Issuu on Google+

Sabtu, 9 Juni 2012 19 Rajab 1433 H 20 Lun Sie Gwee 2563

Eceran Rp 2.500,Terbit Pertama: 29 November 1998

Koran Utama di Kalbar http://www.equator-news.com

Mengawali Laga di Grup Neraka Jerman vs Portugal

Portugal yang tidak diunggulkan. Bento akan mengandalkan Ronaldo habis-habisan di lini depan dengan tendangan dan sundulan taktisnya. Tentu saja dalam grup yang sama-sama rawan, Der Panzer tak ingin Portugal jadi batu sandungan. Menghadapi tim besutan Joachim Low, Seleccao sebenarnya diragukan tampil lebih baik dilihat dari tiga laga terakhirnya. Tak sekalipun Portugal meraih kemenangan. Malahan Cristiano Ronaldo cs diperma

pukul 01.45 WIB

MULUT besar siapa yang laik dipercaya, atau mampukah Cristiano Ronaldo menjajal rekannya Mesut Ozil yang akan dipasang Der Panzer di laga perdana grup neraka Euro Cup 2012? Inilah cobaan berat bagi Portugal yang mengandalkan Ronaldo di Arena Lviv, Ukraina, Ahad (10/6) dinihari nanti. Berhadapan dengan Jerman, favorit juara Euro memang sebuah ganjalan besar bagi Paulo Bento, pelatih Timnas

Halaman 6

Morkes Burhan

Tolak Politik SARA

Paryadi menyerahkan bantuan pada orangtua anak berhadapan dengan hukum.IST

Biaya Sekolah dan Kesehatan

Halaman 7

masuk memberantas kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan di Provinsi Kalbar, kata Morkes. Menurut dia, wajah pembangunan di Kalbar tidak bisa dilepaskan dari rendahnya kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Ukuran tingkat kesejahteraan dapat diukur dari tingkat pertumbuhan ekonomi Kalbar yang masih berada dibawah rata-rata pertumbuhan nasional. Morkes mencontohkan, pada 2008 pertumbuhan ekonomi Kalbar 5,42 persen. Lalu turun pada 2009 menjadi hanya 4,76 persen. Pada 2010 berada di titik 5,35 persen. Sementara pada 2011, pertumbuhan ekonomi Kalbar 5,87 persen, jauh dibawah pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 6,5 persen. Melihat persoalan itu, dia mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi. Ada beberapa faktor pengganjal perkembangan ekonomi Kalbar seperti terkendala

Deklarasi Lima Parpol di Lancang Kuning

Pemkot Bantu 80 Anak Bermasalah Hukum PONTIANAK. Kota Pontianak penyandang Predikat Kota Layak Anak (KLA) diwujudkan dengan memberikan perhatian kepada 80 anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Wakil Walikota Paryadi, menyerahkan bantuan kepada 80 ABH yang diwakili orangtua atau pihak keluarga pada Sosialisasi Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) ABH di Gedung PGRI, Jumat (8/6). Bantuan dana ini memang dari pemerintah. Walaupun begitu, jangan menganggap dana ini tidak dipertanggungjawabkan. Makanya bantuan diberikan dalam bentuk buku tabungan, ujar Paryadi mengingatkan. Setiap anak menerima Rp1,5 juta, untuk meringankan beban yang dihadapi ABH. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 10 anak. Dalam penggunaannya di luar dari peruntukan biaya sekolah atau kesehatan, maka penerima bantuan bisa dilaporkan. Karena dinilai telah menyimpangkan penggunaan dana bantuan yang diberikan pemerintah. Jangan menganggap dana dari pemerintah ini bisa digunakan semaunya, tanpa ada pertanggungjawaban. Kalau memang untuk kebutuhan pendidikan anak seperti membeli buku atau tas, sedianya disertai bukti. Karena kita akan meminta pertanggungjawabannya, tegas Paryadi. Untuk mengawasi penggunaan dana bantuan tersebut, setiap anak akan didampingi mencari kebutuhan mereka. Pendamping itu bisa memberikan persetujuan atau tidak, dalam pencairan dana yang diberikan. Jika untuk kebutuhan mendesak misalnya untuk biaya

PONTIANAK. Pasangan H Morkes Effendi S.Pd MH-Ir Burhanuddin A Rasyid yang diusung lima Partai Politik (Parpol) telah mendaftar ke KPU Provinsi Kalbar, Jumat (8/6). Pasangan yang sama-sama memiliki pengalaman memimpin pemerintahan dua peridoe ini menolak secara tegas politik SARA. S a y a m e ny erahkan sepenuhnya kepada Allah SWT, kalau memang dikehendaki apapun bisa terjadi. Karena kekuasaan itu adalah titipan Allah. Kami bersama partai pengusung dan tim akan menyampaikan politik secara santun dan tidak akan memojokkan calon lainnya. Dan, menolak politik SARA, tegas Morkes usai pendaftaran. Mantan Bupati Ketapang dua periode ini mengatakan, seandainya terpilih maka yang akan diperjuangkan yaitu peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kalbar, termasuk kesejahteraan masyarakat di perbatasan. Ter-

Morkes-Burhan menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon gubernur dan wakil gubernur kalbar.ISTIMEWA

Halaman 6

Empangau, Danau Lindung Kearifan Lokal Budidaya Arwana di Habitat Aslinya PONTIANAK. Danau Empangau dikukuhkan menjadi danau lindung melalui SK Bupati Kapuas Hulu No 6 Tahun 2001 dengan luas kawasan 124 hektare lebih. Penetapan Danau Empangau sebagai kawasan lindung dan habaitat arwana (Schleropagus formosus)

merupakan komitmen pemerintah setempat mendorong pelestarian lingkungan hidup. Bupati Kapuas Hulu AM Nasir mengatakan, pemerintah siap memperkuat inisiatif masyarakat dalam mengelola Danau Empangau ini. Masyarakat di seluruh dunia bisa

belajar bagaimana mengelola alam

Halaman 7 Kelompok Masyarakat Pengawas Danau Lindung Empangau ketika menerima penghargaan sebagai juara tingkat nasional memperingati Hari Nusantara di Dumai Provinsi Riau 13 Desember 2011.

ISTIMEWA

Tumpahan CPO Rezeki Warga

Injet-injet Semut Pemkot Bantu 80 Anak Bermasalah Hukum -- Agar Ibukota Kalbar ini lebih ramah pada anak.

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Kita jual kepada siapa saja yang PONTIANAK. Karamnya kapal pen- mengetahui ada tumpahan minyak CPO ini langsung terjual gangkut CPO (crude palm oil) di sawit langsung menyeberang ke lokasi mau beli, karena ada yang namdermaga PT Cahaya Kalbar Tbk Jalan kejadian menggunakan pung. Satu drum CPO Khatulistiwa Km 4,5 Kelurahan Batu dijual Rp500 ribu ke Layang, Pontianak Utara, penampung, ungmenjadi berkah bagi sekapnya. bagian masyarakat. Begitu juga Tina, Puluhan warga terdiri warga Jalan Khatudari beberapa kelompok listiwa. Kelompok sibuk mengumpulkan suaminya yang tertumpahan CPO di aliran diri dari 4 orang Sungai Kapuas hingga ke berhasil mengumparit. Mereka berlomba pulkan 13 drum mengumpulkan minyak CPO. Kediaman sawit mentah itu untuk mereka yang tidak dijual ke penampung. jauh dari lokasi kePantauan di lapangan, jadian membuat Jumat (8/6) siang, warga kabar musibah kadengan peralatan seadanya pal karam cepat berbagi tugas. Ada yang terdengar. terjun ke sungai menimba Beda dengan minyak dari permukaan air Dulhadi, warga kemudian dituang ke jeriken n la Ja t ri ai dan pa Paguyuban Laut yang lantas ditampung dalam CPO di sung k tumpahan du ci en m Jalan Komyos Sudrum. ai m ra ih as m arga FIN SYAMSUL ARI . ra darso, Pontianak Barat, Kelompok kami ada lima W ta U a Katulistiw s a m p a n . yang terlambat mengetahui insiden orang ikut mengumpulkan CPO Alhasil, sejak kemarin kelompok kapal itu. Dia baru mulai terlibat menini sejak malam kemarin, ujar Anton, warga Paguyuban Laut Jalan mereka berhasil mengumpulkan 4 gumpulkan tumpahan minyak, Jumat drum CPO. Tiga drum malam dan satu (8/6) sekitar pukul 10.00 Wib. Komyos Sudarso, Pontianak Barat. Anton dan kawan-kawan begitu lagi siangnya. Halaman 6

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000, -


2

INTERAKTIF

Sabtu, 9 Juni 2012

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Harian

HP : 081345479682

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com Jawa Pos Media Group SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS.

5WMC#ORNQR

M

Nempel pada pejabat sudah terdengar dimana-mana dari jauh. Kami minta masyarakat jangan cepat percaya isu ajaran sesat di Sambas. Itu hanya ulah dan fitnah dari orangorang yang kalah saing dan yang suka nempel terus pada pejabat, karena mereka selalu vonis masyarakat berbuat bitah bahkan haram kena bantah. Orang-orang inilah yang harus diproses hukum, karena memfitnah dan memprovokasi. Tangkap saja orang yang suka dengan amplop ini.

ASALAH KITA

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. (Nonaktif). PJS Pelaksana: Hamka Saptono. Redaksi: Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Samsul Arifin. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Kota Pontianak: Kiki Supardi, Sahirul Hakim, Taufiq. Kubu Raya: Yuniardi. Biro Mempawah: Alfi Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria. Website: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Koord), Julia Novitasari. Iklan:A Jaiz (Koord) Uray Kamaruzaman, Darussalam, Jenggo, Deny A . Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Kiki Rizky. Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 7.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

EQUATORIAL

CPO Tumpah, Berkah atau Musibah Peristiwa karamnya ponton PT Sahabat Kapuas yang mengangkut 1000 Crude Palm Oil (CPO) milik PT Multi Prima Entakai (MPE) di dermaga PT Cahaya Kalbar Tbk, Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Pontianak Utara sangat mengejutkan. Tumpahan CPO yang terjadi kemarin, membuat air Sungai Kapuas di sekitar lokasi berwarna orange. Tanpa di komando masyarakat langsung membentuk kelompok sendiri-sendiri, mengumpulkan CPO yang berada di permukaan sungai kapuas. Tiap tim, kebanyakan berhasil mengumpulkan sampai 10 drum CPO. Bukan karena panggilan jiwa mengatasi pencemaran lingkungan, tapi karena ada penampung yang siap mengambil tumpahan CPO dari masyarakat. Setiap satu drum CPO dihargai Rp 400 ribu. Tentu saja, warga sekitar tidak merisaukan sungai di sekitar tempat mereka tinggal terkena tumpahan CPO. Sebab dalam waktu relatif singkat, penampung sudah bisa mengumpulkan sampai 130 drum dari masyarakat sekitar. Untuk sesaat, masyarakat sekitar bisa tersenyum lebar. Bisa memperoleh lembar rupiah dari mengumpulkan tumpahan CPO di permukaan sungai. Sebab satu tim setidaknya bisa memperoleh satu Rp 4 juta. Kesenangan yang dirasakan warga sekitar tentunya hanya sebentar. Sebab dalam waktu panjang, warga akan merasakan dampak dari pencemaran lingkungan. Air sungai yang tercemar tumpahan CPO tentu tidak seperti sedia kala. Bisa dipastikan dalam beberapa hari kedepan masyarakat akan menghadapi kesulitan air bersih. Selain itu, kelangsungan biota laut juga bisa terancam. Kendati masih belum ada data resmi berapa jumlah CPO yang tumpah ke Sungai Kapuas, peristiwa karamnya ponton pengangkut CPO membawa sebuah pesan penting bagi pemerintah. Segera bergerak mengatasi pencemaran lingkungan yang mungkin saja terjadi. Mengingat air sungai kapuas menjadi bahan baku utama produksi air bersih di Kota Pontianak. Bila bahan baku tercemar, mengakibatkan dampak yang luas bagi seluruh masyarakat Kota Pontianak. Semua tentu berharap, perusahaan bisa memperbaiki sistem pengelolaan lingkungannya dan tidak mengulangi lagi insiden tumpahan CPO ke dalam sungai. Pemerintah juga wajib mengawasi pelaksanaan operasional perusahaan di kawasannya, agar insiden tumpahan CPO tidak terulang kembali. Karena sedianya, PT MPE tidak hanya memikirkan bisnis dan mencari untung saja. Namun juga harus ikut bertanggungjawab, dan menjaga kondisi lingkungan supaya tidak tercemar dari aktivitas perusahaan. (*)

08979835624 2-6-2012

10.10

.WNWU5GOWC SMP Darma Mulia Aur Sampuk, Kabupaten Landak muridnya sebanyak 30 orang telah lulus semua. Kami sebagai orangtua murid berterimakasih kepada dewan guru yang telah mendidik dan membina tanpa jenuh-jenuhnya setiap hari, bahkan setiap tahun agar anak didiknya menjadi lulus semua. Semoga Tuhan dapat membalas kebaikan bapak/ibu di SMP Darma Mulia. Terimakasih bapak/ibu guru, jasa kalian tidak dapat dilupakan 085348139488 2-6-2012 Presiden SBY mengeluarkan lima instruksi hemat BBM subsidi yang ditargetkan mampu menghemat 568 ribu kiloliter (KL). Penghematan energi mulai 1 Juni 2012 itu melarang kendaraan pemerintah mengkonsumsi BBM subsidi dan listrik, tambang, perkebunan dan konversi BBM. Sayangnya belum semua daerah terutama di Kalbar, mobil pelat dinas mewajibkan penggunaan BBM nonsubsidi. Dalam praktiknya masih banyak mobil dinas mengisi premium ke tangkinya. Mungkinkah karena gerakan ini hanya sekedar imbauan tanpa disertai sanksi yang tegas, sehingga tidak ada jaminan program ini berjalan sesuai arahan Presiden?. Apalagi kekurangan stok BBM masih biasa kita saksikan di SPBU. Apa komentar Anda?

T

ANGGAPAN

Slogan SBY anti korop. Di daerah tandatangan fakta integritas, tapi marak edaran kebijakan pimpinan ke bawah agar menyimpang, mana bisa hemat? Ubah dulu sistemnya donk. 08979835624 2-6-2012

08.47

TNI Penjaga Perdamaian Dunia dan Nasionalisme (1) Oleh: Bayu Prakoso Di abad 21 ini tenyata banyak negara yang masih memiliki masalah dalam hal batas teritorial atau batas negara baik di darat, laut dan di udara. Sayangnya, dari banyak masalah tersebut jalan berseberangan atau adu senjata masih dipilih sebagai suatu langkah konkret dan efektif bagi mereka untuk menunjukkan yang kuat, ialah pemenangnya. Bukti-bukti perjanjian mengenai batas negara yang tercipta jauh sebelum negara itu berdiri juga banyak diacuhkan, hingga konflik antara tentara pasukan dengan warga sipil yang ikut membela negaranya tidak dapat terelakkan lagi. Berjuta nyawa baik dari pasukan tentara maupun warga sipil melayang tanpa ada belas kasih. Darah berceceran hampir di setiap sudut jalan, rumah tinggal, pasar, hingga rumah ibadah hanya menunjukkan bongkahan pondasi bekas bombardir mesiu ataupun alat-alat penghancur lainnya. Semua serba simalakama. Serdadu seakan dianggap seperti bola air yang boleh dilemparkan ke siapa saja. Perang dan Keadaan Trauma Lahir Batin Keadaan seperti ini membuat perang seperti sebuah gelora. Gelora meluapkan rasa kekesalan atau gelora ingin membela kebaikan atau keburukan (yang masih membingungkan), atau mungkin saja gelora mendapatkan apa yang pelaku peperangan inginkan, tanpa ada fakta perjanjian kesepakatan atau perdamaian negara-negara yang bertikai. Rusaknya sistem pemerintahan, tatanan ekonomi, pendidikan dan kebudayaan yang tidak lagi dapat distrukturkan secara baik, hingga hilangnya satu bahkan lebih generasi-generasi penerus bangsa. Tidak terkecuali bagi anak-anak dan warga sipil yang masih hidup, terbelenggu dalam lingkaran setan kesedihan karena kehilangan anggota keluarga, kehilangan harta benda, hingga ketakutan pada ancaman kematian. Apakah mereka dapat keluar dari keadaan seperti ini? Keadaan ini menciptakan trauma lahir dan batin yang mendalam bagi korban konflik yang tidak mengerti bagaimana akhir nasib kehidupan mereka. Setiap dari mereka hanya dapat merasa rendah diri, memasrahkan keadaan, dan semua kehendak pada Tuhan Yang Maha Esa. Bahkan untuk berdoa berkumpul bersama di rumah ibadah sekalipun sangatlah sulit. Pandangan Perdamaian Panglima Besar Jenderal Soedirman Masih ingat dengan sosok jenderal muda, Panglima Besar Jenderal Soedirman? Patung dirinya sedang yang besikap hormat atau berdiri tegak memegang tongkat, didirikan besar di Jalan Jenderal Soedirman di Jakarta, Jogjakarta, dan Surabaya. Beberapa daerah di Indonesia bahkan menjadikan namanya sebagai nama jalan. Ya, sosoknya memang sangat besar dan disegani. Di samping sebagai sosok yang besar dan disegani , Jenderal Soedirman banyak memberikan pelajaran tentang arti berperang membela sesuatu yang baik dan benar . Berperang dalam arti berjuang, bukan menghancurkan, atau sampai memusnahkan. Hendaknya perjuangan kita harus kita

16.24

Religi

Tertipu Penampilan Oleh: H Abdul Hamid Adakah yang membantah bahwa penampilan itu penting bagi keseharian manusia, siapapun dan apapun agamanya? Tentu saja ada. Adakah yang tidak setuju bahwa penampilan diri itu perlu diatur? Sudah pasti ada, mengingat tak semua orang senang dengan yang namanya aturan, termasuk yang membuat aturan itu sendiri, terkecuali Yang Maha Mengatur tentunya. Aturan itu mengikat, tak sesuai dengan hak asasi manusia; aku ingin kebebasan, mungkin kira-kira demikian kata dia/mereka. Namun, mungkinkah hidup itu tak perlu aturan, tak menghiraukan penampilan? Jawabannya juga sangat beragam. Apa jadinya ya dunia ini kalau tak ada yang mengaturnya? Bukankah orang yang katanya tak perlu berpenampilan juga ternyata menampilkan dirinya, mengingat dia memang tak hidup sendiri? Bukankah tanpa busana itu juga suatu penampilan; bukankah mother of Satan itu juga penampilan, sehingga ternyata cukup banyak juga pengikut atau pembelanya? Penampilan, apapun alasannya, adalah salah satu bagian penting dari kehidupan manusia, apalagi bagi kita yang beriman dan bertakwa; dan oleh karenanya memang sangat perlu untuk diatur; bukan bebas begitu saja tanpa aturan. Islam telah mengatur bagaimana cara berpenampilan, cara berpakaian yang islami, yang memberikan keamanan serta kenyamanan bagi si pemakainya, dan bagi orang lain yang melihatnya. Penampilan luar memang hal pertama yang dilihat orang lain, juga yang dinilai. Penampilan luar itu dapat mencerminkan antara lain tentang siapa, dari mana, agama apa, dan mau kemana. Adapun penampilan pertama manusia adalah nama. Oleh karena itu Islam mengajarkan umatnya untuk memberi nama yang mengandung makna yang baik, bukan hanya sekedar nama, bukan apalah arti sebuah nama , bukan nama yang mengandung unsur kebatilan. Ternyata cukup banyak kasus dimana penampilan luar dijadikan ajang untuk aksi tipu-tipu atau sering menipu, atau keduanya sekaligus: tipu-tipu dan menipu.

dasarkan pada kesucian. Dengan demikian, perjuangan lalu nerupakan perjuangan antara jahat melawan suci. Kami percaya bahwa perjuangan yang suci itu senantiasa mendapt pertolongan dari Tuhan. Apabila perjuangan kita sudah berdasarkan atas kesucian, maka perjuangan ini pun akan barwujud perjuangan antara kekuatan lahir melawan kekuatan batin. Dan kita percaya, kekuatan batin inilah yang akan menang. Sebab, jikalau perjuangan kita tidak suci, perjuangan ini hanya akan berupa perjuangan jahat melawan tidak suci, dan perjuangan lahir melawan lahir juga, tentu akhirnya si kuat yang akan menang. Telah diakui oleh beberapa pemimpin perjuangan di berbagai tempat, bahwa kemunduran dan kekalahan yang diderita oleh barisan yang berjuang itu adalah manakala anggota-anggota barisan tadi mulai tidak suci lagi dalam perjuangannya dan rusuh dalam tingkah laku dan perbuatannya. Pidato pertama Panglima Besar Jenderal Soedirman setelah pelantikannya sebagai panglima besar TKR pada 25 Mei 1946. TNI Relawan Penjaga Perdamaian Dunia Sebagai negeri yang pernah dijajah lima bangsa yang masing-masing memiliki keahlian, seperti Portugis (1512 - 1595) yang ahli dalam militer dan navigasi kelautan, Spanyol (1521 - 1692) yang ahli dalam kesenian, Belanda (22 Juni 1596 - 1942) yang ahli dalam tata kota bawah laut dan organisasi perdagangan, Inggris (1811 - 1816) yang ahli dalam sistem pemerintahan monarki (raja-raja) dan lingkungan hidup, serta Jepang (Maret 1942 - 14 Agustus 1945) yang dikenal sebagai saudara tua yang ahli dalam bidang teknologi, membuat rakyat Indonesia belajar banyak keahlian-keahlian tersebut, di samping merasakan betapa sakitnya hidup yang dulunya sejahtera akhirnya terpaksa terbelenggu di bawah naungan senapan bangsa asing selama lima abad lebih, hingga akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945. TNI dibentuk setelah mengalami beberapa kali revitalisasi, berawal dari BKR (Badan Keamanan Rakyat) pada 23 Agustus 1945, menjadi TKR (Tentara Keamanan Rakyat) pada 5 Oktober 1945. Pada 7 Januari 1946 menjadi Tentara Keselamatan Rakyat, diubah menjadi Tentara Republik Indonesia pada 24 Januari 1946 dan menjadi TNI pada 3 Juni 1947. TNI sebagai angkatan senjata memiliki tugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahJl. Tanjung ankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. (bersambung)

H Abdul Hamid Kisah singkat berikut ini dikutip dari buku Butir-butir Hikmah Sufi (KH MA Fuad Hasyim, Maret 2005). Seorang laki-laki dengan penampilan dan pakaian yang meyakinkan masuk ke dalam masjid pada saat iqamah diserukan oleh muazin. Melihat penampilan dan pakaian orang itu, muazin sangat terkesan dan mempersilakannya untuk menjadi imam, tetapi dia menolak. Usai mengerjakan salat, muazin bertanya kepada orang itu, Mengapa Tuan tidak mau menjadi imam salat? Orang itu menjawab, Aku sudah terbiasa kalau sedang tidak punya wudu tidak pernah salat menjadi imam. Banyak orang yang memang sering terpukau oleh penampilan luar seseorang, dan akibatnya ternyata banyak pula orang yang menjadi korban penampilan seseorang itu. Bahkan ustad pun ternyata ada yang berpenampilan bagaikan aktor atau aktris ternama, berpenampilan wah, mewah, padahal dalam ceramahnya dia sering mengingatkan umat untuk hidup sederhana, berpenampilan sederhana; padahal pak ustad tahu bahwa, Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan (QS. Ash-Shaff, 61:3). Berhati-hatilah dalam berpenampilan agar tidak dibenci Allah SWT. Juga, waspadalah selalu dalam melihat penampilan, agar tidak menjadi korban aksi penipuan. Semoga! (AH040612)

Sari No. 168 (A. Yani) Pontianak, Telp. (0561) 582829, 08164997885, 082149358778

Penulis adalah mahasiswa Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

TELEPON PENTING Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota 730897 PMK PB 736344 PMK Bintang Timur 585511 PMK Merdeka 7171666 PMK Sei Raya 7159596 PDAM PDAM

767999

 577868

Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak


3

PRO PONTIANAK

Sabtu, 9 Juni 2012

Kopi Pancong Perempuan Dayak Bebas Memilih P ONTIANAK . Ketua Perhimpunan Perempuan Dayak Kalimantan Barat, Katharina Lies, SPd, menegaskan perempuan Dayak di provinsi itu dibebaskan memilih, baik ďŹ gur maupun partai politik. Perempuan Dayak diberi kebebasan untuk Katharina Lies memilih, karena setiap perempuan memiliki hak memilih, ungkapnya kepada wartawan, Jumat (8/6). Menurutnya, setiap perempuan memiliki hak politik. Katharina Lies juga meminta perempuan Dayak untuk tidak ketinggalan dan turut ambil bagian serta aktif dalam proses pemilihan umum. Kalau perlu jemput bola. Jika memang belum terdaftar, segera lapor, karena satu suara penting, ungkap mantan anggota DPRD Kalbar ini. Katharina Lies mengatakan, perhimpunan Perempuan Dayak merupakan lembaga independen. Namun, setiap anggotanya diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya masing-masing. Karena masih ada perempuan Dayak yang alergi terhadap politik dan masih ada perempuan yang sungkan untuk berpolitik, katanya. Disinggung mengenai figur mana yang akan dipilih perempuan Dayak Kalbar, Katharina Lies menambahkan, perempuan Dayak diminta untuk memilih ďŹ gur yang sesuai dengan perkembangan kondisi sekarang ini, yang bertanggung jawab serta nasionalis. Yang juga mampu merangkul perempuan Dayak itu sendiri, tambahnya. Perhimpunan Perempuan Dayak ini juga telah terbentuk di 14 kabupaten/kota di Kalbar serta hingga ke kecamatan dan desa. (dna)

Petugas Dinas Perhubungan dan Informatika Kota Pontianak menertibkan pengendara yang parkir sembarangan. D OK

Parkir Semaunya Terapkan Sanksi PONTIANAK. Dinas Perhubungan Kota Pontianak diminta lebih tegas menertibkan kendaraan yang parkir di sekitar pelabuhan sepanjang Jalan Kom Yos Sudarso. Sebab sangsi yang kini diterapkan, sepertinya belum memberikan efek jera pada para sopir tronton dan fuso. Buktinya, para sopir tetap menggunakan tepi ruas jalan Kom Yos Sudarso sebagai la-

Tata Ulang Reklame PONTIANAK. Anggota Komisi A DPRD Kota Pontianak, Sugiri Aswat SH meminta, Pemkot Pontianak kembali menata ulang sejumlah reklame di Kota Pontianak. Selain sudah terlampau banyak, keberadaan reklame merusak keindahan kota. Semakin hari jumlah reklame terus bertambah. Yang kita sesalkan penempatannya tidak lagi memerhatikan keindahan kota. bahkan letak reklame ada yang bisa membahayakan pengguna jalan, tutur Aswat. Pemasangan reklame yang tidak memerhatikan keindahan kota inilah, patut mendapatkan evaluasi. Semua persimpangan simpang di Kota Pontianak dipasangi reklame, malah ada reklame yang nyaris menutupi lampu merah. Bagaimana pembangunan reklame seperti ini bisa mendapatkan izin, ucapnya. Bukan itu saja, Aswat juga melihat, pajak reklame di Kota Pontianak perlu di evaluasi, mengingat kecilnya kontribusi sektor ini bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebaiknya ada penataan ulang, sekarang terkesan kumuh, kata Aswat. Keinginan mendata ulang reklame di Kota Pontianak, diutarakan Aswat, akan diajukan pada rapat Badan Musyawarah (Banmus). Penataan dipandang penting, karena Pemkot dapat menyesuaikan pemasukan yang diterima Pemkot dengan jumlah yang ada. Kita akan lihat, jumlah reklame yang banyak itu apakah sesuai dengan pajak yang dibayarkan. Cocok atau tidak, yakinnya. Aswat juga menyesalkan, sikap Dispenda tidak tegas terhadap pengusaha yang tidak membayar pajak iklan reklamenya. Dispenda hanya memasang stiker pemberitahuan reklame tersebut tidak membayar pajak. Apalagi ukurannya stiker tergolong sangat kecil, dan tidak terbaca jika papan reklame terpasang tinggi. Padahal seharusnya, ada ketegasan untuk membongkar atau melepaskan iklan. Harus tegas, pasang stiker sepertinya tidak diindahkan. Cabut saja iklannya atau ditutupi hingga dibayar, ucapnya. Dikatakan Aswat, pengusaha pemasang reklame sebagian besar tidak berorientasi pada penghijauan kota. Pohon yang tertanam di depan reklame dianggap mengganggu penglihatan pengguna jalan. Bahkan pemasang reklame kerap memangkas pohon penghijauan, bahkan membunuhnya. Tidak ada alasan, penghijauan yang didahulukan. Tindak saja pemasang reklame yang membunuh pohon penghijauan, katanya. (dna)

han parkir mereka. Mirisnya, fuso dan tronton ini parkir hingga berhari-hari. Sehingga membuat badan jalan menjadi sempit. adahal miliaran dana dikucurkan, untuk membuat ruas jalan Kom Yos Sudarso lebar. Begitu lebar, malah dipergunakan sopir memarkir kendaraan mereka. Hal ini tidak bisa dibiarkan, ucap anggota DPRD Kota Pontianak Widodo. Apalagi tidak sedikit

warga yang nyaris mengalami kecelakaan, karena menghindari tronton yang parkir di tepi jalan Kom Yos Sudarso. Jalan depan pelabuhan itu luas. Tapi jalannya jadi sempit, karena banyak tronton yang parkir disana, yakinnya. Melihat situasi itu, Widodo yang juga anggota Fraksi PPP DPRD Kota Pontianak meminta, Dinas Perhubungan Kota Pontianak dapat menem-

patkan petugas selama 24 jam menjaga kawasan tersebut. Sehingga tidak ada lagi tronton yang parkir disana. Selain itu, petugas kepolisian pun hendaknya berbuat tegas untuk memberikan sangsi. Karena tronton dan fuso yang parkir hingga berhari-hari di tepi jalan protokol sangat mengganggu kelancaran lalu lintas. Berikan sangsi tegas pada sopir yang parkir disana.

