Issuu on Google+

Rabu, 11 April 2012 19 Jumadil Awal 1433 H 21 Sha Gwee 2563 Eceran Rp 2.500,Terbit Pertama: 29 November 1998

Koran Utama di Kalbar http://www.equator-news.com

Jelang Duel Dua Raja KO Asia Pasifik

Daud Digilir Dua Petinju Filipina SUKADANA. Dua petinju asal Filipina, Jose Campo dan Raymon Libao sudah lebih sepekan berada di Kabupaten Kayong Utara. Kedua petinju kelas walter 66 kg ini sengaja didatangkan Promotor Mahkota Promotiont, Raja Sapta Oktohari, untuk menjadi mitra tanding (sparing partner) Daud Yordan jelang pertandingan Daud versus Lorenzo Vilanueva di Bay Sand, Singapura, 5 Mei 2012. Perebutan gelar yang akan dijalani Daud Cino Yordan sangat bergengsi. Kedua petinju itu akan

memperebutkan sabuk kejuaraan dunia IBO. Di arena IBO ini sudah menelurkan banyak petinju terkenal dunia salah satu diantaranya adalah Manny Pacman Pacquiao. Jika Daud sukses, maka Indonesia punya dua juara dunia yakni Daud dan Chris John, kata Damianus Yordan, Pelatih sekaligus kakak kandung Daud Yordan menjawab Equator di Sukadana, Selasa (10/4). Latih tanding Daud dengan dua petinju Filipina

yang kelasnya diatas Daud, itu tak sekedar latihan. Damianus bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) KKU mengemas latih tanding ini menjadi lebih semarak dan menyedot perhatian masyarakat ramai. Selain latihan, kita juga mensosialisasikan cabang olahraga unggulan KKU ke masyarakat lus yang sementara ini cabor unggulan kita adalah tinju, tutur Damianus.

Halaman 6

Latih tanding Daud bersama dua petinju Filipina disaksikan ribuan penonton dari Teluk Batang dan sekitarnya.KAMIRILUDDIN

Mobil Pemprov Kalbar Masih Gunakan Premium

Tenun ikat dayak Sintang

Dewan Dukung Mobil Dinas Gunakan Pertamax

Hari ini Menkop Buka Nusantara Expo 2012 PONTIANAK. Pameran Nusantara Expo 2012 di Gedung Pontianak Convention Centre (PCC) yang akan dibuka oleh Menteri Koperasi dan UMKM Syarifudin Hasan, bisa bergaung luas. Terlebih lagi kegiatan ini dirangkaikan dengan pertemuan BIMP-EAGA Cluter SMED ke 12 dan Launching One Village One Product (OVOP).

Halaman 7

PONTIANAK. Menyikapi instruksi Kementerian ESDM soal mobil dinas pemerintah diwajibkan menggunakan bahan bakar pertamax yang non subsidi, masih saling menunggu perintah tertulis. Pemprov Kalbar sudah mengambil langkah-langkah seandainya rencana mobil dinas diwajibkan menggunakan pertamax. Diantaranya, mengkaji kesiapan dan ketersediaan pertamax di seluruh Kalbar. Jadi kita masih menunggu instruksi baik dari pusat maupun daerah, ungkap Eddyanto, Plh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kalbar, kepada Equator, Selasa (10/4).

jatah 100 liter bahan bakar premium per bulan. Dan jumlah mobil dinas yang ada di lingkungan Pemprov S a m - Kalbar tidak diketahui secara pasti. Namun Esdyanto merinci totalnya pai hari ini, Addyanto sekitar 215 unit yang tersebar pada 43 mengakui sampai saat ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). mobil dinas di lingkungan Pemprov Setiap dinas atau badan punya lima bidang yang masing-masing Kalbar masih belum mengmemiliki satu kendaraan. Ditgunakan pertamax. Tetapi ambah lagi setiap UPT satu masalah itu sudah dibahas kendaraan dinas. dalam pertemuan GuberUntuk penganggaran opnur dan jajarannya saat erasional, diajukan oleh masmenyikapi dibatalkannya ing-masing SKPD. Dalam Daftar kenaikkan BBM bersubsidi Perencanaan Anggaran (DPA) beberapa waktu lalu. sudah ada rencana biayanya. Cuman Pak Gubernur Selain biaya bahan bakar juga meminta Kepala Dinas Peruntuk spare part yang diangtambangan dan Energi garkan per bulan, jelas EdSumber Daya Mineral undyanto yang akan menghitung tuk mengkajinya. Sejauh ini kembali berapa kenaikan anggkita masih menggunakan Eddyanto.KIKI SUPARDI aran operasional bila wajib menggunakan premium, kata Eddyanto. Saat ini anggaran operasional untuk BBM pertamax. Jika memang dana yang ada tidak menmobil dinas di lingkungan Pemprov Kalbar masih menggunakan acuan lama. cukupi, langkah yang akan kita ambil Setiap mobil dinas masing-masing dapat Halaman 7

Morkes Optimis One By One Golkar Rangkul Koalisi dan Non Parlemen PONTIANAK. Ternyata Balon Partai Golkar diam-diam berjuang untuk bertarung one by one dalam Pilgub Kalbar 2012. DPD PG Kalbar yang sudah memastikan H Morkes Effendi.S.Pd,MH terus melobi Parpol koalisi dan non kursi untuk bersatu memenangkan pesta demokrasi itu. Keseriusan membangun koalisi besar dibuktikan dengan mendaf-

PT PLN (Persero) Area Pontianak

tarkan Ketua DPD PG Kalbar itu ke PPP, PAN, PBR, dan melamar ke Partai Hanura serta sudah bersilaturahmi dengan PKS. Ditemui wartawan usai mengem

Halaman 6 Morkes ketika mengembalikan berkas pendaftaran ke DPW PBR Kalbar.ISTIMEWA

PONTIANAK. Mobil dinas Pemprov Kalbar menggunakan bahan bakar pertamax masih sebatas pembicaraan, sementara beberapa daerah di Indonesia sudah mewajibkannya. Kalangan Dewan mendukung pertamax juga diterapkan di Kalbar. Selama itu bisa memberikan solusi supaya BBM bersubsidi tepat sasaran, kita akan dukung. Termasuk mewajibkan kendaraan berplat merah harus menggunakan pertamax. Harapan kita supaya BBM bersubsidi benarbenar dinikmati oleh rakyat yang kurang mampu, kata Syarif Izhar Assyuri, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalbar, kepada Equator, Senin (9/4). Menurutnya, jika ada instruksi untuk mewajibkan hal itu kenapa tidak. Itu aturan yang harus dijalankan. Tetapi pengawasan di masing-masing SPBU harus lebih ditingkatkan. Lemahnya pengawasan cendrung muncul penyimpangan dan mudah sekali disusupi kepentingan. Saat ini yang menjadi masalah pengawasan masih lemah, ini yang kita khawatirkan, ujar Izhar. Dewan mendukung upaya-upaya pemerintah termasuk rencana Pemprov membentuk tim kajian. Diharapkan upaya itu tidak hanya sampai tataran diberlakukan saja. Tetapi dalam pelaksanaannya terutama pengawasan terhadap SPBU-SPBU juga harus dilakukan, pintanya. DPRD juga akan koordinasi dengan Pertamina, Dinas Pertambangan, Energi dan

Halaman 7

Burhan Yakin Meraup Suara dari Pantai Kalbar PONTIANAK. Kendati masih sebatas lamar melamar antara Morkes Effendi dengan Burhanuddin A Rasyid, namun masyarakat Kabupaten Sambas telah merestui mantan Bupatinya maju ke Pilgub Kalbar 2012. Burhanuddin optimis meraup dukungan suara di daerahnya dan menang dengan dukungan besar dari masyarakat kawasan pantai. Saya sudah tahu benar hati masyarakat Sambas. Itu sudah saya buktikan saat pemilihan Bupati 2006 lalu, ungkap Burhanuddin, Ahad (8/4) lalu. Sepertinya Bang De, begitu dia biasa disapa, yakin dirinya merupakan satu-satunya calon dari Sambas. Saat pemilihan Bupati dulu, saya pemecah rekor di Indonesia. Jumlah

Halaman 6

Korban Trafficking Berhasil Dipulangkan

Berharap Hujan Emas, Didera Tanpa Gaji BERHARAP hujan emas di negeri orang, malah dera dan siksaan menimpa Tri Yunita, 31, majikannya di Bintulu, Malaysia, yang selama empat tahun menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT) tanpa gaji setimpal. Jalan panjang untuk lolos dari cengkeraman majikan di Malaysia memang memilukan, tapi dasar buta rayuan akhirnya Tri berstatus korban trafficking. Harapannya bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang setimpal dimanfaatkan calo yang memberangkatkannya ke

Injet-injet Semut Mobil Pemprov Kalbar Masih Gunakan Premium -- Mumpong belom ade perintah bos.

Tri Yunita.MORDIADI

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

Landak Rp 3.000,-

Malaysia. Saya dikenalkan Rano (keluarga, red) dengan Yuli (istri warga Malaysia, red) yang memfasilitasinya untuk bekerja di Malaysia, kata Tri ditemui di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Perempuan dan Keluarga (LKBH PeKa) Kalbar, Selasa (10/4). Desember 2007, Tri dibawa Yuli berangkat ke Malaysia. Sekitar Januari 2008, mereka pun masuk ke negeri Jiran itu. Semua dibiayai keluarga saya seperti pembuatan passport, biaya perjalanan dan lainnya, Yuli hanya membawa saya ke Malaysia, kata Tri. Setelah menginap di rumah Yuli satu malam, Tri langsung dibawa menemui calon majikannya Siti

Sanggau Rp 3.000,-

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Aisyah Otman di Jalan Abang Ali No.9 Lorong 2, Tanjung Qidorong, Bintulu, Malaysia. Di rumah calon majikannya itu, Tri langsung diminta menandatangani kontrak kerja sebagai PRT. Saya tidak sempat membaca isi kontrak kerja itu, jadi saya tidak mengetahui gajinya dan berapa tahun kerja di sana, kata lulusan SMK Cianjur, Jawa Barat ini. Usai penandatanganan kontrak kerja tersebut, si majikan, Siti Aisyah Otman langsung menyerahkan uang tunai RM3.800 kepada Yuli di hadapan Tri. Yuli langsung pulang dan saya langsung disuruh kerja. Sejak saat itu saya tidak pernah ketemu Yuli lagi, kata Tri.

Halaman 7

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000, -


2

INTERAKTIF

Rabu,11 April 2012

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Harian

HP : 081345479682

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com Jawa Pos Media Group SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Redaktur Pelaksana: Hamka Saptono. Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Samsul Arifin. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Kota Pontianak: Kiki Supardi, Sahirul Hakim, Taufiq. Kubu Raya: Yuniardi. Biro Mempawah: Alfi Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria. Website: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Koord), Julia Novitasari. Iklan:A Jaiz (Koord) Uray Kamaruzaman, Darussalam, Jenggo, Deny A . Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Kiki Rizky. Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

6GTVKDMCP2'6+ Janji Pemkab Landak untuk menertibkan PETI hanya omong kosong. Buktinya di semua kecamatan PETI makin menggurita, lingkungan Sumber Daya Alam (SDA) hancur lebur. Razia cuma acting karena selalu dibocori. Sebagian masyarakat dibiarkan meluluh lantakan lingkungan mereka dengan dalih ekonomi. Pertanyaannya, sebelum PETI beroperasi apakah masyarakat tidak makan? Atau sudah ada bencana baru cari kambing belang dan jadi pahlawan tengah malam, supaya ada kesempatan buat korupsi?. 085245573344 6-4-2012

,CPICP&KMCKVMCP Yth Ketua DPRD Sintang. Menanggapi komentar Anda pada halaman depan Equator tanggal 5 April 2012, Anda sangat tendensius dengan masalah surat Bapak Bupati Sintang yang ditujukan kepada Ketua DPRD Provinsi Kalbar tentang kelengkapan persyaratan administrasi PKR. Anda jangan kait-kaitkan dengan pilgub 2012 Kalbar. Apa maksud Anda dengan komentar yang sarat dengan bahasa untuk mxx xxx politik di Kalbar. By Bala Bela Binua Landak. 082158688789 6-4-2012

Para orangtua yang memiliki anak perempuan boleh jadi merasa was-was setelah mengetahui intensitas kasus pemerkosaan di Kota Pontianak. Demikian pula para remaja putri maupun ibu-ibu rumahtangga mungkin akan merasa tak aman bepergian seorang diri. Dari salah satu kasus saja, seorang gadis berusia 16 tahun warga Tanjung Raya II Pontianak diperkosa secara bergiliran oleh 15 pelaku di lima lokasi berbeda dalam satu malam, Rabu (4/4). Kasus seperti itu sudah sering terjadi di belahan Kalbar. Fenomena sosial apa dari kejadian tersebut? Korban yang seharusnya masih memerlukan pengawasan dan bimbingan itu telah menjadi korban tindakan para pelaku yang rata-rata anak di bawah umur. Baru lima pelaku yang ditangkap pihak kepolisian, sisanya sebanyak sembilan orang masih buron. Peristiwa tersebut patut mendapat keprihatinan semua pihak yang perlu memberikan solusi agar generasi muda, para remaja tidak terjerumus dalam tindak kriminal. Terpenting adalah korban yang perlu memperoleh pendampingan untuk memulihkan sisi psikologisnya dari trauma. Sudahkah diambil tindakan untuk memulihkan mental si korban pasca kejadian itu? Regulasi berupa UU Perlindungan Anak telah ada untuk melindungi korban sekaligus mengantisipasi agar anak di bawah umur tidak menjadi korban. Mereka butuh payung hukum yang kuat untuk ditegakkan demi kelangsungan tahap kehidupan dan jaminan masa depan anak bangsa. Sementara ini baru kepolisian saja yang memberikan perhatian serius sesuai tugas pokoknya. Mereka menguber para pelaku meski belum semuanya ditangkap. Hal ini untuk penegakan hukum sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku yang terancam 15 tahun penjara karena melanggar pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak. Kelak setelah ditangkap semua dan diadili, para pelaku itu juga akan menjalani ganjaran hukuman dalam kerangka untuk ‘memanusiakan’ kembali. Korban wajib dilindungi. Sedangkan para pelaku perlu diganjar hukuman setimpal. Tindakan yang dilakukan para pelaku tergolong kenakalan atau kejahatan yang dilakukan remaja. Kalangan akademisi menyebutnya sebagai juvenile delinquency, atau perilaku kriminal yang dilakukan anak di bawah umur. Tak menutup kemungkinan apabila tidak dicegah melalui sosialisasi atau bimbingan dari pihak keluarga, maka akan banyak lagi para remaja yang terlibat kejahatan. Bukankah di Kota Pontianak juga sudah ada sindikat pencurian sepeda motor yang pelakunya adalah para remaja di bawah umur. Sekali lagi, masalah sosial tersebut harus mendapat perhatian secara khusus. Belum lagi mereka yang rawan terjerumus dalam vandalisme di sekolah dan penyalahgunaan narkoba. Sebagian besar remaja mengalami konflik emosi yang tak jarang lolos dari penanganan dan berakhir pada obat bius atau minum-minuman keras. Apa solusi pemerintah, aparat, keluarga dan Anda?***

11.29

2CRCP2GODGTKVCJWCP Sangat lucu kasus perkara perdata tanah di samping SPBU, dimana perkara dalam proses banding dan oleh pihak penggugat pemilik tanah HP nomor 17. Memasang pemberitahuan tanah masih dalam perkara perdata oleh pihak tergugat telah dibangun, karena status tanah masih dalam proses hukum perdata/banding di pengadilan tinggi. Penasihat hukum tergugat melaporkan ke polres, tentang pemasangan papan pemberitahuan tanah masih dalam perkara, dan mungkin ya. Inikan belum ada kekuatan hukum tetap dari PT. Pak ar masih ada upaya hukum lagi untuk melakukan kasasi.

EQUATORIAL Korban Pemerkosaan dan Kejahatan Remaja

23.26

085252468110 6-4-2012

M

16.06

ASALAH KITA

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memang tidak jadi naik per 1 April. Tapi ini hanya penundaan sesaat, karena keputusan rapat paripurna DPR, Sabtu (31/3) dini hari, justru menunjukkan kelihaian politisi Golkar melakukan manuver politik dan akhirnya menang . Pasal 7 ayat 6 UU 22/2011 tentang APBN 2012 menyatakan, Harga jual eceran BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan ingin dikunci PDIP, Gerindra dan Hanura tanpa penambahan apapun. Ini berlawanan dengan sikap Demokrat. Tapi dengan mudahnya skenario atau opsi yang ditawarkan Demokrat dijungkirbalikkan lewat opsi dari Golkar. Opsi itu adalah Pasal 7 ayat 6 ditambah ayat 6A bunyinya, Dalam hal harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude oil Price/ICP) dalam kurun waktu berjalan mengalami kenaikan atau penurunan lebih dari 15 persen dari ICP yang diasumsikan dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012, Pemerintah berwenang melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi dan kebijakan pendukungnya. Dengan catatan di pasal penjelasan, kenaikan dan penurunan yang terjadi adalah dalam kurun enam bulan. Keputusan ini membuat publik semakin bingung, apakah BBM boleh dinaikkan setelah enam bulan, atau bisa sebelum enam bulan kalau tiba-tiba ICP mencapai 15 persen. Di sisi lain, BLSM tidak jadi dibagikan karena harga BBM tak jadi naik. Padahal, sekarang hargaharga sudah naik begitu ada rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Pendapat Anda?

T

ANGGAPAN

BBM batal naik dan BLSM/ BLT gagal dibagikan, ketidakpastian/kegagalan pemerintahan SBY. Ini pembelajaran buat presiden sekarang dan yang akan datang. Ini doa rakyat Indonesia lo! 085245519512 3-4-2012 13.01

TELEPON PENTING Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

 577868

Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

Donor Darah Yuk Oleh: Ahmad Saufi

Tema ini sebenarnya merupakan sebuah bentuk keprihatinan kita bersama tentang semakin berkurangnya pasokan darah setiap tahunnya. Kita semua tersentak dengan berita kurangnya pasokan darah di PMI. Di tahun 2011 yang lalu, PMI masih mengalami defisit darah sekitar 1 juta cc darah, seperti yang disampaikan Ketua PMI Jusuf Kalla, dalam acara awal tahun PMI. Kurangnya pasokan darah tersebut juga dipicu oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat, terutama para generasi muda akan pentingnya donor darah. PMI bahkan menggalakkan donor darah sebagai sebuah gaya hidup. Berangkat dari permasalahan tersebut, mungkin kaum muda selalu peduli dengan sesamanya. Apa yang menyebabkan rendahnya minat kaum muda mendonorkan darahnya? Mungkin takut dengan jarum suntik atau masalah kesehatan yang lain, seperti mahasiswa yang sering tidur terlalu malam sehingga Hb-nya rendah, ataupun kurangnya berat badan dan lain-lain. Memang tidak mudah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya donor darah, bukan hanya ditinjau dari aspek sosial saja bahwa setiap orang mau mendonorkan darahnya, jika ada seseorang yang membutuhkan untuk keperluan medis (operasi). Tetapi baik juga untuk kesehatan. Artinya bahwa setiap orang yang mendonorkan darahnya akan sehat, dengan tumbuh sel-sel darah baru yang lebih dibutuhkan oleh tubuh. Jangka waktu selama tiga bulan bagi seorang pendonor dapat mengembalikan stamina dan penyegaran terhadap sel-sel darah dalam tubuhnya, tubuh menjadi lebih bertenaga dan segar. Semangat mendonorkan darah secara sukarela masih belum maksimal dilakukan oleh masyarakat terutama pemuda (mahasiswa). Ini merupakan masalah yang harus segera ditindaklanjuti bersama. Kebutuhan darah tiap tahun meningkat. Lihat saja di Kota Pontianak, seperti halnya kota besar lainnya di Indonesia, Pontianak merupakan kota dengan jumlah penduduk sangat banyak di Kalimantan Barat. Maka tidak ayal, permintaan darah tiap bulannya meningkat. Belum lagi faktor cuaca sekarang (musim hujan) yang banyak menyebabkan orang mudah terkena penyakit. Setidaknya dibutuhkan 2 ribu kantong darah setiap bulannya. Bagaimana cara untuk memenuhi pasokan darah tersebut? Salah satunya dengan menggerakkan kepedulian kaum muda, terutama mahasiswa di Kota Pontianak tentang

pentingnya mendonorkan darahnya. Dilihat dari penyebarannya, mahasiswa merupakan potensi yang baik untuk dimamfaatkan atau menjadi sasaran dalam menggerakkan kepedulian tersebut. Melihatnya banyaknya kampus pada masingmasing perguruan tinggi, asrama mahasiswa, dan organisasi-organisasi eksternal yang ada di Kota Pontianak. Sederhana saja, mahasiswa menjalin kerjasama dengan PMI. Setidaknya dengan melakukan kegiatan donor darah dan sosialisasi tentang gerakan sukarela peduli sesama di kampus. Bila hal i n i

dilakukan secara maksimal, tentu pasokan darah akan meningkat dan memperkecil kemungkinan kekurangan darah tiap bulannya. Hal ini sangat penting dan menjadi perhatian serius bagi mahasiswa. Artinya, elemen mahasiswa harus bersatu dengan menimbulkan kepekaan sosial (sense of sociality) terhadap sesama, dengan cara inilah perjuangan mahasiswa mendapat tempat yang baik di hati masyarakat. Gerakan-gerakan sosial yang seperti ini harus menjadi catatan kita (mahasiswa), terutama untuk memberikan solusi atas salah satu permasalahan yang muncul di Kota Pontianak sendiri. Mahasiswa seyogyanya merupakan harapan masyarakat Indonesia, yang hadir dengan intelektual dan memiliki jiwa sosial yang tinggi sebagai pengabdi masyarakat. Dengan mempertajam gerakan-gerakan sosial, mudah-mudahan mahasiswa dapat mengembalikan eksistensinya selain demo/melakukan aksi di jalanan. Mudah-mudahan ini mendapat apresiasi dan tindakan kita (mahasiswa) bersama akan pentingnya mendonorkan darah untuk sesama, dan menjadikan donor darah sebagai gaya hidup yang sehat. Amin, yakin usaha sampai.

Penulis adalah Mahasiswa Fisip Untan

Jl. Tanjung Sari No. 168 (A. Yani) Pontianak, Telp. (0561) 582829, 08164997885, 082149358778


3

PRO PONTIANAK

Kopi Pancong Pecah Dapil Pontianak dan KKR PONTIANAK. Dewan Koordinasi Wilayah Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (DKW Garda Bangsa), Maman Suratman mengingatkan, KPU Kalbar tidak Maman Suratman. ANTON menggabungkan Kabupaten Pontianak dan Kubu Raya dalam satu daerah pemilihan (Dapil) di tingkat provinsi Kalbar. Bila penggabungan tetap masih dipaksakan terjadi, KPU Kalbar sudah melanggar tiga prinsip universal yang menjadi penopang dalam kehidupan sosial masyarakat. Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya seharusnya tidak masuk dalam satu Dapil, karena jika tetap menjadi satu jelas melanggar prinsip universal, yakinnya. Tiga prinsip universal penting dijadikan patokan KPUD Kalbar, ketika menentukan Dapil. Dimana dalam prinsip universal meliputi keterwakilan, kesetaraan dan keseimbangan suara, serta timbal balik non diskriminasi. Keterwakilan suatu daerah sangat penting, karena dengan begitu sebuah daerah akan lebih cepat berkembang dalam persoalan pembangunan. Sebab ada orang yang bisa mewakili masyarakatnya, ucap Maman. Buktinya, selama 5 tahun ini tidak ada orang dari Kabupaten Pontianak yang duduk di legislatif. Akibatnya kue pembangunan tidak ada mengalir ke Kabupaten tersebut. Aspirasi para wakil rakyat cenderung mengalir pada KKR, hingga bisa menimbulkan kecemburuan. Kita bukan bicara kemampuan tokoh yang ada di Kabupaten Pontianak. Makanya ada prinsip demokrasi yang universal kedua, mempertegas keterwakilan tadi. Dimana pada prinsip kedua dijabarkan, perlunya kesetaraan dan keseimbangan kekuatan suara, urainya. Kesetaraan dan keseimbangan suara ini penting, mengingat jumlah pemilih di Kabupaten Pontianak dengan KKR sangat tidak seimbang. Dimana jumlah penduduk KKR sekitar 517.120 jiwa yang dipergunakan untuk pendataan pemilu. Sedangkan penduduk di Kabupaten Pontianak tidak mencapai setengah dari jumlah tersebut. Kalau seperti ini jelas tidak terjadi keseimbangan. Makanya saya meminta, Pontianak sama KKR Dapilnya terpisah. Tidak seperti sekarang ini, dua kabupaten memperebutkan 10 kursi di DPRD Kalbar, sarannya. Kemungkinan Dapil Pontianak dan KKR dipecah sangat besar peluangnya, mengingat UU Pemilu mengisyaratkan, setiap Dapil minimal mewakili tiga hingga 10 kursi. Penduduk di Kabupaten Pontianak mencapai 300 ribu lebih, artinya kalau Dapilnya pisah dengan KKR terdapat 3 kursi untuk Pontianak, jabar Maman, yang juga Wakil Ketua DPW PKB Kalbar. Selanjutnya prinsip demokrasi yang universal lainnya, timbal balik non diskriminasi. Dimana Caleg yang berada di Pontianak jelas akan kesulitan melangsungkan sosialisasi di KKR. Karena jauhnya jarak tempuh antara Pontianak dan KKR. (ton)

Pelajar SMU Harus Siap Tes Narkoba

Tekan Peredaran Narkoba

Walikota Pontianak Sutarmidji melihat langsung markas BNN Kota Pontianak. DINA

P O N T I A N A K . Pe n g g u n a a n narkoba memang menyebar dengan cepat, siapa saja bisa menjadi sasaran mereka mulai dari kalangan PNS, karyawan swasta dan mahasiswa bahkan pelajar. Bisa saja menjadi pengguna narkoba. Padahal diketahui bersama, narkoba bisa merusak negara secara sistemik. Karena narkoba bisa membuat mental para remaja tidak stabil, hingga bisa membuat mereka tidak berpikir panjang lagi untuk melakukan aksi kejahatan. Tahun 2012, kita akan memeriksa urine para pelajar. Sehingga generasi muda kita terbebas dari barang haram

yang menyesatkan itu, tegas Ketua Harian BNN Kota Pontianak, Ali YS. Dikatakan Ali pula, pemeriksaan dilakukan bagi para siswa SMA dengan menggandeng pihak sekolah yang di Kota Pontianak. Bukan itu saja, pemeriksaan urine juga dilakukan terhadap seluruh PNS di Kota Pontianak. Pegawai BNN Kota Pontianak juga akan kita periksa, lucu kalau di dalam tidak bersih malah memeriksa orang di luar, ungkapnya Ali, pada wartawan usai meresmikan Gedung BNN Kota Pontianak, di Jalan Situt Mahmud, Selasa (10/4).

