Page 1

Jumat, 30 September 2011 2 Dzulqaidah 1432 H/4 Kauw Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

ICW Lapor Korupsi Hutan Kalbar Religi

Modus Kejahatan Kehutanan

Adab Haji dan Umrah (2)

1.

Oleh Hj Yati Aryati 8. Bagi wanita harus ditemani oleh mahramnya. Dalam hal ini sebagian ulama mengharamkan wanita menunaikan ibadah haji tanpa disertai mahramnya, dan ada juga ulama yang berpendapat bahwa hajinya tidak sah tanpa disertai mahram; 9. Memperbanyak sedekah demi mengharapkan

2.

3.

4.

Halaman 7

Peristiwa

Panggung Roboh, Gubernur Tak Joget dan Tak Menyanyi PONTIANAK. Kabag Protokol Biro Humas dan Protokoler Pemprov Kalbar, Drs Numsuan Madsun MT menjelaskan, robohnya panggung di lokasi gubernur ketika melauncing Jalan Kecamatan Lumar, di lapangan sepak bolo Dusun Doyot Kabupaten Bengkayang, Selasa (27/9) lalu

Halaman 7

Bantuan

Sumber : LPS-AIR Kalbar

Pemprov Didesak Bebaskan Lahan Runaway Baru

Halaman 7

Desa Pelapis Prospek Pengekspor Rumput Laut SUKADANA. Modal usaha yang telah diterima dari pemerintah hendaknya dapat dikembangkan. Demikian disampaikan Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid ketika acara penyerahan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, belum lama ini. Di acara yang sama, Ketua TP PKK Kayong Utara, Hj Diah Permata Hildi juga menyerahkan secara simbolis kepada bimbingan kesejahteraan sosial keluarga penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Halaman 7

Sertijab

Putut Gantikan Ibnu

Bandara Supadio Diperketat Dikira Bom, Ternyata Charge HP PONTIANAK. Kekhawatiran terhadap ancaman bom membuat petugas Bandara Supadio Pontianak ekstra hati-hati. Petugas di bagian x-ray cargo dikejutkan paket dus mencurigakan, Kamis (29/9) sekitar pukul 06.15. Tim Gegana diturunkan. Barang yang diduga bom rakitan ini berada dalam sebuah kotak. Diketahui saat pemeriksaan melalui x-ray. Barang tersebut seperti bom karena ada baterai yang dililit kabel di dalamnya, ung-

SUKADANA. Pihak Balai Taman Nasional Gunung Palong (TNGP) tidak melepaskan kawasan konservasi hutan mangrove sepanjang 1,6 Km yang hendak digarap untuk tanggul air asin di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Kita sama sekali tidak ada niat menghambat pembangunan. Sejauh pelaksanaan pembangunan memenuhi prosedur, kita tetap mendukung. Asalkan pelaksanaan sesuai aturan, ujar Frenki

Zamzani, Kabid TU BTNGP saat menghadiri rapat lintas instansi di gedung pertemuan Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kamis (29/9). Rapat dipimpin Camat Sukadana, Agus Suratman SE dihadiri Kabid Sumber Daya Air Dinas PU Kalbar, Hendarsyah, Kabid Pengariran Dinas PU Kayong Utara, ArďŹ d, Ketua Komisi II DPRD Kayong Utara, Ishak ST serta Ketua Tim Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Kalbar, Barata Sibarani.

PONTIANAK. Laju penderita HIV/AIDS di Provinsi Kalbar ini patut mendapat penanganan serius dari pemerintah provinsi hingga ke pemerintah daerah kabupaten/ kota. Provinsi ini berada pada peringkat ke 7 dari 33 provinsi di Indonesia. Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengungkapkan, Kalbar peringkat 7 dari 33 Provinsi di Indonesia. Pemprov Kalbar sendiri dalam menekan lajunya epidemi HIV/AIDS melalui program di seluruh SKPD terkait dengan berbagai pendekatan strategis struktural dan melibatkan peran

Halaman 7

Halaman 7

Selain itu, hadir pula Kapolsek Sukadana, AKP Djaelani, Danramil Sukadana, Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali, Kepala Desa Pampang Harapan, Usman Thalib dan masyarakat lainnya. Dikatakan Zamzani, seluruh kegiatan pembangunan baik pemerintah ataupun swasta tetap harus sesuai aturan. Apalagi, dikatakan dia, setiap proyek yang dilaksanakan tetap berdasarkan kajian. Jadi yang ingin kami tanyakan

Halaman 7

Frenki Zamzani dari TNGP memberikan penjelasan kegiatan pembangunan tanggul air asin yang masuk kawasan konservasi, Kamis (29/9) di gedung pertemuan Desa Sutera, Kecamatan Sukadana. KAMIRILUDDIN

Mengenang Mohammad Ali Anyang, Putra Dayak yang Jadi Pahlawan Nasional (3)

Ali Anyang Tak Gentar Meski Diburu

Injet-injet Semut ICW Lapor Korupsi Hutan Kalbar -- Kerja tim terpadu bagaimana?

Mempawah Rp 2.500,-

dian tim Gegana diturunkan. Paket mencurigakan itu dibawa ke Markas Brimob untuk dilakukan pengecekan. Ternyata isi dus hanya perlengkapan biasa saja antara lain alat tester atau pengukur jam tangan yang dibungkus kotak rokok Marlboro, charge handphone, makanan khas cencalok, ikan teri, dan tiga dadu liong fu, baju kaus putih, udang ebi kering dan ramuan rebusan untuk jamu. Menurut Normal, keamanan

Solusi Cari Areal Alternatif

Halaman 7

Harga Eceran :

kap Normal Sinaga, General Manajer PT. Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak kepada Equator, kemarin. Pada pukul 06.20, security melihat ada barang yang dicurigai bom dan melaporkan hal tersebut. Atas laporan tersebut, kita berkoordinasi dengan Polda Kalbar, katanya. Satu paket barang yang akan dikirim ke Jakarta tersebut segera diamankan. Polda Kalbar dengan sigap memerintahkan petugas KP3U. Kemu-

Kalbar Peringkat Ketujuh HIV/AIDS se-Indonesia

Pihak TNGP-SPORC Pertahankan Areal Tanggul

PONTIANAK. Sales Retail Manager (SAM) PT Pertamina Wilayah Kalbar kini dijabat wajah baru, Putut Andrianto yang sebelumnya pada posisi yang sama sebagai SAM di Ambon. Sedangkan Ibnu Chouldum mendapat tugas baru di Semarang pada posisi yang sama pula. Sertijab akan dilakukan besok (hari ini, red) di kantor Pertamina Kalbar. Pak Ibnu digantikan pak Putut. Dan pak Ibnu bertugas di Semarang juga sebagai Sales Retail Manager, kata, John Haidir, Sales Representative Retail VI Pemasaran PT Pertamina Wilayah Kalbar, dihubungi Equator via seluler, Kamis (29/9) malam.

- Bang Meng

PONTIANAK. Indonesian Corruption Watch (ICW) konsisten mengawal kasus alih fungsi hutan di Kalbar yang telah sempat ditangani Tim Terpadu Anti MaďŹ a Kehutanan. ICW bertindak cepat dengan melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kami tetap akan mendorong kasus alih fungsi hutan ini ke ranah hukum. Para pelakunya tak cukup dijerat menggunakan UU Kehutanan, tetapi juga perlu dijerat dengan UU tindak pidana korupsi dan UU tentang pencucian uang, kata Febridiyansyah, Koordinator ICW di Pontianak, Kamis (29/9). ICW bersama enam NGO (Non Government Organization) dari Kalbar telah mengupas secara mendalam modus kasus

Halaman 7

PONTIANAK. Pembangunan runaway (landasan pacu) baru Bandara Supadio Pontianak tidak hanya terhambat karena persoalan dana. Belum terealisasinya pembebasan lahan seluas 30 hektar oleh pemerintah provinsi juga perlu segera diselesaikan. Ketua Komisi C DPRD Kalbar, H Mulyadi H Yamin, mendesak pemerintah provinsi Kalbar untuk segera melakukan pem

Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid secara simbolis menyerahkan bantuan KUBE di Desa Pelapis Kecmatan Kepulauan Karimata. KAMIRILUDDIN

Pelepasan tanah warga untuk perkebunan dengan prinsip Plasma (bagi lahan). Setiap warga mendapat 2 hektar lahan, namun banyak warga yang tidak mengetahui mana lahan yang menjadi haknya. Dalam land clearing, perusahaan menebang semua kayu yang ada di areal lahannya tanpa melaksanakan kewajiban membayar Iuran Hasil Hutan (IHH). Setelah land clearing, perusahaan menjual kayu tanpa membayar Provisi Sumber Daya Hutan dan Dana Reboisasi (PSDH DR) sehingga merugikan keuangan negara. Untuk mendapatkan Hak Guna Usaha (HGU), perusahaan harus memiliki izin Amdal. Dalam kepengurusan izin tersebut, sering ada kongkalikong antara perusahaan dengan pihak yang menerbitkan izin.

Pemetaan dan riset telah dilakukan. Negara dirugikan sekitar Rp 9,146 triliun dalam kasus alih fungsi hutan bermodus pembukaan areal perkebunan sawit. Desak jerat pelaku dengan tiga aturan.

Pasukan Belanda yang memburu Ali Anyang. Museum Tropen Belanda.

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

Sikap tegas Ali Anyang dan tekadnya yang kuat melawan penjajah telah membakar semangat para pemuda dan warga Kalbar. Sosok pahlawan ini memiliki delapan orang anak. Salah satunya Armin Ali Anyang yang sekarang menjabat Kasdam XII Tanjungpura.

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Sayembara terhadap Ali Ayang tidak membuat dirinya gentar. Bersama personil yang tersisa, Ali Ayang tetap melakukan perlawanan ketat terhadap tentara Belanda. Di berbagai tempat, perlawanan terhadap kependudukan Belanda tetap berlangsung. Dalam pelariannya, Ali Anyang tetap menghimpun kekuatan untuk menumpas kependudukan Belanda di Kalbar. Salah satu bentuk perlawanan yang dilakukan Ali Anyang ditunjukkan dengan peristiwa penyerbuan tangsi Militer Belanda di Sambas. Peristiwa penyerbuan tangsi militer

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Sambas ini terjadi pada 10 Januari 1949. Namun sejak kejadian di Bengkayang, Belanda memang sudah siap siaga. Sejumlah pasukan ditempatkan di berbagai tempat strategis milik pemerintah Belanda, termasuk di tangsi militer Sambas. Penyerbuan ke tangsi militer Belanda di Sambas tidak berlangsung mulus. Belanda yang sejak jauh-jauh hari sudah mempersiapkan senjata dan pasukan tidak mudah untuk dikalahkan oleh Ali Anyang dan pasukannya.

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Halaman 7

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Khutbah Jumat



Aspirasi Warge Kote Pontianak Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

Teror

EQUATORIAL

Harian

Jawa Pos Media Group

M

yang mesti ditunjukkan. Sikap untuk memberi tempat kepada seseorang yang baru datang dalam majelis, apalagi dalam konteks melaksanakan perintah Nabi Muhammad sebagaimana termaktub dalam ayat itu, menunjukkan akhlak yang mulia. Tentu orang bisa berdebat dengan bertanya mengapa yang datang belakangan harus diberi tempat dan mengabaikan yang datang duluan? Inilah yang akan membedakan, manakah orang yang rendah hati dengan orang yang tinggi hati. Orang yang beriman, berilmu tinggi dan rendah hatilah yang akan mendapat k e d u d u kan beberapa derajat lebih tinggi ketimbang yang lain. Melalui ayat ini Allah SWT mengajarkan bahwa dengan akhlak yang mulialah orang

PINDAH ALAMAT Mulai 11 September 2011 Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

ASALAH

Bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah, belum lama ini telah mengusik ketenangan masyarakat. Tindakan antisipasi dilakukan di Kalbar melalui razia ancaman teror dan masuknya barang-barang ilegal via Bandara Supadio. Pada masa lalu, isu keamanan tradisional cukup menonjol, yakni yang berhubungan dengan geopolitik dan geostrategi, khususnya pengaruh kekuatan blok barat dan blok timur. Saat itu, kekhawatiran dunia terutama pada masalah pengembangan kekuatan militer dan senjata strategis serta hegemoni. Isu keamanan pada dekade terakhir makin kompleks dengan meningkatnya aktivitas terorisme, perampokan dan pembajakan, penyelundupan, imigrasi gelap, penangkapan ikan secara ilegal, dan kejahatan lintas negara lainnya. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut makin kompleks, karena dikendalikan oleh aktor-aktor dengan jaringan lintas negara yang sangat rapi, serta memiliki kemampuan teknologi dan dukungan finansial. Menurut Anda?

T

orang yang baru datang dalam suatu majelis, maka laksanakanlah. Berilah tempat duduk bagi pendatang baru itu. Begitu pula jika dikatakan, berdirilah (untuk berpindah tempat), maka berdirilah. Dalam riwayat diceritakan tatkala Nabi Muhammad berada dalam majelis bersama kaum muslimin, maka muncul sahabat lain yang datang terlambat. Karenanya Nabi menyuruh kaum muslimin di majelis itu untuk memberi tempat kepada orang yang baru datang. Mengapa Nabi menyuruh orang itu diberi tempat duduk? Karena sahabat yang baru datang itu adalah pejuang Perang Badar. Para pejuang Badar memang mendapat tempat terhormat dalam Islam karena berkat kegigihan mereka berperang bersama Nabi, maka risalah Islamiyah dapat tetap tegak. Sudah sepatutnya kita menghormat i orang yang berjasa dengan memberinya tempat duduk sepantasnya jika ia datang di suatu majelis. Inilah akhlak mulia

.

Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil. Istilah teroris oleh para ahli kontraterorisme, merujuk kepada para pelaku yang tidak tergabung dalam angkatan bersenjata yang dikenal atau tidak menuruti peraturan angkatan bersenjata tersebut. Aksi terorisme juga mengandung makna bahwa serang-serangan teroris yang dilakukan tidak berperikemanusiaan dan tidak memiliki justifikasi, dan oleh karena itu para pelakunya (teroris) layak mendapatkan pembalasan yang kejam. Akibat makna-makna negatif yang dikandung oleh perkataan teroris dan terorisme , para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain-lain. Tetapi dalam pembenaran di mata terrorism; Makna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang . Padahal Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan agama. Selain oleh pelaku individual, terorisme bisa dilakukan oleh negara atau dikenal dengan terorisme negara (state terorism). Misalnya seperti dikemukakan oleh Noam Chomsky yang menyebut Amerika Serikat ke dalam kategori itu. Persoalan standar ganda selalu mewarnai berbagai penyebutan yang awalnya bermula dari Barat. Seperti ketika Amerika Serikat banyak menyebut teroris terhadap berbagai kelompok di dunia, di sisi lain liputan media menunjukkan fakta bahwa Amerika Serikat melakukan tindakan terorisme yang mengerikan hingga melanggar konvensi yang telah disepakati. Terorisme di dunia bukanlah merupakan hal baru, namun menjadi aktual terutama sejak terjadinya peristiwa World Trade Center (WTC) di New York, Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001, dikenal sebagai September Kelabu , yang memakan 3000 korban. Para teroris mengira bahwa penyerangan yang dilakukan ke World Trade Center merupakan penyerangan terhadap Simbol Amerika . Namun, gedung yang mereka serang tak lain merupakan institusi internasional yang melambangkan kemakmuran ekonomi dunia. Di sana terdapat perwakilan dari berbagai negara, yaitu terdapat 430 perusahaan dari 28 negara. Jadi, sebetulnya mereka tidak saja menyerang Amerika Serikat tapi juga dunia. Kejadian ini merupakan isu global yang memengaruhi kebijakan politik seluruh negara-negara di dunia, sehingga menjadi titik tolak persepsi untuk memerangi Terorisme sebagai musuh internasional. Pembunuhan massal tersebut telah mempersatukan dunia melawan Terorisme Internasional. Terlebih lagi dengan diikuti terjadinya Tragedi Bali, tanggal 12 Oktober 2002 yang merupakan tindakan teror, menimbulkan korban sipil terbesar di dunia, yaitu menewaskan 184 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Perang terhadap Terorisme yang dipimpin oleh Amerika, mula-mula mendapat sambutan dari sekutunya di Eropa. Kegiatan terorisme mempunyai tujuan untuk membuat orang lain merasa ketakutan sehingga dengan demikian dapat menarik perhatian orang, kelompok atau suatu bangsa. Biasanya perbuatan teror digunakan apabila tidak ada jalan lain yang dapat ditempuh untuk melaksanakan kehendaknya. Terorisme digunakan sebagai senjata psikologis untuk menciptakan suasana panik, tidak menentu serta menciptakan ketidak percayaan masyarakat terhadap kemampuan pemerintah dan memaksa masyarakat atau kelompok tertentu untuk mentaati kehendak pelaku teror. Terorisme tidak ditujukan langsung kepada lawan, akan tetapi perbuatan teror justru dilakukan dimana saja dan terhadap siapa saja. Dan yang lebih utama, maksud yang ingin disampaikan oleh pelaku teror adalah agar perbuatan teror tersebut mendapat perhatian yang khusus atau dapat dikatakan lebih sebagai psy-war. Terorisme kian jelas menjadi momok bagi peradaban modern. Sifat tindakan, pelaku, tujuan strategis, motivasi, hasil yang diharapkan serta dicapai, target-target serta metode Terorisme kini semakin luas dan bervariasi. Sehingga semakin jelas bahwa teror bukan merupakan bentuk kejahatan kekerasan destruktif biasa, melainkan sudah merupakan kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan umat manusia. ***

Seringkali dalam mengutip dan memaknai ayat-ayat dalam Alquran kita secara t idak seng aja memengg al pada tempat yang tidak tepat. Sehingga hal itu menimbulkan kekeliruan dalam memahami makna yang ingin dicapai ayat tersebut. Salah satu contoh yang cukup populer adalah ayat 11 Qs. Al Mujaadilah, yang artinya, Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu, Berlapang-lapanglah dalam majlis , maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu, dan apabila dikatakan, Berdirilah kamu , maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Ayat ini biasanya diambil dan dipaparkan pada bagian ujungnya, Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Penggalan ayat ini kemudian dijelaskan secara panjang lebar tentang pentingnya keimanan disinergikan dengan perintah thalabul ilmi (mencari ilmu) jika seseorang ingin ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT dibanding orang lain. Jika penggalan ini kita pahami secara terpisah dari awal ayatnya, memang benar bahwa orang yang beriman itu di mata Allah lebih tinggi derajatnya ketimbang orang yang tidak beriman. Begitu pula orang yang berilmu, cendekiawan misalnya, lebih tinggi derajatnya ketimbang orang yang bo doh, orang yang tidak mempunyai ilmu cukup banyak.

Masalahnya, ternyata banyak orang yang meng aku beriman namun dalam kesehariannya ia juga sering melakukan kemaksiatan. Banyak orang beriman yang melakukan kejahatan besar seperti korupsi miliaran rupiah. Dalam kondisi ini, keimanannya tidak membuatnya lebih tinggi martabatnya ketimbang orang lain. Begitu pula banyak orang yang berilmu tinggi namun tidak cukup memberi manfaat bagi masyarakat lingkungannya. Bahkan banyak sekali orang-orang pandai yang menjadi penipu, menjadi penjahat berbahaya justru karena kepintarannya. Banyak orang berilmu y a n g m e m p u ny a i j a b a t a n tinggi tapi justru menjadi cemoohan masyarakat. Artinya bahwa ternyata sinergi antara keimanan dan ilmu yang tinggi itu tidak serta merta bisa mengangkat derajat seseorang, baik di mata Allah maupun di mata m a n u s i a . Ka l a u d e m i k i a n mungkin ada sesuatu yang salah dalam kita memahami ayat tersebut. Dengan memakai kaidah munaasabah (keterkaitan) dalam memahami ayat-ayat Alquran, maka sesungguhnya keimanan dan keilmuan yang membuat derajat seseorang itu ditinggikan sangat berkaitan dengan akhlak. Orang beriman dan berilmu jika tidak mempunyai akhlak yang baik, maka hanya akan menjadi seperti yang telah dikemukakan di atas, bisa menjadi penjahat yang justru berbahaya bagi masyarakat. Pentingnya akhlak itu dapat dipahami dari konteks keseluruhan ayat sejak awalnya. Di awal ayat tersebut Allah SWT menyerukan kepada kaum Mukminin, apabila diseru agar memberi tempat (kelapangan) bagi

beriman dan berilmu itu akan dit ingg ikan derajatnya. Banyak orang yang beriman dan berilmu tinggi menjadi harum namanya karena akhlaknya yang terpuji, sebaliknya banyak pula orang beriman dan berilmu tinggi yang menjadi cercaan dan marabahaya bagi masyarakat lantaran akhlaknya yang buruk. Jadi ayat ini tidak melulu soal iman dan ilmu, tetapi yang lebih penting lagi adalah soal akhlak. Allahu a lam.

Penulis bekerja di Kanwil Kemenag Kalbar

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

!

ARIA TOUR

Hotel Garuda

.

EQUATORIAL

Oleh :Zainul Arifin

Jl. Pahlawan



Soalnya Bukanlah Sekadar Iman dan Ilmu

Jl. Tanjungpura

. Tol Kapuas I

10.05

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com

.

085750933783 14-9-2011

HP : 0819-5267-5378

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

HP:0819-5267-5378 Assalamualaikum Wr.Wb Pak Wako. Saya mau menanyakan kenapa Walikota masih tutup mata, tenang-tenang saja, tak ada tindakan yang tegas yang diambil sampai saat ini, masalah bengkel (work shop) dan pool tronton yang ada di lingkungan permukiman kami, masyarakat Rt 02/Rw 22 Sei Jawi Luar masih tetap operasional (selalu ribut) mengeluarkan asap-asap knalpot yang tak segar di pagi hari. Belum lagi keributan suara mesin dan lain-lain pada malam hari keluar masuk pool. Kami mohon tolong Pak Wako membuka mata sedikit saja untuk meninjau kembali surat masyarakat yang telah disampaikan ke Wako hari Rabu Tanggal 3 Agustus 2011 sampai hari ini belum ada tindakan lapangan sama sekali. Perlu juga Pak Wako ketahui, sopir-sopir tersebut masih banyak yang belum memiliki SIM B2 Umum untuk gandengan selayaknya aturan pemerintah, sebagai syarat mengoperasikan tronton tersebut. Wassalam. Mustika Yamin, warga Rt 02/Rw 22.

Jumat, 30 September 2011

577868

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

ANGGAPAN

Belum hilang dari ingatan kasus Ambon dan kasus-kasus sebelumnya, kini menjelang akhir September bom bunuh diri meledak di salah satu gereja yang berada di Solo. Kalau dicermati kasus demi kasus, jelas tampaknya umat beragama dibenturkan dengan semua agama oleh kelompok anti agama, dan tidak mustahil yang bersangkutan tergabung dalam organisasi tanpa bentuk berpaham komunis. Sejauh mana kebenarannya memang sulit diungkapkan dan tergantung kemampuan serta kecerdasan aparat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melacaknya secara jujur dan profesional. Ingat G30S/PKI? Sebentar lagi tanggal 30 September. September adalah bulan yang bersejarah bagi kelompok anti agama berpaham komunis. Meskipun di NKRI paham komunis dilarang. Namun dilihat dari cara kerja dan mereka mempunyai sederet nama alias atau nama lain, padahal pemilik nama tersebut satu orang. Maka hampir bisa dipastikan pelaku anak cucu eks PKI yang memiliki dendam tak berkesudahan kepada Pemerintah NKRI, terutama umat beragama. 081352028655 25-9-2011

18.58

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie. Staf Redaksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul Ari¿n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: Al¿ Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

Pontianak

Jumat, 30 September 2011

Pembongkaran Lapak PKL di Jalan Rajawali

PKL Kembali Selera Awal PONTIANAK. Keinginan Pemkot Pontianak membongkar belasan kios di Jalan Rajawali, mencapai titik temu. Tawaran dana tali asih Rp 5 juta yang diberikan Pemkot, akhirnya di terima pedagang. Kesepakatan antara pedagang dan Pemkot sendiri, berlangsung di Balai pertemuan Kantor Sat Pol PP. Pertemuan yang dihadiri para pedagang di Jalan Rajawali, Camat dan Kasi Operasi Satpol PP Kota Pontianak ini juga menyepakati, para pedagang tetap berjualan di lokasi yang akan dilebarkan tersebut. Mirisnya pedagang sudah memiliki kios ini, harus kembali pada selera awal berjualan menggunakan gerobak. PKL diizinkan berjualan, namun hanya menggunakan gerobak dorong. Setelah berjualan gorbak itu di dorong,

dan di bawa pulang, kata Camat Kota Pontianak, Fuji Hartadi, ditemui usai pertemuan, Kamis (29/9). Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.00 menyepakati, PKL akan membongkar sendiri bangunan mereka dan akan diberikan ganti ongkos bongkar. Tiap PKL akan mendapatkan Rp 5 juta. Namun, jika PKL tidak membongkar sendiri, maka Pol PP yang membongkarnya dan PKL yang mempunyai lapak tidak akan dapat ongkos Rp. 5 juta itu tadi. Lebih lanjut Fuji menjelaskan, selain mengizinkan PKL untuk berjualan menggunakan gerobak. Pemkot juga akan memberikan tempat kios di Pasar Cempaka dan Dahlia, namun pengajuan penempatan itu diajukan melalui Disperin-

dagkop. Pasar Cempaka dan Dahlia kita siapkan. Kiosnya banyak yang tersedia. Namun itu leading sektornya Disperindagkop, jadi syaratnya Disprindagkop yang lebih tau. Jadi nanti yang menempatkan tempat berjualan yang basah, dan yang kering itu pihak Disperindagkop, terangnya. Meski pada awal pertemuan sempat terjadi perdebatan antara Pemerintah Kecamatan Kota dan PKL, seperti yang disampaikan seorang PKL, Kusuma, yang menanyakan tempat mereka berjualan nantinya. Jadi kalau dibongkar, macam mane kami nak berjualan ni pak, paparnya. Namun diakhiri pertemuan, dengan kesepakatan PKL dibolehkan berjualan menggunakan gerobak dan yang membongkar sendiri di beri ongkos

Rp. 5 juta, akhirnya para PKL menyetujui pembongkaran tersebut dilakukan. Kalau begitu hasil kesepakatan kami menerima, ucap Kusuma. Sementara Kasi Ops Sat Pol PP, Urai Abu Bakar, SSos menegaskan, pembongkaran tersendiri kita beri deadline sampai hari Selasa (4/10). Jika masih ada yang belum dibongkar, maka Pol PP yang akan bertindak membongkarnya. Kalau tidak dibongkar sendiri, PKL yang rugi, uang ongkos bongkar kios tidak dapat, terus kios diangkut, ungkapnya. Jumlah PKL yang ada di Jalan rajawali saat ini mencapai 11 PKL. Namun kios lebih dari 11. Sebab satu PKL ada yang mempunyai kios sampai 3. Tapi pada intinya sudah banyak yang membongkar sendiri, tukasnya mengakhiri. (ira)

Wujudkan Masyarakat Melek Hukum PONTIANAK. Main hakim sendiri, kekerasan dalam rumah tangga atau perkelahian antara warga, dilatarbelakangi kesalahpahaman dua kelompok hingga memicu kerusuhan, kerapkali terjadi. Mirisnya pemicu masalah, sesuatu sangat sepele. Kisah ini harusnya tidak terjadi, bila masyarakat melek hukum hingga tidak cepat tersulut dan mudah mengambil tindakan. Beranjak dari permasalahan inilah, LSM Al Ikhirat, Kemen HUM dan HAM serta Biro Hukum Provinsi akan menjalin program kerjasama penyuluhan hukum, ungkap Sumardi M Noor, SH, Direktur LSM Al Ikhirat, di dampingi Ketua LPBH Al Ikhirat, Agus Adam P Ritongga SH, MH. Penyuluhan hukum penting diberikan, untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di Kalbar. Sehingga masyara-

kat tidak terjebak dengan isu-isu provokasi yang dapat merusak tatanan kehidupan bermasyarakat. Dampak dari provokasi bagi pelanggaran hukum dari provokasi sosial dan politik sangat besar, yakin Sumardi. Penyuluhan hukum diutarakan Sumardi sangat penting, agar masyarakat dapat menyadari perbuatan apa saja yang dapat merugikan mereka. Terlebih perlindungan hak-hak masyarakat dimata hukum sama dan dilindungi. Sebab persamaan hak setiap warga negara di depan hukum belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat. Beberapa faktor yang cukup signifikan memberi pengaruh terhadap tingkat kesadaran hukum masyarakat tersebut, seperti bervariasinya latar belakang sosial budaya, sosial ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat

yang tentunya berimplikasi juga pada tingkat pemahaman dan ketaatan terhadap satu ketentuan hukum. Fakta juga menunjukkan perkembangan masyarakat berjalan lebih cepat dari pada kelahiran sebuah pro duk hukum. Nah kegiatan yang akan kita gelar ini nanti untuk seyogianya dapat dijadikan sebagai wahana, memperluas pengetahuan dan wawasan masyarakat di bidang hukum. Sehingga terwujudnya partisipasi nyata dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara ini, serta tumbuh kembangkan komunikasi dengan semua pihak, khususnya dengan aparatur pemerintah. Agar setiap perkembangan pembangunan di bidang hukum dapat ikuti untuk selanjutnya diterapkan di masyarakat, tutur Sumardi.

