Page 1

Selasa, 2 Agutus 2011 2 Ramadan 1432 H/ 3 Chit Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya Manager Beserta Karyawan PT PLN (Persero) Cabang Pontianak

Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1432 H

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat dihindari. Bayarlah rekening listrik tepat pada waktunya. Kami ucapkan terimakasih.

01 Agt ‘11 02 Agt ‘11 03 Agt ‘11

04:17 04:17 04:17

04:27 04:27 04:27

11:51 11:51 11:51

15:14 15:13 15:13

17:54 17:54 17:54

19:07 19:07 19:06

Himbauan ini disampaikan : Ketua DPC SP PT PLN (Persero) Cabang Pontianak, Masfar Thomas, SH Humas PT PLN (Persero) Cabang Pontianak, Ishak Hasan, SH Warga Perumnas II, Heryansah

Bengkayang Marak Penggelap Pajak Telah lama dibiarkan. Investor perkebunan di Kabupaten Bengkayang tak jelas. Alamat tak ditemukan. Izin dikeluarkan namun mangkir bayar kewajiban. Daerah dirugikan ratusan miliar rupiah.

Penghargaan

Jawa Pos Raih Gelar Koran Terbaik Dunia

PARIS. Harian Jawa Pos, induk Harian Equator, berhasil meraih gelar tertinggi World Young Reader Prize 2011, menjadi koran terbaik dunia dalam inovasi untuk meraih dan mengembangkan pembaca muda. Penghargaan itu dipastikan oleh asosiasi penerbit sedunia, WAN-IFRA, Jumat akhir pekan lalu (29/7). Dalam ajang tahunan yang diikuti koran dari seluruh dunia tersebut, Jawa Pos meraih kemenangan pada kategori Enduring Excellence. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang ditunjuk WAN-IFRA, berdasar komitmen dan konsistensi untuk meraih dan mempertahankan pembaca muda. Tidak cukup sampai di situ. Dewan juri kemudian menyatakan Jawa Pos layak meraih gelar tertinggi: World Young Reader Newspaper of the Year 2011. Lewat surat resmi yang disampaikan WAN-IFRA, tim juri menyatakan Jawa Pos unggul mutlak. Bahkan, departemen dan halaman anak muda DetEksi yang terbit setiap hari di Jawa Pos dianggap tak punya tandingan. Terus terang, tim juri membuat keputusan dengan sangat mudah, kata Dr Aralynn McMane, executive director, Young Readership Development, World Association of Newspapers and News Publishers (WAN-IFRA), yang berpusat di Paris, Prancis, dan Darmstadt, Jerman. Tim juri pun memberikan penjelasan detail mengapa Jawa Pos layak meraih penghargaan tertinggi ini, seputar sukses halaman DetEksi yang terbit sejak 2000. Halaman 7

Kisruh Aset

Pemprov Tunggu Audit, DPRD Kalbar Tak Sabar PONTIANAK. Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur bersikukuh agar Pemprov menjawab surat DPRD yang sudah tiga kali dilayangkan. Surat itu meminta dokumen kerjasama pengelolaan asset 6,4 hektar dengan pihak ketiga di lokasi olahraga Gelora Khatulistiwa. Kami sangat kecePrabasa Anantatur wa dengan Pemerintah Provinsi Kalbar, karena kami sudah 3 kali mengirim surat minta kejelasan dokumen asset KONI tersebut. Namun sama sekali tidak digubris, malah dijawab dalam rapat paripurna DPRD Kalbar secara lisan karena menunggu audit BPK-RI, tegas legislator Partai Golkar ini kepada Equator di ruang kerjanya, Senin (1/8). Prabasa yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kalbar mengatakan, kalau pemerintah provinsi sekarang menuding kesalahan ada pada zaman pemerintahan Gubernur Kalbar, Usman Ja far, tentunya kesalahan tersebut tidak diteruskan seperti yang terjadi sekarang. Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa pemerintah provinsi takut menyerahkan dokumen dan perjanjian dengan PT Citra Putra Mandiri kepada DPRD Kalbar dan harus menunggu audit BPK-RI, padahal itu tidak perlu, kata politisi daerah pemilihan Sambas ini. Halaman 7

Ribuan umat Islam di Kota Pontianak memadati Masjid Raya Mujahidin melaksanakan ibadah salat tarawih pada malam pertama Ramadan 1423 H, Minggu (31/7). ABDU SYUKRI

Antusias Tarawih Malam Pertama Ramadan PONTIANAK. Masyarakat Muslim Kota Pontianak dan sekitarnya bersemangat melaksanakan salat tarawih hari pertama Ramadan 1432 hijriah, Minggu (31/7) malam. Seluruh masjid dan mushola di daerah ini tampak penuh sesak oleh jemaah yang menun-

aikan salat sunnah di bulan Ramadan ini. Di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, jemaah yang hendak melaksankan salat tarawih hari perdana sudah tampak berdatangan sebelum magrib. Setelah melaksanakan salat magrib di masjid ter-

besar di Kalbar itu, sebagian jemaah memilih bertahan menunggu waktu salat Isya dan Tarawih. Mendekati pelaksanaan salat Isya, jemaah yang datang semakin banyak. Kaum wanita yang tidak kebagian tempat duduk di dalam Masjid,

Perbatasan Belum Digarap Terintegrasi PONTIANAK. Kawasan perbatasan di Kalbar masih jauh dari harapan. Banyak tantangan yang semestinya disikapi lintas sektoral dan digarap terintegrasi. Salah satunya, karena pembanguna kawasan perbatasan

belum terintegrasi, ujar Hj Kadarwati Aspar Aswin, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kalbar kepada Equator, belum lama ini. Sejauh ini, Kadarwati melihat pembangunan kawasan perbatasan masih bersifat

sektoral. Artinya, pembangunan yang dibutuhkan di perbatasan tidak hanya kewajiban suatu institusi, tapi gabungan beberapa institusi. Ada yang ditangani kementerian PU, ada yang ditangani Perhubungan. Ada di sektor

PONTIANAK. Lahan Indonesia seluas 1499 hektar di Camar Wulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas bergeser ke Malaysia. Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH mengharapkan Pemkab Sambas melakukan pengecekan. Nanti kita akan minta Pemkab untuk ngeceknya, ujar Cornelis menjawab Equator usai menghadiri rapat paripurna penyampaian jawaban eksekutif terhadap pemandangan Halaman 7

Gubernur Kalbar, Cornelis menyampaikan jawaban eksekutif terhadap pandangan umum DPRD terkait APBD 2010 di kantor DPRD, kemarin.ABDU SYUKRI

Percuma saja berlapar-lapar dan haus jika masih meninggalkan hal yang seharusnya dikerjakan. Ada beberapa hal yang patut dicamkan untuk meraih puasa yang berkualitas.

- Bang Meng

Singkawang Rp 2.500,-

Halaman 7

Bank Kalbar Kejar Target Rp 1 Triliun PONTIANAK. PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalbar terus menyiapkan strategi khususnya untuk penguatan permodalan. Hal tersebut merupakan bagian prioritas Bank Kalbar di 2011 sebagai Regional Champion sehingga memerlukan penambahan modal dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Dalam rangka BPD regional champion itu, untuk BPD pada 2014 modalnya harus Rp 1 triliun. Itu lah yang kita kejar. Modal itu kan terdiri dari modal setor dan modal cadangan. Modal setor kita baru Rp 249 miliar, tapi ditambah cadangan sekitar Rp 500 miliar, ungkap Direktur Utama (Dirut) PT BPD Kalbar, Sudirman HMY kepada Equator usai menghadiri paripurna di DPRD Kalbar, Senin (1/8). Dia menjelaskan, BPD Regional Champion akan menjadi pegangan bagi BPD sampai tahun 2014. Karena itu pihaknya berharap penambahan modal pemerintah provinsi dapat disetujui. Harapan kita memang bisa, dan bukan hanya pemprov, kabupaten/kota juga kita minta. Mudah-mudahan nantinya dianggarkan dalam APBD masing-masing. Sehingga pada 2014 nantinya modal Rp 1 triliun itu bisa tercapai, kata Sudirman. Namun, ia mengakui, sejauh ini pihaknya belum mengetahui keputusan akhir soal rencana penambahan modal dari pemerintah provinsi senilai Rp 50 miliar per tahun itu. Kita belum tahu pasti keputusannya, tapi rancangannya sudah kita bahas kemarin. Dan Mereka (DPRD) sudah konsultasi ke Mendagri, informasi terakhir saya belum tahu, jelas Sudirman. Menurutnya, tambahan modal itu sangat membantu BPD Kalbar untuk mengejar capaian BPD Regional Champion itu. Keutungan Halaman 7

Hikmah Ramadan (3)

Bengkayang Marak Penggelap Pajak -- Dapat izin, garap lahan, lupa kewajiban.

Mempawah Rp 2.500,-

lainnya. Dengan penanganan yang terpisah ini, pembangunan kawasan perbatasan pun menjadi lamban, jelas Kadarwati. DPD, kata Kadarwati, concern dengan pembangunan ka Halaman 7

Gubernur Minta Pemkab Cek Camar Wulan

Injet-injet Semut

Harga Eceran :

terpaksa mengambil posisi salat di selasar masjid bagian belakang yang belum selesai dibangun. Pantauan Equator kemarin malam, sejumlah pejabat terlihat melaksankan sholat di Masjid Raya Mujahidin. Mereka Halaman 7

BENGKAYANG. Kabupaten Bengkayang masuk daerah sulit berkembang dan tertinggal dari 183 kabupaten se-Indonesia. Hal ini diperparah lagi dengan banyak kalangan pengusaha yang tidak membayar pajak. Akibatnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkayang rugi hingga ratusan miliar rupiah. PAD Kabupaten Bengkayang diperkirakan merugi sekitar puluhan bahkan ratusan miliar rupiah akibat ulah sejumlah perusahaan perkebunan dan pertambangan yang tidak membayar pajak di Kabupaten Bengkayang, kata Herman Planet, Anggota Komisi B DPRD Bengkayang ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. Herman mengaku mendapat data perusahaan perkebunan sawit dan pertambangan yang tidak membayar pajak tersebut. Diperkirakan lebih dari 27 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan kurang lebih

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

Landak Rp 3.000,-

Waspada, Keliru Selama Ramadan Ramadan dikategorikan sebagai bulan seribu bulan yang di dalamnya terdapat tiga fase yakni rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka. Untuk mencapainya tentu saja tidak sembarangan. Diperlukan pengetahuan agar tidak masuk dalam golongan orang yang keliru, ujar Osvarinusa, salah seorang tokoh pemuda Kabupaten Sekadau, kepada Equator, Senin (1/8).

Sanggau Rp 3.000,-

Pria yang akrab disapa Oos ini mengut ip Hadist Riwayat Ibnu Majah dan Nasa I yang berbunyi Berapa banyak orang yang berpuasa (tapi) tak memperoleh apa-apa dari puasanya selain rasa lapar dan dahaga belaka . Ini merupakan bukti bahwa kita bisa terjebak menjadi orang yang keliru, imbuhnya. Menurut Oos, ada banyak hal yang bisa menjadikan kita tergolong orang

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

yang keliru. Antara lain, merasa sedih, malas, loyo dan tak bergairah menyambut bulan suci Ramadan. Berpuasa tapi enggan melaksanakan salat fardu lima waktu. Berlebih-lebihan dan boros dalam menyiapkan dan menyantap hidangan berbuka serta sahur. Berpuasa tapi juga melakukan Halaman 7

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Osvarinusa

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Selasa, 2 Agustus 2011



Aspirasi Warge Kote Pontianak Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum. HP:0819-5267-5378 

Equatorial

MaďŹ a Pajak Bengkayang Kabupaten Bengkayang masuk daerah sulit berkembang dan tertinggal dari 183 kabupaten se-Indonesia. Fakta ini jelas aneh bila menyadari potensi perkebunan, khususnya kelapa sawit dan pertambangan di kabupaten tersebut sangat besar. Lantas apakah potensi perkebunan dan pertambangan di daerah tersebut sudah mulai merosot sehingga membuat daerah itu sulit berkembang? Jawabannya, tentu tidak. Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bengkayang diperkirakan merugi sekitar puluhan bahkan ratusan miliar rupiah, akibat ulah sejumlah perusahaan perkebunan dan pertambangan yang tidak membayar pajak di Kabupaten Bengkayang. Wajib pajak bukan hanya kendaraan alat berat saja namun kendaraan air dan kendaraan bawah tanah juga. Meskipun penerimaan dari sektor ini daerah hanya kebagian 30% namun ini setidaknya memberikan potensi peningkatan kontribusi pendapatan bagi daerah. Setiap wajib pajak harus tetap melaksanakan kewajibannya sesuai amanat Undang-undang perpajakan. Pajak kendaraan alat berat khususnya di perusahaan sangat potensial sekali, namun menurut pihaknya sejauh ini berdasarkan catatan UPPD masih banyak perusahaan yang belum memberikan data kepemilikan alat berat yang dimaksud. Terkait proses bobolnya pajak negara, paling tidak terdapat lima modus operandi maďŹ a pajak, yaitu; pertama, melakukan nego terhadap pemeriksa/pemungut pajak. Artinya bila pajak perusahaan ada 10, maka akan terjadi negosiasi sehingga hanya 5 pajak yang dibayar. Kedua, penyelesaian keberatan yang dilakukan pada tingkat direktorat keberatan dan banding dengan telah dibicarakan terlebih dahulu angkanya. Itu juga kurang lebih seperti tadi (poin pertama) tetapi telah berada pada direktorat keberatan dan banding. Ketiga, penyelesaian keberatan pada tingkat pengadilan pajak. Hal ini dilakukan apabila keberatan dari wajib pajak tidak bisa diselesaikan pada tingkat direktorat keberatan banding. Ketika tiba di pengadilan banding, akan ada dua kemungkian. Apabila banding diterima artinya negara kalah. Sebaliknya, ketika banding ditolak artinya negara menang. Persoalannya, petugas pajak yang ditunjuk mewakili negara di pengadilan pajak sebagai penelaah banding kadangkala tidak pernah hadir. Dengan begitu, sambungnya, putusan banding itu tidak diketahui penelaah banding, apalagi eksekusinya. Keempat, banyaknya konsultan pajak gelap (bukan pajak gelapnya) yang bertindak tidak sesuai perintah dari institusi. Kelima, menahan Surat Ketetapan Pajak oleh oknum direktorat pajak, yang hanya bisa dikeluarkan dengan deal-deal tertentu. ***

M

ASALAH

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDOKDODPDQNZDUWRXNXUDQKXUXI6LODNDQNLULPNHHPDLOUHGDNVL#HTXDWRUQHZVFRP

Menggali Cinta dengan Puasa Oleh: Fathurahman Az Zidany Marilah rasa takwa selalu kita pelihara dan kita tingkatkan. Sehubungan keberadaan bulan Ramadan, syahrul ibadah. Sebuah bulan dengan kondisi yang sangat mendukung sekali bagi peningkatan kadar keimanan, maka hendaklah selalu diupayakan peningkatan kualitas puasa dengan berlomba mencari pahala dan mengerjakan amal kebajikan, sehingga tercatat oleh Allah sebagai manusia yang berprestasi di bulan Ramadan ini. Ternyata bukan hanya umat Muhammad yang berpuasa. Sejarah mencatat, sebelum kedatangan Muhammad, umat Nabi yang lain diwajibkan berpuasa. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, sejak Nabi Nuh hingga Nabi Isa puasa wajib dilakukan tiga hari setiap bulannya. Bahkan, Nabi Adam Alaihissalam diperintahkan untuk tidak memakan buah khuldi, yang ditafsirkan sebagai bentuk puasa pada masa itu. Janganlah kamu mendekati pohon ini yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim. (AlBaqarah: 35). Begitu pula Nabi Musa bersama kaumnya berpuasa empat puluh hari. Nabi Isa pun berpuasa. Dalam Surah Maryam dinyatakan, Nabi Zakaria dan Maryam sering mengamalkan puasa. Nabi Daud Alaihissalam, seorang raja besar nan agung pun sehari berpuasa dan sehari berbuka pada tiap tahunnya. Nabi Muhammad SAW sendiri sebelum diangkat menjadi Rasul, telah mengamalkan puasa tiga hari setiap bulan dan turut mengamalkan puasa Asyura yang jatuh pada hari ke-10 bulan Muharram bersama masyarakat Quraisy yang lain. Malah masyarakat Yahudi yang tinggal di Madinah pada masa itu turut mengamalkan puasa Asyura. Demikian juga dengan binatang dan tumbuh-tumbuhan, melakukan puasa demi kelangsungan hidupnya. Selama mengerami telur, ayam harus berpuasa. Demikian pula ular, berpuasa baginya untuk menjaga struktur kulitnya agar tetap keras terlindung dari sengatan matahari dan duri hingga ia tetap mampu melata di

bumi. Ulat-ulat pemakan daun pun berpuasa, jika tidak ia tak akan lagi menjadi kupu-kupu dan menyerbuk bunga-bunga. Sehingga kesimpulannya, puasa adalah merupakan sunnah kehidupan (sunnah thoyyibah). Puasa merupakan hukum-hukum kehidupan yang sebenarnya memang wajar adanya bilamana manusia ingin menjadi lebih baik. Jika berpuasa merupakan sunnah thobi iyyah (sunnah kehidupan) sebagai langkah untuk tetap survive, mengapa manusia tidak? Terlebih lagi jika kewajiban puasa diembankan kepada umat Islam, tentu saja memikili makna ďŹ losoďŹ s dan hikmah tersendiri. Karena, ternyata puasa bukan hanya menahan dari segala sesuatu yang merugikan diri sendiri atau orang lain, melainkan mereeksikan diri untuk turut hidup berdampingan dengan orang lain secara harmonis, memusnahkan kecemburuan sosial serta melibatkan diri dengan sikap tepa selira dengan menjalin hidup dalam kebersamaan, serta melatih diri untuk selalu peka terhadap lingkungan. Rahasia-rahasia tersebut ternyata ada pada kalimat terakhir yang teramat singkat pada ayat 183 Surah Al-Baqarah. Allah SWT memerintahkan, Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. (QS. AlBaqarah: 183). Allah SWT mengakhiri ayat tersebut dengan agar kalian bertakwa . Syekh Musthafa Shodiq al-Rafi ie (w. 1356 H/1937 M) dalam bukunya Wahyu al-Qalam mentakwil kata takwa dengan ittiqa, yakni memproteksi diri dari segala bentuk nafsu kebinatangan yang menganggap perut besar sebagai agama, dan menjag a humanisme dan ko drat manusia dari perilaku layaknya binatang. Dengan puasa, manusia dapat menghindari diri dari bentuk yang merugikan diri sendiri dan orang lain, sekarang atau nanti. Generasi kini atau esok. Mazhab sosialisme, paham komunisme yang sudah bang-

Moratorium Karena Gaji

Batas Indonesia di Kalbar dengan Malaysia masih bermasalah. Memorandum of Understanding (MoU/kesepakatan dan kesepahaman) Indonesia-Malaysia masalah tapal batas tahun 1978 dilaksanakan di Semarang (Jateng), diduga justru merugikan Indonesia.Alasannya dari MoU itu, kawasan Camar Wulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh pada patok batas A 88 sampai patok A 156 menyebabkan Indonesia kehilangan 1.499 hektar lahan di Camar Wulan, yang akhirnya masuk di wilayah Malaysia. Pemerintah kedua negara dapat segera menyelesaikan tapal batas kedua negara di Kalbar. Masyarakat kedua negara sebenarnya sama-sama cinta damai, tak suka gaduh, namun demi kepentingan ekonomi, kadang kala membuat semua gelap mata. Akhirnya kesejahteraan kedua negara, menjadi terganggu karena urusan tapal batas. Pendapat Anda?

T

ANGGAPAN

Jika kita membaca dan menyimak beberapa berita utama di harian terkemuka di Kota Pontianak, Kamis (21/7) tentang mangkirnya Cornelis Gubernur Kalbar pada acara rapat koordinasi (Rakor) tingkat pusat persiapan rencana aksi pembahasan pembangunan kawasan perbatasan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Rabu (20/7). Mendagri sangat kecewa dan kesal. Yang lebih kecewa dan kesal lagi adalah masyarakat Kalbar, khusus yang tinggal di perbatasan saat sekarang masih terisolir. Jika Cornelis, Gubernur Kalbar berhalangan, semestinya bisa saja diberikan tugas kepada Wakil Gubernur (Wagub) untuk mewakili gubernur menghadiri rakor penting tersebut. Budaya mangkir sudah terkontaminasi mulai dari pimpinan DPRD pada rapat paripurna beberapa hari lalu menular ke gubernur, bagaimana di jajaran bawahannya? Apakah Pemprov Kalbar tidak fokus untuk membangun infrastruktur perbatasan? Bak pepatah mengatakan, Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari . Ibrahim. 081256594866 21-7-2011

Harian

Jawa Pos Media Group

19.14

HP : 0819-5267-5378

Kebijakan moratorium Menteri Dalam Negeri (Mendagri) jika karena gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) terlalu besar, habiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu hasil analisa mantan S1 yang nganggur. Pak Menteri, coba dihitung seluruh gaji dan tunjangan PNS masa kerja 0-30 tahun di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan bandingkan dengan gaji dan tunjangan anggota DPR/DPD/DPRD/pejabat negara dan biaya partai politik (Parpol) yang ada di NKRI, mana yang besar?.Menurut kami, mereka inilah yang dikurangi, baik jumlah maupun penghasilan dan lebih bijak lagi saat otonomi daerah (Otda) ini Mendagri segera menghapus unit-unit kerja Kementerian yang bertaburan sampai di kecamatan, yang kerjanya hanya mondar-mandir ke provinsi dan Jakarta menghabiskan duit APBN, oke? 085822478133 23-7-2011

krut, yang cuma sekedar menganggap bahwa agar tidak ada orang miskin maka semua manusia harus sama ratasama rata, yang menganggap landasan hidup adalah materialisme dan tidak mengakui adanya Tuhan, akhirnya harus tunduk dan mengaku kalah dengan sistem ajaran Islam. Puasa sebagai satu-satunya sistem sosialis yang paling unik dan justru paling benar! Bagaimana tidak, puasa adalah kefakiran secara paksa, semua orang Islam dipaksa miskin, semua dipaksa untuk menderita, dengan aturan-aturan yang ditentukan oleh syariat agama kepada seluruh umat (Islam) tanpa pandang bulu. Islam memandang sama derajat manusia, terutama soal perut . Mereka yang memiliki Dollar, atau yang mempunyai sedikit Rupiah, atau orang yang tak memiliki sepeserpun, tetap merasakan hal yang sama: lapar dan haus. Jika salat mampu menghapus citra arogansi individual manusia diwajibkan bagi insan Muslim, haji dapat mengikis perbedaan status sosial dan derajat umat manusia diwajibkan bagi yang mampu, maka puasa adalah kefakiran total insan bertakwa yang bertujuan mengetuk sensitivitas, dan rasa solidaritas manusia dengan metode amaliah (praktis), bahwasanya kehidupan yang benar berada di balik kehidupan itu sendiri. Dan kehidupan itu mencapai suatu tahap paripurna manakala manusia memiliki kesamaan rasa, atau manusia turut merasakan bersama, bukan sebaliknya. Manusia mencapai derajat kesempurnaan (insan kamil) tatkala turut merasakan sensitivitas satu rasa sakit, bukan turut berebut melampiaskan segala macam hawa nafsu. Ada sejenis kaidah jiwa, bahwasanya cinta timbul dari rasa sakit. Disinilah letak rahasia besar sosial dari hikmah berpuasa. Dengan jelas dan akurat, Islam melarang keras segala bentuk makanan, minuman, aktivitas seks, penyakit hati dan ucapan merasuki perut dan jiwa orang yang berpuasa. Dari lapar dan dahaga, betapa kita dapat merasakan mereka yang berada di garis kemiskinan, manusia papa yang berada di kolong jembatan, atau kaum tunawisma yang kerap berselimutkan dingin di malam hari atau terbakar terik matahari di siang hari. Ini adalah suatu sistem, cara praktis melatih kasih sayang jiwa dan nurani manusia. Adakah cara yang paling efektif untuk melatih cinta?

Bukankah kita tahu bahwa selalu ada dua sistem yang saling terkait: yang melihat dan yang buta, yang cendikia dan yang awam, serta yang teratur dan yang mengejutkan. Jika cinta antara orang kaya yang lapar terhadap orang miskin yang lapar tercipta, maka untaian hikmah kemanusiaan di dalam diri manusia akan muncul. Orang yang berpunya dan hatinya selalu diasah dengan puasa, maka telinga jiwanya mendengar suara sang fakir yang merintih. Ia tidak serta merta mendengar itu sebagai suara mohon pengharapan, melainkan permohonan akan sesuatu hal yang tidak ada jalan lain untuk disambut, direngkuh dan ditanggapi akan makna tangisannya itu. Orang berpunya akan memaknai itu semua atas pengabdian yang tulus, iimaanan wa ihtisaaban. Semua karena Allah, karena hanya Dia Sang pemilik segala. 66 tahun Indonesia telah merdeka, maka minimal 66 kali mayoritas bangsa Indonesia telah melaksanakan puasa Ramadan. Tetapi puasa bangsa Indonesia belum mewujudkan harapan dari perintah Allah tentang ibadah puasa ini. Bangsa Indonesia belum bisa meraih kemenangan spiritual dalam perjalanannya. Sehingga ketika badai krisis masih seringkali datang, dan kita tidak mampu berlindung, sehingga terjadilah krisis berkepanjangan. Padahal kita tahu, bahwa biang kerusuhan dan kerusakan bangsa adalah kemiskinan, tentu saja yang dimaksud adalah kemiskinan struktural. Yaitu, kemiskinan yang dikondisikan. Negara kita digoyang oleh berbagai krisis karena mereka yang di atas ang in , kaum elite dan orang yang diberi kekuatan lebih, sengaja menciptakan kemiskinan struktural dari semua jenis kemiskinan, baik miskin fisiologi, miskin intelektual, miskin emosional dan miskin spiritual. Semua kemiskinan itu menyebab-

kan kita lemah ďŹ sik, lemah mental dan lemah agama. Akibat kemiskinan yang merata ini, maka kita sulit mencari solusi untuk keluar dari krisis. Miskin ďŹ siologi menyebabkan lemahnya bekerja secara ďŹ sik, yang akhirnya menjadi manusia yang tidak produktif. Miskin intelektual menyebabkan kita tidak menemukan jalan keluar yang logis dan sistimatis. Miskin emosional membuat kita tidak memahami orang lain, kita hanya memahami kepentingan diri sendiri, kelompok kita sendiri atau golongan kita sendiri. Miskin spiritual keag amaan menghasilkan manusia-manusia yang tidak mengerti makna hidup. Kita tidak mengerti makna kebersamaan hidup. Akhirnya, dengan adanya kemiskinan yang melanda negeri kita ini, kita senantiasa hidup dalam perbudakan, baik perbudakan dari bangsa sendiri maupun bangsa lain dalam pelbagai macam bentuknya. Demikian tadi sekedar perenungan akan makna yang kadang justru kita lupakan. Puasa, jangan sekedar meng angg ap sebuah perintah penyiksaan untuk diri sendiri. Tapi harusnya lebih lanjut mampu kita renungkan, bahwa dengan rasa lapar ini, kita bisa mempunyai rasa solidaritas kepada kaum miskin papa. Semoga ibadah puasa kita mampu mengantarkan kita menjadi orang yang bertakwa dan meraih kemenangan spiritual.

