Issuu on Google+

Senin, 25 Juli 2011 23 Sya ban 1432 H/ 25 Lak Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

Bisnis Kredit Barang, Bu Haji Dibunuh

Jenazah Minati yang mengalami luka tusukan ditemukan di sumur, Minggu (24/7). ARMAN HAIRIADI

PONTIANAK. Dikabarkan menghilang selama empat hari, Hj Minati, 28, ditemukan tewas di sebuah kolam dalam keadaan leher terlilit tali jemuran dan mengalami luka tusuk di sekujur tubuhnya, Minggu (24/7) pukul 06.30 di Dusun Palawija Desa Simpang 4, Wajok Hilir Kabupaten Pontianak. Minati ditemukan di kolam yang berjarak sekitar 25 meter dari jalan raya dan setengah kilometer dari rumahnya. Di bagian kepala dan pinggang korban terdapat luka tusuk. Pada bagian punggung juga ditemukan luka sejenis dari korban yang saat ditemukan dalam posisi telungkup. Kepala korban masuk ke dalam air dengan posisi punggung yang kelihatan. Sedangkan kedua belah

kakinya tertekuk. Hanya kedua telapak kaki yang kelihatan. Beberapa perhiasan yang semula dikenakan korban, hilang. Sebelum menghilang, terakhir kali Minati diketahui pergi dari rumahnya selepas salat Isya pada Kamis malam (21/7). Minati tak pulang ke rumah hingga keluarganya jadi panik. Pihak keluarga berusaha mencari keberadaan Minati di tempat sanak famili didatangi namun tak ada. Hingga akhirnya Minati ditemukan oleh suaminya H Tiham, 35 dan ayah korban, Alimudin, 40 beserta seorang tokoh agama setempat, dalam kondisi tak bernyawa. Menurut Tiham, Kamis (21/7) sekitar pukul 15.00 ia pergi ke Singkawang untuk mengambil

peralatan kerjanya. Sekitar pukul 18.00 ketika di Singkawang, ia sempat menelepon istrinya tersebut. Malam itu juga sekitar pukul 20.00 ia kembali berbicara dengan istrinya via selular. Sekitar pukul 18.00 saya telepon menanyakan apa sudah berbuka puasa atau belum. Sebab dia selalu berpuasa Senin ‒ Kamis. Sekitar pukul 20.00 saya kembali menelepon, menanyakan apakah anak sudah tidur, katanya saat dijumpai wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso. Sekitar pukul 23.00, Tiham ditelepon mertuanya, Alimudin yang mengabarkan istrinya menghilang. Bahkan telepon selular istrinya tidak dapat dihubungi. Malam itu juga ia pulang dan sam-

pai di rumah sekitar pukul 06.00. Tiham berusaha mencari istrinya, namun tidak ketemu. Ketika ia mulai putus asa, bapak mertuanya mengajak mencari lagi. Bahkan kali ini melibatkan orang ramai. Bapak mertua saya mengajak mencari di semak-semak, katanya. Dibantu masyarakat, mereka berbagi rute pencarian. Tiham dan mertuanya menemukan Minarti sudah dalam keadaan tewas. Bapak Mertua saya melibatkan orang ramai untuk mencari. Pas kebetulan kelompok kami yang menemukannya, ujarnya. Ditambahkan Tiham, berdasarkan keterangan tetangganya, Maryam, terakhir korban sempat bersamanya. Lalu korban sempat Halaman 7

Rp 1,7 Triliun Aset Pemprov Tak Wajar Pengelolaan aset asal-asalan. Banyak yang tak tercatat dalam neraca. Pemeriksaan BPK memunculkan hal ganjil atas laporan keuangan Pemprov. Siapa yang dirugikan?

Kelenteng

PONTIANAK. Saldo aset tetap Pemprov Kalbar senilai Rp 2,2 triliun lebih berdasarkan laporan yang disajikan per 31 Desember 2010. Namun dari hasil audit BPK RI ditemukan Rp 1,7 triliun lebih yang tak dapat diyakini kewajarannya. Selama belum adanya perbaikan signiďŹ kan dan memadai dalam sistem penataan dan pengelolaan aset barang milik Pempov Kalbar maka penilaian laporan keuangan akan sulit diyakini kewajarannya, kata Retno Pramudya, Ketua Komisi A DPRD Kalbar kepada Equator, Minggu (24/7). Halaman 7

Umat Konghucu menggelar sembahyang pada HUT Dewa Kwan Kong di Kelenteng Thian How Sia Bo Sukadana. KAMIRILUDDIN

Berbagai Marga Bergantian Sembahyang di Thian How Sia Bo SUKADANA. Umat Konghucu di Kecamatan Sukadana dan sekitarnya sejak, Minggu (25/7) pukul 00.00 hingga pukul 12.00 siang kemarin, datang silih berganti ke Kelentang Thian How Sia Bo di Desa Sutera, Kecamatan Sukadana. Di tempat suci itu, penganut Konghucu menggelar sembahyang Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Kwan Kong atau yang dikenal sebagai dewa penjaga alam semesta. Ketua Umum Yayasan Vihara Maharatna Sukadana, Lim Mong Seng kepada Equator, Minggu (24/7) mengisahkan, ritual penyembahan untuk Dewa Kwan Kong digelar satu kali dalam setahun. Waktu pelaksanaannya dimulai pukul 00.00 WIB atau pergantian tanggal 23 bulan 6 tahun Imlek ke tanggal 24 bulan 6 tahun Imlek. Halaman 7

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Fadel Muhammad usai meresmikan Unit Pengolahan Ikan PT IPS di Kecamatan Teluk Batang berdialog dengan nelayan setempat. KAMIRILUDDIN

Fadel Prihatin Nelayan Kalbar Miskin Kebutuhan BBM Nelayan Tak Sebanding

Ekonomi

SUKADANA. Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr Ir Fadel Muhammad mengungkapkan keprihatinannya terhadap masih miskinnya masyarakat nelayan di Kalbar. Hal ini dikemukakan Fadel

Muhammad Said didampingi HM Marhali Ilyas dan Ibnu Choldun memotong pita pertanda diresmikannya SPBU di Kecamatan Teluk Batang. KAMIRILUDDIN

Bantu Nelayan, Bangun SPBN di Teluk Batang

SUKADANA. Mayoritas nelayan di Kecamatan Teluk Batang termasuk Kabupaten Kayong Utara masih sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) solar. Hal ini mendorong pengusaha asal Kecamatan Teluk Batang, HM Marhali Ilyas untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). SPBN tersebut kita rencanakan bangun di Pelabuhan Teluk Batang. Dengan demikian, masyarakat nelayan diharapkan akan lebih mudah melaut dengan ketersediaan BBM dan mudah didapat, kata H Marhali menjawab Equator usai peresmian SPBU H Rudi Susandi dan HM Marhali Ilyas di Kecamatan Teluk Batang, Kamis (21/7). Untuk mewujudkan SPBN di Kecamatan Teluk Batang, diakui H Marhali, pihaknya telah melaku Halaman 7

Injet-injet Semut Rp 1,7 Triliun Aset Pemprov Tak Wajar -- Lama-lama bisa tak waras.

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

saat berdialog dengan masyarakat nelayan di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, beberapa waktu lalu usai meresmikan Unit Pengolahan Ikan PT IPS di Kecamatan Teluk Batang berdialog dengan nelayan

setempat. Kemiskinan yang masih menyelimuti sebagian besar masyarakat nelayan di tanah air, menurut Fadel, disebabkan berbagai hal. Selain sistem penangkapan yang masih dengan cara tradision-

al, juga kendala mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) ikut menjadi pemicunya. Kebutuhan BBM bagi masyarakat nelayan secara nasional termasuk Kalbar memang masih sangat kurang. Halaman 7

Kota Pontianak Juara Umum Catur

SUKADANA. Kota Pontianak tampil memuaskan pada Kejurprov Catur ke 42 yang berlangsung di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Ibukota Provinsi Kalbar ini keluar sebagai juara umum setelah para atlet yang diutus mendominasi meraih gelar juara. Kegiatan yang dimulai sejak, Kamis (21/7) lalu ini telah berakhir, Minggu (24/7). Kejuaraan ini

kembali secara resmi ditutup Wakil Bupati Kayong Utara, Ir H Muhammad Said. Said dalam sambutannya berpesan, kepada para pemenang agar dapat terus meningkatkan prestasi. Dengan harapan, tidak hanya menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, namun bisa Berjaya di ajang nasional dan juga internasional. Halaman 7

Suasana pertandingan Catur di gedung Balai Nirmala, kompleks Pendopo Bupati Kayong Utara. KAMIRILUDDIN

Wawan Memukau PONTIANAK. Pergelaran U Mild U Bikers Pontianak 2011 berlangsung meriah. Ratusan bahkan ribuan pengunjung tumpah di lokasi acara yang dipusatkan di stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Minggu (24/7). Acara yang kita laksanakan hari ini (kemarin, red), antara lain rolling thunder, coaching clinic, modiďŹ cation contest, free style, dan acara puncak hiburan yang menghadirkan Geisha, ujar Udik Widodo Manager Area Halaman 7

Memoles Perbatasan versi Malaysia (bagian 3) Oleh Abdu Syukri

Meski terbilang baru, namun keberadaan TIP sangat positif dan disambut antusias pengusaha eksporimpor dari Malaysia. Mereka memanfaatkan maksimal keberadaan pelabuhan yang dikelola SM Inland Port Sdn Bhd itu.

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Melayani Ratusan Kontainer Setiap Bulan

Tebedu Inland Port (TIP) resmi beroperasi 1 Mei 2011. Namun secara informal, pelabuhan darat milik Malaysia ini sudah beroperasi sebulan sebelumnya, alias bulan April 2011. Operations Manager SM Inland Port Sdn Bhd, Yusmin Zuhairi mengungkapkan, sejak bulan April 2010, TIP sudah beroperasi layaknya sebuah pelabuhan darat. Tiap hari, puluhan mobil kontainer keluar masuk di fasilitas tersebut. Khusus bulan April 2011 saja, sedikitnya ada 350 mobil kontainer yang mengangkut barang dari Ma-

laysia masuk ke TIP. Barang yang diangkut kemudian dibongkar untuk selanjutnya dikirim ke Indonesia. Sebagian barang ada yang disimpan di gudang penyimpanan yang ada di TIP untuk selanjutnya dibawa ke Indonesia. Kontainer Malaysia yang masuk ke TIP juga ada yang membawa barang dari Indonesia yang sebelumnya dibongkar di TIP. Namun dari Indonesia, barang yang dibawa tidak menggunakan kontainer, tapi hanya diangkut menggunakan mobil truk. Halaman 7

Sambas Rp 2.500,-

Sanggau Rp 3.000,-

Landak Rp 3.000,-

Sintang Rp 3.000,-

Seorang petugas TIP mengecek kendaraan kontainer Malaysia. ABDU SYUKRI

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif



Senin, 25 Juli 2011

Equatorial

Tak Wajar Rp1,7 Triliun? Memang sistem keuangan pemerintah saat ini tidak sederhana dibanding sistem keuangan negara sebelumnya. Akibatnya, banyak pejabat dan analis yang belum memahami sistem keuangan negara, termasuk sistem anggaran. Pelaksanaan sistem keuangan dan anggaran, tidak sesederhana yang dibayangkan, alasannya pengelolaan keuangan negara saat ini berbeda dengan masa lalu. Penganggaran dalam sistem keuangan lama didasarkan pada kebutuhan dana. Namun dalam sistem yang baru, anggaran didasarkan pada apa yang akan dihasilkan. Reformasi anggaran yang akan dilaksanakan menyangkut tiga hal, yaitu bagaimana aplikasi penganggaran berbasis kinerja, pengelolaan anggaran secara terpadu, dan pengelolaan anggaran jangka menengah dan jangka panjang. Kerangka manajemen dan perencanaan keuangan publik mengalami reformasi sejak tahun 2001. Namun sepuluh tahun sesudah itu, atau di tahun 2011 ini, masih ada saja pemerintah daerah yang mendapat penilaian tidak wajar. Selain laporan Pemkab Kubu Raya, ada Rp1,7 triliun laporan keuangan Pemprov Kalbar dinilai tak wajar. Saldo aset tetap Pemprov Kalbar senilai Rp2,2 triliun lebih berdasarkan laporan yang disajikan per 31 Desember 2010. Namun dari hasil audit BPK RI ditemukan Rp1,7 triliun lebih yang tak dapat diyakini kewajarannya. Ketidakwajaran itu terungkap dari paripurna istimewa hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) terhadap laporan keuangan Pemprov Kalbar APBD 2010 di Gedung DPRD Kalbar, belum lama ini. Presiden SBY pernah memberikan tips, ada enam langkah yang bisa dilakukan dalam usaha memperbaiki kelemahan di administrasi keuangan pemerintah. Pertama, perlunya menerapkan treasury single account (perhitungan perbendaharaan tunggal) secara utuh menyeluruh. Kedua, perlunya penerapan anggaran berbasis kinerja dan akrual. Ketiga, perlunya sistem aplikasi penyusunan laporan keuangan pemerintah yang terintegrasi dan andal. Keempat, perlunya kebijakan tentang pengadaan sumber daya manusia di bidang akuntansi. Kelima, perlunya quality assurance berupa penataan kembali fungsi pengawasan internal, seperti BPKP, inspektorat atau satuan pengendali intern, dan badan pengawasan daerah. Keenam, DPRD boleh membentuk Panitia Akuntabilitas Publik, agar dapat mendorong pemerintah menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPKĚśRI, serta memantau pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) secara keseluruhan. Diharapkan laporan yang menghasilkan opini tak wajar itu, dapat membantu DPRD memberikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan atas rancangan peraturan daerah pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2011. Laporan keuangan daerah harus mengikuti aturan keuangan seperti biasanya, khususnya model perusahaan non proďŹ t tentunya. Harus ada neraca yang bisa menggambarkan keseimbangan antara aktiva dan pasiva, antara kekayaan dan beban keuangan daerah. Ada juga mirip rugi laba, yang menggambarkan arus pemasukan dan pengeluaran keuangan, sehingga masyarakat bisa tahu apakah ada kepantasan di dalamnya atau sudah semestinya. Akuntabilitas sektor keuangan ini, jika bisa dilaksanakan oleh pemerintah daerah pengaruhnya akan sangat besar. Salah satunya tentu adalah meminimalkan penyimpangan, dan meningkatkan kejujuran para aparatur negara. Karena pemasukan dan pengeluaran APBD-nya dipantau langsung oleh rakyat. Jika memang keuangan daerah deďŹ sit, pemerintah daerah bisa mengajak partisipasi masyarakat untuk bergotongroyong dalam program-program pembangunan. Jadi tidak melulu menggunakan APBD. Misalnya untuk membangun jalan desa, bendungan, fasilitas umum dan lain-lain. Karena dengan laporan yang terbuka, akan timbul kepercayaan dari rakyat, bahwa dana yang ada tidak diselewengkan oleh pejabatnya. Pajak juga akan lebih bisa ditingkatkan lagi. ***

M

ASALAH

5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDOKDODPDQNZDUWRXNXUDQKXUXI6LODNDQNLULPNHHPDLOUHGDNVL#HTXDWRUQHZVFRP

Antara Nazar, Osama dan Gayus Oleh: Prayitno Ramelan Nyanyian Nazaruddin di dua media elektronik kini menjadi perbincangan hangat, semakin menyesakkan napas. Semua merasa benar, mengeluarkan dalil-dalil yang sahih tetapi lucu, yang menjadi pegangan hukum. Memang negara kita negara hukum, tetapi negara ini tidak cukup dibangun dan dijalankan hanya dengan hukum, banyak komponen lain yang juga ikut berperan. Dalam intelijen dikenal sembilan komponen strategis, selain ipoleksosbudhankam, perlu dihitung juga ada komponen biograďŹ misalnya. Biografi yang dimaksud adalah keberadaan seorang yang terlibat dalam penyelenggaraan negara. Pemimpin atau seorang tokoh haruslah seseorang yang kredibilitasnya tinggi, bisa dipercaya, selain dia juga harus capable dan acceptable. Nazar kini walau buron telah mampu memporakporandakan nama Partai Demokrat serta pemimpin partai dan beberapa tokoh di dalamnya. Informasinya di satu sisi banyak dipercaya pemirsa yang terus dicekoki berita, di lain sisi dengan dalilnya, para ahli hukum mengatakan bahwa mereka tidak percaya informasi yang dikatakannya. Memang informasi Nazar adalah bahan keterangan mentah, disampaikan di suatu tempat persembunyian entah dimana. Bukanlah fakta hukum, demikianlah adanya. Dengan pengamanan aturan hukum, pengurus Demokrat hingga kini masih bisa tersenyum, ketawa-ketiwi direkam di televisi, main bola dan mulai memainkan jurus perbaikan citra dengan riwayat hidup. Apakah ini menolong? Bagi masyarakat yang sudah menelan informasi yang merusak citranya, justru akan semakin tidak simpati. Rakyat miskin akan tidak suka membayangkan seseorang punya uang haram sampai sekian miliar. Berebut

uang sodaqoh Rp 20 ribu saja ada yang sampai meninggal. Tidak adanya gerak dan pernyataan aparat hukum dalam kondisi penyerangan isu Nazar, justru akan menambah ketidakpercayaan publik, baik terhadap parpol pada umumnya, partai Demokrat pada khususnya serta institusi pemerintah secara lebih khusus. Lebih disebut sebagai ketidakberdayaan. Oleh karena itu, kita harus melihat serangan Nazar dari sisi yang lebih luas, yaitu kepercayaan serta pengaruh psikologis di masyarakat. Orang partai itu hanyalah wakil rakyat. Kini dengan era keterbukaan demokrasi, elit parpol serta pemerintah harus jauh lebih hati-hati. Nazaruddin terus berposisi membela diri dan menyampaikan isu keterlibatan Anas dan lain-lainnya dengan konsisten. Ini berita panas, media dan masyarakat banyak yang percaya. Sebagai contoh, Osama bin Laden dari tempat persembunyiannya menyampaikan informasi berbentuk fatwa, yang menyerang AS, mengatakan bahwa paham sekular adalah penyembah berhala dan syariat Islam adalah yang terbaik dan paling benar. Ideologi Osama kemudian mampu menghidupkan fanatisme Muslim di seluruh dunia. Banyak yang kemudian rela mati karena merasa bertangungjawab menjadi agen serta instrumen pelurusan dan pengadilan. Contoh lain, Gayus yang jelas jadi terdakwa dengan entengnya menyampaikan informasi perusahaan yang terlibat, juga keterlibatan CIA, mengatakan bahwa Jeromme yang mengatur kaburnya ke luar negeri adalah agen CIA. Nah, dari ketiga orang tersebut, apa yang sama? Yaitu informasi mentahpun akan menjadi senjata penggebuk yang hebat. Info Osama hanyalah pandangan dari sisi fanatisme dengan cara melekatkannya ke Islam, jelas banyak orang yang pendidikannya rendah percaya

085386055728 23-7-2011

Syukurlah Tim Pemkot Pontianak akan segera inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar-pasar Pontianak mendeteksi harga bahan pokok ke para pedagang nakal yang suka naikkan harga. Jangan hanya acting aja Pak Wako. Petasan juga dilarang dijual-belikan di bulan suci Ramadan, karena mengganggu orang-orang sembahyang tarawih. Jika ada yang sakit jantung dan tekanan darah tinggi, akan bisa sekarat jika setiap saat mendengar ledakan mercon yang sangat identik dengan bom. Jika ada yang suka terkejut dengar petasan, bisa-bisa kepala anak-anak yang membunyikan petasan tersebut bocor dipangkong orang yang terkejut. Jika merconnya besar tak ubahnya bunyi ledakan bom teroris. Bahaya Pak Wako, petasan mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. Bunyikan petasan selama bulan Ramadan adalah sangat bertentangan dengan budaya Islam. Berantas petasan Pak Wako, bahaya, jangan pandang bulu, sikat, gilas Pak Wako. Ibrahim MYH, Pontianak.

Jawa Pos Media Group

berusia hampir 33 tahun itu nampaknya akan menghilang, bersembunyi seperti katanya disarankan atasannya, tiga tahun hingga pemerintahan berganti. Kabar bawah tanah di Pakistan? Seperti beberapa tokoh ekstrim yang dulu dikejar Pak Harto, akhirnya kemudian bisa melenggang balik kampung dengan aman setelah ganti presiden. Itulah fakta di negara kita yang kita cintai. Sudahlah, membuang enersi, semuanya ribut mempermasalahkan kasus Nazaruddin. Apakah ini masalah nasional? Walau yang dimainkan memang uang APBN. Kalau pemerintah dan elit polit ik t idak segera menentukan sikap, entah sampai

dimana dan mau dibawa kemana kasus ini. Rakyat akan bosan, makin tidak percaya. Yang parah mereka tidak percaya pada 2014 nanti pada tokoh capres yang diajukan parpol, akan lebih percaya calon independen. Arahnya bisa kesitu. Dalam teori terorisme disebutkan A terorist in one side, is a patriot on the other. Di Indonesia bisa dipelesetkan, A coruptor in one side is a patriot on the other. Apakah begitu?

Penulis adalah purnawirawan, biasa menulis tentang politik dan intelejen

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

13.51

Jl. Tanjung Sari No. 168 (A. Yani), Pontianak, Telp. (0561) 582829, 08164997885

Bukan Dana Pribadi

Saya pemuda Kabupaten Ketapang kecewa dengan Dato Morkes Eendi Siagian, Sekjen LAMS yang menempati Rumah Adat Melayu Ketapang. Itu kan rumah adat yang dibangun secara swadaya. Bukan dibangun dengan dana pribadi Morkes. Kalau dibangun dengan dana pribadi Morkes, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa periksa si Morkes Efendi, uang dari mana dia bangun rumah semegah itu?. 082150104415 21-7-2011

20.25

Telah ditemukan KTP atas nama Ulakma Silalahi alamat Sui Jawi Rt 02/20 Kompleks Mitra Raya Lestari 3/A-16.

ANGGAPAN

Harian

dan menjadikannya pahlawan. Gayus, walau dituduh korupsi mengatur 151 pajak perusahaan pengemplang pajak, kini bahkan menjadi narasumber. Jadilah dia nanti pahlawan, karena aparat tidak mampu membongkar lebih jauh korupsi di pajak. Informasi Gayus sebagai terdakwa ternyata menjadi sangat berharga. Nah, kini Nazar, dengan semangat membela keluarga, jangan dipandang enteng informasinya. Secara hukum memang dia lemah, karena jadi tersangka dan buron. Informasinya lebih bersifat balas dendam, karena sakit hati, habis manis sepah dibuang. Tetapi efek psikologinya sangat membumi, begitu kira-kira. Kini, pria kelahiran Bandung pada 26 Agustus 1978 dan

Hanya Besar Cakap

KTP Siapa?

081256594866 24-7-2011

HP : 0819-5267-5378

Membaca Harian Equator tanggal 23 Juli tentang pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar yang mau menggempur koruptor di Kalimantan Barat. Itu pernyataan yang luar biasa, sebab sudah tiga kali Kajati berganti, namun tak pernah ada eksekusi buat terpidana korupsi yang sudah ingkrah.Jadi apakah Bapak Kajati sama juga seperti yang lalu, hanya besar cakap jak. Buktikan dan buktikan, jangan-jangan Jaksa yang kena gempur oleh para koruptor yang banyak pelurunya.

Harga sejumlah kebutuhan pokok terus merangkak naik. Padahal, bulan Ramadan diperkirakan baru akan dimulai akhir bulan Juli atau awal Agustus. Tak heran bila Pemimpin Bank Indonesia (BI) Pontianak, Hilman Tisnawan disela coee morning dengan sejumlah wartawan di Kantor BI Pontianak Jalan A Yani, memperkirakan inasi bulan Juli 2011 sebesar 1,24 persen.Pasokan bahan pangan di pasaran diperkirakan akan sedikit berkurang.Potensi inasi lain diduga berasal dari meningkatnya permintaan bahan makanan menjelang Ramadan, serta awal tahun ajaran baru yang menyebabkan inasi ongkos pendidikan.Dalam beberapa bulan ke depan, inasi diperkirakan masih tinggi, terutama berasal dari ekspektasi inasi menjelang Ramadan dan IdulďŹ tri, serta rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji 12 kilogram. Tanggapan Anda?

T

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

12.11

085245547490 2-7-2011

20.27

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK

HIMBAUAN PT PLN CABANG PONTIANAK

Rumah Siapa?

Dato Morkes Eendi Siagian tolong kembalikan Rumah Adat Melayu Ketapang ke fungsi yang sebenarnya sebagai rumah adat budaya, tapi bukan sebagai rumah pribadi Morkes Eendi Siagian sekeluarga. Ingat rumah adat Melayu itu dibangun dengan kumpulan donatur dan dana APBD Ketapang, kalau Morkes Eendi Siagian Ketua DPD Partai Golkar Kalbar tetap ngotot mengklaim sebagai rumah pribadinya, itu merupakan tindakan korupsi, perampasan hak adat Melayu di Kabupaten Ketapang dan bahkan xex. Dato Morkes Eendi Siagian jelaskan kepada masyarakat Rumah Adat Melayu Ketapang itu rumah pribadi Morkes Eendi Siagian atau rumah adat Melayu sebenarnya. Kalau memang rumah adat Melayu, maka kembalikan ke Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) untuk melestarikan adat Melayu, bukan untuk melestarikan keluarga Morkes Eendi Siagian. Melayu tak akan hilang di telan zaman. 082155165865 18-7-2011

08.22

Dihimbau kepada masyarakat agar tidak bermain layang-layang, terutama di wilayah transmisi PLN. Jika ada kawat layang-layang yang menyangkut di jaringan PLN, Mohon informasikan segera ke Unit Pelayanan Teknik PLN terdekat. Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang tidak bermain layang-layang di Wilayah Transmisi PLN Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi kenyamanan kita bersama.

HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirimkan SMS ke :

No.HP. 08115718811 Tekad PLN Memberikan pelayan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Redaksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul AriÂżn. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: AlÂż Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Jl H Juanda Kel Beringin Telp 0564-21525). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

pontianak

Senin, 25 Juli 2011

Mengurai Kemacetan di Jembatan Kapuas I

Sekretaris Prodi BK berfoto bersama dengan para dosen. I

NDRA

NOVA

Bimbingan Konseling STKIP Berorientasi Akademik PONTIANAK. Bimbingan dan Konseling ternyata sangat berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan, tidak hanya terbatas pada bimbingan yang bersifat akademik. Tetapi juga sosial, pribadi, intelektual, dan pemberian nilai yang akan dijadikan referensi serta kualitas dari seorang peserta didik. Bantuan bimbingan dan konseling dalam pendidikan, jelas akan menciptakan manusia-manusia yang berorientasi akademik tinggi. Namun dalam kepribadian, dan rendahnya hubungan sosial serta tidak adanya sistem nilai yang mengontrol diri. Jelas akan menghasilkan pendidikan robot-robot intelektual, bukannya manusia seutuhnya. Namun dengan bimbingan, dan konseling maka integrasi dari seluruh potensi dapat dimunculkan. Sehinga keseluruhan aspek yang muncul, bukan hanya kognitif atau akademis saja. Tetapi juga seluruh komponen dirinya baik itu kepribadian, hubungan sosial serta memiliki niali-nilai yang dapat dijadikan pegangan. Kontribusi guru BK sangat besar dalam institusi pendidikan. Makanya dalam peraturan pemerintah terbaru, seorang guru BK memiliki peran penuh memegang maksimal 150 orang peserta didik. Artinya satu sekolah harus mempunyai empat hingga lima orang guru BK, ujarnya. Amelia Atika menambahkan, untuk menjadi profesional BK. Selain pendidikan formal, khusus non formal, lulusan sarjana pendidikan dapat melanjutkan Program Pendidikan Profesi Konseling (PPK) dengan masa pendidikan satu tahun. Out put yang dihasilkan, lahirnya seorang konselor yang menangani Pernikahan, ataupun permasalahan Remaja. Lebih lanjut Amelia menuturkan, berkenaan dengan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia seorang calon Guru BK, dalam mengantisipasi gejolak pengaruh negatif globalisasi, dan modernisasi yang akan mempengaruhi peserta didik. Pihaknya mempersiapkan lulusan yang mumpuni berdasarkan kurikulum pendidikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kaitannya dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Prodi Bimbingan dan Konseling STKIP-PGRI, masih memungkinkan menampung sebanyak 200 mahasiswa, terdiri-dari 4 kelas pagi dan 4 kelas sore, dan disesuaikan dengan rasio tenaga pengajar (dosen) serta ketersedian sarana dan prasarana pendukung perkuliahan. (oVa)

Kelangkaan BBM Solar Ganggu Distribusi Sembako PONTIANAK. Pelaksanaan bulan ramadan tinggal sebentar lagi. PT Pertamina Wilayah Kalbar diminta menjamin stock BBM solar dan bensin cukup hingga memasuki Idul Fitri. Kepastian pasokan BBM jenis bensin dan solar aman sangat penting, karena tanpa BBM solar dan bensin suplai barang di kawasan pedalaman akan terganggu. Sulitnya BBM solar dan bensin, juga berdampak bagi masyarakat di Kota Pontianak. Karena sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak, akan mengalami kemacetan seperti yang terjadi sekarang. Seperti yang terjadi di SPBU dekat pelabuhan Pontianak. Akses jalan menuju kawasan tersebut sering kali macet. Bahkan para pemilik toko di sepanjang jalan tersebut memasang plang, agar kendaraan yang antre BBM tidak menutupi akses masuk menuju toko mereka. Kalau sudah antre begini, konsumen mau masuk saja sulit pak. Kita mau marah, nanti bisa bertengkar dengan sopir angkutan. Jadi kita buat plang saja pak, paling tidak mereka tahu dan tidak menutup jalan masuk menuju tempat kami, ujar salah seorang pemilik toko yang minta namanya tidak disebutkan. (ton)

Seluruh Staf dan Jajaran Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mengucapkan

SELAMAT DAN SUKSES Kepada Walikota Pontianak

H. Sutarmidji, SH, M.Hum Atas Penghargaan Kota Layak Anak Oleh Presiden RI

Susilo Bambang Yudhoyono Tertanda,

Drs. H. Mulyadi, M.Si Kepala Dinas

Bangun Dermaga Baru di Nipah Kuning P O N T I A NA K . J e m b a t a n Kapuas I sudah over kapasitas, Pemkot Pontianak diminta segera merealisasikan wacana pembangunan dermaga bagi ferry di Nipah Kuning, Pontianak Barat dengan kawasan Siantan, Pontianak Utara. Cara ini lebih baik, mengurai kemacetan ketimbang harus membatasi arus kendaraan roda empat ke atas melintasi Jembatan Kapuas I. Karena pada hakikatnya, Jembatan Kapuas I sudah tidak mampu lagi menahan beban kendaraan yang lewat setiap hari. Khususnya pada waktu tertentu, sewaktu masuk atau sepulang kerja. Pembangunan dermaga ferry lebih efektif mengurai kemacetan, ketimbang membatasi masuknya kendaraan masuk ke kawasan Kota Pontianak yang menggunakan Jembatan Kapuas I. Selain itu, keberadaan ferry yang menghubungkan Pontianak Barat dan Utara, jelas akan mempermudah masyarakat dari Pontianak utara berobat di Rumah Sakit miliki Pemkot yang kini sedang tahap pembangunan. Kita mendukung pembatasan kendaraan yang masuk, tapi itu sesungguhnya bukan solusi terbaik. Karena kendaraan harus memutar cukup jauh, melewati kawasan KKR. Karena akhirnya mereka tetap akan menggunakan Jem-

Ruas jalan perempatan Tanjungpura-Imam Bonjol menuju jembatan tol Kapuas I, akan diterapkan larangan lewat bagi kendaraan roda 4 keatas. Kebijakan yang berlaku hari Sabtu dan Minggu ini dapat mengurangi kemacetan. I N NDRA

batan Kapuas I. Sebab kendaraan dari arah dalam kota menuju ke luar kota, diperbolehkan menggunakan Jembatan Kapuas I, terangnya. Namun peristiwa itu tidak mungkin terjadi, bila Pemkot membangun dermaga ferry di kawasan Pontianak Barat dan Utara. Keberadaan ferry disana jelas representatif, karena kendaraan dari arah Jungkat dapat menggunakan ferry. Sedangkan ferry yang berada di Siantan dan jantung kota Pontianak, dapat melayani kendaraan yang hilir-mudik mengangkut suplai kebutuhan barang pokok. Sementara Jembatan Kapuas I, nantinya hanya akan diper-

gunakan masyarakat kawasan Pontianak Timur dan sebagai Pontianak Utara. Karena kendaraan dari arah Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, kini sudah menggunakan Jembatan Kapuas II. Kalau memang Pemkot komitmen mengurai kemacetan, saya pikir hanya itu konsep untuk keluar dari persoalan. Tapi selama ini, semua konsep yang dilontarkan sebatas wacana. Karena sampai sekarang, pembebasan lahan saja masih belum dilakukan, terangnya. Sebelumnya, anggota DPRD Kota Pontianak, Mardiana SH melihat, kebijakan mengurai kendaraan yang melintasi jem-

Awas Produk Kadaluarsa

PONTIANAK. Masyarakat diminta waspada dalam membeli produk makanan dan minuman. Konsumen juga diharapkan, senantiasa memeriksa tanggal kedaluwarsa barang sebelum membelinya. Cara ini cukup jitu, melindungi konsumen dari barang

DIJUAL

Ruko 3 Lantai, ukuran 5 x 15 mm Lokasi Strategis, jalan utama masuk Parit besar

Hubungi : 0811567613

kedaluwarsa yang beredar di pasaran. Terutama menjelang puasa atau Idul Fitri. Hampir setiap tahun biasanya banyak ditemukan produk makanan dan minuman kedaluwarsa. Makanya masyarakat harus hati-hati, kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalbar, Ir Sy

Izhar Asyyuri, kepada Equator, belum lama ini. Karena itu, legislator PAN ini meminta, masyarakat untuk waspada, memerhatikan kemasan dan tanda waktu kedaluwarsa produk yang dibeli untuk dikonsumsi. Apalagi menjelang puasa, terjadi kenaikan permintaan

OVA

batan kapuas I memang perlu dilakukan. Kendati begitu, Mardiana meminta, ketentuan tidak berlaku menyeluruh. Karena angkutan massal seperti opelet dan bis kota dapat diperkenankan untuk melewati kawasan tersebut. Hal ini penting, karena kebijakan ini dapat membuat sengkarut bagi pengusaha transportasi massal. Kalau opelet dan bis kota juga harus memutar, menggunakan Jembatan Kapuas 2 jelas akan mengganggu trayek opelet yang sudah ada. Makanya kebijakan ini harus benar-benar dikaji, agar tidak menimbulkan persoalan kemudian hari, ucapnya Dikatakan Mardiana pula,

larangan bagi kendaraan roda empat keatas untuk melewati jembatan tol kapuas I, harusnya juga tidak berlaku pada angkutan umum seperti taxi dalam kota dan truk pengangkut sampah. Bukan itu saja, mobil ambulance juga harusnya mendapatkan pengecualian. Ambulance itu membawa orang sakit, kalau ketentuan ini juga berlaku pada kendaraan ambulance jelas menimbulkan persoalan. Sebab ambulance bisa saja membawa orang yang bersifat emergency, jika harus memutar dahulu. Siapa yang menjamin keselamatan pasien, makanya harus ada pengecualian, ingatnya. (oVa)

terhadap produk makanan dan minuman. Meski demikian, Izhar melanjutkan, pihaknya akan mengagendakan jadwal Sidak ke sejumlah swalayan untuk mengantisipasi peredaran produk kedaluwarsa, khususnya produk kemasan. Kita akan jadwalkan sidak. Kita juga berharap kepada sektor ritel tidak menjual produk kedaluwarsa, tegasnya.

Selain itu, dia juga meminta kepada Badan Penelitian Obat dan Makanan (BPOM) memperketat pengawasannya menjelang puasa dan lebaran tahun ini. Begitu juga dengan instansi terkait lainnya, diharapkan memaksimalkan perannya untuk menjamin dan melindungi konsumen dari produk tak layak konsumsi. (jul)


kalbar raya

4

Senin, 25 Juli 2011

Bupati Kubu Raya Dilaporkan ke KPK P ONTIANAK . Pencabutan izin perkebunan PT Ambawang Bumi Perkasa (ABP) oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan SH yang dinilai sepihak, tidak hanya dibawa ke PTUN Pontianak. Persoalan tersebut juga sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut disampaikan langsung dan diterima KPK dengan nomor surat 33/LSM. PETA/KB/V/2011 tertanggal 5

Mei 2011. Laporan yang diserahkan pada pukul 13.57 itu diterima KPK atas nama Lala. Persoalan tersebut sudah dilaporkan ke KPK pada 5 Mei lalu. Perihal laporan tentang pencabutan izin lokasi PT ABP secara sepihak oleh Bupati Kubu Raya. Saya juga sudah sampaikan ke lembaga penegak hukum lainnya di Jakarta, tegas Agung, Direktur Utama PT ABP kepada Equator, Minggu (24/7).

Agung memaparkan, laporan tersebut juga disampaikan ke Presiden, Ketua DPR, Menteri Dalam Negeri, Menpan, Menteri Kehutanan, Kapolri, Ketua Mahkamah Agung dan Gubernur Kalbar. Kami hanya inginkan keadilan. Pencabutan izin secara sepihak yang dilakukan oleh Bupati Kubu Raya sangat merugikan kami pihak investor, ujar Agung. Agung menjelaskan, dalam laporan tersebut disebutkan pencabu-

tan izin lokasi Nomor 79/2008 tanggal 15 April 2008 atas nama PT ABP oleh Bupati Kubu Raya melalui surat keputusan Bupati Kubu Raya Nomor 489/2009 tanggal 30 Desember 2009 (yang sudah berjalan/kegiatannya 1 tahun 8 bulan). Pencabutan izin lokasi itu secara sepihak tidak mengikuti aturan hukum. Dikatakan Agung, karena PT ABP baru tahu secara resmi, izin lokasi dicabut Bupati

Pencabutan yang dilakukan tanpa pemberitahuan itu, di sisi lain PT ABP masih disurati oleh Bupati Kubu Raya sesuai surat No.500/0284/Ekbang-A tanggal 11 Maret 2010, perihal himbauan pemanfaatan dana CSR untuk kelompok tani. Dari kondisi itu tampak tidak ada koordinasi dengan instansi terkait dan menunjukkan manajemen yang buruk di pemerintahan Kubu Raya, ungkap Agung. (jul)

Muda Mahendrawan. DOK

Pelaksanaan APBD 2010 Tak Patuhi Ketentuan

Selamat & Sukses Atas dilantiknya Ketua DPC HNSI Kota Pontianak Periode 2011-2016

Bp. Bani Amin, S.Pi Pada tanggal 23 Juli 2011 di Grand Mahkota Hotel oleh Ketua DPD HNSI Provinsi Kalbar, D Kistoro, SH dibuka langsung Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum Tertanda, - Ngasino Hendra NG - Indra Kok Dju - Suhardi / Asong - Tjintong - Aci / Sugianto - Asiang - Akau - Mahdi - Lim Chun Kie

Kubu Raya setelah menggugat Bupati Kubu Raya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak. Agung menegaskan, pencabutan izin lokasi PT ABP itu dilakukan tanpa pemberitahuan. Padahal dalam waktu yang sama PT APB masih melakukan rapat perbaikan Amdal sesuai surat dari BLH No.660.1/19.a/BLH-B/2010 tanggal 19 Januari 2010, perihal hasil notulensi masukan tertulis dokumen KA-ANDAL PT ABP.

- Hendri Rivai, SE, SM - Ringgo - NSF / Bp. Martin - BSS - PT. 88 - PT. Pulau Mas - PD. Samudra Utama - Joni Ahui - Gabungan Pedagang Ikan Flamboyan

PONTIANAK. Menyimak penjelasan gubernur atas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kalbar TA 2010 dan LHP BPK RI, tampak tergambar masih banyaknya temuan pelanggaran dan penyimpangan yang dilakukan dalam pelaksanaan APBD. Pelanggaran itu, baik dikarenakan ketidakpatuhan atas ketentuan peraturan yang ada, maupun kelalaian atau memang kesengajaan dilakukan untuk kepentingan diri sendiri. Ini harus menjadi perhatian serius gubernur, tegas H Retno Pramudya SH, Ketua Komisi A DPRD Kalbar kepada Equator, Minggu (24/7). Faktor lainnya juga, lanjut dia, dikarenakan kurangnya pengawasan dari pimpinan SKPD yang bersangkutan, terhadap kinerja bawahannya, terutama menyangkut masalah pengelolaan keuangan. Legisaltor PPP ini juga memaparkan beberapa temuan LHP Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalbar. Temuan itu seperti berkaitan masalah pendapatan yang tidak dilaporkan dan tidak disetorkan pada kas daerah. Retno menjelaskan, pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tentang pendapatan daerah tahun 2008, 2009, 2010 sebesar Rp128 juta tidak disertor ke rekening kas daerah. Uang tersebut disimpan ke rekening pribadi, yakni atas nama sekretaris dinas tersebut. Parahnya lagi, sistem keuangan seperti itu berlangsung selama tiga tahun, tanpa tindakan apapun dari kepala dinasnya, apalagi dari Gubernur Kalbar. Kemudian, kata Retno, Dispenda pada UPPD Mempawah dan UPPD Singkawang pendapatan sebesar Rp80 juta tidak disetorkan ke kas daerah. Dana tersebut dipakai

langsung untuk biaya operasional penagihan dan pembelian kendaraan roda dua. Parahnya lagi, kendaraan tersebut tidak dicatat pada buku inventaris aset. Belum lagi pada RSUD Dr Soedarso Pontianak, di mana penerima klaim program nasional Jamkesmas sebesar Rp6,2 miliar, Akper Sintang penerima uang kuliah dari mahasiswa sebesar Rp2,1 miliar tidak dilaporkan dan disetorkan ke kas daerah. SPP SPMA Singkawang penerima yang tidak dilaporkan dan disetorkan ke kas daerah dan dipergunakan sebesar Rp430 juta. Di sini menunjukkan lemahnya pengawasan serta rendahnya kepatuhan atas ketentuan yang ada, sehingga begitu besar kesempatan melakukan penyimpangan tersebut. Belum lagi temuan dalam pelaksanaan belanja APBD TA 2010 di beberapa unit kerja, sesal politisi Dapil Sanggau-Sekadau ini. Selain itu, Retno mengungkapkan, seperti pada belanja modal pada Dinas PU, pemeliharaan dan peningkatan jalan, di mana kontrak pekerjaan belum selesai, tapi sudah mengalami banyak kerusakan, sebelum penyerahan (FHO). Parahnya lagi, pembayaran pekerjaan tersebut kepada kontraktor dilakukan 100 persen, mengakibatkan berkurangnya nilai manfaat dari jalan tersebut. Menurutnya, Kepala Bidang Bina Marga tidak cermat dalam pengendalian dan pemanfaatan atas

pelaksanaan pekerjaan. Selain itu, Kepala Dinas PU kurang optimal dalam melakukan pengendalian kegiatan dan pengawasannya yang merupakan tanggung jawabnya. Seperti peningkatan Jalan Siduk-Kelik, pemeliharaan berkala Jalan Kembayan-Balai Sebut, pemeliharaan Jalan Sambas, Tanjung Harapan-Tanah Hitam-Merbau, pemeliharaan Jalan Ngabang-Serimbu. Pengerjaan jalan tersebut melanggar Kepres 80/2003, tegasnya. Retno yang juga Sekretaris DPW PPP Kalbar ini juga menyoroti RSUD Dr Soedarso soal pembangunan Hall Multifungsi sebesar Rp1,7 miliar. Pekerjaan dibayarkan 100 persen kepada kontraktor, tetapi pekerjaan belum 100 persen selesai. Hal ini menunjukkan BA pemeriksaan akhir pekerjaan dibuat tidak berdasarkan keadaan sebenarnya. Bahkan atas keterlambatan itu pihak kontraktornya tidak dikenakan denda keterlambatan, ujarnya. Bukan hanya itu, Retno mengatakan, masih terjadi di Dinas Pendidikan, pekerjaan renovasi SMAN 2 Pontianak tahap satu senilai Rp1,3 miliar, sama kasusnya pekerjaan sebelum selesai tetapi sudah dibayarkan 100 persen, kontraktornya tidak dikenakan denda. Selanjutnya di Dispenda, pembangunan gedung kantor UPPD Samsat Singkawang tahap II senilai Rp2 miliar kasusnya juga sama. (jul)

Galakan Polisi Mitra Sekolah PONTIANAK . Polsek Pontianak Utara menggalakan Polisi Mitra Sekolah (PMS). Setidaknya sudah ada empat sekolah yang dijadikan PMS. Kapolsek Pontianak Utara, Kompol S Alam SH SIk menjelaskan, saat ini sudah ada empat sekolah yang menjadi PMS. Masing-masing sekolah berada diempat kelurahan. Sementara ini baru empat sekolah. Kedepannya akan banyak lagi, ungkap Alam. Masing-masing sekolah akan ada petugas Polsek Pontianak Utara. Selanjutnya sekolah-seko-

lah yang dijadikan PMS akan dipasang banner. Selain nomor HP salah seorang guru, di banner itu ada tercantum nama petugas Polsek Pontianak Utara dan nomor ponselnya. Selain itu ada juga nomor Polsek, SMS center Polsek, email dan pin BB Kapolsek, katanya. Alam mengharapkan, adanya PMS ini, guru dapat dengan segera melapor, apabila ada gangguan. Baik itu masalah kemacetan lalu lintas di depan sekolah atau gangguan Kamtibmas lainnya. Selain itu, orangtua siswa juga dapat

memanfaatkan PMS ini. Bila orangtua siswa melihat ada gelagat yang tidak baik di lingkungan sekolah, dapat melapor ke polisi. Apabila ada masalah dapat lapor ke anggota yang menjadi PMS, tegas Alam. Dihimbau juga, lanjut Alam, orangtua untuk memonitor anaknya. Baik itu pada jam belajar maupun pulang sekolah. Awasi anak-anak baik saat di dalam maupun luar sekolah. Jangan sampai anak-anak menjadi pelaku kriminalitas, jelasnya. (arm)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

ARIS TAXI Pontianak - Sanggau

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau Pontianak Kantor Cabang : Kantor Pusat : Jl. Ahmad Yani No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali JASA ANGKUTAN BARANG

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp (0561) 773672 HP 0811563377

Mitra Dalam Perjalanan Anda

OJEK PICK UP

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Express Express

Melayani : • Rental/sewa pick up (L300), Carry, Grand Max, Zebra, Hilux • Angkutan (Pindahan rumah, kost dll) • Antar Jemput barang (dalam & Luar kota)

085654695608 081256815588

Tidak Melayani SMS

TAXI RJ

H u b

: 081352462870 085348154631 ALAMAT :

PONTIANAK SINTANG (081256599913) (082149172370) Jl. KH. ACHMAD DAHLAN No. 24 Jl. MT. HARYONO (Armada Kijang Innova) (Pintu Gerbang BTN)

Armada Melayani : Toyota Vios - Sewa Mobil - Antar Jemput dalam Kota-Bandara - Sewa / Jam + Supir

Khusus menjual :

Xenia

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002 PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

11Jutaan

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

X

I

Melayani Antar Jemput

Setiap Hari

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

SUI JIN

ce

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock)

Kunjungi Workshop Kami : Percetakan ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (depan supermarket asoka baru) Percetakan CV. ADI MULIA Jl. Komyos Sudarso Gg. Teratai 1 No. 9 Pontianak Telp. (0561) 773093, 08164983624

Tersedia Ra dio HT

Proses Mudah dan Cepat RANGER RAS CABIN

UHF / VHF

Murah, Bergaransi, Berkualitas

D PH MURA

FORD FIESTA

280 jt Cashback s/d

25 jt

SWIFT-APV-SX4-X OVER

MUDAH & CEPAT

DP mulai 10 %

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

DP 10% Proses

DP mulai 10%

Gran Max Pick up

Express

DP

Xenia VVT-i

  A

Undangan & Souvenir tak

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “ “DAHSYAT DAHSYAT� � Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

Hubungi :

DRAGON

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

LUXIO

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt

T

THERAPY

Innovation for Tomorrow

TRANSPORT MELAYANI : - Antar Jemput Luar - Dalam Kota - Menerima pengiriman dokumen & Paket TUJUAN : - Sintang - Pontianak (PP)

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Telp Iklan : 0561-721229

Pontianak - Putussibau

085650820539 081257268829

194 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT

Hp: 08125721381 / 085252465555

TOKO NAVIGASI Jl. Agus Salim 36 Ptk.

0561-760452


5 jendela usaha Selular

China Memiliki Sistem Operasi Mobile Sendiri

Sarung Galon Boneka Banyak Diminati

Perusahaan asal China yang bergerak di bidang eCommerce, Alibaba, telah berhasil meluncurkan sistem operasi mobile sendiri akhir pekan lalu. Kehadiran Alibaba di pasar peranti lunak smartphone, membuat perusahaan itu sejajar dengan Apple dan Google. Smartphone berbasis OS Alibaba ini akan diluncurkan di Beijing pekan depan, terang juru bicara Alibaba Florence Shih, kepada AFP, yang dilansir Minggu (24/7). Ditambahkan oleh Shih, ponsel cerdas ini nantinya akan diperkirakan akan dibanderol dengan harga 2 ribu yuan (USD309) dan 3 ribu yuan, tergantung jenis perangkatnya. Namun yang jelas, setiap ponsel akan dibenamkan fitur mapping dan instant messaging.Penjualan ponsel di China pada kuartal pertama 2011 ini mencapai 19,91 juta atau mengalami kenaikan 4,8 persen dari kuartal sebelumnya. Demikian hasil laporan Analysys Internasional yang berbasis di Beijing.Sebagai langkah awal, keinginan China memiliki sistem operasi sendiri ini mendapatkan sambutan yang spkeptis melihat prospek Alibaba dalam menghadapi pasar yang crowded yang dikuasai oleh Google Android, iOS, Symbian, OS BlackBerry. Ini merupakan tantangan bagi sistem operasi yang kecil untuk bertahan di pasar agar bisa stabil, terang Li Muzhi, analis Mizhuo Securites, asal Hong Kong. Jika Alibaba ingin sukses, maka harus menjadi platform terbuka dan mempunyai banyak aplikasi yang tidak hanya berfokus pada keuntungan akan tetapi keuntungan manufaktur, terangnya lagi. (tyo/okz)

Icip-icip

handmade. Karena proses pembuatannya cukup rumit, ujarnya. Ia pun memadukan beragam bahan, seperti katun, busa dan dakron dalam pembuatan sarung g alon ini. Kini, Wahyu mempunyai puluhan model sarung galon yang dihiasi boneka. Ia memilih tokoh-tokoh kartun seperti Mickey Mouse, Winnie the Pooh, hingga bentuk-bentuk hewan untuk bonekanya. Tapi, yang paling laris adalah sarung galon boneka koki, ujarnya. Harga jual sarung galon ini berkisar Rp 55.000. Saat ini, Wahyu pun masih berkonsentrasi menggarap pasar Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan penjualan lewat internet. Pembeli produknya kebanyakan adalah ibu rumahtangga atau pekerja kantoran yang membeli dalam jumlah banyak untuk dijual kembali di Facebook, Kaskus, komunitas ibu-ibu rumahtangga dan kantor. Sebagai antisipasi pasar menjadi jenuh, Wahyu pun rutin meluncurkan model-model baru. Saya mengganti model

Usaha pembuatan sarung g alon ternyata bisa mendatangkan omzet besar. Perajin sarung galon ini jeli melihat pasar dengan memproduksi sarung galon berhias boneka atau motif kartun. Sebulan, mereka pun bisa mendulang omzet hingga puluhan juta rupiah. Mempercantik dapur tak hanya dengan menampilkan perabot unik atau perpaduan warna yang menarik. Bagi pengguna air minum isi ulang, tentu juga ingin galon air tidak tampil polos. Mereka pun menutup kemasan galon itu dengan beragam penutup yang menarik. Salah satunya, menutup galon air itu dengan sarung galon dengan bentuk yang lucu, seperti yang dibuat oleh Wahyu Ari Chandra. Pemilik UD Tumbuh Jaya di Semarang ini memproduksi sarung galon berhias boneka. Alhasil, sarung galon ini tak hanya berfungsi sebagai pelindung galon dari debu, tapi juga menjadi dekorasi atau penghias ruangan. Wahyu membuat semua penutup galon ini secara

Bahan: 1 buah tahu putih, tiriskan, haluskan 75 g udang kupas,cincang halus 1 batang daun bawang, iris halus 2 sdm tepung terigu 1 kuning telur ayam ½ sdt merica bubuk 1 sdm kaldu ayam bubuk Sambal Kacang: 150 ml air matang 1 sdm air jeruk limau Haluskan: 3 sdm kacang tanah, goreng 2 buah cabai merah 1 siung bawang putih 1 sdt gula pasir 1 sdt garam

Guntoro sendiri memasarkan produknya ini di pusat perbelanjaan Ramayana di Kediri dan di Paragon, Semarang. Guntoro mengungkapkan, dia membuat Mr Carrot itu karena minuman berbahan baku sayuran belum banyak dijajakan. Saya melihat minuman dari wortel itu belum ada, kata Guntoro. Karena berbahan baku wortel, dia mengklaim bahwa Mr Carrot mengandung banyak vitamin A. Survei kami menyebutkan,

JUAL RUMAH

SINTANG

SAMBAS

JUAL TANAH

JUAL RUMAH

Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

MELAWI

SINGKAWANG

JUAL RUMAH

Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

SANGGAU

BENGKAYANG

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

Intel P6200 DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1"

HP Pavilion G4-1002TX Ci3 Intel Core i3-2310M with Sandy Bridge DDR3 2 GB HDD 500GB ATI RADEON 1 GB

FREE + Voucher 150.000

Rp 3.310.000 HP Pavilion G4-1003TX Ci5 Intel Core i5-2410M with Sandy Bridge DDR3 2 GB HDD 500GB ATI RADEON 1 GB

Rp 5.730.000

Rp 6.560.000

ADVAN P3N-51125

Toshiba C600-1001U C2D

Intel Atom Dual Core DDR2 1 GB HDD 250GB LED 13.3"

Intel Core 2 Duo DDR3 1 GB HDD 500GB LED 14.1" Intel HD Graphic

Rp 3.299.000

Rp 2.599.000

Rp 4.520.000

ADVAN G4i-35132T Ci3

ADVAN G4i-35132NT Ci3

ADVAN Deskbook

Intel Core i3-350M DDR3 1GB HDD 320 GB LED 14.1"

Rp 3.799.000

Intel Core i3-350M DDR3 1GB HDD 320 GB LED 14.1" Nvidia G Force 512Mb

Rp 4.099.000

Intel Dual Core E5500 DDR3 1 GB HDD 320GB Layar 15.6" All In One PC

Rp 3.099.000

CQ42-359TU P6200

Cash Back 450.000

Intel Atom N550 DDR3 1 GB HDD 320GB

Cash Back 80.000

Rp 2.870.000

Cash Back 80.000

Cash Back 170.000

FREE + Voucher 100.000

HP MINI 110 (W7 Starter)

Intel P6200 DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1"

Rp 3.800.000 HP Probook 4420s Ci5

Rp 4.050.000 Intel Core i3-380M DDR3 1 GB HDD 320GB LED 13.3" Intel HD Graphic

Rp 5.450.000

Rp 5.880.000

Toshiba Pro C640-1022U Ci3

Printer Canon IP 2770

Rp 5.480.000 ADVAN M4-33125 Athlon AMD Athlon II Dual Core DDR3 1 GB HDD 250GB LED 14.1" Ati Radeon HD 4250

Rp 3.299.000

Intel P6200 DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1"

Toshiba L630-1078U Ci3

Intel Core i5-480M DDR3 2 GB HDD 500GB Intel HD Graphic

Intel Core i3-380M DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1" Intel HD Graphic

CQ42-457TU P6300

PRINTER WARNA MURAH!!!!!

Komp Batara Indah 1 Blok ii no 18. 2 Lt, 4 kmr, PLN, PDAM. Sebidang tanah jl karet tepi jln luas 10x20. Tanah kaplingan 18x10 d sungai raya dalam. Hub: 08125733579.

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : • • • • • •

Deny Jaiz Hadi Uray Yuzo Solihin

: : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 0561-7092490 0561-7557007 085345038038

Cash Back 450.000

PAKET 25X TERBIT

744880

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

Jl.Tabrani Ahmad Gg. Peramas Dalam No.6A Full Keramik,PLN, PDAM,1 KM,1 WC, 2 KT, Hrg 200 Jt Nego Hub : 081345293798081256706358

Jalan Setia Budi No.26 Pontianak No. Telp 0561740660/740770 Fax. 0561747351 CQ42-401AU AMD Athlon AMD Athlon II Dual Core DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1" ATI RADEON HD 4250

Rp 400.000

Rp 3.790.000

Printer Canon MP 258

Huawei E153 + 3 bln Flash

G42-372TU Core i3 Intel Core i3-380M DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1" Intel HD Graphic

Cash Back 300.000

ADVAN G4D-62132 P6200

Intel Atom N550 DDR3 1 GB HDD 320GB

SEDOT WC HUB TELP.

Cash Back 340.000

Rp 4.950.000

Cash Back 100.000

Intel Core i3-2310M with Sandy Bridge DDR3 1 GB HDD 500GB

HP MINI 110 (LINUX)

PEMANGKAT Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

EKO SERVICE

2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000

HP Pavilion G4-1002TU Ci3

pur jeruk, dan wortel dengan tambahan jeli. Untuk investasi kemitraan, Guntoro menawarkan investasi terendah sebesar Rp 7,5 juta. Dengan investasi sebesar ini, mitra akan mendapatkan booth, seragam, banner, pemanas, blender, bahan baku, dan perlengkapan kerja plus biaya pelatihan karyawan. Selain itu, Guntoro menyediakan paket investasi Rp 40 juta. Dengan paket ini, mitra mendapat lima booth, pemanas,

BANTUAN MODAL

Campur tahu putih dengan udang, duan bawang dan bahan lainnya hingga rata. Bentuk adonan bulat pipih. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Sambal Kacang: Aduk bumbu halus dengan air dan air jeruk hingga rata. Sajikan perkedel dengan Sambal Kacang. (dtk)

Rp 3.250.000

minuman wortel dikonsumsi oleh mereka yang sadar kesehatan, seperti dokter, klaim Guntoro. Untuk memproduksi Mr Carrot dalam bentuk instan, Guntoro bekerja sama dengan pabrik jamu. Karena itu, dia mengemas bubuk instan Mr Carrot sesuai dengan standar industri jamu. Guntoro menjual Mr Carrot di rentang harga Rp 3.500 hingga Rp 5.000 per gelas. Mr Carrot sendiri mempunyai tiga varian, yakni wortel polos, wortel cam-

Guntoro bilang, setiap booth bisa menjual 40 gelas sehari. Jika harga segelasnya hanya Rp 5.000, dalam sebulan omzet booth minuman ini bisa mencapai paling tidak Rp 6 juta. Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, Amir Karamoy, menilai positif kemitraan minuman berbahan sayuran ini. Ia bilang, minuman berbahan sayuran boleh dikatakan belum ada. Kalau minuman yang menggunakan bahan baku buah sudah banyak, namun dari wortel belum ada, kata dia.Namun demikian Amir mengingatkan, karena usaha ini pionir, ia meminta calon mitra harus hati-hati melihat segmen pasar. Lihat dahulu pasarnya bagaimana, apakah ada peminat atau tidak? Walau investasinya murah tetap sayang kalau usaha kita merugi, ujar Amir. (peluang usaha)

Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

Cara membuat:

FREE + Modem 3G + Perdana Flash

daerah seperti Papua dan Aceh. Konsumen saya adalah ibu rumahtangga yang peduli dengan penampilan dapur, ujar Nita. (peluang usaha)

seragam, banner, blender, bahan baku serta perlengkapan kerja. Investasi sebesar itu sudah termasuk biaya pelatihan bagi para calon karyawan. Agar mitra lebih tertarik, Guntoro membebaskan mitra dari kewajiban membayar royalty fee.

