Issuu on Google+

Selasa, 10 April 2012 18 Jumadil Awal 1433 H 20 Sha Gwee 2563 Eceran Rp 2.500,Terbit Pertama: 29 November 1998

Koran Utama di Kalbar http://www.equator-news.com

Amoy Singkawang Ikut Miss Indonesia SINGKAWANG. Setelah lolos tes tertulis dan audisi, Mei Ling Thomas dipastikan akan mewakili Kalimantan Barat di ajang entertainment bergengsi Miss Indonesia 2012, pada 28 April hadapan. Puji syukur restu dari Tuhan. Berbekal pengalaman dan kualitas edukasi telah memberikan kesempatan untuk saya terpilih mewakili Kalbar mengikuti Miss Indonesia, kata Meiling Thomas ditemui wartawan di Kantor Walikota Singkawang, Minggu (8/4) malam. Amoy kelahiran Singkawang, 23 Desember 1988, ini punya latar pendidikan lumayan bergengsi pula. Alumnus Strata Satu (S1) dari Singapore Institute of Management University, Jurusan Bisnis Internasional, selain menguasai

bahasa Inggris aktif, juga Mandarin. Tentu latar pendidikan jadi modal penting karena kecerdasan sangat dibutuhkan dalam pertarungan Miss Indonesia. Tak hanya pendidikan bisnis, Mei Ling juga pernah belajar Sastra Mandari di Tiongkok. Saya sudah melalui tahapan seleksi termasuk audisi seperti harus mengikuti tes tertulis mengenai pengetahuan umum, mengukur tinggi badan dan wawancara. Setelah dinyatakan lulus, barulah mengikuti camera casting, tutur Mei, begitu dia biasa disapa. Mei mengaku merasa punya kebanggaan tersendiri dapat mewakili Kalbar di Miss Indonesia 2012. Dia langsung mempersiapkan diri untuk memasuki masa karantina peserta,

Tambul: Gerakan Besar Dukungan Masyarakat dan Partai Besar

Nama : Meiling Thomas Panggilan : Mei Tempat, Tanggal Lahir: Singkawang, 23 Desember 1988 Pendidikan: - SD Cahaya Singkawang - SMP Bruder Singkawang - SMA Santo Ignasius Singkawang - S1 Singapore InsĆ&#x;tute Of Management University, Jurusan Bisnis Internasional - Sastra Mandarin China

diantaranya dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Selain itu, Mei juga memperluas wawasannya dengan membaca buku-buku dari berbagai sumber dan media. Mudah-mudahan ini menjadi bekal untuk jenjang yang lebih jauh lagi. Terus belajar dan belajar lagi untuk mendapatkan sesuatu yang baru, katanya mengulas senyum harapan. Mei akan berusaha semaksimal mungkin mengharumkan nama Kalbar, khususnya Kota Singkawang sebagai tempat kelahirannya. Saya akan mencoba semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik, dan

Halaman 6

PKR GIGIT JARI Berakhir dengan

Pontianak. Dengan slogan Berkibar, Bersatu Kita Membangun Kalbar, Tambul Husin berharap Partai Amanat Nasional (PAN) bersedia ikut mengusungnya ke Pilgub 2012 agar perubahan Kalbar bisa terwujud. Gerakan besar itu perlu dukungan masyarakat Kalbar, perlu dukungan partai besar. PAN termasuk partai besar dan nasionalis. Kita berharap diterima oleh Tambul Husin

T A B I O D A

Milton: Rakyat Timur Kalbar Harus BerďŹ kir Kembali

Halaman 7

PONTIANAK. Milton Crosby, Koordinator Tim Pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR) berhak untuk kecewa. Provinsi yang sudah lama diperjuangkan bersama seluruh komponen masyarakat timur Kalbar, itu berakhir dengan gigit jari. Pemerintah Provinsi (Kakbar-red), selalu mengatakan tidak akan mencabut rekomendasi. Selalu berdalih moratorium. Terbukti hari ini bahwa yang dari hak inisiatif DPR RI tidak terbukti ada moratorium, ucap Bupati Sintang itu kepada wartawan, Senin (9/4). Milton Crosby kemarin ke Pontianak bukan untuk mengurus PKR. Dia ke Sekretariat Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Cagub Kalbar di Pilkada 2012. Dengan tidak masuknya Provinsi Kapuas Raya dalam daerah otonomi baru yang akan diparipurnakan DPR RI di Senayan, Jakarta 11 April 2012 ini, menebalkan rasa kecewa banyak

orang. Saya orang pertama yang merasa kecewa. Berarti kita ketinggalan 5-10 tahun akan datang, ujarnya. Sudah sekian kali dikemukakannya, PKR merupakan cara satusatunya dan terbaik untuk percepatan pembangunan wilayah Timur dan perbatasan. Kesempatan untuk orang makin keras berusaha, bekerja, jutaan orang bisa memperbaiki hidupnya agar lebih baik. Itu salah satu cara kita menurunkan angka kemiskinan. Tentu masyarakat di wilayah Timur ini sangat berang sekarang. Marah besar karena pemimpin yang kita harapkan berpihak pada rakyat, ternyata jauh dari apa yang dia janjikan selama ini, ungkap Milton. Tanpa menyebut nama Cornelis sebagai pemimpin di Provinsi Kalbar yang seharusnya memberikan rekomendasi, Milton mengatakan rakyat wilayah timur harus berďŹ kir kembali. Tentunya kita harus berpikir cerdas ke depan siapa yang layak untuk menjadi pemimpin Kalbar, tegas Milton. PKR yang didambakan masyarakat wilayah timur Kalbar sudah kehilangan waktu, kehilangan kesempatan, untuk segera mewujudkan provinsi yang bisa mengubah nasib mereka secara administratif, politik, terutama pembangunan kesejahteraan. Ini kepentingan masyarakat banyak. Bukan kepentingan Milton tetapi kepentingan 1,4 juta orang di wilayah timur dan 4 juta orang di Kalbar, papar Milton. Langkah ke depan yang akan segera dilakukan Milton adalah menekan supaya rekomendasi itu segera dikeluarkan. Rekomendasi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2007. Tiga rekomendasi yang harus dibuat oleh Gubernur dan DPRD Provinsi Kalbar. Pertama, rekomendasi bersedia membantu membiayai atau berbagi anggaran tiga tahun berturut-turut kepada provinsi baru sesuai kemampuan keuangan provinsi. Kemudian siap

Christiandy: Gubernur Tak Pernah Menghalangi PONTIANAK. Disebut-sebutnya Gubernur yang punya otoritas dan menghalanghalangi terbentuknya PKR dengan rekomendasi bersama DPRD Kalbar, diklarifikasi oleh Wagub Christiandy Sanjaya. Tidak benar bahwa Christiandy Sanjaya selama ini pemekaran Provinsi Kapuas Raya di halang-halangi Gubernur. Rekomendasi tersebut tidak pernah dicabut sejak Gubernur sebelumnya hingga sekarang, jawab Cristiandy kepada Equator, pekan lalu (5/4) di DPRD Kalbar. Dia juga tidak punya kewenangan intervensi soal rencana pemanggilan Milton Crosby selaku Koordinator Tim Pemekaran PKR oleh DPRD Kalbar.

Halaman 6

Halaman 6

Usulan di Musrenbang Dibatasi Anggaran Lampaui Kemampuan APBD Kalbar

PT PLN (Persero) Area Pontianak

Wagub Christiandy Sanjaya membuka Musrenbang RKPD Kalbar 2013 di Kantor Walikota Singkawang, kemarin (9/4).MORDIADI

SINGKAWANG. Usulan pembangunan 14 kabupaten/kota dipastikan akan melampui kemampuan APBD Kalbar. Karena itu perlu ditentukan skala prioritas. Bila masih juga tidak mampu akan dibawa ke tingkat Nasional. Saya yakin usulannya di atas kemampuan APBD kita, maka di sinilah (Musrenbang Provinsi, red) dibicarakan prioritas-prioritas seperti apa, supaya pembangunan efektif dan efisien, kata Wagub Drs Christiandy Sanjaya.SE,MM, usai membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kalbar 2013 di Kantor Walikota Singkawang, kemarin (9/4).

Musrenbang RKPD Provinsi yang dihadiri kepala daerah 14 kabupaten/kota di Kalbar beserta jajarannya itu merupakan sarana untuk menampung aspirasi pembangunan dari masing-masing daerah. Selain itu, sebagai rangkaian dari Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan dan kabupaten/kota. Biasanya APBD kita itu terbatas dibandingkan kebutuhan dan banyak usulan masyarakat di atas kemampuan APBD. Kalau ada yang tidak mampu akan kita bawa ke Musrenbangnas. Dan biasanya juga tidak seratus persen mampu, karena APBN juga terbatas, terang Christiandy.

Halaman 7

HUT ke-66 TNI Angkatan Udara di Lanud Supadio

Pertahankan Keutuhan Wilayah Dirgantara RI

Injet-injet Semut PKR, Berakhir dengan Gigit Jari -- Untung ndak ngisap jempol cam bayi.

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

BILA raungan pesawat-pesawat tempur Hawk membelah angkasa setiap harinya secara bersamaan, itu adalah latihan rutin untuk mengawal udara Kalbar. Tentu saja, mengoperasikan pesawat atau alat utama sistem senjata (Alutsista) secara maksimal,punya nilai manfaat yang tinggi bagi terselenggaranya tugas TNI Angkatan Udara. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah dirgantara nasional dan penegakkan hukum di udara bersama-sama dengan segenap komponen kekuatan pertahanan lainnya. Saya mengingatkan bahwa operasi penerbangan militer tidak mungkin akan bebas dari risiko. Jika gagal dikelola akan menimbulkan

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

potensi terjadinya incident atau accident yang secara langsung akan menurunkan kesiapan operasi tempur yang memang masih terbatas ungkap Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat dalam sambutan pada upacara peringatan Ke-66 Tahun Angkatan Udara. Sambutan dibacakan oleh Kadisops Lanud Supadio Letkol Pnb Tjahya Elang Migdiawan di Apron Lanud Supadio, Senin (9/4). Kami sadari bahwa untuk mencapai zero accident bukan pekerjaan yang mudah, perlu ada upaya yang sungguh-sungguh, terpadu, bersinergi terus menerus dan berkelanjutan, tuturnya.

Halaman 7

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Kadisops Lanud Supadio Letkol Pnb Tjahya Elang Migdiawan inspeksi pasukan pada upacara HUT TNI AU.ISTIMEWA

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000, -


2

INTERAKTIF

Selasa,10 April 2012

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Harian

HP : 081345479682

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com Jawa Pos Media Group

4GXKUK77

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Redaktur Pelaksana: Hamka Saptono. Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Samsul AriďŹ n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Kota Pontianak: Kiki Supardi, Sahirul Hakim, TauďŹ q. Kubu Raya: Yuniardi. Biro Mempawah: AlďŹ Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria. Website: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Koord), Julia Novitasari. Iklan:A Jaiz (Koord) Uray Kamaruzaman, Darussalam, Jenggo, Deny A . Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Kiki Rizky. Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

EQUATORIAL

Tanpa dilandasi komitmen berpihak untuk kemajuan rakyat, hasilnya akan sia-sia. Kebijakan ditinggalkan begitu saja. Hampir lima tahun berproses, ternyata hasilnya masih nihil. Demikian nasib rencana pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR) yang tidak masuk daftar paripurna 19 Daerah Otonomi Baru (DOB) DPR-RI pada 11 April 2012. Perjuangan berbagai elemen di wilayah timur Kalbar meliputi Kabupaten Sanggau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu dan Sekadau, belum membuahkan hasil. Kesempatan masih untuk membelah Kalbar menjadi dua dengan mewujudkan PKR, sebagai bagian dari solusi tertinggalnya wilayah timur. Namun waktunya cukup jauh, periode 2014-2019 atau setelah terpilihnya kembali para wakil rakyat untuk periode lima tahun mendatang. Momentum itu seiring dengan telah berjalannya suksesi Pilgub Kalbar. Menunggu memang pekerjaan yang membosankan. Penantian panjang mayoritas masyarakat di lima kabupaten itu untuk mewujudkan PKR, tidak dapat ditebus dengan apapun. Harapan untuk bisa hidup lebih sejahtera dengan segala kemudahan fasilitas publik dan infrastruktur, kembali kandas. Apa penyebab PKR tak kunjung terlaksana? Semua upaya telah ditempuh, termasuk menghadirkan Panitia Kerja (Panja) DPR-RI ke Sintang. Riset sudah dilakukan sebanyak dua kali. Malah yang terakhir kali disesuaikan dengan persyaratan administrasi PP 78 Tahun 2007. Hasilnya, PKR sangat layak dibentuk. Dalam kondisi tersebut mulai timbul saling menyalahkan. Masalahnya sepele saja tetapi bermuatan politis terkait surat persetujuan dan keseriusan dari Pemprov dan DPRD Kalbar. Yang menggelikan lagi, persoalan kop surat yang dipersoalkan. Surat bupati Sintang setahun mengendap di Pemprov..! Sangat relevan kiranya pernyataan anggota DPR-RI dari Dapil Kalbar, Ir H Zulfadhli yang menyatakan, masyarakat di wilayah timur Kalbar dikorbankan. Sekilas sudah dapat ditebak bahwa wilayah timur Kalbar memiliki magnet kuat dalam pemenangan Pilgub 2012. Jika PKR terbentuk sebelum Pilgub itu maka hampir dapat dipastikan akan mengurangi dukungan. Soal ini tentu saja ada unsur politisasi. Pun demikian masyarakat di wilayah Timur Kalbar tidak akan berpangku tangan melihat kenyataan yang ada. Tidak direalisasikannya PKR tetap saja akan berimbas pada berkurangnya kepercayaan publik terhadap kinerja Pemprov Kalbar saat ini. Alasan apa lagi yang hendak dikemukakan apabila rakyat sudah mulai berpaling. Semoga saja pada kepemimpinan Kalbar berikutnya diperjuangkan PKR. Tidak ada kata terlambat, sebab PKR sudah harga mati, tidak bisa ditawar-tawar lagi.***

Rumah Sakit

2KP-QTWRUK

085246778438 5-4-2012

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM 767999

10.52

/QJQP&KRGTJCVKMCP Assalamualaikum Pak Wali. Tempat kami di Nipah Kuning, khususnya di arah TPS dan jembatan batas Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya belum ada air leding, mohon diperhatikan Pak. 082155254476 6-4-2012

08.46

Masalah perkara tanah masih belum ada kepastian hukum tetap alias seri, samping SPBU dalam proses banding, sudah dibilang menang. Kalau menang pasti ada surat putusan PT atau MA perintah untuk eksekusi bro. Kenapa marah dan melaporkan pemilik tanah memasang papan plang tanah masih dalam perkara/sengketa. Ini kan kedua belah pihak tidak boleh melakukan aktivitas di atas tanah dalam sengketa. Pihak penggugat tetap menunggu kepastian hukum. 085252468110 6-4-2012

M

20.46

ASALAH KITA

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memang tidak jadi naik per 1 April. Tapi ini hanya penundaan sesaat, karena keputusan rapat paripurna DPR, Sabtu (31/3) dini hari, justru menunjukkan kelihaian politisi Golkar melakukan manuver politik dan akhirnya menang . Pasal 7 ayat 6 UU 22/2011 tentang APBN 2012 menyatakan, Harga jual eceran BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan ingin dikunci PDIP, Gerindra dan Hanura tanpa penambahan apapun. Ini berlawanan dengan sikap Demokrat. Tapi dengan mudahnya skenario atau opsi yang ditawarkan Demokrat dijungkirbalikkan lewat opsi dari Golkar. Opsi itu adalah Pasal 7 ayat 6 ditambah ayat 6A bunyinya, Dalam hal harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude oil Price/ICP) dalam kurun waktu berjalan mengalami kenaikan atau penurunan lebih dari 15 persen dari ICP yang diasumsikan dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012, Pemerintah berwenang melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi dan kebijakan pendukungnya. Dengan catatan di pasal penjelasan, kenaikan dan penurunan yang terjadi adalah dalam kurun enam bulan. Keputusan ini membuat publik semakin bingung, apakah BBM boleh dinaikkan setelah enam bulan, atau bisa sebelum enam bulan kalau tiba-tiba ICP mencapai 15 persen. Di sisi lain, BLSM tidak jadi dibagikan karena harga BBM tak jadi naik. Padahal, sekarang hargaharga sudah naik begitu ada rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Pendapat Anda?

T

ANGGAPAN

BBM batal naik/batalnya pemerintah dalam segala program/berpura-pura supaya mahasiswa senang. Tetapi di balik semua itu hanya sandiwara? Lihat ja 085245519512 4-4-2012 08.19

 577868

Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK

Laporan Harga Komoditi Kota Pontianak (Pasar Flamboyan, Dahlia, dan Teratai)

Dikeluarkan 2 April 2012

Dikeluarkan 31 Maret 2012

Doc Broiler Final Stock/ekor Broiler Hidup/Kg Ayam Buras Hidup/Kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Starter/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/Kg Pakan Pedaging Finisher/Kg Kulit Sapi/Kg Kulit Kambing/Lembar

Distributor (Rp)

Eceran (Rp)

6.000 16.000 50.000 67.500 65.000 70.000 16.000 5.500 5.400 4.250 6.000 5.800 -

6.500 18.000 70.000 72.000 70.000 80.000 18.000 5.700 5.600 4.500 6.500 6.000 7.500 20.000

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar

Pendidikan Anti Korupsi (2)

20.08

Apa benar pemasangan pin anti korupsi oleh Polda Kalbar, institusi kepolisian Polda Kabar tidak lagi korupsi. Ini bagaimana kasus laporan oknum jaksa tentang masalah penggelapan barang bukti truk yang dirampas negara KB 9xxx AC oleh direktur bank hingga sekarang belum ada dijadikan tersangka. Kami masyarakat menunggu tindakan preventif hukum yang dilakukan penyidik. Ini jelas direktur bank telah menggelapkan barang bukti milik negara, yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung RI Nomor 1798/Pid.Sus.K /2010./31 /10/2010.

Jenis Komodi

RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

PDAM

081352028655 5-4-2012

5WFCJ&KDKNCPI/GPCPI

Kapuas Raya Tinggal Cerita

TELEPON PENTING

Tingginya korban kecelakaan lalu lintas (Lantas) di jalan raya menurut Dirlantas Polda Kalbar menunjukkan lantas di Indonesia masih buruk, disebabkan ketidaktahuan serta ketidakpahaman masyarakat dalam ber-lantas dengan baik dan benar. Kalau betul apa yang diungkapkan tersebut, yaitu masyarakat tidak tahu dan tidak paham ber-lantas bisa iya juga bisa tidak. Sebab, setiap pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), yang sudah pasti paham tata cara ber-lantas di jalan raya. Katakanlah benar masyarakat tidak paham, bisa saja disebabkan berbagai hal, antara lain UU Nomor 29/2009 ada yang tidak benar dan membingungkan masyarakat, seperti: (1) kendaraan roda dua di lajur kiri, otomatis boleh mendahului di sebelah kiri yang seharusnya di sebelah kanan. (2) lampu utama kendaraan roda dua wajib nyala siang- malam hingga klakson tak berguna, yang seharusnya berfungsi sebagai penerangan di waktu malam atau kabut. Selain itu, sulit membedakan rombongan yang harus didahulukan. Saran, revisi UU 29/2009.

Jenis Komodi Beras Pandan Wangi Beras Kampung Minyak Goreng Daging Sapi Daging Ayam Telur Ayam Gula Pasir Kacang Tanah Bawang Merah Cabe Merah Cabe Rawit Kacang Panjang Kentang Kubis Wortel

Harga Eceran 10.000 8.500 11.500 78.000 26.000 1.150 11.000 16.000 14.500 39.000 56.500 5.000 8.000 8.000 8.000

Sumber : Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pontianak

Oleh : Fatkhur Rohman Metode pengajaran merupakan hal yang perlu diperhatikan. Pengajaran bukanlah sekedar proses guru mengajar, tetapi yang utama adalah bagaimana siswa bisa belajar. Dan ilmu korupsi tidak cukup sekedar proses ceramah monolog penyampaian definisi korupsi, koruptor, dampak maupun sanksi. Siswa sebenarnya sudah merasa jenuh terhadap masalah itu, karena secara real mereka melihat fenomena korupsi yang tidak pernah berhenti bereproduksi, beregenerasi dan bermutasi. Siswa perlu diberikan stimulus untuk mampu berpikir (learning to think) tentang korupsi dan dampaknya, menganalisa kasus-kasus korupsi dan kemudian dibawa dalam diskusi panel. Artinya dalam pendidikan anti korupsi, guru sekedar memberikan stimulan dan kemudian siswa mengembangkan materi permasalahan. Siswalah yang secara aktif saling bertukar informasi, pendapat bahkan unsur-unsur pengalaman secara teratur. Hal yang kemudian perlu dilakukan adalah proses grounded study. Studi lapangan ini penting untuk mengumpulkan fakta dan data, bahwa korupsi memang sudah demikian membudaya di tanah air. Para siswa perlu diajak melihat fenomena kemiskinan, kesusahan dan tingginya ongkos ekonomi dikarenakan tindakan korupsi. Siswa perlu pula melakukan survei dan pengamatan kondisi pelayanan di beberapa instansi yang masih marak dengan praktik korupsi. Para siswa kemudian mendiskusikan, mencari akar masalah, bersepakat untuk menawarkan alternatif pemecahan masalah dan rekomendasi yang bisa diberikan. Grounded study ini akan memberikan dua manfaat. Pertama, menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang tinggi pada siswa melalui the joy of discovery yang mereka lihat dari pengamatan akan faktafakta sekitar korupsi. Kedua, membiasakan siswa

d i dik terbiasa kreatif dan inovatif, serta berorientasi pada keinginan untuk tahu (curiosity) melalui proses diskusi dan penyusunan rekomendasi yang mereka lakukan. Tindakan lebih lanjut adalah perlunya dibuat regulasi, rule of the game yang disertai dengan mekanisme reward and punishment di sekolah untuk mendidik, dan membiasakan para siswa taat aturan. Pendidikan anti korupsi adalah upaya pembentukan karakter yang menekankan pada pembiasaan, bukan indoktrinasi atau sekedar hafalan kognitif. Sehingga perlu dibuat aturan jelas tentang sanksi bagi mereka yang melakukan korupsi waktu (terlambat masuk kelas), kolusi (menyontek), berbohong, mencuri dan perilaku tidak terpuji lainnya. Begitu juga tersedia penghargaan bagi mereka yang benar-benar melakukan tindakan bebas KKN di sekolah semisal; jujur, taat aturan dan disiplin waktu. Perlu menjadi perhatian juga dalam sistem evaluasi dari proses belajar. Pendidikan anti korupsi adalah proses transfer nilai (values) yang lebih menekankan pada aspek sikap, moral dan karakter serta bervisi jangka panjang. Berbeda dengan mata pelajaran eksakta yang sekedar menggunakan metode classical, pemberian tugas rumah (PR) dan kemudian dilakukan ujian akhir. Bilamana sistem evaluasi dalam pendidikan anti korupsi masih seperti ini, maka niscaya nasibnya akan sama deng an prog ram pendidikan indoktrinasi sebelumnya semacam PPKN, Pendidikan Moral Pancasila, atau bahkan Pendidikan Agama, dimana itu semua hanyalah orasi di dalam kelas namun tidak mendapatkan hasil keluaran nyata. Pendidikan etika dan moralitas akhirnya sekedar tersudut ke dalam ruang-ruang kognisi hafalan, rumusan derajat pa-

hala dan dinilai dengan raihan nilai ujian akhir. Pendidikan anti korupsi mungkin bisa menjadi demikian bilamana regulasi dan institusi pendidikan tidak mampu merumuskan orientasi pendidikan yang lebih komprehensif. Sementara itu, akhirnya kasus-kasus korupsi tetap semakin marak karena siswa-siswa yang dahulunya hafal ilmu anti korupsi justru menjadi kader-kader koruptor baru. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, hal yang perlu dievaluasi pada awal adalah sekolah secara kelembagaan itu sendiri. Bagaimana sekolah bisa menjadi pelopor gerakan anti korupsi, padahal di sekolah (dan institusi pendidikan secara umum) sendiri masih marak praktik-praktik korupsi. Tidak bisa dipungkiri sangat marak isu di dunia pendidikan tentang manipulasi dana BOS, uang gedung, atau uang pengadaan barang sekolah. Begitu pula dengan kinerja guru pengajar yang masih rendah dan sering terlambat masuk ke kelas. Bila berbagai penyimpangan itu tidak bisa diberantas, maka akan muncul kesenjangan antara idealitas visi pendidikan anti korupsi dengan realitas kondisi yang ada di dunia edukasi. Dan dikhawatirkan akan menimbulkan sikap apatisapriori di dalam diri siswa karena sekolah tidak mampu memberikan keteladanan kepada anak didik. Merujuk pada nasihat Bapak Pendidikan Indonesia KH Dewantara, sekolah dan guru yang tidak bisa memberikan contoh keteladanan (ing ngarso sung tulodho) m a k a a k a n m e ny e b a b k a n siswa mendapatkan bahaya dan kecelakaan (nyaru beboyo lan ciloko) di kemudian harinya. (habis)

Penulis aktif di gerakan anti korupsi, tinggal di Kabu-


3

PRO PONTIANAK

Kopi Pancong Tunggu Harga Kentang Turun PONTIANAK. Sudah tidak rahasia lagi jika semua orang menginginkan harga serendah mungkin untuk barang-barang yang ingin dimiliki. Terutama bagi para ibu rumah tangga yang berharap Sri Sukarni. DINA bahan pokok yang akan dihidangkan di rumah yang dijual di pasar dapat diraih dengan harga serendah mungkin. Saat berbelanja di pasar, Kepala Sekolah TK Kesuma Jalan Langgar Haji Ali, Sri Sukarni menceritakan, kisahnya saat berbelanja di salah satu pasar tradisional di Kota Pontianak. Suatu pagi saat melakukan transaksi di salah satu toko sayur-sayuran, sang penjual dengan ramahnya juga melayani para pembeli di tokonya yang cukup lengkap. Salah satu pembeli yang juga perempuan menanyakan harga kentang dan menawar kepada toke pemilik toko. Berapa kg kentang ni ke, kata sang ibu kalem. Rp. 10 ribu, jawab toke sembari tersenyum. Kalau Rp. 8 ribu saya ambil satu kg ke, tanya ibu itu lagi. Sambil mengibas-ngibaskan alat pengusir lalat di sayur dan ikan jualannya, sang toke lantas menjawab. Boleh, ibu pulang dulu, nanti kalau harga kentang sudah delapan ribu, saya telepon ibu di rumah, terang sang toke lagi. Si ibu langsung melenggang pergi. (dna)

Lomba Cipta Menu Gizi Seimbang

Kurangi Konsumsi Beras

PONTIANAK. Mewujudkan sinergisitas ketahanan pangan, Tim PKK Kota Pontianak menggelar lomba cipta menu beragam gizi seimbang dan aman. Kegiatan yang diikuti 22 kelurahan dari 29 Kelurahan ini, berlangsung begitu meriah. Tujuannya agar memberi motivasi kepada masyarakat Kota Pontianak agar dapat mengolah menu berbahan lokal menjadi makanan yang dapat dikonsumsi keluarga, ungkap Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pontianak, Suryatmi, pada wartawan di Rumah Dinas Walikota, Senin (9/4). Berbasis bahan lokal, menurut Suryatmi, karena bahan makanan yang bukan dari bahan beras dan terigu maupun olahannya. Sehingga masyarakat diajarkan dapat mengolah jagung, ubi, kentang, keladi dan bahan lainnya yang mudah diperoleh di lingkungan masyarakat menjadi sebuah makanan yang lezat dan sehat. Hal ini pula sebagai bentuk dan usaha pemerintah melalui PKK dalam mengurangi konsumsi beras. Pemanfaatan pangan lokal, katanya. Secara nasional, program pengurangan konsumsi beras dengan target setengah persen pertahunnya, merupakan target pemerintah Kota Pontianak dalam mencapai angka tersebut. Karena untuk konsumsi beras di Kota Pontianak sendiri, mengandalkan pasokan dari luar Kalbar. Dalam satu tahun untuk pasokan beras, khusus untuk Kota Pontianak saja hanya mencukupi 3 hari. Sedangkan konsumsi beras Kota Pontianak sendiri lebih tinggi dari rata-rata nasional, dengan data 104,36 persen untuk Kota Pontianak lebih tinggi untuk tingkat rata-rata nasional yang mencapai 100,76 persen, paparnya. Ia berharap, adanya lomba ini setidaknya bisa mengampanyekan untuk menurunkan konsumsi beras di Kota Pontianak. Mengingat bahan-bahan pengganti beras sangat mudah ditemukan di Kota Pontianak, hingga masyarakat tidak lagi mengonsumsi beras. (dna)

