Issuu on Google+

Senin, 11 April 2011 7 Jumadilula 1432 H/9 Sha Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya Pengawasan Produk

Balai Karantina Siaga Dampak Radiasi Nuklir

Awas SMS Kunci Jawaban UN UN momok menakutkan bagi siswa. Penyelenggaraan tahun ini semakin ketat. Otak diperas untuk menyelesaikan soal. Mungkinkah ada penyebaran SMS menyesatkan lagi?

PONTIANAK. Radiasi dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) akibat gempa dan tsunami di Jepang, membuat Kementerian Pertanian RI menurunkan instruksi. Balai Karantina meningkatkan pengawasan terhadap seluruh pengiriman makanan segar yang masuk ke Kalbar. Upaya ini untuk memastikan keamanan Kalbar dan juga agar masyarakat semakin nyaman dan tenang, kata Amzal AZ, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak kepada Equator, kemarin. Instruksi tersebut, kata Amzal, merupakan landasan yang semakin menguatkan dan meningkatkan peran dan semangat kerja petugas Karantina terhadap segala jenis tanaman, ternak, makanan segar ataupun sejenisnya yang masuk ke Kalbar. Tidak terkecuali, barang-barang yang dilengkapi surat keterangan dari Karantina daerah asal maupun tidak, semua kiriman yang tujuannya akan diedarkan di Kalbar, terlebih dahulu masuk ke Karantina untuk diperiksa lebih mendalam. Peningkatan pengawasan terhadap semua jenis barang yang masuk, imbuh Amzal, sengaja dilakukan karena bisa saja merupakan barang

PONTIANAK. Menjelang Ujian Nasional (UN) 2011 isu bocornya kunci jawaban seperti tahun lalu diharapkan tidak terulang lagi. Para orang tua, guru dan peserta ujian diminta mewaspadai adanya pesan singkat (SMS) menyesatkan. Pelaksanaan UN Miftah.DOKUMEN 2011 harus lebih diperketat dan diwaspadai semua pihak. Mengingat tahun lalu beredar SMS yang berisi kunci jawaban. Belum tentu kunci jawaban dalam SMS itu benar, kata H Miftah SHi, Anggota Komisi D DPRD Kalbar kepada Equator, Minggu (10/4). Kalau itu memang benar, kata Miftah, harus ada tindakan tegas dari pihak terkait karena telah ada oknum yang membocorkan dokumen negara itu. UN SMA/SMK, SMP dan SD akan dilaksanakan mulai 18 April hingga 12 Mei. Sedangkan bagi siswa SMP akan dimulai 25 hingga 28 April dan siswa SD akan dimulai 10 sampai 12 Mei 2011. UN tidak ada pengulangan seperti halnya penyelenggaraan tahun lalu. Miftah mengingatkan, jangan sampai banyak kegagalan siswa dalam menempuh UN karena memercayai SMS tidak bertanggung jawab itu. Untuk itu ia berharap peserta UN harus mempersiapkan mental dan memperbanyak latihan soal agar menguasai materi ujian, bukan malah percaya dengan SMS menyesatkan itu. Jangan lantaran percaya pada hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, akhirnya hasil ujian tidak sesuai harapan. Kepada para orang tua, guru dan peserta UN jika ada SMS seperti itu harus melaporkan kepada pihak terkait, dan kami di Komisi D juga siap menindalanjutinya, ujar Miftah, legislator dari PPP. Selain itu, ia mengatakan, siswa yang masih mempunyai tunggakan pembayaran adminis

Halaman 7

Sertijab

Badya Pindah Tugas, Kenangan Suling Polmas KETAPANG. Gerbong di jajaran Satuan Wilayah (Satwil) Polda Kalbar, bergulir. AKBP Badya Wijaya SH, Kapolres Ketapang mengakhiri jabatannya digantikan AKBP Wayan Sugiri yang sebelumnya menjabat Kapolres Sanggau. Senin (11/3) saya AKBP Badya Wijaya--KIRAM berangkat ke Pontianak, kata Badya kepada Equator, kemarin. Badya mendapat promosi jabatan menjadi Wakil Direktur (Wadir) Lantas Polda Kalbar. Selama kurang-lebih 1,5 tahun bertugas di Ketapang, ia mengaku banyak meninggalkan kenangan. Terlalu banyak kenangan di sini. Tapi yang jelas saya sangat terkesan dengan masyarakat Ketapang. Masyarakatnya ramah dan tidak mudah terpancing. Bukti nyata waktu Pemilukada lalu. Dua kali Pemilukada tetap aman, kenangnya. Dikatakannya pula, persatuan antara etnis dan agama terjalin dengan baik. Ketapang adalah daerah yang tak pernah dilanda kerusuhan berbau SARA. Bahkan ia menegaskan karakteristik tersebut perlu dicontoh daerah lain di Kalbar. Masyarakatnya luar biasa, puji Badya. Selain masyarakat, unsur Muspida juga dini

Halaman 7

Lingkungan

Pasangan Bakar Diri Tewas PONTIANAK. Setelah Hambali, 35, meninggalkan dunia fana setelah aksi bakar diri, Rosita, 33, istrinya menyusul mengembuskan napas terakhirnya, Kamis (7/4) sore di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah

(RSUD) Soedarso. Memang benar Rosita akhirnya meninggal dunia. Ia meninggal di RSUD Soedarso pada Kamis sore. Keesokan harinya sekitar pukul 09.00, ia telah dikebumikan, kata IPDA Sri-

PONTIANAK. Kabut asap yang pekat sempat membuat penerbangan terganggu, Sabtu (9/4). Persoalan inti akibat kebakaran lahan ini selalu terulang tiap tahun. Upaya penanganan pemerintah sering kandas dengan beragam alasan yang tidak jelas. Antisipasi pemerintah dalam menuntaskan persoalan kebakaran lahan masih lemah. Tindakan pemerintah dinilai hanya sebatas langkah reaktif. Pemerintah tidak mampu menekan timbulnya kebakaran lahan, kata Hendrikus Adam, Kepala Divisi Riset Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalbar kepada Equator, Sabtu (9/4). Padahal, kata Adam, kebakaran lahan yang terjadi secara berkala seharusnya sudah ada solusinya. Tidak cukup sebatas memadamkan api di lahan yang sudah terbakar. Tindakan tegas bagi pihak pembakar lahan sangat diperlukan untuk menimbulkan efek jera. Kalau sekarang belum tampak ketegasan itu, ujar Adam seraya menjelaskan berdasar pengamatan Walhi, penyumbang terbesar kebakaran lahan di Kalbar yakni pembukaan lahan perkebunan. Anggota Komisi A DPRD Kalbar bidang Hukum dan Pemerintahan, Bonafatius Benny berharap aparat hukum benar-benar serius dengan komitmennya menindak pelaku pembakaran lahan.

PONTIANAK. Hak pengelolaan Gua Sarang Burung Walet di Bukit Lipis, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu semakin runyam. Setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Putusibau dilaporkan Kelompok Cabang ke Komisi Yudisial, giliran Kelompok 12 melakukan langkah serupa. Kita juga akan melaporkan majelis hakim PN Putussibau ke KY dan ke Mahkamah Agung, tegas Herawan Utoro, Ketua Tim Pengacara Kelompok 12 kepada Equator via selularnya, Minggu (10/4).

membakar diri. Saat kejadian, Hambali membakar diri dan istrinya di dalam kamar tidur, tanpa disaksikan orang lain. Hanya mereka berdua saja yang ada di kamar tersebut. Dengan me

Halaman 7

Herawan mengaku, kelengkapan berkas laporan sudah dipersiapkan. Rencananya dalam minggu ini laporan akan disampaikan ke KY maupun ke MA. Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini kita bisa berangkat, tegasnya. Laporan itu dilatarbelakangi adanya dugaan pelanggaran administrasi, pelanggaran hukum dan pelanggaran kewenangan yang dilakukan majelis hakim PN Putussibau, Kepala PN Putusibau, dan Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Kalbar, dalam hal keluarnya

Halaman 7

Cepat Geser Posisi Milton PONTIANAK. Komitmen Milton Crosby selaku Ketua Koordinator Tim Pemekaran dalam mewujudkan pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) dipertanyakan. Desakan agar posisinya diganti pun mulai bermunculan. Kita minta posisi Milton selaku Ketua Koordinator Tim Pemekaran PKR diganti, tegas Daniel Setiawan, pemerhati politik dan sosial Sintang saat bertandang ke Graha Pena Harian Equator, Minggu sore (10/4). Daniel menilai Milton kurang komit dalam memperjuangkan PKR. Milton juga dianggap sudah memalukan Tim Pemekaran PKR atas tindakanya yang membuat kesalahan dalam mengurus surat administrasi kelengkapan pemekaran PKR. Kok bisa membuat surat pemekaran dengan kop Pemkab Sintang. Memangnya yang mau jadi PKR itu hanya Kabupaten Sintang saja. Ini kan sangat memalukan, kesal Daniel. Sekadar mengingatkan, sejumlah persyaratan pembentukan PKR disebut-sebut terancam tak ditindaklanjuti, karena surat Ketua Koordinator Tim Pemekaran perihal kelengkapan persyaratan administrasi Usul pembentukan PKR tertanggal 29 Maret 2011 yang ditandatangani Drs Milton Crosby MSi, dinilai salah.

Liur walet yang berharga tinggi. ISTIMEWA

Halaman 7

Menanti Gebrakan Rektor Baru Untan (bagian 9)

Pekerja Keras itu Segera Dilantik Oleh Julianus Ratno

Halaman 7

Injet-injet Semut SMS menjelang Ujian Nasional -- Pandai dan pintar beda tipis.

- Bang Meng Gedung Fakultas Kedokter Untan. ISTIMEWA

Mempawah Rp 2.500,-

yanto, Kanit Reskrim Polsek Ambawang kepada Equator, Jumat (8/4) di ruang kerjanya. Dengan meninggalnya Rosita setelah lima hari dirawat, menyulitkan polisi mengungkap motif Hambali

Sengketa Liur Emas Makin Memanas

Solusi Asap Selalu Kandas

Harga Eceran :

Halaman 7

Rosita saat masih dirawat di RSUD Soedarso̶ARMAN

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

Prof Dr Thamrin Usman DEA direncanakan dilantik menjadi Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Rabu (13/4) oleh Mendikas Prof Dr Ir H Mohammad Nuh. Warna baru diharapkan bagi kemajuan lembaga pendidikan ini.

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Gebrakan paska dilantiknya Dekan F-MIPA Untan ini ditunggu banyak pihak, termasuk para wakil rakyat di DPRD Kalbar yang menimba ilmu di perguruan tinggi kebangaan masyarakat Kalbar itu. Sembilan Fakultas yang terdiri dari Ekonomi, Fisipol, FKIP, Hukum, Kehutanan, MIPA, Pertanian, Teknik, dan Kedokteran, dengan jenjang pendidikan hingga Strata Dua (S2)

Sintang Rp 3.000,-

itu diharapkan menghasilkan jebolan yang mampu memberikan kontribusi yang maksimal dan membanggakan Kalbar. Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik, diharapkan mampu direalisasikan Prof Thamrin. Diantaranya menuju Badan Layanan Umum, pembentukan pimpinan fakultas yang profesional, peningkatan kualitas, kapabilitas dan kesejahteraan pega-

Melawi Rp 3.000,-

wai, pemberian otonomi yang lebih luas kepada Fakultas, pengembangan ICT, pengembangan pangkalan data, transparansi dan akuntabilitas, pembentukan dan peningkatan citra institusi. Cukup banyak jebolan Untan yang berhasil duduk di DPRD Kalbar. Dari Partai Golkar ada Awang sofyan Rozali, Andry Hudaya wijaya, Hj Suma Jenny, Nehen,

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Halaman 7

Ketapang Rp 3.000,


interaktif

2

Senin, 11 April 2011



equatorial

Otak Diperas Sistem April dan Mei 2011, mulai dari siswa SD hingga SMA/ SMK berjibaku untuk menyelesaikan soal-soal atau pertanyaan mata pelajaran dalam Ujian Nasional (UN). UN SMA/SMK, SMP dan SD akan dilaksanakan 18 April hingga 12 Mei. Siswa SMP 25 hingga 28 April dan siswa SD akan dimulai 10 sampai 12 Mei 2011. UN masih menjadi momok menakutkan bagi siswa meskipun bergontai-ganti formula kelulusan. Sistem pendidikan dasar dan menengah di Indonesia memang senantiasa diobrak-abrik. Tak terkecuali kurikulum yang selalu berubah. Malah setiap kali berganti menteri pendidikan, pasti ada hal fundamental yang muncul. Buku-buku pelajaranpun berganti kulit dan isi. Kalau dulu, buku pelajaran bekas masih bisa digunakan oleh keluarga secara turun temurun. Kondisi saat ini, tak ditemukan lagi karena setelah lulus tak bisa diturunkan untuk adik atau keluarga yang lain. Dalam hal kriteria kelulusan tahun ini, dilihat dari nilai gabungan yang dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN. Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN. Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3. Sedangkan kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN. Dengan hitung-hitungan seperti ini, kemampuan siswa tak ubahnya dapat dilihat dari angka-angka yang boleh jadi sifatnya absurd atau nisbi. Mereka yang berhasil lolos dalam jerat ujian boleh jadi sebetulnya tidak pintar dalam menyelesaikan soal atau pertanyaan. Demikian pula sebaliknya, karena faktornya sangat banyak. Setidaknya terdapat tiga faktor dalam pendidikan antara lain afektif yang berhubungan dengan sikap, kognitif atau memahami sesuatu dan psikomotorik yang dapat diketahui dari hasil observasi atau pengamatan. Sudahkah sistem penilaian UN memerhatikan tiga aspek itu? apakah siswa yang lolos UN bisa dikategorikan sukses dalam menyerap ilmu pengetahuan di sekolahnya? Bukankah pendidikan tak sekadar transfer of knowledge . Bagaimana pula kondisi SDM tenaga pengajar/guru? Saat ini siswa dan para orangtua hanya bisa manut saja untuk mengikuti sistem. Sama halnya, otak siswa yang diperas agar mampu menyerap (belum tentu mengerti) setiap mata pelajaran. Belum lagi faktor psikologis siswa yang kerap terganggu dalam menghadapi UN. Hal ini dapat dilihat dari peristiwa sebelumnya. Semoga saja siswa tetap tenang dan percaya diri dalam menghadapi UN. Hal pertama yang harus disiapkan adalah mental, sambil tetap mengasah kemampuan menaklukkan soal.***

M

Kesuksesan di Daerah Pemekaran

ASALAH

Oleh: Nazarius Hendro Ando Akibat curah hujan yang kurang, cuaca di daerah Khatulistiwa menjadi sangat panas dan banyak lahan kering yang mudah terbakar.Suhu di Kalbar mencapai 34 derajat Celsius. Panas seperti ini menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio, merupakan yang paling ekstrem, sehingga pembentukan awan konvektif tertarik ke atas.Pantauan satelit NOAA-18 dan ASMC, jumlah hotspot pada Kamis (7/4) sudah turun, dari 38 kini menjadi 20 titik saja. Namun peringkat terbanyak masih dipegang Kabupaten Kubu Raya, dari 9 titik kini menjadi 11 hotspot. Selain kabut asap yang mempengaruhi visibility (jarak pandang), cuaca ekstrem mulai mengganggu kesehatan dengan merebaknya sejumlah penyakit, seperti gangguan pernapasan dan diare. Apa saran Anda?

T

ANGGAPAN

Masalah asap di negeri kita sudah merupakan hal terkecil dan tidak asing lagi, walau banyak negara tetangga kita yang sengsara dengan asap kita, karena negara kita sudah terlalu tebal muka. Belum lagi illegal logging, illegal mining, illegal fishing, kejahatan perbankan, KKN, narkoba semakin meningkat, dan yang haram pun dihalalkan untuk jadi terhormat. Kenapa? Karena negara kita sudah dikendalikan oleh kapitalis. Kenyataannya, pemerintah kita tidak lagi memperhatikan nasib suatu bangsa di masa depan kepada generasi muda, kecuali meningkatkan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri jadi budak dan terancam setiap saat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh negara kita. Hukum semakin hari semakin rapuh. Lingkungan hidup semakin rusak parah. Mau diapakan negara ini? Ibrahim MYH. 081256594866 9-4-2011

16.07

Salurkan Ekspresi Aparat

Kejenuhan TNI dan Polri sudah saatnya difasilitasi dengan menyediakan tempat untuk mencurahkah ekspresi. Rentannya tugas dan tanggung jawab demi keselamatan negeri ini membuat tanggung jawab yang sangat berat, sehingga sudah selayaknya mereka dapat hiburan di setiap markasnya. Sehingga bakat dan ekspresinya dapat tersalurkan. Fasilitas ini mestinya sejak dulu sudah diadakan, sehingga rasa jenuh dapat dikurangi. Di Asia sudah ada kok agar sahabatsahabat TNI dan Polri bisa dapat hiburan bareng, soal minuman ya yang ringan aja kan ada koperasinya. Kita prihatin jika beliau menghabiskan uang gaji minimnya di dunia hiburan malam yang sangat super mahal. Apa tidak lebih baik di markas ada hiburan, tentunya dapat dinikmati dengan biaya yang super irit? Alat musik karaoke ya paling sekitar Rp 75 juta sudah mantep, orgen tunggal juga oke. Hiburan memang penting untuk TNI dan Polri. Yud 082159261389 5-4-2011

10.44

TELEPON PENTING Rumah Sakit

saran tersebut sekaligus cukup mengkhawatirkan, mengingat banyaknya proposal pemekaran yang diwarnai oleh kepentingan pribadi dan partai politik dari elit-elit lokal pengusungnya, karena ingin menjabat di tingkat pemerintahan lokal atau DPRD. Jika kita telaah secara seksama, ada beberapa hal yang mendorong dilakukan pemekaran terhadap suatu wilayah. Pertama, motif untuk efektivitas/ efisiensi administrasi pemerintahan, mengingat wilayah daerah yang begitu luas, penduduk yang menyebar dan ketertinggalan pembangunan. Kedua, kecenderungan untuk homogenitas baik etnis, bahasa, agama, urban-rural, tingkat pendapatan dan lain-lain. Faktor ketiga, adanya kemanjaan ekonomi yang dijamin oleh undang-undang (disediakannya dana alokasi umum/DAU, bagi hasil dari sumber daya alam, dan disediakannya sumber-sumber pendapatan asli daerah/PAD). Keempat, yaitu motif pemburu politik dan birokrasi (Tri Ratnawati, 2009:15). Selain ada motif lain yang harus kita cermati, yang merupakan motif tersembunyi untuk mengkotak-kotakkan suara/ memecahkan suara rakyat dengan lebih memperkuat kekuatan politik di daerah pemekaran. Beberapa contoh permasalah yang dihadapi, misalnya konflik kekerasan, menurunnya jumlah penduduk dan PAD

Kinerja BC Buruk

secara drastis, menyempitnya luas wilayah dan beban daerah induk, perebutan wilayah dan masalah ibukota pemekaran dan perebutan aset, seperti yang terjadi di Kabupaten Pontianak setelah Kabupaten Kubu Raya memisahkan diri. Untuk menggaji perangkat daerahnya saja harus ditunda. Itulah salah satu kelemahan dari pemekaran daerah, tetapi kita harus melihat kondisi masyarakat dengan tuntutan demokrasi sesuai dengan perkembangan zaman. Bagi pihak yang berpandangan positif terhadap adanya pemekaran, maka pemekaran daerah merupakan alat yang sangat vital untuk memberdayakan, dan memperpendek kontrol pemerintah pusat. Salah satu solusi yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah, adalah merevisi UU Nomor 32 Tahun 2004 dengan lebih menyederhanakan struktur dan indikator pemekaran dalam substansi yang mendasar saja (yang kurang penting harus dibuang ). Selain itu, pemerintah pusat harus melibatkan gubernur secara langsung dalam pengambilan keputusan pembentukan daerah- daerah baru. Gubernur ikut bertanggung jawab atas permasalahan yang muncul di daerah pemekaran.

Penulis adalah Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Kalbar

nya kemana?. Parah BC perbatasan ne.

Saya pernah liburan ke negara tetangga, Malaysia. Saya lihat memang pengawasan Bea Cukai (BC) tidak ketat, malahan ada yang ngobrol- ngobrol saja saat bertugas. Dan tak bisa dipungkiri, realitanya masih banyak cerita UUD (ujung-ujungnya duit). Lihat saja masih banyak yang lolos bawa racun rumput dan gula pasir dari Malaysia. Saya perhatikan terkadang mereka ini ada melalui para biro jasa agen-agen. Jadi pola kerjanya UUD. Dari jagaan batas Malaysia-Indonesia ada duit beres ha ha ha. Apa tidak malu BC Indonesia, masa orang yang bisa menghancurkan generasi Kalbar dengan cara membawa barang haram itu sampai bisa lolos lima kali. Itu namanya jagaan gila, tak logika. Pake alasan X-ray rusak, anggaran-

081256140349 5-4-2011

23.16

PKR Hanya Mimpi

Mesin politik, mulai menggaung! Pilgub sudah di ambang pintu. Pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) hanya mimpi belaka. Saya yakin hakul yakin, pilgub yang akan datang jadi alasan tepat alias tokcer para elit politikus. Rakus..haus.. penguasa! 085245519512 8-4-2011

14.09

JUAL - BELI & TUKAR TAMBAH MOBIL BEKAS

737701 732101 739685

Trend Auto Second

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

Pemekaran daerah di Indonesia sudah tidak asing lagi di telinga kita. Setiap kebijakan dan pembentukan suatu daerah baru harus mampu menjamin tercapainya akselerasi, atau percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. Tujuan pembentukan, pemekaran, penghapusan dan penggabungan daerah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, percepatan demokrasi, percepatan perekonomian daerah, percepatan pengelolaan potensi daerah, peningkatan keamanan dan ketertiban, serta peningkatan hubungan serasi antara pusat dan daerah. Syarat-syarat pembentukan daerah dan kriteria pemekaran, adalah menyangkut kemampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, jumlah penduduk, luas daerah, dan pertimbangan-pertimbangan lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi seperti keamanan dan ketertiban, ketersediaan sarana pemerintahan dan kapabilitas rentang kembali. Maraknya pemekaran wilayah, di satu pihak perlu disyukuri karena memberikan tempat bagi aspirasi, keberagaman dan otonomi lokal, sesuatu yang diabaikan oleh pemerintah Orde Baru. Namun di lain pihak, fenomena pemekaran wilayah secara besar-be-

PACHIRA MOTOR

Kriiiing....!!!!

RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

HP : 0819-5267-5378 Oleh: Oleh:Zainul Arifin

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Alamat Jl. Dr. Sutomo No. 6 B Telp. (0561) 6587803 Pontianak 78116 - Kalimantan Barat

 Yusri

: 085245084209

 Annisa

: 085245567272 0561-7534754

 Anto

: 085750103084 081345108008

 Faisal

: 085252029988 0561-7512119

Suzuki Escudo Nomade Tahun 1997 Warna : Merah Met

Honda Jazz Sporty VTEC Tahun 2006, Warna : Silver Stone

Suzuki Grand Escudo 1,6 Tahun 2004 Warna : Biru Metalik

Toyota Kijang Avanza G Tahun 2010 Warna : Abu-abu Met

Daihatsu Xenia Xi Sporty Tahun 2010 Warna : Silver Met

Toyota Kijang Krista 1,8 EFI Tahun 2000 Warna : Hijau Metalik

Daihatsu Taruna FEX Tahun 2003 Warna : Hitam Silver

Suzuki Karimun Tahun 2002, Warna : Silver Metalik

Honda Jazz idsi Tahun 2005, Warna : Biru Met

Toyota Kijang Avanza G Tahun 2008, Warna : Green Metalik

Toyota Avanza E Tahun 2004, Warna : Silver Met

Toyota Kijang Innova G Tahun 2008, Warna : Hitam

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR

MINGGU KE-5 OKTOBER 2010 Komodi

Harga (Rp) Komodi

DOC Broiler Final Stock/Ekor Broiler Hidup/Kg Ayam Buras Hidup/Kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg

8.000 19.000 42.500 75.000 50.000 70.000 17.500

Harga (Rp)

Pakan Petelur Starter/Kg 5.700 Pakan Petelur Grower/Kg 5.600 Pakan Layer/Kg 4.500 Pakan Pedaging Starter/Kg 6.000 Pakan Pedaging Finisher/Kg 5.800 Kulit Sapi 7.500 Kulit Kambing 20.000

CABANG PONTIANAK DAFTARKAN SEGERA !!! Dalam rangka Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASS) akan dilaksanakan lagi pada Tanggal 1 April 2011, maka kami himbau kepada calon pelanggan PLN yang ingin pemasangan listrik baru segera mendaftar langsung (tanpa perantara) ke kantor PT. PLN terdekat dengan membawa syarat-syarat : 1. 2. 3. 4.

Foto copy KTP Calon pelangan Foto copy Rekening Listrik Tetangga Sket Lokasi No. Telpon - HP yang bisa dihubungi

Unit Pelayanan PLN yang bisa untuk dihubungi : - PLN Rayon Kota Jl. Achmad Yani No. 25 Telp

: 0561 - 734420

- PLN Rayon Siantan Jl. Khatulistiwa Telp.

: 0561 - 883103

- PLN Rayon Jawi Jl. Martadinata, Telp.

: 0561 - 771460

- PLN Ranting Rasau Jaya Jl. Sultan Agung Km,29, Telp.

: 0561 - 6596124

- PLN Ranting Mempawah Jl. GM. Taufik , Telp.

: 0561 - 691027

- PLN Ranting Ngabang Jl. Karya Maniamas , Telp.

: 0563 - 22030

- PLN Ranting Kakap Jl. Raya Kakap Telp.

: 0561 - 7013200

Untuk layanan pengaduan pelanggan melalui SMS Anda dapat mengirimkan SMS ke :

No. HP : 08115718811 Harian

Jawa Pos Media Group

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Redaksi: Budi Yoyok, Abdu Syukri, Julianus Ratno. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Arman Hariadi. Biro Mempawah: Al¿ Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Mordiadi. Biro Singkawang: Indra Nova Jatra Kusuma. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Jl H Juanda Kel Beringin Telp 0564-21525). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin,Putussibau utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Jl Oevang Oeray Baning Sintang (lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Hermansyah, Defri, Yudi . Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Dian Widiastuti. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).




