Page 1

Berkar ya

Kamis, 29 Desember 2011

un

4 Shafar 1433 H/5 Cap Jie Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Kalimantan Barat Sebenarnya

k

tu

Eceran Rp 2.500,-

Ma

sya

rakat

http://www.equator-news.com

Ponton Tabrak Jembatan, Anggota Brimob Tewas kapal yang dikawalnya melintas di Sungai Kartiasa. Air pasang membuat ponton tak bisa melewati jembatan hingga tersangkut di kolong Jembatan Kartiasa. Waktu itu hujan lebat. Semua crew kapal dan Ahmad berupaya melepaskan Ponton yang tersangkut. Sekitar pukul 18.00, korban terlihat berjalan menuju bagian belakang ponton untuk melepas terpal. Karena hari gelap, korban

SAMBAS. Insiden ponton Royal Palma XX dan kapal penarik Trace Boot Royal Palma 15 yang menabrak Jembatan Kartiasa, Minggu (25/12) ternyata menelan korban nyawa. Briptu Ahmad Salim, 29 anggota Brimob Kelapa Dua Mabes Polri yang bertugas mengawal ponton berisi pupuk PT Duta Palma itu meninggal Jasad Briptu Ahmad Salim, anggota Brimob Kelapa Dua disengat listrik. Ahmad tersengat listrik saat yang meninggal ketika bertugas mengawal Ponton. ISTIMEWA

tidak sadar ada kabel tanpa isolasi yang membentang dan menempel di leher korban. Sengatan listrik tegangan tinggi membuat anggota Brimob itu roboh dan meninggal di lokasi kejadian. Korban dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar untuk visum. Saat korban kena setrum, terlihat asap mengepul. Terdengar teriakan histeris korban yang me-

minta tolong, kata Sidar, Warga Desa Kartiasa serta beberapa rekannya yang menjadi saksi mata pada peristiwa itu kepada Equator. Setelah terlepas dari setruman, beberapa orang berupaya memindahkannya tubuh korban ke tepi. Awalnya kita tidak tahu kalau yang meninggal kesetrum itu anggota Brimob. Sebelum kejadian saya mendengar ada yang berte-

riak hati-hati ada kabel. Mungkin karena lupa dan hari sudah gelap, korban akhirnya terkena setrum listrik, tuturnya. Ziat, Kades Kartiasa menuturkan, waktu kejadian hujan lebat dan ramai warga menyaksikan ponton tersangkut di kolong jembatan. Setelah di cek ternyata korban anggota Brimob Kelapa Dua yang bertugas mengawal

Halaman 7

Pasokan BBM Kalbar Terhambat nal BBM Pontianak, Rabu (28/12). Ia menjelaskan, terhitung Oktober hingga Desember 2011 bahkan hingga Januari 2012, pengiriman BBM dari dermaga Pertamina Tanjung Uban dan Dermaga Pertamina lainnya yang terdekat, seperti Dermaga Plaju dan Pelembang dengan waktu perjalanan sekitar tiga malam dua hari.

PONTIANAK. Dalam beberapa pekan terakhir ini pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kalbar dari Dermaga Pertamina Tanjung Uban ke Terminal BBM Pontianak sering terhambat akibat kondisi cuaca, gelombang laut tinggi. Pengiriman sempat tertunda sambil menunggu cuaca membaik, kata Yeheskiel, Kepala Termi-

Untuk emergency atau darurat BBM kita tidak bisa melakukan pengiriman dari dermaga lainnya karena waktu perjalanannya hingga satu minggu, katanya. Menurut Yeheskial, satusatunya cara mengantisipasi kehabisan stok BBM yang biasa dilakukan dengan mengurangi distribusi BBM ke sejumlah SPBU agar stok yang ada bisa cukup sambil

menunggu pasokan BBM dari Dermaga Pertamina Tanjung Uban datang. Tidak heran kalau tibatiba terjadi antrean panjang masyarakat yang ingin membeli BBM di SPBU karena memang pasokannya dikurangi sambil menunggu kiriman datang, ungkap Yeheskiel. Data Terminal BBM Pon

Stok BBM

Pertamax plus Premium Minyak tanah Solar

Kuota BBM bersubsidi Premium Solar Minyak tanah

Injet-injet Semut Pasokan BBM Kalbar Terhambat -- Siap-siap antre lagi.

- Bang Meng

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK

PEMBERITAHUAN Kami sampaikan batas bayar rekening listrik kepada pelanggan yang budiman : 1. Tanggal 01 s/d 20 pelanggan PLN diwajibkan membayar rekening listrik 2. Apabila pelanggan membayar Rekening Listrik di atas tanggal 20, pelanggan tersebut dikenakan biaya keterlambatan dan petugas PLN akan melakukan pemutusan sementara . 3. Untuk pelanggan yang terlambat dalam melakukan pembayaran Rekening Listrik di atas 90 hari (3 bulan), pihak PLN akan melakukan pembongkaran rampung. Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar. Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK

Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

No. HP. 08115718811 Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Data 28 Desember 2011

TII Puji Komitmen Walikota Pontianak

PDIP-Demokrat Berkoalisi?

Halaman 7

441 ribu kiloliter 268 ribu kiloliter 70 ribu kiloliter

Halaman 7

Politik PONTIANAK. Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalbar, Suryadman Gidot belum bisa memastikan koalisi partai yang dipimpinnya dengan PDIP untuk menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2012 karena masih menunggu hasil survei. Secara resmi kita belum melakukan komunikasi politik terkait kemungkinan koalisi dengan PDIP. Semuanya ada mekanisme, salah satunya survei, katanya dihubungi Equator via selular, Rabu (28/12). Namun, Gidot melanjutkan, pihaknya juga akan melihat calon yang benar-benar dikehendaki oleh masyarakat, bukan maju bertarung atas keinginan sendiri. Termasuk melihat peluang incumbent, karena selama seseorang memimpin pasti ada baiknya, dan ada pula yang masih perlu diperbaiki. Gidot yang juga Bupati Bengkayang ini menegaskan, kalau memang Partai Demokrat punya kemungkinan mengusung kader sendiri dan itu berpeluang menang, maka hal itu akan dilakukan. Namun, bila hasil survei tidak memungkinkan kader Demokrat maju dalam Pilkada, pihaknya tidak akan memaksakan diri dan akan koalisi dengan partai lain, misalkan PDIP. Kalau memang hasil survei kader Partai De

20.985 liter (cukup 20 hari) 565.699 liter (untuk setengah hari) 1,5 juta liter (untuk 51 hari) 4.462 liter

Sekjen Transparansi Internasional Indonesia (TII), Teten Masduki menandatangani pakta integritas Pemkot Pontianak, Rabu (288/12). KHOLIL YAHYA

PONTIANAK. Komitmen Pemkot Pontianak dalam memberantas korupsi mendapat pujian dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Transparansi Internasional Indonesia (TII), Teten Masduki. Pemkot Pontianak mampu menjadi pelopor pakta integritas di Pulau Kalimantan. Pak Walikota merupakan pioneering pakta integritas di Kalbar, bahkan di Kalimantan,

ujar Teten dalam acara penandatanganan pakta integritas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Rabu (28/12) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman. Pakta integritas merupakan suatu bentuk kesepakatan tertulis mengenai tranparansi dan pemberantasan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa barang publik melalui

Halaman 7

Kerjasama PTPN XIII-Pemkab Tanah Bambu

Mendirikan Perusahaan Patungan PT Nusantara Batulicin PONTIANAK. Satu lagi lompatan dilakukan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII dalam mengembangkan usahanya. Kali ini, bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, mendirikan anak perusahaan yang diberinama PT Nusantara Batulicin. Rintisan perusahaan ini sudah dijajaki sejak beberapa bulan lalu dan direalisasikan pada Desember 2011 ini, serta digelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar

Biasa pada Selasa, 27 Desember 2011, di Kantor Direksi PTPN XIII. Hadir dalam RUPS-LB tersebut para pemegang saham yakni dari PTPN XIII sebagai pemegang saham mayoritas dan kuasa dari Pemkab Tanah Bumbu Kalsel. RUPS-LB dipimpin Direktur Utama PTPN XIII, Kusumandaru. Ini titik awal kerjasama yang baik ke depan, dan kami senang ini dapat direalisasikan dengan segera, dan ini menjadi kado

Direksi PTPN XIII bersama Direksi dan Komisaris PT Nusantara Batulicin usai RUPS Luar Biasa.

Halaman 7

Perjalanan Menuju Makam Sang Mufti H Ismail Mundu (3) Desa Selat Remis, salahsatu daerah terisolir di Kecamatan Teluk Pakedai. Di desa itulah Sang Mufti Kubu H Ismail Mundu mendirikan madrasah dan Masjid Nashrullah sebagai wadah menyebarluaskan ajaran agama Islam.

Singkawang Rp 2.500,-

Membangun Masjid Batu dan Madrasah

Bengkayang Rp 2.500,-

Oleh Hamka Saptono H Ismail Mundu datang ke Kecamatan Teluk Pakedai pada tahun 1925. Karena tidak memiliki tempat untuk menyebarluaskan ajaran Islam, beliau mendirikan madrasah dan Masjid Nashrullah atau dikenal dengan Masjid Batu di Desa Selat Remis, Teluk Pakedai. Ketika itu Desa Selat Remis dipadati penduduk. Desa tersebut dikelilingi anak sungai. Belum ada jalan darat dari ibukota Ke-

Sambas Rp 2.500,-

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

camatan Teluk Pakedai menuju lembaga pendidikan yang dibangun Ismail Mundu pada saat itu. Sampan merupakan satu-satunya alat transportasi yang digunakan H Ismail Mundu maupun para muridnya untuk mendatangi madrasah dan Masjid Batu. Ketika Guru Ismail Mundu menjadi guru di madrasah dan imam Masjid Batu, masyarakat masih ramai tinggal di sini (lokasi madrasah dan Masjid Batu, red). Sekarang warga sudah banyak

HAMKA SAPTONO

Kondisi alam tak bersahabat. Gelombang laut tinggi mencapai enam meter membuat kapal pengangkut BBM terkendala. Antrean BBM sudah mulai tampak. Pertamina memiliki solusinya.

Halaman 7

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Berwudhu di tengah banjir di depan Masjid Batu.

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.



HP : 0819-5267-5378

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com

Lomba Habiskan Anggaran mega mooll

Selamat belanja ha.haha.ha.ha

Maraknya kasus korupsi sekarang ini bukan membuat para koruptor jera tuk melakukannya, tapi makin menjadi. Di akhir tahun semua lembaga pemerintah berlomba-lomba tuk menghabiskan anggaran pemerintah, agar tidak dikembalikan ke pemerintah. Maka Badan Pengawas Keuangan (BPK) harus benar-benar mengaudit keuangan negara yang ada di daerah, karena masih banyak kepala daerah, petinggi-petinggi daerah yang melakukan korupsi. Bapak juga pasti tahu. 085252521839 20-12-2011

05.42

Tunjukkan Bukti Pak Kapolda, kami minta apa yang menjadi atensi Bapak ketika kunjungan ke Sambas bukan sekedar pepesan kosong. Sekarang terbukti, diduga Kepolisian membekingi kegiatan-kegiatan ilegal perusahaan sawit Duta Palma Grup, an-

tara lain (1) Perambahan hutan produksi seluas 6.000 hektar lebih dan 600 hektar lebih oleh dua perusahaan dengan grup yang sama. (2) Perusakan aset transmigrasi. (3) Pembangunan Mako Brimob di Sajingan yang dibiayai oleh S, bos Duta Palma Grup yang merambah hutan lindung. (4) Perampasan lahan dan perusakan kebun masyarakat yang telah dilaporkan di polres, tidak ada tindak lanjut. (5) Usut tuntas kematian anggota Brimob dari Kelapa Dua yang bernama S sewaktu mengawal tugboat KM Royal Palma yang sangkut di Jembatan Kartiasa, sewaktu membawa pupuk untuk perusahaan Duta Palma Grup. Tunjukkan komitmenmu, bahwa kamu adalah Polisi pengayom masyarakat, bukan Polisi pelindung pengusaha maďŹ a. 08125650970 28-12-2011

07.23

Ingatkah Pak GA masih ingatkah waktu gawai, rombongan mau naik rumah, di tangga para ibu menyambut tamu dengan minuman xx. 085345239362 19-12-2011

21.41

Baru Ribut Apa yang sesungguhnya terjadi di Mesuji? Ini pertanyaan sangat xxbxxh, sudah terjadi baru ribut. 085246098304 20-12-2011 23.04

Kamis, 29 Desember 2011

Tak Ada Tidak beresnya pengadaan rumput laut, sebaiknya antara CV F yang santun xxxx saja. Sudah jelas tidak sesuai kontrak, tidak perlu dibantah lagi. Kami yakin keterangan yang pertama Y di media, dua kali kirim paket itu benar. Berita bantahan, walaupun santun tapi meragukan, hanya bela diri dan untuk mencukupi volume aja, sehingga tidak sesuai dengan petugas teknis terima di lapangan. Agar pemkab tidak jelek, sebaiknya dari kasus pengadaan alat berat sampai rumput laut diproses hukum saja. Tidak ada tercatat 1.225 kg rumput laut masuk di Pos Karantina Pontianak. 08979835624 20-12-2011

07.08

Aspirasi Warge Kote Pontianak Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum. HP:0819-5267-5378

UU Nomor 22 Tahun 2009 mengatur lalu lintas (Lantas) jalan raya, sampai hari ini sulit dilaksanakan, bahkan sangat memalukan. Masalah ini jelas, selain ada pasal di dalam UU tersebut yang harus direvisi, juga contoh dari aparat NKRI sendiri berperilaku salah, hingga membingungkan masyarakat. Silakan lihat contoh-contohnya: (1) Aparat sendiri banyak yang tidak nyalakan lampu motor di waktu siang hari. (2) Di persimpangan jalan dan tidak semua jalan raya terpampang tulisan Sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang dan malam lengkap dengan contoh foto pengendara sepeda motor yang tidak nyalakan lampu utama. Ini jelas sangat salah. Praktiknya, aparat sendiri dan secara visual ada contoh gambar pengendara sepeda motor tidak menyalakan lampu utama. Satu sisi sepeda motor wajib nyalakan lampu utama, di sisi lain diberi contoh gambar motor tidak nyalakan lampu utama. Apa sebab? Karena aturan yang dibuat salah dan harus direvisi! 085245391975 25-12-2011

M

16.35

ASALAH

Banyak Alasan Siapapun yang berbuat salah di negeri ini, lalu tertangkap, apalagi tertangkap basah, jarang ada yang langsung mengaku. Pasti ada saja akalnya. Sakitlah, lupalah dan macammacam alasan lain. JPU menuntut hukuman maksimal, tapi hakim memvonis dengan hukuman minimal, dalam penjara punya fasilitas mewah. Dan yang terakhir, ada remisi 2-3 kali dalam setahun. Sudah nasib, hidup di negeri ini. Andai saja dulu kita bisa memilih, tentu kita tak mau dilahirkan di negeri seperti ini. 081345657439 21-12-2011

16.37

Mempelajari dan Meneladani Kehidupan Semut

Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kini memasuki tahap penindakan. Setelah sebelumnya, tahun 2009 hingga 2010 merupakan masa sosialisasi.Sanksi pidana dan denda bagi para pelanggarnya pun tak main-main. Dibandingkan UU lama (UU Nomor 14 Tahun 1992), aturan baru ini menerapkan sanksi yang lebih berat. Diantaranya mengatur mengenai kelengkapan

T

kendaraan dan surat menyurat, helm Standar Nasional Indonesia (SNI), menyalakan lampu utama siang dan malam hari, bahkan menjaga konsentrasi berkendaraan dan balapan liar juga disinggung UU ini. Aturan ini harus menjadi perhatian bagi para pengendara. Selain demi keselamatan, tentunya juga untuk menghindari merogoh kocek cukup dalam karena ditilang. Pendapat Anda?

UU Nomor 22 Tahun 2009 mengatur lalu lintas (Lantas) jalan raya, sampai hari ini sulit dilaksanakan, bahkan sangat memalukan. Masalah ini jelas, selain ada pasal di dalam UU tersebut yang harus direvisi, juga contoh dari aparat NKRI sendiri berperilaku salah, hingga membingungkan masyarakat. Silakan lihat contoh-contohnya: (1) Aparat sendiri banyak yang tidak nyalakan lampu motor di waktu siang hari. (2) Di persimpangan jalan dan tidak semua jalan raya terpampang tulisan Sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang dan malam lengkap dengan contoh foto pengendara sepeda motor yang tidak nyalakan lampu utama. Ini jelas sangat salah. Praktiknya, aparat sendiri dan secara visual ada contoh gambar pengendara sepeda motor tidak menyalakan lampu utama. Satu sisi sepeda motor wajib nyalakan lampu utama, di sisi lain diberi contoh gambar motor tidak nyalakan lampu utama. Apa sebab? Karena aturan yang dibuat salah dan harus direvisi!

ANGGAPAN

085245391975 25-12-2011

Oleh : M Soheh el Fasyani Semut adalah hewan kecil yang menguasai hampir seluruh Bumi. Kebiasaannya menghampiri dan memakan benda-benda yang berasa manis, maupun tanpa rasa sekalipun. Serangga yang satu ini berukuran kecil berwarna merah atau hitam. Serangga ini sangat cepat bergerak ketika mengerumuni makanan atau sisa makanan. Hampir tidak ada yang mengharapkan kehadirannya. Bahkan jika melihatnya sedang berjalan bak pasukan perang, dengan cepat pembasmi serangga disemprotkan untuk membunuhnya secara massal. Kebanyakan kita menganggap serangga yang satu ini adalah musuh kita. Padahal di balik kenakalannya, ada nilai-nilai positif yang bisa kita pelajari dari perilaku serangga. Sebuah ikt ibar yang paling berharga, yang dapat kita jadikan sebuah pembelajaran adalah kegigihan hewan semut dalam berusaha. Ia akan berusaha terus-menerus demi mencapai tujuan yang diinginkan. Ia merangkak di sebuah pohon, lalu jatuh kemudian bangun lagi dan berusaha untuk merangkak lagi ke atas, lalu terjatuh lagi. Meskipun hal ini terjadi berulang-ulang, namun ia tetap terus berusaha sampai akhirnya ia berhasil naik ke atas pohon yang diinginkan, dan mendapat apa yang dicari tanpa merasa letih dan bosan. Jika jalan yang akan dilalui terhalang, maka ia akan berusaha melalui dari arah kanan dan kiri. Namun jika

Harian

Jawa Pos Media Group

ia tetap mendapatkan kesulitan untuk berjalan maju, maka ia akan berhenti sebentar, kemudian mulai merangkak kembali dengan tenaga yang jauh lebih kuat untuk mencapai arah tujuan. Apabila jalan yang dilalui oleh semut terhalang oleh genangan air yang tidak dapat ia lalui, maka ia bersama kawan-kawannya saling bekerjasama membuat semacam jembatan. Jika semut-semut yang lain sudah menyeberang, maka semut-semut yang membentuk semacam jembatan tersebut merapat ke tepi. Jika seekor semut menemukan sepotong daging atau kaki belalang, namun ia tidak kuat untuk membawa sendiri, maka ia akan pulang ke sarangnya, dan memanggil kawan-kawannya yang lain untuk bersama-sama membawa makanan yang ditemukan tersebut. Satu lagi yang perlu kita jadikan pembelajaran, yaitu semut selalu mengutamakan kebersamaan. Mereka selalu kerja bersama, berjalan bersama, dan makan bersama. Hal ini menunjukkan bahwa semut adalah makhluk sosial yang mengutamakan hubungan antarsesama. Semut selalu fokus pada target misi mereka, dan bekerja bersama-sama untuk mencapai target tersebut. Semut bukan binatang superior, melainkan binatang lemah yang memiliki keterbatasan, sehingga mereka akan membutuhkan satu dengan yang lain untuk mengerjakan tugas yang berat. Dan mereka akan senantiasa membantu satu dengan yang lain untuk tercapainya keberhasilan bersama dalam mengerjakan visi mereka. Selain itu, dalam kondisi apapun ia selalu

berhenti sejenak dari kesibukannya untuk saling menyapa dan bersalaman ketika saling bertemu. Iktibar yang dapat kita ambil dari hewan semut, adalah ia adalah hewan yang mempunyai kekuatan luar biasa dalam mewujudkan tekadnya untuk meraih apa yang diinginkan. Ia tidak pernah mempunyai rasa bosan dan putus asa, pantang menyerah, sabar, memiliki tekad yang kuat, dan selalu hidup dalam kedamaian dengan saling menjaga kerukunan dengan saling tegur sapa, sehingga dapat menjadi contoh teladan di dalam hal bercita-cita dan bertekad kuat yang tidak mengenal kata putus asa dan dalam kehidupan sosial. Dari kehidupan hewan tak berakal t e r s e b u t , m a k a s u d a h s e w a j a r ny a bagi kita sebagai makhluk yang diberi kemampuan berpikir (berakal) untuk mengambil pelajaran yang terdapat dalam kehidupan semut, kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, hidup rukun, saling tolong menolong, bekerjasama, dan saling berbuat baik, serta membudayakan tegur sapa (mengucapkan salam) dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, dalam perjuangan, jangan sesekali mundur jika diyakini bahwa jalan yang ditempuh adalah kebenaran, mulia dan hakiki. Jika ada peluang, gunakanlah sebaik-baiknya! Jika tak ada peluang, ciptakanlah peluang sebanyak-banyaknya! Wallaahu a la wa a lam.

Penulis adalah alumnus PP Raudlatul Mubtadiin Pasak Piang Sui. Ambawang, Kabupaten Kubu Raya

16.35

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

and

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

Merry Christmas

737701 732101 739685

Happy New Year

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

577868 Jl. Gajah Mada No. 3 Telp. 577868 Fax: 741963 Pontianak

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Kholil Yahya, Samsul AriÂżn. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Kholil Yahya. Biro Mempawah: AlÂż Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu:Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

pontianak

Kamis, 29 Desember 2011

60 Persen Penduduk Terlayani e-KTP Pesta kembang api pada perayaan tahun baru di Kota Pontianak. IST

Perayaan Akhir Tahun 2011

Gelar Pesta Kembang Api Satu Ton PONTIANAK. Pergantian tahun tinggal hitungan hari, pada acara puncak nanti Pemkot Pontianak ternyata sudah menyediakan serangkaian agenda pada malam puncak. Bahkan satu juta ton kembang api sudah disiapkan, agar pergantian tahun lebih semarak. Ini merupakan agenda rutin pemkot yang bekerja sama dengan pihak ketiga, jelas Ir. Utin Khadijah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak, ditemui usai menghadiri peringatan Hari Ibu ke 83 di Rumah Jabatan Walikota Pontianak, Kamis kemarin. Ice sapaan akrabnya, mengatakan, pesta kembang api yang disiapkan sebanyak satu ton. Selain pesta kembang api, lanjut Ice, juga ada hiburan. Pagelaran hiburan ini menampilkan artis lokal maupun ibu kota. Nanti, masyarakat Kota Pontianak akan dihibur grup Seventeen maupun T2, jelas Ice. Dia mengatakan, puncak pergantian tahun dilaksanakan di Taman Alun-alun Kapuas. Untuk itu, dia mengimbau, masyarakat Kota Pontianak khususnya, serta masyarakat yang berbatasan dengan Kota Pontianak untuk menghadiri malam puncak pergantian tahun yang dilaksanakan mulai pukul 19.30-00.00 Wib. Kami mengundang masyarakat Kota Pontianak untuk beramai-ramai menyaksikan pergantian tahun baru ini, ajak Ice. Dia menambahkan, ajang tahun baru ini menjadi formula meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang berkunjung ke Kota Pontianak. (lil)

PONTIANAK. Walikota Pontianak H Sutarmidji mengklaim, berhasil melayani 60 persen penduduk Kota Pontianak dalam membuat Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Program yang berlangsung sejak bulan Oktober hingga Desember 2011, merupakan sebuah prestasi membanggakan. Sejak diluncurkan hingga sekarang, sudah 60 persen penduduk terlayani E-KTP. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, kata Sutarmidji. Ia menjelaskan, ke depan Pemkot Pontianak akan mempertimbangkan, untuk melay-

ani masyarakat yang sudah mendapatkan undangan tetapi belum membuat E-KTP terhitung Oktober hingga Desember. Bisa saja mereka tidak lagi dilayani karena tidak patuh pada aturan, katanya. Sementara itu, menurut dia, bagi warga yang kondisinya tidak memungkinkan untuk mendatangi langsung loket pelayanan di tiap kecamatan. Maka Pemkot akan melakukan sistem jemput bola atau mendatangi rumah-rumah warga tersebut. Artinya petugas kami yang akan mendatangi rumah warga yang kondisinya sakit,

tegritas dilakukan secara bersama-bersama oleh Walikota Pontianak, Sekjen TII dan Ketua DPRD Kota Pontianak, Hartono Azas dan dihadiri seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Pontianak. Teten menilai, dalam suatu bangsa yang korup untuk meretas korupsi yang sangat sistemik itu dimulai dengan championship atau kepeloporan dari pemimpinnya. Nah, inilah yang disebut konsep the island of integrity. Artinya, meskipun secara nasional korup tapi sebenarnya kita bisa bikin pulau-pulau yang bebas korupsi dan dengan otonomi daerah ini paling memungkinkan, ungkapnya. Namun menurut dia, komitmen dari Walikota ini dalam jangka panjang harus bisa menjadi komitmen lembaga atau bersama karena pakta integritas dalam beberapa catatan dan penelitian, keberhasilan kepala-kepala daerah dalam menciptakan pulau-pulau integritas di sebuah negara bisa runtuh jika pengganti kepala daerah berikutnya komitmennya tidak setinggi yang memulai atau si pioneer itu. Nah, bisa saja karena rekrutmen politiknya kotor dan lain sebagainya tidak menjamin sistem yang sudah dibangun itu akan langgeng, tuturnya. Dia menambahkan, dalam membangun komitmen bersama ini juga perlu memperkuat partisipasi warga masyarakat di dalam perencanaan dan penganggaran dalam sebuah daerah. Supaya komitmen ini berkelanjutan dan menjadi komitmen lembaga atau institusi, beneďŹ t atau manfaat dari seluruh program harus

mendapat bantuan dua unit peralatan. Pemkot Pontianak, menurut Thomas, hingga saat ini baru mendapat dukungan peralatan program E-KTP sebanyak 24 unit dari kuota sebesar 34 unit atau masih kekurangan 10 unit. Baru-baru ini mendapat bantuan peralatan tambahan sebanyak sepuluh unit, dan sudah bisa difungsikan, ungkapnya. Data Disdukcapil mencatat, rata-rata per kecamatan per hari hanya mampu melayani sekitar 400 - 500 pemohon dengan masing-masing didu-

Sutarmidji. DOK

kung dua unit peralatan dengan dukungan empat peralatan bisa menjadi 700 - 800 pemohon per hari. Sampai, Rabu (30/11), tercatat sekitar 163.941 jiwa atau 36,02 persen masyarakat terlayani dari sebanyak 455.109 jiwa penduduk Kota Pontianak masuk dalam data wajib memiliki KTP elektronik hingga akhir tahun ini. (lil)

Waspada Penyakit saat Banjir PONTIANAK . Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak meminta masyarakat, selalu waspada terhadap penyakit yang mungkin muncul saat banjir serta musim penghujan. Apabila intensitas hujan meningkat dan mengakibatkan banjir, penyakit akan banyak bermunculan seperti demam berdarah dengue (DBD), leptospirosis, demam tifoid, u dan diare. Untuk itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap wabah penyakit saat banjir, imbau drg. Multi Junto Bhatarendro, MPPM, Kepala Dinkes Kota Pont ianak, kemarin. Dikatakan Multi, masyarakat

harus bersiaga berbagai penyakit baik dari lingkungan maupun perubahan cuaca yang ekstrem. Karena udara lembab yang datang bersama musim penghujan, bisa menyebabkan organisme yang menimbulkan penyakit, seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit, tumbuh kian subur. Mengenai kemungkinan DBD, lanjut Multi, merupakan penyakit berbahaya. Ini disebabkan oleh virus dengue. Virus ini memang penyakit khas di daerah tropis yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dan musim hujan membuat populasi hewan

Pemkot-TII Teken Pakta Integritas PONTIANAK . Walikota Pontianak H. Sutarmidji bersama Transparansi Internasional Indonesia (TII) yang diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Teten Masduki, akhirnya menandatangani pakta integritas di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Walikota, Rabu (28/12). Dalam kesempatan tersebut, Teten memuji kepemimpinan Walikota Pontianak, Sutarmidji dalam mempelopori pakta integritas di Kalimantan. Dengan komitmen pak Walikota di sini, saya melihat ini sebuah pioneering di Kalimantan untuk memulai pakta integritas ini, ujar Teten. Pakta integritas merupakan suatu bentuk kesepakatan tertulis, mengenai transparansi dan pemberantasan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa barang publik melalui dokumen-dokumen yang terkait, yang ditandatangani kedua belah pihak, baik sektor publik maupun penawar dari pihak swasta. Pelaksanaan dari pakta tersebut dipantau dan diawasi baik oleh organisasi masyarakat madani maupun oleh suatu badan independen dari pemerintah atau swasta yang dibentuk untuk melaksanakan tugas tersebut atau yang memang sudah ada dan tidak terkait dalam proses pengadaan barang dan jasa itu. Komponen penting lainnya dalam pakta ini adalah mekanisme resolusi konflik melalui arbitrasi dan sejumlah sanksi yang sebelumnya telah diumumkan atas pelanggaran terhadap peraturan yang telah disepakati yang berlaku bagi kedua belah pihak, ujar Teten. Penandatanganan pakta in-

ataupun lumpuh. Tetapi harus sudah dilaporkan sebelumnya oleh keluarga terdekat warga tersebut, ujar Sutarmidji. Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pontianak, Thomas mengatakan, sedikitnya penduduk Kota Pontianak yang terlayani dalam pembuatan EKTP, karena faktor peralatan pendukung yang masih minim. Ia menambahkan, lambannya pelayanan program E-KTP di Kota Pontianak karena keterbatasan peralatan pendukung program itu yang rata-rata per kecamatan sebelumnya baru

Sekjen Transparansi Internasional Indonesia (TII), Teten Masduki pada saat memberikan sambutan. KHOLIL YAHYA

bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Sebab jika beneďŹ t atau beneďŹ tiary dari seluruh program ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, pengganti berikutnya tidak akan berani mengganggu ini karena akan kehilangan pengaruh dalam masyarakat, paparnya. Walikota sendiri memastikan penggunaan dana APBD semakin hari semakin efektif. Begitu juga dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), saat awal dirinya menjadi Walikota sebelumnya hanya Rp 54 miliar, namun tahun 2012 ini sudah mencapai Rp 204 miliar tanpa harus menerapkan pajak atau retribusi baru. Jadi dalam waktu tiga tahun ini dari Rp 54 miliar bisa menjadi Rp 200 miliar lebih tanpa kita harus dengan pajak baru, retribusi baru bahkan kita menghapus banyak sekali perizinan. Ini untuk intensifikasi dan menekan angka kebocoran, katanya.