Apalagi mereka sebenarnya mengetahui, parkir disana tidak diperbolehkan. Artinya memang sejak awal sudah ada upaya melanggar peraturan lalu lintas, terangnya. Bukan itu saja, Pemkot juga diminta untuk membangun komunikasi dengan petugas dari Pelindo Kota Pontianak. Sehingga tidak ada lagi tronton yang parkir di tepi pelabuhan seperti sekarang. (dna)

Syarif Ismail Pimpin PHBI P ONTIANAK . Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran-ajaran agama Islam, Pemkot Pontianak menunjuk kembali kepengurusan Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Penunjukan yang tertuang dalam Keputusan Walikota Pontianak nomor 370 Tahun 2012 tentang Pembentukan PHBI Kota Pontianak, setidaknya babak awal memajukan mengamalkan ajaran-ajaran

Islam. Keputusan itu terhitung mulai tanggal 21 Mei 2012, karena adanya perubahan susunan kepengurusan, ujar Syarif Ismail, Ketua Umum PHBI Kota Pontianak, Kamis (7/6) saat memimpin rapat pengurus di ruang rapat Walikota Pontianak. Dikatakan Ismail, pembentukan kepengurusan PHBI Kota Pontianak yang baru, karena telah berubahnya nomenklatur dan Struktur Organisasi

Pemerintah Daerah (SOPD) Kota Pontianak. Kita tengah mempersiapkan untuk menghadapi peringatan hari besar Islam yang menjadi agenda rutin PHBI, ungkapnya. Peringatan hari besar Islam, lanjutnya, pada umumnya telah melembaga dan membudaya dalam kehidupan umat Islam dan sebagai sarana dan momentum untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran-ajaran

agama Islam. Tugas PHBI Kota Pontianak bisa menyelenggarakan peringatan hari-hari besar Islam, dan menyelenggarakan kegiatan lainnya yang bernuansa Islami di Kota Pontianak, tutur Ismail, yang Asisten Pemerintahan dan Kesra di Sekretariat Daerah Kota Pontianak. Beberapa peringatan hari besar Islam yang rutin digelar PHBI Kota Pontianak diantaranya shalat Ied, Maulid Nabi Mu-

Syarif Ismail

hammad, SAW, Isra Miraj, pawai takruf dan hari-hari besar Islam lainnya. (dna)

Tertibkan Gudang Liar

Salah satu gudang liar yang berada di Jalan Gajah Mada. D

PONTIANAK. Ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak H.M Fauzie SSos meminta, Pemkot Pontianak tidak tebang pilih ketika melakukan penegakan Perda. Termasuk menertibkan gudang liar yang ada di Jalan Gajahmada dan Tanjungpura. Karena keberadaan gudang liar di dua kawasan itu, tak

OK

jarang mengakibatkan kemacetan cukup panjang di dua ruas jalan tersebut. Kita sudah pernah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua lokasi itu, untuk menertibkan gudang yang masih ada pada jalan strategis Kota Pontianak hingga mengakibatkan kawasan itu semrawut dan

macet, yakinnya. Hanya memang, sampai hari ini dirinya tidak mengetahui persis, mengapa gudang-gudang tersebut hingga kini masih belum tersentuh petugas penertiban. Selama ini pemerintah selalu rutin menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), tapi minim aksi kalau berbicara penertiban pergudangan. Padahal di Jalan Gajahmada dan Tanjungpura masih ada gudang, dan seringkali membuat kemacetan arus lalu lintas, terangnya. Ini katanya bukan tanpa alasan, mengingat banyak warga mengadukan masalah ini, sehingga mau tidak mau kita bahas serius. Sejauh ini sesuai aturan, terdapat dua kawasan yang bisa digunakan untuk pergudangan, yaitu kawasan Jeruju dan Pontianak Utara. Sedangkan Jalan Gajahmada dan Tanjungpura hanya bisa menjadi tempat transaksi dan stock dalam jumlah kecil, jabarnya.

Kebijakan mengalihkan gudang di dua lokasi, karena ruas Jalan Gajahmada dan Tanjungpura terlalu padat. Belum lagi bicara parkir kendaraan di toko-toko setempat. Jika ditambah pergudangan pastinya menambah parah kemacetan, paparnya. Mirisnya, menurut Fauzie, bangunan yang di sulap menjadi gudang ini sebenarnya sudah diketahui para petugas. Sewaktu kita melakukan Sidak, para pemilik gudang tidak bisa memperlihatkan izin mereka. Malah pada waktu itu, petugas dari Satpol PP juga ikut hadir, ucapnya. Namun disisi lain, Pemkot selalu membusungkan dada ketika menertibkan PKL. Hanya sayang, ketika harus menertibkan pergudangan ilegal para petugas sepertinya tidak kuasa. Kalau bicara aturan, jelas perbuatan yang dilakukan pemilik gudang melanggar. Tetapi sampai sekarang belum ditindak tegas, katanya

lagi. Penertiban gudang yang tidak mengantongi izin mutlak dilakukan. Selain bisa membuat macet arus lalu lintas, aktivitas bongkar muat di tepi jalan jelas bisa membahayakan pengguna jalan. Sudah tak punya izin, ganggu arus lalu lintas lagi. Mengapa tetap saja dibiarkan. Kita minta ketegasan dalam rapat yang akan datang. Jika tidak mau ditertibkan, jangan tertibkan PKL juga, biar adil, ingatnya. Sebab bicara kebijakan yang pilih kasih, hanya akan membuat preseden buruk bagi pemerintah. Karena seolaholah pemerintah membiarkan aturan yang sudah ditetapkan. Seharusnya pemerintah bertindak jauh-jauh hari, agar area padat itu tidak dijadikan pergudangan ilegal yang pada akhirnya menjadi kebiasaan hingga susah untuk ditertibkan. (dna)


4

KALBAR RAYA

Sabtu, 9 Juni 2012

Pemprov Tunggu Instruksi Pusat Larangan Mobil Dinas Gunakan BBM Bersubsidi PONTIANAK. Instruksi presiden kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, melarang mobil dinas menggunakan BBM bersubsidi. Namun untuk menerapkan instruksi itu, Pemprov Kalbar masih M Zeet Hamdi Assovie

Kontingen Kalbar Siap Bertanding

PONTIANAK. Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak membakar 20 ton bawang merah di Kantor Balai Karantina Kelas I, Sungai Raya Dalam, Jumat (8/6). Puluhan ton bawang merah asal India itu disita, karena masuk ke Pontianak, melalui pelabuhan Dwikora Pontianak pada Mei 2012 lalu, kondisinya sudah membusuk. Kepala Balai Karantina Pertanian, Azmal AZ mengatakan, tugas pokok dan fungsi Karantina Pertanian, mencegah masuknya hama penyakit hewan dan organisme pengganggu tumbuhan. Selain itu menjaga keamanan pangan. Jadi bawang merah dari India ini lolos dari keamanan pangan, karena dalam kondisi busuk dan rusak. Sehingga dilakukan pengamanan dan pemusnahan, ungkap Azmal.

P ONT IANAK . Dua tokoh Kalbar Oevaang Oeray dan Djerandeeng diajukan menjadi pahlawan nasional. Dua nama tersebut sudah diusulkan ke pemerintah pusat, dengan harapan bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Asisten II Pemprov Kalbar, Kartius mengatakan, dua pahlawan asal Kalbar ini dianggap layak sebagai pahlawan nasional. Karena perjuangan yang sudah dilakukannya semasa mempertahankan Kalbar. Namun untuk menentukan siapa di antara mereka yang ditetapkan untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional, dilakukan kajian serta masukan dari berbagai tokoh dan pakar sejarah melalui seminar yang dilaksanakan, Kamis (7/6). Jadi sebelum menentukan siapa yang layak diajukan, diadakan pengkajian melalui seminar oleh pakar sejarah serta pihak terkait, ungkap Kartius kepada wartawan usai menggelar Konferensi Pers di ruang kerjanya, Selasa (5/6) lalu. Sembari menunggu keputusan pengkajian menentukan siapa yang akan terpilih dan dianggap layak dijadikan pahlawan nasional, Kartius

Undangan & Souvenir tak

PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru)

hewan, ikan dan tumbuhan pasal 16 Ayat 1 (a), media pembawa yang dimasukkan ke wilayah negara RI setelah diturunkan dari alat angkut dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata busuk atau rusak, maka dilakukan tindakan pemusnahan. Hendra, 49, pemilik bawang merah ikut menyaksikan pemusnahan. Hendra mengaku tidak mengetahui, bawang yang diangkutnya sudah ada yang membusuk. Menurutnya dokumen angkutan sudah lengkap. Hanya saja kondisi bawang yang rusak dan busuk, sehingga disita dan dilakukan pemusnahan. Barang dipesan dan dikirim, kita tidak mengetahui kondisinya. Bawang itu akan dipasarkan di wilayah Kalbar, jelas Hendra. (sul)

menjelaskan, dua buku sudah dicetak tentang perjuangan Oevaang Oeray dan Djerandeeng. Tujuannya agar banyak pihak mengetahui lebih dalam mengenai kedua perjuangan pahlawan tersebut. Lewat buku ini banyak pihak mengetahui lebih banyak tentang perjuangan keduanya. Sehingga siapa yang layak dapat ditentukan dengan dilihat dari perjuangan masing-masing tokoh, jelasnya. Pemprov Kalbar berharap pemerintah pusat dapat menentukan salah satu dari kedua tokoh ini. Mengingat hanya satu pahlawan nasional yang berasal dari Kalbar, yaitu pahlawan dari Kabupaten Melawi. Kami sangat berharap dari dua pahlawan yang kami ajukan ada yang disetujui. Karena seluruh provinsi yang ada di Indonesia juga mengajukan pahlawan asal daerah mereka masing-masing, papar Kartius. Terhadap beberapa pahlawan lain asal Kalbar sendiri, diakui Kartius, penghargaan selalu diberikan atas perjuangan dan jasa mereka. Kartius berharap tidak hanya penghargaan dari Pemprov, tetapi juga diakui oleh pemerintah pusat.

THERAPY REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

Kesehatan

Rp. 7.000/baris Min 3 Baris, Max 5 baris (1 Baris 30 Karakter)

30 x 21 x 14 x 7x

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

PT. BIOSAFE INDONESIA Perusahaan yang berkembang pesat mengundang anda profesional muda untuk penawaran sebagai tenaga pemasaran/marketing SYARAT : 1. Pria/Wanita usia min 20 tahun dan max 40 tahun 2. Pendidikan minimal SMU sederajat 3. Penampilan menarik, rapi, kreatif dan lincah 4. Punya kendaraan roda 2 dan memiliki SIM C FASILITAS : 1. Gaji pokok, tunjangan transport, komisi dan bonus 2. BBM dan servis motor di tanggung perusahaan 3. Support motor berupa uang di berikan cumaCuma berdasarkan komisi tiap bulan.

Rp. 950.000,-

HUB TELP.

7089235

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

Up. Bapak Tobas

DISCOUNT 60% GARANSI

HP 08159527178 / 081350639776

PD. ANEKA BATU ALAM

Jual Mobil

Menjual :

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 085328879844

Profit 5%/hari Nonstop 100 hari

Hub. Telp.

UDIN 021-41188041

JUAL TANAH

KLIK

Sebidang Tanah Ukuran 11 M X 16 M Komplek Seruni Indah Rt O6/rw 05 (Samping Masjid) Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur Masuk Dari Pos PDIP

SMS “MINAT”

Hubungi.

www.gradasigold.com.

Hp. 087781995599

0561 - 7911322 Graha Pena Equator Lt 3 Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Kubu raya JASA PEMBIAYAAN DAN KREDIT KENDARAAN CUKUP GADAIKAN BPKB

'3

-XWDDQ

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3

PT BIOSAFE INDONESIA Jalan Sungai Raya Dalam No. 11 (Depan Toko Mas Duta Suri) Pukul : 08.00 – 16.00 WIB

Ingin berlangganan Harian Equator di Sintang. Hub : 081345184340

Ingin berlangganan Harian Equator di Sekadau. Hub : 085652347489

SEDOT WC

081311112128

Butuh Dana Tunai Terima Gadai BPKB Mobil & Motor Jenis minibus/mobil pribadi mulai dari th 1989 pick up & truck mulai tahun 1997 Motor mulai th 2001 - Proses cepat - Bunga ringan - BPKB aman - Resmi BANK - Cover se-Kalbar

CV. JAYA ABADI Jl. Tanjung Raya II samping SPBU Telp. 0561 - 7167999 Hub: 081256714777 085750995333

merdekaan Jawa Barat). Aktor penting dalam emansipasi politik Suku Dayak adalah Persatuan Dayak yang didirikan pada 1945. PPD mengikuti Pemilu 1955 dan 1958 dan berhasil meraih kursi yang mayoritas, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Sebagai konsekuensi dari pencapaian itu, Oevaang berhasil dipilih menjadi gubernur dan empat organisator Partai Dayak lainnya menjabat sebagai bupati. Beberapa di antara mereka menduduki kursi Badan Pemerintah Harian (BPH) atau mendapatkan tampuk pimpinan di legislatif setempat. Pada tahun 1941 para guru sekolah Katolik se-Kalimantan Barat berkumpul di Sanggau Kapuas mengadakan retret (rekoleksi) tahunan. Saat retret berlangsung, seorang murid seminari di Nyarumkop, bernama J.C. Oevaang Oeray, menulis surat terbuka kepada para peserta rekoleksi. Isinya mengajak para guru memikirkan perbaikan nasib masyarakat Dayak yang terus dalam kondisi memprihatinkan. Di antara pemikiran diajukan, antara lain agar perbaikan nasib orang Dayak dilakukan melalui perjuangan organisasi politik. (dna)

Pemasangan iklan Hub :

EKO SERVICE

Pelamar yang serius, silahkan datang dengan membawa lamaran lengkap ke :

BERGABUNG di BISNIS Investasi FOREX? Modal rp.5 Jt

Ingin berlangganan Harian Equator di Sambas. Hub : 085245698977

Barat. Merupakan salah satu tokoh sentral yang berjuang menetapkan Pancasila sebagai ideologi negara selama Sidang Konstituante. Menanggapi permintaan Presiden Soekarno di hadapan 530 anggota Konstituante di Bandung, 10 November 1956, supaya konstituante mesti mampu menyusun konstitusi yang menjamin keselamatan, kesejahteraan rakyat dan kebebasan beragama. Selaku Ketua Fraksi Golongan Minoritas, Oevaang, merupakan salah satu dari sembilan anggota Konstituante yang mengusulkan penetapan Pancasila sebagai ideologi negara. Usulan Oevaang kemudian didukung delapan orang anggota Konstituante lainnya, yakni Tjilik Riwut (Partai Nasional Indonesia Kalimantan Tengah), Atmodarminto (Gerakan Pendukung Pancasila Yogyakarta), Hadi Subeno (PNI Jawa Tengah), Arnold Mononutu (PNI Sulawesi Utara), Hardi (PNI Jawa Tengah), Ipik Gandamana (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Jawa Barat), A.W. Niuwenhuyn (perwakilan Timur Asing yang kebetulan bermukim di Kalimantan Barat) dan Ratu Aminah Hidayat (Ikatan Pendukung Ke-

Rp. 200.000 Rp. 150.000 Rp. 125.000 Rp. 100.000

Ingin berlangganan Harian Equator yg mengerti jahitan. Hub. SITI 085751933666 di Melawi Hub : 0568-22069

Ingin berlangganan Harian Equator di Singkawang Hub: 081256056477

YAMSUL ARIFIN

Tarif Paket Umum

NEW..!, Sehat dan Langsing setelah Nissan Livina X-Gear Th 2010 Hrg Melahirkan dgn Nutrisi Seluler.Aman U/ibu 160 jt (nego) Hub: 081256008880 Hamil & Menyusui di Program Hingga Berhasil Turun 5-30 Kg. Hub: 082151131899, Lowongan 085652321777, 085245664011 Di cari tukang masak&bersih2 wanita Umur (20-50 Th) di utamakan Biro yang bs bahasa mandarin Hub : Ingin berlangganan Harian Equator di 082122223353. Bengkayang Hub : 085288031117 Dicari segera tukang pola pakaian,

Ingin berlangganan Harian Equator di Pemangkat Hub : 085348076630

Alokasi anggaran untuk anggaran mobil dinas belum ada. Jadi ia meminta kepada Pertamina supaya memberikan pengumuman sebenarnya yang mana yang harus menggunakan peraturan tersebut. Sehingga tidak terjadi kebingungan di lapangan. (kie)

Sebanyak 20 ton bawang merah dimusnahkan Karantina Pertanian, kemarin. S

Kita berharap ada penghargaan dari pemerintah pusat atas perjuangan yang dilakukan para pejuang semasa penjajahan dulu, ujar Kartius. Karo Humas dan Protokol Pemprov Kalbar M Ridwan mengungkapkan, selain memberikan penghargaan terhadap para pejuang, diajukannya dua pahlawan asal Kalbar ini diharapkan untuk generasi muda, khususnya para pelajar. Supaya mereka mengenal pahlawan mereka sendiri. Kalau sekarang, mungkin mereka belum mengetahui siapa-siapa pahlawan asal Kalbar. Dengan diajukannya beberapa pahlawan ini, diharapkan rasa patriotisme generasi muda terhadap pahlawan asal Kalbar menjadi motivasi mereka, harap Ridwan. Salah satu tulisan dari buku Oevaang Oeray, dari Partai Persatuan Dayak Provinsi Kalimantan Barat (kemudian Gubernur Kalimantan Barat, 1960-1966), adalah salah satu pihak yang pertama mengusulkan Pancasila sebagai ideologi negara di dalam sidang Konstituante di Bandung. Oevaang, seorang Suku Dayak Kayaan dari perhuluan Sungai Mendalam, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan

LOWONGAN KERJA

ce

Kunjungi Workshop Kami :

Dijelaskan Azmal, pihaknya telah melakukan pengujian sample ke lab dan lab pemerintah. Karantina Pertanian menguji residu pestisidanya dan kadar logam beratnya. Sampai sekarang belum keluar hasilnya, karena target banyak yang diuji. Kalau hasilnya tidak diambang batas, sisanya yang ada sekarang ini akan dimusnahkan. Pelanggaran yang dilakukan pemilik, karena dalam keadaan busuk dan rusak. Bukan masalah penyakit saja tapi keamanan pangan juga harus dilakukan, ujar Azmal. Bawang tersebut diangkut menggunakan kontainer yang sudah dikemas di dalam karung. Bahkan beberapa karung bawang merah sudah membusuk. Berdasarkan undang-undang Nomor 16/1992 tentang karantina

Tarif Iklan Baris

IKLAN BARIS

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

non subsidi. Dana kita belum cukup untuk melaksanakan regulasi itu. Dana kita harus dibahas dengan DPRD. Jika kita membiayai over dari pembahasan DPRD, bisa menjadi temuan oleh BPK. Berarti itu menjadi penyimpangan, jelasnya.

Usulkan Oevaang Oeray dan Djerandeeng Pahlawan Nasional

LARIS Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock)

dari pusat kapan diterapkan, ungkap M Zeet Hamdi Assovie MTM, Sekda Kalbar kepada Equator, Rabu (6/6). Jika regulasi itu diterapkan, Pemprov Kalbar harus mendukung. Sekarang memang masih belum bisa dilaksanakan, karena dana daerah belum cukup untuk membeli BBM

20 Ton Bawang Merah Dimusnahkan

MTQ Nasional di Ambon PONTIANAK. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, M Zeet Hamdi Assovie MTM melepas kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kalbar secara resmi di Balai Petitih Kantor Gubernur, Rabu (6/6) lalu. Sebanyak 65 peserta siap bertanding di MTQ nasional yang diselenggarakan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, mulai 8 hingga 15 Juni 2012. Alhamdulillah hari ini kita melepas secara resmi sebanyak 65 kontingen MTQ Kalbar. Mereka akan diberangkatkan sore ini (Rabu, 6/6, red) menggunakan maskapai penerbangan Batavia, ungkap M Zeet kepada wartawan. Ia berharap kafilah-kafilah dari Kalbar bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Karena kontingen yang berangkat mewakili Kalbar adalah orang-orang terbaik, sudah terpilih melalui MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Melawi beberapa waktu lalu. Selain itu juga sudah dilakukan berbagai persiapan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Dari Pemda memang sudah setiap tahunnya menghibahkan dana untuk menyukseskan MTQ. Dana itu kita serahkan kepada panitia yang ditangani oleh LPTQ sebagai pengelola dan mempunyai wewenang dalam pengelolaan MTQ. Tentunya dana itu digunakan untuk pakaian peserta, pelatihan-pelatihan termasuk juga gizi para kontingen, jelas M Zeet yang juga Ketua Umum PWNU Kalbar. Kontingen dari Kalbar akan didampingi langsung oleh Sekda beserta istri. Karena di hari yang sama gubernur dan wakilnya sedang melakukan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur di KPUD. Sehingga mulai dari pelepasan hingga ke tempat tujuan diserahkan kepada Sekda. Di tempat yang sama, salah satu peserta cabang Syarhil Quran, Zaini Tafrikhan berharap bisa tampil maksimal nantinya di Ambon. Sehingga bisa menyumbangkan nomor untuk Kalbar. Kami berharap nanti di sana bisa tampil maksimal. Kami akan memberikan yang terbaik untuk Kalbar. Sehingga bisa mengharumkan daerah ini, ujarnya. Ia yang bertindak sebagai pensarah optimis bisa memberikan yang terbaik. Selama ini sudah melakukan persiapan yang matang. Sekarang tinggal menjaga kondisi badan, sehingga bisa tampil sesuai dengan harapan. (kie)

menunggu instruksi pemerintah pusat. Mengenai persiapan akan diterapkannya instruksi presiden kepada Menteri ESDM, kita akan rapatkan lagi dengan pihak Pertamina. Tetapi informasi yang saya terima, hal itu baru diterapkan di Pulau Jawa. Kita di daerah masih menunggu instruksi

SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

Masalah Dana Anda Teratasi 1. Mudah syaratnya 99,9% DI SETUJUI 2. Proses Cepat 3. Aman BPKBnya 4. Bunga Ringan Melayani :

- Kredit Mobil Baru dan Second - Dana Talangan - Take Over Kredit - Over Leasing - Titip Mobil/Gadai - Pengurusan Pajak Kendaraan (SITU, SIUP, NPWP, TDP, dll) - KPR dan Modal Usaha - Kerjasama Bagi Bangun

CV. SHIELA PUTRI PRATAMA

081256606125 0561 753897 7

0812 5752 6710

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH CASH BACK s / d 25 JT

Xenia Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Dp R Rp. p. 14.050.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.583.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

DP 10% S/d 4 Th

G r a Max Grand n d PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

pasang iklan anda di

Segera hubungi:

721229


5

PEMILUKADA 2012

Survei Partai Agama Jeblok

Jakarta. Hasil survei terakhir yang dilakukan Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) menunjukkan adanya kecenderungan pemilih semakin meninggalkan partai-partai berbasis Islam, termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dari survei SSS itu diketahui, PPP bakal gagal lolos parliamentary threshold (PT) 3,5 persen sehingga terpental dari DPR. Meski demikian partai pimpinan Suryadharma Ali itu tetap percaya diri. Ketua DPP PPP Bidang Informasi dan Komunikasi, M Arwani ThomaďŹ , menilai sah-sah saja jika ada lembaga melakukan survei dan memaparkan hasilnya ke publik. Menurut Arwani, PPP juga terus mencermati dinamika politik di masyarakat melalui survei internal. Hasilnya, kata Arwani, justru menunjukkan hal berbeda. Monggo (silakan, red) siapa saja boleh melakukan survei dengan cara masing-masing. Kita mempunyai tim survei sendiri yang terus memonitor perkembangan. Konsolidasi juga jalan terus. Data dari tim menunjukkan perkembangan PPP yang bagus di lapangan, kata Arwani. Lebih lanjut Arwani menambahkan, konsolidasi partai terus diintensifkan hingga lapisan terbawah. Arwani pun optimis partainya sudah siap bertarung di Pemilu 2014. Seluruh struktur partai sudah sangat siap untuk memulai tahapan Pemilu 2014. Kita yakin PPP akan melampaui angka yang jauh lebih besar dari hasil survei itu, ucapnya. Dari hasil survei SSS pada 14-24 Mei 2012 di 33 provinsi, mayoritas responden memilih partai nasionalis dibanding partai agama. Partai nasionalis itu adalah PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Hanura. Sementara partai agamis adalah PKS, PAN, PPP, dan PKB. Golkar unggul dengan raihan 23 persen. Kemudian disusul PDIP 19,6 persen, Demokrat 10,7 persen, Gerindra 10,5 persen. Sementara PKS meraih 6,9 persen, Nasdem 4,8 persen, PPP 3 persen, Hanura 2,7 persen, PAN 2,2 persen, PKB 2 persen, dan lainnya 0,6 persen. (Jp)

Sabtu, 9 Juni 2012

Jabatan Wakil Gubernur Dihapus

Jakarta. Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, ada beberapa poin penting yang diajukan pemerintah dalam Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada). Diantaranya, pemilihan gubernur oleh DPRD dan meniadakan jabatan wakil gubernur. Ini bukan langkah mundur, tapi upaya demokratis menyangkut sistem ke depan, kata Mendagri saat Rapat Kerja (Raker) antara Komisi II DPR dengan wakil pemerintah yang dipimpin Ketua Komisi II DPR, Agun Gunanjar Sudarsa, Rabu (6/6) lalu. Dalam raker itu Mendagri menegaskan, UUD 1945 mengamanatkan bahwa gubernur, bupati dan walikota dipilih secara demokratis. Namun khusus gubernur, kata Mendagri, memiliki peran ganda sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah. Karenanya Mendagri menegaskan, bahwa

gubernur tak relevan lagi dipilih secara langsung. Mekanisme yang paling kompatibel adalah melalui mekanisme perwakilan, cetusnya. Sementara untuk bupati dan walikota, lanjut Mendagri, bakal tetap dipilih langsung oleh rakyat. Alasannya, karena bupati dan walikota bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. Secara jenjang (bupati/walikota) paling dekat dengan masyarakat. Berbasis kepercayaan langsung dari masyarakat, sehingga yang paling kompatibel adalah Pilkada langsung, sambungnya. Mantan Gubernur Sumatera barat itu menambahkan, dua cara pemilihan kepala daerah itu tetap sama-sama demokratis. Kadar legitimasinya juga sama, yang membedakan kuantifikasinya saja, lanjutnya. Poin lain dalam RUU Pilkada adalah tiadanya calon wakil kepala daerah. Bahkan jika meru-

juk pada Pasal 18 ayat 4 UUD 1945, Mendagri menyebut tidak adanya wakil kepala daerah. Kalaupun saat ini ada wakil, lanjut Mendagri, dalam kenyataanya sebenarnya tak efektif karena pengaruh politik. Berdasarkan catatan Kemendagri, dari 324 Pemilukada hanya 24 pasang calon kepala daerah dan wakilnya saja yang maju lagi sebagai pasangan incumbent. Pertimbangan jabatan wakil kepala daerah ditiadakan dalam RUU Pilkada, kata Mendagri, karena pertarungan politik antara kepala daerah dan wakilnya juga berimbas ke birokrasi di daerah. Dampaknya, pelayanan publik pun menjadi tak efektif. Konstitusi tidak mengenal wakil kepala daerah karena UUD hanya memilih gubernur, bupati dan walikota. Dengan demikian wakil kepala daerah tidak dilihat lagi sebagai jabatan politik. Makanya posisi wakil tak ada lagi dalam rancangan RUU

Pilkada, sambungnya. Poin lain dalam paparan Mendagri, adalah upaya untuk menekan politik uang di Pilkada. Nantinya, lanjut Mendagri, justru partai politik yang harus menyediakan dana bagi calonnya yang dijagokan di Pilkada. Biaya politik tak bisa dipungkiri. Namun untuk mereduksi itu, maka parpol ditempatkan sebagai penyandang dana Pilkada bagi calon sehingga mendorong kampanye ideologis dan mencegah politik uang, ucapnya. Poin yang juga dianggap penting dari RUU Pilkada usulan pemerintah ke DPR adalah pembatasan calon kepala daerah berdasarkan hubungan kekerabatan. Perlu ada pembatasan calon dari keturunan atau ada ikatan perkawinan. Tak bisa memobilisasi kepentingan keluarga, cetusnya. S e m e n t a r a Ke t u a Ko m i s i II DPR Agung Gunajar meng atakan, RUU Pilkada dari

pemerintah itu masih sebatas usulan yang harus melalui mekanisme pembahasan. Menurut Agun, tidak semua fraksi sepakat dengan usulan pemerintah. Karenanya, bisa saja nanti dalam pembahasan usulan pemerintah dalam RUU Pilkada itu dipatahkan dengan argumen-argumen yang lebih kuat. Saya yakin diantara fraksi-fraksi juga masih ada banyak perbedaan sikap soal ini. Karena itu perlu pemahaman yang lebih mendalam. Ini kita jadwalkan semua, baik mendengar pendapat dari pengamat, LSM, para ahli, termasuk juga DPD. Apa iya, pilgub itu sebaiknya dilakukan oleh DPRD, ungkapnya. Yang penting, lanjut Agun, DPR dan pemerintah sudah menetapkan jadwal pembahasan RUU Pilkada. Targetnya akhir Oktober atau awal November 2012 ini bisa dibawa ke paripurna, kata politisi Golkar itu. (Jp)

PNS Tak Netral Bukti Korupsi Pemilu

Jakarta. Kasus keterlibatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam politik praktis merupakan bentuk kecurangan atau korupsi pemilu. Demikian ditegaskan Pengamat Politik Arbi Sanit terkait sejumlah

temuan sikap tidak netral PNS oleh Panwaslu. Menurut Arbi, keterlibatan PNS dalam politik tentunya menyalahi aturan yang berlaku. Dengan kata lain, terdapat indikasi kuat pe-

nyalahgunaan kekuasaan oleh calon incumbent melalui birokrasi yang masih dipimpinnya. Terjadi untuk membantu memenangkan calon incumbent. Kasus yang terjadi di DKI Jakarta ini terjadi juga di seluruh daerah, tak terkeculi Kalbar yang akan menggelar pilgub tahun ini, ujarnya. Masalah seperti itu, sambung Arbi, harus mendapatkan perhatian serius Kementerian Dalam Negeri RI. Kondisi ini terjadi lantaran ketidakmampuan Menteri Dalam Negeri Dalam menegakkan aturan. Akibatnya aturan yang ada tidak efektif, tandasnya. Arbi mengambil contoh, indikasi kecurangan incumbent

dalam Pilkada DKI. Kata Arbi, terlihat dengan adanya curi-curi kegiatan oleh aparat birokrasi di tengah masyarakat. Terdapat nafsu berkuasa oleh incumbent yang diiringi aturan yang tidak berfungsi dengan baik dan benar. Bertemulah ketidakbecusan pemerintah dengan nafsu berkuasa, timbullah kecurangan, tutur dia. Seperti diketahui, belakangan ini Panwaslu Jakarta Pusat menemukan indikasi keterlibatan Yahya selaku Lurah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Pimpinan birokrasi tersebut terbukti mengajak warga untuk memilih pasangan calon dengan nomor urut satu alias incumbent.

