Page 1

CMYK KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Senin, 24 Maret 2014 22 Jumadil Awal 1435 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 24/3 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.500,

Abdi Negara Harus Bermental Baik Sani Beri Ceramah Umum di IPDN JATINANGOR (HK) — Gubernur Provinsi Kepulauan Riau HM Sani memberikan ceramah umum di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (23/3) sore. Dalam ceramah umum yang dihadiri Rektor IPDN, Suhajar Diantoro dan dihadapan 5 ribu praja dari berbagai tingkatan tersebut, Sani lebih memberikan penekanan pada pembinaan mental. "Saya tidak ada akan memberikan ceramah yang sifatnya teknis dalam hal ini, karena di sini banyak guru besar dan juga profesor yang siap memberikan ilmu tersebut. Tapi saya lebih memberikan penekanan pada sikap mental seorang abdi negara dalam melayani dan mengayomi masyarakat," kata HM Sani saat Abdi Negara Hal 7

CERAMAH UMUM — Gubernur Kepri HM Sani beserta istri, Aisyah Sani menyalami praja usai memberi ceramah umum di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (23/3) sore.

HUMAS PEMPROV KEPRI

Pencarian MH370 Masih Nihil KUALA LUMPUR (HK) — Pencarian Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Samudera Hindia hingga Minggu (23/3) masih nihil. Namun, Malaysia menerima citra satelit dari Perancis yang masih bisa memberikan harapan.

"Pukul 14.30 waktu Malaysia, pejabat Australia menginformasikan Malaysia bahwa mereka tidak melihat penampakan sama sekali terkait MH370," kata Plt Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Husein seperti dilansir dari kantor berita Malaysia, Bernama, kemarin. Namun, Malaysia menerima informasi dari Perancis akan citra satelit baru di sekitar Samudera Hindia. "Malaysia menerima citra satelit dari Otoritas Perancis yang

menunjukkan obyek potensial di sekitar koridor selatan. Malaysia telah meneruskan citra satelit dari Perancis ini kepada pusat tim SAR Australia," imbuhnya. Sejauh ini, Malaysia telah menerima citra satelit dari Australia, Cina dan Perancis terkait obyek potensial diduga MH370. Semua citra satelit baik dari Australia dan Cina telah diverifikasi dan hasilnya nihil. Citra satelit Perancis sedang akan ditelusuri. Pencarian MH370 Hal 7

Listrik Batam Byar Pet BATAM (HK) — Perusahaan penyedia listrik di Batam, b'right PT PLN Batam dikecam. Penyebabnya, sejak Sabtu hingga Minggu (22-23/3) telah terjadi pemadaman listrik bergilir alias byar pet tanpa pemberitahuan. Parahnya, pemadaman ada yang berlangsung lebih dari tiga jam. "Kita sangat kecewa, pemadamannya tak ada pemberitahuan," ungkap Riyan, warga perumahan Taman Victoria Tanjungriau, Sekupang, Batam, Minggu (23/3). Seperti lazimnya, menurut Riyan, kalaupun terjadi pemadaman, maka PLN harus menginformasikan Listrik Batam Hal 7

Moeldoko: Jangan Ganggu Pemilu BERAU (HK) — Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengingatkan pihak-pihak yang mempunyai agenda mengacaukan pelaksanaan Pemilihan Umum 2014 agar tidak meneruskan niatnya. "Saya berharap tidak ada pihak yang mengganggu pemilu," kata Moeldoko usai menyerahkan dana tangung jawab sosial perusahaan (CSR) perdana perusahaan tambang Litha Group di Kampung Batu-Batu, Berau, Kalimantan Timur, Minggu (23/3). Panglima TNI mengemukakan itu menjawab pertanyaan wartawan mengenai spekulasi yang dilempar sejumlah kalangan mengenai kemungkinan terjadi "chaos" atau kerusuhan terkait pemilu. Menurut Moeldoko, kondusi-

Caleg Bagi-bagi Uang ke Warga

Hal

9

DPRD Diminta Berperan Aktif

Hal

17

vitas harus dijaga sepanjang penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilu presiden. "Jangan sampai bangsa ini memasuki kondisi point of no return seperti Arab Spring," katanya. Arab Spring adalah istilah yang disematkan pada pergolakan di dunia Arab di mana rakyat melakukan pemberontakan untuk menjatuhkan pemimpinnya. Pada kesempatan itu, Panglima TNI juga kembali menegaskan kesiapan jajarannya untuk menjaga netralitas selama pemilu. Menurut dia, netralitas TNI sudah disosialisasikan Moeldoko: Jangan Hal 7

Dua Pelajar Bintan Wakili Indonesia Ikuti Olimpiade ISPrO BINTAN (HK) — Yeni Nurvasela dan Veni, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bintan, akan mewakili Indonesia dalam Olimpiade Sains Project International (ISPrO) di Jakarta pada 4-9 Mei 2014 mendatang. Kedua siswi asal Provinsi Kepri itu akan mewakili Indonesia dalam ajang ISPrO, yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pacific Countries Social serta Asosiasi Solidaritas Ekonomi (PASIAD) Los Angeles, Amerika Serikat. Kepala SMA Negeri 2 Bintan Mufrizal mengakui sudah mengetahui informasi tersebut sejak seminggu yang lalu. Mufrizal mendukung kiprah siswinya itu di kancah internasional. Dua Pelajar Hal 7

Moeldoko

Spurs Menang di Injury Time LONDON (HK) — Tottenham Hotspur menyenangkan suporternya di kandang sendiri. Sempat tertinggal dua gol, mereka keluar sebagai pemenang berkat gol di injury time.

NET

GELANDANG Tottenham Hotspur, Christian Eriksen (putih) merayakan gol yang dicetak ke gawang Southampton pada laga Premier League di Stadion White Hart Lane, London, Minggu (23/3).

Pevita Pearce

Menjamu Southampton di White Hart Lane dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (23/3/2014), Tottenham unggul dengan skor 3-2. Christian Eriksen menjadi bintang The Lilywhites atas torehan dua golnya, sementara pahlawan penentu kemenangan mereka adalah Gylfi Sigurdsson. Berkat gol Sigurdsson di menit 91, tim tuan rumah pun berhasil meraup tiga poin. Sebelumnya mereka kebobolan gol terlebih dulu, bahkan dua kali dalam jarak 9 menit di babak pertama. Gawang Hugo Lloris berturutturut dibobol Jay Rodriguez dan Adam Lallana di menit 19 dan 28. Kemenangan ini membuat Spurs naik ke urutan lima di klasemen sementara dengan nilai 56 dari 31 pertandingan. Mereka berjarak 6 poin dari tim Spurs Menang Hal 7

Peduli Lingkungan JAKARTA (HK) — Sadar akan penggunaan energi listrik yang besar, Pevita Pierce (21), memilih untuk tidak menggunakan air conditioner (pendingin ruangan) di dalam kamarnya. Hal tersebut sudah dilakukannya sejak tahun lalu. "Hampir satu tahun saya tidak menggunakan AC di kamar saya. Kecuali saat saya lagi di rumah lain yang pakai AC, tapi kalau di tempat sendiri enggak pakai AC," kata Pevita saat ditemui dalam kampanye Earth Hour di Hotel Kempinski, Minggu (23/3). Alasan salah satu pemeran dalam film 5 CM ini tidak Peduli Lingkungan Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Andi, Layouter: Ricoh Polda


Ekonomi

Senin, 24 Maret 2014

2

Mio GT 125cc Eagle Eye Mengaspal BATAM (HK) - Prouk Yamaha terbaru, seri GT 125cc Eagle Eye mulai mengaspal di Batam. Seremonial peluncurannya digelar di Nagoya Hill Batam, Minggu (23/3). Motor matic premium pertama Yamaha ini akan memperkuat GT seris yang sebelumnya telah ada Mio GT dan Soul GT. Yusri Liputan Batam Desainya yang ramping, penggunaan lampu Eagle Eye dengan reflektor biru menjadi ciri khas dari GT 125 ini. Sekilas matic baru Yamaha ini mirip dengan pendahulunya, Soul GT dan Xeon RC. Namun menurut Branch Promotion Head PT Alfa Scorpii Pekanbaru Rustam, perbedaanya terletak pada segmen, karena GT 125 high performance, kencang tapi irit bahan bakar. Yamaha GT 125 Eagle

Eye menebarkan sinar lampu mata elang tajam. Tampilan gagah mewah, nyaman dan bertenaga. Hal ini terinspirasi dari mobil mewah yang menambah kesan gagah dan berkelas. Launching produk terbaru Yamaha ini diramaikan dengan berbagai performance, seperti Band Perform, DJ Perform, Dancer, Magician, Edukasi FI Yamaha, Games dan Kuis. Selain itu juga ada Kontes Model Remaja, Body Contest, Adu Panco dan Lomba Photography. Selama acara, PT Alfa Scorpii memberikan harga

khusus bagi konsumen yang ingin memiliki motor tersebut, yaitu dengan harga cash Rp16.341.000. Sementara, untuk kredit, cukup dengan membayar uang muka (down payment/DP) Rp1.350.000. Dealer resmi Yamaha di Batam ini juga memberikan penawaran menarik untuk pembelian produk Vega RR, Force, Jupiter MX, Soul GT, Xeon RC, X-Ride dan Mio J series. Selama tiga hari acara, PT Alfa Scorpii menargetkan penjulannya sebanyak 150 unit. “Sampai saat ini sudah ada 100 unit lebih yang memesan, total keselurhannya mungkin lebih 150 unit yang kami dapatkan, “ujar Rustam. Informasi lebih lanjut tentang produk terbaru Yamaha dan harga promosi yang ditawarkan, kunjungi langsung shoroom PT Alfa Scorpii, Leo Utama Motor, Graha Yamaha terdekat. ***

Pengunjung Sepi, Pedagang Enggan Berjualan di Dalam Pasar KARIMUN (HK) — Sejumlah pedagang yang berjualan di depan jalan Pasar Bukit Tembak Meral, Minggu (23/3) masih enggan untuk pindah ke dalam pasar (belakang pasar). Padahal kondisi pasar sudah permanen, atapnya telah diperbaiki dan direnovasi, sehingga tidak lagi bocor saat hujan. Sepinya pengunjung menjadi alasan bagi pedagang untuk enggan pindah ke dalam. “Kalau di belakangkan masih sepi, pembeli malas berbelanja di sana, makanya kami lebih memilih di depan ini. Agar pengunjung lebih cepat tanpa jauh-jauh ke belakang,” ujar Kartini, penjual

sayur di temui di depan jalan Pasar Bukit Tembak Meral, kemarin. Selain Kartini, Paisal yang berprofesi sebagai penjual ikan asin juga memberikan alasan yang sama. Semenjak beberapa bulan terakhir, ia lebih suka berjualan di depan pasar, meski pemerintah telah melarang dan memerintahkan pedagang untuk kembali ke tempat biasa. Namun, lelaki berkulit putih ini mengaku pihaknya kesulitan mendistribusikan jualan, karena pengunjung masih sangat sepi. “Sebenarnya pedagang pindah ke tempat ini sejak awal mulai renovasi belakang

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

KONDISI pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan, depan Pasar Bukit Tembak Meral Karimun, Minggu (23/3). Padahal, pasar telah direnovasi sebagai tempat berjualan yang lebih representatif.

pasar beberapa bulan yang lalu, tapi kondisi pasar sudah bagus namun masih sepi. Itulah yang menyebabkan pedagang lebih memilih berjualan di depan pasar, mesiki pemerintah telah menambah atap. Ya biar lebih ramailah. Untuk himbauan sendiri memang sudah pernah dihimbau pemerintah, agar pedagang kembali ke lokasi yang pertama jualan, tapi banyak yang tak mengindahkan alasan mereka memang sangat sepi, ya terpaksa juga saya pertahankan di depan ini,” ucap Paisal. Kasdisperindag Karimun Hasbi, sebelumnya menuturkan, para pedagang memang tak diperbolehkan lagi berjualan di pinggir jalan, sebab fasilitas untuk jualan sudah dibenahi, 30 meja dengan lantai permanen yang dikhususkan bagi para pedagang telah tersedia. Pihaknya juga menegaskan akan segera menertibkan pedagang yang masih membandel tersebut secara bertahap. “Memang mereka tak boleh jualan di depan pasar, karena itu sudah melanggar peraturan. Padahal sudah disediakan meja permanen yang sebelumnya tempat mereka jualan. Untuk penertiban akan dilakukan, tetapi secara bertahap,” pungkas Hasbi. (abk)

Wamen ESDM Sebut Pengendalian BBM Berhasil JAKARTA (HK) — Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengkritik program pengendalian dan pembatasan BBM

yang dilakukan Kementerian ESDM tidak berjalan. Namun Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo meyakini, prog-

ram pengendalian dan pembatasan BBM subsidi yang dilakukan Kementerian ESDM berhasil. “Indikator kita kuota BBM subsidi tidak jebol, tahun lalu kuota ditetapkan sebesar 48 juta kilo liter, dan nyatanya tidak jebol kan,” ujar Susilo ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Minggu (23/3). Seperti diketahui realisasi penyaluran BBM subsidi pada 2013 total mencapai 46,295 juta kilo liter dari kuota yang ditetapkan dalam APBN 48 juta kilo liter. Tahun ini kuota yang ditetapkan sama dengan tahun lalu yakni 48 juta kilo liter. Susilo mengungkapkan, kementerian ESDM telah berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai programnya, agar BBM subsidi tidak melebih kuota yang ditetapkan dalam APBN. “Pengendalian kita lakukan, pengawasan BBM subsidi terus kita lakukan, buktinya BPH Migas terus tangkapi orang yang menyalahgunakan BBM subsidi, kita juga kerjasama dengan kepala daerah yang berkuasa terhadap BBM subsidi,” tutupnya. Sebelumnya, Hatta mengungkapkan, konsumsi BBM subsidi sangat bergantung dari upaya pengendalian yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Seperti program pembatasan konsumsi BBM subsidi dan RFID sampai sekarang tidak jelas. (dtc)

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

PRODUK BARU — Mio GT 125CC Eagle Eye, produk terbaru Yamaha mulai mengaspal di Batam, ditawarkan dengan harga Rp16 jutaan. Dapatkan promosi menarik selama tiga hari launching yang digelar di Nagoya Hill.

Pengusaha Inggris Jajaki Investasi di Kepri BATAM (HK) — British Chamber of Commerence (Britcham/Himpunan Pengusaha Inggris) di Indonesia melanjutkan usahanya dalam membina hubungan dengan provinsi-provinsi lain di luar Jakarta, salah satunya Batam. Kehadiran pengusaha asal Inggris sejak Kamis (20/3) lalu, guna menjajaki peluang investasi di Batam dan Kepri. British Chamber of Commerence merupakan himpunan pengusaha setara Kamar Dagang dan Industri, merupakan sebuah asosiasi pengusaha Inggris yang aktif di Jakarta, memiliki 80 acara bisnis dan 3.500 pengunjung di tahun 2013 lalu. CEO Britcham yang berkantor di Wisma Metropolitan 1, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Chris Wren kepada Sekretaris Dewan Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) yang juga Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Kepri Jon Arizal, menyebutkan peran Britcham saat ini sedang dalam proses transisi.

Minggu depan, Britcham akan berangkat ke negara asalnya bersama beberapa rombongan dari Jakarta untuk menyampaikan informasi-informasi terkait potensi investasi di Indonesia, termasuk Batam kepada pelaku usaha lainnya yang tergabung dalam Britcham UK. “Kami menyediakan akses informasi market dan mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Inggris untuk memperlebar usaha mereka di Indonesia. Penting bagi kami untuk memperluas jaringan usaha dengan Indonesia, karena Indonesia memiliki potensi bisnis yang menguntungkan baik untuk jangka pendek dan panjang,” ungkap Chris. Dari itu, pihaknya perlu mengetahui berbagai peluang bisnis yang tersedia di luar Jakarta, sehingga bisa menjembatani 50 lebih perusahaan yang tergabung dalam Britcham Inggris untuk dapat bekerjasama dengan Indonesia,” kata Chris. Dengan berkunjung ke Batam, ujar Chris, pihaknya berharap dapat membina hubungan baik dengan Ka-

NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

KEPALA Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah(BPMPD) Kepri Jon Arizal berbincang dengan CEO Britcham untuk Indonesia Chris Wren, dalam jamuan makan malam pada Sabtu (22/3), di Restoran Golden Prawn Bengkong, Batam.

din, Apindo, BPMTSP, dan asosiasi bisnis lainnya serta pengusaha lokal. “ Kita (Britcham) berharap dapat memiliki hubungan dua arah dalam pertukaran informasi. Sehingga memudahkan kami untuk membuka peluang bisnis di Batam maupun di Kepri,” tandasnya. Sementara itu, Jon Arizal menyebutkan, kedatangan Britcham UK ke Batam dalam rangka meminta informasi yang bertujuan untuk mencari peluang usaha yang bisa dikembangkan dengan keuntungan yang memadai. “Ini tentunya membuka peluang bagi kita untuk merangkul para investor Inggris agar berinvestasi di Batam dan di Kepri. Kalau mereka berminat, tentunya akan membuka peluang pula bagi masyarakat kita untuk mendapatkan pekerjaan, sehingga mendatangkan devisa bagi daerah maupun negara,” kata Jon saat melakukan acara ramah-tamah dengan pengusaha asal Inggris, Sabtu (22/ 3) di Restoran Golden Prawn Bengkong, Batam. Bahkan, sebut Jon, selama ini Pemerintah telah melakukan program promosi ke luar negeri, pengundangan investor untuk datang ke Batam dan Kepri, dengan harapan mereka dapat mengetahui secara lansung dan tertarik untuk menanamkan modalnya. Target di tahun 2014 ini, lanjut Jon, bagaimana menumbuhkembangkan industri-industri yang ada di Batam dan Kepri secara umum, tentunya dengan memberikan kemudahankemudahan dalam perizinan dan akses informasi yang benar dan gampang.