Balai Kota

Bertekad Tingkatkan Peringatan Titik Kulminasi PONTIANAK. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pontianak akan berusaha keras untuk meningkatkan imej di mata Walikota Pontianak. Hal ini dilakukan terkait gagalnya titik kulminasi yang digelar Disparbud beberapa waktu lalu. Tentunya kita akan bekerja keras lagi dan berkreasi lebih baik lagi. Kurang suksesnya kegiatan kami menurut walikota karena adanya masalah lomba mewarnai dan karaoke, mestinya kegiatan yang digelar kata pak wali harus berkaitan dengan titik kulminasi, kata Kepala Disparbud Kota Pontianak, Utin Hadidjah kepada wartawan, kemarin (10/4). Hal itu, kata Utin, menjadi pelajaran bagi pihaknya untuk lebih teliti lagi jika ingin menggelar suatu kegiatan apalagi yang berskala lokal maupun nasional. Ke depan pada titik kulminasi pihaknya akan melibatkan anak-anak pelajar,m khsusnya SMA/SMK untuk ikut terlibat dalam perayaan Titik Kulminasi tersebut. Nantinya jauh-jauh hari kita akan bentuk tim khusus dengan melibatkan pelajar sekolah menengah ini untuk melakukan pengkajian, sehingga mereka mendapat pelajaran yang baik sehingga diharapkan bisa menjadi ahli teknologi dan kita tentunya bisa mendapatkan bintang siswa berbobot, tuturnya. Tidak hanya itu yang akan dilakukan pihaknya, ke depan juga Disparbud Kota Pontianak akan menggelar kegiatan berskala nasional, di mana akan menggandeng PHRI dan ASITA. Terobosan terbaru kita buat kegiatan berskala nasional, rencananya kita akan mengajukan penambahan anggaran di anggaran ABT. Kita juga akan bekerjasama dengan instansi maupun lembaga tingkat nasional agar bisa memuluskan rencana tersebut, ujarnya. Utin berharap kegiatan yang dirancang dinasnya itu bisa berjalan lancar dengan asumsi kegiatan yang digelar bisa sukses dan bisa meningkatkan kunjungan pariwista, baik lokal, nasional hingga internasional. Yah mudah-mudahan, yang jelas kita akan bekerja keras untuk mewujudkan itu dengan menggandeng seluruh pihak terkait, karena kerjasama sangat dibutuhkan untuk mencapai suatu kesuksesan, pungkasnya. (oen)

Jangan Remehkan Disposisi Mewakili PONTIANAK. Walikota Pontianak, H Sutarmidji SH MHum merasa prihatin karena ada pejabat di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, mengabaikan disposisi untuk mewakili dirinya menghadiri undangan maupun rapat. Ini baru satu hal kecil tapi jangan dianggap enteng karena dari situlah bisa membuat koordinasi jadi tidak baik, kata orang nomor satu di jajaran Pemkot Pontianak ini. Menurut mantan Wakil Walikota Pontianak ini, dalam menilai hasil kerja seseorang, dirinya tidak hanya menilai berdasarkan laporan-laporan saja akan tetapi penilaian yang dilakukannya secara komprehensif. Bahkan dirinya mengakui, pernah didatangi oleh salah satu pejabat di jajaran pemerintahannya untuk menanyakan kenapa dia berkesimpulan bahwa pejabat yang bersangkutan tidak berada di tempat, khususnya pada Jumat, Sabtu, Minggu, dan siapa yang telah memberitahukan kepada dia bahwa pejabat tersebut tidak berada di tempat pada hari-hari tersebut. Saya bilang, tidak ada yang melapor. Kalau anda tidak percaya, tanya ajudan saya. Dalam catatan saya delapan kali saya minta Bapak mewakili saya tapi yang Bapak lakukan cuma dua, yang enam Bapak wakilkan lagi kepada orang lain, ungkapnya.Dia menambahkan, dirinya selalu mengecek siapa yang hadir, apakah yang hadir pejabat yang diminta untuk mewakilinya atau diwakilkan lagi kepada orang lain. Dan ternyata orang lain yang hadir. Saya cek lagi siapa yang hadir, kebetulan kegiatan itu Jumat, Sabtu dan Minggu. Kesimpulan saya, Jumat, Sabtu, Minggu Bapak tidak ada di tempat sehingga saya tidak mau lagi mendisposisikan Bapak untuk mewakili saya ketika Jum at, Sabtu, Minggu. Kan rasional saya berpikir seperti itu, jadi tidak ada yang melapor, tegas dia. Sutarmidji menegaskan, yang boleh mendisposisikan kembali untuk mewakilkan kepada siapapun hanya walikota dan wakil walikota . Artinya kalau Pak Wakil saya minta mewakili namun beliau tidak sempat, beliau boleh mendisposisikan ke orang lain. Tapi kalau pada tataran asisten, tataran Sekda, kembalikan lagi kepada yang memberi disposisi. Jangan saudara pandaipandai mendisposisi kepada siapapun, ucapnya mengingatkan kepada jajarannya. (oen)

3

P R O

pontianak

Senin, 11 April 2011

Jalan Ahmad Yani Dipadati 5000 Sepeda PONTIANAK. Penggemar sepeda daerah ini mencapai 5000 pengengkol , memadati jalan Ahmad Yani Pontianak. Mereka berbaur menjadi satu untuk mengikuti kegiatan Fun Bike yang digelar memeriahkan HUT Bank Kalbar ke-47, Minggu (10/4) pagi kemarin. Beragama komunitas dan klub sepeda hadir di acara tahunan yang digelar bank tersebut. Ada penggemar sepeda fun bike, onthel, BMX, fixie, balap dan sepeda lipat. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar Christiandy Sanjaya. Dalam sambutannya, Wagub mengacungi jempol kepada Bank Kalbar yang mampu menjadi wadah bagi para penggemar sepeda untuk melaksanakan kegiatan seperti ini. Menurutnya, ajang ini sangat positif dan bisa menjadi jembatan silaturahmi antara sesama penggemar dan pecinta sepeda daerah ini. Kegiatan ini sangat positif dan selayaknya terus dilaksanakan setiap tahunnya, katanya. Christiandy mengatakan, Bank Kalbar sebagai bank daerah patut memberikan kontribusi kepada masyarakat, dengan kegiatan seperti ini. Sebaliknya, masyarakat juga harus memberikan kontribusi dan dukungan kepada Bank Kalbar, semisalnya dengan menabung di Bank tersebut. Ayo majukan bank daerah ini. Bank Kalbar menjadi salah satu aset berharga bagi masyarakat dan Pemerintah Kalbar, pintanya. Sementara Direktur Umum

Para penggemar sepeda pada kegiatan Fun Bike memeriahkan HUT Bank Kalbar ke-47, memadati di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Minggu (10/4) pagi kemarin. Bank Kalbar, Drs H Sudirman HMY dalam sambutannya mengatakan, meskipun baru pertama kali digulirkan, kegiatan fun bike mampu merangkul ribuan pecinta sepeda. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan diluar dugaan jumlah peserta membeludak. Begitu meriah hampir mencapai 5000 peserta. Ini menunjukkan bahwa antusias masyarakat untuk bersepeda dan sehat begitu tinggi. Insya Allah tahun depan kegiatan ini akan kita gulirkan kembali, katanya. Menurut Sudirman, kemajuan Bank Kalbar yang hingga saat ini terus mengalami grafik peningkatan tak akan bisa tercapai tanpa dukungan masyarakat. Sebagai bank daerah, kata dia,

Bank Kalbar selalu komitmen untuk membangun Kalimantan Barat dan memajukan perekonomian daerah ini. Atas nama Bank Kalbar, dirinya juga mengucapkan terima dan penghagaan setinggitingginya kepada masyarakat daerah ini, khususnya yang selama ini telah berkontribusi bagi kemajuan Bank Kalbar. Selain kegiatan fun bike, kita juga menggelar berbagai kegiatan sosial diantaranya, donor darah, sunatan massal dan penghijauan. Kita harap kegiatan ini bermanfaat bagi semua pihak, harapnya. Sementara Ketua Panitia Pelaksana Ir Drs Restuanda didampingi Koordinator Fun Bike Bank Kalbar H Maruki Matsum

SE, mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggemar sepeda Kalbar yang ikutserta dalam kegiatan tersebut. Alhamdulillah (Puji Tuhan, red) semua berjalan dengan sukses. Kami tak menyangka bisa seramai ini. Di luar dugaan melebihi target kami yang hanya 3000 peserta, ungkap Restuanda. Ditambahkan Maruki, silaturahmi yang dilakukan tak hanya di even ini saja. Dirinya membuka silaturahmi kepada seluruh pecinta sepeda agar mau sharing tentang seluk-beluk dan ilmu sepeda. Pintu rumah saya terbuka lebar kepada siapapun yang mau belajar tentang sepeda, kata Maruki. Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh wakil Gubernur

Kalbar, juga hadir Wakil Walikota Pontianak Paryadi SHut, Ketua DPRD Kota Pontianak Hartono Azas, Bupati Kabupaten Pontianak Ria Norsan, Kepala Dispora Kalbar Dra Utin Kusumawaty MSi, Ketua KONI Kota Pontianak Fachrudin D Siregar, perwakilan KONI Kalbar, perwakilan Pemkab Kabupaten Kubu Raya, dan Rektor Untan Chairil Effendy. Rute Fun Bike, jalan Ahmad Yani, KH Wahid Hasim, KH Ahmad Dahlan, Hassanudin, Rahadi Usman, Tanjungpura, Pahlawan, Veteran, dan finish kembali di jalan Ahmad Yani. Untuk pemenang hadiah utama berupa satu unit motor diraih oleh Sugiarto SH MH, anggota Ijker Bike Club dari Kantor Metrologi Disperindag Kalbar. (oen)

Berharap April, Dana BOS Tahap II Cair PONTIANAK. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pontianak sudah mengajukan permohonan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap dua. Kita sudah ajukan. Kami harap April ini sudah cair, jadi langsung bisa kami salurkan, ungkap Kepala Disdik Kota Pontianak, Drs. Mulyadi MSi kepada sejumlah wartawan, kemarin (10/4). Jumlah BOS tahap dua ini sama persis dengan tahap pertama yakni sebesar Rp10 miliar. Sedangkan setiap sekolah yang mendapatkan BOS ini jumlahnya bervariasi. Menurut Mulyadi, saat BOS tahap pertama, Kota Pontianak tidak termasuk kota yang terlambat mencairkan dana BOS.

Kita tidak dipinalti, katanya. Mulyadi juga meminta sekolah yang sudah mendapatkan kucuran dana BOS tahap pertama, agar menyerahkan surat pertanggungjawaban (SPj). Segera serahkan SPj penggunaan anggaran BOS. Setelah menyerahkan LPj, baru bisa kami kucurkan BOS tahap dua, tegas Mulyadi. Pada tahun 2011, Dinas Pendidikan Kota Pontianak mendapat kucuran dana BOS sebesar Rp42,2 miliar. Sebelumnya, Walikota Pontianak H Sutarmidji SH MHum menyatakan, dana BOS sebesar Rp42,2 miliar itu masuk dalam APBD tahun ini. Pemkot Pontianak, me-

nyalurkan dana BOS tidak hanya bagi sekolah negeri, tetapi ada sekolah swasta yang akan menerima BOS namun dengan sistem hibah. Sekolah penerima BOS ini wajib menyerahkan SPj secara tepat dan benar, tegas Walikota. Ditambahkan dia, dana BOS ini akan dimasukkan dalam APBD perubahan. Seluruh perangkat terkait penyaluran dana BOS ini sudah ditindaklanjuti pihaknya, mulai dari pembentukan struktur, manajemen,

dan inspektorat. Tujuannya untuk mengawasi penyaluran dana tersebut. Jangan ada lagi sekolah yang minta duit dengan orangtua murid untuk biaya gedung dan lainnya, tegasnya. Dana BOS ini dalam bentuk uang tunai, bukan dalam bentuk barang, tepat jumlah dan tepat sasaran. Dana BOS tidak digunakan untuk kepentingan di luar biaya operasional sekolah. Petunjuk pelaksanaan dan penggunaannya tetap berpedoman pada panduan Kementerian

Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Orang nomor satu di jajaran Pemkot Pontianak ini menjelaskan, alur penyaluran dana BOS ini dianggarkan di Kemendiknas, akan disalurkan dari kas negara ke kas daerah yang selanjutnya disalurkan ke rekening sekolah sesuai dengan mekanisme APBD. Dengan adanya kucuran dana BOS ke kas daerah ini, APBD 2011 bertambah yang semula Rp868 miliar menjadi Rp900 miliar, pungkasnya. (oen)

Klinik Property & Ruko Solusi Cepat Terjual dan Disewa 085245411544

INGIN BERGABUNG ??? Hubungi : (0561) 7911322

DIKONTRAKAN

DIJUAL

DIJUAL

Ruko Beton Baru Bangun, 2 Lantai Uk 15 X 16 M Siap Pakai, Fas; Pln 7800 Watt, Pdam, Lantai Keramik, Plafon Grc, Bak Air 12 M3, Lokasi Strategis (Cocok Utk Minimarket Dan Shoourum) Halaman Parkir 600 M2 Spg 3 Pak Benceng.

Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis, Jl H. Rais A. Rahman (Sui Jawi Dalam) Jl. Komyos Sudarso (Jeruju) Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas,

Dispora Gelar Berbagai Kejuaraan PONTIANAK. Mempersiapkan atlet-atlet Kota Pontianak menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pontianak menggelar tiga kejuaraan antarpelajar se-Kota Pontianak. Kejuaraan tersebut dilaksanakan selama Maret dan April 2011 ini. Tiga kejuaraan yang digelar Dispora Kota Pontianak di antaranya, voli pasir, catur, dan atletik. Kepala Dispora Kota Pontianak, Drs Suparma mengatakan, kejuaraan ini digelar untuk mempersiapkan atlet-atlet yang berpotensi menjelang Popda se Kalbar. Ini sebagai ajang seleksi mereka untuk Popda mendatang, ujar Suparma kepada Equator di sela-sela kegiatan kejuaraan atletik di Stadion SSA Pontianak, Minggu (10/4). Dengan adanya tiga kejuaraan ini, dirinya berharap, lahir bibit-bibit atlet yang berprestasi, sehingga ke depannya bisa menjadi atlet andalan Kota Pontianak. Bahkan kalau bisa menjadi atlet andalan Kalbar dan atlet andalan Indonesia, tuturnya.Makanya, Suparman merasa optimis dengan timnya karena bisa dikatakan telah siap 100 persen untuk meraih juara umum di Popda tahun ini yang akan dilaksanakan di Kota Pontianak. (oen)

Hubungi : 08125748015

Hubungi : 0811 567 613

Ruko Siap Pakai Fasilitas Listrik Dan Pdam Jl. Hasanuddin, Lokasi Strategis, Dekat Mitra Anda Hubungi : 0878 1826 0388

DIJUAL

DIJUAL

DIJUAL

Ruko 23 Lantai, Fasilitas Lantai, Lengkap, Komplek. Listrik,Mega Ruko PDAM, Mall A. Yani. Hal ParkirAA. Blok Luas. Lokasi 18 Fasilitas Komplek Ruko Listrik 7400 Villa Ceria Watt dan PDAM Lestari

Ruko 3 Lantai, Fasilitas Lengkap, Listrik, PDAM, Hal Parkir Luas. Lokasi Komplek Ruko Villa Ceria Lestari

Hubungi : 0811560092 0811567613

Hubungi : 0811567613

Rumah 2 lantai. Kamar tdr 4. Plus AC. Listrik 90 watt. PDAM. Garasi. Harga 300 jt. Komplek Batara Indah 1 blok ii. No 18

Hubungi : 081522751809


4 Kabid Humas Polda Pindah Tugas

Kalbar Raya

Senin, 11 April 2011

Tambak Air Payau Kurang Diminati

Cina Lirik Rumput Laut Kalbar PONTIANAK. Potensi lahan tambak ikan air payau di Kalbar cukup tinggi. Bahkan rumput laut Kalbar diminati Negara Cina. Sayangnya budidayanya kurang diminati warga dan pengusaha. Dari 12 ribu hektar lahan yang ada, baru dua hektar yang dimanfaatkan. Tambak air payau sendiri banyak tersebar di Bengkayang, seperti di Pulau Lemukutan, Kecamatan Kakap, Kubu Raya dan wilayah Kabupaten Kayong Utara serta Ketapang. Tambak air payau kita ada dua, di laut dan di tambak. Saat ini potensinya sangat besar 12 ribu hektar. Tetapi kita baru memanfaatkan sekitar dua ribu hektar saja, kata Gatot Rudianto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalbar, belum lama ini. Dikatakan Gatot, pemanfaatan tambak air payau di laut diperuntukkan untuk budidaya rumput laut. Pangsa pasar rumput laut sangat luar biasa. Bahkan Negara Cina sudah berminat dengan budidaya rumput laut Kalbar. Budidaya tambak air payau seperti pada budidaya ikan kerapu juga diminati. Sedangkan rumput laut sendiri permintaannya dari Cina sudah ada, tinggal pedagang kita bawa ke sana, jelas Gatot. Selain tambak ikan air payau, menurut Gatot, pihaknya juga memfokuskan ketahanan pangan, khususnya dari segi gizi untuk masyarakat. Khususnya mengon-

AKBP Suhadi SW MSi PONTIANAK. Upaya penyegaran sekaligus promosi jabatan di tubuh kepolisian, pejabat utama di lingkungan Polda Kalbar akan dirombak. Perubahan jabatan akan ditandai dengan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Selasa (12/4). Mutasi jabatan merupakan hal biasa dalam pengembangan organisasi. Pengembangan karir dan pengabdian menjadi tujuan pokok. Serta semua polisi mesti siap menghadapi tantangan dalam bertugas. Tanpa terkecuali berada di tempat tugas baru, kata AKBP Suhadi SW, Kabid Humas Polda Kalbar, Sabtu (9/4). Jabatan yang bakal berganti antara lain Kabid Humas. Posisi tersebut diemban AKBP Suhadi sudah hampir enam tahun. Sejak Kapolda Kalbar dijabat Brigjen Pol Nanan Sukarna yang kini menjabat Wakapolri. Pengganti AKBP Suhadi, yakni AKBP Mukson Munandar Kabag BIN Ops Direktorat Narkoba Polda Kalbar. Sementara Suhadi akan berdinas di Mabes Polri dengan jabatan Tutor Lembaga Pendidikan Kepolisian. Jabatan beberapa Kapolres di lingkungan Polda juga dirolling. Serah terimanya secara bersamaan Selasa mendatang. Kapolres Singkawang AKBP Toni Sinambela menjadi Wadir Binmas Polda Kalbar. Kapolres Sanggau AKBP I Wayan Sugiri berpindah tugas pada jabatan yang sama di Polres Ketapang.Sementara Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya mengemban jabatan baru sebagai Wadir Lantas Polda Kalbar. Kemudian Kapolres Sambas AKBP Warsito menjadi Kapolres Sanggau. Beberapa Polres memang ada pergantian pimpinan. Sertijabnya berlangsung di Mapolda Kalbar, kata Suhadi.Sementara pejabat utama yang pindah tugas antara lain, Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar Kombes Pol Unggul Setyantoro, nantinya bertugas di Mapolda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dengan jabatan yang sama. Direktur Serse dan Kriminal Kombes Pol Bambang Priyambhada pada kesempatan sama juga akan dilantik menjadi Direskrim (Khusus) Polda Kalbar. Ditreskrim akan terbagi menjadi dua bagian, Serse khusus dan umum. Jabatan tersebut akan dipimpin perwira berpangkat Kombes. (sul)

Keramba Rumput Laut sumsi makan ikan. Setelah gizi masyarakat Kalbar tercukupi, barulah memikirkan bisnisnya. Kalau kita

lihat dari sudut ketahanan pangan, saya lebih cenderung seperti penambahan gizi masyarakat, baru

itu berkembang ke perdagangan atau bisnisnya. Kita tak mau terlalu fokus menjual hasil laut ke

luar, sementara masyarakat kita kekurangan konsumsi ikan, tegasnya. (boy)

Komisi X DPR-RI Kunjungi Kalbar P O N T I A N A K . Terhitung 11-13 April, Komisi X DPR RI akan menyambangi Kalbar. Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi X Mahyuddin sebagai bentuk rekomendasi RUU Pendidikan. Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi X, H Asman Abnur dan 18 anggota Komisi X lainnya. Tujuan kunjungan menggali dan menyerap aspirasi daerah dari unsur pemerintah daerah dan masyarakat Kalbar. Kita mengharapkan mendapatkan masukan berupa data-data faktual tentang pelaksanaan pembangunan dalam bidang pendidikan, kebudayaan

dan pariwisata, pemuda dan olahraga serta perpustakaan di Kalbar, ujar Mahyuddin pada siaran pers, kemarin. Terkait dengan tugas dan fungsi dewan dalam bidang legislasi, Mahyuddin mengatakan Komisi X bersama-sama dengan pemerintah telah menghasilkan beberapa payung hukum yaitu, UU tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU tentang Guru dan Dosen, UU tentang Perpustakaan dan UU tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Saat ini Komisi X DPR mengajukan dua RUU, yaitu RUU tentang

Pendidikan Kedokteran dan RUU tentang Pendidikan Tinggi yang telah disetujui sebagai usul DPR pada Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 7 April 2011, papar Mahyyudin. Lebih lanjut Mahyyudin mengatakan, program kerja legislasi untuk periode 2009-2014, Komisi X DPR akan mengajukan beberapa RUU terkait dengan bidang pendidikan yaitu RUU tentang Perbukuan. Agenda Kunker Komisi X diantaranya, pada hari pertama mengadakan pertemuan dengan Gubernur Kalbar, Muspida beserta jajarannya dan instansi terkait.

Hari kedua, meninjau ke sekolah-sekolah, baik yang berpredikat sekolah baik, sedang dan rusak dari tingkatan SD, SMP, SMA dan SMK. Siang harinya, Tim Komisi X DPR akan mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan provinsi , kabupaten/kota, Kepala LPMP , Dewan Pendidikan, PGRI serta tokoh-tokoh pendidikan Kalbar. Sedangkan sore harinya, wakil rakyat tersebut mengadakan pertemuan dengan Rektor Universitas Tanjungpura, Perguruan Tinggi Swasta, Direktur Politeknik Negeri dan BAN PT Kalbar. Hari ke tiga, Komisi X DPR akan

mendakan pertemuan dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Konida dan Pengda-pengda serta organisasi Kepemudaan Kalbar. Usai pertemuan tersebut, dilanjutkan dengan mengadakan pertemuan dengan Kepala Badan Perpustakaan Daerah beserta jajarannya, serta dilanjutkan peninjauan ke perpustakaan dan Museum Pontianak. Sore harinya, mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalbar, PHRI, ASITA, PUTERI dan instansi terkait yang menangani masalah pariwisata Kalbar. (boy)

Promo Tepat Sasaran Buat apa Bayar Mahal

Jl. Gajah Mada No. 265A Deretan Apotik Gajah Mada dan Apotik Makmur 2 Telp: 0561-7563612 0561-732944 Hp: 08125710863 Klik: gayamotorptk.blogspot.com

MURA

FORD FIESTA

265 jt Melayani : Carter Dalam & Luar Kota Tour & Berobat ke Kuching

184 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381, 08565001111

Undangan & Souvenir tak

ce THERAPY

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002 PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Kunjungi Workshop Kami : Percetakan ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (depan supermarket asoka baru) Percetakan CV. ADI MULIA Jl. Komyos Sudarso Gg. Teratai 1 No. 9 Pontianak Telp. (0561) 773093, 08164983624

Dijual Mobil

XENIA Xi

DP

11Jutaan

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Februari 2010 Warna Hitam SIAP PAKAI Over Kredit

Hubungi Hp : 0811-5711-319 081256-88-1762

CUKUP

D PH

BPKB

Armada : Innova, Avanza & Xenia

DISETUJUI

(Seluruh wilayah Kalbar) Jual-beli/tukar-tambah motor bekas/baru/cash & kredit Proses cepat, syarat mudah Dana cair dalam 1 hari*

TAXI

RANGER RAS CABIN

ARIS TAXI

PAKET MANTAP

New Grand Livina

DP DP Hanya 44 Jt-an Hanya 55 Jt-an Angsuran Angsuran 3.770.000

Dapatkan Kupon Gosok Hadiah BlackBerry, Samsung, & Kupon Undian Daihatsu Terios Adventure Promo November-Desember

H u b

: 081352462870 085348154631 ALAMAT :

PONTIANAK SINTANG (081256599913) (082149172370) Jl. KH. ACHMAD DAHLAN No. 24 Jl. MT. HARYONO (Armada Kijang Innova) (Pintu Gerbang BTN)

Indent Segera... Stock Terbatas Bisa Tukar Tambah Bawa pulang Mobil Baru Hub :

JULIAN 085245058808

Khusus menjual :

Xenia VVT-i

DP mulai 10%

6.010.000

DP mulai 9.900.000

Gran Max Pick up

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

SUI JIN

Tersedia Ra dio HT UHF / VHF

Murah, Bergaransi, Berkualitas

Proses 081256606125 0561 753897 7

MELAYANI : - Antar Jemput Luar - Dalam Kota - Menerima pengiriman dokumen & Paket TUJUAN : - Sintang - Pontianak (PP)

Dapatkan Cash Back s/d 10 jt

NP 300 4x4

SWIFT-APV-SX4-X OVER

JOHANES

Kantor Pusat Kantor Cabang : Jl. Tabrani Ahmad Jl. Ahmad Yani No. 24 Komp : Hasia Permai No. B 8 (Samping Hotel Merpati) Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 (0561) 779655 Hp : 085245502235 Hp : 081256271689 081522675500 Pontianak Sanggau

TRANSPORT

LUXIO

30 jt

Hubungi: 081345727356

Mitra Dalam Perjalanan Anda

Innovation for Tomorrow

DP 10%

MUDAH & CEPAT

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Telp Iklan : 0561-721229

Express Express

Pontianak - Sanggau

Terima Gadai / Kredit Data dibantu - Mobil Bekas, Built Up, Baru - Layanan Kredit Mobil Teman - Cover seluruh Kalbar

 BPKB MOBIL  BPKB MOTOR

TRITAMA

Proses Mudah dan Cepat

99%

TERIMA GADAI

Kalau hasil nya Sama

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

DANA TUNAI

GAYA MOTOR

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

0561-7000810 081257526710 081522669315

Hanya Rp15.000/hari

TOKO NAVIGASI Jl. Agus Salim 36 Ptk.

0561-760452

Telp. (0561) 743999

DIJUAL CEPAT Tanah, luas 360 m2 Lokasi strategis Jl. Opu Daeng Menambon depan Pemkab Pontianak

Hub: 0561-7911322 0811570832

JAYA GLASS AG ALKA Spesialis Aluminium dan Kaca MENJUAL • Le Lemari marii Makan M - Rak Piring ng Kaca •B Berbagai Be e bag Etalase Etalasse • FFrame am Aluminium luminiu uminiuum m - Kaca Nako N ko - Kaca Kac Jendela endela Dll MELAYANI •P mb an Kitc che hen Set Alk Pembuatan Kitchen Alka •B Berbagai Pesanan Produkk Ber erba aii P nan Prod Aluminium Alum Alu m ium m dan dan Kaca Kaacaa • Kacaa Bevell - Kaca Kaca Pa Patri atri - Kac Kaca Lukis • Sandblast Kaca Dll ast - Pemotongan Ka

AG

Jl. PUTRI DARA HITAM No. 3-4. TELP (0561) 748413. HP : 0811574450. PONTIANAK KALBAR Em@il : alka_jaya_glass@yahoo.com

Referensi Promosi Dunia Usaha TERPERCAYA

Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5 jendela usaha Selular

Info

Kode Rahasia Nokia SANGAT penting diketahui para pengguna handphone (Hp), kalau tiap merek alat komunikasi tersebut mempunyai kode rahasia masing-masing. Kali ini akan disebutkan kode rahasia untuk Hp Nokia. Untuk menampilkan private number atau nomor pribadi yang menghubungi dapat dengan menekan *#30#. Untuk mereset waktu Hp dan skor game dapat dengan menekan *#73#. Untuk mengembalikan pengaturan dari pabrik bisa menggunakan *#7780#. Bila ingin mengetahui alat IP Bluetooth dapat menekan *#2820#. Untuk mengakses cepat ke nama atau nomor telepon di buku telepon Hp bisa dengan menekan xx#, misalnya 20#. Menekan tombol

Bermodal Ribuan, Kini Beromzet Miliaran

Anton

off dengan singkat berfungsi untuk memindahkan profile Hp. Untuk mengaktifkan Enhaced Full Rate Codec dapat dengan menekan *3370#, sayangnya ini tidak berlaku di Hp jenis OS Symbian. Nonaktifnya dengan menekan #3370#. Untuk mengaktifkan Hafl Rate codec dapat dengan *#4270#, nonaktifkannya *#4270#. Untuk menampilkan versi software Hp, ketik saja *#0000# atau *#9999#. Untuk melihat nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) ketik saja *#06#. Untuk mengecek nomor pengalihan All Call yang digunakan dapat dilakukan dengan mengetik *#21#. Sedangkan untuk menampilkan kode keamanan Hp yang digunakan dapat dengan mengetik *#2640#. Mengecek status call waiting dengan *#43#. Untuk mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika tak anda jawab, ketika saja *#61# . Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda di luar jangkauan *#62#. Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda sedang sibuk *#67#. Untuk menghidupkan pengalihan All Call pada nomor yang diisi dapat dengen menekan kode **21*number#. Menghidupkan pengalihan No Reply pada nomor yang diisi dengan **61*number#. Menghidupkan pengalihan On Bussy pada nomor yang diisi dengan **67*number#. Mengganti logo operator logo pada Nokia 3310 dan 3330 dengan *#67705646# . Menampilkan status SIM Clock dengan *#746025625#. Menampilkan kode pabrikan dengan *#7760#. Memunculkan Serial Number, Date Made, Purchase Date, Date of last repair, Transfer user data dengan *#92702689#. Setelah menggunakan kode, lakukan restart Hp. (dik)

Selamat dan Sukses NASIONAL DEMOKRAT

Atas peresmian Kantor Sekretariat Nasional Demokrat Kota Pontianak

Alamat Tanggal

: Jl. Imam Bonjol Gg. H. Mursyid No. 8 C : 8 April 2011 Oleh :

Bp. H. Sy. Abdullah alkadri, SH, MH (Ketua PW Nasional Demokrat Kalimantan Barat) Wassalam HUKUM

LE

NTUA N

M B A GA

BA

Kantor Lembaga Bantuan Hukum Majelis Adat Budaya Melayu Kalimantan Barat (LBH MABM KB) Sekretaris,

Ketua,

Nurliansyah, SH

Zainuddin H. Abdulkadir, SH

Senin, 11 April 2011

TEKAD kuat mengantarkan Anton Tanuwidjaya menjadi juragan kecap. Di bawah merek Kecap Nasional, bisnisnya bertahan hingga lebih dari tiga dasawarsa dan mampu bersaing dengan pemain besar lain. Omzetnya sampai Rp 40 miliar sebulan. Sering makan bakso atau mi ayam di pinggir jalan? Anda pasti sangat familiar dengan Kecap Nasional. Merek kecap ini memang lebih banyak dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan hotel, restoran, dan katering (horeka) yang porsinya sampai 80 persen dari total distribusi Kecap Nasional. Kecap Nasional adalah merek lokal yang diproduksi di bawah bendera PD Sari Sedap Indonesia, perusahaan yang kantor pusatnya di Bekasi, Jawa Barat. Selain Nasional, Sari Sedap juga memproduksi dua merek lain, yakni Masa dan Cabe Gunung. Produknya bukan hanya kecap, ada juga saus dan sirop. Namun, kecap, khususnya Kecap Nasional menjadi andalan. Menurut pemilik Sari Sedap, Anton Tanuwidjaya, dari sisi volume penjualan, saus justru menempati porsi 65-70 persen dari total produksi Sari Sedap. Namun, lantaran harga saus lebih murah ketimbang kecap, kontribusi pendapatan dua produk ini relatif sama. Omzet per bulan Rp 30 miliar‒Rp 40 miliar, ujar pria berumur 67 tahun ini. Anton merasa sangat bersyukur terhadap pencapaiannya saat ini. Tak pernah membayangkan bakal sesukses sekarang. Sebab, saat mengawali usaha, dia hanya ingin hidupnya menjadi lebih baik. Maklum, pria yang hanya mengenyam pendidikan sampai tingkatan sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) ini adalah perantau asal Kalimantan Barat. Lahir dan besar di Pontianak, Anton semula bekerja sebagai pedagang ayam di pasar. Kedua orang tuanya berdagang bawang. Anak pertama dari 11 bersaudara

ini sadar bahwa kehidupan di kota yang kala itu belum maju tidak akan membuatnya sukses. Tahun 1971, saya diajak saudara bekerja di pabrik kertas di daerah Jakarta, katanya. Bekerja di pabrik kertas dengan upah minim memang membuat Anton tidak cukup puas. Hingga, suatu kali, dia bertemu dengan kenalan yang mengajarkan cara membuat kecap yang baik dan enak. Kebetulan, di dekat pabrik kertas tersebut, ada pabrik kecap. Anton melihat pabrik itu sangat maju. Dia punya keinginan untuk masuk ke bisnis kecap. Dengan modal awal dari tabungan pribadi dan pinjaman saudara sebesar Rp 3.000, dia keluar dari pabrik kertas dan memberanikan diri membuka usaha pembuatan kecap pada tahun 1974. Anton membikin sendiri resep kecap. Awalnya, kapasitas produksinya hanya 30 lusin botol ukuran 625 mililiter (ml) dalam sehari. Merek perdana yang dipakai Anton adalah Cabe Gunung dan Cap Mangkok di bawah bendera usaha Sari Sedap. Ia mendistribusikan produk ini sendiri dengan mengendarai sepeda, keliling Jakarta. Meski tak langsung berkembang besar, bisnis kecap Anton cukup stabil. Tahun 1978, dia memindahkan usahanya ke Bekasi lantaran pabriknya di kota akan digusur. Berlokasi di pabrik baru ini, merek yang diproduksi Sari Sedap makin beragam. Ada dua merek baru: Nasional dan Masa. Kapasitas produksinya juga mulai naik menjadi 6.000‒7.000 lusin botol ukuran 625 ml per bulan. Anton mengungkapkan, titik awal geliat usahanya justru terjadi sejak tahun 1997. Kala itu, kondisi ekonomi Tanah Air sedang morat-marit. Banyak perusahaan kecap, baik skala besar maupun kecil gulung tikar.

