Page 1

Selasa, 8 November 2011 12 Dzulhijjah 1432 H/13 Cap Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

Gubernur Emosional, Rakyat Berontak Ide nasionalisasi asset asal Malaysia, ditentang. Sesumbar Cornelis tak realistis. Rakyat perbatasan banyak bergantung hidup dari perkebunan. Jangan jadikan patok batas komoditas politik.

KALBAR. Patok perbatasan dan sesumbar nasionalisasi aset Malaysia yang dikemukakan Gubernur Kalbar, Cornelis, dianggap sebagai pengalihan isu akibat buruknya perhatian Pemprov terhadap perbatasan. Terlalu jauh pernyataan seperti itu. Mengancam investasi asing tidak boleh dilakukan karena implikasinya akan besar. Gubernur terlalu gegabah, emosional, kata Awang SoďŹ an Rozali, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (7/11). Pemprov dituntut bijak mengatasi persoalan perbatasan, terutama soal kemiskinan dan infrastruktur. Upaya untuk meminimalisir terjadinya kesenjangan ekonomi rakyat bisa dengan jalan lain. Awang sangat menyayangkan pernyataan Gubernur Kalbar menyikapi persoalan batas negara di Camar Bulan dan titik batas lainnya. Ancaman nasionalisasi investasi asal Malaysia terlalu berlebihan.

Halaman 7

Awang Sofian Rozali.JULIANUS RATNO

Jangan Terjebak Politik Patok Batas SINTANG. Ketua Forum Kajian Percepatan Pemekaran Pembangunan (FK3P) Timur Kalbar, Syeh Mukarram Bansir, menilai perbatasan kerap kali dijadikan ajang mencari popularitas, terlebih mendekati Pilgub. Kita harapkan masyarakat, khususnya di daerah perbatasan untuk tidak mudah terjebak. Perbatasan butuh pembangunan, bukan untuk kepentingan politik sesaat, ucapnya. Menurut Aam, biasa pria ini disapa, pembangunan di wilayah perbatasan masih jauh dari harapan. Kebutuhan dasar masyarakat yang sejatinya menjadi prioritas malah terkesan diabaikan. Kita lihat jalan, sudah layakkah. Belum lagi penerangan, kesehatan maupun pendidikan, hampir semuanya kurang perhatian. Alasan klasik, minim anggaran, ujarnya. Seharusnya, lanjut Aam, pemerintah

Syeh Mukarram Bansir

Kolom

Pilgub dan Konsolidasi Demokrasi Oleh Faisal Riza Menyongsong Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) ini tiba-tiba kenangan saya kembali ke awal gerakan reformasi. Saat itu kami tengah kencang-kencangnya diskusi soal wacana format kenegaraan kita untuk mengakhiri era sentralisasi yang selama ini tidak memberikan kemajuan bagi daerah, khususnya Kalbar. Perdebatan itu antara bentuk negara yang Federal atau otonomi daerah. Perdebatan itu saya rasakan saat pertemuan elemen gerakan mahasiswa di jakarta. Namun kemudian , akhirnya suara mahasiswa menyatakan sepakat memilih otonomi daerah sebagai konsep yang terbaik yang diharapkan mampu mengkahiri era pemusatan kekuasaan.

baik kabupaten, terlebih provinsi selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat, lebih agresif memperjuangkan anggaran untuk pembangunan di perbatasan. Jangan getol-getol karena ada maunya. Kemarin-kemarin kemana, sindirnya. Aam mengindikasikan isu perbatasan yang sedang marak di Kalbar pada saat ini ada kepentingan elit politik di dalamnya. Itu hanya ajang mencari popularitas. Wajar, sudah mendekati pemilihan kepala daerah, tukasnya. Aam menyarankan agar masyarakat lebih jeli dalam melihat maupun membaca isu yang berkembang. Jangan sampai permasalahan di perbatasan dimanfaatkan elit politik demi tujuan tertentu. Rasa nasionalisme masyarakat perbatasan jangan sampai dicederai oleh kepentingan elit politik. Perbatasan hingga saat ini masih jauh tertinggal. Butuh pem

JAKARTA. Ketua Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji, Marzuki Alie, menemukan ada tenda yang berada dalam kawasan Haji Indonesia dijual kepada jamaah haji dari negara lain. Tim pengawas menemukan dalam wilayah jamaah Haji Indonesia ditemukan dua tenda yang diisi oleh jamaah haji warga negara Malaysia dan satunya lagi tenda yang diisi oleh Warga negara Afrika,

- Bang Meng

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK

CABANG PONTIANAK

No. HP. 08115718811 Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

kata Marzuki Alie dalam rilisnya dari Mina, Senin (7/11). Berpindah tangannya dua tenda itu, menurut informasi yang didapat tim pengawas di lokasi kejadian karena ada pihak yang menjualnya kepada warga asing tersebut. Kejadian ini secara resmi sudah dilaporkan ke sektor dan sudah dibahas dengan maktabnya bahkan sudah pula disampaikan kepada Kepala Daerah Kerja (Kadaker)

pemerintahan Hj Juliarti yang melanjutkan program Terpikat Terigas kembali membuka akses jalan darat Ceremai-Temajuk. Sebelumnya, jalan itu sudah ditetapkan sebagai jalan strategis nasional kembali di buka Pemkab Sambas, kata Burnauddin. Mantan Bupati Sambas yang telah beberapa kali membuat gebrakan ini menjelaskan, dengan dibukanya kedua akses jalan darat perbatasan ini berarti sudah tuntaslah program pemerintah daerah membuka akses jalan darat perbatasan. Selanjutnya bagaimana Pemkab Sambas memotivasi semangat ma

Halaman 7

setempat tapi tidak satupun diantara petugas yang berani bertanggung jawab, ungkap Marzuki. Selain menemukan indikasi penjualan tenda, menurut Marzuki, juga ditemukan sejumlah tenda jamaah haji Indonesia yang sangat kotor karena muasasa-nya tidak bersedia membersihkan. Anehnya, kalau ada diantara tenda yang melanggar kontrak para muasasa-nya

cepat bertindak karena ini menyangkut dengan uang. Jadi ini kita anggap sebagai sikap yang tidak profesional dari para muasasa, ujar Ketua DPR RI itu. Lebih lanjut, Marzuki memuji kinerja sektor kesehatan di Posko Mina. Para medis sangat sigap dalam melayani jemaah, bahkan ada diantara dokter dengan cermatnya memprotes rendahnya

Halaman 7

Kapolda Kalbar, Unggung Cahyono bertukar cenderamata dengan Pemred Equator, R. Rido Ibnu Syahrie, Senin (7/11) di Graha Pena Equator. SYAMSUL ARIFIN

Kapolda Galang Sejuta Kawan

PUTUSSIBAU. Cuaca ekstrem yang tidak menentu menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu dilanda banjir. Sejumlah daerah dalam Kota maupun di sejumlah Kecamatan pesisir sungai Kapuas terendam. Hingga Senin (7/11) kemarin, debit air sudah mulai turun. Beberapa lokasi malah sudah t idak tampak lag i genangan airnya. Namun untuk kawasan lain di pesisir masih ada kecamatan-kecamatan yang terendam banjir, walau pun belum mengkhawatirkan.

PONTIANAK. Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Unggung Cahyono bersama jajaran Direktur dan Kabid di Polda Kalbar mengunjungi kantor sejumlah media massa. Di awal menjabat sebagai Kapolda ini dijalankan program Sejuta Kawan dan Satu Polisi Satu Desa. Untuk program sejuta kawan ini agar hubungan antara polisi dengan masyarakat dapat lebih dekat dan akrab karena polisi tidak saja sebagai penegak hukum, tetapi pengayom dan mitra masyarakat dalam mewujudkan situasi kondusif, kata Unggung saat berkunjung ke redaksi Equator, Senin (7/11). Dijelaskan Unggung, untuk program Satu Polisi Satu Desa merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih meningkatkan rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat. Program ini diharapan kepada setiap anggota yang ditugaskan nantinya di

Halaman 7

Halaman 7

Bennardy HN ARMAN HAIRIADI

CABANG PONTIANAK

Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

yang baik. Itu dikarenakan pembukaan akses jalan darat sangat membantu masyarakat perbatasan yang selama ini terisolir, kata Ir H Burhanuddin A Rasyid, Tokoh Masyarakat Kabupaten Sambas ditemui Equator, usai acara peresmian pembukaan akses jalan darat Ceremai-Temajuk belum lama ini di Temajuk. Dijelaskan Burhanuddin, semasa dirinya menjabat Bupati Sambas dua periode di tahun 2001-2011 telah membuka akses jalan darat Sajingan Besar. Alhamdulillah jalan Sajingan Besar telah berubah status menjadi jalan negara berkat perjuangan bersama. Dan di masa

Debit Air di Putussibau Berangsur Turun

Gubernur Emosional, Rakyat Berontak -- Kalau perut kenyang, bisa tenang.

HUMAS PT PLN

SAMBAS. Daerah yang pertama kali dibidik sebagai ajang politisasi patok batas adalah Camar Bulan di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Kabupaten ini tak bergeming. Justru menunjukkan pembukaan akses jalan menuju lokasi yang dulunya terisolir. Jalan darat itu yakni jalur Ceremai-Temajuk, Kecamatan Paloh yang dibangun di jaman kepemimpinan pasangan Hj JuliartiPabali. Langkah ini melanjutkan terobosan sebelumnya yang dilakukan H Burhanuddin A Rasyid yang membuka jalan Aruk, Sajingan Besar. Tentunya ini suatu prestasi

Banjir Dipengaruhi Cuaca Ekstrem

Injet-injet Semut

Dihimbau kepada pelanggan yang budiman, untuk dapat melunasi rekening listrik tepat waktu, dari tanggal 01 s/d 20 setiap bulannya. Rekening yang dibayar adalah satu-satunya sumber pendapatan PT PLN (Persero) Disamping itu juga, untuk menghindari sanksi pemutusan sementara dan biaya keterlambatan maupun pemutusan rampung. Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar. Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

Bukti Riil Dobrak Isolasi Perbatasan

Timwas Temukan Tenda Haji Dijual ke Asing

Halaman 7

HIMBAUAN PT PLN

Halaman 7

Ir H Burhanuddin A Rasyid, tokoh Masyarakat Sambas memberikan paparan dibukanya akses jalan perbatasan di hadapan BNPP, Lemhanas serta Bupati Sambas dan SKPD Pemkab Sambas.M RIDO MAWARDI

Mencermati Toga Opsi Kemendikbud

Sentralisasi Pendidikan Menunggu Daerah Siap Pemerintah diminta untuk melakukan pengkajian ulang (review) terhadap kebijakan desentraliasi, terutama desentralisasi di bidang pendidikan. Langkah apa yang harus ditempuh?

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan, sudah waktunya ada review menyeluruh tentang penerapan desentralisasi dan dampaknya pada kualitas pelayanan dasar terutama pendidikan. Munculnya wacana agar pendidikan segera disentralisasikan mengingat berdasarkan hasil evaluasi kualitas pelayanan dasar pendidikan tidak mengalami kemajuan signiďŹ kan setelah diotonomikan. Semua ini harus dimulai dengan revisi UU Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerin-

tahan daerah dan PP pembagian kewenangan dan urusan pusat dan daerah. Masing-masing opsi yang dikemukakan oleh pemerintah (Kemdikbud) tersebut sebaiknya harus disertai suatu payung hukum yang menunjang dan tidak bisa begitu saja menabrak aturan yang ada, kecuali aturan tersebut direvisi terlebih dahulu, terang Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini, Senin (7/11). Diketahui, ketiga opsi yang diusul

Sambas Rp 2.500,-

Sanggau Rp 3.000,-

Landak Rp 3.000,-

Halaman 7

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Selasa, 8 November 2011



Aspirasi Warge Kote Pontianak Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com

Maaf ya Pak, masalah ini bukan dalam ruang lingkup tugas Pemkot Pontianak, tapi ini urusan Dispenda provinsi dan Kepolisian. Tapi mudah-mudahan mereka baca keluhan Bapak. Tapi rasanya saya tak yakin kalau syarat sudah lengkap sampai lima bulan belum kelar. Mungkin ada syarat yang belum Anda penuhi. Maaf ya Pak, kalau di bawah kewenangan saya sudah saya perintahkan untuk diselesaikan.

W

ARGA

Kabinet Bingung Pemborosan negara, itulah kabinet yang membingungkan rakyat. Masa ada wakil menteri. 085246098304 23-10-2011

18.57

Hukum Direvisi Apakah benar hukum telah direvisi tentang permintaan penambahan penahanan kepada JPU Kejari Sambas oleh penyidik polres karena masa penahanan S oleh penyidik hampir habis. Dalam ketentun, aturan KUHAP disitu tertulis 20, 30 sampai 60 hari dan disambung lagi oleh penyidik JPU Kejari Sambas itu juga sama. Setelah itu, penyidik JPU mengajukan kembali permintaan penambahan tahanan ke Ketua PN sambas 20, 30 sampai 60 hari.Ini sangat lucu sekali. Permintaan penambahan tahanan oleh penyidik polres dan kejari cuma memberi tambahan tahanan ke penyidik selama 10 hari. Ada apa dengan jaksa? 085246778438 23-10-2011

M

17.32

ASALAH

T

ANGGAPAN

Di sekolah ada oknum guru moral dan akhlaknya bejat, karena stres banyak utang dan kredit-kredit lainnya yang harus dibayar, jadi sasarannya sendiri. 085246098304 4-11-2011

Harian

Jawa Pos Media Group

23.01

kin juga berlaku kalau junior harus menghormati senior. Akan tetapi di Jepang, selain itu yang menonjol adalah bahwa Senpai punya tanggungjawab mendidik Kohai. Di saat bawahan harus tinggal di kantor (menginap di kantor), maka atasan/ senior-pun ikut bersama. Kesalahan junior menjadi tanggungjawab s e n i o r. M a ka sering kali terjadi seorang menteri di Jepang mengundurkan diri, karena ada kesalahan bawahannya atau staf-nya. Jadi sering kita jumpai yang salah bawahan, tapi yang meminta maaf di depan umum adalah atasannya. Pada titik ini, saya berpikir

bahwa wajar saja Jepang bisa begitu cepat bangkit dari keterpurukan seusai perang dunia kedua. Bagi saya cerita di atas cukup jelas untuk menjawab, kenapa Jepang bisa bangkit begitu cepat dari keterpurukan. Saya kira alasan bahwa feodalisme dan benih korupsi yang ditinggalkan Belanda hanyalah menjadi alasan banci dari keburukan di Indonesia. Bagi saya, kita termasuk orang yang merugi jika kita tidak bisa belajar dari sejarah. Hemat saya, untuk membaikan Indonesia bukan hanya berhenti pada niat baik. Menjadi lebih penting adalah manifestasi dari niat baik tersebut dalam bentuk tindakan yang membaikan Indonesia. Saya memang sering kali dikece-

wakan oleh perilaku orang Indonesia yang mengkritik dan mengutuk atas segala keburukan yang ada, tetapi ketika ditawarkan jalan pintas untuk mencapai posisi atau kualifikasi tertentu, orang tersebut dengan senang hati melakukannya. Bukankah menjadi ironi jika suatu proses yang haram, yang tidak jujur menjadi alasan pembenar untuk membaikan negara ini?

Penulis adalah warga Kalimantan Barat

RUMAH KOS BU NUR Menerima Kos Khusus Putri, Mahasiswi dan Umum Alamat : Jl.Sungai Raya Dalam Komplek Sejahtera I Nomor B 21-22 Yang Berminat Silahkan Hubungi :

RUMAH KOS BU NUR

085750001798

PINDAH ALAMAT Mulai 11 September 2011 Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak



Digugu dan ditiru. Doktrin itu dibenamkan di otak kita tentang sosok guru saat kita masih berseragam sekolah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata gugu , menggugu diartikan mempercayai, menuruti, mengindahkan. Artinya secara garis besar bisa disimpulkan bahwa guru adalah sosok yang dipercayai, dituruti, diindahkan perkataannya oleh muridnya. Tentu dengan catatan, perkataannya yang baik, dapat dipertanggungjawabkan (tidak melanggar norma agama dan norma kebaikan yang berlaku di masyarakat). Ditiru, tentu saja perilakunya sebagai seorang guru. Perilakunya yang ditiru pun tidak terlepas dari norma agama dan norma yang berlaku di masyarakat. Lalu bagaimana dengan kasus oknum guru SD Negeri 8 Singkawang Utara, hingga membuat 13 siswanya trauma setelah dijewer dan disentil. Sementara di Kota Pontianak, puluhan siswa SD 56 Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat justru menggelar aksi damai di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Senin (31/10). Mereka menuntut eks kepala sekolahnya dikembalikan ke SD 56 tempat mereka menuntut ilmu. Kondisi miris justru terjadi di SMA Negeri 1 Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak. Akibat kekurangan ruang kelas, terpaksa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan di pondok. Patut dipertanyakan peran pemerintah saat ini. Pendapat Anda?

Beberapa waktu yang lalu saya mendapati sebuah fenomena yang unik, tetapi kerap kali terjadi. Fenomena itu adalah, dimana ketika saya melihat seorang anak umur empat tahun melawan perintah orangtuanya. Kejadian itu terjadi ketika orangtua si anak memarahinya, dan kemudian si anak balik melawan dengan mengatakan Eh mama ni marah-marah jak. Aksi saling jawab pun berlanjut. Orangtua si anak pun berbicara dengan nada tinggi seraya mengatakan, siape yang ngajarkan kau ni, ngelawan orang tua ngomong, comel kau ni. Tentu orangtua mana yang tak jengkel jika perintahnya dilawan. Bagi saya peristiwa ini tidak aneh. Saya malah mencurigai peristiwa tersebut. Dalam hati saya mengatakan, sepertinya ada yang tidak beres dalam kejadian tersebut. Bagaimana mungkin seorang anak umur empat tahun bisa memberikan perlawanan terhadap orang tuanya? Perilaku siapa yang ditiru anak tersebut kalau bukan orang terdekat dan setiap hari dilihatnya? Peristiwa di atas mengingatkan saya ketika melihat seorang anak yang menerima perintah untuk belajar dan pergi salat fardu ke masjid. Anak itu selalu menggerutu ketika menerima perintah itu. Umumnya, orang dewasa tentunya mengerti jika perintah salat fardu berjemaah ke masjid itu baik. Tetapi apa yang terjadi pada anak tersebut adalah sebaliknya, anak tersebut malah mempertanyakan perintah untuk pergi ke masjid. Anak tersebut menanyakan mengapa harus dia yang pergi, tetapi yang memerintahkan tidak ikut serta ke masjid?. Tentu pertanyaan itu dengan sangat mudah dibantah dan dipatahkan oleh orang tuanya. Anak tentunya tidak memiliki otoritas untuk memaksa sekalipun benar. Di sisi lain, orang tua terkadang gengsi dan memberikan pembenaran atas perintahnya itu, walau tidak disertai dengan tindakannya. Saya sendiri sangat tidak setuju dengan pendapat umum yang mengatakan, bahwa anak kecil itu polos. Bagi saya, anak kecil itu tidak polos, anak kecil juga sama halnya dengan manusia pada umumnya. Mereka juga bisa berpikir, juga bisa merasakan kesal, senang dan tentunya juga bisa bertanyatanya dengan ketidakadilan atau ketidaknyamanan yang diterimanya. Apakah baik perintah untuk belajar kita keluarkan, ketika kita sendiri dalam keadaan duduk santai dan sambil menonton televisi? Bagaimana mungkin perintah itu dengan baik bisa diterima si anak, jika kita juga tidak ikut serta menumbuhkan iklim keilmuan itu sendiri?. Saya jadi teringat ketika bertemu dosen saya pada hari Sabtu lalu. Dosen dan juga senior saya ketika masih duduk di bangku kuliah ini memang menjadi tempat yang enak bagi saya untuk bertukar pikiran. Dalam pertemuan itu, kita saling sharing dan bercerita tentang pengalaman masingmasing. Dalam pertemuan itu, akhirnya kami bercerita tentang OSPEK tahun 2006 yang pernah diselenggarakan oleh angkatan saya. Ketika tahun 2006, kebanyakan angkatan saya yang masuk kuliah tahun 2002 sudah banyak yang menyelesaikan perkuliahan. Kami memang belum menerima ijazah dan menjalani proses wisuda. Karena secara kebiasaan di kampus, yang memiliki kewenangan dan tanggungjawab untuk melaksanakan OSPEK tersebut adalah angkatan yang sudah kuliah minimal empat tahun, maka se-

cara otomatis penyelenggaraan OSPEK menjadi tanggungjawab angkatan kami. Ketika OSPEK itu dilaksanakan, saya sendiri tidak ikut serta dalam kepanitiaan dan proses OSPEK itu. Ketika OSPEK berlangsung, saya sendiri sibuk dalam penelitian indeks prestasi korupsi di Kalbar yang dilaksanakan oleh LPS-AIR. Tentunya hal ini bagi saya lebih menarik dan bermanfaat daripada ikut serta dalam OSPEK. Ket ika masih dicap sebagai junior, saya juga tidak suka di-OSPEK. Saya menganut prinsip untuk meninggalkan hal-hal yang banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Prinsip ini juga yang menjadi penyebab saya tidak akan melakukan hal serupa kepada manusia lainnya (khususnya kepada junior-junior saya di kampus). Bagi saya, hal ini adalah suatu bentuk pembuktian integritas dan niat akan membaikan kampus itu sendiri. Bagi saya, sangat aneh jika kita dahulu yang tidak suka dan melawan kala di-OSPEK, tetapi kita juga senang melakukan hal serupa pada orang lain. Kembali kepada proses OSPEK itu, saya mendapati cerita yang menggelikan dan begitu unik dari sahabat saya, Jamil. Ia menceritakan ketika temanteman angkatan berteriak dan bertanya kepada seorang mahisiswi baru tentang definisi hukum. Di luar dugaan, mahasiswi baru ini bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan baik. Menurut si mahasiswi, hukum itu tidak dapat didefenisikan. Seketika itu senior yang memberikan pertanyaan sontak terdiam. Menggelikan bagi saya, seorang senior terdiam dan tidak bisa memberikan penjelasan yang lebih baik tentang hukum kepada juniornya. Untungnya ketika peristiwa itu terjadi, Jamil langsung meng-handle hal tersebut agar senior dan juga panitia tidak kehilangan muka. Saya begitu kenal dan akrab dengan Jamil. Tentu seorang mahasiswi baru tersebut bukanlah lawan yang sepadan jika perdebatan atau diskusi tentang hukum itu dilakukan dengan seorang Jamil. Saya sampai saat ini masih sering tertawa terpingkal-pingkal ketika saya dan Jamil berbicara tentang hal itu. Selain lucu dan menggelikan, bagi saya peristiwa itu sendiri menggambarkan bahwa seorang senior tidak menggambarkan sikap dan perilaku yang pantas bagi seorang senior. Bagi saya, jauh panggang dari api jika kita ingin memajukan kampus, tetapi seniornya berperilaku seperti itu. Otoritas yang ada bukanlah untuk menindas dan menyakiti junior. Tentu akan lebih baik dan bermanfaat jika otoritas itu digunakan untuk membaikan kampus dengan cara memberikan bimbingan dan membantu menciptakan iklim keilmuan di kampus. Mungkin ada baiknya kita melihat kenapa orang Jepang terkenal bertanggungjawab dan mempunyai rasa malu yang tinggi, serta memiliki pengkaderan yang baik terhadap generasi mudanya. Dalam tulisan kali ini, saya kembali mengutip artikel yang ditulis Sapto Nugroho yang berjudul Pekerjaan Adalah Istri Kedua. Dalam tulisannya, ia menceritakan bahwa, dunia kerja di Jepang ada yang disebut Senior dan Junior. Senior disebut Senpai, dan junior disebut Kohai. Dimana-mana mung-

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI



ARIA TOUR

Hotel Garuda



Pak Wali Menjawab:

Oleh :Hendrasyah Putra

Jl. Pahlawan

08.08

Perintah Dari Kursi Goyang

Jl. Tanjungpura

 Tol Kapuas I

Assalamualaikum Pak Wali. Sebelumnya mohon maaf dulu saye, di Pontianak sekarang lagi digalakkan kendaraan atas nama sendiri/balik nama, tapi kok Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) ampe lima bulan belum jadi. Gimana kalau kita perlu uang mau dijual, gimana masyarakat mau minat kendaraannya balik nama kalau BPKB nggak kelar ampe setengah tahun. Contohnya keluarga saya, suaminya kena stroke perlu uang buat berobat. Sudah tiga bulan BPKB belum jadi, padahal motornya mau dijual nggak ada yang mau. Kalau pun ada yang mau, harga murah alasannya nunggu BPKB lama, jadi pembeli modalnya nggak bisa mutar, motor nggak bisa dijual. Minta tolong kejelasannya Pak.



HP:0819-5267-5378

082150474949 5-11-2011

HP : 0819-5267-5378

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

577868

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

Jl. Tanjung Sari No. 168 (A. Yani), Pontianak, Telp. (0561) 582829, 08164997885, 082149358778

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Kholil Yahya, Samsul Ari¿n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Kholil Yahya. Biro Mempawah: Al¿ Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu:Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

pontianak

Selasa, 8 November 2011

Jumlah Hewan Kurban Capai 1.366 PONTIANAK. Data hewan kurban yang dihimpun oleh panitia kurban Kemenag Kota Pontianak mencapai 1366 hewan. Jumlah ini merupakan angka fantastis dan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Alhamdullilah tahun ini, data yang terhimpun oleh panitia Kemenag Kota Pontianak sebanyak itu. Tahun ini Kota Pontianak mengorbankan sebanyak 1.366 hewan, terdiri dari 684 ekor sapi dan 682 ekor kambing, berarti kurban tahun lebih banyak dari pada tahun yang lalu, kata H. Sutarmiji, Walikota Pontianak, pada sejumlah wartawan, seusai melaksanakan salat Idul Adha bersama masyarakat Kota Pontianak, di halaman Kodam Pontianak, kemarin. Kalau 684 ekor sapi, berarti rata-rata 100 kantong itu sudah 60 ribu kantong. Kemudian kambing juga ada 684 ekor, kalau itu rata-rata 20 kantong, berartinya ada kurang lebih ada 70 ribu sampai 75 ribu kantong. Sedangkan orang yang berhak menerima daging kurban itu siapa saja boleh menerimanya. Kalau berkaitan

Masjid Al Amin Perumnas II Pontianak, di Hari Idul Adha 1432 H menerima hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Usai shalat Idhul Adha hari Minggu pagi kemarin, langsung dilakukan pemotongan hewan-hewan kurban tersebut yang dikoordinir oleh ketua yayasan Al Amin, Hari Aladin. Usai pemotongan hewan kurban di halaman masjid Al Amin ini, langsung dibagikan kepada warga Perumnas II, BTN serta warga lainnya yang berhak menerima yang memang sudah menunggu sebelum pemotongan. KHOLIL YAHYA dengan fakir miskin itu lebih jauh, kitakan angka kemiskinan hanya cumin 65 ribu. Jadi kalau memang diberikan kepada yang berhak lebih diutamakan, itu

Tekan AKI dan AKB Perlu Komitmen Bersama PONTIANAK. Secara umum Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) karena hamil di Indonesia masih tinggi, yaitu 307 berbanding 100.000 kelahiran hidup (SDKI 2002). Menurunkan AKI tidaklah mudah, karena penurunan AKI dan AKB tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja seperti Departemen Kesehatan. Namun perlu kerjasama semua pihak, melibatkan lintas sektor dan melibatkan masyarakat secara langsung sebagai pelaku dan sekaligus sasaran. Gerakan Sayang Ibu (GSI) merupakan salah satu upaya yang telah dilaksanakan dan menjadi gerakan nasional sejak tahun 1996. Namun, dalam perkembangannya gerakan ini perlu ditingkatkan kembali baik kepedulian maupun tanggung jawab masyarakat, LSM, swasta dan pemerintah, terang Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kota Pontianak, Darmanelly. Dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Pontianak agar bisa melaksanakan GSI. GSI bertujuan guna peningkatan kualitas hidup perempuan melalui berbagai kegiatan yang berdampak terhadap upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) karena hamil, melahirkan dan nifas, ungkapnya. Metode yang digunakan pada program ini, dengan melakukan peningkatan kefahaman pada keluarga dengan melakukan pendampingan dan penyuluhan. Selain itu juga diperlukan, pembentukan komunitas (kelompok masyarakat, red) yang terdiri-dari masyarakat sasaran, dan stakeholders untuk adanya bantuan asupan makanan bergizi pada saat progam dilakukan, stimulan dan mengurangi beban keluarga serta merangsang mereka. Sehingga secara mandiri mengupayakan perilaku sadar gizi. Dikatakan Darmanelly, program gerakan sayang ibu juga meliputi persiapan menghadapi kelahiran. Hal tersebut adalah hal terpenting sebab terkadang masalah ini cenderung diacuhkan dan baru dilaksanakan menjelang melahirkan. Dia mengatakan bahwa, dengan program gerakan Sayang Ibu ini semoga saja menurunkan angka kematian ibu dan bayi untuk daerah Kalbar. Kita tetap berupaya melakukan yang terbaik untuk ibu-ibu Kalimantan Barat, terangnya. Karena itu dia sangat berharap, perhatian terhadap ibu khususnya ibu hamil merupakan langkah penting untuk menekan angka kematian ibu, dan diharapkan Gerakan Sayang Ibu menjadi momentum untuk memerhatikan dan memprioritaskan peningkatan asupan gizi pada ibu hamil dan kesehatannya. Dengan demikian adanya lomba kecamatan sayang ibu tingkat provinsi ini bisa menekan angka kematian ibu dan bayi di Kalbar. (lil)

tidak akan terjadi. Kecuali, mereka memang tujuannya untuk mengumpulkan daging kurban, pergi kesana dan pergi kesini, tapi kalau hanya tidak kemana-

mana itu tidak ada masalah, tegasnya. Ditempat yang sama, ketua panitia kurban, H. Ibnu Masykur mengatakan hewan kurban yang terdaftar di Ke-

sekarang. Dengan ini saya berharap kepada masyarakat pada saat pembagian daging kurban nanti, harus tertib dan jangan sampai berebutan, itu kan me-

nimbulkan korban pingsan dan sebagainya. Jadi harus tertib, karena pasti dapat akan dapat pembagian daging kurbannya, harapnya. (lil)

Bidan Kampung Partner Penolong Kelahiran PONTIANAK. Angka kematian bayi dan ibu melahirkan selama ini menjadi hal yang menakutkan. Terlebih beberapa masalah itu sebagian besar disebabkan ibu hamil yang tidak melakukan persalinan di rumah sakit melainkan pada bidan kampung (dukun melahirkan, Red) yang notabene minim ilmu medis. Menurut Lismaryani Sutarmdji, Ketua TP PKK Kota Pontianak, saat ini diharapkan dukun menjadi partner bidan bukan sebagai penolong atas kelahiran pada ibu hamil. Saat ini dukun kita anggap sebagai mitra, katanya kepada Equator Senin (7/11). Dukun melahirkan, menurut Lismaryani, harus mengenal tanda resiko ibu hamil dan empat faktor keterlambatan penanganan ibu hamil yang akhirnya menjadi penyebab kematian ibu dan bayi. Empat faktor itu diantaranya terlambat menentukan diagnose (mendeteksi faktor resiko), terlambat merujuk atau mengirim ibu hamil ke

fasilitas kesehatan, terlambat mendapat transportasi dan terlambat mendapatkan pertolongan yang lebih memadai terkait tenaga kesehatan dan tempat pelayanan. Dia juga mengimbau, bila dukun menemukan ibu hamil diharapkan untuk segera memberikan saran. Seperti, mengimbau agar ibu hamil memeriksakan kehamilannya pada petugas kesehatan minimal 4 kali selama hamil. Kemudian mengimbau ibu hamil untuk bersalin kepada petugas kesehatan, dan menganjurkan ikut KB setelah melahirkan. Selain itu dukundukun tadi diharapkan bisa memberikan motivasi bagi ibu hamil. Motivasinya beragam seperti merencanakan dan menentukan tempat persalinan, memilih tenaga kesehatan terlatih untuk menolong persalinannya, menyiapkan transportasi, menyiapkan biaya persalinan serta menyiapkan siapa yang akan mendampingi bila melahirkan, bebernya. Karenanya, perlu dicari sebuah

Ketua TP PKK Kapuas Hulu Lismaryani Sutarmidji tampak hadir juga Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Arif Joni Prasetyo. KHOLIL YAHYA strategi yang dapat membuat kerjasama yang saling menguntungkan antara bidan dan dukun bayi. Dengan harapan pertolongan persalinan akan

berpindah dari dukun bayi ke Bidan. Dari data untuk kematian ibu di Kalbar ini saja cukup tinggi yakni 386 per seratus kelahi-

ran, melebihi nasional yang seharusnya 286 perseratus kelahiran. Tentunya ini faktor pelayanan yang kurang, tandasnya. (lil)

Kurban Mendekatkan Diri pada Allah PONTIANAK . Makna kurban tidak hanya sebatas berbagi pada sesama, namun banyak hikmahnya salah satunya dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Demikian ungkap ustaz Sobari, seusai memotong hewan

kurban sebanyak tujuh ekor sapi dan kambing, di Surau Nurul Hasanah, jalan Imam Bonjol Gang Garuda 1, kemarin. Menurut Sobari, kurban itu adalah hukumnya sunah dan kemudian sebelumnya Rasulullah juga melaksanakan

Positif DBD, Penderita Sebaiknya ke Rumah Sakit PONTIANAK. Walikota Pontianak, H. Sutarmidji meminta, seluruh warga Pontianak, membawa anggota keluarganya langsung ke rumah sakit. Apabila sudah terdeteksi DBD. Jika perlu, baru gejala saja sudah harus di bawa ke rumah sakit. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran DBD melalui gigitan nyamuk, ungkap dia, kemarin. Dia juga berjanji, akan memberikan pelayanan yang baik kepada penderita DBD. Sebenarnya segala jenis apapun, jika tidak bisa disembuhkan di rumah sebaiknya dirujuk ke rumah sakit. Pesan saya kepada petugas kesehatan untuk selalu memberikan pelayanan maksimal, tuturnya. Belakangan ini Kota Pontianak, secara

menag Kota Pontianak, hewan kurban berupa sapi sebanyak 684 ekor dan kambing 682 ekor. Kurban ini dilaksanakan selama empat hari, dari hari

terus-menerus diguyur hujan, ini akan menghilangkan jentik nyamuk yang bersarang. Tapi kalau hujan satu hari kemudian empat hari ndak hujan itu sangat bahaya, kalau hujan itu berturut-turut dalam satu minggu, itu tidak apa-apa, tambahnya. Dengan ini dia berharap, mudah-mudahan masalah DBD ini tertangani dengan baik. Kemudian yang penting jangan sampai ada korban jiwa. Saya minta supaya masyarakat begitu ada gejalanya, jangan di tunggu-tunggu, langsung di bawa ke rumah sakit. Kalau ada anak-anak pelajar mampu, tidak ada alasan untuk tidak dibawa ke rumah sakit. Karena mereka ada jaminan kesehatan kota, itu ada 22 ribu orang yang artinya semua yang miskin sudah tercover semua, imbaunya. (lil)

H. Sutarmidji. DOK

kurban itu, Nabi Ibrahim juga melaksanakan kurban. Nabi Ibrahim, saking taqwanya dan taat kepada Allah, sehingga dia tidak segansegan untuk mengorbankan anak itu Nabi Ismail. Tapi Allah tidak mendzolimi kepada mahluknya, maka digantikan dengan seekor kibas, cerita dia mengutip berbagai keterangan. Kalau Nabi Ibrahim berkurban yaitu setiap tahun, memotong 300 ekor unta, kambing 300 ekor, dan sapi juga 300 ekor. Maka Rasulullah mengatakan barang siapa yang sudah diberikan keluasan rezeki atau mapan kehidupan dan dia tidak mau berkurban, maka Rasulullah melarang jangan dekat kepada masjid, kutipnya. Itulah sangat pentingnya melaksanakan kurban, di samping berhubungan dengan Allah SWT dan berhubungan juga dengan manusia. Kalau kurban sunah itu boleh orang yang mengkurban memakan, hanya sedikit saja. Sedangkan kurban nazar haram dimakan oleh orang yang mengkurbankan, katanya.

