Issuu on Google+

Koran Utama di Kalbar

Senin, 20 Februari 2012 27 Rabiul Awal 1433 H/29 Chia Gwee 2563

Abrasi Bantaran Sungai Kapuas Perlu Ditangani

Eceran Rp 2.500,-

http://www.equator-news.com

Terbit Pertama: 29 November 1998

Jangan Asal MENGKAFIRKAN NU: Perangi Paham Islam Radikal

Abrasi Sungai Kapuas di Tayan, Kabupaten Sanggau.-KUSHAERY PONTIANAK. Anggaran abrasi dalam APBD Kalbar yang selama ini lebih fokus untuk penanganan kawasan pesisir laut, ke depan kawasan Sungai Kapuas dipandang perlu mendapat perhatian yang sama karena lebih banyak mengancam pemukiman penduduk. Soal abrasi tidak hanya di laut. Selama ini penanganannya terkonsentrasi di pantai karena anggarannya sedikit. Abrasi di sepanjang bantaran Sungai Kapuas juga perlu ditangani karena menyangkut keselamatan warga, kata Ary Pudyanti,SE, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Kalbar, pekan lalu. Menurutnya, jika abrasi di Sungai Kapuas tidak mendapat perhatian yang sama dengan penanganan pesisir pantai, ancaman keselamatan jiwa dan harta benda akan selalu membayangi masyarakat di pinggir Sungai Kapuas. Untuk itu perlu adanya penambahan anggaran untuk mengatasi persoalan abrasi ini. Karena sudah ada daerah di pinggir Sungai Kapuas yang rumahnya dulu di atas tanah, kini sudah berada di atas air, ungkap Ary yang tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran untuk penanganan abrasi dalam APBD Kalbar 2012 maupun anggaran tahun lalu. Anggota Komisi C DPRD Kalbar, Tony Kurniadi, ST menambahkan, kawasan pesisir khususnya yang berada di tepi laut sangat rawan terjadinya abrasi. Bahkan, abrasi itu sudah menelan harta benda masyarakat. Seperti yang terjadi di sejumlah rumah di kawasan Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Peristiwa ini dinilai sudah cukup mengkhawatirkan, terlebih kondisinya sudah mengancam keselamatan masyarakat.

PONTIANAK. Nahdlatul Ulama mengeluarkan pernyataan keras terhadap paham Islam radikal alias sekte garis keras. Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, NU memerangi paham radikal yang berkembang di Indonesia. NU mengutuk keras, melawan siapa saja yang melakukan kekerasan dalam sikap dan tindakan mengatasnamakan Islam, tegas Sekjen PBNU, Dr KH Marsudi Suhud, menjawab Equator usai memberikan pengarahan kepada peserta Muskerwil PWNU Kalbar di Aula Inspektorat Kalbar, Ahad (19/2). Dikemukakan, banyak kasus kekerasan hingga pengeboman sering dikaitkan dengan citra Islam radikal. Karena itu NU memerangi sikap dan cara-cara kekerasan tersebut. Nahdlatul Ulama sudah jelas cara dakwahnya, tinggal melanjutkan para aulia Wali Songo. Maka lambang NU bintangnyapun ada sembilan. Wali Songo tidak pernah cara dakwahnya pakai kekerasan. Tetapi dengan kultur lembut dan sentuhan kemanusiaan, KABUPATEN/KOTA

KOTA PONTIANAK SINGKAWANG KAB. PONTIANAK KAB. KETAPANG SAMBAS SINTANG SANGGAU KAPUAS HULU SEKADAU MELAWI BENGKAYANG KKU KUBU RAYA JUMLAH

HIV (+)

1641 929 221 132 144 114 84 15 14 7 14 1 5 3339

AIDS

885 464 59 60 57 57 17 7 8 8 8 1 1 1610

tutur Marsudi dengan suara lantang. Menurutnya, sikap NU menolak keras kekerasan itu dibuktikan dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj, menjadi koordinator de-radikalisme nasional. NU itu kata Marsudi, ahlussunnah waljamaah yang ada di mana-mana dan tidak hanya di Indonesia. Bahkan di dunia, kelompok selain ahlussunah waljamaah adalah minoritas. Sehingga, kekerasan menjadi hal yang bertentangan dengan NU dan Islam itu sendiri. Sekarang mudah mau mengetahuinya (yang radikal-red), saya sudah bilang kepada Kapolres-Kapolres, tandanya radikal itu sudah berani mengkafir-kafirkan orang. Maka saya mengimbau kepada Bapak-bapak Kapolres, tangkap mereka yang sudah mengkafirkan orang, tegas Marsudi. Ia menilai sejauh ini di Kalbar dalam hal kerukunan umat beragama bagus. Tidak ada yang saling gesek sehingga kedamaian masih terjaga dengan baik. Saya berpesan kepada masyarakat, ikutlah

MENINGGAL

151 232 21 17 26 26 8 7 8 2 5 0 0 405

kaum yang mayoritas yaitu ahlussunnah wal jamaah. Kalau dakwah, dakwahlah dengan cara yang santun. Tidak ada dakwah dengan cara kekerasan, apalagi saling mengkafirkan, ujar Marsudi. Ke depan, lanjutnya, NU didorong untuk membuat program yang banyak dibutuhkan orang. Karena program yang dibuat NU tidak hanya untuk orang Islam, non muslim juga boleh. Sehingga NU sebagai rahmatan lil alamin bisa dirasakan. Dikatakan Marsudi, NU berkiprah tidak hanya di bidang agama saja. Jauh sebelum negara ini terbentuk, NU sudah berperan. Oleh karena itu, NU tidak bisa dipisahkan dengan Republik ini. KH Marsudi Suhud.KIKI SUPARDI

Halaman 6

NU Peduli HIV/AIDS di Kalbar PONTIANAK. Salah satu agenda Muskerwil PWNU Kalbar, membahas masalah HIV/AIDS yang berkembang pesat termasuk di derah ini. Pertemuan yang berlangsung di Pondok Pesantren Walisong Pontianak, Minggu (19/2) menghasilkan berupa rekomendasi program peduli

HIV/AIDS. Fakta menunjukkan, di Indonesia dalam tempo 4 bulan terdapat 60 bayi yang positif terinfeksi HIV. Pemateri pertama, Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Syarif Fatah Al-Qadri, mengatakan situasi terkini epidemi HIV dan AIDS di

Kalbar. Jumlah pengidap HIV positif di Kalbar sebanyak 3.339 orang dan AIDS sebanyak 1.610 orang, sedangkan meninggal dunia 405 orang. Bahkan ibu rumah tangga yang sudah terinfeksi di Kalbar hampir 2.000 orang. Epidemi HIV/AIDS ini harus

dicarikan solusinya. Penenggulangannya harus secara bersama-sama termasuk alim-ulama, katanya. Syarif Fatah memberikan langkah nyata pencegahan HIV/AIDS dari sudut pandang Islam. Selain dengan cara meningkatkan pemaha

Halaman 6

Halaman 7

Peserta Muskerwil PWNU Kalbar saat mendengarkan pengarahan dari sekjen PBNU di Aula Inspektorat Kalbar di Jalan Sutan Syahrir, Ahad (19/2).KIKI SUPARDI

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK

PEMBERITAHUAN Kami sampaikan batas bayar rekening listrik kepada pelanggan yang budiman : 1. Tanggal 01 s/d 20 pelanggan PLN diwajibkan membayar rekening listrik 2. Apabila pelanggan membayar Rekening Listrik di atas tanggal 20, pelanggan tersebut dikenakan biaya keterlambatan dan petugas PLN akan melakukan pemutusan sementara . 3. Untuk pelanggan yang terlambat dalam melakukan pembayaran Rekening Listrik di atas 90 hari (3 bulan), pihak PLN akan melakukan pembongkaran rampung. Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar. Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK

Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

No. HP. 08115718811 Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Injet-injet Semut Jangan Asal Mengkafirkan

-- Tampilkan wajah Islam yang tersenyum. - Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

RTRWP Masih Terkendala Substansi Pokok

PONTIANAK. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalbar tinggal selangkah lagi untuk disahkan, setelah mendapat persetujuan Menteri Kehutanan. Masalah yang tersisa seperti soal pola ruang segera diselesaikan. Substansi struktur ruang sudah selesai semua. Tinggal Kabupaten Sintang saja yang belum, jelas Kepala Dinas PU Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor kepada Equator, kemarin.

Persoalan Sintang terkait lahan Pos Lintas Batas (PLB) Jasa, yang menjadi salah satu penyebab RTRW Kabupaten Sintang belum dapat diajukan ke pusat untuk dilakukan pembahasan. Salah satu pointer permasalahan yang ditemukan, bahwa kawasan PLB Jasa tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung. Selain itu, sesuai dengan hasil tim terpadu, dae

Halaman 6

Retno Pramudya

Menyongsong Pilwako Singkawang

Suku-suku Muslim di Tiongkok dan Tionghoa Islam Nusantara (8)

Masalah Ijazah Paling Rawan

Tartar Kesatria Gunung Tian Shan

SINGKAWANG. Keabsahan ijazah dianggap paling rawan dalam pencalonan Pemilihan Walikota (Pilwako) Singkawang, 20 September mendatang. Pasangan Bakal Calon (Balon) diwanti-wanti untuk segera menyiapkan semua ijazahnya sejak dini karena sangat menentukan. Biasanya yang rawan ketika Balon diajukan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum, red) adalah masalah ijazah atau pendidikan, kata Ridwan, Ketua Komisi Divisi Data, Informasi, Humas dan Hubungan Antarlembaga KPU Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (19/2). Kata Ridwan, masalah pernah terjadi ketika pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu. Bisa juga pasangan Balon yang diajukan Parpol atau gabungan Parpol dan perseorangan dinyatakan gugur menjadi peserta

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Pilwako jika ada syarat yang tidak terpenuhi, termasuk masalah ijazah ini, kata Ridwan. Dia menjelaskan, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, ketentuan paling rendah calon berpendidikan SMA sederajat. Wajib melampirkan fotokopi ijazah dan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang dilegalisasi sekolah bersangkutan. Serta fotokopi ijazah SD, SMP atau sederajat yang telah dilegalisasi lembaga pendidikan yang berwenang, jelas Ridwan. Bagi yang berpendidikan SMA, tambah Ridwan, harus dibuktikan dengan copy Surat Keterangan dan STTB yang dilegalisasi instansi berwenang, yakni Dinas Pendidikan Nasional ataupun Kantor Departe-

Sambas Rp 2.500,-

men Agama di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota. Bagi Balon yang mencantumkan riwayat pendidikan di atas SMA atau sederajat, harus menyertakan copy ijazah Perguruan Tinggi (PT) Negeri yang dilegalisasi Dekan Fakultas atau Program Studi atau pimpinan PT Negeri bersangkutan. Begitu juga dengan swasta, harus menyertakan copy ijazah yang dilegalisasi pimpinan PT tersebut. Kemudian legalisasi yang dilakukan pimpinan PT Negeri atau swasta yang baru, apabila tempat calon kuliah telah berganti nama, papar Ridwan. Seandainya ijazah yang akan digunakan Balon hilang, sementara sekolahnya tidak beroperasi lagi, mereka dapat menyertakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang dikeluarkan Dinas

Landak Rp 3.000,-

Halaman 6

Sanggau Rp 3.000,-

Bangsa Tatar, di Indonesia dan Malaysia dieja Tartar, berjumlah sebesar 10 juta jiwa pada akhir abad ke-20 mengacu pada data Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations). Suku Tartar mayoritas Islam aliran Sunni seperti yang dianut mayoritas dunia Arab hingga IndonesiaMalaysia. Di sebagian wajah suku Tartar saat ini cukup unik, karena berkulit kuning langsat tapi kadang rambutnya pirang dan bermata biru atau hijau, demikian juga sebaliknya. Jadi banyak pemudapemuda suku Han, ingin menikahi wanita-wanita Tartar karena darahnya (ras Mongoloid) yang sudah bercampur ras Kaukasoid (Arab, Persia, Jerman, Rusia, dan lain-lain).

Sintang Rp 3.000,-

Di sebagian suku Tartar saat ini, baik di Tiongkok maupun di Eropa, berwajah seperti ras Kaukasoid bukan Mongoloid lagi. REPRO; BIRO BUDAYA TIONGKOK

Rusia merupakan tempat tinggal dari mayoritas suku Tartar mencapai 5,554,601 jiwa. Ukraina, Uzbekistan, Kazakhstan, Tajikistan, Kirgizstan, Turk-

Melawi Rp 3.000,-

menistan, dan Azerbaijan juga memiliki populasi Tatar di atas 30 ribu jiwa. Banyaknya suku ini menyebar ke negara-negara di luar benua Asia, karena di zaman pemerintahan Golden Horde (Pengelana Angkatan Emas), tentara suku Tartar menguasai Moskow (Rusia) dan sekitarnya. Setelah runtuh kemudian pada masa pemerintahan Turki Ottoman (Ustmani), suku Tartar berperang hingga ke Polandia (negara Eropa timur) yang berbatasan dengan negara Kekaisaran Romawi Suci (Jerman). Sisanya suku ini tinggal di negara Turki, Rumania, Belarusia, Amerika Serikat, Polandia, Georgia, Lithuania, Moldova, Latvia, Estonia, dan Finlandia.

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Halaman 7

Ketapang Rp 3.000, -


2

INTERAKTIF

Senin, 20 Febuari 2012

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Harian

HP : 081345479682

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com Jawa Pos Media Group

*CP[C#NCUCP,CTCM

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Samsul Arifin. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Kota Pontianak: Kiki Supardi, Sahirul Hakim, Taufiq. Kubu Raya: Yuniardi. Biro Mempawah: Alfi Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria. Website: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Koord), Julia Novitasari. Iklan:A Jaiz (Koord) Uray Kamaruzaman, Darussalam, Jenggo, Deny A . Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Kiki Rizky. Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

EQUATORIAL

Radikal dan Damai Islam artinya damai dan selamat. Akan tetapi ada sebagai orang yang mengatasnamakan Islam untuk menghantam kelompok lain. Mungkin karena itu, Nahdlatul Ulama (NU) memproklamirkan “perang” terhadap paham Islam garis keras. Bagi sebagian orang, fundamentalisme Islam dua tarikan berseberangan, masalah ideologisasi dan politis. Dan, Islam selalu akan berada di tengahnya. Fundamentalisme secara serampangan dipahami bagian substansi ajaran Islam. Sementara fenomena politik dan ideologi terabaikan. Memahami Islam itu aktivitas kesadaran konteks sejarah, sosial dan politik. Demikian juga dengan memahami perkembangan fundamentalisme Islam. Tarikan politik dan sosial telah menciptakan bangunan ideologis dalam pikiran manusia. Islam tidak pernah menawarkan kekerasan atau radikalisme. Pengartian sepotong-potong ayatlah—diduga—munculnya radikalisme itu. Persoalan radikalisme selama ini hanyalah permaianan kekuasaan yang mengental dalam fanatisme akut. Dalam sejarahnya, radikalisme lahir dari persilangan sosial dan politik. Radikalisme Islam Indonesia merupakan realitas tarikan berseberangan itu. Solusi alternatif terbaik menghadirkan Islam yang damai, menjadi persoalan bersama umatnya. *

Menanggapi keinginan sebagian masyarakat Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan untuk memisahkan diri dari Kabupaten Bengkayang sangat disesalkan, apalagi hanya alasan jarak kota/kabupaten jauh dan sangat menyulitkan untuk urusan administrasi. Jika dibandingkan dengan satu kecamatan lain, Siding misalnya belum seberapa. Namun mereka tidak pernah berniat memisahkan diri. Nanti rencananya mau gabung dimana? Singkawang tidak mungkin, karena menurut undang-undang luas wilayah pemerintahan kota sudah ditentukan. Jika luas sekarang 50.400 hektar saja sudah maksimal. Kalau ditambah dua kecamatan lagi berarti bukan pemkot lagi

namanya. Untuk Bupati Pontianak jangan omong kosong untuk mengiming-imingi mereka bergabung dengan Kabupaten Pontianak, seperti pernyataan di Koran Equator edisi 14 Februari 2012 yang berbunyi, Kecik tapak tangan, nyiruk kamek tadahkan. Dari mana anggaran untuk dua kecamatan ini nantinya, desa-desa kecamatan dalam Kabupaten Pontianak aja masih banyak yang belum diperhatikan. Contoh Jalan Bangkam Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit yang kebetulan berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang, sampai saat ini belum pernah tersentuh. Padahal disana sumber tambang golongan/ type C (batu pasir dan sebagainya) untuk kepentingan pembangunan pesisir.

Lebih baik Bapak fokus membangun ketertinggalan. Coba Bapak pikirkan, berbuatlah agar Bapak kami kenang selamanya. Tuhan memberkati Bapak sekeluarga, Amin. Dari Antonius Amsar, putra Bangkapm asli. Thanks Equator, sukses selalu. 085750728884 15-2-2012

19.30

5KCRCFK$GNCMCPI Kamu pintar tapi otakmu xxxh bro, dan bohong lagi. Siapa di belakang kamu bro, aja ada, nanti aku mau bernyanyi dengan judul anbas. tunggu kaset barunya. 085246098304 16-2-2012

$WVC*WMWO Kalaulah masih ada jual beli hukum di negara kita, dan selagi oknum penegak hukum berlindung di balik hukum, dan lembaga hukum dilindungi penguasa. Menjadi korban penzoliman hukum adalah rakyat kecil dijadikan korban dan rekayasa hukum. Oknum penegak hukum salah, tidak sama sekali tersentuh dan terjerat hukum. Beginilah nasib rakyat kecil yang jelas buta hukum, dan oknum penegak hukum merajalela merekayasa hukum. Ayo kita lawan dan tegakkan reformasi hukum di bumi NKRI. 085347495735 17-2-2012

12.33

12.50

Pribahasa Itu Menyimpan Kemunafikan Oleh: Hendrasyah Putra Menjadi perhatian saya ketika melihat tulisan di papan pengumuman yang bertuliskan Kerjakan yang kamu tuliskan dan tuliskan yang kamu kerjakan. Pribahasa itu mengingatkan saya akan salah satu konsep HAM (Hak Asasi Manusia) dalam hal kebebasan berekpresi. Dalam konteks demokrasi dan penegakan HAM di Indonesia, tentu konsep-konsep kebaikan seperti itu tak ada salahnya untuk dituangkan ke dalam sebuah teks. Uang. ya uang, lagi-lagi uang. Kata-kata ini selalu mengalir di pikiran saya ketika melihat perilaku buruk orang Indonesia, yang berseberangan dengan teks yang mereka (atau kita) tuliskan dalam teks-teks indah itu. Pada akhir tahun 2011 lalu, saya sempat ke ibukota negara. Untuk menghemat anggaran, tentu pilihan jasa angkutan bus way menjadi pilihan utama saya. Setahun tak menggunakan jasa angkutan tersebut, perubahan yang signifikan dan kekhasan gaya orang Indonesia begitu dominan. Fasilitas yang disediakan untuk

menopang alat angkut tersebut kian memprihatinkan. Pintu otomatis halte yang sudah tidak berfungsi, pending in ruangan yang sudah tak dingin lagi, serta kerumunan orangorang yang saling berdesakan untuk masuk ke dalam alat angkut tersebut menjadi pelengkap rasa ke Indonesian alat angkut itu. Di dalam bus way, kini ada operator penjaga pintu yang selalu berteriak Awas kaki anda, dan tentunya untuk menjaga jargon emansipasi wanita juga diteriakan Perempuan di depan lakilaki di belakang. Saya yang ketika itu masuk dan berada di posisi tengah melihat perilaku yang sudah kental dengan ciri khas Indonesia. Walau sudah diteriakkan oleh penjaga pintu bus way, tetap saja perempuan ada yang menempati di bagian belakang dan sebaliknya. Saya yang berada di tengah, dengan

k e adaan bergantung dengan berpegang kepada sebuah tiang sempat kaget ketika melihat seorang wanita yang memilih untuk berdiri bergelantungan daripada duduk. Saya sempat bercakap sesaat dengan wanita itu. Ketika itu saya bertanya, Kenapa ga duduk mba? kemudian wanita itu menjawab Bau mas, panas. Pada awalnya saya mengira penyebab ketidaktertiban itu dikarenakan perilaku acuh-tak acuh terhadap teriakan atau jargon emansipasi wanita tentang daerah khusus wanita dalam bus way. Ternyata dalam pengamatan saya kala itu, faktor buruknya infrastruktur menjadi salah satu alasan mengapa wanita dan pria yang menggunakan jasa bus way tersebut bertindak semaunya. Logika saya terus berputar, fenomena kerumunan (dan bukan antre) dalam menanti alat angkut tersebut mengingatkan saya kepada perkataan seorang pemikir Amerika yang mengatakan, Seberapa kuat paksaan terhadap suatu prinsip, perilaku jika tidak sesuai dengan budaya yang ada maka akan sia-sia. Ihwal ini kembali mengingatkan saya ketika setahun yang lalu, tentang kritikan saya terhadap 50 puluh warga Singkawang yang merasa ditipu oleh calo CPNS. Saya sempat berpikir, apakah perilaku korup, rakus, egois dan individualis seperti ini memang sudah menjadi budaya di negeri ini. Jika memang benar, maka pembentukan Komisi Pem-

M

berantasan Korupsi selama ini menjadi sia-sia, karena sesungguhnya pemberantasan terhadap (budaya) korupsi itu bertentangan dengan budaya di negeri ini. Secara pribadi, saya prihatin melihat fenomena ini. Saya makin prihatin ketika menonton acara televisi yang memberitakan tentang pembakaran gedung K P U di Riau. Mungkin boxing culture yang pernah diungkapkan oleh Buya Safe i Ma arif itu memang benar adanya. Awalnya saya mengira apa yang disampaikan Buya Safe i tersebut agak berlebihan, karena menggunakan kata culture atau dalam terjemahan bebasnya budaya. Maka jika demikian, dan untuk menerjemahkan kondisi budaya Indonesia dalam konteks kekininian (jika boleh) saya juga ingin menggunakan istilah corruption culture, ego culture dan greedy culture. Ketika saya masih kecil dan hingga dewasa kini, saya masih selalu mendengar pribahasa yang berbau kebaikan. Mungkin dengan sekian banyaknya pepatah- tersebut kita lupa dengan keburukan yang bisa ditimbulkan. Keburukan itu mungkin sudah menjadi budaya kita, yang munafik atas apa yang kita tuliskan ke dalam sebuah teks yang begitu indah. Kini budaya akan kemunafikan (hypocrite culture) ini tidak sekedar diobral ketika pemilu akan dihelat, tetapi sejauh ini dalam pengamatan saya, budaya tersebut sudah diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Sadar atau tidak, tetapi ini sudah menjadi keseharian dan ciri khas bangsa ini. Mungkin tak banyak yang bisa saya tuliskan lagi, dan semoga ihwal ini menjadi renungan kita bersama.

Penulis adalah warga Kalimantan Barat, mantan anggota Lembaga Pengkajian dan Studi-Arus Informasi Regional

ASALAH KITA

TELEPON PENTING Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Dikeluarkan 27 Januari 2012 Jenis Komodi Doc Broiler Final Stock/ekor Broiler Hidup/Kg Ayam Buras Hidup/Kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Starter/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/Kg Pakan Pedaging Finisher/Kg Kulit Sapi/Kg Kulit Kambing/Lembar

Distributor (Rp) 8.000 22.000 35.000 67.500 65.000 70.000 16.500 5.500 5.400 4.250 6.000 5.800 -

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar

Eceran (Rp) 8.500 24.000 40.000 72.000 70.000 80.000 18.000 5.700 5.600 4.500 6.500 6.000 7.500 20.000

Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

Kesejahteraan, keamanan dan pemerataan pembangunan menjadi impian seluruh warga Kalbar. Melalui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalbar, yang bakal digelar bersamaan dengan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Singkawang, diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu mewujudkan keinginan tersebut. Tahapan pemilukada seperti dikatakan Ketua KPU Kalbar AR Muzammil akan berlangsung selama 8 bulan, dimulai April 2012. Berdasarkan draf tahapan yang telah disusun KPU, putaran kedua dijadwalkan awal November 2012. Figur-figur yang berambisi meraih kursi pemenang pemilukada pun mulai menebar pesona. Tentunya dengan gaya dan caranya masing-masing. Kita sebagai pemilih juga bebas menentukan pilihan hati, kepada siapa amanah akan kita percayakan. Apa komentar Anda?

T

ANGGAPAN

Tidak mungkin maju pilgub. Tak punya biaya buat cetak kalender dan buat tim sukses. 085347126768 7-2-2012

13.45


3

PRO PONTIANAK

Senin, 20 Februari 2012



Aspirasi Warge Kote Pontianak Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum. Sutarmidji. DOK

HP: 0813-4547-9682

Jalan Husein Hamzah Hancur Assalammualaikum, pak jalan Husein Hamzah hancur lebor dikerjekan tapi tak lama hancur lagi. Ya begitu la care orang pintar cari duit. Bertahun-tahun jalan tak pernah genah, dikerjekan tak lama hancor lagi. Padahal die tu tau, bagaimane jalan bise tahan lamak, tolong diperhatikan pak Tarmidji yang terhormat. Terima kasih. Kalau orang seperti gini nanti bertanggungjawab di hadapan Allah karena tak amanah. +6282152538131 16-02-2012

22.14

Jawab Pak Wali Mohon maaf mas. Anda kayaknya sudah beberapa kali kirim SMS nadanya sinis semua tentang jalan. Kayaknya mas mirip kontraktor jalan yang kecewa gak dapat proyeknya. Harus pahami dulu dong mas. Itu jalan ditangani PU Provinsi, karena Jalan Provinsi dan akan lanjut lagi tahun ini. Gak gampang mas perbaiki jalan, dan gak mungkin dengan dana yang terbatas kita bisa tangani semua jalan yang ada. Agar mulus semua. Jadi ya bertahap. Mas cari aja daerah yang jalannya mulus semua, lalu beritahukan ke saya dan kita akan belajar. Kalau perlu, mas sendiri ikut. Saya sependapat yang mempermainkan proyek jalan akan mempertanggungjawabkan apa yang dia buat. Tapi untuk orang yang selalu menyalahkan orang secara subjective saya doakan sakit gigi terus-terusan.

Ruas Jalan Sering Macet

Tertibkan Gudang Liar PONTIANAK. Ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak H.M Fauzie SSos meminta, Pemkot Pontianak tidak tebang pilih ketika melakukan penegakan Perda. Termasuk menertibkan gudang liar yang ada di Jalan Gajahmada dan Tanjungpura. Karena keberadaan gudang liar di dua kawasan itu, tak jarang mengakibatkan kemacetan cukup panjang di dua ruas jalan

tersebut. Kita sudah pernah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua lokasi itu, untuk menertibkan gudang yang masih ada pada jalan strategis Kota Pontianak hingga mengakibatkan kawasan itu semrawut dan macet, yakinnya. Hanya memang, sampai hari ini dirinya tidak mengetahui persis, mengapa gudanggudang tersebut hingga kini masih belum tersentuh petugas penertiban. Selama ini pemerintah selalu rutin menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), tapi minim aksi kalau berbicara pener-

Layangan Ancam Nyawa Pengguna Jalan

tiban pergudangan. Padahal di Jalan Gajahmada dan Tanjungpura masih ada gudang, dan seringkali membuat kemacetan arus lalu lintas, terangnya. Ini katanya bukan tanpa alasan, mengingat banyak warga mengadukan masalah ini, sehingga mau tidak mau kita bahas serius. Sejauh ini sesuai aturan, terdapat dua kawasan yang bisa digunakan untuk pergudangan, yaitu kawasan Jeruju dan Pontianak Utara. Sedangkan Jalan Gajahmada dan Tanjungpura hanya bisa menjadi tempat transaksi dan stock dalam jumlah kecil, jabarnya. Kebijakan mengalihkan gudang di dua lokasi, karena ruas Jalan Gajahmada dan Tanjungpura terlalu padat. Belum lagi bicara parkir kendaraan di toko-toko setempat. Jika ditambah

Pak Walikota yang terhormat. Saya sangat resah dengan orang main layang-layangan, kemaren aja di Siantan, hampir saja seorang pengemudi motor hampir putus lehernya terkena tali layangan. Saya berharap secepatnya Pemkot merazianya, kalau bisa ambil tindakan keras. Atas waktu dan perhatian pak wali, kami mohon jawaban pak wali. +6282153880620 17-02-2012

pergudangan pastinya menambah parah kemacetan, paparnya. Mirisnya, menurut Fauzie, bangunan yang di sulap menjadi gudang ini sebenarnya sudah diketahui para petugas. Sewaktu kita melakukan Sidak, para pemilik gudang tidak bisa memperlihatkan izin mereka. Malah pada waktu itu, petugas dari Satpol PP juga ikut hadir, ucapnya. Namun disisi lain, Pemkot selalu membusungkan dada ketika menertibkan PKL. Hanya sayang, ketika harus menertibkan pergudangan ilegal para petugas sepertinya tidak kuasa. Kalau bicara aturan, jelas perbuatan yang dilakukan pemilik gudang melanggar. Tetapi sampai sekarang belum ditindak tegas, katanya lagi. Penertiban gudang yang tidak mengantongi izin mutlak dilakukan. Selain bisa membuat macet arus lalu lintas, aktivitas bongkar muat di tepi jalan jelas bisa membahayakan pengguna jalan. Sudah tak punya izin, ganggu arus lalu lintas lagi. Mengapa tetap saja dibiarkan.