Pemeriksaan urine terhadap para SMA, diharapkan Ali, dapat menjaring para pengguna narkoba untuk mengetahui bagaimana cara mereka, mendapatkan barang terlarang tersebut. Sehingga mempermudah BNN mengungkap pengedar hingga memberantas ke akar-akarnya. Kami akan memeriksa seluruh siswa SMA. Cuma waktunya masih kita rahasiakan, kami bisa datang dengan tiba-tiba, ujarnya, sembari tersenyum. Menurutnya pemeriksaan urine yang dilakukan setahun sekali ini, merupakan program pemerintah yang bekerjasama dengan pihak kepolisian. Ter-

Stop, Umbar Janji dengan Masyarakat PONTIANAK. Pelaksanaan suksesi Gubernur Kalbar tinggal hitungan bulan, para kandidat yang akan tampil nanti hendaknya memiliki komitmen dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat Kalbar. Terpenting lagi, harus mampu meningkatkan infrastruktur. Sebab program yang dijual para kandidat saat kampanye, tak lebih sebuah cerita untuk mengantar tidur. Sehingga seluruh masyarakat terbuai dalam mimpi. Setiap Pemilukada baik Walikota, Bupati atau Gubernur,

para kandidat tentunya sudah memiliki program kerja yang sangat baik. Terbukti pula, ketika terpilih semua program diumbar para Pemilukada sayangnya tidak ada yang terbukti, ucap Wakil Ketua DPW PKB Kalbar, Sumardi M Noor, SH. Politik umar janji yang selama ini diterapkan para kandidat, sebaiknya segera dihentikan. Selain hanya menghabiskan energi, masyarakat dapat mengetahui secara pasti mana kandidat benar-benar memiliki visi dan misi untuk membangun dengan yang tidak. Masyarakat perlu bukti,

Rabu, 11 April 2012

bukan janji. Apalagi janji itu, diucapkan sampai berulangkali hanya untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, terang Sumardi. Kendati begitu, Sumardi juga meminta, masyarakat hendaknya tidak berpikir pragmatis menjual suara hanya untuk beberapa lembar rupiah. Bila pola ini tetap dilakukan masyarakat, dirinya yakin masyarakat kembali merasakan dampaknya lima tahun kedepan. Kalau tahun ini jalan menuju pemukiman mereka belum dibangun, bisa jadi lima tahun kedepan tidak ada pembangu-

nan yang sampai kesana. Sebab komitmen politik sebenarnya sudah berakhir ketika masyarakat menerima uang atau imbalan lainnya, diikuti dengan memberikan suara bagi salah satu kandidat Gubernur, yakin Sumardi. Dikatakan Sumardi pula, masyarakat harus dapat benarbenar memilah, mana kandidat kepala daerah yang benarbenar dapat mengedepankan kepentingan masyarakat, dengan yang hanya tampil sekadar untuk mendapatkan keuntungan. Dipaparkan Sumardi lagi,

sejak tahun 1958 hingga 1966 Kalbar pernah berada di bawah kepemimpinan tiga orang gubernur. Namun ketiganya dinilai belum bisa berbuat maksimal memperbaiki kehidupan masyarakat. Pasalnya, pada masa itu faktor situasi politik, sosial dan ekonomi yang tidak menentu dan melerustnya G30 S/PKI menjadi salah satu pertimbangan lambannya perkembangan ekonomi. Pada era reformasi, bangsa Indonesia sedang menghadapi situasi krisis ekonomi. Multi dimensional, dimana situasi perekonomian rakyat sangat sulit,

lebih kini, BNN Kota Pontianak sudah memiliki markas sendiri yang cukup representatif. Berdasarkan penelitian, pengguna narkoba adalah mereka yang lulus SMA dan para pegawai swasta, cetusnya. Terhadap para pengguna narkoba, Ali YS menerangkan, BNN sudah menyiapkan anggaran dan langsung masuk rehabilitasi untuk segera di bawa ke Jakarta. Bahkan penanganannya dilakukan secara gratis. Semua gratis bagi pecandu dan pengguna, karena generasi penerus bangsa sedini mungkin harus diselamatkan dari jeratan obat terlarang ini, tentunya harapan masyarakat Kalbar pada Gubernur terpilih dapat memperbaiki perekonomian mereka. Sumardi juga menambahkan, menjelang suksesi Gubernur hendaknya masyarakat jangan terjebak oleh isu-isu etnis dan agama dalam menjagokan kepala daerah. Sehingga tercipta iklim kondusif. Bahkan dirinya meminta, masyarakat tidak terpancing isu-isu provokasi dari pihak-pihak tertentu yang pada gilirannya hanya menciptakan suasana perpecahan. Ingat, tujuan dari Pemilukada untuk kemajuan Kalbar di berbagai bidang. Untuk itu dibutuhkan pemimpin yang berkualitas, bermoral serta berpijak pada kepentingan rakyat

Ruang tahanan wanita di Rutan Pondok Bambu Jakarta, kini kota Pontianak memiliki ruang tahanan serupa. DINA

tegasnya. Terhadap peredaran gelap dan pengguna narkoba sendiri untuk Kota Pontianak, diakuinya BNN Kota Pontianak baru melakukan pendataan daerah mana saja di Kota Pontianak yang rawan terhadap penyebaran penjualan dan pengguna terbanyak. Kami baru melakukan pemetaan jaringan, dan kedepan baru kami akan lakukan pemberantasan dan bekerjasama dengan aparat kepolisian. Dari BNN sendiri termasuk saya, dan satu orang lagi sudah dilantik menjadi penyidik bagi BNN terhadap kasus peredaran narkoba, pungkasnya. (dna)

Sumardi M Noor. ANTON

yang amanah, ingat Sumardi yang juga Wakil Sekretaris TanďŹ dziyah PWNU Kalbar. (dna)


4

SANGGAU. Berkas perkara menjerat Znl, kontraktor pada pembangunan dermaga di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sanggau dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau. Penyidik Polres Sanggau hingga kini belum melakukan proses tahap dua, penyerahan tersangka dan barang bukti (BB). Namun, alih-alih penyidik Polres Sanggau berjanji, sebelum tanggal 15 April ini akan melaksanakan tahap dua. Hingga kini, kita belum menerima penyerahan tersangka dan BB. Berkas sudah beberapa hari lalu dinyatakan lengkap atau P21, ungkap Kepala Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sanggau, Ria Dilla Fitri SH, beberapa hari lalu. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK-RI perwakilan Kalbar, terkait audit APBD Sanggau tahun 2010 menyebutkan, terdapat kelebihan nominal senilai Rp67.667.954,68 pada saat pembayaran. Dalam LHP tersebut juga dijelaskan, laporan realisasi anggaran tahun 2010 yang dibuat Dishubkominfo menganggarkan pekerjaan pembangunan dermaga senilai Rp999.981.400. Dikatakan Ria, adanya laporan masyarakat, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sanggau, kala itu melakukan penyegelan terhadap bangunan tersebut. Hal itu mengacu pada Undangundang RI Nomor 31/2009 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor) dan berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor 10/II/KB/Res.Sgu/Reskrim, tertanggal 14 Februari 2011. Kita tergantung dari penyidik Polres Sanggau, kalau mereka mau cepat, BB dan tersangka harus diserahkan, tegas Ria. Bidang Hukum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sanggau Sumanto SH meminta agar kepolisian segera melaksanakan tahap dua. Sehingga kasus dugaan penyimpangan pada proyek itu akan terkuak. Masyarakat Sanggau ini tahu bagaimana proses kasus tersebut. Nah, kita berharap kepolisian segera menyerahkan tersangka dan BB ke Kejaksaan, tegasnya. Dipaparkan Sumanto, dengan dilaksanakan tahap dua, maka selangkah lagi Znl akan dimejahijaukan. Dengan demikian akan ada proses hukum. Bagaimanapun, kalau yang salah tetap salah. Hukum mesti ditegakkan, tegasnya. Kapolres Sanggau AKBP Winarto SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Muh Husni Ramli SIK mengungkapkan, pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka Znl. Namun yang bersangkutan beralasan sedang sakit. Kita sudah menyurati tersangka, ia beralasan sakit. Nah, kita kirimkan lagi panggilan untuk melaksanakan tahap dua itu, tulisnya via pesan singkat (SMS), kemarin. Penyidik Polres Sanggau berjanji pekan depan, sudah melaksanakan tahap dua. Kita upayakan sebelum tanggal 15 April ini, sudah tahap dua, janjinya. (SrY)

Diduga Honorer Siluman Lolos CPNS BENGKAYANG. Sebanyak 205 honorer mendatangi kantor DPRD Bengkayang. Mereka mendesak Pemkab Bengkayang meninjau ulang perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari tenaga honorer. Ketua DPRD Bengkayang Sebastianus Darwis SE MM mengatakan, ada shearing antara DPRD, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Forum Komunikasi Honorer (FKH) Pemda Bengkayang di ruang sidang kantor DPRD Bengkayang. Kesimpulannya DPRD Bengkayang sepakat meninjau ulang CPNS dari honorer untuk tahun 2012. Kita meminta data yang valid kepada BKD dan FKH Pemda Bengkayang, tegas Darwis kepada Equator ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/4). Daris mengatakan, honorer dari

BOS (Bantuan Operasional Sekolah) ditunda dahulu. Usai melakukan shearing bersama BKD dan FKH Pemda Bengkayang akan membentuk panitia khusus honor daerah. Setelah terbentuknya Pansus, langkah pertama membuat surat dan mengirimnya kepada Bupati Bengkayang, Gubernur dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) wilayah lima Jakarta. Rapat kembali akan digelar 16 April mendatang pukul 10.00 dengan menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkayang, BKD, dan Badan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah untuk memberikan keterangan kepada teman-teman tenaga honorer dan anggota legislatif< ujar Darwis Ketua Komisi A DPRD Bengkay-

ang Y Sitolin menyarankan BKD untuk lebih transparan mengenai keberadaan honorer daerah. Terutama yang telah masuk ke database BKN. Dia meminta BKD memperbaiki data yang selama ini tidak genah. Data yang dikirim ke BKN harus ditunda. Bila perlu semuanya dirombak, tidak perlu sembunyi-sembunyi dalam hal ini. Kita menuntut keadilan, kata Sitolin, kemarin. Lain halnya dengan Gunawan yang juga anggota DPRD Bengkayang menganggap data 161 tenaga honorer yang lolos kategori satu dari BKN pusat tersebut merupakan data siluman. Dia mendesak data tersebut ditinjau kembali. Saya tahu itu, karena saya pernah honorer di kantor DPRD Bengkayang. Saat itu saya masih diberi

PONTIANAK. Kebijakan Gubernur Kalbar membangun rumah melayu senilai Rp 21 miliar menggunakan APBD Kalbar selama beberapa tahun anggaran, mendapatkan kritikan tajam dari Pangeran Muda Kesultanan Keraton Kadariah Pontianak, Syarif Pendi Yan Alkadrie. Ia melihat, kebijakan membangun secara besar-besaran rumah budaya melayu hanya sebuah trik politik yang bertujuan untuk mendapatkan simpatik dari masyarakat. Mengingat rumah Melayu ada saja sekarang, lebih banyak dipergunakan untuk resepsi pernikahan saja. Sehingga nyaris tidak ada kontribusi secara signifikan rumah Melayu yang kini berdiri, untuk pembangunan di Kalbar. Apalagi menjadi pusat pengembangan tradisi dan budaya Melayu. Lihat saja sekarang, hampir setiap Sabtu dan Minggu, rumah Melayu dipergunakan untuk hajatan pernikahan. Padahal ketika didirikan beberapa tahun lalu, bangunan ini lebih ditujukan untuk menjadi tempat pengembangan budaya dan melestarikan tradisi Melayu. Tahun ini Pemprov kembali dianggarkan Rp 21 Miliar untuk membangun rumah budaya dan Melayu, jelas jumlah ini

tidak sedikit, tuturnya. Padahal, bila melihat secara urgensi Pemprov Kalbar harusnya memerhatikan bangunan Keraton Kadariah yang kini sudah di dera kerusakan. Selain sudah ditetapkan menjadi salah satu cagar budaya, bangunan Keraton Kadariah merupakan asal mula berdirinya kota Pontianak yang kini menjadi ibu kota Provinsi Kalbar. Setiap orang luar yang bertandang ke Kalbar, akan mengunjungi Keraton Kadariah. Ketika mereka melihat bangunan keraton yang tidak terawat, jelas yang malu Kalbar, ucap yang juga Wakil Ketua DPW PKB Kalbar. Sebab menurut Yan, saat datang ke Kalbar mungkin saja, pengunjung hanya sampai di Kota Pontianak tidak melanjutkan perjalanan ke kabupaten lain. Objek wisata yang dikenal di kota Pontianak, tugu khatulistiwa, Keraton Kadariah dan Taman Alun-Alun Kapuas. Kalau dua objek lain sudah dibangun secara besar-besaran, kenapa bangunan Keraton Kadariah malah dibiarkan oleh Pemprov Kalbar, bebernya. Permintaan Yan tidak terlalu berlebihan. Mengingat Keraton Kadariah menjadi salah satu lokasi wisata

ST

yang mereka kunjungi wisatawan lokal atau mancanegara. Saya bilang Pemprov Kalbar sama sekali tidak memberikan perhatian sedikit pun pada Keraton Kadariah. Buktinya selama beberapa tahun anggaran, seluruh pembiayaan perbaikan keraton bersumber dari Pemkot Pontianak, yakin Yan. Padahal menurut Yan, untuk merenovasi bangunan dan menata Keraton Kadariah hanya dibutuhkan biaya Rp 6 miliar. Sudah jelas bangunan ini cagar budaya, hingga menjadi tanggungjawab untuk men-

30 x 21 x 14 x 7x

Rp. 7.000/baris Min 3 Baris, Max 5 baris (1 Baris 30 Karakter)

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock)

Lowongan

Dana Cepat cukup Gadai kan BPKB Dicari kryawan wanita bagian motor/mobil anda Hub : 08125778395 penjualan umur max 25th, Avime-

'3

-XWDDQ

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

Ingin berlangganan Harian Equator NEW..!, Sehat dan Langsing setelah di Sanggau Hub : 085328879844 Melahirkan dgn Nutrisi Seluler. Aman U/ibu Hamil & Menyusui di Program Ingin berlangganan Harian Equator di Hingga Berhasil Turun 5-30 Kg. Hub: Singkawang Hub: 081256056477 082151131899, 085652321777, Ingin berlangganan Harian Equator 085245664011 di Sambas. Hub : 085245698977

iKLANBARis

Equatornews.com

Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Kubu raya

Booking: Terminal Lawang KuariSekadau Hub. 0813 4566 6312

DP 10% S/d 4 Th

Xenia Dp R Rp. p. 14.050.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran Rp. Rp. 2.583.000.Rp. Rp. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

G r a Max Grand n d PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

ARIS Transportasi Pontianak - Sintang PP

SEDOT WC Hub: Telp. (0561) 7186955 085210738368 (Lita)

Fasilitas: 1 Unit instalasi pengolahan IPLT 2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

'3

-XWDDQ

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang

( Pasar Inpress)

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

THERAPY REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

MIMING

085391979788 085654446868

ERLIZA TR ANSPORT

ANTAR JEMPUT PONTIANANAK - SIN TANG - PUTUSSIBAU

Berangkat : Pagi, Jam 10:00 WIB

Sore, Jam 16:00 WIB

PONTIANAK Jln. KH Ahmad Dahlan

- 0821 5515 5575 - 0821 5515 5595 - 0857 5065 5900

Melayani : Carter Dalam & Luar Kota

Angsuran 2,4 Jutaan

Sintang : Hp : 082152599899 085750111101

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

Jl. Kom Yos Sudarso

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH Terima Inden Ertiga

'3-WDQ $QJV-WDQ Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655 Hp : 081256271689 081257488955 Pontianak Kantor Pusat : Jl. Tabrani Ahmad Komp : Hasia Permai No. B 8

Menjual :

Taxi Service DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA PONTIANAK

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

PD. ANEKA BATU ALAM

Melayani: - Tiket Bus Ekonomi/Excekutif - Tiket Kapal Laut Antar Pulau - Tiket Pesawat (Semua Maskapai) - Taxi (Carter & Rental) - Jasa Pengiriman Barang dan Uang (Transfer) SKD-PTK via Bus ATS - Jasa Ojek Motor

CASH BACK s / d 25 JT

Jual Kapal 3 Buah Butuh Uang. Dcari Tkng Masak&bersih2 Wanita Umur (30-50) bs bhsa mandarin Hub Hub: 0853 9182 3460 Hongkong Medistra : 082157069658 Ingin berlangganan Harian Equator di Bengkayang Hub : 085288031117 Jl. Ayani II Gg. Wonodadi II 10m x 20 m fasilitas lengkap Cash/kredit Hub : Ingin berlangganan Harian Equator 081345019682 di Melawi Hub : 0568-22069 Km 13,5 Kec. Kakap dkt Al Sintan. Ingin berlangganan Harian Equator di 2 Ha Harga 650jt (nego). Lokasi Strategis, cocok u Kaplingan. Hub : Pemangkat Hub : 085386731285 08125709077, 0561-7037441. Ingin berlangganan Harian Equator di Sintang. Hub : 081345184340 Kesehatan

Graha Pena Equator Lt 3

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH

dia, jalan Setia Budi 61A. Hub : 0811568550

Jual Tanah

0561 - 7911322

ANGKUTAN UMUM ANTAR KOTA

Kunjungi Workshop Kami :

PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

Rp. 200.000 Rp. 150.000 Rp. 125.000 Rp. 100.000

DAUD D BIRO JASA

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru)

Pemasangan iklan Hub :

Tarif Paket Umum

Tarif Iklan Baris

ce

Ingin berlangganan Harian Equator di Sekadau. Hub : 085652347489

berbagai koleksi milik kesultanan, serta benda-benda bersejarah seperti beragam perhiasan yang digunakan secara turun-temurun sejak zaman dahulu. Di samping itu, koleksi Tahta, meriam, benda-benda kuno, barang pecah-belah, dan foto keluarga, yang telah mulai pudar, menggambarkan kehidupan masa lampau. Terdapat mimbar yang terbuat dari kayu, serta ada pula cermin antik dari Perancis yang berada di aula utama yang oleh masyarakat setempat sering disebut Kaca Seribu . (ton)

Keraton Kadariah. I

Undangan & Souvenir tak

Biro

jaganya. Kenapa harus membuat bangunan baru hingga puluhan miliar, kalau akhirnya hanya dipergunakan sebagai tempat resepsi pernikahan, ingatnya. Kendati Keraton Kadariah secara resmi telah menjadi bagian Republik Indonesia, namun kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi hingga saat ini. Keraton Kadariah pun menjadi salah satu objek wisata di Kota Pontianak. Karena masih menyimpan

Keraton Kadariah Malah Telantar

IKLAN BARIS

Jual Kapal

Lorensius. Lorensius menegaskan, sebanyak 161 honorer ini yang lolos TMT, diberi waktu oleh BKN pusat selama 14 hari atau dua minggu untuk diuji publik. Uji publik dapat melalui via email, ataupun surat kepada BKN sebanyak 161 ini belum final semuanya. Ketua FKH Pemda Bengkayang Herman mengungkapkan, dari data BKN yang mengatakan 161 masuk kategori untuk menjadi CPNS 2012, hanya 53 honorer saja yang sesuai dengan aturan perundang-undangan. Mereka yang lolos verifikasi dan validasi. Sisanya siluman. Ini yang kami pertanyakan. Bahkan banyak temanteman yang kesal dengan kejadian seperti ini. Kami sepakat BKD untuk

Gubernur Bangun Citra Politik

LARIS

Bantuan Modal

honor sebesar Rp150 ribu rupiah perbulan. Itu pun menunggu sisa gaji orang. Sehingga saya dapat menjadi anggota dewan dua periode, ungkapnya. Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bengkayang Drs Lorensius menjelaskan, saat dirinya menjabat sejak 30 Desember 2010 lalu mengaku memprihatinkan sekali tidak diperjuangkannya tenaga honorer di Bengkayang. Teman-teman BKD di kabupaten lain mengatakan Kabupaten Bengkayang dapat durian runtuh, di mana tahun sebelumnya 0,00 sekian persen yang diperjuangkan untuk dijadikan CPNS bagi tenaga honorer tetapi sejak dirinya menjabat meningkat menjadi 161 honorer yang diloloskan jadi CPNS, kata

BOOKING TIKET :

Koruptor Masih Bisa Berkeliaran

Rabu, 11 April 2012

BOOKING TIKET :

Proses Hukum sudah Tahap Dua

KALBAR RAYA

Dp R Rp. p. 14.050.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.583.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

KAMARUDIN 081345363777

Jln Lintas Selatan No. 76 Kedamin Hilir, Putussibau Selatan

- 0821 5515 5565 - 0856 5451 7988

Pesawat

- Menerima Pengiriman Barang

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

- Tiket

PUTUSSIBAU

7089235

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

Referensi Promosi Dunia Usaha TERPERCAYA Pemasaran & Iklan GRAHA PENA EQUATOR Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


PEMILUKADA 2012

5 Jangan Buat Masyarakat Bingung Jakarta. Penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) tidak boleh membuat masyarakat tambah bingung. Makanya perdebatan dalam membahas Undang-undang (UU) Pemilu sebaiknya lebih memprioritaskan kepentingan bersama, bukan partai politik semata. Harapan itu disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI, M Arwani Thomafi. Menurutnya, PPP mengusulkan ambang batas masuk parlemen bagi partai politik 3 persen, naik 0,5 persen dari pemilu sebelumnya 2,5 persen. Tapi, PPP masih ingin mengkomunikasikan masalah itu dengan partai yang mengusulkan agar ambang batas 4 persen. Kalau ingin titik temu, yang atas turun, yang bawah naik. Jadi 3,5, ujarnya. Namun, soal bagaimana sistem pemilu, apakah tetap menggunakan sistem proporsional terbuka seperti pemilu lalu atau tertutup, Arwani tak mengeksplisit menjelaskannya. Prinsipnya sistem pemilu kompetisi. Masyarakat jangan ditambah bingung. Sebenarnya bisa diakomodir, imbuhnya. Selain masalah ambang batas dan sistem pemilu, masih ada beberapa klausul lagi yang belum menemukan titik temu di Pansus RUU Pemilu. Selasa (rapat) Pansus. Dan Rabu ke tingkat II (paripurna), tandasnya. (RM)

PDIP: Sistem Pemilu Tertutup Harga Mati! Jakarta. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap bersikukuh untuk menerapkan sistem Pe m i l u t e r t u t u p atau berdasarkan nomor urut. Begitu penegasan anggota Komisi II dari Fraksi PDIP, Arif Wibowo. Sistem tertutup sudah harga mati bagi PDI juangan, kata Ketua Pansus

P e r RUU Pemilu ini. Menurut Arif, sistem tertutup ini sesuai dengan ideologi PDIP. Sistem ini juga mencerminkan proses kaderisasi di tingkat partai yang berjalan. Dengan sistem ini pula, partai akan memilih kader-kader terbaiknya. Kalau sistem pemilu terbuka (suara terbanyak) maka politik hanya mengandalkan uang. Yang maju jadi anggota DPR akhirnya cuma artis yang tidak berkualitas dan yang dekat dengan elit parpol, tegas Arif. Selain itu, masih kata Arif, sistem pemilu tertutup juga membuat pemilu menjadi mudah, murah dan sederhana. (RM)

Rabu, 11 April 2012

Parpol Sulit Disatukan Jakarta. Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan, sampai sejauh ini, masih ada empat poin krusial yang belum terselesaikan dalam pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu. Padahal, sebelumnya jumlah kursi per daerah pemilihan sudah disepakati. (Disepakati), 3-10 untuk DPR RI dan 3-12 untuk DPRD ditingkat provinsi dan kota/kabupaten. Tetapi tiga masalah lainnya belum ada titik temu, kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (10/4). Dia mengatakan, kalau sampai pukul 09.00 hari ini tidak ada kemajuan kompromi atau negosiasi maupun penyamaan persepsi, maka pengambilan keputusan tidak bisa dihindari secara voting. Namun, kata dia, dalam pengambilan keputusan pun ada perbedaan. Yaitu se-

cara paket atau secara parsial, katanya. Sampai saat ini dari tujuh fraksi yang ada di DPR RI paparnya, PDIP dan Hanura menginginkan paket, sedangkan Golkar dan Demokrat ingin secara parsial. Melihat hal itu rasanya sulit untuk dijembatani perbedaan itu, kata bekas Sekretaris Jendral (Sekjen) PDI Perjuangan. Tapi kata Pram, para pimpinan partai juga mencoba turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Sebab jika yang ada hanya ego dan kepentingan partai, rasanya musyawarah mufakat untuk RUU Pemilu ini sulit dilakukan, ujarnya. Seperti diketahui, empat masalah krusial di RUU Pemilu belum selesai. Yakni, masalah besaran Parliamentary Treshold (PT), masalah alokasi kursi perdapil, perhitungan suara dan sistem pemilu. (Jp)

PT hampir seluruh fraksi kecuali PDI Perjuangan minta secara nasional. Jadi kalau penghitungan nasional tidak lolos PT, maka perolehan di daerah tidak dihitung suaranya, ucapnya.

Dia beralasan, sistem pemilu terbuka merupakan hasil rekomendasi Rapim PDIP serta lebih cocok dengan karakter Partai Golkar. Selain itu, juga lebih mengakomodasi kedaulatan rakyat, terangnya. (Jp)

Golkar Tak Mau Banting Harga Jakarta. Partai Golkar akhirnya menurunkan standar tinggi usulan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dari 5 persen menjadi 4 persen. Namun, angka tersebut agaknya akan menjadi angka mati yang diajukan Golkar dalam pembahasaan RUU pemilu di DPR. Golkar enggan untuk bernegosiasi lagi menurunkan PTnya hingga 3,5 persen. PT 3,5 persen itu masih angka berandai-andainya Demokrat cs. Saya pikir Golkar tidak akan banting harga semudah itu tanpa pertimbangan matang ataupun hanya sekadar menyenangkan koalisi, tegas Wakil Sekjen Partai Golkar, Nurul Arifin kepada wartawan. Anggota Komisi II DPR ini menyatakan, pertimbangan menurunkan angka PT dari 5 persen ke 4 persen itu diambil, karena Golkar harus mampu fleksibel dan mampu membaca

dinamika yang ada di lapangan. Lebih jauh lagi, alasan Golkar untuk menurunkan angka PT adalah karena batas waktu yang semakin sempit. Saat ini bukan waktunya bersikukuh karena dihadapkan pada deadline 11 April. Yang terpenting, semua kesepakatan diambil agar tujuan awal untuk optimalisasi kerja parlemen dapat tercapai. Namun yang jelas Golkar punya pertimbangan dan argumentasi yang matang soal PT, jelasnya. Nurul yang menjadi Anggota Badan Legislatif ini, juga menegaskan partainya sudah sangat siap untuk menghadapi voting jika tidak ada kesepakatan soal keempat poin krusial tersebut. Sampai saat ini masalah penghitungan suara kami masih mengusung divisor, dengan alokasi kursi perdapil 3-8, dan sistem pemilihan terbuka, tegasnya. Kendati demikian, Ketua Panja RUU Pemilu Taufiq Hidayat yang

juga dari Golkar menyatakan, partainya sudah melihat peluang kesepakatan untuk menyelesaikan RUU Pemilu. Menurut Taufiq, setidaknya ada satu hal yang mungkin bisa diarahkan menjadi kesepakatan, yaitu soal metode penghitungan yang lebih mengarah pada divisor varian webster. Dengan cara itu, maka bisa mengurangi materi yang akan ditentukan secara voting. Berdasarkan komunikasi informal, mayoritas fraksi mengarah ke divisor varian webster. Kemungkinan itu Demokrat, Golkar, PKS, PDI Perjuangan, dan mungkin juga PAN, jelasnya. Untuk ambang batas parlemen, kata dia lagi, terlihat besarannya masih beragam. Taufiq memastikan kalau Partai Golkar mau menurunkan besaran PT menjadi 4 persen, asalkan sistem yang digunakan masih proporsional terbuka. Pemberlakuan

JENDELA USAHA Tips Mudah Merawat Bonsai Indoor Merawat pohon bonsai indoor atau yang diletakkan di dalam rumah bermanfaat, terutama jika Anda ingin menambahkan kesan natural di dalam rumah. Bonsai membutuhkan perhatian dan perawatan, agar dapat tumbuh indah dan sempurna. Tapi bukan berarti merawat bonsai adalah sesuatu yang sulit. Beberapa tips mudah untuk merawat bonsai seperti ditulis laman oketips, bisa Anda terapkan. Meskipun hendak meletakkan bonsai di dalam rumah, dianjurkan untuk sesekali membawa bonsai keluar rumah agar terkena sinar matahari langsung. Sisihkan jadwal harian misalnya di pagi hari agar bonsai mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Jangan terlalu lama menjemur bonsai. Cukup lakukan beberapa jam saja. Terlalu banyak terkena sinar matahari justru akan membuat daun bonsai menjadi kering dan merusak akar. Bonsai indoor paling baik ditanam dalam pot. Pot bisa diganti setahun sekali. Saat mengganti pot pangkas akar yang terlalu panjang. Ini akan merapikan akar sekaligus memberi kesempatan akar baru untuk tumbuh. Saat mengganti pot, Anda mungkin harus mencari pot baru yang berukuran lebih besar. Jenis bonsai tertentu mempunyai tingkat pertumbuhan cukup pesat. Gunakan pot yang memang dikhususkan untuk bonsai. Apakah Anda belum mengetahui jenis bonsai yang Anda miliki? Jika belum, mengidentifikasi jenis tanaman bonsai akan penting untuk untuk mengetahui karakteristiknya. Informasi yang cukup akan memudahkan dalam merawat tanaman bonsai Anda. Selain itu, penting pula untuk memiliki alat berkebun yang memadai. Bonsai perlu dipangkas dari waktu ke waktu untuk mempertahankan keindahannya. Penting pula untuk memeriksa jenis tanah serta pupuk yang digunakan. Pupuk bisa digunakan sebulan sekali untuk menjaga kesehatan tanaman. Bonsai harus disiram dalam jumlah yang cukup, tapi jangan terlalu banyak. Pastikan pot memiliki lubang untuk membuang sisa air. Terlalu banyak air akan mengakibatkan tumbuhnya jamur dan membuat akar busuk. Jika memiliki hewan peliharaan, letakkan bonsai di tempat yang aman agar tidak dirusak oleh anjing atau kucing Anda. Serangga bisa pula menyebabkan kerusakan pada bonsai indoor. Pastikan untuk mengawasi kehadiran serangga di sekitar bonsai Anda. (ok)

