Page 1

HARIAN

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Rakyat Kalbar

Harga Rp 2.500,-

Jawa Pos Media Group

THE NEW

(Luar kota + ongkos kirim)

Kamis, 30 Mei 2013

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Kalbar, Jalan Arteri Supadio (Ahmad Yani II) Km 3,5 Kubu Raya

Hukum dan Keadilan

Telp: 0561 768677 (Hunting) Fax: 0561 768675. e-Mail: rakyatkalbar@yahoo.com

Ogoh-ogoh ARB Dicemplungin ke Lumpur Lapindo Masih Tak Malu Nyapres?

SIDOARJO-RK. Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menjadi inspirasi peringatan tujuh tahun lumpur Lapindo. Ogoh-ogoh setinggi dua meter berwajah dirinya diarak warga dan dicemplungin ke lumpur Lapindo di tanggul

Kolom

Korupsi Penegak Hukum Oleh: Dr. HM. Juliadi Razali* PENEGAKAN hukum merupakan suatu konsep yang berdimensi banyak (multiple dimension). Meminjam terminologi Friedmann, maka secara integral harus mampu menggerakan unsur substansial, unsur structural, dan unsur cultural. Konsep korupsi pun tak kalah banyak dimensinya. Korupsi sebagai suatu aktivitas perilaku menyimpang cenderung akan berhimpitan dengan aktivitas kerjasama (kolusi) dan kedekatan-kedekatan tertentu (nepotisme). Oleh karena itu, untuk beberapa kesempatan tepatlah penggunaan istilah KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) untuk menggambarkan adanya aktivitas penyimpangan-penyimpangan, baik untuk kepentingan diri sendiri atau orang lain. Adanya hukum positif dalam bentuk berbagai produk perundang-undangan, baik adanya guna penegakan hukum tindak pidana korupsi. Seiring dengan perkembangan zaman dan dinamika masayarakat, tercatat telah lahir produk perundang-undangan berkaitan dengan penanggulangan korupsi. Secara kronologis tercatat Peraturan Penguasa Halaman 6

Sadapan Luthfi Senggol Wamen Perdagangan JAKARTA-RK. Rekaman sadapan percakapan antara bekas presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan orang dekatnya Ahmad Rozi disetel Jaksa Penuntut Umum KPK, pada persidangan kasus suap impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/5). Rekaman tertanggal 25 Januari 2013 diputar dalam persidangan lanjutan suap impor daging sapi dengan dua terdakwa Arya Abdi Effendi dan Djuard Effendi. Percakapan itu mengungkapkan bahwa Luthfi memerintahkan Ahmad Rozi untuk berkomunikasi dengan Elda soal data update kebutuhan daging. Rozi yang juga pengacara Ahmad Fathanah ini memberikan keterangan di persidangan karena dihadirkan Jaksa KPK. Bahas Penambahan Tolong dikomuKuota Impor Daging Sapi nikasikan dengan Bu El tentang apa yang diminta oleh Pak Warso (Suwarso, staf Mentan Suswono) ini minta data tentang update kebutuhan lapangan semester ini. Update terakhir, kata Lutfhi Hasan kepada Rozi melalui sambungan telepon, seperti diperdengarkan saat persidangan. Update data itu, kata Luthfi, dapat dijadikan alasan agar Menteri Pertanian Suswono mengeluarkan izin penambahan kouta impor daging untuk PT Indoguna. Halaman 6

360 Ribu Sarjana Pengangguran JAKARTA-RK. Sarjana tak hanya bisa mengandalkan ijazahnya untuk mendapatkan pekerjaan. Mereka harus memilki kompetensi dan keterampilan kerja yang baik sehingga dapat terserap pasar kerja dengan cepat. Maka jangan heran, 360 ribu sarjana masih menjadi pengangguran. Mengutip data data Badan Pusat Statistik (BPS) menye- Muhaimin Iskandar butkan jumlah pengangguran sarjana atau lulusan universitas pada Februari 2013 mencapai 360 ribu orang, atau 5,04 persen dari total pengangguran yang mencapai 7,17 juta orang, kata Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jakarta, Rabu ( 29/5). Kesempatan kerja di Indonesia masih terbuka namun sangat kompetitif. Para sarjana harus melengkapi kemampuannya dengan kompetensi, agar mudah menentukan lapangan pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan keinginannya. Perubahan kebutuhan dunia Halaman 6

Injet-injet Semut

Rakyat Kalbar

Bang Meng

@Rakyat_Kalbar

http://www.equator-news.com

Rakyat Kalbar Online

lik Lapindo, merupakan simbol sosok yang seharusnya bertanggung jawab atas musibah ya n g terja di di Poron g . Patung ogoh-ogoh ini sengaja kami arak menuju ke titik 21, dan selanjutnya dibuang ke tengah kolam penampungan

lumpur sebagai bentuk kekesalan warga atas musibah, kata Rokhim. Dia mengimbuh, Halaman 7 Para pendemo melakukan unjukrasa memperingati tujuh tahun lumpur Lapindo-rmol. I ST

Empat DewanTerima Empat Kardus Duit

KPK Tunggu Apalagi? Itu Mafia Lintas Fraksi Herman dan Desmon Hadir di Basara Bamsoet Suruh Cek CCTV

Ketua IPW, Neta S. Pane : Jangan sampai para tikustikus di DPR itu enak-enakan, kemudian gaya-gayaan mencalonkan diri lagi sebagai anggota legislatif di Pemilu 2014

Empat anggota DPR yang dikenal vokal mengkritisi kebijakan pemerintah itu tampak berhati-hati dalam bicara. Sementara, kolega mereka di komisi III menyampaikan komentar beragam. Gede Pasek Suardika, Ketua Komisi, mendoakan itu tak benar. Ruhut Sitompul mengaku malu dan sedih. Anggota Komisi III DPR, Herman Hery, tak menampik pernah bertemu Irjen Djoko Susilo

JAKARTARK. Sejumlah kalangan meminta empat anggota Komisi III DPR RI, yang disebut-sebut dalam sidang kasus simulator SIM menerima empat kardus duit, segera dijadikan tersangka. Agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak dituding (lagi) tebang pilih dalam memperlakukan kasus.

Halaman 6

Soal Aliran Dana ke Irwasum Polri

Nanan Ogah

Barang Bukti Hilang Kalau Kelamaan

Komentar Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri), Komisaris Jenderal Nanan Soekarna, og ah menanggapi adanya uang proyek pengadaan Simulator SIM Polri masuk Nanan Soekarna ke Tim Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Saat dikonfirmasi, dengan sigap Nanan mengelak. Ya intinya saya pensiun dari Polri harus menjadi orang yang berguna, jawab dia, saat ditemui Halaman 6

Tunggu apa lagi, kan nama mereka kerap disebut-sebut dalam berbagai kasus hukum. Jadi tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak menetapkan mereka sebagai tersangka, kata pengamat Politik dari UI, Prof Dr Iberamsjah MS, kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, Rabu ( 29/5). Selain itu, dia mengingatkan, dalam kasus yang melibatkan orang lain saja mereka Halaman 6

RUU Komponen Cadangan Perlu Dipertanyakan

Setiap PNS Diajari Menembak Din Syamsuddin: Lebih Besar Mudaratnya Neta S Pane: Berisiko Memunculkan Kelompok Radikal JAKARTA-RAKYAT KALBAR. Entah karena tentara makin menyusut atau Kementerian Pertahanan

(Kemhan) perlu anggaran belanja tambahan di APBN, maka para pegawai negeri sipil (PNS) akan diajari menembak. Gambaran pelatihannya ya sekitar satu bulan. Nanti dasar-dasar menembak diajarkan, baik pistol maupun laras panjang, ujar Staf Ahli Menteri Keamanan, Mayjen Hartind Asrin, Selasa (28/5). Kemhan memulai sosialisasi RUU

Komponen Cadangan. Setiap warga sipil, apapun profesinya, nanti akan dilatih menjadi personel yang siap tempur. Mereka akan menjadi komponen cadangan yang siap digerakkan jika negara dalam situasi perang, ujar Staf Ahli Halaman 7 PNS berlatih menembak menggunakan senapan TNI. I ST

Awan Hitam di Bumi Pertiwi

KPK tunggu apalagi? itu mafia lintas fraksi -- Tunggu sampai Pileg 2014.........

penahan lumpur titik 21, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (29/5). Koordinator Peringatan Tujuh Tahun Lumpur Lapindo, Abdul Rokhim, menjelaskan, ogoh-ogoh berwajah Aburizal Bakrie, yang merupakan pemi-

MALANG nian nasib Indonesia. Negeri yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) malah subur dengan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Kejahatan ini tampaknya sudah begitu mengakar dan terus tumbuh subur. Hilang satu tumbuh seribu. Mulai dari penjahat jalanan, penjahat birokrasi sampai penjahat wanita. Deretan kasus secara bertubi-tubi membuat publik heboh bercampur

panik akan kemana nasib negeri ini? Namun para petinggi negeri seperti tak berdaya menanganinya. Bukti rillnya, kriminalitas meningkat, korupsi merajalela, jurang kemiskinan semakin tinggi. Bicara kriminalitas, bukan hanya dari kalangan rakyat sipil. Sesama aparat negara (TNI-Polri) bisa saling tak akur. Bentrok antar keduanya bukan hanya sekali atau dua kali, Halaman 7

Onderdil Lamborghini Diseludupkan dari Malaysia SANGGAU-RK. Truk Fuso KB 9141 AM parkir di halaman samping Mapolres Sanggau. Terpal hijau penutup truk tersebut masih terlihat rapi.

Usut punya usut akhirnya isi truk ternyata bermuatan onderdil mobil super mewah. Belakangan beredar informasi bermerek Lamborghini seri terbaru dengan kisaran harga di pasaran mencapai miliaran rupiah. Namun muncul pertanyaan, siapa pemilik mobil mewah itu? Apakah sudah sering impor illegal komponen kendaraan mewah untuk ditransfer ke Jakarta via Kalbar? Kenapa teruk tersebut terkesan istimewa diperlakukan polisi, Halaman 7

Awas, Kalbar Kembali Menuju Provinsi Smokel Siapapun, khususnya masyarakat, jelas tak mengetahui apa isi truk tersebut.

S.K.A.K.! Mendadak Nongol di KPK M ENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mendadak nongol di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, (29/5). M Nuh tiba sekitar pukul 19.55 menumpang mobil Toyota Camry berwarna Mohammad Nuh Halaman 7


2

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

BLAK-BLAKAN Pendeta Ateng, Rohaniwan Vihara Maitreya Kalbar

Mohon Perhatian dari Dinas Pertamanan Kubu Raya Rakyat Kalbar̶ Pada kesempatan perayaan Tri Suci Waisak, beberapa waktu lalu, Rakyat Kalbar menemui Pendeta Ateng di Vihara Maitreya, Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya. Dia mengemukakan keluhan kepada Pemkab Kubu Raya, yang dinilai tidak mendukung program penghijauan. Gerakan menghijaukan kawasan kabupaten, yang saat ini dipimpin Bupati Muda Mahendrawan, itu sudah dilakukannya dalam 3 tahun terakhir ini. Program itu, yang dinaungi perwakilan Umat Budha Kalbar, jelas bermanfaat. Setiap tahunnya, Ateng mampu menanam ratusan bahkan ribuan pohon di sejumlah titik wilayah Kubu Raya. Sayangnya intansi terkait, barangkali, hanya melihat saja ketika melewati deretan tanaman itu. Pendeta Ateng dan kawan-kawan sudah melakukan pemeliharaan dan ternyata 400 lebih tanaman lenyap. Ada yang ditebang dengan sengaja, ada yang dirusak dengan sengaja, tutur Rohaniwan ini.

Berikut kutipan bincang-bincang Rakyat Kalbar dengannya; + Apa sebenarnya yang melatarbelakangi Anda, sehingga tergerak membuat program menanam pohon ini? -Mengenai penghijauan sebetulnya juga termasuk dalam rangkaian perayaan Waisak 3 tahun yang lalu. Jadi, tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga. Ini sudah tahun keempat, jadi 3 tahun yang lalu kita konsen di bagian penghijauan seperti aset jalan Arteri Supadio menuju ke Bundaran Tugu Ali Anyang. Itu sepanjang jalan aset ciri khas yang pernah kita lihat yang ada pohon-pohon alami itu merupakan gerakan penghijauan yang kita lakukan di bawah naungan wadah perwakilan umat Budha Kalimantan Barat. + Berapa banyak pohon yang sudah Anda tanam dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini?

-Cuman... tahun pertama kita 1600, tahun kedua 400. Bibit yang sudah kita siapkan sekitar 2000. Tahun ketiga kita sisir lagi. + Apakah semua pohon yang Anda tanam berhasil? -Kita sudah adakan gerakan-gerakan pemeliharaan dan setelah kita sisir ternyata yang hilang lenyap ada 400 lebih, jadi kita tanam ulang lagi. Sampai hari ini sudah tahun keempat dari gerakan penghijauan kita itu. Namun sayang sekali kita lihat pohon yang sudah tumbuh dengan baik, yang bisa kita saksikan di sekitar Kodam, banyak sekali yang hilang. Ada yang ditebang dengan sengaja, dirusak dengan sengaja. + Dengan kondisi yang seperti ini apa yang Anda harapkan dari pemerintah Kubu Raya? -Kita berharap dengan adanya gerakan seperti ini mendapat dukungan dan bantuan dari Pemkab Kubu Raya, sehingga gerakan kita yang sudah kita lakukan dengan susah payah dan sudah menampakkan hasil ini, tidak dirusak tidak ditebang dengan sia-sia. Jadi intinya payung hukum yang kita butuhkan. + Bagaimana respon dari Bupati Kubu Raya sendiri? -Nah, untuk bulan yang akan datang kita sudah lakukan kontak dengan Pemkab Kubu Raya, Pak Muda Mahendrawan, untuk mengadakan penanaman bersama yaitu di sekitar kantor Bupati Kubu Raya yang baru. Itu sudah kita tanam, tinggal nunggu tanggal dan waktu yang disediakan oleh Pemkab Kubu Raya. + Apakah sudah adakan kerja sama khusus dengan Pemkab Kubu Raya? -Kita, secara resmi tidak ya. Tapi yang kita kecewa dan mohon perhatian dari Dinas Pertamanan Kabupaten Kubu Raya, bagaimana tindak lanjut daripada kinerja dari Dinas Pertamanan Kubu Raya. Supaya lebih konsen terhadap masyarakat yang mempunyai panggilan untuk bergerak di bidang penghijauan ini. Contohnya saja di bundaran Ahmad Yani ini, saya sudah tanam puluhan pohon dan itu sudah tumbuh dengan baik hampir dua meter sama dengan yang di Kodam waktu itu. Malah dicuri, dicabut, tambal sulam terus. Tanam hilang lagi, tanam hilang lagi. Jadi pada kesempatan yang baik ini saya imbau pada masyarakat sekiranya tertarik dengan jenis pohon yang Bapak lihat, ingin memiliki, ingin berpartisipasi dalam gerakan penghijauan baik di lingkungan bapak sendiri, maupun di kebun, kita siap memberikan bibitnya. Kita siap untuk memfasilitasi baik dari bibit maupun cara penanamannya. + Apa sih jenis pohon yang Saudara tanam itu, sehingga orang berkeinginan memilikinya? -Jadi jenis yang kita galakkan sekarang adalah jenis Indiano Almon. Dan hasil percontohan yang bisa kita lihat di sungai Raya Dalam sudah begitu banyak. Contohnya yang sudah berhasil tumbuh dengan baik sampai 5 meter tingginya. Kemudian di Kodam, dan di sekitar Pangkalan AU juga sudah berhasil. + Apa pesan Anda kepada semua pihak terkait program penghijauan ini? -Jadi harapan kita ke depan kawan-kawan yang konsen di bidang lingkungan hidup terutama penghijauan kota, kita boleh kita bekerja sama. Saya rasa seperti itu.

Reporter : Andreas Editor : Mohamad iQbaL

Mohammad Mu’tashim Billah, Penasihat Pimpinan KPK 2013-2017

Itu Hanya Laporan Orang Iseng, Jadi Dianggap Iseng Saja RAKYAT KALBAR̶ Mohammad Mu tashim Billah dan Suwarsono terpilih sebagai penasihat KPK periode 2013-2017. Keduanya terpilih melalui proses seleksi yang dilakukan panitia seleksi penasihat pimpinan KPK. Mereka menggantikan Abdullah Hehamahua dan Said Zainal Abiddin. Selaku penasihat baru, Mohammad Mu tashim Billah meminta seluruh jajaran lembaga antirasuah itu melawan bila mendapat tekanan politik dan difitnah. Nggak perlu takut. Lawan saja. Kemudian perlihatkan ke publik bahwa KPK bisa diandalkan menangani kasus-kasus korupsi. Tekanan politik itu dijadikan sebagai bahan pertimbangan saja, bukan sebagai gangguan, kata Mohammad Mu tashim Billah, Selasa (28/5). Mohammad Mu tashim Billah melanjutkan, dirinya merasa bersyukur mendapat kepercayaan menjadi penasihat KPK. Ini tentu tugas yang berat. Sebab, harapan publik terhadap KPK begitu besar dalam menangani kasus korupsi, paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya: + Selain bersyukur, apa perasaan lainnya? -Saya merasa tertantang untuk bisa menjalankan tugas sebagai penasihat guna memperkuat KPK dalam pemberantasan korupsi. + Merasa tertantang bagaimana? -Menjadi Penasihat KPK itu tidak mudah. Di internal, saya ditantang untuk bisa meningkatkan kualitas para karyawan KPK, sehingga bisa menjadi karyawan yang tangguh. Dengan jumlah SDM (Sumber Daya Manusis) yang terbatas, KPK harus terus konsisten meningkatkan kinerjannya dalam memberantas kasus korupsi. Sedangkan di eksternal, kami ditantang untuk meningkatkan fungsi pencegahan, sehingga titik beratnya tidak lagi ada di penindakan. Masalahnya kan pencegahan itu lebih sulit daripada penindakan. Kalau penindakan berdasarkan bukti-bukti yang ada. Sementara kalau pencegahan harus menangkap indikasi yang ada, yang belum tentu jelas dasarnya. Belum lagi banyaknya faktor eksternal yang di luar kendali KPK, seperti korupsi di ruang politik. Korupsi tersebut kerap melibatkan para pejabat eksekutif dan legislatif yang memiliki kekuasaan untuk menekan KPK. + Kalau KPK mendapat tekanan politik, Anda berbuat apa? -Tekanan politik itu ditanggapi enteng saja. Sebab, KPK lembaga penegak hukum, bukan lembaga politik. Tekanan politik hanya perlu dijadikan sebagai bahan pertimbangan, bukan sebagai gangguan. Ketika ada tekanan politik dan fitnah, KPK harus melawan. Tekanan politik dan fitnah ini jelas sebuah persoalan serius karena bisa berpengaruh terhadap kinerja KPK.

alami Juru Bicara KPK Johan Budi? -Laporan itu tidak membuat KPK takut. Itu hanya laporan orang iseng. Jadi dianggap iseng saja. + Kenapa Anda bilang begitu? -Sebuah hal yang lumrah jika Juru Bicara KPK mengeluarkan komentar terkait kasus-kasus yang ditangani. Makanya semua unsur di KPK tidak perlu takut selama komentarnya pas. Meskipun, ada pihak lain yang memberikan pendapat negatif. Maju terus saja. Tidak boleh mundur. + Penyidik KPK kurang, ini bagaimana? -Yang paling krusial di internal adalah masalah keterbatasan personel. Jumlah personel KPK kan terbatas. Akibatnya, kinerja tidak optimal. + Bagaimana dengan penyidik KPK yang berasal dari polisi dan jaksa? -Mereka memiliki dua tuan, yaitu KPK dan Polri atau Kejaksaan. Sementara KPK merupakan lembaga yang memiliki fungsi supervisi terhadap institusi tersebut. Kalua kasus yang dihadapi melibatkan Polri, akan terjadi conflict of interest. Penyidik akan bimbang menentukan kesetiaannya. Belum lagi penyidik di KPK itu memiliki masa waktu dan kembali ke institusinya untuk berkarier. Hal ini tentunnya bisa membuat mereka bimbang. + Bukankah KPK sudah melakukan perekrutan? -Betul. Tapi perekrutannya kan baru-baru ini saja dilakukan. Sebelumnnya masih menggunakan penyidik pinjaman, sehingga conflict of interest yang terjadi cukup besar. Belum lagi para penyidik yang direkrut ini masih butuh waktu untuk bisa memiliki kualitas yang mumpuni. Kalau diibaratkan militer, KPK itu pasukan khusus. Sebab, tugas yang ditangani bersifat khusus. Korupsi kan termasuk extra ordinary crime. Butuh pendidikan yang ekstra untuk menciptakan penyidikpenyidik yang handal. + Apa saran Anda menghadapi persoalan ini? -Pertama, dan yang paling penting untuk dilakukan adalah memperkuat internal KPK. Caranya, dengan melakukan analisis terhadap hambatan apa saja yang ada di internal. KPK harus menciptakan staf tangguh, tahan banting, memiliki leadership yang mumpuni, team work yang bagus, bersih dan jujur. + Mengapa memperkuat internal paling penting? -Karena tekanan dari luar itu sebetulnya bisa diprediksi. Sebagai lembaga pemberantasan korupsi, KPK pasti tidak akan disukai oleh banyak kalangan yang terlibat kasus korupsi. Saya akui, tekanan itu memang bisa berbahaya. Tapi kalau kondisi internalnnya sudah kuat, terpaan apapun yang dilakukan oleh kalangan eksternal, pasti bisa terlewati. Re-editing : Mohamad iQbaL

+ Bagaimana kalau dilaporkan ke polisi seperti yang di-

Fadel Muhammad, Wakil Ketua Umum Partai Golkar

Pak SBY Memperkirakan Partai Golkar Nomor Satu, Diikuti PDI Perjuangan RAKYAT KALBAR̶Presiden SBY datang mendadak dalam acara ulang tahun (ultah) ke 61 Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Fadel Muhammad, Sabtu (25/5). Hal itu dinilai sebagian kalangan memiliki nuansa politis. Sebab, bekas Menteri Kelautan dan Perikanan itu berdasarkan hasilsurvei Pol-Tracking Institute, dijagokan menjadi capres alternatif dari daerah. Apalagi, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie tidak hadir saat itu. Terlihat hadir Ketua Umum Kadin, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendag Gita Wirjawan, Wamentan Rusman Heriawan, Dubes Jepang Yoshinori Katori, Dubes negara-negara Arab, dan rekan bisnis. Menanggapi hal itu, Fadel Muhammad mengatakan, kehadiran Presiden SBY itu tidak ada kaitannya dengan politik. Itu murni kedatangan seorang sahabat. Ah, tidak begitu. Kalau saya menilai ini hanya surprise ultah saya ke-61 saja. Pak SBY kan kawan baik saya sejak lama. Tidak ada nuansa politisnya, kata Fadel Muhammad,Selasa (28/5).

Berikut kutipan selengkapnya wawancara Rakyat Merdeka dengannya: + Kalau tidak ada politisnya, masa perayaan ultah saja Presiden datang? -Makanya kedatangan Pak SBY sangat surprise bagi saya. Pak SBY juga bilang sama saya bahwa beliau sengaja datang ingin buat surprise. Sebab, baru sorenya (Sabtu, 25/5) beliau sampaikan bahwa mau datang ke acara ultah saya. Tiba-tiba sekitar pukul 15.00 WIB protokol datang. Saat menerima kedatangan Pak SBY, beliau sempat bercanda dengan saya. Kata beliau, dari awal ingin kedatangannya tidak dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) agar bikin surprise. Biar semua orang kaget. + Anda kan pernah di-reshuffle dari kabinet, apa tidak dendam? -Buat apa dendam. SBY itu kan kawan lama saya. Sejak di-reshuffle dari kabinet, saya sering bertemu beliau di kantornya dan di acara lain. Jadi biasa saja. Namanya juga kawan. Lagi pula saya ini kan orang yang konsisten berteman dengan siapa saja. Apalagi dengan beliau, saya merasa enak berbicara politik. + Apa yang Anda bicarakan saat SBY datang? -Kami ngobrol banyak hal. Masalah politik sedikit. Tapi umumnya kami membicarakan masalah kekeluargaan dan kemasyarakatan. Antara lain beliau mengatakan agar saya tetap bermanfaat buat bangsa ke depan. Sebab, beliau tahu seperti apa saya saat bekerja tujuh tahun, baik sebagai gubernur maupun sebagai menteri. + Apa ada pembicaraan masalah politik terkini?

-Bicara tapi tidak serius. + Apa SBY menawari Anda untuk mengikuti konvensi capres Partai Demokrat? -Memang kami bicara masalah politik seperti konvensi capres. Tapi sudah lebih awal saya menyatakan kepada beliau bahwa capres dari Partai Golkar adalah Pak Aburizal Bakrie. Saya tidak bisa mengikuti konvensi. Selain itu, Pak SBY juga bertanya kepada saya, apakah saya akan terlibat politik ke depan. + Jawaban Anda apa? -Saya bilang ya. Saya akan masuk ke legislatif. Tapi Pak SBY bilang agar saya harus siap-siap juga karena saya dianggap representasi tokoh Indonesia timur. + Apa lagi yang dibicarakan? -Pak SBY juga memperkirakan kalau Partai Golkar akan jadi nomor satu diikuti PDI Perjuangan. + Partai Demokrat diperkirakan posisi berapa? -Waktu itu beliau bilangnya Partai Demokrat ada di posisi tiga atau empat. Kalau Partai Golkar menjadi nomor satu, kata Pak SBY, saya berpeluang pimpin DPR. Saya bilang Insya Allah dan minta dukungan beliau. Lalu beliau bilang, bulan Juni mendatang kami akan bertemu lagi dalam konteks pembicaraan politik. + Apa SBY beri alasan kenapa Partai Golkar nomor satu? -Tidak. Beliau hanya perkirakan saja kok. Saya juga sampaikan selamat atas penghargaan World Statesman Award 2013 yang diberikan kepada Pak SBY di New York. + Apa tanggapan SBY? -Ya, beliau bilang penghargaan ini kontroversial. Tapi saya bilang tidak apa, dalam demokrasi memang seperti ini. Yang penting kita bermanfaat bagi banyak orang dan masyarakat.

Re-editing : Mohamad iQbaL


metro Bumi Betuah

Gayung Besambut SINGKAWANG. Selama ini, Kota Singkawang dikenal sebagai Kota Amoy dan Kota Seribu Kelenteng. Tetapi julukan tersebut bertambah lagi, yakni Bumi Betuah Gayung Besambut. Singkawang ini adalah Bumi Betuah Gayung Besambut, nama ini merupakan sebutan untuk kota ini, kata Drs H Awang Ishak MSi, Walikota Singkawang ketika pertemuan di Gedung Samudera Singkawang, Rabu (29/5). Setiap julukan itu tentunya memiliki makna tersendiri. Kota Amoy misalnya, disematkan ke Kota Singkawang karena di kota ini banyak Amoy (anak gadis). Sementara julukan Kota Seribu Kelenteng, dikarenakan di kota ini banyak terdapat tempat ibadah yang disebut kelenteng, dimana jumlahnya mencapai ribuan. Demikian pula dengan julukan baru yang disebutkan orang nomor satu di Kota Singkawang, yakni Bumi Betua Gayung Besambut, tentunya mempunyai makna tersendiri. Awang menjelaskan, dalam julukan tersebut terdapat doa yang akan dikabulkan Tuhan Yang Maha Esa. Ada doa, yakni apa yang kita minta akan selalu dikabulkan, jelasnya. Bukan kali ini saja, Awang menyebut Singkawang sebagai Bumi Betuah Gayung Besambut. Sebelumnya dia juga mengikrarkan sebutan itu ketika acara Naik Dango di Kelurahan Sagatani. Dengan adanya julukan baru ini, tentunya diharapkan dapat menjadikan Singkawang lebih mudah dikenal di luar Kalbar, bahkan di luar negeri. Sehingga dapat mendukung aspek pariwisata, karena Kota Singkawang juga sebagai Kota Wisata. (dik)

PLTD Sungai Wie Tunggu Mesin Baru SINGKAWANG. Hasil musyawarah antara warga dengan PLN membahas mesin di PLTD Sungai Wie, disepakati bahwa PLN harus mengurangi tingkat kebisingan mesin yang digunakan sekarang, sambil menunggu datangnya mesin baru. PLN berupaya untuk memperbaikinya, sambil menunggu mesin baru yang didatangkan oleh kontraktor, kata Idaman, Manager PLN Sektor Kapuas kepada wartawan, Rabu (29/5). Sebelumnya, telah dilakukan pertemuan antara PLN Sektor Kapuas dengan warga sekitar PLTD Sungai Wie difasilitasi Sekretaris Daerah (Sekda), Syech Bandar dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Singkawang, Libertus. Pada pertemuan di Ruang Rapat Asisten 1 Kota Singkawang itu, warga yang tempat tinggalnya di dekat PLTD Sungai Wie menuntut agar kebisingan mesin segera diatasi. Terkait permasalahan tersebut, Idaman mengungkapkan, kalau PLN telah menandatangani kontrak sewa mesin untuk memenuhi kebutuhan daya pemakaian di Kota Singkawang. Mesin tersebut, jelas dia, telah melalui pengujian yang dilakukan lembaga penguji. Hasilnya, masih layak untuk dioperasikan. Tetapi setelah dioperasikan, ternyata warga merasa terganggu dengan tingkat kebisingannya. Kita sudah menginformasikan permasalahan tersebut kepada kontraktor untuk mengganti mesin dengan yang baru. Supaya tingkat kebisingannya tidak terlalu kuat dan masih di ambang ketentuan dari BLH 58 DB, jelas Idaman. Sementara itu, Sekda Syech Bandar mengatakan, untuk mengatasi permasalahan kebisingan mesin, hendaknya PLN mendatangkan ahlinya. Bisa saja datangkan ahli mesin dan lainnya, guna menekan angka kebisingan. Saya minta kepada PLN paling lambat Sabtu ini sudah ada ahli yang didatangkan, guna menekan tingkat kebisingan mesin tersebut, katanya. (dik)

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

Baru Dibuka, Empat Dus

Lidah Buaya Ludes P ONT IANAK , LIDAH buaya, tanaman unggulan Kota Pontianak, kian dikenal seantero nusantara maupun mancanegara. Pasalnya, tanaman yang diolah menjadi berbagai macam produk makanan, dan minuman maupun kosmetik ini selalu menarik perhatian dan memukau pengunjung pada setiap even pameran yang digelar. Tak terkecuali pada stand TP PKK Kota Pontianak dalam Pameran Gelar Dagang Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 41 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan yang dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pusat, Vita Gamawan Fauzi, Selasa (28/5). Yadi, penjaga stand TP PKK Kota Pontianak mengakui, hari pertama se jak dibukanya pameran ini, sudah ada seorang pengunjung yang

memborong minuman lidah buaya dalam kemasan. Tak tanggung-tanggung, empat dus minuman lidah buaya ludes terjual. Stand baru dibuka, tiba-

tiba sudah ada pengunjung dari daerah lain yang datang dan memborong empat dus minuman lidah buaya. Mungkin karena mereka sudah pernah membeli sebelumnya