Kita minta ketegasan dalam rapat yang akan datang. Jika tidak mau ditertibkan, jangan tertibkan PKL juga, biar adil, ingatnya. Sebab bicara kebijakan yang pilih kasih, hanya akan membuat preseden buruk bagi pemerintah. Karena seolah-olah pemerintah membiarkan aturan yang sudah ditetapkan. Seharusnya pemerintah bertindak jauhjauh hari, agar area padat itu tidak dijadikan pergudangan ilegal yang pada akhirnya menjadi kebiasaan hingga susah untuk ditertibkan. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Syarif Saleh Alkadrie, ketika hendak di konfirmasi telepon selulernya tidak aktif. Bahkan SMS yang dikirim awak redaksi pun tak kunjung di balas. (ton) Aktivitas Gudang milik CV Indo Prima sudah mendapatkan teguran, namun tetap saja beroperasional. DOK

14.57

Jawab Pak Wali Iya tuh pak. Saya juga heran. Begitu di razia, disita layangannya, begitu juga orang tetap ramai main layangan. Sebetulnya main layangan kalau di tempat lapang, tidak menggunakan kawat dan benang gelasan, mungkin kurang juga bahayanya. Sekali pun main layangan menggunakan apa pun dapat membahayakan orang lain. Baik bapak akan kami tangani dan lakukan razia terpadu. Kalau perlu bapak lapor aja ke aparat berwajib. Kalau ada pemain layangan yang membahayakan masyarakat. Bagus kalau mau main layangan cukup layangan hias aja.

Ferry Strategis di Nipah Kuning PONTIANAK. Walikota Pontianak, H Sutarmidji SH, MHum mengakui, lebih setuju bila rencana pembangunan ferry penyeberangan berada di kawasan nipah kuning, ketimbang membangun di pusat kota. Selain bisa mempercepat pembangunan, sarana penyeberangan di Nipah Kuning memang sudah dipandang perlu. Kita siap membangun ferry penyeberangan, tetapi itu untuk di Nipah Kuning. Supaya ada ge jolak pembangunan baru, katanya. Selain di Nipah Kuning, kawasan Wajok Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak juga harus masuk

dalam peta pembangunan ferry penyeberangan tersebut. Kita ingin, muncul kawasan pertumbuhan perekonomian baru, sebagai penyangga Kota Pontianak. Jangan semua menumpuk di Pontianak, ujarnya. Dikatakan Sutarmidji juga menawarkan, lokasi strategis bila penyeberangan berada di tengah-tengah tiga daerah meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Nantinya kita akan buat akses jalan kesana. Kita ingin, peluang ini ditangkap Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak. Kita tidak perlu keluar anggaran besar, tinggal cari investor saja.

Nantinya kita bagi hasil, saya yakin keuntungan akan besar dan ini juga bermanfaat bagi warga ketiga daerah tersebut, terangnya. Kendati begitu, Sutarmidji mengakui, masih belum ada pembicaraan formal, mengenai rencana pembangunan jembatan penyeberangan yang bisa menjadi kawasan baru tersebut. Kalau pun ada, pembicaraan masih sebatas informal dan baru dilakukan dengan Bupati Pontianak. Informal sudah, hanya memang formal belum. Saya harap peluang ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, ucapnya. Sebelumnya, anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Pontianak,

Sugiri Aswat, SH, menuturkan pembangunan sarana penyeberangan memang terbentur oleh lahan. Kalau untuk di Kecamatan Pontianak Barat sudah ada lokasinya, tetapi untuk di Kecamatan Pontianak Utara masih belum ada. Jika pun ada lahan itu sudah masuk wilayah Kabupaten Pontianak, terang mantan anggota Komisi B DPRD Kota Pontianak tersebut. Lokasi untuk Kecamatan Pontianak Barat diakui Aswat, akan berada di Rumah Hewan Potong (RPH) sapi. Hanya memang untuk lokasi di Kecamatan Pontianak Utara yang menjadi masalah. Sebab lahan disana sudah terlalu padat.

Kalau harus menggusur rumah warga, tentu biaya yang dikeluarkan begitu besar untuk pembebasan lahan. Makanya saya pikir, solusi terbaik supaya ferry di bangun di KKR dan Kabupaten Pontianak. Tujuannya agar disana juga lebih cepat berkembang, yakin Aswat. Sebab menurut Aswat, berdirinya lokasi penyeberangan di dua kawasan itu, dapat mendorong lebih cepat proses pembangunan disana. Begitu ferry dibangun, saya yakin pembangunan akan lebih cepat. Bukan itu saja, investasi di bidang property akan semakin meningkat, terangnya. (ton)

Kopi Pancong Cerita Tentang korupsi, sudah jadi kisah di republik ini. Tapi korupsi yang melibatkan orangorang baik, telah menjadi penyakit yang menggerogoti manusia dalam kehidupan sehari-hari. Korupsi sekali lagi membutakan para pejabat, penguasa dan mereka Fauzi yang berlabel orang baik. Berasal dari bahasa latin korupsi adalah corruption, dari kata kerja corrumpere yang artinya busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalikkan, menyogok. Jadi korupsi adalah sebagai perilaku pejabat publik, baik politikus atau politisi maupun pegawai negeri, kata Fuizi, anggota HMI Cabang Pontianak. Kendati begitu, perilaku korupsi telah merajalela dan terjadi secara sistematis. Suap menyuap demi kelan-

caran proyek menjadi sesuatu yang dianggap lumrah atau lazim, dan tak melanggar norma dan pranata sosial. Fuizi juga mengatakan, aneh bin ajaib, mungkin ini yang disebut mencuri uang rakyat di rumah sendiri dan mereka (koruptor) dikenal sebagai tikus dalam karung. Akibat perilaku para koruptor tersebut, membuat negeri ini terpuruk dan berada pada posisi buntut sebagai negara terkorup, jelasnya. Tapi siapa sangka, seseorang yang selalu busuk tetap saja harum. Seorang teman saya pernah berujar. Jika koruptor bisa dikategorikan politisi busuk. Penampilan mereka harum. Tapi kemana-mana bawa sampah dan secara moralitas mengkhawatirkan, tuturnya seraya tertawa. (hak)


4 Wanita Karir Jangan Abaikan ASI SINGKAWANG. Ibuibu yang bekerja atau disebut wanita karir di Kota Singkawang diminta untuk tidak mengabaikan pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif atau menyusui anaknya hingga berusia enam bulan. Tidak ada alasan Ny Elisabeth Majuyetty tidak bisa memberikan Hasan Karman. IST ASI eksklusif, termasuk alasan karena ibu bekerja. Kecuali alasan medis, misalnya adanya kelainan dan sudah segala upaya tidak bisa memberikan ASI pada bayinya, kata Ny Elisabeth Majuyetty Hasan Karman, Duta ASI Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (16/2). Emma‒sapaan akrab Ny Elisabeth Majuyetty Hasan Karman‒menyampaikan hal tersebut, karena merasa prihatin dengan maraknya wanita karir yang tidak bisa memberikan ASI Eksklusif. Padahal, jelas dia, ASI merupakan konsumsi paling sempurna bagi tumbuh kembang bayi. Oleh karenanya, meskipun bekerja di luar rumah, ibu harus tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya, kata Emma. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Singkawang ini memaparkan, pola pemberian makanan terbaik bagi bayi dan anak, sesuai yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni memberikan ASI sejak lahir hingga berusia enam bulan. Setelah enam bulan, bayi juga diberikan makanan pendamping ASI dan tetap memberikan ASI hingga usianya 24 bulan. Hal ini hendaknya benar-benar diperhatikan wanita karir. Sayangnya ibu pekerja, terutama di sektor formal, seringkali mengalami kesulitan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Karena keterbatasan waktu dan ketersediaan fasilitas untuk menyusui di tempat kerja, kata Emma. Dampaknya, tambah dia, ibu-ibu tersebut terpaksa beralih ke susu formula dan menghentikan pemberian ASI Eksklusif. Dibutuhkan perhatian yang memadai agar status ibu yang bekerja tidak menjadi alasan untuk menghentikan pemberian ASI eksklusif, tegas Emma. Perhatian khusus yang dimaksudkan Emma tersebut, di antaranya mengharapkan para pengusaha atau pemilik usaha, baik milik pemerintah maupun swasta menyediakan waktu kepada ibu untuk menyusui bayinya pada jam kerja. Ini untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemberian ASI Eksklusif, jelasnya. Emma mengatakan, ke depan diharapkan pemerintah, perusahaan dan lainnya menyediakan tempat untuk menyusui seperti Ruang ASI. Sehingga memungkinkan ibu menyusui memberikan ASI eksklusif. Apabila kondisi tempat kerja memungkinkan untuk membawa bayinya. Bila tidak memungkinkan, hendaknya disediakan sarana untuk memerah dan menyimpan ASI. Sehingga nanti ASI itu bisa dibawa pulang, pungkasnya. (dik)

PONTIANAK. Pemerintah melalui Mendagri mengusulkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang tidak lagi berdasarkan suara terbanyak, namun dikembalikan pada sistem nomor urut. Wacana itu cukup dilematis, bahkan dianggap mencederai nilai-nilai demokrasi. Terkait usulan tersebut, sejumlah legislator Kalbar angkat bicara. Anggota DPRD Kalbar, Tony Kurniadi ST menegaskan, Pileg berdasarkan nomor urut jelas mencederai nilai-nilai demokrasi yang telah terbangun di tengah masyara-

Usul tersebut jelas merugikan. Di masyarakat sudah terbangun nilai-nilai demokrasinya. Sudah seharusnya kalangan legislatif di Senayan menolak usul tersebut, yakni mengembalikan pileg seperti dulu,

Sebagai seorang politisi barangkali lebih bijaksana kalau kita mempersiap diri sebaik-baiknya untuk lebih mengenal dan dikenal oleh masyarakat di daerah pemilihan kita. Sehingga kita semakin mengetahui hal-hal yang penting untuk diperjuangkan demi memperbaiki kondisi masyarakat di daerah kita. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,

Tony Kurniadi

Andry Hudaya Wijaya

kat. Hal itu itu merupakan sebuah kemunduran dari proses demokrasi di negeri ini. Usul tersebut jelas merugikan. Di masyarakat sudah terbangun nilai-nilai demokrasinya. Sudah seharusnya kalangan legislatif di Senayan menolak usul tersebut, yakni mengembalikan Pileg seperti dulu, tegas legislator PAN ini. Anggota DPRD Kalbar, Andry Hudaya Wijaya SH MH menanggapi usul tersebut dengan santai. Meski Legislator Partai Golkar ini menilai wacana itu cukup dilematis.

PONTIANAK. Terbitnya Permen ESDM Nomor 7/2012 yang memberlakukan larangan ekspor bahan tambang mentah sebelum tahun 2014, bakal mengejutkan pemerintah daerah, karena kehilangan pemasukan. Bahkan perusahaan tambang dapat terjungkal, karena belum memproduksi bahan jadi atau setengah jadi. Seperti di Kalbar, di mana seluruh perusahaan tambang baru mampu memproduksi bahan tambang mentah. Itu dampak yang ditimbulkan dalam jangka pendek, ungkap Prof Dr Eddy Suratman, Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Tanjungpura. Dikatakannya, dalam jangka panjang, sebenarnya aturan tersebut sangat positif. Karena investor harus membangun pabrik pengolahan di

Bantuan Modal Dana Cepat untuk modal Usaha Hub : 0561-7910917

Tarif Paket Umum

Tarif Iklan Baris

30 x 21 x 14 x 7x

Rp. 7.000/baris Min 3 Baris, Max 5 baris (1 Baris 42 Karakter)

Ukuran 8 x 22 M2 Jl. Sepakat Gg. Razak Kelurahan Sampit ketapang. Sertifikat HM Hub: 085245109927

-XWDDQ

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Biro

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

Butuh Dana cepat gadaikan BPKB, Ingin berlangganan Harian Equator Proses mudah cepat, aman bunga di Melawi Hub : 0568-22069 bersaing Hub : 08125778395 Ingin berlangganan Harian Equator di Pemangkat Hub : 085386731285

081256606125 0561 753897 7

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock)

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

DP

Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229

RANGER RAS CABIN

SEDOT WC

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

194 jt Cashback s/d

25 jt

280 jt Jual Beli Alat Musik Second

 Hubungi: ROBBY

SUZUKI

KAWASAKI

BARU & SECOND

TIARA MANDIRI MOTOR Jalan Raya Kuala Dua

Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Kubu raya

HUB TELP.

TYPE PICK UP APV SX Over Karimun Estillo Splash

DP 14.050.000.17.970.000.27.460.000.15.000.000.15.210.000.-

ANGSURAN 2.583.000.4.220.000.5.810.000.4.640.000.4.260.000.-

5000 3999 KAMARUDIN 0821 0813 4536 3777

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH CASH BACK s / d 25 JT

MURAH

JUAL-BELI SEGALA MERK MOTOR

Referensi Promosi Dunia Usaha TERPERCAYA

Graha Pena Equator Lt 3

FORD FIESTA

Hp: 081345517808 / 081522706669

YAMAHA

0561 - 7911322

Pontianak - Sintang PP

Rp. 950.000,-

Ingin berlangganan Harian Equator di Sambas. Hub : 085245698977

HONDA

Pemasangan iklan Hub :

THERAPY

ARIS Transportasi

Proses Mudah dan Cepat

Jual Mobil Ingin berlangganan Harian Equator Daihatsu Type Oplet Th 91 Hrg 15 di Sintang. Hub : 081345184340 Jt nego Hub: 085245060382 Ingin berlangganan Harian Equator Grand Vitara Matic th’07 wrn Silver di Sanggau Hub : 0564-21525 Hrg 212jt (nego). Hub: 7092490 Ingin berlangganan Harian Equator di Singkawang Hub: 081256056477 Equatornews.com

SAMBAS. Dewan Penasehat Pemuda Melayu, Kabupaten Sambas, Ir H Prabasa Anantatur MH mengajak Pemuda Melayu turut serta memajukan Kabupaten Sambas. Dijelaskan Prabasa yang hadir bersamaan dengan pelaksanaan Reses di Kabupaten Sambas, selaku anggota DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan Kabupaten Sambas, dirinya mengatakan, peran Pemuda Melayu sangat besar untuk mengangkat harkat dan martabat Melayu dan menjaga marwah Melayu. Caranya turut serta mendukung program pemerintah yang prorakyat serta mampu memfasilitasi masyarakat. Prabasa mengharapkan pengurus Pemuda Melayu Kecamatan Tebas yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanahnya dengan baik. Dapat membuat program kerja yang dapat mengangkat khasanah budaya Melayu serta melestarikan kesenian Melayu. Buatlah program-program yang dapat membangkitkan semangat dan p r e s t a s i Pe m u d a Melayu, sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Sambas, ungkapnya. (edo) Ir H Prabasa Anantatur

EKO SERVICE

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Lowongan

han kita. Sehingga kita semakin mengetahui hal-hal yang penting untuk diperjuangkan, demi memperbaiki kondisi masyarakat di daerah kita. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang, ucap dia. Tentunya, Andry mengakhiri, dengan tetap menunjukan kerja keras, pengabdian dan dedikasi kepada Partai Politik yang telah atau akan mencalonkannya. Agar sebuah Parpol semakin mampu menjadi kekuatan demokrasi yang bekerja untuk kepentingan rakyat. (jul)

Ajak Pemuda Melayu Bangun Sambas

ce

'3

Jl. Ayani II Gg. Wonodadi II 10m x 20 m Cash/kredit Hub : 081345019682

Dicari kryawan wanita penjualan max 25th, Avimedia, Setia Budi 61A. Hub : 0811568550

Rp. 200.000 Rp. 150.000 Rp. 125.000 Rp. 100.000

Jadi, Andry melanjutkan, sebenarnya kembali kepada masing-masing pribadi seorang politisi. Ketika duduk di lembaga legislatif untuk menjalankan sebaik-baiknya tanggung jawab. Khususnya kepada konstituen dengan maksimal dan tetap menjaga loyalitas kepada partai politik sebagai tempatnya bernaung. Sebagai seorang politisi barangkali lebih bijaksana kalau kita mempersiap diri sebaik-baiknya untuk lebih mengenal dan dikenal oleh masyarakat di daerah pemili-

Undangan & Souvenir tak

Bantuan modal Usaha UKM maksimal Ingin berlangganan Harian Equator di 20 jt info klik www.ugminside.com Bengkayang Hub : 085288031117

iKLANBARis

bisa digunakan untuk menertibkan kader partai yang bertindak demikian, melalui berbagai aturan organisasi, ujar Andry. Politisi daerah pemilihan Ketapang-Kayong Utara ini menambahkan, sebenarnya aturan suara terbanyak juga mempunyai tujuan. Salah satunya agar seorang legislator memiliki hubungan psikologis yang kuat dengan konstituennya dan ikatan moral yang semakin kuat untuk bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya.

Aman Sudibyo menyebutkan, larangan ekspor bahan tambang mentah mulai diberlakukan tiga bulan kedepan. Aturan tersebut memang lebih cepat. Sementara daerah dan perusahaan belum siap, ungkap Agus Aman. Sebenarnya dalam Undang - Undang Nomor 4/2009 Tentang Minerba, larangan ekspor hasil tambang mentah baru diberlakukan tahun 2014 mendatang. Menyikapi hal ini, Dinas Pertambangan dan Energi mengupayakan untuk menemui Menteri ESDM. Meminta agar aturan tidak diberlakukan terlalu cepat. Kita sudah mengajukan mengenai hal tersebut. Setidaknya tidak dalam waktu dekat, harap Agus Aman. (dna)

daerah, yang berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja. Agar tidak menimbulkan gejolak, pemerintah, pengusaha serta masyarakat perlu duduk satu meja untuk menyamakan persepsi. Kemudian bersama-sama menemui Menteri ESDM meminta adanya toleransi bagi Kalbar. Ini yang harus dipikirkan pemerintah serta pihak terkait, bagaimana menyamakan persepsi dan menemui Menteri ESDM meminta toleransi bagi Kalbar, ungkap Eddy. Sebelumnya Rapat Kerja Komisi C DPRD Kalbar, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalb a r Ag u s

Jual Tanah

4KT, 2LT, Fas: PLN 2200W, PDAM, Garasi. Jl H Rais A Rahman Gg Amalia No 8. Hub: 0852 451 09927

Menurutnya, keinginan untuk mengembalikan sistem Pileg ke sistem nomor urut, barangkali didasarkan pada beberapa kejadian. Dia mencontohkan, dimana seorang legislator yang duduk di lembaga legislatif cenderung kurang loyal terhadap partai yang telah mencalonkannya. Karena ia merasa bahwa dirinya dipilih oleh suara mayoritas di suatu daerah pemilihan. Kalau ada kejadian seperti itu, ya memang partai yang dirugikan. Meskipun sebenarnya masih ada cara-cara yang

Pemerintah Larang Ekspor Tambang

IKLAN BARIS

Perumnas II, Gg Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (meteran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub : 08125726674/081345979784

Senin, 20 Februari 2012

Nomor Urut Ciderai Demokrasi

LARIS Jual Rumah

KALBAR RAYA

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655 Hp : 081256271689 081257488955 Pontianak Kantor Pusat : Jl. Tabrani Ahmad Komp : Hasia Permai No. B 8

TERIMA

Sintang : Hp : 082152599899 085750111101 ( Pasar Inpress)

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Dp R Rp. p. 14.050.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.583.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

BPKB

TELP : 0561 - 7586969 HP : 0812 5763465

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

PD. ANEKA BATU ALAM Menjual :

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

DANA CEPAT

GADAI

* Discount Angsuran 3 Bulan * Cash Back Rp. 300.000 * Proses Cepat * Mutu Terjamin

7089235

Xenia

DP 10% S/d 4 Th

G r a Max Grand n d PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi : DODY 08125608423, 0561-7565151

1 Jam Cair 99% di Setujui Mobil masih Kredit tapi perlu Dana Tambahan/data di bantu jual-beli & Gadai - Mobil Bekas - Cover Seluruh Kalbar

Mengatasi Masalah Kebutuhan anda akan kendaraan dan Dana cepat Hubungi :

082156027610


PEMILUKADA 2012

5

Kampanye Damai Pesta Demokrasi Oleh: Ardiansyah Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar akan segera datang. Panggung politik telah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu. Meski belum dimulai secara resmi, tapi musim kampanye telah tiba. Baik kampanye partai politik atau kampanye calon legislatif. Tak hanya itu, kampanye untuk para calon gubernur sudah mulai memanas hingga mendekati hari H pesta demokrasi. Semoga dalam melaksanakan kampanye politik pada pemilukada, para kandidat dapat melaksanakan kampanye damai. Dalam artian, dalam berkampanye hendaknya tetap menjaga suasana yang nyaman damai tentram bagi segenap warga. Alangkah membanggakan, bila kali ini bisa melaksanakan pesta demokrasi dengan cara yang santun dalam berpolitik, sehingga rakyat tidak menjadi korban politik, karena ulah para politikus nakal yang cuma sekedar mencari dukungan, dan mendapatkan popularitas dukungan semata. Dan akhirnya melupakan rakyat yang menyerahkan kepercayaan sebagai wakilnya rakyat untuk periode lima tahun mendatang. Untuk itu, sebaiknya kita nanti harus pandai-pandai memilih calon gubernur pada pemilukada kali ini. Jangan cuma memandang, mendengar obral janji, seperti kampanye jualan obat, iming-iming semata. Apalagi menerima tawaran para pembeli suara kita hanya demi kepentingan para kandidat pemilukada semata, yang akhirnya kita sendiri yang menjadi korban oleh kita sendiri. Ciptakan kampanye damai pada tahapan pemilukada ini. Damailah dalam berpolitik, mari belajar bepolitik secara santun, meski politik memang identik dengan konspirasi, cara kotor, dan banyak pandangan negatif lainya.

Senin, 20 Febuari 2012

PPK dan PPS Digaji Rp 1 Juta

Kampanye damai pemilukada yang sudah dilakukan oleh para parpol peserta pemilu, dan calon legislatif akan nampak hasilnya dalam beberapa hari ke depan. Banyaknya pengeluaran iklan, banner, spanduk dan selebaran sangat diharapkan oleh para calon legislatif sesuai dengan jumlah suara yang akan didapatkan. Pesta ini akan benar-benar dimulai, walaupun secara jujur masih banyak warga yang bertanya dalam hati, apa yang harus dipestakan? Untuk siapakah pesta itu dilakukan dan dengan tujuan apakah dilaksanakan pesta? Sebagai negara yang masih belajar dan terus belajar menciptakan sebuah iklim demokrasi yang baik, maka memang masih patut berbangga, karena masih diizinkan kembali menyelenggarakan pesta demokrasi. Menurunnya kepercayaan masyarakat, dengan ditandai banyaknya Golput pada pemilukada pada waktu lalu, memang sangat diharapkan tidak kembali terjadi lagi. Hingar bingar kampanye damai yang pernah kita alami pada beberapa tahun silam, memang tidak kita jumpai pada kampanye kali ini. Sikap fanatis yang masih dilingkupi harapan besar akan perubahan pada tahun 1998 memang sudah tidak tampak lagi pada tahun ini, namun bukan berarti pesta demokrasi kehilangan rohnya. Masih ada banyak alasan untuk masyarakat mengharapkan sebuah perubahan yang nyata pada pemilu nanti. Tinggal bagaimana para wakil rakyat yang terpilih nanti, masih dapat mengemban kepercayaan publik pada dirinya. Karena jika hal tersebut tidak segera dilakukan, maka kepercayaan masyarakat pada sebuah pesta demokrasi akan semakin menurun. (Sekretaris Pengembangan Sumber Daya Manusia Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas SM TsjaďŹ oeddin)

Singkawang. Sesuai tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), KPU akan membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sejak 24 Februari mendatang. Mereka yang dilantik akan mendapatkan gaji Rp 1 juta perbulan. Jika sudah diangkat, setiap PPK dan PPS akan bekerja sejak April hingga September mendatang dengan gaji Rp 1juta perbulannya, kata Uray Nurzia, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Singkawang kepada wartawan, Minggu (19/2). Nurzia menjelaskan, pembentukan PPK dan PPS dalam pemilukada tidak lagi menggunakan sistem rekomendasi. Tetapi melalui tahap seleksi yang dilakukan KPU. Sesuai Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 63 Tahun 2009 tentang Pedoman

Penyusunan Tata Kerja KPU, untuk menjadi PPK maupun PPS harus melalui tahap seleksi, bukan lagi rekomendasi pihak kecamatan seperti pelaksanaan pemilu sebelumnya, papar Nurzia. KPU Kota Singkawang meminta izin seluruh camat dan lurah untuk menyebarkan pengumuman tentang perekrutan PPK dan PPS. Harapannya, semua warga di setiap kecamatan dan kelurahan yang memenuhi syarat dan lolos tes wawancara, serta tertulis akan dijadikan anggota PPK dan PPS di wilayahnya masing-masing. PPK adalah panitia pemilihan tingkat kecamatan, jadi warga yang dari kecamatan Singkawang Barat misalnya, jika lolos tes dan memenuhi syarat, bisa menjadi anggota PPK yang nanti bertugas di Kecamatan

Singkawang Barat, begitu juga dengan PPS (tingkat kelurahan), jelas Nurzia. Diantara syarat untuk menjadi PPK dan PPS itu, tambah Nurzia, merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berdomisili di wilayah kerja PPK dan PPS yang bersangkutan, memiliki integritas, sehat jasmani dan rohani dengan melampirkan surat kesehatan dari puskesmas, t i d a k tersangkut tidak pidana, bukan anggota partai politik (Parpol) atau selama lima tahun tidak menjadi anggota parpol. Masalah pendidikan tidak disebutkan dalam peraturan tersebut, hanya saja yang bersangkutan harus bisa membaca dan menulis,

katanya. Uray Nurzia menjelaskan, setiap PPK akan ada lima orang, artinya di masing-masing kecamatan akan merekrut lima orang menjadi PPK. Sementara itu, untuk PPS, masingmasing tiga orang. PPK di setiap kecamatan nantinya merekrut lima orang (6 kecamatan x 5 = 30 orang) kemudian PPS, di setiap kelurahan merekrut tiga orang (26 kelurahan x 3 = 48 orang), jelas Nurzia. Tug as PPK dan PPS yakni membantu menyelenggarakan semua tahapan penyelenggaraan di tingkat kecamatan dan kelurahan, diantaranya pemutakhiran data, perbaikan, kemudian menerima dan menyampaikan daftar pemilih kepada KPU, mengumpulkan hasil penghitungan suara di wilayahnya dan mengumumkan hasilnya, menyerahkan ke seluruh peserta, membuat berita acara serta membuat sertiďŹ kat dan beberapa tugas lainnya. (dik)

JENDELA USAHA

Meraup Untung Dari Limbah Melinjo Siapa yang tidak mengenal melinjo? Melinjo (Gnetum gnemon L) termasuk tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae), dimana daging buah terbungkus kulit luar. Biji melinjo yang telah tua berwarna merah tua merupakan bahan baku emping melinjo. Selama ini masih sebatas biji melinjo yang menjadi bahan olahan, karena memiliki masa simpannya relatif lama dan bernilai ekonomis tinggi, salah satu olahan tersebut adalah emping. Emping melinjo seperti ditulis laman bisnisukm, adalah sejenis keripik yang dibuat dari biji melinjo yang telah tua. Tanaman melinjo banyak manfaatnya, hampir seluruh bagian tanaman melinjo dapat dimanfaatkan terdiri dari daun muda, bunga, dan kulit lunak biji. Semua makanan yang

berasal dari tanaman melinjo mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi, selain karbohidrat juga mengandung lemak, protein, mineral, dan vitamin. Lalu, bag imana deng an pemanfaatan kulit lunak bijinya? Selama ini kulit lunaknya hanya dijual dengan harga yang sangat murah, karena masa simpannya yang relatif rendah. Itupun kadang ber-

lebih yang biasanya hanya sebagai penghuni tong sampah alias sebagai limbah. Kulit ini biasanya hanya digunakan sebagai bahan beberapa masakan misalnya sayur lodeh, oseng-oseng, sambal goreng dan yang lainnya. Karena pemanfaatannya yang kurang maksimal dan tidak memiliki nilai ekonomis tinggi. Maka, perlu adanya alternatif pengolahan yang lebih baik yang bisa meningkatkan nilai jualnya serta bisa menjadi peluang berbisnis limbah melinjo bagi masyarakat. Salah satunya adalah dengan mengolah kulit melinjo tersebut menjadi keripik kulit melinjo. Bagaimana cara membuatnya? Keripik kulit melinjo dibuat dari kulit lunak biji melinjo, yang merupakan limbah pada pengolahan emping melinjo. Cara pembuatan