Kemudian yang berhak menerima dalam kurban sunah yaitu, orang-orang kaya yang muslim dan orang yang fakir miskin. Sedangkan kurban nazar yang diutamakan adalah orang miskin. Dengan ini saya berharap bagi yang berkurban bisa menjadi ladang amal dan membentangkan hawa nafsu jahat yang masuk ke dalam hatinya, serta bertambah rezeki supaya tahun depan bisa berkuban lagi. Kemudian bagi masyarakat yang menerima kurban, tahun depan mudah-mudahan bisa berkurban juga, harapnya. Dia juga berharap kepada jemaah haji Kalbar, mudah-mu-

DIJUAL

Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis, Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar) Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas,

Hubungi : 0811 567 613

dahan mereka semua dijadikan oleh Allah SWT haji yang mabrur dan selamat sampai bisa kembali ke tanah air, sehingga bisa berkumpul sama keluarganya. (lil)


kalbar raya

4

Selasa, 8 November 2011

86,6 Ribu Warga Kalbar Menganggur PONTIANAK. Tingkat Pengangguran Terbuka ( TPT ) Kalbar pada Agustus 2011 sebesar 3,88 persen atau jumlah pengangguran 86,6 ribu orang. Kota Pontianak daerah tertinggi jumlah penganggurannya. Terjadi penurunan dibanding Agustus 2010 sebesar 4,62 persen. Daerah dengan TPT tertinggi adalah Kota Pontianak 7,26

persen dan Kota Singkawang 5,34 persen. Sementara TPT terendah di Kabupaten Kapuas Hulu 2,50 persen dan Kayong Utara 2,56 persen, ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, Yomin Tofri MA, ketika peluncuran Berita Resmi Statistik Perekonomian dan Ketenagakerjaan Kalbar di ruang rapat BPS Kalbar, Senin (7/11). Dia menjelaskan, Tingkat Par-

tisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kalbar berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) Agustus 2011 sebesar 73,93 persen dengan angkatan kerja sebanyak 2,23 juta orang. Menurut Yomin, angka ini lebih besar atau naik 0,76 poin dibanding Agustus 2010 sebesar 73,17 persen. TPAK tertinggi di Kapuas Hulu 77,48 persen dan Sekadau

77,26 persen. Sedangkan terendah di Kota Pontianak sebesar 63,87 persen dan Kota Singkawang 67,17 persen. Mengenai penyerapan tenaga kerja, dia memaparkan, didominasi sektor pertanian yakni sebesar 60,30 persen. Diikuti sektor perdagangan dan sektor jasa-jasa masing-masing 12,92 persen dan 11,79 persen. Sementara sek-

tor industri pengolahan hanya sebesar 4,17 persen. Jika dilihat menurut kabupaten/kota, persentase penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian tertinggi adalah Kabupaten Landak sebesar 82,16 persen. Dan Kabupaten Sekadau 81,36 persen, sementara terendah Kota Pontianak sebesar 6,19 persen, kata Yomin. Selain itu, Sakernas pada Agustus 2011 juga

menunjukkan persentase pekerja formal di Provinsi Kalbar sebesar 29,8 persen. Sedangkan informal sebesar 70,2 persen. Keadaan Agustus 2010 persentase pekerja formal 27,55 persen. Pekerja formal masih berada di sekitar daerah perkotaan yaitu Kota Pontianak sebesar 68,76 persen, Kota Singkawang 45,34 persen dan Kabupaten Kubu Raya 45,51

persen, jelas Yomin lagi. Jumlah pekerja dengan status pekerjaan sebagai buruh/karyawan/pegawai, pada Agustus 2011 naik dari 25,45 persen sebesar 567 ribu orang atau 26,41 persen. Selanjutnya pekerja tak dibayar/keluarga sebanyak 582 ribu orang atau 27,1 persen, dan berusaha sendiri sebanyak 376 ribu orang atau 17,5 persen. (jul)

Polda Diminta Ekspos Kasus Korupsi dan Gula

Sampah menumpuk di TPS Pasar Dahlia. ANTON PERDANA

Targetkan Retribusi Sampah Meningkat langsung ke kas daerah sebagai PAD, jelasnya. Diutarakan Utin pula, seluruh PAD yang diperoleh dari retribusi sampah, sebetulnya tidak cukup membiayai operasional DKP. Karena dalam satu tahun, DKP menghabiskan Rp15 hingga Rp17 miliar untuk operasional. Menanggapi keluhan masyarakat tentang kurangnya TPS, Utin mengatakan, menempatkan, TPS di tepi jalan sebetulnya tidak representatif. Selain estetika, meningkatnya volume kendaraan juga akan menyebabkan kemacetan. Sekarang kita upayakan mengurangi TPS dan hanya mengaktifkan TPS legal. Seperti di Pasar Tengah dan Jalan Imam Bonjol, masing-masing kita sediakan tiga tronton, ungkapnya. Namun ke depan, pihaknya masih menyusun formulasi baru. Di mana tidak ada lagi TPS di depan gang atau pinggir jalan. Kita akan sediakan tempat khusus seperti depot. Hal ini juga dilakukan agar menjadi kota-kota yang bersih, tambahnya. Kendala menambah TPS di Kota Pontianak juga datang dari masyarakat. DKP sering kesulitan mencari lokasi TPS, karena banyak masyarakat menolaknya. Pada beberapa kawasan kita justru kesulitan mendirikan TPS, karena masyarakat menolak. Padahal kita siap membangunnya, kata Utin. (sul)

PONTIANAK. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sampah meningkat. Tahun lalu, PAD dari retribusi sampah hanya Rp4 miliar. Tahun ini PAD dari retribusi sampah meningkat Rp5 hingga Rp6 miliar. Tahun lalu kita ditargetkan Rp3 miliar. Tapi bisa tercapai hingga Rp4 miliar, ungkap Utin. PAD dari retribusi sampah baru dua tahun terakhir memang mengalami peningkatan drastis. Itu pun setelah DKP bekerja sama dengan PDAM Tirta Khatulistiwa, menarik retribusi melalui masyarakat yang membayar rekening air leding. Patut diketahui, kerja sama yang dijalin DKP dan PDAM tahun 2010, sangat membantu sumber PAD Kota Pontianak. Pada waktu itu retribusi dari sampah kecil. Kemudian kita mencoba pola lain, dengan menjalin bekerja sama dengan PDAM dalam menarik retribusi sampah itu, katanya. Dijelaskan Utin, retribusi sampah dari masyarakat yang dibayar melalui PDAM, langsung masuk kas daerah. Sedangkan untuk membiayai operasional membersihkan Kota Pontianak, DKP tetap mengajukan melalui APBD yang dibahas antara eksekutif dan legislatif. Masyarakat harus tahu, retribusi yang dibayar bukan dikelola DKP. Tapi dari PDAM disetorkan

Polisi memeriksa gula ilegal di gudang Jalan Tani, Gang Keluarga I, Pontianak Timur. SYAMSUL ARIFIN

PONTIANAK. Kepemimpinan Kapolda Kalbar, Unggung Cahyono memberi harapan baru terhadap penegakan hukum di provinsi ini, terutama terhadap kasus korupsi dan penyeludupan gula yang selama ini masih belum mendapat tindakan tegas. Ketua Komisi A DPRD Kalbar, H Retno Pramudya SH MH mengharapkan Kapolda Kalbar yang baru, memiliki komitmen jelas untuk menegakkan hukum di Kalbar. Terutama terhadap penanganan kasus-kasus korupsi, penyeludupan dan narkoba. Menurut dia, banyak kasus-kasus korupsi di Kalbar yang berjalan di tepat, seperti kasus Bansos. Tidak satupun yang diproses sampai ke meja hijau. Selain itu ekspos dari Polda Kalbar terhadap penanganan kasus-kasus korupsi yang melibatkan pejabat di Kalbar juga terbilang tidak ada. Padahal

masyarakat sangat ingin tahu sejauh mana kinerja Polda Kalbar, tegas Retno kepada Equator, Senin (7/11). Politisi daerah pemilihan Sanggau-Sekadau ini juga mengharapkan, dalam proses penyidikan Kapolda jangan sampai tebang pilih terhadap penanganan kasus korupsi. Apalagi sampai dipeti es-kan, termasuk kasus penyelundupan gula. Uang yang di korupsi adalah uang negara yang juga milik rakyat. Secara otomatis rakyat yang dirugikan, ucap Retno. Memang, dia melanjutkan, dalam melakukan proses penyidikan tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah. Tetapi, jika sudah terbukti bersalah, maka harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Karena di mata hukum semua sama, tidak ada yang kebal hukum siapapun dia apakah pejabat,

pengusaha, tokoh masyarakat, semua sama. Selain itu, Retno yang juga Sekretaris DPW PPP Kalbar ini juga berharap Polda Kalbar bisa memberantas perjudian dan peredaran narkoba serta penyakit masyarakat lainnya, hingga sampai ke akar-akarnya. Begitu juga dengan para bandar narkoba juga mesti diberantas dan diberi hukuman maksimal. Narkoba adalah musuh kita semua, dan tidak ada kata maaf untuk narkoba dan para pelindungnya. Bandar-bandar besar harus diberikan tindakan hukum tegas, katanya. Komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini juga meminta Kapolda Kalbar yang baru, menindak pelaku penyeludupan seperti penyelundupan gula illegal dari Kuching, Malaysia. Selain itu banyak juga kasus kasus

illegal logging, illegal fishing, illegal mining dan trafficking yang juga harus menjadi prioritas dalam penanganannya. Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Kalbar, Krisantus Kurniawan, SIP MSi memberi apresiasi kepada Polda Kalbar yang berhasil membongkar dan menangkap penyeludupan gula illegal Jumat lalu. Kemudian telah P21 untuk penangkapan 11 ton gula di kompleks Mega Mall pada Juli lalu. Ini prestasi bagi kepolisian dalam memerangi kasus-kasus penyeludupan. Tapi, kita harapkan penegakan hukum terhadap kasus penyeludupan itu sampai ke akar-akarnya. Operasi atau razia baik di perairan maupun di darat harus sering dilakukan untuk memberatas penyelundupan gula yang selama ini masih terjadi, tegas mantan Ketua DPRD Sanggau ini. (jul)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH

Innovation for Tomorrow

C A S H B AC K s / d 2 5 J T

Daihatsu Daihatsu Sebar Sebar Hadiah Hadiah Terbesar! Terbesar! Tenor

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Dp R Rp. p. 13.680.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.530.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

Bunga

5,1

*

5

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

Tahun

%

Angsuran Cuma

Xenia 9jt an

DP Cuma Hubungi :



THERAPY

Kardiansyah 081257282270 085654400673

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

D I J U A L

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

2 Buah Rumah Jl. Tabrani Ahmad Gg. Serumpun 2 No. 8 di atas tanah 25 x 17 m Rumah I : 2 Tk LB : 191 M2 (5 Kmr, 2 WC, PLN 900 Watt, PDAM) Rumah II : 1 Lt LB : 50 M2

'3

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

AMBULANCE AM 24 J

MURA

Nego

Hubungi langsung :

280 jt Cashback s/d

25 jt

194 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381 / 085252465555

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

744880

Armada:

KIJANG INNOVA DALAM & LUAR KOTA PAK NARJI: 0813 5200 8339 PAK WAWAN: 0812 6527 366

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

SIMPAN IKLAN INI MANAKALA DIPERLUKAN

DISCOUNT 60% GARANSI

hubungi:

Gran Max Pick up

085245595501 081256661163

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp : (0561) 773672 HP : 0811563377

ANDA MAU PROFIT HARIAN? Daftar hari ini mulai besok dapat Profit 2%-6%/hari Via rekening Anda (Tanpa Merekrut) SMS “BERMINAT” Hp.081905109444

Xenia

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

Xenia VVT-i

DP mulai 10%

DP mulai 10 %

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

SUI JIN

ARIS TAXI Pontianak - Sanggau - Sintang

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp : (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau 081257488935 Kantor Cabang : Pontianak Jl. Ahmad Yani Kantor Pusat : No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Undangan & Souvenir tak

ce

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock)

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac

Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt

750 Jt

Rumah Minimalis

D PH FORD FIESTA

LUXIO

Rp. 950.000,-

Di Jual

RANGER RAS CABIN

-XWDDQ

Innovation for Tomorrow

Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “DAHSYAT “DAHSYAT” ” Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

Proses Mudah dan Cepat

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Office : 0561-721229

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Jl. Pak Benceng Gg Morodadi 3 LT 370 m2. LB 80 M2 (TYPE 80), 3 KT, 2 KM. Fas : Listrik 900 watt, PDAM dan Carvort. Jalan Masuk gang 6 meter, SHM hubungi:

0813 523 22540 (HARGA NEGO)

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

TYPE PICK UP APV SX Over Karimun Estillo Splash

DP 14.050.000.17.970.000.27.460.000.15.000.000.15.210.000.-

ANGSURAN 2.583.000.4.220.000.5.810.000.4.640.000.4.260.000.-

5000 3999 KAMARUDIN 0821 0813 4536 3777

Khusus menjual :

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin) Telp. (0561) 743999

Graha Pena Equator

Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5

Info

Selular

Google Cemas Hadapi Siri

jendela usaha

Selasa, 8 November 2011

Usaha Pembuatan Gitar Tak Sepi Peminat

Hadirnya ďŹ tur Siri yang terdapat di menu iPhone 4S, ternyata dianggap sebagai ancaman baru bagi Google. Google yang selama ini mendominasi pasar mesin pencarian rupanya sudah mulai was-was dengan adanya saingan baru dalam teknologi pencarian di internet. Beberapa ancaman seperti ditulis laman teknosidomi, sebelumnya juga lebih dulu hadir, seperti integrasi

Facebook dengan Bing sebagai default mesin pencari di situs jejaring sosial tersebut, serta atau real-time search yang dihadirkan oleh Twitter. Akan tetapi, dirilisnya Siri merupakan salah satu hal yang paling membuat Google cemas. Google Executive Chairman Eric Schmidt menyatakan, Apple telah merilis suatu pendekatan baru dalam teknologi pencarian melalui Siri, yaitu voice-activated search serta pemenuhan perintah yang dibenamkan dalam iPhone 4S. Meskipun dalam smartphone Apple mereka menggunakan Google sebagai default mesin pencarian, di lain itu juga memakai Bing sebagai pilihan lain bagi konsumen. Namun kenyataannya, yang membuat Google waspada adalah Apple telah mendesain Siri sedemikian rupa, dimana Siri bisa menggunakan Google jika seperlunya saja. Ini artinya, jika Anda bertanya pada Siri, maka Siri akan menggunakan web sebagai sumber daya terakhirnya, dengan melewatkan pencarian melalui Google sebagai default mesin pencarian, akan tetapi akan mengklaim jawaban terbaiknya melalui Wolfram Alpha, Yelp, atau web service lainnya. Secara alami, hal inilah yang membuat Google semakin was-was. Apalagi saat ini didukung dengan data yang mengklaim bahwa Google menguasai 44 % hasil pencarian menggunakan gadget mobile, yang menggunakan Android. Sedangkan Apple telah menguasai sekitar 27% pasar mobile di Amerika. Angka ini semakin meningkat setiap tahunnya, maka Google pun semakin panik dengan keberadaan Siri. (ts)

Icip-icip Otak-otak Ikan Bayam

Sayuran mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan balita. Semua vitamin dan mineral ditambah dengan protein, lemak dan sumber hidrat arang yang membentuk gizi seimbang yang bermanfaat untuk kembang balita. Masakan ini cocok bagi balita yang tidak suka sayuran. Bahan : 200 gram daging kakap yang telah diblender halus 75 gram santan kental 50 gram tepung terigu 1 butir telur ayam 75 gram keju parut 50 gram bayam di-blanching, dihaluskan Bahan yang dihaluskan : 10 butir bawang merah 5 siung bawang putih 1/2 sendok teh merica 1 bauh kaldu blok instan Bahan kulit lumpia : 100 gram tepung terigu 1 butir telur ayam 300 cc air sedikit garam Cara mengolah : 1. Kulit lumpia : campur tepung, telur dan air menjadi satu, aduk rata hingga licin, beri garam. Goreng dengan wajan anti lengket empat segi tipis-tipis menjadi 10 lembar, lalu dibagi 2, sisihkan. 2. Daging kakap setelah dihaluskan diberi bayam, telur, tepung sagu dan santan, aduk, masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan keju parut, aduk rata. 3. Ambil kulit dan isi adonan ikan, lalu gulung. 4. Goreng dengan minyak panas dan banyak sampai kuning kecoklatan, angkat. 5. Hidangkan dengan saos kacang. (rspkta)

Padahal banyak orang yang memiliki gitar, tapi jarang sekali yang bisa memperbaiki, apalagi membuatnya. Beberapa peluang memperoleh penghasi-

lan bisa didapat selain dari main gitar, seperti membuat gitar, mengecat gitar dan merawat/memperbaiki gitar. Salah satu yang menekuni usaha ini adalah Sunardi. Sebelum menekuni usaha gitar, warga Wonosari, Klaten, Jawa Tengah ini seperti ditulis laman idepeluangusaha, adalah buruh di usaha pembuatan gitar. Sunardi kemudian beranjak menjadi pemasar gitar. Setelah mempunyai modal yang cukup, akhirnya dia membangun usaha pembuatan gitar. Selama ini wilayah pemasaran produk kebanyakan masih di area Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saat ini ia menjajaki wilayah Jakarta. Salah satu strategi pemasaran yang ia jalankan adalah mengikuti pameran, seperti PKBL di JCC. Sunardi pun hanya mem-

Tips usaha

Produk berkualitas dan sesuai pesanan peminat jadi daya tarik meningkatkan omset usaha gitar. Sejumlah pelaku usaha ini sependapat kalau gitar elektrik dan akustik termasuk yang paling banyak peminatnya. Sangat sulit untuk mendapatkan panduan yang berkaitan dengan membuat gitar, mengecat gitar dan merawat/memperbaiki gitar. Seperti ditulis laman kirarashop, kualitas gitar yang diproduksi dipengaruhi dari proses pembuatannya. Setidaknya ada sembilan langkah dalam membuat gitar. Dimulai dari memilih bahan terbaik, membuat desain sesuai keinginan customer, membuat pola (template) pada body, headstock dan neck, kemudian membentuk body dan pola tadi pada bahan kayu yang dipilih dengan

produksi dua macam gitar, yaitu gitar akustik dan gitar listrik. Variasi harga gitar antara Rp 80 ribu ‒ Rp 400 ribu. Menurutnya, permasalahan dalam menjalankan usaha pembuatan gitar adalah beberapa b a h a n pembuatan gitar sepe r t i grip, atau putaran senar masih harus impor. Untuk bahan kayu, ia biasanya memakai kayu sengon dan sonokeling yang b i s a didapat dari Solo. Sedangkan bahan senar gitar didapat dari Bandung. Lain halnya dengan Miftachul Falaq, warga Mojokerto, Jawa Timur. Dari sekitar pukul 09.00

hingga 17.00 sore, Falaq dan keenam rekannya membuat gitar. Falaq seperti dikutip dari laman garudamagazine, bersama rekan-rekannya menyelesaikan satu custom-made g itar dalam t ig a minggu. Dengan membayar paling sedikit sepersepuluh dari harga aslinya, siapa yang tidak tergiur untuk memiliki gitar buatan Falaq dan kawan-kawannya. Falaq memang memiliki keahlian untuk membuat gitar kelas dunia. Sekitar enam tahun lalu ia bekerja di sebuah pabrik gitar dari Korea di Surabaya. Di situ ia buk a n sekad a r mencari nafkah, tetapi juga menyerap dengan seksama seluruh proses pembuatan instrumen musik itu. Setelah 14 bulan disana, ia merasa siap untuk melakukan hal yang sama namun dalam skala yang jauh lebih kecil. Setelah Falaq bersama kawan-kawannya beberapa kali berhasil membuat gitar yang memadai, ia memutuskan untuk mendalami usaha tersebut. Namun Falaq memerlukan modal untuk

membeli peralatan dan sarana produksi lainnya seperti gergaji dan pemoles listrik tubuh gitar dan lain-lain. Ia kemudian mengajukan pinjaman ke koperasi setempat, yang lalu mengusulkan ia mempersiapkan sebuah proposal untuk diteruskan ke kantor Garuda Indonesia di Surabaya. Dari bengkel kerja yang kini seluas kurang-lebih 200 meter persegi digunakan untuk menampung tempat pembentukan tubuh gitar, ruangan untuk mencoba gitar sekaligus showroom , dan pengecatan dan pengeringan serta pemolesan, dihasilkan sekitar 40 gitar dari pelbagai jenis dalam sebulan. Omzet saya kira-kira Rp 40-50 juta sebulan dengan keuntungan yang lumayan setelah dipotong bahan baku dan tenaga, kata Falaq.Kecuali senar beserta putarannya dan elemen listrik, semua bahan didapat secara lokal, termasuk kayu mahoni yang merupakan faktor penentu kualitas suara gitar. Saya bukan lagi produsen custom-made guitars. Justru ini yang saya ingini, membuat gitar sesuai pesanan. Saya menekankan kualitas, bukan kuantitas seperti yang dikejar pabrik gitar, jelas Falaq. (yn)

Gitar Elektrik dan Akustik

menggunakan bandsaw. Selanjutnya, membuat lubang yang dibutuhkan sesuai kebutuhan, yaitu lubang tremolo, lubang pickup, lubang drill, lubang bridge dan truss rod dengan menggunakan router table. Kemduian, membuat lubang sambungan antara neck dan body (bolt On)dengan menggunakan router bit Langkah berikutnya, membuat fret board dengan gergaji yang biasanya telah didesain sendiri oleh para pengrajin. Untuk pengeleman, bahan kayu dan bahan yang perlu dilem, gunakan lem epoxy+hardener dengan kualitas terbaik dan ditambah campuran sendiri. Langkah terakhir adalah finishing. Dimulai dengan pengamplasan menggunakan mesin, dipoles dengan campuran thinner dan dempul,

kemudian diamplas lagi dengan amplas paling halus, dan terakhir dicat semprot sesuai keinginan customer. Proses yang hampir serupa juga berlaku pada pembuatan gitar akustik. Seperti dilitip dari laman nadaitu, ada enam tahapan yang harus dilalui. Pertama, adalah tahap awal (pembuatan body). Pada tahap ini, pilih bahan dari kayu cyprus dan triplek. Triplek dipotong panjang sesuai ukuran, kemudian dihaluskan menggunakan mesin. Setelah halus dimasukan ke dalam cetakan lalu dijepit dengan klem kecil, kemudian dipasang klose lalu dijemur. Setelah kering selanjutnya dipasang krem (tulang-tulang) dengan lem lalu dijemur lagi. Setelah kering dan triplek telah terbentuk lalu dilepas dari cetakan, kemudian dipasang palang.

Setelah pemasangan palang selesai, dilanjutkan pemasangan triplek besar pada bagian depan dan belakang menggunakan lem kayu, kemudian dijepit dengan klem besar lalu dijemur sampai kering. Setelah kering triplek bagian depan dan belakang dipotong mengikuti bentuk gitar. Proses terakhir dari tahap awal ini, adalah membentuk lubang resonansi sesuai ukuran. Sedangkan pada tahap pembuatan neck (stang gitar), pilihlah bahan dari kayu mahoni, waru atau maple. Bahan tersebut dikeringkan dengan sinar matahari atau menggunakan oven. Kemudian kayu dibentuk sesuai bentuk neck (stang). Tahap ketiga adalah penyambungan body dan neck. Neck disesuaikan dengan body, setelah sesuai kemudian disatukan dengan lem dan dipaku. Setelah itu, dihaluskan kemudian dipasang kreplang (ďŹ ngerboard) dengan menggunakan lem. Berikutnya adalah proses penghalusan atau pendempulan. Setelah body dan neck dipasang, tahap yang harus dilakukan selanjutnya adalah proses penghalusan atau pendempulan gitar dengan amplas kasar, kemudian didempul lalu dijemur sampai

kering. Setelah kering lalu diamplas kembali dengan amplas nomer 120, kemudian bagian neck dilubangi untuk memasang senar kemudian disending (tiner dan pengeras) sebanyak dua kali lalu dijemur kembali. Setelah kering diamplas kembali dengan amplas nomer 240 supaya lebih halus. Tahap kelima adalah pembuatan block (tempat senar). Bahan dari kayu dibentuk sesuai dengan contoh atau sesuai pesanan yang diinginkan (tidak ada patokan). Cara menempelnya menggunakan lem dan disekrup. Bentuk (model) tergantung seri gitar yang akan diproduksi. Tahap akhir ialah ďŹ nishing. Dimulai dari pengecatan, dilapisi dengan melamine dan dikeringkan dengan oven agar tidak terkena debu, pemasangan kawat (krep), pemasangan block, pemasangan breh atas dan breh bawah (bahannya terbuat dari plastic), pemasangan list (dari mika dengan lem castol atau dengan spidol besar), pemasangan steamer, senar, merk, kemudian dibungkus dan di-packing (biasanya satu packing beris enam buah gitar). Selanjutnya dikirim sesuai kota tujuan. (yn)


6

sosialita

Selasa, 8 November 2011

Ciptakan Partisipasi dan Kesejahteraan Masyarakat SJD

Firdaus Terpilih Aklamasi PONTIANAK. Hasil musyawarah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sui Jawi Dalam (SJD) Kecamatan Pontianak Barat, di Hotel Kartika, Jumat (4/11) berakhir penuh khidmat. Dr Firdaus Zar in MSi, secara aklamasi dipilih menjadi Ketua LPM SJD Pontianak Barat periode 20112014. Alhamdullilah hasil dari m u s y -

Firdaus Zar in.

awarah LPM SJD Pontianak Barat, saya terpilih sebagai Ketua LPM SJD dalam periode 2011-2014. Dengan ini, saya sangat berterima kasih pada p e m e r i n t a h a n Ke l u r a h a n , Ketua RT, Ketua RW, dan masyarakat SJD. Karena telah memilih dan memercayakan diri saya sebagai Ketua LPM SJD Kecamatan Pontianak Barat, secara aklamasi, kata Firdaus, pada Equator, Minggu (6/11). Firdaus juga berjanji, akan menjaga amanah yang telah dititipkan masyarakat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, menciptakan partisipasi dan kesejahteraan masyarakat SJD sendiri, ungkapnya.