“Kita telah memberikan penjelasan secara terperinci dalam acara kunjungan dan Presentation Investment. Bahkan, bila mereka ada waktu akan kita ajak mengunjungi dan meninjau kawasan-kasawan industri yang ada di Batam, di Bintan dan di Kepri. Bahkan ke Kadin Kepri untuk mendapatkan penjelasan dan persyaratan untuk bisa berinvestasi di Kota Batam, khususnya dan Kepri pada umumnya,” pungkasnya. Pengusaha Batam yang juga mantan Ketua Kadin Kepri Johannes Kenedi mengatakan, kunjungan Britcham merupakan suatu peluang bagi pemerintah daerah untuk merangkul, memberikan penjelasan serta informasi kepada Britcham UK. “Kita berharap pemerintah dapat memberikan informasi yang jelas serta kemudahan bagi calon investor Inggris untuk berinvestasi di Batam maupun Kepri. Mereka dapat mengetahui, mengenal Batam dan Kepri lebih jauh, sehingga tertarik untuk datang maupun berinvestasi,” kata Jon. Menurut Jon, sesungguhnya untuk kegiatan ekspor dan industri di Batam maupun Kepri masih lebih baik dan sangat menarik bagi asing jika dibandingkan dengan daerah lainnya untuk berinvestasi. “Dari itu, kita harus ada peningkatan fasilitas. Karena pesaing kita seperti Johor, Vietnam dan Thailand memiliki fasilitas lebih unggul. Namun, berdasarkan komentar dari perusahaan asing seperti dari Eropa, Amerika dan Inggris masih melihat kita sebagai potensi yang menguntungkan dan strategis,” ungkap Jon lagi. (vnr)

Perekonomian Tumbuh di Tahun Politik JAKARTA (HK) — Tahun politik dinilai kalangan dunia bisnis sebagai hal yang positif. Banyaknya uang yang keluar yang dipakai untuk belanja politik menjadi peluang bisnis yang baik. Pengusaha UKM Susanto mengungkapkan, tahun pemilu justru menjadi peluang tumbuhnya perekonomian bagi kalangan pengusaha. Setiap calon legislatif atau pun presiden berlomba-lomba menarik masyarakat untuk menjadi simpatisan. Hal ini akan membutuhkan tingkat konsumsi yang tinggi. “Saya selaku pengusaha sehari-sehari jualan mie, bihun, abon, pokoknya ritel, justru pemilu ini luar biasa.

Orang kampanye kan minimal ada kaos, minum, snack. Ini konsumsi masyarakat akan meningkat karena setiap caleg bersaing sehingga banyak sekali uang-uang dikeluarkan. Ini ada kesempatan konsumsi snack, nasi bungkus yang tinggi jadi secara umum pemilu positif di mata pengusaha,” kata Susanto saat Diskusi Opini Live Pilihan Indonesia Pemilu di mata dunia usaha, di Resto Bengawan Solo, Grand Sahid Hotel, Jakarta, Minggu (23/3). Di kesempatan yang sama, Direktur Utama RNI Group Ismed Hasan Putro mengatakan, secara umum dalam 10 tahun terakhir, tahun politik tidak berpe-

ngaruh signifikan dalam dunia usaha. Bahkan, dalam 5 tahun terkahir, tahun pemilu sudah menjadi ‘zona nyaman’ bagi para pengusaha. “2004 dan 2009 pemilu seperti festival, dunia usaha dalam 5 tahun terakhir sudah nyaman dengan suhu politik karena seperti apa pun politik tidak akan mempengaruhi dunia usaha, kita akan terus tumbuh,” kata dia. Menurutnya, demokrasi di Indonesia saat ini sudah mulai matang. Adanya hirukpikuk politik menjadi hal yang lumrah. Yang perlu diwaspadai adalah tingginya angka korupsi di Indonesia. Hal ini bisa menggerogoti tumbuhnya perekonomian di

Indonesia. “Demokrasi politik mulai matang. Kayak di Jepang pemilu tidak berpengaruh. Negara-negara mapan secara ekonomi bisa menjadi referensi. Kita optimistis kedewasaan demokrasi akan akan membuat ekonomi tumbuh,” paparnya. “Problem terbesar adalah korupsi tapi di China dan Korsel juga banyak korupsi tapi mereka ada penindakan tegas. Pemilu jangan dilihat sebagai ancaman karena diharapkan dari waktu ke waktu mencari pemimpin yang friendly terhadap dunia usaha dan menarik investor asing,” pungkasnya. (dtc)

Editor: Nana Marlina, Layouter:Yogi Pranata


CMYK

Iklan Senin, 24 Maret 2014

CMYK

3


Politik

Senin, 24 Maret 2014

4

IST

BELI KUE — Calon DPD RI, Zulbahri membeli kue di Pasar Fanindo saat sosialisasi beberapa waktu lalu. Zulbahri banyak menjaring aspiras dari para pedagang dari sejumlah pasar di Batam.

Pemerintah Perlu Stabilkan Harga BATAM (HK) — Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Drs. Zulbahri melakukan safari politik dengan mengunjungi sejumlah pasar di Batam beberapa hari lalu. Dalam kesempatan di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Zulbahri banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat terutama terus naiknya kebutuhan pokok. Rahmat Ghafur Liputan Batam "Atas aspirasi ini, saya meminta pemerintah untuk bisa mengeluarkan regulasi

yang mampu melakukan stabilitas harga kebutuhan pokok," katanya. Pria yang saat ini Ketua Komite IV DPD RI ini menambahkan, dalam kesempatan kunjungannya ke sejumlah

pasar tersebut, pihaknya juga menyerap bagaimana masyarakat sangat pengharapkan pinjaman kredit usaha. Sehingga para usaha kecil dan menengah bisa berkembang. "Asprasi ini akan jadi catatan saya. Nanti akan saya bahas di DPD RI nanti," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam ini. Lebih jauh diungkapkannya, sejauh ini, banyak persoalan yang dialami masyarakat, namun belum terselesaikan secara maksimal oleh pemerintah. Selain soal kenaikan harga, persoalan kepastian status lahan, ketersediaan infratruktur yang

memadai di setiap pemukiman juga banyak dikeluhkan. "Masukan ini akan kita sampaikan ke pihak terkait. DPD akan mendorongnya," sebut Zulbahri. Dalam kesempatan mengunjungi sejumlah kawasan perdagangan tersebut, Zulbahri juga menekankan kepada masyarakat untuk datang beramai-ramai ke TPS untuk menunaikan hak pilihnya. Ia berharap, masyarakat bisa memilih pemimpin yang amanah dan bukan lips service. "Ya selain itu, saya juga tawarkan kepada mereka, pilih saya juga," pungkas Zulbahri. ***

NasDem Kepri Siap Beri Kejutan BATAM (HK) — Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kepulauan Riau siap memberi kejutan dalam kampanye terbuka, Selasa (25/3) di lapangan Sei Harapan nanti. Pihaknya siap membirukan lapangan dengan ribuan kader dan simpatisan partai. Tidak ketinggalan, dalam kampanye tersebut, Ketua Umum Surya Paloh dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Pusat, Ferry Mursidan Baldan akan membakar semangat kader, simpatisan NasDem untuk memenangkan partai yang mengusung Gerakan Perubahan ini.

“Selain itu, kita juga mengundang tidak artis ibukota, Leni Murdalisa KDI, Meti KDI dan Fanda Hutagalung, ungkap Ketua DPW Partai NasDem Kepri, Muhammad Amin. Sementara itu, Ketua Bapilu Provinsi Kepri Eddy Parsetyo, mengajak semua element masyarakat Kepri agar mau bergabung dan datang ke lapangan Sepak Bola Sei Harapan sebagai bukti komitmen kepada Partai Nasdem. Kata Eddy, Partai Nasdem dalam melakukan kampanye terbuka nantinya, memiliki komitmen untuk melakukan

gerakan perubahan. Artinya, bukan untuk merubah sistem yang ada, tetapi mengembalikan kejalan yang benar sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 serta Pancasila. “Kami berharap kemenangan di Kepri memberikan dampak. Bapilu mengimbau agar jangan bawa anak-anak. Mari kita tunjukkan jati diri Nasdem agar tidak rusuh saat kampanye dan menjaga ketertiban bersama, “ujarnya. Disisi lainnya, Ketua panitia Arlon Veristo mengungkapkan, untuk kampanye terbuka ini pihaknya sudah me-

nyiapkan semua kebutuhan dan kampanye perubahan. “Kita tidak akan melanggar aturan, menjaga ketertiban kampanye. Kita imbau minimal tujuh ribu kader dan simpatisan agar hadir saat kampanye. Di lapangan juga kita siapkan dokter, mobil pemadam kebakaran dan keamanan,” sebutnya. Sebenarnya, lanjut kata Arlon, untuk kampanye terbuka ini ada tiga titik lokasi dalam satu hari. Namun, untuk menyetarakan semuanya, maka Partai Nasdem menggabungkannya menjadi satu di Sei Harapan. (byu)

Haripinto: Memilih, Berarti Berhak Panggil Kami BATAM (HK) — Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Haripinto Tanuwidjaja berpesan kepada seluruh masyarakat Batam untuk menunaikan hal politiknya pada 9 April nanti. Jika ada masyarakat yang tidak memilih, maka berarti, mereka tidak memiliki hak untuk mengkritik wakilnya. "Ya, kalau masyarakat memilih pada 9 April nanti, otomatis mereka berhak

mengkritik kami bahkan berhak memanggil kami. Tapi kalau mereka cuek tidak memilih, terus mengkritik wakilnya, kan jadi lucu. Milih tidak, tapi kritik iya," katanya di Baloi, Sabtu (22/3). Menurut pria yang saat ini anggota DPRD Kepulauan Riau ini, momentum 9 April merupakan hari sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sebab di saat itulah, penuntuan wajah dan nasib bangsa ke depan.

"Makanya, jika masyarakat ingin wajah dan nasib Indonesia atau Kepulauan Riau lebih baik, tidak ada pilihan masyarakat harus memilih wakil mereka yang benar-benar berkualitas dan berkomitmen berjuang untuk mereka," katanya. Hari sendiri mengaku optimis bakal terpilih sebagai anggota DPD RI. Sejauh ini, Hari telah melakukan sosialisasi dan kampanye hampir ke seluruh penjuru

Batam dan Kepulauan Riau. Katanya, dalam beberapa sosialisasi dan kampanye, Hari selalu berpesan kepada masyarakat untuk memilih wakilnya yang berkualitas, tanpa imingiming tertentu. Apalagi sampai termotivasi bakal diberi uang. "Saya juga ingatkan masyarakat untuk tidak terpukau oleh politik uang. Karena ini merusak bangsa," katanya. (fur)

Caleg Gerindra Sosialisasi Pencoblosan KARIMUN (HK) — Momentum kampanye dimanfaatkan Calon Legislatif (Caleg) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Daerah Pemilihan (Dapil) IV Karimun, Zaizulfikar SE SH dengan sosialisasi cara pencoblosan. Politisi ini mensosialisasikan cara mencoblos dengan memperagakannya langsung ke warga. "Lewat kartu nama yang telah saya siapkan. Saya pandu warga bagaimana cara mencoblos yang benar," katanya saat sosialisasi,

Minggu (23/3). Zul melakukan sosialisasi dengan mensasar daerah pertokoan Kampung Cina, Meral sampai ke Pasar Tembak. Warga pun menyambut hangat kehadiran Zul sebagai kader Partai Gerindra. Menurutnya,, dari hasil sosialisasinya banyak ditemui masyarakat yang belum tahu persis cara mencoblos. Banyak juga diantara mereka yang tidak tahu apakah sudah terdaftar di Daftar Pemiilih Tetap (DPT) atau tidak.

Walau begitu, masyarakat mengaku lebih optimis untuk memberikan suara nanti pada waktu pemilihan. Mereka pun menyatakan siap memilih calon pemimpin yang berkualitas tanpa diimingi oleh politik uang. Zul mengaku, sosialisasi dengan mendatangi masyarakat ternyata lebih efektif dilakukan. Karena akan ter bangun hubungan emosional antara calon wakil rakyat dan masyarakat. Dalam kesempatan Zul menegaskan,kader Partai

Gerindra sesuai dengan komitmennya siap menjadi wakil rakyat yang amanah. Pihaknya juga diwanti-wanti oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk tidak terseret praktik bermain proyek dan terima suap di DPRD. "Pesan ini akan kami pegang teguh. Partai Gerindra tidak basa basi dalam hal ini. Gerindra siap jadi pelayan masyarakat dan pejuang aspirasi masyarakat," katanya. (abk) Editor:R Ghafur , Layouter: Syahrial Anwar


Opini & Layanan Umum Politik 'Wani Piro' GENDERANG perang antar calon anggota legislatif sudah ditabuh. Hari pertama kampanye rapat umum yang jatuh pada hari Minggu (16/3) lalu, menjadi momentum penting bagi partai politik peserta pemilu untuk menyampaikan gagasan-gagasan mereka kepada rakyat. Hampir semua parpol menurunkan juru kampanye (jurkam) terbaiknya dalam kampanye terbuka sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jurkamjurkam andalan inilah yang diharapkan mampu menyedot perhatian massa sekaligus mengajak mereka untuk memilih parpol tersebut. Parpol diberi ke-sempa-

tan melakukan kampanye rapat umum mulai 16 Maret hingga 5 April 2014 atau efektif 21 hari. Dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan serta persebaran wilayah yang sangat luas, jurkam nasional memiliki tantangan besar untuk mampu memenuhi jadwal keliling Indonesia yang sudah pasti sangat padat. Pemilu 2014 memiliki tantangan tersendiri karena menurut banyak orang akan banyak kejutan yang terjadi. Situasi politik tahun ini sangat dinamis, semua parpol memiliki peluang yang hampir sama, meskipun sudah ada kecenderungankecenderungan yang digam-

barkan melalui sejumlah hasil survei maupun jajak pendapat. Kalimat bahwa "pemilih sekarang sudah cerdas" sangat sering kita dengar maupun kita ucapkan. Namun, mungkin kita jarang mau berfikir tentang parameter 'kecerdasan' tersebut. Kita bahkan seolah terjebak pada kata-kata tersebut. Pemilih cerdas kerapkali berkonotasi pada materi, yakni imbalan uang. Jamak kita dengar di tengah masyarakat yang berperilaku demikian. Coblos caleg jika ada imbalan uang. Tidak sedikit caleg yang mengeluh. Saat turun ke lapangan untuk sosialisasi, masyarakat sama sekali tidak menggubris visi,

misi, atau gagasan yang dia sampaikan, tetapi selalu menanyakan "berani bayar berapa?" Apakah politik 'wani piro' tersebut termasuk kategori pemilih cerdas? Tentu tidak bijak juga jika kita menjawab 'iya'. Kita, dewasa ini tidak lagi melihat pesta politik lima tahunan— pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden, juga pemilihan kepala daerah—sebagai ajang untuk mengadu ideologi, visi-misi, maupun gagasan, tapi sebagai momen bertransaksi. Walhasil, kampanye terbuka yang rencananya mulai dibeber 16 Maret ini tidak lagi menjadi bahan diskusi yang menarik seperti pemilu di awal era refor-

masi. Apalagi, bendera partai dan baliho yang memajang wajah caleg sudah seperti ”sampah” yang mengotori area publik. Sebaliknya, masyarakat kini terfokus pada satu tema besar: wani piro. Aspirasi politik yang semestinya menjadi domain utama setiap pesta demokrasi tertutupi kasak-kusuk transaksi politik. Pemilu yang seharusnya menjadi arena pergantian elite tergeser oleh jual beli kursi. Idealisme pemilu untuk mencari wakil rakyat dan pemimpin terbaik pun berubah menjadi misi yang sangat pragmatis, sekadar mendapat uang sogokan. Semoga saja hanya dugaan dan kekhawatiran berlebihan.