IDACHI STORE STORE

produk ini cukup mudah, dengan menggunakan alat-alat sederhana yang biasa terdapat di dapur rumah tangga. Bahan untuk membuat keripik kulita melinjo, adalah kulit buah melinjo yang masih segar dan berwarna merah tua sebanyak 3 kg, gula merah 0,7 kg, bawang putih 15 siung, cuka (25%) sebanyak 10 ml, cabe merah 30 buah, daun jeruk nipis 20 helai, ketumbar 5 sendok makan, sereh 5 batang, dan garam 25 gram. Menggunakan peralatan kompor dan wajan, proses pembuatan keripik melinjo diawali proses pembersihan. Kulit melinjo dipilih yang merah tua, dan tidak busuk. Kotoran seperti kerikil dan tanah harus dibuang. Kulit ini dicuci dengan air sampai bersih, kemudian ditiriskan. Proses pengeringan dimulai

dengan mencuci kulit melinjo hingga bersih, kemudian dijemur sampai kering (kadar air di bawah 10%, atau dikeringkan dengan alat pengering). Tahap penggorengan, kulit melinjo yang telah kering digoreng di dalam minyak panas (suhu 170oC) sampai kering dan garing (selama 5-10 menit). Ingat, untuk mempertahankan panas, kulit melinjo yang telah garing dan masih panas dimasukkan ke dalam termos agar bahan tetap panas. Kemudian, siapkan bumbu yang terdiri dari bawang putih, daun jeruk, dan garam digiling sampai halus. Kemudian campuran ini ditumis dengan sedikit minyak sampai berbau harum. Sementara itu, gula merah diiris tipis, sereh dipukul sampai memar, dan cabe dibuang bijinya dan diiris tipis-tipis. Bahan-bahan ini

dimasukkan ke dalam bumbu yang sedang ditumis, kemudian ditambah dengan setengah gelas dan cuka. Pengadukan diteruskan sampai terbentuk adonan bumbu kental. Proses pembumbuan. Biji melinjo yang telah digoreng

dan garing serta masih panas segera dimasukkan ke dalam adonan bumbu, dan diaduk secara cepat sampai tercampur merata. Lalu keripik kulit melinjo dikemas di dalam kantong plastik polietien, kemudian ditutup rapat. (bkm)

Special Promo

60

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Disc S/d Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Tgl 15 Feb S/d 22 Feb 2012 TS 802

New Orbitrack

FS 201

Power Yoga

6.350

1.350

Hanya

Fs Shaper 2.950

FS 1980 Motorized Treadmil

3.550

1.450

6.550 3.828 Ribu

1.960

Hanya 1.148 Ribu

Slimming Suit 1.290

Hanya 888 Ribu

Toyota Avanza G Tahun 2008 Warna biru muda metalik

Toyota Kijang innova V A/T Tahun 2005 Warna hitam metalik

Toyota Kijang innova G Tahun 2007 Warna hitam metalik

Honda All New CRV 2.0 A/T Tahun 2008 Warna abu-abu metalik

Honda All New City A/T Tahun 2007 Warna hitam metalik

Honda Jazz VTEE A/T Tahun 2007 Warna Merah Metalik

Toyota Fortuner G-Lixury A/T Tahun 2007 Warna silver metalik

Mitsubishi Strada GLS Turbo Tahun 2004 Warna hijau silver

Honda Jazz Idsi M/T Tahun 2004 Warna hitam metalik

Toyota All new Avanza G Tahun 2012 Warna silver/putih

4.150 1.888 Ribu

FS 1023

Home Gym

9.950

Hanya 4.568 Ribu

Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Melayani : Grosir dan Eceran Pesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

SMS 087883556888

Toyota Yaris S Limited A/T Tahun 2010 Warna Merah metalik

Hanya

698 Ribu

Air Climber + Ozen Body Slimmer

Honda Jazz Idsi A/T Tahun 2006 Warna Abu-abu metalik

Air Walker

Hanya

1.998 Ribu

Hanya

2.288 Ribu

New Black Power

Hanya

1.268 Ribu

Hanya

1.028 Ribu

Platinum Bike

Magnetic Bike 3.850

Hanya

598 Ribu

Hanya

FS 1022

1.750

Hanya

3.238 Ribu

Akupuntur

Buruan !!! Stock Terbatas Barang Import Harga Lokal

Buruan !!! Cuci Gudang Stock Terbatas Barang Import Harga lokal


6

GELIAT KAYONG UTARA

Senin, 20 Februari 2012



padah bertuah

Tak Mudah Bentuk Karakter Islami

Keluhuran Nilai Kehidupan Islami KEMEROSOTAN nilai-nilai luhur kehidupan, kini sudah mulai tampak. Budaya sopan, santun, saling menghargai dan menghormati dengan sendirinya mulai luntur, terhapus oleh pengaruh perubahan zaman yang semakin lama terus menggerogoti sikap dan sifat manusia sebagai makhluk sosial. Bilamana hal ini terus dibiarkan, tanpa ada upaya untuk Ir H Muhammad Said mengubahnya ataupun mencegahnya, sudah barang tentu akan menjadi malapetaka bagi kelangsungan kehidupan manusia. Wakil Bupati Kayong Utara Ir H Muhammad Said mengajak seluruh kalangan masyarakat Islam, untuk meningkatkan kembali nilai-nilai kehidupan yang Islami.Nilai-nilai kehidupan yang dimaksud tentunya tidak hanya bagi kalangan umat Islam itu sendiri. Akan tetapi juga menyentuh bagi umat-umat lainnya sehingga kita yang hidup berdampingan selalu aman, rukun dan damai. Pondok Pesantren Nurul Hasani Teluk Batang, sebagai salah satu wadah yang melahirkan generasi Islam diharapkan dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tentunya ketika terjun di masyarakat, nantinya mampu membangkitkan kembali nilai-nilai kehidupan yang Islami. Di samping itu, keberadaan pondok pesantren ini dapat menyukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, yakni terwujudnya harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Kayong Utara yang beriman, sehat, cerdas, dan sejahtera. Sesuai dengan tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 Hijriah di kompleks pesantren yang tak jauh dari Pelabuhan Teluk Batang ini, yaitu Melahirkan Kembali Nilai-nilai Kehidupan yang Islami memang sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk membangkitkannya.Hal ini bisa kita lakukan, misalnya dengan meninggalkan nilai-nilai kehidupan yang kurang baik, kita perbaiki mental-mental yang kurang baik dan menumbuhkan kembali rasa saling menghormati dan menghargai. Hidup ini akan terasa indah bilamana sifat-sifat baik ini mampu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, keberadaan Pondok Pesantren di tengah-tengah kita harus mampu mewarnai kehidupan ini menjadi indah dan sesuai dengan fungsinya juga dapat menjadikan Kabupaten Kayong Utara berkembang cepat kemajuannya. Di mana dalam pendidikan Pondok Pesantren, murid-muridnya tidak hanya mendapatkan pendidikan agama tetapi juga menerima pengetahuan dan keterampilan-keterampilan yang tentunya menjadi bekal bagi generasi itu agar hidup mandiri namun tetap dalam tuntunan agama. Memang tidak mudah untuk mewujudkannya, namun inilah yang menjadi harapan kita, yakni mewarnai atau menjalani kehidupan ini dengan nilai-nilai dan tuntunan agama. (lud)

wan guru yang telah membuat program sekolah meliputi ilmu pengetahuan dan teknologi serta iman dan takwa. Dikatakannya, untuk membentuk karakter akhlak Islami tidaklah mudah. Pihak sekolah selalu mengajarkan sesuatu kebaikan kepada peserta didik. Khusus bagi peserta didik yang beragama Islam, dikatakan Tulus, sebelum memulai pelajaran diawali dengan kebiasaan tadarusan Al Qur an. Termasuk, program keagamaan lainnya seperti yasinan setiap hari Jumat, shalat zuhur berjemaah, walaupun menggunakan tempat sederhana seperti memanfaatkan ruang perpustakaan. Sebab sekolah kami belum memiliki surau atau musholla khusus, katanya. Ustadz Khairul Mardi dalam pengajiannya menekankan kepada peserta didik untuk berinfaq dan sedekah.

SUKADANA. SMK Negeri 1 Sukadana memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 Hijriah di Masjid Agung Al Qudsi Sukadana, Sabtu (18/2). Tema yang diangkat dalm peringatan kali ini adalah Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW Dalam Kehidupan Menuju Khairul Ummah Mardhatillah . Dalam kegiatan ini, Ketua Komite SMK Negeri 1 Sukadana, H Norman dan undangan lainnya serta para pelajar tampak hadir memenuhi undangan PHBI SMK Negeri 1 Sukadana. Kepala SMK Negeri 1 Sukadana, Tulus SPd mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama siswas i s w i . Tentunya tidak terlepas d a r i bimbingan serta arahan para de-

Misalnya, membiasakan infaq setiap Jumat, termasuk juga hari-hari lainnya. Kegiatan keagamaan di SMK Negeri 1 Sukadana tidak lepas dari bimbingan guru agama, Jamani SPdI serta rekanrekan guru lainnya. Seluruh g u r u di SMK Negeri 1 Sukadana

ini selalu kompak dengan satu tujuan untuk menjadikan SMK Negeri 1 Sukadana dapat mewujudkan visi dan misi sekolah

Menciptakan Siswa-Siswi yang Cerdas, Terampil dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, jelasnya. (lud)

SMKN 1 Peringati Maulid Nabi

M Rois SAg menyampaikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad yang diselenggarakan SMKN 1 Sukadana di Masjid Agung Al Qudsi Sukadana. KAMIRILUDDIN/EQUATOR

Kades Pelapis Masih Menggantung SUDAH hampir enam bulan jabatan Kepala Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata masih lowong. Hal ini disebabkan, hasil pemilihan kepala desa yang telah dilaksanakan belum dapat ditetapkan. Ketua BPD Pelapis, Kadri kepada Equator di Sukadana, Minggu (19/2) mengatakan, sampai sekarang ini pihaknya masih menunggu

keputusan Pemerintah Kabupaten terkait persoalan Pilkades yang masih menggantung . Sampai sekarang kita masih menunggu. Kalau memang yang terpilih tak bisa dilantik, maka jika dilaksanakan Pilkades ulang juga tidak masalah, kata Kadri. Dia menjelaskan, Kades pelapis terpilih atas nama Harda tidak bisa dilantik karena yang bersang-

kutan tak memenuhi persyaratan. Pasalnya, Harda masih berusia 21 tahun ketika mencalonkan menjadi Kades. Kalaulah yang ditetapkan Hidayat karena meraih suara terbanyak kedua, mungkin bukan menyelesaikan masalah justru sebaliknya, Kadri menambahkan tanpa menyebut alasan jelas. Bupati Kayong Utara, H Hildi

Hamid telah mengetahui masalah ini. Bahkan, orang nomor satu di jajaran eksekutif Kayong Utara ini menegaskan, Kades Pelapis terpilih tak bisa dilantik karena tak memenuhi persyaratan. Kita diminta untuk memberikan kebijakan, dan harus diketahui kebijakan yang diambil pemerintah tentu tidak bertentangan dengan aturan, tegasnya. (lud)

Kadri. KAMIRILUDDIN

SAMBUNGAN Jangan Asal ......................................................................................................................... dari halaman 1 Masalah Ijazah ..............................................................dari halaman 1 Sebelum kemerdekaan negara ini, para kyai kumpul untuk membuat negara sendiri yaitu republik. Ketika kumpul, dibahas dulu apa hukumnya. Karena masyarakatnya mayoritas Islam sudah dianggap negara Islam. Setelah itu dibuat dasar-dasarnya yang kita kenal sekarang dengan Pancasila. Ngukurnya gampang, coba dari sila pertama sampai lima ada tidak yang bertentangan dengan Islam. Jika tidak ada, selesai itu buatan NU, tutur Marsudi panjang lebar. Terpisah, Sterring Commite (SC) Muskerwil, H Suryansah,SE mengatakan dalam rangka membentengi paham Islam radikal menyebar di Kalbar, dalam Muskerwil PWNU Kalbar kali ini salah satu agendanya bedah buku tentang

paham radikal tersebut. Bedah buku akan dilakukan oleh Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siraj, MA, dan Ahmad Fikri, AF (Direktur Penerbit LKIS Yogyakarta), kata Suryansah. Buku yang dibedah yaitu, Mereka Memalsukan Kitabkitab Karya Ulama. Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi, dan Sejarah Berdarah Salafi Wahabi. Ketiga buku tersebut merupakan karya Syaikh Idahram. Buku berjudul Sejarah Berdarah Salafi Wahabi menyingkap hal-hal penting di di balik wabah takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyrikan), tabdi (pembid ahan) dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) terhadap para ulama Ahlussunnah wal Jamaah yang marak

menjamur akhir-akhir ini. Semuanya disuguhkan secara sistematis namun ringan bagi pembaca, diantaranya tentang; kebenaran tujuh belas ramalan Nabi Muhammad SAW akan kehadiran sekte Salafi Wahabi berikut ciri-ciri mereka yang terangkum dalam sabda-sabda beliau. Sejarah berdirinya sekte Salafi Wahabi dan kepentingan-kepentingan tersembunyi di balik pendiriannya. Fakta-fakta pembunuhan sepanjang sejarah pendirian sekte Salafi Wahabi. Tinjauan kritis terhadap kerancuan konsep dan manhaj Salafi Wahabi berikut propaganda Kembali kepada Alquran dan Sunnah yang mereka usung. Buku kedua yangakan dibedah yaitu, ulama sejagad menggugat salafi wahabi. Dalam buku terse-

but dikemukakan di antara ciri sekte Salafi Wahabi yang paling menonjol adalah klaim kebenaran yang mereka sematkan kepada golongan mereka sendiri. Demi menjaga klaim tersebut, apapun mereka lakukan, termasuk menyerang segala pemahaman yang tidak sejalan. Tak aneh jika kemudian dakwah Salafi Wahabi ditentang di mana-mana, digugat oleh para ulama di setiap masa. Buku tersebut juga memaparkan secara ringkas dan cerdas berbagai kerancuan dan penyimpangan tokoh-tokoh utama sekte Salafi Wahabi. Berikut gugatan para ulama terkemuka Ahlussunnah wak Jamaah dari berbagai mazhab, dari berbagai generasi, berbagai belahan dunia, dan berbagai keilmuan yang berbeda. (kie)

NU Peduli ................................................................................................................................ dari halaman 1 man dan pengalaman keagamaan, meningkatkan ketahanan keluarga yang sehat dan bertanggungjawab. Memberikan informasi yang benar kepada masyarakat mengenai HIV dan AIDS, agar masyarakat menerima dan tidak mendiskriminasikan ODHA dan OHIDHA. Peran Ulama dalam struktur masyarakat muslim memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam menuntun anggota masyarakat agar terus pada nilai-nilai keimanan, kebaikan dan kemanusiaan Dalam sebuah tamsil yang disampaikan Nabi Muhammad SAW, suatu komunitas laksana satu tubuh. Jika salah satu

anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lain merasakannya. Bahkan aktif memulihkan kesakitan itu (diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, pada Jami al Ushul, nomor Hadits 4771), jelas Syarif Fatah. Di tempat sama Sekretaris Pengurus Pusat Rabithah Ma had Islamiyah Nahdlatul Ulama menyampaikan makalahnya berjudul membangun kesadaran masyarakat terhadap HIV/AIDS. Ia menjelaskan, untuk mengurangi HIV/AIDS sekurangkurangnya ada dua tindakan yang harus dilakukan. Yaitu pencegahan (prefensi) dan penanggulangan (rehabilitasi). Pencegahan dalam konteks ini

lebih merujuk kepada tindakan pencegahan (precaution) yang menuntut adanya aksi dan interaksi dengan didasarkan pada ide pemikiran. Penanggulangan merupakan tindakan yang bersifat rehabilitatif. Yakni merehabilitasi kepercayaan diri penderita di tengah-tengah komunitasnya. Bagaimana kita bisa bermanfaat bagi yang lain. Kita hidup harus pada kemaslahatan publik tanpa pandang bulu. Karena kita hadir di bumi ini sebagai dua fungsi yaitu sebagai hamba dan sebagai khalifah Allah. Apakah kita sudah benarbenar hadir dalam komunitas kita. Hadir dalam mendorong, menopang terhadap masalah

Pr oper ty Sup e r m a r k e t

Informasi Penjualan Hub : 085387049191

saudara-saudara kita, tegas Miftah. Dalam silaturahmi alim ulama tersebut, para peserta yang terdiri dari Suriyah NU dari PWNU Kalbar maupun PCNU Kabupaten/Kota sepakat merekomendasikan, bahwa NU harus peduli dengan permasalahan HIV/AIDS yang begitu tinggi di Kalbar. Alim-ulama harus mengambil peran dalam mencegahnya, terutama dalam hal bimbingan keagamaan dan moral. Sehingga jumlahnya bisa ditekan seminim mungkin. Begitu juga yang sudah terkena untuk terus dimotivasi semangat hidupnya supaya mereka tidak merasa dipojokkan. (kie)

Pe n d i d i k a n N a s i o n a l a t a u Kantor Departemen Agama Provinsi atau Kabupaten/Kota tempat sekolah itu berdiri. Kita akan cek ijazah masingmasing sesuai sekolah atau PT dari Pasangan Balon, kata Ridwan. Untuk mengecek kebenaran ijazah, KPU akan turun ke sekolah atau PT hingga ke Dinas Pendidikan. Sehingga belum tentu balon yang mendaftar lolos verifikasi atau penelitian KPU. Bahkan bisa gagal mengikuti Pilwako Singkawang, ingatnya. Pasangan Balon yang diusulkan untuk menjadi Calon dalam Pilwako mendatang,

baik melalui jalur Parpol, Koalisi Parpol atau Independent ( Pe r s e o r a n g a n ) , s e b e l u m ditetapkan nomor urutannya pada 4 hingga 6 Agustus, akan melalui beberapa tahapan pemeriksaan KPU. Sebelum kepepet waktu, Ridwan mengingatkan pasangan Balon sudah mulai mengumpulkan semua ijazah yang dikantonginya. Misalnya pasangan Balon itu pendidikannya Strata Satu (S1), dia wajib menyertakan ijazah SD, SMP,SMA hingga ijazah terakhir, jelas Ridwan. Balau ada pengaduan atau laporan tentang ketidakbenaran di semua jenjang

pendidikan, setelah KPU menetapkan pasangan calon peserta, kewenangan atas laporan tersebut diserahkan kepada Pengawas Pemilu dan Kepolisian, sampai dengan terbitnya putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Apabila putusan pengadilan tentang ketidakbenaran ijazah calon telah memperoleh kekuatan hukum tetap, keabsahan ijazah yang digunakan saat pendaftaran, dinyatakan tidak berlaku. Dan calon yang bersangkutan dinyatakan t idak lag i memenuhi syarat, pungkas Ridwan. (dik)

RTRWP ...........................................................................................dari halaman 1 rahnya terlalu terjal dengan kemiringan mencapai 40 persen. Dalam catatan Equator, kondisi alam tersebut juga dipermasalahkan oleh pihak Malaysia yang sudah membuat jalan ke Jasa. Kalau Jasa itu sebagian masuk kawasan lindung, ya kita tidak bisa ganggu lagi itu. Ini memang harus dirapatkan betul-betul. Ini menyangkut internasional. Harus dirapatkan dalam Sosek-Malindo. Kalau ada lahan pengganti ya harus juga ada penetapan dari Bupati, jelas Jakius. Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalbar saat ini masih dalam proses pembahasan di Pansus. Raperda tersebut belum dapat dibahas lebih lanjut karena hingga kini masih terkendala persetujuan beberapa substansi pokok dari pemerintah pusat.

Diantaranya substansi kehutanan, subtansi lainnya masalah zonasi strategi pengembangan pangan, energi, pariwisata, dan lingkungan. Termasuk RTRW Kabupaten Sintang, ungkap Ketua Pansus Raperda RTRWP Kalbar, H Retno Pramudya, SH, MH kepada Equator, Minggu (19/2). Substansi di bidang kehutanan misalnya, sampai saat ini pengajuan perubahan status kawasan hutan. Baik perubahan fungsi maupun peruntukan yang diajukan gubernur dan yang telah direkomendasikan Tim Terpadu. Keduanya belum mendapatkan persetujuan Kementerian Kehutanan maupun DPR RI. Menurut Retno, pengajuan enklave kawasan pemukiman, fasilitas umum (fasum), sosial dan infrastruktur dari kawasan hutan juga sampai sekarang belum mendapatkan

persetujuan dari Kementrian Kehutanan. Masalah uji petik juga perlu dicermati apakah pengajuan perubahan kawasan tersebut sudah aspiratif atau tidak dengan situasi dan kondisi serta kebutuhan masyarakat Kalbar hingga 20 tahun ke depan. Berdasarkan data dari Tim Terpadu, dari luar wilayah Kalbar sebesar 14,9 juta hektar, rekomendasi pengajuan perubahan kawasan 3,3 juta hektar. Rekomendasi Tim Terpadu perubahan peruntukan menjadi APL usulan dari 2,3 juta hektar direkomendasikan Tim Terpadu hanya 885.637 hektar atau 37,51 persen dari usulan. Usulan tersebut sampai saat ini juga belum mendapatkan persetujuan baik dan Kementerian Kehutanan maupun DPR RI, ujarnya. (jul)

DIJUAL

DIJUAL

DIJUAL

DIJUAL

DIJUAL

Jalan Dr Wahidin pinggir jalan. Lebar 22 m, panjang 30 m. Harga Rp 2,5 Miliar nego.

Jalan Suwignyo Lebar 16 m panjang 50 m, harga Rp 2 miliar.

Tipe 54. Lebar tanah 9 m Panjang tanah 18 m. Ada kolam renang. Harga Rp 250 juta.

Tipe 54 Gang Alam Jaya Harga Rp 150 juta.

Di Jalan Pramuka, Harga Rp 140 juta. Luas tanah 9,5 m x 15 m. Fasilitas lengkap.


7 GELANGGANG

Senin, 20 Februari 2012

Erkatude Lumat Khatulistiwa Adrianti Firdasari salah satu dari Tim Uber Indonesia. IST

Tim Uber Indonesia ke Putaran Final MELAKONI partai playoff babak kualifikasi Asia, Timnas Uber Indonesia dipastikan lolos ke babak final Piala Uber Mei mendatang. Di pertandingan terakhir, Adrianti Firdasari dkk mengkandaskan perlawanab Hong Kong 4-1, Minggu (19/2) kemarin di Makau. Adrianti Firdasari memberi angka pertama untuk Indonesia setelah menundukkan Yung Yung Chan dengan 21-17 21-15. Maria Febe Kusumastuti menggandakan keunggulan menjadi 2-0, berkat kemenanganya atas Kwan Yi Mong dengan skor 21-11 21-10. Pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari menyumbangkan poin ketiga, sekaligus memastikan kemenangan Indonesia. Mereka berhasil mengatasi Lok Yan Poon/Ying Suet Tse dengan 21-18 2-18. Di partai keempat yang tidak menentukan, Lindaweni Fanetri, kalah dari Ngan Yi Cheung, tapi ganda kedua Nitya Krishinda Mahewari/Anneke Feinya Agustin, kembali memberi angka untuk Indonesia, dengan mengalahkan Hung Yung Chan/Kwan Yi Mong, 21-11 21-2. Dengan hasil ini pasukan Srikandi Merah Putih menempat peringkat lima di babak kualifikasi zona Asia. Untuk bisa lolos ke putaran final, Indonesia diadu ranking dengan tim peringkat keempat zona Eropa, antara Belanda atau Rusia. Dasar perhitungannya adalah total poin tiga tunggal dan ganda tertinggi. Menurut situs resmi PBSI, perhitungan poin Indonesia lebih baik daripada Belanda atau Rusia. Itu berarti Indonesia lolos ke putaran final, menyusul empat tim terbaik di zona Asia, yakni Jepang (juara), China (runner-up), Thailand (peringkat tiga), dan Taiwan (peringkat empat). Putaran final Piala Thomas dan Uber digelar di Wuhan, China, 20-27 Mei. Total tim yang akan berkompetisi adalah 12 (untuk setiap piala). (dtc)

PONTIANAK. Minggu ke-2 kompetisi sepakbola U-21 memperebutkan tropi Ketua Umum Persipon, Khatulistiwa FC harus mengakui keunggulan Erkatude dengan skor telak 0-3, di Padang Ball Keboen Sajoek Pontianak, Minggu (19/2). Empat puluh menit sejak babak pertama dimulai, kedua klub yang sama-sama kuat di lapangan hijau tersebut terus menunjukkan kemampuan mengolah si kulit bundar. Peluang demi peluang tercipta, namun hingga paruh pertengahan babak pertama tidak ada tercipta gol. Namun kebuntuan t berakhir setelah pemain Erkatude bernomor punggung 10, Syahril, berhasil mengoyak gawang Khatulistiwa yang dijaga Wahyu, pada menit ke 35. Gol tersebut tercipta melalui sepakan pojok dari pemain Erkatude yang di arahkan te-

pat di depan gawang Wahyu. Bola rebond menjadi rebutan kedua klub di kotak penalti. Syahril yang mendapatkan bola tersebut tanpa ragu langsung menendang lurus ke gawang Khatulistiwa. Berlangsungnya babak kedua berjalan semakin panas dengan ditandai beberapa pelanggaran. Namun kedua klub terus bermain menyerang hingga pada menit ke 42 pemain Erkatude membesar ke unggulan melalui sepakan Dedi, yang berhasil mengoyak gawang Khatulistiwa. Memasuki menit-menit akhir, pemain Erkatude terus menyerang dan bermain indah kendati unggul 2-0 atas lawannya. Pada menit ke 77 pemain Khatulistiwa membuat kesalahan di dalam kotak penalti hingga wasit menunjuk titik putih untuk Erkatude. Kali ini yang dipercaya sang

Kompetisi Sepakbola U-21 Pemain Erkatude saat berjibaku dengan pemain Khatulistiwa. YUNIARDI pelatih adalah Sahril untuk mengeksekusi penalti. Hasilnya sepekan pelan namun pasti tersebut tidak bisa diselamatkan sang

kiper. Hingga akhir pertandingan skor tetap 3-0. Sementara di partai kedua, Pontura juga berhasil membungkam

Porti dengan skor 2-0. Meski hujan mewarnai jalannya pertandingan, namun kedua kesebelasan tetap bermain fair play. (oen)

Syafrudin Atlet Selam Kalbar

Sedikit Bicara, Banyak Prestasi

Syafrudin D I A M - D I A M menghanyutkan, mungkin inilah yang tepat untuk Syafrudin, pria kelahiran Sambas 16 Februari 1988, tidak banyak bicara tetapi penuh potensi yang terpendam di dalam dirinya. Hal itu membuat Syafrudin menjadi andalan Kalimantan Barat untuk menjuarai olahraga selam di PON Riau 2012 nanti. Kegiatan hari-hari yang dilakukan

setelah menjalankan aktivitas sebagai mahasiswa di FKIP Untan Prodi Penjaskes, ia juga sering membantu pekerjaan bibinnya membereskan rumah. Syafrudin yang hidup sederhana ini adalah seorang anak petani dari ibunya yang bernama Herwani dan ayahnya M. Yani memiliki semangat tinggi menjalankan hidupnya. Dia bertekad ingin membahagiakan kedua orang tuanya dengan memberangkatkan ayahnya ke tanah suci jika meraih medali emas di PON Riau nanti. Itu keinginan saya yang mendalam, semoga saja dengan kemampuan saya ini bisa memberikan yang terbaik untuk orangtua, katanya kepada Equator, Sabtu (18/2).

