Page 2

2

interaktif

Sabtu, 24 September 2011



Aspirasi Warge Kote Pontianak

09.22

Oleh : Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan

Pak Wali Menjawab: Sampai saat ini aturan tentang pembatasan lalu lintas kendaraan di Jembatan Kapuas I masih berlaku. Kalau ada pelanggaran dan dibiarkan, nanti akan saya minta Polisi Lalu Lintas (Polantas) tegas. Aturan yang dibuat sudah melalui kajian Bakorlantas dan semoga Pak Polantas yang tugas disitu baca Interaktif ini. Tolong ya Pak Polantas, tindak tegas yang melanggar. Terimakasih. 

EQUATORIAL

Reformasi Laporan Keuangan EQUATORIAL

Harian

Jawa Pos Media Group

W

bernama Mohammad Masoom Stanekzai. Presiden Afghanistan Karzai yang sedang berada di Amerika Serikat, saat akan bertemu dengan Presiden Barack Obama menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya dan mengatakan bahwa meninggalnya mantan Presiden Burhanuddin Rabbani sebagai sebuah kehilangan yang sangat tragis dari seorang patriot Afghanistan. Presiden Obama menyatakan, Kami berdua percaya bahwa meskipun telah terjadi insiden ini, kami tidak akan tergoyahkan dalam menciptakan arah dimana Afghanistan akan bisa hidup di alam kebebasan, aman, selamat dan makmur, tegasnya. PM Pakistan Yusuf Reza Gilani dan Presiden Asif Ali Zardari menyatakan mengecam terjadinya pembunuhan terhadap Rabbani tersebut. Burhanuddin Rabbani menjadi Presiden Afghanistan pada tahun 1990, setelah penarikan pasukan Uni Soviet. Dia dipaksa turun dari jabatannya setelah kelompok Taliban menyerbu

ARGA

Taliban bersenjata. Menurut badan intelijen Afghanistan, modus serangan terhadap Rabbani pada Selasa malam itu mengingatkan pembunuhan politik dua hari menjelang serangan spektakuler terhadap gedung kebanggaan Amerika Serikat WTC. Ahmed Shah Massoud pemimpin Aliansi Utara dibunuh oleh seorang yang menyamar sebagai wartawan. Selain itu diberitakan oleh para jurnalis di Afghanistan, adanya kecurigaan keterlibatan jaringan intelijen Pakistan, Inter Services Intelligence Directorate yang dikatakan selalu berusaha menghentikan upaya menengahi perdamaian antara pemerintah Afghanistan dengan Taliban. Apa pelajaran yang bisa kita dapat dan pergunakan di masa depan? Pertama, kasus pembunuhan terhadap tokoh politik serta pejabat penting di Taliban dalam beberapa kasus dilakukan oleh orang kepercayaan yang dinilai steril. Pada beberapa kasus terdahulu korban ditembak, kemudian yang terjadi terhadap mantan Presiden Rabbani di luar perkiraan para Walpri, dilakukan dengan bom bunuh diri yang disimpan di sorban. Ini adalah pembunuhan fanatis dan terarah, sasaran terpilih dan bom kecil yang disembunyikan di tempat yang tidak diperkirakan ternyata mampu menewaskan target. Kedua, petugas yang bertanggung jawab sebagai pengawal

pribadi masih memberi toleransi terhadap tamu yang mendekat ke subyek pengamanan tanpa melakukan pemeriksaan yang sangat teliti. Ketiga, intelijen kurang fokus dalam melakukan nalisa dan penilaian baik kemungkinan langkah penyerang maupun target penting mana yang sangat mungkin akan diserang. Dalam situasi dan kondisi di daerah konik yang bergolak, seharusnya pengamanan pribadi ditingkatkan dua atau tiga kali lipat. Nah, kini bagaimana di Indonesia? Yang jelas para pejabat pengamanan (pasukan pengamanan) harus lebih hati-hati dan teliti dalam melakukan pengamanan VIP/VVIP. Jangan memberikan toleransi sekecil apa pun, karena celah kecil itulah yang dicari oleh para perancang dan akan mereka manfaatkan. Celah tersebut dalam bahasa terang intelijen adalah kerawanan, dimana apabila kerawanan dieksploitir, maka akan terjadi kelumpuhan sistem dan korban dipastikan akan jatuh. Dalam kondisi masa kini, dengan pernah ditemukannya rencana penyerangan terhadap presiden oleh kelompok teroris pada tiga spot, pernah terjadinya pembunuhan bersenjata, serta adanya pembom bunuh diri di sini, kewaspadaan nampaknya memang perlu ditingkatkan. Semoga bermanfaat.