Penulis adalah Sta Perencanaan Kantor Kemenag Sanggau

19.351

Pukul Angin Membaca Equator, Rabu (27/7) BPK Temukan 178 Kasus dengan total kerugian Rp 159 miliar. Kami tertarik di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalbar, sinyal anggota DPRD sangat benar jika dicurigai ada keterkaitan kerjasama Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)-nya dan tidak hanya pada pendapatan daerah, dana kapal asing juga disimpan pribadi. Saat ini bukan rahasia umum lagi, dari keluhan karyawannya dana pembangunan dua tahun terakhir saja dipotong 20 persen, sehingga KPA/PPTK pusing tujuh keliling. Ayo BPK, jika serius inilah saatnya. Tapi jangan setelah dipanggil Datok SKPD kompromi, jadi angin pukul angin. 085822478133 27-7-2011

19.04

Rusak Rupanya Pikir digantinya Mo, hilanglah anaknya menguasai bisnis kontraktor. Rupanya lebih gila lagi zamannya H, tahun pertama saja anaknya T dan J, adiknya apabila sebut saja namanya kadis dan kakan takut pasti, dialah dapat proyek. Seperti J, kalau mau memborong tanggalkan PNS-mu, jangan mentang-mentang bapakmu. Ingat H, sadarlah dan sadarkan anakmu. Belum lama kau jadi, belum setahun program kerja Anda. 085650851398 23-7-2011

Jl. Tanjung Sari No. 168 (A. Yani), Pontianak, Telp. (0561) 582829, 08164997885 15.07

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Redaksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul AriÂżn. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: AlÂż Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

P R O

pontianak

Selasa, 2 Agustus 2011

STKIP Tingkatkan 18 Ramadan Peletakan Batu Pertama Masjid Mujahidin Kemampuan Speaking English PRODI bahasa Inggris STKIP-PGRI Pontianak telah menerima Mahasiswa Baru Angkatan pertama sejak tahun 2009/2010. Saat itu jumlah mahasiswa/i ada 137 orang. Terdiri dari 2 kelas pagi dan 2 kelas siang. Demikian dikatakan Ketua program Studi bahasa inggris STKIP-PGRI Pontiana, Aria jalilMA., PhD. Di tahun akademik 2010/2011, jumlah mahasiswa baru 306. Terdiri dari 3 kelas pagi dan 3 kelas siang. Hingga saat ini jumlah mahasiswa/i Prodi STKIP-PGRI Pontianak ada 443 orang, ucapnya. Dijelaskannya, pada Prodi Bahasa Inggris STKIP-PGRi Pontianak, jumlah dosen tetap Prodi ada 15 orang. Enam dosen di antaranya saat ini sedang mengikuti program S2 di Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah. Prodi Bahasa Inggris STKIP-PGRI Pontianak, dilengkapi 4 ruang Lab. Bahasa, dengan kapasitas satu ruang masingmasing untuk 50 orang. Sehingga dalam satu saat yang bersamaan sarana dan prasarana yang ada dapat melayani 200 mahasiswa/i. Dalam pemetaannya, Prodi Bahasa Inggris STKIP-PGRI Pontianak menyiapkan Kusioner Mahasiswa . Kusioner ini menghasilkan data tentang identitas, latar belakang keluarga, pengalaman pendidikan mahasiswa/i sebelum masuk di STKIP, keadaan pada saat di STKIP, dan keadaan keuangan mahasiswa. Dengan adanya proďŹ l mahasiswa yang lengkap, diharapkan Prodi dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, terangnya. Terkait dalam proses pembelajaran, pria lulusan The University of Sydney, Australia pada tahun 1984 ini menerangkan bahwa Prodi Bahasa Inggris STKIP-PGRI Pontianak menaruh perhatian khusus mengenai bagaimana meningkatkan kemampuan speaking mahasiswanya. Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang paling sering dipakai oleh seorang guru. Penguasaan Bahasa Inggris oleh siswa akan sulit terbentuk jika gurunya tidak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengajaran (medium of instruction), katanya. Pada semester pertama, di dalam kelas, baik dosen maupun mahasiswa/i, minimal menggunakan Bahasa Inggris 25 persen dan Bahasa Indonesia 75 persen. Di semester kedua menjadi 50:50 persen. Bobot ini menjadi 75 persen Bahasa Inggris dan 25 persen Bahasa Indonesia. Mulai semester keempat, seluruh proses perkuliahan dalam MKB (Mata Kuliah Keahlian Berkarya) berlangsung 100 persen dalam Bahasa Inggris. Mahasiswa didorong meningkatkan kemampuan speaking diluar jam perkuliahan. Saat ini sedang disiapkan program Tutor Kakak dan Tutor Sejawat , pada tutor ini, mahasiswa/i yang kemampuan Bahasa Inggrisnya jauh diatas rata-rata kemampuan mahasiswa sejawat meraka pada umumnya. Tutor ini menjadi mitra conversation bagi teman-temannya, jelasnya. Direncanakan setiap tutor akan bermitra dengan 10 orang mahasiswa sejawat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan speaking calon guru Bahasa Inggris yang dihasilkan oleh STKIP-PGRI Pontianak. (oVa)

Antisipasi Kejahatan di Bulan Ramadan PONTIANAK. Anggota Komisi A Kota Pontianak, M. Fauzi S,Sos mengingatkan menjelang Ramadan ini, tingkat kejahatan diperkirakan semakin meningkat. Untuk itu, kepolisian harus bisa mengantisipasinya. Keamanan dan ketertiban di saat bulan puasa sangat penting, karena itu menjadi lahan sempurna bagi tindak kejahatan, mengingat ramainya warga, baik di pusat perbelanjaan atau pasar, dan akan sangat mudah terjadi, katanya, kemarin. Ia mengungkapkan, untuk itu M. Fauzi S,Sos. I N pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Pontianak harus bisa mengantisipasi tindak kejahatan tersebut. Kepolisian dan pemda, terutama Sat Pol PP Kota Pontianak untuk me monitoring dan menindak segala kejahatan di bulan Ramadan itu, karena sasarannya adalah warga yang lengah tentunya, kepolisian harus tanggap dan tidak membiarkan kemungkinan kejahatan itu terjadi, ujarnya. Kepolisian dan Sat Pol PP Kota Pontianak diminta untuk merazia tempat yang melanggar hingga menertibkan peredaran minuman beralkohol (minol) saat bulan Ramadan ini, karena akan banyak miras yang masih beredar, meskipun secara sembunyi-sembunyi. Maka dari itu kita minta razia di jam-jam tertentu itu ditingkatkan, diperbanyak bila perlu rutin setiap malamnya digelar karena para pelaku ini pastinya menunggu petugas lemah sehingga mereka berani bertindak, terangnya. Politisi dari PKNU ini menuturkan, hal ini juga selaras dengan komitmen wali kota untuk menjaga situasi tetap aman. Kita berharap di bulan Ramadan yang tidak lama lagi ini, semua aktivitas umat muslim bisa berjalan dengan baik, dan bagi yang non muslim tentunya kita harapkan pengertiannya, ucap Fauzi. Sementara itu, sebelumnya Kasat Bimas Polresta AKP Salbiah menuturkan, pihaknya siap mengantisipasi dan mengamankan jelang Ramadan. Kesiapan itu dibuktikan dengan penempatan petugas di setiap tempat ibadah, pasar juadah, pasar tradisional, tempat hiburan malam yang sudah diatur jam operasionalnya. Seperti tahun lalu, nantinya setiap polsek akan ada petugas. Kemacetan lalu lintas juga menjadi perhatian di jam-jam rawan, ujarnya. (oVa) NDRA

OVA

Sutarmidji Optimis Selesai Dalam Dua Tahun

PONTIANAK . Ketua pembangunan Masjid Mujahidin, H Sutarmidji SH, MHum memastikan, tanggal 18 Ramadan ini akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid. Pemugaran bangunan masjid sendiri, dilakukan setelah Idul Fitri. Jadi, salat Idul Fitri tahun ini, merupakan salat terakhir untuk di masjid ini, kata Sutarmidji, di hadapan jemaah salat tarawih, Minggu (31/7) di Masjid Mujahidin. Sutarmidji memaparkan, Masjid Mujahidin yang akan dibangun ini terdiri-dari dua lantai, yang mana lantai dasar akan didirikan kantor dan ruang pertemuan. Jadi semua kegiatan dan fasilitas masjid ini, ada di lantai dasar, terang dia. Kemudian, lanjut dia, dari

plaza masjid akan ada tangga untuk menuju ke lantai tempat melaksanakan salat dengan bentangan hingga enam puluh meter dan direncanakan tanpa tiang sama sekali. Diperkirakan bisa memuat lebih kurang enam ribu orang dan di plaza lima ribu orang, tuturnya. Sementara itu, untuk kubah masjid terbuat dari tembaga yang dipesan dari Republik Rakyat Cina (RRC). Namun untuk mengenang bangunan Masjid Mujahidin yang ada saat ini, lanjut dia, rencananya akan dibangun perpustakaan masjid berupa miniatur bangunan masjid yang lama. Saya yakin pembangunan masjid, bisa selesai dalam waktu tidak kurang dari dua tahun, tutupnya. (oVa)

Walikota Sutarmidji sedang menjelaskan proses pembangunan Masjid Mujahidin pada hari pertama Ramadan. INDRA NOVA

Sekolah Gratis bagi 600 Anak Miskin

PONTIANAK. Masih banyaknya anak yang tidak sekolah dan putus sekolah di Kota Pontianak mendorong pemerintah memberikan biaya gratis masuk SLTP dan SLTA, khusus sekolah swasta kepada lebih kurang 600 anak miskin. Demikian diungkapkan Wali Kota Pontianak Sutarmidji, SH, MHum, belum lama ini. Kita akui masih ada anak miskin yang tidak bisa sekolah lantaran biaya, makanya lewat Dinas Pendidikan kita akan

DIJUAL

Ruko 3 Lantai, ukuran 5 x 15 mm Lokasi Strategis, jalan utama masuk Parit besar

Hubungi : 0811567613

menanggung biaya dari awal hingga ia selesai SLTA, katanya. Dijelaskan Sutarmidji, nantinya setiap anak akan dikucurkan biaya Rp 1,8 juta untuk uang SPP per anak. Pemerintah juga akan menanggung semua biaya masuk anak-anak tersebut. Semua kita tanggung. Nantinya pemilihan anak-anak ini, kita himpun setiap sekolah, atau rekomendasi dari RT/RW setempat, kemudian kita titipkan kepada sekolah swasta di Kota Pontianak mu-

lai tahun 2011 ini, paparnya. Ia menyadari sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyejahterakan warganya di segala bidang, terutama pendidikan. Makanya ini akan menjadi program yang akan sangat membantu anak-anak generasi muda kita ini untuk mengenyam pendidikan tanpa takut khawatir akan soal pembiayaan. Untuk total anggaran, semua ditanggung APBD, ucapnya. Ia berharap, program pendidikan gratis untuk 600 anak miskin di Kota Pontianak bisa menjadi salah satu jawaban untuk menunjang pendidikan Kota Pontianak lebih baik ke depan. Kita sangat memerhatikan kesejahteraan mereka. Untuk itu, pelan tapi pasti program ini akan secara bertahap setiap tahunnya, janjinya. Orang nomor satu di Kota Pontianak ini melanjutkan, program itu selain membantu

anak dari keluarga miskin agar bisa mengenyam pendidikan hingga tingkat SMA juga secara tidak langsung membantu sekolah-sekolah swasta yang punya ruangan belajar tetapi tidak punya siswa baru. Dari sekitar 600 anak dari keluarga miskin itu, sekitar 300 disekolahkan di tingkat SMP dan sisanya tingkat SMA. Semuanya akan disekolahkan pada sekolah-sekolah swasta yang ada di Pontianak, ujarnya. Untuk perekrutannya, menurut Sutarmidji, diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kota Pontianak karena yang dipilih memang betul-betul dari anakanak dari keluarga miskin. Kami berencana program tersebut akan setiap tahun digulirkan sehingga bisa menyekolahkan anak-anak dari keluarga miskin dan secara tidak langsung membantu seko-

lah-sekolah swasta yang kesulitan dalam mencari siswa/siswi baru, kata Sutarmidji. Dalam kesempatan itu, Sutarmidji mengatakan, kota ini mendapat penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Insya Allah saya akan hadir dalam penghargaan Kota Pontianak sebagai KLA dan dari berbagai pemerintah kabupaten/kota seluruh Indonesia oleh presiden di Ancol, , katanya. Menurut dia, ditetapkannya Kota Pontianak sebagai KLA karena telah berusaha meningkatkan pendidikan para anak-anak, kesehatan anak, penyedian tempat bermain, taman, jaminan kesehatan anak-anak sekolah mulai dari SD hingga SMP bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, meskipun jumlahnya belum maksimal. (oVa)


kalbar raya

4

Selasa, 2 Agustus 2011

APBD Kalbar 2012 Terancam Molor P O N T I A N A K . Meng acu Permendagri 13/2006 tentang Jadwal Penyusunan APBD, awal Agustus sudah masuk tahapan penetapan pedoman penyusunan RKA-SKPD oleh kepala daerah. Sayangnya, sejauh ini KUA dan PPAS masih belum disampaikan eksekutif kepada legislatif. KUA dan PPAS APBD murni 2012 saja belum sampai ke DPRD. Bahkan APBD Perubahan 2011 juga belum selesai dibahas. Bahkan berkas perubahan itu belum saya terima sampai saat ini, ungkap Ir H Prabasa Anantatur MH, Wakil Ketua DPRD Kalbar kepada Equator di ruang kerjanya, Senin (1/8). Prabasa menegaskan, Gubernur

Kalbar harus mematuhi beberapa agenda penting selama tahun 2011 ini. Agenda penting yang dimaksudkan itu antara lain perhitungan APBD 2010, penyampaian KUA/ PPAS, Perubahan APBD 2011, KUA/PPAS 2012 dan RAPBD 2012. Kita sudah susun semua agenda penting di tahun 2011, sehingga beberapa agenda penting tersebut tidak terlambat seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi agar jangan sampai terjadi keterlambatan tersebut, kita juga sudah menyiapkan draf agenda umum tahunan. Agenda tahunan tersebut dimaksudkan agar pihak

Prabasa Anantatur. DOK

eksekutif dapat menyesuaikan dan mempersiapkan diri untuk kegiatan rutin tahunan tersebut,

papar Prabasa. Menurut legislator Partai Golkar ini, tahun 2010 lalu merupakan pelajaran dimana beberapa agenda penting dilakukan Dewan dengan pembahasan yang ekstra. Bahkan melakukan rapat sampai malam hari. Karena itu kita berharap eksekutif sudah mempersiapkan diri sejak awal, sehingga bisa dilakukan pembahasan intensif, dan kualitas APBD 2012 tidak diragukan lagi, kata Prabasa. Politisi daerah pemilihan Sambas ini menambahkan, sesuai Permendagri 13/2006, jadwal penyusunan APBD sekarang sudah masuk penetapan pedoman penyusunan RKA-SKPD oleh kepala daerah. Dimana pada akhir

M Zeet Hamdy Assovie. DOK

Juli lalu seharusnya PPAS sudah disepakati antara kepala daerah dengan DPRD.

dan kita sudah siap, ujarnya. Menurutnya, sesuai jadwal Agustus sudah selesai perubahan APBD 2011, dan September sudah masuk APBD murni 2012. Jangan kayak tahun lalu, dibahas di partai, di mana? Pening kepala. Sesuai jadwal Agustus sudah selesai perubahan, September sudah masuk APBD murni 2012. Akhir Desember atau awal Desember sudah ketok palu, ungkap M Zeet. Ditanya apakah bisa terkejar dengan waktu yang tersisa, Sekda menegaskan, semuanya tergantung dewan. Kalau kita sudah siap. Tergantung dewan lah. Tapi kita minta pembahasan dilaksanakan cepat, tegas M Zeet. (jul)

Hutan Gambut Dilarang Tanam Sawit

Dharma Wanita Kunjungi Panti Asuhan PONTIANAK. Bulan Suci Ramadan, berbagai pihak menyambut dengan bermacam-macam cara. Di antaranya pawai ta aruf dan juga kunjungan ke beberapa panti asuhan seperti yang dilakukan Dharma Wanita Sekda Kalbar. Selain melakukan kunjungan, Dharma Wanita Kalbar juga memberikan beberapa bantuan dan juga infak yang diserahkan langsung kepada ketua yatim piatu. Bantuan infak yang diserahkan adalah hasil pengumpulan dana dari pengurus dan anggota Dharma Wanita Biro di lingkungan Sekretariat Pemprov Kalbar. Hal ini dilakukan semata-mata ingin membantu saudara- saudara, khususnya anak yatim, sehingga mereka juga dapat menyambut bulan suci Ramadan ini dengan bahagia, kata Ratna Yuniar M Zeet, Ketua Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kalbar. Ratna berharap, kegiatan seperti ini akan tetap berlangsung secara terus menerus. Karena merupakan salah satu program kerja Dharma Wanita di lingkungan Sekretariat Pemprov Kalbar. Ke depan juga diharapkan kunjungan ke panti yang lainnya dapat terjangkau, kalau bisa dapat menjangkau panti yang ada di kabupaten/kota lainnya. Anjangsana ini sangat baik, selain kita sedikit membawa infak, juga merupakan kunjungan silaturahmi. Walaupun sumbangan ini tidak begitu besar, tapi ini merupakan rasa kepedulian dan kepekaan sosial dari ibu-ibu Dharma Wanita Setda Kalbar, ujar dia. Ratna mengaku, sangat merasa prihatin, ternyata di depan mata, apalagi di tengah lingkungan Kota Pontianak masih banyak panti-panti yatim yang kondisi kurang sehat, serta masih perlu membutuhkan bantuan serta uluran tangan. Kalau memang kondisi seperti ini, bagaimana anak-anak yatim bisa tumbuh dengan sehat. Apalagi mereka harus kita persiapkan kelak menjadi manusia yang berguna, berbakti bagi republik ini, ungkapnya. Ratna mengimbau kepada warga yang merasa mampu dan berlebihan, mau mengeluarkan sedikit infak harta yang dimiliki untuk membantu keberadaan serta menopang kehidupan para yatim. Karena harta-harta yang kita dapat berlebihan itu, terdapat hak-hak orang lain yang berhak menerimanya. Untuk itu dengan bulan Ramadan ini, mari kita berlomba-lomba berbuat amal kebaikan, ajaknya. Ketua Dharma Wanita juga menyerahkan bantuan infak kepada panti dan Pospen. Di antaranya Panti Tunas Melati Kota Baru, panti Uswatun Hasanah, Pondok Pesantren Al- Hasani Sei Jawi Dalam, Panti Yatim Al- Ikhsan, Panti Jompo Wreda Tama Sei Raya. Bantuan yang diserahkan berupa beras, indomie, gula pasir, kacang hijau, teh, kecap manis, susu kental manis, sirup dan minyak goreng. (jul)

PONTIANAK . Pemerintah pusat tidak akan mengeluarkan izin hutan gambut dan hutan alam untuk dijadikan kawasan perkebunan

kelapa sawit melalui moratorium sejak tahun ini. Namun izin yang sudah dikeluarkan sebelumnya harus menjadi bahan eveluasi.

Anggota DPRD Kalbar, Suprianto beranggapan, banyak pemerintah daerah mengeluarkan izin perkebunan sawit ini. Namun banyak

Bambang Siap Rebut Ketua Demokrat Kalbar PONTIANAK. Pengurus DPP Partai Demokrat, Ir H Bambang Widianto menyatakan dirinya siap bertarung merebut posisi Ketua DPD Demokrat Kalbar. Saya siap maju untuk merebut kursi Ketua DPD, orientasinya Pileg dan Pilpres 2014 mendatang. Demokrat harus menjadi pemenang, terutama di Kalbar, tegas Bambang kepada Equator di Pontianak, belum lama ini. Ditanya soal kesiapannya, Bambang yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi

Sesuai Permendagri itu, minggu pertama Juli KUA sudah disepakati antara kepala daerah dengan DPRD. Selanjutnya minggu kedua Juli penyampaian rancangan PPAS kepada DPRD. Kemudian akhir Juli PPAS itu sudah disepakati, jelas Prabasa. Dikonfirmasi usai paripurna, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Drs M Zeet Assovie MTM menjelaskan, pihaknya sudah siap dan tinggal menunggu undangan dari DPRD. Tadi dia kan mengumumkan itu, mengundang kita kan. Nanti kalau mereka sudah mengundang kita, baru kita ikut mereka punya jadwal. Kita minta cepat

Daerah (LPJKD) Kalbar ini menjawab dengan santai, biarkan seperti air mengalir. Persiapannya mengalir saja. Jelasnya sudah ada beberapa DPC yang siap mendukung saya, ungkapnya. Meski demikian, Bambang menyatakan, hal yang penting membangun rasa kebersamaan antara kader Partai Demokrat. Bagaimana memelihara loyalitas, komunikasi yang baik sehingga dengan sendirinya akan memunculkan rasa memiliki partai untuk membesarkannya. Disinggung

bagaimana jika terpilih nantinya, Bambang menegaskan, partai bukanlah untuk kepentingan pribadi, tapi bagaimana membangun partai itu sendiri demi kepentingan bersama. Karena itu, pembedahan organisasi mutlak dilakukan, agar tercipta kebersamaan dan konsulidasi yang maksimal. Mengenai arah dan kesiapan partai berlambang bintang mercy ini menghadapi pemilihan gubernur 2012 mendatang, Bambang mengatakan, memperkuat konsolidasi hingga ke tingkatan paling bawah

harus dilakukan. Konsolidasi diinternal partai harus dilakukan. Sedangkan figur calon yang bakal diusung Demokrat nantinya akan muncul saat internal partai melakukan survei, jelas dia. Namun, kata Bambang, soal siapa yang diputuskan partai sebagai calon dari Partai Demokrat bukan diputuskan DPP, apalagi DPD. Melainkan majelis tinggi partai (MTP) yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono, mengacu berdasarkan hasil survei. Pastinya kita mengedepankan

Ir H Bambang Widianto. JULIANUS RATNO

kader partai yang ikut bertarung pada Pilgub 2012 mendatang. Namun semua itu kembali pada hasil survey dari masing-masing figur, jelas Bambang. (jul)

juga perusahaan tidak bekerja. Karena itu, perlu tindakan tegas dari pemerintah daerah. Hal ini pernah terungkap dalam rapat kerja dengan Badan Penanaman Modal Daerah, Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Kadin. Kita minta agar dilakukan inventarisir perusahaan-perusahaan mana yang tidak aktif. Jika ditemukan perusahaan tidak aktif, maka sudah seharusnya harus dicabut izinnya dalam mengelola lahan yang ada di Kalbar, tegas Suprianto kepada Equator belum lama ini. Mantan calon bupati Landak ini juga mengingatkan, perlunya antisipasi pemanasan global. Pemerintah harus mulai menggiatkan kembali penanaman pohon yang mampu menyerap karbondioksida

(CO2) dengan banyak. Saya juga melihat pemimpin daerah yang ada di Kalbar banyak memberikan izin tanpa memandang ekosistem, hutan lindung dan lingkungan. Mestinya pemberian izin jangan hanya untuk perkebunan sawit semua, kata Suprianto. Politisi daerah pemilihan Sanggau-Sekadau ini berharap, Kalbar tidak hanya dimasukan komoditas perkebunan sawit semua. Apalagi masuknya komoditas perkebunan sawit perlu pengkajian secara ilmiah. Suprianto berpendapat, untuk sementara perkebunan yang memiliki jangka cukup panjang itu baru hanya perkebunan karet. Menurutnya, karet masih dapat dikatakan primadona dan produknya masih menjanjikan bagi seluruh dunia. Mengingat di bagian belahan dunia ini masih memerlukan komoditas karet. Seperti pembuatan ban, sehingga perlu adanya pembuatan pabrik ban maupun barang berupa sintetis yang lainnya. Komoditas karet ini sangat bagus. Karena komoditas ini sangat bersahabat dengan lingkungan. Tidak hanya itu, karet juga sangat diperlukan berdasarkan kearifan lokal. Sebab, lahan tanaman karet dapat ditanam dengan tanaman lain. Seperti kopi, kakao dan sebagainya. Sementara ini tidak bisa dikuti perkebunan sawit, jelas Suprianto. Namun, sambung dia, jika pemerintah daerah mengabaikan hal tersebut, Suprianto berkeyakinan 30 tahun ke depan, tanah Kalbar akan menjadi gersang dan tandus akibat dipenuhinya lahan perkebunan sawit. Bahkan kemiskinan secara massal pun akan terjadi. Hal ini dikarenakan sawit itu tidak menghasilkan seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat maupun perusahaan perkebunan. Itu dapat ditinjau masyarakat yang menetap di kawasan perkebunan sawit. Rata-rata lahan yang dimiliki masyarakat itu di agunkan kepada perusahaan sawit hingga puluhan tahun. Akibatnya, masyarakat menjadi penonton. Saat dikembalikan, tanah itu sudah menjadi gersang, tegas Suprianto. (jul)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

ARIS TAXI Pontianak - Sanggau

Tersedia Ra dio HT

JASA ANGKUTAN BARANG

Murah, Bergaransi, Berkualitas

Melayani : • Rental/sewa pick up (L300), Carry, Grand Max, Zebra, Hilux • Angkutan (Pindahan rumah, kost dll) • Antar Jemput barang (dalam & Luar kota)

TOKO NAVIGASI Jl. Agus Salim 36 Ptk.

0561-760452

Express Express Mitra Dalam Perjalanan Anda

OJEK PICK UP

UHF / VHF

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau Pontianak Kantor Cabang : Kantor Pusat : Jl. Ahmad Yani No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

085654695608 081256815588

Tidak Melayani SMS

TRANSPORT MELAYANI : - Antar Jemput Luar - Dalam Kota - Menerima pengiriman dokumen & Paket TUJUAN : - Sintang - Pontianak (PP) H u b

: 081352462870 085348154631 ALAMAT :

PONTIANAK SINTANG (081256599913) (082149172370) Jl. KH. ACHMAD DAHLAN No. 24 Jl. MT. HARYONO (Armada Kijang Innova) (Pintu Gerbang BTN)

QUEEN GORDEN

0821 1104 4790 0812 5692 9222 0852 5252 5688 Alamat : JL. H. RAIS A. RAHMAN NO. 1 JL. (Samping Gg. BUKIT BARISAN) BARISAN) Pontianak QUEEN GARDEN Pindahan dari DECOR GORDEN ( Jl. Gusti Sulung lelanang No. 45 Pontianak)

Innovation for Tomorrow

Tenor

Bunga

5,1

5

*

%

Angsuran Cuma

3 Jt-an

Dp 10 %

( FREE Angsuran 1 Bln)

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Hubungi :



THERAPY

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

Tahun

Kardiansyah 081257282270 085654400673

LUXIO

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt

Undangan & Souvenir tak

ce

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “ “DAHSYAT DAHSYAT” ” Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

Xenia VVT-i

DP mulai 10%

DP mulai 10 %

Gran Max Pick up

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

SUI JIN

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak (Belakang Supermarket Garuda Mitra)

Proses Mudah dan Cepat

Khusus menjual : Daihatsu Daihatsu Sebar Sebar Hadiah Hadiah Terbesar! Terbesar!

Innovation for Tomorrow

Menerima Pesanan : Bermacam Model Gorden, Bendera Hias, Umbul-umbul, dll.