Majalah Triwulan Pemkot Tampil di Pameran, Banjarbaru menarik karena berbagai informasi kaitannya dengan aktivitas Pemkot maupun hasil-hasil pembangunan tersaji dengan baik dalam majalah ini, ujarnya, seraya melihat-lihat isi Majalah Warta Kota di stand Kota Pontianak, Selasa (28/5). Setelah melihat dan membaca sekilas majalah tersebut, dirinya pun tertarik untuk belajar dari Humas Pemkot Pontianak dalam penyusunan dan penerbitan majalah pemerintah. Kami mungkin akan berencana belajar dari Pemkot Pontianak apa-apa saja yang perlu dipersiapkan dalam menerbitkan media pemerintah dan bagaimana proses penyusunannya mulai dari penulisan berita, foto, layout hingga terbitnya majalah tersebut, katanya. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Pontianak, Ana Suhardiana, menyambut baik ren-

PONTIANAK, ADA yang menarik minat pengunjung stand Kota Pontianak pada pameran gelar dagang Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 41 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Selain minuman lidah buaya, media terbitan Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Majalah Warta Kota juga turut mengundang minat pengunjung, terutama dari instansi pemerintah. Salah satunya Karmani, Plt Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalsel. Diakuinya majalah Warta Kota yang dipajang, dan dibagikan secara gratis pada para pengunjung stand ini tampilannya lumayan menarik salah seorang pengunjung memperlihatkan warta untuk ukuran media pemerintah. Isinya juga saya lihat cukup kota. ANTON

SINGKAWANG. Untuk memberikan rasa aman bagi warga yang beragama Islam dalam mengkonsumsi makanan berupa daging, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang akan membangun Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang higienis dan halal. Ke depan kita akan membangun RPH yang memenuhi syarat higienis dan kehalalan, kata Hendryan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Sekretariat Daerah (Setda) Kota Singkawang ketika Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan dan Penertiban Produk Pangan Berlabel Halal di Ruang Transit Kantor Walikota Singkawang, Rabu (29/5). H e n d r y a n m e ny a m p a i k a n hal tersebut dihadapan peserta rakor, seperti Wakapolres Singkawang Kompol Imam Riyadi, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Arnadi Arkan

dan Kemenag Perwakilan Singkawang dan SKPD terkait. Tetapi apa yang disampaikan Hendryan terkait pembangunan RPH higienis dan halal baru berupa wacana, yang diharapkan terwujud di masa mendatang di Kota Singkawang. Saat ini, Hendryan mengharapkan Tim Pengawasan dan Penertiban Produk Pangan Berlabel Halal Kota Singkawang untuk melakukan pengawasan dan

membina RPH yang sudah ada di Singkawang. Supaya hewan yang dipotong seperti sapi atau ayam, halal untuk dikonsumsi warga Muslim, harapnya. Selain itu, dia juga sangat mengharapkan dilakukan penertiban label halal di rumah-rumah makan yang belum mengantongi sertifikat halal dari MUI dan BPOM. Kita hanya ingin melindungi konsumen Muslim terhadap produk yang tidak ha-

minimax max CETAK UNDANGAN TENDA & SOUVENIR

Rp. 950.000,-

'3 -XWDDQ

THERAPY REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

Menerima Pesanan :

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

SOLUSI HERBAL KEPERKASAAN PRIA REKOMENDASI BOYKE

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

FOREDI GEL (Khusus Pria - Pemakaian Luar) HERBAL OLES bermanfaat sebagai ANTI SEPTIK untuk melindungi dari jamur maupun bakteri berbahaya sekaligus Mengatasi ejakulasi dini & tahan lama yang berkhasiat 5-8 jam Rp.200.000/KOTAK THE POLITICAL NEWS REFERENCE

HARIAN

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

HUBUNGI :

HUBUNGI :

0561-7 6 8 6 7 7 / 7 9 1 1 3 2 2

0561-7 6 8 6 7 7 / 7 9 1 1 3 2 2

iklan-equator@equator-news.com

iklan-equator@equator-news.com

HUBUNGI :

ER

AT

R

0813 6421 4529

IS

0561-768677/ 7911322

P

G

CARA ORDER CEPAT :

SMS Nama + Alamat Lengkap dan Berapa kotak yang di pesan, kirim ke

D I E-P

A

S II OM O AP RPO MRO u aann N A N A A R R j S AA m amj a i iKKee s A nn d aa s i S oolluus i n n s i Bi

iklan-equator@equator-news.com

ANUGRAH WEDDING/ ADI Jl. H. Rais A. Rahman Jl. Gunung Sahari No.21 Pontianak (Belakang Supermarket Garuda Mitra)

Telp. 7183366, 081282587257

Menjual :

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

HARIAN

• Cetak undangan lebih 2000 Model Undangan • Yain Spanduk, Bon, Nota, Kop Surat, Map, K. Nama Dll • Lebih 200 Contoh Souvenir • Kawinan/khitanan (ready&stock) • Penyewaan Tenda & Kursi • Photo dan Video Shooting • Orgen Tunggal KUNJUNGI:

PD. ANEKA BATU ALAM

NG IKL AN SA

DI

PA

HARIAN

untuk atasi DISFUNGSI EREKSI (DE) “Tetap keras walaupun sudah Ejakulasi”, IMPOTENSI & Tingkatkan Libido Pria, Tanpa efek samping yang merugikan semacam sakit kepala & jantung berdebar. Rp.250.000/KOTAK

ALAMAT: JL.JENDRAL SUDIRMAN NO.16B SINGKAWANG, KALBAR

maupun eksternal terkait program-program dan kebijakan Pemkot. Warta Kota ini sebagai sarana informasi, baik bagi jajaran Pemkot maupun masyarakat terkait apa yang sudah, sedang dan akan dilakukan Pemkot untuk pembangunan dan kemajuan Kota Pontianak, jelasnya. Penerbitan Warta Kota dilakukan dengan memberdayakan staf-staf Bagian Hubungan Masyarakat dalam proses pengerjaannya. Mulai dari peliputan, pemberitaan, foto, layout, hingga distribusinya, keseluruhan dilakukan secara mandiri. Hanya untuk pencetakannya saja kita menggunakan pihak ketiga, pungkasnya. (ton)

lal. Saya rasa pengusaha dapat mengerti akan hal itu, kata Hendryan. Di tempat yang sama, perwakilan MUI Kota Singkawang, Arnadi Arkan mengatakan, terdapat tiga komponen yang perlu diawasi, yakni industri pengolahan, restoran dan catering. Termasuk pedagang kue, dan rumah potong hewan, katanya. (dik)

Iklan MINI Hasil MAKSIMAL

Jual Paket Nutrisi untuk meningkatkan pertumbuhan Otak Besar dan Kecerdasan anak. TERBUKTI!! Garansi Uang Kembali. Pemesanan dan Konsultasi Gratis. Hub: LEDI 085242093839 Pin BB: 28L73b8a

NB : Tersedia Herbal khusus WANITA atasi keputihan, Atasi kista, Cegah Kanker serviks, Merapatkan, Memperlambat monopos, Ms V lebih sensitif,mempercepat orgasme,Lingeria pelangsing, Pengencang payudara, dll

cana Kabupaten Balangan yang ingin belajar dalam penerbitan Majalah Warta Kota. Kami selalu membuka diri bagi siapa pun khususnya dari instansi pemerintah yang ingin belajar, dan menerbitkan majalah internal seperti Majalah Warta Kota terbitan Pemkot Pontianak, tuturnya. Majalah Warta Kota terbitan Pemkot pun berhasil masuk peringkat ketiga nasional, dan menerima penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) 2012 dari Badan Koordinasi Humas (Bakohumas) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI yang diserahkan pada acara pertemuan tahunan Bakohumas di Makassar tahun lalu. Warta Kota merupakan majalah triwulan terbitan Pemkot yang sudah ada sejak empat tahun lalu. Majalah ini sebagai media sosialisasi dan interaksi internal

Bangun RPH Higienis dan Halal

Kesehatan

Kami akan membalas harga + ongkos kirimnya & rek bank kami. Paket di kirim rapi, polos untuk menjaga privacy anda. Khusus wilayah Singkawang bisa COD

baru mengungkapkan, ia sengaja mengunjungi stand Kota Pontianak karena ingin membeli minuman lidah b u a y a . Ka m i s e k e l u a r g a suka dengan minuman lidah buaya karena selain rasanya manis juga baik untuk kesehatan, tukasnya seraya membayar satu dus minuman lidah buaya. Ketua TP PKK Kota Pontianak, Lismaryani Sutarmidji berharap, dibukanya stand ini selain untuk mempromosikan berbagai produk makanan maupun kerajinan, juga diharapkan bisa menarik minat pengunjung yang ingin membeli produk-produk tersebut dalam skala besar. Jadi kita harapkan ini sebagai wadah mempertemukan produsen dan konsumen atau penjual dan pembeli, mudahmudahan ada yang berminat membeli dalam skala yang lebih besar lagi, pungkasnya. (ton)

dan suka dengan rasanya, kata staf Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pontianak ini. Menurutnya, stok minuman lidah buaya yang dibawa dari Pontianak dirasa cukup untuk beberapa hari digelarnya pameran tersebut. Namun dirinya tak mengira, ternyata peminat minuman lidah buaya cukup banyak sehingga ludes terjual. Sepertinya mereka sudah tahu apa yang mereka cari di stand Kota Pontianak karena terkenal dengan lidah buayanya, ungkapnya. Tak hanya minuman lidah buaya, berbagai aneka ragam makanan yang diolah dari lidah buaya pun turut menarik minat pengunjung seperti snack, keripik, dodol, teh, permen dan lainnya. Bahkan sabun lidah buaya pun juga diminati pengunjung. Salah seorang pengunjung, Elly dari Kabupaten Banjar-

Warta Kota Pikat Daerah Lain

iklanbaris baris Rp.5000/baris

GASA (Kapsul Herbal Gagah Perkasa)

3

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

HUB : 0561

768677

MULTI PRODUK Menjual Alat Therapy Kesehatan dll, Kop Angin (bekam) Global Belt (Sabuk Pemanas) Dolphin (Alat Pijit) Kongzui (Sandal Kesehatan)

Reiki (Terapi Digital) Sunmas (Terapi Kaki) Happy Call (Pan Cooking)

MELAYANI : GROSIR DAN ECERAN SIAP ANTAR DALAM DAN LUAR KOTA HUBUNGI/SMS: 081257197794

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

7089235

Fasilitas : Selang baru tanpa bau Pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI


KALBAR raya

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

Tunjangan Profesi Guru Tak Kunjung Cair JAKARTA. Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB-PGRI) kembali menyurati Menteri pendidikan dan kebudayaan Mohammad Nuh agar segera mengurus pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) di berbagai daerah. Menurut Ketua Umum PB

PGRI, Sulistyo, laporan yang diterimanya hingga awal Mei 2013 ini, belum satupun kabupaten/kota yang tuntas pencairan tujangan profesinya karena persoalan data pokok pendidik (Dapodik) yang tidak beres. Saya ke Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Padang,

saya menjumpai tidak satupun kabupaten/kota yang selesai dapodiknya sehingga TPG tak bisa dicairkan oleh dinas, kata Sulistyo kepada JPNN.COM, Rabu (29/5). Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari para guru, alasan daerah belum mem-

EQUATORIANA

Mengucapkan

Selamat & Sukses

Atas Pelantikan

NY. RESI ANNA NAPITUPULU, SH.MH Sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat

Oleh Jaksa Agung Republik Indonesia

Basrief Arief

Pada hari Rabu, 29 Mei 2013 Di Kejaksaan Agung, Jakarta Dan terima kasih kepada

M.Jasman Panjaitan, SH.MH Atas pengabdian yang telah diberikan, Selamat bertugas di tempat yang baru Tertanda,

Drs. Christiandy Sanjaya, SE.MM

Wakil Gubernur Kalbar

21.45

Mendagri Gamawan Fauzi dalam Surat Edaran Nomor 471.13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013, mengharuskan semua unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat memiliki card reader paling lambat akhir tahun 2013. Alasannya, KTP non elektronik sudah tidak berlaku lagi sejak 1 Januari 2014. Supaya ti-

#DCKMCP-GOKVTCCP Jika begini terus, PT xIx pasti akan seperti PT xxix jika kemitraan dengan masyarakat diabaikan, dan pengurusnya siang malam selalu main judi. Wassalam, hamba Allah. Temahar, Jelimpo, Landak.

07.17

*CTIC-CTGV0CKM Karet mulai naik awal 1 Juni 2013. Karet mulai melonjak naik berdasarkan Dolar kuat naik sampai Rp 30.000 ke atas. Para petani karet mulai merawat karet dengan benar, karena ada anjuran dari pemerintah Indonesia. Bantuan pupuk dan obat racun rumput untuk membantu petani di Indonesia, biar hasil lebih baik dengan adanya Sensus ST 2013.

11.39

/CUKJ205#MVKH Hai RK, tolong sampaikan pada Timsel Panwaslu Provinsi Kalbar. Kenapa masih ada calon anggota Panwaslu Kabupaten yang berstatus PNS/guru aktif? Padahal di Pasal 85 Huruf i Undang-undang (UU) Nomor 15 tahun 2011 hal itu melanggar, jika tidak menyerahkan surat mengundurkan diri dari PNS/guru. Terimakasih. 082354070103 28-5-2013

11.46

/CKP$GNCMCPI Harapan kita bersama, semoga penerimaan Akademi Polisi (Akpol) tidak ada yang main belakang. Seandainya ada kemungkinan Taruna nanti pikirannya timbul, bagaimana caranya uangku bisa kembali waktu mereka main belakang, karena bapakku utang kesana-kemari demi anaknya sukses di Akpol, ini betul!. 085348090038 28-5-2013

HARIAN

Gubernur Kalbar

Drs.M. Zeet Hamdy Assovie, MTM Sekretaris Daerah

HP : 081345479682

Masalah kita

Mantap kau bro, di dalam satu tahun ini kau dapat lagi penghargaan. Ya tapi kau tidak tegas dan sangat lemah untuk mengurus rumah tangga. Kalau kawanmu dulu tegas, semua orang tidak berkutik. Siapa yang macam-macam pasti dikarung, apalagi kau selalu korupsi. Mau jadi apa kau, terlalu kauu, ancoreee.

085245466541 28-5-2013

Drs. Cornelis,MH

Redaksi menerima surat pembaca, isi maksimal 300 kata ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com

&CRCV2GPIJCTICCP

085349668878 28-5-2013

kan, ujar Anggota DPD RI asal Jateng itu. Kondisi ini diperparah dengan belum dibayarkannya kekurangan pembayaran TPG tahun 2010, 2011 dan 2012. Karena itu PB PGRI meminta Kemidkbud segera menerbitkan kejelasan informasi waktu kapan pembayaran tunggakan TPG itu dilakukan. (jpnn)

BESERTA SELURUH JAJARAN

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Sms Warga

085348090038 27-5-2013

persen lagi bermasalah. Masalah utama tidak terpenuhi 24 jam meng ajar. Sekolah yang belum punya register tidak bisa masuk sistem karena Dapodik belum mengakomodir guru yang mengajar di luar bidang studinya, padahal di daerah, mereka ditugasi resmi oleh dinas. Artinya guru dirugi-

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Jalin Komunikasi Dengan Gubernur wasan timur harus mau menjalin komunikasi dengan Pak Gunernur Cornelis. Untuk Kapuas Raya, kuncinya tetap di Gubernur, terang Nico. Solusi lain, menurut dia, harus saling memahami antara kepentingan dan kebutuhan. Solusinya adalah bagaimana koordinator seperti yang saya katakan tadi, mau mengalahlah, menyampaikanlah, mungkin ada hal-hal yang kurang, ada halhal yang terlewatkan selama ini, supaya dengan segala kerendahan hati memohon kepada Pak Gubernur yang pegang kunci. Dan Gubernur juga harus bisa memahami keinginan masyarakat kawasan timur untuk pemebentukan PKR, saran Nico. Ditanya mengenai panitia bentukan baru Gubernur Kalbar, menurut dia hal itu sah-sah saja. Pak Michael Abeng ya mungkin ada wacana lain, pembentukan sesuatu yang lain, saya pikir sah-sah saja. Tapi kalau kita bicara Kapuas Raya, sudah final dan mengikat, tidak mungkin dianulir, timpal Nico. Dia menyayang syarat pembentukan PKR tidak masuk dalam agenda pansus. Tidak diagendakan masuk di Pansus. DPR Yang waktu itu hadir saya mewakili DPRD Provinsi Kalbar, Christiandy Sanjaya mewakili Gubernur kemudian juga dari Biro Pemerintahan Umum juga hadir, sehingga memang sebetulnya kalau syarat itu cepat dituntaskan atau diselesaikan saya kira memenuhi syarat dan tinggal diproses. Namun jika tidak, ini memerlukan proses yang lama lagi, pungkasnya. (*)

hulu, maka PGRI meminta agar pencairan dana TPG itu tidak didasarkan pada Dapodik. Ditegaskan Sulistyo, sistem penghitungan Dapodik sendiri belum mampu mengakomodasi pelaksanaan di lapangan, bahkan prakteknya semakin lama semakin jelek. Misalnya saja Dapodik SD/SMP baru 60 persen yang selesai, 40

bayarkan TPG karena surat keputusan penetapan penerima TPG dari Kemdikbud belum mereka terima. Karena itu PB PGRI mendesak Kemdikbud segera menetapkan SK penerima TPG pada guru yang berhak. Bila lambatnya penetapan SK tersebut karena Dapodik, maka menyusul surat PB PGRI terda-

Politisi Demokrat Sarankan

PONTIANAK-RK. Wakil Ketua DPRD Kalbar, Nicodemus R Toun menegaskan wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR) tidak bisa dianulir oleh siapa pun. Saya kira proses PKR ini bukan mengambang, tapi jelas. Karena tidak mungkin proses pembentukan PKR ini bisa dianulir oleh siapa pun, karena sudah merupakan keputusan politik rakyat Kalbar melalui DPRD Provinsi Kalbar, jadi tidak mungkin diganggu gugat. Nah sekarang tinggal lambat atau cepat proses ini harus dilakukan, ujar Nico panggilan akrab Nicodemus R Toun di Gedung DPRD Kalbar, belum lama ini.Menurut politisi Demokrat ini, masyarakat kawasan timur harus percaya bahwa Kapuas Raya berada pada satu kendali. Kalau kita percaya PKR, kita harus buat PKR itu final dan mengikat tidak boleh keputusan itu dianulir lagi. Kalau kita bicara Kapuas Raya, pasti Milton Crosby selaku koordinatornya, harus seperti itu, tidak ada yang lain, kata Nico. Untuk mempercepat proses pembentukan PKR, sambung dia, ini perlu adanya keterbukaan komunikasi, baik koordinator serta para tokoh masyarakat di kawasan timur dengan Gubernur Kalbar. Kalau mau cepat, seperti yang sudah beberapa kali kita sampaikan, harus ada yang mau menjalin dan membuka komunikasi dengan bapak Gubernur. Koordinator harus menjalin komunikasi dengan bapak Gubernur, tokoh-tokoh masyarakat di ka-

4

09.50

dak terjadi kesalahan fatal dalam penggunaan e-KTP, maka semua jajaran pemerintahan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak diperkenankan memfoto copy e-KTP. Artinya, e-KTP juga tidak boleh distapler, atau

perlakuan lain yang merusak fisik e-KTP, dan hanya boleh dicatat Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama lengkap yang ada dalam e KTP tersebut. Mendagri mengancam sanski tegas bagi jajaran pemerintahan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, masih memfoto copy, menstapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, karena sangat merugikan pemilik e-KTP. Namun, kesiapan Kemendagri merealisasikan penggunaan e-KTP secara nasional sesuai target diragukan. Salah satu sebabnya, pemerintah daerah tidak menganggarkan pengadaan alat baca e-KTP dalam APBD tahun ini. Sehingga, e-KTP tidak dapat berfungsi s e c a r a optimal di daerah. Bahkan, sejumlah pihak mendesak agar proyek e-KTP dihentikan. Alasannya, disinyalir proyek ini sarat nuansa politis, terutama jelang Pemilihan Umum 2014, yang salah satunya memilih presiden. Menurut Anda?

Tanggapan Kisruh KTP elektronik memang sejak jadi gubernur udah banyak omong. Belum lupa kita Mendagri berpuluh kali di Tv bilang, orang memfitnah karena mereka tidak pernah mencabut Peraturan Daerah (Perda). Padahal, disetiap pemerintah daerah ada surat dari Kemendagri. Sementara Mendagri menyalahkan presiden yang berwenang cabut Perda. Sekarang, sampailah halaman berikutnya seperti ungkapan Bung Anas, maka halaman e-KTP ini harus segera dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena sejak awal sudah bermasalah. Banyak kabupaten/kota terima barang bekas yang rusak. Belum lagi penerbitan Surat Keputusan (SK) pensiun bupati/walikota /wakilnya bayar Rp 30 - 50 juta. Segera tangkap Mendagri dan jajarannya, sebelum masa Kabinet SBY Jilid II berakhir. 08979835624 12-5-2013

13.15

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Pembina: Dahlan Iskan, HM Alwi Hamu. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Wakil Direktur: Djailani Kasno Jawa Pos Media Group

Penerbit PT Kapuas Media Utama Press Alamat Sekretariat: Graha Pena Kalbar Jalan Arteri Supadio (d/a Ahmad Yani 2) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat Telepon: 0561-768677 (hunting), 0561-721229 Fax: 0561- 768675 e-Mail: redaksi@equator-news.com

Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Hamka Saptono Dewan Redaksi: Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie Alfikri, Julianus Ratno, Mohamad Iqbal. Koordinator Liputan: Kiram Akbar. Kota Pontianak:Samsul Arifin, Pracetak/Tata Wajah: Dennis (Manajer), Defri, Yudi, Khusyairi Permata. Illustrator: Reza Setiawan Pemasaran Koran & Promosi: Rosadi Jamani (Manajer), Mohamad Qadhafy, Kiki Rizky, Abubakar, Heru Prayitna (Distribusi), Jenggo, Susanto Iklan: A Jaiz (Manajer), Uray Kamaruzaman, Darussalam. Divisi Event: Mohamad Qadhafy Website & IT: Hendra Ramawan Biro Kubu Raya: Taufiq. Biro Mempawah: Alfi Shandy, Jl. Teratai Blok A No 3, Telp. 0561-691326. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho, Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Dalam Kaum, Sambas, Telp. 0562-392738. Biro Sanggau: M Khusyairi, Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau. Biro Landak: A Sutarjo, Jl. Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal 2 Ngabang. Biro Kayong Utara: Kamiriludin, Jl. Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana. Biro Ketapang: Jaidi Chandra. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi, Jl. M Yasin, Putussibau Utara No 3, Telp. 0567-22877. Biro Melawi: Sukartaji, Jl Juang Nanga Pinoh Telp. 0568-22069. Biro Sintang: Suhardin. Keuangan: Nurbani (Manajer), Julianovita. Umum/Administrasi: Adidharma Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828. Tarif iklan per milimeter kolom Hitam putih: 8.000,00. Spot color: 10.500,00. Full color: 15.000,00. Iklan baris: 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris) Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) Bank Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas Bank Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas a/n PT Kapuas Media Utama Press

Percetakan PT Akcaya Pariwara,Jalan Adisucipto,Kubu Raya (Isi di luar tanggung jawab percetakan)


KURSI RAKYAT k

tu un

Demokrat Kalbar Yakin Elektabilitas Partainya Segera Pulih Demokrat sebagai pemenang di dua episode pemilu yang lalu tentu selalu akan menjadi sasaran tembak dari seluruh lawan-lawan politik. Tapi Pak SBY sudah melakukan yang terbaik bagi rakyat dan partai ini. Kami yakin elektabilitas partai segera pulih, Bobby CH

PONTIANAK. Menjadi pemenang Pemilu 2009, dan dua kali menjadi pemenang di Pilpres, menandakan partai ini begitu dicintai rakyat. Namun, menjelang Pemilu 2014 berdasarkan hasil survei lembaga riset politik menyebutkan elektabilitas Partai Demokrat terus melorot justru ketika dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono. Bagi Demokrat Kalbar, elektabilitas partainya akan segera pulih. Menurut Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Kalbar, H Bobby CH SH, itu fase yang memang harus dilalui oleh Partai Demokrat. Pak SBY sudah melakukan pengorbanan yang terbaik bagi partai dengan mengorbankan waktu dan pikiran untuk memperbaiki elektabilitas partai. Kita memang butuh waktu untuk kembali berjaya. Karena memang di dalam dunia politik tidaklah seperti berjalan satu arah, yang mana

dapat selalu mulus dan cepat memperbaiki sesuatu yang salah, kata Bobby menjawab Rakyat Kalbar via blackberry mesengger, Rabu (29/5). Dalam dunia politik, kata dia, semua bergerak dalam berbagai arah dengan kepentingannya masing-masing. Artinya, banyak juga lawan politik Demokrat yang tidak senang jika partai ini membaik dan akhirnya menjadi pemenang kembali di Pemilu 2014. Demokrat sebagai pemenang di dua epis ode pemilu yang lalu tentu selalu akan menjadi sasaran tembak dari seluruh lawan-lawan politik. Tapi Pak SBY sudah melakukan yang terbaik bagi rakyat dan partai ini. Kami yakin elektabilitas partai segera pulih, ujar Bobby. Ia menegaskan, pemulihan terus berlangsung, diikuti hasil yang baik, elektabilitas partai terus naik.

Kita selalu percaya itu dan akan terus percaya walaupun pada akhirnya nanti Demokrat harus di posisi yang tidak nyaman di 2014. Kita selalu percaya Pak SBY, seperti Pak SBY yang selalu percaya kepada kami kader-kader Partai Demokrat di daerah, kata Bobby. Sebelumnya, Wakil Sekjen DPP Demokrat, Saan Mustofa, memastikan akhir tahun 2013 ini elektabilitas partainya sudah kembali meningkat. Demokrat hari ini konsolidasi dan recovery. Pemulihan sedang berlangsung, seiring dengan meningkatkan elektabilitasnya, kata Saan menanggapi banyaknya hasil survei yang menyatakan elektabilitas partainya makin merosot, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (28/5). Menurutnya, hasil analisis dari lembaga-lembaga survei belakangan ini akan dijadikan bahan evaluasi terhadap kinerja partai menghadapi pemilu. Akan kita dorong, survei untuk masukan dan evaluasi, ujar Saan. Anggota Komisi III DPR itu memastikan, dengan konsolidasi internal dan pemulihan yang dilakukan, diharapkan pada akhir tahun elektabilitas partai sudah kembali normal. Target Desember bahwa parpol kita sudah 100 persen pulih, dan elektabilitas meningkat. Kita targetkan semaksimal mungkin, pungkas Saan. (jul)

BIG

PROMO IDACHI SPORTS IDACHI SPORTS PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak FS 1022 (NEW) MAGNETIC BIKE

FS 729-4 (4-FUNGSI) TREADMIL MANUAL

Hanya

TREADMIL MOTORIZED

FS 4600 B (NEW)

FS SHAPER

TREADMIL MOTORIZED

Hanya

Hanya

Hanya

3.788 Ribu

FS 728-6 TREADMILL (6 FUNGSI) Hanya

1.188 Ribu

9.388 Ribu

8.888 Ribu

Hanya

6.588 Ribu

3.988 Ribu

Tgl 29 Mei S/d 4 Juni2013

FS 802 (NEW) NEW ORBITRACK

Hanya

Hanya

2.588 Ribu

FS 242 A+M (NEW)

FS 4000 P (NEW)

60

disc up to Persen

4.188 Ribu

CUCI G AN GUD

FS 803 (NEW) HOME GYM

FS 662 PLATINUM BIKE

ASCEND BODY (NEW) Hanya

Hanya

FS 1330 D (NEW) TREADMIL MANUAL Hanya

888 Ribu

Hanya

2.088 Ribu

5.288 Ribu

2.688 Ribu

Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Melayani : Grosir dan Eceran LOKAL RT HARGA BARAN G OBR AL P O IM G Pesan Antar : Dalam dan Luar Kota N A BAR OKAL H ARGA L (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

BURUAN !!! STOCK TERBATAS KESEHATAN ADALAH HARTA YANG PALING UTAMA PEMBELIAN DI ATAS 3,5 JUTA BONUS DOLPHIN MASSAGER

SMS 087818322288

GARANSI: SPAREPARTS 1 TAHUN SERVICE LONG LIFE

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

5

Pernyataan SBY Soal Juara di 2014 Golkar Anggap Biasa Saja JAKARTA. Terlepas ada maksud atau tidak pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SB) yang memperkirakan Partai Golkar akan menjadi juara satu pada Pemilu 2014 dinilai wajar. Partai pimpinan Aburizal Bakrie itu pun menganggapnya biasa saja. Ya gaklah (bangga), kan itu biasa saja, ujar Idrus Marham, Sekjen DPP Partai Golkar kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (29/5). Menurut dia, SBY yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat mengeluarkan peryataan itu, karena melihat dan menganalisa hasil berbagai lembaga survei yang banyak menempatkan Partai Golkar di permukaan. Itu ungkapan hasil survei, kalau objektif siapaun akan melihat itu. Saya kira gak ada masalah, kata Idrus. Pihaknya, sambung dia, tidak tidak akan mengkomentari panjang pernyataan kepala negara itu. Partai berlambang pohon

beringin itu ke depan kata dia, akan tetap menjalankan format politiknya, yaitu selalu dekat dan bermanfaat bagi rakyat. Kita tidak berpikir menang atau kalah, yang kita lakukan adalah format politik dengan dekat pada rakyat, kalau sudah dekat pasti akan menang, tegas Idrus. Masih kata bekas angota DPR ini, Partai Golkar akan terus membangun format politik yang dekat dan berguna bagi rakyat. Kalau ini sudah kita lakukan, lalu ada yang kritikan, celaan dan pujian kita ucapkan Alhamdullah, kata Idrus. Seperti diketahui, di sela-sela acara ulang tahun (ultah) ke 61 Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad, Sabtu lalu (25/5), SBY mengatakan kepada Fadel, bahwa SBY memperkirakan kalau Partai Golkar akan jadi nomor satu diikuti PDI Perjuangan sedangkan Partai Demokrat ada di posisi tiga atau empat. (Rmol)

Elektabilitas Jokowi Tinggi Tapi Kepemimpinan Belum Terbukti JAKARTA. Pengamat Politik dari Universias Indonesia (UI), Iberamsjah mengatakan Indonesia tidak akan keluar dari problem kepemimpinan jika cara memilih masih mengutamakan popularitas dan menyembunyikan rekam jejak calon pemimpin. Secara substasi, rekam jejak jauh lebih penting ketimbang popularitas calon pemimpin. Rekam jejak inilah yang sering diabaikan oleh partai politik pengusung calon pemimpin bangsa, kata Iberamsjah ketika dihubungi wartawan, Rabu (29/5). Seharusnya lanjut Iberamsjah, rekam jejak inilah yang lebih utama disampaikan kepada rakyat sehingga rakyat bisa menggunakan akal sehatnya untuk menentukan pilihan. Dia menyontohkan Jokowi yang saat ini elektabiltasnya di atas angin. Tapi track rekord kepemimpinnya belum terbukti efektif. Begitu juga rezim orde baru tumbang, masyarakat mengelu-elukan Megawati, Gus Dur, Amien Rais. Tapi mereka juga tidak membawa perubahan dalam reformasi. Pun ketika SBY naik. Kita butuh pemimpin yang berani dan tegas dengan track rekord yang bersih dari kasus, ternyata juga mengecewakan, tegasnya. Menurut Iberamsjah, partai politik sudah tidak mungkin lagi diharapkan untuk menyajikan track record pemimpin. Satu-sutunya institusi yang sangat diharapkan adalah kecerdasan dari

