebragin penumpang. Kalau hari biasa dan tidak ada banjir serta macet paling banyak Rp 200 ribu sehari,” kata Muhammad Saiful Amin (35), penyedia jasa angkutan perahu tambang. Jasa penyebrangan perahu tambang yang terletak di Desa Sungonlegowo, Bungah, Gresik akhir-akhir ini memang ramai penumpang lantaran kemacetan parah yang terjadi di Jembatan Sembayat. Sebagian ruas jalan raya Bungah terendam banjir. “Ramainya saat penumpang naik perahu tambang ya setiap pagi pas berangkat kerja, soalnya macet di Jembatan Sembayat. Nanti dari sini, para penumpang yang rata-rata naik motor bisa melanjutkan perjalanan ke arah Mengare, Sembayat, dan Manyar,” terangnya. Guna menaiki perahu tambang ini tiap penumpang membayar tarif yang lumayan murah, hanya Rp 500 untuk 1 orang penumpang dan Rp 2.000 untuk penumpang beserta sepeda motornya. “Satu kali penyeberangan bisa muat 11 sepeda motor beserta penumpangnya dan kalau hanya membawa penumpang saja bisa muat 50an orang,” tambahnya. (gbr/yog/dra)

Komitmen Cegah HIV/AIDS, PG Kampanye di Jalan dan Pelabuhan

FOTO BM/MOCH. SUGENG

KAMPANYE: Karyawan PG membagikan brosur untuk kampanye pencegahan HIV/ AIDS di Jl Tri Dharma.

GRESIK(BM)-Sejumlah karyawan PT Petrokimia Gresik (PG) yang tergabung dalam Tim Peduli HIV/AIDS melakukan kampanye pencegahan HIV/AIDS di Gresik, Kamis (1/12). Manager Humas PG Yusuf Wibisono menyatakan, kampanye ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia pada tanggal 1 Desember. Tema peringatan hari AIDS tahun 2016 ini adalah Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV. “Dalam aksi ini kami membagikan sekitar 250 media sosialisasi pencegahan HIV/IADS yang terdiri atas brosur, buku saku HIV/AIDS dan stiker Petrokimia Peduli HIV/AIDS kepada masyarakat yang melintasi Jalan Tri Dharma, Gresik,” ujar Yusuf Wibisono. Kampanye ini digelar sebagai bentuk

kepedulian terhadap HIV/AIDS dan komitmen perusahaan dalam pencegahan penularan HIV/AIDS di tempat kerja. Kampanye pencegahan HIV/AIDS dilanjutkan di area pelabuhan PG dengan sasaran tenaga kerja di area pelabuhan, transportir dan anak buah kapal yang berada di area pelabuhan. Aksi kampanye pencegahan HIV/AIDS ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para pengguna jalan dan tenaga kerja di area pelabuhan PG. Diharapkan melalui kampanye ini semakin banyak masyarakat yang peduli HIV/AIDS, melakukan pencegahan penularan HIV/AIDS, serta menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). “Selamat Hari AIDS Sedunia. Jauhi virusnya, bukan orangnya,” tutup Yusuf Wibisono. (sgg/yog/dra)

KILAS

FOTO BM/IMAM TAUFIK

SIDANG: Ulin, terdakwa kasus pencabulan siswi SMP setelah menjalani sidang di PN Gresik.

Mahasiswa Disidang, Usai Cabuli Siswi SMP GRESIK (BM)- Sidang perkara cabul yang mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Terdakwa Ulin menjadi pesakitan setelah dirinya menjalin kisah cinta berujung bui Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim I Gede Putu Astawa untuk perkara cabul yang terjadi 28 Mei 2016 lalu, Bermula dari perkenalan antara Ulin Nuha (19) warga Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik dengan seorang siswi SMP saja namanya Bunga (14) warga Panceng, Gresik setahun silam berujung bui. Ulin yang masih berstatus mahasiswa itu, harus mendekam di balik jeruji besi lantaran tersandung perkara cabul. Baru 3 bulan berpacaran, Ulin sudah nekat mengambil kegadisan bunga. Mengetahui kondisi sudah tidak suci lagi, orangtua korbanpun akhirnya membawa kasus ini ke jalur hukum. Berdasarkan keterangan antara Ulin dan Bunga, kasus ini berawal dari pertemanan antara Ulin dengan kakaknya Bunga. Dari situ jalinan cintapun tumbuh lantaran Ulin sering berkunjung ke rumah Bunga. “Terdakwa ini teman akrab dari kakaknya korban,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Seto, Kamis (1/12). “Berdasarkan keterangan korban, terdakwa sempat mengancam agar korban tidak berteriak saat dipaksa berbuat mesum. Kalau sampai berteriak, korban akan dipukul oleh terdakwa,” kata Fajar menirukan ucapan korban. Sidang perkara cabul akhirnya ditutup dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan saksi. Terdakwa dijerat dengan pasal 81 UU no 35 tahun 2014 tentang tindak pidana Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(mam/yog/dra)