ACU

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Telp Iklan : 0561-721229

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

DP

RANGER RAS CABIN

11Jutaan

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Xenia

DP 10% SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

D PH MURA

25 jt

Referensi Promosi Dunia Usaha TERPERCAYA

RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Pemasaran & Iklan

FORD FIESTA

280 jt Cashback s/d

194 jt Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381 / 085252465555

Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5 jendela usaha

Info

Selular

4 Fitur Baru Aplikasi Facebook di BlackBerry Research In Motion (RIM) telah merilis versi terbaru aplikasi Facebook untuk BlackBerry 2.0. Aplikasi ini hadir dengan tampilan yang lebih kaya, tentunya fiturfitur baru juga akan membuatnya lebih lengkap. Tampilan muka aplikasi ini tersusun dengan lebih rapi menyerupai tampilan menu utama ponsel. Menurut penuturan RIM, desain ini disesuaikan dengan masukan yang diterima dari pengguna. Selain terintegrasi lebih baik dengan aplikasi BlackBerry native, Facebook Blackberry Smartphone 2.0 juga mengusung banyak fitur baru seperti: Facebook Places di mana pengguna bisa pamer lokasi di mana ia berada sekarang, kegiatan yang sedang dilakukan dan dengan siapa ia berada saat itu. Facebook Events. Di sini pengguna bisa melihat event-event semisal acara ulang tahun yang diadakan oleh teman mereka dengan lebih detail seperti waktu, tempat, daftar tamu, dan lain-lain. Pengguna juga bisa melakukan reservasi dan menulis pesan di wall acara. Melihat Likes . Di versi teranyar ini pengguna dimungkinkan untuk melihat nama-nama siapa-siapa saja yang mengklik like pada postingan pengguna dan langsung berkenalan dengan menengok ke profile mereka. Facebook Chat. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan komunikasi dalam bentuk chatting. Dan jangan khawatir Anda akan melewatkan pesan yang masuk, karena pengguna akan dikirimi notifikasi apabila ada pesan baru meski sedang tidak menggunakan aplikasi Facebook ini. Peluncuran Facebook untuk Blackberry Smartphone 2.0 ini menyusul kehadiran BlackBerry Messenger 6 (BBM 6) beberapa waktu lalu. Selain meluncurkan versi teranyar dari aplikasi-aplikasi tersebut RIM juga mengumumkan ketersediaan aplikasi Facebook untuk BlackBerry PlayBook 2.0 di BlackBerry App World. Aplikasi tersebut diklaim sebagai aplikasi Facebook tablet optimum yang menawarkan pengaksesan ke fiturfitur populer seperti Facebook Chat dan pengunggahan video serta lokasi. (dtc)

Icip-icip Cumi Tumis Cabai Hijau

Selasa, 2 Agustus 2011

Tiga Jasa Pendidikan dalam Satu Atap Setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan yang terbaik bagi buah hati mereka. Maklum, menurut orang tua, pendidikan adalah pintu menuju masa depan. Untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik, tak jarang orang tua rela mengeluarkan biaya ekstra. Termasuk membiayai anak ikut pendidikan nonformal seperti kurus, bimbingan belajar hingga les privat. Keinginan para orang tua itu pula yang dilirik PT Come Indonusa. Perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan ini menawarkan tiga jasa pendidikan yakni; kursus bahasa Inggris, pelatihan komputer, dan bimbingan belajar dengan merek COME (course make easy). COME menawarkan jasa pendidikan nonformal pertama kali pada 2008 silam dengan mengambil lokasi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Setelah tiga tahun beroperasi, tepatnya Maret 2011 lalu, barulah COME menawarkan waralaba ke publik. Saat ini, COME sudah memiliki 10 cabang milik sendiri dan empat cabang berstatus terwaralaba. Ibnu Dwi Lesmono, General Manager PT Come Indonusa bilang, COME memiliki keunggulan karena menawarkan tiga paket usaha pendidikan sekaligus; kursus bahasa Inggris, pelatihan komputer dan bimbingan belajar. Investasinya satu saja, tapi mendapat tiga usaha, kata Ibnu. Walaupun banyak kompetitor, Ibnu mengaku optimistis dengan tawaran investasi dari COME. Ia melihat, COME masih punya peluang karena masyarakat sudah jenuh dengan lembaga pendidikan non formal yang ada. Kesempatan masih terbuka, tegas Ibnu. Ibnu menawarkan dua paket

investasi kepada para calon terwaralaba. Pertama paket investasi komplit senilai Rp 200 juta. Jika mengambil paket ini, terwaralaba mendapat seluruh peralatan pendidikan seperti komputer, kursi, meja, dan tenaga pengajar. Dengan investasi Rp 200 juta, Ibnu menjanjikan balik modal sekitar dua tahun. Itu dengan catatan omzet yang diperoleh Rp 25 juta-Rp 30 juta per bulan. Omzet itu dapat diperoleh dari 50-60 siswa yang

ikut kursus dengan bayaran Rp 500.000 per anak. Selain investasi awal, terwaralaba juga membayar royalti fee sebesar 15%. Royalty fee dikutip COME pada bulan ketujuh setelah terwaralaba mengoperasikan lembaga pendidikan tersebut. Pola investasi kedua sebesar Rp 50 juta berupa kemitraan. Bila mengambil paket, mitra hanya mendapatkan kewenangan menggunakan merek COME, serta mendapatkan

tenaga pengajar. Ibnu bilang, dari empat mitra COME, tiga mitra memilih investasi yang pertama. Erwin Halim, Pengamat Waralaba dari Proverb Consult ing, menilai, tawaran waralaba COME ini menarik sebab program ini dijual saling terkait satu sama lain. Konsep ini, memiliki pasar yang bagus, kata Erwin. Tiga program pendidikan nonformal dalam satu atap, menurut Erwin, bisa mengancam waralaba kursus

Kulit Kalus, Kantong Penuh Fulus dari Sabun Herbal Pasar sabun herbal makin menggiurkan ditandai dengan menjamurnya sabun berbahan baku tanaman dan buah-buahan di pasar. Gaya hidup yang ramah terhadap lingkungan itu turut mendorong bisnis sabun herbal yang dipercaya lebih sehat

tanaman dan juga buah-buahan ini juga dipercaya lebih menyehatkan kulit. Kebutuhan akan sabun herbal di kalangan pecinta lingkungan ini pula yang ditangkap Rahmawati Husein, pemilik CV Nuansa Herbal. Berkantor di Petukangan, Jakarta Barat,

lengkuas, bengkuang dan banyak lagi. Saat ini, saya sudah punya 30 jenis sabun herbal dari buah dan sayuran, ujarnya bangga. Selain ekstrak sayuran atau buah-buahan, Rahma mengandalkan sodium hydroxide (NaOH). Kegunaan bahan

agen yang ternyata membawa berkah bagi bisnis Rahma. Kini, Rahma sudah memiliki jaringan pemasaran tersebar di Kalimantan, Sumatera dan juga Papua. Dengan masa kadaluarsa yang panjang yakni setahun, produk Rahma bisa tersebar di banyak tempat.

pada kulit. Dari bisnis sabun herbal, seorang produsen bisa meraup omzet hingga Rp 16 juta per bulan. Kesadaran hidup ramah pada lingkungan sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Belakangan, makin banyak orang menerapkan gaya hidup ini dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya bentuknya adalah menggunakan sabun herbal. Selain ramah terhadap lingkungan, sabun berbahan baku

Rahma panggilan karib Rahmawati memproduksi merek Nuansa Sabun Herbal berbahan sayuran dan buah-buahan. Rahma memberikan tata cara membuat sabun herbal. Untuk menghasilkan satu liter sabun herbal, ia menggunakan 250 mililiter jus buah-buahan atau sayuran. Buah yang menjadi bahan baku sabun itu antara lain; anggur, apel, cokelat, zaitun dan mangga. Adapun sayuran yang biasa ia pakai adalah kemangi,

adalah untuk mengeraskan sabun. Memproduksi sabun pertama kali tahun 2009, awalnya, Rahma menjual produknya lewat dua kanal yakni menjual secara langsung dan menitipkan penjualan sabun herbal itu di beberapa salon yang ada di Jakarta. Permintaan yang terus bertambah membuat Rahma menambah kanal jualan dengan merekrut agen penjualan hingga ke daerah. Dan, jualan lewat

Dengan jargon ramah lingkungan, Rahma membanderol harga sabunnya lebih mahal ketimbang sabun biasa. Satu sabun herbal ukuran 80 gram bisa mencapai Rp 15.000 per batang.

pedas-pedas gurih menggigit cumi ini bakal membuat santapan berbuka jadi makin enak. Sedikit tambahan buncis membuat rasanya jadi gurih renyah. Paling asyik dimakan dengan nasi pulen hangat! Bahan: 250 g cumi-cumi asin ukuran kecil 3 sdm minyak sayur 6 butir bawang merah, iris tipis 2 siung bawang putih, iris tipis 75 g cabai hijau keriting, iris kasar 5 buah cabai rawit merah, iris kasar ¼ cm jahe, iris halus ½ cm lengkuas 100 g buncis, potong 3 cm 1 buah kaldu dadu rasa ayam, remas 150 ml air ½ sdt merica bubuk ½ sdt garam Cara membuat: Rebus cumi asin dengan ari secukupnya hingga empuk. Tiriskan. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu. Msukkan cabai hijau, cabai rawit merah, lengkuas dan jahe. Aduk hingga layu. Masukkan buncis, aduk hingga layu. Tambahkna air, merica dan garam. Masak hingga kuha hampir habis. Angkat, sajikan panas. (dtc)

yang sudah ada. Namun, Erwin menyarankan COME mengedukasi masyarakat tentang jasa yang mereka tawarkan. Ini penting guna merebut pasar yang selama ini diambil pemain lama, saran Erwin.Kata Erwin, pendidikan adalah pasar franchise terkuat kedua setelah makanan karena paket COME ini tetap menjanjikan, asalkan masyarakat mengerti dan menerima konsep COME ini. (peluang usaha)

Dengan harga seperti itu, dalam sebulan, Rahma bisa menjualnya hingga 1.000 batang dengan omzet Rp 15 juta. Labanya sekitar Rp 6 juta per bulan, terang Rahma. Pemain lain yang berkec-

impung di bisnis pembuatan sabun herbal adalah Nurhadi Estiyantara. Pemilik PT Mutiara Indonesia Prima (MIG) di Klaten, Jawa Tengah sudah memproduksi sabun herbal sejak tahun 2009 lalu, Kini, Nurhadi bisa menjual sabun herbal hingga 3.600 batang atau 300 lusin per bulan. Soal harga, sabun herbal bikinan Nurhadi dijual seharga Rp 4.500 per batang. Dalam sebulan, Nurhadi mendulang omzet hingga Rp 16 juta. Keuntungan bersih saya sekitar Rp 5 juta-Rp 7 juta per bulan, terang Nurhadi yang memiliki tujuh orang karyawan itu. Agar bisa sukses menjual ribuan batang sabun herbal itu, Nurhadi memasarkan produknya lewat dunia maya. Memajang produknya di internet, Nurhadi juga membumbui sabun dagangannya dengan ragam manfaat demi menarik konsumen. Salah satunya adalah sabun herbal memiliki aroma terapi. Ini bisa menenangkan pemakainya, ujarnya dengan nada berpromosi. Untuk membuat sabun dengan merek MIG, Nurhadi mengolah bahan baku seperti minyak kelapa, minyak serai, susu, minyak zaitun, madu dan buah asam, melati dan juga bunga mawar. Penggunaan minyak zaitun juga menjadi daya tarik lantaran minyak zaitun dipercaya bisa mencegah keriput pada kulit lantaran mengandung vitamin E dalam jumlah yang banyak. Tak hanya itu, sabun herbal dari bahan minyak zaitun dapat mengendurkan otot tubuh yang tegang setelah beraktivitas harian. M i ny a k z a i t u n j u g a d i percaya memiliki khasiat sebagai anti oksidan bagi kulit dan bisa melindungi kulit dari sinar matahari, menyembuhkan dan menghilangkan jerawat hingga mampu menghilangkan kulit kaki yang pecah-pecah. Deng an berbag ai khasiat itu, sabun Nurhadi pun di sukai oleh konsumen lokal hingga pelosok tanah air sekaligus mancanegara. (peluangusaha)


sosialita

6

Anggota Pandan Wangi yang merupakan perkumpulan kebersihan makam.

Selasa, 2 Agustus 2011

Pemakaman Kampung Arab.

Pemakaman Muslim Kampung Arab Kurang Perhatian Pemerintah TEMPAT pemakaman atau perkuburan yang selalu diidentikkan sebagai tempat yang menyeramkan bagi setiap orang yang melihatnya, untuk itulah salah satu perkumpulan warga yang dinamai dengan pandan wangi berinisiatif untuk menghilangkan anggapan dari masyarakat bahwa pemakaman adalah tempat yang menyeramkan, tetapi sebgai tempat yang mengasyikan. untuk mengantisipasi hal itu, perkumpulan ini pun menjaga kebersihan makam dan merawatnya. Untuk saat ini pemakaman muslim Kampung Arab tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah setempat, padahal di pemakaman ini terdapat wali-walinya Allah yang sangat dimuliakan oleh masyarakat sekitar. Diantara waliwali Allah itu dapat kita ketahui misalnya Habeb Saleh Al- Hadad, Habeb Yusuf Al-Qadrie, Bin Tahar dan Ahmad Al-Qadrie serta ratu-

san makam masyarakat sekitar. Tapi sayang pemerintah tidak pernah sedikitpun peduli pada pemakaman yang sudah berusia ratusan tahun ini. Ada beberapa hal yang sebenarnya harus diperhatikan di pemakaman ini banyak batu nisan yang tidak tertata dengan rapi, sering terjadinya banjir dimakam ini karena tidak adanya parit, tidak adanya pagar yang mengelilingi perkuburan ini dan jembatan menuju kuburan tersebut sudah mengalami kerapuhan , kata M. Salim Ketua RT 3 RW 7 Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur kepada Equator (31/07). Salim menjelaskan, untuk biaya perawatan pemakaman yang luasnya 5 Hektar ini dilakukan oleh perkumpulan Pandan Wangi dan tidak dipungut bayaran sepeserpun melainkan sumbangan seiklasnya dari para donatur dan para peziarah kubur. Bantuan pemer-

intah sedikitpun tidak ada untuk saat ini, hanya bantuan dari donatur dan peziarah , papar Salim yang juga sebagai koordinator perkumpulan pandan wangi ini. Untuk saat ini pemakaman muslim Kampung Arab sangat memerlukan sarana-sarana dalam merawat pemakaman tersebut, misalnya mesin pompa dan alatalat fardu kifayah. Diceritakan oleh Salim, kami pernah meng ajukan proposal kepada Kelurahan, ketika itu memang ada tanggapan dari Kelurahan dan mereka pun datang ke lokasi untuk melakukan pengukuran dan pengambilan gambar pemakaman, kami pun berharap banyak ketika keluhan dari masyarakat kami ditanggapi langsung oleh kelurahan, ternyata h a r a p a n k a m i h a ny a s e b a t a s mimpi saja. Karena dari pihak kelurahan sudah 2 tahun yang lalu melakukan pengambilan

gambar dan pengukuran, kami dengan sabar menunggu tindak lanjutnya, tapi belum juga ada penyelesaian terhadap masalah pemakaman ini. Untuk itu sangat diharapkan sekali bantuan dari pemerintah setempat dalam membantu perawatan dan kebbersihan pemakaman ini, kalau bisa kita jadikan pemakaman ini sebagai tempat yang menyenangkan bagi masyarakat terhadap pemakaman ini. Agar bagi para peziarah yang mengunjungi makam ini merasa nyaman dan puas dalam berziarah. kebersihan di makam ini harus tetap terjaga, apalgi sekarang ini sudah ada petugasnya yakni perkumpulan pandan wangi bekerja dengan semangat supaya masyarakat merasa nyaman dan puas ,kata Yusuf warga beting yang sedang berziarah ke makam orang tuanya. (pik)

M. Salim selaku ketua RT dan koordinator perkumpulanPandan Wangi.

Taufik Kiemas

Capek Naik Tangga, Kiemas Sumbang Lift JAKARTA. Politikus senior PDIP Taufik Kiemas kembali menunjukkan kedekatannya dengan ormas Islam. Kiemas yang juga ketua MPR menyumbang satu fasilitas lift kepada PP Muhammadiyah. Terima kasih atas amal jariah Pak Taufi k Kiemas. Amal jariah itu amal yang mengalir seperti air sungai. Tapi, ini (lift, Red) yang naik turun. Jadi, amal yang mengalir naik turun, canda Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat meresmikan lift yang mampu menahan beban sampai 640 kilogram itu. Turut hadir kader-kader Muhammadiyah, sepert i mantan Mendiknas Bambang Soedibyo dan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y. Thohari. Din lantas bercerita, ada peristiwa yang memicu Kiemas berinisiatif menyumbang lift itu. Sekitar dua tahun lalu, tutur dia, Kiemas datang ke PP Muham-

madiyah. Selaku tuan rumah, Din menerima Kiemas di ruang tamu di lantai 2. Kiemas yang secara fisik sudah gampang lelah tampak kepayahan saat harus menapak anak-anak tangga. Kami mohon maaf waktu itu Pak Taufik. Tapi, ada hikmahnya. Beliau langsung menawarkan bagaimana kalau dibantu lift. Tentu PP Muhammadiyah tidak menolak dan alhamdulillah liftnya sudah tersedia, ujar Din. Kiemas ikut tersenyum lebar mendengarnya. Din menyatakan gembira lift tersebut dapat diresmikan sebelum puasa Ramadan. Din lantas menceritakan, ada beberapa pihak yang ingin mengembangkan gedung PP Muhammadiyah yang sekarang berlantai empat itu. Ada yang ingin menjadikannya 27 lantai, 29 lantai, bahkan 31 lantai. Pengembang berjanji sebanyak tujuh lantai

SINTANG

JUAL RUMAH

JUAL RUMAH

JUAL RUMAH

DIJUAL

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

PEMANGKAT

SAMBAS

Mitsubishi Ramadhan READY STOCK Colt Diesel, semua tipe, 74 HD Dum Truck DP 55jt, Strada, L300 Hub: REGAR 081219929608, 087878182052.

Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Jl.Tabrani Ahmad Gg. Peramas Dalam No.6A Full Keramik,PLN, PDAM,1 KM,1 WC, 2 KT, Hrg 200 Jt Nego Hub : 081345293798081256706358

MELAWI

SINGKAWANG

Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

SANGGAU

BENGKAYANG

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

744880

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

Komp Batara Indah 1 Blok ii no 18. 2 Lt, 4 kmr, PLN, PDAM. Sebidang tanah jl karet tepi jln luas 10x20. Tanah kaplingan 18x10 d sungai raya dalam. Hub: 08125733579.

LOWONGAN

JUAL TANAH

Dibutuhkan 1 org wanita, SMA/D3, bisa komputer, ditempatkan di Ngabang. SALES, min SMA/SMK, ditempatkan di Ngabang. Hub: 081352515590.

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

BANTUAN MODAL

tetap menjadi Kantor PP Muhammadiyah. Sisanya akan dibangun hotel dengan layanan berbasis syariah. Tapi, sampai sekarang PP Muhammadiyah belum menyetujuinya, kata Din, lantas tersenyum. Taufik Kiemas membenarkan cerita mengenai dirinya yang kesulitan naik ke lantai 2. Dua tahun yang lalu naik memang berat sekali. Sebenarnya, sudah againts human right, kata Kiemas yang mengenakan pakaian muslim putih lengan panjang dan peci hitam. Meski beg itu, deng an nada m e r e n d a h , K i e m a s m e ny e b u t pemberian lift itu hasil gotong royong. Beberapa teman, bukan saya sendiri, PP Muhammadiyah diberi lift, ujarnya. Dia berharap lift itu bisa bermanfaat, terutama bagi ulama-ulama Muhammadiyah yang sudah sepuh. (pri/c6/tof )

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : • • • • • • •

Deny Jaiz Hadi Solihin Uray Yuzo Kantor

: : : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 085345038038 0561 - 7092490 0561 - 7557007 0561 - 721229

PAKET 25X TERBIT 2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000


7

sambungan

Bengkayang Marak 20 perusahaan pertambangan. Dijelaskan dia, pajak yang dimaksud bukan hanya satu atau dua saja tetapi berbagai jenis pajak mulai galian C tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Pemungutan Kayu (IPK), mobil-mobil perusahaan banyak ditemukan bodong atau tidak ada plat depan dan belakang. Saya sangat kecewa dengan investor yang notabene untuk membangun Bengkayang tetapi kenyataannya tidak. Dengan kejadian ini, tidak ada PAD, kesalnya. Yan, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Tepadu Kabupaten Bengkayang membeberkan, pabrik perusahaan di Kabupaten Bengkayang banyak yang tidak ber-IMB, hanya CV Ceria Prima saja yang memiliki IMB.

Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kabupaten Bengkayang, Marietha SH mengungkapkan, memang perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bengkayang susah melaporkan perkembangan usahanya kepada Bappeda setiap enam bulan sekali. Marietha mengungkapkan, setiap ia melayangkan surat kepada perusahaan itu melalui jasa pos karena rata-rata kantor perusahaan berada di luar daerah. Namun banyak yang dikembalikan dan tertulis alamat tidak di kenal . Kepala Kantor UPPD Kabupaten Bengkayang, Marius, mengungkapkan wajib pajak kendaraan alat berat masih banyak yang malas menunaikan kewajibannya. Padahal pajak alat berat itu dapat meningkatkan PAD. Saya mengajak semua

.... . dari halaman 1 perusahaan yang memiliki alat berat untuk jangan malas membayar pajak, kata Marius. Wajib pajak bukan hanya kendaraan alat berat saja namun kendaraan air dan kendaraan bawah tanah juga. Meskipun penerimaan dari sektor ini daerah hanya kebagian 30% namun ini setidaknya memberikan potensi peningkatan kontribusi pendapatan bagi daerah. Dijelaskan Marius, setiap wajib pajak harus tetap melaksanakan kewajibannya sesuai amanat Undang-undang perpajakan. Pajak kendaraan alat berat k h u s u s ny a d i p e r u s a h a a n sangat potensial sekali, namun menurut pihaknya sejauh ini berdasarkan catatan UPPD masih banyak perusahaan yang belum mem-

Antusias Tarawih antara lain,Wali Kota Pontianak, H Sutarmidji, serta Waka Polda Kalbar, Kombes Pol Syafaruddin. Saat ini Masjid Raya Mujahidin sedang dalam tahap reno-

vasi. Bangunan utama masjid ini nantinya akan diperlebar. Ukuran masjid nantinya akan memiliki lebar 60 meter tanpa tiang tengah, ujar Sutarmidji yang menjabat sebagai Ketua

.... . dari halaman 1 Panitia rehabilitasi masjid Raya Mujahidin dalam kuliah tujuh menit sebelum pelaksanaan tarawih.Karena sumber dana pembangunan masjid itu adalah swadaya masyarakat, Sutarmidji

Perbatasan Belum wasan perbatasan. Ini dibuktikan dengan adanya Panitia Khusus (Pansus) DPD RI tentang Perbatasan, dimana Kadarwat i sempat menjabat sebag ai anggota Pansus tersebut. Kadarwati berharap, dengan dibentuknya Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), pembangunan kawasan perbatasan bisa terintegrasi. Jalan ekstrim juga pernah diusulkan DPD periode lalu, bahwa untuk pembangunan kawasan perbatasan, perlu ditangani oleh kementerian tersendiri. Kita harapkan dengan adanya BNPP ini, pem-

bangunan perbatasan bisa lebih cepat. Kalau periode lalu, kita memang pernah usulkan agar perbatasan ditangani Kementerian atau Departemen tersendiri, tukas Kadarwati. Pembangunan kawasan perbatasan, termasuk perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau di Kalbar yang berbatasan dengan Tebedu, Malaysia, sangat ketinggalan. Di berbagai aspek, Malaysia sudah memperlihatkan kemajuan. Di Tebedu, Malaysia sudah memiliki pelabuhan bongkar muat barang di darat, Tebedu Inland Port ( TIP). Pelabuhan ini sudah

berharap kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang menyumbang. Saya optimis renovasi masjid ini akan selesai dalam 2 tahun ke depan, tukas Sutarmidji. (bdu)

.... . dari halaman 1 beroperasi dan melayani bongkar muat barang dari kendaraan ekspedisi kecil, hingga kontainer besar yang berkapasitas puluhan ton. Sementara di Entikong, hingga sekarang belum memiliki pelabuhan barang di darat. Ironisnya, jalan nasional yang melewati Entikong, tidak memiliki kekuatan seperti jalan yang dimiliki Malaysia. Khusus Jalan dari Simpang Tanjung ke Entikong, kekuatannya berkisar 8-10 ton, ujar Ir Jakius Sinyor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalbar menjawab Equator, kemarin. Jalan dari Simpang Tan-

Bank Kalbar juga bagi pemerintah daerah yang sudah menanamkan modalnya, deviden per tahun 30 sampai 40 persen dari investasi itu. Tambahan modal itu untuk memperkuat, jadi kalau bank ini mau berkembang, harus selalu menambah modal. Supaya melakukan ekspansi, kita kan tidak mau stagnan, semakin besar modal kita, semakin besar kemampuan kita untuk menambah jaringan, menambah pelayanan serta meningkatkan fungsi-fungsi kita di

berikan data kepemilikan alat berat yang dimaksud. Kita minta data alat berat saja susah dengan alasan harus ijin melalui kantor pusat di Jakarta. Harapan kita ke depan agar setiap investor perusahaan bisa membantu daerah dengan wajib pajak serta membuat laporan data alat beratnya, baik roda dua dan empat untuk mencapai target peningkatan pendapatan asli daerah, jelas Marius. Selama ini pihaknya masih kekurangan tenaga personil, sebab itu kita sudah buat langkah-langkah dengan memaksimalkan peran UPPD dan koordinasi melalui Camat masing-masing wilayah dengan menyurati pihak perusahaan agar memberikan data kendaraan alat berat dan kendaraan roda empat. (cah)

jung ke Entikong, menurut Jakius, memiliki panjang sekitar 60 KM. Rencananya, tahun 2012 ini akan dilakukan pelebaran. Dananya dari APBN dan ADB (Asia Depelopment Bank), tukas Jakius. Bupati Sanggau, Ir H Setiman H Sudin yang dijumpai sebelumnya mengatakan, Pemkab Sanggau sudah memiliki rencana membebaskan lahan untuk pembangunan pelabuhan barang darat di Ent ikong. Paling t idak 4 hektar lahan akan kita bebaskan untuk pembangunan pelabuhan barang darat itu, singkat Setiman. (bdu)

.... . dari halaman 1

masyarakat, terangnya. BPD selama tahun 2011 BPD di seluruh Indonesia mengimplementasikan dua prioritas BPD Regional Champion. Prioritas itu terdiri dari penguatan modal, brand awareness, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan profesionalisme dan kompetensi SDM dan inovasi. Khusus untuk penambahan modal diperoleh melalui 4 pilihan utama yaitu penambahan modal dari pemerintah daerah, penawaran saham

perdana (IPO), memperkecil porsi dividen pay out dan sebaliknya memperbesar laba ditahan, menerbitkan emisi obligasi sub debt dan merger atau akuisisi. Sedangkan untuk penguatan modal seiring dengan fokus dan kewajiban dari Bank Indonesia (BI) yang mendorong Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequate Ratio/CAR) BPD harus mencapai 15 persen, sinergi dengan pemilik bank daerah sedang dilakukan. BI akan merevisi terkait CAR yang 8

persen dan ditetapkan menjadi 15 persen bagi BPD. Karena itu modal jadi bumper pertahanan bagi BPD untuk menghadapi persoalan tersebut. Sebelumnya, sejumlah fraksi di DPRD Kalbar menunda dan bahkan ada yang menolak penyertaan kepada Bank Kalbar tersebut. Hal itu dikarenakan perusahaan plat merah tersebut kurang memerhat ikan kredit produktif. Kurang bergairah memberikan permodalan kepada sektor riil dan UKM. (jul)

Spesial Promo

IDACHI STORE STORE 60 Disc

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Neck Therapy Hanya 300 / 138 Ribu

FS 664

Hanya 2.750 / 1.058 Ribu

New orbitrak

Hanya 5.350 / 2.688 Ribu

Cocok Untuk Melayani Pesan Antar

Platinum Bike Hanya 3.150 / 1.958 Ribu

FS 523 C Magnetic Treadmill Hanya 5.750 / 2.788 Ribu

Foot Therapist

Sandal kesehatan Hanya 300 / 178 Ribu

FS 1405A

Air Walker

Hanya 3.750 / 1.888 Ribu

Slimming Under Garmen Hanya 765 / 298 Ribu

FS 280A New Crosstrainer Hanya 7.650 / 3.588 Ribu

S/d

Selama Persediaan MASIH ADA

Tgl 2 s/d 7 Agustus 2011

FS 201

Power Yoga

Hanya 1.350 / 638 Ribu

FS 1339 Motorized Treadmill Hanya 9.850 / 5.288 Ribu

Song Ling Head Massager Hanya 495/ 228 Ribu

: Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain : Grosir dan Eceran Note : Stock Terbatas, Hanya 1 Minggu Bonus Langsung : 1 Unit Eye Masager Utk Pembelian Di Atas Rp. 3 Jt : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim) SMS 087883556888

Selasa, 2 Agustus 2011

Gubernur Minta umum Fraksi tentang APBD Kalbar 2010 di kantor DPRD Provinsi, Senin (1/8). Sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, Cornelis memperlihatkan perhatian khusus terhadap informasi keberadaan patok siluman itu. Ia t idak mau masalah tersebut membuat Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas dirugikan. Akan kita cek. Itu asset kita. Makanya jangan kita biarkan, tegas Cornelis. Seperti diketahui, lokasi itu ditetapkan status quo pasca MoU 1978. Pengukuran dengan cara menarik garis lurus sangat merugikan, padahal letaknya melengkung. Patok batas A 88 sampai patok A 156 kawasan Camar Wulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh masuk dalam wilayah Malaysia. Kondisi ini menyebabkan Indonesia kehilangan 1499 hektar lahan. Berdasarkan pantauan yang dilakukan Tractates London tahun 1981 disepakati pengukuran batas negara harus

sesuai watershed. Tetapi kenyataannya, dari survei yang dilakukan tahun 1975 tidak ditemukan adanya watershed atau arah mata air pada SRTP 01/Swk. Begitu juga di Camar Wulan tidak ditemukan adanya watershed, Tetapi pada patok segitiga di pasir berumput terdapat watershed, sehingga layak diduga patok tersebut sebagai patok 01 buatan Belanda-Inggris. Soal batas Indonesia-Malaysia ini m e m a n g s e r i n g bermasalah. Salah satu penyebabnya perbedaan sudut pengukuran antara Indonesia yang eks jajahan Belanda dan Malaysia yang eks negara persemakmuran Inggris. Sementara pihak Malaysia terkesan tinggal diam dalam penyelesaian tapal batas yang tidak hanya di Camar Wulan saja, namun di titik D 400 di Kabupaten Bengkayang, titik Gunung Raya di Kabupaten Bengkayang, garis batas gunung raya I

Waspada, Keliru maksiat, beber Oos. Kekeliruan lainnya, lanjut Oos, sibuk makan sahur sehingga melalaikan salat subuh dan sibuk berbuka sehingga melupakan salat magrib. Masih tidak merasa malu membuka aurat (khusus wanita muslimah), menghabiskan waktu siang hari puasa dengan tidur berlebihan. Meninggalkan salat tarawih tanpa uzur/halangan, masih sering meninggalkan salat fardhu 5 waktu secara berjemaah tanpa uzur/halangan (terutama untuk laki-laki muslim). Bersemangat dan sibuk beribadah sunnah selama Ramadan tetapi setelah Ramadan berlalu, salat fardu lima waktu

masih tetap saja dilalaikan. Semakin jarang membaca Al Qur an dan maknanya, semakin jarang bersedekah, dan tidak termotivasi untuk banyak berbuat kebajikan, juga merupakan bentuk kekeliruan selama Ramadan, tutur Oos. Kekeliruan lainnya, tidak memiliki keinginan di hatinya untuk memburu malam Lailatul Qadar. Biaya belanja dan pengeluaran (konsumtif ) selama bulan Ramadan lebih besar atau lebih tinggi daripada pengeluaran di luar bulan Ramadan (kecuali bila biaya pengeluaran itu untuk sedekah). Ada juga yang lebih menyibukkan diri dengan belanja