Begitupun dengan kasus staf di kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Utara bernama Jamala. PNS tersebut meminta simpatisan PDI Perjuangan bernama Junandar, agar putrinya Ratu Juwita selaku staf kesehatan di Pulau Harapan, memilih pasangan nomor urut satu. Permintaan itu disertakan ancaman memutasikan Ratu Juwita bila tidak memilih calon dimaksud. Sebelumnya Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah berjanji untuk menindaklanjuti setiap bentuk pelanggaran hasil temuan jajarannya dan laporan masyarakat. Panwaslu juga mengingatkan kembali agar seluruh jajaran PNS bersikap netral. (Jp)

JENDELA USAHA

Inovasi Usaha Sepatu dan Tas Lukis

Trik Pemasaran Pemasaran bisnis sepatu dan tas lukis dapat dilakukan dengan menitipkan produk tersebut ke beberapa toko sepatu dan tas. Selain itu, Anda juga dapat menitipkannya pada beberapa factory outlet yang menjual barang ‒ barang fashion anak muda. Di samping itu Anda juga dapat memperluas pasar dengan membuka toko online, ataupun memasang iklan melalui media online, media cetak maupun media elektronik untuk mencari para agen atau reseller untuk membantu memasarkan. Beberapa event pameran juga menjadi sebuah peluang bagi Anda, untuk mengenalkan produk sepatu dan tas lukis kepada khalayak ramai. (bkm)

Target konsumen sepatu dan tas lukis kebanyakan adalah kalangan pelajar dan mahasiswa yang senang dengan fashion. Tak bisa dipungkiri, sepatu dan tas bagi anak muda adalah hal yang sangat penting. Sepatu dan tas dengan model yang menarik yang mencerminkan gaya anak muda seperti ditulis laman bisnisukm, sekarang ini sedang banyak dicari. Salah satunya, adalah sepatu lukis dan tas lukis. Tampilan yang menarik dan model lukisan yang bisa disesuaikan dengan permintaan si pembeli, membuat produk ini makin digandrungi. Inovasi adanya sepatu dan tas lukis berawal dari keinginan para anak muda yang senang dengan kreasi unik, mereka juga merasa bosan dengan model sepatu yang monoton. Namun kini dengan hadirnya produk sepatu dan tas lukis, mereka dapat mengekspresikan diri melalui gambar yang ada pada sepatu dan tas mereka. Sejak awal mendirikan usaha ini, target utama produk sepatu dan tas lukis lukis adalah kalangan anak muda. Karena anak muda pasti suka style yang santai dan bebas dengan kreasi unik. Dengan hadirnya sepatu dan tas lukis, mereka dapat memesan sepatu maupun tas dengan gambar yang sesuai keinginan mereka. Tak heran lagi jika produk ini banyak dicari para anak muda. Sepatu dan tas lukis biasanya terbuat dari kain kanvas, jadi dapat dilukis dengan menggunakan cat untuk menghasilkan gambar yang menarik. Bisnis sepatu dan tas lukis melayani konsumen dengan dua cara, yaitu konsumen membeli langsung produk sepatu

Analisa Usaha

dan tas lukis ready stock, atau melayani konsumen yang memesan gambar tertentu sesuai permintaan mereka. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau untuk para pelajar dan mahasiswa. Karena menyesuaikan harga dengan target konsumen yang kebanyakan berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang senang dengan fashion. Untuk harga sepatu biasanya dibandrol dengan harga seratus ribu rupiah hingga dua ratus ribu rupiah, harga disesuaikan dengan sulitnya desain, banyaknya warna yang dipakai, serta model sepatu yang dilukis. Sedangkan untuk tas lukis, biasanya dihargai sebesar Rp 40ribu sampai Rp 100ribu. (bkm)

Modal Awal Peralatan: Rak sepatu Rp 1.000.000 Lemari display untuk tas Rp 750.000 Renovasi dan dekorasi Rp 1.500.000 Meja dan kursi workshop Rp 1.000.000 Kursi tamu Rp 500.000 1 unit komputer + modem Rp 3.500.000+ Jumlah Rp 8.250.000 Penyusutan: Masa pakai 4 tahun Nilai residu Rp 1.000 Penyusutan pertahun = (Rp 8.250.000 ‒ Rp 1.000) : 4 = Rp 2.062.250 Penyusutan perbulan = Rp 171.854 Perlengkapan: Kalkulator Rp 75.000 Kantong plastik Rp 100.000 Alat tulis Rp 50.000+ Jumlah Rp 225.000 Bahan Baku: 20 sepatu kanvas polos Rp 1.200.000 2 kodi tas kanvas polos Rp 400.000 Cat akrilik Rp 300.000 Satu set kuas nomor 1- 10 Rp 100.000+ Jumlah Rp 2.000.000 Biaya Operasional: Sewa tempat perbulan Rp 500.000 Listrik, telepon, air Rp 400.000 Gaji pegawai Rp 750.000 Biaya perlengkapan Rp 225.000 Biaya bahan baku Rp 2.000.000 Penyusutan peralatan Rp 171.854+ Jumlah Rp 4.046.854 Omzet perbulan: Pendapatan: Sepatu Rp 125.000 x 20 Rp 2.500.000 Tas Rp 60.000 x 40 Rp 2.400.000 Jumlah omzet Rp 4.900.000 Laba perbulan: Rp 4.900.000 - Rp 4.046.854 = Rp 853.000


6 Perhatikan Substansi Produk Hukum Daerah PEMBENTUKAN produk hukum daerah merupakan bagian dari pembentukan peraturan perundangundangan, haruslah sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi, serta memerhatikan aspek substansi dan aspek proses. Alasannya penyusunan peraturan perundangundangan yang tidak memerhatikan aspek substansi dan proses secara benar, berpotensi menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya dan sering terjadi persoalan hukum di masyarakat, ujar Wabup Ir M Said Tihi, mewakili Bupati Hildi Hamid, di acara pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Produk Hukum Daerah, di Balai Praja Sukadana, Kamis (7/6). Dikatakannya dari sisi substansi, ditemui adanya rumusan pasal karet atau hatzal artikelen, multi tafsir, kontradiktif norma, tidak konstekstual, dan disharmonisasi dengan peraturan perundangundangan lainnya. Dari sisi proses, dijumpai beragam peraturan yang disusun belum sepenuhnya mengakomodasi prinsip-prinsip transparansi dan partisipasi publik, serta berlandaskan ego sektoral dan cenderung eksklusif yang tidak melibatkan dan memerhatikan keterkaitan dengan cakupan kewenangan instansi yang melaksanakan, ungkapnya. Dalam konteks peraturan daerah yang telah dibentuk, ulasnya, ditenggarai banyak daerah di Indonesia belum menerapkan prinsip-prinsip pembentukan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Akhirnya, tak sedikit produk hukum daerah yang tidak dapat dilaksanakan. Ini seringkali menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaannya dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum baru, sebagai akibat penyusunan peraturan perundang-undangan yang tidak memerhatikan aspek substansi dan proses secara benar, kupasnya. Di sisi lain lanjutnya, banyak peraturan daerah yang tidak sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi karena adanya perubahan dari undang-undang atau peraturan yang lebih tinggi, mengharuskan daerah melakukan perubahan terhadap produk hukum daerah yang telah ditetapkan. Hal ini dikarenakan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi sebagai pedoman dasar hukumnya telah mengalami perubahan, sehingga antara produk hukum yang ada dengan peraturan yang lebih tinggi sudah tidak sesuai lagi, tuturnya. Adanya perubahan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, mengakibatkan juga perubahan terhadap peraturan yang di bawahnya. Berkenaan dengan penyusunan produk hukum daerah tersebut, saya sampaikan kepada seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Kayong Utara, dapat memerhatikan beberapa pokok persoalan, jelasnya. Pertama papar dia, inventarisasi terhadap peraturan daerah, peraturan bupati dan keputusan bupati yang substansinya sudah tidak sesuai lagi dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan kepentingan umum, untuk segera dilakukan perubahan atau penyempurnaan. (lud)

GELIAT KAYONG UTARA

Sabtu, 9 Juni 2012

KKU Ranking Tiga Evaluasi DOHP Kalbar SUKADANA. Kabupaten Kayong Utara (KKU) sudah selayaknya dapat berbangga hati karena di usia tahun serta keterbatasan tiga tahun, anggaran, sumber daya manusia, dan infrastruktur dasar minim, namun menempati peringkat ketiga dari evaluasi Daerah Otonomi Hasil Pemekaran (DOHP) se-Kalbar. Demikian disampaikan Bupati Hildi Hamid di hadapan khalayak ramai, saat meresmikan BPD Desa Riam Berasap dan Pampang Jaya di Siduk, Kamis (7/6). Capaian kinerja daerah otonom hasil pemekaran di KKU, merupakan tantangan baru bagi pemerintah daerah Kayong Utara ke depan, untuk dapat lebih berbenah diri guna peningkatan kinerja evaluasi DOHP yang lebih baik, ajak Hildi. Urutan evaluasi DOHP di kabupaten maupun kota yang ada di Kalbar, ranking pertama ditempati Pemkot Singkawang, disusul Pemkab Landak, dan barulah Pemkab Kayog Utara di peringkat tiga. Sedangkan peringkat empat hingga ketujuh, detailnya ditempati Pemkab Sekadau, Pemkab Bengkayang, Pemkab Kubu Raya, dan Pemkab Melawi di urutan buncit. Sedangkan di peringkat nasional DOHP, Singkawang urutan 6

Bupati Hildi Hamid (tengah) didampingi istri tercinta Diah Permata Hildi Hamid (kanan) dan stafnya, saat meresmikan BPD Desa Riam Berasap dan Pampang Jaya di Siduk, Kamis (7/6). KAMIRILUDDIN dari 205 DOHP, Landak peringkat 50, Kayong Utara di 67, Sekadau di 77, Bengkayang di 90, Kubu Raya di 128, dan Melawi sangat rendah nilainya atau tepatnya di urutan 137 nasional. Evaluasi DOHP ini dimaksudkan untuk memetakan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, mengukur kinerja DOHP, dan merekomendasikan kebijakan tentang pengaturan pembentukan DOHP, agar di masa mendatang mampu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerahnya masing-masing, tutur Hildi. Lebih dari itu, sambungnya,

evaluasi DOHP juga dilakukan untuk mengidentifikasi isu-isu strategis untuk perumusan kebijakan dalam peningkatan kinerja dan kapasitas DOHP maupun pada daerah induknya. Cakupan kegiatan evaluasi ini meliputi 205 DOHP yang terdiri dari atas 7 provinsi, 164 kabupaten, dan 34 kota. Termasuk terhadap 127 daerah induk sebelum pemekaran (DISP), ucap Hildi. Hal in, lanjutnya, untuk mengetahui bagaimana dinamika desentralisasi terjadi ketika suatu daerah dimekarkan dan bagaimana implikasi terhadap daerah induk, sehingga diperoleh informasi

komprehensif. Para pakar selaku tim penilai teknis evaluasi DOHP, terdiri Prof Dr Agus Dwiyanto MA (UGM), Prof Dr Mukhlis Hami MPA (IPDN), Prof Dr Syamsudin Haris MSi (LIPI), Natalia Soebagjo (UI), Dr Alberto Hanani (Kadin), P Agung Pambudi MM (KPPOD), dan Dadan S Suharmawijaya (JPIP). Rumusan tujuan evaluasi DOHP, memahami, menganalisis, dan memberikan penilaian terhadap perkembangan kinerja DOHP dan DISP, utamanya dalam peningkatan kemakmuran, kualitas tata pemerintahan, pelayanan publik, dan daya saing daerah,

ucap Hildi. Kemudian, imbuhnya, memetakan kinerja pemerintahan daerah DISP serta pada 205 DOHP dan DISP, mengelompokkannya ke dalam berbagai kategori sesuai dengan ukuran kinerjanya. Mengembangkan program dan strategi yang tepat untuk perbaikan kinerja DOHP dan DISP. Merumuskan kebijakan yang terkait dengan pembentukan, penghapusan, dan penggabungan suatu daerah otonomi di Indonesia. Sasaran evasluasi DOHP, tersedianya informasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan pada DOHP. Teridentifikasinya faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penyelenggaraan pemerintah daerah pada DOHP, ulas Hildi. Terpetakannya kebutuhan pengembangan kapasitas pada DOHP. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan pada DOHP. Tanpa terasa penyelenggaraan desentralisasi dan otonomi daerah sejak berlakunya undangundang nomor 22 tahun 1999 (UU 22/1999), telah dibentuk 205 DOHP, terdiri dari 7 provinsi, 164 kabupaten, dan 34 kota. 205 DOHP itu berasal dari 127 DISP yang terdiri dari atas 7 provinsi, 119 kabupaten, dan 1 kota, pungkasnya. (lud)

Tata Barang Milik Daerah dengan Benar SUKADANA. Saat ini aset-aset Pemerintah Kabupaten Kayong Utara masih belum terkoordinir dengan baik. Masih banyak barang-barang milik pemerintah daerah yang masih belum jelas lokasi dan penetapan peruntukannya. Untuk itu, untuk penatausahaan dalam bentuk pengkodean barang sebagai bagian dari pengelolaan barang daerah, haruslah dikoordinir secara profesional, sehingga pada gilirannya nanti menghasilkan data-data yang tepat dan akurat, tutur Sekda Kayong Utara Hendri Siswanto, mewakili Bupati Hildi Hamid, di Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Kode, Lokasi, Kode Kepemilikan dan Barang Daerah di Lingkungan Pengkab Kayong Utara, di Balai Praja Suka-

dana, Jumat (8/6). Dijelaskannya beberapa perkara yang dapat dijadikan pertimbangan dalam perencanaan kebutuhan barang di antaranya, untuk mengisi kebutuhan barang pada masing-masing satuan kerja sesuai besaran organisasi atau jumlah pegawai dalam satu organisasi. Sebagai pengganti barang-barang yang rusak, dihapus, dijual, hilang, atau sebab lain yang dapat dipertanggungjawabkan. Untuk menjaga tingkat persediaan barang milik daerah bagi setiap tahun anggaran bersangkutan, agar efisien dan efektif, dan pertimbangan teknologi, ujarnya. Melalui perencanaan kebutuhan barang yang memadai, dan dilanjutkan dengan pengadaan

barang sesuai dengan ketentuan, diharapkan diperoleh barang yang akan menjadi aset pemerintah daerah, benar-benar dibutuhkan, baik oleh masyarakat maupun aparatur. Supaya dapat menunjang pelayanan publik pemerintah kepada warga. Tugas selanjutnya, satuan kerja sebagai pengguna barang itu dapat memanfaatkan, menatausahakan, memelihara barang milik daerah secara memadai, akurat, dan akuntabel. Sehubungan dengan hal itu, perlu dilakukan bimbingan teknis, tegasnya. Dikatakannya tujuan diadakannya bimbingan teknis ini, diharapkan para peserta bisa memahami agar semua barang milik daerah yang dikelola, dapat dikontrol dengan baik. Memahami agar

barang-barang milik daerah mudah ditata dalam administrasi dan dapat dikelola dengan baik. Memahami tentang cara pengelompokan jenis dan bentuk barang. Memahami tata cara pengamanan aset dari penyalahgunaan, penyimpangan, dan penggelapan barang milik daerah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, tuturnya. Di sisi lain, lanjutnya, walaupun Kabupaten Kayong Utara masih banyak keterbatasan, namun dalam hal menjalankan pengelolaan dan penatausahaan barang milik daerah, tetap harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kita semua juga menyadari, tingkat keberhasilan tidak terlepas dari sumber daya manusia

dan jumlah personil yang ada. Namun apabila dalam penanganan didasari dengan kemauan, ketertiban, ketelitian, kesungguhan para pelaksana, serta kesadaran para pembantu pengelolaan, saya yakin dengan keterbatasan yang kita miliki, kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi, yakinnya. Diharapkan kepada seluruh pejabat dan pengelola barangbarang milik daerah, hendaknya bersungguh-sungguh dalam melakukan pengawasan intern, baik dalam hal penyimpanan dan memeliharanya, mengingat pengelolaan aset daerah seiring menjadi perhatian auditor badan pemeriksa keuangan (BPK). Oleh karena itu, hendaknya ditata dan dikelola sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. (lud)

SAMBUNGAN Tolak Politik

.....................................................................................................................dari halaman 1

oleh infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara maupun listrik yang masih minim. Kendala infrastruktur itu ditambah dengan inefisiensi birokrasi. Di sisi lain, Morkes mengatakan APBD Kalbar masih sangat tergantung kepada dana yang datang dari Pemerintah Pusat. Sementara Pemerintah Pusat sendiri terdiri dari kekuatan partai politik pendukung pemerintah yang memerlukan keahlian tersendiri untuk dibujuk, guna menjalankan programnya di Kalbar. Tanpa ada kedekatan secara politik dengan pemerintah pusat, mustahil Kalbar bisa mendapatkan perhatian guna memicu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, jelasnya. Morkes melanjutkan, pembangunan infrastruktur di Kalimantan masih belum merata, khususnya di daerah-daerah perbatasan dengan Kalbar. Padahal, pembangunan infrastruktur di kawasan ini sangatlah memegang peranan penting. Kalteng, kata dia, termasuk provinsi yang indeks pembangunan manusianya terbaik di Indonesia. Hanya saja, berbeda

dengan Kalbar, Kalteng sama sekali tidak memiliki beban sejarah yang rumit dengan Jakarta. Kalteng sejak pertama kali dibangun, sudah menjadi anak emas dari sejak zaman Ir. Soekarno, ungkap Morkes. Sementara itu, Burhanuddin meyakini strategi yang sudah dan yang akan disusun, bersama Morkes bisa memenangkan pesta demokrasi rakyat ini. Apalagi saat ini masyarakat Kalbar semakin cerdas dan pintar dalam menentukan pilihannya, tentu pilihan itu akan diberikan kepada calon pemimpin yang bisa berada di tengah-tengah kelompok di Bumi Khatulistiwa ini. Selain didukung MABM Kabupaten Sambas, pasangan merangkat dan religius ini juga didukung DPP Kijang Berantai. Kami menyatakan sepakat mendukung pasangan Pak Burkes-Burhan, kami akan memberikan motivasi dan meyakinkan masyarakat memenangkan pasangan ini, tegas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, Ketua Harian Kijang Berantai. Di Lancang Kuning Lima Parpol pengusung,

yakni Partai Golkar, PAN, PKS, PBR dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) relah mendeklarasikan dukungan mereka bagi pasangan yang memiliki slogan Bangkit Melawan ini. Deklarasi itu dilaksanakan di atas kapal lancang kuning yang bertolak dari Masjid Jami Keraton Kadriyah Pontianak menuju Taman Alun Kapuas. Pembacaan deklarasi koalisi gabungan partai politik ini dibacakan oleh Ir. Sy. Izhar Assyuri dari Partai Amanat Nasional dan ditutup pembacaan doa oleh H. Arif Joni, ST dari Partai Keadilan Sejahtera. Kemudian bakal calon ini dihantar dengan terlebih dahulu melakukan pawai mengelilingi Kota Pontianak, bersama ratusan simpatisan seluruh partai pengusung diringi alunan musik tanjidor menuju tempat pendaftaran di KPU di Jalan Ahmad Yani. Ketua KPU Kalbar Drs. Ahmad Rabiul Muzammil M Si menyatakan, pasangan calon Morkes Efendi dan Burhanuddin A Rasyid telah memenuhi syarat sementara untuk pendaftaran. Dikatakannya, setelah KPU

Kalbar lakukan verifikasi, terhadap lima Partai Politik, yakni Partai Golkar, PAN, PKS, PBR dan PKNU, jumlah kursinya sebanyak 20 kursi atau sekitar 571.499 suara sah. Atau sebesar 27,60 persen suara sah pada Pemilu 2009, katanya. KPU Kalbar, lanjut Muzammil, juga mencatat dukungan tersebut terdiri dari Partai Golkar sebanyak sepuluh kursi atau 295.665 suara, PAN sebanyak empat kursi atau 102.231 suara, PKS sebanyak empat kursi atau 93.746 suara, PBR sebanyak dua kursi atau 60.955 suara dan PKNU sebanyak 18.902 suara atau nol kursi. Artinya setelah kami melakukan verifikasi pasangan calon tersebut memenuhi syarat dukungan Parpol dari minimal 15 persen suara pada Pemilu 2009, jelas dia. Meskipun sudah memenuhi syarat, Muzammil mengatakan masih akan memverifikasi persyaratan administrasi lainnya yang masih belum dilengkapi hingga 12 Juni hingga 2 Juli. Selepas itu, mulai 3 - 9 Juli 2012, semua syarat administrasi tersebut sudah harus dipenuhi. (jul/*.*)

Mengawali Laga ......................................................................................................dari halaman 1 lukan 1-3 dari Turki akhir pekan lalu. Dasar Bento, dia tetap sesumbar tidak akan gentar menghadapi Der Panze Jerman. Bahkan dia yakin timnya bakal menggondol. Kami harus mengorganisir semua lini untuk mengalahkan Jerman, kata Bento seperti dilansir Uefa.com, Kami juga membutuhkan keberanian, tetapi jika kami hanya berpikir tentang bertahan, kami pasti akan tidak mendapatkan hasil yang baik. Tak ada lagi upaya lain menghadapi Jerman selain menyerang dan menyerang. Kami harus menyerang, tetapi dengan cara yang terorganisir. Di atas segalanya kami harus kuat, agresif dan kohesif, terutama ketika kami kehilangan bola, ujar pelatih berusia 42 tahun ini. Menyadari penampilan buruk melawan Turki, dia berupaya melakukan perbaikan di

lini pertahanan dan mengambil hikmah dari laga persahabatan itu. Melawan Turki kami sesungguhnya bermain dengan baik, kami memainkan pertandingan dengan kualitas yang hebat, baik dalam menyerang dan bertahan. Tetapi kami dihukum karena kesalahan yang kami buat, kelit Bento. Menerima kekalahan 3-1, Bento merasa tidak seharusnya hanya berpegang pada hasil. Andalan utamanya bakal memberikan perlawanan seru. Kepiawaian Ronaldo mengeksekusi tendangan bebas menjadi nilai tambah untuk Portugal. Seperti catatan Infostradalive, empat dari delapan gol terakhir Ronaldo di laga internasional berawal dari tendangan bebas langsung. Jika nantinya bisa menjebol gawang Jerman maka Ronaldo, yang sudah bikin gol di Euro

2004 dan Euro 2008, akan menyamai Thierry Henry, Vladimir Smicer, Nuno Gomes dan Juergen Klinsmann, sebagai pemain yang selalu mencetak gol di tiga ajang berbeda Piala Eropa. Ia adalah salah satu pemain top dunia, ia sensasional. Tapi kami sudah siap. Kami harus menghentikannya dengan usaha tim, tegas Kapten Jerman Phillip Lahm di NZ Herald. Kami harus menghentikannya sesegera mungkin dan membuatnya tidak memiliki ruang sama sekali, sambung Sami Khedira, gelandang Jerman yang juga rekan seklub Ronaldo. Secara umum Portugal juga ancaman terbesar buat Jerman ketika bola berada di luar kotak penalti. Portugal telah mencetak 10 gol dari luar kotak penalti (enam dari permainan terbuka dan empat dari tendangan bebas langsung) di fase kualifikasi,

yang mana melebihi jumlah tim-tim lain. Pemain Jerman Lukas Podolski, mengakui Cristiano Ronaldo sebagai salah pemain terbaik dunia saat ini. Namun dia menegaskan bintang Real Madrid itu tidak akan mampu menahan laju Jerman atas Portugal, dengan 2-0 yang akan mereka dapatkan di Lviv nanti. Sebaliknya, pemain depan Real Madrid ini begitu percaya diri Jerman akan lolos dari jeratan grup neraka. Ia mengklaim Jerman tahu betul bagaimana menangani serangan yang akan dilancarkan kubu The Seleccao. Apa yang direncanakan Ronaldo Sabtu ini tak penting. Ia memang salah satu pemain terbaik dunia, tapi kami juga sudah bermain baik di beberapa pertandingan melawan Portugal. Kami akan mengganggu konsentrasi Ronaldo dengan agresif, tutur Podolski.*

Kapolri dan Panglima TNI Diminta Kompak JAKARTA. Wakil Ketua DPR RI yang menjadi Ketua Tim Pemantau Pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus), Priyo Budi Santoso, menyatakan bahwa serentetan penembakan di Papua yang korbannya acak tetap dilakukan melalui perencanaan matang. Penembakan itu mengindikasikan ada pihak yang tak ingin Papua kondusif. Menurut Priyo, jika melihat korban penembakan ternyata justru berasal dari latar belakang yang berbeda-beda mulai dari pelajar, warga negara asing, TNI, PNS maupun kalangan rakyat biasa. Kalau melihat korbannya, ini adalah korban yang tidak terpola. Tapi itu pasti melalu perencanaan, kata Priyo di gedung DPR RI, Jumat (8/6).

Namun kini yang menjadi pertanyaan adalah pelaku penembakannya. Sebab, sampai saat ini tak pernah diketahui pihak yang bertanggungjawab atas serangkaian penembakan itu. Pertanyaannya itu dilakukan oleh siapa? Oleh OPM, orang tak dikenal, atau oleh gadungan (aparat gadungan). Tapi, yang pasti itu dilakukan secara terencana, sengaja untuk membuat keruh suasana di Papua, kata Priyo. Kapolri dan Panglima TMI harus turun tangan langusng menangani masalah ini, pintanya. Politisi Golkar itu menambahkan, memanasnya konflik Papua itu juga karena ada tarikmenarik Pemilukada Papua, terkait keinginan DPR Papua

untuk ikut memverifikasi calon kepala daerah. Laporan mengenai itu sudah sampai di meja kami, tegasnya. Ditambahkannya, verifikasi calon kepala daerah adalah kewenangan KPU. Namun ternyata, DPR Papua membuat Perda Khusus yang memungkinkan para wakil rakyat di Papua memverifikasi calon kepala daerah. Menurut Priyo, Mendagri harus turun tangan menyelesaikan persoalan itu. Kalau pemilu di Papua ini sudah dipertanyakan legitimasinya, ini membahayakan, kata dia lagi. Lagi-lagi saya mohon Presiden, Mendagri untuk segera mencari solusi mengenai ni. Kalau perlu MK, karena ini konflik antar lembaga, katanya. (jp)

Belum Ada Tanda Hambalang Naik ke Penyidikan JAKARTA. Gelar perkara (ekspos) dugaan korupsi proyek sport center Hambalang di Komisi Pembertantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan proyek sport center Hambalang belum menunjukkan tandatanda kasus itu bakal dinaikkan ke penyidikan. Hingga menjelang pukul 19.00, gelar perkara yang dimulai sejak pukul 13.30 itu belum menghasilkan keputusan. Sampai saat ini gelar perkara proses penyelidikan Hambal-

ang masih berlangsung untuk mengetahui perkembangan yang diperoleh penyidik dari pemeriksaan dua pekan tarakhir, kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Jumat (8/6). Gelar perkara ini dihadiri pimpinan KPK bersama para deputi dan direktur di KPK. Johan menyebutkan, dari pengalaman yang sudah-sudah biasanya gelar perkara sebuah penyelidikan bisa berlangsung sampai malam hari. Setelah itu baru bisa diketahui hasilnya,

apakah akan ditingkatkan ke penyidikan atau masih perlu pendalaman. Hasilnya nanti hanya dua, naik ke penyidikan atau masih perlu pendalaman. Saya juga belum mengetahui apa hasil gelar perkara ini, jelas Johan Budi. Ditambahkan Johan, bisa saja dari gelar perkara itu diputuskan untuk menambah keterangan dari para saksi. Hanya saja hari ini memang tidak ada agenda pemeriksaan terkait kasus Hambalang. (jp)

Tumpahan CPO ...........................................................dari halaman 1 Tidak seberuntung warga lain, sebab CPO yang terkumpul sedikit sehingga sulit menjualnya. Kami hanya dapat beberapa jeriken, maka cari penampung yang mau menerimanya karena tidak cukup satu drum, ungkapnya. Rizal, pengumpul CPO, mengatakan kualitas baik akan dihargai Rp 400 ribu. Karena minyak yang terkumpul diambil dari sungai, dipastikan ikut tercampur air. Perlu dilakukan pemisahan dengan cara disedot dari dalam drum setelah air mengendap ke bawah. Saya hanya disuruh mengumpulkan CPO ini dari warga, nanti kita bawa ke perusahaan, ungkapnya. Warga Jalan Khatulistiwa

ini mengakutugasnya hanya mencatat banyaknya CPO yang terkumpul dari warga. Sejak musibah kapal baru 130 drum CPO berhasil dikumpulkan dari sungai. Karena air surut, tumpahan minyak yang sudah banyak terkumpul membuat minyak sawit di permukaan air sudah jauh menyusut atau hanyut kemana-mana. Setiap drum CPO yang dikumpulkan warga langsung kita bayar, ujar pria beranak satu ini. Seperti diberitakan sebelumnya, kapal milik PT Sahabat Kapuas karam akibat diterjang gelombang besar ketika sandar di perairan Sungai Kapuas. Posisi kapal tidak seimbang dan miring hingga 45 dera-

jat, sehingga lambung kanan menghantam barau dermaga PT Cahaya Kalbar. Akibatnya muatan CPO di dalamnya tumpah keluar. Dalam waktu singkat tumpahan CPO menyebar terbawa arus sungai. Bahkan mengalir hingga ke anak sungai ke kawasan permukiman penduduk di sekitar lokasi kejadian. Warga yang keseharian menggunakan air sungai untuk kebutuhan mencuci dan mandi kesulitan mencari air bersih. Warga jadi kesulitan mencari air bersih, karena tidak semua orang pasang ledeng, ungkap Armadi, warga Jalan Khatulistiwa, Gang Panca Bakti, Pontianak Utara.(sul)


7 GELANGGANG

Sabtu, 9 Juni 2012

PSAD Melaju Kencang PONTIANAK. PSAD memastikan diri lolos ke babak semifinal lanjutan laga sepakbola piala Pangdam XII/Tanjungpura tahun 2012. Setelah menumbangkan Persibeng Bengkayang dengan skor telak 3-0, yang berlangsung di Stadion Sultan Syarif Abdurahman Pontianak, Jumat (8/6). Tampil dengan serangan penuh meyakinkan, para pemain Angkatan Darat ini menembus lini-lini

Piala Pangdam Cup pertahanan Persibeng. Penyerang PSAD bernomor punggung 9, berhasil menyarangkan bola di gawang Persibeng di menit ke-30. Sehingga membuat kesebelasan PSAD unggul untuk sementara waktu dengan skor 1-0. Skor

ini tetap bertahan, hingga babak turun minum tiba. Memasuki babak kedua, Persibeng mencoba melancarkan serangan. Namun, berkali-kali serangan tersebut berhasil digagalkan pemain belakang PSAD.