JOKOWI media massa dalam menginvestigasi rekam jejak calon pemimpin. Media massa harus menghentikan proyek pembodohan rakyat oleh partai politik. Caranya, menghindar dari opini lembaga survey yang tidak independen, pungkas dia. (jpnn)

RUU Komponen Cadangan Segera Dibahas JAKARTA. Ketua Komisi I Bidang Pertahanan Mahfudz Sidik mengatakan DPR segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Komponen Cadangan. RUU yang mengatur warga negara melakukan pembelaan negara kini menjadi salah satu rancangan yang masuk dalam agenda. Hanya saja menurut Politikus PKS itu, RUU Komponen Cadangan masih menunggu RUU Kemananan Nasional. Saat ini yang sudah masuk prioritas pembahasan adalah ruu hukum disiplin militer, kata Mahtudz di Jakarta, Selasa (28/5). Sementara itu, Direktur Lembaga Studi

Pertahanan dan Strategi Indonesia (Lespersi) Rizal Darmaputra mengatakan RUU Komponen Cadangan harusnya segera dibahas untuk disahkan. Alasannya, Indonesia sudah tertinggal jauh dengan negera lain seperti Singapura yang mengatur rakyatnya untuk bisa melakukan bela negara. Rizal menjelaskan penyebab molornya pembahasan RUU Komponen Cadangan ini karena sikap parlemen. Kata dia, Setiap kali diajukan ke parlemen selalu ditunda atau batal. Draft RUU Komponen Cadangan ini sudah terkatung-katung sejak 2007. (jpnn)

Aceng Didukung Warga Kota Tasik Maju DPD TASIK. Berdasarkan hasil verifikasi persyaratan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Aceng Fikri, diketahui sebanyak 40 orang warga Kota Tasikmalaya memberikan dukungan berupa foto copy kartu tanda penduduk (KTP) terhadap mantan bupati Garut yang lengser akibat menikah empat hari tersebut. Dari 40 dukungan KTP dari warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat masing-masing berasal dari Kecamatan Cihideung sebanyak 37 orang, Tamansari 2 orang dan Mangkubimi 1 orang. Ketua verifikasi persyaratan calon anggota DPD KPU Kota Tasikmalaya Yayan Sopian mengatakan KPU pusat sudah menyerahkan semua berkas yang akan diverifikasi faktual ke KPU Kota Tasikmalaya. Selanjutnya, berkas DPD kini dilakukan verifikasi faktual yang dilakukan dengan cara menentukan sampling 10 persen dukungan suara masyarakat terhadap seorang bakal calon anggota DPD RI dan akan dilakukan hingga tanggal 6 Juni mendatang. Saat ini kita mulai verifikasi persyaratan calon anggota DPD termasuk milik Aceng Fikri, yang memang memiliki dukungan dari warga Kota

Tasik sebanyak 40 orang, kata Yayan seperti yang dilansir Radar Tasikmalaya, Rabu (29/5). Yayan mengungkapkan nantinya petugas akan langsung menemui masyarakat yang mendukung untuk menanyakan langsung apakah mendukung atau tidak kalau terbukti tidak mendukung KPU akan minta surat pernyataan bersangkutan tidak mendukung dan nama tersebut dicoret dari daftar pendukung. Verifikasi adminstrasi berbeda dengan verifikasi faktual, saat verifikasi administrasi, KPU mencek KTP dan lainnya tanpa bertemu langsung dengan masyarakat yang mendukung calon. Tetapi sekarang kita akan langsung terjun menanyai para pendukung calon, tuturnya. Pengamat sosial dan politik Asep Tamam mengatakan dukungan dari warga Kota Tasik terhadap pejabat yang tersangkut nikah siri tersebut merupakan bukti bahwa Aceng Fikri memang dikenal luas oleh masyarakat sehingga tidak aneh jika Aceng juga mendapatkan dukungan dari warga Kota. Faktor ketenaran Aceng yang membuatnya mendapatkan dukungan dari warga Kota, meskipun tidak terlalu signifikan, tandasnya. (jpnn)


6

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

SAMBUNGAN

Nanan Ogah .............................................................................................................................dari halaman1 Herman dan ..............................................................................ari halaman1 javanews.com, di sela-sela acara Masketeers Pos Indonesia, di Kantor PT Pos Indonesia, Jalan Cilaki, Bandung, Rabu (29/8) siang. Mantan Kapolda Kalbar ini kekeuh tak mau menanggapi sekalipun didesak dengan pertanyaan yang sama oleh para juruwarta. Nanan hanya melempar senyum, bukan jawaban. Dalam dakwaan atas Djoko Susilo, jelas disebut bahwa tim Irwasum menerima aliran

dana sebesar Rp 1,5 miliar dari proyek Simulator pada 14 Maret 2010. Saat itu, Kepala Irwasum adalah Nanan Soekarna yang dilantik 4 Januari 2013. Kucuran uang yang mengalir ke Irwasum pernah dibeberkan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo S Bambang, di dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat pekan lalu. Dia mengatakan pernah menyetorkan

kepada Irwasum Fajar Prihantoro pada 14 Maret 2011. Menurut Sukotjo, uang diberikan atas perintah Ketua panitia lelang proyek simulator, Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan dan Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, rekanan proyek Budi Santoso. Sementara, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menyatakan KPK harus menindaklanjuti pen-

gakuan Sukotjo Bambang itu. Menurut Neta, pemeriksaan ke jajaran Irwasum Polri ini penting agar menjadi terapi kejut kedua bagi Polri setelah sebelumnya KPK membongkar kasus korupsi simulator SIM. IPW berharap Kapolri dan jajaran Polri memberi dukungan penuh bagi KPK agar tikus-tikus di Polri bisa dibersihkan, teg as Neta. Re-editing : Mohamad iQbaL

360 Ribu ......................................................................................................... .................................dari halaman1 kerja yang sangat dinamis, tidak akan pernah menunggu kesiapan dunia pendidikan. Oleh karena itu, dunia pendidikanlah yang harus secara cepat menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja yang sangat dinamis. Perguruan tinggi diharapkan

KPK Tunggu

tidak hanya mampu melahirkan sarjana formal yang berpikir secara intelektual, disiplin, tertib dan teratur, tekun dan berani secara research dalam dunia pendidikan, tapi harus siap menyongsong dunia kerja, jelasnya.Muhaimin berharap

Perguruan Tinggi mampu melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki etos kerja dan motivasi yang tinggi, kreatif dan inovatif. Mampu dengan cepat menyesuaikan keterampilan dan keahliannya dengan kebutuhan dunia kerja.

Artinya, lulusan perguruan tinggi harus mempunyai kompetensi kebutuhan stakeholder, memenuhi kebutuhan profesional, kebutuhan masyarakat, kebutuhan dunia kerja dan kebutuhan generasi masa depan. (jpnn)

.............................................................................................................................dari halaman1

selama ini dikenal bisa mengintervensi. Apalagi dengan kasus yang melibatkan mereka sendiri, ujar peraih gelar Doktor dari Universitas Indonesia tahun 2002 ini. Seperti diketahui, bekas Ketua Panitia lelang proyek simulator SIM, AKBP Teddy Rusmawan mengaku diperintahkan atasannya, Irjen Pol Djoko Susilo, untuk menyerahkan empat buah kardus berisi uang kepada para anggota Komisi III DPR, yang saat itu digawangi oleh M Nazaruddin. Hal itu, dikatakan dia dalam persidangan lanjutan terdakwa kasus Simulator SIM, Djoko Susilo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (28/5). Selain bekas anggota DPR asal Demokrat, Nazaruddin, Teddy menerangkan bahwa saat penyerahan uang̶yang berlangsung di restoran Basara, Jakarta̶ itu, dia juga bertemu dengan anggota Komisi III DPR lainnya. Tersebutlah nama Bambang Soesatyo (Golkar), Azis Syamsuddin (Golkar), Desmon J Mahesa (Gerindra) dan Herman Hery (PDIP). Kasihnya ke koordinatornya, Nazaruddin. Anggotanya yang terima saya enggak tahu, tapi yang hadir saat itu bukan Nazar aja. Ada Bambang Soesatyo, Azis Syamsuddin, Desmon dan Pak Herman (para anggota Komisi III DPR), terang Teddy, dalam persidangan dan mengenakan seragam polisi. Pemberian Rp 4 miliar itu

memang tidak terkait dengan proyek simulator SIM, yang saat ini menjerat Djoko Susilo. Tapi, sebagai uang pelicin untuk menggolkan dana 600 miliar anggaran Korlantas Polri yang bisa digunakan untuk dana pendidikan. Uang tersebut diambil dari kas Primer Koperasi Polisi (Primkoppol). Iberamsjah melanjutkan keterangannya, dia menganalisa terkait penyerahan uang kepada anggota Komisi III DPR RI itu. Menurutnya, menunjukkan bukti adanya mafia lintas fraksi di komisi tersebut. Semakin menegaskan kalau mafia lintas fraksi di Komisi III memang ada, paparnya. Setelah ditetapkan jadi tersangka, dia pun meminta agar 4 orang tersebut segera dimasukkan ke dalam tahanan agar tidak ada tindakan-tindakan mereka menghalang-halangi penyelidikan. Sebagai anggota DPR apalagi dari Komisi III, mereka sangat bisa menghalang-halangi penyidikan dengan kewenangan mereka. Mereka harus segera dimasukkan dalam tahanan, kata Iberamsjah. Selain itu, dia mengatakan KPK bisa segera menyelidiki anggota-anggota komisi III DPR lainnya yang menjadi bagian mafia lintas fraksi. Terpisah, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane berpendapat serupa. Dia menyatakan, melihat perkembangan kesaksian dan informasi-informasi baru yang

muncul di persidangan kasus simulator SIM, KPK diharapkan bekerja cepat. Tentu saja, menurut dia, agar orang-orang yang disebutkan terlibat menerima aliran dana tidak menghilangkan barang bukti. KPK harus segera memeriksa, menahan, dan menyita kekayaan semua anggota DPR yang disebut-sebut terlibat menerima uang. Jangan sampai para tikus-tikus di DPR itu enakenakan, kemudian gaya-gayaan mencalonkan diri lagi sebagai anggota legislatif di Pemilu 2014, ungkap Neta. Tak hanya itu, lanjut Neta, KPK harus bergerak cepat untuk menahan sebelum mereka-mereka melakukan manuver politik untuk melumpuhkan KPK. Penahanan terhadap anggota DPR tersebut perlu segera dilakukan agar mereka-mereka yang menerima aliran dana tersebut bisa dicoret dari DCS (daftar calon sementara), tandas Neta. Menurut Neta, meski memang uang dalam kardus tersebut disebutkan tidak terkait dengan simulator SIM, KPK tetap harus menelusurinya. Berarti dana itu harus ditelusuri lagi, apakah bagian dari simulator SIM atau ada proyek lain. Sebelumnya Nazarudin juga sudah mengungkapkan adanya dana simulator SIM mengalir ke Bamsoet cs, tandas Neta. Lantas, KPK Bilang Apa? Kalau memang dirasa penting, KPK akan segera memang-

gil untuk meminta keterangan empat anggota DPR yang disebut-sebut menerima aliran dana dari mantan Kakorlantas Polri, Irjen Djoko Susilo. Kalau begitu penting dan perlu mendalam, kenapa kita tidak panggil lagi, kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (29/5). Namun, dia mengaku belum tahu kapan anggota legislatif itu akan dimintai keterangan. KPK akan mengikuti perkembangan dari penanganan kasus tersebut. Ya, kita ikuti saja perkembangan, kata Zulkarnaen. Ketika didesak kapan KPK akan menjadwalkan pemanggilan empat anggota Komisi III DPR itu, Zulkarnaen enggan menjelaskan lebih lanjut. Kita fokus anggaran dulu untuk hari ini, kita fokuskan masalah anggaran ya, imbuhnya. Sebelumnya, Jubir KPK, Johan Budi Sapto Prabowo menyatakan akan menindaklanjuti kesaksian itu. Sekecil apapun keterangan itu pasti akan kami validasi, kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, di kantornya, Jakarta, Selasa (28/5). Menurut Johan, fakta persidangan yang disampaikan AKBP Teddy Rusmawan ini, akan dijadikan bukti tambahan bagi pihaknya. Pengembangan juga terus kami lakukan. Kami tunggu persidangan. Sementara di proses penyidikan masih ada, demikian Johan Re-editing : Mohamad iQbaL

Sadapan Luthfi ....................................................................................................................dari halaman1 Supaya ada alasan bagi menteri untuk mengeluarkan izin baru karena Wamen (Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan) mengatakan sudah cukup, kata Lutfhi kepada Rozi. Wamen malah bilang perlu ditambah Ustadz, kata Rozi menimpali Luthfi. Wamen Perdagangan? kata Lutfhi. Iya Wamen Perdagangan, jawab Rozi. Akhirnya, Rozi pun memutuskan untuk menghubungi Elda. Komunikasi antara Rozi dan Elda pun kemudian disetel ulang oleh Jaksa KPK. Tadi malam Ustaz telepon dia bilang tolong bunda segera komunikasi dengan Pak Warso. Jadi Wamen bilang persediaan daging kita cukup. Saya bilang loh Wamen perdagangan bilang kuota perlu ditambah. Ya yang ditambah semester depan. Tolong Pak Warso di backup dengan data lapangan bahwa daging perlu ditambah, intinya begitu, kata Rozi ke Elda. Elda akhirnya dalam percakapan itu memutuskan untuk melakukan konfirmasi pada Suwarso sesuai perintah Luthfi. Nah, Rozi kemudian bertanya kepada Elda mengenai siapa Warso yang dimaksud. Pak Warso siapa Bu? tanya Rozi. Itu staf ahlinya, pembisik sus sus. Kemarin sempat dibawa juga ke Medan waktu itu, jawab Elda. Bocorkan BAP ke Indoguna? KPK kecolongan. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pertama Ahmad Fathanah setelah ditangkap pada 29 Januari 2013 bocor. Dokumen ditemukan tim KPK saat menggeledah rumah Arya Abadi Effendi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Hal itu terungkap dalam persidangan lanjutan suap impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/5). Awalnya, jaksa KPK M Roem menanyakan kepada saksi Ahmad Rozi mengenai dokumen rahasia itu di kediaman Arya Abdi Effendi. Di rumah Arya itu ditemukan

copy BAP Ahmad Fathanah. Itu bagaimana bisa terjadi, tanya Jaksa M Rum kepada Rozi. Ahmad Rozi yang merupakan orang dekat Luthfi Hasan Ishaaq dan juga pengacara Ahmad Fathanah itu lalu menceritakan ikhwal beredarnya BAP itu ke Jaksa. Kata dia, BAP itu diperolehnya saat mengunjungi Ahmad Fathanah ke KPK setelah dua hari penangkapan. Kala itu, Fathanah memberikan setumpuk dokumen. Nah dokumen itu ternyata adalah BAP. Dia (Fathanah) bilang ke saya, pelajari, ujar Rozi. Dia melanjutkan, BAP itu disimpannya di rumah, sampai beredar kabar bahwa Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq juga ikut ditangkap dan langsung ditetapkan sebagai tersangka suap impor daging. Nah, setelah kasus itu bergulir, Rozi mengaku sempat bertemu dan berdiskusi dengan tim pengacara Luthfi, Zainuddin Paru terkait kasus yang menjerat sejoli ini. Setelah mendampingi diskusi kita tukar dokumen (BAP) untuk kepentingan pembelaan. Saya tukeran, dia minta stafnya men-copy, kemudian ya sudah saya kembalikan. Saya baru tahu kalau itu (copy BAP) jadi permasalahan setelah proses penyidikan, kata dia. Rozi tambahkan, pertemuan dengan tim pengacara Luthfi itu terjadi beberapa hari setelah penangkapan Luthfi di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Mengenai salinan BAP yang ditemukan di kediaman Arya Abdi Effendi, Rozi mengaku tidak mengetahui. Berkas Fathanah Dilimpahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi merampungkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas tersangka Ahmad Fathanah dilimpahkan ke tahap dua alias P-21. KPK telah menyelesaikan penyidikan AF dan diserahkan ke penuntutan atau tahap dua (P21), kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, Jakarta, Rabu

(29/5). Dengan kata lain, pihaknya akan segera menyampaikan BAP Fathanah ke pengadilan dalam waktu 14 hari ke depan. Kemungkinan sidangnya pertengahan Juni, terangnya. KPK menjerat orang dekat bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq itu dengan pasal TPPU pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-undang (UU) Pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Benci Fathanah Tapi Suka Uangnya Ahmad Zaky, asisten pribadi (Aspri) Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) menyatakan Ahmad Fathanah sosok yang menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan yang diinginkannya. Termasuk dalam hal proyek pengurusan kuota daging sapi impor. Ia menyatakan, Fathanah pernah menyebutkan bahwa telah mendapatkan izin untuk pengajuan impor delapan ribu ton daging sapi impor. Dengan angkuhnya kata dia, Fathanah lantas mengaku akan mendapatkan keuntungan miliaran dan menggunakan uang itu dijadikan kipas. Namun Zaky sendiri tak tahu bagaimana Fathanah mendapatkan izin itu. Dia cuma bilang dapat pengajuan delapan ribu ton, nanti bisa dapat 40 miliar, tinggal kipas-kipas duit. Saya tantang aja, kenapa enggak sekalian 10 ribu ton. Dia bilang sementara itu dulu. Dia memang begitu. Fathanah pada siapapun, kalau dia menginginkan sesuatu, ingin dia peroleh kalau dia harus nikam dari belakang, ujar Zaky dengan nada sinis menceritakan perilaku Fathanah saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, ( 29/5). Zaky mengatakan, Fathanah juga pernah melakukan kasus penipuan dengan memalsukan tanda tangan Luthfi yang menjadi karibnya pada tahun 2004. Akibat kasus itu, Fathanah pernah dipenjarakan. Namun, ia tetap berteman dengan Luthfi setelah kasus itu.

Saya dari awal sudah ingatkan Pak Luthfi dan Pak Lutfi bilang saya, Ahmad Fathanah untuk bisnis, urusannya sama saya. Tapi sekali lagi perilaku Fathanah itu dia bisa meloncatloncat dan melompati siapapun. Saya katakan ini realitanya, kata Zaky. Mendengar tudingan-tudingan Zaky, Jaksa KPK Muhammad Rum lalu menanyakan alasan Zaky masih mau menerima uang Fathanah, jika tahu ia adalah orang yang selalu berbuat licik. Dengan malu-malu Zaky menyatakan ia menerima uang itu karena kebutuhan. Saya biasanya, kalau dia beri uang, posisinya pasti saya sedang tidak punya uang, atau saat itu dia maksa saya untuk menerima uangnya, kata Zaky malu-malu. Jawaban ini langsung membuat Jaksa dan majelis hakim tersenyum. Ahmad Fathanah dianggap sebagian orang seperti malaikat. Sebab, Fathanah kerapkali membagi-bagikan uang, termasuk kepada Ahmad Zaky. Ini diakui Ahmad Zaky saat bersaksi kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi dengan terdakwa Arya Abdi Effendy dan Djuard Effendi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, (29/5). (Saya) pernah dikasih uang Rp7,5 juta, kata Zaky. Tak hanya itu, Fathanah juga pernah memberikan uang Rp50 juta untuk dirinya. Tapi, uang itu diberikan atas perintah Luthfi yang memiliki utang pada Zaky. Menurut Zaky, pemberian uang di luar Rp50 juta dilakukan tanpa alasan. Kalau dia lagi happy, dia kasih duit. Enggak ada ikatan apa-apa. Kalau lagi happy aja baru kasih, papar Zaky. Sekalipun begitu, Fathanah tidak selalu membagi-bagikan uang terhadap rekannya. Ia membagi-bagikan uang saat mendapat rejeki lebih dari usahanya atau ketika hanya bahagia. Enggak selalu juga. Dia termasuk orang yang pelit, ungkap Zaky. Editor: Hamka Saptono

pada pertengahan 2010 lalu, saat masih menjabat Kepala Korlantas Polri, di Restoran Basara, Menara Summitmas, Jakarta. Bahwa diundang makan di restoran, saya sebagai manusia yang beretika tentu tidak menolak, apalagi yang undang kawan sendiri, ungkap Herman Hery kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (29/5) pagi. Tapi dia memastikan, tak ada bicara uang apalagi serah terima fulus dalam pertemuan tersebut, seperti disampaikan Ketua panitia lelang proyek simulator SIM, Teddy Rusmawan. Teddy mengaku diperintahkan Djoko Susilo menyerahkan empat buah kardus yang berisi uang kepada para anggota Komisi III DPR yang saat itu digawangi M Nazaruddin. Tetapi kemudian ada isu uang, tanya saja sama yang ngomong. Uang itu kasih ke siapa? Dimana? Siapa saksinya? Karena dalam acara makan itu tidak ada bicara simulator apalagi bicara uang, ungkapnya. L a n t a s , a p a a g e n d a p e rtemuan tersebut? Yang telepon staf Korlantas, saya lupa tanya namanya. Diundang makan dalam rangka silaturahmi dan saya anggap wajar-wajar saja. Namun kalau saat ini jadi isu ada suap, itu yang saya tidak tahu, harus tanya ke yang ngomong, jawabnya. Senada dengan Herman Hery, anggota Komisi III DPR, Desmon J Mahesa juga mengaku pernah bertemu Irjen Djoko Susilo pada pertengahan 2010 itu. Aku pernah ikut makan di restoran Bashara. Waktu itu jam 11.30. Karena hanya mampir sebentar mau ke DPR ada rapat jam 1. Itu pertama kali dan terakhir aku ngomong dengan Djoko, ujar Desmon. Saat itu, Desmon memang sedang bersama Herman Hery, anggota Komisi III DPR dari PDI Perjuangan. Itu secara tidak sengaja. Karena saya dari kantor Herman mau ke DPR. Di tengah jalan, ada yang telepon Herman. Kita mampir ke sana, ngobrol sebentar habis itu jalan lagi, ungkapnya. Namun, Desmon mengaku tidak mengenal Ketua Panitia Lelang Proyek Simulator SIM, Teddy Rusmawan. Tanya saja sama Teddy kalau dia jujur,

pernah ngomong sama aku nggak. Kalau dia jujur ya, kecuali dia mau memfitnah, terangnya. Waktu itu, ada dia (Teddy) atau tidak, aku nggak ngerti. Sampai hari ini aku juga berpikir kapan aku ketemu Teddy. Apakah di pertemuan itu ada Teddy atau tidak, aku juga lupa, sambung Desmon. Terkait terima fulus, Desmon membantah hal tersebut. Dia siap untuk diperiksa KPK dan bahkan juga dikonfrontrasi dengan Teddy, bekas anak buah Irjen Djoko Susilo tersebut. Sangat siap dipanggil KPK. Malah berhadapan dengan Teddy pun aku siap, tegasnya. Sementara, politisi paling vokal dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo membantah terlibat dalam kasus itu. Menurutnya, semua yang dituduhkan tidak memiliki dasar hukum dan ia siap memberikan penjelasan. Itu kan bukan hal baru dan semua sudah saya bantah di hadapan penyidik saat menjadi saksi di KPK beberapa waktu yang lalu, kata Bamsoet, biasa namanya disingkat. Bamsoet mengaku tak hadir dan meminta KPK memutar CCTV di tempat pertemuan dalam sidang berikutnya Untuk pembuktiannya gampang. Pertemuan di cafe Plaza Senayan yang saya tidak pernah hadiri itu kan banyak CCTV. Diputar saja, nanti akan tampak jelas, ada atau tidak saya di sana, ujarnya. Sampai detik ini, bahkan sejak kafe itu berdiri, saya tidak pernah menginjak kafe itu. Keterangan Teddy tidak benar, sambungnya. Kolega separtai Bamsoet, Azis Syamsuddin, yang namanya disebut terima duit juga, memilih irit bicara. Kita tunggu saja perkembangannya, kata Azis singkat. Apa Kata Kolega di Komisi III? Ketua Komisi III DPR yang membidangi hukum, Gede Pasek Suardika, tidak tahu menahu soal aliran dana simulator SIM kepada empat rekannya. Pasek mengaku belum berada di komisi tersebut saat pembahasan anggaran simulator SIM. Saya enggak tahu ya, itu kan sebelum saya jadi ketua. Saya hanya mendoakan itu tidak benar, kata Pasek. Apakah mereka pernah berbin-

Korupsi Penegak Perang Angkatan Darat No. Prt/Perpu/013/1958, UndangUndang No. 24/Prp/1960, Undang-Undang No. 3 Tahun 1971, Undang-Undang No. 31 tahun 1999, dan Undang-Undang No. 20 tahun 2001. Keberadaan berbagai pergantian pengaturan pemberantasan korupsi tersebut, menunjukkan secara jelas bahwa, persoalan penegakan hukum dalam kasus korupsi bukanlah persoalan yang sederhana. Kriminalisasi dan dekriminalisasi atau penalisasi dan depenalisasi korupsi seiring dan berpijak pada berbagai pergantian perundang-undangan tersebut, telah menunjukkan pula dugaan kuat adanya kolusi dan nepotisme dalam proses penemuan atau penciptaan hukum di Indonesia. Artinya, dan terutama berkaitan dengan penemuan hukum secara konflik melalui lembaga pengadilan, bahwa kasus korupsi berpotensi dapat menyeret para penegak hukum yang seharusnya menegakan hukum menjadi tergerus integritasnya menjadi bagian dari persoalan berkepanjangan dari korupsi itu sendiri. Dibekuknya sejumlah penegak hukum dalam posisi sebagai polisi, jaksa, maupun hakim akhir-akhir ini dalam kasus beraroma korupsi, merupakan fenomena diperlukannya pemikiran dalam menegakan hukum pada kasus korupsi. Terdapat begitu banyak argumen mengapa penegak hukum seperti polisi, jaksa, dan hakim malahan terjerumus dalam kasus yang seharusnya diberantasnya. Alasan muncul secara akumulutif atau simultan dan pada dasarnya berakar pada moral hazard, dalam bentuk sekularisme, hedonism, materialism, dan konsumerisme. Dengan tetap berpijak pada sikap optimis untuk dapat berbuat baik ke depan, maka yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana seyogyanya penegakan hukum kasus korupsi diselenggarakan? Atau dalam pertanyaan lain, apakah dapat terselenggara penegakan hukum kasus koupsi dan apa yang sebaiknya harus diperbuat. Friedman mengatakan bahwa penegakan hukum selalu membutuhkan keseimbangan dan kemantapan atas tiga pilar utama. Ketiga pilar tersebut adalah unsur substansial yang menitikberatkan pada validitas

cang soal itu ke Pasek? Engaklah (enggak pernah cerita), kan mereka disebutnya baru kemarin, tegas Pasek. Sementara, anggota Komisi III DPR lain, Ruhut Sitompul bersedih campur malu mendengar beberapa rekannya yang duduk di Komisi Hukum diduga menerima uang empat kardus uang senilai Rp 4 miliar dari mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo. Yah saya sedih dan malu, mereka ini kan selama ini vokal dan seperti membela kepentingan rakyat, tapi pada kenyataannya dalam sidang pengadilan kasus korupsi simulator SIM disebut menerima uang yang dimasukkan ke dalam kardus nilainya Rp 4 miliar, ujar Ruhut. Dirinya pun menganjurkan kepada nama-nama seperti Bambang Soesatyo dan Azis Syamsuddin dari Partai Golkar, Herman Heri dari PDIP dan juga Desmon J Mahesa dari Partai Gerindra, yang disebut dalam persidangan untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai anggota DPR. Mereka harus tahu diri dan tidak lagi mencalonkan diri. Masyarakat yang sudah sangat cerdas toh akan menghukum mereka dengan tidak lagi memilih mereka. Daripada nanti kena dua kali sanksi yaitu sanksi hukum dan sanksi masyarakat, lebih baik mundur saja lah dari pencalonan, ujar Ruhut. Dirinya pun mendukung KPK untuk segera menuntaskan kasus ini karena toh sanksi dan bukti-bukti yang terkumpul telah mencukupi. Nazaruddin kan sudah mengakui itu dan juga Mantan Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa AKBP Teddy Rusmawan juga sudah mengatakan dalam persidangan. Sudah ada dua saksi dan juga barang bukti tanda terima artinya sudah cukup bukti untuk jadikan tersangka, tegasnya. Ruhut pun menegaskan, berbeda dengan rekan-rekannya yang vokal namun ketahuan menerima dana polisi, dirinya sama sekali tidak pernah menerima dana-dana seperti itu. Rezeki tidak kemana bos, saya tidak pernah menerima danadana itu. Vokalnya Ruhut jelas bersih tidak seperti mereka yang sambil menyelam minum air, demikian Ruhut. Re-editing : Mohamad iQbaL