Syafrudin menceritakan, bagaimana dia bisa tertarik dengan olahraga selam ini. Awalnya dia lebih tertarik dengan olahraga panahan dan sepak bola, tahun 2009 kemudian dia diajak oleh dosennya untuk mencoba olahraga selam sampai saat ini. Selain oahraga panahan dan sepakbola yang saya sukai, saya juga atlet badminton. Saya juga bingung kenapa dari badminton menjadi seorang atlet selam, ujarnya. Semenjak 2009 silam dia menekuni olahraga selam, anak kedua dari enam bersaudara ini sudah menghasilkan berbagai prestasi di antaranya juara satu di Porprop 2010 di nomor Surfice, juara empat di Kejurnas Bandung 2010, masuk peringkat enam di

Pra-PON Jakarta 2011. Dari dua atlet selam yang lolos Pra-PON tampaknya hanya dirinya sendiri yang akan diikutkan ke PON Riau, karena peringkat yang diraih Syafrudin sangat baik sehingga dia bisa meloloskan dirinya ke PON Riau. Untuk itu pun pria yang hidup mandiri ini tidak mau menyusahkan orang lain apalagi orang tuanya. Safrudin mencoba membiayai segala kehidupannya termasuk biaya kuliahnya. Kalau bisa saya memberi daripada saya harus meminta untuk menopang kehidupan sendiri, biaya kuliah saja saya coba sendiri melalui jerih payah saya dalam berprestasi olahraga selam, lanjutnya. Dia pun berterima kasih kepada orang tuanya yang telah mendu-

kung kegiatan olahraganya ini, selama ini mereka tidak mengeluh terhadap apa yang dilakukan Syafrudin. Mungkin saya bisa membalas perhatian orang tua saya melalui olahraga selam ini, untuk itu mohon doa kepada orang tua saya agar bisa membanggakan keduanya dan daerah Kalbar sendiri, harapnya. Pria berumur 24 ini pun mengatakan tidak selamanya dia akan tetap menggeluti olahraga selam ini, umur 32 tahun Syafrudin akan coba berhenti dari olahraga ini jika masa depannya tidak menentu. Mencari peluang yang lebih baik untuk kehidupan masa depan yang baik, pengen bekerja di instansi tertentu agar kehidupannya lebih jelas, sambungnya.(Fiq)

SAMBUNGAN Tartar Kesatria .......................................................................................................................................................................................................................................................................... dari halaman 1 Di disiplin ilmu militer, saat ini resimen Tartar, merupakan pasukan khusus dari Garda (Penjaga) Nasional di Republik Islam Iran yang bertanggungjawab langsung ke Presiden Iran, periode sekarang diemban Mahmod Ahmadinejad. Kemudian tak kalah penting, suku Tartar juga masuk di dalam suku minotas dilindungi Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Bahkan diperlakukan khusus dibanding suku minoritas lain yang mayoritas beragama Islam di Tiongkok. Menurut data terakhir hasil dari sensus penduduk, saat ini di Tiongkok kurang lebihnya ada sekitar 7.500 warga Tartar. Sebagian besar tinggal di kota Yining, Tacheng, dan Urumqi di wilayah Otonomi Xinjiang. Sejarah mereka di Tiongkok berasal dari Dinasti Tang (618-907), ketika suku Tartar diperintah oleh Khanate Turki (Turki di zaman dulu sebutan sub suku Mongol, saat ini jadi nama sebuah negara di Eropa Timur) nomaden di Tiongkok utara. Suku Tartar awalnya menjadi tentara bayaran bagi kekuasaan kuno di Tiongkok kuno, Persia (Iran), maupun Romawi Byzantium. Karena tempat tinggal yang padang rumput maupun gurun di Asia Tengah yang menghadap ke gerbang Eropa Timur, juga berada di Jalur Sutera. Suku sebelum menjadikan Islam sebagai agama mayoritas suku mereka, pernah menjadikan gunung Tian Shan (Pegunungan Angkasa) sebagai padepokan mereka. Gunung Tian Shan, banyak mengilhami para sastrawan Tiongkok sejak zaman Dinasti Tang hingga Ming, ihwal kehebatan tentara dari gunung yang sering dinaungi langit biru bersih di kala musim panas itu. Di gunung yang puncaknya selalu diselimuti salju ini, ada legenda Jengis Khan pernah berdoa di situ sebelum menaklukkan suku Tartar, untuk dimasukkan ke bala tentaranya demi menembus Tembok Besar Tiongkok, guna menaklukkan Dinasti Jin yang kemudian Dinasti Sung Selatan. Saat ini kaki gunung Tian Shan berada di Tiongkok, Pakistan, India, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Uzbekistan. Gunung Tian Shan ini di zaman Jengis Khan sebagai kuil besar Serigala Biru (Blue Wolf ) atau hewan piaraan Tuhan

(Tengri). Tartar tumbuh dalam kekuatan tentara, dan nama mereka digunakan untuk merujuk kepada beberapa suku di utara setelah Dinasti Tang. Tanah Air mereka (Tartar) kemudian dijajah oleh Jengis Khan yang ingin mendirikan Pan Mongol Raya, dan ketika Mongol menyerang Eropa. Banyak sukusuku di Asia maupun Eropa menyebut mereka Tartar. Bukan hanya Arab dan Eropa, bahkan Korea, Jepang, Indonesia, dan Malaysia menyebut tentara Mongol dengan sebutan Tartar. Padahal sebenarnya suku ini kecil namun karena pandai bertempur, banyak pendekar kuno mengaku dari gunung Tian Shan, baik di Persia (Iran) maupun Tiongkok, hingga Korea. Di abad 14 Masehi, di Eropa maupun Arab, Tartar menjadi sebutan bagi campuran bangsa dari kawasan timur dan mayoritas beragama Islam. Sedangkan Mongol, bangsa ras kuning yang berasal dari timur dan mayoritas bukan beragama Islam. Gunung Tian Shan tak akan termasyhur sekarang ini, kalau tidak karena kejayaan tentara Tartar di masa silam. Pada pertengahan abad ke13, Batu, cucu Jenghis Khan, mendirikan Khanate (Kerajaan di bawah kekuasaan Mongol) Pengelana Angkatan Emas di Asia Tengah. Pada masa kejayaannya, kerajaan Angkatan Emas (Golden Horde) setelah raja-rajanya menjadi Islam, merupakan kekuasaan penting yang menguasai Moskow (Rusia) hingga perbatasan Tiongkok maupun Persia. Bala tentara khususnya bernama Brigade Tartar. Tentara Salib maupun tentara Arab yang berperang karena rebutan Jerusalem (Israel-Palestina), pernah dikalahkan para tentara Pengelana Angkatan Emas ini. Kekuasaan Kerajaan Pengelana Emas ini mulai menurun pada abad ke-15, dan Khanate Kashan mulai meningkat pada tengah mencapai Sungai Volga Bulgar (Rusia) dan di daerah sepanjang Sungai Kama. Para penguasa dari Khanate Kashan, membanggakan kekuatan mereka, mulai menyebut diri mereka Tartar, anak-anak bangsa Mongol. Sejarah pengembaraan suku Tartar sendiri terbentang dari kerajaan pulau di daerah Nanyang yang saat ini

berada di kekuasaan Indonesia hingga Polandia (Eropa). Masjid suku Tartar di abad 15 di Polandia saat ini masih dipergunakan keturunan suku ini, namun tak ada jejak suku ini ketika menjelajah ke Nanyang yang kala itu ingin menghukum Raja Singasari (Indonesia) di abad 13, diduga karena menjajah dalam waktu singkat. Ta r t a r s e c a r a b e r t a h a p menjadi nama diakui untuk penduduk Kashan Khanate. Kelompok suku Tatar hari ini dibentuk melalui campuran dari suku Baojiaer, Kipchacks, dan Mongolia selama periode yang panjang. Setelah abad ke-19, krisis perhambaan di Tsar Rusia memburuk, dan pemilik budak intensif merampas tanah mereka. Sebagian besar tanah Tartar di sepanjang sungai Volga dan Kama saling berebut kekuasaan, dan suku Tartar terpaksa mengungsi. Beberapa pergi ke selatan ke Asia Tengah dan kemudian ke selatan Xinjiang (Tiongkok). Pada akhir abad 19, Tsar Rusia diperluas ke Xinjiang, dan memenangkan hak istimewa perdagangan di sana. Untuk sementara waktu, p e d a g a n g Ru s i a p e r g i k e Xinjiang, dan diikuti oleh pedagang Tartar dari Kashan. Akhirnya makin banyak suku Tartar tinggal di Xinjiang untuk berdagang. Selama periode ini, banyak intelektual dan ulama Tatar pindah ke Xinjiang. Sampai awal abad 20, aliran berkelanjutan suku Tartar datang ke Xinjiang dari Rusia. Bahasa Tartar milik keluarga bahasa Turki dari sistem bahasa Altai. Karena Tatar bergaul bebas di Xinjiang dengan Uygurs, dan Kazaks, tiga bahasa suku memiliki efek yang kuat pada satu sama lain, dan telah menghasilkan berbagai dialek lokal. Bahasa Tatar ditulis berdasarkan huruf Arab. Pada akhir abad ke-20 ke-19 dan awal, beberapa pedagang kaya Tartar menjaring keuntungan besar dan memaksa pedagang kecil ke jurang kebangkrutan. Dari beberapa Tartar terlibat dalam peternakan, sebagian besar peternak miskin yang memiliki beberapa hewan dan tidak ada padang rumput. Sebagai akibat dari eksploitasi oleh Tatar dan master Kazak feodal, beberapa gembala

Tatar miskin dipaksa menjadi buruh upahan, keluarganya menderita kesulitan besar, dan lain-lain diambil oleh master feodal sebagai anak angkat , yang harus bekerja sebagai gembala disewa tapi tanpa membayar. Selain itu, ada juga minoritas yang lebih kecil dari Tartar terlibat dalam kerajinan tangan, terutama di kulit-keputusan, menjahit dan bordir. Perdagangan ini dilakukan sebagai sela-sela rumah tangga. Sejak 1949, orang-orang Tartar telah menikmati hak politik yang sama di Xinjiang, di mana banyak kelompok etnis tinggal di komunitas erat-merajut. Mereka memiliki perwakilan di Kongres Rakyat Nasional di Beijing dan berbagai tingkatan pemerintah. Walaupun super kecil di Tiongkok, karena besarnya sejarah Tartar yang memperkenalkan budaya Tiongkok ke Arab, Rusia, dan Eropa Timur, perwakilan suku ini tiap tahun diundang di Sidang Rakyat di Kongres Rakyat Nasional di Beijing. Serangkaian reformasi sosial Beijing, telah melepaskan petani Tartar miskin dari eksploitasi dan penindasan feodal. Beberapa kini telah menjadi pekerja industri penting di Xinjiang. Pengembangan pendidikan Tatar dimulai pada akhir abad 19 ketika, dibuka sekolah ulama Tartar di beberapa daerah. Selain mengajarkan sejarah, Alquran, dan hukum Islam, sekolah-sekolah mengajarkan aritmatika dan bahasa Mandarin. Sekolah Tatar bekerjasama pemerintah, didirikan pada tahun 1942, adalah salah satu sekolah modern yang paling awal bagi etnis minoritas di Xinjiang. Ini memainkan peran aktif dalam mereformasi pendidikan agama lama dan pengajaran sains dan budaya. Banyak intelektual Tatar awal abad ini, bekerja keras untuk mendirikan dan menjalankan sekolah. Sebagian pergi jauh ke daerah pedesaan, dan memainkan peran besar dalam membangun pendidikan menyebabkan Xinjiang lebih modern. Usaha mereka tidak hanya menguntungkan suku Tatar, tetapi juga Uygur, Huis, Kazaks, Xibes, dan Uzbek. Kebanyakan Tatar di kotakota tinggal di rumah beratap datar dilengkapi dengan

cerobong asap lumpur untuk pemanasan. Mereka suka menggantung permadani di dalam rumah mereka, yang biasanya sangat bersih dan rapi. Halaman ditanami bunga dan pohon-pohon memiliki penampilan kebun kecil. Tatar di wilayah pastoral telah beradaptasi untuk hidup nomaden, dan tinggal di tendatenda. Masakan Tartar, populer di Xinjiang, termasuk berbagai jenis kue-kue. Pada festival, mereka melayani kue-kue yang disebut Gubaidiai dan Yitebailixi deng an ke ju, aprikot kering dan beras, dan terakhir dengan labu, daging dan nasi. Kedua jenis memiliki kerak renyah dan isinya lembut. Termasuk minuman khas Tartar seperti keerxima, terbuat dari fermentasi madu, dan Kesaile anggur diseduh dari anggur liar. O r a n g Ta r t a r b i a s a n y a mengenakan kemeja putih bordir di bawah rompi hitam pendek atau gaun panjang. Celana mereka juga hitam. Mereka sering mengenakan kecil hitam-putih bordir topi, dan topi bulu hitam di musim dingin. Wanita mengenakan topi bunga kecil bertatahkan mutiara, dan panjang putih, kaos merah kuning atau keunguan dengan lipatan. Perhiasan mereka termasuk anting-anting, gelang dan kalung mutiara merah. Sejak pembebasan, gaya yang lebih modern telah mempengaruhi baik laki-laki dan pakaian perempuan, dan semakin banyak Tartar sekarang mengenakan pakaian gaya Barat. Sebagian besar dari suku Tartar di kota-kota milik ke-

luarga monogami kecil. Putra dan putri hidup terpisah dari orangtua mereka setelah mereka menikah, namun mereka masih mendukung orangtua mereka sampai mereka mati, menunjukkan rasa hormat besar bagi orangtua mereka. Intermarriages antara Tartar dan kelompok etnis lainnya percaya dalam Islam cukup umum. Sebuah pernikahan Tartar diadakan di rumah pengantin wanita sesuai dengan aturan agama Islam. Pengantin baru harus minum air gula dari cangkir yang sama, melambangkan kehidupan manis yang panjang bersama-sama. Biasanya, pengantin pria harus hidup untuk beberapa waktu di rumah orang tuanya-di-hukum itu, dan dalam beberapa keluarga, tidak harus pergi ke rumahnya sendiri sampai anak pertama lahir. Bayi menerima berkat agama Islam resmi tiga hari setelah kelahiran. Nama-nama bayi Tartar mereka biasanya diambil dari klasik Islam. Seorang anak biasanya mengambil nama keluarga dari ayah atau kakek. Ritus-ritus cradle diadakan tujuh minggu kemudian, dengan dudukan dan pakaian yang disediakan oleh nenek. Kemudian 40 hari setelah kelahiran anak, dia bermandikan air diambil dari 40 tempat, kebiasaan dimaksudkan untuk menghasilkan pertumbuhan yang sehat. Ketika seseorang meninggal, tubuh diselimuti dengan kain putih sesuai dengan praktek Islam. Kehidupan budaya Tartar kaya dan berwarna-warni. Musik mereka memiliki irama hidup, dan beberapa alat

musik yang digunakan, termasuk Kunie (seruling kayu), yang Kebisi (semacam harmonika) dan biola dengan dua senar. Tatar tarian yang meriah dan ceria. Pria menggunakan banyak gerakan kaki, seperti jongkok, menendang, dan melompat. Perempuan bergerak pinggang dan lengan lebih. Gaya tarian mereka menggabungkan fitur dari Uygur, Rusia, dan tarian Uzbek, tetapi juga memiliki karakteristik unik mereka sendiri. Pada festival, suku Tatar sering mengadakan kontes menari massal. Festival Kepala Plough adalah musim semi setiap pertemuan besar tahunan, yang diadakan biasanya pada tempat berpemandangan indah, dan termasuk permainan kolektif seperti menyanyi, menari, balap gulat, kuda dan tarik-menarik perang. Permainan mereka menikmati sebagian besar adalah melompat berjalan kontes. Semua kontestan memegang telur di sendok di mulut mereka. Yang pertama untuk mencapai garis fi nish tanpa menjatuhkan telur adalah pemenangnya. Drama Tartar mulai mengembangkan lebih awal dari mereka yang sebagian besar kelompok etnis lain di Xinjiang. Pada awal 1930-an, rombongan drama Tartar telah dibentuk dan mulai memberikan pertunjukan di Tacheng dan Urumqi. Dikarenakan hubungan ekonomi Tiongkok dengan negara-negara Arab dan Rusia yang makin deras, pejabat politbro kebudayaan Tiongkok salah satunya mengutus drama Tartar. (mah/bersambung)

Abrasi Bantaran ..........................................................dari halaman 1 Untuk itu, legislator PAN ini mendesak agar pemerintah daerah segera menangani persoalan tersebut. Mengingat kawasan pesisir di wilayah provinsi Kalbar ini cukup luas serta cukup rawan terjadinya abrasi pantai yang dapat menimbulkan korban jiwa. Agenda rapat kerja Komisi C DPRD Provinsi Kalbar bersama instansi terkait beberapa hari lalu, Tony mendesak agar persoalan itu segera ditangani. Politisi asal Kabupaten Sambas ini menambahkan, kawasan pesisir di Kalbar dinilai cukup

rawan terjadinya abrasi yang diakibatkan oleh gelombang laut. Diharapkan penanganan ini dilakukan secara serius oleh pemerintah. Minimal pemerintah memiliki solusi untuk menangkal gelombang laut, dan dapat menahan abrasi, khususnya di Kabupaten Sambas, ujar Tony. Dia berharap penanganan abrasi pantai dapat dilaksanakan pada 2012, sebagai wujud kepedulian terhadap ancaman harta benda warga pesisir. Jadi tidak perlu menunggu berlama-lama. Ini tidak boleh ditawar-tawar lagi. Dan ini har-

us menjadi prioritas, katanya. M e n u r u t ny a , d a n a b i s a disedot anggaran APBD Kabupaten, Provinsi maupun APBN. Mengingat APBD Kabupaten Sambas terbatas maka persoalan diatasi pemerintah provinsi maupun pusat melalui APBN. (jul)

KEHILANGAN STNK Honda Revo, KB 2667 TD, NK : MH1JBC3118BK030555, NS: JBC3E1030397 a.n RUSLI. STNK tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.


L GA

Yaya Toure

Balas Ejekan Rooney

kegagalan eksekusi penalti Didier Drogba di waktu normal. Kalau Rooney menganggap kekalahan Pantai Gading adalah hal yang lucu, itu terserah padanya. Saya menyukai Rooney, ia pemain yang hebat. Ia kenal beberapa pemain kami seperti saya, Kolo, Tiote dan Drogba, jadi ia punya komentar tersendiri, terangnya pada Sunday Mirror. (goal)

Yaya Toure membalas ejekan Rooney terhadap dirinya dan saudaranya, Kolo, di Twitter menyusul kekalahan Pantai Gading di final Piala Afrika 2012 dari Zambia melalui adu tendangan penalti. Penyerang Manchester United itu mengolok-olok kedua pemain Manchester City tersebut karena Pantai Gading yang lebih diunggulkan ternyata takluk di pertandingan final yang diwarnai

SENIN, 20 FEBRUARI 2012

ANDREA PIRLO Gol Fundamental Performa Andrea Pirlo sejak bergabung dengan Juventus semakin mengkilap. Pemain yang direkrut dari AC Milan menjadi salah satu penentu kemenangan Juventus atas Catania 3-1 di, Juventus Arena, dinihari kemarin. Dengan kemenangan ini, Juventus kembali ke capolista sementara dengan perolehan 49 poin hasil 23 kali bertanding. Metronom Juventus, Andrea Pirlo, tak memungkiri bahwa golnya bermakna penting dalam upaya comeback I Bianconeri kala menerima kedatangan Catania, Sabtu

(18/2) malam. Kecolongan gol cepat Pablo Barrientos di menit-menit awal, eksekusi tendangan bebas cantik Pirlo, gol pertamanya bagi Juve, mengantar La Vecchia Signora menyamakan kedudukan pada medio babak pertama. Eks punggawa AC Milan itu kemudian mengirim sepasang assist untuk dituntaskan Giorgio Chiellini dan Fabio Quagliarella usai turun minum. Skor akhir 3-1 bagi skuad Antonio Conte. Itu gol fundamental karena kami sedang ketinggalan dan perlu menyetarakan keadaan,

ungkap sang regista kepada situs resmi Juve. Kami berhasil menyamakan kedudukan dengan cepat, dan setelah itu menguasai permainan. Sebenarnya kami juga mampu mendominasi di lagalaga sebelumnya, tapi sayangnya gagal menggetarkan jala lawan, jelas Pirlo mengingat hasil tanpa gol versus Siena dan Parma. Tiga angka di Juventus stadium membawa Si Nyonya Tua menyalip Milan di papan klasemen sementara Serie A.Pelatih Antonio Conte mengaku senang dengan penampilan skuadnya itu.

Kami tidak pernah tertinggal duluan saat bermain di kandang sendiri sebelumnya, tapi t im bermain bagus dan menunjukkan kematangan, memberikan respon kuat kepada fans dan membuktikkan tim ini kuat, ungkap Conte di Football Italia. Kami adalah skuad yang ehbat dan saya melihatnya juga dalam selebrasi. Kami tahu Catania adalah tim yang kuat dan termotivasi dengan banyak pemain yang menarik. Saya pikir mereka sudah bekerja dengan bagus di Sisilia, tandas dia. (int)

A-G-E-N-D-A JADWAL TELEVISI Live TvOne Real Zaragoza vs Real Betis ( Selasa, 03:00 WIB 21 Februari 2012 ) PIALA FA Hasil Sabtu (18/2) Chelsea Everton Millwall Norwich C. Sunderland

Arsenal terancam tujuh musim berturut-turut tanpa meraih satu gelar pun. Di kancah Liga Primier Inggris persaingan The Gunners merebut titel juara sudah pasti tertutup. Di Liga Champions, peluang Robin van Persie hanya menyisakan satu persen untuk bisa lolos ke babak perdelapan final menyusul kekalahan telak 4-0 dari AC Milan. Meskipun pasukan London Utara masih menyisakan satu pertandingan di kandang. Satu-satunya harapan untuk mengakhiri kutukan tanpa gelar ada di kancah Piala FA. Pun apadaya, fans kembali harus bersedih, setelah di babak kelima Arsenal dipermalukan Sunderland 2 gol tanpa balas, Sabtu (18/2) malam kemarin. Manajer Arsenal, Arsene Wenger berharap timnya mampu memberikan sesuatu bagi tim di sisa musim ini. Kami harus menerima kritikan dan akan tetap bersama menghadapi kritikan tersebut, kata Wenger. Sekarang kami harus fokus untuk pertandingan selanjutnya, menyelesaikan liga musim ini dengan baik serta berjuang di Liga Champions meskipun peluang kami kecil, ujarnya. Arsene Wenger yang telah menangani Arsenal sejak tahun 1996 mengakui saat ini mereka akan berupaya untuk bisa masuk ke dalam posisi empat besar pada kompetesi Liga Primer Inggris musim ini. Dengan posisi empat besar, peluang Arsenal untuk bisa kembali berbicara di Liga Champions musim depan bisa terbuka. Arsenal kini berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris dan terpaut sepuluh angka dari Tottenham Hostpur yang berada di peringkat ketiga. Mereka juga memiliki nilai 43 sama dengan yang dimiliki oleh Chelsea dan memimpin empat poin di atas Liverpool yang berada di posisi ketujuh. Permintaan Wenger kepada pemainnya untuk kembali menunjukkan penampilan terbaiknya cukup beralasan karena mereka akan menghadapi lawan berat yaitu Tottenham Hotspur (26/2) dan Liverpool (3/3) pada pertandingan mendatang di lanjutan Liga Primer Inggris. Kami akan memberikan apapun yang masih tersisa di kaki kami, kata Wenger. Manajer Sunderland Martin O Neill tetap memuji Wenger meskipun timnya berhasil menyingkirkan Arsenal di Piala FA. Arsenal dinilai tampil buruk dan kalah 2-0 dari tuan rumah Sunderland di babak kelima Piala FA, Sabtu (18/2). Meskipun ada beberapa pihak yang mendesak supaya Wenger dipecat, O Neill justru berpendapat sebaliknya. Kami mungkin tidak terlalu sering bertemu di luar pertandingan, tapi saya pikir ia adalah orang yang fantastis dan punya pengaruh besar di sepakbola Inggris. Ia tentu kecewa dengan kekalahan ini tapi itu bukan sepeuhnya kesalahan Wenger. Menurut saya, ia tetap manajer yang hebat dan salah satu yang terbaik, ucapnya seusai pertandingan. Pelatih Sunderland ini juga mengaku senang bisa membawa timnya lolos ke babak perempat-final Piala FA dan berharap bisa melangkah lebih jauh lagi. Saya sangat senang kami tampil dengan penuh semangat dan determinasi. Kami mampu menekan mereka dan meraih hasil yang memuaskan. Sekarang kami sudah melangkah sampai delapan besar dan berharap bisa melangkah lebih jauh lagi, ungkapnya. (bbc/goal)

1-1 2-0 0-2 1-2 2-0

Birmingham C. Blackpool Bolton W. Leicester C. Arsenal

PREMIER LEAGUE ENGLAND Klasemen sementara 1 Manchester City 25 19 3 3 2 Manchester United 25 18 4 3 3 Tottenham Hotspur 25 16 5 4 4 Arsenal 25 13 4 8 5 Chelsea 25 12 7 6 6 Newcastle United 25 12 6 7 7 Liverpool 25 10 9 6 8 Norwich City 25 9 8 8 9 Sunderland 25 9 6 10 10 Everton 25 9 6 10 11 Swansea City 25 7 9 9 12 Fulham 25 7 9 9 13 Stoke City 25 8 6 11 14 WBA 25 8 5 12 15 Aston Villa 25 6 10 9 16 QPR 25 5 6 14 17 Blackburn Rovers 25 5 6 14 18 Wolves 25 5 6 14 19 Bolton Wanderers 25 6 2 17 20 Wigan Athletic 25 4 7 14 Top Scorer: 22 Robin Van Persie (Arsenal) 17 Wayne Rooney (Manchester United) 16 Demba Ba (Newcastle United) 15 Sergio Aguero (Manchester City) 12 Yakubu Aiyegbeni ( Blackburn Rovers) 12 Edin Dzeko ( Manchester City )

64-19 61-25 49-25 48-35 44-31 36-36 29-23 37-41 34-26 26-27 28-32 31-36 24-38 29-35 29-34 27-44 37-56 28-49 29-51 23-50

60 58 53 43 43 42 39 35 33 33 30 30 30 29 28 21 21 21 20 19

LA LIGA ESPANA Hasil Minggu (19/2) dinihari Getafe 1 - 1 Espanyol Real Madrid 4 - 0 Racing Santander Sevilla 2 - 0 Osasuna 1 Real Madrid 23 20 1 2 79-21 61 2 Barcelona 22 14 6 2 63-16 48 3 Valencia 22 11 7 4 35-22 40 4 Espanyol 23 9 6 8 26-27 33 5 Levante 22 9 5 8 29-29 32 6 Atletico Madrid 22 8 7 7 31-27 31 7 Malaga 22 9 4 9 28-32 31 8 Atletico Osasuna 22 7 10 5 26-35 31 9 Athletic Bilbao 22 7 9 6 34-30 30 10 Rayo Vallecano 22 8 4 10 27-32 28 11 Getafe 23 7 7 9 23-30 28 12 Real Sociedad 22 7 6 9 25-30 27 13 Sevilla 22 6 8 8 22-26 26 14 Real Betis 22 8 2 12 25-31 26 15 Villarreal 22 6 8 8 23-30 26 16 Mallorca 22 6 7 9 19-28 25 17 Granada 22 7 4 11 17-31 25 18 Racing Santander 23 4 11 8 18-30 23 19 Sporting Gijon 22 5 4 13 20-43 19 20 Real Zaragoza 22 3 6 13 18-38 15 Top scorer: 28 Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 23 Lionel Messi ( Barcelona) 14 Gonzalo Higuaín (Real Madrid) 14 Radamel Falcao Garcia (Atletico Madrid) 13 Roberto Soldado (Valencia ) 12 Karim Benzema ( Real Madrid) 9 Cesc Fábregas (Barcelona) 8 Miguel Pérez Cuesta (Rayo Vallecano) SERI A ITALIA Hasil Minggu (19/2) dinihari Juventus 3 - 1 Catania Klasemen Sementara 1 Juventus 23 13 10 0 36-14 2 Milan 23 14 5 4 45-20 3 Lazio 23 12 6 5 37-24 4 Udinese 23 12 5 6 34-22 5 Napoli 24 9 10 5 41-24 6 Inter 24 11 3 10 34-33 7 Roma 23 10 5 8 36-27 8 Palermo 23 9 4 10 33-34 9 Cagliari 23 7 9 7 22-24 10 Genoa 23 9 3 11 31-43 11 Fiorentina 22 7 7 8 23-22 12 Parma 22 7 7 8 27-34 13 Atalanta 23 8 9 6 26-27 14 Catania 22 6 9 7 28-32 15 Chievo 23 7 6 10 19-30 16 Bologna 22 6 7 9 21-26 17 Siena 22 5 8 9 22-22 18 Lecce 23 4 6 13 22-38 19 Cesena 22 4 4 14 15-34 20 Novara 23 3 7 13 20-42

49 47 42 41 37 36 35 31 30 30 28 28 27 27 27 25 23 18 16 16

PUSAT PENGOBATAN PENYAKIT KRONIS

Pengobatan Sinshe TCM yang Manjur, Satu-satunya di Pontianak Hongkong Medistra TCM yang beralamat di Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak, merupakan satu-satunya pusat pengobatan berbagai penyakit kronis dengan metode eksklusif TCM (Traditional Chinese Medicine) menerapkan resep rahasia turun temurun yang sudah memiliki sejarah 2.000 tahun lebih, resep kuno kekaisaran, resep pengobatan modern sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Konsultan Sinshe ahli TCM ternama yang sudah memiliki banyak pengalaman hadir di Hongkong Medistra TCM Pontianak membantu anda mengobati berbagai penyakit yang sudah lama diobati tetapi belum sembuh juga, bisa diatasi hingga ke akar-akarnya, antara lain:

1. Penyakit kanker/tumor: Kanker paru-paru, kanker liver, kanker getah bening, kanker usus, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker saluran pencernaan dan kanker lainnya. 2. Rematik/nyeri sendi: Radang dan pembengkakan sendi, sakit pinggang, radang bahu, sakit ruas tulang leher dan sakit nyeri lainnya. 3. Diabetes (kencing manis), hipertensi, stroke, lumpuh setengah badan, bronchitis, asma, radang hidung dan tenggorokan, telinga mendengung, pendengaran kurang, penyakit mata, radang ginjal, batu ginjal, wasir/ambeien, epilepsi (ayan), penyakit usus dan lambung, kulit. 4. Penyakit reproduksi pria dan

wanita (herpes, sipilis, gonorrhea), kemandulan, gangguang fungsi seksual pria (impotensi, ejakulasi dini, fungsi seksual menurun, sperma mati, tidak bersperma). Radang prostat yang berakibat sering kencing, kencing terburu-buru, kesulitan kencing, kencing tidak tuntas. 5. Hepatitis (peradangan tipe A, B dan C) 6. Penyakit kewanitaan: Radang organ reproduksi, pembesaran kelenjar susu, radang leher rahim, haid tidak lancar, haid terasa sakit. 7. Migran, pening/pusing, sakit kepala dan lainnya. Hongkong Medistra TCM menggunakan obat herbal TCM Tiongkok

eksklusif, sekitar 60-an jenis metode/ resep pengobatan khusus yang sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis, tidak peduli kondisi penyakit parah/ringan, usia penderita tua/ muda, riwayat penyakit panjang/ pendek, rata-rata setelah diobati 2-7 hari. Berbagai gejala penyakit akan berangsur menghilang, setelah diatasi tidak mudah kambuh. Dengan menggabungkan obat herbal TCM mujarab, akupunktur, tuina dan lainnya sebagian pasien yang penyakitnya semakin lama akan semakin cepat membaik, hari itu konsumsi obat hari itu juga mulai terasa khasiatnya, rata-rata 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi : HONGKONG MEDISTRA TCM Hari Minggu & Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak Telp. 0561-733268 HP. 0821 5279 7888 Libur Tetap Buka


