Issuu on Google+

Rabu, 1 Juni 2011 28 Jumadilakhir 1432 H/30 Sie Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

Religi

Adab di Bulan Rajab Hj. Yati Aryati Jumat ini, 3 Juni 2011, umat Islam mulai memasuki bulan Rajab 1432 H. Ini berarti bahwa insya Allah sekitar 59 hari lagi, kita akan mulai memasuki bulan suci Ramadan 1432 H. Semoga saja Allah swt kembali mempertemukan kita dengan bulan suci ini. Sehubungan dengan hal ini, ada baiknya kita kian meningkatkan amal dan ibadah kita, dengan antara lain : 1. Membaca doa: Allahumma Baarik Lanaa Fii Rajab Wa Sya baan Wa Ballighnaa Ramadhan Ya Allah, Anugerahkanlah kepada kami barakah di bulan Rajab dan Sya ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan (HR Ahmad dan Bazzar); 2. Memohon ampunan atas segala dosa; 3. Memperbanyak sujud; 4. Hindari bepergian, sejauh mungkin untuk tetap di tempat apabila tidak ada urusan yang benar-benar penting, dan memperbanyak ibadah; 5. Memperbanyak salat sunat (Taubah, Witir, Tasbih, Tahajud dsb); 6. Membaca Alquran dan Hadis; 7. Membaca zikir antara lain : astaghďŹ rullah wa atuubu ilaihi, la hawla wa laa quwwatta illa-billah il- aliiyil- azhiim, hasbunallahu wa ni mal-wakiil, bismillaahir- rahmaanirrahiim, Ya Wadud, Ya Shamad, Allah, Allahumma shalli alaa, Muhammadin wa alaa ali muhammadin wasalim, membaca surah alIkhlash, al-Falaq, an-Nass; 8. Berpuasa : setiap Senin dan Kamis, atau harihari lain. Semoga bermanfaat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita. (Penulis: Pengasuh Rubrik Etika Bacaan Ringan Salam)

Nama OSO cukup membuat gentar beberapa pihak yang mempersoalkan rencana penggarapan Carrefour di areal olahraga. Apa saja dampak positifnya?

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Gubernur Cornelis melihat tanaman cabe di salah satu stand pameran di halaman parkir kompleks sentra bisnis Ayani Mega Mall, kemarin (31/5).IST.EQUATOR

BBGRM-HKG Ajang Keseleo Lidah PONTIANAK. Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke VIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-39 yang berlangsung di Pontianak, Selasa (31/5) berlangsung lancar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Gubernur Kalbar Cornelis keseleo bicara saat

Demo

Mahasiswa dari BEM Fisip Untan kembali menggelar aksi di kampus Untan, kemarin. Meraka menolak kedatangan SBY di Kalbar.ABDU SYUKRI

Mahasiswa Kembali Tagih Janji Presiden PONTIANAK. Kericuhan yang terjadi saat demo menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kalbar, Senin siang (30/5), tak membuat mahasiswa jera melakukan aksi susulan. Kemarin siang, puluhan mahasiswa dari BEM Fisip kembali turun ke jalan. Sama seperti demo sehari sebelumnya, mahasiswa menolak kedatangan SBY. Mereka menilai, SBY hanya bisa membuat janji untuk membangun Kalbar, namun realisasinya jalan belum sesuai harapan. Presiden harusnya segera membuktikan janjinya untuk menjadikan daerah perbatasan Kalbar sebagai beranda depan republik. Banyak janji hebat, tapi realisasinya jalan ditempat, pekik mahasiswa saat membacakan pernyataan sikapnya di hadapan barikade aparat kepolisian, tepat di depan kampus Teknik Untan. Dalam hal pembangunan, mahasiswa menilai Kalbar merupakan daerah tertinggal. Hal ini merupakan salah satu ketidakadilan pemerintah terhadap upaya pembangunan di seluruh daerah Kalbar.

Halaman 7

Tidak Terbit Harian Equator tidak terbit pada Kamis, 2 Juni 2011 berkenaan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus. Kembali terbit Jumat 3 Juni 2011. Harap para relasi maklum. Penerbit

Injet-injet Semut BBGRM-HKG Ajang Keseleo Lidah -- Cabenya pueedesss kayak setan.

- Bang Meng

Harga Eceran :

Machmud Berbalik Arah

Mempawah Rp 2.500,-

memberikan sambutan. SBY yang memberikan sambutan dalam acara di Ayani Megamal itu sempat keseleo bicara dengan mengucapkan Kalimantan Darat yang seharusnya Kalimantan Barat. Karuan saja membuat riuh para tamu undangan dari seluruh Indonesia. Agak beda darat dengan barat. Sebab,

kita tidak berada di atas lautan sekarang ini. Sehingga semoga semua diharapkan bisa selamat, ujar SBY. Begitu juga Mendagri dan Gubernur Cornelis yang keseleo menyebut nama Yudhoyono berkali-kali. Hal ini pun disambut dengan tawa dari tamu dan undangan. Dalam sambutannya, Presiden SBY mengatakan, dirinya

sudah hampir 5 tahun tidak berkunjung ke Pontianak. Tternyata banyak perubahan yang baik dan kemajuan yang terjadi di Kota Pontianak. Banyak sekali kemajuan dan gerak ekonomi di tempat ini, ungkapnya. Bahkan masyarakatnya dinamis, rukun dan menjunjung tinggi nilai-nilai plural

Halaman 7

Dewan Berikan Advokasi Kubu penggugat diwakili salah seorang pengacaranya, Jakarianto SH. Sementara empat tergugat diwakili Chairul Sani, pengacara kondang dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Untan. Sidang perdana ini mengagendakan keabsahan surat kuasa milik kuasa hukum penggugat dan tergugat. Selain itu, sidang juga memutuskan soal hakim yang akan memediasi pihak-pihak yang berpekara, selama 40 hari kedepan sebelum perkara itu diputuskan apakah akan dilanjutkan atau dihentikan secara damai, yakni Yunus

Sesa. Kepada Equator usai persidangan, Chairul Sani, enggan berkomentar banyak. Kami menghormati gugatan ini. Mereka punya hak untuk melakukan gugatan, kata Chairul, kemarin. Dijelaskan Chairul, setiap orang mempunyai hak dan kedudukan yang sama dalam hukum. Namun dalam melakukan gugatan hukum, juga harus memerhatikan aturan gugatan baik formil maupun materil. Soal materi gugatan, saya tidak akan komentari sekarang. Nanti kalau proses persidangannya sudah sampai

Halaman 7

Neon Box Program KKR Ditutup

Yunus Sesa Pimpin Mediasi Gugatan KP PONTIANAK. Gugatan perdata dua pengacara Bambang Wijanarko, Theresia MS Pessy SH MH dan Christof H Purba SH, terhadap 4 anggota DPRD Kota Pontianak Rp 2,025 miliar disidangkan Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, kemarin. Prosesi sidang berlangsung tak lebih 30 menit. Sidang gugatan terhadap Drs Erick S Martio SH MM, Muhammad Fauzie SSos, Ardiansyah SH MH serta Erwin Sugiarto SH M Kn dimulai sekitar pukul 11.00. Sidang dipimpin Edi Hasmi, selaku Ketua Majelis Hakim dengan panitera Mulya.

PONTIANAK. Perseteruan yang mencuat dan hampir memanas dalam menyikapi rencana alih fungsi areal olahraga di Gelora Khatulistiwa Jl Mt Haryono-Jalan Ahmad Yani, ternyata mulai meredup. Tokoh vokal yang awalnya menentang, mulai meredup. Kita dukung rencana pembangunan Carrefour di atas lahan seluas 6,4 hektar. Namun, hendaknya sport center seluas 300 ha yang direncanakan di Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya segera direalisasikan, kata Syarif Machmud Alkadri, Ketua KONI Kalbar kepada sejumlah wartawan, Selasa (31/5). Karena, kata Macmud, hal ini sangat berdampak pada perkembangan olahraga Kalbar. Apalagi akan menghadapi PON ke XVIII di Riau tahun 2012 mendatang. Jadi sport center juga menjadi kebutuhan bagi insan olahraga Kalbar untuk persiapan ke sana, ungkap Machmud. Machmud mengaku, pihaknya tidak berniat menghalangi setiap proses pembangunan apalagi untuk kepentingan daerah dan masyarakat banyak. Selagi proses pelaksanaannya sesuai dengan mekanisme sah-sah saja didukung. Selama ini yang terjadi hanya miss komunikasi. Kami belum tahu secara rinci bentuk kerja sama yang dilakukan untuk pengelolaan di lahan itu. Tapi setelah kami mendapatkan penjelasan yang mendetail dari Pemprov, banyak dampak positif yang didapat dari pembangunan Carrefour itu nantinya, ujarnya. Apalagi dia memberikan apresiasi bahwa pihak ketiga yang membangun Carrefour adalah Oesman Sapta Oedang (OSO) yang merupakan putra daerah Kalbar sendiri. Kita bangga dan dukung siapa pun putra daerah berkeinginan mengembangkan

pada materi gugatan, saya akan berikan pendapat, singkat Chairil. Gugatan sendiri, disampaikan pengacara penggugat dari kantor advokat Gunawan dan Associates ke Pengadilan Negeri Pontianak, tanggal 28 April lalu. Gugatan tersebut sudah didaftarkan, tertanggal 12 Mei lalu. Gugatan didasarkan, pada kedudukan para tergugat di Panitia Khusus (Pansus) KP. Erick S Martio diketahui menjabat sebagai Ketua Pansus, Muhammad Fauzie sebagai Wakil Ketua Pansus. Kemudian Ardiansyah selaku

Pemprov Jatuhkan Roh dan Semangat SUNGAI RAYA. Penutupan neon box berisi program Pemkab Kubu Raya oleh Pemprov Kalbar saat kedatangan Presiden RI dan rombongan Kementerian Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ke Kalbar terus menuai protes. Kami menilai penutupan neon box banner dan baliho yang berisikan program Pemkab Kubu Raya adalah suatu tindakan yang menjatuhkan roh dan semangat otonomi daerah yang seharusnya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, kata Wakil ketua Asosiasi Pemerintah Desa Kubu Raya, Erwin Setyanegara kepada wartawan, Selasa (31/5).

Halaman 7

Halaman 7

Sejarah Kelenteng di Kabupaten Sambas (3)

Seluruh Pengurusnya Perempuan Oleh: M Ridho Mawardi

Selain Kelenteng Lian Kian Miau, Kecamatan Sambas juga memiliki vihara Tjhai Thong. Vihara ini tempat sembahyang dan berdoa untuk Dewa Kwan Im yang dapat dilakukan seluruh masyarakat Tionghoa.

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Keunikan vihara ini, dikelola oleh kaum perempuan. Bahkan tempat peribadatan ini menampung wanita Tionghoa yang tidak mampu atau ditinggal mati orangtuanya. Awal berdirinya Tjhai Thong pertama kali dipimpin Pung Sien. Fu Ngit Jan, 74, salah seorang pengurus vihara Tjhai Thong tidak mengetahui kapan berdirinya rumah suci ini. Dari fotonya juga tidak tertera kapan dibangunnya vihara tersebut. Dari keterangan di papan tulis terdapat nama-nama orang yang memberikan sumbangan pada masa Pres-

Sambas Rp 2.500,-

Landak Rp 3.000,-

iden Min Kiat tahun 23 atau tahun 1934. Dalam sejarahnya, Min Kiat berkuasa pada tahun 1912 hingga 1949. Setelah Pung Sien pengurus pertama Vihara Tjhai Thong meninggal, selanjutnya Vihara ini diurus Su Kui Cu dan Bong Kiuk Lan tahun 1923. Tempat ini dari dulu hingga sekarang menampung anak perempuan yang tidak mampu atau orang tuanya yang sudah meninggal. Makanya kalau kita lihat banyak perempuan yang mengurus vihara ini, itu dikarenakan vihara

Halaman 7

Sanggau Rp 3.000,-

Sintang Rp 3.000,-

Fu Ngit Jan pengurus Wihara Tjhai Thong memperlihatkan papan kayu penyumbang wihara yang berusia ratusan tahun. M RIDHO MAWARDI

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2

interaktif

Rabu, 1 Juni 2011



Equatorial

DPR Turun Tangan, KONI Melunak Setelah ada siaran dari Komisi X DPR-RI yang membidangi olahraga berencana melakukan kunjungan spesifik ke Kalbar demi mengusut rencana alih fungsi lahan olahraga seluas 6,4 hektar, KONI Kalbar akhirnya melunak. Rencana kunjungan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X Bidang Pengawasan, Utut Adianto dari PDI Perjuangan, didampingi Ir H Zulfadhli ketika menerima laporan perwakilan KONI Kalbar, Senin (30/5). GM catur nasional itu, siap mengusut kalau terjadi penyimpangan. Rombongan Pengurus KONI Kalbar juga melaporkan alih fungsi asset KONI Kalbar ke Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Tim ini diterima Asisten Deputi Pengembangan Sarana dan Prasarana Keolahragaan, Brahmantori didampingi Staf Humas dan Hukum, Yusuf Suparman. Melunaknya sikap KONI Kalbar ini tercermin dari pernyataan Ketua KONI Kalbar, Syarif Machmud Alkadri yang akhirnya tetap mendukung rencana pembangunan Carrefour di atas lahan seluas 6,4 hektar. Namun, ia mengharapkan hendaknya sport center seluas 300 hektar yang direncanakan di Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya segera direalisasikan. Alasan dia, hal ini sangat berdampak pada perkembangan olahraga Kalbar. Apalagi akan menghadapi PON ke XVIII di Riau tahun 2012 mendatang. Machmud mengaku, pihaknya tidak berniat menghalangi setiap proses pembangunan apalagi untuk kepentingan daerah dan masyarakat banyak. Selagi proses pelaksanaannya sesuai dengan mekanisme sah-sah saja didukung. Dia memberikan apresiasi bahwa pihak ketiga yang membangun Carrefour adalah Oesman Sapta Oedang (OSO) yang merupakan putra daerah Kalbar sendiri. Anggota Komisi C DPRD Kalbar Bidang Pembangunan, Ali Akbar menegaskan siapapun yang berniat mengembangkan dan membangun Kalbar wajib didukung. Hanya saja ia menyayangkan, selama ini belum adanya sosialisasi kepada pihak-pihak yang terkait, seperti apa perjanjian kerja sama Pemprov dengan pihak ketiga. DPRD saja belum tahu. Apalagi tiba-tiba pihak Pemprov menggunakan jasa orang lain memagari dan mencaplok tanah tersebut. Menjadi pertanyaannya sekarang, kenapa di awal kegaduhan itu KONI Kalbar bersikeras kalau masalah itu di bawa ke ranah hukum? Alasannya alih fungsi aset olahraga ke bidang lain tanpa ada rekomendasi Menteri Olahraga RI, jelas melanggar pasal 67 ayat 7 undang-undang nomor 3 tahun 2005 (UU 3/2005) tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Kemudian pihak kepolisian sendiri sudah mengantongi bukti, surat laporan ke kepolisian yang tertulis di situ eks tanah KONI Kalbar. Eks sendiri artinya bekas . Berarti itu sudah bukan tanah KONI yang diperuntukkan olahraga lagi. Berarti ada unsur pidana di sini, khususnya melanggar pasal 67 ayat 7 UU 3/2005. Ancaman pidananya bagi pelanggar dipenjara 5 tahun dan atau didenda Rp20 miliar. Publik olahraga sendiri sudah banyak yang salut kepada Ketua Umum KONI Kalbar, terhadap keberaniannya berbuat yang mengacu pada UU 3/2005. Kalau sudah begini, dimungkinkan membuat opini warga olahraga terbelah dan mengelus dada. Terus apa sebenarnya yang dicari KONI Kalbar di kegaduhan ini? Apakah hanya trik untuk mendapatkan sesuatu yang lebih? Hanya Tuhan dan orang-orang yang berkompeten tahu gerakan manifestasi sesungguhnya. ***

M

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

HP : 0819-5267-5378

5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDOKDODPDQNZDUWRXNXUDQKXUXI6LODNDQNLULPNHHPDLOUHGDNVL#HTXDWRUQHZVFRP

Masa Depan Cerah Tanpa Tembakau Oleh: Henny Octaviani Apa itu tembakau?. Kata tembakau tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata tembakau selalu identik dengan rokok dan asap. Pada zaman sekarang, rokok tembakau banyak diproduksi dan dikonsumsi di seluruh dunia. Di Indonesia saja, pada tahun 2009 produksi rokok mencapai 245 miliar batang. Seperti yang sudah kita ketahui, rokok memiliki banyak dampak negatif, baik bagi manusia maupun lingkungan. Padahal, pada setiap bungkus rokok selalu dicantumkan peringatan Merokok dapat menyebabkan gangguan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin . Meskipun bahaya merokok selalu disertakan, konsumsi rokok pada masyarakat tidak menurun, apalagi produksinya. Sekarang, muncul pertanyaan kenapa?. Apakah manusia sudah sedemikian bo dohnya sehingg a t idak dapat menyadari bahaya merokok? Mengapa pemerintah yang mencita-citakan terciptanya masyarakat yang sejahtera tidak menekan produksi racun legal ini? Jawabannya hanya satu, harta dan kenikmatan kita bahkan sulit membayangkan seberapa besar devisa yang didapatkan oleh negara kita hanya dari pajak produksi rokok. Pada tahun 2007, pemerintah menerima pajak cukai tembakau sebesar Rp 17 triliun hanya dari PT HM Sampoerna Tbk. Sedangkan di Indonesia, terdapat ribuan

industri rokok lainnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, penerimaan cukai dari tembakau mencapai Rp 53,30 triliun pada tahun 2009. Jelas sudah, mengapa pemerintah seakan tutup mata akan produksi racun legal ini. Jika pemerintah menekan industri rokok, sama saja dengan mematikan perekonomian negara dan ribuan orang terancam kehilangan pekerjaan. Beg inilah nasib rakyat di negara berkembang. Nah sekarang, bagaimana dengan diri kita sendiri?. Pemerintah bisa menutup mata demi harta, demi apakah kita menutup mata akan bahaya rokok? Mari kita berpikir sejenak! Apa yang bisa kita dapatkan dari merokok? dan seberapa besar pengorbanan yang kita lakukan demi merokok?. Sangat disesalkan, banyak generasi muda yang hanyut dalam rokok hanya demi alasan sepele, yaitu gengsi, yang berujung pada kecanduan dan interval merokoknya terus meningkat seiring bertambahnya usia dan menimbulkan ketergantungan pada rokok seumur hidup. Mungkin sebagian orang merasa jantan kalau mereka merokok, terutama kaum pria, seperti pada salah satu merk rokok ternama di Indonesia, Pria Punya Selera . Sekarang, seberapa besar pengorbanan yang harus ditanggung oleh perokok?. Salah satunya adalah impotensi, masihkah anda merasa jantan?. Rokok menyebabkan banyak kerugian di bidang kesehatan manusia. Merokok

Tambah Lahan Olahraga Aset olahraga berupa tanah seluas 6,4 hektar yang dipercayakan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar sejak tahun 1977 atau sebelum dijadikan arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pada tahun 1985. Kini bermasalah, karena tahun 2007 dilakukan pemindahan hak dari KONI kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar.Kemudian oleh Pemprov Kalbar aset tersebut dialihkan fungsinya menjadi kegiatan lain, yaitu pusat perbelanjaan. Apapun alasannya, baik secara yuridis maupun berbagai pertimbangan non yuridis, jelas mengurangi sarana dan aset untuk pengembangan olahraga yang dipercayakan kepada KONI Kalbar. Saran kami kepada Pemprov Kalbar, batalkan arena olahraga tersebut untuk dijadikan pusat perbelanjaan, dan kembalikan kepada KONI untuk pengembangan dan pusat kegiatan olahraga di ibukota Provinsi Kalbar. Sebaiknya Pemprov Kalbar menambah lagi lahan dalam wilayah Kota Pontianak untuk kegiatan semua cabang olahraga, sehingga kegiatan olahraga tingkat nasional di Pontianak tidak mengalami kesulitan. Bagaimana, oke? Terimakasih. 085245391975 29-5-2011

adalah penyebab nomor satu kanker paru-paru. 90 persen terjadi pada laki-laki dan 70 persen terjadi pada perempuan. Dan apabila mengidap penyakit ini, potensi kematian bisa mencapai 92 persen untuk laki-laki dan 88 persen untuk perempuan. Kanker paru-paru menjadi pembunuh nomor wahid bagi perempuan mengalahkan kanker payudara, penyakit lainnya adalah Emphysema yaitu penyakit paru-paru kronis. Penyakit ini mengakibatkan paru-paru tidak mampu menyaring oksigen dari udara dan menyalurkan ke darah. Resiko terkena penyakit ini 10 kali lipat dibandingkan yang bukan perokok. Merokok juga menyebabkan peningkatan resiko terserang penyakit stroke dua kali lipat dibandingkan orang yang tidak merokok. Merokok juga menyebabkan terganggunya fungsi ginjal, jantung, perut, bahkan dapat menyebabkan Leukemia akut. Selain di bidang kesehatan, rokok jug a menyebabkan kerugian di bidang materi bagi kita. Semakin hari, harga rokok semakin mahal, dan bagi pecandu yang sudah mengalami ketergantungan, seberapa pun harganya tidak akan mengurangi konsumsinya, bahkan ia akan

menghalalkan secara agar dapat menikmati rokok kesukaannya. Selain bagi pribadi kita, rokok juga memberikan dampak negatif bagi lingkungan kita. Keadaan atmosfer bumi sekarang sedang dalam tahap kritis dan semakin menurun setiap detiknya, karena pencemaran udara yang tiada hentinya. Rokok merupakan salah satu penyumbang polutan bagi atmosfer Bumi. Sudah seharusnya manusia sadar akan bahaya merokok. Jika pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa mengenai rokok, maka kita sebagai manusia yang berakal budilah yang harus berbuat bagi diri kita sendiri dan alam tempat kita tinggal. Sudah saatnya bagi kita untuk terlepas dari belenggu kenikmatan sesaat dari merokok dan melihat masa depan yang sehat. WHO sebagai organisasi internasional yang bergerak di bidang kesehatan telah menetapkan tanggal 31 Mei 2008 sebagai hari tanpa tembakau sedunia atau yang dikenal dengan istilah, World s No Tobacco Day. Sampai saat ini, hari tanpa tembakau sedunia selalu diperingati setiap tangg al 31 Mei. WHO mengimbau kepada se-

luruh perokok di seluruh dunia untuk tidak merokok dalam sehari saja dalam satu tahun. Setiap hal yang besar selalu dimulai dari hal yang kecil. Maka dari itu, mari kita jadikan tanggal 31 Mei ini sebagai titik awal dari tekad kita melepaskan diri dari tembakau. Kita dapat memulainya dari sehari, kemudian perlahan-lahan kita kurangi intensitas merokok yang kita lakukan, hingg a akhirnya kita benar-benar lepas dari merokok. Saya memiliki sebuah pribahasa yang mungkin t idak asing lag i, namun sang at bermakna, yang berbunyi if there is a will, there is a way . Dimana ada kemauan, disitu ada jalan. Jadi, marilah kita bersamasama membulatkan tekad dan melangkah untuk masa depan lebih cerah. Demi kita sendiri, demi orang-orang di sekitar kita yang kita kasihi, demi alam tempat tinggal kita, dan demi masa depan umat manusia. Mudah-mudahan.

Penulis adalah Siswi SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Rumah Sakit RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

737701 732101 739685

Polisi Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

17.28

ASALAH

Didukung Pembangunan

Harga Eceran Tertinggi (HET) Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium memang telah diberlakukan masing-masing pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar.Namun, kebijakan yang mulai diberlakukan pasca tenggelamnya Kapal Rahmatia Sentosa di Muara Jungkat ini, ternyata tak efektif meminimalasir antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga saat ini. Kenyataannya, kebijakan itu tak menjamin pengecer menjual BBM di bawah HET, terutama di daerah pedalaman. Apalagi tanpa pengawasan terhadap pelaku usaha, premium eceran harganya jauh lebih mahal dari premium non subsidi. Di sisi lain, pemerintah daerah tidak serta-merta dapat memberangus aksi penimbunan tersebut, karena tidak ada aturan ataupun hukumnya, bahkan dapat dikatakan bukan ranah pemerintah daerah membuat aturan HET untuk premium, kecuali untuk minyak tanah. Apa komentar Anda?