...........................................................ari halaman1

dan integritas perundang-undangan, unsur struktural yang menitik-beratkan pada validitas dan integritas petugas penegak hukum, dan unsur kultural yang menitik-beratkan pada validitas dan integritas pola pikir masyarakat pendukung supremasi hukum. Terjadinya kepincangan di antara ketiga unsur penegakan hukum tersebut, pada dasarnya dapat dikatakan bahwa sejak awal telah muncul embrio tidak sehat proses penegakan hukum secara umum. Terlebih bila dikaitkan dengan kasus korupsi sebagai konsep berdimensi banyak, tentunya sudah dapat diduga adanya ketidak-seimbangan integritas ketiga unsur penegakan hukum tersebut, akan berakibat semakin suburnya unsur kolusi dan nepotisme di dalam aktivitas korupsi. Tuntutan terhadap pentingnya validitas dan integritas perundang-undangan, mengandung makna bahwa penciptaan hukum positif harus selalu diarahkan pada keseimbangan tujuan hukum itu sendiri. Tujuan akhir hukum untuk mendapatkan keadilan di dalam masyarakat, maka derivasinya dalam bentuk kepastian, kemanfaatan, dan ketertiban harus benar-benar terselenggara secara transparan, akuntabel, dan responsible. Keterbukaan atau transparansi sangat diperlukan karena akan melahirkan obyektivitas yang tinggi. Akuntabilitas diperlukan mengingat segala entitas yang berdampak pada kehidupan manusia memiliki parameter atau ukuran-ukuran tertentu. Sedangkan responsibilitas penting mengingat manusia sebagai mahluk bermartabat, sehingga segala sesuatunya harus dapat dipertanggungjawabkan karena posisinya sebagai manusia. Tuntutan terhadap validitas dan integritas struktural, mengandung makna bahwa petugas penegak hukum wajib memiliki sikap mental profesional. Makna profesional sebagai keseriusan dalam menjalankan tugas, harus terselenggara dengan bersandar dan kesadaran atas pentingnya menguasai keahlian, moralitas tinggi, apresiasi terhadap imbalan. Oleh karena itu, ketidakjelasan atau kekacauan sikap petugas penegak hukum terhadap

pentingnya penguasaan keilmuan sehingga disebut ahli, kepatuhannya terhadap moralitas yang tercermin pada perilaku sesuai dengan kode etik profesi, dan apresiasi terhadap imbalan yang tercermin pada proporsionalitas atas kualitas dan kuantitas pekerjaan, akan menjadikan petugas penegak hukum tidak berada pada struktur ideal yang diharapkan. Tuntutan terhadap integritas dan validitas kultural, mengandung makna bahwa segenap komponen masyarakat mengambil bagian secara aktif dalam menumbuhkembangkan peran hukum sesuai dengan martabat manusia. Budaya yang secara umum bermakna sebagai produk manusia yang dipengaruhi oleh pikiran dan lingkungan dimana manusia tersebut hidup, pada dasarnya tetap di dalam koridor kemanusiaanya yang secara universal selalu memiliki raga, rasio, dan rasa. Oleh karena itu pergerakan dari perasaan hukum menjadi kesadaran hukum dapat menjadi budaya atau kultur yang sehat, apabila masyarakat secara bersama-sama memiliki niat dan itikad untuk itu. Perasaan Hukum yang lebih bernuansa subyektif dan kesadaran hukum yang lebih bernuansa obyektif, sama-sama dibutuhkan dalam kehidupan manusia termasuk dan terutama dalam mengembangkan norma dan asas hukum. Integritas dan validitas keseimbangan antara unsur substansi, struktural, dan kultural sebagaimana digagas oleh Friedmann dalam upaya penegakan hokum, menjadi sangat relevan dan urgen dalam kasus korupsi. Kasus korupsi sebagai entitas berdimensi banyak mustahil dapat ditanggulangi oleh hukum, apabila hukum itu sendiri tidak diterjemahkan ke dalam penegakan Hukum berdasarkan integritas dan validitas substansial, struktural, dan kultural. Pemberantasan korupsi membutuhkan keutuhan antara norma yang sehat, penegak hukum yang sehat, dan pola pikir yang sehat. (Dr. H.M. Juliadi Razali,SH.,S. Ip.,MH, Alumnus Universitas Katolik Parahyangan Bandung, adalah Dosen STIH Singkawang)


valuta asing Mata Uang

Jual

9,689.00 12,648.02 7,872.12

7,958.20 3,216.76 15,714.01 1,262.63 11,115.28 7,958.20

3,181.42 15,552.78 1,249.97 11,002.73 7,872.12

KOMODITI CPO Inti sawit TBS

Rp. 5.773 /Kg Rp. 2.290 /Kg

3 Tahun 4 Tahun 5 Tahun 6 Tahun 7 Tahun 8 Tahun 9 Tahun 10 Tahun keatas

Rp. 855 Rp. 928 Rp. 998 Rp. 1.025 Rp. 1.062 Rp. 1.096 Rp. 1.125 Rp. 1.163

Karet

Rp. 9.000 /Kg Sumber: Disbun Kalbar

PENERBANGAN Maskapai

No. Penerbangan

Berangkat

Kedatangan

Sriwijaya Air SJ 185

07:00

08:25

Sriwijaya Air SJ 189

09:55

11:20

Sriwijaya Air SJ 187

12:00

13:25

Sriwijaya Air SJ 183

16:20

17:45

Lion air

JT 711

07:10

08:40

Lion air

JT 719

09:00

10:30

Lion air

JT 713

11:30

13:00

Lion air

JT 689

13:20

14:50

Lion air

JT 685

15:00

16:30

Lion air

JT 715

16:00

17:30

Lion air

JT 717

20:30

22:00

Garuda Indonesia

GA 0501

06:20

07:45

Garuda Indonesia

GA 0503

08:10

09:35

Garuda Indonesia

GA 0505

11:15

12:40

Garuda Indonesia

GA 0507

15:15

16:40

Garuda Indonesia

GA 0509

16:05

17:30

Garuda Indonesia

GA 0511

17:40

19:05

Garuda Indonesia

GA 0499

18:10

19:35

Bursa Efek Kode BAJA BSDE LPKR LPCK VIVA PWON MPMX ASII BHIT NIRO

Harga 500 1.920 1.680 10.350 485 415 1.460 7.200 560 320

Pro-EKBIS

Beli

9,787.00 12,779.86

Dolar AS Euro Dolar Brunei Ringgit M’sia Pounds Inggris Dolar Hongkong Yen Jepang Dolar Singapura

Selisih -10 80 100 -350 20 5 -40 -250 -10 5

Frek 7165 5222 4585 4208 4068 3966 3865 3684 3480 3426

Sumber: Bursa Efek Jakarta

Harga Komoditi dan Pakan Ternak di Pontianak Jenis Distributor Eceran Komoditi (Rp) (Rp) DOC Broiler Final Stock 3.750 5.000 Broiler Hidup 19.000 21.000 Ayam Buras Hidup 35.000 40.000 Daging Sapi 85.000 95.000 Daging Babi 45.000 55.000 Karkas Kambing 90.000 100.000 Telur Ayam Ras 19.000 22.000 Pakan Petelur Starter 5.500 5.700 Pakan Petelur Grower 5.400 5.600 Pakan Layer 5.250 5.500 Pakan Pedaging Starter 6.200 6.700 Pakan Pedaging Finisher Kulit Sapi 7.500 Kulit Kambing - 20.000 Sumber: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

7

Jaga Harga Daging Sapi Impor Dipercepat SAAT INI, harga daging sapi di Indonesia masih tinggi. Untuk menurunkan harga daging sapi, pemerintah sepakat mempercepat impor daging semester dua yang dilakukan hingga 30 September 2013. Ini dilakukan untuk mengamankan kebutuhan lebaran pada Agustus mendatang. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan pihaknya bersama Menteri Pertanian telah mengeluarkan surat keputusan terkait pengamanan harga sapi. Beberapa poin yang disepakati yaitu, pembebasan impor daging prime cut, percepatan realisasi impor daging beku dan bakalan, dan penambahan peran Perum Bulog sebagai stabilisator daging.

Ini langkah untuk pengamanan pada saat Lebaran dulu yang kami pikirkan. Jadi realisasi impor sapi bakalan pada bulan Juli dimajukan di bulan Juni. Sementara impor daging beku semester dua dilakukan sampai 30 September. Untuk kebutuhan kuartal empat kami bakal evaluasi realisasi impor setelah Lebaran, terangnya saat ditemui di kantornya kemarin. Khusus untuk lebaran nanti, lanjut Gita, Perum Bulog diizikan untuk melakukan operasi pasar. Sehingga daging impor yang diperoleh Bulog diperbolehkan masuk ke pasar tradisional. Namun saat ini jumlah kuota yang diberikan oleh Bulog belum dipastikan. Namun ia berjanji bakal

mengumumkan awal bulan depan. Mengingat bulan Ramadhan jatuh pada minggu pertama bulan Juli. Pada kesempatan yang sama Menteri Pertanian Suswono menjamin keputusan tersebut tidak akan menekan petani. Produksi daging petani masih mejadi pemasok utama kebutuhan daging di masyarakat. Dengan harga yang diinginkan oleh pemerintah yakni Rp76 ribu per kilogram sebenarnya petani sudah untung. Tapi sekarang di pasar harga masih melambung tinggi. Ini yang kami coba stabilkan, ujarnya. Selain itu, lanjut Suswono, hingga kini realisasi impor daging masih rendah. Pada semester pertama impor daging ditargetkan 19 ribu ton, tapi realisasinya

hingga Mei ini masih 11 ribu ton. Sisa impor pada semester satu itu bakal dilakukan pada Juni nanti. Lalu ditambah dengan kuota daging dari semester berikutnya yang dipercepat, ucapnya. Mengenai kuota daging yang dipercepat pada semester satu, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi menyebutkan impor sapi bakalan pada bulan Juli yakni 15 ribu bakal dimajukan di bulan Juni. Kalau daging beku dihitung saja. Tahun ini impor daging beku 32 ribu ton. Dua puluh persen merupakan prime cut. Hitungan kasarnya sisa itu dibagi per kuartal, terangnya. Berdasarkan hitungan tersebut maka daging kuartal tiga yang dimajukan pada kurtal

dua yakni 6.400 ton. Menurut Data Kementerian Pertanian, tahun ini pemerintah memberikan kuota impor sapi bakalan 267 ribu ekor. Hingga kuartal kedua nanti target yang diimpor yakni 174.536 ekor. Dengan pembagian 56.605 ekor pada kuartal pertama dan 117.931 pada kuartal II. Impor kuartal dua itu sudah hampir memenuhi target tapi pemerintah masih merasa kurang jumlah tersebut bisa mengamankan pasokan saat Ramadhan dan Lebaran. Jadi jatah kuarta tiga yakni 46.231 ekor akan diselesaikan pada Juni, terangnya saat mengunjungi tempat penggemukan sapi PT Tanjung Unggul Mandiri di Tangerang, Jawa Barat. (jpnn)

SAMBUNGAN

Mendadak Nongol .....................................................................................................................................................................................dari halaman1 Hitam dengan Nomor Polisi B 1138 RFS. Dia mengaku hanya kepingin ngobrolngobrol di kantor Abraham Samad Cs itu. Hanya Silaturrahmi. Hanya Silaturrahmi, kata M Nuh sebelum ngeloyor masuk lobby KPK. Sebagaimana diketahui, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan Haryono Umar menyatakan ada dugaan berbagai penyimpangan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2012 di Direktorat Jenderal Kebudayaan. Memang ada indikasi korupsi yang cukup besar, itu diketahui dari hasil investigasi kita, ujar Haryono belum lama ini.

Informasinya, jumlah yang dikorupsi mencapai Rp700 miliar. Informasi lain, korupsi terjadi dalam banyak kegiatan di Kemendikbud bidang kebudayaan yang dikelola oleh Event Organizer (EO). Kemendikbud belum lama ini juga diterpa badai masalah saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) berlangsung.

PT Ghalia Indonesia Printing yang merupakan pemenang tender dalam memperbanyak naskah UN tidak menyelesaikan tugasnya, sehingga mengakibatkan kemunduran jadwal UN di 11 provinsi. Hasil laporan investigasi awal sudah diserahkan ke Mendikbud M Nuh, namun isi laporan itu belum diungkap ke publik. (rmol)

Onderdil Lamborghini .......................................................................................................................................................................dari halaman1 tak seperti barang-barang tangkapan lainnya. Informasi yang beredar, truk Fuso itu awalnya diamankan petugas Kepolisian Sektor Tayan Hulu, sekitar pukul 21.45 Rabu (9/5) dua pekan lalu. Hasil pengecekan petugas, diketahui truk tersebut bermuatan empat peti kayu yang berisi onderdil serta body mobil, ban dan mesin. Barang-barang tersebut langsung dikirim dari Malaysia. Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Muh Rusli Ramli, membenarkan muatan Fuso tersebut onderdil mobil mewah Lamborghini. Katanya proses penyidikan terus

Awan Hitam

belanjut dan akan diserahkan ke Bea dan Cukai. Iya bos, kan udah dari awal saya bilang, akan diserahkan di BC (Bea Cukai), tulisnya ketika dihubungi via Blackberry Massenger (BBM), Selasa (28/5) sekitar pukul 19.07. Terpisah Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sanggau Abang Indra meminta petugas menindaklanjuti atau meneruskan proses hukum terhadap upaya penyeludupan tersebut. Apalagi, barang-barang mewah yang diseludupkan lewat Pos Lintas Batas yang dijaga Polisi, Bea dan Cukai, TNI AD, paham

peraturan impor barang mewah. Ya kita akan pantau terus. Idealnya proses hukum harus berjalan, apakah dilaksanakan oleh Kepolisian atau Bea dan Cukai, tegasnya, kemarin. Pihaknya sudah lama curiga, PPLB Entikong menjadi kawasan smokel sebagai mengulangi sejarah 40 tahun silam. Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar seperti dikutip membenarkan truk Fuso bermuatan onderdil mobil mewah itu diseludupkan dari Malaysia. Yang nangkap petugas dari Polsek Tayan Hulu, diamankan kendaraan jenis truk fuso KB 9141 AM, ujarnya, Senin (28/5)

kemarin. Dituturkannya, Polres Sanggau hanya melakukan tindakan pengamanan barang bukti. Kepolisian masih memeriksa saksi yakni sopir truk Fuso, pemilik ekspedisi serta petugas Bea dan Cukai yang bertugas di Perbatasan (PLB Entikong). Yang menjadi kendala penyelidikan, saat ini pemilik barang belum diperiksa karena alamat tidak jelas, kata Mukson. Dari manivest diketahui bahwa importir onderdil mobil mewah itu bernama Fikrul, mengaku kepada pihak ekspedisi dari Jakarta. Namun Fikrul bukanlah pengusaha atau importir atau keagenan resmi. (SrY)

.......................................................................................................................................................................................................dari halaman1

melainkan kerap kali terjadi. Belum lagi bicara kriminalitas ulah preman, dari individu sampai kejahatan terorganisir (organized crime) seperti kejahatan narkotika dan obat-obatan terlarang (drug crime). Ada lagi kejahatan organisasi jalanan (gangster). Belakangan mencuat geng motor, tujuannya hanya untuk ugal-ugalan menciptakan kekacauan dan meganggu ketentraman umum. Lagi-lagi para panglima hukum seakan tak berdaya. Keadaan diperparah lagi dengan ulah sejumlah petinggi negeri. Keserakahan mengejar duniawi membawa mereka ke lembah nistawi untuk terlibat kasus korupsi. Celakanya, para tersangka, terdakwa hingga terpidana para tikus negeri ini masih bisa tersenyum lebar, seolah tak berdosa. Mungkin karena ketidakadilan hukum atau

hukum bisa dibeli, membuat praktik korupsi masih merajalela. Awan hitam tengah menyelimuti negeri ini. Reformasi yang digaungkan 15 tahun lalu pun seolah tak berarti apa-apaĚśjika tak mau disebut euforia sesaat. Bila melihat fenomena, realitas dan fakta masa kini, bisa dikatakan pemerintahan sekarang tak berbeda dengan masa Orde Baru. Rakyat terkungkung dengan demokrasi. Pemerintahan saat ini masih mewarisi sistem dan sifat aparatur negara rezim lama. Jangan heran bila KKN tak berkurang. Sejumlah kasus mewarnai republik tercinta ini menjadi bukti lebih dari cukup untuk menyatakan bahwa para petinggi negeri ini tidak mengerti masalah. Sungguh, jika boleh mengatakan sesungguhnya negeri ini

salah urus. Dalam hal kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) saja sangat kentara sekali, bagaimana republik ini dikelola. Dari rencana menaikkan sampai pembatasan BBM subsidi serba tak jelas. Belum lagi persoalan perlindungan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terus dipertanyakan, pelesiran anggota DPR ke luar negeri dengan dalih kunjungan kerja atau studi banding. Mengkhawatirkan sekaligus mengerikan, memang, keadaan republik ini, jika hal-hal di atas terus melanda. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) harus diselesaikan, terutama mengelola Sumber Daya Alam hingga menjadi kemakmuran rakyat. Bicara energi, tak habis pikir kenapa Indonesia bisa krisis energi. Melihat produk-

si minyak dan gas dalam negeri, seharusnya tak ada krisis yang dialami. Bicara pangan, mestinya melimpah karena memiliki wilayah luas serta agraris. Seperti penggelan lagu tahun 70-an Bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupmu. Tiada badai tiada topan kau temui. Ikan dan udang menghampiri dirimu‌Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman‌ itulah sepenggal lagu yang dinyanyikan oleh Group Band Koes Plus. Lagu yang menggambarkan kesuburan dan kekayaan alam Indonesia. Naif kiranya bila negeri yang telah dikaruniai sumber daya alam melimpah oleh Tuhan ini, harus dikotori para sampah pelaku korupsi. Mereka adalah penjajah negeri yang harus diakhiri. (Suhardin)

Setiap PNS ...................................................................................................................................dari halaman1 Ogoh-ogoh ...............................................................................dari halaman1 Menteri Pertahanan Mayjen Hart ind Asrin di Jakarta, kemarin. Pekan lalu, Kemhan juga sudah memulai pembahasan awal dengan Komisi 1 DPR dalam forum rapat dengar pendapat. Hartind menjelaskan, RUU ini adalah penyempurnaan dari rancangan yang sudah dibuat sejak 2007. Yang jelas ini bukan wajib militer. Melainkan upaya bela negara, alasannya. Tentu saja kita tidak akan perang deng an Malaysia, apalagi USA atau Australia sebag ai ancaman. Namun Hartind, bekas atase pertahanan Malaysia itu menjelaskan, dalam RUU yang baru itu, pelatihan dilakukan bertahp. Pe l a t i h a n p e r t a m a s a t u bulan dan selama itu, warga negara ( WN) yang ikut pelatihan gajinya dibayar oleh negara. Tahun-tahun berikutnya, peserta ikut lagi pelatihan dua minggu untuk penyegaran. RUU Komponen Cadangan membuat pasal ancaman berupa sanksi bagi perusahaan yang melarang karyawannya untuk ikut serta dalam pelatihan komponen cadangan. Mereka bisa dikenai hukuman pidana. Perusahaan harus mengizinkan karyawannya latihan bela negara itu, katanya. Tiga komponen besar yang jadi sumber perekrutan komponen cadangan adalah dari PNS, karyawan BUMN dan pekerja swasta. Untuk tahap pertama akan diutamakan peserta dari PNS dan BUMN, katanya. Dalam draf pasal 6 ayat 3

RUU tersebut, Komponen Cadangan disusun dalam bentuk satuan tempur yang disesuikan dengan struktur organisasi angkatan sesuai masing-masing matra. Jadi nanti jika dibutuhkan, komponen cadang an akan disesuaikan keahlian masing-masing. Akan dig abungkan deng an satuan tempur organik yang sudah ada, kata Hartind. Jurnalis sebagai karyawan juga berhak menjadi anggota komponen cadangan. Misalnya fotog rafer, dia bisa bergabung meliput di garis depan bersama satuan penerangan tempur TNI. Itu bagian dari tugas perang yakni propaganda, katanya. Kalangan Parlemen pun merespons positif usulan Kementerian yang dipimpin Purnomo Yusgiantoro itu. Saya kira ini sudah saatnya dibahas secara proporsional, kata Ketua Komisi 1 Mahfudz Sidik. Dia menunjuk Singapura sebagai Negara maju yang penduduknya hanya segelintir dan tentaranya secuil, latihan bela neg ara sudah dilaksanakan dan direspon positif oleh rakyatnya. Menurut saya, baik dan ideal jika tiap warga negara mempunyai kemampuan bela neg aranya. Tetapi jang an sampai ada pemaksaan supaya tidak menyalahi kaidah demokrasi, katanya. Lebih Besar Mudaratnya Reaksi paling realistis langsung dicetuskan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang kaget mendengar wacana PNS akan diajarkan menembak sebagai bagian

dari rencana pembentukan komponen cadangan pertahanan negara. Untuk tujuan apa PNS diajarkan menembak? Saya belum tahu persis seperti apa wacana tersebut. Tapi kalau sekadar alasan pengamanan, tidak logis, ujar Din dengan tegas saat ditemui di Jakarta, Rabu (29/5). Din menilai pelatihan menembak maupun pelat ihan militer lainnya akan lebih besar mudaratnya daripada manfaat yang ada. PNS itu aparatur yang diangkat negara demi kebutuhan pelayanan kepada masyarakat. Alangkah lebih baik jika PNS diberi pelatihan-pelatihan meningkatkan pelayanan. Bukan justru pelatihan menembak. Jadi sekali lagi kalau ini diterapkan, saya belum mel i h a t m a n f a a t ny a . S e c a r a kemanusiaan saya lihat mudaratnya jauh lebih banyak nant inya, ing at Din. Apalag i nant inya PNS diizinkan memegang senjata api, tentu akan lebih berbahaya bagi rasa kenyamanan masyarakat yang dilayani. Ka r e n a k a l a u d i a j a r k a n , tentu boleh memegang. Buat apa diajarkan kalau nggak bisa memegang, ujarnya. Memunculkan Kel o m p o k R a d i k a l Ke t u a P r e s i d i u m I n d o n e sia Police Watch (IPW ), Neta S Pane, minta RUU a pembentukan komponen cadangan oleh Kemhan yang akan melatih PNS dan swasta menembak, harus diperjelas dulu peruntukannya. Sebab, Neta menilai Indonesia dan kawasan Asia Pasifik sangat stabil, tidak ada an-

caman dari luar, dan tidak ada rencana mau melakukan agresi. Indonesia dalam keadaan damai dan t idak dalam keadaan darurat perang, kata Neta, Rabu (29/5). Karenanya Neta menilai rencana Kemhan itu menjadi aneh dan patut untuk dipertanyakan. Ia memint a , k a l a n g a n D e w a n Pe rwakilan Rakyat harus memersoalkan rencana ini. Bag aimana pun pembentukan pasukan cadangan lebih berorientasi pada kepentingan Indonesia ke luar negeri dan bukan di dalam negeri, tanya dia. Neta mengingatkan, akan sangat berbahaya jika pembentukan pasukan cadang an diorientasikan untuk pengamanan dalam negeri. Apalagi, jika calon anggota pasukan cadangan asal swasta yang dilat ih itu merupakan anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) dikhawatirkan akan terbentuk laskar-laksar terlat ih yang radikal di masyarakat. Pembentukan pasukan cadangan yang tidak tepat dan tidak jelas manfaat dan kegunaannya hanya akan menimbulkan ancaman dan bahaya baru di masyarakat. Potensi penyalahgunaannya akan lebih besar, katanya. Jika pasukan cadangan itu digunakan untuk menjaga keamanan, Neta mengingatkan, pelat ihannya adalah wewenang kepolisian dan bukan Kementerian Pertahanan. Dan hal itu sudah lama dilakukan Polri, dengan program satuan pengaman atau Satpam, tegasnya. (rmol/ jpnn)

Bakrie tidak tahu malu telah menyatakan diri untuk menjadi calon presiden dari Partai Golkar pada Pemilihan Presiden 2014 . Melalui peringatan tujuh tahun musibah semburan Lumpur Lapindo, lanjut dia, warga ingin menegaskan Bakrie yang seharusnya bertanggung jawab atas segala akibat perbuatan yang telah menyengsarakan masyarakat. Bakrie harus dihukum secara setimpal. Selama tujuh tahun bencana lumpur berlangsung, Bakrie seakan tidak terganggu oleh akibat yang dit imbulkan oleh Lumpur Lapindo, ucapnya, dilansir Rakyat Merdeka Online. Selain patung raksasa, dalam aksi kali ini warga juga membawa boneka jailangkung berkaos partai politik sebagai sindiran kepada para politisi yang menjadikan kasus Lapindo sebagai komoditas politik menjelang pemilihan umum. Para politisi hanya mengobral janji kepada korban Lapindo untuk kebutuhan memperoleh suara dan setelah menjabat ternyata lupa akan janji-janjinya. Dalam kesempatan itu, aktivis lingkungan hidup pun t u r u t a m b i l b a g i a n . M e reka mendirikan monumen Lumpur Lapindo di atas tanggul penahan lumpur

di titik 21, sebagai pengingat tragedi semburan Lumpur Lapindo yang telah menenggelamkan ribuan rumah di tiga kecamatan, d i S i d o a r j o , J a w a T i m u r. Sebag ai informasi, banjir lumpur panas Sidoarjo atau Lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo (Lusi), adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran PT Lapindo Brantas di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak tanggal 27 Mei 2006, bersamaan dengan gempa berkekuatan 5,9 SR yang melanda Yogyakarta. Di tempat sama, Direktur Wahana Lingkung an Hidup Indonesia Jawa Timur, Bambang Catur Nusantara menjelaskan monumen tersebut merupakan pengingat korban Lumpur Lapindo akan selalu menuntut pemulihan sepenuhnya kehidupan mereka yang telah ditelan lumpur. Monumen itu bertuliskan Lumpur Lapindo telah mengubur kampung kami, dan Lapindo hanya mengobral janji palsu. Negara abai memulihkan kehidupan kami, suara kami tak pernah padam, agar bangsa ini tidak lupa, ujarnya dalam aksi peringatan tujuh tahun Lumpur Lapindo itu. Selain itu, kata dia, pihaknya melakukan aksi pemasangan

foto-foto untuk mengkampanyekan penghentian pengeboran yang dilakukan oleh Lapindo Brantas Inc, sebagai rangkaian peringatan tujuh tahun semburan Lumpur Lapindo. Kami akan terus mengkampanyekan supaya Lapindo Brantas Inc menghentikan aktivitas pengeboran di wilayah padat huni, karena sangat mengganggu lingkungan masyarakat, kata Bambang Catur. Sementara itu, relawan dari Urban Poor Consort ium (UPC) Gugun Muhammad mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk menggugah kesadaran publik terkait dengan aktivitas pengeboran yang dilakukan oleh Lapindo Brantas Inc. Kami akan menggalang dukungan publik atas ancaman yang bakal ditimbulkan oleh proyek-proyek migas yang tidak mengind a h k a n k e s elamatan warga seperti yang telah dilakukan oleh Lapindo Brantas Inc di sumur Banjar Panji 1, ujarnya. Warga juga membawa poster yang di antaranya bertuliskan: Aku si Raja Bohong , ARB Rakus , Desoku hancur mergo lumpur (desaku hancur karena lumpur) , dan Awas jangan pilih aku , dengan gambar Aburizal Bakrie. Re-editing : Mohamad iQbaL

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

BPKBHondaJazzTh.2010KB1310 HH, NR: MHRGE8860AJ011371 N M : L15 A7 2 75 0 8 9 3 . A / N SULISTIAWATI. BPKB tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.

BPKB Sepmot Honda warna silver Th.2008 KB 2840 HK, NR: MH1HB62128K270332 NM: HB62E1268702. A/N ANWAR. BPKB tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.

BPKB Mobil Toyota warna biru Th.2002 KB 420 WL, NR: MHF53AN5027039935 NM: 5AJ223298. A/N H SUMAJI. BPKB tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.


KAMIS, 30 MEI 2013

MADRID - Musim baru belum dimulai, namun, tensi permusuhan antara Real Madrid dan Barcelona sudah meninggi. Setelah Barcelona berhasil mempermalukan Madrid pascakeberhasilan merekrut Neymar, giliran kubu El Real, julukan Madrid yang ingin membalasnya. Presiden Madrid Florentino Perez mengaku bakal membajak para pemain penting Barcelona. Setelah menyatakan keinginannya untuk merekrut megabintang Barcelona Lionel Messi, Perez juga membidik dua pilar lainnya. Mereka ialah Sergio Busquets dan Thiago Alcantara. El ConďŹ dencial, Rabu (29/5) merilis, Perez begitu bernafsu untuk membalas pukulan telak Barcelona yang berhasil memboyong Neymar. Perez merasa dipermalukan karena sudah mengincar pemain berusia 21 tahun tersebut

Football sejak tiga tahun lalu. Perez sangat kecewa karena Barcelona mendapatkan Neymar. Karena itu, Perez akan mencoba mendapatkan Busquets dan Alcantara, demikian tulis El ConďŹ dencial. Busquets diproyeksikan sebagai pengganti Xabi Alonso yang kemungkinan besar akan pindah akhir musim ini. Namun, belum disebutkan berapa uang yang disiapkan Madrid untuk memboyong Busquets. Sementara, untuk Alcantara, Madrid tampaknya tak akan kesulitan untuk menebus buy out clause-nya. Kabarnya, jika ingin mendapatkan Alcantara, Madrid harus menyiapkan dana sebesar Rp 225 miliar. Keinginan Perez mendapatkan dukungan dari Sergio Ramos.

Usai Carvalho, Terbitlah Falcao

MONACO- AS Monaco benarbenar membuktikan ambisinya untuk menjadi kekuatan baru di sepakbola Prancis dan Eropa. Ambisi itu diwujudkan dengan merekrut banyak pemain top. Setelah berhasil merekrut Joao Moutinho dan James Rodriguez, Monaco juga berhasil mendapatkan tanda tangan bek

veteran Ricardo Carvalho. Geliat Monaco di bursa transfer tak hanya berhenti di tiga pemain tersebut. Gelontoran dana dari owner Dmitry Rybolovlev juga membuat Monaco bisa membidik nama besar lainnya. Striker Atletico Madrid Radamel Falcao menjadi bidikan utama Monaco. (jos/jpnn)

Wakil kapten Madrid tersebut menyatakan, Buqquets dan Alcantara adalah pemain yang dibutuhkan Madrid. Terutama Busquets. Ada banyak pemain yang saya sukai. Namun, satu pemain yang kami butuhkan adalah Busquets. Xabi Alonso bermain dalam banyak pertandingan. Kami membutuhkan pemain seperti Busquets, tegas Ramos kepada Cadena Cope.(jos/jpnn)

Diincar Madrid Barcelona - Harapan Manchester United untuk mendapatkan Cesc Fabregas kian dekat menjadi kenyataan. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Barcelona dan MU sudah memulai pembicaraan terkait kepindahannya. Sebagaimana dilansir ESPN, perwakilan MU sudah berada di Barcelona guna membuka pembicaraan terkait kepindahan Cesc. Selain itu, MU juga berminat mendatangkan gelandang muda Blaugrana, Thiago Alcantara. MU mengajukan proposal penawaran sebesar 25 juta poundsterling (367 miliar Rupiah) sebagai kompensasi biaya untuk mendapatkan pemain berkebangsaan Spanyol itu. Sementara, Barca meminta harga 18 juta poundsterling (264 miliar Rupiah) bagi Alcantara.

Jika proses pembicaraan berjalan lancar, Fabregas bakal menjadi pembelian pertama David Moyes di MU. Kubu setan Merah juga berencana mendatangkan gelandang Everton, Marouane Fellaini. MU memang saat ini sedang mencari pengg ant i sosok pemain jendral di lapangan tengah, setelah paul Scholes memutuskan pensiun akhir musim ini. Fabregas dinilai sebagai sosok yang tepat berbekal akurasi umpan dan daya jelajahnya di lini tengah. Pemain berusia 26 tahun itu memang musim ini jarang mendapatkan kesempatan bermain di tim inti Barca. Cesc tercatat 47 kali tampil dengan mencetak 13 gol. Itulah yang menjadi alasan kuatnya ingin meninggalkan Estadio Camp Nou. (int)

Fabregas Merapat ke Old Trafford ?