Akibatnya, banyak produk kecap ya g hilang di pasar. Padahal kebutuhan akan penyedap masakan ini tetap ada, meski krisis menghantam. Berkah Datang Justru Saat Musibah Di tengah kondisi pasar seperti itu, Sari Sedap bisa tetap bertahan lantaran memiliki jaringan bisnis yang kuat. Tak ayal, saat yang lain susah, Sari Sedap justru kebanjiran pesanan. Stok kecap untuk tiga bulan ke depan sampai ludes, dan saya harus menambah kapasitas produksi serta para tenaga

penjual, beber Anton. Soal jaringan bisnis yang kuat, Anton punya rahasia. Dia lebih mengejar penjualan dalam sisi volume ketimbang margin. Saya lebih memilih mendapat untung tiga dari 10 pembeli ketimbang untung tiga dari tiga pembeli, katanya memberikan gambaran. Menurutnya, bisnis akan lebih kuat berpijak jika besar pada sisi volume. Tak heran, harga jual produk kecap buatan Anton bisa lebih miring hingga 60 persen ketimbang kompetitor. Meski harga lebih miring, dia berani menantang kompetitor soal

kualitas. Saat ini, kapasitas produksi Kecap Nasional mencapai 100 ribu lusin botol ukuran 625 ml dan 30 ribu lusin isi ulang (refill) per bulan. Pabrik Sari Sedap di Bekasi yang seluas 15 hektare menyerap hingga 1.600 karyawan. Hebatnya, sejak dua tahun lalu, produk Sari Sedap bahkan sudah diekspor ke pasar mancanegara, seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vancouver, Kanada, dengan merek Sari Sedap Indonesia. (peluangusaha.co.id)


sosialita

6

Senin, 11 April 2011

Tapanus: Itu Permintaan Gubernur

Voli Gubernur Cup III Digelar 5 Oktober

Tapanus Setelah sukses menggelar Voli Gubernur Cup I dan II, tahun ini even bola voli terbesar di Kalbar itu kembali digelar. Atas permintaan Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH, Gubernur Cup III siap digelar 5 Oktober mendatang di GOR Apang Samangai, Kabupaten Sintang. Hadiah bagi para juara dipastikan jauh lebih menarik dari sebelumnya. Awalnya kita agak kesulitan menetapkan tanggal dan bulan pelaksanaan Voli Gubernur Cup III 2011. Setelah melakukan konsultasi dengan Pak Gubernur, beliau meminta even tersebut digelar 5 Oktober. Mulai saat itu, kita

mulai melakukan persiapan agar Gubernur Cup III jauh lebih sukses dari tahun sebelumnya, kata Ketua Panitia, Tapanus SH MH di kediamannya, kemarin. Dijelaskan anggota DPRD Kalbar ini, tahun lalu acara pembukaan dan penutupan even tersebut dilakukan oleh Gubernur. Tahun ini harapan yang sama sangat dinantikan panit ia. Sebab, kehadiran Gubernur merupakan kehormatan bagi panitia. Begitu juga dengan pemain beserta pecinta bola voli di Kabupaten Sintang, pasti merasa bangga bila Gubernur hadir. Karena ini even yang membawa nama Gubernur, kita panitia akan melakukan persiapan matang dan profesional. Waktu memang masih lama, tapi kita sudah mempersiapkannya dari sekarang. Kita tidak mau nanti kelabakan bila sudah mendekati hari H-nya, ujar legislator dari PDI Perjuangan ini. Mengenai sistem pertandingan, panitia menggunakan sistem gugur. Kenapa kembali memberlakukan sistem gugur paparnya, semata-mata untuk memberikan kesempatan bagi klub-klub lokal di Kabupaten Sintang bisa ambil bagian. Apalagi klub-klub ternama rata-rata berdomisili di Kota Pontianak, sehingga kemungkinan untuk ambil bagian juga kecil. Hal ini mengingat letak Sintang yang lumayan jauh dari Pont ianak. Tahun lalu digelar di Ngabang dengan peserta pakai sistem undangan. Klub yang tidak mendapatkan undangan, tidak

boleh ikut. Ternyata, sistem itu membuat klub-klub lokal di Landak sedikit yang ikut. Kita tidak mau itu terjadi lagi, dan kita sepakat untuk tahun ini pesertanya bebas dengan sistem pertandingan sistem gugur, papar putra asli Kabupaten Landak ini. Suami dari Siti Jubaidah ini melanjutkan, Gubernur Cup tetap bersifat terbuka. Artinya, klub dari daerah mana saja boleh ambil bag ian. Panitia mengharapkan, masing-masing kabupaten/kota di Kalbar bisa mengirimkan wakilnya. Semakin banyak daerah ikut, tentu akan lebih baik kualitas turnamen. Mengenai pemain, panitia masih memegang aturan lama, membolehkan ngebon pemain dari mana saja. Kalau seandainya ada yang mampu mendatangkan pemain dari luar negeri, silakan. Kita tidak membatasi persoalan pemain. Ini semata-mata agar Gubernur Cup III semarak, menarik dan enak ditonton, urai anggota Komisi C DPRD Kalbar ini. Tapanus yang masuk dalam anggota Badan Anggaran Legislatif ini berharap, seluruh klub yang ingin ambil bagian agar mempersiapkan diri dari sekarang. Kalau persiapannya matang, dipastikan penampilan akan prima saat pertandingan nanti. Ia mengatakan, tempat pendaftaran untuk sementara belum ditentukan. Nanti kita akan umumkan tempat-tempat pendaftaran. Pastinya nanti ada di Pontianak dan Sintang. Kalau dibuka sekarang pun

Cornelis menutup Gubernur Cup II 2011. biasanya jarang ada yang daftar. Sudah menjadi kebiasaan, mendekati pelaksanaan klubklub baru mendaftar, kata Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Landak ini. Mengenai hadiah ujar Ta p a n u s , t e n t u a d a p e n ingkatan dibanding tahun sebelumnya. Kita akan usahakan hadiahnya jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. B e g i t u j u g a k o n s e p e ve n nanti, kita tetap akan meng-

gabungkan antara sport dan entertainment. Maksudnya, panitia akan menggabungkan antara voli dengan hiburan, ujarnya. Ta h u n l a l u u n g k a p n y a , panitia mendatangkan artis KDI Ayu Sonata. Kehadiran artis ternyata bisa menyedot perhatian penonton dalam jumlah besar. Kalau tidak salah saat final tahun lalu ada belasan ribu penonton menyaksikan per-

tanding an. Selain mereka menonton final, jug a menonton penampilan art is. Cara ini dirasakan cukup efektif untuk menyemarakkan setiap even olahraga, ungkap Tapanus. Untuk di Sintang lanjutnya, panitia juga akan mendatangkan artis. Hanya saja, siapa art is yang akan dihadirkan akan diumumkan kemudian hari. Kehadiran artis diharapkan bisa me-

nyedot penonton lebih banyak. Kalau penonton ramai, maka merupakan salah satu ukuran sukses tidaknya bagi panitia. Saya juga berharap, sejumlah sponsor yang selama ini bekerja sama dengan panitia, bisa kembali ikut berpartisipasi. Bagaimanapun even ini sangat positif untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di tingkat masyarakat, harapnya. (ros/*)

Sugiarto SH MH Raih Sepeda Motor

6.000 Peserta Ikuti Fun Bike HUT Bank Kalbar

HM Maruki Matsum SE

Sebanyak 6.000 peserta memadati kawasan car free day di Jalan A Yani Pontianak, Minggu (10/4). Mereka mengikuti Fun Bike HUT Bank Kalbar ke-47 yang dibuka langsung Wakil Gubernur Kalbar, Cristiandy Sanjaya. Pelepasan peserta fun bike dilakukan Dewan Komisaris Bank Kalbar, Drs Syakirman disaksikan langsung Direktur Bank Kalbar Drs H Sudirman H MY MM. Selain itu, juga dihadiri Wakapolda Kalbar, Ketua DPRD Kota Pontianak, Wakil Walikota Pontianak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalbar, Kadispora Kota Pontianak, Ketua KONI Kota Pontianak, Bupati Kabupaten Pontianak, Dandim

dan Direksi Bank Kalbar. Koordinator acara, HM Maruki Matsum SE mengatakan, ada beberapa kategori dalam lomba yang digelar mulai pukul 07.00 hingga 10.00. Untuk pameran sepeda yang dilombakan, yaitu kategori kelas standar original (onthel), kelas modifikasi (onthel), dan kelas fixie. Lomba sepeda lambat dengan kategori kelas onthel, MTB, fixie, dan best of the best. Antusias masyarakat luar biasa sekali, karena target awal hanya 4.000 peserta ternyata kenyataannya sekitar 6.000 peserta hadir dari seluruh Kalbar, ucapnya.Beragam club pecinta sepeda ikut serta dalam even ini. Dari yang muda sampai yang tua menjadi satu ucapnya, untu bersepeda

bersama. Ini menunjukkan Bank Kalbar semakin dekat dengan masyarakat. Sehingga tidak heran setiap kegiatannya selalu diikuti dengan penuh antusias warga Kalbar, katanya. Di akhir acara, sebanyak 120 doorprize dibagikan. Hadiah utama berupa sebuah sepeda motor berhasil diraih Sugiarto SH MH dari IJKER Bike Club (Metrologi Disperindag Provinsi Kalbar). Kegiatan seperti ini kalau bisa sering diadakan, karena bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersepeda. Paling tidak kalau semakin banyak yang menggunakan sepeda, polusi udara yang disebabkan kendaraan sedikit bisa berkurang, ajak Maruki. (kiki/*)

LOWONGAN

BANTUAN MODAL

JUAL RUMAH

CARI SUB DISTRIBUTOR

SINTANG

Dibutuhkan Marketing, Tmtn SMA/ sdrjt pglmn tdk diutmakn kirim lamaran ke : PT. MDPU Finance Komp. Ruko Megamall Blok I No. 23, Ptk, (0561) 767084

Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

Dicari subdistributor daerah kbptn utk produk Susu Kedelai NATUYA. Bagi yg brmnt Hub : 081522515978

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

SAMBAS

BENGKAYANG

JUAL RUMAH Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038 Kejutan Hadiah Langsung

SINGKAWANG Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

PEMANGKAT Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

EKO SERVICE

DP 11 jutaan

PU-BOX Gran Max Hub: DODY 08125608423, 0561-7565151

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

BOING 737 PNK - JKT

4x

jam : 07.05, 08.10 11.50, 16.50 Wib Telp. (0561) 734488

JKT - BANJARMASIN

1x

jam : 16.30 Wib Telp. (0511) 58996

JKT - BALIKPAPAN

1x

jam : 07.30 Wib Telp. (0542) 739225

PNK - JOG - SUB (PP)

1x

jam : 14.20 Wib

BALIKPAPAN-TARAKAN

1x

jam: 09.35 Wib Telp. (0542) 887 0808

PONTIANAK-

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

• Kantor • Deny • Jaiz • Hadi • Uray • Yuzo • Solihin

JKT - P. PINANG

JKT - SEMARANG

SEDOT WC HUB TELP.

DP hanya 10%

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

2x

744880

jam : 08.35, 14.30 Telp. (0717) 437 183, 436 980/82

JKT - PEKANBARU

3x

jam : 08.00, 10.40, 16.00 Telp. (0761) 856 031

JKT - PALEMBANG

1x

jam : 13.10

Telp. (0711) 378 666

JKT - JAMBI

2x

jam : 10.50, 14.00 Telp. (0741) 7550643, 7551861

JKT - MEDAN

3x

jam : 07.00, 17.05 13.00, Telp. (061) 451 2080

JKT - PADANG

3x

jam : 07.00, 10.50, 16.20 Telp. (0751) 446600

YOGYAKARTA

2x

: 0561-721229 : 0811570832 : 0561-7911322 : 081345645582 : 0561-7092490 : 0561-7557007 : 085345038038

jam : 06.00, 16.30

SANGGAU Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

MELAWI Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

PAKET 25X TERBIT 2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000

jam : 16.10, 18.10

JKT - MANOKWARI

PNK - KUCHING

jam : 21.00, 04.00 (SOQ) (Selasa, Rabu, Sabtu) 03.00, 22.45 Jam : 22.45 (UPG) (Selasa, Kamis, Jumat, Minggu) Telp. (0986) 215666, 835, 836, 837, 838

Telp. (0274) 32262

jam : 06.00, 07.15, 09.15 14.30, 17.20, 19.20, 21.00 Telp. (031) 504 9666

JKT - MANADO

2x

jam : 09.05, 15.30 (Balikpapan) Telp. (0431) 877 878, 879 674/77

JKT - MAKASAR

3x

jam : 07.14 (SUB), 10.20 21.00 (SUB) Telp. (0411) 365 5255

JKT - KUPANG

jam : 06.00 14.30 (SUB) Telp. (0380) 830555

-SURABAYA

Perusahaan besar bergerak di bidang elektronik membutuhkan beberapa karyawan untuk ditempatkan di Pontianak & Sintang, syarat: - Laki-laki - Min SMU/sederajat - Bisa bekerja sama dalam team Fasilitas: - Mendapatkan gaji (new comer) - Komisi & transport - Jenjang karir bagi yang berprestasi - dan insentif lainnya Segera bawa lamaran Anda ke: - Jl. Ampera, Villa Mutiara Mas 2 No. 6D Kota Baru Pontianak, Telp: 0561-6589581

BATAM - MEDAN

jam : 20.00, 22.45 Telp. (0967) 550666, 683, 684

JKT - SURABAYA

7x

PD. POWERMAX

JKT - JAYAPURA

Telp. (024) 3549888

JKT - YOGYA

2x

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

LOWONGAN

jam : 16.15 Telp. (0778) 458 866

jam : 11.25 (Selasa, Kamis, Minggu) Telp. (082) 244299

JKT - GUANGZHOU Jam. 08.10 (Selasa, Kamis, minggu)

JKT - DENPASAR

2x

UMRAH Reservasi JAKARTA

(021) 3840 888

Kantor Cabang : Kelapa Gading : (021) 45851555 Bandung : (022) 6046699 DARI TERMINAL 1B BANDARA SOEKARNO-HATTA Computer Sabre/Abacus

PONTIANAK YOGYAKARTA SURABAYA BALIKPAPAN (PP)

PNK - BATAM

jam : 14.50 (Senin, Rabu, Jumat, Sabtu) Telp. (0778) 458 866

PNK - SINGAPURA

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

JKT - JEDAH (PP) (PAKET UMRAH)

BOING 737 AIR BUS 319

Selasa, Kamis, Minggu Jam 13.25

-SINGAPURA -JEDAH

Reservasi PONTIANAK

atau hubungi BIRO PERJALANAN ANDA

Telp. (0361) 767 633 jam : 07.10, 14.00, 16.50 Telp. (0778) 458 866

PROGRAM ANGSURAN UMRAH YANG DISELENGGARAKAN BATAVIA AIR BEKERJA SAMA DENGAN PPUH YANG DITUNJUK

(0561)734488

jam : 13.15, 19.45

JKT - BATAM

3x

Peserta Fun Bike Bank Kalbar

Trust Us To Fly Harga Paket Umrah Mulai

Rp. 12.500.000,Paket Perjalanan Umrah selama 9 hari 7 malam Paket umrah diangsur dengan jangka waktu angsuran: - Paket angsuran 6 bulan - Paket angsuran 12 bulan - Paket angsuran 24 bulan - Paket angsuran 36 bulan


7

sambungan

Badya Pindah lainya proaktif mendukung upaya-upaya Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dukungan tersebut membuat penegakan hukum di Ketapang berjalan baik. Namun selaku manusia biasa, mantan Kapolres Sambas itu juga mengakui masih banyak kekurangan dan akan terus berbenah. Saya juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat, jika selama bertugas masih ada kekurangankekurangan dalam hal pelayanan. Tapi kita akan tetap berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan, tuturnya. Polisi, kata Badya, adalah mitra masyarakat tidak harus ditakuti. Sudah bukan zamannya lagi polisi memasang tampang sangar. Tapi bagaimana masyarakat menjadi segan, bukan takut,

.... . dari halaman 1

tambahnya. Karena itu pria low profile ini tak henti-hentinya mengedepankan polisi masyarakat (Polmas) dam kemitraan. Sosialisasi Polmas dan Kamtibmas pun dilakukan di berbagai kesempatan, termasuk melalui acara subuh keliling (Suling) yang dipromotori salah seorang tokoh masyarakat Ketapang, H Uti Konsen. Polisi tidak akan berhasil tanpa bantuan masyarakat. Intinya masyarakat harus menjadi polisi bagi dirinya sendiri, jelasnya. Meski terkenal familiar, namun Badya menegaskan dirinya tak akan tawar-menawar dalam urusan hukum. Ia akan memproses bagi siapapun yang terbukti melanggar aturan. Pendekatan kepada masyarakat tetap kita lakukan, tapi kalau menyangkut hal-hal prinsip, saya harus tegas,

ujarnya. Gaya kepemimpinan Badya diakui Ketua DPRD Ketapang, Ir Gusti Kamboja yang menilai figur Badya adalah figur polisi humanis. Sosok Badya, kata Kamboja, sangat membantu untuk menghilangkan kesan angker pada polisi. Beliau orangnya ramah dan sangat familiar dengan masyarakat. Tapi memang tidak bisa kita samakan dengan polisi lainnya. Ada bidangnya masing-masing, tutur Kamboja. Senada dengan Kamboja, salah seorang warga, Fahmi, 25, warga desa Kubing menilai selama bertugas Badya sangat dengat masyarakat. Beliau orangnya baik, familiar, tidak sangar dan juga berwibawa, tutur Fahmi Ia juga menilai, Badya sangat perhitungan dalam mengantisi-

Pasangan Bakar ninggalnya Rosita, maka tertutuplah informasi yang akan kita gali darinya, ujar Sriyanto. Rosita, Ibu satu anak ini sebelumnya mengalami luka bakar yang serius pada bagian dada hingga ke kaki. Peristiwa yang menghebohkan warga ini bermula dari pertengkaran hebat Pasangan Suami Istri (Pasutri) itu. Belum jelas masalah apa yang menjadi pemicu. Tiba-tiba saja, Hambali menyiramkan bensin ke tubuh istrinya yang mengenai bagian dada hingga ke bawah. Disusul Hambali menyiramkan bensin dari jeriken ke sekujur tubuhnya mulai dari kepala, layaknya orang yang hendak mandi. Korek api gas

.... . dari halaman 1

dihidupkan, langsung menyambar tubuh Pasutri itu. Terlebih lagi sebagian bensin berceceran di lantai kamar tidur yang terbuat dari papan dan kasur tempat keduanya membakar diri, menambah kobaran api semakin cepat dan besar. Dari peristiwa ini, tidak ada laporan resmi dari kedua keluarga korban. Padahal polisi sudah menganjurkan untuk membuat laporan. Namun setelah ditunggutunggu tidak ada juga yang membuat laporan polisi. Apalagi suami istri itu meninggal, maka proses penyelidikan akan dihentikan. Berdasar KUHAP pasal 109, penghentian penyidikan adalah

karena tidak terdapat cukup bukti atau peristiwa tersebut ternyata bukan merupakan tindak pidana atau penyidikan dihentikan demi hukum karena tersangka meninggal dunia atau kedaluwarsa, tegasnya. Seperti diberikan sebelumnya, Pasangan suami istri (Pasutri), Hambali, 35, dan Rosita, 33, membakar diri, Minggu (3/4) sekitar pukul 18.00 di rumahnya Gang Manunggal RT 04 RW 01, Desa Ambawang Kuala, Kubu Raya. Hambali tewas dalam kondisi mengenaskan setelah dirawat dua hari di RSUD Soedarso Pontianak. Seluruh tubuhnya melepuh akibat dilahap api. Sedangkan Rosita

Solusi Asap Kalau benar bersalah, harus ditindak. Jangan hanya ancaman saja, seru Benny. Benny juga berharap tidak ada pihak yang dikambinghitamkan dalam persoalan kabut asap ini. Jangan nanti masyarakat yang membakar ladang dipersalahkan, pungkas Benny. Selama beberapa hari terakhir ini kabut asap menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya. Sedikitnya lima penerbangan terpaksa ditunda akibat jarak pandang yang pendek, Sabtu pagi (9/10). Data BMKG Supadio yang mengutip hasil citra satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menyebutkan, kabut asap mulai terjadi seiring dengan peningkatan titik api (hot spot). Daerah terbanyak penghasil titik api adalah Kabupaten Kubu Raya (KKR), yang pada tanggal 8 lalu tercatat memproduksi 13 titik api. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengakui daerahnya sebagai penghasil titik api terbanyak. Tapi yang terbakar itu

pasi segala sesuatu. Contoh ketika terjadi demo di gedung DPRD. Fahmi menilai tepat ketika Badya meminta bantuan Brimob Polda untuk mengamankan demonstasi. Mungkin berkaca pada kejadian di beberapa daerah. Tapi perhitungan beliau tepat. Ketapang tetap aman, tuturnya. Fahmi sendiri mengaku awalnya tak mengetahui jika Badya akan segera pindah. Meski demikian ia mengaku sangat berterima kasih lantaran hingga saat ini Ketapang tetap menjadi wilayah aman untuk suku dan agama apapun. Terima kasih banyak kepada pak Badya. Semoga di tempat tugas yang baru akan lebih baik. Terpenting jangan sampai lupa dengan Ketapang, tandasnya. Selamat bertugas komandan. (kia)

hanya mengalami luka bakar mulai bagian dada hingga ke kaki. Rosita dalam keadaan kritis dan masih dirawat intensif di ruang ICU. Dalam keadaan tubuh terbakar, Rosita berteriak minta tolong. Teriakannya didengar Beny alias Ebok, 13, (anak Rosita dari suaminya yang pertama). Ebok mendobrak pintu dibantu warga dan teman-temannya yang tengah nongkrong di warung Sembako dan kelontong milik Pasutri ini. Warga menyiramkan air ke tubuh Hambali dan Rosita untuk memadamkan api yang menyala di tubuh kedua korban. Setelah itu, keduanya dibawa ke RSUD Soedarso.(arm)

Awas SMS trasi kepada sekolah diharapkan tidak terganggu keuangannya. Sekolah juga dituntut mampu memilah antara tagihan rutin dan kepentingan ujian sehingg a siswa saat pelaksanaan UN bisa mengerjakan soal senyaman mungkin dan mendapatkan hasil maksimal. Kalau mau menagih siswa yang belum membayar sekolah, jangan disangkutpautkan dengan masalah ujian, Miftah mengingatkan. Politisi daerah pemilihan Ketapang-KKU ini menambahkan, selain mengikuti try out, peserta ujian juga belajar di rumah. Karena untuk tahun ini sedikit ada perubahan mengenai ujian itu. Informasinya pada UN 2011 tidak akan diadakan ujian ulang, ungkap Miftah. Formula kriteria kelulusan tahun ini, dengan melihat nilai gabungan rencananya dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN.