Pola hidup sehat adalah sebuah kebutuhan. Nah, agar hidup kita tetap sehat, tentu banyak caranya. Yang sudah kita kenal adalah berolah raga teratur dan mengudap makanan bergizi. Tetapi, olah raga dan asupan makanan saja belum cukup. Minuman yang sehat dan penuh vitamin juga perlu untuk menyempurnakan kebutuhan gizi di badan kita. Itulah sebabnya banyak produsen makanan dan minuman berlomba-lomba membuat minuman nikmat namun tetap kaya gizi dan vitamin. Salah satunya adalah Guntoro Joko Santoso. Pria asal Kediri, Jawa Timur, ini mempunyai produk minuman bernama Mr Carrot. Menilik namanya, kita bisa menduga, minuman ini berbahan baku wortel (Daucus carota). Menurut Guntoro, selain dijual di gerai Mr Carrot, minuman wortel itu juga dikemas dalam bentuk bubuk instan yang dijual di beberapa apotek atau melalui sistem kemitraan. Walaupun baru berdiri tahun ini, Mr Carrot sudah mendapatkan dua mitra di Madiun dan Surabaya.

Tahu yang gurih lembut enak dibuat perkedel dengan tambahan udang. Bagian luarnya kering renyah dan bagian dalamnya lembut gurih. Dicocol sambal kacang, makin dahsyat rasanya!

Intel Atom N475 DDR3 1 GB HDD 250GB

Rp 35.000 per potong. Dengan begitu, omzet Nita bisa mencapai Rp 1,05 juta per hari. Kini, penjualan sarung galon Nita sudah sampai ke

Meneguk Keuntungan dari Minuman Sari Wortel

Perkedel Tahu Udang

HP MINI 210-1102 (RED)

baru setiap dua bulan sekali, ujarnya. Wahyu optimistis pasar sarung galon dengan hiasan boneka ini tetap cerah karena kompetitor masih sedikit. Sayangnya, Wahyu belum bisa memanfaatkannya secara maksimal kesempatan ini karena ia baru memproduksi 24 buah sarung per hari, yang langsung habis diserap pasar. Dengan harga per sarung galon Rp 55.000, omzet Wahyu bisa mencapai Rp 1,32 juta per hari atau mencapai Rp 39, juta per bulan. Selain Wahyu, Nita Novita Saraswati juga memproduksi sarung galon dengan motif tokoh kartun dan binatang di Tangerang. Ia baru mulai usaha ini awal tahun 2011. Awalnya, saya bersama teman memproduksi tas, lalu kami mencoba membuat sarung galon yang ternyata hasilnya bagus, ujar Nita. Hingga kini dia sudah mempunyai sekitar 120 motif. Melalui situs ovit shop miliknya, Nita mampu menjual hingga 30 sarung galon per hari. Namun, harga sarung galon ini lebih murah, yakni

Cash Back 280.000

Info

Senin, 25 Juli 2011

Rp 4.580.000 Huawei E173 + 3 bln Flash

PRINTER WARNA + PHOTOCOPY

Modem Huawei E153 + Perdana Flash 3 bulan

Modem Huawei E173 + Perdana Flash 3 bulan

+ SCANNER

Support up to 3.6Mbps

Speed Asli 7.2Mbps BUKAN UPGRADE-AN!!!

Rp 650.000

Rp 399.000

Rp 439.000


sosialita

6

Senin, 25 Juli 2011

Dihadiri Beberapa Tokoh Nasional

Hari Ini, Peletakan Batu Pertama Universitas Bakti Bangsa

M. Syuaib. MS, Direktur Yayasan Universitas Bakti Bangsa.

KUBU RAYA. Pembangunan Yayasan Universitas Bakti Bangsa (YUBB) sekaligus kampus Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Kabupaten Kubu Raya resmi akan dimulai. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama, hari ini, Senin ( 25/7) di lahan seluas 15 hektar, tepatnya di Jalan Ali Anyang, Kecamatan Sungai Ambawang.. Rencananya, sejumlah tokoh nasional akan hadir pada peletakan batu pertama tersebut, di antaranya, H. Prabowo Subianto, H. Rusman Ali, Bambang Heri Purnomo, serta tokoh nasional lainnya. Sementara untuk tokoh daerah, rencananya akan hadir, Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH, Sekda Provinsi sekaligus Ketua PWNU Kalbar, M.Zeet Hamdy Assovie dan Bupati KKR Muda Mahendrawan, kata M. Syuaib. MS, Direktur Yayasan Universitas Bakti Bangsa, kemarin. Menurut Syuaib, latar belakang terbentuknya YUBB ini

berawal dari berbagai diskusi ilmiah kaum muda yang fokus bergerak di bidang pendidikan. Dari diskusi itu, muncullah gagasan besar untuk berkontribusi dalam menciptakan sumberdaya manusia tangguh, yang memiliki kemampuan intelektual serta basic spiritual yang kuat, sehingga potensi sumber daya manusia yang melimpah ini dapat berguna bagi kemajuan masyarakat, ungkapnya. Sementara Visi dan Misi YUBB kata Syuaib, yakni menjadikan Yayasan Universitas Bakti Bangsa Sebagai Lembaga Perguruan Tinggi Yang berkualitas, bertaraf internasional, yang menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa. Serta mampu menciptakan lulusan yang memiliki pengetahuan ilmiah dan dapat berguna bagi bangsa serta masyarakat. Sedangkan misinya, menjadikan Yayasan Universitas Bakti Bangsa menjadi pusat seluruh aktivitas dari Yayasan Universitas Bakti Bangsa dalam mengembangkan Pendidikan

Tinggi yang dapat menjangkau masyarakat luas dan mutu pendidikan yang berkualitas. Dapat menampung lulusan SMU di Wilayah Propinsi Kalimantan Barat, sehingga memberi kesempatan bagi seluruh golongan masyarakat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, jelasnya. Sejak pendirian Kampus. Pada tahun ini mahasiswa yang kuliah di Kampuas YAYASAN UNIVERSITAS BAKTI BANGSA beranjak naik dari anggka 5.000 mahasiswa hingga angka 20.000 mahasiswa. Adapun Fakultas yang akan menjadi unggulan antara lain Fakultas Pendidikan, Fakultas Tekhnik, Fakultas Antropologidisampaikannya, sebagai bentuk keseriusan YUBB mengembangkan lembaga pendidikan tinggi berkualitas dan dapat menjangkau masyarakat secara luas. YUBB menjalin kerjasama dengan pihak Perguruan Tinggi Swasta yang sudah eksis. Maka sejak tahun 2009 Yayasan Universitas Bakti Bangsa bekerjasama dengan Lembaga Per-

guruan Tinggi yang ada sudah menyelenggarakan perkuliahan klas jauh baik untuk S1 maupun untuk S2. Kerjasama yang sudah kami lakukan, yakni dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Untuk penyelenggaraan Program Pascasarjana, kerjasama ini dilakukan sejak tahun 2009 yang ditandai dengan MoU pada 14 November 2009 antara Bupati Kabupaten Kubu Raya Muda Mahendrawan, SH bersama dengan Direktur Program Pascasarjana Universitas Islam Darul Ulum Lamongan yakni Prof. Dr. Choirul Basor, Drs, SE, M.Pd, meliputi meliputi dua program studi, yakni, jurusan Pemikiran Pendidikan Islam ( M.Pd.I ) dan Bahasa dan Sastra Indonesia ( M.Pd ), jelasnya. Selain itu YUBB juga menjalin kerja sama dengan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AlAnwar Mojokerto Jawa Timur, ditandai dengan MoU yang dilaksanakan antara Yayasan Universitas Bakti Bangsa dengan STIE Al ‒ Anwar Mojokerto

Jawa Timur, Nomor: 55/stie. AA.III/2010 yang ditandatangani pada 15 maret 2010. Program Studi yang menjadi lokus kerjasama antara lain, jurusan Ekonomi Manajemen dan jurusan Ekonomi Akuntansi. Serta kerja sama dengan Universitas WR Supratman Surabaya untuk program SI, ditandai dengan MoU yang dilaksanakan antara Yayasan Universitas Bakti Bangsa dengan Universitas WR Supratman Surabaya Jawa Timur, 25 Februari 2011, dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ilmu Hukum dan Ilmu Teknik. YUBB juga menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP-PGRI) Sumenep, dengan fokus jurusan, Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Bimbingan dan Konseling, Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Pendidikan Matematika, pungkasnya. (wie/*)

Indofood Ajak SDN 41 Sui Ambawang Tanam Pohon PONTIANAK. Untuk memperingati hari anak nasional, Indofood mengajak siswa SDN 41 Sui. Ambawang Kabupten Kubu Raya untuk menanamkan 200 pohon di halaman sekolah. Kegiatan ini adalah salah satu program dari pusat Indofood, untuk memperingati hari anak nasional, dengan menanam pohon yaitu untuk penghijauan lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini kami menyumbang sebanyak 200 pohon, terdiri dari pohon manggis, rambutan, kelapa, lengkuis, langsat, dan pucuk merah, kata Kepala Personalia Indofood, Firman Batuah kepada Equator. Sabtu (23/7). Dijelaskan Firman, karena kebetulan ini hari anak nasional, selain menanam pohon, Indo-

food juga mengadakan perlombaan diantaranya menggambar, makan kerupuk, dan mengambil bendera, yang mana semua dewan guru dan siswa SDN 41 Sui Ambawang sangat antusias sekali dalam kegiatan ini. Dengan ini, kami sangat berterimakasih kepada semua dewan guru dan siswa SDN 41 ini, atas kerjasamanya dalam kegiatan dalam menyambut hari anak nasional, ucapnya. Firman berharap, kepada semua pihak sekolah dan siswa SDN 41 Sui. Ambawang ini, supaya bisa menjaga dan merawat 200 pohon yang telah ditanam. Karena, tanam ini adalah tanaman yang keras, kalau dia tumbuh dan berkembang dengan baik, maka dia bisa di memfaatkan. Ditempat yang sama Wakil

Kepala Personalia,Firman menyerahkan sebanyak 200 bibit pohon kepada pihak SDN 41 Sui. Ambawang secara simbolis. Kepala SDN 41 Sui. Ambawang, Sariyun juga menyatakan kegiatan menanam pohon semacam

ini sangat positif sekali. Karena akan menumbuhkan kesadaran kepada anak-anak didik kami

Firman dan wakil Kepsek SDN 41 Sui. Ambawang, Sariyun. bahwa sangat pentingnya penghijaun itu. Sekarang ini, khusus neg-

ara Indonesia, yang namanya menanam pohon itu untuk penghijaun memang kurang

sekali. Sudah banyak alam kita yang gundul dan pemanasan global, akibat dari ulah manusia sendiri. Otomatis dengan kegiatan yang semacam ini, yang dilakukan oleh pihak Indofood sendiri sangat berperan sekalian dalam mengurangi pengundulan alam dan pemanasan global, katanya. Dengan ini kata Sariyun, kami dari pihak SDN 41 Sui. Ambawang ini, sangat berterimaksih kepada Indofood yang mana dalam rangka hari anak nasional, bersedia mengajak kami untuk menanam pohon dan kegiatan lainnya di sekolah kami. Insallah, kami akan selalu menjaga dan merawat pohonpohon yang sudah ditanam di lingkungan sekolah kami, ucapnya. (hakim).

Kesejahteraan Nelayan Perlu Ditingkatkan

Pengurus DPC HNSI Kota Pontianak Dilantik

Wakil Walikota Pontianak, Paryadi didampingi Ketua DPC HNSI Kota Pontianak, Bani Amin S Pi dan Ketua DPD HNSI Kalbar. PONTIANAK. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kota Pontianak periode tahun 2011-2016 dilantik. Pengurus yang baru itu dilantik dan dikukuhkan oleh JUAL RUMAH Dewan Pimpinan Daerah (DPD Komplek Warga SejahteraKistoro, Jl. KoHNSI) Kalbar, Demetrius myos Sudarso Faslalu : PDAM, Telp, SH Sabtu (23/7) di Takalar Listrik Hub : 085345038038 Convention Hall Grand Hotel Mahkota Pontianak. MELAWI Ketua DPC HNSI Kota PonIngin berlangganan Equator tianak yang baruHarian saja dilantik, di MELAWI Hub 0568-22069 Bani Amin S :Pi mengatakan bawah Kesejahteraan nelayan SANGGAU di Kota Pontianak masih perlu diperhatikan danHarian ditingkatkan Ingin berlangganan Equator pendapatan mereka. di Sanggau Hubkeluarga : 0564-21525 Nah untuk itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja tetapi ada peran serta dari pihak ketiga terutama stakeholder yang ada dipemerintahan dan pen-

PAKET 25X TERBIT

gusaha. Pertama, yang terpenting bagaimana kita menciptakan lingkungan yang kondusif. Kalau usaha mereka aman otomatis apa yang dilakukan juga akan lancar. Dalam artian aman baik itu di darat maupun di laut, SINTANG ungkapnya. Ingin berlangganan & pengecer Kemudian yang kedua, memHarian di Sintang. Hub : peHP. bantuEquator kelancaran dalam 081345184340/08115705595 nyediaan bahan bakar, karena selama ini masih menjadi hamSINGKAWANG batan terbesar untuk kelancaran Peserta musyawarah KUB. Ingin berlangganan Harianperlunya Equator nelayan melaut. Ketiga, di SKWmandat Hub: 081256056477 diberi atau kepercayaan oleh perbankan untuk bisa meBENGKAYANG nyalurkan modal buat mereka. Selama ini di sektor perikanan Ingin berlangganan Harian Equator baik bidang tangkap dan di BKYdi Hub : 085288031117 budidaya lirikan-liran dari bank masih banyak pertimbanganpertimbangan. Jika ketiga item ini didorong dengan tekad yang bulat, maka

2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

BOING 737

JKT - P. PINANG

2x

jam : 08.35, 14.30 Telp. (0717) 437 183, 436 980/82

4x

jam : 07.05, 08.10 11.50, 16.50 Wib Telp. (0561) 734488

JKT - BANJARMASIN

1x

jam : 16.30 Wib Telp. (0511) 58996

JKT - BALIKPAPAN

1x

jam : 07.30 Wib Telp. (0542) 739225

PNK - JOG - SUB (PP)

1x

jam : 14.20 Wib

BALIKPAPAN-TARAKAN

1x

jam: 09.35 Wib Telp. (0542) 887 0808

PONTIANAK-

EKO SERVICE

SEDOT WC

744880

JKT - SEMARANG

2x

jam : 06.00, 16.30

3x

jam : 08.00, 10.40, 16.00 Telp. (0761) 856 031

JKT - PALEMBANG

1x

jam : 13.10

jam : 10.50, 14.00 Telp. (0741) 7550643, 7551861

jam : 07.00, 17.05 13.00, Telp. (061) 451 2080

JKT - PADANG

3x

jam : 07.00, 10.50, 16.20 Telp. (0751) 446600

YOGYAKARTA

BATAM - MEDAN

JKT - MANOKWARI

PNK - KUCHING

jam : 20.00, 22.45 Telp. (0967) 550666, 683, 684

jam : 21.00, 04.00 (SOQ) (Selasa, Rabu, Sabtu) 03.00, 22.45 Jam : 22.45 (UPG) (Selasa, Kamis, Jumat, Minggu) Telp. (0986) 215666, 835, 836, 837, 838

JKT - SURABAYA

7x

jam : 06.00, 07.15, 09.15 14.30, 17.20, 19.20, 21.00 Telp. (031) 504 9666

2x

jam : 09.05, 15.30 (Balikpapan) Telp. (0431) 877 878, 879 674/77

JKT - MAKASAR

3x

jam : 07.14 (SUB), 10.20 21.00 (SUB) Telp. (0411) 365 5255

JKT - KUPANG

jam : 06.00 14.30 (SUB) Telp. (0380) 830555

-SURABAYA

kemana-mana. Nah apabila organisasi perikanan sudah menyatu denga pemerintah bersama-sama menggiring pembagunan ini maka ketiga sektor yaitu kesehatan, pendidikan dan pelayanan umum ini akan berubah menjadi lebih baik tegas Bani. Di tempat yang sama Ketua Panitia Hendri Rifai, mengatakan bahwa selama ini nelayan cendrung berjalan sendiri-ssendira tanpa ada yang mengarahkani. Besar harapan saya dengan adanya himpunan nelayan ini bisa dijadikan wadah MODAL bagi nelayan BANTUAN untuk menyampaikan keinginan Hibah Bantuan modal Usaha Hub : mereka. Kita selaku organisasi 082154360123 bisa memfasilitasi hal tersebut, ungkapnya. Ketua Panitia sekaligus KasubJUAL RUMAH Setelah itu Hendri menambahbag Hukmas. kan peserta yang ikut sebayak Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PAM, dengan telp, 3KT, rincian 1KM, tp 130PLN, orang strategis, hrg nego. Hub : 762813 70 nelayan, 20 nelayan budidaya dan 40 orang bidang Komp. Mitra Indah Utama 6diC.61 Type pemasran. Semoga kedepan 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam organisasi ini bisa menjadi waHub : 081257989839 dah yang maksimal. Sehingga PEMASANGAN IKLAN apa saja yang menjadi aspirasi HUBUNGI dan keinginan dari para: nelayan bisa sampai: kepada stakeholder • Deny 0811570832 • Jaiz ada,: harap 0561-7911322 yanga Hendri yang • Hadi 081345645582 juga ketua :: bagian investasi bi• Uray 0561-7092490 dang penangkapan di DPC HNSI • Yuzo : 0561-7557007 • Solihin : 085345038038 Kota Pontianak ini. Pada kesempatan tersebut hadir juga Wakil Walikota Pon-

JKT - JAYAPURA

Telp. (0274) 32262

JKT - MANADO

JKT - MEDAN

3x

jam : 16.10, 18.10

Telp. (0711) 378 666

JKT - JAMBI

2x

2x

Kedepan harapan kita SDM nelayan perlu ditingkatkan melalui pendidikan formal seperti sekolah perikanan. Sehingga nanti bisa menjadi pelaku usaha perikanan itu sendiri. Dengan bertambahnya pengetahuan tentang teknologi penangkapan, maka penghasilan juga bisa meningkat ketimbang secara manual yang kita lihat, harap Ketua DPC yang baru dilantik ini. Adapun langkah pertama yang akan pengurus laksanakan adalah mencoba calling down organisasi berupa musyawarah atau rapat kerja untuk melakukan inventarisir setiap bidangbidang. Bidang yang dimaksud meliputi bidang tangkap, bidang JUAL TANAH budidaya perairan dan pengolahan hasil Setelah itu6baru kita Komp. Mitra.Indah Utama C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam menyusun program kerja yang Hub : 081257989839 mengacu pada skala prioritas dari masing-masing bidang. JUAL RUMAH Dari hasil itu baru dibahas bersama-samaAhmad pengurus untuk Jl.Tabrani Gg.DPC Peramas ditawarkan pemerintah Dalam No.6Akepada Full Keramik,PLN, kota maupun propinsi. PDAM,1 KM,1 WC, 2 KT, Hrg 200 Ini kira-kira program kerja Jt Nego Hub : 081345293798081256706358 yang kita tawarkan untuk setahunBatara berikutnya, sehingga Komp Indah 1 Blok ii no 18. dari 2muncul Lt, 4 kmr, PLN,bawah PDAM.program Sebidang pemerintah yang akan memtanah jl karet tepi jln luas 10x20. Tabantu pelaku18x10 pengusaha nah kaplingan d sungaiperiraya kananHub: itu tepat sasaran, tepat dalam. 08125733579. guna dan tidak menyimpang

Telp. (024) 3549888

JKT - YOGYA JKT - PEKANBARU

PNK - JKT

apa yang selama ini nelayan kita anggap termarjinalkan, terpinggirkan mungkin secara bertahap pendapatan dan kesejahteraan mereka akan meningkat , tegas Bani. Kemudian Bani menambahkan, mengenai bantuan pemerintah khususnya di Kota Pontianak sebagaimana dilaporkan oleh beberapa pengurus HNSI, untuk di budidaya perikanan mereka mendapat bibit ikan. Di bidang penangkapan masih belum dapat alokasi anggaran. Hal ini penting apalagi pemerintah mencanangkan akan merekonstruksi kapal. Kita berharap kapal-kapal nelayan Kota Pontianak yang sebagian kecil itu masih menggunakan dibawah SAMBAS sepuluh grosstone untuk melaut, bisa ditingkatkan, tambahnya. Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : dibandingkan 085245698977 dari Apabila segi fasilitas armada baik itu angkut PEMANGKAT maupun penangkapan nelayan luar negeri cangBerlangganan Harianlebih Equator di gih. Untuk itu, maka Pmngkt Hubmenantang : AGUS 081256032440 Sumber Daya Manusia (SDM) dari masyarakat perlu ditingkatkan. Bisa berupa pelatihan-pelatihan, pengenalan pada alat yang memang layak untuk digunakan selama itu ramah lingkungan. HUB TELP. Mengapa demikian? Hal ini Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di dikarenakan alat-alat tangkap bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) mereka sudah menggunakan DISCOUNT 60% GARANSI tekhnologi tinggi.

jam : 16.15 Telp. (0778) 458 866

jam : 11.25 (Selasa, Kamis, Minggu) Telp. (082) 244299

JKT - GUANGZHOU Jam. 08.10 (Selasa, Kamis, minggu)

JKT - DENPASAR

2x

Reservasi JAKARTA

(021) 3840 888 Kantor Cabang : Kelapa Gading : (021) 45851555 Bandung : (022) 6046699 DARI TERMINAL 1B BANDARA SOEKARNO-HATTA Computer Sabre/Abacus

PNK - BATAM

jam : 14.50 (Senin, Rabu, Jumat, Sabtu) Telp. (0778) 458 866

PONTIANAK YOGYAKARTA SURABAYA BALIKPAPAN (PP) TERBANG SETIAP HARI DENGAN

JKT - JEDAH (PP) (PAKET UMRAH)

BOING 737 AIR BUS 319

-SINGAPURA -JEDAH

Reservasi PONTIANAK

atau hubungi BIRO PERJALANAN ANDA

PNK - SINGAPURA Selasa, Kamis, Minggu Jam 13.25

PROGRAM ANGSURAN UMRAH YANG DISELENGGARAKAN BATAVIA AIR BEKERJA SAMA DENGAN PPUH YANG DITUNJUK

(0561)734488

Telp. (0361) 767 633 jam : 07.10, 14.00, 16.50 Telp. (0778) 458 866

penyuluhan dan pembinaan tentang kebijakan. Kebijakan yang berlaku, teknologi serta meningkatkan etos kerja yang dapat memperbaiki taraf hidup nelayan secara khusus dan perekonomian secara umum. (kiki)

UMRAH

jam : 13.15, 19.45

JKT - BATAM

3x

tianak, Paryadi sebagai Dewan Kehormatan di DPC HNSI Kota Pontianak. Dalam sambutannya Paryadi berharap HNSI dapat memberikan advokasi pada nelayan dan menjalin kerjasama antar nelayan, pemerintah, dan stakeholder dalam memberikan

Trust Us To Fly Harga Paket Umrah Mulai

Rp. 12.500.000,Paket Perjalanan Umrah selama 9 hari 7 malam Paket umrah diangsur dengan jangka waktu angsuran: - Paket angsuran 6 bulan - Paket angsuran 12 bulan - Paket angsuran 24 bulan - Paket angsuran 36 bulan


7

sambungan

Banyak Warga Buang Sampah di Sungai BENGKAYANG. Wakil Bupati Bengkayang Agustinus Naon mengatakan bahwa Bumi Sebalo yang dikenal kaya akan sumber daya alam berupa potensi keanekaragaman hayati ini perlu kiranya dilestarikan. Salah satunya dengan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup. Duta Lingkungan Hidup dapat untuk mengapresiasi masyarakat/generasi muda yang memiliki dedikasi tinggi dalam melestarikan lingkungan, sebagai salah satu bentuk upaya dalam mencarikan solusi

guna menjawab permasalahan lingkungan yang ada, ungkap Naon, belum lama ini. Naon menjelaskan, Duta Lingkungan Hidup dapat menyampaikan pesan-pesan moral mengenai lingkungan kepada masyarakat dan juga dapat melakukan aktifitas - aktifitas yang berpihak pada lingkungan dan memiliki komitmen serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Saya berharap dengan keikutsertaan Kabupaten Bengkayang dalam Pemilihan Duta Ling-

kungan Hidup tingkat provinsi dapat membawa harum nama kabupaten yang kita cintai ini, khususnya di bidang Lingkungan Hidup, harapnya. Sementara itu, Umar, salah seorang warga Bumi Emas yang berdomisili di tepian Sungai Sebalo mengungkapkan, dulu sungai ini sangat bersih dan jernih, karena dipengaruhi pencemaran lingkungan, sungai ini menjadi kotor dan dijadikan tempat aliran limbah PETI. Kebersihan Sungai Sebalo mengalami pencemaran. Sungai

Bantu Nelayan kan proses perizinan. Perizinan sudah kita urus, dan sekarang tinggal menunggu rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kayong Utara, jelasnya. Diakui H Marhali, sudah seharusnya SPBN berdiri di Kabupaten Kayong Utara khususnya di Teluk Batang. Sebab, Kabupaten Kayong Utara sebagai daerah peisisir yang masyarakatnya sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Potensi laut Kayong Utara sangat berlimpah. Namun apalah artinya potensi itu kalau masyarakatnya tidak bisa melaut lantaran tidak

.... . dari halaman 1

ada BBM. Makanya, kita akan siapkan SPBN agar para nelayan bisa maksimal melaut sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga termasuk daerah dari hasil laut yang didapatkannya, kata H Marhali. Rencana dibangunnya SPBN di Kecamatan Teluk Batang juga mendapatkan apresiasi dari Sales Area Manager (SAM) Retail Region VI Kalbar, Ibnu Choldun. Dikatakannya, PT Pertamina (Persero) sebagai salah satu BUMN yang bergerak mendistibusikan BBM ke pelosok tanah air terus berupaya maksimal

guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. Masyarakat nelayan memang seharusnya diperhatikan, dan mereka layak untuk mendapatkan BBM bersubsidi, kata Ibnu Chldun. Hal serupa juga disampaikan Wakil Bupati Kayong Utara, Ir H Muhammad Said. Orang nomor dua dijajaran eksekutif Kayong Utara ini setuju dibangunnya SPBN di Kecamatan Teluk Batang. Kita sangat respons atas rencana Pak H Marhali memabngun SPBN ini, diharapkan nelayan tak lagi kesulitan mendapatkan BBM

Berbagai Marga Untuk acara sembahyang Dewa Kwan Kong yang kita lakukan ini juga secara kebetulan bersamaan dengan kalender nasional yang juga jatuh pada tanggal 24 Juli 2011, kata Pak Aseng sapaan akrab Lim Mong Seng . Dikatakan Aseng, bagi umat Konghucu ada tiga sembahyang besar yang dilakukan dalam setahun. Selain sembahyang untuk penghormatan kepada Dewa Kwan Kong, di waktu yang lain penganut Konghucu juga menggelar sembahyang untuk penghormatan kepada Dewi Samudera atau yang dikenal Thian How Sia Bo dan Dewa Tua

bersubsidi, ujarnya. Sebelumnya, nelayan asal Sukadana, Jamaludin pernah mengadukan keluhannya untuk mendapatkan BBM kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr Ir Fadel Muhammad sewaktu peresmian Unit Pengolahan Ikan (UPI) PT Industri Perikanan Sukadana. Mendapatkan BBM untuk pergi melaut, diakuinya, tidak hanya tergolong mahal namun juga sulit didapat. Harga solar yang kita beli berkisar Rp 6.500 dari harga standar di SPBU hanya Rp 4.500, jelasnya. (lud)

.... . dari halaman 1

Pekong yang dikenal sebagai Dewa Penguasa Bumi. Dalam acara sembahyang itu, masing-masing penganut Konghucu berdoa guna memanjatkan rasa sukur. Serta berdoa dan apa-apa yang menjadi keinginannya ke depan, Pak Aseng mengisahkan. Umat Konghucu yang datang ke Kelenteng untuk sembahyang selalu diiringi pemukulan beduk yang dilakukan Chong Pek Kiung. Cong juga ditugaskan sebagai penjaga Kelenteng Thian How Sia Bo. Pemukulan semacam beduk ini menandakan bahwa doa yang kita panjat-

kan kepada Tuhan dikabulkan, ucapnya. Di acara sembahyang sekali dalam setahun ini, dilanjutkan Aseng, penganut Konghucu dari berbagai marga dan latar belakang datang berbondong dan bergiliran. Termasuk, Ketua MABT KKU, Bun Fa serta Ketua Harian Vihara Maha Ratna Sukadana, Fang Kit Hiong datang menunaikan sembahyang. Selain penganut Konghucu dari Sukadana dan sekitarnya juga datang dari Melano termasuk dari Ketapang juga melaksanakan sembahyang di Kelenteng ini, ujarnya.

