Issuu on Google+

Selasa, 12 Juli 2011 10 Sya ban 1432 H/ 12 Lak Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

Kalbar Siaga Dampak Malaysia Hal terburuk dari dampak gejolak di Malaysia bisa saja meluas dan chaos. Warga Kalbar di negeri jiran masih aman. Selain tak merembet ke Sarawak. Aksi bersih 2.0 juga masih seputar Kualalumpur.

Lingkungan

Kalbar Dikepung 28 Titik Api SUNGAI RAYA. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pontianak menemukan satu titik api di Kabupaten Kubu Raya dari hasil pemantauan 10 Juli 2011. Namun, titip api ini tidak hanya berada di Kubu Raya saja, tetapi di kabupaten lain juga terdapat titik api. Setidaknya 28 titik api (hot spot, red) tersebar di Kalimantan Barat. Dan Kabupaten Kapuas Hulu terbesar menyumbang 9 titik api, kata Sri Ningsih, Prakirawan BMKG Pontianak, Senin (11/7). Menurutnya, selain Kabupaten Kapuas Hulu di Kabupaten Bengkayang setidaknya ditemukan 5 titik api. Sementara daerah-daerah lain merata antara 1-3 titik api, ujarnya. Di Kabupaten Kayong Utara ditemukan 1 titik api disusul Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, Landak, Sanggau dan Sintang sebanyak 2 titik api. Sedangkan Kayong Utara hanya 1 titik api disusul Sambas ditemukan 3 titik api. Untuk Kabupaten Melawi, Kabupaten Pontianak, Sekadau dan Kota Singkawang belum terpantau adanya hot spot, ungkap dia.

PONTIANAK. Tuntutan reformasi pemilihan umum di Malaysia yang dilancarkan kelompok Bersih 2.0, belum berdampak bagi Kalbar yang warganya banyak tinggal di negeri yang berbatasan langsung ini. Belum ada perinM Zeet Assovie.DOK tah evakuasi akibat gejolak unjuk rasa besar-besaran di Kuala Lumpur. Kita belum dapat arahan untuk melakukan evakuasi warga Kalbar dari Malaysia, ujar Drs M Zeet Hamdy Assovie MTM, Sekda Kalbar menjawab Equator usai rapat bersama DPRD Kalbar, Senin (11/7) pagi. Meski belum terpengaruh, namun Pemprov Kalbar selalu siap siaga. Daerah standby. Tapi belum ada arahan, kata M Zeet. Tak hanya soal keamanan warga, arus angkutan kendaraan penumpang maupun barang dari Kalbar ke Sarawak, juga tidak mengalami masalah. Lancar-lancar saja, kata Evidiar, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kalbar. Berdasarkan data Dishubkominfo Kalbar, ada 20 bus asal Kalbar dan 20 bus asal Malaysia yang memiliki izin melintas dua Negara. Khusus Kalbar, armada bus yang mengantongi izin lintas Negara tersebut adalah ATS, Damri, dan SJS. Halaman 7

Halaman 7

Politik

Mangkir Paripurna, Minsen dan Prabasa Saling Tuding PONTIANAK. Ketidakhadiran empat unsur pimpinan pada rapat paripurna, Jumat (8/7) lalu terus berpolemik. Terkuak kepergiaan Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur tanpa sepengetahuan Ketua DPRD. Ketika itu, pak Ahmadi ke Bandung muktamar, pak Nicodemus ke Sintang dan saya ke Landak. Yang ada itu memang pak Prabasa. Kepergiaan pak prabasa pada jumat pagi itu tanpa sepengetahuan saya, ungkap Ketua DPRD Kalbar, Minsen SH, Senin (11/7). Legisaltor PDI Perjuangan ini juga tidak sependapat kalau ketidakhadiran semua unsur pimpinan pada paripurna tanggapan fraksi atas jawaban gubernur terhadap penjelasan DPRD terhadap Raperda Inisiatif tentang Penyusunan Prolegda, Jumat (8/7) itu dikarenakan kurangnya koordinasi dirinya dengan para wakil ketua. Sebenarnya itu bukan kurang koordinasi, pada hari itu yang stanbye di Pontianak kan pak Prabasa. Ketika beliau ke luar kota ke Solo, tidak memberikan berita ke kita lagi. Dan saya pada waktu itu juga tidak berada di tempat, tegas Minsen. Tapi, sambung mantan Ketua DPRD Landak ini, persoalan tersebut sudah di-clearkan di pimpinan, hanya masalah miskomunikasi saja, dan jalan ke Halaman 7

Kriminal

Pengendara Arogan Tinju Polisi PONTIANAK. Diberhentikan karena menerobos lampu merah dan tanpa menggunakan helm, Ed malah meninju Bripka Unang K, 53, yang sedang bertugas strong point, Senin (11/7) pagi kemarin di perempatan lampu merah Jalan Sultan Hamid II-Jalan Tanjung Hulu. Polisi yang berserag am lengkap tersebut mengalami memar di pelipis sebelah kirinya. Rekan Ed diamankan di Mapolsek korban yang lain Pontianak Timur. ARMAN HAIRIADI melihat kejadian itu langsung menggelandang warga Mega Timur Parit Gandu tersebut ke Mapolsek Pontianak Timur. Kejadian bermula ketika Bripka Unang sedang melaksanakan tugas strong point di traffic light Sultan Hamid II-Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur. Tiba-tiba saja muncul Ed yang mem Halaman 7

Injet-injet Semut Akhirnya, Malaysia Tunda Inland Port -- Syukurlah, dapur masih bisa mengepul.

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad meninjau Pelabuhan Perikanan Teluk Batang sekaligus melihat aktivitas di kapal nelayan, Senin (11/7). KAMIRILUDDIN

KKU Resmi jadi Wilayah Minapolitan

Fadel Janji Gelontorkan Rp 12 Miliar SUKADANA. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Fadel Muhammad berjanji akan mengucurkan anggaran Rp 12 miliar untuk merenovasi Dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang. Demikian disampaikan Fadel ketika hadir meresmikan Unit Pengolahan Ikan (UPI) PT Industri Perikanan Sukadana di Kecamatan Teluk Batang, Senin (11/7). Dana tersebut, akan direalisasikan di tahun anggaran 2012. Fadel berharap, anggaran tersebut bisa dimanfaatkan secara tepat dalam rangka membenahi Pelabuhan Peri-

kanan Teluk Batang. Pelabuhan harus representatif, sebab dia harus jadi enzim atau motor penggerak. Jika pelabuhan menunjang, tentu kegiatan pengusahaan perikanan juga akan lebih maksimal dan kegiatan usaha lainnya juga akan ikut tumbuh, ujar Fadel. Mantan Gubernur Gorontalo ini mengingatkan, pemerintah daerah harus melihat potensi yang di daerah. Dari sekian potensi harus dipilih salah satu yang bisa secara sungguh-sungguh untuk digarap dan dikembangkan. Daerah harus fokus dalam

mengembangkan potensi yang ada di daerahnya, jangan banyak-banyak cari yang prioritas namun tetap fokus sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, pesannya. Kabupaten Kayong Utara, kata Fadel, memiliki potensi luar biasa di bidang kelautan. Potensi yang ada akan selamanya jadi potensi jika pemerintah daerah tidak bisa memberdayakannya dengan baik. Oleh karenanya, kabupaten ini diharapkannya dapat fokus dalam menggali potensi kelautan. Hasil laut kita melimpah,

namun ironisnya nelayan kita masih miskin. Maka, nelayan kita masih perlu dibantu secara berjenjang dan bimbingan, ujarnya. Fadel mengingatkan, pemerintah daerah dikatakan gagal jika tidak berhasil meningkatkan pendapatan masyarakatnya. Agar berhasil, dituntut lebih giat dan fokus dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Fadel juga menetapkan Kayong Utara sebagai salah satu wilayah minapolitan (Mina berarti ikan, politian/polis Halaman 7

26 Ribu Ekor Sapi Siap Potong Stok Daging Jelang Ramadan Sapi potong Ayam potong Ayam beku dari Jawa Ayam akir

26.000 ekor 3.700 ton 30 ton 300 ribu

Harga Maksimal Daging sapi Ayam potong Telur

Rp 80.000/kg Rp 26.000/kg Rp 1.200

Sumber: Diswanak Kalbar

Akhirnya, Malaysia Tunda Inland Port PONTIANAK. Desakan sejumlah pihak agar Malaysia menunda pemberlakuan inland port di Tebedu, membuahkan hasil. Dalam rapat pra Sosek-Malindo di Malaysia pekan lalu, negeri jiran tersebut mau menunda operasional pelabuhan darat itu. Waktu rapat kemarin, kita minta pending. Mereka (Malaysia, red) mau mempendingnya, ujar Evidiar SIp MM, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kalbar kepada wartawan di kantor DPRD Kalbar, Senin (11/7). Malaysia tampaknya menyadari pemberlakuan inland

port perlu dibicarakan tingkat internasional secara bilateral. Artinya, pemerintah Indonesia juga perlu dilibatkan dalam pembahasan sebelum diberlakukan. Malaysia mau menunda pemberlakuannya hingga pertemuan Sosek-Malindo ke 27 yang rencananya akan dilaksanakan di Pontianak, 6-9 Oktober mendatang, ujar Evidiar. Berdasarkan data Dishubkominfo Kalbar, sejak tahun 2007 ada 30 kendaraan ekpedisi dari Kalbar yang mendapat izin angkut ke Malaysia. Dari Malaysia juga ada 30 kendaraan ekpedisi yang diizinkan Halaman 7

PONTIANAK. Menjelang Ramadan dan lebaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar sudah mempersiapkan 26.000 ekor sapi siap potong. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang puasa dan lebaran. Kami sudah berkoordinasi dan sepakat mengenai harga daging paling maksimal perkilo Rp 80 ribu, kata Kepala Diswanak Kalbar, Abdul Manaf usai rapat koordinasi bersama para asosiasi Pemkab, Balai POM dan pihak Karantina di Kantor Diswanak Kalbar, Senin (11/7). Dijelaskannya, sebanyak 26 ribu ekor sapi siap potong itu diperkirakan cukup hingga Desember 2011. Pihak asosiasi juga menyatakan siap menyediakan 264 ekor sapi untuk operasi pasar jika harga daging sapi mengalami kenaikan hingga 20 persen dan akan menekan harga di bawah Rp 80 ribu. Sedangkan untuk kebutuhan masyarakat akan telur mencapai 72 ton perhari dengan harga Rp 1.200 perbutir. Juga sudah dipersiapkan, ungkap Manaf.

Ekspedisi Darat Indonesia-Malaysia Indonesia 1. Jumlah kendaraan memiliki izin lintas Negara: 30 unit truk 2. Jumlah yang masih beroperasi: 10 unit truk 3. Kapasitas angkut Ɵap kendaraan: 12,5 ton Malaysia 1. Jumlah kendaraan memiliki izin lintas Negara: 30 unit truk 2. Jumlah beroperasi hingga sekarang: 5 unit truk 3. Kapasitas angkut Ɵap kendaraan: 12,5 ton

Halaman 7

Sumber : Dishubkominfo Kalbar/data : Abdu Syukri

Memfungsikan Jalan Alternatif Oleh Syamsul Arifin

Jalan alternatif di Jalan Sutoyo yang menghubungkan ke jalan Perdana dan Mega Mal telah dibuka. Dilihat dari sisi kepentingan, pihak Mega Mal justru lebih diuntungkan.

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Vigor Terbuka, Giliran Mega Mal Dituntut Buka Akses Sejak dibuka Kamis (7/7) pintu tiket masuk yang sebelumnya sudah dibangun pihak Mega Mal pun langsung difungsikan. Melihat kondisi ini, anggota DPRD Kota Pontianak, M Fauzie SSos menerangkan, jika itu untuk kepentingan umum maka pihak mega mal juga harus menyerahkan jalannya. Kita bisa lihat pihak mega mal langsung buka pintu tiketnya, masuk ke situ langsung bayar, berarti itu mengun-

Sambas Rp 2.500,-

tungkan mega mal dan tidak sepenuhnya untuk kepentingan umum. Kalau memang untuk kepentingan umum harusnya jalan itu dibuka langsung ke dalam pagar mega mal, sampai di simpang baru diberlakukan pintu masuk, ungkapnya. Penegasan ini, kata Fauzie tentu berkaitan dengan perawatan dan perbaikan jalan tersebut. Jika memang pemerintah Kota Pontianak menyiapkan anggaran un-

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

tuk perawatan jalan akses Vigor Sport Centre ( VSC) tersebut tentunya semakin menguntungkan pihak Mega Mal karena memang jalan alternat if tersebut langsung menuju pintu tiket masuk. Untuk sekarang yang jadi walikota mungkin tidak ada masalah, tapi kalau nanti walikotanya bukan pak Sutarmidji apakah situasinya akan seperti ini? tanya dia. Halaman 7

Sintang Rp 3.000,-

Akses jalan yang sudah dibuka.ANTON PERDANA

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Selasa, 12 Juli 2011



Equatorial

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Titik Api Lagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pontianak dari hasil pemantauan 10 Juli 2011, ada 28 hot spot (titik api) tersebar di Kalbar. Kabupaten Kapuas Hulu (KH) menjadi yang terbesar penyumbang sembilan titik api, Senin (11/7). Untuk Kabupaten Melawi, Kabupaten Pontianak, Sekadau dan Kota Singkawang belum terpantau adanya hot spot. Penyebab munculnya titik api kemungkinan besar karena adanya pembakaran atau pembukaan lahan dengan cara dibakar. BMKG juga mencatat perubahan suhu cuaca di Kalbar sudah mencapai 33,6 derajat celcius. Selama bulan Juli rata-rata suhu maksimum antara 33-34 derajat celcius. Dan cuaca panas seperti begini diperkirakan berlangsung sampai bulan Agustus. Penyebab langsung berkurangnya hutan di Kalbar tidaklah kompleks. Kebanyakan penggundulan hutan adalah akibat dari penebangan hutan dan pengubahan hutan menjadi pertanian. Meskipun ada larangan resmi untuk mengekspor kayu dari Indonesia, kayu tersebut biasanya diselundupkan ke Malaysia, Singapura, dan negara-negara Asia lain. Dari beberapa perkiraan, Kalbar kehilangan pemasukan sekitar Rp36 triliun pertahun dari pajak akibat perdagangan gelap, mengacu operasi tim Mabes Polri di Kalbar tahun 2007. Kemudian penambangan ilegal ini juga merugikan bisnis kayu yang resmi dengan mengurangi suplai kayu yang bisa diproses, serta menurunkan harga internasional untuk kayu dan produk kayu. Penebangan hutan di Kalbar telah membuka beberapa daerah yang paling terpencil, dan terlarang, di dunia pada pembangunan. Setelah berhasil menebangi banyak hutan di daerah yang tidak terlalu terpencil, di mana beberapa tahun terakhir ini banyak petak-petak hutan telah dihabisi. Selain penebangan, pengubahan hutan untuk pertanian maupun perkebunan ukuran besar, terutama perkebunan kelapa sawit, telah menjadi kontributor penting bagi berkurangnya hutan di Kalbar. Pemerintah berharap kondisi ini akan berlipat ganda dalam waktu satu dekade dan, melalui program transmigrasi, telah mendorong para petani untuk mengubah lahan hutan liar menjadi perkebunan. Karena cara termurah dan tercepat untuk membuka lahan perkebunan adalah dengan membakar, upaya ini justru memperburuk kondisi. Setiap tahun ratusan dari ribuan hektar are berubah menjadi asap saat pengembang dan agrikulturalis membakar kawasan pedalaman sebelum musim hujan datang di bulan Oktober atau November. Walau Kalbar memiliki hukum untuk melindungi hutan dan membatasi pembakaran pertanian, mereka diterapkan dengan sangat buruk. Manajemen hutan di Kalbar telah lama dijangkiti oleh korupsi, mengacu laporan Indonesia Corruption Watch (ICW). Petugas pemerintahan yang dibayar rendah dikombinasikan dengan lazimnya usahawan tanpa reputasi baik dan politisi licik, ini berarti larangan penebangan hutan liar yang tak dijalankan, penjualan spesies terancam yang terlupakan, peraturan lingkungan hidup yang tak dipedulikan, taman nasional yang dijadikan lahan penebangan pohon, serta denda dan hukuman penjara yang tak pernah ditimpakan. Ini waktunya bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar untuk mulai serius menangani penggundulan hutan dan kebakaran yang kerap terulang. Komitmen politis adalah kuncinya. Tanpanya, sumbangan-sumbangan uang dalam jumlah besar akan terus dihamburkan tanpa menghentikan penebangan hutan ilegal dan berkurangnya hutan. Indonesia perlu untuk menindaklanjuti permintaan Malaysia untuk menuntut perusahaan-perusahaan Malaysia yang terlibat dalam pembakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera. Perusahaan yang terbukti bertanggungjawab atas pembakaran ilegal, tak peduli dimana mereka berada, akan kehilangan izin usahanya dan petugas-petugasnya di penjara. Saat kebakaran berkurang musim dingin ini, Kalbar seharusnya menyelidiki kemungkinan yang ditawarkan oleh pasar karbon yang muncul ini, dapat memberikan pemasukan bagi negara dengan melindungi hutan dari pengembangan. Inovasi strategis lain, dari sertiďŹ kasi agrikultural dan kayu yang komprehensif hingga sponsor oleh pihak swasta untuk konservasi hutan, seharusnya juga tidak dilupakan. ***

M

5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDOKDODPDQNZDUWRXNXUDQKXUXI6LODNDQNLULPNHHPDLOUHGDNVL#HTXDWRUQHZVFRP

W

Kembali ke Substitusi Impor

ARGA

Oleh: BM Wibowo

Kenapa Dipertahankan? Cornelius Kimha, salah seorang pejabat tinggi di Kalimantan Barat tersangkut kasus korupsi pengadaan pakaian Hansip sudah tiga kali mangkir, atau menghindari sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak dengan berbagai macam alasan hingga kabar terakhir sakit. Headline Equator, Senin 11 Juli 2011 terpampang tulisan huruf besar dan tebal Gubernur Diminta Nonaktifkan Kadishut . Permintaan tersebut muncul dari anggota Komisi A DPRD Kalbar, dengan alasan bahwa Cornelius Kimha telah ditetapkan oleh PN Pontianak sebagai tersangka beberapa kali akan dibacakan tuntutannya oleh Jaksa, tapi tertunda terus karena sakit. Kami masyarakat awam berpikir dan bertanya-tanya, apa alasan sebenarnya Gubernur Kalbar mempertahankan seorang pejabat yang terlibat kasus korupsi hingga tetap sebagai pejabat, tapi selalu meninggalkan tugas? Apakah Cornelius Kimha benar-benar atau pura-pura sakit dengan cara membeli surat keterangan dokter pakai duit hasil korupsi? 085252166659 11-7-2011

09.05

Sering Kecelakaan Tolong Pak Polisi atau yang berwajib mengatur lalu lintas. Tolong Pak jangan sampai di Jalan Trans Kalimantan terjadi kecelakaan terus. Kalau bisa cari jalan keluarnya. Bagaimana buat masyarakat bisa konsentrasi saat mengendarai kendaraannya. Saya rasa seluruh orang di Pulau Kalimantan bisa was-was mengendarai kendaraan bermotor di Jalan Trans Kalimantan. Walaupun jalannya sepi, jangan sampai mengendarai motor sesuka hati. Ok tx. 085345003500 29-6-2011

08.45

Salut Buat KPU KPU Landak berani menetapkan pasangan Adrianus-Heri dengan catatan nihil alias tidak terjadi permasalahan. Padahal waktu BAP penetapan, saksi nomor urut 3 pasangan Suprianto-Sujarni yang menghadiri acara itu, Saman B Sadji menyatakan keberatan sebelum acara penetapan dimulai, serta tidak ikut tanda tangan. 085751416823 5-7-2011

00.31

ASALAH

Larang Merokok Eksekusi mati terhadap Ruyati binti Sapubi di Arab Saudi tanpa didahului pemberitahuan kepada keluarga dan pemerintah, Sabtu (18/6) lalu mengundang keprihatinan, kritikan dan tamparan bagi pemerintah. Hukum pancung terhadap Ruyati jadi duka nasional. Saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (23/6) pagi Presiden SBY didampingi tiga menterinya. Bergiliran, Menteri Marty Natalegawa, Menteri Patrialis Akbar lalu Menteri Muhaimin Iskandar membela diri . Mereka menyebut sejumlah upaya telah dilakukan terkait kasus Ruyati, maupun terhadap TKI lainnya di luar negeri. Presiden SBY menginstruksikan gubernur, bupati dan walikota sekuat tenaga menciptakan peluang di daerahnya masing-masing. Sehingga di masa depan, tak ada lagi warga Indonesia bekerja ke luar negeri di sektor rumah tangga. Apa pendapat Anda?

T

ANGGAPAN

Antara koruptor dan diktator sama-sama tersohor, sehingga negara dan TKI ke luar negeri babak belor berderai seperti terpecahnya telur. Memang kita akui di dalam negeri, kita terkenal tersohor karena terlalu banyaknya koruptor. Para cendikiawan, ahli, akademisi, ilmuwan, pakar politik, rohaniawan dan pakar hukum tidak terhitung jumlahnya di negeri ini. Akan tetapi tidak ahli menyelamatkan bangsa dan negara karena kalah pengaruh dengan para pendekar koruptor. Lebih hebat lagi TKI dapat bekerja ke luar negeri, para keluarga di dalam negeri sangat bangga keluarganya dapat bekerja ke luar negeri! Tapi sangat mengenaskan dan mengerikan tatkala sang majikan kejam kayak diktator, hingga banyak TKI jadi mayat yang tidak jelas bentuknya. Hati-hati terhadap koruptor dengan diktator karena tersohor. 081256594866 11-7-2011

Harian

Jawa Pos Media Group

Dulu kamu tidak ada apa-apanya, minta rokok pun sama saya. Sekarang kamu malah larang saya merokok pula. Sudahlah aku mau kerja dulu. 085246098304 27-6-2011

Memproduksi barangbarang yang semula diimpor merupakan salah satu kebijakan populer di zaman Orde Baru. Logikanya mudah, barangbarang itu dibutuhkan, tinggal berhitung harga dan kualitas. Dihentikannya pasokan sapi dari Australia, mengingatkan kita akan kiat lama itu. Dengan jumlah 500 ribu ekor sapi per tahun atau setara 41.666 ekor per bulan, substitusi ini dapat memberdayakan ratusan ribu peternak dan pedagang sapi. Di sektor pertanian masih banyak barang esensial yang juga diimpor seperti kedelai, buah-buahan, bahkan beras. Bila disubstitusi secara sungguh-sungguh, untuk memenuhi kebutuhan itu diperlukan lebih sejuta pelaku, baik pemilik lahan maupun pekerjanya. Siapa tahu, dengan ini kita dapat mengurangi ekspor TKW dengan kisah pilunya. Ide ini sudah sering dimunculkan, tetapi selalu hilang tertelan waktu. Pemerintah seakan tidak berdaya atau bahkan tidak berupaya mewujudkannya, karena memerlukan birokrasi berbelit. Untuk memutuskan kebijakan substitusi, diperlukan kajian, paling cepat tiga bulan. Untuk memutuskan anggarannya harus menunggu pembahasan APBN-P, mungkin di pertengahan tahun berikut-

nya. Meski terlambat, waktu setahun itu bolehlah dimaklumi. Tetapi masalah sesungguhnya adalah di lapang an, yaitu agar program ini sampai ke sasaran dengan penyimpangan sekecil mungkin. Harus ada sosialisasi kepada petugas atau penyuluh tentang teknisnya, juga bimbingan kepada peternak atau petani agar mampu mengatasi segala penyakit dan risiko lainnya sehingga tidak kapok bertani. Tentu untuk itu diperlukan subsidi berupa bibit bag i yang telah memiliki kandang atau lahan. Bahkan bisa jadi lahanpun harus disediakan. Menurut catatan, lahan hutan yang telah dikonversi dan belum termanfaatkan, jumlahnya lebih

dari 7 juta hektare. Lahan itu dapat didistribusikan kepada petani atau peternak baru. Serepot apapun, substitusi ini penting, karena sekali berhasil akan menjadi solusi lestari. Namun dengan haluan ekonomi liberal saat ini, rasanya mustahil pemerintah mau melakukannya. Alasannya klasik, menghindari subsidi yang tidak adil, meskipun itu berarti membiarkan importir menghidupi petani dan peternak Australia, Brasil, Amerika Serikat, Cina, Thailand dan lainnya secara rutin.

Penulis adalah Sekretaris Jenderal DPP Partai Bulan Bintang

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

19.23

Ancaman Pencopotan Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH menuntut dinas maupun instansi penghasil pendapatan untuk meningkatkan penghasilannya, minimal sama dengan target yang sudah ditetapkan. Bila tidak tercapai, ancaman pencopotan akan diberlakukan (Equator, Kamis 7 Juli 2011). Bagus cara tersebut, merupakan tindakan yang pantas untuk didukung semua pihak. Tapi bagaimana pula dengan pelaku korupsi, baik yang sudah, sedang ataupun akan diproses secara hukum seperti kasus pakaian Hansip, dugaan korupsi di sektor perkebunan dan lain-lain? Apakah mereka sudah dipecat atau masih dilindungi oleh Gubernur? Terima kasih. 085252166659 7-7-2011

11.39

Pahlawan Kesiangan Kemana Satgas Anti MaďŹ a Hukum, sekarang tak kedengaran sama sekali. Dulu kasus Gayus, Satgas Anti MaďŹ a Hukum sudah seperti pahlawan kesiangan bisa bawa Gayus pulang dari Singapura. Sekarang M Nazaruddin, Bendahara Umum Partai Demokrat non aktif ke Singapura karena kasus dugaan korupsi Sesmenpora, kenapa Satgas Anti MaďŹ a Hukum diam. Kemana Mas Ota dan Deni Indrayana sekarang? Tolong bantu dong, pulangkan M Nazaruddin ke Indonesia. 0811568686 8-7-2011

09.35

HP : 0819-5267-5378

08.18

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK IMBAUAN JANGAN BERMAIN LAYANG-LAYANG Dihimbau kepada masyarakat agar tidak bermain layang-layang, terutama di wilayah transmisi PLN. Karena sudah 2 (dua) hari ini terjadi lampu padam secara mendadak yang diakibatkan tali layangan yang mengganggu jaringan transmisi 150 KV. Akibatnya dari transmisi 1 sampai dengan transmisi 4 terjadi gangguan. Demikian himbauan ini agar menjadi perhatian demi kenyamanan kita semua. Pontianak, 10 Juli 2011 Manajer PT PLN (Persero) Cabang Kota Pontianak

FAUZI ARUBUSMAN Tekad PLN Memberikan pelayan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Redaksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul AriÂżn. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: AlÂż Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Jl H Juanda Kel Beringin Telp 0564-21525). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

pontianak

Selasa, 12 Juli 2011

Pembatasan Kendaraan Lewati Jembatan Kapuas I

Ambulance dan Angkutan Umum Pengecualian Ardiansyah. Indra Nova

Rekomendasi Pansus KP

Jangan Kaitkan Dengan Proses Hukum PONTIANAK. Anggota DPRD Kota Pontianak, Ardiansyah, SH, MH menegaskan hasil kerja Pansus Khatulistiwa Plaza (KP) yang melahirkan 11 rekomendasi, hendaknya jangan dikaitkan dengan proses hukum terhadap 4 anggota DPRD Kota Pontianak yang saat ini sedang berjalan. Proses hukum berjalan, rekomendasi pansus juga harus tetap jalan, tutur Ardiansyah, yang juga Mantan Sekretaris Pansus Khatulistiwa Plaza (KP) DPRD Kota Pontianak, saat ditemui Equator di ruang Komisi A, Senin (11/7). Dijelaskan Adiansyah, saat ini proses gugatan yang dilayangkan dua pengacara Bambang Wijanarko (BW/Khuo Tek Khue) yaitu Theresia MS Pessy SH MH dan Christof H Purba SH telah memasuki tahap pembuktian, dan 4 anggota DPRD Kota Pontianak yang digugat yaitu Erick S Martio, Muhammad Fauzie, Ardiansyah, serta Erwin Sugiarto siap menghadapi gugatan tersebut. Namun ia melihat gugatan yang dilayangkan ini hanya untuk mengalihkan subtansi dari hasil putusan pansus KP yang telah mengeluarkan 11 rekomendasi. Kami tidak ingin seperti ini, saya tegaskan 11 rekomendasi yang telah disepakati anggota Pansus KP harus segera dilaksanakan tanpa melihat proses hukum yang saat ini sedang berjalan, tegasnya. Lebih lanjut politisi PAN ini menuturkan, saat ini 11 rekomendasi yang dihasilkan pansus sudah disampaikan ke Pemerintah Kota Pontianak. Ada 2 point penting dari 11 point rekomendasi Pansus DPRD Kota Pontianak dan kemudian diserahkan ke Pemkot untuk ditindaklanjuti, yang pertama menyebutkan Pemkot Pontianak harus membatalkan perjanjian dengan PT Seroja. Pada point satunya lagi menegaskan, agar Pemkot melaporkan BPN ke aparat penegak hukum terkait Hak Guna Bangunan (HGB) ganda. SertiďŹ kat pertama Nomor 2940 Tahun 1984 milik para pedagang dan yang kedua Nomor 4322 Tahun 2003 atas nama PT Seroja Plaza Developer (SPD). Munculnya HGB selingkuh ini pula, memicu pertikaian antara kedua belah pihak yang dapat berimbas pada pedagang. Terkait rekomendasi pansus itulah, secara otomatis perjanjian yang dilaksanakan antara Pemkot dengan PT Seroja batal demi hukum. Apabila PT Seroja tetap melakukan aktivitas itu merupakan aktivitas ilegal. Ia melihat, perjanjian pengelolaan aset Pemkot berupa komplek perbelanjaan KP batal demi hukum. Berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, aset yang dikelola pihak ketiga di atas Rp5 miliar harus mendapat persetujuan DPRD. Itu merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi. Karena itu DPRD meminta Pemkot, membatalkan perjanjian yang sudah dibuat, tegas Ardiansyah. Ardiansyah meminta Pemkot mengambil tindakan. Karena persoalan itu terkait dengan retribusi yang akan ditarik Pemkot nantinya. Sebab DPRD tidak tahu di mana distribusinya. Inilah yang harus diatur, jangan sampai retribusi yang ditarik juga ilegal Pemkot harus mengambil alih dengan cepat atau ditangani Dispenda untuk menarik distribusi. Pemkot harus segera mengeluarkan surat pembatalan surat perjanjian dengan pihak ketiga. DPRD melalui Komisi A sudah menyapkan jadwal untuk melakukan sosialisasi rekomendasi yang dikeluarkan Pansus kepada pedagang. Kemudian akan melakukan sosialisasi pada Pemkot khususnya Dispenda, dan diberitahukan pada PT Seroja. Saya ingatkan, rekomendasi ini jangan dianggap remeh karena mempunyai kekuatan hukum. Sebab ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tegasnya. Menurut dia sosialisasi ini akan diagendakan secepat mungkin, Ardiansyah mengingatkan, kembali pasca dikeluarkannya rekomendasi yang dikeluarkan bulan April lalu. Apa pun aktivitas yang dilakukan pihak PT Seroja terhadap KP adalah ilegal. Jika investor itu merugikan Pemkot lebih baik dibatalkan saja dan diganti dengan investor lain, atau dikelola oleh BUMD, tukasnya. (oVa)

PONTIANAK. Rencana Pemkot Pontianak membatasi arus kendaraan roda empat ke atas melintasi Jembatan Kapuas I mendapatkan dukungan anggota DPRD Kota Pontianak, Mardiana SH. Kebijakan ini dipandang perlu, untuk mengurai kendaraan yang melintasi jembatan tersebut. Kendati begitu, Mardiana meminta, ketentuan tidak berlaku menyeluruh. Karena angkutan massal seperti opelet dan bis kota dapat diperkenankan untuk melewati kawasan tersebut. Hal ini penting, karena

kebijakan ini dapat membuat sengkarut bagi pengusaha transportasi massal. Kalau opelet dan bis kota juga harus memutar, menggunakan Jembatan Kapuas 2 jelas akan mengganggu trayek opelet yang sudah ada. Makanya kebijakan ini harus benar-benar dikaji, agar tidak menimbulkan persoalan kemudian hari, ucapnya Dikatakan Mardiana pula, larangan bagi kendaraan roda empat keatas untuk melewati jembatan tol kapuas I, harusnya juga tidak berlaku pada angkutan umum

seperti taxi dalam kota dan truk pengangkut sampah. Bukan itu saja, mobil ambulance juga harusnya mendapatkan pengecualian. Ambulance itu membawa orang sakit, kalau ketentuan ini juga berlaku pada kendaraan ambulance jelas menimbulkan persoalan. Sebab ambulance bisa saja membawa orang yang bersifat emergency, jika harus memutar dahulu. Siapa yang menjamin keselamatan pasien, makanya harus ada pengecualian, ingatnya. Sebelumnya, Wakil Walikota Pontianak, Paryadi SHut, MM,

menuturkan segera menerapkan uji coba pembatasan kendaraan roda empat dan yang melintasi jembatan kapuas I. Tujuannya sendiri untuk mengurai padatnya arus lalu lintas pada jam-jam tertentu. Keputusan ini sendiri ditetapkan, bagi seluruh jenis kendaraan roda empat hingga keatas, dan hanya pada Hari Sabtu serta Minggu, sekitar pukul 16.00 hingga 19.00. Wakil Walikota Pontianak, Paryadi Shut, MM mengatakan, tahap pertama akan melangsungkan uji coba terlebih dahulu.

