Page 11

CMYK

Hukum dan Kriminal

Sabtu, 31 Agustus 2013

11

Tukang Ojek Tewas Dilindas Truk Tangan Kanan Korban Hancur

TIM identifikasi Polresta Barelang tengah melakukan identifikasi barangbarang milik toko Game Zone di BCS Mall lantai II, Lubukbaja, Batam, Jumat (29/8). TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

Toko Game Zone di Bobol Maling BATAM (HK) — Toko elektronik dan games Game Zone yang terletak di lantai II BCS Mall blok C3 nomor 6, Lubukbaja, Batam, dibobol kawanan maling, Kamis (29/8). Kejadian tersebut, pertama kalinya diketahui karyawan yang bernama Aliong saat membuka toko sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, Aliong melihat kalau tokonya sudah dibobol maling. "Tadi pagi karyawan saya buka tokoh sekitar pukul 09.00 WIB ketahuan kalau toko kami dibobol maling, "kata Asiong, pengelolah Game Zone. Kata dia, maling yang membobol tokonya tersebut, berhasil mengambil beberapa kamera, Games, laptop dan uang tunai"Tapi saat ini saya belum tahu berapa kerugiannya, "ucapnya. Dari pantauan Haluan Kepri di lapangan, terlihat tim identifikasi Polresta Barelang sedang melakukan olah TKP. Terlihat petugas identifikasi sibuk untuk mencari sidik jari pelaku. Dari lokasi kejadian, terlihat plafonnya sudah terbuka dan ada sebuah jaket yang tergantung serta bangku plastik diatas steling kacanya. Disamping itu juga, tampak beberapa petugas identifikasi Polresta Barelang dan pemilik toko sedang mengamati CCTV yang berada didalam toko.(byu)

TANJUNGPINANG (HK) — Mukhlis, seorang tukang ojek yang biasa mangkal di pasar Bintan Center Km9 Tanjungpinang, menjadi korban kecelakaan lalulintas (Lakalantas), Jumat (30/8) pukul 13.30 WIB. Korban diserempet truk hingga tangan kanannya terlindas. Rico Barino Liputan Tanjungpinang Sepeda motor Honda Supra Fit BP 3015 WF yang dikendarai korban dari arah depan komplek Bintan Center bersamaan truk pengangkut tanah BP 9777 TU. Tiba ditikungan bundaran patung Naga Bintan Center, korban bermaksud untuk menyalip truk yang berada di depannya. "Pengendara motor itu menyalip truk tersebut dari sebelah kiri truk, mungkin karena jalan dibundaraan ini sempit sehingga pengendara motor tersenggol dengan badan truk dan terjatuh. Dia (Mukhlis,red) terjatuh dan masuk kekolong truk tersebut," kata Ziara saksi mata yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Masih kata Ziara, Naas tangan kanan korban ter-

lindas ban truk belakang sebelah kiri tersebut. "Selain itu, karena sopir truk tersebut mengerem mendadak, sehingga tangan korban terseret hingga sekitar 5 meter,"jelasnya kembali. Setelah truk berhenti, korban masih sempat bergerak dengan bagian tangan kanan sudah hancur. Kulit tangannya sudah terkelupas. "Dia masih sempat keluar dari kolong mobil. Kondisi korban banyak mengeluarkan darah segar, korban langsung diselamatkan oleh warga yang melintas. Dia dibawa ke RSUP dengan menggunakan mobil Pack Up," terangnya. Sementara itu, Muklis Sopir truk mengatakan, memang korban hendak mendahului. Namun dia melintas dari sebelah kiri. Lebar jalan disana memang tidak terlalu

RICO/HALUAN KEPRI

TEWAS DITABRAK — Mukhlis, seorang tukang ojek tewas ditabrak truk di Bundaran Patung Naga, Bintan Center ,Tanjungpinang, Jumat (30/8) pukul 13.30 WIB. luas, otomatis, saat hendak menyelip kendaraan korban nyangkut dibagian bak belakang dan dia terjatuh. "Saya juga tak terlalu kencang. Kalau kencang mungkin sudah habis dia (Korban,red). Setelah saya lihat saya injak rem secara mendadak. Itu bekas rem masih ada di aspal,"

ungkapnya kepada Haluan Kepri di TKP. Usai kejadian, Muklis terlihat murung saat anggota Lakalantas Polres Tanjungpinang melakukan olah TKP. Muklis dan kendaraan yang terlibat dalam tabrakan tersebut langsung dibawa ke Unit Laka untuk diperiksa

lebih lanjut. Dengan Peristiwa tersebut, masyarakat yang kebetulan lewat dan warga sekitar langsung mengerumuni lokasi kejadian. Lokasi menjadi ramai dan warga berusaha mengabadikan gambarnya dengan menggunakan Ponsel mereka masing-masing. ***