.... . dari halaman 1 Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN. Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3. Sedangkan kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN. Sekretaris Komisi D DPRD Kalbar, Andry Hudaya Wijaya SH mengingatkan kepada PLN untuk menjamin listrik tidak padam saat pelaksanaan UN nanti. Kita pegang pernyataan yang pernah dilontarkan PLN

Balai Karantina yang sebelumnya berasal dari Jepang, namun dialihkan pengirimannya melalui negara lain seperti Malaysia. Proses pemberian label asal negara bisa saja dibuat baru, namun itu tetap diperiksa agar semua aman, ujar Azmal. Saat ini pintu masuk Kalbar yakni Bandara Supadio Pontianak dan Pelabuhan Dwikora dan Pos Pengawasan Lintas

Batas (PPLB) Entikong sudah disiagakan petugas Karantina yang masing-masing memiliki tugas, kewenangan dan tanggung jawab masing-masing. Selain menginstruksikan kepada para petugas Karantina, Amzal juga mengharapkan kepada masyarakat yang akan memasuki Kalbar agar tidak membawa barang yang dari daerah yang saat ini sedang

belum lama ini, dimana akan menjamin listrik tidak padam, tegasnya. Apa yang disampaikan Koordinator Tim Satuan Tugas Razia Layangan PNL WKB, Yahya belum lama ini dinilai Andry ada upaya belum berani menjamin sepenuhnya listrik tak padam ketika UN digelar. Kalau itu Pak Yahya mengatakan kondisi akan tercapai apabila tidak ada lagi layangan tali kawat menyerang kabel jaringan. Kami tidak mau hal itu menjadi alasan pihak PLN nanti, sebab PLN bisa mengantisipasi hal tersebut mulai sekarang, masih banyak waktu bagi PLN, tegas Andry. PLN, lanjut dia, mesti terus melakukan razia pemain kelayang dengan tali kawat. Selain itu, juga melakukan sosialisasi mengenai bahaya kawat layangan. Keberhasilan UN di Kalbar merupakan tanggung jawab semua pihak. Termasuk PLN dalam menjamin listrik pada UN akan aman, tuntas Andry. (jul)

.... . dari halaman 1 mengalami masalah. Jika ingin membawa makanan segar, tanaman ataupun binatang ternak seyogianya terlebih dahulu mengikuti prosedur yang berlaku. Selain mengantisipasi dampak radiasi dari Nuklir di Jepang, kita tetap menjamin di Kalbar tetap dinyatakan wilayah yang bebas dari penyakit menular ternak, tutup Azmal. (boy)

.... . dari halaman 1

bukan hutan. Hanya semak, kata Muda dikonfirmasi Equator via selularnya, kemarin. Muda meyakinkan, hotspot yang ada di daerahnya hanyalah kebakaran kecil. Ia juga memastikan hot spot itu bukan aktivitas pembakaran lahan oleh perusahaan perkebunan. Asap sisa pembakaran juga tidak sampai mengganggu penerbangan. Partikel asap pembakaran di Kubu Raya maksimal hanya sampai 10 meter. Setelah itu asapnya langsung habis (hilang), katanya. Persoalan hot spot yang ada di Kubu Raya, diharapkan Muda, harus juga dilihat dari sisi positifnya. Menurutnya, hot spot itu ada yang berasal dari pembakaran areal pertanian milik warga sebagai bentuk implementasi keikutsertaan warga dalam program pangan KKR. Kendati demikian, Muda mengaku sudah melakukan pendekatan dengan berbagai pihak terkait persoalan hot spot ini. Kita sudah ada komunikasi dengan masyara-

kat dan pihak perusahaan, kata Muda. Visibility membaik Aktivitas penerbangan di Bandara Supadio Pontianak kemarin (10/4) relatif lancar dibandingkan kondisi sehari sebelumnya. Tidak ada pesawat yang menunda keberangkatan karena jarak pandang sedikit mengalami perbaikan. Hari ini tidak ada pesawat yang tertunda keberangkatan maupun kedatangannya, ucap Normal Sinaga, General Manager Bandara Supadio Pontianak kepada Equator, Minggu (10/4). Pengamatan Equator, tidak ada penumpukan penumpang yang padat di Bandara. Seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan penumpang tidak mengalami gangguan yang berarti, seperti yang terjadi Sabtu (9/4) akibat pekatnya kabut asap yang mengganggu jarak pandang (visibility). Asapnya sudah berkurang pagi ini. Mungkin sudah tidak banyak lagi yang bakar-bakar (melakukan

pembakaran lahan). Jarak pandang rata-rata 2500 meter sampai 3000 meter, kata Normal. Meski ada perbaikan jarak pandang, namun pihak Bandara selalu melakukan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu ada penundaan keberangkatan pesawat yang berakibat adanya penampungan penumpang. Langkah koordinasi tetap dilakukan. Kita memang hanya mengatur ketertiban di terminal. Tapi kita juga tetap koordinasi dengan pihak terkait. Termasuk koordinasi dengan pihak maskapai, ulas Normal. Soal membaiknya jarak pandang juga diakui pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak. Dibanding kondisi Sabtu, jarak pandang kemarin mengalami peningkatan. Ada perbaikan. Kondisi sekarang (pukul 17.30), jarak pandang 4000 meter. Pukul 06.00 tadi pagi, jarak pandang 800 meter, kata Boni, staf informasi BMKG Supadio. (sul/bdu)

D i s c o n S/d

IDACHI STORE STORE 50

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS p e r s e n Dari Tanggal Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak 5 April s/d 14 April 2011 E-16

Senin, 11 April 2011

Platinum Bike

FS Shaper

Eye Massage

Slimming Suit

Hanya 158

Ribu

AB Swing Pro

Neck Therafy

FS-1339 Motorized Treadmill

New Orbitrack

Hanya

Cepat Geser Kesalahan pertama, kop surat atas nama Bupati Sintang, seharusnya kop tersebut bertuliskan Koordinator Tim Pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Belum lagi surat itu hanya ditandatangani Koordinator Tim Pemekaran selaku Bupati Sintang. Seharusnya ikut juga membubuhkan tanda tangan itu adalah bupati dan ketua DPRD yang masuk dalam daerah rencana pemekaran. Kedudukan Kabupaten Sintang dan kabupaten lain di wilayah pemekaran itu sama, tidak ada yang menjadi komandan. Kesalahan seperti itu, menurut Daniel, tidak akan terjadi jika Milton bisa terbuka kepada anggota tim pemekaran yang lain. Artinya, komunikasi antara Milton dengan seluruh anggota tim pemekaran harus terjalin dengan baik sehingga bisa saling tukar pikiran dan memberikan masukan. Saya selaku warga Sintang mempertanyakan komitmen Milton dalam memperjuangkan PKR. Jangan ingin memper-

juangkan PKR ini hanya untuk mencari nama atau ketenaran sendiri, pungkas Daniel. Mantan anggota tim lobi Tim Pemekaran PKR, DR Zainuddin Isman MPhil justru mengemukakan pendapat berbeda. Menurutnya, apa yang dilakukan Milton tidak ada yang salah. Tidak salah dia menggunakan kop Pemda Sintang itu. Sebab yang ditunjuk sebagai koordinator tim pemekaran PKR itu memang Bupati Sintang. Tidak ada urusan siapa yang menjabat sebagai bupati, kata Zis, sapaan Zainuddin Isman. Zis menambahkan, selama ini tidak ada masalah dalam penggunaan kop surat seperti itu. Waktu dulunya kita koordinasi ke DPR RI dan ke Kemendagri, tidak dipermasalahkan, tandasnya. Persoalan pembentukan PKR menjadi perbincangan hangat selama beberapa hari terakhir. Gubernur Kalbar, Drs Cornelis ikut menjadi sasaran kritik dan dinilai tidak responsif karena tidak memasukkan isu pem-

Pekerja Keras Zulkarnaen Ziregar, Prabasa Anantarur. Dari PDIP ada Minsen, Thomas Aleksander, M Jimmy, Martinus Sudarno, M dan Syafrani. Kemudian dari PPP ada HM Ali Akbar AS, H Retno Pramudya. Dari Partai Demokrat ada M Isya, Saiyan, Affandi, Nicodemus R Toun, dan Buang Prahto Wibowo. Dari PAN ada Ikhwani A Rahim, Sy Izhar Asyyuri, Tony Kurniadi dan Syafarudin. Dari kaca mata anggota DPRD Kalbar itu, Prof Tahmrin dinilai sebagai sosok pejuang, pekerja keras, kreatif dan Imajiner. Kemapuan serta pengalaman Guru Besar Ilmu Kimia lulusan S2 dan S3 ENSCT-Prancis ini diharapkan melahirkan terobosan baru terhadap keberadaan Untan di

Kalbar, sehingga menjadi salah satu universitas yang patut diperhitungkan. Beliau harus bisa menularkan kepribadiannya kepada seluruh civitas akademika Untan. Visi misi tersebut harus dibuat turunannya operasional, dan dapat diikuti oleh seluruh komponen di Untan, saran anggota DPRD Kalbar Andry Hudaya Wijaya, SH kepada Equator, Minggu (10/4). Selain menjalankan visi dan misi itu, legislator Partai Golkar ini berharap kepada Prof Thamrin agar jangan sampai putus komunikasi dengan para senior yang telah meletakkan dasar-dasar yang baik bagi Untan. Serta tetap menjaga kreativitas gagasan sehingga

.... . dari halaman 1 bentukan PKR dalam LKPj-nya beberapa waktu lalu. Legisaltor PDIP Perjuangan di DPRD Kalbar, Martinus Sudarno SH menepis penilai Gubernur Kalbar tak responsif terhadap pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR). Gubernur mendukung pemekaran itu. Cuma masalahnya sekarang, bola pembentukan PKR ini sudah ada di pusat (DPR dan Pempus, red), kata Sudarno kepada Equator, kemarin. Sudarno beranggapan, penilaian bahwa gubernur tidak responsif mendukung PKR karena tidak menyinggung pemekaran provinsi itu dalam LKPj salah kaprah. Menurutnya, LKPj pada esensisnya hanya membahas tentang penggunaan APBD 2010 yang sudah di-Perda-kan. Dalam Perda APBD itu kan tidak ada nomenklatur mengenai pemekaran PKR. Jadi untuk apa dimasukkan dalam LKPj. Kalau tetap dimasukkan, itu justru salah, ucap Sudarno. (bdu)

.... . dari halaman 1 pola pengembangan Untan tetap up to date. Selain itu, politisi daerah pemilihan Ketapang-KKU ini juga berharap Prof Tahmrin bisa menjaga Untan dari godaan politik praktis dari luar. Menurutnya, jika hal itu terjadi Untan Bisa terkotak-kotak. Bahkan, pria yang sedang melanjutkan program S2 hukum di Untan ini menilai, Untan bisa terjebak pada kepentingan sempit sesaat, dan kampus menjadi tidak independent. Kemudian mimbar kampus menjadi mandul, tradisi keilmuan yang kristis juga menjadi stagnan, dan dinamika kehidupan intelektual kampus juga akan mati suri. (Bersambung)

618

Ribu

Rawan Konflik Salah Satu Indikator Ketertinggalan

Hanya 138

Ribu

FS Black Balance

Kasur Intex

Sandal Refleksi

Fraying Pan Hanya 418

Ribu

Cocok Untuk Melayani Pesan Antar

: Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain : Grosir dan Eceran : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim) SMS 087883556888

BENGKAYANG. Terdapat lima faktor terjadinya kriteria ketertinggalan di satu daerah, yakni SDM, SDA, infrastruktur, ekonomi, dan rawan konflik. Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot SPd mengatakan, Keterbatasan sarana dan prasarana transportasi terutama jalan dan jembatan merupakan salah satu isu utama yang menjadi prioritas dalam penyusunan APBD. Kabupaten Bengkayang masih memiliki dua kecamatan yang masih belum bisa diakses menggunakan kendaraan roda empat yaitu Kecamatan Siding dan Kecamatan Suti Semarang, kata Gidot. Untuk menjawab masalah tersebut, pada tahun anggaran 2011 Pemkab Bengkayang telah mengalokasikan anggaran yang memadai

dalam rangka pembukaan jalan guna membuka keterisoliran dua Kecamatan tersebut. Gidot melanjutkan, kebijakan nasional menempatkan isu pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu isu strategis. Untuk pembangunan fisik sekolah dalam bentuk bantuan Block Grant, maupun bantuan biaya operasional sekolah (BOS) diwadahi melalui APBD yang dikelola langsung unit pengguna dalam hal ini sekolah. Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Maksar Alex SE mengungkapkan, apabila ada gangguan keamanan yang terjadi di suatu wilayah, yang dirugikan ialah masyarakat itu sendiri. Masyarakat tidak akan tenang untuk berusaha di segala bidang. Beberapa bulan lalu, dikarena-

kan isu yang menyesatkan di tengah-tengah masyarakat, sehingga banyak warga yang melakukan ronda malam, saya ditahan di Samalantan saat ingin pulang ke Bengkayang dari Singkawang, keluh Alex, belum lama ini. Legislator Dapil I ini mengungkapkan, apabila suatu daerah terjadi konflik atau terjadinya gangguan keamanan, roda perekonomian ikut terganggu. Petani tidak dapat mengerjakan lahannya, pedagang tidak ada pemasukan karena tidak ada masyarakat yang belanja. Bukan hanya itu saja, orang dari luar Kabupaten Bengkayang menjadi takut untuk berkunjung ke Bumi Sebalo. Karena factor rawan konflik snagat ditakuti oleh investor yang ingin menanamkan modal. (cah)


8

Senin, 11 April 2011

SAMBUTAN. Wakapolda Kalbar, Kombes Pol Drs Safaruddin mewakili Kapolda Kalbar memberikan kata sambutan saat membuka Open House Polda Kalbar, “Aku Tertib Berlalu Lintas�, Sabtu (9/4) di Mapolda Kalbar.

PELEPASAN BALON. Ny Evi Sukrawardi Dahlan selaku Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Kalbar didampingi pengurus yayasan, Kapolda, dan Direktur Lalu Lintas menggunting tali balon menandai dimulainya acara.

WAWANCARA. Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombes Pol Drs Unggul Sedyantoro MSi diwawancarai wartawan terkait kegiatan yang melibatkan 1.800 murid TK.

Open House Polda Kalbar

Aku Tertib Berlalu Lintas erlunya pengenalan profesi dan tugastugas kepolisian kepada masyarakat, salah satunya adalah anak-anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Open House Polda Kalbar, Sabtu (9/4). Acara yang dipusatkan di Mapolda Kalbar ini diikuti sebanyak 1.800 anak-anak yang berasal dari 50 Taman Kanak-Kanak se Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Melalui kegiatan bertema AKU TERTIB BERLALU LINTAS ini, Polda Kalbar ingin mengenalkan profesi serta tugas-tugas kepolisian kepada anak-anak usia dini. Harapannya untuk menimbulkan keberanian dan kedekatan anak-anak kepada sosok polisi. Sebab, selama ini masih adanya pemahaman yang keliru serta banyak orangtua yang menakut-nakuti anak dengan sosok polisi. Sebagai contoh ada orangtua apabila ada anaknya yang menangis supaya anaknya berhenti menangis akan dikatakan kepada anaknya Awas, jangan nangis terus nanti ditangkap polisi . Sehingga dengan ditakut-takutinya, si anak akan terbentuk suatu stigma negatif tentang polisi terhadap diri anak-anak dan terbawa hingga mereka dewasa. Hal ini tentunya tidak boleh lagi kita lekatkan stigma yang keliru terhadap profesi kepolisian kepada anakanaknya, ujar Kapolda Kalbar Brigjen Pol Drs. Sukrawardi Dahlan dalam sambutan tertulisnya

P

SPANDUK. Sebuah spanduk dibentang panitia untuk menyambut seluruh peserta dengan penuh ramah tamah

LOMBA MEWARNAI. Ny Evi Sukrawardi Dahlan mengunjungi salah seorang peserta lomba mewarnai.

BAZAAR. Stand bazaar yang diselenggarakan oleh yayasan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Stand ini pun diserbu para ibuibu yang hadir.

yang disampaikan Wakapolda Kalbar, Kombes Pol Safaruddin. Dalam kegiatan open house ini selain dikenalkan dengan profesi kepolisian, para murid juga diberikan pengenalan dengan lalu lintas. Seperti pengenalan rambu, cara menyeberang jalan yang benar serta kegiatan lainnya yang tentunya diharapkan akan terbawa terus hingga dewasa disiplin dan ketaatan terhadap peraturan. Di samping kegiatan pengenalan profesi kepolisian dilaksanakan juga perlombaan-perlombaan seperti lomba mewarnai, lomba baca puisi dan lomba fashion show dimana perlombaan ini sebagai ajang penyaluran bakat para muridmurid sekalian. Di kesempatan ini Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama kepada orangtua untuk tidak lagi menjadikan polisi sebagai sosok yang menakutkan akan tetapi jadikanlah polisi sebagai sahabat anak dan menjadi mitra masyarakat. Marilah kita tanamkan disiplin berlalu lintas sejak usia dini, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, ungkap Kapolda. Open House ini juga diharapkan membentuk kepribadian dan pemahaman positif tentang aturan lalu lintas terhadap anak-anak usia dini sangat besar manfaatnya karena stigma positif dari keberadaan polisi lalu lintas dengan tugastugasnya. (*)

SIMULASI LALU LINTAS. Para murid TK ini juga dikenalkan tentang rambu-rambu lalu lintas dalam bentuk simulasi lalu lintas. Seperti pengenalan arti lampu merah pada trafďŹ c light

AKU TERTIB BERLALU LINTAS. Spanduk bertuliskan AKU TERTIB BERLALU LINTAS terbentang lebar di lokasi kegiatan yang sarat pesan dan kesan untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang tertib

PENYEMATAN PIN. Penyematan pin Aku Tertib Berlalu Lintas kepada perwakilan murid TK oleh Ny Evi Sukrawardi

LOMBA FASHION. Fashion show merupakan salah satu rangkaian acara yang digelar untuk penyaluran minat dan bakat anak sejak dini

TARIAN. Aksi tarian dari murid TK Kemala Bhayangkari 13

FOTO BERSAMA. Ny Evi Sukrawardi Dahlan bersama pengurus yayasan secara bergantian foto bersama dengan para guru dan murid TK yang hadir dalam kegiatan. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke-31 yang jatuh pada 5 Mei mendatang.


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran Hubungi: Bagian Pemasaran Hp.081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Senin, 11 April 2011

Dipelasah Laki, Panjat Tower

Ekstasi

MEMPAWAH. Gara-gara dipelasah suaminya, Bunga, 33, (nama samaran) nekat bunuh diri. Warga Sungai Kunyit Hulu Kabupaten Pontianak itu memanjat Tower Listrik Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Dusun Semanyar Sungai Kunyit, Minggu (10/4) Pukul 06.30. Bunga memanjat tower Sutet sekitar pukul 06.30. Beberapa warga terkejut melihat aksi nekatnya. Warga menyemut melihat Bunga dengan ketinggian puluhan meter di atas tower. Beberapa warga menghubungi perangkat desa serta Polsek Sungai Kunyit. Anggota Polsek Sungai Kunyit mencoba bujuk Bunga agar segera

Yandi dan barang bukti ekstasi serta sabu. SYAMSUL ARIFIN

Pengedar Diancam Seumur Hidup PONTIANAK. Pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi, Yandi, 26, terancam penjara seumur hidup. Warga Jalan Imam Bonjol tersebut tertangkap tangan membawa dua paket sabu seberat 1,58 gram dan 25 butir ekstasi seberat 6,7 gram. Hasil BPOM, 25 butir ekstasi dan satu paket positif mengandung MDMA (methylenedioxy-N-methylamphetamine). Tersangka melanggar pasal 112, 114, 115 ayat (2) dengan ancaman seumur hidup. Karena narkotoka yang diedarkannya tersebut lebih dari lima gram, ungkap Kabag OP Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar dirungan kerjanya. Yandi ditangkap Restik Polda Kalbar di Jalan Gajah Mada pada saat transaksi Narkoba, Rabu (07/4). Polisi mengamankan 2 paket sabu dan 25 ektasi Cap Mangga. Kita akan terus melakukan pengembangan dan mengejar pelaku utama yang disebutkan Yandi. Pelaku yang menyerahkan barang haram tersebut merupakan To dan residivis kambuhan. Mereka kenal di tahanan sehingga bisa tukar pikiran untuk

PONTIANAK. Pada triwulan terakhir 2011, kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) menonjol di Polsek Pontianak Utara. Dari Januari hingga Maret terdata 22 kasus. Diikuti penggelapan sebanyak 14 kasus. Jadi untuk Curat bisa dikatakan menonjol di wilayah kita, ungkap Kompol S Alam SH SIK, Kapolsek Pontianak Utara. Untuk penyelesaian kasusnya dipersentasekan sebanyak 48,4 persen. Penanganan kasus berjalan sesuai proses hukum. Kasus yang selesai Selesai dalam artian, proses hukum berjalan, adanya saksi, adanya barang bukti, adanya pelapor dan pelaku. Proses hukumnya berjalan hingga sampai pelimpahan dan seterusnya,

Penyelidikan

PONTIANAK. Polisi masih menyelidiki kasus raibnya uang Rp100 juta yang disimpan Jubaidi, 56, dalam jok motornya di parkiran SDN 08 Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (8/4) lalu. Masih melakukan cek TKP. Kita juga masih meminta keterangan, baik saksi-saksi yang ada dan alibi-alibi lainnya, ungkap Kompol S Alam SH SIK, Kapolsek Pontianak Utara, kemarin. Kejadian bermula, Jubaidi turun dari rumahnya di Jalan Raya Jungkat untuk mencairkan cek senilai Rp100 juta. PNS guru ini pergi ke Bank Mandiri di Jalan Diponegoro menggunakan sepeda motor. Usai mengambil uang, Jubaidi menyimpannya di jok motor Honda Supra X miliknya. Saat pulang ke rumah, mampir dahulu ke Bank BRI Siantan. Rencananya uang tersebut akan ditransfer ke rekening istrinya. Namun tidak jadi, karena di bank itu ramai yang mengantre. Jubaidi bermaksud pulang. Karena ada ditelepon kepala SD 08 tempatnya mengajar, maka mampir dahulu ke sekolah tersebut. Kedatangannya ke SD 08, bermaksud menandatangani berkas. Sekitar 10 hingga 15 menit, Jubaidi bermaksud pulang.

Halaman 12

Halaman 12

Triwulan Terakhir Curat Menonjol

Halaman 12

Usut Pencurian Uang di Jok Motor

turun dari tower Sutet. Namun tak dihiraukan Bunga. Justru wanita tersebut memanjat lebih tinggi. Bahkan sudah mencapai puncak tower yang tingginya mencapai 50 meter tersebut. Melihat tabiat Bunga yang tak mau turun, warga ikutan memanjat tower, membujuk Bunga agar segera turun. Melihat warga manjat, Bunga justru memanjat lebih tinggi. Bahkan dia akan terjun, apabila ada warga yang mendekatinya. Sehat Nambat, Ketua RT 01 Dusun Semanyar Sungai Kunyit jengkel melihat ulah Bunga. Pria tersebut ikutan manjat dengan

Bunga (lingkar merah) ketika berada di ketinggian 50 meter diatas tower Sutet PLN .ALFI SANDY

jelasnya. Dikatakan Alam, pihaknya akan berupaya mengambil langkahlangkah konkrit menanggulangi peningkatan tindakan kriminalitas di wilayah hukum Pontianak Utara. Patroli pada lokasi jam dan tempat yang rawan akan terus digalakkan. Kita tetap lakukan pemantauan pada lokasi dan jam yang kita nilai rawan. Pola Polisi Mitra Masyarakat, Poltramas tetap terus berjalan. Langkah-langkah lain, penyuluhan akan kita lakukan, salah satunya selesai salat Jumat, kita lakukan penyuluhan walau hanya 15 menit, papar Alam. Upaya lain, lanjut Kapolsek, pihaknya berharap keterbukaan

Halaman 12

Selamatkan Cucu, Nenek Tewas

Rifki mendapat perawatan intensif di Puskesmas Teluk Melano. KAMIRILUDDIN

SUKADANA. Menyelamatkan cucunya, Sumiati, 47, warga Desa Pangkalan Buton Kecamatan Sukadana tewas di sambar mobil pikap di Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara, Minggu (10/4) pukul 10.00 WIB. Sumiati tewas dalam perjalanan menuju Puskesmas Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir. Sedangkan, Rifki, 5, cucunya masih kritis dan menjalani perawatan intensif. Kepala Pos Polisi Lalu Lintas Kecamatan Simpang Hilir, Brigadir Pastiawan ditemui Equator di Polsek Simpang Hilir menjelaskan, kecelakaan maut tersebut terjadi di Desa Rantau Panjang Kecamatan

Simpang Hilir kilometer100. Saat itu cuaca hujan dan kondisi jalan licin. Dikatakan Pastiawan, pikap yang dikendarai Romli melaju dari arah Sukadana menuju Teluk Melano. Tiba-tiba saja di jembatan Teluk Melano, seorang anak kecil dan perempuan paruh baya menyeberang. Lantaran jarak korban dengan mobil sangat dekat sekitar 10 meter, Romli yang mengemudikan mobil tak sempat mengerem. Romli yang kehilangan kendali tak bisa mengelak dan menyambar dua korban yang menyeberang jalan, jelas Pastiawan. Sumiati tewas karena menderita

pendarahan di otak. Sedangkan Rifki menderita luka di kepala, patah tulang paha pada kaki kiri. Rencananya Rifki akan dirujuk ke rumah sakit di Pontianak. Analisa sementara kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi mobil. Untuk selanjutnya kasus ini akan ditangani Unit Laka Lantas Polres Ketapang, kata Pastiawan. Saksi mata di TKP menyebutkan, usai hujan redah, Sumiati yang berteduh di salah satu warung bermaksud menyelamatkan cucunya yang lebih dulu untuk menyeberang jalan. Sumiati pun mengejar cucunya dan menarik

Komplotan Pencuri Mio Diringkus SUKADANA. Tak sampai satu jam, jajaran Polsek Simpang Hilir, Kayong Utara berhasil mengungkap komplotan pencuri sepeda motor dan menangkap Riko, 19, Doni, 17, serta Yuga, 17. Riko dan Doni merupakan warga Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan dan Yuga, 17, warga Desa Sungai Melayu Kecamatan Sungai Melayu Rayak Kabupaten Ketapang. Mereka mencuri sepeda motor Mio KB 2284 ZC milik Sy Muhammad di Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Jumat (8/4) pukul 01.30 dini hari. Ketiga pelaku berangkat dari Ketapang pada, Kamis (7/4) sekitar pukul 15.00 WIB. Dari Ketapang ketiganya menggunakan dua unit sepeda motor dengan

tujuan mencari sasaran, ujar Ipda Didi Sutriadi, Kapolsek Simpang Hilir, Minggu (10/4). Tiba di Teluk Melano, pelaku melihat motor Mio di parkir di teras rumah Muhammad. Suasana sepi dan larut malam, tiga kawanan maling motor ini tak menyia-nyiakan kesempatan. Riko dan Doni langsung naik ke Muhammad di Jalan Merdeka tak jauh dari Koramil Simpang Hilir. Sedangkan Yuga mengawasi sekitar dari depan rumah. Motor yang mereka curi tidak dikunci setang. Ketiga pelaku langsung membawa kabur motor ke tempat sunyi, di Mentubang sekitar tujuh kilometer dari kediaman Muhammad. Pelaku mempereteli sepeda motor yang dicurinya dengan cara mengganti

plat palsu. Setelah motor dipereteli, pelaku tidak langsung pulang, namun kembali lagi ke Teluk Melano dan sengaja meninggalkan sepeda motor curiannya di tempat sepi. Masyarakat yang curiga melihat gerak gerik pelaku lantas bertanya. Namun pelaku menjawab dengan alasan hendak mencari makanan dan bensin. Tak puas dengan jawaban pelaku, masyarakat diam-diam melaporkan tiga orang yang dicurigai ke Polsek Simpang Hilir, ungkap Didi. Menerima laporan, jajaran Polsek Simpang Hilir bergerak. Ketiganya pun berhasil diringkus dan dibawa ke Polsek. Di kantor polisi, ketiga pelaku diinterogasi. Muhammad datang ke Polsek

Halaman 12

Komplotan pencuri motor Mio di kantor polisi.KAMIRILUDDIN

Halaman 12


kubu raya

10 

musyawarah kita

Tingkatkan Profesionalisme Konselor SUNGAI RAYA. Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kementerian Agama (Kemenag) RI Kalbar berupaya meningkatkan kinerja Konselor Pra Nikah dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), agar lebih profesional dalam membina calon pengantin. Kita telah memberikan Diklat kepada konselor di Kubu Raya dan Kota Pontianak beberapa waktu lalu, di mana kegiatan ini merupakan pertama kalinya kita lakukan, ungkap Mohammad Zaini, Kepala Seksi (Kasi) Urusan Agama Islam (UAI) Kemenag Kota Pontianak kepada wartawan, kemarin (10/4). Zaini menjelaskan, Diklat sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme konselor. Sehingga berdampak pada berkurangnya angka perceraian. Diklat untuk konselor pra nikah disebut Teknik Konseling Calon Pengantin dan Penghitungan Angka Kredit Penghulu. Ini sudah ditunggu cukup lama oleh para Kepala KUA, Penghulu Fungsional dan Seksi Urusan Kantor Kemenag Agama di Kubu Raya dan Kota Pontianak, ujar Zaini. Melalui Diklat ini, kata Zaini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja konselor pranikah yang profesional dalam membina calon pengantin, agar tidak mudah bercerai ketika menghadapi masalah yang menghantam biduk rumah tangganya. Menurut Zaini, selain untuk meningkatkan kinerja, Diklat ini juga sangat penting untuk percepatan pencapaian jabatan fungsional Penghulu Pertama, Muda dan Madya. Sehingga seorang penghulu fungsional dan kepala KUA tidak akan sulit untuk mencapai golongan IVa sampai IVc, katanya. (dik)

Menuju Perubahan

Senin, 11 April 2011

SLPTT, Solusi Dongkrak Produksi Pangan PONTIANAK. Program Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) yang dicanangkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kubu Raya merupakan salah satu alternatif dalam memecahkan masalah kebutuhan pangan di kabupaten termuda di Kalbar ini. Sehingga masalah kebutuhan pangan dapat diatasi secara

lebih dini. Sehingga tingkat ketahanan pangan di Kubu Raya ini menjadi lebih stabil, kata Musa, Koordinator Sarjana Pendamping Desa (SPD) Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap kepada Equator, kemarin (10/4). Kondisi yang stabil, jelas dia, akan lebih mudah untuk diarahkan pada kemandirian pan-

gan. Sehingga petani tidak lagi bergantung pada daerah lain. Tentu ini dapat terlaksana dengan baik, apabila seluruh elemen masyarakat yang terlibat dapat mendukung penuh program SLPTT, papar Musa. Terkait program tersebut, Distanak Kubu Raya melibatkan 50 SPD di Kubu Raya. selain itu dilakukan pula Pelatihan

Pemandu Lapangan III (PPL III) selama lima hari sejak 4 April lalu. Menurut Musa, SPD memang sangat penting mengikuti SSPTT, karena program ini bersentuhan langsung dengan petani, khususnya petani padi dan jagung di pedesaan. Makanya kita sangat bersyukur, kita dilibatkan dalam

program ini, ujarnya. Dia mengharapkan, yang didapat SPD selama ini dapat langsung disosialisasikan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang telah terbentuk dapat lebih bergairah, kreatif, dan produktif dalam menjalankan program-program terkait upaya mencapai kemandirian pangan. (dik)

Kubu Raya Bentuk Dewan Kesenian S UNGAI R AYA . Untuk menggali potensi seni dan budaya yang akan dijadikan ciri dan karakteristik daerah, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kubu Raya membentuk Dewan Kesenian. Ini merupakan langkah awal kita. Dewan Kesenian Kubu Raya ini beranggota para seniman, pekerja seni, budayawan, pengurus sanggar dan Dewan Kesenian Kalbar, kata Busri, Kepala Bidang Kebudayaan, Disbudparpora Kubu Raya kepada Equator, kemarin (10/4). Busri yang terpilih sebagai Ketua Dewan Kesenian ini menjelaskan, dibentuknya organisasi ini sebagai upaya

mempertahankan kesenian dan budaya daerah agar tidak punah. Nantinya, Dewan Kesenian Daerah ini juga akan menjadi tempat bernaung dan mengadu bagi para pekerja seni, wadah untuk menyampaikan aspirasi pada pemerintah daerah dan lainnya, jelas Busri. Lebih utama, tambah Busri, Dewan Kesenian Kubu Raya akan menjadi corong antara pemerintah daerah dengan pekerja seni, sanggar dan sejenisnya untuk mendapatkan dana bantuan serta pembinaan yang dialokasikan dari APBD Kubu Raya. Alokasi bantuan akan digunakan untuk menggali potensi seni dan budaya di Kubu Raya. Kita telah merumuskan

beberapa program kerja untuk menggali potensi seni dan budaya di Kubu Raya itu, ujar Busri. Di antara program kerja tersebut, mendata sanggar-sanggar dan pekerja seni di Kubu Raya. Dari pendataan ini akan banyak bermunculan seni dan budaya yang selama ini belum tampak di permukaan, ujar Busri. Busri menyatakan, untuk mempertahankan seni dan budaya agar tidak tercabut dari karakteristik aslinya, merupakan hal yang dikedepankan dalam pembinaan seni dan budaya di wilayah Kubu Raya. Menurut Busri, mempertahankan karakteristik seni dan budaya dalam nuansa yang

