Page 1

Jumat, 21 Oktober 2011 23 Dzulqaidah 1432 H/25 Kauw Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

Kalbar Krisis Figur, AAC Siap Bergerilya KUBU RAYA. Dengan mengambil semangat kepahlawanan, Ali Anyang Center (AAC) mulai melakukan langkah nyata demi kemajuan Kalbar yang merata dan bermartabat. Lembaga itu diresmikan, Kamis (20/10) oleh Pembina AAC, Mayjen TNI Armyn Ali Anyang, Kamis (20/10). Saya sangat bersyukur dengan berdirinya AAC. Apalagi lembaga ini terbuka luas untuk siapa saja, kata Mayjen TNI Armyn Angkasa Ali Anyang, putra pahlawan asal Kalbar,

jabatan baru sebagai Pa Sahli Tingkat III Bidang Komunikasi Sosial Panglima TNI, berdasarkan SK Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono Nomor Kep/795/ X/2011, tanggal 17 Oktober 2011. Prosesi peresmian lembaga di sekretariat di Jalan Soekarno Hatta (Ahmad Yani II) Km 12, dihadiri para tamu undangan

Ali Anyang. Menurut Armyn, AAC diharapkan dapat menjadi motor penggerak semangat pembangunan Kalbar lebih baik lagi, dan mampu menumbuhkankembangkan nilai-nilai perjuangan pahlawan kita kepada masyarakat. Armyn baru saja naik pangkat dan mendapat posisi

dari berbagai kalangan, instansi, kesultanan, praktisi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perwakilan Kodam XII Tanjungpura, Polda Kalbar, serta ahli waris para pejuang Kalbar. Koordinator AAC, Ir H Bambang Widianto mengatakan, AAC sudah membuat garis-garis besar perjuangan organisasi untuk merealisasikan visi dan misi. Hal itu akan dilakukan masing-masing divisi dalam organisasi kemasyarakatan itu.

Halaman 7

Dana Pemprov Bocor, Solmadapar Makin Garang Penggunaan anggaran Pemprov Kalbar tak luput dari pantauan para aktivis. Lama tak jelas juntrungannya membuat Solmadapar mendatangi kejaksaan dan siap menjadi saksi.

Mutasi

Brigjen Robby Tempati Posisi Kasdam XII/TPR PONTIANAK. Posisi Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti personel. Kenaikan pangkat Armyn Angkasa Alianyang menjadi Mayor Jenderal (mayjen) TNI seiring dirinya dipromosikan menjadi Pa Sahli Tingkat III Bidang Komsos Panglima TNI. Armyn Ali Anyang Secara umum mutasi meliputi 5 Pati di Mabes TNI, 9 Pati di TNI AD (termasuk Armyn), 1 Pati di TNI AL, 2 Pati di TNI AU, 2 Pati di BIN, 1 Pati di Kemhan RI, dan 1 Pati di Kemenko Polhukam. Itu berarti, Armyn segera meninggalkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, karena jabatan Kasdam XII/Tanjungpura akan dipegang Brigjen Robby Win Kadir yang sebelumnya sebagai Staf Khusus KSAD. Armyn menggantikan Mayjen TNI Moerdjito yang dimutasikan sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya di Surabaya. Ditanya apakah ada syukuran atas kenaikan pangkatnya, putra mendiang Mayor Muhammad Alianjang, Pejuang Kemerdekaan Provinsi Kalbar, penerima Penghargaan Bintang Mahaputera Nararya tahun 1999 dari Presiden BJ Habibie, ini hanya tersenyum. Menurut Armyn, seorang prajurit TNI siap bertugas di mana saja. Penugasan bagi anggota TNI merupakan amanah, kapan dan dimanapun. Lulusan AKABRI satu angkatan dengan Mayjen TNI Paulus Loedwijk, Pangdam I/Bukit Barisan, Medan, ini, menegaskan, setiap prajurit, apapun alasannya mesti patuh kepada atasan.(*)

PONTIANAK. Semangat tak pernah memudar ditunjukkan para aktivis yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar). Mereka kembali berunjuk rasa mempersoalkan kebocoran APBD Pemprov sebesar Rp 156 miliar dan $ 11.709.282,89, Kamis (20/10) di Kejati Kalbar. Pengunjuk rasa membentangkan kain hitam yang bertuliskan kritikan. Mereka meminta komitmen tegas Kajati untuk mengusut dugaan korupsi di Kalbar. Tidak terkecuali atas temuan BPK yang nilai nominalnya sangat fantastis. Dana itu besar, seharusnya dipergunakan untuk kepentingan masyarakat kecil dan pembangunan. Kalbar sudah bosan mendengar dan melihat keburukan yang dibuat bangsanya sendiri dengan berlindung di balik hukum, kata Apit, Koordinator Lapangan Aksi Solmadapar, kemarin. Menurut dia, korupsi di Kalbar merupakan bencana dan perlu penanganan hukum yang jelas. Maka pengusutan kasus dugaan korupsi di Kalbar harus berjalan. Jangan sampai berjalan di tempat, kata Apit. Dalam aksi tersebut pengunjuk rasa tetap menitikberatkan pada masalah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap ang

Demokrat Ajak Diskusi Usulan Badan Akuntabilitas PONTIANAK. Temuan BPK Perwakilan Kalbar sebesar Rp 156 miliar dalam APBD Kalbar 2010 yang belum ditindaklanjuti mendapat respons dari kalangan DPRD Kalbar. Perlu adik-adik Solmadapar ketahui, tindaklanjut temuan

Kuliner

Halaman 7

Para aktivis Solmaadapar berunjuk rasa menuntut proses kasus dana Pemprov Bocor, Kamis (20/10). SYAMSUL ARIFIN

itu ada prosesnya. Pansus LHP bekerja dengan batas waktu tertentu. Setelah tugas pansus selesai dan dilaporkan dalam paripurna, maka Pansus bubar dengan sendirinya, tegas Ary Pudyanti, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalbar kepada

Equator, Kamis (20/10). Karena itu, Ary menyarankan agar Solmadapar bertandang ke pihak-pihak terkait, termasuk ke lembaga wakil rakyat. Kita sarankan kepada adik-adik Solmadapar untuk diskusi. Kita siap menerima mereka dan memberi-

kan penjelasan, kata Ary. Politisi daerah pemilihan Kota Pontianak ini menegaskan, Pansus LHP sudah bekerja dan selesai melaksanakan tugasnya. Hasilnya beberapa rekomendasi sudah disampaikan pansus kepada pemerintah provinsi

dalam paripurna belum lama ini. Ini menunjukkan DPRD sudah serius menyikapi temuan BPK tersebut. Namun, karena masa kerja Pansus yang terbatas. Ary kembali menyarankan agar di Sek

Halaman 7

RG Didesak Segera Dicopot Menu Kerupuk Basah KH Tembus Nasional JAKARTA. Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (20/10) bertolak ke Jakarta mengikuti lomba masak serba ikan di Jakarta. Kegiatan ibu-ibu ini diikuti oleh seluruh provinsi se Indonesia. PKK Kapuas Hulu sendiri mewakili Kalbar di tingkat nasional. Sebelumnya kami telah berhasil menjadi juara ditingkat provinsi, terang Erlina Wati Nasir, Ketua TP PKK Kapuas Hulu kepada Equator, Kamis (20/10). Erlina berharap timnya bisa kembali meraih prestasi gemilang yang membanggakan Kalbar, khususnya Kapuas Hulu. Kami berharap agar tim kembali unggul dalam ajang tingkat nasional ini. Kepada masyarakat Kalbar saya meminta dukungan doanya, pintanya. Ia mengungkapkan, lomba memasak serba ikan tersebut sebagai ajang untuk memperkenalkan makanan khas Kabupaten Kapuas Hulu yang memiliki potensi ikan cukup besar. Dan hampir semua jenis ikan tawar yang biasa dikonsumsi masyarakat bisa ditemukan di kabupaten paling ujung di Kalbar itu, ujar dia.

Halaman 7

Injet-injet Semut Dana Pemprov Bocor -- Dah bocor, ancor?

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Marsono: Jangan Beri Kesempatan PONTIANAK. Kasus video mesum Briptu RG dengan perempuan di Balai Bekuak yang berujung pembakaran Mapolsek disikapi demo puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Daya Ketapang(HMPPDK), Kamis (20/10) siang di Mapolda Kalbar. Dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa menuntut pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus asusila yang dilakukan oknum polisi, agar segera melakukan pemecatan

terhadap RG yang dianggap telah melanggar kode etik kepolisian. Massa meminta Kapolda membenahi dan lebih mengontrol jajaran kepolisian secara keseluruhan khususnya Polres Ketapang. Puluhan pengunjuk rasa mengimbau kepada segenap masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan bersama-sama menjaga keamanan yang ada. Setelah beberapa menit kemudian, jajaran kepolisian menyambut dan menanggapi

tututan sekelompok mahasiswa dan disambut baik. Kami sudah memproses RG yang kini sudah di tahan di Mapolda dan memeriksa sebagai mana ketentuan, ungkap AKBP Mukson Munandar, Kabid Humas Polda Kalbar. Mukson menambahkan, Briptu RG telah diproses serta diamankan di Polda Kalbar dengan terlebih dahulu menangani kasus tindak pidana atas dugaan tindak asusila terhadap anak di

Halaman 7

Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Dayak Ketapang (HMPPDK) mendatangi Mapolda Kalbar, Kamis (20/10). SYAMSUL ARIFIN

Mencermati Usulan Perum Bulog

Anggaran untuk Raskin Dipatok Rp 17,6 Triliun Komisi IV DPR RI menyetujui besaran subsidi untuk beras pada APBN tahun depan. Subsidi sebanyak Rp 17,6 triliun untuk tahun anggaran 2012 itu terdiri dari beras keluarga miskin Rp 15,6 triliun dan cadangan beras pemerintah Rp 2 triliun untuk 200 ribu ton beras. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan, plafon subsidi untuk beras itu sudah dibahas pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI. Sub-

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

sidi raskin ini akan disalurkan kepada 17,8 juta rumah tangga sasaran (RTS). Nantinya, masing-masing RTS raskin akan mendapatkan jatah beras 15 kilogram per bulan selama satu tahun. Kalau nanti harga beras naik atau turun, besaran subsidi ini akan kita tinjau lagi, kata Herman saat membacakan hasil kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPR dengan Dirut Bulog, Kamis (20/10). Angka subsidi Rp 17,6 triliun

Sambas Rp 2.500,-

yang disetujui Komisi IV DPR itu memang di bawah usulan Perum Bulog. Sebab, awalnya Bulog mengusulkan sekitar Rp 19 triliun sebagai antisipasi bila terjadi kenaikan harga beras. Bagaimanapun juga Bulog harus punya ruang untuk jagajaga bila terjadi lonjakan harga beras. Kami mengimbau pada anggota dewan untuk mempertimbangkan masalah ini, harapnya. Menanggapi permintaan

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Bulog, Komisi IV DPR pun menegaskan angka subsidi Rp 17,6 triliun itu bisa bergeser sesuai kondisi. Bila dalam perkembangan nanti ada kenaikan harga beras, Bulog bisa mengajukan tambahan anggaran lagi. Tenang saja Pak Sutarto, kalau harga beras naik, silakan diusulkan tambahan dana subsidi lagi. Mudah-mudahan saja harga berasnya malah turun ya sehingga tidak perlu ada penambahan lagi, ujar Herman Khaeron. (Esy/jpnn)

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Khutbah Jumat



Aspirasi Warge Kote Pontianak Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

19.11



EQUATORIAL

Hargai yang Perjuangkan Kemerdekaan

Harian

Jawa Pos Media Group

M

lubang perangkap yang digali musuh, kaum musyrikin berbondong-bondong menyerbu beliau shallallahu alaihi wa sallam. Para sahabat yang bersama beliau, yang jumlah mereka saat itu amat sedikit, sadar betul bahaya besar yang sedang mengancam nyawa Rasul shallallahu alaihi wa sallam. Mereka pun segera menjadikan tubuh benteng hidup untuk melindungi jiwa sang kekasih shallallahu alaihi wa sallam dari serbuan ganas kaum musyrikin. Tujuan utama satu-satunya adalah bagaimana cara menyelamatkan kehidupan sang Rasul shallallahu alaihi wa sallam yang saat itu amat terancam. Dan tidak ada di dalam lembaran sejarah peperangan beliau shallallahu alaihi wa sallam manapun kondisi sebahaya saat itu. Pasukan berkuda dan tentara kaum musyrikin dengan beringasnya dan dengan penuh nafsu berusaha merangsek maju ke depan untuk menghabisi nyawa musuh terbesar mereka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Di saat itulah panglima besar kaum muslimin Muhammad bin Abdullah shallallahu alaihi wa sallam menunjukkan kekuatan dan kehebatannya. Dengan penuh keberanian bagaikan singa beliau shallallahu alaihi wa sallam menghadang serbuan buas kaum musyrikin. Beliau dibantu beberapa orang sahabatnya yang melindungi beliau bagaikan tegarnya karang yang amat keras dan kokoh di tengah benturan badai ombak lautan. Mereka sudah tidak memperdulikan lagi keselamatan jiwa sendiri. Yang ada di benak adalah: bagaimana caranya agar tangan-tangan kotor musuh-musuh Allah tidak lagi menyentuh tubuh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Saat itu para sahabat habis-habisan menunjukkan pembelaan dan pengorbanan mereka, yang hal itu tidak pernah terjadi di dalam sejarah peperangan manapun di dunia ini. Mereka semakin rapat membuat benteng hidup dengan tubuh, setiap ada celah di benteng itu karena gugurnya salah seorang dari mereka, yang dihu-

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

RUMAH KOS BU NUR Menerima Kos Khusus Putri, Mahasiswi dan Umum Alamat : Jl.Sungai Raya Dalam Komplek Sejahtera I Nomor B 21-22 Yang Berminat Silahkan Hubungi :

ASALAH

RUMAH KOS BU NUR

085750001798

Tapal batas Indonesia di Kalbar dengan Malaysia terus bermasalah. Patok batas A88 sampai A156 kawasan Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh menyebabkan Indonesia kehilangan 1.499 hektar lahan. Lokasi itu masuk wilayah Malaysia. Menyikapi hal ini, Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Geerhan Lantara lebih memilih bersifat normatif, mengamankan wilayah NKRI sesuai aturan. Sedangkan Gubernur Kalbar Cornelis menilai, munculnya kasus wilayah perbatasan dicaplok atau masuk ke wilayah negara tetangga Malaysia, karena selama ini pemerintah pusat kurang memperhatikan aspirasi masyarakat perbatasan, sehingga persoalan perbatasan selalu terjadi. Warga setempat melalui Mulyadi, Kepala Desa Temajuk, Kecamatan Paloh mendesak pemerintah pusat segera membangun Pos Keamanan Perbatasan (Pamtas) di dusunnya. Tujuannya agar masyarakat merasa tenang dan aman. Indonesia sering kehabisan energi ketika dihadapkan dengan persoalan tapal batas. Diplomasi gagal dan penguasaan wilayah Sipadan-Ligitian merupakan sejarah pahit yang tak boleh terulang. Menurut Anda?

T

bentuknya yang paling tinggi, akidah Islam dinodai dengan yakni pengorbanan dalam mem- doktrin-doktrin kekufuran serta kesyirikan dan sunnah Rasul shalbela agama Allah. Mungkin ada di antara kita lallahu alaihi wa sallam dikotori yang bertanya dan berujar, dengan bid ah juga khurafat, lalu Para sahabat Nabi shallallahu masih banyak di antara kaum alaihi wa sallam mengorbankan muslimin yang adem ayem saja diri mereka untuk melindungi tanpa merasa terusik sedikitpun, nyawa Rasulullah shallallahu itu menunjukkan bahwa jiwa alaihi wa sallam. Bagaimana pengorbanan mereka perlu didengan kita yang hidup sekian pertanyakan dan ketajaman iman belas abad sesudah wafatnya mereka masih perlu diasah. Wajib hukumnya bagi kita Rasul shallallahu alaihi wa sallam, dengan apakah kita menga- semua untuk membela agama presiasikan pengorbanan untuk Allah sesuai dengan kapasitas agama? Allah ta ala berfirman, dan kemampuan masing-masing Di antara manusia ada orang dengan cara yang bijak, hikmah yang mengorbankan dirinya dan elegan, sesuai dengan normakarena mencari keridhaan Al- norma yang digariskan Allah dan lah. Dan Allah Maha Penyantun Rasul-Nya shallallahu alaihi wa kepada hamba-hamba-Nya. QS. sallam. Al-Baqarah: 207. Pengorbanan yang hakiki Penulis menyampaikan khotadalah pengorbanan yang tulus bah ini di Masjid Agung Darusuntuk mencari ridha Allah. Dan itu salam Purbalingga tentunya amat beragam, salah satu bentuk terbesarnya: berkorban untuk membela Rumah Sakit akidah dan sunnah yang RS. Soedarso 737701 diwariskan RaRS. St. Antonius 732101 sulullah shalRS. YARSI 739685 lallahu alaihi Polisi wa sallam. Jika di zaman Poltabes Ptk 734900 ini, manakala Polsek Ptk Kota 7558880

Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

PINDAH ALAMAT Mulai 11 September 2011 Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

ANGGAPAN



Menghargai kemerdekaan tidak melulu harus dengan ragam upacara dan prosesi, cukup dengan mengedepankan karya kita sebagai anak bangsa. Tak perlu muluk2 bercerita akan jasa, cukup dengan memberikan hasil kerja keras kita. Buat apa berteriak merdeka kalau kita tak bisa menghargai orang yang memperjuangkannya ditelan sejarah. Buat apa teriak merdeka tanpa mampu kembangkan potensi yang kita punya. Buat apa berteriak merdeka, kalau kita tak bisa menghargai arti kemerdekaan itu sendiri. Buat apa teriak merdeka, kalau masih belum mendukung percepatan pembangunan kawasan. Buat teriak merdeka, kalau masih berpikirian sukuisme, sektereanisme, fanatisme agamisme berlebihaniesme, golonganisme, kelompokisme, dan isme-isme lain yang kurang menghargai kebaikan bersama. Meminjam istilah dari Prof Dr Nur Syam MSi, menghargai kemerdekaan Indonesia ketika semua warganya mampu menjalankan dan menyiarkan kebaikan antarsesama ke dalam negeri maupun ke luar negara. Kemerdekaan Indonesia yang ke-66 tahun di tahun 2011. Siapapun tentu akan merasa bahwa hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Makanya tidak salah jika kemudian ada sebagian dari warga masyarakat Indonesia yang mengkeramatkan hari ini sebagai hari yang sakral bagi bangsa Indonesia. Kemerdekaan bangsa ini bukan hadiah dari siapapun. Bukan Jepang apalagi Belanda. Tetapi kemerdekaan ini adalah hasil usaha segenap bangsa Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan. Jika sebelumnya terdapat banyak peperangan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia, seperti Perang Diponegoro, Perang Paderi, Perang Aceh, Perang Ali Anyang dan sebagainya, hakikatnya juga untuk mencapai kemerdekaan tersebut. Kala itu memang belum ada semangat kebangsaan. Yang ada barulah semangat lokalitas saja. Semangat membangun keindonesiaan tersebut, kemudian berkembang menjadi gerakan nasional setelah para Pemuda Indonesia memproklamirkan nama Indonesia sebagai satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa, melalui hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Tonggak Nasionalisme Kebangsaan, kemudian menjadi platform bagi segenap gerakan kebangsaan. Para pemuda dari berbagai suku dan etnis bersatu padu menggelorakan semangat kebangsaan dan nasionalisme keindonesiaan. Jika kita mengingat Sumpah pemuda 1928, wilayah Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau lebih, 500 lebih suku bangsa dan bahasa, ternyata bisa dipersatukan berkat kemerdekaan ini. Maka tepatlah rasanya di dalam pembukaan Undang Undang Dasar (UUD) tahun 1945, disebutkan kemerdekaan adalah rahmat Allah (Bahasa Arab, di Bahasa Indonesia artinya; Tuhan) Yang Maha Kuasa. Sebab usaha apapun tidak akan menuai keberhasilan tanpa adanya rahmat dari Tuhan yang Maha Esa. Sesungguhnya kemerdekaan adalah rahmat Allah yang luar biasa bagi bangsa ini. Jika kemerdekaan adalah usaha yang dilakukan dengan kerja keras dan merupakan rahmat Tuhan yang Esa, maka sudah sepantasnya kalau semua menyadari bahwa kemerdekaan ini harus dijaga kelestariannya. Tidak boleh ada satu elemen pun dari masyarakat kita yang akan membawa Indonesia ke dalam dunia konfliktual yang disebabkan oleh kenyataan apapun. Kita sungguh harus menyadari kemerdekaan yang dihasilkan bangsa Indonesia ini, merupakan komitmen yang sangat tinggi dari para founding fathers (para pendiri) negeri ini. Semangat persatuan dan kesatuan, semangat kebangsaan dan nasionalisme tersebut, ternyata dapat menafikkan kepentingan individu dan kelompok. Demi Indonesia yang bersatu, maka mereka tanggalkan baju formalisme agama, etnis dan golongan. Maka muncullah semangat kebersamaan dalam rangka membentuk Indonesia yang satu dan berdaulat. Keteladanan ini tentu saja harus menjadi bagian dari kesadaran segenap bangsa Indonesia, bahwa di dalam mengisi kemerdekaan ini, maka semua baju formalisme atas nama apapun harus patuh dan tunduk kepada semangat kebangsaan dan nasionalisme Indonesia. Selamat atas kemerdekaan rakyat Indonesia, semoga masyarakat semakin memperoleh kesejahteraan sebagaimana yang diamanatkan oleh pembukaan UUD 1945. Hanya melalui peningkatan kesejahteraan, maka rakyat merasakan hakikat kemerdekaan. Seperti merdeka dari korupsi dan kejahatan yang menghantui warga, dan lain-lain. ***

:Sekitar dua pekan lagi kita akan merayakan Iduladha. Banyak diantara kaum Muslimin yang mampu berlomba-lomba untuk berkurban. Di sisi lain orangorang miskin bersukacita, karena akan menyantap lauk daging yang mungkin hanya sekali dalam setahun hal itu mereka alami. Fenomena tumbuh suburnya kesadaran dalam diri kaum Muslimin untuk berkorban tentunya merupakan suatu hal yang membahagiakan kita semua. Namun akan lebih menggembirakan lagi apabila jiwa pengorbanan tersebut dimaknai dengan benar dan ditumbuhkembangkan di setiap lini kehidupan. Sebab, pengorbanan di masa sekarang dipraktikkan dengan amat memilukan. Setiap lima tahunan, dalam suasana hajat politik bernama pemilu, hampir niscaya kita disuguhi drama berdarah berupa pertikaian fisik antarpendukung partai. Di luar itu juga ada tradisi perang antarsuporter sepakbola, masih lestarinya tawuran antarsiswa atau antargeng dan lain-lain. Masih segar pula dalam ingatan kita, pernah ada pasukan berani mati yang dibentuk untuk membela tokoh tertentu. Juga ada cap jempol darah hanya sekadar demi unjuk kesetiaan terhadap tokoh politik. Mereka yang tersebut di atas benar-benar siap mengorbankan apa saja, termasuk menyabung nyawa demi membela harga diri partai, klub sepakbola, sekolah dan figur tertentu . Pertanyaan sederhana yang perlu dilontarkan, benarkah itu makna pengorbanan yang dinginkan Islam? Apakah itu tidak menyimpang dari rel pengorbanan yang telah digariskan Alquran dan Sunnah. Kemudian, menempati urutan nomor ke berapakah pengorbanan untuk agama? Tidak ada salahnya kita membuka lembaran sejarah untuk melihat bagaimana para sahabat Rasul shallallahu alaihi wa sallam memaknai pengorbanan dan mengejawantahkan hal itu dalam kehidupan riil mereka. Pada suatu siang di awal bulan Syawal tahun 3 Hijriyah di sekitar Gunung Uhud, manakala pasukan kaum muslimin terdesak dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terperosok ke dalam

jani sabetan pedang atau tikaman tombak orang kafir, saat itu juga celah tersebut segera ditutup oleh sahabat yang lain. Demikian kejadian tersebut berulang kali, dengan penuh ketegaran, mereka menjadikan tubuh sebagai pagar hidup yang melindungi sang kekasih; Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Hingga saat itu tidak ada seorangpun di antara kaum musyrikin yang bisa menyentuh jasad Nabi shallallahu alaihi wa sallam sedikitpun!. Abu Dujanah radhiyallahu anhu salah satu benteng hidup tadi, menjadikan punggungnya sebagai tameng yang melindungi Rasul shallallahu alaihi wa sallam dari sabetan pedang, hujan anak panah dan tombak. Meskipun puluhan anak panah menancap di tubuhnya, namun beliau tidak bergeming sedikitpun dan tidak menghiraukan sakitnya hujaman puluhan anak panah yang telah menancap di tubuhnya. Yang ada di hatinya saat itu adalah, bagaimana saya bisa menghindarkan kekasihku shallallahu alaihi wa sallam dari kejahatan musuh-musuh Allah! Sebuah potret pengorbanan yang luar biasa telah ditorehkan oleh para sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Ya, mereka telah memaknai pengorbanan dengan benar dan

Merdeka artinya bukan cuma terbebas dari kolonialisme penjajah, tapi terbebas dari tekanan semua aspek kehidupan. Indonesia jangan bangga, karena luas wilayah negaranya. Apa bangganya luas wilayah bila tidak mampu mengelolanya. Biarkan masyarakat wilayah perbatasan memilih kewarganegaraannya, karena mereka juga ingin menikmati hidup merdeka yang sesungguhnya. Bila pemerintah pusat tidak mampu memerdekakan rakyat Borneo, lepaskan Borneo dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)!. Rakyat Borneo sudah bosan dijajah dan diperas kekayaannya oleh kaumnya dari luar Borneo. Rakyat Borneo sanggup mengelola dan menyejahterakan dirinya sendiri. 085822180018 17-10-2011

16.29

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK

HIMBAUAN PT PLN



ARIA TOUR

Hotel Garuda



08125737538 27-9-2011

Oleh : Ustadz Abdullah Zaen Lc MA

Jl. Pahlawan

Asslam. Pak Wali yang saya banggakan, tolong ditegur para pedagang makanan yang ada di Jalan Diponogoro (yang ada di trotoar di tepi parit) agar tidak membuang sampah dan bekas makanan di dalam parit. Sebaiknya mereka tampung dulu dan dibuang di tempatnya, karena ini untuk menjaga kebersihan kota kita. Trim s.

Memaknai Pengorbanan

Jl. Tanjungpura

 Tol Kapuas I

10.43

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com



085349601838 8-10-2011

HP : 0819-5267-5378

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

HP:0819-5267-5378 Ass. Wr. Wb. Pak Wali yang kamek banggekan, kemana lagi kamek mesti mengadu masalah BBM solar ni. Kamek sopir-sopir ne kesal juga dengan mobil-mobil siluman yang makin banyak. Kite antre lama e habis kata operator, tapi mobil siluman banyak di dalam. Tolong lah Pak Wali. Makaseh atas perhatiannye.

Jumat, 21 Oktober 2011

CABANG PONTIANAK Dihimbau kepada masyarakat agar tidak bermain layang-layang, terutama di wilayah transmisi PLN. Jika ada kawat layang-layang yang menyangkut di jaringan PLN, Mohon informasikan segera ke Unit Pelayanan Teknik PLN terdekat. Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang tidak bermain layang-layang di Wilayah Transmisi PLN Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi kenyamanan kita bersama.

HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirimkan SMS ke :

577868

No.HP. 08115718811 Tekad PLN Memberikan pelayan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Kholil Yahya, Samsul Arin. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Kholil Yahya. Biro Mempawah: Al Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu:Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

Pontianak

Jumat, 21 Oktober 2011

Pontianak dan Landak Sasaran PKH PONTIANAK. Kota Pontianak dan Kabupaten Landak terpilih sebagai daerah yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah pusat. Pemerintah sengaja memilih dua daerah ini, karena dinilai memiliki komitmen dalam menyediakan layanan pendidikan maupun kesehatan untuk dapat di akses masyarakat. Korwil UPPKH Kalimantan, Abdul Malik mengatakan kalau penilaian khusus dari pemer-

intah, setidaknya pemerintah daerah setempat harus memiliki komitmen penuh menyediakan sarana atau fasilitas tempat layanan pendidikan dan kesehatan memadai seperti yang dipersyaratkan pemerintah pusat. Mengingat PKH sendiri merupakan program dalam bentuk bantuan tunai bersyarat, dimana di dalamnya mengatur kewajiban dan sanksi bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) baik itu ibu hamil, anak-anak sekolah

dari keluarga kurang mampu yang menjadi target PKH, ungkapnya. Menurutnya, pihaknya tidak menampik bahwasanya program keluarga harapan tidak terlepas beberapa hambatan terutama adanya kecemburuan sosial antara penerima dan bukan penerima. Karena yang di pergunakan menggunakan data BPS dimana berjumlah sebanyak 2 ribu 501 RTSM. Namun setelah di validasi jumlahnya berkurang

menjadi 2 ribu 23 RTSM pada tahun 2010. sedangkan data RTSM tahun 2011 berjumlah seribu 992 orang yang memenuhi kriteria, tegas Abdul Malik. Lebih lanjut dirinya menuturkan akan ada penambahan 4 daerah kabupaten/kota mitra PKH di Kalimantan Barat antara lain Kabupaten Kubu Raya, Melawi, Sintang dan Kota Singkawang. PKH sendiri merupakan program penanggulangan kemiskinan. Kedudukan PKH

merupakan bagian dari program-program penanggulangan kemiskinan lainnya. PKH berada di bawah koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), baik di Pusat maupun di daerah. PKH merupakan program lintas Kementerian dan Lembaga, karena aktor utamanya adalah dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Departemen Sosial, Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen

Agama, Departemen Komunikasi dan lnformatika, dan Badan Pusat Statistik. Untuk menyukseskan program tersebut, maka dibantu oleh Tim Tenaga ahli PKH dan konsultan World Bank. Program Keluarga Harapan (PKH) sebenarnya telah dilaksanakan di berbagai negara, khususnya negaranegara Amerika Latin dengan nama program yang bervariasi. Namun secara konseptual, istilah aslinya adalah Conditional Cash Transfers (CCT), yang

diterjemahkan menjadi Bantuan Tunai Bersyarat. Program ini bukan dimaksudkan sebagai kelanjutan program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang diberikan dalam rangka membantu rumah tangga miskin mempertahankan daya belinya pada saat pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM. PKH lebih dimaksudkan kepada upaya membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin. (lil)

Fokus Benahi Pembangunan PONTIANAK. Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Herri Mustamin mengingatkan, pemerintah agar program lima tahun ke depan ini harus bisa menyentuh masyarakat langsung. Karena program yang sudah tersusun hingga hampir dua tahun kepemimpinan Walikota, dan jajaran masih belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Pemkot dituntut oleh DPRD dan masyarakat untuk berkomitmen dengan rencananya tersebut, terutama untuk memfokuskan pembangunan setiap tahunnya. Pemkot pun harus secara konsisten menjalankan perencanaan program dan anggaran sesuai perencanaan yang sudah disepakati dengan DPRD, ujarnya. Ia menuturkan agar sasaran yang telah ditetapkan tercapai, keberhasilan program dan kebijakan, termasuk pembangunan sangat ditentukan keterpaduan hubungan rangkaian perencanaan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Pontianak. Pemerintah kan punya program mulai dari jangka panjang, menengah dan pendek secara konsisten serta tidak menyimpang dari alur yang tersusun di program tersebut. Untuk itu, kita minta pemerintah lebih giat lagi dalam programnya, karena kita lihat masih belum kentara pembangunan yang direncanakan tersebut, terangnya. Pemerintah katanya harus berupaya agar rencana yang disusun jangan hanya tinggal rencana sementara penyusunan program dan pelaksanaan berjalan pararel sehingga pembangunan tidak terfokus. Akibatnya, pembangunan menjadi tidak optimal. Ke depan kita berharap tidak terjadi lagi. Setiap tahun harus ada fokus yang jelas sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya secara nyata dan berarti dan itu harus ada tindakan yang komprehensif dalam upaya pembangunan di setiap lininya, jelasnya. (lil)

Pemkot Sudah Bebaskan Lahan untuk PMA PONTIANAK. Sejak tahun 2008 lalu, Dinas Perkerjaan Umum (PU) Kota Pontianak, sudah melakukan pendataan lahan dan sudah sebagian lahan sudah dibebaskan untuk kawasan Pontianak Metropolitas Area (PMA). Mudah-mudahan tahun depan konstruksi dari outering road bisa dilakukan, bagaimana pun juga ini sudah masuk rencana Bappenas. Ini berarti pusat sudah menyetujui outering road dan outering canal ini, kita hanya bisa berdoa semoga bisa segera terealisasi karena ini hanya menunggu waktu saja, jelas Ir. Edi Rusdi Kamtono, Kepala Dinas PU Kota Pontianak. Pemerintah Kota Pontianak katanya sejak tahun 2002-2014 sudah merencanakan Pontianak Metropolitan area, di mana nantinya kawasan modern tersebut akan memiliki fasilitas outering road, outering canal hingga jalan melingkar yang mampu mengatasi masalah banjir dan kemacetan yang semakin tahun semakin kentara. Masalah ini hanya menunggu waktu saja, ungkapnya.Ini lanjutnya merupakan wacana lama, yang hingga kini belum terealisasi karena biaya yang mencapai lebih dari Rp 100 miliar tersebut sangat besar. Ini membutuhkan perencanaan yang sangat matang dari segi pembiayaan dan pembebasan lahan yang cukup luas, tidak secepat apa yang kita bayangkan, meskipun hal ini sudah masuk RUT Dinas Tata Ruang. Kita butuh kemauan provinsi dan sharing dana pusat, maka hal ini bisa terwujud dan cepat direalisasikan, terangnya. Sebelumnya Walikota Pontianak, H. Sutarmidji mengaku penetapan Kota Pontianak sebagai PMA , karena Pontianak telah memenuhi aspek strategis untuk dijadikan sebagai metropolitan area, sebagaimana tertuang dalam misi pengembangan wilayah Pontianak. Salah satu aspek strategis, Pontianak merupakan beranda negara yang berinteraksi langsung dengan negara bagian SarawakĚśMalaysia. Hal ini sempat mengemuka dalam Pembahasan Bantuan Teknis Pelaksanaan Penataan Ruang Kota Pontianak dan sekitarnya, beberapa waktu lalu. Menurutnya, aspek strategis lainnya, Pontianak yang berada di Pulau Kalimantan merupakan paru-paru dunia serta sebagai pusat kegiatan nasional. Perencanaan Pontianak Metropolitan Area (PMA) telah dimulai sejak tahun 2007. Wilayah Kota Pontianak meliputi Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Barat, Pontianak Utara, Pontianak Timur dan Pontianak Kota serta Pontianak Tenggara, katanya kepada sejumlah wartawan, Jumat kemarin. Untuk mewujudkan PMA tersebut, direncanakan akan dilakukan peningkatan jaringan jalan, pembangunan outer ring kanal, serta pengembangan kota satelit yang meliputi kota baru, industri, pusat agrobisnis, transit dan pusat pemerintahan. Midji menilai, PMA selain mempunyai fungsi dan peranan bagi kepentingan kota serta daerah di sekitarnya, juga memiliki arti strategis secara nasional. Sehingga dalam pelaksanaannya dibutuhkan koordinasi dengan sektor terkait. Upaya perwujudan PMA merupakan kegiatan yang cukup besar. Diharapkan adanya penanganan dan koordinasi terpadu baik di tingkat daerah maupun pusat, tuturnya. Saat ini perlu dukungan yang kuat dari beberapa instansi pemerintah yang terkait dengan pengembangan infrastruktur. Untuk mendukung fungsi sebagai beranda negara misalnya, dibangun terminal Antar Lintas Batas Negara di Kecamatan Ambawang dengan dana Rp 1,7 miliar pada tahun 2010 dan Rp 34 miliar pada tahun 2011. Dukungan lintas sektor yang selama ini terus berpartisipasi mendapat apresiasi secara nyata dalam penyusunan program jangka menengah di masing-masing instansi tersebut, guna mendukung pengembangan metropolitan Pontianak. (lil)

Wali Kota Pontianak, H. Sutarmidji memperlihatkan kemampuannya membedong bayi. KHOLIL YAHYA

Sutarmidji Mahir Masang Bedong PONTIANAK. Walikota Pontianak, H. Sutarmidji tidak hanya piawai dalam dunia birokrasi. Namun orang nomor satu di Kota Pontianak ini, ternyata juga mahir dalam memasang bedong anak. Kemampuan itu diperlihatkan Midji, pada lomba memasak ikan, dan lomba memasang bedong bayi yang diselenggarakan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Kamis (20/10) dalam memperingati Hari Jadi Kota Pontianak ke 240. Menurut dia, kehidupan rumah tangga dalam sebuah keluarga tak terlepas dari memasak dan merawat bayi. Ke g i a t a n i n i m e r u p a k a n salah satu bentuk menguji kemampuan seorang ibu rumah

tangga dalam memasak dan menguji sejauh mana kepedulian seorang bapak terhadap anaknya, terangnya. Jika mau menguji istri itu pandai masak atau tidak, kemudian kita juga menguji suami itu peduli tidak terhadap anaknya. Di sini bisa dibuktikan langsung, sambungnya disambut tawa hadirin. Dia mengungkapkan, melalui lomba ini bisa diketahui apakah seorang suami terbiasa mengurus anaknya, termasuk memandikan dan memasang bedong. Sedangkan lomba memasak ini digelar selain bertujuan untuk menilai kemampuan istri dalam memasak menu makanan favorit suami, khususnya berbahan dasar ikan, juga untuk menciptakan keharmonisan dalam sebuah

keluarga. Ketua TP PKK Kota Pontianak, Lismaryani Sutarmidji mengatakan, kegiatan lomba memasak ikan favorit suami dan lomba memasang bedong ini sebagai salah satu fungsi TP PKK yang tertuang dalam kelompok-kelompok kerja dan diselaraskan dengan peringatan Harjad Kota Pontianak ke 240. Melalui lomba ini, TP PKK berupaya menggali potensi dari para istri dalam memaksimalkan kemampuannya untuk menyenangkan hati suami termasuk dalam hal masakan yang disenanginya, kata Lismaryani. Selain itu, melalui lomba memasak ikan ini pihaknya berupaya meningkatkan konsumsi ikan karena ikan merupakan sumber protein hewani yang baik dengan resiko yang sangat

kecil bagi yang mengkonsumsinya. Sehingga sangat baik untuk pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga, tuturnya. Lomba ini diikuti oleh para istri pejabat maupun pegawai di lingkungan Pemkot Pontianak. Berbagai kreasi ikan yang dimasak oleh masing-masing peserta dengan tampilan yang mengundang perhatian orang untuk mencicipinya. Tak ketinggalan para suami juga ikut serta dalam lomba memasang bedong bayi. Berbagai cara dilakukan oleh para suami memasang bedong yang diperagakan dengan menggunakan boneka. Ada yang terampil namun ada juga yang kewalahan dikarenakan tidak terbiasa memasang bedong sehingga mengundang tawa banyak orang yang me-

Fuji dan Irene Harus Siapkan Mental KEBERHASILAN Fuji Artian dan Irene Adistya menjadi pemenang putra dan putri pada Kompetisi Bintang Radio LPP RRI Pontianak, mewajibkan keduanya untuk mempersiapkan diri lebih baik. Karena sebagai juara, kedua akan tampil pada pelaksanaan serupa tingkat nasional, 23 Oktober 2011 mendatang. Sehingga penting bagi keduanya untuk memperbanyak latihan vokal, dan mempersiapkan mental. Sebelum bertolak ke Manado, Sulawesi Utara, Fuji Artian mengatakan, proses latihan dalam waktu sing-

kat telah dimanfaatkan untuk melatih vokal serta persiapan performa di atas panggung termasuk penguasaan panggung nantinya. Fuji pada audisi di tingkat nasional pada 21 Oktober 2011, rencananya membawakan lagu berjudul tersimpan yang dipopulerkan oleh Glenn Fredli. Pada proses latihan vocal saya juga mempelajari mengenai pembulatan vocal, yang selama ini dinilai masih menjadi kelemahan saya, ujarnya. Audisi kedua akan diselenggarakan pada 22 Oktober 2011 untuk mendapatkan

lima finalis putra dan putri, yang akan melaju ke grand ďŹ nal. Sementara, Irene Adistya, akan kembali membawakan lagu berjudul Mengapa milik Niki Astria. Dia mengatakan selain telah siap secara mental serta melatih vokal, dirinya juga akan lebih memantapkan penguasaan panggung, yang diakuinya sempat menjadi kekurangannya. Ketua Panitia Kompetisi Bintang Radio LPP RRI Pontianak 2011, Diana Rusnawati mengatakan, dukungan masyarakat Kalbar sangat dibutuhkan un-

tuk memberikan support kedua perwakilan LPP RRI Pontianak tersebut. (jul)

DIJUAL

Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis, Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar) Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas,

Hubungi : 0811 567 613

nyaksikan lomba itu. Tetapi bagi Sutarmidji yang sudah terbiasa mengurus anakanaknya, hanya dengan hitungan beberapa menit saja sudah selesai memasang bedong bayi dengan baik. Hasilnya, dari penilaian dewan juri, juara pertama untuk lomba memasak diraih oleh TP PKK Kota Pontianak dengan masakan ikan hiu. Sedangkan Sutarmidji, berhasil merebut juara pertama lomba memasang bedong bayi. Para pemenang mendapatkan hadiah yang telah disediakan oleh panitia. (lil)


kalbar raya

4

Jumat, 21 Oktober 2011

Pukat Trol Kikis Ikan

Nelayan Tradisional Datangi DPRD SAMBAS. Puluhan Nelayan Tradisional Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan (Jawsel) mendatangi DPRD Sambas menggunakan kendaraan bermotor, Kamis (20/10). Para nelayan ini meminta ketegasan Pemkab Sambas, khususnya Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP), serta Polres Sambas menindak tegas nelayan pukat kikis (trol) yang beraktivitas di tepian laut. Padahal lokasi tersebut masuk wilayah nelayan tradisional. Para nelayan tradisional tersebut mendesak pemerintah melarang menggunakan pukat kikis. Hamdi, perwakilan nelayan tradisional mengatakan, sesuai aturan yang telah ditentukan, bahwa kapal nelayan pukat kikis harus beraktivitas 500 meter ke atas dari bibir pantai. Kenyataannya kapal pukat kikis justru beraktivitas 30 meter dari bibir pantai, sehingga merugikan nelayan tradisional. Kami beraktivitas, enak saja kapal nelayan pukat kikis menarik trolnya. Sehingga kami yang tidak memiliki alat lengkap merasa resah. Jika dibiarkan terus seperti ini bagaimana nelayan tradisional bisa berkembang, sesal Hamdi di hadapan anggota DPRD Sambas di ruang sidang utama DPRD Sambas. Dikatakan Hamdi, dirinya dan nelayan tradisional lainnya sangat kecewa. Karena aktivitas kapal pukat kikis ini tidak ada sama sekali tindakan hukum. Padahal dalam undang-undang, keputusan menteri, hingga pengumuman gubernur, melarang beroperasinya pukat kikis. Aturan yang ada masih berlaku, tapi mengapa pukat kikis dibiarkan beroperasi, sehingga merugikan nelayan kecil yang beraktivitas di wilayah pantai. Mestinya aparat hukum harus bertindak tegas, ungkapnya. Kepala DKP Sambas, Drs H Dailami MSi mengatakan, aturan yang disampaikan Hamdi masih berlaku, termasuk kesepakatan yang pernah dibuat 2001 lalu. Hanya saja, kata dia, di lapangan sering kali dilanggar oleh nelayan itu sendiri, sehingga merugikan nelayan lainnya. Apabila nelayan tradisional atau nelayan tempatan ada menemukan aktivitas kapal pukat kikis, seharusnya segera

Nawazi Camat Jawai Selatan memberikan masukan agar DPRD bisa memfasilitasi penyelesaian antara Nelayan Tradisional dan Nelayan Pukat Kikis. M. RIDHO

melaporkan kepada Satuan Kerja (Satker) pengawasan perikanan di Penjajab (Pemangkat) atau polisi. Bisa juga dilakukan musyawarah antara nelayan tradisional dan nelayan pukat kikis, saran Dailami tanpa adanya penegasan untuk memberikan sanksi kepada nelayan pukat kikis. Perwakilan Polres Sambas, Kompol Dahir mengatakan, pihaknya komitmen menindak siapapun melawan hukum. Termasuk persoalan pukat kikis. Akan tetapi, alangkah baiknya persoalan nelayan diselesaikan secara musyawarah. Sehingga tak ada pihak yang dirugikan. Jangan sampai main hakim sendiri, apalagi antar nelayan sudah ada kesepakatan. Patuhi saja, kalau ada masalah diselesaikan secara musyawarah, pihak kepolisian siap memfasilitasi, termasuk memproses yang melawan hukum, jelasnya. M Suhaili perwakilan satuan polisi air mengatakan, tidak ada hal yang harus ditutupi kepolisian. Pihak manapun yang melanggar hukum pasti ditindak, termasuk nelayan pukat kikis. Namun pihaknya juga sudah berulang kali mengingatkan agar menangkap ikan tidak memasuki wilayah nelayan tradisional, sesuai kesepakatan antar nelayan. Tetapi ada nelayan yang kucing-kucingan dengan aparat, ini yang terjadi di lapangan, jelasnya.

Kalau dilakukan patroli, para nelayan pukat kikis selalu sesuai jalur. Setelah tidak ada petugas, mereka kembali ke pinggir sehingga mengganggu nelayan tradisional. Kami minta sama-samalah menegakkan apa yang telah disepakati, tegas Suhaili. Polisi menerima uang dari nelayan pukat kikis itu tidak benar. Justru Pol Airud yang baru lima bulan dibentuk masih belum memiliki anggaran melakukan operasional perairan. Makanya kita sulit untuk melaksanakan patroli di wilayah perairan Jawai, jelas Suhaili. H Suparto H Asnawi wakil ketua Komisi B meminta agar semua pihak duduk bersama membicarkan masalah ini. Berupaya mencari solusi permasalahan alat tangkap, jalur penangkapan ikan dan kepatuhan akan kesepakatan yang dibuat. DPRD akan berupaya memberikan penyelesaian masalah, tetapi harus sesuai ketentuan. Jangan sampai aktivitas laut merugikan nelayan kecil, kata Parto. Hal senada diungkapkan Erwin Saputra anggota DPRD Sambas. Dia meminta hasil hearing menyikapi aspirasi nelayan tradisional ini segera dirapatkan. Upayakan hadirkan pihak terkait, selesaikan masalah ini dan keluhan yang disampaikan masyarakat, agenda rapat diupayakan bisa mengatasi solusi, tegas Erwin. (edo)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

* Syarat dan Ketentuan Berlaku Innovation for Tomorrow

Daihatsu Daihatsu Sebar Sebar Hadiah Hadiah Terbesar! Terbesar! Tenor

Bunga

5,1

*

5

Tahun

%

Angsuran Cuma

Xenia 9jt an

Hubungi :



REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

LUXIO

SI

ARAN

BERG

Kardiansyah 081257282270 085654400673

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “DAHSYAT “DAHSYAT” ” Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

TV, Mesin Cuci, AC, Kulkas, dll

JUAL SOUND WALET

'3

0561-7505158

-XWDDQ

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH C A S H B AC K s / d 2 5 J T

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Dp R Rp. p. 13.680.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.530.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

D PH MURA

FORD FIESTA

SUI JIN

LPKS Yayasan Bangun Harja

RANGER RAS CABIN

280 jt Cashback s/d

25 jt

194 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381 / 085252465555

Obat Telat Bulan

Anda telat ??? Produk Import baru 486 pil. untuk telat bulan 5- 7 jam di jamin lancar. Aman & Bergaransi sampai tuntas Hubungi : Apotik Sinar Darma Jl. Ampera 88 B Surabaya ( Pasar Wonokromo)

Hp 08125095088

Kami lembaga resmi membutuhkan calon tenaga kerja wanita untuk dilatih menjadi Baby Sitter & PRT, yang akan disalurkan bekerja khusus kota Pontianak, dengan gaji awal Rp. 750.000/bulan.

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac

Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp : (0561) 773672 HP : 0811563377

Peluang Bisnis Info Lengkap www.speedlineon.com atau SMS”BERMINAT”

Hp : 087867101634

Saatnya Anda Gabung di Bisnis FOREX&GOLD. Modal kecil profit 6%/ hari Selama 200 Hari via Rekening Bank Andam Cocok Utk Pensiunan,PNS, Pegawai swasta Dll.

Xenia

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

D I J U A L

2 Buah Rumah Jl. Tabrani Ahmad Gg. Serumpun 2 No. 8 di atas tanah 25 x 17 m Rumah I : 2 Tk LB : 191 M2 (5 Kmr, 2 WC, PLN 900 Watt, PDAM) Rumah II : 1 Lt LB : 50 M2

750 Jt Nego

Hubungi langsung :

085245595501 081256661163

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang

DP mulai 10%

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

YM/email: sunhanpnk@yahoo.com

Proses Mudah dan Cepat

Xenia VVT-i

DP mulai 10 %

Gran Max Pick up

Hubungi: SUN

Pontianak - Sanggau

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt

Rp. 950.000,-

IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

DP Cuma Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin) Telp. (0561) 743999

THERAPY

ARIS TAXI

Innovation for Tomorrow

Menerima Service Panggilan

Khusus menjual :

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Office : 0561-721229

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

Persyaratan pendafaftaran: • Usia 17-35 tahun • Pendidikan Min.bisa baca tulis(PRT),SMP/ SMA(baby sitter) • Fotocopy KTP/KK/Identitas lainnya Fasilitas selama pelatihan : • Tempat tinggal,mandi,makan & minum • Tidak dikenakan biaya pelatihan(gratis) • Ada Tunjangan Hari Raya(THR) • Dapat libur 2 hari/bulan • Cuti hari raya selama 6 hari Untuk informasi dan pendaftaran, dapat menghubungi kantor kami:

Jl. Pak Beceng No. 98 Kota Baru PONTIANAK

Telp.(0561)7082408/085245595501

Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau Pontianak Kantor Cabang : Kantor Pusat : Jl. Ahmad Yani No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Undangan & Souvenir tak

ce

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

TYPE PICK UP APV SX Over Karimun Estillo Splash

DP 17.500.000.17.970.000.27.460.000.15.000.000.15.210.000.-

ANGSURAN 2.454.000.4.220.000.5.810.000.4.640.000.4.260.000.-

5000 3999 KAMARUDIN 0821 0813 4536 3777

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan

Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5

Jumat, 21 Oktober 2011

Usaha Ikan Balita Beromzet Ratusan Juta

Icip-icip

Lumpia Isi Tahu dan Ayam

Bingung mau menyajikan hidangan apa? Cobain deh Lumpia yang satu ini! Selain mudah proses pembuatannya, isian tahu dan ayam cincang pun membuat hidangan pembuka ini begitu menggoda. Sekali coba, dijamin ketagihan deh! Bahan : 250 gram tahu putih 150 gram ayam cincang (matang) 50 gram daun bawang (rajang halus) 2 buah telur kocok 10 lembar kulit lumpia Lada dan garam secukupnya Cara Mengolah : 1. Isi lumpia: Parut tahu dan masukkan dalam wadah. Lalu campur dengan daun bawang, lada dan garam. Aduk hingga rata. 2. Kocok telur dan garam hingga merata. 3. Siapkan kulit lumpia, lalu isi lumpia dan digulung dengan telur kocok sebagai perekatnya. 4. Goreng lumpia hingga kuning keemasan. Angkat dan hidangkan. (rspkta)

Info

jendela usaha

Kalau dijual bibit, ikan emas cuma dihargai Rp 8.000‒Rp 12.000 perkilogram. Tapi bila diolah menjadi ikan balita goreng, bisa laku Rp 45.000Rp 50.000 tiap 0,3 kilogram. Tak heran bila usaha ikan balita (baby fish) memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Ikan balita seperti dikutip dari laman idepeluangusaha, adalah istilah untuk ikan mas yang dipanen saat masih berusia 30 -45 hari. Normalnya dipanen pada usia 90 hari atau 3 bulan. Peluang usaha budidaya ikan balita ini cukup prospektif. Kalau dijual hidup sebagai bibit, ikan emas cuman dihargai Rp 8.000 ‒ 12.000 perkilogram. Sedangkan bila diolah menjadi ikan balita goreng bisa laku Rp 450.000 ‒ Rp 500.000 perkilogram. Pembibitan ikan balita hingga siap dipanen bisa dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, pembenihan. Pasangan induk dipijahkan dalam kolam berukuran 2 meter x 2 meter. Kolam sebesar itu diisi 3 ekor (10 kilogram) induk betina, dan induk pejantan 3 ekor (10 kilogram). Kolam dilengkapi dengan ijuk, sebagai tempat bertelur. Indukan siap pijah

ditabur ke sawah saat berusia 50 hari. Budidaya ini bisa dibilang two in one, yaitu laba dari budidaya ikan dan padi. Sekitar 30 -45 hari kemudian, bibit ikan siap dipanen. Panen ikan dipanen 10 hari sebelum panen padi. Padi unggul dipanen di umur 110 hari. Cara pemanenan dengan cara mengeringkan petak sawah secara berlahan ‒ lahan. Ikan balita dipanen dibersihkan sisik dan isi perutnya, dicuci bersih dan siap digoreng atau di bekukan . Salah satu lokasi budidaya ikan balita ada di Jalan Didi Prawira Kusuma Desa Cibeber Cianjur, Jawa Barat. Budidaya ikan balita tidak perlu harus menunggu waktu lama sampai besar. Ikan seukuran ibu jari sudah bisa di jual ke pasar dan restoran dengan bentuk kemasan. Dinamankan ikan balita seperti dikutip dari laman berita86, karena ikan-ikannya berukuran mini. Harga bibitnya pun hanya Rp 25 ribu perkilonya. Satu kolam ukuran kecil bisa menampung 100.000 anak ikan. Pakan ikan sampai usia 15 hari atau

Selular

Cara Stop SMS Premium Telkomsel

bisa dibeli seharga Rp 25.000 perekor. Sekitar 15 ‒ 20 hari setelah dikawinkan, induk betina menghasilkan benih sebanyak 40 liter. Tiap seliter berisi benur 6.000 ‒ 6.500 ekor. Kolam pembenihan seluas 200 meter kubik butuh benih sebanyak 1 liter. Jadi kolam seluas 2.000 meter kubik butuh benur sebanyak 10 liter. Telur ditetaskan dan dipelihara dalam kolam pembenihan sampai usia 15 hari. Tahap berikutnya pembesaran benur di sawah. Ikan mungil itu dijuluki kebul. Cara budidaya seperti ini sering disebut teknik mina padi. Benih ikan