Wawan Memukau Marketing HM Sampoerna Kalbar dijumpai di SSA, kemarin. Pada sesi acara rolling thunder, jumlah peserta yang ikut melebihi 350 kendaraan. Mereka melakukan konvoi melewati sejumlah jalan protokol di Kota Pontianak. Sementara dalam modification contest, peserta juga antusias. Jumlah peserta yang ikut cukup banyak. Totalnya mencapai 25 orang, beber Udik yang saat itu didampingi Sales Area Manager HM Sampoerna Kalbar, Razali. Antusias warga juga sangat tinggi menyaksikan Wawan

yang melintasi kota Bengkayang ini menjadi tempat bagi warga untuk membuang sampah. Bukan itu saja, air sungai ini juga dicemari oleh limbah penambang emas tanpa izin (PETI), keluhnya. ia melanjutkan, pencemaran lingkungan sungai itu bertambah parah dengan kurangnya kesadaran warga. Warga dengan gampangnya membuang sampah ke sungai. Warga tidak malu menggunakan jembatan sebagai tempat untuk mencampakkan sampah itu ke sungai. (cah)

Menurut catatan sejarah, Kwan Kong bermarga Kwan, namanya Yi, juga bernama Yin Chang alias Chang Sen, hidup di zaman Sam Kok (tiga kerajaan) di Tiongkok. Dia bersama Liu Pe dan Chang Fe tiga orang menjadi saudara angkat di taman Dao, dalam sejarah dikenal dengan nama Dao Yuan San Ciek Yi . Kwan Kong adalah seorang yang jujur, bersih dan penuh setia. Setia pada kawan dan juga pada negara, Jasa-jasanya sangat besar, dia menolong rakyat banyak dan sangat berwibawa. Imlek tanggal 24 bulan 6 adalah hari kebesaran-Nya. (lud)

.... . dari halaman 1

Tembong dan rekannya, Wicaksono melakukan aksi free style menggunakan sepeda motor. Para pengunjung tampak terkagum-kagum dengan beberapa varian aksi free style yang diperagakan kedua bikers tersebut. Wawan yang lahir di Jawa Tengah memang memiliki segudang prestasi dalam bidang free style. Ia pernah menjadi best of the best free style selama tiga tahun, masing-masing tahun 2008,2009, dan tahun 2010. Prestasi terahir Wawan adalah Best Stunt Ride Indonesia 2010. Kepada Equator, wawan men-

gaku awal terjun ke free style tahun 2007. Sebelumnya, saya menekuni ricer, ujar Wawan. Hampir sama dengan Wawan, Wicaksono awalnya juga tidak menggeluti free style. Saya awalnya menggeluti free style menggunakan sepeda jenis BMX, kata pria 23 tahun tersebut. Bergabungnya Wicaksono dalam komunitas free style menggunakan sepeda motor berawal dari sebuah cerita lucu. Sepeda BMX yang seharihari ia gunakan untuk melakukan atraksi free style dipinjam seorang rekannya, sekitar tahun

2007 lalu. Setelah saya mau ambil, ternyata sepeda yang dipinjam teman saya itu sudah diganti dengan sepeda jenis lain. Sepeda saya sudah dijual oleh teman saya itu, lanjut Wicaksono. Mahasiswa semester lima salah satu universitas di Jakarta itu melanjutkan, karena sudah tidak memiliki sepeda, ia kemudian bekerja. Hasil kerja tersebut dibelikan sepeda motor. Saya awalnya melihat orang bermain free style menggunakan motor. Saya kemudian tertarik mencoba, pungkasnya. (bdu)

Spesial Promo

IDACHI STORE STORE 60 Disc

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Slimming Under Garmen

Hanya 765 / 306 Ribu

Power Yoga

Hanya 1.350 / 658 Ribu

New Orbitrack

Sandal Kesehatan

New Europa Pan

FS 728-6

Ab Swing Pro Hanya 1.250 / 488 Ribu

Hanya 800 / 368 Ribu

Hanya 5.350 / 2.888 Ribu

Hanya 300 / 188 Ribu

FS 201

Platinium bike

Hanya 408

Ribu

Foot Therapist Hanya 2.750 / 1.068 Ribu

FS 280 A New Crosstrainer

Hanya 8.875 / 3.988 Ribu

Fs Shaper Hanya 1.835 / 1.088 Ribu

Hanya 3.150 / 1.988 Ribu

Treadmill

S/d

Selama Persediaan MASIH ADA Tgl 16 Juli s/d 22 Juli 2011

Hanya 7.650 / 3.788 Ribu

FS 1405A

Air Walker

Hanya 3.750 / 1.958 Ribu

(Best Seller)

Cocok Untuk Melayani Pesan Antar

: Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain : Grosir dan Eceran Note : Stock Terbatas, Hanya 1 Minggu Bonus Langsung : 1 Unit Eye Masager Utk Pembelian Di Atas Rp. 3 Jt : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim) SMS 087883556888

Senin, 25 Juli 2011

Kota Pontianak Kepada yang belum berhasil juga jangan putus asa karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, jadi harus terus giat dan kejar prestasi, ucapSaid. Ketua Panitia Kejurprov Kalbar Catur Kalbar ke 42 tahun 2011, Ramli, AMa Pd kepada Equator, Minggu (24/7) menjelaskan, nomor yang dipertandingkan meliputi 12 nomor terdiri dari senior putra, junior usia 12 tahun putrid dan putrid, 14 tahun putra dan putrid, 16 tahun putra dan putrid, dan 18 tahun putra dan putri serta 20 tahun putra dan putri dan juga veteran. Ramli yang juga Ketua Pengkab Percasi Kayong Utara mengatakan, di kelompok senior juara pertama direbut MN Murzon HA dari Kapuas Hulu dan MN Evan Effendi dari Kabupaten Ketapang merebut juara kedua, sedangkan MN Gustri Fred Firmansyah dari Kota Pontianak di urutan ketiga. Sedangkan di kelompok veteran, atlet catur dari Kabupaten Landak keluar sebagai juara pertama atas nama MN Zulkifli. Disusul MN Sukanda dari Kota Pontianak dan H

Hairurrasyid dari Kabupaten Ketapang di posisi kedua dan ketiga. Selanjutnya, di kelompok junior A putra, Darmawan dari Kabupaten Ketapang keluar sebagai juara pertama. Disusul atlet dari Kota Pontianak, Robert Sunaryo merebut juara kedua dan Joni Irfandi dari Kabupaten Kayong Utara bertengger di posisi ketiga. Sedangkan di kelompok junior B putra, Panggah Seksomo dan Kurnia Firdaus dari Kota Pontianak keluar sebagai juara pertama dan kedua. sedangkan juara ketiga direbut Sabianus Putra dari Kabupaten Landak. Selanjutnya, di kelompok junior C putra, Dodi dari Kabupaten Kubu Raya berhasil menjadi yang terbaik. Diikuti Hendra dari Kayong Utara di posisi kedua dan Zaki Ruhyaman dari Kota Pontianak diurutan ketiga. Berikutnya, kelompok junior D putra di posisi pertama direbut Torchis Siahaan dari Kota Pontianak. Sedangkan di posisi kedua dan ketiga masing-masing direbut Irfan dari Sintang dan Luthfi Imanuddin dari Kota Pontianak. Di kelompok junior E putra,

Melayani Ratusan Jumlah kontainer yang keluar masuk TIP mengalami peningkatan tajam pada bulan Mei 2011. Pengelola TIP mencatat, pada bulan Mei 2011 ada sekitar 417 kontainer yang keluar masuk fasilitas itu. Pada bulan Juni 2010, jumlah kendaraan kontainer yang keluar masuk fasilitas itu kembali mengalami peningkatan, yakni mencapai 440 mobil kontainer. Sementara untuk kendaraan jenis truk, pihak pengelola TIP masih belum melakukan pendataan.

Sejauh ini penggunaan fasilitas TIP masih dalam tahap promosi. Pengelola belum mengenakan tarif penyimpanan barang dalam batas waktu 3 hari di fasilitas milik Negara kerajaan tersebut. Ke depan, pengelola akan mengenakan tarif untuk barang yang disimpan di fasilitas tersebut. Untuk satu ton barang yang disimpan, tarifnya sebanyak RM 12,5 per ton untuk tiga hari pertama. Sementara untuk hari keempat hingga seterusnya, barang yang disimpan akan dikenakan tariff

Fadel Prihatin Bahkan, diakui Fadel, pihaknya juga sudah pernah membahas persoalan ini kepada pihak Pertamina di Jakarta. Kebutuhan BBM khususnya bagi nelayan selalu jadi persoalan. Dan keluhan ini, bukan hanya di Kabupaten Kayong Utara namun hampir terjadi di seluruh daerah di tanah air, kata Fadel. Kebutuhan BBM untuk nelayan, diakui mantan Gubernur Gorontalo ini, secara nasional sekitar 2,5 juta kilo leter pertahun. Sedangkan, kuota yang diberikan Pertamina dalam pertahun baru berkisar 700 kilo liter. Coba lihat perbandingannya dan anda bisa bayangkan,

jadi sangat wajar kalau BBM nelayan ini selalu dikeluhkan, dan saya juga sangat prihatin melihat kondisi nelayan kita yang sampai sekarang masih miskin, ucap Fadel yang akrab dengan pengusaha sukses asal Kalbar DR H Oesman Sapta Odang (OSO). Wakil Gubernur Kalbar, Drs Christiandy Sanjaya SE MM mengungkapkan, lebih dari tiga ribu warga di Kabupaten Kayong Utara tercatat sebagai nelayan. Angka ini menunjukkan, bahwa masyarakat nelayan di Kalbar tertinggi berada di Kayong Utara. Jika dipersentasekan di tingkat Kalbar maka angka masyarakat nelayan di Kayong Utara ini sekutar 25

Rp 1,7 Triliun Ketidakwajaran itu terungkap dari paripurna istimewa hasil pemeriksaan BPK RI terhadap laporan keuangan Pemprov Kalbar APBD 2010 di Gedung DPRD Kalbar, Kamis (21/7). Anggota VI BPK RI, Rizal Djalil menghadiri paripurna itu sekaligus memberikan sambutan. Hal-hal yang tak wajar mengenai aset itu meliputi tanah, gedung dan bangunan, jalan, jaringan, instalasi, peralatan, mesin dan aset tetap lainnya. Menurut Retno, terdapat perbedaan saldo aset tetap antara neraca Pemprov dengan buku inventaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selisih perbedaannya sebesar Rp 71,3 miliar. Retno menilai, hal ini membuktikan tidak seriusnya Gubernur beserta para pembantunya dalam menatausahakan dan mengelola barang milik daerah. Selain itu tidak patuhnya pada peraturan perundang-undangan. Mengenai aset yang masih bermasalah tersebut, terdapat aset tetap tanah seluas 872.682,72 meter persegi atau senilai Rp 41,8 miliar yang belum bersertifikat atas nama Pemprov Kalbar. Aset tanah senilai Rp 14,3 miliar tidak diketahui atau dicatat luasnya. Aset tetap peralatan, mesin, kendaraan roda empat dan roda dua senilai Rp 8,8 miliar tidak informatif dan tidak ada nomor polisinya.

Ditambah senilai Rp 3,2 miliar dikuasai pihak lain yang tidak berhak. Kemudian, kata Retno, tanah seluas 6.045 meter per segi di Jalan Khatulistiwa Siantan sertifikat nomor 660 tahun 1983 atas nama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI di atasnya bangunan gudang buku dan rumah makan yang dikerjasamakan pemanfaatannya dengan pihak ketiga. Dan dua bidang tanah lainnya bernilai Rp 841,3 juta lebih pengkajian datanya tidak andal. Terdapat 12 bidang tanah dan katanya dikerjasamakan dengan pihak ketiga, tapi datanya sulit ditelusuri dan tidak andal. Aset tanah di Jalan Sedau Singkawang seluas 6.669 meter per segi dan seluas 3.319 meter per segi dalam sengketa dengan pihak ketiga, papar legislator PPP ini. Selain itu, papar Retno, tanah unit TAT di Siantan belum disajikan sebagai aset tetap tanah. Aset tanah seluas 12.826 meter per segi di Gang Kurnia. Di lokasi ini telah berdiri gedung sekolah Yayasan Pendidikan Rahadi Osman berdasarkan SK Gubernur Nomor 247 tahun 1991 tentang penyerahan pengelolaan eks gedung SPMA Jalan Alianyang Pontianak kepada Yayasan Pendidikan Rahadi Osman, tanpa didukung surat perjanjian. Hal ini berorientasi sengketa. Selanjutnya, aset tanah gu-

Bisnis Kredit berbicara di telepon membicarakan masalah tagihan. Tidak lama korban pergi dan bilang hendak menagih. Ia pun pergi dengan berjalan kaki. Minati bekerja mengkreditkan barang-barang. Banyak warga yang berutang kepadanya lantaran kredit barang. Bahkan ada yang hingga jutaan berutang kepadanya, ucap Tiham. Usai menemukan jasad istrinya, Tiham langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jungkat. Setelah polisi melakukan olah TKP, jasad korban

dibawa ke RSUD Soedarso. Demi penyelidikan, Tiham pun meminta jasad istrinya untuk diautopsi Dokter Dokkes Bhayangkara. Sebagian perhiasan yang dikenakan istri saya hilang. Diantaranya gelang dan kalung, kata Tiham. Kapolsek Jungkat, IPDA Lusiana Feni SH, menjelaskan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju TKP. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi juga belum bisa menyimpulkan motif dan modus pembunuhan. Belum

.... . dari halaman 1 atlet asal tuan rumah yakni Kayong Utara berhasil menempati nomor terbaik atas nama Rahmat Hidayat. Disusul Doni dari Kubu Raya diurutan kedua dan Gery di urutan ketiga yang juga atlet asal tuan rumah. Pada kelompok junior B putri, Inggrid Desvina M keluar sebagai juara pertama. Diikuti Fransiska Mina dan Widya Panggabean dari Landak di posisi kedua dan ketiga. Sedangkan di kelompok C putri, Alif Fani Pertiwi dari Kota Pontianak merebut juara pertama. Sedangkan Tri Septa Lestari dari Kubu Raya di posisi kedua dan Uhela Mawadati dari Kayong Utara diurutan ketiga.Pada kelompok junir E putri, Muliati Martalena dan Cindi Andara ikut mengharumkan Kota Pontianak setelah berhasil merebut juara pertama dan kedua. sedangkan juara ketiga direbut atlet asal Sintang, Karin Maulani. Pada kelompok junir D putri, Novita Herlinda tampil sebagai yang terbaik. Disusul Nurul Aisyah dan Agrisinta Dwi Lestari dari Kota Pontianak di posisi kedua dan ketiga. (lud)

.... . dari halaman 1 RM 9 per ton. Menurut Yusmin, barang-barang yang keluar dari Malaysia ke Kalbar melewati fasilitas TIP lebih didominasi barang makanan kemasan seperti biscuit dan keripik. Ada juga barang makanan pokok seperti gula dan beras, serta alat pertukangan seperti palu dan paku. Sementara dari Indonesia, barang yang masuk ke Malaysia melalui fasilitas TIP lebih didominasi ikan. Beberapa jenis sayur-sayuran juga sering dibawa masuk ke Malaysia. (bersambung)

.... . dari halaman 1 persen, ujarnya. Christiandy mengungkapkan, potensi ikan dari Kayong Utara juga luar biasa. Pertahuan, hasil ikan berkisar 12 ribu ton. Melihat potensi laut Kayong Utara yang memukau, orang nomor dua di jajaran eksekutif Kayong Utara ini mengimbau agar semua pihak dapat menjaga lingkungan laut supaya kelangsungan ikan terus terjaga. Ikan yang dihasilkan harus dihindari dari pennggunaan zat berbahaya supaya yang dikonsumsi tetap sehat. Juga hendaknya dalam menangkap ikan menghindari penggunaan alat yang tak ramah lingkungan seperti bom dan pukat harimau, imbaunya. (lud)

.... . dari halaman 1 dang obat Dinas Kesehatan 405 meter per segi di Jalan Kartini dikuasai pihak ketiga sebagai tempat tinggal. Di UPPD Kabupaten Mempawah Dispenda Kalbar melakukan pembelian 1 unit kendaraan roda dua sebesar Rp 25.450.000 merupakan uang bantuan dari Pemkab Pontianak yang tidak disetorkan ke kas daerah dan tidak tercatat dalam APBD Pemprov Kalbar. Dia menilai, pelaksanaan pemanfaatan aset tetap dalam bentuk pinjam pakai belum dapat melindungi hak-hak Pemprov Kalbar atas aset tetap tersebut. Banyak aset tersebut tetap dikuasai dan belum dikembalikan peminjamnya meskipun sudah habis masa berlaku perjanjiannya. Rizal Djalil dalam sambutannya mengharapkan penataan aset di Provinsi Kalbar segera dibenahi untuk mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Bahkan, anggota VI BPK RI tersebut memerintahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) selaku pejabat teknis untuk segera memperbaiki Laporan Keuangan terutama penatausahaan aset Pemerintah Provinsi Kalbar. Kalau perlu, DPRD bisa bekerja sama dengan eksekutif membentuk Panitia Kerja (Panja, red) untuk memperbaiki penatausahan aset di Kalbar, jelas dalam rapat paripurna istimewa belum lama ini.(jul)

.... . dari halaman 1 ada mengarah pada tersangka. Namun mudah-mudah tersangka pembunuhannya cepat terungkap, katanya. Diperkirakan, lanjut Kapolsek, korban dieksekusi di lokasi ditemukan. Diduga juga korban dibunuh sejak tiga hari yang lalu. Barang bukti yang kita amankan berupa tali jemuran sepanjang dua meter yang digunakan untuk menjerat korban. Kemudian dua buah handphone dan sandal korban, jelas Lusiana. (arm)


8

Senin, 25 Juli 2011

Kalbar Bidar Race 2011 Sukses

Morkes: Tak Sekadar Melestarikan Budaya

Kalbar Bidar Race 2011 yang diadakan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalbar serta bekerja sama dengan Harian Equator dan Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) sukses. Lomba yang berlangsung di Sungai Landak Tanjung Hulu Pontianak Timur Sabtu (23/7) lalu diikuti 30 peserta dari kabupaten/kota di Kalbar. Sekretaris Jenderal LAMS, H Morkes Eendi, S Pd MH yang ikut men-support kegiatan hadir dalam acara penutupan yang sekaligus memberikan hadiah kepada para pemenang. Masingmasing tim mendapatkan hadiah berupa uang tunai, tropi, dan piagam penghargaan. Dalam sambutannya Morkes mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk menjaga dan melestarikan budaya dan adat istiadat. Salah satunya lomba sampan merupakan olahraga tradisonal atau olahraga rakyat. Ini merupakan ciri khas Melayu dari sejak zaman kerajaan hingga sekarang, ajaknya. Sekarang banyak kebuyaan dan adat tradisi Melayu yang sudah ditinggalkan dan perlu dilestarikan seperti gasing, silat, dan lain sebagainya. Apalagi Kalbar yag punya julukan provinsi seribu sungai pasti tidak dapat dipisahkan dari sampan. Karena, dulu sampan merupakan alat transportasi yang utama bagi masyarakat. Oleh karena itu, lomba-lomba sampan ini bisa untuk terus digiatkan dalam rangka melestarikan budaya dan juga bisa mencari bibit-bibit atlit baru untuk lomba dayung, papar Morkes. Terakhir Morkes mengucapkan terima kasih kepada panitia Kalbar Bidar Race 2011 dan masyarakat Tanjung Hulu yang sudah saling bantu membantu mensukseskan acara tersebut. Semoga ke depan lomba semakin meriah karena ini juga ajang silaturahmi bagi masyarakat Kalbar. Di tempat sama Ketua PODSI Kalbar, Abdi Nurkamil Mawardi mengatakan, lomba kali ini sukses dan selesai tepat waktu sesuai perencanaa. Dari sini sudah terlihat bibit atlit pendayung

Morkes didampingi Abdi Nurkamil berfoto bersama dengan para juara

baru yang akan siap menggantikan atlit sebelumnya. Memang dengan diadakannya lomba seperti ini tujuan utamanya mencari bibit pendayung muda untuk mempersiapkan Kejurnas junior dan POR Pelajar. Perlu diketahui lomba kali ini untuk pertama kalinya menggunakan pertandingan sistem nasional. Karena selama ini mengadakam lomba secara tradisional tanpa mengacu kepada ketentuan lomba dayung nasional. Karena, kita ingin membiasakan atlit dengan aturan yang resmi dan penuh disiplin, tambah Abdi. Dayung ini perlu dikembangkan melihat cabang olahraga ini berpotensi, karena berkaitan dengan PON medali yang diperebutkan sebanyak 42 emas. Sejauh ini PODSI Kalbar sudah menyiapkan atlet Pra PON. Untuk cano satu orang, kayak enam orang, rowing 3 orang, dan dragon boat 22 orang. Bagaimana olahraga tradisional ini bisa menjadi olahraga prestasi. Karena diakui kita kekurangan atlit cano, kayak, dan rowing. Semoga dengan ini kita dapat mencari bibit pendayung Kalbar, harapnya. Ke depan kita berharap mendapat dukungan penuh dari Pemprop, Pemkot dan pihak swasta agar lomba lebih meriah. Karena lomba dayung potensi sekali untuk dikembangkan. Selain sebagai cabang olahraga juga bisa menjadi salah satu ikon pariwisata air di Pontianak. Momen ini juga dalam rangka memeriahkan menyambut Ramadahan 1432 H yang tinggal beberapa hari lagi, harap Sekretaris Eksekutif Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) ini. Sejauh pantauan Equator masyarakat begitu antusias menyaksikan lomba sampan yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi. Mereka datang memadati tepian Sungai Landak tempat perlombaan diselenggarakan. Begitu juga di malam suka cita yang dimeriahkan dengan pesta kembang api membuat keinginan masyarakat untuk menyaksikan semakin tinggi. (kiki)

Pemenang Kalbar Bidar Race 2011 Kategori terbuka/open man

Kategori 26 tahun ke bawah

Kategori 18 tahun ke bawah

Juara I : Elang Perkasa Pontianak Juara II : Elang Putih Mempawah Juara III : Silok Berantai Kapuas Hulu

Juara I : Elang Putih Mempawah Juara II : Elang Perkasa Pontianak Juara III : Elang Hitam Pontianak

Juara I : Silok Berantai Kapuas Hulu Juara II : Elang Perkasa Pontianak Juara III : LAMS Kalbar

Morkes berfoto bersama dengan pengurus PODSI Kalbar

Morkes menyerahkan piala dan hadiah kepada tim Elang Perkasa

Morkes sedang diwawancarai reporter dari SCTC usai penutupan Kalbar Bidar Race

Morkes memberikan sambutan pada acara penutupan Kalbar Bidar Race

Tim Elang Perkasa yang menyabet gelar juara juga tim andalan Kalbar dipersiapkan untuk PON

Tamu undangan ikut antusias menyaksikan lomba dayung di Sungai Landak Tanjug Hulu Morkes didampingi pengurus PODSI Kalbar saat menutup Kalbar Bidar Race

Masyarakat menyaksikan Kalbar bidar race di Tanjung Hulu

Ratusan penonton menyaksikan Kalbar Bidar Race di Tanjung Hulu Pontianak Timur

Suasana lomba dayung saat start di Tanjung Hulu


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Senin, 25 Juli 2011

Sering Dimarah, Bos Dirampok

Suryani berobat di RS Bhayangkara. SAMSYUL ARIFIN

Hendri dan Rendi pelaku utama perampokan di rumah mantan bosnya diamankan polisi. SAMSYUL ARIFIN

Rendi digelandang petugas ke Mapolresta Pontianak . SAMSYUL ARIFIN

PONTIANAK. Sakit hati dengan Suryani, 18, anak Asong, 45, mantan majikannya, Hendri, 21, dan Rendi, 20, nekat merampok toko kelontong di Komplek Sejahtera Indah I, Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Sabtu (23/7) malam. Kedua warga Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya itu babak belur dihakimi warga. Bahkan kaki kedua pelaku diterjang peluru polisi. Hendri merampok toko mantan majikannya lantaran sakit hati dengan Suryani

yang sering memarahinya saat bekerja. Dia mengajak Rendi untuk membongkar toko sembako tersebut. Sebelum melakukan perampokan, Hendri dan Rendi mengincar Suryani dari pukul 20.00 malam hingga tokonya tutup. Sampai pukul 21.00, Suryani mulai menutup pintu toko. Hendri dan Rendi langsung menerobos pintu dan masuk ke dalam. Setelah kami berada di dalam, toko yang sudah ditu-

tup, saya langsung memiting Suryani anak bos saya. Karena dia yang sering marah-marah dengan saya, ujar Hendri. Aksi Hendri diketahui ayah Asong. Sang ayah langsung mengambil kayu. Sedangkan Rendi sibuk mengamankan barang berharga di dalam toko. Hendri mengeluarkan pisau yang baru dibelinya. Suryani langsung teriak, hingga aksi perampokan diketahui warga. Hendri tidak mengira aksinya berakhir sial. Mendengar

teriakan Suryani, warga pun berdatangan. Warga langsung menerobos pintu toko. Kedua pelaku tidak bisa kabur dan jadi bulan-bulanan warga. Saat itu juga Asong menghubungi polisi. Ketika polisi datang, kedua pelaku berusaha kabur, akhirnya kaki mereka tembusi timah panas. Saya tidak ada niat untuk merampok. Tetapi saya masih merasa dendam dengan anak majikan saya yang bernama Suryani. Padahal masalahnya hanya dari pesanan orang

yang tidak diantar, hingga saya dimarahi habis-haabisan, ungkap Hendri saat menjalani pengobatan di RS Bhayangkara, Pontianak. Hendri mengaku, ada pelanggan yang memesan minuman sepuluh kotak dengan Suryani. Tetapi pesanan tersebut tidak diberitahukan dengan dirinya. Akhirnya barang tersebut tidak diantarnya. Barang-barang yang lain saya antar, tetapi pesanan minuman yang 10 kotak tidak diantar, karena tidak dikasih

tahu oleh tukang catat, kesal Hendri seraya mengatakan langsung berhenti bekerja setelah dimarahi Suryani. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno SIk membenarkan aksi Hendri dan Rendi merampok di rumah mantan majikannya lantaran kesal. Hendri nekat merampok, mengajak temannya. Namun belum sempat mengambil barang-barang, karena sudah terlebih dahulu diketahui warga. Hendri anak buah korban,

sudah dua minggu berhenti dari pekerjaannya menjadi tukang antar barang-barang. Karena dimarahi terus, pelaku memilih berhenti, ungkap Puji. Puji mengatakan, perbuatan Hendri melukai tangan Suryani. Kedua pelaku melanggar pasal 365 tentang perampokan sampai melukai korban. Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara. Pelaku kami tetapkan sebagai tersangka perampokan, tegas Puji. (sul)

Siswi SMP Gantung Diri PONTIANAK. Santiwara alias Ayong, 16, ditemukan tewas tergantung di rumah Brigadir Kristo, pamannya, di Komplek Aspol Wira Bhakti 2, Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak Barat, Sabtu (23/7) pukul 18.30. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kematian gadis kelas tiga SMP tersebut. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno SIk membenarkan adanya laporan korban gantung diri. Polisi langsung menurunkan tim identiďŹ kasi ke tempat kejadian, melakukan pengecekan. Jasad Ayong dibawa ke RS Bhayangkara, dilakukan visum. Menurut Puji, Ayong pertama kali ditemukan Desti, anak Brigadir Kristo dalam posisi tergantung. Desti langsung memberitahukannya kepada orang tuanya. Namun belum

diketahui secara pasti, penyebab Ayong nekat gantung diri. Hingga kini pihak kepolisian terus menyelidiki penyebab kematian korban. Karena kematiannya dengan motif gantung diri tesebut, sampai saat ini belum diketahui penyebabnya. Sehingga pihak kepolisian terus meyelidiki untuk memeriksa keluarga korban maupun teman dekat korban, ungkap Puji. Ayong merupakan keponakan Brigadir Kristo, polisi yang bertugas di Polresta Pontianak. Gadis tersebut datang dari daerah Bengkayang ke Pontianak melanjutkan pendidikan di SMP Tunas Bakti. Namun sampai saat ini Ayong dengan keluarga tidak mempunyai masalah. Bukan berhenti begitu saja penyidikan ini, tetapi pihak kepolisian terus memerisa nomor telepon terakhir korban yang sudah tidak aktif. Jenazah korban kini sudah dibawa pihak keluargannya ke daerah Bengkayang untuk dikebumikan, jelas Puji. (sul) Petugas melakukan visum jasad Ayong di RS Bhayangkara. SAMSYUL ARIFIN

Yasin dan sepeda motor hasil tadahannya. SAMSYUL ARIFIN

Penadah Motor Kreditan Diringkus PONTIANAK. Penadah motor kredit macet, Yasin, 52, diamankan Jajaran Reskrim Polsek Barat. Pria tersebut ditangkap di rumahnya, Gang Jambi, Jalan Pangeran Natakusuma Pontianak Barat, atas laporan NSS, dealer motor Honda, Jumat (22/7) pukul 14.00. Polisi mengamankan barang bukti motor Honda Beat. Kapolsek Barat, Kompol I Gede Sumber Wahyudi SSos membenarkan mengamankan Yasin atas penadahan motor kredit macet. Berawal adanya laporan dari pihak NSS, melaporkan motor kredit macet tersebut telah digadaikan kepada Yasin, Agustus 2010 lalu. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, akhirnya pelaku langsung ditangkap dan diamankan ke

Polsek Barat. Gede menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan, dari dompet Yasin ditemukan empat STNK motor yang bukan miliknya. Diduga STNK ini juga merupakan gadaian motor yang juga ditadahnya. Namun hasil pemeriksaan sementara, Yasin mengaku baru pertama kali menerima gadaian motor kredit tersebut. Yasin mengaku tidak tahu kalau motor tersebut merupakan motor kredit macet. Alasannya, lantaran hanya ingin membantu orang yang menggadaikan motor. Dimana orang tersebut membutuhkan uang untuk biaya persalinan istri. Polisi masih mendalami dan melakukan pengembangan kasus.