Tari kreasi yang ditampilkan pada kegiatan di Kabupaten Kubu Raya. Mordiadi

orisinal, merupakan kebijakan yang sangat penting di tengah perkembangan kesenian dan kebudayaan yang dipengaruhi perkembangan zaman. Pembinaan bidang kesenian

dan kebudayaan tidak terlepas dari pengembangan potensi wisata. Kedua potensi daerah ini harus dikembangkan secara bersamaan, terutama dalam menjaga kelestarian.(dik)

Tak Serius Bangun Kalimantan Barat SUNGAI RAYA. Selama hampir empat tahun Cornelis MH menjadi Gubernur Kalbar, belum terdapat perubahan yang berarti dalam pembangunan. Mantan Bupati Landak ini belum menunjukkan keseriusannnya membangun provinsi. Terhitung sejak 14 Januari 2008 hingga April 2011 ini, hampir empat tahun menjabat, namun sepertinya Cornelis belum menunjukkan keseriusanannya membangun provinsi ini, kata Doni Iswara, Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalbar kepada wartawan, kemarin (10/4). Doni menjelaskan, pembangunan selama kepemimpinan Cornelis di Kalbar, masih banyak dilakukan pemerintah kabupaten/kota dan pusat. Sementara untuk pembangunan yang dilakukan Pemprov Kalbar

dinilai belum signiďŹ kan. Sepertinya Cornelis masih belum serius membangun Kalbar, karena bisa kita lihat sendiri, dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan, Kalbar masih banyak daerah yang tertinggal, kata Doni. Dia menambahkan, ketidakseriusan Cornelis dalam membangun Kalbar semakin terlihat ketika Musyarawah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Provinsi beberapa waktu lalu. Saat Musrenbang, Cornelis sendiri tidak menghadirinya. Bagaimana bisa agenda sepenting itu seorang pemimpin daerah tidak hadir, sesal Doni. Ketidakhadiran kepala daerah dalam Musrenbang, tambah Doni, bisa saja menjadikan rumusan pembangunan dalam musyawarah tersebut hanya formalitas dan menghabis-

kan anggaran. Doni khawatir, ketika pembangunan telah dirumuskan dalam Musrenbang Kalbar yang terdiri atas usulan semua kabupaten/kota berubah begitu saja, karena terjadi perubahan kebijakan yang dilakukan Cornelis selaku kepala daerah Kalbar. Cornelis bisa saja melakukan perubahan, karena dia tidak menghadiri Musrenbang itu, ujarnya. Mantan Sekretaris HMI Kalbar ini menilai, bisa saja hasil dari Musrenbang tersebut tidak terlaksana, karena yang dirumuskan di dalamnya belum tentu sesuai kebijakan kepala daerah. Sangat lucu dan aneh, karena berdasarkan informasi yang saya peroleh, saat Musrenbang Landak dan Sekadau, Cornelis begitu antusias menghadiri. Namun saat Mus-

renbang Provinsi, dia malah tidak datang. Hal itu jelas menunjukkan asumsi masyarakat bahwa Cornelis hanya serius untuk membangun kabupaten asalnya dari pada Kalbar secara keseluruhan, tutur Doni. Seharusnya, tegas Doni, sebagai Gubernur Kalbar, Cornelis harus memfokuskan pembangunan pada seluruh kabupaten/kota, bukan hanya pada kabupaten tertentu. Jabatan gubernur itu bukan hanya untuk satu kabupaten, katanya. Doni juga menyinggung pengalokasian bantuan untuk daerah dari APBD Kalbar 2011 yang pembagiannya tidak merata dan tidak disertai kriteria kabupaten/kota penerima bantuan. Belum ada asas keadilan dalam pembagian dana bantuan itu karena dana bantuan tersebut dibagikan tidak mengacu pada siste-

matika dan ketentuan yang jelas, dan hanya Landak yang besar alokasinya, tidak disebutkan sebab-sebabnya, padahal banyak kabupaten lain yang lebih berhak, paparnya. Melihat permasalahan-permasalahan dan perkembangan pembangunan di Kalbar selama kepemimpinan Cornelis, Doni mengharapkan DPRD Kalbar selaku lembaga pengawas, hendaknya mengkaji semua kinerja dan program yang dijalankan eksekutif. Apakah sudah berjalan sesuai visi dan misi Gubernur Kalbar atau tidak, ujar Doni. Karena, tambah dia, ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalbar, Cornelis pernah mengatakan akan mengedepankan program pembangunan pendidikan dan kesehatan. Namun hingga saat ini program tersebut belum terwujud karena

masih banyak sarana kesehatan dan pendidikan yang rusak dan belum memadai, ungkap Doni. Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Pontianak, Syarif Usmulyani menilai, kebijakan Gubernur Kalbar dalam pengalokasian bantuan kepada kabuapten/kota yang tidak berimbang menunjukkan ketidakprofesionalan seorang kepala daerah. Bagaimana bisa dikatakan profesional, jika dalam pengalokasian dana bantuan itu terjadi pilih kasih, kata Usmulyani. Menurut dia, dengan pembagian dana bantuan yang tidak merata, memunculkan kerugian yang tidak sedikit di masyarakat, khususnya di daerah yang kondisi infratrukturnya sangat mengenaskan. (dik)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Siap Hadapi UN MENJELANG pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA pada 18 April nanti, SMA dan SMK telah melakukan persiapan. Siswa dibekali dengan try out maupun kegiatan belajar lain. Sekolah-sekolah mengaku siap menghadapi UN mendatang. Secara keseluruhan, persiapan untuk menghadapi UN nanti telah dilakukan sejak lama. Mulai dari bimbingan belajar (bimbel), les maupun try out. Alhamdulillah, beberapa kali pelaksanaan try out, hasil tes cukup memuaskan dan membanggakan. Kita berharap kelulusan bisa mencapai 100 persen, kata Kepala Sekolah SMAN 1 Mempawah, Hamzah, kemarin. Hamzah, mengimbau agar siswa lebih semangat mempersiapkan diri. Siswa dituntut yakin dengan kemampuan diri sendiri. Dan tidak mudah terpengaruh dengan tindakan-tindakan yang tidak terpuji. Hamzah, mengajak semua pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa menjelang UN. Terutama pada saat siswa berada di masyarakat dan keluarga. Dengan persiapan yang baik dan belajar yang efektif, diyakini seluruh siswa mampu mengisi soal-soal UN nanti. Siswa lebih banyak menghabiskan waktunya di masyarakat dan keluarga dibanding sekolah. Pengawasan terhadap siswa pada berada di rumah dan masyarakat harus lebih ditingkatkan. Siswa harus benar-benar memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar, sarannya. Jika tips itu dapat dilakukan, dia optimis para siswa mampu mencapai prestasi yang maksimal pada UN nanti. (hry/shn)

Asap Ganggu Nelayan KABUT asap yang menyelimuti sebagian wilayah Kabupaten Pontianak pada beberapa pekan terakhir mengganggu aktivitas nelayan. Nelayan tak dapat melaut lantaran tebalnya kabut asap di laut. Kabut mengganggu jarak pandang nelayan yang mengendarai perahunya. Banyak nelayan di Kuala Mempawah yang tidak berani turun melaut akibat tebalnya kabut asap. Namun ada pula yang tetap memaksakan diri untuk turun mencari ikan. Jarak pandang di laut kurang dari sepuluh meter, kata Marwan, nelayan Kuala Mempawah, Minggu (10/4). Dia berharap cuaca segera membaik. Kabut asap secepatnya menghilang sehingga nelayan kembali beraktivitas. Mengingat mencari ikan merupakan satu-satunya mata pencarian nelayan untuk menafkahi keluarga. Apabila dipaksakan melaut dengan kondisi kabut seperti ini, bukan tidak mungkin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tabrakan. Jarak pandang sangat dekat. Mudah-mudahan kabut asap cepat hilang. Kami dapat kembali pergi melaut untuk mencari ikan, singkatnya.(hry)

Sehari Peduli Sungai Mempawah

24 Ribu Bibit Ikan Dilepas M EMPAWAH . Pencemaran di Sungai Mempawah menimbulkan keprihatinan berbagai kalangan. Sebagai wujud kepeduliannya, Back Paker Kabupaten Pontianak menggelar Gerakan Sehari Peduli Sungai Mempawah, Sabtu (9/4) sore. Bentuk kepedulian itu diwujudkan dengan melepas 24.100 ekor bibit ikan air tawar. Gerakan Sehari Peduli Sungai Mempawah ini merupakan kerjasama Back Packer dengan pembidudaya ikan air tawar yang ada di Mempawah. Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kondisi Sungai Mempawah yang rusak akibat

pencemaran limbah, kata Koordinator pelaksana, Gatot Plastik kepada wartawan. Menurut dia, gerakan bertujuan untuk melestarikan habitat lokal ikan dan udang yang ada di sungai. Sebab, pencemaran limbah mengancam keberadaan ekosistem kehidupan sungai. Kurang lebih 24. 100 bibit ikan air tawar kita lepas di Sungai Mempawah. Yakni bibit ikan jelawat, tengadak, lele dan nila. Selain ikan, juga ada udang bertelur dan udang paten. Bibit ikan ini merupakan sumbangan dari semua pihak termasuk, wakil bupati dan Dandim Mempawah serta

pengusaha keramba lain. Mudah-mudahan upaya pelestarian ini berhasil, harapnya. Dalam kesempatan itu, Wabup Rubijanto didampingi Komandan Kodim (Damdim) 1201 Mempawah, Letkol Infanteri Parlindungan Sirait secara simbolis melepas bibit ikan air tawar tersebut ke tengah sungai. Pelepasan bibit kemudian diikuti panitia dan masyarakat. Pemkab menyambut baik, dan memberikan apresiasi atas Gerakan Sehari Peduli Sungai Mempawah ini. Gerakan ini sangat baik dan positif dalam menjaga, dan melestarikan lingkungan sungai,

pendapatnya. Untuk itu, Rubijanto, mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian Sungai Mempawah. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggungjawab semua pihak. Kondisi air sangat rentan terhadap pencemaran limbah. Baik limbah yang berasal dari Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) maupun pencari ikan maupun udang dengan cara menebar racun. Pe r l u k e b e r s a m a a n d a n kepedulian semua pihak, untuk menjaga kelestarian sungai

mempawah ini, tuturnya. Wabup Rubijanto, mengingatkan pencemaran lingkungan bertentangan dengan hukum. Pelakunya dapat dijerat dengan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam UU. Mudah-mudahan dari 24.100 bibit ikan yang dilepas ini, 50 persen saja yang hidup dan berkembang, maka satu tahun kemudian Sungai Mempawah akan memiliki beragam jenis ikan. Kita juga tidak melarang warga untuk memancing. Namun lakukan dengan cara yang baik, bukan menebar racun dan lainnya, ajaknya. (hry)

Pangdam Motivasi Prajurit Kodim M E M P A W A H . Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen Geerhan Lantara menyambangi Markas Kodim yang ada di wilayah kerjanya. Dengan menggunakan helikopter, Geerhan mengunjungi Markas Kodim 1201 Mempawah, Minggu (10/4) siang. Orang nomor satu di Pangdam XII Tanjungpura itu memberikan motivasi kepada prajurit TNI. Dalam kesempatan itu, Mayjen Geerhan bertatap muka langsung dengan para prajurit TNI Makodim Mempawah. Geerhan berpesan agar prajurit bekerja dengan baik dan profesional. Khususnya disiplin, serta tidak melakukan perbuatan tercela dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai prajurit TNI. Pangdam memotivasi agar prajurit TNI dapat bekerja profesional. Prajurit dituntut disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, kata Komandan Kodim (Dandim) 1201 Mempawah, Letkol Inf Parlindungan Sirait. Selain itu, imbuh Parlindungan, Pangdam juga mengingatkan agar prajurit menjaga dan membina kewilayahannya.

Lakukan persiapan-persiapan terhadap potensi kewilayahan dalam rangka pertahanan negara. Yang namanya perang, kita belum tahu kapan akan terjadi. Namun kita perlu waspada dan mempersiapkan wilayah dengan sebaik mungkin. Termasuk melakukan pendataan, dan pembinaan potensi serta menguasai wilayah. Juga tidak memberikan celah atau peluang kepada kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum di wilayah NKRI. Jika ada pihak yang melakukan pelanggaran hukum, segera berkoordinasi dengan semua pihak, bebernya. Di samping itu, timpalnya, dalam tatap muka tersebut, Pangdam juga mengingatkan agar prajurit tidak melanggar disiplin dan hukum. Termasuk memerangi dan memberantas jaringan narkoba yang dapat merusak kelangsungan hidup generasi bangsa. Prajurit juga diminta menjaga kebugaran ďŹ sik dan kesehatan. Terlebih menjaga kemampuan prajurit. Misalnya, kemampuan menembak, berlatih strategi pertempuran dan lainnya,

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen Geerhan Lantara didampingi Danrem, Toto Rinanto disambut Dandim 1201 Mempawah, Letkol Inf Parlindungan Sirait di Lapangan Sepak Bola Galaherang Mempawah. AlÂż Shandy

ujarnya. Lebih dari itu, lanjut Dandim Mempawah, Pangdam XII Tanjungpura juga mengingatkan agar para istri prajurit TNI umumnya, dan Persit Candra Kirana Kodim 1201 Mempawah khususnya, dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada suami dalam menjalankan tugas kemiliteran. Istri prajurit harus senantiasa mendukung kinerja suami. Arti-

nya, mengerti tugas pokoknya dan selalu mendukung kinerja suami. Begitu juga sebaliknya, suami harus mengerti dan selalu menjaga kepercayaan istri, tuturnya. Para istri prajurit juga dituntut memberikan motivasi dan mengingatkan, agar suami jangan sampai melalaikan tugas dan tanggungjawabnya sebagai prajurit. Menunjang agar suami bekerja dengan baik dan pro-

fesional. Termasuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum, seperti penggunaan narkoba dan lain, tukasnya. Menggunakan helikopter, Pangdam beserta istri didampingi Danrem, Toto Rinanto mendarat di Lapangan Sepak Bola Galaherang Mempawah. Pangdam disambut Dandim Mempawah, Letkol Inf Parlindungan Sirait dan Wabup Rubijanto. (hry/shn)


11 

suare kite

Degradasi Moral Generasi Muda SINGKAWANG. Era globalisasi informasi yang semakin canggih tak urung menimbulkan degradasi (kemerosotan) moral pada generasi muda. Dampaknya tidak saja pada adab sopan santun yang ditinggalkan, tapi juga berpengaruh pada kepedulian terhadap lingkungan. Pernyataan itu dilontarkan Ketua LSM Publik, Uray Albert SH saat kegiatan penanaman pohon di Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Sabtu (9/3). Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan pemahaman, penyadaran, bersikap dan berperilaku peduli serta berbudaya lingkungan kepada masyarakat, ujarnya. Uray Albert berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan upaya pembinaan sumber daya manusia (SDM) akan pentingnya lingkungan hidup. Kepedulian masyarakat untuk dapat menyikapi dan bertindak secara arif dan bijaksana sangat dibutuhkan, sebagai wujud nyata rasa tanggung jawab moral dan sosial selaku warga terhadap lingkungannya, terangnya. Kepedulian tersebut tidak ada artinya bila dilakukan secara individu dan hanya dilakukan dalam suatu wadah legal secara hukum saja. Makanya kami dari LSM, mengajak warga untuk menanam pohon sebagai wujud peduli lingkungan, katanya. (oVa)

singkawang Spektakuler

Senin, 11 April 2011

Waspadai Ahmadiyah di Cong Long Kong SINGKAWANG. Wakil Walikota Singkawang Edy R Yacoub mengajak warga Cong Long Kong Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan mewaspadai kemungkinan masuknya aliran kepercayaan Ahmadiyah. Kalau ada yang menyampaikan tablig dan mengajak warga dengan cara-cara yang tak lazim, seperti yang biasa umat Islam lakukan, kita harus waspada. Jangan sampai kita disusupi, yang dapat memecah belah kita sesama Muslim. Untuk itu mari kita jaga kekompakan, pesannya saat Safari Jumat di Masjid Al Mukhlisin Kelurahan Sagatani, Kecamatan SingSumastro kawang Selatan, Jumat (8/4) lalu. Sebelum tiba di Cong Long Kong, perjalanan Edy bersama Tim Safari Jumat gabungan dari Lembaga Kajian Islam Al Furqon dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang harus menyusuri jalan tanah yang lebarnya hanya pas untuk satu kendaraan roda 4 sepanjang 10 kilometer. Rombongan juga melewati perkebunan karet dan sayur-mayur.

Ada 50 kepala keluarga dengan mata pencarian sebagai petani karet dan sayur yang bermukim di daerah tersebut. Mereka sudah menetap sejak tahun 1960-an. Masjid Al Mukhlisin tak seperti masjid-masjid yang ada diperkotaan karena di sekitarnya masih hutan. Kondisi masjid berukuran 9 x 6 meter ini masih berlantaikan papan. Kesederhanaan terlihat dari alas tikar pandan yang berada di bawah sajadah untuk shaf paling depan. Hanya ada satu meja, tanpa mimbar untuk meletakkan Alquran di samping pengeras suara. Untuk mengumandangkan azan, listrik hanya mengandalkan tenaga surya yang disambungkan ke aki untuk menghidupkan perangkat elektronik. Di samping masjid ada dua kamar kecil yang kondisinya bersih dan sepertinya baru dibangun. Tak jauh di samping bangunan masjid tampak antrean warga di depan sumur gorong-gorong. Mereka mengangkut air dengan ember bertali untuk berwudhu. Satu persatu jemaah salat jumat

masuk ke masjid hingga masjid itu tampak penuh dan membeludak ke teras. Warga pun serius mendengarkan ceramah yang disampaikan Ustad Sholeh dari Tim Safari Jumat Kota Singkawang. Usai salat jumat, warga tidak langsung pulang, karena tim safari menyampaikan beberapa pesan untuk warga. Saat silaturahmi tersebut, Wakil Walikota Singkawang Edy R Yacoub juga berpesan kepada warga Cong Long Kong untuk bertani dengan giat dan memanfaatkan kondisi kesuburan tanah dengan maksimal. Sehingga warga wawako dan warga di mesjid al-furqon. dapat memetik nilai ekonomis untuk kesejahterDalam kesempatan itu, Edy diaan sebagai petani. Saya merasa senang melihat di kiri-kanan jalan dampingi Ketua Lembaga Kajian begitu subur lahan pertanian warga Islam Al Furqon Aspan menyerahdengan sayur mayur dan cabe rawit, kan tafsir Alquran kepada pengurus teruslah menanam, ungkap Edy masjid. Selain itu diserahkan pula memotivasi petani. titipan sumbangan Alquran dari

Kepala PLN Cabang Singkawang, Ahmad Ismail dan sumbangan dari anggota Lembaga Kajian Islam Al Furqon. Mudah-mudahan berkah dan bermanfaat, ujarnya sambil menyerahkan bantuan. (oVa)

Indonesia Baru Tahap Konsolidasi SINGKAWANG. Dalam proses menuju demokrasi, Indonesia baru masuk dalam tahap konsolidasi. Sehingga masih memerlukan waktu untuk mencapai arti demokrasi yang sesungguhnya. Agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam demokrasi, harus ada kemudahan dalam mendapatkan informasi. Untuk itulah Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) diterbitkan, kata Kepala Bidang

(Kabid) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Singkawang Istri Handayani. UU KIP terangnya, efektif berlaku

secara resmi sejak tanggal 30 April 2010 lalu. Namun belum banyak masyarakat maupun badan publik yang mengetahui pentingnya UU tersebut. Oleh sebab itu, Bidang Kominfo Kota Singkawang memasukkan isi UU itu dalam website Dishubkominfo kota Singkawang.

SAMBAS

 tumpahan salok

Baru 11 Kecamatan Miliki PLKB SAMBAS. Dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas, hingga sekarang baru 11 kecamatan yang sudah memiliki penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB). Sisanya, sebanyak delapan kecamatan terus diarahkan supaya segera membentuk PLKB. Ke b e r a d a a n PLKB sangat diperlukan dalam Wahidah SE MSi mendukung peningkatan jumlah akseptor di Kabupaten Sambas, ucap Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Sambas Wahidah SE MSi. Untuk mendukung suksesnya program KB, setiap kecamatan harus ikut mendukung upaya peningkatan KB di Kabupaten Sambas. BPPKB sangat mengharapkan dukungan lintas sektor di jajaran Pemkab Sambas untuk ikut mensosialisasikan KB, harap Wahidah. Ditegaskan Wahidah, untuk menyukseskan program KB di Kabupaten Sambas, belum lama ini digelar Rakerda BPPKB. Temanya, Dengan Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010 Kita Mantapkan Komitmen Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sambas. (edo)

 muare ulakan

FKPD Terbentuk SAMBAS. Musyawarah pimpinan daerah (Muspida) sudah diganti dengan nama baru, Forum Konsultasi Pimpinan Daerah (FKPD). Meski begitu tugas dan fungsinya tetap sama. Bedanya, FKPD diperbolehkan memiliki anggaran khusus untuk menangani masalah daerah. Muspida tidak memiliki anggaran, inilah yang beda, kata Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid saat membuka Ir H Burhanuddin A Rasyid Rapat Kerja (Rakerda) BPPKB Kabupaten Sambas di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, belum lama ini.Dijelaskan Bupati, keberadaan FKPD juga memiliki payung hukum, makanya FKPD bisa mendapatkan anggaran untuk mengatasi permasalahan daerah. Contohnya, FKPD dapat merekomendasikan bantuan untuk anak-anak tidak mampu yang terlantar, seperti kasus tahanan di bawah umur. (edo)

Bagi yang ingin mengetahui isi UU tersebut dan penjelasannya silakan download di website kami, yaitu www. hubkominfo.singkawangkota. go.id, ujar Istri. Istri mengatakan, UU Nomor 14/2008 merupakan wujud nyata proses demokrasi di Indonesia. UU ini menjadi tonggak bersejarah dalam perkembangan globalisasi, demokrasi dan iptek di Indonesia, kata Istri. Adanya partisipasi masyarakat Kota Singkawang lanjutnya,

diharapkan akan lebih membuka proses transparansi dan keterbukaan. Sehingga pada gilirannya akan bermuara pada akuntabilitas semua badan publik. Istri memaparkan, pasal 64 ayat 1 menyebutkan, bahwa UU ini mulai berlaku dua tahun sejak tanggal diundangkan. Dengan demikian, sebagaimana diatur pada pasal 7, badan publik wajib menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan informasi publik yang berada di bawah kewenangannya

kepada pemohon informasi publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan. Badan publik jelasnya, wajib menyediakan informasi publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Badan publik yang dimaksud dalam UU tersebut meliputi eksekutif, legislatif dan yudikatif, baik yang berada di pusat maupun daerah, BUMN, partai politik, dan LSM. Untuk mengantisipasi pemberlakuan UU KIP, kami (Kominfo, red) telah melaksanakan

sosialisasi di sejumlah instansi, tuturnya. Pada umumnya, format kegiatan sosialisasi diselenggarakan dalam bentuk forum tatap muka, yang disertai dengan diskusi dan tanya jawab. Kemudian, dialog interaktif di satu lembaga penyiaran lokal (RRI, radio swasta lokal) yang menghadirkan narasumber dari daerah setempat. Peserta sosialisasi pada umumnya juga beragam sebutnya, mewakili

unsur DPRD, pejabat pemerintah daerah, TNI-Polri, mahasiswa, LSM, pers, para tokoh masyarakat, adat dan tokoh agama. Idealnya, seluruh instansi pusat dan daerah, BUMN, LSM harus memperoleh sosialisasi dalam format tatap muka. Namun mengingat keterbatasan anggaran dan narasumber, maka tidak seluruhnya dapat dipenuhi secara maksimal. Oleh sebab itu, kami juga sudah menyiapkan UU KIP melalui website kami, pungkasnya. (oVa)

sambas terigas

Terkait Program Revitalisasi Perkebunan Sawit

Anggota DPRD Dilaporkan ke Polisi Sambas. Mardani, anggota DPRD Sambas diduga melakukan penjualan lahan sawit fiktif. Sabtu (9/4) ia dilaporkan ke Polres Sambas oleh Syabas Khan, karena telah menjual sebanyak 43 kapling lahan sawit sejak tahun 2008 seharga Rp 193,5 juta. Selain merasa dirugikan, Syabas juga menilai tidak ada itikad baik dari Mardani untuk menyelesaikan kasus ini. Tokoh masyarakat Kabupaten Sambas ini menuding Mardani telah menipunya. Sudah saya laporkan, dengan nomor laporan TBL/168/ IV/2011/Kalbar/Res Sambas, ujar Syabas.Dalam laporannya, Syabas menjelaskan awal mula terjadinya transaksi senilai Rp 193.500.000 pada Juni 2008. Uang sebanyak itu dibayar Syabas kepada M Yani untuk pembelian lahan sawit seluas 43 kapling di Desa Dadau dan Tempapan Hulu, Kecamatan Galing. M Yani merupakan anak buah Mardani yang ditugaskan untuk menjual lahan sawit di Galing. Namun hampir tiga tahun, lahan tersebut belum juga diserahkan. Setelah diselidiki, bukan hanya saya yang dirugikan, ternyata masih banyak lagi yang lain. Yang membuat kami percaya, dalam daftar pembelian lahan tersebut juga ada nama Bupati dan Wakil Bupati Sambas, makanya waktu itu kami sangat percaya, bebernya. Menurut Syabas, dalam pembelian lahan sawit sebanyak 43 kapling tersebut, ia melakukan transaksi pembayaran lahan sebanyak dua kali. Dari lahan sebanyak itu jelasnya, empat kapling merupakan titipan temannya, sedangkan sisanya miliknya dan

keluarga. Ditegaskan Syabas, kepercayaan bertambah ketika dia bertemu Halibus̶yang kala itu menjabat Camat Galing̶ ikut meyakinkan kepemilikan lahan tersebut. Bahkan Halibus turut menandatangani surat pernyataan tanah (SPT). Dengan adanya bukti ini (SPT, red) bagaimana saya tidak yakin. Camat bilang dia ada tandatangan SPT, kami juga dapat SPT-nya, memang ada tandatangan camat, tegasnya. Ditegaskan Wakil Ketua KNPI Kabupaten Sambas ini, ia melapor karena merasa sudah dibohongi. Awalnya, ia sudah berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan, namun sang legislator berkali-kali memberikan jawaban yang tidak memuaskan saat ditemui. Sesuai perjanjian jual beli ujarnya, tiga bulan setelah sawit akan ditanam kemudian akan diserahkan kepadanya. Tapi kenyataannya, hingga tiga tahun dan tidak kurang sembilan kali ia menemui Mardani, wakil rakyat ini selalu memberikan jawaban yang sama dan berbelit-belit. Karena ini kasus penipuan, maka segera saya laporkan ke Polisi, tegasnya. Terpisah, Mardani saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, melapor ke Polisi atas suatu perkara merupakan hak setiap warga negara. Namun, dia keberatan bila disebut melakukan penipuan, karena apa yang dilakukan merupakan bagian dari program pemerintah, yakni program revitalisasi perkebunan termasuk sawit. Perlu dipertanyakan kalau dibilang menipu, karena ini benar-benar program pemerintah, jelasnya.