Operator Telkomsel menyediakan direct menu bebas pulsa *111# dan *116# untuk menghentikan kiriman SMS Premium. Dua menu itu dapat dipakai untuk mengetahui info konten sekaligus cara men-deaktivasi layanannya. Bagi pengguna kartuHALO dapat mengakses *111#, sedangkan *116# untuk pelanggan simPATI dan Kartu As. Ini inisiatif Telkomsel dalam menanggapi maraknya isu penyalahgunaan SMS akhir-akhir ini, kata General Manager Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra dalam keterangan resminya, Selasa (18/10). Menurut Ricardo, layanan direct access melalui *111# dan *116# melengkapi mekanisme berhenti berlanggan SMS Premium yang sudah ada selama ini, yakni lewat pengetikan UNREG. Fasilitas direct access juga bisa digunakan untuk mengecek konten apa saja yang aktif di ponsel pelanggan, ujar dia. Untuk berhenti berlangganan SMS Premium di menu *111# DISTRIBUTOR UTAMA SEMEN HOLCIM KALIMANTAN BARAT dan *116#, pelanggan dapat memilih menu nomor 3, yakni Info Konten Anda. Setelah itu pilih menu nomor 2, yakni Berhenti Berlangganan. Sedangkan untuk mengetahui informasi layanan konten yang sedang aktif, pelanggan dapat memilih menu nomor 1. Sebanyak 10 operator seluler yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) seperti ditulis laman tempointeraktif, telah sepakat menghentikan penawaran layanan SMS Premium. Langkah ini merupakan tanggapan operator atas surat edaran Badan Regulasi TelekomuTer tanda, nikasi Indonesia. Ketua Umum ATSI Sarwoto Atmosutarno mengatakan, jenis layanan SMS Premium yang dihentikan adalah SMS broadcast, pop-screen, dan voice broadcast. Selain melalui direct access tadi, Telkomsel juga menyediakan jalur penonaktifan layanan SMS Premium di sejumlah akses bebas pulsa, seperti 111, 116, email cs@telkomsel.co.id, dan kantor GraPARI. (ti)

sepanjang 1 sentimeter adalah campuran telur bebek dan pelet ikan. Sang pemilik usaha sengaja membudidayakan anak-anak ikan mas dan nila tersebut untuk bisa langsung dijual ke restoran, pasar tradisional ataupun mini market dengan bentuk kemasan. Bahkan, usaha ikan balita ini, tidak harus menunggu panen dalam waktu lama, pemilik usaha, Ayi Solihin mengaku bisa panen dua kali sehari untuk langsung dijual. Sebelum dijual ke pasar, ikan yang sudah berukuran sebesar ibu jari, langsung di ambil dari kerambah, kemudian dibuang

isi perutnya, hingga bersih. Setelah itu dimasukkan ke dalam kemasan dengan rapi, agar konsumen bisa langsung memasaknya. Selain menjual ikan balita basah, Ayi Solihin juga menjual ikan balita goreng, agar bisa langsung dikonsumsi. Ikan balita ini mengandung protein, kalsium dan omega satu. Penggemar ikan balita ini kebanyakan kelas menengah keatas, karena harganya cukup mahal, yakni Rp 35 ribu perkilonya untuk ikan balita basah. Sedangkan untuk ikan balita goreng dijual Rp 25 ribu perkemasan. Sejak tiga tahun terakhir, konsumsi ikan mas dan nila balita sebagai lauk atau camilan naik pesat. Ikan mas dan nila balita sendiri sangat digemari lantaran rasanya yang manis dan gurih. Untuk memasarkan ikan ini, Ayi Solihin tidak kesulitan karena sudah mempunyai pelanggan tetap seperti restoran, katering, pasar-pasar tradisional serta mini market di wilayah Cianjur. Selain di Cianjur, penjualan ikan balita sudah merambah ke Jabodetabek dan Bandung. Ayi Solihin mengaku memperoleh omset dalam sebulan sekitar Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. (yn)

Investasi Biaya transisi dan penyempurnaan lahan : Rp 123.000 Biaya pengadaan induk (Rp 25.000/ekor) : Rp 125.000 Peralatan operasi : Rp 142.000 Total investasi : Rp 390.000 Biaya Tetap Perkakas : Rp 18.000 Rumah tangga : Rp 200.000 Tenaga kerja (Rp 2.000/kg ikan) : Rp 200.000 Pengepakan @Rp 2.000 butuh 100 : Rp 200.000 Total biaya tetap : Rp 618.000 Biaya Tidak Tetap Pupuk : Rp 200.000 Biaya lain : Rp 100.000 Total biaya tidak tetap : Rp 300.000 Biaya Produksi Biaya Tetap + Biaya Tidak Tetap = Rp 618.000 + Rp 300.000 = Rp 918.000 Hasil Usaha Rp 50.000/kardus X 100 = Rp 5.000.000 Asumsi harga olahan ikan balita Rp 50.000/0.3 kg. Setiap 1 kg ikan segar setara dengan 0.3 ikan balita olahan. Kapasitas produksi 100 kg ikan basah atau 100 kemasan kardus. Keuntungan Hasil Utama ‒ Biaya Produksi = Rp 5.000.000 ‒ Rp 918.000 = Rp 4.082.000 Jangka Waktu Balik Modal (Biaya Investasi + Biaya Produksi ): ( Keuntungan x Periode ) = Rp 390.000 + Rp 918.000 : Rp 4.082.000 = 0.320

Berdasarkan pasal 6 Undang-undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan PT. PNM (Persero) selaku pemegang Serti¿kat Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak akan melaksanakan penjualan dimuka umum (lelang) eksekusi Hak Tanggungan atas barang-barang jaminan hutang milik dari : 1. Atas nama : SUTIHA Sebidang tanah berikut bangunan Serti¿kat Hak Milik nomor : 2748/ Kelurahan Saigon tanggal 30.12.2003 seluas 147 m², sebagaimana terurai dalam Surat Ukur No. 705/Saigon/2003 tanggal 12 Nopember 2003, setempat terletak dan dikenal di Jalan Tekam Komplek Griya Pratama Blok F No 37 Kel Saigon Kecamatan Pontianak Timur Pontianak, tertulis atas nama Nyonya Sutiha. (Harga Limit Rp 90.000.000 ; uang jaminan Rp 27.000.000,00) 2. Atas nama : USWAH RA Sebidang tanah berikut bangunan Serti¿kat Hak Milik nomor :6074/ Kelurahan Siantan Hulu tanggal 15.06.1993 seluas 250 m²,sebagaimana terurai dalam Surat Ukur No.1229/Siantan Hulu/1993 tanggal 07 Juni 1993,setempat terletak dan dikenal di Jl. 28 Oktober Komplek Golf Permai Blok AA.2 Kel.Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara, tertulis atas nama Nyonya Uswah RA. (Harga Limit Rp. 75.000.000 ; uang jaminan Rp. 23.000.000)

Selamat atas Jabatan Baru dan Kenaikan Pangkat President Director

Asumsi luas lahan sawah : 2000 meter persegi

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Mengucapkan

H. Rusliansyah D. Tolove

Analisa Usaha Ikan Balita

Mayjen (TNI) Muhammad Armyn Angkasa Ali Anyang (Kasdam XII/ Tanjungpura) Menjadi Staf Ahli Panglima TNI Bidang Komunikasi Sosial Terhitung Tanggal 17 Oktober 2011

Jadwal Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal : Jumat, 4 November 2011 Jam : 09.00 WIB s/d selesai, Tempat : Kantor PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Pontianak. Jl. A.Yani No.110A (Samping Al-Azhar) SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta Lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan tersebut diatas ke rekening Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Pontianak Nomor Rekening: 0076050464 pada PT.BNI (Persero) Cabang Pontianak,paling lambat sudah efektif 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang ; 2. Penawaran dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat/naik-naik. 3. Pelunasan harga lelang dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 4. Apabila pemenang Lelang tidak melunasi kewajibannya maka dinyatakan “Wanprestasi” dan Uang jaminan akan disetor ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 5. Setiap Peserta lelang wajib melakukan penawaran, pelanggaran terhadap hal tersebut dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 6. Bagi peserta lelang yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan akan dikembalikan tanpa potongan apapun. 7. Barang dijual dengan kondisi apa adanya; 8. Ketentuan-ketentuan lelang lainnya disampaikan pada saat lelang; 9. Informasi lebih lanjut hubungi PT.PNM (Persero) Cabang Pontianak, Jalan Jend. A. Yani No. 110 A, Pontianak, Telp. (0561) 731661, 737661 atau Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak Jalan Letjen Sutoyo No. 19 Pontianak, Telp. (0561) 735269. Pontianak,21 Oktober 2011 PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Pontianak ttd Muhammad Haikal Kepala Cabang


sosialita

6

Jumat, 21 Oktober 2011

21 Pelaku Usaha Mikro Terima Bantuan Bentuk Kepedulian PAN Ketapang KETAPANG. Semakin ketatnya persaingan di berbagai sektor dunia usaha membuat para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ketapang membutuhkan banyak dorongan, mulai dari moril maupun materi. Sebagai bentuk kepedulian, Partai Amanat Nasional (PAN) Ketapang menyerahkan bantuan ke 21 pelaku usaha UMKM pada Musda ke-3 PAN, Minggu (16/10) lalu. Meski bantuan materi yang diberikan tersebut, tidak seberapa. Namun, kami dari pengurus PAN berharap agar ke depan, para pelaku UMKM semakin bersemangat dalam mengembangkan usaha yang ditekuni, kata Khairul Saleh, Ketua Panitia Musda.

Dikatakannya, PAN tak hanya sebatas memberikan bantuan, tapi juga akan memantau perkembangan masing-masing pelaku UMKM yang telah diberikan bantuan. Sehingga semakin bersemangat untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Kami dari PAN berencana akan menjadikan program penyaluran bantuan bagi para pelaku UMKM, sebagai salah satu agenda rutin dari program kerja kami, sehingga ke depan akan semakin banyak para pelaku UMKM yang terbantu dan bersemangat untuk bersaing dengan para pelaku UMKM dari daerah lain, terangnya. Ia juga mengakui potensi SDA di Ketapang sangat besar. Tapi besarnya potensi itu berband-

ing terbalik dengan minat masyarakat untuk berwirausaha. Padahal kalau masyarakat jeli, banyak potensi dan peluang usaha yang bisa dikembangkan dari sumber daya alam yang ada, jelasnya. Ia menjelaskan hadirnya program bantuan pembiayaan dari PAN tersebut secara tidak langsung dapat menggerakkan hati masyarakat untuk dapat bersama-sama mengelola sumber daya alam yang ada. Dengan cara berwirausaha memberdayakan banyaknya potensi sumber daya alam yang ada. Semakin berkembangnya dunia wirausaha dalam negeri, otomatis tingkat kesejahteraan masyarakat juga akan semakin meningkat, tuntasnya. (KiA/pk)

Para pengurus PAN berfoto bersama usai Musda beberapa waktu lalu. KIRAM AKBAR/EQUATOR

Dahlan Siap Mundur Kapan Saja JAKARTA. Acara serah terima jabatan menteri BUMN dari Mustafa Abubakar kepada Dahlan Iskan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Dahlan Iskan meng atakan, ketika menjadi

menteri BUMN, Mustafa adalah pembimbing dan atasan yang baik bagi dirinya saat menjabat sebagai dirut PLN. Saya menganggap Pak Mustafa tetap menjadi menteri BUMN, saya ini kadernya saja, ujarnya disambut tepuk tangan sekitar 60 pejabat Kementerian BUMN dan direksi BUMN yang hadir di Kantor Kementerian BUMN kemarin (19/10). Dengan gaya khas setelah baju putih lengan panjang yang digulung sampai siku, celana hitam, dan sepatu kets hitam, Dahlan bercerita bahwa sebenarnya sudah berusaha keras untuk menolak penunjukannya sebagai menteri BUMN. Menurut Dah-

lan, sebenarnya ingin segera menuntaskan pekerjaan di PLN, sehingga bisa pensiun pada 2012 nanti. Saya ingin jadi orang bebas. Sebab, bagi saya, kebahagiaan tertinggi adalah bisa menjadi orang bebas, punya istri, anak, cucu, dan punya uang, katanya. Para hadirin pun tak kuasa menahan tawa. Bahkan tiga mantan menteri BUMN yang hadir, Mustafa Abubakar, Sofyan Djalil, dan Sugiharto, tampak ikut tertawa lepas. Dahlan kemudian bercerita, dirinya sebenarnya sudah siap berlibur ke Eropa selama beberapa hari dan baru akan kembali ke Indonesia ketika proses reshuffle kabinet usai. Saya sudah mau boarding, sebentar lagi naik pesawat, tas juga sudah masuk bagasi, saya di telepon dari Istana. Ya sudah, liburannya batal, ceritanya.

Menurut Dahlan, akhirnya dia tak kuasa menolak permintaan Presiden SBY agar dia menggantikan Mustafa Abubakar yang kondisi kesehatannya kurang baik setelah terkena serangan jantung dan sempat sebulan dirawat di Singapura. Karena itu, usai penunjukan, Dahlan pun bertandang ke rumah Mustafa Abubakar. Saya kaget, ternyata Pak Mustafa sangat sehat. Wajahnya cerah, badannya langsing, tegap, dan bicaranya sangat terstruktur. Jadi, sama sekali tidak benar kalau ada isu yang mengatakan Beliau terkena stroke. Karena itu Pak Mustafa, semoga Bapak segera sehat 100 persen, menjadi menteri lagi, saya siap mundur kapan saja, ujarnya yang kembali disambut tepuk tangan riuh para hadirin. Terkait kebijakan, Dahlan berjanji

akan memberikan keleluasaan yang lebih besar bagi para direksi BUMN, untuk melakukan aksi-aksi korporasi. Intervensi dari kementerian harus dikurangi. Para direksi BUMN itu sudah pintar-pintar. Jadi, silakan bekerja dengan baik, katanya. Dalam sambutannya, Mustafa mengatakan, Dahlan adalah sosok yang tepat untuk menduduki kursi menteri BUMN. Saya yakin, dengan kreasi-kreasi dan keberanian untuk melakukan terobosan, Pak Dahlan bisa membawa BUMN menjadi lebih baik, ujarnya. Usai acara, Dahlan terlihat bercengkerama dengan para direksi PLN. Dahlan kemudian meninggalkan kementerian BUMN dengan menggunakan mobil pribadinya, L 1 JP, untuk makan siang bersama para direksi PLN. (owi)

Aparatur Negara Diminta Hidup Sederhana JAKARTA--Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo punya misi khusus dalam mendorong kinerja aparatur baik pusat dan daerah. Bersama Menpan&RB Azwar Abubakar, dia bertekad akan membangun gerakan reformasi birokrasi hingga bisa mendarah daging di seluruh aparatur. Bag i kalang an polit isi, birokrat, menteri, dan para Wamen, saya usulkan hidup

sederhana. Begitu juga aparatur harus melakukan gerakan efisiensi. Bila ini sudah menjadi gerakan nasional, otomatis ada penghematan anggaran negara, kata Eko, Kamis (20/10). Diakuinya, untuk melakukan perubahan mindset aparatur merupakan pekerjaan sulit. Namun, sesuai permintaan presiden untuk membantu Menpan dan RB, Eko menyatakan siap melakukan perubahan-perubahan. Lebih lanjut dikatakan, ada

empat tugas pokok Menpan dan RB. Pertama, tugas rutin seperti pengangkatan pegawai. Kedua, program reformasi birokrasi yang sudah ada grand design dan dilaksanakan setiap sektor. Ketiga, leverage quick win yang harus dibuktikan pada masyarakat sampai 2014 bisa tercapai. Jangan susun program terlalu banyak yang tidak bisa dibuktikan sampai 2014. Jadi mungkin ada quick win yang kita pilih yang bisa memper-

lihatkan pada publik bahwa pemerintahan SBY berubah, tuturnya. Dan yang keempat, membangun gerakan reformasi birokrasi di seluruh aparatur. Quick win yang harus kita capai 2014 mungkin ada 3-4 dan ini akan kita programkan secara nasional untuk mendorong kesederhanaan hidup dalam aparatur negara dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, tandasnya.(Esy/jpnn)

Eko Prasojo

Tak Lagi Menteri, Patrialis Kejar Gelar Doktor JAKARTA. Penunggang sedan Toyota Royal Saloon, bernomor RI 19 sebentar lagi bakal berganti. Selama ini penunggang mobil dinas Menteri Hukum dan HAM tersebut adalah Patrialis Akbar. Namun seiring reshuffle kabinet, kursi Patrialis pun

Patrialis Akbar

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : • • • • • • •

Deny Jaiz Hadi Solihin Uray Yuzo Kantor

: : : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 085345038038 0561 - 7092490 0561 - 7557007 0561 - 721229

bakal diduduki Amir Syamsuddin. Spekulasi pun beredar, antara lain menyebut Patrialis hendak jadi Duta Besar. Kabar lainnya, mantan anggota Komisi Hukum DPR itu akan diplot menjadi Hakim Konstitusi. Namun apa sebenarnya yang akan dilakukan Patrialis, setelah tak lagi jadi menteri? Tahun depan saya

akan menyelesaikan doktor saya. Untuk syarat bisa jadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) adalah seorang doktor, ujar Patrialis saat ditemui di kantornya, Senin (17/10) sore. Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dirinya adalah penyusunan ketentuan dalam UU MK agar hakim konstitusi ber-

pendidikan S3. Itu UU (UU MK) saya yang bikin supaya hakim MK berkualitas, ucap peserta program S3 di Universitas Padjajaran (Unpad) itu. Namun saat ditanya tentang rencana ke depan, Patrialis mengaku tak memasang target. Biasa-biasa saja, ucapnya.(ara/jpnn)

SINTANG

JUAL RUMAH

MELAWI

LOWONGAN

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

SAMBAS

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Perusahaan Transportasi Menerima Karyawan Untuk Admin & Teller, kirim lamaran ke alamat CV.Berenggang Express, Shopping Arcade Lobby Area Lt.1 Aston Ptk Hotel & Convention.

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

SINGKAWANG Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

Perumnas II, Gg, Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (meteran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub, 08125726674/081345979784.

BENGKAYANG

SANGGAU

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

BANTUAN MODAL Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

744880

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

JUAL TANAH Jl. Parit Wak Lijah (sdh aspal) Nipah Kuning, SHM No315. Luas 6400m2 (20mx320m). Harga Rp 650 jt (Nego). Hub: 081522646767

PEMANGKAT Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

IKLAN BARIS

2 Baris Rp. 100.000 3 Baris Rp. 150.000 JUAL RUMAH

Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

LOWONGAN Dibutuhkan 1 org wanita, SMA/D3, bisa komputer, ditempatkan di Ngabang. SALES, min SMA/SMK, ditempatkan di Ngabang. Hub: 081352515590.


7

sambungan

Desa Sungkung Masih Terisolir Akses Lebih Dekat ke Malaysia BENGKAYANG. Masih banyak daerah di Kalimantan Barat terutama di daerah perbatasan yang terisolir. Seperti Desa Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang. Bahkan akses menuju ke ibukota kabupaten, lebih jauh akses ke negara tetangga Malaysia. Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Egarius mengatakan, masyarakat mau membuat surat pengantar KTP atau KK di ibu kota kecamatan saja membutuhkan biaya besar hingga ratusan ribu rupiah. Sedangkan hasil pertanian susah dikeluarkan ke daerah lain seperti Malaysia, Entikong

Kabupaten Sanggau Kapuas, Landak, dan Bengkayang. Terisolirnya wilayah ini dikarenakan akses jalan darat menuju Kecamatan Siding belum dibuka badan jalan. Padahal jarak antara Sungkung ke Kiong Kecamatan Suti Semarang hanya membutuhkan waktu satu jam jalan kaki. Tunggu kucing bertanduk pemerintah pusat mau membangun jalan tersebut. Saya yakin, banyak saja alasan yang dilontarkan mereka supaya warga perbatasan di Kalbar tetap tertinggal, kesal anggota Fraksi Demokrat ini. Egarius menjelaskan, wacana

pembangunan jalan paralel terealisasikan, Kecamatan Siding tidak lagi di cap daerah terisolir. Saya yakin, apabila pemerintah daerah dan pusat tidak memerhatikan pembangunan jalan di Sungkung, lima tahun mendatang NKRI akan kehilangan lagi kampung Gubang di Desa Sungkung, tegasnya. Ia menerangkan, saat ini banyak anak-anak Sungkung terutama di kampung Gubang yang sekolah dan kuliah di Malaysia. Setelah lulus mereka langsung dipekerjakan di negeri jiran. Mereka tidak melupakan kampung halamannya, gaji

disisihkan untuk membangun di sana. Mereka dapat berpikir, tidak pernah diperhatikan oleh Indonesia lebih baik memilih menjadi warga Malaysia. Saya tertawa saat baca dan menonton di media cetak dan elektronik tentang ganyang Malaysia. Negeri jiran telah lama ganyang kita. Kita hanya ngomong kosong saja tetapi Malaysia telah terbukti action. Lihat saja banyak TKI yang dideportasi, TKW banyak dibunuh, diperkosa dan di penjara. Seni budaya kita di patenkan mereka, parahnya tanah dicaplok lagi, katanya (cah)

Pelanggan PDAM Menunggak Rp 700 Juta BENGKAYANG. Barudin Direktur PDAM Kabupaten Bengkayang mengatakan, pelanggan PDAM mengalami tunggakan pembayaran sekitar Rp 700 juta. Rata-rata yang menunggak adalah pelanggan yang mengerti hukum dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Barudin mengaku pernah ditawari kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Bengkayang dalam hal membantu penagihan, seperti yang dilakukan Kejari dan PLN. Namun tawaran

itu belum disepakati. Ia merincikan, setiap bulan antara pendapatan dan pengeluaran tidak sebanding, saat ini pengeluaran lebih banyak dibandingkan pendapatan. Untuk membayar honor pegawai PDAM eks Sambas saja lebih dari 20 juta rupiah dari 17 orang. Total pengeluaran setiap bulan lebih dari 100 juta rupiah, sedangkan pendapatan kurang dari 100 juta rupiah. Karena itu, untuk 2012 dirinya akan mengajukan dana perbaikan jaringan PDAM eks

Sambas baik itu yang berada di Kecamatan Samalantan, Riam Budi Kecamatan Sungai Betung dan Sanggau Ledo. Hal ini dimaksud untuk menambah jumlah pelanggan dan otomatis pendapatan juga meningkat. Selama ini kami hanya terfokus pada pelanggan yang ada di dalam ibu kota kabupaten saja, imbuhnya. Sementara warga di Kecamatan Lumar membongkar meteran PDAM, lantaran kesal dengan tidak mengalirnya air ledeng. Garadus, anggota DPRD

Bengkayang mengatakan, mayoritas pelanggan PDAM di Desa Tiga Berkat Kecamatan Lumar banyak yang mengeluh dengan tidak mengalirnya air ledeng beberapa bulan terakhir. Khususnya Dusun Sebol. Semenjak aliran pipa air menuju Dusun Mabak dibuka sampai ke rutan klas 2B Bengkayang, banyak masyarakat yang mengeluh. Termasuk rumah saya ledeng tak mengalir, keluh Garadus. Ia mengakui banyak meteran yang dicopot karena berbulanbulan air tidak mengalir. (cah)

Jumat, 21 Oktober 2011

RG Didesak bawah umur. Sambil penanganan kasus tindak pidananya, Briptu RG juga akan menjalani pemeriksaan terhadap pelanggaran disiplin dan kode etik, ungkapnya. Dalam hal ini, lanjut Mukson, Briptu RG melanggar Pasal 82 UU perlindungan anak tentang perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. Selain itu, dia juga dapat dikenakan UU pornografi dengan ancaman pidana 6 tahun penjara. Proses pemeriksaan telah berjalan, kita akan memeriksa saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti, tuturnya. Disinggung oknum nakal di Kepolisian, Mukson me-

..................................................................... dari halaman 1 nyatakan, seperti telah dilakukan sebelumnya beberapa oknum telah dipecat jika perbuatannya melanggar hukum dan kode etik Kepolisian. Dalam hal ini Kapolda turut mengingatkan jajarannya agar semakin menguatkan mental sebagai benteng diri agar tidak melakukan perbuatan menyimpang yang dapat melanggar hukum. Kita usahakan penguatan mental. Kapolda telah meminta seluruh jajaran untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Serta meminta masyarakat turut mengawasi kinerja Kepolisian, terutama di daerah. Dengan tidak memberi kesempatan untuk melakukan penyimpangan

dari kewajiban tugasnya, papar Mukson. Dir Propam Polda Kalbar AKBP Marsono meminta masyarakat tidak memberikan kesempatan terhadap kejahatan. Kejahatan apapun bisa terlaksana, jika masayarakat memberikan kesempatan. Maka kami minta jangan memberikan celah, ungkap Marsono. AKBP ERD Caniago Kasubdit Reserse Khusus Polda Kalbar mengatakan kepada massa bahwa RG sampai saat ini masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian. RG dikenai undang-undang perlindungan anak dan pornograpi dengan ancaman lima belas tahun penjara, katanya.(sul)

Menu Kerupuk .......................................................... dari halaman 1 Ia menjelaskan, saat mengikuti lomba masak serba ikan tingkat provinsi waktu itu, timnya memaparkan jenis-jenis ikan yang dimasak antara lain jelawat, belidak, toman dan lain-lain. Ya n g j e l a s k a m i a k a n melakukan hal yang sama. Tetapi apapun menunya, tetap ada kerupuk basah. Kerupuk basah ini merupakan makanan khas daerah kami, katanya optimistis. Bag i yang pertama kali mendengarnya akan berpikir kerupuk basah adalah kerupuk yang disiram dengan air. Sebenarnya, kerupuk basah khas Kapuas Hulu adalah penganan berbahan dasar

ikan dengan bulat memanjang dan terasa kenyal serta lunak. Kerupuk basah hampir mirip siomay di Jawa atau empekempek di Sumatera. Menikmati kerupuk basah yang sudah masak bisa dimakan begitu saja. Tetapi ada juga yang menggorengnya, kemudian dinikmati bersama sambal. Wakil Ketua TP PKK Kalbar, Karyanti Sanjaya mengatakan saat ini masyarakat di Kalbar cukup mengerti tentang kesehatan. Termasuk makanan bergizi bagi anak-anak maupun anggota keluarga lainnya. Masyarakat sudah mengerti bahwa sehat itu penting. Satu di antara cara untuk

mendapatkan tubuh sehat adalah mengonsumsi makanan yang sehat, termasuk ikan, katanya. Dia yang ikut mendampingi PKK Kapuas Hulu, berpesan kepada Tim Kapuas Hulu agar dapat membawa nama baik provinsi Kalbar, dan dengan diadakan lomba masak serba ikan ini dapat membantu peemerintah dalam membangun bangsa sehat dan cerdas sehingga dapat bersaing dalam menghadapi tantangan global di masa yang akan. Saya berharap Kapuas Hulu bisa mempersembahkan karya terbaiknya. Kita lihat saja nanti, tandasnya. (lil)

Demokrat Ajak .......................................................... dari halaman 1 retariat DPRD segera dibentuk Badan Akuntabilitas Keuangan Daerah. Badan Akuntabilitas itu sudah saya usulkan ketika saya menjadi Wakil Ketua Pansus LHP BPK 2009 lalu. Hanya saja sampai sekarang ini belum ada kesamaan pendapat dengan kawan-kawan lain di DPRD, jelasnya. Pa d a h a l , s a m b u n g A r y, Badan Akuntabilitas itu sangat penting untuk memantau tindak lanjut dari temuan BPK tersebut setelah masa kerja Pansus DPRD tentang LHP BPK selesai. Selama ini, masa kerja Pansus LHP BPK DPRD Kalbar sangat terbatas dan DPRD Kalbar Moammar Khadafi. ABC NEWS

Khadafi Ditembak Mati di Kampung Sendiri BANI WALID - Para pemberontak Libya mengklaim telah berhasil menembak mati Muammar Kadhafi. Mantan pemimpin tertinggi Libya berpangkat kolonel yang menjadi buronan nomor wahid itu tewas di kota kelahirannya sendiri, Sirte, ketika hendak melarikan diri dari kepungan pemberontak. D e w a n Tr a n s i s i N a s i o n al (NTC) menyatakan, para pejuang telah menemukan dan

menembak Khadafi di kota yang menjadi basis loyalis tiran yang dikenal flamboyan itu. Tewasnya Khadafi sekaligus mengakhiri pertempuran sengit dan pengepungan Sirte yang telah berlangsung selama berminggu-minggu. Selebrasi atas tewasnya Khadafi pun menggelora di berbagai kota di Libya. Di jalanan di ibu kota Libya, Tripoli, para pejuang merayakan tewasnya