PATROLI

CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Hubungi: Bagian Pemasaran

MELAWAN

DITEMBAK PONTIANAK. Jajaran Reskrim Polresta Pontianak meringkus Novriandi, 25, DPO kasus peredaran narkoba yang melarikan diri saat menjalani persidangan di PN Pontianak, Sabtu (18/12). Warga Sungai Jawi tersebut ditangkap di Jalan Gajah Mada. Novriandi berurusan dengan polisi atas laporan pencurian dengan pemberatan (Curat). Dia membongkar rumah di Gang Sepakat 8, pada tanggal 25 Desember 2011 lalu. Tersangka ditangkap atas laporan Curat di Pontianak Kota dengan cara membobol rumah kosong milik warga. Setelah dikembangkan, tersangka merupakan DPO kasus Narkoba yang lari saat menjalani persidangan di PN Pontianak tahun 2011, ungkap Kompol Puji Prayitno, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Minggu (19/2). Puji mengatakan, setelah polisi melakukan penangkapan, Novriandi melakukan perlawanan. Pemuda itu mengeluarkan senjata tajam untuk menikam petugas. Karena ada perlawanan dan takut anggota dilukai menggunakan senjata tajam, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan mengenai kaki kanan dan kiri, jelas Puji. Polisi akan melakukan pengembangan terhadap tindakan kriminal yang pernah dilakukan Novriandi. Sehingga bisa mengungkap kejahatannya di TKP lain. Memang banyak TKP yang dilakukannya. Di antaranya di Pontianak Kota, Selatan, Utara, serta Pontianak Barat dengan modus yang berbeda-beda, baik tindakan Curat, Curas serta pembacokan, jelas Puji. Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan kasus, apalagi Novriandi merupakan residivis kambuhan yang sering melukai korbannya. Di Pontianak Barat dua TKP kasus pembacokan dan penodongan yang dilakukannya. Kini Polsek Barat sedang melakukan pengembangan kasus yang melibatkan Noviandi. Tersangka melakukan kejahatan kurang lebih tujuh laporan di wilayah hukum Pontianak, tegas Puji. Novriandi dijerat pasal 351 berkaitan dengan kasus pembacokan yang dilakukan terhadap pengendara motor saat ingin mencari tambal ban. Pelaku memeras pengendara tersebut dan menguras uangnya. Uang tak dikasi, korban langsung dibacok. Tersangka baru pasal itu yang dikenakan. Nantinya akan dilimpahkan ke Polsek lain untuk dikembangkan. Tersangka terancam lima tahun penjara, papar Puji. Puji menegaskan, pelaku menjalankan aksinya menggunakan senjata tajam serta melumpuhkan targetnya, jika pelaku tidak memberikan apa yang diinginkannya. Kemana-mana pelaku membawa senjata tajam. Pelaku bisa dibilang berbahaya dan tidak memandang siapapun untuk melukai targetnya yang menjadi sasaran, ungkapnya. Puji mengimbau masyarakat, selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan, agar tidak menjadi korban kejahatan. Kita perlu waspada dari kejahatan, baik kejahatan jalanan maupun Curat, Curas serta Curanmor. Karena pelaku kejahatan biasa beraksi di perkotaan saat targetnya lengah, imbaunya. (sul)

Novriandi. SYAMSUL ARIFIN

Gudang Penampung Tambang Dipoliceline PONTIANAK. Tim gabungan Polda Kalbar menemukan gudang yang diduga sebagai tempat menampung biji timah di Ketapang. Kini kasusnya didalami Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar. Gudang yang kita ditemukan sebanyak sembilan unit. Keberadaannya diduga untuk menamMukson Munanda. D pung hasil penambangan. Hingga bisa terkumpul dalam jumlah banyak. Karena itu masih ditelusuri gudang tersebut mengantongi izin atau ilegal. Sementara guna kepentingan penyidikan kini gudang telah dipasangi garis polisi, ungkap AKBP Mukson Munandar, Kabid Humas Polda Kalbar di Pontianak, kemarin. Mukson mengatakan, dalam gudang banyak ditemukan tumpukan karung berisi barang tambang oleh tim Polda. Penyelidikan secara intensif terus dilakukan. Diduga menjadi tempat penampungan hasil tambang ilegal. Tetapi semua masih didalami polisi. Kami belum ada menetapkan tersangka. Karena masih mengumpulkan bukti. Namun jika mempunyai cukup bukti dipastikan tersangka bakal ditetapkan. Identitas pemilik gudang sudah dikantongi, tegas Mukson. OK

Halaman 15

Senin, 20 Februari 2012

m u s e M S N P m u n Ok

Segera Disidang perkara ini, kita mengedepankSEKADAU. Kisah mesum an asas praduga tak bersalah. oknum PNS Sekadau yang Makanya yang bersangkutan terbongkar tahun lalu, akan akan kita panggil terlebih dasegera dituntaskan. Tim penhulu, tegas Khandra. egakan Disiplin PNS akan Tim yang akan memanggil segera memanggil oknum oknum tersebut adalah tim tersebut untuk dimintai ketgabungan yang terdiri dari erangannya. berbagai unsur terkait dengan Oknum PNS itu akan segera persoalan disiplin PNS. Sayang dipanggil oleh tim, kata KhanKhandra tidak mengungkapdra Asmarahady, Asisten II kan kapan pemanggilan itu Pemkab Sekadau kepada EquaKhandra Asmarahady akan dilakukan. Yang jelas tor, akhir pekan lalu. Pemanggilan dilakukan untuk meminta kedua belah pihak akan kita mintai penjelakejelasan dari sang oknum tersebut. Dalam sannya, tuntas Khandra. (bdu)

Menghilang Sejak Malam Valentine

Deli Marni dan kedua orangtuanya. A

NGABANG. Sejak malam Valentine, Selasa (14/2) lalu, Deli Marni, 16, putri sulung Anton tidak pulang ke rumah. Kedua orangtua Deli menantikan kedatangan anaknya. Perasaan cemas menghantui Anton dan istrinya semen-

NTONIUS

jak putrinya menghilang. Jika Deli Marni ini pulang, saya tidak akan memarahinya. Malah saya akan menaburkan beras kuning sebagai ungkapan syukur kembalinya Deli ke rumah, kata Anton, warga desa Pawis, Keca-

PELANGGARAN LALIN Kebanyakan Pegawai Swasta S INGKAWANG . Kurun 2011 hingga Januari 2012, di Kota Singkawang tercatat 2.657 pelanggaran Lalu Lintas (Lalin). Pelanggarnya paling banyak dari kalangan pegawai swasta. Untuk pelanggaran yang berkenaan dengan kelengkapan kendaraan 1.360 kasus, surat-surat kendaraan 1232 kasus dan pelanggar marka rambu 20 kasus, kata AKBP Prianto SIk, Kapolres Singkawang melalui Kasatlantas AKP Bagio Erianto kepada wartawan, kemarin (19/2).

Bagio menjelaskan, pelanggaran paling banyak dari kalangan swasta 2.339 kasus, disusul pelajar 245 kasus, sopir 36 kasus, dan mahasiswa 36 kasus. Secara umur, didominasi antara 16 hingga 30 tahun sebanyak 1.512 orang, 31 hingga 40 tahun 526 orang, 41 hingga 50 tahun 250 orang, 51 tahun ke atas 298 orang dan umur 10 hingga 15 tahun 60 orang, ungkapnya. Sementara bila ditinjau dari latar belakang pendidikan, kata Ba-

Razia yang dilakukan Polres Singkawang beberapa waktu lalu. D

OK

SUTARJO

gio, pelanggar paling banyak dari SMA sederajat 1.152 kasus, disusul SD 796 kasus, SMP 549 kasus dan Perguruan Tinggi 145 kasus. Bagio mengatakan, kepolisian akan terus menekan angka kecelakaan Lalin. Selain dengan penindakan tegas, terutama terhadap pelanggar di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Polres juga telah mengajukan denda maksimal

Halaman 15

matan Jelimpo, Kamis (16/2). Ayah enam anak ini mengakui, dirinya sedikit keras dalam mendidik anakanaknya. Anton mengira Deli takut pulang karena akan dimarahi. Saya sangat

Halaman 15

Juru Parkir Liar

Berkeliaran

DOK

PONTIANAK. Parkir liar meresahkan masyarakat. Apalagi sering kali meminta tarif lebih kepada para pengendara. Inilah yang terjadi di beberapa wilayah Kota Pontianak. Juru parkir meminta uang tanpa memberikan karcis retribusi yang telah ditentukan Dinas Perhubungan. Berdasar peraturan daerah (Perda) yang terkandung dalam pasal 4/2011, tentang retribusi jasa umum, bahwa pungutan biaya parkir untuk kendaraan roda dua Rp1 ribu. Sedangkan kendaraan roda empat atau selebihnya Rp2 ribu. Jika terdapat juru parkir yang meminta lebih kepada pengendara, akan diberikan teguran yang berujung tindak pidana. Ada beberapa juru parkir liar di salah satu pusat perbelanjaan meminta tarif parkir Rp3 ribu hingga Rp5 ribu dalam hitungan jam. Terkadang, mereka juga menyalahi aturan memarkir kendaraan, terkesan asal-asalan. Kasi Perparkiran Dinas Perhubungan, Rahmad Suprayetno

Halaman 15


10 

musyawarah kite

Pembangunan Butuh Tahapan SUNGAI RAYA. Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotien mengatakan pembangunan yang ada di Kubu Raya sejak dibentuk tahun 2007 lalu hingga saat ini masih terus berproses. Sehingga untuk mewujudkan pembangunan itu tidak ada yang instant Namun untuk mencapai tujuan yang dikehendaki tidak mungkin dicapai secara instant, Andreas Muhrotien tetapi melalui proses yang bertahap. Terpenting lagi, arah yang akan dituju sudah jelas dan terprogram, katanya pada wartawan, belum lama ini. Dijelaskannya, dalam APBD tahun 2011 sudah ditentukan arah kebijakan pembangunan yang berpihak kepada rakyat, demikian dengan APBD 2012 ini. Hal itu menjadi bukti, Pemerintah Kubu Raya sudah sangat pro rakyat dengan jumlah komposisi belanja publik sebesar 52 persen dan 48 persen lainnya untuk belanja aparatur. Andreas menuturkan, Kabupaten Kubu Raya yang relatif baru terbentuk. Tujuannya tak lain untuk mempercepat pembangunan diperlukan spirit, dan kekompakan dari semua komponen masyarakat. Untuk itu, seluruh masyarakat agar bersatu dan bersama-sama membangun, jalin sesuatu yang besar dan berpikir negarawan. Apabila terdapat salah paham yang kecil jangan dibesar-besarkan. Jika ada masalah, laporkan pada aparat pemerintahan yang terkait. Kalau kita memiliki semangat positif dan kompak, pasti segala sesuatunya dapat dilaksanakan dengan baik dan kondisi kehidupan kita lebih maju atau sejahtera, katanya. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kubu Raya, Gandhi Satya mengatakan, sesuai dengan rencana program pembangunan yang ditetapkan pemerintah Kubu Raya akan mengutamakan program pembangunan yang mengarah pada percepatan pencapaian Millennium Development Goal s (MDGs) atau tujuan pembangunan millennium dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2012. Sesuai dengan program pemerintah pusat, tahun 2015 mendatang MDG s harus bisa tercapai. Berdasarkan hal tersebut kita akan mengutamakan program pembangunan pada percepatan pencapaian MDG s sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah pusat, katanya. Menurutnya, dalam perencanaan program pembangunan Kubu Raya, ada dua target yang diutamakan, yaitu target pencapaian program MDG s dan target pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah yang diprogramkan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya periode 2008 hingga 2013. Untuk memastikan keberhasilan dua program tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi bersama SKPD dan lembaga legislatif serta pihak terkait lainnya. (oen)

KUBU RAYA Menuju Perubahan

Senin, 20 Februari 2012

Pasca Putusan PTUN Pontianak

Sadik Gerah, Diseret Perkara PT ABP PONTIANAK. Merasa namanya disebut-sebut pasca putusan PTUN Pontianak yang memenangkan PT Ambawang Bumi Perkasa (ABP), mantan Kepala Dinas Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya, Ir Sadik Azis, akhirnya angkat bicara. Terkait mengenai pencabutan izin perkebunan PT ABP oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Saya juga heran, Mustafa menyebut nama saya berulangulang kali di koran. Padahal sebetulnya, mereka tidak perlu berpolemik di koran. Akui saja kekalahan PTUN itu terhadap PT ABP. Jangan menarik orang lain, malah berstatemen membawa koper isu uang ke ruangan saya, dan mengatakan pak Agung menjual belikan lahan pada pihak Malaysia, kata Sadik, pada Equator di Pontianak, Sabtu (18/2). Bahkan Sadik siap, membongkar rekaman pembicaraan pada pertemuan yang disebutkan Kabag Hukum Pemkab Kubu Raya, Mustafa. Ia juga menyarankan, Mustafa untuk tidak berpolemik tidak benar hingga bisa membuat citranya menjadi buruk.

Sadik Azis

Seharusnya Mustafa sadar kalau dia salah. Bupati juga harus mencari tindakan lain. Apakah mau banding, atau apa. Jangan melibatkan orang lain. Saya juga tidak mengerti dengan pola pemerintahan di Kubu Raya. Kok selalu membuat manajemen begini, ingin membuat orang lain terlibat. Perbuatan seperti ini jelas salah, selesaikan sebuah persoalan dengan baik,

Seharusnya Mustafa sadar kalau dia salah. Bupati juga harus mencari tindakan lain. Apakah mau banding, atau apa. Jangan melibatkan orang lain. Saya juga tidak mengerti dengan pola pemerintahan di Kubu Raya. Kok selalu membuat manajemen begini, ingin membuat orang lain terlibat. Perbuatan seperti ini jelas salah, selesaikan sebuah persoalan dengan baik, ingat Sadik.

Kemudian, dia menegaskan, PT ABP itu tidak menjual beli lahan. Sadik mengatakan, ia ikut dalam MoU antara PT ABP dengan pihak Malaysia yang dilakukan di Hotel Mercure secara terbuka, bukan sembunyi-sembunyi. Pada saat itu, dibuka salah satu Asisten Setda Pemerintah Provinsi Kalbar yang ditunjuk oleh gubernur untuk mewakili Gubernur. Pada saat itu, dijelaskan pria saat ini menjabat sebagai Wakil

Ketua HKTI Bidang Perkebunan dan Kehutanan yang resmi hadir, sesuai undangan adalah pak Wahaf, asisten dari Kubu Raya. Karena dirinya tidak punya undangan kebetulan di telepon oleh pihak Malaysia yang minta ia hadir. Karena saya tidak punya undangan, saya sampaikan pada bapak Bupati saat itu. Bupati mengizinkan, dan saya diminta jangan berkomentar. Sampai akhir pertemuan saya tidak ada berkomentar, cuma begitu selesai saya sampaikan tolong besok datang ke kantor untuk mengklariďŹ kasi persoalan perizinan yang ada supaya clear, terangnya. Sadik juga menambahkan, amanah yang disampaikan Gubernur Kalbar saat pertemuan gabungan dengan pengusaha sawit se Kalbar di Hotel Kini. Dalam amanahnya, Gubernur meminta supaya Kepala Dinas membantu Bupati secara baik, kemudian memberikan keterangan yang benar kepada investor. Datanglah mereka ke kantor saya. Kalau pada saat itu di bilang, Agung dan investor datang membawa satu koper uang saya

tidak pernah melihatnya. Sebab saat itu, saya hanya lihat Agung membawa satu buku agenda dengan pengacaranya. Begitu juga dengan pihak Malaysia, jelas Sadik lagi. Terkait pencabutan izin lahan terhadap PT ABP, Sadik mengatakan penentu kebijakan sudah mengambil langkah yang salah. Sebab seharusnya, sebelum mencabut izin tidak ada surat peringatan I, II dan III. Harusnya penentu kebijakan memanggil perusahaan yang bersangkutan sebelum izin dicabut. Selama dirinya menjabat, Sadik menegaskan, dirinya tidak pernah menerima apapun karena dalam bekerja ia selalu berlandaskan aturan dan UU yang berlaku. Banyak izin yang cacat hukum, suatu saat saya bongkar semuanya. Soal koper berisikan uang, mungkin ukur baju di badan mereka. Demi Allah, selama ini saya bekerja tidak pernah menerima apa pun dari perusahaan, baik perusahaan HTI, maupun perusahaan perkebunan, dan pertambangan. Boleh dicek pada setiap perusahaan, apakah ada saya menerima uang, pungkas Sadik. (jul)

Libatkan Perempuan, Kembangkan Perikanan SUNGAI RAYA. Pemkab Kubu Raya terus berupaya meningkatkan, dan mengembangkan usaha budidaya perikanan guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu caranya dengan melakukan pembinaan dan memberikan bantuan perikanan, bagi budidaya ikan dari kaum perempuan yang tersebar di KKR. Pemerintah pusat dan daerah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, dari penyuluh lapangan untuk menularkan ilmu dan sekaligus memberikan solusi pada para pembudidaya dalam

menghadapi persoalan-persoalan pembudidayaan, kata Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Kelautan Kubu Raya, Radjudin Samad, kepada wartawan, kemarin. Seiring semakin berkembangnya budidaya perikanan di tengah-tengah masyarakat, serta di dorong dengan adanya program pemerintah, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, pemerintah sangat konsen dalam mengembangkan budidaya perikanan. Mengingat Kubu Raya merupakan penyangga kebutuhan ikan di Kalbar.

Rajudin mengatakan, wilayah Kabupaten Kubu Raya sebagian besar merupakan kawasan perairan dan pesisir. Namun tidak semua masyarakatnya memanfaatkan potensi itu mengembangkan usaha perikanan. Saya melihat, kaum ibu atau perempuan lebih banyak memiliki potensi mengembangkan sektor tersebut. Selain memperkuat perekonomian keluarga, suami juga bisa mencari penghasilan tambahan dengan pekerjaan sebelumnya, katanya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabu-

paten Kubu Raya, Suharjo Usman mengatakan, program bantuan budidaya perikanan yang digalakkan pemerintah setempat lebih diarahkan pada pemberdayaan kaum perempuan. Program tersebut, sengaja disusun untuk memperkuat rumah tangga. Khususnya kelompok perempuan yang saat ini sudah mulai didorong. Dia mengatakan, program bantuan budidaya perikanan sudah ditetapkan tidak menjadi program sesaat. Artinya, program itu terus berkelanjutan, sehingga produktivitas hasil budidaya di Kubu Raya terus

mengalami peningkatan. Dari program yang dicanangkan, secara teknis diarahkan untuk pembuatan keramba jaring tancap dan keramba jaring apung di sepanjang Sungai Kapuas. Namun program tersebut dijalankan secara bertahap, tuturnya. Suharjo menambahkan, dengan dana yang tersedia, pihaknya telah berupaya agar produktivitas budidaya perikanan menjadi salah satu ikon di Kubu Raya. Program itu diupayakan mengikuti program beras lokal yang duluan populer di kalangan masyarakat. (oen)

GEMA KABUPATEN PONTIANAK 

Maulid Nabi Muhammad SAW

derap bestari

Pesan untuk Kaum Hawa Ilustrasi /IST

Tanaman Warga Diserang Ulat Bulu MEMPAWAH. Warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh dihebohkan dengan serangan ulat bulu pada tanamannya. Ratusan ulat bulu menempel pada pohon bahkan dinding rumah warga. Mereka berharap permasalahan ini segera ditangani Pemkab Pontianak. Saya mendapatkan laporan dari salah satu warga yang mengaku tanaman di rumahnya diserang ulat bulu. Jumlah sangat banyak dan kejadian seperti itu tidak biasanya. Atas laporan itu, saya langsung menuju ke rumah warga itu. Dan setelah di lihat memang jumlah ulat bulu sangat banyak, kata Amin, Ketua Rt 08 Rw 03 Desa Galang. Amin menceritakan, awalnya dirinya mendapatkan laporan dari warganya yang bernama Phang Miau Le alias Sujoto, 40, berdomisili di Gang Garuda Rt 08 Rw 03 Desa Galang. Warga tersebut mengaku, pohon mangga di belakang rumahnya diserang ulat bulu. Bahkan, tidak hanya menyerang pohon saja. Ulat bulu juga nyaris masuk ke dalam rumah. Beberapa ulat bulu ditemukan menempel di dinding dapur rumah Sujoto. Ulat bulu yang menempel di rumah diusir dengan cara dibakar, ungkapnya. Amin menjelaskan, ulat bulu yang menyerang tanaman milik warganya tersebut berwarna kecokelatan dan bentuk badannya lebih kecil. Dengan warna kulit tersebut, ulat bulu tidak terlalu tampak ketika menempel di batang pohon. Kita belum mengetahui apa yang menyebabkan adanya serangan ulat bulu ini. Jika dilihat secara dekat, ulat bulu ini tampak seperti sudah mati. Sebab, tidak menunjukkan adanya pergerakan, bebernya. Amin berjanji akan menyampaikan laporan terkait serangan ulat bulu ini kepada Kades setempat. Selanjutnya ditindaklanjuti ke tingkat kecamatan dan pemerintah daerah. Agar masalah serangan ulat bulu ini segera ditangani oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan keberadaan pohon yang ada disekitar rumah atau kebunnya. Bukan tidak mungkin serangan ulat bulu ini menyebar dan menyerang pada jenis tanaman lainnya, ujarnya. Amin juga berharap, serangan ulat bulu ini segera ditangani dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait. Agar serangan ulat bulu tersebut tidak berkelanjutan dan menyebar serta merusak tanaman masyarakat secara luas. Mesti ditangani dengan cepat dan tepat. Kita tidak ingin dibiarkan berlarut dan meresahkan masyarakat khususnya petani. Sebab, keberadaan ulat bulu itu dapat merusak tanaman dan merugikan masyarakat, tegasnya. (shn)

MEMPAWAH. Pemerintah Kabupaten Pontianak bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al-Falah Mempawah, Minggu (19/2). KH Buya Jamhur Fathurozi dalam tausiyahnya memaparkan tentang pesan Rasullullah Muhammad SAW kepada umatnya, khususnya kaum perempuan. Sebab, Rasulullah lebih meninggikan derajat kaum perempuan jika dibandingkan dengan lakilaki. Jika boleh memilih, saya ingin dilahirkan sebagai perempuan. Karena, Rasulullah Muhammad SAW mengatakan, bahwa orang yang pertama kali masuk surga nanti adalah perempuan, ungkapnya. Bukan hanya itu saja, bahkan Rasulullah dalam hadistnya, menyampaikan pesan-pesan kepada

kaum ibu tentang syarat-syarat masuk surga. Ada empat syarat yang harus dipenuhi, apabila seorang perempuan ingin masuk surga. Ya n g p e r t a m a , s e o r a n g perempuan yang rajin melaksanakan salat lima waktu. Kedua, perempuan yang selalu berpuasa selama satu bulan penuh. Yang ketiga, perempuan yang akan masuk surga yakni selalu menjaga kehormatannya. Serta, syarat terakhir yakni patuh kepada suami, tegasnya. Buya Jamhur mencontohkan tentang tingginya derajat seorang ibu. Bahwa derajat ibu itu tiga tingkat lebih tinggi dibandingkan bapak. Kalau bapak waktu disunat, sakitnya cuma terasa digigit semut. Kalau ibu ketika mengandung dan melahirkan itu bertaruh nyawa. Seakan nyawa sudah berhadapan dengan pintu

sakratul maut. Karenanya, pengorbanan dan perjuangan ibu tidak ada yang bisa menandinginya, tuturnya. Namun, timpal dia, seorang ibu juga memiliki peranan yang lebih penting dalam membina rumah tangganya. Khususnya dalam tugas mendidik anak. Nabi Muhhammad SAW berpesan, agar orangtua dapat mendidik dan membentuk akhlak anak-anaknya dengan baik. Ada tiga kewajiban dalam mendidik anak. Pertama, didiklah anak agar mencintai para nabi, khususnya teladan kita Nabi Muhammad SAW. Kedua, didiklah anak untuk mencintai para turunannya. Serta ketiga, didiklah anak untuk mencintai Al-Qur an, bebernya. Untuk mencapai semua itu, imbuhnya, peranan yang sangat penting ada pada kaum ibu yang memberikan curahan kasih dan sayang dalam mendidik anak-

anaknya. Ibu juga lebih memiliki waktu yang lebih banyak bersama anaknya, dibandingkan bapak yang menghabiskan waktu untuk bekerja menghidupi keluarga. Suatu negara bisa berdiri berkat perempuan. Sebaliknya, negara bisa hancur karena perempuan juga. Karenanya, perempuan disebut sebagai pendidik dasar dalam rumah tangga, ungkap Buya Jamhur. Buya Jamhur berharap para jemaah yang hadir dalam kesempatan itu untuk senantiasa melaksanakan berbagai perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Laksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik selama hidup di dunia sesuai dengan ajaran Al-Qur an. Mari bersama kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Allah

SWT, agar kelak kita diberikan keselamatan baik di dunia maupun di akhirat, pungkasnya. Ribuan jemaah yang hadir, mendengarkan tausiyah yang disampaikan KH Buya Jamhur Fathurozi. Sejumlah pejabat daerah mulai dari Bupati Pontianak, H Ria Norsan, Wakil Bupati Pontianak, H Rubijanto, Staf Ahli Pangdam Tanjungpura, Kol Inf Samsul Rizal dan sejumlah pejabat lainnya hadir dalam kegiatan tersebut. Melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita pupuk dan tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Peringatan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk menteladani ajaran Nabi Muhammad SAW khususnya kepada masyarakat muslim di Kabupaten Pontianak, harap Ria Norsan dalam sambutannya. (shn)

Tertibkan Kendaraan Tak Layak Pakai M ENEKAN angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pontianak bersama LLAJ Dinas Perhubungan menggelar razia gabungan di Sungai Pinyuh. Razia tersebut menertibkan kendaraan yang tidak layak jalan. Sebab, faktor kendaraan kerap kali memicu terjadinya Laka Lantas. Kita cek seluruh kendaraan, khususnya angkutan barang maupun penumpang yang melintas. Baik kendaraan angkutan pribadi maupun milik operasional perusahaan. Jika tidak layak jalan, akan kita tindak, kata Kasat Lantas Polres Pontianak, AKP Ahmadi. Dijelaskannya, pemeriksaan dilakukan terhadap kelayakan angkutan. Misalnya, kondisi fisik body kendaraan maupun onderdil lainnya. Seperti rem, bak angkutan apakah sudah keropos atau tidak, ban, lampu utama, lampu sen atau lampu rem dan lainnya.