Menurut Mardani, sebagai tim revitalisasi untuk wilayah Kecamatan Galing, di Tempapan Hulu dan Dadau terdapat hutan yang masyarakatnya menginginkan dicarikan investor perkebunan sawit. Akhirnya investor ada, yakni PT Inti Ketapang. Selanjutnya dilaksanakan sosialisasi hingga berkali-kali, termasuk pertemuan di Kecamatan Galing, Paloh, Sejangkung dan Sajingan Besar. Kami juga memegang surat kuasa dari masyarakat, ini tidak ada masalah, tegasnya. Kendalanya saat ini hanya terkait administrasi paparnya, perusahaan yang menjadi investor sudah mengantongi izin lokasi, dan tinggal menunggu hak guna usaha (HGU) dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Ini hanya soal waktu, karena proses izin tidak bisa dilakukan cepat. Tidak ada niat kami menipu, masalahnya perizinan masih dalam proses, ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sambas, Sriyanto mengungkapkan, program revitalisasi perkebunan memang masuk ke Kabupaten Sambas sejak tahun 2007. Tapi untuk PT Inti Ketapang yang beroperasi di Kecamatan Galing, baru mengantongi informasi lahan dan izin lokasi. Itupun baru diterbitkan tahun 2010, sehingga masih banyak tahapan tersebut bisa beroperasi. Kalau program revitalisasi lahan tidak boleh ada sengketa atau kawasan hutan. Jika kawasan hutan harus ada pelepasan dari Kementrian Kehutanan RI, pungkasnya. (edo)

Syabas Khan melaporkan Mardani, Anggota DPRD Sambas ke Mapolres Sambas

Dilarang ke Warnet Saat Jam Belajar S AMBAS . Ujian Nasional (UN) tahun 2011 bakal diikuti 19.052 siswa dari jenjang SD sampai SMA sederajat se-Kabupaten Sambas. Imbauan ke semua pihak pun telah disebarluaskan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sambas. Salah satunya berisi larangan online di warung internet (Warnet) saat jam belajar. UN SMA/SMK, SMP dan SD akan dilaksanakan mulai tanggal 18 April hingga 12 Mei, tegas Sekretaris Disdik Kabupaten Sambas Drs H Jusmadi kepada Equator, Minggu (10/4). Menurut Jusmadi, UN bagi siswa

SMA, MA dan SMK akan dimulai dari tanggal 18 hingga 21 April. Sedangkan bagi siswa SMP akan dimulai dari tanggal 25 hingga 28 April, dan siswa SD akan dimulai dari tanggal 10 sampai 12 Mei 2011. Pada masa tersebut diharapkan orangtua siswa lebih menekankan waktu belajar anak, agar tidak kesulitan dalam menghadapi UN, ajak mantan Kabid SMP Disdik Kabupaten Sambas ini. Tahun ini, dari 19.052 peserta UN sebanyak 2.011 merupakan siswa SMA/MA, SMK berjumlah 1.251 siswa, SMP jumlahnya 6.626 siswa, dan SD sebanyak 9.164

siswa. Untuk menyukseskan UN tegas Jusmadi, Pemkab Sambas melalui Disdik Kabupaten Sambas telah menyampaikan surat imbauan yang ditandatangani Bupat i Sambas kepada kecamatan, agar ikut mendukung UN. Imbauan tersebut berisi permintaan bupati, agar camat tidak memberikan izin rekomendasi kegiatan yang dapat mengundang keramaian saat menghadapi UN. Camat juga diminta memonitor kesiapan UN di wilayahnya masing-masing, ungkap Jusmadi. Selain itu paparnya, Disdik juga sudah memberikan surat kepada

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdik se-Kabupaten Sambas untuk memonitor kesiapan sekolah dalam melaksanakan UN. Juga meminta PT PLN (Persero) tidak melakukan pemadaman listrik menjelang UN, instansi di lingkungan Pemkab Sambas dan lembaga-lembaga yang ada di Kabupaten Sambas, termasuk pemilik warnet diminta menegur siswa yang masih berada di warnet saat jam belajar. Imbauan inilah yang telah kita jalankan. Termasuk memasang spanduk imbauan kepada masyarakat agar mendukung suksesnya UN, makanya spanduk dipasang di

tempat strategis, jelas Jusmadi. Dengan adanya imbauan tersebut, Disdik mengharapkan semua pihak dapat mendukung suksesnya pelaksanaan UN, sehingga saat pelaksanaan UN tidak ada kendala yang menyulitkan siswa. Namun ingatnya, yang lebih penting dukungan orangtua untuk mengawasi jam belajar anaknya. Sedangkan guru harus meningkatkan kualitas belajar anak. Dengan adanya kerjasama yang baik antara guru dan orangtua murid, mudah-mudahan dapat meningkatkan prestasi UN siswa tahun 2011 di Kabupaten Sambas, harapnya. (edo)


12

melawi membangun

Senin, 11 April 2011



apai kato kito

Warga Dukung Jalan Diberi Nama Pejuang TATA ulang nama jalan di Melawi, khususnya Nanga Pinoh mendapat dukungan dari warga Melawi. Apalagi kalau jalan tersebut diberi dengan nama pejuang asal Melawi. Pemkab Melawi diminta segera merealisasikan. Kita sangat menyambut baik bila pemerintah ingin menata nama jalan di Melawi. Saya rasa seluruh warga di Melawi juga mendukung jalan-jalan tersebut diberi dengan nama pejuang, kata Herman, Diktar, warga Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh, kemarin. Terpisah, warga Kecamatan Pinoh Selatan, Agus juga menyetujui wacana ini. Bahkan, seharunya ini sudah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Melawi ini sudah dimekarkan hampir tujuh tahun. Dalam masa tujuh tahun ini, seharusnya sudah ada keinginan Pemkab untuk menghargai perjuangan pahlawan. Misalnya dengan memberi nama jalan dengan nama pejuang Melawi. Kita tunggu realisasinya. Kita harapkan instansi terkait langsung bergerak untuk membuat persiapan. Dewan juga harus mendukung dengan cara legislasi, tutur belum lama ini Harapan sama juga terlontar dari Desi, warga Kecamatan Pinoh Utara. Dia mengaku tidak tahu bahwa ada perjuangan di Melawi saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Apalagi nama-nama mereka yang berjuang. Adanya keinginan untuk memberi nama jalan dengan nama pejuang itu sangat baik. Hingga kita bisa mengetahui nama-nama tersebut. Bahkan bisa setelah nama-nama pejuang dipublikasikan. Selanjutnya buat buka mengenai perjuangan. Hingga kita-kita tahu mengenai sejarah perjuangan di Melawi, terangnya. (aji)

Pengelolaan Mesti Manajemen Swasta

Sebuah peradaban negara maupun kota yang sudah makmur, salah satu cirinya dapat dilihat dari pengelolaan sampah yang sudah baik

Mao-Pinang Minta Batu NANGA PINOh. Salah satu akses warga Nanga Mao (Kabupaten Sintang) untuk memenuhi kebutuhan ke Pasar Nanga Pinoh, melalui Desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara. Namun jalannya rusak, maka warga minta batu pengerasan terhadap jalan itu. Bukan hanya warga Nanga Mao, penduduk sekitarnya menggunakan Desa Sungai Pinang untuk transit. Kemudian naik motor air ke Nanga Pinoh. Bahkan, setiap Rabu warga berbondong-bondong hingga ratusan orang menuju Nanga Pinoh. Namun sayang, jalan Nanga Mao hingga Sungai Pinang masih berupa jalan tanah. Hingga perlu diberi batu agar akses warga menjadi lebih mudah. Setiap hari Rabu, desa-desa di hulu Kecamatan Pinoh Utara hingga Nanga Mao, Sintang turun ke sini (Desa Sungai Pinang, red). Mereka ke Nanga Pinoh dengan menggunakan motor air dari

Sungai Pinang. Mereka membeli barang-barang ke Nanga Pinoh, ungkap Ketua BPD Sungai Pinang, Basni, ditemui belum lama ini. Dijelaskannya, Rabu merupakan hari belanja warga di hulu Pinoh utara dan beberapa desa di Sintang. Hingga pada hari itu, mereka turun ke Nanga Pinoh hingga mencapai ratusan orang. Jumlah akan lebih ramai lagi bila mendekati hari perayaan. Mereka ke Sungai Pinang dari desa masing-masing ada yang berjalan kaki. Ada pula yang menggunakan kendaraan sepeda motor roda dua. Bahkan, ada yang sengaja ngojek agar perjalanan lebih cepat. Kalau kemarau jelas perjalanan mereka lancar. Namun, bila musim huja,perjalanan mereka menjadi tidak lancar. Terpaksa mereka menitipkan barang-barang ke warga Desa Sungai Pinang. Bahkan rumah kepada desa hingga

penuh oleh barang mereka. Sebab rumah kepada desa, tepat dijalur akses jalan tersebut, ulasnya. Lantaran maraknya penggunaan jalan tersebut, Basni mengusulkan pada Pemkab Melawi agar memperbaiki jalan akses di Kecamatan Pinoh Utara ini. Paling tidak, pada tahap awal dilakukan pengerasan dengan memberi batu. Jalan ini sendiri sudah ada sebelum PT Inhutani beroperasi. Semenjak itu, akses warga Kecamatan Pinoh Utara dan beberapa Desa di Sintang terbuka. Namun sayang, semenjak dibuka, jalan tersebut tidak pernah ditingkatkan kualitasnya. Kita minta agar pemkab Melawi mau meningkatkan kualitas jalan ini. Misalnya dengan memangkas tanjang yang tinggi. Kemudian memberi batu. Atau bisa juga bekerja sama dengan Pemkab Sintang. sebab ini ada kaitannya dengan warga Sintang, pintanya. (aji)

N ANG A P INOH . Pemukiman di Nanga Pinoh semakin padat. Bila satu atau dua hari sampah tidak diangkut, dipastikan akan ada penumpukkan sampah. Pengelolaan sampah ini sendiri bisa diberikan pada pihak swasta. Kita akui bahwa mereka telah melaksanakan tugasnya. Namun masih belum maksimal. Pengelolaan sampah di Nanga Pinoh harus diurus dengan manajemen swasta walau saat ini masih di bawah pemerintah, kata Wahyudi, warga Pinoh, ditemui kemarin (10/4). Dijelaskannya, pengelolaan untuk ibukota kabupaten tidak boleh serampangan. Pasalnya, Naga Pinoh yang pemukimannya kian padat ini merupakan muka kabupaten Melawi. Bila orang luar datang, pemerintah dan masyarakat Melawi akan malu saat sampah bertumpuk. Di lain sisi, ulasnya, pengelolaan sampah ini juga bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) jika dikelola dengan baik. Pihak yang mengurus sampah bisa memungut dana dari warga yang memakai jasa ini. Misalnya,

untuk rumah tangga pungut Rp5 ribu perbulan. Toko bisa dipungut Rp10 ribu. Industri bisa dipungut Rp15 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung besar kecilnya lembaga usaha tersebut. Pungutan itu sendiri bisa pada warga yang ada di Desa Tanjung Niaga, Desa Paal, Desa Kenual, Desa Baru, dan Desa Sidomulyo. Namun, pengelolaan tersebut harus membuat warga puas atas pelayanan yang diberikan, sarannya. Agar pelayanan berjalan maksimal, pengelola bisa berkoordinasi dengan pemulung yang ada di Melawi. Hingga mereka bisa mendapatkan sampah yang masih bisa dijadikan uang. Selain itu, pihak pengelola juga bisa member insentif per bulan pada pemulung dari hasil pungutan ke warga. Di TPA sendiri bisa dibuat industri kecil yang mengelola sampah organik menjadi pupuk. Barang anorganik bisa dijual kembali oleh pemulung. Organis bisa dijadikan pupuk yang juga bisa dijual, pungkasnya. (aji)

Karet Bisa Memakmurkan

NANGA PINOH. Harga karet mulai naik. Ini bisa membuat ekonomi masyarakat Melawi kembali menggeliat. Apalagi jika dari 23 lahan yang berstatus areal penggunaan Lain (APB), sebagiannya ditanami karet, maka masyarakat daerah ini akan makmur. Luas Kabupaten Melawi 10.644 Kilometer persegi (Km2). Sebanyak 77 persen luas tersebut masih berstatus hutan, sehingga tidak dapat digunakan. Sementara 23 persennya bisa dipergunakan untuk pembangunan, perkebunan, dan lain-lainnya. Hasil seperti itu sudah biasa didapatkan oleh perusahaan yang mengelola karet. Bahkan petani di Kabupaten Landak yang telah menerapkan budidaya yang baik, bisa mendapatkan jumlah sama. Kalau petani di Melawi memang masih belum bisa mendapatkan lateks sebanyak 100 kilogram untuk kebun satu hektar, kata tenaga pendamping masyarakat, Duin SP, kemarin (10/4). Lantas, jelas Duin, bila 106.400 hektare karet ini berproduksi, maka dalam satu hari dihasilkan 10.640.000 kilogram atau

10.640 ton dalam satu hari. Kalau satu kilogram lateks dihargai Rp8 ribu, maka dalam satu hari Melawi dapat menghasilkan uang Rp85,12 miliar. Panen karet tidak bisa dilakukan setiap hari. Dalam satu bulan paling efektif 20 hari. Sehingga, dalam satu bulan Rp1,70 triliun. Kalau jumlah ini dibagikan ke masyarakat Melawi diperkirakan berjumlah 200 ribu orang, maka setiap orang perbulannya akan mendapatkan Rp8,5 juta. Setiap orang yang ada di Kabupaten Melawi, mulai tua sampai anak-anak yang baru lahir mendapat uang sekitar Rp8,5 juta. Itu baru dari karet, belum lagi tambang dan perkebunan sawit, ujarnya. Ditegaskannya, kewajiban Pemkab Melawi untuk membuat perencanaan terhadap proyek penanaman karet ini. Perencanaan tersebut harus diikuti dengan berbagai kerja-kerja nyata. Bukan malah perencanaan yang bagi tetapi aplikasi di lapangan nol besar, seperti kebanyakan program pembangunan. Tugas dari Pemkab-lah untuk mengelola

ini semua. Pemkab juga harus mengimbau masyarakat untuk melakukan praktik pengelolaan karet yang baik. Sehingga hasil memuaskan, jelas Duin. (aji)

Sambungan Patroli Sengketa Tanah

Dipelasah Laki

Lokasi Pemancingan Digugat PONTIANAK. Tanah di lokasi kolam pemancingan digugat Mansyah Puni, ahli waris almarhum Umar Bin Ali selaku pemilik tanah yang sah. Ahli waris telah melayangkan surat gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak. Perkara gugatan Mansyah Puni sejauh ini telah masuk dalam acara kesimpulan dari para pihak. Sementara putusan pada tanggal 26 April mendatang. Terbitnya sertifikat hak milik nomor 2341 surat ukur 2311/S.Beliung/07 tanggal 10 Juli 2007 oleh kantor Pertanahan Kota Pontianak yang menggantikan sertifikat hak milik nomor 5915 tanggal 8 Oktober 1996 surat ukur/G.S No. 1328 seluas M2 atas nama Aisyah Binti Husin, berlokasi di Jalan Karet Gang Pemancingan, Pontianak Barat dinilai mengkangkangi rasa keadilan masyarakat, kata Anwar SH, kuasa

hukum penggugat. Dikatakan Anwar, dasar dilayangkannya gugatan ini karena pihak kantor pertanahan Kota Pontianak telah menerbitkan sertifikat nomor 2341. Dimana lokasinya berada di tanah milik ahli waris almarhum Umar Bin Ali. Padahal sebelumnya telah diajukan permohonan penerbitan sertifikat hak milik oleh Umar dan telah terbit gambar situasi nomor 537 pada tanggal 15 Maret 1995, dengan dasar surat adat tertanggal 15 September 1960. Menurut Anwar, dalam perkara tersebut dapat dijelaskan bukti-bukti serta kesaksian di persidangan. Antara lain, menyatakan bahwa orang tua penggugat memiliki sebidang tanah adat berdasarkan bukti yang dibeli dari Benu Bin Daeng Ruka pada tanggal 15 September 1960.

Terletak dahulu di kampong Sungai Jawi Dalam, seluas lebar 80 depak tangan dan panjang 225 depak tangan. Selain itu, diperoleh fakta hukum bahwa pada saat akta hibah nomor 27/BRT/1997 dibuat di hadapan Drs Sugeng Harjo Subandi, selaku Camat Pontianak Barat. Bahwa pihak pemberi hibah, yaitu Salmah Bin Alidin telah meninggal pada 1964, Syeh Umar Bin Syeh Husin meninggal pada 1970, Syeh Said Bin Syeh Husin meninggal pada tanggal 21 Agustus 1983. Serta keterangan saksi Iskandar Safe, Syeh Abdullah Bin Ahmad Zulkarnaen dan Abdullah Mustafa, bebernya. Selain itu, apa yang menjadi dasar penerbitan sertifikat 5915 tertanggal 8 Oktober 1996 atas nama Aisyah Bin Syeh Husin dengan luas 33264 M2 dan sertifikat hak milik nomor 2341 tahun 2007. Serta berikut

Selamatkan Cucu

pecahannya terdapat cacat yuridis dan cacat fisik dalam proses penerbitannya. Atas layangan gugatan ini, pihak penggugat, Mansyah Puni memohon kepada Majelis Hakim PTUN yang menyidangkan perkara ini untuk mengabulkan gugatan seluruhnya. Menyatakan batal atau tidak sah serta mencabut sertifikat objek gugatan berikut pecahannya. Meminta kepada majelis hakim untuk memerintahkan kepada kantor pertanahan Kota Pontianak agar melaksanakan proses pensertifikatan atas nama orang tua penggugat. Atas berlangsungnya perkara ini di persidangan, maka segala proses jual beli maupun balik nama sertifikat yang menjadi objek perkara tidak bisa dilakukan pihak manapun. Kecuali telah memiliki kekuatan hukum tetap, tegas Anwar. (arm)

......... dari halaman 9

berbekal seutas tali dan karet penggerak mesin padi. Pak RT berhasil membujuk Bunga. Wanita tersebut akhirnya mengurungkan diri untuk melompat dan turun dari tower. Bunga langsung diantar ke rumah keluarganya, tak jauh dari tower Sutet. Bunga merasa putus asa, garagara dipukul suaminya. Kekerasan

......... dari halaman 9 terhadap dirinya itu sudah dilaporkannya ke balai desa melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Kunyit Hulu. Namun berselang tiga hari, lagi-lagi aksi kekerasan menimpa bunga. Akhirnya dia nekat memanjat tower Sutet, kata Sehat Nambat. Menurut keterangan warga yang namanya enggan dikorankan, Bun-

Triwulan Terakhir masyarakat kepada Polri untuk bisa menginformasikan tindakan kriminalitas, baik mengetahui atapun mengalami. Informasi tersebut langsung diarahkan ke SMS Center Polsek Pontianak Utara.

......... dari halaman 9

Penekanan tindakan kriminalitas tidak hanya dari kepolisian tapi juga peran serta masyarakat. Langkah ini kita lakukan dengan membuka SMS Center ke Polsek Pontianak Utara, 0813208998,

Komplotan Pencuri membuat laporan. Setelah diinterogasi, akhirnya ketiga pelaku mengakui perbuatannya, kata Didi. Polisi mengajak pelaku mengambil sepeda motor yang disembunyikan di semak belukar wilayah Mentubang. Aksi pelaku sudah tergolong professional. Sepeda motor yang dicuri langsung diganti dengan plat lain untuk mengelabui aparat. Selain itu, alat-alat yang

NP

NAIA PRODUCTION cucunya untuk mundur ke belakang ke pinggir kanan jalan. Pengemudi mobil yang mengira Sumiati dan cucunya menyeberang jalan, mencoba melarikan arah mobil

ke pinggir kanan. Namun perkiraan pengemudi mobil meleset. Sumiati bukannya langsung menyeberang, namun bersama cucunya Sumiati mundur ke kanan jalan. Kecelakaan

pun tak terelakkan. Sering terjadinya kecelakaan lalu lintas karena masyarakat kurang disiplin mengemudi di jalan raya. Kedisiplinan di jalan raya perlu dit-

Pengedar Diancam melakukan bisnis barang haram tersebut, ujar Mukson. Yandi mengaku baru kali ini mengedarkan narkoba.

Dia baru tiga bulan keluar penjara atas kasus yang sama. Padahal dulunnya dikenai empat penjara, masuk tahun 2007.

ingkatkan serta mentaati peraturan, guna terciptanya ketertiban dan kelancaran lalu lintas untuk menekan terjadinya kecelakaan, harap Pastiawan. (lud)

......... dari halaman 9 Rekannya yang berinisial Tc, hingga saat ini masih jadi buronan polisi. Kami berharap warga terus memberikan informasi tentang pere-

daran narkoba di Kota Pontianak, supya cepat dilakukan tindakan tegas dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku, tegas Mukson. (sul)

Photo Prawedding Resepsi Pernikahan, Acara Kantor, Khitanan, Ulang Tahun, Edit Photo, Edit Kartu Undangan, Ganda Cd, dvd, Dll Yang Ingin Diabadikan Bersama Kami “ Naia Production “

Hub : Phone

085654543656 08125721182 085245530111

atau ke email kita, alam_ops@yahoo.com, atau ke pin BB, 21C13E59. Jika masyarakat mengetahui atau melihat langsung segera informasikan agar cepat kita tindaklanjuti, jelas Alam. (arm)

......... dari halaman 9

digunakan pelaku mulai dari dua gergaji besi, obeng, kunci pembuka, kunci sempana, kunci liter L, tang dan pisau curter. Sekarang para pelaku dititipkan di Polres Ketapang dan kasusnya tetap ditangani Polsek Simpang Hilir dan kita masih lakukan pengembangan. Bahkan satu unit motor yang digunakan pelaku dalam beraksi

Usut Pencurian Ternyata jok motornya sudah terbuka dan uang Rp100 juta hilang. Dikatakan Alam, dalam kasus ini pemilik dari uang tersebut juga akan dimintai keterangan. Begitu juga dengan pelapor yang membawa uangnya. Sehingga dapat disimpulkan apakah benar-benar terjadi tindak pencurian. Terkait dengan kebenaran laporan tersebut atau tidak, lanjut Alam, pihaknya tidak bisa memastikan-

ga kerap keluar rumah. Sementara suaminya kurang mendapatkan perhatian. Sebelumnya Bunga telah memiliki tiga orang suami. Suaminya yang sekarang adalah suami ke empat. Menurut kabar, suami yang sekarang ini kurang diperhatikan, sehingga menimbulkan cekcok rumah tangga, ungkap warga setempat. (hry)

milik orang lain yang disewa, papar Didi. Berdasarkan pengakuan para pelaku, aksi jahatnya muncul ketika kumpul di rumah Robi, rekannya yang tinggal di Gang Kutilang, Ketapang. Robi mencari sepeda motor Mio bekas untuk dibeli. Ketiganya pun tercetus ide untuk mencuri motor Mio untuk dijual ke orang bersangkutan, jelas Didi. (lud)

......... dari halaman 9 nya. Pihaknya hanya melakukan tindakan sesuai prosedur. Namun laporan dari masyarakat akan tetap ditindaklanjuti sebagai mana mestinya. Kita akan melakukan pemeriksaan secara mendalam. Ini berarti bukan kita tidak percaya. Sehingga dapat memberikan kepastian hukum atas kasus ini. Kita tidak bisa menyimpulkan, apakah laporan ini benar atau tidak. Tetap akan

kita tindak lanjuti. Apalagi saat ini banyak modus baru dalam tindak kriminalitas, katanya. Ditambahkan Kapolsek, untuk itu masyarakat diminta berhati-hati. Jangan membiasakan menyimpan barang berharga di jok motor. Jangan segan-segan meminta bantuan pengawalan polisi bila membawa barang-barang berharga. Apalagi dari bank mengambil uang dalam jumlah besar, imbaunya. (arm)

PERGURUAN MACAN PUTIH Pusat Gemblengan dan Pengembangan Ilmu Kesaktian Ghoib Dibimbing Langsung Guru Besar Kicilik Batara Gunung. Gunung. Ilmu Kesepuhan Ma Manugaling Kawula Gusti. Alhamdulilah dengan tidak hentinya memohon ridho dan izin allah SWT. Kami Perguruan Macan Putih membuka Program Munugaling Kawula Gusti Insya allah semua menggunakan keajaiban alam dan kekuatan dzikir serta do’a dengan cara membangkitkan potensi yang ada pada diri anda sehingga pintu rezeki akan terbuka, pikiran akan lebih tenang, disukai serta dimulyakan masyarakat, usaha lancer hidup penuh kedamaian, insya Allah aman tanpa ritual yang memberatkan, Menguasai berbagai ilmu laduni seperti : •Menyembuhkan diri sendiri • Mengisi khodam ke benda pusaka • Menyembuhkan orang lain, Menyembuhkan orang gila • Kuat lahir batin, Menyembuhkan Santet • Mendeteksi penyakit ghoib • Mendeteksi makhluk halus, Kewibawaan, karir, kesaktian • Mendeteksi ini pusaka • Dicintai sesama•Rukun tentram rumah tangganya • Maju dalam segala usaha • Menetralisir tempat angker • Rezeki datang mengalir dan berkah • Memegari rumah atau tempat usaha • Mempetajam ilmu yang dikuasai • Menghancurkan susuk • Membangkitkan cakra ilahiyah •Trawang dengan mata terbuka • Pengobatan jarak jauh • Serta masih banyak lagi.

GARANSI UANG KEMBALI, ILMU TERSEBUT UNTUK SEMUA AGAMA Selain itu dapat mempelajari ilmu ilusi/magic seperti Dedy Cobuser. Anda beminat hubungi 087877105751, 082124000576 atau datang langsung ke Jln. Lingkar Bandara, Desa Kenuan, Nanga Pinoh.


13 

wiraswasta

Bupati Buka Musda Gabpeknas PUTUSSIBAU. Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, Sabtu (9/4) kemarin membuka Musda II Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gabpeknas) di lantai 3 Bank Kalbar Cabang Putussibau. Ketua DPD Gabpeknas Dominikus mengaku kalau Musda memang harus dilaksanakan dalam rangka penyehatan sebuah organisasi. Ini musda kedua yang telah kita lakukan, katanya pada saat memberi sambutan. Senada juga disampaikan Ketua DPD Gabpeknas Kalbar, Maspuru Hari. Dia mengatakan kalau organisasinya sudah terbentuk di Kalbar sejak 2003 lalu. Kami dari unsur DPD Kalbar mengucapkan terima kasih kepada DPD kabupaten yang telah melakukan Musda, ucapnya. Menurut Hari, untuk menyikapi bisnis yang berjalan sekarang Gabpeknas harus jeli melihat peluang tersebut. Kami sudah mulai membaca bisnis investor di Kalbar salah satunya di Kapuas Hulu akan dituju. Kepada anggota, kami mengajak untuk jeli melirik peluang itu, tidak mesti dari pemerintah tetapi juga dari pihak swasta, pesannya. Demikian juga dengan apa yang dilontarkan Wakil Ketua Kadin Kapuas Hulu, Sadeq Asdar Khan. Musda menjadi indikator berjalannya organisasi Gabpeknas di Kapuas Hulu, kata Shadeq. Kadin sebagai payung bagi dunia usaha kontruksi mengajak semua pengusaha di Kapuas Hulu untuk selalu sinergi bersama pemerintah dalam rangka membangun Kapuas Hulu sesuai visi-misi Pemkab Kapuas Hulu. Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir mengucapkan selamat melaksanakan Musda. Sebab Musda merupakan acara rutin yang dilakukan sebuah organisasi. Ke depan siapapun yang bakal terpilih menjadi ketua untuk bisa melanjutkan program-program yang lama. Bagi calon yang tidak terpilih untuk bisa menerima dengan baik, karena itu semua sudah menjadi pilihan semuanya. Saya berharap kepada Gabpeknas untuk selalu bermitra dengan pemerintah, harap Nasir. (lil)

Semiloka program khusus Diploma III Kebidanan Panca Bhakti Pontianak di Kabupaten Kapuas Hulu 2011. KHOLIL YAHYA/EQUATOR

KAPUAS HULU

uncak kapuas

Senin, 11 April 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Penarikan Undian Simpedes Bertabur Hadiah Qurniawati Raih Daihatsu Xenia PUTUSSIBAU. Salah seorang nasabah Unit Kerja Nanga Tepuai Qurniawati benar-benar beruntung. Dia berhasil meraih satu unit Daihatsu Xenia dalam penarikan undian Simpanan Pedesaan (Simpedes) yang dilaksanakan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sabtu (9/4) kemarin. Pinca BRI Putussibau, Dwi Hendrarto ditemui usai penarikan undian menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk aprisesiasi Bank BRI kepada nasabah Simpedes untuk lebih mengenalkan dan mendekatkan BRI kepada masyarakat. Kita mengharapkan acara penarikan undian Simpedes semester II ini dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dengan setulus hati, kata Dwi. Pada pengundian Simpedes sendiri BRI menyiapkan puluhan hadiah, di antaranya satu unit mobil Daihatsu Xenia, 5 sepeda motor, 6 TV 21 inci dan 10 unit handpone. BRI unit desa menurut

Dwi merupakan embrio simpanan pedesaan (Simpedes) bertujuan agar masyarakat lebih mengenal bank terutama dalam kaitannya dengan menabung. Di samping memang membantu pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian nasional umumnya khususnya di Kapuas Hulu, ujar Dwi. Sementara itu Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir yang hadir dalam pengundian Simpedes tersebut mengaku kalau pemerintah dengan berbagai cara harus berusaha agar pembangunan dapat berjalan secara berkesinambungan. Untuk itu pemerintah sangat mengharapkan selain kepada investor baik melalui PMA maupun PMDN masyarakat juga ikut berperan serta sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan, ajak Nasir. Upaya pemerintah untuk mengentas kemiskinan terutama dengan disalurkannya dana sub-

sidi BBM, jaringan pengaman sosial (JPS), pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMTAS) dana imbal swadaya telah tampak banyak kemajuan. Hal tersebut dapat dilihat dari posisi total Simpedes yang berhasil dihimpun di enam buah BRI kantor unit cabang Putussibau dari tahun ke tahun semakin meningkat, kata Nasir. Pada bulan Juni 2010 sebesar Rp81,441 milyar sampai dengan posisi bulan Desember 2010 meningkat Rp7,079 milyar sehingga menjadi Rp88,520 milyar atau naik 8,69 persen. Hal tersebut karenanya adanya kesadaran masyarakat terutama yang ada kaitannya dengan menabung serta adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kapuas Hulu baik yang bergerak dalam bidang perdagangan, industri, pertanian, jasa, pertambangan, perikanan, kontraktor dan lainnya, tutur Nasir.