Acungkan jempol untuk Pemerintah Provinsi Kalbar. Ini adalah suatu kemajuan yang cukup berarti dalam masa kepemimpinan Bapak Cornelis sebagai Gubernur Kalbar. Mudah-mudahan perhatian pemerintah pusat tidak sekadar seremonial semata. Harapan kami sebagai masyarakat biasa, supaya pembangunan yang sangat ketinggalan dari Pulau Jawa ini dapat diperhatikan dan direalisasikan di berbagai sektor, dari tingkat bawah sampai ke provinsi itu sendiri. Kedatangan Bapak Presiden, menteri, gubernur, walikota dan pejabat penting lainnya tidak segampang itu kalau tidak didukung oleh keamanan yang kondusif. Namun rasa aman belumlah cukup kalau tidak didukung oleh pembangunan, terutama paling penting infrastruktur (pendidikan, transportasi dan lain-lain). Selamat datang Bapak Presiden beserta rombongan. Tuhan memberkati, amin. 085750728884 30-5-2011

11.30

PENGUMUMAN

T

ANGGAPAN

Bensin di SPBU dimana-mana pasti antre. Udah gitu karyawan SPBU-nya pun seenaknya dipecat sama pemilik SPBU seperti di Kota Singkawang. Kasihan benar orang kecil nih. 081345479682 31-5-2011

Harian

Jawa Pos Media Group

15.02

Sehubungan telah diselesaikannya pinjaman ibu Yuhariah nasabah DSP Unit Sei. Pinyuh dimana pengumuman Lelang telah diterbitkan pada koran Harian Equator tanggal 25 Mei 2011 dengan ini kami sampaikan bahwa lelang atas nama Ibu Yuhariah tersebut di Batalkan. Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, Terima kasih

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK HIMBAUAN Pelanggan PLN yang Budiman. Bersama ini kami himbau agara segera melunasi rekening listriknya agar terhindar dari sanksi pemutusan aliran listrik yang dilaksanakan oleh petugas PLN. Untuk diketahui bahwa PLN akan mengadakan program pemutusan / pembongkaran terhadap pelanggan-pelanggan PLN yang menunggak secara serantak pada bulan mei-juni 2011 ini. Rekening listrik dapat dibayar si semua loket PPOB (Payment Point Online Bank) baik itu di kantor PLN, Bank, Kantor Post ataupun Payment Point yang tersebar diseluruh area kerja PLN Wilayah Kalimantan Barat. Kami menghimbau juga agar para pelanggan membayar langsung dan tidak menitipkan uang ke petugas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian himbauan dari kami atas kerja samanya kami hanturkan Terima kasih. MANAGER TTD FAUZI ARUBUSMAN

Pontianak, 01 Juni 2011 PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk Cluster Pontianak

Untuk layanan pengaduan pelanggan melalui SMS Anda dapat mengirimkan SMS ke :

Ttd Sarip Nurdin BE Collection Manager

No. HP : 08115718811

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Redaksi: Budi Yoyok, Abdu Syukri, Julianus Ratno. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Arman Hariadi. Biro Mempawah: AlÂż Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Mordiadi. Biro Singkawang: Indra Nova Jatra Kusuma. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Jl H Juanda Kel Beringin Telp 0564-21525). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin,Putussibau utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Jl Oevang Oeray Baning Sintang (lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Hermansyah, Defri, Yudi . Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Dian Widiastuti. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3 Menteri Pertanian Dorong Warga Manfaatkan Lahan PONTIANAK . Menteri Pertanian RI, H. Suswono, memberikan apresiasi pada masyarakat yang memanfaatkan lahan kosong untuk areal pertanian. Selain bisa meningkatkan ekonomi keluarga, lahan kosong yang dimanfaatkan membuat pekarangan lebih indah. H. Suswono beserta rombongan pun, berkesempatan meninjau taman warga yang dikelola ibu-ibu PKK di Kantor H. Suswono. ISTIMEWA Camat Pontianak Selatan. Suswono yang didampingi Wakil Walikota Pontianak, Paryadi SHut MM dan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, M Akip, melihat langsung tanaman persis di samping Kantor Camat Pontianak Selatan di antaranya, tanaman berupa cabe, bayam, sawi, terong putih, kangkung, seledri dan tanaman lainnya. Wakil Walikota Pontianak, Paryadi menyambut Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan (GPOP), karena melalui cara ini, diharapkan kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi terutama dari segi pangannya. Yang pasti ketika kebutuhan bisa terpenuhi dari rumah tangga, jelas akan mengurangi konsumsi yang berlebihan, ujar Paryadi. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari agar ketersediaan dan penganekaragaman konsumsi pangan dengan prinsip beragam, bergizi, berimbang dan aman bisa terpenuhi, pemanfaatan pekarangan juga bisa memberikan tambahan penghasilan keluarga. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak, Aswin Djafar mengungkapkan, taman warga yang dikelola PKK khususnya Pokja III ini, merupakan salah satu program pemerintah yakni GPOP. Gerakan ini untuk memanfaatkan pekarangan-pekarangan di kota. Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan, dengan hasil misalnya taman obat keluarga (toga), sayuran maupun tanaman hias, kata Aswin. Menurut Aswin, GPOP yang diluncurkan atau di launching saat ini, adalah tanaman cabe. Karena harga cabe di pasaran yang melonjak tinggi. Karena beberapa waktu lalu harga cabe mencapai Rp 100 ribu perkg, mengalahkan harga daging sapi Rp 75 ribu perkg, ungkapnya. Aswin menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI telah mengucurkan dana pada 32 PKK Kota Pontianak. Dan mereka telah melaksanakan kegiatan tersebut, sesuai dengan bimbingan teknis dari kami (Dinas Pertanian, red.) , pungkasnya. Di tempat yang sama, Camat Pontianak Selatan, Junaidi menuturkan, selain taman warga yang berada di lingkungan kantornya, juga ada taman warga milik masyarakat yang terletak di wilayah Kecamatan Pontianak Selatan, Jalan Karya Baru Gang Karya Baru VI. Sehingga program yang ada ini sudah sangat menunjang dengan kegiatan-kegiatan yang telah kita laksanakan, tuturnya. Junaidi menjelaskan, taman warga yang ada di lingkungan kantornya ini merupakan taman percontohan bagi warga masyarakat lainnya, untuk diterapkan di pekarangannya masing-masing. Sebelum meninggalkan lokasi, Menteri Pertanian, sempat berpesan kepada Camat Pontianak Selatan agar menjaga dan memelihara tanaman yang ada di taman warga. (oVa)

P R O

pontianak

Rabu, 1 Juni 2011

Dewan Atur Jadwal Kunjungan Lapangan

Fokus Bahas Pagar dan Villa Hotel KP PONTIANAK. Komisi A DPRD Kota Pontianak membantah, anggapan mereka tidak serius menangani persoalan bangunan pagar dan villa milik hotel Kapuas Palace (KP). Sebab penundaan kunjungan lapangan, untuk memberikan kesempatan pada pihak mereka mengumpulkan informasi akurat mengenai pagar dan villa. Pembatalan kunjungan lapangan yang kita lakukan kemarin, murni untuk menyelesaikan bangunan yang dipersoalkan. Makanya kami mengatur jadwal ulang, untuk melakukan kunjungan ke lapangan dan kami tidak main-main, kata Ketua Komisi A, SyaďŹ un kepada Equator. Dalam rapat Komisi A, rencana kunjungan ke Hotel KP juga sudah dibahas, dan diterangkannya bahwa kunjungan kerja DPRD ke lapangan mempunyai prosedur yang harus dilalui. Diantaranya melalui proses rapat komisi. Setelah dilakukan rapat komisi, maka dimasukkan dalam agenda Badan Musyawarah (Banmus) untuk dibahas dan dijadwalkan. Komisi A juga sudah membuat surat pada instansi

yang berkaitan dengan masalah bangunan pagar tersebut, yakinnya. SyaďŹ un juga mengungkapkan, beberapa instansi terkait yang akan dipanggil dan dimintai penjelasan tentang keberadaan jalan Budi Karya di antaranya, bagian aset Setda Pemkot Pontianak, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Tata Kota, BP2T, Sat Pol PP dan BPN Kota Pontianak. Mengenai jadwal pastinya akan kita tunggu setelah rapat Banmus, tegasnya.Sebelumnya, banyak pihak yang mendesak agar DPRD Kota Pontianak mengambil sikap tegas terhadap bangunan pagar Hotel KP yang diduga menyalahi aturan. Tidak hanya itu, saja tapi lokasi villa dan pintu gerbang Hotel Kapuas Palace juga diduga menyalahi aturan. Sebelumnya, anggota Komisi A DPRD Kota Pontianak, Simon Siragih, SH, menegaskan bangunan pagar dan villa milik hotel KP sudah menjadi pembicaraan masyarakat. Kita sudah sering mendengar di masyarakat, bahwa posisi pembangunan pagar hotel Kapuas Palace bermasalah. Karena berada di atas fasilitas

Selain bangunan pagar dan dinding villa, pintu gerbang Hotel KP yang terletak di jalan Budi Karya yang dianggap menyalahi aturan. INDRA NOVA umum (Fasum), katanya. Selain bangunan pagar dan villa, ia juga mempertanyakan pintu gerbang hotel KP yang juga dianggap telah melanggar ketentuan jalan umum, karena menurut dia jalan umum tidak diperbolehkan dibuat pintu gerbang untuk kepentingan pribadi. Atas dasar itulah Komisi A sempat merencanakan akan menjadwalkan agenda,

untuk melakukan kunjungan ke lapangan melihat langsung bangunan-bangunan yang diduga bermasalah, namun akhirnya dibatalkan. Ia menilai posisi bangunan pagar dan villa hotel di Jalan Budi Karya telah mengambil Daerah Milik Jalan (DMJ), karena berdasarkan ketentuan batas jarak bangunan dan jalan untuk jalan protokol sepanjang

20 meter dari as jalan, sementara untuk jalan kolektor atau kecamatan sepanjang 15 meter dan jalan lorong sepanjang 10 meter. Kita tetap akan mengacu pada aturan hukum yang berlaku. Jika dalam kunjungan kami, faktanya instansi terkait mengatakan bahwa bangunan itu salah, maka konsekuensinya harus dibongkar, tegasnya. (oVa)

Fraksi Laporkan Hasil Reses Anggota Dewan PONTIANAK. Delapan Fraksi DPRD Kota Pontianak melaporkan hasil kegiatan reses masa persidangan pertama dalam rapat paripurna DPRD, Senin (30/5). Delapan Fraksi yang menyampaikan di antaranya Fraksi Golkar, Fraksi PDI-P, Fraksi Kebangkitan Hati Nurani Nasional, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, dan Fraksi Reformasi. Satu persatu perwakilan Fraksi, menyampaikan laporan hasil kegiatan reses yang dilaksanakan bulan April 2011. Dalam kegiatan ini, sejumlah fraksi mendapatkan banyak saran, masukan dan pertanyaan dari masyarakat atau konstituen dalam hal pembangunan, pemerintahan, sosial d a n kemasyarakatan

di Kota Pontianak. Rapat Paripurna yang dihadiri 3 Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, dipimpin Herri Mustamin, SH. Hasil paripurna sendiri akan disalurkan pada komisi sesuai dengan bidang yang dikeluhkan masyarakat. Kegiatan reses sesungguhnya kita langsungkan setiap tahunnya. Kegiatan ini sendiri, bertujuan untuk menghimpun asprasi, saran, kritik dan pendapat dari masyarakat termasuk kader masing-masing partai politik yang duduk menjadi anggota dewan, tutur Herri, dijumpai usai memimpin rapat paripurna. Senin (30/5). Dikatakan Herri pula, kegiatan ini sebagai koreksi terhadap hasil kerja anggota dewan. Sehingga para anggota dewan dapat lebih mengoptimalkan kinerja mereka tahun berikutnya. Reses juga sesungguhnya wahana bagi para anggota dewan melakukan intropeksi diri, ucapnya. Sebelum menutup persidangan, salah seorang anggota DPRD Kota Pontianak, Johansyah, dari Partai Hanura melakukan interupsi

pada pimpinan sidang. Hari ini saya terkejut membaca harian Equator, kalau 4 anggota DPRD Kota Pontianak di gugat. Saya minta, pimpinan sidang dapat membahas masalah ini pada rapat pimpinan. Sebab gugatan yang disampaikan Pengacara Bambang Wijanarko, sangat mengganggu kami, ucapnya, seraya disambut tepuk tangan dari seluruh anggota DPRD yang hadir. Mendeng ar penuturan tersebut, Herri mengatakan, bahwa dirinya bersama para pimpinan DPRD lainnya segara membahasnya pada Rapim. Kita tidak akan membahas persoalan ini disini, karena tempatnya nanti akan kita bawa pada Rapim, jelasnya seraya menutup pertemuan. (oVa) Heri Mustamin. INDRA NOVA


4 Tim Matangkan Persyaratan

kalbar raya

Rabu, 1 Juni 2011

DPRD KR Ditantang Bentuk Pansus PT MAR

SINTANG. Rencana pemekaran Ketungau menjadi Kabupaten Perbatasan, tidak hanya sekadar wacana. Pemekaran disambut baik pemerintah pusat. Tim diberi waktu, hingga 9 Juli 2011 untuk melengkapi persyaratan. Hasil konsultasi ke Badan Nasional Perbatasan Pusat (BNPP) dan beberapa lembaga lainnya, disambut baik. Pemekaran ini akan terus kita matangkan, ungkap Hery Jamri, salah satu di antara 18 tim pemekaran pada Equator. Hery mengatakan, salah satu tindak lanjut dari hasil konsultasi dengan pemerintah pusat, tim akan menggelar rapat persiapan pemekaran. Hasil konsultasi juga akan disampaikan pada Bupati. Selain itu, tim akan segera melakukan studi kelayakan. Kami akan kumpulkan data untuk melengkapi persyaratan, ucapnya. Saat ini menurut Hery, secara teknis dibutuhkan persetujuan dari 55 kepala desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD) wilayah dimekarkan. Selain itu, persetujuan Bupati dan DPRD Kabupaten Sintang serta persetujuan dari Gubernur Kalbar. Kita diberi waktu paling lambat, tanggal 9 Juli 2011 untuk menyampaikan persyaratan ke pusat. Saya yakin ini bisa kami selesaikan, dalam waktu dekat dan dengan sebaik mungkin, yakinnya. Mengenai dukungan Bupati, DPRD dan Gubernur, Hery sangat yakin bila hal tersebut tidak akan mengalami hambatan. Kalau Bupati dan DPRD Sintang, tidak ada masalah. Hasil pertemuan dengan Bupati sebelum berangkat konsultasi ke Pusat, beliau sangat mendukung. Begitu pula dengan Gubernur Kalbar, Pak Cornelis, ketika kami bertemu beliau salah satu point penting yang ditekankan adalah soal pemekaran. Menurutnya, pemekaran merupakan solusi bagi perbatasan Sintang saat ini. Artinya, dukungan sudah sangat jelas, yakin Hery kembali. Dikatakan Hery, bila melihat pada sisi kemampuan anggaran Kabupaten Sintang, sudah jelas tidak akan mampu memberikan perlakuan khusus pada kawasan perbatasan di Ketungau. Maka dari itu, tidak ada pilihan lain bila ingin melihat daerah perbatasan bisa lebih maju, kecuali pemekaran. Pemkab tidak akan mampu fokus mengurus perbatasan. Satu-satunya harus pemekaran, tegasnya. Diakui Hery, meskipun dukungan pemekaran tidak menghadapi hambatan, bukan berarti persoalan tidak ada. Persoalan paling krusial adalah soal pendanaan. Ini akan berpengaruh pada pemenuhan kelengkapan persyaratan yang diminta pusat, mengingat ada 55 desa yang harus dikelilingi satu per satu dalam waktu singkat. Tapi inilah namanya pemekaran, ada pengorbanan dan hasil, ucapnya. Segala sumber daya akan kita kerahkan. Kalau untuk studi kelayakan, kita sudah dapat dukungan dari Universitas Tanjungpura (Untan). Kita optimis di tahun 2011 ini pemekaran sudah membuahkan hasil, tukasnya. Dipaparkan Hery, berdasarkan keterangan dari Kementerian Dalam Negeri, untuk kabupaten perbatasan diberi waktu persiapan selama tiga tahun dengan perpanjangan dua tahun. Bila mengacu pada waktu tersebut tentu Pemilu mendatang sudah bisa diselenggarakan sendiri. Untuk daerah perbatasan, ada prioritas dari pusat. Kalau lima tahun tak mampu, baru dikembalikan lagi ke induk. Alasannya, perbatasan sudah menjadi tanggung jawab Negara, bukan lagi provinsi atau kabupaten, ujarnya. Ketua DPRD Sintang, Harjono menyatakan persetujuannya atas rencana pemekaran Kabupaten Ketungau. Pada dasarnya kita siap memberikan dukungan, apalagi tim sudah terbentuk dan sudah menyiapkan semuanya, kata Harjono. Menurut Harjono, perlakukan khusus pada kawasan perbatasan merupakan peluang. Tinggal bagaimana kita menyiapkan semua keperluannya. Mungkin bisa lewat Kementerian untuk usulkan RUU pemekarannya ke DPR RI, ucapnya. Anggota DPRD Sintang Nelis mengatakan, ke depan Ketungau tidak sendiri, ada kabupaten perbatasan lain yang juga akan jadi kabupaten persiapan. (din)

Jangan Cuma Gertak Sambal Wacana pembentukan Pansus PT MAR di DPRD Kubu Raya, sebatas isapan jempol. Banyak pihak mulai meragukan keseriusan wakil rakyat, mengusut tuntas kasus perambahan hutan lindung yang dilakukan perusahaan perkebunan kepala sawit tersebut? PONTIANAK. Yayasan Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam Indonesia (YPH-PAI) Kalbar, mempertanyakan keinginan Fraksi Demokrat DPRD Kubu Raya mendorong pengusutan aktivitas PT Mitra Aneka Rezeki (MAR) yang telah melanggar aturan. Sebab fraksi ini sudah melontarkan wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus), bukan sebatas untuk menggertak saja. Kita memberikan apresiasi pada Fraksi Demokrat. Tapi juga kita mempertanyakan sejauh mana perjuangan fraksi itu mendorong pembentukan Pansus, tegas Ketua Yayasan Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam Indonesia (YPHPAI) Kalbar, ST Uray Budjang Kelana, pada Equator, kemarin. Menurutnya, pembentukan Pansus penting dilakukan untuk melihat kesalahan yang dilakukan PT MAR, sekaligus menunjukkan kalau DPRD Kubu Raya sangat peduli pelestarian hutan, dan menjaga ekosistem serta lingkungan. Kita tunggu aksi DPRD Kubu Raya selanjutnya, apakah berani atau tidak membentuk Pansus. Kalau tidak berani ada apa, jangan sampai ada oknum anggota DPRD

berada di belakang perusahaan perkebunan yang nakal itu, karena sudah jelas melanggar aturan, ujar Budjang Kelana. Selain itu, dirinya juga mempertanyakan pendirian pabrik PT MAR yang juga masuk dalam kawasan hutan lindung. Sebab sebelum pembangunan pabrik, perusahaan perkebunan tersebut harus memiliki IMB. Kalau belum ada IBM, pabrik itu harus dibongkar. Tapi kalau sudah ada IBM, siapa yang berani mengeluarkan IMB itu harus diperiksa aparat penegak hukum. Karena pembangunan pabrik itu masuk dalam kawasan hutan lindung, jelas Budjang Kelana. Ia kembali mengungkapkan, pelanggaran yang telah dilakukan pihak perusahaan itu, pertama areal tanam PT MAR masuk kawasan hutan lindung, berikut pabrik perusahaan tersebut. Kemudian pengambilan tanah merah, dan penebangan kayu di atas gunung hutan lindung Desa Ambawang. Namun, Budjang Kelana, sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum yang kurang peduli. Bahkan

Pabrik cpo milik PT MAR yang masuk dalam kawasan hutan lindung. ISTIMEWA

terkesan melakukan pembiaran, menyikapi masalah pelanggaran kasus tersebut. Sehingga sampai saat ini belum tersentuh hukum. Kita juga minta, aparat penegak hukum di Kalbar mengusut tuntas perambahan hutan lidung yang dilakukan PT MAR. Apalagi kasus tersebut sudah kita laporkan ke

Kejati Kalbar, belum lama ini, ungkapnya. Budjang Kelana menilai, PT MAR seolah-olah kebal hukum, dan bahkan ketika perusahaan itu mencabut kurang lebih 35.000 pohon sawit yang sudah berumur 2,5 tahun itu dibiarkan begitu saja. Padahal alasan pencabutan itu karena masuk kawasan hutan

lindung. Belum lagi, ulah perusahaan perkebunan itu yang memindahkan batas atau buffer zone hutan lindung untuk mengelabui aparat hukum. Tolong ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kalbar untuk ditindaklanjuti, pungkas Budjang Kelana. (jul)

Targetkan Posyandu di Perbatasan TP PKK Pusat Teken MoU dengan Nestle Dancow PONTIANAK. Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat bekerjasama dengan Nestle Dancow Batita, menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan kinerja kader pos pelayanan terpadu. Kali ini, kinerja kader pelayanan terpadu akan diprioritaskan untuk daerah perbatasan. Demikian dikatakan, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Vita Gamawan, saat menghadiri prosesi MoU meningkatkan kinerja kader pos pelayanan terpadu di Pontianak Convention Center (PCC), Senin

(30/5). Nota kesepahaman yang ditandatangani Ketua UmumTim Penggerak PKK Pusat, Vita Gamawan Fauzi dan Direktur Bisnis Susu Nestle Bapak Jason Avacena. Kami memang memprioritaskan daerah perbatasan di seluruh Indonesia, hanya saja untuk Kalbar kami belum mengetahui dengan pasti daerah mana yang akan menjadi prioritas utama. Namun yang terpenting adalah Kalbar yang diutamakan adalah daerah perbatasan, jelasnya. Pihaknya berharap dengan MoU

itu peran kader Posyandu dapat dimaksimalkan. Kami berharap kerjasama itu dapat memaksimalkan peran para kader Posyandu, sehingga mampu membantu para orang tua dan keluarga dalam memastikan tumbuh kembang anak dengan optimal, harap Vita. Dia menambahkan, PKK sangat mendukung kemitraan strategis tersebut. Itu sebagai bagian dari upaya memantapkan Gerakan PKK sebagai Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pen-

gelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat, ujar Vita. Sementara itu, Direktur Bisnis Susu Nestle, Jason Avacena menyatakan, program pelatihan kader Posyandu sudah digelar sejak 2008 lalu. Kerjasama ini menunjukkan komitmen dan kepedulian kami terhadap perkembangan anakanak serta Posyandu di Indonesia, jelasnya. Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Karyanti Sandjaya mengungkapkan, anak merupakan generasi penerus bangsa kehadiran anak harus dipersiapkan secara

matang. Peran kader PKK terutama kader Posyandu perlu memberikan penyuluhan bagi anggota PKK khususnya untuk pengetahuan kesehatan reproduksi dan lainnya, katanya. Ruang lingkup kerjasama itu mencakup kegiatan kelas kader tumbuh aktif tanggap (TAT), kunjungan ke Posyandu TAT, dan kontes Posyandu TAT, yang tahun 2011 ini akan diselenggarakan di 1.800 Posyandu di 40 kota dari 15 provinsi seluruh Indonesia serta melibatkan 5.000 kader dan 150.000 ibu rumah tangga. (jul)

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari RANGER RAS CABIN

D PH FORD FIESTA

265 jt

184 jt

RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA Hubungi: RIDHO F.S Hp: 081345366649

TOYOTA Hub :

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

M@y Refleksy

Proses Mudah dan Cepat

MURA

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

Refleksi, Pijat Badan, lulur dan Guasa Pria & Wanita Pijat Kombinasi Pijat Refleksi Kaki & Urut Badan Pijat Refleksi Kaki & Tangan Urut Badan (Punggung + Kaki) Lulur Sehat Terapi Guasa Bekam Guasa Bekam Kering Bekam Basah (Stamina) Bekam Kesempurnaan Totok Wajah

Jl. Sungai Daya Dalam (Dpn Supermarket Mutiara Mas) Telp. (0561) 7528414 HP. 085252638651/085750459589

JASA ANGKUTAN BARANG OJEK PICK UP

Marketing Masa Kini

IMAN SYUHADA

HUBUNGI

081345094470

UHF / VHF

DP

11Jutaan

Murah, Bergaransi, Berkualitas

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Proses

MUDAH & CEPAT

TOKO NAVIGASI Jl. Agus Salim 36 Ptk.

081256606125 0561 753897 7

TRITAMA TAXI

0561-760452

Pontianak - Sanggau Xenia

Melayani : Carter Dalam & Luar Kota Tour & Berobat ke Kuching

Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp (0561) 773672 HP 0811563377

Hub M. RUSIDI

082158409888

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

LUXIO

Dapatkan Cash Back s/d 10 jt Dapatkan Kupon Gosok Hadiah BlackBerry, Samsung, & Kupon Undian Daihatsu Terios Adventure Promo November-Desember

Xenia VVT-i

DP mulai 10%

DP mulai 9.900.000

Gran Max Pick up

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

SUI JIN

ARIS TAXI

Khusus menjual :

Armada : Innova, Avanza & Xenia

Hubungi Hp : 0811-5711-319 081256-88-1762

Innovation for Tomorrow

1 Jam Cair 99% di Setujui Bunga 0,5 %*

Arto Moro Solution Mengatasi Masalah Kebutuhan anda akan kendaraan dan Dana cepat

SWIFT-APV-SX4-X OVER

JOHANES

DANA CEPAT Mobil masih Kredit tapi perlu Dana Tambahan/data di bantu jual-beli & Gadai - Mobil Bekas - Layanan Kredit Mobil Teman - Cover Seluruh Kalbar

DP 10%

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac

0561-7000810 081257526710 081522669315

DISETUJUI

CUKUP

BPKB

085654695608 081256815588

Tidak Melayani SMS

Terima Gadai / Kredit Data dibantu - Mobil Bekas, Built Up, Baru - Layanan Kredit Mobil Teman - Cover seluruh Kalbar

DICARI AGEN

Dicari agen di setiap Kabupaten dan kota untuk produk pembalut yg dapat mencegah dan mengobati : - Kangker Servik - Kista - Ambeyen juga dapat mengobati berbagai penyakit seperti Pilek panas demam pada anak bisa di gunakan untuk PRIA dan WANITA

Melayani : • Angkutan Pindahan (Rumah, kost dll) • Rental / Sewa Pick Up (perjam, hran, mggan, bulanan) • Antar Jemput barang (dalam & Luar kota)

99%

DP Angsuran Type (mulai) 47 bln Avanza E 8.000.000 4.554.000 Avanza G 13.000.000 4.874.000 Rush G 17.000.000 5.997.000 Yaris E M/T 8.000.000 7.241.000 Innova G M/T 17.000.000 7.171.000 Fortuner G Lux 150.643.350 9.214.000

DANA TUNAI

081345595402

Tersedia Ra dio HT

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Telp Iklan : 0561-721229

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi : DODY 08125608423, 0561-7565151

THERAPY

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002 PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau Pontianak Kantor Cabang : Kantor Pusat : Jl. Ahmad Yani No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan

Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5 jendela usaha

Info

Selular

ModiďŹ kasi Desktop Hp

Tampilan desktop atau homescreen Handphone (Hp) berbasis symbian seringkali tampak kaku. Sehingga membuat para pengguna merasa bosan dengan tampilan alat komunikasinya itu. Sebenarnya hal ini dapat diatasi, karena telah banyak aplikasi yang memudahkan pengguna Hp Symbian untuk memodiďŹ kasi tampilan dekstopnya. Di antara aplikasi yang dapat dicoba untuk membuat tampilan Hp terlihat menarik, yakni Gdesk. Gdesk ini merupakan aplikasi untuk mendesain suatu desktop tanpa melibatkan system pada Hp. Sehingga sangat aman digunakan tanpa khawatir menyebabkan system failure atau crash. Aplikasi ini memungkinkan pengguna Hp untuk mempersonalisasi desktop secara bebas atau sesuka hati. Bahkan pengguna juga dapat membuat halaman (page) atau tampilan home screen lebih dari satu. Pemilik Hp juga dapat membuat desktop statis, di mana terdapat shortcut yang akan menuju langsung pada folder aplikasi, game, alat kantor, pesan atau galeri pada home screen selanjutnya yang ditentukan, mirip seperti interface TTPOD. Karena home screen ini merupakan aplikasi aplikasi yang berjalan pada mode hide (tidak tampak), maka memang memakan sedikit ram. Sehingga tidak terlalu membuat Hp menjadi lemot. (dik)

Icip-icip

Semur Jengkol

Jengkol ini merupakan salah satu masakan Betawi yang sedap dan enak. Jangan keburu menghindar karena baunya. Dengan cara memasak yang jitu, bau tajamnya lenyap. Jengkol ini dijamin bikin ketagihan. Bahan : 500 g jengkol segar, kupas air secukupnya 2 sdm minyak sayur Haluskan: 5 siung bawang putih 3 butir bawang merah 3 buah kemiri 2 butir cengkih 3 cm kayu manis 1/2 butir pala dikeprek kasar 1/2 sdt merica butiran 20 g gula Jawa 2 sdt garam Cara Membuat : * Didihkan air secukupnya, rebus jengkol beberapa saat. * Buang airnya, ganti air bersih dan rebus kembali. Ulangi hingga 2-3 kali. * Tiriskan jengkol, pukul-pukul atau memarkan hingga agak pipih. * Tumis bumbu halus hingga wangi. * Masukkan jengkol, aduk rata. * Tuangi 250 ml air dan didihkan dengan api kecil. * Masak terus hingga kuah mengental dan bumbu meresap. * Angkat, sajikan. Tips: Untuk mengurangi bau jengkol yang terlalu menyengat, ganti air rebusan beberapa kali. Atau tambahkan beberapa helai daun jambu biji dalam air rebusannya. (dtc)

Rabu, 1 Juni 2011

Menggendong Untung dari Bisnis Gendongan Bayi

Permintaan kain penggendong bayi terus menanjak, seiring tingginya tingkat kelahiran di Indonesia. Apalagi, produk ini sudah menjadi fesyen bagi sebagian orang. Produsen yang baru menekuni usaha itu beberapa bulan lalu saja sudah bisa mengantongi untung bersih hingga Rp 15 juta per bulan. Tingginya angka kelahiran bayi di negara kita, membuat bisnis pembuatan pelbagai perlengkapan bayi menjadi sangat potensial untuk dilakoni. Salah satunya, baby sling alias gendongan bayi. Chelsya Lie, produsen gendongan bayi di Jakarta, mengungkapkan, selain tingkat kelahiran bayi yang tinggi,

bisnis ini makin menggiurkan, lantaran penggunaan gendongan bayi sudah menjadi tren fashion bagi sebagian kaum ibu di Indonesia. Makanya, jangan heran, ada seorang ibu yang memiliki bayi yang senang gonta-ganti gendongan untuk sang buah hatinya. Sekarang, gendongan bayi sudah seperti fashion saja, orang maunya gonti-ganti, kata Chelsya. Itu sebabnya, Chelsya makin serius menggeluti usaha pembuatan gendongan bayi. Hasilnya, betul-betul sangat menggembirakan. Meski baru memproduksi gendongan bayi pada pertengahan tahun ini, ibu satu anak ini sudah bisa menjual hingga 200 produknya tiap bulan.