Senin, 24 Maret 2014 Namun, jika menjadi kenyataan, masyarakat tentu tidak bisa langsung dipersalahkan. Mereka bersikap dan bertindak demikian pragmatis karena belajar dari fakta-fakta yang mereka lihat dan rasakan. Selama ini caleg dan partai politik sudah biasa membujuk masyarakat untuk memilih dengan uang, sebagian elite politik yang terpilih di legislatif tidak lagi memerankan diri sebagai wakil rakyat, bahkan di antaranya berperilaku koruptif. Karena itu, jangan salahkan masyarakat jika berkesimpulan tidak ada korelasi positif antara

5

dukungan dan kepercayaan yang mereka berikan dengan apa yang ditunjukkan oleh mereka yang mendapat dukungan dan kepercayaan. Jangan salahkan masyarakat jika menyimpulkan pemilu bukan sarana mem-perjuangkan kepentingan masyarakat, namun untuk merengkuh kekayaan segelintir orang. Karena itu, jangan pula salahkan masyarakat jika kemudian menjadikan fakta-fakta tersebut sebagai legitimasi moral masyarakat berpolitik wani piro. Kita pantas khawatir jika dugaan-dugaan di atas benar adanya. ***

C akap B ijak "ANUGERAH terbesar bagi manusia adalah ketika dia lahir dan hidup. Dia bisa bernafas dan ada ruh dalam tubuhnya, itulah hidup"

Kompetisi dan Daya Saing Birokrasi

Neno Warisman Hasil survei dari sejumlah lembaga survei internasional dan kalangan organisasi nonpemerintah yang diutarakan oleh Ombudsman pada bulan Desember tahun kemarin menunjukkan Indonesia hanya berada di urutan ke-121 dari 125 negara. Ada Lembaga lain pula yang menempatkan Indonesia di urutan ke-117 dari 120 negara. Ujung-ujungnya birokrasi pelayanan publik yang menjadi kambing hitam sebab mereka yang selama ini paling bertanggungjawab terhadap kegiatan utama memberikan layanan kepada masyarakat. Geliat reformasi birokrasi kini pun masih terlihat stagnan jika kita mencoba menghubungkan antara birokrasi dengan kegiatan ekonomi, misalnya bagaimana ribetnya prosedur dan lama waktu pengurusan melalui birokrasi kita. Melalui laporan Doing business 2014 birokrasi Indonesia tertinggal cukup jauh dibandingkan negara-negara tetangga lain lain. Indonesia sendiri menempati urutan 120 dari 189 negara yang disurvei, Filipina pada pertingkat 108, Vietnam 99, Malaysia 6 bahkan Singapura jauh mengungguli kita dengan menyabet peringkat 1. Jika dijabarkan lewat satu elemen pengukuran saja yaitu ease of doing business ditandai dengan kemudahan prosedur dan lama pengurusan sendiri maka birokrasi Republik ini memiliki 10 prosedur dan memakan waktu 48 hari. Coba bandingkan dengan Singapura yang hanya memiliki 3 prosedur dan memakan waktu cuma 2,5 hari saja. Bayangkan hal tersebut, kemampuan birokrasi kita sangat jauh tertinggal dari Singapura. Bahkan ekstrimnya birokrasi kita tak akan mampu bersaing dengan Singapura yang sangat responsif pada dunia usaha, padahal tantangan ke depan sangat berat perdagangan bebas antarnegara ASEAN juga akan segera dimulai dan tetap saja birokrasi kita yang menjadi penghambat. Bisakah kita menghadapi Vietnam? Malaysia? Singapura? tentu saja tidak akan pernah bisa jika birokrasi kita tak berubah dan tak mempunyai keunggulan kompetitif. Catatan buruk birokrasi ini menambah panjang gagalnya pemerintah dalam membangun Republik ini sebagai welfare state dengan birokrasi sebagai alat implementasi utama. Contoh pelayanan dasar menun-

K olom Publik (Bagian Kedua) UNTUK memberdayakan dana zakat yang dikelola, beberapa LAZ yang mengelola rumah sakit dan sekolah gratis untuk dhuafa ternyata menjalankan strategi yang bila sangat disederhanakan adalah : bangunan dibiayai oleh waqaf, layanan sosial dibiayai oleh zakat & CSR dan operasional dibiayai oleh infaq /CSR. Secara perlahan, peran dana nonzakat tumbuh secara signifikan. Pengelolaan Islamic Philanthropy di Indonesia sesung-

PERKEMBANGAN pelayanan publik di Tanah air memang masih belum dapat dikatakan berubah lebih baik dari tahun ke tahun.

Oleh: M. Rizki Pratama Alumnus Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Airlangga Surabaya jukkan implementasi secara masif asuransi kesehatan melalui penerapan jaminan kesehatan nasional (JKN) tentu masih belum banyak diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat akibat problem birokrasi yang kurang sosialisasi dan kurang responsif pada kepentingan masyarakat. Anggaran pendidikan yang sudah mencapai 20% dari APBN ternyata belum mampu meningkatkan kecerdasan anak-anak Indonesia, beberapa survei menunjukkan justru menunjukkan rendahnya angka partisipasi pendidikan hingga rendahnya minat baca, bahkan itupun masih belum digerogoti oleh dugaan korupsi dana pendidikan hingga ke daerah-daerah yang semakin memberatkan masyarakat. Birokrasi yang korup, birokrasi yang berbelit-belit, serta birokrasi yang tidak responsif rupanya masih saja menjadi penyakit. Masalah besar adalah birokrasi sudah mengakar di masyarakat kita, semua hal hampir memerlukan birokrasi (dari lahir hingga mati). Jadi sudah jelas birokrasi memiliki peran dalam masyarakat, jika birokrasi buruk maka masyarakat pun akan menerima kerugiannya, kalau sudah begini masyarakat akan semakin tertinggal dengan kemajuan Bangsa lain, keuntungan masyarakat dihabisi oleh birokrasi. Baru-baru ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) setidaknya mencoba untuk menyuntikkan semangat baru untuk mengatasi buruknya birokrasi, yaitu menyelenggarakan kompetisi inovasi pelayanan publik dan sekaligus mendorong beberapa lembaga pelayanan publik terbaik di Republik ini untuk mengikuti kompetisi internasional bertajuk UNPSA Award 2014. Sebagai masyarakat awam kita juga perlu sedikit untuk memberikan dukungan kepada pemerintah, kita pun yang akan diuntungkan jika birokrasi kita berkembang. Ke-

menpan-RB sendiri juga membuat kompetisi antar birokrasi di daerah maupun pusat yang kini sudah menghasilkan 99 inovasi dari 515 proposal inovasi dan pada proses selanjutnya akan dihasilkan 33 top inovasi yang dapat menjadi best practice bagi lembaga pelayanan publik lainnya. Anggota tim penilai kompetisi bukan merupakan orang sembarangan, jadi kompetisi ini bukan membeli kucing dalam karung. Deretan nama mulai dari J.B. Kristiadi (Dosen FISIP UI), Dadan S. Suharmawijaya (Peneliti JPIP), Anggota Litbang Bambang Setiawan (Litbang Kompas), Sofyan Effendi (Guru Besar UGM) hingga Siti Zuhro (Guru Besar LIPI) menunjukan tim penilai merupakan seorang pakar yang sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya. Di kompetisi lain dengan kelas internasional Pemerintah melalui kemenpan reformasi birokrasi telah berusaha memberikan dukungan langsung kepada seluruh lembaga baik di lingkungan Kementerian/ Lembaga di tingkat pusat sampai unit-unit di tingkat daerah untuk berpartipasi dalam kompetensi internasional yang digagas oleh PBB yang dikenal dengan United Nation Public Service Award (UNPSA). Sampai sejauh ini terdapat Sembilan lembaga pelayanan publik indonesia yang masuk ke putaran kedua UNPSA 2014, yaitu LPSE Kementerian Pekerjaan Umum, UPIK Kota Yogyakarta, Dinas Dukcapil Kota Surakarta, LPSE Kabupaten Luwu Utara, Pelayanan Terpadu Kabupaten Barru, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, P2T Provinsi Jawa Timur, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, serta Larasita Kantor Pertanahan Karanganyar. Setidaknya kita dapat berharap bahwa jika ada lembaga yang menjadi pemenang maka akan menjadi pemacu bagi lembaga lain untuk meningkatkan pelaya-

Akhir Dari Awal guhnya mendekati arah yang ideal. Pilihan tersebut juga mendorong transformasi lainnya: spesialisasi. LAZ memisahkan program-program pemberdayaan menjadi unit kegiatan. Layanan pendidikan didorong menjadi sekolah gratis, layanan kesehatan menjadi rumah sakit gratis dan seterusnya. Dengan men-

nan publik. Memang dari hasil kompetisi internasional birokrasi inovatif kita sementara ini hanya mampu masuk ke dalam putaran kedua (masih menunggu proses selanjutnya) dan belum pernah memenangkan award pada kategori apapun. Hal yang cukup memalukan karena kita banyak kalah bersaing dari negaranegara Afrika seperti Kenya, Nigeria, Botswana, bahkan Etiopia pun pernah memenangkan salah satu kategori pada 2013. Di Negara berkembang lain pun seperti Pakistan pernah meraih award pada tahun lalu. Pada negara tetangga sendiri pun kita kembali bertekuk lutut, Thailand pernah mendapatkan award bersama Singapura dengan kategori yang berbeda. Dampak Kompetisi: Perubahan Partisipasi Indonesia dalam kompetisi kaliber internasional serta membuat kompetisi antardaerah sendiri ini harus dijadikan momen untuk mendorong perubahan sektor publik yang masih gundah gulana dengan banyaknya masalah, terutama ini penting bagi masyarakat agar ikut aktif mendorong institusi di daerahnya masing-masing jika dinilai inovatif serta perlu mengkirtik birokrasi di daerah yang masih lamban pelayanannya. Birokrasi harus memfasilitasi aspirasi mereka untuk mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas, bagi pemerintah baik pusat maupun daerah juga hal ini merupakan pressing bagi mereka agar mampu berbuat lebih baik dan keluar dari kebobrokan birokrasi untuk memberikan pelayanan lebih baik bagi masyarakat, tentu saja masuknya beberapa ins-tansi dalam putaran ke dua di UNPSA serta hanya 99 proposal dari 515 proposal yang masuk ke Kemenpan-RB ini akan membuat malu lembaga lain yang tak mampu berbuat lebih baik. Alexander Sthyr (2007)

lebih menyarankan akan daripada terus-terusan mengungkit keburukan birokrasi lebih baik birokrasi didorong untuk melakukan inovasi. Kompetisi sendiri bermakna positif jika mampu meningkatkan kinerja masing-masing lembaga akan tetapi akan sangat riskan jika hanya mampu menciptakan fenomena gunung es yakni hanya sebagian kecil saja yang dapat dinilai secara positif dan banyak hal menjadi terabaikan. Setidaknya ada macam perubahan yang diharapkan dari persaingan kompetisi ini, pertama, yaitu perubahan pelayanan publik menjadi lebih baik serta yang kedua adalah meningkatnya daya saing birokrasi kita baik dalam melayani masyarakat serta mendorong kegiatan ekonomi nasional. Dengan event seperti ini sudah seharusnya ada kemauan dari birokrasi untuk menjadi yang lebih baik dari birokrasi lainnya yang pada akhirnya menciptakan kinerja yang lebih baik. Christopher Pollit dan Geert Bouchaert (2011) juga mendorong kompetisi antar lembaga dan bahkan antar individu agar menghasilkan kinerja yang lebih efektif dan efisien. Kepercayaan Publik Terpilihanya beberapa lembaga di atas tentu saja menunjukkan adanya upaya perubahan dari dalam birokrasi sendiri dan mungkin masyarakat perlu mengapresiasi jika memang benar-benar bermanfaat bagi mereka, jangan sampai birokrasi yang dinilai inovatif ternyata tak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Masyarakatpun akan acuh pada birokrasi, tak ada pada perubahan baik dan tetap menilai birokrasi sebagai lembaga korup akibatnya jelas, masyarakat akan kecewa serta mengalami distrust berkepanjangan karena tidak ada timbal balik kepercayaan yang seharusnya ada simbiosis mutualisme antara birokrasi dan masyarakat dalam artian yang positif. Agus Dwiyanto (2011) menyatakan bahwa pemerintah seharusnya memberikan trust kepada publik dengan menyediakan penyerdahanaan prosedur sehingga masyarakat juga merasa tidak ditekan dan disulitkan oleh prosedur yang berbelit-belit sekaligus mengembalikan trust publik kepada pemerintah. ***

Oleh: Ir Bimo T Prasetyo-Direktur Operasional Nurul Islam Group Batam

jadi institusi layanan, pe-ngelolaan menjadi terfokus dan menumbuhkan peluang lainnya. Terbukti, institusi layanan inilah yang menjadi magnet bagi dana CSR. Pada gilirannya, LAZ tidak lagi menjadi pemain utama; bersama institusi layanan tersebut, LAZ menjadi salah satu bagian dari sesuatu yang lebih besar: organisasi induk (holding). Ben-

tuk pengelolaan semacam itu dalam format yang berbeda ditemukan dihampir semua LAZ yang berdiri diakhir 90-an atau awal 2000-an. Aksi Cepat Tanggap (ACT ) yang diperhitungkan oleh penggiat penanggulangan bencana dikancah internasional adalah salah satu cont o h p a l i n g m e n a r i k . O rg a nisasi yang sepenuhnya ditunjang oleh dana non zakat ini, awalnya adalah program LAZ Dompet Dhuafa yang

dibiayai dana zakat. Setelah dimandirikan pada 2000-an, hari ini menjelma menjadi Global Islamic Philanthropy (GIP), dengan ACT hanya menjadi salah satu unitnya. Untuk tidak membuat tergantung pada donasi semata, GIP membangun institusi pen d u k u n g y a n g b e r b a s i s not-for-profit; menghasilkan keuntungan yang sepenuhnya dikembalikan untuk pem b i a y a a n p r og r a m p enanggulangan bencana. ***

"PELUANG Indonesia masih sangat besar di pasar global, asalkan ada upaya memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah dengan potensi dunia usaha" Rachmat Gobel

M enyanyah Mega Tunjuk Jokowi

Nando KT Wartawan Haluan Kepri BANYAK orang yang sebelumnya pesimis Megawati Soekarnoputri bersedia merelakan kursi calon presiden dari partainya, PDIP, kepada orang lain. Mereka yakin Mega masih menyimpan ambisi untuk maju kembali bertarung memperebutkan kursi presiden untuk kali ketiga pada pada Pilpres 2014. Atau paling tidak, Mega memajukan calon yang dekat dengan dirinya, seperti anak dan keluarga dekatnya. Tapi Jumat (14/3) dua pekan lalu, Mega menjungkirbalikkan pesimisme itu. Putri sulung proklamator Ir Soekarno itu memberi mandat kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi untuk maju sebagai calon presiden (capres) dari PDIP pada Pilpres 2014. Pencapresan Jokowi sekaligus mengakhiri penantian siapa capres yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu. Sejak terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan mengalahkan petahanan Fauzi Bowo, nama Jokowi memang makin melambung. Baru seumur jagung menduduki kursi orang nomor satu di ibukota, nama Jokowi langsung banyak disebut sebagai calon presiden. Hasil survei sejumlah lembaga survei yang hampir seluruhnya menempatkannya di posisi teratas membuat nama Jokowi sebagai calon presiden kian tak terbendung. Lembaga-lembaga relawan yang mendukung pencapresan Jokowi bermunculan. Mega ternyata mencermati

dan mendengarkan banyaknya suara yang menginginkan Jokowi diajukan sebagai capres dari PDIP. Mega akhirnya legowo memberi mandat kepada Jokowi untuk menjadi capres dari PDIP. Keputusan itu mencerminkan sikap kenegarawanan Megawati. Sebagai ketua umum parpol besar dan masih memiliki pengaruh kuat di masyarakat, Mega tentu juga berpeluang untuk maju sebagai capres, sebagaimana sejumlah ketua umum partai lainnya. Belum lagi, Mega memiliki kewenangan penuh untuk menunjuk siapa capres dari partainya, termasuk menunjuk dirinya sendiri. Keputusan mahapenting tersebut tentu tidak datang begitu saja, tetapi melalui proses permenungan dan pemikiran yang sangat matang. Pencapresan Jokowi oleh PDIP, juga menunjukkan kebesaran jiwa Megawati. Ia menunjukkan kepada seluruh rakyat, bahkan dunia, bahwa dirinya, tidak seperti kebanyakan politisi di negeri ini yang haus dan silau dengan kekuasaan. Dengan pilihan ini, nama Megawati pasti tidak akan tenggelam. Sebaliknya, dia akan tetap disegani sebagai tokoh politik yang memberi warna dan pengaruh secara arif dan bijaksana pada perjalanan bangsa ini ke depan. Dengan tidak menjadi capres, bukan pula berarti Megawati kehilangan peran dalam politik pemerintahan. Sebab, sebagai ketua umum partai, dia akan tetap menentukan sikap politik PDIP. Apalagi, jika PDIP kembali meraih kejayaan pada Pileg 9 April nanti dan disusul dengan terpilihnya Jokowi sebagai presiden sebagaimana diprediksi banyak lembaga survei, Mega akan memiliki peran yang sangat menentukan. Tepatnya, dia akan menjadi 'king maker', eh 'queen maker' kali ya... ***

√ Moeldoko: Jangan Ganggu Pemilu - Macam-macam, sikat aja boss.. √ CPNSD Anambas Disebut Sarat Kecurangan - Ah, cuma disebut aja kok.. REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Zikri Karisma


CMYK

Meranti

Senin, 24 Maret 2014

6

Disdik Dinilai Lalai Kelola Anggaran Masih Banyak Sekolah Masih Termarjinalkan SELATPANJANG (HK) — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti dinilai lalai dalam mengelola anggaran pendidikan. Ruslan Liputan Meranti Disdik diminta serius dalam pembangunan pendidikan, karena berdasarkan anggaran pendidikan setiap tahun hingga 20% dari total APBD idealnya mampu menjawab berbagai persoalan pendidikan. Seperti minimnya sarana dan prasarana pendidikan dasar diberbagai pelosok pedesaan sangat memprihatinkan. Namun kenyataanya ter-

jadi sekarang, justru masih banyak sarana dan prasarana infrastruktur pendidikan dasar di pedesaan yang termarjinalkan. Mulai dari kondisi ruang belajar yang sudah rusak, atap sekolah sudah berkarat hingga terkesan tak lagi reprentatif untuk proses pembelajaran. Bahkan, munculnya kasus sekolah. Demikian diungkapkan mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ajis Arika, di Selatpanjang, Minggu (22/3).