Keputusan ini pun berlaku bagi kendaraan roda empat keatas, dari arah luar kota yang masuk ke dalam kota. Termasuk juga kendaraan roda empat dari arah Pontianak Timur atau Utara, dialihkan untuk menggunakan Jembatan Kapuas II. Kita sudah melakukan kajian dengan pihak terkait, mengingat semakin padatnya arus lalu lintas yang melintasi Jembatan Kapuas I. Sehingga mengakibatkan seringnya terjadi kemacetan yang panjang pada waktu dan jam tersebut, ujar Paryadi. (oVa)

STKIP-PGRI Pontianak Semakin Diminati M INAT para lulusan SMU/ SMK/Sederajat untuk melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan STKIP-PGRI Pontianak Tahun Akademik 2011/2012 begitu tinggi. Dari pantauan Equator di sekretariat panitia, di kampus baru STKIP Pontianak, setiap harinya rata-rata berkisar 150 hingga 200 pendaftar. Setiap harinya banyak peminat yang datang langsung untuk mendaftarkan, di antaranya ada yang datang langsung dan didampingi orang tuanya. Mereka diantaranya ada yang berasal dari kota Pontianak dan Kabupaten lain, seperti dari Kapuas Hulu, Sanggau, landak, Bengkayang, Kabupaten Pontianak, Sintang, Melawi, Ketapang, Kayong Utara, Singkawang dan lain sebagainya. Dwi Pratama, 19, alumni MAN 1 Pontianak misalnya, melanjutkan studinya di prodi TIK STKIP, untuk memperdalam ilmu Teknologi Informasi dan Komputer guna menjadi sarjana. Selain mahir dan menguasai website design, pemuda kreatif ini sejak umur 16 sudah melayani jasa server dan admint pada webhosting pelanggan yang menggunakan jasanya. Saya sangat berminat untuk melanjutkan studi di STKIP karena selain sarana dan prasananya menunjang, saya dengar tenaga dosennya juga baik, disamping selain bisa mengimplementasikan ilmu, paling tidak saya bisa menjadi calon tenaga guru dan tentu masih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, ujarnya yakin. Hal senada, dikatakan Sari, 19, alumni SMU 1 Kubu Raya,

tujuan masuk ke LPTK STKIP Pontianak untuk melanjutkan studi dan menjadi sarjana kependidikan, ingin jadi guru PPKn, untuk itu saya pilih Prodi PPKn ujarnya. Jika sebelumnya, pendaftaran diselenggarka di kampus 1, jalan Ilham Pontianak, namun setelah kampus baru diresmikan oleh Walikota, Sutarmidji beberapa waktu yang lalu, pendafataran langsung dipusatkan di sekretariat jalan Ampera Pontianak. DikonďŹ rmasi, Humas STKIPPGRI Pontianak, Budhi Ananda, ST mengatakan, setiap calon mahasiswa baru wajib mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu berdasarkan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan. ketentuan seleksi melalui ujian tulis dan wawancara untuk mengikuti tes potensi akademik, terangnya. Ia menambahkan, materi yang ujian/tes mengenai potensi akademik, materi sesuai dengan studi yang dipilih berupa paket soal. Dan calon mahasiswa baru yang mengikuti sekesi akan diuji pada tanggal 5 September mendatang. Budhi menambahkan, fasilitas yang ditawarkan dari ST-

KIP-PGRI Pontianak sebagai sarana kelengkapan belajar mengajar adalah gedung kuliah, tempat ibadah bagi yang muslim, dan tempat parkir yang nyaman dan memadai. Selain Laboratorium komputer, warnet, laboratorium bahasa dan laboratorium pembelajaran mikro Ber Ac, ruang multimedia dan stasiun radio pendidikan, perpustakaan. Saat ini kampus STKIP-PGRI Pontianak merupakan salah satu kampus yang menjamin kualitas dan mutu kelulusannya, paparnya. Di Tahun akademik 2011/2012, STKIP-PGRI Pontianak membuka 10 Program Studi di antaranya, S-1 Pendidikan Bimbingan dan Konseling (BK), S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), S-1 Pendidikan Matematika (P.Mtk), S-1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskes) dan S-1 Pendidikan Sejarah (P. Sjrh). Selain itu masih ada S-1 Pendidikan GeograďŹ (P. Geo), S-1 Pendidikan Fisika (P.Fis), S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (P.BI), S-1 Pendidikan Bahasa Inggris (P. Ingr), S-1 Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer (P.TIK). Untuk masuk calon mahasiswa baru

tahun akademik 2011/2012 STKIP-PGRI Pontianak harus melengkapi persyaratan sebagai berikut, Fotocopi Ijajah Lulusan (SMA/SMu/Ma/Diploma/Sederajat) sebanyak 1 (satu) lembar yang telah dilegalisir. Lulusan Tahun 2011 wajib menyerahkan Surat Tanda Lulus (STL) dari sekolahnya. Selain itu, Pas foto ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar, menyerahkan Surat Keterangan Dokter, sebanyak 1 lembar dan membayar biaya pendaftaran sebesar 150 ribu untuk satu prodi pilihan, dan 200 ribu rupiah untuk 2 prodi pilihan. Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa baru STKIPPGRI Pontianak Tahun AkaBudhi Ananda. Indra Nova demik 2011/2012 telah dibuka dan ditutup pada dan pindahan beban SKS yang tanggal 25 Agustus 2011, ditempuh ditentukan berdasarSekretariat, Jalan Ilham No. kan pertimbangan kesamaan 45/Jalan Ampera Pontianak. mata kuliah dan penghargaan Saran, Anjuran, dan pengaduan atas pengabdiannya sebagai dapat disampaikan via SMS ke guru. Dengan fasilitas baik 082157484048. sarana dan prasarana belajar, Di STKIP-PGRI Pontianak, juga tenaga mengajar STKIPuntuk beban dan lama studi PGRI Pontianak mempunyai bagi mahasiswa, beban SKS misi menjadikan mahasiswanharus ditempuh adalah 150- ya edukatif, profesional dan 160 SKS dengan lama studi berwawasan dan menyandang 8-14 semester. Dan bagi maha- moto HARUM, pungkasnya. siswa yang berijazah diploma (oVa)


kalbar raya

4

Selasa, 12 Juli 2011

Sidang Gugatan Eksekusi Rumdin Kadis PU

Alat Bukti Satpol PP Mengada-ada Pontianak. Alat bukti yang disuguhkan Satpol PP Kalbar dalam persidangan gugatan eksekusi rumah dinas mantan Kepala PU Kalbar, Ir Rudi Bachtiar MSi di PTUN Pontianak tidak relevan. Begitu banyak bukti yang tidak ada kaitannya dengan objek gugatan. Kami sudah mengkaji alat bukti yang disuguhkan Satpol PP melalui kuasa hukumnya pada persidangan, Senin (11/7). Kami menilai alat bukti tersebut tidak relevan dengan objek gugatan, tegas Zainuddin H Abdulkadir SH didampingi rekannya Nurliansyah SH, kemarin. Bukti pertama yang disuguhkan Satpol PP berupa Nota/Disposisi Sekda Kalbar tertanggal 21 April 2011. Bukti kedua surat Kasat Pol PP Nomor: 566/308/SATPOL PP-B III tertanggal 21 April 2011 tentang Pengosongan Rumah Dinas Milik Pemprov Kalbar. Nomor surat tersebut berbeda dengan yang diterima Rudi Bachtiar, yakni Nomor: 566/302/SATPOL PP-B III. Bukti lainnya, surat perintah tugas Nomor: 800/1152/SEKDA tanggal 25 April 2011. Surat tugas tersebut justru dikeluarkan setelah surat Satpol PP tentang pengosongan rumah dinas. Artinya, pada tanggal 21 tersebut,

Satpol PP membuat surat tanpa ditugaskan oleh atasannya. Ini membuktikan kalau administrasi di Pemprov Kalbar amburadul. Bagaimana bisa surat yang diserahkan ke pengadilan sebagai alat bukti tidak sama dengan surat yang diterima klien kami, tegasnya. Bukti berikutnya, surat pernyataan Ir Rudi Bachtiar MSi, tanggal 27 April 2011. Padahal surat tersebut tidak ada dibuat dan ditandatangani Rudi Bachtiar maupun kuasa hukumnya. Satpol PP membuat surat pernyataan sendiri, namun tidak diisi, apalagi ditandatangani Rudi Bachtiar. Kemudian surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatan negeri bagi PNS, TNI dan kepolisian RI yang dicalonkan sebagai bupati dan wakil bupati model B 6 AKWK tanggal 29 Juli 2008. Surat tersebut tidak ada kaitannya dengan objek gugatan. Karena saat itu Rudi Bachtiar mengundurkan diri dari jabatan kepala dinas, bukan mengundurkan diri dari PNS. Alat bukti lainnya yang dipaparkan Satpol PP, Keputusan Gubernur Kalbar Nomor: 821.22/189/BKD-B tahun 2008 tanggal 29 Agustus 2008. Surat tersebut berkenaan dengan izin

Satpol PP Kalbar berupaya mengosongkan rumah dinas di Jalan MT Haryono yang ditempati mantan Kepala Dinas PU, Ir Rudi Bachtiar MSi beberapa waktu lalu.IST

Gubernur Kalbar atas majunya Rudi Bachtiar sebagai calon kepala daerah di Kabupaten Kubu Raya. Kemudian surat permohonan dari Rudi Bachtiar, perihal permohonan bekerja kembali di

lingkungan pemerintah Kalbar, tanggal 8 November 2008. Surat tersebut dibuat setelah Pilkada Kubu Raya. Kemudian keluarlah keputusan Gubernur Kalbar Nomor: 821.22/235/BKD-B tahun

2008 tanggal 19 November 2009. Surat tersebut tentang penempatan kembali Rudi Bachtiar di jajaran pemerintahan Kalbar. Kalau kita baca dari alat bukti yang disuguhkan Satpol PP dalam

Minsen Mengkebiri Alat Kelengkapan Dewan Menghalangi Pembentukan Pansus Aset PONTIANAK. Sebanyak 21 anggota dari 55 anggota DPRD Kalbar telah menandatangani persetujuan Pansus Asset, terpaksa harus menunggu sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Usulan tersebut belum diagendakan Badan Musyawarah DPRD Kalbar. Yang jelas rencana Pansus Asset belum menjadi prioritas. Karena yang menjadi objek asset itu tidak jelas asset yang mana yang akan dipansuskan. Tidak ada niat saya untuk menahan atau menghalang-halangi pembentukan pansus asset. Apabila dikehendaki anggota, yang penting aturan tetap dijalankan, tegas Minsen SH, Ketua DPRD Kalbar kepada wartawan usai paripurna, Senin (11/7). Menurut dia, data seluruh aset telah disampaikan Pemerintah Kalbar kepada pimpinan DPRD

Kalbar. Lembarannya sangat tebal, kalau di foto copy butuh puluhan juta, apabila dibagikan kepada 55 anggota DPRD Kalbar. Makanya bagi anggota DPRD Kalbar yang butuh informasi mengenai aset, silakan di foto copy sendiri dan copyanya ada di meja saya, kata Minsen. Apabila rencana pansus aset itu sudah diagendakan dalam Panitia Musyawarah DPRD Kalbar, baru akan melakukan rapat paripurna DPRD Kalbar untuk menjadi ketetapan DPRD Kalbar. Kemudian atas dasar itu DPRD Kalbar baru bisa membentuk pansus. Minsen menjelaskan, segala keputusan harus dibicarakan bersama. Termasuk penjadwalan pembentukan pansus, tidak bisa asal-asalan. Yang jelas tidak mungkin saya sendiri yang

menahan pembentukan pansus asset. Karena semua perwakilan Fraksi di DPRD Kalbar ada di Banmus, tak mungkin saya kerja sendiri, ujar mantan Ketua DPRD Landak ini. Ketua Komisi A DPRD Kalbar, H Retno Pramudya SH menyayangkan sikap Ketua DPRD Kalbar tidak segera menyikapi surat usulan pembentukan pansus asset yang telah dilayangkan dua kali itu. Sebanyak 21 anggota dari 55 anggota DPRD Kalbar telah menandatangani persetujuan Pansus Asset. Perlu diingat, sebelum kasus tanah KONI ini mencuat, 21 dewan sudah menandatangani dan telah dua kali mengajukan surat permohonan pembentukan Pansus Asset kepada Ketua DPRD, jelas legislator PPP ini. Namun, sampai saat ini belum

ada tanggapan. Sikap ketua tidak menggubris usulan itu sungguh sangat mengecewakan anggota dewan. Padahal usulan tersebut sudah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan Tata Tertib DPRD Kalbar. Retno menjelaskan, kenapa berupa Pansus Aset menjadi sangat penting, karena teman-teman anggota berkeyakinan aset Pemprov Kalbar ini cukup banyak masalahnya. Tidak hanya masalah pengelolaan dan pemanfaatan asset tanah KONI saja, tetapi masih banyak masalah-masalah lainnya yang menyangkut aset milik daerah tersebut. Dia menegaskan, haruslah masalah ini segera dibenahi dan diselesaikan permasalahannya. Sehingga ke depannya asset Pemprov Kalbar akan tertata dan terkelola dengan baik, serta memberikan manfaat bagi

kesejahteraan rakyat Kalbar. Kami akan menyurati lagi Ketua DPRD Kalbar untuk yang ketiga kalinya. Bilamana tidak juga direspon atau digubris Ketua DPRD, maka kami anggota akan memikirkan langkah-langkah politis lainnya. Tidak ada alasan Ketua DPRD mengatakan persoalan aset ini tidak urgen, sesal Retno. Politisi daerah pemilihan Sanggau-Sekadau ini menilai, sikap Ketua DPRD yang juga ex oďŹƒcio Ketua Badan Musyawarah itu sudah mengkebiri alat-alat kelengkapan di lembaga terhormat ini, terutama Komisi. Sebab banyak persoalan dan usulan baik dari fraksi maupun komisi yang tidak disikapi Ketua DPRD. Pak Minsen yang juga ex oďŹƒcio Ketua Banmus mengkebiri alat kelengkapan dewan, tegas Retno. (jul)

persidangan, tidak ada sama sekali kaitannya dengan rumah dinas yang ditempati Pak Rudi Bachtiar, tegas Zainuddin. Surat Kepala Biro Pengelolaan Asset Setda Kalbar Nomor: 012/42/PD, tanggal 18 Februari 2009 tentang konďŹ rmasi status rumah dinas di Jalan Johan Idrus Nomor 7A Pontianak. Surat tersebut tidak ada kaitannya dengan rumah dinas di Jalan MT Haryono yang kini ditempati Rudi Bachtiar. Anehnya lagi, Kepala Dinas PU Kalbar Ir Jakius Sinyor membuat surat Nomor: 012/97/TU-Kp, tanggal 25 Februari 2009 tentang konfirmasi status rumah Dinas Pekerjaan Umum Kalbar. Status rumah dinas sudah jelas mengacu pada surat DPRD Kalbar Nomor 13/142/DPRD-D tanggal 24 September 2004 dan SK Gubernur Kalbar Nomor 867 tahun 2007 tanggal 3 Oktober 2007, paparnya. Kalau memang rumah dinas yang ditempati Rudi Bachtiar ingin diambil kembali, cabut dulu keputusan DPRD dan SK Gubernur Kalbar. Perlu diketahui juga, keputusan DPRD dan SK gubernur itu bukan hanya ditujukan kepada rumah dinas yang ditempati Rudi Bachtiar, tetapi untuk 94 rumah

dinas yang saat ini masih ditempati oleh para pejabat Kalbar saat itu. Kalau mau diambil alih, ya ambil alih semua 94 rumah dinas tersebut. Tapi ini tak dilakukan Satpol PP. Ada apa dengan Satpol PP ini, tanya Zainuddin. Satpol PP juga memaparkan alat bukti keputusan Gubernur Kalbar Nomor 821.22/03/BKD-B tahun 2009 tentang pemberhentian dan pengangkatan PNS dari dan dalam jabatan struktural Eselon II di lingkungan pemerintah Kalbar, tanggal 13 Januari 2009. Keputusan tersebut ditujukan kepada pejabat Eselon II, sementara ketika Satpol PP meminta rumah dinas dikosongkan, Rudi Bachtiar ini statusnya Eselon III. Berdasarkan keputusan DPRD Kalbar tahun 2004 dan SK Gubernur Kalbar tahun 2007, rumah dinas tersebut diperuntukkan PNS Eselon III, sesuai status Rudi Bachtiar saat ini. Satpol PP bilang pengosongan rumah dinas Rudi Bachtiar ini atas perintah Pak Gubernur (Drs Cornelis MH). Namun buktinya tidak ada. Selembar kertas pun Pak Gubernur tak ada mengeluarkan surat. Jadi, Satpol PP jangan bawa-bawa nama gubernur dalam mengambil kebijakan, tegas Zainuddin. (amk)

Biro Jasa Pemalsu KTP Marak SAMBAS. Uray Burhanuddin SSos Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas meminta agar aparat hukum dapat menindak tegas biro jasa yang memalsukan data pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran guna membuat passport bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dijelaskan Uray, modus yang dilakukan Biro Jasa dalam memalsukan identitas Pembuatan KTP, KK dan Akte Kelahiran dengan mengubah tempat lahir, alamat desa, serta pemalsuan tanda tangan. Kasus ini terjadi di Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas. Dalam kasus ini biro jasa berani memalsukan tanda tangan Kepala Desa, Camat serta cap untuk membuat Paspor, administrasi sampai selesai dihargai Rp3 juta, jelas Uray. Kasus ini terungkap setelah Polres Sanggau berhasil menangkap Dayat asli Jawa hendak berangkat ke Malaysia yang memiliki KTP Ganda, alamat Jawa dan alamat Kabupaten Sambas. Dalam kasus ini, Disdukcapil Kabupaten Sambas meminta agar pelaku pemalsuan KTP dapat

diproses sesuai hukum. Karena untuk menerbitkan akta diri yang telah diatur dalam undang-undang, mereka berani memalsukan tanda tangan kepala desa, Camat dan Disdukcapil, tegasnya. Camat Tebas Hariyanto SSos dihubungi Equator via selular mengakui modus ini pada umumnya dilakukan oleh calo, mereka sangat professional memalsukan tanda tangan dan cap, baik desa maupun Camat. Dalam kasus ini calo memalsukan tanda tangan Staf Kasi Pelayanan Umum Kantor Camat Tebas agar bisa mendapatkan KTP, diduga pelaku memiliki cap desa dan Camat se Kabupaten Sambas. Karena dalam kasus ini sudah ada beberapa kali para Camat yang melaksanakan sidang di luar Kabupaten Sambas akibat kasus ini, katanya. Ditegaskan Hariyanto, dalam kasus ini dirinya sudah memanggil pihak desa dan staf, tetapi cap desa dan tanda tangan yang tertera pada berkas pembuatan paspor itu semua tidak benar. Bahkan data yang bersangkutan juga tidak masuk dalam register. (edo)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

ARIS TAXI Pontianak - Sanggau

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau Pontianak Kantor Cabang : Kantor Pusat : Jl. Ahmad Yani No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

Express Express Mitra Dalam Perjalanan Anda

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp (0561) 773672 HP 0811563377

DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA PONTIANAK Jl. Kom Yos Sudarso

SEDOT WC Hub: Telp. (0561)772807

Fasilitas: 1 Unit instalasi pengolahan IPLT 2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

TAXI RJ

TRANSPORT MELAYANI : - Antar Jemput Luar - Dalam Kota - Menerima pengiriman dokumen & Paket TUJUAN : - Sintang - Pontianak (PP) H u b

: 081352462870 085348154631 ALAMAT :

PONTIANAK SINTANG (081256599913) (082149172370) Jl. KH. ACHMAD DAHLAN No. 24 Jl. MT. HARYONO (Armada Kijang Innova) (Pintu Gerbang BTN)

Armada Melayani : Toyota Vios - Sewa Mobil - Antar Jemput dalam Kota-Bandara - Sewa / Jam + Supir

Hubungi :

 

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

DP 10% S/d 4 Th

Xenia

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151 Innovation for Tomorrow

Proses Mudah dan Cepat

MURA

Cashback s/d

25 jt

Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “ “DAHSYAT DAHSYAT� � Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

194 jt

RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381 / 085252465555

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

JASA ANGKUTAN BARANG OJEK PICK UP

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt

D PH 280 jt

IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002 PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

LUXIO

RANGER RAS CABIN

FORD FIESTA

A

X

I

Gran Max Pick up

Xenia VVT-i

DP mulai 10%

DP mulai 10 %

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

SUI JIN

Melayani : • Rental/sewa pick up (L300), Carry, Grand Max, Zebra, Hilux • Angkutan (Pindahan rumah, kost dll) • Antar Jemput barang (dalam & Luar kota)

085654695608 081256815588

Tidak Melayani SMS

Express

DP

11Jutaan

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Melayani Antar Jemput

Setiap Hari

DP 10% Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

Bunga

5,1

Pontianak - Putussibau

085650820539 081257268829

5

Tahun

%

Dp 10 %

( FREE Angsuran 1 Bln)

Hubungi :



Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Kunjungi Workshop Kami :

*

Kardiansyah 081257282270 085654400673

Proses Mudah dan Cepat RANGER RAS CABIN

Percetakan ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (depan supermarket asoka baru) Percetakan CV. ADI MULIA Jl. Komyos Sudarso Gg. Teratai 1 No. 9 Pontianak Telp. (0561) 773093, 08164983624

Tersedia Ra dio HT UHF / VHF

Murah, Bergaransi, Berkualitas

D PH MURA

FORD FIESTA

SWIFT-APV-SX4-X OVER

Undangan & Souvenir tak

ce

Tenor

DRAGON

THERAPY

Innovation for Tomorrow

Daihatsu Daihatsu Sebar Sebar Hadiah Hadiah Terbesar! Terbesar!

T

Khusus menjual :

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Telp Iklan : 0561-721229

265 jt

184 jt

RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA Hubungi: RIDHO F.S Hp: 081345366649

TOKO NAVIGASI Jl. Agus Salim 36 Ptk.

0561-760452

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5 jendela usaha

Info

Selular

Mengolah Kain Kumal Menjadi Kerajinan Berdaya Jual

iPhone 4 dan Nexus S Meluncur ke Luar Angkasa

tersebut. Sebab, kain kumal yang sudah berwarna cokelat ini mempunyai tekstur yang kasar dengan ketebalan seperti lembaran kulit. Ye y e n b e r c e r i t a , meski bahan bakunya mudah diperoleh, proses pengolahannya terbilang sulit. Agar kain tak berbau dan kotor, pencuciannya harus dilakukan sebanyak 20 kali. Pencucian berkali-

Mengais rezeki dengan memanfaatkan barang bekas, alias limbah dari perusahaan belum menjadi pilihan usaha bagi sebagian kalangan. Namun, ide kreatif muncul dari Yeyen Komalasari, yang memanfaatkan limbah dari perusahaan baja, PT Krakatau Steel Tbk. Bisnis kerajinan berbahan baku limbah yang ditekuni Yeyen Komalasari memang istimewa. Ia berhasil memanfaatkan sampah tak terurai ini menjadi aneka produk yang bermanfaat, serta tentunya turut menjaga kelestarian lingkungan, mengingat tanah bisa langsung terkontaminasi oleh kandungan poliester limbah kain dari PT Krakatau Steel Tbk di Cilegon, Banten. Ide Yeyen mengolah limbah kain kumal bekas saringan bijih besi Krakatau Steel, muncul ketika ia melakukan observasi ke tempat pembuangan akhir sampah Krakatau Steel. Tiap hari, selama tiga bulan berada di tempat pembuang an limbah, Yeyen mengumpulkan limbah dari Krakatau Steel dan membawanya pulang ke rumah. Ia menguji kelayakan limbah berupa kain ini, apakah bisa disulap menjadi barang kerajinan yang bernilai. Kebetulan, sang kakak, Abu Sofyan, yang juga seorang pelukis, tertarik dengan tekstur kain bekas saringan bijih besi

Jakarta. Misi luar angkasa terakhir menggunakan pesawat ulang alik Atlantis resmi meluncur. iPhone 4 dan Nexus S turut serta menemani perjalanan para astronot. Masing-masing dua unit iPhone 4 dan Samsung Nexus S berbasis Android yang ikut dalam misi ini akan menjalankan beberapa eksperimen. Dua jenis perangkat ini bakal digunakan untuk keperluan berbeda. Dilansir Telegraph dan dikutip detikINET, Senin (11/7), Nexus S akan ditempatkan dalam bola kecil yang didorong penggerak, dan bisa beroperasi tanpa bantuan kru pesawat. Smartphone ini akan digunakan untuk membantu melakukan beberapa tugas komputasi, dan terhubung dengan kru di bumi yang akan memberikan arahan. Sementara dua unit iPhone 4 akan menjalankan aplikasi ekperimen bernama SpaceLab yang dirancang Odyssey Space Research. Program ini memungkinkan awak pesawat melakukan beberapa eksperimen dengan kamera, gyroscope dan sensor lain. Salah satu dari empat eksperimen yang akan dilakukan, di antaranya menguji apakah radiasi luar angkasa memengaruhi memori komputer. (dtc)

Icip-icip

Selasa, 12 Juli 2011

kali itu juga bertujuan untuk menghilangkan serpihan biji besi yang masih menempel kuat di kain. Yeyen memanfaatkan tenaga

para pemulung di tempat pembuangan akhir untuk mencuci limbah kain sebanyak dua ton yang didapatnya dalam enam bulan. Setelah kain bersih, baru Yeyen memberikan motif dan bordiran. Tapi sebelumnya, kain bekas tersebut digambar polanya oleh Yeyen menggunakan solder dengan panas mencapai 120 derajat Celsius. Teknik pembuatannya, menurut Yeyen, hampir sama dengan membatik. Hasil akhir pun terlihat indah, dengan

munculnya motif berlekuk kecokelatan di permukaan kain. Semakin sering dicuci, gambar akan makin jelas. Warnanya juga tak akan lun-

tur, malah akan terlihat lebih cokelat sehingga terlihat alami, katanya. Agar kualitas kerajinan buatannya tak mengecewakan, ia terlebih dulu merebus kain yang sudah bermotif dalam air mendidih. Alhasil, kain kumal pun bersalin rupa menjadi aneka tas, body protector atau pelindung badan, sajadah, taplak dashboard, mouse pad, peci, sarung ponsel, hiasan kaligraďŹ hingga pelapis helm. Barang-barang yang dihasilkan Yeyen tak hanya unik tapi juga berkualitas tinggi. Selain awet karena serat kainnya tebal, motif yang ada pada kain tidak akan mudah luntur, sekalipun dicuci berulang kali. Yeyen, juga membubuhkan motif yang berbeda pada setiap barang yang dihasilkan, agar kerajinannya terlihat berseni dengan kesan etnik. Ia memadukan seni ukir dan batik pada kain, juga menggambar kartun-kartun. Supaya ada kesan ekslusif, wanita 30 tahun ini hanya membuat dua jenis barang pada kerajinannya. Tiap bulan, pemilik Naniwa House ini mendapat pesanan hingga 700 unit dari 180 item yang Yeyen jual. Pesanan paling banyak datang dari helm yakni 100 buah dan tas wanita sebanyak dua hingga tiga kodi. Tak heran, ia pun bisa meraih omzet hingga Rp 15 juta setiap bulannya.

Atas segala pencapaiannya itu, selain bisnis yang berjalan sukses, ia juga dapat apresiasi tinggi dari beberapa pihak. Tapi, Yeyen menilai kontribusi terhadap lingkungan jauh lebih penting. Mengejar untung sah-sah saja, tapi harus seimbang dengan kelestarian lingkungan, ungkap Yeyen. (peluangusaha)

Mencecap Renyahnya Untung dari Keripik Singkong

Perkedel Tahu Udang

Rp 4.950.000 ADVAN G4D-62132 P6200 Intel P6200 DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1"

HP Pavilion G4-1002TX Ci3 Intel Core i3-2310M with Sandy Bridge DDR3 2 GB HDD 500GB ATI RADEON 1 GB

Rp 3.310.000 HP Pavilion G4-1003TX Ci5 Intel Core i5-2410M with Sandy Bridge DDR3 2 GB HDD 500GB ATI RADEON 1 GB

Rp 5.730.000

Rp 6.560.000

ADVAN P3N-51125

Toshiba C600-1001U C2D

Intel Atom Dual Core DDR2 1 GB HDD 250GB LED 13.3"

Intel Core 2 Duo DDR3 1 GB HDD 500GB LED 14.1" Intel HD Graphic

Rp 3.299.000

Rp 2.599.000

Rp 4.520.000

ADVAN G4i-35132T Ci3

ADVAN G4i-35132NT Ci3

ADVAN Deskbook

Intel Core i3-350M DDR3 1GB HDD 320 GB LED 14.1"

Rp 3.799.000

Intel Core i3-350M DDR3 1GB HDD 320 GB LED 14.1" Nvidia G Force 512Mb

Rp 4.099.000

Intel Dual Core E5500 DDR3 1 GB HDD 320GB Layar 15.6" All In One PC

Rp 3.099.000

Intel P6200 DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1"

Rp 3.800.000 HP Probook 4420s Ci5

Rp 4.050.000 Intel Core i3-380M DDR3 1 GB HDD 320GB LED 13.3" Intel HD Graphic

Rp 5.450.000

Rp 5.880.000

Toshiba Pro C640-1022U Ci3

Printer Canon IP 2770

Rp 5.480.000 ADVAN M4-33125 Athlon AMD Athlon II Dual Core DDR3 1 GB HDD 250GB LED 14.1" Ati Radeon HD 4250

Rp 3.299.000

Intel P6200 DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1"

Toshiba L630-1078U Ci3

Intel Core i5-480M DDR3 2 GB HDD 500GB Intel HD Graphic

Intel Core i3-380M DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1" Intel HD Graphic

CQ42-457TU P6300

PRINTER WARNA MURAH!!!!!