Semua kelengkapan berkendara seperti itu harus berfungsi dengan baik dan normal. Termasuk kendaraan yang tampak mengeluarkan asap tebal mesti segera diperbaiki oleh si pengendara, tegasnya. Bukan hanya itu, timpal Ahmadi, razia gabungan tersebut juga memeriksa menyangkut administrasi berkendara. Seperti surat menyurat kendaraan, ijin trayek, ijin kir dan lainnya menyangkut legalitas operasional kendaraan itu sendiri. Saat ini diduga masih banyak kendaraan angkutan yang masih mengabaikan kelayakan operasional tersebut. Karenanya, kita ingin meningkatkan kesadaran perusahaan maupun pemilik perorangan kendaraan angkutan untuk melengkapi dan memperbaiki kendaraan angkutan yang dimilikinya. Agar kendaraan angkutan layak beroperasional, tuturnya. Ahmadi berharap perusahaan atau kendaraan angkutan mi-

lik pribadi dapat merawat dan menjaga kendaraannya dengan sebaik mungkin. Mulai dari perawatan ďŹ sik hingga administrasi kelengkapan kendaraan. Polisi akan memberikan sangsi sesuai

aturan yang berlaku terhadap kendaraan angkutan yang tidak layak jalan. Kelayakan operasional kendaraan angkutan itu sangat mendukung usaha yang dilakukan

perusahaan itu sendiri. Misalnya kendaraan angkutan bus, jika busnya dalam keadaan bersih, kuat dan layak jalan, maka penumpang juga merasa aman dan nyaman, ujarnya. (shn)

Jalan Peniti-Segedong ambruk. Padahal jalan tersebut proyek tahun 2011 lalu. Masyarakat berharap perbaikan. AlÂż Shandy/Equator


11

SINGKAWANG

Senin, 20 Febuari 2012

Spektakuler

Tak Semua Usulan Pembangunan Terakomodir HK: Harap Bersabar Singkawang. Akibat keterbatasan alokasi APBD 2012, tidak semua usulan pembangunan terakomodir. Walaupun usulan tersebut semula sudah menjadi hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat terbawah. Alokasi penganggaran, harus dipahami dengan cara bertahap. Diharapkan pada sektor yang belum tersentuh untuk bersabar, kata Dr KRA Hasan Karman Notohadiningrat, Walikota Singkawang ketika membuka Musrenbang Tingkat

Kecamatan di Singkawang Selatan, baru-baru ini. Tidak semua usulan pembangunan terakomodir, karena dalam pelaksanaan pembangunan dinilai berdasarkan skala prioritas, atau dilihat dari rencana pembangunan mana dulu yang lebih penting untuk dilaksanakan pada satu tahun anggaran. Hasan mengungkapkan, diantara program prioritas pembangunan 2012 itu, terdiri atas sektor pendidikan yang mendapat alokasi dari APBD

SUARE KITE

Wimar Witoelar ke Singkawang diminta sebagai pemSingkawang. Juru bicara internasional Bicara Kepresidenan dalam bidang politik di era Presiden RI dan ekonomi ini akan Abdurrahman Wahadir di Kota Singhid (Gusdur), Wimar kawang, tepatnya di Witoelar akan menkampus STIT Singjadi pembicara dalam kawang guna memSeminar Demokrasi bahas demokrasi di kampus STIT Singantara harapan dan kawang, Rabu (22/2) kenyataan dalam permendatang pukul spektif pendidikan 09.00. Wimar Witoelar politik, ekonomi, sosKehadiran tokoh yang sering muncul sebagai ial dan budaya. Asmaniar mengatakan, seminar pembicara di televisi itu disampaikan Pembina Solidaritas Ma- demokrasi tersebut merupakan syarakat untuk Keadilan (PSMK), bagian dari rangkaian kegiatan Asmaniar. Wimar Witoelar akan pelantikan Kepengurusan PSMK hadir sebagai pembicara Seminar Provinsi Kalbar. Selain pelantikan Demokrasi antara Harapan dan kepengurusan PSMK Kalbar, juga Kenyataan, katanya kepada Equa- dilaksanakan seminar yang menghadirkan pembicara berkelas, tor, belum lama ini. Wimar Witoelar dengan katanya. Seminar ini, kata Asmaniar, penampilan khasnya yang berambut kriwil itu, merupakan untuk pengembangan demokrasi seorang kolumnis media massa yang terbuka dan benar. Melalui lokal dan internasional, sebut seminar ini kita akan mengetahui saja di Today, Business Week, seperti apa demokrasi itu yang News Week, Australian Financial sebenarnya, apakah kebebasan Review. Juga komentator ABC, yang kebablasan, membicarakan aturan main atau yang lainnya, CNBC dan CNN. Tokoh kenamaan yang sering jelasnya. (dik

34,72 persen, infrastruktur 14,46 persen, reformasi birokrasi dan tata kelola sebesar 14,05 persen. Selanjutnya, bidang kesehatan 12,85 persen dan ekonomi 9,64 persen. Alokasi tersebut mengingat pembangunannya bersifat komprehensif dan terkait pada bidang kehidupan, katanya. Terkait sasaran pembangunan 2012, difokuskan pada upaya peningkatan, pengembangan dan perluasan dari sasaran yang ditetapkan pada tahun sebelumnya. Dengan skala prioritas dan strategis, serta usulan pembangunan yang masih tertunda akan dapat direalisasikan. Itu semua mengacu

pada RPJPD Kota Singkawang 2005 -2025, sesuai dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan, jelas Hasan. Dia mengatakan, usulan pembangunan yang belum tertampung pada Musrenbang, diantaranya direalisasikan pada belanja aspirasi dari Anggota DPRD Kota Singkawang. Hal tersebut merupakan hak yang wajar, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan mengenai hak budget dari DPRD, kata Hasan. Pembangunan, tambah dia, terus berjalan tanpa mengenal berhenti atau terus menerus secara berkelanjutan. Tujuannya bagaimana mewujudkan

secara riil, jelas Hasan. Sementara itu di bidang lainnya, tambah dia, berupa ukuran kinerja ekonomi suatu daerah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, yakni Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Singkawang, PDRB Kota Singkawang atas dasar harga berlaku, meningkat hampir dua kali lipat, dari 2006 di angka Rp 1,58 triliun menjadi Rp 2,70 triliun pada 2011. Data Bank Indonesia untuk nilai simpanan masyarakat komulatif sampai Desember 2011 sebesar Rp 2,231 triliun. Ada

kesejahteraan masyarakat yang semakin merata dan berkeadilan, jelas Hasan. Sementara terkait pencapaian pembangunan di Kota Singkawang kata Hasan, dapat dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) yang telah mencapai 68,86 pada 2010, atau terbaik ketiga di Kalbar setelah Kota Pontianak dan Kapuas Hulu. Salah satu tolok ukur tersebut merupakan cerminan keberhasilan Kota Singkawang dalam melaksanakan program pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan dan perbaikan pendapatan masyarakat

peningkatan signiďŹ kan dari 2008 yang sebesar Rp 1,029 triliun, ungkap Hasan. Masih di bidang ekonomi tambah Hasan, adanya pertumbuhan badan usaha. Dapat dilihat dari permohonan penerbitan Izin Undang-undang Gangguan (UUG) dan izin lainnya. Data dari Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Singkawang, rekapitulasi mo dal usaha pada 2009 tercatat Rp 154 miliar mengalami peningkatan drastis pada 2010 menjadi Rp 2,14 triliun, kemudian meningkat lagi menjadi Rp 3,48 triliun pada 2011. (dik)

Razia Siswa Bolos Jangan Hanya Jelang UN Singkawang. Rencana Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Singkawang yang akan merazia pelajarpelajar yang membolos di Warung Internet (Warnet) disambut baik pihak sekolah. Bahkan disarankan operasi tersebut tidak hanya menjelang Ujian Nasional (UN). Sebagai pihak sekolah, tentu sangat mendukung rencana itu, kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota melalui Disdik (Dinas Pendidikan, red) dan Satpol PP dalam kemajuan dunia pendidikan, kata Suhadi, Kepala SMA Negeri 2 Kota Singkawang ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini. Suhadi mengharapkan, razia tersebut lebih diintensifkan atau dilakukan secara berkala, bukan hanya menjelang UN karena hal tersebut sangat membantu pihak sekolah dalam mengawasi anak didiknya. Dia juga mengharapkan Pemkot Singkawang gencar menggaungkan mengenai jam belajar masyarakat. Bahkan kalau diperlukan bisa dibentuk Peraturan Daerah (Perda) Jam Belajar Masyarakat. Misalnya, Suhadi mencontohkan, dengan pemasangan plang bertuliskan Jam Belajar Masyarakat di jalan-jalan atau gang-gang. Paling tidak, itu sebagai ajakan kepada masyarakat untuk menghargai jam belajar kepada pelajar atau siapapun. Sebagai contoh, di gang dipasang plang pukul 19.00 hingga 21.00 Wib adalah jam belajar. Hal itu sebagai upaya menanamkan

ILUSTRASI budaya belajar kepada masyarakat, jelas Suhadi. Jika sudah terdapat perda-nya jelas

Suhadi, hal tersebut akan sangat efektif, karena jika terjadi pelanggaran, tentunya sudah ada sanksi yang men-

gancamnya di dalam perda itu. Ada kekuatan hukum yang mengatur hal tersebut, pungkasnya. (dik)

SAMBAS TERIGAS PENCINTE BAHASE SAMBAS ASLI B Dhee Zull Vonsam Ngapelah pembangunan jalan raye di nagri kitte cappat inyan udah russak? Barrok nag setaon duak taon biase nye dah behaboran aspalnye. Ape lah sebabnye i? Jak di mok ee di kitte e jak payah an macam negara Malay. Pn buat jaln k semannar kai padatkan dlok tanahnye. Disigar dlok kerek kanan nye. Dibuat dlok tampat aek ngaler. Jadi kualitas nye pn mantap. Ketika Hati Ikhlas Krn dana yg seharusny 100 jt jadi sisa 70 jt,mangkenylah gaye,jadi be bahan2ny di kurangek akhrny,cobelah mun sesuai anggaran dr pusat tentunye bahan yang di pakai pun banyak dan mgkn bse betahan lama pembangunan jalan ye, Sida Que Eh jak nipis gilak urg muat ny ye x. D biar kn nye pabile ad yg pacah,dh parah mcm kolam ru nk matol kn ny. Pyh d kite e. Mang dh dari gek dolok2 ny urg kite muat jalan gy,an teliti barang2 tampal nk ny ye.rapokan ny mudah dh ratak tikanak yg barrat nalanek ny PakDe Moe Tokbhee B dhe@mun mslh jln ye tergntong medannye,,,,mun medannye bgus pasti jln iye thn,mun jax medannye tnh gmbutlh ibrtnye be i,,,,pling thn jax 2 taon naknye.alnye mngke pakde tau,,,suah krje muat jln. Dhayat Naang Payah aspalye dak pakai aspal rabus bukan aspal goreng....xixi

Paksu Leo Gintara Law di daerah kmk jak tanah b msh bl0m patjal, n k2 nye truk yg melewatek ny lbeh dri kpasitas jlan. Mun dah dbuat jalan bett0n mcm daerah sebarang mungkin than jwk x nye.

La Halani Berobat ke RSUD Soedarso Kepedulian Dua Legislator Sambas Sambas. La Halani, 16, remaja asal Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas yang menderita penyakit ginjal bocor mengundang simpati berbagai kalangan. Tak terkecuali dua anggota DPRD Sambas, Muazah Aladawiyah dan Ni Ketut Indrawati. Kedua legislator wanita ini turun langsung membawa La Halani ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso, Pontianak untuk memeriksakan penyakit La Hailani, yang telah membuat perutnya terus membesar. La Halani didampingi ibunya, Kartila. Setelah mendapat persetujuan dari keluarga, kami pun membawa La Halani berobat menggunakan ambulance dari Sambas menuju Pontianak. Sekarang La Halani dirawat inap di

RSUD Soedarso Pontianak, kata Muazah Aladawiyah ditemui Equator, Jumat (17/2) saat akan membawa La Halani berobat ke Pontianak. Anggota DPRD asal Kecamatan Tebas ini menjelaskan, kondisi La Halani sangat memprihatinkan. Saat ini La Hailani masih menjalani perawatan didampingi ibunya. Tak hanya mengantar La Hailani ke Pontianak, mereka berjanji akan mengajak anggota DPRD Sambas lainnya untuk membantu La Halani. Informasi dari orangtua La Halani, bantuan untuk pengobatan anaknya sudah mencapai Rp 20 juta. Berasal dari Pemuda Peduli Tebas (PPT) dan Phasco 14 Team The Next Generation (TTNG), Bupati Sambas, perusahaan sawit,

BKMT, BAZ dan kami sendiri, kata Muazah. Hal senada diungkapkan Ni Ketut Indrawati. Menurutnya, setelah mendapat informasi dari media massa, ia juga ditelpon Muazah. Keduanya tergerak untuk membawa La Halani berobat ke Pontianak. Kami turut prihatin dan akan semaksimal mungkin membantu La Halani, serta mengajak kawan-kawan DPRD untuk memberikan bantuan kepada La Halani, kata Wakil Ketua DPRD Sambas yang juga Koordinator Komisi D DPRD Sambas ini. Ni Ketut berharap, para donatur yang perduli terhadap kondisi La Halani dapat menyisihkan penghasilannya untuk membantu penyembuhan pe-

La Halani didampingi ibunya, bersama Muazah Aladawiyah dan Ni Ketut Indrawati anggota DPRD Sambas memeriksakan La Halani ke RSUD Soedarso Pontianak. nyakit yang diderita La Halani. Sebagai wakil rakyat, saya memberikan apresiasi kepada PPT dan Phasco 14 TTNG yang mengawali penggalangan dana untuk penyembuhan La Halani, sehingga masyarakat mengetahui penyakit yang diderita La Halani serta perlunya bantuan. Saya harap PPT dan Phasco 14 TTNG terus menggalang dana untuk membantu penyembuhan La Halani, ujar Ni Ketut.

Kartila, ibu kandung La Halani mengucapkan terimakasih atas perhatian masyarakat terhadap kondisi kesehatan anaknya, yang hingga kini hanya terbaring saja. Diakuinya, bantuan yang disalurkan sangat bermanfaat. Sejak awal ia bingung mau mengadu kemana, apalagi ayah La Halani sudah lama meninggal. Atas nama keluarga, kami mengucapkan terimakasih, ucap Kartila terharu. (edo)

Ajuardi: Pemuda Harus Rapatkan Barisan Tebas. Ketua Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kecamatan Tebas, Ajuardi H SyaďŹ ie mengajak pemuda Kecamatan Tebas untuk merapatkan barisan, memperjuangkan marwah Melayu yang mampu mengimbangi kemajuan ilmu dan teknologi. Ajakan itu disampaikannya usai Musyawarah Cabang (Muscab) 1 PFKPM Kecamatan Tebas, Sabtu (18/2) di Gedung Serbaguna Tebas. Ia mampu menyisihkan Darmasyah dan H As an SPd dalam pemilihan Ketua PFKPM Kecamatan Tebas periode 2012-2017. Usai muscab, kepengurusan PFKPM Kecamatan Tebas langsung dikukuhkan oleh Ketua DPD PFKPM Kabupaten Sambas Drs Burhani B Soni MM. Ajuardi menegaskan, PFKPM bukanlah organisasi tandingan bagi organisasi lain, justru harus sinergis bersama-sama dalam mendukung program pemerintah dan mencegah perilaku anarkisme. Juga tetap menjaga dan mengawal

Ketua DPD PFKPM Kabupaten Sambas Drs Burhani B Soni melantik pengurus PFKPM Kecamatan Tebas periode 2012-2017 di Gedung Serbaguna Kecamatan Tebas. M Ridho harmonisasi berbagai etnis, kata Ajuardi. Ia menambahkan, setelah resmi dilantik, selanjutnya ia beserta pengurus PFKPM Kecamatan Tebas yang membawahi 23 pengurus PFKPM tingkat desa akan secepatnya melengkapi organisasi dan perangkatnya dalam menjalankan program kerja PFKPM, Kita akan menjalankan program kerja yang menyentuh masyarakat, dan lebih

mengkedepankan gerakan sosial, ujar PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas ini. Sementara itu, Darmasnyah mengaku legowo menerima kekalahannya. Meski begitu, ia komitmen mendukung Ketua PFKPM Kecamatan Tebas terpilih. Dijelaskannya, Muscab PFKPM yang dilaksanakan menunjukkan bahwa orang Melayu suka bermusyawarah dan bermufakat. Hal ini sesuai dengan periba-

hasa, Bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat artinya tidak omong kosong. Kita berharap pengurus PFKPM terpilih dapat menjalankan program kerja terbaik. Sehingga dapat meningkatkan organisasi PFKPM yang bermanfaat bagi masyarakat, harap Kepala Desa Tebas Kuala ini. Sedangkan H As an SPd berharap, marwah Melayu harus tetap bangkit. Warga Melayu ucapnya, harus bersatu dengan semangat kebersamaan yang tinggi, sehingga mampu bersaing secara sehat dan sportif. Dengan demikian Melayu tentunya akan dihargai oleh pihak manapun juga, katanya. Di tempat yang sama, Ketua DPD PFKPM Kabupaten Sambas H Burhani B Soni MM, ada kesamaan nama organisasi PFKPM, karena juga digunakan Kepolisian, yaitu Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM). Agar tidak menimbulkan kebingungan,

maka kita sepakati bahwa PFKPM orang Melayu kita namakan Pemuda Melayu, jelasnya. Dipaparkan Burhani, dalam program kerja organisasi, Pemuda Melayu juga memposisikan Dewan Agung se-Kalbar yang terdiri dari para raja, sultan, pangeran maupun panembahan yang fungsinnya kelak melantik DPW Pemuda Melayu Kalimantan Barat. Ia mengajak anggotanya, pada lima tahun ke depan orang Melayu juga dapat memimpin Kalbar melalui Ketua Pemuda Melayu Kalbar, H Firman Muntaco. Sehingga Melayu semakin maju, kata Burhani usai muscab yang dihadiri Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa, anggota DPRD Kalbar Ir H Prabasa Anantatur MH yang juga Dewan Penasehat Pemuda Melayu, anggota DPRD Kalbar Drs Timotius Ketak yang hadir mewakili tokoh warga Dayak, serta muspika dan tokoh lintas etnis lainnya. (edo)


12  apai kato kito

Warga Tanah Pinoh Barat Butuh Listrik NANGA PINOH. Ada sepuluh desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat yang belum menikmati fasilitas penerangan listrik. Bahkan ibukota kecamatan itu sendiri belum memilikinya listrik. Listrik bagi warga Tanah Pinoh Barat sudah menjadi kebutuhan pokok. Sebagian besar warga di Tanah Pinoh Barat sangat mengidamkan listrik. Sebab, sebagian besar atau sepuluh desa masih belum memiliki listrik sama sekali. Sedangkan listrik merupakan hak setiap warga masyarakat baik di kota maupun di pedesaan. Walau listrik bukanlah dewa dan bukan pula call center yang selalu online 24 jam kepada konsumennya. Hanya tanpa kita sadari, adanya listrik segala kebutuhan bisa terpenuhi, kata warga asal Tanah Pinoh Barat yang kini tinggal di Nanga Pinoh, Abdi Amri, ditemui kemarin. Selain keperluan rumah tangga terpenuhi, akses teknologi informasi, internet, pendidikan, kesehatan, hiburan dan lain-lain semua bisa diperoleh dengan adanya listrik. Diungkapkan Amri, beberapa desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat 95 persen masyarakat belum mendapatkan penerangan listrik. Masih menggunakan pelita sebagai alat penerangan. Sementara 5 persen sudah menikmati listrik dengan genset pribadi kapasitas daya 1-5 kw rata untuk BBM dan oli dan perawatan genset. Masyarakat harus menguras kantong pribadinya mendapatkan penerangan listrik rata-rata Rp12 ribu hingga Rp60 ribu satu malam. Atau sama juga Rp450 ribu hingga 1,8 juta per bulan. Itu hanya nyala pada malam hari selama 5 jam. Mulai pukul 18.00-23.00 WIB Dia meminta dengan pemerintah daerah dan PT PLN untuk segera menyediakan listrik pada warga Tanah Pinoh Barat. Dimohon dengan sangat kepada Pemerintah Kabupaten Melawi melalui wakil rakyat di eksekutif dan legislatif serta PT PLN (persero), untuk peduli terhadap nasib rakyat kabupaten Melawi khususnya, pinta Amri. Amri mengingatkan pemekaran desa, kecamatan dan kabupaten guna mempermudah segala urusan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di desa, kecamatan, maupun pemerintah kota. Ada beberapa aspek yang harus dipenuhi antara lain; luas wilayah, tapal batas wilayah, jumlah penduduk, kepala keluarga , desa-desa pendukung, sumber daya manusianya, sumber daya alamnya dan sumber mata pencarian masyarakat. Terpenuhi syarat-syarat tersebut maka terjadilah pemekaran dan terbentuk desa defenitif. Namun bukan berarti tugas pemerintah telah usai. Masih banyak tugas yang menyusul. Diantaranya menyediakan sarana dan prasarana vital lainnya. Yaitu jalan, jembatan, penerangan sarana pendidikan, kesehatan, air bersih, pertanian, peternakan, perikanan, menciptakan lapangan kerja dan lainnya. Adapun fasilitas sangat vital sampai saat ini belum dinikmati masyarakat salah satunya fasilitas listrik, pungkasnya. (aji)

MELAWI MEMBANGUN

Senin, 20 Februari 2012

PAN Silaturahmi dengan PBR

Semangat Kebersamaan Bangun Melawi NANGA PINOH. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 menjadi rival dengan politisi Partai Bintang Reformasi (PBR). Namun, kini sudah menjadi tim. Lantaran adanya kesepakatan secara nasional bergabungnya PBR dalam PAN. Kondisi ini disambut baik oleh politisi kedua partai ini di Melawi. Mereka menggelar acara silaturahmi di pondok Sartika Nanga Pinoh Sabtu (18/2) lalu. Agar terjalin kebersamaan dalam membangun Melawi. Silaturahmi ini untuk membangun semangat kebersamaan dalam membangun Melawi ke depan, kata H Amri Kalam SH MH, Ketua Umum DPD PAN Kabupaten Melawi, pada saat silaturahmi akhir pekan lalu. Lantas dijelaskannya, silaturahmi ini sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tingkat pusat mengenai penggabungan. Bergabungnya partai dengan PAN, t idak hanya PBR. Ada beberapa partai lainnya yang menyatakan melebur pada partai ini. Dia pun berpesan, agar penggabungan partai jangan dianggap sebagai momok namun suatu semangat kebersamaan dalam membangun Melawi ke depan. Bagaimana pun membangun Melawi memerlukan kebersa-

sudah dilakukan, namun baru hari ini kita bisa melakukannya, ungkapnya. Lebih jauh, diterangkannya, acara silaturahmi yang digelar, hanya melibatkan pengurus PAN dan PBR pada tingkat kabupaten. Setelah kegiatan silaturahim ini, akan melakukan konsolidasi ke 11 kecamatan yang ada di kabupaten Melawi. Dalam melakukan konsolidasi nanti pengurus PAN dan PBR akan sama-sama turun ke kecamatan. Seyogianya pada bulan Februari harus sudah selesai melakukan konsolidasi dan pembentukan pengurus di kecamatan, ulasnya. Sementara itu, Ketua DPD PBR Melawi H Yuhaidir SSos MM SIP mengucapkan terimakasih kepada pengurus DPD PAN Melawi yang telah mengundang dirinya bersama pengurus BPR lainnya dalam acara silaturahim tersebut. Memang benar bahwa secara konstitusi PBR sudah bergabung dengan PAN mulai dari secara nasional sampai ke tingkat bawah. Hal ini sudah diketahui oleh pengurus maupun kader PBR hingga sampai ke tingkat bawah, ungkapnya. Dikatakannya, pengurus DPD PBR Melawi juga sudah meminta kepada pengurus DPW untuk memberikan rekomendasi ke-

Penyerahan pakaian PAN dari Ketua DPD PAN Melawi, Amri Kalam SH kepada Ketua DPD PBR Melawi H Yuhaidir. SUKARTAJI/EQUATOR maan antara elemen yang ada di daerah ini. Dengan adanya penggabungan ini, jangan dianggap menjadi suatu persoalan karena akan ada persaingan nantinya. Namun dengan penggabungan ini kita akan menjadi semakin besar dan tangguh, terangnya. Dijelaskannya, bergabungnya PBR ke PAN, sesuai dengan aturan yang ada tidak mesti pengurus PBR harus bergabung di dalam kepengurusan PAN. Karena walaupun PBR sudah bergabung ke PAN, namun PBR tetap berjalan sampai tahun 2014. Termasuk keberadaan Fraksi PBR yang ada di DPRD Melawi juga

tetap sendiri, tidak digabungkan dengan Fraksi PAN. Meski demikian, setiap ada kegiatan maupun dalam melakukan konsolidasi kita tetap akan melibatkan PBR. Kondisi seperti ini akan dilakukan sampai ke tingkat pengurus yang paling bawah, jelasnya. Bukan hanya itu silaturahmi ini juga sebagai tindak lanjut dari Musda Musda DPD PAN Melawi. Agar melaksanakan pertemuanpertemuan sebanyak-banyaknya. Minimal satu bulan sekali. Berdasarkan hasil Musda DPD PAN beberapa waktu lalu, seyogianya kegiatan silaturahi ini satu bulan setelah Musda

pada DPD PBR Melawi untuk bergabungnya kepengurusan PBR ke pengurus DPD PAN Melawi. Karena terkait penggabungan PBR dan PAN, penggabungan ini sudah ďŹ nal, bahkan instruksinya sudah sampai ke daerah, ucapnya. Yuhaidir juga menekankan kepada pengurus PBR, supaya melakukan sosilisasi kepada pengurus PAC maupun pengurus Ranting. Karena pertemuan tersebut merupakan pertemuan yang sangat unsur politis. Apalagi dalam waktu dekat akan ada Pilkada Gubernur Kalbar. Saya mengharapkan kepada pengurus PBR untuk mengikuti apa yang telah diinstruksikan dari atas. Karena keberadaan PBR sampai tahun 2014, tekannya. Yuhaidir juga berharap, dalam penggabungan tersebut, janganlah menganggap penggabungan tersebut akan menjadi suatu persaingan yang ketat, namun jalankanlah sesuai apa adanya d a n d e n g a n b i a s a - b i a s a ny a saja. Karena t idak dipungkiri, dulu-dulunya antara PBR dan PAN memang ada persaingan yang sengit karena basisnya hampir sama. Dengan adanya penggubungan ini memang harus dijunjung tinggi keputusan dari DPP PAN dan DPP PBR, ulasnya. (aji/**)

Warga Nusa Pandau Minta Air Bersih NANGA PINOH. Warga Desa Nusa Pandau, Kecamatan Nanga Pinoh minta fasilitas air bersih sampai ke rumah-rumah. Bahkan, lokasi sumber air bersih pun sudah ada. Meminta agar dalam pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan bisa diwujudkan. Warga sangat membutuhkan air bersih hingga sampai ke rumah. Kita sudah menentukan lokasi yang nantinya akan dibuat untuk dijadikan sumber air bersih tersebut, yang letaknya sekitar 3 Km dari pemukiman yakni di

sungai Lubang Bukung, kata Sekretaris Desa Nusa Pandau, Sulawardi kepada wartawan. Minggu (19/2) kemarin. Lantas dijelaskannya, air bersih ini sudah diusulkan pada Pemkab Melawi. Bahkan, usulan itu sendiri sudah masuk dalam Musrembang yang dilaksanakan belum lama ini. Besarnya harapan masyarakat ini hingga membuat pemerintah desa telah mengajukan proposal, bahkan sudah dimasukkan dalam Musrenbang desa tahun 2012.

Kami berharap, mudah-mudahan sebelum pelaksanaan MTQ mendatang,, terangnya. Nusa Pandau sendiri akan menjadi tuan Rumah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan 2013 mendatang. Lantaran desa yang berada di pinggir Sungai Melawi ini telah menunjukkan prestasi pada MTQ tingkat kecamatan Nanga Pinoh 2011 silam. Bahkan prestasi tertinggi dalam pelaksanaan MTQ, menjadi juara umum. Sebagai tuan rumah MTQ, tentunya kami sangat mengharap-

kan dukungan dari pemerintah, terutama yang berkaitan dengan persediaan sarana dan prasarana infrastruktur, harapnya. Dijelaskannya karena di desa tersebut belum memiliki sarana air bersih, pada saat sekarang masyarakat di desa tersebut hanya mengandalkan air dari sungai Melawi, walaupun sebenarnya air sungai tersebut sudah tidak layak untuk konsumsi. Karena selain air sungai Melawi tersebut sudah tercemar, sungai tersebut juga masih dijadikan tempat MCK.