“Sarana dan prasarana pendidikan, merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting. Untuk itu, dengan banyaknya sekolah-sekolah yang rusak bahkan terbiarkan seperi SD Negeri 6 di Tg Peranap tersebut, membuktikan betapa lalainya Disdikbud Meranti dalam menata dan mengelola besarnya alokasi anggaran yang diamanahkan. Ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Meranti dan komisi III DPRD Meranti yang membidangi pendidikan,” ujarnya. Menurutnya, bahwa UU menjamin setiap warga negera untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Menilik dari ketentuan UU tersebut, harusnya Pemerintah daerah mela-

lui satker terkait benar-benar memiliki komitmen serius dalam menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan. Besarnya porsi alokasi anggaran disetiap tahun anggaran, harusnya bisa diplot untuk program rehab gedung dan membangun sarana gedung baru bagi sekolah-sekolah yang memang sudah tak layak pakai lagi. Ada indikasi Disdik Meranti lebih cendrung fokus untuk mengejar target kelulusan UN ketimbang membenahi sarana pendidikan yang amburadul. Dinilainya, kebijakan ini sangat keliru, menjadi peringkat kelulusan UN sebagai sebuah target yang harus dicapai dengan segala cara. Disdik seakan-akan takut hasil UN jeblok ketimbang, anak-anak harus belajar di sekolah-sekolah yang rusak dan terkesan kumuh. “Kede-

pan, kita ingin Disdikbud merobah kinerjanya. Disdikbud harus segera memebenahi sarana dan prasarana pendidikan yang tak layak tersebut. Saya yakin, masih banyak sekolah-sekolah marginal dipedesaan yang terabaikan, terutama dipelosok-pelosok pedesaan terpencil. Dan Disdikbud harus turun ke lapangan, melakukan pendataan terhadap keadaan sarana," kata Politisi Hanura ini. Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Bahtiar mengatakan, turut prihatin dengan kondisi sarana gedung SD Negeri 6 kelas jauh di Desa Tanjung Peranap. Meskipun demikian, Disdikbud Meranti tidak berarti mengabaikan dan membiarkan kondisi bangunan gedung tersebut. Pihak Disdik-

RUSLAN/HALUAN KEPRI

SEKOLAH RUSAK — Kondisi sekolah yang telah rusak dan berdinding papan masih banyak ditemukan di desa-desa di Meranti. Kebanyakan gedung sekolah yang menampung anak-anak komunitas adat tertinggal (KAT) dibangun secara swadaya dengan atap dari rumbian. bud Meranti tetap konsisten untuk menyediakan sarana dan prasarana pendidikan secara resprentatif. Persoalannya

CMYK

kenapa dari tahun 2009 sampai 2014 tidak dibangun, hal ini sebabkan tidak adanya laporan yang jelas dari UPTD. ***

Editor: Arment, Layouter: Yogi Pranata


Sambungan Dari Halaman 1

Moeldoko: Jangan hingga jajaran prajurit tingkat bawah. Sementara terkait penyerahan dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility-CSR), Moeldoko mengaku bersedia melakukan karena dana itu diberikan kepada masyarakat di sekitar lokasi tambang batu bara di daerah yang termasuk wilayah perbatasan. Menurut Moeldoko, wilayah perbatasan perlu mendapat perhatian lebih, terutama terkait kesejahteraan warga, karena berpengaruh terhadap ketahanan nasional. "Ketahanan nasional sulit terwujud kalau masih ada ketimpangan," katanya. Ia pun meyakinkan kedatangannya bukan dalam konteks bisnis, apalagi bisnis TNI. "Saya yakinkan juga, ini bukan bisnis TNI. Kehadiran saya tak ada korelasi dengan bisnis. Ini daerah perbatasan, saya tak ragu, saya support investor di perbatasan," ujarnya. Gerakan Radikal Sementara itu, dari kursus singkat ”Menekan Kaderisasi Pelaku Terorisme” di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah, Jakarta, Sabtu (22/3), menyoroti kelompok radikal cenderung makin gencar merekrut anggota baru, terutama dari kalangan pelajar. Langkah awal kelompok ini sering

kali dengan mengajak pelajar sebagai sasarannya untuk tidak memilih di pemilu. Untuk mengatasinya, sosialisasi bahaya radikalisme harus terus dilakukan di sekolah dan keluarga. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj, dan Ketua NII Crisis Center Sukanto hadir sebagai pembicara pada acara yang dihadiri sekitar 100 pelajar dan guru konseling dari 60 lembaga pendidikan di Jabodetabek ini. Ansyaad Mbai menuturkan, sasaran perekrutan kelompok radikal saat ini adalah siswa sekolah menengah atas yang berumur kurang dari 18 tahun dengan berbagai latar belakang agama. Awalnya, para anggota kelompok radikal akan mengajak diskusi siswa sasarannya tentang isu-isu korupsi dan kesejahteraan masyarakat. Pentingnya pemilu juga menjadi bahan diskusi. Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal NII Crisis Center Ken Setiawan. ”Biasanya para anggota kelompok radikal menghasut mengenai relevansi demokrasi dengan adanya sejumlah anggota DPR atau elite politik yang korup. Setelah itu, akan diajukan pertanyaan yang mengarah untuk tidak perlu me-

menggiringnya ke kotak penalti, dan tidak kesulitan pula untuk menaklukkan Lloris. Berikutnya, blunder Kyle Naughton membuahkan gol kedua untuk tim tamu. Ia gagal menghalau bola dengan sempurna ketika Southampton menyerang. Bola pun jatuh ke kaki pemain-pemain lawan, dan Adam Lallana dengan dingin menuntaskan peluang itu untuk mengubah skor menjadi 2-0. Spurs berusaha keras untuk bangkit, dan mereka layak berterima kasih pada Eriksen. Berkat gol playmaker asal Denmark itulah, dengan menyambar bola muntah di depan mulut gawang Boruc, Spurs berhasil memperkecil skor di menit 31. Eriksen pula yang menyamakan kedudukan saat babak kedua

baru berjalan satu menit. Ia berada di tempat yang tepat saat Roberto Soldado melakukan serangan balik dari sisi kanan. Crossing datar Soldado disambut Eriksen persis di depan gawang Southampton. Spurs, yang tiga hari lalu tersingkir di Europa League, berbalik unggul dan memastikan kemenangannya melalui sebuah serangan di menit pertama dari 4 menit tambahan babak kedua. Menerima umpan pendek dari Eriksen, Sigurdsson melepaskan tembakan keras ke pojok kanan Boruc, dan tak ada yang bisa mencegah gol bergulir ke gawang. Situs statistik Infostrada mencatat, itulah kali pertama sejak November 2010, Spurs melakukan comeback kemenangan setelah tertinggal dua gol. (dtc/inl)

dekatnya. "Kita harus peduli lingkungan. Kita sudah mengambil banyak dari bumi," kata dia. Mengingat di Jakarta suhu udaranya cukup panas, Pevita lantas mengganti penggunaan

pendingin ruangan dengan kipas angin. Menurut dia, mengganti pendingin ruangan dengan kipas angin sudah cukup. Selain itu, penggunaan listrik pun dapat dihemat. (tmp)

Dari Halaman 1

Peduli Lingkungan menggunakan pendingin ruangan adalah untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Bagi Pevita, aksi yang ia lakukan ini dapat memberikan perubahan, setidaknya untuk lingkungan ter-

Dari Halaman 1

Listrik Batam secara luas kepada pelanggan. "Karena Sabtu dan Minggu biasanya banyak masyarakat yang menggelar hajatan. Ini buktinya, gotong rotong pembangunan masjid di sini jadi bubar karena listrik tiba-tiba mati," keluhnya. Tidak cuma Riyan, warga yang berprofesi sebagai penjahit pakaian juga protes akibat pemadaman listrik tersebut. "Alamat kita dimarahi si yang punya celana ini. Sudah dua jam lebih listrik mati," ujar Hendra, penjahit di komplek Perumahan Anggrek Sari, Batam Centre, kemarin siang. Pemadaman listrik berulang memantik emosi masyarakat. Irpan, pekerja di salah satu perusahaan percetakan di bilangan Bengkong, menuturkan bahwa pemada-

man listrik di tempatnya bekerja terjadi sejak Sabtu (22/3). "Hari Sabtu mulai (listrik) mati sekitar jam 6, hari ini (kemarin, red) matinya setelah Shalat Maghrib. Hari Sabtu listrik padam lebih dari tiga jam," katanya dengan nada suara meninggi. Pemadaman listrik yang terjadi sejak Sabtu (22/3), turut membuat arus lalulintas kacau-balau. Di simpang lampu merah Baloi Centre, misalnya, untuk beberapa saat lamanya terjadi kekacauan lalulintas. "Kami langsung menutup lajur lurus dari arah Nagoya menuju Sekupang. Sebagian kita arahkan pengendara langsung belok kiri," kata salah seorang petugas polisi ditemui di simpang Baloi Centre,

Sabtu malam. Terkait pemadaman listrik tanpa pemberitahuan itu, Humas brigh't PLN Batam, Achirul Soleh yang dihubungi mengatakan bahwa gangguan layanan disebabkan karena mesin pembangkit PLTU Tanjungkasam mati mendadak atau trip. Akibatnya, tim teknis PLN harus mengatur pemadaman, karena energi yang tersedia tak sanggup mensuplai semua wilayah. "Mesin pembangkit Tanjungkasam mati mendadak, sehingga harus dilakukan pemadaman bergilir," katanya. Namun demikian, PLN telah berhasil melakukan perbaikan. "Sejak pukul 16.30 WIB telah dilakukan singkronisasi lagi," ujar Achirul. (ays)

Dari Halaman 1

Abdi Negara membuka ceramah umumnya. Sani yang terbilang punya pengabdian terlama sebagai birokrat tersebut, hingga usianya menginjak 71 tahun, bahkan menganalogikan teorinya tersebut dalam beberapa lagu yang dibawakannya. Pertama, Sani membawakan sebuah lagu Batak yang berjudul Anak Naburju. Dari lagu tersebut, sarat dengan pesan moral di mana seorang anak harus berperilaku baik, terutama terhadap orang tua ataupun orang yang lebih tua darinya. Sani melanjutkan, tata penyelenggaraan pemerintahan mencerminkan peranan pemerintah dalam pembangunan. Usaha pembangunan dewasa ini yang mempunyai prioritas di bidang ekonomi, penyelenggaraannya bersendikan demokrasi ekonomi. Pembangunan yang didasarkan pada demokrasi ekonomi menentukan bahwa masyarakat yang harus memegang peranan aktif dalam kegiatan pembangunan. Pemerintah berkewajiban dan mengutamakan keterlibatannya dengan pemberian pengarahan dan bimbingan serta menciptakan iklim yang sehat bagi kegairahan masyarakat untuk membangun. Dengan demokrasi ekonomi, kegiatan pemerintahan harus lebih bersifat memberi pelayanan kepada masyarakat. Dalam rangka ini pula aparatur pemerintah harus lebih peka terhadap

ngikuti pemilu dan akhirnya mempertahankan Pancasila serta negara Indonesia,” katanya. Data NII Crisis Center yang selama ini merehabilitasi korban akibat perekrutan gerakan radikal, selama 2011-2013 ada sekitar 4.500 laporan tentang anak berusia 18-25 tahun yang hilang karena direkrut gerakan radikal. Sekitar 500 anak di antaranya sudah ditemukan dan dalam proses penanganan. Ketua NII Crisis Center Sukanto menuturkan, pola perekrutan kelompok radikal diawali dengan berkenalan, berteman, dan bekerja sama. Lalu, memberikan penjelasan tentang buruknya kondisi negara Indonesia. Said Aqil Siroj mengatakan, ”Anak-anak muda yang direkrut itu awalnya memang diajar gerakan radikal. Setelah itu, mereka dilatih menjadi teroris.” Said Aqil menambahkan, sosialisasi bahaya radikalisme harus dilakukan di lingkungan sekolah dan keluarga. ”Di NU, misalnya, kami sering mengadakan sosialisasi saat pengajian yang dihadiri kelompok ibu rumah tangga. Kami bekerja sama dengan BNPT. Tujuannya, mengajak para ibu rumah tangga untuk turut memberikan pengetahuan bahaya radikalisme kepada anak mereka,” kata Said. (ant/kcm)

Dari Halaman 1

Spurs Menang peringkat keempat, Arsenal, yang baru bermain 30 kali. Hanya saja posisi Tottenham pun masih sangat rawan dilewati tim-tim di bawahnya. Everton yang berada di bawahnya, hanya tertinggal dua angka tapi menyisakan dua laga lebih banyak. Begitu pula Manchester United yang "menguntit" di peringkat ketujuh dengan 51 angka dari 30 game. Eriksen Penyelamat Southampton membungkam pendukung tuan rumah dengan memanfaatkan buruknya lini belakang Spurs. Di menit 19 tak satu pun pemain yang mampu mengantisipasi tendangan gawang kiper Artur Boruc, yang jatuh ke areal pertahanan Spurs. Rodriguez sangat mudah mendapatkan bola untuk kemudian

Senin, 24 Maret 2014

masalah-masalah pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat. "Aparatur pemerintah dikembangkan untuk memiliki kemampuan guna memberikan pengarahan dan dorongan kepada rakyat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan," ujar Sani. Dijelaskannya, arah kebijaksanaan penyempurnaan aparatur pemerintah pertama-tama ditujukan kepada peningkatan pengabdian dan kesetiaannya kepada cita-cita perjuangan bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Aparatur pemerintah harus benar-benar merupakan abdi negara dan abdi masyarakat yang bermental baik dalam mendukung tugas-tugas pembangunan dan melayani masyarakat. Selanjutnya penyempurnaan aparatur pemerintah juga ditujukan ke arah terciptanya aparatur pemerintah yang makin bersih dan berwibawa, serta makin meningkat kemampuannya untuk menjalankan baik tugas umum pemerintahan maupun tugas pembangunan. "Hal ini sesuai dengan GarisGaris Besar Haluan Negara yang telah menggariskan pokok-pokok kebijaksanaan dan pengarahan penyempurnaan aparatur pemerintah maka sasaran-sasaran dalam usaha," imbuhnya. Sebelumnya, Rektor IPDN DR Suhajar Diantoro, yang juga man-

tan Sekda Provinsi Kepri, menyatakan kedatangan HM Sani ke Jatinangor, bukan semata karena kedekatan beliau dengan HM Sani. Namun, HM Sani memang sangat layak untuk memberikan ceramah umum di kawah candaradimuka calon abdi negara tersebut. Sani pernah jadi Camat, Bupati, dan Gubernur. Ia merupakan salah satu birokrat tertua di Indonesia, yang masih mengabdikan diri hingga usianya mencapai kepala tujuh. "Perlu ananda semua ketahui, Pak Sani, Gubernur Kepri ini merupakan seorang birokrat yang sarat pengalaman setelah puluhan tahun mengabdi. Bicara pengalaman beliau sangat layak dan berkompeten dalam menjawab berbagai hal terkait permasalahan pemerintahan," kata Suhajar. Suhajar berharap, apa yang disampaikan HM Sani dalam ceramah umum tersebut dapat dipetik manfaatnya bagi praja IPDN terutama pada saat terjun ke tengah masyarakat nantinya. Di samping itu, Suhajar juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi HM |Sani yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan ceramah umum tersebut di sela-sela kesibukannnya yang cukup padat sebagai gubernur yang bertugas di daerah Kepulauan Riau. (rul)

7

RIAU KEMBALI BERASAP JAKARTA (HK) — Kebakaran hutan dan lahan di Riau ternyata belum padam menyeluruh. Titik api di lahan gambut di sejumlah wilayah Riau kembali meluas. Akibatnya, beberapa wilayah kembali diselimuti kabut asap. "Kabut asap hari ini tampak jelas, tapi masih tipis," kata Nur Syamsiati, warga Duri, Kabupaten Bengkalis, saat dihubungi, Minggu (23/3). Andi Arifin, warga Duri lainnya mengaku kabut asap tipis sudah terlihat sejak siang. "Asapnya masih tipis, tidak seperti pekan lalu," katanya. Kabut asap juga menyelimuti wilayah Kabupaten Siak. "Di siak juga berasap, tapi masih tipis," kata Boy Heriadi, warga Siak. Menurut Boy, hujan deras pekan lalu sempat membuat kabut asap hilang. Namun dua hari terakhir ini hujan tidak turun di wilayah Siak. Akibatnya kabut asap kembali muncul namun tipis. Kepala Bidang Informasi Pusat Pengelolaan Ekologi Regional Sumatera Ilham Malik mengatakan kualitas udara di beberapa wilayah dalam kondisi nyaris tidak sehat. Menurut dia, hujan deras yang turun pekan lalu tidak tuntas memadamkan api secara menyeluruh, maka lahan gambut yang berada pada kedalaman empat meter masih menyisakan bara. "Lahan gambut masih mengeluarkan asap, apalagi dua hari ini tidak ada hujan," katanya. Sementara itu, satelit NOAA18 memantau ada 11 titik panas, yaitu dua di Inhil, satu di Kampar, lima di Pelalawan, satu di Rohil dan dua di Rohul. "Titik panas berada di lahan gambut dengan kedalaman 5 hingga 10 meter," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (22/3). Sutpo mengaku, wilayah ini butuh hujan yang deras atau penggenangan air untuk memadamkan bara itu. Saat inipun, aparat juga masih memburu para pembakar dan pembalak liar. Sebelumnya, saat berkunjung ke Riau, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan penyebab kabut asap di Riau adalah hutan yang sengaja dibakar. SBY membantah pendapat yang menyebutkan bahwa kebakaran lahan di Riau akibat cuaca ekstrem. SBY mengaku tidak suka dengan alasan yang menyatakan penyebab kebakaran lahan adalah kondisi alam. Menurut dia, ada kalanya cuaca ekstrem menye-