London - Jose Mourinho nampaknya sudah mulai membangun skuad untuk tim barunya, meski kontraknya dengan Chelsea baru berlaku usai musim La Liga 201213. Menurut sumber dalam Chelsea, seperti dilansir The Sun, pelatih yang masih terikat kontrak dengan Madrid hingga akhir pekan depan itu sudah mengirimkan sejumlah nama pemain yang ia perlukan untuk skuad Chelsea musim depan. Nama pertama yang disebut adalah gelandang Timnas Kroasia yang saat ini memperkuat Madrid, Luka Modric. The Blues bakal menawarkan 30 juta Pound atau sekitar 444 miliar Rupiah kepada Los Blancos. Mourinho ingin sekali mencapai kesepakatan untuk Modric. Dia tahu itu akan sulit tetapi jika ada orang yang mampu melakukannya, kami yakin Jose bisa, kata sumber yang tak disebutkan namanya itu. Mourinho berhasil membujuk Modric sekaligus Tottenham Hotspur untuk melepas gelandang berusia 27 tahun itu ke Madrid di awal musim ini. Kini, The Special One mencoba kembali peruntungannya. Misi mendatangkan Modric sepertinya tidak akan sulit. Sebabnya, sang pemain tak terlalu bermanfaat di musim perdananya. Ia bahkan dinobatkan sebagai pembelian terburuk La Liga musim ini. Madrid sendiri telah memiliki banyak gelandang di posisi Modric, seperti Mesut Ozil, Sami Khedira, Xabi Alonso maupun Kaka. Chelsea hanya perlu menawarkan nilai yang bisa mengganti biaya Los Blancos untuk mendatangkan sang gelandang. Nama lain yang diinginkan Mourinho adalah penyerang muda Chelsea, Romelu Lukaku. Penyerang Timnas Belgia berusia 20 tahun itu tak bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di musim perdananya musim lalu sehingga musim ini dipinjamkan ke West Bromwich Albion. Namun di tim medioker tersebut, penyerang setinggi 191cm yang disebut-sebut sebagai penerus Didier Drogba itu berhasil mencetak 17 gol di Liga Primer Inggris dari 35 pertandingan. Saya ingin bermain sebanyak mungkin. Saya ingin menjalani Piala Dunia (2014) dengan baik jadi saya harus siap. Chelsea? Itu tergantung Mourinho, jika dia memang menjadi pelatih, apa yang dikatakannya harus dijalankan, kata Lukaku saat diminta memilih bertahan di WBA atau kembali ke Chelsea. (int)

MOU Minta Chelsea Datangkan Modric dan Lukaku


PATROLI Ngaku Sayang Pacar Dicabuli Ujung-ujungnya Ditangkap Polisi

Rakyat Kalbar Kamis, 30 Mei 2013

Langganan : 0561768677 (Hunting) 081345479786 (Santo)

Hukum dan Keadilan

Cabul dan Perkosaan Menonjol

P O N T I A N A K -RK. Kejahatan di wilayah Kota Pontianak sudah menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Justru yang menonjol kejahatan asusila, khususnya pencabulan dan pemerkosaan. Kami terus waspada tindak kejahatan, terutama perampokan, pencurian serta peredaran Narkorba. Kasus kejahatan konvensional sangat menurun. Tapi yang paling menonjol kasus yang dilaporkan kepolisian, pemerkosaan dan cabul. Selama lima bulan ini, kurang lebih 40 kasus yang masuk ke polisian, baik dilakukan anak bawah umur maupun yang dilakukan oleh orang dewasa, ungkap Kompol Puji Prayetno, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Rabu (29/5) siang. Kejahatan asusila dilakukan karena berbagai faktor, baik ekonomi, pergaulan serta kurangnya pengawasan dari pihak keluarga, khususnya orangtua. Kita mengharapkan para orangtua lebih mengawasi pergaulan anakanaknya, tegas Puji. Kapolresta Pontianak AKBP Haryanta mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk terus meningkatkan patroli, baik berpakaian preman maupun berseragam. Ada beberapa lokasi yang dianggap rawan kejahatan. Itu yang sangat diperhatikan oleh pihak kepolisian, agar aksi kejahatan tidak terus meresahkan masyarakat, ungkapnya. Halaman 15

Tak Mau Gegabah Ungkap Pembunuhan PONTIANAK-RK. Jajaran Polda Kalbar tidak akan gegabah mengungkap pelaku pembunuhan. Bukan hanya kasus pembunuhan HarnoďŹ ah Ftriyani, 15, di Kabupaten Pontianak, tetapi juga kasus pembunuhan yang selama ini belum terungkap di Kalbar. Bukan berarti kami diam untuk mengungkap kasus pembunuhan itu. Tetapi kami masih mencari barang bukti sampai benar-benar A1 (akurat), baru kami tetapkan orang yang diduga itu sebagai tersangka, ungkap AKBP Rudi Hartono, Dir Reskrim Polda Kalbar, Rabu (29/5). Rudi mengatakan, penyidikan tidak pernah berhenti sampai kasus tersebut terungkap. Jajaran Polda Kalbar harus berupaya semaksimal mungkin

PONTIANAK-RK. Baru pacaran sudah berani meniduri anak orang. Apalagi yang ditiduri anak bawah umur. Sudah jelas orangtuanya meradang dan lapor polisi. Inilah yang dilakukan DH alias Deo, 22, yang kini mendekam di tahanan Polresta Pontianak. Warga Jalan 28 Oktober, Pontianak Utara itu dilaporkan mencabuli Ss, 16, pacarnya sendiri. Tersangka Deo diamankan di Mapolresta Pontianak. S A YAMSUL

RIFIN

Bahkan pemuda tersebut sudah 10 kali mencabuli gadis yang tinggal di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara itu. Saya meniduri Ss karena suka sama suka. Kami melakukannya di rumah saya dan pernah juga di Hotel Srikandi, Jalan Arteri Supadio, ujar Deo. Pemuda ini mengaku pacaran dengan Ss sejak Januari 2013 lalu. Deo mengaku mencabuli gadis bawah umur ini lantaran rasa sayang. Saya mengetahui umurnya 17 tahun. Saya besetubuh di kamar adik saya, pernah juga di kamar mandi rumah teman saya dan terakhir

di Hotel Srikandi, ungkapnya. Perbuatan Deo diketahui orangtua Ss dan dilaporkan ke Polresta Pontianak. Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayetno mengatakan, jajarannya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan korban. Berdasarkan pengakuan tersangka, terakhir mencabuli Ss pada Rabu 8 Mei 2013 sekitar pukul 15.30 di Hotel Srikandi. Atas perbutannya, tersangka dijerat pasal pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan ancaman di atas lima tahun penjara, jelas Puji. (sul)

Gedung Kesenian Jadi Arena Kumpul Kebo SAMBAS-RK. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) kecewa gedung kesenian Sambas yang belum tuntas pembangunannya dijadikan tempat kumpul kebo, mabuk-mabukan dan maksiat. Padahal lokasi gedung kesenian berhadapan dengan Kantor Bupati Sambas. Aktivitas bejad pemuda ini seperti tidak termonitor dan menjadi tempat pelampiasan nafau kotor. Kami kira aparat hukum dan pemerintah perlu membijakinya, mengingat aksi tersebut dilakukan para pemuda

yang notabene generasi penerus daerah. Kita tidak tau siapa mereka, bisa jadi mereka pelajar, jika iya, tentunya ini sangat disayangkan, kata Eko Sanjaya, Ketua KMKS, Rabu (29/5). KMKS meminta agar keberlanjutan bangunan gedung kesenian dapat dilakukan kembali. Jangan sampai dibiarkan begitu saja, dan hanya pajangan tanpa ada kepastian kapan difungsikan. Dimanfaatkan gedung kesenian untuk aktivitas pemuda merusak moral, jangan sampai gedung kesenian menjadi tempat berbuat kejahatan,

tegasnya. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas, H Ahmadi Muhammad menyayangkan penyalahgunaan bagunan kosong gedung kesenian dijadikan tempat kumpul pemuda. MUI mengimbau kepada pemuda Kabupaten Sambas tidak terpengaruh dengan pergaulan bebas yang dapat Halaman 15 BH bergantung di gedung kesenian Sambas. M. R IDHO

Pembabat Hutan Kopiang Misterius N GABANG -RK. Pembalakan hutan Dusun Kopiang, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, merupakan tamparan bagi aparatur hukum. Aneh, hingga saat ini aparatur hukum tak Sekitar 500 batang kayu diamankan oleh polisi kehutanan (Polhut) di kantor dinas perkebunan dan kehutanan Kabupaten Landak, Rabu (22/5) kemarin.

Halaman 15

ANTONIUS SUTARJO

mengetahui pelaku pembabatan hutan mabang dan bengkirai itu. Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) meminta bantuan semua pihak untuk mengungkap pelaku illegal logging yang membabat hutan Kopiang. Penyitaan kayu olahan di Dusun Kopiang, Mandor menjadi bukti bahwa Pemkab Landak melalui Polisi Kehutana (Polhut) tetap komit menberantas illegal loging. Kita tidak punya kewenan-

gan untuk menyidik siapa pelakunya. Itu tugas aparat, tetapi siapapun dia, baik yang melakukan pembalakan maupun yang membekingi, itu musuh kita bersama. Agar semua itu terungkap, kami minta dukungan semua pihak, kata Alpius SSos, MM, Kepala Disbunhut Landak, kemarin. Dukungan yang dimaksud Alpius, terutama aparat kepolisian, TNI dan masyarakat setempat. Semua elemen harus bahu-menbahu melakukan me-

nindak kejahatan pembalakan hutan. Mengacu undang-undang (UU) pembalakan hutan atau yang berusaha membekingi merupakan musuh negara, tegasnya. Disbunhut telah membuat pengumuman di media masa mengenai keberadaan kayu olahan hasil sitaan di hutan Dusun Kopiang. Meminta pemilik mengakui kepemilikan kayu. Kalau memang ada dokumen lengkap, Halaman 15

Tingkatkan Pengungkapan

Kasus Curanmor SINGKAWANG-RK. Maraknya Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) menjadi perhatian tokoh-tokoh masyarakat di Kota Singkawang. Mereka mengharapkan Polres Singkawang semakin meningkatkan jumlah pengungkapan kasusnya. Saya sering mendengar Polres banyak mengungkap kasus. Namun yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah, red) ke depan harus lebih ditingkatkan kembali, kata Ilyas, tokoh masyarakat yang menghadiri pertemuan antara Kapolres Singkawang dengan tokoh masyarakat di Gedung Samudera Singkawang, Rabu (29/5). Ilyas menyampaikan hal tersebut, karena dia sering mendapatkan informasi mengenai banyaknya pengungkapan siapa pelaku Curanmor. Pengungkapan yang dilakukan Polres Singkawang itu, kata Ilyas, mendapat-

GRAHA PENA KALBAR Dengan lokasi strategis dan area parkir yang luas, sangat cocok untuk aktifitas: - KANTOR - SEMINAR - WORKSHOP

- MEETING - TRAINING - PSIKOTES

kan pujian dari masyarakat. Tetapi, tentunya hal itu tidaklah cukup. Ke depannya, Polres diharapkan dapat lebih meningkatkan pengawasan agar Curanmor tidak meningkat di Kota Singkawang, agar masyarakat tidak semakin khawatir. Kapolres Singkawang AKBP Prianto SIk MSi mengakui, kalau dalam satu bulan terakhir Curanmor memang tinggi. Dalam satu bulan ini terjadi 13 kasus Curanmor. Angka ini tertinggi sejak saya bertugas di sini (Singkawang, red), ungkapnya. Dia mengatakan, untuk meminimalisir angka Curanmor, Polres Singkawang telah menempuh beberapa langkah. Di Polres sudah dibentuk tim khusus yang dipimpin Kasat Reskrim dan Kasat Intel untuk meminimalisir Curanmor ini, kata Prianto. Pembentukan tim khusus itu, tambah

dia, merupakan salah satu langkah yang ditempuh Polres Singkawang untuk meminimalisir Curanmor. Tetapi hal itu kurang maksimal tanpa adanya peran masyarakat, mengingat keterbatasan personel dan lainnya. Peran masyarakat yang sangat diharapkan tersebut, jelas Prianto, hendaknya korban melaporkan ke Polres bila kendaraannya hilang. Halaman 15

Jalan Arteri Supadio (Ayani II) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat MENYEWAKAN

Meeting Room berkapasitas hingga 100 pax Dengan Fasilitas: - Full AC - Flipchart & Markers - Portable Screen - White Board - Mineral Water - Wifi Zone - LCD 27 Inch (sewa terpisah) - Katering (sesuai order)

Telepon: 0561 - 721229 Contact Person: 081 254 660 990


10

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

KUBU RAYA

Enam Calon DPD-RI Tak Ada Dukungan Warga Kubu Raya

Divisi Teknis Pemilu KPU KKR, Encep Endan ARI SANDY SUNGAI RAYA-RK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kubu Raya telah menerima sampling berkas dukungan 35 calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari KPU Kalbar untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 men-

datang. Divisi Teknis Pemilu KPU Kubu Raya, Encep Endan mengatakan, pada 24 Mei lalu telah menerima daftar sampling dukungan bakal calon anggota DPD RI untuk jalur perseorangan. Sebagaimana yang telah ditetapkan KPU Kalbar, bahwa jum-

lah bakal calon yang mendaftar 35 orang. Dukungan untuk jalur perseorangan ini selanjutnya akan diverifikasi faktual, katanya. Masing-masing calon minimal mendapatkan 1.356 sampling dukungan yang diserahkan KPU Kalbar. Ditemukan enam calon yang tidak memiliki sampling dukungan di Kabupaten Kubu Raya. Enam bakal calon DPD RI ini di Kubu Raya tidak ada sampling dukungannya. Apakah memang tidak ada dukungan atau memang hasil acaknya tidak ada di Kubu Raya. Sehingga sampling dukungan yang akan kami verifikasi hanya 29 calon anggota DPD RI saja, ucapnya. Encep menjelaskan, sampling dukungan tersebut akan dilakukan verfi kasi faktual sejak 24 Mei lalu. Setelah sampling dukungan dipetakan, memang tersebar di sembilan kecamatan dan di 70 desa. Verifikasi dilakukan selama dua minggu sejak diterimanya sampling dukungan sampai dengan 6 Juni mendatang, ungkapnya. Petugas yang nantinya akan melakukan verifikasi faktual, KPU Kubu Raya dibantu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Apakah nantinya dalam dukungan tersebut memenuhi persyaratan atau tidak, ataukah menyatakan dukungan atau tidak terhadap bakal anggota DPD RI tersebut, tunggu saja hasil verifikasinya. Encep menjelaskan, kalaupun dari hasil verifi kasi ada yang menyatakan tidak memberikan dukungan kepada bakal calon, sesuai dengan standar operating prosedur (SOP) yang telah ditentukan, maka pihaknya akan memberikan surat pernyataan tidak mendukung kepada warga. Nantinya 7-8 Juni setelah verifikasi faktual selesai, kami selanjutnya akan melakukan perhitungan, merekap dan penyusunan berita acara untuk dilaporkan kepada KPU Kalbar, terangnya. (ari)

Produk UMKM

Terkendala Pasar

Neddy Rafinaldy Halim, Deputi Kementrian Koperasi dan UKM RI melihat hasil produk olahan masyarakat Kubu Raya‒ ARI SANDY

SUNGAI RAYA-RK. Kementerian Koperasi dan UKM RI melalui Deputi Bidang Pemasaran dan Jaring an Usaha menggiatkan program usaha mikro kecil dan menengah, khususnya pemasaran produk hasil olahan. Program tersebut diantaranya mengadakan kegiatankegiatan yang bertujuan untuk mengetahui sepak terjang para pengusaha kecil di Kalbar. Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan Kemenkop dan UKM RI bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kubu Raya, pameran produk bertemakan peningkatan daya saing dan identitas produk makanan dan minuman yang mendatangkan kurang lebih 70 peserta di Ballroom Randayan, Selasa (28/5) lalu. Masing-masing peserta telah menghasilkan salah satu produk makanan, minuman maupun kerajinan tangan yang telah merambah pasar. Dari hasil kegiatan tersebut, para peserta mendapat pencerahan mengenai pema-

saran produk-produk yang telah dihasilkan. Peserta juga mendapatkan ilmu terlebih mengenai pemasaran produk dan pengemasannya. Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha, Kemenkop dan UKM RI, Neddy Rafinaldy Halim menjelaskan, melalui program-program seperti inilah upaya-upaya peningkatan daya jual produk olahan masyarakat dapat tersalurkan dengan baik. Khususnya dalam segi pemasaran produk maupun pengemasannya. Mengenai bagaimana cara pengemasan produk olahan masyarakat agar ada daya jualnya, kami datangkan ahli dalam pengemasan produkproduk tersebut langsung dari Jakarta, ungkap Neddy. Melalui kegiatan seperti ini, dapat mengumpulkan masyarakat, khususnya pengusaha kecil untuk dapat memetakan permasalahan maupun kendala-kendala atas usahanya. Disimpulkan, usaha kecil masih terkendala pengemasan dan pemasaran produknya. Kita harapkan dengan adanya pro duk-pro duk lokal yang sangat baik dan menarik ini, pemerintah pusat maupun daerah dapat bersinergi agar dapat menyalurkan produk yang ada kepasaran yang lebih luas. Bisa jadi produk tersebut layak untuk dipasarkan ke mancanegara, apa yang tidak mungkin, jelas Neddy. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kubu Raya, Sutoyo mengatakan kegiatan seperti ini sangat penting diikuti. Para pelaku usaha kecil menengah yang selama ini kesulitan mencari jaringan-jaringan pemasaran produk-produk mereka, kini sedikit demi sedikit telah menata jaringan pemasaran. Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini masyarakat bisa memasarkan produk mereka dengan baik dan bisa merambah pasar yang lebih luas, ungkapnya. (ari)

GEMA KABUPATEN PONTIANAK DERAP BESTARI

Pesantren, Solusi Kemerosotan Akhlak

Bupati Pontianak, H Ria Norsan menyerahkan ijazah kelulusan kepada santri yang diwisuda. ALFI SHANDI

Menurut Bupati Pontianak, H Ria Norsan, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang menguntungkan. Tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan umum, para santri juga diberikan bekal ilmu agama. Sangat tepat jika pesantren sebagai solusi mengatasi fenomena kemerosotan akhlak generasi muda. Saat ini bangsa kita sedang dilanda fenomena kemerosotan akhlak di kalangan kaum muda. Nah, memasukkan anak ke pondok pesantren bisa menjadi jalan keluarnya. Karena anak akan diberikan ilmu pengetahuan umum layaknya di sekolah umum, sekaligus dibekali dengan ilmu agama untuk membentengi diri dari hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama, kata Ria Norsan ketika menghadiri peringatan Milad Sewindu Pondok Pesantren Al Mukhlisin di Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan uang tunai bernilai puluhan juta. Lebih jauh, Norsan menilai, pesantren sebagai lembaga pendidikan yang menguntungkan. Hal itu dikarenakan biaya sumbangan pembinaan pendidikan atau SPP yang terjangkau dan ekonomis. Sehingga masyarakat dan orangtua dapat memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya, tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Untuk itu, mari kita bersama-sama memikirkan bagaimana agar anak-anak kita nantinya bisa memberikan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Karena anak yang saleh adalah tabungan bagi para orangtuanya. Kalau anak tidak bisa mendoakan, maka kita sangat rugi sekali, paparnya. Kepada para santri, Bupati mengingatkan agar dapat menerapkan ilmu yang didapatnya selama di pondok pesantren dengan sebaik mungkin. Berbagai nilai-nilai kebaikan yang diajarkan hendaknya dapat diterapkan di lingkungan masyarakatnya. Tolong yang baik-baiknya dibawa ke masyarakat. Yang jeleknya tinggalkan di pondok pesantren. Jangan lupa untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi demi masa depan kalian nanti. Berikan yang terbaik untuk masyarakat agar para santri senantiasa menjadi generasi yang bermanfaat dan berguna untuk orang banyak, tukasnya. (fia)

R2 Ditantang Lima Pasang Calon Bupati Golkar dan PDIP Bersatu Dukung Incumbent MEMPAWAH. Perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 19 September mendatang bakal seru. Incumbent, Ria Norsan yang kali ini berpasangan dengan Gusti Ramlana (R2) sebagai Wakil Bupati Pontianak bakal ditantang lima pasang calon bupati. Pemilihan bupati di Kabupaten Pontianak kali ini dinilai cukup ketat di era Reformasi. Lima penantang R2, yakni mantan incumbent H Agus Salim yang bakal berpasangan dengan Ji Mama. Pasangan Agus Salim ini datang dari kalangan pengusaha di Siantan. Menurut kabar yang diterima wartawan koran ini, pasangan Agus Salim dan Ji Mama akan berlayar dengan Perahu Hanura. Namun keputusan Hanura mendukung pasangan ini masih belum pasti. Keputusan Hanura mendukung siapa besok (hari ini, red), terang salah satu pengurus

Hanura yang enggan namanya disebut ketika dihubungi via selularnya, Rabu (29/5) sore. Selanjutnya, Rubijanto yang juga Wakil Bupati Pontianak sekarang, bakal maju merebut kursi Bupati Pontianak berpasangan dengan M Saleh, birokrat yang sempat menjabat Camat Sungai Pinyuh. Menurut isu di lapangan, pasangan ini siap maju menggunakan Partai Bintang Reformasi (PBR) dan sejumlah partai kecil lain. Pa s a n g a n l a i n y a n g s i a p menantang pasangan R2 datang dari pasangan politisi dan pengusaha, yakni Sabli Awaludin dan Mui Huat. Pasangan ini siap maju dengan merangkul sejumlah partai yang memiliki kursi di DPRD untuk bertarung merebut kursi Bupati Pontianak. Tak kalah sengitnya, pasangan Menawan, Muchtaria dan Edy

Gunawan yang sudah lama bersosialisasi di masyarakat. Mereka sudah menyatakan kesiapannya menantang incumbent Ria Norsan, dan siap merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati Pontianak. Pasangan ini merupakan pasangan independen yang akan bertarung dalam Pilkada Bupati Pontianak kali ini. Pasangan independen lain yang siap maju, yakni H Sunandar dan Martinus. Pasangan ini juga sudah menyerahkan dukungan masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai syarat untuk maju bersaing merebut kekuasaan di Kabupaten Pontianak dari calon independen. Dilihat dari masing-masing pasangan yang bakal bertarung untuk memimpin Kabupaten Pontianak, pasangan kandidat merupakan orang-orang yang mumpuni dalam pemilihan terse-

but. Bupati Pontianak, Ria Norsan saat dikonfirmasi membenarkan bakal menggandeng Gusti Ramlana, yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pontianak. Ya saya akan maju menggandeng bapak Ramlana sebagai wakil saya. Beliau merupakan pekerja dan selalu memiliki inisiatif untuk memajukan daerah, kata Norsan yang sudah menyiapkan jargon Merakyat, Amanah, Nasionalis, Terpercaya, Arif Bijaksana (Mantab). Partai pendukung incumbent menurut informasi yang dihimpun Rakyat Kalbar di lapangan, diantaranya Partai Golkar, PDIP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat serta partai lain. Yang menarik, Golkar dan PDIP yang bisanya berseberangan dalam setiap pilkada, justru berduet di Kabupaten

Pontianak. Kedua partai memiliki pandangan yang sama, dan siap memuluskan keinginan Ria Norsan menjabat sebagai bupati untuk kedua kalinya. Namun bakal calon tersebut akan diverifikasi. Kita sudah menerima masing-masing bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Bupati Pontianak mendatang. Pendaftaran sudah kita buka pada 12 hingga 18 Mei Lalu. Selanjutnya, kelengkapan syarat akan kita periksa lagi, kata Ketua KPU Kabupaten Pontianak, Munir Putra ketika dihubungi via ponselnya, kemarin sore. Pasangan calon bupati yang akan bertarung dalam Pilkada mendatang kata Munir, akan diumumkan Juni mendatang. Kita akan mengumumkan caloncalon yang sudah memenuhi persyaratan pada Juni nanti, terang Munir. (fia)

Dua Bulan Serap 69 Pekerja

Ekspor Kayu Karet ke Asia-Eropa

Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Kalbar Cornelis dan Bupati Pontianak Ria Norsan meninjau sawmil milik PT Permata Borneo Lestari. ALFI SANDI

MEMPAWAH. Manajer Operasional PT Permata Borneo Lestari, Florentina Marcelina mengklaim perusahaannya merupakan satusatunya industri di bidang pengolahan bahan baku furniture di Kalimantan Barat yang go inter-

nasional. Tak tanggung-tanggung, hasil olahan pabrik yang berlokasi di Desa Wajok Hulu Kabupaten Pontianak itu diekspor ke Asia-Eropa. Saat ini kami merupakan satusatunya pabrik pengolahan kayu

karet di Kalimantan Barat. Sedangkan di tingkat nasional hanya ada beberapa pabrik yang bergerak di bidang yang sama, yakni berada di Lampung dan Surabaya, ungkap Florentina memaparkan profil perusahaannya dihadapan Menko Kesra, Agung Laksono ketika peresmian pabrik, Rabu (29/5). Dijelaskannya, perusahaannya memproduksi bahan baku furniture yang siap diolah kembali menjadi barang jadi. Dengan memanfaatkan bahan baku pohon karet yang non produktif, pihaknya mampu mengekspor hingga ke negara Asia, seperti Jepang dan Cina serta negara-negara Eropa. Di luar negeri, industri furniture maju pesat. Namun, disana mereka kesulitan mendapatkan bahan baku. Karenanya, peluang tersebut yang kita manfaatkan untuk menyediakan bahan baku, ujar Florentina. Florentina menerangkan, kayu

karet yang diolah pabriknya berasal dari hutan karet non produktif yang tersebar luas di wilayah Kabupaten Pontianak. Secara keseluruhan dia mengatakan, keberadaan bahan baku kayu karet di Kalimantan Barat cukup banyak dan tidak begitu sulit untuk mendapatkannya. Hanya saja kendala kita di lapangan, yakni jarak yang cukup jauh hingga sulit dijangkau. Karenanya, saat ini kita masih mengolah bahan baku kayu karet yang berada di wilayah Kabupaten Pontianak saja, paparnya. Selanjutnya, imbuh dia, limbah kayu karet tersebut diolah sedemikian rupa menggunakan mesin yang canggih hingga menjadi bahan baku industri furniture yang siap pakai. Untuk menunjang operasional perusahaannya, pihaknya telah merekrut kurang lebih 69 karyawan yang merupakan warga setempat. Meski baru

beroperasi sekitar dua bulan yang lalu, kami telah mampu menyerap hampir 69 tenaga kerja. Yakni 60 orang tenaga kerja harian dan sisanya pegawai tetap. Para tenaga kerja harian itu sedang menjalani masa percobaan selama tiga bulan. Jika setelah percobaan dinilai mampu, maka para pekerja ini akan kita angkat menjadi tenaga tetap, sebutnya. Ke depannya, lanjut Florentina, pihaknya berencana akan merekrut lebih banyak lagi tenaga kerja yang berasal dari masyarakat setempat. Penambahan tenaga kerja akan mendukung produksi hasil olahan kayu untuk memenuhi pesanan ekspor ke negara luar. Saat ini kami masih menunggu sejumlah mesin yang dipesan dari Cina. Tentunya, setelah mesin tersebut tiba, kita akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja untuk mengoperasikannya, tukasnya. (fia)


GELIAT KAYONG UTARA pempadahan

Gambaran Penduduk Kayong Utara MASALAH penduduk merupakan masalah yang kompleks yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Masalah yang ada antara lain adalah adanya laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, persebaran penduduk yang tidak merata dan kualitas penduduk yang masih rendah. Berbagakebijakan telah dilaksanankan guna mengatasmasalah penduduk ini diantaranya adalah adanya program KB untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk, transmigrasi untuk pemerataan penduduk, dan program wajib belajar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Menurut data yang dilansir Bapeda Kabupaten Kayong Utara pada 2010lalu, pada tahun 2007 penduduk yang ada di Kabupaten Kayong Utara berjumlah 90.239 jiwa. Jika dibandingkan dengan luas wilayah Kayong Utara yaitu 4.221 Km2, maka kepadatan penduduk yang hanya 21 jiwa per Km persegi terhitung masih sedikit. Dari penyebaran penduduk di Kayong Utara, dibanding dengan empat kecamatan lainnya, terlihat bahwa kecamatan Seponti adalah kecamatan yang memiliki kepadatan penduduk terpadat yaitu sebesar 73 jiwa per Km persegi, kemudian diikuti Kecamatan Teluk Batang sebanyak 29 jiwa per Km persegi dan Sukadana sebanyak 21 jiwa per Km persegi. Sedangkan kecamatan dengan kepadatan penduduk yang paling jarang adalah Kecamatan Pulau Maya dan Kepulauan Karimata sekitar 16 jiwa per Km persegi. Pada tahun 2007 seks rasio atau perbandingan jenis kelamin antara penduduk lakilaki dan perempuan di Kabupaten Kayong Utara tercatat sebesar 106 yang artinya jika ada 106 penduduk laki-laki maka terdapat 100 penduduk perempuan. Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Kayong Utara selama kurun waktu 19801990 adalah sebesar 2,54 persen, kemudian pada kurun waktu 1990-2000 sebesar 1,29 persen dan pada tahun 2000-2007 laju pertumbuhan penduduknya sebesar 2,20 persen. Jika dilihat menurut kecamatan yang ada, maka laju pertumbuhan penduduk tertinggi pada tahun 2000-2007 terjadi di Kecamatan Sukadana dan Simpang Hilir (masing-masing 3,84 persen dan 3,41 persen). Dilihat dari kelompok umurnya, penduduk Kayong Utara masih masuk dalam kelompok penduduk muda dimana kebanyakan penduduk yang ada masih berusia muda. Adapun kelompok umur dibawah 15 tahun mencapai 32,12 persen dari total penduduk yang ada, sedangkan penduduk yang berusia 75 tahun ke atas hanya 0,79 persen. (lud)

RAKYAT KALBAR 11 Kamis, 30 Mei 2013

TP-PKK Pacu Semangat IRT Belajar Baca Tulis SUKADANA. Masih banyak ditemukan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara yang buta huruf. Tak heran, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kayong Utara, Hj Diah Permata Hildi tak berhenti memacu masyarakat di daerah itu untuk giat belajar membaca dan menulis. Buta huruf yang sekarang lebih dikenal keaksaraan fungsional, masih banyak di Kabupaten Kayong Utara, namun bukan banyaknya yang menjadi tantangan namun seberapa besar niat kita untuk mengurangi jumlah yang banyak itu, kata Hj Diah Permata saat menyambangi kelompok ibu rumah tangga yang terhimpun dalam Keaksaraan Fungsional (KF) di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, belum lama ini. Ujung pulau bukan halangan bagi sosok Hj Diah Permata untuk mewujudkan niatnya memberantas buta aksara di Kayong Utara, karena tantangan di pulau atau daratan baginya sama saja. Istri Bupati Kayong Utara ini menuturkan, KF yang saat ini ia bina jumlahnya memanglah tidak begitu banyak. Akan tetapi, hampir diseluruh desa di kabupaten ke 13 di provinsi Kalbar ini terdapat kelompok KF, dimana dirinya sebagai ketua Tim Penggerak PKK yang dalam program kerjanya menekankan pengingkatan kualitas sumber daya manusia khususnya para ibu rumah tangga. Dijelaskannya, seperti yang ada di Desa Pela-

pis, peserta KF sudah enam bulan yang lalu dikumpulkan, bahkan ditengah sulitnya dan beratnya tantangan untuk melatih para ibu yang usianya yang tidak sedikit sudah berkepala empat ini banyak yang sudah bisa baca, menulis dan bahkan menjumlah angka. Terdapat hal yang sampai saat ini masih menjadi pemikiran Diah ditengah semangatnya memberantas buta aksara di KKU yakni menghilangkan budaya malu untuk belajar. karena saat ini mengajak para ibu rumah tangga untuk mau bersekolah bukanlah pekerjaan yang bukan ringan, dan tidak jarang para ibu justru malu ketika mereka salah atau tidak tahu cara menulis yang membuat mereka enggan datang kebali ke sekolah untuk belajar. Hilangkan budaya malu lebih sulit dari pada mengajari membaca dan menulis, kata Diah.Namun dengan kondisi demikian, Diah tampaknya tidak patah semangat, dirinya melalui para timnya di PKK terus memacu semangat para ibu rumah tangga untuk membuka pikiran bahwa membaca dan menulis memiliki manfaat yang besar, dan bahkan tidak jarang disela belajar, Diah mengajak ibu rumah tangga ini untuk bercanda jika suasana kelas terasa tegang. Apapun caranya, tetap dicarikan solusinya, yang penting mereka bisa dan mau serius belajar agar tidak lagi buta huruf, pungkasnya. (lud)