Sambut Baik Pansus Aset

Sumardi M Noor, SH.INDRA NOVA Bukan itu saja, pemahaman masyarakat terhadap hukum juga dapat mendukung keharmonisan yang selama ini terjalin. Karena selama keharmonisan dapat terjaga, perbaikan sosial menuju masyarakat madani yang lebih baik dapat terwujud. Kegiatan ini pernah kita lakukan tanggal 5 Juli 2000. Kegiatan ini nantinya akan berlangsung di setiap Kabupaten, terangnya. (ira)

Gajah Mada Pusat Coffee Street

Suasana malam di Jalan Gajah Mada yang akan dijadikan kawasan coffee street karena sepanjang jalan ini terdapat warung kopi yang cukup menarik sebagai obyek wisata.INDRA NOVA PONTIANAK. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pontianak, Ayuharro, menuturkan Pemkot akan menjadikan sepanjang Jalan Gajahmada sebagai kawasan coffee street. Lokasi ini nantinya akan menjadi ikon, bagi warga Kota Pontianak yang hendak menikmati kopi atau lebih dikenal warung kopi. Pencanangan coffee street sendiri akan dilakukan tanggal 8 Oktober mendatang, ungkapnya, usai rapat koordinasi Panitia Harjad, beberapa hari lalu, di Aula Rumah Jabatan Wakil Walikota

Pontianak. Pencanangan coffee street yang bertepatan dengan Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke 240 ini, diharapkan menjadi lokasi tujuan wisata domestik dan manca negara. Jadi dari manapun juga, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan asing bahwa yang namanya coffee street itu adanya di Jalan Gajah Mada, jelasnya. Ditanya mengenai konsep coffee street, Ayu menuturkan, penerapan dilakukan secara bertahap oleh pemilik warung kopi di sepanjang Jalan Gajah Mada. Namun makanan dan

minuman yang disajikan mulai dari aspek higienitas, penampilan, dan juga aspek pelayanannya harus terjamin. Kalau bisa setiap warung kopi memiliki branding pada gelas yang digunakan untuk menyajikan kopi serta pakaian yang digunakan pelayannya, paparnya. Ayu berkeyakinan konsep coffee street dapat berjalan mulus. Itu terlihat dari antusias pemilik warung kopi yang menghadiri pertemuan, menjelang pencanangan coffee street di Jalan Gajahmada. Mereka

Pertemuan antara Camat, Satpol PP dan pedagang Jalan Rajawali, membahas rencana pembongkaran. DEDY

merasa terbantu dengan publikasi, dan gagasan Pemkot dengan menjadikan kawasan Jalan Gajah Mada sebagai coffee street. Karena berdampak terhadap usaha yang mereka geluti, tutur Ayu. Penataan kawasan coffee street sendiri, dilakukan secara bertahap dengan mengemasnya sebaik mungkin. Agar menarik minat orang untuk menyusuri kawasan tersebut. Kita akan lakukan secara bertahap, dengan mengemas area ini menjadi kawasan yang lebih representatif, tutupnya. (oVa)

PONTIANAK. Keinginan DPRD Kalbar mengatasi persoalan aset melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) disambut baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar. Hal itu sejalan dengan keinginan gubernur untuk penataan aset menjadi lebih baik. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalbar, Christianus Lumano, menegaskan, Gubernur Kalbar pada saat Paripurna Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2010 sudah menyatakan bahwa hasil pemeriksaan BPK tentang permasalahan aset itu juga akan disampaikan ke DPRD. Saya percaya bahwa hasil pemeriksaan BPK itu akan banyak manfaatnya untuk penataan aset pemprov ke depan. Pembentukan Pansus Aset tujuannya pasti untuk kepentingan penataan aset pemprov Kalbar ke arah lebih baik. Dan ini sejalan dengan keinginan gubernur. Saya pikir tidak masalah jika dibentuk, katanya kepada beberapa waktu lalu.Mengenai audit lanjutan aset pemerintah provinsi yang dilakukan BPK RI Perwakilan Kalbar atas permintaan gubernur itu. Lumano menjelaskan audit aset dari BPK itu belum selesai, dan sedang disusun tim BPK. Hasil pemeriksaan BPK itu nantinya akan kita disampaikan jika sudah rampung, katanya. Terpisah, Ketua Fraksi PPP DPRD Kalbar, HM Ali Akbar AS, SH mengatakan, pihaknya menyambut baik sikap Gubernur Kalbar, meminta agar BPK melakukan audit terhadap aset-aset milik Pemerintah Provinsi. Sehingga semua persoalan aset yang selama ini masih terjadi, dan berdampak kepada penilaian BPK atas pengelolaan keuangan daerah bisa terselesaikan. Dia menegaskan, dari awal pihaknya sangat berkeinginan untuk membenahi aset milik pemerintah provinsi yang selama ini proses penataan, pencatatan dan pengelolaan aset belum terlaksana dengan baik. Kita mendukung pembentukan Pansus Aset. Dan diharapkan hasil audit BPK itu

DIJUAL

Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis, Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar) Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas,

Hubungi : 0811 567 613

HM Ali Akbar. JULIANUS RATNO ditembuskan ke DPRD Kalbar. Sehingga semua persoalan aset ini menjadi jelas, kata Ali Akbar.Menurut dia, BPN juga punya nadil untuk menyelesaikan aset pemerintah provinsi itu. Dalam hal ini mengenai aset berupa tanah yang belum bersertifikat. Sehingga status aset tersebut menjadi lebih jelas. Seperti diketahui, hasil audit BPK RI Perwakilan Kalbar ditemukan Rp 1,7 triliun lebih nilai aset yang tak dapat diyakini kewajarannya dari saldo aset tetap Pemprov Kalbar senilai Rp 2,2 triliun lebih berdasarkan laporan yang disajikan per 31 Desember 2010. Mengenai aset yang masih bermasalah tersebut, terdapat aset tetap tanah seluas 872.682,72 meter persegi atau senilai Rp 41,8 miliar yang belum bersertifikat atas nama Pemprov Kalbar. Aset tanah senilai Rp 14,3 miliar tidak diketahui atau dicatat luasnya. Aset tetap peralatan, mesin, kendaraan roda empat dan roda dua senilai Rp 8,8 miliar tidak informatif dan tidak ada nomor polisinya. Ditambah senilai Rp 3,2 miliar dikuasai pihak lain yang tidak berhak. Kemudian, tanah seluas

6.045 m2 di Jalan Khatulistiwa Siantan sertifikat nomor 660 tahun 1983 atas nama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI di atasnya bangunan gudang buku dan rumah makan yang dikerjasamakan pemanfaatannya dengan pihak ketiga. Dan dua bidang tanah lainnya bernilai Rp 841,3 juta lebih pengkajian datanya tidak andal. Selain itu, terdapat 12 bidang tanah dan katanya dikerjasamakan dengan pihak ketiga, tapi datanya sulit ditelusuri dan tidak andal. Aset tanah di Jalan Sedau Singkawang seluas 6.669 m2 dan seluas 3.319 m2 dalam sengketa dengan pihak ketiga. Kemudian, tanah unit TAT di Siantan belum disajikan sebagai aset tetap tanah. Aset tanah seluas 12.826 m2 di Gang Kurnia. Di lokasi ini telah berdiri gedung sekolah Yayasan Pendidikan Rahadi Osman berdasarkan SK Gubernur Nomor 247 tahun 1991 tentang penyerahan pengelolaan eks gedung SPMA Jalan Alianyang Pontianak kepada Yayasan Pendidikan Rahadi Osman, tanpa didukung surat perjanjian. Hal ini berorientasi sengketa. Selanjutnya, aset tanah gudang obat Dinas Kesehatan 405 m2 di Jalan Kartini dikuasai pihak ketiga sebagai tempat tinggal. Di UPPD Kabupaten Mempawah Dispenda Kalbar melakukan pembelian 1 unit kendaraan roda dua sebesar Rp 25.450.000 merupakan uang bantuan dari Pemkab Pontianak yang tidak disetorkan ke kas daerah dan tidak tercatat dalam APBD Pemprov Kalbar. (jul)


4

kalbar raya

Jumat, 30 September 2011

HIV Serang 3151 Warga, AIDS Jangkiti 1539 Orang

HIV/AIDS Bunuh 369 Warga Kalbar

Wagub Kalbar Christiandy sanjawa mengetuk palu, tanda dibukanya Rakor KPA di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, kemarin. DEDY IRAWAN

PONTIANAK. Data yang diperoleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, sampai Juli 2011 pen-

derita HIV di seluruh Kalbar mencapai 3151 orang. Sementara yang sudah terkena virus AIDS

mencapai 1539 orang. Sebanyak 369 orang telah meninggal dunia alias tewas.

Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) kabupat-

en/kota se-Kalbar di balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar. Rakor diikuti Direktur Sosial Budaya Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat kementerian Dalam Negeri. Terus para bupati dan wali kota se Kalbar, sekretaris eksekutif dan pengelolaan program KPA kabupaten/kota, kepala Dinkes Kabupaten/kota. Wakil Gubernur Kalbar, Drs Christiandy Sanjaya dalam membuka acara Rakor tersebut, meminta penanganan dan penanggulangan terhadap HIV/Aids perlu ditingkatkan lagi, sehingga bisa lebih maksimal. Sebab kondisi perluasan penyakit HIV/Aids ini sudah mengkhawatirkan. Tahap penularan HIV/AIDS saat ini sudah berada dalam tahap penyebaran yang terkonsentrasi pada kelompok-kelompok resiko tinggi. Namun untuk saat ini, ada beberapa kasus penularan HIV ditemukan pada masyarakat umum. Dari jumlah data penderita HIV/ AIDS di Dinkes Kalbar tersebut, tidak menutup kemungkinan kasus HIV/AIDS di lapangan jauh

lebih besar. Kalbar saat ini merupakan salah satu provinsi, yang tingkat kerawanan penyebaran HIV/AIDSnya tinggi. Apalagi penularan yang sulit terdeteksi, sehingga jumlah kasus yang dilaporkan jauh dari keadaan yang sebenarnya, ungkap Christiandy. Penyebaran HIV/Aids cukup tinggi karena tingginya mobilitas penduduk di Kalbar ke tempattempat yang insiden HIV/AIDSnya cukup tinggi. Seperti Jakarta, Batam, Bandung dan Surabaya, serta digunakannya pos lintas batas Entikong untuk masuk keluarnya TKI ke Malaysia. Baik penduduk lokal Kalbar maupun dari seluruh Indonesia dapat memengaruhi tingkat penyebaran HIV/AIDS di Kalbar. Di samping itu, pengedaran narkoba dan kasus trafficking di Kalbar cukup tinggi. Hal itu membuat rumitnya permasalahan serta penanggulangan HIV dan Aids, paparnya. Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara KPA, Yuline Marharaeni SSos MSi mengatakan,

tujuan dilakukannya Rakor, yakni menindaklanjuti program penanggulangan HIV/Aids di Kalbar. Agar cakupan pencapaian dalam pelaksanaan program dapat diselaraskan dengan strategi aksi daerah tahun 2010-2014 melalui rencana kerja SKPD terkait bersama KPA kabupaten/kota dan stake holder. Dengan Rakor ini diharapkan terciptanya lingkungan yang kondusif dalam mendukung program penanggulangan HIV/Aids di Kalbar. Terevaluasinya tingkat dukungan program penanggulangan, serta terselenggaranya dengan baik peran dan fungsi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bersama KPA kabupaten/kota, pungkasnya. Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS), sekumpulan gejala dan sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia, akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain. Human Immunodeficiency Virus (HIV), yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. (ira)

Tak Paham Birokrasi, Jangan Asal Bicara PONTIANAK. BKD Kalbar mengingatkan legislator di DPRD Kalbar agar tidak asal bicara. Apalagi kalau tidak memahami betul aturan birokrasi. Statement keras itu menyusul pernyataan anggota DPRD Kalbar, Sy Izhar Asyyuri yang menyayangkan kepergian Sekda Kalbar, M Zeet Assovie mengikuti Diklatpim I. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalbar, Robertus Isdius kepada Equator, Rabu (28/9) menjelaskan, kepergian Sekda mengikuti Diklatpim I sama sekali tidak akan mengganggu pembahasan APBD Kalbar 2012, sebab gubernur telah menunjuk pelaksana harian (Plh). Sedangkan kesempatan Sekda mengikuti Diklatpim I itu sangat mendesak sebagai persyaratan dalam jabatan eselon I sebagai Sekda. Dijelaskannya lagi, Diklat tersebut ditentukan dan dibiayai LAN RI. Sehingga kalau ditunda maka kesempatan itu tidak akan datang dua kali. Sehingga sangat disayangkan kalau ada yang berpendapat menyayangkan kepergian Sekda mengikuti Diklat. Karena orang tersebut (Izhar

Kartun sindiran cara kampanye yang menempel-nempelkan gambar calon di sembarang tempat, sehingga mengganggu pemandangan. REPRO: KANALPEMILU Assyuri, red), sama sekali tidak paham aturan birokrasi yang harus dipenuhi untuk mengemban tugas suatu jabatan dengan mekanisme dan prosedur yang seharusnya, sesal pria yang akrab disapa Robert ini. Menurut dia, birokrasi tidak akan pernah stagnan ataupun berhenti. Walaupun pejabat defenitif berhalangan, karena sudah ada mekanisme baku tentang penunjukkan pejabat sebagai pelaksana harian atau yang mewakili. Semua sudah ada aturan dan mekanismenya,

tegas Robert lagi. Sebelumnya, anggota DPRD Kalbar, Sy Izhar Asyyuri mengungkapkan, pembahasan APBD Kalbar tahun anggaran 2012 segera dibahas pihak eksekutif bersama legislatif terancam disetujui tanpa Sekretaris Daerah (Sekda). Sekda Kalbar saat ini sedang melakukan studi kepemimpinan dengan batas waktu selama tiga bulan. Yang kita takutkan adalah saat pembahasan dan penyetujuan APBB Murni, Sekda selaku ketua anggaran dari eksekutif tidak ada. Sementara banyak sekali ke-

bijakan dalam anggaran yang harus diketahui Sekda sendiri, jelasnya. Menurut Izhar, tugas Sekda sangat diperlukan dalam pembahasan anggaran 2012 mendatang, agar tidak ada kesalahan ataupun ketetapan yang menjadi persoalan, seperti kasus sebelumnya saat pembahasan APBN 2011 lalu. Pembelajaran dalam pembahasan anggaran sebelumnya, sambung legislator PAN ini, merupakan pengalaman yang tidak ingin terulang dan merupakan ujung tombak dalam pembahasan anggaran. Seharusnya pengambilan studi tersebut tidak dilakukan Sekda saat menjelang pembahasan anggaran. Apalagi menjadi tanggungjawab Sekda dalam mengawal pembahasan anggaran. Izhar khawatir keterlambatan pembahasan, apabila tidak benar-benar dikawal oleh Sekda Kalbar. Sekali lagi, kami sangat menyesalkan studi Sekda yang kali ini tidak tepat. Karena pembahasan anggaran juga merupakan kewajiban Sekda dalam mengawal dan menyetujui, tegas legislator pemilihan Kabupaten Pontianak-Kubu Raya tersebut. (jul)

Skala Prioritas Atasi Keuangan Daerah PONTIANAK. Pemerintah Pusat memiliki kebijakan kepada seluruh penyelenggara pemerintah untuk mengatasi persoalan keuangan daerah dengan skala prioritas. Hal tersebut disampaikan Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Kartius SH MSi, saat membuka acara Pembukaan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Umum di wilayah Kalbar, Kamis (29/9) di Hotel Kapuas Palace. Kegiatan rapat yang diadakan

ini dalam rangka menindaklanjuti pelaksanaan program penguatan penyelenggaraan pemerintahan Umum. Tentunya yang merupakan satu rangkaian dengan penyelenggaraan tugas dan wewenang Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi, jelasnya. Lebih lanjut, Kartiyus menjelaskan, penyelenggaraan tugas dan wewenang Gubernur sebagai wakil pemerintah di wilayah provinsi telah diterangkan dalam aturan.

Sebagaimana telah diatur dalam peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2010 (PP 19/2010) junto PP 23/2011 tentang tata cara pelaksanaan tugas dan wewenang serta kedudukan keuangan gubernur sebagai wakil pemerintah di wilayah provinsi. Berdasarkan Juklak (petunjuk pelaksanaan, red) yang ada tersebut, kegiatan rapat dilaksanakan dalam rangka mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan umum di

wilayah provinsi, khususnya Kalimantan Barat. Dengan skala prioritas akan dikoordinasikan meliputi koordinasi wilayah administrasi perbatasan, Koordinasi kawasan dan pertahanan, koordinasi pencegahan dan penanggulangan bencana, serta kerjasama daerah, terangnya. Selain itu, koordinasi Polisi Pamong Praja dan perlindungan masyarakat serta penegakan peraturan perundang-undangan. (ira)

Anggota Polres Sekadau menggendong salah seorang anggota Saka Bhayangkara yang nyaris pingsan saat mengikuti Apel Besar Masyarakat Pencinta Tertib Lalulintas di halaman upacara Mapolres Sekadau, kemarin (29/9). ABDU SYUKRI

Upacara Masyarakat Pencinta Tertib Lalulintas

Dua Anggota Saka Nyaris Pingsan SEKADAU. Apel Besar yang dilaksanakan di halaman upacara Mapolres Sekadau, kemarin diwarnai insiden kecil. Dua anggota Saka Bhayangkara yang ikut apel nyaris pingsan, hingga harus dipapah keluar lapangan upacara. Kejadian yang menimpa anggota saka tersebut diduga karena keduanya kelelahan. Terlebih saat upacara berlangsung, udara terasa panas dan Kota Sekadau juga sudah cukup lama tidak diguyur hujan. Beruntung petugas kepolisian di Mapolres Sekadau cekatan melakukan penanganan. Setelah istirahat sejenak, kondisi fisik kedua anggota pramuka itu berangsur-angsur membaik. Apel Besar Masyarakat Pencinta Tertib Lalulintas itu dimulai sekitar pukul 09.30. Apel dipimpin Waka Polres Sekadau, Kompol Aries SSos SIk. Sejumlah petinggi dijajaran Polres Sekadau juga terlihat ikut dalam upacara tersebut.

Dalam amanat tertulisnya, Aries mengungkapkan, Polri bersama-sama dengan instansi terkait lainnya telah menyusun rencana umum nasional keselaatan untuk mendukung pelaksanaan program decade aksi keselamatan (2011-2020). Rencana itu bertujuan untuk mewujudkan dan memilihara keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas, menurunkan tingkat fatalitas korban, membangun budaya tertib lalu lintas, serta meningkatkan pelayanan kepada pubik. Hal ini juga sejalan dengan amanah undang-undang nomor 22 tahun 2009 (UU 22/2009) tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bertujuan untuk mewujudkan keselamatan berlalulintas di jalan, tutur Aries. Terwujudnya tujuan ini, kata Aries, menuntut peranan dan tanggunjawab semua pemangku kepentingan. Dalam kaitan ini, Polri melalui Polantas harus menempakan diri sebagai salah

satu unsur penting dalam rangka melaksanakan dekade aksi keselamatan berlalu lintas, katanya. Menurut Aries, Polri telah berupaya menjabarkan dan mengimplementasikan rencana umum keselamatan nasional. Upaya yang dimaksud adalah peningkatan budaya berlalu lintas melalui penyusunan dan pelaksanaan rencana pembangunan Indonesia Safety Driving Center (ISDC) . Selain itu, Polri telah juga memanfaatkan perkembangan teknologi untuk melaksanakan amanah lain UU 22 Tahun 2009, yaitu pembangunan NTMC di tingkat Mabes, serta RTMC dan DTMC di tingkat wilayah atau daerah, tukas Aries. Kegiatan Apel Besar Masyarakat Pencinta Tertib Lalulintas tersebut juga diikuti perwakilan komunitas sepeda motor yang ada di Sekadau. Komunitas motor ini menyampaikan dan menandatangani ikrar cinta tertib lalu lintas . (bdu)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

* Syarat dan Ketentuan Berlaku Innovation for Tomorrow

Tenor

Bunga

5,1

5

Tahun

Angsuran Cuma

3 Jt-an

Dp 10 %

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin) Telp. (0561) 743999

( FREE Angsuran 1 Bln)

Hubungi :



Kardiansyah 081257282270 085654400673

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “ “DAHSYAT DAHSYAT” ” Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

TV, Mesin Cuci, AC, Kulkas, dll

JUAL SOUND WALET

Gran Max Pick up

Hubungi: SUN

0561-7505158

MURA

280 jt

Xenia

Cashback s/d

25 jt

194 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381 / 085252465555

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

DP mulai 10%

DP mulai 10 %

SUI JIN

YM/email: sunhanpnk@yahoo.com

ARIS TAXI Pontianak - Sanggau

Xenia VVT-i

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau Pontianak Kantor Cabang : Kantor Pusat : Jl. Ahmad Yani No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Obat Telat Bulan

ce

D PH FORD FIESTA

LUXIO

Rp. 950.000,-

Undangan & Souvenir tak

RANGER RAS CABIN

-XWDDQ

BERG

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

Proses Mudah dan Cepat

'3

SI

ARAN

THERAPY IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

*

%

Innovation for Tomorrow

Menerima Service Panggilan

Khusus menjual : Daihatsu Daihatsu Sebar Sebar Hadiah Hadiah Terbesar! Terbesar!

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Office : 0561-721229

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac

Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp : (0561) 773672 HP : 0811563377

Anda telat ??? Produk Import baru 486 pil. untuk telat bulan 5- 7 jam di jamin lancar. Aman & Bergaransi sampai tuntas Hubungi : Apotik Sinar Darma Jl. Ampera 88 B Surabaya ( Pasar Wonokromo)

Hp 08125095088

Referensi Promosi Dunia Usaha TERPERCAYA Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5 jendela usah a

Info

Selular

Google-Samsung Siap Rilis Nexus

Nexus Prime diperkirakan akan menjadi perangkat pertama dengan Android Ice Cream Sandwich. Bila Apple dikabarkan siap merilis iPhone terbarunya pekan depan. Seperti tak ingin kalah dengan pesaingnya itu, Samsung dan Google pun siap meluncurkan smartphone terbarunya: Nexus Prime. Seperti dikutip dari laman TechCrunch, Samsung sudah menyebar undangan acara Samsung/Google yang

akan diadakan 11 Oktober mendatang di San Diego, Amerika Serikat. Topik acara memang tak tertulis dalam undangan, tapi undangan itu menulis: apa yang baru dari Android. Rumor yang beredar selama beberapa bulan terakhir seperti ditulis laman vivanews, Nexus Prime akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi Android terbaru, Ice Cream Sandwich. Android terbaru ini akan memadukan kemampuan yang telah dimiliki Gingerbread dan Honeycomb. Nexus Prime diperkirakan akan memiliki spesifikasi yang dilengkapi prosesor Texas Instrument OMAP dualcore 1,5GHz. Seri Nexus terbaru ini akan memiliki kemampuan digunakan di jaringan 4G. Untuk tampilan, Nexus Prime disebut akan memiliki layar touchscreen berukuran 4,5 atau 4,65 inch. Sedangkan laman TechRadar menyebut, layar akan menggunakan Super AMOLED dengan resolusi HD 1280x720. TechRadar juga menyebut, Nexus Prime diperkirakan akan dibanderol dengan harga yang sama dengan Samsung Galaxy S II atau Nexus S. Dengan rilis yang hampir bersamaan dengan iPhone 5, tampaknya Google dan Samsung akan semakin memanaskan persaingannya dengan Apple. Menarik ditunggu respon pasar terhadap kemunculan iPhone 5 dan Nexus Prime. (vt)

Icip-icip Bubur Daging Jamur

Usaha Bioskop Mini, Rezeki Maksimal Usaha bioskop mini saat ini menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Di tengah gonjang-ganjing permasalahan film impor yang akan dicabut dari seluruh bioskop Indonesia, maka menangkap peluang usaha ini sangat tepat dan jitu. Lalu bagaimana memulainya? Gambaran dalam tulisan ini hanya sekadar ide awal, dan dapat Anda kembangkan lebih jauh. Seperti dikutip dari laman niatusaha, untuk memulai usaha ini Anda harus menentukan daerah/lokasi untuk usaha bioskop mini. Daerah kompleks mahasiswa ataupun apartemen merupakan peluang usaha terbaik dalam hal ini. Pastikan film yang akan Anda putar adalah asli dan bukan bajakan. Lalu dari mana mendapatkannya? Anda bisa membelinya ataupun rental live streaming via internet (HD Movie) Untuk Streaming HD Movie, diperlukan beberapa peralatan, Apple TV, LCD TV, dan koneksi Internet. Apple TV sebagai alat untuk koneksi ke internet dan bisa dipilih serta untuk memutar film, lalu dikoneksikan ke LCD TV. Sewalah koneksi internet yang mumpuni untuk melakukan streaming ini. 4-6 Mbps sudah mencukupi. Dan biaya sewa HD movie kisaran $4-$5 dalam 24 jam di I Tunes Store. Anda bisa browsing semua HD movie di iTunes Store dan menyewanya. Kalkulasi biaya diperkirakan, untuk membeli Apple TV lebih kurang Rp 1.900.000, LCD TV 32 Inch sekitar Rp 4-6 jutaan. Dan biaya koneksi internet untuk 4-6 Mbps bervariasi antara Rp 1-1,7 juta (bisa berubah ubah tergantung ISP). Anda harus membuat nyaman suasana dan paket harga.

Misalnya, untuk 10 orang adalah Rp 90.000 (sewa film Rp 40.000 untuk 24 jam) dan dengan satu kali sewa kadang film bisa ditonton beberapa rombongan. Jadi bisa untung lebih. Asyiknya lagi, para penonton bisa memilih banyak list HD movie yang ada, bisa mereka memilih atau Anda tentukan jadwal. Terserah Anda. Pada prinsipnya ini adalah peluang usaha, tinggal bagaimana kita menyikapi peluang usaha ini.