ANTARA

KONDISI kerusakan hutan di sekitar Kabupaten Pelalawan, Riau, beberapa waktu lalu. babkan vegetasi menjadi kering dan bisa memicu kebakaran saat bergesekan. Namun, kata SBY, kasus semacam itu sangat sedikit. "Kebakaran lahan di seluruh wilayah Indonesia sebagian besar akibat kesengajaan," ujarnya. Kades Ditangkap Terkait soal lahan di Riau, kemarin, polisi menangkap pria berinisial UM yang menjabat Kepala Desa Tasik Serai, Bengkalis. UM ditangkap karena mengeluarkan surat izin bodong penjualan lahan hutan lindung Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. "Dia ditangkap di rumahnya kemarin," kata Kepala Kepolisian Resor Bengkalis Ajun Komisaris Besar Andry Wibowo. Kepada polisi, UM mengaku telah mengeluarkan sepuluh surat izin penjualan lahan biosfer seluas ratusan hektare. Seusai meneken surat izin tersebut, UM menerima sejumlah uang dari pembeli dan penjual lahan. Andry mengatakan hingga saat ini pihaknya menangkap 35 tersangka perusak Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Menurut Andry, jumlah tersangka kemungkinan bakal terus bertambah hingga 50 orang. "Kami masih memburu beberapa orang lain yang terlibat," kata Andry. Peran UM dalam jual-beli lahan biosfer muncul dari keterangan tersangka perambah hutan bernama SM, yang ditangkap Satuan Tugas Pemburu Pembakar Hutan. Menurut SM, UM mengeluarkan Surat Pernyataan Ganti

Dari Halaman 1

Dua Pelajar "Ini berkat kesungguh-sungguhan kita dan semangat kita bersama," katanya mengomentari kabar bahwa dua anak didiknya akan mewakili Indonesia pada Olimpiade ISPrO, Minggu (23/3). Ia menambahkan, selain dirinya, Yeni dan Veni juga akan didampingi pejabat dari Dinas Pendidikan dan guru pembimbing saat olimpiade berlangsung. "Insyaallah persiapan akan

lebih dimatangkan lagi usai pelaksanaan Ujian Nasional mendatang. Karena kedua peserta sudah duduk di bangku kelas tiga jadi harus konsen UN dulu, alhamdulillah sampai saat ini hasil UAS mereka sangat baik," jelas Mufrizal. Terkait prestasi anak didiknya itu, Mufrizal berharap akan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

"Harapan kita agar pemerintah memberikan penghargaan terkait anak-anak yang berprestasi di Bintan ini," harapnya. Yeni Nurvasela saat dihubungi mengatakan sangat bangga bisa terpilih mewakili Indonesia. Saat ini, Yeni lebih fokus mempersiapkan mental. Tentang yang akan dipresentasikan, Yeni menuturkan tetap fokus pada biji ketapang, namun ada variasi terbaru. (rof)

Dari Halaman 1

Pencarian MH370 Selain pencarian masih nihil di Samudera Hindia, Hishammuddin juga menambahkan bahwa 2 pesawat Ilyushin IL-76s milik Cina sudah tiba di Perth dan terlibat dalam pencarian SAR, hari ini. Sementara 2 pesawat P3 Orions milik Jepang sudah berangkat dari pangkalan udara militer Subang menuju Perth. Sedangkan satu pesawat AL India P8 Poseidon dan satu pesawat C130 milik AU India terbang dari pangkalan militer Subang membantu operasi SAR bagian utara koridor selatan yang dipimpin Indonesia. Sinyal ACARS Hishammuddin menjelaskan, pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 sempat mengirim transmisi ACARS tentang data mesin ke maskapai pada Sabtu 8 Maret 2014. Data terakhir yang dikirim tak ada yang aneh. ACARS atau Aircraft Communications Addressing and Reporting System adalah pancaran gelombang yang mengirim informasi kepada maskapai. ACARS bisa mengirim berbagai tipe pesan ke ATC, termasuk kondisi bahan bakar dan status mesin. "Sinyal ACARS terakhir dikirim pukul 01.07 (waktu Malaysia) menunjukkan tidak ada yang aneh. Sinyal pada jam tersebut menunjukkan pesawat masih dalam rute normal ke Beijing," kata Hishammuddin. MAS Tabrak Bebek Dari Kathmandu, Nepal dil-

Rugi (SPGR) yang telah ditandatangani seluruh perangkat desa. Untuk satu surat jual-beli lahan, SM mengaku membayar UM Rp1,5 juta. "Semula saya merasa sah-sah saja karena ada suratnya. Saya tidak tahu sama sekali bahwa lahan ini masuk wilayah konservasi," ujarnya. Hutan cagar biosfer merupakan konsep kawasan konservasi dan budidaya lingkungan yang diakui secara internasional. Hutan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dikukuhkan dalam sidang UNESCO di Korea Selatan pada 26 Mei 2009, dan merupakan satu dari tujuh cagar biosfer yang ada di Indonesia. Di Provinsi Riau, selain di Bengkalis, hutan cagar biosfer masuk wilayah Kabupaten Siak. Hutan rawa gambut Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil memiliki luas 84.967 hektare. Sedangkan Suaka Margasatwa Bukit Batu luasnya 21.500 hektare. Keduanya merupakan bagian dari eco-region hutan Sumatera yang menjadi sebuah kawasan konservasi dengan area inti cagar biosfer seluas 178.722 hektare. Sejauh ini Kepolisian Daerah Riau sudah menetapkan 85 tersangka pembakar hutan, salah satunya karyawan dari PT Nasional Sagu Prima di Kepulauan Meranti. Semua pelaku yang tertangkap tengah membakar dan merambah hutan untuk membuka lahan perkebunan. Beberapa pelaku juga terjerat kasus pembalakan liar. (ant/tmp/dtc)

aporkan insiden kecil menimpa Malaysia Airlines MH114 rute Kuala Lumpur-Nepal. Pesawat itu menabrak sekumpulan bebek saat menjejakkan roda di Tribhuvan International Airport (TIA). Pesawat yang membawa 180 penumpang itu menabrak sekumpulan bebek di bagian kaca kokpit di TIA pada Jumat (21/3) malam lalu pukul 23.45 waktu setempat, demikian seperti dilansir dari The Star, Minggu (23/3). Otoritas TIA yang tak disebutkan namanya mengatakan, gara-gara insiden ini, kaca kokpit pesawat itu pecah. Namun dilaporkan tak ada penumpang atau kru yang terluka. Disayangkan kru Malaysia Airlines tidak langsung segera menginformasikan insiden ini ke Air Traffic Controller (ATC) atau petugas pengatur lalu lintas udara di bandara itu. Yang melaporkan insiden justru kru dari maskapai Jet Airways dan kemudian dikonfirmasi pilot pesawat MH114 itu sebagai 'suspected bird-hit'. "Insiden ini menjadi jelas setelah pilot Jet Airways mendarat beberapa menit setelah Malaysia Airlines, yang menginformasikan ada serpihan pecahan kaca di landas pacu," kata seorang ATC yang tidak disebutkan namanya. Saat pihak otoritas bandara melakukan inspeksi, ditemukan sedikitnya 10 bebek mati dan pecahan kaca di landas pacu. Insiden itu membuat landas pacu ditutup

sementara untuk membersihkan serpihan-serpihan kaca itu. Landas pacu dibuka lagi setelah 1,5 jam. Keesokan harinya, pejabat otoritas bandara TIA menemukan lagi 2 bebek mati saat melakukan inspeksi pada Sabtu pagi. "Ini pertama kali kami melihat banyak bebek di kawasan bandara," tutur pejabat TIA yang tak disebutkan namanya. Beberapa pejabat mengatakan bahwa bebek itu kemungkinan migrasi dari wilayah Taudaha. Pesawat yang menabrak bebek itu sedianya hendak kembali ke Kuala Lumpur pada pukul 11.00 siang pada Sabtu keesokan harinya, namun harus dibatalkan. Penumpang yang sudah kadung membeli tiket ditransfer ke Hotel Soaltee, Annapurna dan Hyatt Regency. Pesawat akhirnya lepas landas lagi ke Malaysia pada pukul 03.30 waktu setempat keesokannya setelah melakukan perbaikan. Sementara pejabat ATC mengatakan bahwa mereka telah memberitahukan pada General Manager TIA tentang insiden ini dan merekomendasikan ada teguran kepada pilot Malaysia Airlines yang tidak melaporkan insiden ini segera. "Pilotnya harus menginformasikan ke otoritas bandara segera untuk mencegah insiden lain yang tidak diinginkan," jelas pejabat itu. (dtc/ant/rol) Editor: Andi, Layouter: Ricoh Polda


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

Cahaya Surah Asy-Syu'ara URAH Asy-Syu'ara adalah surah ke-26 dari AlQur'an. Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'ara (kata jamak dari Asy Sya'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surah ini, di kala Allah SWT secara khusus menyebutkan kedudukan para penyair Arab di zaman jahiliyah. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orangorang yang sesat dan mereka suka memutarbalikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekalikali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad SAW dituduh sebagai penyair, dan AlQuran dituduh sebagai syair, AlQuran adalah wahyu Allah SWT, bukan buatan manusia. Pokok-pokok Surah AsySyu'ara, pertama, Keimanan: Jaminan Allah SWT akan kemenangan perjuangan rasul- rasulNya dan keselamatan mereka. AlQur'an benar- benar wahyu Allah SWT yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril; hanya Allah yang wajib disembah.Kedua, Hukum-hukum: Keha-

S

Interaktif

rusan memenuhi takaran dan timbangan; larangan mengubah syair yang berisi caciancacian, khurafat- khurafat, dan kebohongan-kebohongan. Ketiga, Kisah-kisah: Kisah-kisah Nabi Musa a.s. dengan Fir'aun; kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya (Tsamud); kisah Nabi Hud a.s. dengan kaumnya (Ad), kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Syu'aib a.s. dengan penduduk Aikah. Keempat, Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjukpetunjuk agama; tumbuhtumbuhan yang beraneka ragam dan perubahan-perubahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa; petunjuk-petunjuk Allah SWT bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya; turunnya kitab AlQur'an dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab- kitab suci dahulu. Terjemahan Surah AsySyu'ara ayat 1-4. 1. Thaa Siim Miim. (QS. 26:1) 2. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang menerangkan. (QS. 26:2) 3. Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman. (QS. 26:3) 4. Jika Kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mu’jizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya. (QS. 26:4)*

Haluan Kepri membuka rubrik Interaktif terkait penyelenggaraan MTQ XXV Tingkat Nasional di Batam. Masyarakat bisa mengirimkan SMS ke 085264088880 -------------------------------------------------------------

sukseskan MTQ nasional di btm dengan brbagai cara yg positif, mislnya, memberikan tarif transportasi yang wajar, biaya makan yg wajar, dan lainnya..jgn mengambil kesmptan yg dapt merusak nama baik kepri..sukses mtq nsional di batam 08535511xxxx smg kecintaan pada ALQURAN mkin tinggi di kalangan umat muslim 08137278xxxx

Insert Rukayya, Penghafal AlQur'an Termuda UBHANALLAH, Se- Saat ini, ia menghafal Alorang gadis kecil Qur'an secara keseluruhan, " Suku Nigeria me- terang sang ibu. Tiap hari gadis itu pergi ke nghafal AlQur'an dan mencatat re- sekolah. Ia hanya memiliki kor penghafal AlQur'an ter- sedikit waktu untuk bermain muda di dunia 2013. gadis dengan teman-temannya. Ini muslimah ini bernama Ru- bukan karena gadis kecil ini kayyatu Fatahu Umar ber- tak ingin bermain, melainkan hasil menghafal AlQur'an gadis ini senang bermain dalam usianya yang baru dengan sesama penghafal AlQur'an lain di dalam kelas. menginjak 3 tahun 8 Bulan. "Jujur, saya tidak bisa Gadis muslim itu awalnya mengatakan banyak tapi tidak percaya bahwa dia mamsaya sangat bersyukur ke- pu menghafalkan AlQur'an pada Allah atas hal ini. Ini karena hal ini usia muda. "Saya adalah berkah yang bersyukur kepada diberikan Allah pada Allah," kata gadis kecil saya, dan saya satersebut. ngat berterima kasih Mengajar AlQur'pada Allah SW T," an pada anak-anak ucap Sayyada Maidan prinsip-prinsip munatu Sheikh DaIslam adalah tanghiru, ibu gadis itu, gung jawab orang seperti dilansir metua mereka sejak usia dia Tribune bebedini yang merupakan rapa waktu lalu. periode terbaik unRukayya Gadis muda Mustuk menanamkan etilim itu mulai menghafal Ki- ka Islam. Menghafal AlQur'an tab Suci tersebut di sebuah adalah salah satu cara yang sekolah Islam yang didirikan paling penting untuk meoleh tokoh Sheikh Dahiru lestarikan pesan Allah. Usman Bauchi. Yang lain adalah untuk "Kami menggunakan rua- menerbitkan dan mendisng tamu besar yang dibagi tribusikan buku, atau teks di ke dalam kelas untuk belajar Internet dan membaca baAlQur'an," kata ibunya. "Se- gian-bagian yang satu tahu waktu kecil, saya selalu mem- untuk orang lain. bawanya di punggung saya Nabi Muhammad SAW Bersaat mengajar. Dari sana, ia sabda, "Yang terbaik diantara mulai membaca bersama kamu adalah orang yang bedengan siswa dan tak lama, lajar AlQur'an dan mengaia hafal beberapa ayat, Itulah jarkannya." (Bukhari, Abu Daawal bagaimana dia mulai wud, Tirmidzi, Nasai & Ibnu menghadiri kelas menghafal. Majah) Wallahu Alam. (cbc)

S

8

Kepri Bisa Juara Umum MTQ XXV tingkat Nasional TANJUNGPINANG (HK) - Direktur Qur'an Center, Mahadi Rahman mengungkapkan, target Kepri untuk menjadi juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXV tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Batam pada Juni mendatang, cukup realistis. Sutana

DERMWAN/HALUANKEPRI

Liputan Tanjungpinang

PEMBANGUNAN Astaka MTQ Nasional di Batam sudah hampir selesai. Astaka ini menjadi salah satu kebanggan masyarakat Batam dan Kepri.

Soalnya, kemampuan qori dan qoriah yang akan mewakili Kepri nanti cukup baik. Bahkan setara dengan kualitas nasional. Menurutnya, kualitas para qori dan qoriah tersebut terlihat jelas saat semuanya digembleng. Dan kini mereka tengah memperkuat daerahnya masing-masing pada MTQ V tingkat Provinsi Kepri di Tanjungbalai Karimun. "Kita ingin para qori dan qoriah Kepri dapat berprestasi lebih baik dari MTQ Nasional sebelumnya. Ini juga sesuai dengan harapan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri serta masyarakat yakni Kepri tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, sukses sebagai panitia, namun juga harus bisa meraih juara umum. Saya juga yakin, tahun ini Kepri akan keluar sebagai juara umum MTQ Nasional," ungkap Mahadi yang juga Penanggungjawab Persiapan kafilah Provinsi Kepri. Dijelaskan Mahadi, saat ini Qur'an Centre tengah menggodok sebanyak 45 qori dan qoriah yang siap berlomba dalam MTQ Nasional nanti. Mereka, papar Mahadi, dinilai mampu bersaing dengan peserta dari 34 provinsi lainnya. Bahkan, tambahnya lagi, Kepri

memiliki peserta yang kemampuannya di atas rata-rata. "Mereka ini memang disiapkan untuk MTQ Nasional. Namun, tidak semuanya akan terpilih mewakili Kepri. Sebab, proses penentuan nama-nama kafilah Kepri akan dimusyawarahkan usai MTQ V tingkat Provinsi Kepri," jelasnya lagi. "Pokoknya mereka sudah kita siapkan secara matang. Setiap dua bulan mereka membuat simulasi sesuai cabang perlombaannya masingmasing. Ada tujuh cabang yang akan dilombakan diantaranya, Tilawah AlQur'an, Tahfiz AlQur'an, Kaligrafi AlQur'an, Syarhil AlQur'an, Fahmil AlQur'an, Tafsir AlQur'an dan Mahir Membaca Al Qur'an (MMQ). Ada peserta Kepri yang kemampuannya di atas peserta lainnya. Dia adalah Andhika Pangestu. Kemampuannya membaca AlQur'an luar biasa," jelas Mahadi. Sementara, Tarmidi, Kepala Biro Kesra Pemprov Kepri mengutarakan, dilihat dari prestasi MTQ Nasional yang telah diikuti oleh Kepri, selalu ada peningkatan. "Seperti kita ketahui, pada MTQ Nasional tahun 2006

Sudut Alun-alun

di Kendari, Kepri meraih posisi ke-VIII. Dan dua tahun berikutnya yakni pada MTQ nasional tahun 2008 di Banten, Kepri meraih posisi VII. Dan pada tahun 2010 MTQ Nasional yang digelar di Bengkulu, Kepri meraih peringkat IV dari 34 provinsi seIndonesia," urainya. "Prestasi Kepri naik lagi pada MTQ Nasional tahun 2012 di Ambon. Kepri meraih Juara III. Jadi tak berlebihan jika pada tahun ini, kita ingin raih juara umum," tambah Tarmizi. Dukungan Masyarakat Sementara itu, Gubernur Kepri, H Muhammad Sani dalam setiap kunjungan kerjanya ke daerah-daerah di Kepri, selalu meminta kepada masyarakat untuk mendoakan agar pelaksanaan MTQ Nasional yang akan digelar di Kota Batam, dapat berjalan lancar dan sukses. Gubernur juga selalu mengajak masyarakat di seluruh penjuru Kepri, agar bersamasama ikut mensukseskan pelaksanaan MTQ Nasional Juni 2014 mendatang. "Ada 34 Provinsi di Indonesia dan semuanya ingin menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Dan kita mendapatkan kesempatan tahun ini. Iven ini diselenggarakan 2 tahun sekali. Kalau setelah

Persiapan MTQ XXV tingkat Nasional

Ruas Jalan Batam Dirapikan MENJELANG Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXV tingkat Nasional yang akan berlangsung pada Juni nanti di Batam, berbagai persiapan dilakukan. Mulai dari sarana maupun prasarana. Di lokasi utama yakni di Dataran Engku Putri, penyelesaian pembangunan Astaka MTQ terus dilakukan. Berdasarkan informasi dan pantauan lapangan, April mendatang, seluruh pe-

ngerjaan Astaka akan rampung. Lalu, pihak-pihak terkait juga melakukan hal yang sama. Mulai dari Bandara Hang Nadim, transportasi, hotel, dan seluruh lokasi tempat penyelenggaraan lomba MTQ tengah melakukan persiapan guna menyambut dan mensukseskan iven dua tahunan tersebut. Sementara dari pantauan lapangan, Batam juga te-

ngah mempercantik diri. Berbagai hal dilakukan, seperti merapikan pohon-pohon pelindung, pengecatan kastin-kastin jalan, pengaspalan jalan, dan sebagainya. Semuanya ditujukan agar MTQ XXV tingkat Nasional di Batam dapat sukses dan seluruh masyarakat, pengunjung, tamu undangan, dan peserta merasa nyaman saat berada di Batam. (cw90)

PARA pekerja sedang mengecat kastin jalan di sepanjang jalan dari arah Bandara menuju Simpang Kabil guna persiapan MTQ TAMPAK pohon pembatas jalan sebagian sudah dirapikan dari XXv tingkat Nasional (Foto diambil pada Sabtu malam (22/3) arah Simpang Kabil menuju Dataran Engku Putri. (Foto diambil di depan Perumahan Cendana) pada Sabtu siang (22/3) Politeknik Negeri Batam)

CMYK

ini kita ingin menjadi tuan rumah lagi, tentu sesuai urutan, harus menunggu 68 tahun mendatang," jelasnya saat belum lama ini. Oleh sebab itu, tambah Sani, Kepri tidak akan menyia-nyiakan kesempatan sebagai penyelengara MTQ Nasional 2014 ini. "Provinsi Kepri harus sukses dalam pelaksanaan MTQ Nasional ini," harap Gubernur lagi. Ia juga mengatakan, saat rapat dengan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) dan Menteri Agama RI di Jakarta belum lama ini, penyelenggaraan MTQ Nasional di Kepri diminta bisa menjadi acuan dan menjadi contoh penyelenggaraan MTQ Nasional selanjutnya. "Oleh karena itu, mari kita sukseskan MTQ ini bersama-sama. Tidak bisa hadir, bantu lewat doa. Ini sudah sangat berarti dan sangat membantu," kata Sani.