Bonsai Cantik, Untungnya Menggunung

Bonsai merupakan miniatur dari tanaman atau pohon yang dikerdilkan. Bonsai masih menjadi tanaman yang diminati masyarakat. Selain bentuknya memang unik, bonsai juga memiliki karya seni tinggi. Tak heran hal ini mengundang minat banyak orang berbisnis tanaman cantik ini. Banyak masyarakat seperti ditulis laman bisnisukm, menjadikan bonsai sebagai salah satu koleksi untuk menghias rumah. Fungsi dari bonsai sendiri selain sebagai penghias rumah juga mampu menjadikan udara di rumah menjadi segar dan sehat. Dengan fakta seperti itu, maka menjadikan bons a i se-

bagai peluang usaha yang brilian. Pembuatan tanaman bonsai sendiri memerlukan waktu yang cukup lama. Tanaman bonsai sering digunakan untuk menghias ruang tamu, atau ruang kerja. Keberadaannya juga mempercantik taman rumah, makanya tanaman ini disukai para penggila tanaman terutama para ibu rumah tangga. Namun jangan salah, banyak pula kaum adam yang menyukai tanaman bonsai ini. Bahkan mereka sering mengadakan kontes bonsai, untuk mempererat hubungan para penggemar tanaman tersebut. Untuk memulai bisnis

bagai kegiatan untuk merawatnya. Kegiatannya antara lain pemberian pupuk, pemangkasan, pembentukan tanaman, penyiraman, dan penggantian pot dan tanah. Dalam praktiknya, pembentukan pada pohon bonsai dilakukan dengan bantuan kawat pada ranting dan tunasnya. Dan timing yang tepat saat mengambil kawat sebelum menggores kulit ranting pohon menjadi salah satu hal yang penting dalam pembentukan pohon bonsai. Dalam memulai berbisnis tanaman bonsai cantik ini, hal yang harus dilakukan adalah menyiapkan tanaman bonsai yang nantinya akan Anda jual. Mempelajari tentang seluk-beluk

bonsai dari buku, majalah, dan internet juga menjadi hal terpenting agar pengetahuan tentang bonsai bisa maksimal. Hal berikutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan tempat untuk memajang atau galeri yang apik, cantik, dan elegan. Hal tersebut akan menambah daya tarik bisnis bonsai yang Anda tekuni. Menyiapkan media berupa pupuk dan berbagai peralatan perawatan harus diperhatikan, karena pupuk yang baik dapat berpengaruh terhadap kualitas bonsai. Bentuk bonsai y a n g relative lebih kecil dibandingkan tanaman lain, memberikan daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Selain itu bisnis tanaman bonsai juga tidak membutuhkan alat atau mesin tertentu, sehingga modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Dalam menjalankan usaha pastilah ada hambatan yang akan menghadang. Dalam menjalankan bisnis ini, hal yang bisa menjadi hambatan antara lain penya-

Analisa Usaha Modal awal Stok bibit bonsai 30 pot @Rp 250.000 Peralatan tanam Jumlah modal awal

Rp 7.500.000 Rp 900.000+ Rp 8.300.000

Perhitungan laba/rugi perbulan Penjualan per bulan 10 pot x Rp 1.000.000

Rp 10.000.000

Harga pokok bonsai perbulan: Bibit bonsai: 10 pot @Rp 250.000 Pot, obat, pupuk, dan bahan lainnya Jumlah

Rp 2.500.000 Rp 500.000+ Rp 3.000.000

Laba kotor perbulan Rp 7.000.000 Biaya umum dan lain-lain perbulan: Promotools dan kartu nama Rp 300.000 Penyusutan Rp 15.000 Biaya listrik dan air Rp 200.000 Biaya umum lainnya Rp 300.000+ Jumlah Rp 815.000 Laba bersih perbulan Rp 7.000.000 - Rp 6.185.000

= Rp 815.000

kit tanaman yang bisa sewaktu-waktu menyerang. Kemu- dian hama yang bisa mengganggu pertumbuhan bonsai. Selera konsumen yang mudah berubah juga menjadi hal yang harus diperhatikan dengan baik. Dan agar hal tersebut bisa diantisipasi maka perlu diadakan survey terhadap keinginan pembeli. Pemasaran tanaman bonsai yang paling sering digunakan, yaitu melalui pameran tanaman hias. Pameran tanaman hias maupun kontes bonsai menjadi ajang untuk mengenalkan produk dan menjalin kerjasama dengan penggemar bonsai lainnya. Selain itu, pemasaran juga dapat dilakukan dengan membagikan brosur maupun kartu nama, sehingga masyarakat luas mengetahui keberadaan usaha bonsai Anda. Semakin kecil dan unik bonsai Anda, semakin mahal pula harga jualnya. Untuk itu kreasikan bonsai Anda seunik mungkin, agar menarik minat para konsumen. Selain itu ikuti perkembangan pasar bonsai saat ini. Karena minat konsumen mudah berubah, untuk itu usahakan selalu melakukan survey bisnis guna mengetahui minat pasar saat ini. (bkm)


6

GELIAT KAYONG UTARA

Aparatur Pemerintah Harus Profesional

padah bertuah

Popda 2012, KKU Hanya Kirim Sepakbola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Kalbar direncanakan akan dilaksanakan pada 20-26 Mei 2012 di Pontianak. Di ajang ini, Kabupaten Kayong Utara hanya mengikutkan satu cabang olahraga, yakni sepakbola. Banyak cabang olahraga yang sebetulnya dipertandingkan pada Popda nanti, kalau tidak salah ada delapan cabor. Namun, tahun ini kita hanya mengikutkan cabang sepakbola, ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kayong Utara, Gunawan SPd ditemui Equator di ruang kerjanya, Selasa (10/4). Dikatakan Gunawan, sekarang ini kesebelasan sepakbola telah disiapkan. Tim sepakbola yang disiapkan adalah anak-anak pelajar berusia 18 tahun yang dijaring dari sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kayong Utara. Tim Sepakbola Popda KKU dilatih oleh pelatih dari Pengkab PSSI Kabupaten Kayong Utara, jelasnya. Menurut Gunawan, hanya satu cabang olahraga yang akan dikirim KKU pada Popda nanti dikarenakan ada kesalahan dalam penganggaran yang telah ditetapkan di APBD 2012. Ada sedikit kesalahan, sehingga kita tidak bisa melibatkan semua cabor pada Popda nanti. Akan tetapi, untuk tahun berikutnya seluruh cabor akan kita ikutkan, tutupnya. (lud)

Wasit Bola se Kayong Utara Siap Dilatih SUKADANA. Wasit sepakbola se Kabupaten Kayong Utara akan dilatih dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Gunawan SPd didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga, Ramli ditemui Equator di ruang kerjanya, Selasa (10/4). Dikatakannya, pelatihan wasit direncanakan akan digelar selama tujuh hari dimulai tanggal 22 April di Hotel Anugerah Sukadana. Peserta yang dilatih diperkirakan sekitar 25 orang atau lebih. Masing-masing kecamatan mengutus wasitnya yang akan dilatih. Selesai dari pelatihan mereka langsung diberikan sertifikat C3 yang dikeluarkan PSSI Pengprov Kalbar, jelas Gunawan. Pelatih atau instruktur akan didatangkan langsung dari PSSI Pengprov Kalbar. Direncanakan pelatih yang kompeten di bidangnya didatangkan sebanyak sembilan orang. Pelatihan wasit ini merupakan yang pertama di Kabupaten Kayong Utara, kita ingin menciptakan wasit lokal yang professional sehingga kedepan tak harus selalu mendatangkan wasit luar, ujar Gunawan menambahkan. Hasil dari pelatihan ini kata Gunawan, akan dilanjutkan dengan kegiatan open turnamen Bupati Cup. Artinya, mereka yang dilatih dipercaya untuk memimpin jalannya pertandingan sepak bola memperebutkan juara bergilir Bupati Kayong Utara yang rencananya akan digulirkan pada Mei mendatang di Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir. (lud)

Rabu, 11 April 2012

SUKADANA. Aparatur Negara sebagai bagian dari birokrasi adalah alat pemerintah untuk menyelenggarakan tugas-tugas pemerintah dalam mencapai tujuan bernegara. Karena itu, sebagai seorang aparatur negara harus professional, berintegritas, jujur, berkinerja tinggi dan akuntabel, sehingga mampu merespon dengan cepat dan tepat terhadap perubahan lingkungan yang strategis berorientasi kepada

H Hildi Hamid

kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditegaskan Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid ketika melantik pejabat structural eselon II, Praja, II III dan IV di gedung Balai Praja Kantor Bupati Kayong Utara, belum lama ini. Terkait dengan bergulirnya proses reformasi birokrasi, dikatakan bupati, ada kewajiban semua untuk melakukan perbaikan di berbagai bidang dalam rangka mewujudkan tata kelola

pemerintahan yang baik (good governance). Sebagai sebuah langkah strategis, proses reformasi birokrasi erat kaitannya dengan upaya untuk membangun aparatur negara agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mengembang tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Berkenaan dengan itu, dilanjutkannya, aparatur pemerintah harus melakukan pembenahan

birokrasi secara internal dan melakukan inovasi di bidang pelayanan publik, yang akhirnya akan membawa pengaruh positif bagi kesejahteraan masyarakat. masyarakat Semua aspek pendayaangunaan aparatur negara baik kelembagaan, sumber daya a p a r a t u r, k e t a t a l a k s a n a a n , akuntabilitas dan pengawasan diarahkan kepada peningkatan kualitas pelayanan publik, tandasnya. (lud)

Geosit Melaju ke Delapan Besar Klub yang masuk 8 besar: Mandau Putra Vs Porsaka Eka Setia Vs One Fc Persis Vs Geosit Gama Vs Kutub SUKADANA. Setelah empat kali tampil baik dan selalu menang dalam setiap pertandingan, memantapkan langkah Geosit FC untuk meraih juara pada open turnamen sepakbola Dandim Cup IV di GOR Tantemak Ketapang. Saat ini, Geosit yang merupakan klub unggulan asal Kabupaten Kayong Utara sudah berhasil masuk babak delapan besar. Geosit berhasil lolos dari kotak regu setelah menaklukkan Persia dengan skor akhir 2-1 di GOR Tantemak Ketapang, Senin (9/4). Dua gol Geosit tercipta pada babak pertama. Gol pembuka lewat sundulan Kus setelah memaksimalkan sepak pojok yang dilepaskan Sandi. Satu gol lagi tercipta lewat tendangan keras yang dilepaskan Fahrijal dari luar kotak penalti. Pada babak kedua, Persia yang merupakan klub tangguh asal Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang berhasil mempekecil kekalahan. Skor 2-1 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Piala Dandim Cup IV Manajer Geosit FC, Ati terlihat tersenyum ketika Rajali dkk berhasil melaju ke delapan besar. Kami sudah berada di jalur yang benar, semoga ini dapat dipertahankan sehingga tim kami berhasil memboyong piala untuk masyarakat pecinta bola khususnya di Kabupaten Kayong Utara, ungkap Ati dengan wajah semberingah. Rajali yang juga kapten kesebelasan tetap optimis menang pada laga selanjutnya. Tim yang akan dihadapi besok, diakui Kades Simpang Tiga ini, bukan klub yang lemah. Tetapi kami juga sudah mengetahui gaya permainannya. Bahkan, tim kita sudah pernah bertemu pada laga sebelumnya. Dari pengalaman, kami yakin mampu mengatasinya, ujar Rajali optimis. Ketua Panitia kejuaraan Dandim Cup IV, Kapten Inf Suparno mengatakan, di kejuaraan kali ini sebanyak 149 klub ambil bagian. Liga dimulai sejak tanggal 30 Januari lalu dan dijadwalkan akan selesai pada 18 April mendatang. Tanggal 18 adalah partai final, katanya seraya menyebut kejuaraan digelar dalam rangka memperingati Juang Kartika ke 66. (lud)

Striker Geosit FC, Tibi dikawal ketat pemain Persia. KAMIRILUDDIN

SAMBUNGAN

Pengamanan Khusus Papua Dinilai Bukan Solusi JAKARTA. Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY ), seperti disampaikan melalui Juru Bicara Julian Aldrin Pasha, Senin (9/4), yang akan mengeluarkan kebijakan pengamanan khusus untuk Papua pascapenembakan pesawat Trigana Air jenis PK-YRV di Bandar Udara Mulia, semakin membuktikan minimnya itikad baik pemerintah untuk menyelesaikan masalah Papua melalui jalan damai. Hal itu ditegaskan Koordinator Kontras Haris Azhar, Selasa (10/4), di Jakarta. Kami khawatir kebijakan ini akan menjadi pintu masuk untuk menambah jumlah pasukan keamanan (TNI dan Polri) ke Papua sehingga potensi kekerasan dan pelanggaran HAM akan terus bertambah, katanya. Ia menambahkan, opsi

pendekatan keamanan masih menjadi pilihan utama dari pemerintah untuk Papua. Sebaliknya, gagasan, ide ataupun wacana menyelesaikan persoalan Papua melalui jalan damai (dialog) yang pernah disampaikan terdahulu, semakin jauh dari kenyataan. Pemerintah, khususnya presiden harus memiliki standar dan ukuran yang ketat untuk menafsirkan situasi yang terjadi di Papua, katanya. Ia menambahkan, Presiden jangan terlalu mudah mengambil kebijakan keamanan, apalagi hanya didasarkan pada satu peristiwa. Kebijakan model ini akan menjadi preseden buruk dalam peristiwa serupa yang mungkin terjadi berikutnya. Maka dapat kita bayangkan seperti apa situasi di Papua jika setiap peristiwa direspon dengan

pendekatan dan penambahan aktor keamanan, ungkap dia. Dikatakan, sejauh ini tidak pernah dilakukan evaluasi terhadap manfaat dan efektifitas gelar pasukan keamanan di Papua. Dan menurutnya, jika melihat kondisi akhir ‒ akhir ini, ternyata pendekatan keamanan terbukti tidak efektif untuk meredam bertambahnya angka kekerasan, justru tidak jarang aktor keamanan menjadi kontributor kekerasan. Mestinya hal ini menjadi catatan pemerintah, sehingga tidak selalu salah dalam memilih dan menentukan kebijakan yang akan diambil, sebutnya. Berangkat dari persoalan tersebut di atas, serta berkaca dari stagnasi perubahan di Papua, Kontras mendesak agar presiden membatalkan rencana kebijakan pengamanan khusus

terhadap Papua. Energi presiden mestinya dapat dialihkan untuk memastikan agar peristiwa penembakan pesawat Trigana Air jenis PK-YRV dapat diselidiki dan diusut secara optimal, transparan dan akuntabel sehingga tidak menambah daftar panjang kasus penembakan misterius di Papua. Selanjutnya, kata dia, presiden harus terbuka terhadap seluruh masukan di luar Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Setidaknya Komnas HAM dan tokoh gereja di Papua dan suara masyarakat sipil juga harus dipertimbangkan. Sehingga warna dan arah kebijakan untuk merespon setiap perkembangan situasi di Papua tidak melulu merujuk pada pendekatan keamanan yang terbukti tidak efektif, katanya. (jp)

Tuntut Pemekaran, Massa Anarkis SOFIFI. Aksi menuntut Sofifi, Ibukota Provinsi Maluku Utara (Malut) dimekarkan menjadi kota definitive kembali terjadi, Senin (9/4). Sekitar seribu warga yang berasal dari empat kecamatan, Oba Utara, Oba Tengah, Oba Selatan, dan Oba bahkan melakukan tindakan anarkis dan sempat bentrok

dengan aparat kepolisian. Bentrokan terjadi saat puluhan anggota Pengendali Massa (Dalmas) Polres Tidore memaksa membubarkan massa yang hendak menduduki pelabuhan penyebrangan antarpulau, karena mengganggu aktivitas pelabuhan. Namun itu ditolak, sehingga terjadi saling pukul

Morkes Optimis balikan berkas pendaftaran ke DPW PBR Kalbar dan melamar ke DPD Partai Hanura Kalbar, Selasa (10/4). Morkes menegaskan, pentingnya membangun koalisi besar itu menuju KB 1. Kalau namanya orang politik itu untuk urusan pemenangan, katakanlah kewajiban untuk melakukan lobi-lobi politik. Ini supaya bersama-sama memenangkan Pilgub yang dihelat 20 September mendatang, katanya. Karena itu Morkes berharap besar agar Parpol Koalisi itu bisa bersatu dengan Partai Golkar untuk mengusungnya. Selain itu, Morkes juga berke-

di antara mereka. Namun polisi akhirnya berhasil membubarkan massa. Massa juga mencabuti seluruh atribut pemerintahan yang bertuliskan Kota Tidore Kepluauan. Pemekaran Sofifi menjadi daerah otonom merupakan harga mati. Sofifi merupakan ibukota provinsi, tapi berstatus

kecamatan, orasi Umar Abdul Kadir, coordinator aksi.Dengan menumpang truk dan sepeda motor, massa juga menuju kantor gubernur dan memblokade akses masuk ke kantor tersebut dengan membakar ban bekas. Mereka juga membakar poster dan baliho bergabar Wali Kota Tidore Ahad Mahifa. (jp)

..........................................................................................................dari halaman 1

inginan untuk melobi partai non parlemen. Tentu harapan kita Parpol Koalisi bisa bersama-sama Partai Golkar. Termasuk partai non parlemen. Dan saya optimis satu lawan satu akan terwujud. Karena tujuan politik itu hanya satu yakni bagaimana mensejahterakan rakyat, itu saja, tegas Morkes yang juga Sekjen Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) ini. Morkes yang tinggal menunggu keputusan DPP PG untuk maju ini ketika melamar di DPD Partai Hanura mengatakan, pada 2009 lalu ketika Pilpres, Partai Golkar dengan

Hanura bersama-sama. Dulu saya juga mendukung JKWiranto. Seperti mengulang sejarah, dan memang sejarah itu selalu berulang. Tentu kita tetap sharing nantinya, tambah dia. Saat mengembalikan berkas pendaftaran ke PBR, Morkes didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar Adang Gunawan, Ketua Tim Pilkada DPD Partai Golkar Kalbar Gusti Hersan Ali Rosa, serta sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Kalbar. Morkes diterima langsung Ketua DPW PBR Kalbar Rudyanto Sulaiman dan pengurus DPW PBR lainnya.

Saat melamar ke Partai Hanura, Morkes disambut Sekretaris DPD Partai Hanura Kalbar H Nur Ardiansyah, Ketua Bappilu DPD Partai Hanura Kalbar Ibrahim Chandra, Ketua DPD Pemuda Hanura Edi Rasyid, serta sejumlah pengurus lainnya. Seperti diketahui, Morkes Effendi telah mendapat dukungan dari seluruh pengurus partai mulai dari kecamatan sampai ke provinsi. Bahkan, seluruh anggota fraksi DPRD se Kalbar juga sudah sepakat untuk menghantar figur religus dan merakyat ini menuju KB 1. (jul)

Daud Digilir Baru-baru ini sosialisasi cabor unggulan tinju ini dipusatkan di Kecamatan Teluk Batang. Ribuan warga pun menyemut di terminal Teluk Batang guna menyaksikan duel Daud yang digilir dua petinju asal Filipina. Latihan pada pukul 19.00 WIB itu, tak ubah seperti pertandingan sesungguhnya. Setelah di Teluk Batang, kegiatan serupa atau latih tanding Daud juga akan kita gelar di eluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kecamatan Seponti Jaya dan Tanjung Satai Kecamatan Pulau Maya, ungkapnya. Selain Daud dan dua petinj Filipina, Damianus juga mengikutsertakan sebanyak 21 petinju junior dari KKU dan Ketapang untuk road sparing ini. Kedepan, kita berencana untuk membuat pertandingan guna mencari bibit tinju di KKU juga di pedalaman Ketapang, ujarnya. Damianus mengisahkan, dipilihnya Teluk Batang sebagai daerah pertama latih tanding Daud bukan tanpa alasan. Teluk Batang, bagi

.....................................................................dari halaman 1 mantan petinju nasional ini memiliki ikatan emosional tersendiri. Saya pernah mengenyam pendidikan SMA Daya Pelita di Teluk Batang yang dipimpin Pdt Barnabas Simin, katanya. Di SMA Daya Pelita, kata Damianus, dirinya sempat belajar tinju yang dilatih orang dari Ambon, Jimi Mendila, yang merupakan pelatih pertamanya. Setelah sekolah itu bubar pada 1989, Dami hijrah ke Ketapang dan masuk dalam pembinaan Sasana Tanjung pura yang dibina Herman Wimpy dan dilatih Drs Henrikus MSi (sekarang Bupati Ketapang). Ketua Pertina Ketapang ketika itu, Letkol (Purn) RA Siregar (Mantan Dandim 1203 Ketapang dan Wali Kota Pontianak). Ketiga orang inilah tokoh yang membesarkan tinju di Ketapang, dan merekalah yang merubah hidup saya sehingga bisa jadi seperti sekarang, kenang Damianus. Ditanya kesiapan Daud jelang duel meet di Singapura

nanti, Damianus optimis. Apalagi, dua petinju Filipina yang jadi teman latih tanding Daud juga berpendapat bahwa Daud diprediksi mampu mengatasi Lorenzo Vilanueva yang berada di peringkat pertama IBO. Pertemuan Daud Yordan menghadapi Lorenzo Villanueva menjanjikan pertarungan sengit di atas ring. Kedua petinju saat ini dikenal punya pukulan keras yang kerap bikin KO lawan-lawannya. Daud Yordan, 24 tahun, punya rekor bertanding 31 kali, dengan 28 menjadi pemenang, 22 di antaranya dengan KO/ TKO. Petinju kelahiran Ketapang itu dua kali kalah dan satu laga sisanya berakhir dengan no contest . Sementara Villanueva sejauh ini sudah menjalani 23 pertandingan. Petinju berusia 26 tahun itu memetik 22 kemenangan, dengan 21 di antaranya didapat dengan KO, belum pernah kalah dan imbang serta satu pertarungan lain berkesudahan no contest. (lud)

Burhan Yakin ................................................................dari halaman 1 perolehan suara saya hampir 75 persen, yakni 74,48 persen. Insyaallah 80 persen suara Sambas ini mendukung saya, kata mantan Bupati Sambas dua periode ini. Kendati suara Sambas tidak cukup untuk memenangkan provinsi, Burhanudin tidak khawatir. Berdasarkan hasil survei perolehan suaranya menyebar di Bumi Khatulistiwa ini. Survei suara saya menyebar di Kalbar. Saya juga sudah b a ny a k m e n d a p a t s i g n a l signal dari masyarakat pantai. Terutama dari pantai Bengkayang, pantai Mempawah, Kubu Raya, dan Pontianak. Perlu diingat, orang Sambas menyebar se Kalbar, di Kapuas Hulu saja ada 2.000 lebih. Kesetian kami sangat tinggi, tegas dia. Saat silaturahmi dengan Sekjen Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) itu, Burhan juga dengan tegas menyatakan keinginannya untuk satu paket

dengan Morkes Effendi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kalbar ini. Saya berpasangan dengan Pak Morkes. Karena saya orang PAN, optimis bisa mendapat restu dari PAN. Tapi kami dengan pak Morkes ibarat orang masih tunangan. Tukar cincin, dan mudah-mudahan bisa ke jenjang pernikahan. Artinya kita tunggu keputusan partai. Mudah-mudahan partai setuju kami berpasangan, harap Burhan. Bagaimana dengan partai koalisi yakni PPP, PAN, PKS, PBR dan Partai Hanura yang sudah dilobi Partai Golkar. Dia mengatakan, sebagai kader PAN dan di dalam koalisi tersebut ada partainya, maka sudah menjadi kewajibannya untuk ikut melobi dengan harapan bisa menyatukan kekuatan besar menuju KB 1. Siapapun sekarang, beberapa kandidat memang sedang melakukan pendekatan dengan Partai Koalisi. Termasuk saya

juga melobi, terutama PAN yang masuk dalam koalisi itu, mudah-mudahan teman-teman koalisi bisa bersatu mendukung kami. Untuk PAN dan PPP di daerah-daerah juga sudah saya dekati, ungkap Burhan. Tanggapan partai koalisi, sambungnya, masih normatif karena tidak berani mendahului DPP. Kita tunggu saja keputusan masing-masing DPP nanti ke mana, tambah Burhan Isu yang menyebutkan pasangannya itu sakit dan bukan orang Melayu juga dibantah Burhan dihadapan ribuaan masyarakat Sambas yang memenuhi kediamannya, tempat acara berlangsung. Kita juga ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa Morkes tokoh Melayu. Ada informasi yang menyesatkan, bahwa pak Morkes itu sakit, lumpuh, tidak bisa bergerak dan macam-macam. Itu isu yang tidak benar, tegasnya. (jul)


7 GELANGGANG

Rabu, 11 April 2012

Forki Pontianak Kirim Tiga Atlet PONTIANAK. Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau September mendatang, Federasi Karatedo mendatang Indonesia (Forki) Kota Pontianak sukses mengirimkan tiga atlet untuk memperkuat kontingen Kalimantan Barat. Sukses Forki Pontianak mengirimkan atletnya ke PON tak

lepas dari banyak perguruan di Kota Khatulistiwa. Di Pontianak sendiri ini ada lima perguruan saja yang masih aktif dan diakui oleh Forki Kota Pontianak. Di antaranya perguruan Inkai, KKI, Lemkari, Inkanas dan Amura, kata Supriadi Irawan kepada Equator, Selasa (10/3). Dia mengatakan, selama ini un-

tuk pembinaan atlet Karate Kota Pontianak ini diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing perguruan. Sejauh ini Forki Kota perguruan Pontianak melalui setiap perguruannya terus mengembangkan olahraga beladiri ke berbagai sekolah. Setiap perguruan yang ingin mengembangkan beladiriini

tidak diperbolehkan dua sampai tiga perguruan masuk ke sekolah. Ini sudah aturan dari Pontianak, jika itu Forki Kota Pontianak dilanggar akan menimbulkan perpecahan dari perguruan itu sendiri,, ujarnya. Lanjutnya, setiap sekolah juga selalu meminta kepada perguruanperguruan Karate untuk melatih

siswa, dengan tujuan sekolah tersebut bisa mempersiapkan siswanya dalam even-even seperti Pontianak. Biasanya O2SN Kota Pontianak kita juga kewalahan memenuhi permintaan dari sekolah, karena kita kekurangan pelatih yang benar-benar siap melatih untuk anak-anak di sekolah, tambahnya. (ďŹ q)

Juventus vs Lazio, Misi Menjaga Capolista Dimyatillah

Olahraga Memanah Tak Populer di Masyarakat PONTIANAK. Masih minimnya sosialisasi kepada masyarakat, menjadi salah satu faktor kurang populernya olahraga panahan. Terutama pada kalangan pelajar. Padahal lembaga pendidikan, seperti sekolah menjadi sarana tepat untuk mencari bibit-bibit baru. Dari sekolah sedikit atau banyak kita bisa menemukan atlet yang benar-benar mempunyai bakat akan olahraga ini, kata Dimyatillah, Ketua Perpani Kota Pontianak kepada Equator, Selasa (10/3). Kurangnya sosialisasi akan berdampak negatif terhadap regenerasi cabang olahraga panahan ini. Kita tidak menginginkan masing-masing Pengkab atau Pengkot menggunakkan atlet panah dari daerah lain ketika mengikuti kejuaraan, ujarnya. Seringnya Pengkab/Pengkot menggunakan atlet luar pada setiap kejuaraan akan mematikan potensi atlet lokal. Tentunya memerlukan sikap tegas dari Perpani Kalbar, bagaimana menyikapi daerah-daerah yang tidak murni dalam perekrutan atletnya, serta upaya Perpani Kalbar seharusnya ikut membina dan mendorong setiap daerah untuk membentuk klub panah, ucapnya. Saat ini Perpani Kota Pontianak telah memiliki sekitar 40 atlet. Namun hingga kini belum ada dibentuk klub-klub panah Kota Pontianak. Keinginan membentuk klub tersebut memang sangat diinginkan Perpani Kota Pontianak. (ďŹ q)

inisiasi ujian ketahanan Bonucci dkk. menjadi pemuncak klasemen tunggal kali ini adalah Lazio. Gli Aquilotti melawat ke Juventus Stadium pada giornata 32, Rabu (11/4). LIVE di Indosiar pada tanggal 12 April 2012, pukul 01.45 WIB. Tim Biru Langit pasti tidak akan mau begitu saja menjadi korban. Lazio juga bakal bermain matimatian mencoba mendapatkan poin karena mereka sendiri dalam misi penting. Tim asuhan Edy Reja ingin mempertahankan posisi di peringkat ketiga klasemen. Pertahanan, yang menjadi salah satu kunci kekuatan Juventus, akan mendapatkan ujian. Dalam 20 kunjungan ke Torino di ajang Serie A sejak 1990/91, hanya tiga kali Biancoceleste gagal menjebol gawang Bianconeri. Sekarang semuanya tergantung kami sendiri. Lazio adalah hadangan pertama. Kami sudah mengalahkan mereka di andata dan ingin mengulangi hasil itu demi melanjutkan mimpi meraih scudetto, ujar gelandang Juve, Andrea Pirlo, di Sky Sport. Juventus sekali lagi memiliki keuntungan berupa skuad full team yang bisa dibawa Antonio Conte. Kondisi ini sangat membantu Juventus di saat tim-tin lain harus bergelut dengan absensi pemain. Lazio sendiri kemungkinan besar masih tidak bisa diperkuat tiga pemain pentingnya di tiga lini: bek Andre Dias, gelandang Senad Lulic, dan striker Miroslav Klose. (int)

Hanya lima giornata (dari giornata 26 hingga 30) waktu yang diberikan Juventus kepada Milan untuk menjadi capoliste solitaire alias pemuncak klasemen tunggal. Malam Paskah lalu, I Bianconeri berhasil mengambil alih status tersebut. Juventus memanfaatkan kekalahan Milan 1-2 dari Fiorentina dengan mengalahkan Palermo 2-0. Tertinggal dua poin dari Il Diavolo sebelum giornata 31 berlangsung akhir pekan lalu, I Bianconeri kini berbalik unggul satu poin. Si Nyonya Tua bertekad terus bertahan di peringkat pertama sampai akhir musim. Dengan begitu, otomatis Tim Zebra akan dipastikan menjadi campione. Kami berhasil menyalip Milan. Sekarang kami ingin menjaga posisi ini. Hari Rabu besok kami langsung bermain untuk bertahan sebagai capolista, ujar bek Leonardo Bonucci seperti dikutip dari situs Football Italia. Tapi, menjaga status sebagai capoliste solitarie bukan urusan mudah musim ini. Faktanya, lima giornata memang menjadi umur terlama sebuah klub merasakan status tersebut. Selain Milan, Juventus melakoninya antara giornata 18 hingga 22. La Vecchia Signora membutuhkan konsentrasi dan determinasi 100%, ditambah sedikit keberuntungan untuk menjadi capoliste solitarie selama tujuh giornata ke depan. Apalagi, partai yang menjadi

SAMBUNGAN BOS Madrasah Tersalur 11,52 Persen JAKARTA. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Nursyam mengatakan, proses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah untuk triwulan I baru mencapai angka 11,52 persen. Diakui, rendahnya proses penyaluran ini disebabkan karena memang ada keterlambatan penyaluran. Penyaluran baru dimulai pertengahan Maret 2012 lalu. Sampai akhir bulan Maret 2012 lalu, tingkat penyerapan saluran dana BOS baru mencapai 11,52 persen yang dicairkan sejak pertengahan bulan Maret.