Pemprov Tunggu Menurut Prabasa, sepertinya ada kesalahan dalam pembuatan perjanjian kerjasama, kenapa lahan sudah di pagar, perjanjian sudah ditandatangani dan sekarang menuai permasalahan. Untuk membalas surat DPRD saja harus menunggu audit BPK. Surat pertama dilayangkan pada 1 Juni 2011 dengan Nomor 162/158/DPRD-C, perihal Permintaan Data Aset Pemerintah Kalbar. Surat kedua pada 14 Juni 2011 dengan Nomor 162/169/DPRD-C, perihal Tindak Lanjut Surat DPRD Kalbar. Sedangkan surat ketiga DPRD itu bernomor: 162/200/DPRDA tertanggal 20 Juli 2011. Surat ini menindaklanjuti surat kedua tertanggal 14 Juni 2011 dan memberikan batas waktu tujuh hari kepada Pemprov. Sementara itu, Gubernur

Kalbar Cornelis menjelaskan, pihaknya sedang mempelajari dan mengkaji isi surat rekomendasi yang dimaksudkan DPRD Kalbar, apakah menimbulkan masalah di kemudian hari atau tidak, bukan instan, seperti yang diinginkan DPRD dan masih menunggu audit BPK-RI. Dia menegaskan, hasil audit BPK itu nantinya akan diserahkan kepada DPRD. Saya tidak ada ambil aset, mobil, rumah. Diaudit semua sama BPK. Hasil itu yang kita serahkan ke Dewan, mana yang ada surat mana yang tidak ada, mana yang di-DUM, ketahuan nanti dari BPK, jelas mantan Bupati Landak ini Meski demikian, Cornelis yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan ini menyatakan, pada masa kepemimpinannya semua asset sudah tercatat dengan baik. Za-

Jawa Pos Jawa Pos telah menunjukkan kerja luar biasa. Memiliki program yang substansial, yang dijalani bertahun-tahun, dan punya komitmen sukses dalam menggandeng anak muda, baik lewat halaman koran maupun kegiatan o-print, begitu tulis pesan dari tim juri. Lebih lanjut, juri menilai lembaran DetEksi yang terbit setiap hari di Jawa Pos sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar halaman anak muda biasa. DetEksi merupakan sebuah strategi komplet untuk menemukan, menggandeng, dan mempertahankan pembaca muda. Dan, yang paling penting, DetEksi membuahkan hasil, tegas tim juri. Dr Aralynn McMane menyampaikan, pengumuman resmi penghargaan itu secara global baru disampaikan sekitar dua pekan lagi. Namun, Jawa Pos sudah mendapat hak untuk mengumumkannya sendiri. Penyerahan penghargaan sendiri baru dilaksanakan pada 12 Oktober mendatang di Wina, Austria. Yaitu, saat dilangsungkannya 63rd World Newspaper Congress (kongres koran sedunia) dan 18th World Editors Forum (forum editor sedunia). Dalam ajang itu Jawa Pos diminta mempresentasikan perkembangan DetEksi dalam 11 tahun terakhir. Menurut Azrul Ananda, direktur harian Jawa Pos, pihaknya diberi tahu layak masuk unggulan World Young Reader Prize 2011 setelah Konferensi WAN-IFRA

dan II yang terjadi sejak tahun 1980-an. Untuk mengecek informasi keberadaan patok siluman di Camar Wulan tersebut, provinsi memang sangat berhadap Pemkab Sambas lebih proaktif. Namun sampai sekarang, belum Pemkab Sambas belum memberikan informasi apa pun terhadap persoalan ini. Belum ada laporan dari Pemkab Sambas. Tapi kita harap bisa dilakukan pengecekan. Mereka kan punya camat, punya kepala desa, seru Cornelis. Disinggung soal koordinasi dengan Malaysia, Cornelis menyampaikan keinginannya membicarakan persoalan itu secara bilateral. Salah satunya melalui pertemuan forum Sosek Malindo yang rencananya akan dilaksankan di Pont ianak, Oktober mendatang. Pa s t i k i t a b i c a r a k a n d i Sosek Malindo. Itu kan daerah kita, pungkas Cornelis sembari berlalu. (bdu)

.... . dari halaman 1 baju baru, camilan dan masak-memasak untuk keperluan hari raya pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Mereka juga lebih sibuk memikirkan persiapan hari raya daripada amalan puasa, kata Oos. Orang yang melakukan sejumlah kekeliruan ini merupakan golongan orang yang sudah tertipu dengan fatamorgana Ramadan. Betapa tidak ? Pada hari-hari puncak Ramadan, mereka malah menyibukkan diri dan keluarganya dengan belanja. Substansi puasa yang bermakna menahan diri, justru membongkar jati diri mereka yang sebenarnya, kata Oos. (bdu)

.... . dari halaman 1 man saya semua tercatat, dibangun dimana semuanya dibuat berita acara dan diserahkan kepada pengelola asset sejak 2009. Yang bilang tidak ada perubahan kan naik setingkat dulukan disclaimer opinion, paparnya. Menurutnya, asset yang lamalama itu lah yang jadi persoalan. Karena itu orang nomor satu di Bumi khatulistiwa ini menyarankan agar yang di pansus itu bukan hanya KONI, Karena ada mobil yang tidak ada terdata, rumah juga. Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) itu naik, kita harus mengaudit yang dulu-dulu sampai yang sekarang. Dan yang berhak mengaudit itu BPK. Dan hasil itu nantinya kita serahkan kepada dewan melalui pansus. Gitu prosedurnya, tegas Cornelis. (jul)

.... . dari halaman 1 Asia PasiďŹ k di Bangkok, April lalu. Dalam beberapa pekan belakangan ini Jawa Pos telah diminta mengirimkan materi informasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan juri tentang program DetEksi. Setiap tahun World Young Reader Prize diberikan kepada koran-koran yang dianggap inovatif dalam menggandeng dan mengembangkan pembaca muda. Kami sangat bangga dengan penghargaan tingkat dunia ini. Apalagi, ini atas sebuah pencapaian yang prosesnya harus dijalani dengan sangat panjang, dengan konsep yang harus disiapkan secara matang. Bukan pencapaian instan atau sebuah momen keberuntungan, kata Azrul. Beberapa tahun lalu kami pernah disarankan ikut, namun waktu itu kami belum mau ikut. Sekarang kami sudah punya hasil konkret dari pentingnya konsistensi menggandeng pembaca muda. Kali pertama ikut langsung menang tingkat dunia, tambah Azrul. Berkat DetEksi, jelas Azrul, belakangan Jawa Pos memang meraih hasil-hasil yang dia anggap mengagumkan. Ketika koran-koran dianggap menghadapi masa sulit, Jawa Pos mampu menjaga konsistensi dan eksistensi. Survei Nielsen dalam beberapa tahun terakhir selalu menunjukkan bahwa Jawa Pos memiliki readership terbanyak di Indonesia, mengalahkan semua koran yang ada, terma-

KEHILANGAN

KEHILANGAN

BPKB Honda Supra X KB 3237 AJ, NK: MH1KEVA124K941078, N S : K E VA E - 1 9 3 9 8 5 3 , a . n AHMAD IBRAHIM

STNK Sepmot Honda KB 5244 DV,

BPKB tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.

.... . dari halaman 1

NK : MH1JB91118K566012, NS: JB91E157192, a.n MASLENI STNK tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.

suk yang terbit dari Jakarta. Bukan hanya itu. Survei juga menunjukkan bahwa 51 persen pembaca Jawa Pos berusia lebih muda dari 30 tahun. Kalau ditarik mundur, semua itu bisa dibilang adalah hasil pengaderan pembaca DetEksi yang dimulai sejak 2000, tutur Azrul. Kami berhasil membuktikan bahwa koran tidak akan punya masalah di masa mendatang. Tinggal bagaimana koran itu beradaptasi dan terus menarik minat pembaca di era yang terus berubah, tandasnya. Memang hasil itulah yang disebut memukau tim juri. Jumlah pembaca muda Jawa Pos jauh lebih besar daripada koran-koran lain di Indonesia. Tim juri juga mengatakan, apa yang dilakukan Jawa Pos lewat DetEksi bisa dijadikan contoh bagi koran-koran lain di seluruh dunia. Baik itu cara mengelola halaman yang melibatkan personel muda, cara menyampaikan rubrik, maupun program-program off-print seperti kompetisi basket pelajar DBL (dulu DetEksi Basketball League, sekarang Development Basketball League). Apa yang dilakukan Jawa Pos dengan DetEksi ini disebut bisa menjadi inspirasi bagi korankoran lain di seluruh dunia. Content dan program-program DetEksi sangatlah mengagumkan dan dengan mudah bisa direplikasi oleh koran-koran lain, tulis tim juri. Dengan hasil ini, Azrul mengaku segenap personel Jawa Pos menjadi semakin terpacu untuk terus berinovasi di bidang jurnalistik agar menghasilkan produk yang lebih baik lagi. Saya yakin seluruh media di bawah bendera Jawa Pos Group, yang jumlahnya hampir 200 koran dan televisi-televisi lokal dari Aceh sampai Papua, juga termotivasi untuk terus berinovasi, ujar Azrul. (nur/c2/iro)


L GA 8

SELASA, 2 AGUSTUS 2011

Wim Rijsbergen

Siap Benahi Fisik Pemain Laga kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Turkmenistan menjadi pelajaran bagi Wim Rijsbergen. Berangkat dari sana, sang pelatih siap membenahi kondisi fisik timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda itu tak ingin

kejadian yang sama terulang di babak ketiga, di mana Indonesia tergabung satu grup dengan Bahrain, Qatar, dan Iran. Kami akan meningkatkan intensitas latihan, terutama fisik. Kami tidak ingin pengalaman ketika lawan Turk-

menistan terulang lagi, ujarnya. Tak hanya itu, Rijsbergen juga berjanji untuk mematangkan strategi sebaik mungkin. Persiapan pun bakal dilakukan dengan melakoni laga ujicoba dan menyaksikan video pertandingan. (dtc)

Sergio Canales

Didekati Valencia Rumor kepindahan Sergio Canales dari Real Madrid kian menguat setelah presiden Valencia, Manuel Llorente, mengaku klubnya saat ini tengah menjajaki kemungkinan transfer gelandang berusia 21 tahun itu ke Metalla. Pada bursa transfer musim panas ini, Valencia memang tengah giat-giatnya merenovasi skuat mereka demi tampil lebih baik lagi musim depan. Tak hanya pada pos tertentu saja yang mereka benahi, tapi hampir semua lini. Di pos kiper, El Che telah mendatangkan Diego Alves dan Cristiano Pereira. Untuk lini belakang, mereka telah mendapatkan Adil Rami. Sedangkan lini depan, Valencia bakal tambah tajam dengan adanya Pablo Piatti. Kini setelah mendatangkan Dani Parejo dan Sofiane Feghouli untuk memperkuat sektor lini tengah mereka, giliran Canales yang menjadi bidikan mereka berikutnya. Itu (transfer Canales) merupakan isu yang saat ini tengah kami kerjakan. Ketika (negosiasi) mengalami kemajuan, maka akan segera kami umumkan, ujar Llorente, menanggapi rumor ketertarikan klubnya pada Canales, seperti yang dikutip Soccernet. (bn)

Steven Gerrard

Cedera Panjang Fabio Capello mengungkapkan kekecewaannya setelah mendapat kabar bahwa gelandang Liverpool, Steven Gerrard, akan melewatkan awal musim Premier League karena infeksi cedera, yang artinya kapten Liverpool itu tak bisa memperkuat Three Lions di kualifikasi Euro 2012. Gerrard menjalani operasi pangkal pahanya musim semi lalu dan sekarang harus beristirahat hingga September setelah terjadi infeksi pada cederanya usai menjalani operasi. Mengetahui salah satu pemain andalannya belum bisa turun ke lapangan, Capello merasa kecewa. Saya membacanya (berita cedera Gerrard) dan itu bukan kabar yang bagus, ujar Capello pada Sky Sports News. Saya juga berpikir Steven Gerrard adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan juga bagi Liverpool, lanjut pelatih asal Italia itu. Sementara itu, tim nasional Inggris akan menghadapi Bulgaria dan Wales di ajang kualifikasi Euro 2012 September mendatang, dan Capello sangat menginginkan Gerrard kembali memperkuat timnya pada kedua pertandingan itu. Ini menjadi cedera yang panjang, ujar Capello. Saya harap ia akan kembali secepatnya karena ia salah satu pemain yang mampu membuat perbedaan di lapangan, tambahnya. (bn)

Emirates Cup

Arsenal Kandas

New York Red Bulls sukses keluar sebagai juara Emirates Cup 2011, setelah pada laga keduanya menahan imbang Arsenal 1-1. Dalam laga yang dihelat di Emirates Stadium, Minggu (31/) malam WIB, Arsenal sempat unggul jelang babak pertama berakhir lewat tandukan Robin van Persie yang meneruskan free kick Tomas Rosicky. Di babak kedua Arsenal masih dominan dengan beberapa peluang yang dihasilkannya namun sayang penyelesaian akhir yang tak sempurna dari Gervinho dkk di lini depan, membuat gol tak kunjung tiba. Sampai pada akhirnya gol bunuh Kyle Bartley di menit ke-84 membuyarkan kemenangan Arsenal. Bermaksud memotong bola crossing pemain Red Bull, Bartley malah menceploskan bola ke jala sendiri. Sama seperti saat melawan Boca Juniors kemarin, Arse-

nal kembali menyia-nyiakan kemenangannya. Bahkan saat diimbangi Boca 2-2, mereka sempat unggul 2-0 lebih dulu. Dengan hasil imbang kedua kalinya, Arsenal harus menyelesaikan turnamen garapan mereka ini di posisi ketiga dengan poin dua. Menyusul kemenangan 3-0 Paris St Germain atas Boca di laga sebelumnya yang membuat tim ibukota Prancis itu berada di posisi kedua.PSG meraih golgolnya lewat kaki Jean-Eudes Maurice, Guillaume Hoarau dan Marcos Cear. dengan. Poin akhir PSG adalah tiga poin, hasil dari satu kali menang dan satu kali kalah. Sementara itu Red Bull di posisi pertama dengan empat poin dan Boca jadi juru kunci dengan poin nol. City Dublin Super Cup Sementara Manchester City keluar sebagai juara Dublin Super Cup, setelah sukses menghantam Inter Milan 3-0, di Aviva Stadium, Senin (1/8)

dinihari WIB, Balotelli sukses memesona sang nahkoda, Roberto Mancini pada laga kontra Inter Milan, Senin (1/8) dini hari WIB. Mancini puas. Pujian pun dilayangkan untuk sang anak asuh. Dalam laga yang bertajuk Dublin Super Cup, yang dihelat di Aviva Stadium, Balotelli memang langsung tampil impresif. Buktinya, satu menit sesudah peluit babak pertama dimulai, dirinya sukses mengantarkan bola ke gawang Inter, yang dikawal Julio Cesar. Namun sayang, gol yang dicetak dianulir oleh wasit. Ia terlebih dulu terperangkap offside. Meski begitu, sang striker tak patah arang. Bersama rekan-rekannya pun ia terus berjuang. Upaya yang terus menekan pun berbuah manis. Lagi-lagi Balotelli. Ia sukses merobek jala gawang Inter, setelah tandukkannya pada menit ke-45, memanfaatkan

Antonio Cassano

Dalam Dilema

Piala Dunia U-20

Spanyol Berpesta Unggulan teratas Piala Dunia U20, Spanyol, membuka kiprahnya dengan kemenangan telak atas Kosta Rika 4-1. Sementara itu Nigeria juga mengawali dengan pesta gol 5-0 atas Guatemala. Dalam laga yang dihelat, Senin (1/8) dinihari WIB itu, Spanyol meski lebih difavoritkan nyatanya menghadapi tekanan berat dari Kosta Rika. Statistik mencatat jika gawang La Rojita menerima 17 tembakan berbanding 13 yang dilesakkan ke gawang lawan. Namun ketenangan, pengalaman serta kualitas pemain membuktikan jika Spanyol pantas diunggulkan di turnamen ini. Rodrigo membuka keunggulan timnya di menit ke-14 lewat sebuah tembakan jarak dekat memanfaatkan bola rebound. Gol kedua Spanyol baru hadir ketika babak kedua berjalan tiga menit, kembali Rodrigo mencatatkan namanya di papan skor lewat

sebuah sontekan, memaksimalkan umpan Antonio Luna. Kosta Rika memangkas skor di menit ke-65 dari kaki John Ruiz yang melepaskan tembakan terukur melewati hadangan kiper Spanyol, Aitor. Tapi dua gol pamungkas Spanyol di 10 menit terakhir laga, yakni Koke pada menit ke-81 serta penalti Isco di masa injury time. Raihan poin penuh membuat Spanyol menduduki puncak Grup C yang juga dihuni Australia dan Ekuador, yang akan bertanding sesaat lagi. Dari Grup D, Nigeria untuk sementara memimpin klasemen usai membantai debutan Guatemala dengan skor telak 5-0. Edafe Egbedi tampil sebagai bintang dengan dua golnya, sementara tiga gol lainnya dicetak Abdul Ajagun, Olarenwaju Kayode dan Ahmed Musa. (dtc)

Antonio Cassano dalam keadaan yang bergantung pada keputusannya. AC Milan tidak berniat menjualnya, tapi beberapa klub ingin merekrutnya dengan jaminan tempat yang lebih nyaman di skuad utama. Milan melalui bosnya, Adriano Galliano, telah menyatakan bahwa pihaknya ingin melepas si pemain, selama yang bersangkutan tidak minta dijual. Dan sejauh ini belum ada indikasi Cassano mau buruburu hengkang dari San Siro. Masalahnya, penyerang 29 tahun ini juga harus memikirkan posisinya di timnas Italia. Jika tidak menjadi pemain reguler di tim utama Milan, sebagaimana itu terjadi di musim lalu, perannya untuk Gli Azzurri pun bisa berkurang menghadapi Euro 2012. Jika keputusannya ada di tangan Cassano, sedikitnya ia punya dua peminat. Juventus, yang bertahun-tahun kerap diberitakan penasaran ingin merekrutnya, konon sedang menjajaki lagi kemungkinan itu. Milan, apabila memerlukan penyerang yang kuat untuk bola-bola atas guna mengimbangi Zlatan Ibrahimovic, bisa mendapatkannya dari figur Amauri. Cassano dibarter dengan Amauri, demikian judulnya , sebagaimana dilaporkan Sky Sport Italia. Klub lain yang berpotensi menjadikan Cassano penyerang utamanya adalah Fiorentina. Mantan pemain Bari, Roma, Real Madrid dan Sampdoria itu dibidik La Viola untuk mengantisipasi hengkangnya striker andalan mereka, Alberto Gilardino. Gilardino sedang diincar Genoa, yang belum lama ini berhasil memboyong kiper Sebastien Frey dari Artemio Franchi. (dtc)

sepak pojok, mengalir deras ke gawang Cesar. Hasil ini pun kian melecut semangat juang City untuk terus mengungguli Inter dibabak kedua. Kesempatan pun terbuka. Dan, akhirnya dua gol pun bertambah. Alhasil, City sukses memenangi laga, sekaligus keluar sebagai juara. Kami memiliki striker yang mumpuni, Mario merupakan salah satunya, kata Mancini seperti yang dikutip dari Sky Sports. Ia bermain sangat baik. Mario seharusnya dapat selalu bermain seperti hari ini. Ia punya kelas tersendiri, ia berteknik, ia juga memiliki segalanya, terang Mancini. Tetapi kemenangan ini bukan hanya untuk Mario, kemenangan ini untuk semua pemain. Kami berharap agar dapat kembali membangun kekuatan seperti di tahun lalu, jelas pelatih yang juga pernah menukangi Inter ini. (int)

A-G-E-N-D-A PRA PIALA DUNIA 2014 ZONA ASIA Grup A China Yordania Irak Singapura Grup B Korea Selatan Kuwait Uni Emirat Arab Lebanon Grup C Jepang Uzbekistan Syria Korea Utara

Grup D Australia Arab Saudi Oman Thailand Grup E Iran Qatar Bahrain Indonesia

JADWAL INDONESIA DI PUTARAN KETIGA: (2/9) 2011 (Away) Iran (6/9) 2011 (Home) Indonesia (11/10) 2011 (Home) Indonesia (11/11) 2011 (Away) Qatar (15/11) 2011 (Home) Indonesia (29/2 2012 (Away) Bahrain

v

Indonesia

v

Bahrain

v

Qatar

v

Indonesia

v

Iran

v

Indonesia

LIGA INGGRIS 1. Arsenal 2. Aston Villa 3. Blackburn Rovers 4. Bolton Wanderers 5. Chelsea 6. Everton 7. Fulham 8. Manchester City 9. Manchester United 10. Newcastle United 11. Norwich City 12. Queens Park Rangers 13. Stoke 14. Sunderland 15. Swansea City 16. Tottenham Hotspur 17. West Brom 18. Wolverhampton 19. Wigan Athletic 20. Liverpool

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0 0-0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

LA LIGA SPANYOL 1. Barcelona 2. Mallorca 3. Real Madrid 4. Racing Santander 5. Espanyol 6. Real Sociedad 7. Real Zaragoza 8. Athletic Bilbao 9. Valencia 10. Osasuna 11. Malaga 12. Rayo Vallecano 13. Villarreal 14. Sevilla 15. Real Betis 16. Atletico Madrid 17. Levante 18. Getafe 19. Granada 20. Sporting Gijon

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

SERIA ITALIA 1. AC Milan 2. AS Roma 3. Atalanta 4. Bologna 5. Fiorentina 6. Inter Milan 7. Juventus 8. Lazio 9. Lecce 10. Napoli 11. Parma 12. Udinese 13. Chievo 14. Siena 15. Palermo 16. Cagliari 17. Catania 18. Genoa 19. Cesena 20. Novara

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Selasa, 2 Agustus 2011

Dorr! Gembong Curanmor Terkapar PONTIANAK. Jajaran Reskrim Polresta Pontianak meringkus Pasri, 46, dan Denny, 26, anaknya serta Irvan, 16, keponakannya serta Heri Susanto, 16, rekan Irvan, Minggu (31/7) malam. Keempat pria tersebut merupakan gembong pencurian sepeda motor yang beraksi di kawasan Kota Pontianak. Keempat pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Pertama kali ditangkap Irvan dan Denny, di Desa Runnut Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak saat menjual sepeda motor Yamaha MX biru KB 5302 AU. Setelah itu, anggota di lapangan melakukan pengembangan dan kembali berhasil meringkus Pasri, 46, di Jalan Adi Sucipto, ungkap Kompol Puji Prayitno SIk, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Senin (1/8). Pasri ditangkap setelah dipancing dengan Irvan dan Denny di Terminal Opelet Soedarso. Saat itu Pasri dan Denny berupaya kabur, akhirnya mereka dilumpuhkan menggunakan timah panas yang bersarang di kakinya. Ketiga pelaku langsung digelandang ke Mapolresta Pontianak. Polisi terus mengembangkan kasus tersebut dan terungkaplah nama Heri Susanto yang saat itu berada di rumah Pasri. Saat itu Heri sudah punya rencana akan mencuri motor bersama ketiga rekannya, ungkap Puji. Ketika melakukan aksinya, keempat pelaku berbagi tugas. Irvan, Heri dan Denny bertugas untuk mencuri motor di lapangan. Sementara Pasri bertugas menghubungi jaringan yang berada di daerah hulu Kalbar untuk mencari pasaran dan

diantar oleh Irvan dan Hery. Polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR hitam yang dipakai ketika melakukan aksinya mencuri motor. Selain itu, diamankan juga kunci T sudah dibuang pelaku di dalam lubang WC kediaman Pasri. Hasil curian pelaku, sembilan unit motor dijual di Kabupaten Landak, penadahnya berinisial PH. Sementara dua unit sepeda motor lainnya dijual dengan NSA yang diduga (Aggota TNI AD), tegas Puji. Heri berkilah, mencuri motor karena keterbatasan perekonomian untuk menyambung hidup. Remaja tersebut mengaku tidak pernah dipaksa saiapapun mencuri motor. Kami menjualnya seharga Rp2 jutaan, baik motor Jupiter maupun motor Mio. Hasilnya dibagi empat, ungkap Heri. Sedangkan Denny mengaku, setiap melakukan aksinya, selalu dilakukan bertiga. Mereka saling berkoordinasi satu dengan yang lainnya. Terkadang perginya pakai satu motor gonceng tiga. Satu orang yang mengambil motornya dan yang dua orang lainnya memantau orang lain, agar tidak ketahuan, ungkap Denny. Denny mengatakan, mencuri motor menggunakan kunci L milik temannya. Saya dulunya belajar mencuri motor sekali saja dan langsung bisa. Kemudian saya langsung ketagihan. Motor hasil curian, kami platnya dan strikernya dilepas dan diganti dengan yang yang lain, agar tidak ketahuan polisi, ungkap Denny. Keempat gembong Curanmor tersebut dijerat pasal 363 dengan ancaman tujuh tahun penjara. (sul)

Pasri terbaring kesakitan di RS Bhayangkara Pontianak, Denny dan Heri digelandang ke Mapolresta Pontianak . SYAMSUL ARIFIN

Satu Jam, Harta Dikuras Tiga Unit BB Diembat Maling Nongkrong, Pemuda PONTIANAK. Baru satu jam ditinggal kosong, kediaman Lilis Sumiati, 44, Jalan Selat Panjang, Gang Wartawan dibengkas Maling, Minggu (31/7). Uang Rp400 ribu dan HP raib. Pelaku masuk ke rumah dengan cara membengkas gembok pintu samping sebelah kanan. Berhasil masuk, pelaku mencongkel lemari di kamar Lilis. Uang Rp400 ribu di dompet cokelat dalam lemari diembat. Tidak hanya itu, HP yang awalnya disimpan di atas lemari tak luput dari incaran pelaku. Sementara isi lemari berupa pakaian korban sempat diacak-acak pelaku. Diceritakan Lilis, saat kejadian, rumahnya kosong. Sebelum-

nya wanita tersebut pergi ke rumah kontrakannya di Jalan Budi Utomo. Usai dari rumah kontrakannya, Lilis pulang kembali. Padahal hanya sekitar satu jam meninggalkan rumahnya tersebut. Ketika pulang saya lihat, pintu samping sebelah kanan sudah terbuka. Kemudian saya masuk ke dalam dan melihat lemari pakaian sudah berantakan. Setelah diperiksa uang di dompet dalam lemari dan HP di atas lemari sudah hilang, cerita Lilis kepada petugas. Pada malam itu juga sekitar pukul 23.00, Lilis melapor ke Mapolsek Utara. Akibat pencurian tersebut, Lilis mengaku merugi sekitar Rp1 juta. (arm)

Diserang Pakai Kapak

Pontianak. Terlelap tidur, jendela kamar rumah milik Hendrian, 23, di Jalan Ya M Sabran Pontianak Barat dibengkas maling Sabtu (30/7) sekitar pukul 06.00. Peristiwa tersebut baru diketahui setelah bangun tidur. Dilihatnya isi rumah sudah berantakan dan tiga HP Blackberry raib. Hendrian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Barat. Diceritakan Hendrian, awalnya tidak mengetahui rumahnya dimasuki maling. Ketika bangun tidur, dia kaget melihat isi rumah sudah berantakan. Curiga, pria tersebut bertanya pada keluarganya di rumah. Namun tidak satupun yang mengetahui adanya maling. Setelah dicek, tiga HP Blackberry sudah tidak ada. Polisi langsung mendatangi tempat kejadian melakukan olah TKP. Akibat kejadian tersebut, Hendrian merugi Rp7 juta. (sul)

96 Pembalap Liar Disapu Polisi PONTIANAK . Jajaran Polresta Pontianak berhasil mengamankan puluhan pengendara yang menggelar aksi kebut-kebutan di jalan raya usai sahur, Senin (1/8) pagi. Mengamankan remaja nakal yang suka kebut-kebutan dilakukan 130 personel gabungan Satlantas dan Sabhara Polresta Pontianak sekitar pukul 05.00. Tujuannya mengantisipasi balapan liar yang kerap dilakukan pada bulan Ramadan. Titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi balapan liar dijaga petugas. Polisi akhirnya mengamankan 96 pengendara yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas. Razia dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Karena aksi mereka sangat meresahkan dan dapat menimbulkan korban jiwa, ujar Kompol Boy Samola, Kasat Lantas Polresta Pontianak, kemarin. Dikatakan Boy, pihaknya akan gencar merazia balap liar yang intensitasnya disinyalir akan meningkat selama puasa ini. Razia akan dilakukan di beberapa titik daerah yang kerap digunakan untuk balapan. Sepertinya sudah jadi tradisi pada setiap bulan Ramadan, dijadikan

