Page 8

CMYK

RAMADHAN 1435 H Cahaya Surah Al-'Adiyat URAH Al-'Adiyat terdiri atas 11 ayat dan tergolong surah makkiyah, surat ini diturunkan setelah surah Al-'Asr. Nama Al 'Aadiyat diambil dari kata Al 'Aadiyaat yang artinya berlari kencang yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pokok-pokok isinya: Ancaman Allah SWT kepada manusia yang ingkar dan yang sangat mencintai harta benda bahwa mereka akan mendapat balasan yang setimpal di kala mereka dibangkitkan dari kubur dan di kala isi dada mereka ditampakan. Terjemahan Surah Al'Adiyat 1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, (QS. 100:1) 2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya), (QS. 100:2)

S

3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, (QS. 100:3) 4. maka ia menerbangkan debu, (QS. 100:4) 5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh, (QS. 100:5) 6. Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Rabbnya, (QS. 100:6) 7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, (QS. 100:7) 8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta 1598. (QS. 100:8) 9. Maka apabila dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, (QS. 100:9) 10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada, (QS. 100:10) 11. Sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha mengetahui keadaan mereka. (QS. 100:11)

JADWAL SHALAT Batam dan Sekitarnya Rabu, 25 Juni 2014 Imsak

04.28

Subuh

04.38

Dzuhur

12.08

Ashar

15.34

Magrib

Isya’

18.13

19.29

Interaktif Haluan Kepri membuka rubrik Interaktif terkait penyelenggaraan MTQ XXV Tingkat Nasional di Batam. Masyarakat bisa mengirimkan SMS ke 085264088880 ------------------------------------------------------------“Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru, bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda: puasa dan Qur’an itu memintakan syafa’at seseorang hamba di hari Kiamat nanti. puasa berkata : Wahai Rabbku,aku telah mencegah dia memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka berilah aku hak untuk memintakan syafa’at baginya. Dan berkata pula AL-Qur’an : Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari ( karena membacaku ), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka keduanya diberi hak untuk memmintakan syafaat.” ( H.R. Ahmad, Hadits Hasan). Semoga amalan pada Ramadhan nanti menjadi pahala besar bagi kita..Amin.. 08526456xxxx

Unik

TANJUNGPINANG (HK) — "Kehadiran Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Bulan ini sangat dirindukan oleh seluruh umat muslim di dunia. Ramadhan paling ditunggu kehadirannya, karena, merupakan bulan penuh berkah dan ampunan. Karena itu, mari sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan." Rudi Yandri Liputan Tanjungpinang

Lis Darmansyah, Walikota Tanjungpinang, saat dihubungi Haluan Kepri, mengungkapkan, kehadiran Ramadhan sangat memberi arti besar bagi kaum muslim di seluruh dunia. "Bayangkan, setiap amalan yang dikerjakan, pahala yang diperoleh berpuluh kali lipat dibandingkan hari biasa. Jadi, tak heran jika bulan ini sangat dinanti oleh seluruh umat muslim," ucap Lis. "Tentunya kita akan lebih semangat dalam menunaikan seluruh ibadah sebaik-baiknya. Setidak, ibadah yang dilakukan dapat menghapus dosa kita selama 11 bulan yang telah kita jalankan," kata kepala daerah kebangaan masyarakat Bumi Segantang Lada ini. Selain itu, lanjut Lis, pada bulan yang penuh ampunan ini momentum bagi kaum muslim untuk memperbaiki diri. "Kita diharapkan bisa lebih berkonsentrasi dalam beribadah dalam rangka mempertebal keimanan," sambung Lis kembali. Untuk aparatur pemerintah yang

diberikan amanah oleh rakyat, Lis meminta agar bisa menjadikan Ramadhan sebagai bulan untuk beramal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Sebagai amal ibadah, lakukan setiap pekerjaan dengan ikhlas, komitmen memberikan pelayanan yang prima sebagai bentuk ibadah kita, menahan dari segala macam nafsu duniawi, nafsu untuk berkata bohong, nafsu untuk membicarakan atau menggunjingkan orang lain atau pun bicara yang tidak bermanfaat," jelas Lis. "Dan jadikan Ramadhan momentum untuk intropeksi diri sekaligus untuk kita saling memaafkan antara sesama umat muslim. Semoga seluruh amal ibadah kita mendapat balasan pahala dari Allah SWT," pungkas Lis. ***