Dikatakan Firdaus pula, akan menjalankan seluruh program kerja yang sudah diamanatkan oleh peserta sidang dalam rapat kerja lalu. Karena tim formatur akan diberikan kesempatan selama satu bulan, untuk menyusun susunan kepengurusan LPM sendiri, jelasnya. Lebih lanjut Firdaus menjelaskan, dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi di tingkat pengurus LPM Kelurahan SJD, untuk membenahi administrasi dan m e n g i nve n t a r i s i r S u m b e r Daya Manusia (SDM). Selanjutnya, baru melangsungkan konsolidasi pada tingkat RT dan RW. Kita akan bersilaturahmi

pada RW dan RT. Mungkin kalau waktunya panjang, kita akan bersilaturahmi ke 27 RW, yang di bawahnya ada RTRT. Jadi kita akan berdiskusi, mungkin apa masalah yang perlu kita kerjakan dan kita selesaikan, katanya. Sebagai mitra pemerintah, Firdaus menuturkan, LPM akan berupaya menyukseskan program-program yang sudah disusun pemerintah itu sendiri. Dengan inilah, peran-peran pemerintah yang perlu harus dikerjasamakan ke LPM, untuk membantu pemerintah sendiri, ujarnya. Pada kesempatan ini, Firdaus juga merencanakan, akan membuat peta untuk menginfalisirkan masalah-masalah

SJD itu apa, misalnya keluhan masalah sampah. Tidak salahnya, kalau kita mendukung program pemerintah Kota Pontianak dalam hal sampah. Seperti bagaimana kita di SJD menyediakan tong sampah, agar masyarakat cinta kebersihan, ungkapnya. Sekretaris KONI Kalbar ini juga mengakui, SJD masih menempati posisi tertinggi pasien yang menderita DBD. Masalah ini, kita harus memberi peran apa. Apakah kita harus sama-sama masyarakat melakukan pembersihan saluran air di parit-parit, dan mengaktifkan gotong-royong bersama pemerintah Kelurahan, untuk memberantas penyakit DBD, katanya.

Sementara itu, H Edward Tobing, salah seorang masyarakat SJD mengatakan, terpilihnya Firdaus Zar in sebagai Ketua LPM Kelurahan SJD Kecamatan Pontianak Barat ini, adalah sangat tepat. Karena selama ini, tingkat kepedulian beliau kepada masyarakat di Kelurahan SJD sendiri sangat baik, baik dalam kesusilaan, dan juga membantu membangun serta membina kepemudaan dalam bidang olahraga dan keagamaan. Mudah-mudahan setelah terbentuknya kepengurusan LPM Kelurahan SJD 20112014 ini, semua anggota LPM bisa bekerja sama dengan baik, untuk kemajuan Kelurahan SJD sendiri, harapnya. (hakim)

Elang Perkasa Dragon Boat

Masa Depan Olah Raga Dayung Kalbar donesia (PODSI) Kalbar, Abdi Nurkamil Mawardi, kepada Equator, Kamis (03/11). Lanjutnya, dengan dibentuknya tim baru ini bukan berarti olahraga dayung tradisional seperti bidar ditinggalkan. Justru itu dari olahraga tradisi ini lahir dragon boat di Kalbar. Karena memandang peluangnya sangat besar baik di tingkat Nasional maupun Internasional. Buktinya nyata, prestasinya cukup baik dengan seringnya menjuarai lomba sampan kelas drgaon boat di tingkat

PONTIANAK. Kehadiran Elang Perkasa Dragon Boat, diyakini dapat mendukung cabang olahraga dayung di Kalbar. Apalagi sejumlah prestasi bertaraf internasional, berhasil dipetik Elang Perkasa Dragon Boat. Tim dayung dragon boat ini merupakan yang pertama kalinya dibentuk di Kalbar. Hal ini menjadi motivasi supaya yang lain dapat membentuk, sehingga menjadi bagian aktivitas, olahraga dayung di Kalbar, ungkap Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh In-

Internasional. Diantaranya juara Putra Jaya Dragon Boat di Kuala Lumpur tahun 2010. Juara pada Sabah Dragon Boat tahun 2011. Kita juga kembali diundang pada event Surabaya Dragon Boat dan Singapura Dragon Boat. Selain itu, PB PODSI sudah berwacana dan berniat untuk mengadakan event Dragon Boat Internasional di Kalbar. Karena itu, tidak salah PODSI Kalbar menyiapkan diri untuk menyambut event bergengsi tersebut, tambah Abdi. Kalbar yang dikenal sebagai

provinsi seribu sungai memang cocok sekali untuk pengembangan olah raga dayung ini. Sudah saatnya olahraga tradisional menjadi olahraga prestasi. Apalagi peluang medali olah raga dayung di setiap cabangnya cukup besar. Dengan demikian sudah saatnya pemerintah memerhatikan cabang olahraga ini, tanpa membeda-bedakan dengan cabang olah raga yang lainnya. Tentu kita sendiri dari PODSI terus berbenah dengan akan mengadakan pembinaan pada tim dayung yang ada di

kabupaten/kota. Untuk sekarang kita bersyukur dengan sudah dibelinya dua dragon boat. Tentu ini akan bisa meningkatkan kualitas pendayung di Kalbar, jelas Abdi Kedepan kita berharap ingin pemerataan tim dayung di Kalbar. Jadi tidak terkesan olah raga dayung di Kalbar ini didominasi oleh beberapa kabupaten dan kota saja. Semoga perhatian pemerintah terhadap olahraga ini semakin besar, harap Abdi yang juga Sekretaris Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) ini. (kiki)

Pengurus PODSI Kalbar dan para pendayung berfoto bersama beberapa waktu lalu.

Angkatan Keempat Prodi MMA Pertanian

Berbagi Kasih, Sembelih Hewan Kurban

Para angkatan keempat Prodi MMA foto bersama di Fakultas Pertanian. Pemotongan hewan kurban berupa sapi, dan kambing ini dilakukan di fakultas pertanian dalam meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah. Kita coba belajar keikhlasan, bagaimana Nabi Ibrahim ha-

PONTIANAK. Momentum Hari Raya Idul Adha, ternyata dipergunakan Mahasiswa Manajemen Agribisnis (MMA) Fakultas Pertanian Untan angkatan keempat, berbagi terhadap sesama.

rus mengorbankan anaknya, meskipun itu diganti oleh Allah. Nilai filosofisnya yang ingin kita ambil dari sejarah tersebut, kata Ketua Tingkat Magister Manajemen Agribisnis, Ryfal Akbar, pada Equator

Minggu (6/11). Untuk hasil kurban ini pun akan dibagikan kepada panti asuhan dan pesantren dalam menjalin silaturahmi antar sesama. Rifal juga mengatakan, untuk kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar semua ikatan mahasiswa MMA. Saat ini untuk mahasiswa prodi ini berkisar 100 orang, tergabung dalam prodi ini. Kini untuk mahasiswa MMA didirikan pada tahun 2008, sekarang sudah angkatan yang ke empat. Fakultas pertanian juga kini sudah membuka

program S2 untuk Magister Manajemen Agribisnis. Meskipun MMA ini baru berdiri 2008. Kita berharap para mahasiswa setelah dari sini, dapat mempersiapkan dan mendamping i pelaku ag ribisnis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya dalam pertanian, kata Erlinda Yurisinthae, Ketua Prodi MMA Fakultas Pertanian Untan. Menurut Erlinda, di pertanian ini untuk prodi MMA ini memang pertama kali. Prodi ini sengaja memang

dibuka karena melihat prospek pertanian yang sangat maju dan menjanjikan untuk daerah Kalbar, sementara untuk tenaga-tenaga kerja belum banyak. untuk itupun ini dijadikan peluang bagi lulusan MMA agar bisa terjun ke masyarakat. Lanjut Erlinda bahwa MMA ini masih baru dan memang belum dikenal masyarakat secara keseluruhan, untuk itu pun kedepannya mereka akan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Nanti bulan Januari 2012

kita lakukan seminar untuk membedah atau mencari model spesifik perkembangan agribisnis di Kalbar, lanjutnya. Ditambahkan juga oleh Sekretaris angkatan keempat MMA, M. Rifani berharap, untuk kedepannya semoga kegiatan ini menjadi tradisi yang bisa laksanakan secara terus menerus. Semoga ini membuat kita antar semua angkatan untuk selalu akrab menjalin silaturahmi dan untuk pengorbanan kali ini pun kita tetap selalu bisa berbagi, harapnya. (topik)

Lomba Sayang Ibu Tingkat Provinsi

Pontianak Tenggara Siapkan Persembahan Terbaik KEBERHASILAN Kecamatan Pontianak Tenggara, mewakili Kota Pontianak mengikuti lomba Kecamatan Sayang Ibu (KSI) tingkat Provinsi Kalbar patut mendapatkan apresiasi semua pihak. Kendati baru seumur jagung, Kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya ini berkomitmen memberikan persembahan yang terbaik bagi Kota Pontianak. Sumber daya manusia yang berkualitas, merupakan kunci dari keberhasilan pembangunan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Karena itu, pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak pembuahan bayi dalam kandungan, balita, anak, remaja, dewasa sampai dengan lanjut usia, kata tim penilai dari Provinsi Kalbar, yang dipimpin oleh Sri Jumiadatin, dari Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Kota Pontianak, pada Equator. Senin (7/11).

Dikatakan Sri, pembentukan dan perkembangan otak dimulai sejak bayi dalam kandungan sampai dengan berusia tujuh tahun. Karena itu peningkatan kesehatan ibu, dan anak merupakan faktor paling strategis untuk meningkatkan mutu SDM. Selain itu, ia juga mengatakan, revitalisasi gerakan sayang ibu tersebut pada intinya mencakup ekstensifikasi yaitu memperluas jangkauan program ke segenap lokasi sasaran sehingga cakupan kabupaten/kota yang melaksanakan semakin memadai. Dijelaskan Intensifikasi yaitu dengan cara meningkatkan variasi kegiatan yang semakin terintegrasi, institutional yaitu dengan memperkuat jajaran pelaksana yang bergerak di bidang Gerakan Sayang Ibu (GSI), agar dapat melembaga dan terintegrasi dengan berbagai kegiatan lainnya di setiap wilayah. Ditetapkannya Kecamatan Ponti-

anak Tenggara sebagai KSI karena kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya ini menunjukkan dengan adanya komitmen politis dari kecamatan dan desa melalui pembentukan satgas GSI kecamatan dan desa. Beberapa hal menurutnya yang sangat penting dalam pelaksanaan GSI adalah peningkatan pengetahuan masyarakat terutama keluarga tentang perlunya pemeliharaan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin , ibu nifas, ibu menyusui dan bayi, serta manfaat pertolongan persalinan yang dilakukan oleh bidan desa atau tenaga kesehatan lainnya. Peningkatan keterlibatan suami dalam pemeriksaan kehamilan sehingga suami juga mendapatkan informasi tentang berbagai hal yang menyangkut kesehatan dan persalinan, ungkapnya. Sementara itu, Camat Pontianak

Para undangan ketika menyanyikan lagu Indonesia raya. Tenggara, Kiswanta S IP mengatakan, GSI ini butuh kebersamaan dan sudah selayaknya tidak menyepelekan nilai-nilai luhur adat istiadat. Masyarakat ada punya kearifan untuk memberikan perhatian lebih pada perempuan yang hamil dan melahirkan, bahkan perhatian itu sudah melembaga melalui ritual-ritual adat, jelasnya. Nilai-nilai adat istiadat kata dia sudah dilaksanakan mulai

saat seorang perempuan hamil sampai mereka melahirkan. Menurutnya di Kecamatan Pontianak Tenggara sudah ada kepengurusan gerakan baik di tingkat kecamatan maupun tingkat desa berupa Satgas GSI serta organisasi pendukung seperti kelompok suami siaga, kelompok donor darah dan ambulans desa. Pihaknya berharap organisasi yang sudah dibentuk ini dapat berjalan dengan baik karena GSi

ini perlu keterpaduan gerak dan kerjasama dari berbagai unsur masyarakat. Selain itu juga disampaikan juga oleh Arif Joni selaku Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak mengatakan bahwa mereka akan tetap terus membantu dan mendukung kegiatan dari GSI dalam meningkatkan kualitas kehidupan bagi ibu. Ibu inikan sebagai pilar bangsa, sudah seharusnya kita beri perhatian khusus kepada mereka, tambahnya. (topik) Kiswanta SIP, Camat Pontianak Tenggara.

BANTUAN MODAL Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : • • • • • •

Deny Jaiz Hadi Solihin Uray Kantor

: : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 085345038038 0561-7092490 0561-721229

JUAL RUMAH

JUAL TANAH

JUAL RUMAH

SINTANG

Perumnas II, Gg Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (meteran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub : 08125726674/081345979784

Jl. Parit Wak Lijah Nipah Kuning, SHM No 315. Luas 6400m2 (20mx320m). Hrg Rp 650 jt (Nego). Hub: 081522646767

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

SANGGAU

BENGKAYANG

BENGKAYANG

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

Bantuan modal Usaha UKM maksimal 20 jt info klik www.ugminside.com

Komp Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

SAMBAS

PEMANGKAT

MELAWI

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

SINGKAWANG Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

IKLAN BARIS PAKET 25X TERBIT 2 Baris Rp. 100.000 3 Baris Rp. 150.000


7

sambungan

Pemkab Giat Inventarisasi Adat BENGKAYANG. Akhir-akhir ini masyarakat Kabupaten Bengkayang semakin sadar akan pentingnya organisasi yang mengatur di dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini telah banyak organisasi kemasyarakatan mengenai adat dan budaya, seperti DAD (Dewan Adat Dayak), MABT (Majelis Adat dan Budaya Tionghoa), MABM (Majelis Adata dan Budaya Melayu) dan banyak lagi. Karena itulah seiring dengan perkembangan zaman dan atas kesadaran masyarakat yang semakin tinggi akan pentingnya suatu organisasi, Pemerintah Kabupaten Bengkayang melaku-

kan inventarisasi dan kajian mengenai adat dan budaya. Agustinus Naon, Wakil Bupati Bengkayang mengatakan, sejak kedatangan suku Dayak Iban di Bumi Sebalo, belum pernah memperkenalkan secara resmi kelembagaan dan fungsionaris Dayak Iban. Keberagaman ini menunjukkan fakta bahwa kita adalah satu di dalam kebinekaan. Bukan hanya sekedar mengakui tetapi lebih dari itu, terang Naon ditemui di Seluas, belum lama ini. Naon menjelaskan, Pemkab Bengkayang menyediakan SKPD yang tugas dan fungsinya menyangkut kelembagaan dan

fungsionaris adat. Dengan adanya Temenggung, Patih dan Tuai Rumah Dayak Iban, akan menjadi patner dan fasilitas untuk menggali, menginventarisasi, dokumentasi dan publikasi keanekaragaman seni serta budaya sehingga menjadi kreasi yang bermanfaat bagi Kabupaten Bengkayang di masa akan datang. Apalagi saat ini Pemkab Bengkayang sedang giat-giatnya melakukan inventarisasi dan kajian yang menyangkut seni, bahasa, cerita rakyat, budaya termasuk di dalamnya adat istiadat, kelembagaan dan fungsionaris adat dan bahasa, ungkap Naon.

Obaja, salah satu Suku Dayak Iban yang bermukim di Kota Bengkayang menceritakan, dalam kalangan Dayak Iban bahwa Temenggung Simpe adalah temenggung pertama bagi Dayak Iban yang tinggal di Pulau Kalimantan. Biasanya, temenggung mengepalai beberapa patih. Dan patih mengepalai beberapa tuai rumah. Dan tuai rumah ini mengepalai beberapa kepala keluarga yang terdapat dalam satu rumah panjang, jelas Obaja yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang ini ditemui diruang kerjanya, kemarin. (cah)

GOW Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS BENGKAYANG. Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Kabupaten Bengkayang menyelenggarakan seminar sehari kepribadian dan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS serta narkoba di Aula V Satu Atap dengan tema peranan wanita di dalam mengembangkan karakter kepemimpinan dan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS, seks bebas, dan narkoba. Christina Agustinus Naon, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bengkayang mengatakan, kegiatan seminar sehari kepribadian dan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS dan narkoba untuk menunjukkan peran serta GOW Bumi Sebalo dalam mewujudkan pembangu-

nan di daerah ini. Permasalahan HIV/AIDS sekarang ini bukan sematamata masalah kesehatan, tetapi mempunyai implikasi politik, ekonomi, sosial, etnis, agama, dan hukum. Bahkan dampak secara nyata, cepat atau lambat menyentuh hampir semua aspek kehidupan manusia, terangnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pengetahuan dan wawasan dalam membentuk kepribadian yang berkarakter, sehingga dapat menuntun orang-orang terdekat terhindar dari pengaruh narkoba dan tidak mempunyai perilaku yang berisiko serta terhindar dari virus HIV/AIDS.

Istri Wakil Bupati Bengkayang ini berharap kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat yang berarti bagi kemajuan GOW Kabupaten Bengkayang dalam pelaksanaan misinya ke depan. Misi yang diemban bukan semata-mata untuk kepentingan organisasi saja, tetapi untuk kemajuan kaum wanita serta kemajuan daerah ini. Ketua Panitia Seminar Sehari Kepribadian Dan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS dan Narkoba, Dahlia S.Ag menjelaskan, kegiatan ini terlaksana berdasarkan surat tugas dari ketua GOW Kabupaten Bengkayang nomor 043/ST/GOW.KAB.BKY/ X/2011, dan merupakan pro-

gram kerja seksi tenaga kerja, kependudukan dan lingkungan hidup serta seksi hukum dan pembina mental. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan wawasan dalam mengembangkan karakter kepemimpinan perempuan terutama dalam berorganisasi, jelas Dahlia kepada Equator, belum lama ini. Dahlia menyebutkan, peserta yang hadir berjumlah 200 wanita yang berasal dari organisasi wanita yang ada di Kabupaten Bengkayang, peserta mendapatkan sertifikat. Kali ini panitia mendatangkan pembicara dari Jakarta yakni Theresia Ekamurti dan dr Bambang Pras dari Singkawang. (cah)

Tiap Tahun, Anggaran Gelap Capai Rp14 Triliun JAKARTA. Sekretaris Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Yuna Farhan membeberkan temuannya. Terutama menyangkut anggaran yang belakangan kian menjadi sorotan banyak pihak. Ia menyebut, sedikitnya, dalam setahun ada sekitar Rp 14 triliun yang dianggarkan namun tak jelas peruntukannya. Anggaran gelap itu, sambung dia, kerap dibungkus dengan

berbagai label. Di antaranya seperti Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) dan Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID). Tahun 2011 dianggarkan masing-masing Rp 7,7 triliun untuk DPID dan Rp 6,3 triliun untuk DPPID. Ini yang kita namakan mafia anggaran dan perampokan APBN. Karena ternyata dari sekian banyak dana yang digel-

ontorkan itu tidak jelas peruntukannya, ujar Yuna dalam acara diskusi bertemakan Perampokan APBN, Mafia Anggaran dan Kontrak Karya Pertambangan, Senin (7/11) kemarin. Yang lebih parahnya lagi, kata dia, program tersebut tak mengena sasaran. Daerah yang angka kemiskinannya tinggi justru tidak tersentuh. Karena persoalan ini sehingga kami tengah melakukan Judicial

Review terhadap APBN 2011. Ada banyak kejanggalan yang kami temukan di dalamnya, tutur Yuna. Ini pelanggaran berat. Tidak hanya eksekutif tetapi juga legislatif. Presiden dan DPR sudah melanggar aturan. Padahal DPR itu seharusnya menjadi wakil rakyat. Tapi bisa jadi karena kemungkinan tekanan dari partai, tambah pengamat sosial politik, Irman Putra Sidin.(yes/jpnn)

WN Inggris Kelola Situs Bugil Anak-anak JA KA R TA . Po l i s i t e l a h menangkap seorang warga negara Inggris berinisial HSD di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (5/11) lalu. Dia ditangkap dengan dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah anak jalanan (anjal) di bawah umur di Batam. Tak hanya itu, HSD disebut polisi mempublikasikan foto-foto bugil dan asusila para bocah tersebut dalam situs porno se-

buah komunitas penyuka pornografi anak di bawah umur. Yang bersangkutan dipersangkakan melakukan tindak pidana yaitu berkenan pengambilan foto telanjang anak-anak di bawah umur dan juga mengupload ke internet kepada situs tertentu, dimana merupakan komunitas para penggemar anak-anak telanjang, ujar Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Saut Usman Nasution di Mabes Polri,

Banjir Dipengaruhi Menurut Bennardy HN SE, Kepala Kesatuan Bangsa dan Pe r l i n d u n g a n m a s y a r a k a t (Kesbanglinmas) dan ketua Koordinator tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Kapuas Hulu, banjir sempat merendam arus jalan Kecamatan Kalis-Kota Putussibau selama empat jam, tepatnya di Jembatan Sungai Sampak. Bahkan air sempat menggenang di sejumlah titik dalam Kota. Namun untuk Ko t a Pu t u s s i b a u d e b i t a i r sudah turun. N a m u n , k a t a B e n n a r d y, disejumlah Kecamatan yang ada di pesisir sungai Kapuas hingga kini masih ada yang t e r e n d a m a i r. M e s k i p u n banjir kali ini belum ter-

tambahnya. Di Batam tersangka telah cukup lama tinggal. Sehari-hari ia bekerja sebagai seorang engeener di sebuah perusahaan swasta di Nagoya, Batam. Jadi setelah dia memfoto anak-anak ini. Dia juga masturbasi dan juga pengakuan sementar dari tersangka dia juga melakukan hubungan seksual deng an anak ini, tambahnya.(zul/jpnn)

Pilgub dan

......................................................................... dari halaman 1

Perjalanan otonomi daerah mengalami pasang surut. Selain soal desentralisasi kewenangan dan fiskal yang juga sering menemui banyak persoalan, Tapi persoalan demokrasi lokal lah yang hingga kini menunjukkan potret yang masih memprihatinkan. Mulai dari soal terjadinya transformasi korupsi dari pusat ke daerah, menguatnya politik identitas, favoritisme yang semakin menjadi hingga ledakan partisipasi politik yang tak terbendung, khususnya keinginan untuk memekarkan diri. Dan tentu saja persoalan ini dialami oleh semua daerah otonom, baik tingkat propinsi maupun kota/kabupaten tidak terkecuali Kalbar. Persoalan tersebut masing-masing memiliki akar yang berbeda. Ada problem regulasi yang belum komprehensif, ada problem komitmen dan integritas kepala daerah , ada problem arogansi sektoral yang makin menguat antara pusat dan daerah. Ttentu saja, hingga kini masih terus menjadi perdebatan untuk ditemukan solusinya. Meskipun demikian , saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa agenda reformasi ini telah gagal dan harus kembali ke model lama. Fakta membuktikan bahwa ada sejumlah daerah yang berhasil menerapkan otonomi daerah sesuai hakikatnya. LIPI menyebutkan kurang lebih 10 Persen daerah

yang berhasil. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mengupas semua persoalan tersebut, saya hanya ingin mengajak kita semua untuk melihat nya dalam konteks kalimantan barat yang sebentar lagi akan menghadapi Pilgub tahun depan. Melihat dinamika perkembangan desentralisasi di Kalbar saya merasakan ada dua fenomena yang sangat kuat mewarnai proses tersebut. Pertama, pengerasan politik identitas yang terjadi di Kalbar, sebagai daerah yang sangat plural, perlu diakui hal ini dirasa sangat kuat. Ini menjadi unik, karena pengentalan identitas di Kalbar sangat eksplisit mengingat tidak ada budaya yang dominan antara kebudayaan etnik yang ada. Pengentalan ini juga tidak terlepas dari proses kesejarahan yang terjadi, mulai dari sebelum kemerdekaan hingga terjadinya kerusuhan sosial beberapa kali. Yang kedua, Pengentalan identitas ini berdampak pada pola rekrutmen politik . Pada dasarnya hal tersebut sah-sah sajadalam tradisi demokrasi. Problemnya, ketika rekrutmen ini kemudian berdampak pada kinerja pelayanan masyarakat. Yang terjadi kemudian adalah apa yang disebut dengan favoritisme. Gejala menjadikan birokrasi sebagai mesin politik kemu-

Kapolda Galang masing-masing desa untuk mampu bersinergi dengan warga masyarakat. Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertib an masyarakat. Saya yakin dengan keberadaan aparat kepolisian di setiap desa akan membuat tugas Polri dalam menjaga Kamtibmas semakin efektif. Kita akan mengajak segenap elemen masyarakat agar mampu meningkatkan peran serta yang kondusif, papar Unggung.

........................................................................................... dari halaman 1

lalu besar, tetapi debit air di Kecamatan wilayah pesisir dikhawatirkan masih naik. Hingga saat ini debit air di Kecamatan pesisir menurut informasi yang Kami dapatkan masih meningkatkan, tidak menutup kemungkinan jika curah hujan dalam seminggu ini terus meningkat akan terjadi banjir besar, ungkapnya. Dijelaskannya, Kapuas Hulu memiliki 12 Kecamatan yang benar-benar rawan banjir di antaranya, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Bika, Kecamatan Bunut Hilir, Kecamatan Embaloh Hilir, Kecamatan Semitau, Kecamatan Selimbau, Kecamatan

Sejiram , Kecamatan Suhaid, Kecamatan Silat Hilir. Untuk itu deng an kondisi cuaca yang ekstrim masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu untuk selalu waspada akan terjadinya banjir. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu Bupati Kapuas Hulu dikatakan Bennardy sudah menghimbau kepada seluruh Camat yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu untuk selalu melaporkan perkembangan banjir di wilayahnya masing-masing. Bahkan Pemkab melalui Kesbang linmas ag ar para Camat, mendirikan posko terpadu sementara, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kepada

masyarakat juga bisa melaporkan kepada saya apabila ada kejadian yang dianggap perlu segera ditanggulangi. Silakan hubungi Nomor HP saya, yaitu 081522665505 dan Kami siap 24 jam, ujarnya. Dijelaskan dia, bisa dikatakan Kabupaten Kapuas Hulu tiap tahun rutin dilanda banjir. Ini terjadi apabila intensitas hujan tinggi. Namun akhir-akhir ini memang perubahan cuaca yang ekstrim dan sulit diprediksi. Cuaca yang tidak menentu akibat curah hujan yang tinggi. Sehingga rata-rata tiap tahun apabila curah hujan tinggi, akan mengakibatkan banjir, katanya. (arm)

........................................................................... dari halaman 1

Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud , Khairil Anwar Noto diputro meng atakan, tawaran opsi ini muncul lantaran banyaknya kebijakan yang belum selaras antara pemerintah pusat deng an pemerintah daerah. Dari penelitian yang telah kami lakukan, memang ditemukan banyaknya kebijakan yang belum sinkron karena dibuat pada saat bersamaan. Sehingga, banyak dari aturan kebijakan tersebut yang saling berbenturan, ungkap Khairil ketika ditemui di ruang kerjanya di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Senin (7/11).

Dalam prosesnya, lanjut Khairil, ada tiga opsi yang berkembang dan akan segera didiskusikan. Pertama, desentralisasi dilakukan tidak seragam. Artinya, jika daerah sudah siap maka langsung didesentralisasi saja. Tapi, kalau daerah yang euforia berlebihan dan banyak salah menafsirkan, urusan pendidikan tidak langsung didesentralisasi dulu. Siapkan prosesnya. Ini opsi yang berkembang dengan stakeholder di beberapa daerah, terutama di Surabaya dan Semarang, jelasnya. Kedua, desentralisasi pendidikan hanya sampai di tingkat

propinsi. Menurutnya, sekarang ini desentralisasi pendidikan sudah sampai di tingkat kabupaten dan kota. Ketiga, desentralisasi parsial. Artinya, dari semua tugas pendidikan, mulai dari menyusun kurikulum, buku, hingga menyiapkan murid dirinci dan dipetakan mana yang bisa menjadi kewenangan daerah, provinsi, dan pusat. Ketiga hal itu akan dibicarakan di Bogor pada akhir November ini. Nantinya akan disamakan persepsinya. Syukur kalau bisa diputuskan satu pilihan dan ketiga opsi tersebut. Supaya semuanya happy, urainya. (cha/jpnn)

dian berkonsekuensi untuk menjadikan posisi sebagai alat untuk menjadikan kekuasaan langgeng. Bukan hanya soal performa kinerja pelayanan yang buruk, tetapi kemudian kekuasaan menjadi alat meraup pundi-pundi keuangan. Semakin tends to corrupt. Menghadapi pilgub 2012 nanti saya kira kita sudah waktunya mengakhiri situasi yang tidak menguntungkan ini . Perlu ada kesadaran bersama bahwa pilgub mendatang hendaknya didasarkan pada paradigma citizenship yang berbasis pada kesadaran warga negara. Tanpa memandang identitas apa. Karena telah terbukti, pengentalan identitas tersebut pada akhirnya akan hanya menghasilkan otonomi daerah yang berwajah favoritisme (kekoncoan) yang hanya mengandalkan kedekatan identitas sebagai tolok ukur. Para pengamat politik meramalkan bahwa Indonesia akan menjadi negara yang lebih diperhitungkan di tingkat dunia, jika berhasil masa konsolidasi demokrasi hingga 2022 nanti. Dan bagi saya, kalbar akan selangkah lebih maju jika kontestasi pilgub mendatang dapat berjalan mulus tanpa menjadikan identitas sebagai alat rekrutmen politik. Baik saat pilgub maupun setelahnya. Semoga. (*Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah-KPID Kalbar & Divisi Data Kajian AAC)

.................................................... dari halaman 1

Ditambahkan Dir Binmas Polda Kalbar, Suhadi SW, media massa diharapkan turut menjaga kestabilan situasi dalam menyuguhkan pemberitaan. Sedanhkan Kabid Humas Polda Kalbar, Mukson Munandar menaruh harapan besar terhadap peran media terutama dalam pemberitaan dengan tidak mengedepankan gambargambar yang dianggap vulgar. Seperti dalam kasus kriminal,

harap Mukson. Pemimpin Redaksi Harian Equator, R. Rido Ibnu Syahrie menjelaskan media massa dalam menjalankan tugasnya berpedoman pada UU Pers dan kode etik jurnalistik. Terimakasih atas kunjungan Kapolda dan jajarannya. Kemitraan media massa memang selalu dilakukan dengan berbagai pihak. Semua masukan merupakan saran yang sangat berharga, kata Rido.(sul)

Timwas Temukan ................................................ dari halaman 1 nilai gizi dan kolori serta protein yang disajikan dalam makanan untuk jamaah Haji Indonesia, kata Marzuki. Hal yang tidak mengenakan dari kejadian tersebut, lanjutnya, dokter yang mengkritisi kualitas makanan tersebut malah diberi peringatan keras agar tidak mengulangi perbua-

Bukti Riil

tannya melakukan penilaian terhadap makanan. Ini perlu diluruskan dan DPR meminta agar peringatan itu dicabut, karena dokter bersangkutan tidak ada salahnya sama sekali. Ada anak bangsa yang karena tugasnya berbicara tentang kebenaran tetapi diberikan peringatan, mem-

buat petugas yang lain takut bersuara, ujar Marzuki. Kalau kondisi ini tidak diperbaiki, maka semua petug as akan bicara jadi ABS (Asal Bapak Senang) dan akhirnya yang jadi korban adalah semua jemaah. Kita mendzolimi para jemaah, imbuhnya. (fas/jpnn)

................................................................................ dari halaman 1

syarakat dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan. Insya Allah pembangunan Jalan Aruk-Sambas yang merupakan program peningkatan mutu jalan perbatasan akan selesai dibangun tahun 2013 menggunakan APBN, ujarrnya. Menurutnya, kawasan perbatasan merupakan beranda

terdepan Indonesia. Di Kabupaten Sambas ada dua titik kawasan perbatasan antara negara yang menghubungkan Indonesia-Malaysia di antaranya Kecamatan Sajingan Besar yang berbatasan darat dengan Lunduk, Malaysia. Sedangkan Kecamatan Paloh berbatasan Laut dengan Sematan, Malaysia.