Untung bersih dari penjualan bisa sampai Rp 15 juta, imbuh dia. Saat ini, Chelsya baru memproduksi dua jenis gendongan bayi: ring sling dan pouch sling. Untuk ring sling, bentuknya menyerupai kain panjang yang di bagian tengah kain dipasangi ring. Bentuk gendongan ini lebih modern, sehingga bisa dipakai di pesta maupun acara resmi, kata Chelsya seraya berpromosi. Chelsya, membanderol gendongan bayi jenis ring sling seharga Rp 165 ribu hingga Rp 225 ribu per pieces. Sementara, untuk produk pouch sling dijual dengan harga mulai Rp 100 ribu sampai Rp 125 ribu per gendongan bayi.

Untuk menghasilkan satu gendongan bayi, Chelsya bisa menghabiskan kain sepanjang 2,85 meter. Menurut Chelsya, harga gendongan bayi buatannya masih jauh lebih murah, ketimbang produk bikinan produsen lain, terutama barang impor. Contoh, gendongan bayi asal Amerika Serikat dilego dengan harga minimal Rp 500 ribu untuk yang berbahan linen dan Rp 1 juta untuk bahan sutra. Selain memasarkan produk di sejumlah mal yang ada di Jakarta dan sekitarnya, Chelsya, juga sering memasok gendongan bayinya ke kota lain, seperti Banjarmasin, Medan, Aceh, dan Manado. Saat ini, saya juga

sedang mendapat pesanan dari Australia dan Jepang, ungkap Chelsya. Hamdi, pemilik Toko Al Wafa Baby Shop di Jakart, yang juga menjual gendongan bayi, bilang, saat ini, jumlah pemain yang membuat produk tersebut sudah banyak sekali. Sehingga, persaingan usaha ini menjadi sangat ketat. Karena itu, Hamdi yang juga menjadi pemasok gendongan bayi dari salah satu produsen di Bandung, Jawa Barat cuma bisa menjual antara 50 sampai 70 gendongan bayi saja per bulan. Jadi, Pendapatannya saya dari gendongan bayi cuma sekitar Rp 7 juta, keluhnya. (peluangusaha)

Spa Bayi: Demi Pertumbuhan, Sensasi dan Gengsi

Sentuhan pijat khusus bayi dari tangan dukun bayi sudah menjadi tradisi lama di desadesa sejak zaman dulu kala, dan masih berlangsung hingga kini. Di kota-kota besar, model perawatan bayi seperti itu pun masih dilakukan. Hanya, kemasannya susah modern. Namanya saja spa khusus bayi dan anak-anak. Inti spa bayi ini mirip spa bagi orang dewasa. Yakni, cibang-cibung di bak air plus terapi massage alias pijat. Perlakuan khusus ini dipercaya membawa kebugaran dan kesegaran sang buah hati. Salah satu pelanggan setia spa anak-anak adalah Ulianti Panjaitan, seorang ibu yang berprofesi sebagai dokter di Jakarta. Ulianti bercerita, sejak anaknya masih umur sebulan, ia sudah mulai memperkenalkan bayinya ke spa. Dan, ia melihat, melalui spa yang rutin dilakukan, bayinya mampu berkembang dengan sangat baik. Bayi saya bisa berdiri dengan kaki lurus meskipun masih harus dibantu, ujar dokter umum di Rumah Sakit Cipinang, Jakarta Timur itu. Padahal, saat ini, bayinya masih berumur 5,5 bulan.

Pengalaman senada dikemukakan Michelle Dian Lestari, seorang ibu yang berprofesi sebagai penerjemah. Awalnya, ia tahu mengenai spa bayi dari melihat aktivitas spa bayi di Spa Baby di Plaza Indonesia. Ia bertanya sana-sini demi menggali manfaatnya. Bayi-bayi itu jadi kelihatan aktif, ujar Michelle. Ia pun penasaran dan membawa bayinya ke tempat spa setelah berumur 40 hari. Rupanya, bayinya juga menikmati kegiatan baru ini. Sampai saat ini, Michelle sudah enam bulan membawa bayinya ke spa secara rutin sekali seminggu. Karena sering bermain di air, kaki bayi saya kelihatan kuat, imbuh Michelle, yang mengambil paket bertarif Rp 1,2 juta untuk enam kali perawatan (treatment). Semakin Ngetren Berkat pengalaman para ibu seperti halnya Ulianti dan Michelle tersebut, spa bayi semakin dikenal dan diminati kaum ibu. Khususnya dari kalangan menengah atas. Menurut Mitzy Christina, pengelola Spa Baby di Dharmawangsa Square, Jakarta,

banyak peminat spa bayi ini. Rata-rata konsumen yang datang ke Spa Baby mencapai sekitar 10 orang per hari di hari biasa, dan membeludak di akhir pekan. Sebagai pengelola usaha spa anak, Mitzy mengaku tidak asal-asalan menyediakan tempat spa bayi. Dia sudah mempelajari soal kebutuhan bayi atau anak. Kami men-

coba mengerti dulu dunia mereka, katanya. Dari situ, akhirnya ia bisa membuat fasilitas dengan konsep yang unik. Misalnya, dia menyediakan kolam renang bayi berukuran 1 m x 1 m bersuhu air 36Âş Celsius. Berenang merupakan salah satu bagian dari treatment spa bayi. Biaya spa anak-anak memang tidak murah. Mitzy

mengenakan tarif beragam, dari Rp 60 ribu hingga Rp 200 ribu untuk satu paket, dan Rp 300 ribu untuk paket tambah suvenir. Toh, Ulianti menilai, membawa bayi ke spa tak sekadar untuk kesehatan. Ibu-ibu yang bawa anak ke spa juga bisa karena gengsi, supaya kelihatan gaul dan ikut tren, imbuhnya. (peluangusaha)


6

sosialita

Rabu, 1 Juni 2011

Bimbingan Penyuluh Keagamaan Kristen se-Kalbar

Penyuluh Agama Berperan Dalam Pendidikan Moral

Y Kalvin Pieter MSi

PROFIL Nama : Y Kalvin Pieter MSi Tempat, tanggal lahir : Sanggau, 21 Mei 1959 Anak : Heri Kristianus Martina Pintia Putri Istri : Suryati Hobi : Voli, pingpong dan tinju

Pendidikan : SDN Sanggau SMP Sanggau (Belitung Hulu) SMA Santo Petrus Pontianak S1 Fisip Untan Jurusan Administrasi Negara S2 Fisip Untan Jurusan Administrasi Negara Organisasi : Depag Kanwil Provinsi Kalbar sebagai Kepala Bimas Kristen

Mustolih (kiri) didampingi Kalvin saat membuka Bimbingan Agama Kristen di Hotel Merpati, kemarin. PONTIANAK. Keberadaan Penyuluh Agama Kristen semakin dibutuhkan. Tugas dan kewajibannya sangat mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Hal paling utama, penyuluh agama memberikan konstribusi besar dalam pendidikan moral. Besar sekali pengaruh penyuluh agama terhadap masyarakat. Merekalah yang langsung turun ke masyarakat memberikan pendidikan moral. Masyarakat cukup mendengar apa yang disampaikan oleh penyuluh. Makanya, kita tak bisa lepas dari penyuluh dalam membangun daerah, kata Kepala

Bimbingan Masyarakat Agama Kristen Kanwil Kementerian Agama Kalbar, Drs Y Kalvin Pieter MSi di ruang kerjanya, kemarin (31/5). Dalam rangka meningkatkan kualitas penyuluh agama, pihaknya menggelar bimbingan penyuluh keagamaan Kristen se-Kalbar selama tiga hari tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2011 di Hotel Merpati Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Tenggara. Acara ini bertujuan memberikan bimbingan pada masyarakat, menyangkut pembinaan rohani umat dan membantu program pemerintah baik ďŹ sik maupun mental. Agama apapun jika menjalankan ajarannya dengan

baik, tentu saja masyarakat akan menjadi baik. Kita minta para penyuluh ikut berpartisipasi dalam mendukung program pemerintah dalam pembangunan mental maupun ďŹ sik, imbau Kalvin. Kegiatan dihadiri seluruh penyuluh agama Kristen seKalbar, yang rata-rata berstatus penyuluh honorer. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kanwil Kemenang Kalbar Drs H Mustolih MSi mewakili Kakanwil Kemenag Kalbar, Polda Kalbar Drs H Sugeng Haryanto MBA, perwakilan dari Dinas Kesehatan, dan tokoh-tokoh agama Krist e n . Pe n g a r u h p e ny u l u h agama terhadap masyarakat

lumayan besar terhadap pendidikan moral masyarakat. Para penyuluh bisa mendorong masyarakat untuk menghindari perbuatan negatif. Keberadaan mereka sangat strategis, karena langsung terjun ke masyarakat. Ucapan dan perbuatan mereka sangat mudah ditiru, karena dilandasi oleh nilai-nilai Kristen, papar pria hobi main voli ini. Kalvin menambahkan, para penyuluh agama diminta ikut menjaga aset pemerintah, membangun dan memelihara apa yang sudah dibangun pemerintah. Kemudian, ikut berpartisipasi dalam setiap proses pembangunan. Penyuluh juga dituntut untuk mempermudah para pengusaha dalam membangun usaha, yang memang dapat memberikan dampak positif kepada daerah. Berikan mereka kemudahan dalam menjalankan pembangunan. Inilah tugas utama para penyuluh, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam membantu kinerja pemerintah untuk membangun daerah. Karena penyuluh merupakan pendorong masyarakat supaya paham dalam membangun daerah, jelas pria kelahiran Kabupaten Sanggau ini. Para penyuluh mestinya juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kesehatan, misalnya mengenai kebiasaan masyarakat yang suka merokok, minum arak dan tuak. Semua perbuatan itu

memang tidak ada manfaatnya. Untuk itu, jaga anak-anak dari narkoba, HIV/AIDS, berikan penyuluhan pada masyarakat di kampung agar membuat toilet di kampung. Dilihat dari segi agama manapun juga, kebiasaan seperti ini diharamkan, ungkap pria kelahiran tahun 1959 ini. Untuk meningkatkan kemampuan penyuluh agama, perlu dilakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pengetahuan yang luas. Selain itu, memahami segala seluk-beluk pemerintahan dan dinamika masyarakat. Dengan memahami semua itu, para penyuluh akan mudah memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Pengetahuan penyuluh agama perlu ditingkatkan, terutama pengetahuan yang sifatnya umum. Lebih penting lagi, para penyuluh juga dituntut untuk belajar sendiri mengenai dinamika masyarakat, jelas suami dari Suryati ini. Satu hal yang juga menjadi fokus utama, para penyuluh juga harus memperlihatkan sikap dan kesantunan di masyarakat. Mereka adalah para pejuang moral di tengah-tengah masyarakat. Moral sangat penting dalam memajukan dan memuluskan segala bentuk program pemerintah. Para penyuluh diharapkan benarbenar mengutamakan moral dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat, harap Kalvin. (pik/*)

Rangsang Kreativitas Siswa dan Guru TK

Kabid TK, SD dan PLB Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Dr Aloysius Mering MPd (kanan) saat membuat Lomba Festival Kreativitas Siswa dan Guru TK di Hotel Merpati, Selasa (31/5).

PONTIANAK. Guna merangsang kreativitas siswa dan guru Taman Kanak-kanak ( TK), Selasa (31/5) Dinas Pendidikan Kalbar menggelar Lomba Festival Kreativitas Siswa dan Guru TK di Hotel Merpati Pontianak. Tujuan acara ini, agar guru semakin termotivasi meningkatkan kreativitas belajar dalam bidang kesenian. Ini sangat penting dalam meningkatkan sektor pendidikan di Kalbar, kata Ketua Panitia, Edi Juniardi disela-sela acara. Edi menambahkan, lomba yang mengusung tema Raih Prestasi, Junjung Tinggi Budi Pekerti ini para pemenang akan mewakili Kalbar pada

ajang serupa tingkat nasional. Kita berharap para pemenang benar-benar yang terbaik, agar bisa mengharumkan nama Kalbar di tingkat nasional, harap pria yang bekerja di Dinas Pendidikan Kalbar Bagian Kurikulum ini. Lomba yang berlangsung dari tanggal 30 Mei sampai 1 Juni ini dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) TK, SD dan PLB Provinsi Kalbar Dr Aloysius Mering MPd yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kalbar. Jenis lomba yang digelar untuk anak TK terdiri dari melukis anak, melukis dengan jari (ďŹ nger painting) dan menyanyi solo. Sedangkan lomba untuk guru hanya

cerita bergambar bertema pendidikan, ucap Edi. Ia juga menjelaskan, kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan ini terkait masalah tempat atau ruang untuk mengekspresikan kreasi yang terlalu sempit, karena untuk perlombaan harus dibagi menjadi dua kelompok. Untuk para guru kegiatannya akan dilaksanakan di Hotel Kapuas Dharma. Karena untuk tempat yang memang

untuk kegiatan kesenian ini cuma hanya ada satu, yaitu Taman Budaya, jelasnya. Ia berharap kegiatan ini dapat memacu guru dan anakanak Kalbar untuk selalu berkreativitas dalam mengekspresikan dirinya. Kreativitas itu penting. Sebab, akan memunculkan sesuatu yang baru. Kreasi baru akan membuat pendidikan tidak kaku dan selalu berkembang, jelasnya. (pik/*)


7

sambungan

Dewan Berikan sekretaris Pansus, serta Erwin Sugiarto selaku anggota Pansus. (baca Equator 30/5). Theresia yang dikonďŹ rmasi Equator via selularnya tadi malam, tidak mau berkomentar banyak terkait gugatan tersebut. Hubungi saja pengacara saya, Gunawan, kata Theresia sembari memberikan nomor kontak Gunawan. Hingga berita ini diturunkan, Gunawan belum berhasil dimintai komentarnya. Nomor kontak Gunawan yang diberikan Theresia tidak dapat dihubungi. Berikan Dukungan Dukungan terhadap 4 anggota DPRD yang mendapatkan gugatan, mengalir dari Ketua

.... . dari halaman 1

Fraksi di DPRD Kota Pontianak. Kami siap mendukung dan membackup kader kami. Sebab saat bertindak, dirinya sebagai anggota Pansus yang notabene sedang menjalankan tugas Negara. Bukan kepentingan pribadi, tegas Ketua Fraksi PAN, Mujiono SPd, SE, saat dijumpai Equator di ruang kerjanya. Bahkan dirinya juga mendorong, Ketua Fraksi lainnya di DPRD Kota Pontianak mengambil sikap serupa. Saya sudah berdiskusi dengan pimpinan Fraksi lainnya, ucap Mujiono Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Golkar, Mansyor, menyayangkan sikap pengadilan yang meneruskan kasus tersebut. Sebab gugatan kuasa hukum

Bambang Wijanarko pada Erick S. Martio, dari Fraksi Golkar sesungguhnya berlebihan. Kita akan berikan dukungan pada yang bersangkutan, terkait gugatan yang disampaikan Pengacara Bambang Wijanarko. Tapi saya akan terlebih dahulu memanggil para anggota Fraksi lainnya, agar keputusan yang dibuat bulat suara Fraksi Golkar, yakinnya. Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pontianak, Satarudin, gugatan yang dilayangkan Pengacara Bambang Wijanarko salah alamat. Karena saat menjalankan tugas, para anggota diatur undang-undang. Apalagi pansus yang dibentuk, sudah melalui prosedur yang digariskan UU.

BBGRM-HKG isme. Hal ini terbukti ketika melihat tarian yang disuguhkan berupa harmonisasi dari berbagai etnis. Presiden meminta tarian ini dapat ditampilkan pada acara peringatan 17 Agustus 2011 mendatang. Saya sudah minta kepada Gubernur Cornelis agar tarian ini bisa tampil di Istana negara, tuturnya. Presiden SBY juga mengingatkan kembali, tidak selalu pertumbuhan ekonomi berdampak pada berkurangnya kemiskinan. Diperlukan pertumbuhan yang berimbang dan menyeluruh, serta tidak mutlak diserahkan kepada mekanisme pasar semata. Untuk itulah pemerintah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), tuturnya. Pemerintah mulai tahun depan memiliki sejumlah program untuk menurunkan angka kemiskinan. Selain PNPM Mandiri, Bantuan Langsung Masyarakat, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sudah ada, pemerintah akan menambahkan satu lagi cluster program pro rakyat, yang intinya membantu masyarakat membeli sesuatu dengan harga terjangkau. Ada dua jalur yang digunakan untuk menurunkan angka kemiskinan. Pertama ekonomi ditingkatkan dan kedua perlunya upaya langsung penurunan kemiskinan, ucap SBY. Tugas pemerintah memang untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun, tidak sepenuhnya begitu. Dunia usaha juga memegang peranan penting dan keluarga yang kurang mampu juga jangan bersikap pasif. Dunia usaha juga punya tanggung jawab sosial, itu yang disebut dengan (Corporate Social Responsibility, terang SBY. Pemerintah sendiri telah mengalokasikan triliunan rupiah untuk membantu kelompok miskin ini. Ada begitu banyak upaya penurunan kemiskinan, dan oleh karena itulah peran PKK masih sangat relevan karena dengan program-program yang digalak-

Saya mau tanya dimana letak ilegal Pansus. Sebab mereka bekerja sesuai dengan amanat UU. Jadi gugatan pengacara Bambang, kalau anggota Pansus ilegal jelas salah kaprah, karena seluruh anggota Pansus bekerja dilengkapi surat tugas, ucapnya. Satarudin yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini meminta, pengadilan menelaah kembali surat gugatan yang dialamatkan Pengacara Bambang Wijanarko. Jangan membuat opini yang tidak baik. Saya akan meminta, pimpinan DPRD untuk melaporkan balik pengacara yang berbuat demikian. Karena sudah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, janjinya. (bdu)

.... . dari halaman 1

kan PKK dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Presiden juga mendukung penuh Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan yang dicanangkan PKK. SBY menilai bahwa dengan optimalisasi pekarangan juga dapat meningkatkan perekonomian. SBY mencontohkan dengan menanam cabai di pot-pot atau halaman rumah. Waktu saya ke NTT, saya pesan untuk dikirimkan pohon cabai dari NTT yang bentuknya kecil, warnanya merah, namun pedasnya kayak setan. Kemudian saya tanam di Cikeas dan ternyata tumbuh baik. Kalau rumah tangga menanam, tentu hasilnya akan lebih baik. Jangan remehkan gerakan optimalisasi pekarangan itu, jangan jadi masyarakat yang tidak kreatif, pungkas Presiden. Sementara Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, puncak peringatan BBGRM dan HKG PKK ini bertujuan untuk terus meningkatkan semangat gotong royong dalam masyarakat dan pemberdayaan keluarga. Dengan peringatan ini diharapkan semangat gotong akan terus berkembang sampai ke seluruh pelosok tanah air. Diharapkan dapat menjadi kegiatan dalam upaya terus memupuk semangat gotong royong dan pemberdayaan keluarga guna mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera, katanya. Sedangkan Gubernur Kalbar, Cornelis mengatakan pemerintah pusat sudah memberikan bantuan kepada pemerintah provinsi Kalbar yang sangat luar biasa. Jadi kalau siapa yang mengatakan jika di Kalbar belum ada kemerdekaan, dengan tegas Gubernur mengatakan hal itu pembohong. Sekali lagi hal itu bohong. Bahkan, jika ada yang mengatakan kalau ada penduduk Kalbar yang pindah ke Malaysia juga bohong, tegasnya. Melalui BBGRM dan HKG PKK ini, dirinya sudah melaksanakan jauh sebelumnya yakni Bulan

Bhakti LKMD sejak 1979. Jadi nilai-nilai gotong royong sudah tertanam dalam ideologi pancasila, ungkapnya. Presiden SBY menyampaikan dukungannya terhadap gerakan gotong royong dan PKK dengan 10 kegiatannya yang sangat memasyarakatkan dan penuh kekeluargaan. Itulah hebatnya PKK. Kalau ada yang menganggap PKK masa lalu, adalah salah. Justru harus didorong karena nyata sekali apa yang dilakukan untuk masyarakat yang lain. Ibu-ibu PKK yang tidak bergaji formal tapi tetap profesional melakukan tugasnya dengan sungguh-sungguh, tegas SBY. Selain itu, Presiden mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kerja pemerintah dan keluarga besar Kalbar yang ditunjukkan dengan hasil pembangunan nyata. Gubernur melaporkan pertumbuhan 5,53 persen, meskipun lebih rendah dari angka nasional tapi dari catatan saya naik dari 4,79 persen. Berarti ada kenaikan, ujar Presiden. Penurunan angka kemiskinan juga cukup baik. Pengangguran 4,6 persen turun dari 4,4 persen yang juga lebih baik dari angka nasional 7,1 persen. Teruslah bekerja keras untuk hasil yang lebih baik, tambahnya. Sebelumnya telah diserahkan Bantuan Langsung Masyarakat kepada sejumlah perwakilan oleh para menteri-menteri terkait dengan disaksikan Presiden SBY. Antara lain, penyerahan secara simbolis kendaraan operasional penanggulangan bencana sebanyak 10 unit senilai Rp 3.832.021.500 oleh Mensos Salim Segaf Al-Jufri kepada Gubernur Kalbar dan Walikota Pontianak. Bantuan stimulan perumahan swadaya, pembangunan rumah baru, dan perbaikan rumah dan PSU sebanyak 500 unit senilai Rp 4,750 miliar. Kemudian pemberian kelambu anti minyak senilai Rp 3,7 miliar dan obat anti malaria ACT senilai Rp 574 juta

kepada kepala dinas kesehatan Kalbar. Diserahkan pula benih cabai dalam rangka aunching Gerakan Perempuan untuk Optimalisasi Pekarangan (GPOP) kepada sejumlah perwakilan. Pemberian 100 ribu ekor benih ikan Jelawat dan 2 unit kapal ikan senilai Rp 2 miliar lebih. Bantuan pengembangan pasar tradisional di perkotaan dan perbatasan dan bantuan dana program pengembangan tempat praktik keterampilan usaha senilai Rp 1,3 miliar. Dan penyerahan 1 unit mobil pintar serta bantuan PNPM Mandiri 2011 untuk 12 kabupaten dan 142 kecamatan se-provinsi Kalbar senilai Rp 202,1 miliar dan PNPM Pedesaan di wilayah perbatasan senilai Rp 8 miliar untuk 6 kabupaten dan 8 kecamatan. Dan juga penyerahan akte kelahiran gratis kepada anak-anak kurang mampu. Penyerahan hadiah Pasar Desa Terbaik kepada Kepala Desa Kajang, kabupaten Madiun, Jatim Riyanto. Penyerahan Pakarti Utama/Madya I Nasional kepada sejumlah PKK se Indonesia. Penyerahan penghargaan Adi Bhakti Madya dan Adi Bhakti Utama dengan menyematkan pin perak dan emas kepada sejumlah kader PKK atas masa pengabdiannya oleh Ibu Negara. Usai meresmikan dengan pemukulan alat musik Kangkuang, Presiden SBY dan Ibu Ani langsung meninjau Gelar Dagang dan Bisnis Expo yang diikuti oleh seluruh PKK se Indonesia dan pelaku bisnis lainnya di tempat yang sama. Turut hadir dalam puncak peringatan BBGRM VIII ini, antara lain, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Mensos Salim Segaf AlJufri, Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Mentan Suswono, Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, dan Menteri PP dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar. (oen)

Spesial Promo

IDACHI STORE STORE 50 IDACHI Disc

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak FS 728-6 Treadmill 6 fungsi

Hanya 5.350 / 2.988 Ribu

Hanya 7.950 / 3.988 Ribu

FS 1023

New Orbitrack

Home Gym

Hanya 9.500 / 5.188 Ribu

FS 1405-A

Air Walker

Hanya 800 / 398 Ribu

Hanya 1.280 / 1.128 Ribu

Kasur Intex Hanya 575 / 278 Ribu

Air Climber

Hanya 408

Seluruh Pengurusnya ini memang diurus kaum perempuan, kata Fu Ngit Jan. Menurut wanita kelahiran 1937 ini menjelaskan, mereka yang tinggal di vihara ini semuanya tidak boleh memakan daging karena Vihara Tjhai Thong merupakan tempat yang bersih dari darah. Untuk melaksanakan doa, disediakan tempat khusus untuk memanjatkan ke-

Kalbar tetap saja dijadikan anak tiri dari seluruh daerah di Indonesia. Padahal Kalbar merupakan salah satu daerah penyumbang pendapatan Negara terbesar. Kenyataannya, sekarang otonomi hanya bisa menjadi kata yang indah, bukan sistem yang indah, kata mahasiswa. Selain menolak kedatangan SBY, mahasiswa juga memprotes sikap kepolisian yang melakukan pengamanan hingga masuk ke areal kampus Untan. Mereka (polisi, red) minta kami taat aturan. Sedangkan mereka sendiri tidak taat aturan, protes Deazy Febrianaca, Wakil Ketua BEM Fisip Untan. Ke b e r a d a a n p o l i s i y a n g melakukan pengamanan hingga masuk ke areal kampus, menurut Deazy, mencerminkan sikap refresif aparat. Ini bentuk upaya pembungkaman terhadap suara rakyat. Belum pernah ada sejarahnya aparat masuk kampus, ucapnya. Polisi, kata Deazy, semestinya benar-benar bisa memosisikan dirinya sebagai pelayanan masyarakat. Karena itu, polisi harus memberikan kesempatan kepada masyarakat dan ma-

Menurutnya, penutupan baliho Pemkab Kubu Raya terutama yang berada di jalur Arteri Supadio merupakan bentuk ketidak dewasaan dalam berpolitik yang dilakukan oleh oknum tertentu. Yang kita sayangkan kenapa penutupan tersebut dilakukan saat kedatangan Presiden SBY dan rombongan kementrian. Padahal melalui baliho dan neon box tersebut rombongan kepresidenan bisa melihat berbagai program yang telah dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya, tuturnya. Sebagai aparatur pemerintah desa yang selama ini terus mendukung berbagai gebrakan program Pemkab Kubu Raya baik program pemberdayaan perempuan melalui koperasi Grameen, program beras lokal, perluasan lahan pertanian dan program

daerahnya sendiri. Yang kita inginkan bahwa antara olah raga dan proses pembangunan dapat seiring berjalan, tuturnya. Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kalbar Bidang Pembangunan, Ali Akbar menegaskan bahwa siapapun yang berniat mengembangkan dan membangun Kalbar wajib didukung. Hanya yang kita sayangkan, selama ini belum adanya sosialisasi kepada pihak-pihak yang terkait seperti apa perjanjian kerja sama Pemprov dengan pihak ketiga. DPRD saja belum tahu, ucapnya.

Hanya 300 / 198 Ribu

Niuba Hanya 575 / 238 Ribu

1

lainnya, Erwin dan kepala desa lainnya yang tergabung dalam Apdesi mengecam penutupan baliho tersebut. Arpandi, Kepala Desa Teluk Empening menambahkan, kedatangan presiden SBY ke Kalimantan Barat merupakan suatu moment yang langka. Sebagai kabupaten baru, tentu pemerintah Kubu Raya juga ingin menunjukkan berbagai keberhasilan program yang telah dilakukan selama ini melalui baliho dan banner tersebut. Sayangnya hal tersebut tidak bisa dilakukan karena banner dan baliho program Pemkab Kubu Raya ditutup oleh oknum yang dinilai sentimen terhadap keberhasilan yang sudah didapat Pemkab Kubu Raya. Padahal selama ini program Pemkab Kubu Raya sudah san-

Machmud Berbalik

Ribu

: Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Hanya Minggu : Grosir dan Eceran : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim) SMS 087883556888

hasiswa untuk menyampaikan keluhannya, bukan sebaliknya malah menghadang. Padahal kami hanya mau melakukan aksi damai. Tapi apa yang mereka lakukan, lanjut mahasiswa Fisipol itu. Selama kunjungan SBY dan rombongan ke Kalbar, polisi memang melakukan penjagaan ketat. Polisi dari berbagai kesatuan ditempatkan di dalam komplek kampus Untan lengkap dengan sejumlah kendaraan taktis. Beberapa unit water canon juga disiagakan di sekitar kampus Untan. Polisi bahkan membuat tenda raksasa di dalam halaman parkir Kampus Fakultas Teknik yang diisi polisi dari kesatuan Brimob. Kampus daerah otonom. Aparat tidak boleh berada dalam kampus. Kita akan tanyakan ke Rektor apakah mereka ada persetujuan, cetus Deazy. Aksi yang dilakukan mahasiswa kemarin dimulai sekitar pukul 11.00. Seperti aksi sehari sebelumnya, mahasiswa yang hendak menggelar demo di Bundaran Tugu Degulis Untan itu bergerak dari arah gedung Rektorat Untan.