Sumber lain, dengan memanfaatkan air hujan. Sebagian kecil warga lainnya, mengandalkan air dari sumur. Sehingga sarana air bersih menjadi hal yang paling utama bagi masyarakat, ulasnya. Desa Nusa Pandau sendiri merupakan desa pemekaran pada tahun 2007 lalu. Desa yang saat ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 215 kepala keluarga (KK) dengan 900 lebih jiwa tersebut, merupakan desa pemekaran dari desa induk Sungai Pinang. (aji)

SINTANG RAYA apai ji kitak

Perkuat Toleransi Anak Bangsa SINTANG. Pertentangan suku, agama, etnis dan antargolongan di Indonesia seharusnya t idak perlu terjadi. Karena bagi bangsa ini, pluralisme dan kesetaraan merupakan sesuatu yang ďŹ nal dan tuntas, bahkan telah dijamin oleh UndangUndang. Selain itu, dirinya juga meminta, pemerintah untuk segera mengambil sikap tegas Daniel Johan terkait dengan kasus yang terjadi di Kalimantan Tengah, sehingga masalah tidak jadi melebar. Kita minta pemerintah segera untuk mengambil sikap, sehingga masalah tidak melebar kemana-mana, ujar Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, pada Equator via selular. Daniel menambahkan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk pluralis, isu SARA akan terus menjadi bom waktu yang bisa meledak setiap saat, apabila ada letupan-letupan yang menjadi pemicu dan tidak segera diatasi dengan tegas dan arif. Karena itu, hal terpenting yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran di benak warga masyarakat tentang arti pentingnya toleransi sesama anak bangsa, jelas Daniel yang juga Direktur Institute Of National Leadership and Public Policy ini. Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat bisa menghargai perbedaan dan bisa menjadikannya sebagai suatu rahmat buat bangsa ini. Perbedaan menjadi kekuatan bukan menjadi alat perpecahan, tegasnya. Dirinya juga mengingatkan, sosialisasi tentang kerukunan, baik umat beragama dan antar etnis di daerah-daerah yang tingkat pluralitasnya tinggi, harus lebih digalakkan melalui dialog-dialog yang intensif. Sebab, daerah yang tingkat pluralitasnya tinggi, biasanya memiliki sumbu pendek yang mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, yang akan diuntungkan dengan terjadinya konflik atas nama agama atau golongan, ingatnya. Dalam penanganan kasus-kasus tersebut, tentunya pemerintah tidak boleh berpihak pada pihakpihak tertentu, agar tidak mencederai rasa keadilan. Lebih baik lagi langkah-langkah preventif harus didahulukan sehingga aroma yang dapat menimbulkan konflik tidak muncul ke permukaan, karena kalau sampai muncul ke permukaan akan sangat sulit memadamkannya, katanya. Tantangan bangsa kita masih begitu banyak, khususnya mengatasi kemiskinan, memperkuat kedaulatan dan kemandirian, serta upaya serius sejahterakan rakyat. Semua ini akan terwujud bila elemen masyarakat bersatu dan bergotong royong, bukan sebaliknya saling ekslusif dan meniadakan. Sesama anak bangsa harus bersatu menjawab tantangan besar ini, timpalnya. (din)

Tenaga Bidan Tak Sesuai Komposisi

AKB Terus Meningkat SINTANG. Idealnya satu desa satu bidan, namun ternyata di Kabupaten Sintang komposisi tersebut belum bisa terpenuhi. Dari 281 Desa dan 6 Kelurahan, baru ada 52 Bidan, ungkap Kadis Kesehatan Sintang, dr Marcus pada Equator Selasa (14/2). Minimnya jumlah Bidan, diakui Marcus, sangat berpen-

garuh pada layanan kesehatan, terutama layanan kesehatan kepada ibu hamil. Bidan dan Dokter itu adalah suatu kebutuhan. Layaknya satu desa masing-masing harus ada satu, ucapnya. Keberadaan bidan dinilai sangat penting dalam mendampingi ibu hamil saat proses persalinan, untuk menekan Angka

Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Di Kabupaten Sintang AKI melahirkan pada tahun 2011 berjumlah 6 orang. Jumlah paling banyak adalah AKB mencapai 122. Kalau AKI terbilang stagnan, AKB yang meningkat. Angka itu kita nilai cukup tinggi, kata Marcus. Dijelaskan Marcus, upaya

merekrut tenaga bidan hanya dengan tiga cara, melalui CPNS, Honor dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Perekrutan CPNS masih sangat terbatas, apalagi pada tahun 2011 lalu ada moratoriums penerimaan CPNS. Begitu pula dengan pengangkatan tenaga honor, harus menyesuaikan dengan kemampuan daerah. Kalau PTT juga

JELANG PELAKSANAAN UN DAN UAS SINTANG. Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2012 April mendatang, para tenaga pendidik diminta bekerja keras mempersiapkan siswa atau siswi di semua tingkatan sekolah. Sehingga dapat mencapai prestasi atau lulus dengan nilai baik. Persiapan menghadapi UN kita serahkan ke masingmasing sekolah. Kita hanya memonitoring program yang disusun sekolah. Harapan kita, sekolah bisa mempersiapk a n dengan

baik, ungkap Kasi Kurikulum Dikmenti Dinas Pendidikan Sintang, Ya Ismahayana, didampingi Kasi Kurikulum TK-SD, Magdalena Ukis, pada Equator Jumat (17/2). Tahun 2011, prestasi kelulusan di Kabupaten Sintang cukup baik mencapai 94 persen. Ya Ismahayana sendiri, menaruh harapan prestasi kelulusan tahun ini bisa lebih baik. Kita tidak mematok lulus 100 persen. Bisa lebih baik dari tahun kemarin atau paling tidak seperti tahun lalu saja, kita sudah bangga, ucapnya. Pelaksanaan ujian SMA, SMP dan SD tidak dilakukan secara serentak. SMA/SMK dijadwalkan tanggal 16 April, SMP tanggal 23 April, sementara SD tanggal 7 Mei. Jumlah peserta

SMA 2.143 orang, SMK 776 orang, SMP 4.841 orang dan SD 7.949 murid, dengan nilai standar kelulusan 4,00. Tanggal 20 Februari ini kita undang pihak sekolah untuk mengetahui persiapan dan daya serap murid, kata Ya Ismahayana. Menurut Ya Is, biasa pria ini disapa, informasi yang ia dapat mulai Januari lalu pihak sekolah sudah melakukan beberapa program seperti mata pelajaran tambahan ataupun les. Program itu sangat baik. Dari awal mungkin para murid sudah harus kita persiapkan, ucapnya. Guru di sekolah sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan diminta bekerja keras memacu proses belajar mengajar murid dalam menghadapi UN. Jangan jadikan ujian nasional sebagai momok yang menakutkan. Guru harus bisa melakukan

pendekatan, memberikan motivasi dan semangat belajar agar siswa lebih percaya diri, pesan Ya Is. Sebelum Ujian Nasional, para siswa/siswi di semua tingkatan akan melakukan Ujian Akhir Sekolah (UAS). UAS ini merupakan salah satu bagian dari penentu kelulusan murid. Pelaksanaan UAS SMA, SMP dan SD ini juga tidak dilakukan secara serentak. UAS SD sendiri dilaksanakan tanggal 24 April, SMP tanggal 19 Maret dan SMA tangal 12 Maret. Kalau SMK kita serahkan ke masing-masing sekolah. Mereka yang mengatur sendiri jadwalnya, kata Ya Is. (din)

Pacu Belajar Murid Kasi Kurikulum Dikmenti Dinas Pendidikan Sintang, Ya Ismahayana didampingi Kasi Kurikulum TK-SD, Magdalena Ukis. SUHARDIN

terbatas, karena tergantung pada pusat, ujarnya. Marcus mengatakan, tahun lalu pihaknya sudah pernah menyekolahkan 40 bidan. Sayangnya, 40 bidan itu tidak lulus bersamaan, bahkan jumlah yang tersisa hanya tinggal 4 orang. Ada yang nikah dini, ada pula yang ikut suami. Inilah masalahnya, kata Marcus. (din)

Segera Wisuda Ratusan Mahasiswa SINTANG. Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang, siap menggelar Wisudawan-wisudawati pada tanggal 24 dan 25 Februari 2012 mendatang. Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Karya Bangsa, Drs. YAT, Lukman Riberu, M.Si, tanggal 24 akan diadakan yudicium kampus STKIP, sementara tanggal 25 wisuda yang bertempat di gedung serba guna, jalan YC Oevang Oeray Sintang. Lebih lanjut dikatakannya, undangan yang dipastikan hadir nanti salah satunya Gubernur KalimanSTKIP tan Barat, Cornelis, , koordinaPersada tor kopertis wilayah I, dan Khatulistiwa XPasca Direktur Sarjana Universitas Kristen Indonesia (UKI). Kehadiran Direktur Pasca Sarjana UKI ini, terkait dengan kerjasama antara STKIP-PK dengan UKI yaitu membuka pasca sarjana program S 2. Jumlah mahasiswa-mahasiswi yang akan mengikuti wisuda pada angkatan ke 2 ini, sekitar 250 mahasiswa. Kita berharap setelah wisuda nanti, mereka kembali ke masyarakat dapat menerapkan ilmunya yang sudah dituntut di dunia pendidikan, dan mudah-mudahan para calon alumni ini cepat mendapatkan pekerjaan yang mereka cita-citakan, harap Lukman. (din)


13 NINGKAU NUAN

Perbaiki Jalan Berlubang Abang M Isnandar ST, Ketua Komisi A DPRD Kapuas Hulu meminta agar pemerintah melalui instansi terkait memerhatikan jalan-jalan berlubang di kota Putussibau. Dikhawatirkan rawan terjadi kecelakaan. Dikatakan Politisi Partai Hanura tersebut, saat ini banyak ditemui beberapa ruas jalan di kota Putussibau berlubang. Jalan ini mesti segera ditangani, sehingga tidak menjadi lebih parah. Jangan lama-lama, lubang tersebut mesti segera ditampal. Kalau semakin besar, maka costnya akan lebih tinggi, ujarnya. Perlunya penanganan segera, karena jalan-jalan di Kota Putussibau arus lintasnya tinggi. Banyak kendaraan lalu lalang, dibandingkan daerah lain. Sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan. Apalagi ketika hujan turun, lubanglubang tersebut akan menimbulkan genangan air. Tentu ini berbahaya, terutama bagi pengendara motor dan sepeda. Karena lubang tersebut jadi tidak kelihatan, tandasnya. Dikatakan Sekretaris Fraksi Golkar ini, jalanjalan di Kota Putussibau merupakan cermin Kabupaten Kapuas Hulu. Apabila jalan-jalan di kota saja tidak diperhatikan, apa lagi untuk kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kapuas Hulu, pungkasnya. (aRm)

KAPUAS HULU

UNCAK KAPUAS

Senin, 20 Febuari 2012

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Depot Air Minum Liar Menjamur Nurjannah: Mesti Segera Ditertibkan Putussibau. Mulai banyaknya depot air minum liar di kawasan Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu mulai meresahkan konsumen. Pasalnya, kehigienisan depot air minum liar masih diragukan. Anggota DPRD Kapuas Hulu, Nurjannah Aini AMd, meminta agar Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) segera menertibkan depot-depot air minum liar itu. Sebab menurutnya, banyak laporan masyarakat yang meragukan kualitas dan sumber airnya apakah sudah terjamin kebersihannya. Berdasarkan

Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Nomor 651/MPP/Kep/10/2004 tanggal 18 Oktober 2004 tentang persyaratan teknis depot air minum dan perdagangan, bahwa depot air minum tidak boleh melakukan penjualan secara eceran melalui toko, kios atau warung dan hanya diperbolehkan menjual di tempat usaha langsung kepada konsumen yang membawa wadah miliknya sendiri atau yang disediakan oleh depot. Selain itu depot harus memiliki perizinan lengkap hingga ke Pemerintah Pusat BPOM. Hasil penelitian Lab, izin

Dinkes dan izin penjualan, serta SNI Izin Pengambilan Mata Air. Serta harus ada jaminan halal, SITU, SIUP TDP dan Izin Usaha Industri. Sepengetahuan saya untuk depot harus memiliki izin lengkap hingga ke BPOM, Hasil penelitian Lab, izin Diskes dan izin penjualan, SNI Izin Pengambilan Mata Air, Jaminan Halal SITU, SIUP TDP dan Izin Usaha Industri. Ini hanya dimiliki PT KS Qua, sementara untuk yang lainnya saya tidak tahu apakah izinnya lengkap atau tidak, katanya. Untuk itu, selaku wakil rakyat,

ia mengimbau agar instansi terkait turun ke lapangan untuk mengecek keberadaan air minum yang beredar di Kapuas Hulu ini. Apakah air kemasan air galon tersebut memiliki izin. Karena dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi masyarakat. Dinas mesti meneliti dari mana sumber airnya, apakah terjamin atau tidak sumber air tersebut. Jangan sampai masyarakat menjadi korban oleh ketidakjelasan kualitas air yang mereka minum. Hal tersebut jangan dibiarkan berlarut-larut, milik siapapun itu jika memang tidak sesuai ketentuan wajib ditertibkan, tegasnya. (aRm) Nurjannah Aini AMd

Maulid Jadikan Motivasi, Evaluasi dan Koreksi Diri

Habib M Iskandar Al-Qadri SHi saat menyampaikan tausiyahnya-- Arman Hairiadi Putussibau. Sekitar 700 umat Muslim menghadiri tablig akbar maulid Nabi Mu-

hammad SAW 1433 H, Jumat (16/2) di rumah adat Melayu, Kecamatan Putussibau Selatan, dengan mendatangkan Habib M Iskandar Al-Qadri SHi Hadir AM Nasir SH Bupati Kapuas Hulu, serta Ir H Muhammad Sukri, Drs H Hasan M MSi Ketua LPTQ Kapuas Hulu, beberapa kepala SKPD dan anggota DPRD Kapuas Hulu. Selaku umat Islam, mengharapkan keg iatan besar keagamaan seperti ini kita rayakan dengan semarak. Tahun baru masehi, biasanya dirayakan dengan meriah. Bagaimana kedepannya, tahun baru Islam dan hari besar Islam kita juga rayakan sama semaraknya, kata AM Nasir SH, Bupati Kapuas Hulu saat membuka tablig akbar. Peringatan maulid nabi, kata Nasir buka hanya seremonial saja. Maulid yang rutin ini diadakan ini mesti dapat

dijadikan motivasi, evaluasi dan koreksi. Bagaimana sikap dan mental Nabi Muhammad harus dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari. Paling tidak kita bisa evaluasi dan koreksi apakah akhlak, moral dan mental kita telah sesuai yang diajarkan Rasulullah. Sebagai manusia tentu kita memiliki kekurangan. Namun dengan maulid ini setidaknya kita bisa memperbaiki sedikit-sedikit, imbuh Nasir. Sementara Habib dalam tausiyahnya menceritakan kembali kehidupan Muhammad SAW. Bagaimana cintanya para sahabat kepada Rasulullah. Mengapa kita memperingati kelahiran Rasulullah, sementara manusia lain yang diingat wafatnya. Diperingatinya maulid, karena memang hari kelahiran Rasulullah ditunggu-tunggu sekalian alam. Karena kelahiran Muhammad, kita akhirnya mengenal

Masyarakat memadati tabliq akbar-- Arman Hairiadi kebaikan-kebaikan di dunia ini, terangnya. Selain itu, Habib menjelaskan

Sambutan Bupati Kapuas Hulu saat tabliq akbar-- Arman Hairiadi

beberapa teladan Rasulullah yang patut dicontoh umatnya. Karena teladan Muhammad

semasa hidupnya akan membawa umat ke jalan yang lurus. Sifat-sifat Muhammad ini harus

menjadi teladan bagi kita dalam mengarungi kehidupan ini, ujarnya. (aRm)

BUMI DARANANTE Kabupaten Sanggau Membangun APAI JI KITAK

Mulai Berlubang

SANGGAU. Sempat mulus beberapa waktu. Kini ruas jalan Jenderal Sudirman, kota Sanggau. Tepat di kawasan Bunut, Sanggau mulai dihiasi lubanglubang kecil, sejak beberapa pekan belakangan ini. Kondisi itu, tentunya sangat membahayakan para pengendara. Apalagi ruas jalan itu, terbilang jalur padat arus lalu lintas. Sangat bahaya sekali Bang. Pernah beberapa kali nyaris terjadi tabrakan, akibat pengendara mengelak lubang-lubang itu, celoteh Andi salah seorang warga kota Sanggau, kemarin. Keberadaan lubang itu, meski tak berdekatan jaraknya. Tetapi, cukup mengganggu aktivitas lalu lalang kendaraan. Untuk itu, hendaknya pemerintah memerhatikan kondisi jalan tersebut. Paling tidak melakukan perbaikan atau tambal sulam. Harapan kita, hendaknya jalan itu dilaksanakan perbaikan. Minimal dengan cara tambal-sulam, pintanya. (SrY)

Buktikan Kesaktian Pancasila Keliling Nusantara SANGGAU. Banyak langkah, bisa dilaksanakan seseorang. Untuk membuktikan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Khususnya, untuk terus menanamkan kesaktian Pancasila, yang merupakan dasar Negara. Dinilai berbagai kalangan mulai memudar saat ini. Salah satu contoh, demi untuk sebuah rasa nasionalisme. Dan NKRI merupakan harga mati. Liberius Langsinus, 36 tahun, warga Asal Ende, Provinsi Nusata Tenggara Timur (NTT) nekat keliling nusantara. Tujuannya hanya satu yakni memperkenalkan Pancasila khusus kepada generasi muda. Uniknya, pria ini keliling nus-

antara dengan mengendarai sepeda motor dan hanya bermodal Rp400 ribu. Selain itu, setiap wilayah yang disinggahi, pria ini selalu mampir ke sekolah dasar (SD), Guna untuk berdialog dengan siswa. Khususnya mengenai Pancasila. Kabupaten Sanggau ini, termasuk wilayah provinsi yang ke-19 saya lalui. Tujuan, saya hanya satu, membantu memberikan pencerahan, Pancasila itu memang sakti, tegas Langsinus, sela-sela mengunjungi siswa-siswa di SD Negeri 02, Ilir Kota, Sanggau, kemarin. Dipaparkan, aksi keliling nusantara dilakoni itu, dimulai dari Kabupaten Ende, dimana merupakan tempat Bung Karno mendapat ilham lahirnya Pancasila. Sekarang Pancasila, hampir kehilangan rohnya. Lihat saja, di sekolah-sekolah, pelajaran tentang Pancasila semakin sedikit. Nah, kita mengingatkan kembali, Pancasila

itu harga mati, tuturnya. Selama perjalanannya, Langsinus mengaku sempat tidak makan dua hari. Ketika melintasi jalur trans Sumatera. Bukan itu saja, di Aceh dirinya sempat melaksanakan dialog dengan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Di jalur Lampung-Bengkulu, saya dua hari tidak makan. Kalau makan, tidak ada untuk beli bensin. Saya juga sempat bertemu dengan anggota GAM juga, baikbaik saja, bebernya. Selain itu, kata Bung Langsinus, motivasi dan misi yang mau disampaikan saat ini, yakni ingin memperkenalkan Pancasila kepada generasi muda. Di mana, kini semakin memudar. Jangan sampai, ada yang tidak tahu dari mana Pancasila itu dilahirkan dan oleh siapa. Nah, ini kewajiban kita, untuk menjelaskan kepada mereka, ujarnya.

Langsinus, ketika berceramah di depan siswa SD Negeri 02 Ilir Kota, Sanggau, kemarin. M Khusyairi/Equator Kesempatan itu, Langsinus sempat berceramah di depan 500-an siswa di SD Negeri 02 tersebut dan mendapatkan sambutan yang

luar biasa. Bahkan, siswa di sekolah itu memburu tanda tangan pria dikabarkan sarjana peternakan tersebut.(SrY)

Tak Alergi Dikritik, Dapat Ratusan SMS

Perbaiki Jalan Gang Nangka

Syukuran Kadis dan Kabid Pertanian

SANGGAU. Keberadaan ruas jalan lingkungan Gang Nangka, terletak di bilangan pasar Sentral, kota Sanggau, tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, berada di tengah-tengah kota. Selain itu, merupakan akses utama warga setempat, untuk menuju ke pemukiman. Seiring perjalanan waktu, beberapa waktu belakangan ini ruas jalan itu mulai dihinggapi kerusakan. Kondisi itu, ditandai dengan kehadiran lubang menghiasi badan jalan tersebut. Kondisi demikian, tentunya harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Apakah melaksanakan perbaikan atau bahkan peningkatan. Ya, memang sudah beberapa waktu belakangan ini, mulai ada kerusakan. Ruas jalan ini, bisa menghubungkan kemana saja. Jadi saya kira perlu dilaksanakan peningkatan dan agar bisa dibangun yang permanent, ujar Munawar salah seorang warga setempat, kemarin. Untuk itu kata Nawar, pihaknya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, sebelum kerusakan semakin parah. Beberapa titik telah mulai berlubang. Harapan kita, pemerintah melakukan perbaikanlah, sebelum mengalami kerusakan yang semakin parah, pintanya. (SrY)

Sanggau. Ir H John Hendri MSi dan Budi Darmawan STP MSi, kebanjiran ucapan selamat. Sejak dilantik masing-masing menjadi Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Diskanak) dan Kepala Bidang (kabid) Pertanian, Kabupaten Sanggau, pekan lalu. Ungkapan syukur atas tangg u n g j a w a b dan amanah yang

kan rasa kebersamaan, keduanya menggelar syukuran dengan berbagai perwakilan media cetak di Sanggau, kemarin lalu. SMS (short message service/layanan pesan singkat, red) mungkin ada ratusan yang masuk. Saya nilai ini bentuk dukungan masyarakat dan masukan. Nah, jelas ini akan men-

Suasana syukuran Kadis Diskanak, Kabid Pertanian dengan kalangan awak media, kemarin. M Khusyairi/Eqautor

jadi kekuatan kita akan menjaga amanah ini dalam tugas, tutur Jhon Hendri sela-sela syukuran, kemarin. Syukuran itu, dilaksanakan dengan sederhana. Namun, tentunya tidak mengkesampingkan rasa kebersamaan. Kesempatan itu, pria yang akrab disapa Pak Haji ini, mengungkapkan, dirinya dan Kabid Pertanian Budi Darmawan tidak akan alergi dikritik. Namun, tentunya yang bersifat konstruktif, balancing (berimbang) dan membangun. Saya dan Bang Budi orangnya open (terbuka). Silakan kawankawan (wartawan) berikan masukan. Mari kita bangun Sanggau dan Distanak, pintanya. Kalangan awak media, tergabung dalam Persatuan Wartawan Kabupaten Sanggau (PWKS) hadir dalam kesempatan itu yakni ketua Sri Wanto Winarno (Kapuas Pos) didampingi Firmus BJ Tatto, Betang

Kesempatan itu, John sempat menyinggung akan membenah Balai Benih Ikan (BBI) Tayan Hilir dan berbagai unit pengembangan pertanian dan turunannya. Semua lini kita inventarisir dulu. Nah, kedepan kita konsep pemanfaatannya, agar bisa berjalan dengan optimal, tegasnya. (SrY)

Raya Post, M Khusyairi (Harian Equator), Herry Darmawansyah (Mediator), Trisno Aditya (Radio Suara Dara Nante), Haryanto (Tribun Pontianak), Munawar (Tabloid Skandal), Abang Indra (Berkat) Aliyudin (Kapuas Raya Post) dan Ignatius Dibas (Media Kalbar). Selain itu dihadiri pula perwakilan organisasi massa dan LSM.

Segenap Pimpinan dan Seluruh Karyawan

CV Jaya Sempurna Desain, Sanggau Mengucapkan

Selamat dan Sukses atas dilantiknya

Bapak Ir H Jhon Hendri M Si Sebagai Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kab. Sanggau

&

Bapak Budi Darmawan S TP, M Si Sebagai Kepala Bidang Pertanian, Kabupaten Sanggau

Pelantikan dilaksanakan oleh Bupati Sanggau,

Ir H Setiman H Sudin Rabu (15/2) di Sanggau

Tertanda,

Hendry Wahyudi ST Direktur


14 

injeh karaja

MTQ Melawi, LPTQ Siapkan Kader NGABANG. Menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Alquran (MTQ) tingkat provinsi di Kebupaten Melawi, LPTQ Landak gencar mempersiapkan kader untuk ambil bagian mengikuti kegiatan tersebut. Kami mempersiapkan kader untuk tilawatil, khotib, hafiq dan hopido. Memastikan kader yang dipilih betul- Moh Aslan betul mempuni di bidangnya, kita akan lakukan TC. Para kader rencananya akan direkrut dari berbagai pendidikan agama, terutama dari berbagai pesantrenpesantren yang ada, kata Mohmad Aslan SH, Ketua LPTQ Kabupaten Landak, Kamis (15/12). Tujuan dari pengkaderan dari berbagai cabang yang akan diperlombakan, agar tiga atau empat tahun ke depan, Landak sudah memiliki peserta yang siap mengikuti kegiatan MTQ. Tidak harus cari-cari bahkan sampai menggunakan tenaga dari luar Landak. Padahal kita punya potensi, ungkapnya. Berbagai persiapan menjelang MTQ 2012 di Melawai sudah dipersiapkan sejak dini. Apalagi mempersiapkan peserta tidak semudah membalikkan telapak tangan. Harus diberikan pemahaman serta mental agama yang baik, agar ketika bertanding mereka dapat mengikuti dengan baik. Bukan hanya semangat bertanding, terpenting sikap, mental dan perbuatan kiranya dapat menyesuaikan dirinya. Karena generasi muda sekarang kurang mengenal hal-hal yang berbasis rohani, papar Aslan. (tar)



suara direk

Waspadai Tingkah Laku Anak NGABANG. Zaman modern bagi anak-anak selalu disalahartikan. Bahkan ada anak yang saat ini suka berbuat yang tidak-tidak terutama mengisap lem fox. Perilaku ini bukan hanya isu semata. Tetapi sudah menjadi kenyataan. Sudah banyak anak SD dan SMP yang sering menghisp lem fox diamankan petugas. Sampai sekarang kegiatan itu masih ada. Hanya saja, belum kita sadari semua, kata Iskandar, Pengurus yayasan Nurul Islam Ngbang. Iskandar meminta kepada para orangtua untuk memerhatikan tingkah laku anak-anak mereka. Karena jika sudah berani berlaku seperti mengisap lem, maka masa depan anak sudah tidak dapat diselamatkan lagi. Untuk menghentikan hal itu, mari kita semua sebagai orangtua harus menghentikan perlakuan buruk tersebut. Karena ini tugas kita bersama, ajaknya. (tar)

LANDAK EDO Membangun Negeri Intan

Senin, 20 Februari 2012

Bibit Karet Tak Direalisasikan MANDOR. Kelompok tani paket kemitraan (Pakem) Desa Mandor, Kecamatan Mandor melakukan musyawarah di kantor Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Mandor, Jumat (17/2). Rapat yang dihadiri 20 anggota kelompok tani dan perangkat Desa Mandor membahas kekecewaannya tidak terima bantuan bibit. Padahal Badan Kemitraan Masyarakat (BKM) Desa Mandor yang sudah diundang malah tidak hadir. Ketua kelompok tani Pakem Manan mengatakan, tujuan diadakan rapat, agar anggota kelompok tahu berbagai masalah yang dihadapi selama ini. Anggota belum menerima bibit karet unggul untuk tahap dua dari dana P2KP yang di kelola oleh BKM perintis Mandor. Saya mempertanyakan apa kendala BKM, sampai saat ini belum menyalurkan bibit tersebut. Sedangkan dalam pertemuan ini merekapun diundang tapi tidak datang, kesal Manan. Menurut Manan, dari Januari kelompok tani sudah sering mermpertanyakan bantuan bibit karet unggul, kapan akan disal-

urkan. Namun tidak ada jawaban dari BKM. Dalam rapat ini, kelompok tani minta penjelasan, mengapa bibit belum disalurkan oleh BKM perintis Desa Mandor. Beradsarkan anggaran 2010/2011, diajukan sebanyak 50 ribu batang bibt, jelas Manan. Pada Maret dan April 2011, sudah direalisasikan dari 50 ribu batang atau 41 persen. Namun sisanya sampai sekarang belum direalisasikan. Dipertanyakan, hingga saat ini 59 persen bibit belum disalurkan. Bahkan sudah masuk Pebuari 2012, belum ada kabar akan disalurkan. Padahal Kelompok Tani Pakem sudah menyiapkan lokasi untuk ditanami karet. Seluruh anggota kelompok Pakem kecewa, tegas Manan. Hal senada dikatakan Suratno, anggota kelompok Pakem mengatakan, kecewa karena tidak ada penjelasan dari BKM. Apa saja kendalanya sehingga bibit karet, pupuk dan obat rumput belum mereka terima. Sedangkan anggota sudah berharap sekali, bahkan kami sudah menyediakan lahan, tegas Suratno. (tar)

Suasana Rapat kelompok Tani Paket Kemitraan (Pakem) Mandor membahas mengenai belum tersalurnya bibit karet tahap dua. Antonius Sutarjo/Equator

Hujan, Kota Ngabang Tergenang Air NGABANG. Dinas Pekerjaan Umum dan Prasarana Landak menargetkan pada 2012 akan membenahi sistem drainase Kota Ngbang. Selain itu akan memperhatikan jalan dalam Kota Ngabang, secara perlahan dilebarkan. Rencananya memang tahun ini sudah ada alokasi anggaran untuk itu, ungkap Erani ST, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Prasarana, kemarin. Erani enggan menyebutkan anggaran yang akan dialokasikan untuk membenahi drainase dan melebarkan jalan. Alasannya APBD masih dalam porses. Pastinya pemerintah daerah tetap akan memerhatikan serta membenahi drainase yang sudah sumbat oleh bangunan warga, tegas Erani.