Selain itu, kepala SKPD yang tidak mencapai target yang diinginkan, juga akan di rolling atau mutasi. Untuk memutasi atau merolling kepala SKPD yang tidak mencapai target yang diinginkan, dirinya tidak perlu menunggu terlalu lama karena tidak ingin SKPD bersangkutan menjadi korban akibat kinerja kepala SKPD yang tidak mampu. Lebih baik saya mengganti kepala SKPD itu dari pada SKPD tersebut yang menjadi korbannya, tukasnya. Terkait dana bantuan sosial (Bansos), Sutarmidji menegaskan, tidak satu pun dana bansos itu yang menyimpang atau untuk kepentingan dirinya sebagai kepala daerah. Kalau bicara kepentingan saya, saya tidak akan kurangi jumlah bansos itu. Sebelum saya, bansos di APBD itu Rp 48 miliar, sekarang yang benarbenar bansos itu tidak lebih dari Rp 6 miliar, pungkasnya. (lil)

ini meningkat tajam. Dia mengatakan, pencegahannya sangat simpel, hanya dengan 3M, menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air serta menimbun/menyingkirkan barang-barang bekas yang bisa menampung air. Selanjutnya, leptospirosis ini sering menyerang korban banjir karena penyebaran bakteri ini melalui genangan air yang tercemar urine binatang (hewan ternak, kuda, anjing, dan tikus), yang mengandung kuman yang kemudian masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka ataupun ketika

kulit terlalu lama terendam genangan air yang akan membuka pori-pori. Untuk itu, Multi mengimbau masyarkat Kota Pontianak untuk mewaspadai penyakit leptospirosis saat musim banjir seperti saat ini. Beberapa hari belakangan ini banjir terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimantan Barat, terutama kota Pontianak. Untuk itu kita mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh urine binatang, kata Multi. Untuk itu dia mengimbau agar warga bisa menutup wadah penampungan air, terlebih wadah air

yang diletakkan di luar rumah seperti tempayan dan drum. Selain itu Multi juga mengimbau agar masyarakat bisa mengonsumsi air bersih untuk menghindari penyakit saat banjir tersebut dan diare pada umumnya yang mudah menyerang ketahanan tubuh. Musim banjir seperti yang terjadi saat ini juga menyebabkan masyarakat mudah terserang berbagai penyakit kulit. Jika ada warga yang terkena diare atau penyakit lainnya diharapkan bisa segera berobat ke puskesmas natau dokter praktek terdekat, kata Multi. (lil)


4 Pemerintah Mesti Bermitra dengan Media PONTIANAK. Pewarta senior Perum LKBN ANTARA, Aat Surya Safaat mengatakan, pemerintah daerah dan media massa perlu bermitra. Mendorong pembangunan dan mendukung peningkatan ekonomi daerah yang berujung kesejahteraan masyarakat. Media perlu menyampaikan solusi dari permasalahan yang terjadi, bukan sekedar menampilkan sensasi yang terkesan mencuat sesaat, kata Aat Surya Safaat saat bertemu dengan sejumlah wartawan d a r i m e d i a m a s s a d a n H u m a s P r o t o k o l Pe m e r i n tah Kalbar di Wisma Antara di Jakarta, Rabu (28/12). Menurut dia, meski masih banyak permasalahan terjadi, namun harus diakui bahwa Indonesia mendapat berbagai pengakuan yang positif oleh dunia internasional. Ia mencontohkan, naiknya peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional, terus bertambahnya pendapatan domestik bruto serta tingginya minat investasi di berbagai daerah. Media memegang peranan penting untuk memberikan citra suatu negara dan daerah, ungkap Aat yang kini menjadi General Manajer Pengembangan Bisnis Perum LKBN ANTARA itu. Pemerintah daerah, lanjut dia, harus memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan menggandeng media massa, baik tingkat nasional maupun lokal. Kota Surabaya dan Jawa Timur, mampu mengemas pencitraan dengan baik dan menggandeng media massa, sehingga minat investasi di sana sangat tinggi untuk tahun depan, ungkapnya. Agus Mulyadi, dari TVRI Kalbar mengakui, media massa banyak cenderung menampilkan tayangan yang mendorong kekerasan atau membuat citra negatif tentang Indonesia. Sementara Abdul Khoir dari Harian Borneo Tribun Pontianak mengatakan, perlunya keseimbangan antara misi idealisme suatu media dengan kepentingan komersil perusahaan seperti iklan. Sedangkan Uray Ronald dari Harian Pontianak Post menambahkan, kesulitan dari media massa swasta untuk menyiarkan berita-berita pembangunan, adalah kekhawatiran minat beli masyarakat akan rendah terhadap media bersangkutan. Kurniati dari Harian Berita Khatulistiwa mengingatkan perlunya pemanfaatan sosial media untuk mendorong informasi ke publik karena penggunaannya semakin banyak. Kepala Bagian Publikasi, Biro Humas dan Protokol Pemprov Kalbar, Emi Puterina mengatakan, pihaknya akan memperkuat upaya memaksimalkan penyampaian dan informasi publik mengenai pembangunan daerah. Kemitraan dengan media massa yang sudah terjalin selama ini, akan terus ditingkatkan, kata Emi. Informasi yang disampaikan ke publik, tidak hanya berlaku di tingkat lokal. Tetapi hingga dunia Internasional, karena sekarang informasi sudah tidak lagi mengenal batas waktu dan daerah, ungkap Emi Puterina. (dna)

Kalbar Raya

Kamis, 29 Desember 2011

Tujuh Kapal Vietnam Ditenggelamkan PONTIANAK. Sebanyak tujuh unit kapal ikan asal Vietnam ditenggelamkan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Perairan Pulau Datuk, Kabupaten Pontianak, Rabu (28/12). Kapal-kapal ikan itu akan dijadikan rumah ikan (rumpon) bagi kesejahteraan nelayan setempat. Direktur Jenderal PSDKP Syahrin Abdurrahman menegaskan, ketujuh kapal tersebut sudah inkracht. Khusus untuk kapal-kapal yang sudah rusak parah seperti kapal Vietnam ini akan dijadikan rumpon, katanya usai memimpin upacara penenggelaman kapal di Kantor Stasiun PSDKP, Sungai Rengas. Menurut Syahrin, pihaknya juga berharap seluruh kapal-kapal pelaku illegal fishing rampasan negara itu dapat bermanfaat bagi nelayan. Sedangkan kapal yang kondisinya sudah rusak parah segera ditenggelamkan agar dapat menjadi rumah ikan di dasar laut. Syahrin menjelaskan, manfaat lain dari kegiatan rumpon ini sekaligus menjadi solusi untuk beberapa persoalan penanganan

barang bukti kapal tangkapan yang ada di dermaga Stasiun PSDKP Pontianak. Di antaranya, membersihkan kolam labuh dari onggokan kapal bekas yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi, karena mengganggu aktivitas pelayaran. Penenggelaman ini juga dapat memberikan pelajaran bagi para pelaku illegal fishing, bahwa Indonesia bersungguh-sungguh dalam memberantas illegal fishing. Rumponisasi kapal hasil tindak pidana perikanan ini juga menjadi upaya kita bersama dalam perbaikan habitat ikan di laut, jelas Syahrin. Dia menjelaskan rumpon ini juga bisa menjadi tempat ikan berteduh, mencari makan, dan sebagai substrat untuk meletakkan telurnya bagi ikan-ikan tertentu, serta tempat berlindung (shelter) dari predator. Selain itu, bisa pula menjadi titik acuan navigasi (meeting point) bagi ikan-ikan tertentu yang menjadikan rumpon itu sebagai tempat berkumpul ikan bernilai ekonomi tinggi. Ke depan, Syahrin juga mengatakan bahwa pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan

Kapal nelayan Vietnam hasil tangkapan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. DINA

akan lebih ditingkatkan untuk menekan laju aktivitas illegal fishing. Muaranya adalah untuk melindungi kelestarian sumber daya, keberlanjutan mata pencarian masyarakat nelayan, dan peningkatan ekonomi, jelasnya. Kepala Biro Keuangan Kejaksaan Agung, Yudi Rianto yang turut menyaksikan rumponisasi kapal itu turut mendukung terobosan yang dilakukan Kementerian Ke-

RSUD Soedarso Pontianak. DINA

PONTIANAK. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kalbar, membeludaknya

LARIS IKLAN BARIS

pasien pada perawatan kelas tiga di RSUD Soedarso dikarenakan pola rujukan yang salah.

Seharusnya pasien dari daerah luar Kota Pontianak dengan keluhan penyakit ringan tidak perlu

Rp. 7.000/baris Min 3 Baris, Max 5 baris (1 Baris 42 Karakter)

30 x 21 x 14 x 7x

'3 -XWDDQ

Gedung Graha Pena Lt 3 Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Kubu raya EKO SERVICE

SEDOT WC

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Perumnas II, Gg Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (meteran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub : 08125726674/081345979784

Ukuran 8 x 22 M2 Jl. Sepakat Gg. Razak Kelurahan Sampit ketapang. Sertifikat HM Hub: 085245109927

Jl. Parit Wak Lijah Nipah Kuning, SHM No 315. Luas 6400m2 (20mx320m). Hrg Rp 650 jt (Nego). Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun Hub: 081522646767 No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub Bantuan Modal : 762813 Komp Warga Sejahtera Jl. Komyos Hibah Bantuan modal Usaha Hub : Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik 082154360123 Hub : 085345038038 Bantuan modal Usaha UKM maksimal Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 20 jt info klik www.ugminside.com 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Lowongan

Ingin berlangganan Harian Equator di Melawi Hub : 0568-22069

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : 081345184340/08115705595

SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

Ingin berlangganan Harian Equator di Sambas. Hub : 085245698977

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

Sintang : Hp : 082152599899 085750111101 ( Pasar Inpress)

Undangan & Souvenir tak

Proses Mudah dan Cepat

ce

RANGER RAS CABIN

DP

MURAH FORD FIESTA

Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655 Hp : 081256271689 081257488955 Pontianak Kantor Pusat : Jl. Tabrani Ahmad Komp : Hasia Permai No. B 8

280 jt Cashback s/d

25 jt

194 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT

Hp: 08125721381 / 085252465555

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

DAHSYATNYA BISNIS FOREX! Rp. 950.000,-

Modal Min 500rb,Profit 2,5jt/hari sd 250 hari NONSTOP.Cocok Utk Pensiunan,PNS, Pegawai Swasta.

YARIS Type J Matic th 2008 warna Ingin berlangganan & pengecer Hitam (Hrg 155 jt). Hub: 7092490 Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525 Grand Vitara Matic th’07 wrn Silver Ingin berlangganan HarHrg 212jt (nego). Hub: 7092490 ian Equator di Singkawang Hub: 081256056477

kAMI HADIR UNTUK ANDA

744880

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang

Dicari kryawan wanita penjualan Berlangganan Harian Equamax 25th, Avimedia, Setia Budi tor di Pemangkat Hub : AGUS 081256032440 61A. Hub : 0811568550

Jual Mobil

HUB TELP.

'3

Biro

4KT, 2LT, Fas: PLN 2200W, PDAM, Garasi. Jl H Rais A Rahman Gg Ingin berlangganan HarAmalia No 8. Hub: 0852 451 ian Equator di Bengkayang Hub : 09927 085288031117

di Kalbar mencapai sekitar 1,5 juta dan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) sekitar 1 juta. Jadi total masyarakat yang berhak dirawat di kelas tiga sekitar 2,5 juta orang. Sedangkan saat ini jumlah tempat tidur pada perawatan kelas tiga di Kalbar baru mencapai seribu unit, tuturnya. Ayah dua anak ini menambahkan, untuk mengatasi kekurangan tempat tidur tersebut pendirian rumah sakit dengan spesifikasi perawatan bagi pasien kelas tiga, seperti yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Pontianak merupakan solusi yang tepat. Bahkan rumah sakit yang memiliki kapasitas 200 tempat tidur serta dilengkapi dengan ruang operasi, direncanakan akan beroperasi pada pertengahan tahun 2012 mendatang. Kemungkinan April sudah bisa beroperasi, ungkap pria asal Surabaya itu. (dna)

0561 - 7911322

Rp. 200.000 Rp. 150.000 Rp. 125.000 Rp. 100.000

Pontianak - Sintang PP

Jual Tanah

dirujuk hingga ke Soedarso, cukup ditangani oleh rumah sakit daerah setempat, ungkap Andy Jap, Kepala Dinas Kesehatan kepada wartawan, Rabu (28/12). Dikatakan Mantan Dirut RS Kabupaten Sanggau ini, penggunaan tempat tidur pada perawatan kelas tiga di rumah sakit di beberapa kabupaten/kota di Kalbar dinilai masih cukup. Bahkan beberapa diantaranya masih memiliki kelebihan unit tempat, kata Andy. Meski demikian, Andy mengaku Kalbar mengalami kekurangan jumlah tempat tidur, baik pada rumah sakit milik pemerintah maupun swasta. Bahkan kekurangan tersebut lebih didominasi pada perawatan di kelas tiga. Menurutnya, kekurangan tempat tidur pada perawatan kelas tiga tersebut dengan asumsi jumlah penerima jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas)

Pemasangan iklan Hub :

Tarif Paket Umum

Tarif Iklan Baris

ARIS Transportasi Jual Rumah

mendapatkan rumah baru, baik ikan besar maupun kecil untuk berkumpul. Sebelum diputuskan dijadikan rumpon, ketujuh kapal ikan asing ini diproses melalui sejumlah tahapan terlebih dahulu, hingga berkekuatan hukum tetap (inkracht). Rata-rata kapal kayu berukuran antara 28 hingga 100 gross tonage (GT) ini sudah rusak parah. (dna)

Pasien RSUD Soedarso Membeludak

Berdayakan Napi di LP PONTIANAK. Usai menjalani masa tahanan, Narapidana diharapkan tidak bakal kembali melakukan tindak kriminalitas. Pemberdayaan terhadap warga binaan menjadi kewajiban selama di Lembaga Pemasyarakatan (LP). Diharapkan menjadi bekal mereka, guna memulai kehidupan baru saat kembali bergabung di masyarakat. Dahulu kita pernah berdayakan warga binaan untuk kerja di luar. Seperti diberdayakan pada Dinas Kebersihan, dengan syarat harus ada penjamin. Namun sekarang tidak, karena saat dicoba pernah disampaikan bahwa di luar masih banyak warga yang menganggur, kata Kalapas Kelas II A Pontianak, G Edy Suyanto Bc IP saat ditemui di Lapas Kelas II A Pontianak, kemarin. Edy memaparkan, kondisi LP Kelas II A Pontianak terdiri dari delapan blok A hingga H. Dihuni 623 warga binaan yang didominasi warga Kota Pontianak. Dari jumlah tersebut terdapat 62 warga binaan wanita. Tersandung kasus narkoba sebanyak 290 narapidana yakni sekitar 46,5 persen. Kasus korupsi tiga orang, hukuman pidana mati empat orang dan hukuman pidana seumur hidup enam orang. Saat ini telah over kapasitas. Idealnya dihuni sekitar 500 warga binaan. Namun masih bisa, meski agak sempit-sempit sedikit, ujar Kalapas. Namun idealnya, kata Edy, penempatan ruang tahanan disesuaikan dengan pelanggaran pidana yang dilakukan. (sul)

lautan dan Perikanan ini. Prinsipnya kita akan dukung terutama dalam hal penegakan hukum dan peningkatan perekonomian yang bersumber dari sektor kelautan dan perikanan, katanya. Teknik rumponisasi ini merupakan strategi mengumpulkan ikan dengan membentuk kondisi dasar laut menjadi mirip kondisi karang-karang alami. Rumpon membuat ikan merasa seperti

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH

PD. ANEKA BATU ALAM

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Dp R Rp. p. 14.050.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.583.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

Menjual :

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan

INFO klik www.starttexas.com atau SMS”PETUNJUK”

Hp : 081905109444

ANGSURAN 2.583.000.4.220.000.5.810.000.4.640.000.4.260.000.-

5000 3999 KAMARUDIN 0821 0813 4536 3777

THERAPY

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

DP 14.050.000.17.970.000.27.460.000.15.000.000.15.210.000.-

DISCOUNT 60% GARANSI

CASH BACK s / d 25 JT

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

TYPE PICK UP APV SX Over Karimun Estillo Splash

Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


PEMILUKADA

5 RUU Pilkada Mungkinkan Keterlibatan KPK Jakarta. Pemerintah melalui Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada ingin mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah provinsi (gubernur) dari secara langsung ke pemilihan oleh DPRD. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun bakal dibolehkan mengawasi Pilgub, termasuk melakukan penyadapan terhadap para anggota DPRD. Keinginan pemerintah tersebut tak bisa berjalan mulus. Sebab, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menentang RUU Pilkada tersebut, karena menunjukan suatu perubahan sikap dan cara berfikir yang tidak tepat. Bahkan, hal itu dinilai sangat bertentangan dengan kehidupan demokrasi di Indonesia. Saya kira jangan mundur kembali kebelakang. Rakyatlah yang memilih pemimpinnya, kata Ketua Komisi II DPR, Chairuman Harahap kepada JPNN. Menurutnya, ditinjau dari logika berpikir apapun, tidak ada yang dirugikan dengan model Pilgub langsung oleh masyarakat. Karena itu, jika pemilihan dikembalikan seperti model Orde Baru dengan alasan menghindari terjadinya money politik, argumen itu tidak bisa dibenarkan. Itu pemikiran yang salah, (politik uang) itu harus dicari penyelesaianya, jangan kita lari dari masalah, ujarnya. Dikatakanya, dalam Undang-Undang Pemilu telah diatur mengenai kecurangan-kecurangan dalam Pilkada. Menurutnya, bila ada pasangan calon yang melakukan pelanggaran itu bisa dianulir atau digugurkan. Masalahnya sekarang, harus dicari solusi bagaimana calon itu tidak melakukan politik uang, termasuk calon itu sendiri dapat tersadarkan untuk menghindari money politik tersebut. Bukanya harus merevisi undang-undang. Yang harus diselesaikan masalah yang ada sekarang, bukan mencari masalah baru, ujar Chairuman. Terlebih, dalam RUU tersebut KPK diminta terlibat dalam pelaksanaan Pilkada bila pemilihan dilakukan oleh DPRD. Ditegaskan Chairuman, KPK telah memiliki tugas dan wewenang sendiri dan tidak untuk mengawasi proses Pilkada. Itu bukan tugas KPK. Apa KPK bias mengawasi itu semua (seluruh Pilkada di Indonesia), pungkasnya. Seperti diketahui, pemerintah berargumen, pertimbangan mengembalikan mekanisme pemilihan gubernur (Pilgub) ke DPRD adalah demi memudahkan pengawasan dan menekan politik uang (money politics). Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Djohermansyah Djohan, menyatakan bahwa guna mencegah politik uang itu pula, sangat terbuka kemungkinan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi Pilgub oleh DPRD. Menurut nya, RUU Pilkada yang kini tengah disiapkan pemerintah akan membuka ruang bagi KPK agar secara aktif mengawasi Pilgub, termasuk melakukan penyadapan terhadap para anggota DPRD. (jpnn)

Kamis, 29 Desember 2011

Balon Walikota Singkawang Bermunculan Singkawang. Kendat i tahapan Pemilihan Walikota (Pilwako) Singkawang diperkirakan mulai April 2012, Bakal Calon (Balon) Walikota terus bermunculan. Tetapi, untuk Balon Wakil Walikota masih belum kelihatan, karena masih menunggu dan melihat (wait and see). Selain incumbent yang memang sudah mempunyai partai pengusung, masih terdapat balon-balon lainnya yang dengan terangterangan telah menyatakan siap bertarung dalam Pilwako Singkawang mendatang. Sebut saja mantan Walikota Singkawang Awang Ishak yang siap maju kembali. Demikian pula dengan mantan Bupati Sanggau Yansen Akun Efendi yang semakin santer dibicarakan kalangan masyarakat. Selain kedua figur yang tidak asing di masyarakat tersebut, masih terdapat figur-figur lainnya yang juga sudah digadang untuk bertarung dalam Pilwako Singkawang mendatang. Sebut saja, Ketua Partai Golkar Dedi Mulyadi, Anggota DPRD Kalbar Awang Sofian Rozali, termasuk pula Iwan Gunawan, Alex, Leo Kurniawan, RE Nyarong dan masih banyak lagi. Tetapi untuk mendapatkan partai pengusung, tentunya bukan persoalan mudah. Sekelas Partai Golkar saja harus berkoalisi agar bisa mendukung pasangan calon. Belum lagi harus menunggu hasil survei mengenai siapa yang akan diusung. Selain itu, terdapat pula Balon yang sudah mempunyai partaipartai koalisi untuk mengusungnya seperti, RE Nyarong yang sudah mendapat dukungan dari 12 partai politik non kursi. Koalisi partai untuk mengusung RE Nyarong menjadi Calon Walikota Singkawang periode mendatang tersebut diberi nama Koalisi Partai Singkawang Bersatu (KSPB). Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) KSPB baru-baru ini, koalisi ini telah mempunyai 20,79 persen suata atau telah memenuhi syarat minimal 15 persen suara untuk mengusung pasangan Calon Walikota Singkawang.

Parpol yang tidak mendapatkan kursi di DPRD Singkawang pada Pemilu lalu itu terdiri atas Partai Merdeka, PBB, PDK, PKPI, PDS, Patriot, PPDI, PMB, PKNU, PKNUI, PIS dan PDP. Setelah memproklamirkan KSPB, mereka memastikan untuk mengusung mantan Anggota KPU Provinsi Kalbar, RE Nyarong sebagai calon Walikota Singkawang 2012 mendatang. Menurut Rais, memang sudah sepantasnya RE Nyarong menjadi Walikota Singkawang. Hal tersebut dilandaskan atas beberapa pertimbangan. Diantaranya, yang bersangkutan dari kalangan pengusaha yang diharapkan dapat membangun Kota Amoy ini. Apalagi dia merupakan putra asli Singkawang serta besar di Kota Amoy ini, dan menjadi wajar Nyarong pulang ke Singkawang dengan satu tekad membangun kota yang dia cintai, kata Rais. Setelah memastikan akan mengusung RE Nyarong, Rais mengharapkan koalisi Parpol nonkursi dapat bekerja maksimal. Kita mengharapkan kader partai bisa memaksimalkan koalisi untuk mengusung RE Nyarong sebagai Cawako Singkawang mendatang, pinta pria bergelar Haji ini. Sementara itu, RE Nyarong menyambut bahagia atas kepercayaan yang diberikan KSPB terhadapnya, karena menurutnya, koalisi tersebut merupakan modal utama untuk bertarung

dalam Pilwako Singkawang mendatang. Semoga kepercayaan ini berbuah manis. Apalagi sebagai putra Singkawang sudah sewajarnya kita membangun daerah sendiri, kata pengusaha bidang properti ini. Bagi RE Nyarong, kepercayaan dari KSPB itu merupakan anugerah terindah yang diterimanya dan sebagai timbal baliknya, tentunya harus memaksimalkannya agar yang dicita-citakan dapat terwujud, demi Kota Singkawang yang lebih baik. Bila figur lain masih sibuk mencari partai pengusung, kecuali incumbent yang dengan PIB saja sudah cukup, dukungan terhadap RE Nyarong terus mengalir. Dukungan tersebut di antaranya dari Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Indonesia (APERSI) yang beranggotakan 3000 pengusaha. Hal tersebut diakui Ketua DPP APEKSI Kota Singkawang, Edy Ganefo. Kita siap mendukung RE Nyarong maju membangun kota kelahirannya, tegasnya. Berbagai alasan dikemukakan APERSI untuk mengusung RE Nyarong merebut posisi nomor satu di Kota Singkawang. Diantaranya, sebagai daerah yang sedang berkembang, sudah saatnya Kota Wisata ini dipimpin sumberdaya potensial dari kalangan pengusaha. RE Nyarong merupakan pengurus DPP APERSI sebagai Sekretaris Bidang Advokasi

dan Perizinan. Sehingga dedikasinya di kalangan pengusaha tidak diragukan lagi dalam membangun suatu daerah. Hal itu pula yang menjadi alasan kuat APERSI untuk mendorong dan mengusung RE Nyarong maju bertarung sebagai Calon Walikota (Cawako) dalam Pilwako Singkawang 2012. Setelah mendapatkan dukungan 12 Parpol‒untuk memenuhi syarat minimal perolehan suara partai pengusung‒serta dukungan dari kalangan pengusaha, menunjukkan kalau RE Nyarong bukan main-main untuk memenangkan Pilwako Singkawang mendatang. Kesiapan RE Nyarong untuk merebut posisi nomor satu di Kota Singkawang serta menjadikan Kota Amoy ini berkembang dengan cepat, membuat Ketua APERSI Edy Ganefo tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Karena salah satu pengurus terbaik APERSI punya keinginan kuat ikut perhelatan lima tahunan tersebut dan bersedia membangun Kota Singkawang, kata Edy. Oleh karenanya, tambah Edy, beberapa pengurus DPP datang langsung ke Singkawang untuk memberikan dukungan moril dan materi kepada RE Nyarong untuk merebut kursi panas KB 1 C. Saya yakin 3000 anggota kami memberikan dukungan penuh buat saudara Nyarong mencalonkan diri, jelas pengusaha asal Palembang ini.