Pemprov Jatuhkan

DIJUAL

Cocok Untuk Melayani Pesan Antar

pada Dewi Kwan Im bagi kaum perempuan. Sedangkan di ruangan luar merupakan tempat berdoa bagi kaum perempuan dan laki-laki, jelasnya. Setiap tahunnya di Vihara ini ramai dikunjungi masyarakat Tionghua untuk melaksanakan ritual tahunan, seperti berdoa menyambut malam tahun baru Imlek, pada hari tersebut

Mahasiswa Kembali

Sandal Refleksi

Song Ling Hand Massager

Hanya 495 / 228 Ribu

Selama Persediaan MASIH ADA Tgl 28 Mei s/d 3 Juni 2011

New Europa Pan Hanya 800 / 388 Ribu

Hanya 5.750 / 2.888 Ribu

Hanya 3.750 / 1.988 Ribu

Slimming Suit

FS 523-C Treadmill Manual

S/d

Rabu, 1 Juni 2011

Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis, Jl H. Rais A. Rahman (Sui Jawi Dalam) Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas,

Hubungi : 0811 567 613

Apalagi ia menyayangkan tiba-tiba pihak pemprov dengan menggunakan jasa orang lain memagari dan mencaplok tanah tersebut. Diakuinya, memang itu tanah Pemprov akan tetapi tidak lah serta-merta melakukannya dengan tiba-tiba. Ada mekanisme dan prosedur yang mesti dijalankan Pemprov sehingga hasilnya tetap baik. Dan komitmennya tetap 6,4 hektar jangan sampai lebih lagi dan status perjanjiannya HGB diatas HPL, tuturnya. Ditambahkannya setelah DPRD mengetahui bahwa pihak ketiga itu adalah OSO, maka pihaknya setuju. Bukan kita rela akan tetapi kita sangat mendukung apalagi beliau putra daerah Kalbar, pungkasnya. Di lain pihak, kalangan DPRD Kalbar lainnya masih gencar menyoroti. Sekretaris Komisi D DPRD Kalbar yang membidangi olahraga, Andry Hudaya Wijaya menjelaskan, dalam keputusan Gubernur Kalbar Nomor 608/2009 tentang penetapan status penggunaan barang/aset milik Pemprov Kalbar, disebutkan bahwa asset yang terletak di Jalan Ayani Pontianak disebutkan pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalbar. Barang/aset tersebut harus dipergunakan dalam rangka menunjang tugas pokok dan fungsi Dispora, kata Andry, Senin (30/5). Dispora berkewajiban mendata kembali dan mencatat aset tersebut dalam buku inventaris. Apabila masih dikerjasamakan dengan pihak lain, pencatatan aset tersebut harus memerhatikan kesepakatan para pihak yang tertuang dalam dokumen perjanjian atau diperbaharui sesuai ketentuan berlaku, jelasAndry. Mengacu pada Keputusan Gubernur tersebut, lanjutnya, mestinya Pemprov harus berunding atau bermusyawarah dengan KONI untuk menyetujui kerjasama dengan pihak ketiga. Hal ini pula lah yang harus dilakukan sebelum Sekda Kalbar meneken perjanjian dengan pihak ketiga pada 16 Desember

.... . dari halaman 1 seharian penuh masyarakat Tionghoa semalaman penuh melaksanakan doa di tempat ini. Untuk alat ritual rata-rata berusia puluhan tahun. Yang usianya mencapai ratusan tahun diantaranya papan tulis penyumbang Min Kiat 23 dan Papan Nama Vihara Tjhai Thong, jelasnya.(bersambung)

.... . dari halaman 1 Te p a t d i d e p a n k a m p u s Fakultas Teknik, mahasiswa dihadang brikade aparat kepolisian. Mahasiswa yang tertahan kemudian memilih melakukan orasi masih di dalam areal kampus mereka. Meski sudah saling berhadapan, namun kedua belah pihak dapat mengendalikan emosi. Ini tak lepas dari strategi polisi yang menempatkan personil Polwan di brikade paling depan. Beberapa perwakilan mahasiswa sempat meminta polisi untuk meminta ruang bergerak ke Bundaran Tugu Degulis Untan, namun tidak dikabulkan. Setelah rombongan SBY pulang, baru polisi mau membuka blokade. Meski tidak berhasil menemui SBY, namun mahasiswa tetap melanjutkan aksinya berorasi di Bundaran Tugu Degulis Untan. Sejumlah aparat keaman dari kesatuan Brimob yang pulang dari kampus Untan sempat membuat sejumlah mahasiswa meradang karena beberapa orang dari mereka sempat melambaikan tangan dan mengacungkan jari ke arah mahasiswa yang berorasi.(bdu)

.... . dari halaman 1 gat jelas dan berhasil, terutama dalam pemberdayaan terhadap masyarakat, petani dan perempuan, kata Arpandi. Arpandi juga mempertanyakan urgensi dari pemerintah provinsi untuk menutup baliho dan banner Pemkab Kubu Raya. Dia melihat banyak baliho komersial yang terpajang di sepanjang jalan Arteri Supadio, namun kenapa hanya baliho dan banner program Pemkab yang ditutup. Padahal isinya programprogram pemerintahan, tidak ada unsur politisnya. Ini patut dipertanyakan dan kami selaku kepala desa tidak terima dengan hal tersebut, karena dengan penutupan baliho tersebut otonomi daerah kita telah diinjak-injak oleh pemerintah provinsi, pungkasnya. (oen)

.... . dari halaman 1 2010 lalu. Tapi musyawarah dengan KONI tidak dilakukan Pemprov Kalbar. Ini yang menjadi masalah hingga membuat menjadi rumit seperti sekarang, ucap Andry. Sementara KONI juga diberikan kewenangan mengelola Komplek Gelora Khatulistiwa berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 10/1995 tentang pemberian wewenang pengelolaan komplek Gelora Khatulistiwa Pontianak kepada KONI Kalbar. Sedangkan Surat Keputusan Gubernur tersebut hingga sekarang belum dicabut. Dijelaskannya, Sekda Kalbar membuat persetujuan dengan pihak ketiga dalam bentuk pengalihan aset olahraga tidak memerhatikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50/2007 tentang tata cara pelaksana kerjasama daerah. Padahal pada pasal 9 ada aturan yang berbunyi kerjasama yang membebani daerah dan masyarakat harus mendapat persetujuan dari DPRD. Maksud dari membebani daerah pada Pasal 9 itu adalah biaya kerjasama yang berasal dari APBD atau menggunakan atau memanfaatkan aset daerah. Perjanjian kerjasama yang dilakukan Sekda Kalbar dengan PT Citra Putra Mandiri tanggal 16 Desember 2010 mengabaikan semua aturan tersebut. Apalagi kerjasama tersebut ditandatangani Sekda ketika baru menjabat kurang lebih selama satu bulan setelah dilantik. Ini apa maksudnya? tanya Andry. Masyarakat Kalbar, khususnya insan olahraga harus bersatu padu meminta perlindungan supaya aset olahraga di Gelora Khatulistiwa tidak dialihfungsikan. Hal ini sangat penting demi pengembangan olahraga Kalbar. Apalagi perbuatan alihfungsi aset olahraga jelas-jelas melanggar pasal 67 ayat 7 UndangUndang Nomor 3/2005 tentang sistem keolahragaan nasional. Bahkan perbuatan tersebut masuk dalam ranah pidana, kata Andry. (oen/bdu)


L GA 8

David Bernstein

Desak Pemilihan Presiden FIFA Ditunda Asosiasi sepak bola Inggris (FA) pada hari Selasa (31/5) mengusulkan agar pemilihan presiden FIFA yang mestinya digelar besok ditunda. Seruan itu muncul di tengah-tengah semakin meluasnya dugaan

korupsi di badan sepakbola dunia itu. Ketua FA David Bernstein mengatakan pada 19 Mei bahwa FA akan abstain di pemilihan presiden FIFA mendatang karena berb-

agai tuduhan korupsi yang ditujukan kepada anggota komite eksekutif FIFA. Alasan kedua, kata Barnstein, adalah lemahnya transparansi dan akuntabilitas organisasi FIFA. (bbc)

RABU, 1 JUNI 2011

Paul Scholes

A-G-E-N-D-A

Undur Diri Pemain tengah Manchester United Paul Scholes mengumumkan pengunduran dirinya dalam usia 36 tahun dan bergabung dengan tim pelatih. Scholes memulai karir di Manchester United tahun 1994 dan turun lapangan untuk klub itu sebanyak 676 kali. Keputusan ini bukan hal yang mudah, namun saya merasa inilah saatnya untuk berhenti bermain, kata Scholes. Paul selalu menjadi inspirasi bagi pemain lain dalam segala usia dan kami tahu bahwa ia akan terus melanjutkan hal ini dalam peran barunya, kata pelatih Alex Ferguson. Karir saya di Manchester United telah lama dan berhasil dan hal itu merupakan penghargaan tersendiri. Menjadi bagian dari tim yang membantu klub meraih gelar juara (Liga Inggris) yang ke 19 kali merupakan suatu keist imewaan, ungkapnya. (bbc)

Atletik Popda Kalbar 2011

Kota Pontianak Terlalu Perkasa PONTIANAK. Tim Kota Pontianak tak berkutik di cabang olahraga voli pasir (pantai) dan renang, namun di atletik masih terlalu perkasa bagi kontingen daerah lainnya. Perolehan sebelas medali emas, menahbiskan Kota Pontianak terbaik untuk atletik. Parade juara nomor 100 meter putra, Juara I peraih medali emas Fitria Ramadhan (Kota Pontianak), Juara II peraih medali perak Dedi Irianto (Ketapang), Juara III peraih medali perunggu Adrianus Yefi (Sintang). Nomor 100 meter putri, Marina dari Kabupaten Kubu Raya (KKR), Helpina (Landak), Mela (Landak). Nomor 100 meter putri, Marina (KKR), Helpina (Landak), Mela (Landak). Nomor 5000 meter putra, Zainuddin (Kota Pontianak), Jawat (Sambas), Deni (Ketapang). Nomor 1500 meter putri, Nilam Sari (Kota Pontianak), Resti N (Ketapang), Siti Khirah (Kota Pontianak). Nomor 1500 meter putri, Nilam Sari (Kota Pontianak), Restu Nur Fajari (Ketapang), Yeti (Landak). Nomor 400 meter putra, Fitra R (Kota Pontianak), Ismail dari Kabupaten Kayong Utara (KKU), Erwanto (Ketapang). Nomor 400 meter putri, Rizka FH (Kota Pontianak), Vidia CU (Kabupaten Pontianak), Rica (Kabupaten Pontianak). Tolak peluru putra, Husnul Yakin (Kabupaten Pontianak), Tungadi (Kabupaten Pontianak), Karmidi (KKR). Tolak peluru putri, Lesia Nini (Kota Pontianak), Selvia Purwanti (Sintang), Ayu (KKR). Lompat jauh putra, Adrianus Yeti (Sintang), Wiyoto (KKR), Rafianus Rafid (Sanggau). Lompat jauh putri, Rifki FH (Kota Pontianak), Nur Rahmawati (KKR), Nariana Junika (KKR). Lempar cakram putra, Husnul Yakin (Kabupaten Pontianak), Syahril (Ketapang), Joni Andreas (Bengkayang). Lempar cakram putri, Lesia Nini (Kota Pontianak), Gladis Isabela (Landak), Martika RS (Kabupaten Pontianak). Jalan cepat 5000 meter putra, Wahyu Eko (Sambas), Rilo Aulia (Kota Pontianak), Zuranswa (Bengkayang). Jalan cepat 5000 meter putri, Siti Khairah (Kota Pontianak), Deadry (Sintang), Juni Arsih (Sambas). (mah)

LAGA PERSAHABATAN Kamis (2/6) Dini Hari Nigeria v Argentina (Siaran Langsung SCTV Pukul 01.30 WIB) Bursa Asian Handicap Ukraine 0 : 1 1/2 Uzbekistan Guatemala 1/2 : 0 Venezuela Jumat (3/6) Korea Republic 0 : 0 Serbia Sabtu (4/6) Luxembourg 1 1/4 : 0 Hungary Bolivia 0 : 0 Paraguay Peru 1/4 : 0 Czech Rep Minggu (5/6) Brazil 0 : 1/4 Netherlands USA 1/2 : 0 Spain Australia 0 : 1 ¼ New Zealand China 0 : 1 1/4 Uzbekistan Poland 1 : 0 Argentina COPPA ITALIA SENIN (30/5) Inter Milan

3-1 Palermo

INDONESIA SUPER LEAGUE

International Friendly

Nigeria

V

Argentina

Siaran Langsung SCTV Pukul 01.30 WIB

Tanpa Pemain Top Bertandang ke Abuja ibu Kota Nigeria untuk melakoni laga persahabatan melawan Timnas Nigeria. Timnas Argentina dikabarkan tanpa diperkuat pemain-pemain topnya, seperti Mascherano, Di Maria, Gonzalo Higuain, Sergio Aguero dan Diego Milito. Bahkan bintang Tim Tango yang memperkuat Barcelona, Lionel Messi juga dikabarkan tidak ikut serta. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Hasilnya, Argentina memenangkan bentrokan dengan skor tipis 1-0. Namun meski tak diperkuat pemain-pemain topnya, Argentina tetap saja menjadi tim yang tak bisa dipandang remeh. Apalagi sejak Maradona sebagai pelatih, posisinya digantikan Sergio Batista.

Hasilnya, 10 pertandingan internasional pasca Piala Dunia, Argentina hanya mengalami satu kekalahan dari Timnas Jepang. Pertandingan terakhirnya, juara dunia dua kali itu menang atas Paraguay dengan skor 4-2. Namun Batista menegaskan, bersama skuad akan mampu mengalahkan Super Eagles di kandangnya sendiri. Aku punya nama skuad kelas dunia untuk Guinness The Match. Kami juga memiliki banyak pemain muda berkualitas, siap disandingkan pemain-pemain seniornya yang sarat pengalaman. Kami bermaksud untuk menguji kekuatan Eagles Super dengan cara tersendiri, ujarnya. Sementara bagi tuan rumah, Nigeria, menjamu Argentina akan menjadi laga pemana-

san dan persiapan melakoni babak kualifikasi Afcon di Ethiopia, Sabtu mendatang. Pada pertandingan pertama di kandangnya sendiri, The Eagles Super julukan Nigeria sukses membungkam Ethiopia dengan skor telak 4-0. Terakhir pasukan Simson Siasia juga menang telak 3-0 atas Kenya. Pelatih Nigeria Samson Siasia telah menanggapi daftar pemain yang akan diturunkan skuad Argentina. Ini bukan tentang individu pemain seperti Messi dan Tevez,. Kekuatan dan keberhasilan Argentina dan ancamannya berasal dari kedalaman cara mereka bermain. Hal inilah yang membuat Guinness The Match seperti sebuah tantangan yang menarik bagi saya pribadi dan semua pemain kami, ungkapnya. (int/eq)

Renang Popda Kalbar 2011

KKR Tumbangkan Kota Pontianak PONTIANAK. Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalbar tahun 2011 kontingen Kabupaten Kubu Raya (KKR) secara tak terduga, berhasil menjadi juara umum cabang olahraga (Cabor) aquatic khususnya renang dengan lima medali emas, di Kolam Renang JC Oevang Oeray Pontianak, Senin (30/5). Untuk kategori 50 meter gaya bebas putri, juara I peraih medali emas disabet Susiana (Kota Pontianak), juara II peraih perak Cerin Pratini (Kota Pontianak), juara III peraih perunggu Utami Triyani (KKR). Sedangkan urutan parade pemenang untuk kategori 50 meter bebas putra, Juara I Laudry Januardi (KKR), Juara II Khairi Supriadi (Kota Pontianak), Juara III Radhuan (KKR). Nomor 10 meter gaya punggung putri, Juara I Susiana (Kota Pontianak), Juara II Dini Syahbrina (KKR), Juara III Vina Adriani (KKR). Parade pemenang 100 meter gaya punggung putra, Juara I Khairi Supriadi (Kota Pontianak), Juara II Laudru Januardi (KKR), Juara III Radhuan (KKR). Pemenang 100 meter bebas putra, Juara I Radhuan (KKR), Juara II Khairi Supriadi (Kota Pontianak), Juara III Laudry Januardi (KKR). Untuk 100 meter gaya dada putri, Deni Sabrina (Kota Pontianak), Susiana (Kota Pontianak), Utami Triyani (KKR). Sedangkan 100 meter gaya dada putra, Laudry Januardi (KKR), Untung saputra (KKR), Andika Triyadi (KKR). Kategori 100 meter gaya kupu-kupu putri, Vina Andriyani (KKR), Utami Tri-

1. Persipura 2. Semen Padang 3. Persija 4. Persisam 5. Arema 6. Sriwijaya FC 7. Persib 8. Persela 9. Persiwa 10. PSPS 11. Persiba 12. Pelita Jaya 13. Persijap 14. Deltras 15. Bontang FC

22 24 22 25 23 22 25 22 23 22 23 23 25 22 25

14 11 12 12 10 10 9 9 9 9 8 8 7 8 3

6 9 4 3 7 4 6 5 5 3 5 3 5 1 4

2 4 6 10 6 8 10 8 9 10 10 12 13 13 18

55 - 18 37 - 24 42 - 23 33 - 39 35 - 23 35 - 27 38 - 40 26 - 27 32 - 39 33 - 32 37 - 40 26 - 28 25 - 46 28 - 35 29 - 67

48 42 40 39 37 34 33 32 32 30 29 27 26 25 13

LIGA PRIMER INDONESIA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

Persebaya 1927 Persema Medan Chiefs PSM Batavia Union Jakarta 1928 Bali Devata Persibo Semarang United Minangkabau FC Aceh United Bintang Medan Bogor Raya Solo FC Bandung FC Real Mataram Manado United Tangerang Wolves Cendrawasih Papua

18 18 18 17 18 17 18 18 18 18 17 17 18 18 18 18 18 18 17

12 12 9 9 8 8 8 8 9 7 7 6 6 4 4 4 3 2 1

4 4 5 4 7 5 5 5 1 6 2 4 3 4 4 4 6 5 4

2 2 4 4 3 4 5 5 8 5 8 7 9 10 10 10 9 11 12

42 - 13 35 - 17 26 - 20 31 - 17 32 - 23 30 - 20 22 - 17 25 - 22 18 - 21 20 - 20 19 - 23 28 - 26 24 - 25 19 - 28 22 - 33 27 - 41 19 - 35 19 - 36 17 - 40

40 40 32 31 31 29 29 29 28 27 23 22 21 16 16 16 15 11 7

MALAYSIA SUPER LEAGUE 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Kelantan Terengganu Selangor Perak Kedah Harimau Muda A PBDKT T-Team Johor FC FELDA United FC Negeri Sembilan Kuala Lumpur Sabah Pahang Perlis

23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23

14 14 14 10 11 10 9 7 7 6 5 5 5 2

5 5 3 8 5 6 4 8 7 7 8 7 7 4

4 4 6 5 7 7 10 8 9 10 10 11 11 17

2 3 2 2 1 1 3 4 3 2 3 2

3 1 3 2 5 6 6 7 7 9 10 12

1 5 5 4 1 4 5 2 1 3 3 2 2 4 2 3

3 1 1 3 5 3 3 5 6 4 5 6 6 5 5 9

46-20 45-19 33-22 30-22 21-18 33-26 31-30 21-24 18-24 22-31 20-28 19-30 18-31 19-51

47 47 45 38 38 36 31 29 28 25 23 22 22 10

S-LEAGUE

Kadispora Kalbar Dra Hj Utin Kusumawaty MSi menyematkan medali emas kepada kontingen Kabupaten Kubu Raya (KKR), di Kolam Renang JC Oevang Oeray Pontianak, Senin (30/5). MAHMUDI/EQUATOR

yani (KKR), Susiana (Kota Pontianak). Sedangkan 100 meter gaya kupu-kupu putra, Laudry Januardi (KKR), Untung Saputra (KKR), Khairi Supriyadi (Kota Pontianak). Pengalungan medali kepada para juara diberikan langsung Kadispora Kalbar Dra Hj Utin Kusumawaty, didampingi panitia renang Popda Kalbar 2011. Kontingen KKR berhasil menjadi juara umum dengan lima medali emas, disusul Kota Pontianak yang hanya

mengumpulkan empat medali emas dari sembilan yang diperebutkan. Kita harapkan para pemenang renang di Popda Kalbar 2011 ini, dapat mengharumkan nama Kalbar di Pekan Olahraga Nasional (Popnas) di Pekanbaru Provinsi Riau. Diharapkan juga setelah kejuaraan di Popda ini berakhir, para atlet pelajar masih giat berlatih karena lawan di Popnas cukup kuat dan memerlukan kesiapan jasmani dan rohani, pesan Utin. (mah)

Bola Voli Popda Kalbar 2011

Ketapang Borong Medali Emas Pontianak. Kontingen Kabupaten Ketapang berhasil menyabet medali emas kelompok putra dan putri voli pasir Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalbar 2011. Pe n u t u p a n s e k i t a r p u k u l 1 4 . 3 0 WIB, penyematan medali Plt Kabid Keolahragaan Dispora Kalbar, Joko Susanto SSos, di lapangan voli pasir J a l a n Pu r n a m a Po n t i a n a k , S e l a s a (31/5). Keberhasilan ini hendaknya dapat dilanjutkan di tingkat Pekan Olahraga Nasional (Popnas) di Pekanbaru Provinsi Riau 2011. Diharapkan juga kepada kontingen daerah lain untuk membina

lebih baik lagi atlet pelajarnya, supaya di Popda mendatang dapat hasil lebih baik lagi, ungkap Joko. Kejuaraan voli pasir Popda Kalbar ini diikuti 12 kabupaten dan 2 kota se-Kalbar. Setelah melewati babak kualifikasi dan seterusnya, parade untuk kelompok putri, juara I peraih medali emas Kabupaten Ketapang, disusul Kabupaten Kayong Utara berhak menggondol medali perak, dan Kabupaten Landak peroleh medali perunggu. Sedangkan di kelompok putra urutan pemenanganya, Kabupaten Ketapang, Kota Pontianak, dan Kabupaten Kubu Raya. (mah)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Home United Tampines Rovers Armed Forces Etoile Albirex Niigata (S) Hougang Gombak United Balestier Khalsa Young Lions Geylang United Tanjong Pagar Woodlands Wellington

16 14 14 12 14 14 15 15 13 14 14 15

11 10 9 8 8 7 6 4 3 3 1 1

40 -15 35 30 -11 33 30 -16 29 21- 7 26 30 14-25 25 25-22 15 16-21 15 25-16 11 20-12 17 28-11 6 36-6 8 35-5

K-LEAGUE 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Jeonbuk Hyundai Motors12 8 Pohang Steelers 12 6 Sangju Sangmu Phoenix11 5 Jeju United 12 5 Chunnam Dragons 12 6 Incheon United 12 5 Busan I´Park 12 4 Gyeongnam FC 12 5 Ulsan Hyundai 12 5 Daegu FC 11 4 FC Seoul 12 4 Suwon 12 4 Gwangju FC 12 4 Daejeon Citizen 12 3 Seongnam 12 Gangwon FC 12 0

28-15 18-10 17-12 15-12 11-9 16-17 20-19 13-15 12-14 15-16 15-19 13-14 11-17 13-14 5-15 2-15

25 23 20 19 19 19 17 17 16 15 15 14 14 13 11 3

16-4 10-6 17-8 12-7 14-7 9-7 12-11 12-12 8-9 8-8 10-10 8-12 8-12 8-11 7-9 10-14 5-13 8-22

19 16 15 15 13 13 13 12 12 10 9 9 7 6 5 5 5 0

J-LEAGUE DIVISION 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Kashiwa Reysol Vegalta Sendai Yokohama F Marinos Sanfrecce Hiroshima Júbilo Iwata Vissel Kobe Kawasaki Frontale Gamba Osaka Omiya Ardija Albirex Niigata Nagoya Grampus Eight Shimizu S-Pulse Ventforet Kofu Urawa Red Diamonds Cerezo Osaka Kashima Antlers Montedio Yamagata Avispa Fukuoka

8 8 8 8 8 8 8 6 8 8 7 8 8 8 7 6 8 8

6 4 4 4 3 4 4 4 3 2 2 2 1 1 0 1 1 0

1 4 3 3 4 1 1 0 3 4 3 3 4 3 5 2 2 0

1 0 1 1 1 3 3 2 2 2 2 3 3 4 2 3 5 8


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Pencurian

Curi Lampu Masjid, Dipelasah Warga PONTIANAK. Curi bola lampu Masjid An-Nur, Rz, 26, digebuk warga Komplek Villa Elektrik Permain, Jalan Tanjung Hulu, Selasa (31/5) siang. Rz mencuri lampu di belakang WC masjid. Ternyata gerak-gerik bapak satu anak ini telah diintai warga. Begitu Rz berjalan menuju sepeda motornya, langsung ditangkap dua warga dan menghadiahinya bogem mentah. Ketika tas milik Rz diperiksa, ternyata dia mebawa gergaji besi, beberapa obeng dan tang. Bahkan juga memiliki banRz dan barang bawaannya diamankyak anak kunci. an polisi, Selasa (31/5). A Warga menghubungi Polsek Timur. Petugas yang mendapatkan laporan langsung menuju tempat kejadian dan menggelandang pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Timur. Pelaku sendiri menuturkan RMAN

Halaman 12

PATR LI

Jual Jeruk Berbisnis Sabu bapak anak satu itu tertangkap. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mensinyalir adanya transaksi peredaran narkoba besar-besaran di Jalan Tritura. Polisi langsung melakukan penyelidikan, ujar Mukson. Informasi ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Ketika melihat Slamet melakukan transaksi, polisi langsung melakukan penangkapan. Tersangka diamankan saat tertangkap tangan yang sedang melakukan transaksi. Pelaku

PONTIANAK. Cari penghasilan sampingan dari jualan jeruk, Slamet, 30, menjual sabu. Namun aksinya dicium polisi dan diringkus jajaran Sat Restik Polda Kalbar di Jalan Tritura, Pontianak Timur, Selasa (31/5) sekitar

Halaman 12

pukul 11.30. Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar mengatakan, Slamet merupakan TO lama jajaran Restik Polda Kalbar. Kurang lebih dua bulan diincar petugas, akhirnya

Disergap, Pengecer BBM Berhamburan

Uang Sembako Tak Disetor Motor dan puluhan jeriken diamankan di Polres Ketapang, Selasa (31/5). KIRAM AKBAR

K ETAPANG . Pengecer BBM jenis bensin berhamburan kabur ke semak belukar, ketika hendak menjalankan aksinya menyedot bensin dari tanki motor di deretan ruko di daerah Sungai Awan. Meski sempat dikejar petugas, si pengecer tersebut berhasil

lolos, Selasa (31/5). Rupanya dia menyimpan jerikenjerikennya itu di balik semak-semak. Ketika hendak mengeluarkan jeriken itu, langsung kita hampiri. Dia kaget dan langsung kabur, kata AKP Temangganro Machmud SIK, Kasat Reskrim Polres Ketapang kepada Equator kemarin. Dikatakannya, polisi berhasil menangkap 97 pengecer dan dua pemilik rumah dari dua lokasi yang berbeda, Sungai Awan dan kios di dekat makam pahlawan. Temangnganro mengatakan, modus para pengecer tersebut adalah mengantre BBM di SPBU berkali-kali

Halaman 12

Gugatan Eksekusi Rumdin Rudi Bachtiar Disidang PONTIANAK. Gugatan eksekusi yang dilakukan Satpol PP Kalbar terhadap rumah dinas (Rumdin) mantan Kepala Dinas PU Kalbar, Rudi Bachtiar sudah disidang di PTUN Pontianak. Sudah beberapa sidang. Namun belum keputusan final, karena proses sidang masih berlanjut di PTUN Pontianak, kata Zainuddin H Abdul Kadir SH, kuasa hukum Rudi Bachtiar, Selasa (31/5). Dikatakan Zainuddin, tidak benar beredar isu kalau Rudi Bachtiar menyerahkan rumah dinasnya ke Pemprov Kalbar pada 27 Mei 2011 lalu. Proses

hukum atas eksekusi rumah jabatan tersebut masih berlangsung. Kalau ada yang mengatakan rumah dinas diserahkan kepada Pemprov Kalbar, itu pembohongan publik. Karena kita tidak pernah mencabut gugatan, atau pernah membuat MoU menyatakan damai, tegasnya. Ikadin koordinator wilayah Kalbar itu mejelaskan, sidang perdana gugatan terhadap Satpol PP Kalbar pada 11 Mei 2011 lalu. Kemudian dilanjutkan pada 23 Mei dengan agenda persiapan perbaikan

gugatan. Pada 30 Mei, sidang dilanjutkan dengan agenda penyerahan perbaikan gugatan oleh penggugat kepada tergugat (Satpol PP Kalbar). Sidang akan dilanjutkan pada 9 Juni 2011 mendatang dengan agenda jawaban tergugat atau Satpol PP Kalbar, papar Zainuddin yang juga Ketua LBH MABM Kalbar. Eksekusi Rumdin mantan Kepala Dinas PU Kalbar pada 27 April 2011 lalu dianggap menyalahi prosedur. Rudi mengadukan eksekusi yang dilakukan Satpol PP Kalbar ke Lembaga Bantuan Hukum

memang sudah lama diikuti polisi, namun baru kali ini baru bisa tertangkap, tambah Mukson. Dikatakan Mukson, ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti lima paket sabu yang sudah siap jual. Kurang lebih dua gram yang sudah siap edar. Polisi juga mengamankan bong, sendok terbuat dari pipet, timbangan elektrik, korek api dan uang Rp350 ribu. Pelaku merupakan bandar, tegasnya. Slamet mengakui, barang

haram tersebut didapat di daerah Beting. Dirinya membeli untuk dijual kembali dan untuk menghidupi keluarga. Alasannya, hasil jual jeruk di Parit Besar, Kampung Bugis tidak cukup untuk menghidupi biaya keluarga. Saya hanya menjual, dalam satu paketnya Rp100 ribu hingga Rp300 ribu. Saya melakukan bisnis haram ini kurang lebih dua bulan. Tetapi saya tidak menjualnya ke mana-mana, hanya menunggu pelanggan di rumah, ungkap Slamet. Slamet juga menyesali

Halaman 12

AMBEIEN 5 TAHUN SEMBUH DENGAN SARANG SEMUT

Slamet menutup wajahnya ketika diinterogasi polisi, Selasa (31/5). SAMSYUL ARIFIN

Penggelapan

PONTIANAK. Lantaran tak menyetor uang sembako Rp50 juta, Ma, 35, terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum. Wanita ini dilaporkan Yulianus, 31, Direktur CV Tuha Raya, ke Mapolsek Utara, Senin (30/5) sekitar pukul 19.15 atas dugaan penggelapan. Informasi yang dihimpun, kejadian bermula Juni 2010 lalu. Ketika itu Ma menerima uang setoran pembayaran atas pembelian sembako. Uang tersebut dititipkan Zakiadi kepada Ma agar disetorkan ke CV Tuha Raya. Usai menerima uang dari Zakiadi, rupanya pelaku tidak pernah menye

Rabu, 1 Juni 2011

Majelis Adat Budaya Melayu Kalbar (LBH MABMKB) hingga akhirnya menggugat Satpol PP Kalbar. Karena ada pengaduan dari Pak Rudi Bachtiar, kita langsung mempelajari surat somasi yang dikeluarkan Satpol PP Kalbar dan surat perintah tugas yang dikeluarkan Asisten Admnistrasi dan Umum atas nama Gubernur Kalbar. Ternyata surat tersebut begitu banyak kekeliruan, kata Zainuddin H Abdulkadir SH didampingi Nurliansyah SH, perwakilan LBH MABMKB, kemarin.