Khadafi dengan menembakkan senapan ke udara dan menari gembira. Khadafi telah berbulan-bulan hidup di pelarian setelah hengkang dari Tirpoli dan menjadi buruan NATO maupun pasukan pemberintak. Khadaffi diyakini bersembunyi di wilayah gurun pasir Libya, sembari menyerukan pendukungnya untuk bangkit dan melawan pemberontak yang disebutnya sebagai anjing

pembangkang. Namun Khadaffi yang dulunya begitu menakutkan itu malah dicemooh. Istana Khadafi di Tripoli juga menjadi jarahan. Rakyat juga memburu Khadafi hinga tempat persembunyian di kampung sendiri. Namun pihak Gedung Putih dan NATO masih belum bisa mengonfirmasi tewasnya tiran yang memimpin Libya selama 42 tahun itu.(abc/ ara/jpnn)

Dituding Lindungi Koruptor, Istana Didemo JAKARTA - Sehari pascapelantikan sejumlah menteri Kabinet Bersatu jilid II hasil resuffle, Istana Negara langsung digoyang. Ribuan massa dari berbagai elemen menggelar aksi di depan Istana Negara, Kamis (20/10). Mereka menuding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY ) telah terlibat langsung dalam kasus korupsi. Indikasinya adalah sikap SBY yang terkesan melindungi sejumlah kuroptor, terutama

kader-kader dari Partai Demokrat. Kami minta pertanggungjawaban SBY. Karena dia di sini sebagai presiden. Bukan kader Partai Demokrat. Jadi dia harus bisa bertindak bijak selaku pimpinan negara, ujar Humas Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Oki Irawan saat berorasi di depan Istana. Ia menuding SBY telah meminta Ketua KPK, Busyro Muqoddas untuk mengamankan kader-kader Partai Demokrat dari jerat hukum. Di antaranya

seperti Anas Urbaningrum, Andi Malaranggeng, Angelina Sondakh dan Jhonny Allen Marbun. Mereka semua itu harus ditangkap terlebih dahulu. Entah mereka bersalah ataupun tidak itu biar nanti dibuktikan di pengadilan. Kan seperti itu juga yang berlaku untuk pelanggar hukum sekelas maling ayam ataupun maling sandal, tuturnya. Menurut Oki, justru yang dilakukan SBY sudah berse-

berangan dengan janjinya untuk memberantas korupsi. SBY malah dinilai ikut menyuburkan praktik korupsi. Karena itu, mereka mendesak agar SBY bisa bertanggung jawab atas segala tindak korupsi yang terjadi di negeri ini. Termasuk yang dilakukan kadernya sekalipun. Kami juga mendesak KPK untuk serius mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat korupsi. Jangan sampai terkesan tebang pilih, tandasnya. (yes/jpnn)

Hakim Syarifuddin Didakwa Terima Uang Pelicin HAKIM pengawas pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Syarifuddin saat mendengarkan pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/10). Foto : Arundono W/JPNN JAKARTA - Setelah menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak 2 Juni lalu, akhirnya hakim pengawas Pengadian Niaga di PN Jakarta Pusat, Syarifuddin, duduk di kursi pesakitan. Syarifuddin didakwa telah menerima sogokan, terkait proses penjualan aset pailit PT Sky Camping Indonesia (SCI) dari kurator Puguh Wirawan. Pada pada persidangan dengan agenda pembacaan surat dakwaan, Kamis (20/10), Jaksa Penuntut Umum ( JPU) KPK mendakwa Syarifuddin telah menerima uang Rp 250 juta, sebagai pelicin untuk untuk persetujuan penjualan asset boedel pailit menjadi non-boedel. JPU KPK, Zet Tadung Allo, membeberkan, Syarifuddin selaku hakim pengawas pen-

gurusan dan pemberesan harta pailit PT SCI sebenarnya mengetahui bahwa kurator telah melakuan perjanjian Pengikatan Jual Beli (PJB) atas asset bodel SHGB 7251 berupa tanah seluas 19.550 meter persegi di kawasan Tambun, Bekasi, kepada Otto Hasibuan secara di bawah tangan. PJB itu seharusnya ada izin dari Syarifuddin selaku hakim pengawas, sebut Zet. Namun Syarifuddin justru mengajukan permohonan pergantian kurator ke hakim pemutus pailit PT SCI. Hakim kelahiran Soppeng, 26 November 1959 itu sekaligus mengusulkan Puguh Irawan sebagai kurator pengganti. Selanjutnya, Puguh selaku kurator baru mengajukan penjualan asset boedel pailit SHGB 7251 ke Syarifuddin. Puguh meminta agar asset itu bisa dijual secara di bawah tangan. Pada 11 November 2010, Syarifuddin selaku hakim pengawas mengabulkan permohonan itu. Ternyata, asset tersebut men-

jadi tanggungan atas piutang BNI. Pihak BNI beranggapan kurator tak bisa melakukan penjualan karena asset tersebut dalam status non-boedel atas nama pihak ketiga, yakni PT Tannata Cempaka Saputra yang dikuatkan dengan putusan Mahkamah Agung. Penjualan juga dikeluhkan oleh pihak eks pekerja PT SCI. Dharwati selaku kuasa hukum eks pekerja PT SCI mengajukan keberatan ke Syarifuddin selaku hakim pengawas atas penjualan asset secara non-boedel oleh kurator. Karena kondisi itu, Syarifuddin dan Puguh bertemu pada 11 April 2011.Keduanya membicarakan tentang persoalan asset itu. Pada pertemuan itu Puguh mengaku akan memberikan uang kepada Syarifuddin sebesar Rp 250 juta. Alih-alih menangg pi keberatan, Syarifuddin justru kembali bertemu Puguh pada 1 Juni 2011.Puguh mendatangi Syarifuddin di rumahnya, Kompleks Kehakiman Suntet, Jakarta

Utara, guna menyerahkan uang Rp 250 juta. Setelah menerima sogokan itulah Syarifuddin ditangkap KPK. Perbuatan terdakwa menerima hadiah berupa uang tesrsebut dari Puguh Wirawan patut diduga agar terdakwa memberi persetujuan tertulis atas penjualan asset SHGB 7251 secara non-pailit yang telah dilakukan kurator, sebut jaksa Zet Tadung pada persidangan dengan hakim ketua Gusrizal itu. Dalam Dakwaan primair, Syarifuffin dijerat dengan pasal 12 huruf a juncto pasal 18 ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman hukuman maisimal 20 tahun penjara. Sedangkan dalam dakwaan kedua, Syarifuddin dijerat dengan pasal 11 juncto pasal 18 UU Oemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001. (ara/jpnn)

tidak dapat terus-menerus memantau hasil tindak lanjut dari temuan BPK. Karena itu sangat diperlukan segera dibentuk Badan Akuntabilitas, kata dia. Memang, Ary mengungkapkan, dalam UU tidak ada mengatur Badan Akuntabilitas untuk DPRD Provinsi, berbeda dengan DPR RI yang memiliki Badan Akuntabilitas dan merupakan salah satu alat kelengkapan DPR. Tapi hal itu sangat diperlukan, dan itu bisa dibentuk di Sekretariat Dewan, sarannya. Ary mencontohkan di DPRD Riau yang sepakat merekomendasikan pembentukan Badan Akuntabilitas. Disana Banmus

DPRD Riau juga sepakat untuk segera mengkonsultasikan pembentukan badan ini dengan Mendagri. Banmus di Riau menilai pembentukan Badan Akuntabilitas merupakan salah satu hal perlu dilakukan, mengingat selama ini perencanaan dan pengawasan terhadap kegiatan DPRD Riau sangat lemah. Tugas Badan Akuntabilitas itu, menurut Ary adalah seperti soal anggaran, termasuk mengawasi anggaran tersebut. Badan ini dinilai sangat penting dalam upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dan pembenahan pengelolaan keuangan daerah. (jul)

Dana Pemprov .......................................................... dari halaman 1 kan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) segera, kata Jasman di hadapan pengunjuk rasa. Mendapat tantangan ini, Solmadapar menyatakan siap membantu data dan menganggap tidak beralasan kalau harus menjadi saksi, tetapi kejaksaan yang harus menelusurinya sebagai lembaga penegak hukum. Terkuaknya temuan itu sudah dipaparkan oleh Pansus DPRD Kalbar yang membahas laporan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemprov Kalbar tahun anggaran 2010. Pansus menemukan penyelesaian kerugian daerah belum seluruhnya ditindaklanjuti. (sul)

garan Pemprov 2010. Dari pemeriksaan itu ditemukan Rp 156 miliar yang belum mempunyai kejelasan. Solmadapar meminta peran aktif Kejati terhadap masalah tersebut. Sekaligus segera mengusutnya. Rombongan pengunjuk rasa sempat tertahan di pintu pagar Kejati. Sambil terus mendesak bertemu langsung Kajati, akhirnya para aktivis tersebut dipersilakan masuk, langsung diterima Kepala Kejati Kalbar, Jasman Panjaitan. Perwakilan pengunjuk rasa dalam dialognya bersama Kajati mempertanyakan sikap lembaga tersebut dalam mengusut tindak pidana korupsi. Terutama menyangkut per-

soalan temuan BPK terhadap APBD Pemprov Kalbar 2010, apakah telah masuk dalam penanganan atau belum. Selain itu, mempertanyakan hubungan kejaksaan dan BPK pada kasus tersebut hingga tuntutan agar Kejati mengusutnya. Menanggapi permintaan Solmadapar tersebut, Jasman Panjaitan secara terbuka menerima segala persoalan yang disampaikan pengunjuk rasa. Kejaksaan balik meminta kesediaan Solmadapar untuk menjadi saksi jika mempunyai bukti kuat. Kalau memang mempunyai bukti kita minta untuk jadi saksi. Pak Asintel tolong buat-

Kalbar Krisis

................................................................... dari halaman 1

Setiap divisi kita akan menjalankan tugasnya masing-masing. Dan Laskar Ali Ayang akan mengakar hingga ke tingkatan paling bawah. Itu harapan kita, dan semua itu untuk cita-cita bersama, yakni pembangunan Kalbar yang merata dan bermartabat dengan tidak meninggalkan nilai-nilai perjuangan pahlawan kita, tegas Bambang. Karena itu, dirinya mengajak seluruh pemuda dan masyarakat Kalbar bergabung ke Laskar Ali Anyang, merapatkan barisan, menyusun kekuatan untuk membangun Kalbar menjadi lebih baik. Hadir juga dalam peresmian kemarin, para Penasehat ACC antara lain H. Abdul Kadir Ubbe SH MH, Agustinus Sukiman SH dan dr H Buchary Abdurrachman, SpKK. Menurut Buchary, semangat Ali Anyang ini dapat ditularkan kepada generasi penerus bangsa untuk membangun Kalbar. AAC sudah diresmikan. Karena itu AAC harus segera membuat program dan kegiatan nyata untuk kepentingan masyarakat Kalbar. Nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan pejuang kemerdekaan asal Kalbar itu harus mampu tersosialisasi hingga ke desa, harap Buchari yang juga aktif di DHD 45. Pada kesempatan itu, penulis buku Memoar Mohammad Ali Anyang, Syafaruddin Usman MHD memberikan pemaparan kilas balik perjuangan dan pen-

gorbanan pejuang Kalbar Ali Anyang yang berasal dari Sub Suku Dayak Uud Danum kelahiran 20 Oktober 1920 itu. Pemuda dan masyarakat Kalbar patut meneladani sosok Ali Anyang. Sikap berani dan pantang menyerah dan kecintaannya kepada NKRI harus ditularkan kepada generasi muda, terutama untuk kemajuan Kalbar, kata dia. Sering dikaitkan Pilgub Meski terlalu dini untuk menyebut-nyebut Pemilihan Gubernur 2012, namun pendirian AAC sering dikaitkan dengan agenda tersebut. Dukungan Armyn Ali Anyang bertarung dalam kancah 2012, tak terhindari lagi alias terus mengalir. Pak Armyn saat ini adalah putra terbaik Kalbar. Sosok putra pejuang Kalbar pantas dan layak memimpin. Saya berharap, pimpinan TNI memberi restu atau izin kepada pak Armyn untuk maju di Pilgub. Kepada pak Armyn juga harus bersedia, harap Raja Sanggau, Drs Gusti Arman MSi kepada Equator usai menghadiri peresmian AAC. Mantan legislator Sanggau ini menilai, sikap tegas, berani, dan rela berkorban yang ada pada sosok pahlawan Ali Anyang ada pula dalam sosok Armyn. Apalagi, pak Armyn adalah putra pak Ali Anyang. Menurut Gusti Arman, saat ini Kalbar telah kehilangan figur pemimpin yang mau ber-

juang untuk masyarakatnya. Sementara, seorang pemimpin itu harus mampu memperjuangkan nasib rakyatnya, bukan hanya memperjuangkan nasib kelompok atau pribadinya saja. Bukan hanya karena Armyn adalah anak pahlawan kita. Lebih dari itu juga, pak Armyn memiliki kemampuan dan intelektual yang sudah tidak diragukan lagi. Pak Armyn juga tegas, saya yakin pak Armyn adalah putra terbaik Kalbar saat ini yang mampu memajukan Kalbar secara merata dan bermartabat, kata dia. Gusti Arman menambahkan, masyarakat Kalbar saat ini merindukan sosok pemimpin yang mau dan serius memerhatikan nasib rakyatnya. Kini, kerinduan itu mulai terjawab, sosok Armyn muncul. Besaran harapan kita akan beliau maju dan menjadi orang nomor satu di Bumi Khatulistiwa ini, ujarnya. Meski masih malu-malu, keinginan putra pahlawan Kalbar, Mayjen TNI Armyn Ali Anyang untuk bertarung dalam kancah Pemilihan Gubernur (Pilgub) mulai terang. Jika ada sinyal positif dari pimpinnya, sosok yang dikenal tegas dan merakyat itu berniat maju. Saya gak baca tu, saya di jakarta kemarin. Sah-sah saja siapa mau mendukung siapa. Saya ini kan prajurit tentara, kalau kata pimpinan saya, kata bos saya ikut ya saya ikut. Kalau tidak ya tidak, tegas Armyn ketika dikonfirmasi. (jul)


8

Jumat, 21 Oktober 2011

MERAJUT NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN

PEMBACAAN pesan-pesan pejuang dipimpin Koordinator AAC.

KHIDMAT menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya

PEMBINA AAC Mayjen (TNI) Armyn Angkasa Alianyang memotong pita menandai penggunaan Sekretariat di Jl Soekarno Hatta KM 12 (A Yani II) Kubu Raya.

Visi dan Misi Visi Kelahiran Ali Anyang Center Adalah “Mengokohkan Nilai-nilai Perjuangan Dan Pengorbanan Pahlawan Alianyang Sebagai Modal Sosial Membangun Kalimantan Barat Yang Lebih Bermartabat”. Untuk Mencapai Visi Tersebut, Maka Misi Yang Akan Digerakkan Ali Anyang Center Adalah: 1. Menyosialisasikan Nilai-nilai Perjuangan Dan Pengorbanan Pahlawan Ali Anyang Kepada Generasi Muda Khususnya Dan Masyarakat Kalimantan Barat Pada Umumnya. 2. Mengaktualisasikan Nilai-nilai Perjuangan Dan Pengorbanan Pahlawan Ali Anyang Dalam Sendi-sendi Kehidupan Pluralis Menuju Masyarakat Kalimantan Barat Yang Harmonis. 3. Menghimpun Dan Memberdayakan Perbedaan Dalam Kelompok Masyarakat Sebagai Modal Sosial Untuk Mempercepat Pemerataan Pembangunan Di Kalimantan Barat. 4. Menggerakkan Potensi Generasi Muda Kalimantan Barat Sebagai Ujung Tombak Perubahan Sosial. 5. Memperkuat Ketahanan Desa Dan Wilayah Perbatasan Sebagai Pondasi Utama Mewujudkan Ketahanan Nasional.

MEMENCET sirine bersamaan menandai peresmian AAC.

BUCHARY memberikan potongan tumpeng kepada Kadir Ubbe yang bertepatan ulang tahunnya dengan hari lahir sang Pahlawan Alianyang

BALIHO pahlawan Alianyang yang dipajang di Sekretariat AAC. PENYERAHAN pataka dari Pembina kepada Koordinator.

DOMINASI warna merah putih di hari peresmian AAC

TEPAT pada tanggal 20 Oktober 2011 Ali Anyang Center (AAC) diresmikan oleh Pembina AAC Mayjen (TNI) Armyn Angkasa Ali Ayang di Sekretariat AAC Jalan Soekarno Hatta (A Yani II) Kubu Raya . Berangkat dari semangat perjuangan dan pengorbanan pahlawan asal Kalbar Ali Anyang, lembaga ini siap mengepakkan sayapnya hingga ke satero Bumi Khatulistiwa ini untuk memperjuangkan cita-cita kemerdekaan. Kemerdekaan Indonesia tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Melalui pembukaan UUD itu, Founding Father RI menitipkan segenggam cita-cita. Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia.

Namun, cita-cita kemerdekaan yang sangat mulai itu belum terealisasi secara menyeluruh, termasuk juga di Kalimantan Barat. Seperti kehidupan masyarakat di pedalaman, perbatasan dan pulau-pulau kecil yang masih jauh dari harapan cita-cita kemerdekaan itu. AAC telah lahir, dipimpin sang Koordinator muda, Ir Bambang Widianto. Bersama inisiator lainnya yang tergabung dalam organisasi itu siap memperjuangkan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang selama ini sangat dirindukan masyarakat. Nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan pahlawan asal Kalbar yang berperang mempertahankan NKRI menjadi inspirasi AAC sebagai motor penggerak mewujudkan pembangunan Kalbar yang merata dan bermartabat. Mereka

siap mengempur hingga ke pelosok desa, mensosialisasikan nilai-nilai perjuangan dan membuat segudang program untuk kemajuan Kalbar ke depan. Lembaga ini memiliki struktur kepengurusan meliputi Divisi Data dan Kajian, Divisi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Desa, Divisi Pengembangan Kreativitas dan Kewirausahaan Pemuda, serta Divisi Humas dan Jejaring Sosial dan Kesekretariatan. Masing-masing Divisi sudah membuat target dan program dan siap digulirkan ke masyarakat hingga ke tingkatan paling bawah. Laskar Ali Anyang mulai mengelora, mengajak seluruh pemuda dan masyarakat Kalbar bersama-sama mewujudkan citacita kemerdekaan dengan langkah nyata.

AKSI para pemain tundang yang mengundang decak kagum dan tawa

BERFOTO bersama anak pahlawan usai peresmian.

STRUKTUR ORGANISASI ALIANYANG CENTER

Pembina Penasehat

: Mayjen (TNI) Armyn Ali Anyang : 1. H. Abdul Kadir Ubbe, SH, M.H. 2. Agustinus Sukiman, S.H. 3. Dr. H. Buchary Abdurrachman, Sp.KK. : Bambang Widianto : 1. Abriyandi (Co) 2. F. Riza 3. Frans Adisius

Koordinator Divisi Data dan Kajian

Divisi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Desa

: 1. Subhan Noviar (Co) 2. Nedy Achmad 3. Haryanto Liewarnata

Divisi Pengembangan Kreativitas dan Kewirausahaan Pemuda : 1. Imam Muhadi (Co) 2. Alik R. Rosyad Divisi Humas dan Jejaring Sosial : 1. R. Rido Ibnu Syahrie 2. I.A. Hanifah Kesekretariatan

: 1. Winarno (Co) 2. Ridwansyah 3. Jaya Harsono

juang Pesan Pentan Barat a im l Putra Ka Sudah Kami Bebaskan Bangsa Ini Dari Jerat Penjajahan Sudah Kami Berikan Padamu Kemerdekaan. Jika Kamu Menghargai Perjuangan Kami Semua Buatlah Kami Terenyum Bangga Jangan Biarkan Pengorbanan Kami Sia Sia Apakah Permintaan Kami Ini Berlebihan Apakah Keinginan Kami Ini Terlalu Mengadaada Tidakkah Kamu Melihat Apa Yang Telah Kami Korbankan Ataukah Kamu Memandang Apa Yang Kami Lakukan Tak Ada Artinya Lalu, …. Mengapa Kamu Masih Enggan Memenuhinya Bendera Itu Telah Kami Tancapkan Dengan Tidak Mudah Banyak Linang Air Mata Kami Tumpah Tidak Sedikit Harta Benda Kami Musnah Bahkan Tubuh Ini Kami Relakan Dikandung Tanah Demi Satu Kata: Merdeka!!! Dr. H. Buchary Abdurrachman, Sp.KK.

Mayjen (TNI) Armyn Ali Anyang

Ir H Bambang Widianto

Syafaruddin Usman MHD


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Jumat, 21 Oktober 2011

Pulang Nonton Tewas Ditebas S INGKAWANG . Sepulang menonton latihan musik, Taji, 38, Warga Desa Sarindu, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang mampir ke warung, Kamis (20/10) sekitar pukul 00.00 dini hari. Tiba-tiba saja, AG datang dan membacoknya hingga tewas. Setelah ngumpul melihat latihan musik, Taji pun pulang. Tapi sebentar singgah di warung yang ada di dekat rumahnya, kata Dansius, ipar Taji ditemui wartawan di RSUD Abdul Aziz Singkawang, ke-

marin. Ketika sedang duduk di kursi warung itu, lanjut Darius, datanglah AG, tetangga Taji. Dia teman akrab Taji dan juga ikut menonton latihan musik di Desa Sarindu. Dia (AG, red) datang sambil membawa parang yang biasa digunakannya untuk berkebun, tiba-tiba saja parang itu diayunkannya ke arah Taji, cerita Darius. Sewaktu AG mengayunkan parangnya itu, Taji sama sekali tidak menyadarinya, karena

Gepeng

Dipulangkan ke Jatim PONT IANAK. Petug as Satpol PP bekerja sama dengan Dinsos Pontianak Kota memulangkan 10 Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) ke Jawa Timur menggunakan KM Bukit Raya, Kamis (20/10) sekitar pukul 15.00. Pemulangan Gepeng di daerahnya, dilakukan agar masyarakat Kalbar tidak Gepeng yang diamankan. SYAMSUL ARIFIN resah dengan adanya Gepeng yang selalu berkeliaran di pasar-pasar serta di persimpangan Jalan Kota Pontianak. Pihak kita bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pontianak, memulangkan 10 Gepeng ke daerahnya masing-masing, kata Kus Panca Diarto, Kasi Penegak dan Perundang Undangan Satpol PP Kota Pontianak. Dikatakan Kus, mengurangi Gepeng yang berada di Kota Pontianak, pihaknya terus melakukan razia. Bahkan memberikan sanksi Tipiring dengan ancaman tiga bulan penjara dengan denda Rp50 juta. Namun para Gepeng tidak pernah jera, meskipun diambil tindakan Tipiring. Bahkan ada juga Gepeng yang sudah dikembalikan ke Jawa Timur, tetapi masih saja kembali lagi ke Pontianak, kesal Kus. Kus mengatakan, dalam mengantisipasi Gepeng di Kota Pontianak, ke depannya akan terus melakukan penyisiran di sepanjang Jalan A Yani, Gajah Mada, Pasar Sudirman serta Jalan Nusa Indah. Gepeng ini banyak yang baru datang dan wajah-wajah baru. Kita langsung serahkan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja untuk diberikan pembinaan dan nantinya yang berasal dari luar akan kita pulangkan ke daerah asal, jelas Kus. Kus juga berharap kepada masyarakat untuk proaktif dalam memberikan informasi mengenai keberadaan Gepeng kepada Satpol PP. Masyarakat yang harus membantu petugas untuk menghilangkan rasa resah di masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, kita tidak bisa bertindak, ungkapnya. Kus mengimbau masyarakat Kota Pontianak untuk tidak memberikan uang kepada Gepeng. Karena jika terus menerus diberikan uang, maka Gepeng di Kota Pontianak ini tidak akan pernah hilang. Jika masyarakat memberikan uang kepada Gepeng, berarti mendukung adanya keresahan tersebut. Maka dari itu, kami harap, jangan beri uang terhadap Gepeng, supaya mereka jera dan tidak melakukan aktivitasnya dengan berminta-minta, harapnya. (sul)

Asusila Diancam Kapak, Dua Siswi Diperkosa MERAUKE. Setelah kasus pemerkosaan menimpa nenek 57 tahun, kasus yang sama kembali menimpa dua siswi di Merauke. Keduanya, sebut saja Bunga, 16 dan Mawar, 17 diduga diperkosa oleh sekelompok pria yang belum diketahui identitasnya, saat kedua pelajar tersebut pulang sekolah menggunakan sepeda motor, di Kampung Sukamaju, Distrik Malind-Merauke, Selasa (18/10), sekitar pukul 12.30. Wakapolres Merauke Kompol Andhika Wiratama SIK melalui Kasubag Humas Iptu Andy Makanuay, ketika dikonfirmasi membenarkan kasus pemerkosaan yang menimpa kedua korban tersebut. Kasus yang menimpa kedua korban tersebut lanjut Kasubag Humas, berawal saat keduanya pulang sekolah menuju ke rumahnya di Kampung Sukamaju beriringan menggunakan sepeda motor. Saat keduanya sampai di pertengahan jalan antara Kampung Jaya Makmur dengan Kampung Sukamaju, tiba-tiba dicegat oleh para pelaku. Lalu para pelaku tersebut membawa korban ke dalam hutan dengan ancaman menggunakan kampak. Sampai di hutan yang jaraknya sekitar 150 meter dari badan jalan raya, para pelaku tersebut kemudian memperkosa kedua korban secara bergantian. Saat itu, kedua korban tidak bisa berbuat banyak. Selain karena situasi di jalan lagi sepi dan hujan, para pelaku mengancam kedua korban akan membunuh menggunakan kampak. Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Kurik. Waka sudah perintahkan jajaran Polsek Kurik untuk segera melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan baik terhadap kedua korban maupun saksi yang sempat melihat kedua korban dicegat dan di bawa ke hutan, kata Kasubag Humas. Dengan kejadian tersebut, warga di dua distrik Malind dan Kurik kini cukup resah, terutama mereka yang memiliki anak perempuan. (jpnn)

pelaku datang dari arah belakang. Taji langsung tersungkur. Kejadian itu disaksikan Iyus, abang ipar Taji, kata Darius. AG menganyunkan parangnya berkali-kali ke arah Taji. Tak ayal, dari leher, kepala, tangan, dan kakinya pun memuncrat darah segar. Usai melihat korbannya tersungkur tidak berdaya, AG meninggalkan warung tersebut. Abang iparnya, Iyus kaget bukan kepalang, langsung mengangkat Taji untuk dibawa ke rumah

sakit, ujar Darius. Tubuh Taji yang bersimbah darah segera dibawa ke Rumah Sakit Victor Singkawang. Tetapi, karena lukanya sangat parah, langsung dibawa dengan ambulans ke RSUD Abdul Aziz Singkawang. Taji mendapatkan perawatan di Ruang Bedah RSUD, namun pagi harinya sekitar pukul 08.00, Taji mengembuskan napas terakhirnya, lirih Darius. Jasad Taji langsung dimandikan di RSUD. Selanjutnya,

dibawa ke rumahnya untuk segera dimakamkan. Kita menunggu semua keluarga datang, kalau sudah datang, nanti segera dimakamkan, kata Darius. Pembacokan yang menyebabkan tewasnya Taji itu tidak diketahui penyebabnya. Kita tidak tahu persis apa penyebabnya, apakah karena dendam lama atau ada permasalahan lain, terang Darius. Pihak keluarga mengharapkan AG diberikan hukuman berat atau seumur hidup, karena

yang dilakukannya merupakan perbuatan sengaja. Kami menyerahkan sepenuhnya hal ini kepada pihak kepolisian, kata Darius. Sebenarnya, tambah Darius, kalau menurutkan emosi keluarga, tentu semuanya sangat marah. Tetapi kami menahan diri dan menyerahkan kasus itu kepada kepolisian. Kalau kita main hakim sendiri, apa guna polisi ada, katanya. Direktur Utama RSUD Abdul Aziz Singkawang, Carlos

Djafara membenarkan kalau tengah malam kemarin telah menerima pasien yang sekujur tubuhnya penuh darah. Memang benar kami menerima pasien dengan darah memenuhi sekujur tubuh, katanya. Pihak RSUD langsung memberikan pertolongan kepada pasien tersebut dan menjahit luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Setidaknya terdapat 50 jahitan. Tetapi nyawanya tidak dapat tertolong lagi. (dik)

Petugas PLN Ditinju Warga

Hanafi Achmad yang menjadi korban pemukulan sedang membuat laporan di Polsek Pontianak Timur . SYAMSUL ARIFIN PONTIANAK. Memutuskan aliran listrik ilegal, Hanafi Achmad, 47, petugas PLN Kota Pontianak ditinju warga di Komplek Lestari Saigon Pontianak Timur, Kamis (20/10) sekitar pukul 11.00. Hanafi menderita luka memar di pipi kiri, dan luka gores di lengan kiri akibat cakaran kuku. Kecewa dengan perlakuan kasar tersebut, Hanafi melaporkan pelaku, Cn ke Mapolsek Timur atas kasus penganiayaan. Insiden itu berawal ketika warga Jalan Khatulistiwa Gang Teluk Betung ini melakukan giat rutin penertiban atas pemasangan listrik liar alias ilegal. Begitu melakukan pemutusan pada kediaman warga di Komplek Palestin Saigon, Pontianak Timur, malah menuai protes. Warga protes akan pe-

mutusan secara sepihak itu Sempat terjadi percekcokan mulut yang kemudian dimediasi oleh ketua RT untuk dibicarakan baik-baik. Pembicaraan itu berlangsung di kediaman Ketua RT 02 RW 15. Begitu Hanafi mau duduk, salah satu warga lantas memukulnya. Akibatnya, pipi kirinya luka memar, serta luka gores di lengan kiri akibat cakaran kuku. Menurut Hanafi, giat itu dilakukan karena adanya instruksi dari atasan untuk melakukan pemutusan terhadap para pelanggan yang memasang listrik secara liar. Pelaku marah lantas memukul saya mengenai muka serta tangan saya, katanya saat melaporkan kejadian ini Polsek Pontianak Timur. Dikatakan Hanafi, pertama kali perutnya yang dipukul.