Penulis adalah pemerhati intelijen

Tangkap Mobil TNI dari Malaysia Equator edisi Sabtu, 17 September 2011 hal 16 tentang penyelundupan mobil Malaysia di perbatasan digagalkan oleh TNI. Menurut saya, itu berita lucu bin aneh dan ajaib. TNI jangan cuma berani menangkap mobil (Malaysia) yang dibeli oleh masyarakat (Kalbar). Aparat TNI juga harus berani tertibkan mobil dinas TNI yang berasal dari Malaysia. Aparat TNI juga harus bisa beri contoh yang baik pada masyarakat. Kalau kita boleh jujur, coba kita lihat mobil dinas mewah TNI semua mobil bodong Malaysia yang berubah warna jadi warna hijau. Jangan mau minta simpati masyarakat. 085386112527 19-9-2011

PINDAH ALAMAT

Mulai 11 September 2011 Jl. Imam Bonjol No. 36 Pontianak

09.26

Moratorium Kebun Bupati Sanggau tidak setuju tentang moratorium perkebunan. Alasannya, asing tidak ingin negara kita kaya. Sebenarnya yang kaya rakyat atau bupati? Menjadi budak uang para investor perkebunan/dari rakyat kecil korban perkebunan pola kemitraan 80:20 peliharaan Bapak!

.

Di Kalbar ini tiap enam bulan sekali atau setengah tahun, Kalbar mengeluarkan kurang lebih 600-an mahasiswa akuntansi dan manajemen, baik strata satu maupun diploma dan sebagainya. Namun sumber daya manusia itu apakah tidak terserap ke pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, kelurahan maupun desa? Ataukah para sarjana S-1 maupun Diploma Akuntansi yang bekerja di pemerintahan masih perlu pendidikan moral? Kerangka manajemen dan perencanaan keuangan publik mengalami reformasi sejak 2001. Namun di tahun 2011 masih banyak pemerintah daerah bikin laporan keuangannya bermasalah. Tajuk akhir tahun 2011 ini, laporan keuangan pemerintah banyak yang bermasalah, baik dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah desa. Lebih dahsyat lagi, kementerian di kabinet Presiden SBY, bukan hanya satu yang perlu diperbaiki laporan keuangannya. Jadi wajar, kalau ada pemerintah daerah menyindir, Jangan suka mengajari daerah kalau yang di pusat saja tak becus buat laporan keuangan . Ada istilah dana talangan yang tak masuk dilaporan keuangan pemerintah. Sehingga pinjam-meminjam duit rakyat capai miliaran rupiah itu, membuat kacau laporan keuangan. Sebab, ketersediaan uang nyata dan di laporan, saat ini sudah dapat dicek BPK dan koncokonconya. Jadi kalau ada kepala dinas, badan, bagian, kantor, hingga unit pelaksana teknis daerah (UPTD) meminjam duit rakyat via APBD, baiknya dilaporkan supaya tak membuat rancu laporan keuangan daerah. Di sinilah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) panen hasil laporan pemeriksaan keuangan pemerintah daerah bermasalah. BPK-RI mendorong kepada pemerintah daerah untuk semakin memperbaiki tata kelola keuangannya agar lebih baik lagi. BPK-RI mengharapkan pemerintah daerah memperbaiki kelemahan sistem keuangan negara, terutama untuk bagian transparansi (tidak ditutup-tutupi) dan akuntabilitas (dapat dipertanggungjawabkan ke khalayak ramai). Memang sistem keuangan negara saat ini tidak sederhana dibanding sistem keuangan negara sebelumnya. Akibatnya, banyak pejabat dan analis yang belum memahami sistem keuangan negara, termasuk sistem anggaran. Pelaksanaan sistem keuangan dan anggaran, tidak sesederhana yang dibayangkan, alasannya pengelolaan keuangan negara saat ini berbeda dengan masa lalu. Penganggaran dalam sistem keuangan lama didasarkan pada kebutuhan dana. Namun dalam sistem yang baru, anggaran didasarkan pada apa yang akan dihasilkan. Reformasi anggaran menyangkut tiga hal, yaitu bagaimana aplikasi penganggaran berbasis kinerja, pengelolaan anggaran secara terpadu, dan pengelolaan anggaran jangka menengah dan jangka panjang. Enam langkah mengatasi di laporan keuangan pemerintah daerah yang perlu diperbaiki, sudah sering dimuat di Harian Equator. Namun karena manusia tempat salah dan lupa, maka ada baiknya teori itu diulang lagi. Ada enam langkah yang bisa dilakukan dalam usaha memperbaiki kelemahan di administrasi keuangan pemerintah. Pertama, perlunya menerapkan treasury single account (perhitungan perbendaharaan tunggal) secara utuh menyeluruh. Kedua, perlunya penerapan anggaran berbasis kinerja dan akrual. Ketiga, perlunya sistem aplikasi penyusunan laporan keuangan pemerintah yang terintegrasi dan andal. Keempat, perlunya kebijakan tentang pengadaan sumber daya manusia di bidang akuntansi. Kelima, perlunya quality assurance berupa penataan kembali fungsi pengawasan internal, seperti BPKP, inspektorat atau satuan pengendali intern, dan badan pengawasan daerah. Keenam, DPRD boleh membentuk Panitia Akuntabilitas Publik, agar dapat mendorong pemerintah menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPKĚśRI, serta memantau pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) secara keseluruhan. Diharapkan laporan BPK-RI, dapat membantu DPRD Kalbar memberikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan atas rancangan peraturan daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2011. ***