Peluang usaha yang satu ini bisa dilakukan siapa saja, yang penting setidaknya bisa dan pernah mengakses internet. Bagaimana jika belum bisa? Yah, harus belajar dong. Anda bisa menemukan banyak situs afiliasi, maupun situs jual beli yang bisa Anda manfaatkan. Bahkan, Anda bisa menjadi broker online dan ini merupakan peluang usaha modal minim hasil maksimal. Untuk peluang usaha afiliasi, Anda bisa menemukan banyak

website yang menawarkan sharing profit yang lumayan besar seperti Amazon. Dan untuk peluang usaha menjadi broker online ini, Anda perlu bermain dan mencari informasi di website perdagangan, bisa lokal maupun non lokal. Untuk lokal Anda bisa lihat di indonetwork, dan untuk non lokal bisa Anda kunjungi alibaba.com sebuah situs perdagangan terbesar di dunia. Dua peluang usaha tersebut bisa Anda manfaatkan. Caran-

ya, di situs itu ada penjual dan pembeli. Tentu saja pembeli membutuhkan barang dan penjual menjual barang, dan tidak semua penjual dan pembeli bisa ketemu. Ini saatnya memanfaatkan peluang usaha ini, Anda bisa mengontak pembeli maupun penjual dengan barang yang sama-sama mereka cari dan akan jual. Cukup mudah bukan? sudah banyak yang melakukannya. Selamat mencoba, semoga berhasil!. (nu)

Bioskop Mini Sekaligus Rental Film kat berupa jasa penyewaan VCD/DVD original beserta tempat. Dengan adanya sistem sewa perhari memberikan keuntungan kepada konsumen untuk menikmati film dengan menyesuaikan anggaran mereka, di samping itu mengurangi resiko keterlambatan pengembalian oleh konsumen ke BiNiQu. BiNiQu akan selalu menyediakan koleksi film-film terbaru untuk konsumennya, sehingga konsumen atau pecinta film tidak merasa ketinggalan dengan film-film baru yang telah rilis.

Jasa hiburan tak pernah terlanda krisis. Karena itu mendirikan bioskop mini sekaligus rental film seperti yang dilakukan Rental BiNiQu patut ditiru. BiNiQu merupakan singkatan dari Bioskop Mini Qu. Usaha ini seperti dikutip dari laman majalahwk, selain menyewakan gedung bioskop mini, juga menyewakan VCD/ DVD original. Dengan menempati sebuah ruko yang berada di pusat Kota Purwodadi, maka BiNiQu memiliki peluang untuk terus berkembang. BiNiQu memberikan penawaran kepada masyara-

Tips usaha Adonan daging yang manis gurih ini makin enak disantap dengan bubur yang gurih. Sajikan hangat dengan telur rebus atau dadar agar makin enak rasanya. Rasa keju yang gurih pasti disukainya. Hmmm, pas banget deh kalau disajikan untuk sarapan. Bahan : 200 gram beras pulen, cuci, tiriskan 750 ml air 1 lembar daun salam 1 sendok teh garam 3 sendok makan susu Membuat daging tumis: 1 sendok makan minyak sayur 1 siung bawang putih, cincang halus 2 butir bawang merah, cincang halus 5 buah jamur merang, potong kecil 150 gram daging sapi cincang 2 sendok makan saus tiram 1 sendok makan kecap manis ½ sendok teh merica bubuk 1 sendok teh garam Pelengkap: 2 butir telur ayam rebus, kupas, potong-potong Cara Mengolah : 1. Rebus beras bersama air, daun salam, dan garam hingga beras lunak dan kental. 2. Angkat. Selagi panas, tambahkan susu, aduk rata. 3. Daging tumis: tumis bawang putih dan bawang merah hingga layu. 4. Masukkan jamur, aduk hingga layu. 5. Masukkan bumbu, aduk hingga daging matang. Angkat. 6. Taruh bubur dalam mangkuk saji. 7. Beri daging tumis dan sajikan dengan pelengkapnya. Tips: - Agar tidak berminyak, gunakan daging cincang dengan sedikit lemak, masak hingga semuanya matang dan agak kering. (sahabatnestle)

Jumat, 30 September 2011

Memulai sebuah usaha, besar atau kecil memang gampang-gampang susah. Apalagi bila belum pernah atau belum berpengalaman dalam bisnis. Sehingga tidak jarang ada

yang tidak jadi memulai usaha gara-gara terlalu banyak berpikir ini itu. Namun Arifin Nova memberikan tips dalam seperti dikutip dari laman bi.konblog,

Dengan biaya sewa perhari mulai Rp1500-3500, maka tidak sulit bagi BiNiQu memasuki pasar remaja atau pelajar, baik SMP, SMA maupun perguruan tinggi serta tidak menutup kemungkinan masuknya pasar masyarakat umum. Karena itu, usaha ini akan dikembangkan dengan investasi sebesar Rp 110juta, dengan perkiraan omzet perbulan mencapai sebesar Rp 10,125 juta. Usaha ini diperkirakan akan BEP pada bulan ke-20. Jika lokasinya strategis, tentu BEP lebih cepat dari yang diproyeksikan. (mjw)

Cara Mudah Memulai Bisnis

yang diberi judul 10 Cara Mudah Mulai Usaha. 1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bun-

ga, bengkel, dan catering. 2. Terdesak kebutuhan, seperti PHK, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran dan lain-

lain. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin. 3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut MLM. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses. 4. Inspirasi dari koran, TV, internet, obrolan teman kantor, rumpi-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat Wow, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda. 5. Melanjutkan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan tangan dingin anda bisnis jadi lebih berkembang. 6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis dan lain-lain, lalu membuka toko kelontong, counter voucher HP, refil aqua, dan usaha konsultan. 7. Lihat peluang di tempat kerja, usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental PS, cleaning service, dan lain-lain. 8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar. 9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon, elektronika dan salon. 10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa. (bk)


sosialita

6

Jumat, 30 September 2011

Deklarasi dan Pelantikan DPD Nasional Demokrat Bengkayang

Gidot: Pemda Bengkayang Siap Dikritik BENGKAYANG. Di Cafe Crown Jalan Sanggau Ledo merupakan tempat bersejarah para DPD Nasional Demokrat Bengkayang, karena disitulah tempat deklarasi dan pelantikan pengurusnya oleh DPW Nasional demokrat Kalbar dan dihadiri Bupati Bengkayang. Suryadman Gidot SPd, Bupati Bengkayang mengatakan, dalam aturan perundang-undangan tidak ada yang mengatur suatu Pelantikan pengurus dan anggota Ormas Nasional Demokrat Kabupaten Bengkayang. organisasi kemasyarakatan terlarang. Apabila ormas Nasional Demokrat merupakan organisasi terlarang, saya pasti tidak ahdir di sini. DPD Nasional Demokrat Bengkayang harus bersinergi dengan Pemda Bumi Sebalo untuk kepentingan seluruh masyarakat kabupaten ini. Kita menginginkan perubahan di negeri ini. Pemda Bengkayang siap dikritik oleh warga asalkan kritikan dibarengi solusi jangan asal kritik dan krtik saja, harap Gidot, di Cafe Crown saat deklarasi dan Pelantikan DPD Nasional Demokrat Pembacaan deklarasi Ormas Nasional Demokrat Gidot disambut meriah oleh simpatisan Ormas Bengkayang di Jalan SangKabupaten Bengkayang. Nasional Demokrat. gau Ledo, Rabu (29/9).

Ketua Umum DPW Nasional Demokrat Syarief Abdullah Alkadrie menerangkan, Nasional Demokrat bukan partai politik tetapi merupakan suatu organisasi kemasyarakatan. Selama ini masyarakat ada yang mempunyai tanggapan bahwa ormas ini merupakan partai. Orang-orang tersebut iri dan dengki dnegan nama besar Nasional Demokrat sehingga berpikiran ormas ini parpol. Partai Nasdem di dirikan oleh anggota dan inisiator ormas Nasional Demokrat, tegas Syarief kepada Equator Syarief menjelaskan, orang-orang yang dimaksud ialah yang saat ini tidak menginginkan perubahan di Indonesia sehingga berpikiran sempit dan apabila ormas ini berkembang, kenikmatan yang di dapatnya selama ini akan terganggu. Mereka tidak menginginkan perubahan ini terjadi. Suryadman Gidot, karena secara lembaga ia sebagai Bupati Bengkayang maka ia datang kesini walaupun secara individual merupakan Ketua Umum DPD Partai De-

mokrat Kalbar. Gidot salah satu pejabat yang ingin ada perubahan di Bumi Sebalo. Ketua Umum DPD Nasional Demokrat Kabupaten Bengkayang, Ir Martinus Khiu mengungkapkan, ia tidak pantas dan layak duduk di posisi saat ini karena masih banyak orang-orang atau kader-kader yang lain layak menjadi Ketua Umum. Awalnya saya tidak tertarik dengan Nasional Demokrat, sejarah saya cinta dan mau bergabung dnegan ormas ini saat saya lagi nongkrong di warung kopi di Pontianak. Waktu itu ada anak kecil dengan hafalnya menyanyikan lagu mars Nasional demokrat. Setelah itu, saya pun langsung menghubungi Ketua DPW Nasional Demokrat Kalbar dan masuk menjadi anggota, cerita Khiu, kemarin. Khiu mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, DPW Kalbar, DPD Singkawang, dan masyarakat Bumi Sebalo serta teman-teman yang telah hadir dalam kegiatan ini. Antusiasnya warga datang ke acara ini meru-

pakan mereka ingin ada perubahan di kabupaten ini. Lanjutnya, apabila masyarakat ingin menjadi anggota bis datang langsung kepada pengurus ataus ecara online di internet. Kelebihan ormas ini juga ada pada Kartu anggota. Di dalam kartu anggota ada asuransi jiwa dan kecelakaan. Singkawang kemarin telah berhasil diklaim dan dananya telah ditransfer kepada anggota. Tentunya melalui DPD baru kita menjembatani ke DPW dan DPP. Kehadiran ormas ini tentunya untuk melakukan perubahan yang ada di Kabupaten Bengkayang, dan membantu Bupati Bengkayang untuk membangun Bumi Sebalo lebih maju dari kabupaten lain yang ada di Kalbar. Kritikan itu perlu, apalagi kritikan yang bersifat untuk membangun. Dari pantauan awak koran ini di lapangan, tampak hadir Bupati dan wakil Bupati Bengkayang, DPW Kalbar dan DPD Singkawang Nasional Demokrat. Kegiatan berlangsung sukses dan tidak ada hambatan. (cah)

Buat Soal Agar Pelajar Tidak Kaget Dan Terbiasa PONTIANAK. Dinas Pendidikan Kalimantan Barat melaksanakan program penyusunan kisi-kisi evaluasi berkelanjutan jenjang SD, SMP, SMP, SMK yang digelar sebelumnya pada tanggal 19 September 2011, kegiatan ini sudah dirancang sebelumnya. Kemudian mereka melanjutkan dengan membuat soal-soal mata pelajaran berstandar nasional bagi jenjang pendidikan sekolah dasar yang digelar di Hotel Merpati. Kegiatan yang dimulai dari tanggal 26 September 2011 ini pun bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi anak Kalbar dan juga untuk peningkatan kualitas Ujian Nasional, agar mereka terbiasa dengan soal-soal yang dibuat sebelumnya supaya mereka tidak kaget dan soal yang telah dibuat bisa berkelanjutan dipakai terus kedepannya.

Program ini sebenarnya sudah lama ingin dilaksanakan, tetapi karena ada kendala yang selalu membuat program ini terhambat untuk dilaksanakan. Dari tahun 2009 program ini ingin dilaksanakan, tapi banyak hal yang menunda program ini, ungkap Sunyata Sp, MM. Msi selaku Kabid TK, SD, dan PLB Dinas Pendidikan Kalbar, kepada Equator, Rabu (28/9). Acara yang dihadiri sekitar 50 lebih guru senior setiap daerah Kalbar ini pun berlangsung tertib dan mereka langsung membuat soal-soal setiap mata pelajaran. Untuk pembuatan soal setiap mata pelajaran pun diambil hanya dari dua guru setiap daerah Kabupaten/Kota. Jelasnya, program ini sesungguhnya untuk pemerataan kualitas pendidikan anak yang berstandar nasional untuk di

setiap Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar, untuk itu pun dilakukan lah penyusunan soal-soal yang dibuat langsung oleh guru-guru senior dari setiap Kabupaten/Kota yang mempunyai kompetensi dalam membuat soal untuk ulangan. Yang mereka buat adalah soal-soal mata pelajaran sepert MTK, Bahasa Indonesia,IPA dan yang lainnya yang diujikan dalam ujian nasional, ujarnya. Dilanjutkan oleh Sunyata, program ini juga diperuntukan bagi pemerataan kualitas disemua daerah Kalbar, tidak adanya perbedaan kualitas pendidikan terhadap anak disetiap daerah. selama inikan guru di Kabupaten/kota membuat soal sendiri, tentunya masing-masing berbeda, Pungkasnya Dinas pendidikan provinsi juga tidak menampik akan adan-

ya faktor penunjang yang harus diwaspadai bagi setiap daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan anak Kalbar. Salah satu contohnya yaitu faktor lingkungan, orang tua, sarana pembelajaran dan lainnya yang memang berpengaruh bagi peningkatan mutu pendidikan anak. Untuk hal itu juga kita sudah melakukan yang terbaik, ada bagian-bagian yang mengurus itu semua, tambah Sunyata. Untuk selanjutnya pun dari pembuatan soal-soal yang dilakukan oleh guru-guru senior dari setiap daerah ini pun hasilnya nanti akan dibukukan dan dijadikan soal berstandar nasional untuk dipakai kedepannya. Untuk itu pun diharapkan kegiatan yang dilaksanakan kali ini dapat berjalan dengan sukses, dan semoga apa yang telah dibuat nanti dapat terlaksana segera mungkin.(Pik)

Pentingnya Keberadaan Arpusda

Jipridin: Perpustakaan Harus Jadi Prioritas Pemerintah KUBU RAYA. Pentingnya keberadaan bidang Kearsipan Perpustakaan Daerah (Arpusda) di badan pemerintahan, dengan ini diaturan dalam UU nomor 43 tahun 2007 tentang kepustakaan dan UU nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan. Maka dengan ini pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjadikan kantor Arpusda sebagai urusan wajib. Arpusda itu merupakan urusan wajib mulai dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Makanya keberadaan Arpusda menjadi penting dan urgen, kata Kepala Arpusda KKR, Drs. Jipridin, M.Si, kepada Equator diruangan kantornya, Rabu (28/9). Lanjutnya, kalau Arpusda sudah penting dan urgen tentunya segala hal baik dari segi anggaran maupun dari segi tenaga aparatur atau manu-

sianya. Maka kantor Arpusda ini harus mendapatkan sebuah perhatian dari berbagai pihak, baik dari pihak eksekutif maupun dari pihak legeslatif. Karena Arpusda ini sangat menunjang tentang maju dan mundurnya sebuah daerah. Minsalnya bidang perpustakaan, yang lebih bersentuhan dengan pelayanan publik dalam rangka untuk mencerdaskan bangsa, baik di tingkat level pendidikan tinggi maupun dalam level pendidikan dasar, ungkapnya. Jipridin katakan, maka dari itu sarana dan prasarana perpustakaan harus menjadi periolitas dan lebih diperhatikan seperti koleksi buku. Mestinya apa yang menjadi kebutuhan masyarakat pelajaran dan masyarakat umum tersedia. Sehingga dengan koleksi buku yang bersentuhan dengan

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : • • • • • • •

Deny Jaiz Hadi Solihin Uray Yuzo Kantor

: : : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 085345038038 0561 - 7092490 0561 - 7557007 0561 - 721229

masyarakat setempat, minsalnya tentang kearipan lokal dan buku kewirausahaan, karena buku-buku itu sangat penting yang harus masyarakat dapatkan untuk mendukung kemajuan masyarakat itu sendiri. Untuk diketahui koleksi buku kita yang tersedia di kantor Arpusda KKR, sebanyak 7200 buku sementara judul buku 3390 judul, ujarnya. Kemudian arsip itu adalah tulang punggung daerah dan bangsa. Kalau arsip tidak betul atau hancur, maka akan dapat dipastikan keberlangsungan daerah dan negara itu akan menjadi tersiuk-siuk, tandasnya. Mengapa katanya, arsip itu penting karena arsip ini merupakan kumpulan-kumpulan dokumen dan catatan penting yang terjadi pada sebuah negara dan daerah. Kalau ini tidak

di dokumenkan akan menjadi hilanglah nilai sejarah itu. Didalam teori ada mengatakan kalau arsip itu menurut jenisnya ada dua saja, misalnya ada arsip dinamis dan arsip statis, katanya. Jelasnya, arsip dinamis ini arsip yang keberadaannya setiap saat dibutuhkan, yang meliputi arsip aktif dan arsip inaktif. Selama ini yang ada di kantor arsip Kubu Raya, yang sudah terkumpul dan diolah adalah arsip inaktif. Arsip inaktif itu artinya arsip yang kadar penggunaannya telah mengalami masa penyusutan atau nilainya menurun. Jadi arsip inaktif yang sudah diolah oleh Arpusda sendiri sebanyak 1000 arsip. Sementara arsip aktif masih belum ada, jelasnya. Katanya, dari mana mendapatkan arsip aktif itu adalah melalui lembaga-lembaga pemerintah,

JUAL RUMAH

JUAL RUMAH

Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

SAMBAS

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

SINGKAWANG Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

SINTANG Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

BENGKAYANG

SANGGAU

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

lembaga swasta, lembaga partai politik, lembaga LSM, dan lainlain. Sedangkan yang ada pada Arpusda sendiri yang paling mendominasi adalah dari SKPD dari Kabupaten Kubu Raya. Kemudian arsip statis adalah arsip yang memiliki nilai kesejarahan, sedangkan di Kubu Raya ini cuman ada enam arsip sejarah Kubu. Oleh karena itu harapan saya, menghimbau kepada para pengguna arsip dan pemakai arsip hendaklah untuk mendapatkan informasi palit dan layak, kalau tidak silahkan hubungi atau mendatangi kantor Arpusda KKR sendiri, harapnya. Jipridin menghimbau, baik partai politik, lembaga swasta, lembaga pemerintah, dan lembaga lainnya. Mulai dari tingkat Kabupaten Kecamatan, dan

Kelurahan, arsip yang ada pada SKPD masing-masing hendaklah dapat diserahkan kepada kantor Arpusda. (hakim)

Kepala Arpusda KKR, Drs. Jipridin M

BANTUAN MODAL

JUAL RUMAH

JUAL MOBIL

Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

Perumnas II, Gg, Goa 4 no 75, 2 tingka t(4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (meteran), PDAM + Bak air besar di bawah tanah Harga nego (tanpa perantara) hub, 08125726674/081345979784.

Sedan Honda Civic Farado Sport Th 85 Rp. 22 Jt (nego) Hub : 085345038038

MELAWI Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

744880

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

JUAL TANAH Jl. Parit Wak Lijah (sdh aspal) Nipah Kuning, SHM No315. Luas 6400m2 (20mx320m). Harga Rp 650 jt (Nego). Hub: 081522646767

PEMANGKAT Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

LOWONGAN Di cari Sales dan Tenaga administrasi di utamakan wanita utk di tempatkan di Ngabang Hub : 081281002333

LOWONGAN Dibutuhkan 1 org wanita, SMA/D3, bisa komputer, ditempatkan di Ngabang. SALES, min SMA/SMK, ditempatkan di Ngabang. Hub: 081352515590.


sambungan

7

Jumat, 30 September 2011

Pihak TNGP-SPORC ............................................................................................. dari halaman 1 Pemprov Didesak ............................................... dari halaman 1 sejauh mana kajian yang dilakukan. Sebab, dalam hal ini, pihak kami tidak pernah dilibatkan, terangnya. Sejauh kajian dan ijin dari Menteri Kehutanan tidak ada, ditegaskan Zamzani, pihaknya tidak berani untuk membiarkan pekerjaan tersebut berlangsung. Terus terang, berat bagi saya untuk mengatakan ini namun ini semua sematamata kami hanya menegakkan aturan, ujarnya. Menurut Zamzani, dirinya pesimis dengan dibangunnya tanggul kawasan sekitar bebas dari banjir. Sejauh sungai di kawasan sekitar tidak dipasang bendungan. Kalau tanggul dibangun namun sungai di sekitar kawasan tersebut tidak dibendung, saya yakin proyek tersebut akan jadi sia-sia. Secara

logika, air laut itu akan masuk melalui sungai dan parit-parit. Tetapi, ini hanya menurut pikiran saya karena saya bukan orang teknisi, jelasnya. Dia mengingatkan, bahwa kawasan hutan yang digarap dengan tidak procedural yang tidak hanya di TNGP tetap akan diproses. Termasuk, kawasan hutan yang dikonversi menjadi lahan perkebunan sawit. Jadi, kalau pekerjaan tanggul tetap dilanjutkan di kawasan konservasi maka kami tetap menuntut prosedur kegiatan itu, tegasnya. Kabid Sumber Daya Air Dinas PU Kalbar, Hendarsyah mengungkapkan, sebelum melakukan pelaksanaan pembangunan, pihaknya telah melakukan survey. Bahkan, dari Dinas Kehutanan ikut menyaksikan

ketika survey dilakukan. Sesungguhnya, kita membangun tanggul karena di kawasan itu rawan banjir. Dengan dibangunnya tanggul sehingga banjir dapat diatasi. Dengan demikian, kawasan pertanian juga bisa diselamatkan. Jadi sebetulnya, kita tidak untuk merusak namun juga untuk melestarikan kawasan di sekitar, terangnya. Hendrikus dari CV Satria Jaya yang melaksanakan pembangunan tanggul menjelaskan, pihaknya melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak. Dia juga tidak menyangka, belakangan kegiatannya ditentang karena masuk dalam kawasan konservasi. Ketua Tim SPORC Kalbar, Barata Sibarani, menerangkan, pihaknya terpaksa men-

gamankan alat berat (excavator) yang beroperasi di kawasan konservasi karena mendapat laporan. Pihaknya juga tidak ingin dianggap salah jika tidak mengambil tindakan terhadap kegiatan itu. Pihak Balai TNGP yang semula bersikeras, akhirnya melunak setelah mendapat protes keras dari berbagai pihak termasuk masyarakat. TNGP siap memberikan solusi agar pekerjaan tanggul tersebut tetap dapat dilanjutkan. Apa solusinya? Kalau memang perizinan tidak bisa diupayakan dan mengingat pembangunannya sudah dimulai, mungkin tanggulnya digeser. Kita akan carikan lokasi yang layak untuk digarap menjadi tanggul, kata Frenki Zamzani, Kabid TU TNGP. (lud)

Desa Pelapis ....................................................................................................................... dari halaman 1 Bantuan tersebut diserahkan H Hildi Hamid dan Hj Diah Permata Hildi bertepatan dengan peresmian Kecamatan Kepulauan Karimata. Kecamatan baru yang meliputi tiga desa diantaranya Desa Pelapis sebagai ibukota kecamatan, Desa Padang dan

Adab Haji

Desa Betok ini terbentuk hasil dari pemekaran Kecamatan Pulau Maya Karimata. Kini, Kecamatan induk yakni Pulau Maya Karimata berganti nama menjadi Kecamatan Pulau Maya. Dikatakan H HIldi Hamid, jika bantuan yang diterima

bisa dikembangkan melalui peningkatan usaha tentu aka nada bantuan lanjutan yang akan diberikan. Bantuan lanjutan dimaksud yakni bantuan langsung pemberdayaan sosial (BLPS). Bahkan, setelah BLPS aka nada lagi bantuan

berupa lembaga keuangan mikro (LKM). Tetapi jika saudara tidak dapat mengembangkan usaha tersebut lebih lanjut, maka bantuan-bantuan tersebut tidak akan berlanjut, terang H Hildi kepada para penerima bantuan.(lud)

................................................................................................................................ dari halaman 1 santun, sabar jika menghadapi persoalan apapun, pemurah, tidak pemarah, dan ringan tangan membantu sesama, mendahulukan kepentingan yang lebih besar dibandingkan dengan kepentingan pribadi; 12. Berupaya untuk selalu meningkatkan ketakwaan, takwa dengan sebenar-benarnya takwa, antara lain dengan melakukan perintah dan menjauhi larangan Allah swt dan Rasul-Nya; 13. Menjaga lisan/lidah agar

selalu berkata baik dan benar, tidak mencaci maki, mencelah atau membicarakan tingkah laku orang lain; 14. Menjaga penglihatan/ pandangan agar terus terkontrol, tidak lepas tanpa kendali; 15. Menghindarkan diri dari hal-hal yang terlarang dalam ajaran Islam, dari perbuatan yang dapat menimbulkan murka Allah swt, seperti berbohong, sumpah palsu, tidak merokok di hadapan orang lain dsbnya;

16. Menutup aurat, baik bagi jamaah pria maupun wanita. Pria dilarang memakai celana pendek di atas lutut; 17. Menghindari saling desak antara pria dan wanita yang bukan muhrim; 18. Tidak berbantah-bantahan, berbuat keji/fasik; 19. Selalu bertindak tenang, bertafakur, dan bertadabur; 20. Membasahi lidah dan hati dengan zikir, seperti membaca takbir, tahlil, talbiyah, dan surah-surah yang dihafal.*

Bandara Supadio .................................................................................................... dari halaman 1 di Bandara memang diperketat. Semua barang yang masuk maupun keluar diperiksa melalui alat x-ray. Dapat kita pastikan benda tersebut bukan bom atau bahan peledak, ungkapnya. Ditanya nama pemilik paket itu, Normal enggan berkomentar lebih jauh. Barang itu sudah kita serahkan ke Polda Kalbar. Semuanya ada di sana, katanya. Koordinasi yang dilakukan pihak PT Angkasa Pura II itu sesuai Standard Operation Procedure (SOP). Normal mengatakan, jika ada kemungkinan atau kecurigaan benda yang dapat membahayakan atau berupa benda yang dilarang, sesuai SOP yang disepakati bersama, maka pihak Bandara tetap koordinasi dengan kepolisian di bandara

dan Polda Kalbar. Dijelaskan dia, pihaknya juga terus memperketat pemeriksaan dan pengamanan di bandara. Saat ini ada sekitar 52 security yang ditempatkan di bandara, terdiri dari sekitar 15 personil dari kepolisian dan 22 personil dari TNI. Tujuan kita hanya satu, yaitu ingin memberikan rasa aman yang lebih kepada para pengguna jasa bandara. Kalau pengguna jasa merasa bandaranya aman, mereka bisa bepergian dengan nyaman, kata dia. AKBP Mukson, Kabid Humas Polda Kalbar menjelaskan, setelah mendapat laporan dari pihak Bandara, pihak kepolisian membawanya secara diam-diam dari lokasi pemer-

iksaan agar penumpang yang mau berangkat ke Jakarta tidak panik. Petugas membawanya secara diam-diam dari Supadio dan tidak terlalu menghebohkan, ungkap Mukson. Mukson mengingatkan seluruh masyarakat agar memberitahukan kepada pihak berwajib jika melihat barang-barang mencurigakan supaya cepat dilakukan tindakan. Ini bagian dari bentuk kerjasama terhadap pihak kepolisian karena dengan begitu keamanan lingkungan bisa terjaga dari ancaman teror, tambah Mukson. Ia mengimbau kepada pemilik travel agar memeriksa barang-barang yang akan dipaketkan ke suatu daerah. Kalau bisa, barang paket yang mau dikirim itu dibuka dan diganti

kotaknya dengan kota khusus travel. Kami juga meminta pihak travel agar memberikan tanda khusus di bagian kotak tersebut, ungkap Mukson. Terpisah, Kepala Dinas Pengamanan Bandara, PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak, Tigor Pesidro Tua meng atakan, dalam melakukan pengamanan di Bandara, security Bandara Supadio Pontianak menerapkan SOP. Barang-barang yang berbahaya bagi masyarakat tidak akan bisa keluar dari Bandara Supadio. Peralatan kita seperti CCTV, x-Ray dan alat-alat lain dapat mengetahui barang berbahaya dan dilarang. Jadi tidak akan bisa masuk maupun keluar, ujar Tigor.(jul/sul/oen)

Big Promo

IDACHI STORE STORE 60 Disc

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Power Yoga

FS 1405A

Hanya 1.350 / 598 Ribu

Air Walker

Platinum Bike

Hanya 3.750 / 1.858 Ribu

FS 1980 Motorized Treadmill

FS 1023

Hanya 6.150 / 3.958 Ribu

Magic Hand Massager

(New)

Home Gym Hanya 9.950 /4.698 Ribu

Bra Design Expert

Hanya 895 / 398 Ribu

Hanya 785 / 308 Ribu

S/d

Selama Persediaan MASIH ADA Tgl 28 Sept S/d 4 Okt 2011

FS 729-4 Treadmil Manual Hanya 6.585 / 4.068 Ribu

Hanya 3.150 / 1.938 Ribu

Foot Terapist Hanya 2.750 / 1.058 Ribu

New Black Power Hanya 1.450 / 678 Ribu

Neck & Back Massager Hanya 4.350 / 2.198 Ribu

Slimming Undergarment Hanya 765 / 288 Ribu

(New)

Cocok Untuk Melayani Pesan Antar

tanya bandara internasional merupakan bandara udara yang paling memprihatinkan, ditambah lagi landasan pacu yang ada sekarang merupakan bangunan tahun 1950 dengan panjang 2.500 meter dan lebar 45 meter, sehingga sudah selayaknya dikembangkan. Kita juga mengharapkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi untuk tidak tidur, dan PT Angkasa Pura II untuk pro aktif melakukan lobi-lobi ke pusat sehingga dana untuk pembangunan pengembangan bandara bisa dialokasikan. Apalagi Kalbar merupakan daerah tertinggal

pembangunan bandaranya dibandingkan provinsi lain di pulau Kalimantan, tegas politisi daerah pemilihan SanggauSekadau ini. Komisi C DPRD Kalbar, jelas Mulyadi, dalam waktu dekat akan mengundang pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, PT Angkasa Pura II untuk duduk satu meja mencarikan solusi dan menyelesaikan persoalan ini. Selain membangun runway baru, perlu dibangun terminal cargo dan berbagai fasilitas Bandara lainnya yang bertaraf internasional.(jul)

Kalbar Peringkat .................................................. dari halaman 1 aktif semua sektor. Menindaklanjuti aksi nasional, Komisi Penanggulangan AIDS Kalbar melalui strategi rencana aksi daerah 20102014 yang bersifat sistematis dan komprehensif dilaksanakan pada wilayah yang terfokus di daerah epidemi HIV, katanya di sela rakor Komisi Penanggulangan AIDS se-kabupaten/ kota di Balai Petitih, Kantor

Gubernur, Kamis (29/9). Menurut Christiandy, diadakannya rakor kali ini merupakan salah satu program pemerintah dengan penanggulangan HIV/AIDS yang diselaraskan dengan strategi aksi tahun 2010-2014 melalui rencana kerja SKPD terkait. Meningkatnya peran SKPD ini salah satu upaya dalam mengupayakan penurunan tertularnya HIV/

AIDS kepada seluruh masyarakat Kalbar. Pada kesempatan itu, Perwakilan Menkes dr Honggo Simin, MKes menerangkan, prevalensi HIV sendiri kurang dari 0,5 persen pada usia 15-24 tahun, dan untuk penggunaan kondom pada hubungan beresiko terakhir pada usia 15-24 tahun sebesar 50 persen. (jul)

Putut Gantikan ........................................................ dari halaman 1

rida dan pahala dari Allah semata, bukan untuk tujuan lainnya. Bersedekah, insya Allah akan dapat menolak murka Allah; 10. Membantu atau menanggung keperluan teman-teman yang butuh pertolongan dengan senang, semampunya, dan rasa kasih sayang sesama, tanpa pamrih; 11. Berakhlak terpuji/mulia kepada sesama teman khususnya, atau kepada siapapun umumnya; misalnya saja bersifat

FS 201

bebasan lahan runway baru Supadio seperti yang diinginkan PT Angkasa Pura II. Apalagi pemerintah provinsi juga sebelumnya telah berjanji segera membebaskan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan runaway baru itu. Menurut legislator Partai Golkar ini, kalau pemerintah provinsi terkendala dana bisa sharing dengan Pemkab Kubu Raya. Jangan mengulur-ulur waktu lagi, mengingat pembangunan runaway baru itu mendesak harus segera terealisasi. Mulyadi menilai, Bandara Supadio Pontianak yang ka-

: Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Buruan Hanya 1 Minggu, Stock Terbatas !!! : Grosir dan Eceran : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

SMS 087883556888

Barang Import Harga lokal

Putut sebelumnya juga pada posisi yang sama sebagai Sales Retail Manager di PT Pertamina Wilayah Ambon. Kita berharap proses sertijab berlangsung lancar, katanya.