Puluhan sepeda motor pembalap liar diamankan di Mapolresta Pontianak . SYAMSUL ARIFIN

ajang bagi remaja nakal melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya. Kami tidak ingin kebiasaan buruk

di kalangan remaja itu berlangsung di daerah ini. Karena itulah, melalui operasi yang digelar diharapkan

mampu menekan, bahkan kalau perlu menghilangkan aksi kebut-kebutan di kalangan remaja tersebut, tegas Boy. Operasi penertiban berlangsung di kawasan Museum, Jalan Sumatera, Jalan A Yani II, Simpang Desa Kapur, Bundaran Ambawang dan persimpangan Jalan Situt Majmud. Menempatkan petugas guna antisipasi aksi kebutan dan balapan liar. Pengendara yang dirazia akibat pelanggaran terhadap kelengkapan kendaraan, seperti tidak menggunakan helm dan penggunaan knalpot racing. Polisi mengamankan 80 lembar STNK, enam lembar SIM dan 10 unit sepeda motor. Humas Polresta Pontianak, AKP Slamet W mengatakan, sudah menjadi trend di kalangan remaja pada setiap bulan Ramadan selalu diwarnai aksi kebut-kebutan atau balapan liar. Biasanya berlangsung setelah pulang salat tarawih di masjid atau setelah makan sahur di sejumlah tempat di wilayah Kota Pontianak. Operasi digelar sebagai tindak lanjut operasi patuh. Dilaksanakan menjelang hari raya, khusus cipta kondisi di bulan Ramadan, tegas Slamet. (sul)

SINGKAWANG. Lagi asyik nongkrong di jembatan Jalan Tani, Kecamatan Singkawang Barat, tiba-tiba saja, belasan pemuda diserang puluhan pemuda bersenjatakan kapak, besi, dan kayu pada Minggu (31/7) sekitar pukul 00.30 dini hari. Biasalah Malam minggu, memang banyak pemuda yang dudukduduk di jembatan, tapi tiba-tiba waktu itu ada suara keributan, kata Is, warga Gang Kelapa Dua Jalan Tani RT 4/RW I, Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat. Is dapat mendengar keributan tersebut, karena jarak rumahnya hanya beberapa meter dari jembatan, tempat pemuda-pemuda biasanya nongkrong di Sabtu malam atau malam Minggu itu. Tetapi dia tidak mengetahui pasti penyebab terjadi serangan tersebut. Is hanya melihat belasan pemuda lari berpencar. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari serangan puluhan pemuda yang membawa senjata tajam berupa kapak, kayu besi dan helm. Pemuda yang diserang itu entah lari ke mana, mereka berpencar, katanya. Beberapa pemuda yang berusaha menyelamatkan diri itu berlari ke rumah Is untuk bersembunyi. Tetapi, para penyerang itu melihat dan mengejarnya hingga ke teras rumah. Saya dan anak saya mencoba mencegah para penyerang tak dikenal itu masuk ke rumah, terang Is. Nahasnya, anak Is malah dikeroyok para penyerang. Akibatnya, tangan kiri dan paha kirinya luka parah. Tangan kiri mendapatkan enam jahitan. Sementara pahanya empat jahitan. Kendati terluka, Am, anak Is dapat mengamankan satu kapak dari para pengeroyoknya. Terlihat dua diantaranya membawa kapak. Yang kemudian senjata itu diamankan anak saya dan diserahkan ke kepolisian yang datang ke lokasi, kata Is. Setelah Polres Singkawang Barat datang melerai perkelahian tersebut, Is bersama anaknya pun membuat laporan atas penyerangan yang menyebabkan Am terluka dan harus dijahit. Kejadian tersebut membuat warga di Jalan Tani tidak terima. Terutama beberapa anggota keluarga korban penyerangan puluhan pemuda bersenjata tajam itu seperti yang diakui Toriq. Kami tidak terima atas kejadian ini. Karena semacam ada perencanaan dalam penyerangan yang dilakukan. Kalau polisi tidak segera menyelesaikan, kami akan menyelesaikan dengan cara kami sendiri, ujar Toriq geram. Terpisah, Kapolres Singkawang AKBP Prianto SIk melalui Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Ongky Isgunawan mengatakan, korban dari penyerangan pemuda tidak dikenal itu Am, warga Gang Kelapa Dua Jalan Tani, Kelurahan Kuala. Waktu kejadian dini hari minggu 31 Juli 2011 sekitar pukul 01.30 wib. Di rumah Am, tepatnya di teras rumah, kata Ongky via pesan singkat sore kemarin. Pihak kepolisian telah mengamankan satu kapak sebagai barang bukti. Dua orang saksi, Abp dan Rg pun telah dimintai keterangan. Kini kasus tersebut diserahkan ke Polres Singkawang. Dari beberapa keterangan yang dihimpun, Ongky menceritakan, kejadian tersebut bermula ketika korban sedang istirahat. Tibatiba datang orang tidak dikenal ke rumahnya, kemudian terjadi perkelahian di rumah pelapor, katanya. Pelapor langsung berusaha melerai perkelahian tersebut dan menyebabkan dirinya terluka di tangan dan paha kiri, pundak bagian belakangnya juga luka akibat senjata tajam. (dik)


10 

musyawarah kite

Kubu Raya Minim Sarana Olahraga S U N G A I RAYA. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan rapat anggota yang dilakukan KONI Kubu Raya, dapat lebih meningkatkan peringkat maupun prestasi olahraga di tingkat Provinsi Kalbar maupun tingkat nasiMuda Mahendrawan onal. Dan saat ini Pemerintah Kubu Raya, sedang melakukan pembangunan gedung atau kantor. Jadi untuk itu, KONI serta Pengcab lainnya diharapkan dapat mencari dana dari pihak ketiga. Perusahaan-perusahaan pasti ada dana CSR. Setiap Pengcab yang ada di Kubu Raya, bisa mengajukan dana bantuan kepada pihak ketiga dan itu merupakan hal yang legal asalkan pengajuannya mengikuti prosedur yang jelas, ungkap Muda. Menurutnya, jika mengandalkan dana dari APBD tidak akan cukup terlebih Kubu Raya sedang memerlukan beberapa pembangunan. Hal ini saya harapkan bisa dipahami oleh semua insan olahraga. Meski demikian, Pemkab Kubu Raya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan perhatian kepada dunia olahraga, tegasnya. Sementara itu, Sekjen Koni Kubu Raya, Yacoub, S.Pd mengatakan permasalahan yang dihadapinya saat ini minimnya sarana olahraga yang ada di Kubu Raya. Meskipun sarana olahraga yang dimiliki kurang, namun sumbangsih dan partisipasi organisasi untuk meningkatkan kemampuan para atlet yang ada di Kubu Raya tidak diragukan lagi. Sarana kita memang masih kurang dan pengurus KONI Kubu Raya sampai saat ini memang belum pernah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga. Hanya saja apa yang disampaikan oleh Bupati untuk menggandeng pihak ketiga bisa dilaksanakan asalkan Pemkab memberikan dukungan dan arahan kepada pihak ketiga untuk membantu berbagai kegiatan KONI, pintanya. Yacob mengaku meskipun KONI Kubu Raya masih minim sarana olahraga, namun para atletnya dapat bersaing dengan kabupaten/kota lainnya. Hal tersebut dapat dibuktikan, dengan banyaknya prestasi yang diraih oleh atlet-atlet Kubu Raya dalam beberapa cabang olahraga. Atlet-atlet kita cukup diperhitungkan dalam beberapa cabang olahraga. Bahkan banyak prestasi yang sudah kita raih dibeberapa cabang, pungkasnya. (oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Selasa, 2 Agustus 2011

Kecamatan Kerta Mulya Segera Terbentuk KUBU. Keinginan masyarakat dari Kecamatan Kubu, dan Teluk Pakedai, membentuk Kecamatan Kerta Mulya bakal terwujud. Mengingat kian gencarnya Pemkab Kubu Raya melangsungkan sosialisasi ke masyarakat. Saat ini kita sedang dalam proses penyampaian perubahan nama kecamatan yang akan di bentuk dari kecamatan Kubu dan Teluk Pakedai. Semula namanya Tanjung Bunga menjadi Kerta Mulya dan saat ini sudah kita sampaikan kepada pemerintah daerah, ungkap Camat Kubu, Eendi, kepada wartawan. Menurutnya, Pemerintah Kubu Raya melalui kepala bagian pemerintah belum lama ini sudah meninjau langsung calon Kecamatan yang akan segera di bentuk. Bah-

kan sudah dua kali turun ke lapangan, untuk memastikan persiapannya sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat calon kecamatan yang akan dibentuk tentang akan adanya pembentukan kecamatan baru. Bahkan, belum lama ini dirinya menerima informasi baru dari Kabag Pemerintahan Setda Kubu Raya. Agar proses pembentukan kecamatan itu bisa di percepat, karena sampai saat ini masih ada masyarakat yang menginginkan letak ibu kota kecamatan berada di Desa Kerta Mulya, Kecamatan Kubu dan Tanjung Bunga, di Kecamatan Teluk Pakedai. Karena pembentukan kecamatan baru ini merupakan penggabungan antara beberapa desa di dua kecamatan. Agar

perlu ada kejelasan, di mana letak ibu kota kecamatannya. Namun karena Desa Kerta Mulya memiliki ikatan kuat dengan kerajaan Kubu, kemungkinan besar letaknya akan ada di desa tersebut. Sehingga nama kuat untuk kecamatan baru itu adalah Kerta Mulya, tutur Mantan Sekretaris Bappeda Kubu Raya. Namun karena kemauan yang kuat dari masyarakat, segera membentuk kecamatan baru tersebut. Masyarakat desa yang saat ini masih berada di Kecamatan Teluk Pakedai yang akan bergabung dengan kecamatan baru, nantinya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintahan Kecamatan Kubu untuk menentukannya. Intinya masyarakat di sana tidak memper-

masalahkan di mana letak ibu kota kecamatan, yang penting kecamatan itu bisa segera terbentuk, ucapnya. Sebab, sejauh ini letak desa yang berada di Kubu maupun di Teluk Pakedai yang akan membentuk kecamatan baru itu letaknya memang jauh dari rentang pemerintahan dua kecamatan induk. Itu yang menjadi dasar utama masyarakat untuk segera membentuk Kecamatan Kerta Mulya, tegasnya. Selain memperpendek jarak pemerintahan dengan masyarakat. Pemekaran dilakukan, lantaran besarnya jumlah desa yang bernaung di Kecamatan Kubu dan Teluk Pakedai, Untuk desa ada di Kecamatan Kubu dan akan bergabung di Kecamatan Kerta

Mulya jumlahnya ada 8 desa, sedangkan untuk Kecamatan Teluk Pakedai ada 6 desa. Jika persiapan pembentukan kecamatan baru tersebut sudah selesai di bahas, antara Kecamatan Kubu dan Teluk Pakedai, maka selanjutnya Bidang Pemerintahan Setda Kubu Raya bersama Kecamatan Induk akan bersama-sama membahas draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pembentukan Kecamatan Kerta Mulya. Jika draft itu sudah rampung, maka akan kita serahkan kepada DPRD untuk dibahas, dan disahkan menjadi Perda sebagai sarat pembentukan kecamatan tersebut. Ditargetkan, akhir tahun ini Kecamatan Kerta Mulya sudah bisa di bentuk, pungkasnya. (oen)

Harga Daging Ayam Stabil SUNGAI RAYA. Memasuki bulan puasa, harga daging ayam di Kabupaten Kubu Raya masih relatif normal. Meski pun masih normal, harga sembako perlahan mulai mengalami kenaikan. Hal itu terlihat, dari pemantauan di Pasar Parit Baru Kecamatan Sungai Raya yang mulai mengalami kenaikan, sejak Minggu (31/7). Salah seorang pedagang ayam, Yanto (27) mengatakan, harga ayam yang dijual di pasar tersebut tidak mengalami kenaikan. Dirinya menyesuaikan dengan harga dari kandang yang juga tidak mengalami kenaikan.

Harga di pasar ini Rp 28,000 per Kg dan itu sudah terjadi sejak sebulan lalu. Kami mengikuti harga kandang yang tidak menaikkan harga ayam potong, katanya. Yanto yang sudah menjual ayam sejak tahun 1996 itu menjual ayam sesuai pasaran dan menurutnya harga ayam yang ada di pasar tersebut masih relatif stabil. Harga ayam di sini masih stabil, jika tidak ada kenaikan mungkin sampai lebaran masih seperti ini harganya, ungkapnya. Hal senada juga diungkap-

kan Ridwan, 45, dimana pada hari biasa dirinya biasa menjual ayam sebanyak 80 ekor dan menjelang puasa dirinya menjual 300 potong ayam. Saya tidak berani menaikkan harga karena takut tidak laku. Minat beli masyarakat saja kurang. Hari ini saja masih sedikit yang laku terjual, ujarnya. Pantauan Equator di lapangan, harga sembako mulai mengalami kenaikan berkisaran beberapa ribu rupiah. Harga bawang naik berkisaran Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu. Sedangkan harga daging sapi mengalami kenaikan sekitar

Kuala Dua Siap Mandiri SUNGAI RAYA. Kepala Desa Kuala Dua Matias mematikan, desa yang dipimpinnya telah siap untuk menjadi desa mandiri, sesuai dengan arahan dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Delapan puluh persen kita sudah siap. Karena sudah banyak beberapa fasilitas penunjang yang ada di Desa Kuala Dua,

tegas Matias kepada wartawan, belum lama ini. Fisik penunjang yang dimaksud Matias itu seperti lahan pertanian yang cukup luas dalam rangka mendukung ketahanan pangan daerah. Bangunan sekolah, Polindes dan sektor lainnya. Ini sebagai satu modal kita di Desa Kuala Dua untuk menjadi

sebagai Desa Mandiri meskipun masih ada beberapa yang masih perlu mendapat sentuhan untuk peningkatan, ucapnya. Pola kebersamaan ia sebutkan memang patut menjadi pilar utama dalam membangun daerah. Karena itu dikatakan Matias dirinya bertekad akan menggandeng elemen masyarakat

Daging ayam yang secara pasti merangkak naik. Rp 5 ribu. Mau bagaimana lagi, memang harganya juga sudah begitu. Memang sangat dibutuhkan sembako sekarang ini, apa-

lagi menjelang lebaran nanti. Pasti banyak yang menggunakan sembako, kata salah seorang warga yang kebetulan belanja di pasar tersebut. (oen)

hingga tingkat paling bawah yakni RT untuk bersama-sama meningkatkan pembangunan di Desa Kuala Dua yang memiliki 69 RT 6 RW dan 4 dusun. Terpisah, Bupati Muda Mahendrawan mengharapkan jajaran pengurus RT maupun RW mesti meningkatkan perannya di lingkungannya masing-masing. Karena RT dan RW merupakan ujung tombak pembangunan daerah. Jika RT sukses memimpin warganya maka akan sukses pula

pembangunan Kubu Raya secara keseluruhan, ungkapnya. Ia meminta setiap RT dan RW mesti mengawal pembangunan di Kubu Raya. Harus menjadi motivator atau penggerak bagi warganya masing-masing, dengan menciptakan peluangpeluang usaha yang bermanfaat. Jadi tugas RT tidak hanya sekadar menjadi tukang stempel adiministrasi, tetapi dapat berperan lebih banyak bagi warganya, harapnya. (oen)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Pantai Kijing Dipadati Pengunjung RIBUAN warga memenuhi lokasi wisata Pantai Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Senin (1/8) pagi. Padahal, pihak pengelola salah satu tempat wisata di Kabupaten Pontianak itu tidak melaksanakan acara atau kegiatan apapun. Kunjungan masyarakat itu menjadi tradisi setiap menyambut bulan puasa. Setiap pagi hari menyambut bulan puasa, Pantai Kijing memang ramai di kunjungi masyarakat. Bahkan, hampir di sepanjang pantai dipenuhi masyarakat. Pada bulan puasa tahun ini, lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya, kata warga Sungai Kunyit, Julianto kepada Equator. Padahal, mereka yang datang ke Pantai Kijing hanya untuk nongkrong atau berjalan-jalan saja. Sebab, pihak pengelola pantai tidak menyelenggarakan kegiatan atau acara khusus untuk menarik masyarakat untuk datang. Masyarakat yang datang hanya berjalan-jalan mengelilingi pantai saja. Ada pula yang nongkrong dan berbincang sambil menikmati keindahan pantai. Mungkin sudah tradisi setiap menyambut puasa, mereka berkunjung ke Pantai Kijing, tuturnya. Sedikitnya ratusan unit kendaraan sepeda motor dan mobil tampak parkir di sepanjang Pantai Kijing tersebut. Masyarakat yang datang didominasi oleh kalangan muda-mudi. Baik dari Kecamatan Sungai Kunyit, Kota Mempawah bahkan Sungai Pinyuh dan lainnya. Kalau kendaraannya mungkin ratusan unit, tetapi orangnya mencapai ribuan. Sebab, hampir semua yang datang berboncengan. Lebih banyak anak-anak muda daripada masyarakat umum yang berkeluarga, ujarnya. Salah satu pengunjung, Novi mengaku berkunjung ke Pantai Kijing pada hari pertama bulan puasa menjadi salah satu tradisi yang dilakukannya beserta rekan-rekannya. Setelah sahur dan salat subuh, mereka sudah berkendara dan menuju ke Pantai Kijing. Setiap tahunnya memang seperti ini Bang. Kami dari Mempawah berkelompok beberapa kendaraan. Setelah salat subuh, kami sudah berangkat menuju ke pantai, beber Novi sembari diamini rekan-rekannya. Dia mengaku memang tidak ada acara atau kegiatan spesial di Pantai Kijing untuk disaksikan atau dilihat. Namun, momentum kebersamaan dan berkumpul dengan sahabat, itulah yang diinginkannya.(hry/shn)



desa kita

Masjid Dipenuhi Jamaah SETELAH mendapatkan kepastian dari pemerintah tentang penetapan 1 Ramadhan 1432 hijriah, ribuan masyarakat Muslim di Kabupaten Pontianak menggelar salat tarawih, Minggu (31/7) malam. Hampir di semua masjid dipenuhi para jamaah yang melaksanakan ibadah salat tarawih perdananya di bulan puasa. Alhamdulillah, setelah mendengarkan pengumuman dari Menteri Agama tentang penetapan 1 Ramadhan, maka kita dapat memulai salat tarawih pada malam hari ini. Mudah-mudahan segala amal ibadah yang kita laksanakan pada bulan puasa ini, mendapatkan imbalan pahala dari Allah SWT, harap Ahmad warga Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir. (hry)

Petasan Ganggu Warga Beribadah MEMPAWAH. Bulan Ramadan, peredaran petasan semakin marak. Selain mengganggu aktivitas ibadah, bermain petasan dapat membahayakan pemainnya dan orang lain. Anggota DPRD Kabupaten Pontianak, H Hasan Zulkii meminta aparat berwenang menertibkan petasan. Kita prihatin, setiap menyambut puasa atau menjelang lebaran, marak sekali orang yang bermain petasan. Padahal, bermain petasan itu bukan tradisi orang Muslim untuk menyambut bulan puasa atau lebaran. Jadi, tidak perlu bermain petasan, kata Hasan Zulkii kepada Equator, Senin (1/8). Legislator PKB Kabupaten Pontianak ini menegaskan petasan sangat mengganggu masyarakat yang menjalankan

ibadahnya. Terutama pada saat melaksanakan salat isya dan tarawih. Apalagi banyak anak-anak yang bermain petasan di masjid pada saat orang sedang salat tarawih. Jelas saja hal itu sangat mengganggu orang yang sedang beribadah, ungkapnya. Ketua PKB Kabupaten Pontianak ini menilai, selain suara petasan yang mengganggu kekhusukan ibadah, bermain petasan juga dapat membahayakan dan mencelakan pemain itu sendiri maupun orang lain. Apalagi saat ini musim kemarau berkepanjangan dan angin kencang. Bukan tidak mungkin, petasan dapat menyebabkan terjadinya kebakaran dan lain sebagainya. Bermain petasan juga dapat membahayakan pe-

mainnya terutama anak-anak, tuturnya. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pontianak ini meminta aparat berwenang untuk menertibkan peredaran petasan. Lakukan razia para pedagang-pedagang yang menjual petasan. Kalau ada yang bermain petasan, tentu ada yang menjualnya. Untuk itu, kita minta aparat berwenang secepatnya menertibkan para penjual petasan tersebut. Jangan sampai keberadaan petasan itu memakan korban, ujarnya. Selain petasan, Hasan Zulkifli mengaku tidak sependapat dengan beberapa pihak tentang penggunaan tirai untuk rumah makan dan warung kopi selama bulan Ramadan. Menurut Hasan, hal itu justru memberikan peluang dan kesempatan untuk ma-

syarakat agar ingkar dari ibadah puasanya. Tidak perlu pakai tirai. Biarkan saja rumah makan dan warung kopi terbuka seperti biasanya. Sehingga, menimbulkan rasa malu bagi masyarakat yang tidak berpuasa untuk duduk dan nongkrong di warung kopi atau rumah makan, ungkapnya. Sementara itu, beberapa warga mengaku khawatir terhadap anak-anaknya yang bermain petasan. Warga takut petasan itu dapat membahayakan keselamatan anaknya maupun orang lain. Namanya juga anak-anak, meski sudah dilarang membeli petasan tetapi tetap saja dibeli. Petasan dibeli pada saat anak berada diluar pengawasan orang tua. Misalnya, ketika pergi atau pulang dari sekolah. Kita kha-

watir petasan itu dapat mencelakakan dirinya, aku Herlinda salah satu ibu rumah tangga warga Kota Mempawah. Herlinda sangat mendukung upaya penertiban petasan tersebut. Saya sangat mendukung sekali jika pemerintah atau polisi menertibkan petasan. Terutama para agen-agen petasan di masyarakat. Kalau dilihat dari maraknya keberadaan petasan, saya berkeyakinan ada agen besar yang menjual petasan tersebut di masyarakat, ungkapnya. Secepatnya lakukan penertiban, karena kami selaku orang tua merasa resah terhadap anakanak yang bermain petasan. Suara bising petasan juga mengganggu masyarakat yang sedang beribadah atau beristirahat, papar Herlinda. (hry)

Kepala Sekolah SD Dilarang Jual SKHU MEMPAWAH. Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pontianak, Sukriadi Masri mengingatkan kepala sekolah (Kepsek) untuk tidak melakukan pungutan pembagian Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU). Jika ada sekolah nakal yang menarik iuran, maka akan dikenakan sanksi tegas. Saya mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh Kepsek SD di Kabupaten Pontianak, supaya tidak melakukan pungutan atau iuran kepada siswa terkait pembagian SKHU. Dengan alasan apapun, pungutan tersebut sama sekali tidak dibenarkan, tegas Sukriadi kepada Equator, Senin (1/8) di kantornya. Bahkan, Sukriadi mengatakan, sejak awal proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2011/2012 lalu, pihaknya sudah mengingatkan kepada seluruh Kepsek SD untuk tidak melakukan pungutan atau membebani orangtua siswa dengan iuran. Tidak ada tarikan atau pungutan di masyarakat. Baik PPDB maupun pembagian SKHU nantinya. Semuanya sudah ditanggung oleh pemerintah, bebernya.

Sukriadi menegaskan, jika ada pihak sekolah yang berani melakukan pungutan, baik PPDB maupun SKHU dalam bentuk dan alasan apapun, maka dinas tidak segan-segan menindak tegas oknum tersebut. Sejauh ini kami belum mendapatkan laporan atau keluhan dari masyarakat, tentang pungutan atau iuran PPDB beberapa waktu lalu. Jika ada yang melakukan pungutan dan terbukti, maka akan kita berikan sanksi tegas, sesuai aturan dan ketentuan, tegasnya lagi. Sukriadi juga membuka diri untuk masyarakat maupun pihak lain dalam menyampaikan informasi atau laporan terkait kinerja jajarannya di tingkat bawah. Peran serta dan kerjasama masyarakat sangat diperlukan, dalam rangka meningkatkan kinerja dan kualitas pendidikan. Kita selalu terbuka untuk semua masyarakat, terkait kinerja satuan SD. Jika ada masyarakat yang menemukan kinerja guru atau Kepsek SD yang tidak sesuai ketentuan dan aturan, silakan saja laporkan kepada kami. Tentunya, kami sangat berterima kasih dan menindaklanjuti laporan tersebut, janjinya.

Terkait pencetakan SKHU, Sukriadi menjelaskan, saat ini sedang berlangsung. Setelah mendapatkan kejelasan tentang aturan pencetakan SKHU bagi siswa SD yang ditetapkan Depdiknas, barulah pihaknya melakukan proses pencetakan. Kita mendapatkan kepastian tentang aturan pencetakan SKHU itu sejak dua hari. Nah, setelah itu barulah kami dapat bekerja

melakukan pencetakan. Saat ini, proses pencetakan baru selesai untuk SD yang ada di Kecamatan Mempawah Hilir, Mempawah Timur dan Siantan, ungkapnya. Dikatakan Sukriadi, apabila proses pencetakan SKHU tersebut selesai dilaksanakan, barulah dapat dibagikan kepada siswa. Rencananya, pembagian SKHU itu akan dilakukan serentak di seluruh SD di Kabupaten Pon-

Ramdahan dihari pertama, pasar Juadah Ramadan diserbu pembeli.

tianak. SKHU itu tidak bisa kita cetak dalam jumlah banyak sekaligus, mengingat peralatan cetak yang digunakan masih sangat sederhana dan terbatas. Karenanya, memerlukan waktu cukup lama untuk menyelesaikan pencetakan SKHU seluruh SD di Kabupaten Pontianak. Secepatnya setelah selesai dicetak, akan kita bagikan ke sekolah, tegasnya. (hry)


11 

suare kite

Evaluasi PDAM Singkawang. Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang telah mempunyai Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM). Tetapi sejak awal keberadaannya, tidak membuat persediaan air minum masyarakat semakin baik. Oleh karenanya, perlu dilakukan evaluasi. Perlu evaluasi, mulai dari struktur kepenTambok Pardede gurusannya, sebab saat ini persediaan air minum di Kota Singkawang semakin tidak lancar, kata Tambok Pardede SH, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Singkawang, baru-baru ini. Bahkan Tambok pernah mengusulkan dilakukan perombakan struktur kepengurusan di PDAM, agar pelayanan kepada masyarakat terkait penyediaan air bersih menjadi lebih baik. Hal tersebut pernah disampaikannya ketika paripurna terkait Pendapat Akhir (PA) Fraksi-fraksi di DPRD Kota Singkawang tentang Empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Terpisah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Publik, Uray Albert sangat mengharapkan Walikota Singkawang mengganti direktur PDAM saat ini. Karena di bawah kemimpinannya tidak menjadikan ketersediaan air bersih menjadi lebih baik, keluhnya. Kondisi ketersediaan air bersih tersebut bertolak belakang dengan kewajiban terhadap konsumen berupa rekening tagihan. Bayar jalan terus, tapi mana airnya, masih banyak yang kesulitan air bersih, ujar Albert. Hal seperti ini menurut Albert, telah berlangsung cukup lama, tetapi tidak ada perubahan yang signifikan terkait pelayanan penyediaan air bersih bagi masyarakat. Jangan sampai masyarakat menjadi marah besarbesaran, karena mereka tidak sanggup lagi terhadap ulah PDAM ini, ingatnya. (dik)



Gembira Hadapi Ramadan

Sungai Singkawang yang semakin tak terurus dan bau. Singkawang. Kondisi Sungai Singkawang semakin memprihatinkan, airnya tidak dapat mengalir secara baik, karena terjadi pendangkalan dimana-mana. Bau tidak sedap yang dikeluarkannya pun semakin parah.

Entah kapan Sungai Singkawang menjadi perhatian utama, karena baunya semakin tidak sedap. Airnya juga tidak dapat dimanfaatkan, kata Uray Albert, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Publik

Kota Singkawang kepada Equator, kemarin (1/8). Sungai Singkawang yang dulunya pernah menjadi tempat sandarnya kapal-kapal dagang di Kota Singkawang, kini tidak lagi berfungsi secara maksimal. Karena pendangkalan terjadi dimana-mana. Lihat saja bagian dasar sungai sudah tampak bagai daratan seperti itu, cibir Albert Dengan pendangkalan yang terjadi tambah dia, aliran sungai menjadi tersendat. Kondisinya diperburuk dengan beberapa kawasan di aliran sungai memang yang sudah lama tersumbat. Akibat tidak mengalirnya sungai dan banyak sampah, menyebabkan Sungai Singkawang mengeluarkan bau yang tidak sedap. Hal ini tentunya dapat mengganggu orang yang berkunjung di sekitarnya, misalnya di Taman Burung atau lainnya, kata Albert. Dia mengharapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang melalui

Singkawang Andalkan Pasukan Kuning Singkawang. Untuk menjaga kebersihan lingkungan, Pasukan Kuning menjadi salah satu andalan pemerintah dan masyarakat. Bahkan keberadaan pasukan khusus tersebut menjadi kebanggaan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang. Kekuatan Pasukan Kuning kita nilai cukup membanggakan, puji Drs H Edy Yacoub, Wakil Walikota Singkawang ditemui Equator usai Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Mahkota Hotel Singkawang, Kamis

(28/7) lalu. Edy bangga terhadap keberadaan Pasukan Kuning, karena kendati jumlah personelnya tidak terlalu banyak, tetapi sanggup melaksanakan tugas-tugasnya menjaga kebersihan Kota Singkawang. Jumlah personel Pasukan Kuning Kota Singkawang hanya 200 orang, bila dibandingkan dengan Balikpapan yang jumlah personelnya 400 orang, dengan luas kota yang hampir sama, terjadi perbedaan dua kali lipat, tapi samasama sanggup menjaga kebersihan kota, papar Edy.