Jangan Terjebak

Sentralisasi Pendidikan kan Kemdikbud yakni desentralisasi dilakukan tidak seragam, desentralisasi pendidikan hanya sampai di tingkat propinsi, dan desentralisasi parsial. Namun Hetifah juga menyadari, sentralisasi pendidikan belum dapat dilakukan sepenuhnya, melainkan bertahap. Desentralisasi parsial di dunia pendidikan, saya kira itu yang paling mungkin, ungkapnya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menawarkan tiga opsi m e ny a n g k u t m a s a l a h d e sentralisasi pendidikan. Kepala Badan Penelitian dan

Jakarta, Senin (7/11). Saat ini HSD telah ditahan polisi di Bareskrim Mabes Polri atas aktifitas amoral yang disangkakan padanya. Karena itulah serangkaian pasal telah disiapkan untuk menjeratnya, antara lain UU ITE, Perlindungan anak dan pornografi. Jadi ada anak-anak yang difoto telanjang berkisar antara umur 8 sampai 12 tahun ini berlaku sampai tahun 2011,

Selasa, 8 November 2011

bangunan yang layak, bebernya. Bergulirnya isu pencaplokan di wilayah perbatasan, sambung Aam, sebenarnya menunjukan bila pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat

Kedua kawasan perbatasan ini sekarang sudah dibuka, karena sebelumnya kawasan ini merupakan kawasan perbatasan yang terisolir dan sangat sulit dijangkau. Dengan dibukanya akses jalan darat ini diharapkan dapat menunjang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan, ujarnya.(edo)

................................................... dari halaman 1

telah gagal dalam membangun wilayah perbatasan. Coba kalau Pemprov dan Pusat komitmen perbatasan. Mengapa tidak merealisasikan Kapuas Raya. Bukankah pemekaran itu dapat mem-

perpendek rentang kendali pemerintahan. Di sisi lain, angg aran yang masuk ke Kalbar akan jauh lebih besar agar perbatasan merasakan sentuhan pembangunan itu, tuntas Aam. (din)

Gubernur Emosional .................................... dari halaman 1 Kita sepaham untuk menjaga NKRI agar tidak sejengkal tanahpun dicaplok oleh negara lain. Tetapi Gubernur sebagai perwakilan pemerintah hendaknya menjalankan urusannya sesuai diamanatkan dalam PP 19 Tahun 2010, tegas Awang. Artinya, kata dia, pendekatan kesejahteraan di daerah perbatasan juga harus diperhatikan Pemprov dengan terus melakukan koordinasi dan lobi ke pemerintah pusat untuk mendapatkan kucuran dana. Apalagi, sambung Awang, dalam PP 19/2010 itu juga disebutkan Gubernur sebagai wakil pemerintah melaksanakan urusan pemerintahan di wilayah provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pembangunan ekonomi masyarakat di perbatasan, kata Awang, sudah sangat mendesak. Itu yang seharusnya diperjuangkan Pemprov ke pusat. Bukan malah meng ancam investasi Malaysia. Tak bijak seorang Gubernur bicara seperti itu. Padahal sebagian besar penanaman modal asing di Kalbar di bidang perkebunan sawit didominasi

Malaysia. Ucapan itu sangat kontraproduktif dengan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen. Kalau perkebunan sawit tidak ada dan rakyat banyak yang kehilangan pekerjaan, apa jadinya, ujar Awang. Di Sanggau, sesumbar Cornelis untuk nasionalisasi asset asal Malaysia ditentang habis-habisan. Termasuk soal politisasi tapal batas. Jangan asal ngomong, tak semudah itu untuk menasionalisasi perkebunan di perbatasan itu, kata Abang Indra, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sanggau, kemarin (7/11). Indra meminta Cornelis untuk tidak sombong karena selama ini investor Malaysia telah ikut menyejahterakan masyarakat perbatasan. Kita apa yang dibuat, memperjuangkan perbatasan saja, tak bisa, ujar dia seraya menolak mentah-mentah jika persoalan di perbatasan jadi komoditas politik jelang Pilgub. Ia mengharapkan masyarakat harus memahami. Tapal batas itu, kewenangan pusat. Jadi berteriak setinggi langit pun, pejabat daerah belum tentu di dengar pusat. Artinya, masyarakat jangan terjebak

omongan yang mempolitisir tapal batas untuk kepentingan politik tertentu sekarang ini, paparnya. Masyarakat di perbatasan selama ini, kata dia, hidup rukun dan tenteram. Mereka lebih mementingkan bagaimana mencari makan. Persoalan tapal batas, itu urusan negara dengan pemerintah Malaysia. Persoalan yang urgent sekarang, bagaimana pemerintah membangun insfrastruktur dan peningkatan perekonomian masyarakat di perbatasan, ujarnya. Jadi, kata dia, jika pemerintah memikirkan masyarakat. Jelas harus membangun perbatasan, bukan malah isu perbatasan di bawa ke ranah politik. Ketua KNPI Kabupaten Sanggau, Ahkmad Zuhri mengungkapkan, seharusnya pemerintah membangun wilayah perbatasan sehingga mampu menandingi Malaysia. Yang lain, saya rasa tak penting. Mau dijual untuk kepentingan politik pun tak akan laku. Saya yakin masyarakat perbatasan sudah merasakan bagaimana kehidupan selama ini. Mereka terpuruk, ini bukan hanya kesalahan pemerintah pusat, pungkasnya. (jul/sry)


L GA

8

SELASA, 8 NOVEMBER 2011

A-G-E-N-D-A PREMIER LEAGUE ENGLAND

Wayne Rooney

Tak Dibawa Capello Manajer Timnas Inggris, Fabio Capello telah memastikan nama-nama pemain yang akan diikutkan dalam laga persahabatan menghadapi Swedia dan Spanyol. Pemain Everton, Jack Rodwell dan pemain depan Chelsea, Daniel Sturridge juga ikut dibawa dalam laga persahabatan tersebut. Ini untuk kali pertama kedua pemain itu memperkuat timnas senior Inggris. Pemain bertahan Chelsea, John Terry yang tengah menghadapi penyelidikan polisi dalam kasus dugaan mengeluarkan pernyataan rasis juga ikut dibawa Capello. Capello secara mengejutkan tidak membawa sejumlah pemain yang diperkirakan akan masuk timnas Inggris dalam laga persahabatan kali ini. Nama seperti Rio Ferdinand, Andy Carroll, dan Micah Richards tidak ikut dibawa oleh Capello. Baiklah !!! Kecewa diremehkan!!!, tulis Richards dalam akun twitternya mengomentari skuad timnas Inggris pilihan Capello kali ini. Capello juga tidak membawa pemain Manchester United, Ashley Young tengah mengalami cedera. Pemain MU lain yang juga harus absen dalam laga persahabatan timnas Inggris kali ini adalah Wayne Rooney yang terkena hukuman larangan bertanding sebanyak tiga kali oleh UEFA. Lini belakang Inggris tampaknya akan mengandalkan duet Joleon Lescott dan Terry di lini tengah belakang. Sementara bek kanan akan diisi oleh Glen Johnson sedangkan bek kiri akan diisi oleh Ashley Cole. Inggris akan menghadapi Spanyol pada Sabtu (12/11) depan, setelah itu pada Selasa (15/11) mereka akan menghadapi Swedia. Tim nasional Inggris terakhir kali bertemu dengan Spanyol pada Februari 2009 yang dimenangkan oleh Spanyol 2-0. Capello ingin sekali melihat penampilan anak-anak asuhannya menghadapi para pemain tangguh Spanyol. Daftar Pemain Timnas Inggris dalam pertandingan menghadapi Spanyol dan Swedia: Joe Hart (Man City), Scott Carson (Bursaspor), David Stockdale (Ipswich); Glen Johnson (Liverpool), Phil Jones (Man Utd), Gary Cahill (Bolton), John Terry (Chelsea), Ashley Cole (Chelsea), Leighton Baines (Everton), Phil Jagielka (Everton), Joleon Lescott (Man City), Kyle Walker (Tottenham); Frank Lampard (Chelsea), Jack Rodwell (Everton), Stewart Downing (Liverpool), Gareth Barry (Man City), Adam Johnson (Man City), James Milner (Man City), Scott Parker (Tottenham), Theo Walcott (Arsenal); Darren Bent (Aston Villa), Daniel Sturridge (Chelsea), Gabriel Agbonlahor (Aston Villa), Bobby Zamora (Fulham), Danny Welbeck (Man Utd). (bbc)

Mulai Menjauh Athletic Bilbao 2-2 Barcelona Juara bertahan Barcelona kian tertinggal dari Real Madrid dalam perburuan gelar juara La Liga Spanyol, setelah pada pertandingan dini hari kemarin, ditahan imbang Athletic Bilbao 2-2 di San Mames Kini Azulgrana tertinggal tiga poin dari rival abadinya Real Madrid yang pada pertandingan sebelumnya menang telak 7-1 atas Osasuna. Azulgrana menduduki peringkat kedua dengan 25 poin dari 11 pertandingan, terpaut tiga poin dengan Los Blancos yang bertengger di puncak. Barca yang datang dengan berbekal tiga kemenangan beruntun atas Granada, Real Mallorca di La Liga dan Viktoria Plzen di Liga Champions dengan total skor 10-0, seperti biasa mengambil inisiatif menyerang sejak kick-off. Tapi, mereka justru kebobolan lebih dulu oleh gol Ander Herrera di menit ke-20 memanfaatkan umpan Markel Susaeta. Gol itu sekaligus mengakh-

iri rekor tak kebobolan yang sempat dicatat kiper Victor Valdes dalam sembilan laga sebelumnya sejak 21 September dengan total waktu 897 menit. Meski begitu, catatan ini merupakan rekor baru di Barca melewati rekor sebelumnya, 824 menit, milik Miguel Reina yang sempat bertahan selama 39 tahun. Ketertinggalan itu membuat Barca semakin meningkatkan tekanan mereka dan upaya ini membuahkan gol balasan empat menit kemudian yang dicetak Cesc Fabregas dengan kepalanya memanfaatkan umpan silang Eric Abidal dari sayap kiri. Di babak kedua Barca tetap mendominasi, tapi lagi-lagi justru mereka yang kebobolan oleh gol bunuh diri Gerard Pique di menit ke-80 dalam sebuah kemelut di depan gawang Valdes menyusul sepak pojok yang dilakukan Bilbao. Tuan rumah bertarung matimatian di sisa pertandingan untuk menahan gempuran

Barca yang bertubi-tubi. Tapi, sebuah kesalahan yang dilakukan barisan pertahanan Bilbao memungkinkan Lionel Messi mencetak gol yang menyelamatkan Barca dari kekalahan pertama mereka musim ini. Gol itu mengangkat Messi kembali ke puncak daftar Pichichi sementara dengan 14 gol, unggul satu gol atas bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, memuji penampilan Athletic Bilbao kala menghadapi timnya. Guardiola menyebut Los Leones (Si Singa) sudah mempertontonkan kebuasannya. Saya bangga dengan para pemain saya hari ini, tapi saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Athletic Bilbao, cetus Guardiola kepada AS. Semua orang menikmati pertunjukan hebat ini berkat 22 pemain yang sangat bagus. Ini adalah pertandingan terbaik yang pernah saya lihat dan itu karena keinginan

Fulham 1-3 Tottenham Hotspur

Salip Liverpool Jose Mourinho

Cinta untuk Cassano AC Milan memberi semangat kepada Antonio Cassano dengan cara mempersembahkan kemenangan dalam pertandingan untuk pemainnya itu. Cinta untuk Cassano juga diberikan Real Madrid dan manajernya Jose Mourinho. Akhir pekan lalu Cassano baru saja turun dari meja operasi setelah sebelumnya menjalani operasi jantung, yang mana berjalan dengan sukses, di rumah Sakit Policlinico di kota Milan. Operasi itu mesti ia jalani setelah si penyerang asal Italia mengalami stroke iskemik, membuat dirinya sempat jatuh pingsan, dan kesulitan bicara dan bergerak. Milan, klub tempatnya bernaung saat ini, jelas ikut menaruh simpati kepada situasi Cassano saat ini. Ingin menunjukkan dukungan dan perhatian, Milan pun mendedikasikan kemenangan 4-0 atas Catania, Minggu (6/11) malam WIB, untuknya. Kami mempersembahkan kemenangan ini untuk Antonio Cassano. Saya sudah berkomunikasi dengannya, ia baik-baik saja. Kami berharap perawatannya tidak terlalu lama dan ia akan kembali lagi kurang dari enam bulan, ujar Wakil Presiden Milan Adriano Galliani di situs resmi klubnya. Semua berjalan baik. Ia senang dan kami pun demikian. Ia tahu kami amat sangat mencintainya dan saya pikir ia tersentuh. Kami semua menantinya; ia akan kembali lebih tangguh dari sebelumnya, lugas Galliani. Dari tanah Spanyol, Cassano juga ada di dalam benak klub raksasa Real Madrid, yang mana pernah ia bela pada periode 2006-2008. Sebelum menghadapi Osasuna di Santiago Bernabeu, Minggu (6/11), semua pemain Madrid yang jadi starter mengenakan T-shirt putih bertuliskan Forza Cassano . Aku sudah menelepon Cassano. Aku sangat mengenalnya dan kami punya hubungan baik di Italia, aku Mourinho yang sebelum menukangi Madrid juga pernah melatih klub Italia Inter Milan. Mengenakan kaus untuk menunjukkan dukungan buat dirinya adalah ide klub dan para pemain dengan senang hati menyetujui, terutama karena beberapa di antaranya adalah mantan rekannya dan pemain lain menilai dirinya sebagai orang yang amat menyenangkan dan kolega yang baik, paparnya di ESPN Star. (dtc)

Perlahan tapi pasti, Tottenham Hotspur terus merangkak naik ke jajaran elit klasemen sementara Liga Inggris. Kemenangan 1-3 atas Fulham dini hari kemarin, The Lilywhites berada di urutan kelima dengan nilai 22 Liverpool yang hanya mampu bermain imbang 0-0. Bahkan perolehan poin Luka Modric sudah menyamai perolehan poin Chelsea yang bercokol di peringkat empat. Namun Spurs masih memiliki satu pertandingan yang belum dijalani. Hanya saja dalam empat hingga lima pekan ke depan, Hotspur belum bisa didampingi pelatihnya, Harry Redknapp yang baru selesai melakukan operasi jantung. Tapi, manajer Tottenham Hotspur itu berharap bisa kembali lebih cepat. Saya harus mendengarkan apa kata dokter dan tidak terlalu stres. Stres adalah sesuatu yang jadi penyebab sebagian besar masalah juga, ungkap Redknapp kepada Sky Sports News. Saya akan baik-baik saja, saya cuma harus menjalaninya. Saat saya siap kembali dan bekerja lagi, saya harus mendapatkan lampu hijau dari orang yang berwenang, kata pria berusia 64 tahun ini. Mereka (dokter) bilang saya tak perlu memikirkan sepakbola selama empat hingg a lima pekan dan menjaga diri saya agar tidak stres, imbuhnya. Saya akan lihat bagaimana perkembangannya, tapi s a y a harap s a y a bisa kemb a l i sebelum i t u , tutur mantan manajer Portsmouth dan West Ham United ini. Bertanding di kandang Fulham, Tottenham Hotspur harus menerima gempuran bertubi-tubi dari tuan rumah. Namun, pada kenyataannya The Lilywhites justru sukses pulang dengan tiga angka. Dalam pertandingan yang berlangsung di Craven Cottage, Senin (7/11)

malam WIB, dominasi Fulham terlihat dari catatan ball possession mereka. Soccernet mencatat, The Cottagers unggul perbandingan 54:46. Jumlah tembakan Fulham pun melebihi jumlah sang tamu. Tercatat, Bobby Zamora dkk. melepaskan 31 tembakan, di mana 12 di antaranya tepat sasaran. Namun, gol yang mereka hasilkan justru berasal dari gol bunuh diri Younes Kaboul di menit 57. Spurs, yang hanya menghasilkan sembilan tembakan (lima on target), malah sudah unggul 2-0 lebih dulu di babak pertama. Setelah unggul lewat Gareth Bale d i

m e nit ke10, Spurs memperbesar kedudukan setelah solo-run Aaron Lennon berakhir dengan sebuah sepakan di menit 45. Dalam keadaan tertinggal 1-2 itulah Fulham menekan Spurs. Beberapa peluang sempat tercipta di injury time babak kedua. Bahkan Luka Modric sempat menyapu bola tepat di depan gawang untuk menyelamatkan timnya dari kebobolan. Sial bagi Fulham, ketika mereka asyik menyerang, gawang mereka justru kebobolan lagi. Sebuah umpan Emmanuel Adebayor ke arah kotak penalti disambut dengan sepakan voli oleh Jermain Defoe. Spurs pun menang dengan skor 3-1. (int)

kedua tim untuk menang, sambungnya. Pelatih berusia 40 tahun itu mengaku terkesan dengan penampilan Bilbao yang telah membuat timnya kewalahan sepanjang 90 menit pertandingan. Saya bilang mereka (Bilbao) itu buas karena saya tak pernah menghadapi sebuah tim yang begitu kuat, begitu agresif, dan cuma menyisakan sedikit ruang untuk Anda, puji Guardiola. Kalau Anda tidak siap, mereka akan mengalahkan Anda karena mereka punya cara bermain yang sangat kuat dan khas, tambahnya. Hasil seri jelas tidak memuaskan Guardiola. Meski begitu, dia menilai Lionel Messi dkk. sudah tampil bagus. Kami membuat banyak peluang, tapi bagaimana kami bisa puas kalau kami selalu ingin menang? Tentu saja ada kesalahan-kesalahan. Tapi, para pemain tampil baik, ujarnya. (int)

Hasil Minggu (6/11) Wolverhampton W. 3 - 1 Wigan Athletic Bolton W. 5 - 0 Stoke C. Fulham 1 - 3 Tottenham H. Klasemen sementara 1. Manchester City 11 10 1 0 39 - 10 2. Manchester United 11 8 2 1 28 - 12 3. Newcastle United 11 7 4 0 16 - 8 4. Chelsea 11 7 1 3 24 - 15 5. Tottenham Hotspur 10 7 1 2 21 - 15 6. Liverpool 11 5 4 2 14 - 10 7. Arsenal 11 6 1 4 23 - 21 8. Aston Villa 11 3 6 2 16 - 15 9. Norwich City 11 3 4 4 16 - 18 10. Swansea City 11 3 4 4 12 - 15 11. Queens Park Rangers 11 3 3 5 10 - 20 12. Stoke 11 3 3 5 8 - 18 13. Wolverhampton 11 3 2 6 12 - 18 14. West Brom 11 3 2 6 9 - 16 15. Sunderland 11 2 4 5 14 - 13 16. Fulham 11 2 4 5 14 - 15 17. Everton 10 3 1 6 11 - 15 18. Bolton Wanderers 11 3 0 8 18 - 27 19. Blackburn Rovers 11 1 3 7 13 - 24 20. Wigan Athletic 11 1 2 8 7 - 20 Top Scorer: 11 Robin van Persie (Arsenal) 10 Edin Dzeko (Manchester City) 9 Wayne Rooney (Manchester United) 9 Sergio Aguero (Manchester City) 7 Demba Ba (Newcastle United) 6 Frank Lampard (Chelsea) 6 Rafael van der Vaart (Tottenham Hotspur) 5 Darren Bent (Aston Villa) 5 Mario Balotelli (Manchester City) 5 Ivan Klasnic (Bolton Wanderers) 5 Gabriel Agbonlahor (Aston Villa

31 26 25 22 22 19 19 15 13 13 12 12 11 11 10 10 10 9 6 5

LA LIGA ESPANA Hasil Senin (6/11) Real Madrid Granada Zaragoza Espanyol Rayo Vallecano Athletic Bilbao Getafe

7-1 0-0 2-2 0-0 4-0 2-2 3-2

1. Real Madrid 2. Barcelona 3. Valencia 4. Levante 5. Sevilla 6. Malaga 7. Espanyol 8. Rayo Vallecano 9. Athletic Bilbao 10. Osasuna 11. Atletico Madrid 12. Real Betis 13. Villarreal 14. Getafe 15. Mallorca 16. Real Zaragoza 17. Sporting Gijon 18. Racing Santander 19. Granada 20. Real Sociedad

11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11

9 7 7 7 4 5 5 4 3 3 3 4 2 2 2 2 2 1 2 2

Osasuna Racing Santander Sporting Gijon Villarreal Real Sociedad Barcelona Atletico Madrid 1 4 3 2 6 2 1 3 5 5 4 1 5 4 4 4 3 6 3 2

1 0 1 2 1 4 5 4 3 3 4 6 4 5 5 5 6 4 6 7

39 - 7 34 - 6 17 - 9 17 - 9 11 - 8 12 - 14 9 - 13 14 - 13 17 - 14 14 - 24 14 - 14 10 - 15 9 - 17 12 - 17 8 - 16 12 - 22 10 - 16 7 - 15 4 - 12 9 - 18

28 25 24 23 18 17 16 15 14 14 13 13 11 10 10 10 9 9 9 8

Top scorer: 14 Lionel Messi (Barcelona) 13 Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 11 Gonzalo Higuain (Real Madrid) 7 Radamel Falcao Garcia (Atletico Madrid) 6 Roberto Soldado (Valencia) 6 Karim Benzema (Real Madrid) 5 David Barral (Sporting Gijon) 5 Cesc Fabregas (Barcelona) SERI A ITALIA Hasil Senin (6/11) AC Milan Atalanta Cesena Chievo Lazio Udinese

4-0 1-0 0-1 1-0 1-0 2-1

1. Udinese 2. Lazio 3. AC Milan 4. Juventus 5. Palermo 6. Napoli 7. AS Roma 8. Catania 9. Siena 10. Cagliari 11. Genoa 12. Atalanta 13. Fiorentina 14. Chievo 15. Parma 16. Bologna 17. Inter 18. Lecce 19. Novara 20. Cesena

10 10 10 9 10 9 10 10 10 10 9 10 10 10 10 10 9 10 10 10

6 6 6 5 5 4 4 3 3 3 3 5 3 3 4 3 2 2 1 0

Catania Cagliari Lecce Fiorentina Parma Siena 3 3 2 4 1 2 2 5 4 4 3 3 3 3 0 1 2 2 4 3

1 1 2 0 4 3 4 2 3 3 3 2 4 4 6 6 5 6 5 7

13 - 4 16 - 8 23 - 14 15 - 7 14 - 12 13 - 7 13 - 11 12 - 16 12 - 8 9 - 10 13 - 12 13 - 12 10 - 9 8 - 11 12 - 18 9 - 16 11 - 16 8 - 16 12 - 19 3 - 13

21 21 20 19 16 14 14 14 13 13 12 12 12 12 12 10 8 8 7 3

BUNDESLIGA GERMANY 1. Bayern Munich 2. Borussia Dortmund 3. Werder Bremen 4 Monchengladbach 5. Schalke 04 6. Hannover 96 7. Stuttgart 8. Bayer Leverkusen 9. Hoffenheim 10. Hertha Berlin 11. Cologne 12. Kaiserslautern 13. Wolfsburg 14. Mainz 15. Nurnberg 16. Hamburg SV 17. Freiburg 18. Augsburg

12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12

9 7 7 7 7 5 5 5 5 4 5 3 4 3 3 2 3 1

1 2 2 2 1 4 3 3 2 4 1 4 1 3 3 4 1 5

2 3 3 3 4 3 4 4 5 4 6 5 7 6 6 6 8 6

32 - 4 26 - 9 23 - 16 15 - 9 24 - 18 16 - 17 18 - 12 15 - 16 15 - 13 16 - 17 20 - 26 10 - 15 15 - 25 16 - 23 13 - 20 15 - 25 16 - 27 9 - 22

28 23 23 23 22 19 18 18 17 16 16 13 13 12 12 10 10 8


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Narkotika

PATR LI

Perbatasan Pintu Masuk Narkoba PONTIANAK. Kalbar merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Malasysia. Sudah saatnya daerah perbatasan harus dijaga ketat. Apalagi begitu banyak barang-barang illegal yang masuk ke Indonesia dari perbatasan. Kami akan segera berkoordinasi dengan lembaga terkait di perbatasan, pelabuhan maupun Bandara, untuk antisipasi masuknya barang-barang ilegal, seperti narkoba yang sering AKBP Ahmad Alwi. DOK ditemukan masuk ke Indonesia dan dipasarkan di Pontianak. Perbatasan seharusnya diperketat penjagaannya. Sudah saatnya petugas bekerja sama, ungkap Dir Narkoba Polda Kalbar AKBP Ahmad Alwi. Dikatakan Ahmad Alwi, selama 2011 jajaran Polda Kalbar menangani 234 kasus Narkoba. Kebanyakan barang haram tersebut didatangkan dari Malasysia. Bahkan di perbatasan sempat ditangkap sebanyak enam kilogram. Makan diperlukannya peran serta masyarakat untuk saling mengawasi wilayah yang berbatasan langsung dengan Malasysia. Barang-barang haram, seperti Narkoba, banyak masuk melalui perbatasn di Putusibau, Kucing, laut dan Bandara Supadio. Kebanyakan barang-barang ilegal lainnya ditangkap lewat perbatasan yang dibawa dari Malasyia. Bahkan ada juga sebagian barang haram, dibawa melalui bandara yang berkaitan langsung dengan kargo, papar Alwi. Dir Narkoba meminta dengan jajaran kepolisian Polda Kalbar tingkat Polres maupun tingkat Polsek, terutama di perbatasan untuk saling mengawasi gerak-gerik orang yang mencurigakan. Kejahatan kebanyakan dilakukan pelaku yang lewat langsung dengan pos pemeriksaan. Sebagian pelaku yang ditangkap polisi justru melalui jalur resmi, ungkapnya. Peran serta masyarakat untuk saling menjaga lingkungan. Sehingga dapat terhindar dari kejahatan, baik kejahatan, Curat, Curas, Curanmor maupun peredaran Narkoba. Dari 234 kasus narkoba, kebanyakan kalangan remaja yang salah bergaul, sehingga malas untuk bekerja. Maka dari itu, kami meminta dengan masyarakat, agar saling menjaga keluargannya dari tindak kejahatan, harapnya. (sul)

Selasa, 8 November 2011

Tabrak Bus, Siswa SMK Tewas S ANGGAU . Ruas jalan Kota Sanggau kembali menelan korban jiwa. Rahadi, 16, siswa SMK Tri Darma Sanggau tewas seketika, setelah sepeda motor KB 3051 DP yang dikendarainya bertabrakan dengan Bus KB 7627 D, disopiri A Margawan, 42, warga Tanjung Merpati, Kembayan, Senin (7/11) sekitar pukul 10.30. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Sanggau. Tepatnya di depan SPBU Bunut. Yulius Johan, 15, pelajar SMPN Embaong, rekan Rahadi menderita patah kaki kanan. Tabrakan maut itu bermula, Rahadi dan Yulius berboncengan melaju dari Bunut menuju arah pasar. Tujuannya mengambil ember di salah satu kost di Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian berencana akan dibawa ke kostnya di kawasan Sanggau Permai. Kami rencananya, mau mengambil ember. Kan kami pindah kost di Sanggau Permai, ujar Yulius sambil meringis menahan sakit di RSUD Sanggau. Memasuki jalan sedikit menikung di depan SPBU Bunut, dari arah berlawanan melaju

Yulius Johan, korban kecelakaan lalu lintas dirawat di RSUD Sanggau. M KHUSYAIRI

Rumah dan Tempat Usaha Mebel Terbakar

Asusila ABG Dilecehkan Supir Angkot MAKASSAR. Nt, 16, salah seorang warga Jalan Toddopuli Raya Timur Makassar, menjadi korban pelecehan seks oleh seorang sopir angkot Sabtu malam. Pelaku berinisial Msl (26) dikenal beralamat di Jalan Borong Raya Antang. Sopir angkutan jurusan SMAN 5 ini ditangkap polisi di tempat mangkalnya di Panaikang, Minggu, 6 November. Korban yang berasal dari Bone dan baru satu bulan terakhir tinggal di rumah tantenya di Makassar ini sempat dibawa pelaku ke salah satu wisma di Panakkukang. Bahkan memaksanya masuk kamar. Di tempat ini, korban mendapat pelecehan seks dari pelaku. Bahkan pelaku sempat memaksanya untuk berhubungan badan. Pelecehan seks yang dialami korban ini berawal saat korban menumpangi mobil pelaku untuk pulang ke rumahnya. Karena belum banyak tahu jalan di Makassar, korban ikut saja di mobil pelaku. Apalagi suasana angkot pada saat itu sudah sepi. Korban sempat minta diturunkan di Jalan Abdullah daeng Sirua ketika pelaku belok ke Racing Centre. Saat itu, pelaku coba meminta korban tetap ikut karena mobil angkot sudah jarang ada. Korban pun memilih tetap ikut di mobil pelaku tersebut. Korban bukannya dibawa ke rumah tantenya sesuai alamat yang disebutkan, tapi dibawa ke salah satu wisma di Panakkukang. Untungnya, pelaku tidak sampai memperkosa korban karena mendapat perlawanan. Korban kemudian pulang ke rumahnya menggunakan ojek. Dari situ, dia melaporkan kepada keluarganya, kemudian melaporkannya ke Polsekta Panakkukang. Polisi kemudian berhasil menangkap pelaku setelah melakukan penelusuran di jalur yang dilalui. Apalagi korban mengetahui ciri-ciri mobil yang ditumpanginya. Pelaku akan kita proses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Kapolsekta Panakkukang, Kompol Muh Nur Akbar. (jpnn)

bus yang dikemudikan A Margawan. Karena sepeda motor yang ditunggangi Rahadi terlalu ke kanan, maka tabrakan tak terhindari. Rahadi dan Yulius langsung terpental ke jalan raya. Rahadi tewas di tempat. Sedangkan Yulius tak sadarkan diri. Kasatlantas Polres Sanggau, AKP Candra Kirana langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian membawa korban ke RSUD Sanggau. Menurut saksi mata, pengendara motor ini berusaha mengelak kendaraan di depannya. Namun terlalu ke kanan. Sudahlah demikian, sambil melihat kendaraan yang dilewati. Pas dari depan, ada bus itu. Nah, waktu itulah kecelakaan itu terjadi. Kita masih meminta keterangan saksi mata, siapa yang lalai dalam peristiwa itu, tegasnya Candra. Akibat kejadian itu, jalan raya sempat macet dalam beberapa menit. Untungnya petugas sigap mengatur arus lalu lintas agar normal kembali. Kasus tersebut masih dalam penanganan petugas Satlantas Polres Sanggau. (SrY)

Rumah milik Ahmad Yani ludes dilalap si Jago Merah. M RIDHO

PEMANGKAT . Korsleting listrik, kediaman sekaligus lokasi usaha mebel milik Ahmad Yani, di Jalan Pembangunan, Rt 03/Rw 09, Dusun Teluk Nusa, Desa Harapan, Kecamatan Pemangkat ludes terbakar, Minggu (6/11) sekitar pukul 17.15. Warga beramai-ramai memadamkan api menggunakan

alat seadanya. Namun kediaman dan mebel milik Ahmad Yani tak bisa diselamatkan dari amukan si jago merah. Jalan Pembangunan macet total, bahkan kendaraan roda dua dan empat tak bisa lewat. Kerumunan warga yang menyemut di sekitar lokasi menyulitkan petugas pemadam kebakaran BPKS Pemangkat

dan Semparuk memadamkan api. Berdasarkan kesaksian warga, api pertama kali terlihat di lantai dua rumah Ahmad Yani. Sedangkan di lantai dasar dijadikan tempat usaha pembuatan kursi busa yang diapit sisi kanan ruko busana muslim milik H Izwar, dan sisi kiri bengkel sepeda motor Akui.