Kalau dilihat dari sisi hambatannya, salah satunya adalah faktor keterlambatan perontokan bintang pada anggaran Kemenag yang dibahas di DPR, ungkap Nursyam kepada JPNN di Jakarta, Selasa (10/4). Selain itu, faktor lain yang turut menghambat penyaluran anggaran dana BOS madrasah ini adalah masalah administrasi yang dilakukan di tingkat Kanwil Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) propinsi dan setelah itu juga administrasi di tingkat Kantor Perbendaharaan Negara (KPN). Itu saja problemnya. Tapi kalau mengenai sisi sasaran, itu

sudah tidak ada masalah. Karena itu sudah teridentifikasi kuat. Problemnya hanya pencairan dari KPN ke sasaran yang masih belum semuanya, imbuhnya. Dijelaskan, sesungguhnya kesiapan rekening masingmasing sekolah sudah bisa dikatakan baik. Akan tetapi, lanjut Nursyam, yang masih menjadi kendala adalah di tingkat propinsi. Yakni masalah implementasi di tingkat kanwil ke sekolahsekolah. Nusryam menyebutkan, mekanisme penyalurannya itu dari Kemenag Pusat ke Kemenag Propinsi, lalu dilanjutkan

ke KPN kemudian ke Sekolah. Sebenarnya, kalau dilihat dari rancangannya, akhir Maret itu harus sudah 25 persen pencairan dana BOS triwulan I. Nanti akan kita coba tekan, jadi setidaknya pada triwulan II itu sudah 40 persen. Kalau akhir April bisa 25 persen, berarti jangka 2 bulan bisa 100 persen, tukasnya. Nursyam menambahkan, untuk penyaluran dana BOS triwulan II, pihaknya menjamin tidak akan ada keterlambatan. Karena, hanya tinggal melanjutkan proses penyaluran triwulan I. (jp)

Belum Ada Kesepakatan Akhir UU Pemilu JAKARTA. Sembilan fraksi di DPR sudah menyampaikan pandangan akhir atas Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu). Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu, Arif Wibowo, membeber sikap masing-masing fraksi atas RUU Pemilu. Arif menyebutkan, Fraksi Partai Hanura mengusulkan Parliamentary Threshold (PT) tiga persen, kuota kursi per daerah pemilihan 3-10 untuk DPR, 3-12 untuk DPRD provinsi, kabupaten/kota. Sistem pemilu proporsional terbuka dan Konversi suara menjadi kursi adalah kuota murni atau alternatif 1. Sikap Hanura juga segaris

dengan Fraksi Partai Gerindra. Sedangkan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) juga tak beda jauh dengan Hanura dan Gerindra. Hanya saja, kata Arif, FPKB punya sikap lain tentang sistem penetapan caleg terpilih. Kecuali untuk sistem pemilu PKB masih menyampaikan secara resmi proporsional tertutup, kata Arif dalam rapat, Selasa (10/4). Sedangkan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) juga sama dengan Hanura dan Gerindra. Ada pun Fraksi Partai Amanah Nasional (F-PAN), memilih PT dipatok 3,5 persen. Soal besaran PT itu, Fraksi PKS juga menyodorkan angka yang

sama dengan Fraksi PAN. Namun PKS menginginkan kuota 3-10 kursi per dapil untuk DPR, 3-12 untuk DPRD provinsi, kabupaten/kota, serta sistem pemilu proporsional tertutup. PKS juga menyodorkan metode konversi suara menjadi kursi atau sistem webster. Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan memilih PT berjenjang, yaitu 5 persen untuk DPR, 4 persen untuk DPRD provinsi dan 3 persen untuk DPRD kabupaten/kota. Alokasi kursi per dapil 3-8 untuk DPR dan 3-10 untuk DPRD provinsi, kabupaten/kota. PDI Perjuangan memilih sistem proporsional tertutup. Metode konversi

suara menjadi kursi, webster, ujar Arif yang juga politisi PDI Perjuangan, itu. Sedangkan Fraksi Partai Golkar mengusulkan angka PT empat hingga lima persen. Alokasi kursi ďŹ&#x201A;at 3-8, untuk nasional, provinsi, kabupaten/jota. Sistem pemilu Terbuka, konversi suara menjadi kursi, webster. Sedangkan Fraksi Partai Demokrat, mengusulkan angka PT 3,5 hingga empat persen. Alokasi kursi 3-10 untuk DPR, 3-12 untuk DPRD provinsi, kabupaten/kota. Sistem pemilu dipilih proporsional terbuka dan koversi suara kuota murni. Sampai berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung. (jp)

Hari ini ........................................................................................dari halaman 1 Kegiatan Pameran Nusantara Expo 2012 merupakan Agenda Promosi Pemprov Kalbar 2012 yang dilaksanakan bekerja sama dengan PT. Prima Cipta Mandiri selaku Event Organizer dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, kata M Syahaldi kepada Equator, Selasa (10/4). Gelar promosi ini berpadu juga dengan pertemuan BIMPEAGA ke 12 SMED Claster Meeting yang berlangsung 11-13 April 2012 di Hotel Aston. Peserta berdatangan antara lain dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Philipina serta beberapa provinsi lainnya. Pada pembukaan nanti ada launching OVOP di Kalbar oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Tahun 2012 ini ditetapkan dua komoditi unggulan OVOV yaitu lidah buaya Kota Pontianak dan Tenun Adat

Sintang, jelasnya. Peresmian diawali penandatanganan prasasti pasar tradisional, PKL, penyerahan dana bantuan pengembangan OVOP dan penyerahan realisasi pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pameran diikuti oleh 83 peserta selain dari kabupaten/ kota se Kalbar. Pameran ini juga diikuti oleh beberapa Provinsi di luar Kalbar yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah dan produkproduk KUMKM. Ini salah satu wadah promosi dan pemasaran berbagai produk yang berkualitas oleh pengusaha mikro, kecil, menengah dan koperasi dari seluruh Indonesia, ujarnya Syahaldin menambahkan, Pameran Nusantara Expo bertujuan menggairahkan aktivitas pasar UMKM di dalam maupun di luar negeri dengan sasaran

meningkatkan perekonomian Kalbar. Meningkatkan orientasi pasar UMKM serta perbaikan mutu produk. Memanfaatkan potensi dinamika ekonomi Kalbar yang akses perdagangan langsung dengan Malaysia dan Brunei Darussalam. Harapan kami melalui pameran Nusantara Expo 2012 akan semakin mendorong dan merangsang tumbuhnya para wirausahawan baru. Sebagai salah satu terobosan pemerintah untuk menanggulangi tingginya tingkat pengangguran di Indonesia, tambahnya. Dia berharap seluruh peserta pameran menjadikan event ini sebagai wahana dan momentum untuk terus meningkatkan daya saing melalui perbaikan mutu produk. Sehingga pada era pasar bebas, sektor UMKM dapat tetap eksis menghadapi persaingan yang semakin ketat, harapnya. (kie)

Dewan Dukung ........................................................dari halaman 1 Sumber Daya Mineral perihal penggunaan pertamax pada semua mobil dinas. Kita minta bagaimana kesiapan suplai, distribusi, termasuk kesiapan untuk bahan bakar pertamak itu sendiri. Karena saat ini di beberapa SPBU ada yang belum menyediakan pertamax. Sehingga jangan sampai ini diberlakukan, hal-hal yang mendukung lambat dilaksanakan, jelasnya. Kalangan Dewan ternyata kerap ketinggalan informasi.

Seperti sudah diberitakan koran Equator, Pertamina Kalbar akan siap kapan saja mennyuplai kebutuhan pertamax untuk mobil dinas Pemprov maupun Pemkab/Pemkot se-Kalbar. Apabila kendaraan dinas pemerintah diwajibkan menggunakan pertamax, Pertamina siap. Saat ini semua daerah sudah tersedia pertamax kecuali di Kabupaten Kapuas Hulu. Tetapi seandainya ada instruksi mewajibkan hal itu, kami siap

menyediakan, ungkap John Haidir, Sales Representatif BBM Pertamina Kalbar kepada Equator, Kamis (5/4). Bahkan Pertamina akan melakukan pengaturan pada pengisian BBM kendaraan dinas pemerintah dengan pertamax. Untuk pengawasan dan pengaturan internal yang melakukan dari pemerintah. Pertamina hanya menyediakan pasokan dan regulator yang melaksanakannya. (kie)

Berharap Hujan ...........................................................................................................dari halaman 1 Selama bekerja, Tri hanya diberi makan tanpa gaji. Setiap tahun, majikannya itu hanya mengirimkan RM300 kepada keluarganya di Indonesia. Keluarganya hanya menerima empat kali kiriman selama empat tahun, dengan totalRM 1.200. Majikan saya bilang, gaji saya RM150 dicatat, tetapi bukan saya yang pegang dan itu dipotong lagi sebagai ganti rugi selama saya bekerja, misalnya untuk mengganti pipa leding yang putus, pakaian yang dicuci luntur dan lainnya, cerita Tri. Pihak keluarganya di Desa Sun Sung, Kabupaten Sambas sangat kesulitan menghubungi Tri selama bekerja di Bintutu, Malaysia itu. Hal itu diakui kakaknya, Ferasari yang menemani Tri ke LKBH PeKa Kalbar. Kalaupun dapat dihubungi

paling tidak satu minggu baru mendapat balasan. Selama bekerja, selain tidak mendapatkan gaji, Tri pun mendapatkan tekanan psikis dari majikannya, karena dilarang berhubungan dengan siapapun di sana, selalu mendapatkan bentakan. Bahkan pernah ditinggal sendirian selama satu bulan dengan pantauan CCTV dan hanya dibekali biskuit. Kendati tidak mendapat perlakuan kasar secara ďŹ sik, Tri mendapatkan tekanan secara mental. Tak ayal, selama bekerja di Malaysia, berat tubuh Tri berkurang hingga 30 kilogram. Mengetahui penderitaan yang dialami Tri di negeri jiran itu, pihak keluarganya di Kabupaten Sambas pun menghubungi LKBH PeKa, dengan harapan Tri dapat dipulangkan

ke Indonesia. Ketua LKBH PeKa Kalbar, Rosita Nengsih SH pun langsung menghubungi LSM Anak Bangsa yang memang sudah berkali-kali berhasil memulangkan tenaga kerja bermasalah dari Malaysia. LSM Anak Bangsa pun segera berkoordinasi dengan kepolisian di Malaysia dan berhasil menemukan Tri Yunita. Selanjutnya dibuatlah kesepakatan antara LSM Anak Bangsa dengan majikannya, Siti Aisyah Otman. Kesepakatannya hanya memberikan cuti kepada Tri selama dua minggu untuk pulang ke Indonesia. Pada Jumat, 6 April 2012, Tri Yunita pun berhasil masuk ke Entikong, Sanggau dan langsung dijemput kakaknya, Ferasari untuk pulang ke rumahnya di Kabupaten Sambas.

Melihat kondisi Tri Yunita yang jauh lebih kurus dan lemah ketimbang sebelum berangkat ke Malaysia, dengan persetujuan anggota keluarga lainnya, Ferasari pun melarang Tri Yunita itu pergi lagi ke Malaysia. Ketua LKBH PeKa Kalbar, Rosita Nengsih mengatakan, target utamanya memang diupayakan bagaimana agar Tri Yunita ini dapat pulang terlebih dahulu, mengenai urusan gaji yang belum dibayar dan lainnya akan diurus belakangan. Melihat kasus seperti ini, saya mengimbau kepada warga untuk tidak dengan gampangnya berangkat ke Malaysia hanya karena iming-iming tertentu dari calo yang tidak bertanggungjawab, ingat Rosita. (mordiadi)

Mobil Pemprov ..........................................................dari halaman 1 adalah menghemat perjalanan dinas masing-masing SKPD. Artinya untuk tahun ini akan memanfaatkan dana yang ada. Karena anggaran untuk tahun 2012 sudah di tutup, jelasnya. Tetapi bag i pemerintah daerah, masih ada anggaran perubahan. Hanya saja yang dilakukan adalah menggeser anggaran. Itupun peluangnya hanya 10 persen untuk kegiatan yang sifatnya mendesak, ungkap Edyanto. Selama ini, lanjutnya, biaya pemeliharaan sudah dikontribusi masing-masing SKPD. Besarnya juga sangat tergantung pada kondisi kendaraannya. Jika mobilnya sudah lama biaya untuk pemeliharaannya

juga cenderung lebih besar. Yang jelas kita siap realisasikan penggunaan pertamax, hanya menunggu dasar hukumya apakah instruksi itu benar-banar akan dikeluarkan. Walaupun tidak tahun 2012 ini di tahun 2013 akan direalisasikan, katanya. Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kalbar, H Mulyadi H Yamin mengatakan, pihaknya akan mengusulkan kepada Badan Anggaran Legislatif agar tidak mengaggarkan kembali biaya pembelian BBM untuk mobil dinas di lingkungan Provinsi Kalbar. Akan lebih baik anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat. Baik pembangunan infrastuktur,

pendidikan dan kesehatan. Karena tiga bidang tersebut akan menjadi ganjalan kebutuhan masyarakat atas mahalnya harga sembako, katanya. Mulyadi berencana akan meminta data berapa jumlah mobil dinas yang ada di lingkungan Pemprov Kalbar. Kemudian berapa biaya operasional untuk pembelian BBM. Apakah efektif untuk keperluan dinas atau di luarnya. Pastinya biaya tersebut jumlahnya milyaran rupiah setiap tahun anggaran. Akan lebih tepat sasaran jika anggaran tersebut dialihkan kepada program-program yang langsung menyentuh masyarakat, sarannya. (kie)


16

Rabu, 11 April 2012

Silaturahmi Morkes Effendi Serta Orientasi Fungsionaris PG Kabupaten Pontianak Dapat dukungan Tokoh Masyarakat MEMPAWAH. Meningkatkan mutu dan kualitas kadernya, DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak menggelar kegiatan orientasi fungsionaris. Kegiatan yang diikuti kurang lebih 500 kader partai berlambang pohon beringin itu dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, H Morkes Effendi, Senin (9/4) malam di Gedung Kartini Mempawah. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan silahturahmi keluarga besar DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak bersama Ketua Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, H Morkes Effendi dengan tokoh Masyarakat. Dalam kesempatan itu, Morkes menyampaikan kabar gembira kepada ratusan kadernya, yakni menyangkut kepastian dirinya untuk maju pada Pemilihan Gubernur Kalbar 2012 mendatang. Morkes juga berkesempatan menyampaikan visi dan misi nya untuk bertarung memperebutkan jabatan orang nomor satu di Kalimantan Barat. Tak pelak, niat mantan Bupati Ketapang dua periode itu disambut dukungan penuh seluruh kadernya serta simpatisan dan tokoh masyarakat Mempawah yang memenuhi Gedung Kartini Mempawah. Suasana silahturahmi semakin semarak dengan hiburan yang ditampilkan oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Pontianak. Kegiatan pun ditutup dengan makan malam bersama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Morkes Effendi dengan seluruh kadernya. Para sesepuh Partai Golkar tampak hadir dan berkumpul. Mulai dari Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria SH MH, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaetn Pontianak, H Ria Norsan, Koordinator pemenangan pilkada dan pemilu wilayah Kalbar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak H. Rahmad Satria SH, MH saat menyampaikan Sambutan. DPP Partai Golkar, Muhammad MED, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar dari Golkar, Prabasa Anantur serta ratusan kader partai golkar Kabupaten Pontianak.(*) Foto dan Narasi : Alfy Shandy

Morkes Efendi Mendapat Ucapan Selamat dan Dukungan Penuh dari Sejumlah Tokoh di Mempawah sebagai Balon Gubernur.

Morkes Efendi, Ria Norsan, dan Rahmad Satria ikut bernyanyi Kasidah.

Suasana Orientasi Fungsionaris PG Kab Pontianak menhgadirkan nara sumber dari DPD PG Provinsi sebagai Narasumber.

Ketua DPD Partai Golkar Rahmad Satria dengan Pengurus Partai Golkar Kabupaten Pontianak pada acara Orientasi Fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Pontianak Morkes Efendi didampingi Ketua Pertimbangan Partai Golkar dan Ketua DPRD Partai Golkar Kabupaten Pontianak pada acara Silaturahmi dgn Tokoh masyrakat.

L GA

Anggota AMPG Kab Po0ntianak Foto Bersama dengan Moreks Efendi, H. Ria Norsan dan H. Rahmad Satria.

Soal materi pemain, Manchester United dan Manchester City bisa dibilang cukup berimbang dan sama baiknya. Kalau pada akhirnya MU bisa mengungguli City, hal itu dinilai karena keberadaan Sir Alex Ferguson. Menurut mantan bek Liverpool, Alan Hansen, Fergie memegang peranan yang sangat penting dalam keberhasilan MU sejauh ini. Dengan

Alex Ferguson

Pembeda Nasib MU & City

kemampuan manajerial kelas wahid, Fergie disebutnya mampu mengendalikan penuh timnya. United kembali ada di ambang kemenangan karena City telah menyerah dan manajer mereka membuat terlalu banyak kesalahan. Yang terbesar adalah kegagalan menyatukan pemain-pemain berbakat yang dimilikinya, tulis Hansen dalam kolomnya di Telegraph. (dtc)

RABU, 11 APRIL 2012

Ambisi

A-G-E-N-D-A

Atletico Madrid

PREMIER LEAGUE ENGLAND

V Real Madrid

FALCAO

Radamel Falcao striker Atletico Madrid, menargetkan dapat menjebol gawang Real Madrid kala timnya melakoni Derby Madrid, Kamis (12/4) dinihari nanti. Selain kemenangan, Radamel Falcao juga mencanangkan target pribadi saat menyambut kedatangan musuh sewilayah, Real Madrid, di Vicente Calderon. Akan sangat spesial jika saya mencetak gol dalam derbi. Golgol di derbi selalu spesial, dan mereka yang mencetak gol akan membuat sejarah. Saya berharap kami menang, dan akan terasa lebih baik lagi jika saya mencetak gol, ucap Falcao kepada El Mundo Deportivo. Pertandingan yang bakal digelar pada Kamis (12/4) dinihari WIB ini amat krusial bagi El Real dalam upaya menghindari kejaran Barcelona di klasemen. Namun Falcao tak ambil pusing soal dampak hasil akhir laga ini bagi sang lawan. Eks penyerang andalan FC Porto ini menegaskan hanya fokus pada target kemenangan bagi Atleti, bukan efek negatif kekalahan buat Madrid. Kami hanya memikirkan tentang memenangi pertandingan ini, bukan tentang makna kekalahan bag i Real. Kami fokus pada diri sendiri dan kesempatan untuk mengalahkan mereka di stadion sendiri. Kami mesti tetap tenang, imbuhnya. Real Madrid memiliki beberapa individu hebat yang dapat menentukan laga, tapi mereka

juga kuat sebagai tim. Namun di atas itu semua, kualitas individu merekalah yang lebih menonjol, tutur Falcao. Atletico tidak memiliki catatan pertemuan bagus dengan rival sekotanya, Madrid. Sejak menang 3-1 pada 30 Oktober 1999, belum satu kalipun Atletico bisa kembali menang atas Madrid. Total, sudah 22 laga--termasuk dua laga Copa del Rey musim 2010/2011--dilewati Atletico tanpa pernah bisa menundukkan Madrid. Tetapi tengah pekan ini Los Rojiblancos akan kembali berusaha. Kami mesti menghormati Real karena mereka adalah pemuncak klasemen, mereka punya poin lebih banyak dari kami, dan mereka kini memiliki salah satu tim terbaik dalam sejarah mereka, komentar pemain bertahan Atletico Filipe Luis di Reuters. (Tapi) Kami sangat bertekad untuk mengakhiri rentetan buruk tanpa kemenangan selama bertahun-tahun dengan cara mengalahkan Madrid, tegasnya. Atletico, salah satu semifinalis Liga Europa musim ini, sekarang berada di posisi tujuh klasemen La Liga Primera dengan 42 poin, terpaut satu angka dari zona Eropa. Madrid, salah satu semifinalis Liga Champions musim ini, sementara itu memuncaki klasemen dengan 79 poin dan akan terus berusaha menjaga posisi dari kejaran Barcelona yang ada di posisi dua dengan selisih empat angka.

Sementara penjaga gawang Real Madrid, Iker Casillas malah berani bertaruh kalau El Real akan kembali menang. Madrid butuh kemenangan untuk menjaga jarak empat poin yang mereka punya atas Barcelona. Jika kembalai imbang, apalagi kalah, jarak El Real dengan seteru abadinya itu bisa merepat menjadi tiga atau satu poin. Selayaknya di belahan dunia lain, laga derby umumnya menjanjikan pertandingan sengit, namun Derby Madrid adalah sebuah pengecualian. Catatan tak terkalahkan Madrid dalam 22 pertandingan terakhir adalah buktinya. El Real jauh lebih superior dibanding Atleti. Itu akan menjadi pertandingan yang bagus. Setiap tahunnya mereka bersemangat dan ingin mengalahkan kami. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi Real Madrid harus tetap menang untuk menjuarai liga, sahut Casillas di Mundo Deportivo. Saya bertaruh untuk kemenangan Madrid, lanjut kiper nomor satu Spanyol itu. Meski optimistis menang, Casillas tak memandang remeh lawan. Keberadaan Radamel Falcao, Diego Ribas dan Adrian Lopez disebutnya membuat Madrid tetap arus waspada di Vincente Calderon. Falcao pemain yang hebat, seperti halnya Diego atau Adrian, Anda tak bisa melupakan itu, tuntas Casillas. (int)

Kamis (12/4) Pukul 03.00 WIB

PREDIKSI PEMAIN Atletico Madrid (4-2-3-1): 13-Courtois, 20-JUanfran, 2-Godin, 18-Dominguez, 6-F. Luis, 14-Gabi, 12-Thiago, 11Turan, 22-Diego, 7-Adrian, 9-Falcao. Real Madrid (4-2-3-1): 1Casillas, 17-Arbeloa, 3-Pepe, 4-S. Ramos,12-Marcelo, 14-X. Alonso, 6-Khedira, 10-Oezil, 8-Kaka, 7-C. Ronaldo, 9-Benzema.

HEAD TO HEAD: 27 Nov 2011 (LLS) Real Madrid 4 ‒ 1 Atlético Madrid 20 Mar 2011 (LLS) Atlético Madrid 1 ‒ 2 Real Madrid 21 Jan 2011 (LLS) Atlético Madrid 0 ‒ 1 Real Madrid 14 Jan 2011 (LLS) Real Madrid 3 ‒ 1 Atlético Madrid 08 Nov 2010 (LLS) Real Madrid 2 ‒ 0 Atlético Madrid

Jadwal Rabu (11/4) malam Bursa Asian Handicap Manchester C.0 : 1 ¾ West Bromwich A. Wigan Athletic1 1/4 : 0 Manchester U. Wolverhampton W.1 1/4 : 0 Arsenal Queens Park R. 0 : 1/4 Swansea C. Klasemen sementara 1 Manchester United 32 25 4 3 78-27 79 2 Manchester City 32 22 5 5 75-26 71 3 Arsenal 32 19 4 9 63-41 61 4 Tottenham Hotspur 33 17 8 8 57-38 59 5 Newcastle United 33 17 8 8 50-42 59 6 Chelsea 33 16 9 8 56-38 57 7 Everton 33 13 8 12 38-34 47 8 Liverpool 32 11 10 11 37-34 43 9 Fulham 33 11 10 12 43-43 43 10 Norwich City 33 11 10 12 46-52 43 11 Sunderland 33 11 9 13 42-41 42 12 Stoke City 33 11 9 13 32-45 42 13 WBA 32 11 6 15 39-43 39 14 Swansea City 32 10 9 13 35-41 39 15 Aston Villa 32 7 14 11 35-44 35 16 Bolton Wanderers 32 9 2 21 36-65 29 17 QPR 32 7 7 18 35-56 28 18 Blackburn Rovers 32 7 7 18 43-67 28 19 Wigan Athletic 32 6 10 16 30-57 28 20 Wolves 32 5 7 20 34-70 22 Top Scorer: 26 Robin Van Persie (Arsenal) 19 Wayne Rooney (Manchester United) 16 Demba Ba (Newcastle United) 16 Sergio Aguero (Manchester City) 13 Edin Dzeko ( Manchester City ) 12 Yakubu Aiyegbeni ( Blackburn Rovers) LA LIGA ESPANA Jadwal Rabu (11/4) malam Bursa Asian Handicap Granada 0 : 0 Athletic Bilbao Sporting Gijon 0 : 0 Levante Valencia0 : 1 1/4 Rayo Vallecano Atletico Madrid 1 : 0 Real Madrid 1 Real Madrid 2 Barcelona 3 Malaga 4 Valencia 5 Levante 6 Atletico Osasuna 7 Atletico Madrid 8 Sevilla 9 Espanyol 10 Getafe 11 Athletic Bilbao 12 Rayo Vallecano 13 Real Betis 14 Mallorca 15 Real Sociedad 16 Granada 17 Villarreal 18 Real Zaragoza 19 Racing Santander 20 Sporting Gijon Top scorer:

31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31

25 23 15 13 14 10 11 11 11 11 10 12 11 9 10 10 7 7 4 6

4 6 5 10 6 13 9 9 9 9 11 4 5 10 7 5 11 7 13 7

2 100-27 79 2 90-23 75 11 47-43 50 8 46-37 49 11 44-41 48 8 35-52 43 11 42-37 42 11 36-33 42 11 39-41 42 11 33-39 42 10 45-42 41 15 48-53 40 15 38-44 38 12 32-40 37 14 38-47 37 16 28-46 35 13 31-45 32 17 28-56 28 14 23-48 25 18 29-58 25


PATROLI

CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Hubungi: Bagian Pemasaran

Rabu, 11 April 2012

Memalsukan Hak Cipta, Dihukum Setahun Didenda Rp50 Juta PONTIANAK. Majelis hakim memvonis bersalah penjual kartu resmi Gold Fish palsu, Diki Darmawan dengan hukuman satu tahun pidana penjara dan denda Rp50 juta, subsider tiga bulan kurungan. Diki menyatakan pikir-pikir atas amar putusan majelis hakim yang dibacakan pada Selasa (10/1) petang di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut

Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan pidana 1,6 tahun penjara. Tetapi majelis hakim berpandangan sama dengan dakwaan jaksa. Terdakwa terbukti bersalah melanggar hak cipta dan merek dagang. Majelis hakim dalam putusannya ikut membebankan terdakwa untuk membayar biaya persidangan Rp5 ribu. Semen-

Lokasi PKL yang sudah dibongkar oleh Satpol PP sempat bentrok di Jalan Penjara depan Pos Polisi Alianyang. RUBEN

Satpol PP Bentrok

PKL Terluka

PONTIANAK. Satpol PP bentrok dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) saat menertibkan lapak milik Musriah di Jalan Penjara depan Pos Pol Alianyang, Selasa(10/4). Awalnya terjadi adu mulut ketika Satpol PP melakukan pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) milik Musriah, 40, di simpang Jalan Alianyang. Hasil pantauan di lokasi kejadian, Satpol PP mendapatkan perlawanan dari pemilik lapak yang tidak terima dengan pembongkaran tersebut. Dalam kejadian itu, salah satu kerabat dari pemilik lapak, Tama, 37, menderita luka di wajah sebelah kanan. Pemilik Lapak, Mursiah, saat ditemui setelah pembongkaran lapaknya mengatakan, dia sangat kecewa dengan tindakan pembongkaran yang dilakukan Satpol PP. Saya sudah 38 tahun jualan di sini, mengapa tidak dari dulu tidak boleh jualan di sini, kesalnya. Menurutnya, tindakan itu sangat tidak adil, karena banyak lapak yang dibangun di lahan Pemerintah Kota Pontianak, sampai sekarang dibiarkan dan tidak dibongkar. Kok, kenapa hanya warung saya yang dibongkar, ini berarti tidak adil, katanya. Dikatakannya, saat bangunan masih dalam kondisi permanen, Pemerintah Kota Pontianak melalui Satpol PP telah memberikan surat peringatan untuk membongkar lapak, dan mengizinkan

tara untuk vonis yang dijatuhkan akan dikurangi dengan masa tahanan. Dari rangkaian pemeriksaan saksi dan barang bukti serta fakta persidangan, terdakwa terbukti bersalah dalam tindak pidana. Maka dijatuhi pidana penjara selama satu tahun dan menghukum denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan, kata Majelis Hakim. Menjadi hal memberatkan

Ngutakngatik HP

PONTIANAK. Kebiasaan mengotak-atik nomor handphone dengan harapan bisa berkenalan dengan cowok, Atik, 35, kena sialnya. Warga Siantan tersebut nyaris dirampok pria yang belum dikenalnya yang mengaku bernama Adi, Selasa (10/4). Setelah Atik ngobrol via selular, pria tersebut mengajak Atik ketemuan. Tanpa rasa curiga, Atik mengendarai sepeda motor Jupiter MX, menjemput Adi di Pasar Siantan. Pemuda bertubuh kekar dan bertato itu mengajak wanita yang dikenalinya jalan-jalan menikmati malam di daerah Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya menggunakan sepeda motornya Atik KB 5543 WQ. Saat mau menuju Arang Limbung di tengah jalan

Halaman 15

untuk terdakwa pelanggar hak cipta ini, mengakibatkan kerugian negara dari sumber pendapatan pajak. Selain merugikan produsen produk. Sementara hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan. Mengakui dan berjanji tidak mengulangi perbuatan yang telah diper

Halaman 15 Diki Darmawan usai menjalani sidang di PN Pontianak, kemarin. SYAMSUL ARIFIN

TERNYATA PERAMPOK

Adi ditangkap warga Gang Mawar Jalan Adisucipto. RUBEN

Halaman 15

SEGERA DITANGKAP, Lebih Baik Menyerah PONTIANAK. Empat dari enam pelaku pemerkosa Bunga, 16, di Jalan Trans Kalimantan dan Siantan masih bawah umur. Sementara motif keterlibatan karena mengikuti temannya sehingga ingin melakukannya. Pengakuan para pelaku hanya ikut-ikutan. Tidak ada motivasi lain. Tapi semua masih kita dalami pemeriksaannya. Dari 15 pelaku yang dilakukan di lima TKP, terbagi dari empat kelompok pemuda yang tidak begitu saling mengenal, Pelaku pemerkosa Bunga yang masih dibawah umur. DOK

hanya beberapa orang yang berkaitan, kata Kompol Puji Prayitno, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, kemarin. Dikatakan Puji, ketika memperkosa Bunga, para pelaku dalam keadaan sadar. Bukan akibat pengaruh minuman keras. Hanya menjadi dalihnya diajak teman. Sehingga tega melakukan pemerkosaan terhadap anak bawah umur yang kondisinya cacat ďŹ sik. Belasan pelaku yang memperkosa warga Pontianak Timur itu terbagi atas kelompok berbeda. Mereka mempun-

yai geng tersendiri. Antara lain untuk aksi pemerkosaan Bunga di gudang kontainer, kebun sayur, pondok dan di Siantan. Kelompoknya sendiri-sendiri, hanya beberapa orang yang saling mengenalnya, jelas Puji. Semua pelaku memang sering kumpul dengan kelompoknya masing-masing. Kemudian melakukan pemerkosaan terhadap Bunga di lokasi berlainan. Namun diantara tersangka ada yang memperkosa gadis bawah umur itu lebih dari sekali pada saat hari kejadian. Tersangka yang pal-

ing diincar polisi Lo, yang diduga dalang awal melakukan pemerkosaan, tegas Puji. Lo dan delapan rekannya masih dalam pengejaran polisi. Mereka yang sudah ditangkap terus dimintai keterangan intensif. Nama dan alamat buronan tersebut telah dikantongi petugas. Mereka diimbau segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib, supaya tidak menjadi DPO. Hasil pemeriksaan dari beberapa tersangka yang diduga melakukan pemerkosaan di Bundaran Patung Alianyang

berkilah hanya melakukan dengan membuka pakaiannya, tetapi tidak diperkosa, sedangkan menurut keterangan korban diperkosa. Mendengar keterangan itu, pihak kepolisian akan terus mendalami dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka maupun korban, ungkap Puji. Pemberkasan para pelaku akan disesuaikan dengan pengelompokan umur. Bagi yang sudah berusia dewasa akan dibuat terpisah dengan pelaku yang masih di bawah umur.