PANTURA

berita metro

www.beritametro.co.id

Luapan Air Bengawan Solo Siaga Merah BOJONEGORO(BM) Meluapnya Sungai Bengawan Solo yang terus meluas di beberapa wilayah dan mengakibatkan aktifitas warga menjadi terganggu. Apalagi saat Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan cenderung stabil, maka yang dibutuhkan hanyalah kesabaran untuk menerima berkah dari sang bengawan. Sejak malam kemarin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, telah melakukan penutupan doorlat yang dimulai di kawasan Kelurahan Jetak sampai di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Banjarjo. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD, MZ Budi Mulyono ketika ditemui di kantornya mengatakan bahwa sejak pukul 18.00, BPBD sudah melakukan droping karung- karung pasir dan kayu penutup doorlat di kurang lebih 71 pintu doorlat. Seluruh personil BPBD bersama warga mulai melakukan penutupan doorlat ketika TMA sungai Bengawan Solo di angka 14.90 Peilschal. Lebih jauh MZ Budi Mulyono mengatakan kecenderungan TMA Bengawan Solo stabil dan jika ada peningkatan tidak terlalu signifikan. “Sejak pukul 01.00 dini hari kemarin tinggi air pada angka 14.95 peilschal sampai pukul 05.00 WIB .”Ujarnya. Menurutnya kestabilan air dipengaruhi oleh tiga hal yakni pasang air laut yang terjadi sehingga air sungai tak bisa masuk kelaut. Faktor kedua adalah intensitas hujan lebat yang masih terjadi di beberapa daerah hulu sehingga berdampak pada peningkatan air di sungai bengawan solo. Ditambah lagi intensitas hujan lokal yang terjadi, hujan lokal membuat anak-anak sungai bengawan solo meluap.”Kini ketika bengawan solo dalam kondisi tinggi maka secara otomatis anak- anak sungai mengalami hambatan untuk mengalir,”tambahnya. Dirinya menghimbau warga untuk bersabar dan memastikan keamanan harta benda dan keluarga. Para orang tua dihimbau untuk mengawasi putra putrinya yang tengah bermain

DAERAH TERDAMPAK PADA POSISI SIAGA II

FOTO: BM/SUSWONDO

SIAGA : Meluapnya Sungai Bengawan Solo terus meluas di beberapa wilayah Bojonegoro mengakibatkan aktivitas warga menjadi terganggu. Seperti terlihat seorang warga melintas di daerah banjir.

di daerah genangan. Kerjasama ini mutlak dibutuhkan demi mencegah jatuhnya korban jiwa. Sementara, Kamis (1/12) di sepanjang Kelurahan Jetak sampai Taman Sungai Bengawan Solo, pintu pintu doorlat sudah terpasang, utamanya daerah- daerah yang rendah. Sedangkan untuk ketinggian muka air bengawan solo di TBS di angka 14.96 peilschal pada pukul 06.00 WIB berdasarkan data dari kantor UPT PSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro dan cenderung naik. TMA pukul 07.00 terpantau 14.99 Peilschal. (ndo/dra)