Beruntung toko busana muslim dan bengkel motor tidak ikut terbakar. Ketika ditemui di kediaman Karimah, 60, ibundanya, di Gang Yasin, tak jauh dari lokasi kebakaran, Ahmad Yani terlihat tegar. Banyak SMS dan telepon meminta agar dirinya tabah dan sabar. Apalagi kejadian tersebut pada hari raya

Idul Adha. Saat itu saya habis dari WC. Saya kaget melihat lantai dua memerah, spontan saya berteriak kebakaran dan mencoba menyiramnya dengan air yang diambil dari kamar mandi. Namun api semakin besar, saya dan keluarga pun langsung menyelamatkan diri, termasuk mengamankan surat-surat berharga, sementara barang-barang lainnya ludes, kata Ahmad Yani. Dikatakan Ahmad Yani, api menjalar ke bangunannya sangat cepat. Apalagi yang terbakar busa dan kulit bahan dasar pembuatan kursi. Adik saya Rasani, melihat stop kontak di lantai atas konslet dan membakar busa dan kulit kursi. Karena di atas itu tempat penyimpanan semua bahan pembuatan kursi yang baru saja datang, karena habis lebaran haji ini banyak pesanan kursi. Akibat kebakaran ini, diperkirakan kerugiannya mencapai sekitar Rp300 juta, ujarnya. Kapolsek Pemangkat AKP Lintar yang juga memantau langsung di TKP, menduga penyebab kebakaran dari korsleting listrik. Setelah pemadaman nantinya akan kita cek kembali sumber api, penyebabnya dan kerugian yang dialami pemilik bangunan, tegas Lintar. (edo)

Pelipis Pecah Dikeroyok Preman PONTIANAK. Pelipis Hendrianus Gusti, 23 pecah dikeroyok preman di Terminal Batu Layang, Minggu (6/11). Pelaku pengeroyokan, Rs, 39, dan Sk, 35, mendekam di jeruji besi Mapolsek Utara. Kejadian berawal, warga Dusun Pelanjau, Desa Am-

bawang, Kabupaten Pontianak ini dan adiknya turun dari bus jurusan Sungai Durian-Batu Layang di Terminal Batu Layang. Keduanya hendak pulang ke Kecamatan Sadaniang. Di saat bersamaan, Rs dan Sk menghampiri Gusti dan adiknya. Pelaku bertanya kepada mereka, mau pulang kemana. Kemudian menawarkan jasa angkutan. Tawaran Rs dan Sk ditolak Gusti lantaran ia mengaku sedang menunggu jemputan. Rupanya pelaku malah marah namun tidak dihiraukan korban. Kemudian Gusti beranjak pergi dan masuk ke WC dan mampir ke warung kopi. Sedangkan pelaku membuntuti Gusti. Saat Gusti masuk ke warung kopi, pelaku tetap membuntuti dan kemudian

mampir menemui rekannya sambil berbisik. Tak lama kemudian, saat Gusti dan adiknya sedang duduk tiba-tiba datang dua laki-laki yang kemudian marah-marah. Gusti dan pelaku cekcok mulut hingga berbuntut perkelahian. Ternyata pria tersebut tidak seorang diri, tak lama berselang datang dua rekannya. Ketiganya langsung menganiaya Gusti. Satu pelaku memegang tangan, pelaku yang lain menginjak paha dan ada yang memukul Gusti. Akibatnya bagian pelipis kirinya berdarah. Untungnya kejadian itu cepat dilerai warga sekitar. Saat itu juga Gusti melapor ke kantor polisi. Rs mengaku, menawarkan jasa angkutan kepada Gusti

dan adiknya. Namun Gusti marah ketika ia menawarkan jasa angkutan itu. Menurutnya, Gusti sempat hendak melayangkan pukulan ke arahnya, namun cepat dilerai. Saya masuk ke dalam warung menemui Sk. Kemudian Sk bilang dia itu adalah orang yang membuka karate di dalam terminal, ungkap Rs. Kapolsek Utara, Kompol S Alam SH SIk membenarkan insiden itu. Polisi sudah melakukan mediasi dan pertemuan agar insiden itu tidak berkembang menjadi besar. Kejadian bermula pada saat korban ditanya pelaku mau kemana, dijawab korban mau ke Pinyuh, sehingga terjadi pertengkaran mulut sehingga terjadi perkelahian. Korban luka ringan atau lecet

Ilustrasi. IST

di bawah mata sebelah kiri. Untuk saat ini situasinya sudah kondusif, jelas Alam. Meskipun demikian, sambung Alam, kedua pelaku akan tetap menjalani proses hukum atas tindakan yang dilakukannya. Dalam kasus ini, keduan-

ya akan dikenakan pasal 170 tentang pengeroyokan. Pelakunya ada tiga orang, kita sudah amankan dua orang, satu orang lagi dalam pengejaran kita, ujar Alam saat ditemui di ruangannya. (sul)


10 

musyawarah kite

Waspada Calo Perizinan SUNGAI RAYA. Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Kubu Raya, Maria Agustina mengharapkan, para pelaku usaha yang ada di kabupaten, mewaspadai penipuan yang dilakukan pihak ketiga atau calo perizinan dalam mengurus perizinan, dan usaha. Sejauh ini sudah ada sekitar sepuluh kasus yang mengarah kepada penipuan yang dilakukan oleh pihak ketiga dalam proses pengurusan perizinan usaha. Bahkan mereka mengatasnamakan petugas BPMPT atau suatu instansi pemerintahan yang menawarkan jasa untuk mengurus perizinan, kata Maria, pada wartawan, kemarin. Dirinya sangat menyayangkan hal tersebut, terlebih yang menjadi korban sejauh ini kebanyakan berasal dari pelaku UMKM yang ada di beberapa kecamatan di Kubu Raya. Pihak ketiga itu justru memanfaatkan korbannya yang tidak tahu tentang seluk-beluk mengurus usaha perizinan. Kebanyakan dari mereka mencari korbannya hingga ke daerah pelosok, tutur Maria. Menurutnya hal itu baru diketahui oleh BPMPT setelah ada beberapa pelaku usaha yang merasa resah dengan ulah dari pihak ketiga tersebut. Maria mengatakan, dalam pengurusan perizinan UMKM, sesuai dengan kebijakan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, izin tersebut tidak dikenakan biaya. Hanya saja, kasus yang terjadi, ada beberapa masyarakat yang dikenakan biaya oleh pihak ketiga tersebut, sehingga hal itu membuat resah masyarakat yang akan mengurus usaha, khususnya UMKM. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat yang akan membuat suatu usaha dapat datang langsung ke BPMPT untuk mengurus perizinannya. Kalaupun masyarakat tidak sempat, mungkin bisa meminta bantuan kepada orang yang dikenal atau pihak ketiga yang benar-benar bisa di percaya, kata Maria menyarankan. Dia menjelaskan, dalam mengajukan permohonan ijin usaha, BPMPT Kubu Raya memang menerapkan sistem surat kuasa. Hal itulah yang dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk mencari keuntungan pribadi. Penerapan surat kuasa itu sampai sekarang masih kita berlakukan, tujuannya untuk mempermudah masyarakat. Namun, dalam proses pengambilan perizinannya, pelaku usaha itu yang harus mengambil sendiri dan tidak bisa diusahakan oleh pihak manapun, pungkasnya. (oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Bupati Wajib Hargai Keputusan Pansus Sungai Raya. Ketua Komisi B DPRD Kubu Raya, Suprapto meminta, Bupati KKR, Muda Mahendrawan menghargai, keputusan yang telah dibuat Panitia Khusus (Pansus) Perkebunan DPRD Kubu Raya. Jika Pemda tidak menghargai keputusan Pansus, maka kami juga bisa tidak menghargai apa yang dilakukan Pemkab. Dan ini bukan balas dendam, ungkap Suprapto ,yang juga sebagai Ketua Pansus Perkebunan DPRD Kubu Raya, pada sejumlah wartawan, Senin (7/11).

Dikatakan Suprapto, sebuah perkebunan sawit yang ada di Kubu Raya, bisa membuka daerah yang terisolir. Karena pembangunannya belum tersentuh oleh APBD Kubu Raya. Tidak hanya itu, keberadaan suatu perusahaan sawit juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya. Karena majunya suatu daerah baik itu kabupaten/kota, tidak terlepas dari peran pihak ketiga yang melakukan investasi di daerah tersebut. Untuk itu, kami minta suatu perkebunan sawit tidak dijadikan kambing hitam jika pemerintah

melakukan program food estate. Karena perusahaan sawit juga membuka daerah yang terisolir, yang sebelumnya tidak tersentuh APBD Kubu Raya, tuturnya. Suprapto menuturkan jika saat ini sudah terbentuk pansus mengenai perkebunan dan sudah di paripurnakan, itu juga merupakan suatu rekomendasi bagi pemerintah daerah. Makanya, kami berharap pemerintah Kubu Raya dapat menghormati hasil rapat pansus tersebut. Dan itu harus dihargai oleh pemkab, karena sama-sama

sebagai penyelenggara pemerintah, ucap Suprapto. Menurut Suprapto, pembentukan pansus tersebut berdasarkan laporan dan dari utusan semua fraksi yang ada di DPRD Kubu Raya. Pansus tersebut tidak mengurusi masalah food estate yang di usulkan pada pemerintah pusat seluas 5 ribu hektar tersebut. Kami menginginkan supaya pemerintah, dapat menjalankan semua roda pemerintahan dengan kondusif, tutur Suprapto. Suprapto juga mengungkapkan, dalam butir-butir pansus

tersebut terbentuk berdasarkan laporan dan itu merupakan kekuatan suatu lembaga DPRD. Apabila pemerintah tidak dapat menelaah untuk tidak menghormati pansus tersebut, kami dari lembaga DPRD untuk tidak bisa bicara lagi apa yang dimaksud mitra dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Karena pemerintah tidak dapat berdiri sendiri, dalam melaksanakan segala sesuatu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan harus berkoordinasi dengan DPRD, pungkasnya. (oen)

Perangi Narkoba Lewat Musik SUNGAI RAYA. Sebagai salah satu bentuk untuk memerangi peredaran narkoba di kalangan pelajar maupun remaja khususnya di lingkungan Kabupaten Kubu Raya, sebuah komunitas musik di Kubu Raya yakni Kubu Raya Metal Squad akan menggelar parade musik yang rencananya akan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada 3 Desember 2011 mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan hobi para pelajar maupun remaja khususnya di bidang musik, ungkap koordinator komunitas musik Kubu Raya, Jajank kepada wartawan, Senin (7/11). Menurut Jajank, generasi muda merupakan potensial bagi jaringan pengedar gelap untuk dijadikan korban. Untuk itu, perlu sosialisasi yang kuat mengenai

bahaya laten narkoba itu sendiri. Salah satu cara yang efektif yakni mengimbau dengan kreativitas. Intinya kita mengampanyekan anti narkoba. Dan kegiatan adalah cara menggugah generasi muda dengan ide yang kreatif, ujarnya. Jajank mengaku, mengikuti selera dan konsep yang menjadi acuan bagi generasi muda akan lebih cepat dicerna pesan kampanye narkoba itu sendiri. Dan seni yang digandrungi kalangan pelajar ini, lanjutnya, akan lebih mempermudah menyampaikan pesan anti narkoba. Kita tidak ingin generasi muda terjebak dalam jaringan. Dan untuk memberikan imbauan itu melalui seni yang menjadi dunia anak muda, katanya. Ia menjelaskan parade band

digelar mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB sesuai dengan jumlah peserta. Peserta bebas menyanyikan lagu apa saja, tapi mereka diminta untuk menyampaikan orasi, opini, atau pandangan tentang narkoba, apakah di awal penampilan, di sela-sela lagu, atau di akhir pementasan mereka, katanya. Senada dengan itu, Jodi mengatakan kegiatan seperti ini justru memberikan pengetahuan dan cara yang efektif baginya untuk mengajak generasi muda lainnya untuk menjauhkan narkoba. Saya kasihan kalau lihat ada teman yang terlibat narkoba. Melalui kegiatan ini saya mengajak untuk tidak terlibat narkoba, ujar pelajar kelas 2 di salah satu SMA di Kubu Raya ini. (oen)

KPRI Berang, Billboard Dicuri SUNGAI RAYA. Plat billboard milik Koperasi Pegawai Negeri (KPRI) Jaya Bersama Pemkab Kubu Raya diembat maling. Kejadian itu terjadi dua kali dalam kurun waktu sepuluh hari. Plat billboard berukuran 5 x 10 meter itu, terletak di sekitar bundaran Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 8 November 2011

(Arteri Supadio). Pada saat itu plat billboard sudah jadi dan siap untuk dipasang. Tapi keesokannya setelah akan dipasang iklan, platnya sudah tidak ada lagi di tempat, ungkap ZulďŹ Hamid selaku Kepala Divisi Periklanan KPRI Jaya Bersama Pemkab

Kubu Raya kepada wartawan, kemarin. Menurut ZulďŹ , kejadian ini terjadi dua kali. Plat yang pertama hilang berukuran 10 meter persegi. Kemudian selang empat hari kemudian, satu plat berukuran 12 meter persegi lagi-lagi dicuri.

Kita sangat menyayangkan kejadian ini. Karena billboard tersebut merupakan salah satu usaha milik KPRI Jaya Bersama dan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah dari sektor periklanan, ucapnya. Disebutkan dia, pihaknya belum melaporkan kasus pen-

curian ini ke kepolisian karena masih memberikan kesempatan kepada si pelaku untuk mengembalikannya. Tapi hingga sekarang, telah tiga minggu belum juga ada niat si pelaku untuk mengembalikannya. Tapi akhirnya plat itu sudah kami temukan di salah satu penadah. Tapi sayangnya dia tidak tahu, siapa yang menjual plat itu pada dirinya. Sebagai barang bukti plat itu sudah kami ambil, tapi dalam keadaan

rusak, tuturnya. Ia berharap, Pemkab Kubu Raya dapat memberikan rasa aman kepada pengusaha yang berpartisipasi membangun Kubu Raya melalui bidang periklanan. Setidak-tidaknya, Sat Pol PP maupun aparat keamanan melakukan patroli rutin, terutama di malam hari. Ini untuk mencegah jangan sampai terulang kembali di kemudian hari, harapnya. Kedepan dikatakan Zulfi,

pihaknya akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berhasil memberikan informasi, maupun menemukan pelaku yang kedapatan mencuri dan merusak billboard. Karena ini sudah merupakan tindak pidana. Semoga ini menjadi efek jera bagi oknum masyarakat untuk tidak melakukannya. Masih banyak pekerjaan yang lebih baik untuk mencari uang, pungkasnya. (oen)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Miskomunikasi Warga dan Panitia Qurban PROTES yang dilakukan warganya terkait pembagian daging hewan qurban mendapatkan tanggapan dari Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut (SBBL) Kecamatan Sungai Pinyuh, Iwan Supardi. Dia mengaku adanya miskomunikasi antara masyarakat penerima daging qurban dan panitia itu sendiri. Permasalahan ini hanya karena miskomunikasi dan kurangnya koordinasi antara panitia dan maIwan Supardi syarakat Desa SBBL. Memang ada empat ekor sapi dan tiga kambing qurban yang dagingnya dibagikan kepada masyarakat. Dari 16 Rt yang ada, masyarakat di Rt 15 dan 16 tidak mendapatkan jatah pembagian, kata Iwan dikonďŹ rmasi, Senin (7/11). Iwan menilai, pola pembagian yang dilakukan panitia hewan qurban di Desa SBBL kurang tepat. Sebab, panitia membagi dua wilayah pembagian daging hewan qurban. Yakni wilayah barat dan wilayah timur. Kedua Rt yang tidak mendapatkan jatah hewan qurban itu masuk dalam wilayah timur. Sedangkan di wilayah barat, semua masyarakatnya dapat daging tersebut. Harusnya pola tersebut diubah. Cukup keseluruhan desa SBBL saja, tidak perlu dengan wilayah barat dan timur, paparnya. Dari tujuh ternak yang diqurbankan itu, ungkap Iwan, beberapa ternak kambing merupakan qurban pribadi yang dilakukan salah satu masyarakat Desa SBBL yang masuk di wilayah timur. Akibatnya, jatah bagian daging qurban untuk masyarakat di wilayah timur berkurang dari jumlah warga yang ada. Tentu saja pemilik hewan qurban akan mengambil bagian daging lebih besar untuk keluarga maupun saudaranya. Akibatnya, jatah untuk beberapa warga yang seharusnya mendapatkan jatah pembagian menjadi berkurang. Hal itulah yang menimbulkan aksi protes dari masyarakat di Rt 15 dan 16, bebernya. Kedepan, Iwan menyarankan agar pola pembagian daging hewan qurban dari Pemerintah Kabupaten Pontianak tersebut diubah. Tidak menggunakan wilayah, melainkan diserahkan penuh kepada desa bersangkutan. Sehingga desa dengan mudah melakukan kontrol dan pengawasan pembagian hewan qurban tersebut. Kita sarankan agar diserahkan kepada panitia di desa saja untuk membagikan dan mendata para warganya yang berhak menerima daging qurban. Sehingga tidak ada lagi masyarakat kita yang merasa dirugikan atau dianaktirikan, ujarnya. Iwan juga membenarkan rencana masyarakat di Rt 15 dan 16 yang berencana melakukan pemblokiran jalan sebagai aksi protesnya, atas pembagian daging hewan qurban tersebut. Beruntung tindakan itu dapat diantisipasi dan urung dilakukan oleh masyarakat setempat. Memang masyarakat sempat berencana melakukan pemblokiran jalan. Beruntung setelah saya berikan penjelasan, masukan dan pandangan terkait pokok permasalahannya seluruh masyarakat dapat menerimanya, jelas Iwan. (shn)

Kasus Embung Naik ke Pengadilan

Zakirin dan Suherti Ditetapkan Tersangka MEMPAWAH. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mempawah memastikan kasus dugaan korupsi proyek embung di Kabupaten Pontianak segera dilimpahkan ke pengadilan. Hasil penyelidikan, Kejari Mempawah menetapkan dua tersangka, yakni Kabag Pangan dan Khoultikultura Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan (P3K), Zakirin serta Suherti. Ada enam kasus tindak pidana korupsi yang saat ini sedang ditangani oleh Kejari Mempawah. Salah satunya kasus embung yang telah ditetapkan dua orang tersangka, yakni Zakirin dan

Suherti. Dalam waktu dekat kasus embung ini akan kita limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan, kata Kajari Mempawah, Warman Widiantan disela-sela penyerahan hewan qurban, kemarin. Warman mengungkapkan, hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, bahwa kasus proyek pekerjaan embung tersebut menyebabkan terjadinya kerugian negara. Diperkirakan, dugaan kerugian negara mencapai ratusan juta. Kita masih mendalami dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apakah ada tersangka lainnya dalam kasus ini. Pastinya,

untuk berkas kedua tersangka dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan, tuturnya. Selain kasus embung tersebut, timpal Kajari, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap lima kasus korupsi lainnya yang ada di wilayah hukum Kejari Mempawah. Seperti kasus korupsi dengan tersangka Nurhayati dan Dana PNPM atas tersangka Wulan atas kasus realisasi proyek lapangan futsal. Seluruhnya ada enam kasus korupsi yang sedang ditangani. Beberapa kasus sudah kita limpahkan ke pengadilan. Kita akan terus bekerja keras untuk merampungkan semua kasus yang

sudah masuk, ujarnya. Disinggung menurunnya kinerja Kejari Mempawah dalam menangani kasus korupsi di masyarakat, Warman mengakui. Menurut dia, ada beberapa permasalahan dan kendala di lapangan yang menyulitkan pihaknya melakukan penyidikan kasus korupsi. Salah satunya yakni kurangnya dukungan dari masyarakat itu sendiri. Misalnya, laporan secara resmi dari masyarakat terkait adanya praktik dugaan korupsi itu sendiri. Nah, kesadaran dari masyarakat untuk melaporkan kejanggalan kasus korupsi itulah yang sangat kami harapkan untuk mendukung

upaya penegakan hukum, pintanya. Selain itu, imbuh dia, faktor lainnya juga disebabkan oleh minimnya dana operasional yang dimiliki pihaknya. Sebab, untuk melakukan tahapan-tahapan penyidikan hingga penyelidikan dalam suatu kasus dibutuhkan biaya yang cukup besar. Misalnya menangani kasus yang ada di daerah Kecamatan Batu Ampar. Untuk turun ke lapangan saja membutuhkan dana jutaan. Seperti, menyewa speedboat dan lainnya. Belum lagi untuk mendatangkan saksi-saksi. Masalah dana ini juga menjadi kendala kami, tegasnya. (shn)

Ruang HCU Rumkit Rubini Ditutup MEMPAWAH. Ruang HCU Rumkit Dr Rubini Mempawah ditutup, Senin (8/11). Tindakan itu dilakukan lantaran minimnya perawat yang bertugas di ruangan untuk pasien perawatan lanjutan dari ICU itu. Pasalnya, pihak rumah sakit mengirimkan tiga petugas ruang HCU untuk melaksanakan Diklat. Kita kekurangan tenaga perawat di ruang HCU. Dari pada pelayanan yang kami berikan tidak memuaskan dan hanya akan menimbulkan permasalahan dengan pasien, lebih baik ruangannya ditutup saja, tegas Penanggungjawab Ruang HCU Rumkit Rubini Mempawah, dr Agus Darmawan SpS kepada wartawan. Dia menjelaskan, Ruang HCU memiliki 12 tenaga perawat yang bekerja melayani pasien perawatan lanjutan dari ICU. Namun, belakangan ini ada kebijakan dari manajemen Rumkit Rubini Mempawah yang menarik sejumlah perawatnya tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu. Ada tiga petugas HCU yang diberangkatkan mengikuti Diklat kepelatihan. Sehingga kami kekurangan tenaga. Ironisnya, keberangkatan itu tidak dikonďŹ rmasikan terlebih dahulu kepada saya selaku penanggungjawab

Ruang HCU Rumkit Rubini Mempawah yang ditutup. ruangan, sesalnya. Harusnya, menurut Agus, pihak rumah sakit tidak melakukan kebijakan seperti itu yang berdampak terhadap penutupan ruangan HCU. Sebab, HCU memiliki peranan yang penting dan strategis untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Terutama perawatan lanjutan bagi pasien ICU. Pihak manajemen Rumkit sudah mengetahui kalau petugas di ruang HCU itu hanya ada 12 orang. Mestinya pengiriman petugas untuk Diklat tidak dilakukan secara serentak tiga orang. Melainkan secara bertahap yakni satu-persatu. Sehingga

Al Shandy/Equator

ruang HCU tidak akan kekurangan petugas untuk merawat pasien, pendapatnya. Diungkapkan Agus, t idak mungkin dengan jumlah petugas yang tersisa pihaknya tetap memaksakan untuk melakukan perawatan. Karena, sudah ada standar aturan jam kerja yang diberikan untuk para petugas. Tidak mungkin satu petugas bekerja hingga 24 jam. Petugas itu juga manusia yang bisa merasakan capek, lelah dan butuh istirahat. Kita juga ingin memberikan pelayanan yang baik dan maksimal untuk pasien. Jangan sampai pasien ditelantarkan,

tuturnya. Untuk itu, Agus berharap semua pihak dapat terlibat dalam menyelesaikan masalah ini. Karena, tidak mungkin menunggu ketiga petugas yang diberangkatkan pergi Diklat barulah ruang HCU dioperasionalkan kembali. Sebab yang namanya orang sakit itu tidak bisa menunggu. Kita juga berharap campur tangan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Kita sangat prihatin dengan kondisi pasien yang membutuhkan pelayanan yang baik dan prima. Untuk sementara ini, saya hanya bisa menyarankan agar pasien di ruang HCU dirujuk ke rumah sakit di Pontianak, bebernya. Dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut, Dirut Rumkit Dr Rubini Mempawah, dr Hartati Budiarsih membenarkan penutupan ruang HCU tersebut. Menurut dia, tindakan itu dilakukan lantaran minimnya petugas yang ada. Namun, Hartati memastikan kalau penutupan itu hanya bersifat sementara. Penutupan ruang HCU itu hanya sementara saja yakni tiga bulan. Sebab, ada tiga petugasnya yang kita berangkatkan mengikuti kegiatan Diklat selama tiga bulan. Sehingga ruangan HCU kekuran-

gan petugas, ungkapnya. Ruang HCU, imbuh Hartati, memiliki 12 petugas perawat. Namun, saat ini jumlah perawat yang aktif hanya lima orang saja. Yakni, tiga petugas berangkat Diklat, dua orang prajabatan, satu petugas cuti melahirkan dan satu petugas izin sakit. Setelah ketiga petugas selesai melaksanakan Diklat, maka ruang HCU kita buka kembali seperti biasanya. Jadi, penutupan ruang HCU itu selama tiga bulan saja, tuturnya. Wakil Ketua DPRD, H Rusli Abdullah menyesalkan tindakan RSUD Dr Rubini Mempawah yang menutup ruang HCU. Harusnya ruang HCU tidak perlu ditutup. Pihak rumah sakit sudah mengetahui kalau petugas yang ada hanya sedikit. Mestinya pengiriman petugas untuk Diklat dilakukan secara bertahap dan rotasi. Lakukan satu-persatu, jangan semuanya dikirim, sesalnya. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pontianak ini berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ditutupnya ruang HCU Rumkit Rubini Mempawah tersebut. Hal itu menunjukkan kalau pihak rumah sakit semena-mena mengenyampingkan masalah kesehatan masyarakat.(shn)


11 

suare kite

Iduladha, Momen untuk Berbagi

Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Singkawang HM Nadjib ketika menjadi Khatib Iduladha 1432 Hijriah di Masjid Raya Singkawang, Minggu (6/11). Mordiadi

Singkawang. Iduladha yang dilaksanakan setahun sekali merupakan sarana pengingat dan momentum gerakan solidaritas sosial. Ibadah kurban adalah perwujudan dari semangat kesediaan untuk berbagi dengan sesama. Momen ini merupakan sarana pengingat agar kita dalam setiap saat dan keadaan, selalu siap berkurban untuk kebaikan bersama, kata HM Nadjib, Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Singkawang ketika menjadi Khatib Iduladha 1432 Hijriah di Masjid Raya Singkawang, Minggu (6/11). Nadjib menjelaskan, Iduladha yang diperingati saat ini, juga dinamai Idul Nahr artinya hari raya memotong kurban binatang ternak. Sejarahnya bermula dari ujian paling berat yang menimpa Nabiyullah Ibrahim. Buah dari kesabaran dan ketabahan Ibrahim dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan itu, Allah memberinya sebuah anugerah, sebuah kehormatan sebagai Khalilullah (kekasih Allah). Berbagai hikmah dapat diambil dalam sejarah kurban tersebut. Diantaranya sebagai umat Islam yang berjiwa besar, kiranya bersedia untuk dikritisi dan siap terhadap perubahan. Karena kecenderungan kita mengerjakan ibadah secara reaktif, belum pro aktif, ujar Nadjib. Dia mengatakan, dalam pola reaktif, ibadah yang dikerjakan lebih bersifat ritualisme yang spontan seketika adanya perayaan, atau sewaktu-waktu ada peristiwa yang terjadi. Setelah itu, ibadah tersebut kian berkurang ataupun sama sekali tidak dilakukan. Semestinya, kata Nadjib, beramal ibadah lebih baik dilakukan secara pro aktif, artinya dilakukan secara teratur dan terusmenerus setiap saat dan setiap keadaan. Sebagai contoh, pada saat bulan Ramadan jemaah masjid berlimpah ruah, selesai Ramadan jemaah kembali sepi, ujarnya. (dik)



Tablig Akhiri Gebyar Pemuda

Singkawang. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Singkawang merencanakan perubahan arus lalu lintas di Kota Wisata ini. Perubahan tersebut merujuk pada UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ini menindaklanjuti hasil analisa dan evaluasi Polres Singkawang, yang disampaikan melalui Surat Nomor B/3519/X/2011 tertanggal 14 Oktober 2011 yang dikirim kepada Walikota Singkawang, kata Kepala Dishubkominfo Kota Singkawang Drs Libertus MSi ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Perubahan Arah Arus Lalu Lintas Kota Singkawang di ruang kerjanya, Senin (7/11). Rakor tersebut dihadiri anggota DPRD Kota Singkawang, Polres Singkawang, Dinas Tata Kota, Pertanahan dan Cipta Karya Kota Singkawang, Camat Singkawang Barat dan Tengah, Lurah Condong dan Pasiran. Dalam kesempatan ini, kami mengharapkan masukan dan tanggapan terhadap rencana perubahan arah arus lalu lintas, ujar Libertus. Arus lalu lintas yang akan diubah paparnya, terutama di ruas Jalan Setia Budi dan Jalan Hasan Saad serta Jalan Saman Bujang dan Jalan Sejahtera. Perubahan ini tentu-

nya memerlukan kerjasama dan dukung an semua pihak. Rakor tersebut menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya akan dipasang rambu larangan masuk bagi semua kendaraan bermotor dan bukan di perempatan Jalan Setia Budi dan Jalan Hasan Saad. Selanjutnya akan dipasang rambu larangan berbelok ke kanan bagi kendaraan bermotor dan bukan ke jalan persimpangan, atau berpindah jalur yang searah lalu lintas di sebelah kiri perempatan Jalan Setia Budi dan Jalan Hasan Saad. Perubahan itu dilanjutkan dengan pemasangan rambu wajib mengikuti arah yang ditunjuk ke kiri di pertigaan Jalan Saman Bujang dan Jalan Sejahtera. Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang Sujianto mengatakan, tidak masalah dan mendukung rencana perubahan arah arus lalu lintas tersebut, selama untuk kepentingan umum. Kalau perlu jangan di dua lokasi tersebut saja, tetapi di ruas jalan lain seperti di Jalan Sudirman dan Jalan Pahlawan. Kondisinya saat ini juga sudah padat dan rawan kecelakaan, kata Sujianto. Sementara itu, Kapolres Singkawang AKBP Prianto SIk melalui stafnya Nurgianto mengharapkan, seluruh pihak supaya men



muare ulakan

Golkar Sembelih Empat Sapi Sambas. Pada Hari Raya Iduladha 1432 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Sambas menyembelih empat ekor sapi. Hewan kurban tersebut dibagikan kepada warga tidak mampu di Kabupaten Sambas. Hewan kurban ini merupakan bantuan dari keluarga besar Partai Golkar Pengurus DPD Golkar Kabu- untuk masyatakat paten Sambas menyembelih tidak mampu. Pelakhewan kurban. \\\ M Ridho sanaannya di Sekretariat DPD Golkar Kabupaten Sambas, kata Ketua DPD Golkar Ir H AriďŹ diar kepada Equator, Minggu (6/11). AriďŹ diar berharap, daging hewan kurban yang disalurkan dapat membantu meringankan beben masyarakat yang melaksanakan Hari Raya Iduladha, sehingga dapat menikmati nikmatnya hari raya. Setiap bantuan daging yang kita serahkan seberat 1 kilogram dibungkus dalam kantong plastik. Pembagian kita lakukan melalu DPC hingga Ranting Golkar se-Kabupaten Sambas, ujarnya AriďŹ diar. (edo)

Rapat Koordinasi Rencana Perubahan Arah Arus Lalu Lintas Kota Singkawang di Ruang Kerja Kepala Dishubkominfo Kota Singkawang. Mordiadi dukung rencana perubahan arah arus lalu lintas.