Di tempat terpisah, Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Nasaruddin Umar menyatakan, Kepri harus tampil sebagai juara umum pada MTQ Nasional tahun ini. Menurutnya, target itu bukan mengada-ada, karena Kepri memiliki peluang dan modal besar untuk meraihnya. Selain sebagai tuan rumah, Kepri juga hanya kalah angka tipis dari DKI Jakarta pada perebutan gelar juara umum pada MTQ Nasional XXIV di Ambon, Maluku tahun 2012 lalu. "Dengan melejitnya Kepri pada MTQ Nasional sebelumnya, tentunya pada pelaksanaan MTQ tahun ini diyakini mampu merebut juara umum, karena hanya selisih satu angka saja dengan juara umum saat itu," ucap Nasaruddin ketika membuka MTQ V Provinsi Kepri di Coastal Area, Tanjungbalai Karimun, Jumat (21/3) malam. ***

Sudut Alun-alun Wisata Batam akan Dipromosikan City Tour untuk Peserta MTQ BATAM (HK) — Para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXV tingkat Nasional di Batam akan dikenalkan dengan pariwisata yang ada di Batam. Semua peserta yang berasal dari seluruh Indonesia akan diajak berkeliling ke sejumlah kawasan wisata yang selama ini dikenal. Acara ini diberi judul City Tour yang dibuat oleh Dinas Pariwisata Batam. Hal ini ditujukan agar para peserta dapat menikmati keindahan Batam. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Zulfa Hendri kepada Haluan Kepri usai menghadiri acara Festival Nongsa di Palm Spring, Sabtu Malam (22/3), mengatakan, untuk mengajak para peserta mengunjungi kawasan wisata di Batam, pihaknya telah menyiapkan delapan bus pariwisata yang setiap harinya digunakan untuk jemput antar seluruh peserta yang ingin mengikuti program City Tour tersebut. “Nanti akan ada delapan bus yang akan kita siapkan untuk jemput antar peserta yang ingin mengikuti program City Tour ini. Peserta yang telah berlomba atau

menunggu jadwal lomba, kita persilahkan untuk ikut berwisata keliling Batam. Kegiatan ini akan kita mulai pada 6 Juni sampai 13 Juni mendatang,” ucapnya Adapun rute perjalan City Tour ini, jelas Zulfa, mengunjungi Jembatan Barelang, Camp Vietnam, Tanjung Pinggir dan Pulau Penyengat di Tanjungpinang, termasuk mengunjungi lokasi wisata yang ada di Nongsa. Selain itu, panitia MTQ juga akan memberi kesempatan pada peserta untuk berbelanja di mal-mal yang ada di Batam. “Rutenya nanti ke Barelang, mulai dari Jembatan 1 sampai ke Camp Vietnam. Kemudian kita bawa mereka ke Tanjung Pinggir, kawasan wisata di Nongsa, termasuk ke Pulau Penyengat di Tanjungpinang. Selain itu, ada juga wisata belanja ke pusatpusat belanja yang ada di Batam. Pokoknya kita ingin mereka selain berlomba, kita juga manjakan mereka dengan mengajak keliling Batam guna menikmati keindahan yang ada di wilayah Batam dan juga Kepri,” pungkas Zulfa Hendri. (cw90)

Editor: Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

9

Caleg Bagi-bagi Uang ke Warga Panwaslu Minta Warga Melapor BATUAJI (HK) —Sejumlah calon legislatif (caleg) dari berbagai partai politik, satu per satu mendatangi rumah warga di Sagulung, Batuaji sekitarnya untuk mengenalkan diri.

Dedi Manurung Liputan Batam

Setelah mengenalkan diri, si caleg kemudian menempelkan stiker dirinya di rumah tersebut dan memberi sejumlah uang kepada Caleg Bagi Hal 10

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

KELILING BATAM — Calon anggota DPD RI nomor urut 10, Rahmatsyah Ramadhany Dhany Ismeth bersepeda mengelilingi Batam mensosialisasikan dirinya ke masyarakat, Minggu (23/3). Dengan bersepeda, ia merasa lebih rileks dan bersemangat.

Dhany Ismeth Bersepeda Keliling Batam Sosialisasi Pencalonan Dirinya NAGOYA (HK) — Rahmatsyah Ramadhany Dhany Ismeth, calon anggota Dewan Perwakilan

Daerah (DPD) nomor urut 10 bersepeda keliling Batam mengenalkan dirinya kepada mas-

CMYK

yarakat, Minggu (23/3). Dhany, begitu ia biasa disapa, tampak mengayuh sepeda gunung yang di belakang sepeDhany Ismeth Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: M Fahrullazi


Metro Batam

Senin, 24 Maret 2014

Peserta JPK Diminta Registrasi ke BPJS Sampai 31 Maret 2014 BATAM (HK) — Perusahaan atau Badan Usaha yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek (Persero) terhitung 1 Januari 2014 lalu telah dialihkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. "Hal ini sesuai dengan aturan yang telah dikeluarkan. Diketahui, mulai tanggal 1 Januari 2014 seluruh Perusahaan atau Badan Usaha di Batam yang telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek (Persero) dialihkan menjadi

peserta BPJS Kesehatan," registrasi ke BPJS. Padahal ini Kepala Kantor Cabang penting demi kenyamanan BPJS Cabang BPJS Batam, pemberian layanan kepada seluruh karyawannya," Fahrurozi, akhir ungkap Rozi. pekan kemarin. Untuk proses regisUntuk itu, jelas trasi ulang tersebut, Fahrurozi, seluruh terangnya lagi, dapat Perusahaan atau dilakukan di kantor Badan Usaha yang BPJS Kesehatan, pertatelah terdaftar sema, Kantor cabang bagai peserta JPK BPJS Kesehatan CabaPT Jamsostek (Persero) tersebut di- Fahrurozi ng Batam, Ruko Kara Junction Blok A No.15 minta untuk segera melakukan registrasi ulang Batam Centre, telepon (0778) 7482444, dan kedua, di Kantor ke BPJS Batam. "Sebab, berdasarkan data Pelayanan BPJS Kesehatan yang ada sama kami, masih Pelita, Komplek Regency Park banyak Perusahaan atau Ba- Blok IV No.45, Pelita, Batam, dan Usaha di Batam yang telepon (0778) 450466. "Agar tidak terganggutelah terdaftar sebagai peserta JPK, belum melakukan nya kenyamanan pelaya-

nan, kami berharap, untuk segera melakukan registrasi ulang." "Bagi Perusahaan atau Badan Usaha yang belum melakukan registrasi ulang, kami beri waktu sampai 31 Maret 2014. Apabila sampai batas waktu tersebut Perusahaan atau Badan Usaha belum melakukan registrasi, maka untuk sementara waktu, terhitung tanggal 1 April 2014 Kami akan menghentikan pelayanan bagi peserta dari Perusahaan atau Badan Usaha tersebut. Mudah-mudahan waktu seminggu ini bisa dimaksimalkan guna registrasi ulang di dua kantor BPJS di Batam," pungkasnya lagi. (fhy)

Ricky Wakanno Terima Penghargaan Tertinggi Masyarakat Karo BATAM CENTRE (HK) — Kombes Pol Ricky F Wakanno Ginting, salah seorang Perwira Menengah (Pamen) Mabes Polri mendapatkan penghargaan tertinggi dari masyarakat Kabupaten Tanah Karo, yaitu Uis Beka Buluh. Penghargaan tersebut diberikan lantaran yang bersangkutan dinilai sangat peduli terhadap warga Tanah Karo yang menjadi korban erupsi Gunung Sinabung beberapa waktu lalu. Uis Beka Buluh merupakan salah satu bentuk penghargaan tertinggi dari masyarakat Tanah Karo dan sangat dibanggakan. " Beliau sudah memberikan perhatian besar kepada kami, rakyat Karo sejak beliau menjabat sebagai Kapolres Tanah Karo,” kata Ketua Umum Merga Silima Barelang Kota Batam, Daut Sembiring, Minggu (22/3) siang. Daut menyebutkan kepe-

dulian Ricky diperlihatkan ketika Gunung Sinabung mengeluarkan abu panasnya. Ricky langsung mengirim bantuan yang dikumpulkannya dari para donatur dan orang-orang yang peduli dengan bencana Gunung Sinabung. “ Pak Ricky langsung mengontak kami, beberapa waktu kemudian beliau ini langsung mendatangi masyarakat kami di kampung sana,” lanjut Sitepu. Bahkan, dalam rentang waktu tiga bulan lebih musibah bencana gunung, Kasubdit Dalmas, Dit Sabhara Baharkam Mabes Polri itu tidak henti-hentinya memberikan perhatian besar dan bantuan bagi rakyat Tanah Karo yang mengalami kesulitan ekonomi, kesehatan maupun pendidikan pasca erupsi Sinabung itu. “ Tidak sedikit bantuan dari donatur yang diajak Pak Ricky untuk menyum-

bang,” ujarnya. Kombes Pol Ricky F Wakanno Ginting yang sebenarnya berdarah Ambon ini mengatakan, apa yang telah diberikannya bagi masyarakat Tanah Karo tidak lepas dari pengalaman dia selama bertugas di daerah pertanian tersebut. “ Tentunya rasa peduli dan saling membantu yang saya rasakan sewaktu berdinas di Polres Tanah Karo yang tidak bisa saya lupakan begitu saja,” kata Ricky. Bahkan, lanjut Ricky, dirinya merasa sangat terhormat mendapat gelar adat dari masyarakat Tanah Karo. Padahal, aku Ricky, dirinya tidak pernah meminta apalagi memberikan imbalan agar diberi gelar adat tersebut. “ Saya kan bukan asli keturunan Karo, tapi buktinya saya sekarang bisa mengenakan marga Ginting yang merupakan suatu kehormatan

dari pemberian masyarakat Karo,” lanjut Ricky. Ricky sendiri berkisah bahwa masyarakat Tanah Karo adalah warga yang sangat mudah untuk diarahkan. Hanya saja, ungkap Ricky, dibutuhkan hati dan kesabaran untuk membimbing masyarakat Tanah Karo agar mereka sadar akan hukum yang berlaku. Ketua Pemuda Merga Silima Barelang Batam Nasir mengungkapkan, selama bertugas di Tanah Karo maupun di Polda Kepri ini, Ricky selalu menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab dan humanis. " Atas nama masyarakat Tanah Karo di Kota Batam maupun di Kepri, kami memberikan apresiasi terhadap beliau. Kita memang sangat tersentuh dengan cara-cara beliau ini dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” kata Nasir, dengan serius. (vnr)

Surya Paloh Akan Kampanye di Batam Dihadiri Ribuan Kader Nasdem BATAM CENTRE (HK) — Ketua Umum Nasdem Surya Paloh akan berkampanye di Lapangan Sei Harapan, Sekupang, Selasa (25/3) lusa. Selain Surya Paloh, juga hadir Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) pusat, Feri Mursidan Baldan dan Korwil wilayah Kepri Martin Manurung. Kampanye terbuka tersebut juga dimeriahkan 3 artis ibu kota yakni Leni Murdalisa KDI, Meti Malia KDI dan Fanda Hutagalung. Ribuan kader dan simpatisan Partai Nasdem akan meramaikan kampanye terbuka tersebut. Lapangan Sei Harapan akan dibuat biru. Ketua DPW Kepri Nasdem H Muhammad Amin menuturkan pada kampanye terbuka nanti pihaknya akan menurunkan 30 ribu massa Nasdem. Untuk memeriahkan kampanye, pihaknya mengundang 3 artis dangdut asal Ibu Kota. Ketua Bapilu Provinsi Kepri Eddy Parsetyo, mengajak semua element masyara-

kat Kepri agar mau bergabung dan datang ke lapangan Sepak Bola Sei Harapan sebagai bukti komitmen kepada Partai Nasdem. Kata Eddy, partai Nasdem dalam melakukan kampanye terbuka nantinya, memiliki komitmen untuk melakukan gerakan perubahan. Artinya, bukan untuk mengubah sistem yang ada, tetapi mengembalikan kejalan yang benar sesuai dengan Undang-Un dan g 1945 serta Pancasila. " Kami berharap kemenangan di Kepri memberikan dampak di Kepri, Bapilu menghimbau agar jangan bawa anak-anak. Mari kita tunjukkan jati diri Partai Nasdem agar tidak rusuh saat kampanye dan menjaga ketertiban bersama, "ujarnya. Disisi lainnya, Ketua panitia Arlon Veristo mengungkapkan, bahwa untuk kampanye terbuka ini pihaknya sudah menyiapkan semua kebutuhan dan kampanye perubahan.

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

DARI Kiri Eddy Prasetyo, Ketua Bapilu, Arlon Veristo ketua panitia kampanye, Endang Dewi S sekretaris panitia kampanye dan yang berdiri Evi Sie seksi publikasi. " Kita tidak akan melanggar aturan, menjaga ketertiban kampanye, kader yang datang minimal 7 ribu dan dilapangan antisipasi, keamanan, dokter, damkar, secara global persiapan panitia maksimal, "sebutnya. Sebenarnya, kata Arlon, untuk kampanye terbuka ini ada 3 titik lokasi dalam satu hari. Namun, untuk menyeta-

Ralat Pengumuman Lelang Dalam Pengumuman Lelang Kedua OCBC NISP tgl 11 Maret 2014 1. No. 2, sebidang tanah seluas tertulis 96 M2 yang benar 87 M2 2. Tertulis Jalan Gas Alam yg benar Jl. Alam Gas 3. SHM…../tanjung pinang yang benar SHM…./ Pinang Kencana, 4. No. 3. tertulis sebidang tanah seluas 87 M2 yang benar 96 M2

rakan semuanya, maka Partai Nasdem menggabungkannya menjadi satu di Lapangan Sei Harapan. " Kita sih sebenarnya ada 3 titik kampanye terbuka, tetapi kami jadikan satu tempat. Selain artis, kami juga akan memeriahkan acara dengan memakai barongsai, reok dan lainnya, "pungkasnya. (byu)

Dari Halaman 9 sampai Rp300 ribu. " Sudah beberapa caleg yang datang ke sini. Ada yang memberikan uang sebesar Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu per orang. Mereka hanya minta dukunganlah untuk mencoblos nama caleg yang bersangkutan. Tidak usah sebut nama calegnya lah. Yang jelas satu minggu itu ada tiga sampai lima caleg bersama tim suksesnya datang," kata Ridwan salah seorang warga Sagulung, kemarin. Ungkapan senada juga disampaikan, bahkan Sri Yanti salah seorang ibu rumah tangga di kawasan itu. Saat itu, dia diminta untuk mengumpulkan ibu-ibu yang tergabung dalam majelis taklim dan wirid Yassin. Setelah itu, caleg langsung menemui ibu nya dan memberikan sumbangan be-

Curi Bensin, ABG Ditangkap SAGULUNG (HK) — Dua remaja putus sekolah, masing-masing berinisial Ag (16) dan Br (17) digiring ke Mapolsek Sagulung, Minggu (23/3). Keduanya ketahuan mencuri dua botol bensin di pinggir jalan di Piayu, Sei Beduk. Kepada penyidik, ia mengaku nekat mencuri bensin di pinggir jalan karena tak memiliki uang untuk membeli. Aksi itu dilakukannya saat penjualnya tidak berada di tempat. Awalnya, kedua remaja itu menggunakan sepeda motornya melaju ke arah Sagulung. Saat hendak membeli bahan bakar minyak kendaraannya, keduanya mengaku tak ada duit di kantong. Hingga sesat kemudian, muncul lah niatnya untuk mencuri botol bensin yang dipajang di pinggir jalan.