Sementara para penyerang PSAD, seperti kehausan gol. Buktinya, pada menit ke-61, Jon Kurnia berhasil menambah perbendaharaan gol di pertandingan kali ini. Dan kedudukan pun berubah menjadi 2-0, untuk kemenangan sementara PSAD. Dua belas menit berselang, lagi-lagi gawang Persibeng harus bergetar. Betapa tidak, Oni Suhendar berhasil menyarangkan bola

lewat tendangan kerasnya. Membuat kiper Persibeng tak mampu menangkapnya. Kedudukan pun berubah menjadi 3-0. Skor ini tetap tidak berubah hingga pluit panjang ditiup wasit, meski kedua kesebelasan terus berusaha untuk memasukkan bola ke gawang lawannya masingmasing. Dengan kemenangan ini, PSAD berhak melaju ke babak perempat final. (oen)

Tujuh Venue PON Belum Rampung Lorenzo Tercepat di Aragon TES MotoGP di Sirkuit Aragon, Rabu (6/6), tak diikuti oleh pebalap-pebalap Repsol Honda. Dalam sesi ini, andalan Yamaha Jorge Lorenzo mencatatkan waktu tercepat. Tes di Aragon ini merupakan sesi pengganti tes di Sirkuit Estoril yang dibatalkan gara-gara cuaca buruk, beberapa waktu lalu. Tes dimulai sejak pukul 10 pagi dan berakhir hingga pukul 6 sore waktu setempat. Tak ada nama Casey Stoner dan Dani Pedrosa di sesi kali ini karena Honda memutuskan absen. Alasannya, ban jenis baru yang akan mulai dipakai di MotoGP Inggris belum tersedia. Selain Stoner dan Pedrosa, sebagian besar pebalap CRT juga tak ambil bagian. Lorenzo jadi yang terbaik di sesi tes ini. Catatan waktu tercepatnya adalah 1 menit 49,187 detik. Posisi kedua ditempati oleh rider Yamaha lainnya, Ben Spies. Spies lebih lambat 0,255 detik di belakang Lorenzo Di belakang Lorenzo dan Spies ada duo pebalap Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso. Berikutnya menyusul Hector Barbera, Nicky Hayden, Alvaro Bautista, Valentino Rossi, Stefan Bradl, dan Karel Abraham. (dtc)

JAKARTA - Pelaksanaan PON XVIII Riau 9 September 2012 semakin dekat. Namun persiapan fisik pembangunan 45 venue yang akan digunakan untuk lokasi pertandingan belum semuanya rampung. Sampai saat ini setidaknya masih tersisa 7 venue lagi yang progress fisiknya di bawah 60 persen. Tujuh venue yang pengerjaannya di bawah 60 persen itu enam diantaranya berada di Kota Pekanbaru, seperti boling, biliar dan sepaktakraw di Purna MTQ, softball di Unilak dan baseball di depan Stadion

Utama Riau, Gedung Wushu di Sport Center Rumbai, Gedung Gulat di PKM UIR (renovasi). Satu lagi venue futsal di depan Stadion Beringin, Tembilahan, Indragiri Hilir yang menurut Proyek Manajer PT Wika, Ikhsan Sabri, progresnya barus sekitar 35-40 persen dan pekerjaan venue senilai Rp79 miliar itu terus digesa semaksimal mungkin. Rendahnya progres di lapangan, terkendala akibat kucuran dana yang tidak balance (seimbang) dari Pemprov Riau kepada

pihak kontraktor. Alhasil, beberapa venues yang seharusnya sudah bisa dimanfaatkan untuk menggelar tes iven oleh masing-masing Cabor jadi tertunda. Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Emrizal Pakis saat dikonfirmasi JPNN menyebutkan progres 7 venue yang masih di bawah 60 persen ini merupakan hasil evaluasi KONI Pusat ke Menpora pekan lalu. Meski begitu pihaknya optimis venue-venue itu bisa

siapkan tepat waktu. Menurut para pekerjanya, gedung tersebut bisa selesai tepat waktu, sekitar Juli mendatang, kata Emrizal, Jumat (8/6). Kalaupun tidak selesai sampai batas waktu awal Agustus, Dispora Riau selaku bidang sarana dan prasarana PON sudah menyiapkan venue alternatif. Untuk boling akan dimaksimalkan venues di Boling 88, Jalan Riau. Karena menurut tim

Technikal Delegate (TD) PON dari KONI Pusat, sudah sesuai standar meskipun ada beberapa yang dibenahi. Sedangkan untuk biliar, kalau venuenya memang tidak terkejar, Cabor tersebut sudah diantisipasi untuk digelar di sebuah hotel berbintang lima di Pekanbaru dengan memanfaatkan ballroom. Sehingga tinggal memasukkan meja biliarnya saja, tapi kita masih terus berharap venues tersebut selesai, harapnya lagi.(fat/jpnn)

Salah satu venue PON Riau 2012 yang belum rampung. IST

SAMBUNGAN

KPK Geledah Kantor Bhakti Investama Rumah Tomy Hendratno Juga Digeledah JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menggenjot penyidikan dugaan suap terhadap pegawai Ditjen Pajak, Tomy Hendratno oleh pengusaha James Gunarjo. Meski hari ini tidak ada pemeriksaan terhadap tersangka ataupun saksi, namun Tim KPK justru bergerak di lapangan. Demi kepentingan penyidikan, tim dari KPK melakukan penggeledahan di tiga lokasi. Penggeledahan dilakukan di kantor Bhakti Investama, rumah James Gunarjo di Kawasan Tebet, serta rumah Tomy di Surabaya. Benar

ada penggeledahan, salah satunya di kantor Bhakti Investama di bilangan Kebon Sirih, kata Johan kepada JPNN, Jumat (8/6) malam. Bhakti Investama memang berkantor di MNC Tower di bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Namun Johan tak merinci tentang proses penggeledahan ataupun barang-barang yang disita dari perusahaan investasi itu. Yang pasti penggeledahan itu terkait suap pajak dengan tersangka TH (Tomy) dan JG (James), ucap Johan. Lebih lanjut Johan juga men-

Pemkot Bantu pendidikan atau kesehatan, mungkin bisa dicairkan. Tetapi untuk keperluan selain itu, tidak bisa dicairkan, katanya. Menurutnya, bantuan yang diberikan pada ABH sesungguhnya bertujuan meminimalisir atau memperkecil ruang, supaya masyarakat tidak berbuat hal-hal yang negatif. Terutama anak-anak sebagai korban atau pelaku yang memang dalam usia produktif. Paling tidak, apa yang di-

Surabaya. Seperti diketahui, Tomy dan James ditangkap KPK pada Rabu (6/6) siang lalu di sebuah rumah makan Padang di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Tomy tertangkap basah menerima uang sebesar Rp 285 juta dari James. Uang itu diduga terkait dengan restitusi pajak untuk PT Bhakti Investama. Tomy sebelum menjadi Kepala Seksi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP Sidoarjo Selatan, pernah menjadi Kasubag Tata Usaha di KPP Wajib Pajak Besar di Gambir, Jakarta Pusat. (jp)

JAKARTA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mengembangkan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) ke beberapa daerah untuk menangani proses akreditasi Perguruan Tinggi (PT) yang ada di wilayah tersebut. Pasalnya, Badan Akreditasi Nasional ‒ Perguruan Tinggi (BAN-PT ) yang sudah ada saat ini dinilai tidak sanggup melayani proses akreditasi program studi yang jumlahnya mencapai 6.000 prodi. Mengenai keberadaan LAM ini, merupakan kebutuhan yang mendesak untuk mendukung BAN-PT dalam melakukan proses akreditasi di

lingkungan perguruan tinggi, ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (8/6). Nuh menjelaskan, pendirian LAM tersebut akan diatur ke dalam Rancangan UU Perguruan Tinggi (RUU PT) yang saat ini tengah dibahas di DPR, khususnya pada bab penjaminan mutu pendidikan. Kalau semua akreditasi prodi dilakukan oleh BAN-PT pasti akab berat sekali. Karena butuh energi yang luar biasa. Maka itu, LAM yang disebar di berbagai daerah, yang nantinya akan melakukan akreditasi

pada PT di wilayah tersebut , jelasnya. Mantan Rektor ITS ini menambahkan, LAM harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari BAN PT untuk menilai kelayakan lembaga tersebut dalam melakukan akreditasi PT. Pihaknya juga akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) untuk mengatur bagaimana teknis pendirian LAM tersebut . Bagaimanapun lembaga ini harus diuji kelayakannya dulu. Masa lembaga yang akan melakukan akreditasi tidak diakreditasi terlebih dahulu? Lembaga ini tetap harus diakreditasi dulu, imbuh Nuh. (jp)

................................................................................................................dari halaman 1

lakukan hari ini memberikan dampak terhadap mereka di masa-masa mendatang. Walaupun akhirnya semua terpulang pada anak itu sendiri, harapnya. Menangani ABH, Pemkot tidak hanya sekadar memberikan bantuan. Tetapi juga melalui pembinaan dan penguatan serta memberikan semangat pada ABH. Orang tua juga diminta, untuk memberikan perhatian yang ek-

Empangau, Danau secara lestari di sini. Saya berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk WWF-Indonesia untuk ikut mempromosikan inisiatif yang membanggakan ini, kata dia, Jumat (8/6). Pernyataan itu menanggapi delapan ekor induk ikan arwana yang dilepas ke habitatnya di Danau Lindung Empangau, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, pada 4 Juni lalu. Empat ekor Arwana itu merupakan bantuan dari WWF-Indonesia, dua ekor dari Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, dan dua ekor lainnya dari swadaya masyarakat. Dalam pelepasliaran Arwana yang disaksikan para pihak ini, WWF-Indonesia juga menyatakan komitmennya dalam aksi-aksi pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia untuk kesejahteraan generasi sekarang dan akan datang. WWF berjanji ikut serta mempromosikan inisiatif Danau Lindung Empangau ini

gungkapkan, satu tim penyidik KPK juga menyasar rumah James Gunarjo. . Penggeledahan di rumah tersangka JG, di kawasan Bukit Duri, Tebet, kata Johan. Dari informasi yang dihimpun, James beralamat di Jalan Tekukur Nomor 122 B, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Sedangkan satu tim KPK lainnya menyisir rumah Tomy di Surabaya. Tomy yang sebelum dicopot menjadi Kepala Seksi (Kasi) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sidoarjo Selatan, tinggal di di Jalan Lempung Baru Nomor 5, Perumnas Tandes,

Lembaga Akreditasi PT Dibentuk di Sejumlah Daerah

stra kepada ABH. Kita perlu memberikan perhatian yang ekstra terhadap anak-anak kita, tuturnya. Paryadi juga menegaskan, anak-anak yang gemar ngelem (mengisap aroma lem, red) sedianya dapat menghentikan aktivitas tersebut. Karena dampaknya sangat membahayakan. Namun bagi anakanak yang masih saja melakukan aktivitas ngelem, dan sulit ditangani atau tidak bisa lagi

dibina. Tentu akan diberikan sanksi yang maksimal. Kita siap membantu, kalau perlu kita siapkan ahli psikologi yang bisa mengajak dan memotivasi anak melakukan hal-hal yang positif, pungkasnya. Sedikitnya 80 ABH yang mendapatkan dana bantuan pendidikan, sepenuhnya merupakan binaan Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT ) dan Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN). (dna)

................................................................................................dari halaman 1

ke berbagai forum nasional dan regional. Dikonfirmasi, Manajer Program Kalimantan Barat, WWFIndonesia, M Hermayani Putera mengatakan, pelepasan induk arwana ini adalah bentuk konkret masyarakat Empangau dalam memberi makna perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni setiap tahunnya. Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini adalah Ekonomi Hijau. Dengan melestarikan dan mengelola danau lindung secara swadaya sejak 12 tahun lalu, masyarakat sudah mulai merasakan manfaat ekonominya secara langsung, solidaritas sosial masyarakat semakin kuat terbangun, dan pemerintah daerah juga ikut bangga, karena masyarakat ikut berkontribusi dalam perwujudan Kapuas Hulu sebagai Kabupaten Konservasi, jelas dia. Arwana kata Hermayani,

merupakan salah satu spesies ikan dilindungi. Arwana masuk dalam daftar merah IUCN dengan status genting (endangered), yang mengalami risiko kepunahan sangat tinggi di alam. Perlindungan Arwana ini diatur dalam UU No. 5 Tahun 1990, SK Mentan No.716/ Kpts/Um/10/1980, dan PP No. 7 Tahun 1990, jelasnya. Berdasarkan catatan, Hermayani melanjutkan, masyarakat nelayan Desa Empangau secara langsung mendapat manfaat dari pengembalian Ikan Arwana ke habitat alamnya. Mereka memanen anak-anak Ikan Arwana dua kali setiap tahunnya. Sekitar 10 persen dari manfaat yang diperoleh nelayan dikembalikan ke kas desa untuk kepentingan komunal seperti membangun pos polisi, perbaikan sarana ibadah, membayar tunjangan/honor para guru honorer di Desa Empangau, serta infrastruktur

desa lainnya, katanya. Dalam kurun 6 tahun (20042009), total Arwana yang dipanen oleh masyarakat sebanyak 192 ekor. Rata-rata produksi 32 ekor per tahun dengan total nilai Rp 739,5 juta. Setiap tahunnya, nilai tersebut terus bertambah. Selama September 2011-April 2012 masyarakat memanen sebanyak 26 ekor Arwana. Ke p a l a D e s a E m p a n g a u ketika dihubungi dari Pontianak mengatakan, Juniardi mengaku bangga lantaran prakarsa lokal ini sudah mulai dihargai dan diakui, tidak hanya di tingkat kabupaten dan provinsi, tapi juga di tingkat nasional. Tahun 2011 lalu, Kelompok Masyarakat Pengawas Danau Lindung Empangau berhasil meraih Juara Nasional. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Dumai, Kepulauan Riau, pungkasnya. (jul)

Pemerintah Didesak Segera Evakuasi TKI dari Suriah JAKARTA. Migrant Care mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) segera menindaklanjuti tujuh pengaduan tentang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang masuk di posko pengaduan buruh migran di Suriah pada 7 Juni 2012. Tujuannya, agar para TKI yang terjebak di Suriah bisa segera dievakuasi. Kami meminta kepada pihak Kemlu untuk dapat menindaklanjuti laporan ini dengan melakukan langkah-langkah nyata untuk evakuasi buruh migrant Indonesia dari Suriah, ungkap Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah di Jakarta, Jumat (8/6). Anis menjelaskan, berdasar-

kan informasi dari keluarga TKI yang menanyakan nasib keluarganya di Suriah melalui hotline Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) hari ini, justru mengaku diminta untuk menelpon langsung ke KBRI di Suriah. Menurut Anis, seharusnya pemerintah bertindak cekatan. Harus ada tindakan cepat dari pihak pemerintah Indonesia. Pasalnya, sampai hari ini saja Filipina telah mengevakuasi sekitar 1.300 buruh migran Filipina yang ada di Suriah untuk dipulangkan ke Filipina, tukasnya. Disebutkannya pula, salah

satu kasus TKI yang ada dalam laporan pengaduan adalah Masturah binti Sarwita. Masturah beberapa kali ganti majikan dan tidak digaji. Namun jika Masturah menyampaikan keinginannya untuk pulang, justru majikannya tak mau memulangkannya. Sementara pihak keluarga bisa berhubungan dengan Masturah melalui jasa sponsor, Subroto dengan membayar pulsa. Berdasarkan update tanggal 24 Mei 2012, Masturoh ada di penampungan KBRI Saparah dan akan dipulangkan kalau pihak keluarga mengirimkan surat penyataan tidak menuntut, ujarnya. (jp)

Politisi PAN Desak SBY Copot Wamen JAKARTA. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Yadhil Abdi Harahap mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera melaksanakan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait posisi wakil menteri (Wamen). Presiden SBY harus segera mengeluarkan surat untuk memberhentikan 20 wakil menteri. Jika tidak, SBY bisa dinilai tidak tegas oleh rakyat, kata Yadhil di Jakarta, Jumat (8/6). Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi telah memutuskan pen-

jelasan pasal 10 UU 39/2008 tentang Kementerian Negara, bahwa wakil menteri merupakan pejabat karier dan bukan anggota kabinet, bertentangan dengan konstitusi. Sehingga, MK meminta semua Keppres pengangkatan masing-masing wamen perlu diperbarui agar menjadi produk yang sesuai dengan kewenangan eksklusif presiden dan agar tidak lagi mengandung ketidakpastian hukum. Menurutnya, posisi wakil menteri saat ini tidak diperlukan. Mengingat, ada pejabat Eselon I

di bawah menteri. Posisi wamen ini kan sebenarnya hanya pemborosan anggaran, ujarnya. Anggota Komisi III ini menambahkan bahwa posisi wamen saat ini adalah abu-abu. Jika wamen tidak segera dibubarkan dikhawatirkan akan berimbas pada keuangan negara. Kalau mengacu kepada keputusan MK, SBY harus membubarkan dulu wamen. Jika sudah dibubarkan, terserah jika akan diangkat kembali namun dengan berbagai pertimbangan, harap Yadhil Abdi Harahap. (jp)


SABTU, 9 JUNI 2012

A-G-E-N-D-A JADWAL PERTANDINGAN SABTU (9/6) Belanda v Live RCTI Pukul 23.00 WIB)

Denmark

MINGGU (10/6) Jerman v (Live RCTI Pukul 01.45 WIB

Portugal

BURSA ASIAN HANDICAP Belanda 0 : 1 Denmark Germany 0 : 1/2 Portugal Spain 0 : 3/4 Italy Republic of Ireland 1/4 : 0 Croatia France 0 : 1/4 England EURO 2012

G N A PER a r a w a J n Manta

Kontestan lainnya di grup B Piala Eropa 2012, yang juga mantan jawara, Belanda dan Denmark akan memainkan laga perdana, Sabtu (9/6) pukul 23.00 WIB, di Metalist Kharkiv Stadium, Ukraina. Permainan ngotot bakal dipertontonkan, karena Belanda berambisi merebut kembali gelar juara Euro yang pernah dikantongi pada 1988. Sementara Denmark, juga akan berjuang keras untuk mengulangi masa kejayaan di tahun 1992. Namun diakui pelatih Belanda, Bert Van Marwijk, skuadnya agak timpang karena kemungkinan besar Joris Mathijsen absen. Cedera hamstring yang diderita pemain Malaga tersebut belum juga pulih. Dia masih harus menjalani proses

penyembuhan. Pemain belakang, Joris Mathijsen hampir dipastikan tidak turut memperkuat Belanda pada laga yang akan dihelat di Kharkiv karena cedera urat lutut, kemungkinan dia akan digantikan oleh Ron Vlaar atau Wilfred Bouma. Van Marwijk sendiri juga tak mau ambil resiko dengan memaksakan Mathijsen turun. Nantinya itu akan membuat kondisi anak asuhnya tersebut semakin parah. Cedera hamstring tersebut didapat Mathijsen saat dia memperkuat Belanda menghadapi Bulgaria pada pertandingan persahabatan akhir Mei lalu. Ketika itu De Oranje kalah 2-1. Van Marwijk tengah kebingungan untuk mencari siapa sosok

yang tepat untuk menggantikan Mathijsen. Pilihan Van Marwijk adalah Ron Vlaar atau wilfred Bouma. Cederanya Mathijsen membuat saya harus melakukan perubahan pemain, ujarnya. Selain itu, adanya beberapa pemain klub Belanda di timnas Denmark tentu memudahkan Danish mengintip rahasia dapur tim Oranye. Soal itu tidak mengganggu fokus pelatih Belanda, Bert van Marwijk, yang ingin tampil sempurna di partai pembuka Grup B yang dia sebut sebagai pertandingan paling penting . Kami tidak punya rahasia. Banyak pemain mereka bermain di Belanda dan juga di liga Eropa lain, gaya bermain mereka memang agak mirip, tapi kedua tim saling

agai salah satu tempat yang rawan kasus rasisme tersebut. Apalagi, sebelumnya mantan palang pintu Inggris Sol Campbell sempat mewanti-wanti keluarga Theo Walcott untuk tidak datang ke Ukraina. Menurut Platini, jika memang aksi tersebut nantinya benar-benar terjadi, baik dilakukan oleh Balotelli atau pemain lainnya, tindakan itu jelas bukanlah tindakan yang bisa dibenarkan. Dia meminta seluruh pihak menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pengadil di lapangan. Pernyataan tegas dari mantan legenda Prancis tersebut bukannya tanpa tindak lanjut. Sebagai upaya untuk mereduksi kasus rasisme tersebut, Platini menjadikan ketegasan wasit sebagai senjatanya. Dia pun meminta wasit segera bertindak begitu muncul indikasi rasisme dalam satu pertandingan. Jika itu terjadi, wasit bisa

Jermain Defoe

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

Grup B 1 DENMARK 2 JERMAN 3 BELANDA 4 PORTUGAL

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

Grup C 1 KROASIA 2 IRLANDIA 3 ITALIA 4 SPANYOL

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

Grup D 1 INGGRIS 2 PRANCIS 3 SWEDIA 4 UKRAINA

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

Balotelli Belum Berubah Belanda Vs Denmark

menghargai satu sama lain, kata Van Marwijk pada reporter. Van Marwijk tentunya tidak meremehkan Denmark sang tim dinamit yang pernah meledak dan keluar sebagai juara Piala Eropa 1992. Seperti dikutip dari Reuters, kedua negara ini pernah bertemu di babak grup Piala Dunia 2010 dengan kemenangan Belanda 2-0. Sementara itu, tim Danish percaya bisa meledakkan lini pertahanan tim Oranye yang terlihat goyah karena absennya Mathijsen. Kami punya banyak pemain yang bisa mengambil posisi gelandang, memproduksi gol dan asis, kata striker Denmark, Nicklas Bendtner, yang menyumbang enam gol di delapan laga

langsung menghentikan pertandingan, ungkap Platini. Ucapan Platini tersebut mendapat dukungan dari kepala perwasitan UEFA Pierlugi Collina. Dilansir dari The Guardian, pria yang identik dengan kepala plontosnya itu meminta seluruh awak tim untuk mematuhi segala putusan wasit. Terutama jika pemainnya tetap melakukan tindakan walkout tersebut. Semuanya sudah jelas. Wasit memiliki kewenangan besar, jadi mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan. Apa yang kami putuskan itu selanjutnya akan ditindak lanjuti pengawas pertandingan. Merekalah yang bertanggung jawab dengan kelanjutan pertadingan itu, jelas Collina. (ren)

0 0 0 0

Thiago Motta

internasional. Tim kami baik-baik saja, kami telah berlatih intensif. Kami hanya harus memoles lagi detil teknis dan taktik. Setelah itu kami siap melaju, Christian Eriksen, pemain 20 tahun yang bersinar di klub Ajax Belanda, memperkuat lini tengah tim Denmark. Kepopuleran Eriksen sebagai pemain muda berbakat membuat aksinya makin ditunggu-tunggu. Saya tahu ada banyak ekspektasi dan tekanan sejak awal. Semakin sering bermain, Anda akan makin fokus dan tekanan semakin berat, semoga akan tetap seperti itu. Tentu saja kali ini ekspektasinya lebih besar, tapi saya akan baikbaik saja, kata dia. *

Platini Haramkan Aksi Walkout WARSAWA - Presiden UEFA Michel Platini tidak mau isu rasisme mempengaruhi jalannya pertandingan selama Euro 2012 ini. Menanggapi ancaman Mario Balotelli yang bakal melancarkan walkout jika terjadi rasisme, Platini malah balik mengancam bakal memberi peringatan kepada pemain Italia itu. Tanggapan dari Platini tersebut terlontar pada saat jumpa pers di Warsawa. Dia meminta kepada seluruh pemain termasuk Balotelli untuk tidak meninggalkan lapangan sekalipun mendapat perlakuan rasisme dari penonton ataupun pemain lawan. Jika tidak, wasit boleh memberikan kartu kuning kepada pemain tersebut, ujar Platini seperti yang dilansir dari The Sun. Isu rasisme memang menjadi salah satu aspek perhatian dalam Euro tahun ini. Banyak pihak menganggap Ukraina seb-

Grup A 1 POLANDIA 2 YUNANI 3 RUSIA 4 REP. CESKA

Beberapa waktu lalu, saat sesi foto tim nasional Italia, Mario Balotelli sempat berulah dengan menjaili rekan setimnya. Termasuk menarik dasi Thiago Motta dan menggoda Daniele De Rossi. Akibat ulahnya itu pula, Balotelli sempat ditegur Thiago Motta, dengan cara mengeplaknya. Ternyata perilaku Balotelli itu masih terus mendapat perhatian dari Thiago Motta. Dalam jumpa persnya, gelandang Paris SaintGermain itu berharap Balotelli bisa menunjukkan kedewasaan selama bergulirnya Piala Eropa 2012. Balotelli sama sekali tidak berubah sejak dia di Inter, dia selalu membuatku marah, ujar Thiago Motta. Dia harus menyadari, mengenakan seragam tim nasional memiliki tanggung jawab besar. Dia juga harus sadar, dengan karakteristiknya, dia bisa membantu kami melangkah ke level berikutnya dengan kualitas, dia bisa membantu rekan setim di lapangan. Selain menyoroti Balotelli,

Main Lawan Prancis Jermain Defoe tak lama meninggalkan skuad Inggris. Setelah pulang ke London karena ayahnya meninggal dunia, striker milik Tottenham Hotspur itu akan kembali bergabung pada Sabtu (9/6). Seperti diberitakan sebelumnya, Defoe terpaksa meninggalkan skuad Inggris dan pulang kembali ke London. Sebabnya adalah kedatangan kabar duka terkait kematian ayah kandungnya, Jimmy Defoe. Kepergian Defoe dari skuad Inggris membuat dia disebut-sebut akan absen dalam laga pembuka menghadapi Prancis. Namun dugaan tersebut kini terbantahkan. Dikutip dari Soccernet, Defoe sudah akan berkumpul kembali bersama rekan-rekannya di skuad The Three Lions pada Sabtu (9/6). Namun Defoe diyakini tidak akan dimainkan dalam laga kontra Prancis oleh pelatih Roy Hodgson. Sebabnya adalah karena striker 29 tahun itu absen dalam latihan terakhir yang sekaligus kunci pematangan strategi jelang lawan Les Bleus. (dtc)

Thiag o Motta juga m e nyeb u t , pemain kunci Italia lainnya adalah Andrea Pirlo. Pemain kunci lain adalah Pirlo, yang bermain simpel tapi efektif. Kami harus membantu dia, sambung eks gelandang Inter Milan itu. Soal taktik yang akan diterapkan Pelatih Cesare Prandelli di Piala Eropa 2012, Thiago Motta mengaku tak terlalu peduli. Sejak bergabung Cesare Prandelli selalu meminta kami memainkan bola. Tapi bermain baik atau buruk itu faktor kecil, yang terpenting hasil akhir kemenangan, pungkas dia. *


CUSTOMER SERVICE

PATROLI

- Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Hubungi: Bagian Pemasaran

Sabtu, 9 Juni 2012

BERUSAHA KABUR

PONTIANAK. Spesialis pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Curanmor, Dul, 20, diringkus jajaran Reskrim Polsek Timur di warnet Jalan Tanjung Raya II, Kamis (7/6) malam. Warga Gang Dasa Darma, Tanjung Hilir menjadi DPO Curat yang dilakukannya di Jalan Serasan beberapa waktu lalu. Polisi sudah lama mengintai Dul. Akhirnya keberadaannya diketahui di Warnet Tanjung Raya II, Pontianak Timur. Polisi melakukan pengepungan. Namun diketahui oleh Dul. Pemuda itupun berupaya kabur dari kejaran petugas. Ketika hendak ditangkap, pemuda tersebut berusaha melarikan diri. Polisi mengejar Dul yang berusaha kabur. Tak mau kehilangan tangkapannya, salah seorang petugas mengeluarkan timah panas dari pistolnya dan mengenai kaki kiri Dul. Dul merupakan spesialis Curat yang beraksi menggunakan mobil rental. Biasanya beraksi di daerah Singkawang, karena kebanyakan rekannya warga Singkawang. Dul juga residivis kambuhan yang sering keluar masuk penjara. Namun baru kali ini dia dihadiahi timah panas polisi. Saat itu juga Dul digelandang jajaran Reskrim ke Polsek Pontianak Timur. Kami melakukan pencurian biasanya berempat. Tetapi kawan saya kebanyakan anak Singkawang. Target kami mencuri juga di Singkawang. Saya kalau mau melakukannya di jemput kawan ke rumah menggunakan mobil rental, ungkap Dul saat dimintai keterangan di Polsek Timur. Dul mengaku sudah dua kali masuk penjara atas kasus yang sama. Namun baru kali ditembak polisi. Incaran kami kebanyakan ruko dan warnet serta benkel mobil. Kami jarang melakukan di Pontianak. Dulu ya, dan saya ditangkap polisi dan di penjara. Keluar penjara, saya beralih melakukannya di daerah Singkawan, Benkayang dan Sungai Kunyit, ungkapnya. Kasat Reksrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno mengatakan, pelaku memang sudah lama menjadi incaran polisi. Keberadaannya sudah sangat meresahkan. Apalagi di wilayah Kota Pontianak dan daerah lainnya banyak kasus serupa, yakni Curat dan Curanmor. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku baru mengakui di lima TKP, Pontianak Timur atas kasus Curat, di Sungai Kunyit mengambil LCD Warnet, Bengkayang mengambil lima unit ban mobil plus pelaknya, Pemangkat mencuri Sembako dan Singkawang menguras isi bengkel mobil, ungkap Puji. Dul dijerat pasal 363 dengan ancaman di atas lima tahun penjara. Polisi masih melakukan pengejaran tiga rekan Dul berinisial De, Ik dan Wn yang kini menjadi DPO. Kami juga lagi membandingkan kasus serupa yang terjadi di Kota Pontianak. Siapa tahu mereka juga pelakunya, jelas Puji. Puji mengingatkan jajaran Polresta Pontianak, agar mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Jika pelaku melakukan perlawanan, kami sudah instruksikan untuk melakukan penembakan yang melumpuhkan. Tujuannya agar pelaku tidak melarikan diri, tegasnya. (sul)

Dul diamankan di Mapolsek Pontianak Timur. SYAMSUL ARIFIN

Dua Kelompok Massa Sepakat Bagi Lahan Parkir PONTIANAK. Ini yang kedua kalinya dilakukan kesepakatan damai antara dua kelompok massa, Iswanto Stempo dan Udin Gang Bunga, berkaitan dengan bentrok rebutan lahan parkir di Pasar Teratai, Jalan Komyos Sudarso, Kamis (7/6). Hasil kesepakatan damai, lahan parkir di pasar yang baru saja direnovasi Pemkot Pontianak itu akan dibagi dua. Masing-masing kelompok mengelola lokasi parkir yang telah ditetapkan berdasarkan kesepakatan. Kesepakatan damai dilakukan melalui pertemuan yang dihadiri perwakilan dua kelompok massa dengan instansi lintas sektoral di kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Jumat (8/6) pukul 13.00-16.00. Hadir dalam pertemuan itu, Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Camat Pontianak Barat, Lurah Sungai Beliung, Danramil dan Kapolsek Barat. Pokok permasalahan yang dibahas, rencana pelaksanaan penetapan Walikota terkait pembagian lahan parkir yang nantinya dikelola antara kelompok Iswanto dari Stempo dengan Udin dari kelompok Gang Bunga, ujar Kompol Puji Prayitno, Kasat Reskrim Polresta Pontianak. Berdasarkan hasil rapat,

Halaman 15

In dan Ar saat melakukan olah TKP di Jalan Plores. SYAMSUL ARIFIN

JAMBRETPENADAH

DIRINGKUS

PONTIANAK. Dua pelaku jambret yang sering meresahkan warga Kota Pontianak, berinisial In dan Ar beserta Ed, selaku penadah, ditangkap Resmob Polda Kalbar, Kamis (7/6) sekitar pukul 14.00. Kedua jambret tersebut, In dan Ar diringkus polisi di Jalan Ascot Tanjung Hilir. Sedangkan Ed ditangkap di lokasi parkir Hotel Benua Mas, Siantan. Terungkapnya pelaku jambret tersebut, ketika Ed mengakses

fotonya di Blackberry Messenger (BBM) dari Blackberry hasil curian In dan Ar. Blackberry tersebut milik istrinya Audi, warga Kompleks Palapa 3 yang dijambret In dan Ar, Sabtu (2/6) lalu. Audi yang mengetahui Pin Blackberry istrinya itu, men-download foto Ed, kemudian melapor ke kantor polisi. Berbekalkan foto tersebut, polisi melakukan pengejaran terhadap Ed. Akhirnya warga Gang Angket, Tanjung Hulu ini

diringkus di halaman parkir Hotel Benua Mas. Begitu saya lihat foto pelaku di BBM dari Blackberry istri saya, kamipu melapor ke kantor polisi, ungkap Audi. Dikatakan Audi, ketika dijambret, istrinya baru saja keluar dari mobil Avanza di depan rumahnya, sekitar pukul 13.00. Ketika membuka pintu, empat pelaku mengendarai dua sepeda motor langsung

Halaman 15

Pemilik Kios Eceran Resah SEJUMLAH Pedagang Kaki Lima (PKL) pemilik kios eceran di Kota Mempawah belakangan ini menjadi sasaran kejahatan. Beberapa pemilik kios mengaku resah lantaran maraknya aksi pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran miliknya. Mereka berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku kriminalitas itu. Sudah ada beberapa kasus pencurian BBM di kios eceran dalam beberapa minggu lalu, kata Amat salah satu pemilik kios eceran di Mempawah kepada koran ini, Jumat (8/6). Misalnya, dia mengungkapkan, kios BBM eceran di Desa Benteng, Penibung dan Jalan A. Djaelani Kelurahan Terusan di dekat SMK Negeri 1 Mempawah. Aksi pencuri itu tidak tanggungtanggung. Mereka menggasak seluruh jeriken berisi BBM yang ada di kios tersebut. Kalau di Desa

Benteng itu, semua jeriken yang berisi BBM, baik yang ukuran lima liter hingga 30 liter dicuri. Menurut korban, pencurinya menggunakan mobil, ungkapnya. Aksi yang dilakukan maling itu terkesan nekat. Pasalnya, aksinya dilakukan pada saat kios sedang

melakukan aktivitas berjualan. Hanya saja, para pelaku menunggu penjaga kios lengah untuk melakukan aksinya. Pencurian itu berlangsung ketika kios dalam kondisi buka atau masih berjualan. Pada saat penjaga kios lengah, maka si pencuri pun mengambil seluruh jeriken berisi BBM yang dijual, ujarnya. Bahkan, Amat mengaku dirinya juga menjadi salah satu korban aksi pencurian tersebut. Bukan hanya satu kali, kiosnya sudah beberapa kali menjadi sasaran aksi maling BBM yang sangat meresahkan itu. Sudah lebih dari dua kali, kios saya kemalingan. Terakhir kali ada tiga jeriken ukuran lima liter yang berhasil dibawa kabur maling. Mereka mencuri jeriken dari belakang kios dan lari menggunakan

Halaman 15

Truk Kernil Terjun Bebas, Sopir Terjepit di Setir

Kondisi truk ketika ditarik dari jurang. M KHUSYAIRI

Sanggau. Truck KB 9086 AE bermuatan Kernil (inti sawit) milik PT Multi Plasma Entakai (PT MPE), Semuntai, Sanggau, terjun bebas ke bibir pantai Sungai Kapuas, kawasan angker, turunan menikung tajam, Jalan Penyeladi, Sanggau, Jumat (8/6) sekitar pukul 01.15.