Pergantian SAM itu diharapkan membawa kinerja Pertamina Kalbar menjadi lebih baik terutama dalam mengatasi persoalan pendistribusian BBM yang selama ini masih terjadi di provinsi ini, ter-

masuklah persoalan LPG 3 kg. Kita berharap pergantian itu membuat kinerja Pertamina semakin baik, kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalbar, Sy Izhar Asyyuri. (jul)

Panggung Roboh ................................................ dari halaman 1 dikarenakan kesalahan teknis. Itu karena kesalahan teknis, dan tidak ada yang cedera dalam peristiwa itu. Saya juga tegaskan kalau gubernur tidak ada berjoget dan tidak bernyanyi, saat kejadian gubernur pada posisi duduk di kursi. Saat itu saya juga berada di lokasi, terangnya. Numsuan menambahkan, agenda padat Pemprov Kal-

bar yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang selain melaunching jalan raya kecamatan Lumar. Juga melaksanakan panen jagung di Kecamatan Sanggau Ledo, panen bibit anak sapi hasil imseminasi buatan dan embrio transfer, penyerahan bibit ikan, bantuan sapi , hingga penyerahan bibit tanaman dari Ketua Tim

Pengerak PKK kepada warga desa Sinar Tebudak. Acara lain yang tak kalah pentingnya adalah pendeklarasian pengelolaan wilayah pesisir. pemerintah provinsi Kalimantan Barat dan tujuh pemerintah daerah menandatangani deklarasi pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil di provinsi ini, tuntas dia. (jul)

Ali Anyang ......................................................................... dari halaman 1 Belanda tampaknya sudah belajar dengan pengalaman penyerbuan yang dilakukan pasukan Ali Anyang. Petinggi-petinggi pasukan Belanda sudah memerintahkan bawahannya untuk memperketat pengamanan. Karena terdesak, Ali Anyang dan pasukannya mundur ke hutan-hutan. Namun Belanda yang sudah geram dengan pasukan Ali Anyang berniat menghabisi Ali Anyng dan pasukannya yang masih tersisa. Pa s u k a n B e l a n d a t e r u s mengejar pasukan Ali Anyang yang sudah bersembunyi. Proses kejar mengajar ini terjadi tidak singkat, melainkan terjadi hingga memakan waktu berbulan-bulan. Namun pasukan Ali Ayang tidak menyerah begitu saja. Dengan sisa kekuatan yang ada, mereka tetap melakukan perlawanan. Pasukan Ali Ayang selalu memegang prinsip lebih baik mati dari pada menyerah di tangan Belanda. Sikap keras pasukkan Ali Anyang ini membuat pasu-

kan Belanda semakin geram. Akibatnya, terjadi beberapa kali bentrokan senjata antara kedua belah pihak di tengah pengejaran itu. Berbagai sumber sejarah menyebutkan, bentrokan yang terjadi antara pasukan Ali Anyang dan pasukan Belanda antara lain terjadi 18 Januari 1949 di kampung Acan perbatasan Serawak. Pada tanggal 20 Maret 1949 juga terjadi bentrokan terjadi di kampung Camar Bulan. Pertempuran-pertempuran antara Ali Anyang dan pasukannya melawan Belanda akhirnya terhenti setelah pada 27 Desember 1949 Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia. Setelah mendengar berita itu, Ali Anyang memerintahkan kepada seluruh anggota pasukannya untuk kembali ke kampung halaman masingmasing. Usai masa perang kemerdekaan, pada tahun 1950 Ali Anyang menikah dengan Siti Hajir seorang gadis asal

Sambas. Dikarenakan tugasnya sebagai seorang perawat, Ali Anyang dan istrinya sering berpindah-pindah tempat. Ali Ayang tidak hanya bertugas di Kalbar. Ia dan istrinya juga pernah ditugaskan ke Ciawi, Indramayu, Banjarmasin, Cililitan. Namun pada akhirnya Ali Anyang kembali ditugaskan ke Kalbar. Dari pernikahannya Siti Hajir, Ali Anyang dikaruniai delapan orang anak. Masing-masing Sri Endang Ratna Juwita, Ida Triwati, Mohammad Armin Ali Anyang, Rina Yulia, Rita Nuriati, Rini Nuraini, Siti Wahyuni dan Diah Purnama Wati. Semasa hidupnya, Ali Anyang pernah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) II Kabupaten Sambas di Singkawang. Saat mengemban jabatannya tersebut, pada 7 April 1970 Ali Anyang meninggal dunia karena sakit. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bambu Runcing, Singkawang. (bdu/ berbagai sumber/selesai)

ICW Lapor ............................................................................ dari halaman 1 tersebut, hingga pemetaan pelaku dan taksiran kerugian negara. Keenam NGO itu adalah Kontak Rakyat Borneo (KRB), Wahana Lingkungan Hidup ( WALHI) Kalbar, Gemawan, Yayasan Titian, Riak Bumi, dan Lembaga Pengkajian dan Study Arus Informasi Regional (LPS-AIR). Alih fungsi hutan di Kalbar rata-rata untuk perkebunan sawit. Dalam proses perizinan kepada perusahaan perkebunan sarat dengan tindak pidana korupsi melalui penyalahgunaan wewenang. Taksiran ICW, kerugian yang ditimbulkan dalam alih fungsi hutan di Kalbar mencapai Rp 9,146 triliun. Perhitungan tersebut berdasar riset ICW bersama kalangan NGO lokal pada sepuluh bulan terakhir. Temuan itu mengindikasikan dominasi terjadinya penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin. Hampir secara menyeluruh melabrak aturan yakni hutan lindung menjadi lahan untuk perkebunan. Febridiyansyah merinci kasus di Kalbar yang ICW laporkan terjadi di tiga Kabupaten dengan melibatkan tujuh buah perusahaan perkebunan. Indikatornya yakni pelepasan status hutan menjadi lahan untuk pembukaan lahan. Hal tersebut dianggap sebagai tindakan melanggar hukum karena sumber kekayaan negara diperuntukkan tidak untuk semestinya. Kayu diasumsikan sebagai kekayaan negara. Korupsi di

sektor kehutanan sangat besar. Bermodus pemberian izin tidak prosedural. Maka butuh koordinasi aparat penegak hukum secara intens untuk penanganannya, kata Febridiayansyah. Kabag Bin Ops Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalbar Komisaris S. Poernomo mengatakan, kepolisian komitmen dalam pengusutan kasus dugaan korupsi. Tanpa terkecuali masalah kehutanan, yang tergolong sebagai tindak pidana tertentu. Karena itu, pihaknya selalu terbuka dan membuka ruang kepada masyarakat untuk melapor bila menemukan bukti tentang adanya dugaan korupsi di bidang kehutanan. Direktur LPS-AIR, Deman Huri menganggap penanganan masalah kehutanan masih lemah. Kuat apabila mengusut laporan perusahaan tentang pengrusakan dengan objek hukum, masyarakat. Belum tampak aparat penegak hukum menindak perusahaan maupun pihak yang terlibat dalam alih fungsi hutan. Aktivis Kontak Borneo, Lutharif menguraikan, banyak terjadi perubahan tata ruang sebagai pintu masuk untuk perubahan lahan. Riset yang kita lakukan terhadap masalah itu sepenuhnya objektif. Menggunakan penghitungan tegakan kayu, luas areal dan potensi kayu. Sehingga kerugian negara yang ditimbulkan dapat dikalkulasikan. Namun

untuk pembuktian hukum mesti melibatkan pihak auditor berwenang, ujar dia. Seperti diketahui, banyak izin lokasi perkebunan dan pertambangan yang diduga bermasalah di Kalbar di antaranya sebanyak 28.560 hektar di Kabupaten Bengkayang. Izin bermasalah ini melibatkan enam perusahaan yang kesemuanya sudah beroperasi. Di Kabupaten Sanggau juga ada izin perkebunan yang bermasalah sebanyak 4017 hektar. Persoalan lahan itu melibatkan 3 perusahaan yang semuanya juga sudah beroperasi dan menggarap lahannya. Kementerian Kehutanan juga pernah merilis ada 14,6 juta hektar kawasan hutan di pulau Kalimantan yang dialihfungsikan secara tak prosedural. Kasus ini terindikasi merugikan keuangan negara hingga Rp 240,5 triliun. Sebagian diyakini berada di Kalbar. Kementerian Kehutanan telah berupaya keras membongkar mafia kehutanan di Kalbar, terutama berkenaan dengan praktik alih fungsi lahan menjadi perkebunan. Tim Terpadu beranggotakan unsur aparat penegak hukum itu tengah memperdalam bukti-bukti sepak terjang para maďŹ a tersebut. Ir Darori, Direktur Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan menjelaskan sudah ada dua orang (bupati dan mantan bupati) yang berkasnya telah dilimpahkan. (sul)


8

Jumat, 30 September 2011

DPRD Ketapang Optimalkan APBD BERBAGAI upaya dilakukan para wakil rakyat untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Ketapang. Upaya tersebut salah satunya adalah melalui pembahasan APBD 2012. Saat ini DPRD Ketapang bersama pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan APBD 2012 agar tepat sasaran. Bagaimana kepentingan masyarakat mendapatkan porsi utama dalam APBD tersebut. Kehati-hatian dalam penganggaran menjadi mutlak diperlukan. Rapat-rapat bersama pihak eksekutif digelar untuk menyatukan visi soal pembangunan Ketapang. DPRD menginginkan kerja cepat dan optimal. Sehingga akan berdampak pada percepatan pembangunan. Tak mau lagi terlambat seperti sebelumnya. Bahkan pada Juni 2011, DPRD Ketapang melayangkan surat ke Pemkab guna percepatan APBD 2012. Rencananya hari ini, legislatif akan menggelar paripurna Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) APBD 2012. Bahkan diupayakan sebelum Desember 2011, APBD 2012 sudah diparipurnakan. Bukan berarti gopoh. Tapi banyak hal dapat dilakukan dengan menyegerakan pembahasan maupun paripurna APBD. Salah satunya pengerjaan proyek pemerintah termasuk pengerjaan infrastruktur tentu akan lebih cepat. Masyarakat menginginkan kesejahteraan dan percepatan pembangunan. Itu pulalah yang diinginkan para wakil rakyat. Sebagai badan legislasi, DPRD Ketapang juga menyusun Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak. Salah satu contoh, jika selama ini sumber pendapat dari penjualan walet hanya Rp 500 juta pertahun, dengan adanya Perda walet, setidaknya miliaran rupiah akan masuk ke daerah. Pun demikian dengan Perda reklame, restoran maupun BPHTB. Itu semua merupakan wujud nyata perjuangan para wakil rakyat mendongkrak PAD sekaligus kesejahteraan masyarakat. Sekali lagi ini perlu diapresiasi. (KiA) Ketua DPRD Ketapang, Ir Gusti Kamboja (berkacamata) ketika menghadiri acara halal-bihalal

Susunan Anggota DPRD Kabupaten Ketapang Periode 2009 - 2014 Ketua DPRD : Ir. Gusti Kamboja (Partai Golongan Karya) Wakil Ketua : Budi Matheus, S. Pd. (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Wakil Ketua : Jamhuri Amir S. H. (Partai Hati Nurani Rakyat) ANGGOTA : 1. Tini (Partai Hati Nurani Rakyat) 2. Ali Sadikin (Partai Hati Nurani Rakyat) 3. H. Mohammad Dahya (Partai Hati Nurani Rakyat) 4. Sunardi (Partai Hti Nurani Rakyat) 5. Al Muhammad Yani, AP (Partai Keadilan Sejahtera) 6. H. Husni, BA (Partai Amanat Nasional) 7. AlďŹ anur (Partai Amanat Nasional) 8. H. Mat Hoji (Partai Persatuan Daerah) 9. Muhammad Thohir, S.Ag (Partai Kebangkitan Bangsa) 10. Heronimus (Partai Pemuda Indonesia) 11. Sukirman Lodom (Partai Penegak Demokrasi Indonesia) 12. Yasir Ansyari (Partai Golongan Karya) 13. M. Febriadi (Partai Golongan Karya) 14. Drs. Marcel (Partai Golongan Karya) 15. Syamsidi, BA (Partai Golongan Karya) 16. Maria Magdalena Lili (Partai Golongan Karya) 17. Martin Rantan, SH (Partai Golongan Karya) 18. Drs. Herwani (Partai Golongan Karya) 19. Halipudin, S.Sos (Partai Golongan karya) 20. Junaidi, SP (Partai Golongan Karya) 21. H. Irvan Masyad, S.Pd, MH (Partai Golongan Karya) 22. Sukardi (Partai Persatuan Pembangunan) 23. Sahrani (Partai Persatuan Pembangunan) 24. Abul Sani, SH,MM,M.Kn (Partai Persatuan Pembangunan) 25. H. Muardi, SE (Partai Persatuan Pembangunan) 26. Ir. Paulus Tan (Partai Damai Sejahtera) 27. Antoni Salim (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) 28. Teris Yohanes (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) 29. Rupina Ekawati, SH (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) 30. Kasdi (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) 31. Suprapto (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) 32. Alpian M. Alim Jali (Partai Demokrat) 33. Aquino Ceger, SE (Partai Demokrat) 34. Adrianus Upung (Partai Demokrat) 35. Amantus Sumarno (Partai Demokrat) 36. M. Bari (Partai Demokrat)

Turun langsung melihat kondisi infrastuktur masyarakat

Anggota DPRD Ketapang terlihat serius ketika rapat

Menjalankan fungsi sebagai penyampai lidah masyarakat

Menyampaikan pandangan akhir fraksi

Wakil Pimpinan DPRD, Budi Mateus (kanan) menyerahkan hasil rapat paripurna APBD Perubahan ke Sekda Ketapang Andi Djamiruddin

Berbincang bersama awak media


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Jumat, 30 September 2011

Digrebek, Bidan dan Perawat Selingkuh SERIMBU. Kepolisian Sektor (Polsek) Air Besar Kabupaten Landak menggerebek oknum bidan HY, 23, dan perawat Hd, 32, di Puskesmas Serimbu Kecamatan Air Besar. Keduanya diduga telah berselingkuh. Suami HY yang merupakan anggota Polri di Polsek Air

Besar melaporkan tindakan istrinya tersebut. Suami HY adalah seorang polisi dan telah curiga sejak empat bulan lalu, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Landak, AKP Andi Oddang. HY yang masih berstatus bidan CPNS ini tidak berku-

Kebakaran

tik ketika Polisi menggerebek rumah dinas Puskesmas Serimbu, tempat berdomisili Hd, selingkuhan HY, Selasa (27/9) lalu. HY belum mau memberi keterangan. Belum mau bicara dengan penyidik, ujar Andi Oddang, Kamis (29/9).

Menurut Andi, pihaknya tidak tahu apakah karena mereka (HY) rasa malu, sehingga aksi bungkam dilakukan oleh HY, sejak ia diamankan ke Mapolres Landak, bersama selingkuhannya Hd. Anggota menggerebek sekitar pukul 21.00 malam, tepatnya hari

Selasa. Dia (HY, red) sempat mau kabur melalui pintu belakang rumah dinas puskesmas itu, tutur Oddang. Andi Oddang juga menerangkan, terdapat saksi melihat keduanya berintiman mesra. Dari pengakuan Hd yang merupakan PNS di puskesmas

Lima Rumah Jadi Arang

Curanmor

Dibekuk di Diskotik PONTIANAK. Jejak pelarian TM dan AM harus berakhir di dua tempat berbeda. Bila TM dibekuk aparat Polsek Pontianak Timur lagi asyik di Diskotik Biztro, Minggu (25/9) dinihari, AM justru diburu dan diringkus di Mandor, Kecamatan Landak dua hari kemudian. Menggunakan kunci serap, kedua maling ini mencuri sepeda motor di depan Puskesmas Parit TM dan AM. SAMSYUL ARIFIN Mayor Gang H Rais. Kejahatan mereka terungkap dari laporan Pendi. Korban kehilangan sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX. Polisi lantas melakukan penyelidikan dan diketahui TM sebagai pelaku dalam kasus tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil meringkus TM di parkiran Diskotik Biztro.TM lantas dibawa dan kemudian dimintai keterangan atas tindakan yang dilakukannya. Dari hasil pengembangan kasus yang dilakukan, akhirnya diketahui pelaku tidak sendirian, melainkan dua orang. Polisi lantas mengejar AM yang masih buron dan akhirnya berhasil diringkus di kawasan Mandor, Selasa (27/9) sekitar pukul 19.00. Tanpa bisa memberikan perlawanan, keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Pontianak Timur. TM, salah dari pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku jika dirinya yang mengambil sepeda motor tersebut. Bermodalkan kunci serap ia lantas membawa kabur sepeda motor Jupiter MX milik korban. Saya mengambilnya pakai kunci serap. Dulunya itu motor punya saya, lalu dijual. Yang jadi korban itu anak buah abang saya. Kawan saya menunggu di depan gang, ujar TM. Dikatakan TM, saat itu juga sepeda motor yang mereka curi langsung dijual melalui perantara seharga Rp 2 juta. Duitnya kami habiskan malam itu juga. Habis untuk foya-foya dan cewek, ujarnya. Saat dikonďŹ rmasi, Kapolsek Pontianak Timur Kompol Bibit Triyono membenarkan telah mengamankan pelaku. Kendati demikian, pihaknya masih terus melakukan pengembangkan akan kasus ini, pasalnya diduga kuat pelaku memiliki TKP lainnya. Kasus ini kita kembangkan lagi, diduga tidak hanya satu TKP, ada juga TKP lainnya, baik itu di wilayah Pontianak Timur, Mandor tempat kita menjemput pelaku atau wilayah lainnya, tukas Bibit. (sul)

pukul 15.00 awak koran ini berusaha mengkonďŹ rmasi Kepala Dinas Kesehatan Landak, Magdalena Nurainy Sitinjak dan Kepala Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Landak, Marcos Lahiran, sayangnya keduanya tak mengangkat handphone-nya. (rie)

Diteriaki Maling Dibogem Warga

Pemadam Kebakaran terus beruapaya memadamkan api. EDO

PALOH. Lima Rumah warga di Kecamatan Paloh ludes terbakar, Rabu (28/9) sekitar pukul 14.00. Masyarakat dan Muspika Kecamatan Paloh saling bahu-membahu memadamkan api menggunakan dua unit mesin robin dan ember. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik. Api membakar rumah sangat cepat. Itu dikarenakan tiupan angin sangat kencang. Menyebabkan api cepat menyebar. Sambil menunggu pemadam kebakaran dari Sambas dan Teluk Keramat tiba, masyarakat saling membantu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, kata Mayadi Satar, tokoh masyarakat Kecamatan Paloh. Mayadi menjelaskan, api menghanguskan rumah milik Semin, Cong Lim, Lim Jiu, A Meu dan A Jan. Kami bersama Camat Paloh Yudi SSos, Kapolsek Paloh Kompol Kaswanto dan Danramil Paloh Letda TauďŹ q turun langsung bersama masyarakat berupaya memadamkan api, ungkap Mayadi. Camat Paloh, Yudi menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00. Pihak kecamatan bersama Muspika langsung menghubungi pemadam kebakaran. Namun angin bertiup lebih kencang dan jarak tempuh cukup jauh. Begitu mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Teluk keramat dan Sambas tiba, api sudah hampir menghabiskan seluruh bangunan rumah. Kapolres Sambas AKBP Pahala Panjaitan melalui Kapolsek Paloh Kompol Kaswanto mengatakan, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat terjadinya korsleting listrik di salah satu rumah warga. Saya mengimbau kepada masyarakat pada musim panas seperti ini harus selalu waspada. Terutama kompor, pemakaian listrik, upayakan cek kabel listrik yang sudah rusak, karena dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kebakaran, ungkap Kaswanto. (edo)

tersebut, hubungan mereka telah dilakukan sejak Mei. Sekarang masih proses penyelidikan, kita akan mengirim surat keinstansi terkait, dinas kesehatan, karena terkait pegawainya, tegas Andi Oddang. Sementara itu, Kamis sore

Ga dijemput polisi dari semak belukar setelah melarikan diri. SAMSYUL ARIFIN

PONTIANAK . Raungan suara sepeda motor membuat Suminah, 32, buru-buru keluar dari ladangnya di Jalan M Alianyang Desa Durian, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (29/9). Sambil mengacungkan sajam ia meneriaki Hr alias Ga, 34, yang melarikan sepeda motor miliknya. Tak urung, pelaku mendapat

hadiah bogem mentah dari warga. Ga pun hanya pasrah setelah keburu kepergok korbannya sendiri. Ia harus menerima buah dari perbuatannya, dan diamankan di Polsek Sungai Ambawang. Informasi yang dihimpun, berawal saat pelaku menemui teman wanitanya di daerah Sun-

gai Jawi. Kepada teman wanitanya itu, pelaku meminta diantar untuk menemui rekannya di kawasan Sungai Ambawang. Mereka kedua lantas pergi dengan mengendarai satu sepeda motor jenis Honda Supra. Saat melintas di Jalan M Alianyang, pelaku berhenti sebentar dengan alasan akan buang air kecil. Si wanita te-

man pelaku pun tak menaruh curiga. Rupanya pelaku malah memiliki itikat buruk. Ketika itu sepeda motor korban yang terparkir di tepi jalan, langsung dibawanya kabur. Sementara itu, korban yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, kaget ketika mendengar suara yang berasal dari tempat ia memarkirkan sepeda motor. Korban yang sedang menebas ladang lantas keluar dari semak-semak dan melihat pelaku sudah duduk di atas sepeda motornya. Saya ada di ladang, dengar suara motor. Langsung lari keluar, lihat dia (Ga, red) sudah duduk di atas motor. Tapi belum jalan, sambil ngegas motor. Saya teriak maling, pelan-pelan dia jalan. Saya masih sempat mengejar. Dia kaburnya dengan cewek, cerita Suminah. Melihat pelaku kabur, korban pun bergegas menghubungi suami. Suami korban yang saat itu baru sampai rumah lantas turun kembali sambil mencari keberadaan pelaku. Akhirnya setelah dicari-cari, pelaku pun berhasil ditemukan sedang berjalan kaki di kawasan Parit Masegi. Sementara sepeda motor yang dicurinya disembunyikan di hutan dekat Bundaran Sungai Ambawang. Akhirnya dengan rasa pasrah pelaku

langsung diamankan warga ke Mapolsek Sungai Ambawang. Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Suanto SH MH. membenarkan akan adanya kasus tersebut. Tersangka yang kita amankan, ada dua orang, satu Hr dan satunya wanita berinisial Jm. Hr yang mengambil motor, sedangkan Jm yang mengantarkan, ujar Suanto, kemarin. Dikatakan Kapolsek, saat kejadian itu berlangsung sepeda motor Satria F milik korban berada di tepi jalan. Wajah pelaku babak belur dibogem warga. Pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek Sungai Ambawang. Selain pelaku, kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Suzuki Satrian F yang dicuri, sepeda motor Honda Supra, STNK motor dan dompet, ungkap Kapolsek. Ditambahkannya, untuk saat ini pihaknya akan terus melakukan pengembangkan pasca ditangkapnya pelaku. Pasalnya, dari tangan pelaku sempat ditemukan ada STNK motor lainnya. Dugaan sementara pelaku juga beraksi di TKP lain, makanya ini kita kembangkan lagi. Untuk kedua pelaku dikenakan pasal 363 tentang pencurian dan Junto pasal 55 karena turut serta, tukasnya. (sul)

Briptu Yp Diadat Rp 35,7 Juta

Pengurus adat di Kabupaten Sekadau menggelar sidang adat kasus pemukulan Dion oleh Briptu Yp di Gedung Ketaketik. ABDU SYUKRI

