Page 5

PEMILUKADA 2012

5

Kamis, 23 Febuari 2012

Jangan Golput Dalam Pemilu Singkawang. Pembicara internasional yang juga mantan Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan RI, Wimar Witoelar mengimbau masyarakat tidak memilih Golongan Putih (Golput), atau tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Carilah informasi mengenai calon. Kalau tidak bisa dari media, dari orang. Cari alternatifnya, pilihlah dengan cerdas, pilih orang-orang yang baik dan yang bisa dipercaya serta mempunyai etika, kata Wimar Witoelar ketika menjadi narasumber dalam Seminar Nasional di Auditorium Umar Anshori Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syarif Abdurrahman (SA) Kota Singkawang, kemarin (22/2). Pria dengan rambut khasnya ini menjadi narasumber dalam seminar tersebut bersama Dosen Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Rocky Gerung. Seminar itu juga di-

hadiri rombongan dari Jakarta dan Surabaya, DPW SMIK dan peserta lainnya. Wimar Witoelar mengimbau masyarakat untuk tidak Golput, karena menggunakan hak pilih merupakan bagian dalam pemilu yang sangat penting bagi demokrasi. Sedangkan negara-negara maju di dunia merupakan negara demokrasi. Jika kita ingin memperbaiki keadaan, ikutlah memilih dalam pemilu untuk mencapai harapan dan fakta, yaitu deng an menjalankan sistem demokrasi dengan etika, jelas Wimar. Menurut dia, penilaian kalau politik itu sarat kepentingan, kotor dan buas harus diubah. Kita harus berubah, yaitu dengan mengubah kesadaran terkait pengert ian polit ik, ajak Wimar. Sementara itu, Pembina Solidaritas Masyarakat Untuk Keadilan (SMIK), Asmaniar mengatakan, dengan dilangsung-

Seminar nasional di Auditorium Umar Anshori Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syarif Abdurrahman (SA) Kota Singkawang menghadirkan Wimar Witoelar sebagai narasumber. \\Mordiad kannya seminar yang dilaksanakan Lembaga Penelitian dan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat(LP3M)

dan SMIK ini, diharapkan masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Seminar bertajuk Demokrasi

Indonesia Antara Harapan dan Fakta diharapkan menelurkan pemahaman yang benar di kalangan masyarakat

sia, khususnya Singkawang tidak kebablasan dalam berdemokrasi, kata Asmaniar. (dik)

dalam menyikapi persoalanpersoalan bangsa. Ini merupakan salah satu upaya agar bangsa Indone-

PPP Kalbar Usulkan JK

Pemkot Terancam Kehilangan Sumber PAD dari Perumahan

Pontianak. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai membidik kriteria calon presiden (Capres). Selain Ketum DPP PPP Suryadharma Ali, mantan wakil presiden Jusuf Kalla juga diusulkan DPW PPP Kalbar dalam Mukernas PPP di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri Jatim. Salah satu agenda H Yusuf Kalla mukernas itu, adalah mendengar dan menjaring nama-nama tokoh nasional yang layak untuk disodorkan sebagai calon pemimpin bangsa ke depan. Usulan DPW PPP Kalbar, sepakat membentuk 12 juta kader dengan dukungan infrastrukturnya. Kemudian mengusulkan capres, yaitu dari eksternal partai Bapak H Yusuf Kalla dan dari internal partai Bapak H Surya Dharma Ali, kata Sekretaris DPW PPP Kalbar, H Retno Pramudya, SH MH kepada Equator via selular, Selasa (21/2). Peserta mukernas terdiri dari DPP serta Ketua dan Sekretaris DPW PPP se-Indonesia. Dia mengungkapkan, dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah tokoh seperti Jusuf Kalla dan Wakil Presiden Boediono. Mukernas I PPP ini digelar Selasa (21/2) hari ini. Acara ini akan berlangsung hingga Kamis (23/2). Hasil penjaringan internal itu, menurut Retno masih bahan setengah jadi, artinya masih ada tahapan proses yang harus dilalui. Hasil penjaringan itu akan dikerucutkan pada Mukernas II pada 2013 mendatang. Dalam mukernas kali ini, PPP juga akan merumuskan langkah politik untuk menaikkan angka perolehan suara pemilu ke angka dua digit, seperti Pemilu 1999. Kita di Kalbar siap untuk ini, tegas Retno yang juga Ketua Komisi A DPRD Kalbar ini. Selain dari internal partai, yakni Suryadharma Ali yang kini menjabat Ketua Umum DPP PPP, muncul nama Jusuf Kalla, Mahfud MD, Anis Baswedan, KhoďŹ fah, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (jul)

