Page 22

Rabu, 25 Juni 2014

22

Brasil Puncaki Klasemen Grup A Hempaskan Kamerun 4-1

Tua-tua Keladi

BRASILIA (HK) — Brasil puncaki klasemen usai menaklukkan Kamerun 4-1 dalam laga pamungkas Grup A di Estadio Nacional De Brasilia, Brasilia, Selasa (24/6) dinihari WIB. Hasil tersebut membuat Brasil melangkah ke-16 besar dan akan kembali bertemu dengan Chile di fase gugur pertama. Secara statistik, Brasil mencatat tiga kemenangan dari tiga pertemuan melawan Cili di fase yang sama di Piala Dunia edisi sebelumnya. Lionel Messi tampil menjadi bintang dalam laga tersebut dengan menyarangkan sepasang gol. Sementara dua gol lain hadir Fernando Luiz Rosa atau yang lebih dikenal dengan Fernandinho dan Frederico Chaves Guedes atau Fred. Pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari mengungkapkan bahwa Neymar da Silva merupakan pemain penting dalam skuadnya di ajang Piala Dunia 2014 ini. “Brasil bergantung pada Neymar seperti Argentina bergantung pada Messi,” tegas Scolari, seperti dilansir Goal. “Keduanya merupakan pemain yang berbeda dan dapat membuat perbedaan untuk tim masing-masing. Neymar merupakan acuan Brasil, sama seperti Argentina pada Messi,” sambung mantan pelatih Chelsea itu. Dalam laga lawan Kamerun, skuat asuhan Luiz Felipe Scolari langsung bermain menekan sejak menit

Meksiko 3-1 Kroasia

awal. Peluang pun tercipta di menit ketiga, yang sayangnya gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Fred mau pun Luiz Gustavo. Kamerun tak ingin berdiam di daerah sendiri. Bedimo bahkan sempat mengancam lewat tendangannya, meski bisa berhasil

Marquez

NET

SELEBRASI GOL — Striker Brasil, Neymar melakukan selebrasi usai mencetak gol saat timnya menang 4-1 dalam laga pamungkas Grup A melawan Kamerun di Estadio Nacional De Brasilia, Brasilia, Selasa (24/6) dinihari WIB.

diblok Marcelo di menit sembilan. Tim asal Afrika itu menciptakan sejumlah peluang lain, namun Brasil yang terlebih dulu mencetak gol untuk memimpin pertandingan. Di menit 17, Luiz Gustavo melepas crossing mendatar dari sayap kiri, bola yang mengarah ke tengah kotak penalti langsung diteruskan Neymar melalui sontekan akurat ke pojok kanan gawang. Tak berhenti sampai disitu, Striker Barcelona itu hampir saja mencetak

gol lagi! Sayang, tembakan kerasnya dari depan kotak penalti masih mampu diblok Carles Itandje. Kamerun berusaha membalas dan upaya mereka menuai hasil di menit 26. Allan Nyom berhasil menaklukkan Alves di sayap kiri sebelum melepas crossing ke muka gawang. Joel Matip yang tanpa kawalan sukses meneruskan bola ke jala Brasil dengan sontekannya. Kamerun mengancam lagi lewat tandukan ChoupoMoting, tapi Neymar yang akhirnya bisa membuat Brasilia kembali bergemuruh lewat tendangannya di menit 34. Memimpin 2-1

membuat pemain Brasil semakin bersemangat mengurung Kamerun di daerah mereka sendiri. Tim lawan hanya mendapatkan beberapa kesempatan lewat serangan balik, namun gagal. Skor 2-1 pun bertahan hingga turun minum. Brasil langsung menekan dan dua kali memberikan ancaman ke gawang Kamerun. Namun gol baru tercipta di menit 49 setelah umpan silang David Luiz bisa dituntaskan dengan tandukan Fred. Skor berubah 3-1 untuk keunggulan Brasil. Unggul cukup jauh, Brasil bermain lebih tenang. Sementara Kamerun memanfaatkan momen tersebut untuk bermain lebih terbuka. Di menit 65, salah satu pemain Kamerun melepas

tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi arahnya masih kurang tepat sasaran. Pergantian pelatih kemudian dilakukan kedua pelatih, seperti masuknya Ramires menggantikan Hulk dan Willian menempati pos Neymar. Kamerun juga tak ketinggalan memasukan pemain yang lebih bugar. Memasuki sepuluh menit terakhir laga, Brasil harus kehilangan Luiz Gustavo karena cedera. Alhasil, Brasil harus bermain sepuluh pemain di sisa pertandingan karena tiga pergantian sudah dilakukan. Tapi itu tak menghalangi Brasil menambah gol mereka. Di menit 84, Fernandinho berhasil menyontek bola ke gawang Kamerun setelah sebelumnya terjadi kerja sama apik antara Oscar dan Willian. Wasit memberikan tambahan waktu empat menit dan Willian langsung mengancam dengan tendangannya di menit 90. Bola masih dengan mudah ditangkap Itandje. Wasit Jonas Eriksson akhirnya meniup tanda berakhirnya pertandingan dan Brasil memenangi laga tersebut dengan skor 4-1.(glc/bln)