Kecelakaan tunggal itu terjadi, dikarenakan truck yang dikemudikan Syaiful, 28, warga Sungai Ambawang, Pontianak remnya blong. Kabin depan truck terbenam di pantai, dekat jamban (WC terapung) milik warga. Muatan truck berhamburan keluar.

Syaiful merintih kesakitan karena terjepit di kemudi. Selama satu jam baru bisa dikeluarkan warga. Itu pun setelah truck nahas tersebut ditarik menggunakan tronton dan bus yang melintas. Syaiful hanya menderita luka ringan dan pembengkakan di kaki. Kondisi truck rusak parah di bagian depan. Saat mobil nahas itu menuruni jalan yang menikung, warga sempat mendengar sopir truck itu berteriak minta tolong. Hingga akhirnya masuk ke jurang. Warga yang baru saja pulang salat Jumat, berhamburan menuju lokasi kejadian. Mereka menolong Syaiful dan membawanya ke RSUD Sanggau. Sekitar 1 jam, kita berusaha menolong sopir yang terjepit. Setelah truk itu ditarik, barulah kita bisa mengeluarkan sopir itu, ungkap H Tel Samiun,

salah seorang warga Tanjung Kapuas, Sanggau menolong dan membawa ke RSUD Sanggau. Menurut warga setempat, di kawasan sudah tiga kali terjadi dalam tahun ini. Kondisi jalan menurun, tak ada rambu-rambu lalu lintas yang terpasang. Ini sudah yang ketiga kalinya. Dulu ada truk dan pikap yang jatuh. Inikan turunan, terus menikung jalannya, ujar AriďŹ n, salah seorang warga. Kasatlantas Polres Sanggau, AKP Amri Yudhi meluncurkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Jalur di kawasan tersebut sempat macet beberapa saat. Kita duga, remnya blong. Kondisi bermuatan penuh lagi. Itu lihat, mana ada bekas pengereman di jalan, jelas Amri. (SrY) Syaiful terjepit di setir truk yang dikendarainya. M KHUSYAIRI


10 musyawarah kite

Poskesdes Kampung Baru Tak Ada Petugas SUNGAI RAYA. Warga Dusun Kampung Baru, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang sangat kesal. Pasalnya, Poskesdes yang terletak di Parit Pemerintah, Dusun Kampung Baru itu, sudah tiga tahun tidak ada petugasnya. Apalagi, warga melihat di sekitar Poskesde tersebut hanya di tumbuhi rumput, sehingga terlihat tidak terawat. Padahal, pengajuan untuk menempatkan Bidan desa sudah dilakukan, baik melalui pemerintah desa maupun melalui forum Musrenbang. Namun sampai saat ini belum ada juga petugasnya. Sehingga masyarakat tidak dapat menikmati pelayanan kesehatan yang hanya di layani satu petugas kesehatan dan KKD (komite kesehatan desa), kata Tapyin, selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Kubu Raya (HMKR). Menurutnya, satu orang bidan tidak cukup mengcover satu desa dalam pelayanan kesehatan. Apalagi desanya sangat luas terdiri-dari 5 dusun dan 25 RT/ RW. Makanya Tapyin meminta, dinas terkait cepat memberikan solusi. Sehingga warga dua dusun bisa menikmati pelayanan kesehatan. Jika ini dibiarkan, tidak mustahil gizi buruk dan segala penyakit akan menjangkiti warga, karena tidak dapat menikmati pelayanan kesehatan. Ini telah menjadi hak warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, tegasnya. Solusi yang ditawarkan untuk jangka pendek bisa menggeser bidan-bidan di Puskesmas yang ramai pengawainya. Sementara untuk jangka panjang, menyiapkan petugasnya untuk di tempatkan di Desa Simpang Kanan. (oen)

KUBU RAYA Menuju Perubahan

Triwulan Kedua, Kinerja SKPD Dievaluasi SUNGAI RAYA. Memasuki triwulan kedua di tahun 2012, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kubu Raya, melakukan evaluasi persiapan pekerjaan program pembangunan. Kepala Bappeda Kubu Raya, Gandhi Satyagraha mengatakan, evaluasi yang dilakukan diantaranya persiapan administrasi kedinasan, dan proses pelelangan berbagai pekerjaan pengadaan barang serta jasa tahun 2012 yang akan dilaksanakan di masing-masing SKPD. Pada triwulan pertama kita baru dalam tahap pembahasan, dilanjutkan dengan pengesahan APBD. Memasuki triwulan kedua inilah dilakukan persiapan, terutama mengenai proses pelelangan proyek. Apalagi dalam setiap

pekerjaan, sudah menggunakan Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE), jelasnya. Persiapan penting di semua bidang pekerjaan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pertanian, perkebunan serta pemberdayaan sosial masyarakat. Ini juga berpengaruh terhadap agenda-agenda yang belum selesai di tahun kemarin, dilanjutkan pada tahun ini. Karena itu kita berharap, keterlibatan dan peran masyarakat sangat penting untuk mendukung proses pembangunan di Kubu Raya, ucap Gandhi. Diketahui, APBD Kubu Raya tahun 2012 telah disahkan DPRD pada bulan Februari 2012 lalu terdiri-dari pendapatan Rp 790.335.030.979,98

dan alokasi belanja sebesar Rp 837.272.053.341,74. Untuk komposisi belanja lebih besar belanja publik yang mencapai kisaran 51,86 persen dan belanja pegawai 48,14 persen. Pendidikan masih menempati urutan pertama di APBD KKR tahun 2012. Kemudian disusul infrastruktur, kesehatan, ekonomi, pertanian, perkebunan dan pemberdayaan masyarakat, ucapnya. Untuk itu, ia pun mengingatkan, seluruh SKPD dalam pelaporannya nanti dapat benarbenar memenuhi asas ketaatan, kepatuhan dan ketepatan waktu. Sehingga pekerjaan yang telah dilaksanakan benar-benar dapat terserap untuk kepentingan masyarakat. Sementara itu, Bupati Kubu

Raya, H Muda Mahendrawan SH, berjanji terus meningkatkan PAD dengan memanfaatkan berbagai potensi yang mereka miliki. Misalnya dari sektor IMB, dan transaksi jual beli tanah. Karena 70 persen PAD Kubu Raya yang ada berasal dari transaksi penjualan tanah dan pembangunan. Saya optimis itu bisa dilakukan karena Kubu Raya sebagai penyanggah kota, menjadi daerah strategis sasaran pengembangan pembangunan di Kalbar, pungkasnya. Terpisah, Ketua DPRD Kubu Raya, Sujiwo mengingatkan, seluruh SKPD bisa menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada dengan program pembangunan yang dijalankan. Kita tidak ingin, ketika program itu berjalan, lalu menimbulkan polemik yang berkepan-

jangan. Karena itu kita pasti akan terus menggiring APBD, agar tepat sasaran dan bisa dirasakan dampaknya langsung oleh masyarakat, katanya. Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD KKR, Ir. Usman, memberi apresiasi terhadap komposisi antara belanja langsung dan tidak langsung yang tertuang dalam APBD. Ini sudah proporsional. Artinya APBD sudah mengarah pada pro rakyat, ucapnya. Namun dia mengingatkan agar dalam pelaksanaannya nanti tidak lah terlambat. Sebab hal itu akan berdampak luas pada proses pembangunan. Kalau sudah terlambat tentunya akan berpengaruh pada kualitas dan profesional pekerjaan, katanya mengingatkan. (oen)

Gotong Royong, Pererat Tali Silaturahmi SUNGAI RAYA. Kepala BPMPD Kubu Raya, Fawzi Kasim mengungkapkan, aksi gotong royong di Kecamatan Sungai Raya yang dilakukan serentak

di tiga desa seperti Desa Sungai Raya, Parit Baru dan Kuala Dua terus berkembang. Karena tiga desa lainnya, meliputi Desa Teluk Kapuas, Arang

Jalan Serdam Akhirnya Diperbaiki juangkan pembangunan di Serdam. Aw a l ny a k a r e n a b a n yaknya keluhan dan laporan dari masyarakat mengenai jalan Serdam yang berlubang kenapa tidak ada perawatan. Padahal Serdam dianggap sebagai kawasan interlaid dan terasnya Kubu Raya. Jadi, setidaknya harus memiliki kondisi infrastruktur yang baik. Sebab itu merupakan cerminnya Kubu Raya, jelasnya yang merupakan wakil dari daerah pemilihan Sungai Raya. Karena itu, setelah rapat dengan instansi terkait, akhirnya dicarikan dan didapat solusi dananya. Kita berharap masyarakat dapat ber-

SUNGAI RAYA. Kerusakan yang cukup lama mendera Jalan Sui Raya Dalam (Serdam) segera berakhir. Setelah Dinas Bina Marga melalui Unit Perawatan Jalan dan Jembatan (UPJJ ) mengalokasikan dana perbaikan terhadap jalan tersebut. Dana perawatan itu masuk ke pos UPJJ di bawah Dinas Bina Marga, ungkap anggota DPRD Kubu Raya, Bambang Sridadi, pada wartawan, kemarin. Pria yang akrab disapa Bembenk ini mengaku, memiliki tanggung jawab moril terhadap jalan tersebut. Lantaran dirinya yang telah lama berdomisili di kawasan Sui Raya Dalam patut untuk memper-

Sabtu, 9 Juni 2012

sabar. Diperkirakan pelaksanaan perawatan jalan ini sekitar bulan Juli atau Agustus. Kita juga apresiasi terhadap Pemkab yang komitmen, dan peduli memerhatikan aspirasi masyarakat untuk pembangunan di Serdam, pintanya. Dia juga menyorot kendaraan berat yang kerap melalui jalan Serdam mengakibatkan kerusakan jalan. Sebab tonase kendaraan lebih besar dari tonase jalan. Kepala Dishub mesti turun ke lapangan. Jangan masalah ini dibiarkan berlarut. Apalagi kendaraan-kendaraan itu mengangkut bahan material untuk bangun perumahan di kawasan kota tidak ada konti-

businya bagi Kubu Raya. Mestinya ada sharing dari Pemkot Pontianak, tegasnya. Dia pun juga berharap bantuan dari wakil rakyat baik yang duduk di legislatif kabupaten, kota maupun provinsi yang berdomisili di Serdam untuk tidak tutup mata. Serdam memiliki jumlah penduduk yang banyak dengan aktivitas yang padat. Jadi sepatutnya temanteman ikut membantu. Saya tidak mungkin bisa bekerja sendiri kalau tanpa bantuan dari teman-teman. Ayo, kita sama-sama memperjuangkan pembangunan di tempat tinggal kita untuk kepentingan masyarakat juga, pungkasnya. (oen)

Limbung dan Limbung juga akan melakukan aksi serupa. Aksi gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat mulai dari RT/RW, dusun, desa, pelajar elemen masyarakat hingga TNI/ POLRI termasuk pegawai di lingkungan setiap SKPD itu, akan dibagi di sejumlah desa tersebut. Tujuan gotong royong ini tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan saja, tetapi lebih dari itu juga menjalin ikatan silaturahmi dan memupuk kebersamaan, ucapnya. Kepala Desa Parit Baru, Musa memastikan akan menggerakkan masyarakatnya setiap dua bulan sekali untuk bergotong royong. Dengan pancingan ini maka akan terus digulirkan secara berkala dan rutin sehingga Parit Baru menjadi desa percontohan yang bersih. Tentunya kami juga mengharapkan, peran serta seluruh elemen masyarakat. Sebab kami tidak akan dapat bekerja sendiri tanpa partisipasi dari masyarakat, katanya. Sebelumnya, Kepala Desa Pal IX, M. Nurdian mengatakan, jiwa gotong royong kembali ditumbuhkan, karena sangat baik un-

Fawzi Kasim. IST tuk silaturahmi di antara warga. Kami menginstruksikan juga pada seluruh masyarakat. Agar masing-masing lingkungan untuk melakukan gotong royong paling tidak seminggu sekali, pintanya. Sementara itu, Bupati Kubu Raya, H Muda Mahendrawan SH, berharap gotong royong dijadikan kegiatan rutin secara berkala di setiap desa. Pertahankan dan hidupkan kembali budaya sifat gotong royong ini yang sekarang ini dirasakan cenderung berkurang. Jadikan sebagai suatu kebiasaan bahkan kalau bisa menjadi suatu hal yang membuat masyarakat ket-

agihan, harapnya. Apalagi disebutkan Bupati Muda, bahwa ketika Kubu Raya akan dibentuk, atas wujud dari gotong-royong pada seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, mengawal dan mengisi pembangunan ini juga dilakukan dengan bentuk partisipasi yang tinggi secara gotong royong di berbagai bidang. Dengan begitu, desa-desa, RT/RW, elemen masyarakat bergotong royong secara rutin maka berbagai persoalan akan teratasi. Pembangunan Kubu Raya akan semakin cepat jika masyarakat pun juga ikut terlibat di dalamnya. Contoh yang dilakukan ini di bidang pembangunan lingkungan. Sekaligus juga melakukan survei dan evaluasi kondisi daerah hinterland yang berbatasan dengan kota untuk beberapa hal yang kompleks di masyarakat. Seperti, selokan, saluran, sampah, tuturnya. Terhadap parit-parit yang mampet, Bupati telah memerintahkan pada instansi terkait seperti Bina Marga dan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan membantu, mengangkut sampah yang sudah dikumpulkan. (oen)

GEMA KABUPATEN PONTIANAK musyawarah kite

Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Kuala TIDAK masuknya pembangunan Pelabuhan Internasional (PI) di Pulau Temajo Kecamatan Sungai Kunyit dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), membuat gerah sejumlah pejabat daerah itu. Anggota DPRD Pontianak, Dody Azman menyarankan pemerintah daerah setempat fokus melanjutkan pembangunan pelabuhan Kuala Mempawah. Daripada mengharapkan sesuatu yang belum jelas realisasinya, lebih baik kita membangun yang sudah ada. Pelabuhan Kuala Mempawah sudah hampir rampung pekerjaannya, hanya perlu ditambah beberapa infrastruktur pendukung saja, ujar Dody kepada koran ini, Jumat (1/6). Saran yang disampaikan Ketua Fraksi P2KB DPRD Kabupaten Pontianak itu masuk akal. Sebab, saat ini sebagian besar pembangunan infrastruktur pelabuhan Kuala Mempawah sudah berdiri kokoh. Tinggal perlu penambahan beberapa infrastruktur pendukung kelancaran operasional pelabuhan. Seperti apa hasil operasional pelabuhan itu, kita buktikan saja nanti. Karena, bagaimana mungkin kita bisa mengetahui pembangunan yang dilaksanakan berhasil atau tidak, apabila pembangunannya saja belum dirampungkan dan dimaksimalkan, pendapatnya. Dody mengaku sangat mendukung upaya-upaya pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi pembangunan pelabuhan Kuala Mempawah. Menyangkut anggaran, pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kalbar maupun pihak terkait lainnya. Jika memang anggarannya tidak didukung oleh pemerintah pusat, kita masih bisa menggunakan jalur lain. Saya pikir sudah selayaknya, pelabuhan barang di Pontianak dipindahkan ke Kuala Mempawah, tegasnya.Apabila pelabuhan Kuala Mempawah itu dapat dioperasionalkan, imbuh Dody, dipastikan akan membawa berkah bagi Kabupaten Pontianak. Sebab, pelabuhan itu akan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar. Bukan hanya menjadi lumbung PAD, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Pemberdayaan ekonomi rakyat dapat berjalan dengan baik dan kemajuan daerah Kabupaten Pontianak dapat direalisasikan, jelasnya. (shn)

Cahaya Aneh Melintas di Langit Mempawah MEMPAWAH. Sejumlah warga Kota Mempawah kaget melihat cahaya aneh yang melintas di langit kota itu, Kamis (7/6) sekitar pukul 17.40 sore. Cahaya yang tampak jelas dengan mata telanjang itu seperti benda jatuh dari langit. Namun, tidak diketahui secara pasti cahaya yang dilihat warga tersebut berasal dari mana. Durasinya cukup lama sekitar sepuluh menit. Cahaya itu tampak bergerak dari atas hingga hilang tertutup awan gelap, kata Irwan salah satu warga yang melihat cahaya tersebut. Bahkan, koran ini yang juga berkesempatan menyaksikan cahaya aneh itu, hingga mengabadikannya melalui kamera. Namun, lantaran jarak yang sangat jauh membuat gambar yang didapat tidak terlalu jelas. Hanya tampak cahaya terang yang cukup panjang bergerak menuju ke arah awan gelap. Cahaya terang yang tampak bergerak itu seperti sesuatu yang terbakar dan jatuh dari atas ke bawah. Namun, lantaran cuaca di langit Kota Mempawah pada sore hari itu gelap hendak turun hujan, sehingga cahaya tersebut hilang tertutup awan. Awalnya kami pikir cahaya itu asap pembakaran bahan

Objek benda aneh bercahaya ketika melintas di langit Kota Mempawah. AlďŹ Shandy/Equator bakar dari pesawat yang melintas. Biasanya asap pesawat itu memanjang dan berwarna putih serta menjadi awan. Namun, cahaya itu sangat terang dan tidak menjadi awan. Melainkan bergerak seperti jatuh ke bawah, paparnya.

Warga pun mengaku tak biasa melihat keanehan di langit tersebut. Mereka berharap keanehan itu bukan isyarat alam atau pertanda sesuatu yang buruk akan terjadi di daerahnya. Seperti musibah alam, bencana dan lainnya. Sebelumnya kami tidak per-

nah melihat cahaya seperti ini di langit. Mudah-mudahan bukan pertanda buruk untuk daerah ini. Mungkin hanya kejadian alam seperti komet yang jatuh atau lain sebagainya, harapnya. Dari pengamatan koran ini, besar kemungkinan cahaya yang

tampak terang dan bergerak itu adalah benda langit yang jatuh dan terbakar. Namun, tidak diketahui secara pasti apa benda langit tersebut. Saya tidak sempat melihatnya. Padahal, pada sore hari itu saya sedang di luar rumah. Mungkin karena tidak memerhatikan ke arah langit, kata Anggota DPRD Kabupaten Pontianak, Dody Azman. Namun, setelah koran ini menunjukkan hasil foto yang diabadikan koran ini terhadap cahaya tersebut, Dody mengaku kaget. Dody pun mengaku tidak pernah melihat fenomena alam seperti itu sebelumnya. Astagfirullahalazim, dilihat dari gambarnya seperti meteor yang jatuh dari langit ke bumi yang terbakar seperti di ďŹ lm. Namun, kita tidak tahu pasti benda apa ini sebenarnya, tutur Dody. Sama halnya dengan warga, Ketua Fraksi P2KB DPRD Kabupaten Pontianak ini pun berharap, kejadian itu hanya fenomena alam biasa. Bukan pertanda buruk yang dapat mendatangkan marabahaya dan lainnya. Semuanya kekuasaan Allah SWT. Mudah-mudahan hanya fenomena alam saja dan tidak terjadi sesuatu yang buruk untuk masyarakat dan daerah ini, harapnya. (shn)

Belasan Atlet O2SN Berangkat ke Palembang

Razali

MEMPAWAH. Kont ingen O2SN SD Kabupaten Pontianak yang berlaga di Kota Pontianak meraih hasil memuaskan. Hingga berita ini diturunkan, kontingen berhasil meraih empat mendali emas, dua perak dan satu perunggu. Hasil itu membawa belasan atlet daerah itu mewakili Kalbar pada O2SN di Palembang pada Juli mendatang. Alhamdulillah, kontingen berhasil meraih prestasi yang memuaskan pada O2SN 2012 di Pontianak ini. Dari sebelas cabang yang diperlombakan,

tujuh cabang dipastikan meraih mendali. Empat emas, dua perak dan satu perunggu. Sedangkan catur masih bertanding di babak ďŹ nal, ungkap Seksi Dokumentasi Kontingen O2SN Kabpaten Pontianak, Razali kepada koran ini, Jumat (8/6) di Mempawah. Sejumlah cabang yang menyumbangkan mendali itu, ungkap Guru SD Negeri 19 Mempawah Timur ini diantaranya, takraw, sepak bola, atletik putra dan putri. Sedangkan cabang badminton putri dan tenis meja masing-masing menyumbangkan

mendali perak serta perunggu dari cabang karate putri. Perjuangan atlet dan pelatih selama O2SN sudah sangat maksimal. Sehingga hasil yang kita capai ini sangat memuaskan. Kita masih berpeluang menjadi juara umum, apabila cabang catur yang masih dipertandingkan ini meraih mendali emas, paparnya. Razali menambahkan, atlet yang meraih mendali emas dipastikan mewakili kontingen O2SN Provinsi Kalbar di tingkat nasional, dilaksanakan di Palembang pada tanggal 7 Juli

2012 mendatang. Dipastikan belasan atlet Kabupaten Pontianak akan diberangkatkan. Yang dipastikan berangkat ke Palembang yakni, lima atlet takraw, sepuluh atlet sepak bola, dua atlet atletik, satu badminton. Ini merupakan kebanggaan kita. Sebab, ada belasan atlet daerah ini yang akan mewakili Kalbar di tingkat nasional, ujarnya. Untuk itu, Razali meminta adanya peningkatan pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah kepada para atlet muda daerah ini. Artinya, pembinaan tidak hanya

dilakukan pada saat menghadapi O2SN saja, melainkan juga secara berkelanjutan untuk even-even lomba di masa akan datang. Pembinaan atlet muda harus dilakukan sejak dini. Keberhasilan kontingen O2SN ini menunjukkan Kabupaten Pontianak memiliki bibit-bibit atlet yang berprestasi dan berkualitas. Karenanya, pembinaannya jangan berhenti di sini, tegasnya. Dia juga meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pontianak lebih aktif turun ke lapangan untuk

memantau dan memonitoring secara langsung aktivitas pembinaan terhadap atlet muda. Karenanya, selama ini perhatian dinas masih terhadap atlet masih kurang. Kita minta Kabid Pemuda dan Olahraga lebih sering memantau kegiatan pembinaan atlet. Karena hal itu dapat memacu motivasi dan semangat siswa untuk lebih giat berlatih dan mengasah kemampuannya. Kita juga minta pemerintah daerah mempersiapkan pembinaan dalam bentuk materi kepada atlet yang akan berangkat ke Palembang mendatang, jelas Razali. (shn)


11 suare kite

Pasang Umbul-umbul dan Spanduk di Masjid

SINGKAWANG Spektakuler

Sabtu, 9 Juni 2012

Jam Operasional THM Dibatasi

Sebulan Lagi Ramadan

Masjid Raya Singkawang Singkawang. Untuk menyemarakkan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, 27 Rajab 1433 Hijriah atau bertepatan pada Minggu (17/6) mendatang, seluruh pengurus masjid dan musala di Kota Singkawang diharapkan memasang umbulumbul bercorak keislaman. Selain masjid atau musala, tempat lainnya seperti lembaga dakwah, sekolah atau madrasah, serta kantor instansi bisa ikut menyemarakkan peringatan itu dengan mamasang spanduk, kata H Jawani Usman, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (8/6). Imbauan untuk memasang umbul-umbul dan spanduk itu telah disampaikan melalui Surat Edaran Kantor Kemenag Singkawang. Diharapkan umat Islam, khususnya pengurus masjid melaksanakan imbauan tersebut. Jawani mengatakan, dalam memperingati Isra Mikraj bisa dilaksanakan kegiatan perlombaan yang bersifat mendidik, baik untuk tingkat anakanak, remaja maupun dewasa. Misalnya diskusi, seminar, tausiyah dan ceramah agama, ucapnya. Di Masjid Raya Singkawang kata Jawani, akan dilaksanakan Tausiyah Peringatan Isra Mikraj pada Senin (25/6) pukul 19.30, atau setelah salat Isya. Kaum muslimin diharapkan menghadiri acar tersebut, ajaknya. Sementara itu, Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Singkawang selama seminggu, tanggal 17 hingga 24 Juni akan mengadakan perlombaan lagu qasidah dan peragaan busana muslimin-muslimah seluruh Kota Singkawang. Silakan datang saja ke Masjid Raya untuk mengikuti tausiyah, kemudian kepada madrasah atau sekolah bisa memberikan informasi kepada siswanya untuk bisa mengikuti lomba yang dilaksanakan PHBI Kota Singkawang, saran Jawani. (dik)

Menjelang tibanya bulan Ramadan, Pemkot Singkawang bakal membatasi jam operasional tempat hiburan malam.

Singkawang. Menjelang bulan suci Ramadan yang bertepatan pada 20 Juli mendatang, perlu dilakukan penertiban atau pengaturan jam operasional Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Singkawang. Seperti Ramadan tahun lalu, kita akan memberikan surat edaran terkait jam operasi tempat hiburan yang ada, kata Lies Indari, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Singkawang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/6). Selain membuat surat edaran tentang jam operasional THM itu, kata Lies, juga akan dilakukan pemantauan langsung ke lapangan. Untuk menindaklanjutinya, apakah surat edaran itu dipatuhi atau tidak, kita akan turun lapangan, ujarnya.

Menurut Lies, pengaturan jam operasional THM ini memang harus dilakukan sejak dini, karena para pelaku usaha THM tidak boleh membuka tempat usahanya sampai mengganggu kekhusukan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Berdasarkan pengalaman Ramadan tahun lalu, beberapa THM di Kota Singkawang tidak mengindahkan surat edaran mengenai jam operasional tersebut. Bahkan ketika diminta surat usahanya, banyak yang tidak berizin, kata Lies. Karena pada tahun lalu banyak ditemukan THM tidak berizin, sampai sekarang sudah mulai banyak pelaku usaha yang memasukkan permohonan pembuatan izin usaha. Alhamdulillah sudah banyak yang mengurus perizinan, pungkas Lies. (dik)

Ratusan Moge Kumpul di Singkawang Singkawang. Borneo Island International Big Bike Festival 2012 yang dilaksanakan empat hari sejak 7 Juni lalu di Kota Singkawang, menyebabkan Kota Amoy ini dipadati Motor Gede (Moge). Sampai hari ini (kemarin, red), yang sudah terdaftar mencapai 160-an peserta, dan jumlah itu akan bertambah karena beberapa diantaranya baru datang semalam, sehingga belum sempat registrasi, kata Pramono Hadhie, Ketua Panitia Borneo Island International Big Bike Festival 2012 ditemui di Hotel Dangau Singkawang, Jumat (8/6). Berkumpulnya Moge di Singkawang ini merupakan kali kedua di Kalbar. Sebelumnya, pada 2007 juga pernah dilaksanakan acara serupa di Kota Pontianak. Tetapi kali ini tidak konvoi atau pawai keliling kota, mereka hanya melaksanakan kegiatan seperti games, music dan bentuk acara keakraban lainnya. Berbagai model dan jenis Moge terparkir rapi di halaman Hotel Dangau Singkawang. Para pemiliknya memiliki kendaraan

besar itu bukan sekedar kesenangan, tetapi juga memberikan contoh cara berkendara. Para penggemar Moge sebagian besar merupakan warga yang secara ekonomi lebih mapan dari masyarakat kebanyakan. Bayangkan saja, harga satu unit Moge bisa melebihi harga mobil. Ketika mereka kumpul, berbagai macam topik pembicaraan jadi bahan percakapan diantara mereka, mulai dari bisnis, pekerjaan, teknologi, perdagangan hingga budaya atau tradisi yang mengakar di masyarakat. Beragamnya pembicaraan para penggemar Moge itu, dikarenakan latar belakang mereka juga beragam, beberapa diantaranya pengusaha, pengacara atau lainnya. Bukan hanya dari Indonesia, mereka juga banyak dari Brunei Darussalam dan Malaysia. Salah seorang penggemar dan pecinta Moge, M Tamsil Syukur. Pengacara kenamaan ini mengaku memiliki keasyikan tersendiri sebagai penggemar Moge. Diantaranya, adanya rasa kebersamaan, saling tu-

kar informasi kepada sesama penggemar dan pemilik Moge. Inilah salah satu kesenangan tersendiri, kita bisa berkumpul, ramai-ramai mengendarai motor, terus bertukar pengalaman. Sehingga pikiran kita bisa fresh kembali dan siap melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan lebih baik lagi, kata Tamsil seraya memperlihatkan Harley Davidson-nya. Di balik itu jelas Tamsil, dikarenakan mengendarai Moge ini tidak boleh sembarangan, pengendara harus siap secara fisik dan mental, terpenting safety reading (keamanan berkendaraan). Dalam hal ini, pencinta Moge juga memberikan contoh bagi pengendara kendaraan lainnya, sebelum memakai motor harus menggunakan perlengkapan. Terlebih Moge, yang berat motornya saja mencapai 400 kilogram. Jadi perlengkapannya, dari ujung kaki hingga kepala harus dikenakan, jelas Tamsil. Karena bila tidak, ingat Tamsil, ketika berkendaraan di jalan raya dan terjadi apa-apa yang tidak diinginkan, bisa memba-

Motor gede bakal menyerbu Kota Singkawang menghadiri acara Borneo Island International Big Bike Festival 2012. Mordiadi hayakan pemilik dan orang lain. Perlengkapan kendaraan tidak boleh tidak dipakai, tegasnya. Tamsil mengaku sejak 2010 mencintai Moge. Tetapi dulunya, sejak masih kuliah di Atmajaya Yogyakarta, touring dengan motor ke beberapa daerah seperti Bandung, Lombok dan Jakarta bisa dilakukannya. Lantaran sudah menjadi hobi, ketika secara ekonomi sudah mampu membeli Moge, Tamsil pun mewujudkan impiannya untuk memiliki sebuah Harley Davidson. Memang sejak SMA

bahkan saya sudah suka berkeliling menggunakan motor, tapi dulu belum Moge, ungkap Tamsil. Selain Tamsil Syukur, pengusaha asal Kota Pontianak, Erwin juga tidak mau ketinggalan berbagi pengalamannya terkait Moge ini. Ada kepuasan tersendiri, bisa ketawa bersama, bercanda bersama dengan pencinta Moge lainnya ketika ikut kegiatan seperti ini, kata pengusaha yang sudah dua tahun aktif dalam kegiatan Moge ini. (dik)

SAMBAS TERIGAS tumpahansalok

Kontes Lomba Burung se-Kalbar

PT MAS Serobot Lahan Warga Madak Eli Nalin: Kami Minta Ganti Tanam Tumbuh

Rebutkan Piala Burhanuddin S a m b a s . Minggu (10/6) mendatang akan digelar Lomba Pameran dan Kontes Burung Berkicau se-Kalbar. Lomba yang digagas Event Organizer Management Muare Ulakan Bird Club (MU. BC) ini merebutkan Piala Tetap Ir H Burhanuddin A Rasyid. Lomba ini Safari SE bertemakan Bersatu Kita Bisa, ujar Safari SE dari Management MU.BC kepada Equator, Jumat (7/6). Dikatakan Safari, Lomba Kicau Burung seKalbar digelar untuk menjalin silaturahmi antar sesama pencinta burung, serta mengenalkan burung berkicau Tangkaran yang suaranya tidak kalah dengan burung alam. Dari kegiatan ini masyarakat luas diharapkan memahami pentingnya menjaga ekosistem alam, seperti burung maupun hewan, jelasnya. Selain itu, lomba ini juga untuk memicu para penangkar untuk mengembangkan usaha penangkaran burung berkicau, menekan upaya perburuan liar terhadap burung dan menumbuhkan solidaritas para penghobi burung untuk mencintai lingkungan. Caranya dengan menangkar dan tidak melakukan perburuan hewan di hutan, apalagi sampai hewan tersebut punah, harapnya. Safari mengajak para peserta lomba burung dapat mensosialisasikan keindahan dan keunikan menangkar burung, terutama keunikan suara burung yang merdu. Sehingga masyarakat umum dapat turut melestarikan berbagai jenis burung dan tidak melakukan perburuan liar. Bagi pencinta burung berkicau se-Kalbar yang ingin mengikuti lomba ini dapat menghubungi nomor 085245979710. Keikutsertaan para pencinta burung berkicau sangat diharapkan, pungkasnya. (edo/**)