Kendaraan Pribadi Tidak Uji KIR Singkawang. Hingga kini, hanya kendaraan atau angkutan umum yang diharuskan melakukan pengujian kendaraan bermotor (KIR). Sementara untuk kendaraan pribadi masih belum diharuskan. Untuk kendaraan pribadi, sementara ini belum ada uji KIR, kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Di-

shubkominfo) Kota Singkawang Bambang Sutrisno, baru-baru ini. Bambang menjelaskan, uji KIR merupakan serangkaian kegiatan menguji atau memeriksa bagianbagian kendaraan bermotor, seperti rem, gas buang, ban, kincup roda roda depan dan klakson. Pengujian harus berkala set i a p e n a m b u l a n , u c a p ny a . Uji KIR ini diwajibkan bagi angkutan

barang, bus, minibus dan penumpang, angkutan kota, termasuk taksi dan mobil tangki. Uji KIR untuk meminimalisir tingkat kecelakaan di jalan raya, jelas Bambang. Terkait keharusan, Dishubkominfo kerap melaksanakan razia bekerjasama dengan intansi terkait. Dari razia tersebut, masih sering ditemukan kendaraan yang be-

Mengingat rencana ini untuk mencegah kecelakaan lalu lintas

di Kota Singkawang, katanya. (dik)

lum uji KIR. Beberapa waktu lalu, Dishubkominfo mengamankan 18 kendaraan bermotor yang belun uji KIR, terdiri atas kendaraan roda empat dan enam. Ada beberapa truk, bus, pikap yang masa berlaku KIR-nya sudah habis, ungkap Bambang. Pemilik kendaraan itu pun langsung mendapatkan peringatan agar segera mengurus uji KIRnya. Sesuai aturan, setiap enam bulan sekali KIR angku-

tan barang dan manusia harus diperbarui, jelas Bambang. Bambang didampingi stafnya Henu Priono menerangkan, dalam masa pembaruan KIR tersebut, pihaknya juga akan memeriksa bagaimana kendaraan aman untuk dioperasikan. Dalam masa uji KIR inilah, dapat dilihat, apakah suatu kendaraan atau angkutan itu layak atau tidak dioperasikan, termasuk juga mobil yang difungsikan untuk taksi, kata Bambang. (dik)

sambas terigas

Majukan Partai, Wakil Ketua DPRD Mundur

Bupati dan Wakil Bupati Sambas foto bersama Panitia Gebyar Pemuda memperingati Hari Sumpah Pemuda di halaman Istana Alwatzikhoebillah Sambas.M Ridho

Sambas. Peringatan Hari Sumpah Pemuda dimeriahkan dengan acara Gebyar Pemuda. Kegiatan yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Terpikat Sambas (Poltesa) dan Karang Taruna Kabupaten Sambas ini diakhiri dengan tablig. Sebelumnya kata Ketua BEM Poltesa Sambas Abdi Kurniato, acara yang didukung KNPI dan Pemuda Pancasila Kabupaten Sambas ini juga diisi dengan pertandingan voli antar SMA se-Kabupaten Sambas. Pembacaan ayat suci Alquran oleh Sumayyah yang merupakan Juara Nasional MTQ tingkat Anak-anak ujarnya, menandai dimulainya acara tablig. Sedangkan materi kepemudaan disampaikan tokoh masyarakat Kabupaten Sambas, Ir Burhanudin A Rasyid. Pak Dhe (Burhanuddin, red) merespon positif kegiatan pemuda, dan mengharapkan pemuda dapat berperan dalam pembangunan daerah, katanya kepada Equator, Minggu (6/11). (edo)

Selasa, 8 November 2011

Arah Lalu Lintas Singkawang akan Diubah

SAMBAS

tumpahansalok

singkawang Spektakuler

Zunaida Zainuddin

Darso

Sambas. Darso resmi mengundurkan diri jabatan Wakil Ketua DPRD Sambas. Konsentrasi membesarkan partai menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2012

dan Pemilu Legislatif 2014 menjadi alasan. Pengunduran diri tersebut diungkapkan Darso kepada wartawan, Senin (7/11). Dijelaskan Darso,

surat pengunduran diri selaku Wakil Ketua DPRD Sambas telah diusulkan ke Sekretariat DPRD Sambas tanggal 19 Oktober 2011, dengan alasan ingin menata partai menghadapi Pilgub dan Pemilu Legislatif. Surat pengunduran diri yang saya usulkan sudah dibalas DPRD Sambas tanggal 1 November 2011, dengan nomor surat 1713/106/ DPRD, dan meminta partai menyiapkan pengganti, jelas Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sambas ini. Ia mengaku banyak kekurangan sehingga pilih mengundurkan diri. Ia pun menegaskan tidak ada unsur paksaan. Karena jabatan yang sekarang saya jalani merupakan amanah, ujarnya. Darso menegaskan, pengunduran diri dari Wakil Ketua DPRD Sambas juga sudah dibahas dalam Rapat Diperluas DPC, PAC, Sekretaris dan Fraksi PDIP yang dihadiri 14 PAC dan 5 orang anggota fraksi

serta 9 orang Pengurus DPC, Sabtu (5/11). Dalam rapat tersebut, kita juga membahas agenda menyusun program partai dalam konsolidasi, sekaligus rencana pindah sekretariat baru PDIP Sambas di Rambi, jelasnya. Dijelaskan Darso, dari hasil konsultasi DPC PDIP Kabupaten Sambas bersama DPP PDIP Pusat tanggal 20 Oktober 2011 di Jakarta, penunjukan siapa yang akan menggantikan Darso untuk menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Sambas diambil alih oleh DPP. Dalam hal ini, apapun keputusan DPP harus kita terima, karena tujuannya untuk membesarkan partai. Apalagi posisi saya sekarang Ketua DPC PDIP Kabupaten Sambas yang bertugas membesarkan partai, sehingga saya bertanggungjawab untuk membesarkan partai, tegasnya. Ia berharap kader PDIP Kabupaten Sambas bersatu dan tidak saling

menyalahkan. Darso menilai adanya mosi tidak percaya terhadap dirinya merupakan dinamika dalam dunia politik. Ia pun menganggap sebagai sesuatu yang sangat wajar. Justru mosi ini terangnya, merupakan penyemangat baginya untuk membesarkan partai. Saya mengajak rekan-rekan partai agar dapat berjuang bersama dan berjalan sesuai mekanisme partai, ajaknya. Di tempat terpisah, Sekretaris DPRD Sambas Zunaida Zainuddin SSos saat dikonfirmasi Equator, membenarkan adanya surat pengunduran diri Darso secara pribadi dari jabatan Wakil Ketua DPRD Sambas yang ditujukan ke pimpinan DPRD. Bahkan DPRD sudah memberikan surat balasan yang ditujukan kepada DPC PDIP Kabupaten Sambas agar partai menyiapkan penggantinya. Masalah pengunduran diri ini selanjutnya akan dibahas sesuai tata tertib DPRD, tegasnya. (edo)

Keakraban Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia (2)

Tarian Malaysia Semarakkan Peresmian Jalan Temajuk Sambas. Merebaknya masalah perbatasan Indonesia dan Malaysia di Camar Bulan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh tidak berpengaruh bagi masyarakat perbatasan di kedua negara. Buktinya, Tarian Gendang Melayu dari masyarakat Teluk Melano Malaysia turut menyemarakkan acara peresmian Jalan Ceremai-Temajuk. Kemesraan masyarakat sempadan (perbatasan, red) Indonesia-Malaysia sudah lama terjalin. Makanya pada acara malam ramah tamah ini, kami terima undangan panitia untuk memberikan hiburan budaya Malaysia dengan Tarian Gendang Melayu Lama, yang merupakan kebudayaan Negeri Serawak, kata Dewi, 47, salah seorang penabuh gendang dalam tarian tersebut kepada Equator. Keharmonisan dalam menggelar acara tegasnya, sudah lama terjalin, baik saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus dan Kemerdekaan Malaysia 31 Agustus. Dewi yang mendalami Tarian Dendang Melayu sejak usia belasan tahun mengatakan, warga sempadan sering melakukan kegiatan tukar budaya, karena hubungan yang terjalin selama ini sudah seperti keluarga. Mereka pun senang bisa tampil menghibur masyarakat Temajuk, apalagi

mereka diundang secara langsung dalam suatu acara yang dihadiri pejabat pemerintah Indonesia. Bisa tampilnya kami pada acara ramah tamah yang semarak ini, tentunya suatu kebanggaan bagi kami. Semoga masalah perbatasan yang beberapa waktu terjadi, dapat diselesaikan dengan baik, harap Dewi didampingi Haznah, 67, penyanyi dalam lagu Dendang Melayu ditemui usai membawakan Tarian Gendang Melayu. Hal senada diungkapkan Haznah yang akrab disapa Mak Haji Not. Menurutnya, warga Teluk Melano sangat menghargai dan menghormati keakraban yang selama ini terbangun. Selama ini tiada hal hubungan kami, baik dari sisi ekonomi, budaya maupun kekeluargaan, kami sudah lama saling bantu dan saling bersilaturahmi. Dan selama itu juga tidak pernah ada masalah antara masyarakat Temajuk dan Teluk Melano maupun Serabang, Malaysia, tuturnya. Mak Haji Not menyinggung penampilan mereka dalam Tarian Gendang Melayu. Dikatakannya, para penari rata-rata memang sudah berusia tua. Makanya, mereka juga berusaha mewariskan tarian ini kepada generasi penerus. Dalam Tari Gendang Melayu, kebiasaan adatnya seorang penari

Tarian Dendang Melayu Lama yang merupakan kebudayaan Negeri Serawak turut menyemarakkan Acara Ramah Tamah Pemkab Sambas dan warga saat peresmian pembukaan Jalan Ceremai-Temajuk. \\\ M Ridho harus berpasangan, bisa lebih dari sepasang ataupun dua pasang penari. Tetapi untuk sekarang,

kita hanya menampilkan sepasang penari yang didendangkan Syukur dan Rabinah, ujarnya

seraya mengucapkan selamat atas dibukanya akses jalan Temajuk. (edo/bersambung)


12 apai kato kito

Jalan Rusak, Promosi Wisata Percuma Potensi wisata alam dan sejarah di Melawi sangat banyak. Namun karena akses masuk atau jalan rusak, orang tidak akan mungkin mau mendatangi potensi wisata tersebut. Hingga promosi wisata yang dilakukan hanya membuang tenaga dan waktu saja. Mempercapat akses ke seluruh daerah Melawi harus dilakukan. Sebab bila tidak, wisata Melawi akan jauh tertinggal dibandingkan dengan daerah lainnya. Alam Melawi sangat eksotik. Namun selagi jalan yang ada di Melawi ini rusak, maka tidak akan ada orang luar yang mau ke Melawi. Selagi jalan rusak, promosi wisata akan percuma, kata Widia Rima SSos, anggota dewan terpilih, ditemui kemarin. Dijelaskannya, orang yang ingin berpariwisata tentunya menginginkan kesenangan. Mereka ingin hati mereka tenang dam gembira. Namun karena jalan rusak, maka ketenangan yang dicari tidak akan didapatkan oleh para wisatawan. Wisatawan ini ingin mencari daerah yang menenangkan. Namun bila mereka ke Melawi, ďŹ sik mereka akan lelah. Sebab jalan yang rusak atau medan tempuh yang besar malah membuat orang akan sakit, terangnya. Ia menyinggung, pemerintah daerah ini hanya bisa membuat lomba mobil atau motor di jalan yang ada di Melawi. Para pencinta lomba jalan buruk bisa diundang untuk memperagakan kelihaian mereka dalam jalan yang rusak. Pemerintah Melawi bisa mengundang para pencinta olahraga bermotor untuk melintasi jalan yang ada di Melawi. Untuk saat ini pemerintah kabupaten hanya bisa melakukan itu. Yang lain, tidak ada, ulasnya. Ia meminta pada pemerintah daerah bila ingin daerah ini didatangi oleh orang luar untuk berwisata. Hal utama yang harus dilakukan adalah membangun infrastruktur jalan. Jika ini tidak dibangun, percuma saja dilakukan promosi wisata. Oleh karena itu, kerjasama antara lembaga pemerintah adalah sebuah keharusan untuk membuat program pembangunan. Kalau ini membangun wisata, Dinas Budaya dan Pariwisata harus dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum, ulasnya. (aji)

melawi membangun

Selasa, 8 November 2011

Guru Kembali Dilatih PPB

NANGA PINOH. Selah berhasil menyelenggarakan lokalatih Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (PPB) Januari 2011 silam. Kini, WWF- Indonesia bekerja sama dengan Suar Institute serta Dinas Pendidikan (Disdik) Melawi kembali menggelar (PPB) tahap II. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Rabu (9/11) hingga Kamis (10/11) mendatang di Cafe La Palma. Kegiatan yang melibatkan 35 praktisi pendidikan di Melawi ini berupa Training of trainer (ToT). Ke depan peserta bisa melebarkan ilmu PPB seluruh guru dan kepala sekolah yang ada di Melawi. Kita kembali menggelar Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Ini kelanjutan yang pertama. Kita berharap guru-guru, kepala sekolah dan pengawas pendidikan yang telah dilatih PPB ini bisa

menularkan ilmunya pada sesama profesi. Ini ilmu ini bisa menyebar ke seluruh pendidik yang ada di kawasan Heart of Borneo (HoB), kata Epiyantono SPd, Ketua Panitia, Lokalatih PPB tahap II, ditemui kemarin. Bukan hanya itu, Epiyantono juga mengharapkan PPB ini bisa dipraktikkan pada masing-masing sekolah. Hingga bisa menciptakan sekolah yang asri, teduh, banyak pohon dan bersih. Sebagaimana tujuan dari PPB ini. Pun begitu, menciptakan sekolah ramah lingkungan ini merupakan tujuan paling kecil. Jika bisa, alumni pelatihan ini bisa menjadi motivator di lingkungan masyarakat agar warga bisa menjaga keseimbangan lingkungan. Bisa saja memanfaatkan sumberdaya alam yang ada di ling-

Suasana semiloka PPB tahap pertama Januari 2011 silam. SUKARTAJI/EQUATOR kungan sekitar. Namun, mesti dilakukan dengan keberlanjutkan. Jangan sampai sumberdaya alam dimanfaatkan hingga menimbulkan kerusakan. Belakangan kerusakan alam sudah sampai pada titik nadir. Hingga berakibat sering terjadinya bencana alam. Di Melawi sendiri, sering terjadi banjir. Di tahun 2010 saja sudah empat kali terjadi banjir besar, ulas laki-laki ini. Lantas jelasnya, salah satu prinsip pendidikan, Pendidikan untuk Pem-

bangunan Berkelanjutan (PPB) yang bertindak pada lingkungan secara total. Titik perhatian PPB tidak hanya alam dan lingkungan tetapi ekonomi, sosial dan kesejahteraan manusia. Dalam hal ini guru, kepala sekolah dan pengawas pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam memberi pendidikan lingkungan terhadap anak didik dan lingkungan sekitar, ulasnya. Lantas jelas, Epiyantono menerangkan kegiatan ini sendiri tidak

Warga Rahan Ririt Minta Bangun Sekolah Jarak Jauh NANGA PINOH. Warga dusun Rahan Ririt, Desa Nyanggai, Kecamatan Pinoh Selatan minta dibangunkan gedung sekolah jarak jauh. Paling tidak ada dua ruangan untuk proses belajar mengajar sekolah yang menginduk pada SDN 34 Nyanggai. SK keberadaan sekolah jarak

jauh Dusun Rahan Ririt ini sudah keluar. Namun, lokal untuk proses belajar mengajar masih belum ada. Kita meminta agar pemerintah membangun gedung sekolah tersebut, kata Kepala Desa (Kades) Nyanggai, Atong Mehed, ditemui kemarin. Dijelaskannya, selama ini 67 siswa sekolah jarak jauh ini belajar di se-

buah gereja yang ada di dusun tersebut. Setiap hari siswa mendatangi rumah ibadah untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sementara tanah untuk mendirikan gedung sekolah jarak jauh tersebut telah dipersiapkan oleh warga semenjak beberapa tahun silam. Bahkan, di tahun 2009 lalu,

tanah seluas lebih satu hektare tersebut telah dibersihkan oleh warga secara swadaya. Soal tanah, telah kita siapkan. Ada warga yang sengaja menghibahkan tanah tersebut. Intinya tanah sudah siap untuk dibangun. Tinggal menunggu kebijakan dari pemerintah mengalokasikan dana untuk pembangunan,

papar Atong. Lantas dijelaskannya, munculnya keinginan warga untuk mendirikan sekolah jarak jauh ini sebab banyak anak usia sekolah yang mesti mendapatkan pendidikan. Jika mesti ke sekolah SDN 43 di pusat desa. Mereka mesti berjalan sejauh 6 kilometer dengan kondisi jalan berbukit.

Jarak dan kondisi jalan ini jelas tidak mungkin ditempuh oleh anak usia kelas satu dan kelas 2. Jika sudah agak besar, kelas 3 hingga kelas 6 mereka dipastikan mampu berjalan jauh. Memang saat ini, mereka yang telah kelas 3, akan melanjutkan pendidikan ke sekolah induk. Kalau melihat anak Dusun Rahan

berhenti pada lokalatih. Namun, akan dilanjutkan dengan praktik di lapangan. Melalui menciptakan sekolah yang asri. Khususnya pada praktisi pendidikan yang mengikuti lokalatih PPB. Kita akan mendampingi sekolah untuk menciptakan sekolah yang asri. Mudah-mudahan ini bisa diwujudkan bersama dengan sebuah kesadaran untuk menciptakan bumi tetap lestari hingga ke anak cucu, pungkasnya. (aji)

Ririt pergi atau pulang sekolah agak miris juga. Walau mereka kelas 3 hingga kelas 6 cukup besar namun jarak yang jauh jelas membuat mereka lelah. Apalagi kalau anak kecil, ungkap Atong. Laki-laki yang tinggal di pusat pemerintahan desa Nyanggai ini di masa kecil pernah tinggal di Dusun Rahan Ririt. Sakitnya menuju sekolah pernah dia alami. Hingga itu, dia terpanggil untuk memperjuangkan lokal sekolah jarak jauh tersebut. (aji)

sintang raya  apai ji kitak

Bukan Wewenang Dishub

Penindakan Tangki Siluman Sintang. Sejak tahun 2001, uji layak kendaraan atau KIR sudah otonomi diserahkan ke masingmasing kabupaten/kota. Komponen yang diperiksa dalam uji kelayakan itu diantaranya adalah ban, kemudi, rem, lampu serta emisi gas buang. Selama ini pemeriksaan perubahan fisik kendaraan yang menjadi kewenangan kami tidak mencakup tangki BBM kendaraan, ungkap Budi Harto, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, pada wartawan saat dikonfirmasi berkenaan dengan keluhan masyarakat terhadap spekulan BBM yang menggunakan tangki siluman beberapa waktu lalu. Menurut Budi, KIR yang dilakukan untuk melihat layak tidak sebuah kendaraan dioperasionalkan di jalan raya. Berkenaan dengan keluhan masyarakat terkait kendaraan roda empat yang menggunakan tangki tambahan untuk mengantre BBM. Ia mengatakan Dishub sudah mengambil sikap dengan mengirim imbauan kepada SPBU dan bengkel las yang melayani pembuatan tangki tersebut. Kami hanya sekadar mengimbau, kembali ke SPBU dan bengkel las, karena kalau penegakan hukum sudah bukan kewenangan kami, pungkasnya. (din)

Fraksi Nasionalis Roling Kepemimpinan Sintang. Fraksi nasionalis di DPRD Sintang menerapkan rolling pimpinan atau ketua fraksi. Hal itu dikarenakan anggota di fraksi ini terdiri dari beberapa partai. Bila selama Sejak awal dua tahun pertama fraksi di nahkodai oleh Lusius memang su- ini Nelis dari partai Pelopor dan dah ada kes- Sekretaris Ajin dari Partai maka dua tahun epakatan di Hanura, kemudian, tepatnya sejak antara angNovember 2011 hingga November 2013 mendatang gota. fraksi nasionalis ini dipimpin oleh Hj.Sriwani dari partai Gerindra di dampingi Syahroni dari PKB. Sejak awal memang sudah ada kesepakatan di antara anggota. Ini dikarenakan fraksi Nasionalis merupakan gabungan dari beberapa partai, ungkap Sriwani selaku Ketua Fraksi yang baru. Dikatakan Sriwani, perubahan kepemimpinan di tubuh fraksi nasionalis telah disepakati sejak awal pembentukan fraksi. Tidak ada masalah. Ini memang kesepakatan sejak awal, mengingat fraksi kita terdiri dari beberapa partai, pungkasnya. (din)

Firly Kembali Tempati Korps Brimob

Oktavinus Marthin Pimpin Polres Sintang Sintang. Kepemimpinan AKBP Firly Ruspang Samosir, sebagai Kapolres Sintang berakhir. Firly, biasa pria ini disapa menempati pos barunya di Brimob Kelapa Dua, digantikan AKBP Oktavinus Marthin yang sebelumnya bertugas di NBC Interpol. Acara pisah sambut dihelat di aula Polres Sintang dengan sejumlah pertunjukan seni dari etnis Melayu dan etnis Dayak, Senin (7/11) kemarin. Dalam kesempatan pisah sambut itu, Firly cukup panjang memaparkan kesan dan pesannya saat bertugas di Sintang. Salah satu kesan cukup khas yang ia sampaikan berulang kali, ialah berkenaan dengan wartawan. Menurut pria berdarah Batak ini, wartawan merupakan rekan kerjanya. Polri dan Wartawan adalah Mitra. Melalui kawan-kawan wartawan saya dapat menyampaikan beberapa informasi penting terkait pelaksanaan tugas,

ucapnya. Diakui Firly, hubungan kerja sama antara Polisi dan Wartawan di Kabupaten Sintang berjalan cukup baik. Dikatakan Firly, dirinya sempat berencana akan melakukan kunjungan kerja ke wilayah Malaysia dengan mengajak rekan-rekan wartawan. Namun rencana itu belum bisa terealisasi, lantaran tugas baru di Brimob Kelapa Dua sudah menantinya. Meski rencana itu belum sempat terealisasi, saya mengucapkan banyak terima kasih pada kawan-kawan w a r t a w a n . Ta n p a w a r t a w a n , saya tidak ada apa-apanya, kata Firly. Melalui wartawan, lanjut Firly, pihaknya di Jajaran Polres Sintang dapat menjalin komunikasi dengan masyarakat. Serapan informasi masyarakat yang disampaikan melalui rekan-rekan wartawan kami jawab sesuai pertanyaan yang dilontarkan di media. Selama menjabat sebagai

Kapolres Sintang, saya sangat terbantu dengan rekan-rekan wartawan, bebernya. Dalam kesempatan itu pula bapak dua anak ini memperkenalkan satu persatu perwira di Jajaran Polres Sintang kepada Kapolres baru, AKBP Oktavinus Marthin. Mulai dari Wakil Kapolres, para Kabag, Kasat, Kapolsek hingga KBO. Dalam memperkenalkan jajarannya itu, Firly sesekali menyelinggi dengan senda gurau. Jumlah personil Polwan di Polres Sintang sebanyak 12 orang, dipimpin Brigadir Nopi serta wakilnya Brigadir Imelda. Pak, supaya terlihat cantik nanti di acara pisah sambut dengan Kapolres baru, buatkan kami baju dong pak, ungkap Firly melansir omongan Polwan. Tak pelak, ungkapan Firly itu disambut gelak tawa dari para personil. Sejuta Kawan Menjabat sebagai Kapolres baru di Polres Sintang, AKBP Ok-

Pengusaha Sawit Sanggupi Bayar UMK Sintang. Harapan keberadaan perkebunan kelapa sawit untuk membawa kesejahteraan masyarakat, bagaikan penantian tak berujung. Pasalnya, puluhan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Sintang, tidak memberikan upah yang layak kepada para pekerjaannya. Ini terbukti dalam rapat dewan pengupahan yang dihadiri oleh serikat pekerja, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) beberapa waktu lalu dimana pengusaha sawit hanya berani memberikan standar upah minimum Rp 997.500 perbulan, pada tahun 2012 mendatang. Mereka baru berani memberi upah Rp 997.500, sedikit di atas UMK, ungkap Plt Kadis Sosnakertran Sintang, Florensius Kaha. Sementara itu untuk sector industri perkebunan karet dan pengolahannya dalam rapat tersebut menyanggupi untuk memberikan

upah minimal Rp 1.064.000 perbulan. Sedangkan bidang kehutanan dan penebangan hutan menyanggupi Rp 1.079.000 perbulan.

Setiap tahun UMP atau UMK setiap tahun harus dinaikkan minimal 5 persen, Diikuti dengan sektor industri kerajinan dan pengolahan kayu sebesar Rp 1.079.000 perbulannya.Jika dilihat dari hasil survey yang dilakukan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi di tiga kecamatan, meliputi Kelam Permai, Sintang dan Kecamatan Sungai Tebelian beberapa waktu lalu. Upah minimum yang disanggupi oleh pengusaha yang tergabung dalam Apindo, masih jauh dari standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Dari hasil survey tersebut di-

dapati bahwa besaran KHL Kabupaten Sintang sampai akhir Oktober 2011 lalu mencapai Rp 1.549.834.87 perbulan. Industri sawit dan CPO baru mencapai 64,44 persen dari KHL, Industri Karet 68.70 persen, Industri Kerajinan dan pengolahan kayu serta bidang kehutanan baru mencapai 69,66 persen dari KHL kabupaten Sintang. Sementara itu, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sintang untuk tahun 2012 mendatang Rp 950.000, di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp 900.000. Ini berarti UMK Sintang baru mencapai 61,33 persen dari KHL. Dikatakan Kaha, besaran upah pekerja ini harus disesuaikan dengan kenaikan harga barang. Untuk itu setiap tahun upah pekerja harus ditambah. Setiap tahun UMP atau UMK setiap tahun harus dinaikkan minimal 5 persen, pungkasnya. (din)

tavinus Marthin berencana akan meneruskan program Kapolres yang lama dan menerapkan program Kapolda. Selama dua tahun dipimpin AKBP Firly Ruspang Samosir, situasi Kabupaten Sintang cukup kondusif. Sehingga program ini perlu diteruskan. Selain itu program dari Bapak Kapolda, yakni program sejuta kawan. Program ini merupakan penjabaran misi kepolisian. Sejuta kawan buat polisi bagus, bebernya. Dikatakan Oktavianus Marthin, siapa yang mempunyai informasi luas dia akan menguasai segalanya. Salah contoh pelaksanaan program sejuta kawan adalah Babinkamtibmas. Pak Kapolda juga meminta Polres Sintang agar dapat menempatkan satu orang petugas kepolisian di satu desa, ucapnya. Sebelumnya, AKBP Oktavinus Marthin bergabung di Interpol, yaitu kumpulan dari polisi inter-

nasional berjumlah 188 negara yang markas besarnya di Liong Prancis. Dengan pengalaman itu dirinya yakin akan dapat menunjang pelaksanaan tugasnya di Polres Sintang. Dimana isu perbatasan yang menjadi isu sensitive akan dapat terus diamankan. Untuk menjaga keutuhan NKRI adalah harga mati bagi kita semua. Tentunya dukungan dan partisipasi dari masyarakat, tokoh adat disini dan juga rekan-rekan wartawan. Karena wartawan diyakini dapat memflow up atau meredam sumber-sumber, saya t idak akan bisa lepas dari teman-teman wartawan, tukasnya. AKBP Oktavinus Marthin lulusan akademi kepolisian tahun 1998, selama karirnya pernah menjalan tugas di Sudan menjalankan misi PBB, di Polda Jawa Timur, di Polda Bengkulu, di Polda Riau, di lantas Mabes Polri, dan bergabung dengan Interpol bagian perbatasan. (din)


13 pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Ritual Pamindara untuk Pembangunan Kantor Bupati

uncak kapuas KAPUAS HULU

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Guru Perbatasan Mengadu ke DPRD yang juga guru SMA I Badau dan Alxius Bulin, selaku Kepala SMPN 2 Lanjak, Kecamatan Batang Lupar. Audiensi ini diketuai Wakil Ketua I DPRD Yusuf Habibi dan Para guru mempertanyakan Agustinus Ding Wakil Ketua II. Putussibau. Sekitar 28 guru yang tergabung dalam Persatuan hak mereka yang bertugas di Hadir juga Ketua Komis A, Abang Guru Republik Indonesia (PGRI) daerah terpencil, khususnya di Isnandar ST yang membidagi Kecamatan Badau dan Kecamatan daerah Perbatasan Kabupaten pendidikan, Wakil Ketua Komisi Batang Lupar bertemu dengan Kapuas Hulu. A Iman Sabirin dan sejumlah AngJuru bicara perwakilan guru gota DPRD Kapuas Hulu. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di DPRD perbatasan, Agustinus selaku Sementara dari Disdikpora Sekretaris PGRI Kecamatan Badau dihadiri, Kepala Disdikpora, AnKapuas Hulu, Kamis (3/11) lalu. tonius Amd Pd SE, Sekretaris Disdikpora, Jumran, dan tiga orang stafnya. Dikatakan Agustinus, bahwa dalam program tunjangan guru terpencil khusus daerah perbatasan tidak jelas dan pihak Disdikpora tidak transparan dalam tunjangan tersebut. Pasalnya banyak guru yang seharusnya mendapatkan haknya tidak mendapatkan, namun malahan yang tidak layak untuk mendapatkan tunjangan tersebut malah terdata namanya. Kami ingin mempertanSuasana Salat Id di Masjid Agung Darunnajah-- Arman Hairiadi yakan bagaimana mekanisme atau syarat untuk mendapatPutussibau. Walau pun di ber- atau siap mengorbankan harta benkan tunjangan khusus daebagai kota Putussibau sempat danya demi Allah. Jawabnya ada diri rah terpencil. Sebab banyak banjir, tapi tidak menyurutkan masing-masing, terangnya. dari kami yang seharusnya Manusia akan selalu diberi ujian para warganya untuk menunaikan layak mendapatkan tunjangan salat Id pada perayaan Idul Adha di oleh Allah, bahkan cobaan tersebut itu malah tidak dapat. Kami Masjid Agung Darunnajah, Putus- kadang berulang kali datang. Manujuga minta pihak Dinas selain sibau, Minggu (6/11) sekitar pukul sia juga dituntut untuk berkorban. menjelaskan apa yang menjadi Sedangkan pengorbanan identik 07.00. keluhan kami ini, pihak Dinas AM Nasir SH, Bupati Kapuas Hulu diiringi dengan derai air mata, juga harus transparan terkait pun menyempatkan diri untuk salat keringat, dan materi. Pengorbanan tunjangan, katanya. Id di Masjid Agung Darunnajah. Ber- harta, waktu hanya untuk Allah Sementara Alexius Bulin, tindak sebagai imam pada salat Id semata, katanya. mengatakan bahwa pihak Inti dari ibadah kurban untuk tersebut Zumrori. Sementara khatib dipercayakan kepada Zainuddin mendekati diri kepada Allah, ibadah kurban merupakan bukti loyalitas SAg SPdI. Dalam khutbahnya, Zainuddin, dan ketakwaan manusia kepada mengatakan ibadah kurban, ber- Allah-Nya. Yang sampai kepada mula dari sejarah Nabi Ibrahim, Allah bukan darah atau daging yang saat itu ingin menyembelih hewan kurban, tapi ketakwaan dan anaknya Ismail untuk dikurbankan. keihklasan, jelasnya. Sementara itu, AM Nasir SH, BuIni lantaran terdorong untuk memapati Kapuas Hulu, bertepatan dalam tuhi perintah Allah. Melihat ketulusan Ibrahim, akh- hari raya Idul Adha ini mengajak irnya Allah menghadirkan seekor umat Islam untuk merenungi hikkambing atau qibas untuk meng- mahnya. Mudahan-mudahan segantikan Ismail. Perintah berkur- jarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ban saat Idul Adha sebagai perin- menjadi panutan bagi kita untuk gatan dan pembelajaran bagi umat berkurban. Begitu juga untuk kami ke depannya, mereka nantinya siap agar lebih berkorban dan berbuat mengorbankan saudaranya, siap untuk daerah, terutama daerah mengorbankan yang disayanginya Kapuas hulu. (arm)