Bangunan warga yang menutup saluran air jalan, sehinga hujan datang air menggenangi jalan raya. Antonius Sutarjo/Equator Kota Ngabang selalu digenangi air pada musim hujan. Bahkan air hujan meluap hing-

ga ke jalan raya. Dari dataran tinggi air mengalir ke daerah Tungkul mengalir ke pasar dan

terminal. Kondisi seperti ini cukup mengganggu penguna jalan. Apalagi kalau hujan terjadi malam hari. Untuk itu pemerintah segera mengambil langkah untuk menbenahi saluran-saluran yang ada. Baik itu di jalan neg ara mapun di pasar belakang terminal Ngabang, jelas Erani. Dijelaskan Erani, wilayah lapangan Bardan juga tergenang. Air tumpah dari daerah Tungkul. Itu dikarenakan lapangan Bardan agak rendah. Luapan air mengalir ke terminal. Jalur-jalur ini nanti yang akan dibenahi salurannya airnya, katanya. Iskandar salah satu warga Tungkul, Desa Ilir Kota mengungkapkan, apabila hujan deras, jalan dari gang Tungkul

air bisa mencapai pingang orang dewasa. Jalan tidak bisa lewati. Kalau mau keluar ke jalan negara, warga harus lewat jalan lain yang genangan airnya tidak terlalu tinggi. Jika ada perbaikan drainase hendaknya mulai dari depan S w a l a y a n C i t r a . Ka r e n a a i r dari situ mengalir ke wilayah lapangan Bardan baru masuk ke terminal. Karena terminal wilayah rendah, jadi air agak l a m a t e r g e n a n g . Ka l a u h u jan lebat jalan negara akan t e r g e n a n g a i r. Ke a d a a n i n i tentu jadi pemicu kecelakaan, karena lubang tidak kelihatan apabila tergenang air. Saya minta pemerintah perlu memikirkan hal sepele seperti ini. Tetapi dampaknya sangat fatal apabila tidak ditangani, jelas Iskandar. (tar)

BUMI LAWANG KUARI 

balai betomu

Peningkatan IPM

Jalan Rusak, Pendapatan Supir Terkuras

SEKADAU. Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar saat ini memprihatinkan, sama juga terjadi dengan tingkat IPM di Kabupaten Sekadau. Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau tahun 2009, IPM Sekadau di 12 dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar. Butuh kerja keras dari semua pihak untuk memperbaiki peringkat tersebut. Harus ada upaya nyata dan peningkatan kerja di semua lini, kata Osvarinus SSos, pemerhati Sosial dan Politik Sekadau kepada Equator, kemarin. Pria yang akrab disapa Oos itu menegaskan, upaya perbaikan tingkat IPM di Kabupaten Sekadau menjadi tanggungjawab semua pihak. Meski pun barometer IPM hanya diukur dari factor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, tidak berarti hanya institusi yang terkait dengan masalah itu yang harus bekerja keras. (bdu)

Spekulan BBM Tak Jera SEKADAU. Kesulitan BBM masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. Kondisi ini diduga akibat adanya oknum spekulan yang menyelewengkan BBM. Pasti ada spekulan yang bermain. Kalau tidak, tidak mungkin BBM sangat sulit didapat seperti sekarang, kata M Yakob, warga Jalan Sultan Anom, Desa Mungguk Sekadau kepada Equator, kemarin. Modus operandi oknum spekulan itu dilakukan dengan pura-pura mengantre minyak menggunakan mobil atau motor ke SPBU. Setelah mendapatkan minyak, mereka kumpulkan dan dijual dengan h a r g a tinggi. (bdu)

Antrean kendaraan akibat truk amblas di ruas Jalan Sekadau-Nanga Mahap, kemarin. SEKADAU. Jalan Provinsi yang menghubungkan Kota Sekadau dengan Kecamatan Nanga Mahap dalam kondisi memprihatinkan. Jalan mengalami kerusakan mulai dari Rawak, Ibu Kota Kecamatan Sekadau Hulu hingga ke daerah Nanga Mahap. Jalan mulai rusak dari Rawak hingga ke Nanga Mahap, kata

Man, salah seorang supir bus Jurusan Sekadau-Nanga Mahap saat bertandang ke Biro Harian Equator Sekadau, kemarin. Jalan Sekadau-Nanga Mahap memiliki panjang sekitar 60 KM. Jalan itu tergabi dalam tiga ruas, masing-masing Ruas SekadauRawak sekitar 19 KM, RawakNanga Taman sepanjang 19 KM,

ABDU SYUKRI/EQUATOR

dan Nanga Taman-Nanga Mahap sekitar 20 KM. Untuk ruas Sekadau-Rawak, kondisi jalannya cukup baik. Namun mulai dari Rawak hingga ke Nanga Mahap, jalan banyak yang hancur dan berlubang. Dikatakan Man, untuk ruas Rawak hingga ke Nanga Mahap, sedikitnya ada tiga titik yang

mengalami kerusakan parah. Masing-masing di daerah Seraya, Pekawai, dan Simpang Sekotong. Selain itu, ada tiga jembatan yang rusak dan berlubang. Masing-masing jembatan Nanga Suri, dan dua jembatan di daerah Pekawai, katanya. Di Seraya, kerusakan sudah

Tertibkan Café Tak Berizin

Sungai Kunyit Segera Miliki SD

SEKADAU. Keberadaan café di Kota Sekadau terus bertambah dari tahun ke tahun. Banyak diantaranya yang disinyalir sebagai tempat prostitusi terselubung dan tidak memiliki izin alias illegal. Terhadap café seperti itu, kita berharap pemerintah tidak membiarkannya tumbuh subur. Jika memang tidak memiliki izin, segera dilakukan penertiban, ujar Jainal, tokoh pemuda dari komunitas Muslim Forever, Sewak, Desa Mungguk, kepada Equator, kemarin. Jainal menilai, keberadaan café yang disinyalir tidak berizin itu, tersebar di sejumlah tempat di Kota Sekadau dan sekitaranya. Antara lain di kawasan Jalan Sanggau-Sekadau dan jalan Sekadau-Sintang hingga ke Simpang Empat Kayu Lapis. (bdu)

SEKADAU. Kerinduan masyarakat Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir untuk memiliki Sekolah Dasar (SD) segera terobati. Pemkab Sekadau sudah memiliki rencana untuk membangun SD di daerah tersebut. Pembangunan akan dilaksanakan tahun ini, ujar Antonius Atoi SSos, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Diknas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau dijumpai di kantornya, akhir pekan lalu.

Kapan jadwal pasti rencana pembangunan SD di daerah tersebut, Atoi tidak bisa memberikan kepastian. Yang jelas, pembangunan SD itu akan dilaksanakan pada tahun 2012 ini. Dibangunnya pada tahun ini. Sumber dananya dari APBD Kabupaten (tahun anggaran 2012), tegas Atoi. Selain di Sungai Kunyit, Pemkab Sekadau juga berencana membangun dua unit SD baru di Kabupaten Sekadau. Dua unit SD baru dimaksud adalah di Kecamatan

Nanga Mahap, dan di Kecamatan Belitang Hulu. Di Nanga Mahap di Daerah Sungai Mayong. Sedangkan di Belitang Hulu di daerah Sungai Kura, kata Atoi. Adanya rencana pembangunan tiga SD baru di Kabupaten Sekadau merupakan kabar baik bagi masyarakat Sekadau, khususnya di daerah-daerah yang akan dibangunkan SD tersebut. Masyarakat tidak perlu lagi susahsudah sekolah ke SD lain yang letaknya jauh dari tempat tinggal

mereka. Selain pembangunan SD baru, Pemkab Sekadau juga berencana akan memperbaiki unit sekolah yang mengalami kerusakan. Khusus untuk SD, masih ditemukan sejumlah sekolah yang bangunan fisiknya mengalami kerusakan berat. Informasi yang dihimpun Equator menyebutkan, di Sekadau terdapat 15 unit SD yang mengalami rusak berat. SD-SD yang rusak itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau. (bdu)

sangat berat. Tadi pagi ada mobil truk yang amblas sehingga memacetkan arus kendaraan yang melintas. Puluhan kendaraan menumpuk hingga beberapa jam, ucapnya. Celakanya, kerusakan tersebut dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka membuat penjagaan dan meminta uang kepada sopir yang melintas. Satu mobil diminta Rp20 ribu. Bahkan tadi pagi ada yang bawa alat berat berupa greder. Mereka mau menarik mobil asal kita bayar Rp200 ribu. Saya tidak tahu apakah greder itu milik pemerintah atau milik perusahaan, ucapnya. Khusus untuk penjagaan di daerah Seraya, kata Man, sudah lama ada. Karena itu, pemasukan kita berkurang, ucapnya. Diakui Man, para supir tidak tinggal diam dengan kerusakan itu. Kami pernah mengumpulkan uang untuk membeli batu, bahkan membeli kayu belian untuk membantu memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak, katanya. Namun bantuan itu tidaklah cukup untuk memperbaiki seluruh kerusakan. Karena itu, kita minta agar pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Kalau semuanya diserahkan ke supir, mana mampu. Bisa-bisa kami tidak mendapatkan pemasukan, hanya untuk memperbaiki jalan itu saja, tuntasnya. (bdu)

Antonius Atoi.

ABDU SYUKRI


15 pempadahan

Promosi Melalui Putri Pariwisata Ketapang. Disbudparpora Kabupaten Ketapang kembali menyelenggarakan seleksi Pemilihan Putri Pariwisata 2012. Kadisbudparpora, Yudo Sudarto mengatakan, event tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di bidang kepariwisataan khususnya dalam rangka mendukung promosi dan pemasaran pariwisata di Kabupaten Ketapang.Dikatakannya, pemilihan Putri Pariwisata yang merupakan ajang adu bakat dan talenta di dunia modeling banyak diminati generasi muda di Kabupaten Ketapang. Untuk menyukseskan acara ini, Disbudparpora bekerjasama dengan berbagai pihak. Melihat cukup banyak minat dan bakat generasi muda dalam pengembangan bakat dan talenta modeling serta masih minimnya even yang memberikan wadah bagi mereka untuk membuktikan diri dan prestasi, imbuhnya.ia mengatakan, generasi muda sebagai generasi penerus bangsa merupakan aset yang harus dibina, diarahkan serta diberikan wadah untuk menampung aspirasi dan bakat yang mereka miliki. Sehingga akan terbentuk generasi muda yang sadar akan jati diri dan berprestasi. Kita berharap tahun ini antusias dan animo peserta lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Peserta terbuka untuk umum yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan umum, ungkapnya.Para pemenang selain mendapatkan sejumlah hadiah yang telah disediakan panitia, juga berkesempatan mendapatkan akomodasi keberangkatan sebagai wakil Kabupaten Ketapang pada ajang seleksi Pemilihan Putri Pariwisata di Pontianak. (KiA)

KABUPATEN KETAPANG

Senin,20 Februari 2012

Genjot Ekonomi Rakyat Lewat Budidaya Keramba Sembilan Kolam Ikan Dibantu Rp 100 Juta Ketapang. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan terus digencarkan pemerintah Kabupaten Ketapang. Salah satu potensi yang dianggap mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat adalah pemeliharaan ikan air tawar.

Untuk itu Disnakertrans Kabupaten Ketapang, memberikan bantuan proyek pembuatan kolam ikan air tawar di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan dan Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara.

Bantuan diberikan di dua desa yakni lima kolam di Desa Tempurukan dan empat kolam di Desa Kuala Satong, yang bersumber dari APBD Kabupaten Ketapang tahun 2011, sebesar Rp.100 juta. Kepala Disnakertrans Kabupaten Ketapang, Joko Prastowo mengungkapkan ada miss komunikasi dengan masyarakat sehingga ada yang tidak mengetahui maksud pembuatan kolam

tersebut. Kolam itu untuk masyarakat setempat dan pekerjaannya belum selesai. Nanti kita bantu bibit sekaligus agar dapat dikembangkan untuk membantu perekonomian masyarakat setempat , ungkapnya.Dijelaskannya, Disnakertrans yang membidangi ketenagaan membuat program padat karya yang peruntukannya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, seperti membangun jembatan, jalan desa

Budiono Tan Siap Bertanggungjawab Penyelesaian persoalan PT BIG Ketapang. Keseriusan Komisi IV DPR-RI menfasilitasi penyelesaian persoalan PT BIG tampaknya sudah mulai menun-

jukkan hasil. Petani PIR Trans di Ketapang juga sudah mulai bernapas lega. Salah satu bukti keseriusan

komisi IV DPRD RI itu dengan melangsungkan pertemuan pada (14/2) lalu di ruang sidang komisi IV DPR RI di Jakarta. Selain pihak perwakilan dari petani PIR Trans Ketapang juga dihadiri Gubernur Kalbar, Cornelis,

Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun, Ketua DPRD Ketapang, Gusti Kamboja, wakil ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir serta pihak Dinas Perkebunan Ketapang. Bahkan Budiono Tan juga menghadiri rapat tersebut.

Satpol PP Razia Pelajar di Warnet Mendekati masa Ujian Nasional, (UN) Satuan Polisi Pamong Praja Ketapang, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan akan merazia pelajar yang nongkrong di warnet. Kita akan melakukan razia pelajar yang nongkrong di warnet saat jam belajar, kata Edy Junaidi, Kepala Satpol PP Ketapang kepada wartawan. Dikatakannya, keseringan nongkrong di warnet saat jam belajar atau malam hari akan mengganggu nilai hasil kelulusan pelajar dalam mengikuti UN yang akan dilaksanakan April mendatang. Ini juga demi anak-anak agar mendapatkan nilai yang bagus pada UN nanti, ungkapnya.Selain itu ia mengimbau kepada orangtua agar memberikan perhatian lebih serius kepada anak-anak mereka di rumah. Peran orangtua, kata dia, tak kalah penting dalam menjaga anaknya agar tidak keluyuran pada malam hari. Ia juga mengimbau kepada para pengusaha warnet agar turut berperan serta menjaga anak-anak usia seolah yang main di saat jam belajar maupun malam hari. Kita minta perhatian kepada pengusaha warnet agar melarang anak-usia sekolah main pada jam belajar dan waktu sampai larut malam, imbaunya. (KiA)

dan kolam. Kedepan kita akan merencanakan lebih baik, dengan melihat kebutuhan riil dari masyarakat, terangnya. Sebelumnya masyarakat Desa Tempurukan mempertanyakan keberadaan lima kolam yang berlokasi di Gg. Keremunting RT.07 Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, karena dianggap mubazir tidak tepat sasaran dan tidak melibatkan masyarakat setempat. (KiA)

Belum ada tindakan apapun dari pihak berwenang terhadap remaja yang setiap harinya ngelem ini--kiram

Wakil Ketua DPRD Ketapang Jamhuri Amir mengatakan, dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD RI telah membentuk tim kecil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dalam rapat tersebut, lanjut dia, Budiono Tan menunjukkan niat baiknya untuk bertanggung jawab atas kasus tersebut. Bahkan Budiono Tan berencana akan mengambil alih kembali PT. BIG dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menanggapi itu, Jamhuri mengaku tidak masalah, asalkan memang benar-benar dipertanggungjawabkan. Saya rasa siapapun yang mengambil alih PT. BIG tidak menjadi masalah, asal ke depan memang bersungguhsungguh dapat kembali menyejahterakan masyarakat terutama para petani PIR Trans Ketapang. Kita berharap pihak komisi IV DPR RI dapat segera membantu menyelesaikan kasus tersebut, ujar Jamhuri. Harapan agar kasus tersebut segera tuntas juga Ketua Petani Sawit PIR Trans Ketapang, Supirman. Ia berharap Komisi IV DPR RI segera menuntaskan permasalahan PT. BIG dengan para petani sawit. Kami juga berharap PT. BIG juga segera membayar uang TBS petani selama 4 bulan terhitung dari Juni hingga September 2009 lalu, tuturnya. (KiA

SAMBUNGAN PATROLI John Kei Dikenal Preman Sakti Maluku. Sejak dulu, John Kei memang dikenal sebagai preman yang cukup sakti , terutama di kawasan Tangerang. Dia kabarnya merupakan tangan kotor sejumlah oknum petinggi polisi dan militer dan menjadi beking banyak tempat hiburan di Jakarta-Tangerang. Karena itu, dia menjadi sosok yang cukup sakti . Seperti dalam kasus pen-

ganiayaan berat yang dilakukannya pada Juni 2008 lalu. Ketika itu, John Key menyekap dan memotong jari Jemri dan Charles Refra. Meski locus de licti-nya berada di Maluku, namun penyidikan dan pengadilan terhadap kasus penganiayaan yang juga dilakukan John Key bersama adiknya, Tito Refra, dan dua orang anak buahnya tersebut dipindah di

Surabaya. Selama di Maluku, baru setelah Kapolda Maluku berganti ke tangan Brigjen Pol Mudji Waluyo, John Key ditahan. Demi alasan keamanan (karena pulau Kei dan Maluku boleh dibilang adalah kandangnya ), proses peradilannya dilanjutkan di Surabaya. Pada 2 Maret 2009, jatuh vonis untuk empat penganiaya

berat tersebut. Paling ringan adalah John Key yang hanya mendapat vonis delapan bulan penjara. Jauh dari tuntutan jaksa yang seberat 3,5 tahun. Sementara itu, adik John Key Fransiscus Refra alias Tito divonis agak berat, yakni 1 tahun dua bulan. Sementara itu, kakak-beradik anak buah John Kei, Pedro-Antonius Tanlain divonis delapan bulan saja. (jp)

Masih ABG, Sudah Curi 8 Unit Motor

Banjarmasin. Meski masih berusia belasan tahun, GR (17) ternyata sudah ahli dalam melakukan pencurian kendaraan bermotor. Buktinya, sudah 8 unit sepeda motor yang dicuri kemudian dijual kembali. Namun, seperti kata pepatah, sepandainya beraksi akhirnya tertangkap juga. Warga Jalan Ir PM Noor Gang Hj Idah ini akhirnya berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polresta Banjarmasin di rumahnya, Senin (6/2) siang. Dari 8 unit kendaraan yang berhasil disikat oleh GR, baru dua yang berhasil diamankan

oleh petugas. Yakni Suzuki Satria F biru dan Smash warna hitam putih. Untuk Satria F ditemukan di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Sedangkan Suzuki Smash ditemukan di Banjarmasin. GR mengaku sudah delapan kali melakukan pencurian kendaraan bermotor di berbagai tempat, mulai dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Kandangan. Hasil curian biasanya dijualnya ke daerah Batulicin, Banjarbaru, Palangkaraya, dan Kapuas, dengan harga yang bervariasi. Satria F dijual Rp2 juta, sedangkan lainnya sekitar

Rp1,7 juta. Uangnya untuk keperluan hidup sehari-hari, kata GR. Salah satu korban yang juga melapor adalah Mansyi pada Minggu (10 /1) lalu. Korban yang tinggal di Jalan PM Noor Gang Mandiri itu melaporkan motor Spin DA 6022 AY dan sebuah HP di bawah jok miliknya hilang ketika diparkir didepan rumah. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp10 juta. Pelaku berhasil dibekuk ketika akan menjual sepeda motor curian ke daerah Batulicin. Anggota Unit V yang dipimpin

Iptu M Sofwan meluncur ke lokasi untuk menyelidiki lebih lanjut. Berawal dari pengembangan di lapangan akhirnya polisi berhasil melakukan penangkapan. Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Roy Satya Putra melalui Kanit V Ranmor Iptu M Sofwan membenarkan telah mengamankan pelaku serta dua unit motor hasil kejahatan yang dilakukannya. Tersangka dijerat pasal 363 KUHP terkait Pencurian dengan ancaman enam tahun penjara, tandasnya. (jp)

Perampas Motor Didor Palembang. Rudi, 34, warga Jalan Mayor Salim Batubara, Lr Kebon Semai, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang tersungkur setelah betis kirinya ditembak polisi. Pasalnya, tersangka Rudi terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Yamaha Mio bernopol BG 2046 BA milik Hajiman (24), warga Ki Merogan, Lr Seri, RT 39/08, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang. Aksi pencurian itu berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah

melakukan penyelidikan, satu jam kemudian tim 21 dipimpin Iptu Nanang Supriatna SH berhasil membekuk tersangka Rudi berikut motor curiannya. Saat disergap di Jl A Yani, di depan kampus swasta, seorang pelaku lainnya berinisial Al berhasil lolos. Sementara, tersangka Rudi yang berusaha kabur dan melawan petugas terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Pelakunya berhasil ditangkap tak lama setelah menodong dan merampas motor korban. Seorang

pelakunya terpaksa diberikan tindakan tegas karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat akan ditangkap. Sedangkan seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan identitasnya telah diketahui, ungkap Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk, melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, Sabtu (18/2). Informasinya, korban yang mengedarai motor hendak pulang ke rumahnya. Saat melintas di Jl Gubernur HA Bastari, dekat ge-

dung Dekranasda Sumsel, motor korban dihadang pelaku. Korban ditodongkan senjata tajam (sajam) ke dada kirinya dan pelaku meminta uang. Namun, korban tak memberikannya sehingga pelaku merampas motor korban. Berhasil merampas motor korban lalu pelaku kabur. Sedangkan korban malam itu juga melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Terpadu Polresta Palembang. Pengaduan itu tercatat dalam laporan polisi bernomor LP/B481/II/2012/Sumsel/Resta. (jp)

halaman 9 Pelanggaran ...................................................................dari Lalin terhadap lima pelanggaran ke pengadilan, jelasnya. Di antaranya pelanggaran terhadap Pasal 281 Jo pasal 77 ayat 1 (tidak memiliki SIM), Pasal 283 Jo pasal 106 ayat 1 (mengemudi tidak wajar), Pasal

287 ayat 2 jo pasal 106 ayat 4 huruf c (melanggar APILL). Pasal 287 ayat 3 jo pasal 106 ayat 4 huruf e (melawan arah lalu lintas, gerakan lalu lintas). Pasal 297 jo pasal 115 huruf b (balapan liar di jalan umum).

Harapannya dengan dikenakan denda setinggi-tingginya, memberikan efek jera kepada pelanggar. Misalnya kalau belum memilik SIM, dia segera membuatnya, tegas Bagio. (dik)

Gudang Penampung......................................dari halaman 9 Hasil laporan tim Polda, ada pemilik yang mempunyai gudang lebih dari satu. Jadi ada delapan pemilik yang namanya sudah dikantongi. Sementara jumlah gudang yang sedang diselidiki sebanyak sembilan unit yang secara keseluruhan merupakan tempat menampung hasil tambang. Aktivitas pertambangan

ilegal akan tetap menjadi perhatian serius. Mengingat segala aktivitas ilegal merupakan tindakan melanggar hukum. Selain berdampak terhadap kerusakan lingkungan, dapat menimbulkan kerugian masyarakat. Sekaligus menghilangkan pendapatan bagi negara, tegasnya. Kepolisian senantiasa

menaruh perhatian dalam penuntasan kasus ilegal. Peneg akan hukum terus diintensifkan. Ini sesuai dengan atensi Kapolri. Maka kita pasti menindak teg as pihak yang terlibat dalam tindak kejahatan ilegal logging, ilegal mining, ilegal fishing semua menjadi perhat ian, kata Mukson. (sul)

Juru Parkir.............................................................................dari halaman 9 mengatakan, pihaknya telah mendata juru parkir resmi dan memberikan perlengkapan seragam. Kegiatan selanjutnya juga akan melakukan penataan, serta penertiban j u r u p a r k i r l i a r. A p a l a g i b a ny a k m a s y a r a k a t y a n g resah dan mengeluh akan pungutan liar dilakukan juru parkir yang tidak bertanggungjawab. Tarif parkir Rp3 ribu hingga Rp5 ribu tidak dibenarkan dalam peraturan. Sesuai dengan ketentuan, petugas parkir hanya berhak memungut biaya Rp1 ribu

untuk jenis kendaraan roda dua. Kemudian pada kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp2 ribu. Jika oknum tersebut terus meminta, pemilik kendaraan berhak untuk tidak memberi, tegas Rahmad, kemarin. Disinggung masalah syarat dalam meminta tarif parkir, Rahmad menegaskan, juru parkir harus berkewajiban memberi karcis retribusi kepada pemilik kendaraan. Jika demikian, transparansi dalam pemungutan biaya parkir jelas terarah. Masyarakat pun akan merasa

nyaman. Terutama mengetahui tarif tersebut masuk ke kas daerah. Jika juru parkir tersebut telah diketahui identitasnya, maka pihak bersangkutan siap untuk dibina dan akan diberikan sanksi. Untuk petugas resmi, akan kita ingatkan terlebih dulu. Sedangkan kepada juru parkir liar, langsung kita panggil dan mempertanyakan surat ijin operasi. Jika keduanya masih mengulang perbuatan serupa, terpaksa diberikan sanksi tegas tindak pidana umum, tegas Rahmad. (sul)

Menghilang Sejak ................................................dari halaman 9 sayang sama anak. Saya janji jika Deli pulang saya tidak akan marah, ungkapnya. Pria yang sehari-harinya hanya bertani ini mengungkapkan, Deli waktu pergi dari rumah tidak pamit. Saat itu anton dan istrinya tidak ada di rumah. Saya panen padi di sawah yang jauh dari kampung. Pada saat itulah Deli pergi, ujar Anton. Siswi kelas dua SMPN Pawis, Kecamatan Jelimpo in pergi dari rumah Selasa (14/2) pagi. Kata tetangga yang melihat kepergiannya, gadis tersebut naik angkutan umum arah

Ngabang. Padahal Deli tidak punya uang. Mungkin untuk bayar ongkos angkutan tidak bisa, jelas Anton. Amelia, bibi Deli mengatakan, keponakannya sedikit pendiam. Kalau pergi ke Ngabang untuk belanja biasanya pakai celana jeans panjang warna biru dan membawa tas kecil berwarna merah. Ciri-cirinya, rambutnya pendek sebahu, kulit kuning langsat, tinggi badan sekitar satu setengah meter, suka membawa tas kecil merah kalau ke Ngabang, orangnya sedikit pendiam, kata Amelia.

Ayah dan bibinya sudah mencari ke mana-mana. Beberapa rumah temanya juga sudah didatangi. Bahkan rumah keluarga di Pontianak dan Banyuke. Hotel-hotel yang ada di Ngabang sudah saya cek satu persatu, tapi juga tidak ditemukan, jelas Amelia. Rencananya Anton dan Amelia akan melaporkan kehilangan Deli ke kantor polisi. Siapa melihat ciri-ciri yang sudah disebutkan, harap menghubungi ke nomor HP Anton 085750136851 dan Dana 085250898948. (tar)


16 Senin, 20 Februari 2012

Morkes Effendi Melaju ke KB 1 Figur Pemersatu dengan Segudang Pengalaman Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) telah merestui Ketua DPD I PG Kalbar, H Morkes Eendi SPd MH maju sebagai calon Gubernur Kalbar tunggal partai beringin pada Pilgub 2012. Pilihan partai politik yang dipimpin bapak Ir Aburizal Bakrie ini untuk mengusung Morkes sangatlah tepat. Sejak digelarnya Rapimda Partai Golkar se Kalbar tahun lalu, nama Morkes semakin meroket dalam peta persaingan politik di Kalbar. Bahkan, sebelum ada penentuan nama yang akan diusung Partai Golkar di DKI Jakarta, eliteelite politik di Jakarta mulai memperbincangkan nama Morkes. Pasalnya, Morkes lebih banyak menyimpan sejumlah potensi keunggulan diri. Bukan saja mantan Bupati Ketapang selama 2 periode, di organisasi budaya misalnya, Morkes yang juga Sekjen

Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) ternyata berhasil membuat network di lingkup kabupaten/kota se Kalbar, nusantara bahkan dunia internasional. Hal yang sama juga dikembangkan Morkes dalam memimpin Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang. Di bawah kepemimpinannya, MABM mampu tampil sebagai pemersatu puak (suku) Melayu. Selain aktif di organisasi sosial dan budaya, kemampuan memimpin Morkes juga terasah dengan baik saat dipercaya sebagai anggota Dewan Penasihat Forum Komunikasi PutraPutri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (PP FKPPI) dan anggota Dewan Penasihat Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Kabupaten Ketapang. Untuk bisa terpilih menjadi calon gubernur, pengalaman memimpin organisasi kemasyarakatan merupakan nilai lebih. Kepiawaian dalam menjalin dan membangun hubungan kerja, baik ke dalam maupun keluar organisasi, merupakan modal utama bagi melanjutkan perjuangan masyarakat Kalbar ke depan. Inilah yang saat ini ada dalam diri Morkes. *

Bangkit Melawan Berangkat dari kata lawan , Morkes Efefndi mengungkapkan makna dari Bangkit Melawan yang merupakan slogannya itu. Morkes menjelaskan, bangkit melawan itu memiliki makna yang begitu dalam dari kondisi Kalbar selama ini. Kata bangkit itu, sambung dia, bangkit melawan masalah yang begitu kompleks. Bangkit melawan diskriminasi, kemiskinan dan keterbelakangan yang dirasakan kebanyakan masyarakat Kalbar selama ini. Memperjuangkan kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan masyarakat ke arah yang lebih baik. Melihat kondisi itu, Partai Gol-

kar sudah turun ke tengah-tengah masyarakat melalui program FGD yang mengusung tema Morkes Mendengar, Mari Bicara Kalbar yang dilaksanakan di 14 kabupaten/kota di Kalbar. Dari kegiatan itu, banyak keinginan serta harapan masyarakat yang harus diperjuangkan. Begitu juga dengan ketidakpuasan masyarakat terhadap pembangunan selama ini. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memikirkan masa depan daerah. Menurut Morkes, masyarakat harus terlibat dalam upaya memetakan persoalan yang dihadapi daerah serta bersama-sama

untuk memikirkan solusinya. Hal ini penting untuk mengatasi kesenjangan antara kebijakan pembangunan dan aspirasi masyarakat. Saat ini, Morkes mengatakan, masyarakat harus diajak berperan aktif untuk turut serta dalam merencanakan pembangunan. Melalui FGD, dirinya mengaku telah mendengarkan secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Morkes juga mengajak masyarakat secara bersama-sama untuk memikirkan masa depan Kalbar. Karena daerah ini milik masyarakat, maka masyarakat harus diajak untuk memikirkan mau dibawa ke mana daerah ini. *

Morkes terlihat akrab dengan para pengurus Partai Golkar

Morkes bersama kader Golkar pada rapat kerja daerah

Ketua DPD PG Kalbar H Morkes Effendi S.Pd MH didampingi pengurus DPP saat pertemuaan koordinasi di Gedung Zamrud

Morkes menyapa kadernya dalam kesempatan Rakerda Partai Golkar

Para Ketua DPD PG Kabupaten/Kota dan Ketua Fraksi DPRD PG saat menghadiri pertemuan koordinasi terhadap dukungan Morkes Effendi maju Pilgub di Gedung Zamrud

Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar Adang Gunawan (tengah) bersama Indra J Piliang Ketua Balitbang DPP PG (kanan) dan H Werry Syahrial pengurus Partai Golkar (kiri)


20 Februari 2012