DEALER RESMI SEP DEALER AMAN

EDA MOTOR HONDA DAN TERPERCAYA

PNS A T S E I F DP

Pr oses CEPAT, MUDAH & MURAH

800*rb ANGS * 465rb

IDEAL MOTOR Jl. Sisingamangaraja No. 54-56 PONTIANAK Telp. (0561) 736149, 730856

DP

TER TUKAR IMA TAMB AH

750*rb

ANGS

475*rb

*Syarat & ketentuan berlaku

- PENJUALAN - BENGKEL RESMI - SPARE PARTS ASLI

Selasa, 10 April 2012

Dishub Anggarkan Rp 400 Juta Pasang CCTV

Monitoring Arus Lalu Lintas PONTIANAK. Arus lalu lintas di Kota Pontianak yang mulai padat, memang perlu pengaturan dan monitoring secara terus menerus. Mengatasi kemacetan yang bisa terjadi setiap waktu, Dinas Perhubungan Kota Pontianak memasang Closed Circuit Television (CCTV) senilai Rp 400 juta melalui APBD Kota Pontianak tahun 2011 pada sejumlah perempatan jalan Kota Pontianak. Bahkan empat CCTV yang sudah dapat beroperasi berada di Bundaran Untan, Simpang Jihad, Tanjung Raya 1 dan depan BNI arah menuju pelampung. Keempat alat ini berperan penting bagi daerah-daerah di Kota Pontianak yang dianggap rawan terhadap arus lalu lintas. Sehingga dapat dimonitor dan langsung dilaporkan pada Polres terdekat, ungkap Sekretaris Dishub Kota Pontianak, Zulkii, pada wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/4). Dikatakan Zulkii, sebelumnya di tahun 2008, Dishub juga memasang empat alat yang sama di Simpang Pattimura, Parit Besar, simpang Hotel Garuda dan Simpang pasar Flamboyan. Namun alat yang terpasang mengalami kerusakan, hingga kini masih dalam tahap perbaikan. Sehingga empat lokasi tadi, tidak lagi dapat memonitoring lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar CCTV. Empat alat yang pernah kita pasang tahun 2008, kini sedang mengalami kerusakan. Sekarang alatnya sudah kita

kirim ke Jakarta. Sementara di empat titik yang tadinya kami pasang CCTV, tidak dapat kami pantau. Namun dari pihak Kepolisian tetap ada di empat titik tersebut, jelasnya. Selain memonitoring aktivitas pengendara di beberapa perempatan tersebut. CCTV juga dikatakan Zulkii, dapat mengetahui dengan cepat

keadaan di perempatan tersebut. Macet atau tidak, hingga mempermudah pihak kepolisian mengatasi macet yang sebelumnya dikoordinasikan terlebih dahulu oleh Dishub. Kalau ada kemacetan kami sudah dapat mengetahui, dan langsung menghubungi Polres terdekat. Sehingga pantauan yang

mudah dapat kami lakukan. Meski demikian para petugas juga sebenarnya disiagakan di beberapa ruas jalan yang ramai, katanya lagi. Dengan adanya CCTV di beberapa ruas jalan ini, Zulkifli mengaku sangat efektif dalam membantu pihak Kepolisian dalam mengatur lalu lintas. Yang penting kami se-

lalu berkoordinasi membantu masyarakat dalam menikmati kelancaran beraktivitas di jalan. Meski demikian, beberapa alat CCTV ini tidak dapat dilakukan 24 jam mengingat keterbatasan pegawai. Sehingga CCTV beroperasi mulai dari jam 07.00 WIB pagi hingga 17.00 WIB sore, pungkasnya. (dna)

Segera Bangunkan Pasar Flamboyan PONTIANAK. Ketua Komisi B DPRD Kota Pontianak, Satarudin, mendesak Pemkot Pontianak segera membangun Pasar Flamboyan. Karena kondisinya sudah sangat kumuh dan jorok. Kita sudah menganggarkan dana membangun Pasar Flamboyan Rp 23 miliar dari APBD, jadi kita meminta pada Pemkot secepatnya membangun Pasar

Flamboyan. Karena banyak masyarakat yang sudah mengeluh dengan kumuh dan joroknya pasar tersebut, kata Satarudin, pada Equator, Selasa (27/3). Jika memang ada orang yang tidak suka Pemkot membangun kembali Pasar Flamboyan. Artinya mereka akan berhadapan dengan masyarakat Kota Pontianak, karena masyarakat

sudah merasa tidak nyaman lagi berbelanja dan berjualan di Pasar Flamboyan. Kalau pasar sudah bagus, rapi, dan bersih, yang enak jelas kita juga yang belanja disana dan berjualan. Tidak wajar kalau pasar tradisional kelihatan kumuh dan jorok. Makanya harus segera di perbaiki, tidak enak kalau dilihat

orang luar, masak pasar tradisional gayak gitu, kan kita yang malu, ujarnya. Sataruddin juga mengatakan, kalau Pasar Flamboyan sudah bagus, Pemkot hendaknya mengutamakan janjinya pada pedagang lama. Jadi tidak ada istilah orang baru yang menempati ruang baru nanti. Nah, kalau

masalah teknis pembangunan kita serahkan kepada Dinas yang terkait bagaimana bentuknya, katanya. Satar berharap, Pasar Flamboyan segera dibangunkan karena sudah tidak layak lagi untuk tempat berjualan. Jadi kita semua harus dukung Pemkot untuk segera bangun pasar Flamboyan, imbaunya. (hak)

Pemkot Kucurkan Dana Rp 899 Juta

Bangun Ruang Tahanan Wanita PONTIANAK. Minimnya sarana dan prasarana bagi tahanan wanita, membuat proses penyidikan terhadap sebuah kasus yang melibatkan wanita berjalan lambat. Mempercepat penanganan kasus kriminalitas yang melibatkan wanita, Pemkot Pontianak selama dua tahun anggaran membantu membuat ruang tahanan bagi wanita dan narkoba di Polresta Pontianak Tak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp 899 juta dikucurkan, untuk mendirikan bangunan seluas 200 meter persegi. Dari 200 meter persegi kita mendirikan 6 ruang tahanan, ruang periksa, ruang administrasi dan ruang jemur. Seluruh pembangunan menelan biaya Rp 899 Juta, yang diambil dari anggaran tahun 2010 dan 2011, tutur Ir H Edi Rusdi Kamtono MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pontianak, ditemui di Kantor Walikota. Dikatakan Edi, pembangunan rumah tahanan wanita bermula, ketika Walikota Pontianak melangsungkan kunjungan ke Polresta. Begitu memasuki ruang tahanan, orang nomor satu di Kota Pontianak ini melihat keadaan ruang tahanan para wanita dan tahanan narkoba sangat terbatas. Memenuhi hak masyarakat terutama para tahanan, Walikota berjanji akan memberi-

Ruang tahanan wanita di Rutan Pondok Bambu Jakarta, kini kota Pontianak memiliki ruang tahanan serupa. DINA

kan hibah rumah tahanan, terangnya. Pembangunan rumah tahanan untuk wanita, dan tahanan narkoba oleh Pemkot Pontianak, diakui Edi sebagai bentuk apresiasi Pemkot Pontianak pada Polresta Pontianak. Pihak kepolisian kota itu dianggap memberikan kontribusi, pelayanan publik yang baik pada masyarakat.

Kota Pontianak meraih peringkat keenam dari 10 besar pelayanan publik terbaik se Indonesia. Artinya, peran instansi Polri dalam memberikan pelayanan publik, sebagai salah satu yang masuk kategori penilaian. Inikan termasuk pelayanan, walaupun yang dilayani tahanan. Tapi mereka juga harus diperlakukan manusiawi, kata Walikota Pontianak, H Sutarmi-

dji, SH MHum. Pemerintah juga berkeinginan, ikut merehabilitasi Kantor Polsek Barat yang dinilai perlu diperbaiki. Agar menjadi tempat yang representatif. Ini sebagai bentuk perhatian dari Pemkot terhadap layanan yang diberikan oleh jajaran kepolisian, katanya. Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Muhar-

rom Riyadi mengatakan, ruang tahanan yang ada di Mapolresta memang tidak memadai. Karena hanya berjumlah 4 ruangan saja. Rata-rata tahanan per bulan mencapai 70-an orang. Kita sangat terbantu dengan pembangunan ruang tahanan. Karena memang tahanan narkoba cukup banyak di Kota Pontianak ini, ungkap Muharrom. (dna)


4

Dzikir dan Tabligh Akbar Tingkatkan Keimanan PONTIANAK . Dzikir dan Tablight Akbar memberikan pencerahan rohaniyah sekaligus diharapakan memberikan dampak positif terhadap kualitas keimanan dan keharmonisn umat Islam dan masyarakat Kalbar. Kepala Biro kesejahteraan sosial Drs H Tri Nugroho Susanto MSi saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalbar pada acara Dzikir dan Tabligh Akbar Majelis Dzikir, Shoawat dan Ruqyah Sya Iyah Al-Adaby di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak mengatakan, Dzikir dan Tabligh Akbar yang diselenggarakan ini, hendaknya tidak sekedar dianggap sebagai acara seremonial semata. Akan tetapi yang lebih penting bagaimana dengan Dzikir dan Tabligh Akbar yang dilaksanakan ini mampu memberikan perubahan yang lebih baik terhadap sikap keberagaman. Sehingga memandang agama bukan sekedar ibadah spritual semata, tetapi dikembangkan kepada kesalehan sosial, ungkap Tri kepada wartawan. Ada hal-hal yang harus diperhatikan bersama dalam Dzikir dan Tabligh Akbar. Diharapkankan dapat memberikan pencerahan batin dan dapat menjernihkan hati. Sehingga nantinya hal-hal yang baik dan bermanfaat dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas keimanan umat Islam di Kalbar. Tri juga menjelas-

kan, komponen masyarakat Kalbar agar dapat menyikapi perbedaan dengan arif dan bijaksana. Tidak memperlebar perbedaan, akan tetapi senantiasa mencari persamaan diantara perbedaan yang ada. Serta yang paling penting agar selalu bersilaturrahim, saling memaafkan antara satu sama lain atas segala kesalahan, kekhilafan dan kekeliruan kita masing-masing. Sehingga situasi dan kondisi daerah yang telah aman dan damai ini, dapat membawa kita kepada kerukunan hidup umat beragama yang religius dan sejahtera, jelasnya. Bupati Kabupaten Pontianak H Ria Horsan mengatakan, Dzikir dan Tabligh Akbar merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial keagamaan yang bernuasa religius dan penuh dengan kehikmatan. Menjalin rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang tentunya dapat dipetik hikmahnya secara positif. Oleh karena itu harapan kita bersama dengan diadakan kegiatan ini dapat dijadikan momentum yang membawa angin segar dan pencerahan bagi perkembangan pembangunan daerah dan masyarakat. Selalu bergandengan tangan untuk menyatukan visi dan misi dan derap langkah untuk menatap masa depan yang lebih baik lagi, kata Ria Norsan. Acara Dzikir dan Tabligh Akbar Majelis Dzikir, Sholawat dan Ruqyah Sya Iyah Al-Adaby yang diada-

kan di terminal Bis Sungai Pinyuh mengangkat tema Kalimantan BerDzikir (Refleksi Perjalanan dan Perjuangn untu mengahapi Ridho Allah SWT), pelaksana kegiatan Lembaga pendidikan dan Dakwah

Optimalkan Fungsi Puskesmas Pengaturan

SAMBAS. Beberapa puskesmas di Kabupaten SAMBAS tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Salah satunya kata Ketua Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) Eko Sanjaya, Puskesmas di Kecamatan Teluk Keramat. Ini menunjukkan kelemahan dinas terkait dalam mengkonsep pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan terkesan pemubaziran anggaran, karena setiap tahunnya pasti puskesmas dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk operasional serta perawatan, ungkapnya. KMKS ujarnya, sangat mendukung evaluasi keberadaan puskesmas yang tidak efektif seperti yang dikatakan anggota DPRD Sambas Jone Sen (Equator, Senin (9/4) dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Artinya anggota DPRD turut memperhatikan keefektifan sebuah lembaga pemerintahan untuk

IKLAN BARIS

pelayanan masyarakat, kata Eko kepada Equator, Senin (9/4). Menurutnya, problem yang selama ini dihadapi Dinas Kesehatan mengenai kurangnya tenaga medis dan peralatan, bukanlah persoalan baru di Kabupaten Sambas. Makanya, persoalan itu mestinya sudah lama dapat disikapi oleh Dinas Kesehatan dengan melakukan berbagai langkah, seperti rekrutmen tenaga medis dan penyediaan anggaran untuk pengadaan peralatan kesehatan. Kami kira itu lebih efektif dibanding pembangunan gedung puskesmas, yang pada ujungnya tidak dimanfaatkan, seperti di Kecamatan Teluk Keramat, sindirnya. (edo)

30 x 21 x 14 x 7x

Rp. 7.000/baris Min 3 Baris, Max 5 baris (1 Baris 30 Karakter)

ANGKUTAN UMUM ANTAR KOTA

'3

-XWDDQ

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

'3

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru)

Bantuan Modal

Melalui Lelang Rumah, Jl Soeprapto 7 Dana Cepat cukup Gadai kan BPKB Ptk. LT 1.154, LB 748m2. Hub. BALI- motor/mobil anda Hub : 08125778395 SA: 021-5862667, 081389541501

SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

Biro

Dcari Tkng Masak&bersih2 Wanita Ingin berlangganan Harian Equator di Umur (30-50) bs bhsa mandarin Hub Bengkayang Hub : 085288031117 Hongkong Medistra : 082157069658

Jual Tanah

Jl. Ayani II Gg. Wonodadi II 10m x 20 Ingin berlangganan Harian Equator di m fasilitas lengkap Cash/kredit Hub : Pemangkat Hub : 085386731285 081345019682 Ingin berlangganan Harian Equator Km 13,5 Kec. Kakap dkt Al Sintan. 2 Ha Harga 650jt (nego). Lokasi di Sintang. Hub : 081345184340 Strategis, cocok u Kaplingan. Hub : Ingin berlangganan Harian Equator 08125709077, 0561-7037441. di Sanggau Hub : 085328879844 Ingin berlangganan Harian Equator di Kesehatan Singkawang Hub: 081256056477 NEW..!, Sehat dan Langsing setelah Ingin berlangganan Harian Equator Melahirkan dgn Nutrisi Seluler. Aman U/ibu Hamil & Menyusui di Program di Sambas. Hub : 085245698977 Hingga Berhasil Turun 5-30 Kg. Hub: Ingin berlangganan Harian Equator 082151131899, 085652321777, di Sekadau. Hub : 085652347489 085245664011

Booking: Terminal Lawang KuariSekadau Hub. 0813 4566 6312

DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA PONTIANAK Xenia Dp R Rp. p. 14.050.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran Rp. Rp. 2.583.000.Rp. Rp. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

0561 - 7911322 Graha Pena Equator Lt 3 Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Kubu raya

PD. ANEKA BATU ALAM Menjual :

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

THERAPY REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

Taxi Service

CASH BACK s / d 25 JT

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Pemasangan iklan Hub :

Melayani: - Tiket Bus Ekonomi/Excekutif - Tiket Kapal Laut Antar Pulau - Tiket Pesawat (Semua Maskapai) - Taxi (Carter & Rental) - Jasa Pengiriman Barang dan Uang (Transfer) SKD-PTK via Bus ATS - Jasa Ojek Motor

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH

Lowongan

Dicari kryawan wanita bagian Jual Kapal 3 Buah Butuh Uang Hub penjualan umur max 25th, Avime: 0853 9182 3460 dia, jalan Setia Budi 61A. Hub : 0811568550

Ingin berlangganan Harian Equator di Melawi Hub : 0568-22069

PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

Rp. 200.000 Rp. 150.000 Rp. 125.000 Rp. 100.000

DAUD D BIRO JASA

ce

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock)

BERBAGAI ruas jalan terletak di kawasan pasar Sungai Durian, Sintang terlihat semrawut pada jam-jam tertentu. Khususnya pada pagi hingga siang setiap harinya. Kondisi itu disebabkan, karena parkir kendaraan yang tidak teratur. Bahkan ada yang seenaknya memarkirkan kendaraan masuk ke badan jalan. Hal itu, kerap kali dilakoni para truk pengangkut berbagai barang, ketika melaksanakan bongkar-muat. Parkir cukup teratur. Tapi banyak yang bandel, terutama truk-truk pengangkut barang-barang. Mereka kan mampir sebentar saja, tapi parkirnya terkesan sembarangan, tutur Yudi salah seorang warga kota Sintang kepada Equator, kemarin. Ia berharap, mencermati kondisi demikian. Terlebih lagi dalam kondisi banjir sekarang ini. Keberadaan petugas di beberapa titik jalan tersebut, sangat diharapkan untuk mengatur arus lalu lintas tersebut. Banjir begini, akses jalan ada yang tak bisa dilalui. Nah, perlu pengaturan lah, biar tidak semrawut. Terkadang sempat macet, karena parkir yang tak teratur, pungkasnya. (ton)

Tarif Paket Umum

Tarif Iklan Baris

Undangan & Souvenir tak

Jual Kapal

Kabupaten Pontianak, kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Pontianak, Camat Sungai Pinyuh, Ketua Panitia Dzikir dan Tabligh Akbar. (dna)

Lalu Lintas Perlu

LARIS

Jual Rumah

Al-Adaby Pontianak Majelis Dzikir, Shalawat dan Ruqyah Syar iyah. Selain dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalbar, Bupati Kabupaten Pontianak, acara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD

DP 10% S/d 4 Th

G r a Max Grand n d PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

ERLIZA TR ANSPORT

ANTAR JEMPUT PONTIANANAK - SIN TANG - PUTUSSIBAU

Jl. Kom Yos Sudarso

SEDOT WC Hub: Telp. (0561) 7186955 085210738368 (Lita)

Fasilitas: 1 Unit instalasi pengolahan IPLT 2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

Berangkat : Pagi, Jam 10:00 WIB

Sore, Jam 16:00 WIB BOOKING TIKET :

PONTIANAK. Meski baru sekitar 50 persen, namun Puskesmas yang berada di Kecamatan Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu sudah dikerjakan dan akan beroperasi pada bulan Juli tahun ini. Kepala Dinas Kesehjatan Kalbar, Andy Jap mengatakan, Puskesmas Rawat Inap dengan 10 tempat tidur dan 4 unit rumah medis sudah disiapkan. Sementara untuk paramedis melalui dana APBN-P tahun 2011 sebesar Rp5 miliar termasuk dengan paket alat-alat medis juga sudah disiapkan. Untuk pengerjaan sudah 50 persen, namun memang masih banyak yang harus dilengkapi lagi, tapi Juli ini sudah siap beroperasi, ungkap Andy kepada equator, Minggu (8/4). Peninjauan Puskesmas sendiri, diakui Andy Jap saat roadshow dari Putussibau menuju puskesmas Banua Martinus, kemudian dilanjutkan ke puskesmas Lanjak diteruskan ke puskesmas Nanga Kantuk, Puskesmas Badau dan terakhir peninjaukan ke puskesmas Puring Kencana. Sementara roadshow dilanjutkan ke RSUD Diponegoro Putssibau ke Puskesmas Nanga Kantuk yang kesemuanya terdapat lima Puskesmas dan merupakan Puskesmas kriteria DTPK (Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan). Jadi harus diprioritaskan, cuma di Puring Kencana saja yang belum ada kantornya, maka periode PTT berikutnya yang akan dilaksanakan di tahun mendatang akan diprioritaskan ke sana. Apalagi sudah ada Puskesmas rawat inap, jelas mantan Dirut RS Kabupaten Sanggau ini. Andy Jap juga mengatakan dari hasil kunjungannya kelima Puskesmas tersebut, diakui masih perlu penambahan sarana alat kesehatan terutma Emergency-set, Poned-set, cold-chain vaksin, alatalat laboratorium. Selain juga tenaga-tenaga medis-paramedis, khusus di Badau, RS bergerak sudah akan siap dioperasionalkan. Untuk Puring Kencana sedang dibangun Puskesmas rawat inap, diharap pula Pemda Kapuas Hulu bisa menyiapkan genset untuk operasionalnya nanti, harap Andy Jap. Sementara itu harapan adanya kesiapan pembangunan puskesmas di Puring Kencana agar tetap memperhatikan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu disekitar Puskesmas. Jadi petugas, baik dokter maupun bidan tidak saja pasif berada di Puskesmas, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Bisa saja karena keterbatasan perekonomian, ada yang tidak bisa mencapai Puskesmas karena buruknya jalan atau memang tidak ada biaya hingga ke Puskesmas sementara mereka memerlukan bantuan dokter atau bidan, kata Ikhwani A Rachim, anggota Komisi D DPRD Kalbar. Ketua DPW PAN Kalbar ini mengatakan, peningkatan kualitas kesehatan oleh Dinas Kesehatan juga dilakukan dibeberapa daerah lainnya yang masih memerlukan Puskesmas dan pelayanan kesahatan lain. Seperti peralatan medis yang lebih lengkap serta para bidan dan dokter yang ditempatkan di beberapa daerah terpencil. Harapan untuk adanya para medis di lingkungan masyarakat akan sangat membantu masyarakat mengatasi masalah kesehatan di lingkungan mereka. Dukungan Pemda di masing-masing daerah terhadap pembangunan Puskesmas juga harus dilakukan, agar tetap bersinergis dan bermanfaat. Perhatian tidak saja terhadap pembangunan Puskesmas dan peralatan, tetapi juga untuk tenaga medis termasuk dokter dan bidan, tegas Ikwani. (dna)

Selasa, 10 April 2012

BOOKING TIKET :

Puskesmas Puring Kencana Segera Berfungsi

KALBAR RAYA

PONTIANAK Jln. KH Ahmad Dahlan

- 0821 5515 5575 - 0821 5515 5595 - 0857 5065 5900

Melayani : Carter Dalam & Luar Kota

- Tiket

PUTUSSIBAU Jln Lintas Selatan No. 76 Kedamin Hilir, Putussibau Selatan

- 0821 5515 5565 - 0856 5451 7988

Pesawat

- Menerima Pengiriman Barang

ARIS Transportasi Pontianak - Sintang PP

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655 Hp : 081256271689 081257488955 Pontianak Kantor Pusat : Jl. Tabrani Ahmad Komp : Hasia Permai No. B 8

Sintang : Hp : 082152599899 085750111101 ( Pasar Inpress)

Pemasaran & Iklan

Referensi Promosi Dunia Usaha TERPERCAYA

GRAHA PENA EQUATOR Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


PEMILUKADA 2012

5 Parpol Non-Parlemen Tolak Revisi UU Pemilu

Jakarta. Revisi Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu dinilai merugikan partai politik (Parpol) yang tidak duduk dalam parlemen. Perilaku DPR dinilai tidak aspiratif itu disikapi dengan aksi di depan Gedung DPR RI Senayan, Senin (9/4). Aksi ini digelar parpol non-parlemen yang tergabung dalam Barisan Partai Non-Parlemen (Banter). Banter terdiri dari PBB, PKNU, PDS, PKPI, PDP, PKDI, PPDI, Patriot, PIS, P3I, PPN, Merdeka, PNIM, PMB, RepublikaN, terang Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), BM Wibowo dalam rilisnya kepada Equator, Senin (9/4). Dengan aksi bersama ini, PBB menyatakan penolakan atas beberapa perubahan yang dilakukan DPR dan berpotensi menimbulkan kekisruhan. Pertama, menegaskan kembali penolakan atas Perubahan UU APBN, yang memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM dengan syarat-syarat tertentu. PBB mendukung pengajuan judicial review atas tambahan ayat 6a pada pasal 7 UU APBN No 22/2011. Bila judicial review itu ditolak, maka PBB akan tetap melakukan aksi sebagaimana sebelumnya, agar harga BBM tidak dinaikkan, tegasnya. PBB juga menolak revisi atas UU Pemilu 10/2008 yang belum genap berusia 4 tahun. DPR RI harus menghentikan praktik menghambur-hamburkan uang negara hanya untuk melakukan perubahan yang tidak perlu terhadap UU, apalagi bila perubahan itu justru lebih buruk dan rawan memicu konflik horizontal. Dikatakannya, perubahan ketentuan peserta pemilu dengan membedakan parpol yang memiliki kursi DPR RI otomatis ikut pemilu, dan yang tidak memiliki kursi harus diverifikasi KPU dengan syarat diperberat, adalah tindakan diskriminatif persekongkolan 9 parpol DPR untuk mengurangi pesaing, sehingga harapan untuk perbaikan kualitas DPR semakin sulit terwujud. Hal lain yang sangat berbahaya terangnya, penerapan threshold secara nasional, yang berarti suara sah nasional digunakan untuk menentukan ada tidaknya kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Padahal, kertas suara dan kotak suara ketiganya berbeda. Perlu diketahui, komposisi kursi DPRD sangat berbeda dengan DPR RI, ingatnya. Sebagian parpol yang memiliki kursi di DPR RI ungkapnya, justru tidak memiliki kursi di sebuah DPRD. Dengan perubahan aturan, parpol-parpol yang sebenarnya gagal di sebuah daerah, akan mendapatkan kursi gratis dari parpol yang tak lolos threshold nasional. Dengan kedekatan hubungan emosional antara pemilih dan calon di sebuah daerah, maka praktik ini akan menimbulkan bentrok antar masyarakat, prediksinya. Belum lagi, kenyataan bahwa tidak semua parpol memiliki calon di seluruh kabupaten/kota, sehingga dapat terjadi kursi dialihkan kepada parpol yang tak memiliki calon atau pengurus di suatu daerah. Menimbang urgensi dari perubahan yang tidak menyentuh hal substansial, seperti diskualifikasi bagi parpol pelaku money politic, dan potensi kekisruhan serta meningkatnya ketidakterwakilan, maka PBB meminta DPR dan presiden agar menghentikan upaya perubahan UU Pemilu. Cukup gunakan UU 10/2008, yang sebagian pasalnya belum pernah digunakan, sehingga uang rakyat dapat dihemat, harapnya. Bila DPR tetap melakukan perubahan terhadap kedua hal di atas, maka PBB bersama parpol lain dalam Banter akan melakukan uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga nasib perubahan UU Pemilu ini akan sama dengan Perubahan UU APBN, Perubahan UU Partai Politik, dan Perubahan UU Penyelenggara Pemilu yang didaftarkan uji materi sehari setelah disetujui DPR, lalu dikalahkan di MK. (yun)

Selasa, 10 April 2012

Koalisi Tambul-Barnabas

Tambul Husin didampingi istri Mega Hartini bersama Tim BERKIBAR mendaftar ke Partai PAN

Tim BERKIBAR mendaftarkan Tambul Husin ke PKS

Tim BERKIBAR mendaftarkan Tambul Husin ke PKB

Tambul Husin mendaftar ke PPP

Tim BERKIBAR mendaftarkan Tambul Husin ke Hanura

Tim BERKIBAR mendaftarkan Tambul Husin ke PBR

Tiga Calon Berpeluang Dalam Pilgub Pontianak. Peluang calon yang akan maju pada Pilgub Kalbar 2012 semakin mengerucut. Dapat dipastikan hanya tiga pasang, yakni Tambul ‒ Barnabas, Cornelis-Christiandy, dan Morkes-Burhanuddin. Hal ini diperkuat dengan tekad TambulBarnabas untuk membangun koalisi besar bersama semua parpol yang ada di Kalbar. Menurut pengamat politik dan pemerintahan, Uray Roekiat, peluang tiga calon memang sudah tampak saat ini, yang sebelumnya masih mengam-

bang. Apalagi calon-calon yang memiliki partai besar sudah memastikan diri untuk maju dan siap dengan partai pengusungnya. Apabila PPP dan PAN yang merupakan koalisi dengan PKS, Hanura, dan PBR ditambah PKB mengarahkan dukungannya ke Tambul-Barnabas, apalagi pasangan ini sudah mempunyai 16 partai pengusung, maka peluang calon gubernur yang akan maju hanya tiga calon. Yakni Tambul ‒ Barnabas, Cornelis-Christiandy, dan Morkes-Burhanuddin, kata mantan Walikota Singkawang

ini. Dengan bergabungnya partai-partai dan majunya tokoh dengan perahu besarnya, alumni APDN angkatan pertama di Kalbar ini menilai, sudah tidak ada lagi sisa perahu untuk calon lain untuk maju. Jika melihat komposisi, Golkar mengusung Morkes, PDIP yang diperkirakan berkoalisi dengan Demokrat mengusung Cornelis, sedangkan Tambul dengan 16 partainya dan bila mendapat dukungan dari PPP, PAN, PKS, Hanura, PBR dan PKB maka sudah tidak ada lagi

perahu yang dapat mengusung calon lain. Maka jelas hanya tiga calon yang akan maju, timpal Uray Roekiat. Sekretaris DPW PAN Kalbar, Syarif Izhar Assyuri memberikan apresiasi kepada Tambul. Menurutnya Tambul maju tidak hanya dukungan dari masyarakat dan partai, tetapi juga keluarga. Hal ini terbukti ketika mengembalikan formulir pendaftaran saja didampingi istri tercintanya. Saya mengapresiasi pak Tambul ini yang datang didampingi langsung oleh istri. Jadi, tidak hanya masyarakat dan partai yang dukung tetapi juga dukungan keluarga, ujar Izhar ke-

pada wartawan, usai menerima pendaftaran Tambul-Barnabas di kantornya, Senin (9/4). Menurutnya, masalah diterima atau tidak. Yang jelas dari pengambilan formulir sudah diterima. Tetapi masalah siapa yang akan dipilih nanti harus mengikuti mekanisme yang ada. Begitu juga dalam koalisi beberapa partai. Yang jelas dalam koalisi belum menentukan. Sebagai gambaran siapa yang akan dipilih adalah calon yang bisa membawa dan membesarkan koalisi. Sehingga koalisi ini menjadi koalisi besar, jelas Izhar yang juga Ketua Tim Pilkada PAN ini. (kie/lam/*)

SOSIALITA

Bengkayang Tuan Rumah Pertasi Kencana Kalbar Beberapa waktu lalu saat kami kesana pernah kami tawarkan, dan pejabat pertanian disana merespons. Serawak, Malaysia mau ikut Pameran Pertasi Kencana di Kabupaten Bengkayang Ir Magdalena MM Ketua Panitia Pertasi Kencana Kalbar Bengkayang. Kabupaten Bengkayang memastikan diri siap menggelar kegiatan Pertasi Kencana Kalbar, bulan Mei mendatang. Bahkan peserta dari Kucing dan Serawak, Malaysia berminat menghadiri acara ini. Persiapan panitia sudah 80 persen. Peserta dari Malaysia memang berminat, namun semuanya tergantung Gubernur Kalbar yang berhak men-

gundang mereka. Beberapa waktu lalu saat kami kesana, pernah kami tawarkan dan pejabat pertanian disana merespon, kata Ir Magdalena MM, Ketua Panitia Pertasi Kencana Kalbar. Guna menyukseskan kegiatan Pertasi Kecana di Bumi Sebalo, panitia telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan seluruh instansi terkait. Masing-masing Satuan

Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bengkayang akan menangani satu kabupaten. Baik peserta Pertasi Kecana, Hari Menanam Pohon, Hari Lingkungan Hidup, maupun Jambore Penyuluh tingkat Kalbar, terang Kepala Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkayang ini. Magdalena menjelaskan, setiap SKPD menyiapkan dua rumah untuk kontingen dari kabupaten lain yang ada di Kalbar. Persiapan pun telah matang hingga saat ini, baik penginapan, konsumsi, pameran dan acara puncak. Ia membeberkan, Badan Pengelola Perbatasan bertanggungjawab penuh terhadap kontingen dari Kabupaten Landak, Badan Penanggulan-

gan Bencana Daerah akan mengurusi kontingen dari Kabupaten Sanggau Kapuas. Untuk Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bengkayang mengurusi informasi kepada para peserta, ucapnya. Rencananya, Jambore Penyuluh se-Kalbar akan diikuti 1.400-1600 penyuluh se-Kalbar. Peserta Jambore Penyuluh akan berkemah di sekitar lingkungan perkantoran, seperti Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pertanian dan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkayang. Jambore Penyuluh diisi kegiatan pentas seni, gelar teknologi, temu wacara bersama Gubernur Kalbar dan siraman rohani. Ini bersamaan dengan Hari Per-

tasi Kencana, yakni 7-10 Mei mendatang. Kemudian, tanggal 5 Mei acara pembukaan pameran tingkat Kabupaten Bengkayang, jelasnya. Selanjutnya, pada 7 Mei 2012, seiring dengan masuknya kontingen dari berbagai kabupaten/kota akan digelar acara pembukaan Jambore Penyuluh, Pertasi Kencana, Hari Menanam Pohon, Hari Lingkungan Hidup dan HUT TP-PKK. Sedangkan pameran dilaksanakan tanggal 9 Mei. Diantaranya diadakan Lomba 3B Plus A se-Kalbar, yakni Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman, paparnya. Ia melanjutkan, Kecamatan Tujuh Belas telah dipilih untuk mewakili Kabupaten Bengkayang dalam Lomba Masak 3B Plus A. Sebelumnya, Keca-

matan Tujuh Belas tampil sebagai juara tingkat Kabupaten Bengkayang yang digelar 28 Maret lalu. Loma tersebut digelar Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkayang bekerjasama dengan TP- PKK Bumi Sebalo. Rangkaian kegiatan dilanjutkan tanggal 10 Mei, dengan menggelar jalan santai bersama Gubernur Kalbar, penanaman pohon, acara puncak pertasi kencana, peninjauan stand pameran, expo pertanian, makan siang dan temu wicara penyuluh dengan Gubernur Kalbar Cornelis. Kita berharap Gubernur Kalbar ada di Bengkayang tanggal 9-10 Mei mendatang, harapnya. Ia mengimbau, seluruh

SKPD Kabupaten Bengkayang yang terlibat dalam acara ini segera mencairkan anggaran guna menyukseskan kegiatan yang dipusatkan di Kantor Satu Atap Bupati Bengkayang. Hingga saat ini persiapan sudah 80 persen, ungkap Magdalena. Magdalena berharap seluruh SKPD dan masyarakat Bumi Sebalo mendukung kegiatan ini, supaya penyelenggaraannya sukses dan demi nama baik Kabupaten Bengkayang. Mari kita jadi tuan rumah yang baik. Bagi pengusaha atau pedagang jangan menaikkan harga barang dengan adanya kegiatan ini. Berilah pelayanan yang baik dan prima. Mulai sejak dini kita mulai menata kota supaya tidak kumuh, ajaknya. (cah/**)


6 padah bertuah

Jadikan Ponpes Pengawal Kehidupan dan Inspirasi SUKADANA. Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid mengatakan ditengah geliat pembangunan sebagai kabupaten baru yang belum genap berusia lima tahun dan dampak kemajuan global yang tidak bisa dihindari saat ini, maka kehadiran sebuah lembaga pendidikan keagamaan pondok pesantren sangat diperlukan. Pondok pesantren diharapkan menjadi pengawal kehidupan masyarakat, agar senantiasa menjaga kehidupan yang agamis, menjadi inspirasi kebaikan bagi lingkungan sekitarnya dan diharapkan menjadi tempat dididik dan di tempanya para santri yang kelak ketika menjadi alumni pondok dapat menjadi penerang masyarakat dalam menjalankan kehidupannya. Karena itu menjadi tugas kita semua untuk memajukan dan mempertahankan keberadaan sebuah pondok pesantren. Sebab tugas mempertahankan dan memajukan sebuah pondok pesantren adalah sebuah tugas yang tidak ringan, demikian dikatakan Bupati Kayong Utara, saat menghadiri dan memberikan pengarahan pada acara Haflatul Imtihanan Pondok Pesantren Tarbiyatul Aulad ke-25 Desa Pangkalan Buton Kecamatan Sukadana, Selasa (3/4) malam. Haflatul Imtihanan yang berlangsung di Kompleks Pondok Pesantren tersebut menghadirkan tiga Kiai dari Malang, Jawa Timur yakni KH M Mudarik Yahya,MA, K Abid Mursid,M.Ag dan K M Ma ruf Khozin. Diperlukan beberapa keahlian dan fasilitas, pengasuh yang senantiasa ikhlas, para ustadz yang senantiasa memberikan ilmunya dengan sabar, dukungan masyarakat dengan cara mengihklaskan putra putrinya untuk belajar di pondok pesantren dan dukungan dana dari pada donator, baik dari golongan orang-orang mampu maupun dari pemerintah. Tarbiyatul Aulad setahu kami merupakan satusatunya pondok pesantren salaf yang ada di Sukadana sebagai ibukota Kabupaten Kayong Utara. Maka pada kesempatan ini kami mengajak seluruh komponen masyarakat yang hadir pada saat ini, mari kita pertahankan keberadaan pondok pesantren ini melalui usaha dan kesanggupan kita masingmasing. Pemerintah Kabupaten Kayong Utara selalu berkomitmen untuk membantu pondok pesantren ini sesuai dengan kemampuannya. Untuk tahun anggaran 2012 ini Pemda telah menganggarkan bantuan sebesar Rp. 25 juta, imbuhnya. Pada saat ini dan masa-masa yang akan datang tugas para orang tua dalam mendidik dan mengarahkan anak-anaknya semakin mendapatkan tantangan yang berat. Saat ini dibeberapa tempat di Sukadana dan kota-kota kecamatan lainnya telah berdiri beberapa warnet yang dapat memungkinkan anak-anak mengakses apa saja informasi yang mereka inginkan. Informasi yang mereka dapat bisa positif dan juga negative, karena itu usaha semua pihak yang senantiasa memberikan arahan, pengawasan dan usaha-usaha agar anak-anak kita akan memasuki masa ujian nasional bagi pelajar SMA, SMP, dan SD. (lud)

GELIAT KAYONG UTARA

Selasa, 10 April 2012

RS Pratama, KKU Siap Lahan dan Biaya SUKADANA. Pemerintah pusat melalui Kementerian terkait merencanakan akan membangun lima Rumah Sakit (RS) Pratama di Indonesia. Dari lima RS dimaksud, Kalbar dikabarkan mendapat satu unit. Di Kalbar lokasi dibangunnya RS Pratama masih belum ditetapkan. Ada dua daerah yang dibidik untuk dibangun yakni antara Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Sambas. Kalau di Sambas informasinya dibangun di Camar Bulan dan peluangnya cukup besar mengingat sejumlah menteri sudah berkunjung langsung ke daerah perbatasan tersebut,

Rama Sebayang, SKM.MPPM

ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, Rama Sebayang, SKM.MPPM ditemui wartawan di Sukadana, Sukadana belum lama ini. Kendati Camar Bulan memiliki peluang, namun Rama juga tetap optimis RS Pratama dibangun di Kabupaten Kayong Utara. Apalagi, dikatakan dia, Pemkab Kayong Utara telah menyiapkan tanah termasuk biaya dari pemerintah daerah juga siap. Kita tetap optimis karena kita telah menyiapkan lahan termasuk biaya operasional yang menjadi persyaratan dari Kementerian, ujar Rama menegaskan.

Dijelaskan, RS Pratama merupakan program dari pemerintah pusat namun tenaganya tetap dari daerah. daerah Artinya, Artinya seluruh banban gunan serta peralatan disiapkan dari Kementerian tanpa membebankan pemerintah daerah. Program ini juga sebagai antisipasi jaminan pelayanan kesehatan semesta pada tahun 2014 yang sudah harus terpenuhi, terangnya. Disebutkan, ada dua jenis RS Pratama yaitu yang tempat tidurnya hanya sepuluh, dan pembangunannya free complate yang dalam dua-tiga bulan sudah jadi rumah sakitnya. Walaupun sepu-

luh tempat tidur tapi lengkap, ada laboratorium, ada ruang operasi. Ini didirikan terutama di kabupaten-kabupaten perbatasan, di paten kabupaten perbatasan Kepulauan yang penduduknya tidak begitu banyak. Dimana, kalau dibuat rumah sakit besar daerah dimaksud dinilai kurang efisien. RS Pratama ini dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki jaminan kesehatan. Meski demikian, rumah sakit pratama bukanlah rumah sakit bertarif murah. Pembiayaan RS Pratama sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah. (lud)

Drum dan Jiriken Padati SPBU Teluk Batang NYARIS setiap hari antrean drum dan jiriken memadati SPBU Teluk Batang. Alhasil, Bahan Bakar Minyak (BBM) cepat habis sehingga pelayanan di SPBU kerap tutup awal. Sekarang saja sudah tutup pelayanannya karena kata petugas di SPBU BBM nya sudah habis, u n g k a p w a r g a Te l u k B a t a n g , Rudi Hartono kepada Equator via telepon, Senin (9/4) pukul 09.56 WIB. B B M d i S P B U Te l u k B a t a n g memang sangat masuk akal cepat habis. Betapa tidak, menurut Rudi, nyaris setiap hari di SPBU tersebut melayani drum dan jiriken. Kita tidak melarang mereka mau melayani drum ataupun jiriken, tetapi tolong masyarakat umum yang menggunakan kendaraan diutamakan. Jangan ketika jam sibuk masyarakat di waktu masih awal, BBM sudah habis dan ini sangat disesalkan, keluh Rudi. Dikatakannya, SPBU ini hadir tentu tujuan utamanya adalah untuk kepentingan masyarakat. Namun berbeda dengan SPBU di Teluk Batang, SPBU yang merupakan milik pengusaha setempat ini terkesan lebih mengedepankan drum dan jiriken. Setiap kali saya mengisi BBM

di SPBU ini sering saya sampaikan ke petugasnya, tolong dari jam 8-10 utamakan untuk kendaraan roda dua dan setelah itu silakan layani drum atau jiriken supaya masyarakat umum yang butuh tidak terganggu, kata Rudi. Kendati sudah puas diingatkan, dilanjutkan Rudi, pihak dari SPBU sepertinya tidak ambil pusing. Terbukti, sampai sekarang drum dan jiriken tetap dilayani saat jam sibuk masyarakat. Masih mendingan ketika isu BBM mau naik kemarin, karena tidak ada antrean terlalu lama karena ada petugas dari kepolisian ikut mengawasi dan sekarang sudah tidak diawasi lagi, terangnya. Keluhan serupa juga disampaikan Muhammad Efendi. Warga Teluk Batang ini juga mengeluhkan pelayanan SPBU Teluk Batang yang rajin tutup awal dan lebih mengutamakan jiriken dan drum. Effendi menduga, BBM yang diisi ke drum dilarikan ke industri. Bahkan, diakuinya, dia sendiri sudah pernah menelusuri BBM yang dimuat ke drum tersebut dilarikan ke kebun sawit. Bahkan, kami pernah mencoba menahan dan sempat bertanya ke sopirnya dan kata sopir BBM tersebut milik anggota, tukasnya. (lud)

Terlihat antrean drum di SPBU Teluk Batang. KAMIRILUDDIN

SAMBUNGAN

DPR Desak Pemerintah Terbitkan PP Pembatasan Rokok JAKARTA. Kaukus Kesehatan DPR mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan peraturan pemerintah (PP) tentang pengaturan tembakau dan rokok sebagai turunan dari UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Aturan yang jelas itu diperlukan demi menjaga kesehatan rakyat sekaligus meminimalisir jumlah kematian akibat rokok. Menurut juru bicara Kaukus Kesehatan DPR, Subagyo Partodiharjo, Indonesia adalah satusatunya negara di Asia Pasifik dan anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam) yang belum

menandatangani Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dari organisasi kesehatan dunua WHO. Padahal, Indonesia adalah pemrakarsa FCTC. Mengingat posisi Indonesia tersebut, DPR mendesak pemerintah pada 20 Mei 2012 mendatang bisa menjadikan RPP itu menjadi Peraturan Pemerintah (PP), kata Subagyo Partodiharjo di press room DPR, Senayan Jakarta, Senin (9/4). Menurutnya, tembakau merupakan masalah global. Sedikitnya 5 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat tembakau.

Di negara-negara berkembang, jumlah kematian akibat rokok akan terus meningkat hingga 10 juta jiwa per tahun pada tahun 2030. Kami tidak melarang mereka merokok, karena itu haknya. Tapi, dengan mempertimbangkan dampak negatif bagi orang lain, seharusnya mereka menyadari akan bahaya rokok itu, imbuh Subagyo. Disebutkannya, posisi Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Pasifik yang belum meratifikasi FCTC, menjadikan sejajar dengan negara terbelakang lain seperti Ma-

lawi, Somalia, Nigeria, Andorra, Dominican Republic, Eritrea, Monaco, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Zimbauwe, dan lainnya. Diakui jika UU soal rokok tersebut belum konkret dan malah DPR dituduh menghilangkan ayat-ayat UU tembakau. Kalau soal penghilangan ayat tembakau tersebut biar diselesaikan secara hukum oleh penegak hukum, yaitu kepolisian. Kita berharap pemerintah segera mengeluarkan PP-nya dan DPR akan memprioritaskan membahas RUU tembakau menjadi UU, tegas Subagyo. (jp)

Pemerintah Dilarang Diskriminasi TKI

DPR Setujui Ratifikasi Buruh Migran JAKARTA. Seluruh fraksi di Komisi IX DPR RI akhirnya menyetujui pembahasan RUU Pengesahan Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. Kesepakatan tersebut dibuktikan dengan penandatangan surat persetujuan yang dilakukan oleh seluruh fraksi Komisi IX DPR RI, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Menteri Luar Negeri (Menlu), dan juga perwakilan Kemenkum&HAM usai Rapat Kerja Gabungan di Gedung DPR RI, Senin (9/4) sore. Anggota Komisi IX DPR R dari Fraksi Partai DemokratI, Diana

Anwar mengatakan, ratifikasi kovensi buruh migran ini sudah waktunya untuk ditetapkan dan dilakukan oleh pemerintah. Di dalam RUU tersebut, juga harus disebutkan standarisasi buruh migran yang dikirim ke luar negeri. Sehingga, para buruh migran yang bekerja di luar negeri adalah orang-orang yang memenuhi kualifikasi migran, dan berhak untuk menikmati segala bentuk hak azasi manusia (HAM) dari mulai pra penempatan, masa penempatan hingga purna penempatan, ungkap Diana. Disebutkan, hak-hak yang harus dimasukkan di dalam RUU tersebut antara lain, hak

beragama, hak privasi, hak kebebasan, hak perlakuan yang sama dalam hukum, akses pendidikan, kebebasan berkumpul, hingga hal kebebasan untuk mentransfer pendapatan kepada keluarganya. Dengan begitu, negara wajib untuk mewujudkan hak-hak tersebut tanpa ada diskriminasi. Selain itu, kami juga meminta kepada seluruh pihak untuk bersungguh-sungguh atas kesiapan konsekuensi ratifikasi ini, ujarnya. Di tempat yang sama, Anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka menjelaskan, konvensi buruh migran ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk pencegahan dan penyelesaikan

masalah hukum yang dialami oleh para TKI di luar negeri. Selain itu, di dalam RUU ini juga harus memasukkan seluruh prinsip dan hak-hak TKI yang berkaitan dengan hak sipil, politik, ekonomi, social dan budaya. Semua itu telah tercantum di dalam pasal 52 yang menyebutkan, tenaga migrant dalam Negara tempat bekerja berhak untuk secara bebas menentukan pekerjaan yang dibayar sesuai dengan kategori pekerjaan, dan bebas memlih pekerjaan sesuai dengan peraturan mengenai pengakuan kualifikasi pekerjaan yang diperoleh di luar wilayah, paparnya. (jp)

Pemda Diminta Proaktif Jalankan Reformasi Birokrasi JAKARTA. Pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi dan tidak menunggu jadwal sosialisasi pusat. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) Azwar Abubakar berharap Pemda proaktif dalam hal reformasi birokrasi. Jangan menunggu jadwal re-

formasi birokrasinya dilakukan di daerah A atau B, tapi harus diwujudkan segera, kata Azwar dalam keterangan persnya saat pembukaan sosialisasi reformasi birokrasi pada Pemda Kabupaten/Kota dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Senin (9/4). Menurutnya, saat ini pelak-

sanaan reformasi birokrasi baik pusat dan daerah menghadapi lima masalah utama. Yaitu persoalan organisasi dan kewenangan yang belum tepat fungsi dan sasaran, pelayanan publik belum memenuhi kebutuhan dan kepuasan masyarakat, pola pikir dan budaya kerja belum mendukung birokrasi yang

efisien, efektif, produktif, profesional dan melayani. Persoalan lainnya adalah peraturan perundang-undang an yang tumpang t indih, serta kualitas SDM aparatur. Karena itu saya minta seluruh pimpinan instansi untuk segera mewujudkan pelaksanaan reformasi birokrasi, pintanya. (jp)

Christiandy: Gubernur ...............................dari halaman 1 Kalau itu ranah DPRD kami di eksekutif tidak boleh ikut campur, karena di legislatif punya mekanisme sendiri. Cuma yang perlu saya sampaikan selama ini termasuk statemen Pak Gubernur, eksekutif tidak pernah mempersulit. Karena rekomendasi dari Gubernur sebelumnya sudah ada dan tidak pernah dibatalkan oleh Pak Cornelis, ungkap Cristiandy. Menurutnya, masalah pemekaran ada grand strategi tentang pemekaran wilayah di tingkat pusat. Ini justru dari jajaran Presiden dan Kementerian Dalam Negeri yang melihat ini. Bahwa moratorium disampaikan

oleh Presiden bukan dari Gubernur. Jadi kalau kita dibilang menghalangi yang mana. Kalau itu ditafsirkan sebagai komoditas politik silakan. Mungkin lewat lembaga politiklah yang menilai itu. Kita selaku kepala daerah yang menjelaskan kebijakan pemerintah, papar Cristiandy. Ia meminta untuk tidak membohongi masyarakat. Padahal target yang dijanjikan sudah lewat. Ini bukan dihalangi tetapi Presiden yang mengatakan bahwa ada moratorium. Rekomendasi sebelum kita tidak pernah dicabut. Kalau kami tidak setuju sudah dicabut. PP baru yang berkenaan

dengan kebijakan pemerintah pusat tentang moratorium dijalankan, katanya. Ia meminta hal ini tidak dijadikan komoditas politik. Berikan informasi yang sebenarnya pada masyarakat. Pihaknya mengaku bukan tidak mau menganggarkan, kalau sudah ada dasar hukum. Kan lucu jika Pemerintah Pusat memerintahkan tidak ada pemekaran sementara di daerah harus menganggarkan. Yang berhak memekarkan bukan Gubernur tetapi pemerintah pusat dan DPR. Kalau itu kewenangan Gubernur besok dimekarkan sudah selesai. Kita mengerti posisi kita, jelas Cristiandy. (kie)

PKR Berakhir ..................................................................dari halaman 1 membantu Pemilukada. Kedua, menyerahkan sebagian asetnya . Ketiga menyerahkan sebagian pegawainya. Itu saja rekomendasi yang diminta.Tanpa itu dipenuhi, DPR RI tidak akan memprosesnya. Makanya kita tidak masuk dalam daerah otonomi, tegas Milton sembari mengatakan siap dipanggil DPRD terkait kasus mengendapnya suratnya di laci meja Ketua DPRD Kalbar. Ini hak dan kepentingan rakyat yang terzalimi. Kita harus perang melawan kedzaliman itu. Karena rakyat ingin sejahtera, bagaimana harus berfikir berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, kata Milton. Dia mengaku selama ini semua fasilitas yang ada di timur sudah diberikan, tetapi fasilitas ini tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah provinsi. Itu yang kita sayangkan betul-betul, kesal Milton, namun berharap, mudahmudahan hati nurani Pemprov terketuk oleh warga wilayah Timur Kalbar. Korban Politik Terganjalnya proses Kapuas

Raya menjadi daerah otonomi pemekaran dari Provinsi Kalbar, menimbulkan reaksi keras dari wilayah timur. Sejumlah tokoh masyarkat Sekadau menyayangkan hal tersebut. Te r t a h a n n y a s u r a t i t u sangat dimungkinkan karena kepentingan politik kekuasaan, ujar Osvarinusa S Sos, pemerhati sosial dan politik Sekadau saat bertandang ke kantor Biro Harian Equator Sekadau, belum lama ini. Pria yang akrab disapa Oos ini menjelaskan, kepentingan politik itu terjadi karena dalam Pemilukada daerah timur Kalbar yang merupakan bakal PKR sangat menentukan dalam pertarungan politik menuju KB 1. Tidak menutup kemungkinan hal inilah yang menjadi latar belakang ditahannya surat itu. Kita tidak menuduh. Tapi sangat mengarah ke sana. Kita sangat menyesalkan penahanan surat tersebut, ujar Osvarinusa. Dosen sekolah tinggi di Sekadua ini melanjutkan, masyarakat di wilayah timur

Kalbar mulai Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu sangat mendambakan PKR. Jika benar surat itu ditahan karena kepentingan politik. Maka benar kami warga timur Kalbar ini sudah menjadi korban kepentingan politik, tandas Oos. PKR menurutnya merupakan kebutuhan utama bagi warga di kawasan timur. PKR merupakan solusi untuk menjawab ketertinggalan pembangunan di lima kabupaten pedalaman Kalbar ini. Selama ini, lanjutnya, pembangunan di wilayah timur Kalbar masih jauh dari yang diharapkan. Akses jalan ke wilayah kita masih banyak yang rusak. Pembangunan di bidang lain pun masih jauh tertinggal, katanya. Jika PKR bisa segera terbentuk, Oos yakin, sedikit banyak pembangunan bisa lebih ditingkatkan. Pembangunan di wilayah timur Kalbar mestinya lebih bisa dipercepat lagi. Cara satu-satunya yang tepat adalah, PKR memang harus segera diwujudkan, tuntas Oos. (kie/bdu)

Amoy Singkawang ............................................dari halaman 1 serahkan semua kepada Tuhan, kata Amoy yang menyukai sastra China dan juga berminat menjadi Sinolog.

Terkait keikutsertaannya di ajang putri tercantik seNusantara itu, Mei mengharapkan doa dan restu

seluruh masyarakat Kalbar agar dapat masuk grand final dalam Pemilihan Miss Indonesia. (dik)


7 GELANGGANG Nasib Cabor Dansa di PON Belum Final NASIB cabang olah raga Dansa di nomor Cha cha cha yang akan ditambahkan pada PON XVIII Riau masih belum final dan masih menunggu keputusan dari Kemenpora, KONI dan PB PON yang akan membahasanya di Jakarta. Belum ada keputusan da Pusat, dalam hal ini Menpora, KONi dan Ketum PB PON yang akan membahasnya di Jakarta, kata Wakil Ketua PB PON Ahmadsyah Harrofie saat dihubungi jpnn, Senin (9/4). Menurut Harrofie, dari 3 cabor PON yang akan ditambahkan dalam PON Riau dengan catatan diikuti minimal oleh 5 provinsi yang lulus kualifikasi, hanya cabor Dansa di nomor Caha cha cha yang memenuhi syarat hingga batas akhir entry by number tanggal 4 April pukul 24.00 wib kemarin. Untuk cabor drumband dan hoki tidak penuhi syarat karena di cabor drumband, hanya 4 provinsi mendaftarkan diri dan mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan. Begitu juga di cabor hoki ternyata hanya akan diikuti 4 provinsi. Sebagaimana diketahui penambahan cabor dansa ini dalam PON XVIII Riau mendapat penolakan dari berbagai lapisan masyarakat Riau, karena cabor dansa dinilai tidak sesuai dengan budaya melayu Riau yang bernuansakan Islami.(Fat/jpnn)

Selasa, 10 April 2012

Atlet Biliar Try Out ke Jakarta PONTIANAK. Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Barat akan melaksanakan Try Out untuk dua atlet wanita andalannya dalam mengikuti kejuaraan Kartini Cup di Jakarta pada awal Mei mendatang. Tujuan try out untuk melihat sejauh mana kemampuan teknik atlet Biliar Kalbar melawan atlet-atlet dari daerah lain. Atlet wanita andalan Kalbar itu Silfiana dan Dewi yang akan bertanding di Jakarta untuk kategori Nine Ball, kata Ngatiman selaku Sekretaris

Umum POBSI Kalimantan Barat kepada Equator Equator, Senin, Senin (9/3). (9/3) Untuk persiapannya dalam try out di Jakarta pun Dewi dan Silfiana melakukan latihan seperti biasanya di gedung Biliard MT Haryono. Tidak ada persiapan spesial yang mereka lakukan, melainkan hanya melakukan latihan seperti biasanya. POBSI Kalbar yang sebelumnya berhasil mengirimkan empat atletnya pada PON 2012 Riau. Keempat atlet itu pun di antaranya Budi dari Kabupaten Pontianak, Rico Herman dari

Kabupaten Sintang, Dewi P dari Pontianak Silviana dari Kota Pontianak, Kabupaten Sekadau. Kalbar beruntung dengan jumlah 9 atlet ketika mengikuti Pra PON kemarin, tetapi kita bisa loloskan 4 atlet untuk mengikuti PON Riau 2012, katanya. Ngatiman mengatakan, kejuaraan Pra PON kemarin atlet biliar Kalbar mengikuti pertandingan beberapa nomor seperti Sembilan single, sepuluh single, delapan single, ninetenn double serta ganda campuran. Dari Sembilan atlet yang ikut Pra PON

kemarin ada beberapa atlit yang mengambil dua nomor nomor. Dia menjelaskan untuk persiapan dalam kejuaraan PON Riau, para atlet yang sudah tersaring akan tetap selalu di pantau dalam melakukan pelatihan. Sebenarnya dalam olahraga bilyard tanpa menunggu adanya kejuaraan yang diadakan, para atlet sebelumnya memang sudah melakukan latihan tanpa harus diawasi lagi. Saat ini saja atlet biliar Kalbar tengah fokus latihan untuk persiapan PON Riau, hampir setiap mereka latihan

di gedung Pobsi MT Haryono ujarnya ini ujarnya. Menyinggung sarana da prasarana dalam kegiatan olahraga biliar jumlahnya sangat terbatas baik dari gedung olahraga maupun alat yang biasa digunakan para atlet. Seharusnya untuk olahraga biliar mempunyai gedung yang representative artinya gedung yang lebih nyaman dan enak karena mereka tidak bisa berlatih dengan lapangan terbuka seperti ini karena akan mengganggu konsentrasi mereka, tambahnya. (fiq)

Rossi: Musim Ini Lebih Sulit MUSIM perdana Valentino Rossi di Ducati berjalan mengecewakan. Dengan start yang buruk di Qatar, Rossi mengakui prestasinya pada musim ini bisa saja lebih mengecewakan.Musim lalu, Rossi finis di urutan ketujuh klasemen akhir pebalap dengan 139 poin. Dari 18 seri, pebalap Italia ini cuma naik podium sekali. Rossi sempat optimistis akan mendapatkan hasil lebih oke pada musim ini. Dengan kapasitas motor yang lebih besar, 1.000cc, dia yakin bisa lebih kompetitif. Apalagi, motor Desmosedici GP12 andalannya menunjukkan hasil lumayan di sejumlah sesi tes. Akan tetapi, Rossi ternyata masih juga belum bisa melepaskan diri dari masalah dengan motornya. Di seri pembuka di Qatar, dia cuma finis di urutan kesepuluh. Capaiannya lebih jelek daripada rekan setimnya, Nicky Hayden, yang bisa menuntaskan lomba di posisi keenam. Saya tak bisa mengendarai motor ini, saya tak bisa membuat perbedaan. Saya bahkan tak bisa mengimbangi kecepatan Hayden, di mana biasanya saya bisa melakukan itu, aku Rossi kepada Mediaset. Diakui Rossi, dirinya kini pesimistis bisa bersaing dengan pebalap-pebalap top pada musim ini. Juara dunia tujuh kali ini malah khawatir prestasinya akan merosot. Mungkin kami akan lebih buruk dibandingkan musim lalu karena kami mengalami kemunduran. Apa yang bisa saya katakan. Saya ingin jujur. Saya tak bisa mengendarai motor ini dengan baik, bahkan dibandingkan dengan pebalap-pebalap Ducati lainnya, ungkap Rossi.(dtc)

Atlet Dayung Ketapang Disegani Internasional DINAS Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ketapang terus menggelar even-even untuk mendongkrak sector pariwisata. Salah satunya dengan menggelar perlombaan sampan, 14-15 April mendatang di Pantai Tanjung Batu, Kecamatan Kendawangan.