Pertanyakan Hak Tunjangan Daerah Terpencil

Kurban Mendekati Diri Pada Allah

Proses Ritual Pamindara-- Arman Hairiadi Putussibau. Masyarakat suku Dayak Taman Sibau Hilir menggelar ritual Pamindara pembangunan Kompleks Kantor Bupati Kapuas Hulu, tepatnya di Desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (5/11) kemarin. Ritual dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda, yaitu di lahan pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang hingga saat ini lokasi seluas 21 hektar tersebut masih sengketa, di tapal batas antara Desa Pala Pulau dan di Desa Sibau Hilir, serta di pintu masuk menuju lokasi komplek perkantoran Kantor Bupati Kapuas Hulu. Dalam kegiatan tersebut dihadiri, Camat Putussibau Utara Ledung SSos, Wadanyon 644/Walet Sakti Putussibau, Mayor Inf Eka, Koramil Kota Putussibau , Kapten Siswanto, Kasi Pengembangan Personil Satpol PP, A Plaun Suka dan tiga orang anggotanya. Selain itu Kepala Desa Sibau Hilir Yosef Lampun, serta dari pihak keamanan Kepolisian dan TNI sekitar sepuluh orang. Pamindara oleh Suku Dayak Taman yaitu ritual untuk memohon kepada pencipta serta para leluhur atau para roh-roh yang menghuni lokasi tersebut, agar tidak mengganggu dan mendukung kegiatan pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru. Sehingga pelaksanaan pembangunan tersebut berjalan lancar dan para karyawan atau pekerja tidak mendapat rintangan atau musibah.Ritual tersebut dilakukan oleh para sesepuh adat seperti F Gunding, Takwan, dan F Kasah, yang diketuai oleh Kepala Adat Suku Dayak Taman Desa Sibau Hilir Bambang Arianto. Jadi ritual ini Kita lakukan adalah ungkapan masyarakat dalam mendukung program pemerintah terutama dalam pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru dan tujuannya baik. Melalui ritual ini juga memohon kepada para leluhur untuk mendukung proses pembangunan kantor tersebut, agar segala sesuatu apa yang dikerjakan dapat berjalan lancar, terang Yosef Lampun selaku Kepala Desa Sibau Hilir ditemui Wartawan, di lokasi ritual tersebut. (arm)

Selasa, 8 November 2011

Suasana Audensi-- Arman Hairiadi Dinas Pendidikan juga telah mengeluarkan surat Pemblokiran sementara Rekening dana Subsidi Guru Tahun 2011. Selain itu, Bulin juga minta Dinas Pendidikan untuk menjelaskan bagaimana bisa terjadi Guru-guru yang tidak seharusnya menerima tunjangan terdata dalam SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang akhirnya Disdikpora Kapuas Hulu mengeluarkan surat pembatalan SK dari Menteri. Kepala Disdikpora Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius, mengatakan pihaknya menyambut baik atas usaha para guru dalam memperjuangkan kesejahteraannya. Tetapi katanya, pihaknya tidak pernah menutup-nutupi. Terkait kuota yang diusulkan sebanyak 430 guru, namun oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dikeluarkan SK, hanya sebanyak 168 guru sesuai dengan apa yang diusulkan. Selebihnya sisa 168 dari 430 orang Guru tersebut tidak sesuai dengan apa yang diusulkan. Sehingga untuk menghindari hal-hal yang diinginkan

maka Disdikpora Kapuas Hulu mengeluarkan surat pembatalan SK dari Menteri tersebut, serta mengeluarkan surat untuk memblokir sementara rekening dana subsidi untuk guru. Dikatakan Antonius, terkait tunjangan pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi dan memerintahkan agar UPT juga menyampaikan hingga ke kecamatan, terutama data akurat dan syarat-syarat yang telah ditentukan termasuk juga batas waktu usulan dari pihak sekolah. Terkait SK dan pemblokiran menurut Antonius hal tersebut adalah salah satu langkah yang diambil, agar tidak ada polemik ke depan. Pasalnya, dalam SK Menteri tidak sesuai dengan data awal yang diusulkan. Untuk itu, kami minta dari dewan dan sejumlah guru untuk ikut serta mendampingi guna mempertanyakan ke provinsi hingga pusat. Mari kita sama-sama ke Pusat sehingga masalah ini tuntas, dan tidak ada pihak yang dirugikan, ujarnya. (arm)

Mandala Mandala 525 525 Bisa Di dapat di Toko Obat, Apotik (Uncak Kapuas) dan Mini Market (Tita) Putussibau Atau Hub : Agen Tunggal

An. Wandi :

0852155155719

Travel

Rifki Melayani Antar Jemput Setiap Hari (15.00-16.00)

Badau-Putussibau-Pontianak Pontianak : Jl. Tani Makmur No.1C Kotabaru Telp. 081345307285 Putussibau : Jl. KS. Tubun No. 112 Telp. 08127268829 / 085659829539 Badau : Telp. 085750221976 / 082155155719 Melayani Angkutan penumpang, Carter Titipan Barang dan Dokumen

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Arah Pembangunan Jangka Menengah SANGGAU. Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi mengungkapkan, proses Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sanggau, mengakomodir aspirasi masyarakat dengan cara pendekatan bottom up (bawah ke atas) di dalam perencanaan. Dengan pendekatan ini, masyarakat memiliki kesempatan Paolus Hadi yang besar guna menyuarakan aspirasi dan memaparkan kondisi riil di kehidupan mereka, agar dapat diakomodasikan dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan ke depan, jelasnya, belum lama ini. Selanjutnya kata Hadi, yang diharapkan tercipta keterpaduan langkah melalui program pembangunan antarpemerintah kabupaten dan provinsi serta pusat. Makanya, keterlibatan masyarakat yang lebih luas, dalam penyusunan program pembangunan. Merupakan hal yang sangat penting, karena selain untuk memotivitasi sumber-sumber daya, menjamin kualitas perencanaan dan untuk memperoleh dukungan dalam implementasi kebijakan dan program, tuturnya. Selain itu kata Hadi, langkah itu diharapkan dapat melindungi masyarakat dari eksploitasi ekonomi, membatasi degradasi lingkungan, serta memaksimalkan kesejahteraan yang berkelanjutan. Inilah yang mendasari perlunya menggunakan pendekatan bottom up dalam proses perencanaan pembangunan, timpalnya. Di samping itu tambah Hadi, dalam penyusunan RPJMD terdapat 4 hal yang meliputi yakni proses politik, teknokratik, perencanaan dari bawah dan atas. Dijelaskan, untuk proses politik dokumen RPJMD memuat janji-janji politik, pada saat kampanye. Sedangkan segi teknokratik, adalah tugas bersama bagaimana janji-janji politik itu bisa dituangkan ke dalam program. Khususnya kegiatan dan anggaran yang realistis sesuai dengan kapasitas dari pemerintah kabupaten Sanggau, terukur sesuai dengan target-target Tujuannya, tercapainya visi pembangunan Kabupaten Sanggau. Yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Sanggau yang produktif, berkualitas, sejahtera dan demokratis. Visi ini sangat terkait erat dengan 11 prioritas pembangunan nasional 2009-2013, jelasnya. Visi pembangunan Kabupaten Sanggau, sangat relevan dengan prioritas pembangunan provinsi Kalbar, yang mencakup 7 prioritas. Keterkaitan visi pembangunan Kabupaten Sanggau dengan prioritas pembangunan nasional dan provinsi. Di mana terlihat pada kesamaan obsesi pembangunan yang mengarah pada keberpihakan dengan rakyat miskin, serta berorientasi pada penciptaan lapangan kerja produktif. (SrY)

Momen Perangi Kemiskinan Hewan Korban di Kabupaten Sanggau

Gubernur Kurban Sapi di Masjid Agung Sanggau SANGGAU. Tak kurang seribuan umat Islam di kota Sanggau, melaksanakan shalat Iduladha 1432 Hijriah, berlangsung di halaman kantor Bupati Sanggau, Minggu (6/11) lalu. Bupati Sanggau, Ir H Setiman H Sudin didampingi unsur Muspida lainnya, terlihat khidmat berada di shaf paling depan. Khutbah kali ini dibacakan ustad H Hermanto Yanen. Di mana intinya mengajak kaum muslimin dan muslimah untuk rela berkorban, seperti yang dilaksanakan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS di masa lalu. Allah tidak menerima daging dan darah korban orang yang berkorban. Melainkan takwa hambanya kepada Allah. Korban dapat dihubungkan dengan pola bagaimana mengangkat nasib manusia dari kemiskinan. Jika pola ini kita kembangkan bersama, tentunya akan lebih besar manfaatnya dari pada memberi sesuatu yang habis dan sekejap, tuturnya. Selain itu, Hermanto mengungkapkan, sudah saatnya umat Islam memikirkan saudaranya agar lepas dari belenggu kemiskinan. Kemiskinan sangat dekat dengan kekufuran. Makanya, kemiskinan harus diperangi dan diberantas. Ini tanggung jawab kita bersama

1 2 3 4 5 6 7 8 9 Umat Muslim yang sedang menunaikan sholat Iduladha, dua hari lalu. M KHUSYAIRI/EQUATOR untuk memecahkannya, timpal pria ini. Makna korban sebenarnya papar Hermanto, yakni berkorban untuk membebaskan umat dari belenggu kemiskinan serta mencari jalan keluarnya. Nah, inilah hakikat kehidupan menurut Islam. Yang kuat mesti membantu yang lemah. Dan yang lemah, mestinya dapat memanfaatkan bantuan itu, untuk mengangkat derajatnya keluar dari kemiskinan, timpalnya. Menyambut hari raya Iduladha kali ini, PHBI Kabupaten Sanggau mengadakan pawai takruf yang diikuti ratusan kendaraan roda empat dan ribuan kendaraan roda dua. Pawai ini, dilepas Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin. Usai dilaksanakan sholat Idu-

Perlu Normalisasi SANGGAU. Kondisi sungai Liku, terletak tepat membelah separoh kawasan kota Sanggau, semakin hari, kian memprihatinkan. Kenapa tidak, pasalnya sungai dengan panjang beberapa kilometer (Km) tersebut, sejak beberapa waktu lalu diserang berbagai sampah, mulai dari

plastik hingga bekas pepohonan yang tumbang. Parahnya lagi, keberadaan sampah itu membuat sungai itu penuh sesak. Mencermati hal itu, berbagai kalangan meminta. Hendaknya instansi terkait peduli dan melaksanakan normalisasi, terhadap sungai tersebut. Sungai itu, sudah banyak

ladha tersebut. Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin menyambut kunjungan kerja Gubernur Kalbar Drs Cornelis SH MH. Saat kunjungan itu, Cornelis menyerahkan bantuan hewan korban kepada pengurus Masjid Agung Al-Mu awwanah Sanggau. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin, Ketua DPRD Andreas Nyas SAg, Wakil Bupati Sanggau Poulus Hadi SIP MSI, Sekretaris Daerah Pemkab Sanggau Drs C Aspandi, Raja Sanggau Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Drs H Gusti Arman MSi, dan lain-lain. Ketua pengurus Masjid Agung Sanggau H Abang SyaďŹ I S Sos mengucapkan terima kasih, atas bantuan Gubernur Kalbar Cornelis itu. Selain itu, juga sempat

sampahnya. Mulai dari sampah rumah tangga hingga bekas pepohonan yang tumbang, gerutu Heri Darmawansyah, seorang warga kota Sanggau, kemarin.Ia sangat berharap, segera dilaksanakan normalisasi. Paling tidak, dilaksanakan pembersihan. Harapan kita, kondisi itu diperhatikan. Jika perlu laksanakan normalisasi, sungai itu bisa berfungsi dengan baik, tukasnya. (SrY)

Kecamatan

Sapi

kambing

Kapuas Entikong Jangkang Bonti Meliau Balai Kembayan Sekayam Parindu Mukok Tayan Hilir TOTAL

216 13 6 10 31 19 23 27 17 27 16 405

54 0 5 9 2 0 0 58 3 21 6 168

Sumber: PHBI Kabupaten Sanggau memaparkan bagaimana kondisi masjid agung tersebut, termasuk kondisi ďŹ siknya yang saat ini butuh perhatian. Bupati Sanggau, Ir H Setiman H Sudin juga mengungkapkan hal serupa. Saya atas nama masyarakat Kabupaten Sanggau, sangat berterima kasih, atas bantuan Pak Gubernur (Corne-

lis) ini, tukasnya. Gubernur Kalbar Cornelis mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau untuk menjunjung tinggi toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sanggau. Kerukunan selama ini, mesti selalu dijaga dan dipelihara, ajaknya. (SrY)

Genahkan Drainase SANGGAU. Berbagai titik drainase (saluran pengendali banjir) terletak di dalam kota Sanggau perlu digenahkan (diperbaiki). Pasalnya, banyak yang tak berfungsi, disebabkan karena tersumbat. Dampaknya, pembuangan air tidak berjalan dengan optimal. Sehingga meluber dan tergenang menjalar ke badan jalan. Kondisi ini, jika terus dibiarkan tanpa penanganan yang serius. Jelas, akan berdampak pula dengan daya tahan badan jalan. Memang mesti diperbaiki dengan serius. Lihat saja, beberapa ruas jalan rawan tergenang air. Ini menanda-

kan memang drainase tak berfungsi dengan baik. Tentunya, akan berdampak dengan kondisi badan jalan jika dibiarkan terus-menerus, ujar Abang Indra, ketua GP Ansor Kabupaten Sanggau, kemarin. Alangkah kata Indra, kawasan masa saja yang rawan tergenang air itu, dilaksanakan dulu inventarisir. Kemudian, segeralah dilaksanakan perbaikan atau membuat saluran pembuangan yang baru. Tak ada jalan lain, perbaikan mesti dilaksanakan. Langkah inventarisir semestinya dilaksanakan terlebih dulu, pungkasnya. (SrY)


landak edo’

14 

injeh karaja

DPRD Tuding PT PSP Ilegal NGABANG. Masalah tapal batas antara Kabupaten Landak dengan Kabupaten Pontianak sudah jelas, sesuai patok yang dibuat konsultan Departemen Dalam Negeri beberapa waktu lalu. Dengan dibuatnya patok tersebut, kedua kabupaten sudah sepakat dengan batas tersebut berikut masyarakatnya. Anehnya lokasi perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT PSP yang izin operasinya dari Kabupaten Pontianak dan PT CG izinnya dari kabupaten Landak masih menimbulkan gejolak. Hanya saja yang menjadi pertanyaan saya, saat ini PT PSP sudah menggarap lahan masyarakat Desa Ngarak wilayah Kabupaten Landak kurang lebih 1.400 hektare. Secara hukum menurut prosedur serta kalau dipandang secara akal sehat orang Kabupaten Landak menilai kalau PT PSP illegal, kata Lamri, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Landak. Pemerintah dan DPRD Kabupaten Landak sangat welcome terhadap semua investor yang masuk. Hanya saja kalau belum ada administrasi perizinannya, mestinya dilengkapi terlebih dulu. Karena secara yuridis formal yang ada mengantongi ijin operasi di Desa Ngarak hanya PT CG.Kalaupun PT PSP akan membuka lahan di kedua kabupaten yakni Kabupaten Landak dan Kabupaten Pontianak, segeralah urus izin di Provinsi. Saya sebagai anggota Komisi yang menangani masalah perkebunan meminta kepada kepala daerah Kabupaten Pontianak untuk koporatif terhadap masalah penggarapan lahan di luar wilayahnya. Karena hal ini tentu merugikan Kabupaten Landak dari segi pajak, tegas Lamri. Selain itu, warga tidak merasa dirugikan. Dari faktor penyerapan tenaga kerja, sangat jelas warga Landak yang mesti diprioritaskan. Saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Landak, kiranya dalam hal ini perlu mengambil langkah tegas. Pilihlah investor yang betul-betul serius dalam bekerja. Saya khawatir yang jadi korban adalah masyarkat, saran Lamri. (tar)



suare direk

E-KTP Mandor Berjalan Lancar MANDOR. Program pemerintah pusat atas pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di Kecamatan Mandor disambut baik oleh masyarakat. Selama dilaksanakan pengambilan data, foto untuk pembuatan E-KTP, antusias masyarakat sangat tinggi, kata Marius Baneng SE, Camat Mandor. Masyarakat Kecamatan Mandor sangat antusias menganti KTP Siak menjadi E-KTP. Setiap hari hampir dua ratus lebih masyarakat yang datang ke kantor camat. Sehingga jam kerja untuk pembuatan E-KTP bertambah. Biasanya hanya sampai jam 16.00, karena banyaknya warga yang masih antre, maka antrean harus diselesaikan. Apalagi mereka datang dari desa yang jauh. Sekarang alat perekaman data KTP elektronik sudah cukup. Sehingga prosesnya jadi cepat tidak lagi menunggu, paparnya. (tar)

Selasa, 8 November 2011

Membangun Negeri Intan

Banjir, Pelayanan Masyarakat Lumpuh LANDAK. Diguyur hujan, Sungai Landak meluap. Kurangnya hutan kota menjadi pemicu banjir di Kota Ngabang. Wilayah pemukiman warga terendam air. Bahkan kantor Desa Hilir Kantor Ngabang ikut terendam. Aktivitas pelayanan di kantor Desa Hilir Kantor, Ngabang lumpuh total. Pelayanan dialihkan ke kediaman sekretaris desa (Sekdes). Kita tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun kantor desa terendam air dan tidak bisa melakukan aktivitas. Untuk sementara pelayanan kepada masyarakat dialihkan ke kediaman saya, kata Zulkipli, Sekdes Hilir Kantor, Senin (7/11). Dikatakan Zulkipli, sejak Sabtu lalu, air sudah mulai menggenangi kediaman warga dan kantor desa. Hujan deras tanpa henti menjadi penyebab banjir. Sungai Landak tidak mampu menampung air. Apalagi minimnya hutan kota, menyebabkan air tak bisa menyerap. Banjir yang melanda Desa Hilir Kantor, tepatnya Dusun Tanjung. Ketinggian air mencapai 7-8 meter, jelas Zulkipli. Kediaman warga yang bermukim di tepian Sungai Landak terendam air. Bahkan kebun jagung dan timun seluas delapan hektar milik petani setempat juga terendam air. Pemilik kebun jagung dan timun terancam gagal panen. Mudah-mudahan banjir yang menggenangi Desa Hilir Kantor cepat berangsur surut, harap Zulkipli. (tar)

Kantor Desa Hilir Kantor terendam, aktivitas pelayanan masyarakat lumpuh total.

Antonius Sutarjo/Equator

Disbunhut Sikapi Laporan Warga Angkanyar NGABANG. Warga Desa Angkanyar ngotot minta ganti rugi kepada PT Kapuas Rimba Sejahtera (KRS) yang dituding membabat hutan. Apalagi izin PT KRS yang beroperasi di Desa Sumedang dan Ankanyar dibidang perkebunan bukan

penebangan hutan. Bahkan izin pemanfaatan kayu (IPK) juga mereka tidak ada. Karena untuk menerbitkan IPK tidak sembarangan, dicek dulu ke lapangan, hutan apa yang akan diberikan IPK. Kalau itu hutan warga maka tidak bo-

leh digarap, tentu saja IPK tidak dapat diberikan, kata Aswanto, staf ahli bidang perkebunan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Landak, Senin (7/11). Aswanto meng aku, sudah ada menerima surat tuntutan

warga Desa Angkanyar. Namun Disbunhut mengecek terlebih dahulu kebenaran dari laporan warga tersebut. Jika memang benar PT KRS menebang kayu dari hutan yang memang dilarang secara hukum, tentu ada prosedur yang harus dijalankan

untuk melakukan penindakan. Setahu saya, PT KRS mulai melakukan penanaman kelapa sawit di Desa Sumedang. Maka dari itu, dalam aktu dekat ini saya akan memanggil Pak Sutaguh Naro, temongung Desa Angkanyar, tegas Aswanto. (tar)

bumi lawang kuari

Pengurus DAD Lalu Mengecewakan SEKADAU. Susunan Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau periode 2011‒2015 resmi terbentuk. Rapat formatur pembentukan kepengurusan ini dipimpin langsung Ketua Umum (Ketum) DAD terpilih, Rupinus SH MSi, di gedung ketaketik Sekadau, Sabtu (5/11) lalu. Dalam sambutannya, Rupinus sempat menyinggung soal kinerja pengurus DAD periode lalu. Ia berpesan kejadian kepengurusan DAD periode yang lalu agar menjadi pelajaran berharga bagi pengurus DAD yang baru saja terpilih ini. Kita yakin masyarakat pasti kecewa dengan kepengurusan DAD yang lalu. Tetapi tidak ada guna kita terus-menerus mengingat hal-hal yang buruk yang terjadi pada kepenguruan DAD yang dulu. Yang paling penting bagaimana kita menata DAD Sekadau ini, ujar Rupinus. Rupinus yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sekadau ini berharap, agar semua program DAD ke depan dapat berjalan dengan baik. Ini me-

Pengurus DAD Periode 2011–2015 berpose bersama seusai pengumuman resmi hasil rapat kerja tim formatur di Gedung Kateketik akhir pekan lalu. ISTIMEWA merlukan partisipasi semua lapisan masyarakat. Mari kita jalin kerja sama yang lebih baik lagi, pererat rasa persaudaraan, kuatkan semangat untuk membangun lembaga DAD yang kita cintai



balai betomu

Bersiap Bangun Panggung SEKADAU. Meningkatnya intensitas hujan di daerah perhuluan Sekadau membuat debit air Sungai Sekadau dan Sungai Kapuas mulai meningkat. Warga yang tinggal di pelataran sungai pun mulai merasa was-was. Kita khawatir banjir, kata Daut, warga Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir kepada Equator, kemarin. Kekhawatiran Daut bukan tanpa sebab. Desa tempat tinggalnya merupakan dataran rendah yang selalu menjadi langganan banjir. Sekarang kita sudah siapkan kayu-kayu untuk buat panggung jika sewaktu-waktu banjir datang. Kita juga berharap agar pemerintah melalui Dinas Sosial segera menyiapkan bantuan jika nanti banjir sudah benarbenar terjadi, imbuh Daut. (bdu)

ini, imbuhnya. Rupinus membeberkan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memajukan DAD. Jika diundang dalam rapat, harap datang menyumbangkan pendapat dan pemikiran. Jika

diikutsertakan dalam berbagai kegiatan, harap datang agar antara pengurus DAD dengan semua lapisan masyarakat tetap terjalin komunikasi dan kerjasama, ingatnya. Dengan cara demikian, Rupi-

nus yakin DAD akan lebih maju. Saya yakin dengan demikian lembaga DAD ke depan menjadi lebih baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama, katanya. Rapat tim formatur yang dimulai pukul 16.00 WIB atau pukul 4.00 sore, berjalan cukup alot. Rapat tim formatur dibuat seperti konferensi meja. Untuk diketahui, terbentuknya pengurus DAD Kabupaten Sekadau yang baru ini merupakan hasil Musyawarah Adat Dayak Luar Biasa (Musdadlub) yang dilaksanakan pada 7-8 Oktober 2011 lalu. Musdadlub dilaksanakan karena kepengurusan DAD Sekadau periode 2009-2012 mengalami kevakuman. Kevakuman DAD disebabkan karena ketua umum DAD Drs Hendri Lisar MPd pada periode lalu sudah tidak lagi bertugas di Kabupaten Sekadau,. Akibatnya, semua program yang telah direncanakan tidak dapat terlaksana dengan baik sebagai mana harapan masyarakat Dayak, secara khusus di Bumi

Lawang Kuari. Adapun susunan pengurus DAD periode 2011-2015 yang dibentuk oleh tim formatur yaitu, Dewan Pimbina dan Kehormatan terdiri dari Bupati Sekadau, Sekda Sekadau, Pastor Dekenat Sekadau, Pendeta, Ketua DPRD, Thomas Bunsu, Damianus Said, Simon Seman, Ketua TP PKK dan wakil Ketua TP PKK Sekadau. Dewan Pakar terdiri dari Ignasius Bony, Hipolatus Aso, Losianus, dan Markus Aron Aput. Ketua umum dijabat oleh Rupinus SH M Si. Sedangkan ketua harian dijabat oleh Wilbertus Willy, Ketua I Matius Tius, Ketua II Paulus MS, Ketua III Paulus Lion, Sekretaris Paulus Misi dan Radius, Bendahara Drs Sande dan Susana, Biro Politik Albertus Pinus dan Paulus Sutami, Biro Hukum Adat Aron SH, Biro Ekonomi Kemasyarakatan Rino, Nico Bohot, dan Andreas Lande, Usaha dana Siti, Biro LH dan Pariwisata Agustinus Agus, Silas dan Paulus Yohanes, Biro Humas dan Publikasi Heronimus, Hartono, Kudeng dan

Angela Komi. Salah satu Ketua DAD Periode lalu, Paulus MS yang dikonfirmasi Equator via selulernya kemarin membantah jika kinerja DAD periode lalu mengecewakan. Yang terjadi adalah ketidakcocokan antar pengurus dan pengurus agak terintervensi, kata Paulus tanpa mau menyebutkan siapa yang melakukan intervensi dimaksud. Pengurus DAD periode lalu, kata Paulus, juga sedikit terpaut kepada kepentingan politik dan tidak sinkron antara pengurus. Hal ini menyebabkan dua tahun kita tidak bisa melaksanakan gawai Dayak karena tidak ada dukungan dana, baik dari pemerintah maupun pihak sponsor, akunya. Ke depan, Paulus juga berharap agar pengurus DAD yang baru bisa lebih maju dan bisa menjalin kemitraan dengan masyarakat. Kita juga berharap pengurus baru dapat mendahulukan skala prioritas, termasuk membangun rumah betang panjang, tukas Paulus. (bdu/r)

Jangan Hanya Larang Bakar Lahan

Pemkab Diminta Berikan Solusi SEKADAU. Peringatan Kantor Lingkungan Hidup terkait aktivitas pembakaran lahan untuk perkebunan maupun perladangan ditanggapi dingin sejumlah masyarakat. Mereka menilai, pelarangan itu tidak akan efektif jika tidak dibarengi dengan solusi yang konkrit. Pemerintah jangan hanya bisa melarang saja. Harus memberikan solusi yang konkrit kepada kita, kata Amat, salah seorang warga KM 7 Jalan Sekadau-Sintang kepada Equator, kemarin. Amat yang bekerja sebagai petani ini mengaku sering membakar hutan untuk lokasi berladang. Kalau tidak dibakar, padi yang kita tanam tidak akan tumbuh dengan bagus, tuturnya. Jika pemerintah melarang

melakukan pembakaran lahan, Amat meminta pemerintah memberikan jalan yang terbaik bagi mereka untuk bertani padi. Jika tidak, maka pemerintah tidak perlu melakukan pelarangan. Kalau bisa menyediakan sawah atau pupuk yang cukup untuk padi kita, mungkin kita tidak akan membakar lahan. Tapi kalau tidak, bagaimana padi kita mau tumbuh subur, tukasnya. Seperti diketahui, aktivitas pembakaran lahan untuk perkebunan dan perladangan masih sering dijumpai di sejumlah tempat di Sekadau. Kantor Lingkungan Hidup (LH) pun terpaksa turun tangan memperingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas tersebut.