Petuah itu membuka jalan bagi Ahmad untuk memulai usaha singkong. Apalagi, sang mertua juga mengajarinya cara membuat keripik singkong dengan rasa yang enak sekaligus renyah. Bermodal uang Rp 500 ribu yang didapat dari uang klaim kecelakaan kerja yang diterima istrinya, Ahmad memulai usaha. Uang sebanyak itu digunakan Ahmad untuk membeli bahan baku, yakni singkong, dari Subang dan Cianjur. Produksi pertama Ahmad saat itu baru mencapai 30 kilogram per hari. Ia pun memasarkan produknya di kantin-kantin sekolah yang ada di Kecamatan Cisoka. Ukuran keripik pun dibuat mungil agar terjangkau oleh kantong pelajar. Saya hanya menitip dagang saja. Sore saya ambil uang jika ada yang beli, ujarnya. (peluangusaha)

Cash Back 450.000

FREE + Voucher 150.000

CQ42-359TU P6200

Cash Back 450.000

Rp 2.870.000

Intel Atom N550 DDR3 1 GB HDD 320GB

Hanya bertahan satu tahun, Ahmad pun memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, Cisoka. Karena tak memiliki keterampilan lain, Ahmad kembali menjadi kuli bangunan di sebuah proyek selama lima tahun. Saat proyek selesai, saya pindah lagi ke proyek lain, ujarnya mengenang. Bahu membahu dengan istrinya yang menjadi buruh pabrik, Ahmad memenuhi kebutuhan keluarga. Berbisnis singkong diawali Ahmad saat mendapat kunjungan dari mertua. Mertua Ahmad yang kebetulan pedagang singkong di Bogor mengatakan, bahwa menjadi buruh proyek tidak akan mengubah nasib keluarganya. Mending kamu jualan singkong, ujar Ahmad menirukan nasihat mertua.

Jalan Setia Budi No.26 Pontianak No. Telp 0561740660/740770 Fax. 0561747351 CQ42-401AU AMD Athlon AMD Athlon II Dual Core DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1" ATI RADEON HD 4250

Rp 400.000

Rp 3.790.000

Printer Canon MP 258

Huawei E153 + 3 bln Flash

G42-372TU Core i3 Intel Core i3-380M DDR3 1 GB HDD 320GB LED 14.1" Intel HD Graphic

Cash Back 300.000

Intel Core i3-2310M with Sandy Bridge DDR3 1 GB HDD 500GB

FREE + Voucher 100.000

HP MINI 110 (W7 Starter)

Seperti kisah sukses pengusaha lain, keberhasilan Ahmad tak datang tiba-tiba. Kini berusia 35 tahun, Ahmad terlahir sebagai anak ke lima dari delapan bersaudara. Ayahnya adalah petani. Makanya, sedari kecil, ia terbiasa membantu bekerja di sawah. Ahmad sama sekali tak punya kesempatan untuk mengecap pendidikan formal. Sulitnya hidup menjadi anak petani membuat Ahmad enggan menggantungkan citacita menjadi petani. Dalam benaknya, ia ingin menjadi pedagang. Saat usia 18 tahun, Ahmad memilih mengadu nasib ke ibukota, persis seperti yang dilakukan kebanyakan pemuda di daerahnya. Di daerah Pesing, Jakarta Utara, Ahmad menjadi kuli bangunan di sebuah proyek.

Cash Back 280.000

HP Pavilion G4-1002TU Ci3

Intel Atom N550 DDR3 1 GB HDD 320GB

Cash Back 340.000

Rp 3.250.000

HP MINI 110 (LINUX)

Cash Back 80.000

FREE + Modem 3G + Perdana Flash

Cash Back 100.000

Intel Atom N475 DDR3 1 GB HDD 250GB

Cash Back 170.000

Tahu yang gurih lembut enak dibuat perkedel dengan tambahan udang. Bagian luarnya kering renyah dan bagian dalamnya lembut gurih. Dicocol sambal kacang, makin dahsyat rasanya! Bahan: 1 buah tahu putih, tiriskan, haluskan 75 g udang kupas, cincang halus 1 batang daun bawang, iris halus 2 sdm tepung terigu 1 kuning telur ayam ½ sdt merica bubuk 1 sdm kaldu ayam bubuk Sambal Kacang: 150 ml air matang 1 sdm air jeruk limau Haluskan: 3 sdm kacang tanah, goreng 2 buah cabai merah 1 siung bawang putih 1 sdt gula pasir 1 sdt garam Cara membuat: Campur tahu putih dengan udang, duan bawang dan bahan lainnya hingga rata. Bentuk adonan bulat pipih. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Sambal Kacang: Aduk bumbu halus dengan air dan air jeruk hingga rata. Sajikan perkedel dengan sambal kacang. (dtc)

Cash Back 80.000

tahu

HP MINI 210-1102 (RED)

Mengawali usaha sejak 2003, Ahmad kini mengaku bisa berbangga hati. Sebab, banyak warga di Kecamatan Cisoka, Cikupa, Tangerang, yang mengikuti usahanya menjadi produsen keripik singkong. Saat ini, ada 15 orang yang berbisnis keripik singkong, ujar Ahmad. Dengan produksi yang sangat besar, Ahmad mempekerjakan lebih dari 50 orang. Sebanyak 25 orang adalah pegawai tetap yang bertugas di bagian produksi, sisanya adalah pekerja borongan yang bertugas mengemas keripik. Jumlahnya bisa sampai 30 hingga 50 orang, tergantung dari besar kecilnya produksi. Satu orang biasanya bisa mengepak 50 sampai 100 bungkus keripik singkong tiap hari, ujar Ahmad yang menjual keripik singkongnya sebesar Rp 8.000 per bungkus itu. Ahmad bilang, berkembangnya usaha keripik singkong di daerahnya mampu menyerap pekerja dalam jumlah yang besar. Bila satu pengusaha seperti Ahmad bisa menyerap 50 orang, 14 pengusaha keripik lain bisa menyerap ratusan pekerja. Ini yang membuat saya bangga, ujar Ahmad.

Pejalanan hidup Ahmad Hasbi tidaklah mudah. Tak sempat mencecap bangku sekolah karena harus membantu ayahnya bekerja di sawah, Ahmad pantang menyerah. Ia mewujudkan cita-citanya untuk menjadi pengusaha. Keripik singkong membawa keberuntungan Ahmad yang kini mendulang omzet lebih dari Rp 100 juta per bulan. Ada banyak pemicu bagi seseorang untuk segera mengambil keputusan untuk mengejar cita-citanya. Bagi Ahmad Hasbi, petuah mertuanya yang mengubah jalan hidupnya. Berkat nasihat mertua, ia sekarang menjadi pengusaha keripik singkong dengan omzet lebih dari Rp 100 juta per bulan. Saban hari, Ahmad, panggilan karibnya, memproduksi sekitar tiga ton keripik singkong. Sulitnya bahan baku membuat dia harus mengerem produksi dari tujuh hari dalam seminggu menjadi lima kali saja dalam seminggu. Dampaknya, omzetnya pun kurang renyah. Saat ini, saban hari, ia hanya bisa mengantongi omzet Rp 5 juta, dus lima kali produksi saban minggu menjadi Rp 25 juta. Dulu lebih dari itu, ujarnya.

Rp 4.580.000 Huawei E173 + 3 bln Flash

PRINTER WARNA + PHOTOCOPY

Modem Huawei E153 + Perdana Flash 3 bulan

Modem Huawei E173 + Perdana Flash 3 bulan

+ SCANNER

Support up to 3.6Mbps

Speed Asli 7.2Mbps BUKAN UPGRADE-AN!!!

Rp 650.000

Rp 399.000

Rp 439.000


sosialita

6

Selasa, 12 Juli 2011

Drs Nerius Auparai didampingi oleh Pardiyo SH Kabalatbang.

Foto bersama peserta refreshing dengan Drs Nerius Auparai.

PLKB Ujung Tombak BKKBN BADAN Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Kalbar menggelar acara refresing penyegaran bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana(PLKB) atau lebih dikenal dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) kecamatan se-Kalbar. PLKB/PKB adalah ujung tombak dari BKKBN, karena mereka yang berhubungan langsung dengan masyarakat, dengan ini kami memberikan segala fasilitas kepada mereka agar lebih semangat lagi dilapangan . Papar Ir A. Arief Msi selaku ketua panitia. Menurutnya acara ini pun bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada PKB agar lebih seman-

gat dalam menjalani tugas mereka dilapangan. PLKB di Kalbar ini sangat banyak, tentunya untuk menyegarkan dan menambah ilmu baru. Karena setiap tahun ada saja ilmu baru yang harus mereka pelajari, dengan melalui kegiatan ini semoga mereka bisa memahaminya, ucapnya. Peranan PLKB ini sangat membantu kerja BKKBN pusat, karena mereka yang jauh dari BKKBN dapat terus bekerja semaksimal mungkin. Ditambahkan oleh Arief, ada permasalahan dari BKKBN sendiri yakni semenjak adanya otonomi daerah berimbas kepada tenaga kerja pada PLKB yang langsung diurus oleh satuan kerja perangkat

Ir. Aulia A. Arief selaku ketua Panitia.

daerah (SKPD) dan menyebabkan koordinasinya agak lama. Dalam acara tersebut sebanyak 78 peserta yang hadir dalam kegiatan itu, dari 78 peserta tersebut termasuk dalam angkatan kedua dan ketiga. BKKBN sendiri sudah menghasilakan 5 angkatan sekitar 195 peserta, setiap satu angkatan tersebut jumlahnya 39 orang. Untuk angkatan kesatu sudah dilaksanakan kemarin kegiatannya, sekarang ini acara khusus angkatan kedua dan ketiga, baru setelah ini angkatan keempat dan lima akan kita

gelar lagi, Jelasnya. Arief mengungkapkan, dari peserta yang hadir ini merupakan peserta semua Kabupaten di Kalbar, dan diambil berdasarkan jumlah PLKB yang ada setiap Kabupaten/ Kota tersebut. Acara yang berlangsung selama empat hari ini pun langsung dibuka oleh Drs Nerius Auparai dari BKKBN Papua. Dalam sambutannya Nerius menyampaikan pesan bahwa dengan mengikuti program KB ini, sama halnya dengan mempermudah kinerja pemerintah. Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Pardiyo SH Kepala badan latihan dan pengembangan (Kabalatbang) BKKBN.

Drs. Nerius Auparai ketika memberikan sambutan. Harapan dari Arief, untuk tahun depan semoga saja jumlah peserta bisa bertambah, tidak hanya 195 orang saja, melainkan adanya peningkatan kuantitasnya. Selain itu juga pemerintah pusat dapat memberikan dana lebih kepada kami, agar kami pun bisa melatih semua PLKB yang berkisar jumlahnya 400

lebih. Dengan pemerintah memberikan dana lebih kami pun bisa melatih PLKB sebanyak mungkin, kemudian dengan refresing terhadap PLKB ini, mereka t idak merasa dilupakan oleh kami dan kita dapat selalu bersilahturahmi kepada kawan-kawan yang ada dilapangan, pungkasnya. (pik)

Kemenag Kota Pontianak Peringati Isra Mi raj

Dulhadi (tengah) didampingi Asy ari (kanan) dan Ibnu Masykur saat peringatan Isra Mi raj. PONTIANAK. Keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak menggelar peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW, kemarin (11/7). Hampir seluruh pegawai Kemenag mengikuti kegiatan tersebut. Penceramahnya, dosen STAIN Pontianak, Drs H Dulhadi M Pd. Apa yang diselenggarakan mudah-mudahan berdampak positif bagi kehidupan kita. Diharapkan juga bisa membawa kebaikan untuk kehidupan kita hari ini dan

akan datang, kata Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, H Asy ari S Ag saat memberikan sambutan pada peringatan Isra Mi raj. Menurutnya, Isra Mi raj memiliki makna luas. Dengan peringatan itu, seluruh pegawai Kemenag Kota Pontianak bisa berkumpul untuk silaturahmi. Lebih penting lagi, kita bisa mendengarkan hal-hal baik dari penceramah, dan mudahmudahan mampu memberikan pencerahan kepada kita semua ujarnya.

Dalam kesempatan itu, penceramah yang kebetulan Pembantu Ketua (Puket) II STAIN Pontianak, H Dulhadi M Pd menguraikan Isra Mi raj secara rinci. Dia mengatakan, Isra Mi raj memiliki tiga dimensi. Dimensi pertama bahwa Isra Mi raj mengandung dimensi sejarah. Diceritakan soal perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha terus ke sidratul muntaha. Di situ nabi diperlihatkan bagaimana masa lalu

JUAL RUMAH

SINTANG

SAMBAS

Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

MELAWI

SINGKAWANG

Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

SANGGAU

BENGKAYANG

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

BOING 737 PNK - JKT

4x

jam : 07.05, 08.10 11.50, 16.50 Wib Telp. (0561) 734488

JKT - BANJARMASIN

1x

jam : 16.30 Wib Telp. (0511) 58996

JKT - BALIKPAPAN

1x

jam : 07.30 Wib Telp. (0542) 739225

PNK - JOG - SUB (PP)

1x

jam : 14.20 Wib

BALIKPAPAN-TARAKAN

1x

jam: 09.35 Wib Telp. (0542) 887 0808

PONTIANAK-

JKT - P. PINANG

2x

jam : 08.35, 14.30 Telp. (0717) 437 183, 436 980/82

JKT - PEKANBARU

3x

jam : 08.00, 10.40, 16.00 Telp. (0761) 856 031

JKT - PALEMBANG

1x

jam : 13.10

Telp. (0711) 378 666

JKT - JAMBI

2x

jam : 10.50, 14.00 Telp. (0741) 7550643, 7551861

JKT - MEDAN

3x

jam : 07.00, 17.05 13.00, Telp. (061) 451 2080

JKT - PADANG

3x

jam : 07.00, 10.50, 16.20 Telp. (0751) 446600

YOGYAKARTA

untuk kita pelajari lalu kita terapkan untuk masa sekarang dan akan datang, jelas Dulhadi. Dimensi kedua, Isra Mi raj mengandung dimensi mukjizat, suatu kejadian yang luar biasa, di luar nalar manusia. Bayangkan, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu ke sidratul munthaha dalam satu malam. Kalau pakai kendaraan paling

cepat sekarang, tidak akan mungkin. Di sinilah mukjizatnya. Hanya orang-orang beriman yang mempercayainya, papar mantan Ketua Jurusan Dakwah STAIN Pontianak ini. Terakhir, mengandung dimensi pendidikan (tarbiyah). Maksudnya, Isra Mi raj sarat akan pendidikan buat manusia. Dia bisa mengajarkan soal teknologi. Bisa mengajar-

JUAL TANAH

JUAL RUMAH

(SHM) Jl A Yani II (tp.Jalan) sblm SMU Taruna Luas 12.250 M2. Harga 1,8 Jt/meter. Hub. 085252026659081345293798 (No.SMS & TP)

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

BANTUAN MODAL Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

PEMANGKAT Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

PAKET 25X TERBIT

Pegawai lingkungan Kemenag Kota Pontianak sedang mengikuti Isra Mi raj.

744880

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

JKT - SEMARANG

2x

jam : 06.00, 16.30

Komp Batara Indah 1 Blok ii no 18. 2 Lt, 4 kmr, PLN, PDAM. Sebidang tanah jl karet tepi jln luas 10x20. Tanah kaplingan 18x10 d sungai raya dalam. Hub: 08125733579.

jam : 16.10, 18.10

2x

JKT - MAKASAR

3x

jam : 07.14 (SUB), 10.20 21.00 (SUB) Telp. (0411) 365 5255

JKT - KUPANG

jam : 06.00 14.30 (SUB) Telp. (0380) 830555

-SURABAYA

: : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 0561-7092490 0561-7557007 085345038038

PNK - KUCHING

jam : 21.00, 04.00 (SOQ) (Selasa, Rabu, Sabtu) 03.00, 22.45 Jam : 22.45 (UPG) (Selasa, Kamis, Jumat, Minggu) Telp. (0986) 215666, 835, 836, 837, 838

jam : 16.15 Telp. (0778) 458 866

jam : 11.25 (Selasa, Kamis, Minggu) Telp. (082) 244299

JKT - GUANGZHOU Jam. 08.10 (Selasa, Kamis, minggu)

JKT - DENPASAR

2x

Reservasi JAKARTA

(021) 3840 888

Kantor Cabang : Kelapa Gading : (021) 45851555 Bandung : (022) 6046699 DARI TERMINAL 1B BANDARA SOEKARNO-HATTA Computer Sabre/Abacus

PONTIANAK YOGYAKARTA SURABAYA BALIKPAPAN (PP)

PNK - BATAM

jam : 14.50 (Senin, Rabu, Jumat, Sabtu) Telp. (0778) 458 866

PNK - SINGAPURA

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

JKT - JEDAH (PP) (PAKET UMRAH)

BOING 737 AIR BUS 319

Selasa, Kamis, Minggu Jam 13.25

-SINGAPURA -JEDAH

Reservasi PONTIANAK

atau hubungi BIRO PERJALANAN ANDA

Telp. (0361) 767 633 jam : 07.10, 14.00, 16.50 Telp. (0778) 458 866

PROGRAM ANGSURAN UMRAH YANG DISELENGGARAKAN BATAVIA AIR BEKERJA SAMA DENGAN PPUH YANG DITUNJUK

(0561)734488

jam : 13.15, 19.45

JKT - BATAM

3x

UMRAH

DI KONTRAKAN * Ruko 2 lantai Uk. 4x12 ( Cck Utk Kantor) * Rumah Tempat Tinggal Uk. 8x16 (2 Lt) Jl. Imam Bonjol / Pinggir jalan

JKT - MANOKWARI

jam : 06.00, 07.15, 09.15 14.30, 17.20, 19.20, 21.00 Telp. (031) 504 9666

jam : 09.05, 15.30 (Balikpapan) Telp. (0431) 877 878, 879 674/77

Deny Jaiz Hadi Uray Yuzo Solihin

BATAM - MEDAN

jam : 20.00, 22.45 Telp. (0967) 550666, 683, 684

Telp. (0274) 32262

JKT - MANADO

• • • • • •

JKT - JAYAPURA

JKT - SURABAYA

7x

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI :

Hub 08179199650

Telp. (024) 3549888

JKT - YOGYA

2x

JUAL RUMAH Jl.Tabrani Ahmad Gg. Peramas Dalam No.6A Full Keramik,PLN, PDAM,1 KM,1 WC, 2 KT, Hrg 200 Jt Nego Hub : 081345293798081256706358

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

kan soal kepedulian terhadap sesama, lingkungan, maupun agama. Isra Mi raj hal paling utama adalah diterimanya perintah salat bagi seluruh umat Islam. Salat itu mencegah perbuatan

keji dan mungkar. Salat juga mendidik kita untuk peduli pada sesama dan lingkungan. Jadi, Isra Mi raj banyak memberikan pendidikan buat kita semua, urai Dulhadi atau biasa dipanggil Abah. Kepala Seksi Penamas Kemenag Kota Pontianak, Drs H Ibnu Masykur mengatakan, dia merasa senang, peringatan itu berlangsung sukses. Hampir seluruh pegawai di lingkungan Kemenag hadir. Tema yang diusung dalam peringatan itu adalah Melalui Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Kualitas Hablum Minallah, Hablum Minannas dan Marhayaban Yaa Ramadhan . Terima kasih kepada ustadz Dulhadi yang bersedia menjadi penceramah. Tidak ketinggalan Kepala Kemenag, Pak Asy ari, serta seluruh pegawai yang hadir. Semoga acara ini membawa manfaat untuk kita semua, ucap Ibnu singkat. (kiki)

Trust Us To Fly Harga Paket Umrah Mulai

Rp. 12.500.000,Paket Perjalanan Umrah selama 9 hari 7 malam Paket umrah diangsur dengan jangka waktu angsuran: - Paket angsuran 6 bulan - Paket angsuran 12 bulan - Paket angsuran 24 bulan - Paket angsuran 36 bulan


7

sambungan

Walikota Singkawang Tuding Wartawan Tukang Pelintir SINGKAWANG. Walikota Singkawang, Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA) Hasan Karman Notohadiningrat menuding para wartawan mempelintir persoalan penundaan paripurna Pendapat Akhir (PA) FraksiFraksi dan memprovokasinya menjadi suatu persoalan. Kalian tidak usah memperlintir itu jadi masalah donk, saya kan hanya mempunyai badan satu, wakil saya satu, tidak bisa banyak wakil, kata Hasan Karman ditemui wartawan usai pembukaan 2011 Internasional Youth Ambassador Exchange Program Taiwan-Indonesia Summer Camp di Aula SMP Pengabdi, kemarin (11/7) Bukan hanya menuding wartawan mempelintir persoalan, tetapi juga mengatkan wartawan memprovokasi. Sehingga penundaan PA Fraksi menjadi dipermasalahkan. Tidak perlu begitu, kalian juga jangan provokasi begitulah, kata Hasan. Dia menjelaskan, bertepatan dengan waktu pelaksanaan PA Fraksi DPRD Kota Singkawang terhadap empat raperda pada Jumat (8/7) lalu, ada urusan yang tidak bisa diwakilkan. Saya mendadak harus pergi ke Jakarta. Ada urusan yang tidak bisa diwakilkan. Waktu itu saya tugaskan Pak Wakil, tetapi Pak Wakil juga ada urusan, jelas Hasan. Tetapi, Hasan enggan menjelaskan tujuannya ke Jakarta secara mendadak bertepatan dengan pelaksanaan PA Fraksi yang telah direncanakan Banmus DPRD Kota Singkawang jauh hari. Kalau saya berbicara dengan berbagai pihak untuk kepentingan Singkawang, saya kan tidak perlu buka apa-apa. Ada yang resmi dan tidak, tetapi semua untuk kepentingan Singkawang, kata Hasan merahasiakan.

Hasan hanya menegaskan kalau kepergiannya ke Jakarta secara mendadak atau tidak terencana. Sama dengan bupati di manapunn juga, gubernu, mendadak harus pergi dan tidak diganti harinya, katanya. Dia menyontohkan, terdapat orang luar negeri yang datang dan walikota harus pergi. Saya gunakan kesempatan itu untuk lobby dan macam-macam dan tidak perlu saya ungkapkan. Transparan itu kan bukan telanjang bulan lo ya, terang Hasan. Olehkarenanya, Hasan mengharapkan, penundaan paripurna PA Fraksi DPRD Kota Singkawang terkait empat Raperda usulan eksekutif, tidak menjadikan ada yang merasa eksekutif menghina atau apa. Kok jadi lucu begitu, ujarnya. Ditanya mana yang lebih penting antara PA Fraksi dengan kunjungan mendadaknya ke Jakarta, Hasan menilai semuanya penting. Semuanya penting, siapa bilang PA itu tidak penting, itu penting. Tetapi saya kan tidak bisa dalam waktu yang sama-sama. Jangan dikatakan itu penting, ini tidak penting, tidak bisa begitu, tetapi karena ada yang bisa ditunda dan tidak, paparnya. Permintaan penundaan paripurna bukan hanya pernah dilakukan eksekutif, tetapi juga legislatif, misalnya ketika ada studi banding ke luar. Kami nggak apa-apa. Coba kenapa eksekutif tidak bereaksi. Kita lebih bijak, lebih dewasa menyikapi itu, karena kita bukan lembaga politik, kita lembaga profesional birokrasi, ujar Hasan. Menurut Hasan, kalau politik itu mungkin lebih banyak bicara, kalau tidak bicara seolaholah tidak ada sesuatu. Tidak perlu begitu, sudah cukuplah Indonesia kayak gini, cobalah

kita jaga saling toleransi, tenggang rasa agar lebih membaik, harapnya. Sebenarnya, kalau Walikota dan Wakil Walikota tidak bisa hadir, menurut Hasan, boleh diwakilkan ke Sekda. Aturannya tidak ada yang melarang Sekda tidak boleh. Tetapi, oleh kebiasaannya itu diciptakan seolah-olah tidak boleh, padahal tidak ada aturan seperti itu, katanya. Hasan sudah mengatakan dari dulu, tidak masalah diwakilkan Sekda, karena kalau paripurna ini semuanya itu tertulis. Saya kan bisa pelajari, saya baca dan kita mempunyai tim (untuk membahasnya, red). Sebenarnya Plt (Pelaksana Tugas, red) tidak apa, ini kan lembaga, kita ini bukan individu, walikota itu bukan individu, jelasnya. Ketika ditanya, apakah legislatif Kota Singkawang enggan paripurna dihadiri Sekda, Hasan meminta untuk bertanya langsung. Kelihatannya begitu, you boleh wawancara kenapa tidak bisa, ada tidak aturannya, kalau tidak ada, kenapa tidak (bisa, red), tuturnya. Hasan mengajak semua berpikiran dewasa, karena kalau berpikiran sempit seperti mempermasalahn penundaan PA ini, tentunya tidak akan maju. Saya kira (penundaan PA, red) ini tidak memperlambat, karena ini kan agenda yang terakhir, tidak masalah, katanya. Hasan juga meminta para legislator tidak ada yang merasa dilecehkan atau terhina terkait penundaan paripurna PA Fraksi ini. Jangan ada yang merasa dilecehan, dihinakan, tidak ada begitu. Itu kan sudah jelas Tupoksi legislative dan eksekutif, di mana yang rasanya melanggar itu, ujarnya. Dia sangat prihatin persoalanpersoalan seperti ini di bawa-

Akhirnya, Malaysia masuk ke Kalbar. Tiap kendaraan tersebut mampu memuat barang hingga 12,5 ton. Untuk Kalbar, hanya 10 kendaraan yang beroperasi rutin. Sedangkan dari Malaysia, hanya 5 kendaraan yang beroperasi rutin, tutur Evidiar. Jika masing-masing kendaraan tersebut beroperasi satu kali dalam sehari, berarti kendaraan asal Kalbar bisa membawa 125 ton barang dari Kalbar ke Malaysia, maupun sebaliknya. Sedangkan kendaraan Malaysia dalam satu hari bisa mengangkut 62,5 ton barang dari negaranya ke Kalbar, maupun sebaliknya. Menurut Evidiar, Kalbar juga sudah mengusulkan pembangunan inland port di Entikong sebagai pengimbang inland port yang sudah dimiliki Malaysia. Usulan disampaikan Badan Nasional Pengelola Kawasan Perbatasan ke Sekretariat Sosek-Malindo di Jakarta. Usulan disampaikan 7 Juli lalu. Tapi baru dalam tahap pembicaraan perencanaan,

.... . dari halaman 1

tutur pria berperawakan atletis tersebut. Seperti diberitakan Equator, Senin (4/7) lalu, Malaysia berencana mengoperasikan inland port pada hari itu juga. Namun dua hari sebelum diberlakukan, pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar sempat mengadakan pertemuan dengan pengelola inland port tersebut untuk mengusulkan penundaan. Kadin menilai, pemberlakuan inland port perlu dibicarakan kedua negara. Sebab dengan pemberlakuan itu, kendaraan pengangkut barang asal Kalbar tidak bisa lagi masuk ke Malaysia. Melainkan hanya bisa sampai pintu lintas batas lokasi Inland Port. Angkutan harus diteruskan ke kontainer Malaysia. Santyoso Tio, Ketua Kadin menilai, pemberlakuan Inland Port secara sepihak oleh Malaysia bisa memberatkan pelaku usaha Kalbar karena ketetapan tersebut diluar lingkup kesepakatan Sosek-Malindo. Lain halnya

bila sudah menjadi kesepakatan kedua belah pihak melalui Sosek-Malindo. Dengan segala konsekuensi harus diterima. H Thalib, pengurus Koperasi Pengusaha dan Pedagang Perbatasan Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menginginkan pihak Malaysia tidak memberlakukan Inland Port secara sepihak. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Ekpedisi dan Forwarder Seluruh Indonesia (Gafeksi) Kalbar, H Retno Pramudya mengatakan, jika inland port diberlakukan pihak Malaysia, maka pengusaha angkutan akan terpukul. Pengusaha angkutan dari Kalbar akan rugi karena kendaraan mereka tidak bisa lagi masuk hingga ke Sarawak. Sedangkan kendaraan angkutan Malaysia bisa masuk sampai ke Pontianak, ujarnya. Kalau pun inland port Malaysia itu jadi diberlakukan, kata Retno, pihak Indonesia juga jangan protes. Indonesia harus evaluasi diri terhadap

kinerjanya dalam membangun kawasan perbatasan. Kondisi ini membuktikan bahwa kita ini selalu terlambat. Ini menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah pusat terhadap perbatasan Kalbar. Mestinya sama-sama mengikuti membangun inland port di Entikong, tuturnya. Menurut Retno, pembukaan inland port di Entikong membawa banyak keuntungan bagi Indonesia, termasuk Kalbar. Keuntungan dimaksud menyangkut kelancaran dan ketertiban distribusi barang, serta faktor keamanan barang dari aksi penyeludupan. Salah satu faktor kesulitan aparat kita di perbatasan dalam menjaga atau mendeteksi masuknya barang illegal, bahkan sampai narkoba, ayam inpor dan barang illegal lainnya, kan akibat kita tidak punya pelabuhan darat. Nah, dengan dibangunnya inland port, sedikit banyak akan memudahkan aparat dalam melakukan pengawasan, pungkasnya. (bdu)

dan keberatan dengan kebijakan yang saya ambil. Ini saya hapuskan karena dimana-mana nelayan mengeluh, dan ini juga tidak seberapa dan banyak sektor yang layak untuk dipungut pemerintah, ujarnya. Sementara Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya SE MM menyampaikan, potensi hasil laut di Kalbar luar biasa. Terlebih di Kayong Utara. Saking luar biasanya potensi laut daerah kita sehingga membuat orang asing ngiler (iri), sampaisampai mereka mencuri ikan di laut kita, kata Christiandy. Potensi laut yang melimpah, diakui Christiandy, sangat kontras dengan kondisi kehidupan nelayan yang ada di daerah ini. Sebab, mayoritas masyarakat nelayan masih hidup susah. Ini karena nelayan kita masih belum mampu menggali potensi

yang ada, karena dihadapkan serba keterbatasan, ujar dia. Dengan hadirnya Unit Pengolah Ikan PT Industri Perikanan Sukadana, dilanjutkan Wagub, akan dapat ikut mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan. Berdasarkan data lebih 3.000 masyarakat Kayong Utara sebagai nelayan dan di tingkat Kalbar persentase masyarakat nelayan Kayong Utara 25 persen dan ini paling tinggi di Kalbar, ujarnya. Sebelumnya, Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid mengaku bersyukur datangnya Menteri Kelautan dan Perikanan di Kayong Utara. Sejak terbentuk empat tahun silam, Fadel Muhammad merupakan menteri pertama yang datang di kabupaten kita ini, kata Bupati senang. Hildi mengakui, bahwa daerah memiliki potensi laut yang melimpah. Namun, masih dikelola

secara tradisional. Makanya, kami sangat berterima kasih hadirnya Unit Pengolahan Ikan PT Industri Perikanan Sukadana ini. Sebab, dengan adanya perusahaan ini sudah pasti nelayan tertolong karena ada pasar yang selama ini hasil laut mereka dijual di laut, ucapnya. Direktur Utama PT Industri Perikanan Sukadana, Bambang Kisworo menyampaikan, pabrik ini bangun dengan investasi sebesar Rp 28 miliar. Dalam operasinya, perusahaan ini kerjasama dengan nelayan lokal juga pengusaha lokal dengan sistem kemitraan. Ke depan kita berencana untuk memberdayakan potensi laut di Laut Karimata, China Selatan dan lainnya maka kami perlu dukungan dan kemudahan perizinan dari Bapak Menteri, ujar Bambang. (lud)

Fadel Janji yang berarti kota). Minapolitan berarti kota perikanan atau kota di daerah lahan perikanan atau perikanan di daerah kota. Minapolitan tumbuh dan berkembang karena berjalannya sistem dan usaha perikanan serta mampu menggerakkan kegiatan pembangunan ekonomi daerah sekitarnya. Dengan ditetapkannya Kayong Utara sebagai kawasan minapolitan, Fadel meminta supaya pemerintah daerah membuat program yang tepat guna menunjang dan melaksanakan program ini. Ia mengklaim telah banyak melakukan terobosan selama menjabat. Paling utama, setelah dua pekan dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan telah menghapuskan retribusi nelayan. Semula banyak Gubernur dan Bupati yang protes

.... . dari halaman 1

26 Ribu Mengenai ayam, dia mengatakan, sudah dihitung periode untuk puasa dan lebaran adalah 3.700 ton termasuk ayam akir (ayam petelur yang sudah tidak produktif ). Perkiraan keperluan ayam sendiri dikatakan Manaf cukup hingga lebaran tiba. Sementara diantisipasi untuk ayam, pertama 300 ribu ekor ayam akir dan diback up dengan ayam beku 30 ton dari Jawa dan keamanan pangan terjamin, harga maksimal Rp 26 ribu per kilo gram, katanya. Manaf juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk

bawa ke ranah politik. Maklumlah ya, apa-apa dipolitisir. Indonesia ini hancur gara-gara politisasi, tegas Hasan. Sebenarnya Hasan enggan menanggapi persoalan seperti hal ini. Saya kadang-kadang, sebagai professional, saya tidak mau tanggapi prihal yang begini. Saya bekerja-bekerja saja, mari kita buktikan kerja itu, kalau banyak ngomong tidak bekerja percuma saja, katanya. Terpisah, Ketua Forum Jurnalis Singkawang (Forjuss) Zulkarnaen Fauzi mengatakan, para wartawan itu bekerja dengan profesional. Ketika ada kesalahan terkait hasil karya jurnalistik, tentunya ada hak untuk klarifikasi bagi sumber yang bersangkutan, jelasnya. Terkait pemberitaan mengenai penundaan PA Fraksi DPRD Kota Singkawang di beberapa media massa, tidak ada yang menuntut klarifikasi karena memang tidak ada yang dipelintir. Tidak ada wartawan yang mau memperlintir ucapan-ucapan dari sumbernya. Apalagi wartawan juga dibekali dengan ilmu jurnalistik yang diperolehnya, kata Zulkarnaen. Menurut dia, terlalu naif juga bila menilai setiap wartawan menulis suatu persoalan dikatakan salah atau sengaja memperlintir ucapan-ucapan dari narasumber, apalagi dibilang memprovokasi narasumber. Kalau wartawan memelintir ungkapan narasumber, atau memprovokasinya, tentu narasumber yang diwawancarai akan mengklarifikasinya. Selain itu, si wartawan tentu akan mendapat teguran dari masing-masing kantornya. Pasca berita mengenai penundaan fraksi ini, tidak ada yang mengklarifikasi, karena memang tidak ada yang dipelintir, jelas Zulkarnaen.(dik)

.... . dari halaman 1 ikut mengawasi penyelendupan guna mengantisipasi masuknya penyakit. Makanya diadakan pertemuan ini, mencari solusi tetap difasilitasi dan peran ada di Kabupaten/kota. Produksi di update dari dinas dan juga ikut mengawasi, paparnya. Ditanya aspek keamanan pangan, Manaf menambahkan, pihaknya akan membentuk tim khusus yang akan memantau ke lapangan. Tim antara lain akan mengecek kemungkinan adanya residu obat atau penyakit-penyakit pada daging ternak yang dijual ke masyarakat.