Halaman 15

PUSAT PENGOBATAN PENYAKIT KRONIS

Pengobatan Sinshe TCM yang Manjur, Satu-satunya di Pontianak Hongkong Medistra TCM yang beralamat di Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak, merupakan satu-satunya pusat pengobatan berbagai penyakit kronis dengan metode eksklusif TCM (Traditional Chinese Medicine) menerapkan resep rahasia turun temurun yang sudah memiliki sejarah 2.000 tahun lebih, resep kuno kekaisaran, resep pengobatan modern sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Konsultan Sinshe ahli TCM ternama yang sudah memiliki banyak pengalaman hadir di Hongkong Medistra TCM Pontianak membantu anda mengobati berbagai penyakit yang sudah lama diobati tetapi belum sembuh juga, bisa dia-

tasi hingga ke akar-akarnya, antara lain: 1. Penyakit kanker/tumor: Kanker paru-paru, kanker liver, kanker getah bening, kanker usus, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker saluran pencernaan dan kanker lainnya. 2. Rematik/nyeri sendi: Radang dan pembengkakan sendi, sakit pinggang, radang bahu, sakit ruas tulang leher dan sakit nyeri lainnya. 3. Diabetes (kencing manis), hipertensi, stroke, lumpuh setengah badan, bronchitis, asma, radang hidung dan tenggorokan, telinga mendengung, pendengaran kurang, penyakit mata, radang ginjal, batu ginjal, wasir/ambeien, epilepsi (ayan), penyakit usus dan lambung, kulit.

4. Penyakit reproduksi pria dan wanita (herpes, sipilis, gonorrhea), kemandulan, gangguang fungsi seksual pria (impotensi, ejakulasi dini, fungsi seksual menurun, sperma mati, tidak bersperma). Radang prostat yang berakibat sering kencing, kencing terburu-buru, kesulitan kencing, kencing tidak tuntas. 5. Hepatitis (peradangan tipe A, B dan C) 6. Penyakit kewanitaan: Radang organ reproduksi, pembesaran kelenjar susu, radang leher rahim, haid tidak lancar, haid terasa sakit. 7. Migran, pening/pusing, sakit kepala dan lainnya. Hongkong Medistra TCM meng-

gunakan obat herbal TCM Tiongkok eksklusif, sekitar 60-an jenis metode/ resep pengobatan khusus yang sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis, tidak peduli kondisi penyakit parah/ringan, usia penderita tua/muda, riwayat penyakit panjang/ pendek, rata-rata setelah diobati 2-7 hari. Berbagai gejala penyakit akan berangsur menghilang, setelah diatasi tidak mudah kambuh. Dengan menggabungkan obat herbal TCM mujarab, akupunktur, tuina dan lainnya sebagian pasien yang penyakitnya semakin lama akan semakin cepat membaik, hari itu konsumsi obat hari itu juga mulai terasa khasiatnya, ratarata 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi : HONGKONG MEDISTRA TCM Hari Minggu & Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak Telp. 0561-733268 HP. 0821 5279 7888 Libur Tetap Buka


10 musyawarah kite

Dukung Program PNPM SUNGAI RAYA. Bad a n Pe m b e r d a y a a n Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Kubu Raya terus melakukan penguatan pada satuan kerja kecamatan. Tujuannya tak lain, untuk menunjang pelaksanaan program PNPM integrasi di kabupaten tersebut. Program PNPM yang diperkenalkan sejak tahun 2007, memang terbukti telah berhasil dalam menunjang peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya masyarakat miskin dalam proses pembangunan. Hal itu sesuai dengan tujuan dari PNPM, meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di pedesaan dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan, kata Kepala BPMPD Kubu Raya, Fauzi Kasim, pada wartawan, kemarin. Dia mengatakan, penguatan yang dilakukan pihaknya kepada satuan kerja PNPM tingkat kecamatan, salah satu untuk memaksimalkan kembali program PNPM di Kubu Raya. Menurutnya, prinsip dasar dibentuknya satuan kerja tingkat kecamatan PNPM. Tak lain dibentuk sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan PNPM di kabupaten Kubu Raya pada tahun-tahun sebelumnya. Dasar pembentukannya adalah SK Bupati yang diperkuat dengan SK Kepala BPMPD. Kita harapkan, melalui penguatan ini setiap pengurus PNPM di tingkat kecamatan bisa mendinamisasikan dan bekerjasama dengan berbagai pihak dalam berbagai program yang ada kepada pengurus PNPM di tingkat desa, katanya. Sementara itu, Bupati Kubu Raya, H Muda Mahendrawan SH mengimbau, seluruh pengurus PNPM tingkat kecamatan benar-benar memanfaatkan program PNPM dengan baik, pelaksanaan program tersebut bisa lebih berjalan maksimal. Menurutnya, PNPM-MP dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat kurang mampu dengan tiga bidang sasaran program yaitu, bantuan dan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMK. Dari berbagai program-program yang telah dicanangkan itu diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Program PNPM-MP juga dapat berkontribusi secara nyata dalam mengentaskan kemiskinan, kata Muda. Muda menekankan kepada pengurus PNPM tingkat kecamatan untuk terus mengembangkan kemampuan, terutama perencanaan pembangunan partisipatif di desa dan antardesa dengan meningkatkan peran serta masyarakat terutama kelompok miskin dan perempuan. Baik dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan. (oen)

BPMPD Bangun Penguatan di Kecamatan

KUBU RAYA Menuju Perubahan

Rabu, 11 April 2012

Pemkab Bantu TNI AD Motor Dinas SUNGAI RAYA. Pemkab Kubu Raya menyerahkan bantuan berupa sepeda motor, bagi anggota TNI AD yang bertugas di KKR untuk memperlancar opera operasional mereka. Sebelumnya kita sudah menyerahkan bantuan kepada pihak kepolisian, kini giliran TNI AD, yang bertugas di Kubu Raya yang juga kita bantu. Bantuan 11 buah motor dinas itu statusnya pinjam pakai, dan kita serahkan langsung pada Dandim 1201 Mempawah Letkol Parlin Sirait, kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, kemarin. Muda mengharapkan, adanya kerjasama yang efektif dan baik antara pemerintah dengan instansi vertikal dalam mewujudkan pembangunan Kubu Raya. Agar menjadi kabupaten yang terdepan dan berkualitas. Dia mengatakan, kehadiran TNI dan POLRI dalam membantu pemerintah di lapangan sangatSUNGAI RAYA. Pemkab Kubu Raya sedikit kelimpungan menyukseskan program internet. Padahal program ini penting, untuk memberikan akses begitu besar pada masyarakat di pedesaan. Kondisi ini jelas memerlukan sokongan pendanaan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi RI untuk menyukseskan program tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, kita sudah mengajukan bantuan program daerah pada Kementerian Komunikasi dan Informasi RI. Namun sayangnya, sampai saat ini kita belum pernah mendapatkan bantuan yang kita ajukan. Memang dari Menkominfo memberikan bantuan dalam bentuk jadi. Namun sangat disayangkan bantuan tersebut tidak sesuai dengan program Diskominfo Kubu Raya, hingga bantuan itu terkesan mubazir, karena tidak bisa dioptimalkan, kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kubu Raya, Yusran Annizam, pada wartawan, Selasa. Sebelumnya, kata Yusran, Menkominfo memang sudah menyurati seluruh Diskominfo

Bupati Kubu Raya menyerahkan surat-surat dan kunci motor secara simbolis kepada Parlin Sirait yang mewakili Kodim 1201 Mempawah. Yuniardi/Equator lah penting. Ia juga mengharapkan, anggota TNI AD yang bertugas di lapangan dan yang sudah diberi bantuan fasilitas motor operasional bisa lebih menjaga dan meningkatkan pelayanan di masyarakat. Bantuan ini kita maksudkan, untuk mempermudah petugas

TNI di Kubu Raya. Sehingga TNI dan Polri dapat meningkatkan pelayanan yang baik pada masyarakat di Kubu Raya. Karena untuk mempercepat pembangunan daerah ini, jelas perlu peran serta dari semua pihak untuk ikut ambil bagian sesuai dengan tugas dan tanggung

jawab masing-masing, tuturnya. Sementara itu, Letkol Infantry Parlin Sirait, mewakili Kodam 12 Tanjungpura dan Kodim 1201 Mempawah Mempawah, pihaknya sangat berterima kasih dan bersyukur dengan perhatian serius dari Pemkab Kubu Raya t e r h a d a p p e t u g a s T N I A D. Ia mengatakan, akan menjaga perhatian dan kepercayaan dari Pemkab Kubu Raya dalam tugas pelayanan pada masyarakat, sebagaimana yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka sebagai TNI dalam membantu pemerintah. Atas nama pimpinan saya, baik Kodam sampai Kodim saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat dalam kepada pemerintah Kubu Raya yang memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan anggota di lapangan dalam melaksanakan tugas, khususnya anggota yang bertugas di lapangan, kata Parlin.

Sukseskan Program Internet yang ada di daerah yang isinya menyatakan Menkominfo tidak akan memberikan bantuan dalam bentuk uang, namun berupa paket barang jadi, seperti peralatan, FLIK dan MFLIK yang sudah didapatkan oleh Kubu Raya. Namun, sayangnya dalam penyaluran bantuan itu tidak melalui Diskominfo, bahkan dari pemerintah kecamatan saja yang mendapatkan bantuan itu tidak mengetahuinya. Karena Menkominfo langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada lembaga atau perorangan. Dengan demikian, dapat kita simpulkan, hanya Menkominfo, satu-satunya kementerian yang tidak menyalurkan dana langsung baik berupa BP atau DAK kepada pemerintah daerah. Kenapa kita katakan demikian, karena dari dinas-dinas lain yang ada di Kubu Raya rata-rata mendapatkan dana bantuan dari setiap kementerian terkait, dan hanya Menkominfo yang tidak

melakukannya. Sehingga wajar, akibat hal tersebut, perkembangan program Kominfo di daerah hanya bisa berjalan di tempat dan tidak bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah. Karena programnya sudah di plotting langsung oleh Kemenkominfo, tuturnya. Yusran mengatakan, jika hanya mengharapkan dana dari APBD jelas akan sangat sulit sekali menjalankan suatu program yang sifatnya menyeluruh. Apalagi sebagai kabupaten baru, Kubu Raya masih belum bisa mengoptimalkan PAD nya dengan baik. Dia berani memastikan, pelaksanaan program FLIK dan MFLIK yang dilakukan oleh Kemenkominfo di daerah, tidak berjalan dengan maksimal. Karena dari pengamatan pihaknya sendiri, banyak pusat FLIK yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, bahkan dimanfaatkan oleh lembaga atau perorangan untuk menda-

patkan keuntungan pribadi. Kita jelas tidak bisa mengakomodirnya secara langsung, karena dalam penyalurannya saja kita tidak dilibatkan. Jadi jangan salahkan kami jika program itu tidak maksimal dalam pelaksanaannya, tuturnya. Belum lagi mengenai program MFLIK yang juga di terima oleh Pemkab Kubu Raya, dimana dalam pengoperasian kendaraan M-FLIK itu sendiri menggunakan anggaran yang tidak sedikit. Karena dalam pengoperasiannya memerlukan banyak operator, dan cost besar. Sehingga kendaraan tersebut menggunakan bahan bakar solar, demikian dengan genset untuk menghidupkan peralatan M-FLIK nya juga menggunakan bahan bakar solar. Untuk mendapatkan solar disini cukup sulit, belum lagi wilayah Kubu Raya yang cukup luas dan dipisahkan dengan wilayah perairan, jelas sangat menyulitkan pengoperasian M-

Ia juga menambahkan, tugastugas TNI di masyarakat dalam membantu pemerintah sangatlah vital. Sebab langsung bersentuhan dengan masyarakat masyarakat, ada banyak yang menjadi tugas dan tanggung jawab antara lain dalam upaya menjaga stabilitas kehidupan bermasyarakat, menciptakan iklim gotong royong di masyarakat dengan kegiatan bakti sosial, mulai dari kebersihan lingkungan dan lain sebagainya. Tentu dengan adanya fasilitas pinjam pakai dari pemerintah KKR kita berharap akan sangat membantu petugas kita di lapangan dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, untuk menciptakan kembali gotong royong dengan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat, termasuk juga gotong royong untuk membangun rumah-rumah penduduk yang tidak layak huni, pungkasnya. (oen) FLIK itu sendiri, kata Yusran. Yusran menyatakan, dari Diskominfo Kubu Raya sejak tahun 2008 lalu sudah merancang program intranet Pemda. Dimana dengan program itu, bisa terbangun jaringan internet untuk desa yang terhubung langsung dengan akses pemerintahan Kubu Raya. Sehingga masyarakat bisa mengetahui dengan cepat berbagai program dan informasi terbaru dari Pemkab Kubu Raya. Namun, untuk mengadakan program tersebut, Pemkab Kubu Raya masih terganjal anggaran yang tidak sedikit. Berdasarkan hal tersebut Diskominfo Kubu Raya mengajukan bantuan kepada Kemenkominfo, namun tidak pernah ditanggapi. Bayangkan saja, untuk pengadaan M-FLIK itu memerlukan biaya setidaknya Rp 500 juta lebih. Jika digunakan untuk membangun intranet pemda, itu sudah bisa memberikan pelayanan internet di 20 desa dan itu sangat murah dibanding kita membeli M-FLIK, jadi kita harap ada kebijakan dari Kemenkominfo mengenai hal ini, pungkasnya. (oen)

GEMA KABUPATEN PONTIANAK derap bestari

Muscab PD Gunakan Tatib Sintang Langgar AD/ART, Lima PAC Lapor DPP

Siswa mengerjakan soal UAS. Alfi Shandy/Equator

UAS Tertulis SD Selesai HARI INI, Rabu (11/4) pelaksanaan Ujian Akhir Sekolaj (UAS) tertulis Sekolah Dasar (SD) telah selesai. UAS yang berlangsung sejak Senin (9/4) itu dilaksanakan serentak di seluruh SD penyelenggara di Kabupaten Pontianak. Setelah UAS, siswa mesti mempersiapkan diri mengikuti Ujian Nasional (UN) pada tanggal 7-9 Mei mendatang. Ada enam mata pelajaran yang diujikan pada UAS tersebut. Yakni, Bahasa Indonesia, PPKN, Matematika, IPS, IPA dan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, ungkap guru pengawas, Razali kepada koran ini, Selasa (10/4) di Mempawah. Dijelaskannya, persiapan yang diberikan sekolah kepada siswa menjelang pelaksanaan UAS dan UN tingkat SD cukup maksimal. Seluruh materi mata pelajaran sebagaimana kurikulum dari Depdiknas telah disampaikan kepada siswa dengan sebaik mungkin. Tinggal bagaimana siswa itu sendiri mempersiapkan diri menghadapi ujian nanti. Sekolah dan guru sudah bekerja maksimal memberikan pembekalan yang terbaik. Mudah-mudahan siswa mampu mencapai hasil yang memuaskan, harapnya. Diakuinya, pada hari kedua ini UAS mengujikan mata pelajaran IPS dan Matematika. Menurut dia, siswa tampak kesulitan menyelesaikan soal-soal yang diujikan dalam UAS tersebut. Khususnya UAS pada mata pelajaran matematika. Siswa kelihatannya sedikit kesulitan ketika menyelesaikan soal-soal UAS matematika. Hal itu cukup dimaklumi mengingat mata pelajaran matematika memang sulit. Karena, matematika menggunakan hitung-hitungan dan rumus, bebernya. Terkait sistem pengawasan UAS, pria yang juga Ketua PGRI Kecamatan Mempawah Hilir ini mengungkapkan, menggunakan sistem silang. Setiap guru mengawasi kegiatan UAS diluar sekolah tempatnya bertugas. Misalnya, saya yang mengajar di SD 19 mengawasi UAS di SD 23 Mempawah Hilir dan seterusnya. Jadi, setiap guru mengawasi siswa dari sekolah lain. Dengan begitu, pengawasan dapat dilakukan dengan baik dan cermat, jelas Razali. (shn)

MEMPAWAH. A A Lima Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Pontianak melaporkan hasil Muscab partai itu kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. Mereka menuntut agar dilakukan Muscab ulang. Sebab, Muscab tertanggal 29 Maret 2012 lalu tidak memiliki Tatib sebagaimana ketentuan AD/ART Partai Demokrat. Kami sudah melaporkan hasil Muscab DPC Partai Demokrat Kabupaten Pontianak pada tanggal 29 Maret 2012 lalu ke DPP. Muscab itu tidak sah dan harus di ulang kembali, tegas Ketua PAC Mempawah Timur M Saleh Suali yang mengaku mendapatkan dukungan dari empat PAC

l lainnya yakni, k S Sungai Kunyit, Toho, Sadaniang dan Anjongan, kepada koran ini Selasa (10/4) di Mempawah. Saleh mengungkapkan, salah satu dasar laporan atas kejangg alan pelaksanaan Muscab Demokrat yang disampaikan pihaknya itu, yakni penggunaan Tatib Muscab. Menurut dia, Muscab tersebut tidak memiliki tatib. Sebab, Tatib yang diterima oleh peserta berbeda dengan Tatib yang dibacakan oleh pimpinan Muscab. Ka m i j u g a m e ny e s a l k a n kepemimpinan pimpinan Muscab, Wahyu Priono salah satu pengurus DPP yang kami nilai tidak profesional dan memberikan contoh yang tidak baik

k d k kader d partai. Bagaimana kepada mungkin Tatib yang dibacakan pimpinan Muscab berbeda dengan Tatib yang diterima oleh peserta, sesalnya. Dikatakannya, Tatib yang dibacakan oleh pimpinan Muscab adalah Tatib muscab DPC Partai Demokrat Kabupaten Sintang. Sementara Tatib yang diberikan panitia kepada peserta adalah Tatib DPC Kabupaten Pontianak. Jelas berbeda. Misalnya, pada pasal 15 Tatib Kabupaten Pontianak menerangkan tentang tugas panitia. Sedangkan pasal 15 Tatib Kabupaten Sintang bukan masalah itu. Demikian pula pada pasal 24 Tatib Kabupaten Sintang tentang persyaratan

l l Kabupaten b pencalonan. Kalau Pontianak pada pasal 25, bebernya mencontohkan. Saleh menjelaskan, sebagaimana tertuang dalam pasal 45 AD/ ART Partai Demokrat tentang acara dan Tatib kongres menyebutkan Tatib kongres harus ditetapkan dalam kongres. Artinya, segala aturan dan Tatib yang akan diberlakukan dalam Muscab mesti ditetapkan dalam Muscab dengan mendapatkan persetujuan dari peserta Muscab. Setiap pasal dalam Tatib itu harus mendapatkan persetujuan dari semua peserta. Jika hal itu tidak dilakukan, maka Muscab telah melanggar AD/ART. Kalau sudah melanggar AD/ART, maka Muscab tidak sah dan harus

d l diulang. Ini menjadi d h harga mati dan tidak bisa diganggu gugat, tegasnya lagi. Karenanya, timpal dia, saat ini pihaknya masih menunggu tindaklanjut dan keputusan dari DPP Partai Demokrat di Jakarta. Tentunya, dirinya mengharapkan keputusan yang adil dan bijaksana dari DPP untuk kemajuan DPC Partai Demokrat Kabupaten Pontianak dimasa mendatang. Tentunya kita menginginkan DPP dapat memberikan keputusan yang terbaik, sesuai dengan ketentuan dan aturan partai yang sebenarnya. Namun, jika keputusan nanti tidak menunjukkan keadilan dan kebenaran, maka kami akan melakukan langkah lainnya, tegas Saleh. (shn)

500 Kader Ikut Orientasi Fungsionaris Golkar Siapkan Caleg Berkualitas MEMPAWAH. Meningkatkan mutu dan kualitas kadernya, DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak menggelar kegiatan orientasi fungsionaris. Kegiatan yang diikuti kurang lebih 500 kader partai berlambang pohon beringin itu dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, H Morkes Effendi SPd MH, Senin (9/4) malam di Gedung Kartini Mempawah. Selain pembukaan orientasi fungsionaris DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak, juga dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Pontianak dengan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Morkes Effendi, kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria. Dalam sambutannya, Rahmad yang juga Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini menjelaskan, kegiatan fungsionaris Partai Golkar yang dilaksanakannya itu untuk memperkuat kinerja Partai Golkar dalam rangka menghadapi Pemilukada maupun pemilihan umum mendatang. Peserta kegiatan ini seluruh

kader partai ditingkat kecamatan yang ada di Kabupaten Pontianak, organisasi sayap Partai Golkar, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). Total pesertanya kurang lebih 500 orang, ungkapnya. Rahmad mengungkapkan, kegiatan orientasi fungsionaris tersebut merupakan salah satu program strategis Partai Golkar dalam melakukan pengkaderan. Tujuannya, memberikan pembekalan untuk menciptakan kaderkader partai yang berkualitas. Partai Golkar memiliki program kerja pengkaderan yang terarah dan tersusun dengan baik. Sehingga bisa dipastikan seluruh kader partai ini merupakan manusia-manusia yang berkualitas dan memiliki kemampuan untuk menyejahterakan rakyat dan daerah Kabupaten Pontianak dimasa mendatang, jelasnya. Masih menurut Rahmad, orientasi fungsionaris tersebut juga penting bagi kader yang akan dipersiapkan maju pada bursa pemilu Caleg mendatang. Salah satu persyaratan Caleg

Suasana kegiatan orientasi fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Pontianak di Gedung Kartini Mempawah. Partai Golkar yakni mengantongi sertifikat fugnsionaris yang dilaksanakan partai tersebut. Untuk menjadi Caleg Partai Golkar tidak bisa instan. Melainkan ada proses dan langkah-langkah yang harus dilalui. Mulai dari Diklat, pendidikan, fungsionaris dan lain sebagainya. Kegiatan inilah yang akan melahirkan caloncalon legislatif yang berkualitas dan dapat diandalkan, ujarnya. Rahmad mengatakan, Caleg Partai Golkar harus memiliki potensi. Karena, Partai Golkar

bukan partai yang mencari Caleg ketika mendekati pemilu saja. Melainkan telah mempersiapkan Caleg sejak jauh hari. Caranya dengan memberikan pembekalan dan pelatihan kader. Agar lahir kader berkualitas yang mampu memperjuangkan aspirasi rakyatnya dan membangun Kabupaten Pontianak. Sehingga Caleg yang terpilih nantinya merupakan Caleg yang berkualitas dan memiliki kemampuan untuk duduk di kursi DPRD. Agar tidak menjadi ang-

gota dewan yang hanya datang, duduk, diam, dengar dan duit saja, tegasnya mengakhiri. Selain dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Morkes Effendi, juga dihadiri koordinator pemenangan Pilkada dan pemilu wilayah Kalbar DPP Partai Golkar, Muhammad, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar dari Golkar, Prabasa Anantur, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaetn Pontianak, H Ria Norsan serta ratusan kader Partai Golkar Kabupaten Pontianak. (shn)


11 SUARE KITE

Belajar ke Singkawang

Singkawang. Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang ketika menunggu, pindah dari satu kendaraan ke kendaraan lain, pemungutan retribusi dan pengendalian kendaraan umum, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan belajar tentang Terminal Transit Terpadu Kota Singkawang. Kami sudah menyiapkan lahan 2 hektar untuk terminal. Sekarang kami tinggal menunggu pendanaan dari Pemprov. Jadi kami ke Kota Singkawang untuk menambah wawasan, karena Singkawang maupun kabupaten kami tahapnya masih dalam konsep juga, kata Fathurrahman, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Hulu Sungai Selatan ketika Studi Banding ke Kota Singkawang, Senin (9/4). Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Yazidi terkait studi banding ke Kota Singkawang. Lahan untuk pembangunan terminal sudah lama disiapkan, cuma pembangunannya saja yang belum. Jadi kita sendiri masih bingung yang mana terminalnya. Sehingga mobil dari antarkota atau kabupaten lain hanya melintas dan bayar retribusi, ujarnya. Atas berbagai permasalahan tersebut, DPRD dan Dishubkominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan melaksanakan studi banding ke Kota Singkawang, yang juga sedang menyiapkan Terminal Transit Terpadu dan dinilai lebih siap. Kedatangan rombongan dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini diterima Kepala Dishubkominfo Kota Singkawang Drs Libertus MSi, dan Kabag Pemerintahan Sutiarno di Ruang Asisten II Setda Kota Singkawang. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dishubkominfo Singkawang, Libertus menjelaskan, untuk Terminal Transit Terpadu di Kota Singkawang sudah dimuat dalam Tatanan Transportasi Lokal (Tratalok). Dalam waktu dekat direncanakan pembangunan Terminal Tipe A, termasuk nantinya melayani untuk angkutan Lintas Batas Negara (LBN), ungkapnya. Libertus menjelaskan, realisasi pembangunan Terminal Tipe A nantinya menjadi terminal transit terpadu di Kota Singkawang. Mudah-mudahan pembangunan Terminal Tipe A bisa secepatnya terwujud dan sekarang kita masih menunggu penganggarannya dari pemerintah pusat. Sehingga dari terminal itu nantinya menjadi terminal transit terpadu, jelasnya. (dik)

SINGKAWANG Spektakuler

Rabu,11 April 2012

Singkawang Bina Sambas dan Bengkayang Singkawang. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Khusus (Musrenbangsus) Singkawang, Bengkayang dan Sambas (Singbebas) merupakan bagian dari Regional Manajemen Kementerian Daerah Tertinggal. Kota Singkawang diharapkan mampu membina dua kabupaten yang masih masuk kategori daerah tertinggal. Harapan itu dipaparkan Asisten Deputi Wilayah KPDTRI Sofnelly Sofyan, Selasa (10/4) saat Musrenbangsus Singbebas di Hotel Palapa, Pantai Pasir Panjang Singkawang. Singkawang masuk dalam progam ini bukan berarti Singkawang daerah tertinggal. Tetapi Singkawang sebagai pembina Sambas dan Bengkayang, supaya mereka ikut maju seperti Singkawang, katanya. Setelah musrenbangsus ini, tambah dia, Kementerian Daerah Tertinggal akan memasukkan program-program yang dihasilkan tersebut ke kementerian atau kelembagaan lain di pusat, setelah terlebih dahulu ke provinsi dan Bappenas. Regional manajemen ini terdiri atas tiga kabupaten/kota. Sehingga pusat akan lebih cepat memberikan bantuan ketimbang kepada satu kabupaten saja, kata Sofnelly. Program Regional Manajemen ini, kata Sofnelly, merupakan salah satu upaya untuk menghilangkan keegoan masing-masing bupati/walikota dalam suatu provinsi. Sehingga Kalbar bisa maju bersama, bukan masingmasing, terangnya.