Kita sudah memasang plank peringatan di sejumlah tempat, ujar Agustinus Agus SH, Kepala Kantor LH Kabupaten Sekadau dijumpai Equator di sela kegiatan Bimbingan Teknis, Seminar, Workshop dan Penyuluhan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di kantor Bupati Sekadau, belum lama ini. Pemasangan plank itu dilakukan LH sebagai salah satu upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Sekadau. Diharapkan dengan plank tersebut, masyarakat mengetahui dan sadar untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Kita berikan penjelasan kepada masyarakat. Kita ingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan, ujar Agus. (bdu)

Plank peringatan pembakaran lahan yang dipasang Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau sejak beberapa waktu terakhir. ABDU SYUKRI/EQUATOR


15 

padah bertuah

geliat kayong utara Selasa, 8 November 2011

Hewan Qurban Simpang Tiga Dibagi Rata Potong Tiga Sapi dan Dua Kambing

Pegawai Bank Kalbar cabang Sukadana menunjukkan KPE, telah digunakan di lingkungan Pemkab Kayong Utara sejak awal bulan ini. KAMIRILUDIN/EQUATOR

KPE Permudah PNS Terima Gaji SUKADANA. Mulai 1 November lalu, pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di lingkungan Pemkab Kayong Utara, sudah dapat memanfaatkan kartu pegawai elektronik (KPE) dengan menerima gaji via anjungan tunai mandiri (ATM). Gaji para PNS di lingkungan Pemkab Kayong Utara dibayarkan melalui tabungan Simpeda KPE Bank Kalbar Cabang Sukadana. Terkait pembayaran ini, Kepala Bank Kalbar Cabang Sukadana Agus Salim membenarkan hal itu. Menurutnya, uji coba pada 1 November, dilakukan oleh PNS yang berada di lingkungan lima SKPD Pemkab Kayong Utara. Untuk sementara, baru PNS di lima SKPD. Kita berharap akhir tahun ini seluruh SKPD yang ada sudah menggunakan KPE, tuturnya kepada koran ini. Dengan pelaksanaan pembayaran gaji melalui KPE ini, menurut dia, memungkinkan pekerjaan bendaharawan gaji menjadi lebih ringan. Pasalnya para bendaharawan tidak lagi membawa dan membagikan uang tunai kepada pegawai. Cukup pihak bank yang langsung memasukkan ke masing-masing tabungan pegawai, lanjutnya. Selain KPE yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), pembayaran gaji PNS juga dilakukan melalui ATM KPE sementara yang dikeluarkan Bank Kalbar Cabang Sukadana. Pengambilan gaji juga bisa dilakukan di teller dengan menunjukkan buku tabungan, jelasnya lagi. Bagi pegawai yang berdomisili di daerah yang jauh dari bank, Agus menyarankan untuk menitip pengambilan gaji mereka melalui bendahara atau rekan kerja, dengan terlebih dahulu menandatangani slip penarikan. Cukup lampirkan buku tabungan, selorohnya. Diterbitkannya KPE ini, diharapkan Agus akan menjadikan PNS yang ada di lingkungan Pemkab Kayong Utara dapat mengatur keuangan mereka, sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Sesuai dengan imbauan Bupati Kayong Utara melalui Sekda dengan nomor surat 800/249 tanggal 3 Oktober ke masing-masing SKPD, bagi PNS yang telah menerima KPE diharapkan segera ke bank untuk dilakukan aktivasi.(lud)

SUKADANA. Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana memotong tiga ekor sapi. Hewan qurban (Bahasa Indonesia; korban) tersebut disembelih usai pelaksanaan shalat Iduladha 1432 H di Masjid Al Ikhsan Desa Simpang Tiga, Minggu (6/11). Ketua Masjid Al Ikhsan Desa Simpang Tiga, H Norman menjelaskan, tiga ekor sapi korban tersebut satu di antaranya dari Bank Kalbar Cabang Sukadana. Dua ekor lainnya, dikatakan H Norman dari sejumlah warga sekitar yang setiap bulan menyisihkan uangnya Rp100 ribu untuk dibelikan sapi sebagai hewan korban. Selain tiga ekor sapi, juga dipotong dua ekor kambing. Hewan korban berupa kambing ini satu di antaranya dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Dra Hilaria Yusnani. Seekor kambing lainnya dari warga sekitar. Alhamdulillah, hewan korban pada tahun ini lumayan cukup dan telah kita salurkan secara merata walaupun sedikit-sedikit, jelas H Nor-

man seraya berharap semoga tahun depan jumlah hewan korban bisa ditingkatkan. H Norman mengucapkan terimakasih karena tingginya antusias warga setempat dalam menangani hewan korban ini penuh dengan kebersamaan. Mulai dari penyembelihan, pengulitan, pemotongan hingga dikemas ke dalam plastik untuk dibagi secara merata ke warga. Alhamdulillah, ternyata di luar perkiraan kita rupanya selain masyarakat di Dusun Siduk, kita juga membagikan hasil daging korban ini ke Dusun Semanai hingga ke Dusun Parit Bugis, dan ini menandakan daging yang kita potong berkah, jelasnya. Pantauan wartawan koran ini, pembagian daging korban berlangsung tertib. Masing-masing warga dari Dusun Siduk dan sekitarnya datang langsung dengan membawa kupon guna mengambil bagian daging korban. Sedangkan, untuk pembagian daging korban kepada warga Semanai dan Parit Bugis melalui perwakilan. (lud)

Warga gotong-royong mengemas daging korban untuk dibagi-bagikan ke warga. KAMIRILUDDIN/EQUATOR

Qurban, Bukti Ketaatan dan Keikhlasan pada Tuhan SUKADANA. Berkorban (bahasa Arab; qurban) merupakan salah satu perintah Allah kepada hambanya yang mampu, berkorban diadakan setahun sekali pada Dzulhijah dalam kalender penanggalan Muslim di mana hari itu. Biasa disebut bulan haji karena pada bulan itu sebagaimana warga Muslim yang berkemampuan untuk berangkat ke tanah suci Makkah, untuk melaksanakan ibadah haji sedangkan pada hari yang sama yaitu pada tanggal 10 Dzulhijah, warga Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji merayakan hari raya Iduladha dengan melaksanakan

shalat Ied. Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kayong Utara, mengisahkan sejarah qurban sendiri sudah ada sejak manusia pertama diciptakan, yaitu Nabi Adam. Allah SWT memerintahkan kepada anak-anak Nabi Adam untuk mengorbankan sebagian dari hasil ternak dan hasil ladang keduanya. Kemudian Allah juga memerintahkan kepada Nabi Ibrahim untuk mengurbankan anaknya yaitu Nabi Ismail. Allah hendak mengguji Nabi Ibrahim dengan berkorban karena Nabi Ibrahim sangat mencintai anaknya karena sudah

sekian lama Nabi Ibrahim tidak dikaruniai anak, Allah hendak menguji ketaatan dan keikhlasan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim lebih memilih menaati perintah Rabbnya dan mengorbankan anaknya, walaupun pada akhirnya tidak jadi dan Allah menggantinya dengan seekor ghibas (domba). Begitu juga makna berkorban yang diperintahkan kepada umat muslimin tidak dilihat dari seberapa berat daging kambing yang dibagikan, atau seberapa banyak hewan yang dikorbankan. Dikatakan Mussadeq yang dilihat adalah ketaatan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah yang dinilai dari

ibadah korban. Karena nilai dari sebuah ketaatan dan keikhlasan yang akan menjadi catatan amal kita karena apalah arti sebuah ibadah tanpa disertai dengan keikhlasan. Semuanya akan siasia dan yang seperti kita ketahui keikhlasan bukanlah perkara yang mudah bagi kita. Ikhlas adalah sebuah derajat tertinggi dari sebuah amal dan hanya Allah dan kita sendiri derajat dari ikhlas tidaknya sebuah amal kita, jelasnya. Dilanjutkannya, keikhlasan hanya bisa kita capai jika benarbenar yakin akan balasan dari Allah dan keimanan yang ada

dalam diri seorang hamba sudah tertancap dengan mantap. Sehingga apapun yang menjadi halangan dan rintangan dalam hidup bisa diatasi dengan mudah dengan keyakinan, semuanya merupakan ujian dari Allah agar tiap hamba semakin memperkokoh keimanan dan ketakwaannya. Jika kita lulus dari sebuah ujian tentu tingkat atau derajat kita akan naik begitu pula dengan hidup ini, apabila kita lulus dari suatu ujian hidup maka derajat kita pun akan naik di mata Allah dan manusia, semoga kita menjadi hamba-hamba yang semakin taat, ujarnya. (lud)

kabupaten ketapang 

pempadahan

Dewan Minta Pemerintah Segera Tangani Banjir K E TA PA N G . Anggota DPRD Ketapang daerah pemilihan Kendawangan, M Tohir, meminta pemerintah menangani banjir yang merendam Desa Pembedilan, Kecamatan Kendawangan. Terlebih saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) sudah dibentuk. Soviar Kondisi sekarang ini, banjir sudah merebak ke mana-mana. Karena curah hujan juga susah diprediksi. Selain juga hutan sudah banyak gundul. Jadi penyerapan terhadap air sudah semakin kecil dan mudah banjir. Kita minta kepada pihak terkait untuk memberikan bantuan. Karena ini kewajiban pemerintah daerah, kata dia kepada wartawan kemarin. Dikatakannya, harus ada perhatian karena anggaran BPBD telah dialokasikan baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai anggota DPRD, ia mengaku akan memantau agar pemerintah melakukan tindakan-tindakan preventif. Ia bahkan berencana untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan. Rencana turun langsung, kita akan survei ke lapangan sesuai fungsi kontrol kita, ujarnya. Selain itu, ia juga meminta kepada pihak perusahaan yang ada di sekitar daerah tersebut untuk pro aktif. Pasalnya selama ini ia menilai reboisasi hanya sebatas teori. Perusahaan tak berbuat banyak soal kewajibannya itu. Karena itu, pihaknya tak akan segan-segan memanggil perusahaan jika terindikasi banjir yang terjadi lantaran kelalaian perusahaan tersebut. Kalau memang itu merugikan masyarakat mengapa tidak, tegasnya. Tepisah, Kepala BPBD Ketapang, Soviar, MH, mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Namun ia mengaku akan mencari tahu kondisi ril di lapangan melalui camat. Jika memang diperlukan BPBD akan melakukan tindakan segera mungkin. Meski mengaku masih baru, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin. Sebagai langkah awal, Soviar mengaku telah membuat jaringan pengaduan bencana via SMS 24 jam. Bahkan ia mengaku pengaduan via SMS tersebut adalah satusatunya di Kalbar. Masyarakat dapat mengadukan bencana via SMS tersebut ke BPBD. Melalui nomor 085654852989. Nomor itu standby 24 jam. Itu salah satu cara kita untuk menjangkau informasi kejadian di kecamatan-kecamatan, terangnya. (KiA)

Golkar Protes Rolling Alat Kelengkapan DPRD Minta Tetapkan Pengganti Gusti Kamboja KETAPANG. Fraksi Partai Golkar (FPG) kembali melakukan protes ketika rapat paripurna roling alat kelengkapan dan badanbadan di DPRD. Protes tersebut lantaran pimpinan rapat, Budi Mateus, belum juga menetapkan Ketua Sementara DPRD Ketapang setelah Ir Gusti Kamboja telah mengundurkan diri. Anggota DPRD dari FPG, Yasyir Ansyari, menilai hal tersebut sebagai lelucon aneh. Menurut dia, harusnya pimpinan DPRD segera menetapkan Ketua Sementara DPRD. Yasyir bahkan mengatakan belum ditetapkannya Ketua Sementara itu membuat seolah-olah DPRD Ketapang bermain-main. Ia menduga lambatnya penetapan Ketua Sementara itu hanya untuk melanggengkan Wakil Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus untuk memimpin sidang. Tadi saya sempat berbicara dengan pak Budi Mateus, saya bilang ke pak Budi kalau Anda ingin menjadi ketua sementara, tapi malu-malu kucing. Nanti lama-lama jadi kucing benaran,

ungkap Yasyir usai sidang kepada wartawan. Dikatakannya kalaupun tidak mau musyawarah antar pimpinan DPRD, mengapa tak langsung diserahkan ke paripurna. Ia mengatakan, paripurna dapat mengambil keputusan apapun menyangkut lembaga DPRD. Namun ia mengatakan, FPG tetap legowo jika akhirnya Budi Mateus menjabat Ketua Sementara DPRD. Sebenarnya tidak masalah pak Budi Mateus jadi ketua sementara. Tidak masalah, mau dia jadi ketua ok-ok saja, mau pak Jamhuri ok-ok saja. Intinya harus ada ketua sementara, tegasnya. Yasyir mengatakan, belum ditetapkannya Ketua Sementara dikhawatirkan produk hukum yang dihasilkan DPRD menjadi tak sah. Ia menanyakan siapa yang akan menandatangani produk hukum tersebut, jika orangnya tidak sah. Karena itu lagi-lagi ia mendesak agar diangkat Ketua Sementara. Sekarang siapa yang berhak menandatangani, apakah pak Budi Mateus. Tapi kalau un-

Anggota DPRD Ketapang, Yasyir Ansyari ketika memprotes agar segera dilakukan pengangkatan ketua sementara. Kiram Akbar/Equator

tuk menyangkut hal-hal strategis atau menyangkut keuangan. Itu bisa dituduh korupsi. Orang yang tidak berwenang mengeluarkan uang, tapi mengeluarkan uang, terangnya. Sementara itu, Budi Mateus menjelaskan hal itu adalah keputusan pimpinan. Pimpinan DPRD, belum ada kesepakatan soal siapa Ketua Sementara DPRD. Dijelaskannya pula, persoa-

lan Ketua Sementara tak dapat dilakukan dengan suara terbanyak. Pasalnya dalam tata tertib atau PP 16 tahun 2009 disebutkan, jika Ketua DPRD mengundurkan diri, maka secara otomatis Wakil Ketua yang menggantikannya. Tetapi dalam PP 16 itu mengatur harus ada musyawarah pimpinan yang tertinggal. Musyawarah saya dengan pak Jamhuri,

kalaupun ada masukan mencari jalan keluar, itu tidak diatur dalam PP. Pimpinan belum ada menemukan sepakat. Karena dalam tatib memberi peluang untuk itu. Bukan kita memanfaatkan peluang, bebernya kepada wartawan usai paripurna roling alat kelengkapan dan badan-badan di DPRD, kemarin. Terkait soal roling alat kelengakapan dan badan-badan di DPRD, ia mengatakan hal tersebut dilakukan setahun sekali sesuai dengan tatib DPRD nomor delapan tahun 2010. Tujuannya sebagai penyegaran anggotaanggota DPRD. Teknisnya kata dia, masingmasing fraksi menyampaikan kepada pimpinan DPRD. Fraksi mengutus komisi, kemudian dikembalikan ke komisi untuk memilih pimpinan komisi. Kalau yang praktis badan musyawarah dipimpin pimpinan DPR, badan anggaran praktis ketua pimpinan DPR. Kalau badan yang lain dipilih kembali. Jadi badan kehormatan dan badan legislasi, diroling, jelasnya. (KiA)

OSO Sumbang Rp 5 Miliar untuk Masjid Al-Ikhlas KETAPANG. Pengusaha ternama asal Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang (OSO) meninjau langsung pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang, Senin (7/11). Didampingi Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si dan Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH, pria kelahiran Sukadana, Kabupaten Kayong Utara itu menyumbangkan dananya sebesar Rp 5 miliar untuk percepatan pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Ketapang itu. Dibangunnya Masjid Agung Al-Ikhlas dengan lebih representatif, Oesman Sapta Odang (OSO) mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang. Ia mengharapkan seluruh komponen masyarakat mendukung pembangunan rumah ibadah,

tentunya sesuai dengan kemampuannya masing. Jelas jangan ada dusta di antara kita, sebab keyakinan beragama jelas ada falsafah dalam Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Perlu kita ingat negara kita satu-satunya negara yang mempunyai keberagaman beragama, yaitu Indonesia, jadi pantas Bupati membangun rumah ibadah, kata Oesman Sapta Odang kepada wartawan. Menurutnya rumah ibadah benar-benar bermanfaat untuk membangun orang. Apalagi jika dikaitkan dengan kerukunan beragama. Dikatakannya, dalam satu wilayah tidak hanya satu umat. Dengan niat baik pemerintah daerah membangun rumah ibadah yang representatif, maka

Pengusaha asal Kalbar, H Oesman Sapta bersama Bupati Ketapang, Henrikus, meninjau pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas.IST

perlu didukung semua komponen masyarakat. Jika pembangunan masjid di Pontianak diperkirakan 1,5 tahun selesai, maka ia berharap waktu pembangunan masjid Al-Ikhlas juga relatif singkat. Menurut OSO, jika 1,5 tahun,

maka pembangunan tersebut bisa selesai maka akan lebih baik lagi. Sumbangan yang akan diberikannya sebesar Rp 5 miliar, juga sebagai bentuk rasa memiliki daerah. Karena selama ini ia juga bagian dari masyarakat

Kabupaten Ketapang. Hanya saja, dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Ketapang dimekarkan, yaitu menjadi Kabupaten Kayong Utara. Walaupun demikian, ia juga merasa sebagai orang Ketapang, yang juga bagian dari Kalbar. Karena itu, Oso mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kalbar lebih baik lagi. Ketika OSO meninjau pembangunan Masjid Al-Ikhlas, tak hanya didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Ketapang. Pada lokasi tersebut hadir juga sejumlah kepala SKPD, pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, maupun panitia pembangunan Masjid Al-Ikhlas seperti Sulianto Harun maupun H.Hamimzar Yahya S.Ip. (KiA)


Kom.Bisnis

KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA Update Terakhir 7 November 2011

Uang AUD (AUSTRALIA) BND (BRUNEI) CNY (YUAN) EUR (EROPA) GBP (INGGRIS) HKD (HONGKONG) JPY (YEN) MYR (RINGGIT) PHP (PESO) SGD (SINGAPURA) THB (BATH) USD (DOLLAR AS)

Nilai

Jual

Beli

1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 100.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

9,324.63 7,090.44 1,421.41 12,381.33 14,394.87 1,156.64 11,504.48 2,887.67 209.64 7,090.44 293.05 8,985.00

9,226.78 7,013.88 1,407.17 12,253.75 14,247.12 1,144.91 11,380.50 2,855.08 207.15 7,013.88 289.93 8,895.00

Banteras Pemerdagangan Kanak-kanak Gunakan DNA KUALA LUMPUR, Isnin (7/11) Pemerdagangan (Perdagangan) kanak-kanak global atas sebab mengambil anak angkat secara haram, pelacuran, buruh paksaan atau mengrekrut (merekrut) remaja bawah umur sebagai askar (laskar) kanak-kanak, adalah satu masalah serius yang menjadi perhatian peringkat antarabangsa. Menurut Pejabat Bangsa-bangsa Bersatu mengenai Dadah dan Jenayah (UNODC) dianggarkan 1.2 juta kanak-kanak dipemerdagangkan pada setiap tahun dan 20 peratus (persen) mangsa (korban) pemerdagangan manusia yang dikesan (diduga) adalah kanak-kanak. Sehubungan itu, seorang saintis dari University of Granada, Sepanyol, Dr Jose A Lorente mencadangkan (merencanakan) satu program unik untuk membanteras (memberantas) jenayah (pidana) ini menggunakan DNA pada 2004. Ini kerana (karena) masalah pemerdagangan manusia sangat serius tetapi hanya dengan penguatkuasaan tidak dapat membanteras jenayah ini, menurut laman (halaman) web UNODC www.unodc.org. Program untuk Pengenalan Kanak-kanak (DNA-Prokids) merupakan sebuah program untuk membangunkan registriregistri DNA di seluruh dunia, yang mengandungi ibu bapa (bapak) dengan anak yang hilang atau diculik, kanak-kanak yang tidak berumah tinggal di jalan-jalan atau di rumah penempatan serta kanak-kanak yang ditemui di rumah anak yatim atau pusat penempatan anak angkat yang tidak sah. DNA-Prokids melalui laman webnya www.dna-prokids. org, bertujuan mengenal pasti kanak-kanak yang hilang, kanak-kanak yang diculik dan tidak berumah, untuk disatukan dengan ibu bapa mereka serta menyediakan satu kaedah saintifik bagi agensi penguatkuasaan undang-undang dalam membantu membanteras pemerdagangan kanak-kanak. “Program ini juga bertujuan mengumpul maklumat mengenai asal usul, laluan (sandi), dan cara jenayah ini (risikan polis), satu elemen utama untuk kerja-kerja pasukan polis dan sistem kehakiman. “Bukan bertujuan untuk menghadkan (menghadapkan) skop (cakupan) penyelidikan terhadap jenayah domestik tetapi memperluaskan keputusan-keputusan di seluruh dunia bagi meningkatkan pembanterasan antarabangsa menentang pemerdagangan manusia,” menurut laman web DNAProkids. DNA-Prokids mempunyai lima objektif utama dalam membanteras pemerdagangan kanak-kanak dan yang pertama adalah, untuk mempromosikan kerjasama antarabangsa dan sistematik dengan mewujudkan satu pangkalan data dengan maklumat genetik. Objektif kedua adalah untuk memperbaiki pengkajian dan aplikasi bagi membolehkan polis dan sistem kehakiman menjalankan kerja-kerja pembanterasan lebih berkesan terhadap pemerdagangan manusia bagi kanak-kanak dan wanita. Ia juga mencadangkan satu rangka kerja perundangan dan penyelesaian sosial serta masalah komunikasi yang menjejaskan (memengaruhi) pembanterasan secara berkesan terhadap pemerdagangan manusia, merupakan objektif ketiga. Objektif keempat dan kelima adalah untuk menyediakan kerjasama bagi penyelarasan dan latihan pakar-pakar dalam pengenalan genetik dari negara-negara yang berlainan,” menurut laman web itu. Kini lapan (delapan) negara mempunyai Memorandum Persefahaman (MOU) dengan DNA-Prokids, Brazil, Guatemala, Indonesia, Mexico, Nepal, Filipina, Sri Lanka dan Thailand. Malaysia dan lapan lagi negara, Colombia, El Salvador, Honduras, India, Korea, Paraguay, Peru dan Vietnam kini dalam proses merangka MOU dengan DNA-Prokids. Sementara itu, satu pra-simposium mengenai DNA-Prokids akan diadakan sehari di sini yang dianjurkan oleh Persatuan Sains Forensik Malaysia (FSSM) dengan kerjasama Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi serta Jabatan Kimia pada 14 Nov. (BERNAMA)

Bintulu Bakal Catat Pertumbuhan Ekonomi Lebih Pesat BINTULU, Ahad (6/11) Ekonomi Bintulu, yang semakin berkembang sebahagian (sebagian) besarnya berikutan kejayaan industri minyak dan gas, dijangka (diperkirakan) terus pesat dengan penempatan industri lain yang mengambil manfaat daripada infrastrukturnya. Pengurus Besar Lembaga Pembangunan Bintulu (BDA) Datuk Mohidin Ishak hari ini berkata industri lain telah mula mengenali Bintulu dan menempatkan kilang mereka di sini. “Sejak 30 tahun lepas, industri minyak dan gas membentuk sebahagian besar daripada pembangunan Bintulu, melonjakkan pertumbuhan Keluaran Dalam Negara Kasar (KDNK) Bintulu kepada tujuh peratus (persen) melepasi Sarawak yang berada pada lima hingga enam peratus,” katanya kepada Bernama. Pelabur terbaru di Bintulu termasuk Tokuyama Corporation dari Jepun yang melabur RM6.5 bilion untuk menempatkan dua kilang polycrystalline silicon, Press Metal Berhad dengan loji melebur aluminium bernilai US$1.6 bilion dan Asia Minerals yang berpusat di Hong Kong dengan kilang memproses bijih mangan bernilai US$200 juta di kawasan perindustrian baru Samalaju, di Similajau. Beliau berkata 10 hingga 17 pelabur baru telah memulakan kerja-kerja penyediaan tapak atau pembinaan sebenar, manakala pelabuhan laut dalam baru di Samalaju akan memenuhi keperluan aktiviti loji melebur aluminium dan mangan yang semakin tumbuh di kawasan perindustrian yang baru itu. Turut dibangunkan adalah Saluran Paip Gas Petronas Sabah-Sarawak dan pembinaan terminal gas yang terletak sepanjang jalan dari Kidurong ke Kawasan Perindustrian Samalaju, katanya. Apabila gelombang pembangunan berikutnya melanda Bintulu, Mohidin berkata ia akan mendapati penduduk yang lengkap dengan ilmu pengetahuan, berdisiplin, terlatih dan berkeyakinan untuk melaksanakan tanggungjawab yang diamanahkan. “Tenaga kerja Bintulu telah memperoleh tahap disiplin, latihan dan kemahiran yang tinggi hasil pengalaman mereka dalam industri minyak dan gas,” katanya, sambil menambah pekerja minyak dan gas di Sarawak sejak 30 tahun lepas telah mengikuti latihan serta pendedahan (pengungkapan) yang agak banyak dalam industri berskala besar. Beliau berkata pekerja Bintulu dalam industri minyak dan gas boleh ditemui di seluruh dunia sekarang. Para pekerja ini—daripada eksekutif pengurusan tertinggi yang berkemahiran dalam teknologi maklumat dengan jawatan tinggi dalam industri minyak dan gas sehinggalah pekerja mahir serta tidak mahir di peringkat sederhana dan rendah—adalah petanda baik bagi industri lain menjalankan operasi mereka di Bintulu, katanya. (BERNAMA)

16

Selasa, 8 November 2011

Daya Saing Usaha Indonesia Melorot HaKI Bisa Jadi Modal Kekuatan JAKARTA. Indonesia mengalami kemunduran dalam daya saing usaha dibandingkan dengan negara lain di dunia. Hasil survei World Economic Forum (WEF) pada 2010-2012 menempatkan daya saing Indonesia pada peringkat 46 dari 142 negara. Posisi tersebut melorot dua peringkat dari posisi sebelumnya, di mana Indonesia menempati posisi 44. Hasil survey ini tentu mengejutkan bagi banyak pihak. Pasalnya pada 2010, Indonesia sebetulnya berhasil mencatat prestasi yang luar biasa, sebab peringkat daya saingnya meningkat drastis dari level 54 menjadi 44 dari 139 negara. Tentu ini mengejutkan kita. Dan salah satu penyebabnya adalah masalah perlindungan Hak Kekayaan Intelektual yang masih lemah, kata Sugihono Kadarisman, Vice Chairman International Chamber of Commerce (ICC) Indonesia dalam keterangan persnya, Senin (7/11). Dijelaskannya, ada berbagai hal yang menyebabkan turunnya peringkat daya saing Indonesia tersebut. Selain lemahnya infrastruktur, masalah utama yang dihadapi para pelaku usaha di Indonesia adalah soal perlindungan hak kekayaan intelektual (HaKI). Kurangnya perlindungan hak cipta, mulai dari tingkat kebijakan berupa perumusan peraturan perundangan, sosialisasi, pelaksanaan, hingga penegakan hukum, tentunya akan menghambat kepastian berusaha serta daya inovasi dari para pelaku usaha di Indonesia, tambahnya. Hal tersebut diamini Sekjen Perhimpunan Masyarakat HaKI Henry Soelistyo Budi. Menurutnya, pemerintah harus lebih serius melakukan perlindungan atas Hak Kekayaan Intelektual untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Indonesia.

Presiden SBY (kanan) dan Perdana Menteri Singapura Goh Cok Tong (ketiga dari kanan) saat membuka Forum Ekonomi Dunia khusus Asia Timur (WEF-EA) di Jakarta pada Juni 2011, sekaligus menunjukkan Indonesia menjadi salah satu pemain utama ekonomi Asia Timur Raya. Repro: THE-MARKETEERS.COM

Pemerintah dapat memberikan informasi kepada stakeholders mengenai kebijakan perlindungan HaKI

dan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan daya saing usaha di Indonesia, tandasnya. (esy/jpnn)

Sumbangan Mengalir untuk Seniman Ai Wei Wei

Ai Weiwei, seorang membela nasib kaum miskin dengan mengkritik pemerintah Tiongkok di Beijing, 6 Maret 2011. Pada Minggu (6/11), pihak berwenang Tiongkok menahan Ai ketika akan naik pesawat ke Hong Kong, teman-temannya dan rekan mengatakan, penahanan tampaknya menjadi bagian dari penumpasan seni kritik lewat seni oleh otoritas Tiongkok. Repro: MSNBC.COM

BEIJING. Ribuan orang memberikan sumbangan uang kepada seniman Tiongkok, Ai Wei Weri, untuk membayar tunggakan pajaknya yang besar. Hingga Senin (7/11) kemarin, sumbangan yang masuk sudah mencapai lebih dari 5 juta Yuan (atau sekitar Rp7,5 miliar) untuk membayar denda sebesar 15 juta Yuan. Sumbangan itu disampaikan melalui transfer bank maupun lewat pos dan bahkan beberapa dalam bentuk uang tunai yang dilemparkan ke halaman rumahnya. Ada yang melipat uang dalam pesawat terbang dari kertas yang kemudian diterbangkan ke rumahnya. Sebuah pesan Twitter dari seorang sukarelawan di studionya menyebutkan sudah hampir 20.000 orang yang memberikan sumbangan. Namun kepada BBC, Ai Wei Wei menegaskan dia tidak terlibat dalam penggalangan sumbangan tersebut. Saya ingin menjelaskan bahwa ini diprakarsai oleh pengguna internet, bukan saya. Namun saya memberikan kepada mereka nomor rekening saya agar pengorganisasinya lebih baik dan mengamankan sumbangan itu. Hingga akhir pekan Ai Wei Wei̶yang sudah berpameran keliling dunia̶mengatakan akan membayar kembali sumbangan tersebut sebagai pinjaman tanpa bunga. Sumbangan ini bukan tentang uang, tapi merupakan ekspresi dari perasaan orang tentang apa yang terjadi. Saya hanya bisa mengatakan bahwa saya sangat gembira dan sangat tersentuh dengan tindakan tersebut, tambahnya.

Dia mempunyai waktu hingga akhir pekan ini untuk membayar tunggakan pajak, dan belum memutuskan tindakan yang akan diambilnya. Sementara muncul sejumlah pendapat bahwa sumbangan yang dia terima bisa membawa masalah baru bagi karena kemungkinan dia akan dituduh menggalang dana secara tidak sah. Aliran sumbangan langsung berdatangan setelah Ai Wei Wei mengatakan harus membayar tunggakan pajak dan membutuhkan pinjaman. Motif politik Tunggakan pajak Ai Wei Wei menyangkut telatnya pembayaran̶dan sekaligus dendanya̶berkaitan dengan perusahaan yang memproduksi karya-karyanya, Beijing Fake Cultural Development Ltd. Walaupun Ai Wei Wei hanya merupakan perancang di perusahaan tersebut, pihak berwenang berpendapat dia yang sebenarnya mengendalikan perusahaan. Seniman yang sering mengkritik pemerintah Cini ini ditangkap awal April 2011 dan dibebaskan dengan jaminan tiga bulan kemudian setelah masyarakat internasional mengecam penangkapannya. Namun belakangan dituduh melakukan peggelapan pajak, yang menurut Ai Wei Wei lebih bermotif politik. Selama 81 hari penahanan saya, di dalam tempat rahasia, mereka menuduh saya melakukan subversi atas kekuatan negara, tuturnya pekan lalu. Ai Wei Wei ikut merancang stadion Sarang Burung yang terkenal yang dibangun untuk Olimpiade Beijing 2008. (voa/jp)

Survei: Perusahaan Indonesia Cenderung Beri Suap Survei terbaru dari Transparency International menunjukkan kecenderungan perusahaan-perusahaan Indonesia memberi suap saat berbisnis di luar negeri. Dari 28 negara dalam daftar Indeks Pembayar Suap (Bribery Payers Index), Indonesia menempati peringkat keempat dalam daftar pengusaha yang gemar memberi suap untuk memuluskan urusan bisnisnya. Survei ini melibatkan 3.016 responden. Manajer Tata Kelola Ekonomi Transparency International Indonesia, Franky Simanjuntak. di Jakarta, menjelaskan dalam wawancara responden di 30 negara yang disurvei, pengusaha Indonesia disebut sering kali memberi suap. Menurut Franky, kecenderungan membayar suap ini adalah perpaduan antara kebiasaan yang dilakukan di Indonesia dan lemahnya hukum di negara tempat mereka berbisnis. Sektor yang paling terpengaruh dalam suap menyuap ini adalah sektor layanan publik, properti, pertambangan dan migas. Indonesia mencatat skor BPI 7,1 di bawah Rusia, Tiongkok, dan Meksiko. Fakta ini menurut Franky, dalam jangka panjang dapat merugikan, karena dapat

Ilustrasi suap. ISTIMEWA

menurunkan kredibilitas para pengusaha Indonesia di dunia Internasional. Terutama di negara-negara yang memiliki regulasi bisnis yang cukup ketat. Lain halnya dengan negaranegara yang tidak terlalu peduli dan hanya mengharapkan investasi. Mungkin mereka tidak terlalu memikir-

kan soal BPI ini , ujar Franky. Franky Simanjuntak meminta pemerintah Indonesia segera mengambil langkah untuk mencegah adanya perilaku pengusaha yang kerap memberikan suap seperti yang dilakukan di sejumlah negara. Beberapa negara sudah melakukan inisiatif ke arah sana, katanya. Amerika sudah dari tahun 70an mempunyai FCTA (Foreign Corrupt Practices Act), undang-undang yang mengatur perusahaan-perusahaan mereka yang ada di luar untuk tidak melakukan suap. Di Indonesia, yang seperti itu belum ada. Namun Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sofyan Wanandi, meragukan apabila perusahaan-perusahaan Indonesia cenderung memberi suap saat menjalankan bisnis di luar negeri. Saya tidak terlalu percaya, karena tidak banyak bisnis kita yang berbasis di luar negeri. Bagaimana bisa kita nomor empat? tanya Sofyan. Lewat hasil survei ini, Transparency International menyerukan kepada komunitas internasional untuk melakukan langkah tegas bagi perusahaan yang membayar suap. (voa/jp)

Generasi Baru Avanza-Xenia

Tampilan baru All New Avanza dan All New Xenia 2011, mirip Toyota Kijang Innova. ISTIMEWA

JAKARTA. Kerjasama antara tiga perusahaan otomotif ternama yakni Toyota, Astra Internasional, dan Daihatsu berhasil menelorkan produk baru yaitu Avanza-Xenia yang terdiri dari All New Avanza dan All New Xenia. Buah sinergi ketiga perusahaan se-

jak tujuh tahun silam itu secara resmi dideklarasikan pada Senin (7/11) di Hotel Ritz Charlton, Pacifik Palace, Jakarta. Lahirnya produk baru ini melalui riset panjang serta berbagai diskusi yang dilakukan secara intensif. Okto-

ber lalu, produksi Xenia naik hingga enam kali lipat dari jumlah produksi awal 2004 silam, kata Presiden Direktur PT Astra Internasional Priyono Subiyanto. Sejak resmi diluncurkan tujuh tahun lalu, Avanza-Xenia menjadi primadona

baru pecinta otomotif tanah air. Hal tersebut tampak pada angka penjualan mobil berpenumpang maksimal tujuh orang itu yang menyentuh angka satu juta unit hingga Oktober 2011. Dengan demikian, Avanza-Xenia berkontribusi hingga 22 persen dari total pasar otomotif Indonesia. Sementara untuk produksi, Assembly Plant Pt Astra Daihatsu Motor di Sunter, telah mengeluarkan lebih dari satu juta unit untuk memenuhi pasar domestik maupun kebutuhan ekspor. Capaian tersebutlah yang diklaim sebagai sebuah prestasi fenomenal. Ekspor kita sudah diterima di Jepang, asal mula produk Avanza-Xenia sendiri, terang Priyono. Sinergi ketiga perusahaan ini disebut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Diantaranya melalui penyerapan tenaga kerja pada sektor industri hulu, hilir, hingga sub sektor industri pendukung seperti distribusi, asuransi, leasing, purna jual, serta jaringan supply chain. Selain itu, peningkatan angka penjualan ikut membantu pendapatan negara dan daerah dari pendapatan pajak. Saat ini ekspor Toyota Avanza ke 27 negara, menembus angka 113 ribu unit. (dwi/jpnn)

Harian Equator 8 November 2011  

Harian Equator 8 November 2011

Advertisement