SEKADAU. Kasus pemukulan terhadap Dionesius alias Dion, pelajar kelas II SMU Karya oleh oknum anggota Polsek Nanga Mahap, Minggu (18/9) lalu mendekati babak akhir. Briptu Yp dikenakan denda adat sebesar Rp 35.715.000. Angka adat sebesar Rp 35,7 juta itu diputuskan dalam rapat adat yang digelar pengurus adat dari sub suku Dayak Mualang, yang diikuti juga sejumlah pengurus dan Temenggung Adat Dayak Kabupaten Sekadau di Gedung Ketaketik, Jalan Rawak, kemarin. Rapat adat ini juga dihadiri keluarga korban, dan perwakilan pihak kepolisian. Paulus MS, salah satu Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau berharap kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi semua

pihak. Kita juga berharap ke depan hubungan kita semakin erat, ujar Paulus.Pak Epen, pengurus adat lainnya mengharapkan, adat yang dikenakan kepada pelaku jangan dianggap sebagai upaya membisniskan hukum adat. Adat ini sudah kita pertimbangkan matang-matang, dan sudah kita putuskan seringan mungkin. Kalau kita tidak mempertimbangkan kondisi korban yang sedang emosi sesaat, adatnya akan jauh lebih besar, tutur Epen. Kapolsek Sekadau Hilir, AKP P Silaen dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, untuk menyelesaikan urusan penyelesaian adat ini, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada yang berkepentingan. Kita serahkan kepada pengu-

rus adat dan kepada Yp untuk berembuk, tutur Silaen. Sekedar mengingatkan, Dion dipukul di bagian kepala oleh Briptu Yp, oknum anggota Polsek Nanga Mahap menggunakan helm merk GM Evaluation. Peristiwa itu terjadi, Minggu (18/9) sekitar pukul 17.30 petang di depan Asrama Seminari Santo Gabriel, Sekadau. Korban yang sempoyongan dibawa ke RSUD Sekadau, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Santo Antonius Pontianak. Ada banyak versi soal kronologis kasus pemukulan itu. Pertama, kasus pemukulan itu terjadi saat Yp bersama istri dan anaknya yang masih balita melintas di Jalan SekadauRawak menggunakan sepeda motor jenis metik. Saat bersamaan, Dion dan reka-rekan-

nya sesama penghuni asrama sedang bermain volley ball di lapangan depan asrama yang berjarak sekitar 10 meter dari badan Jalan Sekadau-Rawak. Tanpa sengaja, bola terlontar keluar lapangan yang tidak berpagar pengaman tersebut ke arah jalan hingga mengenai Yp. Karena hilang keseimbangan, Yp dan anak istrinya pun sempat terjatuh dari motor. Beruntung mereka tidak mengalami cidera serius. Melihat bola keluar lapangan, Dion berinisiatif mengambil. Ia kemudian meminta maaf kepada Briptu Yp yang terjatuh karena bola tersebut. Versi lainnya, Yp bukan terjatuh karena bola. Saat kejadian, YP yang sedang melintas tersenggol oleh korban yang berlari hendak mengambil bola

volley tersebut. Akibat senggolan itu, Yp dan keluarganya pun terjatuh. Kesal nyaris celaka akibat bola itu, Yp naik pitam. Ia tidak bisa mengontrol emosinya hingga memukul korban menggunakan helm yang dipakainya. Sementara itu, Nita, 31, penjaga warnet di depan Asrama Seminari menceritakan, peristiwa pemukulan terjadi saat Dion keluar pagar lapangan yang ditumbuhi bunga hendak mengambil bola. Briptu Yp yang terkejut karena kemunculan korban seacara tiba-tiba, terjatuh darimotor bersama istri dan anaknya, sehingga sang istri polisi tersebut menderita luka lecet. Dari siinilah timbul kekesalan pelaku, hingga melakukan pemukulan. (bdu)


10 

musyawarah kite

Bupati memberikan ucapan selamat kepada RT se Kubu Raya. YUNIARDI/EQUATOR

RT Kebagian Intensif SUNGAI RAYA. Memasuki tahun 2012, Pemkab Kubu Raya berencana memberikan insentif kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) di wilayahnya. Ini sebagai bentuk penghargaan bagi para RT yang berperan mengawal proses pembangunan di Kubu Raya, ungkap Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, pada wartawan usai menghadiri halal bi halal Forum Komunikasi Ketua Rukun Tetangga (FKKRT) se-Kubu Raya, Rabu malam (28/9). Muda menuturkan, pemberian insentif yang diprogramkan tersebut, dimaksudkan agar para RT dapat fokus dan berperan aktif dalam menjalankan perannya dalam menangani persoalan-persoalan yang ada di lingkungannya. Menjadi ketua RT tidak hanya bekerja mengecap saja, tetapi bagaimana peran RT menggiring warga untuk bersama- sama membina lingkungan dan ketua RT sebagai motivator penggerak termasuklah menjaga harmonisasi antar warga, tuturnya. Muda menganggap, tugas Ketua RT memang secara sukarela. Tetapi, menjadi ketua RT memiliki tanggungjawab yang besar kepada warganya, terutama di lingkungan sekitar tempat RT tersebut. Jaman dahulu, kata Bupati, menjadi ketua RT sangat berbeda dengan saat ini. Sebab, pada masa ini, permasalahan semakin komplek karena RT memiliki tanggungjawab untuk dapat memotivasi warganya untuk bersama-sama membangun lingkungan. Insentif yang kita programkan ini bentuknya penghargaan kepada mereka yang telah bertanggungjawab kepada warganya dan juga apresiasi. Pemberian intensif ini bukan sifatnya memanjakan para RT, namun bagaimana peran RT tersebut dapat berfungsi menjaga dan memberikan motivasi sebagai pengerak motivator bagi warga, tuturnya. Sementara Ketua Panitia halal bi halal FKKRT Kubu Raya, Zulkarnain mengatakan, jumlah rukun tetangga (RT) di 9 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Kubu Raya lebih kurang 2600 RT. Saat ini yang baru tergabung dalam FKKRT Kubu Raya baru 218 RT, tuturnya. Sehingga dengan adanya FKKRT dapat lebih berperan serta mengembangkan wadah Forum RT yang telah dibentuk untuk membantu pemerintah. Kami sangat menyadari, peran ketua RT amat dibutuhkan membantu pemerintah dalam bidang pembangunan, katanya.(oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Jumat, 30 September 2011

Kubu Raya Bebas Campak SUNGAI RAYA. Sebanyak 76 ribu balita yang tersebar di 110 se-Kubu raya desa menjadi sasaran imunisasi campak pada tahun 2011 ini. Saya mengimbau agar masyarakat mendukung program imunisasi campak sehingga Kabupaten Kubu Raya bebas dari penyakit campak, pinta Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, SH saat sosialisasi imunisasi campak di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai raya, Kamis (29/9). Dikatakan Muda, saat ini pemerintah sedang melakukan upaya perbaikan di bidang pelayanan kesehatan supaya menjadi lebih baik. Maka dari itu kami minta dukungan semua pihak untuk turut membantu program pemerintah, ujarnya. Imunisasi campak pada anakanak mutlak harus dilakukan. Para orang tua diharapkan tumbuh kesadaran untuk membawa anak-anaknya ke puskesmas untuk mendapatkan layanan imunisasi tersebut. Anak-anak yang terinfeksi penyakit campak akan lebih buruk kondisi kesehatannya. Apalagi anak tersebut juga menderita kurang gizi, tegas Muda.

Bupati memberikan sambutan saat sosialisasi imunisasi campak. Selain imunisasi, pengawasan lingkungan juga merupakan hal yang penting dilakukan. Hal ini sejalan dengan amanah UndangUndang 25 Tahun 2009 (UU 25/2009) tentang Pelayanan Publik.Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa pelayanan publik merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Untuk itu, Pemkab berupaya memanfaatkan momen waktu ini dalam satu bulan melaksanakan serentak dan diupayakan melalui peran baik pusat-pusat pelayanan kesehatan maupun peran dari kepala desa, RT, RT, dusun dan masyarakat dapat menggerakkan karena tentang imunisasi. Terkadang ada hal yang perlu dipahami supaya tidak ada penolakan dari orang tua, katanya. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Titus

Nursiwan, menyatakan penyakit campak dapat dicegah melalui pemberian imunisasi campak sejak dini. Sehingga masyarakat harus sadar betapa pentingnya imunisasi campak. Kita akan melakukan sosialisasi dan pemberian melalui pos yang ada yaitu melalui puskesmas, polindes, posyandu dan diharapkan informasi pelayan sampai ke masyarakat, ujarnya. Menurutnya, sasaran dalam pemberian imunisasi yang akan

dilaksanakan dari 18 Oktober hingga 18 November 2011 dengan target 76 ribu balita yaitu target cakupan kedua jenis imunisasi minimal 95 persen. Sementara Koordinator sosialisasi yang juga Kabid Pengendalian Penyakit Diskes Kubu Raya, Marijan mengatakan dilakukan sosialisasi berkaitan dengan penyakit campak dan polio masih menjadi ancaman kecacatan dan kematian bagi anak-anak Indonesia. Selain itu menurutnya Campak berpotensi menimbulkan kejadian Luar Biasa (KLB) dengan angka kematian yang tinggi. Kajian Surveilelans AFP (Acute Flaccid Paralysis) menunjukan adanya peningkatan jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi polio sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kembali KLB Polio di masa mendatang, ungkap Marijan. Pada kesempatan yang sama, Bupati KKR Muda Mahendrawan juga mencanangkan, imunisasi polio kepada 75.810 balita. Dari sasaran tersebut, Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan sudah menyiapkan jumlah kader sebanyak 1456 orang dengan jumlah pos sebanyak 339 pos. (oen)

Fajar Budiman Jabat Aster Kasdam Baru SUNGAI RAYA. Kolonel Inf Fajar Budiman, S.Ip kini dipercayakan untuk mengemban tugas menjadi Aster Kasdam XII Tanjungpura. Mantan Aster Depisi Kostrat ini, menggantikan Kolonel Inf Fajar, Budiman, S.Ip yang melanjutkan tugas di Aster Makostrat Jakarta. Sertijab yang digelar di Aula Kodam, dihadiri Kasdam XII TPR, Irdam, satar ahli, para asisten dan kabalak, serta ketua dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana. Dalam arahannya, Panglima Kodam XII TPR, Mayor Jenderal TNI Geerhan Lantara mengatakan, pergantian jabatan ini telah menjadi bagian dari dinamika perkembangan dalam suatu organisasi. Bahkan telah men-

jadi tuntutan dan kebutuhan organisasi dalam meningkatkan kinerja satuan dan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok. Sertijab ini juga merupakan wujud dan realisasi dari kebijakan Pimpinan TNI Angkatan Darat dalam rangka proses pembinaan personel, sesuatu yang berkesimnambungan, memberikan penyegaran dan pengembangan kemampuan Perwira yang bersangkutan. Agar perwira tersebut dapat menghadapi berbagai dimensi keprajuritan, terutama kepemimpinan, manajerial serta profesionalisme demi optimalnya kinerja organisasi dalam berbagai aspek, jelas Geerhan.

Dengan memberikan pengalaman melalui penugasan yang bervariasi, baik terkait dengan jabatan maupun perpindahan tempat tugas lanjut Geerhan, diharapkan perwira tersebut dapat memperluas wawasan berpikir, pengembangan karir dan peningkatan profesionalisme dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya. Dengan pergantian jabatan ini, saya ucapkan terima kasih kepada Perwira yang mendapat tugas baru atas peran aktifnya selama di Kodam Tanjungpura, dan selamat datang kepada Perwira yang baru untuk bertugas di Kodam Tanjungpura ini, pungkasnya.(oen)

Serah terima jabaran Aster Kasdam XII Tanjungpura dari Kolonel Inf Anjar Wiratma ke Kolonel Inf Fajar Budiman, S.Ip dihadapan Panglima Kodam XII TPR, Mayor Jenderal TNI Geerhan Lantara. YUNIARDI/EQUATOR

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Reuni APDN Pontianak PARA alumni jebolan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Pontianak berencana menggelar reuni akbar. Meski demikian, masih belum diketahui kapan kepastian ajang silaturahmi antaralumni APBDN itu dapat direalisasikan. Beberapa waktu lalu ada rencana akan menggelar reuni akbar para alumni APDN Pontianak. Mulai dari angkatan pertama hingga terakhir. Namun, kami juga belum mendapatkan konfirmasi secara resmi dari panitia pelaksana kegiatan tersebut, kata Alumni APDN asal Kota Mempawah, Tabrani Ali. Pria yang juga jebolan APDN Pontianak angkatan X tahun 1978 itu menilai, ajang reuni para alumni tersebut sangat penting dan strategis. Terutama dalam rangka meningkatkan silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan antarsahabat, rekan, senior maupun junior alumni APDN. Mudah-mudahan rencana kegiatan reuni ini dapat direalisasikan. Karena, sudah lama sekali tidak pernah kumpul bersama rekan-rekan APDN dulu. Terutama teman-teman dekat yang dulu susah senang bersama dalam menimba ilmu, tutur mantan Camat Terentang itu. Jika kegiatan reuni itu terealisasi, dia memprediksikan akan berlangsung semarak dan meriah. Sebab, bisa dibayangkan berapa banyak jumlah alumni APDN Pontianak sejak angkatan tahun pertama hingga terakhir. Mungkin bisa ratusan bahkan ribuan. Namun, angka itu pasti akan berkurang setiap tahunnya. Karena, faktor umur yang sudah tua sehingga banyak pula dari alumni yang sudah meninggal dunia. Atau banyak pula yang bertempat tinggal di luar Kalimantan Barat, ujarnya. Selain bersilaturahmi, imbuh dia, kegiatan reuni tersebut dapat dijadikan momentum untuk saling bertukar pengalaman dan informasi. Sebab, kebanyakan alumni jebolan APDN Pontianak saat ini yang menjadi pejabat negara. Termasuk para alumni yang sudah pensiun dari tugasnya. Saya selalu merindukan saat-saat bisa ngobrol dengan teman-teman APDN dulu. Pasti banyak cerita dan kenangan yang akan kami bicarakan, tuturnya. Karenanya, dia berharap, panitia pelaksana kegiatan reuni tersebut dapat merealisasikan pertemuan antaralumni APDN Pontianak se-Kalbar itu. Jika perlu kegiatannya dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Lebih cepat itu lebih baik. Kami sangat berharap, rencana kegiatan reuni ini dapat direalisasikan. Saya juga yakin para alumni APDN Pontianak lainnya juga mengharapkan hal yang sama, tukasnya. (shn)

Mungkin bisa ratusan bahkan ribuan. Namun, angka itu pasti akan berkurang setiap tahunnya. Karena, faktor umur yang sudah tua sehingga banyak pula dari alumni yang sudah meninggal dunia. Atau banyak pula yang bertempat tinggal di luar Kalimantan Barat.

Akbar Tanjung Halal Bihalal ke Mempawah MEMPAWAH. Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar (DPD PG) Kabupaten Pontianak akan menggelar Halal Bihalal Akbar. Kegiatan yang akan dilaksanakan Jumat malam (30/9) Pukul 19.00 di Gedung Kartini Mempawah, akan dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPP PG H Akbar Tanjung. Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan kegiatan silaturahmi antara Kader Partai Golkar dan Simpatisan serta tokoh masyarakat dan aktivis muda yang ada di Kabupaten Pontianak, terang Ketua DPD PG Kabupaten Pontianak H Rahmad Satria saat menggelar konferensi pers siang kemarin, dengan sejumlah wartawan di rumah dinas Ketua DPRD Kabupaten Pontianak Dipaparkannya, dalam Halal Bihalal tersebut, tidak hanya dihadiri Akbar Tanjung, namun Ketua DPD I PG Kalbar H Morkes Effendi. Termasuk Anggota Komisi X DPR RI daerah pemilihan Kalbar, Zulfadhli dan sejumlah ketua dan pengurus DPD PG Kalbar. Nantinya, Akbar Tanjung dan

sejumlah tokoh PG tersebut juga akan melakukan silaturahmi dengan Ketua Dewan Pertimbangan PG Kabupaten Pontianak H Ria Norsan, sebut Rahmad yang juga Ketua DPRD Kabupaten Pontianak. Menurut legislator PG ini, diperkirakan Akbar Tanjung sampai di Mempawah pada hari Jumat sore sekitar pukul 17.00. Kemudian Ketua Wantim DPP PG tersebut akan beristirahat di rumah dinas Bupati Pontianak jalan Gst M Taufik Mempawah. Selanjutnya, Akbar Tanjung dijadwalkan untuk makan malam bersama Bupati Pontianak H Ria Norsan. Kemungkinan besar Bapak Akbar Tanjung juga akan bermalam di Rumah Dinas Bupati Pontianak, kata Rahmad. Terkait dalam kegiatan Halal bi Halal Akbar tersebut, Rahmad yang juga menjabat Ketua Pengkab PSSI Kabupaten Pontianak mengatakan, kegiatan Halal bi Halal akan diisi dengan berbagai acara seperti, pembacaan ayat Suci Al-Quran. Tausiyah dan Shalawat. Selain itu juga akan

ditampilkan berbagai hiburan seperti Pantun Berdendang (Tundang), permainan musik Tanjidor dan lain-lain. Ditanya mengenai apakah ada agenda politik yang diselipkan dalam acara tersebut, Rahmad Satria mengatakan tidak ada. Ini hanya kegiatan Halal bi Halal yang merupakan ajang silaturahmi memupuk kebersamaan antara kader dan simpatisan Partai Golkar serta masyarakat yang ada di Kalbar. Dan saya berharap, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar nantinya, Tukasnya. Di lain pihak Ketua Panitia Halal Bihalal Syharif Saleh mengatakan, kegiatan ini sudah dipersiapkan dengan baik hingga hari pelaksanaannya nanti. Saat ini untuk kelengkapan pelaksanaan Halal bi Halal Akbar sudah kita siapkan. Sebab, kemungkinan acara Halal bi Halal ini bakal dihadiri banyak tamu yang bakal memenuhi gedung Kartini Mempawah. Saya berharap kegiatan Halal bi Halal ini dapat berjalan dengan lancar, kata Saleh. (shn)

H Rahmad Satria

Al¿ Shandy/Equator

Banggar Siap Bahas RAPBD 2011

Sesalkan Sejumlah Anggaran Dikurangi MEMPAWAH. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pontianak mengaku siap bekerja siang-malam untuk menyelesaikan pembahasan RAPBD 2011. Agendanya, pembahasan anggaran itu telah selesai pada tanggal 12 Oktober nanti. Setelah menerima nota keuangan dan draf Raperda RAPBD dari eksekutif, kami siap membahas RAPBD 2011. Banmus juga sudah menetapkan jadwal pembahasannya. Jadi kami akan bekerja dengan maksimal untuk membahas RAPBD tersebut, kata Anggota Banmus DPRD Kabupaten Pontianak, Susanto, Rabu (28/9) di Mempawah. Dijelaskannya, pada RAPBD tahun 2011 ini terjadi kenaikan anggaran dari Rp462 Miliar menjadi Rp548 miliar atau naik sebesar Rp86 miliar. Sementara

anggaran belanja ditargetkan sebesar Rp548 miliar. Dari sejumlah anggaran tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pontianak ini, menyayangkan adanya beberapa pos pelayanan publik yang dikurangi anggarannya. Salah satunya pos pelayanan kesehatan yang dikurangi anggarannya sebesar Rp826 juta. Seharusnya anggaran yang berkaitan dengan pelayanan publik tidak boleh dikurangi. Apalagi ini berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Yang selama ini notabenenya pelayanan kesehatan masih belum maksimal. Harusnya anggaran itu ditambah bukan malah dikurangi, pendapatnya. Bukan itu saja, lebih jauh, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pontianak ini juga menyesalkan target pendapatan

yang dinilai tidak realistis dengan fakta di lapangan. Misalnya, pendapatan pelayanan pasar pada RAPBD 2011 yang ditargetkan sebesar Rp100 juta. Saya menilai adanya ketidakseriusan pemerintah daerah dalam menggali pendapatan daerah. Kalau dimaksimalkan dan dikelola secara benar, tidak mungkin pendapatan dari pelayanan pasar hanya ditarget Rp100 juta. Harusnya bisa lebih dari itu, ujarnya. Keyakinan Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Pontianak itu bukannya tidak beralasan. Jika dihitung secara riil antara jumlah pedagang yang ada di sejumlah pasar dengan besaran retribusi yang dilakukan, tentu saja akan menghasilkan pungutan lebih dari Rp100 juta setiap tahunnya. Ada berapa banyak jumlah

pedagang baik ruko maupun pedag ang kecil yang membuka lapak jualan baik dipasar ikan, daging, sayur maupun buah. Mulai dari pasar Jungkat, Segedong, Sungai Purun Kecil, Nusapati, Sungai Pinyuh, Kuala Mempawah, Kota Mempawah, Semudun, Sungai Kunyit, Anjongan dan Toho, tuturnya. Dengan target pendapatan sebesar Rp100 juta, pemerintah daerah menghitung hanya kurang lebih 300 pedagang yang dipungut setiap harinya selama satu tahun anggaran. Padahal, jumlah pedagang yang ada di sejumlah pasar di Kabupaten Pontianak tentu saja melebihi angka tersebut. Sangat tidak logis jumlah pedagang di Kabupaten Pontianak hanya ada 300 orang. Silakan kita buktikan dan survey bersama keberadaan pedagang

tersebut. Karenanya, target pendapatan pelayanan pasar sebesar Rp100 juta sangat tidak masuk akal, imbuhnya. Ke depan, Susanto mengingatkan agar pemerintah daerah serius mengelola dan memaksimalkan potensi pendapatan yang ada di Kabupaten Pontianak. Jangan harap daerah ini akan maju dan berkembang jika pengelolaan pendapatannya tidak dimaksimalkan dengan baik. Untuk membangun daerah ini, kita tidak bisa hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah pusat. Daerah harusnya berinisiatif untuk memaksimalkan berbagai potensi yang ada. Kalau kinerja pengelolaan pendapatan pemerintah daerah masih seperti ini, maka Kabupaten Pontianak akan selalu tertinggal, tukasnya. (shn)


11 

suare kite

Setiap Agama Ajarkan Kerukunan

Walikota Singkawang Dr Hasan Karman Notohadiningrat membuka Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Kota Singkawang, Kamis (29/9). Mordiadi Singkawang. Setiap agama yang diakui di Indonesia mengajarkan kerukunan antarumat beragama. Karena hal ini memang penting demi keharmonisan antar pemeluk agama guna mendukung kemajuan pembangunan. Masalah kerukunan antarumat beragama di Singkawang, secara khusus sangat penting, kata Dr Hasan Karman Notohadiningrat, Walikota Singkawang ketika membuka Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Kota Singkawang di Aula Kantor Kecamatan Singkawang Timur, kemarin (29/9). Dia menjelaskan, kerukunan tersebut sangat penting dijaga, karena tanpanya akan sulit melaksanakan pembangunan di segala bidang. Bila pemeluk agama tidak rukun, pada akhirnya berdampak negatif pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain Hasan, dalam sosialisasi tersebut juga hadir perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Singkawang, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas), Camat Singkawang Timur, pengurus FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda di Kota Singkawang Di tempat yang sama, Ketua FKUB Singkawang, Mastur mengungkapkan, sosialisasi kali ini merupakan kali ketiga dilaksanakan. Jika tidak ada halangan, akhir tahun ini akan dilaksanakan lagi kegiatan sosialisasi di lima kecamatan di Kota Singkawang, katanya. Sosialisasi tersebut jelas Mastur, sejalan dengan salah satu tugas FKUB untuk memberikan penerangan, penjelasan, menyerap aspirasi masyarakat tentang keharmonisan dalam beragama. Perlu diketahui, para pengurus FKUB di Kota Singkawang terdiri atas enam orang yang mewakili masingmasing agama yang diakui di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yakni Islam, Katholik, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu. (dik)



Jangan Mudah Menyerah

Ir H Burhanuddin A Rasyid menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa LPDI saat acara Halal Bihalal DDII Kabupaten Sambas. M Ridho Sambas. Pendidikan sangat penting bagi manusia. Makanya dalam menimba ilmu kata Ketua DDII Kabupaten Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid para siswa harus bisa bersaing menjadi nomor satu. Tamankan sikap tak mudah menyerah dan menjadikan kegagalan sebagai tantangan. Sikap ini harus bisa dilakukan mahasiswa ಯ.HJLDWDQVLODWXU LPDI, ingatnya saat DKPL\DQJGLEXQJ menyampaikan kuliah di hadapan maNXV GHQJDQ SHQ umum hasiswa Lembaga PendiGLGLNDQ DJDPD LQL dikan Dakwah Islamiyah VDQJDWEDLNGDODP (LPDI) di Kampus LPDI Kabupaten Sambas, KaPHQGXNXQJ PDMX mis (29/9). Q\DGXQLDSHQGLGL Pendidikan paparnya, motor utama NDQPDNDGDULLWX merupakan dalam proses belajar. SDUD PDKDVLVZD Menurut Pak Dhe saKDUXV IRNXV GDQ paan akrab Burhanuddin, banyak persoalan VHULXV PHQJLNXWL pendidikan agama yang NXOLDKXPXP\DQJ perlu ditanamkan kesiswa. Kita harus GLVDPSDLNDQ.HWXD pada berupaya agar setiap '',,6DPEDVರ siswa bisa mengucapkan dua kalimat syahdat di sekolah. Hal seperti ini yang harus kita tanamkan kepada anak-anak didik kita, ujarnya . Sementara itu, Ketua LPDI Kabupaten Sambas Ir H Hasanusi MM mengatakan, kuliah umum merupakan bagian dari acara halal bihalal. Kegiatan silaturahmi yang dibungkus dengan pendidikan agama ini sangat baik dalam mendukung majunya dunia pendidikan, maka dari itu, para mahasiswa harus fokus dan serius mengikuti kuliah umum yang disampaikan Ketua DDII Sambas (Ir H Burhanuddin A Rasyid, red), kata Hasanusi. Hal senada diungkapkan Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH. Menurutnya, untuk meningatkan pendidikan agama, para siswa harus memiliki kepribadian dalam memajukan pendidikan. Peran mahasiswa LPDI diharapkan dapat memberikan kemajuan pendidikan agama di Kabupaten Sambas, baik melalui dakwah maupun pergaulan, tegasnya. (edo)

Jumat, 30 September 2011

Tidak Ada Teroris di Kalbar  ಯ+DO LQL PHQXQMXNNDQ PDV\DUDNDW .DOEDU NHQGDWL EHUEHGD DJDPD WHWDSL WHWDS ,QGRQHVLD QHJDUDNX 1.5, EHUGDVDUNDQ 3DQFDVLOD-DGLWLGDNEHQDUNDODXGL.DOEDULWXUXVXKUHVDKGDQ ODLQQ\D.DODXSXQDGDSHUWLNDLDQLWXEXNDQDQWDUDJDPDರ Singkawang. Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH menegaskan, tidak ada teroris di Kalbar. Kerukunan umat beragama di Bumi Khatulistiwa ini sudah terjaga sejak ratusan tahun silam. Perlu saya beritahukan, saya laporkan, bahwa di Kalimantan Barat tidak ada teroris, tidak ada bombom di gereja, masjid ataupun kelenteng selama empat tahun saya memimpin, kata Gubernur Cornelis ketika Halal Bihalal di depan Masjid Raya Singkawang, Selasa (27/9) malam. Hal tersebut disampaikannya kepada para hadirin, diantaranya kepada Anggota DPD RI Djan Faridz yang juga Ketua PW Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta serta tokoh agama dan masyarakat yang meramaikan halal bihalal itu. Cornelis menjelaskan, dengan tidak adanya aksi teroris seperti yang terjadi daerah lainnya di Indonesia‒seperti kasus pengeboman rumah ibadah di Solo beberapa waktu lalu‒menandakan kalau masyarakat Kalbar aman dari isu pertikaian antaragama. Hal ini menunjukkan masyarakat Kalbar, kendati berbeda agama tetapi tetap Indonesia negaraku, NKRI berdasarkan Pancasila. Jadi tidak benar, kalau di Kalbar itu rusuh, resah dan lainnya. Kalaupun ada pertikaian itu bukan

antaragama, tegas Cornelis. Kerukunan antarumat beragama di Kalbar kata Cornelis, dapat dilihat di salah satu daerah, di situ tinggal sembilan kepala keluarga beragama Islam dan di sekitarnya tinggal umat Katholik dan Kristen. Tetapi tidak pernah mereka cekcok, bertengkar, apalagi saling menganggu, katanya. Dia menceritakan, umat Islam di Kalbar ini bukannya ada sejak satu atau dua tahun lalu. Tetapi sudah ratusan tahun silam, mereka tinggal sampai ke hulu-hulu sungai. Kalau tidak percaya, silakan datang dan lihat, ucap Cornelis. Walaupun berbeda agama jelas dia, apabila saling menghormati, menghargai tentunya tidak akan terjadi permusuhan antaragama. Saya yakin seyakin-yakinnya, kerukunan umat beragama di Kalbar ini akan semakin baik, ujar Cornelis optimis. Kondisi saat ini sudah baik, tetapi Cornelis mengingatkan untuk menjadikannya lebih baik lagi. Harus lebih baik dan kita harus memberikan contoh yang baik kepada daerah-daerah lainnya di Indonesia, ucapnya. (dik)