Namun hal tersebut tidak terlalu dihiraukannya. Lalu Pak RT menyuruh saya duduk, begitu saya duduk. Posisi pelaku agak jauh, langsung datang dan memukul saya. Saya tidak melawan, ujarnya. Hanafi mengaku, pemutusan listrik dilakukan karena tidak memiliki kilometer dan datadata di PLN. Diakuinya juga memang saat dilakukan giat ini tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu. Pelanggan yang tidak terdaftar, memang tidak ada pemberitahuan. Ketika diputus kita kasih surat ke PLN untuk menyelesaikan administrasi, ujarnya lagi. Ketua RT 02 RW 15, Asep Hidayat menyesalkan insiden terjadinya pemukulan. Menurutnya ini terjadi karena kesalahan sistem. Dikatakannya

lagi, memang dalam giat rutin yang dilakukan pihak PLN, namun tidak ada koordinasi dengan pengurus RT setempat. Sementara itu, pemasangan listrik pada perumahan warga sedang dalam proses. Pasalnya sebelum itu sudah pernah diajukan namun belum terealisasi semua. Yang tersisa masih dalam proses. Kita tidak melindungi orang yang mencuri listrik, tapi inikan dalam proses pengajuan, jangan dilakukan opal dulu. Dari RT tidak menerima pemberitahuan, ungkap Asep. Sementara itu Dedet, pengkoordinir pemasangan listrik, di perumahan tersebut mengatakan, PLN melakukan razia tanpa ada koordinasi. Disesalkan yang pada intinya tidak koordinasi dengan RT, kata Dedet.

Menurut Dedet, awalnya memang diajukan sebanyak 156 rumah yang akan dilakukan pemasangan listrik. Namun baru terealisasi sebanyak 110 pada awal 2011 lalu. Sebenarnya ini bukan pencurian listrik, karena masih dalam proses. Yang terealisasi baru 110 rumah, artinya sisa dari yang diajukan masih dalam proses. Ini langsung main copot, sekitar 3-4 rumah. Tanpa koordinasi dengan pihak RT, sesal Dedet. Menurutnya, ini sudah yang ketiga kalinya. Awal mulanya saat kilometer di kediaman warga sudah dipasang, namun belum dipasang 20 digit nomor. Ketika hendak dilakukan pemutusan yang kemudian dilakukan pencegah, petugas kembali. Kedua kalinya datang di malam hari, tapi belum sempat dilakukan pemutusan, dan ini yang ketiga kali terjadi insiden ini, ungkapnya. Sementara itu dari Manager Rayon Siantan, Suhaimi mengatakan, razia itu gabungan dari PLN Cabang Pontianak dan Rayon Siantan. Ketika dilakukan razia sempat memanas dengan warga yang tidak terima dilakukannya pemutusan. Ada beberapa pemasang gelap, kami turun ke lapangan untuk melakukan opal yang ilegal. Razia sedikit tegang karena tidak terima dengan adanya razia ini, kata Suhaimi. Dikatakan Suhaimi, pihaknya mengaku belum menerima atas pengajuan pemasangan listrik dilokasi tersebut. Instalatir belum mengurus ke PLN, kami hanya menjalankan sesuai tugas ini. Sampai saat ini belum masuk permohonannya. Kita menyayangkan adanya miskomunikasi antara instalatir dengan developer. Kalau memang ada pengajuan, seharusnya disampaikan, ungkapnya. Wakapolsek Pontianak Timur, AKP Sunaryo membenarkan pihaknya telah menerima laporan atas kasus penganiayaan yang dialami petugas PLN yang sedang melakukan giat rutin. Kita tindaklanjuti dan kita selidiki. Kita ikuti prosedur baru seperti apa tindaklanjuti. Kalau terbukti tetap diproses, ujar Sunaryo. (sul)

PT Batu Raya Curi Listrik PONTIANAK. Tingginya jumlah pencurian listrik wilayah Kota Pontianak, membuat PT PLN (Persero) melakukan razia di berbagai tempat. Sebuah sawmill milik PT Batu Raya, Jalan Adi Sucipto, Kamis (20/10) siang kemarin pun menjadi target. Perusahaan yang bergerak di bidang ekspor kayu ini disinyalir mengambil listrik langsung tanpa melalui meteran resmi. Dari hasil operasi lapangan PT PLN (Persero) Cabang Ponti-

anak, melihat meteran terpasang hingga 197.000 VA . Ditemukannya pencurian ini berkat laporan dari masyarakat yang peduli akan PLN, kata Manager PT PLN (Persero) Cabang Pontianak, Achmad Ismail ST, di sela-sela razia listrik illegal, kemarin. Karena menggunakan listrik tanpa izin, akhirnya pihak PT PLN Cabang Pontianak melakukan pembongkaran rampung. Kabel yang terpasang dari tiang listrik ke sawmill diputus

termasuk meteran listrik. Operasi ini kata Ismail, merupakan upaya PLN menekan kerugian negara akibat pencurian listrik. Kita akui pencurian listrik kini sudah mencapai 11,57 persen dari nilai standar 9,2 persen. Pemasangan listrik secara illegal ini membuat PLN Cabang Pontianak mengalami kerugian 16 juta KWH atau senilai 16 juta rupiah setiap bulannya, timpal mantan Manager PLN Manager PT PLN (Persero) Cabang Pontianak, Achmad Ismail, ST Cabang Singkawang ini. (lam/ bersama timnya menunjukkan pencurian listrik di Sawmill PT Batu Raya. SYAMSUL ARIFIN sul)


10 

kubu raya Menuju Perubahan

Jumat, 21 Oktober 2011

Perusahaan Wajib Urus PSDH-DR

musyawarah kite

Ketahanan Pangan Cukup Baik SUNGAI RAYA. Anggota Dewan Ketahanan Pangan Kubu Raya, Gandhi Setyagraha, mengatakan ketahanan pangan yang ada di kabupaten itu cukup baik, bahkan produktivitasnya mampu memenuhi kebutuhan daerah lain. Tetapi, hingga saat ini kita dihadapkan pada persoalan pendistribusiannya, dari daerah sentra produksi pangan ke kawasan pendukung pertanian, kata Gandhi kepada wartawan, Kamis (20/10). Menurutnya, terdapat beberapa daerah yang sulit diakses karena persoalan infrastruktur, sehingga pendistribusian pangan di kabupaten itu sedikit tersendat. Selain itu, produktivitas pangan Kubu Raya pertahun mencapai sekitar 39 ribu ton. Angka yang sudah dicapai ini, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kubu Raya, tetapi juga masyarakat kabupaten/kota lainnya. Sehingga telah dilakukan beberapa kerjasama terkait pemenuhan pangan di daerah lain. Kendati demikian, ternyata dari hasil pemetaan yang dilakukan terdapat beberapa daerah di Kubu Raya, terutama kawasan pendukung pertanian yang sulit ditembus. Paling menonjol itu permasalahan aksesibilitas, terdapat beberapa kawasan yang infrastruktur kurang memadai, kata Ghandi. Akibat sulitnya aksesibilitas tersebut, suplai atau distribusi pangan dari kawasan sentra produksi ke kawasan pendukung pertanian sulit dilakukan. Sehingga kawasan pendukung pertanian sulit untuk dikembangkan atau dilakukan peningkatan produktivitas pangannya. Kawasan sentra produksi pangan di Kubu Raya di antaranya Kecamatan Sungai Kakap, Teluk Pakedai dan Sungai Ambawang. Kawasan tersebut menjadi sentra produksi pangan, sehingga tidak ada masalah pangan, karena aksesbilitasnya mudah. Arus barang kebutuhan pokok dan orang pun lancar, jelasnya. Sedangkan kawasan lainnya, seperti di Kecamatan Batu Ampar dan Terentang aksesibilitasnya masih sulit. Untuk beberapa kawasan di Kecamatan Sungai Raya saja yang dekat dengan kota sulit ditembus, karena permasalahan infrastrukturnya, ucapnya. Dengan sulitnya infrastruktur tersebut, selain menyulitkan distribusi pangan dari kawasan sentra produksi, masyarakat di daerah tersebut juga sulit untuk mengembangkan atau memberdayakan diri mereka agar menjadi lebih baik. Seperti di Batu Ampar dan Terentang yang masih sulit dilalui kendaraan roda empat, katanya. Padahal, tambah dia, kendaraan roda empat merupakan alat transportasi yang digunakan untuk mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat. Kawasan yang sulit ditembus ini menjadi perhatian Pemkab Kubu Raya untuk diantisipasi agar tidak mengalami rawan pangan. Karena hal ini terkait dengan program lainnya yang menjadi prioritas pembangunan di Kubu Raya seperti pendidikan dan pelayanan kesehatan, pungkasnya. (oen)

SUNGAI RAYA. Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya akan menggunakan jalur hukum bagi perusahaan perkebunan yang tidak mau mengurus Pemanfaatan Sumber Daya Hutan-Dana Reboisasi (PSDH-DR) dan Ijin Pemanfaatan Kayu (IPK) pada lahan perkebunan. Kita sudah menyurati semua perusahaan perkebunan yang ada di Kubu Raya untuk segera mengurus PSHDR dan IPK dari lahan yang mereka kelola. Jika

imbauan tersebut tidak diindahkan, maka kita akan menyerahkan permasalahan ini ke jalur hukum, kata Kepala Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Perlindungan Dishutbuntam Kabupaten Kubu Raya, Golda Purba, kemarin. Menurutnya, langkah tegas tersebut terpaksa dilakukan oleh Dishutbuntam Kubu Raya mengingat masih banyak perusahaan perkebunan yang tidak mengindahkan hal tersebut. Berdasarkan laporan dari ICW

belum lama ini, proses land clearing yang dilakukan oleh semua perusahaan perkebunan yang ada di Kalimantan Barat mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp5 triliun, karena masih banyak perusahaan perkebunan yang tidak membayar IPK dan PSHDR. Untuk kubu Raya sendiri, ada 22 perusahaan perkebunan yang sudah mengantongi IUP. Namun, baru tiga perusahaan yang sudah mengurus Ijin Pemanfaatan Kayu pada lahan mereka, sementara

18 perkebunan yang ada belum mengurus IPK, tuturnya. Yang sangat disayangkan, dari 18 perusahaan perkebunan tersebut sudah melakukan land clearing, namun tidak mengurus IPK. Padahal, secara otomatis dari pembukaan lahan yang dilakukan perusahaan ada kewajiban PSHDR yang juga harus dipenuhi oleh pihak perusahaan. Jauh hari sebelumnya kita sudah menyurati setiap perusahaan untuk mengurus PSHDR dan IPK.

Bahkan, beberapa waktu lalu kita melakukan kunjungan ke PT. Inciko karena berdasarkan laporan dari Asosiasi Masyarakat Adat Nasional Kalimantan Barat, perusahaan tersebut sudah banyak membuka lahan meski belum mengantongi IUP, tuturnya. Berdasarkan hal tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Kubu Raya mengeluarkan surat peringatan untuk perusahaan tersebut agar menghentikan aktivitas sementara sambil menunggu IUP nya keluar. (oen)

Pemerintah Harus Bina Petani Kopra SUNGAI RAYA. Anjloknya harga kopra di tingkat petani Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, patut menjadi perhatian Pemkab Kubu Raya. Pembinaan penting diberikan, untuk memacu semangat dan kualitas kopra masyarakat di pasaran. Akibat anjloknya harga komoditi kopra, membuat para petani di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya

merasa terpukul, karena di Kecamatan tersebut merupakan sentra produksi kelapa, ungkap Wakil Ketua DPRD, Usman, pada wartawan, kemarin. Dikatakan Usman, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Dinas Perdagangan maupun Dinas Koperasi di Kabupaten Kubu Raya, cepat dan tanggap dalam menyelesaikan masalah tersebut. Apalagi, Usman menilai, kopra merupakan salah satu komoditi

ekspor yang terkait dengan pasar bebas. Sehingga Pemerintah tidak menutup mata, mengingat permasalahan ini menyangkut kehidupan petani di Kubu Raya. Karena sebagian besar para petani di Kecamatan Sungai Kakap merupakan petani kopra yang masih tradisional, katanya. Tentunya dengan kondisi ini Pemerintah Daerah harus lebih memberikan bimbingan kepada

para petani tersebut. Sebab, kopra memiliki nilai ekonomi yang tinggi mulai dari buah kelapanya, tempurungnya, daunnya dan lain sebagainya. Usman mengaku, pihaknya sadar kalau masalah ini terkait dengan pasar bebas, untuk itu pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu. Apabila, anjloknya komuditi kopra ini diakibatkan adanya indikasi permainan dari pihak-pihak tertentu, tentunya

pihaknya akan menelusurinya lebih lanjut. Akan tetapi kalau kenyataannya permasalahan ini terkait dengan pasar bebas yang memang kondisinya sedemikian rupa, maka pihaknya tidak bisa berbuat banyak, tuturnya. Meski demikian, pihaknya akan memantau langsung kondisi di lapangan dan pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait. (oen)

Kubu Raya Kebagian Kompor Bio Kerosene SUNGAI RAYA. Kabupaten Kubu Raya kebagian kompor bio kerosene. Dimana bahan bakarnya berupa campuran minyak jelantah, dan minyak tanah dari Dinas Pertambangan dan Energi Kalbar. Sebanyak 115 kompor yang telah kita bagikan gratis di Desa Teluk Empening dan Desa Permata Kecamatan Terentang, ungkap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalbar Agus Aman Sudibyo, yang disampaikan melalui Kabid Ketenagalistrikan dan Migas, Ir. Susiani Juliati, di sela-sela pembagian kompor , kemarin. Kompor ini dikatakan dia untuk mendukung penghematan BBM pada sektor rumah tangga. Juga untuk memasyarakatkan penggunaan biofuel (bahan bakar nabati) di pedesaan. Campuran kompor ini dapat dilakukan secara langsung tanpa perlu penambahan katalis lain sehingga lebih mudah

dan ekonomis, tutur dia. Menurut Susiani, kompor ini tidak boleh menggunakan minyak tanah murni karena akan menimbulkan panas yang berlebihan dan berisiko terbakar dan meledak. Sehingga harus dicampur dengan minyak jelantah. Keuntungannya, penggunaan minyak tanah yang sedikit karena adanya campuran minyak jelantah yang tadinya merupakan limbah rumah tangga yang dapat dijadikan sumber energi, ungkapnya. Sementara itu Camat Terentang, Rasudi menilai kompor bio kerosene ini sebagai alternatif jika terjadi kelangkaan gas dan kayu-kayu basah karena hujan. Semoga distribusi kompor ini dapat juga disampaikan untuk desa-desa lain terutama desa transmigrasi, harapnya. (oen)

YUNIARDI/EQUATOR

Penemu Kompor Bio Kerosene Harry Syarizuan ketika memperagakan penggunaannya.

gema kabupaten pontianak 

Satu Jemaah Haji Batal Berangkat

derap bestari

Yatimi Tertua, Julida Termuda IST

Kontraktor Keluhkan Hujan HUJAN yang mengguyur Kota Mempawah dan sekitarnya membawa berkah bagi masyarakat setelah kemarau panjang. Namun, lain halnya dengan para kontraktor yang sedang merealisasikan pekerjaan proyeknya. Tingginya curah hujan menghambat proses pembangunan yang sedang berlangsung. Hujan ini merupakan salah satu kendala yang kami hadapi di lapangan. Kalau sudah sering turun hujan seperti ini, maka kami tidak dapat bekerja dengan maksimal. Apalagi pekerjaannya membuat jalan rabat beton, keluh Ridwan salah satu pengawas pekerjaan proyek jalan di Kabupaten Pontianak, kemarin. Dijelaskannya, curah hujan yang tinggi menjadi kendala utama yang dihadapi para pekerjanya di lapangan. Pasalnya, para pekerja tidak dapat melanjutkan aktivitasnya di bawah guyuran hujan. Ironisnya, hujan kerap kali turun sejak siang hingga sore hari. Tidak mungkin kami paksakan bekerja dalam keadaan hujan. Akibatnya, para pekerja hanya bekerja setengah hari saja. Kalau sudah demikian, tentu saja waktu pelaksanaan pekerjaan bisa molor dan tertunda dari jadwal yang telah ditentukan, katanya. Karenanya, Iwan mengaku, dirinya menginstruksikan kepada pekerja untuk memulai pekerjaan lebih awal. Yakni pada pukul 07.00 pagi, para pekerja sudah ada di lokasi proyek untuk memulai pekerjaan. Biasanya pekerja baru memulai aktivitasnya pada pukul 08.00, sekarang lebih satu jam. Paling lama waktu maksimal untuk bekerja hanya kurang lebih lima jam saja. Sebab, pada pukul 12.00 yakni istirahat siang dan sudah turun hujan, ujarnya. Bahkan, timpal dia, pihaknya harus pandai-pandai menjaga hasil pekerjaan agar tidak rusak akibat curah hujan yang tinggi. Pihaknya menutup hasil pekerjaan dengan plastik atau terpal agar tidak tersiram air hujan. Serta, membuat saluran kecil di pinggir jalan agar air tidak tergenang. Kita juga menginginkan hasil yang terbaik. Karena, hasil proyek ini tentu akan sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitas kegiatan masyarakat nantinya. Selain itu kami juga berusaha maksimal supaya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai kalender yang ditetapkan oleh dinas, tuturnya. Warga Kota Mempawah, Jailani mengingatkan agar kontraktor tidak menjadikan faktor cuaca sebagai alasan dalam merealisasikan pekerjaannya. Tidak ada alasan hujan atau panas. Pekerjaan tetap harus direalisasikan sesuai dengan ketentuan bestek dan tepat waktu sebagaimana dijadwalkan. Jika nantinya ada kontraktor yang tidak merealisasikan pekerjaannya dengan baik, maka harus ditindak tegas sesuai ketentuan yang ada. Jadi tidak ada toleransi, tegasnya. (shn)

MEMPAWAH. Isak tangis para keluarga tumpah ruah ketika melepas keberangkatan jemaah haji di Aula Kantor Bupati Pontianak, Rabu (20/10) sekitar pukul 08.30 pagi. Sebanyak 156 jemaah haji secara simbolis dilepas oleh Wakil Bupati Pontianak, H Rubijanto. Dengan menggunakan lima unit bus, para jemaah diberangkatkan dari Mempawah menuju ke Asrama Haji Kota Pontianak. Suasana haru tak terbendung ketika para ratusan keluarga saling berpelukan melepas kepergian para jemaah tersebut. Awalnya ada 175 jemaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun ini. Namun, ada tambahan dua kursi sehingga menjadi 177 jemaah. Tetapi hanya 176 jemaah yang berangkat, karena satu jemaah tidak mampu menyelesaikan proses administrasi, ungkap Kepala Kantor Depag Mempawah, HM Yunus. Dijelaskannya, para jemaah tersebut berasal dari Kecamatan Mempawah Hilir sebanyak 55 orang, Mempawah Timur 25 orang, Sungai Kunyit 20 orang, Sungai Pinyuh 42 orang, Anjongan 5 orang, Segedong 10 orang

dan Siantan 19 orang. Jemaah Kabupaten Pontianak tergabung dalam kloter 21 bersama jemaah dari Kabupaten Landak, Kapuas Hulu dan Kota Pontianak yang semuanya berjumlah 442 orang. Jemaah akan didampingi lima orang petugas. Yakni, TPHI, Dorahman, PIHI, KH Tusirana Rasyid, tim medis terdiri dari dr Teguh Arianto Slamet, para medis Hj Aswati Jamal Sahri dan Rizki Imaniar Fitrianto, ungkapnya. Jemaah haji kloter 21 akan menempati maktab 20 di wilayah nomor rumah 416. Para jemaah terdiri dari 82 orang laki-laki dan 94 wanita. Dengan golongan pekerjaan, PNS sebanyak 54 orang, TNI-Polri tiga orang, pedagang satu orang, petani 20 orang, pegawai swasta 23 orang serta Ibu Rumah Tangga (IRT) 67 orang. Jemaah tertua pada tahun ini atas nama Yatimi binti Watiran dengan usia 82 tahun dari Kecamatan Anjongan. Serta, jemaah termuda yakni Julida Herawati binti M Nasir usia 31 tahun dari Kecamatan Mempawah Hilir, bebernya. Dalam kesempatan itu, Wakil

Bupati Pontianak, H Rubijanto menyampaikan beberapa pesannya kepada para jemaah haji. Terutama, agar para jemaah bersungguh-sungguh dan penuh keikhlasan dalam melaksanakan ibadah haji tersebut. Para jemaah ini merupakan tamu Allah SWT. Puncak ibadah haji itu yakni Wukuf di Arafah. Jadi laksanakan ibadahnya semata-mata karena Allah SWT, pesannya. Kemudian, Rubijanto mengingatkan agar jemaah senantiasa menjaga dan memelihara kesehatan baik ďŹ sik dan jasmani selama berada di Arab Saudi. Supaya, para jemaah dapat melaksanakan proses ibadah haji dengan baik dan sempurna. Ikuti aturan dan petunjuk dari para petugas haji dan petugas kesehatan. Yakni tentang mengatur pola makan dan minum serta waktu istirahat. Agar, kesehatan jemaah tetap terjaga dengan baik, ujarnya. Ke m u d i a n , s a m b u n g d i a , kurangi kegiatan yang tidak ada kaitannya dengan ibadah. Seperti, berbelanja dan membawa barang-barang yang tidak diperlukan yang hanya akan mere-

Wakil Bupati, H Rubijanto ketika menyerahkan pengeras suara kepada petugas pembimbing jemaah haji Kabupaten Pontianak. AlÂż Shandy/Equator potkan orang lain. Serta, jaga nama baik daerah dan negara ini. Baik selama perjalanan maupun pada waktu melaksanakan ibadah haji. Para jemaah ini merupakan duta dari negaranya masing-masing. Tunjukkan tata krama dan perilaku yang baik, sopan, tertib, lapang dada, sabar dan tidak mudah tersinggung. Karena, ibadah haji ini menuntut kesabaran dan keikhlasan, ungkapnya. Selanjutnya, Wabup meminta agar petugas dapat menjaga hubungan baik dengan para jemaah. Bimbing dan kontrol para

jemaah dalam melaksanakan ibadahnya. Terutama jemaah yang berusia tua. Jika ada kendala, hendaknya diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan pertikaian atau pertengkaran antar sesama jemaah. Dalam berdoa, hendaknya dapat dilakukan pada tempattempat yang mustajab. Jangan lupa berdoa agar kita semua diberikan keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Baik untuk negara ini umumnya dan Kabupaten Pontianak khususnya, harapnya. (shn)

Dishub Pasang 108 Rambu Lalin MEMPAWAH. Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan (P2K) memasang 108 rambu lalu lintas (Lalin) di sejumlah titik jalan raya Kabupaten Pontianak. Pemasangan rambu peringatan itu dimaksudkan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di masyarakat. Pada tahun 2011 ini kita merealisasikan 108 titik pemasangan rambu Lalin. Pemasangannya dilakukan menyebar di sejumlah titik jalan raya di Kabupaten Pontianak. Mulai dari Kecamatan Siantan hingga Sungai Kunyit, kata Kepala Dinas P2K Kabupaten Pontianak, Suharjo Lie kepada koran ini, kemarin.

Suharjo menjelaskan, pemasangan rambu Lalin tersebut telah direalisasikan secara bertahap beberapa waktu lalu. Yakni di beberapa titik jalan raya yang dianggap strategis dan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Misalnya di jalan raya Desa Kuala Mempawah, Antibar, Anjongan, SMK Pertanian, Sejegi dan Kelurahan Pedalaman. Kemudian, juga dilakukan pemasangan di jalan raya Kota Mempawah, RSUD Rubini, GM TauďŹ k, Desa Benteng dan Mengkacak, ungkapnya. Pemasangan rambu Lalin itu tidak hanya dilakukan pada jalan raya kabupaten saja. Melainkan juga provinsi yang ada di jalur pantai di Kabupaten Pontianak.