Edy mengingatkan, 3000 anggota APERSI itu hanyalah sebagian kecil, karena dia optimis RE Nyarong yang merupakan mantan anggota kepolisian itu mampu menarik simpatik masyarakat Kota Singkawang dan mendapatkan dukungan menjadi Walikota Singkawang. Bila figur-figur Balon Walikota Singkawang terus bermunculan, lain halnya dengan Balon Wakil Walikota. Hingga kini belum tampak memproklamirkan diri. Bahkan incumbent, Edy R Yacoub mengaku belum memikirkan untuk maju. Hanya terdapat beberapa nama yang muncul dibicarakan di kalangan masyarakat Kota Singkawang yang akan menjadi Calon Walikota Walikota Singkawang, diantaranya Anggota DPRD Kota Singkawang Abdul Muthalib yang digadang berpasangan dengan Awang Ishak. Terdapat beberapa alasan, Balon Wakil Walikota Singkawang belum muncul ke permukaan, diantaranya terkait dengan draft Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada sudah diserahkan ke DPR-RI untuk dibahas sejak bulan lalu. Walikota Singkawang Dr KRA Hasan Karman yang mendapat informasi tersebut mengatakan, kalau dihitung, sangat mungkin UU itu akan ditetapkan sebelum Pilwako Singkawang dan Pilgub Kalbar 2012. Jika UU itu ditetapkan, maka Pilkada hanya akan memilih kepala daerah tanpa wakil. Wakilnya akan diangkat dari 3 calon PNS yang masih aktif dan memenuhi syarat, kata Hasan. Hal itu pula yang menjadi salah satu alasan Hasan Karman untuk buru-buru menyebutkan atau menyatakan siapa pasangannya untuk menjabat periode berikutnya. Jadi sangat premature sekarang menentukan calon wakil, katanya. Sementara untuk Gubernur Kalbar periode mendatang, akan dipilih DPRD provinsi, jika UU Pilkada yang baru tersebut ditetapkan. Kelihatan waktu sembilan bulan ke depan, UU ini bisa disahkan, pungkas Hasan. (dik)

jendela usaha Analisa Usaha Keripik Singkong

Asumsi: Produksi skala rumah tangga Dibantu oleh dua orang tenaga kerja Modal awal Mesin pengiris singkong (Slicer) Rp 4.500.000 Mesin pengemas (Sealer) Rp 500.000 Peralatan menggoreng (wajan dan alat penirisnya) Rp 300.000 Kompor gas dan tabung 3 kg Rp 300.000+ Total Rp 5.600.000 Peralatan mengalami penyusutan perbulan, rincian sebagai berikut:

Untung Mengalir Deras, Keripik Singkong Laku Keras Keripik singkong merupakan salah satu produk makanan ringan yang banyak digemari konsumen. Rasanya yang renyah dan murahnya harga yang ditawarkan, menjadikan produk tersebut sebagai alternatif tepat untuk menemani waktu santai Anda bersama rekan dan keluarga. Seiring meningkatnya permintaan konsumen seperti ditulis laman bisnisukm, kini keripik singkong mulai diinovasikan menjadi keripik pedas dengan beberapa tingkatan level. Meskipun trend tersebut belum lama dikenal masyarakat luas, namun perkembangannya sudah sangat pesat, sehingga banyak produsen keripik singkong mulai beralih jalur dengan menambahkan ekstra pedas pada produk keripik yang diciptakannya. Sejatinya, produk keripik singkong pedas bukan barang baru bagi masyarakat Indonesia. Namun deng an menambahkan sedikit inovasi dalam hal peningkatan level rasa pedas yang ditawarkan, kini keripik tersebut banyak

rasa pedas untuk memenuhi permintaan para konsumen. Saat ini berbagai macam merek keripik pedas bisa kita temukan di pasaran. Sebut saja keripik pedas Maicih, Kripik Setan, Keripik Jenglots, Kripik Goal, Keripik Mang Lada, dan m a s i h b a ny a k l a g i m e r e k keripik pedas lainnya yang bisa kita temukan di berbagai pelosok daerah. Rata-rata para produsen keripik pedas tersebut menawarkan tingkatan level pedas, mulai level satu hingga level 10, atau ada juga yang menawarkan level Dewa dan setengah Dewa untuk membedakan tingkat pedas yang ditawarkannya kepada para konsumen. Bagi Anda yang tertarik mengangkat keripik singkong pedas sebagai peluang usaha, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan sebelum memulai usaha tersebut. Pertamatama, ketahui jenis singkong yang berkualitas bagus. Lebih baik Anda bekerjasama langsung dengan petani singkong yang ada di kota Anda, untuk

dicari konsumen dan menjadi salah satu peluang bisnis menarik yang menjanjikan untung besar bagi pelakunya. Rata-rata penggemar berat makanan pedas adalah kalangan remaja atau anak muda. Anda bisa menjadikannya sebagai target pasar yang sangat potensial, dengan cara menawarkan beberapa level

mendapatkan harga beli yang lebih miring dan kualitasnya benar-benar terjamin. Kedua, persiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memproduksi keripik singkong pedas. Misalnya saja seperti mesin pengiris singkong (slicer), mesin pengemas (sealer), alat penggorengan, plastik kema-

Mesin slicer : 1/60 x Rp 4.500.000 Rp 75.000 Mesin sealer : 1/36 x Rp 500.000 Rp 13.900 Penggorengan : 1/36 x Rp 300.000 Rp 8.400 Kompor gas : 1/36 x Rp 300.000 Rp 8.400 + Total Rp 105.700/bln

Biaya operasional perbulan Belanja bahan baku perhari: Singkong (Rp 1.500/kg x 50 kg) Rp Minyak goreng (Rp 13.000/kg x 20 kg) Rp 260.000 Cabe Rp 250.000 + Total Rp 585.000

san, dll. Ke t i g a , t i n g k a t k a n p e n getahuan dan keterampilan

75.000

Biaya belanja perbulan : Rp 585.000 x 30 hari Rp17.550.000 Plastik kemasan Rp 1.500.000 Gas 3 kg (Rp 17.500 x 15 tabung) Rp 262.500 Gaji pegawai (2 orang x Rp 800.000) Rp 1.600.000 Biaya transportasi Rp 1.000.000 Biaya penyusutan peralatan Rp 105.700+ Total Rp22.018.200 Omset penjualan per bulan Rata-rata penjualan produk Rp 1.000.000/hari: Rp 1.000.000 x 30 hari Rp 30.000.000 Laba bersih perbulan Rp 30.000.000 - Rp 22.018.200 Rp 7.981.800

Anda dalam mengolah keripik singkong. Pastikan keripik singkong yang Anda hasilkan memiliki tekstur yang renyah dan cita rasa pedasnya memberikan sensasi berbeda bagi lidah para konsumen. Keempat, memiliki strategi yang unik untuk mengemas keripik pedas dengan menarik. Selain cita rasanya

yang lezat, kemasan produk menjadi salah satu daya tarik yang cukup kuat bagi para konsumen. Kemasan yang menarik akan membuat calon konsumen tertarik, hingga akhirnya mereka penasaran dan membeli produk keripik singkong pedas yang Anda tawarkan. Prospek bisnis keripik singkong pedas masih sang at terbuka lebar. Bahkan saat ini banyak konsumen yang menjadikan keripik singkong pedas sebagai buah tangan yang cocok bagi sanak saudara di luar kota. Sehingg a tidak heran bila sekarang ini keripik Maicih menjadi pilihan alternatif bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota Bandung, dan singkong balado pedas menjadi pilihan oleh-oleh khas dari daerah Padang. D i s a m p i n g p r o s p e k ny a yang masih sangat bagus, menjalankan bisnis keripik singkong pedas tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Anda bisa memulainya dengan skala rumah tangga, dan menggunakan perabot dapur di rumah Anda sebagai sarana dan prasarana dalam

memproduksi keripik singkong pedas. Yang terpenting dalam proses produksi, adalah menggunakan bahan baku berkualitas bagus dan mengasah keahlian Anda dalam mengolah singkong, sehingga cita rasa yang dihasilkan juga benar-benar berkualitas. Kendala usaha yang biasanya ditemui para produsen keripik singkong pedas, adalah sulitnya mendapatkan persediaan bahan baku singkong dan cabe yang benar-benar berkualitas bagus. Persediaannya yang kurang stabil membuat harga bahan baku tersebut cenderung naik turun, sehingga para pelaku usaha harus pintar-pintar menyiasatinya tanpa harus menaikan harga jual produk ke pasaran. Selain itu, kendala berikutnya yaitu adanya persaingan pasar yang cukup ketat. Sekarang ini jumlah produsen keripik singkong pedas sudah cukup banyak di pasaran, sehingga para pelaku usaha dituntut untuk menghasilkan cita rasa yang lezat dan melengkapinya dengan kemasan yang bisa menarik perhatian konsumen. (bkm)


6 

padah bertuah

Rama Jabat Ketua PMI KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, Rama Sebayang SKM MPPM resmi menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang Palang Merah Indonesia Kabupaten Kayong Utara (Pengcab PMI) masa khidmat 2011-2016. PelanRama Sebayang SKM MPPM tikan dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Kalbar, Hj Sri Kadarwati Aswin di Balai Nirmala, Selasa (27/12). Usai dilantik, Rama mengatakan, dirinya akan tetap berupaya untuk menjalankan amanah yang dipercayakan. Dia juga meminta dukungan masyarakat agar dapat bersama-sama berperan aktif mendukung PMI dalam rangka peduli kemanusiaan. PMI adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. PMI tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. PMI dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Menurut Rama, peran PMI adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan, terutama tugas kepalangmerahan sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949 yang telah diratifikasi oleh pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1958 melalui undang-undang nomor 59. Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebetulnya sudah dimulai sebelum Perang Dunia II (19391945), tepatnya 12 Oktober 1873. Pemerintah kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indië (NERKAI) yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang (1943). Perjuangan mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) diawali 1932. Kegiatan tersebut dipelopori Dr RCL Senduk dan Dr Bahder Djohan dengan membuat rancangan pembentukan PMI. Rancangan tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia, dan diajukan ke dalam Sidang Konferensi Narkei pada 1940, akan tetapi ditolak mentah-mentah. Rancangan tersebut disimpan menunggu saat yang tepat. Seperti tak kenal menyerah pada saat pendudukan Jepang mereka kembali mencoba untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional, namun sekali lagi upaya itu mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang, sehingga untuk yang kedua kalinya rancangan tersebut kembali disimpan. Proses pembentukan PMI dimulai 3 September 1945 saat itu Presiden Soekarno memerintahkan Dr Boentaran (Menkes RI Kabinet I) agar membentuk suatu badan Palang Merah Nasional. (lud)

geliat kayong utara

Kamis, 29 Desember 2011

Kebebasan Sampaikan Pendapat Bukan Memaksakan Kehendak SUKADANA. Terbitnya undangundang nomor 2 tahun 2011 (UU 2/2011) tentang perubahan UU 2/2008 tentang Partai Politik (Parpol), menjadi perhatian pemerintah untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Kantor Kesbangpol Linmas Kabupaten Kayong Utara mengadakan sosialisasi UU tersebut di Balai Nirmala, belum lama ini. Kegiatan ini secara resmi dibuka Asisten 1 Setda Pemkab Kayong Utara, Jalian SSos. Hadir selaku narasumber di antaranya, Drs Wiwik Eka Wijaya dari Kesbangpol Linmas Provinsi Kalbar, Dedi Effendi SH, Ketua KPUD KKU

dan Molyadi SH, Kasubag Hukum dan Perundang-undangan Setda Pemkab Kayong Utara. Dalam sambutannya, Jalian menyampaikan, sosialisasi itu perlu dipahami secara tepat karena perkembangan politik negara kita saat ini sangat pesat. Harus dipahami kebebasan menyampaikan pendapat bukanlah penyampaian hak yang memaksakan kehendak. Menurutnya, di dalam UU 2/2011 ada beberapa hal penting mendasar yang harus diketahui masyarakat dalam berpartai politik. Di antaranya adalah ketentuan pendirian dan pemben-

tukan parpol di mana dinyatakan parpol dibentuk paling sedikit 30 warga negara Indonesia (WNI) yang telah berusia 21 tahun atau sudah menikah. Parpol paling didaftarkan paling sedikit 50 orang pendiri yang mewakili seluruh pendiri parpol dengan akta notaris. Pendiri dan pengurus parpol dilarang merangkap sebagai anggota parpol lain. Larangan merangkap jabatan ini cukup tepat. Pasalnya dari banyak kasus yang mencuat di dalam parpol karena adanya duplikasi kepengurusan. karena itu, harus dihindari merangkap jabatan,

terangnya. Kepala Kantor Kesbangpol Linmas Kabupaten Kayong Utara, Mach Novinto SH mengatakan, sosialisasi tersebut diikuti para peserta dari masing-masing parpol, lembaga swadaya masyarakat (LSM), kepala dinas, Koramil, dan Kapolsek. Mach juga memaparkan Permendagri 24/2009 tentang bantuan penggunaan dana serta pertanggungjawaban partai politik. Dikatakannya, beberapa poin bagi parpol yaitu masalah pendidikan politik bagi anggotanya, masalah sumber dana parpol maupun tentang tidak bolehnya anggota

suatu parpol untuk masuk ke parpol yang lain. Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan tentang bagaimana cara pengajuan bantuan dan besaran bantuan yang bisa diberikan kepada partai politik. Harus dipahami bahwa besaran bantuan kepada parpol dihitung berdasarkan perolehan suara hasil pemilu legislatif yang berhasil mendudukkan wakil-nya di DPRD. Sedangkan di luar itu tidak ada bantuan kepada parpol secara kelembagaan melainkan hanya kepada organisasi masyarakat saja, jelasnya. (lud)

Pegawai Pemerintah Perlu Tes Urin SUKADANA. Maraknya penyalahgunaan narkoba yang menjangkiti oknum pegawai pemerintahan hingga berujung ke balik jeruji besi mengundang keprihatinan beberapa kalangan. Mereka menyesalkan bahwa sebagai aparatur yang seharusnya menjadi panutan, justru menjadi penikmat barang haram tersebut. Ketua DPC Partai Bintang Reformasi Kabupaten Kayong Utara, Baharudin ditemui Equator, Rabu (28/12), turut menyesalkan kasus yang menimpa oknum tenaga honorer di Dinas Pertanian Kabupaten Kayong Utara berinisial Em yang tersangkut kasus narkoba. Em berhasil diringkus jajaran Polsek Simpang Hilir, Selasa (27/11) sekitar pukul 23.00 WIB usai pesta narkoba di atas speedboat di perairan Jalan Gusti Aplos, Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir. Dengan terungkapnya kasus ini, tidak ada salahnya jika dilakukan tes urin bagi kalangan pegawai di pemerintahan. Kita harus bersama-sama melawan peredaran narkoba yang semakin merajalela di daerah ini, tegasnya. Salah satu cara untuk menangkal meluasnya pemakaian narkoaba di lingkungan pegawai, Baharudin menyarankan agar melakukan tes urine bagi seluruh PNS termasuk honorer. Langkah represif tersebut diambil karena ia khawatir jika hal ini terus menerus dibiarkan akan mencoreng citra pegawai terutama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. (lud)

Diharapkan selaras perkembangan cepat pertumbuhan ekonomi Sukadana, jangan sampai mendesak kawasan asli Taman Nasional Gunung Palung seperti beberapa titik ditemukan jalan setapak, padahal setahun sebelumnya masih perawan. IST

sosialita Kim Jong Il Wafat, Megawati Tiga PLTU Dioperasikan Kehilangan Sahabat MEGAWATI saat masih sebagai Presiden RI dalam sebuah lawatan ke Republik Demokratik Korea, berfoto bersama Kim Jong Il. Foto : Istimewa JAKARTA - Figur Kim Jong-Il, pemimpin Korea Utara yang meninggal pada Sabtu (17/12) lalu ternyata meninggalkan kesan tersendiri bagi Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri. Menurut putri Proklamator itu, Kim adalah pemimpin berkarakter yang memiliki pendirian kokoh demi melindungi negara dan bangsanya. Dalam pandangan saya, Yang Mulia Kim Jong Il adalah sosok seorang pemimpin berkarakter yang teguh dalam keyakinan politiknya, dan kokoh di dalam menjaga kedaulatan negaranya, kata Megawati dalam siaran pers ke JPNN, Senin (19/12) malam. Megawati yang belum lama ini mengunjungi Korea Utara, menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Kim pula maka negeri di Semenanjung Korea itu mampu menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Bahkan mampu berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, karena menyatunya rakyat dengan

PLN Hemat Rp19,9 Triliun Anggaran

Megawati saat masih sebagai Presiden RI dalam sebuah lawatan ke Republik Demokratik Korea, berfoto bersama Kim Jong Il. IST pemimpinnya, ulasnya. Ketua Umum PDI Perjuangan yang menganggap Kim sebagai sahabat itu pun menyampaikan rasa duka mendalam kepada rakyat Korea Utara. Terlebih lagi ayah Megawati, Bung Karno bersama Kim Il sung yang tak lain ayah kandung Kim Jong Il, sama-sama membangung hubungan baik antara Indonesia dan Korea Utara. Sebagai seorang sahabat, saya sungguh merasa kehilangan. Persaudaraan diantara kami sudah berlangsung lama. Kami berdua juga sangat memahami persahabatan antara

Republik Rakyat Demokratik Korea dengan Indonesia, tegasnya. Mega pun berharap agar kepemimpinan Republik Rakyat Demokratik Korea yang baru nanti mampu meneruskan perjuangan Presiden Kim Il Sung dan Kim Jong il. Salah satu yang menjadi harapan Megawati, adalah terciptanya perdamaian permanen di Semenanjung Korea. Saya percaya, kepergian Kim Jong Il tidak menyurutkan setiap upaya untuk mewujudkan perdamaian di semenanjung Korea, pungkasnya.(ara/jpnn)

Tjahjo : Jangan Langsung Kaitkan HMP dengan Pemakzulan SBY JAKARTA - Sekjen PDIP Perjuangan yang juga Ketua Fraksi PDIP, Tjahjo Kumolo, mengingatkan fraksi-fraksi di DPR pendukung pemerintah untuk tidak langsung menyimpulkan usul penggunaan hak menyatakan pendapat (HMP) kasus Century sebagai langkah pemakzulan atas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Prosesnya menuju pemakzulan itu tidak gampang. Kalau DPR menggunakan HMP, nanti masih ada MK (Mahkamah Prof Imam Nanti Prasojo Konstitusi). berlanjut ke

MPR. Jadi tahapannya panjang, kata Tjahjo saat berbicara pada acara paparan Catatan Akhir Tahun 2011 Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan DPP PDIP di Jakarta, Rabu (28/12). Meski demikian Tjahjo mengingatkan fraksi-fraksi lain pendukung Opsi C untuk memuluskan usulan penggunaan HMP. Fraksi-fraksi yang memilih Opsi C itu kalau mau konsisten, ya harusnya mendorong HMP, ucapnya. Ditegaskannya pula, HMP merupakan hak DPR yang di-

jamin konstitusi. Sebagai lembaga politik, katanya, DPR jelas memiliki hak-hak politik yang dilindungi UU. Kalau sebagai lembaga politik dilarang menggunakan hak-hak politiknya, ya lebih baik DPR dibubarkan saja, ucapnya. Meski demikian ia tak menampik bahwa Presiden memang bisa dijatuhkan lewat proses politik di parlemen. Bung Karno dulu dijatuhkan lewat proses politik di parlemen. Gus Dur juga diturunkan parlemen, tegasnya.(ara/ jpnn)

CILACAP. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan beroperasinya tiga Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru di Pulau Jawa. Ketiga pembangkit baru tersebut adalah PLTU 1 Banten-Suralaya 1x625 Mega Watt (MW), PLTU 3 Banten‒Lontar unit 1 kapasitas 1x315 MW dan PLTU Tanjung Jati B ekspansi unit 3 kapasitas 1x660 MW. Ketiga proyek dengan total 1.600 MW itu diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan ground breaking proyek Resid Fluid Catalytic Cracking (RFCC) PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV di Cilacap. Direktur Utama PLN Nur Pamudji menyampaikan laporan dari lokasi PLTU 1 Banten‒Suralaya kepada Presiden dan rombongan yang berada di Cilacap melalui fasilitas video conference. Menurut Pamudji, tujuan ketiga pembangkit tersebut dibangun adalah untuk memenuhi kebutuhan listrik khususnya di Jawa-Bali yang meningkat pesat. Pengoperasian tiga PLTU tersebut akan secara signifikan menambah pasokan listrik ke sistem interkoneksi

Jawa Bali, sehingga meningkatkan kualitas dan keandalan sistem. Saat ini beban puncak rata-rata di sistem kelistrikan Jawa Bali mencapai sekitar 19.700 MW. Dengan beroperasinya tiga pembangkit ini maka sampai akhir tahun 2011 daya mampu di sistem Jawa Bali menjadi 23.000 MW, jelas Pamudji, Rabu (28/12). Ditambahkan, dua PLTU yakni Banten-Suralaya 1x625 Mega Watt (MW) dan PLTU 3 Banten‒Lontar unit 1 kapasitas

1x315 MW adalah bagian dari proyek percepatan (fast track program/FTP) 10.000 MW tahap 1. Sedangkan PLTU Tanjung Jati B ekspansi unit 3 dan Unit 4 merupakan pembangkit dengan skema independent power producer/IPI atau swasta. Disamping itu, tambah Pamudi, pembangunan PLTU ini juga merupakan upaya diversifikasi pembangkit non BBM. Biaya pokok penyediaan listrik menjadi lebih murah yang pada akhirnya akan mengurangi subsidi listrik.

Dengan menggunakan batubara sebagai bahan bakar, ketiga PLTU akan secara signifikan menghemat biaya bahan bakar sebesar Rp19,9 triliun per tahun, jika dibanding dengan menggunakan bahan bakar minyak, jelasnya. Ditambahkan Pamudji, pelaksanaan proyek-proyek tersebut secara maksimal menggunakan tenaga lokal setempat. Pada saat ketiga proyek berlangsung telah menyerap tenaga kerja lebih dari 15.000 orang tenaga kerja lokal, pungkasnya. (yud/jpnn)

Bupati Bima Dicurigai Terima Upeti JAKARTA. Tragedi Sape, NTB, campur baur dengan urusan politik. Rabu (28/12), sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Pemuda Bima Jakarta, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kemendagri, Jakarta Pusat. Massa yang dipimpin Muhammad Rizal itu menenteng sejumlah poster bergambar Bupati Bima Ferry Zulkarnaen

yang diberi tanda silang. Mereka mendesak, Mendagri, Gamawan Fauzi, mencopot Ferry dari jabatannya. Bupati dituding sebagai biang kerusuhan berdarah di pelabuhan penyeberangan Sape, Bima, NTB. Izin yang dituangkan ke dalam SK Bupati Bima Nomor 188.45/357/004/2010 telah menjadi pemicu awal keresa-

han rakyat Bima. Berkali-kali rakyat menuntut agar SK itu dicabut, tapi bupati mengabaikan saja, ujar Muhammad Rizal. Menurutnya, SK Bupati yang memberikan izin aktivitas PT SMN mengeksplorasi lahan seluas 24.890 hektar yang berada di tiga kecamatan, yakni Sape, Lambu, dan Langgudu, selama lima tahun, hanya memperkaya PT SMN saja.

Kenapa Bupati lebih berpihak kepada investor? Bukan tidak mungkin sudah menerima upeti dari PT SMN, ujar Rizal. Massa yang hanya sekitar 30 menit, menggelar aksi itu juga mendesak agar DPRD Bima menggelar sidang istimewa untuk memberhentikan Ferry dari jabatannya. (sam/jpnn)


7

sambungan

Bengkayang Butuh Jembatan Timbang

Bengkayang. Memantau beban berat kendaraan roda empat angkutan barang yang hilirmudik di Kabupaten Bengyang, diperlukan jembatan timbang yang dilengkapi dengan sensor Loadcell untuk membaca berat dari media yang akan di timbang. Selama ini truck atau kendaraan angkutan tidak pernah ditimbang angkutannya apakah melebihi kapasitas muat atau tidak

Sudah saatnya Kabupaten Bengkayang memiliki jembatan timbang, dikarenakan selama ini jalan provinsi dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertambangan di kabupaten ini, saran Stepanus Aty SE MM, anggota DPRD Kalbar di kediamannya di Sebalo Kecamatan Bengkayang, Rabu (28/12). Ketua Umum DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkayang ini menjelaskan, Bumi Sebalo

sebagai kabupaten yang baru berkembang, tentunya banyak membutuhkan sentuhan pembangunan ďŹ sik. Baik yang dilakukan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, juga dari pihak swasta yang turut andil memajukan kabupaten ini.Jembatan timbang sebelumnya ada di Bumi Sebalo tepatnya di Dusun Ketiat Kecamatan Sungai Betung. Namun tidak tahu kenapa sarana tersebut rusak dan tidak dapat lagi

digunakan. Setiap hari truk baik itu dari arah Sanggau Ledo, Singkawang dan Pontianak lalu lalang melintasi kota Bengkayang membawa material maupun hasil bumi. Selama ini mereka tidak pernah membayar karena tidak ada jembatan timbang, saran Aty, kemarin. Otomatis untuk PAD Kalbar tidak ada, dan apabila rusak jalan tersebut pos untuk dana perbaikan tidak mencukupi. Karena itu, Jembatan timbang sudah saatnya dibangun di Kabupaten Bengkayang. Saat awak koran ini menanyakan, di mana posisi yang bagus untuk membangun jembatan tersebut. Alangkah baiknya dibangun di Jalan Sanggau Ledo, karena truk yang mengangkut material paling banyak melintas di jalan tersebut, kata Aty. Berdasarkan UU No 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Pasal 170 ayat 2, Penetapan lokasi, pengoperasian, dan penutupan alat penimbangan yang dipasang secara tetap pada Jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah. Dari pantauan awak koran ini di lapangan, banyak truk bermuatan sirtu, pasir, batu, sawit, yang melintasi Jalan Sanggau Ledo. Baik itu di pagi hari hingga tengah malam. (cah)

Mendirikan Perusahaan .......................................................................... dari halaman 1 akhir tahun bagi pengembangan bisnis kita ke depan, yang dampaknya diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujar Kusumandaru. Kusumandaru memberikan apresiasi kepada Pemkab Tanah Bumbu Kalsel yang mampu memisahkan peran antara pembuat kebijakan dengan korporasi. Sehingga terwujudlah perusahaan bersama yang kepemilikan dan pengelolaannya dilakukan bersama antara PTPN XIII dengan Pemkab Tanah

Bumbu Kalsel. PT Nusantara Batulicin adalah anak perusahaan, maka pihak PTPN XIII akan membantu secara penuh usaha-usaha rintisan yang dilakukan untuk pengembangan usaha. Seperti rencana pembangunan pabrik karet remah dan pembukaan lahan perkebunan, serta direncanakan juga untuk pengembangan usaha perkebunan dan pabrik kelapa sawit. Kita akan bantu tenagatenaga yang sudah siap pakai, bahkan kita akan turunkan jago-jagonya PTPN XIII, sehingga perusahaan ini segera jalan dan dapat mencapai

target yang sudah ditetapkan, tambahnya. Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel, Gusti Hidayat menyatakan, Pemkab Tanah Bumbu Kalsel tertarik menjalin kerjasama dengan PTPN XIII, bersama-sama mendirikan dan mengelola perusahaan yang diharapkan dapat memberikan sumbangan pada Pendapatan Daerah. Adanya perusahaan ini nanti akan memberikan sumbangan bagi pendapatan daerah, ujarnya. Bahkan lebih luas lagi, dampak dari adanya pendirian perusahaan ini adalah mampu

menyerap tenaga kerja yang sangat banyak. Selain menyerap tenaga kerja, dampaknya yang lebih luas lagi adalah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat tidak perlu direpotkan lagi untuk menjual karetnya jauh-jauh, karena PT Nusantara Batulicin nanti sudah ada pabrik yang siap menampung karet masyarakat, tambah Gusti Hidayat. Dengan demikian, masyarakat akan terbantu dan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk menjual hasil perkebunan rakyat tersebut. (*)

Pasokan BBM .................................................................................................................. dari halaman 1 t ianak, saat ini stok BBM, yakni pertamax plus sebanyak 20.985 liter atau untuk 20 hari ke depan, premium 565.699 liter/ untuk setengah hari, minyak tanah 1,5 juta liter/ untuk 51 hari, solar 4.462 liter. Masyarakat tidak perlu panik karena hari ini datang lagi pasokan BBM jenis premium sebanyak 3.726 liter atau cukup untuk beberapa hari ke depan dan pasokan

selalu bertambah setiap hari, ungkap Yeheskiel. Kuota BBM bersubsidi di Ka l b a r m e l i p u t i p r e m i u m sebanyak 441 ribu kiloliter, solar 268 ribu kiloliter dan minyak tanah 70 ribu kiloliter. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak, Senin (26/12) menyatakan, sejumlah perairan

di Kalimantan Barat saat ini masih rawan untuk pelayaran karena berpotensi terjadi gelombang setinggi enam meter hingga tujuh meter hingga satu minggu ke depan. Dalam beberapa hari ke depan sejumlah perairan Kalbar, seperti di perairan Natuna perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Anabas dan Sambas masih sangat rawan bagi pelayaran

menggunakan kapal motor kecil, kata Prakirawan BMKG Marit im Pont ianak Prada Wellyantama. BMKG Maritim Pontianak memberikan peringatan agar para nelayan atau pun masyarakat yang hendak turun ke laut atau menggunakan transportasi kapal motor kecil, sebaiknya berhati-hati atau ditunda dulu karena sangat berbahaya. (lil)

IDACHI STORE STORE

Promo Natal &

Tahun Baru

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Disc S/d

Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak FS 664

New Orbitrack

Spin Super Power

6.150

1.280

Hanya

Hanya

3.068 Ribu

918 Ribu

Ozen Body Slimer

70

Tgl 28 Des S/d 3 Jan 2012

FS 729-4 Treadmil Manual

680

6.585

Hanya

Hanya

258 Ribu

4.028 Ribu

(New) FS 1980 Motorized Treadmill

FS 1023

Home Gym

6.150

9.950

Hanya

Hanya

3.928 Ribu

Air Climber

4.528 Ribu

FS 728-6 Treadmill Manual

1.280

Hanya 998 Ribu

8.550

Hanya 3.828 Ribu

Niuba 795

Hanya 288 Ribu

Body Slender 1.650

Hanya 588 Ribu

FS 1405A

Air Walker 3.950

Hanya 1.858 Ribu

Slimming Undergarment 885

Hanya 258 Ribu

Pembelian Di Atas 3,5 Juta Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Bonus Eye Massager Seharga Rp. 300 Rb. Melayani : Grosir dan Eceran Pesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