Ribuan Hektare Padi Terendam Banjir BOJONEGORO (BM)Akibat luapan banjir yang melanda sejumlah wilayah, menjadikan tanaman padi seluas 2.067 hektare di sejumlah desa di Kecamatan Baureno dan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, rusak terendam air banjir. Camat Baureno, Bojonegoro Wardoyo, di Bojonegoro, Kamis, menjelaskan tanaman padi di wilayahnya terendam air banjir disebabkan tanggul Kali Ingas di Desa Kadungrejo, jebol sepanjang 15 meter, Kamis sekitar pukul 07.00 WIB. Akibat jebolnya tanggul kali Ingas, maka air merendam tanaman padi seluas 270 hektare di Desa Kadungrejo dan Pucangarum, denPERWAKILAN

gan usia rata-rata 70 hari. “Tanggul Kali Ingas yang jebol sekarang sudah tidak bisa ditangani, sebab arusnya cukup deras,” jelasnya. Sebelumnya, para petani di sejumlah desa sudah meninggikan tanggul Kali Ingas di Desa Kadungrejo, dengan memasang karung yang diisi tanah sejak sepekan terakhir. “Tanggul Kali Ingas tidak mampu menahan air banjir yang terus meninggi bersamaan dengan naiknya air Bengawan Solo,” ujarnya. Disebutkan dampak banjir luapan Bengawan Solo di wilayahnya telah merendam tanaman padi seluas 1.475 hektare dengan usia berkisar 15-70 hari yang

tersebar di 24 desa. Selain merendam tanaman padi, lanjut dia, luapan Bengawan Solo juga telah merendam pemukiman warga di sejumlah desa , dengan ketinggian berkisar 0,50-1 meter. “Tetapi warga yang pemukimannya terendam air banjir masih belum bersedia mengungsi,” katanya. Camat Kanor, Bojonegoro Biyono, menambahkan jebolnya tanggul Kali Ingas mengakibatkan tanaman padi di Desa Kedungprimpen dan Kedungarum, dengan luas sekitar 300 hektare terendam air banjir. “Saat ini tanaman padi seluruhnya di Kecamatan Kanor, yang terendam

air banjir mencapai 592 hektare,” katanya. Ditambahkan warga di wilayahnya yang pemukimannya mulai terendam air banjir, sebagian sudah ada yang mengungsi. Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, menjelaskan genangan luapan Bengawan Solo tidak hanya merendam tanaman padi di sejumlah kecamatan, tetapi juga pemukiman warga. “Kami minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, sebab ketinggian air Bengawan Solo yang sudah masuk siaga merah masih terus naik,”jelasnya. (bor/dra)

KECAMATAN BALEN Desa Sarirejo,Desa Kedungdowo,Desa Sekaran,Desa Kedungbondo,Desa Mulyoagung,Desa Mulyorejo,Desa Pilanggede,Desa Lengkong dan Desa Prambatan, KECAMATAN TRUCUK Desa Kandangan,Desa Sumbangtimun, Desa Guyangan,Desa Trucuk,Desa Mori,Desa Tulungrejo,Desa Padang, Desa Kanten, Desa Banjarsari,Desa Sranak,Desa Sumberjo,dan Desa Pagerwesi. KECAMATAN KAPAS Desa Ngampel, Desa Kalianyar,Desa Bogo, Desa Sambiroto ,Desa Bakalan,dan Desa Tikusan. KECAMATAN DANDER Desa Ngablak dan Ngulanan. Bojonegoro,Desa Semanding,Desa Kalirejo,Desa Mulyoagung,Desa Campurejo,Kelurahan Jetak,Kelurahan Ledokwetan,Desa Kauman,Kelurahan Banjarjo,Kelurahan Ledokkulon, Kelurahan Klangon. KECAMATAN KANOR Desa Piyak, Desa Cang’an,Desa Tejo,Desa Pilang,Desa Prigi, Desa Kabalan,Desa Kanor,Desa Tambahrejo, Desa Semambung,dan Desa Simbatan. KECAMATAN BAURENO Desa Pucangarum,Desa Kadungrejo,Desa Lebaksari,Desa Tanggungan,Desa Kalisari,Desa Kauman, Desa Karangdayu,Desa Pomahan,Desa Gunungsari, Desa Gajah,Desa Tulungagung,Desa Bumiayu,Desa Trojalu,Desa Sembunglor,Desa