Dia sangat mengharapkan, Pasukan Kuning semakin memperbaiki kinerjanya walaupun dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana. Pola kerja selama ini patut dipertahankan dan ditingkatkan, yaitu ketika even selesai dilaksanakan, permasalahan sampahnya juga selesai, kata Edy. Sementara itu, volume sampah di Kota Singkawang sekitar 267 kubik perhari dengan armada pengangkutan sekitar 18 unit, terdiri atas 8 dum truk, 4 unit truk dan 5 unit tosa. (dik)

dinas terkait segera mengalokasikan anggaran khusus, guna melakukan pengerukan Sungai Singkawang. Kalau anggaran daerah terbatas, hendaknya dinas terkait menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong membersihkan sungai, saran Albert. Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kota Singkawang, Tasman SPd juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi Sungai Singkawang yang dangkal. Karena sungai ini sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir, katanya. Menurut dia, kalau pendangkalan sungai dibiarkan begitu saja, akan menimbulkan berbagai dampak negatif. Selain dapat menyebabkan banjir bila hujan deras, genangan air yang tidak mengalir dalam sungai itu akan

menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk malaria dan lainnya. Bisa menimbulkan berbagai penyakit di daerah sekitarnya, ingat Tasman. Oleh karenanya, Tasman mengharapkan Pemkot Singkawang melalui dinas terkait menjadikan kegiatan pengerukan Sungai Singkawang sebagai program prioritas. Pengerukan ini harus menjadi skala prioritas agar aliran airnya baik, desaknya. Selain mengharapkan peran dinas terkait untuk memerhatikan kondisi Sungai Singkawang, Tasman juga mengharapkan peran masyarakat, terutama yang berdomisili di sekitar aliran sungai. Masyarakat hendaknya mempunyai kesadaran dalam menjaga lingkungan, termasuk menjaga fungsi sungai, ujar Tasman.. (dik)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU No. 4 Th1996 Tentang Hak Tanggungan dengan ini PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) yang berkedudukan di Gedung Arthaloka Lt.6 Jl. Jend.Sudirman Kav.2 Jakarta melalui kantor Cabang pembantu di Pontianak, selaku pemegang serti¿kat Hak Tanggungan yang berkepala “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA” dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singkawang Jl. Alianyang No.88 Singkawang melalui jasa pra lelang PT. Wahana Lelang Indonesia, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan terhadap : Debitur KSU Mega Gotong Royong Sebidang Tanah dan Bangunan seluas 904 m2 SHM No.2724/Roban, Terletak di Jl. Bukit Tiga No.075 RT.25 RW.7, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Atas Nama Ramli Haironi. Harga Limit Rp.129.845.000,- (Seratus Dua Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah). Setoran Jaminan Rp.129.845.000,- (Seratus Dua Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah). Pelaksanaan Lelang pada : Hari/Tgl : Selasa, 16 Agustus 2011 Pukul : 10.00 WIB hingga selesai Tempat : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singkawang Jalan Alianyang No 88 Syarat-Syarat Lelang : 1. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan melalui rekening Penampungan Lelang KPKNL Singkawang pada Bank Negara Indonesia Cabang Singkawang dengan Rekening No. A/C 174 089 479 atas nama KPKNL Singkawang yang harus efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; 2. Peserta yang telah menyetor uang jaminan wajib melakukan penawaran minimal sesuai harga limit, jika tidak dilakukan maka dikenakan sangsi tidak boleh mengikuti lelang di KPKNL Singkawang selama 3 (tiga) bulan; 3. Peserta yang telah menyetor uang jaminan lelang harus hadir pada pelaksanaan lelang, jika diwakilkan harus dengan surat kuasa bermaterai cukup; 4. Pelunasan Harga Lelang berikut bea lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah lelang; 5. Pelaksanaan Lelang dilakukan secara lisan dengan Harga naik-naik; 6. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan WANPRESTASI dan uang jaminan disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukan kedalam daftar hitam lelang; 7. Kondisi asset dijual apa adanya (as what it is). Penjelasan lelang & informasi lainnya dapat menghubungi PT. Wahana Lelang Indonesia di No Telp. (021) 7206300 atau PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) 0561-731661 atau 021-2511404 (Ext. 342).

PT.WAHANA LELANG INDONESIA

KPKNL Singkawang

Singkawang, 2 Agustus 2011 Ttd PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Capem Pontianak

sambas terigas

Pembakaran Lahan Hanguskan 4.000 Karet

H Rasidi menyampaikan imbauan sebelum Salat Isya dan Tarawih di Masjid Jami Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. M Ridho

Sambas. Gembira menyambut Ramadan, mensucikan diri dari tutur kata, memanfaatkan perbaikan diri dan rajin membaca ayat suci Alquran. Pesan itu disampaikan H Drs Aminuddin Hardigaluh sebelum dilaksanakan salat tarawih di Masjid Jami Sultan Muhammad Syafiuddin II Sambas, Minggu (31/7) malam. Dalam tausiyah pendek Ramadan selama 15 menit, ia berpesan agar melaksanakan ibadah puasa dengan penuh sabar dan ikhlas, karena puasa tidak saja menahan lapar dan dahaga, melainkan emosi. Makanya dalam menghadapi puasa, kita harus saling menghormati dan memeriahkan datangnya Ramadan dengan tutur kata yang baik, ucapnya. Melaksanakan ibadah puasa jelasnya, harus selalu diisi dengan hal-hal yang baik dan tidak menggunjingkan permasalahan orang lain. Berbahagia kita masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan salat tarawih, yang merupakan tuntunan dari Allah SWT, ujar Aminuddin. Dijelaskannya, kunci dari Ramadan ialah mensucikan. Maka dari itu, Ramadan harus disambut dengan marhaban. Oleh karena itu, kaum Muslim harus bergembira dalam melaksanakan Ramadan. Dalam hal ini sikap yang harus kita lakukan ialah sikap gembira, menghormati dan memanfaatkan. Selanjutnya kita isi semuanya dengan rajin membaca ayat suci Alquran, jelasnya. Ia mengimbau umat Muslim melaksanakan ibadah tarawih secara full selama sebulan. Jangan awalnya saja yang ramai, setelah itu makin sedikit, apalagi pengujung Ramadan. Marilah kita bersamasama melaksanakan tarawih, ajaknya. Di tempat yang sama, Ketua Masjid Jami Sultan Muhammad Syafiuddin II Sambas, H Rasidi Mochtar meminta umat Muslim yang melaksanakan salat tidak mengaktifkan handphone (HP), karena dapat mengganggu pelaksanaan ibadah. Laksanakan salat dengan khusyuk dan marilah tingkatkan akhlak, khususnya bagi anak-anak yang melaksanakan salat berjemaah, baik salat lima waktu maupun tarawih, imbaunya. (edo)

Selasa, 2 Agustus 2011

Sungai Singkawang Semakin Bau

SAMBAS

tumpahansalok

singkawang Spektakuler

Kebakaran lahan menyebabkan 400 pohon karet milik masyarakat Desa Mentibar, Kecamatan Paloh dan Desa Simanas, Kecamatan Galing terbakar. Tampak petugas dan masyarakat berupaya memadamkan api. Sambas. Sebanyak 4.000 pohon karet milik masyarakat Desa Mentibar dan Desa Simanas terbakar. Penyebabnya ungkap Kabid Perlindungan Dinas Kehu-

tanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sambas, Harry Purwanto karena pembakaran lahan yang dilakukan masyarakat untuk membuka kebun di

perbatasan Kecamatan Paloh dan Galing Dijelaskan Harry, kebakaran lahan terjadi Kamis (28/7) pagi. Instansinya mendapat informasi adanya kebakaran lahan setelah Camat Paloh menghubunginya, meminta bantuan memadamkan api pada sore harinya. Saat personil Dishutbun tiba di lokasi, terlihat muspika dua kecamatan juga sudah turun meninjau kebakaran di wilayah perkebunan masyarakat tersebut. Kebakaran karena masyarakat membuka lahan dengan cara membakar lahan. Akibat kejadian tersebut sekitar 4.000 pohon karet masyarakat dilalap api, kata Harry kepada Equator, Senin (1/8) di Sambas. Ditegaskan Harry, personelnya dibantu petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Teluk Keramat, perkebunan sawit PT Buluh Cawang Plantations (BCP) dan masyarakat setempat. Alhamdulillah api dapat kita kendalikan. Tapi saat memadamkan api kita kesulitan mencari mata air, bahkan traktor milik PT BCP yang sudah menggali di kedalaman 3 meter tidak menemukan sumber

air untuk memadamkan api di lahan tanah gambut, ungkapnya. Harry membeberkan, dari pantauan hotspost yang dimiliki Dishutbun, pada Juli 2011 telah ditemukan 51 titik api di Kabupaten Sambas, baik di lahan milik perusahaan sawit maupun masyarakat. Lokasi terbanyak ditemukan titik api berada di lokasi PT Kaliau Mas Perkasa (KMP) sebanyak 24 titik api. Sehingga perusahaan ini kita kirimi surat teguran, tapi PT KMP selalu berdalih aktivitas pembakaran lahan di lokasi KMP dilakukan oleh masyarakat setempat, bebernya. Data hotspot yang terpantau Dishutbun ungkapnya, di PT KMP ditemukan 24 titik api, PT Syafiuddin ditemukan 8 titik api, PT Sumatera Unggul Makmur (SUM) ditemukan tiga titik api dan PT RWK dua titik api. Selain itu, masing-masing satu titik api ditemukan di PT Sempurna Agro, PT BCP dan PT Wilmar Sambas Plantation (WSP). Juga ada 11 t it ik api lain yang terpantau hotspot merupakan perkebunan masyarakat, ungkapnya. Guna meng ant isipasi keba-

karan lahan, setiap ditemui titik api jajarannya sudah memberikan teguran tertulis kepada perusahaan yang sering melakukan aktivitas membakar lahan, seperti PT KMP, Alao Kuning, SUM dan PT Syafiuddin. Masyarakat sudah kita berikan imbauan melalui camat masing-masing, ujarnya.Ditegaskan Harry, untuk turun langsung ke lapangan memberikan teguran, instansinya terbentur anggaran yang minim. Dalam setahun anggaran untuk mengantisipasi kebakaran lahan di Kabupaten Sambas, instansinya hanya dianggarkan Rp 30 juta. Dana itu untuk seluruh kegiatan yang terkait kebakaran lahan, termasuk ATK (alat tulis kantor, red), sosialisasi, papan imbauan, pemantauan hotspot dan pengendalian api disatukan, bebernya. Saat ini kata Harry, dana yang dialokasikan sudah habis. Terakhir kali digunakan untuk kebakaran lahan di Kecamatan Paloh dan Galing. Kalau kebakaran lahan kembali terjadi, terus terang, dana kita sudah habis, pungkasnya. (edo)

Pasar Murah BUMN dan Diskumindag Sambas. Guna membantu meringankan beban masyarakat tidak mampu menghadapi puasa, Minggu (31/7) Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Pedagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas menggelar pasar murah. Pasar murah menjual beras, minyak goreng dan gula yang dijual dengan harga 30 persen di bawah harga pasar di Halaman Masjid Raya Babul Jannah Sambas. Wakil Bupati Sambas, Dr Pabali Musa MAg saat membuka pasar murah tersebut mengatakan, pasar murah dilaksanakan untuk meringankan beban warga tidak mampu menjelang Ramadan. Pasar murah diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat, karena harga jual yang disediakan panitia harganya 30 persen di bawah harga

pasar, jelasnya. Pabali mengingatkan, sebagai sesama Muslim kita mesti saling meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dalam menyambut Ramadan. Saya meminta masyarakat tidak lupa meningkatkan amal ibadah selama menjalankan ibadah puasa, ingatnya. Di tempat yang sama, Kepala Diskumindag Kabupaten Sambas Drs H Saiful Djamil MSi mengungkapkan, pasar murah yang diselenggarakan diikuti masyarakat Kecamatan Sambas, Sajad dan Kecamatan Sebawi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BUMN kepada masyarakat Kabupaten Sambas, jelasnya. Kegiatan yang mengangkat tema, Pasar Murah BUMN Peduli ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Sehingga mereka sedikit terbantu mengha-

dapi Ramadan tahun ini, ujarnya. Sementara itu, Manager Cabang Sucofindo H Bosri mengucapkan terimakasih atas antusias masyarakat berbelanja di pasar murah ini. Apalagi masyarakat rela menunggu dengan tertib untuk membeli bahan pokok yang diperlukan. Warga yang telah memiliki kupon tidak perlu khawatir tak kebagian barang, karena pasar murah ini telah kita atur jauh hari. Tapi yang terpenting ialah kerjasama dari masyarakat, agar menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung, ungkapnya. Dijelaskannya, pasar murah ini menyiapkan 5 ton beras dan gula pasir, minyak goreng ukuran 1 liter dan gula 1 kilogram sebanyak 3.000 bungkus. Beras perkilo dijual Rp 6.000, minyak goreng Rp 9.500 perliter, dan gula pasir Rp 7.000 perkilo, jelasnya. (edo)

Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa MAg menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada masyarakat. M Ridho


melawi membangun

12  apai kato kito

2013 Guru di Melawi Diharuskan S1 NANGA PINOH. Sesuai dengan Undang-undang tantang Guru dan Dosen, diwajibkan jenjang pendidikannya harus berkualifikasi pendidikan Strata satu (S1). Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Melawi, Drs. Syafarrudin, MM. Untuk setiap guru yang saat ini belum S1 diwajibkan meningkatkan kualifikasinya dari DII, DIII ke S1. Salah satu langkah yang harus dilakukan yakni dengan kembali melanjutkan kualifikasi hingga S1. Dalam undang-undang guru dan dosen mengamanatkan para guru minimal berkualifikasi S1. Mengingat pada tahun 2013 guru harus sudah S1, maka dari sekarang bagi guru yang masih berkualifikasi D II dan D III diwajibkan mengambil S1untuk mengejar target hingga tahun 2013 guru di Melawi seluruhnya sudah berpendidikan S1, ungkapnya kepada Wartawan, di ruangan kerjanya, Senin (1/8). Lebih lanjut Syafarrudin mengatakan, dari BKD akan membantu mempermudah guru atau PNS dalam pemberian izin belajar para guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1. Dalam formasi CPNS kedepan, BKD juga tidak lagi mengusulkan formasi guru dengan jenjang pendidikan D II atau D III. BKD hanya mengusulkan formasi guru dengan kualifikasi S. Kalau masih disedikan formasi CPNS untuk lulusan D II atau D III, kapan lagi yang bersangkutan bisa mengejar kualifikasi S1. Sementara pada tahun 2013 semua guru harus sudah S1, tukasnya mengakhiri. (ira)

Selasa, 2 Agustus 2011

Yandong, Adat Kematian yang Telah Dilupakan NANGA PINOH. Sebelum masuknya agama di Melawi, masyarakat Melawi telah memiliki adat budaya yang mengatur tata kehidupan ketika itu. Di antara adat yang mengatur mengenai prosesi pemakaman, yakni Yandong. Pun begitu, budaya ini sudah tidak pernah lagi dilaksanakan. Namun, sisi adat ini bisa ditemukan buktinya pada kompleks pemakaman tua. Seperti yang ditemukan di Dusun Sebaju, Desa Kebebu, belum lama ini. Warga yang membuka dengan cara menggusur menemukan 4 buah tempayan kecil. Dalam tempayan tersebut ditemukan tulang-tulang manusia dan perhiasan yang dipakai. Sayangnya, tempayan yang ditemukan tersebut pecah. Berarti di sini (lokasi ditemukan tempayan, red) bekas kompleks pemukiman masa lalu. Sebab, tempayan Yandong ini diletakkan dekat dengan pemukiman, kata warga Desa Kebebu, Syahdan Gawai, ditemui belum lama ini. Lantas Syahdan pun menceritakan prosesi Yandong yang dulu dilaksanakan nenek moyangnya.

Pecahan tempayan tempat tulang manusia peninggalan upacara Yandong ditemukan di Dusun Sebaju, Desa Kebebu belum lama ini.SUKARTAJI/EQUATOR Begitu ada warga yang meninggal akan dikebumikan (dimasukkan ke tanah, red). Namun, setelah sanak family siap untuk melaksanakan prosesi Yandong. Maka tulang belulang yang meninggal akan digali kembali. Kesiapan sanak family itu berkaitan dengan alat dan bahan yang diperlukan untuk proses

tersebut. Di antara yang paling mahal adalah menyiapkan tujuh ekor sapi. Persiapan tersebut sangat bervariasi. Tergantung kemampuan. Ada hingga lima tahun. Memang biasanya orang yang mampu menyelenggarakan Yandong adalah mereka yang kaya. Sebab, harus menyiapkan tujuh

ekor sapi yang diperlukan untuk melaksanakan acara tersebut. Bila tidak memiliki tujuh sapi maka tidak bisa melaksanakan Yandong, ungkap Syahdan. Lebih detail Syahdan menjelaskan, tujuh ekor sapi ini dipotong setiap sesi acara Yandong. Jadi dalam Yandong sendiri ada tujuh sesi. Hingga membutuhkan tujuh ekor sapi. Pelaksanaan Yandong sendiri digelar selama tujuh hari, tujuh malam. Yandong tidak bisa dilepaskan dengan angka 7. Sampai pelaksanaannya tujuh hari, tujuh malam. Hingga itu, memang yang mampu melaksanakan Yandong ini adalah mereka yang secara ekonomi berada, ulasnya. Di antara prosesi yang mengharuskan memotong sapi adalah memasukkan tulang belulang ke dalam tempayan. Setelah itu, tempayan diletakkan di tanah. Di bawah tempayan diberi alat berupa tunggul belian. Dekat tempayan tersebut ditancapkan kayu panjang. Seutuhnya satu kayu. Selain itu juga tempatan diberi temaduk (patung sketsa manusia, red). Patung tersebut juga letakkan dekat den-

gan tempayan, ulasnya. Dalam melaksanakan acara Yandong ini, harus dipimpin oleh tokoh spiritual yang memang ahli dalam menyelenggarakan Yandong. Tokoh spiritual tersebut dipilih tidak sembarangan. Sebab banyak acara sakral yang berkaitan alam gaib. Diungkapkan, Syahdan, 10 tahun silam, warga desa asalnya yang melaksanakan Yandong. Acara tersebut gagal dilaksanakan lantaran ada kecelakaan saat prosesi. Semenjak itu, saya tidak pernah lagi mendengar orang menggelar acara Yandong. Tokoh Spiritual yang memimpin acara Yandong ini sudah tidak ada. Hingga Yandong tidak pernah lagi digelar secara utuh. Lantaran Tokoh Spiritual ini mesti bisa mengendalikan hal-hal gaib yang menyertai acara Yandong, terangnya. Meski Yandong, sudah tidak lagi dilaksanakan, namun, bahan-bahan sisa prosesi pemakaman ini diburu. Lantaran bahan tersebut berharga mahal. Seperti tempayan dan Temaduk. Hingga itu, sulit sekali untuk menemukan Tampayan dan Temaduk dalam bentuk utuh di Melawi. (aji)

Putra Melawi Wisudawan Terbaik Melawi Dapat Bantuan Rp 25 M

NANGA PINOH. Salah seorang putra daerah asal Kecamatan Tanah Pinoh, M. Qamarul Khair, S.Ag, M.Si, berhasil mendapat predikat wisudawan terbaik Pasca Sarjana (S-2), Jurusan Sosiologi Program Perwakilan Kalbar Magister Ilmu Sosial Fisip Untan 30 Juli 2011 di Auditorium Untan Pontianak. WUJUDKAN NIAT DP: 3,5 Jt (Umroh) IPK yang diperolehnya yakni 3,82. AH A SUCI TANAH KE ANDA 5 Jt (Haji) M 8 JA TIS 1 Hal tersebut menjadi suatu kebangSisanya bisa diangsur GRA Daftar segera Umroh dan gan bagi Melawi, Apalagi tahun 2011 Haji murah dan terjangkau ini Melawi telah menunjukkan hasil yang memuaskan pada pelaksanaan Contact person Ujian Nasional tingkat SMP dan SMA HENDI:: 08156873535 di tingkat provinsi. HENDI VONNY:: 081257924050 VONNY Pria yang merupakan Kepala KUA kecamatan Sokan tersebut, selain TERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN mendapatkan predikat wisidawan Office: (H.A. Muchrin) terbaik dengan IPK yang tinggi, Jl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207 kuliah Pasca Sarjana yang dilaku-

ARMINAREKA PERDANA Tour & Travel

Melayani: - Umroh - Umroh Plus - Haji Plus - Tiket pesawat

kannya tersebut ternyata tanpa dibantu oleh pihak manapun. Saya kuliah mengambil Pasca Sarjana ini, secara mandiri tanpa ada beasiswa dari manapun, ungkapnya kepada Wartawan bberapa hari lalu. Pria yang akrab disapa Qamarul itu memiliki kemampuan yang luar biasa, dimana Ia mampu menyelesaikan studinya tidak memakn waktu yang lama, dari 2009 dan diwisudakan tahun 2011. Saya kuliah hanya setahun sembilan bulan saja di Untan, mengambil Jurusan Sosiologi, terangnya. Pria yang juga merupakan Ketua Wadah Peduli Umat kecamatan Tanah Pinoh mengakui, melanjutkan studi dengan mengambil Jurusan Sosiologi tersebut karena ada keterkaitan dengan dasar pendidikan yang telah dimilikinya di S-1. Dimana yang lebih banyak mengarah kepada masalah sosial dan da wah. (ira)

NANGA PINOH. Pada tahun 2011 ini Pemkab Melawi dapat bantuan kucuran Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) sebesar Rp 25 miliar. Anggaran tersebut kucurkan dari pusat. Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan sejumlah jalan yang ada di Melawi. Bupati Melawi H Firman Muntaco SH MH mengatakan, Anggaran dari DPID untuk Melawi, termasuk yang terbesar dibandingkan dari kabupaten-kabupaten lainnya yang ada di Kalbar. Anggaran tersebut khusus untuk pembangunana infrastruktur di daerah. Bantuan DPID Melawi sebanyak Rp. 25 milyar akan direaliasaikan pada tahun 2011 ini. Dana tersebut akan difokuskan untuk pembangunan jalan dalam kota

dan pembangunan jalan menuju kecamatan Menukung, karena jalan menuju Menukung pada saat sekarang sudah putus, ungkapnya kepada wartawan pekan lalu. Lebih lanjut Firman menuturkan, sementara untuk jalan menuju Sokan akan diupayakan tahun depan. Anggaran bantuan DPID tersebut selain di gunakan untuk pembangunan jalan, juga bisa digunakan untuk pembangunan jembatan. Selama untuk pembangunan sarana infrastruktur, bisa digunakan. Untuk target pembangunan infrastruktur yang akan menggunakan dana bantuan pusat tersebut, akan dibicarakan terlebih dahulu dengan DPRD Melawi, pungkasnya. (ira)

sintang raya Duta Besar Vatican Kunjungi Sintang SINTANG. Bupati Sintang, Milton Crosby mengatakan, Duta Besar Vatican untuk Indonesia, Mgr Antonio Guido Filipazzi, akan mengadakan kunjungan ke Kabupaten Sintang. Kedatangan orang penting Vatican ini, guna menghadiri Musyawarah Nasional Pastor Projo se-Indonesia UNIO ke X di Balai Kenyalang, Selasa (2/8). Ini kehormatan kita (Kabupaten Sintang, red). Ini menandakan bahwa Sintang sudah semakin dikenal oleh masyarakat luas, secara nasional maupun internasional, ucap Milton dalam Jumpa Pers belum lama ini. Dikatakan Milton, acara tersebut bakal dihadiri Pastor Projo se-Indonesia. Artinya Kabupaten Sintang sudah menjadi pusat perhatian, karena dapat menyelenggarakan kegiatan berskala nasional, ucapnya. Milton meminta kepada seluruh masyarakat Sintang untuk menyukseskan kegiatan Nasional tersebut dengan menjaga ketertiban dan keamanan daerah. Kegiatan ini bertepatan dengan saudara-saudara kita umat Muslim tengah melaksanakan ibadah Puasa. Jadi ini merupakan bukti jalinan dalam kehidupan beragama di Kabupaten Sintang yang sangat harmonis dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika, terangnya. (din)

Milton Tempuh Jalur PK SINTANG. Pemkab Sintang berencana akan mengajukan upaya hukum, Peninjauan Kembali (PK) terkait hasil putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) atas sengketa lahan Puskesmas Sungai Durian. Kita hormati putusan itu. Akan kita bayar. Tapi kita juga akan melakukan upaya hukum, kata Bupati Sintang, Milton Crosby saat dikonfirmasi terkait hasil sengketa lahan Puskesmas Sungai Durian. Dikatakan Milton, lahan Puskesmas Sungai Durian sudah 27 tahun digunakan Pemkab Sintang untuk fasilitas umum berupa pelayanan kesehatan. Ditinjau dari sisi aturan, ada aturan yang menyebutkan bahwa setiap lahan apabila sudah 15 tahun dimanfaatkan pemerintah untuk fasilitas umum, maka hak kepemilikan tanah itu gugur. Makanya kita akan melakukan PK atas putusan itu. Soal eksekusi, tetap kita bayar sesuai putusan. Tapi langkah PK akan tetap kita lakukan. Bahkan masalah ini akan kita laporkan ke Komisi Yudisial (KY), tegasnya. Sebelumnya, MA menolak permohonan kasasi Bupati Sintang terkait sengketa lahan Puskesmas Sungai Durian. Pemkab Sintang diharuskan membayar nilai tanah sesuai yang tercantum dalam putusan, hasil banding di Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak. Tanah yang jadi objek sengketa tersebut berada di Jalan MT Haryono, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kabupaten Sintang, seluas 1.173 meter persegi. Dalam putusan banding itu, majelis memutuskan menghukum pihak terbanding dahulu tergugat konvensi/penggugat rekonvensi untuk membayar ganti rugi kepada pihak pembanding dahulu penggugat konvensi/tergugat rekonvensi atas tanah objek sengketa sebesar Rp 975 ribu x 1.173 meter persegi atau sebesar Rp 1,143 Miliar. (din)

Pasar Juadah Banjiri Sintang SINTANG. Puluhan gerobak bertenda biru atau sering disebut pasar Juadah, berjajar di Jalan Patimura, Kawasan Pasar Inpres, Senin (1/8) kemarin. Pemandangan ini kerap kali terlihat, tatkala bulan Ramadan datang. Pemandang an serupa t idak hanya terdapat di kawasan pasar Inpres, melainkan hampir membanjiri sejumlah ruas jalan dalam kota Sintang. Hampir setiap bulan puasa kita menggelar dagangan seperti ini. Isi dagangan umumnya makanan untuk berbuka puasa, tutur Mbak Trik, salah satu pedagang yang menggelar dagangan

di Jalan Patimura. Pasar Juadah seperti sudah menjadi tradisi di berbagai daerah, termasuk di Sintang. Ketika bulan Ramadan datang, pasar ini tumbuh di sejumlah ruas jalan maupun perempatan. Pasar ini menjual aneka ragam kue serta lauk pauk untuk berbuka puasa. Makanan yang dijual pun umumnya hanya bisa didapati pada saat bulan Ramadhan saja. Namun kegiatan itu akan berakhir apabila bulan puasa telah selesai. Kami mencoba mencari berkah Ramadan dengan cara menjual makanan untuk ber buka puasa. Dari hasil inilah nanti-

nya kami dapat merayakan hari raya Idul Fitri, kata Mbak Trik. Diceritakan mbak Trik, bila berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, menggelar dagangan khusus untuk orang berbuka puasa seperti ini, keuntungan yang diperoleh cukup lumayan. Kue-kue yang dijual beragam, ada buatan sendiri, ada pula titipan orang lain. Masyarakat mulai berdatangan untuk membeli biasanya menjelang sore hari. Mudah-mudahan puasa kali ini juga memberi berkah bagi kami. Dagangan laris keamanan juga terjaga, harapnya. (din)

Pasar Juadah di Jalan Patimura, Pasar Inpres. SUHARDIN/EQUATOR

PKK Mitra Pemerintah Bangun Daerah

Bupati Sintang, Milton Crosby berjoget bersama Ketua PKK Kabupaten Sintang pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39 di Gedung Pancasila.SUHARDIN/EQUATOR