Eli Nalin memperlihatkan peta izin PT MAS Sambas. Masyarakat Dusun Pengapit, Desa Madak, Kecamatan Subah kecewa terhadap PT Mitra Abadi Sejahtera (MAS) karena lahannya diserobot. Kamis (7/6), DPRD Sambas langsung mengge-

M Ridho

lar hearing menghadirkan warga dan perusahaan. Kedatangan kami di DPRD agar difasilitasi ganti rugi tanam tumbuh kami yang diserobot perusahaan, karena hingga sekarang tidak

ada kejelasan. Sementara tanam tumbuh kami telah ditebang oleh perusahaan tanpa izin kami, padahal tanam tumbuh tersebut sudah menghasilkan, kata Eli Nalin, tokoh masyarakat Desa Madak di Ruang Sidang Utama DPRD Sambas saat hearing. Diungkapkan Eli Nalin, sebelumnya warga sudah beberapa kali melakukan pertemuan, namun tidak ada kejelasan dari pihak perusahaan untuk mengganti tanam tumbuh lahan warga. Padahal masalah ini sudah dibahas bersama TP3K (Tim Pembina Pengembangan Perkebunan Kabupaten, red) dan DPRD Sambas. Kami hanya minta kejelasan agar tanam tumbuh kami diganti, desaknya. Ia mengaku 850 batang tanam tumbuh miliknya telah digusur perusahaan di lahan seluas 1,7

hektar. Tidak ada kejelasan hingga sekarang. Jumlah lahan ini belum ditambah lahan milik masyarakat lain, sehingga kami mengharapkan DPRD Sambas bisa memfasilitasi ganti rugi tanam tumbuh kami yang telah ditebang perusahaan, harapnya. Di tempat yang sama, warga Desa Madak, Marianti Veny juga mengungkapkan lahannya juga telah digusur PT MAS seluas 2,6 hektar. Padahal, di atas lahan tersebut terdapat 425 pohon karet. Tanaman saya yang ditebang itu sudah menghasilkan. Terus terang saya sedih ketika melihat tanam tumbuh yang sudah belasan tahun dipelihara rata dengan tanah, ungkapnya sedih. Menyikapi keluhan masyarakat, Ketua Komisi B DPRD Sambas Gifarian SSos yang memimpin

hearing mendesak perusahaan dapat memutuskan ganti rugi lahan untuk masyarakat. Kalau tidak bisa memutuskan ini (ganti rugi, red), maka di-pending dulu sampai ada keputusan. Kita harus menunggu kehadiran pihak perusahaan yang bisa memutuskan secara langsung. Setelah itu kita agendakan kembali, sarannya. Desakan serupa juga disampaikan Anggota Komisi B DPRD Sambas, Anwari SSos. Ia meminta pertemuan ini menghasilkan solusi alternatif yanga menguntungkan semua pihak. Kita menginginkan masalah ini cepat selesai dan tidak ada yang dirugikan. Tapi, sebelumnya kita harus sepakat kapan pihak perusahaan bisa memberikan keputusan terkait ganti rugi tanam tumbuh masyarakat ujarnya. (edo)

Dukungan Menangkan MB Terus Mengalir Sambas. Desakan segera menggelar deklarasi pasangan Morkes-Burhanuddin (MB) di Kabupaten Sambas terus mengalir. Kenyataan ini dirasakan Wakil Ketua DPRD Kalbar, Ir H Prabasa Anantatur MH. Dalam setiap reses yang dilakukan ke sejumlah kecamatan, masyarakat selalu menyuarakan keinginan tersebut. Bahkan, sejumlah warga simpatisan Prabasa kembali mendatangi kediaman mantan Wakil Bupati Sambas, Kamis (7/6). Mereka menyatakan mendukung pasangan MB pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2012. Kedatangan sejumlah masyarakat dari berbagai lapisan kecamatan, karena telah mendengar adanya deklarasi pasangan MB melalui informasi beberapa media massa, kata Prabasa kepada Equator, Jumat (8/6) mengutip ungkapan beberapa konstituennya yang mendatangi kediamannya. Prabasa didesak segera melaksanakan deklarasi MB di Kabupaten Sambas. Tentunya kata Prabasa, harapan masyarakat ini harus disikapi, apalagi salah satu calon Wakil Gubernur Kalbar

adalah Ir H Burhanuddin A Rasyid yang berpasangan dengan H Morkes Eendi SPd MH, merupakan perwakilan masyarakat Kabupaten Sambas. Selain itu satu-satunya perwakilan masyarakat utara Kalbar. Tentunya wajar kalau masyarakat meminta deklarasi dilaksanakan di Kabupaten Sambas, ungkapnya. Ditegaskan Prabasa, menyikapi kunjungan masyarakat terkait diadakan deklarasi pasangan MB di Kabupaten Sambas merupakan sestua yang positif, apalagi merupakan aspirasi dari masyarakat. Jumat (8/6) telah diadakan deklarasi akbar pasangan MB di Pontianak. Silakan hadir pada deklarasi sekaligus pendaftaran pasangan MB ke KPU Kalbar. Kehadiran masyarakat merupakan dukungan moril, ujarnya. Mnyikapi keinginan masyarakat untuk diadakan deklarasi kembali di Kabupaten Sambas, Prabasa memastikan jika tidak ada kendala deklarasi pasangan MB akan dilaksanakan tanggal 16 Juni. Untuk tempat deklarasi akan kita bahas, apakah di pusat ibukota Kabupaten Sambas atau kecamatan-kecamatan yang merupakan wilayah strategis

bagi masyarakat untuk datang, jelasnya. Mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Sambas ini meminta masyarakat agar membantu tugas KPU, terutama dalam mensosialisasikan Pilgub Kalbar. Masyarakat diimbau memastikan diri telah terdata dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT). Bantu juga pihak Kepolisian menjaga situasi aman dan kondusif di Kabupaten Sambas menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, ajaknya. Prabasa mengharapkan konstituennya menyatukan suara memberikan dukungan kepada pasangan MB, yang merupakan satu-satunya calon perwakilan dari Selatan dan Utara (Salut) Kalbar. Pilgub merupakan momentum awal bagi kita untuk membangun kekuatan memajukan daerah. Mari kita berikan dukungan penuh bagi putra terbaik kita bertarung memenangkan Pilgub-Pilwagub Kalbar 2012. Waktu tidak terasa, mulai dari sekarang informasikan kepada masyarakat yang belum terdaftar agar mendaftarkan diri untuk memberikan hak suaranya, imbau Prabasa. (edo/**)

Ir H Prabasa Anantatur MH menyambut kedatangan beberapa masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sambas. Masyarakat menyatakan mendukung pasangan MB untuk maju pilgub. M Ridho


12 apai kato kito

Keberhasilan PLTMH Tergantung Debit Air NANGA PINOH. Bagi warga yang ingin membuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) bisa mencontoh di Sungai Ponga yang dibuat PT. PLN. Namun, mesti memperhitungkan debit air. Lantaran Debit air penentu keberhasilan PLTMH Terpenting dalam pembuatan PLTMH ini harus ada survei lapangan. Terutama untuk mengukur debit air. Apakah air yang ada mampu menghidupkan listrik, kalau mampu berapa besar kemampuannya, kata warga Pinoh Selatan yang pernah membuat PLTMH, Agus Jana, ditemui kemarin. Dijelaskannya, bila sudah diketahui ukuran pasti kemampuan air, baru bisa dilanjutkan dengan tahapan pembuatan. Segala peralatan dan pembuatan tersebut harus berpedoman dengan data awal dari survei lapangan. Membuat listrik dari air ini gampang-gampang susah. Tapi lebih banyak susahnya. Sebab, data awal tersebut harus detail dan benar. Lantaran berkaitan dengan peralatan yang akan digunakan, terang Agus. Lantas diterangkannya, banyak faktor yang harus diperhatikan dalam pembangunan PLTMH untuk penyediaan listrik perdesaan. Agar pembangunan tersebut dapat memberikan manfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. IdentiďŹ kasi faktor-faktor tersebut dimulai dari tahap penjajakan awal sebagai pra-studi kelayakan yang kemudian diteruskan dengan studi kelayakan yang meliputi kelayakan teknis dan kelayakan sosial-ekonomi. Keputusan untuk melanjutkan atau berhenti dapat terjadi baik pada tahap penjajakan atau tahap studi kelayakan. Hasil studi kelayakan kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan konsultasi pada masyarakat, dan penyandang dana. Untuk itu studi kelayakan perlu menghasilkan beberapa opsi (pilihan) pembangunan dan penjelasan tentang konsekuensi dari setiap opsi. Selanjutnya dilakukan desain detail berdasarkan opsi yang disepakati meliputi detail desain untuk bangunan sipil, sistem elektro-mekanikal, sistem kendali/sistem kontrol dan sistem transmisi serta distribusi. Bersamaan dengan kegiatan ini juga dilakukan persiapan pembangunan dan pengelolaan bersama masyarakat. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah lalu, masalah-masalah sosial seringkali timbul dalam implementasi PLTMH yang tergesa-gesa. Masalah-masalah tersebut kemudian cenderung dipecahkan kasus per kasus tanpa kerangka yang jelas, ungkap Agus. Hingga perencanaan pembangunan dan pengelolaan bersama masyarakat seharusnya sudah diselesaikan sebelum pembangunan dilaksanakan. Koordinasi antar pihak-pihak yang berkepentingan sebaiknya mulai dilakukan seawal-awalnya untuk menjalin komitmen dan merumuskan aturan main serta peran dan tanggungjawab semua pihak. Dalam hal ini masyarakat seharusnya diposisikan sebagai subjek dalam setiap tahapan pengembangan dan tidak semata-mata menjadi pengelola dan penerima manfaat. (aji)

MELAWI MEMBANGUN Pengisian BBM Non Subsidi PINOH Walau PresiPresi NANGA PINOH. den SBY telah mengintruksikan penggunaan BBM nonsubsidi bagi kendaraan dinas. Namun, di Melawi pemberlakukan masih menunggu instruksi tertulis presiden tersebut. Memberlakukan instruksi mengenai kendaraan dinas menggunakan BBM non subsidi masih menunggu surat resmi. Kita pun masih belum membahas mengenai hal ini, kata Sekda Pemkab Melawi, Drs Ivo Titus Mulyono, MSi, ditemui kemarin. Saraya mengungkapkan kendaraan dinas yang ada di bawah naungan

Sabtu, 9 Juni 2012

Tunggu Surat Resmi P Pemkab Melawi masih mengisi B BBM bersubsidi di SPBU-SPBU y yang ada. Terpisah, warga Melawi, M Sy Syaipudin, meminta agar Pemkab Melawi segera memberlakukan instruksi presiden tersebut. Agar peruntukan BBM bersubsidi bisa tetap sasaran. Yakni mereka yang kategori bisa menikmati subsidi. Kita yakin, Pemkab Melawi akan memberlakukan instruksi presiden ini. hanya persoalan waktu saja. Kalau bisa dipercepat. Sebab sudah banyak pemerintah daerah yang telah memberlakukan instruksi tersebut, ulasnya. Lantas dijelaskannya, bagi pemerintah daerah menerapkan penggunaan BBM non subsidi, tidak akan terbentur pada penda-

naan. Beda halnya dengan pemilik kendaraan pribadi yang akan terbentur dengan pendanaan. Kalau instruksi untuk semua pemilik kendaraan pribadi, jelas akan bermasalah pada dana. Kalau pemerintah daerah pasti tidak ada persoalan. Sebab dana sebenarnya sudah tersedia untuk kendaraan dinas, ulasnya. Pun begitu ulas Syaipudin, paling persoalannya hanya pada penyesuaian alokasi saja. Saat ini, jelas pemerintah daerah menggunakan alokasi yang telah ditetapkan dalam APBD 2012 lalu. Penyesuaian ini bisa dilakukan pada saat pembahasan APBD Perubahan. Kita meminta agar dalam pembahasan APBD Perubahan mesti

ada membahas mengenai penggunaan BBM non subsidi. Tapi, kalau memang bisa menyiasati penggunaan BBM non subsidi sebelum APBD Perubahan akan lebih baik lagi, bebernya. Meski demikian, pengelola SPBU yang ada di Melawi ini juga mesti bersiap-siap untuk perubahan penggunaan BBM non subsidi ini. Jangan sampai ada saat sudah ditetapkan penggunaan non subsidi, minyaknya langka. Saat ini, sulit untuk mendapatkan BBM subsidi di SPBD. Nah, kita juga mengharapkan, jangan sampai ketika memberlakukan kendaraan dinas menggunakan BBM non subsidi. Lalu minyaknya tidak ada, pintanya.

Bukan tidak mungkin hal itu terjadi, mengingat kata Syaipudin, BBM subsidi sulit didapatkan di SPBU. Jangan sampai, ketika permintaan meningkat membuat barang langka atau malah tidak ada. Hingga kendaraan plat merah terpaksa mendapatkan minyak di pengecer. Bila membeli di pengecer, dapat dipastikan harga akan lebih tinggi dari yang di SPBU. Kalau kebutuhan BBM non subsidi kendaraan dinas tidak terpenuhi. Akan berdampak pada turunnya intensitas pelayanan pemerintah pada rakyat. Sebab, kendaraan ini sangat menentukan dalam menjalankan tugas kepemerintahan, pungkasnya. (aji)

Jembatan Melawi II Akselerasi Ekonomi Pinoh Utara

Kaki jembatan Melawi II yang merupakan sarana transportasi yang dipastikan akan mempercepat pembangunan di Pinoh Utara. SUKARTAJI

NANGA PINOH. Pertumbuhan perekonomian warga di Kecamatan Pinoh Utara bisa dipercepat. Caranya, segera jadikan jembatan Melawi II. Dipastikan perekonomian warga akan semakin lebih baik dari pada sekarang. Kunci utama untuk meningkatkan derajat ekonomi warga Pinoh Utara adalah jembatan Melawi II. Jika jembatan Melawi II sudah jadi, bisa dilintasi, maka pertumbuhan ekonomi warga daerah ini akan tumbuh semakin baik, kata warga Pinoh Utara, Mardian, kemarin. Dia yakin, jika jembatan Melawi II jadi, maka akan banyak warga yang membeli kendaraan roda dua roda empat atau bahkan roda enam. Saat ini, jangankan memiliki mobil dan truk, warga yang punya motor pun masih sedikit. Orang Pinoh Utara mau membeli motor mesti berpikir banyak. Sebab, motor tidak akan sampai ke rumahnya. Kalau sampai ke rumah, pasti jarang dibawa ke pasar. Sebab, mau menyeberangkan melalui sungai Melawi mesti membayar mahal. Apalagi mobil, ulasnya. Bila warga sudah memiliki mobil, maka gerakan warga

pun akan semakin cepat. Berdampak pada cepatnya geliat ekonomi warga. Akan banyak produk-produk pertanian yang bisa keluar dari Pinoh Utara. Baik itu, karet, padi, sayursayuran segera, buah-buahan, ikan, daging dan produk-produk lainnya. Kalau jembatan jadi perdagangan di Pinoh Utara akan semakin banyak. Akan banyak warga yang melakukan transaksi-transaksi ekonomi. Bahkan, dipastikan akan banyak warga yang membuka toko. Dipastikan akan diikuti dengan semakin baiknya tingkat konsumsi, ulasnya. Selain itu, warga luar pun tertarik untuk berinvestasi di kecamatan hasil pemekaran Nanga Pinoh tahun 2007 silam ini. Terutama yang bergerak pada perdagangan, pertanian dan perkebunan. Bahkan, ke depan akan sulit melihat tahan di Pinoh Utara yang tidak tergarap. Bukan hanya itu, pengembangan pusat dagangan pun bisa terjadi di kecamatan Pinoh Utara. Terutama, pemukimanpemukiman yang dekat dengan kota Nanga Pinoh. Yakni, Desa Kompas Raya, Desa Tekelak,

Desa Melawi Kiri Hilir. Dipastikan ke tiga Desa ini akan menjelma menjadi kota penyangga ibu kota Melawi. Akan banyak ruko-ruko yang berdiri. Daerah ini jelas tidak akan melayani warga Nanga Pinoh, tapi akan menjadi pusat ekonomi bagi warga Pinoh Utara dan beberapa kecamatan Kabupaten Sintang, Seperti Nanga Mau. Contoh yang paling mudah di lihat adalah dampak pembangunan jembatan Kapuas II. Begitu jembatan Kapuas II dipergunakan, maka geliat pembangunan dua wilayah Kecamatan Sungai Raya. Kabupaten Kubu Raya langsung tancap gas. Sebelum di bangun, kedua wilayah kecamatan Sungai Raya tersebut menjadi daerah mati. Hanya ada aktivitas pertanian saja. Namun sekarang, banyak sekali pusat-pusat perdagangan muncul. Bahkan daerah tersebut, menjelma menjadi kota. Walau pengembangan kota Nanga Pinoh masih belum mencapai titik jenuh. Namun, begitu jembatan Melawi II jadi, maka akan banyak orang yang melirik Pinoh Utara yang berdampingan langsung dengan Kota Nanga Pinoh, pungkasnya. (aji)

SINTANG RAYA

Satpol PP Wajib Bertindak

stikes kapuas raya

Tali Layangan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan Ilustrasi/IST

Titik Nol Indonesia-Malaysia Tunggu Pengesahan SINTANG. Pintu Lintas Batas (PLB) IndonesiaMalaysia di Kabupaten Sintang akan dibangun di Dusun Sungai Kelik Desa Jasa Kecamatan Ketungau Hulu. Koordinat titik nol antara dua negara yang berbatasan di wilayah Kabupaten Sintang itu, ternyata telah lama disepakati oleh kedua negara. Hanya saja belum disahkan. Tinggal disahkan saja. Rencananya titik nol itu akan disahkan pada kegiatan sosek Malindo yang akan digelar pada tahun ini. Tapi waktu tepatnya memang belum ditentukan, mungkin sekitar bulan Juni atau Juli nanti, ungkap Kepala BAPPEDA Sintang H Mas ud Nawawi, Kamis (7/6). Pembangunan PLB di Desa Jasa Kecamatan Ketungau Hulu masuk dalam Pusat Kegiatan Strategi Nasional (PKSN). Dikatakan Mas ud, jika memang terjadi pergantian nama PLB, tentu kewenangan itu ada di pemerintah pusat. Sebab dalam PKSN PLB yang ada di Kabupaten Sintang bernama PLB Jasa. Saya pikir tidak akan ada masalah meski koordinat titik nol telah ditentukan di Dusun Sungai Kelik, karena Sungai Kelik itu adalah Dusun dari Desa Jasa, terangnya. Menurut Mas ud, ketika koordinat titik nol di Desa Sungai Kelik disahkan dalam pertemuan Sosekmalindo, maka master plan pembangunan border itu akan segera disusun. Ada perencanaan makro untuk seluruh wilayah desa Jasa dan ada juga perencanaan mikro hanya untuk pembangunan di Sungai Kelik. Itinya soal titik koordinat tidak perlu dipermasalahkan. Sungai Kelik itu di Desa Jasa, tegasnya. Langkah selanjutnya, sambung Mas ud, pemerintah daerah tentunya harus menyiapkan lahan seluas 200 ‒ 300 Ha di daerah Sungai Kelik. Meskipun sebelumnya pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan seluas 1000 Ha di pusat desa. Bahkan BNPP sudah siap dengan perencanaan infrastruktur bangunan. Mulai dari penempatan kantor Imigrasi dan pusat layanan sudah siap dibangun, ujarnya Namun begitu untuk pembangunan infrastruktur ďŹ sik ini, tambah Mas ud, tidak akan tepat dilakukan di titik nol. Untuk menghindari saling klaim antar negara, maka pada titik nol akan diberi tanda. Tanda itu bisa saja berupa gapura atau tanda lainnya. Kemudian pembangunan ďŹ sik akan dilakukan dengan jarak sekitar 300 meter dari titik koordinat. Jadi akan ada zone free antar kedua negara, pungkasnya. (din)

SINTANG. Satuan Polisi Pa SINTANG Pamong Praja (Satpol PP) diminta bertindak, menyikapi musim layangan di Kota Sintang. Sebab tak sedikit korban, dari pengguna jalan berjatuhan akibat terjerat tali layangan. Kita tidak melarang main layangan, asalkan sesuaikan pada tempatnya, ujar Mukarram, Warga Kota Sintang, Jumat (8/6). Pria yang juga selaku Ketua Forum Kajian Percepatan Pemekaran Pembangunan (FK3P) Timur Kalbar ini, cukup banyak warga resah dengan maraknya musim layangan, terlebih layangan itu

berada dalam kota. khakota Mereka kha watir tali layangan yang putus terbawa angin melintas di jalan raya dan menjerat pengguna jalan. Sudah banyak korbannya. Kita tidak ingin korban terus berjatuhan hingga merenggut nyawa, ujarnya. Layangan terlihat marak di langit Kota Sintang menjelang sore hari. Pada saat itu pula jalan raya cukup padat arus lalu lintas. Tak jarang beberapa tali layangan yang putus melintas di jalan raya. Tali layang an ini sang at membahayakan pengguna jalan

khususnya pengendara roda dua dua. Bila sangkut di leher, bisa fatal. Makanya, harus ditertibkan, pinta Mukarram. Salah satu instansi pemerintahan menangani ketertiban umum adalah Satpol PP. Tali layangan yang melintas di jalan raya jelas mengganggu, bahkan membahayakan. Tak berlebihan bila Satpol PP melakukan penertiban. Meski ditertibkan. Kalaupun dibolehkan, silakan cari tempat yang tidak akan berdampak merugikan orang lain, beber Mukarram.

Satu di antara korban tali layangan adalah Fauzi. Pria yang tak lain adalah anggota Polres Sintang ini mengalami beberapa luka lecet karena jatuh dari sepeda motor setelah mencoba menghindar dari tali layangan yang nyaris menjerat lehernya. Kejadian sekitar dua minggu lalu, di jalan MT Haryono, ujarnya. Peristiwa serupa juga nyaris menimpa Heriyadi, Warga Baning. Namun Heriyadi masih bernasib baik karena tali layangan yang akan menjeratnya cepat terlihat dan ditepisnya. Saya

hampir terjerat. terjerat Beruntung tali itu cepat saya tepis dari leher, ucapnya. Heriyadi berharap kejadian serupa tidak terulang kembali maupun menimpa orang lain. Karena itu dirinya meminta permainan layangan segera ditertibkan. Kita minta instansi terkait melakukan penertiban agar tidak merugikan apa lagi membahayakan nyawa orang lain. Kita juga minta para pemain layangan lebih memerhatikan keselamatan orang lain. Silakan main layangan, asalkan memerhatikan aspek keamanan, pungkasnya. (Din)

Listrik Byar Pet, Warga Merarai Ngeluh SUNGAI TEBELIAN. Listrik byar pet di daerah Merarai Kecamatan Sungai Tebelian menuai kesal masyarakat setempat. Byar pet terjadi bisa dua sampai tiga kali dalam sehari. Listrik padam sudah seperti langganan. Bisa dikatakan tiap hari ada pemadaman, ujar Juangga, Warga Desa Merarai Satu Kecamatan Sungai Tebelian, Kamis (7/6). Pria yang juga pengurus adat dayak desa di Merarai ini menceritakan, bila listrik mati kerap kali menjelang malam hari. Bahkan pernah belum lama ini listrik mati total selama sekitar tiga hari. Biasanya sekitar pukul 17.00 mati, udah itu pukul 18.00 hidup lagi. Nanti jam 22.00 mati, hidupnya lagi dini hari. Pokoknya, malam harilah. Kalau siang jarang, bebernya. Juangga berharap pelayanan PLN dapat lebih baik, mengingat listrik merupakan penerangan utama masyarakat, khususnya masyarakat Merarai pada malam hari. Banyak kebutuhan kita sehari-hari tergantung dengan listrik. Kalau sedikit-sedikit mati, tentu sang at mengg anggu, terangnya. Hal senada disampaikan Kepala Desa Merarai Dua, Yohanes Yusli. Diutarakannya bahwa pelayanan

listrik dari pihak PLN kerap membuat kesal, apa lagi pemadaman itu terjadi di saat masyarakat membutuhkan penerangan. Kita selaku konsumen diminta tepat waktu membayar tagihan listrik, sementara pelayanan PLN itu sendiri belum bisa memuaskan. Harusnya, berimbang. Kalau mau konsumen tertib bayar listrik, pelayanan juga harus lebih baik, pintanya. Berbicara soal g angguan, menurut Yohanes, cukup banyak sudah tanam tumbuh warga yang rela dipangkas. Agar tidak mengganggu jaringan. Namun demikian anehnya, penyakit listrik mati masih saja terus terjadi. Kita minta hal seperti ini segera diatasi. Jangan sampai listrik mati menjadi modus untuk mencari keuntungan pihak-pihak tertentu saja, sindirnya. Jadi Langganan Listrik kerap byar pet tidak hanya terjadi di luar kota. Dalam Kota Sintang pun, byar pet terus menjadi keluhan banyak masyarakat. Kalau sudah byar pet, kita dibuat repot. Para pengunjung jadi tidak betah, kata Agus, salah seorang pengusaha Warnet di Baning. Meski mempersiapkan genset untuk mengantisipasi mati lampu, Agus mengaku dirugikan

dengan mati lampu. Selain biaya genset lebih mahal, peralatan kita jadi cepat rusak, karena listrik biasa mati hidup secara berulang kali kesalnya. Dicontohkan Agus kejadian Kamis (7/6) malam sekitar pukul 19.00. Listrik bayar pet sampai dua kali. Baru hidup beberapa saat kemudian mati lagi. Inikan bikin jengkel. Harusnya PLN itu lebih profesional, pintanya.

Anggota DPRD Sintang, Franseda meminta, manajemen PLN serius memerhatikan kondisi listrik di Sintang. Menurut Franseda, listrik mati dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini menunjukkan PLN lalai dan tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Penyakit mati lampu ini sudah menahun. Kenapa sampai sekarang belum bisa ditangani.

Apa yang dikerjakan PLN itu, selorohnya. PLN, kata Franseda, merupakan perusahaan berplat merah yang mendapat suntikan dana cukup besar dari pemerintah pusat. Ironis sekali, dengan dana-dana cukup besar itu tidak mampu menangani listrik byar pet. Kemana uang PLN yang banyak itu. Jangan salahkan pelanggan nunggak kalau pelayanan amburadul, pungkasnya. (din)

Ruas jalan Provinsi di Kabupaten Sintang dilakukan perbaikan. Anehnya, baru beberapa bulan dikerjakan sudah rusak kembali. SUHARDIN


13 NINGKAU NUAN

Jadwal Penerbangan Tidak Konsisten Putussibau. Pesawat saat ini merupakan transportasi yang penting guna mempersingkat jarak tempuh dan menghemat waktu. Namun sayang, transportasi udara di Kabupaten Kapuas Hulu tidak konsisten melayani penumpangnya. Hamdi Jafar SSos, Komisi C DPRD Kapuas Hulu menilai penerbangan di Putussibau saat ini tidak ada k e p a s t i a n . M a s - Hamdi Jafar SSos kapai penerbangan sering tidak konsisten dengan jadwal yang ada. Sebab tidak jarang maskapai membatalkan penerbangan, memajukan atau bahkan mengundur jam keberangkatan. Yang kita harapkan ada kepastian hari dan jam keberangkatan. Walau pun jadwal penerbangan seminggu hanya tiga kali, namun tetap dan pasti, ujar Politisi dari Dapil 3 ini. Menurut pengamatan Legislator yang tergabung pada Fraksi Demokrat ini, setiap ada penerbangan pesawat penuh. Walau pun Hamdi memaklumi bila pesawat tidak memungkinkan terbang setiap hari. Mengingat tidak setiap hari banyak masyarakat yang menggunakan transportasi udara. Namun yang penting, adanya kepastian dan sesuai jadwal. Sehingga tidak merusak jadwal konsumen. Harapan kita ada kepastian penerbangan, bukan semau maskapai menentukan jadwal, tandasnya. Harus diakui transportasi udara di Putussibau saat ini sangat penting. Hal ini mengingat jarak tempuh Putussibau ke Pontianak sangat jauh. Bayangkan saja, bila menggunakan jalan darat bisa menghabiskan waktu 16-18 jam. Berbeda jauh bila ditempuh dengan transportasi udara yang hanya sekitar satu jam. Mengingat pentingnya transportasi udara saat ini, diharapkan pemerintah daerah mencari solusi. Kalau perlu memberikan subsidi dengan melakukan MoU dengan maskapai. Dengan begitu maskapai tidak bisa sembarangan. Sebab daerah lain pun banyak juga melakukan subsidi untuk penerbangan, jelasnya. Dengan tidak konsistennya penerbangan di Putussibau, tentu akan menghambat pembangunan di Bumi Uncak Kapuas. Investor berpikir dua kali ingin menanamkan investasinya di Kapuas Hulu. Apalagi PLB Badau nanti buka, diharapkan penerbangan di Putussibau sudah lancar. Bandara pun saat ini akan dilakukan pelebaran, harus dibarengi dengan layanan penerbangan, tuntasnya. (aRm)

KAPUAS HULU

UNCAK KAPUAS Membangun Bumi Kapuas Hulu

Sabtu, 9 Juni 2012

Bertekad Meningkatkan Penilaian BPK Seluruh Pimpinan SKPD Harus Berada di Tempat

AM Nasir SH Putussibau. Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Kali-

mantan Barat, sedang melakukan pemeriksaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Untuk mempermudah kinerja petugas BPK, Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir mengimbau seluruh pimpinan SKPD tidak meninggalkan t e m - pat. Pemeriksaan BPK ini tentunya berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan atau kinerja kita selama tahun 2011. Untuk itu saya berharap agar seluruh SKPD dapat memenuhi atau melengkapi semua laporan yang diperlukan, ujarnya.