ILUSTRASI

Menanti Hasil UN, Kepsek Ingatkan Siswa Rajin Berdoa dan Sabar S UKADANA . Seperti tahun-tahun sebelumnya, SMP Negeri 03 Kecamatan Simpang Hilir menggelar acara perpisahan, Rabu (29/5). Acara perpisahan bagi siswa kelas III ini sudah menjadi agenda rutin pihak sekolah, dimana kesempatan itu menjadi wadah bagi siswa untuk mencurahkan segenap apa yang ada dihati mereka kepada para guru. Untuk pelaksanaan pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) bagi siswa kelas III tingkat SLTP masih lama yakni pada awal Juni mendatang, namun tidak menyurutkan niat serta keinginan pihak SMPN 03 Simpang Hilir untuk menggelar acara perpisahan. Kepala SMPN 03 Simpang Hilir menjelaskan, dilaksanakannya acara perpisahan ini sudah berdasarkan kesepakatan dan

ILUSTRASI

keinginan bersama. Dia bersukur acara perpisahan dapat berlangsung dengan lancar dan tertib. Sebelumnya, kita telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pelatihan kepada siswa yang tampil dalam acara perpisahan, ujarnya. Kepala Sekolah juga menghimbau kepada siswa setelah acara perpisahan hendaknya tetap bersabar dan terus berdoa untuk

menunggu hasil pengumuman ujian nasional. Kita berharap siswa tidak henti-hentinya berdoa agar hasil yang kita peroleh dapat memuaskan serta membanggakan bahkan target lulus seratus persen yang kita usung dapat tercapai, pungkasnya. Sementara Ketua Komite SMPN 03 Simpang Hilir, Baharudin mengatakan, acara perpisahan adalah merupakan puncak aktifi-

tas para siswa kelas III di sekolah. Hari ini (kemarin, Red) adalah hari kebahagiaan kita bersama antara kalian dengan bapak/ibu kalian. Kebahagiaan yang tulus, senantiasa terpancar dari rona dan langkah untuk menuju pada kondisi yang lebih baik. Tidak ada tujuan yang lebih baik, kecuali hanyalah mencari ridlo dari Allah swt, ujar Baharudin. Dilanjutkannya, tiga tahun sudah para siswa yang akan meninggalkan semolah menimba ilmu dengan Bapak/Ibu guru, bergaul dengan teman-teman, serta berinteraksi dengan lingkungan sekolah. Ananda yang telah mencapai prestasi yang baik, janganlah membanggakan dengan nilai yang telah digenggam. Didepan mata masih banyak siswa yang siap bersaing dengan ananda untuk memperoleh sebuah kursi di sekolah lanjutan

tingkat atas. Sebaliknya, bagi ananda yang belum memiliki prestasi yang tinggi, masih ada kesempatan untuk meraih kesuksesan, pesannya. Bapak kepala sekolah, Bapak/ Ibu guru yang saya hormati. Dengan mengucapkan banyak terima kasih yang tiada terhingga, saya selaku komite yang mewakili Bapak/ibu orang tua siswa, menerima kembali anak kami. Tanpa jerih payah Bapak/ Ibu guru, anak-anak kami tidak akan mengalami perubahan baik secara akhlakul karimah maupun intelektual. Hanya doa dari kami, semoga Allah swt senantiasa memberi pahala yang thoyyibah kepada Bapak Kepala Sekolah serta Bapak/Ibu guru. Semoga keluarga besar SMPN 03 Simpang Hilir maju dan sukses dalam lindungan Allah swt, tutupnya. (lud)

metro Jalan Sungai Jawi-Pesaguan Menyedihkan KETAPANG

pempadahan

Fraksi Golkar Setuju JKR Jadi Kabupaten KETAPANG. Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Ketapang menerima dan menyetujui pemekaran calon kabupaten baru Jelai Kendawangan Raya (JKR). Pendapat akhir fraksi disampaikan dalam sidang paripurna tentang pemekaran calon kabupaten Jelai Kendawangan Raya di Gedung DPRD, Rabu (29/5). Fraksi Golkar dapat menerima dan menyetujui pemekaran calon kabupaten baru, Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, kata Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Ketapang, M. Febriadi. Dikatakannya pemberian otonomi luas kepada daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesehjahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat. Di samping itu melalui otonomi yang luas, daerah diharapkan mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan serta potensi dan keanekaragaman daerah, dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelengaraan otonomi daerah perlu memperhatikan hubungan antar pemerintah dan pemerintah daerah. Aspek hubungan wewenang memperhatikan berbagai hal antara lain, hubunga keuangan,pelayanan umum,pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya lainya yang dilaksanakan secara adil dan selaras, jelas Febri. Febri menjelaskan, sesuai pasal 18 ayat 1 UUD RI Tahun 1945, menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi, dan provinsi dibagi atas kabupaten/kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten dan kota itu mempunyai pemerintahan yang diatus dengan undang-undang. Untuk menjabarkan undang-undang nomor 32 tahun 2004,yang dalam kontek pemekaran wilayah di dalam pasal 4 memberikan jaminan bahwa dimungkinya pembentukan daerah berupa penggabungan beberapa daerah atau bagian daerah yang bersandingan atau pemekaran dari satu daerah menjadi dua daerah atau lebih, jelas Febri. Febri mengungkapkan, didalam pasal 5 UU Nomor 32 Tahun 2004 tersebut kemudian juga dikemukan bahwa pembentukan daerah sebagaimana yang diatur didalam pasal 4 ayat 1 sampai dengan 4 harus memenuhi syarat administratif,Teknis dan syarat fisik kewilayahan.(Jay)

KETAPANG. Persolan infrastruktur di Kabupaten Ketapang hingga sepertinya tak pernah selesai. Belum lama ini Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat HJ. Suma Jenny Heryanti, SH MH yang mengadakan kunjungan ke kerja Kendawangan, mendapat keluhan dari masyararakat terkait infrastruktur jalan dari arah Desa Sungai Jawi ‒ Pesaguan. Masih ditemukan banyak lubang dari yang kecil hingga yang membahayakan. Kami menyampaikan empati yang mendalam pada masyarakat terhadap kondisi rusaknya jalan ini. Sejak kunjungan saya tahun kemarin, rasanya tidak ada perbaikan yang signifikan, untuk memperlancar akses jalan. Kondisinya masih

tetap rusak. Lubang masih banyak. Jalan bergelombang gelombang, ujar Suma Jenny, kemarin. Kondisi ini tentu sangat menghambat segala aktivitas masyarakat pengguna transportasi yang menggunakan jalan tersebut. Tidak saja menyebabkan kerusakan kendaraan, resiko kecelakaan pun sangat tinggi. Informasinya, di beberapa ruas jalan sering terjadi kecelakaan, karena pengemudi kendaraan samasama rebutan jalan yang sedikit mulus. Ruas jalan dari Desa Sungai Jawi, Sungai Bakau hingga Desa Pesaguan Kiri, kondisi jalan sangat memprihatinkan. Kondisi ini semakin diperparah dengan rusaknya beberapa jembatan seperti

di Desa Sungai Bakau. Bahkan, untuk sekedar menguatkan jembatan rusak tersebut, masyarakat menambah batang kelapa di atasnya. Suma Jenny, mendesak Bupati Ketapang dan DPRD Ketapang untuk dapat lebih memerhatikan ruas jalan tersebut. Jika memang tahun anggaran ini sudah dianggarkan, ia berharap segera saja dilaksanakan lelang, sehingga perbaikan dapat segera dilaksanakan. Dengan demikian, jalan kembali dapat dilalui masyarakat dengan aman dan nyaman. Setahu saya, sudah dianggarkan di APBD Ketapang. Walaupun jumlahnya sangat terbatas, namun saya dan kita semua harus mengawasi pelaksanan ke-

giatan perbaikan jalan tersebut. Karena semuanya harus transparan dan akuntabel sehingga dana yang dianggarkan tidak mubazir tanpa manfaat yang berarti ujar Anggota Fraksi Golkar ini. Seorang PNS yang bertugas di salah satu sekolah di Pesaguan, M. Hasim mengaku membutuhkan waktu 60-90 menit berkendara menuju tempat kerja. Pasalnya kecepatan kendaraan tak bisa lebih dari 30-40 per jam. Bisa saja dipaksakan, namun akan sangat membahayakan fisik dan kendaraan itu sendiri. Setiap melewati jalur berlobang, kita harus ekstra hati-hati, karena bisa-bisa kecelakaan antar sesama pengguna jalan, ungkap M. Hasim (Jay)

Tingkatkan Kebersamaan, Wujudkan Ketapang Kondusif KETAPANG. Selain pembukaan pencanangan KB Kes TNI Terpadu di lapangan Sepakat, Ketapang, Selasa (28/5), kedatangan Danrem 121/ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo ke Ketapang juga sekaligus ramah tamah dengan tokoh masyarakat. Dalam ramah tamah tersebut dihadiri Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH, sekda Ketapang Andi Djamiruddin, Wakil Bupati KKU, Said Tihi dan tokoh masyarakat lain-lain. Dalam ramah tamah bersama Danrem 121/ABW, Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH menegaskan selama ini kondisi Ketapang tetap kondusif berkat adanya kerjasama yang baik antar pemerintah daerah dengan pihak TNI, khususnya Kodim 1203 Ketapang, Polres, jajaran Muspida Ketapang dan masyarakat. Kondisi ini terus dipertahankan dalam upaya membangun Ketapang lebih baik lagi. upaya ini dapat tercapai dengan meningkatkan koordinasi semua komponen stakeholder di jajaran Muspida Ketapang dan masyarakat, kata Boyman. Wakil Bupati mengimbau kepada seluruh jajaran tim pelaksana KB Kes untuk bekerja keras dan maksimal dalam pencapaian target yang telah ditetapkan. Boyman Harun SH menyampaikan ucapan selamat kepada

Kolonel Inf Binarko Sugihantyo yang mendapat promosi jabatan menjadi Irdam V Brawijaya di Surabaya. Malam ramah tamah diakhiri dengan hiburan bersama dan sebelumnya ditandai dengan pemberian cenderamata. Danrem 121/ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo memberikan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat Ketapang dan KKU yang menjaga kondusifnya daerah ini. Pentingnya menjaga keamanan sesuai dengan masing-masing sangat diperlukan dalam keutuhan bangsa dan NKRI. Kerjasama yang baik antara TNI, Muspida dan masyarakat tentu harus ditingkatkan, kata Binarko Sugihantyo. Dalam pencapaian program KB, ia berharap masyarakat juga mensukseskannya. Program ini bertujuan untuk membangun masyarakat tangguh. Danrem 121/ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo juga menyampaikan pamitan kepada masyarakat bahwa dalam waktu tidak lama lagi akan pindah tugas ke Surabaya. Ia berharap kepada masyarakat untuk ikut mengawasi anggota TNI di lapangan sehingga tetap menjadi sosok TNI yang dekat dengan masyarakat. Kegiatan Danrem 121/ABW di Ketapang selain membuka pencanangan pelayanan KB Kes TNI terpadu, juga dirang-

Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH dan Danrem 121/ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo tukar cenderamata- foto oman Humas. kai dengan pasar murah, grebeg pasar, sarasehan berhadiah serta kegiatan sepeda hias. Pencanangan KB Kes terpadu tingkat Kalbar yang dipusatkan di Ketapang, dihadiri juga Ke-

pala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Ir. Dwi Listyawardani, M.Sc.DipCom, Wakil Bupati Ketapang, Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, dan lain-lain. Bakti Sosial KB-Kesehatan TNI

yang bertujuan mensukseskan program kependudukan dan Keluarga Berencana dalam rangka mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang berkualitas, bahagia, sejahtera, dan tangguh.


12

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013 apai kato kito

Keluarga Penentu Keberhasilan Pendidikan NANGA PINOH. Keberhasilan pendidikan tidak semata-mata tanggung jawab sekolah sebagai lembaga formal. Namun juga ditentukan lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Sekolah , keluarga dan masyarakat ini sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Istilah tiga pusat pendidikan tersebut pertama kali digunakan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara. Menurut Ki Hajar, ketiga lingkungan tersebut berperan penting bagi keberhasilan pendidikan anak, kata Kepala sekolah SMP 1 Nanga Pinoh, Meselius Iteng, AMd.Pd. Lingkungan keluarga adalah lingkungan internal yang berjalan secara alamiah, antara orangtua dan anak. Didalamnya terdapat interaksi yang begitu kenal yaitu asih-asuh-asah, saling mengisi, menyayangi, merindukan, memahami, menjaga, memelihara nilai, etika, agama, dan sosial. Lingkungan sekolah merupakan lingkungan pendidikan formal yang dibentuk secara sengaja dan dilembagakan. Di dalamnya terjadi hubungan antara guru dengan siswa yang menjadi tujuan utamanya membutuhkan kecerdasan intelektual secara akademi, spiritual, dan moral yang diberikan melalui pendidikan PPKn dan pendidikan agama. Dilaksanakan secara berjenjang dan sistematis termuat dalam kurikulum. Lingkungan masyarakat adalah lingkungan pendidikan non formal yang penyelenggaraan melibatkan partisipasi masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh politik tidak dibatasi oleh jarak dan waktu, banyak yang terlibat. Dalam tatanan pergaulan dapat memengaruhi sikap, tata laku, kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual dan kecerdasan financial. Lantas dipaparkannya, dewasa ini hubungan antara ketiganya tidak lagi menjadi kekuatan utama dalam membangun pendidikan. Hal ini terlepas dari derasnya globalisasi, informasi dan moderenisasi. Akibat proses perubahan tersebut telah membuat manusia dari proses hidup alamiah menjadi individualistis dan materialistis. Segala sesuatu dapat di peroleh dengan mudah dan tidak lagi mengenal tapal batas. Oleh Mc.Luham disebut Desa Buana ( Global Village ) yang merambah setiap sisi kehidupan manusia. Itang menilai, gejala tersebut telah membuat retaknya peran penting pendidikan antara sekolah keluarga-masyarakat. Guru yang dulu di anggap kamus berjalan kini telah terpinggirkan oleh melimpahnya media informasi baik cetak maupun elektronik. Sekolah yang dulunya dijadikan idaman untuk menjamin masa depan yang cerah di kalahkan oleh bisnis barang yang memberikan jaminan keuntungan dan kesejahteraan hidup. Menurutnya, fenomena seperti ini akan mengurangi tingkat kepedulian keluarga, dan masyarakat terhadap sekolah akhirnya tak dapat dipungkiri dengan situasi seperti ini sekolah dihadapkan pada krisis nilai yang tidak jarang menjadi sumber kritik dari para pengguna jasa pendidikan.(aji)

MELAWI MEMBANGUN

Firman Wanti-wanti Persoalan Narkoba NANGA PINOH. Bupati Melawi, H Firman Muntaco SH, MH, sangat peduli dengan persoalan bahaya narkotika dengan jenisnya. Setiap kesempatan bertemu dengan warga Melawi, Firman selalu mengingatkan bahaya narkoba. Pada generasi muda, Firman berpesan jangan sekali-sekali mendekati barang haram narkoba. Khusus orang tua, Firman meminta, agar mereka waspadai terhadap penggunaan obatobat terlarang. Jangan sampai anakanak terjerumus pada narkoba. Dia pun meminta, agar jangan sampai kebiasaan ngelem atau menghisap zat tertentu dari lem besi sudah menjadi hal yang biasa di kalangan anak-anak dan pelajar di Melawi. Firman menilai aktivitas itu sudah sangat membahayakan kesehatan. Karena pengawasan dari orang tua harus sangat diperlukan agar anak-anaknya tidak terjebak menggunakan narkoba atau ngelem. Korbannya sudah banyak. Makanya saya meminta agar orang tua memer-

hatikan anak-anaknya. Agar jauh dari penggunaan narkoba atau sampai ngelem atau ngefly seperti menggunakan obat batuk yang dicampur dengan minuman tertentu, pintanya baru-baru ini. Bahkan, saat Ketua Komnas Perlindungan Anak, Kak Seto mengunjungi melawi saat Ekspo pembangunan Melawi II, Firman meminta agar menyampaikan realitas yang ada di daerah serta membicarakannya di tingkat pusat. Terutama terkait dengan penyalahgunaan zat-zat berbahaya yang ada di dalam lem. Dia ingin, kedepan perlu dibuat kebijakan terkait dengan penyalahgunaan zat yang terdapat pada lem besi yang bisa berakibat negatif bagi kesehatan tersebut. Misalnya, menciptakan lem yang tidak ada zat atau bahan yang ada kaitannya dengan narkotika. Mungkin bisa saja nanti ada zat pengganti yang dapat dipakai di lem besi sehingga tidak lagi disalahgu-

nakan oleh anak-anak. Kesalahannya memang bukan pada lem tersebut, namun lebih pada pemanfaatan lem tersebut yang kemudian dipakai oleh anakanak untuk ngelem, ucapnya. Selain itu, terkait persoalan tersebut, Firman juga meminta kepada Kapolres Melawi supaya melakukan tindakan tegas dan mengawasi anak-anak pemakai narkoba. Karena sudah jelas, penggunaan narkoba akan membuat masa depan generasi muda menjadi Firman Muntaco. DOK suram. (aji)

Jalan Sebaju-Ella Kembali Rusak NANGA PINOH. Jalan Nanga Pinoh- Ella Hilir, terutama Sebaju menuju Ella Hilir kembali rusak parah. Lantaran terus-menerus diterpa hujan, dan merupakan jalur yang sering padat lalu lintas mesti segera diperbaiki Walau sebelumnya, pemkab Melawi telah melakukan perawatan pada jalan yang rusak akhir tahun lalu dan awal tahun ini di beberapa titik. Namun, kini beberapa titik jalan tersebut kembali rusak. hingga membuat warga kesulitan untuk melintasi. Kalau musim hujan, Jalan Ella Hilir ke Sebaju tidak bisa dilintasi. Bisa-bisa 4 hingga 5 jam baru sampai dari Ella Hilir ke Nanga Pinoh. Padahal jaraknya, hanya 48 KM. Jika bagus hanya memerlukan 45 menit, ungkap warga Ella Hilir, Sajirin, kemarin.

Bahkan ungkapnya, saat hujan ada kendaraan yang tidak bisa bergerak sama sekali. Terutama sepeda motor besar dengan ban motor. Lantaran dimasuki tanah merah kental. Banyak orang yang lebih memilih memecahkan tutup lumpur agar bisa melintasi jalan setelah hujan. Jika tidak dipecahkan, terpaksa menginap di jalan. Sebab, motor benar-benar tidak bisa bergerak sama sekali, ungkap Sajirin. Kondisi jalan buruk ini, bukan hanya dirasakan pengendara saja. Seluruh warga Kecamatan Ella Hilir dan kecamatan Menukung merasakan akibatnya. Terutama di sektor ekonomi. Harga barang di kedua kecamatan ini mahal. Terutama kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) termasuk bahan bakar. Harga

bensin saja paling murah Rp 9 ribu perliternya. Kondisi ini jelas membuat warga tertekan secara ekonomi. Di sisi lain, hasil produksi warga, seperti karet harganya lebih murah dibandingkan dengan di Nanga Pinoh. Ini terjadi lantaran biaya transportasi yang dikeluarkan pedagang di harus dibebankan pada konsumen dan petani. Lantas ungkap Sajirin, jalan yang tidak beraspal jalan ini hanya belasan kilo saja. Dari Nanga Pinoh ke Sebaju sudah diaspal dan sangat enak untuk dilalui kendaraan. Hanya dari Sebaju ke Ella Hilir saja yang masih jalan tanah sedikit batu alam. Jika memang tidak ada anggaran untuk mengaspalnya. Diberi pasir batu atau sertu yang tebal saja jalan ini sudah enak dilintasi walau musim hujan.

Namun, pemberian sertu ini pengerjaannya harus berkualitas baik, sarannya. Sajirin juga menyarankan, pengerjaan ini tidak perlu melalui tender atau melibatkan pihak ketiga. Swakelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) pun sudah bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga Ella Hilir dan Menukung. Dinas PU memiliki armada. Bahkan, ada alat berat baru yang dimiliki oleh Dinas Pertanian. Peralatan ini bisa dimanfaatkan untuk memberi sertu di jalan Sebaju menuju Ella Hilir. Itu solusinya, pungkasnya. Terpisah, warga yang juga mantan Kepala Dusun Sebaju, Nurdin mengungkapkan, sulitnya akses jalan Nanga Pinoh-Ella, terutama di Sebaju membuat warga memilih jalan alternatif. Jalan alternatif

dibuat salah satu perusahaan yang aktif di Sebaju. Namun sayang, lantaran jalan tersebut dilintasi serta sering hujan hingga membuat jalan alternatif pun rusak. bahkan, kini sulit untuk dilintasi. Awalnya kita memilih jalan alternative, namun kini jalan alternatif tersebut juga sudah rusak dan sangat sulit untuk dilintasi. Kalau tidak ada keperluan yang sangat mendesak, warga Sebaju tidak akan keluar dari kampong, ulasnya. Kini, terang Nurdi, warga Sebaju sangat kebingungan untuk keluar kampong. Semua jalan yang ada sudah sangat sulit dilintasi. Hingga itu, dia meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang ada. Kita bingung mau menggunakan jalan apa, pungkasnya. (aji)

SINTANG RAYA Lahan Parkir Bertambah

Buat Akta Tak Perlu Keputusan PN

Hatta: Dulang PAD dari Sektor Perparkiran

Pengajuan Akta Membludak

apai ji kitak

SINTANG. Dinas Perhubungan Sintang sejak April kemarin mempunyai objek baru untuk pungutan retribusi parkir. Lokasi itu meliputi di areal perbankan dan sentra bisnis. Hanya saja retribusinya tidak dipungut secara langsung pada masyarakat. Kalau sebelumnya bank tidak memHatta. IST punyai kewajiban retribusi parkir. Kini setiap kendaraan yang parkir di perbankan dikenai biaya parkir. Tapi mekanisme penarikan retribusi tidak dilakukan secara langsung, kata Kepala Dinas Perhubungan Sintang, Hatta, kemarin. Menurut Hatta, berdasar kesepakatan, untuk penarikan retribusi parkir di perbankan dan lembag a keuang an t idak ditempatkan juru parkir. Melainkan pihak yang mempunyai areal tersebut menanggung penuh beban retribusi parkirnya, sesuai dengan perhitungan yang dilakukan. Kesanggupan tersebut, lanjut Hatta, tentu disambut baik pihaknya. Meski sempat diwacanakan untuk penempatan juru parkir. Hanya saja, perbankan di Sintang kebanyakan menolak, karena alasan demi kenyamanan nasabah. Ada pun setiap bulan retribusi parkir yang dikenakan ke perbankan dan lembaga keuangan itu senilai Rp. 150 ribu. Kemudian dana tersebut juga bukan disetor ke dinas Perhubungan, tetapi langsung ke DPPKA. Kita hanya mengatur secara aturan. Kalau masalah pembayaran kita tidak menangani, kata Hatta. Hatta menambahkan, pembayaran retribusi parkir langsung ke DPPKA, itu, otomatis akan tercatat sebagai pemasukan daerah. Maka potensi demikian, kedepan akan terus dijajaki guna mendorong pendapatan bagi daerah dari sektor parkir. Sementara itu, mengenai total pendapatan yang diperoleh dari objek retribusi parkir di areal perbankan Hatta tidak bisa merincikan. Lantaran data tersebut dikelola bidang teknis, namun dipastikan potensi yang sudah digali menopang peningkatan PAD. Kendati demikian, Hatta tidak menampik masih banyak potensi yang belum tergali dari sektor parkir. Karena itu kedepan potensi tersebut akan terus dimaksimalkan. Namun semua masih butuh penjajakan, agar tidak menimbulkan polemik. (din)

SINTANG. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sintang mengumpulkan seluruh Camat, di ruang rapat Sekda, Rabu (29/5). Para camat dikumpulkan untuk mendengarkan pemberitahuan mengenai keputusan penting dan terbaru, terkait administrasi kependudukan. Pertemuan yang dipimpin Asisten II Setda Sintang, H Hotler Panjaitan, menyampaikan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 18/PUU-IX/2013, tanggal 30 April 2013. Keputusan itu menyatakan, mulai 1 Mei 2013 pelaporan dan pembuatan akta kelahiran di Kabupaten Sintang yang melampau batas 1 tahun, tidak perlu penetapan Pengadilan Negeri (PN) Sintang. Cukup ditangani langsung Disdukcapil Sintang. Terkait keputusan MK diatas,

saya minta seluruh camat, kepala desa dan kepala dusun untuk mensosialisasikan kebijakan yang penting ini secara berjenjang, supaya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat karena akta kelahiran wajib dimiliki. Dan Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan pembuatan akta kelahiran ini, pesan Hotler. Penyampaian penting lainnya adalah pemanfaatan e-KTP dengan card reader. Karena e-KTP terdapat Chip yang menyimpan biodata, foto, tanda tangan dan sidik jari. Masyarakat masih bisa memfotokopi e-KTP, tetapi seluruh instansi pelayanan publik dan badan usaha wajib menyediakan card reader atau mesin pembaca, dan dilarang memfotokopi e-KTP

masyarakat untuk kepentingan pelayanan, tegas Hotler. Semua unit kerja dan badan usaha pelayanan, lanjut Hotler, wajib memiliki mesin pembaca e-KTP paling lambat akhir 2013. Sampai tanggal 27 Mei 2013, perekaman e-KTP di Kabupaten Sintang sudah mencapai 201.312 jiwa atau 72, 63 persen dari target yang ditetapkan Kemendagri sebanyak 277.177 jiwa. KTP lama atau non elektronik akan tidak diakui lagi terhitung 1 Januari 2014, kata Hotler. Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sintang Syarif Muhammad Taufik mengimbau, seluruh masyarakat yang belum mengurus akta kelahiran untuk segera memanfaatkan kebijakan tersebut. Segera siapkan persyaratannya, upayakan datang sendiri ke Dis-

dukcapil untuk menghindari kesalahan data, kalau pun tidak bisa datang ke Kota Sintang, silakan kirim perwakilan. Tetapi upayakan data dan persyaratan sudah valid dan lengkap, pintanya. Disdukcapil, lanjut Taufik juga akan jemput bola, dengan turun ke kecamatan dan desa yang strategis. Untuk pengurusan akta kelahiran gratis, sedangkan akta lain ada biayanya. Kami akan bekerja keras menyambut keputusan ini. Hari ini berkas masuk, besoknya akta kelahiran sudah bisa diambil, yakin Taufik. Taufik mengatakan, bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Sintang sudah memiliki card reader. Justru diakuinya Disdukcapil Sintang serta unit kerja dan badan usaha yang belum punya. Kepada unit kerja dan badan usaha yang sering minta fotokopi

e-KTP. Sekarang dilarang memfoto copy dan wajib menyiapkan card reader. E-KTP juga akan diputuskan untuk seumur hidup, kata Taufik. Ia menyarankan, agar masyarakat menyiapkan master e-KTP. Caranya difotokopi satu kali, dipotong lalu di laminating. Nah yang di laminating inilah yang di copy, jika nantinya harus diperlukan fotokopi e-KTP. Yang aslinya aman dan disimpan, ucapnya. Ditambahkan Taufik, perekaman e KTP di Kecamatan Serawai sampai hari ini sudah mencapai 8.721 keping. Namun fisik e-KTP satu pun belum ada yang jadi. Hampir sama dengan Kecamatan Binjai Hulu, dari perekaman 6.536 baru satu orang yang fisik e-KTP nya sudah jadi. Total fisik e-KTP sampai hari ini baru 107. 110, pungkasnya. (din)

Kalahkan PSK, Penderita HIV/AID Dominan Masyarakat Umum S I N T A N G . Jumlah Penderita HIV/AID di Kabupaten Sintang terus mengalami peningkatan. Kurun lima tahun sejak 2006 hingga April 2013 terdapat 184 Kasus HIV/AIDS ditemukan di Kabupaten Sintang. Mirisnya, dari data yang ada sebagian besar penderita tersebut diderita oleh masyarakat umum bukan Pekerja Seks Komersial (PSK). Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sintang mencatat dari 184 penderita HIV AID yang terdata di KPA Sintang hanya 60 orang yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) selebihnya adalah pekerja swasta dan ibu rumah tangga. Secara global dari data yang ditemukan di RSUD hanya 60 di antaranya sebagai PSK, sedangkan yang lain 92 orang sebagai pekerja swasta, 29 orang sebagai ibu rumah tangga, dan tiga orang belum terdeteksi pekerjaanya, kata Ika Rizka, Bagian Pengelolaan Program KPA Sintang. Dari jumlah 184 orang yang dite-

mukan di RSUD Sintang, diakui Ika, yang merupakan warga Sintang hanya 131 orang selebihnya adalah warga dari Kabupaten lain. RSUD Ade Mohammad Djoen Sintang merupakan rumah sakit rujukan di wilayah timur Kalbar. Makanya, banyak masyarakat dari kabupaten lain yang ditemukan di Sintang, ucapnya. Tidak hanya itu, lanjut Ika, dari 184 penderita HIV/AIDS yang terdata di Kabupaten Sintang, sebagian besar diderita oleh orangorang yang masih produktif. Hanya sebagian kecil saja yang sudah berumur lanjut usia. Masalah ini adalah masalah bersama bagi kita. Perlu perhatian serius bersama karena ancamannya bukan orang lanjut usia melainkan usia produktif, kata Ika. Diakui Ika, pemberantasan HIV/ AIDS bukanlah sesuatu hal yang mudah. Mereka yang terinfeksi tidak keseluruhannya mau memeriksakan diri ke rumah sakit. Kesulitan lain untuk mengetahui orang yang menular terinfeksi virus HIV,

karena orang yang mengidap virus HIV susah dinilai. Kita juga tidak bisa langsung melakukan pengecekan darah, karena untuk melakukan pengecekan darah harus mendapatkan persetujuan dari penderita tersebut, jelas Ika. Menurutnya tidak ada ciri ciri HIV AIDS secara fisik yang spesifik untuk penderita, karena Penyakit HIV AIDS menyerang kekebalan tubuh. Penyakit HIV /AID bisa menyerang siapa saja. Dan penyakit ini susah untuk di deteksi, kata Ika. Mencegah penularan virus HIV/ AIDS, KPA Kabupaten Sintang telah melakukan berbagai penyuluhan terhadap remaja dan masyarakat. Dalam program penanggulangan HIV penyuluh tidak hanya mencari penderita, namun penyuluh juga memberikan pemahaman HIV kepada masyarakat, khususnya remaja. Perhatian lain dukungan sosial perlu disikapi. Artinya, di sini peran stakeholder dalam memberikan dukungan melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) sangat diperlukan (din)

Sekretariat Dewan Butuh Humas dan Protokoler S I N T A N G . Kinerja Sekretariat DPRD Sintang dirasakan sulit maksimal tanpa dukungan fasilitas dan personil yang memadai. Demikian diungkapkan Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Sintang, Abdul Sufriyadi SH, MSi, pada Rakyat Kalbar, kemarin. Abdul mengatakan, sampai saat ini di Sekretariat DPRD Sintang belum ada Bag ian Humas dan Protokoler. Padahal bag ian tersebut dinilai sangat penting dan strategis untuk menunjang kinerja sekretariat. Humas dan Protokoler berperan mengatur perjalanan dinas DPRD dan