Pemasangan dilakukan untuk mengganti rambu Lalin yang sudah rusak atau hilang akibat ulah oknum tidak bertanggungjawab. Masalah rambu Lalin di jalan provinsi memang bukan tanggungjawab kabupaten. Namun, tidak ada salahnya jika kita ikut membantu mengganti sejumlah rambu yang rusak atau hilang. Mengingat, jalan provinsi tersebut juga merupakan jalur Lalin di Kabupaten Pontianak, pendapatnya. Meski demikian, imbuh Suharjo, realisasi pemasangan 108 titik rambu Lalin di Kabupaten Pontianak tersebut dinilai belum cukup. Pihaknya

berupaya untuk mengajukan angg aran baru pada tahun 2012 nanti untuk penambahan rambu Lalin. Karena, masih ada beberapa daerah yang belum memiliki rambu Lalin. Kita masih kekurangan rambu Lalin. Untuk itu, pada tahun anggaran baru nanti kami akan meminta sejumlah anggaran untuk rambu tersebut. Jumlahnya tidak terlalu banyak berkisar antara 30-50 buah rambu saja, bebernya. Rambu tersebut, lanjutnya, akan dipasang di sejumlah titik jalan raya di Kabupaten Pontianak yang belum memilikinya. Seperti di jalan raya Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir,

jalan raya di Kecamatan Toho, Sadaniang dan beberapa daerah lainnya, ujarnya. Karenanya, dia berharap, anggaran untuk penambahan rambu Lalin tersebut dapat didukung dan direalisasikan oleh pemerintah daerah. Mengingat, keberadaan rambu Lalin itu sangat strategis dalam rangka mengantisipasi dan meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas di masyarakat. Jalan raya Kabupaten Pontianak merupakan penghubung daerah di Kalbar. Jadi, arus Lalin yang melewati jalan raya cukup padat dan ramai. Karenanya, keberadaan rambu Lalin itu sangat strategis, ujarnya. (shn)


11 

suare kite

Wajib Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Singkawang. Setiap instansi pemerintah, lembaga pendidikan, partai politik, organisasi dan lembaga kemasyarakatan, BUMN/BUMD dan semua pihak wajib memperdengarkan atau menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap acara resmi. Mencermati tingginya dinamika kehidupan nasional, dipandang perlu dilakukan upaya untuk lebih meningkatkan kesadaran tentang pentingnya persatuan dan ke“Mencermati satuan bangsa dengan mengtingginya dinami- gelorakan kembali semangat ka kehidupan na- kebangsaan, antara lain mesional, dipandang lalui lagu kebangsaan Indonesia, kata Walikota Singkawang perlu dilakukan Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA) upaya untuk lebih Hasan Karman Notohadininmeningkatkan grat kepada wartawan, kemakesadaran tenrin (20/10). Keharusan menyanyikan tang pentingnya lagu Indonesia Raya setiap persatuan dan acara resmi, dituangkan Hasan kesatuan bangsa dalam Surat Walikota Singdengan mengkawang Nomor 001.2/567/ gelorakan kemKesbang yang ditujukan kebali semangat ke- pada kepala Satuan Kerja bangsaan, antara Perangkat Daerah (SKPD), camat, kepala instansi vertilain melalui lagu kal, pimpinan bank, kepala kebangsaan Indo- BUMN/BUMD, Ketua Pemuda nesia,” Pancasila, dan organisasi kemasyarakatan lainnya di Kota Singkawang. Hasan menjelaskan, dalam UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, khususnya ketentuan dalam Pasal 59 disebutkan, Lagu Kebangsaan wajib diperdengarkan dan atau dinyanyikan untuk menghormati Presiden atau Wakil Presiden, menghormati Bendera Negara yang diadakan dalam upacara, menghormati kepala negara atau kepala pemerintahan negara sahabat dalam kunjungan remsi. Selanjutnya, dalam acara resmi yang diselenggarakan pemerintah, MPR, DPR, DPD dan DPRD serta kegiatan olahraga ataupun kompetisi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni Internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Lagu kebangsaan dapat diperdengarkan atau dinyanyikan sebagai pernyataan rasa kebangsaan, dalam rangkaian program pendidikan dan pengajaran, serta dalam acara resmi lainnya yang diselenggarakan organisasi kemasyarakatan, partai politik, dan kelompok masyarakat lain. (dik)



Pembangunan dan Pemberdayaan Perbatasan Sambas. Hidayat Hadran, tokoh masyarakat Kabupaten Sambas asal Kecamatan Jawai meminta pemerintah daerah, provinsi dan pusat tidak saling menyalahkan mengenai tapal batas. Sebaliknya, berbuat agar masyarakat di perbatasan bisa sejahtera, ekonominya maju dan bisa bekerja Hidayat Hadran \\\ M Ridho dengan tenang. Ditegaskan mantan anggota DPRD Sambas ini, perbatasan merupakan beranda terdepan Indonesia. Tetapi kenyataanya justru wilayah perbatasan seperti dapurnya Indonesia, tertinggal dan terisolir. Komitmen perjuangan wilayah perbatasan jangan setengah hati. Ini harus dilakukan dengan wujud nyata, seperti memasukan program pembangunan daerah, dan tidak membeda-bedakan. Jangan ada masalah perbatasan, baru semua ribut dan saling menyalahkan, kata Hidayat Hadran kepada Equator, Kamis (20/10) di Sambas. Ia mengharapkan pemerintah pusat lebih memperhatikan wilayah perbatasan, mampu memberikan perubahan, baik tingkat ekonomi, pendidikan dan kesehatan maupun kesejahteraan. Itu dikarenakan kondisi perbatasan, khususnya Desa Temajuk yang masih belum memiliki akses jalan tembus, listrik dan tidak ada alat komunikasi. Sedangkan perbatasan tetangga lebih menjanjikan. Kondisi seperti ini lama-lama akan mengikis rasa nasionalisme. Inilah yang harus dibahas dan perjuangkan bersama, baik oleh daerah, provinsi maupun pusat, tandasnya. (edo)

Jumat, 21 Oktober 2011

PIK Remaja Singkawang Wakili Kalbar Singkawang. Setelah sukses di tingkat Kalbar, tiga Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja Kota Singkawang diundang ke tingkat nasional untuk mengikuti Ajang Ngumpul Kreativitas PIK Remaja di Pajang Jiwo Resort Sentul City Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pada tanggal 25 sampai 28 Oktober 2011, tiga PIK Singkawang yang menjuarai tingkat provinsi Kalbar diundang ke ajang nasional, ungkap HM Nadjib, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat,

Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (20/10). Ketiga PIK Remaja Kota Singkawang yang mewakili Kabar di even nasional itu terdiri atas PIK Remaja dari MAN Ushuluddin (Juara I Tahap Tegak), PIK Remaja Rafflesia SMA Negeri 7 (Juara I Tahap Tegar) dan PIK Remaja Bintang SMP Negeri 7 (Juara II Tahap Tumbuh). Nadjib mengharapkan ketiga PIK Remaja Kota Singkawang itu dapat tampil maksimal di ajang nasional.

Sehingga bisa membawa nama baik Kota Singkawang serta bisa berprestasi di setiap pertandingan di ajang tersebut, harapnya. Di samping mengejar prestasi di nasional, Nadjib mengingatkan pentingnya PIK Remaja itu sendiri, karena keberadaannya sebagai wadah sekaligus berperan sebagai institusi yang mengakomodir dan memberi solusi dari berbagai permasalahan remaja, seperti penyimpangan seksual, dan penyalahgunaan narkoba. Masalah

penyimpangan seks, narkoba sudah sangat memprihatinkan, khususnya di kalangan remaja, ingatnya. Dia mengungkapkan, baru-baru ini di Kota Singkawang sudah 5 PIK Remaja yang dibina BPMPKB, yakni SMA Negeri 6 di Singkawang Utara, SMA Negeri 5 Sungai Rasau, SMA Negeri 3 Roban, SMA Negeri4 Sedau dan Ibnu Taimiyah. Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) KB BPMPKB Kota Singkawang Rachmad mengatakan, untuk mengatasi berbagai per-

masalahan di kalangan remaja, PIK Remaja terus dibentuk. PIK Remaja ini sebagai wadah untuk memberikan solusi, nasehat atau jalan keluar bagi kawan sebaya yang mempunyai permasalahan pergaulan, reproduksi dan narkoba, jelas Rachmad.Menurut dia, dengan adanya PIK Remaja di sekolah, berarti sekolah tersebut mempunyai konselor sebaya dan pendidik bagi pelajar itu sendiri. BPMPKB yang membentuk sekaligus membina PIK Remaja itu, kata Rachmad. (dik)

Tak Lagi Obor, Pilih Pawai Lampion Singkawang. Biasanya perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Praja Muda Karana (Pramuka) diisi Pawai Obor. Tapi lain halnya di Kota Singkawang, pada usianya yang ke-50, sekitar 700 pandu di seluruh Kota Amoy ini menggelar Pawai Lampion. Lazimnya memang menggunakan obor, tetapi karena berbagai pertimbangan, di HUT Pramuka ke-50 tahun ini diisi dengan Pawai Lampion, kata Benyamin MPS, Sekretaris Kawarcab Pramuka Singkawang ditemui Equator usai Pawai Lampion di Mess Daerah Singkawang,

Jumat (15/10) malam. Kak Beni‒sapaan akrab Benyamin‒menjelaskan, Pawai Lampion ini diikuti sekitar 700 pandu dari 62 Gugus Depan (Gudep) di Singkawang, dari Siaga, Penggalang dan Penegak. Karena rata-rata Gudep mengirim 70 hingga 150 orang, melebihi yang kita targetkan, ungkapnya.Semua peserta diminta membawa lampion dengan bentuk bebas asalkan bertemakan tentang kepramukaan. Kita bebaskan masalah bentuk lampionnya, semuanya tentang kepramukaan, dan akan dinilai

lampion mana yang lebih unggul, kata Beni.Para pandu begitu antusias dengan pawai lampion tersebut, berbagai bentuk lampion mereka usung, di antaranya berbentuk tenda, tunas kepala dan berbagai bentuk lainnya. Memang ini yang mereka tunggu-tunggu, karena mereka bisa bebas berkreasi, lihat saja euforianya, sudah selesaikan mereka masih belum beranjak pulang, ujar Beni.Pawai Lampion start dari Mess Daerah bergerak melintasi Jalan Nusantara-Setiabudi-Sejahtera-Pangeran Diponegoro-Merdeka dan kembali

Anggota Pramuka Kota Singkawang menggelar pawai lampion guna memperingati HUT Pramuka ke-50 yang baru digelar Jumat (14/10) malam. \\\ Mordiadi finish di Mess Daerah. Tak ayal, pawai itupun menjadi bahan tontonan warga

yang sontak membuat macet ruas jalan. (dik)

Cuci Tangan Meningkatkan Derajat Kesehatan Singkawang. Mencuci tangan merupakan salah satu bagian dari perilaku hidup sehat. Sehingga kebiasaan tersebut harus terus ditumbuhkan, sebagai salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan data yang ada, perilaku hidup sehat terbukti memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam menunjang derajat kesehatan manusia, kata Supriadi, Fasilitor Pengembangan Wahana Visi Indonesia (WVI) Cabang Singkawang-Bengkayang, baru-baru ini. Oleh karenanya, dia mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat untuk membiasakan menyuci tangan, bukan hanya ketika

SAMBAS

tumpahansalok

singkawang Spektakuler

memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia setiap 15 Oktober. WVI bekerjasama dengan Pemkot Singkawang memang sering melaksanakan atau mensosialisasikan cuci tangan kepada masyarakat. Terakhir kali dilakukan ketika peringatan HCTPS di SDN 11 Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara. Supriadi mengatakan, peringatan HCTPS Sedunia di Kota Singkawang memang merupakan salah satu program di WVI yang dilaksanakan setiap tahun. Ke depan, kegiatan serupa akan tetap dilaksanakan dan diusahakan bisa meningkat lagi, janjinya. HCTPS Sedunia itu menjadi program WVI jelas Supriadi, karena mencuci tangan meru-

pakan salah upaya promotif dan preventif (pencegahan) terpadu, serta untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Ketika acara HCTPS Sedunia di Singkawang beberapa waktu lalu, hadir Walikota Dr KRA Hasan Karman Notohadiningrat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua dan Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), organisasi kemasyarakatan, masyarakat, pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa dan guru. Walikota Singkawang, Hasan Karman menyampaikan penghargaannya kepada WVI yang selama ini sudah memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Kota Singkawang.

Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, saya mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Wahana Visi Indonesia Cabang Singkawang, karena selama ini sudah banyak memberikan bantuan melalui program dan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk masyarakat Kota Singkawang. Baik itu di bidang kesehatan, pendidikan dan lainnya, paparnya. Hasan mengharapkan, apa yang sudah dilakukan WVI Cabang Singkawang-Bengkayang bisa diterima dengan baik, dan mudah-mudahan diikuti NGO lainnya. Sehingga kita bisa bersama-sama membangun Kota Singkawang lebih baik lagi, harapnya.(dik)

sambas terigas

Sambas Targetkan Bebas Campak dan Polio

Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa MAg memberikan imunisasi Campak dan Polio kepada anak-anak di Kecamatan Selakau Timur. \\\ M Ridho

Poltesa Diusulkan Berstatus Negeri

Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH menyerahkan draf usulan meningkatkan status Poltesa Sambas menjadi negeri. \\\ M Ridho

Sambas. Pemkab Sambas terus berupaya memajukan pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sambas. Salah satunya, mengusulkan agar Politeknik Terpikat Sambas (Poltesa) menjadi perguruan tinggi negeri. Pengusulan alih status Poltesa menjadi perguruan tinggi negeri vokasional merupakan upaya pemkab untuk mendekatkan pelayanan, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan bagi masyarakat. Ini dimulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai perguruan tinggi, ungkap Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH kepada wartawan, belum lama ini.

Menurutnya, Poltesa merupakan salah satu dari 14 politeknik se-Indonesia yang berdiri melalui dana hibah bantuan Ditjen Dikti Kemendiknas bekerjasama dengan Pemkab Sambas. Bila Poltesa menjadi perguruan tinggi negeri, diharapkan mampu menjawab tantangan pengembangan SDM di wilayah perbatasan, ungkapnya. Kehadiran perguruan tinggi di daerah jelasnya, sudah menjadi tuntutan di era sekarang ini. Apalagi secara geografis posisi Kabupaten Sambas berada pada beranda depan perbatasan wilayah Indonesia-Malaysia. Jadi tantangannya tidak hanya bagaimana mempertahankan

kedaulatan NKRI, melainkan melakukan pendekatan kewilayahan dan hankam. Dalam hal ini, perspektif peningkatan SDM seutuhnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan, tegasnya. Sementara itu, Direktur Poltesa Tedi Heriyanto menjelaskan, alih status Poltesa bertujuan untuk memaksimalkan peran Politesa dalam memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat Kabupaten Sambas, karena keberadaan perguruan tinggi diyakini dapat membantu masyarakat perbatasan. Salah satunya peran serta Poltesa dalam mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan merang-

kai turbin tenaga air di Desa Temajuk, jelasnya. Bupati, Ketua DPRD, yayasan, tokoh masyarakat dan unsur manajemen mendorong upaya alih status Poltesa menjadi negeri. Bahkan audiensi langsung dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiknas Prof Dr Joko Santoso didampingi Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Dr Ahmad Jasidin telah dilakukan tanggal 4 Oktober 2011 lalu di Kantor Kemendiknas Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, bupati menyerahkan dokumen Naskah Akademik Pengusulan Penegerian Poltesa kepada Dirjen Dikti Kemendiknas, ujar Tedi. (edo)

Selakau Timur. Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH menargetkan masyarakat Kabupaten Sambas bebas penyakit campak dan polio. Caranya dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar berperilaku hidup sehat demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat. Seperti kita tahu penyakit campak adalah penyakit menular. Maka semua harus sehat, jangan terkena penyakit menular. Untuk mengantisipasinya kita harus melakukan imunisasi, paparnya saat Pencanangan Crash Campak 2011di Kecamatan Selakau Timur, Kamis (20/10). Juliarti mengingatkan, anak-anak yang tidak diimunisasi sangat rentan dan mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak memberantas penyebaran polio dan campak, karena penyakit menular yang menyerang anakanak tersebut bisa menyebabkan terjadinya kebutaan dan berakibat fatal. Bahkan penyakit polio bisa menyebabkan terjadinya kelumpuhan. Inilah yang harus kita antisipasi bersama-sama. Tetapi yang terpenting, seluruh jajaran pemerintahan mampu menggerakkan masyarakat mendatangi Pos PIN di Kabupaten Sambas. Mari kita perang melawan campak dan polio, menuju sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Sambas terunggul di Kalbar tahun 2025, ajaknya. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sambas dr I Ketut Sukarja menjelaskan, campak dan polio merupakan jenis penyakit menular. Apabila penyakit ini tidak segera ditanggulangi, maka akan menyebabkan gangguan kesehatan, seperti terjadinya kecacatan dan kematian. Penyakit jenis ini dapat dicegah dengan memberi imunisasi. Tujuannya agar tidak berkembang dan menyebar, katanya. Ketut mengungkapkan, bagi masyarakat yang akan melakukan imunisasi campak dan polio, pemberian imunisasi campak dan polio berlangsung selama sebulan, mulai tanggal 18 Oktober hingga 18 November. Tahun 2011 jumlah sasaran yang akan diberi imunisasi polio sebanyak 54.107 balita. Sedangkan sasaran campak sebanyak 44.386 anak, jelasnya. Untuk mencapai target tersebut, Dinkes telah menggerakkan 1.500 kader kesehatan guna mencapai target sasaran 100 persen di 500 Pos PIN yang telah disiapkan seKabupaten Sambas. Sehingga tidak ada satupun bayi yang tidak diimunisasi, pungkasnya. (edo)


melawi membangun

12  apai kato kito

Masyarakat, Kelompok Strategis Dalam Politik dan Pemerintahan NANGA PINOH. Masyarakat adalah kelompok yang paling strategis saat ini. Baik konteks politik maupun pemerintahan. Situasi politik di Melawi bagai demokrasi di Indonesia. Sejak Indonesia menempuh jalur transisi demokrasi, kegiatan masyarakat sipil dan berbagai aspirasi politik masyarakat semakin meningkat. Iklim baru reformasi politik, telah mendorong tumbuhnya organisasi kemasyarakatan baru yang memiliki potensi bagi peningkatan kesadaran politik dan pembelajaran proses demokratisasi dalam masyarakat, kata pemerhati Politik Melawi, Arjinansyah Ssos. Dijelaskan Arjinansyah, pertumbuhan kekuatan masyarakat sipil (civil society) di Kabupaten Melawi merupakan komponen strategis. Oleh karena itu, katanya, memobilisasi dan menyatukan kepentingan masyarakat untuk menyampaikan kepada para pemegang kekuasaan atau wakil-wakil partai politik harus dilakukan. Masyarakat juga berperan membantu pemantauan dan pengendalian lembaga-lembaga publik serta pelaksanaan undang-undang dan peraturan-peraturan. Serta memediasi antarkepentingan sosial, agama dan budaya yang bertentangan, merosiliansi konik dan menemukan resolusi-resolusi konik yang konstruktif dan berkelanjutan. Masyarakat sipil di Kabupaten Melawi merupakan kekuatan utama dalam upaya menciptakan mekanisme check and balance, terwujudnya good governance, distribusi kekuasaan yang sehat dan fair, akuntabilitas pemerintahan. Tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia (HAM), serta struktur dan budaya politik yang demokratis, adil dan berorientasi kepada masyarakat luas. Tumbuh suburnya kekuatan masyarakat sipil yang didukung oleh perkembangan sistem informasi dan komunikasi yang pesat juga merupakan determinan bagi terjadinya transformasi sistem informasi dan komunikasi yang mendukung nilai-nilai keterbukaan, kebebasan dan pemerataan dalam lingkup global. Perkembangan dan kemajuan tersebut secara mendasar merupakan faktor pendorong terjadinya pembaharuan kehidupan masyarakat baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya maupun keamanan, dan ketertiban umum. (aji)

Jembatan Landau Tubun Kembali Roboh Dihantam Banjir Bandang

Badan jembatan yang hanyut diterpa arus deras sungai. NANGA PINOH. Jembatan Sungai Bakah yang terletak di Desa Landau Tubun kembali roboh, sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu (19/10) lalu. Jembatan tersebut hanyut lantaran dihantam banjir bandang dari perhuluan sungai. Akibatnya, akses warga tiga desa di perhuluannya terhambat.

H MAA 8 JA TIS 1 GRA

Perwakilan Kalbar

WUJUDKAN NIAT DP: 3,5 Jt (Umroh) ANDA KE TANAH SUCI 5 Jt (Haji) Sisanya bisa diangsur Daftar segera Umroh dan Haji murah dan terjangkau

Melayani: - Umroh - Umroh Plus - Haji Plus - Tiket pesawat

SUKARTAJI/EQUATOR

Jembatan terbelah dan hanyut di sungai. Karena dihantam arus sungai yang sangat kuat. Warga pun tidak bisa berbuat, lantaran air dating pada subuh hari, kata PJW camat Pinoh Utara, Caha SSos setelah meninjau lokasi. Akibatnya, ulas Taha, sekitar 4 ribu lebih warga terisolir. Yakni

mereka yang tinggal di Desa Landau Garong, Sungai Bakah dan Nyanggai. Terutama untuk transportasi roda empat. Hingga sulit bagi warga untuk mengeluarkan hasil pertanian mereka. Warga sulit untuk menjual karet yang mereka hasilkan setiap hari. Sementara karet tersebut meru-

pakan sumber ekonomi utara bagi warga 3 desa yang ada di perhuluan Jembatan yang ada di Desa Landau Tubun, ungkapnya. Kondisi jelas akan membuat roda ekonomi warga Desa Landau Garong, Sungai Bakah dan Nyanggai terancam mati. Lantaran warga menggantungkan hidup mer- Taha Ssos. eka dari menorah getah. Sementara sumber ekonomi lain tidak ada.Di sisi lain, jika warga memiliki uang, sulit bagi mereka untuk membeli kebutuhan pokok. Begitu pula bagi pedagang yang menyuplai kebutuhan pokok akan kesulitan untuk memasukkan barang. Bila melihat pentingnya jembatan yang roboh bagi warga, makan jembatan mesti segera dibangun. Bila tidak, maka banyak warga yang kondisi ekonomi kritis, terangnya. Sebenarnya jembatan yang hanyut tersebut merupakan jembatan yang kedua. Jembatan pertama yang dibangun di tempat sama pernah roboh di tahun 2009 silam. Setelah roboh pertama, jembatan dibangun

WWF Gali Rencana Masyarakat Sekitar TNBBR

ARMINAREKA PERDANA Tour & Travel

Jumat, 21 Oktober 2011

Contact person HENDI: 08156873535 HENDI: VONNY:: 081257924050 VONNY

TERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN Office: (H.A. Muchrin) Jl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207

NANGA PINOH. Pelestarian Tanaman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) tidak bisa melepaskan peran warga yang ada di sekitar taman tersebut. WWF-Indonesia pun telah menggali rencana konservasi bersama masyarakat sekitar. Namun, rencana tersebut mesti didukung oleh berbagai pihak. Terutama Balai Taman Nasional Bukit Baka, Bukit Raya, Pemkab Melawi, LSM. Mesti ada manajemen kalobaratif untuk menjaga kelestarian TNBBBR. Agar

tujuan untuk melestarikan taman nasional satu-satunya yang masuk lingkup Melawi bisa terwujud, kata Project Leader WWF Indonesia, Kantor Sintang-Melawi, Rudi Zapariza. Saat Rakor Pemantapan Program Pengelolaan TNBBBR, Rabu (19/10) lalu. Lantas dijelaskan Rudi, WWF telah melakukan perencanaan Konservasi Partisipatif (PKP) bersama masyarakat di dua desa yang ada di penyangga TNBBR. Yakni Desa Nusa Poring dan Desa Jelutung, Kecamatan Menukung. Hasilnya, di dapatkan strategi diantaranya mengembangkan ekonomi alternative yang potensial sesuai dengan sumber daya yang

ada di desa. Untuk program ini diperlukan dukungan dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Melawi, Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP3), Balai NTBBBR dan LSM sebagai pendamping. Kemudian membuat Peraturan desa (Perdes) tentang pengelolaan sumber daya alam. Terkait cara menangkap ikan, menebang di wilayah hutan desa, hutan desa, Habitat Satwa dan warga yang datang. Ini diperlukan dukungan dari pemerintah desa, pengurus adat, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Melawi, Balai TNBBR, dan lembaga swadaya masyarakat.

Kemudian melakukan penyuluhan pengelolaan sumber daya alam. Terkait acara menangkap ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dampak penebangan yang berlebihan, pengendalian hama dan gulma, keluarga berencana. Pernikahan usia muda, pertanian menetap dan kebakaran hutan dan lahan. Program ini mesti memerlukan dukungan Dishutbun, DP3, Penyuluh lapangan, Balai TNBBBR, Puskesmas Kecamatan, dan LSM pendamping. Lalu mengembangkan intensifikasi pertanian, reboisasi dan penghijauan, pengembangan peternakan, penegakan hutan dan

kembali, sayangnya nasib serupa menimpa jembatan kedua tersebut. Memang jembatan ini dibangun kurang tinggi atau tidak setinggi jembatan gantung yang ada di sebelahnya. Jembatan gantung yang dibangun tahun 1990-an masih berdiri walau tidak kokoh. Bila dilalui jembatan gantung tersebut bergoyang kuat. Untuk akses sementara, warga memperbaiki jembatan gantung yang ada di samping jembatan yang roboh. Memperbaiki lantainya agar bisa dilalui. Kemarin (hari Rabu, red) warga bergotong-royong, ungkap Taha.Jembatan gantung yang ada hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda motor. Itu pun tidak menjamin keselamatan warga yang menggunakannya. Lantaran jembatan tersebut sudah cukup tua. Hingga memerlukan keberanian yang tinggi untuk melalui jembatan tersebut. Bagaimanapun jembatan gantung sangat sulit diharapkan. Karena umur dan kondisi fisiknya sudah tidak mungkin untuk dipakai, pungkasnya. (aji)

SUKARTAJI/EQUATOR

penguatan kelembagaan. Program ini memerlukan dukungan dari DP3, Penyuluh lapangan, Balai TNBBBR, Dishutbun, HPH Alas Kusuma, dan LSM. Tentunya, apa yang telah dilakukan WWF Indonesia, Kantor Sintang Melawi di desa Penyangga TNBBR ini mesti direspon oleh Dinas, Badan dan Kantor terkait lingkungan Pemkab Melawi. Mesti ada keterpaduan program antara Pemkab Melawi dengan WWF. Lantaran bagaimanapun warga yang ada di daerah penyangga TNBBR adalah warga Melawi yang memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan dasar sebagai warga Negara. Hal ini menandakan, dalam melakukan pembangunan, Pemkab Melawi tidak sendiri. Namun, mendapat bantuan tenaga dari WWF-Indonesia. (aji)

sintang raya  apai ji kitak

Masjid Sarana Bina Umat Sintang. Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar, H Munir HD mengatakan, bahwa Masjid merupakan salah satu tempat untuk membina umat. Karena itu saya minta pengurus DMI harus terus melakukan pembinaan ke masjid-masjid, sehingga potensi kekerasan atau penyimpangan yang mengatasnamakan agama bisa terpantau dengan baik, ungkapnya sela-sela membuka Musda DMI Sintang beberapa waktu lalu. Pria yang juga menjabat sebagai staf ahli Gubernur Kalbar Bidang Ekonomi ini menuturkan, saat ini banyak sekali kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang tertentu yang mengatasnamakan agama. Dengan kedok agama, si pelaku berharap akan mendapatkan pembelaan oleh mereka yang mempunyai keyakinan yang sama, ucapnya. Padahal, sambung Munir kekerasan yang mengatasnamakan agama justru merugikan umat manusia. Baik yang seagama dengan pelaku kekerasan ataupun yang berbeda keyakinan. Sebab tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum tersebut akan dijadikan sebagai stigma buruk kepada agama tertentu. Saya pikir tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan kekerasan, pungkasnya. (din)

Batu Lalau Minim Perhatian Sintang. Merasakan infrastruktur berupa jalan yang baik tentunya menjadi dambaan masyarakat luas. Namun hal tersebut sepertinya sulit untuk dirasakan Warga Batu Lalu Kelurahan Kapuas Kiri Hilir (KKI), lantaran jalan yang menghubungkan pusat Kabupaten ke daerah mereka masih dalam keadaan rusak parah. Tak pelak, di musim hujan seperti sekarang ini ruas jalan menghubungkan daerah mereka bak kubangan Kerbau . Kalau turun hujan, jalan sulit untuk dilewati. Seperti kubangan Kerbau yang penuh dengan lumpur, keluh Saherman, Warga Batu Lalau pada Equator. Dikatakan Saher, biasa pria ini disapa, jalan menghubungkan Sintang dengan Batu Lalau tidak begitu jauh. Bila musim kering, paling lama perjalanan menggunakan kendaraan roda dua sekitar 25 menit. Tapi kalau sudah turun hujan, bisa satu jam bahkan lebih, ucapnya. Hal itu dikarenakan, lanjut Saher, jalan yang dilewati masih berupa hamparan tanah kuning, yang mana bila turun hujan jalan menjadi becek. Sudahlah hamparan tanah kuning, jalan berbukitbukit lagi. Sudah bukan seperti jalan negara. Jalan tak ubah jalan setapak, timpalnya. Tidak hanya becek, sambung Saher, beberapa Jembatan yang ada juga dalam keadaan rusak parah. Pokoknya Batu Lalau masih jauh tertinggal. Jalan rusak, listrik tidak ada. Padahal masih tergolong dekat dengan pusat kota, bebernya. (din)

Mantri Desa Ogah Berikan Bantuan Medis

Bayi Warga Kedembak Meninggal Ketungau Tengah. Pelayanan kesehatan, terutama di daerah di tingkat desa, bisa diibaratkan masih jauh panggang dari api. Hal ini dirasakan Warga Kedembak Air Tabun, Desa Pandi Angung, Kecamatan Ketungau Tengah, mereka mengeluhkan pelayanan kesehatan, terlebih di saat malam hari. Keluhan itu dipicu, lantaran petugas kesehatan yang bertugas di desa mereka sulit untuk dimintai pertolongan, meskipun pasien dalam keadaan darurat. Kalau sudah malam jangan harap bisa dimintai bantuan. Ada alasan ataupun tidak ada alasan, tetap tidak akan datang, tutur Ades, warga setempat pada Equator saat berada di Sintang, Rabu (19/10). Dikatakan Ades, petugas kesehatan yang bertugas di desa mereka sangat sulit memberikan pertolongan medis pada warga. Terutama saat malam hari. Padahal pasangan suami istri (Patsuri) ini, bekerja sebagai perawat di Kedembak Air Tabun, Desa Pandi Agung. Sudah sekitar enam tahun

ini dia bertugas, ucapnya. Ades mengaku kecewa dengan sikap Mantri tersebut, dimana kerap kali mengabaikan permintaan pertolongan warga. Kekecewaan Ades bukan tidak beralasan, pasalnya ia pernah merasakan kesedihan mendalam, lantaran buah hatinya meninggal saat hendak lahir, karena tanpa pertolongan medis dari Mantri tersebut. Diceritakan Ades, peristiwa itu terjadi pada tanggal 25 September lalu, dimana istrinya yang bernama Elvi, sedang mengandung dan hendak melahirkan. Elvi merasakan sakit perut pada malam hari. Mendapati sang istri yang sedang kesakitan menahan sakit perut, Ades mencoba mendatangi rumah Mantri tersebut, dengan harapan dapat menolong istrinya yang hendak melahirkan. Namun apa yang telah diusahakan Ades tidak seperti yang ia harapkan. Dia (Mantri) tidak bisa datang, karena alasan tidak bisa meninggalkan istri, cerita Ades. Mendapati alasan tersebut, Ades tidak bisa berbuat banyak.