Tidak menutup kemungkinan, selain motor kredit macet, motor hasil curian juga ditadah Yasin. Setelah kita interogasi, ternyata tersangka ini ada jaringannya, ada peran penyalur, perantara dan juga berperan sebagai rintenir. Maka akan terus kita dalami kasus ini, tegas Gede. Gede menghimbau, masyarakat tidak melakukan hal yang serupa seperti yang dilakukan Yasin. Memberikan pertolongan jahat dengan modus seperti ini sudah sering dilakukan Yasin. Buktinya karena banyak memegang STNK yang bukan atas namanya. Atas perbuatannya, Yasin dikenakan pasal 480, ancaman empat tahun penjara. (sul)


10 

musyawarah kite

Barang penumpang yang masuk ke dalam bagasi di bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Pelayanan Bagasi Bandara Buruk SUNGAI RAYA. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kubu Raya, Agus Sudarmansyah, menilai pelayanan bagasi yang ada di Bandara Supadio masih sangat buruk dan perlu perbaikan. Anggota dan staf DPRD Kubu Raya sendiri sering mengalami kerusakan dan kehilangan barang saat menggunakan jasa penerbangan. Saya rasa itu yang sangat memalukan, dan perlu di evaluasi pihak bandara maupun maskapai penerbangan, ungkap Agus kepada wartawan. Menurutnya, setiap melakukan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di luar kota, selalu terjadi kasus pengrusakan bahkan kehilangan barang milik staf atau anggota DPRD. Beberapa contoh, anggota Komisi C pernah kehilangan uang Rp 10 juta di dalam tas yang disimpan di bagasi. Demikian dengan staf DPRD Kubu Raya, belum lama ini kehilangan barang, ada juga paket barang yang di buka. Namun pihak Maskapai maupun bandara, tidak mau bertanggung jawab, dan sampai sekarang barang yang hilang tidak diganti, tutur legislator PDI Perjuangan ini. Dikonfirmasi terpisah, General Manajer P T A n g k a s a Pu r a I I C a b a n g B a n d a r a S u p a dio Pontianak, Normal Sinaga, memang sering mendapat komplain dari beberapa penumpang. Namun dengan tegas dia menyatakan bahwa kejadian pengrusakan atau kehilangan barang milik penumpang, tidak terjadi di bandara Supadio melainkan terjadi di Bandara Cengkareng Jakarta. Kalau kejadian pengrusakan itu tidak mungkin terjadi di Bandara Supadio, karena saat barang diturunkan dari pesawat sampai ke tempat pengantrean barang kondisinya terbuka. Sehingga tidak mungkin terjadi pengrusakan barang, katanya. Dia mengatakan, kemungkinan barang milik penumpang dirusak di bandara Cengkareng, Jakarta. Karena bagasi barang penumpang berada di tempat tertutup. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadi pengrusakan barang oleh petugas disana. Normal menyatakan, pihaknya telah mewanti-wanti setiap maskapai dan petugas bagasi yang ada di Bandara Supadio, untuk tidak melakukan pengrusakan terlebih mengambil barang milik penumpang. Kami pastikan, jika ada petugas bandara yang melakukan pengrusakan atau pengambilan barang milik penumpang maka akan langsung kita pecat, tegasnya. (oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Senin, 25 Juli 2011

Jelang Ramadan, Ormas Bhakti Sosial PONTIANAK. Moment perayaan bulan suci Ramadan 1423 hijriah yang sebentar lagi berlangsung, harus menjadi kebersamaan seluruh umat. Karena itu, beberapa organisasi masyarakat (Ormas) di Kubu Raya seperti KNPI, KAHMI, GEMPITA, KPRI, SPD, HPA, PEMDA bersama Ikatan Jurnalis Kubu Raya (IJKR), mengelar bakti sosial dan sarasehan ke Panti Asuhan Hidayatul Muslimim Cabang Parit Sembing, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya serta pengobatan gratis, penanaman pohon, dan penyebaran bibit lele. Bhakti sosial dan sarasehan ini dilaksanakan pada tanggal

23 Juli 2011 di Panti Asuhan Hidayatul Muslimin cabang Parit Sembin. Kegiatan ini, memperingati ulang tahun KNPI ke 38 dan menyambut bulan suci ramadan, kata Musa SE, salah satu panitia pelaksana kegiatan. Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kubu Raya Nursaid mengatakan, kegiatan Bakti sosial yang dilakukan KNPI Kubu Raya bersama organisasi kepemudaan lainnya dan pemda setempat, merupakan bentuk kepedulian antara sesama dan menjadi ajang silaturahmi. Ini hanya sebagian kecil bentuk pengabdian kami sebagai kepedulian organisasi kepada

anak-anak panti asuhan dan Ponpes. Dengan memberikan sprit dan semangat kepada anak untuk bagaimana menghasilkan sesuatu dan ada nilai manfaat dari bakti sosial yang diberikan, kata Nursaid. Dengan mengadakan beberapa kegiatan, KNPI mengajak beberapa organisasi untuk bersama-sama berbuat lebih riel dimana salah satunya adalah membuat tambak lele. Supaya program dilaksanakan ke seluruh pondok pesantren yang ada di Kubu Raya. Sementara itu pengasuh Ponpes, Muhammad Haekal, kegiatan yang dilakukan organisasi

kepemudaan, seperti kunjungan serta bakti sosial di pondok pesantren, menjadikan suatu motivasi tersendiri bagi anakanak Ponpes, dan Panti Asuhan dalam menjalani keseharian di Ponpes. Saat ini terdapat 117 siswa dan 48 anak panti asuhan yang ada. dengan adanya kunjungan yang dilakukan diharapkan hal ini bisa terus berlanjut apalagi turut membantu dalam perkembangan Ponpes dan panti asuhan, katanya. Terkait dengan adanya pembangunan tambak ikan dan pembibitan ikan lele yang dilakukan, menurut Haekal, memang per-

nah diprogramkan dari Ponpes. Namun karena keterbatasan dana sehingga program tersebut terhambat. Dengan adanya pembangunan tambak dan pemeliharaan ikan lele di Ponpes ini anak-anak dapat merawat dan memanen nantinya, sehingga akan ada penambahan protein bagi anakanak di sini, pungkasnya. Sedangkan Sekretaris IJKR Kubu Raya, Rolf Korah mengatakan, mendukung penuh anjangsana ke Panti Asuhan di Kubu Raya. Ini merupakan momen dan kepedulian kita semua. Dan kami sebagai jurnalis di Kubu Raya mendukung penuh, terangnya. (oen)

Kesejahteraan Rakyat Muara Program Pembangunan SUNGAI RAYA. Meningkatkan kinerja birokrasi dalam menciptakan tata kelola yang bersih, dan baik pemerintahan Kubu Raya akan menjalankan reformasi birokrasi secara bertahap dan terencana. Reformasi birokrasi mencakup perbaikan yang seimbang antara sistem kerja, pengukuran kinerja, dan penerapan disiplin dan remunerasi, kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendarwan. Menurutnya, kesejahteraan rakyat merupakan muara dari semua

agenda-agenda program pembangunan yang telah dirancang bersama-sama. Hal tersebut dijadikan pedoman arah kebijakan Kubu Raya ke depan dan terwujud dalam RPJM dan RPJP. Tentu dengan mengedepankan program-program yang dapat langsung menyentuh dan berpengaruh besar terhadap peningkatan kualitas hidup rakyat banyak yang menjadi amanah dan harus dilaksanakan oleh Pemerintahan Kubu Raya dengan melibatkan partisipasi luas dari

semua lapisan stake holder yang ada, tuturnya. Muda menambahkan, dalam menjalankan pemerintahan Kubu Raya, dia mengajak seluruh masyarakat Kubu Raya dalam kapasitas dan posisi apa pun untuk melakukan pengawasan. Baik kalangan birokrat, sipil, militer, maupun swasta masyarakat luas untuk memaknai peringatan terbentuknya Kubu Raya, tanggal 17 Juli lalu, sebagai titik spirit bersama menjadikan daerah ini ke arah yang lebih maju.

Mari kita tumbuhkan kembali ikatan kebersamaan, menjadi suatu cita-cita dan harapan bersama, katanya. Melalui paradigma baru membangun Rumah Besar Kubu Raya menjadi terdepan dan berkualitas secara tepat dan pasti. Namun sebagai bupati, Muda sadar dan tahu bahwa rumah besar Kubu Raya itu pernah menjadi bagian Kabupaten Pontianak. Tentu tak terlepas dari berbagai tantangan dan persoalan di dalamnya. Problem klasik yaitu ma-

sih tingginya kemiskinan dan besarnya pengangguran yang nyata-nyata kita saksikan, membentang di hadapan kita. Harus dijadikan sebuah motivasi, dan inspirasi bagi kita semua untuk berbuat, berinisiatif dan bekerja dengan lebih kreatif. Kita juga mesti berupaya mencari terobosan-terobosan gagasan besar, sehingga mampu menembus batas-batas formalistik dan menghilangkan sekat-sekat di antara sesama anak bangsa di Kubu Raya, pungkasnya. (oen)

SKPD Wajib Evaluasi Kinerja

Andreas Muhrotien

SUNGAI RAYA. Wakil Bupati Kubu Raya, Andreas Muhrotien mengatakan memasuki usia Kubu Raya yang ke empat diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi bagi para SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kubu Raya. Terutama untuk meningkatkan disiplin pegawai yang masih sangat rendah dalam bekerja. Sejauh ini masih banyak pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Kubu Raya yang kurang disiplin, baik dalam bekerja maupun mengikuti berbagai aktivitas yang ada, seperti upacara dan se-

bagainya. Namun untuk jumlahnya memang belum saya ketahui, untuk itu dalam memperingati usia Kubu Raya yang ke empat ini diharapkan semua SKPD bisa mengintropeksi diri, ungkapnya. Menurut Andreas, motto Kubu Raya untuk menjadi kabupaten yang bisa berlari lebih kencang dan berproses lebih cepat tentu harus dipahami oleh semua PNS yang ada di kabupaten itu. Karena, menurutnya, jika PNS saja tidak bisa memahami dan mewujudkan motto tersebut tentu apa yang di cita-citakan

pemerintah Kubu Raya tidak bisa terwujud. Karena itu, semua PNS kita harapkan untuk bisa meningkatkan disiplin untuk mewujudkan motto tersebut, tuturnya. Andreas berharap agar Badan Kepegawaian Daerah setempat bisa melakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai. Sampai saat ini saya merasakan tingkat disiplin pegawai yang ada di Kubu Raya masih sangat rendah. Untuk itu perlu dilakukan pembenahan, tuturnya. Tidak hanya itu, Andreas juga

mengatakan dalam memperingati HUT Kubu Raya yang ke empat itu dia juga mengharapkan agar masyarakat bisa bersama-sama membantu pemerintah daerah untuk menjalankan program yang ada. Menurutnya cukup banyak program pemerintah Kubu Raya yang sudah sedang berjalan. Untuk itu dia mengharapkan, masyarakat bisa mendukung program tersebut. Agar berjalan dengan baik, untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri. (oen)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Listrik Seperti Lampu Disco PARA pelanggan listrik di Kota Mempawah dan sekitarnya mengeluhkan kinerja PLN setempat. Pasalnya, hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik. Ironisnya, pemadaman dilakukan tidak beraturan. Kita sangat menyayangkan dan menyesalkan kinerja PLN. Setiap hari pasti terjadi pemadaman listrik. Kami sangat menginginkan pelayanan listrik yang lebih baik, sesal Muhammad Syahrie, warga Mempawah, kepada koran ini, kemarin. Dijelaskannya, pemadaman listrik yang dilakukan PLN mendadak dan tidak beraturan. Pemadaman dilakukan tanpa ada jadwal. Bahkan pihak PLN tidak pernah mensosialisasikan atau menyampaikan pemberitahuan kepada pelanggannya terlebih dahulu, terkait pemadaman tersebut. Tidak pernah ada pemberitahuan akan ada pemadaman listrik sebelumnya. Padahal, pemadaman dilakukan rutin setiap harinya. Terutama pada waktu sore hari menjelang salat magrib. Pemadaman juga dilakukan berulang kali dalam waktu yang singkat. Sehingga listrik seperti lampu disco. Sebentar menyala kemudian padam kembali, ungkapnya. Pemadaman listrik yang tidak beraturan tersebut jelas saja merugikan para pelanggan listrik. Selain merasa tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal, pemadaman juga mengakibatkan peralatan elektronik menjadi rusak. Sejak seringnya terjadi pemadaman listrik, beberapa alat elektronik milik saya rusak. Salah satunya perlengkapan komputer maupun bola lampu. Karenanya kami menuntut PLN untuk meningkatkan pelayanannya. Kalau seperti ini terus menerus, kami merasa sangat dirugikan, keluhnya. Terkait kerjasama (MoU) antara PLN dan Kejari Mempawah, menurut Syahrie merupakan tindakan yang baik untuk mendisiplinkan pelanggan. Agar para pelanggan tepat waktu membayar tagihan listrik. Sehingga tidak terjadi pembengkakan tunggakan listrik pelanggan.(hry)



desa kita

Butuh Jalan Pertanian KETUA Kelompok tani Sehati, Desa Nusapati, Abdul Rani menuntut pemerintah daerah membangun akses Jalan Usaha Tani di desa tersebut. Jalan pertanian sepanjang 1500 meter dan lebar 1, 2 meter merupakan satu-satunya akses infrastruktur masyarakat setempat untuk mendukung aktivitas pertanian. Dulunya jalan ini pernah dilakukan rabat beton, hasil swadaya masyarakat. Namun, tidak bertahan lama dan saat ini sudah rusak kembali, kata Abdul Rani. Dirinya mengaku sudah membuat proposal dan mengajukannya kepada Dinas PU dan Dinas P3K. Bahkan, dia juga menyampaikan langsung aspirasi pembangunan itu kepada Bupati Pontianak. Namun, sampai saat ini hasilnya masih nihil. Padahal, pertanian di daerah ini cukup menjanjikan. Dalam satu tahun, petani dua kali panen gadu dan rendengan. Petani di sini menggunkan varietas unggul jenis Serang dan Ampara yang hasilnya mencapai enam ton perhektar gabah kering panen, papar Abdul Rani. (hry)

Lahan Warga Telayar Dicaplok Perusahaan MEMPAWAH. Warga Dusun Telayar, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur merasakan dirugikan salah satu perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayahnya. Perusahaan tersebut disinyalir telah mencaplok lahan milik warga seluas kurang lebih satukilo meter. Kurang lebih 1-1,5 kilometer lahan warga di Dusun Telayar telah dicaplok oleh salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang sedang membuka lahan baru, kata warga setempat yang enggan namanya dipublikasikan, Minggu (24/7). Kondisi itu memicu ketegangan di masyarakat. Sebab, masyarakat yang merasa dirugikan berusaha mengambil lahan yang memang menjadi miliknya. Sementara pihak perusahaan sendiri bersikukuh dan meng-

klaim kalau lahan tersebut telah dibelinya dan sah menjadi milik perusahaan. Bahkan beberapa waktu lalu, karyawan perusahaan berani bersikap arogan dengan mengusir warga yang sedang melakukan aktivitasnya sehari-hari di lokasi tersebut. Padahal, lahan itu milik warga Dusun Telayar, Desa Sejegi yang sejak lama telah digarap warga untuk aktivitas perkebunan, sesalnya. Warga menyayangkan lemahnya kinerja pemerintah desa Sejegi dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Sebab, masalah ini sudah dilaporkan masyarakat sejak beberapa bulan lalu. Namun, sampai saat ini tidak ada kejelasan penyelesaian dan jalan keluarnya. Masalah ini sudah disampaikan kepada Kades, bahkan

pihak kecamatan. Namun, sejauh ini tidak ada tindak lanjut dan penyelesaian. Karenanya, kita sangat menyesalkan lemahnya kinerja aparatur pemerintahan setempat, cetusnya. Dia berharap, adanya campur tangan pemerintah Kabupaten Pontianak dalam persoalan ini. Jika dibiarkan berlarut, dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik di masyarakat. Sebab, masyarakat sangat keberatan atas tindakan perusahaan yang mengklaim kepemilikan lahan tersebut. Kita mensinyalir ada permainan oknum tertentu yang mencari keuntungan dalam masalah ini. Kalau saja Kades dapat bersikap tegas, mungkin masalahnya tidak akan berkembang seperti saat ini. Kami menuntut campur tangan pemerintah kabupaten

untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini, desaknya. Kades Sejegi, Muhammad Idris membenarkan adanya kasus dugaan pencaplokan lahan milik warganya, perusahaan kelapa sawit. Laporan warga, ada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang membuka lahan baru. Yakni seluas kurang lebih tiga kilometer. Dua kilometer masuk di Desa Anjongan Dalam, sedangkan satu kilometernya masuk di Dusun Telayar, Desa Sejegi, terang Idris. Kami sudah menyampaikan masalah ini kepada pihak kecamatan. Selain perbatasan antara Desa Sejegi dan Anjongan Dalam, juga merupakan perbatasan antara Kecamatan Mempawah Timur dan Anjongan, ungkap Idris. Terkait langkah penyelesaian,

Idris, menilai perlu mencari titik terang tapal batas antarkedua desa dan kecamatan tersebut. Setelah mendapatkan kepastian dimana letak batasnya, barulah dapat ditentukan berapa luas lahan milik warga yang digarap perusahaan tersebut. Kita perlu memperjelas dimana letak tapal batas desa ini, sesuai peta yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Pontianak. Kemudian, barulah dapat kita tentukan solusi dan jalan keluarnya, ujar Idris. Kami juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Pontianak dapat memfasilitasi penyelesaian masalah ini. Sebab, persoalan ini tidak hanya menyangkut tapal batas desa, melainkan juga antar Kecamatan Mempawah Timur dan Anjongan, paparnya. (hry/shn)

HUT Adhyaksa ke-51 Tahun 2011

Kejaksaan Tumpuan Pencari Keadilan MEMPAWAH. Peringatan HUT Adhyaksa ke-51 tahun 2011 di lingkungan Kejari Mempawah berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan. Puncak peringatan ditandai dengan silaturahmi keluarga besar Kejari Mempawah dan pembagian hadiah pemenang lomba, Jumat (22/7) di Kantor Kejari Mempawah. Hendaknya peringatan HUT Adhyaksa ke-51 ini dapat dijadikan momentum untuk mengintrospeksi dan mengevaluasi kinerja Kejari Mempawah selama satu tahun ini, kata Warman Widianta, Kajari Mempawah. Peringatan HUT Adhyaksa ke51 tahun 2011 ini mengangkat tema, melalui peringatan HUT Adhyaksa, tingkatkan integritas moral dalam pelaksanaan tugas, guna mewujudkan aparat kejaksaan yang jujur dan berwibawa dalam rangka meraih kembali kepercayaan masyarakat di lingkungan kerjanya. Belakangan ini, institusi kejaksaan menjadi sorotan dan kecaman masyarakat. Akibat ulah oknum kejaksaan yang telah

Hery/Equator

Kajari Mempawah, Warman Widianta memotong tumpeng. melakukan perbuatan yang menyimpang. Sehingga mencoreng citra dan kredibilitas kejaksaan, sebagai institusi penegak hukum yang telah bekerja maksimal dan optimal selama ini, tuturnya. Dijelaskannya, membangun

kepercayaan masyarakat merupakan bagian dari sistem kerja yang diimplementasikan pada kemampuan melaksanakan tugas, keterbukaan dan kesesuaian antara ucapan dan perlakuan yang adil. Program reformasi

birokrasi perlu implementasi melalui kepercayaan atau mindset positif dari aparatur kejaksaan itu sendiri. Seluruh pimpinan kejaksaan hendaknya meningkatkan solidaritas korps. Karena, kejaksaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, berorientasi pada peningkatan kinerja aparat yang profesional, proporsional, transparan dan akuntabel, tegas Warman. Warman menegaskan, seluruh insan Adhyaksa dituntut untuk meningkatkan integritas moral dalam pelaksanaan tugas. Menghindari berbagai perbuatan tercela, penyalahgunaan wewenang serta perbuatan yang merendahkan martabat penegak hukum, dalam upaya meminimalisir stigma negatif institusi. Pengawasan melekat dan pengawasan fungsional yang optimal diyakini dapat menghindari penyalahgunaan wewenang. Serta ditunjang dengan tindakan tegas dan konsisten terhadap aparat di satuan kerjanya masing-masing, melakukan pelanggaran dan perbuatan tercela, tuturnya.

Warman berpesan, seluruh jajarannya dapat meningkatkan kualitas intelektual diri dalam rangka pelaksanaan sistem kerja organisasi yang baru. Dengan berlandaskan optimisme perubahan birokrasi secara sungguhsungguh dan mengedepankan rasa memiliki institusi. Bina solidaritas korp di setiap strata kepemimpinan satuan kerja. Sehingga akan terwujud loyalitas terhadap institusi kejaksaan, pesannya. Warman meminta sempurnakan kebijakan organisasi yang telah dibuat, dengan menyusun manajemen kepemimpinan yang baik dan terukur, melalui pemenuhan target kerja yang diimbangi penegakan disiplin dan pengawasan yang ketat. Seimbangkan antara wujud kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat, dengan mengedepankan hati nurani dalam set iap pelaksanaan tugas dan wewenang p e n e g a k a n h u k u m . Ka r e n a institusi kejaksaan merupakan tumpuan para pencari keadilan, tegasnya. (hry)


11 

suare kite

Perencanaan Anggaran Tak Akurat Singkawang. Tahun lalu, belanja pegawai semula dianggarkan sekitar Rp 229,3 miliar. Tetapi, realisasinya sekitar Rp 210,7 miliar atau 91,83 persen. Ini menunjukkan kurang akuratnya perencanaan penganggaran. Terdapat sekitar Rp 18,588 miliar dari anggaran tersebut yang tidak bisa dibelanjakan, kata Paryanto, Sekretaris Fraksi Amanat Kebangkitan Sejahtera Daerah (Akesda) DPRD Kota Singkawang, baru-baru ini. Paryanto Hal tersebut membuat Paryanto prihatin. Apalagi di sisi lain terdapat pos belanja yang defisit, sampai harus meminjam ke PT Bank Kalbar. Seyogianya hal tersebut tidak terulang kembali pada pelaksanaan anggaran tahun ini. Tahun berikutnya, perencanaan belanja ini harus dilakukan secara akurat, agar realisasinya tidak terlalu jauh dari yang telah dianggarkan, harapnya. Sebelumnya, Walikota Singkawang Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA) Hasan Karman Notohadiningrat menyebutkan, total belanja Kota Singkawang pada tahun anggaran 2010 setelah APBD Perubahan sekitar Rp 494,4 miliar. Realisasinya sekitar Rp 455,6 miliar atau 92,16 persen. Belanja Daerah yang terdiri atas Belanja Tidak Langsung direalisasikan sekitar Rp 228,2 miliar atau 91,83 persen, berkurang sekitar Rp 20,3 miliar dari total target yang direncanakan sekitar Rp 248,5 miliar. Sedangkan Belanja Langsung dapat direalisasikan sekitar Rp 227,4 miliar atau 92,51 persen, berkurang sekitar Rp 18,4 miliar dari target yang telah ditetapkan sekitar Rp 245,8 miliar. (dik)

Senin, 25 Juli 2011

Car Free Day, Wujud Peduli Lingkungan

Sejak Minggu (24/7) Kota Singkawang mulai mencanangkan Car Free Day. Mordiadi Singkawang. Hari Bebas Mobil (Car Free Day) atau lebih tepatnya bebas dari kendaraan bermotor, merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Terutama terhadap upaya memini-

malisir dampak pemanasan global (global warming). Ini bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dimana hari ini tidak ada emisi yang keluar dari asap kendaraan bermotor, kata Dr

Kanjeng Raden Aryo (KRA) Hasan Karman Notohadiningrat, Walikota Singkawang ketika meresmikan Car Free Day di simpang Jalan Diponegoro, Singkawang, kemarin (24/7). Car Free Day Kota Singkawang ditetapkan pada hari Minggu selama empat jam sejak pukul 06.00, meliputi kawasan pusat Kota Singkawang, mulai dari simpang empat Jalan Firdaus hingga persimpangan di samping Mahkota Hotel Singkawang. Pemberlakuan secara resmi dimulai kemarin, dibuka secara simbolis oleh Walikota Hasan Karman, disaksikan Kapolres Singkawang AKBP Prianto dan Dandim 1202 Wawan Setiawan serta warga Kota Singkawang. Dimulainya Car Free Day ditandai dengan pelepasan balon bertuliskan Car Free Day yang dilakukan Ketua Tim Penggerak

Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Singkawang, Elisabet Majuyetty Hasan Karman (Emma).Dalam kesempatan tersebut, Walikota Hasan Karman beserta masyarakat Kota Singkawang mengendarai sepeda. Dimulai dari depan Mahkota Hotel Singkawang, Jalan Diponegoro melintasi Jalan Gusti Sulung Lelalang dan kembali lagi ke Jalan Diponegoro. Hasan mengatakan, selain untuk mengurangi emisi, penetapan Car Free Day juga sebagai tempat bermain bagi anak dan ajang olahraga bagi masyarakat Kota Singkawang, misalnya senam, skateboat, jalan sehat, bersepeda dan lainnya. Ada hari khusus untuk berolahraga, misalnya sambil naik sepeda yang merupakan kebiasaan sangat baik untuk kesehatan, ucapnya. Hasan mengharapkan tidak ada

lagi masyarakat yang merasa gengsi terhadap kendaraan roda dua tanpa mesin tersebut. Jangan gengsi untuk naik sepeda, karena bersepeda merupakan hal yang baik untuk kesehatan, ujarnya. Masyarakat tidak perlu gengsi atau malu, karena orang yang menggunakan sepeda saat ini bukan lagi dianggap orang yang tidak mampu membeli kendaraan bermotor. Sepeda saja harganya juga ada yang mahal, melebihi harga sepeda motor atau mobil, ungkap Hasan. Dia mengajak masyarakat membudayakan kebiasaan bersepeda, tidak hanya untuk pergi berolahraga, tetapi juga untuk ke kantor, sekolah atau aktivitas lainnya. Di negeri Belanda saja, banyak aktivitas yang dilakukan dengan bersepeda. Bersepeda disana sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, ungkap Hasan. (dik)

Karyawan PLN Bersepeda ke Tanjung Bajau Singkawang. Bila hari-hari biasa karyawan PLN disibukkan dengan rutinitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Minggu (24/7) mereka berbondong-bondong ke tempat rekreasi Tanjung Bajau Kota Singkawang dengan bersepeda. Kegiatan ini dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan, silaturahmi dan apresiasi kepada seluruh pegawai karena kinerja kita cukup baik, kata Bambang Budiarto, General Manager (GM) PT PLN (Persero) Wilayah Kalbar ditemui di Tanjung Bajau, kemarin (24/7). Kinerja yang dimaksudkan Bambang itu diantaranya, semakin berkurangnya pencurian listrik sejak enam bulan terakhir dan kepatuhan pelanggan membayar listrik juga semakin baik. Bambang mengakui, sebenarnya kegiatan bersepeda ke Tanjung Bajau tersebut hanya spontanitas yang rencananya diikuti pegawai PLN Kota Pontianak dan Singkawang. Kenyata-

SAMBAS



singkawang Spektakuler

annya, para pelanggan juga tertarik untuk ikut. Ratusan karyawan PT PLN Wilayah Kalbar, Cabang Pontianak dan Singkawang sebelum berangkat berkumpul di halaman Kantor PLN Cabang Singkawang sekitar pukul 06.00. Selanjutnya bersepeda ke Jalan Diponegoro, tempat Walikota Singkawang Hasan Karman mencanangkan Car Free Day. Kemudian para karyawan PLN itu melanjutkan perjalanan ke Tanjung Bajau, tidak jauh dari Pantai Pasir Panjang. Ketika bertolak dari Jalan Diponegoro itulah, banyak pelanggan yang turut serta. Banyak juga pelanggan kita yang tertarik untuk ikut bersepeda bersamasama, kata Bambang. Sekitar setengah jam perjalanan, ratusan karyawan dan pelanggan PLN Wilayah Kalbar tiba di tempat rekreasi Tanjung Bajau, yang baru saja dibuka untuk umum karena dalam masa persiapan.Setibanya di Tanjung Bajau, para pesepeda yang berkeringat itu dihibur

dengan alunan musik orgen tunggal, sambil menyantap sarapan yang memang sudah disediakan. Dalam kesempatan tersebut, PLN juga memberikan doorprize bagi para pesepeda, diantaranya berupa sepeda, kulkas, kipas angin, perlengkapan