Olahraga tradisional lomba sampan inibekerjasama dengan forum Pemuda Pesaguan Bersatu, kata Yudo Sudarto, Kepala Disbudparpora. Dikatakannya, lomba sampan ini merupakan upaya pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat. Terlebih, kata dia, potensi

dayung atau lomba sampan asal Kabupaten Ketapang ini sangat disegani baik tingkat Provinsi Kalbar. Tak hanya di Kalbar, kemampuan atlet dayung asal Ketapang ini juga diketahui sampai tingkat internasional, khususnya kawasan Semenanjung Malaka. Demikian juga pada Porprov

2010, tim dayung Ketapang sebagai juara. Begitu juga beberapa tahun yang lalu saat berlaga di Labuan Batu, Serawak, Malaysia, tim Dayung Ketapang juga sebagai juara, ungkap Yudo Sudarto. Ia mengatakan pembibitan dan

pembinaan, maka event ini terus dilakukan. Tujuannya tidak hanya untuk pembinaan dan mencari atlet muda yang berbakat, tapi tak kalah pentingnya agar olahraga tradisional terus lestari. Karena itu, kata dia, kegiatan seperti ini harus terus diperkenalkan ke masyarakat. (KiA)

SAMBUNGAN Usulan di Musrenbang ................................................................................dari halaman 1 Berdasarkan pertimbanganpertimbangan tersebut, kata Christiandy, ditargetkanlah dalam Musrenbang Provinsi agar program-program yang dilahirkan betul-betul dibutuhkan masyarakat dan menjadi prioritas. Dalam rancangan Bappeda Provinsi terdapat beberapa pokok-pokok prioritas pembangunan didasarkan pada kondisi umum permasalahan pembangunan, kerangka ekonomi daerah dan sasaran pembangunan Rancangan di antaranya upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI). Upaya-upaya strategisnya guna mencapai target Angka Melek Huruf dan Rata-rata Lama Sekolah 91,7 dan IPM 71,12. Pe n e k a n a n n y a m e l a l u i program-program untuk pembangunan Sekolah Satu Atap di Kawasan Perbatasan, Pengembangan Perpustakaan Desa, Pengembangan Sekolah-sekolah Kejuruan berbasis Perkebunan dan Industri, Meningkatkan Sarana dan Prasarana Layanan Pendidikan, Pengembangan Pe n d i d i k a n N o n - F o r m a l , Mendorong pembentukan RSBI di Kabupaten/Kota di Ka l b a r s e r t a m e n d o r o n g perbaikan Data Bidang Pendidikan di Kalbar. Target bidang kesehatan

menitikberatkan pada beberapa kegiatan strategis yaitu pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di 9 Kabupaten, Pembangunan R S K h u s u s Ko r b a n NA PZA, Puskesmas Kepulauan, Puskesmas Rawat Inap di kawasan perbatasan serta Lanjutan Pembangunan RS Rujukan di Sintang. Sementara untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 8,23 persen diperlukan langkah-langkah untuk optimalisasi dan dukungan terhadap program-program pengentasan kemiskinan seperti PNPM, Program Keluarga Harapan, Kredit Usaha Mikro serta Pengembangan Jaminan Sosial. Di bidang pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, diprioritaskan pada penyelesaian pembangunan Jalan Kalimantan Poros Tengah dan Poros Selatan untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat, pembangunan Jalan Paralel Perbatasan dan Jalan Akses Perbatasan yang mempunyai arti strategis dari aspek pertahanan keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga untuk pembangunan Jembatan Tayan yang diharapkan mempunyai daya ungkit yang besar bagi perekonomian serta pembangunan outer

Pertahankan Keutuhan Apalagi, sebagai bagian integral dari Tentara Nasional Indonesia yang lahir dan berdiri tegak menjadi garda bangsa, Angkatan Udara bertugas mengawal kedaulatan negara dan kehormatan bangsa di udara. Artinya, ruang di atas wilayah daratan dan perairan nusantara yang luasnya hampir 8 juta kilometer persegi merupakan ruang yang harus dijaga dan diamankan sekaligus tempat bagi Angkatan Udara melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Terkait hal tersebut, tanggung jawab Angkatan Udara sebagai bagian integral dari TNI, tidak ringan dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan negara di udara yuridiksi

ringroad di Kota Pontianak untuk meningkatkan kelancaran. Di bidang pembangunan infrastruktur perhubungan, upaya-upaya stategis yang akan ditempuh antara lain pembangunan Pelabuhan Internasional Sungai Kunyit, pengembangan Bandara Supadio dan pembangunan Bandara Tebelian Sintang. Di bidang ekonomi, sektor pertanian merupakan penunjang utama perekonomian Kalbar, terutama sebagai pendukung ketahanan pangan daerah yang bersumber dari padi, dengan target capaian produksi 1,5 juta ton, komoditas jagung 260 ribu ton, kedelai 8.100 ton, daging sapi 13.400 ton. Di sektor perikanan ditargetkan 122.153 ton yang terdiri atas ikan tangkap 89.710 ton dan budidaya 32.443 ton. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 6 persen, maka sektor industri merupakan faktor pendukung dengan mewujudkan kawasan industry hilir karet d i M a n d o r, m e l a l u i b a n tuan alat pelatihan latek, pengembangan industry hilir Kelapa Saw it di kawasan perbatasan serta pengolahan hasil laut di Sambas, Kayong Utara dan Ketapang. Guna mendukung pembangunan sektor industry

tidak terlepas dari dukungan sektor perdagangan terutama untuk mewujudkan penguatan sistem logistic daerah berupa pembangunan pasar tradisional di Putusibau, Singkawang dan Kayong Utara. Sedangkan pembangunan pasar perbatasan direncanakan di Aruk, Jagoi Babang dan Badau. Sementara untuk meningkatkan pelayanan serta perlindungan terhadap konsumen terhadap barang yang beredar di pasaran maka direncanakan melakukan pengawasan terhadap kemetrologian kabupaten/ kota dengan menyiapkan peralatan serta peningkatan kemampuan petugas atau sumberdaya manusianya. Dalam mendukung kebijakan Nasional, Kalbar menyiapkan masterplan Program Percepatan Pembangunan Ekonomi Kalbar melalui Pembangunan Koridor Ekonomi Kalimantan sebagai lumbung energi dan pangan. Untuk lumbung energ i, Kalbar merencanakan penyusunan re-desain Industri Hilir Bouxit dan CPO. Mewujudkan percepatan pembangunan lumbung pangan daerah direncanakan Masterplan Pembangunan Food Estate di tempat kabupaten, yakni Kubu Raya, Pontianak, Landak dan Sanggau. (dik)

.............................................................................dari halaman 1

nasional. Suatu tugas yang berat meng ing at luasnya wilayah Indonesia yang secara geografis sangat sangat strategis dalam percaturan global antar negara, jelasnya. Karena itu, hal yang perlu diperbaiki menyangkut budaya safety yang berdasarkan kepada kejujuran, keterbukaan, dan profesionalitas para perwira TNI. Pada kesempatan acara HUT kemarin, seluruh prajurit TNI AU tidak terpancing isu negatif yang berkembang di masyarakat, yang akan berdampak kepada p e c a h ny a p e r s a t u a n d a n kesatuan bangsa. Apalagi, lanjut Tjahya, Kasau meminta para prajurit mengembangkan dan meningkatkan budaya disiplin

dalam berbagai lingkup kegiatan, khususnya berkaitan dengan operasional penerbangan sehingga terwujud keselamatan untuk semua. Prajurit TNI harus meningkatkan soliditas sesama angkatan udara, TNI, dan Polri untuk menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI, pintanya. Prajurit TNI AU harus meningkatkan dedikasi, loyalitas, dan motivasi sebag ai insan dirg antara yang mengabdi kepada bangsa dan negara. Upacara yang berlangsung sederhana dan khidmat itu diikuti seluruh satuan kerja di jajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Batalyon 465 Paskhas dan para pegawai Negeri Sipil Lanud Supadio serta para pengurus PIA Ardhya

Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio. Pada pering atan Ke-66 Angkatan Udara kali ini mengambil tema Dengan Profesionalisme dan Dedikasi Yang Tinggi, TNI AU Siap Menyongsong Modernisasi Alutsista dan Memberikan Yang Terbaik untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia . Upacara peringatan ke66 HUT TNI-AU di Lanud Supadio, diwarnai berbagai macam kegiatan diantaranya Anjangsana ke Panti Asuhan, Bhakti sosial donor darah, Bhakti sosial KB Steril dan karya bhakti TMP, ziarah ke TMP serta p u n c a k ny a a d a l a h u p a c ara peringatan ke-66 HUT TNI-AU di Lanud Supadio. (oen)

Hidayat: Survey LSI Sering Meleset JAKARTA. Pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini mengaku tidak terpengaruh dengan hasil survey Lingkaran Survey Indonesia (LSI) yang menempatkan mereka di posisi ketiga dalam survey peluang memenangkan kursi DKI I. Survey LSI menunjukkan posisi pertama diduduki pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Menurut Hidayat, survey yang dilakukan LSI tak perlu dipercaya. Pasalnya, hasil survey LSI sebelumnya mengenai pemilu legislatif 2004 pernah meleset. Menjelang pemilu 2004 LSI melaunching hasil surveynya, katanya PKS hanya dapat 2,9 persen. Nyatanya kami mendapat suara nasional 7,4 persen dan memenangkan DKI dengan 24 persen, kata Hidayat usai menjalani tes kesehatan di RSPAD

Gatot Subroto, Senin (9/4). Hidayat menambahkan, survey LSI juga pernah meleset dalam memprediksi hasil Pemilukada DKI Jakarta periode sebelumnya. Saat itu, ujar Hidayat, LSI salah memprediksi persentase suara pasangan calon gubernur Adang-Dhani yang diusung PKS. Tahun 2007 hasil survey LSI mengatakan Adang-Dhani yang didukung PKS hanya mendapat 27 atau 29 persen, tapi nyatanya mendapat 42 persen, ucap mantan Ketua MPR tersebut. Seperti diketahui, hasil survey LSI menempatkan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di posisi pertama dengan nilai 49,1 persen dari 440 responden. Posisi kedua diisi pasangan Jokowi-Ahok (14,4 persen) dan posisi kedua ditempati pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik

Rachbini (8,3 persen). Posisi selanjutnya berturutturut diisi oleh Faisal Basri-Biem Benjamin (5,8 persen), Alex Noerdin-Nono Sampono (3,9 persen), dan Hendardji Soepandji-Riza Patria (1,2 persen). Menurut Hidayat, waktu pelaksanaan survey tersebut terlalu jauh jaraknya dari waktu pemungutan suara. Oleh karenanya, banyak hal yang dapat mengubah pilihan warga DKI Jakarta. Ia mencontohkan kejadian banjir yang terjadi sekitar tahun 2007-2008 usai pemilukada yang memenangkan Fauzi Bowo-Prijanto. Konon dalam survey masyarakat puas dengan cara Pak Foke menangani banjir, tapi seperti yang Anda tahu berikutnya terjadi banjir di Jakarta termasuk rumah saya kebanjiran, kata Hidayat. (jp)

TK Sarankan Mega dan Ical Lepas Tiket Capres JAKARTA. Ketua MPR Taufiq Kiemas menyarankan istrinya yang juga Ketua Umum PDIPerjuangan, Megawati Soekarnoputri tidak maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 mendatang. Seruan serupa juga ditujukan Taufik ke Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang lebih dikenal dengan nama Ical. Menurut Taufiq, kedua ketua umum parpol itu sudah tua sehingga lebih baik jika menyerahkan capres pada generasi muda.

Saya hanya menyarankan, sebaiknya kedua tokoh itu menyerahkan kepada anak muda untuk menjadi calon presiden. Saya bukan tidak setuju dengan Pak Ical dan Ibu Mega tapi baiknya mereka jadi King Maker saja, kata Taufiq di gedung DPR RI, Senin (9/4). Taifiq menegaskan, kedua tokoh itu sebaiknya mendorong kadernya untuk maju. Mereka berdua sebaiknya tidak menjadi anak panah, tapi menjadi busur yang meluncurkan anak panahnya.

Kalau sudah tua masih mau menjadi anak panah, busurnya siapa dong? papar politisi senior yang dikenal dengan inisial TK itu. Di Golkar dan PDI-P, lanjut Taufiq banyak kader muda yang pantas untuk maju sebagai calon presiden. Di Golkar ada Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham, Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso. Begitu juga di partai lain seperti Partai Demokrat dan PDIP. Masih banyak anak muda yang bagusbagus, tambahnya.(jp)

Tambul: Gerakan ..................................................dari halaman 1 PAN, tutur Abang Tambul Husein, usai menyerahkan formulir pendaftaran ke panitia PAN, Senin (9/4). Sekitar pukul 09.00 pagi Tambul Husen didamping istri dan rombongan datang ke Sekretariat DPW PAN Kalbar di Jalan Merdeka, Pontianak. Figur murah senyum yang sudah siap bertarung di Pilkada, ini datang dengan para pendukungnya untuk mengembalikan berkas formulir pendaftaran sebagai Cagub Kalbar. Tiga hari lalu kita mengambil formulir. Kemudian hari ini (Senin, 9/4, red) sudah mengembalikannya. Soal persyaratan bagi kita tidak terlalu masalah karena tinggal mengambil berkas lama saja, katanya. Tambul, tokoh yang lebih siap maju sejajar dengan

Morkes Eff endi dan incumbent Cornelis, itu diakui sebag ai pe juang keras dan kuda hitam di Pilgub 2012 ini. Karena itu dia berharap PAN punya visi yang sama dengan perjuangannya. Dalam berjuang tidak semudah yang kita inginkan. Termasuk dalam hal ini pasti ada resiko diterima atau tidak. Semua itu diserahkan pada mekanisme partai yang bersangkutan, katanya. Tambul juga mengatakan sudah pasti akan berpasangan dengan Pendeta Barnabas Simin, yang sudah dideklarasikan. Dia dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa membangun Kalbar harus selalu dengan cara yang pluralistis. Di tempat sama, Sekretaris DPW PAN Kalbar, Syarif Izhar Assyuri memberikan apresiasi kepada Tambul. Dia menilai,

Tambul maju tidak hanya dukungan dari masyarakat dan partai tetapi juga keluarga. Saya mengapresiasi Pak Tambul ini yang datang didampingi oleh istri. Jadi, tidak hanya masyarakat dan partai yang mendukung tetapi juga dukungan keluarga, ujar Izhar. Menurutnya, masalah diterima atau tidak. Yang jelas dari pengambilan formulir sudah diterima. Tetapi masalah siapa yang akan dipilih nanti harus mengikuti mekanisme yang ada. Begitu juga dalam koalisi beberapa partai. Yang jelas dalam koalisi belum menentukan. Sebagai gambaran siapa yang akan dipilih adalah calon yang bisa membawa dan membesarkan koalisi. Sehingga koalisi ini menjadi koalisi besar, jelas Izhar yang juga Ketua Tim Pilkada PAN ini. (kie)


L GA

CEO Queens Park Rangers, Phil Beard mengkritik keputusan wasit yang mengusir kapten QPR, Shaun Derry karena melanggar pemain Manchester United, Ashley Young di laga lanjutan Premier League, Minggu (8/4). Mirror Football melaporkan, Beard berang karena Young melakukan diving di kotak penalti QPR. Wasit yang berada di dekat kejadian justru memberikan tendangan penalti bagi MU yang berhasil dikonversikan menjadi gol oleh

Phil Beard

QPR Tak Pantas Kalah

Wayne Rooney. Setelah melihat rekaman ulang, Ashley Young lebih cocok untuk menjadi atlet loncat indah di Olimpiade 2012, tulis Beard melalui akun Twitter miliknya. Setuju dengan pendapat Beard, manajer QPR, Mark Hughes juga tidak setuju dengan keputusan wasit. Menurutnya, wasit Lee Mason terlalu cepat meniup peluit tanpa melihat jelas insiden yang terjadi. (viv)

SELASA, 10 APRIL 2012

REAKSI ROSSONERI Chievo

Daniel Agger

V

Fokus Hadapi Blackburn Pukul 01.45 WIB

Bek Daniel Agger membantah jika Liverpool terlalu fokus pada semifinal FA Cup melawan rival mereka Everton menyusul penampilan buruk mereka pada lanjutan kompetisi Premier League. Anak asuh Kenny Dalgish hanya mampu bermain imbang 1-1 kala timnya menjamu Aston Villa di Anfield, Sabtu kemarin. Sebelum menghadapi Everton, The Reds harus terlebih dahulu melakukan perjalanan ke Ewood Park, markas Blackburn Rovers pada lanjutan Premier League, Selasa (10/4) waktu setempat. Pemain asal Denmark tersebut memperingatkan rekan setimnya untuk berjuang mempertahankan nasib mereka di panggung Premier League, adalah prioritas utama mereka. Saya tidak berpikir pertandingan akhir pekan depan berada di kepala kami sekarang. Kami akan bermain di kandang Blackburn pada Selasa dan harus melakukan yang terbaik agar mencapai hasil yang diinginkan, kata Agger seperti di-

Kekalahan 1-2 dari Fiorentina pekan kemarin, memaksa AC Milan merelakan Capolistas Serie A Italia ke tangan Juventus. Rossoneri berpeluang merebut kembali posisi puncak klasemen sementara, jika mampu meraih poin sempurna saat bertandang ke kandang Chievo Verona, Rabu (11/4) dinihari nanti. Dua pekan berturutturut Milan gagal memetik poin p e n u h . Setelah d i -

kutip

Sportinglife, Senin (9/4). Kami harus mencoba untuk memenangkan setiap pertandingan, terutama di Anfield. Sayangnya hal itu tidak terjadi di beberapa minggu terakhir dan kita harus memutarnya, lanjutnya. Menghadapi Villa merupakan partai pertama Agger usai kembali dari cedera tulang rusuk. Ia mengalami cedera sejak Februari lalu, akibat absennya The Reds telah kehilangan lima dari enam pertandingan Premier League. Ia mengaku sulit baginya untuk berada di pinggir lapangan sementara timnya berjuang. Tetapi dirinya senang dapat kembali setelah beberapa minggu absen. Sangat menyenangkan untuk berada di lapangan setelah menghabiskan beberapa waktu menonton dari pinggir lapangan, imbuhnya. Ia pun mengungkapkan rasa frustrasinya atas hasil yang mereka raih usai menghadapi Villa, di mana mereka menciptakan banyak kesempatan untuk menang. Kami memiliki banyak peluang bagus, terutama di akhir, namun kami tidak bisa mencetak gol lagi. Kami tidak bermain baik, kita tidak bekerja dengan benar, namun kami mencoba segala yang kami bisa dan mudah-mudahan akan segera berubah, tandasnya. (fit)

n

AC Mila

tahan imbang Catania, akhir pekan lalu Zlatan Ibrahimovic dkk. secara mengejutkan ditumbangkan Fiorentina. Milan akhirnya harus tergusur dari puncak klasemen karena dua pekan berturut-turut Juve berhasil memetik poin penuh. Tim besutan Massimiliano Allegri itu kini tertinggal satu angka di belakang Bianconeri. Setelah meraih dua hasil yang tidak maksimal, reaksi positif mutlak diperlukan Milan di laga melawan Chievo, Selasa (10/4) malam waktu setempat. Tiga poin wajib diamankan untuk menjaga peluang kembali ke puncak klasemen.

HEAD TO HEAD: 28 -11- 2011 : AC Milan 4 ‒ 0 Chievo (Serie A) 20 -02 - 2011 : Chievo 1 - 2 AC Milan (Serie A) 16 -10- 2010 : AC Milan 3 - 1 Chievo (Serie A)

Catatan statistik lebih memihak pada Milan. Il Diavolo Rosso sukses memenangi enam pertemuan terakhir denga Chievo. Di paruh pertama lalu, Milan menang 4-0 di San Siro. Jika mampu meraih angka penuh, bukan tidak mungkin Milan akan kembali ke posisi pertama. Pasalnya, Juve akan menghadapi lawan yang tak bisa dibilang enteng. Tim arahan Antonio Conte itu akan menjamu Lazio yang kini ada di peringkat tiga. Si Nyonya Tua yang sudah kembali ke puncak klasemen tentu tak ingin melepas keunggulan yang sudah mereka miliki. Sementara Biancoceleste yang ingin finis di peringkat tiga bertekad untuk mempertahankan posisi yang sudah mereka genggam saat ini. Pasca kekalahan dari Fiorentina, beredar kabar kursi panas Massimiliano Allegri mulai terancam. Namun isu tersebut langsung dibantah Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani. Kursi Allegri tidak sedang goyang. Jangan dengarkan mereka yang berkata sebaliknya, ucap Galliani kepada Sky Sport Italia. Saya tak mengerti kenapa orang-orang meragukan seorang pelatih yang telah membawa kami ke puncak dalam dua tahun terakhir, hanya karena beberapa kesalahan minor, imbuhnya. Selain isu pemecatan Allegri, menjelang laga lawan Chievo, AC Milan juga diterpa bada cedera. Dampaknya, kekurangan amunisi disebut-sebut sebagai biang kekalahan atas Fiorentina. Sederetan sanksi dan cedera, sudah memakan korban dan takkan banyak pemain yang tersedia melawan Chievo. Kami harus berjuang ekstra keras karena kami sadar, telah memasuki momen sulit, tutur centrocampista Milan, Ignazio Abate. Kendati demikian, Iblis Merah dari kota mode itu menolak untuk bersikap cengeng dan mengasihani diri sendiri. Abate punya kepercayaan diri, bahwa badai akan segera berlalu, apalagi masih banyak partai yang bisa dimanfaatkan untuk kembali menggusur Juventus dari puncak klasemen. Penampilan dan hasil yang kami dapat belakangan ini memang buruk, tapi kami tak mau menangisi momen sulit ini. Kami harus tetap berjuang dan tak lagi melakukan kesalahan di laga-laga terakhir, sambungnya, sebagaimana dinukil Soccerway, Senin (9/4). Kami berharap Juventus akan segera tergelincir, tapi kami tak boleh mengalami hal serupa. Beberapa laga terakhir, kami bermain tiap tiga hari sekali dan saya tak ingin mempermasalahkan alasan itu. Tapi memang secara fisik, kami tidak dalam kondisi bugar, tutup Abate. (int)

PREDIKSI PEMAIN Chievo : Sorrentino, Cesar, Drame, frey, Andreolli, Bradley, Luciano, Rigoni, Cruzado, Pellissier, Paloschi AC Milan : Abbiati,. Zambrota, Bonera, Mexes, Abate, Muntari, Emanuelson, Abrosini, Nocerino, Ibrahimovic, Lopez

HONGKONG MEDISTRA TRADITIONAL CHINESE MEDICINE

Solusi Tepat Atasi Segala Macam Penyakit Pria Ciri khas, kemanjuran dan keunggulan Hongkong Medistra Traditional Chinese Medicine (TCM) sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turuntemurun serta herbal Tiongkok alami. Intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai penyakit kronis bandel yang susah disembuhkan, begitu diobati langsung dapat rasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survei terbaru, disfungsi sek-

sual pria termasuk penyakit yang banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostate mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibandingkan penyakit pria lainnya. Termasuk juga merupakan penyakit 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit gangguan fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin, agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya.

Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinxhe ahli TCM ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak Ada Sperma, Alat Vital Tak Normal, Kemandulan, dan lain-lain. Hasilnya relatif cepat, aman, dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami, yakni Qiang Yang Bu Shen Liao Fa ini, dipadukan akupunktur alektroterapi sangat terkenal di beberapa

negara, berfungsi memperkuat ginjal dan sperma, menyeimbangkan unsur Yin dan Yang di dalam tubuh, setelah di atasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit, seperti kencing terasa sakit, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, berbusa, bernanah, dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi. Dapatkan diskon khusus obat herbal 30 persen bagi yang datang berobat.

Untuk Konsultasi & Pengobatan Hubungi : HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak Telp. 0561-733268 HP. 0821 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka

A-G-E-N-D-A PREMIER LEAGUE ENGLAND Jadwal Selasa (10/4) malam Bursa Asian Handicap Blackburn 1/2 : 0

Liverpool

Klasemen sementara 1 Manchester United 32 25 4 3 2 Manchester City 32 22 5 5 3 Arsenal 32 19 4 9 4 Tottenham Hotspur 32 17 8 7 5 Chelsea 32 16 8 8 6 Newcastle United 32 16 8 8 7 Everton 32 12 8 12 8 Liverpool 32 11 10 11 9 Sunderland 32 11 9 12 10 Fulham 32 11 9 12 11 Stoke City 32 11 8 13 12 Norwich City 32 10 10 12 13 WBA 32 11 6 15 14 Swansea City 32 10 9 13 15 Aston Villa 31 7 13 11 16 Bolton Wanderers 31 9 2 20 17 QPR 32 7 7 18 18 Blackburn Rovers 32 7 7 18 19 Wigan Athletic 32 6 10 16 20 Wolves 32 5 7 20 Top Scorer: 26 Robin Van Persie (Arsenal) 19 Wayne Rooney (Manchester United) 16 Demba Ba (Newcastle United) 16 Sergio Aguero (Manchester City) 13 Edin Dzeko ( Manchester City ) 12 Yakubu Aiyegbeni ( Blackburn Rovers)

78-27 75-26 63-41 56-36 55-37 48-42 34-34 37-34 42-37 42-42 31-44 44-51 39-43 35-41 34-43 36-63 35-56 43-67 30-57 34-70

79 71 61 59 56 56 44 43 42 42 41 40 39 39 34 29 28 28 28 22

LA LIGA ESPANA Jadwal Selasa (10/4) malam Bursa Asian Handicap Osasuna 0 : 1/4 Espanyol Real Sociedad 0 : 1/4 Real Betis Barcelona 0 : 3 Getafe 1 Real Madrid 31 25 4 2 100-27 79 2 Barcelona 31 23 6 2 90-23 75 3 Valencia 31 13 10 8 46-37 49 4 Levante 31 14 6 11 44-41 48 5 Malaga 30 14 5 11 44-43 47 6 Atletico Osasuna 31 10 13 8 35-52 43 7 Atletico Madrid 31 11 9 11 42-37 42 8 Sevilla 31 11 9 11 36-33 42 9 Espanyol 31 11 9 11 39-41 42 10 Getafe 31 11 9 11 33-39 42 11 Athletic Bilbao 31 10 11 10 45-42 41 12 Rayo Vallecano 31 12 4 15 48-53 40 13 Real Betis 31 11 5 15 38-44 38 14 Mallorca 31 9 10 12 32-40 37 15 Real Sociedad 31 10 7 14 38-47 37 16 Granada 31 10 5 16 28-46 35 17 Villarreal 31 7 11 13 31-45 32 18 Real Zaragoza 31 7 7 17 28-56 28 19 Racing Santander 30 4 13 13 23-45 25 20 Sporting Gijon 31 6 7 18 29-58 25 Top scorer: 38 Gol - Lionel Messi (Barcelona) 37 Gol - Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 20 Gol - Radamel Falcao (Atletico Madrid), Gonzalo Higuain (Real Madrid), 17 Gol - Karim Benzema (Real Madrid) SERI A ITALIA Jadwal Selasa (10/4) malam BURSA ASIAN HANDICAP CHIEVO 1 : 0 AC MILAN Klasemen Sementara 1 JUVENTUS 2 AC MILAN 3 LAZIO 4 UDINESE 5 NAPOLI 6 AS ROMA 7 INTER 8 CATANIA 9 CHIEVO 10 PALERMO 11 SIENA 12 CAGLIARI 13 ATALANTA 14 BOLOGNA 15 GENOA 16 FIORENTINA 17 PARMA 18 LECCE 19 NOVARA 20 CESENA

31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31

17 19 16 14 12 14 13 10 11 11 10 9 10 9 9 9 8 7 5 4

14 7 6 9 12 5 6 13 9 7 9 11 13 10 8 9 11 10 10 8

0 5 9 8 7 12 12 8 11 14 12 11 8 12 13 13 12 14 16 19

51-17 61-26 47-38 43-29 55-38 49-41 45-44 41-41 30-39 44-49 36-32 33-38 34-33 32-38 38-52 32-38 39-50 35-47 27-52 18-47

65 64 54 51 48 47 45 43 42 39 39 38 37 37 35 35 35 31 25 20

63-21 67-18 60-34 40-18 48-38 39-38 41-43 40-50 35-38 43-44 31-38 38-53 25-39 30-42 32-50 31-51 34-58 16-40

63 60 53 51 40 40 40 39 38 35 33 33 31 30 30 27 25 19

BUNDESLIGA GERMANY 1 Borussia Dortmund 2 Bayern Munchen 3 FC Schalke 04 4 Monchengladbach 5 VfB Stuttgart 6 Bayer Leverkusen 7 Werder Bremen 8 VfL Wolfsburg 9 Hannover 96 10 FSV Mainz 05 11 TSG Hoffenheim 12 SC Freiburg 13 1.FC Nurnberg 14 FC Augsburg 15 Hamburger SV 16 Hertha Berlin 17 1.FC Koln 18 Kaiserslautern