Penarikan undian Simpedes BRI yang dilaksanakan di halaman Cabang Putussibau. KHOLIL YAHYA/EQUATOR Sementara total pinjaman di BRI adalah sebesar Rp42.992 milyar dan sampai dengan Desember 2010 lalu meningkat sebesar Rp11,656 milyar sehingga menjadi sebesar Rp54,648 milyar atau naik sebesar 27,11 persen. Keberadaan Simpedes memang tidak terlepas dari usaha untuk mengarahkan dana masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan pembangunan yang sedang

berlangsung. Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memanfaatkan jasa bank serta menjadi penabung yang sadar dan tidak hanya menabung karena tertarik dengan hadiahnya. Dan saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat atas terselenggaranya penarikan undian ini dan bagi yang belum beruntung agar bersabar, tegas Nasir. (lil)

Komitmen Turunkan AKI-AKB, 52 Bidan Ikuti Program DIII PUTUSSIBAU. Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kapuas Hulu, Dinas Kesehatan terus meningkatkan kualitas bidan. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada 52 bidan Diploma I untuk meningkatkan kualitas dengan mengikuti program Diploma III Kebidanan Universitas Panca Bhakti Pontianak. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, H. Harisson penurunan AKI dan AKB sejalan dengan tujuan Millennium Development Goals (MDGs) pada point 4 dan point 5. Dan itu juga selaras dengan prioritas RPJMN 2009 yang tertuang dalam Perpres nomor 7 tahun 2005 dan merupakan program Departemen Kesehatan, kata Harisson usai menghadiri semiloka program khusus Diploma III Kebidanan Panca Bhakti Pontianak di Kabupaten Kapuas Hulu 2011 di Aula Bappeda Kapuas Hulu, Sabtu (9/4) pagi kemarin. Untuk menurunkan

AKI dan AKB kata Harisson diperlukan sumber daya manusia yang berkompeten dalam rangka percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi serta meningkatkan umur harapan hidup sesuai dengan target MDGS. Bidan sebagai salah satu profesi kesehatan terdepan dan langsung menyentuh langsung masyarakat harus bisa menjawab tantangan ini diantaranya dengan meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan ke jenjang lebih tinggi yakni bidan profesonal pada tingkat ahli madya kebidanan, tegas Harisson. Direktur Akademik Kebidanan Panca Bhakti, Windiyati berpesan kepada para bidan agar dalam belajar tidak semata-mata mencari titel tapi bagaimana mencari ilmu dan pengetahuan dalam rangka memberikan pelayanan kepada para kaum ibu. Dia juga minta kepada pemerintah daerah terus memberikan bantuan terutama ijin belajar, waktu dan

lainnya. Sebab ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas SDM khususnya bidan di Kapuas Hulu, tutur Windi. Kepala Bidang Sumber Daya Informasi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Supriyadi mengucapkan terima kasih kepada Pemda Kapuas Hulu atas upaya meningkatkan kualitas SDM para bidan. Menurutnya, bidan merupakan ujung tombak yang akan ditugaskan di seluruh desa se-Kalbar. Ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak khususnya di Kalbar, jelasnya. Dikatakannya, perawat dan bidan ditargetkan untuk tahun 2015 harus sudah DIII semuanya. Sebab jika tidak kendalanya di surat perijinan praktek yang sulit dikeluarkan oleh pemerintah. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), H. Muhammad Sukri atas nama Pemda menyambut baik inisiatif ini. Dia berharap dengan

peningkatan kualitas dengan kemampuan tersebut dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak khususnya di Kapuas Hulu. Sebab di Kapuas Hulu 90 persen lebih kelahiran ditolong oleh bidan. Sukri juga meminta kepada Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kapuas Hulu agar selalu berkoordinasi dengan BKD. Hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tidak diakuinya perguruan tinggi oleh Menpan, terang Sukri. Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Semiloka, Yuspina. Menurut Yuspina tujuaan dilakMenyediakan sanakannya peningkatan program Busana Muslim pria maupun wanita  Diploma III takmerk lain untuk menuParfum berbagai  runkan Jilbab AKI dan AKB khususnya  diMukena Kapuas Hulu. Sistem perkulia Peci hannya sendiri sesuai dengan ke Pakaian Anak  sepakatan maka perkuliahan akan Tas Wanita  diawali dengan TPS dan matrikuAksesoris  lasi yang bertempat di Kampus Jam tangan  Akbid Panca Bhakti di Jalan SunBed Cover  gai Raya Dalam. Dan selanjutnya Tas Pesta  mereka dengan latarbelakang DI

Adelia Sport

Boutique

yang telah bekerja di atas 5 tahun diharapkan dengan 5 semester Kapuas Hulu telah menghasilkan SDM yang profesional di bidang kebidanan sehingga dapat membantu penurunan AKI dan AKB sesuai dengan tujuan MDGs, kata Yuspina. (lil)

Travel

RIFKI Melayani Antar Jemput

Setiap Hari

Pontianak - Putussibau (15.00/16.00)

Wandi 085650820539 081257268839

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun



relokasi pkl

Awasi Proyek Pipanisasi SANGGAU. Berbagai kalangan diminta untuk melaksanakan pengawasan dan monitoring terhadap jalannya pembangunan proyek pipaniasasi yang telah dibangun dari tahun 2009 hingga 2012 mendatang, diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 35 miliar. Ini mesti dilakukan pengawasan dengan seksama. Dana yang digunakan bukan sedikit, dianggarkan dalam beberapa tahun ini, ujar Ustadz Herman Musliman Dagol MD, Ketua Telapak Indonesia via telepon seluler, kemarin. Informasi yang didapat, pembangunan proyek maha besar itu, dibagi wilayah, yakni Sanggau Kapuas dan Sungai Mawang, Parindu. Untuk Sanggau Kapuas, total keseluruhan pipa yang akan dibangung sepanjang 14, 3 km. Dengan rincian sepanjang 4,7 Km menggunakan pipa berdiameter 250 inci dan sepanjang 3,7 km akan dipasang pipa 110 inci serta 600 meter lainnya menggunakan pipa 200 inci. Sedangkan untuk wilayah Sungai Mawang, rencananya untuk pemenuhan kuota ke Kecamatan Bodok, akan dibangun sepanjang 18 km menggunakan pipa berdiameter 200 inci dan 250 inci. Nah, ini maksud kita. Contoh kecil saja, teknik pemasangan pipa, hendaknya mengikuti prosedur. Artinya, tidak hanya menggali tanah lantas langsung membenamkan pipa saja. Ini kan perlu pengawasan dari masyarakat, tukasnya. Selain itu diketahui pula, pembangunan di Kecamatan Kapuas akan memakai Boster lama. Untuk di Sungai Mawang baru dibuatkan Boster baru. Konon katanya, dengan daya dorongnya mencapai 50 liter per detik. Intinya kita meminta berbagai kalangan memerhatikan dengan seksama, mengenai pengerjaan proyek pipanisasi ini. Ingat, berkaca dengan wilayah lain, proyek pipanisasi ini sangat rentan dengan masalah, pungkasnya. (SrY)

Jalan Tayan Masih SANGGAU. Kerusakan (tekancai) mendera ruas jalan menghubungkan Tayan-Sosok sepanjang 50 km semakin hari kian parah. Berbagai kalangan menilai, perbaikan tidak bisa diselesaikan hanya dengan tambal sulam belaka. Perlu penanganan secara seksama, sehingga upaya yang dilaksanakan tidak menjadi mubazir. Saya rasa, tak cukup lah dengan tambal sulam saja. Kerusakan semakin parah. Jadi, perlu adanya upaya yang nyata, ujar Heri Darmawansyah, salah seorang pengguna jalan asal Sanggau, kemarin. Kerusakan mulai terlihat beberapa km meninggalkan kota Sosok hingga wilayah Kecamatan Tayan Hilir. Semua kendaraan sudah melewati jalur ini. Nah, saya katakana tadi, memang tak bisa ditangani hanya dengan tambal sulam semata, pungkasnya. (SrY)

Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi S IP, M Si didampingi Muspida Sanggau, sedang berdialog dengan Pangdam XII Tanjung Pura, kemarin. M KHUSYAIRI/EQUATOR

Wabup Respons Kesehatan Keluarga Prajurit SANGGAU. Prajurit Kompi Senapan 642 Kapuas, Sanggau curhat kepada Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen Inf Geerhan Lantara terkait pelayanan kesehatan. Hal itu dikemukakan ketika Pangdam menyambangi markas tersebut, Sabtu (9/4). Pangdam sangat merespons dengan keluhan para prajurit tersebut. Bahkan, sempat mengungkapkan, jika ada prajurit yang sakit keras bisa dievakuasi menggunakan helikopter Kodam. Mendengar itu, Wakil Bupati

Sanggau, Paolus Hadi S IP, M Si ikut menyambut kedatangan orang nomor satu di jajaran TNI di Kalbar dan Kalteng tersebut. Ia langsung menawarkan solusi pelayanan kesehatan seperti yang dikeluhkan para prajurit tersebut. Yakni program pelayanan kesehatan gratis melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang baru-baru ini digulirkan Pemkab Sanggau. Pak Pangdam, kita di Pemkab Sanggau ada program kesehatan gratis. Syaratnya, jika berobat

hanya dengan menunjukkan KTP Sanggau saja, ujar Hadi sesaat sebelum meninggalkan markas tersebut, kemarin. Tak pelak, ungkapan orang nomor dua di Bumi Dara Nante itu, langsung direspons oleh Pangdam. Nah, ini dia bagus program itu. Prajurit-prajurit dan keluarganya, sudah punya KTP Sanggau belum? tanya Geerhan. Lantas dijawab oleh para prajurit yang sedang mengikuti pengarahan tersebut. Siap, belum semuanya Panglima. Kemudian Geerhan mengim-

bau para prajurit untuk segera membuat KTP Sanggau. Nah, kalau begitu anggota segeralah membuat KTP Sanggau. Jika perlu ramai-ramai ke Pak Wakil Bupati, tukasnya berseloroh. Selain itu Hadi menambahkan, program Jamkesmas tidak memandang siapa yang akan berobat. Selama penduduk Kabupaten Sanggau, jelas bisa berobat melalui program Jamkesda tersebut. Kan hanya menggunakan KTP saja, tegasnya. Diketahui, program Jamkesda merupakan upaya terobosan

nyata oleh Pemkab Sanggau, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sanggau. Sasaran program adalah masyarakat yang belum mengantongi kartu berobat lainnya. Jamkesda ini, merupakan upaya Pemkab Sanggau, untuk meringankan beban penduduk Kabupaten Sanggau, dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Jadi setiap warga yang berobat akan mendapatkan pelayanan gratis, tegas Hadi. (SrY)

Kritikan yang dilontarkan kata Rajali, hendaknya bersifat konstruktif atau membangun. Jika perlu sekaligus bisa memberikan solusi, demi untuk kemajuan bersama. Kritikan, tentunya tidak hanya sebatas mengkritik semata. Tapi mesti menawarkan pula solusi yang terbaik, paparnya. Kendati demikian lanjut Rajali,

tentunya pula dalam melancarkan kritikan tidak mengabaikan etika. Kita inikan dikenal dengan masyarakat yang memiliki budaya dan beretika. Nah, apapun persoalan atau aspirasi harus disampaikan sesuai etika dan logika, ungkapnya. Bukan itu saja, untuk penyelenggaraan pemerintahan, Ia meminta untuk lebih terbuka,

terlebih lagi berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Pasalnya, dana yang dikelola merupakan milik rakyat dan sedianya memang digunakan untuk rakyat pula. Pengelolaan keuangan ini, yang mesti perlu keterbukaan. Ini yang sering mendapatkan sorotan dari masyarakat, pungkasnya. (SrY)

Kritik untuk Perbaikan SANGGAU. DPRD Sanggau meminta kalangan penyelenggara pemerintahan di Kalbar dan Kabupaten Sanggau khususnya, untuk tidak anti terhadap kritikan. Kritikan, jelas membuat kita hati-hati dalam menjalankan tupoksi masing-masing. Nah, demikian pula dengan penyelenggaraan pemerintah. Hendaknya

jangan anti dengan kritikan, ungkap anggota DPRD Sanggau Rajali, kemarin. Kritikan dari berbagai kalangan hendaknya dianggap sebagai pemacu untuk memotivasi, agar kinerja lebih optimal dan maksimal. Kritikan, bukan semata untuk memojokkan tapi lebih banyak untuk mengingatkan, timpalnya.


14



injeh karaja

Dihelat Akhir April NGABANG. Kejurnas balap sepeda bertajuk Bank Kalbar Bike Race 2011 akan dihelat di Kabupaten Landak pada 30 April-1 Mei mendatang dengan rute Pontianak-Ngabang. Kegiatan ini dipromotori Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kalbar bekerjasama degan Bank Kalbar dan Pemkab Landak melalui Disporabudpar. Mengapa digelar Bank Kalbar Landak Bike Race, karena berdasarkan regulasi yang ditetapkan Organisasi Balap Sepeda Internasional (UCI) untuk menggelar tour the harus mengacu minimal kegiatan itu dilakukan selama dua hari, ditambah lagi beberapa etape, kata Ketua Umum Panitia Lukas Kanoh. Ketua ISSI Landak, Cahyatanus, mengatakan kelas-kelas yang diperlombakan individual route race (IRR) putra menempuh jarak start dari Sungai Pinyuh dan finish di Ngabang pada 30 April 2011. Pada 1 Mei dilanjutkan pada pagi hari digelar acara fun bike untuk masyarakat Landak. Daerah luar Kalbar yang sudah menyatakan siap ambil bagian yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta dan Bali, kata Tanus. (rie)

landak edo’ Membangun Negeri Intan

Senin, 11 April 2011

Sidang Indikasi Korupsi Dana Talangan DPRD

Terdakwa Aria Mustari Tunggu Vonis NGABANG. Vonis terdakwa Aria Mustari, mantan bendahara DPRD Landak yang disidang terkait indikasi korupsi dana talangan DPRD Landak Rp 703 juta dari APBD Landak 2003, urung dibacakan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mempawah yang diketuai Agung Iriawan SH, Rabu (6/4) pekan lalu. Sidang pembacaan putusan ditunda hingga Rabu (13/4) lusa, dengan alasan hakim perlu waktu untuk musyawarah menetapkan vonis. Kami mendukung ditundanya vonis terhadap terdakwa

Aria Mustari, karena memang majelis hakim perlu waktu untuk mempertimbangkan sebelum diputuskan. Apapun putusan vonis nanti, kita tetap menghormati dan mematuhi, kata Robert P. Sitinjak, Kajari Ngabang dikonfirmasi EQUATOR via selularnya, kemarin. Ditegaskan dia, masa tahanan terdakwa Aria Mustari akan berakhir pada 21 April mendatang. Berarti sidang akhir tinggal satu pekan lagi, Rabu (13/4). Perkara dari Kabupaten Landak yang ditangani Kejari Ngabang

dijadwalkan sidang tiap Rabu. Itu persoalan, karena memang Landak belum ada Pengadilan Negeri sendiri, sehingga harus ke PN Mempawah. Sementara yang ditangani majelis hakim tiga daerah, yaitu Kabupaten Pontianak, Kubu Raya dan Landak, katanya. Menurut Kajari, jika terdakwa divinis bebas, menjadi tanggung jawab Kejari sebagai penuntut. Maka harus merehabilitasi nama dan harkat martabat terdakwa Aria Mustari. Itu seandainya divonis bebas, kita berbicara

andai. Tapi kalau vonis terdakwa harus dihukum bersalah, kita akan menjadi modal untuk terus mengembangkan kasus korupsi ini di Landak, meskipun pengakuan terdakwa hanya dia sendiri yang menggunakan uang senilai Rp 705 juta tersebut, kata Robert. Seperti diketahui, Aria Mustari tersandung kasus korupsi dana talangan APBD 20022003. Modusnya, Aria Mustari tidak mengembalikan dana tersebut. Adapun jumlah total dana talangan yang dimaksud

Rp. 6 miliar lebih, sudah dikembalikan dengan bukti setoran Rp 5 miliar lebih. Setelah dihitung, ternyata masih kurang Rp.705 juta. Dana talangan APBD ini waktu pada 2003 lalu DPRD terlambat mengesahkan APBD hingga September 2003, padahal butuh dana operasional untuk Januari-September 2003. Dana ini cukup besar. Agar kegitan tetap berjalan, Pemkab memberikan dana talangan untuk digunakan operasional DPRD hingga dana turun. (rie)

Biaya Angkut Raskin Ditanggung si Miskin

Menatap masa depan, tetap semangat belajar meskipun sarana dan prasana memprihatinkan, lantai salah satu sekolah di pedalaman Landak yang rusak parah.KUNDORI

NGABANG. Harga beras miskin (raskin) yang diterima Rakyat Tepat Sasaran (RTS) bervariasi. Meski harga yang dipatok pemerintah Rp 1.600 per kilogram, namun faktanya nominal yang dibayar masyarakat lebih tinggi. Kenaikan harga karena karena biaya angkut dibebankan kepada RTS. Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Landak, Anem, menegaskan ongkos yang ditanggung Divre Bulog hanya sampai di titik distribusi atau hingga ke kantor camat, kantor desa atau tempat lain, seperti kesepakatan tertulis oleh Pemkab dengan Divre Bulog. Dari titik distribusi sampai

di masyarakat biaya angkut ditetapkan berdasarkan kesepakatan, sehingga harga raskin biasa lebih dari Rp 1.600 ketika sampai di masyarakat. Karena ditambah untuk jasa angkutan. Camat, kepala desa dan aparatnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat masalah harga ini, kata Anem kepada EQUATOR sebelum sidang di DPRD Landak, pekan lalu. Distribusi raskin dilakukan tiap bulan. Pihak kecamatan langsung mengambil dari Bulog Pontianak. Namun pemerintah terkadang terkendala uang tebus yang belum terkumpul dari masyarakat, sehingga pengambilan telat. Saat ambil beras di Bulog

harus langsung menyerahkan uang tebusan, ujar Anem. Ketika ditanya apakah untuk menebus raskin melibatkan pihak ketiga, sehingga berdampak pada fee untuk si penanggung biaya untuk menebus? Anem mengaku belum pernah menerima laporan. Pemerintah hanya bertugas mengawasi distribusi. Namun untuk pendistribusian dan penebusan langsung ditangani kecamatan berdasarkan rapat dengan kepala desa dan pengurus lain, ujar Anem mantan Camat Sebangki ini. Sementara itu, Maridansyah, Kepala Sub Bagian Perekonomian Setda Landak menambahkan,

kuota raskin 2011 masih berdasarkan jumlah RTS dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2008 yaitu 44.137 RTS. Masing-masing RTS memperoleh 15 kilogram. Jika ditotal sekitar 662.055 kilogram per bulan atau 7.944.660 kilogram per tahun. Adapun jumlah RTS masingmasing kecamatan, yaitu Sengah Temila 7.203 RTS Ngabang 4.739 RTS, Air Besar 4.739 RTS, Mandor 3.174 RTS, Mempawah Hulu 4.287 RTS, Menjalin 2.337 RTS , Menyuke 4.885 RTS, Meranti 1.928 RTS, Kuala Behe 2.002 RTS, Sebangki 1.899 RTS, Sompak 2.318 RTS, Banyuke Hulu 2.371 RTS dan Jelimpo 2.607 RTS. (rie)

bumi lawang kuari 

balai betomu

Ihwal Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sengketa Lahan Rudy dan SML Berujung Pemagaran

Warga Tunggu Respons Gubernur

SEKADAU. Sejak tahun 2005 sengketa lahan antara Rudy dan PT Sumatra Makmur Lestari (SML) belum menemukan titik terang, bahkan sudah ada keputusan Pengadilan Negeri Sanggau Nomor 01/PDT G/PN.SGU tanggal 3 Februari 2010 dan keputusan Pengadilan Tinggi dengan nomor 29/PDT-2010/ PTPTK tertanggal 2 September 2010, telah menyatakan kasus tersebut dimenangkan oleh saudara Rudy. Awal terjadi penggarapan lahan seluas 31 hektar milik saudara Rudy dengan sertifikat nomor 173, 175, 177, 181, 174, 176, dan 180. Pada waktu SML memang ada unsur kesengajaan menggarap lahan milik saya di desa Rirang Jati kecamatan Nanga Taman, secara lisan sudah saya informasikan kepada pihak PT SML bahwa lahan yang telah diserahkan warga tersebut milik saya dan bersertifikat, kata Rudy kepada Equator mengungkapkan di kediamannya, Sabtu (9/4). Namun, lanjutnya, pihak SML tidak menggubris larangan tersebut. Akhirnya pada tahun 2006, dirinya sedang tidak berada di Sekadau, SML menggarap lahan dan ditanami kelapa sawit. Setelah ditanam oleh SML lahan tersebut kemudian dirawat sebagai mana kebun milik SML. Tahun 2010 SML melakukan penanaman di lahan milik saya, tutur Rudy. Dikatakannya, karena merasa itu lahan miliknya dengan hak penuh, akhirnya sebagai langkah terakhir pada 30 Maret 2011, ia melakukan pemagaran terhadap lahan miliknya. :Pemagaran itu dimaksud supaya SML menghentikan semua kegiatan di lahan tersebut, baik itu panen maupun perawatan lainnya. Karena SML belum mau menyerahkan lahan tersebut kepada saya meskipun dalam perkara perdata di pengadilan sudah dimenangkan saya, katanya. Untuk itu sebelum perkara dilanjutkan kembali di proses secara hukum, atas perampas hak terhadap tanah tersebut, dirinya meminta agar pemerintah daerah dapat menjadi mediator antara pihaknya dan SML, demi mencari solusi terhadap sengketa lahan tersebut. Ia berharap agar pemerintah daerah tidak memberikan ruang kepada investor yang dapat memicu keributan di tengah-tengah masyarakat. Karena selama perkara berlangsung, dirinya merasa dibenturkan dengan masyarakat penyerah lahan itu, keluh Rudy. Benturan tersebut, lanjutnya, sengaja diciptakan oleh pihak SML, di mana dalam perkara di pengadilan negeri Sanggau beberapa waktu lalu, masyarakat penyerah lahan miliknya malah berbalik menggugat dirinya. Padahal sudah jelas sekali kalau lahan yang mereka serahkan sah di bawah penguasaan dirinya dan didukung oleh sertifikat. Melihat gelagat SML seolah-olah menghindari dari kesalahan tersebut, maka dengan surat pemberitahuan ke semua instansi terkait termasuk Bupati sekadau, akhirnya pada 30 Maret 2011, lahan tersebut dipagar. Ketika awak Equator ingin menemui Manager PT SML, Guliat Sinaga terkait sengketa lahan tersebut, beliau tidak ingin ditemui. Bahkan lewat telepon dan SMS tak dijawab. (tar)

SEKADAU. Masyarakat lima kabupaten di wilayah timur Kalimantan Barat, yakni Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu menunggu respons nyata Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Drs Cornelis MH terhadap pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR). Aspirasi pembentukan Provinsi Kapuas Raya datang dari masyarakat di daerah hulu. Ini merupakan kebutuhan. Masyarakat menyambut baik sikap responsive gubernur. Kita mengharapkan Gubernur memberikan dukungan yang nyata terhadap aspirasi ini, karena sekali lagi ini kebutuhan masyarakat, kata Suradi SE, ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Sanggau, kepada Equator belum lama ini. Di tempat terpisah, tokoh muda Kabupaten Sintang, Penyang SP juga menyatakan hal yang sama. Gubernur harus segera men-

gambil tindakan yang nyata dan konkrit terhadap pembentukan Kapuas Raya sebagai provinsi sehingga aspirasi puluhan ribu masyarakat Kalbar yang ada di wilayah timur ini bisa terwujud. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dan pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih merata, katanya via telepon seluler. Dia menambahkan, gubernur tidak cukup hanya menunjukkan sikap responsive saja terhadap aspirasi pembentukan PKR, tetapi harus dalam bentuk tindakan yang nyata. Lebih dari itu, menurut Penyang lagi, sikap responsive Gubernur Cornelis bahkan juga mesti ditunjukkan upaya menggolkan Provinsi Kapuas Raya di DPR-RI, melalui legislator PDIP yang duduk di lembaga perwakilan rakyat pusat itu. Sebagai ketua DPD PDIP Kalbar, Gubernur Cornelis bahkan bisa meminta anggota DPR-RI

pusat dari PDIP daerah pemilihan Kalbar untuk menggolkan PKR ini. Jika sikap responsive ini tidak segera ditindaklanjuti dengan tindakan nyata oleh Gubernur Cornelis, tidak menutup kemungkinan akan muncul figurfigur calon Gubernur Kalbar di suksesi tahun 2012 dari wilayah Timur Kalbar yang intens memperjuangkan Provinsi Kapuas Raya, kata dia. Untuk diketahui, dukungan terhadap pemekaran PKR telah diberikan oleh Gubernur H Usman Dja far sewaktu menjabat Gubernur Kalbar pada tahun 2007, termasuk keputusan DPRD Provinsi Kalbar periode 2004-2009 yang ditandatangani Ketua DPRD Kalbar pada masa itu, Ir H Zulfadli. Sementara itu, Bupati Sintang Drs Milton Crosby MSi ketika dihubungi mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada Gubernur Kalbar, mengenai permohonan untuk

melengkapi syarat administrasi yang diperlukan untuk proses pembentukan Provinsi Kapuas Raya di DPR-RI. Kita telah menyampaikan surat resmi kepada Bapak Gubernur, isinya memohon kepada beliau agar mengeluarkan keputusan tentang hibah pemilihan kepala daerah (Pilkada) pertama kali untuk PKR, termasuk persetujuan penyerahan kekayaan daerah Kalbar kepada PKR. Syarat administrasi tersebut diperlukan oleh DPR-RI untuk proses pembahasan di Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2011, kata koordinator pembentukan PKR ini menjelaskan. Untuk diketahui, dalam angka empat Deklarasi Sintang tentang dukungan pembentukan Provinsi Kapuas Raya sebagai daerah pemekaran dari Provinsi Kalimantan Barat tertanggal 14 Agustus 2005, Bupati Sintang ditunjuk sebagai pihak

yang bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan persiapan pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Penunjukan ini disepakati bersama lima bupati di wilayah Timur Kalbar, termasuk disepakati dan ditandatangani Ketua DPRD Kapuas Hulu, Sanggau, Sekadau, Melawi, dan Sintang pada masa itu. Merujuk kepada Deklarasi Sintang tersebut, atas dasar deklarasi bersama yang ditandatangani lima bupati dan lima ketua DPRD di wilayah timur Kalbar, maka Bupati Sintang sah melakukan tindakan ke dalam dan keluar dalam rangka proses pemekaran PKR. Dengan demikian penggunaan kop bupati Sintang yang ditandatangani Bupati Milton Crosby sah karena pada kolom tanda tangan, disebutkan Bupati Sintang selaku koordinator Tim Pemekaran Provinsi Kapuas Raya . (tar)

PT TBSM dan PT GUM Bentuk KUD SEKADAU. Dua perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, yakni PT Grand Utama Mandiri (GUM) dan PT Tinting Boyok Sawit Makmur (TBSM), berkenan mendirikan koperasi unit desa (KUD). Kedua perusahaan itu mengadakan program revitalisasi perkebunan, sebagai upaya percepatan pengembangan perkebunan rakyat melalui perluasan, peremajaan, dan rehabilitasi tanaman perkebunan. Program ini didukung kredit investasi perbankan dan subsidi bunga oleh pemerintah, melibatkan perusahaan di bidang usaha perkebunan sebagai mitra pengembangan dalam pembangunan kebun serta pengolahan dan pemasaran hasil. PT GUM dan PT TBSM merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sekadau yang telah ditetapkan sebagai perusahaan mitra dalam program revitalisasi perkebunan. Sebagai gabungan petani plasma adalah KUD Bina Mitra

Mandiri di Balai Sepuak Kecamatan Belitang Hulu dan KUD Semirah Makmur Mandiri di Desa Tinting Boyok Kecamatan Sekadau Hulu, kata Surowo Haryono, pembina KUD PT TBSM kepada Equator belum lama ini. Menurut dia, dalam rangka pendampingan petani plasma yang tergabung dalam koperasi tersebut, Dinas Perkebunan Kalimantan Barat mengadakan bimbingan teknis kelembagaan petani plasma di PT GUM Balai Sepuak dan PT TBSM di Desa Tinting Boyok Kecamatan Sekadau Hulu pada 5-6 April 2011 lalu. Bimbingan tersebut guna meningkatkan pengertian dan pemahaman petani yang tergabung dalam koperasi, sebagai peserta program mengenai program revitaliasi perkebunan. Khususnya petani kelapa sawit untuk mengetahui mengenai hak dan kewajibannya, ucapnya. Hadir dalam bimbingan teknis kelembagaan petani plasma tersebut, perwakilan para pet-