SMS 087883556888

Buruan !!! Cuci Gudang Stock Terbatas Barang Import Harga lokal

Kamis, 29 Desember 2011

Membangun Masjid...........................................dari halaman 1 yang pindah ke ibukota kecamatan, karena di kawasan madrasah dan Masjid Batu ini sering terendam air pasang, ungkap Muhammad, warga Teluk Pakedai yang mengantar kami berziarah ke makam Sang Mufti Kubu H Ismail Mundu, Minggu (25/12) lalu. Saya, Jailani Kasno, Mustaan, Denis Marlone dari divisi redaksi Harian Equator serta seorang teman saya Deni Iriawan singgah di Masjid Batu yang dibangun H Ismail Mundu. Di sekeliling masjid hanya terlihat lima rumah warga saja. Bahkan madrasah tempat menimba ilmu sudah tidak ada lagi. Mungkin karena tidak ada murid H Ismail Mundu yang melanjutkan perjuangannya mengajarkan ajaran Islam di madrasah dan Masjid Batu tersebut. Murid-muridnya Guru H Ismail Mundu sudah banyak menyebar kemana-mana. Terutama di Kota Pontianak. Ada beberapa murid beliau yang melanjutkan ajaran beliau, salah satunya almarhum H

Ibrahim Bugis yang tinggal di Kota Pontianak, ungkap Muhammad. Ketika kami mendatangi Masjid Batu, halaman dan terasnya digenangi air asin setinggi lutut orang dewasa. Ternyata yang menggenangi masjid merupakan air laut bercampur air sungai. Jarak antara lantai utama masjid dengan permukaan air tinggal dua centimeter saja. Warga yang ingin menunaikan salat harus mengangkat celananya. Dulu tidak pernah air sepasang ini. Mungkin karena hutan bakau (mangrove) di sepanjang pantai dibabat, hingga membuat air laut masuk ke anak sungai yang berada di depan Masjid Batu, jelas Muhammad.Setelah menunaikan salat sunnah, Muhammad bercerita kepada kami tentang sejarah dibangunnya Masjid Batu. Dikatakan Muhammad, Masjid Batu dibangun H Ismail Mundu sebagai fasilitas belajar-mengajar, selain tempat ibadah. Pondasi masjid dibuat dari batu. Makanya dikenal dengan Mas-

jid Batu. Sedangkan dindingnya dari semen dan beratapkan sirap. Namun atapnya sudah diganti dengan seng. Lantainya ini masih bangunan lama. Ini proslen yang dipasang di lantai dikirim dari Singapura. Saya tidak tahu bagaimana cara membawanya, pastinya ini memang dikirim dari Singapura, ungkap Muhammad. Kondisi lantai Masjid Batu sudah miring. Mungkin karena pondasinya anjlok karena sering tergenang air pasang. Warga Desa Selat Remis tetap menjaga bangunan masjid yang dibangun H Ismail Mundu. Karena masjid tersebut satu-satunya peninggalan H Ismail Mundu yang digunakan masyarakat untuk beribadah. Kita mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki Masjid Batu ini. Apalagi masjid ini memiliki nilai sejarah dan peninggalan dari ulama yang sangat disegani masyarakat Teluk Pakedai, harap Muhammad. (bersambung)

PDIP-Demokrat............................................................dari halaman 1 mokrat hanya layak untuk dicalonkan sebagai wakil kita tidak mungkin memaksakan untuk menjadi nomor satu. Kalau untuk wakil kenapa harus cari yang lain, sudah ada Christiandy Sanjaya yang juga kader Demokrat, apalagi gubernur sudah menyatakan masih ingin maju bersama Christiandy, kata Gidot. Partai Demokrat, sambung dia, pada dasarnya hanya ingin membangun Kalbar besar dan lebih baik lagi, perekonomian baik dan masyarakat bisa sejahtera. Karena itu, dalam pilgub harus nanti berkompetisi dengan sehat karena tujuannya pesta demokrasi itu adalah untuk kemajuan daerah ke arah yang lebih baik. Dari pengalaman saya sebagai wakil kepala daerah dan sekarang sebagai bupati. Tidak cukup waktu lima tahun untuk membangun daerah. Tahun pertama menyusun program yang sudah ada dalam visi dan misi, mensosialisasikannya, baru pelaksanaan, kata Gidot. Selain itu, dia menambahkan, dalam Rakerda Partai Demokrat yang direncanakan digelar Januari atau Februari

2012 itu nantinya akan banyak suara dari bawah terkait siapa yang benar-benar layak dicalonkan. Kita juga akan mendengarkan usulan dari DPD Kabupaten/Kota se Kalbar, ujar Gidot. Disinggung usulan DPD Partai Demokrat Kalbar ke DPP terkait bakal calon yang akan diusung partai berkuasa di tanah air tersebut. Ia dengan tegas mengatakan cukup satu. Usulan satu saja lah. Kenapa buat DPP bingung, kata Gidot.Sebelumnya, kemungkinan koalisi demokrat-PDIP itu dilontarkan pengamat politik dari Universitas Tanjungpura Pontianak, Drs Gusti Suryansyah MSi. Dari awal sebelum Musda II Partai Demokrat saya sudah memprediksi jika Gidot terpilih sebagai Ketua DPD, besar kemungkinan akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Apalagi jika Gidot menyatakan tidak maju, kata dia. Ketika itu, Gusti Suryansyah mengungkapkan, Cornelis yang paling tepat untuk dilirik Partai Demokrat. Bahkan Gusti Suryansyah berkeyakinan Partai Demokrat sudah membaca peta kekuatan politik dan sudah

menyadari apa yang harus dilakukan. Namun akan beda halnya jika Ketua DPD terpilih itu adalah Milton Crosby. Kemungkinan besar Partai Demokrat akan menggunakan perahunya untuk mengusung kadernya sendiri, yakni Pak Milton itu sendiri. Dirinya juga melihat dengan bergabungnya Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya ke Partai Demokrat ada tandatanda kedua partai besar di Kalbar itu berkoalisi. Kita lihat saja nanti, kemungkinankemungkinan itu pasti ada, kata dia. Cornelis yang juga Ketua DPD PDIP Kalbar ketika ditemua para Pemred media cetak Kalbar mengungkapkan, dirinya akan maju mencalonkan lagi. Namun soal PDIP berkoalisi kemungkinan besar, tidak. Koalisi itu merepotkan, katanya ketika itu. Hal lain yang membuat sulitnya kedua Parpol itu berkoalisi karena keputusan akhir Demokrat ada pada Pembina Partai Demokrat yang juga Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono. (jul)

TII Puji ...........................................................................................dari halaman 1 dokumen-dokumen yang terkait, yang ditandatangani kedua belah pihak, baik sektor publik maupun penawar dari pihak swasta. Pelaksanaan dari pakta tersebut dipantau dan diawasi baik oleh organisasi masyarakat madani maupun oleh suatu badan independen dari pemerintah atau swasta yang dibentuk untuk melaksanakan tugas tersebut atau yang memang sudah ada dan tidak terkait dalam proses pengadaan barang dan jasa itu. Komponen penting lainnya dalam pakta ini adalah mekanisme resolusi konflik melalui arbitrasi dan sejumlah sanksi yang sebelumnya telah diumumkan atas pelanggaran terhadap peraturan yang telah disepakati yang berlaku bagi kedua belah pihak, ujar Teten. Penandatanganan pakta integritas dilakukan secara bersama-bersama oleh Walikota Pontianak, Sekjen TII dan Ketua DPRD Kota Pontianak, Hartono Azas dan dihadiri seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Pontianak.Teten menilai, dalam suatu bangsa yang korup untuk meretas korupsi yang sangat sistemik itu dimulai dengan championship atau kepeloporan dari pemimpinnya. Nah, inilah yang disebut konsep the island of integrity. Artinya, meskipun secara nasional korup tapi sebenarnya kita bisa bikin pulau-pulau yang bebas korupsi dan dengan otonomi daerah ini paling memungkinkan, ungkapnya.

Menurut dia, komitmen Walikota ini dalam jangka panjang harus bisa menjadi komitmen lembaga atau bersama karena pakta integritas dalam beberapa catatan dan penelitian. Keberhasilan bisa runtuh jika pengganti kepala daerah berikutnya komitmennya tidak setinggi yang memulai atau si pioneer itu. Nah, bisa saja karena rekrutmen politiknya kotor dan lain sebagainya tidak menjamin sistem yang sudah dibangun itu akan langgeng, tuturnya. Dia menambahkan, dalam membangun komitmen bersama ini juga perlu memperkuat partisipasi warga masyarakat di dalam perencanaan dan penganggaran dalam sebuah daerah. Supaya komitmen ini berkelanjutan dan menjadi komitmen lembaga atau institusi, benefit atau manfaat dari seluruh program harus bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Jika benefit dari seluruh program ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, pengganti berikutnya tidak akan berani mengganggu ini karena akan kehilangan pengaruh dalam masyarakat, paparnya. Sutarmidji memast ikan, penggunaan dana APBD semakin hari semakin efektif. Begitu juga dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), saat awal dirinya menjadi Walikota sebelumnya hanya Rp 54 miliar, namun tahun 2012 ini sudah mencapai Rp 204 miliar tanpa harus menerapkan pajak atau retribusi baru.

Jadi dalam waktu tiga tahun ini dari Rp 54 miliar bisa menjadi Rp 200 miliar lebih tanpa kita harus dengan pajak baru, retribusi baru bahkan kita menghapus banyak sekali perizinan. Ini untuk intensifikasi dan menekan angka kebocoran, katanya. Selain itu, kepala SKPD yang tidak mencapai target yang diinginkan, juga akan di rolling atau mutasi. Untuk memutasi atau merolling kepala SKPD yang tidak mencapai target yang diinginkan, dirinya tidak perlu menunggu terlalu lama karena tidak ingin SKPD bersangkutan menjadi korban akibat kinerja kepala SKPD yang tidak mampu. Lebih baik saya mengganti kepala SKPD itu dari pada SKPD tersebut yang menjadi korbannya, tukasnya. Terkait dana Bantuan Sosial (Bansos), Sutarmidji menegaskan, tidak satu pun dana bansos itu yang menyimpang atau untuk kepentingan dirinya sebagai kepala daerah. Kalau bicara kepentingan saya, saya tidak akan kurangi jumlah bansos itu. Sebelum saya, bansos di APBD itu Rp 48 miliar, sekarang yang benarbenar bansos itu tidak lebih dari Rp 6 miliar, kata dia. Dia berharap, seluruh jajaran SKPD benar-benar melaksanakan apa yang ada dalam modul pakta integritas serta melakukan perbaikan-perbaikan. Jangan selalu merasa pesimis, kita harus selalu optimis untuk capaian-capaian yang ingin kita buat, kata dia.(lil)

Ponton Tabrak ............................................................dari halaman 1 ponton mengangkut pupuk, jelasnya. Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar, Rabu (28/12) menjelaskan, anggota Brimob Kelapa Dua Depok itu sedang memberi pengamanan angkutan pupuk. Pengamanan itu sepenuhnya diberikan pihak kepolisian selaku aparat keamanan. Hal yang sama seperti mengawal nasabah bank saat menarik uang dalam jumlah besar. Menurut Mukson pupuk yang diangkut untuk keperluan perkebunan sawit. Korban bertugas bersama seorang rekan-

nya yang juga dari Brimob Kelapa Dua. Mereka mengawal pemberangkatan kapal dari Dumai. Pengawalan diberikan sepenuhnya mengantisipasi kapal menjadi sasaran aksi kejahatan. Pengawalan tersebut sama misalnya untuk kiriman uang dari Bank Indonesia. Anggota Brimob dari Jakarta langsung mengawal ke Pontianak, kata Mukson. Jasad korban telah diterbangkan ke Jakarta untuk dikebumikan, Senin (26/12). H Subhan Nur Tokoh masyarakat Kabupaten Sambas yang mendapat kabar itu men-

gaku kaget. Ia mengaitkan peristiwa itu dengan kedekatan aparat kepolisian dengan Duta Palma. Apalagi Duta Palma baru saja bermasalah merusak perumahan Transmigrasi yang merupakan program pemerintah. Pantas hingga sekarang kasusnya tidak tuntas, dan perusahaan Duta Palma aman-aman saja. Justru pekerja transmigrasi dan dinas yang menjadi sasaran, ujar Subhan yang juga Wakil Ketua Kadin Kalbar bidang ekonomi perbatasan ini. (edo/sul)


8

Kamis, 29 Desember 2011

Wakil Gubernur Kalbar

Gubernur bersama H Oesman Sapta

Open House Gubernur Cornelis di kunjungi berbagai klas di masyarakat

Open House Gubernur di hadiri 14 ribu pengunjung

Indahnya Natal Dalam Kebersamaan

Kerlip lampu di rumah rakyat Pendopo Gubernuran itu begitu indah. Hijau, biru, merah bahkan ada pohon Natal yang dibuat dari anggrek putih. Alunan irama kelompok musik asal Jakarta pun terdengar di semua ruangan yang digunakan Gubernur untuk menerima tetamu. Dua metal detector yang terdapat di depan pintu masuk Pendopo Gubernuran terus menghitung angka pengunjung yang menghadiri open house orang nomor satu di Kalbar ini. Ada lima ribuan pengunjung pada hari pertama dan delapan ribuan pada hari kedua. Dengan kekuatan 76 juru masak dan 72 pramusaji yang disiapkan Ny. Fredrika Cornelis pun masih kewalahan melayani pengunjung yang

membajiri Pendopo Gubernuran. Perayaan Natal yang berlangsung selama dua hari itu berlangsung meriah. Gubernur Cornelis beserta keluarga dengan setia menerima tetamu, bahkan ia tak segan menggerakkan badan mengikuti irama yang terus mengalun sembari menghilangkan rasa lelah. Ada Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, Walikota Singkawang, Bupati Kapuas Hulu, Landak, Sekadau, Sanggau, Kayong Utara, Bengkayang, Melawi, dan Bupati Kabupaten Pontianak . Hadir juga Pangdam XII Tanjungpura dan Kapolda Kalbar serta Muspida tingkat satu. Dari pukul 1000 hingga pukul 21.00 tamu silih berganti datang ke pendopo. Open house itu merupakan kali keempat diseleng-

garakan Gubernur Cornelis selama kepemimpinannya. Natal sendiri bagi Cornelis merupakan momen emas, karena pada saat itu dia dan keluarga dapat berbagi dan berkumpul serta menerima kunjungan masyarakat dari berbagai golongan. Saling hormat-menghormati antara sesama umat manusia, tanpa membedakan status, agama, suku dan lainnya dan merupakan suatu kebersamaan yang terjalin indah di masyarakat Kalbar selama kepemimpinannya. Tanpa ada sekat, tanpa ada pengkotakkan, dan juga tanpa melihat kelas di dalam masyarakat. Semua berbaur, berbagi kasih dan damai dalam kebersamaan Natal. Narasi & Foto: Lukas B Wijanarko

Gubernur Cornelis beserta keluarga mengikuti Misa Natal di gereja Gembala Baik

Gubernur Cornelis beserta keluarga dengan setia menerima tetamu yang berkunjung di open house Gubernur

Berbaur bersama masyarakat

Konsulat Malaysia perwakilan Kalbar

Gubernur bersama keluarga

Masyarakat yang antusias menghadiri open house Gubernur

Hujan dan banjir tak menyurutkan niat masyarakat kunjungi Pendopo Gubernur

Ribuan Tamu yang membanjiri Pendopo Gubernur

Gubernur beserta ibu menghibur masyarakat


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Kamis, 29 Desember 2011

Antisipasi Pesta Seks Malam Tahun Baru PONTIANAK . Pergantian tahun semakin dekat. Sudah menjadi kebiasaan bagi anak-anak muda dan remaja melakukan pesta seks pada malam pergantian tahun, khususnya bagi mereka yang jauh dari pantauan orangtuanya. Jajaran Satpol PP Kota Pontianak berusaha semaksimal mungkin

melakukan antisipasi pesta seks pada malam pergantian tahun. Jika mereka ketahuan melakukan seks bebas, maka akan ditindak tegas. Kami akan terus melakukan operasi gabungan TNI dan Polri, mengawasi tempat-tempat yang dicurigai dijadikan pesta seks, nar-

koba dan minum-minuman keras pada malam tahun baru nanti, ungkap Kus Panca Diarto, Kabid Perundang-Undangan Satpol PP Kota Pontianak, Rabu (28/12). Jika terbukti melakukan pelanggaran, terutama pesta seks dan obat-obatan terlarang, Satpol PP akan menyerahkannya kepada

pihak berwajib untuk dilakukan proses sesuai hukum pidana. Selain itu juga akan ditindak sesui Perda. Pada pergantian tahun ini, kami akan terus mengawasi Kota Pontianak, agar tidak ada lokasi yang disalahgunakan, tegas Kus. Kus menegaskan, akan terus melakukan razia di tempat-tempat

kost. Untuk antisipati malam pergantian tahun terindikasi dijadikan tempat mesum. Satpol PP Kota Pontianak akan meminimalisir tempat-tempat tersebut dengan melakukan patroli rutin yang dilakukan anggota gabungan. Razia ini sebagai antisipasi

Halaman 15 Ilustrasi

Kadus Pesta Sabu dengan Janda SUKADANA. Polsek Kecamatan Simpang Hilir meringkus Is, 43, Kepala Dusun Sungai MataMata beserta Kw, 20, dan Em seorang wanita, pukul 23.00, Selasa (27/12). I s d a n k e d u a r e k a n ny a melakukan pesta sabu di atas speedboat yang bertambat di perairan Jalan Gusti Aplos, Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Kapolsek Kecamatan Simpang Hilir, IPDA Didi Sutriadi mengatakan, tiga pelaku digerebek pada saat mengisap sabu. Penangkapan bermula dari adanya laporan masyarakat. Masyarakat curiga ada sejumlah orang yang melakukan pesta narkoba di atas speedboat, kemudian melapor ke kantor polisi. Dari informasi tersebut,

IS, Em dan Kw pelaku narkoba yang berhasil diringkus. KAMIRILUDDIN

Malam Tahun Baru Gandeng Club Motor

Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu, Iptu Wahyu Jati Wibowo SH SIK berfoto bersama club motor. ARMAN HARIADI PUTUSSIBAU. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada malam penyambutan tahun baru, Satlantas Kapuas Hulu menggandeng club motor. Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu, Iptu Wahyu Jati Wibowo SH SIK mengadakan pertemuan untuk berkoordinasi dengan club-club motor yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu di Mapolres Kapuas Hulu, Rabu (28/12) sore. Dalam pertemuan tersebut didampingi Kanit Lantas Polres Kapuas Hulu. Sementara dari komunitas motor yang hadir sebanyak 12 orang yang terdiri dari delapan club. Pada kesempatan itu, Kasat Lantas meminta kepada club-club motor agar dapat mengendalikan anggotanya. Agar bisa memerhatikan kelengkapan motor

dan etika berlalu lintas. Club motor jangan malah mempelopori kebut-kebutan dan balap liar pada saat malam tahun baru, ungkap Wahyu. Pada malam tahun baru, club motor harus bisa menjadi pioner, contoh dan teladan dalam berlalu lintas. Tidak mengendarai sepeda motor pada saat terpengaruh minuman keras maupun narkoba. Club motor harus dapat mengingatkan masyarakat apabila sedang kebut-kebutan, ujarnya. Selain menggandeng club motor, Wahyu sebelumnya juga mendatangi bengkel-bengkel. Ini dilakukan dalam rangka sosialisasi dan sekaligus memberikan imbauan tidak melayani warga yang akan melengkapi knalpot racing. Diimbau saat malam tahun baru,

Halaman 15

MOTUL AUTOMOTIVE ENGINE OIL Semua jenis oli pada dasarnya sama. Yakni sebagai bahan pelumas agar mesin berjalan mulus dan bebas gangguan. Sekaligus berfungsi sebagai pendingin dan penyekat. Oli mengandung lapisanlapisan halus, berfungsi mencegah terjadinya benturan antar logam dengan logam komponen mesin semiminimal mungkin, mencegah goresan atau keausan. “Teknologi Ester Ganda untuk M e s i n Motor”. Teknologi ini memungkinkan mesin untuk memberikan hasil optimal dengan cara mengurangi gesekan dari ¿lm oli sambil mempertahankan kestabil a n tekanan oli. Selain itu, licinnya sistem kopeling berkurang akibat bertambahnya gesekan antara pelat-pelat kopeling. Hal ini kemudian memungkinkan bertambahnya tenaga yang dihasilkan pada roda belakang yang disertai dengan meningkatnya tenaga keluaran dan daya tahan secara bersamaan. Info Hubungi : DAYA MOTOR MOTUL CP. Bheny 085245315588, Amus 085750244470, Alexander 087818087266 Dapatkan di bengkel-bengkel terdekat. Istana Motor, William Motor, Putri Jaya Motor, Galery Motopart,dll

dikatakan Didi, anggotanya langsung dikerahkan ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Setibanya di TKP, anggota langsung melakukan pengintaian. Tak salah lagi, setelah diselidiki ternyata benar ada tiga orang yang hendak naik ke daratan dari speedboat. Begitu ketiganya naik dari speedboat, anggota kita langsung melakukan penyergapan. Alhasil, ditemukan barang bukti (BB) berupa satu paket sabu senilai Rp750 ribu di saku celana IS. Selain itu, dari pelaku juga berhasil disita satu buah bong, dua korek api dan handphone, ungkap Didi. IS merupakan Kepala Dusun di Desa Sungai Mata-Mata. Tak hanya itu, IS juga diketahui sebagai Ketua Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (PKPM). Sedangkan, Em diketahui sebagai

Barang bukti (BB) berupa satu paket sabu, satu bong, dua korek api dan sejumlah HP. KAMIRILUDDIN tenaga honor di Balai Penyuluh Pertanian Kabupaten Kayong Utara dan tinggal di kost Cemara. Em ini janda anak satu, sementara pelaku lainnya, Kw

Ketagihan Narkoba Ngembat HP PONTIANAK . Tak tahan ingin mengisap narkoba, Ma rup, 28, buruh pelabuhan mencuri HP dan dompet milik Sie Huat, 54, Selasa (27/12) sore. Aksinya diketahui warga, kemudian dihajar beramai-ramai kemudian digelandang ke Mapolsek Utara. Ma rup hanya bisa pasrah saat dibekuk aparat Polsek Utara tak jauh dari kediaman Sie Huat, Jalan Budi Utomo, Kecamatan Pontianak Utara. Saat itu juga, pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Utara. Ma rup masuk ke rumah Sie Huat melewati pintu depan yang saat itu tidak terkunci. Begitu berada di dalam, langsung masuk ke kamar dan mengambil HP dan dompet. Ketika keluar dari kamar, Ma rup kepergok Sie Huat. Pria tersebut mencoba melarikan diri. Namun Sie Huat tak membiarkan begitu saja dan berupaya mempertahankan barang-barangnya yang diembat pelaku. Keduanya lantas bergumul namun pelaku berhasil kabur. Rupanya kejadian ini diketahui tetangga Sie Huat. Warga yang kesal tak mau membiarkan

Halaman 15

Tahanan Polsek Utara Dititipkan ke Mapolresta

merupakan barang-barang yang praktis seperti laptop dan HP. Dari hasil pengembangan kita, pelaku beraksi di Jalan Imam Bonjol Pontianak Selatan, sudah tiga kali. Semuanya itu mengambil HP, ujar Alam kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (28/12) siang. Dijelaskan Alam, ini bukan

PONTIANAK. Polsek Utara menitipkan lima tahanannya ke Mapolresta Pontianak. Penitipan tahanan dilakukan untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan. Terlebih lagi jumlah tahanan sudah banyak, agar tidak berdesak-desakan. Kita memang melimpahkan tahanan ke Polresta, guna mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Apalagi melihat dari kondisi sel yang padat, ungkap Kapolsek Utara, Kompol S Alam SH SIk. Faktor lainnya, sambung Alam, melihat dari beberapa waktu terakhir ini mendekati akan perayaan tahun baru. Tentunya segala macam operasi dilaksanakan agar perayaan tahun baru bisa berlangsung kondusif. Ini tinggal beberapa hari lagi menjelang tahun baru. Segala macam operasi sudah berjalan, seperti yang saya bilang segala kemungkinan bisa saja terjadi, sehingga kita ambil langkah para tahanan ada beberapa orang kita limpahkan, jelasnya. Tidak ada kriteria khusus atau melihat kasus dari tahanan yang dilimpahkan. Pastinya mereka yang

Halaman 15

Halaman 15

Ma rup saat diinterogasi Kapolsek Utara. SYAMSUL ARIFIN maling tersebut kabur. Bersama polisi, warga mengejar pelaku dan berhasil diringkus di dekat kediaman Sie Huat. Untungnya pelaku cepat diamankan polisi, jika tidak pelaku akan menjadi korban amuk massa. Kapolsek Utara Kompol S Alam SIK mengatakan, pelaku sudah kerap kali melakukan aksinya. Barang-barang yang diambil

diketahui sebagai warga di Jalan Gusti Aplos, Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, kata Kapolsek.

Empat Nyawa Melayang di Jalan SANGGAU. Angka kriminalitas di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Sanggau selama tahun 2011 naik 100 persen dibandingkan 2010 lalu. Kapolsek Tayan Hilir, AKP Sudijarto SH menguraikan, angka kejahatan di Kecamatan Tayan Hilir selama tahun 2010 ada lima

kasus. Semuanya tuntas hingga di persidangan ke Pengadilan Negeri (PN) Sanggau. Selain itu, perkara kecelakaan lalu lintas ada tiga kasus. Korban meninggal dunia satu orang, satu luka berat, 3 luka ringan, kerugian materiil mencapai Rp500 juta.

Tahun 2011 angka kejahatan menjadi 12 perkara meliputi Curat, Curas dan narkoba. Ada sembilan perkara sudah tuntas di PN Sanggau. Tunggakan ada tiga perkara yakni Curanmor. Sedangkan kecelakaan lalu lintas lima kasus, empat orang korban

jiwa, tiga luka berat dan lima luka ringan, kerugian mencapai 950 juta, tuturnya, kemarin. Kendati terjadi kenaikan yang cukup signifikan. Namun, proses penyelesaian kasus selama tahun 2011 lebih banyak dibandingkan dengan 2010. Ini membuktikan bahwa proses penyelesaian berbagai kasus pada 2011, jauh lebih baik. Dalam pelaksanaan, Operasi Panah Kapuas 2011, Polsek Tayan Hilir mengungkap kasus Curat dengan tersangka Sap, 30, warga Pulau Tayan Utara, yang merupakan resedivis dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus Curanmor di Polresta Pontianak. Operasi Panah ini, kita berhasil membekuk tersangka Curat di Tayan beberapa bulan lalu. Nah, tersangka ini juga DPO Polresta Pontianak, pada kasus Curanmor, jelasnya. Prediksi untuk tahun 2012 mendatang, masih diwarnai

Halaman 15


10

kubu raya Menuju Perubahan

Kamis, 29 Desember 2011

Pembahasan KUA dan PPAS Telat

Kinerja Sistem Pemerintahan KKR Merosot Sungai Raya. Pernyataan Kepala Bappeda Kubu Raya, Gandhi Setyagraha dan Drs. Maurits Panjaitan, Kasubid Administrasi Anggaran Daerah Wilayah IV, Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri ditanggapi Ketua DPRD KKR, Sujiwo. Terlebih pernyataan kedua pejabat ini, cenderung membenarkan terlambatnya pembahasan KUA dan PPAS. Sebab, bila ditelaah lebih dalam tidak ada perbedaan mendasar antara KUA dan PPAS tahun 2009 dan 2010, dengan KUA dan PPAS yang sekarang sedang mereka bahas. Apalagi alasan keterlambatan, menggunakan terbitnya salah satu regulasi baru pemerintah pusat yang harus disesuaikan Pemkab Kubu Raya, meliputi Permendagri nomor 22 Tahun 2011, tentang pengelolaan dana APBD bagi pemerintah daerah. Dimana, regulasi ini menjadi penguatan dari PP nomor 58 tahun 2005, tentang pengelolaan keuangan daerah. Semenjak dua tahun terakhir, kita menjadi

kabupaten tercepat menyelesaikan pembahasan KUA dan PPAS yang menjadi bagian dari Rancangan APBD Kubu Raya. Namun pada tahun 2011 ini, pembahasan KUA dan PPAS itu benar-benar molor. Karena baru kemarin hal itu kita bahas bersama lembaga eksekutif, kata Ketua DPRD Kubu Raya, Sujiwo, Rabu (28/12). Apalagi KUA dan PPAS dalam RAPBD 2012 yang diserahkan pada DPRD Kubu Raya untuk dinilai, banyak terjadi kekurangan dan terkesan dibuat asal-asalan. Coba disandingkan dengan KUA dan PPAS tahun 2009 dan 2010. Isi tahun ini, nyaris tidak ada perbedaan. Itu karena dalam pembuatannya hanya copy-paste saja, sehingga kita menilai jajaran eksekutif tidak serius dalam penyusunannya, tuturnya. Berdasarkan pengamatan itulah, Sujiwo melihat, terjadi kemerosotan kinerja pemerintahan di KKR. Mirisnya, kemerosotan tidak terjadi di eksekutif, tapi juga di lembaga legislatif yang dirinya pimpin.