Langgar Aturan, THM Didenda 50 Juta TANJUNGPINANG (HK) — Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, menegaskan, selama Ramadhan 1435 H, seluruh tempat hiburan untuk beroperasi sesuai deng-

saat menjelang puasa seperti sekarang. Tradisi ”ketupatan” ini sudah berlangsung turun temurun. Ketupatan juga menandai dimulainya penyambutan bulan Ramadan yang dikenal dengan istilah “megengan”. Mahmud, warga sekitar mengatakan, setiap keluarga rata-rata membuat 20-25 ketupat untuk ditukarkan dengan warga lain. Tradisi ini digelar setelah ketupat tersebut didoakan bersama. Dia menjelaskan, tradisi kupatan ini merupakan bagian dari ungkapan rasa syukur dan diharapkan dapat menambah ketakwaan dalam menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan. (okc)

an waktu yang telah disepakati bersama yakni mulai pukul 21.30 hingga pukul 00.00 WIB. "Tidak ada yang boleh melanggar kebijakan pemerintah yang telah dibuat. Karena kebijakan ini dibuat sesuai dengan Perda," ujarnya di kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa (24/6). Dikatakan Syahrul, jika masih ada pemilik usaha tempat hiburan malam yang melanggar kebijakan tersebut, maka akan ditindak se-

suai dengan aturan yang berlaku. Sesuai dengan ketentuan, lanjutnya, jika ada yang melanggar akan mendapat hukuman kurungan tiga bulan dan denda sebanyak Rp50 juta. Serta besar kemungkinan tempat hiburan malam itu akan dicabut izinnya. "Itu konsekuensinya," tegasnya. Untuk itulah kata Syahrul, kepada seluruh tempattempat hiburan malam untuk bisa mematuhi segala peraturan dan kebijakan yang telah dibuat oleh

Insert

Pemerintah selama bulan suci Ramadhan. "Kebijakan ini bukan kebijakan Walikota dan juga bukan kebijakan Wakil Walikota, tapi, ini merupakan kebijakan pemerintah, FKPD juga termasuk di dalamnya," tegasnya. Syahrul juga sangat mengharapkan, kepada seluruh pemilik tempat-tempat hiburan malam untuk bisa lebih mengerti. Selama Ramadhan untuk bisa sama-sama saling menghormati bulan yang penuh ber-

kah ini. Sebab, kata dia, Ramadhan hanya ada setahun sekali. "Jadi sudah sepantasnyalah untuk sama-sama saling menjaga dan saling menghormati." "Kepada seluruh saudarasaudara saya yang memiliki tempat hiburan tolong mengerti. Selama Ramadhan sama-sama menghargai dan menghormati," ucapnya lagi seraya menambahkan jika selama Ramadhan pemerintah juga akan gencar melakukan pemantauan kebijakan yang telah dibuat tersebut. (cw77)

Oleh: Dr HM Harry Mulya Zein

Puasa Ramadhan Mengikis Budaya Malas khir pekan ini, seluruh umat Islam dipastikan sudah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Hampir seluruh umat Islam yang beriman menjalankan ibadah di bulan penuh berkah ini.

A

Namun, biasanya kita juga melihat ada yang kontras ketika Ramadhan tiba. Masjid-masjid penuh. Bukan untuk beribadah membaca alQuran, tetapi banyak umat Islam yang berleha-leha, tidur-tiduran menghabiskan waktu siang mereka. Produktivitas kerja menurun. Nuansa bermalas-malasan kentara. Seakan-akan puasa menjadi legitimasi sebagian dari kita untuk bermalas-malasan dan mengurangi aktivitas sepanjang menjalankan ibadah puasa. Pengurangan aktivitas itu tentu saja berujung pada berkurangnya kreativitas. Jika demikian terjadi maka sungguh disayangkan. Sepantasnya, Ramadhan menjadi momentum meningkatkan produktivitas dan berkarya, bukan bermalasmalasan.bila dihayati secara mendalam, Ramadhan seperti madrasatun mada alhayah (madrasah sepanjang hayat) yang berkelanjutan mendidik dan mengedukasi generasi demi generasi setiap tahun. Ramadhan memuat makna-makna iman pada jiwa manusia, mengilhami mereka arti agama yang hanif, dan memantapkan kepribadian Muslim yang hakiki. Kesempatan Ramadhan yang di dalamnya dijanjikan rahmat (karunia), maghfirah (ampunan), dan itqun min alnar(pembebasan dari api neraka), sesungguhnya momentum ideal menemukan solusi banyak hal bagi umat. Puasa yang benar dapat membangunkan hati Mukmin yang ‘tertidur’ sehingga merasa-