General Manager (GM) PT PLN (Persero) Wilayah Kalbar Bambang Budiarto memimpin acara bersepeda ke tempat rekreasi Tanjung Bajau Singkawang. Mordiadi dapur, tas, tikar, baju dan masih banyak lagi hadiah menarik lainnya. Di sela-sela pembagian hadiah tersebut, GM PLN Wilayah Bambang Budiarto mengingatkan para pegawai PLN

untuk selalu meningkatkan kinerjanya. Dia juga mengimbau para pelanggan untuk menggunakan Listrik Pra Bayar (LPB) atau sistem voucher yang lebih mudah dan hemat. (dik)

sambas terigas

tumpahansalok

Biasakan Memberikan Hadiah Berupa Buku

Perjelas Status Rumdin Bupati

Dukung Gerakan Rajin Membaca

Sambas. Sudah sebulan lebih Bupati dan Wakil Bupati Sambas periode 2011-2016 dilantik. Dalam kurun waktu tersebut, persoalan administrasi terkait tugas pokok dan fungsi serta kelengkapan kepala daerah sudah mampu terselesaikan. Sayangnya, hingga hari ini belum ada kejelasan terhadap status rumah dinas (RumEko Sanjaya din) bupati. Rumah tersebut ungkap Ketua Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) Eko Sanjaya, sampai kini masih ditempat i mantan Bupat i Sambas. Jelas ini menimbulkan pertanyaan dari publik, apakah rumah dinas tersebut dikembalikan kepada status semula sebagai cagar budaya atau masih menjadi rumdin bupati, ujarnya. Kalau masih menjadi rumdin bupati lanjut Eko, mahasiswa sebagai elemen masyarakat Kabupaten Sambas meminta Bupati Sambas terpilih segera menempati rumah dinas tersebut, karena merupakan hak sebagai bupati terpilih. Apabila rumah itu dikembalikan fungsinya menjadi cagar budaya, maka fungsikanlah sebagai mana mestinya untuk kepentingan melestarikan budaya di Kabupaten Sambas, desaknya. S e l a m a i n i m a s y a r a k a t h a ny a m e n g e t a h u i bahwa Pemkab Sambas akan membangun rumdin untuk bupati, namun kapan kepastian pembangunannya belum ada kejelasannya. Ironisnya, rumdin wakil bupati yang dulu, sekarang statusnya sudah menjadi rumah dinas bupati. Timbul pertanyaan dalam benak kita semua, rumah dinas bupati lama itu apa statusnya sekarang? ucapnya.Kalau menyelesaikan persoalan status rumdin bupati saja Pemkab Sambas tidak cepat bersikap tegasnya, bagaimana menyelesaikan persoalan internal lainnya yang memiliki urgensi untuk kemajuan Kabupaten Sambas. Eko juga sangat menyesalkan sikap anggota DPRD Sambas, yang sampai hari ini tidak mampu mendorong kejelasan status rumdin tersebut. Bahkan ironisnya, anggota Dewan seolah-olah tidak peduli terhadap persoalan ini. Padahal hak prerogatif Dewan, bisa mendesak jajaran Pemkab Sambas yang membidangi masalah rumah tangga untuk memperjelas status rumdin bupati lama. Kita tidak ingin Dewan tutup mata terhadap masalah ini, apalagi tentang aset daerah yang tentu berpengaruh pada anggaran daerah, ingatnya. KMKS mendesak DPRD Sambas bersikap tegas dalam upaya menjaga aset daerah. Jangan sampai tegasnya, Dewan memandang sebelah mata permasalahan ini. Sebab fungsi kontrol yang melekat pada anggota Dewan selama ini dipandang tidak maksimal oleh masyarakat, hanya digunakan apabila ada kepentingan semata, sindirnya. (edo)

Sambas. Guna menumbuhkan semangat membaca di kalangan masyarakat Kabupaten Sambas, Jumat (22/7) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Sambas menggelar diskusi Kajian Reguler guna menerapkan Gerakan Rajin Membaca. Diskusi yang dihadiri Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa MAg ini digelar di Sekretariat ICMI Kabupaten Sambas. Acara ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Sambas. Peran serta seperti ini merupakan wujud kepedulian ICMI terhadap majunya pendidikan. Dari hasil diskusi ini, selanjutnya akan kita kembangkan untuk dilaksanakan seminar, kata Ade Sujana, Koordinator Gerakan Rajin Membaca. Menurut Ade, untuk menumbuhkan rajin membaca di kalangan masyarakat dapat dimulai dari keluarga, karena lingkung an terkecil dalam masyarakat ini sangat berpengaruh besar dalam memunculkan minat membaca. Sehingga selanjutnya dapat dikembangkan di kalangan umum. Kebiasaan di keluarga menjadi acuan terangnya, karena dalam keluarga peran orangtua sangat

ICMI Kabupaten Sambas menggelar diskusi Gerakan Rajin Membaca sebagai rekomendasi kepada Pemkab Sambas. M Ridho menentukan mau tidaknya anak membaca. Tentu peran Kantor Perpustakaan Daerah juga harus menonjol, deng an gencarnya melakukan sosialisasi agar masyarakat kenal terhadap pentingnya arsip daerah, ujarnya. Untuk mengenalkan perpustakaan daerah, langkah yang bisa dilakukan salah satunya melalui seminar bersama. Atau menggelar lomba perpustakaan desa terbaik, yang ditindaklanjuti dengan pencanangan Gerakan Wajib Membaca Keluarga atau

bisa juga Gerakan Wisata Membaca yang wajib dilaksanakan di kantor dan sekolah, sarannya. Gagasan tersebut disambut baik Ketua ICMI Kabupaten Sambas, Ir Ilhamyah. Menurutnya, agenda yang telah dibahas tersebut perlu segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan, karena Gerakan Membaca merupakan sarana pendukung peningkatan ilmu pendidikan. Agenda ini harus kita susun dan kita rampungkan. Setelah data terkumpul, kita sinkronkan bersama Kantor

Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kabupaten Sambas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, ajaknya. Di tempat yang sama, peserta diskusi lainnya Misni Safari SP menyarankan agar dilaksanakan Seminar Gerakan Membaca yang menghadirkan peserta dari kalangan akademisi, anggota DPRD, kepala sekolah, guru, mahasiswa dan pelajar. Karena dengan menggelar seminar, kita dapat menghasilkan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti pemerintah, ujarnya. Hal senada diungkapkan anggota ICMI Kabupaten Sambas, Ustaz Kholil. Ia mengajak pengurus ICMI melakukan Gerakan Kampanye Membaca. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi, bagaimana kita bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat agar percaya diri dalam membaca untuk penambahan ilmu. Sedangkan anggota ICMI lainnya, Yuliansyah menyarankan agar sosialisasi Gerakan Membaca dilakukan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sambas, supaya dapat menginformasikan ke seluruh Kantor Urusan Agama (KUA). Supaya saat Salat Jumat menyinggung Gerakan Rajin Membaca, ucapnya.

Saran senada dikatakan HM Satono. Namun ia lebih menekankan agar pelajar setiap sekolah atau di kampus-kampus membiasakan memegang satu buku setiap hari. Menyikapi saran tersebut, Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa MAg menyambut baik agenda yang dilaksanakan ICMI Kabupaten Sambas. Ia menilai rumusan awal tersebut sangat baik, tinggal bagaimana mensinkronkan agenda ICMI itu dengan program pemerintah. Kita harus membiasakan dan membudayakan membaca di kalangan masyarakat, karena budaya akan maju diawali dengan membaca. Saya sangat setuju kalau menumbuhkan minat membaca diawali dari keluarga. Apalagi bila ditindaklanjuti dengan seminar, kata Pabali. Ia menyarankan, dalam setiap kegiatan masyarakat yang biasanya memberikan hadiah, mulai sekarang dibiasakan memberikan hadiah berupa buku. Kita harus membiasakan memberikan hadiah dalam setiap kegiatan berupa buku. Tujuannya agar masyarakat rajin membaca. Kultur budaya membaca seperti i n i l a h y a n g harus kita tanamkan. Hal yang baik harus kita adopsi untuk kita kembangkan, tegasnya. (edo)

Sajad Utuhkan Kepengurusan MABM Sambas Sajad. Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Sajad, Sabtu (23/7) menjadi pelengkap utuhnya MABM Kabupaten Sambas. Begitu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MABM Kabupaten Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid. Dengan dilantiknya kepengurusan MABM Kecamatan Sajad, maka utuhlah kepengurusan MABM di seluruh kecamatan se-Kabupaten Sambas. Pelantikan di Kecamatan Sajad merupakan pelantikan pengujung, artinya kepengurusan MABM Kabupaten Sambas sudah terbentuk di seluruh kecamatan, ungkap Burhanuddin bangga. Dalam sambutannya Burhanuddin menjelaskan, MABM merupakan sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi masyarakat Melayu, khususnya di Kabupaten Sambas. Tujuannya untuk melestarikan adat dan budaya Melayu yang telah turun-temurun agar selalu terjaga. Sesuai pepatah Melayu

yang berbunyi, Adat Bersendi Syara, Syara Bersendi Kitabullah, kata Pak Dhe, sapaan akrab Burhanuddin saat mengukuhkan kepengurusan MABM Kecamatan Sajad periode 2011-2016 di halaman SDN 8 Sajad. Pak Dhe menjelaskan, kata Melayu identik sebagai masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, menggunakan bahasa dan budaya Melayu serta beragama Islam. Jadi siapapun dia, jika dirinya menggunakan budaya dan berbahasa Melayu serta beragama Islam adalah masyarakat Melayu, tegasnya. Diungkapkannya, banyak makna dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat dan budaya Melayu, seperti pantun, conggan, petatah-petitih, syair, gurindam serta banyak lagi maknamakna dan tata cara yang memiliki arti penting yang harus terus digali dan dilestarikan. Jika tidak kita yang melakukannya, maka ke depan anak dan cucu kita tidak akan memahami

Pengurus MABM Kecamatan Sajad foto bersama usai dilantik di Halaman SDN 8 Sajad. adat dan budaya Melayu. Makanya, jika masyarakat ada yang menyimpan atau memiliki buku tentang Melayu peninggalan orangtuanya sebaiknya diserahkan copy datanya kepada MABM untuk dikembangkan, imbau mantan Bupati Sambas dua periode ini. Sebagai organisasi masyarakat lan-

jutnya, pengurus MABM harus turut serta mendukung program pemerintah, karena lembaga ini dibentuk memiliki tujuan luhur dalam mengawal khazanah Melayu. Sehingga dapat membantu masyarakat Melayu dalam hidup dan berkehidupan juga dalam bermasyarakat. Ini harus kita lakukan bersama, karena untuk

M Ridho

memajukan sebuah bangsa harus diawali dengan memajukan budaya. Disinilah kita akan memahami makna budaya yang kita miliki. Tapi apabila kita tidak menjaga dan melestarikan budaya dengan baik, maka ke depan anak dan cucu kita tidak akan mengenal adat dan budaya kita, pesannya. (edo)


melawi membangun

12  apai kato kito

Penanganan Aset Melawi Terus Diupayakan NANGA PINOH. Penanganan maUntuk tahun ini salah aset di Mebelum bisa kita lawi terus menerus lakukan pendataan diupayakan Dinas Pendapatan Pen100 persen. Tapi gelolaan Keuangan kalau untuk 60 dan Aset Daerah persen kita siap. (DPPKAD) Melawi. Langkah yang diKalau memang tim lakukan DPPKAD dari DPPKAD tidak saat ini yakni memmampu, kita akan berikan pemahaminta bantu penilai m a n t e r h a d a p aparatur pemerinindependen. tahan. Pemahaman yang diberikan yakni cara mengelola barang yang merupakan aset. Mulai proses perencanaan, penganggaran, penyimpanan, pemanfaatan, dan pelaporan, ungkap Kepala DPPKAD Melawi, Kusmahenri SE MM saat ditemui di ruangan kerjanya beberapa hari lalu. Lebih lanjut Kusmahendri menuturkan, untuk kepala desa juga telah diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap pemahaman tentang pengelolaan aset di desanya. Kategori aset desa, yakni barang yang didapat dari APBDes, swadaya masyarakat dan hibah, jelasnya. Untuk aset desa, kata Kusmahendri, banyak yang perlu penanganan. Baik dari sisi administrasinya, status kepemilikannya, dan perolehannya. Dari segi administrasi artinya segala surat-menyuratnya kepemilikannya, terangnya. Berkaitan dengan aset Melawi, sebanyak 183 item aset Melawi telah tercatat oleh BPK. Untuk itu DPPKAD membentuk tim dan saat ini sudah mulai bekerja untuk menargetkan pendataan aset yang bernilai 0 sampai 1. Untuk tahun ini belum bisa kita lakukan pendataan 100 persen. Tapi kalau untuk 60 persen kita siap. Kalau memang tim dari DPPKAD tidak mampu, kita akan minta bantu penilai independen, pungkasnya. (ira)

Senin, 25 Juli 2011

Warga Buat Berkas Pengajuan Hutan Desa NANGA PINOH. Warga Desa Kebebu membuat berkas pengajuan hutan desa yang akan disampaikan ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan Melawi dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Hasil rapat di balai desa, Sabtu (22/7) malam. Kita telah mengadakan rapat malam Sabtu kemarin. Hasilnya, warga kompak untuk melakukan pengelolaan hutan dengan modal hutan desa. Bahkan malam itu kita pun telah membuat berkas pengajuan, kata Kepala Desa

Nanga Kebebu, M Yusli, ditemui kemarin (24/7). Dalam pengajuan pengelolaan hutan desa ini warga didampingi oleh lembaga Titian dan Suar Institute. Kedua lembaga ini hanya membantu warga untuk menggiring izin hingga Kementerian Kehutanan. Kita dibantu oleh aktivis dari Titian dan Suar Institute. Mereka bersama kita akan menggiring keluarga izin pengelolaan hutan desa. Hutan desa ini menjadi dambaan warga untuk meman-

faatkan hutan dengan lestari, ungkap Yusli. Lantas dijelaskannya, sebenarnya keinginan warga untuk menjaga hutan milik adat tersebut sudah lama. Namun, warga masih belum tahu langkah-langkah apa yang mesti dilakukan. Adanya lembaga pendamping ini memberi angin segar pada keinginan untuk melestarikan hutan. Sebenarnya keinginan warga untuk menjaga hutan telah lama. Tapi kita bingung model penjagaan hutan seperti apa yang paling tepat.

Tapi kini, kita telah menemukan. Hingga jangan heran bila semua warga kompak untuk membentuk hutan desa, ulasnya. Secara hukum adat yang diakui oleh masyarakat setempat penjagaan hutan telah dilakukan. Proses tersebut bahkan telah lama dilakukan. Namun, kini warga menargetkan hukum positif yang berlaku di negeri ini. Hingga, pengajuan penjagaan hutan tersebut diakui di seluruh Indonesia. Aktivis lembaga Titian, Rangga mengatakan dalam membuat

pengelolaan hutan desa yang terpenting keinginan tersebut muncul dari warga sendiri. Kalau keinginan tersebut tidak ada, makan pembuatan hutan desa hanya menimbulkan masalah. Kita hanya menginformasikan adanya pengelolaan hutan dengan model hutan desa. Bila masyarakat mau, kita akan bantu. Namun, bila masyarakat tidak mau, kita tidak akan memaksa. Ternyata warga Desa Kebebu secara historis sudah memiliki keinginan untuk menjaga hutan, ulasnya. (aji)

Bangunan di Ella Banyak Terlantar

NANGA PINOH. Banyak bangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi di Ella Hilir yang tidak berfungsi dan tidak difungsikan lagi. Bangunan-bangunan tersebut perlu ditinjau ulang, diduga karena perencanaannya yang tidak matang. Bangunan itu termasuk bangunan yang terlantar. Seperti yang tidak berfungsi yakni, terminal bus, pasar tradisional, dan kantor penyuluhan pertanian. Sementara yang tidak difungsikan lagi yakni eks kantor camat Ella Hilir yang lama, kata Karim AR, Ketua Adat Melayu Kecamatan Ella Hilir, beberapa hari lalu. Perwakilan Kalbar Lebih lanjut Karim mengatakan, perlu WUJUDKAN NIAT DP: 3,5 Jt (Umroh) ditinjau ulang terhadap H ANDA KE TANAH SUCI 5 Jt (Haji) MAA A J bangunan-bangunan itu 8 Sisanya bisa diangsur IS 1 T A GR Daftar segera Umroh dan yakni perencanaannya Haji murah dan terjangkau maupun terhadap tenaga teknis yang ditempatkan Contact person di bangunan itu. Sehingga HENDI:: 08156873535 bangunan yang didirikan HENDI VONNY:: 081257924050 dengan menggunakan VONNY anggaran ratusan juta itu TERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN tidak berfungsi. Office: (H.A. Muchrin) Seperti pasar sayur Jl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207 dan terminal yang belum

ARMINAREKA PERDANA Tour & Travel

Melayani: - Umroh - Umroh Plus - Haji Plus - Tiket pesawat

berfungsi selama bertahun-tahun, bisa jadi karena perencanaannya tidak matang. Seperti meletakkan pembangunan itu di tempat yang tidak strategis. Sementara Kantor Penyuluhan Pertanian, bisa jadi tidak berfungsi karena tidak ada tenaga teknis, paparnya. Terhadap kondisi bangunanbangunan yang tidak berfungsi tersebut, Karim mengatakan, saat ini bangunan dipenuhi ilalang. Itu karena tidak ada yang merawat gedung tersebut. Bahkan salah satu bangunan seperti terminal, sering dijadikan untuk para kawula muda berpacaran. Sangat kita sayangkan, bangunan yang telah berdiri dengan menggunakan anggaran yang besar, tidak difungsikan. Coba kalau anggaran itu digunakan untuk bantuan yang menyentuh langsung ke masyarakat, pasti akan lebih bermanfaat, ucapnya. Anggaran yang digunakan untuk bangunan-bangunan tersebut, sudah memakan dana beratusan juta. Sementara karena bangunan-bangunan itu belum difungsikan juga, membuat opini mubazir di masyarakat, sementara bangunannya terlantar. (ira)

Bangunan ini sudah dibangun sejak 3 tahun yang lalu, namun belum juga difungsikan. Ketua Adat Melayu Kecamatan Ella Hilir, Abdul Karim AR menunjuk bangunan Terminal Bus di Kecamatan Ella Hilir yang kondisi bangunannya dipenuhi ilalang, beberapa hari lalu. DEDY IRAWAN/EQUATOR

sintang raya PLTGB Siap Dibangun SINTANG. Krisis energi listrik hingga saat ini masih melanda Kabupaten Sintang. Mengatasi kekurangan energi listrik tersebut, PLN terus berupaya menggali berbagai potensi alam yang bisa menghasilkan energi. Termasuklah memanfaatkan keberadaan batu bara dalam perut bumi Kabupaten Sintang sebagai pusat pembangkit Milton Crosby listrik yang lazim disebut Pembangkit Listrik Tenaga Gas Batu Bara (PLTGB). Jika tidak ada halangan, kepala PLN Kalbar akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan PLTGB di Teluk Menyurai, tanggal 27 atau 28 Juli ini, ungkap Bupati Sintang, Milton Crosby, saat menggelar konferensi pers belum lama ini. PLTGB berkekuatan 3 MW itu diharapkan Milton tidak memakan waktu terlalu lama dalam proses pembangunannya. Kita harapkan dalam setahun sudah selesai. Sehingga pasokan listrik masyarakat Sintang bisa terpenuhi, harap Milton. Berkenaan dengan bahan bakar, Milton optimis tidak akan mengalami kendala. Untuk bahan bakar, saya pikir pihak PLN sudah menghitungnya sebelum rencana pembangunan itu. Mereka ahlinya. Saya pikir mereka lebih tahu hal itu. Sampai sekarang belum ada eksplorasi batu bara. Kemungkinan besar pihak PLN akan mendatangkan batu bara dari Kalsel atau Kaltim, beber Milton. Diutarakan Milton pula, pembangunan PLTGB terpaksa dibatalkan dari rencana semula karena persoalan tata ruang. Letak sempadan lokasi awal terlalu dekat dengan sungai. Masalah itu sudah selesai. PLTGB kita bangun dibangun di dekat PLTD Teluk Menyurai, kata Milton. Selain pembangunan PLTGB, di Kabupaten Sintang juga akan dibangun PLTU berkapasitas 3 kali 7 Mega watt di Sungai Ringin. Kalau untuk PLTU di Sungai Ringin, direncanakan pembangunannya tahun ini, terang Milton. Diutarakan Milton, Pemkab Sintang sudah mendata sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sintang yang memiliki potensi bahan tambang. Pemetaan tersebut telah dilaporkan pada menteri bidang ESDM. Ada yang di kawasan hutan dan ada pula yang tidak. Kalau yang di kawasan hutan, saya sudah kirimkan surat pinjam pakai lahan kepada menteri kehutanan. , ucapnya. Menurut Milton pemanfaatan bahan tambang seyogianya menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Karena itu Milton berharap, pemerintah provinsi lebih proaktif melirik potensi yang ada. Sebenarnya soal ini (batu bara) kewenangan Provinsi. Mereka punya peran besar disini untuk akses ke pemerintah pusat, kata Milton. (din)

Buka Temu Akbar WKRI

Bangun SDM Perempuan

Wakil Bupati Sintang, Ignasius Juan saat memukul gong pertanda temu akbar WKRI dibuka.

SINTANG. Peranan kaum wanita yang tinggal di pedalaman memang tak lekang oleh zaman. Bahkan pada masyarakat yang modern sekarang, peranannya semakin penting sesuai dengan perkembangan masyarakat dan teknologi. Begitulah diungkapkan Wakil Bupati Sintang, Ignasius Juan, saat membuka kegiatan temu akbar Wanita Katolik Republik Indonesia ( WKRI), Ranting Paroki Maria Imaculata, Nanga Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah, Jumat (22/7). Dikatakan Juan, dulu kaum wanita bersama suami, samasama bekerja keras bekerja di ladang, menoreh dan membesarkan anak-anak mereka. Namun di zaman modern sekarang, peranan kaum wanita di pedalaman pun tetap sama. Bahkan peranannya ditambah lagi, karena harus menjaga, dan mendidik anak dengan cara yang berbeda dengan zaman dulu.

Untuk itu, memang kaum wanita yang tinggal di pedalaman harus terus dibangun sumber daya manusianya. Cara berpikir harus ditambah dengan ilmu pengetahuan agar dapat mendidik anak, dan menjalankan kehidupan berumah tangga seiring dengan zaman, jelasnya. Juan berharap kaum wanita di pedalaman menjadi wanita perkasa, pandai membawa diri, mempunyai iman yang baik dan terus setia membantu suami. Bagi saya kaum wanita sudah terbukti membantu kehidupan sebuah keluarga, kata Juan. Pemerintah sendiri, lanjut Juan, berusaha membantu kaum wanita dengan berbagai aturan seperti kesamaan gender dan sanksi bila terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Kalau ada anak perempuan, jangan disuruh cepat nikah, perkuat iman mereka, bentuk dan tanamkan moral dan nilai yang baik, nasihat Juan. (din)

Bermotor ke Sekolah

Diknas dengan Polisi Berikan Edukasi SINTANG. Dinas Pendidikan Sintang gencar melakukan edukasi mengenai lalu lintas terhadap pelajar, terutama mereka yang masih duduk di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Mengingat cukup banyak pelajar SLTP yang menggunakan kendaraan bermotor saat pergi sekolah. Program kita Polisi mitra Sekolah. Yang kita lakukan berupa berkoordinasi dengan Polres Sintang agar memberikan edukasi, pada sekolah dalam hal sosialisasi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, tutur Kepala Dinas Pendidikan Sintang, Drs Lukman Riberru Msi, pada sejumlah wartawan Jumat (22/7). Diutarakan Lukman, edukasi

mengenai lalu lintas terhadap pelajar mulai gencar diterapkan, lantaran cukup banyak anak sekolah menggunakan kendaraan bermotor untuk pergi sekolah, terutama pelajar SLTP. Padahal seumuran mereka masih belum cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal ini sangat rawan mengundang akan pelanggaran berlalu lintas. Kita tidak menampik hal ini. Yang kita khawatirkan, kecelakaan di jalan, ucapnya. Langkah koordinasi antara Polres Sintang untuk memberikan edukasi kepada sekolah berkenaan dengan sosialisasi UU Nomor 22 Tahun 2009 sudah dilakukan.

Harapan kita dengan adanya kerjasama ini tertib berlalu lintas dapat sama-sama kita ciptakan, harap Lukman. Sebelum melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian, kata Lukman, pihaknya sudah menegaskan kepada pihak sekolah untuk melarang murid menggunakan sepeda motor saat berangkat ke sekolah. Ini sudah kita lakukan, tapi hambatannya, beberapa orang tua murid malah memberikan izin anaknya menggunakan kendaraan, kata Lukman. Mereka beralasan, lanjut Lukman, demi mengeďŹ siensikan waktu. Pasalnya, dengan memberikan anak kendaraan, kesibukan

mereka menjadi tidak terganggu untuk melakukan aktivitas antarjemput. Ini dilema bagi kita. Tapi kita berharap dengan edukasi yang dilakukan pihak kepolisian, semua dapat dilaksanakan dengan baik. Pertimbangan kita keselamatan murid. Karena selama ini pelanggaran berlalu lintas lebih didominasi pelajar, terang Lukman. Terpisah Kapolres Sintang, AKBP Firly R Samosir meminta, orang tua untuk tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang masih duduk di bangku SLTP. Banyak kecelakaan didominasi pelajar. Lagi pula anak SLTP belum layak memiliki SIM, imbuhnya.

D i k a t a k a n F i r l y, b a ny a k anak-anak SLTP menggunakan motor untuk pergi ke sekolah. Padahal mereka belum cukup umur untuk memiliki SIM dan hal tersebut sangat melangg ar aturan. Jajaran Lantas telah gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekol a h . M e n e g u r p a r a p e l a j a r, orang tua, dan guru di sekolah-sekolah juga sudah pernah dilakukan, terangnya. Firly meminta orang tua memahami aturan yang sudah ada. Jangan melepaskan kendaraan kepada anak yang memang belum cukup umur. Itu sama saja mendekatkan anak dengan maut, pungkasnya. (din)


13 pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Agribisnis Peluang Tingkatkan Kesejahteraan PUTUSSIBAU. Melalui dana bantuan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP), pemerintah melirik bidang agribisnis sebagai peluang untuk meningkat kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi masyarakat pedesaan yang ada di Kapuas Hulu. Untuk tahun 2011 ini ada 14 kelompok yang mendapatkan dana PUAP dari pemerintah, setiap kelompok akan diberikan alokasi dana PUAP sebesar Rp100 juta. Dana itu untuk dijadikan sebagai modal yang dikembangkan di bidang agribisnis oleh setiap kelompok tani (Poktan), dalam setiap desa itu diwakili satu kelompok. Menurut Ketua Tim Teknis PUAP Kabupaten Kapuas Hulu Tobertus Jantan Gampa, jumlah desa dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) penerima dana BLM PUAP di Kapuas Hulu sampai tahun 2011 adalah sebanyak 74 desa/Gapoktan yang menyerap dana sebanyak Rp7,4 miliar. Rinciannya mulai tahun 2008 sebesar Rp2,5 miliar, tahun 2009 sebesar Rp2 miliar, tahun 2010 sebesar Rp1,7 miliar, dan untuk tahun ini anggarannya adalah sebesar Rp 1,4 miliar. Dari program ini telah menyerap tenaga kerja di sektor pertanian mencapai kurang lebih 9.313 jiwa, sebutnya. Hal ini menurutnya merupakan sebuah kontribusi yang positif bagi percepatan pertumbuhan ekonomi bagi rakyat di Kabupaten Kapuas Hulu. oleh karena itu program pengembangan usaha agribisnis pedesaan ini diharapkan benar-benar mampu memberikan kontribusi positif dalam mengurangi kemiskinan dan pengangguran petani di pedesaan. Agribisnis ini sangat cocok untuk masyarakat petani di pedesaan, karena melalui dana yang ada petani bisa berusaha untuk mengembangkan usaha sesuai dengan lahan dan profesi mereka sebagai petani, jelasnya. Bidang agribisnis itu meliputi semua usaha yang bergerak di bidang pertanian yang di usung dalam bentuk sebuah usaha seperti, ternak kambing, ayam, atau pemberdayaan lahan dengan tanaman yang bisa menghasilkan panen yang berlimpah. Intinya setiap kelompok di berikan kebebasan untuk mengelola dana PUAP tersebut untuk di kembang sebaik mungkin, tidak harus di bidang agribisnis saja, ujarnya. Tapi, sambungnya pemerintah secara tertulis menganjurkan dana PUAP itu digunakan untuk pengembangan di bidang agribisnis, karena bidang itu dianggap paling ideal untuk petani sebagai pengelola yang bergerak di bidang agrobisnis. Petani lebih menguasai di bidang agribisnis, mereka bisa melakukan ternak untuk dijadikan usaha dan pekerjaan tani mereka bisa tingkatkan hasil panennya melalui dana PUAP yang di berikan, kata Jantan. Dia juga berharap kalau dana PUAP itu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh kelompok atau desa yang menerima dana PUAP tersebut. Pergunakan sebaik mungkin dana ini, jangan sampai disalahgunakan karena kesuksesan kelompok pertama akan menentukan kelangsungan dana untuk kelompok selanjutnya sebagai penerima dana PUAP yang bersifat dana bergulir, harapnya. (lil)

uncak kapuas KAPUAS HULU

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Senin, 25 Juli 2011

117 Sekdes Dijadikan PNS PUTUSSIBAU. Sejak tahun 2007 hingga sekarang, sudah 117 sekretaris desa (Sekdes) se-Kapuas Hulu yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh Pemkab Kapuas Hulu. Tersisa 161 Sekdes yang belum diangkat dari total 278 desa. Hingga Juli 2011 ini sudah 117 Sekdes yang sudah diangkat menjadi PNS, tegas Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Ibrahim kepada EQUATOR, pekan lalu. Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Sekdes menjadi PNS terakhir dilakukan 20 Juli lalu. Waktu itu sebanyak 33 dari 13 kecamatan menerima SK PNS yang diserahkan langsung bupati Kapuas Hulu, tambah Ibrahim yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil. Menurutnya, ke-33 orang Sekdes tersebut, sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Usulannya sudah kita sampaikan sejak tahun 2007 melalui Gubernur Kalbar, terangnya. Kepada para Sekdes Ibrahim berpesan agar bisa menjadi abdi masyarakat yang tidak tinggi hati dan sombong. Jangan sampai mereka (Sekdes yang sudah diangkat menjadi PNS, Red) merasa pintar tapi hendaknya memiliki jiwa pintar merasa , pesan Ibrahim. Dia juga berharap agar Sekdes

Kepala BPMD Ibrahim (kiri) pada saat memberi kata sambutan, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir (tengah), dan Kepala BKD H Sarbani (kanan) di acara penyerahan SK PNS kepada Sekdes di Kapuas Hulu, Rabu (20/7). KHOLIL YAHYA/EQUATOR mampu menjalankan tugas yang dipercayakan kepada Sekdes terutama dalam bidang administrasi desa dan tugas-tugas pemerintahan desa sesuai dengan yang diamanatkan dalam peraturan pemerintah nomor 72 tahun 2005. Oleh karena itu sebagai PNS yan sekaligus merupakan pelayan masyarakat,