Halaman 12

Saya 52 tahun menderita ambeien sejak 5 tahun yang lalu. Hidup saya tersiksa karena selain asma, saya juga menderita ambeien. setiap obat yang saya konsumsi habis maka asma dan ambeien saya pun kembali kambuh. Pada bulan April 2010 saya diajak anak suruh nungguin anak saya di RS Gunung Jati Cirebon. Pada malam itu saya menunggu bersama suami saya, tiba-tiba ambeien saya kambuh. Rasanya sakit sekali, darahnya mengucur sampai basol nya keluar. Suami saya panik sekali setelah periksa di dokter rumah sakit itu kata dokternya harus operasi, saya tidak mau operasi. Kemudian saya pulang ke rumah di Desa Penganjang Sindang Indramayu. Bertepanan dengan itu, melalui persetujuan anak dan menantu saya harus di operasi karena sudah parah sekali, darahnya keluar Khamidah terus menerus dan rasanya sakit sekali. Pada hari Rabu tgl 7 April 2010 suami saya mengaji di Majelis Taklim. Suami saya ada informasi dari temannya yang bernama Abdulrokman yang memberikan sarang semut. Sejak saat itu saya langsung mengkonsumsi satu botol sarang semut 3 kali sehari, dan dua box bersama suami, kebetulan suami juga menderita darah tinggi dan struk sudah 5 tahun. Setelah rutin minum sarang semut kurang lebih satu minggu, saya memeriksakan ke dokter. Hasilnya saya dan suami saya yang penderita struk dan darah tinggi tidak pernah kambuh lagi. Saya sekarang masih minum sarang semut 3 kapsul sehari bersama suami saya. Saya berterima kasih dengan bantuan sarang semut, ambeien, jantung dan asma saya dan struk suami saya sembuh. SARANG SEMUT secara empiris dan tradisional dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengatasi : Berbagai jenis kanker dan Tumor, Jantung koroner dan berbagai gangguan jantung, Stroke, Menghilangkan benjolan pada payudara, Gangguan ginjal dan prostate, TBC / Paru-paru, Ambeien (wasir)baru maupun lama, Melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI) Tidak disarankan mengkonsumsi Sarang Semut dalam bentuk lempengan, karena : • Tidak terjamin kehigienisannya karena hanya diproses melalui penjemuran berkali-kali menggunakan sinar matahari, sehingga dapat menimbulkan bakteri/jamur yang berbahaya bagi tubuh. • Dosis yang tidak tepat, karena setiap lempengan tidak memiliki kadar yang sama. • Tidak disarankan menggodok Sarang Semut berulang kali karena khasiatnya sudah jauh menurun atau hilang khasiatnya. • Tidak jelas jenis Sarang Semut yang dipergunakan, karena tidak semua jenis Sarang Semut berkhasiat sebagai obat. • Tidak dapat dipertanggung jawabkan siapa produsennya bila terjadi keracunan, karena produk lempengan tidak memiliki registrasi Badan POM. • Pastikan Sarang Semut yang anda beli adalah hasil produksi PT. PRIMA SOLUSI MEDIKA yang memberikan jaminan keaslian dan kualitas produk terbaik Keunggulan Sarang Semut PT. PRIMA SOLUSI MEDIKA : o Merupakan pioneer dan pemegang hak paten Sarang Semut di Indonesia o Terdaftar di balai POM dan memiliki sertifikasi halal. o Diproduksi dengan standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) Dapatkan di Apotik dan Toko Obat Terdekat Info Produk : 085245961665

DALAM KOTA Sei Raya : Apt. Amelia, Apt. Antara-Jl. Adi Sucipto Sui Raya Dalam : Apt. Sui Raya Dalam, Batara Kota : Apt. Kharitas Bak, Apt. Makmur II, Apt. Apt. Gajahmada, Apt. Mega Sari Farma, Apt. Mandiri, Apt. Nusa Indah, Hidup sehat, Jenaka, Asia, Sinar Abadi, Semi Abadi, Kapuas Jeruju : 168, Apt. Bersama, Apt. Sejahtera (Tj. Hulu), Apt. Siantan Jaya (Siantan), Ericia (Kobar), Apt. Therapy (Danau Sentarum), Labora - PAL V (Husin Hamzah) LUAR KOTA Sei. Pinyuh : Sanitas, Singkawang : Apt. Asean, 333 Pemangkat : Timur Jauh Sambas : Santos Bengkayang : Berkat Ngabang : Baru Meliau : Karunia Sanggau : Arjuna Sintang : Sahabat, Apt. Husada Nanga Pinoh : Lestari I, Lestari II Putussibau : Sahabat Ketapang : Tulus Budi, Sumber Sehat


10 

musyawarah kite

Tiga Sektor Andalan Sungai Raya SUNGAI RAYA. Kendati industri perkayuan telah kolaps, namun bukan berarti aktivitas perekonomian Kecamatan Sui Raya lumpuh total. Sebagai ibukota Kabupaten Kubu Raya, Sui Raya mencoba mencari sektor-sektor andalan yang dapat mengangkat perekonomian daerah dari keterpurukan industri perkayuan. Camat Sui Raya, Bahtiar, menyebutkan ada tiga sektor yang menjadi andalan daerah yang dipimpinnya saat ini. Yakni perdagangan, jasa dan perkebunan. Kita coba mendongkrak tiga sektor ini sebagai pengganti dari industri kayu yang sudah lama kolaps. Sehingga perekonomian tetap jalan, dan pembangunan daerah tidak mandek, kata Bahtiar kepada wartawan, kemarin. Ia mengharapkan, dari ketiga sektor tersebut tidak menimbulkan polemik horizontal dalam pencapaian tujuan pembangunan, sesuai dengan visi misi mewujudkan Kubu Raya sebagai kabupaten yang terdepan dan berkualitas. Kecamatan Sui Raya memiliki luas 129.565 hektare atau 14.70 persen dari luas Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010 jumlah penduduknya mencapai 186.997 jiwa atau 40 persen, dari total jumlah penduduk yang mencapai 498.459 jiwa yang tersebar di 14 desa dan 54 dusun. Diakuinya, kondisi geograďŹ s Kecamatan Sui Raya relatif sulit, yakni sebagai daerah perairan. Namun, hal itu hendaknya tidak menjadi halang rintang para pelaku usaha untuk berinvestasi. Ke depan, kita harapkan sarana transportasi dapat menjadi perhatian pemerintah untuk mendukung terbukanya akses daerah terisolir di Kecamatan Sui Raya. Sehingga berbagai potensi yang ada dapat terakomodir dan diperdagangkan, pungkasnya. (oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Rabu, 1 Juni 2011

Penghuni Panti Minta Mobil dan Pampers PONTIANAK. Dalam kunjungannya ke Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri berkesempatan mengunjungi Panti Jompo yang berada di Jalan Adisucipto Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Mensos pun disambut puluhan penghuni panti yang dengan rapi duduk dikursi, dengan mengenakan baju yang cukup rapi. Mensos pun melakukan dialog dengan para penghuni panti. Salah seorang penghuni panti yang mengenakan kerudung putih pun meminta kepada Mensos untuk memberikan bantuan pampers (popok) dan mobil yang ingin mereka gunakan untuk bepergian. Kalau bisa, kami ingin diberikan bis agar kami bisa jalan-jalan. Kami juga ingin diberikan pampers untuk mereka yang sudah tidak bisa melakukan aktivitas lagi, ungkap Yanti, salah seorang penghuni panti Trisna Werda Widia Darma. Menanggapi permintaan penghuni panti, Mensos pun menanggapinya dan menyatakan ingin memberikan bantuan. Insyaallah nanti akan kita berikan permintaan ibu. Kami ingin ibu dan rekan-rekan yang lain selalu sehat dan merasa senang di sini, ungkap Salim.

Mensos Salim Segaf Al Jufri memberikan bantuan kepada penghuni panti. Salim, mengatakan terdapat 2,8 juta lansia terlantar yang tersebar di seluruh Indonesia. Yang terbanyak di Pulau Jawa. Sebanyak 2,8 juta lansia di

Indonesia terlantar yang sudah mendapatkan jaminan sosial lanjut usia sekitar 13 ribu tiap bulan, cacat berat 163 ribu yang sudah mendapatkan jaminan

YUNIARDI/EQUATOR

sosial 19 ribu, mudah-mudahan tiap tahun dapat kita tingkatkan, ungkapnya. Salim, mengimbau pemerintah daerah juga bangkit memberikan

perhatian kepada para lansia, agar mereka tidak merasa bosan berada di panti jompo dan merasa diperhatikan. Mensos ingin di masa-masa akhir, para lansia harus merasa happy ending. Sekarang kita lihat, Alhamdulilah Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan cukup bagus memerhatikan lansia, walaupun tidak dari daerah sini. Apa yang mereka inginkan, kita akan perhatian. Kita akan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk lansia, karena seperti yang saya katakan tadi, di masa akhir ini kita katakan happy ending. Jadi terakhirnya di usianya, kita harus berikan yang terbaik untuk orangtua kita. Kita dalam memberikan bantuan juga akan melihat anggaran yang ada, karena kita juga terkendala keterbatasan anggaran, pungkasnya. Sementara Bupati Muda Mahendrawan, menambahkan bangunan fisik panti yang sudah dibangun sejak tahun 1977 dan akan terus dibenahi. Mudah-mudahan cepat disetujui dan kalau bisa tahun depan terealisasi, ungkap Muda. Selain itu, para penghuni panti ingin dibantu dengan kendaraan. Para penghuni panti butuh tour dan suasana refreshing dan mudah-mudahan akan terealisasi, katanya. (oen)

Izin Empat Perusahaan Sawit Dicabut SUNGAI RAYA. Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan (Dishutbuntam) Kubu Raya mencabut izin empat perusahaan perkebunan sawit lantaran perusahaan tersebut menelantarkan lahannya. Keempatnya tidak pernah lagi melakukan aktivitas perkebunan sawit atau mengelola lahan yang telah diberikan izinnya. Mereka hanya menguasai lahannya saja, ungkap Kabid Pengendalian dan Pengawasan Dishutbuntam Kubu Raya, Gol-

da M Purba kepada wartawan, kemarin. Dia menegaskan, keempat perusahaan itu harus melakukan penanaman. Jangan hanya menguasai lahan tanpa keseriusan untuk menggarap. Hal itu juga berdampak pada sulitnya investor yang benar-benar berinvestasi. Luasan konsesi lahan yang diberikan kepada empat perusahaan itu lebih dari 5.000 hektare sesuai dengan Amdal yang diterbitkan. Jadi terpaksa izinnya dicabut, ujarnya.

Belajar dari keempat perusahaan itu, Pemkab melakukan seleksi ketat untuk perluasan lahan perkebunan sawit. Tak heran, seperti PT Graha Agri Nusantara (GAN) pernah ditolak oleh Kementerian Kehutanan ketika akan mengajukan perluasan lahan sawit, dan menurunkan status Areal Pemanfaatan Kehutanan (APK)-nya menjadi Areal Penggunaan Lahan (APL). Penolakan dikarenakan berkaitan dengan moratorium gambut.

Luas wilayah Kabupaten Kubu Raya sekitar 695.822 hektare sesuai UU No. 35 tahun 2007. Terdiri dari sembilan kecamatan. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan peta digital 881.322,41 hektare. Dari jumlah itu, berdasarkan Paduserasi RTRWP dan Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) yang dipertegas dengan SK Menhutbun No. 259/ Kpts-II/2000, kawasan kehutanan di Kubu Raya mencapai 238.327,34 Ha (27,04 persen).

Meliputi Hutan Produksi, Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Produksi Konversi. Yang telah dikelola untuk perkebunan sawit sekitar 6.156,06 hektare. Di tempat terpisah, Kepala Perwakilan Pertanahan Kubu Raya, Kasten Situmorang, menjelaskan kriteria tanah terlantar menurut PP No. 36 tahun 1998 mencakup Tanah Hak Milik, HGU, HGB dan Hak Pakai dan yang dapat dinyatakan sebagai tanah terlantar,

apabila tanah tersebut dengan sengaja tidak dipergunakan oleh pemegang haknya, sesuai keadaannya atau sifat dan tujuan haknya atau tidak dipelihara dengan baik. Ada fenomena yang bertolak belakang antara pemilikan, dan penguasaan tanah di tangan rakyat, khususnya tanah pertanian kaum tani luasnya terus menyempit. Sementara kecenderungan tanah yang ditelantarkan dari waktu ke waktu terus meningkat, sementara pula pe-

milikan tanah pertanian petani semakin menyusut, kondisi ini menjadi persoalan tersendiri yang cukup pelik dalam realitas konik agraria (sengketa tanah) di masyarakat, tuturnya. Sehingga yang menjadi pertanyaan, apakah penelantaran tanah oleh pihak tertentu bermotif spekulasi untuk memperoleh keuntungan mudah atas selisih jual beli tanah, atau mungkin faktor alam yang antara lain faktor kesuburan tanah. (oen)

gema kabupaten pontianak

Sekolah Tunggu Juknis PSB 2011 SMAN 1 Mempawah Siap Tampung 192 Siswa Baru Bubu, salah satu alat untuk menangkap ikan yang digunakan nelayan Kabupaten Pontianak sedang diangkut sebuah kapal nelayan. Bubu biasanya dibuat menggunakan bambu atau bisa juga dijalin menggunakan tali. HERY/EQUATOR

 derap bestari

Raup Untung Besar PEDAGANG yang menggelar barang dagangannya di arena Pekan Raya Antibar (PRA) berharap mendapatkan keuntungan besar. Mereka optimis mampu mendapatkan hasil penjualan yang bagus, apabila didukung faktor penunjang lain. Terutama faktor cuaca selama berlangsungnya penyelenggaraan acara tahunan itu. Asalkan kondisi cuacanya mendukung, saya yakin berdagang di PRA ini dapat menghasilkan keuntungan penjualan besar. Kita berharap tidak turun hujan, pinta Sumardi, salah satu pedagang di PRA kepada Equator, kemarin. Sebab, menurut pria asal Pontianak ini, apabila hujan mengguyur Kota Mempawah dan sekitarnya, dipastikan akan mengurangi animo masyarakat berkunjung. Akibatnya, dagangan mereka tidak dapat terjual. Kalau cuacanya bagus, biasanya ratusan pengunjung berdatangan ke lokasi PRA ini. Peluang penjualan juga semakin besar, karena kebanyakan masyarakat yang datang memang mencari sesuatu untuk dibeli dan dibawa pulang, tuturnya. Selain faktor cuaca, pendapat pedagang pakaian ini, konsep dan susunan acara yang dipersiapkan panitia juga menjadi salah satu daya tarik untuk mendatangkan para pengunjung. Senada itu, Herman, pedagang sepatu dan sandal mengharapkan dagangan yang digelarnya laris manis. Menurut dia, kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama PRA merupakan prioritas utama yang perlu dijaga. Kamtibmas itu sangat penting. Kalau pengunjung merasa aman dan nyaman, tentu akan lebih banyak pengunjung yang berdatangan. Sebaliknya, apabila terjadi tindak kriminal seperti perkelahian, pencopetan dan lainnya, maka pengunjung takut untuk datang, pendapatnya. Karenanya, dia mengajak semua pihak untuk bersamasama menjaga kondusivitas kamtibmas di arena PRA itu. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga merugikan semua pihak. Panitia, masyarakat, pedagang dan pengunjung, mari bersama-sama kita jaga kamtibmas yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga pelaksanaan PRA tahun ini lebih sukses, semarak dan meriah, tukasnya.(hry/shn)

MEMPAWAH. SMA di Kabupaten Pontianak masih menunggu petunjuk teknis (juknis) Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2011/2012 dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Juknis mengatur segala administarasi PSB yang harus dilaksanakan sekolah. Sampai saat ini kami belum menerima juknis PSB dari Disdikpora Kabupaten Pontianak. Seperti tahun sebelumnya, juknis disampaikan ke sekolahsekolah pada pertengahan atau akhir Juni, kata Kepala SMAN 1 Mempawah, Hamzah kepada Equator, Selasa (31/5). Dijelaskannya, Juknis mengatur segala ketentuan administrasi PSB. Mulai dari hari dan tanggal pelaksanaan PSB, penutupan, kriteria PSB. Termasuk bobot nilai hingga pelaksanaan daftar ulang siswa baru. Di dalam juknis itu sudah komplet satu paket tentang penyelenggaraan PSB di tiap sekolah penerima. Kita tinggal mengikuti juknis yang ditetapkan dinas, pendapatnya. Terkait PSB, Hamzah, mengatakan SMAN 1 Mempawah berencana menampung enam kelas baru. Sebagaimana standar nasional yang ditetapkan, satu kelas akan menampung 32 orang siswa. Pada tahun ajaran ini sekolah tersebut hanya mampu menampung 192 orang siswa baru, sesuai jumlah ruang kelas yang tersedia. Secara keseluruhan, persiapan PSB sudah kita siapkan dengan baik. Apalagi tugas-tugas sekolah sudah hampir rampung. Mulai dari persiapan Ujian Nasional (UN), pembagian amplop

kelulusan, dan sekarang masih berlangsung ujian semester. Jadi, saat ini kami sudah mulai mempersiapkan PSB, dan tinggal menunggu juknis PSB dari Disdikpora, bebernya. Pada PSB mendatang, timpal Hamzah, pihaknya berjanji akan selalu memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Terutama menyangkut daftar nilai dan siswa calon siswa SMAN 1 Mempawah. Hasil penjaringan PSB akan ter-up date tiap hari hingga penutupan masa pendaftaran. Tiap hari akan kita tayangkan hasil penerimaan PSB. Jadi jika ada siswa yang nilainya rendah dan peluangnya kecil untuk masuk, secepatnya dapat mencabut berkas, dan mendaftarkan diri ke sekolah lain. Itu akan memudahkan masyarakat melihat peluang PSB SMAN 1 Mempawah, tuturnya. Seperti PSB tahun sebelumnya, Hamzah, memprediksi pada tahun ini SMAN 1 Mempawah masih menjadi salah satu sekolah favorit yang akan diserbu masyarakat. Pihaknya harus mempersiapkan diri sejak awal, agar tidak kewalahan dan kerepotan melayani masyarakat saat dibukanya pendaftaran PSB. Kalau tahun lalu SMA 1 Mempawah menerima 160 siswa baru. Alhamdulilah, animo dan kepercayaan masyarakat sangat besar. Pada hari pertama pendaftaran saja jumlah siswa yang mengajukan berkas melebihi jumlah penerimaan. Mudah-mudahan pada tahun ini kepercayaan masyarakat kepada SMAN 1 Mempawah tetap besar, dan kami senantiasa berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini, tegas Hamzah.

Terpisah, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak, Suherman Khouw, berharap pelaksanaan PSB tahun ini berjalan baik. Semua siswa hendaknya dapat tertampung, dan melanjutkan ke sekolah favorit masing-masing. Mudah-mudahan keberadaan sekolah, baik SMA, SMP dan SD dapat menampung siswa baru.

Agar tidak ada lagi kasus anak putus sekolah hanya karena tidak dapat masuk ke sekolah yang diinginkan, harap Suherman. Legislator PDI Perjuangan itu, menyarankan pada PSB nanti masyarakat tidak hanya berharap atau tertumpu pada satu sekolah saja. Jika peluang penerimaan di suatu sekolah kecil, secepatnya mendaftarkan

diri ke sekolah lain. Pada prinsipnya, kurikulum pendidikan itu sama saja. Tidak ada beda antara sekolah favorit, unggulan dan lainnya. Hanya saja yang membedakan itu pola pembelajaran oleh guru di sekolahnya masing-masing. Masyarakat jangan berputus asa, jika tidak diterima di sekolah yang diinginkan, saran Suherman. (hry)

Desa Mandiri Pangan 2011

Pak Bulu Siapkan Bibit Unggul MEMPAWAH. Program Desa Mandiri Pangan yang dicanangkan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh (BKP3) di Desa Pak Bulu, Kecamatan Anjongan mulai berjalan. Saat ini, kelompok usaha yang menerima bantuan bibit unggul ikan air tawar itu sedang melakukan penumbuhan, dan siap memasarkan hasil budidayanya. Dikatakan Kepala Desa Pak Bulu, Sumadi, desa penerima Program Desa Mandiri Pangan tahun ini meliputi Sengkubang, Sungai Kunyit dan Pak Bulu. Dijelaskannya, dalam program desa mandiri pangan yang dilaksanakan Pemkab melalui BKP3, Desa Pak Bulu mendapatkan kucuran bantuan sebesar Rp 100 juta. Bantuan disalurkan tiga tahap dalam bentuk pengembangan usaha masyarakat. Ada tiga kelompok yang mendapatkan kucuran bantuan tersebut. Yakni kelompok pengembangan budi daya bibit unggul ikan air tawar, pem-

bibitan padi dan penampungan karet, jelas Sumadi. Saat ini, ungkap Sumadi, kelompok Langkah Pasti yang dipercaya mengelola dan mengembangkan budidaya bibit ikan ikan air tawar, sudah merealisasikannya dengan baik. Usia pembibitan sudah memasuki minggu ketiga. Bibit sudah siap panen dan dipasarkan kepada masyarakat. Bibit ikan air tawar yang kita budidayakan, seperti lele sangkuriang, jumbo, ikan mas kelas satu, bawal paku merah dan jelawat. Semuanya merupakan bibit unggul yang memiliki kualitas terbaik, imbuhnya. Hanya saja, menurut Sumadi, salah satu kendala yang dihadapi saat ini, yaitu memasarkan bibit unggul ikan air tawar. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin, agar bibit-bibit ikan itu dapat terjual dan berkembang. Sehingga usaha pembibitan itu dapat berjalan lancar, dan berkelanjutan untuk pembinaan usaha masyarakat di Desa Pak

Bulu. Salah satu upaya pemasaran yang kita lakukan, yakni dari mulut ke mulut saja. Khususnya di wilayah masyarakat di Kecamatan Anjongan dan sekitarnya, agar memanfaatkan bibit unggul ikan air tawar ini untuk lebih dikembangkan, dan disebarluaskan hingga daerah luar, tuturnya. Karenanya, dia berharap pihak terkait membantu pihaknya dalam memasarkan, dan menyebarluaskan bibit unggul ikan air tawar yang dikembangkan Desa Pak Bulu. Agar program desa mandiri pangan dapat berkelanjutan sebagaimana dicanangkan. Mudah-mudahan keberhasilan realisasi program desa mandiri pangan di Desa Pak Bulu ini, juga diikuti bidang pengembangan lain. Seperti pembibitan padi unggulan dan penampungan karet. Sehingga dapat memberikan manfaat besar kepada masyarakat di Desa Pak Bulu khususnya, harapnya. (hry)


11 

suare kite

Pemkot Bahas Perwako Tower Singkawang. Menindaklanjuti Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 (Perda 9/2010) tentang Menara (Tower) Bersama Telekomunikasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang membahas draft Peraturan Walikota (Perwako) tentang perizinannya yang terdiri atas 15 bab dan 79 pasal. Peserta pembahasannya terdiri atas beberapa pejabat di Sekretariat Daerah (Setda) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, kata Ferdi Gumay SSos MSi, Kepala Bagian (Kabag) Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Kota Singkawang ditemui di Ruang Rapat Setda Kota Singkawang disela-sela pembahasan Perwako Pedoman Pemberian Izin Pembangunan Menara Bersama Telekomunikasi, kemarin (31/5). Ferdi yang memimpin pembahasan tersebut mengatakan, Perwako ini merupakan turunan dari Perda 9/2010. Mudah-mudahan minggu depan, pembahasan ini selesai dan segera bisa diimplementasikan (dilaksanakan, red) oleh SKPD yang diberi pelimpahan untuk melaksanakan pelayanan perizinan, harapnya. Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Informasi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Singkawang, Istri Handayani menyambut baik pembahasan tersebut. Ini memang sudah lama kita nantikan, mengingat satu sisi para calon investor bidang telekomunikasi sudah sangat antusias, katanya. Istri yang juga masuk sebagai peserta pembahasan mengungkapkan, sudah ada pengusaha yang memasukkan usulan untuk berinvestasi sebagai penyedia tower telekomunikasi. Namun mengingat payung hukumnya belum selesai dibahas, kami belum bisa memberikan pelayanan sebagaimana mestinya, terangnya.Oleh karenanya, pembahasan Perwako ini menjadi angin segar bagi para investor yang jauh hari sudah bersedia menjadi penyedia tower telekomunikasi di Kota Singkawang. (dik)