28 28 27 27 28 28 28 28 27 28 27 28 28 28 28 27 27 28

19 19 17 15 11 11 11 12 9 9 8 9 9 6 7 7 7 3

6 3 2 6 7 7 7 3 11 8 9 6 4 12 9 6 4 10

3 6 8 6 10 10 10 13 7 11 10 13 15 10 12 14 16 15


PATROLI

CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Hubungi: Bagian Pemasaran

Selasa, 10 April 2012

Jagalah Keamanan Lingkungan

Leasing Gunakan

P O N T I A N A K . Kapolsek Pontianak Timur, AKP Hariyanto mengimbau masyarakat selalu menjaga keamanan bersama di lingkungan masingmasing. Sekarang ini marak terjadi Curanmor dan Curat. Makanya kita berharap masyarakat harus betul-betul menjaga keamanan bersama, ujar Haryianto, kepada wartawan, Senin (9/4). Dikatakan Haryianto, apabila mau meninggalkan kendaraan terutama sepeda motor jangan lupa amankan barang pribadi. Pakai kunci ganda di sepeda motor. Serta kalau mau memarkir sepeda motor harus di lokasi yang mudah dipantau. Agar mudah dilihat dan dijaga oleh tukang prakir. Apalagi kalau mau tidur malam hari, jangan lupa kunci pintu, gerasi dan rumah. Supaya keamanan bisa terjaga denga baik. Jangan sampai memberikan peluang para pencuri masuk ke rumah, ujarnya. Haryianto menegaskan, masyarakat jangan mudah percaya pada iming-iming dan rayuan seolah menguntungkan. Serta waspada terhadap orang yang baru dikenal. Laporkan segera kepihak kepolsian apabila menemukan segala bentuk perbuatan melawan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Polisi tetap berusaha untuk menjaga keamanan dan kenyaman masyarakat. Tentunya harus ada kerjasama pihak kepolisian bersama masyarakat sendiri untuk menciptakan suasana kondusif, ujarnya. Haryianto berharap, masyarakat tetap waspada dengan kejahatan. Karena yang namanya tindakkan kriminal akan terjadi, apabila ada kesempatan untuk melakukannya. Maka harus berwaspada dengan tindakkan kejahatan yang selalu menghampiri

PREMAN PONTIANAK. Seringnya terjadi perampasan kendaraan yang dilakukan karyawan leasing, bahkan mengarah pada tindakan kekerasan atau penganiyaan hingga korbannya babak belur, harus disikapi serius. Perusahaan leasing di Kalbar dan Kota Pontianak khususnya sering menyewa preman untuk melakukan eksekusi kendaraan kredit yang menunggak. Sayangnya tindakan leasing selalu arogan. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno mengatakan, begitu banyak laporan warga yang diterima polisi tentang perampasan dan penganiayaan yang dilakukan karyawan leasing. Alasannya menarik kendaraan secara paksa, hingga melakukan pengeroyokan dan membuat korbannya babak belur. Beberapa hari lalu, ada juga laporan yang dilakukan leasing hingga terjadi penganiayaan terhadap korbannya di Singkawang. Seorang pemuda dikeroyok lantaran mau mengambil kendaraan kreditan yang nunggak. Kasus serupa juga terjadi di Pontianak yang dilakukan leasing Bussan Auto Finance (BAF) hingga dua korbannya dirawat di rumah sakit, ungkap Puji. Puji mengatakan, karena telah melakukan kekerasan, pihak perusahaan sudah melanggar hukum. Melakukan penarikan kendaraan kredit terhadap konsumennya yang menunggak pembayaran, menggunakan jasa preman. Itu sudah diatur dalam undang-undang tentang penarikan kreditan yang menunggak, bukan dengan cara paksa hingga perampasan. Tindakan semacam itu, maka leasing sudah menyalahi aturan, tegas Puji. Karena melakukan perampasan, maka perusahaan leasing melakukan tindakan kriminal dan melanggar hukum. Perampasan yang dilakukan karyawan leasing atau preman yang disewa perusahaan, bisa berakibat fatal. Kalau korban sudah meneriaki karyawan leasing itu perampok, tentunya warga akan terpanggil untuk membantunya. Kalau sudah warga yang menghakimi para karyawan leasing, maka yang bertanggung jawab pihak perusahaan, papar Puji. Puji menegaskan, perusahaan leasing harus profesional. Bukan melakukan tindakan kriminal untuk merampas barang berharga milik pengaju kreditan. Ajari karyawan dengan tindakan yang tidak arogan, karena hal itu sudah melanggar hukum. Berilah keterampilan khusus untuk mengambil barang-barang orang yang mengajukan kreditan dengan pendekatan persuasif. Berilah alasan terhadap pengaju kreditan serta jangka waktu pembayaran, katanya. Pihak perusahaan seharusnya minta pendamping pihak kepolisian untuk melakukan penarikan terhadap barang-barang kreditan, supaya tidak terjadi tindakan arogan. Perusaan harus meminta pendamping pihak kepolisian, bukan menyewa preman untuk melakukan eksekusi di tengah jalan. Hal itu merupakan pelanggaran yang sangat besar dan bisa dibilang pelaku perampokan, tegas Puji. (sul) Ilustrasi

Pemerkosa Bunga Polsek dan Polres Sudah Dikerahkan Kompol Puji Prayitno. DOK

Pontianak. Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno meminta jajaran Polsek di wilayah Kota Pontianak untuk mem-beck-up jajarannya, meringkus sembilan pemerkosa Bunga, 16, yang kini dinyatakan buron. Kita juga sudah berkoordinasi dengan PolresPolres di Kalbar agar ikut menangkap pelaku pemerkosaan itu. Kita telah menyebarkan ciriciri pelaku ke Polsek dan Polres, ungkap Puji, kemarin. Jajaran reskrim Polresta Pontianak sudah menangkap enam pelaku dari 15 pelaku pemerkosaan. Sembilan pelaku lainnya dinyatakan daftar pencarian orang (DPO). Pihak kepolsian Polresta Pontianak meminta Polres di daerah untuk membantu mencari sembilan pelaku pemerkosaan, terutama Polres Kabupaten Pontianak dan Ketapang, jelas Puji. Puji menegaskan, pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif dengan keluarga pelaku. Tujuannya agar membantu para pelaku menyerahkan diri, supaya tidak menjadi target dan permasalahan cepat selesai. Anggota kita sudah meminta keluarga untuk membantu polisi menyerahkan pelaku. Baik keluarga pelaku yang

berada di Ambawang serta di Siantan, papar Puji. Pelaku yang diamankan pihak kepolisian masih enam orang, yakni HA, 15, warga Kuala Mandor B, IN, 17, warga Bengkarek Sungai Ambawang, SR, 17, warga Parit Adam Sungai Ambawang, BT, 16, warga Parit Adam Sungai Ambawang, BN, 17 warga Parit Adam Sungai Ambawang dan terakhir, AH warga Parit Tempayan Sungai Ambawang. Mereka yang buron, Lo, Ro, Fs, Teman Fs (belum diketahui identitasnya), Dr, Ag, Teman Ag (belum di ketahui namanya), Ar dan Ms. Mereka semua sudah tidak ada di kediamannya, melainkan lari ke daerah yang dianggap aman dari pengejaran pihak kepolisian, terutama daerah Kabupaten Pontianak, Ketapang dan Singkawang. Peran serta keluarga sangat penting. Supaya memberikan pencerahan, agar pelaku menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Begitu juga memberikan arahan, agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Hanya keluarga yang bisa mengarahkannya terhadap keluarga yang lain, supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, jelas Puji. Kota Pontianak merupakan daerah perkotaan yang penuh dengan pergaulan bebas. Puji mengharapkan orangtua, memantau tingkah laku anaknya, baik pergaulan maupun dalam keluarga. Jangan sampai salah pergaulan dan mengarah kepada kriminalitas. Hanya keluarga yang bisa melakukan pencegahan dengan mendidik anaknya dengan pendidikan rohani, ungkapnya. (sul)

Halaman 15

Ditipu, Gagal Umroh PONTIANAK. Guru honor di Madrasah Putussibau sekaligus ustad di Kecamatan Kedamin Putussibau, Hasan Nasran, 51, gagal berangkat umroh. Burhan Hasani yang mengaku warga Sambas, mau memberangkatkan Hasan umroh. Untung saja saya belum sempat mengeluarkan uang banyak. Hanya sekedar mengurus paspor dan kartu kuning saja, kata Hasan kepada wartawan, Senin (9/4). Hasan menjelaskan, dirinya berkenalan dengan Edi, warga Senakin Kabupaten Landak. Setelah itu Hasan menjadikan Edi itu sebagai anak angkatnya. Sudah beberapa lama kenalan

di Putussibau, akhirnya Edi menawarkan kepada bapak angkatnya (Hasan Nasran, red) untuk pergi umroh. Karena biaya umroh ditanggung Burhan Hasani temannya Edi. Waktu itu ditawarkan anak angkat saya mau tidak berangkat umroh, dengan senang hati saya mau. Karena biayanya bukan saya yang tanggung, tapi temannya anak angkat saya. Hanya saja saya diminta beli paspor dan kartu kuning, ujarnya. Setelah dengar kalau ayah

Halaman 15

Hasan Nasran. HAKIM

Satu Jam, Puluhan Kendaraan Ditilang PONTIANAK. Jajaran kepolisian rutin melakukan razia, karena seringnya terjadi kejahatan jalanan di Kota Pontianak. Razia juga dilakukan karena rendahnya kesadaran pengendara menaati peraturan lalu lintas (Lalin). Terbukti setiap kali operasi penertiban kendaraan digelar,

masih banyak pengendara yang terjaring razia. Padahal tertib berlalu lintas sepenuhnya untuk menekan angka kecelakaan. Kita gelar razia hanya satu jam, puluhan pengendara ditilang. Didominasi tidak mengantongi SIM atau lupa membawa STNK

serta pelanggaran atas kelengkapan kendaraan. Begitu juga antisipasi kejahatan jalanan yang sering terjadi di Kota Pontianak, ujar Kasat Lantas Polresta Pontianak, Kompol Boy Samola, disela operasi penertiban kendaraan di halaman Museum Pontianak J a l a n A Ya n i , Senin (9/4) pagi. Melibatkan 39 personil kepolisian dari satuan Lantas, Sabhara dan Provos Polresta Pontianak, operasi penertiban digelar sekitar pukul 09.0010.20. Sebanyak 35 pengendara sepeda motor dikenai sanksi tilang. Dengan mengamankan barang bukti lima unit sepeda motor, 26 STNK dan 4 SIM. Mereka yang terjaring ra-

zia langsung diberikan sanksi tilang. Sehingga proses penanganannya akan berlanjut ke pengadilan. Maka diharapkan sanksi maksimal dijatuhkan pengadilan. Untuk memberikan efek jera, kata Boy. Dikatakan Boy, tindakan tegas diberikan atas minimnya kepatuhan pengendara menaati peraturan lalu lintas. Maka langkah hukum tetap dijalankan dengan memberikan sanksi tilang. Melalui operasi penertiban kendaraan yang secara rutin digelar. Guna menekan pelanggaran dan meningkatkan kepatuhan hukum. Razia akan rutin digelar. Seluruh pelanggar ditindak dalam operasi yang dilaksanakan. Baik secara situasional maupun melalui penertiban terjadwal, ujarnya. Kasat menjelaskan, banyak bentuk pelanggaran dari pengendara. Meliputi pelanggaran kelengkapan kendaraan,

Halaman 15

Motor-motor yang terjaring razia satu jam diamankan di halaman Museum Jalan Ahmad Yani Pontianak. SYAMSUL ARIFIN


10 musyawarah kite

11 Orang Lolos TTH SUNGAI RAYA. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kubu Raya akan mengumumkan 11 orang pegawai honorer yang dinyatakan lolos dari Tes Tenaga Honorer (TTH) yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Dari 516 orang pegawai honorer yang mengikuti TTH dari dilakukan pemerintah pusat, ternyata yang lolos hanya 11 orang. Nantinya 11 orang ini akan diangkat menjadi PNS Kubu Raya. Namun waktu pengangkatannya, dilakukan setelah kita mendapat instruksi dari pemerintah pusat, kata Kepala BKD Kubu Raya, Muhammad Noh Syaiman, pada wartawan, kemarin. Dia mengatakan, untuk tenaga honor yang lolos verifikasi tahap satu, dapat dilihat di web BKN pada hari ini. Selanjutnya diumumkan besok pada papan pengumuman Pemkab. Kelulusan itu berdasarkan surat edaran Menpan Nomor 3 tahun 2012. Noh menjelaskan, pelaksanaan TTH dibagi menjadi dua kategori, tahap satu dilaksanakan Maret lalu, dan untuk tes kategori dua akan dilakukan pada tahap berikutnya langsung oleh pemerintah pusat. Bagi tenaga honorer Kubu Raya yang belum lolos pada tes tahap satu, masih bisa mengikuti tes tahap ke dua. Namun kita belum tahu kapan pelaksanaannya, tapi yang jelas kita mengharapkan pada tenaga honor yang tidak lolos dalam kategori satu, dapat kembali mengisi formulir yang dapat diambil di setiap SKPD. Dimana formulir itu harus kita kembalikan pada akhir April nanti, tuturnya. Noh mengimbau, agar seluruh tenaga honor yang sudah masuk dalam data best kepegawaian Kubu Raya. Bisa segera, mengembalikan formulir tersebut sebelum batas waktu pengembalian formulir itu berakhir. Disinggung mengenai proses pengurangan tenaga honorer yang dilakukan setiap SKPD di Kubu Raya pada tahun 2012 ini, Noh menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk mengefisiensi anggaran. Namun, dalam proses pengurangan dilakukan sepenuhnya oleh setiap SKPD. Sebab posisi BKD Kubu Raya hanya menerima data. Pengurangan dilakukan untuk mengefesiensikan APBD. Karena dalam APBD Kubu Raya tahun 2012 ini, belanja publik harus lebih besar dari belanja pegawai. Sehingga pengurangan pegawai honorer pun terpaksa dilakukan. Kita akui, Kubu Raya memang kekurangan sekitar 2000 lebih pegawai dengan rincian, tenaga kesehatan, 800, pendidikan 1000 lebih dan umum 400 lebih, makanya kita membutuhkan banyak pegawai, tuturnya. (oen)

KUBU RAYA Menuju Perubahan

Selasa, 10 April 2012

TPAD Tak Kunjung Cair SUNGAI RAYA. Sejumlah kepala desa di KKR kelimpungan, lantaran selama 4 bulan sejak Januari hingga April 2012, Tunjangan Penghasilan Aparatur Desa (TPAD) belum juga mengucur. TPAD sendiri, merupakan penghasilan utama para kepala desa yang bersumber dari APBD KKR. Kita berharap Pemkab segera mencairkan TPAD, karena sejak bulan Januari sampai sekarang belum ada dikucurkan, kata Kepala Desa Sungai Raya, Regula Budiati, pada wartawan, kemarin. Ia mengaku, tidak hanya dirinya saja yang belum menerima TPAD, tetapi hampir seluruh kepala desa di Kubu Raya. Informasi yang saya dapat dari kawan-kawan kepala desa, TPAD masih belum terima. Mereka banyak mempertanyakan kapan cairnya, kata dia. Dirinya juga heran kenapa TPAD belum juga cair. Kondisi

Kepala Desa Kelimpungan ini sangat jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang dicairkan setiap awal bulan bulan. Kendati demikian dia menegaskan tidak lah serta merta pekerjaan sebagai kepala desa menjadi terhambat lantaran TPAPD belum cair. Namun akan lebih baik segera terealisasi, sehingga kami lebih semangat. Ikan sepat ikan gabus lebih cepat lebih bagus, ucapnya. Terpisah, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Batu Ampar, Efendi Senong juga menyampaikan nada yang sama. Menurutnya, TPAD merupakan job deskripsi atas hasil dan beban tugas para kepala desa bersama aparatur desa lainnya selama bertugas di kantor desa. Apalagi itu telah diatur da-

lam PP Nomor 72 tahun 2005 yang diantaranya juga mengatur tentang tunjangan perangkat desa. Hanya itu penghargaan dan prestasi terhadap kinerja kami. Dan kita berharap sekali pemerintah Kubu Raya cepat merealisasikan, ucapnya. Diakuinya, menunggu selama 3 bulan memang bukan waktu singkat. Namun sebagai kades mereka harus dewasa menyikapi. Memang TPAPD bukan segala, tetapi setidaknya dengan terealisasi cepat akan membuat kinerja apartur desa menjadi lebih bersemangat. Dikonfirmasi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kubu Raya, Fawzi Kasim memastikan, tidak ada masalah

Dinamika Perkembangan Organisasi SUNGAI RAYA. Memasuki pertengahan bulan April 2012, Kodam XII/Tanjungpura melangsungkan serah terima jabatan (Sertijab) terhadap enam perwira. Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI E. Hudawi Lubis mengatakan, pergantian jabatan menjadi bagian dari dinamika perkembangan dalam organisasi. Serah terima jabatan sendiri dilakukan, dari Asisten Teritorial Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Fajar Budiman, pada Letkol Inf M. Affandi. Sedangkan Ka Paldam XII/Tpr, Letkol Cpl R.D Epi Setiadi, selanjutnya Ka Ajendam XII/Tpr Letkol Caj P. Silalahi, SE. MM. Sedangkan Ka Hubdam XII/ Tpr, Letkol Chb Buyung Udayana Putra menerima tugas dan tanggung jawab dari Pangdam XII/ Tanjungpura serta pelepasan Waas Log Kasdam XII/Tpr Letkol Inf Antonius Bambang Selagiri. Selain itu, juga dilakukan penyematan tanda jabatan yang diakhiri

Pangdam XII/Tpr Sertijab Enam Perwira

dengan tradisi penciuman Pataka Kodam XII/Tpr Caratana Jitavina oleh keenam pejabat yang melaksanakan serah terima dan acara pelepasan. Telah menjadi tuntutan dan kebutuhan organisasi, meningkatkan kinerja satuan dan keberhasilan pelaksanaan tug as pokok, kata Pangdam. Disamping itu, pergantian jabatan merupakan wujud dan realisasi dari kebijakan Pimpinan TNI Ang-

katan Darat untuk melakukan proses pembinaan personel satuan yang berkesinambungan, memberikan penyegaran dalam suasana kehidupan satuan. Pada akhirnya diarahkan untuk mengembangkan kemampuan Perwira dalam berbagai dimensi keprajuritan. Terutama dimensi kepemimpinan, manajerial serta profesionalisme guna mengoptimalkan kinerja organisasi dalam berbagai aspek, pungkasnya. (oen)

terkait pencairan TPAD. Semuanya sudah diproses hanya tinggal waktu saja saja. Sekarang ini tinggal administrasi saja yang masih harus dilengkapi. Tidak ada masalah lain, tegasnya. Dijelaskan dia, pencairan TPAD sedang menunggu dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah. Sedangkan surat itu masih dalam proses. Kalau SK keluar, pastilah para kepala desa dan aparatur desa akan dibayar secepatnya. TPAD untuk Kepala Desa di Kubu Raya diberikan Rp 1.255.000/ bulan. Sementara aparatur desa di bawahnya menerima sekitar Rp 650.000/bulan. TPAD sendiri dibayarkan langsung oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kubu Raya. Sistem pembayaran

ke aparatur desa dicairkan bisa satu atau tig a bulan sekali, ucaptiga nya. Sementar Sementara, ra, lanjutnya, mekanisme pembayaran pe Alokasi Dana Desa (A (ADD) hampir serupa dengan TPAD TPAD. Biasanya di bagian hukum diproses kemudian diperiksa secara menyeluruh. Di ADD ada item pengeluaran dan penerimaan yang di evaluasi BPMPD. Seperti TPAD, hanya tinggal menunggu proses waktu dan administrasi saja, kata dia. Ia menambahkan, untuk desa bermasalah terkait persoalan ADD, pihak BPMPD juga akan melakukan evaluasi menyeluruh. Beberapa desa bahkan sudah dilaksanakan proses pembinaan. Salah satu t indakannya adalah dana ADD dikembalikan ke kas daerah. Bahkan sudah ada sudah ada 30 persen porsi anggaran desa tidak cair, pungkasnya. (oen)

DPPKAD Pemutakhiran DP Data Aset Kubu Raya Da

SUNGAI SUNG RAYA. Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan t P Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kubu Raya, terus pemutakhiran pendataan terhadap aset daerah. Baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak. Kita sudah lakukan pendataan aset yang ada di Kubu Raya. Sedangkan untuk penyerahan dari Kabupaten Pontianak, sudah masuk dalam berita acara. Hal ini juga sudah dilakukan berita serah terima, ungkap Plt Kepala DPPKAD Kubu Raya, Yusran Anizam, pada wartawan, Senin (9/4). Namun, lanjut Yusran, yang masuk dalam berita acara adalah tahap pertama dahulu, dan itu semuanya sudah tercatat. Sudah masuk dalam neraca kita. Untuk tahap kedua kita masih akan mengadakan pertemuan di Kabupaten Pontianak, karena masih ada beberapa aset di Kubu Raya yang merupakan dahulu milik Kabupaten Induk masih ada yang belum diserahterimakan, tuturnya. Sementara untuk tahap kedua

masih diklarifikasi terhadap itemitem yang akan diserahterimakan, karena jumlahnya cukup banyak. Jika semuanya sudah jelas, segera kita lakukan serah terima dengan di tanda tangani kedua bupati bersangkutan, ucapnya. Yusran mengakui menghadapi sejumlah kendala dalam mendata aset-aset tersebut. Namun hanya kendala teknis, karena yang namanya aset yang bergerak ketika hendak di inventarisir memerlukan kerja ekstra. Sementara waktu dan tenaga kita juga terbatas dan itu yang perlu ditelusuri kembali. Sementara Kabupaten Pontianak untuk turun ke Kubu Raya menginventarisir, sudah tidak bisa. Praktis mereka bekerjasama dengan Kubu Raya untuk melakukan inventarisirnya, tuturnya. Yusran menjelaskan, untuk laporan ke BPK semua SKPD sudah selesai melakukannya dengan membuat neraca dan sudah siap untuk di review. (oen)

GEMA KABUPATEN PONTIANAK derap bestari

Struktur Kelengkapan Dewan Solid MEMPAWAH. Wacana rolling kelengkapan DPRD Kabupaten Pontianak dalam waktu dekat ini semakin hangat diperbincangkan. Menurut Wakil Ketua DPRD, H Rusli Abdullah, rolling bisa saja dilakukan. Namun, dia berpendapat struktur kelengkapan dewan saat ini sudah cukup solid. Setelah 2,5 tahun periode berjalan, Rusli Abdullah rolling kelengkapan DPRD bisa saja dilakukan. Semuanya tergantung dari usulan fraksi-fraksi dewan. Jika semua fraksi menghendaki dilakukan rolling, maka bisa saja dilaksanakan, kata Rusli ketika dihubungi koran ini, Senin (9/4) melalui selular. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pontianak ini membenarkan santernya kabar rolling kelengkapan DPRD. Bahkan, sudah terdapat beberapa fraksi yang menyampaikan keinginan untuk melaksanakan rolling tersebut secara tertulis kepada lembaga DPRD. Usulan untuk rolling sudah ada. Namun, perlu dilihat dulu tanggapan dari anggota dan fraksi dewan lainnya. Jika dukungan untuk rolling tersebut besar, maka kemungkinan akan dilaksanakan, ujarnya. Terkait permasalahan itu, Legislator PDI Perjuangan ini mengaku pihaknya masih menunggu sikap dari partainya. Karena suara fraksi merupakan suara partai. Sebab, fraksi itu sendiri merupakan perpanjangan tangan partai di lembaga DPRD. PDI Perjuangan akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk mengambil keputusan terhadap rencana rolling tersebut. Apakah PDI Perjuangan menghendaki rolling atau tidak, akan diputuskan dalam rapat partai nantinya. Apapun keputusan partai nantinya, akan kami patuhi, tegas Rusli. Rusli menilai, struktur kelengkapan dewan yang telah berjalan saat ini sudah cukup solid. Buktinya, selama 2,5 tahun periode berjalan, pihaknya dapat melaksanakan berbagai tugas dan tanggungjawab dewan dengan baik. Kinerja DPRD saat ini sudah baik. Secara keseluruhan struktur yang ada sudah solid dan bekerja maksimal. Namun, jika fraksi tetap menginginkan rolling yang ditujukan untuk lebih meningkatkan kinerja DPRD, kenapa tidak, ujarnya. Badan Anggaran (Banggar) misalnya, timpal dia, setiap tahun dapat merumuskan APBD dengan baik dan tepat waktu. Serta tidak pernah ada permasalahan dan persoalan yang krusial terhadap rumusan APBD yang dihasilkan Banggar DPRD Kabupaten Pontianak. Demikian pula kinerja Banmus, sudah banyak perda yang diselesaikan. Begitu pula fraksi dan komisi yang telah banyak menampung aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya sesuai Tupoksi dewan itu sendiri, jelasnya. (shn)

Muscab Demokrat Tak Sah MEMPAWAH. Ketua SC Muscab Partai Demokrat Kabupaten Pontianak, Agustin menilai adanya pelanggaran terhadap Anggaran Dasar dan Angga Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) pada pelaksanaan Muscab Partai Demokrat Kabupaten Pontianak pada tanggal 29 Maret lalu. Atas pelanggaran itu, dirinya mengaku telah melaporkannya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta. Muscab Partai Demokrat Kabupaten Pontianak beberapa waktu lalu tidak sesuai aturan yang ada. Muscab tidak sesuai Tatib dan melanggar ketentuan AD/ART

Agustin

yang telah diamanatkan partai, tegas Agustin, Senin (8/4) di DPRD. Menurut Agustin, Muscab yang dilaksanakan beberapa waktu lalu tidak berpedoman pada Tatib yang ada. Bahkan, Muscab telah melanggar AD/ART Partai Demokrat sebagaimana tertuang dalam pasal 45 tentang acara dan Tatib kongres . Tatib harusnya ditetapkan dalam kongres. Namun, pada saat itu Tatib yang digunakan bukan merupakan hasil kongres melainkan dibuat sendiri. Atas dasar itulah, dapat disimpulkan bahwa Muscab tidak memiliki

Tatib sebagaimana ketentuan kongres, tegasnya. Agustin mengatakan, Muscab Partai Demokrat Kabupaten Pontianak tertanggal 29 Maret 2012 lalu yang menetapkan ketua terpilih, Ermin Elviani cacat hukum. Karena, tidak mematuhi ketentuan partai yang telah ditetapkan dalam AD/ART. Pelanggaran terhadap Tatib dan AD/ART partai ini sangat jelas serta tidak dapat dipungkiri lagi, timpalnya. Atas kejanggalan itu, ungkap Agustin, dirinya telah melaporkan hasil Muscab Partai Demokrat Kabupaten Pontianak kepada

DPP Partai Demokrat di Jakarta. Agar DPP dapat menindaklanjuti dan mengambil suatu kebijakan terhadap hasil Muscab yang telah melanggar ketentuan Tatib tersebut. Karena terjadi pelanggaran Tatib dan AD/ART, maka Muscab itu tidak sah dan harus diulang kembali. Karenanya, kami melaporkan pelanggaran itu kepada DPP tertanggal 1 April 2012 lalu. Tembusan laporan disampaikan kepada Ketua Umum, Dewan Pembina, Komisi Pemgawas, Sekjen dan OKK dan Direktur Eksekutif di Jakarta, tegasnya. (shn)

Perindagkop Antisipasi Pedagang Dadakan M E M PAWA H . D i n a s Pe rindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Perindagkop-UKM) akan melakukan pendataan terhadap pedagang yang beroperasional di Pasar Mempawah. Pendataan itu merupakan bagian dari rencana pembangunan kompleks pasar tradisional Mempawah. Kita ingin realisasi pembangunan pasar tradisional Mempawah ini berjalan lancar sebagaimana diharapkan. Karenanya, semua proses pembangunannya harus dilakukan sebaik mungkin, kata Kepala Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Pontianak, Darwin, belum lama ini. Dijelaskannya, proses pem-

bangunan pasar tradisional tidak semudah yang diperkirakan. Sebab, banyak aspek yang harus menjadi bahan pertimbangan dan kajian. Artinya, prosesnya tidak hanya fokus pada realisasi bangunan, melainkan mencakup penempatan dan penunjukan pedagang itu sendiri. Dilihat diatas kertas memang gampang. Pedagang didata, dipindahkan, pembangunan dilaksanakan, setelah rampung pembangunan maka pedagang akan ditempatkan kembali di pasar baru. Namun, realisasinya tidak semudah itu, bebernya. Pihaknya harus selektif melakukan pendataan terhadap jumlah pedagang asal yang menempati

lapak-lapak jualan. Hal itu sangat penting, untuk mengantisipasi munculnya pedagang dadakan yang notabenenya hanya memanfaatkan momentum pembangunan pasar tradisional untuk mendapatkan lapak baru. Kita harus pastikan pedagang asal mendapatkan lapaknya setelah pembangunan pasar baru. Karenanya, kami harus selektif jangan sampai ada pedagang dadakan. Yakni pedagang yang secara spontanitas membuka lapaknya dengan harapan masuk dalam pendataan untuk mendapatkan lapak dagangan baru. Nah, pedagang dadakan ini yang harus kita antisipasi, tegasnya. Darwin mengatakan, proses

pembangunan komplek pasar tradisional yang baru memakan waktu kurang lebih tujuh bulan. Selama pembangunan berlangsung, secara otomatis pedagang harus dipindahkan ke lokasi lain. Agar aktivitas perdagangan di Mempawah tidak vakum. Pemindahan pedagang juga tidak bisa disembarang tempat. Melainkan harus mencari lokasi yang benar-benar strategis. Agar aktivitas perdagangan berjalan lancar seperti biasanya, ujarnya. Darwin juga mengungkapkan pembangunan pasar tradisional Mempawah dilakukan secara bertahap dan tidak sekaligus. Karenanya, pihaknya harus memberikan pemahaman yang baik

kepada pedagang. Agar tidak terjadi kesalahpahaman antara para pedagang pada saat penempatan. Kami harus bijaksana dan selektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang ada. Sebab, tidak semua pedagang dapat langsung menempati lapak dagangan baru. Karena pembangunan pasar ini dilakukan secara bertahap, tuturnya. Kita harus bisa memberikan pemahaman dan selektif menunjuk pedagang mana saja yang berhak menempati lapak dagangan yang baru itu. Kita berharap tidak muncul permasalahan dan persoalan dalam penempatan itu nantinya, harapnya. (shn)