Saya berharap adanya kesadaran masyarakat agar tidak membeli produk peternakan ataupun turunannya dari sumber yang tidak jelas, misalnya yang didatangkan melalui penyelundupan. Soalnya, produk tersebut tidak terjamin keamanannya, terang Manaf. Terpisah, anggota DPRD Kalbar H Miftah, SHi mengatakan, selain menjamin keamanan daging sapi, ayam dan telur menjelang puasa dan lebaran. Pemerintah daerah juga diharapkan memperketat pengawasan keamanan kebutuhan masyarakat tersebut.

Terutama untuk ayam beku dari luar. Keamanannya harus benar-benar dijamin. Jangan sampai ayam beku tersebut sudah tidak layak konsumsi atau sudah terjangkit penyakit. Tapi kita yakin hal itu sudah diantisipasi, kata legisaltor PPP ini. Selain itu, politisi daerah pemilihan Ketapang-KKU ini juga berharap tim yang dibentuk Diswanak nantinya dapat bekerja maksimal, terutama dalam mengawasi dan mengantisipasi adanya penjual daging nakal yang menjual daging terkena penyakit. (jul)

Selasa, 12 Juli 2011

Vigor Terbuka Ia juga yakin, Walikota juga punya trik tersendiri untuk melumpuhkan kekerasan pemilik VSC yaitu Budi yang menutup akses jalannya karena kompensasi pembangunan sarana olahraga yang dimiliki oleh Vigor justru melanggar Perda. Itu justru diucapkan Walikota sendiri yang mengatakan kalau kawasan itu bukan untuk sarana olahraga melainkan perumahan dan perkantoran, kalau memang melanggar kenapa diberikan kompensasi? Inikan aneh, ungkapnya. Walaupun akhirnya pihak VSC mau membuka akses jalan, namun politisi dari PKNU ini yakin nantinya jalan yang katanya akan mengurangi beban Jalan Ahmad Yani dan menjadi

jalan pintas dari Jalan Perdana menuju Sutoyo ini akan bermasalah di kemudian hari, sebab banyak kepentingan dari akses pembukaan jalan tersebut. Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak telah membongkar penghalang jalan masuk menuju lokasi yang selama ini menutup akses VSC, Kamis lalu. Mulai saat ini jalan tersebut sudah berfungsi sebagai jalan umum dan kami akan memaksimalkan Trace dan Geometrik jalannya, ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, Edy Rusdi Kamtono dihubungi Equator. Menurut Edi, pembongkaran sebagai salah satu bentuk komitmen yang disampaikan pengelola VSC sewaktu mendatangi Pemkot

Kalbar Siaga Hingga sekarang, bus tersebut tetap beroperasi seperti biasanya. Tidak ada rencana penghentian operasi karena keadaan keamanan masih terkendali. Menurut Evidiar, lancaranya angkutan antarnegara itu dikarenakan jalur angkutan hanya sampai ke Sarawak, tidak ke Kota Kuala Lumpur sebagai ibukota Malaysia. Sedangkan yang bergolak itu di Kuala Lumpur. Bukan di Sarawak, pungkasnya. Arus tenaga kerja (yang legal maupun illegal) ke Malaysia dari Kalbar memang tak pernah berhenti. Ada yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga hingga buruh di pabrik. Jumlah itu bertambah lagi dari provinsi lain yang biasanya berangkat

menggunakan jalur darat via Kalbar. Seperti diketahui, tak kurang dari 1667 demonstran, termasuk 16 anak-anak, ditahan polisi setelah bentrok dengan polisi anti huru-hara, di Kuala Lumpur, (9/7). Demonstrasi itu oleh pemerintah Malaysia dinyatakan diorganisir oleh organisasi Bersih 2.0, sebuah koalisi yang pada intinya meminta reformasi pemilihan umum di negeri jiran itu. Dalam upaya membubarkan aksi massa terbesar di Malaysia itu, polisi menembakkan gas air mata. Bentrok tersebut dilaporkan juga menyebabkan sejumlah demonstran luka, termasuk tokoh oposisi Anwar Ibrahim, yang bergabung den-

Pengendara Arogan boncengi adiknya datang dari arah Siantan hendak menuju ke Tanjung Hilir. Lantaran saat mengendarai sepeda motor menerobos lampu merah dan tidak menggunakan helm, Ed pun terkena tiupan peluit petugas kepolisian rekan dari Bripka Unang. Namun hal tersebut tidak digubris pelaku. Melihat hal tersebut, korban lantas menghentikan laju motor pelaku. Karena saat itu, pelaku berusaha melarikan diri dari petugas. Dia (Ed, red) datang dari arah Siantan. Perwira pengendali saat strong point sudah meniupkan peluit untuk menghentikannya. Saya coba menghentikannya dengan memegang besi belakang sepeda motornya, terang Unang. Ternyata Ed terjatuh. Usai terjatuh Ed langsung berdiri dan melayangkan bogem mentah ke wajah dan mengenai pelipis korban. Akibat dipukul, korban pun terjatuh. Saat korban terjatuh, ternyata Ed tetap saja terus memukul. Melihat itu, petugas lain yang berada di lokasi tersebut, langsung mengamankan Ed yang

sedang mengamuk. Hingga akhirnya Ed digelandang ke Mapolsek Pontianak Timur. Dia terus memukul dan sempat menginjak kaki saya yang sebelah kanan, kata Unang. Sementara itu, pelaku mengaku khilaf telah melakukan pemukulan tersebut. Walaupun begitu saat itu ia mengetahui orang yang dipukulnya adalah petugas kepolisian yang berpakaian seragam tersebut. Aksinya beraninya tersebut lantaran ia refleks saat ia terjatuh dari sepeda motor. Saya khilaf, saya memukul karena kaget waktu jatuh, ujar Ed. Awalnya Ed turun dari rumah hendak mengantar adiknya yang kerja di sebuah counter di Tanjung Hilir. Karena terburu-buru iapun lupa membawa helm. Sudah siang, buru-buru makanya lupa bawa helm. Kalau surat-surat ada di jok motor, kata pekerja kuli pelabuhan ini. Kompol Bibit Triyono, Kapolsek Pontianak Timur menjelaskan kepolisian sedang melaksanakan giat untuk meningkatkan pelayanan strong point.

Mangkir Paripurna luar ada yakni di pasal 77 Tatib DRPD Nomor 1 tahun 2009. Kalau ketua maupun wakil ketua tidak bisa memimpin paripurna, dapat diserahkan kepada anggota fraksi terbanyak secara fisik yang hadir pada paripurna itu. Masalah ini bukan tidak ada jalan keluarnya, ada, hanya memang terkesan langka lah. Baru pertama kali terjadi, semua pimpinan tidak berada ditempat, kata Minsen. Dirinya mengungkapkan, pada Kamis sebelum paripurna tanpa pimpinan DPRD itu, hanya beliau yang ada di Pontianak, dan paripurna pada kamis dipimpin Prabasa. Pada jumat pagi itu pak Sekwan SMS saya menanyakan gimana lah ini, terus saya jawab ya pak prabasa lah yang mimpin karena masih berada di Pontianak. Saya juga tidak tahu kalau dia waktu itu tidak berada di tempat. Kalau saya tahu Jumat itu Prabasa tidak berada di tempat, mungkin malam harinya saya turun ke pontianak, jelas

Minsen. Disinggung keinginan sembilan Fraksi di DPRD agar segera dilaksanakan rapat koordinasi antara pimpinan dengan seluruh anggota DPRD Kalbar. Dia mengatakan, rapat koordinasi itu sebetulnya sudah sering dilakukan. Dan memang untuk masalah ini belum diagendakan. Karena harus dibahas di Banmus dulu, terang Minsen. Dikonfirmasi, Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur malah mengatakan hal yang berbeda. Diungkapkannya, justru Ketua DPRD sehari sebelum paripurna itu digelar mengatakan kepada dirinya akan bertolak ke Pontianak. Kamis sebelum paripurna itu, beliau (Minsen) bilang ke saya pulang ke Pontianak, ujarnya singkat. Terpisah, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalbar, HM Ali Akbar AS menegaskan, pihaknya sudah melakukan rapat internal menyikapi ketidakhadiran satupun unsur pimpinan DPRD pada paripurna, Jumat (8/7) lalu itu.

Kalbar Dikepung Sri menjelaskan penyebab munculnya titik api kemungkinan besar karena adanya pembakaran atau pembukaan lahan dengan cara dibakar. Hanya saja, saya tidak mau berspekulasi. Itu kewenangan pemerintah daerah setempat, katanya. Dia menambahkan BMKG juga mencatat perubahan suhu cuaca di Kalbar sudah mencapai 33,6 derajat celcius. Selama bulan Juli rata-rata suhu maksimum antara 33-34 derajat celcius. Dan cuaca panas seperti begini diperkirakan berlangsung sampai bulan agustus. Akan tetapi peluang hujan masih ada, ucapnya.

S e b e l u m ny a P r a k i r a w a n BMKG Supadio Pontianak mengatakan suhu cuaca panas yang terjadi beberapa hari terakhir bukan termasuk cuaca ekstrim. Sebab, suhunya yang mencapai masih dalam batas normal. Dia menerangkan untuk mengatasi panasnya cuaca, masyarakat yang ingin keluar rumah di siang hari diharapkan dapat menggunakan sun block guna mengurangi teriknya panas matahari yang mengenai kulit. Panasnya ini tidak berdampak kepada penyakit kulit, namun lebih baik menggunakan sun block saja agar tidak terlalu

.... . dari halaman 1 Pontianak dan menyatakan kesediaan membuka akses ke Mega Mal dan Jalan Perdana yang selama ini ditutup. Kami segera memfungsikan jalan itu sebagai jalan umum dan dapat di akses masyarakat umum. Pagar benton yang selama ini menutupi jalan sudah dibongkar pengelola VSC, ucapnya. Dikatakan Edi, terbukanya akses jalan yang menghubungkan antara Jalan Sutoyo dengan Mega Mal serta Jalan Perdana ini akan mengurangi beban Jalan Ahmad Yani dan menjadi jalan pintas dari Jalan Perdana menuju Sutoyo. Bagi warga yang akan pulang atau pergi dari arah ke kota baru, dapat melintasi akses jalan baru, ujar dia. (ova)

.... . dari halaman 1 gan demonstran di kawasan hotel Hilton, Kuala Lumpur, sebelum bergerak menuju Stasion Sentral melalui Lapangan Merdeka. Menurut CNN, di lapangan itu demonstran berhasil menerobos barikade polisi, sebelum dihadang polisi anti huru-hara dan bentrok pecah. Ibrahim dalam akun Twitternya menyatakan dia mengalami luka ringan saat berunjuk rasa, dan bahwa seorang stafnya terluka parah. Dia juga menyatakan putri bungsunya termasuk di antara demonstran yang ditahan. Menurut sumber lain, bukan cuma satu putri Ibrahim yang ditahan, tapi dua, yaitu Nurul Izzah dan Nurul Hana. (bdu)

.... . dari halaman 1 Pelaku sudah diberi peluit dulu oleh perwira pengendali, namun tidak diindahkan. Korban berusaha menahannya, namun dipukul, jelasnya. Atas perbuatannya, pelaku akan tetap diproses sesuai dengan tindakan yang telah dilakukannya. Apalagi saat itu yang dipukul pelaku merupakan petugas kepolisian yang sedang melaksanakan tugas. Pelaku akan dikenakan pasal 352, penganiayaan ringan. Sebenarnya ini tindakan penyerangan terhadap petugas saat bertugas. Diberhentikan tak mau, melanggar lampu merah, tidak pakai helm, tidak ada surat-surat. Berhenti bukan minta maaf, malah menyerang, terang Bibit. Ditambahkan Bibit, kegiatan strong point ini dilakukan oleh gabung semua anggota Polsek Timur. Kita imbau kembali ke masyarakat saat berkendaraan lengkapilah perlengkapannya, baik itu spion, helm, suratsuratnya, dan lainnya lagi. Ini juga untuk keselamatan saat berkendaraan, imbuhnya. (arm)

.... . dari halaman 1 Kita sudah rapat internal, ada dua hasil rapat itu. Pertama kita minta laporan dari fraksi-fraksi di DPRD, terutama terkait sikap fraksi yang disampaikan dalam konferensi pers pada hari yang sama menyikapi ketidakhadiran pimpinan DPRD itu. Kedua, kita akan menyurati Sekwan untuk dimintai klarifikasi empat unsur pimpinan DPRD itu, jelasnya. Namun, legislator PPP ini mengingatkan, dalam kode etik DPRD, sebagai anggota DPRD harus mengutamakan tugas kedewanan, serta jangan sampai melanggar sumpah dan janji. Meski demikian, dirinya belum bisa memastikan apakah akan ada sanksi yang diberikan kepada unsur pimpinan itu. Kita akan jalankan tugas BK sesuai mekanisme. Kita juga berencana untuk memanggil keempat unsur pimpinan itu. Mengenai sanksi nantinya itu ada pada BK, dan tidak tertutup kemungkinan kejadian itu akan kita laporkan kepada pimpinan partai masing-masing, tuntas Ali Akbar. (jul)

.... . dari halaman 1 menyengat panasnya matahari, jelas Tony. Tony mengimbau kepada para petani untuk tidak membakar lahan, karena ketika membakar lahan di musim kering dapat menimbulkan kabut asap. Bagi anak-anak diharapkan untuk tidak keluar malam karena kurang baik untuk kesehatan. Namun bagi orang dewasa yang ingin keluar malam sebaiknya menggunakan masker untuk kesehatan. Meskipun sekarang ini sedang musim kering, dalam beberapa minggu mendatang akan turun hujan dengan intensitas ringan sampai sedang, katanya. (oen)


L GA 8

Adriano Galliani

Tak Mungkin Hamsik ke Milan CEO AC Milan, Adriano Galliani kembali menegaskan Marek Hamsik takkan bergabung dengan Rossoneri jika Napoli masih tetap memasang harga tinggi kepada pemain Slovakia tersebut. Hamsik baru-baru ini mengatakan jika dirinya ingin bergabung dengan Milan.

Pemain berusia 23 tahun ini mengatakan jika hal tersebut akan membantu mengambangkan karirnya. Napoli lantas memberikan respon dengan memasang bandrol 40 juta Euro untuk Hamsik. Galliani berpendapat jika harga tersebut terlalu tinggi untuk seorang

Hamsik yang kontraknya berakhir pada tahun 2015 mendatang. Jika De Laurentiis (Presiden Napoli) mengatakan 40 juta Euro bisa menutupi kerugian mereka, maka tidak ada kemungkinan bagi Hamsik bermain untuk Milan, ucap Galliani kepada Sportmediaset. (int)

SELASA, 12 JULI 2011

A-G-E-N-D-A COPA AMERIKA 2011

HEAD TO HEAD 30-03-2011 Laga Persahabatan Kosta Rika 0-0 Argentina 27-01-2010 Laga Persahabatan Argentina 3-2 Kosta Rika 21-08-2004 Olimpiade Argentina 4-0 Kosta Rika 14-07-1979 Pan American Games Argentina 2-0 Kosta Rika 02-07-1979 Pan American Games Argentina 1-0 Kosta Rika

Kolombia 2-0 Bolivia

Lolos Pertama Kemenangan 2-0 atas Bolivia pada laga terakhir Grup A Copa Amerika 2011, pagi tadi, di Estadio Brigadier General Estanio Lopez, memastikan Kolombia menjuarai grup sekaligus menjadi tim pertama yang lolos ke babak perempatďŹ nal. Tiga angka ini, juga menyingkirkan Bolivia dari turnamen yang duduk di peringkat terbawah dengan satu angka. Pendamping Kolombia akan ditentukan dari hasil laga Argentina kontra Kosta Rika yang akan dilangsungkan Selasa, pagi ini. Falcao membuat Kolombia memimpin di menit 14. Lewat kerja samanya dengan Dayros Moreno, Falcao masuk ke kotak penalti sebelum melepas sepakan yang tak mampu dibendung kiper Bolivia, Carlos Arias. Lima belas menit berselang, Kolumbia mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran Amador kepada Pablo Armero di kotak terlarang. Falcao menceploskan bola ke tengah gawang dan membuat Kolumbia unggul 2-0 di menit 28. Gol ini membuat Falcao menjadi top skorer Copa America 2011 sementara dengan dua gol, bersama dengan pemain Peru Paolo Guerrero. Pemain tengah Adrian Ramos nyaris saja membuat Kolombia unggul tiga gol. Namun urung terjadi karena sundulannya terlalu tinggi. Serangan berbahaya dilakukan oleh Bolivia lewat tendangan bebas Ronald Garcia tak lama menjelan turun minum. Jhasmany Campos juga melahirkan peluang buat Bolivia di awal babak kedua meski upayanya masih belum tepat sasaran. Kolombia menciptakan beberapa peluang dalam upaya memperbesar jarak. Rodallega, Armero dan Falcao memainkan bola di kotak lawan namun saat Rodallega melepaskan sepakan ke arah gawang,bola justru membentur Falcao. Hingga babak pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang lahir. Skor 2-0 bertahan untuk kemenangan Kolombia. Pahlawan sekaligus bintang kemenangan Kolombia dalam laga tersebut tentu saja Falcao. Dia melesakkan dua gol masing-masing di menit 14 dan 28 (penalti), dua gol yang tak mampu dibalas satupun oleh Bolivia. Meski jadi pahlawan, Falcao tak mau melebihlebihkan kontribusinya buat tim. Yang terpenting buatnya adalah kelolosan Kolombia yang pada dua pertandingan pertama bermain 1-0 kontra Kosta Rika dan mengimbangi Argentina 0-0. (dtk)

Prakiraan Pemain Argentina (4-2-3-1) 23-Sergio Romero, 3-Pablo Zabaleta, 4Nicolas Burdisso, 6-Gabriel Milito, 8-Javier Zanetti; 20-Fernando Gago, 14-Javier Mascherano, 16-Sergio Aguero, 10-Lionel Messi, 7-Di Maria, 9-Gonzalo Higuain.

Copa Amerika 2011

Argentina

V

Kosta Rika

Kosta Rika (4-4-2) 18-Leonel Moreira, 19-Oscar Duarte, 2-Francisco Calvo, 4-Jose Salvatierra, 20Pedro Leal, 6-Heiner Mora, 22-Jose Cubero, 17-Josue Martinez, 11-Diego Madrigal, 21Cesar Elizondo, 12-Joel Campbell

Gagal atau Bertahan Duel hidup dan mati akan pecah di Stadion Mario Alberto Kempes, Cordoba kala tuan rumah Argentina menghadapi Kosta Rika dalam partai terakhir penyisihan Grup A Copa America 2011, Selasa (12/7). L a g a y a n g r e n c a n a ny a akan disiarkan langsung RCTI pada pukul 07:45 WIB itu, menjadi penentu skuad Tango gagal atau bertahan di kancah Copa Amerika. Jika ingin bertahan, kemenangan menjadi satu keharusan. Sebab, bila seri apalagi kalah, Lionel Messi dkk harus menangis di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Argentina berada dalam situasi kritis, setelah menduduki peringkat tiga dengan mengantongi dua poin. Meski memiliki deretan penyerang hebat yang bermain di Eropa, mereka ternyata tak mampu memberi kontribusi bagi Albiceleste. Hanya satu gol yang pernah dicetak Argentina melalui Sergio Aguero. Sisanya seperti

Lionel Messi, Carlos Tevez, Ezequiel Lavezzi gagal memberi gol. Menghadapi Kosta Rika, hanya kemenang an yang bisa meloloskan Argentina ke perempatfinal. Bila kembali gagal, nasib Argentina akan ditentukan oleh tim lain. Dengan menduduki posisi tiga, Argentina akan bersaing dengan dua tim lain untuk merebut jatah dua terbaik. Dalam duel terakhir ini, pelatih Sergio Batista melakukan perubahan komposisi pemain. Messi tak lagi berada di depan yang ternyata sama sekali tak efektif. Bintang Barcelona ini akan ditempatkan sebagai gelandang serang. Dirinya beroperasi di belakang striker bersama Sergio Aguero dan Angel Di Maria. Sementara, Gonzalo Higuain menjadi ujung tombak tunggal. Dengan demikian, Tevez dan Lavezzi akan duduk di bangku cadangan. Kami membangun kem-

bali kekuatan. Saya yakin kami akan meraih hasil maksimal. Kami memperbaiki sistem yang memungkinkan Messi bermain sebagai playmaker, ujar Batista. Perubahan juga dilakukan Batista di lini tengah. Dirinya memasukkan gelandang bertahan Real Madrid Fernando Gago yang menggantikan posisi Ever Banega. Dia akan berduet dengan Esteban Cambiasso. Kosta Rika menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan Argentina, setelah penampilannya makin menanjak. Mengawali p e r t a r u n g a n ny a d i C o p a America dengan mengalami kekalahan dari Kolombia, mereka mampu bangkit dan mengalahkan Bolivia 2-0. Menariknya, Kosta Rika yang merupakan tim undangan menggantikan Jepang, tampil dengan pemain muda. Meski demikian, mereka tak bisa diremehkan. Pelatih Ricardo La Volpe

berharap Argentina tidak segera bangkit saat menghadapi Kosta Rika. Namun La Volpe sudah mengantisipasi perubahan yang dilakukan Batista. Semoga saja Argentina tidak bangkit. Jangan sampai mereka bangkit. Mereka akan memainkan tiga sayap bersama Messi dan Higuain. Ini menjadikan Argentina lebih agresif, ujar La Volpe yang membela Batista karena dihujani kritik menyusul penampilan buruk Argentina di babak penyisihan. Kritikan terhadap Batista terlalu berlebihan, hanya karena hasil yang dicapai tidak memenuhi harapan. Persoalannya memang dia sudah berapa lama menangani tim? bela La Volpe. Langkah Kosta Rika memang sedikit ringan karena hanya mmebutuhkan hasil imbang untuk lolos ke perempatďŹ nal. Hanya, La Volpe tegaskan Kosta Rika tidak akan mencari hasil imbang. (wi/int)

Kuli Bangunan dan Karyawan Jamu Jadi Miliarder Yamaha Grand Drawing Miliarder Yamaha Tahap 3 Idan sontak bersyujud syukur. Matanya berkaca-kaca karena begitu gembiranya. Ia dan Heri Trimulyanto baru saja membawa pulang masing-masing Rp 1 miliar dari program Miliarder Yamaha Tahap 3. Idan dan Heri merupakan dua dari 105 konsumen Yamaha lainnya dari seluruh Indonesia yang beruntung terpilih di Miliarder Yamaha tahap ketiga ini. Selain Idan dan Heri yang membawa pulang Rp 1 miliar, 3 konsumen beruntung asal Jakarta, Palembang dan Sleman membawa pulang masingmasing 1 unit mobil Avanza. Dan 100 konsumen lainnya membawa pulang batangan emas. Ditemui usai pencabutan undian, Idan mengatakan berencana membeli rumah dengan uang yang dimenangkannya. Yang utama saya akan membahagiakan keluarga saya, kata pria yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan. Bagi Idan, mendapat uang Rp 1 miliar bagaikan mimpi. Memegang uang Rp 1 juta saja hampir gak pernah, apalagi Rp 1 miliar. Penghasilan pria yang tidak tamat SD ini sebulan hanya Rp 400 ribu. Undian ini saya menangkan setelah membeli motor Mio yang saya pakai untuk kerja, kata ayah dua anak ini. Kebahagian tak terkira juga terpancar dari wajah Heri Trimulyanto. Karyawan salah satu perusahaan jamu di Jakarta ini juga memboyong Rp 1 miliar. Dengan uang tersebut, pria lajang ini berencana akan menaikkan haji orangtuanya, digunakan untuk menikahi sang pujaan hati dan membuka usaha. Saya bagaikan mimpi mendapatkan uang satu miliar. Terima kasih Yamaha, ujar Heri. Tak mendapatkan uang Rp 1 miliar ataupun mobil Avanza, tak membuat

Nancy, Mutiara dan Leo Chandra berkecil hati. Mereka yang mewakil Kalbar ini tetap puas dengan hadiah batangan emas ini. Walaupun tidak dapat satu miliar, saya bersujud syukur sudah dapat 25 gram emas, kata Nancy. Ibu satu anak asal Singkawang ini mengaku senang sekali selama kegiatan berlangsung. Apalagi segala fasilitas yang disediakan Yamaha sangat memuaskan. Hal yang sama dirasakan Mutiara Hikma. Ibu asal Wajuk Hulu ini mengatakan, dibawa jalan-jalan ke Jakarta saja sudah senang. Apalagi mendapatkan hadiah batangan emas. Pelayanan yang diberikan Yamaha sangat-sangat memuaskan. Terima kasih Yanmaha, kata ibu dua anak ini. Sedangkan Leo Chandra Wijaya mengaku tak kecewa tidak mendapatkan Rp 1 miliar. Saya datang ke sini, terpilih sebagai calon miliar Yamaha juga sudah keberuntungan. Apalagi saya terpilih dari 16 ribu konsumen Yamaha di bulan April, kata pria lajang ini. Leo mengaku senang dengan seluruh rangkaian acara, karena dirinya sudah bisa refreshing, ketemu peserta lainnya dari seluruh nusantara ini dan tentu saja ketemu artis. Sebanyak 105 calon Miliarder Yamaha tahap 3 mengikuti rangkaian kegiatan Grand Drawing. Acara berlangsung selama tiga hari dari 8 Juli hingga 10 Juli 2011. Yamaha benar-benar memanjakan seluruh peserta. Mulai dari penginapan di hotel bintang lima, Hotel Sultan. Saat Welcoming Dinner yang digelar Jumat (8/7) di hotel Sultan, peserta dihibur dengan kehadiran Narji Cagur, pertujukan sulap, sembari menikmati jamuan.

HASIL, Senin 11/07/2011 Colombia 2 - 0 Bolivia Senin, 11/07/2011 Kolombia v Bolivia (Siaran Langsung RCTI jam 02:00 WIB) Selasa, 12/07/2011 Argentina v Kosta Rika (Siaran Langsung RCTI jam 07:45 WIB) Rabu, 13/07/2011 Chile v Peru (Siaran Langsung RCTI jam 05:15 WIB) Uruguay v Meksiko (Siaran Langsung RCTI jam 07:45 WIB) Kamis, 14/07/2011 Paraguay v Venezuela (Siaran Langsung RCTI jam 05:15 WIB) Brasil v Ekuador (Siaran Langsung RCTI jam 07:45 WIB) BURSA ASIAN HANDICAP: Argentina 0:2 1/2 Chile 0:1 3/4 Uruguay 0:2 Paraguay 0:0 Brazil 0:0 Klasemen sementara Grup A 1. Kolombia 3 2 2. Kosta Rika 2 1 3. Argentina 2 0 4. Bolivia 3 0 Grup B 1. Venezuela 2 2 2. Brasil 2 0 3. Paraguay 2 0 4. Ekuador 2 0 Grup C 1. Chile 2 1 2. Peru 2 1 3. Uruguay 2 0 4. Meksiko 2 0 Top scorer: 2 gol: Paolo Guerrero (Peru) 2 gol : Falcao ( Kolombia)

Costa Rica Peru Mexico Venezuela Ecuador

1 0 2 1

0 1 0 2

2-0 2-1 1-1 1-3

7 3 2 1

1 2 2 1

0 0 0 1

1-0 2-2 2-2 0-1

4 2 2 1

1 1 2 0

0 0 0 2

3-2 2-1 2-2 1-3

4 4 2 0

INDONESIA SUPER LEAGUE Klasemen akhir 1. Persipura Jayapura* 28 17 9 2 63-23 2. Arema Malang** 28 15 7 6 52-25 3. Persija Jakarta 28 15 7 6 52-28 4. Semen Padang 28 12 12 4 41-27 5. Sriwijaya Palembang 28 13 7 8 43-32 6. Persisam Samarinda 28 13 3 12 39-45 7. Persib Bandung 28 11 6 11 44-43 8. Persiwa Wamena 28 10 8 10 43-50 9. Persela Lamongan 28 10 7 11 30-31 10. Persiba Balikpapan 28 9 7 12 41-44 11. PSPS Pekanbaru 28 10 3 15 38-47 12. Pelita Purwakarta 28 8 5 15 31-36 13. Deltras Sidoarjo 28 9 2 17 34-52 14. Persijap Jepara*** 28 7 7 14 28-50 15. Bontang FC*** 28 3 6 19 33 - 79 *: Juara I, maju ke Liga Champions Asia **: Juara II, maju ke Liga Asia ***: Dibuang ke Divisi Utama Ligina

60 52 52 48 46 42 39 38 37 34 33 29 29 28 15

LIGA PRIMER INDONESIA Klasemen sementara 1. Persebaya 1927 2. Persema 3. Medan Chiefs 4. PSM 5. Batavia Union

18 18 18 17 18

12 12 9 9 8

4 4 5 4 7

2 2 4 4 3

42-13 35-17 26-20 31-17 32-23

40 40 32 31 31

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

17 18 18 18 18 17 17 18 18 18 18 18 18 17

8 8 8 9 7 7 6 6 4 4 4 3 2 1

5 5 5 1 6 2 4 3 4 4 4 6 5 4

4 5 5 8 5 8 7 9 10 10 10 9 11 12

30-20 22-17 25-22 18-21 20-20 19-23 28-26 24-25 19-28 22-33 27-41 19-35 19-36 17-40

29 29 29 28 27 23 22 21 16 16 16 15 11 7

Jakarta 1928 Bali Devata Persibo Semarang United Minangkabau FC Aceh United Bintang Medan Bogor Raya Solo FC Bandung FC Real Mataram Manado United Tangerang Wolves Cendrawasih Papua

MALAYSIA SUPER LEAGUE

Dua konsumen Yamaha asal Garut dan Jakarta yang beruntung memboyong masing-masing Rp 1 Miliar.