Rabu, 1 Juni 2011

Singkawang Perkuat Pendidikan Berbasis Karakteristik Daerah Kota Singkawang, Senin Singkawang. Untuk (30/5). memperkuat pendidiDia memaparkan, kan berbasis karakterisPerda Penyelenggaratik daerah, Pemerintah an Pendidikan tersebut Kota (Pemkot) Singsesuai dengan semankawang mengusulkan gat desentralisasi penRancangan Peraturan didikan yang tertuang Daerah (Raperda) Pedalam Undang-undang nyelenggaraan Pendi(UU) Nomor 32 Tahun dikan, sebagai tindak 2004 tentang Peraturan lanjut pelimpahan keDaerah, UU 22/2003 wenangan penyelengMordiadi tentang Sistem Pendidigaraan pendidikan dari Hasan Karman kan Nasional (Sisdiknas) pusat ke daerah. Sehingga kita mempunyai dasar dan Peraturan Pemerintah (PP) hukum untuk menyelenggarakan Nomor 17 Tahun 2010 tentang pendidikan di daerah dengan se- Pengelolaan dan Penyelenggaraan baik-baiknya. Kalau tanpa ini, nanti Pendidikan. Pada pasal 28 PP 17/2010 tentidak legal (ilegal) dalam melakukan pengaturan, jelas Dr Hasan Kar- tang Pengelolaan dan Penyelengman, Walikota Singkawang ditemui garaan Pendidikan, bupati/walikota usai Paripurna Penyerahan Nota bertanggungjawab mengelola sistem Pengantar Empat Raperda di DPRD pendidikan nasional di daerahnya

dan merumuskan serta menetapkan kebijakan daerah bidang pendidikan sesuai kewenangannya. Menurut Hasan, UU dan PP mengenai penyelenggaraan pendidikan itu hanya berisikan pengaturan secara umum yang perlu ditindaklanjuti daerah. Rinciannya harus diatur daerah sesuai karakteristiknya masing-masing, katanya. Dia mencontohkan, di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote mempunyai budaya dan kearifan lokal yang berbeda-berbeda. Hal ini biasanya bisa masuk dalam mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok), kata Hasan. Mulok yang diajarkan satuan pendidikan merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi anak didik sesuai dengan karakeristik, potensi dan keung-

gulan daerah masing-masing. Terkait materi Mulok tersebut, tidak bisa disatukan atau dikelompokkan dengan mata pelajaran yang telah ditetapkan secara nasional, karena setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Mulok dinilai sangat penting sebagai bekal bagi anak didik untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan serta perilakunya sesuai kebutuhan dan aturan masyarakat di daerahnya. Sehingga dapat mendukung kelangsungan pembangunan daerah dan menunjang pembangunan nasional. Menurut Hasan, untuk mengatur hal-hal seperti Mulok itulah, masing-masing daerah perlu membuat aturan sendiri mengacu pada peraturan yang lebih tinggi. Masing-masing daerah perlu membuat perda untuk memayungi hal-hal

seperti itu, di samping hal-hal yang umum. Karena kalau tidak, nanti bisa ada masalah juga, ujarnya. Jadi, tambah dia, Perda Penyelenggaraan Pendidikan sangat dibutuhkan sebagai Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksana (Juklak) dari peraturan perundangundangan yang lebih tinggi, yakni UU 20/2003 dan PP 17/2010. Meng ing at pent ingnya keberadaan aturan tersebut, Pemkot Singkawang mengusulkan raperda yang nantinya dapat segera disahkan menjadi perda setelah melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kota Singkawang.Hasan menjelaskan, dalam Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang diusulkan itu, diantaranya terkait peningkatan akses dan perluasan kesempatan belajar bagi semua anak usia pendidikan dasar. (dik)

Pengemasan Produk UMKM Mahal Singkawang. Hingga kini, di Kota Singkawang khususnya atau di Kalbar umumnya tidak mempunyai pabrik atau sejenisnya yang memproduksi kemasan untuk produk Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Tidak ada kemasan yang diproduksi di Kalbar. Selama ini pengusaha mendatangkan dari Jawa, tentu harganya tinggi, karena ditambah biaya transportasi dan lainnya, kata Emy Erwanda SE, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (31/6). Emy menjelaskan, tingginya harga kemasan itu tentunya akan berpen-

SAMBAS



singkawang Spektakuler

garuh pada harga produk UMKM di Kota Singkawang. Produk UMKM Singkawang belum mampu bersaing dengan produk lain dari sisi harga, ungkapnya. Harga produk UMKM Singkawang, dinilai lebih mahal ketimbang produk-produk lain di Pulau Jawa yang banyak mempunyai pabrik pengemasan produk. Hal ini diperparah lagi dengan banyaknya produk luar negeri di dalam negeri, karena bebas masuk, ucap Emy. Melihat permasalahan pada pengemasan tersebut, Emy berupaya menjajaki para investor agar mau menanamkan modalnya di Kota Singkawang untuk mendirikan pabrik pengemasan produk UMKM. Jika

sudah ada di Singkawang, saya yakin produk UMKM akan dapat bersaing dari segi harga, ujarnya optimis. Selain berupaya agar produk UMKM Singkawang mampu bersaing dari sisi harga, Emy juga mengharapkan adanya upaya untuk meningkatkan produktivitas. Agar mampu bersaing kendati digempur produk nasional dan internasional. Menurut dia, produk UMKM ini tentunya ditentukan dari ketersediaan dan kualitas bahan bakunya. Harga pasar nantinya juga ditentukan dari kualitas bahan baku yang digunakan dan produk yang dihasilkan. Ketersediaannya yang berkesinambungan juga akan mempengaruhi daya saing produk, papar Emy. (dik)

Mordiadi

Salah satu produk UMKM di Kota Singkawang.

sambas terigas

tumpahansalok

Rumah Dinas Sementara Wabup Direnovasi

Bupati Harus Realisasikan KSP

Pemkab Segera Bangun Rumah Dinas Bupati

Sambas. Panitia Pemekaran Kabupaten Sambas Pesisir (PPKSP) mendesak Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid merealisasikan pemekaran Kabupaten Sambas Pesisir (KSP). Kepala daerah dua periode tersebut dinilai banyak melontarkan alasan, sehingga menghambat terjadinya pemekaran. Padahal pemekaran bertujuan unDedi Suhendi tuk memperpendek rentang pelayanan publik sehingga menjadi lebih mudah dan cepat, ujar Dedi Suhendi, Koordinator Lapangan PPKSP kepada Equator, Selasa (31/5) di Sambas.. Sebelum jabatan Bupati Sambas berakhir Juni 2011 ini, PPKSP meminta tidak ada alasan bagi Bupati untuk menunda pemekaran. Surat keputusan Bupati yang meminta DPRD Sambas melengkapi tujuh item kekurangan sebagai syarat pemekaran, semua sudah dilaksanakan DPRD dan PPKSP. Jika ini dilaksanakan tentunya menjadi kado manis di akhir jabatan Burhanuddin sebagai Bupati Sambas, kata Dedi. Pria yang akrab disapa Dede ini menyebutkan, menyikapi keinginan PPKSP kala itu, alasan Bupati Sambas karena Kabupaten Sambas belum mencapai usia 10 tahun. Namun sekarang sudah tidak ada alasan lagi bagi Bupati untuk menunda janjinya melaksanakan pemekaran KSP yang sudah selayaknya dimekarkan. Kita khawatir perjuangan PPKSP tidak berujung, karena Bupati tidak merekomendasikan terjadinya pemekaran kabupaten. Padahal KSP sudah memiliki lima kecamatan yang siap mengembangkan KSP, tegas tokoh pemuda Kecamatan Pemangkat ini. Dalih ini tegas Dede didampingi Edi Djurik, tak ingin dijadikan menggantung permasalahan, sehingga terkesan pemekaran ini ditunda Pemkab Sambas. Perjuangan jilid II tetap kita lanjutkan, mengingat apa yang dikatakan Presiden SBY yang memberikan masa waktu setahun untuk melakukan evaluasi daerah yang dimekarkan, dan KSP sudah melewati masa itu. Sekarang kita minta respon bupati agar lebih proaktif untuk segera memekarkan KSP, termasuk juga oleh Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih periode 2011-2016, desaknya. Dalam hal ini, PPKSP sudah melakukan konsolidasi jilid II dengan menghadirkan perwakilan dari lima kecamatan, diantaranya Kecamatan Pemangkat, Semparuk, Selakau, Salatiga dan Kecamatan Selakau Timur. Dari pertemuan tersebut semua menyatakan kunci akhir pemekaran adalah kebijakan Bupati Sambas, yang dilandasi dasar kesadaran perlunya peningkatan kesejahteraan dan pelayanan di masyarakat, bukan menjadi dasar ego bahwa dengan pemekaran akan memperkecil ruang kebijakan apalagi berasumsi dengan pemekaran akan mematikan perekonomian kabupaten induk, tegasnya. (edo)

Rumah Dinas Sementara Wakil Bupati Sambas Periode 2011-2016 sedang direnovasi. Sambas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas tengah merenovasi Rumah Dinas Camat Sambas, yang nantinya digunakan sebagai Rumah Dinas Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sambas terpilih Dr

Pabali Musa MAg di Desa Lorong. Ke depan, Rumah Dinas Bupati Sambas segera dibangun. Sedangkan Bupati Sambas terpilih dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH untuk sementara masih

menempati Rumah Dinas Wakil Bupati Sambas di Jalan Pendidikan, sambil menunggu pembangunan Rumah Dinas Bupati Sambas selesai dibangun. Tidak adanya Rumah Dinas

Bupati Sambas, karena selama dua periode kepemimpinan Ir H Burhanuddin A Rasyid sebagai Bupati Sambas hingga habis masa jabatannya, memang belum ada pembangunan rumah dinas bupati. Tak adanya pembangunan rumah dinas tersebut, karena bangunan yang ditempati Burhanuddin saat ini merupakan Rumah Dinas Pembantu Bupati Sambas yang dulu berpusat di Kota Singkawang. Rumah ini merupakan cagar budaya eks Kantor Keresidenan pada masa kerajaan, tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Kabupaten Sambas, Ibrahim kepada wartawan, Selasa (31/5) di ruang kerjanya. Dijelaskan Ibrahim, alasan tidak dibangunnya Rumah Dinas Bupati Sambas merupakan komitmen Bupati Burhanuddin terhadap masyarakat. Bupati tidak akan membangun rumah dinasnya sebelum sekolah dibangun untuk meningkatkan bidang pendidikan di Kabupaten Sambas. Setelah akhir jabatannya, rencana rumah dinas tersebut akan dijadikan mess bagi tamu atau dijadikan cagar budaya, karena rumah ini merupakan peninggalan sejarah, katanya. Menurutnya, pada periode ketiga kepemimpinan kepala daerah di Kabupaten Sambas sudah diwacanakan pembangunan Rumah Jabatan Bupati Sambas. Nantinya Bupati Sambas terpilih akan menempati rumah Dinas Wakil Bupati Sambas sekarang, dan Wakil Bupati

Sambas terpilih akan menempati Rumah Dinas Camat Sambas yang sedang direnovasi. Sebelum pelantikan tanggal 13 Juni 2011 mendatang, Rumah Dinas Sementara Wakil Bupati Sambas dipastikan sudah siap, terangnya. Pada periode pertama pemerintahan Burhanuddin sebagai Bupati Sambas papar Ibrahim, Rumah Dinas Wakil Bupati Sambas dibangun. Kala itu Burhanuddin berpasangan dengan Ir H Prabasa Anantatur. Sedangkan pada periode kedua, Burhanuddin yang berpasangan dengan dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH pembangunan rumah dinas bupati masih belumk ada. Memasuki periode ketiga pemerintahan, Pemkab Sambas akan membangun Rumah Dinas Bupati Sambas. Lokasinya masih kita rapatkan, tapi wacana yang berkembang pembangunan rumah dinas bupati tidak jauh dari lokasi rumah dinas yang ditempati Bupati Sambas terpilih, ujarnya. Ibrahim meyakinkan, sebelum Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih dilantik, rumah dinas sementara wakil bupati sudah selesai direnovasi. Dalam pelaksanaannya, rumah tersebut tidak dibongkar, melainkan hanya ditambah ornamennya saja, seperti penambahan teras, pos jaga, kamar, ruang tamu, garasi dan taman, pungkasnya. (edo)

Masyarakat Temajuk Dambakan Dai dan Pesantren Temajuk. Masyarakat Desa Temajuk, Kecamatan Paloh mendambakan adanya da i dan sekolah madrasyah tsanawiyah (MTs) atau pesantren di desa mereka. Apalagi secara geograďŹ s desa ini merupakan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Masyarakat perbatasan sangat menginginkan adanya sekolah, khusus pendidikan agama guna meningkatkan wawasan anak-anak perbatasan, ucap Kepala Desa Temajuk, Mulyadi kepada Equator, Sabtu (29/5) lalu. Dipaparkannya, Praktik Dakwah Lapangan (PDL) yang dilaksanakan Mahasiswa Lembaga Pendidikan Dakwah Islamiyah (LPDI) Kabupaten Sambas selama sebulan penuh di Desa Temajuk telah memberikan kontribusi besar bagi anak-anak desa tersebut melaksanakan ibadah. Untuk terus meningkatkan pendidi-

kan agama, kami siap memfasilitasi tempat tinggal. Sedangkan untuk pembangunan MTs, ada masyarakat kami bernama M Yani yang siap menghibahkan tanahnya seluas 1 hektar untuk dibangun sekolah atau pesantren, katanya. Dijelaskannya, acara serah terima tanah wakaf dilangsungkan bersamaan dengan acara pelepasan mahasiswa LPDI. M Yani menyerahkan surat-menyurat tanah wakafnya kepada H Satono (Sekretaris DDI Kabupaten Sambas, red) disaksikan saya selaku Kepala Desa Temajuk, Ketua MUI Kabupaten Sambas H Ahmadi Muhammad dan Drs H Zulki i MSi selaku Ketua Dewan Penasihat LPDI Kabupaten Sambas, tegas Mulyadi. Di tempat yang sama, M Yani warga Dusun Mauluddin yang menghibahkan tanahnya un-

tuk pembangunan sekolah atau pesantren mengatakan, niat ini muncul dari hatinya untuk memajukan pendidikan agama Islam di wilayah perbatasan, karena masyarakat akan sangat merasakan manfaat dari adanya sekolah agama tersebut. Apalagi sekolah tersebut nantinya akan ditangani guru agama, yang dapat menumbuhkan semangat belajar anak-anak kami, ujarnya kepada Equator. Sedangkan Sekretaris DDI Kabupaten Sambas, H Satono memuji tingginya animo masyarakat Desa Temajuk akan pembangunan sekolah agama atau pesantren. Dalam waktu dekat kita akan koordinasi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas, tegas Kepala Seksi (Kasi) Haji Kantor Kemenag Kabupaten Sambas ini. (edo)

M Yani menghibahkan tanahnya untuk pembangunan madrasah tsanawiyah di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh kepada Sekretaris DDI Kabupaten Sambas, H Satono.


12 

apai kato kito

Target PAD Melawi Nanga Pinoh. Bupati Melawi, H Firman Muntaco SH MH menekankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melawi harus tercapai dengan maksimal. Oleh karena itu, seluruh instansi teknis harus berupaya maksimal untuk mengejar target PAD sehingga bisa tercapai. Saya akan maksimal semuanya, sehingga dari target sekian ada program pengujian dari SKPD terhadap pelayanan-pelayanan seperti Dinas PU, Pertambangan dan Kehutanan dan lainnya, kata Bupati Melawi, Firman Muntaco kepada wartawan belum lama ini. Target PAD yang ditetapkan dalam APBD 2011 sebesar Rp17 miliar memang sedikit dipaksakan. Sebelumnya dalam rencana awal PAD hanya ditargetkan sebesar Rp10 miliar lebih. Saya malu kalau PAD hanya mencapai sekian, padahal sumber daya alam kita luar biasa, ungkapnya. Lebih lanjut Firman mengatakan, sumber-sumber pendapatan di Melawi kecil karena beberapa sektor seperti pertambangan dan kehutanan masih diambil pemerintah pusat. Kita hanya berharap dari bagi hasil pajak, namun dari sektor lain seperti galian C masih besar potensinya, katanya. Dengan profesionalisme dan pelatihan-pelatihan seperti bimbingan teknis diharapkan pada pemegang kebijakan dan keuangan bisa maksimal. Seperti Lelang juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi Melawi. Jangan sampai pagu lelang Rp100 juta, tapi orang tawar Rp99 juta, itu tak benar, pungkasnya. (ira)

Bahas Sepuluh Raperda Nanga Pinoh. Pada tahun 2011, ada sepuluh Rencana Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan. Raperda tersebut telah dibahas ditingkat eksekutif, dan akan diserahkan ke DPRD Melawi. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Hukum dan HAM, Jaya Sutardi, SH. Menurutnya Raperda tersebut DEDY IRAWAN/EQUATOR akan diserahkan ke pihak DPRD setelah ada surat pengantar Jaya Sutardi SH. dari Bupati Melawi. Kita masih menunggu surat pengantar Bupati. Kebetulan saat ini Bupati dan Sekda masih ke Pontianak, jelasnya. Dari sepuluh Raperda yang diusulkan tersebut, yang berkaitan dengan peningkatan PAD ada enam. Yang pertama pajak reklame, kedua pajak restoran, ketiga pajak penerangan jalan, keempat pajak hotel, kelima pajak hiburan dan keenam retribusi mendirikan bangunan. Khusus untuk yang enam bagian tadi, menindak lanjuti refisi atas dicabutnya undang-undang nomor 34 tahun 2000 (UU 34/2005) tentang pajak dan retribusi daerah. Undang-undang tersebut diganti menjadi UU 28/2009 tentang pajak dan retribusi daerah, terangnya. Sementara empat lainnya berkaitan dengan pembangunan Melawi dan bersifat umum. Yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) melawi tahun 2010-2015. Yang Kedua Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Melawi tahun 2005-2025, ketiga tata cara penyusunan rancangan pembangunan daerah, dan terakhir yakni kegiatan tahun jamak (Multi Years) Melawi tahun 2012-2014. (ira)

melawi membangun

Rabu, 1 Juni 2011

Pemkab Verifikasi Data RTS Raskin Nanga Pinoh. Data Penerima Beras Miskin (Raskin) tentunya penentu keberhasilan pembagian Raskin itu sendiri. Hingga itu, Pemkab Melawi mengadakan rapat verifikasi data Rumah Tangga Sasaran (RTS),di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (31/5) kemarin. Dalam rapat tersebut dihadiri oleh pihak Bulog, BPS, Dinas Sosial dan dipimpin oleh Asisten II. Data statistik yang digunakan saat ini merupakan data tahun 2007. Namun dari pihak BPS akan melakukan pendataan kembali pada Oktober tahun 2011 ini. Kami dari tim koordinasi Raskin Kabupaten akan menyurati Camat untuk mendata ulang penduduk miskin. Pendataan ini bukan hanya untuk penerima Raskin, karena banyak benar program dari pemerintah untuk orang miskin. Yang menentukan kriteria orang miskin ini dari BPS, jelas Asisten II Setda Melawi, Drs Paulus. Lebih lanjut Paulus mengatakan, kendala yang dihadapi di lapangan pada umumnya kendala yang kecil-kecil seperti jumlah berasnya. Karena ada karung yang sudah bocor-bocor sehingga menjadi berkurang, karena terkena gencu. Itu masalah non teknis. Kalau dikirim dari Sintang menurut Kepala Bulog sudah di antisipasi, karena setiap satu karung jumlahnya ratarata sudah dilebihkan, ada yang 51 kg perkarung namun labelnya

tetap 50 kg. Karena beras tersebut disalurkan sampai ke titik RTS yang letaknya cukup jauh, dan seringnya diangkat sehinga jumlahnya akan berkurang. Untuk setiap RTS, jatah Raskin 15 kg perbulan. Kuota RTS di kabupaten Melawi untuk tahun 2011 yakni 14.090 RTS, pagu raskinnya 211.350 kg perbulan seluruh Melawi, kalau dikalikan 12 tentu ada 2.536.200 kg pertahun, terangnya. Sedangkan untuk menyalurkannya ke desa-desa, mengharapkan dari partisipasi masyarakat karena anggaran untuk transportasi tidak tersedia. Sementara penyaluran Raskin dari Bulog ke daerah hanya sampai ke titik distribusi, karena titik distribusi ini sudah ditentukan. Jadi bulog menyalurkan Raskin sampai ke titik distribusi, untuk sampai ke desa-desa tidak ada biaya transportasinya, harga beras Rp 1600 per kg. Sehingga perlu disepakati masalah biaya angkut, hal itu diperbolehkan, tetapi dalam batas wajar, jelasnya. Berdasarkan informasi dari kecamatan, rata di setiap kecamatan paling besar Rp3000,- per kg, itu masih dalam batas wajar, sesuai dengan jarak tempuh wilayahnya. Hal itu pun berdasarkan hasil kesepakatan bersama, karena ada tim raskin ditingkat desa. Karena yang mengelola raskin ini, ada tim tingkat kabupaten, tim

Rapat verifikasi data RTS Raskin di ruang rapat Pemkab Melawi, Selasa (31/5). DEDY IRAWAN/EQUATOR raskin tingkat kecamatan dan tim raskin tingkat desa. Di tim raskin tingkat desa ini lah mereka memusyawarahkannya. Bagaimana beras tersebut bisa sampai ke RTS dan itu perlu ada biayanya,

paparnya. Terkait masalah Raskin ini, tiga bulan sekali akan dilakukan rapat evaluasi secara rutin, tujuannya kalau ada persoalan di lapangan, agar cepat diatasi. Rapat yang

dilakukan pada hari Selasa, merupakan rapat yang pertama kali dilakukan. Sementara pada tahun 2011 ini Raskin sudah disalurkan, bahkan sudah disalurkan sampai bulan Juni. (ira)

PNS Kecamatan Pinoh Utara Dapat Modin Nanga Pinoh. Delapan Orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kecamatan Pinoh Utara mendapatkan Motor Dinas (modin). Motor pengadaan tahun ini langsung diberikan camat Pinoh Utara, Aloysius GA Gani SSos di Showroom, Selasa (31/5). Tentunya, diharapkan fasilitas ini berdampak pada peningkatan pelayanan pada warga Pinoh Utara. Kecamatan Pinoh Utara mendapat kendaraan dinas berupa motor. Ada delapan buah. Masing-masing diberikan pada Sekcam, dua buah pada Kasubag, dan lima buah pada Kasi, ungkap Aloysius, ditemui di sela-sela pengambilan kendaraan. Dijelaskannya, pengadaan kendaraan dinas ini merupakan bagian dari program pengadaan sarana dan prasarana aparatur. Program

ini sendiri bukan hanya diberikan pada pegawai Kecamatan Pinoh Utara. Namun, seluruh kecamatan yang ada di Melawi. Namun, pengadaan kendaraan ini tidak mesti berupa motor, ada juga kecamatan mengadakan mobil dinas. Tergantung pada kelayakan jalan yang ditempuh. Bagi kecamatan yang memang bisa ditempuh dengan mobil, maka mendapatkan mobil. Namun, bagi kecamatan yang masih belum bisa dilalui mobil, maka akan mendapatkan sepeda motor. Selayaknya, kecamatan Pinoh Utara. Pinoh Utara sendiri masih belum memiliki jalan yang bisa diakses dengan mudah mobil. Bahkan, dari ibu kota Kabupaten yang hanya dibatasi oleh Sungai Melawi masih belum memiliki fasilitas penye-

berangan yang bisa menyeberangkan mobil. Jembatan yang sudah dibangun pun masih belum tuntas pengerjaannya. Karena kondisi infrastruktur jalan masih belum bisa dilalui mobil, maka dalam pengajuan, kita meminta sepeda motor. Memang jalan-jalan yang ada di Kecamatan Pinoh Utara baru bisa dilalui oleh sepeda motor, ulas laki-laki yang menggunakan motor dinas pengadaan tahun 2007 ini. Meski begitu, harap Aloysius, pengadaan motor ini mesti menjadi motivasi bagi pegawai untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. Bila ada perintah ada kegiatan yang mengharuskan ke desa-desa pedalaman di Pinoh Utara mereka mesti bisa ke desa tersebut. (aji)

Camat Pinoh Utara saat memberikan motor dinas pada pegawai kantor camat Pinoh Utara. SUKARTAJI/EQUATOR

sambungan patroli

Jumlah TKI Banyak, tapi Pembuat Paspor Sedikit Pontianak. Pembuatan paspor di Kota Pontianak didominasi untuk kunjungan (paspor umum berwarna biru), dengan negara tujuan utama Malaysia. Sementara imigrasi sulit lakukan pemantauan penyalahgunaan paspor. Justru pembuatan paspor tenaga kerja sedikit sekali. Sementara tidak sedikit WNI menggunakan paspor wisata untuk bekerja. Akibatnya timbulnya permasalahan di kemudian hari, ujar Noor Agus Hidayat, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Imigrasi Kelas I Pontianak, kemarin. Agus mengatakan, pihaknya sangat selektif terhadap pengajuan paspor. Terutama bagi mereka yang masih di bawah umur. Pengecekan dilakukan lebih detail. Terutama cek fisik pengaju paspor.

Itu dilakukan guna mencegah terjadinya upaya human trafficking. Lantaran tidak sedikit warga Indonesia yang menjadi korban. Semua pengaju paspor, kita lakukan cek fisik. Setidaknya dokumen pembuatan paspor benarbenar sesuai dengan orangnya. Terutama umur mereka, jelasnya. Agus menuturkan, apabila ditemukan kejanggalan antara pengaju paspor dengan dokumennya, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika persyaratan formal tidak terpenuhi, maka pengajuan akan ditolak. Jika persyaratan formal sudah ada, mau apa lagi, ungkap pria yang juga merangkap sebagai Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak. Meskipun demikian, lanjut Agus, pemantauan terhadap pengguna

paspor sulit dilakukan. Terutama terhadap penyalahgunaan paspor. Seperti halnya penggunaan paspor kunjungan wisata diperuntukkan mencari kerja sesampainya di negara tujuan. Kita tentu tidak bisa memantau mereka sesampainya disana. Kita pun tidak akan tahu apa niat mereka sesungguhnya saat mengajukan paspor. Apa murni untuk sekedar jalan-jalan atau sesampainya disana malah dimanfaatkan mencari kerja, papar Agus. Agus menilai salah satu pemicu terjadinya TKI bermasalah adalah paspor wisata yang digunakan calon TKI untuk berangkat ke Malaysia. Ya, itu salah satu penyebabnya. Paspor wisata digunakan untuk bekerja, kata Agus. Imigrasi sulit menghentikan derasnya arus TKI bermasalah.

Alasannya tidak memiliki wewenang menghalangi setiap warga yang memiliki paspor ke luar negeri. Kami tidak memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu, termasuk Imigrasi dan polisi. Nanti malah melanggar HAM, ungkapnya. Saat ini lonjakan pengajuan paspor belum terjadi. Jumlah pemohon masih terbilang minim, berkisar 100 paspor perhari. Hal itu akan berbeda dalam kondisi ramai, pemohon sangat meningkat perharinya. Perlu kesadaran masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, agar melengkapi seluruh persyaratan bekerja. Kalau lengkap persyaratan, tentu bisa dilindungi pemerintah selama bekerja di Malaysia, imbaunya. (sul)

Notebook Tak Kembali, Teman Dipolisikan Pontianak. Notebook tak dikembalikan, Hr warga Jalan Gajah Mada berurusan dengan polisi, setelah dilaporkan Rocci Rinaldi, 21, temannya ke Polsek Utara, Senin (30/5) sekitar pukul 20.30.