Walikota Singkawang Hasan Karman dan wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya disaksikan Wakil Bupati Sambas Pabali Musa, membentangkan kaos bertuliskan semangat wilayah Singbebas untuk maju secara bersama-sama. Mordiadi Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya SE MM saat membuka Musrenbangsus Singbebas mengatakan, ke depan diharapkan Musrenbangsus Singbebas lebih dulu dilaksanakan daripada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalbar. Untuk tahun

berikutnya, musrenbang tingkat regional ini lebih dahulu, baru musrenbang tingkat provinsi, usulnya. Kendati sudah terlanjur Musrenbang Provinsi Kalbar digelar lebih duluan, bukan berarti hasil Musrenbangsus Singbebas akan diabaikan begitu saja. Ini kaitannya juga tidak

terlepas dari musrenbang provinsi, makanya Bappeda kita juga hadir disini (Musrenbangsus Singbebas, red), kata Christiandy. Dia menjelaskan, usulan-usulan prioritas pembangunan sebagai hasil Musrenbangsus Singbebas yang lebih tajam akan tetap masuk dalam rencana

prioritas pembangunan provinsi. Karena musrenbangsus untuk mempertajam program-program prioritas yang diusulkan ke tingkat provinsi, ujar Christiandy. Konsep Regional Manajemen yang diterapkan Singbebas lanjutnya, merupakan program dari pusat. Pemerintah provinsi tentu merespon positif hal ini, karena ada regional di Kalbar yang mempunyai potensi ternyata bisa dibangun secara bersama-sama dalam konteks sinergisitas, jelas Christiandy. Menurut Christiandy, dengan sinergisitas dan koordinasi di regional Singbebas ini, tentunya akan tercipta eďŹ siensi dan efektivitas dalam pembangunan daerah. Sebagai contoh, ketika Singkawang akan membangun bandara, jangan pula Bengkayang dan Sambas juga ingin membangun bandara. Sebenarnya semuanya bagus kalau mempunyai bandara, tetapi untuk mencapainya menjadi lebih sulit, paparnya. Dengan dibangunnya Bandara Singkawang nantinya, tentunya Bengkayang dan Sambas juga dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan potensi daerah masing-masing. Memanfaatkannya bersamasama tentu lebih baik, dengan pertimbangan dapat mengatasi kendala yang selama ini dirasakan yakni mengenai konektivitas, baik terkait pariwisata ataupun distribusi potensi daerah masing-masing, pungkas Christiandy. (dik)

Sekolah Perlu Kantin, WC dan Pagar Singkawang. Kondisi bangunan sekolah di Kota Singkawang sekitar 85 persen sudah baik. Sehingga Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Singkawang lebih menitikberatkan pada usulan pembangunan fasilitas sekolah, seperti Water Closet (WC), kantin dan pagar. Usulan ke provinsi lebih kita titikberatkan pada pembangunan WC, kantin dan pagar, kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Drs Ahyadi MM ditemui usai pembukaan Mus-

renbangsus Singbebas di Hotel Palapa, Pantai Pasir Panjang, kemarin (10/4). Disdik lebih menitikberatkan pada pembangunan WC sekolah, karena kondisinya saat ini sangat memprihatikan, tidak memenuhi standar tempat buang air. Jumlahnya juga tidak sebanding dengan jumlah siswa, belum lagi dengan adanya konsep pemisahan WC untuk laki-laki dan perempuan, kata Ahyadi. Sedangkan pembangunan atau perbaikan kantin sekolah, melihat

kondisinya saat ini, terutama tampilannya sangat tidak memadai dan terkesan tidak terjaga kehigienisannya. Oleh karenanya, Disdik mengusulkan ke provinsi agar dilakukan perbaikan fasilitas tersebut. Dengan harapan siswa nantinya dapat leluasa untuk jajan dan kesehatannya tetap terjaga, karena kantinnya lebih baik dan higienis, kata Ahyadi. Sementara untuk pembangunan pagar sekolah, karena mempertimbangkan keamanan sekolah. Hal ini mengingatkan, banyak

sekolah di Kota Singkawang yang tidak mempunyai pagar. Kalaupun punya ujarnya, kondisinya tidak memadai. Usulan ini yang kita perkuat untuk disampaikan ke provinsi. Tetapi kita tidak mengetahui apakah disetujui atau tidak nantinya, karena mempertimbangkan kemampuan keuangan provinsi juga. Tetapi kita sangat mengharapkan ini dipenuhi, pungkas Ahyadi. (dik) Ahyadi

SAMBAS TERIGAS

SKPD Harus Terobos Dana APBN Bang Rajan Sebagai kaum muda Sambas, mungkin udah juak terdengar kabar bahwesenye Kabupaten Sambas akan dimekarkan. Bagaimanelah menurut pendapatnye?

Paksu Leo Gintara An tau aq yg mekar2kan tok e

Winda Windarko Mun menurut saye ade baik nye, karne biar lbh mudah meningkakan perekomian dan pembangunan desa tertingal.

Abdul Azis Pemekaran asal ndak ade embel2 dan kepentingan parlu juak didukung, untuk pengembangan dan perluasan pembangunan.

Sambas. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Sambas dituntut mampu melobi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tujuannya, agar kesejahteraan masyarakat Sambas meningkat. APBN bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat Sambas, khususnya penanggulangan pengangIrawadi M Imin.M Ridho guran dan kemiskinan serta pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, kata Irawadi M Imin, tokoh masyarakat Kecamatan Semparuk kepada wartawan, Selasa (10/4). Apalagi selama ini paparnya, Kabupaten Sambas terus mengalami deďŹ sit anggaran karena memprioritaskan untuk pemban-

gunan ďŹ sik. Sudah saatnya pejabat di Pemkab Sambas berpikir bagaimana membawa dana APBN ke Sambas, untuk prog ram pemberdayaan masyarakat selain jalan negara, ucapnya. Diungkapkan Irawadi, terobosan memasukkan dana APBN ke Kabupaten Sambas sangat penting, demi menunjang pembangunan yang berkelanjutan. Apalagi banyak sektor pembangunan yang menjadi perhatian daerah terbentur masalah pendanaan, seperti pembangunan jembatan, pertanian dan peningkatan ekonomi kerakyatan yang sebenarnya layak mendapat perhatian pusat. Perlu terobosan serius, sehingga pusat mengetahui

Sampan masih menjadi transportasi air andalan di Kabuaten Sambas untuk penyeberangan. Salah satunya bagi anak-anak saat pergi maupun pulang sekolah. M Ridho

pembangunan apa yang akan dimasukkan ke daerah sesuai program pusat, katanya. Ia mencontohkan, masuknya program padat karya dengan menggandeng Balai B e s a r Pe n g e m b a n g a n d a n Perluasan kerja (BBPPK) Direktorat Jenderal Pembinaan Pe n e m p a t a n Te n a g a Ke r j a Kementerian Tenag a Kerja d a n Tr a n s m i g r a s i R I y a n g dilakukan Dinsosnakertrasn Pemkab Sambas. Program ini bermanfaat mencetak warga jadi pengusaha, sehingga meningkatkan kesejahteraan sesuai harapan. Untuk kepentingan masyarakat, diharapkan SKPD lain juga mengikuti langkah ini, karena banyak program menarik yang bisa ditawarkan SKPD

ke pusat untuk masyarakat, tegasnya. Agar realisasi pembangunan di Kabupaten Sambas dapat terlaksana dengan baik, serta mendapat dukungan dana dari pusat paparnya, peran SKPD harus proaktif mencari terobosan bagi masuknya anggaran pusat, seperti masuknya dana perbatasan maupun jalan yang dilakukan Dinas PU Bina Marga, Pengairan dan ESDM. SKPD lain jangan hanya menunggu, karena pusat tentunya akan melihat daerah mana yang proaktif menawarkan program pembangunan dengan mensinkronkan program pusat dan daerah untuk percepatan pembangunan, tuturnya. Irawadi berharap, seluruh jajaran SKPD Pemkab Sam-

bas lebih kreatif dan proaktif menjaring dana APBN untuk menunjang pembangunan Kabupaten Sambas. Sehingga alokasi anggaran pembangunan lainnya berjalan maksimal dan realisasinya dapat dirasakan masyarakat. Pemkab Sambas harus gencar menawarkan program terbaik yang tidak bisa diakomodir kabupaten maupun provinsi agar bisa diraelisasikan pusat, karena banyak program menarik Kabupaten Sambas yang merupakan wilayah perbatasan antara negara yang juga merupakan program pusat. Kalau ini tidak didengungkan, tentunya masuknya APBN di Kabupaten Sambas hanya sebuah harapan saja. Jadi pemkab harus proaktif, pungkasnya. (edo)

Naskah UN SMA Tiba Hari ini Sambas. Hari ini, Rabu (11/4) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sambas akan menerima naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK. Aparat kepolisian dan petugas dari tim pemantau akan mengawal distribusi soal tersebut. Diperkirakan naskah UN akan tiba sore hari, ungkap Al Amruzi SPd, Kabid Pendidikan SMA/SMK Disdik Kabupaten Sambas kepada wartawan, Selasa (10/4). Naskah soal UN selanjutnya akan disimpan di ruang khusus di Kantor Disdik Sambas dengan penjagaan petugas. Sementara kunci soal akan kita amankan di tempat rahasia, ungkapnya. Ditegaskan Al Amruzi, petugas akan melakukan penjagaan secara bergantian guna menjamin keamanan naskah UN. Sedangkan ruangan penyimpanan soal yang masih bersegel ini terlebih dulu disterilkan, sehingga keamanannya bisa dipertangungjawabkan. Namun biar bagaimanapun, kita tetap berupaya mengawal naskah soal ini agar tidak bocor, sehingga hasil UN akan maksimal, kata pria yang akrab disapa Al Am ini.

SMA/MA dan SMK Agar tidak terjadi akan banyak yang kebocoran, pihaknya lulus. Ini dibuktikan berjanji mengawal dari hasil Ujian Akhir naskah UN dengan Sekolah (UAS) kemaketat, supaya UN dirin, dengan kisaran laksanakan dengan angka pada rata-rata, sikap jujur. Sehingga paling bawah nilai hasilnya bisa me6 dan rata-rata nimenuhi harapan, baik lai paling tinggi 9, peningkatan kuantijelasnya. tas atau jumlah siswa Dari hasil yang diyang lulus maupun Al Amruzi peroleh tersebut paparnya, kualitas atau jumlah nilai rata-rata tertinggi yang memperlihatkan kalau peluang berhasil diraih peserta UN. Pe- peserta UN untuk meningkatlajar yang mengikuti UN harus kan prestasi pendidikannya belajar sungguh-sungguh, yakin bisa tercapai. Diharapkan siswa dengan apa yang dipelajarinya, optimis dan tidak terpengaruh serta tidak mempercayai ad- dengan bocoran soal, serta anya bocoran soal, bisa saja itu lebih mempercayai apa yang telah dipelajarinya, sarannya. jebakan, imbaunya. Guna mematangkan persia- Al Amruzi juga mengungkappan pelaksanaan UN yang akan kan, penentu kelulusan UN saat dilaksanakan besok, Kamis ini untuk pelajar SMA kompo(12/4), Bidang SMA/SMK Dis- sisi nilai UN sebesar 60 persen dik Sambas telah membagi tiga dan UAS 40 persen. Sedangkan sub rayon untuk SMA dan dua untuk SMK, komposisi nilai UN sub rayon untuk SMK. Sedang- sebesar 70 persen dan UAS kan untuk sekolah penyeleng- sebesar 30 persen. Diharapgara ditetapkan sebanyak 25 kan para pelajar fokus pada sekolah penyelenggara bagi apa yang dipelajarinya. Perlu pelajar SMA, dan 16 sekolah pe- pengawasan dari orangtua nyelenggara bagi pelajar SMK. memperhatikan proses belajar Kita optimis tahun ini siswa anak. (edo)


12 apai ji kitak

MELAWI MEMBANGUN Melawi Untan Siap Gelar UN NANGA P PINOH. Ujian Akhir (UN) SMA/sederajat SMA/sederajat digelar, Senin (16/ /4) hingga, Kamis (16/4) mendatang. ( (19/4) ) me endatang. Berbagai persiapan akhir a pun telah rampung. Term Termasuk soal UN untuk Mela Melawi sudah berada di Dinas Pendidikan

Awasi Penarikan Retribusi Angkut BTS RETRIBUSI pengangkutan Buah Tandan Segar (BTS) menggunakan truk harus jelas. Jangan sampai retribusi hanya maksud dalam kantong petugas lapangan. Di melawi banyak ada penerimaan retribusi angkutan. Khusus pengangkutan sawit, kita menemukan bahwa penarikan yang dilakukan tanpa lembaran retribusi. Itu dapat diindikasikan ada upaya penggelapan, kata pemuda Melawi, Mardiansyah, saat ditemui kemarin. Dikatakannya, Dinas Perhubungan dan Informasi harus menyikapi permasalahan ini jangan sampai kebocoran, dalam retribusi angkutan buah sawit ini terjadi. Diterangkannya, bila retribusi tidak ada lembarannya, maka dengan sangat mudah dana tersebut digelapkan. Lembaran retribusi ini adalah bukti jumlah yang didapatkan dalam suatu waktu. Kepala dinas instansi ini harus tegas dalam hal ini. Harus ada upaya menciptakan system penarikan retribusi yang baik, hingga tidak ada kebocoran, salah satunya dengan lembaran retribusi sebagai bukti, ulas Mardiansyah. Politikus asal Partai Golkar ini menerangkan bila terjadi kebocoran dalam penarikan retribusi, bahkan setiap hari, maka akan merugikan kabupaten ini. Secara otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini menjadi berkurang. Pemerintah dan masyarakat Melawi sangat dirugikan atas adanya kebocoran dalam penarikan retribusi ini, terutama angkutan BTS. Jadi PAD yang kecil ini menjadi bertambah kecil, ujar Mardiansyah. Mengenai adanya truk yang membawa BTS tanpa ada jari, Mardiansyah mengimbau harus mengutamakan keselamatan bersama. Jaring ini berguna agar BTS tidak jatuh saat diangkut. Bila tidak diberi jaring, kemungkinan untuk jatuh sangat besar, kondisi ini jelas akan membahayakan pengguna lain. Ada beberapa kendaraan yang mengangkut tandan buah sawit tanpa dilengkapi jarring pengaman. Ini sangat membahayakan pengguna jalan, keselamatan menggunakan jalan harus diutamakan, papar Mardiansyah. Bagi truk yang telah menggunakan jaring, Mardiansyah memberi apresiasi pada mereka. Sebab telah mengutamakan keselamatan dalam menggunakan jalan umum. Kita berterima kasih pada mereka yang telah menggunakan jaring. Itu menandakan telah mengutamakan keselamatan bersama, pungkasnya. (aji)

Rabu, 11 April 2012

Awasi Peserta (Disdik) Melawi, Senin (9/4) kemarin. Kita dari jajaran Disdik Melawi hingga ke tingkat sekolah, sudah siap melaksanakan UN. Apalagi soal UN sudah tiba dari Pontianak kemarin, kata kepala Disdik Melawi, Drs Paulus, ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/4) kemarin Dirinya mengatakan, soal UN tersebut diantar langsung oleh staf Disdik Provinsi. Saat ini, seluruh soal ujian masih diamankan di Disdik untuk kemudian didistribusikan ke sub rayon. Pendistribusian soal UN ke sub rayon kita rencanakan dimulai besok (hari ini, red). Nanti dari sub rayon akan distribusikan ke sekolah-sekolah

saat H-1 sebelum pelaksanaan UN, kata Paulus. Ia menerangkan, untuk sekolah yang berada jauh dari ibukota kabupaten, soal akan distribusikan lebih awal. Sekolah-sekolah seperti kecamatan Menukung dan Kotabaru dikirim lebih dahulu oleh Disdik Melawi. Tidak ada pengawalan khusus terhadap soal dari aparat berwajib, hanya dari staf Disdik saja. Yang pasti, kata Paulus, sudah ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian. Termasuk saat pengamanan pelaksanaan UN nanti. Soal sendiri sudah di paketpaket sesuai dengan sekolahsekolah. Jumlah soalnya saja disesuaikan dengan jumlah siswa. Jadi tidak ada lebih atau soal cadangan, kata Paulus. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Soal UN, selain disesuaikan dengan jumlah peserta UN juga langsung di-

bungkus dalam satu paket untuk satu sekolah. Sehingga bila ada soal yang hilang, tentunya akan berdampak kurangnya soal untuk peserta ujian. Sesuai dengan POS (prosedur standar operasi) UN, soal tak boleh dibuka atau dibongkar. Jadi kita kirim ke sekolah memang sudah satu paket, sesuai dengan nama sekolah yang tertera di paket tersebut, terang Paulus. Mantan Asisten II Setda Melawi ini juga memastikan pelaksanaan UN di Melawi akan berjalan lancar. Tentang kemungkinan adanya kebocoran soal juga sangat sulit terjadi karena memang soal sudah dikawal dengan ketat serta jumlah soal sesuai dengan jumlah siswa peserta UN. Sehingga kita mengimbau, agar siswa tidak mudah percaya dengan isu bocoran kunci jawaban UN. Kita saja tidak tahu karena kotaknya sudah tersegel, pungkasnya. (aji)

Bangun Lokasi Refreshing Nanga Pinoh. Warga Nanga Pinoh memerlukan tempat refreshing. Namun tempat-tempat yang ada masih belum dikelola. Kondisi ini merupakan peluang bisnis bagi pengusaha. Jumlah penduduk daerah ini semakin berkembang. Pertumbuhan penduduk makin pesat semenjak daerah ini menjadi ibu kota Kabupaten. Sejalan dengan perkembangannya, maka masyarakat Nanga Pinoh sudah masuk dalam masyarakat perkotaan. Kebutuhannya pun makin bertambah dan meningkat. Tidak hanya sandangpangan, tetapi sudah perlu hiburan atau refreshing, kata ulas pelaku usaha, Dwi. kemarin. Dijelaskannya untuk kebutuhan refreshing di kota Nanga Pinoh, masih belum tersedia tempattempat santai yang memadai. Baik ruang terbuka (open space) atau alun-alun, maupun wisata alami maupun buatan. Namun begitu banyak tempat yang sangat berpo-

tensi untuk dikelola sebagai tempat untuk refreshing, namun begitu masih sangat alami atau masih belum dikelola dengan baik. Sebenarnya daerah pantai tanjung atau muara sungai Pinoh sangat bagus untuk tempat santai sore atau malam sambil makan, minum. Ditambah ada hiburan musik. Seperti di Kuching, Malaysia. Sayangnya, pembangunan masih belum selesai, katanya. Ia yakin, kalau daerah Tanjung pertemuan Sungai Melawi dan Sungai Pinoh dikelola dengan baik, hingga sangat enak untuk santai, maka akan banyak masyarakat yang akan berkumpul. Terutama pada sore hari. Jangankan pegawai swasta atau pun negeri, petani karet pun akan santai sore bila memang disediakan tempat yang enak di tanjung. Sebab masyarakat kita pada sore hari kebanyakan santai, ulasnya. Selain itu, jelas Dwi, hutan di tanjung sebelah hulu Serundung

sungai Pinoh juga merupakan tempat refreshing. Apalagi bila musim kemarau, air dangkal, sehingga dapat dijadikan tempat mandi sore. Daerah lain yang bisa dijadikan tempat refreshing adalah jalan di simpang Ella. Sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi. Di Manggala dapat dibangun tempat wisata religius atau rohani. Kemudian daerah bukit lintang juga sangat enak untuk dinikmati alamnya. Hanya permasalahannya yang dihadapi dinas kebudayaan dan pariwisata untuk membuka atau menyediakan tempat rekreasi terbentur keterbatasan dana. Karena itu, sangat dihadapkan ada pengusaha yang perhatian dan mau menginvestasikan modal untuk membangun tempat-tempat rekreasi bagi masyarakat Nanga Pinoh, lebih besar lagi masyarakat Melawi, dan masyarakat luar lainnya, ujarnya. (aji)

Warga menjala ikan di Sungai Melawi yang keruh akibat aktivitas pertambangan pasir. SUKARTAJI

SINTANG RAYA apai ji kitak

Gelar Open Turnamen Bulu Tangkis SINTANG. Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48, Bank Kalbar yang tersebar di seluruh kabupaten melaksanakan berbagai kegiatan, satu diantaranya oven turnamen Bulu Tangkis. Di Sintang, tahun ini kita bekerjasama dengan PBSI Sintang menggelar oven turnamen Bulu Tangkis, ujar Pimpinan Bank Kalbar Cabang Sintang, Dedy Safriyadi, pada Equator Senin (9/4). Diutarakan Dedy, dipilihnya Bulu Tangkis karena ia melihat olahraga ini di Sintang memiliki potensi sangat bagus, baik pada tingkat anak-anak maupun dewasa. Ketertarikan inilah yang membuat dirinya berinisiatif memeriahkan HUT Bank Kalbar Cabang Sintang melakukan kerjasama dengan PBSI Sintang menggelar oven turnamen Bulu Tangkis. Sebenarnya tidak hanya kegiatan olahraga, banyak kegiatan lainnya yang bersifat sosial, ucapnya. Penyelenggaraan oven turnamen secara otomatis terbuka untuk siapa saja. Ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan pengalaman para pemain Bulu Tangkis di Sintang, karena peserta yang ikut diantaranya adalah pemain luar. Paling tidak kalau pemain luar itu bagus, kita bisa belajar. Pertandingan sudah berjalan dan cukup seru. Alhamdulillah, pemain Bank Kalbar masuk semi final, kata Dedy. Terpisah Ketua PBSI Sintang Zulkarnaen, mengatakan ada sekitar 17 club Bulu Tangkis yang mendaftar dan ikut bertanding dalam open turnamen, dua diantaranya club dari Kabupaten Sekadau. Sementara ada empat tim yang masuk semifinal, yaitu tim kesehatan A, Kesehatan B, Bank Kalbar dan club Garuda. Kehadiran sejumlah pemain luar pada open turnamen ini diyakini Zulkarnaen akan memberikan pengalaman baru bagi para pemain Bulu Tangkis di Sintang. Mereka, para pemain Bulu Ta n g k i s l o k a l akan lebih banyak belajar dari para pemain luar yang kemahirannya sudah teruji, pungkasnya. Pimpinan Bank Kalbar Cabang (din) Sintang, Dedi Safriyadi.

Bank Kalbar Gandeng PBSI

Ketungau Hulu Merana Jalan Menuju Perbatasan Tak Bertuan KETUNGAU HULU. Kerusakan akses transportasi darat menuju K t K t H l seKecamatan Ketungau Hulu laku daerah perbatasan meski disikapi serius pemerintah. Tidak sepantasnya jalan menuju berada depan negara bak kubangan Kerbau. Kalau hujan jalan berlumpur seperti kubangan Kerbau, kalau kering berdebu, ujar Edi Sabirin, Tokoh Masyarakat Desa Jasa Kecamatan Ketungau Hulu pada wartawan kemarin.

Saat ini, kata Edi, ruas jalan berlumpur karena kerap kali dilanda hujan. Kondisi h j K di i ttersebut b t sangatt menyulitkan warga, terutama untuk membawa hasil panen ke Sintang. Bahkan tak jarang dengan kondisi jalan yang sulit tersebut mereka lebih memilih menjual hasil panen ke negara tetangga. Panjang jalan sekitar 196 Kilo Meter, tidak begitu jauh. Cuma sangat berat kalau medannya berlumpur, jelasnya.

Edi meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk perbaikan t k melakukan l k k b ik jjalan, l sehingga mempermudah warga setempat membawa hasil panennya maupun belanja keperluan hari-harinya ke Kota Sintang. Kita terus dijanjikan oleh Pemerintah akan segera dibangun jalan lintas perbatasan, yang akan mempermudah turun berbelanja ke Kota Sintang. Tetapi kenyataannya sampai sekarang sudah beberapa tahun terakhir

seperti itu-itu saja malah semakin parah, kesalnya. Terpisah T i h Anggota A t DPRD SinSi tang, Heri Jamri mengaku, prihatin mendengar keluhan warga, terlebih ia merupakan dewan Dapil setempat. Kita minta pemerintah tanggap dan segera mengambil tindakan konkrit. Tidak hanya sekadar janji-janji untuk menyenangkan masyarakat, pelaksanaan di lapangan yang sangat dinantikan, bebernya.

Selama ini, diakui Heri, gembar-gembor pemerintah memerhatikan daerah h tik d h perbatasan b t tak ubah hanya janji belaka. Buktinya, infrastruktur di daerah perbatasan masih sangat minim, bahkan memprihatinkan. Kita minta harus ada kejelasan dari pemerintah siapa yang bertanggungjawab dengan itemitem pembangunan di daerah perbatasan. Jangan sampai saling lempar tanggungjawab, pungkasnya. (din)

Pemekaran Ketungau Jadi Kajian Akademis PNS Jangan Keluyuran SINTANG. Rencana pemekaran Kabupaten Ketungau terus berlanjut. Tahap demi tahap sudah dilalui, bahkan tahun ini memasuki kajian akademis yang di jalin Pemkab Sintang bersama Universitas Tanjung Pura (Untan). Pelan tapi pasti, Pemekaran Kabupaten Ketungau terus berjalan. Sekarang masih menunggu hasil kajian akademis dari Untan, ujar Kartyus, Wakil Ketua 1 Forum Pembentukan Kabupaten Ketungau, dikonfirmasi Equator kemarin. Kajian akademis dilakukan pada tahun 2012. Pemkab Sintang menganggarkan dana sebesar Rp 300 juta untuk kajian akademis tersebut. Dikatakan Kartyus, Surat Keputusan (SK) dukungan pemekaran dari Ketua BPD se Kecamatan Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah sudah terkumpul. Dua kecamatan sudah ada, tinggal Ketungau Hilir saja, ujarnya. Setelah SK dukungan Kepala BPD terkumpul semua, tahapan selanjutnya tinggal menunggu surat persetujuan prinsip pemekaran dari Bupati. Dilanjutkan SK DPRD Sintang dan SK Bupati Sintang tentang penentuan calon ibu kota. Proses berikutnya, SK kesiapan Pemkab Sintang mengalokasikan dana minimal dua tahun untuk

penyelenggaraan pemerintahan, SK DPRD Sintang dan Bupati Sintang tentang penyerahan aset kepada kabupaten persiapan, dan SK penyerahan personil atau pegawai dari kabupaten yang dimekarkan kepada kabupaten otonom baru. Namanya adalah kabupaten persiapan. Jadi belum ada pengalokasian dana untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah, jelas Kartyus. Persyaratan tersebut, sambung Kartiyus, tidak hanya sampai disitu, masih ada yang harus dilengkapi yakni persetujuan DPRD Provinsi dan Gubernur Kalbar untuk diteruskan ke pemerintah pusat. Emang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kita yakin Pemekaran Kabupaten Ketungau tidak terlalu sulit. Selain karena daerah perbatasan, mekanisme yang kita tempuh benar. Tidak asal-asalan, bebernya. Meskipun belum ada penentuan resmi dimana ibu kota kabupaten, namun masyarakat sudah sepakat akan letak tersebut. Masyarakat kita sudah sepakat, ibu kota kabupaten di Nanga Merakai, Ketungau Tengah, yakin Kartyus. Terpisah Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretaris Daerah Sintang, Yasser Arafat,

membenarkan bila proses pemekaran Kabupaten Ketungau terus berjalan sesuai dengan tahaptahap yang sudah ditetapkan. Tahap yang segera dilaksanakan adalah kajian akademis, ucapnya. Dikatakan Yasser, penganggaran kajian akademis sudah dilakukan. Alokasi dana tersebut masuk anggaran tahun 2012 sebesar Rp 300 juta. Saat ini kami sedang menyusun perlengkapan administrasi untuk dilakukannya kajian akademis itu, terangnya. Persiapan yang dimaksud seperti menyiapkan dokumen kontrak, penunjukan PPTK maupun PPK dan sejumlah perlengkapan administrasi lainnya. Kajian akademis ini memakan waktu paling lama delapan bulan, berdasarkan kontrak yang ada. Mulai dari proses penandatanganan MoU sampai dokumen kajian akademis tersusun, bebernya. Bila dokumen kajian akademis sudah tersusun, maka akan diseminarkan untuk mendapatkan masukan. Setelah semuanya lengkap, dari situlah hasil kajian akademis akan dapat diketahui, sekaligus sebagai acuan untuk mengurus persyaratan lainnya, sesuai dengan ketentuan PP Nomor 78 Tahun 2007. (din)

SINTANG. Sekretaris Daerah Sintang H Zulkifli HA, meminta seluruh jajaran PNS di Kabupaten Sintang tetap menjaga tugas, dan tanggungjawab sebagai pelayan masyarakat sesuai dengan sumpah PNS saat dilantik. Disiplin PNS jangan diabaikan. Itu sudah menjadi sumpah saat dilantik, ujarnya. Diakui Sekda, tidak sedikit laporan masyarakat berkenaan dengan disiplin pegawai, seperti keluyuran di warung-warung kopi saat