Coba disandingkan dengan KUA dan PPAS tahun 2009 dan 2010. Isi tahun ini, nyaris tidak ada perbedaan. Itu karena dalam pembuatannya hanya copy-paste saja, sehingga kita menilai jajaran eksekutif tidak serius dalam penyusunannya. SUJIWO, KETUA DPRD Sekarang juga sedang kita bahas, memang sedikit terlambat. Namun, jika bisa bekerjasama dengan baik, tentu pembahasannya bisa kita selesaikan dalam waktu dekat. H MUDA MAHENDRAWAN SH, BUPATI

Diutarakan Sujiwo, butuh kerjasama baik antara eksekutif dan legislatif, memperbaiki kinerja pemerintahan. Agar RAPBD 2012 bisa benar-benar dirasakan manfaatnya masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, Sujiwo meminta, jajaran SKPD di Kubu Raya bisa bekerja secara profesional. Terpenting lagi, lebih maksimal dalam penyusunan KUA dan PPAS tersebut serta mengacu pada peraturan

perundangundangan, bukan melakukan copypaste dalam pembuatannya. Terkait dengan keterlambatan pembahasan KUA dan PPAS, sesuai dengan amanat yang terdapat dalam Permendagri, pada pasal 13 dan 59, pembahasannya harus dilakukan pada bulan Juni hingga Juli. Namun, Sujiwo menyatakan sepertinya Pemkab Kubu Raya tidak pernah mau memerhatikan hal tersebut.

Ini yang kita katakan sebagai suatu kemunduran, dan kita harapkan hal itu bisa menjadi suatu pelajaran bersama baik bagi DPRD dan eksekutif pada khususnya, tuturnya. Sujiwo juga mengatakan, dengan keterlambatan pembahasan RAPBD 2012 tersebut, dia memprediksikan, Pemkab Kubu Raya akan sulit untuk mendapatkan penilaian wajar tanpa pengecualian dari hasil pemeriksaan BPK nantinya.

Bagaimana bisa kita mengubah penilaian opini tidak wajar dari hasil pemeriksaan keuangan yang dilakukan BPK, seperti yang di dapat Kubu Raya selama ini. Jika lembaga eksekutif tidak mau mengubah kinerja mereka menjadi lebih baik, kata Sujiwo. Terpisah, Bupati Kubu Raya H Muda Mahendrawan SH, menuturkan masih ada waktu untuk melakukan pembahasan KUA dan PPAS 2012. Sehingga DPRD Kubu Raya tidak perlu terlalu merisaukan hal tersebut. Sekarang juga sedang kita bahas, memang sedikit terlambat. Namun, jika bisa bekerjasama dengan baik, tentu pembahasannya bisa kita selesaikan dalam waktu dekat, kata Muda. Mengenai kesamaan dalam KUA dan PPAS tahun 2009, 2010 dan 2011, Muda menyatakan, itu hal yang lumrah. Karena dalam pembahasannya, SKPD yang melakukan penyusunan anggaran mengacu pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah

yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif sebelumnya. Kalau penyusunan programnya melenceng dari RPJMD tentu, berbagai program yang kita buat sebelumnya tidak akan bisa maksimal. Yang jelas APBD 2012 diarahkan untuk menyempurnakan program-program sebelumnya yang belum tuntas dan bersifat berkelanjutan, kata Muda. Dia mencontohkan untuk program Jamkesda, tentu pemkab Kubu Raya harus melakukan penambahan penyempurnaan program itu dengan menambah anggaran dari APBD 2012 agar masyarakat yang belum tersentuh Jamkesmas dan Jamkesda tahun sebelumnya, bisa tercover. Demikian dengan program pembangunan infrastruktur, program pendidikan, pertanian, perikanan dan pemberdayaan masyarakat tentu harus dilanjutkan. Tidak mungkin kita biarkan satu program yang sudah dijalankan menjadi terbengkalai dan pindah ke program baru lainnya, itu saja logika saja, pungkasnya. (oen)

Konflik Elit Jangan Hambat Pembangunan SUNGAI RAYA. Perseteruan antara eksekutif dan legislatif hendaknya tidak menghambat proses pembangunan di KKR. Karena gejolak yang timbul di kalangan elit politik menjelang akhir tahun 2011, hendaknya tidak mengorbankan kepentingan masyarakat. Kondisi ini jelas memantik keprihatinan dari banyak pihak, salah satunya anggota BPD Sungai Raya Dalam, Zulkarnain yang meminta, dihentikannya perseteruan tersebut. Harus ada jalan tengah. Agar permasalahan yang sempat timbul bisa dipecahkan bersamasama, pinta Zulkarnain, pada wartawan, Rabu (28/12). Pria yang duduk pada jajaran

Kepengurusan Forum RT se-Kabupaten Kubu Raya juga melihat, pembangunan di kabupaten termuda di Kalbar tetap harus berjalan sesuai rencana. Jangan sampai pembangunan terhenti, gara-gara terjadi perseteruan di tingkat atas. Apalagi, lanjut Zulkarnain, ada beberapa desa hasil pemekaran sedang menyusun program pembangunan untuk memajukan desanya, sesuai dengan cita-cita pemekaran Kabupaten Kubu Raya pada 4 tahun silam. Jangan garagara ada permasalahan sedikit, pembangunan di Kubu Raya terbengkalai, katanya. Karena itu, dirinya meminta, pada instansi di Kubu Raya

untuk tetap melaksanakan kewajibannya sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. Selain itu, Zulkarnaen juga mengingatkan, seluruh masyarakat di Kubu Raya tidak terpancing isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan di Kubu Raya yang selama ini berjalan harmonis. Sebelumnya, beberapa elemen masyarakat di Kubu Raya mendatangi Graha Pena Equator, Senin (26/12) sekitar pukul 11.30. Kedatangan masyarakat sendiri dikoordinir, Usman AlRasyid, Heri Z.A.R, serta Dede Junaidi. Pada kesempatan itu, Usman yang akrab disapa Eeng, ini menyampaikan aspirasi dari

masyarakat Kabupaten Kubu Raya yang melihat terjadi permasalahan antara legislatif dan eksekutif. Mirisnya, kalangan eksekutif pun terbentuk sampai beberapa kelompok. Sehingga membuat bingung masyarakat Kubu Raya, mengenai permasalahan yang kini terjadi. Usman yang akrab disapa Eeng, ini meminta, Harian Equator menyajikan berita yang nyata di lapangan. Sebab selama ini dirinya melihat, banyak pemberitaan yang muncul tenyata tidak sesuai dengan realitas di lapangan. Bukan itu saja, Eeng juga mengutarakan, permasalahan yang timbul antara legislatif dan eksekutif sangat meng-

ganggu ketenangan masyarakat. Bukan itu saja, munculnya beberapa kelompok di kalangan eksekutif semakin membuat bingung masyarakat mengadu kemana. Selama ini, saya baca selalu berita yang baik-baik saja, tutur Eeng. Munculnya pemberitaan yang baik-baik saja, membuat sejumlah permasalahan yang sesungguhnya terjadi di KKR tidak diketahui masyarakat luas. Padahal pemberitaan buruknya pemerintahan patut disampaikan pada masyarakat, sehingga masyarakat bisa ikut memperbaiki kinerja pemerintahan selama ini. Senada disampaikan Heri Z.A.R, mengharapkan media jan-

gan sampai di intimidasi pihak lain. Sehingga berita-berita yang dimunculkan suatu media, menjadi berita yang baik. Media jangan mau diintimidasi. Media harus independent. Tolong beritakan yang sesuai dengan fakta di lapangan, pintanya. Bahkan, Heri menegaskan, masyarakat Kubu Raya siap mendukung media dengan memberitakan semua permasalahan yang terjadi di lapangan, sesuai dengan fakta dan kenyataan. Jangan takut diancam atau pun di teror dari pihak lain, tegasnya. Sementara itu, Dede Junaidi, meminta Harian Equator untuk memberitakan apa yang telah terjadi di Kabupaten Kubu Raya.

Ia mencontohkan, banyak kasus yang ada di Kabupaten Kubu Raya, diantaranya CPNS 2010 yang hingga saat ini belum juga kunjung selesai. Program beras lokal yang selama ini digaung-gaungkan, namun belum ada hasilnya di lapangan. Sebab sampai sekarang Kubu Raya, belum memiliki lumbung padi. Ini tidak pernah dimunculkan ke media. Ada apa ini, katanya bertanya. Karena itu, mewakili masyarakat Kubu Raya, agar Harian Equator bertindak independen dalam memberitakan suatu permasalahan yang terjadi di Kubu Raya. Sehingga masyarakat tidak lagi terbodohi dengan berita-berita sanjungan yang selama ini terjadi. (oen)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Proyek 2011 Tak Tuntas BEBERAPA fraksi dewan menyarankan agar proses lelang pekerjaan proyek pembangunan fisik pada tahun 2012 mendatang dilakukan lebih awal. Masih ada proyek tahun 2011 yang belum tuntas realisasinya. Kita menyayangkan masih ada beberapa proyek pembangunan fisik tahun 2011 yang belum selesai hingga batas akhir kontrak kerja. Alasannya dikarenakan faktor cuaca dan lainnya, kata Anggota DPRD, H Trisna Jaya dalam sidang paripurna, kemarin. Untuk itu, Legislator PPP Kabupaten Pontianak ini menyarankan agar proses lelang proyek pada tahun 2012 mendatang dilakukan lebih awal. Supaya pekerja memiliki waktu yang panjang untuk menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga tidak ada alasan lagi menyangkut cuaca dan lainnya. Kita tidak ingin tahun depan masih ada pekerjaan yang tidak selesai. Pekerjaan harus dimulai pada awal tahun. Agar pekerjaan memiliki waktu yang cukup untuk merealisasikan pekerjaan sesuai bestek. Karena, jika pekerja harus mengejar waktu, dikhawatirkan kualitas pembangunannya jelek dan merugikan daerah serta masyarakat, tuturnya. Anggota DPRD lainnya, H Hasan Zulkifli meminta agar proses lelang proyek telah dimulai pada bulan Maret-April. Supaya berbagai program pembangunan di masyarakat berjalan baik dan lancar. Kami menemukan adanya salah satu pekerjaan proyek di Dinas Pertanian yang belum selesai pekerjaannya. Tetapi dananya sudah dicairkan. Kami minta agar bupati melakukan evaluasi dan menindaklanjuti hal itu, supaya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, tegas Hasan Zulkifli. Menjawab saran dewan itu, Bupati Pontianak, H Ria Norsan berjanji akan merubah jadwal pelaksanaan program pembangunan itu. Dirinya akan menginstruksikan kepada seluruh SKPD yang memiliki program pembangunan fisik untuk memulai proses tender lebih awal. (shn)

2012, SKPD Bakal Gemuk MEMPAWAH. Bupati Pontianak Drs H Ria Norsan MM MH berencana pada awal 2101 ini akan merolling kabinetnya. Efektivitas Struktur Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Pontianak yang dinilai masih belum memuaskan dan cenderung stagnan menjadi alasannya. SKPD pun ke depannya bakal semakin gemuk Kita memang berencana melakukan rolling di awal tahun 2012 ini. Rolling yang akan dilakukan tentu melihat dari kinerja dan kemajuan SKPD yang dipimpin masing-masing pejabat, tegas Ria Norsan ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Selasa lalu. Menurutnya, rolling akan dilakukan melalui mekanisme rapat dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Dalam rapat nanti,

Ria Norsan imbuh Norsan, tentu ada pertimbangan-pertimbangan untuk melakukan pergantian SKPD Kabupaten Pontianak. Dengan pertimbangan, tentu juga akan melihat dari berbagai sisi untuk

melakukan pergantian SKPD yang ada, jelasnya. Terkait adanya beberapa jabatan yang masih kosong atau masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), Bupati Pontianak memastikan dalam rolling nanti semua SKPD akan terisi penuh. Bahkan menurutnya kemungkinan ada promosi untuk beberapa jabatan. Insya Allah SKPD yang ada akan kita usahakan dipenuhi semuanya. Untuk rolling dan mengisi kekosongan instansi yang ada, kemungkinan akan ada promosi jabatan untuk menempati satu badan, kantor atau dinas, ungkapnya. Mengenai kabar adanya pemekaran beberapa badan dan dinas dalam SKPD Kabupaten Pontianak, Ria Norsan dengan tegas membenarkan. Dipaparkannya, ada beberapa badan dan dinas yang akan dipecah menjadi dua bagian.

Misalnya untuk Badan Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan dan Keuangan Daerah (BPPKAD) Kabupaten Pontianak. Menurutnya, BPPKAD tidak efektif. Mestinya untuk pengelolaan kekayaan dan keuangan daerah mesti dipisah dengan pendapatan. Sebab, selama ini, untuk pendapatan daerah masih belum terlihat jelas geliatnya. Untuk memaksimalkan pendapatan daerah, kita berencana untuk memisahkannya dari Pengelola Kekayaan dan Keuangan Daerah. Dengan berdiri sendiri Badan Pendapatan Daerah. Kita berharap, kinerja yang dihasilkan akan terlihat nyata, jelasnya. Sedangkan isu akan kembali dipecahnya Dinas Perhubungan dengan Budaya dan Pariwisata, juga dibenarkan Bupati Pontianak. Namun dipecahnya Budaya dan Pariwisata bukan untuk diga-

bung dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, namun Dinas Budaya dan Pariwisata akan berdiri sendiri. Pemisahan Perhubungan dan Dinas Pariwisata, menurut Norsan untuk efektivitas kinerja di masing-masing dinas dan bidang. Kita rencanakan untuk Pariwisata dan Budaya akan dipisahkan tersendiri, ujarnya. Namun ia menegaskan, rencana perubahan SKPD yang bakal gemuk nantinya mesti dilalui dalam satu tahun dan memerlukan Peraturan Daerah (Perda) dan persetujuan dari DPRD Kabupaten Pontianak. Nanti akan kita coba susun SKPD nya. Selanjutnya akan kita Rancang Peraturan Daerah dan kemudian akan kita usulkan ke dewan. Tentu penambahan ini akan melalui Rapat Paripurna DPRD, jelasnya. (shn)

Optimis Kabupaten Pontianak Lebih Maju MEMPAWAH. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pontianak berharap masyarakat tidak pesimis dengan kondisi daerah saat ini. Legislator PDI Perjuangan itu optimis Kabupaten Pontianak akan lebih maju, jika dikelola

dengan baik. Kita memberikan apresiasi terhadap kritik, saran dan pendapat dari elemen masyarakat tentang kondisi daerah saat ini. Termasuk yang menilai Kabupaten Pontianak sebagai daerah termiskin

Banjir tahunan yang masih menggenangi beberapa wilayah Kabupaten Pontianak hingga kemarin aktivitas warga masih tersendat. Bahkan beberapa usaha rumahan seperti usaha mebel Murni di Mempawah ini, tak bisa menjalankan usahanya. Tujuh orang karyawan di usaha tersebut hanya bisa gigit jari. Dalam beberapa hari ini mereka tidak mendapat tambahan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Al Shandy/Equator

di Kalbar. Namun, kita jangan hanya bisa pesimis, melainkan tunjukkan kontribusi untuk daerah, pinta Susanto kepada koran ini, Rabu (28/12). Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pontianak optimis daerah ini memiliki peluang yang besar untuk lebih maju dan berkembang. Untuk itu dibutuhkan kinerja dan pengelolaan yang baik terhadap daerah dan masyarakatnya. Jika hal itu dapat dilakukan, bukan mustahil Kabupaten Pontianak akan bangkit seperti dulu. Semua komponen harus komitmen dan memiliki tekad yang sama untuk membangun daerah. Eksekutif mesti fokus, terarah dan terintegrasi dalam menjalankan kinerjanya. Sedangkan legislatif hendaknya dapat menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dengan maksimal, tegasnya. Susanto menilai upaya yang hendaknya dapat dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pontianak, yakni memaksimalkan setiap potensi yang ada di masyarakat. Salah satunya potensi investasi dengan memanfaatkan

berbagai Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di masyarakat. Beberapa waktu lalu bupati menyampaikan bahwa iklim investasi daerah ini kurang baik. Nah, kedepan bagaimana pemerintah daerah menyikapi masalah ini. Temukan suatu cara agar iklim investasi kembali berjalan dengan baik, paparnya. Ditanya penyebab persoalan itu, menurut Susanto, cenderung dikarenakan kultur di masyarakat yang menganut prinsip kurang bersahabat. Sehingga investor yang hendak menanamkan modalnya enggan berinvestasi. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Mengubah kultur masyarakat kita yang selalu menganut prinsip mumpung ketika menyambut masuknya investasi di daerahnya. Bagaimana caranya bisa membuat investor merasa nyaman dan mau menanamkan modalnya di Kabupaten Pontianak, tuturnya. Selain itu, pemerintah daerah perlu memiliki suatu inovasi. Agar berbagai program yang dilaksanakan nantinya dapat berjalan dengan cepat, tepat dan kreatif.

Susanto SE.ME Misalnya, dalam upaya pemerintah daerah menggali dan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada. Untuk mewujudkan semuanya itu perlu didukung masyarakat itu sendiri. Umpamanya dalam meningkatkan pungutan PAD, perlunya kerjasama dari objek pajak dan retribusi yakni masyarakat untuk taat dan patuh membayar pajak dan retribusi. Kalau masyarakatnya tidak patuh, maka jangan harap semua upaya itu berjalan dengan baik, ujarnya. (shn)


11  suare kite

Natal, Momen untuk Merenung

Hasan Karman

Singkawang. Setiap umat Kristiani mempunyai cara memaknai Natal. Demikian halnya dengan Walikota Singkawang Dr KRA Hasan Karman Notohadiningrat SH MM. Baginya, Natal merupakan momen untuk merenung kehadiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat. Secara rohani, makna Natal bagi saya adalah momen untuk merenung dan mengenang kehadiran Juru Selamat manusia, Yesus Kristus, kata Hasan Karman kepada wartawan, kemarin (27/12). Dia merenungkan, bagaimana semangat Yesus Kristus dalam berkorban. Hal itu patut diteladani umat Kristiani. Sebagai seorang Kristiani, saya percaya Yesus adalah Allah yang hadir dalam wujud manusia untuk menebus manusia yang telah jatuh di dalam dosa, ujar Hasan. Dengan menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Penebus, manusia didamaikan kembali dengan Allah. Secara sosial kemasyarakatan, Yesus Kristus kita kenang dan teladani sebagai figur cinta kasih terbesar sepanjang abad karena demi umat manusia, Ia rela mengorbankan diriNya, jelas Hasan. Kepedulian Yesus itulah, kata Hasan, yang dikenang dan diteladani. Dalam kehidupan rutin, kita sering lupa dan lalai, jadi dengan adanya perayaan Natal, kita diingatkan kembali, ujarnya. Dia menambahkan, salah satu teladan Yesus Kristus dalam pengorbanan itu diantaranya dapat dimaknai dengan menjalankan tugas pelayanan publik. Tugas melayani publik dan menjalankan roda pemerintahan kadang tidak mengenal waktu dan tempat. Kita harus siap, meskipun kadang ďŹ sik sedang lemah, beban pikiran banyak. Tetapi kita tidak mengeluh demi masyarakat yang memercayai kita, papar Hasan. Sementara itu, Natal dalam bahasa Portugis berarti Kelahiran, yakni hari raya umat Kristiani yang diperingati setiap tahun pada 25 Desember, untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Bagi sebagian besar masyarakat yang merayakan Natal, selain dijadikan peringatan kelahiran Yesus Kristus, juga dijadikan momen untuk meningkatkan tali persaudaraan dengan kerabat dan handai taulan. (dik)



Penyanyi Band Jangan Umbar Aurat Sambas. Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH minta Forum Pimpinan Daerah (Forkopinda), camat dan kepala desa (Kades) agar menegur penyanyi band yang mempertontonkan aurat saat tampil di atas pentas. Informasi ini juga harus disampaikan lewat Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) melalui radio komunitas bantuan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), supaya diketahui masyarakat umum, ujar Juliarti.Diungkapkan Juliarti, religius di Kabupaten Sambas harus dijalankan. Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mengembalikan Kabupaten Sambas sebagai Serambi Mekkah. Entertainment yang menyediakan jasa hiburan, baik acara kawinan maupun acara khusus sekalipun, diharapkan tidak menggunakan pakaian minim. Upayakan penyanyinya menggunakan pakaian tertutup dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak baik, imbuhnya. Apalagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Sambas telah membuat rekomendasi bersama. Isinya mengimbau artis-artis lokal yang mengisi acara agar tidak berpakaian minim. Pemkab Sambas akan menggandeng DPRD, bagaimana mengatasi masalah ini bersama. Tujuannya untuk mengembalikan nuansa religius di Kabupaten Sambas, kata Juliarti, Rabu (28/12). Saat ini sudah tidak asing lagi kita melihat penyanyi berpakaian minim saat tampil menyanyi menghibur penonton. Tetapi perilaku ini tidak bisa terus dibiarkan. Camat maupun kades yang menyaksikan acara-acara yang menampilkan penyanyi seperti ini segera memberikan teguran. Diimbau saja, mungkin mereka lupa kalau pakaiannya tidak layak dipertontonkan. Tugas kitalah mengingatkan, sarannya. Di tempat yang sama, Ketua MUI Kabupaten Sambas H Ahmadi Muhammad mendukung imbauan yang disampaikan Bupati Sambas. Apa yang diungkapkan Bupati merupakan hal yang baik. MUI Sambas sangat mendukung. Sebagai Muslim, kita harus menutup aurat, khususnya perempuan, ini dapat menciptakan efek jelek, dan dapat memunculkan tindak asusila, imbaunya.Dijelaskannya, setiap agama juga telah jelas melarang berpakaian minim di depan umum. Khusus agama Islam, hal ini lebih dilarang lagi, karena sudah jelas bagi kaum perempuan tidak memperlihatkan aurat, kecuali di rumah sendiri. Mempertontonka aurat di depan umum, selain melanggar ajaran agama juga dapat menimbulkan efek tidak baik. Jadi harus dihindari. Tugas kita meningatkan dan menegur perilaku itu. Sehingga mereka tampil menghibur bisa dengan busana yang sopan dan santun, tegasnya. (edo)

Kamis, 29 Desember 2011

Wujudkan Singkawang Cyber City Singkawang. Rencana para pengusaha Warung Internet (Warnet) membentuk Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI) Cabang Singkawang, mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Singkawang. Pada prinsipnya kita sangat mendukung rencana tersebut. Karena dengan terbentuknya AWARI, diharapkan pembinaan kepada pengusaha warnet bisa lebih efektif, kata Istri Handayani, Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Informatika Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Singkawang kepada wartawan, Selasa (27/12) lalu. Istri menjelaskan, dengan terbentuknya AWARI nantinya bisa menjadi mitra Pemkot Singkawang dalam mewujudkan misi dalam pembinaan kepada masyarakat. Terutama misi dalam menjalankan fungsi mediasi dan komunikasi bagi komunitas, melakukan pembinaan, asistensi, sosialisasi, penetrasi, pemberdayaan, pendidikan dan advokasi di bidang warnet, terangnya. Menurut Istri, pada dasarnya, misi AWARI sejalan dengan misi Bidang Komunikasi dan Informatika. Ke depan diharapkan AWARI di Kota Singkawang bisa mencapai sasaran dalam mempromosikan warnet sebagai ujung tombak penetrasi Teknologi Infor-

masi (TI) di Indonesia pada umumnya dan Singkawang pada khususnya, paparnya. Selain itu, tambah dia, kehadirannya diharapkan dapat membahas seluruh sumber daya dan potensi Kota Singkawang melalui internet, mensosialisasikan pemanfaatan akses internet melalui warnet secara tepat dan bertanggung jawab. Dengan harapan memberikan peluang yang bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Program, tujuan dan sasaran serta misi antara AWARI dengan Bidang Kominfo mayoritas memiliki kesamaan. Perbedaan yang mendasar kita memiliki misi regulasi dan mereka melaksanakan apa yang sudah diatur pemerintah. Dengan kesamaan misi dan tujuan diharapkan Insya Allah akan bisa sejalan dalam menggapai cita-cita di Bidang IT, yaitu terwujudnya Singkawang Cyber City, jelas Istri. Terpisah, salah satu Koordinator Penggagas Pembentukan AWARI Cabang Singkawang, Arie Della mengatakan, proses pembentukan asosiasi ini sudah selesai pada tahap persiapan. Insya Allah Rabu (28/12) sudah kelar. Kita baru saja membentuk Tim Perumus Pembentukan Asosiasi. Saya sebagai koordinator, dibantu teman-teman Hengky dari Mi-

tra Cyber, Syamsu dari SR Cyber, ungkapnya. Dalam waktu dekat, kata Arie, tim perumus akan mengundang para pengusaha warnet, Dishubkominfo dan DPRD Kota Singkawang. Untuk diskusi dan memaparkan tentang

program AWARI ke depan. Salah satu tujuan asosiasi yang akan kita bentuk, antara lain sebagai mitra pemerintah dalam membangun sektor usaha di Kota Singkawang, khususnya usaha di bidang IT, jelasnya. (dik)

Jangan Hanya Pasang, Kontrol Keberadaan Baliho Singkawang. Selain harus memenuhi peraturan, pemasang juga harus mengontrol atau mengawasi baliho yang sudah dipasang. Masih terpasang atau sudah copot. Hampir setiap hari kami mendapat laporan dan pertanyaan, bahkan ada yang langsung menuduh bahwa baliho-baliho yang mereka pasang hilang karena kami yang mencopotnya, padahal tidak, kata Karyadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Singkawang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/12). Hal ini menyusul penertiban baliho yang dilakukan Tim Gabungan Satpol PP dan Dinas Tata Kota baru-baru ini. Ketika baliho hilang, pemiliknya lalu menuduh tim tersebut yang

mencopotnya. Padahal tim hanya mencopot baliho yang melanggar aturan dan habis izin pemasangannya. Setiap baliho yang hilang, mereka komplain dan menyangka Tim Gabungan atau Satpol PP yang menertibkannya, terang Karyadi. Komplain dari masyarakat yang mempunyai baliho tersebut, menunjukkan kalau mereka hanya memasang baliho. Tetapi tidak mengawasi lagi mengenai keberadaan balihonya. Ketika hilang, mereka langsung mendatangi petugas penertiban. Karyadi sangat menyayangkan hal tersebut. Oleh karenanya, dia mengharapkan para pemasang baliho juga turut mengawasi. Sehubungan

dengan ini, diharapkan masyarakat yang sudah memasang baliho hendaknya ikut mengontrol keberadaan baliho yang dipasangnya, pintanya. Pengawasan yang dimaksud Karya d i , d i a n t a r a ny a m e n g a w a s i apakah baliho yang dipasang masih berada pada tempat awal dipasang atau tidak. Termasuk mengawasi kondisinya. Masih bagus dan aman atau justru balihonya sudah miring, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat, ingatnya. Pengawasan ini kata Karyadi, sangat penting dilakukan pemilik baliho. Apalagi Satpol PP pernah menangkap basah salah seorang oknum yang sengaja mencopot

Tahun Baru Masehi Diisi Tablig Akbar Singkawang. Tidak hanya pada Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam, pada malam Tahun Baru 2012 pun di Masjid Agung Kota Singkawang akan digelar tablig akbar. Tablig akbar dalam rangka melepas tahun 2011 dan menyambut 2012 ini akan diisi dengan tausiyah dari beberapa tokoh agama. Temanya memaknai pergantian tahun, kata H Jawani Usaman, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (27/12). Jawani mengungkapkan, tablig

SAMBAS

tumpahansalok

singkawang Spektakuler

akbar yang diisi dengan tausiyah itu akan dilaksanakan Sabtu (31/12) pukul 19.00, atau lima jam sebelum memasuki 2012. Tausiyah pada malam tahun baru Masehi kata Jawani, berisikan pesan moral kepada generasi muda secara khusus, dan masyarakat Kota Singkawang pada umumnya. Kita melihat awal tahun, adalah suatu hal yang luar biasa. Saking senangnya orang menghadapi tahun baru, kadangkadang melupakan bahwa pergantian tahun sebenarnya pemendekan umur manusia, jelas Jawani.