Hr datang ke Rocci Maret lalu di Jalan 28 Oktober. Kedatangan pelaku meminjam notebook. Alasannya melihat aplikasi di dalam notebook tersebut. Rocci meminjamkan notebook berikut char-

gernya. Lama dipinjam, notebook tersebut tidak dikembalikan. Malahan barang tersebut digadaikan kepada seseorang berinisial Ma Rp495 ribu. Rocci berusaha menghubungi Hr

Gugatan Eksekusi Menyikapi somasi Satpol PP Kalbar, LBH MABMKB membentuk tim sebelas. Mereka yang tergabung dalam tim meliputi, M Tamsil Sjoekoer SH MH, Zainuddin H Abdulkadir SH, Masnen Gustian SH MH, Samsil SH, Anselma SH, Muzakir Dolmanan SH, Nurliansyah SH, Agus Sujadmoko SH, Ratna Iriani SH, H Raden Farid M Panji Anom SH dan Joko Williono SH MH. Dikatakan Zainuddin, landasan hukum penempatan rumah dinas yang melekat pada Rudi Bachtiar sangat kuat. PP RI nomor 31/2005 tentang perubahan atas PP nomor 40/1994 tentang Rumah Negara. Pasal 15 ayat (1) menyebutkan rumah negara yang diubah statusnya, rumah nega-

ra golongan II jadi golongan III. Pasal 16 ayat (1) menyebutkan, rumah negara yang dapat dialihkan haknya adalah rumah negara golongan III. Pasal 17 ayat (1) berbunyi, PNS yang berhak menempati rumah negara golongan III, masa kerjanya 10 tahun ke atas dan belum memiliki fasilitas rumah dinas. Pak Rudi Bachtiar masuk dalam kategori PP RI nomor 31/2005, ungkapnya. Selain itu, penetapan DPRD Kalbar nomor 013/142/DPRDD tertanggal 24 September 2004, perihal persetujuan penempatan rumah golongan II ke golongan III milik Pemprov Kalbar yang ditandatangani Ketua DPRD Kalbar H Gusti Syamsumin. Nama Rudi Bachtiar pada

agar notebooknya dikembalikan. Namun ternyata Hr tidak memberikan jawaban. Rocci mengaku merugi Rp1,2 juta. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Utara. (arm)

........ dari halaman 9 penetapan DPRD tersebut pada nomor 98 dari 100 pejabat yang menempati rumah dinas. Selain itu diperkuat dengan SK Gubernur Kalbar (H Usman Ja far) nomor 867/2007 tertanggal 3 Oktober 2007, tentang pengalihan status dan hak atas rumah daerah golongan II menjadi rumah daerah golongan III milik Pemprov Kalbar. Simpang siurnya birokrasi Pemprov Kalbar dalam mengeksekusi penghuni rumah dinas, tim sebelas LBH MABMKB menggugat Satpol PP Kalbar ke PTUN Pontianak, Rabu (27/4). Gugatan diterima PTUN dengan penetapan nomor 14/ G/2011/PEN.PTUN-PTK. Atas dasar gugatan tersebut, PTUN menetapkan, memer-

intahkan tergugat Satpol PP Kalbar untuk menunda tindak lanjut pelaksanaan administratif keputusan tata usaha negara yang dikeluarkan oleh tergugat nomor 566/308/SATPOL PP-BIII, selama perkara berlangsung sampai putusan dalam perkara ini mempunyai kekuatan hukum tetap, kecuali ada penetapan hukum lain yang mencabutnya. Kepala PTUN memerintahkan panitera untuk menyampaikan salinan penetapan penundaan kepada pihak yang berkepentingan untuk ditaati. Penetapan tersebut ditandatangani Mula Haposan Sirait SH MH selaku Wakil Ketua PTUN Pontianak serta Sri Hastuti Ekawati SH selaku Wakil Ketua Panitera PTUN Pontianak. (amk)

Disergap, menggunakan motor. BBM dari tangki motor kemudian dipindahkan ke jeriken lalu dijual dengan harga tinggi. Tujuh orangnya pengecer, dua orangnya pemilik rumah. Awalnya mereka ini kita curigai menjadi spekulan. Ketika selesai mengantre, petugas kemudian membuntuti. Ketika memindahkan BBM ke jeriken itulah langsung ditangkap. Setelah diperiksa, ternyata ada banyak jeriken di dalam rumah atau kios tempat mereka ditangkap, beber Temangganro. Dari dua lokasi berbeda

........ dari halaman 9 itu, petugas menyita 40 jeriken berisi BBM ukuran 20 liter, 30 jeriken kosong dan tujuh unit motor. Kasat mengaku operasi yang dilakukan tersebut merupakan perintah langsung dari Kapolres Ketapang, AKBP I Wayah Sugiri. Ia juga mengaku para pelaku sudah lama dipantau petugas. BBM yang sudah dikeluarkan itu kemudian dijual ke penampung seharga Rp18 ribu perliternya. Oleh penampung kemudian dijual lagi ke kecamatan lain dengan harga yang tinggi,

Uang Sembako tor uang tersebut ke CV Tuha Raya. Hingga akhirnya kasus penggelapan uang sebesar Rp50 juta ini terbongkar. Yulianus sudah berusaha

menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Namun ketika Ma dihubungi tidak ada jawaban mengenai pengembalian uang tersebut.

Curi Lampu Masjid tidak ada niat mencuri bola lampu. Sebelumnya ia bertandang ke rumah temannya. Bersama temannya, sempat menenggak minuman keras (Miras) jenis capcuan. Ketika pulang kebelet buang air besar. Warga Jalan Tanjung Hulu ini kemudian singgah di Masjid An-Nur. Usai membuang hajat, matanya terpandang pada bola lampu di belakang WC masjid. Dengan berpijakan pada tempayan, bola lampu dilepaskan dan dimasukan kedalam tas yang dibawanya. Saya baru kali ini mencuri. Saya mengambil bola lampu itu untuk di rumah sendiri, bukan untuk dijual, dalihnya. Rz berkilah, gergaji besi, tang, obeng dan beberapa anak kunci tersebut bukan

miliknya. Barang-barang tersebut memang berada di jok motor miliknya. Sebab motornya tersebut sering digunakan abang-abangnya. Saya dulu kerja jual sayur di Pasar Kapuas. Baru sekitar satu bulan ini berhenti, karena kehabisan modal, katanya. Usai pelaku pencurian ditangkap, Husni Budianto, 62, pengurus masjid dan ketua RW setempat langsung membuat laporan polisi. Menurutnya, di masjid dan rumah warga di kompleknya sering kemalingan. Saya awalnya tidak tahu ada yang tertangkap mencuri di masjid. Sebab saya sebelumnya ada di rumah dan baru tahu setelah warga memberitahu, jelas Husni. Kapolsek Timur, Kompol Bibit Triyono menjelaskan,

Jual Jeruk perbuatan yang dilakukannya dan terus ingat dengan keluarganya di rumah. Apalagi sebagai tulang punggung keluarga. Bukan cuma untuk

ungkapnya. Kasat berjanji akan memproses para pelaku sesuai dengan hukum supaya ada efek jera. Pasalnya di Ketapang saat ini tengah terjadi kelangkaan BBM. Antrean panjang terus saja terjadi. Kita juga mengimbau agar jangan sampai ada yang bermain. Kasihan kan masyarakat. Bahkan saya dengar di Marau sampai Rp28 ribu perliter. Belum lagi bensin ini barang berbahaya dan mudah terbakar. Kan sudah ada kejadiannya sampai ada yang terbakar, tegasnya. (KiA)

........ dari halaman 9 Yulianus melaporkan Ma atas kasus dugaan penggelapan, Senin (30/5) malam. Kasus ini pun ditangani Polsek Utara. (arm)

........ dari halaman 9 pelaku pencurian tertangkap tangan warga. Kemudian warga menghubungi Polsek Timur. Mendapatkan laporan tersebut, anggota Reskrim menuju lokasi. Selain mengamankan barang bukti bola lampu, sepeda motor milik pelaku, yaitu motor Suzuki Smash KB 4430 WE turut diamankan. Kita juga mendapatkan gergaji besi, tang, obeng dan beberapa anak kunci dari tangan pelaku, ungkapnya. Rz mengaku baru pertama kali mencuri. Namun pihaknya tidak akan percaya begitu saja. Polisi masih mengembangkan apakah pelaku pernah melakukan pencurian ditempat lain. Proses tetap lanjut dan pelaku akan dijerat dengan pasal 362 tentang pencurian, jelas Bibit. (arm)

........ dari halaman 9 anak dan istri, tetapi juga saya membiayai hidup orang tua serta adik saya, sesalnya. Mukson menegaskan, Slamet dijerat Undang-un-

dang Nomor 35/2009 tentang narkotika, pasal 112, 114KUHP ayat (1) dengan ancaman empat tahun hingga 15 tahun. (sul)


uncak kapuas

13

Rabu, 1 Juni 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

KAPUAS HULU

KB-Implant Cocok Semua Kalangan Putussibau. Di Indonesia terdapat banyak alat kontrasepsi ditawarkan pemerintah e warga. Seiring kemajuan ilmu kedokteran dan tekhnologi, mulai dari pil, suntik, implant dan spiral (aiudi). Namun demikian implant alat kontrasepsi paling efisiensi.Alasannya, implant jangka waktu pemakaiannya relatif lebih lama dibandingkan alat kontrasepsi (alkon) lainnya. Kebanyakan dari masyarakat Indonesia lebih memilih alat kontrasepsi dari pil dan suntik, karena mereka anggap alkon tersebut adalah paling mudah gampang. Padahal menurut keterangan inplant cocok buat semua kalangan, kata Rawasyiah, Bidan Penyelia Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya pada saat Pencanangan P2WKSS dan Bhakti TNI KB Kesehatan di Dusun Matalunai Desa Beringin Jaya. Menurutnya, alat kontrasepsi yang paling mudah dan gampang itu adalah implant. Dilihat dari waktu, pemakaian implant berjangka 3 tahun, dan untuk ketentuan bagi pasien sebelum pemasangan implant juga tidak ada, walaupun pasien mengalami penyakit darah tinggi, tuturnya. Implant ini juga di

sebut sebagai Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKDR), karena pemasangan alat kontrasepsi ini di bawah kulit, tepatnya di bagian lengan kiri atas yang kidal. Sebelum pemasangan pada lokasi dilakukan anestesi agar tidak terasa nyeri, tegasnya.

Pemasangan sendiri berlangsung sekitar 10-15 menit, masyarakat pada umumnya lebih memilih alkon pil dan suntik, karena proses pemasangan implant dirasakan berbahaya oleh masyarakat. Alkon implant pemasangannya dengan cara

membelah kulit dengan luka sayatan yang besar. Kebanyakan masyarakat tidak menyerap info masalah impalnt ini secara menyeluruh, sehingga mereka merasa takut dengan pemasangannya, terang Rawasiyah. Oleh karena itu Rawasiyah

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KAPUAS HULU

menjelaskan, luka sayatan pada pemasangan alkon implant itu sangat kecil dan pemasangannya juga tidak terasa sakit. Masyarakat tidak perlu takut, pemasangan implant ini sangat aman dan tidak ada efek sampingnya, imbuh Rawasiyah. (lil)

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 KOTA PUTUSSIBAU Mari Berbenah dan Memperindah Kota Tertanda,

Drs. Ibrahim, M. Si Kepala Badan

BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) KABUPATEN KAPUAS HULU

DIREKTUR RSUD DR. AHMAD DIPONEGORO PUTUSSIBAU

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 KOTA PUTUSSIBAU

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 KOTA PUTUSSIBAU

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Tertanda,

Tertanda,

Raden Sukran, S. Si

dr. Berounly Star Rey, MPH

DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KAPUAS HULU

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KAPUAS HULU

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 KOTA PUTUSSIBAU

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 KOTA PUTUSSIBAU

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Tertanda,

Tertanda,

Drs. H. Mukhlis, M. Si

Drs. H. Syahrul Yadi, M. Si

DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KAPUAS HULU

DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAPUAS HULU

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 Kota Putussibau

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 Kota Putussibau

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Mari Berbenah dan Memperindah Kota

Tertanda,

Tertanda,

Tertanda,

Bennardy. HN, SE

Drs. H. Wan Mansor Andi Mulia, MTP Kepala Dinas

Dr. H. Harisson, M. Kes

DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNUKASI DAN INFORMATIKA KAPUAS HULU

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 Kota Putussibau

Kepala BPS

Mari Berbenah dan Memperindah Kota Tertanda,

H. Marwan, S. Sos Kepala Dinas

Kepala Dinas

KANTOR KESATUAN BANGSA & PERLINDUNGAN MASYARAKAT

Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-116 KOTA PUTUSSIBAU

Plt. Kepala Kantor

Direktur RSUD

Kepala Kantor

Kepala Dinas

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun pemakaman lama penuh  bangun kebersamaan

Sukseskan Pembangunan

Objek Wisata Baru Sanggau. Kawasan ruas jalan Haji Said, terletak di wilayah Kelurahan Beringin, kota Sanggau dan jalan Komyos Sudarso dinilai tepat. Untuk dijadikan sebuah kawasan wisata. Untuk mendukung objek wisata sejarah yang sudah ada yakni Keraton Paku Negara, yang terletak tak jauh dari kawasan tersebut. Sekitar kawasan tersebut, terdapat beberapa peninggalan sejarah seperti Keraton, Rumah Balai dan makam Penembahaman Haji Muhammad Said Paku Negara. Hingga saat ini masih berdiri, ujar Gusti Roni, ketua Karang Taruna, Kelurahan Beringin, Sanggau, kemarin.(SrY)

Perbaiki Terminal Sanggau. Kondisi terminal bis antarkota terletak di kawasan Kelurahan Beringin, Sanggau memprihatinkan. Pasalnya, jika turun hujan, lapangan parkir kendaraan digenangi air. Bukan itu saja, kerusakan pun, sudah mewarnai aspal yang melapisi terminal tersebut. Perlu adanya perhatian dari pemerintah. Bagaimana pun, keberadaan terminal sangat penting bagi sebuah kota. Ya, kita lihat sudah lama kondisi terminal demikian. Mestinya sudah dilaksanakan perbaikan lah, celetuk Heri Darmawansyah, salah seorang warga kota Sanggau, kemarin. Air yang menggenangi terminal yang merupakan kebanggaan masyarakat Sanggau, itu sekarang kian menjalar kemana-mana. Jelas hal itu, dipicu ada sesuatu atau saluran pembuangan yang tak berfungsi. (SrY)

Nilai Kebersamaan Harga Mati Sanggau. Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi mengungkapkan, hidup bersama merupakan keinginan semua orang. Banyak metode dan cara bisa disampaikan untuk mempertahankan sebuah kebersamaan. Intinya, bagaimana memelihara dan menjaga rasa kebersamaan yang sudah ada sekarang. Caranya bisa melalui berbagai upaya dan perilaku, ujar Hadi, kemarin lalu. Kebersamaan dalam cinta kasih, salah satu wujud yang ingin diperlihatkan oleh semua makhluk hidup. Ada sebuah kekuatan besar jika kebersamaan dalam hal positif bisa tetap dipertahankan. Namun akan sangat berbahaya jika kebersamaan itu bertujuan untuk mendapatkan sesuatu secara instant (cepat saji). Dalam kehidupan sehari-hari, nilai kebersamaan di lingkungan kita sudah mulai pupus. Penyebabnya, rasa kurang menghargai salah satu menjadi pemicu. Ini yang mesti menjadi perhatian kita bersama, bagaimana pun

nilai sebuah kebersamaan sangat luhur sekali, paparnya. Dipaparkan Hadi, kebersamaan akan selalu terjaga dan mendatangkan manfaatnya. Untuk itu, salah satu faktor pendukungnya yakni pendidikan dan pengalaman yang cukup. Agar rasa kebersamaan tetap terjaga. Kebersamaan kita akan semakin terasah dan membuahkan sebuah nilai nasionalisme di puncak tertingginya. Jika satu sama lain saling menghargai. Naif rasanya jika apa yang ingin kita bangun, tidak mampu memberikan apa-apa kepada orang lain, minimal kepada diri sendiri, harapnya. Ia meminta kepada berbagai elemen masyarakat yang ada di Bumi Dara Nante, untuk selalu menjaga dan memelihara rasa kebersamaan. Soalnya, untuk membangun dan menata Kabupaten Sanggau ke arah yang lebih baik di masa mendatang. Sangat mustahil dilaksanakan tanpa rasa kebersamaan dari berbagai pihak. (SrY)

Wakil Bupati Sanggau Paulus Hadi ketika memotong pita peresmian kantor Desa Melobok, kemarin lalu. M KHUSYAIRI/EQUATOR

Kapuas FC B Hujan Gol, Sungai Ilai Melesat

Pemain kedua tim sedang berebut si kulit bundar, pada laga dileg kedua, kemarin. M KHUSYAIRI/EQUATOR

Sanggau. Tim GPS menyerah kalah 3 gol tanpa balas dari tim Sungai Ilai di leg kedua Dara Nante Cup di Padang Bol Rawa Bakti, Sanggau, Selasa (31/5). Sedangkan tuan rumah Kapuas FC B panen 6 gol yang merobek jala Risau FC. Sementara, laga GPS versus Sungai Ilai, cukup menarik. Hanya saja, pertahanan GPS sangat rapuh di babak pertama. Hingga kebobolan 3-0 pada laga yang dipimpin wasit Paulus dan inspektur pertandingan Supardi, serta komentator kawakan Anjas Situmorang tersebut. Gol yang bersarang di gawang

GPS yang di kawal, Zulkarnaen tercipta melalui kaki C Bruno di menit ke-4, Frans menit 24, dan K Luki pada menit 30. Laga di babak pertama, Sungai Ilai sangat mendominasi si kulit bundar. Kendati demikian, GPS berusaha untuk menahan lajunya gempuran pemain yang berhome base di Kecamatan Beduai itu. Beberapa kali, peluang GPS nyaris tercipta. Namun, selalu tidak tepat di jantung gawang Sungai Ilai yang di kawal ketat, Ardianto. Hingga jeda turun minum, GPS masih ketinggalan 0-3. Laga di

babak kedua, GPS seakan menemukan performa timnya. Gempuran dahsyat dilancarkan Sungai Ilai, berhasil dipatahkan. Malah melancarkan ancaman di mulut gawang Sungai Ilai. Namun, dewi fortuna lebih berpihak kepada Sungai Ilai. Hingga usai laga itu, score tetap 3-0 untuk Sungai Ilai. Sekaligus membuka peluang, tim untuk berlaga di babak 32 besar. Sementara laga di leg pertama. Risau FC sulit untuk mengembangkan strategi dan permainan. Pengawalan begitu ketat diterapkan tim Kapuas FC B. Malahan, laga baru berjalan

menit ke-10, gawang Risau FC Hasil Selasa (31/5) yang dikawal S GPS 0-3 Sungai Ilai Slamet, berhasil dikoyak A Ebit. Kapuas FC B 6-0 Risau FC Rapuhnya perJadwal Rabu (1/6) tahanan Risau DPRD FC vs Arjuna FC membuat pemain Kapuas FC Jangkang B vs Belapati B kian menggila merangsek dan mencabik-cabik menit ke-28 dan 59 melalui kaki barisan belakang Risau FC. Phiter. Melengkapi kemenangn Hasilnya, gol pun bertaburan, Kapuas FC, melalui gol cantik, melalui kaki P Rubin di me- Yulianto di menit ke-77. nit,23. Kembali A Ebit menggeLaga ini dipimpin wasit Asmui. tarkan jala Risau FC di menit-26. Hingga laga usai, Kapuas FC B Kemudian gol tercipta lagi di unggul 6-0 atas Risau FC. (SrY)


landak edo’

14



injeh karaja

PHRI Segera Dibentuk NGABANG. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Landak akan segera dibentuk. Diawali dengan workshop dengan mengundang pemilik hotel, restoran, salon, travel dan jasa pariwisata lain. Rencana kegiatan workshop kita gelar 22 Juni mendatang di Ngabang, dengan menghadirkan pemateri PHRI Provinsi Kalbar, Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Dispora Kalbar, kata Ocin, Kepala Bidang Kabid Pariwisata Disporabudpar Landak, Senin (30/5). Workshop bertujuan memfasilitasi pengusaha hotel dan restoran serta menjalin kemitraan dalam memberikan pelayanan terbaik. Karena kalau kita lihat kadang ada customer servis hotel, ada orang nelpon lalu menerimanya kurang mengenakkan atau bahasanya kasar. Nah, maka nanti akan ada pelatihan bagaimana cara memberikan pelayanan terbaik. Jadi ending kegiatan akan dibentuk PHRI Landak, tukas Ocin. (rie) 

suara direk

Iwang Mundur dari PAN NGABANG. Buana Ismail alias Iwang mengundurkan diri dari Sekretaris Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Landak. Hal itu seperti disampaikan kepada awak koran ini melalui pesan singkatnya atau SMS pada, Selasa (31/5) pukul 13.00. Isi pesan singkat (short message service/SMS) yang dikirim ke wartawan koran ini, mengatakan, Info, bahwa saya menyatakan mengundurkan diri dari sekretaris, pengurus dan anggota PAN. Dia memastikan pengunduran dirinya tidak terkait dengan suku politik di Kabupaten Landak yang saat ini sedang memanas. Pemilukada Landak kini memasuki masa kampanye. Iwang menyatakan pengunduran dirinya sebagai ungkapan kekecewaan kepada pimpinan di atasnya. Saya kecewa karena tidak pernah perhatian dari pimpinan di atas. Terutama anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalbar. Sudah ditunggu tapi tak ada kepeduliannya kepada konstituennya di Landak, kesal Iwang. Seperti diketahui, PAN dalam Pemilukada Landak 2011 ini berkoalisi dengan 12 partai politik lain mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati periode 2011-2016 yaitu Suprianto-Sujarni. (rie)

Membangun Negeri Intan

Rabu, 1Juni 2011

Proyek Bronjong Sungai Landak Terbengkalai Telan Dana Rp 2,8 M NGABANG. Proyek bronjong atau pengendali banjir di tepi Sungai Landak, tepatnya di perbatasan Desa Raja dan Hilir Tengah Kecamatan Ngabang, terkesan terbengkalai. Material batu dibiarkan menumpuk tanpa aktivitas. Padahal masa kontrak sudah habis. Pantauan Equator, Selasa (31/5), pada plang proyek tersebut tertulis, Proyek APBN tahun 2010 dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I SNVT Pelaksana Pengelolaan Sumber Daya Air Kalimantan I Provinsi Kalbar . Adapun pagu dana proyek Rp 2.813.043.000 dengan nomor dan tanggal kontrak 05/ KU.08.08/SNVT -PPSDA.K1/ PPK.03/2010 tanggal 10 Mei

Proyek bronjong di sungai Landak masih belum rampung. Kundori/Equator

2010. Sedang waktu pelaksanaan 180 kalender oleh pelaksana PT Bina Wira Satyamandiri, KSO dan PT Alam Lening beralamat di Pontianak. Kita juga baru tahu, maka kita pertanyakan mengapa proyek miliaran dari pusat itu belum rampung, sementara kalau kita lihat, sudah habis masa kontrak dari 2010. Sekarang sudah

pertengahan 2011, ujar Cendra Sunardi, anggota DPRD Landak dari daerah pemilihan Landak I (Ngabang-Jelimpo) di kantornya. Ia menegaskan, pembangunan yang didanai pemerintah pusat itu bertujuan membangun masyarakat setempat. Dia mempertanyakan kenapa proyek tidak dilanjutkan. Apak-

ah terhambat dana dari pusat atau transfer dana. Yang jelas pihak terkait yang ada di Landak untuk mengawasi sampai sejauh mana proyek tersebut. Karena ini menjadi pertanyaan masyarakat, material sudah ada di lokasi seperti batu. Tapi mengapa sampai sekarang masih menumpuk, kata legislator dari Partai Hanura.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Landak, Erni, ketika dikonfirmasi, menyatakan tidak bisa memberikan komentar karena pembangunan menggunakan dana APBN murni. Saya tidak berani berkomentar, coba konfirmnasi instansi terkait, saran Ketua Pengkab PSSI Kabupaten Landak itu. (rie)

Kotak Suara Didistribusikan ke PPK NGABANG. Kotak suara Pemilukada Landak sudah didistribusikan ke 13 kecamatan beserta formulir C.6 atau surat undangan pemilih dan kartu pemilih. Surat suara juga akan segera didistribusikan. Hari ini (kemarin, red) selesai kotak suara, formulir C6 dan kartu pemilih kita salurkan di 13

PPK. Sedangkan surat suara sore ini (kemarin, red) tiba dari Pontianak, kata Bonifasius, anggota KPU Landak dikonfirmasi di selasela memantau pengangkutan kotak suara, Selasa (31/5). Menurutnya, surat suara sudah dilipat dari percetakan. Setibanya di KPU Landak akan diperiksa

kembali, kemudian dikirim ke masing-masing PPK untuk disortir kembali sebelum di didistribusikan ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sampai saat ini pendistribusian kotak suara di 13 kecamatan tidak ada kendala dan lancar. Sekarang menyusul surat suara, dan alat

kelengkapan pemungutan suara lain, kata Boni. Sebelumnya Ketua KPU Landak, Sudianto menjelaskan, pendistribusian logistik pada H-5 sampai H-1 harus sudah sampai di tingkat KPPS. Jumlah surat suara yang dicetak percetakan pemenang tender sesuai Daftar Pemilih

Tetap (DPT) ditambah dua setengah persen sebagai surat suara cadangan. Adapun jumlah DPT Pemilukada Landak 244.996. Jadi tinggal ditambah saja, kalau berkaitan masalah jumlah kotak atau bilik suara di masingmasing TPS, tergantung jumlah pemilih, kata Sudianto. (rie)

bumi lawang kuari 

balai betomu

Sudah Dua Bulan Kerja, Hasil Pekerjaan Baru 4 Persen SEKADAU. Sebelumnya anggaran Rp50 miliar untuk jalan dari batas Sekadau-Sanggau digunakan untuk pelebaran. Kala itu sejumlah anggota DPRD Sekadau protes, bahkan komisi B waktu itu turun ke Banjarmasin menemui Satker di sana. Hasilnya, diputuskanlah dana tersebut digunakan untuk peningkatan. Kemudian Desember 2010, proyek tersebut dilelang yang dimenangkan PT Angkasapuri Konsursindo (AK). Namun sebagian warga Sekadau ragu terhadap kinerja PT AK terhadap pengerjaan jalan tersebut. Setelah dilelang Desember tahun 2010 dan kontrak kerja diturunkan tanggal 30 Maret 2011. Setelah dua bulan sejak kontrak dikeluarkan dan uang muka pun sudah dikeluarkan sebesar Rp8 miliar lebih. Namun sangat disayangkan, hasil pekerjaan belum memenuhi harapan bahkan progress kemajuan kerja sekitar 4 persen saja, kata Teguh Arif, salah satu tokoh muda Sekadau, kemarin. Melihat gelagat kemajuan kerja tersebut, sambungnya, wajar kalau warga Sekadau meragukan. Alasannya adalah beberapa alat berat yang digunakan kebanyakan sudah uzur sehingga berdampak pada mutu dan ketepatan waktu selesai pekerjaan. Proyek yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2011 ini, belum ada hasil kerja yang berarti. Bahkan sudah dua bulan kegiatan di lapangan dilakukan, ternyata hasilnya belum kelihatan. Padahal dari dulu Pemkab Sekadau sudah melakukan perbaikan dengan tambal sulam melalui dana sumbangan dari pihak ketiga, tapi giliran ada dananya pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga justru tidak serius, keluhnya. Jalan yang didanai APBN ini lanjutnya, hasil lelang dari Rp50 miliar menjadi Rp47,4 miliar diharapkan mampu menjawab kerinduan warga Sekadau terhadap jalan representatif, dan hasil pekerjaan tidak asal-asalan. Dikatakan dia lagi, sisa waktu pekerjaan menurut kalender dalam kontrak kini tinggal menyisakan waktu tujuh bulan. Sedangkan kegiatan di lapangan sepertinya terhenti tanpa sebab yang jelas. Ini yang diragukan warga Sekadau, selesaikah pekerjaan jalan itu nanti? tanyanya. Di tempat terpisah ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gapensi Sekadau Drs, Rusmin Nuryadin mengungkapkan, ia menyesalkan jalan tersebut jangan dikerjakan asal-asalan karena dananya cukup besar. Jadi masyarakat sudah menantikan jalan dari Sekadau menuju Kota Sanggau dan Pontianak ini baik dan tidak berlubang lagi. Ketika dikonfirmasikan ke pihak manajemen PT Angkaspuri Konsursindo, melalui Humasnya dan Sugianto, sebagai penanggungjawab lapangan, tidak dapat ditemui. (tar)