Kikis Stigma Negatif, ODHA Jadi PNS Singkawang. Stigma atau pandangan negatif terhadap pengidap Human ImmunodeďŹ ciency Virus/ Acquired ImmunodeďŹ ciency Syndrome (HIV/AIDS) di Singkawang, Bengkayang dan Sambas (Singbebas) nyaris tidak ada. Buktinya, ada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). ODHA yang menjadi PNS itu selama ini menjadi pasien Klinik Mawar Singkawang, kata dr Budi Enoch SpPD, Pimpinan Klinik Mawar melalui Media Center, Rabu (28/9). Budi yang juga Ketua Kelompok

SAMBAS

tumpahansalok

singkawang Spektakuler

Kerja (Pokja) Penanggulangan HIV/AIDS RSUD Abdul Aziz enggan menyebutkan secara mendetail identitas ODHA yang menjadi pasiennya itu. Dia hanya menyampaikan, kalau adanya ODHA yang menjadi PNS itu menunjukkan kalau stigma terhadap ODHA nyaris tidak ada di wilayah Singbebas. Kita harapkan seluruh masyarakat bisa menerima ODHA sebagai masyarakat yang biasa, artinya tidak harus diprioritaskan, juga tidak dikucilkan, ujar Budi. Di samping berhasil dengan susah

payah menghapus sedikit demi sedikit stigma terhadap ODHA, Tim Klinik Mawar juga berhasil mendorong warga yang berisiko tertular HIV/AIDS untuk memeriksakan diri dan menjadi pasien Klinik Mawar agar mendapatkan perawatan bila positif tertular. Pasien kita bukan hanya wilayah Singbebas, bahkan ada juga pasien dari Malaysia, ungkap Budi. Di Klinik Mawar itu, pasien akan mendapatkan perawatan intensif, termasuk pemberian ARV, obat yang sanggup menahan perkembangbiakan HIV/AIDS dalam tubuh,

sehingga pasien dapat hidup lebih lama. Terkait pemberian ARV ini, Klinik Mawar pernah mendapat penghargaan tingkat nasional berupa Kimia Farma Award 2010, sebagai Pemberi ARV terbaik di Indonesia. Selain itu, Klinik Mawar juga mendapat perhatian serius dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menjadikannya sebagai salah satu contoh bagi klinik lainnya di Indonesia dalam menangani ODHA. Kendati mendapatkan berbagai penghargaan, Tim Klinik Mawar tidak berpuas diri, berbagai upaya terus dilakukan untuk menggali Gunung Es , meminjam istilah Sigmud Freud tentang yang muncul ke

permukaan lebih sedikit ketimbang yang tidak tampak. Sejak 2005 hingga 2010, jumlah penderita HIV/AIDS tercatat 771 terdiri atas 58 persen dengan infeksi opurtunis dan 42 persen bukan infeksi opurtunis. Secara umum penderita HIV yang baru di Singbebas, jumlahnya menurun, kata Budi. Tetapi ingat dia, jumlah ODHA dari kalangan ibu rumah tangga justru meningkat. Hal ini tentunya harus diwaspadai. Hal ini bisa menjadi bom waktu. Oleh karenanya kita tidak bisa berdiam diri, penanganannya harus terintegrasi dengan seluruh stakeholder, pungkas Budi. (dik)

sambas terigas

Dana Hibah PDAM Jadi Catatan

DPRD Setujui Perubahan APBD Sambas. Meski semua fraksi di DPRD Sambas menyetujui perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sambas 2011, tapi eksekutif diharuskan menindaklanjuti sejumlah catatan. Diantaranya menyangkut dana hibah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sambas sebesar Rp 2 miliar. Tujuh fraksi dapat menerima dan menyetujui perubahan APBD untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Sambas, kata Ketua DPRD Sambas H Mas ud Sulaiman usai memimpin sidang paripurna Pandangan Akhir (PA) Fraksi DPRD Sambas, Kamis (29/9). Dijelaskan H Mas ud, walaupun semua fraksi DPRD menyetujui dan dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD dijadikan perda, namun ada beberapa catatan yang harus

menjadi perhatian eksekutif, diantaranya dana hibah PDAM Sambas sebesar Rp 2 miliar, jumlah keseluruhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sambas dan manyangkut pendapatan daerah Kabupaten Sambas. Diharapkan catatan dari fraksi ini bisa menjadi perhatian eksekutif, ungkap H Mas ud. Sebelumnya, tujuh fraksi telah menyampaikan PA-nya. Mulai dari Fraksi PAN yang disampaikan Trisno, Fraksi Indonesia Baru disampaikan Ir H Asyadi, Fraksi Demokrat disampaikan Anwari SSos, Fraksi Golkar disampaikan Sufni Alatas, Fraksi Hanura disampaikan Muzahar, Fraksi Rakyat Bersatu disampaikan Faisal M Bakri dan Fraksi PDI Perjuangan disampaikan Uray Guntur Saputra. Di tempat yang sama, Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi

MPH mengucapkan terimakasih kepada DPRD Sambas yang telah menyetujui Raperda Perubahan APBD menjadi perda. Setelah seluruhnya telah siap, maka hasil perubahan APBD Kabupaten Sambas ini akan secepatnya diserahkan kepada Gubernur, ungkap Juliarti. Ditegaskan Juliarti, eksekutif akan memperhatikan catatancatatan yang telah disampaikan tujuh fraksi DPRD. Ia meminta dukungan legislatif agar semua permasalahan tersebut dapat dituntaskan. Mengenai pertanyaan beberapa fraksi DPRD terhadap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, red) yang tidak ikut hadir pada paripurna DPRD, karena banyaknya agenda penting mewakili Bupati, baik di luar maupun di dalam daerah, pungkasnya. (edo)

Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH bersama pimpinan DPRD menandatangani pengesahan Perubahan APBD Kabupaten Sambas 2011. M Ridho

Retribusi Galian C Tidak Pro Pengusaha

Salah satu kawasan hutan lindung di Kabupaten Sambas yang marak aktivitas galian C.

Sambas. Pemkab Sambas dituding tidak peka terhadap keluhan pengusaha, seperti meleggalkan usaha galian C. Padahal, para pengusaha selalu memberikan retribusi kepada daerah. Tak adanya kerjasama yang baik ini, sama juga penarikan retribusi tidak pro pengusaha. Kalau kita mau jujur, sama saja Pemkab Sambas menarik retribusi liar dari pengusaha, kritik H Subhan Nur, salah seorang pengusaha Kabupaten Sambas. Menurut H Subhan, Pemkab Sambas jangan hanya tahu menarik retribusi galian C saja, namun para pengusaha tidak pernah dibantu melegalkan usahanya. Lalu kemana retribusi galian C yang sudah disetor

pengusaha? Jika dikalkulasikan dari setiap kontraktor yang memberikan retribusi, bisa mencapai ratusan juta rupiah. Dalam hal ini, dimana letak tertib dan terukur pada Visi dan Misi Bela Terpikat Terigas, tanya mantan Ketua Komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas ini. Subhan mencontohkan, kasus pengusaha galian C yang izinnya sudah habis masa waktunya. Saat mengajukan perpanjang izin, justru dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) tidak memberikan perpanjangan izin. Alasannya, lokasi galian C yang diajukan masuk kawasan hutan lindung. Padahal dari dulu aktivitas penambangan

tersebut sudah berjalan. Anehnya, kenapa dulu izin bisa terbit, dan kenapa sekarang tidak, padahal lahan tersebut milik pribadi dan telah memiliki sertiďŹ kat sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), jelas H Subhan. Wakil Ketua Kadin Kalbar Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Perbatasan ini meminta Pemkab Sambas tak hanya berpangku tangan terhadap masalah ini, dan mengabaikan keluhan para pengusaha. Dengan ditariknya retribusi galian C dari pengusaha, diharapkan izin dan aktivitas pengusaha harus didukung. Sehingga pengusaha lokal bisa eksis dan berkembang, harapnya. (edo)

Tanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini Sambas. Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun harus ditanamkan sejak usia dini. Begitu penegasan Bupati Sambas dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH saat mencanangkan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun di halaman SD Tarbiyatul Islam Sambas, Kamis (29/9). Juliarti menyambut baik pelaksanaan gerakan ini. Ia berharap gerakan ini bisa menjadi budaya masyarakat Kabupaten Sambas. Melalui momentum ini, mari kita jadikan Gerakan Mencuci Tangan Pakai Sabun menjadi

kebiasaan di lingkungan keluarga kita, serta menjadi kebiasaan dan perilaku masyarakat di lingkungan kita, ajak mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas ini. Menurut Juliarti, jika Gerakan Mencuci Tangan ini dibiaskan di kalangan masyarakat, tentunya masyarakat akan sehat dan cerdas. Untuk itu tegasnya, kita harus bersama-sama mensosialisasikan gerakan ini kepada masyarakat, terutama bagi siswa atau pelajar PAUD maupun tingkat SD. Pihak sekolah

diharapkan dapat menyiapkan fasilitas khusus tempat mencuci tangan. Ini penting, tujuannya agar anak-anak kita bisa membiasakan gerakan ini dalam kesehariannya, harap Bupati. Menjaga kesehatan melalui Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun dapat membunuh virus atau bakteri yang melekat di tangan. Paling tidak ujarnya, dengan mencuci tangan pakai sabun dapat mengurangi serangan bakteri atau virus terhadap anak. Terutama setelah anak-anak bermain.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar gerakan jum at bersih, gotong royong desa dan beberapa gerakan kebersihan lainnya tetap dilestarikan. Tujuannya untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Sambas Berias, ujar Juliarti.Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sambas, Wafida Pabali Musa mengatakan, sasaran gerakan tersebut terutama bagi para pelajar mulai jenjang PAUD. Resminya pencanangan tersebut

setelah Bupati Sambas memasangkan pin dan praktek cuci tangan pakai sabun, katanya kepada Equator, usai kegiatan tersebut.Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Mailamah mengatakan, Gerakan Mencuci Tangan Pakai Sabun ini dukungan TP-PKK Kabupaten Sambas, Dinas Kesehatan dan Pemkab Sambas. Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan kebiasaan mencuci pakai sabun bagi anak-anak. Sehingga anak-anak kita menjadi sehat dan cerdas, pungkasnya. (edo)


12  apai kato kito

Tingkatkan Keterampilan Warga Upaya nyata untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) harus diwujudkan. Demikian ditegaskan Pemerhati Pendidikan Melawi, Thomas David saat ditemui di kediamannya belum lama ini. Semua orang sepakat bahwa SDM Melawi rendah bila dibandingkan orang-orang dari luar Kalbar. Namun, setelah kita sadari itu, apa yang harus dilakukan harus jelas. Harus ada upaya nyata untuk meningkatkan SDM tersebut. Dengan menjamurkan berbagai pelatihan, kata Thomas. Diungkapkannya, banyak orang yang menyuarakan putra daerah dalam rekrutmen tenaga kerja di daerah ini. Namun bila dibandingkan keterampilan putra daerah dengan orang luar harus diakui memang rendah. Orang yang datang ke Melawi untuk mendapatkan pekerjaan tentunya sudah siap dengan berbagai keterampilan. Tentunya, kita sebagai orang daerah bukan hanya menyarankan orang daerah atau bukan. Tetapi harus ada solusi yang jelas. Solusinya, kita beri keterampilan dan pengetahuan anak-anak daerah. Supaya mereka mampu bersaing dengan orang luar, jelasnya. Ia mengimbau pada seluruh masyarakat Melawi bahwa untuk mendapatkan pekerjaan bukan tergantung pada anak daerah atau bukan, melainkan keterampilan. Oleh karena itu, seluruh masyarakat harus menyadari bahwa ilmu dan keterampilan adalah yang paling utama. Guru, orang tua, anak, murid harus memahami bahwa untuk mendapatkan pekerjaan memerlukan keterampilan. Begitu pula dengan untuk membuka usaha. Bila ada pelatihan seharusnya masyarakat berebut untuk mendapatkan keterampilan tersebut, ujarnya. Thomas mengingatkan, adanya globalisasi dan perdagangan bebas. Walau masih belum terlihat jelas, perdagangan bebas dan globalisasi sudah terjadi. Itu dapat dilihat dari arus informasi yang dapat diakses dengan mudah, melalui Koran, televisi, internet. Tahun-tahun ke depan, bisa saja orang Malaysia, Inggris, Korea, Singapura bekerja di Melawi. Tentunya, orang dari Negara luar ini datang dengan keahlian khusus. Sehingga kedudukan yang di dapat adalah yang penting-penting, ujarnya. (aji)

melawi membangun

Jumat, 30 September 2011

Peningkatan Pendidikan Perlu PK Guru Nanga Pinoh. Pemkab Melawi memiliki salah satu visi dan misi untuk meningkatkan mutu pendidik masyarakat Melawi. Berbagai upaya sedang dilakukan. Salah satunya meningkatkan kualitas guru melalui Pembinaan Kinerja (PK) Guru. Guru adalah pendidik yang professional yang memiliki jabatan fungsional. Dengan tugas, tanggungjawab dan melakukan kegiatan mendidik, mengajar, membimbing, menggerakkan, melatih dan nilai pada peserta didik. Hingga itu, mesti ada upaya lebih untuk pembinaan terhadap pendidikan ini, kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, SMK dan Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS), Marselius Iteng. Pada acara Diklat pengembangan KTSP dan PK Guru serta Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Di aula SMP

Negeri 1 Nanga Pinoh. Kamis (29/9) kemarin. Lantas dijelaskannya, agar tugas dan fungsi yang melekat pada guru bisa berjalan sesuai aturan maka perlu ada penilaian kinerja guru. Seperti yang diamanatkan Permenpan dan reformasi birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Adapun maksud pelaksanaan PK guru untuk mewujudkan guru yang professional dan berkualitas. Maka PK Guru harus dilakukan di setiap satuan pendidikan oleh pengawas sekolah, kepala sekolah atau guru sendiri, ulasnya. Lebih jauh, Iteng menerangkan hasil PK digunakan sebagai input penyusunan program keprofesian berkelanjutan (PKB). Hingga itu perlu dilakukan pelatihan calon pelatih dan calon penilain PK Guru dalam kelom-

pok MKKS, MKPS dam MGMP. Agar memperoleh persepsi yang sama dalam hal PK Guru. Dengan harapan hasil kegiatan ini adanya tim inti PK Guru yang professional di Kabupaten Melawi. Sebagai penilai PK guru dan pengembangan keprofesian keberlanjutan (PKB). Meski begitu, ulas Iteng, dalam pelaksanaan penilaian ini diperlukan dana yang dialokasikan pada APBD Melawi. Serta adanya keinginan yang kuat atau berupa kebijakan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi untuk memberdayakan MKKS, MKPS dan MGMP yang optimal. Juga diperlukan adanya semacam pertemuan atau semacam raker tahunan kepala sekolah untuk membahas mengenai berbagai masalah pendidikan termasuk PK Guru ini, pungkasnya. (aji)

Pertemuan para kepala sekolah dan pengawas Kabupaten Melawi untuk penguatan pengembangan kapasitas pendidikan Melawi----sukartaj

upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia. Juga memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden dalam penyusunan kebijakan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia. Pelayanan lansia yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan sosial lansia tetap perlu memerhatikan ďŹ losoďŹ s nilai-nilai tiga generasi dalam satu atap yang menjamin keharmonisan hubungan antara

anak, orang tua dan lansia, terang Alumni FKIP Untan ini Dalam satu ikatan khusus, kebijakan penanganan lansia selama ini maupun dimasa yang akan datang, juga menempatkan keluarga sebagai basis utama pelayanan sosial. Selain berbasis masyarakat, sedangkan pelayanan melalui panti-panti sosial merupakan alternatif yang terakhir. Upaya peningkatan kesejahter-

Perhatikan Kesejahteraan Lansia

Nanga Pinoh. Undang-undang nomor 13 tahun 19998 tentang kesejahteraan (lanjut usia) Lansia merupakan salah satu indikasi makin besarnya perhatian pemerintah terhadap penduduk lansia. Dalam undang-undang tersebut diatur secara tegas tentang upaya peningkatan kesejahteraan lansia. Diharapkan Pemkab Melawi juga menjalankan aturan tersebut di kota juang ini. Pada pasal 4 undang-undang tersebut menyebutkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan sosial bertujuan untuk memperpanjang usia harapan hidup dan masa produktif, terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan, terpelihara sistem nilai budaya dan kekerabatan Tour & Travel Perwakilan Kalbar bangsa Indonesia serta lebih mendekatkan diri kepada WUJUDKAN NIAT 3,5 Jt (Umroh) Tuhan Yang Maha Esa, DP: H A ANDA KE TANAH SUCI 5 Jt (Haji) MA kata praktisi pendidikan 8 JA TIS 1 Sisanya bisa diangsur A Melawi, Ratnawati SPd. GR Daftar segera Umroh dan Dijelaskan Ratnawati Haji murah dan terjangkau sebagai tindak lanjut dari Melayani: Contact person undang-undang tersebut - Umroh - Umroh Plus HENDI:: 08156873535 pemerintah telah menetapHENDI - Haji Plus - Tiket pesawat VONNY:: 081257924050 kan peraturan pemerintah VONNY nomor 43 tahun 2004 TERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN tentang pelaksanaan upaya Office: (H.A. Muchrin) peningkatan kesejahteraan Jl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207 lansia. Namun upaya terse-

ARMINAREKA PERDANA

but juga harus di dukung, dengan adanya kepercayaan sosial antara komponen yang tercermin dengan tumbuhnya kerja sama. Kemitraan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial antara pemerintah, individu, keluarga, kelompok masyarakat dan LSM serta dunia usaha. Sedangkan tumbuhnya kepercayaan sosial antara generasi dapat tercermin dengan menyatunya kekuatan generasi tua da generasi muda secara terpadu (sinergis), ulasnya. Hingga dapat kemampuan yang lebih memadai dalam menghasilkan karya nyata. Dalam bangsa ini lansia dapat memberikan teladan sebagai generasi yang senantiasa terus berkarya sepanjang masa. Lantas ia menerangkan Pemerintah dalam melakukan ketentuan pasal 25 undang-undang nomor 13 tahun 1998 kemudian menetapkan keputusan Presiden No.52 tahun 2004 yang diikuti keputusan Presiden No.93/M tahun 2005 tentang komisi nasional lansia. Anggotanya terdiri dari wakil berbagai instansi, lembaga dan organisasi sosial yang memiliki kepedulian terhadap para lansia. Salah satu tugas pokoknya adalah selain membantu Presiden dalam mengkoordinasikan pelaksanaan

aan sosial lansia merupakan suatu usaha yang mulia. Hal tersebut tentu tidak mudah untuk melaksanakannya, tetapi yang tidak mudah itu bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untuk dilaksanakan. Karena pada suatu saat kita semua akan menuju kesana menjadi lansia sehingga kita semua mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan kesejahteraan lansia, pungkasnya. (aji)

sintang raya  apai ji kitak

Halal Bihalal PHBI

Pencetakan Sawah Baru Sintang. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Arbudin mengatakan bahwa program pertanian intensif dengan rencana pencetakkan sawah baru seluas 500 hektar setiap kecamatan bisa berjalan bila program ada sinkronisasi dengan penyuluh di lapangan. Sejauh ini memang untuk program kita koordinasinya di lapangan. Ketika penyuluh tahu ada kegiatan dari dinas, maka penyuluh yang ada di lapangan bisa langsung turut serta membantu. Sejauh ini tidak ditemukan kendala berarti dalam penerapan program pertanian di lapangan, ucapnya.Dikatakan Arbudin sejak penyuluh pertanian berdiri sendiri dan menyatu dalam badan khusus bersama dengan penyuluh perikanan, kehutanan dan ketahanan pangan, maka otomatis penyuluh pertanian tidak di bawah kendali langsung Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sintang. Karena kalau kita buat program tetapi penyuluhnya tidak ikut berjalan aka akan susah juga dan selama ini komunikasi program dengan penyuluh di lapangan sudah cukup bagus, jelasnya. Ia mengakui, secara kelembagaan memang belum ada pertemuan secara khusus untuk mengsingkronkan program antara Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sintang dengan Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sintang. Meski demikian, sinkronisasi program berlangsung alami di lapangan. Sejauh ini program pencetakkan sawah baru sudah terus berjalan bahkan untuk beberapa sentral seperti Kelam Permai, Binjai, Sepauk sudah lebih dari target, terangnya. Yang masih menjadi kendala, lanjut Arbudin, sawah baru tidak sedikit yang hanya satu kali tanam, padahal dengan pembuatan sawah diharapkan bisa dua kali tanam dalam setahun atau lebih. Untuk menjadikan sawah itu bisa dua kali tanam, tidak sedikit kendala yang dialami adalah soal sistem pengairan yang masih belum optimal, selain itu juga menyangkut kebiasaan. Karena petani kita masih belum terbiasa dengan sawah intensif, pungkasnya. (din)

Milton Berikan Semangat Kapuas Raya Sintang. Halal bi halal merupakan salah satu cara untuk mempererat tali silaturahmi, tidak hanya sesama umat Muslim, namun juga antar umat beragama. Begitulah yang dilakukan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang, menjelang berakhirnya bulan Syawal. Bertempat di Gedung Pancasila, Kamis (19/9) organisasi ini menggelar Halal bi halal dengan Pemkab Sintang, TNI, Polri dan Masyarakat Kabupaten Sintang. Hadir pada kesempatan itu Bupati Sintang, Milton Crosby dan sejumlah pemuka agama. Dalam sambutannya, Milton menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Ormas maupun pemuka agama yang sudah ber-

ಯ0RPHQWXPEXODQ6\DZDOLQLNLWDMDGLNDQDMDQJ XQWXNPHPELQDKXEXQJDQEDLN6HPXD2UPDV NLWDXQGDQJ,QLNLWDODNXNDQDJDUUDVDSHUVDXGD UDDQDQWDUPDV\DUDNDWWHWDSWHUMDJDGDQPDPSX GLSHUWDKDQNDQರ peran membantu Pemkab Sintang dalam menjaga kerukunan maupun rasa aman di Kabupaten Sintang. Menurut Milton, terjalinnya kerukunan dan rasa aman membuktikan bahwa Kabupaten Sintang sudah lebih maju. Dalam kesempatan itu pula Milton memaparkan tentang kesiapan menyambut Provinsi Kapuas Raya.

Halal bi halal berlangsung khidmat. Tausiyah yang disampaikan oleh Ust Rohendi memberikan nasihat tentang pentingnya menjalin silaturahmi antar sesama maupun umat beragama. Ketua PHBI Sintang, H Murjono mengatakan halal bi halal sengaja digelar bersama ormas se Kabupaten Sintang. Hal ini dilakukan agar rasa persaudaraan antar masyarakat di Kabupaten Sintang tetap terjalin dengan baik. Momentum bulan Syawal ini kita jadikan ajang untuk membina hubungan baik. Semua Ormas kita undang. Ini kita lakukan ag ar rasa persaudaraan antar masyarakat tetap terjaga dan mampu dipertahankan, terangnya. (din)

APBN Perubahan Alokasikan Rp 15 Miliar Tebelian Air Port Sintang. Bupati Sintang, Milton Crosby terus memonitor perkembangan pembangunan Bandar Udara Tebelian Air Port. Hal itu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana proses pengerjaan yang sudah dilakukan. Untuk tahun 2011 ini, lokasi bandara akan segera kita ratakan.