Oleh karenanya, kata Jawani, dalam menjalani pergantian tahun, umat manusia harus memperbanyak doa. Dunia ini adalah tempat transit untuk selanjutnya ke alam baqa (kubur, red), ingatnya. Bagi yang beramal baik, tambah dia, tentunya akan senang terhadap perpindahan alam tersebut. Tetapi bagi yang amalnya jelek, sama saja menuju kesengsaraan. Pergantian tahun sebagai proses pemendekan umur menuju kematian, tentunya menuntut umat manusia untuk berbuat lebih baik di tahun berikutnya.

baliho di Jalan Diponegoro. Orang yang berinisial Jm tertangkap basah oleh petugas patroli Natal. Jm mengaku dan m e ny a m p a i k a n p e r m o h o n a n maaf, serta minta untuk tidak ditangkap, ungkap Karyadi. Setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk kepada pemasang baliho, tambah Karyadi, akhirnya Jm dilepaskan dengan catatan untuk tidak mengulangi perbuatan tidak terpuji itu. Allah SWT itu Maha Adil, lima menit setelah salah satu pihak yang menuduh Satpol PP mencopot bendera-bendera partainya, kami diberi petunjuk dengan menangkap basah oknum yang mencopot

baliho-baliho untuk kepentingan pribadinya, kata Karyadi. Oknum yang mencopot baliho tersebut dilepas, kata Karyadi, setelah pemilik baliho bersedia menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Ada dua pelajaran yang kami ambil hikmahnya dari peristiwa tersebut. Pertama, keikhlasan memaafkan dari pemasang baliho tersebut, dia dengan arif memaafkan, yang penting jangan diulangi lagi. Kedua, sebuah tuduhan tanpa dikoordinasikan dengan baik akan berakibat fitnah dan berimbas pada hal-hal yang kurang baik, jelasnya. (dik)

Oleh karenanya, Jawani mengharapkan seluruh umat Islam di Kota Singkawang mengisi malam pergantian tahun itu dengan berbagai kegiatan keagamaan bukan dengan hura-hura. Tablig akbar di malam tahun baru itu, merupakan kerjasama Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Singkawang, Kemenag Singkawang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta pengurus Masjid Agung Singkawang. Seluruh masyarakat diharapkan menghadiri tablig akbar tersebut. Kegiatan ini sifatnya terbuka, siapa saja bisa hadir, kata Jawani. Secara rinci, Jawani mengungkap-

kan, kegiatan itu dimulai dengan Salat Isya berjemaah. Dilanjutkan tausiyah mengenai evaluasi masa muda, umur, ilmu dan harta yang akan disampaikannya sendiri. Selanjutnya, tausiyah tentang iman kepada alam kubur, kiamat yang akan disampaikan Ustaz Ahmad Hambali. Persiapan menghadapi kematian disampaikan Ustaz Muhammad Hasbi Abdullah. Selain itu juga disajikan kiat-kiat ilmu mati dengan cara yang baik (khusnul khatimah) yang akan disampaikan Ustaz HB Rasni. Kemudian diadakan tanya-jawab dan dialog. (dik)

sambas terigas

Bebaskan Warga Perbatasan dari Gaptek Mobil Internet untuk Lima Kecamatan Sambas. Era serba canggih saat ini mestinya warga di desa terpencil dan perbatasan tak boleh gagap teknologi (Gaptek). Inilah tujuan pemerintah memberikan bantuan peralatan untuk pengembang an Lembag a Penyiaran Komunitas (LPK) dan Mobil Pusat Pelayanan Internet Kecamatan (MPLIK). Kemajuan teknologi di Kabupaten Sambas secara menyeluruh, akan berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kata Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, Rabu (28/12) saat menyerahkan bantuan mobil internet kepada lima camat dari Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo). Menurut Juliarti, bantuan Menkominfo ini disalurkan melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sambas. Agar fungsi informasi dan komunikasi bisa dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah desa terpencil dan perbatasan yang terisolir, maka camat penerima bantuan

harus proaktif supaya warganya menguasai teknologi canggih tersebut. Siapa yang menguasai informasi, maka ia adalah raja. Ini yang harus disampaikan camat penerima bantuan kepada warganya, imbaunya. Juliarti meminta, keberadaan radio dan MPLIK bantuan Kominfo dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama dalam memberikan informasi siaran yang bernuasa religius, pendidikan, kesehatan dan informasi pemerintahan yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Bila perlu ada siaran khusus tentang agama, pendidikan dan kesehatan, sarannya. D i t e m p a t y a n g s a m a , Ke pala Dishubkominfo Kabupaten Sambas Ir H Asyir A Bakar MT mengatakan, penyerahan jasa LPK dan MPLIK di desa terpencil merupakan program pemerintah untuk memajukan informasi dan teknologi di Indonesia, serta menghilangkan kesenjangan di wilayah perbatasan. Sehingga bisa menjadi wahana informasi

masyarakat, dan akses internet oleh masyarakat awan untuk menggali fasilitas pelayanan internet, paparnya. Dijelaskan Asyir, pengadaan seperangkat peralatan radio komunitas dan MPLIK berasal dari anggaran Balai Penyedia, Pengelola dan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kominfo Republik Indonesia bekerjasama dengan Dishubkominfo. Bantuan peralatan radio komunitas sebanyak dua buah. Terdiri dari satu set menara dan satu set peralatan radio, serta lima buah MPLIK beserta perlengkapan jaringan internet, sebutnya. Mobil internet diserahkan langsung Bupati Sambas kepada lima camat, yaitu Kecamatan Teluk Keramat, Subah, Jawai Selatan, Selakau Timur dan Kecamatan Galing. Sedangkan penerima radio komunitas diberikan kepada Kecamatan Teluk Keramat dan Kecamatan Sejangkung, yang telah dipilih oleh Kominfo RI sesuai Surat Bupati Sambas Nomor 550/258/ DPHB-KFO/Sek/2011 tanggal 26 September 2011. Bantuan ini

Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH menggunting pita tanda penyerahan mobil internet untuk 5 kecamatan. \\ M Ridho diserahkan langsung oleh Bupati Sambas kepada camat, jelasnya. Asyir berharap, bantuan iniIst dapat menyentuh masyarakat desa terpencil dan masyarakat perbatasan. Bantuan ini mestinya dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menerima informasi. Sehingga setiap perkem-

bangan daerah dan informasi singkat cepat diketahui masyarakat. Penerima bantuan diharapkan dapat mengutamakan informasi langsung kepada masyarakat pedesaan dan perbatasan, yang sulit menerima informasi maupun komunikasi, imbuhnya. (edo)

Kejaksaan Harus Usut Molornya APBD

H Subhan Nur Sambas. Ke jaksaan Negeri (Kejari) Sambas diminta mengu-

sut tuntas penyebab molornya sidang paripurna DPRD membahas Angg aran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sambas Tahun 2012. Keterlambatan tersebut bisa mengakibatkan pemotongan 30 persen dana dari pusat. Pernyataan Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) tentang molornya pembahasan APBD harus disikapi. Kami minta Kejari Sambas mengusut tuntas molornya paripurna APBD yang hingga sekarang belum tuntas pembahasan, desak Wakil Ketua Kadin Kalbar Bidang Ekonomi

Perbatasan, H Subhan Nur kepada Equator, Rabu (28/12). Ditegaskan H Subhan, DPRD tidak perlu bersikap layaknya kontraktor yang memperjuangkan aspirasi masyarakat, karena sudah jelas tercium anggota DPRD sendiri yang membeli aspirasi rekan-rekannya di DPRD. Seharusnya aspirasi tersebut diserahkan ke dinas dan dilanjutkan kepada yang ahli, bukan dikonsumsi sendiri, singgung pengusaha Kabupaten Sambas ini. Ditegaskan H Subhan, molornya pembahasan APBD berpengaruh besar pada daerah. Kondisi ini

tidak bisa dibiarkan, apalagi sudah tercium usulan dana aspirasi yang diinginkan DPRD sebesar Rp 2 miliar. Jika dana tersebut dikali 45 anggota Dewan maka anggaran aspirasi yang diusulkan sebesar Rp 90 miliar. Tentu ini angka yang fantastis yang diusulkan, ujar Subhan. Agar tidak menimbulkan banyak persepsi dan saling salah menyalahkan mengenai penyebab molornya pembahasan APBD paparnya, Kejari diminta menyikapi hal ini. Usut tuntas molornya pembahasan APBD. Jangan hanya karena nego dana aspirasi,

pembangunan Kabupaten Sambas terkendala. Kita tidak ingin kekuatan politik mempengaruhi jalannya program pembangunan, tegasnya. Proaktif Kejari mengusut hal ini sangat dinantikan. Sehingga dengan waktu yang sedikit ujarnya, eksekutif dan legislatif bisa cepat menyelesaikan pembahasan APBD agar terhindar sanksi pemotongan 30 persen dana pusat untuk APBD Kabupaten Sambas. Aksi Kejaksaan mengusut molornya APBD sangat dinanti, karena ini sangat berpengaruh bagi Kabupaten Sambas, pungkasnya. (edo)


12

melawi membangun

Kamis, 29 Desember 2011

Dinsosnakertrans Antisipasi Dampak Banjir NANGA PINOH. Melawi salah satu daerah yang rawan bencana, terutama banjir. Hingga wajar, bila musim penghujan datang berbagai elemen terkait bencana telah bersiap-siap untuk mengantisipasi dampak banjir. Demikian pula Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Melawi. Kita siap untuk mengantisipasi dampak bencana banjir, bila banjir terjadi, tegas Drs Oslan Junaidi, Sekretaris Dinsosnakertrans Me-

lawi, ditemui di kantornya, Selasa (28/12) kemarin. Lantas diungkapkannya, kesiapan Dinsosnakertrans Melawi ini lantaran pengalaman bencana banjir tahun-tahun sebelumnya. Sejarah banjir sendiri sering terjadi di Melawi. Masih segar di benak warga Melawi bagaimana banjir yang terjadi September 2008 silam. Ketika itu, hampir seluruh pemukiman di tepi sungai Melawi terkena dampak banjir. Rata-rata lantai

apai kato kito

Bangun Jalan Menukung NANGA PINOH. Akses menuju akan bisa dilalui melalui jalan darat dan jalur Sungai Melawi. Pun begitu, bila musim hujan, jalan darat sangat sulit dilalui. Bahkan ada 20 Km jalan darat yang tidak bisa dilintasi bila musim hujan. Lantaran masih jalan tanah. Mesti begitu, Menukung bisa dilalui dengan speed boat walau musim hujan. Namun, menggunakan speedboat (perahu cepat) ini warga mesti mengeluarkan dana sangat besar. Itu pun menunggu hingga ada kendaraan air menuju Menukung. Pasalnya, kendaraan air tidak ada jadwal rutin menuju Menukung Satu orang mesti mengeluarkan dana sebesar Rp130 ribu untuk satu kali perjalanan. Kalau dilakukan pulang dan pergi, maka mesti mengeluarkan dana sebanyak Rp260 ribu. Kalau keperluan mendadak, warga harus carter speed boat. Satu kali perjalanan penyewa harus mengeluarkan dana sebanyak Rp1 juta. Jalan darat hanya bisa dilalui bila musim panah. Kalau hujan, pasti sulit untuk ke Menukung. Kalau musim panas bisa dilalui 2 jam. Tapi kalau musim hujan, bisa 6 jam atau bahkan tidak bisa dilalui sama sekali, ungkap warga Menukung, Halidin, ditemui kemarin. Lantas mahasiswa STKIP Melawi ini menjelaskan jalan tanah sepanjang 20 Km ini dibuat secara alami oleh pengendara. Melalui jalan hutan ilalang. Akses ini mesti digusur untuk melandaikan bukit dan menimbun lembah. Ditegaskannya, Pemkab Melawi harus segera membuat badan jalan yang tinggal 20 Km tersebut. Sebab, jalan ini berkaitan dengan kemajuan warga Menukung. Kalau jalan bagus warga bisa mendapatkan harga komoditas yang dihasilkan lebih murah. Warga pun bisa mendapatkan harga bahan-bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) lebih murah. Kalau musim hujan, banyak lembah yang tergenang air. Bahkan hingga setinggi satu atau dua meter. Ini juga yang membuat orang tidak sampai ke tujuan. Tapi memang ada jasa menyeberangan rakit dadakan yang dibuat warga sekitar, ulasnya. (aji)

rumah terendam air. Bahkan ketika itu, Melawi tidak bisa diakses hampir satu minggu melalui jalur darat. Di tahun 2009, walau tidak sebesar tahun 2008, namun banjir serang terjadi. Hampir tiga kali terjadi banjir. Yakni bulan Februari, Agustus dan Desember. Rata-rata membuat pasar Nanga Pinoh yang ada di pinggir Sungai Melawi dan Sungai Pinoh tergenang air. Bahkan banyak toko yang tu-

tup. Di tahun 2010 juga terjadi banjir yang sama. Kejadian banjir tahun-tahun sebelumnya telah membuat kita sadar betapa pentingnya persiapan yang matang. Begitulah hendaknya manusia. Tak mungkin kita masuk pada lubang yang sama sebanyak tiga kali. Cukup satu kali saja, kita mesti sudah bisa belajar dari kesalahan tersebut, ulasnya. Dia pun mengatakan, dalam gudang Dinsosnakertrans su-

dah ada berbagai bahan dan perlengkapan untuk mengantisipasi dampak banjir. Di antaranya, bahan makanan yakni beras, minyak goreng, mie, ikan kaleng. Kemudian ada pula selimut dan busana layak pakai. Bukan hanya itu, secara tenaga kita juga telah siap. Baik dari pegawai yang ada di dinas maupun Tagana Melawi. Secara umum atau prediksi manusia, kita siap untuk mengantisipasi dampak banjir, ulasnya.

Dikatakan Oslan, bencana memang tidak bisa dihindari. Ia terjadi tidak pernah meminta izin terlebih dahulu. Namun, selaku makhluk berakal, antisipasi terhadap dampak banjir itu yang mesti dilakukan. Jangan sampai banjir yang terjadi berdampak kerugian yang besar bagi manusia. Di lain sisi, warga Melawi jelas telah akrab dengan banjir. Hal ini bisa diukur dengan banyaknya perumahan yang diban-

gun di bantaran sungai. Saban tahun jelas warga yang tinggal di tepi sungai sudah terbiasa dengan luapan air. Bahkan, ada juga warga yang sengaja membangun rumah apung yang ada di Sungai Melawi. Warga memang sudah akrab dengan bencana banjir. Namun, kadang-kadang dampak banjir melebihi daya warga. Hingga itu, kita hadir untuk meringankan dampak banjir yang terjadi di Melawi, pungkasnya. (aji)

Warga Pisang Satu Miskin Karena Akses Buruk NANGA PINOH. Hampir semua sektor kondisi warga Dusun Pisang Satu, Desa Merpak, Kecamatan Pinoh Utara sangat memprihatinkan. Dusun yang didiami sekitar 15 kepala keluarga (KK) ini masih berada di bawah garis kemiskinan. Generasi mudanya putus sekolah. Diperparah lagi dengan belum mengerti gaya hidup sehat. Sangat memprihatinkan kondisi mereka. Miskin, tidak berpendidikan, tidak mengenal gaya hidup sehat. Kondisi buruk ini karena dusun tersebut sangat sulit diakses, ungkap Sabilil, pengurus harapan Melawi, ditemui kemarin. Lantas dijelaskan Sabilil, perekonomian warga Pisang satu sangat sulit. Sebab, program pemerintah belum masuk ke daerah terpencil ini. Memang sebagian besar warga menoreh karet. Namun, karet yang ditoreh tidak menghasilkan banyak latek. Lantaran masih karet yang ditoreh tersebut masih karet alam warisan nenek moyang mereka. Kemudian dari segi kesehatan, jelas Sabilil bisa dilihat dari kesadaran untuk membuat WC yang baik. Namun, di Pisang Satu, buang air, mandi dan cuci masih dilakukan di sungai dekat desa. Jika kita ke sana, sangat sulit untuk buang air. Sebab, kebiasaan orang sana langsung ke sungai. Masih belum ada inisiatif untuk membuat WC sendiri, ulasnya. Sementara dari segi menjalankan nilai-nilai agama, Sabilil

Akses buruk jalan poros antara kawasan satu dengan yang lainnya makinlah membuat miskin warga pedalaman Kalbar, tapi kalau dibuka sumber daya alam dikeruk oknum-oknum tak bertanggungjawab, sebuah dilema yang perlu solusi alternatif terbaik. IST menjelaskan masih jauh. Sebab, daerah ini tidak memiliki musola atau surau. Walau begitu ada orang yang bisa mengaji, namun jumlahnya sangat sedikit. Lantaran di pisang satu ini pernah ada guru agama yang mengajar di tahun 1990- an. Namun sekarang, karena persoalan finansial, pembinaan agama di daerah ini tidak lagi dijalankan. Secara umum, amalan-amalan

agama tidak dijalankan. Namun, ada di antara warga yang tahu prinsip-prinsip agama Islam. Namun, jumlahnya sangat sedikit, papar Sugeng. Buruknya kehidupan warga Pisang Satu ini, kata Sabilil, disebabkan akses menuju dan keluar dusun ini sangat buruk. Bila berjalan kaki, dari Desa Sungai Pinang ke dusun mencapai 3 jam. Namun, bila menggunakan sepeda motor

hanya satu jam saja. Namun, bila hujan, jalan akses ini sudah tidak bisa dilewati. Jalan yang ada sendiri, merupakan buatan perusahaan yang pernah beroperasi di daerah ini. Diperkirakan tahun 1990-an. Pun demikian, Sabilil menilai, penyuluhan agama dan pendidikan formal masih belum cukup untuk mengentaskan ketertinggalan warga Pisang Satu. Mesti ada upaya peningkatan

kesejahteraan melalui program pertanian. Menanamkan pola hidup sehat serta memuluskan akses ke dusun ini Paling tidak, peran Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Melawi, Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian sangat dinantikan. Agar, satu-persatu daerah terpencil di Melawi bisa menjadi daerah yang potensial dan kaya raya. (aji)

sintang raya apai ji kitak

Jalan SintangPontianak Rawan Laka S I N TA N G . J a lan menikung ditambah kondisi berpasir, memungkinkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Begitulah yang terjadi di ruas jalan Sintang-Pontianak, sekitar 100 meter dari Pos Polisi Kumang Bala Kecamatan Sepauk. Biasanya yang sering terjadi kecelakaan antara Rajang Begantung hingga Simpang kayu Lapis, dalam rentan sebulan pasti ada kecelakaan yang dikarnakan supir mengantuk, kecepatan diatas normal, kondisi jalan yang sempit termasuk berpasir, tutur Trisno, warga Gernis yang sehari-harinya melewati jalan tersebut pada Equator kemarin. Menurut Trisno, kondisi badan jalan yang berpasir sangat rentan membuat kendaraan, khususnya roda dua tergelincir. Hal ini harus diperhatikan instansi terkait. Paling tidak ada pemantau disetiap ruas jalan. Kalau memang berpasir dan memicu kecelakaan berlalu lintas, meskinya segera ditangani, pungkasnya. (din)

Hal ini harus diperhatikan instansi terkait. Paling tidak ada pemantau disetiap ruas jalan. Kalau memang berpasir dan memicu kecelakaan berlalu lintas, meskinya segera ditangani. TRISNO

STIKes Kapuas Raya Ikuti Penilaian Akreditasi SINTANG. STIKes Kapuas Raya Sintang mengadakan kegiatan penilaian akreditasi untuk Program Study Diploma III Kebidanan, bertempat di Kampus STIKes Kapuas Raya di jalan J.C.Oevang Oeray, Baning, (28/12). Penilaian akreditasi langsung dari Badan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Jakarta. Diutarakan Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang, Uray B Asnol, SKM,MM bahwa kegiatan ini guna menjadikan Program Study D III Kebidanan menjadi terakreditasi. Kegiatan tersebut masih dalam tahap pengumpulan data, baik dokumen-dokumen maupun sarana dan prasarana. Dari data yang telah dikumpulkan akan dijadikan bahan pertimbangan oleh Badan Akreditasi Nasional Pergurun Tinggi (BANPT), layak atau tidak layak Prody tersebut terakreditasi. Penilaian dilihat dari beberapa unsur, yakni Keorganisasian, Sumber Daya Manusia, Manajemen Pembelajaran, Sarana dan Prasarana, Administrasi, Kemahasiswaan, Situasi Umum serta Pengembangan Institusi. Kita sangat optimis akreditasi untuk Prody D III Kebidanan akan segera terealisasi, mengingat Prody Kebidanan merupakan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sintang, pungkasnya. (din)

Launcing Tim Divisi I Nasional Persista

Optimis Tembus Divisi Utama SINTANG. Keinginan Ir Syamsul Hadi MM, membawa Persatuan Sepakbola Sintang (Persista) lebih baik, sepertinya mulai menampakkan hasil. Janji yang diutarakan ketika mencalonkan diri pada Muscab PSSI Cabang Sintang beberapa bulan lalu ini, ternyata mulai direalisasikan dengan menggelar memastikan diri mengikuti divisi I Liga Super Indonesia (LSI) . Kepastian Persista mengikuti kompetisi resmi PSSI, diutarakan Syamsul ketika melauncing tim Divisi I Nasional Persista di Kafe Dea, Jalan PKP Mujahidin, Senin (27/12). Didampingi manager Persista, Syahroni, Syamsul Hadi, pria yang akrab disapa Kucu sangat optimis, kesebelasan yang memiliki julukan pendekar Bukit Kelam bisa melewati divisi I, dan tembus di divisi utama. Bahkan hujan lebat yang mengguyur Kota Sintang, tidak menyurutkan semangat para undangan menyaksikan momentum kebangkitan Persista yang setelah 1 tahun terakhir vakum. Yel-yel persista dikumandangkan tim asuhan Agus ini, mengiringi launching tim divisi I nasional Persista. Meski hanya dengan waktu efektif 26 hari berlatih, Persista akan menyajikan hasil terbaik bagi Ibukota yang dicanangkan sebagai Provinsi Kapuas Raya ini. Selain itu, yang menjadi kendala, Kucu menuturkan, minimnya anggaran yang tersedia. Sampai hari ini, kami masih mencari donatur yang mau menyumbang bagi tim kesayangan ini untuk

Ketua Pengcab PSSI, Manager Tim, Pelatih dan Pemain PERSISTA foto bersama sela-sela launching divisi I Nasional. dapat menyajikan hasil terbaik bagi Kabupaten Sintang. Dana yang dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Sintang dialokasikan Rp 468 juta, itu pun belum dapat dicairkan saat ini. Namun demikian, kami mengucapkan terima kasih pada donatur yang telah menyumbang dan tidak mau disebutkan namanya. Selain itu, ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, ulasnya. Agus, Pelatih Persista Sintang menjelaskan, divisi I yang sekarang

KOMPETISI PSSI DIVISI SATU LIGA INDONESIA TAHUN 2011/2012

GRUP IX 

No 1 2 3 4 5

NamaClub Persipon Persista Persikutim Persikubar PSTapin

Kota/Kab KotaPontianak Sintang KutaiTimur KutaiBarat Tapin

beda dengan divisi I sebelumnya. Karena saat ini, divisi I dibatasi umurnya hanya sampai 23 tahun. Sehingga Agus terpaksa menyusun kembali strategi, untuk mempersiapkannya sebaik mungkin. Bahkan untuk pemantapan fisik, Persista bekerjasama dengan Korem 121Alambhana Wanawai. Ini sejarah baru, di Korem 121 ABW ini menawarkan diri, melatih fisik para pemain. Untuk itu, kami mengucapkan teri-

ma kasih kepada Komandan Korem 121 ABW, kata Agus. Selain itu, semua kesebelasan adalah saingan berat, tidak ada tim yang lemah mengikuti kompetisi di yang dilaksanakan di Sangata Kalimantan Utara dan Pontianak. Karena itu, kami tidak menganggap remeh lawan, meski kita optimis dapat mengalahkan mereka, imbuh Agus lagi. Agus menjelaskan komposisi pemain adalah 70 persen lokal,

HADIRLAH..... REUNI AKBAR 2011 SLTP NEGERI 1 SINTANG SINTANG 29-30 DESEMBER 2011 BERTEMPAT DI SLTP NEGERI 1 SINTANG

CONTACT PERSON : EDOARDO (085252111666) PRAMUDIO (081257701895) AGENDA KEGIATAN :

29 Desember 2011 Jalan Sehat Game Rakyat Baksos (Bakti Sosial) Rapat Akbar

30 Desember 2011 Temu Kangen (Reuni Akbar) Bertempat Di SLTP Negeri 1 Sintang Support By : Ponti Elektronik

dan sisanya adalah pemain luar. Persista yang tergabung di group IX bersama Persipon, Persikutim, Persikubar serta PS Tapin. Putaran pertama akan berlangsung di Sangata Kalimantan Utara Persista akan bermain sebanyak empat kali dan putaran kedua juga empat kali dilaksanakan di Pontianak, pungkasnya. (din)

DEPOT AIR MINUM

ISI ULANG

Sumber Air Pegunungan Kelam

F23

PEMASANGAN INSTALASI DEPOT AIR MINUM

P Menjual : SIA R Tutup Galon ANTA Tissue Segel Galon Mesin Cuci Galon

F

23

Jl. MT. Haryono 88 Telp. 0813 4521 1453


13  ningkau nuan

Figur Gubernur Harus Merakyat

Kusfery AC-- Arman Hairiadi

Terpenting, ketika menjadi gubernur harus mampu membawa amanah rakyat, Putussibau. Ketua DPC Pemuda Pancasila (PP) Kapuas Hulu, Kusfery Ac mengatakan, sosok gubernur harus merakyat. Siapa pun yang menjadi gubernur nantinya harus dekat dengan masyarakat. Dikatakan Kusfery, PP Kapuas Hulu siap menyukseskan Pilgub 2012. Siapa pun yang menjadi gubernur, harus dekat dengan masyarakat. Selain itu harus memiliki komitmen dan tegas dalam kebijakan. Terpenting, ketika menjadi gubernur harus mampu membawa amanah rakyat, katanya. Ditanya siapa figur yang akan diusung PP Kapuas Hulu, Kusfery enggan menyebutkan. Baginya sosok kandidat yang digaung-gaungkan sekarang semuanya baik. Tinggal diserahkan kepada masyarakat untuk menilainya. Kalau mengenai kemampuannya, tentunya semua balon itu sudah memenuhi syarat. Karena mereka rata-rata sudah teruji dengan pengalaman ketika memimpin. Tinggal masyarakat saja yang menilainya sendiri. Namun ia berharp pada pelaksanaan Pilgub nanti berjalan dengan aman. Tidak ada gejolakgejolak yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat Kalbar. Siapa pun terpilih, terpenting Pilgub berjalan aman dan lancar, imbuh pria yang juga menjabat anggota DPRD Kapuas Hulu ini. (aRm)

uncak kapuas Kamis, 29 Desember 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

KAPUAS HULU

Kapuas Hulu Butuh Pabrik Karet Kecamatan Seberuang Penghasil Karet Terbesar

Sambut Tahun Baru dengan Positif

Putussibau. Masyarakat Kecamatan Seberuang mengharapkan adanya pabrik karet. Keinginan masyarakat ini disampaikan Soiti Santoso SSos, Camat Seberuang, kepada wartawan, Rabu (28/12) kemarin. Dikatakan pria yang telah menjabat Camat Seberuang selama enam tahun ini, Kecamatan Seberuang memiliki desa sebanyak 15 dan dusun 49. Jumlah penduduk sekitar 11.000. Sementara luas wilayah 6.000 hektar lebih. Rata-rata pekerjaan masyarakat petani karet. Selain itu ada juga pedagang, petani dan lainnya, kata Soito Santoso. Andalan mata pencarian masyarakat Seberuang adalah karet. Bahkan Kecamatan penghasil karet terbesar di Kabupaten Kapuas Hulu, yaitu sekitar 100 ton per bulan. Sekitar 80 persen luas wilayah Kecamatan Seberuang merupakan lahan karet, jelasnya.Selama ini para petani memasarkan karet miliknya ke Pontianak. Akibatnya keuntungan petani karet jadi kecil, karena harus menambah ongkos untuk membawa ke Pontianak. Untuk itu masyarakat Kecamatan Seberuang mendambakan adanya pabrik karet di Kecamatan Seberuang.Mengakomodir keinginan masyarakat, selaku camat, Soiti Santoso, pun pada tahun 2001 pernah mengusulkan ke Pemkab Kapuas Hulu agar didirikan pabrik karet. Alasan pada saat itu, karena timbul uktuasi harga dan pabrik karet di Pontianak menawar harga rendah karet petani. Selain itu, supaya tidak jauh memasarkan dan nilai harga tinggi, jelasnya. Saat ini ada investor perkebunan karet yang mau masuk di Kapuas Hulu. Namun Pemkab meminta perusahaan mendirikan pabrik karet. Untuk itu, apabila itu terealisasi, ia berharap Pemkab dapat mengusulkan pendirian pabrik karet di wilayah Kecamatan Seberuang. Dengan adanya pabrik di Kapuas Hulu akan menguntungkan bagi petani. Selain itu untuk meningkatkan P A D Kapuas Bisa Di dapat Hulu, di Toko Obat, tuntasApotik n y a . (Uncak Kapuas) (aRm) dan