Warga Protes Jalan Kota Berlubang SEKADAU. Jalan di dalam Kota Sekadau masih ada yang masih berlubang dan tergenang air. Kondisi jalan ini ada di sekitar terminal Lawang Kuari, padahal belum lama dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sekadau dengan swakelola. Karena jalan ini termasuk jalan yang aktifitas lalulintasnya tinggi, jadi sebaiknya DPU Sekadau dapat segera memerhatikan agar tidak terjadi kecelakaan di dalam kota, kata Efendi Anuar, salah satu tokoh masyarakat Sekadau kepada Equator kemarin (31/5).Menurut dia, walaupun belum diperbaiki sepenuhnya setidaknya lubanglubang yang menyebabkan air tergenang di tengah jalan dapat ditambal. Soalnya lubang itu cukup dalam, apalagi kalau malam soalnya di sekitar terminal penerangan jalan sangat minim. Untuk itu, ia berharap agar DPU Sekadau dapat mengatasi keru-

sakan tersebut, tidak baik kalau jalan sekitar terminal rusak begitu. Bukankah jalan itu baru saja usai dikerjakan swakelola, sudah rusak lagi, ujarnya. Ketika Equator menemui Kepala Bidang Bina Marga DPU-SDA Sekadau, Ir Ahmad Suryadi MT mengatakan, pihaknya telah mendata semua lubang-lubang di jalan yang ada di dalam Kota Sekadau. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera memperbaiki, tapi sementara ini pekerjaan masih di arahkan ke tempat lain, belum giliran ke sekitar terminal Sekadau, ucapnya. Memang pekerjaan jalan dalam kota sebagian dikerjakan secara swakelola, tapi belum betul-betul baik dan jika ada kerusakan pada masa pemeliharaan tetap dilakukan pekerjaan ulang. Contoh di simpang PLN Sekadau, pekerjaan jalan tersebut sudah dibongkar dan diulang kembali, pungkasnya. (tar)

Salah satu jalan dalam kota Sekadau yang sudah dibangun secara swakelola. ANTONIUS SUTARJO/EQUATOR

Akibat Tak Reses Anggota Dewan Diancam Di-PAW SEKADAU. Salah satu anggota DPRD Sekadau tidak mengikuti reses di daerah pemilihan (Dapil) II (Kecamatan Rawak, Nanga taman, dan Nanga Mahap), merupakan legislator Partai Hanura, terancam terkena pergantian antar-waktu (PAW). Reses itu amanat undangundang nomor 16 tahun 2010 (UU 16/2010) tentang tugas dan fungsi anggota dewan serta Peraturan Pemerintah (PP) 27/2009 tentang tugas MPR, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD

kabupaten, kata Sutami, Ketua DPC Hanura Kabupaten Sekadau, Senin (30/5). Dikatakannya pada bab V pasal 30 tertuang, setiap anggota dewan wajib untuk melakukan penyerapan aspirasi masyarakat dengan cara turun ke tengah-tengah masyarakat (reses). Jadi kalau sebagai anggota dewan yang tidak mengikuti reses sebagai bentuk penyerapan aspirasi, maka anggota tersebut telah melanggar UU dan PP tersebut, tegasnya. Menurut dia, salah satu ang-

gota DPRD Sekadau yang tidak mengikuti reses di Dapil II adalah salah anggota Dewan yang diusung Partai Hanura. Jadi menindaklanjuti pelanggaran terhadap UU tersebut, pihaknya secara resmi menyurati ketua fraksi untuk menanyakan, apa tindakan selanjutnya terhadap pelanggaran tersebut. Surat resmi yang dilayangkan oleh DPC Hanura nomor 025/ Hanura/v/2011, namun surat tersebut sampai sekarang belum dijawab Fraksi Gologan Karya

karena Hanura masuk dalam fraksi tersebut, untuk memberikan sanksi kepada anggotanya. Pihaknya masih menunggu jawaban tersebut. Mengenai sanksi yang akan dikenakan partainya, ia menjawab, paling berat di-PAW karena sebagai lembaga yang harus menyerap aspirasi rakyat, telah mengabaikan tugas-tugas tersebut. Jadi sebagai parpol yang berpihak kepada rakyat, itu sudah pelanggaran fatal, ungkapnya. Ketikan Equator mengonfir-

masikan kepada ketua Fraksi Golongan Karya, Yuni Yudarno, SE mengatakan kalau dalam waktu singkat ini, pihaknya akan mengadakan rapat komisi untuk membahas surat tersebut. Namun mengenai tindakan, pihaknya akan menyerahkan kepada badan kehormatan dewan dan partai yang mengusung anggota dewan itu. Sedangkan fraksi Golkar tidak dapat berbuat banyak, walaupun partai Hanura tergabung dalam fraksi kami, paparnya. (tar)

Keluhkan Gaji Belum Dibayar S E K A D AU . Tu k a n g y a n g mengerjakan Sekolah Dasar Sungai Bala mencuap ketika sekolah yang dikerjakannya akan disegel. Penyegelan tersebut beralasan, uang yang sebagai upah kerja sampai sekarang belum dibayar. Kalau memang ada penjela-

san dari kontraktor bahwa dana tersebut belum dibayar oleh dinas, kita bisa memahami, tapi giliran ditanya kontraktor selalu saja berdalih dengan jawaban tidak memuaskan, kata Siden, salah warga Sungai Bala, kemarin. Tukang yang kerja selama

ini sampai bangunan tersebut selesai belum dibayar. Bahkan belum ada penjelasan dari pihak kontraktor. Apa penyebab hasil pekerjaan tersebut belum dibayar. Padahal pekerjaan tersebut sudah lama selesai, apakah dari dinas belum dibayar atau ada unsur sengaja dari kon-

traktor tersebut? tanya dia. Jadi, lanjutnya, jika dalam waktu dekat ini pihak kontraktor belum menyelesaikan pekerjaan tersebut maka, sekolah akan disegel sampai ada titik penyelesaian, ungkapnya. Menangapi masalah tersebut, anggota Dewan dari daerah

pemilihan II, Nobertus menyesalkan kejadian tersebut. Orang kerja perlu makan, untuk menghidupkan keluarganya. Jadi saya berharap agar masalah tersebut tolong diselesaikan oleh pihak terkait supaya penyegelan sekolah tidak terjadi, katanya. (tar)


15 

Takzim Kaum

Bangun Asrama Pelajar dan Mahasiswa PEMKAB Kayong Utara terus memberikan perhatian khusus terhadap dunia pendidikan. Tahun ini, Pemkab melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) membangun asrama putra untuk pelajar dan mahasiswa asal Kayong Utara di Pontianak. Asrama yang dibangun melalui APBD Kabupaten Kayong Utara senilai Rp 1,8 miliar tersebut telah dalam proses pelelangan. Asrama dibangun di Jalan Sepakat II, Gang Citra Mandiri, Kota Pontianak. ungkap Baharudin, salah seorang kontraktor ditemui saat sedang memasukkan penawaran di BPKAD KKU, Sabtu (28/5). Wakil Ketua Kadin KKU ini mengungkapkan, berdasarkan gambar yang ada maka asrama yang didirikan dua lantai (lantai satu dan dua). Lantai satu memiliki enam kamar tidur, satu ruang diskusi, satu ruang tamu, satu ruang dapur atau makan, dan ditambah kamar mandi dan WC. Sedangkan lantai dua terdapat delapan kamar, satu ruang TV, satu ruang jemur serta kamar mandi dan WC. Mungkin pekan depan pemenangnya sudah bisa diketahui, kata Bahrun sapaan akrab Baharuddin. (lud)

KKU Tuan Rumah Kejurda Gasstrack Seri III SUKADANA. Kabupaten Kayong Utara (KKU) ditunjuk sebagai tuan rumah kejuaraan daerah (Kejurda) gasstrack seri III Kalbar yang akan dihelat pada 18-19 Juni mendatang. Sejauh ini segala persiapan telah dimatangkan. Demikian disampaikan Ketua Panitia Kejurda Gasstrack Seri III Tingkat Kalbar, Eri Sudarta kepada Equator di Sukadana, Selasa (31/5). Cabang yang dilombakan, dikatakan Darta, adalah kelas bebek standar pemula, kelas bebek modifikasi (2 langkah + 4 langkah) junior, kelas bebek modifikasi 2 langkah senior, kelas bebek modifikasi 4 langkah senior, kelas campuran (sport dan trail) senior, serta kelas mini moto senior. Kepastian jumlah peserta belum tahu, namun yang pasti dilihat dari antusias peserta yang menghubungi panitia maka minimal 70 crosser akan siap berlaga, ucap Darta. Menyambut pelaksanaan grasstrack, Darta menyebutkan, sirkuit obyek wisata Pantai Pulau Datok Sukadana sudah dibenahi. Sirkuit sebagai tempat crosser berlaga tergolong representatif dengan ukuran star 18 meter dan panjang 150 meter. Kejurda ini diselenggarakan oleh Kayong Utara Motor Club kerjasama dengan Pemkab Kayong Utara dan Wind Mild, sebutnya. Peserta Kejurda di luar kabupaten akan ditanggung transportasi dan akomodasi oleh IMI Kalbar. Khususnya peserta utusan Korwil Kabupaten/Kota se Kalbar. Untuk informasi lebih lanjut, para peserta bisa menghubungi nomor HP saya di 081345460674 atau Dani di nomor HP 081345226383, ujarnya. (lud)

geliat kayong utara Rabu, 1Juni 2011

Syiarkan Pendidikan Islam Usia Dini Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sukadana, Suhaimi Mandala, S.Pd saat pembukaan perayaan HUT ke II MIN Sukadana, belum lama ini. Menurut Suhaimi, minimnya

MENYIARKAN pendidikan Islam di usia dini perlu dilakukan. Sebab, sampai saat ini syair pendidikan Islam usia dini masih terasa sangat jarang. Demikian disampaikan Kepala

syair pendidikan Islam usia dini dikarenakan beberapa sebab. Karena kurangnya minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan. Faktor lain, menurut Suhaimi, penu-

runan moral dan penerapan teknolog i yang t idak tepat sasaran. Deng an kata lain, akibat dampak teknologi yang tidak diimbangi dengan keimanan dan ketakwaan.

Jadi sasaran utama dari kegiatan I adalah usia-anakanak, dikarenakan anak-anak adalah sebagai dasar dalam pembentukan karakter dari usia dini, ujarnya. (lud)

Billboard Duta Promotion Membahayakan Tanpa Lampu Penerangan SUKADANA. Letak billboard persis depan toko Laris Manis di Sukadana membahayakan. Menurut Lim Mong Seng, pemilik toko Laris Manis, sudah ada warga yang jadi korban akibat billboard tersebut. Kasihan kendaraan milik korban sampai lecek karena tertabrak tiang billboard. Ketika itu, korban hendak berbelok namun tidak menyangka ada billboard. Sebab jika malam tak kelihatan karena tidak dipasang lampu penerang, jelas Aseng sapaan akrab Lim Mong Seng kepada Equator, Selasa (31/5). Letak billboard berdiri di halaman toko Laris Manis dan sekitar dua atau tiga meter dari pinggir ruas jalan Provinsi Sukadana-Teluk Melano. Billboard tersebut, diakui Aseng, sudah berdiri sejak lima tahun silam atau sebelum Kabupaten

Kayong Utara terbentuk. Awal pendirian, pihak Duta Promotion selaku pemilik billboard hanya ingin menumpang satu tahun. Namun, sampai sekarang sudah tidak ada kabar, ucap Aseng. Keberadaan bilboar dilanjutkan Aseng kurang perhatian. Terbukti, billboard yang sudah kosong dari reklame sejak dua tahun silam ini mulai condong. Untuk mengantisipasi agar tidak tumbang, Aseng secara sukarela menimbun bagian bawah tiang dengan tanah. Hal ini juga sudah saya sampaikan ke Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Kayong Utara. Instansi terkait berjanji akan memindahkan. Namun hingga sekarang belum dilakukan, jelasnya. (lud)

Kamiriludin/Equator

Billboard depan toko Laris Manis di Sukadana membahayakan dan pernah menimbulkan korban.

Apindo Syarat Menentukan UMK Masih Mengikuti Upah Minimum Kabupaten Ketapang

Kamiriludin/Equator

Uti Zainudin

SUKADANA. Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kayong Utara belum terselenggara. Sejauh ini, UMK Kayong Utara masih mengkuti Kabupaten Ketapang selaku kabupaten induk, yakni sebesar Rp 970 ribu. Kita belum bisa menentukan UMK, karena belum terbentuk Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Makanya, kepengurusannya akan kita bentuk karena merupakan satu syarat untuk pembentukan Dewan Pengupahan Daerah, ungkap Uti Zainudin, Kepala Bidang Tenaga

Kerja pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Kayong Utara ditemui usai rapat pembentukan DPK Apindo di Penginapan Lubuk Baji Sukadana, Selasa (31/5). Sekarang (kemarin, Red), dikatakan Uti, sedang tahap sosialisasi dengan mengundang para pengusaha di Kabupaten Kayong Utara serta instansi pemerintah terkait. Hadir pula Sugianto dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar dan Ruslan SH dari DPP Apindo Kalbar. Hasil rapat pada hari ini,

akan dibentuk kepengurusannya sebulan ke depan, ucapnya. Rapat sosialisasi pembentukan DPK Apindo KKU ini, dilanjutkan Uti, menindaklanjuti kegiatan provinsi. Untuk jajaran kepengurusan sepenuhnya diserahkan kepada para pengusaha. Hasil rapat kemarin, telah sepakat ditunjuk Lopiansyah dari PT Industri Perikanan Sukadana dan Amru Chanwari dari CV Meltra Mandiri sebagai ketua dan sekretaris karateker pembentukan DPK Apindo KKU. Sementara tim perumus terdiri dari Yamani SH, Amru Chanwari,

Baharudin alias Bahrun, Lim Bun Fa, Burhanudin, Eri Sidarta dan Jasman. Salah satu Tim Perumus, Baharudin mengatakan, salah satu syarat untuk merumuskan UMK haruslah dibentuk Dewan Pengupahan yang terdiri dari unsur pemerintahan, Apindo dan SPSI. Semoga bulan depan kepengurusan Apindo KKU terbentuk, harap Bahrun sapaan akrab Baharudin yang juga Ketua Koperasi Bina Mulia yang bergerak di bidang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) KKU. (lud)

kabupaten ketapang 

Pempadahan

Audiensi Tambang Batal KETAPANG. Alasan miskomunikasi, rencana audiensi pertambangan di DPRD Ketapang kemarin terpaksa dibatalkan. Audiensi tak dapat dilakukan lantaran Komisi I, II dan IV tak hadir. Meski perwakilan dari Pemkab dan PT Harita dan PT Poliplan hadir. Memang kita batalkan karena misskomunikasi. Awalnya pihak yang menelepon ke DPRD meminta ditunda. Saya memberitahu ke teman-teman komisi I, II dan IV, kata Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir SH, kepada Equator kemarin. Namun yang menelepon, kata dia, dari PT SKM. Sementara PT Harita tak tahu-menahu soal tersebut. Singkat cerita, kemarin PT Harita dan perwakilan dari Pemkab Ketapang datang ke DPRD guna menghadiri audiensi. Setelah diberitahukan, perwakilan Pemkab, PT Harita dan PT Poliplan terpaksa angkat kaki. Jamhuri mengatakan, audiensi yang rencana digelar tersebut berkaitan dengan persoalan pertambangan. Tiga perusahaan yang diundang memiliki masalah yang berbeda. PT Poliplan, kata dia, menyangkut pencemaran limbah pabrik. Sedangkan PT Harita terkait tumpang tindih lahan perusahaan penambang bauksit itu perkebunan milik perusahaan lain. (KiA)

Rumah Ibadah Jadi Indikator Pemekaran KETAPANG. Bupati Ketapang, Drs Henrikus MSi, mengatakan pembangunan Masjid Agung yang representatif merupakan bentuk fasilitas umum. Menurutnya, penilaian pemekaran, keberadaan sebuah rumah ibadah akan menjadi salah satu indikatornya. Masjid Agung merupakan sebuah citra daerah. Karena itulah, pemerintah daerah menilai penting untuk dibangun lebih representatif. Selain menjadi citra Ketapang, tentunya bisa menambah semangat untuk ke depannya Ketapang menjadi kota besar, kata dia. Pembangunan masjid yang representatif itu diperkirakan menelan dana sekitar Rp 25-30 miliar. Diharapkan dapat selesai sebelum tahun 2014. Setiap tahun Pemkab akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Kekurangan dana tersebut akan diupayakan mencari dana dari pendapatan yang sah, seperti sumbangan perusahaan, pengusaha dan lain-lain, ungkapnya. Henrikus membantah jika pembangunan masjid tersebut agar ia mendapat pujian. Menurutnya itu lebih pada komitmen melayani dengan adil yang digaungkannya ketika Pemilukada lalu. Soalnya tak hanya pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas yang dibantu oleh pemerintah daerah, tapi juga pembangunan gereja dan pekong. Bahkan pekong yang terbakar beberapa waktu lalu, juga kita bantu pembangunannya, inilah pelayanan yang adil. (KiA)

Dinas ESDM dan Jober Sasaran Demonstrasi Polres Kembali Tertibkan Spekulan KETAPANG. Gerah dengan kelangkaan BBM yang tak kunjung selesai, mahasiswa Ketapang mengancam bakal mengerahkan massa untuk menggelar demonstrasi. Dua instansi yang dianggap bertanggungjawab, kantor ESDM dan Jober bakal menjadi sasaran unjuk rasa. Senin depan (6/6) kita akan melakukan unjukrasa di ESDM, Jober dan DPRD sebagai wakil rakyat. Kami cukup prihatin dan sedih dengan keadaan seperti ini, kata Zulfahmi, Presiden Mahasiswa AMKI Ketapang kepada Equator , kemarin. Dikatakannya, sekitar 100 massa terdiri dari elemen mahasiswa akan turun ke jalan. Namun tak menutup kemungkinan massa akan bertambah dari

elemen masyarakat lainnya. Fahmi, sapaan akrabnya, mengatakan unjuk rasa sengaja dilakukan lantaran beberapa kali audiensi, semua pihak seolah melempar tanggungjawab. Masing-masing berkilah, mereka tidak salah. Tapi pada kenyataannya BBM tetap saja langka. Masyarakat tetap menjadi korban, jelasnya. Ia mengatakan, efek dari kelangkaan BBM berdampak pada hampir semua aspek yang hajat hidup orang banyak. Selama ini, kata dia, masyarakat bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi terkait masalah kelangkaan BBM. Meski tela ada upaya dari pihak DPRD berupa audiensi, namun hal itu tetap saja tak menyelesaikan masalah.

Apakah BBM-nya memang tidak ada, apakah pasokan dikurangi atau ada permainan. Jika terbukti ada permainan, harus ada pihak-pihak yang bertanggungjawab. Kalau perlu kami akan membentuk tim investigasi, tegasnya. Karena itu penjelasan yang mumpuni harus diberikan Pertamina, Eksekutif dari Legislatif terkait kelangkaan itu. Jika tidak, ia mengancam akan ada langkah-langkah yang nyata dari mahasiswa. Kita akan melakukan aksi jika permasalahan ini tidak bisa diselesaikan, ancamnya. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Temangng anro Machmud SIK, mengatakan demonstrasi sah-sah saja, asalkan mengikuti aturan.

Sebelum menggelar demo, mahasiswa harus mengirimkan surat ke Mapolres. Baguslah kalau memang mau demo. Artinya ada respon terhadap kelangkaan. Silakan saja. Tapi harus melayangkan surat pemberitahuan ke Kasat Intel, kata dia ketika dihubungi Equator via HP, kemarin. Kasat mengaku pihaknya juga melakukan penertiban sebagai upaya penanggulangan kelangkaan BBM, Selasa (31/5) pagi. Sasaran operasi adalah para spekulan-spekulan yang sengaja mengantre untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Ada beberap mobil yang kita amankan. Selanjutnya akan kita proses. Kalau memang terbukti menimbun ancamannya empat

Zulfahmi

Kiram Akbar/Equator

tahun penjara, tegasnya. Operasi itu sendiri dilakukan di semua SPBU yang ada di Kota Ketapang dengan melibatkan seluruh personil aparat Kepolisian. (KiA)

DPRD Segera Panggil Direktur PDAM KETAPANG. Perda penyertaan modal hingga saat ini masih dalam pembahasan di DPRD Ketapang. Ajuan Rp 5,7 miliar dapat saja dipenuhi secara keseluruhan asalkan pihak PDAM dapat memaparkan secara rinci alokasi dana tersebut. DPRD berjanji bakal memanggil Direktur PDAM. Kita akan panggil Direktur PDAM. Kita undang khusus. Dana Rp 5,7 miliar yang mereka ajukan kita akan perjuangkan. Tapi apakah dana itu sudah imbang dengan SDM yang ada atau tidak, kata Jamhuri Amir, Wakil Ketua DPRD Ketapang kepada Equator. Dikatakannya, pemanggilan Direktur PDAM berkaitan

dengan perincian dana ajuan tersebut. DPRD tak akan segan-segan menyetujui jika perincian dan perhitungan terkait dana yang diajukan baik. Tidak ada alasan kita tidak menyetujui, tambahnya. Pasalnya, selama ini masyarakat sering mengeluhkan masalah air. Berbagai keluhan ditujukan kepada perusahaan plat merah itu. Mulai dari air PDAM yang keruh hingga aliran yang tersendat-sendat. Alasannya kekurangan dana untuk meningkatkan pelayanan. Kita mau pelayanan ditingkatkan. Kalau dana sudah kita bantu, tapi pelayanan masih tak berubah itu akan kita pertanyakan, terangnya.

Jamhuri menginginkan, PDAM sebagai perusahaan daerah menjadi perusahaan yang profesional. Karena itu, DPRD akan berusaha untuk membantu untuk memenuhi anggaran yang diajukan PDAM. Sebelumnya, Direktur PDAM Ketapang, Taufik SE, mengaku rincian terkait pengajuan dana tersebut tengah disusun. Ia berharap dalam waktu dekat sudah selesai. Bahkan ia berani menargetkan jika anggaran yang diajukan sebesar Rp 5,7 miliar disetujui, pada 2015 penghasilan PDAM mencapai Rp 2 miliar. PDAM sudah dapat mandiri dan tak perlu lagi bantuan dari pemerintah, tuturnya. (KiA)

JPU ketika menanyai saksi dalam sidang lanjutan kasus penggelembungan suara dengan terdakwa mantan Ketua PPK Matan Hilir Utara, Al, kemarin di PN Ketapang. Kiram Akbar/Equator


16

Rabu, 1 Juni 2011

Pelatihan Militansi Kader PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya Jelang Pilgub Kalbar 2012 dan Pilbup Kubu Raya 2013 di Batu Payung Bengkayang

Ketua DPC PDIP KKR Sujiwo SE dan Dewan Penasihat PDI KKR Drs Andreas Muchrotin dan peserta pelatihan militansi kader

Peserta pelatihan militansi kader PDIP KKR di Batu Payung Bengkayang

Ketua DPC PDIP KKR Sujiwo SE mengucapkan selamat mengikuti pelatihan militansi kader.

Latihan manajemen strategi dan aksi peserta pelatihan militansi kader

Apel siaga peserta pelatihan militansi kader

Permainan mengakrabkan kepada peserta biar lebih saling kenal serta cepat dan tanggap

Mentor bertukar pikiran dengan para peserta pelatihan militansi kader

Senam pagi bagi peserta pelatihan militansi kader untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani

SUNGAI RAYA. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya, mulai memanaskan mesin politik sebagai persiapan menjelang pemilihan gubernur Kalimantan Barat pada 2012 mendatang, dengan menggelar pelatihan militansi kader di Pantai Batu Payung, Kabupaten Bengkayang, Sabtu hingga Senin. Pelatihan militansi kader PDI Perjuangan Kubu Raya ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Kalbar. Ini kita lakukan sebagai persiapan kita dalam strategi pemenangan pemilihan gubernur dan bupati yang akan datang, kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kubu Raya Sujiwo SE kepada wartawan, Minggu (29/5). Menurutnya, dalam pelatihan tersebut pihaknya akan mengevaluasi berbagai kekalahan, dan kemenangan yang telah diraih partai banteng moncong putih itu. Selain itu, sesuai nama pelatihan, PDI Perjuangan akan menanamkan pemikiran militansi para kader, agar bisa bekerja lebih maksimal dalam menyukseskan berbagai program partai. Dalam pelatihan militansi kader itu, juga akan disampaikan berbagai materi tentang partai, dan strategi pemenangan pemilihan gubernur (Pilgub) Kalbar tahun 2012 dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kubu Raya tahun 2013 mendatang. Tidak hanya materi, tetapi juga akan dilakukan out bond dan games untuk mengasah kekompakan, dan pembentukan mental dari peserta. Kami menyadari kalau kegiatan pelatihan selalu dilaksanakan di hotel, itu hanya akan menjadikan mental materialistis dari pengurus dan kader. Maka kita melakukan kegiatan ini di alam terbuka, di Pantai Batu Payung Singkawang ini, agar sasaran yang ingin dicapai dari pelatihan ini bisa tercapai, tuturnya. Kegiatan tersebut diikuti 200 kader PDI Perjuangan. Terdiri atas ketua ranting dan pengurus PAC se-Kubu Raya. Kegiatan ini merupakan awal, karena nanti seluruh pengurus ranting dan anak ranting, juga akan kita berikan pelatihan dan pembekalan ini. Kita juga menghadirkan pemateri dari DPD PDI Perjuangan Kalbar dan DPP pusat, ujarnya. Lanjutnya, hasil dari kegiatan tersebut memang tidak bisa dilihat dalam waktu dekat. Melainkan dapat dibuktikan pada saat pelaksanaan pilgub dan pilbup maupun pemilihan legislatif dan pemilihan presiden mendatang. Dalam Pilgub Kalbar mendatang, seperti yang telah disepakati pengurus DPC dan ranting serta anak ranting PDI Perjuangan Kubu Raya secara bersama, pihaknya tetap akan mendukung Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Cornelis sebagai Gubernur Kalbar. Ketua DPRD Kubu Raya itu juga mengatakan, pihaknya menyadari pelaksanaan Pilgub Kalbar mendatang akan menjadi suatu tantangan berat. Untuk itu mulai dari saat ini, pihaknya telah menempa para kader agar bisa mempersiapkan berbagai strategi pemenangan pemilu. Jika kader kita sudah militan, tentu berbagai persoalan yang muncul dalam pilgub mendatang bisa diatasi dengan baik. Karena seperti yang kita ketahui bersama dalam pelaksanaan pemilu, tentu akan muncul berbagai serangan dari lawan politik, ujarnya. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kubu Raya, Agus Sudarmansyah menambahkan pelatihan akan lebih sering dilakukan pengurus untuk memperkuat mesin politik partai. Pelatihan ini tidak berhenti di sini saja, tetapi juga akan kita lanjutkan pada agenda-agenda berikutnya, karena agenda ini merupakan agenda yang berkelanjutan, kata Agus. Dia berharap dari kegiatan itu bisa menjadi hasil kerja nyata dari program partai, sehingga para kader bisa berjuang keras, untuk memenangkan pelaksanaan berbagai pemilu nantinya. (oen)


Harian Equator 1 Juni 2011