RECIFE – Meksiko lolos ke 16 besar, usai wakil Concacaf itu menundukkan Kroasia 3-1, sekaligus lolos sebagai runner-up Grup A, Selasa (25/6) dinihari WIB. Dalam laga melawan Kroasia, ada satu nama penting yang menjadi aktor sekaligus inspirasi timnya. Disaat barisan depan Meksiko kehilangan akal membobol gawang Kroasia, ada sosok kapten bernama Rafael Marquez yang membuka keunggulan untuk timnya. Meski berposisi sebagai skipper, Marquez justru mencetak gol ke gawang yang dijaga Stipe Pletikosa di menit ke-72. Tak hanya mencetak gol, mantan pemain Barcelona itu juga memberi assist untuk gol yang dicetak Javier Hernandez. Marquez, yang sudah masuk skuad El Tri sejak tahun 1997, dan juga merupakan pemain paling senior di dalam dalam tim besutan Miguel Herrera, diharapkan mampu memimpin rekan-rekannya meraih hasil maksimal di Brasil.Dan penampilannya saat melawan Kroasia menjadi salah satu bukti paling terkini. Jika Marquez mampu memimpin sekaligus menginspirasi rekanrekannya saat melawan Kroasia, bukan tidak mungkin pemain berusia 35 tahun itu membawa Meksiko ke fase yang lebih jauh lagi

dalam Piala Dunia Brasil. Striker Meksiko, Javier ‘Chicharito’ Hernandez mengungkapkan bahwa sang kapten, Rafael Marquez sukses membungkam sejumlah keraguan menyusul usianya yang tak lagi muda. “Dia (Marquez) merupakan pemain dengan karakter yang hebat. Dia juga memiliki rekor yang bagus dan mencetak gol di tiga Piala Dunia secara berturutturut,” puji Chicharito, seperti dilansir Goal. “Dia pemain penting bagi kami dan saya pikir banyak orang yang mengkritiknya karena usianya yang telah menua. Dia kembali ke Meksiko dan berhasil memenangkan dua trofi di sana dan sekarang merupakan kapten (kami di Piala Dunia). Mencetak gol dan mendukung kami dengan cara terbaik di dalam maupun luar lapangan,” tuturnya. Kemenangan atas Kroasia membuat Meksiko melangkah ke putaran 16 besar kompetisi paling bergengsi dengan status runner up dan akan menghadapi pemuncak Grup B, Belanda yang melaju dengan catatan sempurna, tiga kemenangan dari tiga pertandingan. “Kami sangat senang karena saya pikir banyak fans (Meksiko) telah menghabiskan banyak uang untuk melakukan perjalalan ke Brasil demi mendukung dan mendukung kami. Saya rasa hal terbaik yang dapat kami lakukan adalah memberikan 100 persen kemampuan kami di lapangan,” sambungnya. “Kami masih menikmati kemenangan ini, besok kami akan membuka lembaran baru dan memikirkan tentang Belanda,” tutup pemain Manchester United itu.(glc)

Sneijder Belum Puas Belanda Tekuk Chile 2-0 SAO PAULO (HK) — Meski Belanda berhasil meraih kemenangan dan menjadi juara Grup B dalam laga terakhir atas Chile dengan skor 2-0, akan tetapi gelandang Wesley Sneijder mengungkapkan bahwa dirinya memiliki masalah saat babak pertama. Diakui Sneijder, bolabola panjang menjadi masalah timnya yang tidak bisa memecah kebuntuan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Flying Dutchman mulai memimpin lewat gol yang diciptakan Leroy Fer hasil umpan Daril Janmaat di menit 77. Skuad asuhan Louis van Gaal kembali menambah angka di papan skor lewat gol telat yang diciptakan Memphis Depay hasil pemberian Arjen Robben. Babak kedua, Belanda memang menghasilkan banyak peluang, tercatat dalam statistika Soccerway, De Oranje mampu menciptakan empat tembakan tepat sasaran termasuk dua gol yang mereka ciptakan, hasil dari 98 umpan pendek yang mereka ciptakan, berbanding jauh sebelum turun minum, di mana Sneijder cs menghasilkan 75 umpan. “Babak pertama menguras seluruh tenaga saya. Kami terlalu banyak memainkan bola-bola panjang. Chile juga

CMYK

membuat suasana sulit tapi kami tetap menciptakan kesempatan terbaik di awal babak pertama,” ujar Sneijder seperti dilansir Soccerway, Selasa (24/6). “Kami memiliki sedikit ketenangan dalam permainan di babak kedua. Cile ingin jadi yang pertama, sehingga mereka lebih banyak menyerang dan kami memiliki banyak ruang untuk menyerang. Dengan kekuatan ofensif kami kemudian, bingo,” sambungnya. Sementara gelandang Arjen Robben menegaskan agar timnya jangan cepat puas dengan hasil diraih Belanda dalam penyisihan Grup B. Pemain yang bernaung di Bayern Munich itu menegaskan kepada rekannya untuk segera fokus dalam menghadapi babak 16 besar. Di mana Flying Dutchman

akan bertemu dengan Meksiko sebagai runner up Grup A. “Jika kalian mengatakan kepada saya bahwa kami akan memenangkan tiga pertandingan untuk lolos dalam fase grup dua bulan yang lalu, saya akui saya senang, tapi saya tidak ingin berakhir sampai di sini,” ujar Robben. “Kami ingin terus melaju, meskipun kami ingin menikmati kemenangan ini, kami harus segara bekerja keras atau bahkan lebih dalam sesi latihan. Anda harus memberikan pujian kepada kedua tim, keduanya memberikan yang terbaik 100 persen. Kami bertahan dengan baik, meskipun Cile hanya di posisi kedua, saya pikir mereka sudah pergi jauh di turnamen ini,” sambungnya.(swc)

Sneijder Editor: Didik, Layouter: Novrizal

Haluankepri 25jun15  

Haluankepri 25jun15

Haluankepri 25jun15  

Haluankepri 25jun15

Advertisement