Dia pun nekat mencuri dua botol bensin yang kebetulan dipajangkan pemilik warung di pinggir jalan yang saat itu tak ada penjualnya. Ia nekat mengambil bensin itu karena memang sepi dan suasana gelap. " Saya tidak punya uang untuk beli bensin Pak, kebetulan bensin untuk motor kami hampir habis. Jadi takut mendorong pulang apalagi sudah malam saat itu," ujar berlinang air mata. Saat hendak mengambil dua botol bensin, pemilil warung datang dan memergokinya. Ia sempat diteriakin maling serta ditampar pemilik warung. " Saya minta ampun pak, saya jera tak ngulangin perbuatan itu lagi. Saya takut di kantor polisi ini," ujarnya terisak. Beruntung, pelaku langsung dibawa polisi sehingga aksi main hakim sendiri

tidak terjadi. Polisi sengaja membawa kedua pelaku itu ke kantor polisi, supaya aksi serupa tidak mereka ulangi di masa mendatang. Kapolsek Sagulung, AKP T Manihuruk mengatakan kedua pelaku ditangkap pemilik warung saat beraksi. "Ag dan Br tertangkap tangan oleh pemilik warung. Kemudian, langsung diamankan ke kantor," katanya kemarin. Kedua pelaku hanya diamankan saja. Bahkan, sudah selesai perkaranya dengan pemilik warung itu. Mereka ditahan disini supaya mereka itu jera dan tidak mengulangi perbuatannya. " Kita hanya membuat shockt therapi saja. Biar jera dan tahu mereka bagaimana sakitnya di kantor polisi ini," tutupnya. (cw71)

BPJS Disosialisasikan Melalui Senam BATAM CENTRE (HK) — Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Batam kantor cabang I dan II bekerjasama dengan Pemko Batam menggelar senam sehat bersama Walikota Batam, Ahmad Dahlan di Lapangan Engku Putri, Batam Centre, Minggu (23/3). Senam sehat tersebut dihadiri ribuan peserta dan perwakilan dari serikat pekerja, Apindo, Kadin Batam serta seluruh Kepala SKPD, camat dan unsur Muspida Batam. Kepala Kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Iswandhy Syahruli mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan yang telah beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014. BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero) dan sekaligus untuk membangun komitmen bersama dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah daerah untuk bersama-sama mendorong suksesnya pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jembatan menuju kesejahteraan pekerja. " Gerakan Batam Peduli Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini merupakan gerakan yang dicanangkan oleh Walikota Batam. Kegiatan itu sebagai bentuk keseriusan dalam menciptakan dan membangun kesadaran bersama terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja, "kata Iswandhy. Dikatakan dia, ini merupa-

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

BPJS bersama Pemko Batam mensosialisasikan BPJS melalui senam. kan bagian terbesar dari populasi penduduk Kota Batam, sehingga akan sangat berdampak bagi peningkatan kesejakteraan masyarakat. Gerakan ini, lanjut dia, selaras dengan visi Kota Batam untuk menjadi Bandar Dunia Madani. "Saat ini jumlah tenaga kerja formal di Batam yang terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja mencapai 241.536 orang dari 5294 perusahaan. Jumlah ini sangat jauh jika dilihat dari pekerja formal di Batam yang mencapai 441.360 orang, artinya ini baru 54,72 persen. BPJS bersama Pemerintah Kota Batam dan semua stakeholder akan bersama-sama mendorong peningkatan kepesertaan BPJS dan Pemko Batam akan mengeluarkan payung hukum yang mewajibkan perusahaan untuk mendaftarkan tenaga kerjanya paling lama tahun 2020, "paparnya.

Iswandhy juga menyebutkan, ini senada dengan Undang-Undang nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS, Peraturan Presiden (Peppres) nomor 109 tahun 2013 tentang pentahapan kepersertaan jaminan sosial serta keputusan Gubernur Kepri nomor 358/ 022014 tentang tim implementasi BPJS ketenagakerjaan Provinsi Kepri. Seluruh PNS juga akan terlindungi oleh BPJS ketenagakerjaan. Selain senam bersama, lanjut dia, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris alm. Herbert Anatameng, karyawan PT Batamec Batam sebesar Rp 355.412.981, ahli waris alm Ali Mashud karyawan PT Nippon Steel sebesar Rp 251.675.574 dan ahli waris Alm. Yusron Al Kamal pegawai honor Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam sebesar Rp 105.927.201. (byu)

Kusnadi Pimpin IKKB Batam

Caleg Bagi warga yang ditemuinya. Kepada warga, si caleg tersebut berpesan pada Pemilu Legislatif nanti agar memilih dirinya. Besarnya uang diberikan antara Rp150 ribu

10

rupa bahan pakaian dan ada yang memberikan uang untuk mendukung kegiatan. " Kita terima saja, yang penting untuk kegiatan organisasi majelis taklim wirid Yassin. Para caleg yang datang tidak hanya satu orang saja, dalam satu bulan ini sudah ada lima caleg yang memberikan sumbangan," ujarnya menambahkan. Ketua Panwaslu Kota Batam, Suryadi Prabu yang dikonfirmasi soal aksi bagibagi uang oleh caleg ini mengatakan, bagi-bagi uang yang dilakukan para caleg untuk mendapatkan dukungan dan simpati warga merupakan pelanggaran. " Hanya saja sampai saat ini, belum ada yang melapor langsung ke Panwaslu. Apalagi jika ada saksi dan tertangkap tangan, yang kemu-

dian dibawa warga dalam laporan, maka bagi-bagi uang dari caleg itu sudah masuk tindak pidana," katanya menjelaskan. Ia menyesalkan sikap sejumlah caleg yang tidak bisa mendidik masyarakat agar cerdas berpolitik. Tindakan caleg tersebut menunjukan mereka tidak punya kemampuan dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. " Kalau caleg yang bagibagi uang kepada warga untuk mendapatkan simpatisan dan dukungan, agar mencoblos namanya, berarti caleg bersangkutan tidak percaya dengan kampuan yang dimilikinya. Silahkan saja warga menerima uang yang diberikan caleg, tapi untuk siapa caleg yang akan dipilih, itu merupakan hak warga," katanya. ***

BATAM CENTRE (HK) — Setelah lama vakum, Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) akhirnya menggelar Musyawarah Besar (mubes) di lapangan sekolah Harapan Utama, Minggu (23/3). Dalam Mubes tersebut, Kusnadi terpilih sebagai Ketua IKKB periode 2014- 2018. " Saya siap memajukan organisasi ini demi terjaganya hubungan kebersamaan dan silaturahmi antar warga Kalbar di Kota Batam, "kata Kusnadi saat memberikan sambutannya setelah terpilih. Ia menyebutkan, saat ini ada 2 paguyuban warga Kalimantan Barat (Kalbar) di Kota Batam yakni, Persaudaraan Warga Kalimantan Barat (Perwakab) dan Persatuan Dayak Kalimantan Barat (PDKB).

Nantinya, dengan adanya IKKB ini, kedua pagayuban tersebut akan disatukan. " Walaupun nantinya dibawah naungan IKKB, kedua paguyuban tetap ada. Hanya saja, orang-orangnya masuk ke dalam kepengurusan IKKB. Saat ini, sedikitnya ada 18 ribu warga Kalbar yang terdata di IKKB, "ucapnya. Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Biro Kesejahteraan Sosial, Mahmuda mengaku sangat mendukung organisasi warga Kalbar di perantauan. Setidaknya, jika terjadi sesuatu hal terhadap anggotanya maka IKKB bisa membantu mencarikan jalan keluar. " Selaku pemerintah, kami siap memberikan dukungan demi kemajuan war-

ga Kalbar di perantauan, "ungkapnya. Ungkapan senada juga disampaikan dewan pembina IKKB Pusat, Hilman Hamid. Dikatakan dia, dengan dilantiknya pengurus IKKB Batam maka otomatis secara nasional IKKB sudah terbentuk di masing-masing provinsi di Indonesia. " Saat ini IKKB baru ada di Jawa Barat, Jabotabek, Yogyakarta, Jawa Timur dan Batam, "katanya. IKKB, kata dia, merupakan organisasi lintas etnis, lintas agama dan lintas daerah. " Di Kalbar ada tiga etnis, yakni Dayak, Melayu dan Tionghoa, jadi melalui IKKB inilah ketiga etnis ini disatukan, terutama yang berada di perantauan," ujarnya. (byu)

yang digunakannya. Dengan bersepeda ia merasa lebih dekat dengan masyarakat. Start dimulai dari Nagoya depan Lucky Plaza, kemudian terus berkeliling Batam. " Memang awal mulanya dari Nagoya, kedepannya akan ke Bengkong, Batu Aji dan daerah lainnya, hingga pencoblosan dimulai, "paparnya. Dikatakan dia, dengan bersepeda tidak hanya membuat ia merasa lebih dekat dengan masyarakat tetapi ia merasa lebih santai. Selain itu, tujuan bersepeda untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa Pemilu itu bukan sesuatu yang menegang-

kan dan jangan pula dijadikan momok yang menakutkan. Tapi jadikanlah Pemilu sebagai ajang, silaturahmi dengan masyarakat. " Pemilu ini jangan dijadikan momok. Sebagai pemuda yang maju dari Kepri, saya akan turun ke masyarakat memohon kepercayaan maju ke DPD RI. Untuk itu, saya harap mereka bersedia memberikan suaranya kepada saya, "ujar Dhany. Pantauan dilapangan, Dhany Ismeth selain bersepeda di seputaran Nagoya hingga Jodoh Boulevard, dia juga memberikan kartu nama kepada warga yang ditemuinya. (byu)

Dari Halaman 9

Dhany Ismeth da terpampang baleho dirinya, sebagai calon anggota DPD yang sudah dikreasikan bentuknya. Ini dilakukannya untuk mengenalkan dirinya lebih dekat kepada masyarakat. " Ini ide kawan-kawan. Kedepan, saya akan lebih kreatif lagi. Yang pasti siapa saja boleh bergabung dengan saya, menyampaikan ide dan gagasannya untuk kemajuan Kepri, "ujar Dhany bersemangat. Dhany menyebutkan, sepeda yang digunakannya memang sudah dirancang sejak awal. Yaitu dengan memasang, baleho yang sudah dipasangi roda menempel ke sepeda

Editor: Sofyan, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Hukum dan Kriminal

BoS Tak Ada Nama Sengketa Kapal MV Eagle Prestige BATAM (HK) — Kepala Bidang Syahbandar Kantor Pelabuhan Batam, Jon Kenedi menegaskan bahwa bill of sale (BoS) atas kapal MV Eagle Prestige yang dijadikan sebagai dokumen awal kapal untuk labuh jangkar di Perairan sekitar Pulau Janda Berhias tidak mencantumkan nama pemilik. Eddy Supriatna Liputan Batam “Dokumen yang kita (Syahbandar-red) terima ketika kapal ini labuh jangkar, PT Diamond Marine Internasional (DMI) hanya memberi bill of sale. Dalam surat itu, tidak ada mencantumkan nama siapapun,” ujar Jon kepada wartawan di ruang rapat Kantor Pelabuhan Batam, Batuampar tanpa memperlihatkan surat yang dimaksud tersebut. Karena tidak ada yang

dicantumkan dalam bill of sale itu, katanya, ia meminta kepada pihak yang membeli kapal itu untuk mencantumkan nama pemilik terhadap kapal tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak ada kesalahpahaman dan keributan di belakang hari. “Harusnya setelah dibeli kapal ini, diganti kepemilikannya,” ujarnya menjelaskan. Lebih jauh dia menjelaskan, dari data yang masuk di Kantor Pelabuhan hanya ada satu dokumen yang masuk. Adapun pemilik kapal ini

adalah PT Bina Bahari Makmur (BBM). “Dokumen asli sebagai pemilik kapal sudah kita pegang. Sekarang lagi di Sekupang,” ujarnya tanpa menjelaskan secara rinci keberadaan dokumen itu. Sementara itu, PT Masa Batam mengaku kecewa dengan pernyataan Kabid Syahbandar Kantor Pelabuhan Batam, Jon Kenedi. Pasalnya, bill of sale yang menjadi acuan untuk labuh jangkar di perairan Pulau Janda Berhias, Sekupang sudah sangat jelas dicantumkan nama pembeli dari lelang di Singapura 2009 lalu. “Dalam satu lembar surat bill of sale itu, ada tiga nama PT Masa Batam yang tercantum dalam surat tersebut. Jadi kita tidak mengerti maksudnya,” ujar Kuasa Hukum PT Masa Batam sembari menunjukkan selembar surat bill of sale itu kepada Haluan Kepri.***

Senin, 24 Maret 2014

11

BPJS Kesehatan Cabang Batam

Menginformasikan 1. Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2014 seluruh Perusahaan atau Badan Usaha yang telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek (Persero) dialihkan menjadi peserta BPJS Kesehatan. 2. Untuk itu diharapkan kepada seluruh Perusahaan atau Badan Usaha tersebut di atas untuk melakukan Registrasi Ulang kepada BPJS Kesehatan Cabang Batam.

3. Proses Registrasi Ulang dapat dilakukan di kantor BPJS Kesehatan di: a. Kantor cabang BPJS Kesehatan Cabang Batam Alamat: Ruko Kara Junction Blok A No.15 Batam Centre No. Telp: (0778) 7482444 b. Kantor Pelayanan BPJS KesehatanPelita Alamat: Komp. Regency Park Blok IV No.45, Pelita, Batam No. Telp: (0778) 450466 EDDY SUPRIATNA/HALUAN KEPRI

ADA PEMILIK — Bill of sale (BoS) kapal MV Eagle Prestiga tercantum nama PT Masa Batam sebagai pembeli barang lelang di Singapura. Sebelumnya Kabid Syahbandar Kantor Pelabuhan Batam, Jon Kenedi menegaskan BoS itu tidak ada nama pemilik.

4. Bagi Perusahaan atau Badan Usaha tersebut di atas yang belum melakukan Registrasi Ulang, kami imbau untuk segera melakukan Registrasi Ulang paling lambat tanggal 31 Maret 2014. Apabila sampai batas waktu tersebut Perusahaan atau Badan Usaha belum melakukan registrasi, maka untuk sementara waktu, terhitung tanggal 1 April 2014 Kami akan menghentikan pelayanan bagi peserta dari Perusahaan atau Badan Usaha tersebut. Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.*

CMYK

Editor: Ali Mahmud , Layouter: Ricoh


Lingga

Senin, 24 Maret 2014

12

Tunggu Rekomendasi DPRD Kisruh Mantan Karyawan dengan PT TBJ LINGGA (HK) - Persoalan yang membelit PT Telaga Bintan Jaya (TBJ) sepertinya masih belum menemui titik penyelesaian. Nasib ratusan karyawan perusahaan pun masih belum ada kepastian, karena pihak Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Lingga malah menyerahkan masalah ini ke DPRD Lingga. Jefriadi Liputan Lingga “Kalau masalah gaji yang dituntut (karyawan PT TBJ) kemarin sudah ada kesepakatan akan dibayarkan oleh pihak perusahaan (PT TBJ). Tapi tentang masalah pesangon belum. Permasalahan ini kami serahkan ke DPRD Lingga. Surat sudah kami kirimkan ke Ketua DPRD Lingga terkait hal tersebut,” kata Muslim, Kepala Dinsosnakertran Lingga menjelaskan hasil pertemuan terakhir antara pihak karyawan dan manajemen PT TBJ di kantornya beberapa hari yang lalu. Sementara itu sampai saat ini DPRD Lingga juga belum menunjukan tim yang akan menyelesaikan permasalah ini. Surat yang dilayangkan Dinsosnakertran Lingga pun belum ada tindak lanjutnya. “Setelah pertemuan kemarin masalah pesangon karyawan memang akan dise-

lesaikan oleh DPRD. Hal ini setelah Dinas mengirimkan surat ke Ketua DPRD Lingga. Jadi saat ini kita tunggu saja rekomendasi dari Ketua Dewan Lingga siapa yang ditunjuk untuk membahasnya,” ujar Ketua Komisi III DRPD Lingga, Rudi Puwonughroho. Kata dia, permasalah antara pihak karyawan dengan PT TBJ ini sebenarnya bisa diselesaikan bila masingmasing pihak dapat menahan diri. “Kita masing-masing mundur dua langkah dahulu untuk kemudian maju tiga langkah ke depan. Pihak karyawan meminta pembayaran pesangon dua kali lipat dari jumlah gaji. Sedangkan pihak perusahaan menyanggupi satu setengah dari jumlah gaji. Jadi permasalah ini tinggal sedikit saja untuk mencari titik temunya,” kata Rudi. Sebelumnya, Komisi II DPRD Lingga, meminta perusahaan tersebut untuk segera menyelesaikan persoalan

pesangon mantan karyawannya tersebut. “Pihak perusahaan harus berikan kejelasan soal itu dan harus diselesaikan,” kata anggota komisi II DPRD Lingga, Masyalikul Akhyar, Selasa (18/3) lalu. Dikatakan, pihak perusahaan harus bertanggung jawab, karena hubungan karyawan dengan perusahaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sehingga dalam hal ini, lanjut Akhyar, pihak TBJ harus memberikan solusi kepada buruh yang menuntut haknya. Soal Disnakertrans yang seolah-olah menutup mata terkait pengaduan beberapa buruh, Akyar pun meminta pihak Disnakertrans agar tidak berpihak kepada perusahaan saja. Disnakertrans, kata dia, juga harus memfasilitasi tuntutan buruh. “Disnakertrans harus bisa memfasilitasi karyawan dengan perusahaan,” katanya. Menurutnya, selagi masalah ini dijelaskan dan diselesaikan oleh pihak perusahaan, memutuskan upah buruh atau pesangon harus ada jaminannya. Begitu juga dengan Disnakertrans, harus ambil peran. “Dinas Tenaga Kerja, karyawan dengan perusahaan harus ambil andil. Masalah ini jangan dibiarkan. Nanti, efeknya juga bisa ke perusahaan,” kata Akhyar. ***

DPRD Gelar RDP Kapal Hisap Timah LINGGA (HK) — DPRD Kabupaten Lingga berencana menggelar hearing atau rapat dengar pendapat (RDP) terkait kapal hisap timah, hari Senin (24/3) ini. Sejumlah pihak terkait akan dipanggil untuk memberikan penjelasan. “Iya rencananya besok (hari ini) akan kita panggil pihak terkait seperti pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan juga masyaraat dan pihak pengusaha untuk hearing mengenai investasi kapal hisap timah ini,” kata Ketua DPRD Lingga, Kamarudin melalui sambungan telepon, Minggu (23/3). Terkait agenda yang akan dibahas dalam hearing tersebut, Kamarudin masih enggan memberi penjelasan. Ha-

nya saja, kata dia, pada intinya hearing ini terkait dengan adanya penolakan dari warga beberapa waktu yang lalu terhadap

investasi kapal hisap timah tersebut. “Intinya itu, besok hadir saja jadi tau apa agendanya nanti,” katanya. (jfr)

JEFRI/HALUAN KEPRI

WARGA Singkep melakukan aksi menolak aktivitas kapal hisap timah beberapa waktu lalu.