Sraturejo,Desa Sumuragung,Desa Tlogoagung,dan Desa Pasinan. KECAMATAN KALITIDU Desa Sukoharjo,Desa Mojosari,Desa Pilangsari,Desa Mayangrejo,Desa Mojo,Desa Leran,Desa Panjunan,Desa Mlaten, Desa Brenggolo,Desa Pungpungan dan Desa Ngringinrejo. KECAMATAN MALO Desa Dukuhlor, Desa Kemiri,Desa Ngujung,Desa Semlaran,Desa Tanggir,Desa Tulungagung,Desa Malo,Desa Trembes, Desa Sudah,Desa Kacangan,Desa Kliteh, Desa Petak dan Desa Rendeng. KECAMATAN PADANGAN DesaTebon, Desa Prangi,Desa Dengok,Desa Kuncen,Desa Nguken, Desa Sidorejo,Desa Banjarejo,Desa Purworejo dan Desa Kebonagung. KECAMATAN PURWOSARI Desa Purwosari; KECAMATAN KASIMAN Desa Betet dan Batokan. KECAMATAN GAYAM Desa Beged, Desa Ngraho,Desa Sudu,Desa Cengungklung,Desa Manukan,Desa Begadon dan Desa Katur. Desa Sumuragung Kecamatan Sumberejo. KECAMATAN NGRAHO Desa Mojorejo dan Sumberarum.

Nilai Pancasila Jadi Dasar Perlindungan HAM BOJONEGORO(BM)-Festival HAM 2016 di Bojonegoro yang bertema “Merayakan Praktik Pancasila di Tingkat Lokal”. Pada hakikatnya untuk memajukan, melindungi dan memenuhi hak asasi manusia dalam mengejawantahkan praktik pancasila. Nilai pancasila yang inklusif menjadi dasar upaya memajukan dan perlindungan HAM yang dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu. Seperti dipaparkan pemateri Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang beranggapan bahwa Pancasila saat ini hanya menjadi tafsir, oleh karena itu perlu menerjemahkannya untuk menjadi undang-undang atau kebijakan yang bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menambahkan bahwa selama ini peraturan daerah seringkali dibuat tanpa melibatkan

warga dan itu harus diubah. “Di Purwakarta kami menyediakan pendidikan yang bersifat Inklusif dan toleran. Ruang ibadah dan guru agama kami sediakan untuk semua agama. Ini merupakan upaya agar Pancasila yang menjadi pedoman HAM tidak hanya menjadi tafsir, namun kebijakan yang bermanfaat” ujar Dedi Mulyadi dalam diskusi “Praktik Pancasila dan Pemerintah Daerah” di gedung baru Pemkab Bojonegoro. Salah satu sila dalam Pancasila adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Selama ini kaum disabilitas banyak belum merasakannya. Chusnunia Chalim, Bupati Lampung Timur berupaya mengubah pola stigma masyarakat pada kaum difabel. Dalam salah satu kebijakan daerahnya ia juga membuat peraturan tentang Se-

kolah yang Inklusif, pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan kaum disabilitas dan disediakan guru bantunya. “Ada Konvensi mengenai hak penyandang disabilitas yang dikeluarkan oleh PBB untuk melindungi kaum disabilitas. Ada jaminan penyediaan akses dalam Perda di beberapa wilayah Gunung Kidul, Bantul, Kulonprogo.” tambah Risnawati Utami dari OHANA, sebuah lembaga yang fokus pada isu perlindungan kaum disabilitas. Halili Hasan dari Setara Instititute mengungkapkan bahwa Toleransi merupakan parameter kesungguhan pemda praktikkan pancasila sebagai filosofi negara dan pandangan hidup bangsa. Relasi mayoritas-minoritas juga harus dibangun dalam memperkuat tersebut. (ndo/dra)

BIRO GRESIK: Asepta Y Permana (Kepala), M Sugeng, Gilang Budi Raharja Sirkulasi & Iklan: Imam Taufik.