Ades memilih pulang untuk melihat kondisi istrinya. Sekitar jam 01.00 dinihari, istri saya pun melahirkan. Tapi, anak yang keluar tidak mengeluarkan suara, sambung Ades. Melihat anaknya yang sudah tidak bersuara, Ades kembali bergegas mendatangi Mantri tersebut, untuk meminta pertolongan. Saya sudah minta tolong beberapa kali. Kalaupun tidak bisa lama, saya minta sebentar saja untuk disedot. Tapi dia malah bilang, sudah tidak jaman lagi disedot, dengan nada tidak senang. Mau tidak mau saya pun pulang dan mendapati anak sudah meninggal, tutur Ades. Apa yang diceritakan Ades ternyata dibenarkan Hekman, Kades Kedembak Air Tabun, Pandi Agung. Menurut Hekman, keluhan masyarakat berkenaan dengan sikap Mantri yang sulit dimintai pertolongan sudah tidak asing lagi. Bukan cerita baru lagi. Mereka (masyarakat) selalu mengeluhkan hal itu dengan saya. Kita sudah berusaha menyampaikan ini ke

dinas terkait, tapi sampai sekarang kita tidak tahu sampai dimana apa yang telah kita sampaikan itu, jelas Hekman. Diutarakan Hekman, ketika pertama kali Mantri tersebut bertugas, tidak ada menunjukkan gelagat buruk. Sikap sulit untuk dimintai pertolongan itu mulai tampak ketika ia sudah berkeluarga. Pertamanya baik-baik saja. Tapi setelah berkeluarga sulit untuk dimintai bantuan, kata Hekman. Secara pribadi, lanjut Hekman, tidak ada masalah baik dirinya maupun masyarakat dengan Mantri tersebut. Kita tidak ada masalah apa-apa. Cuma sikap yang sulit untuk dimintai pertolongan itu yang bikin masyarakat jengkel, ucapnya. Karena itulah, sambung Hikman, pihaknya berharap instansi terkait dapat memerhatikan masalah tersebut. Kita bukan tidak senang. Siapapun kita terima. Yang penting tidak terlalu sulit untuk dimintai pertolongan, bebernya. Anggota DPRD Sintang, Melkia-

nus, mengakui telah beberapa kali menerima keluhan masyarakat berkenaan dengan sikap Mantri tersebut. Kebetulan itu Desa saya. Jadi apa yang menjadi permasalahan masyarakat saya tahu, tutur Dewan Dapil Ketungau ini. Saat ini, dikatakan Melkianus, pihaknya sedang mengkomunikasikan masalah tersebut dengan dinas terkait. Kita bersama pihak desa sudah membicarakan ini dengan dinas terkait. Kita harapkan ada sikap yang diambil pihak dinas, agar keluhan serupa yang dialami masyarakat ini tidak terulang kembali, ucapnya. Pada intinya, ditambahkan Politisi dari Partai Berlambang Pohon Beringin ini, pihaknya tidak pernah mempermasalahkan siapa yang bertugas di desa mereka. Siapa saja silakan. Yang penting dia dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar, serta mudah berkomunikasi dengan masyarakat. Paling tidak di saat masyarakat benar-benar memerlukan orang tersebut bisa dimintai bantuan, pungkasnya. (din)

gun daerah. Keberhasilan pelaksanaan program PNPM Mandiri pedesaan tidak lepas dari unsur pelaku pro-

gram yaitu camat, fasilitator, serta pengurus-pengurus lembaga desa, pendamping lokal serta semua pihak, pungkasnya. (din)

PNPM Berdayakan Masyarakat Sintang. Kepala Kantor Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Sintang, H Hotler Panjaitan mengungkapkan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) merupakan upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Program ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat, ungkapnya pada pembukaan semiloka Rabu (19/10). Menurutnya, PNMP dianggap sebagai program yang tepat untuk mewujudkan kemandirian masyarakat. PNPM Mandiri Pedesaan ini dilaksanakan mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2010. Agar dalam pelaksanaannya tidak ditemukan banyak masalah, maka perlu dilakukan lokakarya, jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan tujuan dilaksanakannya Semiloka PNPMMP adalah untuk membangun komitmen dalam upaya menanggulangi kemiskinan baik oleh masyarakat dan berbagai stakeholders yang ada di kabupaten Sintang. Kemudian untuk menghimpun dan menampung prakarsa dan gagasan peserta lokakarya dalam perencanaan pembangunan desa melalui rekomendasi untuk integritas PPNPM-MP sesuai dengan hasil Musrembang desa. Meningkatkan kualitas proses dan hasil perencanaan pembangunan desa dengan perencanaan partisipatif untuk memperkuat terselenggaranya good practice PNPM-MP sesuai dengan RPJM-DES. Ini juga dalam rangka mendorong terwujudnya pembagian wewenang dan penyerahan urusan pemerintahan

kabupaten kepada pemerintahan desa, bebernya. Sementara Bupati, Sintang Milton Crosby saat membuka Semiloka dalam sambutannya mengatakan bahwa komitmen SKPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat, memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga dapat disusun rencana strategis program penanggulangan kemiskinan di daerah serta memperkuat forum DPRD dan SKPD dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah merupakan beberapa hal penting yang akan dibahas dalam Semiloka PNPM mandiri pedesaan. Milton mengharapkan keberhasilan PNPM mandiri pedesaan dapat mengurangi angka kemiskinan dan mensinergiskan peran SKPD dan stakeholders lain dalam memban-


13

uncak kapuas

pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Tetap Perhatikan Perbatasan

Jajaki Masuknya Investor Karet

Hari Menanam Pohon Nasional di Sibau Hulu PUTUSSIBAU. Pada 27 November 2011, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Kapuas Hulu berencana mengadakan hari menanam pohon nasional di Desa Sibau Hulu. Dengan melibatkan instansi, organisasi kemasyarakatan (ormas) dan ibu-ibu PKK. Hal ini diungkapkan kepala Dishutbun Kapuas Hulu, Drs H Hasan M MSi, kepada Equator, Kamis (20/10) kemarin. Pohon-pohon yang akan ditanam jenis kayu hutan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Selain itu akan diselingi dengan pohon karet. Pohon-pohon ini akan ditanam di sepanjang jalan dan halaman rumah penduduk. Direncanakan penanaman ini akan dilakukan Bupati dan Muspida Kapuas Hulu. Berapa pohon yang akan ditanam, pokoknya sebanyak-banyaknya, katanya. Dikatakan Hasan, ini pun sejalan dengan imbauan yang baru-baru ini disampaikan Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir. Di mana Bupati mengimbau warga Kabupaten Kapuas Hulu untuk berupaya menanam pohon setiap hari atau minimal seminggu sekali. Apalagi dengan menanam pohon karet. Ini bisa menjadi komoditi bagi masyarakat, ujar Hasan lagi. Lebih jauh Hasan, menuturkan, saat ini pemerintah kabupaten (pemkab) Kapuas Hulu sedang menjajaki masuknya investor PT Multi Strada yang memproduksi ban. Perusahaan ini bermaksud mencari bahan baku karet di Kalbar, termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu. Rencananya pihak perusahaan akan menanam pohon karet di HPK (Hutan Produksi Konservasi). Selain itu, pihak perusahaan juga akan menampung hasil karet masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu. Ini akan menguntungkan masyarakat. Karena selama ini yang menjadi permasalahan petani karet mereka menjual ke Pontianak. Ketika dijual ke Pontianak ternyata karet tersebut diambil dengan harga murah. Petani pun terpaksa menjualnya, karena tidak mungkin lagi karet tersebut dibawa lagi ke Kapuas Hulu, jelasnya. Namun permintaan investor ini belum disepakati. Izin ini akan dikabulkan, apabila pihak perusaan siap membangun pabrik karet mini di wilayah Kapuas Hulu. Sementara didaerah HPK mana akan digunakan untuk menanam karet, masih menunggu tata ruang. Sebab tata ruang Kalbar pada tahun 2012 baru akan selesai. Dengan adanya investor ini masuk, diharapkan akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kapuas Hulu. Selain itu, petani juga tidak perlu jauh-jauh ke Pontianak untuk menjual karetnya. Bupati dan saya pun telah melihat langsung pabrik milik PT Multi Strada yang berada di Bogor, yaitu sekitar bulan September kemarin, tambah Hasan lagi. (aRm)//FOTO: Nur aida. ARMAN

Jumat, 21 Oktober 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

KAPUAS HULU

Agus Mulyana SH, ARMAN HAIRIADI/EQUATOR

PUTUSSIBAU. Kapuas Hulu merupakan Kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Untuk itu, anggaran

yang dibuat pun tetap memerhatikan masyarakat perbatasan. Selama ini sudah ada anggaran yang diberikan pemerintah pusat untuk pembangunan di perbatasan. Baik berupa DAK ataupun melalui APBN. Dana-dana ini telah diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu. Berkaitan dengan perbatasan, inikan kewenangannya lebih banyak terletak pada pemerintah pusat. Dana yang diberikan pusat kepada daerah berupa dana DAK atau pun APBN yang disampaikan pemerintah pusat kepada kita dan ini sudah tera-

komodir. Tinggal kabupaten saja yang melaksanakan, ujar Agus Mulyana SH, Wakil Bupati Kapuas Hulu, kemarin. Begitu juga penganggaran yang dilakukan Pemkab Kapuas Hulu. Anggaran untuk masyarakat di perbatasan pun telah tetap dialokasikan. Begitu juga terhadap daerah terpencil. Sebagai contoh kemarin di Puring. Bagaimana ungkapan masyarakat di Puring sana. Artinya dalam satu tahun ini ada bukti nyata yang dirasakan masyarakat sana. Ini di samping adanya perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap pembangunan

Perempuan Miliki Peran Strategis yang lebih luas, seperti PUTUSSIBAU. Kesebuah pemerintahan beradaan kaum Peremdan politik, terang puan di kancah politik politisi dari PKS ini. maupun sebagai Ibu Dalam hal dukungan Rumah Tangga, memipolitik, kaum peremliki peran yang cukup puan lebih mudah distrategis. Perempuan percaya. Untuk itulah merupakan sosok ia mengharapkan keyang memiliki banpada seluruh Ibu-ibu yak keistimewaan jika jangan tinggal diam dibandingkan dengan dan ongkang-ongkang laki-laki. kaki berserah segalanPeran perempuan ya kepada suami. Cipsecara lahiriah, lahir HAIRIADI/EQUATOR takan apa yang harus dari kesadaran akan tanggungjawabnya sebagai ibu diperbuat, baik terjun di bidang Rumah Tangga dan penggerak politik. Apalagi sekarang undangPembangunan. Karenanya, ke- undang telah mengisyaratkan beradaan Perempuan tidak bisa bahwa 30 persen pengurus partai dipandang sebelah mata, kata harus perempuan. Masih banyak ibu-ibu yang Nur aida, anggota DPRD Kapuas Hulu, kepada wartawan belum memiliki kemampuan baik itu di bidang ekonomi maupun pendidilama ini. Kelebihan perempuan, kata kan yang memenuhi syarat, tetapi Nur aida, juga terletak pada nilai masih banyak yang enggan untuk kepercayaannya. Dalam arti, sosok mencoba, pada hal itu merupakan perempuan lebih bisa dipercaya pengabdian kita, ujarnya. Untuk memperjuangkan kaum ketimbang laki-laki. Salah satu contoh, jika perem- perempuan, kata Nur aida seperti puan memegang masalah keuan- yang telah dirintis RA Kartini, dengan, umumnya mereka men- gan mengokangkan senjata dalam jalankan amanah tersebut dengan membela Negara. Namun untuk baik dan professional. Dalam sekarang hal tersebut sudah tak keluarga, manajemen keuangan perlu lagi. Saat sekarang banyak seseorang perempuan justru lebih yang bisa diperbuat kaum perembaik ketimbang manajemen yang puan meningkatkan harkatnya. Ini dilakukan oleh kaum Laki-laki. Itu kalau kita (prempuan) mau, demi contoh dalam lingkup yang kecil, untuk mengangkat derajat kaum demikian halnya dengan lingkup perempuan, imbuhnya. (aRm)

di perbatasan, katanya. Pembangunan yang dilakukan berupa fisik dan pembinaan. Sebab kedua-duanya dibuat secara berimbang. Kita buat ďŹ sik saja, kalau pembinaan kurang itu juga akan riskan. Kemudian mental kita bangun tanpa diimbangi infrastruktur yang baik, itu juga akan lemah. Oleh karena itu harus ada perimbangan, jelas Agus lagi. Kegiatan pembangunan di perbatasan tidak untuk lain demi kesejahteraan masyarakat setempat. Sebab pemerintah pusat dan pemkab tidak akan tinggal diam terhadap pemban-

gunan di kawasan perbatasan. Sehingga tidak terjadi kesenjangan yang begitu jauh dengan negara tetangga. Walau pun belum dapat mengejar, setidaknya masyarakat di perbatasan tidak ketinggalan jauh dalam segala hal dengan negara tetangga. Termasuk baru-baru ini Sekda membawa tim dari Kemenkominfo RI ke perbatasan. Itu menunjukkan ada perhatian pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah yang berhubungan langsung dengan perbatasan. Dan kita pun selalu begitu, lanjutnya. (aRm)

Pelebaran Jalan, Masyarakat Diminta Hati-hati Pelebaran itu untuk mengantisipasi banyaknya kendaraan dan pengguna jalan akhirakhir ini. Selain itu, untuk keindahan dan kenyamanan masyarakat, PUTUSSIBAU. Saat ini sedang ada pengerjaan pelebaran jalan raya di Kecamatan Kedamin. Masyarakat pun diminta berhati-hati bila melintas di jalan yang sedang dikerjakan tersebut. Diminta kepada semua

pemakai jalan hendaklah memperhatikan kondisi jalan. Jangan ngebut, karena ada pengerjaan jalan, imbau Camat Kedamin, Alfiansyah SE MSi, belum lama ini. Dikatakan dia, pengerjaan jalan tersebut dijadwalkan akhir tahun ini akan selesai. Dari kontraktor pun selalu berupaya untuk secepat mungkin menyelesaikan proyek itu. Asalkan tidak ada aral dan rintangan, seperti hujan atau pun banjir, jalan tersebut diprediksi akan segera kelar. Pelebaran itu untuk men-

gantisipasi banyaknya kendaraan dan pengguna jalan akhir-akhir ini. Selain itu, untuk keindahan dan kenyamanan masyarakat, ujarnya. Karena masih dalam tahap pengerjaan, pemakai jalan harus dapat memaklumi dan menghargai itu. Bila ini dapat diterima masyarakat, maka tidak akan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan. Terutama para anak muda, khususnya pelajar. Agar tidak mengebut, sehingga terhindar dari kecelakaan, imbuh Alfiansyah lagi. (aRm)

Mandala Mandala 525 525 Bisa Di dapat di Toko Obat, Apotik (Uncak Kapuas) dan Mini Market (Tita) Putussibau Atau Hub : Agen Tunggal

An. Wandi :

0852155155719

Travel

Rifki Melayani Antar Jemput Setiap Hari (15.00-16.00)

Badau-Putussibau-Pontianak Pontianak : Jl. Tani Makmur No.1C Kotabaru Telp. 081345307285 Putussibau : Jl. KS. Tubun No. 112 Telp. 08127268829 / 085659829539 Badau : Telp. 085750221976 / 082155155719 Melayani Angkutan penumpang, Carter Titipan Barang dan Dokumen

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun Warga Desa Tentukan Pembangunan SANGGAU. Tolok ukur keberhasilan dalam berbagai aspek tidak berkaca hanya pada kawasan perkotaan belaka. Namun, hendaknya diimbangi serta diiringi dengan pembangunan pada wilayah pedesaan. Semuanya ada sinkronisasinya. Kota terus di bangun, namun desa atau berbagai wilayah pelosok mesti pula dibangun. Saya yakin, ke depan akan meraih sebuah kesuksesan dalam segenap aspek, tutur Amirudin, salah seorang tokoh pemuda Tayan Hilir, kemarin. Dipaparkan, untuk kemajuan masyarakat, terutama yang berada di berbagai belahan pelosok Bumi Dara Nante. Tentunya pemerintah harus aktif mendorong, baik secara langsung atau tidak langsung. Diantaranya, dengan membangun akses jalan, sarana kesehatan serta fasilitas pendidikan. Untuk akses jalan, masyarakat tidak meminta jalan harus beraspal atau mulus, tapi cukuplah bisa dilalui roda dua. Dengan demikian, mereka bisa beraktivitas dan bahkan tidak terkendala memasarkan hasil pertanian mereka. Selain itu, harga berbagai kebutuhan tidak melonjak tinggi. Akses jalan ini penting bagi masyarakat. Cukup fungsional tak masalah, tapi bisa mengakses kemanamana, tukasnya. Lantas untuk pendidikan dan kesehatan kata Amir, tentunya bukan semata adanya bangunan saja. Tetapi, seharusnya didukung dengan tenaga yang memadai. Untuk pendidikan, adanya guru yang memadai dan aktif dalam mendidik. Lantas tak jauh bedanya dengan kesehatan, bangunan prasarana tentunya disertai dengan tenaga medis. Saya rasa ini faktor utama yang diharapkan masyarakat. Jika ini sudah terpenuhi. Saya yakin, Sanggau akan mengalami kemajuan yang signifikan dari sekarang. Campur tangan masyarakat pedesaan, sangat dominan menggerakkan roda perekonomian suatu wilayah, jelasnya. Pihaknya yakin, jika saja berbagai aspek kebutuhan dasar masyarakat sudah terpenuhi secara keseluruhan. Warga masyarakat Sanggau, akan maju dalam segenap aspek. Apakah itu perekonomian serta sumber daya manusia (SDM)-nya. Aspek-aspek ini yang menjadi pokok pangkalnya. Saya yakin pemerintah telah mempunyai konsep untuk hal tersebut. Hanya saja, bagaimana agar konsep yang ada itu, benar-benar dirasakan masyarakat hasilnya, pungkas. (SrY)

Bupati Resmikan Depot Pertamina

Ir H Setiman H Sudin.

M KHUSYAIRI/EQUATOR

SANGGAU. Depot Pertamina, terletak di wilayah Sungai Batu, Sanggau telah diresmikan, Senin (17/10) lalu. Harapannya, ke depannya dengan adanya pembangunan depot tersebut, bisa mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah timur Kalbar.

Selain itu, masyarakat setempat berharap, dengan adanya pembangunan depot itu dapat memberikan harapan kepada masyarakat di sekitarnya. Selain dapat membangun bidang infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut. Lantas juga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat agar lebih baik dari yang saat ini. Sekaligus bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin saat peresmian itu mengungkapkan, saat ini Desa Sungai Batu, telah masuk dua perusahaan, diantaranya PLTU dan Depot (Jobber) Pertamina, untuk itu manfaatnya sudah jelas. Di mana PLTU dapat memberi penerangan listrik kepada masyarakat. Kemudian Depot Pertamina dapat memenuhi kebutuhan akan BBM bagi masyarakat. Jadi banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil. Bayangkan di Sungai Batu ini, telah masuk dua proyek desa. Nah, maka kita berharap, masyarakat dapat mendukung

Berdayakan Kaum Wanita SANGGAU. Ratu Suri Keraton Surya Negara Sanggau, Hj Sri Rahmawati meminta Pemkab Sanggau lebih getol lagi memberdayakan

masyarakat desa. Khususnya kaum perempuan, agar mampu mandiri dan dengan penghasilan yang cukup. Salah satu upaya, hendaknya

Sempat Tertahan Dua Jam SANGGAU. Calon Jamaah Haji (CJH) asal Sanggau yang tergabung dalam kloter 17 Embarkasi Batam. Sempat dikabarkan harus menunggu lebih dari dua jam, untuk terbang ke Madinah, beberapa hari lalu. Kita dan seluruh CJH tidak patah semangat. Kita sudah bulatkan tekad untuk menunaikan ibadah saja, tutur Ketua tim pemandu Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Sanggau, H

Busrani Marka, kemarin lalu. Dikabarkan, CJH Sanggau berangkat menggunakan pesawat Saudi Arabia Air Lines menuju Bandara King Abdul Aziz di Madinah. Dimana membutuhkan waktu 8 jam 25 menit. Alhamdulillah semua CJH selamat sampai di Medinah. Kita memohon juga, doa dari masyarakat Sanggau. Dengan harapan, CJH Sanggau kembali dengan selamat, pungkasnya. (SrY)

serta menjaga kelancaran operasinya perusahaan tersebut, pintanya. Selanjutnya tambah Setiman, BBM merupakan kebutuhan vital dalam aktivitas maupun kegiatan perekonomian sehari-hari. Permintaan akan BBM semakin meningkat setiap tahunnya. Jadi sangat meningkat sekali kebutuhan akan BBM ini. Untuk sektor rumah tangga, transportasi, usaha kecil dan pelayanan umum, paparnya. Selama ini, sebelum dibangun depot di Sungai Batu lanjut Setiman, dalam penyaluran BBM bersubsidi ini sering mengalami kendala, baik ketersediaan stock di depot Pontianak maupun pengangkutan. Sehingga mengakibatkan sering terjadinya antrean panjang dan ketersediaan BBM cepat habis di berbagai SPBU. Mudah-mudahan ke depan dengan telah didirikannya depot local atau jobber di Sanggau ini. Akan dapat meminimalkan kondisi tersebut, timpalnya. Depot yang dibangun itu, yang

Pemkab Sanggau membuat berbagai program, diantaranya kerajinan tangan berbagai jenis dan model. Dasar itulah, kita berharap Pemkab Sanggau selalu berupaya untuk membuat kaum wanita di Kabupaten Sanggau berdaya, tutur istri tercinta Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara Drs H Gusti Arman MSi ini. Dikatakan ibu empat putri ini, berangkat dari fenomena masyarakat tersebut. Hendaknya Pemkab Sanggau selalu melihat berbagai peluang, yang bisa dijadikan wahana untuk memberdayakan kaum perempuan di Bumi Dara Nante. Salah satunya Pemkab Sanggau bisa saja membuat program rumahan, seperti kerajinan. Soalnya, hal itu memiliki nilai ekonomi tinggi. Yang mana juga nantinya diharapkan dapat menjadi pekerjaan pokok masyarakat. Nah ini, mestinya selalu menjadi perhatian. Bagaimana pun, kaum wanita ikut menentukan nasib bangsa ini, tukasnya. Pihaknya tegas Bu Ratu, selalu siap

mempunyai kapasitas penyimpanan 10 ribu kilo liter (KL) dengan enam buah tangki sebagai tempat penyimpanan BBM. Setiman berharap, sebagai pemilik jobber di Sanggau, hendaknya dapat melaksanakan corporate social responsibility (CSR/pertanggungjawaban sosial perusahaan). Yang nantinya untuk masyara-

kat Sungai Batu. Karena merupakan kewajiban bagi perusahaan menyisihkan dana untuk kegiatan yang bersifat sosial maupun ekonomi. Hadir dalam kesempatan itu, Kadis ESDM Christian Antonius SSos MSi, para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sanggau. Camat Kapuas, F Meron SSos MSi. (SrY/kdi-hms)

Salah satunya Pemkab Sanggau bisa saja membuat program rumahan, seperti kerajinan. Soalnya, hal itu memiliki nilai ekonomi tinggi. Yang mana juga nantinya diharapkan dapat menjadi pekerjaan pokok masyarakat. Nah ini, mestinya selalu menjadi perhatian. Bagaimana pun, kaum wanita ikut menentukan nasib bangsa ini, sedia mendukung berbagai program Pemkab Sanggau. Khususnya dalam rangka memberdayakan perempuan di antero pelosok Kabupaten Sanggau. Kita diminta atau tidak, siap memberikan dukungan, atas berbagai program Pemkab Sanggau, tegasnya. (SrY)

Ratu Suri Hj Sri Rahmawati.