Ilustrasi


11 SUARE KITE

Hari Ini, Musrenbangsus Singbebas

Singkawang. Pasca Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kalbar, akan digelar Musrenbang Khusus (Musrenbangsus) Ko t a S i n g kawang, Kabupaten Bengkayang dan Sumastro.Mordiadi Sambas (Singbebas). Musrenbangsus Singbebas ini akan dilaksanakan besok (hari ini, red) di Pantai Pasir Panjang, kata Drs Sumastro MSi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Singkawang ditemui sebelum Musrenbang Provinsi di Kantor Walikota Singkawang, kemarin (9/4). Sumastro menjelaskan, musrenbangsus belum pernah ada yang melaksanakannya di seluruh Indonesia. Ini memang inisiatif baru, baru pertama kali diadakan di seluruh Indonesia, ujarnya. Dia menjelaskan, dilaksanakannya Musrenbangsus Singbebas bertujuan untuk merespon tuntutan pembangunan di berbagai bidang tidak bisa dilakukan, bila terdapat sekat kabupaten/kota. Perencanaan pembangunan harus bersifat regional. Misalnya untuk menangani bencana banjir yang melibat kabupaten/kota, kata Sumastro mencontohkan. Persoalan banjir memang saling berkaitan antara Singkawang, Bengkayang dan Sambas. Selain karena bertetangga, juga karena terjadi hubungan sebab akibat diantara ketiga kabupaten/kota ini sehingga terjadi banjir. Oleh karenanya, menurut Sumastro, dibutuhkan perencanaan secara bersama-sama antara ketiga kabupaten/kota untuk menangani persoalan seperti banjir, termasuk persoalan-persoalan lain yang melibatkan ketiga wilayah ini. (dik)

SINGKAWANG Spektakuler

Selasa, 10 April 2012

Tunjuk Jumantik Tiap Kecamatan Singkawang. Untuk menghindari perkembangbiakan nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau malaria, tiap kecamatan membutuhkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah-rumah warga. Perlu ditunjuk Jumantik di setiap kecamatan, mereka ini nantinya yang bertugas memantau jentik-jentik di tempat penampungan air warga atau di sekitar rumah warga, kata dr Carlos Djaafara, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz

Carlos Djaafara.Mordiadi

Singkawang ditemui sebelum Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar di Kantor Walikota Singkawang, kemarin (9/4). Carlos tidak mengetahui secara pasti, apakah Dinas Kesehatan sudah menunjukkan Jumantik atau belum. Untuk Jumantik ini bisa langsung kepala dusun, mereka cukup dibekali senter dengan baju tugasnya. Mereka bertugas memeriksa tempat-tempat penampungan air, katanya. Menurut dia, penunjukan Jumantik sangat penting, agar jentik-jentik dapat segera dimusnahkan sebelum berkembang menjadi nyamuk Aedes Aegypti. Mereka ini kan berkembang di air bersih yang tertampung, tidak mau di air yang kotor, kata Carlos.

mereka berinisiatif menaburkan abate, ujarnya. Perilaku masyarakat untuk menjaga lingkungannya juga sangat menentukan, agar jentikjentik tidak berkembangbiak, seperti dengan menimbun kaleng-kaleng bekas yang memungkinkan dapat menampung air hujan. Sementara itu, terkait kasus DBD di Kota Singkawang, belakangan hari terakhir tidak terlalu menonjol. Beberapa waktu lalu memang ditemukan beberapa kasus, tetapi kali ini tidak lagi, sekarang cenderung banyak penyakit batuk pilek. Memang munculnya DBD ini mempunyai siklus tertentu, itu yang harus kita antisipasi, pungkas Carlos. (dik)

Ya n g m e n j a d i p e r s o a l a n ujarnya, warga Kota Singkawang banyak menyimpan tempat penampungan air hujan seperti tempayan dan lainnya, tetapi tidak ditutup rapat. Mereka mampu membeli tempayannya tetapi tidak mampu beli tutupnya, inilah yang menjadi peluang berkembangbiaknya jentik-jentik, terang Carlos. Kesadaran masyarakat untuk menghindari tempat-tempat berkembangbiak jentik-jentik, diakui Carlos memang sangat kurang. Olehkarenanya, selain dibutuhkan sosialisasi terusmenerus, dibutuhkan tim khusus untuk memantau jentik-jentik, yang disebut Jumantik. Bila kesadaran masyarakat tinggi, kalau dia melihat jentik-jentik di air yang ditampungnya, tentu

Panel Listrik Hangus, Musrenbang Provinsi Molor Singkawang. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalbar molor hingga satu jam dari jadwal yang telah ditetapkan. Pasalnya, panel listrik di sisi kiri Kantor Walikota Singkawang hangus. Acara terpaksa ditunda karena ada gangguan di panel listriknya, padahal awal-awal sudah kita tes dan tidak ada masalah, kata Drs Sumastro MSi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Singkawang ditemui sebelum Musrenbang RKPD Kalbar di Kantor Walikota Singkawang, kemarin (9/4). Panel listrik itu diketahui terbakar sekitar pukul 08.00 atau saat registrasi (pendaftaran) peserta Musrenbang Provinsi dimulai. Beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sempat melihat panel listrik yang berada tepat di sebelah kiri Kantor Walikota mengeluarkan asap. Asap putih yang mengepul

di panel listrik segera dilaporkan ke PT PLN Cabang Singkawang. Tidak beberapa lama petugas PLN beserta perlengkapan datang untuk memperbaiki panel listrik tersebut. Saat masa menunggu perbaikan, b a l l r o o m Ka n t o r Wa l i k o t a Singkawang, tempat musrenbang digelar tampak gelap gulita. Musrenbang yang direncanakan dibuka pukul 09.00 molor hingga pukul 10.00. Setelah ballroom terang dan microphone dapat menyala, Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya SE MM beserta narasumber dari pusat dan para undangan memasuki ruang rapat. Christiandy langsung membuka Musrenbang RKPD Kalbar yang dihadiri para kepala daerah di seluruh kabupaten/ kota se-Kalbar. Tetapi hanya beberapa bupati yang hadir, lebih banyak wakil bupat i atau wakil walikota yang hadir dalam musrenbang tersebut. (dik)

Panel listrik yang hangus terbakar membuat acara pembukaan Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar molor hingga satu jam. Mordiadi

SAMBAS TERIGAS

Hadapi Kepentingan Politik

MUI Pilih Netral Asisten II Setda Sambas Chifni B SSos membuka secara resmi kegiatan Musda II MUI Kabupaten Sambas, Senin (9/4) di Balairungsari Bupati Sambas. M Ridho Sambas. Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan lembaga umat yang diisi para ulama. Menjaga agar selalu berada pada posisi netral dan independen di tengah tarikan berbagai kepentingan politik merupakan keharusan. Penegasan tersebut disampaikan Ketua MUI Kalbar HM Bachit Nawawi SH, Senin (9/4) saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II MUI Kabupaten Sambas. Ditegaskannya, MUI harus berada pada posisi netral dan independen di tengah tarikan berbagai kepentingan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub)

Kalbar tahun 2012. Organisasi MUI tidak boleh hanyut dalam pengaruh berbagai kepentingan politik, tegasnya. HM Bachit menjelaskan, ada empat fungsi strategis MUI yang harus dipertahankan dan dikembangkan di masyarakat. Pertama, memberikan fatwa dan nasihat kepada umat dan pemerintah mengenai masalah keagamaan dan kemasyarakatan. Kedua, menjadi wadah ukhuwah islamiyah. Ketiga, mengemban fungsi sebagai organisasi yang mewakili umat Islam. Keempat, menjadi penghubung timbal

balik antara ulama dan umara guna menyukseskan pembangunan. Sebagai Ketua MUI, HM Bachit berharap keempat fungsi itu dapat dijalankan secara istiqomah, dijadikan acuan untuk mengukur dan mengevaluasi, apakah peran dan tugas MUI telah berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan umat. Harapan-harapan yang ditujukan kepada ulama memberikan tantangan yang semakin berat dan komplek. Dalam hal ini, diperlukan upaya revitalisasi peran dan kiprah ulama sesuai dengan perkembangan

zaman, ungkapnya. Ia berpesan, MUI Kabupaten Sambas dapat membuat terobosan program strategis dalam menyikapi fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Tujuannya, guna terciptanya kondisi kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan yang baik. Semua itu demi terwujudnya kejayaan Islam dan kaum muslimin dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai manifestasi dari rahmatal lil alamin, ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Musda II MUI Kabupaten Sambas H Satono SSosI MH memaparkan, musda ini digelar untuk memilih kepengurusan baru. Hal ini sesuai pedoman dasar MUI Bab II pasal 7 sebagai hasil rapat MUI tanggal 26 Maret 2012, dan SK MUI Nomor 01/MUI-SBS/B/IN/2012 tentang Pembentukan Panitia. Selain untuk kepemilihan pengurus baru jelasnya, juga sebagai ajang silaturahmi antar pengurus,

tokoh agama dan tokoh masyarakat serta pejabat di lingkungan Pemkab Sambas. Makanya musda ini lebih memprioritaskan mengawal aqidah menegakkan sunah menuju Sambas yang religius, katanya di Balairungsari Rumah Dinas Bupati Sambas. Di tempat yang sama, Asisten II Setda Sambas H Chifni B SSos yang hadir mewakili Bupati Sambas menjelaskan, MUI merupakan lembaga keagamaan yang sejalan dengan visi dan misi Pemkab Sambas, yaitu poin religius. Keberadaan MUI sangat membantu program pemerintah dalam mengembangkan kemaslahatan umat, sehingga program Kabupaten Sambas dapat sinergi dengan keinginan masyarakat, jelasnya. Chifni berharap, Musda MUI Kabupaten Sambas menghasilkan rekomendasi dan program kerja terbaik. Apalagi terangnya, musda yang dilaksanakan untuk penyegaran kepengurusan MUI

Registrasi Kepengurusan Ormas di Kesbangpolinmas Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas). Kasi Politik dan Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Sambas, Zulfikri mengatakan, pada bulan Agustus database ormas yang berada di Kabupaten Sambas

Zulfikri. M Ridho Sambas. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Kabupaten Sambas diminta melakukan registrasi. Pendaftaran ulang tersebut dilakukan ke Kantor Kesatuan Bangsa,

akan diserahkan ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Cq Dirjen Kesbangpolinmas di Jakarta. Hingga saat ini terangnya, ada 46 ormas yang terdaftar di Kesbangpolinmas. Namun belum satupun ormas yang

melakukan registrasi ulang. Sehingga Kesbangpolinmas tidak mengetahui aktif tidaknya ormas maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sudah terdaftar tersebut. Agar aktivitas ormas maupun LSM terpantau dan bisa sinergis dengan pemerintah serta terdata di pusat, maka harus melakukan registrasi ulang, kata Zulfikri kepada Equator, Senin (9/4). Tujuan registrasi ormas dan LSM jelasnya, agar kegiatan yang dilakukan ormas maupun LSM bisa sinkron dengan pemerintah. Sehingga kegiatan ormas dapat terpantau, dan sesuai dengan AD/ART ormas. Sebagaimana kita ketahui, ormas merupakan mitra pemerintah dalam melaksanakan gerak dan langkah pembangunan. Oleh karena itu,

komunikasi timbal balik sangat diperlukan, terangnya. Disampaikan Zulfikri, terbukanya ruang kebebasan pasca Orde Baru diikuti menjamurnya ormas. Pada pasca Era Reformasi kondisi tersebut telah berbeda, ormas tidak lagi menjadi alat politik negara, tetapi keberadaannya sepenuhnya menjadi arena ekspresi politik masyarakat. Sehingga timbul penyalahgunaan ormas. Contohnya dijadikan sarana tindak pidana pencucian uang, sarana tindak pidana korupsi, penyelundupan, pemerasan, penipuan, aksi kekerasan, dan penggelapan, bebernya. Selain itu, ormas juga disalahgunakan untuk pendanaan kegiatan separatis, sehingga mengancam disintegrasi bangsa, serta lemahnya manajemen

ormas dan pemanfaatan ormas, LSM dan lembaga nirlaba lainnya yang tidak sesuai dengan tujuannya. Bahkan, adanya ormas yang berfungsi seperti penegak hukum, premanisme, dan melakukan penyidikan ke kantor-kantor, instansi pemerintahan serta mengganggu ketertiban umum. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Kemendagri telah menyiapkan langkah-langkah strategis menata kehidupan ormas. Antara lain sebutnya, dengan melakukan perubahan terhadap UU Nomor 8 Tahun 1985, yang merupakan usul inisitif DPR RI dalam memperbaiki sistem dan prosedur ormas, dengan menyusun Permendagri tentang Pedoman Pendaftaran Ormas Bagi Kemendagri, maupun pemerintah daerah. (edo)

Kabupaten Sambas. Siapapun yang terpilih harus kita berikan dukungan, untuk memajukan program religius di Kabupaten Sambas dengan program kerja yang baik. Kepada pengurus yang baru diharapkan dapat menjadi motivator kemajuan umat di Kabupaten Sambas, harapnya. Musda II MUI Kabupaten Sambas yang dilaksanakan secara

formatur, akhirnya menunjuk kembali H Ahmadi Muhammad sebagai Ketua MUI Kabupaten Sambas periode 2012-2017. Terimakasih saya masih dipercaya memimpin MUI Kabupaten sambas. Dengan kebersamaan, insya Allah kita mampu menciptakan kader-kader muda yang berakhlak, untuk memajukan syiar Islam di Kabupaten Sambas, ujar H Ahmadi. (edo)

MABM Kabupaten Sambas Dewan Dakwah Kabupaten Sambas Beserta Pengurus

Mengucapkan

Selamat & Sukses atas Terpilihnya

H. Achmadi Muhammad Sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas

&

H. Tarmidzi Achmad Sebagai Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sambas

Periode 2012 – 2017 Pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-II MUI Kabupaten Sambas, Senin (9/4) Di Balairungsari Bupati Sambas Tertanda,

Ketua MABM Kabupaten Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid Sekretaris MABM Sambas Drs Karman M.Si. MH Ketua DDII Kabupaten Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid Sekretaris DDII Kabupaten Sambas HM. Satono. S.Sos. I. MH


12 apai ji kitak

Optimalkan Fungsi Kecamatan NANGA PINOH. Berbagai elemen daerah ini menganggap fungsi kecamatan semakin kecil. Lantaran kewenangan yang pemerintah desa yang besar. Anggapan tersebut dimentahkan oleh Peraturan Pemerintah (PP) No 19 tahun 2008 tentang Kecamatan. Dalam aturan tersebut dikatakan peran kecamatan dalam membantu Pemkab Melawi sangat besar. Tugas kecamatan sendiri berupa mengoordinasi, membina, menangani urusan otonomi. Bukan hanya itu, kecamatan juga diberi kewenangan untuk melakukan evaluasi terhadap pembinaan masyarakat. Sesungguhnya kewenangan kecamatan sangat besar. Namun selama ini hal itu tidak dioptimalkan. Mestinya baik pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten mesti memaksimalkan tugas ini. Bahkan kecamatan sendiri mesti mengoptimalkan tugas mereka, kata aktivis Ikatan Mahasiswa Kabupaten Melawi (IMKM), Syamsul Bahri. Kemarin. Lantas dipaparkannya, pasal 15 PP 19/2008 menetapkan fungsi koordinir yang mesti dilakukan kecamatan. Yakni mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum. Baik itu tingkat kecamatan maupun desa. Selain tugas mengoordinasi Camat juga mesti melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Yakni perizinan, rekomendasi, koordinasi, pembinaan, pengawasan dan fasilitasi. Serta penetapan, penyelenggaraan dan kewenangan lain yang dilimpahkan, ulasnya. Lebih rinci, Syamsul menjelaskannya, dalam fungsi mengkoordinir kecamatan mendorong partisipasi masyarakat, untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan lingkup kecamatan dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan di desa dan kecamatan. Kemudian melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap keseluruhan unit kerja, baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja kecamatan. Melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan baik yang dilakukan oleh unit kerja pemerintah maupun swasta; Camat juga mesti berkoordinasi dengan Polri, TNI, mengenai program penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah kecamatan. Serta melakukan koordinasi dengan pemuka agama yang berada di wilayah kerja kecamatan untuk mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah kecamatan. Terpenting, camat mesti membuat melaporkan segala program ke bupati, ulasnya. (aji)

MELAWI MEMBANGUN

Selasa, 10 April 2012

Lengkapi Tukang Parkir Atribut NANGA PINOH. Pembangunan g di Ibu Kota Melawi, Nanga Pinoh sangat angat pesat hingga memberikan peluang bagi daerah untuk mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari

sektor p parkir. Buktinya, y , hampir p setiap sudut Nanga Pinoh terdapat juru parkir. Hanya sayang, keberadaan juru parkir sendiri masih diragukan masyarakat. Sebab dalam menjalankan tugasnya, para juru parkir tidak dilengkapi dengan atribut. Keberadaan tukang parkir di pasar Nanga P i n o h mem-

buat kita selaku masyarakat y bertanya. Apakah keberadaan mereka legal atau ilegal, kata warga Nanga Ella Hilir yang sering ke Kota Nanga Pinoh, Aspar, kemarin. Lantas kata dia, kalau legal atau sah, para juru parkir ini jelas dilengkapi dengan pengenal. Minimal jaket yang menandakan mereka petugas parkir. Sebaliknya, jika tidak resmi, maka sangat disayangkan. Lantaran salah satu pendapatan yang sangat potensi tidak dikelola dengan baik. Jika keberadaan parkir yang ada di Nanga Pinoh masih ada yang tidak dikelola pemerintah. Atau ada yang tidak masuk kas daerah. Maka sangat rugi sekali. Lantaran sektor ini bisa menambah

Pendapatan Asli Daerah (PAD), p ( ), ulasnya. Dia pun memberi perhitungan yang sangat realistis. Salah satu titik yang tidak dilengkapi dengan atribut parkir sangat padat dikunjungi kendaraan. Dalam satu hari bisa mencapai 500 kendaraan. Bila setiap kendaraan ditarik Rp 1,000. Dalam satu hari, pendapatan yang masuk Rp 50 ribu. Jika dikalkulasikan selama satu bulan bisa mencapai Rp 1,5 juta. Artinya dalam setahun pendapatan seorang juru parkir bisa mencapai Rp 18 juta. Apabila sebagian penghasilan ini masuk ke kas daerah, sudah barang tentu ada income bagi daerah itu sendiri. Itu satu titik paling padat, dan paling ramai di Nanga Pinoh. Tapi saya lihat tidak ada atribut parkir. Bila dihitung dengan detail sangat besar kontribusi bagi PAD.

Tinggal gg dikelola saja, j , ulasnya. y Dia pun meminta, ada kete-gasan instansi terkait terhadap p pemungutan parkir. Mesti jelass orang yang melakukan pemungutan parkir. Setiap orang tersebut juga mesti dilengkapi dengan identitas jelas. Diberi pakaian parkir. Kelengkapan parkir ini akan membuat warga yang membayar tulus. Lantaran uang yang mereka bayar, dipergunakan lagi untuk pembangunan daerah. Membantu pemerintah untuk membangun walau hanya Rp 1,000,- sekali meletakkan motor. Ada atribut yang lengkap membuat kita selaku pembayar menjadi tulus membayar. Kita anggap itu pun sebagai amal. Sebab kita membantu pemerintah memperlancar roda pemerintahan dan pembangunan, pungkasnya. (aji)

Tata Ulang Alamat PERKEMBANGAN penduduk di Nanga Pinoh sangat cepat. Akibatnya, banyak rumah baru yang dibangun. Berakibat pada bertambahnya alamat warga. Hingga membuat alamat rumah menjadi semrawut. Kondisi ini diperparah dengan pembuatan alamat oleh yang punya rumah semaunya, tanpa pernah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tetangga sekitar. Hingga menyulitkan untuk mencari alamat. Kalau kita mau mencari alamat di Nanga Pinoh ini agar susah kalau hanya berbekal kan alamat. Karena kondisi alamat tersebut sangat semrawut. Susah sekali dicari. Karena pertambahan rumah yang sangat luar biasa, ungkap Roni, warga Desa Kenual, ditemui di kediamannya kemarin. Lantas dia meminta agar instansi terkait segera melakukan penataan ulang alamat.

Sebab bila tidak tertata. Secara estetika pemukiman penduduk tidak baik. Bahkan menyulitkan administrasi pemerintahan sendiri. Untuk melakukan penataan tersebut, tentunya bisa dibantu oleh pemerintah di tingkat desa. Baik pemerintah desa sendiri, maupun RT. Bahkan Roni menyarankan agar dibuat sistem hingga pembuatan rumah baru sudah mengikuti penataan alamat. Kalau tidak dibuat sistem maka, 5 tahun setelah penataan alamat akan semrawut kembali. Misalnya, dalam pembuatan nomor rumah dipadukan antara angka dengan huruf. Diawali dengan angka. Selanjutnya, angka dengan huruf. Contohnya rumah pertama dibuat 01. Namun dialokasikan untuk rumah baru dengan nomor 01.A, 01.B, pungkasnya. (aji)

Lada merupakan komoditi yang pernah menyamai harga emas, diprediksi beberapa tahun dekat harga lada akan melonjak. SUKARTAJI

SINTANG RAYA apai ji kitak

Guru Harus Disiplin SINTANG. Bupati Sintang Milton Crosby meminta kepada PNS khususnya para guru, dan kepala sekolah benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya. Disiplin guru dinilai sangat penting. Jangan sampai saat jam mengajar malah tidak berada di tempat. Tanggungjawab dalam menjalankan tugas sudah jelas sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, tegas Milton dalam Rapat Koordinasi Kepala Sekolah di Gedung PGRI Sintang belum lama ini. Diakui Milton bahwa dirinya banyak menerima surat pengaduan masyarakat berkenaan dengan kedisiplinan PNS. Saya sudah menerima banyak surat, bahkan kalau saya mau sudah puluhan PNS yang dapat dipecat dengan tidak hormat berdasarkan ketentuan dari PP 53 tahun 2010 tersebut, tegasnya. Menurut Milton, PP 53 tahun 2010 dengan jelas menyatakan PNS yang melanggar disiplin dalam jam kerja, tidak masuk selama 46 hari dari 365 hari dalam setahun maka PNS tersebut dapat langsung dipecat. Tidak perlu lagi ada pertimbangan, dan langsung akan diberhentikan dari PNS tanpa diberikan hakhaknya, ujar Milton. Mekanisme yang harus ditempuh untuk PNS meninggalkan tugas, kata Milton, harus ada ijin tertulis. Ijin tersebut pun dikeluarkan tidak serta merta, melainkan melalui berbagai pertimbangan. Itulah namanya aturan kepegawaian. Bukan datang hanya untuk ambil gaji, tegasnya. (din)

Sekolah Negeri Jangan Pungut Biaya SINTANG. Penerimaan murid pada tahun ajaran baru jangan sampai dijadikan ajang untuk mencari keuntungan. Bagi Sekolah Negeri dilarang memberlakukan pungutan dalam bentuk apapun. Terkecuali bagi Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan swasta, tegas Kepala Dinas Pendidikan Sintang Lukman Riberru, di hadapan ratusan kepala sekolah belum lama ini. Lukman Riberru Lukman tidak ingin mendengar setiap tahun ajaran baru tersiar kabar sekolah negeri memungut biaya di luar ketentuan. Iuran tersebut hanya diperbolehkan untuk sekolah swasta dan RSBI yang memang membutuhkan dana cukup besar. Itupun harus melalui persetujuan Komite Sekolah, bebernya. Sekolah negeri, kata Lukman, dapat menerima sumbangan dari masyarakat, namun tidak dijadikan sebuah kewajiban. Sumbangan itu sifatnya insidentil dan tidak mengikat. Misalnya untuk suatu pembangunan yang dana dari pemerintah tidak mencukupi itu sah saja diterima. Namun kembali harus disepakati bersama dengan komite sekolah masing-masing dan harus dibedakan mana siswa yang kurang mampu dengan yang mampu, pungkasnya. (din)

Warga Resah, Balap Liar Menggila SINTANG. Kebut-kebutan di jalan raya atau dikenal balap liar, semakin menggila. Kondisi ini jelas membuat resah banyak masyarakat. Apalagi aksi ini, dirasakan sangat mengganggu ketertiban umum, terutama masyarakat pengguna jalan. Tidak hanya membahayakan keselamatan pribadi, namun orang banyak, ujar Pandelean Simanjuntak, warga Kota Sintang pada wartawan, Senin (9/4). Aksi balapan liar kerap kali dilakukan di ruas jalan PKP Mu-

jahidin Sintang, kawasan Tugu Bank Indonesia (BI). Diceritakan Pandelean Simanjuntak, pernah seorang ibu pengendara sepeda motor, Minggu (8/4) malam sekitar pukul 21.00 tersenggol aksi balapan liar tersebut. Beruntung insiden itu tidak merenggut nyawanya. Balapan liar ini membuat warga resah. Tidak bisa dibiarkan. Nanti bahaya akan ada korban jiwa, tegasnya. Pandelean Simanjuntak berharap aparat kepolisian dapat segera menangani persoalan ini.

Bila perlu berikan sanksi agar ada efek jera, sarannya. Beberapa warga lainnya juga menyampaikan keluhan serupa. Mereka berharap agar aksi balapan liar ini tidak di tolerir. Selain dapat membahayakan pengguna kendaraan lainnya, suara yang ditimbulkan dari knalpot sepeda motor itu juga membuat warga di sekitar tidak bisa beristirahat, kata Hery, pemilik warung kopi yang mangkal di kawasan Tugu BI. Hery meminta, agar ada efek

jera terhadap para pelaku ini, karena jika hanya dibubarkan begitu saja mereka kembali mengulang aksinya. Kami yakin apabila para pembalap liar ini ditangkap dan di tilang, maka aksi ini mudah ditangani. Tidak akan terulang lagi, ucapnya. Syahrial Kaswanda, Pengurus Ratle King Sintang, meminta para pembalap liar ini tidak melakukan aksinya di jalan raya, karena penuh resiko. Tidak hanya merugikan diri sendiri namun keselamatan pengguna jalan lainnya.