Putussibau. Aliyanto SE, Ketua GP Ansor Kabupaten Kapuas Hulu, mengimbau agar dalam menyambut perayaan tahun baru Masehi tidak seperti kembali di zaman Jahiliah, dengan mabuk-mabukan, pesta narkoba, seks bebas dan kegiatan lainnya yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Ini harus dihindari, karena kita hidup bukan untuk hari ini. Tapi untuk masa depan. Sebab akan berdampak pada kehidupan di masa yang akan datang, katanya. Perayaan tahun baru, kata Aliyanto, merupakan ajang intropeksi diri. Sejauh mana telah berkarya, prestasi yang dicapai dan perannya untuk pembangunan di tahun kemarin. Lalu merencanakan apa yang akan dicapai di masa yang akan datang. Sehingga membangkitkan gairah ke depannya, tukasnya. Kepada generasi muda, agar dalam menyambut perayaan tahun baru tidak eforia berlebihan. Selalu mengedepankan budaya timur yang selama ini dijunjung tinggi. Dengan menjaga keharmonisan dan sopan santun. Jangan mengikuti budaya-budaya yang tidak baik, imbuhnya. Aliyanto pun meminta

Mandala Mandala 525 525

Mini Market (Tita) Putussibau Atau Hub : Agen Tunggal

An. Wandi :

0852155155719

Aliyanto SE-- Arman Hairiadi kepada aparat keamanan menjaga keamanan saat perayaan menyambut tahun baru. Sehingga Bumi Uncak Kapuas yang selama ini kondusif dapat dipertahankan. Selalu membina koordinasi dengan unsur-unsur yang ada. Libatkan club-club mo-

tor yang ada untuk kelancaran dalam perayaan di tahun baru. Sehingga sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat kelihatan. Dan ini akan memberikan pencitraan yang baik bagi aparat keamanan, jelasnya. (aRm)

PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU BESERTA SELURUH JAJARAN Mengucapkan Turut Berduka Cita Sedalam-Dalamnya Atas Meninggalnya

ELIZABETH SUDAU

Travel

Tutup Usia 80 Tahun Rabu, 28 Desember 2011 Pukul 05.00

Rifki

Mertua dari Bapak Drs Y Alexander MSi, Mantan Wakil Bupati Kapuas Hulu dan Ibunda dari Ibu Maria Alexander

Melayani Antar Jemput Setiap Hari (15.00-16.00)

Semoga Arwah Almarhum diterima di sisi Tuhan YME. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, Amin

Badau-Putussibau-Pontianak Pontianak : Jl. Tani Makmur No.1C Kotabaru Telp. 081345307285 Putussibau : Jl. KS. Tubun No. 112 Telp. 08127268829 / 085659829539 Badau : Telp. 085750221976 / 082155155719 Melayani Angkutan penumpang, Carter Titipan Barang dan Dokumen

Tertanda, Bupati

Wakil Bupati

AM Nasir SH

Agus Mulyana SH Sekda

Ir H Muhammad Sukri

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun 

apai ji kitak

Piasak Dimekarkan

Dusun Lain, Dibangun Sanggau. Kecamatan Tayan Hilir merupakan cikal-bakal calon ibukota Kabupaten Tayan. Untuk itu, hendaknya mulai sekarang, melaksanakan berbagai pembenahan dan penataan dalam segenap aspek. Tak terkecuali dengan tata ruang wilayah, dipersiapkan master plan (rencana induk). Jangan sampai terjadi tumpang tindih di masa mendatang. Tayan sekarang, mesti sudah melaksanakan berbagai pembenahan. Kan, rencananya akan menjadi ibukota Kabupaten Tayan, ujar Sunarto salah seorang pemuda Desa Pedalaman, Tayan, kemarin. Idealnya kata Nartok, sekarang sudah mulai diancang-ancang. Termasuk untuk memekarkan wilayah pemerintahan desa. Khususnya untuk Dusun Piasak, Desa Pedalaman, terlebih lagi wilayah itu merupakan sentra industri bagi Tayan kedepan. Jadi, kalau sudah ada semacam konsep untuk tata ruang ini. Maka, kedepan hanya tinggal merealisasikan saja, timpal calon kuat Kades Pedalaman, nomor urut 5 ini.Dipaparkannya, Dusun Piasak sekarang ini, jauh lebih maju dan ramai dari beberapa waktu belakangan ini. Hal itu, menandakan salah satu syarat layaknya wilayah itu dimekarkan menjadi sebuah desa baru.Hanya saja, berbagai sektor mesti dilaksanakan penataan, agar tidak terjadi kesemerawutan sana-sini. Ini merupakan salah satu yang menjadikan indicator, kenapa kita menginginkan pemekaran tersebut. Dukungan masyarakat sangat riil sekali. Nah, makanya Dusun Piasak ini, layak untuk dimekarkan, tuturnya. Selain itu lanjut Nartok, akses di beberapa dusun lainnya. Khususnya yang berada di Desa Pedalaman, patut mendapatkan perhatian dari pemerintah. Diantaranya, akses jalan menuju Dusun Sungai Putat, baik bangunan jembatan kecil maupun ruas jalan darat. Dimana menghubungkan ke ruas jalan Trans Kalimantan. Jadi, berbagai wilayah dusun di Desa Pedalaman, memang patut menjadi perhatian pemerintah, bebernya.Disinggung mengenai peluang untuk pemekaran Dusun Piasak? Ia mengaku sangat optimis dan yakin rencana itu akan mendapatkan dukungan dari Pemkab Sanggau. Saya sangat yakin, Pemkab Sanggau pasti mendukung rencana ini. Nah, bagaimana kita ke depan memperjuangkannya, ujarnya optimis. Selain itu kata Nartok, beberapa dusun lainnya di Desa Pedalaman, perlu mendapatkan perhatian yakni Dusun Dalam Tayan dan Tanjung. Untuk Dusun Dalam Tayan yang berada di seberang, tentunya ruas jalan mesti dilaksanakan peningkatan. Di mana sekarang sudah mengalami berbagai kerusakan. Lantas untuk Dusun Tanjung, jalan penghubung yang membelah wilayah itu, perlu dilaksanakan peningkatan. Paling tidak dengan lebar 2 meter, sehingga kendaraan mudah berlalu lalang. Sehingga akses masyarakat semakin lancar. Nah, ini menjadi perhatian kita bersama kedepan. Bagaimana wilayah Desa Pedalaman ini maju dan berbagai aspek lancar tanpa kendala, tukasnya. (SrY)

Soal Perpanjangan Jabatan

Dukung Langkah Bupati Sanggau. Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin memperpanjang masa pensiun, sedikitnya sembilan pejabat di lingkungan Pemkab Sanggau, belum lama ini. Kendati banyak yang mengkritisi langkah memperpanjang itu. Namun, ada pula yang mendukung. Dukungan itu, tentunya bukan tak beralasan. Menurut Ade Juandi SPdi, mantan ketua Pemuda Muhamadiah Kabupaten Sanggau, langkah Bupati Sanggau, Ir H Setiman H Sudin memperpanjang sejumlah pejabat itu,

tentunya dengan alasan yang sangat logis. Selain itu, selaku user (pengguna) tentunya Bupati Sanggau, yang lebih tahu kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) demi kelancaran roda pemerintahan Pemkab Sanggau saat ini. Saya rasa, tak ada yang urgen untuk diperdebatkan tentang langkah perpanjangan masa pensiun pejabat oleh pak bupati itu. Kan beliau (Setiman) yang menggunakan orang-orang itu. Otomatis, dia yang tahu apakah masih dibutuhkan atau tidak

tenaga para pejabat tersebut. Saya rasa langkah itu, tentunya demi untuk optimalisasi pelayanan kepada publik, ungkapnya panjang lebar. Selain itu lanjut imam besar Masjid Agung Sanggau ini, terkait dengan perpanjangan masa pensiun seseorang pejabat, merupakan hak progreratif seorang kepala daerah. Menurut hemat saya, pak bupati memperpanjang para pejabat itu, jelas sudah mengkaji dengan berbagai pertimbangan, timpalnya.

Dibeberkan pembina Lembaga Pemberantasan Jaringan Korupsi (LPJK) Kabupaten Sanggau ini, pihaknya tidak ada kepentingan dengan kebijakan orang nomor satu di Bumi Dara Nante (julukan Sanggau). Berkenaan dengan pelaksanaan masa perpanjangan sejumlah pejabat itu. Demi Allah, kita tidak ada kepentingan. Semua demi untuk kondusiďŹ tas pemerintahan sekarang. Berbeda persepsi itu biasa di alam demokrasi. Namun, tentunya yang bersifat konstruk-

Ade Juandi SPdi (M Khusyairi) tif. Ini demi untuk terwujudnya Sanggau Bangkit dan Terdepan, pungkasnya. (SrY)

Meriahkan Tahun Baru

Mau Hidup Bahagia, Jauhi Narkoba

Sanggau. Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIP MSi mengimbau generasi muda di Bumi Daranante. Untuk menjauhkan diri dari pengaruh dan bahayanya narkotika serta obatobatan, bahan adiktif (Narkoba) lainnya. Imbauan itu dilontarkan, terkait dengan cenderung maraknya, peredaran narkoba di Kalbar, dalam beberapa waktu belakangan ini. Kita mengimbau agar kalangan muda dan lapisan masyarakat, untuk menjauhkan diri dari pengaruh narkoba. Soalnya dapat merusak akhlak, mental kita sendiri, ujarnya, belum lama ini.

Mencermati kondisi itu, kata Hadi, pihaknya akan lebih gencar melakukan penyuluhanpenyuluhan serta sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Sanggau. Harapan kita, dengan melalui kegiatan penyuluhan tersebut, dapat menginformasikan sedini mungkin kepada generasi muda, akan pentingnya untuk mengetahui dampak dan pengaruh dari narkoba bagi manusia, tegasnya. Dibeberkan, menurut aturan dengan tegas menjelaskan sanksi dan ancaman hukuman yang mesti diterima, terhadap pengedar maupun pengguna narkoba

tersebut. Adapun aturan yang dimaksud, di antaranya undang-undang nomor 5 tahun 1997 (UU 5/1997) tentang psikotropika dan peraturan lainnya tentang psikotropika golongan III dan IV. Kemudian UU 35/2009 tentang narkotika dan UU 36/2009 tentang kesehatan. Jadi sangat berat, ancaman hukuman untuk pengedar Narkoba dan pemakai ini. Makanya, hal ini mesti menjadi perhatian dan jangan coba-coba didekati, apalagi mengedarkan atau menggunakan barang tersebut, bebernya. Diketahui, kematian yang berhubungan dengan obat-obatan terlarang telah berlipat dua sejak awal tahun 1980-an. Lebih banyak kematian, kesakitan dan kecacatan akibat penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dibandingkan dengan kondisi kesehatan yang dapat dicegah lainnya. Berbag ai faktor menjadi penyebab, penyalahgunaan narkotik dan obat berbahaya tersebut. Faktor penyebab penyalahgunaan narkotik dan obat berbahaya ini bisa berasal dari individu, di antaranya manifestasi dari gangguan kepribadian, kenaka-

lan remaja serta gangguan jiwa lainnya. Nah, ini jelas membutuhkan perhatian dari segenap kalangan, tukasnya. Selain itu tegas Hadi, di mata hukum para pengedar dan pengguna narkoba, tidak bakalan mendapatkan ampunan. Soalnya, sudah menjadi target nasional dan bahkan internasional. Narkoba ini musuh bersama. Makanya, jangan sesekali mencoba mendekati, apalagi menggunakannya, pungkas pria asal Jangkang ini. (SrY)

Paolus Hadi SIP MSI (M Khusyairi)

Benahi Drainase SANGGAU. Banyak kawasan di kota Sanggau menjadi rentan digenangi air. Tatkala di guyur hujan. Kondisi itu, dipicu karena tak genahnya drainase (saluran pengendari banjir) yang ada. Mencermati kondisi itu, jelas perlu mendapatkan perhatian instansi terkait, apakah melaksanakan normalisasi atau merehabilitasi saluran drainase yang sudah ada. Banyak sekali, drainase yang tak berfungsi. Dampak-

nya, ada beberapa kawasan, jika turun hujan. Air langsung tergenang, beber Munawar salah seorang warga kota Sanggau, kemarin. Perbaikan drainase, dipandang sangat perlu dilaksanakan. Soalnya, sedikit banyaknya, berdampak dengan daya tahan badan jalan. Ini jika dibiarkan, jelas berdampak dengan badan jalan. Makanya, perlu dilaksanakan perbaikan, pungkasnya. (SrY)


14 

injeh karaja

Ajak Warga Menabung S A A T ini sarana untuk menyimpan uang sudah sangat banyak. Ada Credit Union (CU). Bahkan sudah ada perwakilan di desa-desa. Kemudian bank saat ini semakin banyak dengan berbagai jenis simpanan bagi masyarakat kecil. Tidak seperti dulu, warga harus menyimpan uang di bawah bantal. Herculanus Heriadi Saya menyarankan kepada warga Landak untuk rajin menabung sebagai persiapan keperluan mendesak, terutama biaya anak sekolah. Sisihkan penghasilan untuk ditabung, jangan salah dalam penggunaan uang, terutama untuk minum-minum keras yang berujung pada perilaku malas, ujar Herculanus Heriadi SE, Wakil Bupati Landak. Dikatakannya, sudah minum-minuma keras, maka akan lupa bekerja. Sehingga kalau uang sudah habis baru bekerja lagi. Lupakan paradigma lama. Gunakan lembaga keuangan untuk menabung, tingalkan gaya hidup foya-foya. Pada musim hujan, warga yang menoreh karet mengalami kesulitan. Mestinya ketika harga karet mahal, uangnya disisihkan untuk ditabung. Jadi sewaktu dalam kesulitan ekonomi persiapan tabungan sudah ada. Ini yang dimaksud dengan gaya hidup modern, bukan mabuk-mabukan di pasar. Dampak dari mabuk-mabukan sangat merugikan diri sendiri. Tertuma terhadap kesehatan, sebagai tradisi Dayak minum memang sesuatu yang sudah kebiasaan turun-temurun. Tetapi ada waktunya untuk minum-minuman keras, misalnya ada pesta tahunan maupun pada perayaan. Mulai sekarang gunakan cara hidup sehat tanpa minuman keras, saran Heriadi. (tar)

landak edo’ Membangun Negeri Intan

Jalan Rusak, Perusahaan Tak Bertanggungjawab NGABANG. Kehadiran perusahaan bukan hanya melakukan investasi atau mencari keuntungan belaka. Tetapi juga harus membantu pemerintah daerah, khususnya membuka isolasi antardesa dan menjaga jalan yang telah dibangun pemerintah. Kalau ada jalan pemerintah daerah yang rusak, karena dilewati kendaraan perusahaan untuk angkutan tandan buah segar (TBS), khusus perusahaan perkebunan kelapa sawit, mestinya jangan menutup mata. Mestinya ikut membantu memperbaiki jalan yang rusak tersebut, supaya masyarakat tidak dirugikan, tegas Lima Wardani, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Prasarana Kabupaten Landak, kemarin. Dikatakan Lima, rusaknya Jalan Sangku karena sering dilalui kendaraan perusahaan perkebunan sawit yang membawa TBS. Padahal kekuatan jalan tersebut tidak sebanding dengan berat muatan truk yang mengangkut TBS. B a ny a k p e r u s a h a a n y a n g menggunakan jalan itu. Tetapi ketika rusak perusahaan hanya diam. Selama ini hanya pemerintah daerah yang menperbaikinya.

IST

Padahal rutinitas kendaraan perusahaan yang lebih banyak melewati Jalan Sangku. Saya minta tanggungjawab perusahaan terhadap jalan daerah. Kalau perusahaan yang merusak, pemerintah daerah yang betulkan, sama saja tidak bertanggungjawab, ungkap Lima. Apalagi dana pemerintah untuk memperbaiki jalan sangat minim sekali. Setidaknya perusahaan

ikut bertangungjawab dan harus peduli terhadap kerusakan jalan. Apalagi mereka juga menggunakannya. Mirisnya, setiap tahun perbaikan Jalan Sangku yang rusak selalu dibebankan kepada pemerintah daerah. Padahal banyak perusahan di daerah itu, mana tangungjawabnya?, kesal Lima. Pemerintah daerah tetap memperbaiki Jalan Sangku sesuai

Target PLTA Terealisasi 2012 NGABANG. Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Landak berharap, tahun 2012 mendatang pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Desa Tengon, Kecamatan Air Besar Serimbu dapat terealisasi. Apalagi listrik yang ada saat ini belum mampu mengcover kebutuhan ma-

Kamis, 29 Desember 2011

syarakat. Tempat yang layak sesuai hasil survey sudah diajukan. Semoga tahun depan dapat teralisasi. Jika dapat terealisasi, maka kesulitan akan listrik di Landak sudah dapat diatasi. Keinginan kita agar masyarakat dapat menikmati penerangan secara merata tidak hanya

diwilayah perkotaan saja, ungkap Andi Ali, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Landak, kemarin. Berdasarkan hasil survey yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu, jika dapat terealisasi, maka PLTA berkekuatan 10 KWH dapat menjangkau penduduk di Kecamatan Air

Besar. Andi mengatakan, kekuatan air yang ada jauh lebih kuat. Artinya tidak hanya memiliki kekuatan 10 KWH saja, tetapi kemampuan debet air yang ada cukup kuat. Hanya saja kalau dibangun melebihi itu, dikhawatirkan melebihi kapasitas dan mubazir. Cukup

dengan kemampuan daerah. Selebihnya menjadi tanggungjawab perusahaan biar warga bisa terbantu sarana transportasinya. Masyarakat selalu nuntut pemerintah agar Jalan Sangku diperbaiki. Tetap akan kita perbaiki, tetapi setidaknya ikut dibantu oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, ungkapnya. Agar tidak cepat rusak, kekua-

dibangun sesuai kebutuhan saja, imbuhnya Kekuatan debet air yang ada bisa melebihi kebutuhan. Kalau dibangun PLTA. Tetapi pembangunannya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang ada di daerah itu saja. Kalau melihat potensi yang ada, tentu banyak yang dapat dimanfaatkan. Hanya saja, masih perlu diinventarisir dulu, sehingga dapat diketahui secara pasti kemampuan daya yang dihasilkan, ungkapnya.

Melihat potensi yang ada, Andi memperkirakan seluruh Kecamatan Air Besar hingga ke Kecamatan Serimbu dapat dilayani. Namun untuk membangun PLTA perlu kajian yang matang. Selain itu, pembangunannya terbentur minimnya anggaran pemerintah. Karena untuk membangun PLTA dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Rencananya pembangunan PLTA disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemer-

tan jalan harus disesuaikan dengan beban angkut kendaraan. Misalnya kekuatan jalan hanya 5 ton, tetapi kalau setiap hari lewat 8 ton mana mungkin mampu bertahan lama. Apalagi setiap hari dilindas truk yang mengangkut TBS. Sebagaimana dilakukan PT Cemera Lestari (CL). Hadirnya perusahaan, kiranya dapat membantu merawat jalan. Kalau ada yang rusak ya diperbaiki. Itu saja yang kita minta kepada perusahaan, katanya. Andaikan perusahaan paham, apa itu Corporate Social Responsibility (CSR), setiap perusahaan wajib melaksanakan program tersebut. CSR bisa saja dimanfaatkan untuk pembetulan jalan. Sangat disayangkan, sampai sekarang belum ada yang melaksanakaan amanah UU ini. Kalau jalan bagus, angkutan TBS merekapun juga lancar. Tetapi sebaliknya kalau perusahaan tetap saja membiarkan jalan rusak tanpa mau memperbaiki sedikitpun, toh mereka juga sulit untuk membawa TBS ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Tetapi kita tetap menegaskan agar perusahaan ikut bertanggungjawab terhadap kerusakan jalan karena armada mereka, tegas Lima. (tar)

intah daerah. Tetapi hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Ke depannya dapat menciptakan energi desa mandiri, jelas Andi. PLTA tidaklah seperti pembangkit listrik yang bersumber dari tenaga disel. Risiko kerusakan lebih kecil dibandingkan dengan PLTD. PLTA menggunakan air untuk memutar turbin ke pembangkit energi. Semoga tahun 2012 nanti, pembangunan PLTA dapat tereliasasi dengan baik. (tar)

bumi lawang kuari 

balai betomu

PLTA Menterap Pungan Aset Investasi Sekadau SEKADAU. Potensi air terjun yang bisa dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di kawasan Menterap Pungan, Desa Nanga Menterap, Kecamatan Sekadau Hulu, merupakan berkah bagi Sekadau. Pemerintah diharapkan serius mengelola potensi alam tersebut. Ini merupakan aset bagi daerah. Pemerintah mesti serius mengelola aset ini, tutur Osvarinusa SSos, pemerhati sosial dan politik Kabupaten Sekadau kepada Equator, kemarin. Keriusan pemerintah, kata pria yang akrab disapa Oos itu, dapat diwujudkan dengan mempercepat pemungsian asset tersebut. Harus cepat dicari siapa investor yang berminat mengelolanya. Jangan sampai asset itu terbengkalai tanpa ada yang memanfaatkannya, imbuh Oos. Dosen STIE Al Anwar Mojokerto tersebut mengatakan, aset yang dimiliki Pemkab Sekadau di kawasan Menterap Pungan itu bisa menjadi sumber pemasukan bagi daerah jika sudah dikelola. Karenanya, harus dikelola dengan baik. Jangan disia-siakan, ingat Oos. Sekadar mengingatkan, air terjun di kawasan Menterap Pungan bisa dijadikan PLTA dengan potensi listrik yang cukup besar. Hasil survei yang dilakukan beberapa waktu lalu, potensi listrik air terjun tersebut kurang lebih 100 MW, kata M Ramsyah, Kepala Badan Perencanaan Pembangun Daerah (Bappeda) Kabupaten Sekadau kepada wartawan, belum lama ini. Potensi air terjun tersebut berada di kawasan hutan lindung Gunung Naning. Daerah ini merupakan resapan air yang alirannya masuk ke beberapa Daerah Aliran Sungai, masing-masing ke Sungai Menterap di Sekadau, Melawi, Ketapang dan Sintang. Kita sudah ekspos potensi PLTA ini di provinsi dengan dihadiri perwakilan dari tiap kabupaten yang resapan air dari Gunung Naning mengalir ke daerah kabupaten bersangkutan. Mereka menyetujui pemanfaatan aliran air gunung tersebut, ujar Ramsyah. Ramsyah tidak menyebutkan berapa ketinggian air terjun di gunung tersebut. Namun untuk memperkuat daya dorong, aliran air yang mengalir ke beberapa DAS akan dibendung. Nanti bisa dibendung, katanya. Diakui Ramsyah, penemuan potensi PLTA di kawasan Gunung Naning tersebut bukan dilakukan oleh Bappeda Sekadau. Potensi PLTA itu ditemukan oleh Bappeda provinsi yang melakukan survei beberapa waktu lalu. Potensi PLTA ini sudah kita masukkan dalam usul perubahan RTRW Sekadau yang terbaru (yang diusulkan Desember 2011), kata Ramsyah. Meski potensi listriknya cukup besar, namun untuk mengeksplorasi potensi tersebut, tidak mudah. Eksplorai tidak mungkin dilakukan dengan mengandalkan biaya dari APBD Sekadau. Atas dasar itu, Pemkab Sekadau sudah mempromosikan potensi PLTA ini ke sejumlah investor. Salah satunya ke investor asal negeri tirai bambu. Kita sudah promosikan ke investor China. Mereka memberikan respon, tapi kita tidak tahu kapan mereka akan ke lapangan, ucapnya. (bdu)

Perusahaan Diingatkan Soal CSR SEKADAU. Bupati Sekadau, Simon Petrus SSos MSi memberikan apresiasi khusus terhadap salah satu perusahaan perkebunan di Desa Tinting Boyok, Kecamatan Sekadau Hulu yang memberikan sumbangan kepada masyarakat dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR/pertanggungjawaban sosial perusahaan) berharap langkah serupa juga diikuti perusahaan-perusahaan lainnya. Langkah ini patut diikuti perusahaan lain, ujar Simon saat menghadiri pemberian beasiswa kepada masyarakat Desa Tinting Boyok oleh salah satu perusahaan perkebunan di Tinting Boyok, belum lama ini. CSR merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan setiap perusahaan. Jika perusahaan melalaikan CSR, bisa diartikan bahwa perusahaan tersebut telah melakukan pelanggaran undang-undang. Bagi perusahaan, CSR memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat tersebut, dapat meningkatkan hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar areal operasinya. Perusahaan jangan hanya berorientasi keuntungan dan hasil panen, tukas Simon. (bdu)

Bupati Sekadau, Simon Petrus memberikan bantuan dari sebuah perusahaan perkebunan kepada masyarakat Desa Tinting Boyok, belum lama ini. ABDU SYUKRI/EQUATOR

Konflik Perusahaan-Warga, Polisi Netral

AKBP Andreas Widihandoko SEKADAU. Konflik yang melibatkan masyarakat dengan perusahaan baik perkebunan maupun pertambangan acap kali terjadi di Indonesia. Di Sekadau, potensi konflik seperti itu juga cukup terbuka. Konflik masyarakat dengan perusahaan itu sering berujung pada aksi kekerasan. Ironisnya lagi, polisi sebagai aparat keamanan sering di cap sebagai pembela perusahaan bahkan mengkriminalisasikan masyarakat. Terhadap persoalan itu, Polres

Sekadau menjamin akan berlaku netral jika ada konflik antara perusahaan dengan masyarakat di Sekadau. Polres Sekadau dalam menangani setiap konflik yang berkaitan antara perusahaan dan masyarakat, tidak akan memihak siapa pun, janji AKBP Andreas Widihandoko, Kapolres Sekadau dijumpai Equator di Mapolres Sekadau, belum lama ini. Apa yang diungkapkan Widi merupakan sebuah impian yang sangat diharapkan semua pihak dalam proses penegakan hukum di Sekadau. Karena itu, dalam pelaksanaannya semua jajaran kepolisian di Sekadau diharapkan bisa mewujudkan janji tersebut. Widi menegaskan, dalam menangani perkara atau konflik yang melibatkan perusahaan dengan masyarakat, polisi akan mengedepankan hukum dengan menghargai budaya dan adat istiadat masyarakat. Kalau terjadi tindak pidana atau kriminalitas dalam konflik tersebut, hukum akan diprioritaskan, katanya.

Dalam menangani persoalan konflik itu, lanjut Widi, mereka akan menindak siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum. Artinya, jika perusahaan melakukan pelanggaran hukum, perusahaan akan ditindak. Sebaliknya, jika ada dari unsur masyarakat yang melanggar, juga akan ditindak. Jika polisi menindak masyarakat yang melanggar hukum, jangan dianggap kita melakukan kriminalisasi atau pilih kasih. Itu murni penegakan hukum. Jika pihak perusahaan yang melakukan pelanggaran hukum, polisi juga akan proses dengan sanksi yang sama. Jangan salah sangka, harap Widi. Seperti diketahui, konflik antara perusahaan dengan masyarakat acap kali terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Mesuji dan Bima. Sementara di Kabupaten Sekadau, belakangan ini juga terjadi dua konflik yang melibatkan perusahaan perkebunan, yakni di Selalong dan di Belitang Hulu. Khusus di Belitang

Hulu, konflik bahkan menimbulkan satu korban luka. Dalam menghadapi konflik ini, kita berharap semua pihak

mengedepankan musyawarah. Jangan melakukan tindakan provocative dan anarkis, imbau Widi. (bdu)

Jangan Hilang Kritis SEKADAU. DPRD memiliki kedudukan yang tinggi dalam struktur kepemerintahan. Secara kelembagaan, seluruh anggota DPRD harus bisa menempatkan posisisnya sebagai pengontrol pemerintahan. Di Sekadau, hal seperti ini tampaknya masih belum berjalan dengan baik. Jarang ditemukan anggota DPRD yang kritis terhadap pemerintah, kata Mauludin A Md, mantan aktivis mahasiswa asal Kabupaten Sekadau, kemarin. Mauludin mengungkapkan, selama ini memang ada anggota DPRD Sekadau yang

kritis. Namun jumlahnya masih sangat minim. Kedepan kita berharap anggota dewan yang lain ikut kritis juga, tuturnya. Ia menuturkan, banyak hal yang bisa membuat anggota DPRD hilang sikap kritisnya. Antara lain, karena kepentingan proyek atau kepentingan politik. Untuk mengatasi hal ini, anggota DPRD harus sadar betul bahwa mereka adalah wakil rakyat. Karena itu, mereka harus mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan yang lainnya, imbuh Mauludin. (bdu)


15 

kabupaten ketapang

Kamis, 29 Desember 2011

Legislatif Berduka Soal Kelangkaan BBM

padah bertuah

Permintaan HET Terus Mencuat Kapolres Ketapang, AKBP I Wayan Sugiri menjelaskan fungsi TMC di ruang kendali TMC Polres Ketapang.