Zulkifli HA

jam kerja. Sangat kita sesalkan kalau keluyuran pada saat jam kerja, itu sama saja bolos, tegasnya. Sekda meminta, Pimpinan SKPD dapat mengambil sikap terhadap bawahannya yang kurang menghiraukan sikap disiplin pegawai. Kita sudah sering kali mengingatkan, Pak Bupati juga melalui imbauanimbauannya. Disinilah peran Pimpinan SKPD, ujarnya. Sejatinya, PNS selalu standby saat jam kerja di kantor masingmasing. Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab setiap PNS melayani keperluan-keperluan masyarakat di waktu jam kerja sesuai dengan bidang yang ditangani. Jangan di saat masyarakat memerlukan pelayanan malah tidak ada di tempat. Hal seperti ini jelas pelanggaran, tegasnya. Sekda berjanji menanggapi laporan masyarakat berkenaan dengan disiplin PNS. Akan saya koordinasikan dengan Pak Bupati. Bisa saja razia langsung di masing-masing instansi saat jam kerja. Setiap oknum PNS yang kedapatan tidak berada di tempat saat jam kerja, tanpa alasan jelas akan ditindak, pungkasnya. (din)


13 NINGKAU NUAN

Operasi Bibir Sumbing Gratis

dr H Harisson Putussibau. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Hulu menggelar operasi bibir sumbing gratis, di RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau. Kegiatan bekerjasama dengan yayasan peduli penderita celah bibir dan langit-langit asal Kota Bandung ini berlangsung dari tanggal 10 - 13 April. Tim operasi bibir sumbing baru akan tiba di Putussibau sore ini, Selasa (10/4). Tim ini delapan orang, terdiri dari empat dokter bedah mulut, satu dokter spesialis anastesi dan sisanya asisten dokter, kata dr H Harisson MKes, Kepala Dinkes Kapuas Hulu, Selasa (10/4) di ruang kerjanya. Kegiatan ini dalam rangka bhakti sosial yayasan peduli penderita celah bibir dan langit-langit, yang bekerjasama dengan Pemkab Kapuas Hulu, dalam hal ini Dinkes Kapuas Hulu. Sebelum operasi ini, Dinkes Kapuas Hulu sudah melakukan sosialisasi melalui Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kapuas Hulu. Para penderita bibir sumbing, kemudian dibawa ke RSUD dr Achmad Diponegoro. Operasi secara gratis, bahkan termasuk rawat inap pasien. Kegiatan operasi bibir sumbing gratis ini baru pertama kali, kita lakukan, tandasnya. Awalnya, lanjut Harisson, pihak yayasan meminta Dinkes Kapuas Hulu mempersiapkan minimal 50 pasien bibir sumbing. Tapi Kapuas Hulu tidak bisa mendapatkan pasien sebanyak itu. Karena memang penderita bibir sumbing di Bumi Uncak Kapus agak kurang. Kita hanya bisa mendata 37 penderita bibir sumbing. Tapi beruntung mereka akhirnya mau datang, karena kabupaten termasuk daerah khusus, yaitu perbatasan, pungkasnya. Setelah bibir sumbing, Dinkes Kapuas Hulu nantinya juga akan mengadakan operasi katarak gratis. Kegiatan ini akan dilakukan pada tanggal 7 - 9 Mei, juga di RSUD Achmad Diponegoro. Untuk operasi katarak gratis, Dinkes Kapuas Hulu bekerjasama dengan persatuan doktek mata Indonesia (Perdami) rumah sakit Cicendo Bandung. (aRm)

KAPUAS HULU

UNCAK KAPUAS Membangun Bumi Kapuas Hulu

Rabu, 11 April 2012

Lomba Desa Usaha Percepatan Pembangunan Pengkadan. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, melalui Badan Pemberdayaan Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPDPKB) melakukan seleksi perlombaan desa tingkat kabupaten. Dari hasil penilaian akan ditetapkan desa yang akan mewakili Kapuas Hulu di tingkat Provinsi Kalbar. Pada 2012 ini ada tiga kecamatan yang menjadi nominasi untuk dilakukan klariďŹ kasi dan penilaian lapangan. Yaitu Desa Mawan, Kecamatan Pengkadan, Desa Suka Maju, Kecamatan Putussibau Selatan dan Desa Tamao, Kecamatan Embaloh Hulu. Hari ini (kemarin, red) yang mendapatkan kesempatan dinilai Desa Mawan, kata Drs Ibrahim MSi, Kepala BPDPKB Kapuas Hulu, saat penilaian lomba desa, Senin (9/4) kemarin di Desa Mawan Kecamatan Pengkadan. Selain Ibrahim, turut hadir dalam penilaian tersebut, beberapa Kabid, Kasi dan staf BPDPKB Kapuas Hulu. Sementara sebagai tim penilai terdiri dari unsur SKPD terkait sesuai indikator

Penilaian lomba desa-- Arman Hairiadi penilaian, yaitu BPDPKB bidang kelembagaan sosial ekonomi desa, bidang pemerintahan desa, dan bidang sumber daya desa. Kemudian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Hulu, Disdikpora, Satpol PP dan Linmas, serta PKK. Kegiatan perlombaan desa pada hakikatnya merupakan suatu usaha untuk mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan desa secara

kompetitif dan sehat. Melalui kegiatan ini sebagai evaluasi tahunan melihat sejauh mana usaha pimpinan dan masyarakat dalam rangka pembangunan di desa masing-masing, ujar Ibrahim. Sasaran penilaian adalah capaian hasil delapan bidang indikator penilaian, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerin-

tahan, lembaga kemasyarakatan, serta pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Kemudian ditambah empat indikator lagi, yakni keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dan desa, inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa, tingkat kepatuhan terhadap kebijakan penyelenggaraan pemerintahan, serta kinerja kepala desa dan perangkatnya

dalam pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa. Sistem penilaian, dilakukan dengan membandingkan data perkembangan desa pada dua tahun terakhir. Berdasarkan data proďŹ l desa serta rekapitulasi data dasar dan keluarga, serta data tingkat perkembangan desa/kelurahan. Penilaian dilakukan dengan klariďŹ kasi data dan penilaian langsung ke desa. Penentuan juara adalah desa yang memperoleh skor tertinggi berdasarkan indikator penilaian tersebut dan ditetapkan dengan SK Bupati Kapuas Hulu, jelasnya. Perlombaan desa tahun 2009 telah terpilih Desa Semangut Kecamatan Bunut Hulu mewakili Kapuas Hulu dan berhasil keluar sebagai juara pertama di tingkat provinsi. Sehingga berhak mengikuti tingkat nasional. 2011 diwakili Desa Hulu Pengkadan Kecamatan Pengkadan dan menjadi juara ketiga di tingkat Provinsi. Setelah Desa Mawan, tim penilai akan ke Desa Suka Maju dan Lusa ke Desa Tamao, pungkas Ibrahim (aRm)

Sosialisasi Pengangkatan Honorer Menjadi PNS Putussibau. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kapuas Hulu menggelar sosialisasi tentang pengangkatan tenaga kerja honorer untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Senin (9/4) kemarin di aula kantor bupati. Sosialisasi ini dibuka Sekda Kapuas Hulu, Ir H Muhammad Sukri serta dihadiri beberapa kepala SKPD dan diikuti beberapa tenaga honorer. Dijelaskan Sekda, dalam sosialisasi ini pengangkatan honorer dibagi menjadi dua ketegori. Kategori satu, tenaga honorer harus memenuhi persyaratan, di mana gajinya dibiayai oleh APBN dan APBD. Kemudian mesti bekerja di instansi pemerintahan, memiliki masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005, serta berusia minimal 19 tahun dan maksimal 46 tahun per 1 Januari 2006.

Kategori dua, honorer yang a d a h a r u s m e m e n u h i p e rsyaratan penghasilannya dibiayai oleh BOS, BOM, dana proyek dan retribusi. Kemudian bekerja di instansi pemerintah, memiliki masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005, serta berusia minimal 19 tahun dan maksimal 46 tahun per 1 Januari 2006. Saat ditemui wartawan, Sukri mengatakan mereka yang mengikuti sosialisasi ini adalah honorer yang masuk dalam kategori dua. Tenaga honorer diberikan formulir untuk pengisian data dan selanjutnya akan diverifikasi di BKD. Setelah sosialisasi ini formulirnya harus mereka kumpulkan, kemudian akan diberikan ke BKN, ujarnya. Sukri menambahkan para tenaga honorer ini akan diberi-

kan kesempatan untuk melengkapi data, SK dan bukti honor selama dua minggu. Namun untuk lolos atau tidaknya menjadi PNS hal tersebut ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Karena nantinya Pemerintah Pusat yang akan memeriksa kelengkapan data tersebut. Untuk SK harus dibuat sebuah pernyataan. Kalau ketahuan dimanipulasi secara otomatis akan dipecat dan masuk proses hukum, serta yang mengeluarkan juga harus ada pertanggungjawaban, tegasnya. Sukri memaparkan secara umum tenaga honorer yang mendaftarkan diri sudah banyak yang paham. Ini lantaran sebelumnya BKD sudah memberikan selembaran untuk menjadi pegangan honorer yang sudah terdata. Kita sebelumnya hanya memberi selebaran, baru hari ini

Sosialisasi honorer-- Arman Hairiadi sosialisasi. Kita sadari langkah awal masih lemah, ujar Sukri. Sukri mengungkapkan untuk kategori satu sudah diumumkan pada papan pengumuman di beberapa instansi pemerintahan. Namun untuk perkembangan lebih lanjut tidak menutup kemungkinan adanya penambahan honorer yang masuk dalam kategori satu atau pun dua, karena masih terdapat pemveriďŹ kasian data. Jumlah 76 honorer itu bisa berkurang dan bertambah,

untuk kategori satu. Kita akan memberi waktu satu minggu untuk melengkapi dan membenarkan pengisian datanya, setelah dua minggu pertama, setelah itu tidak akan diumumkan lagi, jelasnya. Ditambahkan Sukri, untuk honorer yang berada di luar dari kategori-kategori tersebut akan selalu menjadi tenaga honorer. Tentunya sampai ada kebijakan baru dari pemerintah pusat. (aRm)

BUMI DARANANTE Kabupaten Sanggau Membangun APAI JI KITAK

Bangunan di Atas Fasum, Aturan? SANGGAU. Tata ruang kota Sanggau mesti diperjelas dan dipertegas. Sosialisasi mengenai aturan jangan hanya kamuflase belaka. Jangan sampai memberi celah bagi warga untuk menabrak aturan, khususnya dalam mendirikan bangunan. Fasilitas umum, berupa sungai kecil banyak sudah di atasnya berdiri bangunan milik pribadi dan tempat usaha. Menurut aturan ini sudah tidak dibenarkan. Nah, sejauh mana kinerja instansi terkait dalam melaksanakan sosialisasi mengenai larangan mendirikan bangunan di atas fasilitas umum, ungkap Ketua GP Ansor Kabupaten Sanggau, Abang Indra, kemarin. Kondisi fasum tersebut, kata Indra, sekarang sang at memerhat ikan, diantaranya sudah tidak berfungsi lagi alias tersumbat. Jelas, hal itu akan menimbulkan dampak bagi lingkungan. Dimana, tidak ada lagi saluran untuk air mengalir. Maka, tak mengherankan akan timbulnya air tergenang di mana-mana, ketika diguyur hujan. Rata-rata sungai-sungai kecil itu. Kondisinya sekarang sudah tak berfungsi. Nah, ini jelas akan sangat berdampak bagi lingkungan. Lihat saja sendiri bagaimana kondisi sekarang ini. Beberapa kawasan rawan tergenang air, bebernya. Situasi demikian lanjut Indra, jelas menimbulkan persoalan baru. Makanya, tak ada jalan lain instansi terkait mesti proaktif melakukan pengecekkan dan monitoring di lapangan. Soalnya, hal itu akan memicu persoalan sekarang dan masa depan. Terlebih lagi sekarang ini, drainase dalam kota Sanggau boleh dikatakan masih belum refrentatif. Jelas, tidak akan mampu mengatasi persoalan yang ditimbulkan, karena keberadaan sungaisungai yang sudah tidak berfungsi tersebut. Kita tidak boleh main-main dengan hal ini. Bukan hanya terkait ekosistem saja. Tetapi, bakal menimbulkan permasalahan baru. Saya kira, lebih mudah mencegah daripada memperbaiki, timpalnya. Keberadaan kondisi sungai yang memprihatinkan tersebut beber Indra, diantaranya tersebar di kawasan pantai kota Sanggau. Banyak sekali sungai ini. Nah, makanya selalu dilaksanakan pengawasan. Selain itu, instansi terkait mesti sinkron dan mempunyai kesepakatan mengenai Fasum ini. Jangan sampai, ada pihak yang melarang dan malahan ada pula pihak yang seakan mengizinkan, Fasum untuk didirikan bangunan. Makanya, mesti satu bahasa, karena persoalan yang akan ditimbulkan kedepan sangat besar, pungkasnya. (SrY)

Kontraktor Didenda Rp 700 Juta Menyoal Proyek GPU SANGGAU. Sedikit demi sedikit, kabut menyelubung i proyek pembangunan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Sanggau, yang selesai dikerjakan tahun 2010 lalu, mulai terkuak. Kendati, secara teknis pekerjaan, hingga kini belum bisa dibuktikan, apakah ada indikasi dugaan penyimpangan atau mark up (penggelembungan) anggaran. Namun, di balik itu ada denda keterlambatan yang mesti men-

jadi kewajiban sang pelaksana atau kontraktor. Untuk itu, kontraktor harus mengembalikan uang ke kas daerah sebesar Rp 700 juta. Mirisnya, hingga saat ini, pengembalian itu baru dilaksanakan sebesar Rp 100 juta. Tidak ada uang negara yang hilang dalam pengerjaan proyek itu. Hanya saja, kontraktor dikenakan denda, harus mengembalikan uang ke kas daerah sebesar Rp 700 juta. Nah, sekarang baru dikembalikan Rp 100 juta,

jelas Imran ST, Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sanggau, via telepon selulernya, kemarin. Ungkapan Imran ini, sekaligus mematahkan pernyataan dari Kejaksaan Negeri Sanggau. Dimana merilis hanya Rp 300 juta, yang menjadi kewajiban sang kontraktor. Dibeberkan, atas kewajiban denda yang harus dibayar kontraktor itu. DPU Sanggau telah melakukan berbagai upaya penagihan. Namun, terkesan dianggap angin lalu. Buktinya, hingga menjelang dua tahun

tuntas paket proyek itu dikerjakan, tak kunjung dilunasi. Kita akan terus berupaya menagih kontraktor itu, timpalnya. Diketahui, sang kontraktor ini yang dikabarkan terbelit juga persoalan dengan dua proyek lainnya diduga bermasalah. Kedua proyek itu, terindikasi adanya dugaan penyimpangan. Kini, sedang ditangani Polres Sanggau dan Kejati Kalbar. Kata Imran, pihaknya akan segera mengirimkan surat kembali kepada kontraktor, untuk segera membayar uang denda

akibat keterlambatan pekerjaan tersebut. Keterlambatan itu kan konsekuensi. Ya harus dilunasi, kalau tidak mau bayar jangan jadi kontraktor, cetusnya. Ditegaskan, DPU akan menarik kembali uang denda tersebut dari tangan kontraktor. Walaupun dengan berbagai cara. Sebab bagaimanapun juga uang, tersebut harus masuk ke kas daerah dan milik masyarakat Kabupaten Sanggau. Saya akan bicarakan dulu dengan pak Kadis, bagaimana caranya kita menagih kontraktor itu, agar ia bisa membayar, tukasnya. (SrY

Pengurus PRB, Curhat ke Wabup SANGGAU. Dibelit berbagai carut-marut persoalan. Beberapa pengurus Pasar Rawa Bangun (PRB) Sanggau mencurahkan isi hati (curhat) dengan Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi S IP, M Si, kemarin lalu. Dalam dialog tersebut, Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP, MSi, mengaku sangat konsen untuk menuntaskan berbagai persoalan yang melanda PKL di kota Sanggau. Beliau (Paolus Hadi), akan konsen ikut menyelesaikan persoalan PKL. Setelah mengikuti berbagai persoalan yang terjadi selama ini, ujar Ketua Pengurus Pasar Rawa Bangun (PRB), Jefrial Filly Putra, kemarin lalu.

Perhatian Wakil Bupati Sanggau itu kata Jefrijal, mengingat masih ditemukannya sejumlah pedagang yang menempati tempat-tempat. Yang jelas di larang berjualan. Sehingga membuat pemandangan kota menjadi sumpek. Kami sangat sepakat itu. Ada beberapa hal yang ditekankan pak wakil. Nah, salah satunya akan melakukan pembenahan ke dalam, sebelum menjalankan program PKL ini, jelasnya. Beberapa hal ditekankan itu kata Jefrijal, diantaranya melaksanakan akan inspeksi mendadak (Sidak) ke bangunan PRB. Tujuannya, agar bangunan itu tepat sasaran. Kemudian,

merealisasikan jaringan listrik voucher di PRB, mengaktifkan pengurus PRB secara maksimal. Nah, disepakati pula, tidak akan memindahkan PKL di jalan Kartini untuk sementara waktu. Kemudian, akan mengganti biaya pemasangan listrik yang sudah dipasang sendiri oleh pedagang, bebernya. Selain itu sambung Jefrijal, Pemkab Sanggau akan memberikan tempat baik kios maupun tempat berjualan di PRB. Hanya untuk para PKL yang memiliki KTP Sanggau. Kita sudah sampaikan dengan pak wakil, untuk memprioritaskan pedagang lama. Kan banyak pedagang

Jefrijal Filly Putra (M Khusyairi) baru yang datangnya entah dari mana, tukasnya. Ditegaskan, Jefri sangat mengapresiasi apa yang menjadi

Paolus Hadi S IP, M Si (M Khusyairi) komitmen Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi S IP, M Si untuk menyelesaikan persoalan PKL ini. Kita berharap agar

Kembangkan Karet Rakyat

Hj Sri Rahmawati

Sanggau. Ratu Suri Keraton Surya Negara Sanggau, Hj Sri Rahmawati mengimbau warga masyarakat di Bumi Dara Nante, agar memanfaatkan lahan yang dimiliki, untuk menanam karet. Karet ini merupakan salah satu primadona bagi masyarakat Kabupaten Sanggau. Nah, ini mesti terus dikembangkan. Sekecil apapun lahan, hendaknya dimanfaatkan dengan maksimal, pinta isteri tercinta Raja Sanggau, Drs H Gusti

Arman M Si ini, kemarin. Diketahui, pengembangan karet merupakan salah satu program yang masuk dalam visi dan misi Kabupaten Sanggau, , yang terkenal dengan jargon Sanggau, Bangkit dan Terdepan, melalui berbagai program pembangunan di bidang pembangunan jalan, karet dan tanaman pangan, kesehatan dan pendidikan. Selain itu, karet merupakan tanaman turun-temurun bagi warga masyarakat di Kabu-

paten Sanggau. Disamping itu, merupakan penghasilan utama sebagian masyarakat. Karet ini mudah dalam pemeliharaan dan mengembangkannya. Selain itu, merupakan penghasilan pokok sebagian masyarakat di Kabupaten Sanggau selama ini Dan terbukti sangat menjanjikan dan membawa masyarakat ke arah kemajuan serta peningkatan perekonomian, pungkasnya. (SrY)


14 injeh karaja

Pejabat Kursus Bahasa Inggris NGABANG. Keinginan Bupati Kabupaten Landak Dr Adrianus Asia Sidot MSi meminta pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemkab Landak bisa berbahasa Inggris, direspon positif para pejabatnya. Para pembantu bupati tersebut antusias mengikuti kursus bahasa Inggris dengan instruktur yang didatangkan dari berbagai negara di bawah naungan lembaga International Centre for English Excellent (ICEE). Para pejabat yang mengikuti kursus bahasa Inggris inipun juga tergabung dalam Executive English Conversation Group (EECG). Menurut koordinator kursus bahasa Inggris, Aswandi Daris mengatakan, Bupati Landak berkeinginan agar para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Landak bisa berbahasa Inggris secara aktif dan komunikatif. Dengan demikian diharapkan para pejabat di lingkungan Pemkab Landak yang menduduki eselon III dan II mampu berbahasa Inggris secara aktif dan komunikatif, ujar Daris, Senin (9/4) di kantornya. Dikatakannya, salah satu syarat sebagai manajer atau top leader, kemampuan berkomunikasi untuk menyampaikan hal penting kepada semua pihak. Salah satunya harus fasih berbahasa Inggris. Dengan demikian para pejabat tersebut bisa melobi atau mengkomunikasikan dana-dana luar negeri yang diperlukan untuk membangun Landak. Sebab banyak dana asing untuk Landak yang menganggur sekarang ini, ungkap Daris yang juga Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Landak yang fasih berbahasa Inggris ini. Dari 100 pejabat yang diundang untuk mengikuti kursus bahasa Inggris pada Senin (2/4) lalu di Kantor Bupati Landak, di atas 50 persen para pejabat mengikuti kursus tersebut. Jadi, antusias pejabat untuk mengikuti kursus bahasa Inggris ini cukup tinggi. Tapi yang namanya bahasa Inggris, jangankan yang belum tahu sama sekali, yang sudah fasih berbahasa Inggris kadang-kadang lupa bahasa Inggris, katanya. Sampai saat ini belum bisa diketahui siapa saja pejabat yang pandai dan belum pandai berbahasa Inggris. Makanya pertemuan yang berlangsung hari ini (kemarin, red) akan dilakukan interview terhadap para pejabat untuk mengetahui siapa yang kategori dasar, menengah dan sudah fasih berbahasa Inggris, jelas Daris. Daris memaparkan, tidak ada honor yang diterima bagi para instruktur bahasa Inggris tersebut. Apalagi mereka menolak untuk menerima honor. Para instruktur bahasa Inggris tersebut merupakan tenaga sukarela yang berjumlah tujuh orang, dua dari Amerika, dua dari Filipina, seorang dari Singapura, seorang dari Irlandia dan seorangnya lagi dari Indonesia. Lembaga ICEE inipun berkedudukan di Singapura yang tergabung dari seluruh negara di dunia ini, jelasnya seraya mengatakan para instruktur bahasa Inggris tersebut juga mengajar bahasa Inggris di STKIP Pamane Talino Landak. (tar)

LANDAK EDO Membangun Negeri Intan

Rabu, 11 April 2012

Hari Kartini Moment Membangun Diri NGABANG. Menjelang peringatan hari Kartini, Dharma Wanita Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Bunhut) Landak menggelar kegiatan lomba peragaan busana kebaya. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Bunhut Vinsensius SSos MM dan seluruh stafnya. Perlombaan busana kebaya dirancang sesederhana mungkin, namun memiliki arti penting terhadap wanita untuk menjawab tantangan yang berat ke depan. Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Disbunhut, Marsiana Nengsih mengatakan, kaum perempuan selain terdiri dari berbagai profesi juga sebagai pendamping suami serta mendidik anak-anaknya. Di samping itu kaum perempuan juga dituntut mampu untuk menguasai semua teknologi dari berbagai bidang. Maka dari itu emansipasi yang digaungkan Kartini sangat tepat dilakukan pada saat sekarang. Usaha kaum wanita di bidang emansipasi secara umum di Indonesia cukup berhasil. Hal ini dibuktikan dengan banyak kaum wanita menduduki jabatan penting di berbagai instansi pemerintah. Hal ini tidak terlepas

Kegiatan pembukaan kegiatan ibu-ibu Dharma Wanita di kantor Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Selasa (10/4). dari perjuangan Kartini sebagai ibu bangsa. Tugas kita sekarang hanya meneruskan perjuangan yang telah dirintisnya. Walaupun tugas seorang perempuan bisa dikatakan berfungsi ganda yaitu

sebagai ibu rumah tangga dan sebagai ibu masyarakat, harus dituntut bijak dan harus mampu melakukan fungsi ganda ini, ujar Nengsih. Peringatan hari Kartini, kiranya

dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan tanggung jawab bersama dalam mengembangkan potensi diri. Sebagai langkah awal keluarga yang sejahtera, harus tercermin dalam kehidupan

berumah tangga. Oleh karena itu, nilai-nilai moral yang bersumber dari nilai Pancasila harus ditanamkan sejak dini kepada semua anggota keluarga. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak serta bapak kepala dinas perkebunan dan kehutanan yang telah memberikan dorongan, sehingga acara yang baik ini dapat terwujud, ucapnya. Kepala Dinas Bunhut Vinsensius mengatakan, dirinya selalu memberikan support bagi kaum ibu di lingkungan dinasnya. Dorongan ini berupa material maupun spritual. Karena menurut dia, acara ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan serta membuka ruang komunikasi bagi wanita di lingkungan Disbunhut. Seorang ibu adalah tonggak yang kokoh di tengah-tengah keluarganya. Karena mereka yang setiap hari mendidik anak-anak, yang mana mereka adalah cikal bakal generasi penerus. Untuk itu hindari hal-hal yang bertolak belakang dengan ajaran-ajaran agama masing-masing, karena tugas seorang ibulah yang melaksanakan hal ini di rumah, ujar Vinsensius. (tar)

Tidak Ikut UAS Dinyatakan Gugur MANDOR. Sebanyak 166 siswa sekolah dasar (SD) mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) rayon 02 di SDN 02 Mandor, Kecamatan Mandor, Senin (9/4). UAS dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis. Ketua Panitia penyelenggara UAS Matias Lopo mengatakan, 166 murid yang mengikuti UAS untuk rayon 02 Mandor diadakan di SDN 02 Mandor. untuk anggota rayon 02 terdiri dari delapan SD yang tergabung untuk mengikuti UAS. Diantaranya, SD 02 Mandor, SD N15 Salatiga, SDN 18 Bobor, SDN 19 Singkong Luar, SDN 20 Mandor, SDN 24 Kopiang dan SDN 33 Liansipi serta MIS Model Penda i Mandor.