Keesokan harinya, Sabtu (9/7) rombongan dibawa touring kota ke Monas. Dari Monas, peserta kemudian langsung menuju Balai Sarbini untuk mengikuti secara langsung Grand Drawing Miliarder Yamaha 3. Pencabutan undian ini disiarkan langsung di SCTV mulai pukul 15.30 hingga selesai. Pencabutan undian disemarakkan penampilan artis papan atas. Seperti ST 12, Vicky Shu, Indah Dewi Pertiwi, 7 Icon dan band Marvel. Yamaha juga menyediakan kuis bagi penonton di rumah dengan hadiah 2 unit sepeda motor. Semaraknya suasana acara tidak terlepas dari panduan MC yakni Astrid Tiar, Gading Martin

dan Narji Cagur. Usai acara grand drawing, para peserta dijamu hidangan di Planet Hollywood. Di sini peserta pun bertemu dengan salah seorang artis yang menjadi ikon Yamaha, Komeng. Dengan kepiawaiannya, pelawak papan atas Indonesia berhasil mengocok seluruh peserta dan membuat suasana tak terlupakan. Sebagai penutup meet and greet, peserta pun melakukan sesi foto dengan Komeng. Selanjutnya peserta pulang menuju hotel. Minggu (10/7) seluruh peserta check out hotel dan pulang menuju daerah masing-masing. Sungguh pengalaman yang luar biasa bagi para calon miliarder Yamaha. (Biz)

Klasemen akhir 1. Kelantan* 26 17 5 4 2. Terengganu** 26 16 5 5 3. Selangor 26 16 4 6 4. Kedah 26 13 6 7 5. Harimau Muda A 26 12 7 7 6. Perak 26 10 10 6 7. Johor FC 26 8 10 8 8. Negeri Sembilan 26 8 8 10 9. Terengganu PBDKT 26 9 4 13 10. Sabah 26 7 7 12 11 . FELDA United FC 26 7 7 12 12. Kuala Lumpur 26 6 8 12 13 Pahang*** 26 5 7 14 14 Perlis*** 26 2 4 20 *: Juara I, maju ke Liga Champions Asia **: Juara II, maju ke Liga Asia ***: Ditendang ke Divisi 1 Malaysia

52-21 54-26 42-24 25-20 38-28 31-24 26-28 29-32 35-40 24-32 22-34 23-34 19-36 20-61

56 53 52 45 43 40 34 32 31 28 28 26 22 10

SINGAPORE SUPER LEAGUE Klasemen sementara 1. Home United 2. Tampines Rovers 3. Albirex Niigata (S) 4. Singapore Armed 5. Etoile 6. Hougang 7. Geylang United 8. Gombak United 9. Balestier Khalsa 10. Young Lions 11 . Tanjong Pagar 12. Woodlands Wellington

19 19 20 18 16 18 19 21 20 17 21 20

14 13 13 12 10 9 8 7 5 5 2 1

2 3 1 2 2 1 2 4 4 3 4 2

3 3 6 4 4 8 9 10 11 9 15 17

50-18 40-16 47-20 37-21 27-10 33-36 23-28 21-27 19-33 19-26 9-46 9-53

44 42 40 38 32 28 26 25 19 18 10 5


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Selasa, 12 Juli 2011

ABG Diperkosa, Lalu Dibunuh SERAWAI. Nasib malang menimpa Agustina alias Ayu, 14, warga Dusun Pemekasan, Desa Jelundung, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang. Anak Baru Gede (ABG) ini ditemukan tewas tanpa busana, Kamis (7/7) sekitar pukul 20.00. Kuat dugaan korban diperkosa sebelum dihabisi. Berdasarkan hasil visum, ditemukan luka di beberapa bagian tubuhnya, seperti telinga kanan mengeluarkan darah, gigitan di leher, memar di leher dan di lengan

kanan atas. Ayu diperkirakan tewas akibat benturan benda tumpul di kepalanya. Ayu ditemukan pertama kali oleh Mitarji Jumeng yang tak lain adalah pamannya sendiri, dalam posisi telentang di atas tanah tanpa busana, kecuali Bera. Pakaiannya melilit di leher, tak jauh di belakang Gereja Cahaya Ambon. Ayu ditemukan setelah pihak keluarga berusaha mencari, lantaran tidak pulang hingga menjelang malam.

Cerita bermula ketika Ayu sekitar pukul 17.00, izin pergi untuk menelopon abangnya di Kabupaten Melawi. Untuk mendapatkan jaringan, wanita tersebut pergi ke komplek greja, tempat biasanya digunakan warga sekitar untuk mendapatkan signal HP. Maklum saja, kondisi di daerah pedalaman jaringan telepon selular sangat sulit. Tak biasanya, hingga menjelang malam, Ayu tidak pulang-pulang.

Khawatir terjadi apa-apa, paman dan bibinya mencari keponakannya tersebut. Tak lama mencari, Ayu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Kapolres Sintang, AKBP Firli R Samosir melalui Kasat Reskrim AKP Doni S Lumbantoruan membenarkan kejadian tersebut. Enam orang saksi yang tak jauh dari tempat kejadian telah diperiksa. Namun belum mengarah pada tersangka. Kasus tersebut masih ditangani secara mendalam. (din)

Dada Sakit, Gantung Diri SANGGAU. Putus asa karena penyakit di bagian dada yang mendera selama ini tak kunjung sembuh, Purdadi, 34, warga Kedukul, Mukok mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri, Minggu (10/7) sekitar pukul 06.00. Purdadi dinyatakan murni bunuh diri. Tidak ditemukan adanya tin-

dak kekerasan pada jasad korban. Sebelum menemui ajal, Purdadi sempat menuliskan pesan di selembar kertas, mengeluh sakit di dadanya. Dia meminta orang tuanya membayar utangnya kepada warga yang bernama Konsun. Kapolres Sanggau AKBP Winarto melalui Kapolsek Mukok,

IPDA Budi Hartono membenarkan kejadian itu. Purdadi ditemukan sudah dalam posisi tergantung di kamarnya, menggunakan seutas tali plastik. Tak jauh dari korban ditemukan selembar kertas berisikan pesan. Isinya soal keluhan penyakit di bagian dada yang diidap selama ini.

Nah, dalam surat itu pun meminta kepada keluarganya, agar membayarkan utang kepada Konsun sebesar Rp3 juta. Utang itu sejak 15 Maret 2010 lalu, ujar Budi. Dua saksi sudah dimintai keterangan, yakni kakek korban Abdul Majid, 80, serta ibu kandungnya, Delima, 63. (SrY)

Ditilang, Pengendara Harus Disidang PONTIANAK . Kepolisian Daerah Kalbar menggelar Operasi Patuh Kapuas 2011 untuk menekan pelanggaran sekaligus menciptakan suasana tertib lalu lintas. Polisi menegaskan kepada pelanggar ketentuan lalu lintas akan ditilang. Penilangan tidak ada bayar di tempat maupun titip kepada anggota yang bertugas, tetapi harus menjalani sidang di pengadilan. Sistem penindakan selama operasi patuh menggunakan tilang dan imbauan. Kalau kena tilang prosesnya berarti harus sidang. Tidak ada membayar di tempat dan titip kepada anggota. Masyarakat tidak perlu khawatir bila menemukan oknum anggota yang meminta bayar tilang di tempat. Silakan lapor. Karena dalam operasi kita juga melibatkan Propam, kata AKBP Badya Wijaya, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar usai gelar pasukan operasi patuh, Senin (11/7). Mantan Kapolres Sambas dan Ketapang ini menjelaskan, pelanggaran yang menjadi target operasi meliputi kelengkapan surat menyurat dan kondisi kendaraan. Dengan porsi berimbang antara penindakan dan peringatan. Artinya, 50 persen penindakan hukum 50

Polantas diperiksa kelengkapan yang dipimpin Irwasda Polda Kombes Sudargo. Samsyul AriďŹ n

persen peringatan, kata Badya. Operasi patuh sendiri dilaksanakan selama dua pekan, terhitung sejak 11 Juli. Setiap operasi yang digelar akan disertai dengan papan pemberitahuan kepada pengguna jalan dipimpin seorang perwira. Kita operasi tidak bersembunyi yang sifatnya menjebak. Karena sepenuhnya guna penegakan hukum, kata Badya. Badya menambahkan, ada beberapa hal menjadi skala prioritas target operasi patuh. Antara lain menekan penerobosan lampu merah, selain masalah kelengkapan surat menyurat. Masih begitu ban-

yak terjadi di tengah masyarakat. Misal di Kota Pontianak pelanggaran (terobos lampu merah, red) tersebut di ruas jalan Diponegoro, Jeranding dan Jalan Johar. Tetapi segala pelanggaran yang ditindak dan berlaku di seluruh Polres di Jajaran Polda Kalbar. Badya mengatakan, operasi Patuh Kapuas ini melibatkan sebanyak 800 personel. Operasi tersebut sekaligus sebagai cipta kondisi menjelang Ramadan. Untuk menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, dia berharap dukungan segenap lapisan masyarakat untuk kelancaran operasi patuh. Dengan

menumbuhkan kesadaran akan berlalu lintas sejak di lingkungan keluarga. Kapolda Kalbar Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan ketika memimpin upacara gelar pasukan operasi Patuh Kapuas mengingatkan, sebelum melaksanakan penegakan hukum di luar, penegakan hukum harus dilaksanakan mulai dari aparat sendiri. Mengenai kelengkapan surat kendaraan. Karena itu selepas upacara, kelengkapan surat kendaraan seluruh kendaraan personel Polda diperiksa. Pemeriksaan itu dipimpin Irwasda Polda Kombes Sudargo. (sul)

Empat pelaku beserta BB Sepeda Motor di antara dua petugas Polsek Timur. Arman

Komplotan Curat Dibekuk PONTIANAK. Jajaran Reskrim Polsek Timur mengamankan barang bukti (BB) sepeda motor curian dari sindikat pencurian dengan pemberatan (Curat), Minggu (10/7). Sitaan motor Yamaha Jupiter MX ini menambah BB sepeda motor menjadi tiga unit. Sebelumnya, polisi berhasil menyita sepeda motor Honda Beat dari kedua pelaku Curat, Kc, 19 dan An, 21 di Jalan Panglima Aim, Selasa (17/5). Sekitar tiga bulan berikutnya, petugas juga berhasil mengamankan sepeda motor Yamaha Mio dari tangan pelaku lainnya, Am, 23, di Jalan Alianyang depan Bank BRI Singkawang Barat. Begitu juga dengan sepeda motor Yamaha Jupiter MX, berhasil disita dari daerah Jawai, Sambas. Sementara pelaku Curat yang berhasil diamankan petugas berjumlah empat orang. Selain KC, An dan Am, petugas juga berhasil menangkap pelaku lainnya berinisial Pn, 30. Mereka dibekuk petugas di empat lokasi berbeda. Sebelumnya petugas berhasil membekuk Kc di kediamannya di Gang Dasa Dharma, Jalan Tanjung Raya I, Minggu (3/7) sekitar pukul 00.30. Ternyata Kc bernyanyi dan menyebutkan rekannya An. Akhirnya petugas meringkus An di kontrakannya, Gang Manunggal Jalan Tritura, Senin (4/7) sekitar pukul 14.00 . Dari mulut Kc dan An, selanjutnya petugas mengantongi nama Pn. Hingga akhirnya warga Gang Tani, Sungai Ku-

nyit, Kabupaten Pontianak ini dibekuk di kediamannya, Jumat (8/7) sekitar pukul 14.30. Nyanyian Pn kemudian menyebutkan nama Am. Pada hari itu juga, Am dipancing petugas untuk keluar. Pria tersebut akhirnya dibekuk sekitar pukul 21.00 di Jalan Alianyang depan Bank BRI Singkawang Barat dengan barang bukti sepeda motor Yamaha Mio. Kapolsek Timur, Kompol Bibit Triyono menjelaskan, selain tiga unit sepeda motor, pihaknya juga telah berhasil mengamankan printer dan HP yang dicuri pelaku. Saat ini petugas masih memburu barang-barang kejahatan lainnya dari tangan pelaku. Motor Yamaha Jupiter MX dan HP merupakan hasil curian di kawasan Banjar Sarasan. Sementara Motor Honda Beat milik pelaku yang ditinggalkan mereka saat beraksi saat mencuri printer di Jalan Panglima Aim. Sedangkan Motor Yamaha Mio masih dilakukan penyelidikan, namun pelaku mengakui motor itu hasil curian, terangnya. Pelaku mengakui ada lima TKP kejahatannya. Sementara BB yang berhasil diamankan baru dari dua TKP. Saat ini polisi masih memburu BB lainnya yang sudah diketahui keberadaannya. Kita pun masih akan mengejar pelaku lainnya yang merupakan sindikat mereka. Sebab saat beraksi mereka melakukan pencurian dengan berganti-ganti rekan, tegas Bibit. (arm)

Ketok-ketok itu Semakin Bising S INGKAWANG . Tidak terima dengan keberadaan bengkel las yang mengganggu ketenangan para tetangga, belasan warga Gang Bhakti Jalan GM Situt Mahmud, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat mengadu ke DPRD Kota Singkawang. Ketok-ketok itu semakin bising, mengganggu para tetangga. Anak-anak yang pulang sekolah mau istirahat tidur tidak bisa, belajar juga tidak bisa, kata Ng Chin Ngok, salah seorang warga ditemui usai audiensi ke Komisi A DPRD Kota Singkawang, Senin (11/7). Bengkel yang meresahkan warga tersebut milik Tjhai Fo Tjong, Warga Gang Bhakti No 72 Jalan GM Situt Mahmud RT 015/RW 008 Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Bengkel tersebut mengeluarkan suara bising dan mengganggu ketentraman para tetangganya. Karena menjadikan drum sebagai bahan baku pembuatan gerobak. Sebenarnya ini sudah berlangsung beberapa tahun. Semula dia bekerja dari pukul 07.00 hingga 17.00 setiap hari, kata Ngok. Karena semakin lama semakin mengganggu, kata Ngok, warga memang sudah berniat melaporkannya. Kami tahan terus untuk membuat laporan. Tetapi lama kelamaan, kami tidak tahan dengan suara bising dari drum yang diketokketok itu, kesalnya. Selanjutnya, warga sekitar bengkel itu pun menyampaikan surat pengaduan ke lurah, camat dan lainnya pada 20 Desember 2010.

Pak Lurah juga sudah memanggil semua warga untuk musyawarah membahas masalah bengkel itu, ungkap Ngok. Pada musyawarah yang pertama, tidak ditemui kesepakatan antara pemilik bengkel dengan warga. Selanjutnya pada kali kedua dicapai beberapa kesepakatan. Pemilik bengkel mengaku bekerja hanya satu jam setengah, lalu Lurah mengusulkan dua jam dan itu disetujui warga, cerita Ngok Sehingga disepakatilah, kalau bengkel beroperasi dari pukul 08.00 hingga 10.00. Ironisnya, setelah beberapa lama pemilik bengkel kembali mengadu ke Lurah kalau waktu yang diberikan itu kurang. Lalu dia meminta Lurah menambah waktunya, kata Ngok. Permintaan pemilik bengkel itu sempat juga membuat Lurah keheranan. Padahal sebelumnya dia hanya mengaku bekerja satu setengah jam. Akhirnya dari pengaduan itu kami mencapai kesepakatan, dia boleh bekerja dua setengah jam, dari pukul 08.00 hingga 10.30, ujar Ngok. Selain itu, pemilik bengkel juga bersedia menjaga kebersihan lingkungan, dalam artian tidak membuang limbah ke parit yang menyebabkan aliran air itu menjadi sempit. Sesudah surat pernyataan selesai dibuat, dia malah tidak mau tanda tangan, sesal Ngok. Surat pernyataan yang dibuat tersebut berisikan kesepakatan, di antaranya jam kerja mesin genset dan pengetokan bahan baku besi dimulai pukul 08.00 hingga 10.30, PONTIANAK. Petugas gabungan satuan Satpol PP, Polisi, TNI dan di beck-up petugas kelurahan Sungai Bangkong menertibkan lapak buah di Jalan Alianyang dan Jalan Penjara, Senin (4/7). Penertiban dimulai dari pukul 09.00 diawali di persimpangan antara Jalan Alianyang dengan Jalan Penjara. Petugas langsung membongkar lapak pedagang buah di pinggir jalan depan Rumah Sakit

membuat dinding peredam dari batako, menjaga kebersihan lingkungan, memenuhi Undang-Undang Gangguan (UUG), menyiapkan tabung pemadam kebakaran dan mematuhi ketentuan yang diberlakukan pemerintah setempat. Surat tersebut rencananya akan ditandatangani pemilik bengkel Tjhai Fo Tjong disaksikan Tjhia Mui Mui, Djong Muk Lang, Tjong Muk Khui, Ketua RT 015 Rudy serta diketahui Lurah Pasiran. Tetapi pemilik bengkel enggan menandatangani. Malah pemilik bengkel menggunakan pengacara melaporkan warga ke polisi. Sekitar belasan warga yang di laporkannya, dengan tuduhan bermacam-macam di antaranya pemalsuan tanda tangan. Tetapi karena laporan itu tidak mendasar, penyidik tidak menetapkan tersangka, kata Ngok. Warga yang dilaporkan pemilik bengkel ke polisi itu merupakan warga yang keberatan terhadap keberadaan bengkel tersebut sekitar 17 orang. Keberatan warga itu disampaikan dalam bentuk tanda tangan. Merasa laporannya tidak dapat ditindaklanjuti, karena tanda tangan dari warga itu memang sebenarnya, pemilik bengkel tetap melaksanakan aktivitasnya seperti biasa. Tetapi waktunya tidak menentu, terkadang mulai bekerja setengah tujuh, setelah setengah jam berhenti, lalu pergi dan kembali lagi untuk bekerja. Kerjanya tidak sesuai lagi dengan kesepakatan, terang Ngok. Karena pemilik bengkel tidak memenuhi kesepakatan tentang jam operasi itu, warga Alianyang. Karena sudah sudah diberikan surat peringatan, namun hingga saat ini tidak dihiraukan. Bahkan ada juga mobil pikap dijadikan jualan buah. Kami hanya melaksanakan tugas dari Perda untuk melakukan penertiban lapak yang melanggar peraturan yang sudah disepakati oleh pihak pedagang dengan pemerintah. Karena pihak pedagang sudah berkali-kali diberi-

Warga yang beraudiensi ke DPRD Kota Singkawang menolak bengkel. Mordiadi

pun mengadu ke DPRD Kota Singkawang yang diterima para anggota Komisi A membidangi hukum dan pemerintahan. Kami menuntut bengkel itu dipindahkan ke tempat lain, bukan karena kami melarang orang usaha, tetapi keberadaannya itu mengganggu yang lainnya, kata Ngok. Ketua Komisi A DPRD Kota Singkawang, Tambok Pardede memberikan kesempatan satu minggu untuk menyelesaikan persoalan keberadaan bengkel tersebut secara baik-baik. Kalau tidak dapat diselesaikan,

kan peringatan, namun sampai saat ini tidak dihiraukan, bahkan pedagang membuat tempat yang permanen, ungkap Syarif Saleh, Kasat Pol PP di lokasi penertiban. Sementara Lurah Sungai Bangkong Pontianak Kota, Rahmat Suprayetno mengatakan, penertiban dan pembongkaran lapak-lapak PKL ini sebagai solusi terakhir dari penertiban. Sebab sebelum pembongkaran dan penertiban,

tentunya kami dapat melakukan upaya paksa untuk menggusur bengkel itu, karena telah mengganggu ketenangan warga sekitar, ingatnya. Sementara itu, Camat Singkawang Barat, Burhanuddin akan berupaya menyelesaikan persoalan itu dengan mengadakan pertemuan yang melibatkan warga dan pemilik bengkel serta pihak terkait lainnya. Kita akan ada pertemuan untuk mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak, ujarnya. (dik)

kita melakukan sosialisasi hampir satu bulan. Bahkan kita mengadakan pertemuan dengan para PKL mengenai pelarangan berjualan di sembarang tempat, jelasnya. Ternyata, imbauan dan sosialisasi tersebut tidak direspons. Akhirnya pihaknya melakukan penertiban dan pembongkaran. Adapun alasan pembongkaran dan penertiban PKL di sepanjang Jalan Alianyang ini tidak

lain karena melanggar Perda. Begitu juga sebagian pedagang tidak menghiraukan imbauan pemerintah, tambah Rahmat. Menurut Rahmat, penertiban dan pembongkaran ini akan terus dilakukan pihaknya terhadap para PKL yang berjualan di tempattempat yang tidak boleh untuk berjualan. Padahal kami sudah memberikan toleransi dengan pedagang, agar berjualan dimulai


10 

musyawarah kite

IBI Komitmen Tekan Angka Kematian Bayi SUNGAI RAYA. Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kubu Raya, terus berkomitmen menekan angka kematian bayi dan ibu saat melahirkan. IBI terus mendorong penguatan keprofesian bidan melalui pelatihan dan pendidikan. Khusus untuk pendidikan, misalnya, ada yang belum mencapai jenjang Muda Mahendrawan pendidikan diploma III, maka akan disekolahkan. Saat ini sudah ada kesepakatan antara Poltekes Pontianak dengan IBI Kubu Raya, terkait pendidikan itu, sedangkan pendanaannya didukung sepenuhnya oleh Pemkab Kubu Raya, tegas Ketua Pengurus Daerah IBI Kalbar, Aisayah Fitri saat peringatan HUT ke-3 IBI Kubu Raya. Selain itu, sederetan pelatihan yang sudah dilakukan melalui kerjasama dengan pihak berkompeten. Semua pelatihan yang dibekalkan, kita maksudkan untuk menekan angka kematian anak dan ibu melahirkan, jelasnya. Sementara Bupati Muda Mahendrawan berharap IBI terus mengawal, supaya angka kematian bayi dan ibu saat melahirkan terus dapat ditekan. Meski hal ini bukan tanggung jawab IBI sendiri, karena masalah seperti ini adalah persoalan dari hulu sampai ke hilir, kata Bupati. Muda berpendapat, jika kesolidan IBI dan eksistensi, setidaknya militansi terus terbangun. Sebagai pemerintah, Bupati mengakui tetap mengandalkan bidan terkait partisipasi mereka dalam memprovokasi masyarakat, untuk mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan. Khususnya masalah kesehatan ibu dan bayi, tuturnya. Disinggung dukungan Pemkab terhadap peningkatan kinerja bidan, Muda, mengaku Pemkab terus memberikan dukungan baik sarana maupun prasarana. Seperti tambahan kendaraan roda dua bagi bidan dan lainnya. Pun demikian, dari jumlah bidan yang ada, tiap tahun akan terus ditambah, baik dari tenaga kontrak maupun perekrutan dari pengadaan pegawai. Ini dilakukan supaya kecukupan dari kebutuhan bidan di desa-desa bisa terpenuhi. Kita sadari, Kubu Raya memiliki daerah yang luas dan penduduk yang cukup besar, dan jangkauannya cukup jauh, ujarnya. Namun, yang terpenting saat ini, ketika ibu-ibu sudah mulai mengandung, mereka sudah memiliki kesadaran terhadap kebutuhan gizi, sadar perilaku sehat yang harus dijaga, agar bayi yang akan dilahirkan sehat. Ketua PC IBI Kubu Raya, Sundus, mengatakan sesuai instruksi nasional yang mengarahkan, agar angka kematian saat melahirkan berbanding 35/100.000 kelahiran menjadi 20/100.000 pada tahun 2015. Kita di Kubu Raya sedang menggalakkan itu, dengan berbagai usaha baik pelatihan berkelanjutan, pungkasnya. (oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Selasa, 12 Juli 2011

Status Tanah Milik TNI, Sekolah Tak Bisa Direhab

SMAN 1 Rusak Parah SUNGAI RAYA. SMAN 1 Sui Raya tidak bisa direhab, lantaran status tanah masih merupakan aset TNI. Ini menjadi salah satu penyebab, sehingga di tiap sudut bangunan sekolah rusa. Apalagi untuk mendapatkan dana perehaban, syaratnya status tanah adalah hak milik bukan milik pihak lain. Hal itu terungkap ketika Komisi D DPRD Kubu Raya, Senin (11/7) melakukan kunjungan ke SMAN 1 Sui Raya, akibat banyak yang menyesalkan kondisi bangunannya yang memprihatinkan selama lima tahun terakhir. Kita sudah coba usulkan anggaran ke pusat pada tahun 2009 lalu sebesar Rp 700 juta, tapi tidak bisa, karena salah satu persyaratannya adalah tanah sekolah harus memiliki sertiďŹ kat. Sementara status tanah ini milik TNI, ungkap Kepala SMAN 1 Sui Raya, Basilius Oybur kepada wartawan. Menurutnya, pada 1986 silam pernah diusulkan perubahan status kepemilikan tanah tersebut. Tetapi belum ada tanggapan dari Korem (waktu itu) maupun Kodam sekarang. Oybur, berharap panglima Kodam mendengarkan permasalahan yang membeliat SMAN 1, sehingga status kepemilikan tanah tidak ngambang. Apalagi 40 persen yang sekolah di sini

Rombongan Komisi D didampingi Kepala SMAN 1 ketika melihat kondisi sekolah kemarin siang. YUNIARDI/EQUATOR anak-anak TNI, katanya. Ironisnya, imbuh Oybur, tiga tahun lalu sekolah tersebut mendapatkan bantuan block grant dari pemerintah pusat. Namun dia mengaku lupa nomimal bantuan tersebut. Kemudian pada tahun lalu sekolah tersebut kembali menerima gelontoran dana dari APBD Kubu Raya sekitar Rp 200 juta. Dana tersebut dipergunakan rehabilitasi dua lokal kelas serta untuk 40 meubeler. Dasar kita ajukan untuk perehaban tapi kalau untuk pembangunan total tidak bisa, tuturnya. Sementara, Ketua Komisi D DPRD Kubu Raya, Mustafa MS, menyebutkan permasalahannya hanya kurangnya silaturahim saja antara TNI dan sekolah. Kalau ini sudah jelas, maka bisa

saja dibangun dengan kondisi yang memadai. Selain itu, faktor keterbatasan APBD apalagi Kubu Raya masih baru, katanya. Mustafa, menuding Dinas Pendidikan Kalbar tidak merespons penyelesaian status kepemilikan tanah dengan TNI, sehingga permasalahannya molor sejak 1986 hingga sekarang. Kami harapkan hendaknya kembali membangun komunikasi silaturahim untuk penyelesaiannya. Kita juga apresiasi kepada TNI yang juga memberi kesempatan asetnya digunakan untuk pendidikan, pungkasnya. Sedangkan siswa-siswi SMAN 1 Sui Raya, mengaku sangat terganggu dengan kondisi sekolahnya yang rusak parah. Bagian

atap bocor, dinding dan pagarnya jebol, pintu rusak dan lantai miring. Mereka khawatir sekolah tersebut roboh. Kondisi itu juga mengundang keprihatinan dari puluhan alumni SMAN 1 Sui Raya angkatan 1987, yang pada akhir pekan lalu bertandang ke sekolah tersebut sekaligus menanam pohon. Para alumni terkejut, sekolah tempat mereka menimba ilmu pada 24 tahun silam itu ternyata semakin hari kian buruk. Sekolah dituding pihak yang paling bertanggung jawab atas kerusakan. Apalagi tiap tahun bantuan anggaran telah digelontorkan pemerintah. Salah satu siswa Kelas 11, Rusdiansah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi sekolah. Katanya sekolah percontohan, tapi banyak kerusakan. Apalagi sarananya tidak memadai. Ruang laboratorium saja dijadikan untuk belajar. Bagaimana kita bisa konsentrasi belajar seperti ini, keluhnya. Dia menilai, sepertinya sudah tidak ada kepedulian dari pihak sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Kita sangat menyayangkan ini. Pemerintah dan anggota dewan harus turun tangan jangan membiarkannya, pintanya. Hal senada diungkapkan Sah-

rudin, alumni SMAN 1 Sui Raya angkatan tahun 1987 mengaku kecewa dan prihatin. Ia mempertanyakan akar permasalahannya sehingga kondisi sekolah rusak parah. Kepala sekolah harus bertanggungjawab. Saya yakin ada yang salah dalam pengelolaan manajemen di sini, tegasnya. Ia mengaku heran dan bingung, lantaran dibandingkan zamannya dulu sangat jauh berbeda. Penataan lingkungan sekolah yang dulu masih bernama SMAN 7 itu tertata rapi. Siswa pun memiliki rasa memiliki terhadap sekolahnya. Hubungan komunikasi guru dan murid lancar. Akan tetapi kenapa sekarang pintu rusak, pagar jebol, lantai hancur dan bagian bangunan lainnya rusak parah. Ada apa sebenarnya di sekolah ini, katanya. Nada yang sama dilontarkan Ketua DPRD Kubu Raya, Sujiwo, yang juga alumni SMAN I Sui Raya. Ia memprediksikan ada dua kemungkinan yang terjadi. Apakah pemerintah yang tidak peduli atau ada yang tidak beres di sekolah ini. Tapi ketika saya cross check ke dinas ternyata sering dianggarkan. Ini artinya ada yang tidak beres di sekolah ini. Saya bertekad dengan kawan-kawan untuk membenahinya, tegas politisi PDI Perjuangan ini.(oen)

Koperasi Didasarkan pada Kepercayaan

Kepala Dinas Koperasi-UMKM Kalbar, Frans Suardi H mengalungkan tanda peserta pelatihan akuntansi Koperasi. IST

PONTIANAK. Sebagai penghimpun dana masyarakat, koperasi memiliki karakter yang khas. Usahanya didasarkan pada kepercayaan. Seperti disampaikan Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Kalbar, Frans Suardi dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Akuntansi Koperasi di Balai Pelatihan Koperasi UKM Kalbar, Senin (11/7). Untuk itu, Suardi, meng-

ingatkan agar pengelolaan koperasi profesional. Ditangani pengelola yang memiliki keahlian, kemampuan khusus. Utamanya tentang bagaimana menyelenggarakan pembukuan koperasi yang baik, benar dan transparan, dengan dibantu oleh sistem pengawasan internal yang baik, ujar Suardi dalam sambutannya. Dia menambahkan, koperasi simpan pinjam (KSP) dan unit simpan pinjam (USP) harus me-

nyelenggarakan akuntansi. KSP dan USP sebagai badan usaha harus menyelenggarakan pembukuan yang baik dan benar. Lembaga tersebut harus mempertanggungjawabkan pengelolaan usahanya selama periode tertentu kepada anggota. Penyelenggaraan akuntansi koperasi yang baik dan benar, diharapkan menghindarkan terjadinya penyimpangan yang akan berdampak sangat merugikan anggota dan

hilangnya kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap koperasi, imbuhnya. Kepala Balai Pelatihan Koperasi UKM Kalbar, Drs Hamdan Harun MSi, dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan pelatihan untuk memberikan wawasan pengetahuan akuntansi koperasi kepada peserta pelatihan, agar mampu menerapkan akuntansi koperasi yang baik dan benar, dengan pedoman yang ada. (r/oen).