Diduga Phedofilia, Pelaku Dibekuk TANJUNGPINANG (HK) — Seorang pria berinisial AG (40) diduga melakukan pencabulan anak-anak usia dini (phedofilia), diciduk anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang, di rumahnya daerah Tanjung Unggat, Tanjungpinang, Jumat (30/8) pukul 14.00 WIB. AG merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan ini, ditangkap polisi atas laporan NR ibu korban yakni N (8) Siswi SD di Tanjungpinang. Anaknya telah menjadi korban pemerkosaan. Bermula N sedang bermain di depan rumahnya, saat itu AG datang menggunakan sepeda motor no-

mor polisi BP 5220 BI dan membujuk N dengan imingiiming uang dan permen. AG meminta kepada korban agar ikut ke atas motor, untuk menunjukkan alamat. "Siang itu saya tidak perasan kalau anak saya dibawak oleh pelaku," ucap ibu korban NR di Mapolres Tanjungpinang. NR curiga, saat anaknya tidak kunjung pulang ke rumah, bahkan dilakukan pencarian ke tempat biasa anaknya bermain. Tetapi tidak ditemukan. Sorenya, anaknya balik ke rumah yang saat itu terlihat manangis dan langsung mengadu pada ibunya, kalau dirinya dicabuli oleh pelaku.

"Saat anak saya pulang, dia langsung ngomong kalau digituin disemak-semak di daerah kolam berenang Haneria Km12 Tanjungpinang," ucapnya kembali. Mendengar kejadian tersebut, NR beserta suaminya langsung ke Kantor polisi dan melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Didasari keterangan yang diberikan korban yakni ciriciri pelaku, pihak Polres langsung mamburu pelaku dan akhirnya ditangkap di rumahnya. Saat AG ditangkap, korban yang lainnya sempat dibawa ke Polres Tanjungpinang untuk mengenali wajah pelaku, yakni B (5) dan A (8).

Selain itu, sekitar pukul 18.00 WIB dua anak lainnya juga didatangkan ke Mapolres Tanjungpinang. Saat itu, dari balik kaca mobil korban melihat AG, sepontan dua korban ini langsung menangis tanpa berbicara, seperti mamberi sarat bahwa AGlah pelakunya. Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Memo Ardian membenarkan, adanya laporan dari orang tua korban. Atas laporan tersebut pihaknya juga sudah mengamankan pria yang kuat dugaan sebagai pelaku pemerkosaan. "Tersangka sudah kita amankan, namun belum mengakui perbuatannya. Se-

dangkan alat bukti juga sudah kita amankan. Kalau menurut pengakuan korban, pelaku tindakan amoral tersebut adalah orang yang kita amankan," jelas Memo. Dikatakan Memo, hingga kini pihaknya belum bisa menetapkan AG sebagai tersangka. Guna proses hukum lebih lanjut, tentu pihaknya masih akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan atas kasus ini dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi lainnya. Pantauan di lapangan, AG yang mengenakan baju kaos warna biru dongker tersebut digelandang ke Unit PPA Satreskrim Polres Tanjungpinang dalam keadaan tangan

RICO/HALUAN KEPRI

AG, diduga pelaku kasus pemerkosaan anak-anak usia dini (Phedofilia) diringkus anggota Sat Reskrim Polres Tanjungpinang, Jumat (30/8) pukul 14.30 WIB. diborgol. Badan yang kekar dipenuhi tato. Polisi juga sudah membawa AG ke loka-

CMYK

si yang digunakannya untuk melakukan pemerkosaan terhadap putri NR. (cw72)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Novrizal

Haluankepri 31agus13  

hk

Haluankepri 31agus13  

hk

Advertisement