www.beritametro.co.id

JUMAT, 2 DESEMBER 2016

Sebulan, Polresta Tangkap 32 Pelaku Judi SIDOARJO (BM) – Polresta Sidoarjo bersama jajarannya berhasil mengamankan sebanyak 32 pelaku perjudian. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi dalam operasi penggerebekan yang dilakukan dalam kurun waktu satu bulan. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Sidoarjo, Kompol Manang Soebakti mengatakan, ke 32 tersangka itu ditangkap dalam operasi penggerebekan di 18 lokasi. “Jumlah ungkap 18 kasus judi, barang bukti Handphone 10 buah, kartu domino 2 buah, kartu remi 4 buah, bolpoint 2 buah, buku catatan togel 7 buah, dalcon beserta bola 1 buah set, dan kartu ATM 1 buah,” ujar Kompol Manang Soebakti. Ditambahkan Kompol Manang Soebakti, pihaknya akan selalu meningkatkan kordinasi dengan polsek jajarannya dalam memberantas penyakit masyarakat itu dengan tujuan agar di dalam lingkungan khususnya masyarakat Sidoarjo tetap tercipta rasa aman dan kondusif. “Para Tersangka kami jerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” katanya. Lebih lanjut dijelaskan, dalam pengungkapan kasus judi itu, Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap 10 kasus judi dengan mengamankan 18 tersangka, barang bukti yang diamankan berupa 4 set kartu domino dan Remi, 6 Bh HP , 1 lembar kertas rekapan dan

DELTA SINGKAT

FOTO: BM/MUCHLIS

TERSANGKA JUDI: Sebanyak 32 tersangka pelaku judi bersama semua barang buktinya ‘dipamerkan’ di halaman Polresta Sidoarjo, Kamis (1/12). Mereka ditangkap dalam operasi yang digelar dalam kurun waktu sebulan.

pulpen, 1 buah buku ATM BCA dan total uang senilai Rp 3.075.000. Sementara Polsek Kota Sidoarjo berhasil mengungkap 1 kasus dan mengamankan 1 tersangka barang bukti berupa rekapan togel dan uang Rp 185.000. Polsek Tanggulangin mengungkap 1 kasus dan mengamankan 1 tersangka barang bukti berupa 1 HP

dan dompet serta uang Rp 280.000. Sedangkan Polsek Taman berhasil mengungkap 1 kasus dengan mengamankan 4 tersangka serta bukti 1 set kartu remi serta uang Rp 500.000. Polsek Krian mengungkap 2 kasus dengan 5 tersangka dan barang bukti 1 set kartu remi, 1 HP dan uang Rp 550.000. Polsek Krembung berhasil men-

gungkap 1 kasus dan mengamankan 1 tersangka dengan barang bukti 1 buah dalkon berikut bolanya serta uang Rp 3.875.000. Polsek Tulangan mengungkap 1 kasus dengan 1 tersangka serta barang bukti 1 HP dan uang Rp 20.000. Polsek Candi 1 kasus dengan 1 tersangka dan barang bukti 1 HP, 1 lembar rekapan togel, uang Rp 25.000. (cls/udi)

Berhasil Dongkrak UMKM, Sidoarjo Raih Natamukti Pranata

SIDOARJO (BM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, International Council for Small Bussines (ICSB), organisasi nirlaba internasional yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), memberikan penghargaan Natamukti Pranata kepada Kab Sidoarjo. Penghargaan itu diberikan lantaran dianggap telah berhasil mendorong keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan menciptakan ekosistemnya dengan sangat baik. Penghargaan Natamukti Pranata diterima langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH dalam acara Indonesia City Award 2016 yang berlangsung di Harris Hotel, Bali, beberapa waktu

laludengan disa disaksikan langsung Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Puspayoga. Bersama Kab Sidoarjo, beberapa daerah lain seperti Surabaya, Malang, Jogjakarta, Bogor, dan Bojonegoro juga mendapatkan penghargaan serupa. Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH mengatakan, penghargaan Natamukti Pranata merupakan bukti bahwa Kabupaten Sidoarjo terus berupaya mendorong terwujudnya roda perekonomian melalui usaha mikro, kecil, dan menengah. “Penghargaan ini terus memicu semangat kami untuk mengembangkan UMKM,” kata Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH yang akrab disapa Cak Nur itu. Dijelaskan pula, pertum-

buhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo terbilang sangat baik di Jawa Timur. Apalagi, Kab Sidoarjo dikenal sebagai kota UMKM Indonesia, penyebutan kota Sidoarjo sebagai kota UMKM Indonesia tidak lepas dari banyaknya UMKM tumbuh hingga ribuan, hal ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sidoarjo secara signifikan. Menurut Cak Nur, mampu menggerakkan sektor ekonomi riil sehingga menggerakkan UMKM menjadi sebuah misi pemerintah agar laju inflasi bisa ditekan sekaligus menaikkan daya ekonomi masyarakat. “Saya sudah sering memberikan petunjuk kepada SKPD terkait agar benar-benar memperhatikan UMKM sebagai tonggak ekonomi masyarakat karena potensinya luar biasa,” ungkapnya.