Sekdes dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mengelola administrasi, memiliki wawasan pengetahuan yang luas dan lainlain, sambungnya. Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, kata Ibrahim, kerap kali berpesan kepada Sekdes agar selalu melaksanakan tugas dan tanggungjawab saudara dengan penuh

dedikasi tinggi, mengutamakan selalu profesionalisme kerja terutama dalam menghadapi permasalahan, memelihara selalu integritas dan wibawa PNS. Kemudian senantiasa meningkatkan kualitas moral dan iman dan meningkatkan motivasi dan etos kerja. Dukunan yang saudara berikan akan dapat me-

nentukan keberhasilan sistem pemerintahan desa secara tepat. Saya yakin dengan adanya Sekdes di jajaran Pemerintah Desa serta wawasan yang luas makan akan dapat memperkuat jajaran birokrasi pada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, pesan Ibrahim mengutip ungkapan Bupati AM Nasir. (lil)

Mahal Biaya Pendidikan Jadi Dilema PUTUSSIBAU. Pendidikan wajib belajar sembilan tahun untuk anak-anak Indonesia sudah menjadi ketentuan bersama sejak beberapa tahun lalu. Keseriusan pemerintah untuk memajukan pendidikan ini diapresiasi melalui penggratisan biaya pendidikan 9 tahun. Namun, hal itu berbeda dengan yang terjadi lapangan, masih banyak sekolah yang memungut biaya dengan alasan administrasi, daftar ulang, dan sebagainya. Ini membuat dilema masyarakat khususnya di Bumi Uncak Kapuas. Demikian hal tersebut, disampaikan Anggota Komisi A DPRD Kapuas Hulu yang membidangi Hukum dan Pemerintah, Rajulian-

syah. Dia merasa prihatin dengan keadaan yang terjadi selama ini. Apalagi pada saat pendaftaran kemarin banyak sekolah yang memungut biaya lumayan besar untuk pendaftaran terima siswa baru. Malah yang lebih parah lagi ada sekolah yang mengharuskan membayar untuk pendaftaran ulang, sesalnya. Saat seperti itu sekolah memungkinkan untuk melakukan pungutan, karena bertepatan dengan penerimaan siswa baru yang dijadikan sebagai alasan untuk biaya pendaftaran kepada siswa baru ataupun bagi siswa lama saat melakukan daftar ulang. Pemerintah sudah menggratis-

kan pendidikan wajib belajar sembilan tahun, namun kenyataan di lapangan pihak sekolah masih banyak yang melakukan pungutan. Kami selaku penyambung lidah masyarakat, akan berusaha untuk melakukan koordinasi kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti hal itu. Pendidikan ini untuk mencerdaskan bangsa tapi yang dihadapi masyarakat banyak tidak bisa mengenyam pendidikan karena biayanya, paparnya. Seharusnya, sambung dia sekolah itu tidak ada pungutan terkait dengan hal apapun sesuai dengan program pemerintah, wajib belajar 9 tahun tanpa di pungut biaya. Kami sebagai penyam-

yang ada di lapangan, bung lidah rakyat akan ucapnya. melakukan pemantauPungutan itu tak an terhadap sekolah layak, kata dia, secara yang melakukan hal resmi pemerintah itu tersebut apalagi bagi membebaskan sekolah sekolah yang berstatus sampai 9 tahun dengan negeri karena semua menggunakan dana kegiatan dan prasaBOS. Kami merasa rana sendiri sudah disangat prihatin dentanggung oleh pemergan kenyataan yang intah, tandasnya. ada, sesegera mungMenurutnya anggota kin kami akan mengaDPRD akan menekan dakan audensi untuk kepada pemerintah membicirakan terkait daerah untuk menyika- Rajuliansyah. dengan masalah punpi terhadap pungutan yang dilakukan oleh sekolah gutan bagi sekolah kepada siswa tersebut. Kita tidak bisa langsung yang masih dalam zona wajib memberikan sanksi, kita hanya belajar sembilan tahun, pungsebatas melaporkan sesuatu kasnya. (lil)

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun pemakaman lama penuh  bangun kebersamaan

Buka Isolasi Wilayah

Perhatikan Insfrastruktur SANGGAU. Dalam beberapa tahun belakangan ini. Pemkab Sanggau fokus memperbaiki dan membangun berbagai infrastruktur di pelosok Bumi Dara Nante. Menurut Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSI perbaikan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan serta menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat Paolus Hadi SIP MSi di pedesaan. Kita ketahui bersamalah. Sarana dan prasarana ini, sangat menunjang terhadap pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Soalnya, akses jalan merupakan sarana yang sangat vital untuk memperlancar jalur transportasi, ungkapnya, kemarin lalu. Untuk itu, kata Hadi, Pemkab Sanggau dari tahun ke tahun, menganggarkan tak sedikit dana untuk memperlancar akses transportasi di pedesaan ini. Hanya saja, karena keterbatasan anggaran, maka tidak bisa dilaksanakan secara serempak. Namun, dilaksanakan berdasarkan skala prioritas dan melihat peruntukkannya. Kita konsen untuk itu. Tiap tahun kita anggarkan dana untuk pembangunan dan perbaikan berbagai infrastruktur ini, tuturnya. Demi kelancaran akses transportasi dari dan menuju ke berbagai wilayah pedesaan yang tersebar di Kabupaten Sanggau. Pemkab Sanggau sendiri, telah membantu beberapa kendaraan roda empat, terhadap beberapa desa pada tahun 2011 ini. Kendaraan tersebut didesain untuk khusus bagi kondisi di pedesaan. Intinya Pemkab Sanggau, sangat memerhatikan kondisi akses transportasi dan infrastruktur di pedesaan. Tentunya, tidak mengabaikan untuk pembangunan di wilayah perkotaan, pungkasnya. (sry)

Peran Ibu Tentukan Karakter Anak SANGGAU. Ratu Suri Keraton Surya Neg ara, Sanggau Hj Sri Rahmawati mengungkapkan, menjadi ibu rumah tangga bukan pilihan terakhir atau perkara sepele bagi kaum wanita. Menjadi seorang ibu rumah tangga, merupakan mulia dan membutuhkan pengetahuan profesi khusus. Mengingat, peran ibu dalam rumah tangga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, ungkap istri tercinta Raja Sanggau Pangeran Ratu Surya Negara Drs H Gusti Arman MSi ini, k e m a r i n l a l u . Ke l u a r g a m e r u p a k a n wahana pendidikan pertama dan utama serta akan memberikan warna bagi perkembangan anak. Orang yang mampu melakukan itu. Bukanlah berarti perempuan biasa-biasa saja, timpal ibu empat putri ini. Kendati demikian kata wanita yang selalu tampil berjilbab ini mengatakan, bagaimana pun seorang perempuan mesti mampu mendidik

anak dengan baik. Untuk itu, seorang ibu harus memiliki pengetahuan bagaimana mengurusi rumah tangga. Semisal, bagaimana memperlakukan anak. Tentunya dengan kesabaran dan kelembutan, imbuhnya. Mampukah orang lain menggantikan peran ibu? Sebagian orang menjadikan pembantu sebagai pengganti. Namun sempurnakah peran mereka? Dipaparkan wanita yang selalu tampil low profil ini, kepedulian seorang pembantu tidaklah sekuat kepedulian ibu yang melahirkan anak terkasih. Soalnya, untuk mendidik anak menjadi pribadi saleh, taat beragama, berpendidikan, mempunyai sopan-santun, berkeyakinan, tidaklah mudah. Anak bukan benda mati yang dapat dibentuk sesuka hati. Anak adalah individu dinamis yang terus berkembang mengikuti pola perkembangan di sekitar kita, tegasnya. Di lain sisi, lingkungan sekitar mem-

berikan pengaruh kuat dalam p e r k e m b a n g a n p r i b a d i anak. Sebagai benteng terhadap pengaruh yang tidak baik dari luar, pendidikan moral dan karakter di keluarga menjadi penting, tuturnya. Dipaparkan, di zaman globalisasi membuat dunia tanpa jarak dan waktu tanpa batas. Anak pun leluasa berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja. Terlebih lagi, sekarang anak mampu mengakses informasi, tanpa pergi meninggalkan rumah. Untuk itu, seorang ibu rumah tangg a, harus m e n g u a s a i s e dikit banyaknya teknologi yang berkembang saat ini. Nah, dengan demikian, seorang ibu mampu mengontrol kegiatan yang sedang atau sudah dilakukan anak, tukasnya. Pe n d i d i k a n k e l u a r g a t e t a p merupakan pendidikan yang utama. Soalnya, pendidikan moral paling baik dilakukan di lingkungan Hj Sri Rahmawati (M Khusyairi) keluarga. Diketahui, pendidipekerti di lingkungan keluarga yang kan di sekolah hanya h a r m o n i s . J e l a s a k a n m e n j a d i k a n pelengkap. Pendidi- anak berhasil menuju kedewasaan, k a n m o r a l d a n b u d i cetusnya. (SrY )

IP Untan Gelar PKL di Sanggau SANGGAU. Sedikitnya enam puluh Madya Praja program studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan (IP) Untan Pontianak. Mulai, Selasa (26/7) besok, akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kabupaten Sanggau. Kedatangan para Madya Praja tersebut, disambut baik Pemkab Sanggau. Ke-60 mahasiswa itu, akan distribusikan ke-15 kecamatan yang berada di Kabupaten Sanggau. Kita menyambut baiklah, adanya kegiatan PKL ini. Nantinya, mereka akan ditempatkan di ke-25 kecamatan yang ada, jelas Kabag Humas Pemkab Sanggau, Joni Irwanto SP, akhir pekan lalu.Adanya kegiatan itu, diharapkan, bisa membantu Pemkab Sanggau, mensosialisa-

PNS Kerja Sesuai Tata Kelola

Salah satu kegiatan PKL mahasiswa untuk membantu warga desa.

si mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan administrasi di tingkat desa. Harapan kita,

mereka mampu bersosialisasi dan berinteraksi dengan masyarakat, terangnya. (SrY)

SANGGAU. Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sanggau, hendaknya bekerja sesuai dengan tuntutan tata kelola pemerintahan. PNS harus mengubah pola pikir dan perilaku dalam bertugas. Tentunya sesuai tata kelola pemerintahan, ujarnya, belum lama ini. Selain itu, kata Setiman, PNS hendaknya supaya menunjukkan sikap disiplin dan loyalitas ke-

pada pekerjaan serta pengabdian kepada pemerintah. Pekerjaan menjadi PNS merupakan amanah. PNS adalah abdi Negara dan masyarakat, tegasnya. Untuk itu pinta Setiman, sudah seharusnya PNS terus menambah dan meningkatkan pengetahun serta wawasan baik didalam maupun diluar organisasi. Jaga nama baik korps PNS dan bekerjalah sesuai tupoksi masing-masing, pungkasnya. (SrY)


14 

injeh karaja

Utin Ketua Komite RA Nurul Islam NGABANG. Ny Utin Yulianti terpilih sebagai Ketua Komite Raudatul Athfal (RA) Nurul Islam dalam musyawarah yang dihadiri para orangtua murid, dewan guru, dan pengurus yayasan di musholla Nurul Islam, Sabtu (23/7). Terima kasih kepada bapak dan ibu orang tua murid yang telah memberi amanah dan kepercayaan saya sebagai ketua komite. Saya berharap dukungan dan bersama-sama dalam mengemban amanah ini, ujar Utin yang juga pejabat di Kejari Ngabang ini. Ketua Yayasan Nurul Islam Iskandar Haris mengatakan, RA Nurul Islam berdiri murni dari masyarakat karena lembaga pendidikan yang ada di Nurul Islam itu, tidak ada artinya dan tidak akan besar tanpa dari dukungan masyarakat. Kalau RA Nurul Islam betul- betul berdiri dari sumbangan masyarakat yang menitipkan di sekolah itu. Jadi kalau ada masalah teknis RA dibicarakan dengan kepala sekolah dan dewan guru serta komite sekolah, ungkap Iskandar. Kepala Sekolah RA Nurul Islam Helly Ummi Mustholihah mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberi kepercayaan RA memberikan pendidikan anak-anaknya. Kami berharap kalau ada masalah-masalah tentang RA agar bermusyawarah dengan dewan guru, ujarnya. (rie) 

suara direk

Normalisasi Sungai Rusak Sawah NGABANG. Proyek normalisai sungai dari pemerintah provinsi di Landak malah merusak sejumlah lahan pertanian karena kekeringan. Sungai dikeruk terlalu dalam akibatnya sawah masyarakat jadi tandus. Mestinya instansi terkait ada pelaksana proyek normalisasi ada koordinasi dengan dinas pertanian. Karena dampaknya sawah jadi alih fungsi, kata Ketua Komisi C DPRD Landak Adrianus Yanto Nunus kepada Equator, belum lama ini. Ia mencontohkan lahan sawah Desa Paloan sungai Kebadu yang dikeruk perlu dibuat semacam irigasi, agar sawah yang kena dampak normalisasi sungai kembali bisa digarap untuk tanaman padi. Jadi memang perlu ada pengkajian sebelum dilakukan kegiatan normalisasi. Kalau hanya parit kecil lalu dikeruk seperti sungai, tentu air di tepian malah kering. Sementara irigasi tidak ada, ujar Nunus legislator Golkar ini. Ia berharap jika memang tahun depan masih ada proyek normalisasi sungai. Ia menyarankan kalau bisa dialihkan ke kegiatan lain seperti untuk irigasi saja. Karena saya pikir untuk normalisasi sungai di Kabupaten Landak sudah cukup, karena malah banyak berdampak negatif bagi lahan persawahan masyarakat, kata Nunus. (rie)

landak edo’ Membangun Negeri Intan

Senin, 25 Juli 2011

Semester I Polres Landak

Sepuluh Kasus Pelakunya di Bawah Umur NGABANG. Kasus tindak pidana melibatkan atau pelakunya masih anak di bawah umur yang ditangani Polres Landak, pada semester satu (Januari-Juni 2011) tercatat sepuluh kasus. Ada sepuluh kasus pada semester pertama tahun ini kasus tindak pidana yang pelakunya masih anak-anak atau di bawah umur. Mereka terlibat kasus di antaranya pencurian, pencabulan, perkelahian, dan narkoba, ungkap Kapolres Landak AKBP Firman Nainggolan di kantornya, Sabtu (23/7). Menurutnya, pihak kepolisian dalam melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang masih di bawah umur tentu melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati anak-anak. Tujuannya agar bisa mengawal dan ketika di persidangan bisa meringankan tersangka dan majelis hakim dalam memutuskan melihat pertimbangan karena terdakwa masih anak di bawah umur, kata Nainggolan. Ia menegaskan, meskipun pelaku tindak pidana masih di bawah umur. Pihak kepolisian tetap menindak tegas sesuai hukum yang berlaku, karena dalam penegakan hukum tidak ada pandang bulu atau pilih-pilih. Dari sepuluh kasus tindak pidana yang melibatkan anak masih di bawah umur yang kita tangani. Memang ada di antaranya masih sekolah dan ada yang sudah putus sekolah, ujar Nainggolan. (rie)

Firman Nainggolan

Nama Kepala Kepegawaian Dicatut NGABANG. Nama kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Landak, Marcos Lahiran dicatut orang tidak bertanggungjawab dengan modus, meminta sejumlah uang dan menjanjikan bisa membantu kelulusan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Semua itu tidak benar. Kita mengimbau kepada masyarakat luas jangan terpancing dengan orang yang mengatasnamakan dirinya dengan cara

menelepon sejumlah kepada desa kepala sekolah, ungkap Kepala BKPP Landak Marcos Lahiran di kantornya, Jumat (22/7). Menurutnya, kejadian ini sudah berlangsung selama dua pekan, banyak penelepon gelap yang menghubungi kepala desa dan kepala sekolah dengan menjual nama dirinya, agar masyarakat yang ingin lulus CPNS di lingkung an pemerintah kabupaten Landak, menyetor uang di salah

satu nomor rekening. Saya tahunya ada salah satu kepala desa menelepon saya untuk memberitau masalah ini. Sontak saya terkejut dan mengklarifikasi kalau saya tidak melakukan hal seperti yang dinyatakan si penelpon gelap itu, tegas Marcos. Ia mengatakan, si penelpon gelap itu berdasarkan keterangan masyarakat yang pernah menerima telepon. Mereka meminta uang mencapai puluhan juta rupiah. Meskipun

sampai saat ini belum ada korban atau orang yang menyetor ke rekening yang disiapkan si penelpon gelap. Diimbau masyarakat selalu waspada dan jangan percaya dengan isu-isu tidak benar. Kita memang belum ada lapor ke polisi, karena belum ada yang menjadi korban uang. Yang jelas saya mengklarifikasi bahwa tidak pernah melakukan hal-hal yang tidak masuk akal tersebut, tegas Marcos (rie)

Marcos Lahiran

bumi lawang kuari 

balai betomu

Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Mesti Sejalan SEKADAU. Wacana perpustakaan masuk desa memang memiliki dampak positif terhadap mint abaca warga desa. Tapi untuk saat ini belum mendesak karena setiap desa pasti ada perpustakaan milik sekolah. Hanya saja yang perlu ditambah buku yang disediakan, sehingga ada jenis buku yang dapat dibaca kalangan tua, misalnya buku-buku tentang pertanian. Wacana perpustakaan desa, tentu jenis buku apa yang harus disiapkan dengan sejauh mana minat membaca dari warga. Kalau isinya tentang tanaman, undang-undang, Perda, sedangkan untuk mengetahui Perda atau UU itu adalah tugas dari pada pemerintah desa (Pemdes), BPD, dan mereka harus tahu apa isi perda terbaru, seyogianya mereka harus mempelajari, kata Ignatius Dibas, warga Sekadau. Sebaiknya, lanjut dia, dana tersebut untuk perbaikan jalan ke desa dan dari kecamatan ke desa, itu yang jelas akan berdampak langsung kepada masyarakat. Dengan terbukanya semua jalan dari desa ke desa, maka warga kalau panen karet, panen padi, kalau ada warga yang sakit dengan cepat dapat dirujuk untuk diobati. Selain itu, jika ada pengganggu keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di suatu daerah kalau jalan sudah lancar. Petugas keamanan dapat dengan mudah menanganinya serta mengantisipasinya, kata mantan anggota DPRD Sanggau periode 1999-2004 ditemui equator di Merbang, belum lama ini. Dibas berharap, jika ada pembangunan jalan di suatu daerah, hendaknya perencanaan oleh konsultan betul-betul disesuaikan dengan kondisi medan. Agar jalan dapat bertahan lama. Di samping konsultan perencana, konsultan pengawas juga perlu kerja esktra untuk mengawasi. Ia menyebutkan di sana anak-anak dari kampung Merbang dan Menawai, sekolah ke SMA PGRI jalannya berlumpur sampai ke SP3 Madia ke Seberang Kapuas. Bahkan ada kendaraan milik saudaranya, beroperasi di sana tapi tidak pernah mempedulikan keadaan jalan. Armada angkutan kulat getah, tak pernah melihat bagaimana memelihara jalan, ungkap Dibas. Sebaiknya, kata dia, dana yang diwacanakan untuk pembangunan perpustakaan desa dialihkan pada pembangunan gedung baru seolah lanjutan tingkat atas (SLTA). Sehingga anak dari Desa Timpuk tidak harus jalan kaki sekolah. Perlu dibangun satu unit sekolah baru (USB), anak dari Desa Timpuk dan SP 3 Merbang dibangun di SP4, saran Dibas. Peningkatan sumber daya manusia (SDM), lanjutnya, harus dengan membangun sekolah. Kalau hanya perpustakaan dibangun tapi sekolah tidak, siapa yang akan membaca, karena rendahnya SDM akan berakibat pembodohan, warga yang berharap hidupnya dari bertani dan menoreh (karet), tentu sulit mencari informasi. Contoh harga karet di pasaran, warga tidak mengetahui berapa harga yang sebenarnya, kadang-kadang dibeli berapa saja mereka pasrah. Itu yang perlu diantisipasi, karena kebodohan akan menambah kemiskinan, sindirnya. (tar)

Pertanyakan Material di Jalan Negara SEKADAU. Warga Sekadau kembali mempertanyakan kinerja PT Angkasapuri Konsursindo (AK) terhadap pengerjaan jalan negara di Sekadau dengan pagu dana Rp47 miliar lebih. Diduga material yang digunakan kurang memenuhi standar lapis pondasi agregat (LPA) kelas A. Saya berharap supaya pekerjaan dengan dana cukup besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mestinya dikerjakan dengan benar, dalam hal ini dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalbar harus pantau ke lapangan. Monitor langsung seperti apa material yang digunakan untuk jalan negara itu. Bulan hanya itu, konsultan pengawas harus turun ke lapangan cek keabsahan material yang digunakan sesuai standar atau tidak, kata Drs Paulus Subarno MSi, anggota DPRD Sekadau ditemui di kantornya belum lama ini. Masih kata dia, paling bertangungjawab dalam hal ini adalah konsultan pengawas. Jangan terima laporan saja dari pihak ketiga, karena yang merasakan dampaknya adalah warga Seka-

Material batu yang digunakan PT AK tidak memenuhi standar LPA kelas A.

dau. Sulitnya mendapatkan biaya peningkatan dari pemerintah pusat, membuat warga Sekadau gerah, sudah lama jalan hancur, giliran ada dana malah di ker-

jakan asal-asalan. Pekerjaan yang didanai APBN, perlu diawasi dengan baik, Dinas PU kabupaten tidak ada kewenangan untuk mengawasi

ANTONIUS SUTARJO/EQUATOR

secara langsung, karena bukan kewenangan mereka, katanya. Padahal secara teknis, sambungnya, seharusnya material batu yang digunakan harus kelas

A karena pekerjaan tersebut LPA bukan lapis pondasi bawah (LPB). Secara teknis warga awan tidaklah mengerti sepenuhya, tapi menurut penilaian sejumlah warga yang datang kepada kami, suksesnya pekerjaan jalan Negara yang dikerjakan oleh PT AK diragukan, baik dari material yang digunakan maupun rentang waktu masa kontrak pekerjaan. Informasi yang terhimpun, PT AK tidak mampu menyelesaikan beberapa permasalahan sosial dengan masyarakat, sehingga pekerjaan berjalan lambat. Keterlambatan pekerjaan sangat berpengaruh pada cara dan pendekatan terhadap masyarakat, karena banyak pekarangan warga yang terkena pelebaran, jadi dibutuhkan kearifan dari manajemen PT AK, punggkasnya. Ketika Equator berusaha mengonfirmasikan kepada pihak manajemen PT AK, terkait komentar warga ini, semua tidak dapat ditemui. Di upayakan dihubungi lewat telepon seluler juga tidak ada jawaban. (tar)

Jelang Bulan Puasa Satpol-PP Lancarkan Operasi Persuasif SEKADAU. Menghargai persiapan bulan puasa Ramadan 1433 Hijriah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Sekadau, menggelar operasi persuasif ke tempat-tempat yang diduga untuk maksiat, Sabtu (23/7). Satpol-PP Sekadau turun ke sejumlah tempat hiburan malam, guna mendata dan melakukan pendekatan persuasif terhadap para pekerja dan pemilik cape remang-remang. Bulan suci bagi umat Islam, Ramadan 1433 Hijriah kini sudah di ambang pintu. Dalam suasana Ramadan diminta semua lapisan masyarakat mulai mempersiapkan diri menapaki momentum religius ini. Dua unit kendaraan roda empat Belasan anggota Satpol-PP mulai menyisir sejumlah café remang-remang sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian bergerak menuju arah Jalan Sekadau-

OPERASI PERSUASIF DI CAFÉ Kaisar Kenanga Fantasi Kp Malaban Toli-Toli Country

Satpol—PP sedang memeriksa identitas pekerja di café remangremang, Sabtu (24/7) malam. ANTONIUS SUTARJO/EQUATOR

Sanggau sampai Desa Peniti. Satu-persatu tempat hiburan malam di pinggir-pinggir jalur sutra disambangi tim Satpol-PP. Agak terganggu juga para pengunjung, pekerja bahkan pemilik ketika didatangi bela-

san Satpol-PP. Mulai dari wajah takut, terdiam sampai ada yang segera menutup tempatnya, ketika mengetahui adanya pemberitahuan pekerja harus didata berdasarkan identitas masing-masing. Hasil pendataan,

8 6 2 4 2 4

pekerja pekerja pekerja pekerja pekerja pekerja

tercatat sebanyak 26 pekerja dengan kualifikasi di Kaisar 8 pekerja, Kenanga 6 pekerja, Fantasi 2 pekerja, Kp Malaban 4 pekerja, Toli-Toli 2 pekerja, dan Country 4 pekerja. Tidak kita beri sanksi, karena kita baru sosialisasi, tapi kalau kedua kali kita turun yang bersangkutan masih belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) akan kita proses, ungkap Kadarto SSos, Kasi Ops Pol-PP Sekadau.

Dalam Operasi kali ini, kata Darto, hanya melakukan pendekatan persuasif guna mengingatkan para pemilik dan pekerja tempat hiburan. Diharapkan para pekerja maupun pemilik sesuai kearifan lokal, bagaimana aturan ketika memasuki bulan suci Ramadan, ungkap Darto. Dikatakan Darto lagi, dalam waktu dekat pihaknya juga akan memberikan surat edaran mengenai jam malam bukannya tempat hiburan kepada para pemilik, baik hotel, penginapan termasuk tempat hiburan malam, guna menertibkan tamu yang datang agar mereka tenang berada di Sekadau. Sampai dengan pukul 23.30 WIB, operasi berjalan lancar dan tertib tanpa perlawanan dan situasi tetap terjaga kondusif. (tar)


15 

padah bertuah

Keluarga Kecil Sejahtera H ARI Keluarga Nasional (Harganas) merupakan peringatan yang mengandung nilai sejarah. Sebab, menjadi tanda hari bangkitnya kesadaran keluarga Indonesia untuk membangun dirinya ke arah keluarga kecil yang sejahtera. Makanya, melalui gerakan keluarga berencana (KB) diharapkan dapat menam- H Hendri Siswanto, S.Sos pakkan hasil yang nyata semakin meningkatnya jumlah keluarga kecil bahagia dan sejahtera khususnya di Kabupaten Kayong Utara, ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, H Hendri Siswanto, S.Sos. (lud)

Wadah Seluruh Kekuatan KEPALA Bidang Sosial pada Dinsosnakertrans Kabupaten Kayong Utara, Lilik Hariadi, S.Ag.M.Si mengungkapkan, taruna siaga bencana atau Tagana pada hakikatnya adalah wadah seluruh kekuatan komponen penanggulangan bencana berbasis masyarakat khususnya dari Lilik Hariadi, S.Ag.M.S unsur generasi muda. Kata Taruna memiliki arti generasi muda, dan kata siaga memiliki arti segala upaya kesiapsiagaan dalam kondisi apa pun dan kata bencana adalah tantangan dan masalah yang harus diselesaikan. Tujuan utama pemerintah untuk menyatukan visi, misi dan tindakan dalam penanggulangan bencana dengan menyatukan pada satu korps yaitu korps Penanggulangan Bencana Indonesia dengan nama Taruna Siaga Bencana atau TAGANA, kata Lilik. (lud)

Tak Miliki Akte, Jaka Ditolak Sekolah SUKADANA. Jaka yang merupakan warga RT 007/RW 003, Dusun Bakti Karya, Desa Nipah Kuning, Kecamatan Simpang Hilir, terpaksa harus kecewa. Pasalnya, bocah yang berusia lebih enam tahun ini tidak bisa diterima pihak sekolah lantaran tidak memiliki akte kelahiran. Dari pihak sekolah menolak menerima anak saya dengan alasan tidak memiliki akte kelahiran. Jangankan akte kelahiran, saya dan istri juga belum memiliki KTP, ungkap Pit, 31, ayah dari Jaka kepada Equator, belum lama ini. Jaka, diakui Pit, merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Sedangkan, anak keduanya yang perempuan masih berusia tiga tahun. Pit juga merasa kecewa begitu anak sulungnya ditolak oleh pihak SD Negeri 10 Desa Nipah Kuning. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum bisa dikonďŹ rmasi. (lud)

geliat kayong utara Senin, 25 Juli 2011

Pelanggaran Hak Anak Masih Sering Terjadi SUKADANA. Melihat realita saat ini, ternyata masih banyak terjadi tindak pelanggaran hak anak. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Kayong Utara, Ir H Muhammad Said ketika membuka acara pertemuan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Kayong Utara di gedung Balai Praja, Kompleks Kantor Bupati Kayong Utara, Jumat (22/7). Pelanggaran hak anak, diakui Said, diakibatkan berbagai hal. Di antaranya, karena ketidaktahuan, kekeliruan cara pandang maupun pengabaian dan penelantaran dalam pemenuhan hakhak anak. Pelanggaran tersebut, dikatakan Said, akan berakibat fatal. Dengan adanya perlakuan tindakan kekerasan ďŹ sik sebagai pelampiasan ekonomi, eksploitasi ekonomi atau dengan menjadikan anak sebagai pekerja atau anak jalanan, perdagangan anak untuk tujuan seksual komersial atau tujuan ekonomi lainnya. Termasuk pembuangan dan pembunuhan bayi serta balita bergizi buruk yang kesemuanya sering dikaitkan dengan alasan yang fundamental yakni impitan

Wakil Bupati Ir H Muhammad Said menyematkan tanda peserta pada pertemuan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Kayong Utara di gedung Balai Praja, Jumat (22/7). Kamiriludin/Equator

kemiskinan. Pemerintah sudah berusaha mengatasi berbagai permasalahan tersebut, dengan menyelenggarakan upaya-upaya perlindungan anak yang meliputi tiga prinsip mendasar hak asasi

manusia yaitu penghormatan, pemenuhan dan perlindungan atas hak anak, ungkapnya. Diakui orang nomor dua di jajaran eksekutif Kayong Utara ini, pemerintah telah membuat instrumen hukum untuk memas-

tikan bahwa jaminan-jaminan pemenuhan hak anak itu terlaksana dan penegakan hukum dapat dilakukan. Di sisi lain, menurut Said, saat ini pemerintah terus menerus mengupayakan berbagai pem-

benahan dan perbaikan kondisi perlindungan anak secara menyeluruh yang didasari dengan strategi terpadu. Pembenahan dan perbaikan dimaksud, dilanjutkan Said, misalnya penyusunan peraturan perundang-undangan sebagai landasan hukumnya. Perbaikan sistem pelayanan dan pengawasan serta penyusunan berbagai pedoman untuk mewujudkan kepastian jaminan adanya perlindungan anak dalam semua kebijakan, program, kegiatan dan anggaran serta kerangka penilaiannya. Disampaikan Said, kebijakan pemerintah dalam melindungi anak telah disusun dalam sebuah program nasional bagi anak Indonesia (Pnbai) 2015 dengan visi untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, dan terlindungi dalam suatu kawasan yang layak bagi anak . Bagian dari program nasional bagi anak Indonesia ini yaitu adanya pertemuan FAD yang merupakan program keserasian kebijakan peningkatan kualitas anak dan perempuan, tandasnya. (lud)

FAD Cegah Kaderisasi Kelompok Radikal

Widia

Kamiriludin/Equator

SUKADANA. Presiden Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Kayong Utara, Widia mengungkapkan, kegiatan FAD sangat memberikan dampak positif khususnya bagi anak. Pasalnya, melalui organisasi ini dapat mengantisipasi fenomena sosial berupa menurunnya semangat nasionalisme serta jiwa patriotism anak-anak Indonesia. Termasuk, untuk menghindarkan sasaran kaderisasi dari kelompok-kelompok radikal. Apalagi pada usia kanakkanak, khususnya para remaja

merupakan masa krisis karena pada masa itu sedang mencari jati diri dan kepribadian yang relatif lebih sangat mudah terbujuk bahkan terjebak dalam kelompok tertentu yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak, baik secara ďŹ sik maupun mental, ucap Widia. Widia juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak atas kepemimpinannya selama ini. Mohon maaf kepada semuanya karena pada acara FAD Kalbar yang dilaksanakan pada 22-25 Juni lalu,

saya tidak bisa mencalonkan diri sebagai Presiden FAD Kalbar dikarenakan umur saya yang sudah hampir 18 tahun, sehingga yang terpilih menjadi Presiden FAD Kalbar Rizani Amelia dari Kabupaten Pontianak, ujarnya. Widia berpesan, bahwa FAD ini bukan ajang politik atau ajang untuk mencari popularitas. Tetapi, dikatakan dia, FAD merupakan tempat untuk mencari teman-teman, menimba ilmu dan untuk mengetahui hak-hak anak.