Jika ingin menyalurkan bakat, pemerintah sudah menyiapkan arena, ujarnya. Syahrial Kaswanda mendukung aparat, jika para pembalap liar di tilang. Agar ada efek jera, maka pemberian tilang adalah jalan terbaik. Selain itu kami sebagai komunitas sepeda motor King juga terusik karena yang terdaftar di Polres Sintang, adalah club kami. Orang menduga bahwa yang melakukan balapan itu adalah anggota kami, pungkasnya. (din)

Tambang Pasir Merah Kamla, Bikin Resah SINTANG. Maraknya aktivitas tambang pasir merah di Kampung Ladang (Kamla) Kelurahan Ladang Kabupaten Sintang membuat warga sekitar resah. Akibat dari kegiatan tambang pasir tersebut, jalan maupun jembatan rusak, bahkan pasir bertaburan sepanjang jalan membuat debu beterbangan. Dampak yang sangat sudah dirasakan warga sekitar adalah tanah di bantaran Sungai Melawi ambruk. Abrasinya sudah sampai ke badan jalan dan bangunan warga yang ada di tepian sungai. Lagilagi yang jadi korban adalah masyarakat. Siapa yang bertanggung jawab, ujar Tedi Zulkarnaen, warga setempat. Menurut Tedi, keberadaan tambang pasir di Kelurahan Ladang hingga kini menjadi pertanyaan besar bagi warga karena ijin tidak jelas dan terindikasi ilegal. Buktinya pengelola tidak pernah memasang plang nama ijin kelola kawasan pertambangan tersebut. Mestinya jika sudah ada ijin di plang tertera identitas pengelola antara lain nama perusahaan, nomor ijin, bera-

pa luas kawasan kelola, juga radius aman dari kawasan pemukiman masyarakat, serta ijin lingkungan. Selama ini semua itu tidak jelas, bebernya. Tedi mencurigai, ada indikasi kerjasama tersembunyi antara pihak pengelola tambang pasir dengan oknum pegawai instansi-instansi terkait. Mengingat aktivitas pertambangan sudah berlangsung cukup lama. Kami berharap kepada pemerintah dan DPRD yang membidangi hal tersebut serta pihak keamanan agar proaktif. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Segeralah turun ke lapangan untuk mengkaji ulang kelayakan kegiatan tambang pasir merah yang melakukan pelanggaran hak-hak terhadap lingkungan hidup beserta ekosistem lainnya yang ada di sekitar area, terangnya. Di area kegiatan tambang tersebut, barusan selesai dilaksanakan proyek penahan longsor dari pemerintah Provinsi yang menghabiskan dana miliaran rupiah. Sangat disayangkan bila akhirnya bangunan tersebut nantinya juga akan tergerus abrasi. (din)

Wakil Bupati Sintang menanam karet di Kelam Permai. SUHARDIN

Karet Peluang Masa Depan Juan Motivasi Kaum Muda Tanam Karet

SINTANG. Komoditi karet akan terus dibutuhkan dunia, selagi manusia masih memerlukan kendaraan, sepatu, sandal dan banyak lagi lainnya yang menyangkut berbahan karet. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan, di hadapan ratusan anggota Orang Muda Katolik (OMK) se Paroki Maria Ratus Rosari Lebang di Lanjing Kelam Permai, belum lama ini. Juan memberi motivasi agar kaum muda giat menanam dan mengelola kebun karet. Alasannya, karena sektor perkebunan karet mampu memberikan masa depan

yang baik. Mungkin tidak semua kaum muda bisa menikmati bangku kuliah karena persoalan biaya dan sebagainya, untuk itu jangan putus asa dalam menatap dan meraih masa depan yang lebih baik. Di sekitar kita banyak sumber daya alam yang mampu menjanjikan masa depan bila dikelola dengan baik, satu diantaranya berkebun karet, saran Juan. Usia muda, kata Juan, merupakan usia produktif. Fase ini tidak akan pernah datang dua kali. Pada fase ini kita semua dituntut untuk bekerja mempersiapkan masa de-

pan kita. Jangan sia-siakan masa tersebut agar tidak menyesal di kemudian hari, pesannya. Diutarakan Juan, tanah untuk menanam karet masih ada dan cukup luas. Kaum muda harus mulai dari sekarang, karena luas tanah tidak akan pernah bertambah, malah jumlah penduduk dan kebutuhan manusia akan terus bertambah yang akan membuat lahan untuk berkebun semakin sempit. Untuk itu, mari bergerak dan bekerja sekarang. Masih belum terlambat untuk mulai menanam karet, yakinnya. (din)


13 NINGKAU NUAN

Kedamin akan Dibangun Pasar Tradisional Putussibau. Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kapuas Hulu semakin menggencarkan sektor pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Salah satu bukti nyata, yakni upaya pembangunan pasar tradisional baru di daerah Kedamin, K e c a matan Putussibau Selatan. Bupati Ka b u p a t en Kapuas AM Nasir SH Hulu, AM Nasir SH mengatakan, melihat keberadaan pasar yang ada memang sangat dibutuhkan penataan baru. Namun pemerintah daerah lebih memperioritaskan pembangunan pasar tradisional baru di daerah Kedamin. Proses pengupayaan pembangunan pasar tradisional ini telah memasuki tahap pelelangan. Pasar yang baru ini, kita sudah tata dengan sebaik mungkin, paling utama mengenai fungsi dan keberadaan irigasi pasar tersebut. Penempatan pasar itu sendiri tidak ditempatkan berdekatan dengan perairan umum, sehingga pencemaran dari pasar itu tidak berimbas kepada masyarakat, ujarnya. Nasir menjelaskan, penantaan pembangunan pasar tradisional disesuaikan dengan blok masing-masing, sehingga akan terlihat lebih tertata rapi. Selain itu dengan adanya blok-blok yang berbeda, akan mempermudah masyarakat berbelanja dan bertransaksi. Hal terpenting lainnya tidak luput dari kebijakan pemerintah daerah, bahwa pasar tradisional bukan sebagai pemukiman, namun hanya sebagai pusat perekonomian masyarakat. Di pasar yang baru ini, tidak boleh lagi masyarakat tinggal disitu seperti pasar-pasar sebelumnya. Karena kalau selalu begitu, pasar itu akan sama semerawutnya, tandas Nasir. Nasir menambahkan untuk pengamanan proses limbah pasar yang baru ini, pemerintah daerah tetap mempercayakannya kepada Dinas Cipata Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu. Sebagai instansi yang membidangi hal tersebut, diharapkan hal ini tidak dilupakan dalam pembangunan pusat perekonomian. Untuk proses limbah pasar tersebut kita serahkan pada Dinas Cipta Karya, karena mereka yang lebih mengetahui hal tersebut, katanya. (aRm)

KAPUAS HULU

UNCAK KAPUAS

Selasa, 10 April 2012

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Akses Jalan Dibangun, Potensi Daerah Tergali Putussibau. Sekretaris Komisi C DPRD Kapuas Hulu, Drs Mansurudin, mengatakan potensi yang ada di daerah perdesaan sangat bergantung pada alur transportasi. Dengan akses jalan yang baik akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memutar roda prekonomian. Mansurudin mencontohkan

seperti di Kecamatan Bunut Hulu, akses jalan dari Desa Nanga Dua ke Desa Batu Tiga saat ini belum dibangun. Belum maksimalnya akses jalan, membuat potensi belum tergali secara maksimal seperti perkebunan karet dan sarang walet. Di sana terdapat potensi pendukung ekonomi, seperti kebun

karet dan sarang walet. Kalau akses jalan sudah bagus ke daerah itu, masyarakat akan lebih makmur, kata Politisi Partai Golkar ini. Mansurudin memaparkan dikarenakan jalur yang digunakan masyarakat Kecamatan Bunut Hulu sebagian besarnya adalah jalur sungai, dengan menggunakan transportasi perahu,

masyarakat mengeluarkan dana yang cukup besar. Jalur sungai yang mereka tempuh, dari Desa Payang ke Desa Landau Kaloi sekitar dua juta rupiah yang mereka keluarkan untuk sekali perjalanan, ujar Mansurudin. Mansurudin berharap, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat memerhatikan akses jalan

dari Desa Nanga Dua ke Desa Batu Tiga agar bisa dibangun. Untuk akses jalan dari Desa Nanga Dua ke Desa Batu Tiga berjarak sekitar 30 km. Dengan membuka akses jalan darat, daerah pedesaan mempermudah bahkan mempercepat perkembangan masyarakat dari semua sector, ujarnya. (aRm)

Beras Merk Khusus Kapuas Hulu Saat ini terdapat dua kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu yang sudah berhasil menjadi lumbung pangan beras. Selain dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri, juga dapat dikonsumsi masyarakat k e c a matankecataman tet-

Nusantara Gawat SSos MM--- Arman Hairiadi

angga. Kedepannya pemerintah kabupaten berupaya agar dapat memproduksi beras khusus Kapuas Hulu. Di Kapuas Hulu ada kecamatan yang mampu memproduksi beras, meskipun untuk memenuhi kecamatannya sendiri, yaitu Kecamatan Hulu Gurung dan Jongkong, kata Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kapuas Hulu, Nusantara Gawat SSos MM. Kedepannya, produksi beras dari kedua kecamatan ini akan terus diupayakan ditingkatkan. Begitu juga dengan kecamatankecamatan lainnya yang memiliki potensi besar produksi

beras. Untuk mendukung itu, bahkan pemerintah daerah telah memberikan bantuan RMU atau mesin penggiling padi kepada kelompok tani di Kecamatan Hulu Gurung. Bantuan serupa akan diberikan kepada kecamatan-kecamatan lainnya yang memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan. Kalau bisa nantinya kita buat merek khusus Kapuas Hulu. Dimana berasnya kita dapatkan dari kecamatankecamatan lumbung pangan, tandasnya. Agar dapat memproduksi beras merek Kabupaten Kapuas Hulu, tentu akan melihat dulu berapa produksi yang dapat dihasilkan dari setiap kecamatan

perbulannya. Begitu juga dari harganya apa bisa bersaing dengan beras-beras dari luar. Untuk itu, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan BUMD Kapuas Hulu. Namun juga tergantung dari kesiapan petani. Jangan sampai tiap bulannya tidak ada produksi beras. Makanya kita menggalakkan kepada petani agar menanam padi yang setahun tiga kali panen, ujarnya. Apalagi saat ini pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sedang menggalakkan lahan pertanian seluas 2 ribu hektar. Diharapkan akan meningkatkan pula produksi beras. (aRm)

UMK Standarisasi Upah Pekerja untuk menggaji sesuai kualitas kerja. Putussibau. Upah Minimum UMK, saya rasa sudah menjamin Kabupaten (UMK) merupakuntuk pekerja memenuhi kean sebuah kesepakatan yang butuhan dasarnya. Setidaknya ditetapkan kabupaten untuk pemuda yang giat bekerja dan menjamin masyarakatnya masih bersemangat bisa mendapat upah terstandar. memupuk gaji yang merHal itu diutarakan Kusfery AC, eka terima apabila standar Wakil Ketua Komisi B DPRD UMK itu dipahami penKapuas Hulu. gusaha, tegas Kusfery. Menurutnya, UMK yang Kusfery menambahkan, ditetapkan pemerintah meruKusfery AC Kabupaten Kapuas Hulu pakan kewajiban setiap pelaku usaha untuk menggunakan sumber daya akan lebiih maju apabila masyaramanusia di wilayah itu. Dengan adanya katnya dapat bekerja proporsional UMK masyarakat berhak untuk mendapat- dan mendapat gaji yang sesuai. kan hasil peluhnya sesuai dengan standar Jika pengusaha mematuhi UMK, minimum. Pekerja wajib diberikan upah berarti pengusaha mendukung sesuai pekerjaannya. Apabila pekerjaan- pembangunan Kabupaten Kapuas nya baik selayaknya juga ia mendapat Hulu ini. Pastinya masyarakat akan bekerja hasil yang baik, kata Kusfery. Kusfery menilai dengan upah minimum dengan semangat apabila gajinya yang ditetapkan pemerintah, masyarakat sesuai, dengan hasil kerja yang baik, atau pekerja akan dapat memenuhi kebu- perekonomian akan meningkat dan tuhannya secara umum. Namun hal ini secara bertahap mengembangkan tidak akan pernah terwujud jika tidak di- Kabupaten Kapuas Hulu ini, tuntas barengi dengan kesanggupan pengusaha Kusfery. (aRm)

ILS

BUMI DARANANTE Kabupaten Sanggau Membangun APAI JI KITAK

Perlu Pasang Rambu SANGGAU. Berbagai kalangan menilai, keberadaan rambu-rambu lalu lintas (Lalin) masih dirasakan minim. Maka tak mengherankan, di berbagai jalur dan kawasan jalan jarang sekali terlihat terpasang rambu-rambu Lalin tersebut. Kondisi itu, jelas mesti menjadi perhatian instansi terkait, untuk mengadakan sarana untuk mengingatkan para pengendara kendaraan yang berlalu lalang. Secara kasat mata, memang kita lihat di berbagai ruas jalan keberadaan rambu-rambu ini masih terbilang minim lah. Nah, harapannya bagaimana instansi terkait untuk pengadaannya, celoteh Welly Saputra salah seorang warga kota Sanggau kepada Equator, kemarin. Dipaparkannya, dengan kondisi rambu minim. Tentunya bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan Lalin. Bahkan sebaliknya, bisa meminimalisir hal tersebut. Jika ramburambu terpasang sesuai dengan kondisi jalur atau jalan. Jadi, fungsi rambu-rambu ini semua mengetahui, tentunya sangat penting. Harapan kita, kepedulian instansi untuk pengadaannya, tandasnya. (SrY)

Nasib Proyek GPU, Kian Pilu SANGGAU. Sejak awal sudah dinilai tak tentu rudu (sembarangan, red), hingga dinyatakan rampung pun, nasib bangunan Gedung Pertemuan Umum (GPU), dibangun beberapa tahun lalu kian tragis. Bangunan yang terletak di jantung kota Sanggau, kondisinya sangat tragis. Mafhum saja, bangunan yang hanya berjarak beberapa meter dari kantor DPRD dan Kantor Bupati Sanggau. Pembangunannya, menghabiskan dana belasan miliar rupiah dirogoh dari kantong APBD Sanggau beberapa tahun anggaran di dera berbagai kerusakan. Diantaranya plafon mengalami keretakan memanjang. Tak terkecuali pula beberapa bagian dinding lainnya. Memang sejak awal, proses pengerjaan proyek itu diduga tak tentu rudu. Jadi, wajar saja, kalau belum beberapa tahun saja, sudah mulai rusak, ujar Zainuri SH, Ketua Yayasan Citra Hanura, Sanggau, kemarin.

bagian bangunan gedung itu, dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun, belum diketahui secara pasti, apa yang menjadi penyebab retaknya dinding GPU tersebut. Apakah karena faktor lain atau kualitas bangunan yang patut dipertanyakan. Keretakan itu nyata, bisa dilihat dengan mata telanjang. Jadi, tentunya jelas ada indikasi yang tak beres dengan pengerjaan bangunan itu, cecarnya. Terkait dengan kondisi itu, Zainuri meminta Dinas Pekerjaan Umum (GPU) turun tangan, melihat secara langsung kerusakan itu. Lantas melaksanakan kajian secara teknis, apa penyebabnya. Apakah karena buruknya kinerja kontraktor pelaksana atau ada faktor lain. Ini harus ditangani serius. Kan GPU ini sering digunakan untuk berbagai acara dan kegiatan. Sangat rawan sekali. Harapan kita, instansi terkait melakukan evaluasi terhadap bangunan itu,

termasuk hasil pekerjaan kontraktor tersebut, paparnya. Evaluasi itu kata Zainuri, bisa saja dilaksanakan kendatipun masa pemeliharaan telah selesai. Paling tidak, dijadikan pegangan bagi instansi terkait, bahwasanya kontraktor yang bersangkutan tak genah dalam mengerjakan proyek. Kalau tak ada celah kontraktor harus memperbaiki kembali. Maka, kontraktor yang bersangkutan mesti jadi catatan instansi terkait. Kedepan, mesti dipertimbangkan, untuk mendapatkan pekerjaan demikian, tuturnya. Zainuri juga meminta, tak ada salahnya pihak penegak hukum mengusut pembangunan GPU itu. Baik dari segi mutu pekerjaan maupun aliran dana nya. Kejaksaan dan Polres Sanggau, bisa saja melakukan penyelidikan dan penyidikan. Apakah ada indikasi penyimpangan dalam proyek itu, tegasnya.

Salah satu bagian bangunan GPU yang retak (M Khusyairi) Anggota Komisi C DPRD Sanggau, Razali mengaku sangat khawatir dengan kondisi bangunan tersebut. Ia meminta, agar bangunan secepatnya diperbaiki. Sebab dikhawatirkan suatu saat ancaman roboh benar-benar terjadi. Saya khawatir, kalau suatu saat, salah-salah bisa roboh, ujarnya. Razali juga meminta agar kontraktor yang mengerjakan bangunan gedung tersebut, bertanggungjawab. Kontraktor, mesti ikut bertanggungjawab, untuk melaksanakan perbaikan, timpalnya. (SrY)

Kembangkan Areal Pertanian Simpang Tanjung, Disulap Jadi Agropolitan

JPU Butuh Penambahan Sanggau. Keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU), merupakan salah satu faktor pendukung membuat wajah kota Sanggau menjadi bercahaya. Hanya saja, kondisi sekarang mesti perlu penambahan. Pasalnya, terdapat beberapa kawasan yang masih terlihat suram, jika malam hari, untuk itu, jelas mesti ada penambahan PJU. Memang sekarang sudah terpasang. Tapi masih ada kawasan, yang perlu penambahan PJU itu, agar kawasan tersebut tidak terlihat suram jika malam hari, ujar Ananda, salah seorang warga kota Sanggau, pada Equator, kemarin. Kawasan yang perlu mendapatkan penambahan PJU tersebut, diantaranya jalur jalan Jenderal Ahkmad Yani, Sudirman, Pangeran Mas serta bundaran Sanggau Permai dan beberapa kawasan lainnya. Harapan kita, kedepan instansi terkait yang membidangi masalah ini, telah memikirkan untuk penambahan PJU ini, tukasnya. (SrY)

Informasi yang dihimpun, pembangunan GPU ini, dimulai pada tahun 2006 dengan dana awal sebesar Rp 2 miliar. Tahun 2007 dikucur sebesar sekitar Rp 2 miliar lagi. Lantas, tahun 2008 lagi-lagi dana dikucurkan sekitar Rp 8,5 miliar. Kemudian tahun 2009, konon dana kembali dikucurkan sekitar Rp 5 miliar. Lantas, dikabarkan tahun 2010 dikucurkan pula Rp 1 miliar. Dikabarkan, sang pelaksana proyek pembangunan GPU itu, juga orang yang sama melaksanakan pengerjaan dua proyek lainnya, dengan dana puluhan miliar di Kabupaten Sanggau. Diduga kedua proyek itu, terindikasi adanya dugaan penyimpangan. Kini kedua proyek itu, sedang ditangani Polres Sanggau dan Kejati Kalbar. Kita sangat menyesalkan. Kan, belum beberapa tahun dibangun sudah mulai ada kerusakan demikian, tukasnya. Diketahui, retakan beberapa

Budi Darmawan S TP, M Si Sanggau. Sempat gagal dikembangkan semasa pemerintahan terdahulu. Kini, kawasan Desa Simpang Tanjung, Tayan Hulu. Bakal di sulap menjadi kawasan agropolitan di Bumi Dara Nante (julukan Sanggau) beberapa waktu kedepan. Rencana pengembangan kawasan, tentunya tak terlepas dari pemikiran, Ir H John Hendri M Si, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan (Kadistanak) dan Kepala Bidang (kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura

Paolus Hadi S IP, M Si (M Khusyairi) (TPH), Budi Darmawan S TP, M Si. Selain itu, dukungan penuh dari Pemkab Sanggau, melalui Wakil Bupati, Paolus Hadi S IP, M Si. Tak tanggung-tanggung, guna mendukung rencana pengembangan kawasan itu. Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi S IP, M Si didampingi Kadistanak, Ir H John Hendri MSi, dan Kabid TPH, Budi Darmawan STP, MSi melaksanakan pertemuan dengan masyarakat di kawasan

tersebut, dua hari lalu. Maksud pertemuan itu, untuk menyiapkan Desa Simpang Tanjung itu, sebagai kawasan agropolitan. Tak perlu yang muluk-muluk. Terpenting, program ini jalan dulu, agar bisa menghasilkan, tutur Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi S IP, MSi, saat pertemuan tersebut. Rencananya, pengembangan kawasan itu, menempati lahan milik Pemkab Sanggau. Tinggal pengaturan bagaimana penggunaan lahan itu oleh masyarakat serta pola yang digunakan kelompok tani yang dibentuk. Nah, bagaimana mekanisme yang harus dijalankan, agar program ini dapat berjalan. Kemudian, nantinya bagaimana dukungan dinas terkait selaku leading sektor, tuturnya. Hadi sempat berpesan, agar para petani selaku pelaksana di

lapangan untuk tabah. Bagaimana pun, namanya kendala dan tantangan pasti ada. Tinggal bagaimana kita mengatasi tantangan itu. Kendala jelas, akan menjadikan kita lebih kuat dan maju, pesan nya. Kadistanak, Ir H John Hendri M Si mengungkapkan, program agropolitan itu merupakan suatu upaya untuk pengembangan kawasan pertanian, yang bisa tumbuh dan berkembang, dengan menggunakan sistem usaha agribisnis. Kita berharap, dengan dikembangkan kawasan ini nantinya, bisa dijadikan kawasan andalan untuk memasok berbagai hasil pertanian di Kabupaten Sanggau, tuturnya. Dipaparkan, pembangunan ekonomi berbasis pertanian di kawasan itu. Tentunya dengan harapan dapat mendorong serta menghela kegiatan agribisnis berdaya saing yang akan digerakkan masyarakat dengan fasilitas

Ir H John Hendri M Si (M Khusyairi) pemerintah,. Memang, kawasan tersebut belum memiliki fasilitas agribisnis yang memadai. Tapi pembangunan ekonomi berbasis pertanian akan dirancang dan dilaksanakan dengan jalan mensinergiskan berbagai potensi. Untuk mendorong berkembangnya sistem usaha agribisnis berbasis kerakyatan di wilayah ini, tuturnya.Senada ditambahkan, Kabid TPH, Budi Darmawan S TP, M Si, pembangunan pengembangan kawasan agropolitan merupakan salah satu upaya mempercepat pembangunan pedesaan dan pertanian. (SrY)


14

LANDAK EDO Membangun Negeri Intan

Selasa, 10 April 2012

Tanggul PT SGM Kembali Jebol Rest in Peace PEMERINTAH T DAERAH K KABUPATEN ABUPATEN A LLANDAK ANDAK BESERTA SELURUH JAJARANNYA Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya telah dipanggil ke pangkuan Bapa di Surga

Bapak Drs. Herculanus Daniel (Sekretaris Inspektorat Kab. Landak) Dalam usia 56 tahun Di Pontianak tanggal 9 April 2012 Semoga amal serta ibadah almarhum selama hidupnya diterima oleh Allah Bapa di Surga. Kepada keluarga yang ditingal supaya diberi kekuatan dan ketabahan. Amin.

Empat Rumah Warga Terendam Lumpur MANDOR. Bekas Tanggul PT Sugoro Global Mandiri (SGM) kembali jebol diterjang air. Empat rumah warga Desa Kayuara, Kecamatan Mandor terendam air, Senin (9/4). tidak ada lagi aktivitas PT SGM sejak November 2011 di lokasi tersebut. Tetapi tanggul sisa mereka bekerja tidak

ditutup perusahaan pertambangan itu, padahal air begitu banyak tertampung di dalamnya. Sumarni, 40, warga Desa Kayu Ara dtemui Equator di lokasi banjir mengatakan, dirinya terkejut, saat mencuci pakaian di sumur dekat rumahnya tiba-tiba air datang menggenangi halaman rumahnya.

KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) BESERTA STAF Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya telah dipanggil ke pangkuan Bapa di Surga

Bapak Drs. Herculanus Daniel

Tertanda, Bupati

Wakil Bupati

Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, Msi Herculanus Heriadi, SE

(Sekretaris Inspektorat Kab. Landak) Dalam usia 56 tahun. Di Pontianak tanggal 9 April 2012

Ketua TP PKK

Sekda

Tertanda,

Ny. Maria Bernadetha Adrianus

Drs. Ludis, Msi

Drs. Alexander, Msi Kepala Kantor

Rest in Peace

Rest in Peace

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DAN SEKETARIAT DPRD BESERTA STAF Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya telah dipanggil ke pangkuan Bapa di Surga

Bapak Drs. Herculanus Daniel (Sekretaris Inspektorat Kab. Landak) Dalam usia 56 tahun Di Pontianak tanggal 9 April 2012 Semoga amal serta ibadah almarhum selama hidupnya diterima oleh Allah Bapa di Surga. Kepada keluarga yang ditingal supaya diberi kekuatan dan ketabahan. Amin.

Tertanda, Ketua

INSPEKTORAT

Salah seorang warga memindahkan barang di rumahnya dari genangan air lumpur karena tangul peninggalan PT SGM jebol, Senin (9/4) kemarin. ANTONIUS SUTARJO Saya sempat panik tidak ada hujan air datang tiba-tiba. Sumur yang digunakan seharihari untuk minum, mencuci dan mandi terendam air bercampur lumpur, kesalnya.

Kades Kayuara Suhardi mengatakan, banjir tiba-tiba, air lumpur datang dari arah eks pertambangan PT Sugoro Global Mandiri (SGM). Rupanya masih ada satu tanggul yang tidak diratakan oleh

Rest in Peace

beserta staf dan seluruh keluarga

Kepala Badan Penangunglangan Bencana Daerah beserta seluruh staf dan keluarga

Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya

Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya

telah dipanggil ke pangkuan Bapa di Surga

telah dipanggil ke pangkuan Bapa di Surga

Bapak Drs. Herculanus Daniel

Bapak Drs. Herculanus Daniel

(Sekretaris Inspektorat Kab. Landak)

(Sekretaris Inspektorat Kab. Landak)

Dalam usia 56 tahun Di Pontianak tanggal 9 April 2012

Dalam usia 56 tahun Di Pontianak tanggal 9 April 2012

Semoga amal serta ibadah almarhum selama hidupnya diterima oleh Allah Bapa di Surga. Kepada keluarga yang ditinggal diberi ketabahan. Amin.

Semoga amal serta ibadah almarhum selama hidupnya diterima oleh Allah Bapa di Surga. Kepada keluarga yang ditinggal diberi ketabahan. Amin.

Tertanda,

Tertanda,

Heri Saman, SH, MH Wakil Ketua

Wakil Ketua

Klemen Apui, S,ip

Markus Amid, S,th, M.Div Sekda

Thomas. M. SH Inspektur

Drs. Aswardi Daris,MM

Kepala Pelaksana

Sekretaris

Wibersono. L Djait

Widi Kiswantoro

perusahaan pada saat mereka tidak bekerja lagi. Sehinga kalau hujan deras, air meluap dan tangggul jebol dan mengalir ke rumah warga dan jalan raya. Sebelumnya ketika perusahaan masih bekerja, mereka sudah berjanji akan bertanggung jawab setelah mengerjakan lahan. Mereka akan menutup lubang yang sudah digali. Tapi kenyataannya masih ada lubang yang dibiarkan, sehingga lubang tidak mampu menampung air dan jebol. Akibatnya warga mengalami kerugian material. Air menggenangi empat rumah warga, tegas Suhardi. Kapolsek Mandor Iptu Y Eduar di lokasi banjir mengatakan, banjir air lumpur secara tibatiba menggenangi rumah warga di Desa Kayuara. Warga sempat panik. Air menggenangi jalan raya setinggi 30 centimeter. Kejadiannya hampir setengah jam, kemudian kering kembali. Empat rumah warga yang tergenang air namum tidak ada korban jiwa. Kita berharap agar setiap perusahaan yang bekerja harus memerhatikan Amdal. Jangan sampai setelah bekerja meninggalkan bencana bagi masyarakat, kata Eduar. (tar)

BUMI LAWANG KUARI balai betomu

Warga Padati Pendopo Bupati SEKADAU. Bupati Sekadau, Simon Petrus SSos MSi menggelar open house dalam rangka perayaan Paskah di rumah dinasnya, Jalan Sekadau-Sintang, Minggu (8/4). Ratusan warga pun berdatangan ke kediaman orang nomor satu di Sekadau itu. Kegiatan Open House Paskah, Natal, Lebaran hari raya Idul Fitri atau hari besar lainnya bukan kegiatan rutinitas belaka. Ini adalah bentuk kepedulaian Pemkab Sekadau kepada masyarakat agar bisa bersama dan membaur dalam rangka memperingati hari-hari besar keagamaan. Open House Paskah dikediaman Bupati Sekadau itu dimulai sekitar Pukul 09.30-14.00 WIB. Selain bisa bersalam-salaman dengan tuan rumah, warga juga disuguhi aneka hidangan. Kalau tidak ada kegiatan begini mungkin kita segan mau datang ke Pendopo. Mumpung ada kegiatan ini, kita bisa datang dan bisa bersalam-salam dengan pak Bupati dan keluarga, kata Mus seorang warga yang hadir dalam open haouse tersebut. (bdu)

Open House Paskah

Sosialisasi Tata Ruang Kota Minim S E KA DAU . S e k retaris Komisi A DPRD Sekadau, Drs Paulus Subarno MSi mendesak agar pemerintah, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) lebih intensif mensosialisasikan tata ruang kota Sekadau. Ia menilai, sosialisasi yang dilakukan sekarang masih sangat minim. Sosialisasi tata Paulus Subarno ruang kota harus ditingkatkan, tegas Barno, panggilan akrab Paulus Subarno kepada sejumlah wartawan, belum lama ini. Barno menilai, sosialisasi tata ruang kota sangat penting dilakukan agar masyarakat mengetahui dan memahami tentang penataan kota. Terlebih regulasi yang mengatur tentang Tata Ruang Kota berupa Perda Tata Ruang Sudah lebih dari dua tahun ini ditelurkan. Dengan gencarnya sosialisasi, Barno yakin masyarakat akan mengetahui secara detail tentang konsep penataan kota, terutama dalam mendirikan bangunan. Masyarakat akan paham mana daerahdaerah yang bisa didirikan bangunan, dan mana daerah yang terlarang untuk mendirikan bangunan. Jangan hanya menyalahkan masyarakat mendirikan bangunan di dekat jalan. Gencarkan dulu sosialisasi tata ruang kota itu, tegasnya. (bdu)

Sekadau Geluti Pembibitan Ikan Air Tawar SEKADAU. Potensi peternakan ikan air tawar di Kabupaten Sekadau sangat menjanjikan. Hingga sekarang, puluhan Kelompok Pembudidayaan Ikan (Pokdakan) berdiri di daerah ini. Banyak diantaranya bahkan sudah panen. Banyak daerah kita yang bisa dijadikan tempat pembudidayaan ikan air tawar, ujar Rupinus SH MSi, Wakil Bupati Sekadau kepada sejumlah wartawan disela panen ikan di keramba ikan milik Pokdakan Tanjung Harapan, Desa Tanjung, Sekadau Hilir, Senin (9/4) pagi. Di Sekadau, hampir semua kecamatan dilalui aliran sungai. Diantaranya, ada Sungai Kapuas, Sungai Sekadau, Sungai Kerabat, Sungai Menterap, dan banyak lagi aliran sungai lainnya. DAS (Daerah Aliran Sungai) bisa untuk keramba. Di daratan juga bisa dibuatkan kolam, tutur Rupinus. Keramba milik Pokdakan Tanjung Harapan yang dipanen kemarin merupakan salah satu contoh keramba yang dikembangkan dengan bimbingan dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan (Distankanak) Kabupaten Sekadau. Selain itu masih banyak keramba ikan milik kelompok lainnya. Pemkab Sekadau memiliki perhatian besar terhadap upaya pembudidayaan ikan air tawar melalui keramba maupun kolam. Khusus untuk bibit, di Sekadau juga sudah dibangun dua Balai Benih Ikan (BBI). Untuk produksi ikan air tawar, kita memang belum bisa mencukupi kebutuhan konsumsi. Tapi untuk saat sekarang kita akan fokus untuk pembibitan ikan. Kita sudah punya dua BBI. Kita juga sudah mengirimkan tenaga teknis

Wakil Bupati Sekadau, Rupinus SH M Si memanen ikan mas di keramba milik Pokdatan Tanjung Harapan didampingi Kepala Distankanak, Adrianto, kemarin. ABDU SYUKRI untuk mengikuti pelatihan, tukas Rupinus. Kepal Distankanak Kabupaten Sekadau, Drs A Adrianto Gondokusumo MSi yang ikut dalam kegiatan panen ikan tersebut membenarkan saat ini pihaknya sedang fokus untuk pengembangan bibit ikan. Kemarin ada beberapa tenaga teknis yang kita ikutkan pelatihan di Bogor,

ujarnya. Pegawai yang diikutkan pelatihan tersebut, lanjut Adrianto, ditugaskan untuk mengembangkan pembibitan ikan air tawar di dua BBI yang ada di Sekadau. Diharapkan dalam waktu dekat Kabupaten Sekadau dapat menjadi sentra produksi bibit ikan air tawar. Pembibitan ikan kita sudah

ditinjau oleh tim dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). Peninjauan dilakukan untuk keperluan mengurus sertifikat pembibitan. Sekarang sertiďŹ kat itu masih dalam proses, papar Adrianto. Kepala Seksi (Kasi) Produksi Perikanan Kabupaten Sekadua, Suhardi SP menjelaskan, selain di keramba Pokdatan Tanjung