CMYK

8

"Sambut Ramadhan dengan Bahagia"

Ketupatan Sambut Ramadhan

MENJELANG datangnya bulan suci Ramadhan, sejumlah warga di Bojonegoro, Jawa Timur, mempunyai tradisi unik yakni ketupatan. Jika ketupat umumnya dibuat menjelang idul fitri, namun warga juga membuat ketupat saat menyambut Ramadhan. Banyaknya warga yang akan membuat ketupat, membawa berkah tersendiri pagi para penjual janur atau daun kelapa muda. Alhasil, pedagang janur dadakan muncul, seperti yang terlihat di Pasar Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Ramsadi, salah satu pedagang janur, mengaku, dagangannya laris manis diserbu warga. Ia mengaku menjual janur hanya pada

Rabu, 25 Juni 2014

kan muraqabatullah (perasaan diawasi Allah). Dalam sejarah Nabi Muhammad SAW, Ramadhan menjadi bulan jihad. Banyak peristiwa bersejarah yang mencatat bahwa Ramadhan menjadi bulan jihad umat Islam. Pada tanggal 17 Ramadhan tahun ke-2 hijriah, umat Islam mengalami perang Badar. Perang ini terjadi di gurun pasir yang melibatkan 314 muslimin melawan 1000-an orang kafir dari Makkah. Peperangan ini adalah salah tonggak penting dalam sejarah Islam, karena sejak itulah umat Islam memulai era peperangan secara fisik, yang tentunya membutuhkan kemampuan yang lebih berat. Kalau mentalitas mereka seperti umat Islam zaman sekarang yang hobi tidur siang di bulan Ramadhan, tentu-

nya sulit memenangkan peperangan. Dan kota Mekkah dibebaskan juga pada bulan Ramadhan pada tahun ke-8 hijriah. Rasulullah SAW menyiapkan tidak kurang dari 10 ribu pasukan lengkap dengan senjata yang berjalan dari Madinah dan mengepung kota Makkah. Makkah menyerah tanpa syarat, namun semua diampuni dan dibebaskan. Pada abad pertengahan atau tahun 15 Hijriah terjadi perang perang Qadisiyyah dimana orang-orang Majusi di Persia (saat ini wilayah Republik Islam Iran) ditumbangkan. Demikiran juga pertama kali Islam menaklukkan Spanyol di bawah pimpinan Thariq bin Ziad dan Musa bin Nushair, juga terjadi di bulan Ramadhan tahun 92 hijriyah. dan sekian banyak kerja keras yang lain, terjadi di bulan Ramadhan. Ramadhan seharusnya menjadi sarana yang sangat efektif menghadirkan internalisasi nilai kebajikan guna menghadapi berbagai tantangan yang muncul di tengah

masyarakat. Ramadhan satu bulan penuh, Muslim di-training oleh SuperTrainer-nya, yaitu Allah SWT, Dzat yang Maha segala-galanya. Tentu hasilnya akan juga luar biasa, bila itu dilakukan dengan penuh keseriusan dan mendamba ridha Allah. Karena itu, sepantasnya Ramadhan dimanfaatkan secara optimal oleh semua unsur untuk meningkatkan kreatifitas dan karya. Sikap dan kepribadian positif, produktif, empatik, dan menghadirkan keputusan win-win solution adalah sosok pribadi yang lulus secara gemilang dari madrasah Ramadhan yang penuh solusi. Perlu bagi umat untuk kembali merenungkan ungkapan terakhir dari surat al-Baqarah:183, bahwa yang mewajibkan puasa adalah la’allakum tattaqun dalam kata kerja mudhari yang hendaknya dimaknai agar dapat merealisasikan nilai-nilai muraqabatullah, ketaatan, dan kasih sayang secara terus-menerus, tidak hanya di saat bulan Ramadhan. (wrc)

NET

TADARUS Alqur’an merupakan salah satu ibadah yang dilakukan banyak masyarakat selama Ramadhan. Editor: Fery Heriyanto, Layouter: Novrizal

Haluankepri 25jun15  

Haluankepri 25jun15

Haluankepri 25jun15  

Haluankepri 25jun15

Advertisement