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Antisipasi Teroris MENINGKATKAN koordinasi guna mencapai hasil maksimal, Pemkab Pontianak menggelar apel terpadu, Senin (11/7) pagi di halaman Kantor Bupati Pontianak. Apel yang dipimpin Bupati Ria Norsan itu diikuti ratusan PNS. Belakangan ini kita diguncang sejumlah permasalahan di masyarakat. Salah satunya aksi terorisme. Banyak dampak negatif akibat permasalahan tersebut. Penanganan aksi teroris tidak hanya bisa dilakukan dengan upaya penegakan hukum, seperti menangkap pelaku. Melainkan juga mencari akar permasalahan yang menimbulkan aksi itu sendiri, kata Bupati Ria Norsan. Menurut Nosan, munculnya teroris ddisebabkan oleh permasalahan yang kompleks. Antara lain adanya kelompok yang mengembangkan paham atau ajaran yang bersifat ekstrem. Dengan cara menyebarkan dan mengembangkan paham tersebut untuk merekrut masyarakat menjadi pengikutnya. Terutama kalangan generasi muda yang mudah terpengaruh. Masalah teroris bukan hanya menjadi tanggungjawab aparat penegak hukum saja. Melainkan seluruh masyarakat, dengan cara memperkuat persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat itu sendiri. Masyarakat harus aktif memberikan informasi apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, imbaunya. Demikian pula kepolisian, hendaknya menjalin kemitraan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Guna mencegah berkembangnya paham atau ajaran bersifat ekstrem yang mengajarkan aksi teroris sehingga mengganggu ketenteraman dan keamanan negara, pendapatnya. Selain teroris, imbuh Norsan, kasus kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Pontianak diprediksi dapat memicu tindakan anarkis. BBM merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Kelangkaan BBM dapat mengganggu perekonomian, serta dapat menimbulkan perselisihan masyarakat. Apalagi kalau dampak kelangkaan BBM itu dapat dimanfaatkan oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab untuk memperkeruh suasana, hingga menyebabkan pertikaian. Hal itu yang harus kita waspadai dan antisipasi sejak dini, harapnya. Bukan hanya itu, timpalnya, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di Kabupaten Pontianak, cukup menimbulkan keresahan. PETI merusak lingkungan, khususnya Sungai Mempawah yang terkena pencemaran limbah PETI. Pencemaran PETI merusak kehidupan sungai. Limbahnya dapat membunuh ikan, udang dan makhluk hidup lain di sungai. Untuk itu, perlu kesadaran semua pihak untuk mencegah aktivitas PETI tersebut agar tidak berkembang luas, pesannya. (hry/ shn)

Kebijakan Dinas P3K Langkahi Bupati MEMPAWAH. Kebijakan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (P3K) yang membagikan sepuluh unit hand tractor sebelum proses lelang, mendapat sorotan berbagai kalangan. Bupati Ria Norsan mengaku tidak tahu menahu dengan kebijakan yang diambil anak buahnya tersebut. Untuk tahun ini memang ada pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) 22 unit, dengan anggaran sekitar Rp 990 juta. Namun, untuk yang dipinjamkan sepuluh unit kepada petani di Desa Wajok, itu saya tidak mengetahuinya. Bukan saya mau lepas tangan, tetapi saya memang tidak tahu menahu cerita ini, aku Norsan kepada wartawan, Senin (11/7). Meski demikian, Norsan, men-

gaku sudah meminta penjelasan kepada jajaran Dinas P3K, terkait persoalan tersebut. Dinas P3K mengaku sepuluh unit alsintan itu berstatus pinjam pakai kepada petani. Alat diberikan untuk membantu petani, agar berhasil dan sukses pada saat musim gadu atau tanam. Sebagai seorang pemimpin, salah jika saya tidak mengetahui persoalan ini. Saya telah meminta penjelasan kepada Dinas P3K, yakni Pak Zakarin. Dinas mengaku status Alsintan yang diberikan kepada petani, itu hanya bersifat pinjam pakai. Agar petani mendapatkan hasil yang baik dalam salah satu program unggulan pertanian yang diterapkan di Desa Wajok, jelasnya. Menurut Norsan, sepuluh unit

Alsintan yang dipinjamkan akan diganti rugi setelah proses lelang proyek dilaksanakan. Seandainya pihak yang meminjamkan keluar sebagai pemenang, maka yang bersangkutan tinggal menambah 12 unit hand tractor baru kepada petani lain. Namun, apabila pemenangnya orang lain, maka pemenang tetap mengadakan 22 unit hand tractor baru untuk dibagikan kepada petani penerima bantuan. Sedangkan Alsintan yang pinjam pakai akan ditarik dan dikembalikan. Kita tidak mendahului, melainkan hanya mengejar musim gadu petani agar tepat waktu. Proses lelang tetap akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku, tegasnya. Terpisah, Ketua Komisi A, Susanto, menyesalkan kebi-

jakan Dinas P3K. Dia menilai, kebijakan Dinas P3K telah menyalahi aturan dan ketentuan yang berlaku. Sangat disesalkan kalau seorang bupati tidak tahu dengan kebijakan anak buahnya. Sangat ironis, dinas mengambil suatu kebijakan tanpa berkoordinasi dengan pimpinannya, yakni bupati. Artinya, Dinas P3K telah melangkahi bupati dong, sindirnya. Legislator PDI Perjuangan itu, juga menilai Dinas P3K tidak proporsional. Instansi tersebut tidak memiliki perencanaan kerja yang baik, sehingga tidak tahu kapan musim gaduh dan lainnya. Padahal APBD itu sudah disahkan sejak awal tahun anggaran. Kalau memang Alsintan ini diperlukan pada saat musim gaduh di awal tahun, harusnya

proses lelang proyek dilakukan lebih awal. Sehingga tidak ada istilah pinjam pakai dan lainnya, sesalnya. Aturan ya aturan, sedangkan mekanisme tetap harus dijalankan. Kebijakan dinas justru menimbulkan persoalan baru. Kalau pemenangnya nanti bukan perusahaan yang meminjamkan Alsintan, maka secara otomatis perusahaan yang meminjamkan Alsintan saat ini akan menuntut ganti rugi, ujarnya. Terkait upaya hukum dalam kasus tersebut, Susanto mengatakan belum dapat dilakukan. Kejaksaan belum bisa mengambil tindakan hukum. Karena tidak ada anggaran yang dikeluarkan oleh dinas. Pinjam pakai Alsintan ini belum menyebabkan kerugian negara, tukasnya.(hry)

Polres Pontianak Gelar Ops Patuh Kapuas 2011

Patuhi 13 Poin Tertib Berlalu Lintas MEMPAWAH. Polres Pontianak menggelar Operasi Patuh Kapuas 2011, Senin (11/7) di halaman Mapolres Pontianak. Operasi tersebut berlangsung selama dua minggu dari sejak 1124 Juli. Sekitar 50 anggota Polres Pontianak dilibatkan untuk menyukseskan operasi itu. Operasi ini lebih mengedepankan tindakan preemptive dan preventif. Penegakan hukum dilakukan terhadap jenis-jenis pelanggaran yang berakibat fatal, dan pelanggaran secara kasat mata, seperti pengendara yang tidak menggunakan helm standar, berboncengan lebih dari satu orang, tanpa kaca spion dan sebagainya, kata Kapolres Pontianak, AKBP Andi Fairan dalam amanatnya pada saat gelar pasukan. Kapolres, menjelaskan Operasi Patuh Kapuas 2011 bertujuan meningkatkan kesadaran, dan ketertiban masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Serta menindaklangsung para pelanggar lalu lintas di jalan raya. Dengan harapan dapat membentuk kepatuhan berlalu lintas. Tindakan preventif yang di-

lakukan bukan berarti membiarkan, atau tidak memberikan penindakan kepada para pelanggar aturan lalu lintas yang terjadi. Melainkan dilakukan penindakan dengan cara teguran simpatik, tuturnya. Andi, juga mengutarakan, Operasi Patuh Kapuas merupakan salah satu upaya kepolisian untuk menjalin kemitraan polisi-masyarakat terhadap Polri. Sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, dalam rangka menekan angka kecelakaan yang semakin meningkat. Sasaran operasi ini adalah lokasi-lokasi prioritas yang memiliki potensi pelanggaran yang cukup tinggi. Seperti di sekitar pasar, terminal, ruas jalan yang rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta tempat rawan kecelakaan lainnya, ungkapnya. Dalam kesempatan itu pula, Kapolres mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau agar masyarakat mematuhi aturan, dan ketentuan tata tertib berlalu lintas. Sebab, hasil analisa dan evaluasi gangguan keamanan,

keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas tahun ini, menunjukkan angka kecelakaan yang cukup besar. Sejak Januari-Juni terjadi 48 kasus kecelakaan lalu lintas. Korban meninggal dunia sebanyak 29 orang, luka berat sebanyak 47 orang, luka ringan sebanyak 22 orang serta kerugian materil mencapai Rp 238,85 juta, bebernya. Untuk itu, Kapolres, mengimbau masyarakat mematuhi 13 poin berlalu lintas. Yakni, disipilin dalam berlalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan. Patuhi rambu dan marka jalan. Pengendara hendaknya mengurangi kecepatan pada saat melewati tikungan dan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam saat melintasi area pemukiman, pasar, sekolah dan jalan kota. Pada saat mendahului kendaraan di depan, hendaknya perhatikan keselamatan, dan situasi arus lalu lintas kendaraan di jalur lawan. Jangan mendahului kendaraan di depannya pada saat tikungan, dan tempat keramaian. Berjalanlah pada jalur, dan jan-

gan mengambil jalur lawan, sarannya. Selanjutnya, timpal Kapolres, gunakan helm SNI atau helm ganda bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor. Hidupkan lampu utama pada siang hari bagi kendaraan roda dua. Gunakan sabuk keselamatan bagi kendaraan roda empat. Sebelum berbelok, lihat situasi arus lalu

lintas dan gunakan lampu sign. Penuhi ketentuan teknis dan layak jalan kendaraan. Periksa kendaraan dan perlengkapan lain sebelum bepergian. Apabila kendaraan mengalami masalah di jalan raya agar parkir di tempat yang aman dan beri tanda segitiga pengaman, nyalakan lampu hazard sebagai tanda berhenti. (hry)

Bupati menyerahkan mobil dinas kepada para camat se-Kabupaten Pontianak, Senin (11/7) di halaman kantornya, Senin (11/7). Hery/Equator


11 

suare kite

Cegah KDRT Secara Terpadu Singkawang. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kerap diderita kaum perempuan‒walau bukan mustahil dialami juga laki-laki‒disebabkan beberapa aspek dalam kehidupan keluarga. Mata rantai penyebabnya harus segera diatasi. Perlindungan perempuan dari tindak kekerasan harus dilakukan secara terpadu dan komprehensif (menyeluruh, red) dari segala bidang, agar dapat memutus siklusnya, kata HM Nadjib, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP dan KB) Kota Singkawang kepada wartawan, belum lama ini.Nadjib menjelaskan, KDRT merupakan masalah yang juga menyangkut berbagai kehidupan berumah tangga. Olehkarenanya, penanganannya harus dilakukan di lintas bidang. Dibutuhkan keterpaduan serta diperlukan jejaring yang aktif mencegah terjadinya KDRT, ujarnya. Dia menjelaskan, Undang-undang (UU) Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga menyerukan jaminan yang diberikan negara untuk mencegah terjadinya KDRT, dan menindak pelaku kekerasan serta melindungi korbannya.(dik)

singkawang Spektakuler

Selasa, 12 Juli 2011

Hanya Boleh Gunakan Bahasa Mandarin dan Inggris Singkawang. Sebagai tindak lanjut dari kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Yangmei, Taiwan dengan Pemkot Singkawang, diadakan 2011 Internasional Youth Ambassador Exchage Program Taiwan-Indonesia Summer Camp atau pertukaran pemuda. Dalam kegiatan tersebut, hanya dibolehkan menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari sejak 11 Juli (kemarin, red). Program ini sebagai tindak lanjut dari sister city. Peserta dituntut aktif, hanya menggunakan dua bahasa yakni Mandarin dan Inggris, kata Ahyadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang ketika pembukaan Summer Camp di Aula SMP Pengabdi, kemarin (11/7).

Peserta Summer Camp itu terdiri atas enam mahasiswa Taiwan didampingi satu Dosen Pembimbing serta 52 pelajar SMP di Kota Singkawang didampingi delapan guru pendamping dari masing-masing sekolah. Ahyadi menjelaskan, 2011 Internasional Youth Ambassador Exchage Program Taiwan-Indonesia Summer Camp sebagai bentuk komitmen yang tinggi di bidang pendidikan antara Pemkot Yangmei, Taiwan dengan Kota Singkawang, Indonesia. Tujuannya untuk pengenalan budaya, sekaligus pengembangan dalam komunikasi, kerjasama dan lainnya. Hal ini sejalan dengan pendidikan karakter yang menjadi komitmen bersama, terang Ahyadi. Di tempat yang sama, Walikota

Singkawang Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA) Hasan Karman Notohadiningrat mengatakan, kegiatan Summer Camp yang dilaksanakan Taiwan ini juga dilaksanakan di seluruh dunia. Mereka akan menceritakan banyak hal tentang Taiwan dan banyak mendengar dari Singkawang, paparnya.Melalui kegiatan pertukaran pemuda bertajuk musim panas ini menurut Hasan, minimal pelajar Kota Singkawang bisa mengetahui banyak tentang Taiwan. Apa saja tentang ekonomi, budaya, industri dan negaranya, ujarnya. Hal tersebut dinilainya sebagai suatu yang positif, karena Taiwan merupakan negara maju yang dahulunya masuk kategori Macam Asia, terlepas dari One China Policy

(Kebijakan Satu China). Taiwan eksis menjadi negara industri yang maju sekali, pujinya. Dia mengharapkan para pelajar dari SMP di Kota Singkawang banyak bertanya dengan mahasiswa Taiwan. Misalnya tentang pertanian mereka yang luar biasa, pariwisata yang belum bisa dibandingkan dengan kita dan lainnya, mereka serba lengkap, termasuk pula bagaimana budaya mereka sehari-hari, disiplin kerja, saran Hasan. Terkait disiplin kerja, Taiwan dinilai lebih disiplin mengingat provinsi dari China ini pernah dijajah Jepang puluhan tahun. Jadi pengaruh disiplin dari Jepang itu sangat kuat (di Taiwan, red), kata Hasan. Selama ini para mahasiswa dari

Taiwan dan pelajar dari SMP dari Singkawang tentunya akan berinteraksi, berkomunikasi dan lainnya. Biar saja mereka berkembang, anak muda kan cepat sekali. Kalau mereka sudah beradaptasi sehari saja, hari ke dua dan ketiga sudah akrab sekali, itu mengalir saja, ujar Hasan. Sementara itu, dalam pembukaan pertukaran pemuda tersebut, para pelajar Kota Singkawang menampilkan berbagai seni dan budaya dari beberapa etnis di Kota Singkawang. Tetapi disampaikan menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris. Bahkan Lagu Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki juga dinyanyikan menggunakan bahasa Mandarin. (dik)

Budaya Jawa Terpatri di Kota Singkawang Singkawang. Budaya Jawa begitu terpatri di Kota Singkawang. Salah satu buktinya, dapat dilihat di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur. Suasana budaya Jawa sangat kental, mulai dari bahasa hingga seni budayanya seperti Kuda Lumping dan Reog Ponorogo. Kekentalan budaya Jawa di Kota Singkawang tampak jelas ketika kegiatan silaturahmi antara Paguyuban Seni Budaya Bhinneka Tunggal Ika Nusantara dengan Walikota Singkawang, Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA) Hasan Karman Notohadiningrat di kediaman Wardi, warga kelurahan Mayasopa, Minggu (10/7). Kedatangan Walikota Hasan

Karman diterima dengan suguhan Tari Kuda Lumping dan Reog Penorogo dari kelompok Borneo Indah Paguyuban Bhinneka Tunggal Ika Nusantara. Ketua Umum Paguyuban Bhinneka Tunggal Ika Nusantara, Karyadi mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan tanda syukur atas anugerah gelar yang diterima Hasan Karman dari Kesultanan Surakarta Hadiningrat. Ini merupakan mangayu bagyo (tanda syukur dan ikut berbahagia, red) dari Keluarga Besar Paguyuban Seni Budaya Bhineka Tunggal Ika Nusantara atas anugerah keningratan yang telah diberikan Keraton Surakarta Hadiningnrat kepada Walikota Sing-

kawang, berupa penganugerahan Kanjeng Raden Ario. Sekaligus upaya memetri atau menjaga dan memelihara budaya Jawa di Kota Singkawang, jelas Karyadi Dia mengharapkan, KRA Hasan Karman dapat menjadi Pembina Paguyuban Seni Budaya Bhineka Tunggal Ika Nusantara dan mengembangkan seni budaya di Kota Singkawang. Di tempat yang sama, Walikota Singkawang KRA Hasan Karman Notohadiningrat mengatakan, gelar yang dianugerahkan kepadanya merupakan amanah dan menjadi tanggung jawab. Sebagai pemegang amanah berkewajiban untuk menumbuhkembangkan budaya di Kota

SAMBAS



Singkawang, untuk terus dijaga dan dilestarikan. Sesuai dengan nama notohadiningrat yang diamanahkan, adalah untuk menata, jelas Hasan Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melupakan akar budayanya, berkoordinasi dengan baik dalam hubungan kerja dan sosial. Mari kita galang kebersamaan dalam mendukung pembangunan, ajak Hasan. Dalam silaturahmi itu, Hasan terlihat menikmati tari-tarian Jawa yang menjadi sajian hiburan. Selanjutnya, dengan spontan dia akan menyumbang dan mendatangkan satu set Topeng Reog untuk digunakan kelompok Borneo Indah.

Sedangkan Ketua TP-PKK Kota Singkawang Ny Elisabeth Majuyetty (Emma) yang juga hadir dalam kesempatan silaturahmi tersebut, juga akan menyerahkan bibit pohon Matoa untuk di tanam di Seluang. Sementara itu, salah seorang pengurus paguyuban menceritakan, solidaritas dan kebersamaan yang terus dijaga antarwarga masyarakat dilakukan dengan menggelar arisan bulanan. Sehingga saling bertemu dan bertatap muka, selain itu kami mengajarkan Tari Reog kepada anak-anak, reog Borneo Indah tetap eksis hingga sekarang, seringkali kami diundang untuk mengisi acaraacara, katanya. (dik)

Atraksi Kuda Lumping mewarnai kegiatan mangayu bagyo yang digelar Keluarga Besar Paguyuban Seni Budaya Bhineka Tunggal Ika Nusantara. Acara ini dihadiri Walikota Singkawang Dr KRA Hasan Karman Notohadiningrat. Mordiadi

sambas terigas

tumpahansalok

Disebabkan Bibit dan Harga Pakan

Tingkatkan Amal

Jelang Ramadan, Harga Ayam Melonjak

Sambas. Menghadapi bulan suci Ramadan 1432 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas mengajak umat Muslim agar meningkatkan amal ibadah, sabar dan tulus menghadapi godaan, karena puasa dapat membentuk manusia menjadi seorang mukmin yang berakhlak mulia. Ibadah puasa papar Ketua MUI Kabupaten Sambas H Ahmadi Muhammad, merupakan pendidikan mental selama satu bulan penuh yang harus kita hadapi untuk memperbaiki diri. Umat Islam harus bisa mengambil hikmah dari puasa yang setiap hari dilaksanakan, agar ibadah puasa tidak sia-sia. Karena hikmah puasa dapat menjadikan kita sebagai mukmin yang jujur, amanah, sabar, pemurah, penyantun dan disiplin, sehingga dalam pergaulan sehari-hari kita disenangi orang, jelas Ahmadi kepada Equator, Senin (11/7). Dijelaskannya, ibadah puasa pada bulan suci Ramadan bertujuan untuk mendidik orang beriman agar menjadi orang yang bertakwa, yaitu orang yang mengerjakan perintah Allah SWT dan Rasulnya serta menjauhi larangannya. Untuk itu, ia mengajak masyarakat menciptakan suasana yang harmonis selama bulan puasa. Juga menghindari kekerasan, anarkis, mabuk-mabukan, narkoba dan merusak hak orang lain sesuai ajaran Islam, jelasnya. Selama menghadapi puasa, jagalah kesehatan, sehingga tubuh tetap sehat dan segar. Laksanakan salat tarawih selama Ramadan, karena tarawih dilakukan setahun sekali. Para remaja diharapkan memanfaatkan waktu untuk beribadah, jangan bergaul dan hura-hura sehingga meninggalkan tarawih, ingatnya. Dalam kesempatan tersebut. MUI Kabupaten Sambas meminta Pemkab Sambas dan aparat hukum agar tidak memberikan izin hiburan selama bulan suci Ramadan. Kalau dapat hiburan ditiadakan. Pengusaha warnet juga jangan beroperasi 24 jam, kalau bisa jam 19.00 sudah tutup untuk melaksanakan salat tarawih berjemaah, imbaunya. (edo)

Sambas. Menjelang Ramadan harga ayam daging melonjak hingga Rp 40 ribu perkilogram. Padahal bulan lalu hanya Rp 35 ribu perkilogram. Penyebabnya, adanya kendala bibit, kematian ayam dan kenaikan harga pakan ternak. Dalam sebulan terjadi kenaikan Rp 5.000, ungkap Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Luar Negeri Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Nisa Azwarita kepada Equator, Senin (11/7). Dijelaskan Nisa, faktor kenaikan harga ayam tersebut diperoleh

setelah dilakukan pendataan. Tahun lalu angka kematian ayam mencapai 20 persen, sedangkan tahun ini mencapai 40 persen. Selain itu, bibit ayam yang datang jenisnya campuran, ada kelas A dan B. Kalau kelas A ketahanannya bagus. Sedangkan kelas B kurang bagus, sehingga banyak yang mati akibat cuaca ekstrim seperti sekarang ini. Juga pakan ayam harganya naik, sementara permintaan ayam sangat banyak, terangnya. Menurut Nisa, kebutuhan ayam perbulan dari data yang telah dikumpulkan mencapai 100 ribu sampai 120 ribu ekor perbulan.

Sedangkan telur perbulan mencapai 86 ton perbulan. Pada hari raya paparnya, baik Ramadan, Idulfitri maupun Iduladha permintaan ayam bisa meningkat mencapai 30 persen. Untuk mencukupi kebutuhan ayam, kita masih menyuplai dari daerah lain. Itu disebabkan Kabupaten Sambas bukan daerah swasembada ayam, ungkapnya. Dikatakannya, peningkatan ini terjadi disebabkan banyaknya permintaan masyarakat. Meski begitu, harga telur ayam masih stabil Rp 19 ribu. Nisa memprediksikan, menjelang hari raya permintaan telur ayam akan naik sekitar 20

persen. Pada hari raya permintaan banyak, karena warga memerlukan telur untuk membuat kue lapis, jelas Nisa. Untuk memenuhi kebutuhan bibit ayam terangnya, sesuai hasil rapat tanggal 7 Juni 2011, maka Diskumindag Kabupaten Sambas pada tanggal 30 Juni 2011 melayangkan surat bernomor 500/299/EKON kepada Disperindagkop Kalbar. Isinya, melaporkan pada bulan Mei sampai Juni 2011 harga ayam mengalami kenaikan harga dari Rp 28 ribu menjadi Rp 35 ribu perkilogram. Di luar dugaan, sebelum surat

dibalas oleh Disperindagkop Kalbar harga ayam terjadi kenaikan menjadi Rp 40 ribu. Hingga sekarang kita masih belum mendapat kabar dari provinsi untuk pemenuhan kebutuhan bibit ayam menjelang Ramadan dan Idulfitri 1432 Hijriah di Kabupaten Sambas, ungkapnya. Sedangkan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dari hasil infeksi mendadak (Sidak) memeriksa gudang sembako di pasar se-Kabupaten Sambas, hasilnya tidak ditemukan adanya penimbunan. Rata-rata stok kebutuhan pedagang dipersiapkan untuk dua bulan ke depan. (edo)

Awal September NIK Diserahkan ke Masyarakat Sambas. Menjelang penerapan Sistem Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) tahun 2012, Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas segera membagikan Nomor Induk

Museum Tamadun Islam Sambas merupakan cagar budaya merupakan saksi bersejarah yang harus dirawat dan dijaga bersama, diantaranya rumah peninggalan H Muhammad Basioeni Imran Maharaja Iman Kesultanan Sambas di Desa Kampung Dagang, Kecamatan Sambas. M Ridho

Kependudukan (NIK) pada akhir September 2011. Guna mendukung penerapan e-KTP tersebut, Disdukcapil Kabupaten Sambas akan mengundang Bagian Perlengkapan Setda Sambas dan camat se-Kabupaten Sambas, untuk membahas anggaran persiapan E-KTP seperti permintaan Komisi A DPRD Sambas. Hasil rapat ini juga menindaklanjuti pertemuan seluruh Bupati dan Ketua DPRD se-Indonesia tanggal 28-29 Juni di Jakarta. Pertemuan tersebut terkait kesiapan mengalokasikan anggaran e-KTP bagi kabupaten/kota se-Indonesia. Karena mulai 1 Januari 2012 seluruh daerah sudah harus siap, kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Sambas Urai Burhanuddin SSos kepada Equator, Senin (11/7). Jika program nasional e-KTP pada tahun 2012 tidak dianggarkan lanjutnya, maka pemerintah daerah dan DPRD telah melanggar UU Nomor 23 Tahun 2006. Akibatnya, segala pembiayaan e-KTP yang seharusnya sebagian ditanggung pusat harus ditanggung daerah itu sendiri. Inilah konsekuensinya, karena ini merupakan program nasional, ingatnya. Dijelaskan Burhanuddin, untuk

kan, sehingga persiapan e-KTP, kita bisa melakpemerintah pusanakan program sat menyiapkan ini, karena e-KTP 17 perangkat penting untuk seperti kamera mengantisipasi digital, jaringan KTP ganda, dedan alat sidik saknya. jari. SedangDitambahkankan kabupaten nya, Disdukcapil menyiapkan juga memerlukan pelaksanaan sotambahan blangsialisasi kepada ko akte kelahimasyarakat, ran dalam rangka tenaga operator mengantisipasi sebanyak empat keperluan akte orang di setiap sesuai dispensasi kecamatan dan Mendagri Nomor aliran listrik 472.11/5111/ 5.000 watt di SJ/ tanggal 28 setiap kecaDesember 2010. matan. Untuk Uray Burhanuddin SSos . M Ridho Dimana batas pelayanan e-KTP akan dipusatkan di masing-mas- akhir dispensasi berakhir tanging kantor camat, sementara gal 31 Desember 2011. Blangko kabupaten hanya menangani Akte yang ada sekarang tinggal 12 ribu Kelahiran dan Kartu Keluarga lembar. Ia memperkirakan awal September blangko akte sudah (KK), jelasnya. Ditegaskannya, e-KTP bersifat habis. Ini harus diperhatikan, kalau wajib, karena setiap masyarakat harus dilakukan sidik jari. Apalagi dapat masuk dalam anggaran betahun 2013 dengan diberlakukan- lanja tambahan (ABT). Jika tidak nya e-KTP, maka pembuatannya diantisipasi dari sekarang, pensudah tidak gratis lagi. Sebelum gurusan akte lewat setahun harus NIK dibagikan kepada masyarakat, melewati penetapan Pengadilan diharapkan anggaran sudah disah- Negeri, tegasnya. (edo)


12

melawi membangun



Selasa, 12 Juli 2011

Polres Gelar Operasi Patuh Kapuas 2011

apai kato kito

Tahun Ajaran Baru, Jangan Bebani Ortu Siswa NANGA PINOH. Awal tahun ajaran baru setiap yang terjadi setiap tahun, memang membuat orang tua siswa harus mengais kocek cukup dalam. Apalagi bagi siswa baru yang harus membayar lebih mahal karena kebanyakan sekolah mematok biaya masuk yang cukup tinggi untuk berbagai alasan, mulai dari uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), uang gedung, uang komite hingga seragam sekolah dan seragam olahraga. Oleh karena itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Melawi, Drs H Syamsul Arifin MSi mengimbau agar sekolah tidak membebani orang tua murid dengan berbagai biaya masuk sekolah. Seharusnya sudah tidak ada lagi pungutan. Apalagi untuk tingkat SD dan SMP karena sudah adanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan setiap tahunnya, kata Syamsul saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/7). Sementara itu untuk tingkat SMA, Syamsul berharap agar biaya sekolah yang ditetapkan oleh komite sekolah tidak terlalu memberatkan orang tua siswa. Disdik akan mengambil tindakan, bila memang ada sekolah yang menerapkan pungutan liar (Pungli) dalam penerimaan siswa baru. Kita akan sikapi bila memang ada pungutan yang dianggap memberatkan. Bila ada laporan, kita bisa turunkan pengawas untuk mengecek ke sekolah, tegasnya. Khusus untuk item baju seragam yang sering kali dimasukkan ke dalam biaya masuk, menurut Syamsul, sebaiknya diserahkan kepada orang tua murid masing-masing. Orang tua diberi kebebasan untuk memilih sendiri di mana ia akan membeli baju seragam bagi anaknya. Kecuali memang sudah ada kesepakatan di dalam rapat komite, di mana orang tua murid menyepakati bahwa untuk seragam sekolah akan dikoordinir sekolah, terangnya. Pengawasan terhadap munculnya pungutan yang memberatkan ini, ujar Syamsul akan ditangani oleh cabang dinas karena sudah ada pengawas untuk seluruh tingkatan sekolah. Ketua Komisi A DPRD kabupaten Melawi, Malin SH mengimbau dalam penerimaan siswa baru nanti, semua sekolah yang menerima siswa baru supaya tidak memungut biaya dalam bentuk, apapun sehingga tidak membebani siswa yang baru masuk sekolah tersebut. Kita minta kepada Disdik supaya membuat surat edaran yang ditujukan ke setiap sekolah, supaya tidak memungut biaya dalam penerimaan siswa baru pada tahun ajaran 2011ini, harapnya. Pungutan biaya dalam penerimaan siswa baru ini memang tidak boleh dilakukan, karena pada saat mau masuk sekolah, siswa baru tersebut tentunya akan banyak mengeluarkan biaya untuk membeli perlengkapan sekolahnya. Misalnya untuk siswa yang baru tamat SD tentunya dia harus membeli baju baru ketika akan masuk ke jenjang SMP, demikian juga halnya untuk siswa yang baru tamat SMP tentunya akan mengalami hal yang sama ketika akan melanjutkan ke jenjang SMA, jelasnya. (ira)

NANGA PINOH. Polres Melawi menggelar Operasi Patuh Kapuas 2011. Upacara gelar pasukan dihelat di halaman Mapolres Melawi, Senin (11/7). Kapolres Melawi AKBP Yudi Hermawan mengatakan Operasi Patuh Kapuas 2011 direncanakan akan berlangsung selama dua minggu, yakni mulai dari 11- 24 Juli 2011. Bukan berarti pelanggaran lain diberikan toleransi, akan tetapi pelanggaran lain tetap ditindak, tegasnya pada saat membacakan amanat Kapolda Kalbar Brigjen Pol Drs Sukrawadi Dahlan. Dikatakannya yang menjadi sasaran dalam Operasi Patuh Kapuas 2011, yakni lokasi-lokasi prioritas yang memiliki potensi pelanggaran yang cukup tinggi. Seperti di sekitar pasar, terminal, ruas jalan yang rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta tempat-tempat lain yang rawan kemacetan. Sejumlah titik rawan kecelakaan yang berpotensi terjadi pelanggaran lalu lintas bakal dijadikan lokasi gelar operasi tahun ini. karena itu, warga pengguna jalan kita harapkan untuk menaati peraturan lalu lintas, jelasnya. Operasi yang digelar di seluruh jajaran Polda Kalbar ini, di samping merupakan upaya Polri dalam menjalin kemitraan Polisi masyarakat terhadap Polri. Juga sekaligus