Dinas Perkebunan Kalbar mengadakan bimbingan teknis kelembagaan petani plasma di PT GUM Balai Sepuak dan PT TBSM di Desa Tinting Boyok Kecamatan Sekadau Hulu pada 5-6 April 2011 lalu. ANTONIUS SUTARJO/EQUATOR

ani plasma yang tergabung dalam KUD Bina Mitra Mandiri dan KUD Semirah Makmur Mandiri. Sebagai narasumber dalam bimbingan teknis tersebut adalah Nasir dan Mayasari dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kalimantan Barat, didampingi Koordinator Kemitraan PT GUM dan TBSM, Purwoto, papar Rowo, sapaan akrabnya. Masih Dipaparkan Surowo, berdasarkan presentasi yang

disampaikan KUD Bina Mitra Mandiri tersebut, Disbun Kalbar memberikan tanggapan, apa yang telah disampaikan tersebut telah sesuai dengan prinsip pedoman program revitalisasi perkebunan. Memang, pihak Disbun Kalbar telah melakukan monitoring lapangan ke kebun plasma. Secara kasat mata, kebun plasma terlihat hijau cantik tidak berbeda dengan kebun inti. Ini tanda

awal yang baik bahwa program revitalisasi melalui pola kemitraan sudah mulai dilaksanakan dengan baik. Sedangkan bunga yang ditanggung petani sesuai peraturan dari Menteri Keuangan adalah 7 persen, efektif pertahun bukan 10 persen. Namun bunga ini berfluktuasi tergantung kepada kondisi ekonomi masyarakat, ungkapnya. (tar/PK)


geliat kayong utara

15

Senin, 11 April 2011



Anggota Polsek Simpang Hilir Dapar Reward

Takzim Kaum

Maksimalkan Persiapan Jelang UN

SUKADANA. Lima anggota Polsek Simpang Hilir mendapatkan penghargaan dari Kapolres Ketapang, AKBP Badya Wijaya SH, Senin (11/4). Hal ini disampaikan Kapolsek Simpang Hilir, Ipda Didi Sutriadi menjawab Equator di ruang kerjanya, Minggu (10/4). Kapolsek meng isahkan, penghargaan yang diberikan kepada sejumlah anggotanya

Ipda Didi Sutriadi

Ketapang besok (hari ini). Bukan hanya anggota dari Polsek Simpang Hilir, namun juga anggota dari Polsek lainnya yang berhasil mengungkap kasus, kata Kapolsek seraya mengaku akan hadir pada acara tersebut.Anggota yang mendapat penghargaan, dikatakan Didi, telah mendapat undangan resmi dari Polres. Bahkan, kelima anggota tersebut pada hari ini (kemarin) sudah

tersebut terkait prestasi kerja. Di mana, telah berhasil mengungkap markas narkoba serta mengamankan sejumlah paket barang haram tersebut yang terletak di Desa Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir 26 Januari 2011 lalu. Penghargaan ini diberikan dalam upacara pemberian reward kepada anggota berprestasi yang berlangsung di Polres

berangkat ke Ketapang untuk menghadiri undangan tersebut. Pemberian reward ini sekaligus untuk perpisahan dengan Kapolres. Sebab, Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya SH akan mengisi jabatan baru sebagai Wadir Lantas Polda Kalbar, katanya.Kabarnya, Kapolres Ketapang akan dijabat AKBP Wayan Sugiri yang sebelumnya sebagai Kapolres Sanggau. (lud)

Harus Cepat Diantisipasi

Khawatir Maraknya Penangkaran Walet Eendi Ahmad SPdI SUKADANA. Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Eendi Ahmad SPdI meminta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara melakukan persiapan maksimal menyambut pelaksanaan ujian nasional. Selain Dinas Pendidikan, hal serupa juga mesti dilakukan Kepala Sekolah dan seluruh dewan guru. Termasuk, orangtua murid dan seluruh siswa - siswi peserta ujian nasional. Semua pihak terkait, agar melakukan persiapan secara maksimal dalam menyambut ujian nasional agar angka kelulusan terus meningkat dari tahun sebelumnya, harap Eendi kepada Equator, Minggu (10/4). Peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kayong Utara harus dapat diwujudkan. Terlebih, Pemkab Kayong Utara sudah serius dengan menanggung seluruh kebutuhan pendidikan. Pendidikan gratis yang diterapkan di Kayong Utara tentunya harus dibarengi dengan kualitas pendidikan. Diharapkan, agar anak-anak pelajar dari kabupaten ini bisa bersaing di dunia luar, ungkap Ketua DPC PPP Kabupaten Kayong Utara ini. Kepada para siswa yang akan mengikuti ujian nasional, Effendi menekankan, harus serius dan fokus terhadap pelajaran. Jangan sampai, ujian yang hanya beberapa hari dilakukan menghasilkan nilai tidak baik. Sehingga gagal untuk melankah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Penyesalan tidak pernah duluan dan selalu belakangan, makanya giat belajar sekarang agar nantinya tidak jadi penyesalan, pesannya. (lud)

SUKADANA. Sorotan publik termasuk kalangan DPRD Kabupaten Kayong Utara terhadap maraknya penangkaran walet di Sukadana seakan tak habishabisnya. Kali ini, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara, Abdul Rahman mulai khawatir penangkaran walet akan menjamur di sepanjang ruas Dermaga Sukadana. Sekarang sudah terlihat pendirian bangunan di areal pasar ikan, yang mana tanah tersebut belum tentu milik mereka. Jika tidak ada tindakan apa-apa dari instansi terkait, maka sudah dapat dipastikan

akan berdiri lagi bangunanbangunan lain sebagai penangkaran walet di sepanjang ruas Dermaga Sukadana tersebut, kata Abdul Rahman kepada Equator, Minggu (10/4). Legislator PAN ini mengungkapkan, pembentukan Kabupaten Kayong Utara di Kalimantan Barat merupakan sebuah kenikmatan yang pantas disyukuri. Geliat pertumbuhan ekonomi di kabupaten ke 13 di Provinsi Kalbar ini meningkat tajam. Namun, legislator asal Pulau Maya Karimata ini mengingatkan, sebagai aparatur pemerintah harus tetap menjaga keindahan

kota dan mengatur rencana tata ruang kota agar tak semrawut. Anggaran yang telah disetujui harus dapat dijalankan untuk kepentingan daerah. Namun pada kenyataannya, kebanyakan pengaturan tersebut tetap berjalan sesuai keinginan masyarakat tanpa memerhatikan kepentingan umum dan rencana jangka panjang, nilainya. Abdul Rahman melihat, pemerintah khususnya instansi terkait, sepertinya tak peduli dengan keadaan ini. Padahal, sudah dilihat sangat banyak

penangkaran walet yang bertebaran di bumi bertuah ini. Mereka seakan tak peduli lagi apakah itu dekat dengan rumah ibadah, sarana pendidikan, atau areal perkantoran. Pendirian penangkaran walet ini benarbenar bebas dan sesukanya, katanya. Semoga rekan-rekan instansi terkait dapat meluangkan waktu untuk berpikir sejenak bahwa Sukadana adalah kota kecil yang indah dan molek ini semakin cantik dengan sentuhan pembangunan yang sesuai dengan perencanaannya, seru Abdul Rahman. (lud)

Abdul Rahman

Letak Tugu Durian Tak Seimbang

Tugu Durian yang letaknya kurang seimbang diharapkan segera direnovasi-

SUKADANA. Warga Desa S u n g a i B e l i t , Ke c a m a t a n Sukadana, Amron A.Ma Pd, menilai, keberadaan Tugu Durian yang terletak di Simpang Tiga Jalan Tanjungpura-Jalan Kota Karang dan Jalan Bhayangkara tidak seimbang. Bahkan, letak tugu yang menjadi ikon Sukadana itu terkesan cenderung ke arah tepi parit. Letak tugu ini perlu diper-

baharui, karena perputaran kendaraan saat mengitari tugu tersebut sangat terganggu terutama untuk kendaraan roda empat. Akibatnya, kendaraan menumpuk pada satu jalur. Pada saat akan berbelok dan ini sangat berbahaya dan berpotensi terjadinya kecelakaan, ujarnya. Terlebih, dikatakan Amron, pada saat jam istirahat kan-

tor dan jam pulang sekolah. Untuk itu, kepada pihak atau instansi yang berwenang diharapkan agar dapat secepatnya merenovasi letak tugu. Supaya secepatnya meletakkan tugu yang pas, yakni relatif mudah dan artistic demi kenyamanan warga berlalu lintas dan juga demi keselamatan bersama, ujarnya. (lud)

kabupaten ketapang Pempadahan

Soal Pergantian Ketua DPRD Ketapang

Gelombang Tinggi, Harga Ikan Melambung

Golkar Lapor DPR-RI dan Mendagri



CUACA yang cukup ekstrim berdampak hasil tangkapan dan harga ikan di pasaran. Sejumlah ibu rumah tangga mengeluhkan harga ikan yang melambung tinggi. Tak jarang mereka terpaksa mengurungkan niatnya membeli ikan yang biasa digunakan sebagai menu pokok. Anak saya suka makan ikan, hampir tiap hari kami beli ikan, namun tadi saya putuskan hanya membeli telur, karena ikan di pasaran mahal, keluh Silvi, salah seorang ibu rumah tangga di Kota Ketapang. Pantauan Equator harga beberapa jenis ikan di Pasar Rangga Sentap naik. Harga Ikan Bawal Rp 25 ribu perkilogram di hari biasa naik menjadi Rp 30-35 ribu perkilogram. Tenggiri dari Rp 35 ribu di hari biasa menjadi Rp 40 ribu. Renjong dari Rp 25 ribu perkilogram menjadi Rp 35 ribu. Kepiting Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu perkilogram. Sementara ikan gembung di pasar itu satu pekan terakhir kosong. Karena kondisi ini (harga tinggi) terus terang penghasilan kami (pedagang hasil tangkapan laut) turun, masyarakat enggan membeli ikan dan tangkapan laut lainnya kerena dianggap mahal, ujar Ucu pedagang Ikan di Pasar Rangga Sentap. Sementara itu, Sukardi, 32, nelayan asal Indramayu, mengakui hasil tangkapan mereka belakangan ini merosot, kondisi ini menurutnya sudah berlangsung dua bulan terakhir. Tangkapan mereka yang biasanya satu bulan melaut tujuh hingga delapan ton. Saat ini tangkapan ikan drastis turun, tinggal 1,5 ton untuk dua bulan melaut, katanya. (KiA)

40 Persen Perusahaan Tambang Tak Berikan Laporan KETAPANG. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ketapang, Ir Cipriana Lestari mengaku akan segera melayangkan surat peringatan (SP) satu dan dua terhadap pengusaha tambang di Ketapang. Izin tambang yang ada sebanyak 148. Sebanyak 62 di antaranya sudah produksi. Dari jumlah itu 40 persennya akan kita layangkan SP, ungkapnya

kepada wartawan. Dikatakannya, kebanyakan SP yang diberikan karena tidak adanya laporan dari usaha tambang tersebut. Ia mengaku SP yang dikeluarkannya nanti adalah SP satu dan dua. Namun Cipriana tak merinci perusahaan tambang mana saja yang bakal di SP satu atau SP dua. Hanya saja ia sempat memaparkan beberapa penyebab keluarnya SP tersebut

Di antaranya tidak melaksanakan kewajiban sesuai deng an Undang-undang. Yakni tidak ada laporan berapa produksinya, kemudian masalah administrasi dan reklamasi. Kemudian juga masih terkendala status kawasan yang tumpang tindih, paparnya. Sementara itu, lanjut dia, dari izin pertambangan yang masih tahap eksplorasi. Mencapai angka 60 persen yang telah diberikan

Surat Peringatan pertama. Kemudian dua perusahaan tambang telah diberikan Surat Peringatan kedua. Ada tahapannya, di mana dari SP I ke SP II, adalah tiga bulan. Kita tidak bisa langsung memberikan sangsi berupa pencabutan izin, kata Cipriana. Ia mengaku efektifitas pemberian peringatan baru dilaksanakan akhir 2010. Tujuannya untuk melaku-

kan pembinaan terhadap investasi di Ketapang, terutama yang bergerak di bidang tambang. Diharapkan dengan pemberian SP ini, pihak perusahaan lebih serius dalam menjalankan usahanya. Agar serius, bukan hanya di atas selembar kertas saja. Bagaimana setiap usaha harus mematuhi segala peraturan yang ada, pungkasnya. (KiA)

K E T A P A N G . Po l e m i k p e rgantian Ketua DPRD Ketapang tak kunjung selesai. Upaya perlawanan masih terus dilakukan DPD II Pa r t a i G o l k a r Ka b u p a t e n Ketapang, agar Yasyir Ansyari dapat melenggang ke k u r s i Ke t u a D P R D. S a l a h satunya dengan melaporkan kasus tersebut ke DPR RI dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Kita telah membuat surat laporan persoalan pergantian ketua DPRD. Surat tersebut akan disampaikan ke Mendagri dan DPR-RI. Besok (Senin, red) surat itu akan kita serahkan. Surat itu juga ditembuskan ke Gubernur. Int inya Golkar merasa dizalimi terkait pergantian Ketua DPRD Ketapang, kata Samsidi BA, Ketua Fraksi Golkar DPRD Ketapang kepada Equator via HP. Dikatakannya, hingga kemarin proses pengesahan telah memakan waktu 23 hari. Padahal proses pengesahan di Gubernur paling lambat 14 hari. Surat yang disampaikan ke Mendagri dan DPR RI merupakan bentuk protes Golkar terhadap lambatnya proses tersebut. Bahkan Golkar menduga proses tersebut sengaja diperlambat pihak Gubernur. Gubernur sifatnya mengesahkan saja. Ini malah diperlambat. Alasan berkas belum sampai. Padahal sur a t ny a s u d a h d i s e r a h k a n Bupati, sesal Samsidi. Menurut dia, Gubernur seharusnya telah menandatangani SK pergantian Ketua DPRD. Soalnya berkas-berkas yang untuk pengusulan tersebut sudah lengkap sesuai dengan

aturan. Proses pergantian Ketua DPRD Ketapang dari Ir Gusti Kamboja ke Yasyir Ansyari memang benar-benar alot. Awalnya Kamboja sempat melawan dengan melaporkan Golkar Ketapang ke Pengadilan Negeri (PN) Ketapang lantaran mengeluarkan rekomendasi pemecatannya dari keanggotaan partai. Melihat kadernya membandel Golkar terus berupaya menggulingkan Kamboja. Tapi dia tetap keukeh mempertahankan jabatan ketua. Kisruh internal di tubuh partai berlambang beringin itupun semakin memanas. Golkar bermanuver dengan berupaya menggelar paripurna pergantian Ketua DPRD. Tapi lagi-lagi upaya tersebut tak serta-merta membuat Kamboja jatuh. Ia diselamatkan tiga partai pengusung pemerintah, PDIP, PAN dan Demokrat. Dari dua kali paripurna, ketiga fraksi tersebut tak hadir. Alhasil paripurna pergantian ketua DPRD gagal lantaran tak quorum. Kamboja tetap kokoh di kursi ketua. Tekanan Golkar terhadap Kamboja tak hanya sampai d i s i t u . G o l k a r Ke t a p a n g melaporkan Kamboja ke DPP. Meski demikian DPP tak mau sembrono. Tim pencari fakta (fact finding) pun diturunkan. Kemelut terus berlanjut. Sampai akhirnya Kamboja menyerah . Ia islah dengan Yasyir Ansyari dan bersedia mundur dari ketua DPRD. Pu n d e m i k i a n t a k j u g a m e l e n g g a n g k a n Ya s y i r menjadi ketua. Soalnya Golkar masih harus berhadapan deng an PDIP, PAN dan Demokrat. (KiA)


Kom.Bisnis

16

Senin, 11 April 2011

Bajaj Keluarkan Pulsar 220 di Kalbar donesia, Dinesh Kulkarni. Sebelumnya Bajaj telah mengeluarkan beberapa model Pulsar. Pertama 180 di tahun lalu yang telah diupgrate dengan sejumlah fitur beru debgab bandrol Rp. 16,95 juta di Pontianak. Selain itu Pulsar 135 pada bulan Juni 2010 lalu dengan harga Rp. 15,75, dimana

sepeda motor sport ringan ini bisa menyemburkan tenaga hingga 13,5 PS dengan mesin DTS empat langkah 135 cc, empat kutup dan tercatat merih sukses di negeri ini. Sedangkan yang terbaru ini, Pulsar 220 dibandrol Rp 19,7 juta yang menjadi paket yang menantang bagi kalangan bikir di Kalbar ini. (biz)

STKIP PGRI Pontianak Berkembang Memenuhi Kebutuhan Masa Depan

Pontianak. PT Bajaj Auto Indonesia secara resmi mengumumkan peluncuran Bajaj Pulsar 220, dalam sebuah acara uji coba langsung di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, 8 Maret lalu. Melalui peluncuran ini PT Bajaj Auto Indonesia teleh menaikkan standar performance berkendara motor di mana Pulsar 220 adalah sepeda motor yang memiliki performa paling tinggi di kelasnya dengan tenaga 21 PS dan kecepatan maksimal 144 km/jam yang berasal dari mesin 220 cc DTSi (Digital Twin spark ignition) empat langkah. Sepeda motor ini diperuntukkan bagi kalangan biker yang cinta pada motor berforma tinggi dan menginginkan pengalaman berkendara mendebarkan. Bajaj

Pulsar 220 dilengkapi dengan fitur-fitur penunjang performa, seperti head lamp proyektor dengan model mata serigala, rem cakram pada roda depan dan belakang, ban tubless bertapak lebar, garpu depan yang lebih tebal, clip-on handlebar, tempat duduk split, engine oil coller dan speedometer digital. Selain itu dilengkapi lampu belakang sporty dan lainnya, serta mesin motor yang menggunakan temperature based ignition mapping di mana waktu pembakaran dioptimalkan untuk pembakaran mesin pada saat distart semakin baik, pemanasannya semakin cepat dan torsinya nmaksimal. Bajaj Pulsar juga dilengkapi dengan karburator venturi 32, intake port pada kepala silinder sudah dimodifikasi begitu

juga dengan durasi dan sudut bukaan cam dibuat lebih tinggi. Untuk meningkatkan performa, Pulsar 220 juga menggunakan resonator yang lebih besar dan catalytic conveter. Performa mesin yang tinggi itu juga dicapai dengan memodifikasi rasio gear kelima sehingga Pulsar 220 menjadi kebanggaan biker pecinta kecepatan. Kami teleh secara berkelanjutan mengembangkan Pulsar untuk memberikan produk bernilai seni tinggi dan didukung dengan performa serta teknologi yang tidak tertandingi kepada kalangan konsumen. Pulsar 220 yang baru telah menaikkan standar segmen berperforma tinggi ndengan menjadi sepeda motor terkuat dan tercepat dikatagorinya,: kata Vice President Director PT Bajaj Auto In-

Intel Segera Luncurkan Sandy Bridge Celeron Setelah meluncurkan generasi Sandy Bridge di awal tahun, Intel pun berencana merilis versi murah arsitektur tersebut. Chip baru Sandy Bridge Celeron pun bakal dirilis di kuartal 3(Q3) 2011 mendatang. Seperti dikutip T dari softpedia, Sabtu (9/4), tiga buah chip Celeron bagi desktop berbasis Sandy Bride tengah dipersiapkan Intel. Namun konon Celeron tidak mendukung fitur Turbo Boost, Hyper Threading, serta AVX yang selama ini menjadi andalan teknologi Intel. Ini dilakukan untuk mereduksi harga chip bagi pasar yang lebih murah. Produk tersebut nantinya tak akan digunakan untuk menggantikan arsitektur Wolfdale (E3400 dan E3500) yang diluncurkan sejak Januari 2010 lalu. Januari 2011, Intel meluncurkan prosesor Core i5 dan

Core i7 generasi kedua. Sementara model Core i3-nya hadir bulan Februari 2011. Tunggu saja Sandy Bridge berharga murah ini hadir di Indonesia.(biz)

STKIP HARUM “HARMONIS AMANAH RAMAH UNGGUL DAN MAJU”

info Produk

• Deny : 0811570832 • Jaiz : 0561-7911322 • Hadi : 081345645582 • Uray : 0561-7092490 • Yuzo : 0561-7557007 • Solihin : 085345038038

Dunlop : Ban Berkualitas Dari Masa Ke Masa

MOTUL Pelumas Sang Juara Esters adalah teknologi dalam otomotif yang pertama kali diperkenalkan oleh MOTUL. Perusahaan oli pertama yang menggunakan teknologi ester didalam formulasi pelumas otomotifnya yang 100% sintetis (sesungguhnya dikembangkan untuk pesawat terbang). Compound berbahan dasar organik dengan keunggulan didalam pelumasan, perlindungan dan daya tahan temperaturnya. Reputasi tinggi dari Merek untuk kualitas dan performa berdasar pada Skill dan pengalaman dari Motul didalam formulasi pelumas 100% sintetis berbahan dasar ester. MOTUL merupakan merek yang kuat, benar-benar top Quality, memimpin pasar dengan seri 300V dan hubungan yang erat dengan tim pabrikan. Info Hubungi : DAYA MOTOR MOTUL SP. Bheny HP. 085245315588, Amus HP. 085750244470 Dapatkan di bengkel-bengkel terdekat. Istana Motor, Global Jaya Motor, Putri Jaya Motor, Galery Motopart,dll

Dunlop adalah sejarah dari ban. Semua berawal dari pengembangan ban bertekanan angin pertama di dunia oleh John Boyd Dunlop, seorang dokter hewan, di Belfast Irlandia pada tahun 1888. Ban tersebut dibuat untuk ban sepeda roda tiga anaknya. Tahun 1909 dimulailah produksi ban pertama di Jepang. Seperti untuk mobil Toyota Kijang Innova, New Corolla Altis, Rush dan Avanza; Honda CRV, New Jazz dan , Freed, Daihatsu Terios, Xenia, Gran Max, Suzuki Neo Baleno, Nissan Livina . Untuk pasar OEM market share nya adalah 42,7%,Tahun 2010 Dunlop menjadi salah satu merek ban terpopuler di Indonesia dan meraih penghargaan TOP BRAND AWARD dari majalah Marketing. Produk unggulannya untuk tipe comfort adalah Veuro VE 302 dan SP Sport LM 703. Info Hubungi: PT Kharisma Makmur Abadi Pro Shop Dunlop Kharisma Motor, Jalan Adi Sucipto, Pontianak

JAMU RACIKAN JAWA ASLI TANGKUR GINSENG

UD. SIDO MULYO

Genteng Banyuwangi-Indonesia

XL BlackBerry One Sejak 1 Oktober 2009, layanan BlackBerry One tarif harian sudah dapat dinikmati oleh pelanggan baru XL. Registrasi awal untuk pelanggan XL prabayar & pasca bayar sudah dapat dilakukan dengan Rp 2.000,- ! Juga berlaku untuk pelanggan yang baru saja mengaktifkan kartu perdana XL Rp 2.000. Cara memulai layanan BlackBerry One Tarif Harian : * Menggunakan SMS: o ketik: BB (spasi) ON, kirim ke 568 o Untuk berhenti, ketik: BB (spasi) OFF, kirim ke 568 Untuk bantuan informasi, ketik: HELP, kirim ke 568 * Menggunakan UMB: o *123# Pilih Paket BlackBerry o Berlaku untuk nomor Prabayar dan Pascabayar Minimal pulsa untuk Prabayar Rp 0 setelah dipotong tarif BlackBerry harian* Promo berlaku mulai 1 Oktober 2009 ‒ 31 Desember 2010 Info Hubungi : XL Pontianak, Komplek Pontianak Mal, Jalan Teuku Umar

JAMU SURA MADU

DEPKES.POM TR. 053 651 372 Simpan di tempat sejuk dan kering

JAMU RACIKAN JAWA ASLI TANGKUR GINSENG

Komposisi : Madu hitam, ekstrak ginseng, jahe merah, marica hitam, jokeling, pasak bumi, menthol, glukosa dan karamel. Jamu ini 100% herbal dan tidak mengandung BKO (bahan kima obat)

PEGEL LINU SUPER Jamu ini diracik dari bahan tumbuh-tumbuhan tradisional akar dan daun-daun yang banyak mengandung zat-zat khasiat dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Komposisi: Buah mahkota dewa 10%, zingiberis rhizoma/jahe 15%, curcuma rhizoma/menthol 0.05%, temu lawak 10%, andrographidis folium/sambiloto 15%, carryophilly flos/cengkih 10%, ginseng 5%, gendarusae folium/daun gondoroso 15%, dan bahan-bahan lain hingga 100%. Berdasarkan pengalaman jamu ini berguna: Untuk menghilangkan rasa nyeri persendian, bengkak-bengkak yang disebabkan kelebihan asam urat, juga untuk flu tulang, rheumatic, pegal linu, sakit pinggang dan menambah vitalitas, jamu ini tidak mengandung arak dan alkohol. Aturan minum: - kocok dulu - dewasa 1 hari sekali 1 cangkir - lebih enak pakai mau dan telur - untuk pria dan wanita PERHATIAN: WANITA HAMIL DILARANG MINUM Dibuat oleh : Perusahaan jamu

Sarana dan prasarana pendidikan yang terus berkembang harus diikuti dengan peningkatan program. Meningkatnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan disikapi STKIP PGRI Pontianak dengan penambahan program studi. Tentu saja peningkatan program harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Perangkat lunak yang sudah dimiliki antara lain Statuta, Rencana Strategis (RENSTRA), RIP, Pedoman Etika Akademik, Kurikulum, Pedoman Operasional STKIP PGRI Pontianak yang terdiri dari Pedoman Penerimaan Mahasiswa Baru, Pedoman Penilaian, Pedoman Penyusunan Skripsi, Pedoman PPL, Pedoman KPKKN, Kalender Akademik, dan Pedoman Pembinaan Kemahasiswaan. Prasarana Kampus Utama seluas 4 Ha terletak jl. Ampera Kota Baru Pontianak, dan kampus 1 berdiri di atas tanah seluas 2 Ha, yang berstatus hak milik STKIP PGRI Pontianak, Jalan Prof. M. Yamin/Jl. Ilham Pontianak, STKIP PGRI Pontianak memiliki berbagai sarana dan prasarana belajar yang sangat memadai. Dengan Fasilitas Gedung 4 lantai. Ruangan Perkuliahan sebanyak 86 ruangan di lengkapi dengan pendingin ruangan/OHP , Media Pembelajaran (LCD Projector), Sarana Olah Raga, Ruang Seminar dan Ruang Ujian Skripsi, Ruang Micro Teaching dengan ge-

dung & perpustakaan 3 lantai, Ruang Dosen, Aula (Auditorium), Laboratorium Komputer, Laboratorium BK, Laboratorium MTK, Laboratorium Sejarah, Laboratorium PPKn, Laboratorium Bahasa dengan multimedia, dan Ruang Administrasi/Manajemen termasuk Program Studi yang kesemuanya dilengkapi dengan alat pendingin ruangan (full AC). Tempat Ibadah (Masjid) juga tersedia dilengkapi Kantin, Toko ATK dan Foto Copy serta lapangan parkir yang luas. Penerimaan Mahasiswa Baru TH Akademik 2011/2012 Persyaratan : 1. Foto Copy Ijazah (SMA/SMU/Diploma/sederajat) sebanyak 1 (satu) Lembar yang telah di legalisir. 2. Pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar 3. Menyerahkan Surat Keterangan Dokter, sebanyak 1 lembar 4. Membayar biaya pendaftaran sebesar : a. Untuk 1 (satu) pilihan Rp 150.000,b. Untuk 2 (dua) pilihan Rp 200.000,Waktu dan Tempat Pendaftaran : Pendaftaran di mulai 1 April sampai dengan 25 Agustus 2011 Pendaftaran dilakukan pada : pagi hari : pukul 08.00 - 12.00 sore hari : pukul 14.00 - 17.30 Tempat Pendaftaran Kampus STKIP PGRI Pontianak Jl. Prof Dr M. Yamin/ Jl Danau Sentarum Telp. (0561) 748219

Jamu ini diracik dari bahan tumbuh-tumbuhan tradisional akar dan daun-daun yang banyak mengandung zat-zat khasiat dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Komposisi: Buah mahkota dewa 10%, zingiberis rhizoma/jahe 15%, curcuma rhizoma/menthol 0.05%, temu lawak 10%, andrographidis folium/sambiloto 15%, carryophilly flos/cengkih 10%, ginseng 5%, gendarusae folium/daun gondoroso 15%, dan bahan-bahan lain hingga 100%. Berdasarkan pengalaman jamu ini berguna: Untuk menghilangkan rasa nyeri persendian, bengkak-bengkak yang disebabkan kelebihan asam urat, juga untuk flu tulang, rheumatic, pegal linu, sakit pinggang dan menambah vitalitas, jamu ini tidak mengandung arak dan alkohol. Aturan minum: - kocok dulu - dewasa 1 hari sekali 1 cangkir - lebih enak pakai mau dan telur - untuk pria dan wanita PERHATIAN: WANITA HAMIL DILARANG MINUM

Kegunaan : Minum 1 botol jamu ini bisa menambah kekuatan dan daya tahan sexual, mencegah ejakulasi dini, memperpanjang waktu ereksi, serta menjadikan badan segar dan bertenaga prima. Aturan minum : Minum 1 botol 150 ml, 2-3 jam sebelum hubungan intim setelah minum jamu ini akan terjadi ereksi kencang dan lama bila ingin lemas/normal dianjurkan minum air putih yang banyak. Dibuat oleh : Perusahaan jamu

Dapatkan di Toko-toko Terdekat Anda

“TANGKUR GINSENG” Genteng Banyuwangi-Indonesia

DEPKES.POM TR. 053 651 371 Simpan di tempat sejuk dan kering

Dibuat oleh : Perusahaan jamu

Dapatkan di Toko-toko Terdekat Anda

UD. SIDO MULYO

Genteng Banyuwangi-Indonesia

DEPKES.POM TR. 053 651 372 Simpan di tempat sejuk dan kering


Harian Equator 11 April 2011