Bukit yang ada akan kita potong untuk mengisi bagian yang lebih rendah. Dana untuk cut and fill tersebut ditampung dalam APBN Perubahan Tahun 2011 sebesar 15 miliar, kata Milton sela-sela meninjau lapangan tersebut, Kamis (29/9) kemarin. Dikatakan Milton, dalam APBN P tahun 2011, Bandara Susilo Sintang juga mendapatkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk

Listrik Byar Pet Buat Jengkel Sintang. Pemadaman bergilir maupun listrik mati tiba-tiba yang masih kerap kali terjadi di Sintang tidak hanya membuat kesal masyarakat, kalangan dewan pun resah dengan persoalan tersebut. Jujur, saya jengkel dengan hal itu. Bukan hanya sekali, tapi sudah kerap kali, tutur Anggota DPRD Sintang, Ginidie. Menurut Ginidie pemadaman bergilir maupun mati tiba-tiba akan menjadi preseden buruk bagi Pemkab Sintang, bila tidak segera

Dikatakan Milton, pihaknya beserta lima kabupaten yang berada di wilayah timur, meliputi Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu tetap komit memperjuangkan Provinsi Kapuas Raya. Namun menurut Milton, perjuang an itu t idaklah berart i tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Saat ini Kapuas Raya sudah

berada di DPR RI dan tinggal menunggu pembahasan. Kita minta masyarakat tetap semangat. Kapuas Raya adalah perjuangan kita bersama dan perlu komitmen bersama, ucapnya. Milton juga menyatakan dukungan terkait rencana pembangunan Masjid Raya di Kabupaten Sintang. Menurut Bupati dua periode ini pembangunan masjid raya itu sangat sejalan dengan rencana menyongsong Provinsi Kapuas Raya. Saya sangat mendukung hal itu. Apalagi daerah kita direncanakan sebagai ibu kota Provinsi. Sudah sepantasnya ibu kota Provinsi memiliki Masjid Raya, kata Milton.

ditangani. Ini merusak citra Kabupaten Sintang. Kita saja menilainya jelek, apalagi masyarakat luar. Coba saja pikir kalau ada orang luar berada di Sintang, mereka merasakan pemadaman yang terjadi, pastinya mereka juga jengkel. Inikan merusak nama Pemkab Sintang, terangnya. Diakui Ginidie pemadaman bergilir serta mati tiba-tiba kerap kali dirasakannya. Tidak hanya di rumah pribadinya, dalam pertemuan ataupun rapat di DPRD,

mati lampu secara dadakan sudah menjadi cerita lama. Tidak hanya kita, masyarakat luas juga merasakannya. Kita juga sudah jenuh rasanya mendengar keluhan dari masyarakat. Tapi mau bagaimana lagi. Kita minta pihak PLN bisa lebih baik memberikan pelayanan, pintanya sembari menegaskan.Ginidie mensinyalir ada permainan oknum-oknum tertentu atas pemadaman yang kerap kali terjadi. Kita heran masalah ini tidak

kunjung tuntas. Mungkin mereka sengaja melakukan pemadaman karena ada keuntungannya. Bisa saja dari minyak, kalau listrik mati otomatis penggunaan minyak berkurang. Nah, inikan sangat menggiurkan. Kita bukan bermaksud menuduh, cuma sedikit heran dengan masalah ini yang tidak kunjung tuntas, bebernya. Terpisah Bupati Sintang, Milton Crosby juga merasakan intensitas pemadaman yang kerap kali terjadi. Saya disini juga hampir tiap malam mati lampu, kata Milton, sela-sela menerima kunjungan Anggota DPRD Kalbar beberapa waktu lalu.

pengadaan mesin sinar x dalam rangka menunjang semakin meningkatnya aktivitas bandara akhirakhir ini. Pemkab Sintang juga akan segera membangun ruang VIP di Bandara Susilo karena Kabupaten Sintang sering dikunjungi tamu penting. Kita perlu memberikan pelayanan yang terbaik bagi tamu, kata Milton. Menurut Milton berdasarkan survey terakhir, lahan bandara yang

Milton mengaku cukup sulit menangani persoalan listrik. Namun bukan berarti pihaknya diam begitu saja, upaya demi upaya terus dilakukan. Sulit mau ngomonglah. Kita sudah melakukan pertemuan dengan pihak PLN baik di Ranting Sintang maupun PLN Wilayah Pontianak. Ya, beginilah. Banyak faktor jadi penyebab, terang Milton. Namun demikian Milton tetap meminta pihak PLN bisa mengatasi masalah yang terjadi. Bila memang karena kerusakan mesin, segera kerusakan itu ditangani. Paling tidak harus jeli melakukan antisipasi, pesan Milton.

sudah dibersihkan dengan ukuran lebar 100 meter dan panjang 2,7 KM dianggap masih kurang. Akan kita tambah sekitar 700 meter lagi sehingga total panjang landasan menjadi 3, 4 KM. Dengan memiliki ukuran 100 meter x 3, 4 KM, maka bandara ini akan mampu menyesuaikan diri dengan pengembangan penerbangan sampai 50 tahun kedepan, terangnya. Milton menargetkan pada 2015

Milton juga mengimbau agar masyarakat bisa lebih hemat dalam pemakaian listrik. Terutama disaat beban puncak. Kalau lampu yang dirasakan tidak perlu, matikan saja. Sesuai kebutuhan saja, sarannya. Berkenaan dengan tanaman di dekat jaringan yang juga bisa menjadi pemicu terjadinya pemadaman listrik, Milton meminta masyarakat untuk bisa mengikhlaskan pohonnya ditebang. Saya rasa masyarakat tidak masalah, lagi pula paling Cuma dipangkas saja. Kalaupun ditebang, iklaskan saja. Toh, untuk kebaikan semua, bebernya.(din)

pembangunan bandar udara selesai dan dapat difungsikan. Lokasi jalan masuk dari samping Kantor Camat Sungai Tebelian menuju lokasi bandara dengan jarak sekitar 2 KM juga akan segera dibebaskan dengan lebar jalan yang diperuntukkan untuk dua jalur. Nah, berkaitan dengan penambahan 700 meter untuk landasan pacu serta pembebasan lahan untuk jalan masuk, saya hanya mengimbau agar masyarakat memberikan kemudahan dan membantu Pemkab Sintang karena ini untuk kepentingan kita bersama. Keberadaan bandara ini sangat menguntungkan bagi seluruh masyarakat, Pemerintah dan dunia usaha, jelasnya. Milton berencana mengundang anggota Komisi V DPR RI ke Kabupaten Sintang untuk bersama-sama melihat langsung lokasi bandara. Kita sudah mengajukan anggaran sekitar Rp 50 miliar untuk bisa ditampung pada APBN Tahun 2012. Bandar Udara Tebelian ini memang sudah mendapatkan dukungan yang sangat besar dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, karena memang mengingat keberadaan bandara ini sangat strategis, pungkasnya. (din)


13 pemakaman lama penuh  ningkau nuan

PNPM Solusi Tanggulangi Kemiskinan PUTUSSIBAU. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) merupakan program yang menanggulangi kemiskinan secara teratur. Dalam beberapa tahun ini PNPM telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap perkembangan pembangunan yang ada di daerah termasuk di Kapuas Hulu ini. Demikian hal ini diungkapkan oleh Kabid Kelembagaan Sosial Ekonomi Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kapuas Hulu, M Nasharudin saat menyampaikan laporannya di acara pembukaan semiloka DPRD dan SKPD Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (29/9). Dikatakannya semiloka kali merupakan sudah yang ketiga kalinya dilaksanakan di Kapuas Hulu, program itu selama sejak beberapa tahun yang lalu telah diluncurkan presiden dalam rangka membantu pembangunan yang ada di tengah-tengah masyarakat pedesaan. Selama lima tahun kita sudah menikmati program PNMPM mandiri secara jelas dan terasa sangat jelas dampaknya terhadap pembangunan yang berasaskan pada pembangunan, katanya. Tentunya tidak dapat dipungkiri selama berjalannya program itu pasti mendapatkan kendala yang menghalangi program tersebut, namun hal itu akan dijadikan sebagai pembelajaran, untuk semakin meningkatkan program itu ke depannya. Sejauh ini kendala yang ada diatasi dengan baik sehingga program dapat terus berjalan di tengah-tengah masyarakat kita, ujarnya. Setiap fasilitator wajib membuat rencana pembangunan meneng ah desa (RPJMDes), sebagai laporan untuk melakukan pengagasan dari petugas yang ada. Untuk tahun 2012 ini akan dilakukan evaluasi terhadap RPJMDes tersebut. Sedangkan secara umum tujuan adanya PNPM itu adalah untuk menanggulangi kemiskinan dan melalui program PNPM itu, hal itu akan menjadi dampak yang jelas bagi masyarakat. Ditambahkannya untuk masalah pembiayaan pada tahun ini pemerintah pusat lebih banyak mengalokasikan dana, sekitar 80 persen dan 20 persen dari daerah sendiri. Pembangunan ini akan menjadi hal paling baik dalam pembangunan yang berbasis pemberdayaan, lebih-lebih program ini mendapatkan tanggapan paling besar dari pemerintah pusat dari anggaran dana, tukasnya. (lil)

uncak kapuas KAPUAS HULU

Jumat, 30 September 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Semiloka DPRD dan SKPD PNPM-MP PUTUSSIBAU. Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana SH membuka semiloka DPRD dan SKPD Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) tahun 2011, Kamis (29/9) pagi di aula kantor Bupati Kapuas Hulu. Peserta dalam semiloka ini sebanyak 90 orang. Mereka terdiri dari DPRD Kabupaten, Tim Koordinasi PNPM-MP Provinsi, Perwakilan dari masing-masing SKPD Kabupaten, Tim Koordinasi PNPM-MP Kabupaten, Camat, PjOK, Pelaku PNPM-MP dikecamatan dan Desa (BKAD), LSM dan Wartawan atau media massa. Sementara yang menjadi narasumbernya, DPRD Kapuas Hulu, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) serta Fasilitator Provinsi/Kabupaten PNPM-MP. Acara semiloka tersebut diawali dengan sambutan dari panitia pelaksana semiloka, yaitu M Nasharuddin SE, selaku Kabid KSED BPMD Kapuas Hulu selaku

PJOKab PNPM-MP. Dalam sambutannya Nasharuddin mengatakan PNPM-MP ini diluncurkan secara nasional tahun 2007 dan saat ini telah memasuki tahun kelima. Demikian pula dengan pelaksanaannya di Kapuas Hulu. Selama itu, banyak dinamika dan tantangan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pemberdayaan ini. Namun banyak pula keinginan dan kebutuhan masyarakat yang bisa ditunaikan dengan lebih cepat. Seraya tetap berada didalam prinsip-prinsip program untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera, katanya. Menurut dia, Peran fasilitasi program oleh pemerintah daerah baik dalam penyediaan anggaran maupun pembinaannya juga telah dilakukan dengan baik selama ini. Namun terhadap persoalanpersoalan serta penyimpangan yang timbul dan terjadi di dalam masyarakat merupakan sebagai proses pembelajaran. Sehingga memerlukan perhatian dan pen-

anganan yang baik pula. Hal itu selalu menjadi perhatian kita agar pemerintahan pusat memberikan apresiasi yang baik bagi kita dalam pelaksanaan program. Sehingga program ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan kita terus berpartisipasi di dalamnya, ujarnya. Program pada tahun 2011 ini, lanjut Nasharuddin, menjadi momen yang sangat strategis bagi pemberdayaan masyarakat. Tahun 2010 lalu dalam perencanaan kegiatan ada tiga proses yang harus dikerjakan oleh para pelaku PNPM-MP. Pertama proses optimalisasi, yakni pemanfaatan sisa usulan perencanaan tahun lalu untuk segera dilaksanakan pada tahun ini. Kedua proses tahapan reguler yakni mulai dari penggalian gagasan di tingkat RT/Dusun sampai dengan tahapan musyawarah antardesa ketiga dan terbitnya penetapan camat mengenai kegiatan yang akan didanai pada tahun ini. Serta ketiga proses integrasi, yakni pengintegrasian

Wakil Bupati Agus Mulyana ketika membuka semiloka masyarakat mandiri di aula kantor bupati, Kamis (29/9) pagi. ARMAN HARIADI/EQUATOR model perencanaan PNPM-MP ke dalam perencanaan reguler, yaitu Muresbang di kecamatan, tuturnya. Pada kegiatan pengintegrasian ini semua desa lokasi PNPM-MP dipandu oleh para fasilitator di kecamatan. Mereka wajib menyusun RPJMDes yang targetnya bulan Desember semua desa lokasi PNPMMP di 16 kecamatan telah dapat menyelesaikannya dengan baik.

Tepung Tawar Kendaraan Bantuan PUTUSSIBAU. Dinas Bina Marga dan Perairan Kapuas Hulu memperoleh bantuan berupa dua unit dump-truk, dua unit mobil, satu unit speedboat, dan sembilan unit sepeda motor dari Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu. Sebagai bentuk syukur, Dinas Bina Marga dan Perairan pun mengadakan tepung tawar, Kamis (29/9) siang kemarin di kantor dinas Bina Marga dan Perairan. Acara tepung tawar tersebut dilakukan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana SH. Kemudian secara simbolik, Wakil Bupati menyerahkan kunci ke-

pada mobil kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Perairan Kapuas Hulu, Drs H Wan Mansour Andi Mulyana. Kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial saja. Tapi merupakan amanat undang-Undang. Di mana penataan aset harus dilaksanakan, kata Agus Mulyana dalam kata sambutannya. Dengan ditambahnya aset di Dinas

Bina Marga dan Perairan ini, menunjukkan kepedulian pemerintahan kabupaten. Sebab aset-aset tersebut sesungguhnya memang diperlukan. Ini menunjukkan ke depannya Kapuas Hulu akan menjadi lebih baik, ujarnya. Fasilitas dinas ini diharapkan dapat memperlancar pekerjaan untuk men-

Mandala Mandala 525 525 Bisa Di dapat di Toko Obat, Apotik (Uncak Kapuas) dan Mini Market (Tita) Putussibau Atau Hub : Agen Tunggal

An. Wandi :

0852155155719

Travel

Rifki

Sementara itu Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana SH dalam sambutannya menjelaskan, pemberdayaan masyarakat selama ini telah banyak diupayakan melalui berbagai pembangunan sektoral maupun regional. Namun karena dilakukan secara parsial dan tidak berkelanjutan, menjadi tidak efektif. Terutama untuk penanggulangan kemiskinan masih belum optimal. (arm)

jalankan tugas-tugas kedinasan. Namun juga dipinta kepada pegawai yang untuk selalu merawat dan mempergunakannya secara bertanggungjawab. (arm)

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kapuas Hulu Turut berduka cita atas wafatnya:

H. Bilyamin bin H. Abu Bakar (Mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Kapuas Hulu tahun 1980-1996)

Melayani Antar Jemput Setiap Hari (15.00-16.00)

Badau-Putussibau-Pontianak Pontianak : Jl. Tani Makmur No.1C Kotabaru Telp. 081345307285 Putussibau : Jl. KS. Tubun No. 112 Telp. 08127268829 / 085659829539 Badau : Telp. 085750221976 / 082155155719 Melayani Angkutan penumpang, Carter Titipan Barang dan Dokumen

Lahir di Kalis 25 September 1939 Wafat di Putussibau 29 September 2011 sekitar pukul 05.00 WIB Tertanda Kepala Dinas

Drs. H. Wan Mansor Andi Mulia, MTP Sekretaris

Iskandar

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun Wujud Kepedulian

Keraton Sanggau, Serahkan Bantuan S A N G GAU. Wujud kepedulian dengan masyarakat, K e r a t o n Surya Negara Sangg au memberikan bantuan untuk berbagai pembangunan dan pembinaan pemuda di Desa Bahta, Bonti, belum lama ini. Penyerahan bantuan Ratu Suri, Hj Sri Rahmawati tersebut, disampaikan Ratu Suri Keraton Surya Negara Sanggau, Hj Sri Rahmawati. Adapun bantuan tersebut, guna untuk meringankan beban masyarakat setempat, dalam membangun masjid. Selain itu, bantuan uang tunai. Untuk para juara pada penyelenggaraan turnamen sepak bola di wilayah tersebut. Guna untuk membina prestasi pemuda. Ini kepedulian Keraton Sanggau semata. Jangan lihat jumlahnya. Semoga bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya, Ratu Suri, Hj Sri Rahmawati, kemarin. Istri Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara, Drs H Gusti Arman MSi menambahkan, Keraton Sanggau terus berupaya untuk membantu, berbagai kegiatan masyarakat di segenap wilayah Kabupaten Sanggau. Khususnya untuk pembangunan tempat ibadah dan pembinaan kepemudaan. Jadi, intinya Keraton Sanggau tetap komitlah untuk membantu masyarakat. Walaupun penuh dengan keterbatasan. Harapan kita, bisa meringankan beban masyarakat, untuk mewujudkan pembangunan di berbagai aspek, tuturnya wanita yang tampil Low ProďŹ le ini. Wanita yang selalu tampil berjilbab ini memaparkan, keberadaan Keraton sekarang dengan zaman dulu, jelas sangat berbeda. Untuk itu, masyarakat jangan segan-segan untuk menyambangi keraton Sanggau. Pihaknya selalu membuka diri, jika ada masyarakat yang ingin bersilaturahmi. Guna untuk mempererat tali silaturahmi dengan sesama. (SrY)

Wabup Buka Banteng Cup

Wabup sedang memberikan sambutan, pembukaan Banteng Cup, pekan. M KHUSYAIRI/EQUATOR SANGGAU. S e j a k d i g e b e rnya turnamen bergengsi Dara Nante Cup, belum lama ini. Sepak bola semakin digandrungi warga di berbagai belahan Bumi Dara Nante. Hal itu ditandai dengan kian gencarnya turnamen di berbagai belahan Bumi Dara Nante digeber, sejak beberapa waktu belakangan ini. Seakan tiada hent inya. Hampir t iap desa

hingga dusun menggelar turnamen silih-berganti. Buktinya, pekan lalu Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi kembali membuka turnamen Banteng Cup di Kecamatan Kembayan. Turnamen itu diikuti 63 tim. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sangg au Andreas Nyas SAg serta para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab

Sanggau. Turnamen itu, digeber serangkaian peringatan HUT RI ke-66 tahun 2011 ini. Tim yang berlaga datang dari Kecamatan Beduwai, Sekayam, Entikong, Jangkang, Noyan, Bonti, Tayan Hulu, dan Parindu. Turnamen itu mempersiapkan hadiah total sebesar Rp18 Juta. Dan diperkirakan berakhir pada 28 Oktober mendatang. Pembinaan generasi muda, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Namun ini merupakan tanggung jawab bersama. Jadi, turnamen ini merupakan wadah yang tepat dalam membina generasi muda khususnya pencinta sepakbola. Harapan kita, bermainlah dengan sebaik mungkin. Tingkatkan profesionalisme dan junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan, pesan Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi ketika membuka turnamen ini, pekan lalu. Selain itu, Hadi berpesan kepada wasit, hendaknya memimpin laga demi laga, pada ajang tersebut dengan jujur dan adil. Sedangkan untuk pe-

nonton, mestinya menyaksikan pertandingan dan dukunglah tim masing-masing dengan tertib. Kita minta penonton, jangan pengaruhi pemain dengan halhal yang tidak baik. Nah, wasit pun demikian, mesti jujur dan adil dalam memimpin. Panitia pun harus tegas, terhadap pihak manapun yang membuat kekacauan atau keributan. Libatkan para tokoh dan pemuka adat, nasihatnya. Kendati demikian Hadi, yakin dengan kesepakatan yang telah ditetapkan tentunya. Turnamen tersebut, akan berjalan dengan lancar dan sukses. Pria yang juga Ketua Pengkab PSSI Sanggau ini mengatakan, PSSI Kabupaten Sanggau tidak lama lagi akan mengadakan penyeg aran pengurus serta mengevaluasi program kerja PSSI Kabupaten Sanggau. Nah, kita akan programkan penataran wasit. Jadi diharapkan setiap kecamatan dapat mempersiapkan calon wasit untuk mengikuti penataran di tingkat kabupaten, jelasnya. Pembukaan turnamen itu, ditandai deng an tendang an

bola pertama oleh Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi. Kesempatan itu, dilaksanakan p u l a l a g a e x s i b i s i Pe m k a b Sanggau versus PNS Kantor Camat Kembayan. Ketua DPRD Sanggau Andreas Nyas S Ag mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung digelarnya turnamen tersebut. Turnamen Banteng Cup ini yang ke-2. Pertamanya, dilaksanakan di Kecamatan Entikong tahun lalu, jelasnya. Dibeberkan Nyas, sedianya turnamen itu dilaksanakan pada Agustus lalu. Hanya saja, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Maka dilaksanakan penundaan. Kita menghormat i bulan Ramadan. Maka baru sekarang dilaksanakan, jelasnya. D i g e l a r ny a t u r n a m e n i t u , merupakan wujud kepedulian, bagaimana memasyarakatkan olahraga. Sehingga menjadi sarana penyaluran hobi dan bakat serta sebagai hiburan segar bagi masyarakat diharapkan, ujarnya. (SrY/tkm-hms)

Lantik Pengurus PKK Desa Pana SANGGAU. Ketua PKK Kecamatan Kapuas, Sanggau, Ny Ropini Meron melantik Ny Marta Jono sebagai ketua PKK Desa Pana, kemarin lalu. Seremoni pelantikan, dilaksanakan usai pelantikan terhadap kepala Desa Pana, Jono oleh Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIP MSi. Kita harapkan, ketua PKK Desa Pana yang baru dilantik ini, dapat menggerakan dan membentuk anggota PKK di Desa Pana ini, ujar isteri tercinta Camat Kapuas, F Meron SSos MSi ini, kemarin. Selain itu, Ropini berpesan, agar ketua PKK Desa Pana tersebut, dapat mendampingi suaminya dalam menjalankan tugas sebagai kades. Khususnya untuk

mewujudkan program pembangunan di desa Pana, yang maju dan mandiri, timpalnya. Disamping itu Ropini, berharap ketua PKK Desa Pana itu, dapat membentuk jajaran kepengurusan. Dan bahkan dapat meny u s u n 1 0 p o k o k p r o g r a m PKK. Pengurus mesti segera dibentuk. Nah, program PKK hendaknya dijabarkan, demi untuk mendukung Sanggau Bangkit dan Terdepan, pintanya. Hadir dalam kesempatan itu, para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sanggau, Staf Ahli Bupati, Camat Kapuas, F Meron SSos MSi serta para kades seKecamatan Kapuas. (SrY)

Ny Ropini Meron sedang melantik Ketua PKK Desa Pana, kemarin. M KHUSYAIRI/EQUATOR


14 

injeh karaja

Wasit sepakbola daerah diharapkan lebih baik lagi.

Persiapan Kursus Pelatihan Wasit Dimantapkan NGABANG. Pelatihan kursus wasit yang akan digelar Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Landak yang sedianya hanya digelar kursus pelatihan wasit C-III, ternyata kursus pelatihan wasit C-II juga akan digelar. Hal tersebut terungkap ketika Pengkab PSSI Landak menggelar rapat persiapan, Senin (26/9) di ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Landak yang juga Ketua Umum Pengkab PSSI Landak, Erani, ST MT. Jadi kursus pelatihan wasit ini tidak hanya diperuntukan untuk wasit C-III saja, kursus pelatihan wasit C-II inipun akan kita gelar secara bersama. Yang lebih menggembirakan lagi, kursus pelatihan wasit ini akan juga diikuti peserta dari luar Kalbar, ujar Sekretaris Umum Pengkab PSSI Landak, Berlin Sondang Siahaan SSos dalam rapat. Menurut Berlin, nantinya instruktur dari kursus pelatihan wasit C-II dan C-III akan didatangkan dari Pengprov PSSI Kalbar yang berjumlah 9 orang. Sedangkan 1 orang instruktur lagi yakni dari Pengkab PSSI Landak yang sudah mengikuti kursus yang sama. Jadi instrukturnya ada 10 orang. Saya juga berharap setiap Kecamatan yang ada di Landak minimal bisa mengikutsertakan 1 orang perwakilannya untuk mengikuti kursus pelatihan wasit tersebut, harapnya. Hari inipun direncanakan Pengkab PSSI Landak akan menggelar lagi rapat persiapan. Hal ini mengingat semakin dekatnya jadwal pelaksanaan kursus pelatihan yang akan digelar Senin (3/10) mendatang. (rie/r)

LO W O N G A N Kafe Rajawali Jln. Pemuda Dusun Tungkul Ngabang Landak membutuhkan tenaga kerja Wanita 10 orang Syarat: 1. Tamat SMP atau SMA 2. Umur 18-25 tahun 3. Rajin dan Jujur Surat lamaran diantar langsung ke Kafe Rajawali Ngabang atau Hubungi 081257218666 setiap jam kerja.

landak edo’ Jumat, 30 September 2011

Membangun Negeri Intan

Bupati Panen Raya Padi di Andeng ANDENG. Bupati Landak Adrianus Asia Sidot, Kamis (29/9) melakukan panen raya uji coba padi varietas unggul baru model pengembangan pertanian pedesaan melalui inovasi (M-P3MI), Andeng. Kita mengucapkan terima kasih petani yang telah meningkatkan produksi padi sehingga Kabupaten Landak menempati urutan kedua dari 14 kabupaten/kota se Kalbar angka produksi padi pada 2010, kata Adrianus. Ia juga mengaku sudah mengintruskian kepada Kepala Dinas Pertanian Landak untuk tahun depan (2012) program mekanisasi pertanian ditingkatkan diantaranya pengadaan sarana pertanian seperti handtraktor 100 unit dan power straiser 100 unit. Kita juga berharap petani dengan menerapkan modern agar menjadi petani yang kaya, kalau setiap satu rumah tangga mampu memproduksi 5 ton setiap panen, maka setahun dua kali panen berarti 10 ton. Kalau 1 kg gabah kering Rp 3000 berarti dikali 10 ton mencapai hasil Rp.30 juta, tegas Adrianus. Ia menegaskan, masalah produksi padi agar dilakukan bersama-sama. Pihak pemerintah akan coba menjalin kerjasama dengan dunia usaha dengan pemilik modal. Apakah dengan sistem bapak angkat, pinjaman kredit memang perlu dikaji. Kita minta petani tetap semangat bertanam padi. Karena pemerintah tetap membantu, mulai sarana pertanian seperti benih dan pupuk, ujar Adrianus. Sementara itu, pengurus Gabungan Kelompok Tani Andeng Maju, Nicodimus mengatakan, uji coba varietas unggul MP3MI di Desa Andeng itu adalah kerjasama Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Provinsi Kalimantan Barat dengan pemerintah kabupaten Landak. Tanaman padi dengan komponen teknologi varietas mekongga, cibogo, ibrida padi irigasi (inpari) 10, inpari 12, inpari 13 dan ciherang. Sedangkan pemupukan dilakukan berimbang dengan sistem tanam legowo 4:1 atau empat banding satu, kata Dimus. (rie)

Bupati Landak Adrianus Asia Sidot, mengangkat padi varietas unggul baru model pengembangan pertanian pedesaan melalui inovasi (M-P3MI), di Andeng, Kamis (29/9). KUNDORI/EQUATOR

Lima Hektar Sawah Mengalami Kekeringan NGABANG. Seluas lima hektar lahan persawahan di Desa Andeng, Kecamatan Sengai Temila, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat mengalami kekeringan akibat irigasi tidak optimal. Kami butuh perbaikan sarana air seperti irigasi, karena setiap tahun lahan sawah kering. Apa-

lagi ketika musim kemarau, sehingga sangat berpengaruh terhadap hasil produksi padi, kata Sanusi Ketua Kelompok Tani Arisan di Desa Andeng saat acara panen raya yang dilakukan bupati, Kamis (29/9) Menurutnya, pihak petani melalui kelompok tani sudah

mengajukan kepada pemerintah daerah tapi belum ada pembangunan irigasi. Sehingga untuk menyiasati petani berbagi air sedikit demi sedikit untuk dialirkan ke petakan sawah. Jadi kami petani sangat berharap pemerintah memerhatikan irigasi di areal pertanian. Agar

tidak selalu mengalami kekeringan yang bisa berpengaruh hasil produksi padi, ujar Sanusi. Bupati Landak Adrianus saat panen raya padi di Desa Andeng yang lahannya ada lima haktar mengalami kekeringan menegaskan agar instansi bagian pengairan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum

dan Perumahan agar melakukab mengecekan di lapangan. Jadi untuk saluran irigasi akan ditindaklanjuti instansi terkait, mudah-mudahan tahun depan dapat dianggarkan untuk perbaikan irigasi agar lahan persawahan tidak mengalami kekeringan, kata Adrianus. (rie)

bumi lawang kuari 

balai betomu

Polantas Berdayakan Komunitas Motor SEKADAU. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sekadau melakukan berbagai upaya untuk menciptakan suasana tertib lalu lintas di Kabupaten Sekadau. Salah satu strategi yang dilakukan, menggandeng komunitas motor yang ada di kabupaten berjuluk Bumi Lawang Kuari tersebut. Melalui komunitas motor yang ada di Sekadau, kita mensosialisasikan aturan-aturan lalu lintas, ujar AKP Amri Yudhy, Kasat Lantas Polres Sekadau dijumpai Equator di ruang kerjanya, Kamis (29/9) siang. Dengan menggandeng komunitas motor, sosialisasi aturan lalu lintas bisa dilakukan secara lebih luas. Pengurus-pengurus komunitas itu selanjutnya akan mensosialisasikan aturan lalu lintas kepada para anggotanya, tutur Amri. Amri mengatakan, sejauh ini ada dua komunitas motor yang ada di Kabupaten Sekadau. Masingmasing komunitas Yamaha Vision dan Persatuan Ojek Terminal Lawang Kuari Sekadau (Poterlas). Kedua komunitas itu memiliki anggota mulai puluhan hingga ratusan orang. Amri mengaku sangat terbantu dengan adanya komunitas ini. Sedikit banyak mereka telah membantu meringankan tugas kepolisin mensosialisasikan aturan lalu lintas. Kita sangat berterima kasih kepada mereka. Makanya setiap mereka ada kegiatan, misalnya konvoi, kita dari Satlantas Polres Sekadau akan selalu setia memberikan pengawalan, tutur Amri. Meski terbantu, Amri mengaku pihaknya tidak serampangan dalam memilih komunitas motor yang menjadi mitra. Satlantas hanya akan bermitra dengan komunitas motor yang seluruh anggotanya mau tertib dalam beralu lintas. Ada juga komunitas motor yang tidak taat kepada aturan lalu lintas. Komunitas seperti ini tidak akan kita jadikan mitra, tegas Amri. Tak hanya komunitas motor, Satlantas Polres Sekadau juga melakukan berbagai upaya lain untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas di Kabupaten Sekadau. Kita juga melakukan sosialisasi tertib lalu lintas hingga ke sekolah-sekolah, tukas Amri. (bdu) AKP Amri Yudhy

Bupati Simon Lantik Kades Belitang II

Bupati Sekadau, Simon Petrus menyematkan tanda jabatan kepada Kepala Desa Belitang II, Effendi di balai Desa Belintang II, Rabu (28/9). ABDU SYUKRI/EQUATOR