Kapolres Melawi saat melakukan penyematan kepada anggotanya pada upacara Operasi Patuh Kapuas 2011. sebagai upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas menjelang bulan Ramadan dapat terwujud, minimal dapat menekan secara signifikan pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

Oleh karena itu, Operasi Patuh Kapuas 2011 ini penting kita lakukan, mengingat setiap tahun kecelakaan lalu lintas yang berakibat korban meninggal dunia, luka berat maupun luka ringan cukup tinggi. Sebagian besar penyebab

kecelakaan lalu lintas adalah karena human error atau kesalahan pada manusia pengguna jalan, terangnya. Yudi juga menjelaskan, dalam waktu dekat umat Islam akan menjalankan ibadah puas di bulan Ra-

Jadikan Koperasi Sebagai GEM NANGA PINOH. Puncak peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-64 dilaksanakan pada 12 Juli 2011. Pada pelaksanaan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjadikan koperasi sebagai Gerakan Ekonomi

Masyarakat (GEM). Kecenderungan ekonomi di Indonesia saat ini mengarah ke kapitalis. Maka dari itu koperasi harus dihidupkan kembali. Koperasi harus dapat mengembangkan kegiatan-kegiatan yang mampu menumbuh kembangkan keraji-

nan-kerajinan lokal, ungkap Kepala Diskoperindag Melawi, Drs John Murkanto, Senin (11/7). Lebih lanjut John menuturkan, terhadap koperasi juga harus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. membuat program yang bisa mengembangkan

kegiatan-kegiatan yang mampu menumbuhkembangkan kerajinankerajinan lokal. Momentum peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-64 ini jangan hanya dijadikan moment peringatan seremonial belaka. Namun gunakan momentum ini sebagai

madan. Pengalaman menunjukkan, setiap terjadi peningkatan berbagai aktifitas masyarakat, tentunya akan diikuti dengan meningkatnya gangguan Kamtibmas, baik dari yang paling sederhana, sampai yang paling kompleks. (ira)

motivasi untuk lebih meningkatkan pelayanan koperasi kepada masyarakat, paparnya. Kepada masyarakat juga harus bisa menerima koperasi sebagai lembaga untuk menumbuhkembangkan ekonomi, melalui kerajinan-kerajinan lokal. Mengembangkan usaha yang telah berjalan melalui koperasi. (ira)

sintang raya Tangkal Penyakit Masyarakat

Stock Sembako Aman, Beras Melonjak Naik

Bupati Sidak Pasar

Sintang. Bupati Sintang, Drs Milton Crosby MSi, meminta peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sintang terus ditingkatkan, dalam upaya menjaga ketertiban umum. Permintaan itu disampaikan pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek), Kasapmaptaan Personil Polisi Pamong Praja Se Kabupaten Sintang, di Balai Ruai, Senin (11/7) kemarin.Dikatakan Milton, berbagai tantangan diakibatkan oleh pengaruh globalisasi. Pengaruh tersebut berdampak pada perubahan perilaku dan pola hidup masyarakat, seperti mengonsumsi miras, Narkoba, kenakalan remaja dan berbagai penyakit masyarakat lainya. Disamping itu pula, kata Milton, akibat dari meningkatnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan usaha ekonomi masyarakat, banyak bermunculan bangunanbangunan liar, Pedagang Kaki Lima ( PKL), kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (Peti) termasuk Penimbunan BBM. Semua itu memerlukan penanganan. Kita selaku aparat pemerintah, khususnya pemerintah daerah harus melakukan tindakan pencegahan dan pengawasan bagi masyarakat secara tepat, terang Milton. Karena itu, lanjut Milton, untuk mengatasi dinamika perkembangan masyarakat, seirama dengan tuntutan global dan otonomi daerah. Maka kondisi ketenteraman masyarakat, dan ketertiban umum daerah yang kondusif, merupakan suatu kebutuhan mendasar bagi seluruh masyarakat dalam meningkatkan mutu dan derajat kehidupan. Sejalan dengan permasalahan tersebut, maka sesuai dengan PP nomor 6 tahun 2010, tentang Sat Pol PP maka Pol PP. Mempunyai misi strategis dalam membantu kepala daerah untuk menciptakan suatu kondisi daerah yang tenteram, tertib dan teratur. (din)

Sintang. Memastikan ketersediaan stock bahan pokok menjelang puasa dan lebaran, Bupati Sintang, Milton Crosby melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar, Senin (11/7) kemarin. Sidak dilakukan di beberapa tempat, seperti gudang penampungan sembako dan toko. Rombongan meliputi tim Bagian Ekonomi, Disperindagkop dan UKM Sintang. Berangkat dari pendopo, rombongan menuju gudang Sembako Sarana Makmur Sentosa (SMS) di Kilo Meter Dua Jalan Sintang-Pontianak. Hasil pemantauan di lapangan, dipastikan stock masih aman dalam dua bulan ke depan. Namun beberapa harga barang sudah mulai merangkak naik. Kenaikan terjadi pada beras yang dalam satu bulan ini sudah mengalami kenaikan hingga tiga kali. Satu karung beras mengalami kenaikan mencapai Rp 4 ribu. Khusus untuk beras berkualitas bagus, sekarang sudah Rp 140 ribu perkarung. Kalau harga di luar kita

BADAN PERTANAHAN NASIONAL

KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SINTANG Jalan M. Saad Tanjung Puri Telp. (0565)21707

SINTANG PENGUMUMAN

(Tentang Sertipikat Hilang/Terbakar) Nomor : 630 – 12 - 41.5 – 2011 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang/Terbakar, berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa :

Hak Atas Letak Tanah No. Nama/Alamat NIB Tanah Jenis Terdaftar Tanggal a. Jalan dan No. Hak Atas Nama Pembukuan b. Desa Pemohon c. Kecamatan 3 4 1 2 5 6 7 14. H a k M i l i k HADI/AFU 26-01a. 1. Jiu Lin alias 05. No.490, Kel. Alang 2000 b. Kakahi 09. Kapuas Kanan Jln. B c. Sintang Katamso Kel. 02. Hilir Kec. SinKakahu Kec. 001 t a n g , S u r a t 61 Ukur No.161/ Sintang K.K.Hilir/2000 Tanggal 13-112000 Luas .124 M2

Keterangan 8 Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang /Surat Penting dari Kepolisian STPLKB/28/I/2011/ SEKTA STG Tgl. 24-01-2011 Pernyataan dibawah Sumpah / Janji tanggal 21-02-2011

Dalam waktu 30 (Tiga Puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga Puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut di atas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku syah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Sintang, 11 Juli 2011 KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SINTANG CAP/TTD H.SYAMSURIA, SE, MH NIP. 19590606 198003 1004

tidak tahu, tutur Mirna, Manejer Gudang SMS. Dikatakan Mirna, kenaikan beras terjadi diseluruh daerah. Mungkin ini akibat banyak yang gagal panen, ucapnya. Selain beras, kenaikan juga terjadi pada Minyak goreng. Minyak goreng naik Rp 200 perkilo, tambah Mirna. Diutarakan Mirna, kenaikan harga barang menjelang hari-hari besar keagamaan sudah menjadi hal biasa. Hal ini dikarenakan banyaknya permintaan pasar. Kalau permintaan pasar meningkat, otomatis harga barang biasanya naik, ucapnya. Namun demikian, lanjut Mirna, kenaikan tidak terlalu tinggi bila ketersediaan stock mencukupi. Kalau untuk kita stock cukup. Semua sudah kita siapkan, yakinnya. Selain gudang, rombongan juga melakukan pemantauan ke beberapa toko. Kalau harga masih terbilang stabil. Belum ada kenaikan signifikan, kecuali beras, tutur Nina Soegono, pemilik Toko Bintang Mas

di kawasan Sungai Durian. Kenaikan harga beras tidak begitu berpengaruh terhadap permintaan pasar. Hingga saat ini ketersediaan stock dan harga masih bisa terkendali. Kalau terigu belum ada kenaikan. Permintaan untuk ini juga belum terlalu meningkat, kata Nina. Permintaan pasar akan terigu menjelang hari besar keagamaan cenderung meningkat. Namun persoalan ini sudah bisa diatasi dengan cara menyiapkan stock. Stock terigu kita cukup. Hari normal permintaan bisa mencapai 200-300 karung perminggu. Beberapa minggu ke depan pasti meningkat, tapi stock kita untuk itu ada, ucapnya. Bupati Sintang, Milton Crosby mengatakan yang terpenting ada stock. Bila stock ada maka kebutuhan pokok di Sintang aman. Kalau stock kurang tentunya harga akan meningkat. Tapi kalau harga masyarakat kita tidak terlalu masalah. Yang penting barang ada, ucap Milton.

Budidaya ikan menggunakan keramba di bantaran sungai cukup berpotensi[1]. Namun sayang, hal ini belum menjadi perhatian serius Pemkab Sintang.

Milton yakin masyarakat tidak begitu mempermasalahkan soal harga. Alasannya, ekonomi masyarakat Sintang sudah cukup baik. Kalau naik sedikit itu biasa.

Masyarakat bisa maklum. Lagi pula masyarakat kita sekarang sudah cukup mampu. Yang paling penting barang ada. Soal harga urusan kedua, ucap Milton. (din)

Dukung Ketungau, Cabut Dukungan PKR Sintang. Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Sintang, Abdul Hadi, mendukung sepenuhnya rencana pemekaran Kabupaten Ketungau yang di gagas sejumlah pihak sejak beberapa waktu lalu. Pemekaran Kabupaten Ketungau ini, akan mendorong percepatan pembangunan daerah perbatasan, maka saya sangat mendukung sekali rencana pemekaran tersebut, kata Abdul Hadi pada Equator belum lama Abdul Hadi ini. Hadi mengatakan, jika dilihat dari sejumlah daerah di Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia, pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Sintang yang dinilainya paling tertinggal, untuk itu sudah semestinya pemekaran tersebut

direalisasikan. Tujuan pemekaran ini untuk mendekatkan pelayanan publik dari pemerintah kepada masyarakat. Sebab dengan dekatnya pelayanan masyarakat, maka akan terwujud ketepatan dan kecepatan pelayanan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat lebih ditingkatkan, jelasnya. Wilayahnya pemekaran Kabupaten Ketungau sendiri meliputi Kecamatan Ketungau Hilir, Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu. Hadi menilai pemekaran tersebut sangat layak, apalagi di daerah Ketungau memiliki sumber daya alam yang memadai, sehingga bisa menopang perekonomian masyarakatnya. Seperti minyak dan batubara disana cukup potensial sekali, sehingga wilayah pemekaran

bisa cepat berkembang nantinya, kata dia. Hadi mengatakan, dukungan yang diberikannya tersebut tulus tidak ada tedensi atau kepentingan politik apapun. Pemekaran Kabupaten Ketungau memang sudah layak dilakukan. yakinnya. Kendati menyatakan memberikan dukungan terhadap pemekaran Kabupaten Ketungau, tidak demikian halnya dengan Kapuas Raya. Abdul Hadi mengatakan, pihaknya akan menarik dukungan terhadap pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Sikap ini kami ambil, karena LIRA sebagai lumbung informasi rakyat, tidak mau terjebak dalam sebuah sistem yang jelas-jelas telah terjadi pergeseran nilai-nilai yang mewarnai konsep awal pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Karena LIRA pada waktu pertama kali ikut mendeklarasikan, kata Abdul Hadi. Abdul Hadi menilai, pada awalnya pembentukan Provinsi Kapuas Raya adalah kebutuhan dan kepentingan untuk masyarakat banyak, namun ironisnya akhir-akhir ini sudah

menjadi konsumsi politik oknum tertentu. Saya menilai pada saat ini pembentukan Provinsi Kapuas Raya sarat degan tarik ulur kepentingan yang cenderung menimbulkan blok-blok tertentu, ujarnya. Hadi menambahkan, kepada masyarakat di Empat Kabupaten. Yaitu Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau, dan Sanggau harus meninjau ulang bergabung ke Provinsi Kapuas Raya, karena akhir-akhir ini perjalanan pemekaran Prov Kapuas Raya sudah tidak murni lagi memperjuangkan kebutuhan masyarakat tapi sudah memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu. Untuk membuktikan ucapannya tersebut, Abdul Hadi akan menyurati Menteri Dalam Negeri ,Gubernur Kalbar, DPR RI dalam rangka penyampaian pencabutan dukungan. Terhadap Pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR). Hal ini dilakukan, mengingat LIRA salah satu ormas yang telah menanda tangani deklarasi PKR di balai Praja tanggal 26 November 2006 lalu, tegasnya. (din)


13 pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Lomba MTQ Sekolah Pacu Prestasi PUTUSSBAU. Sebanyak tujuh Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) se-Kapuas Hulu menggelar perlombaan MTQ. Tujuannya tak lain untuk mempersiapkan MTQ tingkat Provinsi Kalbar yang tak lama lagi akan diselenggarakan di Kabupaten Melawi. Dalam acara tersebut paH Hasan M. nitia menggelar berbagai macam perlombaan. Setidaknya ada tiga kegiatan yang dirilis untuk melengkapi perlombaan MTQ antarsekolah, yakni Fahmil Quran , Sahril Quran dan tilawah remaja. Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kapuas Hulu, H Hasan M mengungkapkan maksud dan tujuan dari pelaksanaan MTQ ini, untuk meningkatkan pengetahuan para anak sekolah tingkat SLTA dalam membaca kitab suci Alquran. Karena pengetahuan mereka bagi yang beragama Islam, perlu diasah dan dikembangkan untuk bekal mereka setelah beranjak dewasa. Selain memang untuk dipersiapkan untuk menghadapi perlombaan MTQ di tingkat provinsi nantinya. Setiap perlombaan, perlu dipersiapkan secara matang, apalagi ini menyangkut perlombaan yang akan digelar di tingkat provinsi, tutur Hasan yang juga Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas Hulu. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Putussibau tersebut, kegiatannya ada tiga perlombaan di antaranya Fahmil Quran, Sahril Quran dan tilawah remaja, dari ketiga kegiatan tersebut, pemenangnya untuk bidang Tilawah Quran putri dimenangkan oleh SMA 1 Putussibau Utara. Sementara untuk putra Aliyah Nanga Tepuai berhasil menjadi pemenang dari perlombaan tilawah dan fahmil. Di cabang perlombaan syahril dimenangkan oleh Aliyah Nanga Tepuai pula. Kegiatan itu dilaksanakan dari tanggal 9-10 Juli. Terkait hal itu, Hasan menuturkan tujuan dari perlombaan itu untuk melakukan persiapan MTQ dipropinsi yang akan dilaksanakan di Melawi 2012. Dia juga berharap hal ini nantinya akan menjadi kegiatan rutin dalam setiap tahunnya. Kegiatan perlombaan ini akan meningkatkan prestasi MTQ di Kapuas Hulu dan akan memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang membaca Quran sebagai kitab suci agama Islam ini, pungkasnya. (lil)

KAPUAS HULU

uncak kapuas

Selasa, 12 Juli 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Perda Jangan Hanya Dijadikan Pajangan

KHOLIL YAHYA/EQUATOR

PUTUSSIBAU. Banyak peraturan daerah (Perda) yang tidak diberlakukan di lapangan dan bahkan terkesan sia-sia. Padahal proses pembuatannya membutuhkan waktu dan banyak biaya. Anggota DPRD Kapuas Hulu, Joni Kamiso mengharapkan pemerintah dalam hal ini instansi teknis bisa menjalankan perda tersebut sesuai peruntukannya. Jangan sampai Perda yang telah

dibuat hanya menjadi pajangan saja, sindir Joni yang juga Ketua Komisi C DPRD Kapuas Hulu ini. Saat ini, kata dia, banyak Perda yang tidak dijalankan secara maksimal. Sebaliknya dia mengharapkan pihak eksekutif benarbenar berkomitmen menjalankan perda tersebut. Agar orang-orang ini benar menjalankan tugasnya, hendaknya diterapkan sanksi bagi yang melanggar tugasnya

dan dapat mengganggu stabilitas. Padahal melalui perda-perda tersebut sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kapuas Hulu. Saya yakin eksekutif, khususnya bupati tidak tahu kalau Perda tidak dijalankan secara maksimal oleh bawahannya. Kita tidak ingin Perda itu berdasarkan kuantitasnya saja tapi yang

dan penghargaan bagi yang menjalankan tugasnya dengan benar, pinta Joni. Dia juga menginginkan agar tidak ada lagi lempar tanggung jawab terkait penegakan Perda tersebut. Jika itu dilakukan makan akan banyak pelanggaran Perda yang tidak jelas penanganannya. Hal itu, menurutnya, memunculkan gesekan di masyarakat

baik adalah untuk memenuhi keharusan adanya regulasi, tegas Joni. Dia menyatakan, sangat menyayangkan perda hanya sebagai suatu risalah, tetapi tidak bisa dilaksanakan. Jangan sampai teman-teman di legislatif tidak yakin dengan Raperda yang bakal diusulkan dari pihak eksekutif, tuntasnya. (lil)

Bimtek Penyusunan Evaluasi Jabatan Tingkatkan Kompetensi PUTUSSIABAU. Untuk meningkatkan kompetensi pegaw a i d i l i n g k u n g a n Pe m k a b Kapuas Hulu, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bagian Organisasi menggelar bimbingan teknis penyusunan evaluasi jabatan. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan kualitas individu setiap SKPD untuk memiliki informasi bobot jabatan yang dapat di gunakan sebagai bahan pertimbangan penyusunan kebijakan di bidang kelembagaan penyusunan dan aparatur. Sekda Kapas Hulu H Muhammad Sukri dalam sambutannya menegaskan untuk meningkatkan kualitas pejabat yang ada di Kapuas Hulu, Senin (11/7). Dia juga menegaskan bahwa evaluasi jabatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman aparatur mengenai evaluasi jabatan Pegawai Negeri Sipil di daerah Kapuas Hulu ini. Setiap SKPD perlu di beri-

kan stimulus agar mereka bisa meningkatkan tentang pengetahuan dan pemahamannya tentang aparatur melalui Bimbingan Teknis Penyusunan Evaluasi Jabatan di lingkungan Kapuas Hulu ini, ujarnya. Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Organisasi Setda Kapuas Hulu, Didik Widiyanto menyampaikan bahwa acara ini dilakukan untuk melakukan standarisasi terhadap kompetensi jabatan yang ada di Kapuas Hulu ini. Dalam acara ini Didik menyebutkan bahwa akan diikuti oleh semua SKPD se-Kapuas Hulu, masing-masing dari SKPD itu akan diwakili oleh dua orang dan akan diperkirakan ada 60 orang hadir dalam acara bimbingan teknis penyusunan evaluasi jabatan ini. Acara itu akan dilakukan selama tiga hari. Sebenarnya untuk melakukan standar terhadap semua SKPD yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, waktu tiga hari

itu tidak cukup, tapi mengingat kita terbatas oleh waktu dan dana, maka acara ini hanya kita gelar selama tiga hari saja, tuturnya. Hal ini, lanjut Didik, untuk melakukan standar kompetensi jabatan setiap pegawai yang ada daerah ini. Karena untuk menduduki suatu jabatan mereka seharusnya punya kompetensi sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh daerah ini, tukasnya. Untuk ke depannya, sambung dia, akan melakukan standar kerja terhadap personil pejabat di jajaran Pegawai Negeri Kapuas Hulu. Tujuan hanya untuk meningkatkan kinerja para pegawai dalam setiap tugasnya di setiap SKPD. Sementara untuk mengukur layak atau tidaknya, menurut Didik, itu adalah dari pusat. Untuk Kapuas Hulu sendiri tim ini belum ada, bahkan untuk tingkat provinsi sekalipun tim ini masih harus menggu-

nakan dari nerimaannya pusat, kata itu harus diDidik Widilakukan oleh yanto yang bag ian yang tergolong terpisah, tumuda untuk juannya agar menduduki tercipta suatu jabatan kecheck in balpala bagian ancing, ucapdi Pemda nya. K a p u a s Dalam taHulu. Untuk hap evaluasi Kapuas Hulu jabatan, Didik terangnya, menilai akan saat ini baru memakan ada sebawaktu yang tas bagian lama. pengukuSetiap ran standar SKPD akan kompetensi. menghabisItupun jumkan waktu lahnya sansekitar satu gat minim, Didik Widiyanto.̶KHOLIL YAHYA/EQUATOR tahun lamansebutnya. ya, jadi gamDikatakannya mengenai pen- pang untuk mengetahui akan gangkatan pegawaian negeri memakan waktu berapa lama untuk menciptakan check in jika semua SKPD dilakukan balancing, maka semuanya ha- evaluasi jabatan, tinggal kita rus ada bagian masing-masing. k a l i k a n s a j a , p u n g k a s ny a . Dari bagian pengadaan, pe- (lil)

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun

pemakaman lama penuh  bangun kebersamaan

Sukses Album Pertama

Komit Perhatikan Pendidikan

Telurkan Album Kedua Lagu Dayak

SANGGAU. Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi menegaskan. Pemkab Sanggau terus berupaya meningkatkan, sumber daya manusia (SDM) di Bumi Dara Nante dari waktu ke waktu. Alasannya, untuk merealisasikan visi-misi Sanggau Bangkit dan Terdepan . Kita telah mengambil berbagai langkah dan upaya. Di antaranya terus membenahi dan membangun sarana dan prasarana pendidikan. Guna untuk merealisakan Sanggau Bangkit dan Terdepan, tegasnya, kemarin. Diketahui dengan representatifnya sarana pendidikan di setiap desa bahkan dusun. Maka diyakinkan akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas untuk mendorong kemajuan SDM di masa mendatang. Pembenahan fasilitas pendidikan ini, di antaranya, melakukan penambahan lokal dan bahkan pembangunan gedung sekolah baru, timpalnya. Pembangunan pendidikan, merupakan salah satu prioritas utama bagi Pemkab Sanggau. Khususnya bagi wilayah terpencil dan terisolir. Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi cerita kondisi gedung belajar hanya tiga lokal. Di mana para guru, terpaksa mengambil inisiatif menyatukan ruangan untuk belajar. Nah, bukan itu saja, kekurangan guru berstatus PNS juga menjadi perhatian Pemkab Sanggau, demi untuk kelancaran kegiatan belajar dan mengajar di berbagai sekolah, tukasnya. Diakui Hadi, pihaknya kerap kali mendengar keluhan masyarakat mengenai keterbatasan ruang belajar dan kondisi bangunan sekolah serta keberadaan tenaga pendidik. Tatkala melaksanakan kunjung kerja ke berbagai wilayah pelosok di Kabupaten Sanggau. Kita sangat respon keluhan itu. Hanya saja, karena keterbatasan dana. Maka, tak serta-merta keinginan masyarakat itu, bisa dikabulkan. Tentunya, secara bertahap dan bergantian. Soalnya, banyak wilayah yang mesti diakomodir dan melihat skala prioritasnya, terang pria asal Jangkang ini. Dibeberkan, dalam meletakkan alokasi pembangunan Pemkab Sanggau, mengedepankan pemerataan dan dijamin tidak ada tebang pilih. Soalnya, semua masyarakat yang ada, baik di desa, dusun maupun di kota, merupakan masyarakat Kabupaten Sanggau. Kita berharap peran serta masyarakat, untuk membantu dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Sanggau ini. Untuk merealisasikan Sanggau Bangkit dan Terdepan, pungkasnya. (SrY)

keberhasilan, memSANGGAU. P r o bantu suami. Meskiduction house (PH/ pun hanya berjuarumah produksi) lan buah-buahan. mini yang dinakhoSelain itu, terselip dai Firmus Bambang pesan moral, agar J Tatto dibantu istri masyarakat senantercintanya, Marlina tiasa menjaga lingLia itu merilis album kungan, jangan kedua. Berisikan temsampai tercemar. bang-tembang lama Lokasi shoot ing dan baru, dominan video klip ini, menmerupakan gubahan gambil berbagai kasendiri Firmus Bamwasan objek wisata bang J Tatto. (M KHUSYAIRI/EQUATOR) dan taman kota di Sebelumnya, album perdana tem- Firmus Bambang J Tatto. kota Sanggau serta bang lagu daerah bernuansa adat Pahuman, Landak. Untuk proses akhir penggaraDayak, garapan Tuah Production (TP) Sanggau, terbilang booming pan album ini, Tuah Production bekerja sama dengan Andaria (meledak). Pasalnya, sempat diburu habis Entertainmet Studio dan Sekayam masyarakat Bumi Dara Nante, Visual Entertainmen Studio. Kita bukan melihat peluang beberapa waktu lalu. Album ini, lebih komplit dan bisnisnya. Utamanya, bagaimana berisikan pesan-pesan moral, kita bisa melestarikan dan mengdi antaranya harapan orang tua gali potensi budaya Dayak ini. kepada anak, agar kelak menjadi Kalau mikirkan keuntungan, jelas orang besar, berguna bagi negeri belum tentu untung. Tapi ada kepuasaan, bahwasandan bangsa serta Negara. Dalam video klipnya, digambarkan ya kita bisa berbuat untuk itu, seorang anak laki-laki bernama ujar Firmus, kemarin. Dibeberkan Firmus, keberTuah dan Raja, yang diidamkan kedua orang hasilan merilis album tembang tuanya menjadi manusia yang bernuasan Dayak itu. Sejatinya, tak terlepas dari dukungan berguna jika sudah dewasa. Bukan itu saja di sesi lain, orang nomor dua di Bumi Dara menggambarkan seorang ibu Nante, Paolus Hadi SIP MSi yang rumah tangga, bisa menggapai memberikan support (dukun-

(M KHUSYAIRI/EQUATOR)

Uskup Sanggau sedang mengunjungi stand Tuah Production di ajang Gawai Dayak Sanggau, kemarin. gan) moral dan motivasi, agar terus berkiprah. Beliau (Paolus Hadi, red) selalu memberikan dukungan moral, agar terus berkiprah.

Untuk menggali potensi budaya ini, timpalnya. Tembang-tembang lagu-lagu bernuasa Dayak ini, sudah dikemas dalam bentuk compact

disc (CD) dan bisa didapatkan ke berbagai tempat atau outlet penjualan kaset dan piringan CD di kota dan luar Kabupaten Sanggau. (SrY)

Apapun Kiprah Wanita, Mesti Utamakan Keluarga SANGGAU. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sanggau, Ny Arita Apolina Paulus Hadi SPd mengungkapkan, eksistensi perempuan sekarang, berbeda dengan semasa tempo dulu. Intinya apapun kiprah kaum hawa harus mengutamakan pembangunan keluarga. Cita-cita dan keinginan para pejuang wanita, tentunya harus diteruskan. Demi untuk mem-

bebaskan kaum wanita dari kebodohan, kemiskinan dan ketertinggalan, ujarnya, kemarin. Kendati demikian ungkap isteri tercinta Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi ini, bagaimana pun kiprah kaum wanita di luar rumah, mesti tetap mengutamakan dan mendapat dukungan dari keluarga. Apapun kegiatan kita di luar rumah, jelas harus mendapatkan dukungan keluarga. Apapun

dan siapapun kita, jelas harus mengutamakan keluarga pula. Soalnya, keberadaan seorang wanita, merupakan peletak dasar bagi generasi penerus bangsa dan Negara, tutur wanita yang akrab dengan berbagai kalangan ini. Tantangan bagi kaum wanita ke depan, sangatlah berat. Di satu sisi tidak boleh mengabaikan keluarga. Namun, di lain pihak tak jarang, karena

faktor ekonomi. Para ibu-ibu harus membantu bekerja di luar rumah mencari nafkah. Ini merupakan tantangan yang tak sepele. Tugas wanita, semakin berat. Namun, tentunya kepentingan keluarga yang lebih utama, tukasnya. Dipaparkan, hingga saat ini masih banyak kaum wanita yang mengalami keterbatasan ekonomi keluarga. Bahkan, tak jarang pula, ada wanita yang

hanya mampu menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah dasar (SD). Kondisi itu, kita harapkan, tidak menurun pada anak-anak mereka. Jadi, ini jelas pula membutuhkan perjuangan, cetusnya.Mencermati kondisi itu, sudah barang tentu memerlukan perjuangan kaum wanita itu sendiri. Tentunya tak luput dari perhatian pemerintah, bagaimana untuk memajukan kaum wanita. (SrY)


14 

injeh karaja

Orientasi Pasar Dunia NGABANG. Bupati Adrianus Asia Sidot menegaskan, dalam pembangunan kawasan industri Mandor harus disusun dengan sistem tidak hanya satu aspek teknis, tapi banyak. Mulai dari aspek sosial yang berkaitan hubungan antardaerah. Kita akan membutuhkan daerah lain seperti Adrianus Asia Sidot bahan baku, maka harus menjadi pengkajian yang harus digambarkan, bagaimana kita menjual kawasan industri Mandor ini menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi masyarakat, kata mantan Kepala Bappeda Landak ini. Sehingga, kawasan industri Mandor dirancang bukan hanya untuk kegiatan lokal Landak dan Kalimantan Barat saja. Tentu ada kaitannya pembukaan pelabuhan perdagangan nasional dan internasional. Jadi bukan kegiatan yang sifatnya untuk kebutuhan sendiri daerah Landak, tapi orientasinya adalah pasar dunia. Nah, maka perlu dikaji dan Pusat teknologi akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Yogyakarta ikut merancang kawasan industri Mandor, agar lebih baik lagi, kata Adrianus.(rie) 

suare direk

KWH Milik PLN NGABANG. PT PLN berhak mencabut atau mengganti kilo watt hours (KHW) meter pelanggan. Sebagai pelanggan yang baik, seharusnya segera melaporkan ke PLN jika mengetahui KWH meternya rusak atau ada gangguan. Bukan malah diam merasa keenakan membayar sedikit, itu kan konsumen yang tidak konsisten waktu bayar murah diam-diam, tetapi kalau sudah ditambah dengan jumlah pemakaian pasti akan bertambah, kata Manajer PLN Ranting Ngabang, Urbanus menyikapi pernyataan pelanggan atas nama F Pilipus yang keberatan tentang KWH di rumahnya diganti tim petugas PLN beberapa hari lalu. Untuk itu, PT PLN mengimbau pelanggan untuk proaktif melaporkan kalau terjadi kerusakan. Jangan hanya saat gangguan atau lampu mati saja kompalainnya, tetapi kalau saat hanya bayar beban juga laporkan mengapa hanya bayar beban, padahal pemakaian cukup banyak, berarti ada gangguan dan bisa menimbulkan konslet. Bisa menyebabkan kebakaran, Perlu pelanggan ketahui, KWH meter bukan milik pelanggan atau konsumen, tetapi milik PT PLN atau milik negara, dipasang di rumah konsumen selama masih berlangganan. Tetapi kalau konsumen nunggak berlarut-larut akan dibongkar atau dicabut oleh pihak PT PLN, tegas Urbanus. (rie)

landak edo’

Selasa, 12 Juli 2011

Membangun Negeri Intan

Bangunan Pabrik Lateks Rampung Tahun Ini NGABANG. Pembangunan pabrik vulkanisir lateks karet alam di Kawasan Industri Mandor ditargetkan akhir tahun ini rampung. Saya mempunyai target akhir tahun ini sudah bisa dibangun, sudah mulai start dengan ditandai peletakan batu pertama. Karena awal Agustus kami ke bank, karena kalau berbicara soal bisnis memang jangan pakai dana APBD, tapi tentu kerja sama seperti perbankan, kata Widi Setiawan, Kepala Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan)Yogyakarta saat rapat koordinasi penyusunan dokumen feasibility study dan detail engineering design pembangunan pabrik vulkanisir lateks karet alam di Landak, Senin (11/7). Rapat dihadiri Bupati Adrianus Asia Sidot, Wakil Ketua DPRD Landak, Klemen Apui dan jajaran kepala SKPD di likungan Pemkab Landak.