Pemerintah Kota Pontianak terancam kehilangan PAD yang bersumber dari bisnis perumahan. Developer cenderung lebih melirik membangun perumahan di kabupaten/kota lain yang lebih jelas dan tidak rumit dalam perizinan. Kita akan tinggalkan Kota Pontianak jika segalanya rumit dan tidak jelas, ujar Aheng, Bendahara Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Indonesia (APERSI) Kalbar saat dengar pendapat ke DPRD Kota Pontianak, Rabu (22/2) kemarin. Ancaman Aheng ini mengacu begitu rumit dan tidak jelasnya peraturan yang ada. Seperti validasi yang berbulan-bulan, belum lagi persoalan tolak ukur pene-

tapan nilai tanah dan transaksi yang tidak ada formulasinya. Sementara Ketua DPD APERSI Kalbar, Junaidi Abdillah menyampaikan, sebagai pengembang yang bermain di segmen masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah kota hendaknya harus adil. Pemkot harus bisa adil. Karena Apersi berjuang untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Kalau BPHTB ini diberlakukan maka tidak akan ada pengembang yang mau membangun. Maka tidak akan ada PNS yang mampu membeli, kata Junaidi. Lanjutnya, pengembang saja menjual dibatasi dengan harga maksimal Rp70 juta untuk tipe 36 rumah bersubsidi. Kalau

dikenakan lagi BPHTB berapa harga yang jual. Sementara Sekretaris DPD Apersi Kalbar, Ramadan menambahkan, seharusnya perumahan baru yang dibangun pengembang hanya dikenakan pajak bumi dan bangunan saja. Lalu mengapa fasilitas lainnya yang dibangun atas biaya sendiri harus dikenakan pajak. Mengapa justru bangunan yang dibangun di tepi jalan yang sudah tersedia fasilitas jalannya, airnya, listriknya justru tidak dikenakan pajak. Menanggapi curhat para pengurus DPD Apersi ini, Ketua Komisi C DPRD Kota Pontianak, Promono mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah me-

Komisi C DPRD Kota Pontianak saat dengar pendapat dengan DPD Apersi Kalbar, kemarin. manggil pihak Dispenda untuk menyelesaikan persoalan ini. Yang jelas bulan April nanti akan ada rencana Pemkot mem-

bahas tentang pajak. Dan saat momen tersebut kita akan ajak DPD Apersi untuk membahas persoalan ini, pungkasnya. (Ray/*)

Nahdliyin Inginkan Kader NU Ikut Pilgub Survei IMNU Kalbar Pontianak. Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2012 mendatang, tidak luput dari perhatian warga Nahdhatul Ulama (NU). Mereka berharap kader NU, tampil sebagai calon gubernur. Berdasarkan hasil survei Intelektual Muda Nahdhatul Ulama (IMNU) Kalbar, warga Nahdliyin (sebutan untuk orang-orang NU) menjatuhkan pilihan pada Paryadi, yang kini menjadi Wakil Walikota Pontianak. Survei tersebut mencantumkan nama empat tokoh dari NU Kalbar, yaitu Paryadi, H Abdul Muthalib,

M Zeet Hamdy Assovie dan Sukiryanto. Diantara nama itu, ternyata warga NU menjatuhkan pilihannya pada Paryadi, dengan perolehan suara 62 persen, ujar Muhammad Rajuini, Koordinator Divisi Survei IMNU Kalbar pada wartawan, Selasa (21/2) lalu. Dikatakan Rajuini, sebagian besar dukungan warga Nahdliyin jatuh pada Paryadi, karena dinilai berpengalaman di pemerintahan. Selain itu, sosok Paryadi juga dinilai perhatian dengan masyarakat dan tokoh muda yang berpengalaman. Terpenting lagi, Paryadi memiliki