Harapan, kemarin juga dilakukan panen di keramba milik Pokdatan Engkaban di Penanjung, Desa Mungguk, Sekadau Hilir. Panennya dilakukan secara simbolis di Pokdatan Desa Tanjung ini, ujar Suhardi. Dari dua Pokdatan tersebut, berhasil dipanen ikan mas sebanyak 2.720 Kg. Jika harga perkilogramnya Rp30.000, maka dua Pokdatan itu bisa memperoleh pemasukan hingga Rp 80.280.000. Pada tahun 2011, total produksi ikan air tawar di Sekadau mencapai 413,47 ton. Jumlah itu berasal dari produksi ikan kolam sebanyak 174,53 ton, produksi ikan keramba 119,74 ton, dan produksi ikan hasil tangkapan nelayan sebanyak 119,2 ton. Jumlah Pokdatan yang aktif pada tahun 2011 sebanyak 52 unit. Dari jumlah itu, tercatat ada 122 keramba yang diusahkan. Tahun ini jumlah keramba meningkat menjadi 192 buah, ujar Suhardi. Ketua Pokdakan Tanjung Harapan, Master mengungkapkan, Pokdatan Tanjung Harapan beranggotakan enam orang. Keramba yang kita miliki ada empat lobang, kata pria yang akrab disapa Bang Ten itu. Ikan-ikan tersebut, kata dia, ditabur benihnya 17 Desember 2011 silam. Jumlah bibit yang ditebar sebanyak 4.800 ekor. Ikan-ikan yang dipanen ini memiliki bobot rata-rata 4-5 ons. Kita memang sengaja tidak menunggu ikan lebih besar, karena rata-rata konsumen, terutama rumah makan lebih senang dengan ikan yang ukurannya tidak terlalu besar, ungkap Bang Ten. (bdu)

Pimpin Misa Paskah Pakai Kursi Roda SEKADAU. Paskah merupakan salah satu hari besar bagi umat Kristiani. Hari peringatakan kebangkitan Yesus Kristus ini sangat dihormati, bahkan dianggap sebagai hari yang sangat sacral. Salah satu penghormatan itu ditunjukkan Pastor Amon CP. Meski dalam kondisi pemulih dari sakit, ia tetap menjalankan tugasnya memimpin misa Paskah

di Gereja St Petrus dan Paulus Sekadau, Minggu (8/4) pagi, dari atas kursi roda. Misa yang diikuti oleh ratusan umat Katolik di gereja ini berjalan dengan penuh sukacita. Gedung Gereja St Petrus dan Paulus Sekadau penuh sesak oleh umat. Gereja yang berukuran besar ini tampaknya tidak cukup menampung sejumlah jemaat, hingga

ada puluhan umat mengikuti misa dikursi diluar gedung yang telah disediakana oleh pihak Gereja. Tak kurang Bupati, Simon Petrus SSos MSi terharu melihat Pastor Amon CP yang memberikan komuni dibantu kursi roda. Namun karena pelayanan adalah tanggungjawab dan kerinduan hati, pastor dengan sukac-

ita melanyani umatnya dengan penuh kasih. Sebelumnya, Gereja St Petrus dan Paulus juga menyelenggarakan Misa Jumat Agung. Selain itu juga ada beberapa kegiatan yang digelar pada kegiatan Paskah, diantaranya Misa Kamis Putih yang digelar Kamis malam. Pada Misa Kamis Putih ini dilaksanakan ritual pembasuhan

kaki 12 rasul oleh Pastor Donatus CP. Pembasuhan kaki 12 Rasul itu melambangkan Yesus membasuh kaki ke 12 muridnya. Makna Paskah mengigatkan kita betapa besar kasih Yesus Kristus kepada Umat Manusia. Makna ini terasa sangat istimewa untuk orang yang percaya kepada-Nya, kata Pastor Donatus CP. (bdu)


15 pempadahan

Sosialisasikan UU Gerakan Pramuka Dalam pembinaan kepemudaan, rencananya Pemkab Ketapang akan menggelar sosialisasi Undang-Undang (UU) Gerakan Pramuka nomor 12 tahun 2010. Rencananya kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 April 2012 dan dihadiri Ketua Kwartir Daerah Pramuka Kalbar, Drs H Suryadi MSi. Kita rencananya masing-masing SMP dan SMA akan mengutus 2 orang perwakilan, sedangkan dari Kwarcab Ketapang akan mengurus 25 orang, jadi kegiatan sosialisasi Undang-Undang nomor 12 tahun 2010 ini akan dihadiri sekitar 70 orang, tegas Agus Enizar, Kasi Pemuda Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang. Dengan sosialisasi ini, Eeng (sapaan akrabnya, red) berharap kalangan pemuda mengetahui bahwa selama ini sudah ada UU nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Sebab, keberadaan Undang-undang ini masih terbatas diketahui kalangan umum. Disebutkan mantan pemain bola Voly Gelora Singkawang ini menerangkan keberadaan Undang-Undang ini tentu saja Gerakan Pramuka merupakan bagian dari pemuda. (KiA)

Harapkan Fokus UAN, MAN Ketapang Gelar Zikir Bersama Ketapang. Banyak cara dilakukan pelajar dan pihak sekolah untuk dapat meraih kelulusan dengan nilai maksimal pada saat ujian nasional mendatang. Hal itu jugalah yang dilakukan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ketapang. tidak hanya sekedar menambah jam belajar para siswanya, jelang pelaksanaan ujian nasional mendatang, sekolah yang berada di kawasan Sukaharja ini rencananya juga akan menggelar doa dan zikir bersama, khusus bagi murid kelas XII pada 14 April mendatang. Kita harap dengan adanya doa dan zikir bersama, nantinya para pelajar bisa lebih konsentarsi dan lebih tenang saat mengikuti ujian nasional mendatang, kata Kepala sekolah MAN Ketapang, Supriadi. Disinggung soal kesiapan para muridnya dalam menghadapi ujian nasional, Supriadi mengaku secara umum, ia menilai hampir 90 persen para murid di MAN Ketapang telah siap menghadapi ujian nasional. Kesiapan murid dalam mengikuti ujian nasional itu tentunya juga telah dikondisikan jauh hari sebelum pelaksanaan ujian nasional, misalnya dengan melakukan les tambahan untuk sejumlah mata pelajaran usai jam belajar di sekolah, melakukan try out hingga zikir bersama. Tahun lalu murid kami bisa lulus 100 persen, dan saya harap tahun ini murid MAN Ketapang, juga bisa kembali lulus 100 persen, tentunya saya harap dengan nial yang lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya, ungkapnya. (KiA)

KABUPATEN KETAPANG

Selasa, 10 April 2012

Harus Selektif Pemberian Ijin Belajar PNS Jumlahnya Mencapai 854 Pegawai Ketapang. Kalangan legislator Ketapang mendesak agar pemerintah daerah selektif dalam memberikan ijin belajar bagi pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya jumlah PNS yang diberikan izin belajar mencapai 854 orang. Dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat. Jumlah itu terlalu banyak. Kalau segitu banyak bakal kosong pegawai di Pemda. Karena itu kita minta agar pemerintah lebih selektif dalam memberikan ijin belajar kepada PNS, tegas Samsidi BA, Anggota DPRD dari fraksi Golkar dalam Audiensi dengan Sekda, Asisten III dan Dinas Pendidikan, Senin (9/4). Selain itu, Samsidi juga menanyakan mengapa PNS yang ijin belajar tak mendapat bantuan dari pemerintah. Berbeda dengan PNS yang tugas belajar, yang bantuannya mencapai tiga miliar lebih. Berbeda dengan Samsidi, Anggota DPRD Ketapang dari fraksi PPP, Abdul Sani, justru berharap sebaliknya. Ia menyarankan agar pemerintah daerah tak membantu PNS yang izin belajar. Menurutnya hal itu justru pemborosan anggaran daerah. Pasalnya ijin belajar merupakan keinginan dari PNS yang bersangkutan bukan karena tugas negara. Saya menyambut baik,

kalau tidak diberikan bantuan terhadap PNS yang ijin belajar. Karena pemborosan. Terkadang PNS ini terlalu manja., tegas Sani. Selain itu, jumlah PNS yang ijin belajar dinilainya terlalu banyak. Tentu akan berpengaruh pada pelayanan masyarakat. Ia mengungkapkan terkadang PNS yang izin belajar adalah pejabatpejabat di SKPD. Bagaimana mungkin, kata dia, pembangunan akan berjalan dengan baik jika pejabat yang ada justru tak ada di tempat. Terkadang ada pejabat PPK atau PPTK tidak ada di tempat karena alasan ijin sekolah. Sementara jalan di Jelai

Hulu banyak yang rusak. Mereka-mereka ini seharusnya tidak diberi jabatan, ungkapnya. Karena itu ia meminta ketegasan pemerintah terkait hal tersebut. Dikatakannya PNS yang ijin tugas belajar jauh lebih banyak dibanding PNS yang tugas belajar sebanyak, 132 orang. Rasionya sangat tajam sekali. Antara 854 orang dengan 132 orang. Padahal PNS yang tugas belajar, karena memang kebutuhan daerah, bukan keinginan pribadi, ujarnya. Sementara itu, Asisten III Setda Ketapang, Norma-

niah, mengaku menyambut baik usulan dari para anggota DPRD. Menurutnya ada aturan yang harus dipenuhi bagi seorang PNS yang mengusulkan izin belajar. PNS yang ingin melakukan izin belajar, harus diusulkan dari SKPD masing-masing. Mereka yang diijinkan belajar telah melalui pengakajian dari Baperjakat. Dalam SK Bupati juga disebutkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, tidak menuntut pembiayaan, tidak menuntut pen y e - suaian ja-

batan, dan di luar jam kerja, beber Normaniah. Ia mengungkapkan ada beberapa PNS yang ijin belajar dilaporkan oleh kepala unit kerjanya lantaran melanggar aturan tersebut. Mereka sudah dikenai sanksi disiplin, tambahnya. Dijelaskannya jumlah 854 PNS yang ijin belajar bukanlah jumlah selama 2012, tapi sampai 2012. Mereka ada yang belajar di STAI Al-Haudl, ada yang berprofesi guru dan sebagainya, tuntasnya. (KiA)

Audiensi DPRD Ketapang dengan Sekda, Asisten III dan Dinas Pendidikan, keamarin̶kiram

Rencana Mita Subsidi Ditarik 100 Persen Warga Bakal Kesulitan Penerangan Ketapang. Rencana pemerintah pusat menarik minyak tanah (mita) subsidi 100 persen pada Juni mendatang mendapat keluhan dari warga. Pasalnya selama ini warga tak hanya menggunakan mita sebagai bahan bakar untuk memasak, tapi juga untuk penerangan. Penarikan tersebut

dinilai akan membuat warga kesulitan dalam penerangan. Masih banyak di daerah-daerah pedalaman atau pesisir yang belum dialiri listrik. Mereka biasanya menggunakan pelita untuk penerangan. Kalau minyak tanah subsidi itu ditarik, bagaimana mereka mau men-

erangi rumah mereka malam hari, kata Gusti Fadhlin, salah seorang warga Ketapang kepada Equator kemarin. Dikatakannya masyarakat di daerah-daerah yang tak dialiri listrik, sangat memerlukan minyak tanah. Terlebih masyarakat di daerah yang belum dialiri

listrik umumnya adalah masyarakat miskin. Pertanyaannya, bagaimana mereka bisa membeli mita non subsidi yang harganya lebih mahal, sedangkan untuk makan sehari-hari saja mereka kesulitan. Apakah mau seperti jaman belanda dulu, menyalakan pelita dengan minyak kelapa, ujarnya. Karena itu ia berharap kepada pemerintah pusat dan pertamina

untuk tidak menarik 100 persen mita subsidi. Kalaupun terpaksa ditarik, paling tidak disisakan untuk kebutuhan penerangan masyarakat pedalaman yang tak dialiri listrik. Kalau bisa sisakan 20 persenlah untuk masyarakat. Memang kalau untuk kebutuhan masak, tanpa minyak tanah bisa menggunakan alternatif lain. Tapi ini untuk penerangan, tuturnya.(KiA)

SAMBUNGAN PATROLI Dua Pemuda Dibacok Geng Motor Medan. Brutalisme anggota geng motor makin menjadi-jadi saja. Korban terbaru mereka adalah Johanes Jesril Sitanggang (16), bersama temannya, harus opname di RS Pirngadi Medan setelah dibacoki geng motor, Minggu (8/4), di Jalan Kapten Muslim. Korban penyerangan anggota yang paling menderita adalah, Johanes yang hingga semalam masih terbaring di rumah sakit. Remaja tanggung itu menderita luka bacok di kepala dan bahu kanannya. Sudah begitu kereta Vega R BK 2486 AQ hitam miliknya juga dirampas anggota geng motor. Aku tak tahu lagi mau buat apa, sudahlah anakku dibacok geng motor keretanya pun dilarikan bagai mana aku menanggung jawabkan ke showromm nanti, kata Dame Hotmaeda br Purba (45), ibu korban saat ditemui di Pirngadi Medan. Johanes Jesril Sitanggang, merupakan warga Jalan Tanjung Mulia, Gang Martabe, Kecamatan Medan Labuhan mengalami sejumlah luka serius. Menurut Johanes, sebelum peristiwa naas itu terjadi

ia bersama teman-temannya ngumpul di depan MB Jalan Krakatau. Puas nongkrong mereka pun memutuskan bubar. Namun Johanes, Jimi teman dekat rumahnya serta seorang teman yang baru mereka kenal. Merasa belum puas bermain, Johanes memutuskan untuk jalan-jalan lagi ke rumah temannya di kawasan Griya. Singkat kata, dengan bonceng tiga mereka pun beranjak menuju Griya. Namun mereka tidak langsung menuju Griya lewat Brayan akan tetapi mutar-mutar dulu melintas Jalan Ringroad. Nah, saat itulah Johanes Cs bersua anggota geng motor dari arah berlawanan. Johanes yang masih menahan sakit mengaku, jumlah anggota geng motor itu diperkirakan 23 kereta, semua boncengan. Mereka membawa samurai, kelewang, celurit serta beragam senjata tajam lainnya. Melihat Johanes bonceng tiga dengan temannya membuat puluhan anggota geng motor naik darah. Mereka pun meneriaki Johanes Cs pakai katakata yang menyakitkan. Sadar kalah jumlah, Johanes

Cs tak menghiraukan ejekan dan makian anggota geng motor. Mereka tetap saja melaju menuju Jalan Gatot Subroto. Rupanya, anggota geng motor yang merasa tak dihiraukan langsung putar arah mengejar Johanes. Kami dalam perjalanan mau ke tempat kawan di Griya, tapi di Ringroad papasan jalan dengan anggota geng motor, terus orang itu putar arah ngejar kami. Kami pun lari, tapi waktu di Jalan Kapten Muslim kami ketangkap terus dibacoki, jelas Johanes meringis menahan sakit. Johanes terkapar dihantam beramai-ramai oleh anggota geng motor. Begitu juga dengan dua temannya mengalami luka-luka, namun mereka sempat kabur meninggalkan Johanes yang terkapar kena parang anggota geng motor. Kami dibacoki, kawan saya yang dua sempat lari, saya terjatuh terus waktu diliatnya aku tak berdaya kereta aku dibawa kabur, tandasnya. Semua ke jadian itu terjadi sekira pukul 02.00 Wib. Beruntung salah seorang warga setempat yang melihat Johanes terkapar langsung

melarikannya ke RS Sari Mutiara, di Jalan Kapten Muslim untuk mendapatkan pertolongan. Namun karena lukanya cukup serius Johanes dirujuk ke RS Pirngadi Medan untuk mendapatkan perawatan secara intensif. Johanes mendapat informasi dari ibunya, kalau Jimi, temannya juga mengalami luka-luka akibat dihantam geng motor. Namun Jimi hanya opname di rumah karena lukanya tergolong ringan. Sedangkan teman yang baru mereka kenal belum ada kabarnya. Pasalnya, saat kejadian masing-masing menyelamatkan diri. Dame Hotmaeda Br Purba (45) ibu Johanes terlihat lesu di samping putra pertamanya yang menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Pirngadi Medan. Usai dilakukan scaning anak pertama pasangan suami istri, Lantas Sitanggang (48) dan Dame Hotmaeda Br Purba (45) itu dirujuk untuk dirawat inap. Hingga kemarin, korban belum membuat laporan ke polisi terkait dengan kondisi yang dialaminya. (jp)

Ditipu, Gagal Umroh..........................................................................................dari halaman 9 angkatnya siap berangkat umroh, dengan segera Edi membawanya ketemu Burhan Hasani. Saya sih percaya saja karena Edi itu sudah dianggap sebagai anak saya sendiri, katanya. Dikatakan, Hasan, kalau keluarganya sudah mengadakan selamatan sebelum berangkat umroh dan sudah pamitan kepada tetangga kalau dia mau berangkat pada 25 Februari 2012. Kita sudah berangkat ke Pontianak tanggal 20 Februari kemarin. Nah, setelah

datang ke Pontianak, katanya berangkatnya diundur tanggal 28 Maret. Ternyata sampai sekarang tidak ada info lagi kapan berangkat umrohnya, ujar Hasan dengan sedih. Hasan mengaku pernah diminta uang Rp9 juta oleh pelaku Burhan Hasani. Sedangkan dirinya belum pernah ketemu dengannya. Untung saja diri saya tidak ngasih duitnya. Karena saya curiga sama dia, ujarnya. Hasan bersama keluarganya di Pontianak sudah mencari ke-

diaman Burhan Hasani. Burhan mengatakan dirinya tidur di Hotel Kapuas Dharma. Kita cari disana tidak ada, dan sempat dia telepon kalau dirinya ada di hotel sekitar jam 08.00 pagi. Lalu kita tunggu sampai jam 22.00. Tidak juga ada nongol di hotel. Karena sudah lama kita langsung pulang ke rumah. Hingga sampai sekarang saya tidak tau dimana keberadaan orang itu, kesalnya. Kasus tersebut dilaporkan Hasan ke Mapolda Kalbar.

Namun dari Polda tidak bisa memproses karena tidak ada fakta tertulis dari pelaku. Namun sempat Polda bilang kalau masalah ini merupakan bentuk penipuan. Serta Polda bilang, jangan terlalu percaya dengan orang, ketahui dulu bagaimana orangnya, supaya tidak tertipu, ujar Hasan. Hasan mengatakan, kalau dirinya akan berangkat umroh dengan uang pribadi. Insya Allah, saya akan tetap berangkat dengan uang pribadi, ungkapnya. (hak)

Jagalah Keamanan................................................................................................dari halaman 9 kita, ungkap Kapolsek. Senada, Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Saiful Alam SH SIK mengatakan, sekarang ini situasi wilayah hukum Polsek Utara aman terkendali.

Masih adanya kejadian kriminalitas disebabkan adanya niat dan kesempatan dari pelaku kejahatan. Untuk itu marilah kita menjaga keamanan barang pribadi,

berilah kunci ganda pada motor anda, dan jangan mudah percaya pada jenis penipuan serta rayuan seolah-olah menguntungkan diri kita. Karena dari kita harus berwaspada

terhadap orang yang dicurigai atau tidak dikenal. Segera laporkan apabila menemukan segala bentuk perbuatan melawan hukum, ungkap Saiful Alam. (hak)

ABG Diperkosa Paman dan Sepupu Kepahiang. Lagi-lagi kasus asusila terhadap anak dibawah umur terjadi di Kepahiang. Kali ini korbannya, Bohai, 12, nama samaran, siswi kelas 1 SMP, warga Kampung Bogor Kecamatan Kepahiang digagahi oleh paman kandungnya, Nu (34) dan sepupunya, Ay (15). Perbuatan terkutuk itu dilakukan dua pria yang memiliki ikatan kekeluargaan dengan korban berlangsung di lokasi dan waktu berbeda di bulan Maret 2012 lalu. Terungkapnya berbuatan bejad itu setelah keluarga korban curiga melihat Bohai tiba-tiba berubah menjadi pemurung. Setelah didesak keluarganya apa yang telah terjadi, betapa kagetnya, Bohai mengaku dirinya telah diperkosa. Lebih kaget lagi, diluar dugaan pelakunya adalah paman dan sepupu korban. Tanpa pikir panjang, keluarga korban memutuskan menempuh jalur hukum, melaporkan duo penjahat kelamin itu ke Polres Kepahiang. Polisi bergerak cepat, usai mengambil keterangan korban langsung menangkap Nu dan Ay, Kamis (5/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam pemeriksaan petugas kemarin (8/4), kedua tersangka saling bantah, terkait siapa yang pertama kali merenggut keperawanan korban. Namun keduanya tidak

membantah telah melakukan pemerkosaan. Kapolres Kepahiang, AKBP Sudarno, S.Sos, MH melalui Kabag Ops, Kompol Max Mariner, S.Ik mengatakan, kedua tersangka dikenakan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang ancamannya maksimal hukuman15 tahun penjara. Siapa yang pertama kali memperkosa korban itu tidak terlalu urgen, tapi yang penting keduanya sudah mengakui perbuatannya melakukan pemerkosaan, tegas Kapolres. Dalam pemeriksaan polisi korban mengaku sudah diperkosa sebanyak lima kali oleh kedua tersangka. Kejadian pertama versi korban dilakukan oleh tersangka Nu pada Selasa (6/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Berawal saat korban tengah berada di kebunnya sendirian, didatangi Nu. Karena masih ada hubungan kerabat korban pun tidak curiga. Rupanya, tersangka yang sudah lama mengawasi gerakgerik keponakannya itu, memanfaatkan suasana sepi di kebun untuk melampiaskan birahi sesatnya. Nu awalnya secara baik-baik mengajak korban untuk berhubungan itim. Kontan saja ditolak korban. Diduga sudah dipengaruhi birahi yang tak terkendali, sigap tersangka menyeret ko-

rban ke dalam pondok kebun, dan langsung memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya. Sempat melawan, namun akhirnya korban kalah tenaga hingga kesuciannya terenggut paksa. Usai perbuatan terkutuk itu, Nu mengancam akan membunuh korban bila menceritakan apa yang dialaminya itu kepada orang lain, apalagi sampai ke orang tuanya. Rupanya duka korban tak sampai disitu, usai diperkosa oleh sang paman, kali ini giliran sepupunya, Ay yang melakukan hal serupa pada Minggu (11/3). Aksi nyeleneh itu dilakukan Ay di rumahnya sendiri sekitar pukul 14.30 WIB. Sadar aksinya tidak diketahui orang lain, kedua tersangka akhirnya ketagihan untuk mengulangi perbuatannya. Hingga tercatat sudah lima kali korban mendapati kekerasan seksual. Dengan rincian, sang paman tiga kali dan sepupu korban sebanyak dua kali. Kendati berusaha untuk menutupi peristiwa nahas yan menimpanya itu, namun akhirnya kedua orang tua korban curiga. Setelah melihat sikap anaknya berubah drastis. Dari yang periang menjadi pendiam. Setelah didesak, barulah korban mengaku telah diperkosa oleh paman dan sepupunya sendiri. (jp)

Satu Jam, Puluhan ..............................................dari halaman 9 pelanggaran rambu, parkir tidak pada tempatnya, tidak mengantongi SIM atau STNK, karena masalah tanda nomor kendaraan, dan pengendara yang tidak menggunakan helmet. Sementara pelanggar yang terjaring terdiri atas berbagai macam pekerjaan. Menandakan jika masalah ketertiban lalu lintas belum menjadi kesadaran semua pihak. Sehingga butuh perhatian segenap pihak dalam men-

gatasi persoalan tersebut. Pe n e r t i b a n s e r u p a a k a n tetap diterapkan. Menindak pengendara yang kedapatan melalaikan aturan lalu lintas ketika berkendara, tegas Boy. Sementara kini yang lagi gencar menjadi sasaran penertiban pelanggaran marka jalan. Alasannya karena sangat membahayakan bagi pengguna jalan, dapat memicu terjadi kecelakaan lalu lintas. Menurut Boy, operasi penertiban sepenuhnya untuk menekan

angka kecelakaan dan kesemrawutan lalu lintas. Karena ketertiban dan kepatuhan hukum begitu diperlukan demi k e ny a m a n a n b e r k e n d a r a . Maka, kita tidak hentinya mengimbau sesama pengguna jalan dapat saling menghormati. Sehingga tercipta suasana aman dan nyaman saat berkendara. Sehingga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, jelasnya. (sul)


16

Selasa, 10 April 2012

Jalan Paralel Sungai Jawi Hingga 2011 lalu pembangunan Kota Pontianak terjadi peningkatan, terutama pembangunan berbagai fasilitas untuk kepentingan masyarakat. Sekarang yang dilakukan adalah bidang kesehatan seperti pembangunan Rumah Sakit Umum Kota (RSUK) Pontianak yang dilengkapi perumahan dokter. Selain itu bidang pendidikan, perhubungan atau transfortasi dan meningkatkan jalan dalam kota, sarana olahraga dan lain-lain. H Sutarmidji SH MHum yang sekarang menjabat Walikota Pontianak, memiliki insting tajam dalam membangun Kota Pontianak untuk warganya. Tugas yang diembannya lebih dititikberatkan membangun untuk kepentingan warga Kota Pontianak, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Salah satu program yang diperhatikan dan didukung oleh masyarakat, pembangunan jalan parallel di kedua sisi Sungai Jawi. Pembangunan jalan parallel ini sangat dibutuhkan dalam memberdayakan wilayah Sungai Jawi. Tujuannya memperindah kota, mengurangi kepadatan lau lintas di Jalan Hasanuddin dan Jalan H Rais A Rachman serta Jalan Husin Hamzah maupun sekitarnya. Pembangunan jalan parallel mesti dipikirkan secara matang, mengingat pembangunannya memiliki efek luas, terutama sector pariwisata. Apabila Sungai Jawi ditata sedemikian rupa, maka keindahannya akan terwujud. Ditambah lagi jembatan yang ada ditertibkan. Misalkan setiap 300-500 meter

dibangun satu jembatan. Dengan demikian Sungai Jawi dapat dimanfaatkan sebagai pusat rekreasi air. Misalnya dari jembatan yang satu dengan jembatan yang lain dijadikan loaksi permainan skuter air. Dari jembatan kedua dengan jembatan lainnya digunakan untuk lokasi permainan kendaraan air berbentuk angsa, becak, mobil-mobilan maupun lainnya. Di sisi lain, Sungai jawi dapat juga dijadikan lokasi latihan renang. Bahkan bisa dimanfaatkan sebagai lokasi lomba renang terbuka. Dapat juga dijadikan sarana latihan dayung maupun olahraga air lainnya. Penggunaan Sungai jawi nantinya dikelola oleh satu badan. Lembaga tersebut nantinya secara aktif melakukan pengawasan dan pengontrolan tentang tingkat kedalaman sungai. Selain itu menjaga kebersihan sungai dan airnya. Dengan demikian Sungai Jawi nantinya dapat dijadikan pusat rekreasi anak-anak Pontianak dan sekitarnya. Karena saat ini sangat kurang lokasi rekreasi yang memadai. Adanya program pembangunan jalan parallel sepanjang Sungai Jawi hingga ke batas kota (Pal V) memiliki arti yang sangat penting. Khususnya dalam menata Kota Pontianak agar lebih indah dan bersih. Selain itu, Pemkot Pontianak juga akan membangun jalan parallel di daerah Ampera.

Narasi dan foto: Anton Perdana

H Sutarmidji SH MHum

Ir H Edi Rusdi Kamtono MM

Benahi Infrastruktur, Wujudkan Kota Impian

Rangkaian kegiatan pembangunan jalan paralel Sungai Jawi, solusi mengatasi kemacetan di Kota Pontianak.

Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya membenahi infrastruktur public. Seiring pesatnya perkembangan pembangunan yang menuntut kemudahan akses masyarakat. Salah satunya pembangunan dan perbaikan ruas jalan. “Sesuai kebijakan Walikota Pontianak Bapak H Sutarmidji SH MHum, seiring pertumbuhan penduduk dan kendaraan kian pesat di Kota Pontianak, maka kita dinas PU kota Pontianak berupaya menjawab tantangan. Tentunya dengan meningkatkan kapasitas dan melebarkan jalan secara maksimal,” kata Edi Rusdi Kamtono, Kepala Dinas PU Kota Pontianak. Dikatakan Edi, peningka-

tan dan pelebaran jalan bentuknya betonisasi. Semua itu dilakukan demi menselaraskan perkembangan Kota Pontianak. Meskipun dinilai cukup berat, namun langkah tersebut tetap dilakukan, walaupun terganjal dengan mahalnya pembebasan lahan. Pengembangan jalan nantinya berupa pelebaran secara keseluruhan. Menambah lebar jalan agar dapat memperlancar akses masyarakat. Penyeimbangan perkembangan pertumbuhan jumlah jumlah kendaraan yang dinilai cukup pesat. “Ruang Milik Jalan (RMJ) sudah terbentuk sejak awal dengan rata-rata enam meter. Kalau kita lebarkan dengan ditambah tiga meter, maka baru Sembilan

meter. Inipun masih kita rasakan kurang, kalau melihat perkembangan kendaraan yang semakin pesat,” papar Edi. Dijelaskan Edi, jika semua jalur jalan dilebarkan menjadi Sembilan meter, maka masalah kemacetan akan teratasi. Terutama pada jalur padat lalu lintas dan saat jam sibuk, sehingga aktivitas masyarakat menjadi lancar. Tidak terhambat oleh kepadatan kendaraan, karena sempitnya ruas jalan. “Pemkot Pontianak berusaha meningkatkan infrastruktur standar lebar jalan kota yang dilengkapi dengan trotoar, taman dan drainase. Meskipun mewujudkannya masih terkendala pembebasan lahan,” ungkap Edi.


10 April 2012