14 

injeh karaja

Landak Punya 40 Hektar Sawah LANDAK. Rata-rata dalam satu kecamatan, petani padi sudah ada yang melakukan panen satu tahun dua kali. Jenis bibit yang ditanam oleh masyarakat bervariasi, ada bibit bantuan dari pemerintah, ada juga bibit hasil swdaya mereka sendiri. Ada beberapa kendala, mengenai bibit bantuan pemerintah, terkandang masa tanam sudah tiba, tetapi karena jaraknya jauh bibit yang dibantukan dari APBN terkadang terlambat datang. Sehingga tidak menutup kemungkinan bibit teresbut sudah kedaluwarsa, atau lewat masa fungsinya, ungkap Alexander SP, kepala Seksi Budidaya Tanaman, Dinas Pertanian Kabupaten Landak, Kamis (20/10). Masalah tersebut dikatakan Alex, terkadang menyebabkan petani gagal panen. Tetapi kesalahan petani dan faktor lain juga menjadi pemicu gagal panen. Misalnya, gangguan pada irigasi berikut penyemaian bibit yang tidak mengikuti aturan. Ini juga masalah terancamnya gagal panen, ujarnya. Padahal lanjut dia, bibit yang diberikan kepada petani baik bantuan pusat maupun pemerintah Kalbar, dikeluarkan dengan legalitas kuat, bahkan bersertiďŹ kat. Jadi untuk dipalsukan sangat tidak mungkin. Di Landak, masyarakat banyak menanam padi jenis cehreng. Selama ini hanya padi jenis itulah cocok untuk daerah Landak. Pembuktiannya memang sudah ada, rata-rata petani yang panen dua kali setahun menanam padi cehrang. Saat ini di Landak dari 13 kecamatan lahan sawah yang sudah tergarap sekitar 40 ribu hakter. Kebutuhan beras di Landak surplus, ungkap Alex. (tar)



suare direk

Raskin Disalurkan LANDAK. Beras miskin (Raskin) program pemerintah untuk warga kurang mampu tetap berjalan. Di Kecamatan Ngabang, beberapa desa sudah disuplay Raskin oleh pihak kecamatan. Bagi desa yang jauh, untuk sementara dititipkan di kantor camat, menunggu kepala desanya yang mengambil. Kita tidak mau perangkat desa yang datang untuk mengambilnya, kata M Saleh, Sekretaris Kecamatan Ngabang di ruang kerjanya, Kamis (20/10). Selama ini kata Saleh, suplay Raskin di setiap desa tidak ada masalah. Mengenai harga harus ada kesepakatan antar pihak. Karena biaya angkut dan biaya pikul, bahkan ada Raskin yang harus diantar menggunakan ojek. Makanya harga berdasarkan kesepakatan berkisar Rp2800 perkilo, ungkap Saleh. Untuk bisa mendapat Raskin, warga yang berhak mendapatkan harus bayar dulu kepada kepala desaknya. Karena waktu diambil di Bulog, harus sudah ada uang kontan. Kalau tidak ada uang kontan, maka Bulog tidak akan memberikan berasnya. (tar)

landak edo’ Jumat, 21 Oktober 2011

Membangun Negeri Intan

Tambah PAD Tertibkan IMB LANDAK. Untuk memacu kenaikan penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD), instansi terkait perlu bertindak proaktif untuk melakukan penertiban sejumlah bangunan yang belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Saya yakin di Kota Ngabang saat ini volume pembangunan

sangat tinggi. Apalagi kebutuhan rumah tinggal dengan berdirinya universitas sangat banyak. Maka untuk mengetahui ada atau tidak IMB bangunan tersebut, instansi terkait perlu jemput bola. Datangi orang yang sedang membangun dan berikan pengertian tentang IMB, papar Moh Aslan SH Anggota Komisi A DPRD Landak

ditemui Equator di kantornya, Kamis (20/10). Aslan yakin, kalau masyarakat sudah tahu tentang langkahlangkah untuk mengurus IMB. Kalau tidak terlalu dipersulit, mereka tidak keberatan. Apalagi keberadaan IMB memperkuat legalitas bangunan. Untuk melakukan sosialisa-

si kepada masyarakat, lanjut Aslan, diperlukan kejelasan hukum, berikut dana untuk mengurus berbagai administrasinya. Kalau IMB sudah banyak dikantongi oleh masyarakat atau pengusaha, maka secara tidak langsung PAD Landak akan bertambah. Dengan begitu, maka kedepan

Landak pasti cepat berkembang, kata Aslan. Politikus PPP tersebut menegaskan, di samping menertibkan tata ruang, fungsi IMB juga sangat perlu diketahui oleh masyarakat luas. Apalagi jika bangunan tersebut dekat jalur sutra, ada jarakjarak tertentu dari jalan raya yang mesti diterapkan. (tar)

Herculanus Heriadi Lepas Jemaah Haji LANDAK. Wakil Bupati Landak, Herculanus Heriadi SE melepas keberangkatan 51 jamaah haji di aula kantor bupati, Kamis (20/10). Hadir dalam pelepasan keberangkatan jemaah haji, Ketua DPRD Landak diwakilkan Moh Aslan SH, unsur Muspida, Kakan Kemenag Landak, Mudjazie Bermawei dan pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Landak. Dalam sambutannya, Mudjazie mengatakan, pelaksanaan ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Wajib hukumnya bagi umat Islam untuk melaksanakannya. Penanganan keberangkatan haji tahun ini, sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi mekanisme keberangkatan dan kepulangan sudah diatur dalam undang-undang. Walaupun ini tugas pokok kami, tetapi kerjasama dengan berbagi pihak tetap dilakukan. Misalnya dengan pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kesra, ungkapnya. Mengenai kuota, tahun ini tidak ada perubahan, tetap 49 orang ditambah dua orang. Jadi, yang berangkat hari ini (kemarin red) sebanyak 51 orang, karena ada tambahan dua orang.Kabupaten Landak termasuk yang terakhir berangkat dibanding kabupaten lain. Maka calon haji dari Kabupaten Landak masuk pada kloter 21 yang akan diberangkatkan tanggal 21 bertolak ke Batam. Istirahat satu malam pemondokan Batam, baru langsung ke tanah suci.

Wakil Bupati menyalami rombongan haji. Sebelum dilepas, Herculanus Heriadi menbacakan sambutan Bupati Landak. Dalam sambutannya, proses pelaksanaan haji adalah tangungjawab pemerintah berdasarkan amanat UU nomor 13/2008. Tangungjawab itu

tetap dilaksankan secara konsisten oleh pemerintah Kabupaten Landak sepanjang tahun, ungkapnya. Heriadi berharap, sebagai kewajiban umat Islam untuk mernjalankan hukum Islam yang

kelima, maka yang belum bisa menunaikan ibadah haji tahun ini jangan berkecil hati. Karena untuk melakukan ibadah tersebut diperlukan kemampuan secara ekonomi, mental dan ďŹ sik. Saya berpesan kepada calon

haji dari Landak, sesampai di tanah Suci rajin-rajinlah berdoa, lebih banyak mengonsumsi buahbuahan untuk menjaga kestabilan tubuh, supaya bisa fokus melaksanakan rangkaian ibadah nantinya. (tar)

bumi lawang kuari 

balai betomu

Asisten II Pemkab Sekadau, Khandra A saat membuka Penyuluhan KLHS di Kantor Bupati Sekadau, kemarin. ABDU SYUKRI/EQUATOR

Pemanfaatan Lahan Butuh Perencanaan Matang SEKADAU. Pemanfaatan kawasan hutan dan lahan harus direncanakan dengan matang agar lingkungan tetap terjaga. Prinsip inilah yang menjadi acuan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau menggelar Bimbingan Teknis, Seminar dan Workshop, Penyuluhan Kajian Lingkungan Hidup Sehat (KLHS) di Kantor Bupati Sekadau, kemarin. Kegiatan yang dilangsungkan sejak pagi itu dihadiri sejumlah perwakilan SKPD, LSM, camat dan kepala desa di Sekadau. Sementara materi disampaikan langsung oleh tiga orang pakar lingkungan dari Untan, Pontianak. Salah seorang pemateri, Ir Irwansyah MP menjelaskan KLHS berbeda dengan Amdal. Kalau Amdal mengkaji dampak lingkungan pada tapal proyek. Sementara KLHS mengkaji dampak lingkungan secara menyeluruh, ujar Irwansyah kepada Equator, kemarin. Maksud dampak menyeluruh yang diungkapkan Irwansyah adalah dampak lingkungan sebuah kebijakan pemanfaatan lingkungan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Kebijakan pemanfaatan lingkungan tersebut juga akan dikaji dampaknya dari keseimbangan lingkungan yang lebih luas. Tapi tidak berarti kajian yang dilakukan harus membatalkan kebijakan jika kebijakan tersebut memiliki dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan. Dalam kajian itu, akan diberikan rekomendasi atau solusi lain dalam kebijakan tersebut, sehingga dampak lingkungannya dapat diminimalisir, jelasnya. KLHS, tegas dosen Fakultas Pertanian itu, tidak boleh diabaikan. Dalam setiap kebijakan pemanfaatan lingkungan, KLHS harus dilakukan karena sudah menjadi titah undang-undang. Dasar KLHS ini adalah Pasal 15 ayat 1 dan 2 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup, ulasnya. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Agustinus Agus SH mengakui di Sekadau memang ditemukan perusahaan, khususnya perusahaan perkebunan yang dalam menjalankan aktivitasnya mengabaikan dampak lingkungan. Hal yang paling nyata adalah melakukan penanaman kelapa sawit hingga ke bibir sungai. Terhadap hal ini, sudah ada surat Bupati untuk semua perusahaan perkebunan agar mereka memerhatikan dampak lingkungan, kata Agus. Untuk menghilangkan hal tersebut, lanjut Agus, memang bukan hal yang mudah. Pihak perusahaan memiliki argumentasi cukup kuat. Perusahaan mengatakan sudah membeli lahan itu dari masyarakat. Jadi agak sulit kita melarangnya, bela Agus. (bdu)

Mantan Pasien Jiwa Sekadau Tertahan di Singkawang SEKADAU. Tiga mantan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) asal Sekadau masih belum bisa kembali ke kampung halamannya. Meski sudah dinyatakan sembuh, mereka terpaksa tetap harus tinggal di RSJ Singkawang. Masih ada tiga orang di sana (RSJ Singkawang, red), ujar dr H Wirdan Mahzumi MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau dijumpai Equator di kantor Bupati Sekadau, Kamis (20/10) pagi. Masih tertahannya tiga pasien jiwa di RSJ Singkawang itu bukan karena Dinkes Sekadau

tidak menjemput. Hal ini terjadi karena ada kendala penerimaan mereka oleh masyarakat di Sekadau. Ada yang sudah tidak ada keluarganya lagi. Ada juga yang ditolak oleh masyarakat asal pasien tersebut, papar Wirdan. Tiga orang yang masih tertahan di RSJ Singkawang itu adalah Mashuri, Simon P, dan Wisli. Mashuri diketahui berasal dari Dusun Bulau Lambing, Desa Menggaret, Kecamatan Belitang Hulu. Simon P diketahui berasal dari Dusun Ngelai, Desa Tahuk Hulu,

Kecamatan Belitang Hulu. Sedangkan Wisli berasal dari Dusun Balau Ranjuk, Desa Tahuk Hulu, Kecamatan Belitang Hulu. Satu di antara tiga pasien itu tidak memiliki keluarga, sehingga tidak ada yang menampungnya. Sedangkan dua orang lainnya ditolak masyarakat karena terlibat kasus pembunuhan, bahkan satu diantaranya dikabarkan pernah melakukan kanibalisme sebelum dirujuk ke Singkawang. Wirdan menuturkan, khusus untuk pasien yang tidak diketahui keluarganya, Dinkes akan melakukan pencarian ke-

beradaan keluarganya. Bila memungkinkan, nanti kita akan umumkan di media massa, janjinya. Sementara untuk pasien yang masih ditolak masyarakat, Dinkes mengakui akan segera melakukan pendekatan kepada masyarakat. Dinkes akan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bisa menerima keduanya kembali. Kita akan menjalin komunikasi dengan masyarakat tempat asal mereka. Kita harapkan masyarakat bisa menerima mereka kembali, tukas Wirdan. (bdu)

Wirdan Mahzumi.

ABDU SYUKRI

Paskibraka Sekadau Jelajah Jawa (14)

Bangga Seberangi Suramadu PESONA Taman Safari Indonesia (TSI) II benar-benar menyihir rombongan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sekadau. Keindahan yang ada di sana membuat seluruh anggota rombongan terlena hingga tak sadar waktu sudah menjelang sore hari. Setelah semua anggota Paskibraka berkumpul, rombongan melanjutkan perjalanan ke jantung Kota Surabaya. Dalam perjalanan, rombongan menyempatkan diri menyantap makan malam bersama dalam kendaraan. Rombongan berangkat dari TSI II sekitar pukul 15.30. Pukul 16.00, rombongan sudah masuk ke Kota Surabaya yang merupakan kota kedua terbesar di Indonesia setelah Kota Jakarta. Di Kota Surabaya, rombongan menyempatkan diri singgah di Tunjungan Plaza. Tunjungan Plaza adalah pusat perbelanjaan alias mall yang ternama dan terbesar di Kota Surabaya.

Tunjungan Plaza adalah mall yang merupakan gabungan dari delapan buah mall. Tunjungan Plaza dilengkapi dengan berbagai buah bioskos sekaligus dilengkapi juga dengan fasilitas hotel. Setelah berbelanja sejenak di Tunjungan Plaza, rombongan Paskibraka Kabupaten Sekadau melanjutkan perjalanan ke Pulau Madura. Rombongan melintasi jembatan Suramadu yang merupakan salah satu icon Provinsi Jawa Timur. Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura. Jembatan ini menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya timur Kamal). Jembatan ini memiliki panjang 5.438 meter alias 5,43 KM. Jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan peng-

hubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge). Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan di Pulau Madura, meliputi bidang infrastruktur dan ekonomi di Madura yang relatif tertinggal dibandingkan kawasan lain di Jawa Timur. Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah 4,5 triliun rupiah. Pembuatan jembatan ini dilakukan dari tiga sisi, baik sisi Bangkalan maupun sisi Surabaya. Sementara itu, secara bersamaan juga dilakukan pembangunan bentang tengah yang terdiri dari main bridge dan approach bridge. Jembatan Suramadu sangat indah jika dilihat pada malam hari. Tata lampu yang berwarna-warni

Jembatan Suramadu Jatim.

IST

membuat jembatan tersebut terlihat seperti mengeluarkan cahaya. Salah seorang pendamping rombongan Paskibraka Kabupaten Sekadau, Rinto mengaku senang bisa berkunjung ke Suramadu. Saya bangga bisa lewat di jembatan ini, tutur Rinto.

Diakuinya selama ini sangat penasaran dengan bentuk jembatan Suramadu. Setelah melihat dan menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri, ternyata jembatan ini memang indah. Saya bingung bagaimana cara orang membangunnya, tukas Rinto. (bdu)


15

geliat kayong utara

Jumat, 21 Oktober 2011

Pelabuhan Cik Kadir Solusi Atasi Bongkar Muat Kapal SUKADANA. Wakil Bupati Kayong Utara, Ir H Muhammad Said pada acara penancapan tiang pertama pembangunan Pelabuhan Sukadana di Teluk Cik Kadir baru-baru ini mengharapkan menjadi solusi bongkar muat kapal. Wakil Bupati juga berharap, dengan dimulainya pembangunan Pelabuhan Sukadana ini akan menarik bagi para pelaku usaha untuk menanamkan investasinya. Sebagaimana diketahui Ka b u p a t e n Ka y o n g U t a r a wilayahnya sebagian besar berupa daerah perairan yang terdiri dari lebih 100 pulau besar dan kecil. Maka, angkutan di perairan memegang peranan sangat penting. Untuk itu, pembangunan Pelabuhan Sukadana ini dapat memberikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran bagi

Bantu Sukseskan Pembangunan Rumah Tahfidz S U KADANA. Kasubag Agama dan Pendidikan pada Kesos Setda Pemkab Kayong H Najril Hijar Utara, H Najril Hizar,S.Ag mengajak kaum muslimin di daerah ini ikut serta menyukseskan pembangunan rumah tahfidz Alquran. Pembangunan rumah Tahfidz KKU direncanakan akan dibangun tidak jauh dari Masjid Al Hikmah Jalan Tanah Merah Sukadana. Karenanya, untuk membantu menyukseskan pembangunan rumah ini, orang-orang yang menjadi donaturnya tidak hanya dipe-

Teluk Cik Kadir, lokasi tempat Pelabuhan Sukadana dibangun. Tampak pada gambar, sebuah kapal ponton yang berada di perairan tersebut dengan menggunakan peralatan beratnya sedang menancapkan tiang pelabuhan.

ibukota Kabupaten. Wakil bupati juga mengingatkan kepada pelaksana pekerjaan agar bekerja dengan baik, kemudian melaksanakan pekerjaan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam kontrak. (humas/lud)

masyarakat untuk melakukan kegiatan bongkar-muat baik barang maupun orang. Untuk itu, semoga pembangunan ini merupakan hari yang bersejarah bagi Kabupaten Kayong Utara khususnya Kecamatan Sukadana sebagai

kabupaten ketapang

Pelayanan RSUD Agoesdjam Terus Dikeluhkan Giliran Kasi Pidsus yang Kecewa KETAPANG. Keluhan terhadap pelayanan RSUD Agoesdjam dari hari ke hari terus bertambah. Jika biasanya datang dari masyarakat, kali ini justru datang dari seorang pejabat negara. Kepala seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ketapang, Dezi Permana, SH. Ia mengeluhkan habisnya alat tes narkoba di rumah sakit plat merah tersebut. Cerita berawal ketika ia datang ke RSUD Agoesdjam untuk melakukan tes narkoba, Kamis (20/10) sekitar pukul 09.30 untuk melengkapi syarat guna mengikuti Diklat Tipikor di Jakarta. Sesampainya di sana, Dezi pun kecewa lantaran petugas tes narkoba mengatakan jika alat tes narkoba sudah habis. Petugasnya bilang persediaan alat tes sudah habis. Mereka juga bilang sudah sering terjadi. Hal serupa juga terjadi pada orang Diknas Kesehatan. Ketika mau melakukan tes, ternyata alatnya tidak ada. Pertanyaan saya, bagaimana kalau Diklatnya besok, bagaimana saya harus melakukan test, sesalnya. Meski mengaku dapat melakukan tes narkoba di Pontianak, namun ia tetap menyesalkan kejadian itu. Pasalnya RSUD Agoesdjam merupakan pelayanan publik. Ia juga tak habis pikir bagaimana peralatan yang urgen tersebut bisa habis. Sebag ai RS yang dibiayai pemerintah harusnya sudah merencanakan kebutuhan peralatan tersebut jauh hari sebelumnya. Saya tidak tahu seperti apa perencanaannya. Bagaimana seandainya menyangkut nyawa seseorang. Saya sudah pernah bertugas di lima kota. Baru kali di sini (Ketapang, red) saya temukan alat tes narkoba tidak ada, sesalnya lagi. Terpisah Direktur RSUD Agoesdjam, drg Djoko Hartono membantah alat tes narkoba habis. Ia menjelaskan bukan alat tapi bahan untuk tes narkoba yang habis, itupun bahan jenis kokain. Pasalnya kata dia, untuk melakukan tes narkoba banyak bahan yang dibutuhkan. Djoko mengaku seminggu sebelumnya sudah memesan bahan tersebut ke salah satu distributor di Pontianak. Tapi sampai saat ini masih belum datang. Kami juga tidak tahu kapan datangnya. Belum ada konfirmasi dari Pontianak. Ternyata di Pontianak bahan itu juga sudah habis. Mereka juga harus pesan ke Jakarta lagi, jelasnya ketika dihubungi via HP, kemarin. Djoko mengaku biasanya seminggu sebelum bahan habis pihak RS sudah memesan. Tapi saat ini karena barangnya benar-benar tak ada, ia mengaku tak dapat berbuat banyak. Disinggung kasus serupa sudah sering terjadi, ia hanya mengaku stok untuk bahan tes tersebut terbatas, 100 unit per bulan. (KiA)

runtukkan bagi kaum muslimin yang kebetulan pada saat itu menghadiri acara Halal Bilhalal dan Tabligh Akbar bersama Ustadz H. Yusuf Manyur, namun kaum muslimin lainnya juga turut serta berpartisipasi menyukseskannya.

Untuk sementara rumah Tahfidz KKU berada di Jalan Tanjugpura, Dusun Tanjung Belimbing, Desa Pangkalan Buton Kecamatan Sukadana dan diasuh oleh Ustadz H. Almahdi Akbar, Lc, MH, pegawai di Kementrian Agama KKU.

Rumah Tahfidz ini dibangun dengan tujuan untuk mencetak bibit-bibit atau generasi penghafal Al Qur an. Bagi peserta didik yang memiliki motivasi tinggi akan dikirim ke Pondok Pesantren Darul Qur an Jakarta asuhan Ustadz H. Yusuf Mansyur. (humas/lud)

SOSIALISASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN KAYONG UTARA NOMOR 1 TAHUN 2011 TENTANG BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN Pasal 13 (1) Saat terutangnya pajak bea perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan ditetapkan untuk: a. jual beli adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; b. tukar menukar adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; c. hibah adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; d. hibah wasiat adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; e. waris adalah sejak tanggal yang bersangkutan mendaftarkan peralihan haknya ke instansi dibidang pertanahan; f. pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lainnya adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; g. pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; h. putusan hakim adalah sejak tanggal putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap; i. pemberian hak baru atas tanah sebagai kelanjutan dari pelepasan hak adalah sejak tanggal diterbitkannya surat keputusan pemberian hak; j. pemberian hak baru diluar pelepasan hak adalah sejak tanggal diterbitkannya surat keputusan pemberian hak; k. penggabungan usaha adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; l. peleburan usaha adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; m. pemekaran usaha adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; n. hadiah adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatangani akta; dan o. lelang adalah sejak tanggal penunjukkan pemenang lelang (2) Pajak yang terutang harus dilunasi pada saat terjadinya perolehan hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

SOSIALISASI

SOSIALISASI

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KAYONG UTARA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN OLAHRAGA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KAYONG UTARA NOMOR 16 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI PELAYANAN PARKIR DI TEPI JALAN UMUM

BAB II NAMA, OBJEK DAN SUBJEK RETRIBUSI Pasal 2 Dengan nama Retribusi Tempat Rekreasi dan OLahraga, dipungut retribusi atas jasa dan fasilitas tempat rekreasi dan olahraga yang disediakan oleh Pemerintah Daerah. Pasal 3 (1) Objek Retribusi adalah pelayanan dan fasilitas tempat rekreasi, pariwisata dan olahraga yang disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh Pemerintah Daerah. (2) Dikecualikan dari obyek Retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelayanan tempat rekreasi, pariwisata dan olahraga yang disediakan oleh Pemerintah, BUMN, BUMD dan pihak swasta. Pasal 4 (1) Subjek retribusi adalah orang pribadi atau Badan yang menggunakan/menikmati tempat rekreasi dan olahraga yang disediakan oleh Pemerintah Daerah. (2) Subjek Retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan Wajib Retribusi.

BAB VI STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF RETRIBUSI Pasal 8 (1) Tarif retribusi digolongkan berdasarkan zona/lokasi parker ditepi jalan umum, tingkat kepadatan lalu lintas dan jenis kendaraan. (2) Struktur dan besarnya tarif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk sekali parkir, ditetapkan sebagaimana berikut: a. Zona dan tingkat kepadatan lalu lintas sedang: 1. Kendaraan Bermotor Roda 6 (enam) atau lebih Rp. 3.000,2. Kendaraan Bermotor Roda 4 (empat) Rp. 2.000,3. Kendaraan Bermotor Roda 2 (dua) Rp. 1.000,b. Zona dan tingkat kepadatan lalu lintas rendah: 1. Kendaraan Bermotor Roda 6 (enam) atau lebih Rp. 2.000,2. Kendaraan Bermotor Roda 4 (empat) Rp. 1.500,3. Kendaraan Bermotor Roda 2 (dua) Rp. 1.000,-

KELUARGA BESAR

Dewan Pimpinan Cabang (DPC)

Partai Persatuan Daerah (PPD) Kabupaten Kayong Utara

Mengucapkan

Selamat & Sukses K e p a d a Raja Sapta Oktohari Terpilih Sebagai Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Periode 2011-2014 pada Musyawarah Nasional (Munas) XIV di Makasar, Sulawesi Selatan, 20 Oktober 2011.

PEMERINTAH KABUPATEN KAYONG UTARA BESERTA SELURUH JAJARAN Mengucapkan

Selamat & Sukses Kepada Raja Sapta Oktohari Terpilih Sebagai Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Periode 2011-2014 pada Musyawarah Nasional (Munas) XIV di Makasar, Sulawesi Selatan, 20 Oktober 2011.

Tertanda: Ketua

Namrun Leru, S.Pd

Sekretaris

Haripin

Bendahara

Handoyo/Lim Mong Seng

Tertanda: Bupati

H Hildi Hamid

Wakil Bupati

Ir H Muhammad Said Sekda

H Hendri Siswanto, S.Sos

DEWAN PIMPINAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN KAYONG UTARA BESERTA SELURUH STAF SEKRETARIATAN Mengucapkan

Selamat Jalan Kepada CALON JEMAAH HAJI KABUPATEN KAYONG UTARA Semoga Selamat Sampai Tujuan dan Pulang Membawa Haji Mabrur

Ketua

Wakil Ketua

M Sukardi, SE.MM

Mengucapkan

Selamat Jalan Kepada CALON JEMAAH HAJI KABUPATEN KAYONG UTARA Semoga Selamat Sampai Tujuan dan Pulang Membawa Haji Mabrur

Tertanda:

Ibrahim Dahlan

PEMERINTAH KABUPATEN KAYONG UTARA BESERTA SELURUH JAJARAN

Wakil Ketua

Namrun Leru,S.Pd Sekwan

Drs Burhan Ismail

Tertanda: Bupati

H Hildi Hamid

Wakil Bupati

Ir H Muhammad Said Sekda

H Hendri Siswanto, S.Sos


8

Bangga, Anak Kalbar Ketua HIPMI Pusat

Raja Sapta Oktohari (RSO) dielu-elukan setelah terpilih sebagai Ketua BPP HIPMI

Selamat buat Raja Sapta Oktohari (RSO). Putra terbaik asal Kalbar ini berhasil mengukir prestasi di pentas nasional. Okto ‘begitu dia akrab disapa’, berhasil terpilih sebagai Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) priode 20112014 saat pemilihan pada Musyawarah Nasional (Munas) XIV HIPMI, di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Oktober 2011. Pemilihan yang berlangsung alot di Makassar, Kamis dini hari kemarin, Okto berhasil menang jauh dengan perolehan 97 suara, mengalahkan rivalnya Raditya Priamanaya Djan yang hanya memperoleh 67 suara, terpaut 20 suara, dan abstain 1 suara dari total 165 suara. Sementara Kandidat lain Harry Warganegara Harun tidak mendapatkan dukungan suara satu pun. Sebelumnya, secara mengejutkan kandidat lainnya Erik Hidayat memilih mundur ketika memberikan keterangan diatas podium. Bahkan, ia mengatakan secara terang-terangan di hadapan peserta Munas mengalihkan seluruh suara pendukungnya ke Okto. “Saya tidak bersedia maju dan suara pendukung saya serahkan kepada Okto,” ucapnya seperti yang dilansir di salah satu media nasional. Ketika perhitungan masuk pada posisi 83 suara untuk Okto, sejumlah pendukung langsung meluapkan kegembiraan dengan memberikan yel-yel serta beberapa tim sukses memeluk Okto, sehingga

arena perhitungan menjadi riuh dengan euforia kemenangan, padahal perhitungan suara masih berlangsung. Usai penetapan, Okto di hadapan wartawan menyatakan akan segera bekerja dan meneruskan program-program Ketua HIPMI terdahulu, Erwin Aksa yang terbilang bagus sehingga organisasi ini terus berkembang dan maju bersama. “Sesuai apa yang saya katakan kepengurusan akan segera dirampungkan dan menyusun formatur. Dan menjalankan program yang telah dirancang sebelumnya oleh Erwin. Semua kandidat akan dirangkul karena pertarungan ini pertarungan persahabatan,” papar pengusaha yang juga anak Tokoh Nasional DR H Oesman Sapta Odang ini. Keberhasilan Okto juga disambut gembira Sy Mussadeq ST. Pengusaha konstruksi yang berdomisili di Sukadana dan Ketapang ini merasa bangga atas keberhasilan teman karibnya tersebut. Di mata Sy Mussadeq, Okto adalah pria yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan punya kemauan keras guna mengejar cita-citanya yang luhur. Tak heran, jika upayanya untuk menjadi ketua BPP HIPMI terwujud. “Okto punya jiwa leadership (Kepemimpinan) yang baik dan kemauan keras, Saya kira ini terbayar dan inilah hasil terbaik buat dia atas kerja kerasnya selama ini,” kata Mussadeq menilai teman akrabnya tersebut. (*/lud)

Ketua BPC Gapensi Kabupaten Ketapang dan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kayong Utara Mengucapkan

Selamat & Sukses Kepada

RAJA SAPTA OKTOHARI Terpilih Sebagai Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2011-2014 pada Musyawarah Nasional (Munas) XIV di Makasar, Sulawesi Selatan, 20 Oktober 2011. Tertanda,

Sy Mussadeq ST

Harian Equator 21 Oktober 2011  

Harian Equator 21 Oktober 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you