Sekretariat DPRD, menyebarluaskan pemberitaan kegiatan DPRD, menampung dan menyalurkan usul atau pendapat masyarakat serta menyusun laporan kegiatan Sekretariat DPRD. Sebenarnya dari sisi aturan sudah ada. Sudah ada Peraturan Daerah (Perda)nya. Tinggal Peraturan Bupati (Perbup) saja, ujarnya. Abdul berharap, Bagian Humas dan Protokoler dapat direalisasikan 2013 ini. Tugas DPRD itu meng imbang i eksekut if. Past inya butuh fasilitas dan personil memadai termasuk Bagian Humas dan Protokoler, pungkas Abdul. (din)


UNCAK KAPUAS

KAPUAS HULU

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

Dana PNPM Mandiri Perdesaan Integritas 2013 Sudah Terserap 40 Persen dibicarakan dengan orang-orang yang berkompeten. Jangan sampai desain RAP yang telah disusun diubah semaunya. Kemudian harus taat kepada mekanisme, tegas Ibrahim dihadapan PJo dan fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi setiap kecamatan se-Kapuas Hulu. PJO kecamatan diharapkan terus memonitoring dan selalu menjalin komunikasi dengan pelaku-pelaku PNPM di lapangan. Bila ada permasalahan agar cepat diselesaikan, tanpa ditunda-tunda. Cepat tanggap dengan merumuskan metode penyelesaiannya yang baik terhadap sekecil apapun permasalahan yang timbul. Sebab kalau dibiarkan dapat dimasuki oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Ibrahim mengungkapkan, terkait PNPM Mandiri Perdesaan ini ada dua kecamatan yang telah diaudit BPKP. Proyek fisik yang dilaksanakan dengan baik harus sesuai

PUTUSSIBAU. Pencairan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Integrasi 2013 untuk hampir semua kecamatan di Kapuas Hulu, sudah terealisasi 40 persen, baik dari APBN maupun APBD. Agar dana ini dimonitor dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada yang merubahnya di tengah jalan pelaksan aannya, ketika design awalnya telah ditetapkan dan disepakati, kata Drs Ibrahim MSi, Kepala Badan Pemberdayaan Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPDPKB) Kapuas Hulu saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi, di Gedung MABM, Rabu (29/5). Memang diakui Ibrahim, dalam proses pelaksanaannya bisa saja berubah, yang disebabkan oleh beberapa faktor. Namun bilapun terpaksa diubah harus terlebih dahulu

KPID Kalbar Ajak Masyarakat Jadi Penontot Cerdas PUTUSSIBAU. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar mengajak masyarakat untuk menyaring siaran yang dibaca, ditonton atau pun didengar. Sehingga masyarakat, khususnya menjadi penonton yang cerdas, karena tidak semua apa yang ditampilkan atau disiarkan itu baik. Wakil KPID Kalbar, Dra Sarmini mengatakan, pihaknya berupaya untuk memberikan gambaran kepada remaja agar menjadi penonton yang cerdas. Sisi-sisi percontohan yang harus dihindarkan juga dijabarkan. Disamping itu, KPID juga membina dan membentuk moral yang lebih positif, sehingga siaran yang tidak produktif bisa ditangkal oleh kalangan yang masil labil. Dari itu kita juga kenalkan tayangan yang melanggar pedoman dan standar penyiaran. Disini apa yang harus dihargai juga disampaikan, karena remaja ini cukup labil dan rentan meniru apa yang disaksikannya. Pada intinya KPID berusaha mengusung moral bangsa dan target utama kami adalah perempuan, anak-anak dan

remaja, terangnya, baru-baru ini ketika berkunjung ke Putussibau. Siaran saat ini, menurut Sarmini belum terdapat pelanggaran-pelanggaran yang fatal. Kendati demikian aduan terhadap siaran yang kurang mendidik telah banyak diterima. Untuk pelanggaran secara lokal belum ada. Namun aduan masyarakat juga ada yang sudah masuk, ungkapnya. Secara teknis, tambah Sarmini, KPI atau pun KPID melakukan boikot penyiaran (pelarangan penyiaran) apa bila siaran yang disampaikan mengandung unsur-unsur yang berlawanan dengan etika. Salah satunya terkait pelecehan terhadap nasionalisme dan pelecehan terhadap kelompok tertentu. Kalau penyiaran tersebut baik iklan atau pun talk show yang melanggar etika, seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya asal-asalan pasti dilarang. Ini pernah terjadi pada salah satu talk show. Dalam pelarangan tersebut KPI juga melalui tahapan-tahapan tertentu yang dilandasi dengan laporan masyarakat, tutupnya. (aRm)

dengan RAP, tidak menyimpang, apa lagi menurunkan kualitasnya. Desain RAP harap dibuka kepada masyarakat, terutama kepada pengawas. Sebab masyarakat sudah kritis. Kemudian berdasarkan analisa BPKP, masih banyak UPKUPK yang administrasinya lemah, terutama administrasi keuangan, kata Ibrahim. Ketua PJo PNPM Kapuas Hulu M Nasharuddin SE, menuturkan rapat koordinasi ini rutin dilaksanakan tiga bulan sekali. Tujuannya untuk mengevaluasi progres dan tahapan kegiatan yang telah dilakukan. Rakor seperti ini sudah dua kali kita laksanakan, yang pertama pada Februari yang lalu. Rakor ini melibatkan PJo dan fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi setiap kecamatan, tutup pria yang juga menjabat Kabid Kelembagaan Sosial dan Ekonomi Desa ini. (aRm)

26 Tim Siap Bertarung Di Kejuaraan Badminton Ganda Putra P UTUSSIBAU . Sebanyak 26 pasang tim ganda putra siap bertarung dikejuaraan badminton ganda putra, dalam rangka Hari Jadi Kota Putussibau ke-118. Turnamen ini dibuka Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kapuas Hulu, Bung Tomo SHut MM, Selasa (28/5) sekitar pukul 19.00 WIB di lapangan badminton Komplek SKB. Kejuaraan yang berlangsung hingga tanggal 30 Mei ini, selain sebagai ajang silaturrahmi, juga untuk menyalurkan minat dan bakat masyarakat Kapuas Hulu. Untuk itu diharapkan peserta menjunjung sportivitas. Apa lagi selama ini, kejuaraan badminton sangat minim digelar. Turnamen ini sekaligus juga untuk memasyarakatkan badminton. Karena sebenarnya peminat banyak, hanya saja memang even yang kurang. Tidak seperti sepak bola, futsal dan volly, yang rutin, jelasnya.

Bung Tomo -Arman Hairiadi Untuk itulah Pemkab dan KONI melalui PBSI rencananya pada bulan September nanti akan menggelar kejuaraan

bulu tangkis yang lebih besar. Rencana ini setelah kita banyak mendengar masukan-masukan, tandasnya. (aRm)

13

ningkau nuan

Baru 12 Kecamatan Nikmati Air Bersih PDAM PUTUSSIBAU. Ketersedian air bersih masih menjadi masalah serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu. Dari 23 kecamatan, baru 12 kecamatan yang sudah memiliki PDAM dengan total 9.263 pelanggan tersebar. Kemampuan keuangan daerah dan sumber air bersih menjadi kendala utama belum Emmanuel Haraan Ryanto adanya PDAM di beberapa kecamatan. Untuk membangun PDAM di satu kecamatan setidaknya memerlukan dana sekitar Rp 5 miliar. Sementara APBD Kapuas Hulu terbatas. Total pelanggan sebanyak 9.263. Pada tahun 2011, pelanggan sebanyak 606 dan tahun 2012 sebanyak 286, kata Emmanuel Haraan Ryanto STh, Direktur PDAM Putussibau kepada Rakyat Kalbar di ruang kerjanya, Rabu (29/5). Saat penyampaian Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2012, Ketua Pansus LKPj DPRD Kapuas Hulu memberikan rekomendasi bidang PDAM. Rekomendasi yang dibacakan Ketua Pansus Ir Agustinus Kasmayani MH itu menyebutkan dana penyertaan modal kepada PDAM pada 2012 sebesar Rp 2 miliar. Namun dari dana tersebut, baru terpasang 136 rumah tangga yang teraliri dari sistem instalasi PDAM. Untuk itu Pansus merekomendasikan Bupati bersama-sama DPRD agar melakukan evaluasi terhadap kinerja PDAM. Menanggapi rekomendasi itu, Emmanuel langsung konfirmasi kepada Ketua Pansus. Pasalnya tidak mungkin dalam tahun 2012 itu PDAM hanya memasang sebanyak 136 langganan baru. Angka dari Dewan itu, mungkin pelanggan yang aktif. Sebab sebelumnya banyak juga pelanggan yang diputuskan dan lain sebagainya, jelas dia. Menurut Emmanuel, anggaran sebesar Rp 2 miliar itu, bukan semata-mata untuk penggunaan pelanggan baru. Tapi juga untuk mendanai yang lainnya, seperti penggantian pipa, dan sebagainya. (aRm)

BUMI DARANANTE

apai ji kitak

ESDM Minta Tambahan Kuota LPG 3 Kg SANGGAU. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sanggau menilai dan prihatin dengan kuota elpiji (LPG) 3 Kg yang jauh di bawah standar. Mencermati kondisi itu, ESDM berencana akan mengusulkan kuota tambahan, guna memenuhi kebutuhan elpiji untuk masyarakat di Bumi Dara Nante yang selama ini dirasa kurang. Sudah kita usulkan, suratnya masih diproses. Mungkin masih di meja bapak Kepala Dinas, ujar Hawari, Kepala Seksi Pengawasan Energi pada Dinas ESDM Kabupaten Sanggau Diungkapkannya saat ini kuota elpiji 3 Kg untuk Kabupaten Sanggau untuk 2012 sebanyak 91.140 tabung atau diperkirakan sekitar 8000 tabung per bulan. Kuota yang ada sekarang, kata dia, baru mampu memenuhi separuh dari kebutuhan riil masyarakat di Kabupaten Sanggau. Karenanya, ESDM Sanggau akan mengusulkan tambahan kuota sebanyak dua kali lipat dari kebutuhan sebelumnya untuk 2013. Hawari tak menampik keras menerima laporan terkadang adanya kelangkaan dan sempat harga menjadi malah. Kita sering mendapatkan laporan, ada yang mengatakan elpiji 3 Kg mencapai Rp 25 ribu per tabung. Begitu mendapat laporan itu, kami langsung turun ke lapangan, tegasnya. Pantauan ESDM di lapangan, pasokan elpiji 3 Kg yang diperoleh para pedagang dengan cara membeli di daerah lain. Ya, terkadang ada yang dipasok dari daerah lain. Karena memang pasokan elpiji kita sangat kurang, tukasnya. (SrY)

Alamak! Siswa Dipungut Rp 100 Ribu Untuk Administrasi SANGGAU. Kebijakan SMA Negeri I Sanggau menarik dana sebesar Rp 100 ribu per siswa, sebagai biaya kelulusan, mendapat protes dari para orangtua murid. Ketetapan pihak sekolah itu dinilai membebani siswa dan terindikasi pungutan liar (pungli). Pasalnya, rincian biaya yang disampaikan sekolah untuk membeli map, fotokopi dan lainnya tidak sampai membutuhkan dana sebesar itu. Saya untuk membeli ini dan itu, tidak sebesar itu. Palingpaling Rp 10 ribu lah. Tapi ini dipungut malah Rp 100 ribu, jadi sisa uang itu untuk apa. Kalau demikian kan, sama juga dengan pungli, beber salah seorang orang tua murid yang minta namanya tidak dikorankan, kemarin. Selain itu ia mempertanyakan, apakah untuk keperluan fotokopi, beli map dan sebagainya itu tidak ada bantuan atau dana anggaran dari pemerintah. Selama ini, untuk kelulusan dibebankan kepada orangtua. Apakah, tidak ada bantuan atau alokasi dana dari pemerintah untuk membeli itu, timpaln ya.

M Jana S.Sos̶khusyairi

Zanuri---khusyairi

Sejatinya, dia tidak mempersoalkan pungutan tersebut, dengan syarat benar-benar digunakan untuk keperluan sekolah. Uangnya itu cukup besar Rp 100 ribu per siswa. Coba kalikan dengan jumlah siswa sekitar 120 orang, berapa duit yang didapat. Kalau jelas penggunaannya sih tidak masalah, tapi kalau sebaliknya kan menjadi masalah, tegasnya. Di samping mempertanyakan soal biaya kelulusan tersebut, para orang tua murid ini juga

sempat mempertanyakan biaya daftar ulang yang sampai saat ini belum mendapat laporan terkait penggunaannya. Biaya daftar ulang itu cukup besar. Kami hanya minta kejelasan digunakan untuk apa uang itu, imbuhnya. Terpisah, Kepala Bidang SMP/ SMA, Drs Dedet dikonfirmasi via telepon selular, Rabu (29/5) mengaku belum menerima laporan terkait persoalan itu. Kendati demikian, Dedet menutur-

kan keputusan itu sah-sah saja asalkan dibahas dan disetujui bersama komite sekolah. Menurut saya tidak perlu dipersoalkan selama pihak sekolah dan komite sepakat. Tidak ada laporan yang masuk terkait hal itu, tegasnya. Dedet memaparkan, selama ini, biaya untuk kelulusan memang dibebankan kepada orangtua bukan pemerintah. Yang ada dapat bantuan itukan cuma untuk pengawas ujian saja, kalau untuk kelulusan sepenuhnya dibebankan kepada pihak sekolah dan orangtua, ungkapnya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Sanggau, M Jana S Sos mengungkapkan, jika dana tersebut memang hanya sekedar untuk membantu, tidaklah masalah. Namun, sangat disayangkan jika dana tersebut melebihi dari ketentuan yang normal, misalnya untuk fotokopi, beli map dan lain sebagainya itu. Kan ada rinciannya dipakai untuk apa dana itu. Kalau dipakai dengan sesuai kegunaan tak masalah, tegasnya. Disinggung soal sanksi, Jana secara gamblang menjelaskan

belum bisa meng ambil t indakan apapun, karena belum menerima laporan dari para orang tua siswa. Kalau ada laporannya pasti kami proses. Tapikan kami belum menerima laporan, ungkapnya. Terpisah, Ketua LSM Citra Hanura Sanggau, Zainuri mendesak agar Dinas Pendidikan Kabupaten Sanggau segera mengambil langkah konkrit terkait persoalan tersebut. Sebab persoalan pungutan seperti ini, kerap terjadi setiap tahunnya. Persoalan ini terus berulang-ulang. Dinas Pendidikan seharusnya membuat surat edaran dan kalau perlu menentukan harga yang wajar untuk menerbitkan surat keterangan kelulusan siswa tersebut, tanpa membebankan sepenuhnya kepada siswa, tuturnya. Jika tidak demikian sambung Zainuri, hal itu akan terus dimanfaatkan dan dijadikan celah oleh pihak sekolah yang menggunakan tameng komite sekolah, untuk melakukan pungutan semaunya. Coba kalau ada aturannya, pasti kejadian ini tidak akan terulang setiap tahun, pungkasnya. (SrY)

Raja Buka Balai Nanga Cup

Raja Sanggau, ketika melakukan tendangan perdana (M Khusyairi)

SANGGAU. Merupakan agenda tahunan, turnamen sepak bola Balai Nanga Cup ke-IV Tahun 2013, kini kembali digeber. Turnament berlangsung di lapangan sepak bola Batu Guma, Balai Nanga, Desa Penyeladi, Kapuas itu, akan diikuti 80 tim se Kabupaten Sanggau dan Sekadau. Seremoni pembukaan turnamen cukup bergengsi itu, ditandai dengan tendangan perdana oleh Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara, Drs H Gusti Arman M Si, Selasa (28/5). Turnamen ini, kita harapkan dapat memberikan manfaatkan yang sebaik-baiknya dalam melahirkan bibit-bibit pemain bola yang handal dan berbakat. Namun, yang tidak hanya berkembang di tingkat lokal saja, akan tetapi hingga di tingkat nasional dan internasional, tuturnya. Pria yang akrab disapa Pak Teh ini, meminta kepada seluruh tim yang berlaga untuk men-

junjung tinggi sportifitas dan menjaga kebersamaan sehingga tidak ada timbul keributan dalam pertandingan. Jadikan momentum kali ini sebagai perekat kebersamaan antar klubklub yang ada. Nah, kepada para wasit, saya juga berharap untuk menjaga sportifitas dan tidak memihak kepada salah satu tim, pintanya. Ketua panitia penyelenggara, Sudarmin mengungkapkan, sumber dana turnamen itu berkat bantuan dari berbagai unsur, diantaranya dari uang pendaftaran tim, bantuan Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya, Drs H Gusti Arman, M Si dan KONI Sanggau sebesar Rp 5 juta. Nah, kepada seluruh pihak yang telah banyak membantu terlaksananya kegiatan ini. Kami selaku panitia dan masyarakat Balai Nanga mengucapkan terimakasih sebesarbesarnya, pungkas Sudarmin. (SrY)


14

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

LANDAK EDO’

Tiga Pelajar Berprestasi Minta Beasiswa injeh karaja

Salah satu contoh ID Pendeta yang dikeluarkan Kasi Bimas Kristen Kemenag, sebagai tanda pengenal bagi penyuara jalan Tuhan. ANTONIUS SUTARJO

BIMAS KRISTEN Keluarkan ID Pendeta NGABANG-RK. Kepala Seksi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Landak menyatakan 30 lembar kartu identitas (ID) sudah dikeluarkan untuk para pendeta. Masih ada 1000 lebih pendeta yang harus memiliki kartu tersebut. Pemberian ID tersebut sebagai bentuk perhatian dari Kasi Bimas Kristen Kantor Kemenag Landak. Saya tetap berupaya memberikan perhatian kepada lembaga-lembaga Gereja, baik secara fisik yakni bangunan maupun pengelolanya. Para pimpinan Gereja yang biasa disebut gembala sidang atau para pendeta yang sudah dilantik oleh pimpinan sinodenya akan kita akomodir, ujar Hariyanto Uar, Rabu (29/5). Pemberikan kartu identitas kepada para pendeta, disamping sebagai penertiban, kepemilikan ID tersebut juga sebagai bentuk perhatian kepada pengembala umat yang ada di Landak. Pemberian ID sesuai arahan dari Bimas Kristen Kemenag Kalbar. Karena salah satu tujuan pemberian kartu identitas kepada para pendeta, untuk mengetahui secara pasti pendeta yang ada di Gereja Kristen Landak dalam melaksanakan tugasnya. Disamping sebagai alat kontrol bagi mereka. Untuk mengantisipasi munculnya taksiran negatif terhadap khutbah yang dilakukan oleh pendeta dan melenceng dari ajara Injil. Yang memicu ketersinggungan umat diluar agama Kristen yang mengarah pada munculnya konflik SARA, jelas Uar. (tar)

Harumkan Nama Landak di Kancah Nasional N GABANG -RK. Tiga atlet berprestasi Landak meminta perhatian dari Pemkab dalam bentuk beasiswa. Siswa SMAN 02 Ngabang ini mengharumkan nama Kabupaten Landak di kancah nasional. Ketiga atlet pelajar tersebut, Ardian Paham yang meraih juara pertama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) cabang tinju kelas 46 kilogram. Tak tanggungtanggung, Ardian meraih dau mendali emas. Tak banyak yang dimintanya, Pemkab Landak bisa memberikan penghargaan melalui beasiswa. Sehingga bisa mengurangi bebannya menuntut ilmu di SMAN 02 Ngabang. Keinginan serupa juga diharapkan Andarwan, peraih perungu cabang tinju kelas 52 kilogram pada kejuaraan POPDA beberapa bulan lalu. Kemudian Yosua Gunawan juara cabang volley indor POPDA juga mengharap beasiswa. Petinju favorit saya adalah Chris John sedangkan petinju idola saya Daud Cino Yordan.

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Chris John dengan kecepatan pukulan sedangkan Daud dengan kekuatan pukulan. Jadi saya ingin ketemu dan sparing latihan anak asuh keduanya untuk menimba ilmu pada cabang olahraga tinju, harap Ardian. Kepala SMAN 02 Ngabang Matheus Asnol mengharapkan apa yang diinginkan anak didiknya dikabulkan Pemkab Landak. Dia selalu memberikan dispensasi kepada anak didiknya untuk mengembangkan diri melalui kemampuan yang dimilikinya. Saya tetap menberikan dorongan kepada mereka untuk tetap berlatih dengan baik. Bahkan kalau ada kegiatan kejuaraan terkadang mereka harus meningalkan pelajaran, saya tetap mendorong dan memberikan izin. Namum tugas sejati sebagai pelajar tetap harus dikedepankan. Pintar-pintar bagi waktu untuk sekolah dan berlatih, saran Asnol. (tar)

Tiga orang atlet Ardian (paling kanan) nomor dua dari kanan Andarwan dan paling kiri Yosua Gunawan menyampaikan keinginannya di ruang Kepsek MAN 02, Rabu (29/5). ANTONIUS SUTARJO

Tegangan Turun-Naik, Peralatan Elektronik Rusak NGABANG-RK. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Heri Saman SH MH meminta PT PLN menperhatikan kebutuhan pelanggan. Khususnya turun naiknya tegangan yang sangat berpengaruh rusaknya peralatan elektronik warga. Mengacu pada semboyan PLN memberikan pelayanan bagi pelanggan. Semboyan ini baik, namum dalam pelaksanannya, PLN mesti konsisten. Masih ada yang terlayani tetapi belum memuaskan, misalnya dijalur 2 Ngabang. Disana arus sering turun naik, termasuk di rumah dinas Ketua DPRD. Saya terkadang harus merogoh kantong

Heri Saman. ANTONIUS SUTARJO

lagi untuk menghidupkan genset apabila arus sudah mulai tidak stabil. Imbasnya tentu kerusakan alat-alat elektronik, kata Heri, Rabu (29/5). Sebaliknya, warga juga harus proaktif membayar tagihan listrik setiap bulannya. Karena akan berdampak pada pelayanan. Kita tidak boleh juga hanya menyalahkan PLN, tetapi terpenting bayar listrik tepat waktu juga membantu PLN. Artinya, apabila kita ingin mendapat pelayanan yang baik, antar pelanggan dan PLN harus saling bekerjasama, sarannya. Warga Gang Arjuna, Desa Raja, Kecamatan Ngabang se-

lama ini mengeluhkan voltase rendah tegangan listrik. Akhirnya PLN merespon keluhan warga. Respon positif tersebut dibuktikan dengan pemasangan tiang besi dan penambahan kabel JTR di Gang Arjuna. Memang dari pihak PLN hanya berikan lima tiang dengan jarak sekitar 300 meter. Di gang itu semakin bertambah pembangunan rumah warga, kedepan juga harus menjadi perhatian, guna antisipasi tegangan rendah, kata Kundori, warga Gang Arjuna, Selasa (28/5). Manajer PLN Ranting Ngabang Arif Azanny melalui SPV Distribusi Markus Hadi mengatakan,

di kota Ngabang banyak masyarakat komplain tentang tegangan rendah. Sehingga pihaknya akan terus berupaya mencari tiang-tiang yang tidak berfungsi untuk dimanfaatkan. Karena sambil menunggu hasil pengajuan atau pengadaan material dari PLN area Pontianak. Banyak daerah di Ngabang ini yang perlu pemasangan tiang dan kabel JTR untuk mengantisipasi voltase rendah seperti di Gang Arjuna yang sekarang kita mulai pasang. Kemudian Jalan Ilong, Jalan Rumah Adat Pal 2, Gang Keluarga, Gang Rukun, Gang Ekayanti dan sejumlah derah lainnya, kata Markus. (tar)

BUMI LAWANG KUARI balai betomu

Keterbatasan Sarana Perpustakaan

Pelajar Manfaatkan Halte Untuk Membaca Sejumlah perwakilan petani PT SML menggelar pertemuan dengan ketua dan sejumlah anggota DPRD Sekadau, kemarin. ABDU SYUKRI

Puluhan Petani PT. SML Ngadu ke Dewan SEKADAU. Puluhan petani sawit dari PT. Sumatera Makmur Lestari (SML) di Kecamatan Sekadau Hulu dan Nanga Taman mendatangi gedung DPRD Sekadau, kemarin. Mereka mengeluhkan sejumlah potongan yang diterapkan perusahaan terhadap hasil panen mereka. Banyak potongan dari perusahaan yang kita tidak tahu kegunaannya untuk apa, tutur Rosdianto, salah seorang perwakilan petani disela-sela kedatangannya ke gedung DPRD Sekadau, kemarin. Potongan yang dimaksud Rosdianto itu dibebankan kepada bagi hasil panen yang diterima petani plasma tiap bulan. Akibatnya, penerimaan petani plasma menjadi berkurang bahkan jauh dari kata wajar. Ada sejumlah petani plasma yang mengaku memiliki lahan belasan hektar namun hanya menerima bagi hasil kurang dari 1 juta rupiah. Temuan kita, ada pembayaran uang THR natal dan idul fitri kepada karyawan perusahaan, tapi dipotong dari uang panen petani plasma, ptotes Rosdianto. Puluhan petani plasma PT SML itu datang ke DPRD Sekadau sekitar pukul 09.00 WIB. Kedatangan mereka disambut langsung Ketua DPRD Sekadau, Aloysius Agek SH M Si dan tujuh anggota DPRD Sekadau, masing-masing Nobertus, Handy, Paulus Subarno, Jeffray Raja Tugam, Indra Brata, Albertus Pinus, dan Nehemia. Dalam pertemuan dengan warga, sejumlah anggota dewan yang hadir menggulirkan wacana untuk membuat Pansus terkait polemik perusahaan perkebunan kelapa sawit di Sekadau. Menurut para anggota dewan itu, nasib yang dialami para petani plasma PT SML juga dialami oleh sejumlah petani plasma perusahaan sawit lainnya. Terhadap rencana pembentukan Pansus ini, Ketua DPRD Sekadau, Aloysius Agek SH M Si mengamini jika memang tidak ada jalan penyelesaian lain lagi. Artinya, harus dicoba dulu langkah-langkah lain sebelum pembentukan Pansus. Kita coba dulu menggelar rapat kerja lintas Komisi dengan TP4K, eksekutif, dan perwakilan perusahaan perkebunan. Nanti kita bahas tentang tuntutan dan keluhan para petani ini. Kalau memang tidak ada jalan penyelesaian, baru kita bentuk Pansus, tukas Aloy. (bdu)

Banyak Potongan Siluman

SEKADAU. Jam baru saja beranjak dari pukul 12.00 WIB. Namun hari Selasa tanggal 21 Mei 2013 itu ada pemandangan menarik di halte sebelah utara Kompleks Terminal Lawang Kuari, Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Sebuah kendaraan mini bus bertuliskan Perpustakaan Keliling terparkir di dekat halte tersebut. Bagian belakang mobil yang didominasi biru laut itu tampak terbuka dengan bentuk yang didesain khusus. Di dalam mobil terdapat sejumlah kardus yang berisikan buku. Ada juga rak-rak yang diatasnya sudah terpajang sejumlah buku, mulai buku cerita, buku pelajaran untuk anak usia dini, hingga pelajar sekolah menengah atas. Di halte yang berada tak jauh dari mobil tersebut, terlihat sejumlah anak-anak sedang asyik membaca buku. Satu diantaranya adalah Selfi Sri Wahyuni. Masih mengenakan pakaian seragam merah-putih, kedua tangan Selfi memegang santai buku cerita tentang sebuah kisah kerajaan Indonesia pada masa lalu. Buku tersebut ia letakkan di atas bangku halte yang ia jadikan sebagai meja untuk membaca. Dua bola mata gadis 11 tahun ini juga terus memandangi kata demi kata dalam buku yang dilengkapi gambar tersebut. Sesekali ia terlihat membuka lembaran demi lembaran buku yang dipegangnya itu. Selfi yang merupakan pelajar kelas 5 SD Negeri Nomor 1, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau ini tampak begitu antusiasnya

DATA PERPUSTAKAAN KAB. SEKADAU 1. 2. 3. 4. 5.

Perpustakaan Daerah/ Kabupaten Perpustakaan Desa Perpustakaan Sekolah Perpustakaan Khusus Mobil Perpustakaan Keliling

: 1 buah. : 10 buah : 97 Sekolah : 2 buah : 1 buah

Sumber : Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kab. Sekadau

Selfi dan tiga rekannya lagi asik membaca buku di halte bagian utara kompleks Terminal Lawang Kuari Sekadau, Selasa (21/5/2013). ABDU SYUKRI membaca. Deru mesin kendaraan angkutan umum yang keluar-masuk kompleks terminal antar kota dalam kabupaten dan antar kota dalam provinsi itu sama sekali tidak mempengaruh konsentrasinya dalam membaca. Suara teriakan kondektur bus dan calo tiket yang sedang mencari penumpang terdengar cukup jelas dari tempat Selfi berada. Namun pemilik rambut sedada itu tak bergeming sedikit pun. Bersama tiga rekannya yang lain, Selfi masih tetap konsentrasi membaca buku di hadapannya. Bagi Selfi dan rekan-rekannya, membaca buku adalah kesem-

patan yang langka. Mumpung ada mobil Pusling (Perpustakaan Keliling) ini lah kesempatan kita untuk membaca buku, demikian kata-kata yang meluncur dari mulut Selfi kepada awak koran ini disela-sela kegiatannya membaca buku cerita tersebut. Mobil perpusatakaan keliling yang mangkal di Terminal Lawang Kuari Sekadau itu merupakan satu-satunya mobil perpustakaan milik Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kabupaten Sekadau. Mobil yang mampu memuat maksimal 300 buah buku itu tidak selamanya bisa mangkal di Terminal Lawang

Kuari Sekadau. Bagi Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumetasi Kabupaten Sekadau, mobil perpustakaan keliling merupakan saranan untuk mendekatkan perpustakaan dengan masyarakat. Sistemnya adalah dengan cara jemput bola, yakni mendatangi masyarakat secara langsung. Namun sarana mobil ini belum lah bisa maksimal. Maklum saja, Kabupaten Sekadau yang terdiri dari 7 kecamatan memiliki daerah yang luas. Jadwal kita turun ke kecamatan biasanya satu bulan satu kali atau dua minggu sekali. Jadi tidak bisa selamanya di sini (Kecamatan Sekadau Hilir, red), ujar Suwarno, petugas perpustakaan keliling. Dalam setiap jadwal turun ke lapangan, petugas perpustakaan yang diterjunkan sebanyak tiga orang. Sementara untuk layanan perpustakaan keliling hanya buka selama 7 jam, mulai jam 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Tempatnya juga berbeda-beda. Misalnya hari ini di Terminal Lawang Kuari, nanti kalau giliran kunjungan di Kecamatan Sekadau Hilir lagi, mungkin lokasinya tidak lagi di terminal ini. Bisa di tempat lain, tutur Suwarno. Di Kabupaten Sekadau, minat baca masyarakat, khususnya kalangan pelajar memang masih rendah. Hal itu diakui langsung Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi, Drs Yakobus Sebastian Batur M Si. Meski tidak merinci soal ukuran minat baca tersebut, namun Batur memastikan pelajar di Sekadau lebih cenderung meng-

habiskan waktu bermain game on line di warung-warung internet ketimbang mengunjungi perpustakaan untuk membaca. Rendahnya minat baca ini, diakui Batur, karena keterbatasan sarana perpustakaan yang refresentatif. Tak heran jika halte bus pun terpaksa harus dijadikan lokasi untuk membaca buku. Sejak 4 Mei 2011 lalu, Pemerintah Kabupaten Sekadau memang sudah mencanangkan Gerakan Kabupaten Sekadau Gemar Membaca dan Pemberdayaan Perpustakaan guna meningkatkan minat baca masyarakat. Hingga sekarang, tercatat sudah 111 buah perpusatakaan yang dibangun, mulai perpustakaan daerah, perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, perpustakaan khusus hingga perpustakaan keliling. Namun hal tersebut tidak sertamerta bisa meningkatkan minat baca masyarakat. Soalnya banyak sarana perpustakaan yang belum refrensentatif untuk dijadikan tempat membaca. Untuk perpustakaan daerah yang juga dijadikan Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi, belum lah bisa dikategorikan sebagai perpustakaan. Bangunan perpustakaan itu masih ngontrak di Ruko dua lantai yang berada di bilangan Jalan Sekadau-Sintang, KM 1, Sekadau Hilir. Sarana perpustakaan kita memang masih belum refresentatif. Karena itu, dalam APBD Perubahan tahun 2013 ini kita akan mengusulkan pembangunan sarana gedung perpustakaan, tandas Batur. (bdu)

Umumkan Kuota Haji SEKADAU. Isu bisnis daftar tunggu dan kouta haji sering muncul setiap musim haji. Untuk mengatasinya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau diminta transfaran terhadap masalah ini. Kita minta Kemenag transfaran terhadap jatah keberangkatan

haji ini. Kemenag harus mengumumkannya secara terbuka, ujar Mauludin, aktivis Muslim Forever Sewak, Desa Mungguk kepada Rakyat Kalbar, kemarin. Permintaan pria yang akrab disapa Udin itu dianggap cukup realistis. Pasalnya, dengan diumumkan secara terbuka, warga

yang sudah terdaftar sebagai calon haji bisa mengetahui secara pasti kapan mereka akan diberangkatkan. Pengumunan secara terbuka itu juga dibutuhkan agar peluang oknum-oknum tertentu membisniskan kouta haji tertutup, tuntasnya. (bdu)

Ilustrasi/IST


SAMBAS

SAMBAS TERIGAS

RAKYAT KALBAR Kamis, 30 Mei 2013

15

Warga Belum Paham Program Sosial Penyuluhan Sosial Keliling

muare ulakan

Bunga Reflesia di Dusun Semantir jadi tontonan warga.