Pada tahun lalu, lanjut Nasir Kapuas Hulu sudah berhasil mendapat opini cukup baik, yaitu WDP. Ini tentunya memerlukan komitmen semua untuk mempertahankannya. Bahkan diharapkan dapat meningkatkan opini tersebut ke arah yang lebih baik lagi. Ini perlu saya sampaikan, mengingat faktor-faktor tersebut merupakan indikator apakah reformasi birokrasi sudah berjalan dengan baik di Kabupaten Kapuas Hulu, imbaunya. Selain itu, salah satu indikator berhasil tidaknya reformasi birokrasi adalah semakin baiknya pelayanan yang dapat diberikan kepada publik. Mengingat luas wilayah yang harus dibina dan dilayani oleh Pemkab Kapuas Hulu, maka hendaknya dapat

membekali diri dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang baik. Perkaya diri dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada. Sehingga informasi baik sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan politik dapat diserap dengan baik. Pada masa sekarang ini Kapuas Hulu sedang dalam masa perkembangan, seperti dengan masuknya perkebunan, pertambangan, pembukaan PLB Badau dan sebagainya, memerlukan perhatian dari kita semua. Para pegawai kita dituntut untuk mampu memberikan pengertian dan sosialisasi tentang kemajuan tersebut, terangnya. Kapuas Hulu berusaha meningkatkan kualitas SDM seperti pengiriman pegawai mengikuti

pendidikan yang lebih tinggi. Serta berbagai pelatihan teknis yang ada. Namun dengan keterbatasan dana dan fasilitas yang ada, maka pemerintah daerah belum dapat melaksanakannya secara keseluruhan. Banyak juga pegawai yang dengan usaha sendiri mengikuti pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik program Diploma, S1 bahkan S2. Untuk itu bupati memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Di bidang peningkatan kinerja, saya berharap camat, kepala kantor, kepala badan, kepala dinas dan seterusnya, agar selalu berusaha meningkatkan kapasitas kinerja masing-masing. Gali dan manfaatkan potensi daerah yang ada serta jalin kerja sama yang baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk kemajuan Kapuas Hulu, papar Nasir. (aRm)

Spanduk dan Baliho Liar Ditertibkan Putussibau. Satpol PP Kapuas Hulu menertibkan spanduk dan baliho liar yang terpasang di Kota Putussibau. Tindakan tegas ini terpaksa dilakukan karena mengganggu ketertiban, kenyamanan dan merusak keindahan kota. Sekitar 15 personil Satpol PP Kapuas Hulu diterjunkan guna penertiban ini. Sebanyak 20 baliho dan spanduk liar diturunkan. Baliho dan spanduk yang ditertibkan di bundaran dan depan RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau, kata A Pelaunsuka, Kasi Pengendalian Operasi, Pemeriksaan dan Penyidikan Satpol PP Kapuas Hulu. Dijelaskan Pelaun, yang ditertibkan mulai dari spanduk atau baliho partai, ucapan selamat, dan lain-lain. Baliho atau spanduk ini sudah lama terpasang. Sebelum penertiban ini, kita sudah memberitahukannya lewat Radio Rasika selama tiga hari agar pemiliknya membongkar sendiri. Mengapa pemberitahuan melalui radio, karena kita tidak tahu alamat para pemasangnya, terangnya.

Sementara Dini Ardianto SIP, Kasat Pol PP mengatakan, selain adanya keluhan masyarakat, tujuan utama dari penertiban ini guna ketertiban, keamanan dan keindahan kota. Kalau terkena angin kencang baliho beterbangan dan dikhawatirkan mengenai warga. Begitu juga ketika spanduk dipasang di sudut-sudut jalan, mengganggu pemandangan pengendara dan ini membahayakan, katanya. Pemasangan spanduk dan baliho sembarang tempat, lanjut Dini sangat merusak keindahan kota. Untuk itu, ia mengimbau agar yang memasang spanduk maupun baliho mencari tempat-tempat yang tidak mengganggu ketertiban. Jangan memasang di atas jalan, sehingga mengganggu penglihatan pengguna jalan. Masih ada tempat-tempat pemasangan yang diperbolehkan dan disediakan pemerintah. Bagi yang akan memasang baliho atau pun spanduk semestinya terlebih dahulu melapor ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang maupun ke Satpol PP. Nanti

Satpol PP tertibkan Spanduk dan Baliho liar di Kota Putussibau-- Arman Hairiadi akan dicarikan tempat yang tidak mengganggu ketertiban. Dan ini tidak ada biayanya, jelasnya. Dini pun mengimbau kepada

masyarakat yang memasang baliho agar sisa-sisa potongan kayu dibersihkan. Jangan dibiarkan sehingga membuat sampah. Ke depannya kita akan mem-

buat aturan, bahwa pemasangan spanduk atau pun baliho hanya diberi waktu seminggu. Setelah itu mesti dilepas, tegasnya. (aRm)

BUMI DARANANTE Kabupaten Sanggau Membangun APAI JI KITAK

Warga Kesal Sama PT PPC Sanggau. Sejumlah pemilik lahan di wilayah Meliau Hulu, Sanggau mengaku kesal. Pasalnya, tak sedikit lahan warga setempat, sudah diukur PT Persada Pratama Cemerlang (PT PPC). Sebuah perusahaan tambang bauksit, yang mengeruk perut bumi di Kecamatan Meliau itu. Namun, hingga kini tak kunjung di bayar. Malahan, ada beberapa warga sudah menarik lahan milik mereka, untuk tidak menyerahkan ke perusahaan tersebut. Warga banyak kesal dengan PT PPC itu. Lahan mereka sudah diukur. Tapi tak dibayar-bayar hingga sekarang. Malahan, saya dengar banyak yang menarik lahan itu, untuk tidak menyerahkan ke perusahaan lagi, beber Puriyadi, aktivis Indonesia Lawa Inforcement (ILE) kepada Equator, kemarin. Mencermati kondisi itu, memantik aktivitas terbilang cukup vokal itu mempertanyakan, sejauh mana keseriusan PT PPC untuk mengeruk bahan tambang di Meliau. Sekarang warga sudah siap menyerahkan lahan. Malah, perusahaan yang bertingkah. Ini ada apa, sejauh mana keseriusan perusahaan ini, untuk menambang di Meliau. Ini patut kita pertanyakan, tuturnya.Bukan itu saja kata pria yang akrab disapa Along ini. Fenomena itu, terkesan bonafiditas perusahaan patut dipertanyakan. Idealnya begitu lahan warga diukur. Kemudian, jika tak ada masalah, langsung bayar. Sekarang malah lain, warga siap. Perusahaan malah bertahan. Bonafiditas nya, dimana. Kalau tak punya modal, lebih baik tutup saja perusahaan itu, tukasnya. Untuk itu kata Puriyadi, tak salah jika warga mendesak ganti rugi kepada pengusaha tambang yang lahannya masuk di areal pertambangan. Mereka mengharapkan pencairan dana ganti rugi, bisa terealisasi sebelum aktivitas pertambangan dimulai. Saya rasa tak salah kalau warga berharap, segera dilaksanakan ganti rugi, bagi lahan yang telah diukur tersebut. Bagaimana pun, warga jelas berharap akan hal itu. Nah, selain itu sebetulnya, adanya penyerahan lahan dari warga. Jelas merupakan salah satu dukung terhadap perusahaan, tuturnya. Terpisah humas PT PPC, Rodi Susianto mengungkapkan, rata-rata lahan areal PT PPC seluas sekitar 10 ribu hektar telah diukur. Kendati demikian Ia menampik, jika perusahaan telah mengukur lahan warga. Namun, tak melakukan pembayaran. Ya, areal PPC telah diukur. Namun, untuk lahan masyarakat, yang telah kita ukur. Tapi, tak dibayar, itu tidak ada, masyarakat yang mana, ujarnya setengah bertanya kepada Equator via telepon selulernya, kemarin. Rodi memaparkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap warga yang memiliki lahan. Jika pun ada lahan warga yang telah diukur. Tapi belum dibayar, hal itu bukan lah semata kesalahan perusahaan. Kan dalam jual-beli, ada mekanismenya. Dimana hak dan kewajiban penjual dan kemana pula hak dan kewajiban pembeli. (SrY)

Tuntut Janji Perusahaan

Warga Inggis, Amankan Onderdil Mesin Sanggau. Sedikitnya, 50-an warga Desa Inggis, mendatangi PT Prima Utama Tuaco. Perusahaan tambang yang mengeruk Zirkon di perut bumi wilayah tersebut, Rabu (13/6) lalu. Kedatangan warga itu, dipicu karena pimpinan perusahaan itu, ditengarai hanya mengumbar janji. Dimana akan mempekerjakan warga setempat. Namun, pada akhirnya mempekerjakan orang luar. Lantas, janji untuk

membantu memperbaiki jalan, rumah ibadah. Hal itupun sama hingga kini tak dikabulkan. Warga kasihan sama saya, banyak janji-janji pimpinan perusahaan itu. Tak kunjung ditepati, kami semua terkesan dibohongi. Mereka (warga) datang ke perusahaan itu, hanya untuk menagih janji pimpinan, bernama Rama. Mereka tidak anarkis, jelas Kepala Desa Inggis, H Sahedan Irawan kepada Equator di Sang-

gau, kemarin. Dalam aksi damai itu, warga setempat menahan beberapa onderdil pada mesin untuk pemisahan biji Zirkon. Tujuannya, bukan untuk dikuasai. Namun, untuk menghadirkan pimpinan perusahaan, agar mengadakan dialog dengan masyarakat. Warga sepakat, onderdil itu baru diserahkan. Jika pak Rama (pimpinan perusahaan) yang datang mengambilnya. Masyara-

kat perlu adanya dialog. Alat itu aman, ada disimpan warga di kantor desa. Perusahaan jangan khawatir, tidak akan rusak alat itu, tuturnya.Saat aksi damai itu lanjut pria yang akrab disapa Pak Haji ini, dirinya sedang mendampingi adanya pemeriksa dari Inspektorat Sanggau. Saya tak ikut dalam aksi itu. Kebetulan ada pemeriksaan dari Inspektorat. Itu murni keinginan masyarakat, tanpa adanya pesan sponsor dari siapapun. Warga kita sudah cerdas, mereka tahu apa yang menjadi konsekuensi perusahaan. Jika

beroperasi di suatu wilayah, bebernya. Sejatinya kata Pak Haji, warga setempat sangat mendukung adanya investasi yang masuk di wilayah itu. Namun, tentunya yang mempunyai komitmen untuk maju bersamasama. Saya yakin warga sepakat, untuk mendukung investor. Tapi, investor yang bagaimana. Harapan kita, persoalan itu akan tuntas. Kedua belah pihak, akan sepakat dan menemui solusi yang tepat. Untuk kemajuan bersama kedepan, pungkasnya. (SrY)

Perhatikan Lingkungan

Akhmad Zuhri

SANGGAU. Investasi pembangunan rumah toko (ruko) bagi kalangan pengembang perumahan di Kabupaten Sanggau, sangat menjanjikan, beberapa waktu belakangan ini. Dibalik itu, berbagai kalangan meminta, agar para pengembang perumahan tersebut. Untuk lebih memerhatikan konsep lingkungan. Pengembang, jangan hanya mengejar keuntungan. Tapi mengabaikan lingkungan, pinta Akhmad Zuhri Ketua KNPI Sanggau, kemarin. Menurutnya, dari waktu ke waktu bangunan ruko di kota Sanggau semakin bertambah. Untuk itu, maka lingkungan ruko tersebut, hendaknya diperhatikan. Diantaranya, drainase serta jalan gang menuju ke pemukiman warga. Lingkungan mesti diperhatikan. Kan setiap pengembang, ada juga izin mendirikan bangunan (IMB). Nah, disitu kan tercantum bagaimana mengelola lingkungan, tukasnya. (SrY)

D I J UA L RUKO & TANAH Seluas 3ha. Bersertifikat. Lokasi pinggir jalan raya Sosok - Sanggau. Cocok untuk usaha rumah makan dll. Fasilitas : √ Listrik, √ Air Sumur Bor √ Kebun √ Kolam Ikan

Per Tan an pa tar a!

Bagi yang berminat hubungi:

08125660333


14

LANDAK EDO Membangun Negeri Intan

Sabtu, 9 Juni 2012

Siap Ikuti Instruksi Presiden

injeh karaja

Asalkan BBM Non Subsidi Tercukupi Antonius Sutarjo/Equator

Para peserta Workshop guru-guru SMP se-Kabupaten Landak di SMP Negeri 2 Ngabang belum lama ini.

Workshop Kembangkan Profesional NGABANG. Kegiatan workshop pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB) Guru SMP di lingkungan Pemkab Landak dilaksanakan MKKS SMP di SMPN 02 Ngabang, Senin (4/6). Workshop ini bertujuan sebagai modal dasar bagi guru di Kabupaten Landak membuat karya ilmiah. Hasil karya ilmiah itu nantinya menjadi syarat kenaikan pangkat dari III/B ‒IIIC. Kendati masih banyak sekali guru golongan IV/A tidak dapat naik pangkat menjadi golongan IV/B, dikarenakan ketidakyakinan dan percaya diri atas hasil karyanya. Dengan kata lain kurang termotivasi hingga takut salah. Sehingga ada yang seharusnya sudah naik pangkat, namun masih tertunda karena kurang yakin bisa membuat karya ilmiah, ujar Jongki, Ketua MKKS SMP Kabupaten Landak dalam kegiatan Workshop pengembangan keprofesionalan berkelanjutan guruguru SMP di SMPN 2 Ngabang. Workshop dihadiri kepala sekolah wilayah satu yang terdiri dari Kepala SMP di Kecamatan Ngabang, Jilimpo, Kuala Behe dan Kecamatan Air Besar. Hadir juga Kadis Pendidikan Kabupaten Landak yang diwakili Kabiddikmen dan Mujahir Narasumber dari Widyaswara Kalbar. Masih banyak guru-guru kita yang belum bisa naik pangkat, disebabkan mereka tidak percaya diri, sehingga takut salah terhadap karya tulis yang mereka tulis. Inilah yang menghambat proses tersebut, papar Jongki. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi untuk menulis suatu karya ilmiah, masih sangat terbatas. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Saul Ngange mengucapkan terima kasih kepada pengurus MKKS guru SMP yang menggagas pelaksanaan workshop mengenai pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB). Kegiatan ini ada kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas sesuai tugas seorang guru. Agar menjadi guru yang profesional, ujar Saul. (tar)

N G A B A N G . Pe n g h e m a t a n Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan dilarangnya mobil dinas menggunakan BBM subsidi, Bupati Landak Dr Adrianus Asia Sidot MSi menyatakan siap melaksanakan keputusan presiden itu. Adrianus menginstruksikan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak menggunakan BBM subsidi untuk mobil dinasnya. Hanya saja, kesiapan dari pihak penyedia itu sendiri

yaitu SPBU untuk melayani pejabat daerah nantinya. Kalau semuanya sudah siap, Bupati Landak akan membuat surat edaran saja ke masing-masing kepala SKPD dan SPBU untuk di laksanakan. Kita tetap tunduk kepada aturan yang dibuat pemerintah pusat. Namun kalau SPBU-nya tidak siap, sedangkan aturan itu harus dilaksanakan, hal ini tentu akan mengganggu kegiatan kedinasan kepala SKPD. Yang jelas,

kita siap asalkan semua sudah siap, tegas Adrianus. Diakui dia, walau sudah berlaku di sebagian pulau Jawa, bukan berarti Pemkab Landak mengabaikan keinginan presiden SBY tersebut. Dia mencontohkan, kesiapan SPBU, misalnya kepala dinas mau keluar kota atau kunjungan kerja (Kunker) ke kampung, kalau harus mengisi BBM non subsidi tapi barangnya tidak ada, tentu terganggu pelayanan kepada masyarakat.

Pe m b e r l a k u a n a t u r a n i n i juga harus ada pengecualian. Misalnya mobil ambulance, truk sampah dan lain-lain. Jelasnya mobil yang sifatnya untuk pelayanan. Biasanya, kalau di rumah sakit Ambulance disewakan jika ada masyarakat yang membutuhkan. Kalau menggunakan BBM non subsidi sudah tentu harga sewanya juga naik. Makanya harus ada pengecualian, papar Adrianus. (tar)

Adrianus Asia Sidot

Cinta Bola, Bangun Lapangan Sepakbola SENGAH TEMILA. Kecintaan terhadap sepakbola tidak hanya ditunjukkan dengan bermain bola saja. Bagi Bernadus, tokoh masyarakat Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila ini, kecintaan dengan sepakbola, membuatnya dirinya membangun lapangan sepakbola sendiri. Bernandus merogoh isi dompetnya hingga Rp200 juta lebih untuk membeli lahan. Kemudian menyulapnya menjadi lapangan sepakbola. Saya membangun lapangan sepakbola dengan nama Bernadus. Lapangan yang dibangun setahun lalu, kini tahun sudah dipakai untuk menghelat turnamen memperebutkan piala bergilir Ketua PSSI Landak. Bukan hanya itu, saya membangun lapangan bola ini, karena saya prihatin terhadap warga Desa Paloan yang hobi bermain bola, tetapi tidak memiliki lapangan sendiri. Sehinga bakat yang terpedam pada anak-anak muda tidak tersalurkan dengan baik, kata pria yang biasa dipanggil Nunus tersebut. Bukan hanya seorang guru, Nunus juga hobi bermain sepakbola. Tujuan lain, supaya ke depan muncul pemain sepakbola yang andal di Landak. Jika ada lapangan bola, anak-anak muda

Pertandingan bola di desa Paloan, Kecamatan Senga Temila, Jumat ( 8/7), inzet: Bernadus. Antonius Sutarjo/Equator tidak memikirkan hal-hal lain. Tiap sore mereka berlatih dan lupa dengan perilaku negatif, ini yang penting, papar Nunus. Fransico Wardinus, Ketua Panitia Bernadus Cup mengatakan,

jumlah club yang ambil bagian dalam turnamen ini 48 club. Terdiri dari kesebelasan berbagai desa dan kecamatan. Dalam turnamen ini peserta akan memperebutkan hadiah Rp15 juta plus

trophy untuk juara pertama. Kita dari panitia juga menyiapkan hadiah untuk top score. Tu j u a n ny a , u n t u k m e m a c u semangat para pemain untuk mencetak gol, sehingga kualitas

mereka akan terlihat. Kita juga akan mencari bibit-bibit pemain muda untuk dihimpun dalam satu club Kabupaten Landak, ucap Fransisco yang juga Ketua HIPMI Kabupaten Landak ini. (tar)

BUMI LAWANG KUARI balai betomu

Dana ADD Tidak Statis SEKADAU. Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima tiap desa dalam tiap tahun anggaran, tidak bakalan statis atau tetap. Ada kalanya jumlah dana tersebut mengalami perubahan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan Desa (PM Kesbang Pemdes) Kabupaten Sekadau, Losianus memaparkan, ada delapan variabel tetap yang memengaruhi besar kecilnya ADD untuk suatu desa. Jadi besaran dana ADD bisa berubah-ubah tergantung variable tersebut, ujar Losianus kepada wartawan, belum lama ini. Adapun variabel-variabel yang dimaksud Losianus seperti yang telah diatur dalam Perbup nomor 34 tahun 2008 tentang Penetapan Variabel ADD. Masing-masing jumlah KK miskin, jumlah siswa pendidikan dasar usia 12-15 tahun, angka kematian ibu dan bayi. Variabel berikutnya, jarak tempuh ke ibukota kecamatan, jumlah penduduk. Kemudian luas wilayah desa, persentase realisasi Pajak Bumi dan Bangunan dan wilayah cakupan desa seperti jumlah dusun, RT dan RW. Variabel-variabel itu diambil dari berbagai aspek seperti bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial. Kriteria itu merupakan acuan untuk menentukan berapa angka layak untuk sebuah desa, tutur Losianus. (bdu)

Rehab Sekolah Butuh Rp 15 Miliar SEKADAU. Cita-cita Pemerintah Kabupaten Sekadau untuk meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan terus didukung oleh pusat. Salah satu bentuk dukungan itu yakni dengan dikucurkannya dana alokasi khusus (DAK) dan dana sharing APBN untuk Kabupaten Sekadau yang jumlahnya lebih Rp30 miliar untuk tahun 2012. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau, Drs Djemain Burhan MM kepada wartawan menjelaskan, dari total dana 30 miliar lebih itu, 80 persennya diperuntukkan bagi rehab berat bangunan sekolah yang rusak. Karena dana itu dari pusat, peruntukkannya juga sudah diatur dari sana. Sebanyak 80 persen atau sekitar 25 miliar untuk rehab berat, ungkap Djemain, beberapa waktu lalu. Namun, jika hanya untuk melakukan perbaikan sejumlah kerusakan bangunan, dikatakan Djemain, dana tersebut tidak terserap habis. Dana yang dibutuhkan untuk rehab berat semua sekolah yang ada hanya sekitar 15 miliar rupiah, rincinya. (bdu)

Petugas Damkar Siaga 24 Jam SEKADAU. Musim kemarau yang mulai berjalan, dikhawatirkan bisa menimbulkan banyak bencana. Hal yang paling utama adalah terjadinya bencana kebakaran, baik b k b k b k rumah, h pemukiman, hingga lahan. Menyiasati hal ini, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau sudah melakukan langkah antisipasi. Salah satunya, menyiagakan petugas pemadam selama 24 jam penuh. Kita sudah melakukan rapat dengan pemadam. Mereka sekarang akan siaga selama 24 jam penuh, ujar Ir H Akhmad Suryadi, Kepala BPBD Sekadau dijumpai Equator di kantor Bupati Sekadau, kemarin. Keputusan menyiagakan petugas Damkar selama 24 jam itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya bencana kebakaran. Jika suatu saat terjadi kebakaran, mereka bisa langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Untuk saat ini, petugas pemadam kebakaran miliki Pemda ada delapan orang. Nanti kalau ada bencana yang besar, kita juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk

meminta bantuan tenaga, kata pria yang akrab disapa Amat itu. Ditambahkan Amat, keputusan menyiagakan petugas pemadam selama 24 jam juga dilakukan l d l k k mengingat sekarang sudah memasuki musim kering. Sejumlah petani, terutama petani ladang berpindahpindah juga sudah memulai aktivitas pembakaran lahan yang akan mereka gunakan untuk lahan pertanian (ladang). Terhadap aktivitas bakar ladang, memang berat untuk melarang masyarakat melakukannya. Hal ini terkait dengan mata pencarian serta kebiasaan masyarakat yang sudah turun menurun dilakukan. Pihak BPBD Sekadau juga tidak mengomentari persoalan menganjurkan atau melarang aktivitas pembakaran ladang. Mereka hanya memberikan imbauan agar aktivitas tersebut tidak menimbulkan bencana kebakaran yang lebih besar. Kalau mau bakar ladang, kita imbau agar daerah di pinggir lahan yang dibakar dibersihkan terlebih dahulu. Tujuannya, untuk melokalisir api sehingga tidak merembet ke daerah lain, imbuh Amat. (bdu)

Aktivitas bakar ladang yang dilakukan masyarakat Sekadau, belum lama ini. ABDU SYUKRI

Babat Semua Pekerja PETI SEKADAU. Penangkapan pekerja PETI yang dilakukan pihak Polres Sekadau belum lama ini, mendapat apresiasi banyak pihak. Langkah tegas itu diharapkan bisa megurangi aktivitas Peti di Sekadau. Kita mendukung penangkapan pekerja Peti itu. Langkah tegas seperti ini sudah lama kita nantikan, kata S Bandi, aktivis pemuda Sewa k Desa Mungguk saat bertandang ke kantor Biro Harian Equator Sekadau, kemarin. Menurut Bandi, peti membawa dampak yang sangat besar terhadap kerusakan lingkungan. Karena itu, ia berharap langkah tegas pihak kepolisian tersebut tidak habis di situ saja. Di pelosok-pelosok Kabupaten Sekadau masih banyak peti yang masih beroperasi. Karena itu, polisi harus menangkap semuanya. Jangan hanya di satu daerah saja, desaknya. Seperti diberitakan Equator dua hari lalu, aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah hukum Polres Sekadau cukup marak. Ini terbukti dengan ditangkapnya

Polisi menertibkan pekerja Peti di wilayah Tanjak Dait, Desa Peniti. HUMAS POLRES SEKADAU pekerja Peti oleh jajaran Polres Sekadau, akhir 29 Mei lalu. Penangkapan pekerja Peti itu dilakukan saat pihak Polres Sekadau melakukan operasi imbangan Peti Kapuas 2012. Operasi imbangan tersebut dipusatkan Dusun Tanjang Dait, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir. Dalam operasi itu, kita men-

emukan 30 set mesin peti. Namun untuk tersangka, kita hanya mendapatkan satu orang, yakni Pd. Tersangka yang lain sudah pada kabur, ujar AKBP A Widihandoko SH, Kapolres Sekadau didampingi Waka Polres, Kompol Yohanes Suhardi dan Kasat Sabara, AKP Pipin Silaen dijumpai Equator di kantornya. (bdu)

Rupinus Apresiasi Warga Mondi SEKADAU. Kawasan hutan di Kabupaten Sekadau sudah memasuki kondisi krisis. Meski begitu, masih ada sejumlah masyarakat yang tetap semangat menjaga keasrian kawasan hutan di daerah mereka. Wakil Bupati Sekadau, Rupinus SH MSi memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat yang tetap mempertahankan keasrian hutan di wilayah mereka. Salah satu yang diberikan apresiasi adalah masyarakat di Desa Mondi, Kecamatan Sekadau Hulu. Saat berkunjung ke Desa Mondi dalam rangka penilaian lomba desa tingkat provinsi pekan lalu, Rupinus merasa salut sekaligus bangga dengan masyarakat desa Mondi. Masyarakat di sana masih bisa mempertahankan kelestarian hutan di lingkungan sekitar rumah. Ketika saya datang, saya senang melihat ternyata masih

banyak pohon durian, pokok karet, pohon kelapa dan lain sebagainya, ujar Rupinus di hadapan warga yang menyambut kedatangannya. Rupinus menilai, apa yang sudah dilakukan warga Mondi dalam menjaga hutan di sekitar pemukimannya, membuat suasana desa menjadi indah. Dengan banyaknya pohon yang masih dipertahankan, pemukiman warga di Desa Mondi juga menjadi tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi. Saya senang berada di Mondi ini. Dan kunjungan di Mondi ini merupakan yang pertama, tambah Rupinus. Keputusan warga Mondi yang tetap mempertahankan kawasan hutan di lingkungannya, juga dinilai sebagai keputusan yang tepat. Tujuannya, untuk membantu melestarikan hutan dan menjaga kekayaan alam. Saya berharap kekayaan alam seperti ini harus dipertahankan, pungkas Rupinus. (bdu)

Pertahankan Kawasan Hutan


15 pempadahan

Warga Mengeluh Tegangan Listrik Turun Ketapang. Warga Dalong, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang, mengeluhkan tegangan listrik yang diterima tidak mencapai 220 volt atau standar PLN yang tertera di rekening listrik pelanggan. Hal tersebut berpengaruh kepada peralatan listrik yang digunakan oleh pelanggan terganggu. Samsiah (45) tahun warga RT 19 Dalong Sukaharja mengatakan, beberapa bulan ini terjadi penurunan tegangan listrik yang berakibat beberapa peralatan listrik, seperti lampu neon, kulkas dan kipas angin tidak normal. Kalau neon 20 watt tidak menyala, jadi harus diganti dengan lampu pijar, sedangkan kulkas sering bergetar sendiri kalau tegangan listrik tidak normal, katanya. Ketua RT. 19 Dalong Adi mengatakan sering menerima keluhan warga tentang turunya tegangan listrik yang mengakibatkan kurang berfungsinya peralatan rumah tangga. Ia juga sudah mengirimkan surat ke PLN agar segera dilakukan perbaikan. Sampai sekarang surat tersebut belum ada jawaban, katanya. Terpisah Asisten Manager Instalasi Energi Listrik Martinus mengakui tegangan listrik di sekitar jalan Rangga Sentap tersebut memang turun tidak mencapai 220 volt, dikarenakan beberapa jaringan di lokasi tersebut sudah terlalu jauh dari gardu induk. Masalah tersebut sedang dalam perencanaan kami, rencananya di sekitar wilayah tersebut di pasang satu gardu agar bisa normal kembali, katanya. Dijelaskan Martinus, sekarang ini PLN ranting Ketapang sedang melakukan pergantian KWH analog jenis lama dengan menjadi kwh elektronik pra bayar, untuk lebih eďŹ siensi energy dengan berbagai macam kelebihan, diantaranya bebas biaya beban, bebas pencatatan, bebas sanksi pemutusan. Diakui Martinus ada keluhan pelanggan yang KWHnya diganti karena listrik sering mati, itu dikarenakan ada pergantian pembatas atau MCB standar PLN sesuai dengan daya yang terpasang. Kalau daya yang terpasang hanya 450 watt, sementara penggunaan lebih maka otomatis akan mati sendiri, katanya. Menurut Martinus banyak ditemukan alat pembatas atau MCB yang dipasang pelanggan tidak standar PLN yang berfungsi sebagai stop kontak, bukan berfungsi sebagai alat pembatas sehingga daya yang digunakan melebihi dengan daya yang tersedia di rumah pelanggan. (alw)

KABUPATEN KETAPANG

Sabtu, 9 Juni 2012

Perubahan Cuaca Penderita ISPA Meningkat Ketapang. Perubahan cuaca yang tidak menentu serta pencemaran udara menjadi penyebab utama meningkatnya penderita infeksi saluran pernapasan (Ispa). Berdasarkan data yang dihimpun Puskesmas Kedondong penderita yang berobat ke Puskesmas rata-rata pasien penderita saluran pernapasan. Dari Januari hingga Juni total pasien yang terserang ISPA mencapai 4.864 pasien. Perubahan cuaca yang tak

menentu lebih mudah terserang ISPA, kata Drg Rihy Pattipeilohi MPH. Kepala Puskesmas Kedondong Ketapang.Selain Ispa, penyakit DBD dan malaria menjadi perhatian serius pihak Puskesmas. Upaya-upaya yang telah dilakukan antara lain pembagian abate gratis kepada masyarakat di Desa dan Kelurahan di Kota Ketapang. Pembagian abate tidak diminta bayaran, kalau ada oknum yang menjual abate ke rumahrumah warga laporkan segera

kepada kami, imbaunya. Selain itu Puskesmas Kedondong menyebar petugas kesehatan ke pos-pos pelayanan kesehatan untuk mengambil sample darah untuk mencegah penyebaran penyakit malaria. Kalau ada kasus DBD atau malaria di lingkungan warga kita lakukan fogging, terangya. Ditambahkanya, Puskesmas Kedondong setiap harinya melayani rata-rata 100 pasien yang berobat dari semua kalangan. Kami juga memberikan pelay-

anan gratis bagi warga miskin asalkan membawa keterangan miskin dari Lurah atau Kades setempat juga bagi pemegang Jamkesmas dan Jamkesda, katanya.Ia mencanangkan Puskesmas Kedondong menjadi Puskesmas percontohan sebagai center pelayanan masyarakat Kota Ketapang, dengan melakukan pembenahan infrastruktur bangunan dan peralatan yang standar sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.-(alw)

Drg Rihy Pattipeilohi MPH.

Pendapatan Rp 1 Juta Masih Tergolong Miskin Ketapang. Indikator kemiskinan dari BPS adalah Konsumsi kalori perkapita perhati mencapai 2100, ditambah konsumsi non makanan seperti sandang dan papan, jika dirupiahkan maka hanya mencapai Rp 225,545 perkapita per bulan. Kalau pendapatan di bawah Rp 1 juta per bulan masih di-

kategorikan sebagai miskin, apalagi jika dalam satu rumah menanggung 5 orang, kata Hadi. S Kepala Badan Statistik Ke t a p a n g . D i a m e n g a t a k a n , jika di Kabupaten Ketapang ini masih ada perusahaan ataupun sector usaha lain yang mengupah karyawannya di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) mereka juga

menjadi penyumbang angka kemiskinan. Maka harus ada kesesuaian, supaya angka kemiskinan di Ketapang ini bisa teratasi, jelasnya. Dia mengatakan, banyaknya penduduk miskin umumnya mereka yang tinggal di pedesaan, pasalnya angka pengangguran di pedesaan terbilang cukup tinggi. Bahkan ter-

kadang mereka yang bekerja juga tidak bisa dikatakan sebagai orang kaya. Sekarang ini penyumbang tenaga kerja tertinggi adalah di sector pertambangan, pada umumnya tingkat perekonomian mereka mengalami peningkatan, namun bagi daerah lain yang tidak potensial maka kecenderung an akan meng alami

kemiskinan, tegasnya. Dia juga mengatakan, adanya kebijakan pemerintah dalam menaikkan BBM misalnya, juga bisa menjadi penyebab meningkatnya angka kemiskinan di suatu daerah, sebab pengeluaran mereka akan semakin bertambah banyak sementara pendapatan tetap. (alw)

Pembaretan anggota baru KOTI Pemuda Pancasila Kabupaten Ketapang di Pantai tanjung Belandang beberapa waktu lalau.