Sebagai anak daerah, Widia mengajak agar saling bahu membahu membangun daerah. Selain itu, anak daerah harus saling berpegangan tangan bersatu padu dan bersama-sama dalam mencapai cita-cita serta harus saling menjunjung dan bersama-sama menjaga etika moral dan budaya daerah. Dalam kegiatan itu juga hadir sejumlah narasumber di antaranya dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, KPAID Kalbar dan dari Polres Ketapang. (lud)

kabupaten ketapang KNPI Ketapang Gelar Rapat Kerja Dukung Pemekaran Wilayah KETAPANG. Untuk lebih berperan aktif di masyarakat, DPD Kominte Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ketapang terus melakukan pembenahan. Rapat kerja pun digelar, Minggu (24/7) guna mengevaluasi program yang telah dilakukan serta mempertajam rencana kerja yang akan datang. Kita meng a k u i , s e l a m a Febriyadi, Ketua KNPI Ketapang. ini peran KNPI di masyarakat tak banyak diketahui. Padahal selama ini sudah banyak kegiatan yang dilakukan KNPI Ketapang seperti donor darah, lomba lari marathon, dialog pemuda dan kegiatan lainnya, kata M Febriyadi, Ketua DPD KNPI Ketapang kepada Equator ditemui usai rapat kerja kemarin. Ia menilai, kurangnya ekspos terhadap kegiatan tersebut membuat peran KNPI tak nampak di masyarakat. Ke depannya kita berharap kegiatan KNPI akan lebih menonjol lagi di masyarakat. Recananya juga akan ada penanaman seribu pohon di Kecamatan Simpang Hulu, Oktober mendatang, ungkapnya. Selain itu ia mengaku, selama ini KNPI di tingkat kecamatan kurang memberikan kontribusi berupa kegiatan-kegiatan di masyarakat. Karena itu setelah rapat kerja ini, seluruh pengurus KNPI tingkat kecamatan untuk berperan aktif di masyarakat. Kita akan memberikan pembinaan di tingkat kecamatan, akunya. Diungkapkannya, rapat kerja tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi antara lain mengharapkan Pemda untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang, mempercepat proses penyelesaian pembangunan gedung pemuda Ketapang. Kita juga mendukung Pemerintah Daerah untuk melakukan pemekaran wilayah. Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Ketapang, tuturnya. Menurut dia empat kecamatan antara lain, Simpang Hulu, Sungai Laur, Sandai dan Nanga Tayap sangat berpotensi untuk dimekarkan. Forum Musyawarah Kabupaten beranggapan keempat kecamatan sangat potensial untuk dimekarkan, dikembangkan dan disatukan menjadi kabupaten. Oleh sebab itu, Muskab DPD KNPI Ketapang sangat mendukung terhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat terhadap pemekaran wilayah tersebut, terangnya. (KiA/pk)

Tinjau Ulang Izin PT Arrtu Areal Masuk Kawasan Hutan Rawa Gambut KETAPANG. Anggota Yayasan Palung, Edi Rahman mengatakan, sangat dimaklumi jika saat ini Pemda Ketapang terus berpacu mengembangkan dan meningkatkan kemajuan daerahnya dari berbagai sektor. Terutama sektor pekebunan sawit dengan cara membuka lapangan dan memberi peluang bagi investor perkebunan sawit untuk berinvestasi. Namun ia menjelaskan, masuknya para investor juga tidak terlepas memunculkan beberapa persoalan dengan masyarakat maupun dari sisi lingkungan. Bahkan beberapa bulan terakhir, sering masyarakat melaporkan dan melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Ketapang terkait permasalahan perkebunan sawit, ujarnya.

Ia mencontohkan, beberapa perwakilan masyarakat Desa Sungai Pelang juga melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Ketapang, Jumat (22/7) lalu karena adanya permasalahan dengan PT. Arrtu Energie Resources. Masyarakat khawatir akan dampak pembukaan areal perkebunan baik berdampak banjir, hama bahkan sampai pada ganti rugi lahan. Dalam audiensi tersebut kata Edi, ada beberapa permasalahan yang perlu dicermati Pemerintah Kabupaten Ketapang sebagai pemangku kepentingan terutama berkaitan dengan sisi lingkungan. Menurutnya, izin lokasi perkebunan sawit PT. Arrtu Energie Resources dikeluarkan berdasar-

kan SK. Bupati Kabupaten Ketapang Nomor 353 Tahun 2007, Tanggal 18 September 2007 dan diperpanjang kembali berdasarkan SK. Bupati Kabupaten Ketapang Nomor 95 B Tahun 2010, Tanggal 16 Februari 2010 dan telah berakhir 16 Februari 2011 serta tidak bisa di perpanjang kembali. Artinya, kata Edi, pemerintah daerah seharusnya tidak memperpanjang izin perkebunan tersebut serta perusahaan hanya bisa melakukan aktivitas di lahan yang telah dibebaskan. Sebagaimana diketahui, areal konsesi perkebunan sawit PT. Arrtu Energie Resources masuk dalam wilayah Desa Sungai Putri dan Desa Sungai Pelang, sebagian besar merupakan hutan

rawa gambut bahkan terdapat gambut yang mempunyai kedalaman lebih dari tiga meter yang harus tetap dipertahankan serta menjadi kawasan lindung gambut. Selain itu juga hutan rawa gambut sangat besar manfaatnya dan jika tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan kebanjiran, kekeringan, instrusi air asin, berkurangnya mata pencaharian penduduk setempat serta hilangnya keanekaragaman hayati. Edi memaparkan, pemberian izin di kawasan tersebut seharusnya mempertimbangkan dampak lingkungan yang ditimbulkan serta harus memerhatikan Inpres Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan

Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut. Berdasarkan survey yang pernah dilakukan Yayasan Palung, areal konsesi perkebunan sawit PT. Arrtu Energie Resources merupakan habitat serta masih terdapat populasi Orangutan yang merupakan satwa langka dan dilindungi undangundang, ujarnya Dengan mempertimbangkan kawasan tersebut, sebagian besar merupakan hutan rawa gambut serta menjadi habitat Orangutan lanjut Edi, maka sudah menjadi sebuah keharusan bagi Pemda melalui instansi terkait untuk menghentikan serta mengkaji ulang izin perkebunan sawit termasuk Amdal PT. Arrtu Energie Resources. (KiA)

Banyak Masyarakat Tak Tahu Wilayah KNKT KETAPANG. Saat ini pemerintah Kabupaten Ketapang telah menetapkan dua daerah sebagai wilayah Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KNKT). Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Hutan Kota Ketapang, Haryadi kepada sejumlah wartawan. Dikatakannya, meski Pemkab Ketapang telah menetapkan wilayah KNKT, namun hingga saat ini belum banyak masyarakat mengetahui keberadaannya. Bisa dibilang masih belum banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan dua daerah tersebut, karena hingga saat ini hanya beberapa komunitas saja yang kerap kali bertandang ke sana, seperti para pencinta alam dan sejenisnya, tuturnya. Dua daerah yang telah diakui Pemkab Ketapang sebagai kawasan KNKT yaitu daerah sekitar Sungai Awan Kanan yang diakui keberadaannya sesuai SK Bupati Ketapang nomor

29 tahun 2011 dan Kawasan Sungai Tengar di Kecamatan Kendawangan yang ditetapkan sesuai SK Bupati Ketapang nomor 30 tahun 2011. Ia menyayangkan, jika saat ini kedua wilayah KNKT Ketapang tersebut masih belum banyak diketahui keberadaannya, padahal kedua daerah itu sangat berpotensi untuk dijadikan daerah pariwisata dan rekreasi, karena di dalamnya terdapat beragam kekayaan alam khas yang dimiliki Kabupaten Ketapang, seperti aneka jenis burung migran. Karena itu, ke depan Pemkab berencana membangun sarana penunjang untuk kemajuan kedua daerah tersebut sebagai wilayah KNKT. Pembangunan sarana yang direncanakan, tidak akan mengubah kondisi asli alam di daerah sehingg dapat mempertahankan kondisi alami hutan-hutan yang ada di sekitar kawasan KNKT, paparnya. (KiA)

Masih ada saja pengendara mengangkut barang yang melebihi kapasitas kendaraannya. Kiram Akbar/Equator


Kom.Bisnis

Hari Ini Musda X BPD HIPMI KALBAR

Musyawarah Daerah (Musda) X Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalbar dibuka hari ini, Senin (25/7). Musda dibuka Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar, Santyoso Tio di Hotel Santika. Musyawarah daerah yang berlangsung satu hari penuh ini salah satu agendanya adalah memilih ketua umum BPD HIPMI Kalbar untuk periode000 2011-2014. Menurut Ketua Panitia, Alik Rosyad ST pembukaan Musda di hotel Santika pukul 10.00. Hadir dari BPP HIPMI, Sekjen HIPMI, Ridwan Mustafa, dan anggota Bidang Organisasi BPP HIPMI, Tomy Pantau. Seluruh BPC HIPMI sudah kita sampaikan surat. Kita harapkan tidak ada masalah dan hadir semua. Setiap BPC memiliki tiga hak suara, kata Alik. Usai pembukaan dilanjutkan sidang-sidang pleno hingga pembacaan hasil keputusan. Selanjutnya acara penutupan diselenggarakan di Hotel Mahkota. Penutupan rencananya dilakukan langsung Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH. Hadir juga Dewan Pembina BPD HIPMI Kalbar, DR Oesman Sapta Oedang. Pelantikan pengurus terpilih periode 2011-2014 dilakukan Ketum HIPMI, Erwin Aksa. Sementara Ketum BPD HIPMI Kalbar, Ir Iwan Gunawan menambahkan, di malam penutupan juga akan diselenggarakan HIPMI Award. Award ini diberikan kepada organisasi atau lembaga atau perorangan yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan HIPMI Kalbar selama ini. Akan ada juga penandatanganan MoU antara HIPMI Kalbar dengan Garuda Indonesia. Akan ada kemudahan dari Garuda dengan anggota-anggota HIPMI, kata Iwan. Selain itu tiga calon Ketum HIPMI yang akan bersaing di Munas HIPMI Oktober mendatang juga rencananya hadir. Di antaranya, Pria Manaya Djan, Erik Hidayat, dan Raja Sapta Oktohari. (Ray)

Smart Solution Your Career & Entrepreneurship

BSI Penuhi Kebutuhan SDM Berbagai Perusahaan

BSI Career & Entrepreneurship Expo merupakan salah satu kegiatan terbesar dari serangkaian program kerja yang BSI Career Center (BCC) & BSI Entrepreneur Center (BEC), pertengahan Juni lalu. Saat ini jumlah dunia kerja/usaha yang hadir sebanyak 58 perusahaan dan peserta sebanyak 1.200 lebih dari mahasiswa/alumni BSI/Nusa Mandiri. Dengan media pasar kerja ini diharapkan dapat terserap minimal 30% peserta yang hadir diterima di berbagai bidang pekerjaan yang ditawarkan. Berbagai peluang pekerjaan yang ditawarkan dari 58 perusahaan yang hadir seperti staff IT (information technology), programmer, data entry, teknisi komputer, staff administrasi, jurnalis, sekretaris, supervisor, accounting, marketing, dan lainlain kepada mahasiswa/alumni BSI/ Nusa Mandiri untuk dapat mengisi posisi-posisi tersebut. Heri Kuswara, selaku ketua pelaksana sekaligus Kepala BSI Career Center menekankan kepada setiap perusahaan yang hadir, untuk melakukan tindak lanjut atas lamaran yang masuk. Hal ini penting dilaksanakan agar BSI Career Fair ini bukan hanya Lips Service semata. BSI Career Center sangat siap memfasilitasi dan memediatori proses seleksi kerja yang akan dilaksanakan perusahaan atas lamaran yang masuk tanpa dipungut biaya dan beban dalam bentuk apapun. Pada kesempatan lain sambutan perusahaan diberikan oleh Roy salah satu manager dari PT Duta Griya Sarana, menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada BSI Career Center yang telah memfasilitasi dan memediatori perusahaan, untuk langsung merekrut sumber daya manusia (SDM) mahasiswa/alumni BSI/Nusa Mandiri, tanpa dikenakan biaya dalam bentuk apapun. Beliau menambahkan selama menjalin kerja sama BSI Career Center sangat responsif dalam memenuhi kebutuhan SDM berbagai perusahaan. Hal lain yang membuat beliau appreciate kepada BSI adalah karena di BSI ada BSI Career Center, dirasa dapat berperan aktif memberikan sumbangsih kepada pemerintah dalam rangka penanggulangan angka pengangguran yang kian lama kian sulit teratasi. Suasana BSI Career Fair semakin meriah ketika Talkshow Career dengan tema Tips dan Trik Mensiasati lolos seleksi kerja dimulai. Dibuka oleh moderator Ispandi dengan menghadirkan narasumber bidang SDM, yaitu Iwan R Setiawan dari PT Prima Fajar Cahaya Surya dan Victor Crsitofel dari PT Valdo International. Keduanya langsung memberikan kunci sukses lolos seleksi kerja kepada peserta, mulai bagaimana membuat surat lamaran yang menjual, kiat-kiat menghadapi psikotest sampai pada tahapan persiapan menghadapi wawancara kerja. Tentunya ini menjadi sebuah wawasan yang bermanfaat bagi peserta sebagai bentuk persiapan dalam meraih karir gemilang. Talkshow entrepreneurship yang dimoderatori Angga dari BSI Entrepreneurship Center (BEC) dengan tema Strategi Menjadi Pengusaha Muda Sukses , narasumber Faif Yusuf, selaku wirausaha muda sukses di bidang busana Muslim dan penulis buku-buku motivasi wirausaha. Ditemani juga mahasiswa BSI yang sukses berwirausaha (succes story) yaitu asrorudin dengan lugas dan sistematis menjelaskan dan memotivasi peserta untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Pada kesempatan tersebut, diberikan juga award kepada para pemenang wirausaha mahasiswa terbaik dalam ajang BSI Entrepreneur Award yang langsung diberikan oleh Direktur BSI yakni Naba Aji Notoseputro dan ketua dewan juri, yaitu Faif Yusuf. Adapun pemenang kategori wirausahanya terdiri dari kategori pemula bisnis terbaik penghargaannya diberikan kepada Ubaydillah (Frutta Frutti), Yayah Kadariyah (The Tim Six Collection), Adhe Daelami (Namie Motor Wash). Untuk kategori bisnis dengan omzet di bawah Rp50 juta perbulan penghargaannya diberikan kepada Ester Lina (Applica Work & Accesories), Agung Sapto (Rahmah Grafika), Arif Prakoso (Rumah Belajar Phinisi. Untuk kategori bisnis dengan omzet di atas Rp50 juta perbulan, penghargaannya diberikan kepada M Asrorudin (Warmedia Production), Suci Purnama Sari (Elfata Digital), dan M Haris (CMC Komputer). Dalam sambutannya, Naba Aji Notoseputro menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para entrepreneur muda BSI yang turut berperan aktif di bagian terdepan, dalam menciptakan peluang usaha dan peluang pekerjaan bagi anak bangsa ini. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada seluruh perusahaan yang hadir dan membuka berbagai peluang pekerjaan bagi mahasiswa/alumni BSI. Ini bentuk kerjasama dan komunikasi yang sinergi dalam rangka mewujudkan link and match antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Dengan adanya bursa kerja, Entrepreneur Expo, Talkshow Career, Talkshow Entrepreneurship, dan BSI Entrepreneur Award ini, BSI memberikan berbagai pilihan dan persiapan kepada mahasiswa/alumni BSI/NURI, untuk sukses berkarier menjadi seorang pegawai profesional atau menjadi pengusaha sukses. (lam/biz)

16

Senin, 25 Juli 2011

DPC-HNSI Kota Pontianak Resmi Dilantik

BBM, Pungli dan Birokrasi Masih jadi Masalah Nelayan

Para pengurus DPC-HNSI Kota Pontianak yang baru saja dilantik, Sabtu (23/). DARUSSALAM/EQUATOR

PONTIANAK. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC-HNSI) Kota Pontianak, masa bhakti 20112016, resmi dilantik. Pengukuhan yang dilakukan Ketua DPD HNSI Provinsi Kalbar, D Kistoro SH di lantai dua Grand Mahkota Hotel ini, dibuka langsung Walikota Pontianak, Sutarmidji, Sabtu (23/7). Hadir pula Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pontianak, Lanal Pontianal, Satpol Air, PN Pontianak Hakim Ethok, Pertamina, dan perbankan. Menurut Ketua DPC HNSI Kota Pontianak, Bani Amin SPi, pelantikan dan pengukuhan pengurus selanjutnya diteruskan dengan dialog dan membuat rumusan penting yang menyangkut HNSI sendiri.

Rumusan ini dalam bentuk rekomendasi dan program apa yang akan dibawa nanti, terutama keinginan yang ditampung dari masyarakat nelayan bagi pemerintah yang merupakan mitra kerja para nelayan, kata Bani. Karena, jelas Bani, dibentuknya HNSI ini, bertujuan untuk menampung aspirasi berbagai masalah perikanan, tangkap, budidaya hingga pengolahan hasil ikan yang hingga saat ini dirasakan belum optimal mendapat perhatian dari pemerintah. Dengan adanya organisasi ini yang merupakan wadah bersatunya para nelayan kita dapat menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah. Baik berupa permodalan, hukum, sistem birokrasi ad-

ministrasi dan perizinan agar dapat berjalan lebih efektif dan lancar, ucap Bani. Kalau sistem ini dapat berjalan kata Bani, maka harapan Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalbar, menjadi daerah industri perikanan terbesar di Indonesia akan dapat terwujud. Karena sumber daya alam yang terkandung di laut Kalbar ini sangat luas dan berlimpah ketimbang yang ada di Laut Jawa (saat ini, Laut Jawa menghadap ke 14 provinsi di Indonesia, Red), papar Bani. Tak kalah penting, lanjut Bani, yakni kenyamanan iklim berusaha di Kalbar. Di mana saat ini masih banyak nelayan Kalbar yang dikejar-kejar oleh oknum-oknum tertentu yang menganggap

nelayan Kalbar sama halnya dengan nelayan Tailan. Padahal nelayan Kalbar jelas menggunakan bendera Merah Putih namun masih disamakan dengan nelayan Thailand yang jelas-jelas merampok di perairan Indonesia. Jadi model penjajah di Indonesia ini dirasakan masih berlaku. Padahal masalahnya hanya keterlambatan memperpanjang izin yang menyangkut kelengkapan kapal ikan. Bukannya diberikan teguran atau pembinaan namun harus dipaksa ditarik ke darat walau nelayan harus menguras BBM (bahan bakar minyak) hingga enam drum, keluh Bani Amin. Seharusnya, jelas Bani, dalam Undang-undang Perikanan, lebih mengutamakan

pembinaan ketimbang pidana. Kita nelayan perlu pembinaan dari pemerintah, bukan sebaliknya. Kita juga mengimbau para anggota agar tetap menaati aturan yang ada, agar masyarakat nelayanan tetap patuh pada hukum. Namun kita jangan dipersulit dengan birokrasi yang panjang dan berbelit-belit serta banyaknya kewenangan instansi yang menanganinya. Kita harap mengenai nelayan cukup satu pintu seperti dari Dinas Perikanan sendiri, harap Bani. Selain perlindungan hukum dan birokrasi, HNSI juga meminta kepada pihak Pertamina mengenai kejelasan untuk mendapatkan BBM bagi nelayan. Para nelayan sampai saat ini hanya diberikan 2 kl setiap kapal oleh SPBU untuk sekali berangkat. Padahal kebutuhan nelayan 15-20 kl setiap retnya. Di sini kita minta Pertamina memberikan kejelasan, berapa jatah para nelayan sebenarnya. Karena 2 kl jelas kurang dan terpaksa nelayan membeli ke luar dengan harga tinggi, keluh Bani. Selain itu lanjut Bani, wacana penyerahan kewenangan perizinan kapal nelayan di atas 30 ton dari pusat ke daerah dapat cepat terealisasi. Ini menyangkut kemudahan birokrasi nelayan. Di mana untuk kapasitas kapal di atas 30 ton kita harus mengurus ke pemerintah pusat, kita harap cukup hanya pemerintah daerah yang menangani, pinta Bani. (lam/biz)

Putra Entikong Pimpin SP-Bun PTPN XIII SANGGAU. Serikat Pekerja Perkebunan (SP-BUN) PTPN XIII Kalbar, Perkebunan Nusantara XIII menggelar sosialisasi tentang ketentuan perpanjangan masa kerja atau perpanjangan Batas Usia Pensiun (BUP), Jumat (22/7). Kegiatan ini, untuk menghindari adanya anggapan tebang pilih atau munculnya anggapan, karena faktor kedekatan dengan pimpinan lalu diperpanjang masa pensiun seseorang demikian juga sebaliknya, ungkap Sutek P Mulih ketua SP Bun PTPN XIII Kalbar, saat sosialisasi tersebut. Maka, kata Sutek, perlu diatur dan dibuat sistemnya yang jelas, agar tidak ada anggapan atau kerancuan tentang BUP tersebut. Ini mesti diketahui kita semua, timpalnya. Kegiatan itu, diikuti staff dan karyawan di Distrik Kalbar meliputi distrik Kaltim, Kalsel dan Kalteng di lingkungan Kantor Direksi dan Distrik Kalimantan Barat di Pontianak. Sosialisasi ini, dipimpin langsung Ketua Umum SPBUN PTPN XIII, Sutek P Mulih. Dihadiri General Manager Distrik Kalbar I Ir HS Manalu dan General Manager Distrik Kalbar II Ir P Girsang. Sosialisasi diikuti pengurus SP-BUN dan utusan/perwakilan

Ketua Umum SP BUN PTPN XIII Sutek P Mulih, menyalami Direktur Utama PTPN XIII Kusumandaru NS, saat sosialisasi perpanjangan BUP di Kantor Direksi Pontianak, Jumat (22/7). M KHUSYAIRI/EQUATOR

SP BUN kebun dan unit usaha PTPN XIII Distrik Kalbar. Ketentuan perpanjangan masa kerja atau perpanjangan BUP tersebut, merupakan kesepakatan bersama antara Direksi PTPN XIII dengan SPBUN PTPN XIII itu sendiri. Ditandatangani pada 23 Juni 2011 lalu. Kesepakatan tersebut ditandatangani Direktur Utama PTPN XIII, Kusumandaru NS,

Direktur SDM & Umum, Wagio Ripto Sumarto. Sedangkan dari unsur serikat pekerja ditandatangani oleh Ketua Umum SP-BUN, Sutek P Mulih dan Sekretaris Umum, Darwin Tarigan. Kesepakatan membuat aturan tentang ketentuan perpanjangan masa kerja atau perpanjangan BUP di lingkungan PTPN XIII ini. Tentunya, ada semacam acuan dan

regulasi, sehingga tidak memicu persoalan di masa mendatang, timpal Sutek. Salah satu pasal dalam kesepakatan itu menerangkan, penetapan perpanjangan masa kerja bagi karyawan, adalah kewenangan Direksi, Namun sebelum dilakukan perpanjangan masa kerja karyawan, terlebih dahulu dibicarakan dengan SP-BUN. Jadi, Direksi tidak bisa

memperpanjang masa kerja karyawan sepihak, Tapi terlebih dahulu harus dibicarakan dengan SP-BUN. Nah, SP-BUN akan memberikan pertimbangan. Jika tidak dibicarakan dengan SP-BUN maka dianggap tidak sah, tegas pria asal Entikong ini. Jadi timpal Sutek, kewenangan dari SP-BUN dalam penentuan perpanjangan BUP tersebut, semakin diperjelas dan ini merupakan kesepakatan dengan manajemen. Intinya, sekarang sudah terbuka dan transparansilah. Di mana tugas dan hak serta kewajiban perusahaan dan karyawan, tuturnya. Diketahui, selama ini lingkungan PTPN XIII berlaku aturan pensiun normal yakni 55 tahun bagi karyawan pelaksana. Lantas 56 tahun bagi karyawan pimpinan. Kendati demikian, berlaku aturan pensiun wajib yakni hingga 60 tahun. Tetapi, tak menutup kemungkinan ada pemberlakuan perpanjangan masa kerja atau perpanjangan BUP kepada karyawan yang sudah memasuki usia pensiun normal (55-56 tahun). Sepanjang belum memasuki masa pensiun wajib yakni di usia 60 tahun. (SrY/biz)

Pengurus WKRI Trimulya Dilantik Ana Maria: Ciptakan Harmonisasi SANGGAU. Sedikitnya ratusan umat Katolik di Kecamatan Mukok, Sanggau, menghadiri misa dan pengukuhan pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) ranting SP 2, Tri Mulya, Paroki Mukok, Minggu (24/7). Seremoni pelantikan dan misa pengukuhan tersebut, berlangsung di sebuah Kapel setempat. Pelantikan dilaksanakan langsung Ketua Wanita Katolik RI (WKRI) cabang Kabupaten Sanggau, Ny Ana Maria Rosni Kiteng. Ny Valentina Rafael terpilih sebagai nakhoda WKRI ranting SP 2 Tri Mulya tersebut, dengan penasihat Pastor Loren Watanama Pr, merupakan pastor Paroki Mukok. Kita berharap, kepengurusan yang baru dilantik ini, untuk senantiasa meningkatkan pelayanan dan kepedu-

lian terhadap umat, pinta Ny Ana Maria Rosni Kiteng pada kesempatan itu. Selain itu Ana Maria Rosni Kiteng meminta, jajaran kepengurusan yang baru itu, bisa menjadi sebagai motivator untuk meningkatkan kebersamaan dan harmonisasi di tengah-tengah masyarakat. Tanpa membedakan latar belakang dan agama dan suku bangsa. Pengurus WKRI mesti mampu menjadi panutan. Dan menjadi corong bagi masyarakat, untuk menjaga kebersamaan dalam menciptakan Ketua WKRI Kabupaten Sanggau Ny keharmonisan, tuturnya. Tampak hadir dalam ke- Pastor Paroki Mukok. (M Khusyairi) sempatan tersebut, Ny MaHati Kudus, Sanggau serta ria Meri Dasuki Ketua DPC Firmus Bambang J Tatto, WKRI, Ny Neti Stepanus, humas Katedral Keuskupan Andoi, Ny Fransiska Edi dan Sanggau. Ny Imakulata Dedet dan Edi Pastor Loren Watanama merupakan salah satu koor Pr, dalam khotbahnya me-

Ana Maria Rosni Kiteng (kiri) berfoto bersama pengurus WKRI, serta

minta jajaran kepengurusan dan umat Katolik di Kecamatan Mukok umumnya. Untuk tidak mengabaikan hukum cinta kasih. Cinta kasih ini merupakan muti-

ara gereja di tengah-tengah umat. Nah, cinta kasih mesti menjadi landasan kita untuk hidup dan mensyukuri karunia dan berkah Tuhan, tuturnya. (SrY/pk)


Harian Equator 25 Juli 2011