Raflesia di Dusun Semantir SAMBAS. Bunga Raflesia setinggi 30 cm dan lebar 30 cm di samping rumah Wandi mengundang perhatian warga Dusun Semantir, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Teluk Keramat. Uniknya, bunga ini justru tidak menebarkan bau bangkai. Keunikan tersebut semakin membuat warga penasaran. Iswandi pun memagari Bunga Raflesia menggunakan jaring agar tidak rusak, dan menimbulkan bahaya bagi yang menyentuhnya. Awalnya saya hendak menebang tanaman yang tumbuh tanggal 20 Mei lalu, karena saya kira jamur. Tapi niat tersebut tidak terlaksana, karena jamur tersebut terus tumbuh menjadi bunga, kata Iswandi didampingi Minhad, Rabu (29/5) kepada Rakyat Kalbar dihubungi via telepon. Puncaknya tanggal 28 Mei, warga berdatangan ingin melihat Bunga Raflesia. Karena ramai yang datang, saya pagari. Apalagi di sebelah rumah saya ada gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI), ujarnya. Menurutnya, Bunga Reflesia yang biasa dikenal sebagai Bunga Bangkai justru tidak menimbulkan bau bangkai sama sekali. Padahal bunga tersebut terus mekar dengan warna merah manggis. Baru kali ini tanaman ini tumbuh di sekitar halaman rumah. Sebelumnya tidak pernah. Kita harap tanaman langka seperti ini dapat tumbuh lestari, karena saya mendapat kabar tanaman jenis ini tumbuhnya tidak lama. Semoga saja tumbuhnya tanaman ini tidak berpengaruh pada kesehatan, karena kita khawatir beracun, makanya tanaman tersebut kita pagari, jelasnya Sementara Minhad, warga setempat kepada Rakyat Kalbar menjelaskan, sejak beredar kabar Bunga Reflesia tumbuh di Dusun Semantir hingga sekarang warga ramai datang untuk melihat langsung Bunga Raflesia. Parkiran kendaraan juga banyak. Mereka rata-rata datang dari kecamatan lain. Tempat tumbuhnya bunga langka ini selalu dipenuhi masyarakat. Agar tidak rusak, warga dan pemilik rumah memagari sekeliling Bunga Raflesia, pungkasnya. (edo)

S AMBAS . Banyak informasi pembangunan, program sosial dan kesejahteraan masyarakat belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya, pengentasan masalah sosial belum optimal. Kondisi ini disikapi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kabupaten Sambas bersama Dinas Sosial Provinsi Kalbar dan Fasilitator Kementerian Sosial RI menggelar Penyuluhan Sosial Keliling, Rabu (29/5) di Balairungsari Bupati Sambas. Kegiatan ini menghadirkan pekerja sosial, tokoh masyarakat dan instansi terkait di lingkungan Pemkab Sambas. Penyuluhan sosial keliling dilaksanakan dalam upaya meningkatkan pemahaman, baik aparatur pemerintah pusat, provinsi maupun Pemkab Sambas, karena tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang masalah-

Ponti Gersang Cahyanto SSos MSi mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar memaparkan program kesejahteraan sosial ketika penyuluhan sosial keliling di Balairungsari Bupati Sambas. masalah sosial, jelas Sekretaris Dinsosnakertrans Kabupaten Sambas, Juliansyah SE MM. Selain itu jelasnya, sebagai kabupaten yang berada di wilayah perbatasan antara negara, tentunya banyak permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat Kabupaten Sambas, terutama kesenjangan sosial. Diharap-

kan kesenjangan sosial ke depan dapat diatasi, tentunya melalui kegiatan penyuluhan sosial keliling ini, harapnya. Di Kabupaten Sambas jelas Juliansyah, program kesejahteraan sosial dari pemerintah pusat dan provinsi sudah dilaksanakan, seperti program keserasian sosial, kelompok usaha

bersama, pekerja migran, dan kampung siaga. Namun karena luasnya wilayah Kabupaten Sambas, program tersebut belum menyeluruh. Harapan kami, pemerintah pusat dan provinsi bisa menjangkau daerah-daerah yang belum mendapatkan program tersebut, jelasnya. Sementara itu, Ponti Gersang

Cahyanto SSos MSi yang hadir mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar menjelaskan, penyuluhan sosial keliling merupakan upaya penerangan di bidang sosial. Hal ini merupakan proses perubahan perilaku dalam mencapai kesejahteraan sosial di masyarakat. Kegiatan penyuluhan sosial keliling dilaksanakan agar permasalahan sosial yang ada bisa diatasi, tentunya dengan kebersamaan. M a k a ny a , p e s e r t a y a n g hadir harus dapat menginformasikan seluas-luasnya program sosial ini, jelasnya. Ia berharap, melalui kegiatan ini peserta dapat mengetahui berbagai program pembangunan kesejahteraan sosial. Sehingga hasil dari kegiatan ini dapat segera ditindaklanjuti. Pemprov Kalbar dan pemerintah pusat berharap seluruh program sosial yang ada di daerah bisa diatasi, karena penyuluhan merupakan penerangan agar masyarakat mengetahui permasalahan sosial. Apalagi Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas berada di wilayah perbatasan. Jadi permasalahan sosial ini sangat penting, ungkap Ponti. (edo)

Isra Mikraj Momentum Tingkatkan IPM S AMBAS . Setiap bulan Rajab dilaksanakan peringatan perjalanan Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai Isra Mikraj. Jika dikaitkan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), momentum ini harus mampu memotivasi umat Islam agar senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pendidikan secara kolektif. Penegasan itu disampaikan Pembantu Ketua II STAI Sambas, Drs H Mujahidin MSi. Sebagai penduduk mayoritas di Kabupaten Sambas, umat Islam mesti belajar dari kisah Nabi Muhammad SAW. Berbagai cobaan yang dialami Nabi

Muhammad mampu diatasi dengan iman dan ilmu yang tertanam dalam hatinya. Nabi diberikan wahyu, menerima perintah sholat dan kemudian risalah ini disampaikan kepada masyarakat melalui orang yang berilmu dan cerdas, agar bisa memberikan keyakinan kepada masyarakatnya, jelas H Mujahidin kepada Rakyat Kalbar, Selasa (28/5). Peristiwa Isra Mikraj layak dijadikan umat Islam sebagai iktibar, dan memotivasi untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pendidikan secara kolektif. Bagi pelaku pendidikan perspektif keilmuan yang ditanamkan oleh Allah

SWT, mestinya memberi daya dorong yang sangat luar biasa bagi guru untuk mempersiapkan anak didiknya menghadapi persaingan pendidikan dan keilmuan yang semakin komplek dimasa mendatang, dan bukan hanya pada keyakinan dan keimanan semata, terangnya. Dikatakannya, banyak faktor yang menyebabkan IPM Kabupaten Sambas rendah. Guna memajukan Kabupaten Sambas paparnya, umat Muslim mesti bercermin dan memaknai bagaimana Allah mempersiapkan hambanya, Muhammad. Sebagai pelaku pendidik yang berupaya meningkatkan IPM di Kabupaten Sambas, tidak lain

pilar pendidikan merupakan prioritas, ujarnya. Bahkan Adam Smith, pakar ekonomi klasik menyatakan, bahwa pendidikan dan latihan akan dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas, hasil dan finansial yang berimplikasi pada ekonomi dan kesehatan. Karena pengetahuan dan pendidikan sangat penting, jelasnya. Sejarah dunia membuktikan kepada kita. Ketika Hirosima dan Nagasaki di Jepang dibom dan luluh lantak, yang menjadi perhatian Kaisar adalah berapa banyak guru yang masih hidup, berapa sekolah yang masih bisa digunakan. Begitu juga sejarah

Drs H Mujahidin MSi kita, banyak tokoh, cendikiawan dan orang pintar yang ditangkap dan dibunuh pada masa penjajahan Jepang, bukankah mereka itu orang-orang yang berpengetahuan, karena mereka tahu kekuatan pendidikan. Maka tidak lain, kekuatan pendidikan lah yang harus dibangun di Kabupaten Sambas, ungkapnya. (edo)

SAMBUNGAN

Tak Dikasi Jatah Suami Bunuh Istri SUBANG-RK. Masih ingatkan kasus pembunuhan istri oleh suaminya di Jarireja, Compreng pada Februari lalu? Sang pelaku, yang juga suaminya, Sanam mengaku nekad menghabisi nyawa istrinya sendiri, Embet karena mendapatkan bisikan gaib. Hal itu diungkapkan Sanam dalam persidangan di Pengadilan Negeri Subang, Selasa (28/5). Bisikan itu, ungkap Sanam, mendorongnya menusuk Embet hingga tewas tersimbah darah. Kita hadirkan kembali saksi untuk mencocokkan keterangan karena keterangan terdakwa berbeda dengan keterangan hasil BAP, ujar Eko Julianto SH MM Mhum, Ketua Majelis Hakim dalam persidangan yang mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi. Sementara dalam BAP, terdakwa kelahiran 10 September 1950 membunuh korban Embet binti Kamat yang juga istri terdakwa karena dipicu masalah keluarga. Akhirnya perisdangan menghadirkan saksi Tubagus Suganda dari penyidik Polsek Compreng. Ketika di-BAP terdakwa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani mengaku membunuh karena selama pernikahan sering berselisih, tidak mau diajak pergi haji dan juga sudah lama tidak mau diajak hubungan badan, ungkapnya. Setelah selesai mendengarakan kesaksian dari saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Feby Dwiyandospendy SH, majelis hakim yang dipimpin Eko Julianto SH MM Mhum, hakim anggota Rahmawati Nilam Pangabean SH MHUM

Cabul dan Perkosaan ...........................................dari halaman 9 Jajaran Polresta Pontianak sudah mengaktifkan polisi RW, agar saling mengawasi tempattempat yang dianggap rawan. Haryanta meminta warga

maupun orangtua saling mengawasi lingkungan dan keluarganya, agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, terutama perbuatan yang me-

langgar hukum. Apapun yang dilakukan para keluarga, kami minta untuk terus diawasi, supaya tidak terlibat dengan hukum, pintanya. (sul)

Tak Mau Gegabah ......................................................dari halaman 9 mengungkap kasus pembunuhan di wilayah kerjanya. Kasus yang belum terungkap dianggap utang yang mesti dilunasi. Tunggakan pembunuhan sebanyak enam kasus. Bukan berarti kami diam. Mengungkap kasus pembunuhan itu merupakan prestasi. Siapa yang tidak ingin mengungkap kasus itu, papar Rudi.

Meskipun sudah lama belum terungkap, kasus pembunuhan itu jangan didiamkan. Proses hukum harus tetap berjalan hingga pelakunya terungkap. Saya akan melihat perkembangan penanganan hukum kasus pembunuhan yang belum terungkap. Hasil penyelidikan dan penyidikannya akan kita evaluasi terus-menerus, jelasnya. Polda terus mempelajari apa

yang menjadi kendala dalam menangani kasus pembunuhan. Polda juga siap mem-backup Polres untuk mengungkap kasus pembunuhan itu. Intinya bukan berarti pihak kepolisian tidak bekerja. Tetapi hanya menunggu waktu untuk mengungkapnya. Karena kepolisian tidak mau salah langkah untuk mengambil tindakan, tegas Rudi. (sul)

Tingkatkan Pengungkapan .....................dari halaman 9 Karena ada kebiasaan korban itu enggan melaporkan secara resmi atas kasus yang sedang dialaminya, katanya. Selain kendala tersebut, ujar Prianto, masih adanya warga

yang membeli kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat resmi juga menjadi kendala. Apalagi kalau kendaraan tersebut diduga sebagai hasil curian. Selama masyarakat masih

mau membeli kendaraan tidak bersurat yang dimungkinkan hasil curian, kasus Curanmor akan tetap ada. Karena masih ada yang menerima atau membelinya, tegas Prianto. (dik)

Pembabat Hutan ..........................................................dari halaman 9

ILUTRASI

dan Melda Lolyta Sihite SH Mhum kembali mendengarkan kesaksian dari terdakwa Sanam. Iya saya menusuk karena sering berselisih dan istri tidak mau diajak berhubungan badan. Sama dengan yang di-BAP, ujar Sanam. Akibat dari perbuatanya tersebut, terdakwa Sanam bin Koong didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Feby Dwiyandospendy SH dengan pasal berlapis, yaitu dakwaan primair pasal 340 KUHP, subsider 338 KUHP, dakwaan kedua melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam ringkup rumah tangga, pasal 44 ayat 3 Undang-Undang No 23 tahun 2004 tentang penghapusan

kekerasan dalam rumah tangga. Dakwaan ketiga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan mati, pasal 351 ayat 3 KHUP. Didakwa melanggar pasal 340 dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun, ujar jaksa. Peristiwa pembunuhan itu terjadi Kamis 7 Februari lalu di rumah terdakwa di Kampung Lamaran RT 03/RW 06 Desa Jatireja Kecamatan Compreng. Awalnya terdakwa Saman menonton TV bersama istrinya kemudian pada pukul 21.00 istrinya masuk kamar untuk tidur setelah

itu pada jam 23.00 pelaku menyusul istrinya masuk kamar. Setelah masuk kamar pelaku merenung dan mengingat beberapa hal yang menyebabkan dirinya sakit hati. Setelah itu terdakwa menuju ke dapur untuk mengambil sebilah pisau. Pelaku kembali masuk kamar dengan mengunci pintu kamar dan menusuk badan korban sebanyak empat kali di bagian perut dan dada. Akibat panik karena anak dan menantunya yang mengetuk-ngetuk pintu kamar karena mendengar teriakan korban, terdakwa berusaha bunuh diri dengan menusuk perutnya sendiri menggunakan pisau. (jpnn)

silakan dibawa ke Dinas Bunhut Landak, kata Alpius. Jika dalam waktu seminggu belum ada yang mengaku sebagai pemilik, maka dianggap kayu tersebut tidak bertuan dan segera dilelang. Mengenai pengusutan siapa pelaku pembalakan, Disbunhut belum mengarah ke sana. Pasalnya tenaga Polhut sangat terbatas, mestinya polisi selaku apartur yang memiliki wewenang juga ikut mengusut cukong kayu agar segera ditangkap dan diproses hukum. Kita tetap berusaha melakukan tindakan pencegahan melalui patroli rutin Polhut yang ada di hutan lindung wilayah Kabupaten Landak, jelasnya.

Berita sebelumnya, Jajaran polisi kehutanan (Polhut) Landak dan petugas Mangala Agni Subsesi Singkawang Resort mengamankan ratusan batang kayu tanpa disertai pemiliknya, Selasa (21/5). Kayu-kayu tersebut ditumpuk di sawmill di Dusun Kopiang, Sungai Peniti, Mandor. Dilihat dari bangunannya, sawmill yang memproduksi kayu olahan ini sudah lama beroperasi. Namun baru kali ini tercium aparatur hukum. Padahal sawmill tersebut mengelola kayu dari pembalakan hutan. Polhut menyita 500 batang kayu dari pembalakan hutan di Dusun Kopiang. Kayu olahan diamankan ukurannya

bervariasi meliputi papan, balok ukuran 7 x 7 centimeter dan 8 x 9 centimeter, bahkan beberapa batang log. Jenis kayu terdiri dari mabang dan bengkirai. Petugas juga mengamankan satu unit chainsaw yang digunakan pekerja untuk menebang kayu, dan dua unit sepeda ontel untuk melangsir kayu dari dalam hutan ke jalan. Ketika digerebek para pekerja sudah kabur. Sepertinya sudah ada pihak-pihak lain yang membocorkan penggerebekan ini sehingga kami tidak bisa menciduk pemilik kayu. Apalagi di dalam hutan tersebut sinyal handphone sangat baik, kesal Marsono, anggota Polhut Landak. (tar)

Gedung Kesenian.........................................................dari halaman 9 merusak moral. Apalagi sampai menggunakan obat terlarang dan ngelem, imbaunya. Penasaran dengan apa bentuk dalam gedung ini, sejumlah awak media masuk ke gedung kesenian, ternyata banyak

coretan dinding menggunakan pilok, spidol maupun arang bakar dengan kalimat kasar. Seperti menyebutkan nama kelamin pria dan wanita, hingga kata-kata kasar berhubungan intim pria-wanita.

Selain itu, juga ditemukan sisa kaleng lem lengkap dengan plastik dan isinya. Diduga mereka ngelem di sini, selain itu, ditemukan BH merah muda digantung di dinding bangunan. (edo)


Mila Kunis

Paling Diinginkan Rakyat Kalbar Kamis, 30 Mei 2013

WIDI VIERRATALE

Tidak Harus

KIMBERLY RYDER

Nggak Mau Nikah Muda

Polos

Setiap wanita punya kriteria seksi menurut dirinya sendiri. Tak terkecuali Kimberly Ryder. Artis muda blasteran Inggris-Sunda ini merasa tak perlu telanjang agar dibilang seksi. Jadi harus gimana dong? Seksi itu bukan berarti harus kelihatan semuanya, tapi pede (percaya diri). Walaupun gendut kalau dia pede, pakai celana pendek, ya sudah, kenapa tidak, ucap Kimberly enteng. Bintang film Perahu Kertas 2, The Witness dan 18++ Forever Love ini bebas mengenakan apa saja. Namun, ia selalu mempertimbangkan acara yang dihadirinya. Ia pantang sampai salah kostum. Bergantung apa adanya. Bergantung event juga, apa event besar atau cuma acara ulang tahun. Kalau cuma itu (ulang tahun) ya semi formal atau mini dress. Kalau sehari-hari, celana pendek atau panjang lebih enak, tutur Kimberly. Sejauh ini, dia tak pernah sampai ditegur karena mengenakan busana terlalu seksi. Ia cukup tahu diri dalam berbusana. Semua bergantung suasana dan tempat. Feeling saja, ucapnya. Kimberly diketahui sedang menjalin asmara dengan Kevin Julio. Kemana-mana mereka kerap berduaan. Namun dalam sebuah acara Senin lalu, ia hadir sendiri tanpa Julio. Kimberly mengisyaratkan sudah putus dengan sang pesinetron. Aku datang sama adikku, sama mama. Nggak bareng pasangan, sekarang lagi single, ujarnya pendek. Namun Kimberly ogah menjelaskan alasan kenapa ia dan Julio putus. Sudah lah nggak usah diomongin, ucapnya. Dijelaskan, usianya masih muda, 20 tahun, jadi masih banyak yang perlu dilakukannya. Terutama kariernya di dunia seni peran. Ia juga membutuhkan waktu untuk terus belajar mendalami kemampuannya berakting. Pacar masih lama, ucapnya. Lagi pula, dia sama sekali tak pernah merasa kesepian. Sebab, ia punya banyak teman yang bisa diajak bicara. Aku saturday night kerja melulu, lanjutnya. Kimberly juga tidak pernah mematok target untuk punya pacar. Kalau ada yang buka hati, itu saja sih. Jadi, bukannya aku harus mencari, harus dapat, ada target atau gimana, tegasnya. (RM)

YUKI KATO

Senang Bercelana Pendek Dalam kesehariannya, dara 18 tahun yang sedang naik daun ini selalu tampil santai. Misalnya bercelana pendek dan berkaos. Gara-gara penampilannya itu, ia malah dikomplain sok cuek oleh para fans. Aku banyak dikomplain sama fans di Twitter kenapa sih tomboi terus, ujar Yuki sambil tertawa saat ditemui, akhir pekan lalu. Bintang ďŹ lm Heart, Basahhh dan Operation Wedding ini merasa masih berperilaku normal sebagai cewek. Meski diakui, kadangkala secara tidak sadar ia berubah kelaki-lakian. Sebuah kebiasaan yang sulit dijelaskan. Feminin suka, tapi aku lebih nyaman yang tomboi. Aku tuh sebenarnya laki banget. Nyaman pakai celana, bebas duduk mau kaya gimana, tutur Yuki. ABG keturunan Je-

P

romo

& Seremoni

pang yang baru saja lulus SMA ini, juga berjanji tak berniat mengubah citranya setelah menjadi anak kuliahan nanti. Nggak ada, aku stay like this. Kalau berubah sesuai zaman dan waktu, sekarang jalani saja apa yang ada, cetusnya. Yuki sadar, di setiap perannya, sudah dalam fase menuju dewasa, sehingga gayanya pun menyesuaikan. Selama ini, perannya bukan anak kecil lagi. Dari akting, sekarang lebih ke fase dewasa, bebernya. Bicara kelulusan sekolah, bila kebanyakan siswa merayakan misalnya dengan mencoret-coret baju, Yuki menyatakan tidak seperti itu. (RM)

Mila Kunis menempati posisi pertama sebagai selebriti yang video pornonya paling banyak ingin dilihat. Berdasarkan survei situs dewasa, XCritic. com dan Vivid Entertainment, bintang film Ted ini mengalahkan Jennifer Lawrence yang menempati peringkat pertama, April lalu. Meski dinobatkan sebagai selebriti terseksi, Kunis kerap tampil tanpa make up saat berkencan dengan Ashton Kutcher. Namun, bekas suami Demi Moore itu tidak menganggapnya masalah. Hubungan mereka justru semakin serius lantaran Kunis telah mengenalkan Kutcher kepada orangtuanya. (RM)

Bayangan untuk menikah dalam waktu dekat rupanya belum ada dipikiran vokalis grup musik Vierratale, Widi. Bagi Widi tidak ada kata menikah muda dalam kamus hidupnya. Aku sih enggak berencana untuk nikah muda, karena pekerjaanku masih banyak. Umurku juga masih muda, masih kecil, ujarnya. Kendati umur Widi sudah menginjak 23 tahun, namun dirinya merasa saat ini belum tepat waktu baginya untuk menjalin hubungan serius dengan seorang pria untuk segera menikah meskipun ada yang melamarnya. Paling pacaran saja, memang belum waktunya untuk nikah. Karena nikah juga bukan seperti pacaran, itu untuk serius tutur perempuan kelahiran Jakarta 8 Mei 1990 tersebut. Banyaknya fenomena menikah muda bahkan yang terjadi di kalangan artis seperti Natasha Rizki, Risty Tagor, Sazkia Sungkar, serta Arumi Baschin yang akan melepas status lajangnya tahun ini, ditanggapi Widi dengan santai. Enggak apa-apa juga kalau merekanya sudah cocok, dan ceweknya juga memang sudah pingin berumah tangga. Kan ada cewek yang seperti itu, punya bayi, punya keluarga, punya suami, nggak apa-apa juga kalau memang sudah siap, jelasnya. Perempuan yang mempunyai nama lengkap Widi Soediro Nichlany itu juga menuturkan tidak akan merubah penampilannya di bulan puasa mendatang. Dan untuk Vierratale sendiri, diakuinya tidak akan mengeluarkan album religi dalam momentum Ramadan. (Jp)

Bikin Film Pakai Cara KKN Debut Sophia Mueller (dulu Latjuba) menjadi seorang produser dan sutradara bisa dibilang pakai cara KKN alias melibatkan keluarga. Setelah putrinya, Eva Celia didapuk menjadi bintang utama, Sophie berencana menggandeng mantan suaminya, musikus jazz Indra Lesmana. Sophie melibatkan Indra sebagai penata musik untuk ďŹ lm Adriana. Nantinya mereka akan masuk studio dan rekaman bersama. Saya excited, terakhir kerjasama dengan Indra waktu Eva masih kecil sekali, sekitar 15 tahun lalu, kata Sophie. Di tempat yang sama, Eva menimpali bahwa dirinya senang sekali bisa bekerjasama dengan kedua orangtuanya. Kerjasama dengan kedua orang tua salah satu cita-cita saya. Sekarang bisa satu proyek pasti bakal seru banget, jelas Eva. Sejak awal, Eva sudah mengetahui kalau ayahnya dilibatkan untuk proyek perdana ibunya itu. Untuk kolaborasi dengan Indra, ini bukan pertama kalinya bagi gadis kelahiran 1992 itu. Konsep musik serta lagu, Eva belum bisa menjelaskan secara detil. Masih tahap seperti apa nantinya, mau lari ke pop atau kemana. Masih belum tahu, timpal Sophie. Saat ini janda kelahiran Berlin Barat, 18 Agustus 1970 ini tengah sibuk menunggu proses syuting yang dimulai 29 Juni 2013. Film ini, selain diperankan oleh Eva sebagai Adriana, juga dibintangi oleh Adipati Dolken sebagai Mamen dan Kevin Julio sebagai Sobar. Film ini rencananya akan rampung dan mulai bisa disaksikan pada 31 Oktober 2013 di bioskop

tanah air. Dalam Andriana, dikisahkan Eva yang diperebutkan dua laki-laki. Laki-lakinya diajak main teka-teki, berisi sejarah tentang Jakarta, kata Sophie. Film ini akan membawa penonton berkejaran dengan waktu ke semua titik kota Jakarta. Kembali ke sejarah Jakarta, ada 81 titik yang real, nggak bisa dibohongi, seperti Da Vinci Code versi remaja Indonesia, katanya. Sejak awal ide ini dibuat, Adriana tokoh di ďŹ lm tersebut memang memiliki kesamaan dengan Eva Celia, sehingga mereka memutuskan Eva yang bermain tanpa adanya proses casting. Karakter Eva di sini sebagai anak yang suka baca dan tahu tentang sejarah. Sebagai ibu dan anak, Sophie tidak takut terlibat perasaan sensitif saat mengarahkan Eva. Ia menyerahkan pada sang sutradara, Fajar Nugros. Bicara pasangan barunya, Sophie bungkam. Padahal dia santer disebutsebut sudah punya pacar baru pasca bercerai dengan M i chael Villarreal. (RM)

SOPHIA MUELLER

Prodi PPKn STKIP PGRI Pontianak

Tak Cuma Guru, Juga Cetak Pejabat dan Politisi

Ketua Prodi PPKn STKIP Pontianak, Idham Azwar MPd,

PONTIANAK. Tanpa menghilangkan tujuan utama mencetak tenaga pendidik, Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) STKIP PGRI Pontianak juga mengajarkan mata kuliah yang bersifat khusus seperti ilmu politik, ilmu sosial, ilmu hukum, dan studi kemasyarakatan. Tidak heran, prodi yang sudah berusia 29 tahun ini tak hanya mencetak guru, tapi juga pejabat. Tak cuma itu, selain ada yang sudah menjadi guru, ada juga yang menjadi lurah, bahkan ada yang berkancah di dunia politik, kata Ketua Prodi PPKn STKIP PGRI Pontinak, Idham Azwar

MPd, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/5). Dijelaskannya, studi pembelajaran atau kurikulum yang diterapkan Prodi PPkn mengacu pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diantaranya kurikulum keahlian. Kurikulum ini terang Idham, bertujuan agar mahasiswa dapat menguasai kompetensi, berdasarkan kemampuan basic special kependidikan. Ada tiga basic yang harus dipahami oleh mahasiswa. Yaitu basic kependidikan, basic keilmuan mencakup ilmu politik dan ilmu hukum, dan basic keahlian, terangnya.

Ada yang menarik jika melihat program kegiatan yang dilakukan para mahasiswa Prodi PPKn. Dari awal semester, para mahasiswa telah diberikan bekal untuk menjadi warga negara yang baik. Ini lebih pada pengembangan mereka untuk terjun ke masyarakat. Pada awal semester, mereka sudah mulai terjun ke masyarakat dengan melakukan Program Pengenalan Wawasan Nilai-nilai Sosial (PPW) dan Pengenalan Kemampuan Wawasan Ilmiah (KWI). Kegiatan ini melibatkan mahasiswa. Mereka turun ke lapangan untuk menerapkan kemampuan mereka dalam hal kepemimpinan, mem-

berikan penyuluhan kepada masyarakat ke desa-desa yang ada kaitannya dengan program studi, jelas idham. Kegiatan seperti ini jelasnya, memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Mereka akan lebih mengerti, bagaimana caranya menerapkan ilmu-ilmu yang telah mereka pelajari di dalam kehidupan bermasyarakat, ujarnya. Kesempatan menjadi mahasiswa Prodi PPKn masih terbuka. Syarat mengikuti Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Ajaran ( TA) 2013/2014 STKIP PGRI Pontianak bebernya, fotokopi ijazah lulusan SMA/SMU/Di-

ploma/sederajat sebanyak 1 lembar yang telah dilegalisir, pasfoto ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar, menyerahkan Surat Keterangan Dokter sebanyak 1 lembar, membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu untuk satu prodi pilihan, dan Rp 250 ribu untuk dua prodi pilihan. Pendaftaran dilakukan pada pagi hari pukul 08.00-12.00, dan sore hari pukul 14.0017.30, ucapnya. Untuk informasi lebih lanjut, Idham menyarankan agar datang langsung ke Rektorat STKIP PGRI Pontianak di Jalan Ampera Kota Baru Pontianak, atau dapat menghubungi telepon 0561-748219. (IZ/*)

Rakyat Kalbar 30 Mei 2013  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you