SAMBUNGAN PATROLI Jual Sabu, Istri Mantan Walikota Ditangkap Medan. Elfina alias Fina (40), warga Jalan Kemuning Pasar VI Nomor 10, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, ditangkap saat transaksi sabu di salahsatu hotel di Medan. Ternyata tersangka adalah istri mantan Walikota Siantar, Kurnia Saragih. Hal itu terungkap dari penyelidikan reporter. Istri mantan orang nomor satu di Siantar ini, ditangkap bersama Muliadi warga Jalan Teratai Gang Bunga, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia. Keduanya tak menyangka calon pembelinya adalah petugas. Alhasil, sepasang bandar sabu ini dibekuk saat melakukan transaksi di pelataran parkir hotel Jalan Juanda, Kecamatan Medan Maimon itu, Selasa (4/6) malam. Dari tangan keduanya, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 10 jie, satu timbangan elektrik, satu kalkulator dan satu hp. Data yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup JPNN), petugas narkoba Polresta Medan yang menyaru sebagai pembeli sabu-sabu, meminta ag ar diantarkan barang tersebut ke parkir hotel Jalan Juanda itu. Muliandi yang menerima telepon itu, tanpa pikir pan-

jang langsung menyetujui transaksi tersebut. Namun, s a b u - s a b u m i l i k ny a t e l a h habis, agar transaksi tetap berjalan, pria berusia 30 tahun ini menghubungi Fina dan meminta sabu-sabu miliknya untuk dijual. Dengan menggunakan sepedamotor, sepasang Bandar ini pun langsung tancap gas menuju hotel berbintang tersebut. Set ibanya di sana, dengan membawa sabu-sabu sebanyak 10 jie, pelaku pun melakukan transaksi, tepat di pelataran parkir hotel itu. Namun naas, saat sedang melakukan transaksi, ternyata pembelinya seorang petugas. Tanpa buang waktu, kedua tersangka langsung diboyong ke pos komando bersama barang buktinya. Menurut keterangan Muliandi, dia menghubungi Fina lantaran barang miliknya telah habis terjual. Aku hubungi dia (Fina) karena barangku (sabu) lagi habis, katanya saat di ruang penyidik. Agar konsumennya tidak kecewa, Muliandi tetap menguasahakannya sabu-sabu tersebut. Jadi aku pakai dulu barangnya, nanti aku g a n t i , s a m b u n g ny a l a g i . Wakasat Narkoba Polresta Medan AKP B Marpaung melalui Kanit I Narkoba AKP

Zupri saat dikonfirmasi POSMETRO MEDAN mengatakan, kalau kedua tersangka ini merupakan target operasi mereka. Sudah TO kita itu, dan sudah sekitar 6 bulan menjadi bandar sabu, kata Zupri. Menurutnya, semula pihaknya memesan sabu-sabu sebanyak 1 ons atau seharga Rp100 juta. Akan tetapi, barang mereka terlebih dahulu habis. Kita pesan 1 ons, tapi barang mereka habis. Yang ada cuma 10 jie, jadi itu yang mereka bawa, sambungnya. Atas penangkapan itu, dia mengaku masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar besarnya. Masih kita kembangkan untuk menangkap bandar besarnya, tandasnya mengakhiri perbincangan. Sementara itu, menurut Usman (35), salah seorang warga yang satu komplek dengan Fina, wanita itu memang benar warga Jalan Kemuning. Ibu itu istri mantan Walikota Pematangsiantar Ku r n i a S a r a g i h . K i r a - k i r a menjabat tahun 2004 lah Bang. Akhir-akhir ini, Ibu itu jarang kelihatan, dan di sekitar sini juga jarang berkumpul sama warga lainnya, ucap pria berpeci ini.

D i a m e n a m b a h k a n , t e rsangka mempunyai sepasang anak. Mereka tinggal di rumah no.10. Yang di ujung Bang, jelasnya warga tersebut sambil menunjuk rumah mewah di ujung jalan. Tapi, mungkin hubungan ibu itu deng an suaminya kurang harmonis. Soalnya, saya jarang lihat bapak itu (Kurnia Saragih). Kalau anaknya sudah besar-besar dan tinggal bersama ibunya. Peringai ibu itu biasa-biasa saja, tapi yang kami tahu, dia itu jarang di rumah. Mungkin sibuk dengan kerjaannya, bebernya sambil berlalu. Reporter pun menuju rumah nomor 10 di ujung jalan. Tepat di rumah yang diyakini milik Fina, reporter memanggil dan mengetuk pagar setinggi 3 meter. Namun, tak satu orang pun yang keluar dari rumah mewah yang tampak gelap itu. Setelah memanggil-manggil dan tidak ada jawaban, reporter pun kembali. Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Tanjung Sari Suratman, membenarkan bahwa rumah tersebut adalah milik Kurnia Saragih. Ya, rumahnya di ujung nomor 10, katanya. Saat ditanya mengenai keseharian Kurnia Saragih, kepling mengaku tidak tau. (jp)

Polisi Gagalkan Penjualan Motor Curian J a k a r t a . S e d i k i t ny a 2 1 kendaraan roda dua hasil curian yang rencananya dijual di Lampung digagalkan anggota Reskrim Polisi sektor (Polsek) Cengkareng, Jakarta Barat. Puluhan kendaraan yang dikirim melalui truk bernopol BG 8363 tersebut disergap petugas di Jalan Bangun Nusa, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam penyergapan itu, petugas mengamankan satu orang penadah yang diketahui berinisial HA , Sopir truk pembawa barang berinisial AH dan dua orang spesial curanmor yang berinisial NB dan KD.

Ada empat pelaku yang kami amankan, kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Suntana saat jumpa Pers di Mapolsek Cengkareng Jakarta Barat Perwira melati tiga dipundak ini mengatakan penangkapan jaringan pencurian asal Lampung ini terbongkar setelah petugas mendapatkan informasi adanya pengiriman kendaraan roda dua mencurigakan menuju lampung dikawasan Cengkareng. Setelah ditelusuri, informasi pengiriman barang dengan menggunakan truk tidak memiliki surat jalan, katanya. Bahkan untuk mengelabui petugas para pelaku menutupi

kendaaran roda dua beragam merk dengan dirigen kosong berwarna biru dan ditutup dengan terpal. Jadi Saat melewati portable timbangan jalan jembatan timbangan dan petugas pemeriksa pelabuhan saat menyeberang tidak akan curiga katanya. Lebih lanjut dikatakan Kapolres, dalam aksinya para pelaku ini bekerja secara kelompok. Masih ada empat tersangka lainnya yang diketahui berinisial TO, JY, AZ, PD masih diburu petugas. Mereka memilih para pemilik kendaraan yang lengah dan tidak mengunci kendaaraanya. Baik itu kunci stir maupun kunci

tambahan, tuturnya. Merekapun berani mengambil kendaraan yang diparkir diteras rumah. Kebanyakan target mereka di wilayah Jakarta Utara, paparnya. Setelah mendapatkan barang curian, para pelaku yang telah beroperasi selama tiga bulan ini menjualnya kepada HA dengan harga Rp 2-3 juta. Selanjutnya, kendaraan tersebut di jual di daerah Lampung dengan harga sekitar Rp 5-6 juta. Kendaraan ini dijual apa adanya. Tanpa ada surat-surat kendaraan STNK kata perwira yang mengantongi gelar dokter tersebut. (jp)

Terlibat Sindikat Narkoba Pegawai BC Harus Dipecat Jakarta. Inspektorat Jenderal (Itjen) tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok yang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika. Masalah tersebut sedang diperiksa Itjen untuk mengetahui sebenarnya bagaimana. Kalau ada pejabat atau pegawai Kementrian Keuangan yang bersalah, pasti akan ditindak dan proses sesuai aturan, ujar Inspektur Jenderal Kemenkeu Sonny Loho di Jakarta, Kamis (7/6). Ia mengatakan, penjatuhan sanksi tidak akan hanya menyasar kepada level bawah tetapi juga akan menyentuh atasan terkait. Dimana, hukumannya akan disetarakan dengan kesalahan yang telah dibuat. Semuanya akan diperiksa, kalau terbukti salah sanksi hukuman disiplin yang terberat dipecat kalau ada pidana ya dilimpahkan

ke yang berwajib, ungkapnya. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Aziz mengatakan kasus tersebut sudah sepantasnya dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh sampai ke pegawai Bea dan Cukai level paling atas, termasuk kepala penindakan dan penyidikan. Harus diselidiki apakah ada keterlibatan pegawai Bea ukai sampai ke level atasan. Kalau perlu sampai ke dirjennya sekalian. Jika memang terlibat harus dipidanakan, bukan hanya dipecat, tuturnya. Seperti diketahui, Minggu lalu, petugas Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 351 Kg dan menangkap lima tersangka, berinisial AK, DR, MW alias A dan seorang warga Malaysia, EWH alias J, serta impotirnya, Ptr pada beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Sabu senilai Rp 702 miliar itu

diselundupkan dari China melalui Malaysia dan tiba di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta Utara melalui jalur laut. Rencananya, barang haram tersebut akan diedarkan ke kotakota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya dan Manado. Dugaan adanya pelanggaran dari oknum BC makin menguat tatkala dikabarkan container tempat penyelundupan narkotika tersebut sudah mengendap selama tujuh bulan di pelabuhan Tanjung Priok. Tak hanya itu, container tersebut juga di pindah alamatkan gudang sebanyak dua kali termasuk dua kali mengganti nama importir. Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) pun menilai, lolosnya narkoba jenis sabu seberat 351 kilogram, melalui peti kemas membuktikan lemahnya pengawasan dari petugas Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok. (jp)

Dua Kelompok ............................................................dari halaman 9 kelompok Iswanto akan mengelola lahan parkir di Pasar Teratai. Sedangkan kelompok Udin Gang Bunga akan mengelola lahan parkir di Swalayan Citra Jeruju yang sebelumnya

dikelola kelompok Iswanto Stempo. Kemudian ketetapan keputusan Walikota ini akan disampaikan kepada kedua belah pihak dalam bentuk tertulis. Ketetapan ini akan disosia-

lisasikan kedua belah pihak dalam tenggang waktu tiga hari. Kemudian pelaksanaan ketetapan dilaksanakan setelah tiga hari masa sosialisasi, jelas Puji. (sul)

Pemilik Kios.........................................................................dari halaman 9 sepeda motor, paparnya. Untuk mengantisipasi aksi maling tersebut, dia mengaku memasang rantai pada jeriken BBM yang dijualnya. Agar para pencuri tidak bisa mengambil

jeriken tersebut. Dia pun berharap pihak kepolisian dapat menyelidiki dan mengungkap pelaku pencurian jeriken BBM tersebut. Hasil berjualan BBM eceran ini keuntungannya san-

gat tipis. Mudah-mudahan polisi dapat menangkap dan meringkus pelakunya. Serta diganjar dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya, ungkap Amat. (shn)

......................................................dari halaman 9 Jambret-Penadah menyambar tas istrinya. Audi yang berada di rumahnya berupaya mengejar pelaku, namun keduluan kabur. Audi hanya mengenal jenis kendaraan sepeda motor yang dipergunakan pelaku. Keempat pelaku itu menggunakan sepeda motor Vega dan langsung kabur. Saya tidak sempat berteriak, karena para pelakunya sudah kabur duluan, jelas Audi. Belasan Resmob Polda Kalbar yang telah mengantongi foto dan identitas Ed yang melakukan pengejaran. Ed yang saat itu berada di parkiran Hotel Benua Mas, sedang menunggu rekannya yang disuruhnya

membeli Narkoba jenis sabu. Saat itu juga Ed diringkus Resmob Polda Kalbar. Ed akhirnya mengakui Blackberry yang digunakannya hasil curian. Namun dia mengaku sebagai penadah dan yang mencuri Blackberry tersebut adalah n dan Ar, rekannya. Berdasarkan nyanyian Ed, polisi mendatangi lokasi tempat In dan Ar berkumpul. Kedua jambret tersebut langsung di kepung di Jalan Ascot, Tanjung Hilir. Saat itu In dan Ar baru saja pulang dari menodong ibu-ibu di depan Gedung Departemen Agama, Jalan Sutan Syahrir, Kota Baru. Mer-

eka berhasil membawa kabur uang dan satu unit Handphone. Uang hasil penodongan itu kami pergunakan untuk membeli narkoba, ungkap Ar. Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar mengatakan, ketiga pelaku masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Mereka sudah belasan kali melakukan aksi jambret di kawasan Kota Pontianak. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku melakukannya sudah sebelas kali di Kota Pontianak. Pelaku melakukannya menggunakan senjata tajam dan yang menjadi incaran kaum wanita, ungkap Mukson. (sul)


P

romo

& Seremoni

KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA Update Terakhir 8 Juni 2012

Uang AUD (Australia) BND (Brunei) CNY (Yuan) EUR (Euro) GBP (Pounsterling) HKD (Hongkong) JPY (Yen) KRW (Won) MYR (Ringgit) PHP (Peso) THB (Bath) USD (Dollar)

Nilai

Kurs Jual

Kurs Beli

1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 100.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

9,336.85 7,387.78 1,500.28 11,866.12 14,681.68 1,222.03 11,938.04 8.07 2,979.26 219.24 298.39 9,480.00

9,234.89 7,313.96 1,485.41 11,747.52 14,532.34 1,209.75 11,818.18 7.99 2,946.94 216.92 294.79 9,386.00

Sabtu, 9 Juni 2012

KPPU Curigai Permainan Harga BBM Non Subsidi

Aman Hingga Delapan Bulan

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, pasokan beras di dalam negeri aman hingga delapan bulan ke depan. Kondisi ini ditopang oleh ketersediaan cadangan beras di gudang Bulog yang sudah melebihi 2 juta ton. Hingga Juni ini, Bulog telah telah menyerap beras petani hingga 2,1 juta ton. Dari jumlah itu, lebih dari 50 persennya berasal dari Pulau Jawa. Rinciannya, Jawa Timur menyumbang 600.000 ton, Jawa Tengah dari 400.000 ton, serta Banten dan Jawa Barat lebih dari 300.000 ton. Serapan beras yang dilakukan Bulog hingga tahun ini melampaui capaian 2010 dan 2011. Capaian ini hanya lebih rendah dibandingkan pengadaan beras pada 2009 sebesar 3,6 juta ton. “Di musim panen ini, kita tidak menghadapi banyak kesulitan dalam menyerap hasil panen dari petani,” tutur Sutarto di Jakarta, Kamis (7/6). Dia menjelaskan, produksi beras nasional tahun ini melampaui 3,2 persen dari target. Iklim tahun ini memang normal. Petani bisa menggarap sawahnya dengan baik. Berbeda dengan dua tahun sebelumnya, di mana terjadi musim hujan berkepanjangan disusul kemarau panjang. Dengan stok beras Bulog yang sudah melebihi 2 juta ton, pemerintah hingga kini belum berencana untuk impor beras. Hitung-hitungannya, dalam satu bulan konsumsi beras nasional mencapai 2,7. Kebutuhan itu dicukupi oleh stok beras di pasaran, ditambah dengan cadangan yang ada di Bulog. “Pasokan beras kita aman selama delapan bulan. Nanti terserah pemerintah apakah akan melakukan impor atau tidak. Yang pasti hingga saat ini belum ada perintah untuk melakukan impor,’’ jelas Sutarto. Sutarto kembali menegaskan bahwa keberhasilan Bulog menyerap gabah dan beras dari petani disokong oleh strategi Jaringan Semut dan Dorong Tarik yang sukses dijalankan. Jaringan Semut merupakan aksi jemput bola yang dilakukan Bulog untuk memaksimalkan pengadaan. Bulog turun ke lapangan, langsung ke petani dan penggilingan-penggilingan kecil serta penebas padi demi optimalisasi penyerapan. (Jp)

Dadu Elektronik untuk Main Game

Pernahkan terpikirkan oleh Anda untuk bermain game di tablet menggunakan dadu? Hal ini diwujudkan oleh GIC dengan produk dadu elektroniknya yang mengusung nama DICE+. Seperti yang dikutip dari Engadget, GIC memamerkan prototipe dadu elektronik yang dapat digunakan dalam permainan game di tablet yang menggunakan dadu sebagai medianya. Dadu elektronik DICE+ berukuran 1 inci ini menggunakan bahan yang lembut dan kenyal sehingga nyaman digunakan untuk dikocok dalam permainan game. Dibalik dadu DICE+ yang kenyal terdapat Bluetooth dan baterai isi ulang serat koneksi microUSB sebagai media untuk mengisi ulang baterai dadu elektronik ini. DICE+ menggunakan koneksi nirkabel Bluetooth untuk terhubung ke perangkat seperti tablet dan dilengkapi baterai isi ulang yang tahan hingga 20 jam jika digunakan secara terus menerus. Bagi sebagian orang, dadu memang identik dengan permainan judi yang dilarang di sebagian negara, namun GIC mengatakan bahwa pihaknya juga menyediakan game yang mendukung DICE+ namun sama sekali tidak berhubungan dengan judi. GIC mengatakanbahwa sebagian game yang menggunakan DICE+ adalah game yang menggunakan papan, namun pihaknya juga mengatakan game dengan genre lain juga akan hadir. Kabarnya GIC membandrol DICE+ di kisaran $30 dan termasuk beberapa game yang telah mendukung penggunaan DICE+. (sdn)

JAKARTA. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menduga ada permainan harga BBM non subsidi antara Pertamina dan pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) asing. Harga Bahan Bakar Minyak jenis pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Rp 9.800. Sedangkan harga BBM SuperR95 (setara pertamax) milik Shell dibanderol dengan harga Rp 9.850. Sementara jenis Super R92 seharga Rp 9.250 per liter. KPPU mensinyalir adanya kartel (kumpul-

nya pengusaha yang melakukan monopoli penetapan harga jual). Ketua KPPU Tadjuddin Noer Said mencurigai adanya kartel antara Pertamina dan pesaingnya, Shell. Hal itu lantaran setiap terjadi penurunan harga pada SPBU milik Pertamina, maka hal yang sama juga dilakukan Shell. Waktu penurunan harga antar keduanya hanya berselang satu hari. Saya melihat ada indikasi kartel. Contohnya, saat harga Pertamina menurunkan harga pertamax, maka Shell juga langsung menurunkan Super R92. Bahkan Shell menurunkan Super R92 lebih rendah dari pertamax,

ucap Tadjuddin. Menurutnya, sampai saat ini, harga batas atas pertamax tidak ditetapkan oleh pemerintah. Padahal, pemerintah berwenang menetapkan harga. Hal itu sesuai putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-V/2007 yang menyebutkan penetapan harga merupakan kewenangan pemerintah namun hanya menyangkut bahan bakar minyak dan gas bumi dengan spesifikasi tertentu dan tetap memberlakukan persaingan pada pasar non subsidi. Seharusnya pemerintah mengacu pada putusan MK (Mahkamah Kosntitusi), yakni tidak hanya menetapkan harga pada BBM dan gas subsidi, melainkan juga harga BBM dan gas non subsidi, lanjutnya. Saat dikonfirmasi, Media Relation PT Shell Indonesia Sri Wahyu Endah mengatakan, penentuan harga jual ditentukan dari Means Of Plats Singapore (MOPS). Selain itu, juga menyesuaikan dengan kurs dolar Singapura. Jadi, kalau disana (Singapura) naik, maka harga BBM non subsidi juga bisa naik. Begitu pun sebaliknya, ucap Sri. Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun menuturkan, penentuan harga pertamax juga berdasarkan MOPS. Seperti sekarang ini, harga pertamax sudah turun menjadi Rp 9.250. Tapi kalau MOPS naik, ya kita juga akan naikkan harganya, tukasnya. Perlu diketahui, berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak sehat pasal 11 tentang kartel disebutkan, pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya, yang bermaksud untuk mempengaruhi harga dengan mengatur produksi dan atau pemasaran suatu barang dan atau jasa, yang dapat mengakibatkan terjadinya praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat. (Rm)

Batavia Borong Airbus 320 JAKARTA. Maskapai Batavia Air mengurangi jumlah armada pesawatnya dari semula 37 unit menjadi hanya 33 unit karena alasan operasional. Meski demikian, Batavia Air bakal mendatangkan lima unit pesawat Airbus 320 yang baru sebagai penggantinya. Pengurangan empat pesawat bagi Batavia Air adalah proses yang wajar dilakukan sebagai salah satu strategi bisnis, sementara penambahan lima pesawat baru itu berfungsi untuk peremajaan armada dan penyesuaian jumlah sumber daya manusia (SDM), serta menjaga kualitas layanan, ujar Manager Humas Batavia Air, Elly Simanjuntak. Elly mengatakan bahwa beberapa waktu lalu Batavia Air sempat melakukan pengurangan jumlah armadanya dari 37 menjadi 33 unit. Ada empat pesawat Batavia Air yang dikembalikan ke pemilik pesawat (lessor), yaitu dua Boeing 737-400 dan dua Airbus 320-200. Alasan dikembalikannya Boeing 737-400 itu lebih dikarenakan untuk menyeimbangkan antara jumlah pesawat dengan jumlah awak pesawat. Itu karena jumlah pilot yang ada tidak seimbang dengan total pesawat yang kita operasikan, tukasnya. Ditambahkannya, pengembalian dua pesawat Airbus 320 lebih disebabkan harga sewa pesawat yang sudah disepakati sebelumnya terlalu mahal dan sudah tidak sesuai dengan harga

pasar. Pernyataan Elly ini terkait berkembangnya kabar bahwa empat pesawat Batavia Air ditarik pihak lessor karena perusahaan mengalami krisis keuangan. Langkah ini bukan dikarenakan adanya krisis finansial dalam perusahaan Batavia Air, lanjutnya. Menurut Elly, langkah tersebut juga dilakukan dalam rangka penyeimbangan antara sumber daya manusia yang ada seperti pilot dan pramugari dengan jumlah armada yang sesuai. Dengan begitu diharapkan tidak menyebabkan terjadinya keterlambatan penerbangan. Pengurangan armada sekaligus bertujuan untuk meningkatkan on time performance (OTP) atau ketepatan waktu terbang, sehingga delay (keterlambatan) bisa ditekan, produktivitas dimaksimalkan sesuaikan dengan SDM, dan profitabilitas pun bertambah, lanjutnya. Menurut data sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, selama periode Januari-November 2011, dari enam maskapai di Tanah Air, tercatat ada tiga maskapai yang memiliki on time performance di atas 70 persen, yaitu Garuda Indonesia 84,36 persen, Batavia Air 72,08 persen, dan Air Asia 71,09 persen. Sekarang Batavia Air memiliki 33 armada terdiri dari 15 Boeing 737-300, sembilan Boeing 737-400, satu Boeing 737-500, satu Airbus 321, lima Airbus 320, dan dua Airbus 330. Dari keseluruhan armada tersebut Batavia Air 18 pesawat

milik sendiri, terangnya. Dia menambahkan, untuk kembali meningkatkan daya angkut pihaknya akan segera mendatangkan lima unit pesawau Airbus 320. Kedatangan kelima pesawat tersebut tengah disiapkan oleh tim yang dibentuk untuk menggantikan empat pesawat yang dikembalikan ke pemilik pesawat. Kelima pesawat yang akan datiang tersebut direncanakan mengisi rute Jakarta-Padang, Jakarta-Medan, Jakarta-Merauke, tuturnya. Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo mengatakan penambahan dan pengurangan pesawat bagi maskapai adalah proses

yang wajar dan rutin dilakukan sebagai salah satu strategi bisnis, sekaligus untuk peremajaan armada dan penyesuaian jumlah sumber daya manusia serta menjaga kualitas layanan. Pemerintah mendukung evaluasi pemanfaatan pesawat yang dilakukan maskapai, cetusnya. Dia menambahkan pengurangan dan penambahan pesawat itu merupakan hak masing-masing maskapai dalam rangka melakukan konsolidasi dan peremajaan pesawat, serta harmonisasi antara jumlah pesawat dengan pilot yang ada. Bagi pemerintah selaku regulator, yang terpenting adalah maskapai tetap mematuhi aturan, yakni rute-rute yang sudah diberikan tidak dilanggar, jelasnya. (Rm)

S

16 elebritis

Dewi Gita

Kerja Terus Maret lalu, Dewi Gita keguguran. Baginya itu bukan karena dirinya over kerja tapi takdir Tuhan. Ia pun siap beraktivitas lagi sebagai musisi dan seniman. “Ya udah, aku pasrah, kalau Allah izinkan anak ini jadi pasti jadi baik. Kalau Allah berkehendak lain, nggak jadi hamil. Sempat ngaruh kemarin, sedih sih,” ujarnya. “Tapi sekarang jadwal kerja sudah kembali normal, Alhamdulillah. Itu (anak) juga nggak diprogram. Alhamdulillah aku dapat aja, jadi diambil hikmah mau hamil dengan umur berkepala empat lebih atau apa. Next, tiga bulan ke depan,” imbuh istri vokalis Armand Maulana ini. Sejauh ini Dewi masih punya kontrak kerja sampai akhir tahun. Karenanya, dia tidak bisa diam dan mengalah pada keadaan. Sebagai artis profesional, semua tugas harus dituntaskan. “Kata dokter lima bulan setelah itu, aku bisa program hamil lagi. Ya tunggu isi badannya. Aku sih merasa sehat, nggak tahu di dalam (rahim),” tuturnya cemas. Untungnya, Armand tak menghalanginya beraktivitas. Ini komitmen yang dibuat sejak pacaran dulu. “Suami nggak membatasi meski sempat keguguran, karena dari pacaran suami sudah tahu dunia aku. Sangat nggak bisa dipisahkan dari menari, nyanyi. Jadi suami nggak bisa protes,” ujar pemilik empat album musik ini. ”Pas pacaran sudah keliling dunia menggelar tari dan promosi pariwisata Indonesia, dengan nyanyi keroncong,” imbuhnya. (Rm)

Jane Shalimar

Doa Sambil Nangis Jane mengaku ikhlas kehilangan Iko yang akan segera menikahi Audy. Dia hanya menyayangkan putusnya silaturahmi antara Iko dan keluarganya. Saat Iko Uwais dan Audy Item berbahagia menyongsong pernikahan mereka bulan ini, Jane Shalimar justru memendam kesedihan. Jane tak kuasa menangis mendapati kenyataan dirinya ditinggal nikah Iko, mantan kekasih yang pernah dipacarinya selama dua tahun itu. “Iko dan Audy, kalau kalian sudah ada komitmen satu sama lain, saling jaga. Dan mudah-mudahan awet, langgeng, seperti harapan semua orang. Aku cuma ingin bilang sama Iko, terimakasih aku dikasih kesempatan untuk nyayangi kamu,” ucap Jane, seraya menahan tangis. Kandasnya kisah asmara Iko dan Jane telah menorehkan luka mendalam bagi ibu satu anak itu. Apalagi, ramai terdengar kalau Audy adalah orang ketiga di balik kandasnya cinta Jane dan Iko. Kabar Iko dan Audy lamaran serta segera menikah justru diketahui Jane dari kelompok yang tidak menyukai dirinya pacaran sama Iko. “Aku tahu dari hater-hater aku yang bilang kalau Iko sudah melamar dan sebagainya,” ungkap Jane. Awalnya artis sinetron dan FTV ini mengaku sudah ikhlas dan tidak sakit hati lagi dengan Iko. Dia pun mendoakan hubungan Iko dan Audy lancar jaya. Namun kemudian, Jane menyayangkan sikap Iko setelah putus tanpa ada silaturahmi. Pasalnya, hal tersebut ditanyakan oleh keluarga besar wanita kelahiran 2 Juni 1980 ini. “Sangat menyayangkan sikap Iko yang sepertinya kok lepas begitu saja. Tidak ada omongan apa pun, main pergi saja. Padahal kan waktu berhubungan dengan aku, kita sudah saling kenal dengan keluarga masing-masing dan hubungan ini memang tidak main-main,” curhatnya. “Yang kusesali adalah kenapa main di belakang aku. Aku selama ini jagain dia, tapi kok kebalik aku yang dihancurin. Iko berubahnya drastis banget,” sambung Jane. Kekecewaan Jane dirasa sangat mendasar karena Iko tak mengacuhkan dirinya, sejak mulai datang sosok Audy. Padahal kala itu, Iko masih milik Jane. (Rm)

Daerah Perbatasan Dikucuri Rp 3,9 T

JAKARTA. Kemerdekaan Indonesia hampir 67 tahun, tapi kesejahteraan belum merata, khususnya di perbatasan. Tahun ini disediakan anggaran Rp 3,9 triliun untuk membangun daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia di Kalimantan. Catatan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan, dari 38 kabupaten yang terletak di wilayah perbatasan, sebanyak 27 kabupaten atau 72 persen tergolong miskin. Den-

gan kata lain, pembangunan nasional yang dilakukan selama ini faktanya belum menyentuh seluruh pelosok tanah air. Ketidakterjangkauan pembangunan menimbulkan sejumlah permasalahan di sana. Seperti keterbatasan transportasi, pelayanan sekolah, pelayanan kesehatan, tersedianya pasar, dan ketersediaan energi, ungkap Deputi Bidang Pengembangan Regional Otonomi Daerah Bappenas Aryawan Soetiarso Poetro. Menurut Arya, pemerintah pusat melalui Bappenas telah menganggarkan dalam rancangan kerja pemerintah sebesar Rp 2,2 triliun untuk pengembangan daerah tertinggal di wilayah perbatasan. Bap-

penas akan fokus pada pengembangan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di 27 kabupaten tertinggal. Namun, dana pengembangan tersebut masih dalam pembahasan dengan DPR. Dana tersebut baru dapat digelontorkan pada tahun 2013 jika disepakati DPR. Menanggapi kondisi perbatasan yang belum membaik, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menjelaskan, pemerintah mempunyai tiga prioritas untuk memajukan wilayah perbatasan Indonesia, yaitu di sektor perekonomian, pendidikan, dan kesehatan. Untuk sektor kesehatan, pemerintah akan melakukan pembangunan fasilitas kesehatan di pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Bahkan, pihaknya akan berupaya menaikkan APBN untuk bidang kesehatan di wilayah perbatasan. Kita akan coba tambah anggaran Rp 1 triliun untuk seluruh wilayah perbatasan di Indonesia,

tukasnya. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Sutrisno mengatakan, tahun ini disediakan anggaran Rp 3,9 triliun untuk membangun daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia di Kalimantan. Perbatasan darat Indonesia-Malaysia di Kalimantan membentang sepanjang lebih dari seribu kilometer. Anggaran tersebut untuk mengembangkan 39 kecamatan sepanjang perbatasan tersebut. Bagian dari tahapan pembangunan hingga 2025. Dimana akan dibangun 187 kecamatan di 38 kabupaten di 12 provinsi. Rencana induk 20112014 sudah melibatkan 111 kecamatan, katanya. Selain itu, kata Sutrisno, pembangunan infrastruktur juga akan dibarengi pembangunan pada sektor energi, pendidikan dan kesehatan. Pembangunan di perbatasan tersebut utamanya untuk membuka isolasi di daerah tersebut, terutama

daerah-daerah di Kalimantan Timur. Dikatakan, dengan menjadikan perbatasan sebagai beranda, Republik Indonesia meningkatkan citra dan wibawa di dunia internasional. Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional, Budi Susilo Soepandji mengatakan, prioritas perbatasan darat masih memiliki kerawanan karena banyak garis perbatasan yang belum disepakati secara tuntas. Dua kata kunci mengenai pembangunan daerah perbatasan, yaitu perekonomian wilayah perbatasan dan keamanan nasional. Menurutnya, masalah yang harus dibenahi pemerintah secara sinergi adalah sektor infrastruktur ekonomi di darat dan laut, untuk menjamin kelancaran pasokan keluar dan masuk daerah. Untuk mewujudkan semua itu diperlukan keinginan politik melalui pendekatan komprehensif dengan mengaitkan hukum, ekonomi, politik dan keamanan. (Rm)


09062012