Rapat koordinasi tentang pabrik lateks.

Menurut Widi, Kabupaten Landak ini memang berbeda dengan daerah lain. Pembangunan pabrik pengolahan karet disambut baik Pemkab, DPRD dan masyarakat. Di Landak ini sangat kondusif, kalau di daerah lain dari hasil pengalaman, memang lokasi bagus. Tapi faktor sosial selalu menjadi masalah,

Kundori/Equator

ujar Widi. Menurutnya, mengapa harus pabrik lateks karet yang dibangun? Karena melihat dari hasil pendapatan domestik rasio bruto (PDRB) Kabupaten Landak berasal dari karet rakyat. Sehingga, di kawasan industri Mandor sebagai tahap awal memang berdiri pabrik lateks, dan ke

depan tentu akan banyak berdiri pabrik-pabrik yang bergerak di sektor lain. Ini salah satu pendukung program pemerintah pusat dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025, ungap Widi. Bupati Adrianus Asia Sidot,

meneg askan pembangunan kawasan industri Mandor yang saat ini tahap pembebasan lahan, agar dijadikan sebagai momentum besar bagi daerah yang dipimpinnya. Ini sebuah momentum kita bangun kawasan industri, di Kalbar belum ada yang serius, seperti kita di Landak ini. Kawasan industri yang tahap awal akan berdiri pabrik lateks karet ini segera terealisasi, tegas Adrianus. Sedangkan anggaran memang sudah menjadi konsekuensi. Memang anggaran Kabupaten Landak sering kurang, kalau berlebihan maka menjadi tantangan bagaimana caranya memanfaatkan dana seeďŹ sien mungkin. Maka semua pihak, yaitu mulai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus kerja dengan sungguh-sungguh. Jangan setengah setengah ditertawakan orang, jadi harus serius langkah kita masih kecil untuk menyiapkan langkah besar ini, tegas Adrianus. (rie)

Warga Laporkan Kades ke Polisi

Tujuh Bulan Raskin Tak Dibagikan SOMPAK. Warga Dusun Semungih Desa Lingkonong Kecamatan Sompak melaporkan polisi kepala desanya sendiri karena selama tujuh bulan tidak menyalurkan beras miskin (Raskin), yaitu sejak OktoberDesember 2010 hingga bulan Januari-April 2011. Kami pernah melaporkan hal ini pada 6 Juni 2011 lalu, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Yang susahnya kami yang sebagai utusan warga untuk melapor didesak oleh warga lain untuk segera menuntaskan kasus ini, tutur Yustinus Ugon, 41,

seorang warga saat di Mapolres Landak, Senin (11/7). Menurutnya, warga mensinyalir kades selama ini telah menjual raskin yang seharusnya dibagikan kepada warga. Kami sudah berkali-kali mengurus masalah ini namun belum ada kejelasan. Dan untuk memastikan apakah Raskin selama tujuh bulan tersebut telah disalurkan oleh Bulog. Ternyata memang raskin tersebut telah disalurkan, itu keterangan dari petugas Bulog provinsi saat kami datangi pada tanggal 30 Mei 2011 yang lalu, ujar Yus-

tinus dan d benarkan rekannya Sarkawi. Mereka datang ke Mapolres mempertanyakan perkembangan kasus Raskin di daerahnya, siang kemarin. Sarkawi, menjelaskan warga penerima raskin di Desa Lingkonong saat ini sudah gerah dengan ulah kadesnya. Kades Lingkonong dinilai tidak ada niat baik menyelesaikan permasalah ini dengan itikad baik. Selama ini pengaduan yang kami sampaikan ke kades malah dianggap remeh oleh kades itu sendiri. Maka warga mengutus

kami untuk melaporkan kades kami ini agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku, tambahnya. Melalui ketujuh utusan, warga ini membeberkan apa bila hal ini tidak mendapatkan tindakan dari pihak berwajib, maka warga akan melakukan tindakan sendiri. Coba lihat saja kami mengurus masalah ini sampai dapat kecelakaan jatuh dari motor, bukan hanya satu motor saja akan tetapi dua buah motor yang jatuh, ujarnya. Warga berharap masalah ini dapat diselesaikan secepatnya,

dan mendapat tanggapan dengan segera oleh kepolisian. Kami masih menginginkan masalah ini dapat di selesaikan dengan baik. Mudahmudahan kedatangan kami kali ini mendapatkan hasil yang memuaskan dalam penyelesaian masalah raskin di daerah kami, ujar Sarkawi. Kepala Satuan Reskrim Polres Landa,k AKP Andi Yul Lapawesean, dikonfirmasi membenarkan tentang warga yang melaporkan kadesnya terkait raskin. Namun, polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. (rie)

bumi lawang kuari 

balai betomu

Tujuh Fraksi Dewan Setujui Dua Raperda

Harga Karet Menukik Turun S E KA DAU . Pe t a n i k e m b a l i menelan pil pahit karena turunnya harga karet. Sebelumnya harga sudah agak normal dan sempat bertahan lama, namun sekarang bertahan Rp13 ribu perkilogram, berarti turun sekitar Rp2 ribu perkilogram. Semula harga karet sempat turun di bawah Rp10 ribu rupiah perkilogram, kemudian naik menjadi Rp15 ribu. Rasanya untuk pergi menoreh karet memang agak mulai lesu, karena harga karet sewaktu-waktu dapat turun mendadak. Kalau naik tidak pernah bertahan lama, paling-paling dalam hitungan bulan sudah berubah kembali. Ini membuat kami malas untuk menoreh, keluh Umar, salah satu warga Dusun Senuruk ditemui equator di

SEKADAU. Pemandangan umum (PU) rancangan peraturan daerah (Raperda) Nomenklatur Didukcapil dan Rencana Kerja Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tujuh fraksi DPRD Sekadau menyatakan setuju. Dalam rapat paripurna DPDR di ruang sidang kantor DPRD Sekadau, Senin (11/7). Masing-masing fraksi di DPRD menyampaikan PU-nya sesuai dengan Raperda yang sudah dibahas Pansus. Acara tersebut berjalan lancar. Semua rangkaian kegiatan selesai tepat waktu. Rencananya minggu depan giliran eksekutif menjawab PU sejumlah fraksi tersebut. (tar)

Jelang Puasa Pantau Harga Sembako SEKADAU. Tak menutup kemungkinan para pedagang sembilan bahan pokok di pasar menaikkan harga setiap menjelang hari raya. Hal ini bukan rahasia umum lagi pedagang biasa memanfaatkan aji mumpung jika ada perayaan keagamaan. Apalagi menjelang bulan puasa, biasanya pada bulan-bulan begini harga kebutuhan kue pasti pelan-pelan naik, dengan berbagai dalih dan alasan biasanya para pedagang akan menaikkan harga. Paling cepat naik biasanya, tepung terigu, telur minyak goreng dan beras, kemudian diikuti barang-barang lain. Hal ini perlu diperhatikan oleh instansi terkait, supaya harga Sembako tidak mengalami kenaikan yang signiďŹ kan. Andaipun naik tapi masih di ambang kewajaran, karena saat ini warga lagi sulit karena membiayai anak-anaknya masuk sekolah, kata Albertus Pinus SSos MSi, sekretaris komisi C DPRD Sekadau kepada Equator, kemarin (11/7). Menurut dia, kalaupun barang itu naik memang dari supplier (pemasok) masih dapat dimaklumi tapi kalau dinaikkan oleh pedagang-pedagang di pasar itu, perlu dicek kebenaran. Jangan sampai sudah warga sulit ditambah sulit lagi. :Apalagi harga karet turun belum lagi kebutuhan anak masuk sekolah, kalau ditambah lagi beban harga barang, kasihan warga, katanya. Ia meminta agar Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi segera memantau pasar. Cek harga Sembako, kalau naiknya sudah di ambang batas, tolong tindak tegas kalau perlu tinjau perizinannya. Ini berlaku kepada pedagang bandel, tapi kalau masih bisa dibina, apa salahnya dibina dulu, saran Pinus. (tar)

kediamannya, kemarin (11/7). Ia mengharapkan, agar pemerintah membuat ketetapan harga karet seperti harga tandan sawit. Harus ada asosiasi yang menangani harga, agar dapat bertahan lama seperti komoditi lain. Kalau harga sebentar naik sebentar turun, petani karet selalu was-was, karena sewaktu bisa turun drastis. Bahkan dari harga tertinggi, yakni Rp20 ribu perkilogram bisa turun di bawah Rp10 ribu perkilogram, keluhnya lagi. Padahal, lanjutnya, di Sekadau secara umum warga mengharapkan karet sebagai mata pencaharian pokok. Sedangkan hasil kebun sawit hanya sebagai tambahan saja, karena sawit panen hanya empat kali dalam sebulan. Apalagi sekarang anak-anak mau masuk sekolah tentu perlu biaya yang lumayan besar, tapi kalau harga karet mulai turun warga sedikit kesulitan, paparnya. (tar)

Gunakan Uang Sebaik Mungkin

Rupinus SH MSi

SEKADAU. Diimbau kepada masyarakat agar jangan gunakan uang dengan cara salah,

seperti dengan minum-minuman keras. Akan tetapi berikan pendidikan ke anak-anak agar sumber daya manusia di Sekadau dapat terangkat secara serentak. Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sekadau Rupinus SH MSi, saat penilaian desa Pantok yang akan mewakili kabupaten Sekadau dalam lomba desa se-Kalbar. Di perkotaan pendidikan sekarang sudah cukup maju, namun warga di kampung jangan terlena dengan melim-

pah harga hasil hutan, pesan Rupinus. Maksudnya, kata Wabup, masyarakat tidak bertingkah konsumtif terhadap pengelolaan keuangan. Jika mau meminjam uang di credit union (CU), harusnya dengan rencana matang. Perencanaan matang yang dimaksud adalah penggunaan uang hasil pinjaman harus digunakan pada usaha yang produktif, sarannya. Jangan uang pinjaman dari CU digunakan untuk mabuk-mabukan, setelah habis uang mau

bayar lalu bingung. Maka terjadilah kelalaian pembayaran, padahal uang yang kita pinjam itu uang anggota lain, kalau begini caranya bagaimana bisa maju, ujar Wabup. Maka dari itu, ia berharap dengan adanya kemudahan yang diberikan CU, digunakan dengan sebaik-baiknya. Saat ini harga karet sedang tinggi, gunakan kesempatan ini untuk menabung sebanyak-banyaknya persiapan menghadapi kesulitan ke depan, imbau Wabup.

Dikatakannya di CU saat ini sudah ada berbagai jenis tabungan untuk masyarakat. Ada tabungan usia lanjut (Lansia), ada tabungan anak, bahkan tabungan kematian juga ada. Jadi kemudahan untuk menabung sudah tersedia, tinggal kembali lagi pada diri sendiri. Jika ingin menabung tempatnya juga tidak terlalu jauh. Tidak harus ke Sekadau, bahkan terkadang kolektor datang ke rumah-rumah, ini luar biasa, jika mau berkembang, tutur Wabup. (tar)

Awasi Sejumlah Proyek APBD SEKADAU. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sekadau, digunakan untuk kesejahteraan. Di pelaksanaannya perlu pengawasan demi menghindari kecurangan. Diperlukan pengawasan dari seluruh lapisan masyara-

kat, dewan tetap mengawasi. Akan tetapi untuk melakukan pengawasan anggota dewan perwakilan rakyat (DPRD), tidak mungkin setiap hari turun ke lapangan. Makanya, diperlukan andil dari segenap masyarakat untuk melakukan pengawasan. Laporkan jika ada pekerjaan

yang kurang beres, kata Drs Paulus Subarno MSi, salah seorang anggota DPRD Sekadau menjawab Equator, belum lama ini. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan banyak proyek dari dana APBD yang kurang beres, namun itu bukan kesala-

han pemerintah daerah. Akan tetapi semuanya kesalahan dari pihak ketiga dan pengawasan dari instansi terkait. Secara umum pemerintah sudah menyiapkan sejumlah dana untuk pembangunan tersebut, karena uang yang ada di APBD adalah uang rakyat, katanya.

Jadi, lanjutnya, sudah sepantasnya diawasi secara bersama, bukan hanya DPRD saja, tapi seluruh elemen masyarakat, terutama pada kegiatan proyek di daerahnya. Jangan sungkansungkan tegur saja kalau ada yang menyimpang dari aspek pekerjaan, pintanya. (tar)


15 

injeh karaja

Ulat bulu di salah satu rumah warga di Dusun Siduk Desa Simpang Tiga. Kamiriludin/Equator

Waspada Ulat Bulu MASYARAKAT perlu waspada dengan ulat bulu. Pasalnya, binatang tersebut bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Mereka yang terserang bisa menjadi gatal-gatal. Beberapa hari terakhir, ulat berbahaya ini mulai sering ditemukan masuk di rumah warga seperti di Dusun Siduk Desa Simpang Tiga Kecamatan Sukadana. Kita sering menemukan ulat bulu masuk ke rumah. Entah masuk lewat mana, dan yang pasti ulat tersebut baru ketahuan sudah menempel di dinding dan pernah juga di lantai, kisah Salihin, warga Siduk, Minggu (11/7). (lud)

Nada dan Dakwah Sambut Ramadan SUKADANA. Nada dan dakwah akan digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1432 H. Direncanakan kegiatan ini akan dilangsungkan di Masjid Agung Al Qudsi pada, 29 Juli mendatang. Demikian disampaikan, H Nazril Hijar, Kasubag Pendidikan dan Agama pada Bagian Kesejahteraan dan Sosial Setda Pemkab Kayong Utara, belum lama ini. Nazril menyampaikan, adapun misi dari kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kepada umat Muslim bahwa Ramadan perlu disambut dengan hati gembira. Harapan kita kegiatan positif seperti ini bisa menjadi trend terutama bagi generasi penerus Islam, jangan hanya meriah dan suka cita saat menyambut tahun baru ataupun saat malam valentine yang sesungguhnya bukan budaya Islami, katanya. Digelarnya nada dan dakwah, dilanjutkan Ketua II PHBI KKU ini, guna memfasilitasi Pemkab Kayong Utara menyampaikan pesan-pesan dalam rangka menghadapi bulan penuh ampunan. Kita akan mengundang Bupati Kayong Utara, Bapak H Hildi Hamid sebagai umara (pemimpin, Red) juga Ketua MUI dari ulama untuk memberikan sambutan menjelang ramadhan nanti, ujarnya. Nazril yang juga Ketua TanďŹ dz NU KKU menerangkan, dalam kegiatan nada dan dakwah nantinya juga dimeriahkan dengan pementasan seni Islami berupa qasidah, syair gulung, hadrah dan lain sebagainya. Umat Muslim harus siap lahir batin menyambut datangnya Ramadan. Jika nanti ada perbedaan pendapat dalam menyambut bulan suci ini, hendaknya mengikuti pemerintah dan itu akan lebih aman, pesan Nazril. (lud)

geliat kayong utara Selasa, 12 Juli 2011

Kawasan Kumuh Disulap Menjadi Taman Kota SUKADANA. Kawasan kumuh di sekitar dermaga Sukadana mulai dibongkar. Kawasan dekat dengan kompleks Pasar Sukadana yang tak jauh dari Pendopo Bupati Kayong Utara itu bakal ditata menjadi taman kota. Kasi Operasi Satpol PP KKU, Syukran mengatakan, pembongkaran lapak bangunan di sekitar dermaga berjalan lancar. Hanya ada satu bangunan yang sedikit menolak. Mereka yang menolak dibongkar, akan kita berikan penjelasan. Hanya ada satu bangunan yang keberatan sedangkan lainnya tidak ada masalah, ungkap Syukran menjawab Equator, baru-baru ini. Lahan di sekitar dermaga Sukadana dimaksud, dijelaskan Syukran, adalah milik pemerintah daerah. Bahkan, pemerintah daerah juga telah mengganti rugi terhadap semua bangunan yang ada di atas lahan tersebut. Semua bangunan di sekitar kawasan itu sudah dibayar pemerintah, tambah Syukran. Menurut Syukran, pembersihan kawasan persis berseberan- Bangunan di sekitar kawasan dermaga Sukadana dibongkar, sebagian sudah ditimbun untuk ditata menjadi taman kota. Kamiriludin/Equator gan dengan Vihara Maha Ratna Sukadana hendak dijadikan Misnadin, Forum Komunikasi untuk menata kawasan itu. Se- jadikan taman kota di kawasan juga bisa menjadi tempat tujuan taman kota. Bahkan, hingga Peduli Daerah (FKPD) menyam- bagai warga, kita mendukung itu. Selain memperindah tata keluarga untuk santai, katanya. sekarang penimbunan tanah but positif langkah pemerintah rencana pemerintah untuk men- kota, dengan adanya taman kota (lud) telah dilakukan.

Akses Darat PMK-Teluk Batang Perlu Dimaksimalkan SUKADANA. Jalur laut bukan satu-satunya akses menuju Kecamatan Pulau Maya Karimata (PMK). Untuk menuju kawasan kepulauan itu, juga sudah ada jalur alternatif melalui daratan. Hanya saja, jalur darat yang ada sekarang masih sangat sulit dilintasi. Kita berharap akses darat ini diperhatikan. Minimal bisa dengan mudah dilalui kendaraan sepeda motor, ungkap Kasrin,

pemuka masyarakat PMK kepada Equator di Sukadana, belum lama ini. Dikatakan, jarak tempuh dari Teluk Batang ke Kemboja Hulu, Kecamatan PMK, sekitar 20 kilometer. Sedangkan jarak tempuh dari Kemboja Hulu ke Tanjung Satai, Ibukota Kecamatan PMK, sekitar 10 kilometer. Dari Teluk Batang ke PMK sebetulnya tidak jauh, namun perjalanan menjadi sangat lama lantaran kondisi

Kasrin

jalannya yang tidak menunjang, ujar Kasrin. Menurut Kasrin, walau sulit dilewati namun dirinya sering memanfaatkan jalur tersebut. Jalan yang dilewat inya itu adalah bekas galian excavator. Menggunakan sepeda motor tidak bisa kecepatan laju, maklum jalan bekas galian sehingga kecepatan pun harus sangat rendah. Kalau musim panas seperti sekarang hanya

menggunakan waktu sekitar dua jam, jelasnya. Terhadap hal ini, anggota DPRD khususnya dari dapil dua, diharapkan memperjuangkan jalur utama via darat menuju PMK. Kalau akses ini terbuka maka geliat ekonomi masyarakat kepulauan akan lebih bergairah. Sebab, kalau hanya mengandalkan akses laut banyak kendala seperti cuaca dan gelombang, ujarnya. (lud)

kabupaten ketapang 

pempadahan

Data Meteorologi Akurat Radius 10 Km KETAPANG. Pengakuan mengejutkan datang dari stasiun meteorologi Rahadi Oesman Ketapang. Data-data tentang prakiraan cuaca yang mereka punya ternyata hanya akurat sampai radius 10 Kilometer. Luar dari itu, data yang ada sudah tak dapat dipertanggungjawabkan. Hal itu diungkapkan Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman Ketapang, Abdul Muis. Data kita yang dapat dipertanggungjawabkan hanya radius 10 kilo meter saja. Karena kondisi cuaca, baik curah hujan maupun kecepatan angin sudah berbeda. Terkadang di kampung Sampit hujan, di sini tidak hujan, ungkapnya kepada Equator. Dikatakannya, jika di negara-negara maju seperti, Jepang, radius keakuratan prakiraan bisa sampai radius 30 kilo meter. Namun untuk di Indonesia, khususnya Ketapang tak lebih dari 10 kilo meter. Karena itu kata dia, jika ingin data dan prakiraan cuaca yang akurat, mau tak mau harus ada banyak stasiun meteolorogi. Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Ketapang. Di Ketapang ada 20 Kecamatan. Idealnya memang satu kecamatan ada satu stasiun. Karena data soal prakiraan cuaca ini sangat penting untuk semua sektor. Karena terkait dengan keadaan alam, curah hujan dan sebagainya, terangnya. Meski stasiun meteorologi adalah instansi vertikal, langsung di bawah BMKG, namun bukan lantas tak dapat melakukan kerjasama dengan Pemkab. Menurut dia, Pemkab dapat membangun apa yang disebutnya stasiun kerjasama. Dikatakannya, pernah dibangun stasiun kerjasama di Ketapang, namun sampai saat ini tidak jalan. Karena yang mendirikan Pemkab, otomatis honor karyawannya dari Pemkab. Kalau semuanya yang bangun BMKG, bayangkan berapa banyak stasiun yang harus dibangun di seluruh Indonesia. Mungkin pegawai terbesar adalah pegawai BMKG. Tentu itu akan membebani keuangan negara, jelasnya. Muis mengatakan, data soal prakiraan cuaca sangat penting terutama untuk konstruksi dan perkebunan. Dengan data itu, dapat diketahui berapa curah hujan pertahuan, perbulan bahkan perjam. Jumlah curah hujan, kata dia, juga berpengaruh pada struktur tanah. Bahkan konsultan dari sebuah perusahaan pernah meminta data cuaca ke stasiun meteorologi Rahadi Oesman Ketapang. Meminta data tidak bisa sembarangan. Aturannya harus bayar Rp 400 ribu. Memang ada aturannya. Itu termasuk biaya bukan pajak yang harus disetor ke pemerintah. Ada delapan item yang dikenai biaya. Termasuk data curah hujan pertahun, kecepatan angin dan sebagainya, ungkap dia. Ia juga menyinggung soal rencana KKU untuk membangun bandara. Menurut dia, jauh-jauh hari sebelum dibangun bandara, lebih dulu dibangun stasiun meteorologi. Dengan begitu akan dapat diketahui kecepatan angin dan arah angin yang dominan. Selain itu, akan lebih mudah menentukan posisi bandara.(KiA)

300 Dus Sosis Ayam Madu Diamankan Disinyalir Ilegal KETAPANG. Sebuah truk bermuatan 300 dus sosis merek Ayam Madu yang diduga ilegal berhasil diamankan petugas Mapolsek Delata Pawan, Senin (11/7) sekitar pukul 10.30 di jalan Paya Kumang. Petugas terpaksa mengaman truk tersebut, lantaran sopir truk tak dapat menunjukkan dokumen lengkap. Awalnya kita dapat laporan dari salah seorang pegawai Dinas Peternakan, bahwa ada sosis ilegal yang dibawa ke Ketapang, kata Ipda Dewa Nyoman, Kapol-

sek Delta Pawan kepada Equator, kemarin. Dikatakannya, disinyalir ilegal truk tersebut dibuntuti pegawai Dinas Peternakan. Sementara dua pegawai lainnya langsung melapor ke Polsek. Mendapat laporan itu, Polisi kemudian mendatangi lokasi. Kapolsek mengatakan, sosis itu dibawa dari Pontianak. Setelah menginterogasi, sopir truk tersebut kemudian digiring petugas ke Mapolsek Delta Pawan. Kita belum tahu mau dibawa

kemana, karena saat ini sopirnya masih diperiksa. Tapi menurut Sopirnya, izinnya itu akan menyusul dari Pontianak. Dia ini (sopir) hanya sebagai jasa pengiriman saja, tuturnya. Untuk proses lebih lanjut, Dewa Nyoman mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Polres. Sementara itu, legislator Fraksi Rakyat, al-Muhammad Yani mendesak, agar aparat keamanan mengusut tuntas kasus tersebut. Terlebih saat ini kata dia, menjelang bulan puasa. Kita minta Polres menindaklanjuti apakah melanggar undang-undang atau tidak. Apalagi

ada undang-undang konsumen, kata Yani. Selain itu, ia juga meminta dinas terkait, Dinas Kesehatan dan Disperindagkop turun tangan melakukan pengecekkan bukan hanya sosis Ayam Madu tapi juga terhadap seluruh makanan dan minuman impor yang masuk ke Ketapang. Kita juga minta pendapat balai POM terutama untuk sosis ini. Apakah memang benar legal secara aturan dan diperbolehkan masuk ke Indonesia. Apakah secara kesehatan, memenuhi standar kesehatan atau tidak, tambahnya. Karena itu, mengingat luas

wilayah dan banyaknya pintupintu masuk di Ketapang, Yani berharap jika memungkinkan didirikan balai POM di Ketapang. Menurut dia saat ini banyak makanan dan minuman impor beredar di Ketapang. Disperindagkop dan Dinas Kesehatan kita minta ada koordinasi antara instansi tersebut untuk mengecek ke lapangan, terutama terhadap keberadaan makanan dan minuman impor. Tidak hanya satu makanan, tapi makanan dan minuman yang lain. Harus terus dipantau apakah harus memenuhi standar, perizinan, kesehatan dan kehalalan, pungkasnya. (KiA)

Renovasi Masjid Agung Al-Ikhlas Dimulai KETAPANG. Setelah beberapa kali mengalami pengunduran, peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang dipastikan pada hari ini (12/7). Kepastian itu terungkap dalam pertemuan di pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (9/7) yang dihadiri panitia pembangunan, yayasan, konsultan maupun sejumlah Ormas lainnya. Peletakan batu pertama rencananya akan dilakukan Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si. Pembangunan tersebut direncanakan dalam masa 18 bulan sudah selesai, kata Sulianto Harun, Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Dalam rapat tersebut, Bupati

Panitia pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas memaparkan rencana pembangunan Masjid. Kiram Akbar/Equator

yang diwakili Kepala Bappeda Ketapang, Farhan SE, M.Si mengatakan, pembangunan tahap awal fokus pembangunan masjid. Masjid Agung Al-Ikhlas, rencananya akan dibangun dengan

lebar 54 x 54 meter. Pada lokasi tersebut juga akan ditata sedemikian rupa, baik taman mau pun fasilitas lainnya. Tata letak pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang yang repre-

sentatif juga dipaparkan secara detail oleh konsultan. Sejumlah masukan dari peserta pertemuan mengenai kondisi masjid juga terungkap dalam kesempatan itu. Misalnya men-

genai rumah imam masjid yang disampaikan Edy Karnaen dari Pemuda Masjid Al-Ikhlas. Demikian juga dari Sy.Musadeq ST, berharap penataan Masjid Agung Al-Ikhlas juga pertimbangkan kondisi jemaah yang ramai, sehingga sampai ke halaman. Karena itu penataan tersebut benar-benar bisa menggambarkan kondisi sampai ke masa yang akan datang. Masukan-masukan yang disampaikan di respon positif H.Hamizar Yahya S.Ip, wakil ketua panitia pembangunan. Harapannya pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang yang representatif bisa terwujud, sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Ketapang, kata Hamizar Yahya. (KiA)

Hari Ini, Dewan Cek Realisasi APBD 2010 KETAPANG. Mulai hari ini, Selasa (12/7) seluruh anggota DPRD Ketapang menggelar reses ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Reses yang rencananya dilakukan selama lima hari itu bertujuan menampung aspirasi masyarakat dari Dapil masing-masing. Hal itu

diungkapkan Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir SH. Kegiatan reses juga berkenaan dengan rencana persiapan penambahan KUA dan PPAS Ketapang tahun 2012. Selain itu, untuk mengetahui sejauh mana realisasi APBD 2010 di lapangan, kata dia kepada wartawan

ditemui di ruang kerjanya kemarin. Dikatakannya, sebanyak 40 anggota DPRD akan mendatangi langsung enam Dapil se-Ketapang. Sembilan orang dari dapil I, mencakup wilayah Kota Ketapang. Ia mengatakan, reses tersebut

merupakan agenda rutin DPRD guna mengetahui langsung aspirasi dari para constituent mereka. Apa yang menjadi aspirasi mereka akan kita tampung ke eksekutif. Kalau memang perlu melalui APBD, kata dia. Ia mengatakan, reses yang dilakukan kali ini sudah lebih

dulu dijadwalkan di Badan Muasyawarah (Bamus) DPRD dan sudah diparipurnakan. Karena itu sebagai wakil rakyat, anggota DPRD berkewajiban moral untuk mendatangi konstituennya guna mendengar setiap aspirasi dan keluhan. (KiA)


16

Selasa, 12 Juli 2011

Menteri Kelautan dan Perikanan Resmikan Unit Pengolahan Ikan PT Industri Perikanan Sukadana Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr Ir Fadel Muhammad meresmikan Unit Pengolahan Ikan (UPI) PT Industri Perikanan Sukadana di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Senin (11/7). Peresmian industri yang mulai dibangun pada 2009 dan rampung tahun 2010 itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Fadel Muhammad disaksikan Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya SE MM, Kapolda Kalbar, Brigjen Sukarwadi Dahlan, Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid, owner (pemilik) PT Industri Perikanan Sukadana, DR H Oesman Sapta Oedang serta undangan lainnya. Menteri Fadel Muhammad tiba di Kayong Utara sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan helicopter. Mantan Gubernur Gorontalo ini yang mendarat di lapangan sepakbola Teluk Batang ini disambut antusias oleh jajaran pemerintah serta masyarakat. Fadel Muhammad pun dikawal menuju tempat acara di lokasi Dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang. Tiba di pintu masuk lokasi kegiatan, Fadel Muhammad langsung dikalungkan bunga. Sambil melihat lokasi sekitar, Fadel Muhammad pun berjalan menuju kursi tempat dia duduk dan menghadap para undangan yang memadati

lokasi. Usai mendengarkan kata sambutan dari Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid dan Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, Fadel Muhammad menyampaikan pidato. Dalam sambutannya, Fadel mengaku senang dan terharu antas sambutan masyarakat Kayong Utara terhadap dirinya. Sebelum menyampaikan pidato, Fadel lebih dahulumenyerahkan secara simbolis surat izin usaha perikanan (SIUP), surat izin kapal pengangkut ikan (SIKPI), dan penyerahan sertiďŹ kat kelayakan pengolahan (SKP) kepada Direktur Utama PT Industri Perikanan Sukadana, Bambang Kisworo. Usai penyampaian sambutan, Fadel Muhammad berkenan melakukan penandatanganan prasasti di halaman Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang. Setelah itu, dilanjutkan acara temu wicara dengan kelompok nelayan di halaman Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang. Dipenghujung acara, Fadel Muhammad didampingi pejabat lainnya juga meninjau langsung ruang processing, cold storage, dan pabrik es di UPI PT Industri Perikanan Sukadana. (*) Narasi & Foto: Kamiriluddin

Fadel Muhammad langsung dikalungkan bunga saat tiba di tempat acara

Penandatanganan prasasti oleh Fadel Muhammad

Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid, Wagub Kalbar, Christiandy Sanjaya SE MM, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Dr Ir Fadel Muhammad dan pemilik PT Indutri Perikanan Sukadana, DR H Oesman Sapta Oedang dihadapan masyarakat

Penekanan tombol sirine

Fadel Muhammad menyerahkan SIUP, SIPKI, SKP kepada Direktur Utama PT Industri Perikanan Sukadana, Bambang Kisworo

Dr H Oesman Sapta Oedang menyampaikan pesan dan kesan

Fadel Muhammad meninjau pengolahan ikan dan udang di Unit Pengolahan Ikan PT Industri Perikanan Sukadana

Melihat hasil laut yang sudah dalam kemasan

Direktur Utama PT Industri Perikanan Sukadana, Bambang Kisworo menyampaikan laporan

Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya menyampaikan pidato

Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid menyampaikan sambutan

Olahraga tradisional berupa pencak silat ikut diperagakan dalam penyambutan Fadel Muhammad


Harian Equator 12 Juli 2011