B E L I TA N G . B u p a t i Sekadau Simon Petrus melantik secara resmi Kepala Desa (Kades) Belitang II masa khidmat 211-201, Effendi. Pelantikan berlangsung di gedung balai Desa Belitang, Kecamatan Belitang, Rabu (28/9). Dalam arahannya, Simon Petrus memesan kepada kades yang dilantik agar bisa bersama-sama masyarakat dan pemerintah daerah melanjutkan berbagai sektor pembangunan. Pemerintah desa ini cukup strategis dalam melanjutkan sektor pembangunan di Kabupaten Sekadau, ujar Simon. Atas dasar tersebut, Simon berharap Kepala Desa yang baru dilantik itu memiliki komitmen yang kuat dalam pembangunan. Saya meminta kepala desa sungguhsungguh membangun daerah kita, ucapnya. Simon juga meminta supaya Effendi melaksanakan tugasnya deng an baik dan penuh tanggungjawab untuk kepentingan masyarakat di Desa Belitang II. Tak hanya itu, ia juga minta kades yang dilantik su-

paya jangan sungkansungkan belajar kepada mantan kepala desa lama yang sudah memiliki pengalaman dalam memimpin desa. Saya berharap kepada kepala desa, jangan malu belajar dengan mantan kepala desa lama. Mintalah ilmu dan pengalaman yang mereka miliki, sarannya. Mantan Camat Belintang Hilir ini juga mengharapkan ketua PPK Desa Belitang agar menggali potensi daerah melalui program PKK desa. Termasuk mendukung kinerja sang suami yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas membangun Desa. PKK desa berikanlah pelayanan yang baik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan tulus, pesan Simon. Selain Bupati, hadir dalam pelantikan ktersebut Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Aloysius, para kepala dinas, kepala badan, para muspika kecamatan Belitang, serta sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Belitang. (bdu)

Wisata Musiman di Sekadau Menjanjikan SEKADAU. Potensi wisata di Kabupaten Sekadau tersebar merata hampir di tiap kecamatan. Khusus di Kota Sekadau, ibukota Kecamatan Sekadau Hilir terdapat obyek wisata Batu Tinggik yang memiliki estetika tinggi. Jika ditata dengan baik, saya yakin Batu Tinggik bisa menjadi salah satu obyek wisata musiman yang sangat menjanjikan, ujar Osvarinusa, tokoh Pemuda Sewak, Desa Mungguk kepada Equator, kemarin. Batu Tinggik adalah tumpukan batu yang

berada di Sungai Sekadau. Tumpukan batu ini akan timbul dan menghasilkan riam besar saat musim kemarau. Saat seperti itu, banyak masyarakat yang bekunjung baik dari Kota Sekadau maupun kota-kota lain, seperti Sanggau dan Sintang. Nah jika hal ini bisa dipromosikan dengan baik oleh instansi terkait sebagai obyek wisata musiman Sekadau hingga ke luar negeri, saya yakin banyak turis asing yang mau datang, tukas Oos, sapaan akab Osvarinusa. (bdu)

Riam di sungai Sekadau menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

DOKUMEN


geliat kayong utara

15

Jumat, 30 September 2011



padah bertuah

LPTQ Kecamatan Dibantu Rp 2,5 Juta PELAKSANAAN MTQ ke II Kabupaten Kayong Utara sudah dipastikan dilaksanakan mulai 26-30 Oktober mendatang. Guna suksesnya kegiatan tersebut, LPTQ Kabupaten Kayong Utara pun terus melakukan koordinasi ke setiap LPTQ kecamatan. Bahkan LPTQ Kabupaten Kayong Utara juga mem- H Nazril Hijar bantu uang operasional LPTQ kecamatan sebesar Rp 2,5 juta. Bantuan yang diberikan sebagai operasional dan tujuannya tidak lain supaya setiap kecamatan ikut andil mengirimkan peserta untuk menyukseskan kegiatan MTQ ini, ungkap H Nazril HIjar, Panitia MTQ ke II Kabupaten Kayong Utara. Menurut H Nazril, MTQ ke II dipusatkan di Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir sebagai tuan rumah. Dia berharap, dari kegiatan ini dapat terpilih qori dan qori ah terbaik di setiap cabang yang dipertandingkan untuk mewakili Kabupaten Kayong Utara pada MTQ tingkat Provinsi Kalbar. Semoga ada qori dan qori ah dari Kayong Utara ini dapat mewakili provinsi untuk mengikuti MTQ tingkat nasional, harapnya. (lud)

Direktur CV Purnama Temui Kadis PU Perusahaannya Tak Diumumkan Dikoreksi Aritmatik SUKADANA. Direktur CV Purnama, Rasmi S, protes. Pasalnya, perusahaannya tidak masuk dalam pengumuman hasil koreksi aritmatik pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kayong Utara. Yang diumumkan dalam pengumuman hasil koreksi aritmatik hanya empat perusahaan. Sedangkan perusahaan saya atas nama CV Purnama, yang juga ikut daftar dalam paket pekerjaan peningkatan jalan Ampera tidak diumumkan, jelas Rasmi kepada wartawan koran ini di Sukadana, Rabu (28/9). Dengan tak diumumkannya perusahaannya dalam hasil koreksi aritmatik, menurut Rasmi, sudah jelas melanggar Perpres Nomor 54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Menurut aturan dikatakannya, semua perusahaan yang ikut daftar harus diumumkan secara terbuka. Namun, ke-

napa perusahaan saya tidak diumumkan dan hanya empat perusahaan yang diumumkan. Apalagi, setahu saya dari empat perusahaan dimaksud notabene satu group dan dua di antara persyaratannya tidak lengkap, kata Rasmi dengan raut wajah kesal. Rasmi menduga, ada pengkondisian dalam paket pekerjaan dimaksud. Dia juga menilai, panitia yang ditunjuk tidak bekerja secara professional. Betapa tidak, banyak kesalahan yang dilakukan dalam pengumuman hasil koreksi aritmatik tersebut. Bukan hanya perusahaannya yang tidak diumumkan. Diakui Rasmi, kesalahan lainnya dari pengumuman tersebut dapat dilihat dari tulisan yang banyak kesalahan. Misalnya, di bagian program tertulis pembangunan/peningkatan jalan dan jembatan . Padahal paket pekerjaan yang benar adalah peningkatan

jalan Ampera. Kesalahan lainnya, terdapat pada isi pengumuman yang dituliskan pengaspalan jalan Pramuka . Setelah saya cek, untung nomor pekerjaannya benar, kata Rasmi. Kesalahan yang tak seharusnya terjadi ini, menurut Rasmi, bukti bahwa kinerja panitia tak beres. Atau juga, dikarenakan terlalu banyak proyek yang ditangani oleh panitia bersangkutan sehingga kinerjanya berantakan. Kecewa dengan sikap panitia, Rasmi mengaku telah menemui Ir Brian Sofian, Plt Kepala Dinas PU Kabupaten Kayong Utara. Saya sudah sampaikan masalah ini kepada Kadis PU secara tertulis, bahkan tembusan ke Bupati Cq Bagian Ekbang Setda Pemkab Kayong Utara, Inspektorat, PPK Dinas PU, dan PPTK Peningkatan Jalan Ampera, ujarnya. Sebelum menemui Plt Kadis PU, diakui Rasmi, dia juga sem-

PU Undang Pengurus Asosiasi Sosialisasi Jasa Konstruksi

Drs H Syaiful Bachri BE MSi

SUKADANA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kayong Utara berencana akan mengundang seluruh asosiasi se Kabupaten Kayong Utara untuk diberikan pemahaman terkait jasa konstruksi. Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas PU Kayong Utara, Drs H Syaiful Bachri BE MSi ditemui Equator di ruang kerjanya, belum lama ini. Kita akan mengundang nara sumber dari pihak

provinsi untuk menyampaikan materi seputar jasa konstruksi. Termasuk, untuk lebih mengenal dan memahami Perpres Nomor 54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, ungkap Syaiful yang juga aktif di LPJK Daerah Kalbar ini. Sosialisasi jasa konstruksi ini penting. Apalagi, dikatakan Syaiful di Kayong Utara hingga saat ini belum ada pembinaan jasa konstruksi yang notabene

merupakan kewenangan PU. Dengan memahami fungsinya sebagai jasa konstruksi serta mengerti aturan tentangnya, diharapkan segala pelaksanaan pembangunan di daerah kita ini dapat dilaksanakan sesuai harapan dan tidak menyimpang dari ketentuan hukum, harapnya. Terpisah, Akhmad Suandi, salah seorang pengusaha konstruksi d i Ka y o n g U t a r a , m e -

nyambut baik rencana itu. Dia menilai, sudah selayaknya kontraktor yang ada di kabupaten ini dibina dan diperhatikan supaya terjadi pemahaman yang sama dalam rangka bersama-sama melaksanakan pembangunan di daerah ini. Kita sangat menyambut baik jika PU mengadakan sosialisasi jasa kontruksi, dan hal tersebut sangat berarti bagi kami selaku kontraktor, jelasnya. (lud)

Belakangan ini Dinas PU Kabupaten Kayong Utara selalu ramai didatangi kalangan kontraktor untuk segala urusan terkait pekerjaan.

pat menghubungi Andi Wijaya AMd selaku panitia paket pekerjaan tersebut. Dari pembicaraan via telepon dikatakannya, Andi Wijaya mengaku tidak tahu dan akan melakukan kroscek terhadap hasil koreksi aritmatik yang telah diumumkan. Dia (Andi Wijaya, Red) mengaku belum tahu, tapi pada pengumuman hasil koreksi aritmatik tersebut ada namanya selaku Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di lingkungan Dinas PU KKU dan dikuatkan dengan tanda tangan oleh yang bersangkutan, ucapnya. Setelah ada gejolak termasuk protes yang dia lakukan, belakangan ada pengumuman baru dipasang panitia. Pada pengumuman tersebut, nama perusahaannya kembali diikutsertakan. Tapi pengumuman yang mungkin baru dipasang tadi pagi (kemarin, Red) itu,

agak tersembunyi karena berada di belakang. Sebab, biasanya diumumkan di papan pengumuman yang berada di depan atau pintu masuk Dinas PU, kata Rasmi seraya berharap Bupati dan Kepala Dinas PU dapat menertibkan oknum nakal di PU. Diketahui, peningkatan jalan Ampera dikerjakan melalui sumber APBD KKU tahun anggaran 2011 hampir mencapai Rp 300 juta. Pada pengumuman hasil aritmatik CV Srikandi berada diurutan pertama disusul CV Naturindo Perkasa, CV Nindira Dwi Perkasa dan CV Diana. Hasil koreksi aritmatik tersebut hanya berupa rangking penawaran dan bersifat sementara. Sebelum pemenang resmi diumumkan, terlebih dahulu akan dilakukan evaluasi berupa administrasi, teknis, kewajaran harga, kualifikasi dan pembuktian kualifikasi. (lud)

kabupaten ketapang 

pempadahan

Henrikus: Sejahtera Tak Harus Kaya KETAPANG. Menyejahterakan dan mencerdaskan masyarakat, menjadi tekad Bupati dan Wabup Ketapang. Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, selain menjadi program pemerintah daerah, mereka juga meminta bantuan dari perusahaan melalui program CSR. Henrikus Dalam memberdayakan masyarakat, diarahkan bukan pada hal yang muluk-muluk, tetapi dari hal-hal yang sudah biasa dilakukan masyarakat, misalnya pertanian, perikanan, maupun peternakan. Sejahtera yang kita maksud bukan harus kaya, tapi sesuai porsinya. Misalnya yang tadi makan dua kali sehari, bisa menjadi tiga kali sehari, begitu juga bisa berganti pakaian dan lain-lain, kata Henrikus, Bupati Ketapang. Dikatakannya kesejahteraan erat kaitannya dengan pendidikan. Karena pendidikan yang baik harapannya berdampak secara signifikan dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pemerintah tetap konsisten dalam persoalan pendidikan, karena itulah dalam hal pendidikan persentase anggaran sudah ditetapkan pemerintah pusat, dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Kita memang terbatas dengan jumlah tenaga guru dan sarana lainnya, ungkapnya. Dikatakannya jika seseorang mempunyai daya nalar dalam mencari penyelesaian masalah dengan bijak, maka ia bisa mengatasi persoalan yang dihadapi di sekitarnya, termasuk menemukan peluang dan lain sebagainya. Dengan demikian, ia juga bisa mengatasi persoalan keluarga, masyarakat dan lainnya. (KiA)

Masyarakat Mengeluh Kesulitan Membuat KTP 2012, Ketapang Menerapkan E-KTP KETAPANG. Pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilakukan di Kota Ketapang menjadi kendala bagi masyarakat Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau. Jarak tempuh sejauh ratusan kilometer mengakibatkan biaya pembuatan KTP cukup besar. Kades Pelanjau juga berharap agar pembutan KTP dapat dilakukan di Kecamata. Hal itu diungkapkan masyarakat dalam dialog dengan Bupati, Drs Henrikus M.Si, dengan masyarakat Marau, belum lama ini. Kunjungan kerja ke Kecamatan Marau, ikut juga kepala SKPD

termasuk Kepala Bappeda Ketapang yang merupakan mantan Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Ketapang. Beliau (Drs H.Mahyudin M.Si) masih baru menjabat kepala Bappeda Ketapang, sebelumnya menjadi Kepala Dinas Capil, jadi masih hangat-hangatnya dan mengetahui jelas rencana kependudukan. Apalagi beliau juga Kepala Bappeda yang membidangi perencanaan. Kami persilakan kepala Bappeda untuk menjelaskannya, kata Bupati. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ketapang, Mahyudin

menerangkan bahwa dalam pengelolaan data kependudukan, pemerintah saat ini sudah menerapkan data SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Menurut mantan Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Ketapang ini pelayanan KTP dilakukan di Kantor Dinas Capil dan kependudukan Ketapang. Selain itu, juga dilaksanakan menggunakan mobil pelayanan keliling. Rencananya, Pemkab Ketapang akan segera menambah mobil pelayanan KTP sehingga dapat menjangkau

pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya. Kegunaannya mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP. Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan. Penerapan KTP berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) telah sesuai dengan pasal 6 Perpres Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional Jo Perpres Nomor 35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Perpres Nomor 26 Tahun 2009, jelas Suhaimi. (KiA)

Rp 25 Miliar untuk APBD Tepat Waktu KETAPANG. Wakil Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus SPd, mengungkapkan banyaknya keuntungan jika pembahasan APBD tepat waktu. Selain berdampak cepatnya kucuran dana,

juga ada reward dari pemerintah pusat sebesar Rp 25 miliar. Lumayan Rp 25 miliar, mengapa tidak pernah dapat itu, karena sering terjadi tarik-menarik di DPR. Sekarang kita mau

tertib agar berjalan di rel. Siapa tahu November sudah dapat disahkan. Sehingga 1 Januari sudah cair, kata dia kepada wartawan. Ia mengatakan, idealnya se-

Rampingkan SKPD, Bentuk BKD KETAPANG. Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir SH, mengatakan salah satu cara penghematan pengeluaran daerah adalah dengan merampingkan SKPD. Paling tidak dapat menghemat anggaran perawatan gedung. Hal itu akan lebih mengoptimalkan APBD untuk kesejahteraan masyarakat. Dinas Perkebunan dengan Dinas Kehutanan digabung

wilayah kecamatan. Pada tahun 2012, akan segera memberlakukan pelayanan KTP elektronik, dengan adanya mobil pelayanan keliling ini, harapan kita memudahkan pelayanan Kependudukan sampai di tingkat kecamatan, tegas H. Mahyudin. KTP elektronik (E-KTP) sebagaimana disampaikan Mahyudin dibenarkan Kabag Humas Setda Ketapang, Suhaimi. Fungsi dan kegunaan e-KTP adalah sebagai identitas jati diri. Selain itu E-KTP juga berlaku nasional sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk

saja. Kalau dulu mungkin hutan masih banyak tapi sekarang tidak. Kemudian DKP dan Dinas Pertanian digabung saja, usulnya. Dikatakannya dengan perampingan diharapkan kinerja PNS dapat lebih baik. Namun ia mengaku hanya sebatas mengusulkan. Wewenang sepenuhnya ada di eksekutif. Usulan ini tetap akan kita sampaikan ke eksekutif, kata dia.

Ia juga menyoroti masih adanya PNS yang nongkrong di warung kopi. Menurut dia, dengan merampingkan SKPD, dinas-dinas yang kelebihan pegawai dapat memutasikan pegawainya yang nganggur ke dinas yang kekurangan tenaga. Dengan cara itu PNS yang ada dapat lebih dioptimalkan dan tidak terkesan mubazir. Soal kompetensi, menurut-

nya hal tersebut tak menjadi soal. Sepanjang PNS yang dipindahkan mau belajar di tempat yang baru. Pasalnya kata dia, banyak pegawai yang basik disiplin ilmunya berbeda dengan kebutuhan tempat kerjanya. Ada bagian keuangan yang ternyata orang hukum. Tapi sepanjang mau belajar saya kira tidak masalah. Bagi yang kompetensinya kurang bisa dijadikan staf

saja, terangnya. Selain itu, Jamhuri juga mengusulkan agar Pemkab segera membentuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Menurutnya dengan jumlah PNS yang mencapai sekitar delapan ribu orang, sudah layak dibentuk BKD. Ia beralasan, tidak cukup mengurus ribuan pegawai tersebut hanya dipusatkan pada seorang asisten. (KiA)

belum Desember sudah digelar paripurna APBD. Dalam aturannya enam bulan sebelum APBD berjalan berakhir sudah dapat disampaikan pemerintah ke DPRD terkait rancangan APBD berikutnya. Ia mengaku per-Juni DPRD telah melayangkan surat ke pemerintah supaya segera menyampaikannya. Kalau dulu tidak ada langkah-langkah seperti itu. Sekarang ini ada langkah maju dari pemerintah daerah melalui Sekda dan Bappeda. Kaitannya mencegah tendertender proyek yang terlambat, terangnya. Ia juga mengingatkan, agar eksekutif maupun legislatif jangan sampai menerobos aturan yang ada. Harus berjalan di rel yang telah ditentukan. Pasalnya saat ini opini publik, kasus Bangang DPR Pusat berimbas ke daerah.

Ini bahaya sampai ada usulan agar Badan Anggaran harus dibubarkan. Makanya kita tidak mau seperti itu. Aturannya sudah ada, ikuti saja. Saya pikir niat baik itu harus dibangun. Bukan yang dulu itu tidak baik, tapi harus lebih baik, tuturnya. Rencananya, hari ini DPRD akan menggelar paripurna Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) APBD 2012. Dijelaskannya KUA/PPAS yang dipakai adalah KUA PPAS yang sebelumnya sekitar Rp 800 miliar. Karena kita belum tahu DAK maupun DAU yang akan kita terima. Apakah bertambah atau berkurang. Nanti pada pembahasan akan muncul jumlah DAK atau DAU yang akan kita terima. Targetnya APBD secepatnya diparipurnakan, pungkasnya. (KiA)


Kom.Bisnis

Harap Kerajaan Turunkan Duti Kereta

Kumpulan Syarikat NAZA berharap kerajaan akan mengurangkan struktur duti kereta 20-30 peratus di Bajet 2012. REPRO NAZA

KUALA LUMPUR, Khamis (29/9) Kumpulan Syarikat NAZA berharap kerajaan akan mengurangkan struktur duti (pajak) untuk kereta sebanyak 20 hingga 30 peratus dalam Bajet 2012, untuk menggalakkan perniagaan lebih banyak melabur dan rakyat berbelanja lebih. Pengerusi Eksekutif Bersama Kumpulan Datuk Wira SM Faisal SM Nasimuddin berkata ramai yang merungut mengenai struktur duti yang terlalu tinggi. Beliau berkata mengurangkan duti akan mewujudkan minat di kalangan rakyat untuk membeli kereta, terutama dengan keadaan tidak menentu dalam pasaran semasa, katanya. “Ramai orang mempunyai tunai tetapi mereka perlu mempunyai alasan untuk berbelanja. Jika kita boleh turunkan struktur duti, ia akan membantu meningkatkan kuasa menyimpan. “Tidak ada makna kalau mempunyai wang tunai yang begitu banyak dan mereka tidak mahu berbelanja, ekonomi tidak akan berkembang,” katanya kepada Bernama selepas melancarkan pasukan NAZA Racing bagi pusingan keempat Ferrari 458 Challenge Pirelli Trofeo di sini Khamis. Timbalan Menteri Belia dan Sukan Datuk Razali Ibrahim melancarkan pasukan berkenaan. Mengenai Cabaran Ferrari Asia Pasifik, SM Faisal berkata, syarikatnya berharap untuk membawa siri itu ke Malaysia sebagai sebahagian daripada kalendar perlumbaan cabaran berkenaan. “Ini (perlumbaan) adalah ujian sebenarnya, jika mereka gembira dengan pendedahan dan hospitaliti yang kita tunjukkan kepada mereka, saya tidak terkejut kalau tahun depan kita akan mempunyai lima atau enam kereta Malaysia di litar (Sepang),” katanya. Cabaran Ferrari Asia Pasifik, siri yang diuruskan dan diselaraskan oleh Ferrari S.p.A, akan menjadi tuan rumah perlumbaan keempat dalam kalendar mereka untuk pertama kali di Malaysia hujung minggu ini di Litar Antarabangsa Sepang. Dua gelaran iaitu Trofeo Pirelli dan Coppa Shel, akan direbut oleh lebih 20 pasukan. (BERNAMA)

Jumat, 30 September 2011

Dahlan Janji PECAT Petugas PLN Nakal

JAKARTA. Direktur Utama PT PLN (Persero) berang disebut masih ada oknum PLN yang memintai biaya sambungan sebesar Rp2,5 juta kepada pelanggan. Sebab, kata Dahlan, biaya penyambungan baru tidak sampai Rp2,5 juta. Bahkan Dahlan menantang jika ada yang nenemukan petugas oknum PLN seperti itu, maka pelanggan baru itu akan dibayar sebanyak lima kali lipat dari jumlah yang dipungut dan petugasnya langsung dipecat. Hal itu disampaikan Dahlan menaggapi pernyataan dari salah seorang anggota Komisi VII DPR, Sugiyono, yang menyebutkan mahalnya penyambungan listrik baru, saat rapat kerja di Gedung DPR, Kamis (29/9). Kalau memang ada orang bayar Rp2,5 juta karena dimintai petugas PLN, maka saat itu juga kami pecat orangnya. Saya juga akan bayar lima kali lipat. Saya ingin ditunjukkan dimana lokasinya, tegas Dahlan. Namun lanjutnya, jika hal demikian tidak benar adanya, maka ia minta dibayar dengan jumlah tersebut. Tapi kalau tidak betul, saya juga minta sebaliknya. Tapi saya tak tahu, PKS boleh bertaruh apa tidak, candanya. Disebutkan bahwa biaya sambungan lastrik baru itu tidak sampai Rp2,5 juta. (yud/jpnn)

16

Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan bersama teknisi listrik Tiongkok. Ia kecewa karena masih ada oknum PLN memintai biaya sambungan Rp2,5 juta kepada pelanggan. ISTIMEWA

Persoalkan Kanal 3G

Sebagian kaum muda mulai banyak memakai handphone 3G karena canggih. REPRO: WORLD GADGET

JAKARTA. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terus melakukan investigasi dan mengumpulkan bukti awal terkait dugaan monopoli dalam pembagian dan penataan spektrum 3G di pita 2,1 Ghz yang melibatkan operator dan regulator telekomunikasi. Kami sedang melakukan investigasi dan setelah menyelesaikan penyelidikan awal, kami akan melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait, kata Komisioner KPPU Tresna P. Soemardi di Jakarta, kemarin (29/9). Dia mengaku penyelidikan yang dilakukan KPPU itu bermula dari dugaan kuat terjadinya pelanggaran UU Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat atau UU Anti Monopoli (UU No 5 tahun 1999) dalam pembagian kanal 3G. Pasal 17 UU Anti Monopoli menegaskan bahwa pelaku usaha dilarang melakukan penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dapat mengakibatkan terjadi praktik monopoli, kata Tresna. Selain itu, lanjutnya, penataan spektrum 3G juga berpotensi menabrak Pasal 25 yang menyebutkan pelaku usaha dilarang menggunakan posisi dominan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk membatasi pasar dan pengembangan teknologi serta menghambat pelaku usaha lain yang berpotensi menjadi pesaing untuk memasuki pasar yang bersangkutan. Diketahui, Undang-Undang Anti Monopoli memberikan ancaman serius bagi pelaku usaha yang terbukti melanggar Pasal 25, yakni mulai denda antara Rp25-Rp100 miliar atau pidana penjara 6 bulan hingga pencabutan izin dan

penghentian kegiatan tertentu yang menyebabkan kerugian pihak lain. Oleh karena itu, tegasnya, proses pembagian kanal ini harus sangat jelas dan matang untuk menghindari praktik monopoli dan agar para investor mendapat bagian secara adil. Sampai saat ini terdapat dua pelaku usaha yang tidak kunjung mendapat kanal kedua untuk jaringan 3G. Salah satu penyebab terganjalnya proses pemberian kanal tersebut adalah keengganan Telkomsel untuk memindah kanalnya agar bisa digunakan operator selular lain sehingga tercipta pembagian kanal yang efisien. Sebelumnya, dalam proses penataan kanal 3G ini PT XL Axiata Tbk juga diminta memindahkan salah satu kanalnya dan telah melaksanakannya secara cepat dan tanpa masalah. Tetapi, Telkomsel enggan menjalankannya dengan alasan akan memakan biaya dan jumlah pelanggan yang telah besar. Menurut Tresna, selain hal-hal yang berbau praktik monopoli, dia juga mengimbau Menkominfo untuk bekerja cepat dalam menyelesaikan pembagian kanal 3G karena persoalan tersebut akan berkaitan dengan RUU Konfergensi teknologi, yang tidak hanya membahas ranah pembagian kanal 3G, melainkan seluruh jaringan komunikasi. Apalagi, tambah Tresna, sekarang yang berbau teknologi internet berkembang pesat, Lihat saja sekarang sudah banyak yang menggunakan koneksi internet, seperti radio streaming, smart television, lalu ada 4G, dan lain-lain, katanya. (vit/jpnn)

Batam Tolak UU Mata Uang

Suasana tempat penukaran mata uang asing ke rupiah. ISTIMEWA

BATAM. Kalangan pengusaha di Batam mengaku keberatan dengan implementasi UU Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. Mereka menilai undang-undang ini akan meredupkan ekonomi di Batam. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Penasehat Apindo Kepri, Abidin Hasibuan. Menurut Abidin seharusnya ada perlakuan khusus bagi Batam dan daerah Free Trade Zone lainnya di Kepri. Undang-undang ini akan membuat Batam tidak punya keistimewaan sebagai daerah perdagangan dan pelabuhan bebas. FTZ akan mati suri, kata Abidin. Untuk itu Abidin meminta pemerintah mengusulkan agar undang-undang tersebut tidak diberlakukan di Kepri, khususnya di tiga kawasan FTZ, Batam, Bintan dan Karimun. Menanggapi hal ini, Pimpinan Bank Indonesia Batam, Elang Tri Praptomo, mengatakan penerapan UU Mata Uang Rupiah akan menimbulkan goncangan di Batam dan Kepri. Sebab, kata Elang, saat ini masih banyak masih banyak kontrak kerja

industri dalam bentuk valuta asing (Valas). Kami akan koordinasi dengan pusat. Kalau langsung dicut akan terjadi masalah, kata Elang. Di satu sisi, Elang mengimbau agar para sub kontraktor di Batam mulai beralih menggunakan Rupiah dalam kontrak-kontrak kerjanya. Terutama bagi para sub kontraktor lokal. Elang sendiri tidak berani menjamin akan ada perlakuan khusus bagi Batam dan Kepri terkait implementasi undang-undang mata uang rupiah. Namun dia berjanji akan melakukan pendekatan dengan pusat. Kemungkinan tidak akan ada perlakuan khusus, tapi penerapannya dilakukan secara bertahap, katanya Sementara itu, Gubernur Kepri Muhammad Sani, mengatakan amanat undang-undang harus dipatuhi. Namun dia berharap ada toleransi bagi Kepri dalam menerapkan UU Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. Kalau bisa jangan langsung diterapkan secara menyeluruh. Karena dikhawatirkan akan terjadi gejolak investasi, kata Gubernur. (par/jpnn)

Harian Equator 30 September 2011  

Harian Equator 30 September 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you