IDACHI STORE STORE

sifat kepemimpinan yang jujur dan bersih dari korupsi. Karena sifat ini sesungguhnya menjadi modal dasar seorang gubernur dalam membangun daerah. Dijelaskan Rajuini pula, divisi riset IMNU Kalbar melakukan survei ke 14 kabupaten/kota di Kalbar. Survey sendiri dilakukan untuk menjaring pendapat warga NU, sebagai metode evaluasi terhadap warga Nahdliyin. Terutama pengurus di tingkat provinsi. Informasi bukan diperoleh dari responden acak. Namun responden berasal dari pengurus cabang Badan Otonom (Banom) NU. Yakni IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat dan Muslimat berjumlah 100 responden, tuturnya. Ia menuturkan, metode survei

digunakan snow ball sampling (bola salju). Panduan responden sendiri, menggunakan teknik pengambilan sampel dari populasi yang tidak jelas keberadaan anggotanya dan tidak pasti jumlahnya. Dengan cara, menemukan satu sampel kemudian digali keterangan mengenai keberadaan sampel lain. Maksudnya surveyor mewawancarai satu orang pengurus cabang NU atau Banom NU. Kemudian digali informasi, mengenai siapa saja pengurus cabang NU atau Banom NU lainnya. Begitu seterusnya sampai sampel dirasa cukup untuk memperoleh data yang diperlukan, jelas Rajuini. Survei ini juga menetapkan, ďŹ gur birokrat terbaik dari kalangan war-

ga Nahdliyin adalah Paryadi. Hasil survei ini menunjukkan, Paryadi memiliki kapasitas bila ikut tampil dalam bursa Pilkada mendatang. Faktor lain, lanjut Rajuini, popularitas Paryadi merupakan point tersendiri. Sehingga peluangnya untuk terpilih dalam Pilkada langsung di Kalbar sangat terbuka. Disinggung mengenai langkah IMNU ke depan, Rajuini menyatakan, secara politis tidak ada langkah yang akan diambil. Sebab kapasitas IMNU Kalbar selaku Banom hanya melakukan riset. Melakukan survei terhadap warga NU terkait calon Gubernur Kalbar pada Pilkada mendatang. Guna menyaring aspirasi dari kalangan NU. (oen)

Special Promo

60

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Disc S/d Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Tgl 15 Feb S/d 22 Feb 2012 TS 802

New Orbitrack

FS 201

Power Yoga

6.350

1.350

Hanya

Fs Shaper 2.950

FS 1980 Motorized Treadmil

3.550

1.450

6.550 3.828 Ribu

1.960

Hanya 1.148 Ribu

Slimming Suit 1.290

Hanya 888 Ribu

Toyota Avanza G Tahun 2008 Warna biru muda metalik

Toyota Kijang innova V A/T Tahun 2005 Warna hitam metalik

Toyota Kijang innova G Tahun 2007 Warna hitam metalik

Honda All New CRV 2.0 A/T Tahun 2008 Warna abu-abu metalik

Honda All New City A/T Tahun 2007 Warna hitam metalik

Honda Jazz VTEE A/T Tahun 2007 Warna Merah Metalik

Toyota Fortuner G-Lixury A/T Tahun 2007 Warna silver metalik

Mitsubishi Strada GLS Turbo Tahun 2004 Warna hijau silver

Honda Jazz Idsi M/T Tahun 2004 Warna hitam metalik

Toyota All new Avanza G Tahun 2012 Warna silver/putih

4.150 1.888 Ribu

FS 1023

Home Gym

9.950

Hanya 4.568 Ribu

Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Melayani : Grosir dan Eceran Pesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

SMS 087883556888

Toyota Yaris S Limited A/T Tahun 2010 Warna Merah metalik

Hanya

698 Ribu

Air Climber + Ozen Body Slimmer

Honda Jazz Idsi A/T Tahun 2006 Warna Abu-abu metalik

Air Walker

Hanya

1.998 Ribu

Hanya

2.288 Ribu

New Black Power

Hanya

1.268 Ribu

Hanya

1.028 Ribu

Platinum Bike

Magnetic Bike 3.850

Hanya

598 Ribu

Hanya

FS 1022

1.750

Hanya

3.238 Ribu

Akupuntur

Buruan !!! Stock Terbatas Barang Import Harga Lokal

Buruan !!! Cuci Gudang Stock Terbatas Barang Import Harga lokal

23 Februari 2012  

Harian Equator 23 Februari 2012

Advertisement