Polres Pasang Kamera di Empat Titik KETAPANG. Mendukung Kamseltibcarlantas di wilayah Ketapang, Polres Ketapang meresmikan pendirian TraďŹƒc Management Center (TMC). Dengan adanya TMC, masyarakat akan tahu kondisi jalan, tingkat kemacetan dan kerawanan jalan, kata AKBP I Wayan Sugiri, Kapolres Ketapang. TMC yang diresmikan tersebut dilengkapi dengan tiga LCD berukuran 32 , Layar pertama, menampilkan situs jejaring sosial Polres Ketapang. Polres Ketapang telah memiliki akun jejaring social di facebook dan twitter, ungkapnya. Layar kedua menampilkan rekaman CCTV kondisi lalu lintas di beberapa titik penting di Kabupaten Ketapang. Wayan mengatakan, saat ini CCTV tersebut terpasang di kawasan, Bundaran RS Agoesdjam, Bundaran Ale-ale, di depan Polres Ketapang. dan di depan Polsek Delta Pawan. Kasat Lantas Polres Ketapang, AKP Efos Satria Wisnu Wardana menambahkan, untuk mengoptimalkan pemantauan, ke depan pihaknya akan kembali menambah 4 titik CCTV pemantauan, yang merekam selama 24 jam penuh aktivitas lalu-lintas di sekitar Ketapang. TMC merupakan upaya pencegahan dini dan percepatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat, pihaknya juga membuka call center, agar mempermudah masyarakat menghubungi pihak kepolisian jika terjadi kecelakaan lalu lintas kapan pun dan di manapun, di nomor 0534-7713939. Di layar terakhir dari TMC tersebut terdapat peta ruas jalan di Kabupaten Ketapang. Dijelaskan Efos, sedianya kendaraan patroli lalu lintas akan dilengkapi dengan GPRS sehingga terpantau di peta. Lokasilokasi kecelakaan juga akan dipetakan, dan muncul di monitor. Sehingga dapat dengan mudah terdata daerah-daerah yang rawan kecelakaan. (KiA) Artis Ibukota Hibur Ketapang *Malam Pergantian Tahun Ketapang. Sejumlah pelawak dan artis ibukota dijadwalkan akan manggung di pendopo bupati memeriahkan malam pergantian tahun. Artis dan pelawak yang bakal manggung tersebut antara lain, Ikke Nurjannah, Evi Tamala, Ine Chintia, Tomi Ali, Doyok dan Kadir Cs. Kami harapkan masyarakat untuk datang ke pendopo sekaligus menikmati pesta kembang api di malam tahun baru, kata Bupati Ketapang, Henrikus. (KiA)

KETAPANG. Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi menjelang akhir tahun ini. Hal itu memunculkan keprihatinan prihatin anggota DPRD Ketapang, Al-Muhammad Yani. Antrean panjang menjadi pemandangan sehari-hari. Harga di tingkat eceran melambung hingga Rp 10 ribu perliter. Dorongan agar pemerintah segera menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) terus menguat. Kita minta pemerintah dan aparat berwenang melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM. Antrean panjang sangat berpengaruh pada mobilitas masyarakat. Kalau antre terus bagaimana dengan guru atau pegawai pemerintahan yang hendak bekerja. Kami turut berduka atas kelangkaan BBM ini, ujarnya kepada Equator via HP, kemarin. Dikatakannya, untuk membeli di tingkat eceran harga BBM melambung tinggi. Jauh di luar jangkauan para konsumen. Mau tak mau masyarakat kecil harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli BBM. Karena itu, ia setuju dengan usulan Kapolres Ketapang, I Wayan Sugiri

agar pemerintah daerah kembali menetapkan HET untuk BBM. Kita setuju dengan usulan itu. Kita minta agar pemerintah daerah segera menetapkan HET BBM agar harga tingkat eceran dapat terkontrol, pintanya. Bagaimanapun kata dia, BBM sangat menyentuh terhadap masyarakat. Mobilisasi yang terganggu dan berdampak luas. Ia berharap kelangkaan BBM yang terjadi saat ini segera diatasi. Namun jika terus berlarut-larut, sekretaris fraksi rakyat itu mengaku akan mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk memanggil semua instansi terkait. Tapi kita lihat dulu. Kalau masih berlarut-larut, kami dari fraksi rakyat mengusulkan untuk memanggil pihak pemerintah, SPBU maupun Pertamina, tuturnya. Ancam demo Keprihatinan kelangkaan BBM di Ketapang juga diutarakan Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) AMKI, Deky Aldiano. Bahkan ia mengancam akan mengerahkan mahasiswa untuk berdemo, jika kelangkaan BBM terus berlanjut. Karena menurutnya, persoa-

SPBU di Jalan DI Panjaitan yang kehabisan BBM. Kiram Akbar/Equator lan BBM bersentuhan langsung ke masyarakat. Namun ia tak memastikan kapan akan menggelar demo tersebut, pasalnya dalam waktu dekat ia bersama mahasiswa lainnya akan menggelar kongres pembentukan BEM se- Ketapang. Di kongres itu nanti kita akan

menyatukan persepsi soal kelangkaan BBM. Persoalan ini sangat mendesak untuk segera diatasi, jelasnya. Menurutnya, salah satu upaya untuk mengatasi itu adalah dengan penetapan HET BBM oleh pemerintah daerah. Hal itu mengingat kondisi geograďŹ s Ketapang

yang tak memiliki SPBU di 16 kecamatan. Selain itu pula untuk menghindari melambungnya harga BBM di tingkat eceran. Kami mendesak pemerintah untuk segera menetapkan HET. Masalahnya kabupaten lain pemerintahnya berani menetapkan HET, ungkapnya. (KiA)

Jelang Tahun Baru

KPA Siapkan 16.848 Kondom

Raden Abdilah menunjukkan stok berdus-dus kondom dengan berbagai jenis dan rasa di gudang kondom KPA Ketapang. Kiram Akbar/Equator

KETAPANG. Aktivitas seksual diprediksi akan meningkat di malam pergantian tahun. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Ketapang menyediakan 16.848 kondom sebagai antisipasi. Hal itu sebagai upaya pencegahan penularan penyakit menular seperti infeksi menular seksual dan HIV. Penggunaan kondom kemungkinan besar meningkat. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jelang tahun baru kebutuhan akan kondom cukup tinggi. Dari jumlah yang tersedia di KPA kemungkinan 40 persen akan terpakai, kata Raden Abdillah, Pengelola Logistik dan Staf Pencega-

han HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS) KPA Ketapang. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, banyak kalangan yang datang ke KPA untuk meminta kondom, bahkan di antaranya yang masih ABG. Hanya saja, kata Raden, para ABG terkadang malu untuk meminta langsung ke KPA Ketapang. Tak jarang mereka memilih membeli di apotek ketimbang mendapatkan gratis di KPA. Kalaupun mereka minta kebanyakan melalui teman-teman mereka. Mungkin mereka malu untuk minta langsung. Karena para ABG ini umumnya berpikiran menggunakan

kondom agar jangan sampai hamil. Mereka belum berpikir untuk soal IMS atau HIV, jelas Raden. Meski menyediakan kondom secara gratis, ia mengatakan KPA tak lantas memberikan kondom ke setiap orang. Tapi melalui 88 outlet kondom yang tersebar di seluruh Kabupaten Ketapang. Namun ia tak menampik jika ada pula yang meminta langsung ke KPA Ketapang. Hanya saja dengan alasan tertib administrasi, nama dan jumlah kondom akan dicatat. Itu salah satu bentuk upaya KPA Ketapang mencegahnya infeksi menular seksual (IMS), terutama HIV/AIDS, ujarnya. (KiA)

sambungan patroli Bawa Sabu, Minta Tolong Diantar Polisi BATAM. Aburi, 32, kena batunya. Sudah tahu membawa sabu, ia malah mendatangi kantor polisi minta diantar ke Simpang Dam Mukakuning, Batam Selasa (27/12). Kini, ia pun ditahan Polsekta Sekupang. Ceritanya, Aburi yang mengenakan kaos warna hitam mendatangi Mapolsekta Sekupang, sekitar pukul 12.30 WIB untuk meminta perlindungan kepada polisi yang berjaga. Dengan muka penuh lebam dan baju yang robek, ia mengaku jatuh dari sepeda motor. Saya minta perlindungan pak, saya tadi jatuh dari sepeda motor disimpang Barelang. Tolong antarkan saya ke Simpang Dam pak, katanya kepada petugas SPK yang sedang berjaga sambil memberikan uang Rp72 ribu yang dipegangnya. Setelah ditanya, ia mengaku

berasal dari Aceh. Namun ia tinggal dengan temannya di Komplek Wijaya Seiharapan, Sekupang. Pengakuan Abu yang jatuh dari sepeda motor tersebut tak langsung dipercaya polisi. Kondisi mulutnya yang berdarah, wajah penuh lebam membuat polisi curiga kalau Abu adalah korban pengeroyokan. Karena curiga akhirnya polisi memeriksa bagian tubuh pelaku, tak ditemukan tanda-tanda seperti orang jatuh. Namun hanya seperti orang yang kena pukul saja. Saya pusing pak, mungkin dipukul teman saya, ujarnya berubah keterangannya. Hal itu membuat petugas semakin curiga dengan keteranganya yang berubah-ubah. Tak sengaja salah seorang anggota polisi, melilik adanya sumbulan plastik bewarna hitam disaku

kecil sebelah kanan pelaku. Saat disuruh mengambil, Abu langsung menjatuhkan benda tersebut ke belakang kursi. Untung saja mata petugas jeli, dan langsung menanyakan benda apa yang dijatuhkannya. Ini bukan benda saya pak, ujarnya berdalih. Setelah dibuka, ternyata plastik hitam ini berisikan satu paket sabu seberat 1 gram yang diperkirakan seharga Rp1,2 juta. Awalnya ia tetap berdalih kalau sabu tersebut bukan miliknya. Namun setelah terus ditanya, Abu akhirnya mengakui kalau Sabu tersebut adalah miliknya yang digunakan sendiri. Iya milik saya pak, saya pemakai berat, kata pria ini lagi dengan santainya. Aburi mengaku mendapatkan barang haran tersebut dari temannya yang bernama Dola yang tinggal di Simpang Dam.

Saya beli sama dia pak, tak tahu harganya. Barang-barang berharga saya tak tahu dimana pak. Saya tak ingat lagi, ujarnya. Selain itu, pria pengangguran ini mengaku hidup menumpang dengan temanya yang ada di Batam. Saya tak mempunyai tempat tinggal, kemarin saya tinggal numpang sama teman. Pokoknya pindah-pindah terus, tukasnya. Akibat tertangkap tangan membawa sabu, pria yang mempunyai banyak tato di lengan ini langsung diamankan di balik jeruji besi Polsekta Sekupang. Sementara Kapolsek Sekupang Kompol Hanny Hidayat mengatakan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Masih dalam tahap pengembangan, ujarnya lewat pesan singkat kepada Batam Pos. (jp)

Disekap Rampok, Penjaga Malam Tewas BANJARBARU. Kasus pembobolan brankas di Kalsel memakan korban. Muhamad Rai (45) penjaga malam di Kantor Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Banjarbaru Jln A Yani Km 27 (Samping Asrama Haji) ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan kaki terikat tali raďŹƒa, sementara mulutnya disumpal dengan lakban. Ia ditemukan oleh rekannya yang menggantikan berjaga, sekira pukul 07.00 Wita, tergeletak di bawah tangga ruang lobi kantor. Warga Guntung Paikat RT 06 RW 05 Banjarbaru tersebut, diduga tewas setelah ia dikeroyok dan disekap oleh empat perampok yang menyatroni kantor tempatnya berjaga, Selasa (27/12) sekira pukul 03.15 Wita. Adapun kerugian dari aksi perampokan ini sendiri tidak seberapa, meski berhasil membobol brankas di ruang bagian

keuangan, namun brankas tersebut dalam kondisi kosong. Yang digondol perampok sadis ini cuma dua buah laptop dan sebuah teropong. Aksinya kawanan rampok yang menutupi wajah mereka dengan topi tersebut, terekam jelas oleh CCTV (kamera tersembunyi, Red) kantor. Diantara para pelaku ada yang mengenakan celana pendek dan menenteng senjata tajam jenis parang. Dari hasil penelusuran di TKP kemarin, diketahui, pelaku bisa masuk ke dalam gedung melalui jendela di lantai II. Mereka naik menggunakan tangga kayu. Dari situ, lantas turun ke lantai satu. Di ruang lobi kantor, penjaga malam M Rai yang sedang tiduran, langsung disergap. Kawanan perampok itu masuk melalui pintu di lantai dua, mereka naik dengan menggu-

nakan tangga yang diambil dari belakang kantor. Kebetulan pak Amat (panggilan Muhamad Rai) sedang tidur di ruang tamu di kursi kayu. Dari rekaman CCTV perampok sebanyak empat orang, mereka menggunakan golok, setelah masuk langsung saja menyekap pak Amat. Setelah berhasil diikat pak Amat langsung dibawa ke bawah tangga, tangannya terikat ke belakang pinggang, ujar Isa Anwar, salah seorang pegawai di kantor BPK. Kejadian itu sendiri menurut Anwar, diketahui pertama kali oleh petugas jaga yang menggantikan Amat. Namanya pak Bahrun. Setelah mengetahui pak Amat meninggal langsung kami laporkan ke pihak kepolisian. Barang kantor yang dibawa oleh kawanan perapok dua buah laptop merk Acer dan Toshiba serta Teropong. Mer-

Kadus Pesta

.......................................................................................................................dari halaman 9

Usai disergap, para pelaku langsung digiring ke Polsek Simpang Hilir. Tak lama kemudian, para pelaku langsung diserahkan ke Satuan

Narkoba Polres Ketapang. Berdasarkan hasil tes urin, ketiganya positif menggunakan narkoba, ujarnya. Saat ini, dikatakan Didi,

polisi masih terus melakukan pengembangan. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat. Di tahun 2011 ini, kita berhasil men-

eka mengambil barang-barang itu di ruang Tata Usaha tepat di belakang ruang tamu, ucap karyawan lainnya. Dari rekamam CCTV, kawanan perampok berada di tempat kejadian hampir dua jam. Pasalnya perampok masuk mulai pukul 03.10 Wita dini hari hingga sekitar pukul 05.00 Wita. Saat Radar Banjarmasin melakukan konďŹ rmasi, Kapolres Banjarbaru AKBP Budi Santoso didampingi Kasat Reskrim AKP Sukardi membenarkan kejadian tersebut. Kapolres mengatakan saat diTKP pihaknya menemukan barnkas dalam keadaan terbongkar paksa. Saat ini kami sedang melakukan pengejaran pada kawanan perampok tersebut. Parampok berjumlah empat orang, untuk melakukan pengejaran kami sudah berkoordinasi dengan Polda, ujarnya.(jp)

gungkap dua kasus narkoba. Kasus pertama yakni pada awal tahun yang TKP nya di Desa Medan Jaya, tegasnya. (lud)

Tahanan Polsek sudah melewati tahap I akan segera dititipkan ke Polresta. Namun dari sebagian besar tahanan yang dititipkan di dominasi kasus pencurian. Kita tidak melihat kasus, begitu mereka sudah tahap I kita titipkan segera ke

.......................................................dari halaman 9

Polres. Cuma memang dari yang kita titipkan didominasi atas kasus pencurian, ujar Alam. Menjelang pergantian tahun yang semakin dekat, Alam mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi

kejahatan yang bisa mengancam di mana dan kapan saja. Masyarakat juga diminta agar saling menjaga lingkungan, supaya menjalani suatu kegiatan tidak mengalami suatu kendala. (sul)

Ketagihan Narkoba ..........................................dari halaman 9 yang pertama kalinya Ma rup berurusan dengan hukum di Polsek Utara. Beberapa bulan sebelumnya pelaku juga kepergok mengembat HP. Sudah pernah di wilayah kita dalam waktu beberapa bulan sebelumnya, juga ketahuan mencuri. Ketika kejadian ini, pelaku sempat bergumul dengan korban hingga akhirnya dibekuk oleh anggota kita, jelas Alam. Menurut Alam, dari sebag ian besar pelaku t indak

pidana melakukan aksinya karena ketergantungan akan obat-obatan terlarang atau narkoba. Barang-barang yang diincar pelaku nantinya akan di jual dan hasilnya akan dipergunakan untuk membeli narkoba. Setelah kita interogasi, pelaku tindak pidana ini karena ketergantungan akan narkoba, papar Alam. Ma rup mengakui perbuatannya. Rencana hasil kejahatannya itu akan dipergunakan untuk membeli nar-

koba. Saya menggunakan sabu, belinya di daerah Pontianak Timur, kata Ma rup. Ma rup juga mengaku melakukan aksi kejahatannya tidak hanya di Pontianak Utara, melainkan di wilayah-wilayah lainnya. Sebelum ini di Pontianak Utara pernah, saya di penjara empat bulan. Keluar melakukan lagi. Ini tertangkap lagi, di Pontianak Utara. Kalau di tempat lain, daerah Imam Bonjol, mengambil HP juga, ujarnya. (sul)

Antisipasi Pesta .......................................................dari halaman 9 terhadap tempat-tempat kost yang sering dijadikan tempat pesta seks oleh para remaja yang merayakan tahun baru. Pergantian tahun baru tahun 2010 lalu, Satpol PP melakukan giat razia, sehingga banyak pasangan mesum yang tertangkap di tempat-tempat kost, dan ironisnya pasangan tersebut kebanyakan orang dewasa serta pelajar, jelas

Kus. Kus mengimbau kepada masyarakat Kota Pontianak, agar pergantian tahun baru ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang positif saja. Tidak melakukan konvoi di jalanan dan mengadakan pesta seks yang mengarah kepada kemungkaran dan maksiat.

Satpol PP Kota Pontianak serta kepolisian saat malam pergantian tahun baru 2012 akan menggelar razia Miras, dan narkoba serta PSK di tempat-tempat hiburan serta perbuatan mesum di tempattempat kost. Ini dilakukan agar kondisi Kota Pontianak tetap kondusif pada malam perg ant ian tahun, papar Kus. (sul)

Malam Tahun ................................................................dari halaman 9 lengkapi kelengkapan kendaraan yang ada, surat-surat dan etika berlalu lintas di jalan raya serta menghargai pengendara lain. Jangan kebut-kebutan. Serta tidak mengendarai dalam keadaan pengaruh alkohol

atau narkoba, imbuhnya. Dijelaskan Wahyu, sebelum perayaan malam tahun baru, jajarannya akan melakukan penertiban kendaraan yang tidak lengkap surat-menyuratnya. Ini di-

Empat Nyawa dengan kejahatan konvensional. Seperti Curat, Curas, aniaya, pengrusakan, perkelahian dan konflik horizontal berkaitan dengan pertambangan, perkebunan. Konflik antara ma-

lakukan untuk mendukung situasi yang kondusif di malam tahun baru. Clubclub motor menyambut baik dan mendukung kepolisian dalam penert iban berlalu lintas, jelasnya. (aRm)

..............................................................dari halaman 9

syarakat perusahaan tumpang tindih dan jual beli lahan dan keperdataan. Dengan tingginya angka kriminalitas di wilayah Tayan Hilir ini, kita berharap

warga lebih waspada. Selain itu, segera melaporkan ke Polsek Tayan, jika melihat atau bahkan mengalami tindakan kriminal, ungkap Sudijarto. (SrY)


Kom.Bisnis

Kamis, 29 Desember 2011

16

NEW YEAR’S EVE PARTY WITH LA LIGHTS Hadirkan LARS, T2, Seventeen & Fireworks Party PONTIANAK. Melepas tahun 2011 menuju ke tahun yang baru 2012, LA Lights bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pontianak mempersembahkan sebuah event spektakuler khusus untuk warga Pontianak dan sekitarnya. Event yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Kapuas ini akan dimulai pada pukul 20.00 WIB dan akan menghadirkan bandband lokal berprestasi Pontianak dan juga yang ditunggutunggu yaitu penampilan T2 dan Seventeen serta tidak ketinggalan yaitu LARS yang merupakan jebolan LA Lights ‘Indiefest’, tidak hanya itu saja LA Lights juga menyiapkan Fireworks Party yang spesial dan lebih ‘heboh’ dari tahun sebelumnya. Menurut District Supervisor PT Djarum DSO Pontianak, Suhandoko mengatakan, “Even ini kami adakan sebagai salah satu wujud kerjasama kami dengan pemerintah kota (Pemkot) Pontianak dalam menyambut tahun baru 2012, bertu-

juan untuk menghibur masyarakat luas di Kota Pontianak.” “Pada event sebelumnya kita juga bekerja sama dengan Pemkot Pontianak dalam rangka Hari Jadi Kota Pontianak yang ke 240 tahun. Harapan kami dengan terjalin kerja sama yang baik antara PT Djarum dan Pemkot Pontianak akan semakin menambah semarak perayaan pergantian tahun baru 2012 dan dalam acara-acara lain,” tambahnya. Sementara di bagian produksi konser, acara ini menyuguhkan tatanan panggung yang luar biasa besar serta di tambahkan tata suara dan lighting yang indah. Tak kalah pentingnya malam pergantian tahun baru akan dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api spektakuler, sengaja diimpor untuk mendukung acara ini. “Line up artis kali ini sengaja membawa Seventeen dan T2, di mana lagu-lagunya juga terkenal di masyarakat luas, akan semakin menambah warna dalam acara ini. LARS yang merupakan Jebolan event LA. Lights ‘Indifest’ juga sengaja di tampilkan untuk mengobati kaum muda Pontianak yang suka dengan musik-musik Indie di Tanah Air,” jelasnya. Kepala Dinas Pariwisata Kota Pontianak, Utin Hadijah selaku perwakilan panitia pelaksana, mengatakan dalam rapat koordinasi dengan panitia pelaksana, pemerintah Kota Pontianak, Jalan Rahadi Usman dan Jalan Pak Kasih akan di tutup sementara untuk perayaan malam tahun baru ini. “Masyarakat yang akan melewati Jalan tersebut sementara dapat melewati jalan Nusa indah bagi yang mau menuju alun-alun dari arah Jalan Imam Bonjol. Kemudian daerah Jeruju dan sekitarnya dapat melewati Jalan Zaenudin dan Jalan Sidas,” ucapnya. Dikatakannya Pemkot Pontianak dan LA Lights berharap semoga dengan even ini dapat memberikan hiburan masyarakat di Kota Pontianak khususnya dan masyarakat Kalbar pada umumnya. (mah/biz)

LA Menthol ‘Cool Moment’ Dangau Dance Party 2012

PONTIANAK. Mengulangi kemeriahan even sebelumnya di Dangau Resort Pontianak, LA Menthol Cool Moment hadir di penghujung tahun 2011. Bertajuk Dangau Dance Party 2012 akan menampilkan DJ Patricia (Spinach) featuring special performance ex drummer Dewa Tyo Nugros (On Electronic Drums & Percussion). Akan dipandu MC Giri (Spinach) ini. Dikemas dengan special dekorasi yang akan membuat pengunjung merasakan ambience yang berbeda. Tak lupa Sexy Dancer dan Pesta Kembang Api. So... don t miss it!!! Manager Operasional Hotel Dangau Resort, Susilowati mengatakan untuk ke sekian pihaknya bekerja sama dengan LA Menthol, menggelar acara di Hotel Dangau & Resort. Kami juga mengajak para clubbers kota Pontianak melewati pergantian tahun di Poolside Hotel Dangau and Resort. Kami menyediakan doorpize menarik kepada tamu yang beruntung, imbuhnya. Line Up DJ kali ini menampilkan DJ Patricia (Spinach) akan meramu musik-musik khas clubbing sesuai

aliran DJ Patricia yang pastinya akan menghibur party goers Pontianak di malam pergantian tahun. Pada even kali ini juga menampilkan Tyo Nugros Salah satu Drummer kondang Tanah Air dan juga salah satu eks drummer salah satu band terkenal di Indonesia, Tyo Nugros akan memainkan tabuhan perkusi drum dengan konsep On Electronic Drum & Percussion yang akan menambah warna dalam perpaduan musik DJ dan Perkusi, tuturnya. Team Leader PT Djarum̶Pontianak, Priyanta menambahkan dengan diadakannya even-event tersebu, pihaknya berharap selain memberikan hiburan juga dapat memberikan semangat dan energi untuk memulai sesuatu yang baru, prestasi yang baru dan membuat tahun 2012 menjadi tahun yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami berharap even ini juga dapat memberikan pilihan hiburan bagi masyarakat dalam menyambut pergantian tahun di tengah banyaknya even pergantian malam tahun baru yang diadakan di kota Pontianak dan sekitar, tutupnya. (mah/biz)

DJARUM SUPER MLD ‘ELECTROVISION’

DJARUM SUPER MLD ‘ELECTROVISION’

Journey to Aston 2012

“Pirate & Mercureans”

Djarum Super MLD bekerjasama dengan Aston Hotel and Convention Center Pontianak, menghadirkan Konser ELLO tepat di 31 Desember 2011. Tidak hanya special performance dari ELLO, tapi juga menghadirkan stand up comedy Ernest Prakasa yang akan membuka pergantian tahun dengan banyolan-banyolan cerdas dan menggelitik khusus untuk pengunjung yang ada. Kami sengaja mendatangkan ELLO pada pergantian tahun 2011 ini karena melihat animo yang besar dari anak muda Pontianak dan lagu-lagu ELLO juga booming di radioradio di sini, ungkap Bapak Priyanta, Team Leader DSO Pontianak, Selasa (26/12). Kami juga menghadirkan Ernest Prakarsa (Stand Up Comedy) yang merupakan salah satu comic terkenal, Ernest (SUC) akan memberikan hiburan segar, cerdas, dan menggelitik dalam konsep yang mungkin baru diadakan di kota Pontianak melalui acara Stand Up Comedy, tambahnya. Kali ini konsep produksi yang dibawa Djarum Super Mild sesuai tema ELECTRO VISION, mengusung teknologi visual mapping yang canggih. Suasana Kalimantan Ballroom akan disuguhkan visualisasi Teknologi Mapping yang akan menambah semarak pergantian tahun baru di Aston Hotel and Convention Center. Kami Berharap Konser Ello ini akan mampu memberikan suatu suguhan pertunjukan yang menarik, di isi dengan artis Nasional. Diselingi dengan Stand Up Comedy dengan hiburan segar, cerdas dan menggelitik dan didekorasi dengan Teknologi Visual Mapping canggih, jelas Priyanta. Djarum Super MLD hadir di pergantian tahun 2011-2012 sebagai salah satu upaya untuk menambah kemeriahan pes-

ta Tahun Baru di Pontianak. Dengan demikian masyarakat Pontianak dapat merayakan pergantian tahun ini dengan momen yang spesial dan memulai 2012 dengan sesuatu yang special juga, ujar Anto, General Manager Aston Hotel and Convention Center, kemarin. Kali ini Aston Hotel And Convention center mengambil tema Journey to Aston 2012 di mana event ini berisi suguhan konser berkualitas yang di tata dengan teknologi canggih. Tentunya dengan full doorprize yang menarik bagi pengunjung yang beruntung, pungkasnya. (biz)

PONTIANAK. Mengulang sukses di event Djarum Super MLD ELECTROVISION November 2011 lalu, kembali bekerjasama dengan Mercure Hotel Pontianak mengadakan event di pergantian tahun ini. Event yang menampilkan DJ Delizious Devina (1945 MF) feat Cinta Ramlan dan Ilham duopercussion ini akan dikemas unik dan menarik dengan me nyulap ballroom Mercure Hotel menjadi club baru dengan dekorasi dan lighting khusus dan hanya diperuntukkan khusus di tanggal 31 Desember 2011. Di moment kerja sama yang special dengan Djarum Super MLD kali ini, kami sengaja menghadirkan sesuatu yang baru dan beda untuk masyarakat Pontianak. Sehingga pengunjung yang datang memperoleh pengalaman baru yang hanya ada di Mercure Hotel 31 Desember 2011 nanti, ujar Endrian Budi Hananto, GM Mercure Hotel Pontianak, Selasa (27/12). Konsep kali ini ELECTROVISON mengusung konsep mapping multi media di mana pada mapping ini menggunakan teknologi visualisasi futuristic, canggih, dan spektakuler. Pengunjung akan disuguhkan tatanan visualisasi multimedia, lampu Laser, serta lighting yang indah serta konsep siluotte screen akan menambah ELECTROVISION akan semakin hidup dipadu dengan tema Pirates and Mercureans . Distric Supervisor PT Djarum̶DSO Pontianak, Suhandoko mengatakan, Kami sengaja menghadirkan konsep produksi event yang berkelas dan canggih. Di ballroom hotel berkelas yang kita sulap menjadi tempat merayakan tahun baru yang benar-benar membuat pengunjung menjadi puas melewatkan pergantian malam tahun barunya.

Ditambahkan dengan line up DJ Devina 1945 MF feat Cinta Ramlan (Live PA) serta dikolaborasikan dengan Ilham Dua Percussion, akan menambah suasana ballroom akan semakin menghentak dan semarak di malam pergantian baru, imbuhnya. Malam pergantian tahun baru 2012, akan menjadi sajian penuh kenangan bagi para insan yang merayakannya. Semakin bertambahnya tahun, moga makin berjaya di pentas dunia. Kepada warga Pontianak khususnya dan Kalbar umumnya, nikmatilah persembahan Djarum Super MLD Electrovision (biz)

29 Desember 2011  

Harian Equator 29 Desember 2011