SINTANG. Ketua TP PKK Kabupaten Sintang, Ny Katty Evelina Crosby meminta PKK memiliki kreativitas yang tinggi, dapat menciptakan kegiatan melalui 10 program pokok PKK serta mampu memberikan inspirasi dam motivasi kepada TP PKK kecamatan, kelurahan dan desa. PKK merupakan mitra kerja pemerintah dalam mendukung program pembangunan, serta upaya pemberdayaan keluarga dalam masyarakat menuju keluarga sejahtera, ungkapnya pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39 di Gedung Pancasila, Jumat (29/7). Menurut Katty, banyak program PKK yang bermitraan dengan Pemerintah. Kemitraan itu perlu terus dipelihara dan ditingkatkan, karena PKK merupakan organisasi sosial. Selaku organisasi sosial, kita jangan terlalu banyak menuntut. Laksanakan pekerjaan yang sudah menjadi tugas dan fungsi PKK, pintanya. Bupati Sintang, Milton Crosby mengungkapkan bahwa sejak lahirnya gerakan PKK pada 4 dekade lalu, telah menunjukkan arti pentingnya partisipasi seluruh komponen masyarakat khususnya kaum

perempuan dalam ikut membangun daerah melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat bawah. Hanya memang, kegiatan PKK itu jarang terpublikasi di masyarakat luas. Kita minta kawan-kawan wartawan paham akan hal ini. PKK lebih menyentuh langsung ke masyarakat, kata Milton. Menurut Milton, banyak kontribusi yang telah dilakukan PKK dalam membangun daerah, salah satu contoh kegiatan pemberantasan buta aksara. Kita harus memberikan ruang bagi keg iatan PKK. Kawan-kawan wartawan sangat berperan disini , agar apa yang mereka lakukan dapat diketahui oleh masyarakat secara luas, terang Milton. Disinggung perhatian pemerintah dari sisi anggaran? Milton mengaku bahwa hingga saat ini pemerintah belum mampu memberikan porsi angg aran lebih besar. Kita sesuaikan dengan keuangan daerah. Untuk tahun ini mereka kita anggarkan hanya Rp 400 juta saja. Angka ini memang terbilang kecil kalau kita bandingkan dengan peran yang mereka mainkan. Kedepan kita harapkan perhatian ini dapat lebih besar, pungkasnya. (din)


13 pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Hampir 100 Persen Proyek PNPM Sukses PUTUSSIBAU. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) merupakan salah satu dari sekian banyak program pemerintah. Namun untuk program yang satu ini dinilai berhasil dan sukses dalam membangun Indonesia. B u p a t i Ka p u a s H u l u , A M N a s i r m e nyatakan hal serupa, bahkan menurut dia khusus di Kapuas Hulu PNPM sendiri tingkat keberhasilannya hampir 100 persen. Menurut dia saking berhasil program ini, negara lain juga melirik program ini. Bahkan yang saya dengar negara lain akan belajar atau studi banding ke Indonesia khusus program ini, kata Nasir pada suatu kesempatan. Sepert i diketahui prog ram ini telah membantu percepatan pembangunan di dalam suatu daerah. Program tersebut telah melakukan perubahan terhadap pembangunan di dalam daerah pedesaan di seluruh Indonesia. Begitu juga dengan Kabupaten Kapuas Hulu, program PNPM sangat membantu terhadap masyarakat dari segi pembangunan baik itu mengenai infrastruktur, sarana ekonomi, saran kesehatan, pendidikan dan pengembangan usaha kelompok ibu-ibu. Terkait deng an hal itu kepada desa yang mendapatkan bantuan dari program tersebut akan dapat menjaga hasil dari pembangunan itu. Jangan sampai apa yang telah dihasilkan oleh program ini kita sia-siakan begitu saja. Kita harus dapat menjaga hasil pembangunan dengan sepenuh hati, karena itu merupakan suatu amanah dari pemerintah untuk peningkatan pembangunan di daerah itu, ungkap Nasir. Nasir juga mengatakan bahwa dengan adanya program itu banyak desa yang bisa melakukan percepatan secara drastis dari segi pembangunan. Itu terbukti melalui hasil yang nyata di daerah pedalaman atau terpencil yang ada di Kapuas Hulu. program dari pemerintah ini sangat berarti bagi masyarakat yang ada di pedesaan, karena untuk hal pembangunan masyarakat pedesaan masih sangat minim dari segi swadayanya. Masyarakat pedesaan tidak mungkin bisa melakukan pembangunan di dalam desanya tanpa ada bantuan dari PNPM ini, ungkapnya. dalam beberapa tahun terakhir ini dampak program PNPM sangat tampak hasilnya, terutama di bidang pembangunan, seperti, jalan semen penghubung antardusun satu dengan yang lain. Nasir berharap program ini dapat terus berjalan untuk meratakan pembangunan yang ada di desa. Program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan selalu memberikan kontribusi terhadap pembangunan di dalam masyarakat, harapnya. (lil)

KAPUAS HULU

uncak kapuas

Selasa, 2 Agustus 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Malam Pertama Tarawih, Jamaah Masjid Agung Membeludak

Kepala Departemen Agama Kapuas Hulu H Syahrul Yadi menyampaikan siraman rohani pada malam pertama di bulan Ramadan. PUTUSSIBAU. Antusiasme masyarakat dalam menyambut puasa di hari pertama ditandai dengan membludaknya jamaah tarawih

Masjid Agung Darunnajah. Masyarakat berbondong-bondong datang ke masjid untuk melakukan ibadah shalat tarawih,

dan lapar saja tapi semua anggota tubuh termasuk segala indra yang dimiliki oleh seseorang harus melakukan puasa pula. Hati kita juga harus berpuasa, dengan menahan rasa amarah, iri, dengki, dan semua hal yang tidak baik dalam hati kita harus kita buang oleh karena itu modal utama puasa adalah iman, tegasnya. Dalam melakukan puasa, lanjut Syahrul, itu merupakan sebuah puncak kegiatan dari bulan Ramadan, puasa sendiri mempunyai arti menahan, dari rasa haus, lapar dan hawa nafsu serta selalu dapat mengontrol hati. Selain sebagai ibadah, sisi positif dari kegiatan puasa adalah sebuah pengobatan yang terkandung di dalamnya, ungkapnya. Puasa dilakukan tidak hanya untuk melaksanakan ibadah puasa tapi dengan puasa juga bisa mengobati tubuh dari penyakit. Dengan berpuasa segala penyakit

sebelum melakukan shalat tarawih, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kapuas Hulu, H Syahrul Yadi memberikan siraman rohani tentang ibadah puasa di bulan Ramadan. Dia menyampaikan bahwa puasa itu merupakan suatu ibadah yang menyehatkan tubuh. Kita patut bersyukur sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT karena umur kita masih dipertemukan lagi dengan bulan Ramadan pada tahun ini yang penuh berkah dan rahmat, ucapnya. Menurut Syahrul untuk masuk dalam ranah puasa satu-satunya jalan menuju ke sana adalah dengan menjadi orang yang beriman. Untuk menjalankan puasa dengan baik dan sempurna, maka tidak ada pilihan lain kita harus menjadi orang yang beriman, tandasnya. Dia mengatakan kalau puasa tidak hanya menahan dari haus

yang ada di dalam tubuh kita akan berangsur-angsur sembuh, seperti asam urat, kolesterol darah tinggi, dan lain sebagainya. Kita akan merasa lebih sehat dari sebelumnya, itulah kelebihan dari puasa dari segi kesehatan, sebut Syahrul. Hal tersebut menurut dia sesuai dengan keterangan hadits, bahwa puasa itu dapat menyehatkan, itu terbukti pada seseorang yang sedang menderita penyakit, untuk membuktikannya orang itu melaksanakan puasa. Pada hari pertama dia melakukan check up terhadap keadaan ďŹ siknya, ternyata setelah hari kesepuluh dia berpuasa semua penyakit yang dideritanya berangsur-angsur turun secara drastis. Jadi dengan kita melaksanakan puasa berarti kita sudah melakukan yang terbaik pada tubuh kita, ibaratkan mesin tubuh kita setiap hari bekerja mengolah makanan yang dimakan. (lil)

Turnamen Sepakbola Bawa Dampak Positif PUTUSSIBAU. Event sepakbola jelas akan membawa dampak positif, seperti pertandingan yang dihelat di Dusun Menendang Desa Martadana Kecamatan Pengkadan, Kapuas Hulu beberapa waktu lalu. Apalagi ini diadakan di daerah yang masyarakatnya sangat menyukai dengan cabang olahraga kaki ini, kata AM Nasir Bupati Kapuas Hulu pada saat menutup pertandingan sepakbola di Pengkadan. Selain itu kata Nasir, olahraga sepakbola memang sangat cocok jika diadakan di jalur lintas selatan ini, karena masyarakatnya begitu antusias dengan adanya pertandingan sepakbola. Dia juga berharap dengan adanya pertandingan sepakbola di Dusun Menendang tersebut akan tercipta sebuah bibit pemain sepakbola yang andal. Akan menumbuhkan semangat tinggi untuk terus memupuk skill masing-masing dalam bermain sepakbola ini, sehingga nantinnya akan tercipta beberapa pemain andal dari anak daerah, tuturnya. Hal itu akan sangat dibutuhkan oleh daerah dalam setiap ajang atau event pertandingan bola, terkadang daerah harus mendatangkan para pemain dari luar. Dengan diadakan pertandingan

sepakbola ini salah satu tujuannya yaitu untuk menciptakan atlet yang andal berasal dari putra daerah, tukasnya. Untuk memaksimalkan, menurut Nasir sebaiknya harus sering setiap daerah haru sering mengadakan pertandingan atau event, walaupun hanya antardusun atau club itu tidak masalah yang penting dapat memotivasi para generasi pemain yang ada. Sebaiknya pertandingan semacam ini diperbanyak kepada anak-anak yang masih berumur 16-17, karena di usia itu mereka dalam tahap penyesuaian terhadap lingkungannya. Jadi kalau sudah dibiasakan untuk dilatih dan dimotivasi, Insyallah bakat mereka akan semakin terasah dan akan membuka peluang terciptanya atlet daerah yang andal, jelasnya. Lebih-lebih cabang sepakbola ini merupakan cabang olahraga yang paling diminati oleh masyarakat dunia, semua negara dan daerah menerima terhadap olahraga sepakbola. Olahraga sepakbola sangat familiar dalam masyarakat Indonesia, tapi sayangnya sampai saat ini negara kita belum bisa masuk ke ajang pertandingan piala dunia, ungkapnya. Dari itulah, sambungnya, sepakbola masih harus terus digalak-

Bupati Kapuas Hulu AM Nasir dan Wakil Bupati Agus Mulyana menendang bola sebagai tanda ditutupnya pertandingan. guh, tegasnya. Dalam pertandingan bola kaki dan bolavoli pada bulan di lapangan Bukit Podi Dusun Menendang kemarin, ditutup secara resmi oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir SH, dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana, anggota DPRD Kapuas Hulu Januar dari Fraksi Golkar, Camat Pengkadan Rusli, Kepala Sat Pol PP Dini Ardianto,

kan dengan cara selalu berlatih dan menerapkan disiplin mental yang kuat kepada para atlet. Bagaimanapun semuanya harus dimulai dari dasar, mungkin dengan cara kita berlatih, skill para pemain terus bertambah dan tidak menutup kemungkinan nantinya akan bisa masuk ke ajang piala dunia. Dengan catatan kita mau berusaha dengan sungguh-sung-

Kapolsek Pengkadan, dan sejumlah Unsur Musida di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, serta unsur Muspika. Acara seperti ini sangat positif untuk meningkatkan Kapuas Hulu dalam dunia sepakbola, untuk ke depannya acara ini bisa terus berjalan, agar bisa menumbuhkan semangat para pemain generasi di daerah kita, harapnya. (lil)

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun

pemakaman lama penuh  bangun kebersamaan

PTPN XIII Bantu Tuna Netra

DWP Getol Gelar Berbagai Kegiatan

Peduli Sesama SANGGAU. Tak satupun manusia di dunia ini, menginginkan lahir dalam kondisi kekurangan pada pisiknya. Namun, karena sang pencipta berkata lain, tentunya tak satu pun jua yang bisa mengingkarinya. Setidaknya demikian pula, Adrianus, bocah tanggung ini, beralamat di Jalan Sutan Syahrir, Sanggau ini, menderita cacat di kedua bola matanya. Sehingga tak bisa melihat indahnya dunia, sejak dilahirkan sebelas tahun lalu. Lantas sejak itu pula, ia tak bisa menempuh pendidikan maksimal, seperti teman sebaya seusia dirinya. Karena harus masuk sekolah dengan kebutuhan khusus. Namun kini, Adri sapaan akrab bocah ini, sudah bisa mengenyam kembali pendidikan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), kali ini di Singkawang. Kesempatan Adri menempuh pendidikan kembali itu, setelah mendapatkan uluran tangan dari jajaran direksi manajemen PTPN XIII di Pontianak. Khususnya melalui Direksi Sumberdaya Manusia dan Umum, Wagio S. Kita sangat berterima kasih dengan PTPN XIII, dengan adanya uluran tangan perusahaan ini, cucu saya bisa bersekolah, tutur Fransiska Minon, orang tua asuh, sekaligus nenek Adrianus, sesaat sebelum keberangkatan mengantarkan cucunya di SLBN Singkawang, kemarin. Adri idealnya sekarang sudah duduk di kelas VI Sekolah Dasar (SD), seperti teman sebayanya yang lain. Namun, hal itu tidak terwujud, karena ia harus menempuh pendidikan di sekolah kebutuhan khusus. Kendati demikian, jelas tidak akan mengurangi haknya, untuk mendapatkan pendidikan. Saya atas nama keluarga besar, tak mampu membalas jasa PTPN. Atas perhatian nya pada cucu (Adrianus) kami ini, timpalnya lagi. Uluran tangan dan motivasi PTPN XIII ini, berkenaan dengan momen bulan Ramadan, guna untuk berbagi dengan sesama. (SrY)

Ketua DWP Sanggau dan pengurus lain, menunjukkan jagung, hasil panen kebun bersama, kemarin. (M Khusyairi) SANGGAU. Merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan rasa kebersamaan sesama pengurus dan masyarakat adat

di kota Sanggau. Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau melaksanakan arisan. Selain

itu, merupakan upaya untuk membangun silaturahmi dan sekaligus untuk mensolidkan persaudaraan.

Hal yang menarik dari dilaksanakan momen arisan itu, karena merupakan wahana untuk menampung apa saja keluhan, pendapat dan saran dari jajaran kepengurusan serta masyarakat adat. Kegiatan ini memang sudah terjadwal. Jadi arisan inilah, merupakan momen yang cukup berharga. Dimana pengurus dan masyarakat bisa berkumpul dan menjalin silaturahmi, tutur Ketua Umum DAD Kabupaten Sanggau, Drs F Andeng Suseno MM didampingi Humasnya, Firmus J Tatto, belum lama ini. Kegiatan arisan itu dilaksanakan, dari sisi lainnya, bisa membuat seseorang bisa lebih matang dalam berorganisasi. Apalagi, kegiatan itu dilaksanakan secara berkelanjutan. Ini sangat positif dalam membangun kepribadian yang professional. Khususnya untuk bekerja dan berpikir dalam berorganisasi, tuturnya.

Kegiatan dilaksanakan di secretariat DAD Kabupaten Sanggau itu, tercermin suasana yang akrab dan solidaritas. Di mana menggambarkan betapa positifnya kegiatan arisan tersebut. Kami yakin walaupun nilai uangnya tidak terlalu besar. Tapi, bisa melahirkan kekompakan dan kebersamaan dalam mewujudkan kematangan d a l a m b e r o r g a n i s a s i . Ag a r menjadi lebih baik lagi ke depan, ungkap Kepala DP2KAD ini. Kematang an yang dimaksud jelas Andeng, bagaimana pengurus bisa melayani masyarakat dengan baik, dengan memberikan informasi yang berguna dalam membentuk SDM yang berkualitas. Agar mempunyai daya saing dan tidak ketinggalan. Makanya, arisan ini kita gelar dan terus dilaksanakan, pungkasnya. (SrY)

DAD Gelar Arisan Rutin SANGGAU. Merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan rasa kebersamaan sesama pengurus dan masyarakat adat di kota Sanggau. Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau melaksanakan arisan. Selain itu, merupakan upaya untuk membangun silaturahmi dan sekaligus untuk mensolidkan persaudaraan. Hal yang menarik dari dilaksanakan momen arisan itu, karena merupakan wahana untuk menampung apa saja keluhan, pendapat dan saran dari jajaran kepengurusan serta masyarakat adat. Kegiatan ini memang sudah

terjadwal. Jadi arisan inilah, merupakan momen yang cukup berharga. Dimana pengurus dan masyarakat bisa berkumpul dan menjalin silaturahmi, tutur Ketua Umum DAD Kabupaten Sanggau, Drs F Andeng Suseno MM didampingi Humasnya, Firmus J Tatto, belum lama ini. Kegiatan arisan itu dilaksanakan, dari sisi lainnya, bisa membuat seseorang bisa lebih matang dalam berorganisasi. Apalagi, kegiatan itu dilaksanakan secara berkelanjutan. Ini sangat positif dalam membangun kepribadian yang professional. Khususnya untuk bekerja dan berpikir dalam berorganisasi, tuturnya.

Kegiatan dilaksanakan di secretariat DAD Kabupaten Sanggau itu, tercermin suasana yang akrab dan solidaritas. Di mana menggambarkan betapa positifnya kegiatan arisan tersebut. Kami yakin walaupun nilai uangnya tidak terlalu besar. Tapi, bisa melahirkan kekompakan dan kebersamaan dalam mewujudkan kematangan dalam berorganisasi. Agar menjadi lebih baik lagi ke depan, ungkap Kepala DP2KAD ini. Kematangan yang dimaksud jelas Andeng, bagaimana pengurus bisa melayani masyarakat dengan baik, dengan memberikan informasi yang berguna dalam membentuk SDM yang

Pengurus DAD Kabupaten Sanggau berpoto bersama, usai menggelar arisan, pekan (M Khusyairi) berkualitas. Agar mempunyai daya saing dan tidak ketinggalan. Makan-

ya, arisan ini kita gelar dan terus dilaksanakan, pungkasnya. (SrY)


14 

injeh karaja

Puasa, Jam Kerja PNS dan Sekolah Berkurang NGABANG. Selama bulan Ramadhan jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dikurangi dari hari biasanya. Hal itu dikuatkan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Landak, Ludis atas nama Bupati Landak Adrianus. Pengumuman yang dikeluarkan inipun berdasarkan pengumuman yang sama dari Gubernur Kalbar. Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Landak, Marcos Lahiran mengatakan untuk jam kerja bagi para PNS di lingkungan Pemkab Landak pada hari Senin-Jumat, jam masuk kantor dimulai pukul 07.00 dari biasanya pukul 07.30. Kemudian, selesai jam kerja pada pukul 14.00 dari biasanya pukul 16.00. Jadi jam kerja bagi PNS di lingkungan Pemkab Landak ini dikurangi selama 2 jam, ujar Marcos. Sedangkan, untuk kegiatan olahraga yang biasa dilakukan pada hari Jumat, untuk sementara ini ditiadakan. Sedangkan khusus untuk hari Jumat, biasanya PNS beristirahat pukul 11.00, tapi selama bulan Ramadan ini istirahat pukul 10.30 dan masuk lagi pukul 12.30. Namun untuk apel pagi dan apel sore tetap selama bulan suci Ramadan ini. Untuk apel pagi dilakukan mulai pukul 07.00 dan apel sore dilakukan pukul 14.00, kata Marcos. Ia menambahkan, untuk unit kerja pelayanan seperti rumah sakit, Puskesmas dan lain-lain serta kegiatan belajar mengajar di sekolah, agar Kepala Dinas atau pimpinan unit kerja berkenaan mengatur secara tersendiri jam kerja dengan mengacu kepada ketentuan yang berlaku.(rie) 

suara direk

Warga Gasing Dambakan Listrik NGABANG. Sebanyak 37 kepala keluarga warga Pal 4 Dusun Gasing Desa Amboyo Utara Kecamatan Ngabang yang berupakan ibu kota Kabupaten Landak sudah lama mendambakan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kami warga terus menanti masuk listrik di rumah masing-masing karena hampir berabad-abad sejak Indonesia merdeka di usia 66 tahun, kami belum menikmati sepenuhnya hasil kemerdekaan ini, keluh Ganjur warga Gasing, kemarin. Menurutnya, dusun Gasing hanya 4 kilometer saja dari kota Ngabang yang menjadi pusat Ibu kota Kabupaten Landak. namun disisi lain warga masih merasa sangat ketinggalan dan merasa masih terisolir karena listrik yang merupaka sarana aktivitas membantu pekerjaan rumah tangga belum bisa kami nikmati seperti warga lainnya disekitar kota Ngabang. Daerah kami sudah masuk jalan aspal jika melintasi stadion olahraga menuju jalan Ilong tepatnya di simpang tiga menuju desa Raja dan bisa juga dari ujung jalan jalur II menuju Ilong malah lebih dekat, ujar Ganjur.(rie)

landak edo’ Selasa, 2 Agustus 2011

Membangun Negeri Intan

BLH Diminta Monitoring Pembakaran Lahan di Musim Kemarau NGABANG. Musim kemarau dan asap mulai menebal di Landak perlu disikapi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH), untuk memonitoring pembakaran lahan oleh masyarakat dan perusahaan sawit. Kita menyarankan Pemkab Landak melalui instansi terkait seperti BLH untuk mengantisipasi dampak dari kemarau ini. Mereka harus pro aktif melakukan imbauan dalam mencegah kebakaran hutan, antisipasi dampak kesehatan akibat pencemaran udara saat kemarau ini dan hal buruk lagi lainnya, kata Ketua Komisi C DPRD Landak Adrianus Yanto Nunus di kantornya, Senin (1/8). Menurutnya, LBH juga harus melakukan monitoring kepada kegiatan pembakaran hutan baik itu di lakukan oleh masyarakat maupun pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Landak ini. BLH juga harus segera melakukan koordinasi dengan badan penanggulangan bencana alam dan instasti terkait seperti dinas kesehatan. Agar bila kemarau panjang melanda maka kita sejak dini sudah mempersiapkan segala sesuatu, kata Nunus legislator Partai Golkar ini. Ia juga menyinggung masalah taman hijau yang telah di sepakat di bangun di depan kantor

Bakar lahan.

DPRD dan kantor KPU Landak. Menurutnya, untuk membangun taman dan penghijuan dari APBN telah menyiapkan dana kurang lebih Rp1 miliar yang dikelola oleh BLH. Tapi hingga kini pembangunan taman kota dan penghijauan belum tampak realisasinya sama sekali. Apa program BLH me-

nyangkut pembangunan taman kota kabupaten Landak yang tidak memiliki taman kota saat ini, kata Nunus. Dikonfirmasi Kepala BLH Landak T Telly Yolaga mengakui memang salah satu sumber asap tidak lain karena pembakaran. Menurutnya, meski pembakaran dari masyarakat tidak terlalu

besar, tetapi bisa sangat berpengaruh. Yang dikhawatirkan memang kepada perusahaan yang membuka lahan dengan dibakar.. Kalau imbauan dan sosialisasi sebenarnya sudah lama. Semua satuan pelaksana sudah dilibatkan. Di Landak, kalau ada asap tidak terlalu parah seperti daerah

lain. Asap itu karena material yang dibakar basah, kalau kering sebentar saja asapnya. Saya meyakini bahwa selama belum bisa menciptakan sawah, dan masih dengan cara berladang berpindah, problem kebakaran dan asap akan tetap ada, kata Telly. Menurutnya, solusinya harus cetak sawah atau perkebunan yang sifatnya menetap. Pemda sifatnya mencegah/mengantisipasi, jika sudah terjadi kita akan segera atasi. Untuk kebakaran ini lebih baik dengan preventif, ketimbang kuratif. Kita juga tegaskan, perusahaan tidak dibenarkan bakar lahan. Sanksi sangat berat, yakni denda dan pidana. Ini menyangkut apa yang terbakar, ekosistem juga dan masih banyak hal lainnya, tegas Telly. Ia mengatakan bahwa tenaga kebakaran hutan di Landak di instansinya masih langka, tenaganya masih bekerja sama dengan Perguruan Tinggi di pulau Jawa. Minimal setiap perusahaan harus memiliki menara pantau. Perusahaan wajib memiliki perlengkapan untuk antisipasi. Untuk kelengkapan peralatan tersebut pihaknya belum melakukan pengecekan, tetapi perusahaan diharapkan sudah harus ada, tegas Telly. (rie)

Kemenag dan Pemkab Keluarkan Seruan Zakat dan Infaq NGABANG. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Landak mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penentuan besaran zakat fitrah yang diganti dengan uang pada bulan suci Ramadan 1432 Hijriah. Penentuan besaran zakat fitrah tersebut berdasarkan pertimbangan-pertimbangan harga beras dipasaran Ngabang. Selain itu berdasarkan survey lapangan terhadap beberapa toko di Ngabang, jadi ditetapkan ada tiga

kategori besaran zakat fitrah tersebut, kata Kepala Kemenag Landak Mudjazie Bermawie kepada Equator di kantornya, belum lama ini. Ia menegaskan, penentuan besaran zakat fitrah yang paling rendah yakni 1 Kg beras sebesar Rp7.500 dikalikan dengan 2,5 Kg beras menjadi sebesar Rp18.750. Sedangkan kategori menengah yakni 1 Kg beras sebesar Rp9000 dikalikan dengan 2,5 Kg beras menjadi sebesar

Rp22.500. Sedangkan kategori yang terakhir atau paling tinggi yakni 1 Kg beras Rp11.000 dikalikan dengan 2,5 Kg beras menjadi sebesar Rp27.500. Kita mengimbau kepada para muzzaki atau pembayar zakat supaya bisa mengeluarkan zakat fitrah yang disesuaikan dengan beras yang dikonsumsi. Di samping itu kita juga mengimbau untuk menunaikan Infaq Ramadhan, harap Mudjazie. Selain itu, Bupati Landak Adri-

anus Asia Sidot juga mengeluarkan SE seruan amaliah Ramadan dan pelaksanaan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) bulan suci Ramadan 1432 H. SE itu sendiri ditujukan kepada PNS dilingkungan Pemkab Landak yang beragama Islam dan kepada karyawan beragama Islam yang bekerja di BUMN, BUMD dan BUMS yang ada di Landak. Pelaksanaan amaliah Ramadan dan ZIS di instansi Pemerintah, BUMN, BUMD dan BUMS

di Landak dibagi dua kategori. Kategori pertama untuk instansi Pemerintah. Bagi PNS golongan IV (structural) Rp25 ribu, golonganIV (fungsional) Rp. 20 ribu, golongan III Rp17 ribu, golongan II Rp12 ribu dan golongan I Rp7 ribu, jelas Mudjazie. Sedangkan kategori kedua tambah Mudjazie, yakni karyawan instansi swasta yang meliputi direktur atau kepala Rp25 ribu, wakil kepala Rp20 ribu, asisten Rp15 ribu dan karyawan Rp7 ribu. (rie)

bumi lawang kuari 

balai betomu

PSSI Sekadau Perlu Pilih Pengurus Baru

Safari Ramadan Dijadwalkan Sebulan Penuh

SEKADAU. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sekadau perlu dibentuk kepengurusan baru. Dulu pimpinan organisasi ini dipegang mantan Wakil Bupati Sekadau Abun Edyanto SE MM, namun sejak Januari 2011 harus sudah diganti tapi belum ada ganti. Kini para pecinta sepak bola di Kabupaten Sekadau mempertanyakan status kepengurusan PSSI cabang Kabupaten

Selama sebulan penuh warga Muslim berpuasa kecuali berhalangan berdasarkan syar’i. ISTIMEWA

SEKADAU. Kegiatan safari Ramadan pejabat di lingkungan Pemkab Sekadau dijadwalkan selama awal sampai akhir Agustus. Tujuan Kegiatan safari Ramadan, memberikan motivasi ke umat Muslim dalam menjalankan ibadah suci puasa sebulan penuh. Demikian dikatakan Anwar, Kasubbag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Sekadau, di ruang kerjanya Senin (1/8) kemarin. Sesuai jadwal yang ada, kegiatan safarai Ramadan di tujuh kecamatan akan dimulai 4 Agustus sampai akhir bulan ini. Nanti bupati, wakil bupati, sekda,

para kepala dinas, kepala Badan juga mengikuti kegiatan safari ini, jelasnya. Selain itu, Anwar mengatakan kegiatan kunjungan safari Ramadan juga dilakukan di tujuh kecamatan yang ada di kabupaten Sekadau. Tujuannya, untuk memberikan semangat kepada umat Muslim selain tujuan yang tak kalah penting menjalin rasa kekeluargaan antarmasyarakat dan para pejabat di lingkungan pemkab Sekadau. Nanti jadwalnya kegiatan di daerah tinggal disesuaikan dengan kesiapan mereka, paparnya. Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten

Sekadau, Mohammad Arsya, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan personil untuk mengawal para pejabat pada kegiatan safari Ramadan tersebut. Selain itu, sat Pol PP juga mengadakan kegiatan lain seperti Operasi pasar, penertiban tempattempat hiburan di sekitar kota Sekadau, tujuannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Lawang Kuari. Kita juga sudah menerima jadwal safari Ramadan. Selain itu kami juga telah menyusun jadwal untuk operasi di sekitar kota sampai ke kecamatan sejak Juli lalu, pungkasnya. (tar)

Pengurus Masjid Mesti Belajar Manajemen Masjid Sekadau . Saatnya pemilihan ketua yang baru juga penting di lakukan supaya olahraga sepakbola di Sekadau dapat terbina untuk mengikuti berbagai kegiatan, baik yang lokal maupun yang berskala nasional, ucap Hidus salah satu warga Sekadau, kepada Equator belum lama ini Dikatakan dia, saat sekarang sudah waktunya kepengurusan PSSI dipilih kembali, alasannya pencanangan berbagai planing ke depan dapat dibuat jika struktur kepengurusan sudah ada. Hal ini berkaitan dengan pengembangan keolahragaan, khususnya olahraga sepak bola di Bumi Lawang Kuari kata Hidus. Ia mengharapkan agar siapapun yang terplih atau ditunjuk menjadi ketua berikut pengurus PSSI cabang Sekadau, dapat memajukan persepakbolaan serta melakukan pemilihan anggota club sepak bola kabupaten Sekadau yang saat ini seperti kehilangan induk. Kalaupun pengurus lama masih ada hendaknya dapat memikirkan kembali pemilihan kepengurusan yang baru. Sehingga ke depan dengan adanya struktur kepengurusan yang baru dapat mengakomodir para pecinta olahraga sepakbola, untuk mengembangkan talenta anak-anak muda di Sekadau, pungkasnya. (tar)

SEKADAU, Para pengurus masjid di kabupaten Sekadau mendapat pelajaran memanajemen masjid yang ada di Bumi Lawang Kuari. Hal tersebut dimaksud agar para pengurus masjid mengerti membuat laporan keuangan masjid, termasuk mendapat

pelatihan pembuatan proposal bantuan masjid. Demikian dikatakan, ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sekadau, H Jamain HMS di Sekadau kemarin. Kegiatan kemarin, kami juga memberikan pelatihan kepada para pengurus mas-

jid yang ada di kabupaten Sekadau, tentang bagaimana tatacara penyusunan dan pengajuan proposal ke pemerintah, jelasnya. Jamin memaparkan, pada kegiatan Kamis pekan kemarin, pihak panitia mengundang 45 peserta pengurus masjid

dari tujuh kecamatan di Kabupaten Sekadau. Kegiatan yang dilaksanakan selama sehari itu juga mendatangkan pembicara dari kementerian ag ama kabupaten Sekadau yang diwakilkan Kaharudin. Sekretaris DMI Sekadau, Ramli, menambahkan pelati-

han dimaksud agar para pengurus masjid lebih teliti lagi memenej manajemen masjid di daerah mereka masing-masing. Harapan kita dengan adanya pelatihan para pengurus masjid bisa lebih memahami tugas dan fungsi mereka, ucapnya. (tar)

Hari Pertama Ramadan Sekadau Kondusif SEKADAU. Umat Muslim Sekadau kini dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusuk, situasi tenang dan damai. Apalagi dari dulu situasi Sekadau memang sudah terpelihara kerukunan umat. Begitu juga di Pasar Sekadau satuan Polisi Pamong Praja sampai sekarang masih monitor pasar, memantau secara langsung keadaan pasar

secara keseluruhan. Namun pantauan di lapangan harga kebutuhan pokok masih tetap stabil. Kenaikan hargapun tidak ada yang menyolok. Anak-anak sekolah pun libur dari aktifitas belajar sehingga menambah susana kota tenang dan lengang. Jam 02.00 siang kegiatan Pasar Juadah di depan masjid Al-Falah sudah terlihat, bermacam kue untuk berbuka

puasa dijual dengan harga yang bersahabat. Menurut Minah, keberadaan Pasar Juadah sangat membantu untuk berbuka puasa, pasalnya kesibukan sehari-hari dirinya tak sempat membuat menu buka puasa untuk keluarga. Jadi saya beli di Pasar Juadah untuk buka puasa keluarga saya di rumah, katanya. (tar)

Pengajian bukan hanya unjuk gigi tapi juga harus dengan manajemen yang baik. ISTIMEWA


geliat kayong utara

15

Selasa, 2 Agustus 2011



Ramadan Momen Tingkatkan Ketakwaan

padah bertuah

SUKADANA. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kayong Utara, Drs H Syarifendi mengatakan, Ramadan merupakan bulan yang suci dan penuh rahmat. Untuk itu, dia mengajak agar umat Muslim dapat meningkatkan ketakwaan melalui berbagai amal sunat seperti salat tarawih, salat malam, tadarus Al-Qur`an dan amal saleh lainnya. Para mubalig, khatib dan penulis melalui beragam media komunikasi yang ada agar memberikan siraman rohani yang membawa kesejukan, meningkatkan ukhuwah dan persatuan umat, imbau Syarifendi dalam menyambut bulan suci Ramadan 1432 H. Syarifendi juga mengajak, agar mengadakan kegiatan

Kamiriludin/Equator

Pekerja yang sedang memproduksi Lempok Cemerlang .