FOTO: BM/IST

TERIMA PENGHARGAAN: Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH, selesainya menerima Penghargaan Natamukti Pranata di Harris Hotel, Bali, beberapa waktu lalu

Penghargaan Natamukti sendiri dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, Natamukti Satria yang diberikan kepada kota atau kabupaten yang berhasil mempromosikan kearifan lokal dan menciptakan investasi UMKM. Kedua, Natamukti Reswara sebagai

penghargaan yang diberikan kepada kota atau kabupaten yang mendukung daya saing produk UMKM. Ketiga, Natamukti Pranata sebagai penghargaan yang diberikan kepada kota atau kabupaten yang berhasil menciptakan ekosistem UMKM. (hms/udi)

FOTO: BM/MUCHLIS

PENGEDAR GANJA: Tersangka pengedar ganja yang berhasil diamankan anggota Polsek Tulangan

Pengedar Ganja Tulangan Berhasil Dibekuk

SIDOARJO (BM)- MZ alias Sinyo (20), pria lajang asal Desa Kepadangan,Tulangan dijebloskan ke sel tahanan Polsek Tulangan, Kamis (1/12). Saat ditangkap dan dilakukan pengeledahan, dia kedapatan membawa 1 gram ganja dalam bungkus rokok miliknya. Kapolsek Tulangan, AKP Hardyantoro menjelaskan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan sebuah warung kopi di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu sering dilakukan transaksi narkoba. Petugas pun diterjunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi tersebut. “Seorang pemuda dengan inisial MZ saat dilakukan penggeledahan ditembukan membawa ganja seberat 1 gram yang disembunyikan dalam sebungkus rokok pada saku celana kirinya. Tersangka langsung diamankan di Mapolsek Tulanganuntuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Hardyantoro, Kamis (1/12). Ditambahkan Kapolsek Tulangan, proses penangkapan terhadap tersangka sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelumnya, tersangka diikuti oleh anggota. Sesampainya di warkop itu, dia duduk-duduk bersama temanya dan langsung dilakukan penangkapan. ”Barang bukti berupa 1 gram ganja dan 1 unit motor bebek Honda Beat disita sebagai barang bukti,” katanya. Dihadapan penyidik, tersangka MZ mengakui dirinya mengonsumsi narkoba diawali menggunakan pil koplo sejak duduk di bangku kelas III SMA. Setahun kemudian, dia beralih ke ganja. ”Barang haram itu didapatnya dari membeli ke rekannya seharga Rp 50 ribu. Sisa pemakaian,dijual kembali ke temannya yang lain,” tandasnya. (cls/udi)

Gantikan Vino, Joko Sartono Dilantik Jadi Sekda Sidoarjo

SIDOARJO (BM) – Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Joko Sartono, akhirnya ditunjuk Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Joko dilantik di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (1/12). Joko Sartono yang menggantikan Vino Rudy Muntiawan. Vino memasuki masa pensiun tepat 1 Desember 2016 itu, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Nampak hadir pada kesempatan itu, Forum Koordinasi Pimpi-

FOTO: BM/MUCHLIS

UCAPAN SELAMAT: Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, memberi ucapan selamat kepada Joko Sartono selesainya dilantik menjadi sekda menggantikan Vino Rudy Muntiawan, Kamis (1/12).

nan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo serta para pejabat Sidoarjo. Wakil

Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH dan Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo

H. Sullamul Hadi Nurmawan S.Thi, juga ikut hadir. Di awal sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur yang telah membantu pelaksanaan seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo. Ia juga ucapkan selamat atas dilantiknya Djoko Sartono sebagai Sekda Sidoarjo yang baru. Ia berharap, sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Djoko Sartono dapat mengemban tugas dengan

amanah dan penuh rasa tanggung jawab. Bupati juga mengatakan, jabatan sekda adalah jabatan yang sangat strategis. Menueutnya, seorang sekda dituntut mampu berperan sebagai administrator, katalisator serta motivator dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Selain itu, sekda juga mempunyai tugas dan kewajiban membantu bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan seluruh pejabat daerah di lingkungan Pemkab Sidoarjo. (cls/udi)

Pemkab Optimistis Gedung Serbaguna Tuntas 2017

SIDOARJO (BM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo optimistis pembangunan gedung serbaguna yang ada di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo bisa diselesaikan pada 2017 menyusul telah diselesaikannya sebagian pembangunan gedung tersebut. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat dikonfirmasi di Sidorjo, Rabu mengatakan, saat ini pembangunan gedung tersebut sudah mencapai sekitar 50 persen dari total bangunan. “Mungkin pada bulan Juli tahun 2017 mendatang sudah bisa dipergunakan untuk kepentingan warga yang ada di Sidoarjo ini,” katanya saat melakukan inspeksi di lokasi pembangu-

nan gedung serbaguna. Ia mengatakan, gedung serba guna ini menggunakan lahan seluas 4,2 hektar dan lokasinya yang representatif untuk segala macam kegiatan masyarakat Sidoarjo. “Bangunan ini bisa digunakan untuk segala macam kegiatan warga di Sidoarjo, salah satunya bisa digunakan untuk pernikahan dan juga kegiatan-kegiatan yang kain,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo Yudi K mengatakan bangunan ini nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat di Kabu-

paten Sidoarjo. “Untuk lantai satu bisa digunakan sebagai gedung serbaguna, lantai dua digunakan sebagai tempet pertemuan dan lantai tiga bisa digunakan sebagai tribun dan lantai empat untuk ruang kontrol,” katanya. Ia mengatakan, saat ini ma­ sih terdapat sejumlah kekurangan terkait dengan pembangunan gedung tersebut dan da­lam waktu dekat ini akan segera diselesaikan supaya bisa digunakan oleh masyarakat. “Di lokasi tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan pujasera dimana bisa digunakan oleh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lainnya,” katanya. (cls/udi)

FOTO: BM/MUCHLIS

SIDAK PROYEK: Bupati Saiful Ilah saat meninjau lokasi proyek pembangunan gedung serbaguna di Jalan Lingkar Timur.

FOTO: BM/MUCHLIS

TERSANGKA DAN BARANG BUKTI: Dua tersangka pelaku perampasan motor berikut barang buktinya.

Mabuk Miras, Dua Remaja Nekat Rampas Motor SIDOARJO (BM) - Dua remaja putus sekolah, yakni M. Salisil Hisbullah (15), warga Dusun Ngaglik RT 08 RW 03, Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian dan Rian Purnomo (15), warga Dusun Pesanggrahan RT 05 RW 03, Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu Sidoarjo nekat melakukan perampasan sepeda motor. Dua tersangka ini tertangkap oleh Satreskrim Polsek Wonoayu pada Minggu (27/11) setelah melakukan perampasan sepeda motor Honda Beat, milik korban MT (21), warga Prambon Sidoarjo. “Dua remaja tersangka ini melakukan perampasan sepeda motor di jalan diduga terpengaruh setelah menggelar pesta miras,” Kata Kapolsek Wonoayu, AKP Heriyanto, pada wartawan saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (1/12). Kronologis kejadiannya, dua tersangka ini mengendarai sepeda motor Honda C (Ulung) nopol W.2923.ZE, membututi korban ketika dijalan yang sepi. Tersangka menghentikan korban dan meminta sepeda korban dengan paksa menakut-nakuti dengan senjata tajam. Setelah berhasil sepeda motor korban dibawa kabur, kemudian korban melapor ke Polsek Wonoayu. “Setelah mendapat laporan dari korban dalam waktu sebelum 24 jam, kedua tersangka ini di tangkap beserta barang buktinya disebuah warung kopi, tersangka akan dijerat dengan pasal 365 ayat 2 tentangpencurianb dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara,” jelas Kapolsek. (cls/udi)

Berita Metro 2 Desember 2016