Mantan Presiden Afghanistan Burhanuddin Rabbani yang kini menjadi Ketua Dewan Perdamaian Afghanistan tewas terbunuh di kediamannya pada Selasa (20/9) malam oleh seorang pembom bunuh diri. Burhanuddin Rabbani adalah pejabat Afghanistan yang paling menonjol dalam melakukan rekonsiliasi perdamaian dengan Taliban untuk menghentikan perang yang telah berlangsung selama 10 tahun. Kematiannya merupakan sebuah berita yang sangat mengejutkan dan diperkirakan akan dapat menghancurkan proses perdamaian di Afghanistan. Pembom bunuh diri tersebut diketahui sebagai salah seorang kepercayaan yang pada saat pertemuan disebutkan membawa sebuah informasi penting untuk Rabbani. Pada saat pertemuan, pelaku memeluk Rabbani dan kemudian meledakkan bom yang disembunyikan di sorbannya. Ledakan tersebut membunuh Rabbani dan melukai tiga orang lainnya. Salah satu korban yang menderita luka-luka serius diketahui

dan menguasai ibukota Kabul pada tahun 1996. Rabbani kemudian menduduki jabatan sebagai presiden dari Aliansi Utara. Dia kini adalah orang terpenting yang mencoba melakukan upaya perdamaian antara pemerintahan Presiden Karzai dengan kelompok militan Taliban. Seperti diketahui, Taliban telah melakukan beberapa serangan sporadis di kota Kabul seminggu sebelum Rabbani tewas. Kemampuan Taliban melakukan serangan, bahkan pada Selasa (13/9) kantor kedutaan AS di Kabul juga mereka serang. Serangan Taliban di Kabul tersebut mengundang banyak pertanyaan akan kesiapan dan kemampuan dari pasukan Presiden Karzai dalam menjaga situasi keamanan negara menjelang penarikan pasukan AS dan NATO yang akan berakhir pada 2014. Bahkan kini tiga provinsi yang berbatasan dengan Kabul lebih banyak dikuasai Taliban. Pembunuhan mantan Presiden Burhanuddin Rabbani sebagai tokoh di Afghanistan tercatat sebagai peristiwa ketiga dalam tiga bulan terakhir. Pada bulan Juli saudara tiri Presiden Karzai, Ahmed Wali Karzai yang sehari-harinya dijaga demikian ketat, tewas ditembak teman kepercayaannya sendiri. Beberapa hari kemudian, mantan Gubernur Oruzgan Jan Mohammed Khan yang merupakan pendukung Karzai diserbu beberapa orang

085252482444 16-9-2011

19.12

Kelihatan Pelakunya Lempar batu sembunyi tangan, terbaca di Harian Equator, dari mana datangnya jelas kelihatan, pelakunya pasti orang kantor. Kalau diamati jelas kelihatan pelakunya suka berbuat kotor. Lempar batu sembunyi tangan, pelakunya suka berperilaku kotor, tak usahlah dibiarkan lama-lama, kalau lama-lama berkembanglah koruptor. L e m p a r batu sembunyi tangan, salah lempar kena kepala sendiri, bila luka nyesal kemudian, jangan pula tak mau nyalahkan diri sendiri. Pantun ini khusus untuk Equator. Jangan teruskan perilaku kotor, nanti susah membasmi koruptor.

081352028655 17-9-2011 07.04

.

!

ARIA TOUR

Hotel Garuda

.

08152244071 15-9-2011

Pelajaran dari Tewasnya Mantan Presiden Afghanistan

Jl. Pahlawan

Maaf Pak Wali, apa sekarang mobil roda 6/bis dan truk boleh lewat Jembatan Kapuas II pada jam sibuk. Saya lihat petugas pun pura-pura tidak melihat yang berakibat macet. Tolong Pak tertibkan kembali. Terimakasih atas perhatiannya.

HP : 0819-5267-5378

5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDOKDODPDQNZDUWRXNXUDQKXUXI6LODNDQNLULPNHHPDLOUHGDNVL#HTXDWRUQHZVFRP

Tol Kapuas I

HP:0819-5267-5378

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

.

Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

Jl. Imam Bonjol

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

Jl. Tanjung Sari No. 168 (A. Yani), Pontianak, Telp. (0561) 582829, 08164997885

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie. Staf Redaksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul AriÂżn. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: AlÂż Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

Harian Equator 24 September 2011  

Harian Equator 24 September 2011

Harian Equator 24 September 2011  

Harian Equator 24 September 2011

Advertisement