Lempok Cemerlang LEMPOK durian merupakan makanan yang cukup diminati warga. Makanan yang terbuat dari bahan utama buah durian ini banyak diproduksi di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Selain lempok durian Laris Manis milik Lim Mong Seng, juga ada lempok cemerlang milik Ateng yang lebih akrab disapa Pak Ujang. Tidak kalah dengan Laris Manis , lempok Cemerlang yang diproduksi di Jalan Kota Karang Nomor 184 ini juga sudah sejak lama beroperasi dalam pembuatan lempok alias dodol durian. Pembuatan lempok ini hanya musiman. Jika musim buah durian maka kitapun membuatnya, kata Pak Ujang menjawab Equator di tempat usahanya, belum lama ini. Diakuinya, lempok yang dia hasilkan tidak hanya dijual di Sukadana dan sekitarnya. Akan tetapi, juga banyak dipesan warga dari luar Kalbar, seperti Pontianak bahkan tidak sedikit pula pemesan dari Pulau Jawa. Lempok yang kita hasilkan ini terbuat dari 100 persen durian asli dan gula murni tanpa bahan pengawet dan perwarna, terangnya. (lud)

Drs H Syarifendi

berkaitan dengan menyiarkan bulan Ramadan guna meningkatkan silaturahmi, kesatuan dan persatuan umat, seperti melaksanakan kegiatan berbuka puasa bersama, tarawih keliling yang diisi dengan tausiyah. Kepada madrasah dan sekolah umum diimbau untuk mensyiarkan Islam dengan berbagai kegiatan yang menampilkan Islam yang rahmat, moderat dan toleran. Misalnya, mengadakan pekan budaya Islam dengan lomba MTQ, Selawat, marhaban, peragaan busana Muslim-Muslimah, pembacaan puisi Islami yang dapat menghaluskan budi dan memupuk akhlak karimah. Kepada yang berkemampuan atau yang diberi kelebihan rezeki supaya menuaikan kewajiban

zakat dan memperbanyak infak serta shadaqah kepada kaum duafa dan fakir miskin serta anak yatim, khusus zakat mal (harta) dapat disalurkan melalui Bazda Kabupaten Kayong Utara, sarannya. Kepada pemilik rumah makan, pengusaha hiburan dan sejenisnya agar saat menjalankan usahanya menyesuaikan diri dalam arti toleransi terhadap suasana umat Islam memuliakan Ramadan. Kepada umat beragama non Muslim agar menghargai dan menghormati umat Islam yang sedang melakukan ibadah puasa Ramadan, sehingga kerukunan hidup umat beragam di kabupaten ini tetap kondusif, imbaunya. (lud)

Rumah Makan dan Warkop Sebaiknya Pasang Tabir SUKADANA. Pemilik rumah makan (RM) serta warung kopi (Warkop) yang tetap beroperasi

MUTIARA RAMADAN

di siang hari sebaiknya memasang tabir selama bulan Ramadan. Demikian disarankan Ketua

Majelis Adat Buadaya Tionghoa (MABT ) Kabupaten Kayong Utara, Bun Fa kepada Equator,

Oleh : Suhaimi Mandala, S.Pd

Laksanakan Ibadah dengan Sungguh-sungguh TELAH datang kepadamu bulan Ramadan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya. Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintupintu neraka ditutup dan para setan diikat, juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barang siapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa- apa. (H.R. Ahmad dan An Nasa i). Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan bulan Ramadan atas bulan-bulan lainnya, mengistime-

wakan dengan turunnya Al Qur an dan kewajiban puasa pada bulan ini, penghapus segala dosa dan kesalahan. Allah turunkan rahmat dan keberkahan, melipatgandakan semua nilai pahala ibadah, yang sunah mendapat nilai ibadah wajib sedangkan yang wajib Allah melipatgandakan pahalanya. Bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam yang beriman, ibarat petani bulan Ramadan adalah masa panen, di mana orang yang beriman berlomba-lomba untuk meraih segala kebaikan bahkan tidurnya

orang berpuasa pada bulan ini dinilai sebagai ibadah. Untuk meraih semua itu, marilah kita melaksanakan dengan sungguh-sungguh semua pelaksanaan ibadah yang terdapat dalam bulan Ramadan di antaranya, melaksanakan puasa wajib selama sebulan, membaca Al_Qur an atau bertadarus, memperbanyak taubat, memberikan makan untuk orang yang puasa, kiyamul lail (Salat Tarawih berjama ah), dan i tikaf di masjid atau musholla serta amal ibadah sunnah lainnya. (Kepala MIN Sukadana)

Senin (1/8). Pemasangan tabir bagi tempat usaha makanan dan minuman diperlukan selama Ramadan, demi menghargai dan menghormati umat Muslim yang menjalankan kewajiban ibadah puasa. Mari kita hargai dan menghormati saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah puasa, silakan rumah makan dan Warkop tetap berjualan namun alangkah lebih baik jika dipasang penghalang agar lebih tertutup, ujarnya. Bagi non Muslim, diharapkan Bun Fa, agar tidak makan ataupun minum di depan umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa atau aktivitas lain yang dapat mengganggu ketenangan ibadah puasa. Wakil Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kayong Utara ini mengajak agar antarumat beragama terus selalu menghargai, sehingga tercipta suatu toleransi yang baik dalam masyarakat.

Bun Fa

Kami atas nama MABT Kabupaten Kayong Utara juga mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadan kepada segenap umat Muslim khususnya di Kabupaten Kayong Utara ini, ujarnya. (lud)

kabupaten ketapang 

pempadahan

Inkonsisten, Persoalan BBM Tak Selesai KETAPANG. Memasuki bulan puasa, persoalan BBM masih belum juga selesai. Aparat kembali bertindak. Sejumlah spekulan sukses dijaring. Namun untuk mengatasi kelangkaan BBM, perlu ada komitmen dari semua pihak termasuk Pemkab Ketapang. Jika tidak ,jangan harap persoalan BBM di Ketapang bakal selesai. Kalau tidak konsisten, tidak akan pernah selesai persoalan BBM ini. Kami prihatin dengan kondisi BBM yang belum normal, kata al-Muhammad Yani, anggota DPRD Ketapang kepada wartawan kemarin. Dikatakan, seharusnya ada memorandum of understandKalau tidak ing (MoU) antara Pemkab dan Pertamina dalam hal distrikonsisten, busi BBM. Soalnya, kata dia, tidak akan yang lebih mengetahui daepernah sele- rah Ketapang adalah Pemkab sendiri. Pemerintah daerah sai persoalan BBM ini. dapat melakukan intervensi yang lebih jauh terhadap penKami prihagamanan BBM ini, tuturnya. tin dengan Tak hanya itu, pemerintah kondisi BBM pusat dinilainya juga harus berperan. Diungkapkannya, yang belum ada rencana MoU antara normal. Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN dan Pertamina terkait distribusi BBM bersubsidi ini. Selain itu pengawasan distribusi BBM di tingkat pusat juga harus dilakukan. Kemarin saya baca di koran, SPBU yang nakal akan diberi sanksi tak akan didistribusikan BBM bersubsidi. Saya setuju dengan itu, berikan saja sanksi. Untuk tingkat eceran yang mahal, karena mereka mengambil dari calo. Mengambil dari orang lain juga. Ini yang membuat mereka menjual dengan harga tinggi, terangnya. Yani juga menyoroti masih banyaknya tambangtambang illegal di Ketapang. Dikatakannya, daerah yang memiliki tambang tentu akan menyedot BBM. Kita di Ketapang tambang illegal masih banyak. Untuk itu bagaimana melakukan pengawasan dan penertiban tentang pendistribusian BBM ini. Harus konsisten menegakkannya, tuturnya. Terlebih Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) berjanji akan menurunkan penyelidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk menyelidiki distribusi BBM di Ketapang. PPNS itu akan menginvestigasi dugaan-dugaan pelanggaran terkait distribusi BBM. Yani mengatakan, aparat kemanan sudah bergerak, tinggal menunggu action dari BPH MIGAS. Aparat kepolisian sudah bekerja hingga hari ini. Kemarin sudah banyak yang ditertibkan. Kita apresiasi aparat keamanan sudah bekerja dengan bagus. Sekarang tinggal BPH Migas. Kalaupun ada penyimpangan di SPBU, BPH Migas harus tegas. Harus bergerak, desaknya. (KiA)

Kesiapan Gizi Penting Bagi Pembentukan Karakter Bangsa K E TA PA N G . P e m b e n t u kan karakter bangsa dimulai bagaimana kualitas sumber daya manusia tersebut dibentuk. Karena itu, ketahanan, kewaspadaan dan kesiapan gizi saat ini menjadi sesuatu yang sangat penting. Ketersediaan pangan yang berkualitas, dengan gizi yang proporsional menjadi elemen penting dalam menyiapkan gizi masyarakat Demikian sambutan Bupati Ketapang, Henrikus, pada kegiatan pelantikan sekitar 60 orang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Cabang Ketapang belum lama ini. Saya mengharapkan agar Persagi Ketapang ‒ KKU dapat memberikan kontribusi maksi-

mal dalam menumbuhkembangkan pemahaman, pengetahuan dan tanggungjawab masyarakat terhadap gizi. Saat ini, kasus kurang gizi, Maramus Kwashiorkor (busung lapar), MarasmikKwashiorkor, gagal tumbuh pada anak-anak masih dijumpai di masyarakat, ujar Henrikus. Dikatakannya, secara umum gizi di Indonesia masih belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari status Human Development Index (HDI) yang menempatkan Indonesia berada di urutan 110 dari 117 negara. Bahkan disampaikannya, permasalahan gizi di Indonesia beberapa tahun terakhir menjadi semakin kompleks. Selain ancaman kurang gizi,

busung lapar, kasus gizi buruk yang masih sering terjadi, saat ini kecenderungan kelebihan gizi atau obesitas juga menjadi masalah baru di bidang Gizi. Para ahli menyebutnya sebagai masalah gizi ganda. Sementara itu, Rosalina S.Gz, Ketua DPC Persagi Ketapang ‒ KKU, menyatakan, hingga saat ini terdapat sekitar 44 orang ahli gizi di Ketapang dan 15 orang di KKU yang tergabung dalam DPC Persagi Ketapang ‒KKU. Dikatakannya, Persagi Ketapang sebagai organisasi profesi yang dinamis dan mandiri, bertekad untuk meningkatkan pelayanan gizi kepada masyarakat. Sehingga penyakit kurang gizi, dan permasalahan gizi lain-

nya dapat ditekan. Kita juga berencana untuk meningkatkan kemitraan dengan rumah sakit, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu, Posyandu, PMI, serta elemen masyarakat lainnya dalam penanggulangan masalah gizi di Ketapang, ujar Rosalina. Ditambahkan Ahli Gizi RSUD Agosdjam ini, Persagi Ketapang dan KKU, juga akan melatih masyarakat untuk menjadi relawan-relawan sadar gizi disamping mendirikan Klinik Konsultasi Gizi. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan-pelatihan akan diberikan kepada masyarakat dalam menyiapkan kader-kader gizi. Ahli Gizi Ketapang dan KKU juga akan mendukung sepenuh-

nya program Perbaikan Gizi Melalui Pemberdayaan Masyarakat (Nutrition Improvment Through Community Empowerment) yang telah berjalan di desa-desa. Ir. Martinus Ginting, M.Kes, Ketua DPD Persagi Kalimantan Barat, menyatakan, hingga saat ini, telah terbentuk beberapa DPC Persagi di Kalbar. Antara lain Persagi Sambas ‒ Singkawang dan Bengkayang. Ia mengharapkan, agar DPC Persagi Ketapang ‒ KKU juga selalu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecakapan dalam bidang pelayanan gizi disamping terus berupaya memberikan kontribusi maksimal bagi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (KiA)

Dentuman Meriam Menandai Awal Puasa KETAPANG. Setiap daerah memiliki tradisi yang berbeda dalam menyambut datangnya bulan puasa. di Kerajaan Matan, Ketapang ada tradisi membunyikan meriam kerajaan sehari sebelum masuk bulan puasa. Dentuman meriam menandakan keesokan harinya umat Islam sudah diwajibkan berpuasa. Kalau dulu dalam menetapkan awal puasa adalah para ulama. Dari kerajaan juga ada punggawa-pungawa yang bertugas. Ketika ulama dan punggawa kerajaan sudah menetapkan hari puasa. Maka meriam sudah bisa dibunyikan, kata Ir Gusti Kamboja, Pangeran Ratu Kertanegara Kerajaan Matan. Diceritakannya, penetapan jatuhnya Ramadan diputuskan melalui penasihat kerajaan. Kamboja mengatakan dulu juga ada ahli rukyat maupun ahli hisab. Selain itu, biasanya ada pemberitahuan dari kerajaan lain tentang dimulainya Ramadan, kata dia.

Ritual sebelum membunyikan meriam padam pelite . Kiram Akbar/Equator

Kamboja mengatakan, meriam yang dibunyikan sehari sebelum masuk puasa adalah meriam padam pelite yang da-

hulu digunakan sebagai meriam pertahanan. Meriam ini juga dimitoskan memilik kekuatan. Karena itu sebelum membun-

yikannya dilakukan ritual-ritual lebih dulu. Suasana di halaman istana kerajaan Matan Kabupaten Ketapang,

Minggu (31/7) sekitar pukul 15.00 tampak lebih ramai dari biasanya, tidak hanya para karib kerabat kerajaan, para warga sekitar istana juga tampak berkerumun guna menyaksikan pembunyian meriam padam pelite Selain sebagai ajang untuk pelestarian nilai adat dan budaya kerajaan, saya harap kegiatan ini ke depan dapat lebih ditingkatkan lagi, karena dapat menjadi salah satu ajang pariwisata bagi Kabupaten Ketapang, ujar Kamboja. Sementara itu, Kadisbudparpora Kabupaten Ketapang, Yudo Sudarto meng atakan, banyak kekayaan nilai seni dan budaya Ketapang yang belum terekspos keluar. Karena itu, ia mengimbau seluruh elemen masyarakat dapat bersatu padu untuk menggiatkan dan meningkatkan berbagai macam kegiatan dalam rangka melestarikan nilai seni, adat-istiadat dan budaya yang ada di Kabupatem Ketapang. (KiA)


Kom.Bisnis

Sejahterakan Petani PTPN XIII Terapkan PSM

SANGGAU. Demi untuk kemajuan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan petani plasma. PTPN XIII kebun Rimba Belian, Sanggau menerapkan kebijakan Pola Satu Manajemen (PSM) beberapa waktu belakangan ini. Kebijakan tersebut, merupakan kesepakatan perusahaan dengan petani. Guna untuk menghasilkan produk kelapa sawit, secara eďŹ sien dan bermutu tinggi. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian regional dan Nasional, dengan cara Herkulanus Ardi. M KHUSYAIRI/EQUATOR mengembangkan dan memberdayakan potensi masyarakat berbasis kemitraan. Pola ini, perusahaan dan petani merupakan kemitraan. Petani akan diberdayakan secara maksimal melalui pendidikan dan pemahaman-pemahaman. Khususnya tentang cara-cara berkebun yang baik, sehingga dapat memaksimalkan produksi kebun yang optimal, terang Manager kebun plasma PTPN XIII Rimba Belian, Herkulanus Ardi didampingi Asisten Bina Tani, R Manalu, kemarin lalu. Selaku perusahaan agribisnis yang memiliki daya saing tinggi. Tentunya aspek tumbuh dan berkembang bersama masyarakat secara berkelanjutan, pendidikan terhadap petani sangatlah penting. Soalnya, dengan model kemitraan semacam itu, petani merupakan kunci dalam meraih peningkatan dan kesejahteraan. Ini menjadi komitmen kita. Bagaimana perusahaan berupaya untuk mencerdaskan petani. Agar petani mengetahui lebih jauh tentang kondisi kebun mereka dan panen yang dihasilkannya. Tentunya dengan tetap mengembangkan sistem perkebunan yang ramah lingkungan, cetusnya. Demi eksistensi pola itu, PTPN XIII kebun Rimba Belian akan melaksanakan pelatihan mandiri, kepada sedikitnya 172 kelompok kerja (Pokja) yang ada di lingkungan perusahaan tersebut. Pelatihan ini sedang berjalan. Kelompok kerja di Jonti, Semerangkai Mapai serta Sungai Rosat sudah menjalani ini. Pembinaan-pembinaan ini akan terus dilaksanakan, ungkapnya. Pelatihan itu, terfokus pada dasar pembinaan bagaimana caracara membangun dan meningkatkan kerjasama kelompok, pengaturan jadwal kerja, pengenalan bibit, tata cara berkebun yang baik serta bagaimana menghasilkan panen yang bermutu. Jadi, kita juga menekankan kepada para petani. Bagaimana meningkatkan kesejahteraan rumah tangga, dengan cara-cara menghindari perilaku hidup konsumtif, tambah R Manalu. (SrY)

16

Selasa, 2 Agustus 2011

Hindari Bermain Layangan di Bulan Ramadan

“Dari survei dan hasil razia yang kita lakukan bersama instansi terkait, 90 persen listrik padam karena tali layangan mengganggu jaringan listrik. Makanya kita mewanti-wanti agar tidak ada lagi orang bermain layang-layang,� harap Masfar. PONTIANAK. Ketahanan listrik PT PLN (Persero) Cabang Kota Pontianak, Wilayah Kalbar tidak hanya dapat dilakukan pihak PLN sendiri. Perlu dukungan semua pihak agar para pelanggan dapat menikmati listrik tiap harinya, khususnya pada saat bulan suci Ramadan ini. Humas PT PLN (Persero) Cabang Pontianak, M a s f a r Thomas SH mengakui s e c a r a kemampuan PLN Wilayah K a l b a r telah memiliki daya m a m p u yang cukup besar. Sehingga dapat dikatakan c a d a n gan daya melebihi dari pemakaian pelanggan. Kendati demikian tidak menutup kemungkinan adanya padam mendadak. Ini biasa diakibatkan tali layangan yang menyantol di jaringan listrik. Akibatnya listrik kita suka mati mendadak, jelas Masfar. Untuk itu Masfar berharap di bulan Ramadan yang telah lama ditunggu oleh umat Muslim tidak ada lagi orang yang bermain layang-layang. Dari survei dan hasil razia yang kita lakukan bersama instansi terkait, 90 persen listrik padam karena tali layangan mengganggu jaringan

listrik. Makanya kita mewanti-wanti agar tidak ada lagi orang bermain layang-layang, harap Masfar. Sisanya, lanjut Masfar, gangguan listrik diakibatkan oleh tanam tumbuh yang mengganggu jaringan listrik. Seperti pohon atau ranting yang mengenai tali listrik. Ini juga bisa mengakib a t k a n p a d a m ny a listrik kita. Untuk itu kita berharap masyarakat dapat menghubungi PLN terdekat jika menemui tanam tumbuhnya mengenai jaringan PLN, agar PLN yang nantinya melakukan pemangkasan atau pemotongan, pinta Masfar. Secara keseluruhan lanjut Masfar, PLN Cabang Pontianak dua bulan lalu telah melakukan perbaikan dan pergantian alatalat jaringan PLN yang rusak atau usang. Jadi pelanggan tidak usah khawatir lagi di bulan Ramadan ini, listrik secara keseluruhan, dari daya sudah melebihi, dan jaringan sudah rampung diperbaiki dalam upaya persiapan ketahanan listrik di bulan Ramadan ini. Namun sekali lagi kita minta agar jangan bermain layangan supaya listrik tetap terjaga, harap Masfar lagi. (lam/biz)

Masfar Thomas SH. DOKUMEN/EQUATOR

Seminar Sawit Tak Dihadiri Eksekutif dan Legislatif

Suasana seminar FPIP, menyikapi carut-marutnya persoalan seputar perkebunan kelapa sawit di Bumi Dara Nante, belum lama ini. M KHUSYAIRI/EQUATOR

SANGGAU. Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP) Kabupaten Sanggau, menggelar seminar sehari, menyikapi carut-marutnya persoalan seputar perkebunan kelapa sawit di Bumi Dara Nante (julukan Sanggau), belum lama ini. Sangat disayangkan seminar itu, tidak dihadiri sama sekali unsur Pemkab Sanggau dan legislator (DPRD Sanggau). Seminar itu memerlukan berbagai rekomendasi, terkait dengan carut-marutnya persoalan yang membelit perkebunan di Kabupaten Sanggau. Abang Indra ketua FPIP menuturkan, selama ini telah terjadi inkonsistensi kebijakan terkait keberadaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sanggau. Ia mencontohkan, Pemkab Sanggau telah menetapkan luasan lahan 1,4 juta hektar lahan. Tapi yang terjadi sekarang adalah izin yang dikeluarkan pemerintah mencapai 4 juta hektar lebih. Belum lagi persoalan Hak Guna Usaha (HGU) yang awalnya lahan dikuasai masyarakat. Akhirnya, berpindah tangan kepada pemerintah. Kondisi demikian, jelas memerlukan kajian lebih cermat, agar persoalan HGU tidak menimbulkan polemik di kemudian hari, tuturnya. Diketahui, FPIP merupakan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dihuni berbagai unsur, di antaranya mantan anggota DPRD, pengamat, jurnalis dan tokoh pemuda. Kita siap bekerja sama mencarikan solusi bersama. Guna untuk meminimalisir segala persoalan seputar perkebunan kelapa sawit ini. Asalkan semua stockholder terkait mau duduk satu meja, jujur dan terbuka dalam menyampaikan segala persoalan yang terjadi, tegasnya. Ke depan kata Indra, pihaknya berinisiatif melakukan diskusi dengan stockholder terkait, perusahaan, petani, Pemkab Sanggau DPRD, pengamat serta dengan beberapa asosiasi perkebunan. Nasri Alisan ST selaku pemateri menegaskan, keberadaan investasi di bidang perkebunan, khususnya kelapa sawit, dikaji dalam jangka pendek dari sisi ekonomi sangat menguntungkan. Tapi perlu dianalisa dampak jangka panjangnya. Ia sempat mencontohkan apa yang terjadi beberapa perusahaan di Kabupaten Sanggau, seperti yang mendera PT ASP dan PT ASL di Desa Lape, Sanggau. Sampai saat ini, Pemkab Sanggau tak mampu menyelesaikan persoalan antara perusahaan itu, bebernya.

Abang Indra. M KHUSYAIRI/EQUATOR

Pengamat kebijakan publik dan keuangan daerah Kabupaten Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya SE mengungkapkan, perlu adanya regulasi yang jelas dan saling menguntungkan antara perusahaan dengan masyarakat petani. Terkait dengan HGU disarankan, diganti dengan Hutan Tanaman Industri (HTI). Sehingga tanah rakyat yang diserahkan tidak sepenuhnya dimiliki Negara. Perwakilan perusahaan kelapa sawit, Ifar sangat mendukung pernyataan Andriyus Wijaya. Di mana meminta perlunya regulasi yang jelas agar perusahaan tidak sepenuhnya menguasai tanah rakyat. Pemerintah, juga terkesan tidak tegas dalam menyelesaikan persoalan kelapa sawit yang terjadi di Sanggau ini, ujarnya. Manager PT ASP, Rudi Sihombing menegaskan perusahaan tidak boleh disalahkan sepenuhnya terkait tercemarnya beberapa sungai di Sanggau. Jangan salahkan kami saja dong. Kan kami sudah melakukan analisa dampak lingkungan, bayar pajak, biaya untuk pencegahan kerusakan dan lain sebagainya, tegas Rudi. Seminar itu, menghasilkan 10 rekomendasi, di antaranya Pemkab Sanggau harus berani dan tegas dalam memberi izin (selaku regulator power) agar tidak terjadi tumpang tindih lahan yang berlarut-larut. Perlu kajian dalam penetapan HGU kembali kepada masyarakat bukan kepada Negara. Perlunya regulasi yang jelas yang mengakomodir investor, petani dan pemerintah agar saling menguntungkan. Perlu dibentuknya forum antara investor, eksekutif dan legislatif serta masyarakat dalam penetapan minimal tentang Corporate Social Responsibility (CSR/pertanggungjawaban sosial perusahaan), pola pembagian lahan yang memerhatikan perusahaan, masyarakat dan hutan. Perlu penerapan sistem usaha non sawit pada usaha perkebunan kelapa sawit yang melibatkan petani dan masyarakat setempat. Perlunya kajian pengembangan pola kemitraan antara perkebunan pribadi dengan perusahaan perkebunan serta perlu dilaksanakan revisi Perda 3/2004 tentang Perkebunan. Rekomendasi yang dihasilkan akan kepada Bupati Sanggau, Ketua DPRD, Pemprov Kalbar dan Pusat. Dalam satu minggu ini, rekomendasi akan kita sempurnakan. Bagi yang ingin memberikan saran dan masukan, silakan menghubungi kami, pungkas Indra. (SrY)

Harian Equator 2 Agustus 2011  

Harian Equator 2 Agustus 2011

Advertisement