Setelah mengikuti UAS, pada 7 Mei mendatang baru mengikuti Ujian Nasional (UN), kata Lopo. Jika ada murid yang tidak mengikuti UAS, mereka harus membuat surat keterangan dengan alasan yang tepat, baik sakit harus ada keterangan dari dokter atau Puskesmas serta halangan lainnya. Kemudian yang bersangkutan bisa mengikuti ujian susulan. Jika tidak ada keterangan, murid tersebut akan digugurkan, kata Lopo. Dijelaskannya, tahun lalu semua murid lulus semua. Namun setiap tahun nilai ketentuan ujian semakin meningkat. Kita berharap tahun ini semuanya bisa lulus dengan nilai yang memuaskan, harap Lopo. (tar)

Peserta UAS dari SD Negeri 02 Mandor mengisi soal yang disuguhkan gurunya. Antonius Sutarjo/Equator

BUMI LAWANG KUARI balai betomu

PKJ Selalong Hapus Cerita Pasien Telantar SEKADAU. Te k a d Pe m kab Sekadau membangun Puskesmas Kesehatan Jiwa (PKJ) di Selalong sudah bulat. Banyak hal yang melatarbelakang i tekad itu, salah satunya menghilangkan cerita adanya pasien yang terlantar. PKJ itu bisa jadi tempat menampung pasien kita yang sudah sembuh. Mudah-mudahan dengan adanya PKJ itu, tidak ada lagi pasien kita yang terlanRupinus tar, ujar Rupinus SH MH, Wakil Bupati Sekadau menjawab Equator, Senin (9/4). Sekadau memiliki sejarah kelam dalam menangani pasien gangguan jiwa. Ada tiga pasien yang sudah dinyatakan sembuh di RS Jiwa Singkawang terkatung-katung nasibnya. Para pasien jiwa yang sudah sembuh itu tidak bisa dipulangkan ke Sekadau karena pihak keluarga tidak ada yang mau untuk merawatnya. Selain itu, masyarakat di kampung halaman sang pasien tersebut juga menolak pasien itu kembali ke kampung karena khawatir penyakit jiwa pasien itu kambuh. Jika PKJ Selalong itu sudah dibangun, mereka bisa ditampung di sana. Perawat di PKJ juga bisa memberikan pendampingan perawatan terhadap mereka, ucap Rupinus. Selain tempat menampung pasien yang sudah sembuh, PKJ Selalong, lanjut Rupinus, juga bisa dijadikan tempat untuk persinggahan sementara para pasien gangguan jiwa. Sebelum diberangkatkan ke RSJ Singkawang, mereka juga bisa ditampung di situ, jelasnya. Para pasien yang ditampung di PKJ Selalong tersebut akan diobservasi dan diberikan penanganan medis. Dalam masa observasi tersebut, pihak keluarga bisa mudah untuk menjenguk karena tidak perlu harus buang uang dan waktu yang banyak ketimbang harus ke Singkawang. Jika dalam masa observasi itu pasien gangguan jiwa itu sembuh, mereka bisa langsung dipulangkan ke kampung halamannya. Dengan begitu, pemerintah tidak perlu mengeluarkan dana lebih besar untuk merujuk pasien tersebut ke RSJ Singkawang. (bdu)

Peserta UN Capai 8.092 Orang SEKADAU. Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD, SMP dan SMA akan segera dilangsungkan. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau melakukan pendataan jumlah murid yang akan mengikuti UN. Kepala Dikpora Kabupaten Sekadau melalui Kabid Dikmenti, Hj Utin Diana Kumala memaparkan, sebanyak 8.092 murid terdaftar sebagai peserta ujian nasional tahun ajaran 20112012 ini. Sedangkan jadwal ujian nasional tingkat SMA/SMK akan digelar pada 16 April, SMP/MA tanggal 23 April, dan SD tanggal 7 Mei. Siswa yang terdaftar sebagai peserta UN itu berasal dari semua sekolah dan jenjang pendidikan, kata Utin kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin. Dari total keseluruhan peserta UN, sebanyak 3.776 siswa merupakan peserta

dari tingkat SD/MI/SDLB yang berasal dari 196 buah sekolah. Di Sekadau sendiri, Sekolah Dasar terdapat 217 buah. Namun, beberapa sekolah belum mengikuti UN karena merupakan unit sekolah yang terbilang baru. 21 SD itu siswanya belum sampai kelas VI. Jadi belum bisa ujian. Untuk SMP dan SMA juga ada yang belum ikut ujian. Alasannya sama, jelas Utin. Untuk peserta UN SMP, ada 2.757 siswa dari 57 sekolah. Ada 12 SMP yang belum mengikuti UN dari total 69 buah SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA/ MA, dari 15 buah sekolah, 1 diantarannya yakni MA Ar-Rahmah dipastikan belum mengikuti ujian. Dengan demikian, 1.243 peserta dari 14 sekolah akan bertarung pada 16 april nanti. Berbeda dengan SMK, 4 sekolah yang ada semuanya ikut andil. Total peserta ujian nasional SMK ada 336 siswa. Berdasarkan SK Bupati Sekadau nomor 423.7/30/

Perbaikan Permanen SEKADAU. Anggota DPRD Sekadau dari Dapil II (Sekadau Hulu, Nang a Taman, dan Nanga Mahap), Aron SH minta agar perbaikan Jalan Sekadau-Nanga Mahap tidak lagi dilakukan dengan system tambal sulam. Perbaikan jalan tersebut harus dilakukan secara permanent. Kalau tambal sulam, mubajir. Sebab perbaikan dengan system itu tidak bertahan lama, kata Aron kepada Equator, kemarin. Perbaikan jalan yang dilakuDikpora/2012 tertanggal 13 Februari 2012, UN SMA akan diselenggarakan di 10 sekolah induk. Sedangkan sekolah lainnya menumpang, karena belum memenuhi kriteria kelayakan. Untuk sekolah penyelenggara, diutamakan sekolah negeri. Pertimbangan lainnya, seperti jarak,

kan dengan system tambal sulam, diakui Aron, cepat rusak. Kondisi ini menyulitkan masyarakat yang berlalu lalang. Apalagi musim hujan seperti ini. Kerusakannya sangat parah, tuturnya. Jalan Sekadau-Nanga Mahap memiliki panjang 68 KM. Dari jumlah tersebut, hanya 19 KM jalan yang kondisinya baik. Selebihnya rusak. Kita berharap tahun depan bisa diperbaiki secara permanent, harap Aron. (bdu) akreditsai dan jumlah murid juga berpengaruh menentukan kelayakan, jelas Utin. Untuk SMK, UN akan diselenggarakan di SMK Amaliyah dan SMKN 01 Sekadau. Sedangkan untuk tingkat SMP/sederajat, ada 38 sekolah penyelenggaraan yang tersebar di 7 sub rayon. Selain Dikpora yang melakukan persiapan, Polres Sekadau juga menerjunkan sejumlah personilnya untuk mengawal pendistribusian soal UN tingkat S M A / S M K , k e -

Polisi Kawal Soal Ujian

Aron marin. Pengawalan dilakukan mulai dari kantor Dikpora hingga soal itu dikirimkan ke sekolah penyelenggaraan UN. Soal-soal yang masih utuh dalam kemasan box dus itu didistribusikan dari Pontianak Senin dan tiba di kantor Disdikpora pada pukul 12.47 Selasa siang. Totalnya ada 47 box soal yang dikirimkan dari Pontianak. Sampai hari ini kondisi ďŹ sik soal masih utuh, kemasan tidak mengalami kerusakan ataupun sobek. Untuk soal UN SMP/MA/SMPLB, akan didistribusikan dari Pontianak pada tanggal 16 April pekan depan. Pihak Dikpora menegaskan tidak ingin berlamalama menyimpan soal-soal itu di kantor Dikpora. Mereka memilih langsung mendistribusikan soal ke sekolah tempat penyelenggaraan UN. (bdu)


15 pempadahan

Izin Belajar Bukan Hanya untuk Naik Pangkat Ketapang. Sorotan tajam terhadap para pegawai negeri sipil yang menjalani izin belajar kembali datang dari anggota DPRD Ketapang, Sahrani. Menurut dia, ijin belajar yang diberikan pemerintah daerah, harusnya dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai ijin belajar hanya untuk kenaikan pangkat. Jangan sampai sekolah hanya untuk menaikkan pangkat atau gaji. Lebih dari itu harus ditingkatkan profesionalisme dalam pelayanan terhadap masyarakat, kata dia. Dikatakannya hampir dinas-dinas di lingkungan Pemkab Ketapang kekurangan tenaga spesialis. Itu dapat dilihat kata dia, seringnya PNS mengupah seseorang yang bukan PNS untuk melakukan tugas. Sering itu, PNS mengupah orang yang bukan pegawai untuk membuat gambar, design atau lainya. Jadi yang bukan PNS lebih pintar dari yang PNS, bebernya. Tapi ia menegaskan itu tak semua. Pasalnya seperti bagian keuangan, kata dia, sudah diisi oleh orang-orang yang berkompeten. Ditegaskannya inti tugas pokok dari PNS adalah pelayanan optimal kepada masyarakat. Bukannya saya melebihkan pegawai bagian keuangan. Mungkin karena mereka sudah biasa berhadapan dengan BPK atau pemeriksaan, mereka bisa paham, terangnya. Sementara itu, Asisten III Setda Ketapang, Normaniah, menjelaskan ada aturan yang harus dipenuhi PNS yang mengusulkan izin belajar. PNS yang ingin melakukan izin belajar, harus diusulkan dari SKPD masing-masing. Mereka yang diizinkan belajar telah melalui pengakajian dari Badan pertimbangan jabatan dan pangkat (Baperjakat). (KiA)

Orang Miskin Jangan Dibuatkan Rumah Ketapang. Ketua Himpunan Kerukunan Pedagang Kecil dan Asongan (HK-PEKA) Ketapang, Sugeng, MT, mengkritisi adanya program PNPM yang membuatkan rumah bagi masyarakat miskin. Menurutnya hal itu tidak akan efektif untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Orang miskin jangan dibuatkan rumah. Kalau dibuatkan rumah mereka tidak akan kaya. Tapi berikan mereka modal usaha, ujar Sugeng kepada Equator. Ia mengatakan dengan membangun rumah, tidak banyak yang bakal didapat dalam hal pemberantasan kemiskinan. Masyarakat miskin mendapat rumah juga akan tetap dalam kondisinya. Yang berubah hanya tempat tinggalnya saja. Sementara dari taraf hidup dan kesejahteraan, sama sekali tidak membantu. Karena itu lanjut dia, dengan diberikan modal usaha, paling tidak masyarakat kecil dapat berupaya untuk mengubah nasib mereka. Berikan mereka (masyarakat kecil, red) modal dan pelatihan-pelatihan agar mereka bisa berusaha sendiri. Tanpa dibuatkan rumah pun mereka bisa kaya, terangnya. (KiA)

KABUPATEN KETAPANG

Rabu,11 April 2012

Angka Pengangguran Turun 3,07 Persen 52,98 Persen Masyarakat Bekerja di Sektor Pertanian Ketapang. Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2011 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja Kabupaten Ketapang mencapai 221 ribu orang, meningkat sekitar 11,95 ribu orang dibanding Agustus 2010. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Agustus 2011 juga meningkat 3,55 persen dibanding kondisi bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Pada Agustus 2011 TPAK Kabupaten Ketapang mencapai 75,20 persen, di mana dari total angkatan kerja tersebut sekitar 213.042 orang merupakan bekerja, jelas Hadi Santoso, Kepala BPS Ketapang. Dikatakannya seiring dengan terus tumbuhnya perekonomian Ketapang, saat ini tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga

mengalami penurunan. Hal itu bisa dilihat dari angka TPT pada Agustus 2011 sebesar 3,70 persen atau jumlah penganggur sekitar 8,18 ribu orang, dan menurun 0,20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 3,90 persen. Ia menilai, angka tersebut, lebih rendah dibanding TPT Provinsi Kalimantan Barat yakni sebesar 3,88 pada periode yang sama. Namun jika dibandingkan antarkabupaten/kota, TPT Kabupaten Ketapang menduduki peringkat ke empat dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Ditanya tentang peringkat kabupaten/kota yang menduduki peringkat tertinggi dan terendah dalam TPT itu, ia memaparkan daerah dengan TPT tertinggi adalah Kota Pontianak sebesar 7,26 persen, Kota Singkawang

5,34 persen, sementara TPT terendah di Kabupaten Kapuas Hulu 2,50 persen dan Kayong Utara 2,56 persen. Menurutnya penurunan angka pengangguran pada level 3,70 persen dari total angkatan kerja tentunya patut mendapat apresiasi, karena hal ini bisa di klaim sebagai suatu keberhasilan. Penurunan angka pengangguran berkorelasi dengan pengurangan angka kemiskinan. Idealnya, penurunan angka pengangguran berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan. Ketika banyak angkatan kerja terserap, maka akan memperoleh penghasilan yang bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ungkapnya. Meski begitu lanjutnya, terkadang penurunan angka pengangguran tidak serta-merta menurunkan angka kemiskinan,

karena banyak faktor lain yang memengaruhi tingkat kemiskinan, misalnya tekanan inflasi karena gejolak harga pangan atau kebutuhan sehari-hari. Ketika inďŹ&#x201A;asi tidak terkendali, maka kemiskinan bisa meningkat, begitu juga sebaliknya. Penurunan angka pengangguran hanya salah satu faktor saja, terangnya. Dilihat berdasarkan sektor per lapangan kerja utama, sektor pertanian, menurut data BPS Ketapang masih merupakan sektor yang paling dominan dalam penyerapan tenaga kerja. Tahun 2011, sekitar 52,98 persen dari penduduk usia kerja yang bekerja di sektor pertanian, sektor Industri pengolahan sebesar 3,38 persen, sedangkan sektor perdagangan dan sektor jasa masing-masing sebesar 12,76 persen dan 12,18 persen. Se-

mentara itu sektor pertambangan dan penggalian yang menjadi salah satu andalan di Kabupaten Ketapang juga cukup besar menyerap tenaga kerja yaitu sekitar 9,81 persen. Lebih lanjut Hadi Santoso menerangkan, jika diperhatikan menurut status pekerjaan utama, pada Agustus 2011 persentase pekerja formal di Kabupaten Ketapang sebesar 30,84 persen, sedangkan pekerja informal sebesar 69,16 persen. Jumlah pekerja formal tersebut meningkat dibandingkan Agustus 2010 yang pekerja formal hanya sebesar 27,55 persen dan pekerja informal sebesar 72,45 persen, ucapnya. Sementara itu persentase pekerja yang berstatus buruh atau karyawan atau pegawai keadaan Agustus 2011 cukup besar yaitu 27,02 persen atau sekitar 57,56 ribu orang, naik 13,35 persen dibanding Agustus 2010 yang sekitar 50,78 ribu orang. (KiA)

Kantor Bupati Jadi Ajang Lomba Sumpit Ketapang. Selain rencana lomba sampan, olahraga tradisional menyumpit juga segera digelar pada 21 April mendatang di halaman kantor bupati. Kegiatan yang dimotori Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang rencananya diperuntukkan untuk putra dan putri dan dibagi dalam tiga kategori. Menurut Kasi Olahraga Dinas Budparpora Ketapang, Bernard Irawan kegiatan tersebut terdiri dari tingkat seleksi daerah, tingkat umum dan tingkat pemula. Untuk tingkat umum mewakili kecamatan, klub atau sekolah dengan mengikutsertakan peserta kategori perseorangan atau sekolah dengan mengikutsertakan peserta. Demikian juga kategori perseorangan putri banyaknya tidak dibatasi. Sedangkan tingkat pemula (SD/SLTP), kategori perseorangan putra banyaknya tidak dibatasi. Selama pertandingan, peserta diwajibkan memakai pakaian olahraga, syarat lainnya harus berbadan sehat, kata Bernard

Irawan. Ditambahkan Drs Syaiful Zalid, Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Budparpora Ketapang, sasaran/target dalam lomba menyumpit ini adalah target berbentuk lingkaran dengan lingkaran terkecil bernilai 100 hingga lingkaran terbesar bernilai 10. Tinggi titik tengah lingkaran dengan permukaan tanah berjarak 156 cm. Ada pun jarak sumpitan, untuk tingkat seleksi daerah 30 meter putra posisi berdiri atau jongkok. Sedangkan putri jarak sumpitan 20 meter. Kategori umum dengan jarak 20 meter, sedangkan putri dengan jarak 15 meter. Untuk tingkat pemula (SD/SLTP) jarak sumpitan 15 meter. Di mana jarak dihitung dari posisi ujung jari kaki, garis start ke papan sasaran. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan panjang lebar mengenai peraturan pertandingan. Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ketapang, Yudo Sudarto menerangkan, tujuan rencana dise-

Bupati Ketapang mencoba olahraga tradisional menyumpit pada kegiatan eksebishi di Kecamatan KendawanganĚśist lenggarakannya lomba olahraga tradisional adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan melestarikan olahraga-olahraga tradisional. Karena seiring dengan perkembangan jaman olahraga tradisional dan permainan masyarakat sudah mulai ditinggalkan. Menurutnya, olahraga tra-

disional seperti tarik tambang, menyumpit, begasing, takraw, sampan, terompah dan lain-lain merupakan permainan masyarakat yang sudah ada sejak jaman dahulu. Di mana, permainan rakyat ini mengandung nilai sejarah dan pendidikan yang ada di berbagai daerah.

Olahraga tradisional juga dapat dijadikan sebagai permainan yang mampu mendorong orang untuk menjadi lebih aktif, kreatif, berkembangnya kecerdasan secara intelektual, emosional dan spiritual untuk jiwa, ďŹ sik dan mental, jelasnya. (KiA)

SAMBUNGAN PATROLI

Pembuatan SIM Diperketat

Segera Ditangkap,...............................................dari halaman 9 Polisi berupaya maksimal penyelesaian berkas pelaku yang masih bawah umur. Sebab masa penahanan hanya selama 20 hari dengan waktu

perpanjangan 10 hari. Kecuali bagi pelaku yang sudah dewasa. Masa penahanan dan perpanjangan l e b i h p a n j a n g w a k t u ny a .

Sedangkan pelaku yang buron, dalam waktu dekat akan segera tertangkap. Karena itu lebih baik menyerahkan diri, tegas Puji. (sul)

Satpol PP Bentrok.................................................dari halaman 9 untuk membangun lapak dengan model bongkar pasang. Pembongkaran ini tidak ada pemberitahuan kepada PKL yaitu dari Kepala Satpol PP sendiri, saya kecewa dengan Pak Sarif karena tidak adil, geramnya. Kasi Operasional Sat Pol PP Kota Pontianak, Uray Abu Bakar mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan kepada pemilik lapak yang berada di simpang Jalan Alianyang itu. Jadi jangan salahkan kami kalau dibongkar dengan paksa, ujarnya. Uray menambahkan, pembongkaran lapak tersebut

harus dilakukan karena lokasi yang selama ini digunakan Mursiah untuk berjualan nasi akan dijadikan taman oleh Pemerintah Kota Pontianak. Jadi semua yang melanggar aturan akan kita tertibkan, tegasnya Dia menjelaskan, terkait insiden pembongkaran yang melukai satu orang, pihaknya secara tegas menepis kalau korban luka itu diakibatkan pemukulan anggotanya. Tadi itukan ada sempat dorong-dorong anggota kami dan PKL, jadi korban yang terluka itu mungkin jatuh dan terkena batako kali, katanya.

Dikatakan Uray, bagi korban yang terluka kalau mau melaporkan ke polisi dan Komnasham silakan saja. Jangan sampai melakukan penekanan dan pembenaran dalam kejadian ini, harapnya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, Utin Sri Lena Candra Midi mengatakan, lokasi di simpang Jalan Alianyang yang digunakan PKL akan digunakan sebagai taman kota. Inikan untuk kepentingan umum dan bukan untuk kepentingan perorangan, katanya. (ben)

Ternyata Perampok ..........................................dari halaman 9

Tes pembuatan SIM diperketat di Polresta Pontianak. Para pembuat SIM mengikuti tes lalu lintas-Syamsul AriďŹ n. Pont ianak. Satuan Lalu Lintas Polresta Pontianak memperketat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Tidak seperti sebelumnya, kini pemohon SIM wajib menerima materi etika berlalu lintas melalui Diklat. Uji coba sistem baru pembuatan SIM ini, sejak dua hari lalu sudah kita berlakukan. Diharapkan dengan sistem ini pemohon SIM semakin paham cara berkendara yang baik dan benar, kata Kasat Lantas Polresta Pontianak, Kompol Boy Samola, ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Bertemakan Revitalisasi SIM Berbasis Kompetisi pemohon wajib mengikuti pendidikan dan latihan ketika mengajukan pembuatan SIM. Materi yang disampaikan berupa

teori mengenai rambu dan etika berlalu lintas. Sehingga setiap pemohon dipastikan memahami aturan lalu lalu lintas ketika miliki SIM. Diklat berlangsung sekitar tiga jam. Di situ kita juga tayangkan video mengenai pelanggaran lalu lintas. Termasuk dampak dari pelanggaran dan kelalaian yang dilakukan pengendara, hingga berakibat kecelakaan fatal. Apalagi kecelakaan lalu lintas di kawasan Pontianak cukup tinggi, ungkap Boy. Boy menilai, tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas masih rendah. Terbukti dengan masih banyaknya sanksi tilang yang terpaksa diberikan. Akibat beragam jenis pelanggaran yang dilakukan. Maka langkah

dengan memperketat seleksi pengajuan SIM, tujuannya meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. Tindakan ini diambil untuk kepentingan bersama. Sehingga semua pemegang SIM telah benar-benar layak. Agar pengendara semakin merasa aman dan nyaman di jalan raya. Begitu juga pengendara, lebih hatihati dalam mengendarai, supaya angka kecelakaan lalu lintas menjadi minim, papar Boy. Berdasar data Satlantas Polresta Pontianak, tercatat 100150 pengajuan pemohon SIM setiap harinya. Didominasi pemohon baru yang telah menginjak usia sesuai syarat yang ditentukan. Maka Diklat pengajuan SIM dilakukan secara bertahap. Satu

hari, Diklat kita bagi menjadi dua gelombang. Setiap gelombangnya diikuti 50-60 pemohon SIM, tutur Boy. Selain penyampaian materi, lanjut dia, praktik berkendaraan juga wajib diikuti pemohon SIM. Mereka akan didampingi petugas lantas berkendaraan di jalan raya. Sambil melintas mereka akan diajarkan tata cara berkendara yang baik. Sesuai petunjuk rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan. Agar masyarakat semakin paham dan menambah wawasan akan tertib berlalu lintas. Setelah miliki SIM, diharapkan kita tidak akan lagi melihat pengendara ugalugalan. Yang dapat membahayakan keselamatan diri pribadi maupun orang lain, tegasnya. (sul)

sepi dia mulai mau merampok saya. Pemuda itu mau menjatuhkan saya dari motor. Saya pun minta tolong kepada warga namun tidak ada yang menghiraukannya, ujar Atik. Pria tersebut yang membonceng Atik semakin laju. Bahkan sepeda motor tersebut oleng, karena saking lajunya. Sambil ngebut, pria itu berupaya menjatuhkan saya dari motor. Tangannya menolak saya, tetapi saya tetap duduk di belakang dan berpegang erat di besi motor, jelas Atik.

Atik yang sudah kalangkabut karena ingin dirampok, langsung menutupi mata pria yang baru dikenalinya itu menggunakan tangannya. Akhirnya kedua pengendara sepeda motor tersebut terpental ke aspal di depan Gang Mawar, Jalan Adisucipto, Sungai Raya. Saat itulah saya berteriak minta tolong. Warga berdatangan dan langsung menangkap pria yang memboncengi saya, jelas Atik. Salah seorang warga Gang Mawar yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, dia bersama rekan-rekannya

memandang wanita berteriak minta tolong dan langsung menghampirinya. Awalnya saya kira hanya pertengkaran antara cowok dengan ceweknya. Saya pun tidak ambil pusing, ungkapnya. Setelah Atik kembali berteriak rampok, warga Gang Mawar berhamburan menuju Atik dan pria yang memboncenginya. Tak sempat lari, pria tersebut langsung ditangkap dan dihakimi warga. Setelah itu pria yang mengaku bernama Adi tersebut digelandang warga ke pos kamling sebelum diserahkan ke aparat kepolisian. (ben)

Memalsukan Hak Cipta..............................dari halaman 9 buat (menjual barang palsu, red) Amar putusan majelis hakim turut menolak pembelaan terdakwa terhadap dakwaan dan tuntutan JPU. Yang terdakwa menyatakan tidak bersalah dan ingin dibebaskan dari segala bentuk tuntutan hukum. Karena itu meminta majelis hakim untuk dapat memper-

timbangkan pembelaan yang telah disampaikan. Namun majelis hakim berpendapat sama dengan JPU, sesuai dengan fakta di persidangan. Sementara UU hak cipta yang dilanggar terdakwa diatur dalam pasal 72 ayat 2 UU Nomor 19/2002. Majelis hakim dalam putusannya juga menyatakan barang bukti yang

disita untuk dimusnahkan. Sekaligus memberi kesempatan terdakwa menggunakan upaya hukum untuk vonis yang dijatuhkan. Terdakwa dengan kesempatan yang diberikan menyatakan pikir-pikir. JPU memutuskan hal yang sama dengan terdakwa, usai ditanya majelis hakim. (sul)


16

Rabu, 11 April 2012

KETUA Umum DPP PKB, A Muhaimin Iskandar, MSi mengingatkan, DPW PKB Kalbar hendaknya bisa menjaga partai, menjaga pilar demokrasi sekaligus perdamaian. Sehingga berbagai perbedaan suku, etnik dan agama di Kalbar benar-benar konsen PKB untuk menjadi jembatan. Karena sejarah itu sudah dimulai oleh pendiri partai KH Abdurrahman Wahid. Sampai saat ini saya menunggu laporan dari pengurus. Dan kita serahkan kepada DPW, ujar Muhaimin, pada wartawan usai melantik Pengurus DPW PKB Kalbar, di Auditorium Untan, Minggu (1/4). Bukan itu saja, Muhaimin juga meminta, PKB di Kalbar dengan pengurus baru untuk berperan aktif bagi menjaga pilar-pilar perdamaian khususnya di Kalbar. Juga menjadi kekuatan yang kian proaktif dalam membangun bangsa. Karena itu, pelantikan ini diharapkan pengurus bisa bekerja keras dan mengabdi hingga PKB bisa bermakna bagi masyarakat, harapnya. Menurutnya, pelantikan kali ini mengawali pondasi sebagai langkah untuk pengabdian PKB kepada bangsa lebih besar lagi. Karena PKB antara Islam dan Indonesia menyatu dalam diri PKB.

PKB didirikan untuk diabdikan pada bangsa dan negara. Indonesia yang plural harus dijaga. Sejarah telah membuktikan saat pembentukan negara Indonesia NU berperan menyatukan perbedaan antara Indonesia Barat yang menginginkan Indonesia negara Islam dan Indonesia Timur menginginkan bukan negara Islam. NU berperan menyatukan hal itu sehingga terbentuklah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), papar Muhaimin. Muhaimin menegaskan, saat ini PKB terus menerus melakukan konsolidasi. Bahkan terakhir menurut survey terbaru seperti Lembaga Survey Indonesia (LSI) bahwa PKB menduduki posisi ke 3 di Indonesia. DPW PKB Kalbar mesti bekerja keras, mengabdi langsung pada masyarakat dengan penuh loyalitas. Di tahun 2014 dari Kalbar harus ada yang duduk di DPR RI Senayan Jakarta, katanya. Ia menambahkan bahwa kader PKB punya tiga modal dasar. Pertama, cultural religious dan kebudayaan. Kedua, pengurusnya para ulama yang kharismatik dan anak muda yang kreatif. Ketiga, kadernya tangguh dan siap menghadapi tantangan. (ton)

Foto dan narasi Anton Perdana

DPW PKB Kalbar Mulyadi Tawik SE, bersama sekretarisnya Andi M Syafe Ie SPdI,

H Hasbullah SH

Foto pelaksanaan Mukerwil PKB, merumuskan masa depan PKB pada pemilu 2014, di Hotel Merpati. PONTIANAK. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepertinya tidak terlalu ambil pusing pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Walikota Singkawang. Bukan karena tidak punya ambisi, namun partai yang didirikan tahun 1998 oleh para sesepuh Nahdhatul Ulama (NU) ini lebih konsentrasi pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2014 nanti. Tak palang tanggung, DPW PKB Kalbar yang kini dipimpin Mulyadi Tawik SE, bersama sekretarisnya Andi M Syafe Ie SPdI, memasang target satu fraksi pada setiap kabupaten/kota di Kalbar. Bahkan untuk memastikan mesinnya tetap panas, Mulyadi tidak segan-segan mengintruksikan para pimpinan DPC PKB se-Kalbar untuk melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap jajaran

pengurus. Sebab menurut Mulyadi, mereka yang duduk di kursi pengurus harus benarbenar mau mencurahkan seluruh perhatiannya untuk membesarkan partai. Kita terbuka pada siapa yang mau membesarkan PKB. tapi kita juga tidak mau menerima orang yang hanya ingin menumpang di PKB, namun tidak pernah berniat membesarkan partai. Makanya setiap orang yang akan masuk sebagai calon anggota legislatif (Caleg), atau kepala daerah harus benar-benar tulus mengabdikan dirinya pada PKB, yakin Mulyadi. Rasa optimis Mulyadi, PKB bisa memperoleh satu fraksi di setiap daerah bukan tidak beralasan. Pasalnya para tokoh NU dan sejumlah tokoh besar Kalbar, kini sudah merapat ke PKB. Hal itu berkaca

pada hasil pemilu 2009, dimana PKB tetap bisa memperoleh lebih dari 5 juta suara di tingkat nasional. Sejarah mencatat, PKB yang dilahirkan para sesepuh Nahdhatul Ulama (NU) berhasil memperoleh suara signifikan, tutur Mulyadi. Buktinya ketika tahun 1998 di bentuk, PKB dalam pemilu 1999 memperoleh 13.336.982 pemilih, atau 12,61 persen suara hasil itu menempatkan PKB pada urutan tiga besar dalam perolehan suara. Namun pada Pemilu 2004, PKB hanya memperoleh 11.989.564 pemilih atau 10,57 persen suara. Sehingga terdapat penurunan sebesar 1.347.418 pemilih atau sekitar 2 persen suara. Perlu diingat pula, suara PKB masih tetap bertahan karena mainstream partai

masih utuh mendukung PKB. Dimana para kiai sepuh dan beberapa fungsionaris PBNU, masih setia di belakang PKB. Tidak heran bila PKB suaranya tidak berkurang secara signifikan, terang Mulyadi. Kendati begitu, Mulyadi menyadari, perolehan suara PKB pada tahun 2009 mengalami penurunan signifikan. Lantaran pada pemilu 2009, PKB bertarung dengan sarana dan prasarana yang tidak memadai. Seluruh energi para politis PKB terbagi, akibat konflik di dalam tubuh PKB. Namun begitu, PKB tetap saja berhasil memperoleh 6,43 persen suara. Sehingga PKB tetap memiliki suara di DPR-RI. Sekarang PKB sudah stabil, PKB sudah siap tempur pemilu 2014. Makanya pada pemilu 2014 nanti, setiap daerah yang ada di Kalbar bisa mendapatkan suara

signifikan. Sehingga PKB bisa membentuk fraksi di tiap daerah, tegasnya. Ditanya mengenai realitas perolehan suara PKB di Kalbar yang anjlok, hingga membuat PKB tidak memiliki keterwakilan di DPRD Provinsi, menurut Mulyadi, hasil pemilu 2014 merupakan cambuk yang harus memotivasi kader-kader PKB di Kalbar untuk bangun dari tidur. Pada pemilu 2004, PKB di Kalbar berhasil memperoleh 2 kursi. Namun pada pemilu 2014, saya berkeyakinan PKB Kalbar bisa memperoleh satu fraksi, yakinnya. Apalagi menurut Mulyadi, kehadiran Ketua Umum DPP PKB, Drs Muhaimin Iskandar MSi di Auditorium Untan, pada pelantikan dan Mukerwil PKB lalu, mendorong konsolidasi internal di tubuh PKB Kalbar. (ton)

Ketua Umum PKB, Drs HA Muhaimin Iskandar MSi bersama istri.

Tokoh Kalbar hadir untuk menyaksikan pelantikan DPW PKB Kalbar.

Para Undangan yang memenuhi lokasi pelantikan Auditorium Untan.

Ucapan terima kasih diberikan Ketua Umum PKB, Drs HA Muhaimin Iskandar MSi pada sejumlah tokoh Kalbar

Hiburan Tarian beberapa etnis yang mencerminkan keberagaman dalam PKB.

Pengurus DPP PKB memberikan selamat pada DPW PKB Kalbar.


11 April 2012