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

PREMIUM LANGKA — Stok premium di kios BBM milik Haji Usman di samping Kantor Distamben Lingga di Daik, terlihat kosong, Minggu (23/3). Kelangkaan premium di Lingga sudah berlangsung sejak sepekan terakhir.

Pengawasan Lemah, Premium Langka LINGGA (HK) — Lemahnya pengawasan dari Pertamina dan instansi terkait diduga menjadi penyebab kian sulitnya warga mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium. Kelangkaan premium di Kabupaten Lingga yang sudah berjalan sejak sepekan terakhir membuat aktivitas warga terganggu. Ahmad, warga Daik menuturkan, sejak susah mendapatkan BBM, dia jadi kesulitan untuk berangkat ke tempat kerja. “Di Dabo, sudah banyak kios yang tutup, saya sudah was-was kalau perjalanan jauh,” ungkap Ahmad, Minggu (23/3). Ia juga sering menanyakan bensin (premium) di kios-kios yang masih buka. “Tapi mereka (kios) sudah tidak mempunyai bensin

lagi,” katanya. Kelangkaan BBM juga terjadi di Daik. Yahya salah seorang karyawan kios BBM milik Haji Usman menuturkan, di kiosnya hari ini sudah tidak ada bensin lagi. Yang ada cuma beberapa derigen BBM jenis solar. “Tak ada bensin Pak. Sudah hampir seminggu. Kita tidak tahu kapan masuknya bensin di Penarik,” ungkapnya. Dikatakan, sudah tiga hari ini banyak pengguna motor yang menanyakan bensin namun sampai sekarang tak jelas kapan bensin masuk dari Pertamina. Warga menduga, kelangkaan BBM di Lingga, terutama di Daik, akibat minimnya pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait. Termasuk minimnya pengawasan terhadap kapal angkut BBM serta

sejumlah pengusaha BBM yang termasuk kategori pemilik SPBU maupun SPBB yang ada. Minimnya pengawasan ini, mengakibatkan distribusi BBM dari Pertamina ke masyarakat tidak sampai. Seharusnya, distribusi BBM ini mendapat perhatian serius, termasuk soal penggunaan BBM dari pihak swasta di Lingga, perlu diawasi oleh instansi terkait termasuk aparat penegak hukum. Romy Subanu, Kasi Pengawasan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lingga menuturkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kelangkaan BBM jenis premium ini. “Kita sedang menyelidiki apa yang menjadi penyebab kelangkaan tersebut,” ungkapnya.

Kata dia, mereka sudah membuat surat edaran kepada setiap pemilik kios agar tidak menimbun atau menjual premium kepada orang yang membawa jerigen. Pembelian pakai jerigen diperbolehkan apabila konsumen mempunyai surat rekomendasi. Kata Romy, pemilik kios juga tidak boleh menjual premium diatas harga yang sudah ditentukan dan ditetapkan mel a l u i keputusan Bupati kabupaten Lingga Nomor 282/ KPTS/VII/2013. Dikatakan, apabila diketahui pemilik kios masih ada yang menimbun dan menjual minyak kepada konsumen yang memakai jerigen maka surat rekomendasi kios BBM atau surat izin tempat usaha (SITU) akan dicabut. (put)

Editor: Yuri, Layouter:Yogi Pranata


Natuna

Senin, 24 Maret 2014

13

Kadis Tidak Becus Harus Dipecat FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

SEPEDA SANTAI — Asisten III Pemkab Natuna, Basri melepas peserta lomba sepeda santai di Pantai Kencana. Kegiatan ini diselenggarakan Lanal Ranai sebagai bagian dari Latma Komodo 2014.

Lanal Ranai Gelar Sepeda Santai RANAI (HK) — Lanal Ranai menggelar Sepeda Santai yang dipusatkan di Pantai Kencana Ranai sebagai bagian dari Latma komodo 2014. Demikian dikatakan Danlanal Ranai Kolonel Laut (P), Agus Hariadi melalui Palaksal Lanal Ranai Mayor Faisol di Pantai Kencana, Minggu (23/3). Mayor Faisol mengatakan, selain merupakan bagian dari Latma Komodo 2014, kegiatan ini juga merupakan upaya sosialisai kepada masyarakat Natuna terkait kegiatan Latma komodo dimaksud, serta sebagai upaya untuk membumikan olahraga yang merupakan bagian dari upaya menajaga kesehatan ditenga-tengah masyarakat. “Ya hari ini kita gelar satu lagi kegiatan yakani sepeda santai ini, setelah sebelumnya kita juga menggelar kegiatan Bersih Pantaiku Di Kemcamatan Bunguran Timur Laut, ini merupakan bagian dari Latma Komodo,” kata Mayor Faisol. Dikatakannya, peserta

sepeda santai ini dikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anakanak hingga orang tua, dan pesertanya bukan hanya berasal dari dalam kota Ranai saja, melainkan juga dari luar Kota Ranai seperti Bunguran Timur Laut dan Pulau Sedanau. Peserta sepeda santai ini diikuti oleh peserta yang berjumlah ratusan orang peserta. Bupati Natuna Ilyas Sabli dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asesten III Pemkab. Natuna Basri menghimbau kepada masyarakat agar turut mendukung sepenuhnya kegiatan Latma Komodo 2014 yang akan digelar di Natuna itu. Sebab, kata Basri, pada kegaiatan Latma Komodo itu terdapat peluang besar bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Natuna, masyarakat dan pemerintah akan dapat berpromosi terkait kekayaan dan potensi apa saja yang terkandung di bumi Natuna ini. “Saudaraku semua, kita di Natuna termasuk orang

yang beruntung, karena nanti pada punca acara Latma Komodo ini terutama sekali sekitar tanggal 4 dan 6 April itu akan ada banyak sekali tentara luar negeri yang datang kemari, dan pada saat itulah kesempatan besar bagi kita untuk memperkanalkan segala potensi yang ada di sini,” imbanya kepada seluruh peserta dan penonton. Karenanya, ia mengajak agar semua pihak agar senantiasa memberikan dukungan yang positif demi lancarnya kegiatan dimaksud. Kegiatan sepeda santai itu mendapatkan pengamanan yang dukup ketat dari personil Polisi dari Polres Natuna dan personil Tentara Angkatan Laut dari Lanal Ranai. Sekitar pukul 07.00 WIB, ratusan warga kota Ranai tumpah ruah ke jalan dengan membawa keluarga dan anak - anak mereka, guna mengikuti kegiatan dan sekedar menonton kegiatan yang sangat jarang sekali dilakasnakan di kota Ranai itu. (cw61)

Catatan Lepas Rahmatsyah Ramadhany Dhany Ismeth:

Potensi SDA Laut Kepri Belum Bisa Sejahterakan Rakyat (3) LAUT di Kepri banyak menyimpan kekayaan alam mulai dari keindahan alam bawah laut, makhluk hidup yang ada di laut hingga hasil tambang pun melimpah di dalamnya. Kekayaan alam tersebut digunakan atau dimanfaatkan untuk memajukan kesejahteraan hidup masyarakat Kepri terutama dalam bidang ekonomi. Di dalam pemanfaatan sumber daya alam serta untuk mendapatkan hasil sumber daya alam yang maksimal, dibutuhkan penggerak atau sumber daya manusia yang berkualitas, fasilitas yang memadahi dan dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun daerah. Tetapi realita yang ada di lapangan saat ini berbanding terbalik. Di Kepri sudah banyak masyarakat yang berprofesi nelayan, tetapi fasilitas serta dukungan pemerintah masih kurang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi yang pertama yaitu program yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun pusat masih kurang menyentuh langsung nelayan dan masyarakat pesisir, karena pemerintah pusat baru hanya mengeluarkan beberapa solusi untuk memecahkan masalah atau hanya masalah umum atau secara garis besar yang dialami oleh nelayan atau masyarakat pesisir. Solusi tersebut masih belum bisa mengentaskan kemiskinan nelayan atau masyarakat pesisir di Kepri. Agar bisa meningkatkan kesejahteraan serta mengentaskan kemiskinan pada nelayan serta masyarakat pesisir, menurut saya sebaiknya pemerintah daerah dan pusat menambah atau menetapkan sebuah program dengan berbagai macam solusi yang tepat serta menerapkan suatu teknologi baru untuk nelayan atau masyarakat pesisir dan bisa mengentaskan permasalahan tersebut. Jika keadaan tersebut tidak segera dibenahi, maka

akan berdampak pada kesejahteraan nelayan atau masyarakat pesisir di seluruh Kepri dan akan menambah angka penduduk miskin yang ada di Kepri/ Indonesia. Dampak lain yang akan dirasakan adalah pemanfaatan sumber daya laut di Kepri juga tidak akan maksimal sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, berkurangnya profesi nelayan sebagai penggerak untuk memanfaatk an sumber daya alam di laut serta terjadi kesenjangan sosial bagi masyarakat pesisir yang ada di Kepri. Jika keadaan tersebut dibiarkan dalam jangka waktu yang lama maka kehidupan masyarakat Kepri terutama nelayan sebagai penggerak untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di laut jauh dari kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di propinsi ini semakin menurun. Dalam realita di lapangan, saya melakukan pengamatan langsung ada sembilan masalah pokok yang dirasakan nelayan atau masyarakat pesisir di Kepri sebagai sumber daya menusia dalam melaksanakan pemanfaatan sumber daya alam di laut. Pertama yaitu jarak tempuh yang jauh dalam pembelian suku cadang, alat-alat penangkapan ikan serta tempat reparasi mesin jika terjadi kerusakan. Kedua sistem peminjaman uang di koperasi yang tidak berjalan seimbang dengan kondisi ekonomi nelayan. Ketiga yaitu rumah yang layak pakai oleh masyarakat pesisir pantai sehingga nelayan bisa merasakan kenyamanan tetapi hingga saat ini rumah yang dihuni nelayan-

Dhany Ismeth belum layak. Keempat yaitu pendidikan yang layak untuk anak usia dasar di daerah pesisir sehingga anak usia dasar di daerah pesisir tidak terjadi kesenjangan sosial dan mempunyai bekal pendidikan yang baik untuk kedepan. Kelima yaitu nelayan membutuhkan subsidi bahan bakar untuk motor penggeraknya dalam melaut mencari ikan. Keenam para nelayan membutuhkan pembuatan sentra industri kecil di daerah pesisir untuk mengembakan ekonomi di daerah pesisir sehingga masyarakat pesisir memiliki penghasilan tambahan di saat panen ikan sedang paceklik. Ketujuh keamanan di daerah perbatasan negara dan daerah batas tangkap ikan dengan peralatan modern. Kedelapan pembuatan tengkulak atau pengepul ikan sebagai penentu harga ikan. Dan yang terakhir adalah masalah kesehatan pada masyarakat pesisir. Masyarakat pesisir menginginkan bantuan dari pemerintah untuk pembangunan puskesmas. Dari 9 (Sembilan) permas a l a h a n ya n g d i a l a m i n elayan atau masyarakat pesisir tersebut sangat mendasar. Padahal jika bisa diperbaiki, maka kekurangan atau masalah yang dialami n e l ay a n a t a u m a s y a r a k a t pesisir di Kepri bisa menjadi u j u n g to m b a k u n t u k m e ningk atk an kesejahteraan dan memajukan pertumbuhan ekonomi baik untuk Kepr i s e n d i r i maupun Indo nesia.***

RANAI (HK) – Forum Natuna Perubahan (FNP) meminta Kepada Bupati Natuna, Ilyas Sabli agar segera memecat Kepala SKPD yang tidak becus bekerja, sebab jika mereka dibiarkan sama artinya merugikan daerah dan masyarakat. Fathurahman Liputan Natuna Demikian dikatakan Ketua FNP Natuna, Erwin melalui telepon, Kemarin. Erwin mengatakan, Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang ditunjuk oleh Bupati Ilyas, satu persatu sudah mulai nampak ketidakmampuan mereka bekerja. “Intinya kami meminta kepada Pak Bupati agar kepala KPD yang tidak becus bekerja itu dicopot saja dari jabatannya sebagai kepal SKPD,” tegas Erwin. Beberapa waktu lalu, tambah Erwin, FNP telah melakukan audiensi dengan Bupati Ilyas guna menuntut

mundur mereka-mereka yang tidak mampu dan tidak mau bekerja itu. “Kami punya alasan yang sangat kuat kenapa kami mendesak Pak Bupati untuk menopot kepala SKPD yang tak becus itu, kami hanya ingin daerah ini maju dan masyarakatnya sejahtera,” taandasnya lagi. Menurut pantaun FNP, kata Erwin ada sejumlah SKPD yang dinilai tidak mampu dan tidak becus dalam bekerja itu, mereka – mereka itu sudah dituntut oleh FNP agar mereka itu sesegara mungkin di pecat oleh Bupat Ilyas. Namun hingga saat ini, tuntutan itu belum juga dijawab oleh Bupati Natuna Ilyas Sabli, sehingga kemun-

duran pembangunan baik ekonomi maupun infrastruktur semakin tampak melemah saat ini. “Kami sudah menuntut kepada Pak Bupati agar mulai dari Kadispenda, Kepala BPKAD, Kadisdik, Kadishub dan lain sebagainya dipecat saja, sebab kinerja kerja mereka tidak bagus dan hal ini kami nilai merugikan daerah ini,” sebut Erwin. Salah satu bukti ketidakbecusan mereka bekerja itu adalah kondisi saat ini, banyak warga Natuna tidak bisa pulang dan berangkat dari Natuna untuk mengurus penghidupannya sebab transportasi udara dan air tidak lancar. Erwin mengultimatum, jika penyelenggaraan Pemilu 2014 ini sudah selesai Bupati Ilyas tidak juga memecat Kadisnya yang tidak becus itu maka FNP akan menjadi prakarsa utama untuk melakukan demonstrasi besar-besar sampai mereka-mereka yang dinilai tidak becus itu dipecat. “Ngurus pesawat saja

mereka tidak bisa, pada hal itu pekerjaan utama mereka diperhubungan. Pokoknya habis pemilu ini Pak Bupati belum juga mencopot mereka yang tidak bisa bekerja ini, maka ribuan akan orang akan turun ke jalan sampai mereka–mereka yang tidak bisa bekerja itu dipecat Pak Bupati,” tukas Erwin. Dari hal-hal tersebut tegas Erwin lagi, muncul selaksa pertanyaan terhadap Bupati Ilyas terkait alasannya memepertahankan mereka-mereka yang jelas-jelas dianggap tidak bisa bekerja itu. “Pertanyaan saya, ada apa Bupati pertahankan mereka yang tidak bisa bekerja? Apakah karena Pak Bupati bangga dengan mereka. Untuk apa Pak Bupati banggakan mereka - mereka yang tidak bisa bekerja. Sampai kapan Kabupaten Natuna yang kita cintai ini bisa maju kalau pemimpinya tetap saja pertahankan mereka yang tidak bisa bekerja seperti itu,” pungkas Erwin tegas. ***

Tambang Rakyat Belum Diperdakan RANAI (HK) — Kadistamben Kabupaten Natuna, Ilham Kauli mengatakan, lokasi pertambangan yang strategis yang masuk ke ranah pemerintah semestinya dikelola dengan baik. Sehingga dapat menjadi sumber pendapatan daerah. “Lokasi pertambangan kita di sini memang banyak sekali, tapi belum tertata,” kata Ilham kemarin. Selain lokasi pertambangan itu sendiri yang banyak di Kabupaten Natuna, jenis material tambang pun juga cukup banyak di Natuna. Dan ujar Ilham, kesemua jenis temabng ini rata-rata sangat berpotensi untuk menambah pendapatan masyarakat dan daerah. “Yang berpotensi tambang di sini yakni, tembaga, besi, pasir kuarsa dan granit. Kebanyakan tambang-tambang granit dikelola masyarakat berupa tambang rakyat,” sebut Ilham.

Hanya saja kata Ilham, untuk menata dan mengelola tambang ini sehingga dapat bermanfaat besar bagi masyarakat dan daerah ini maka harus ada payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda). “Dan untuk membuat aturan itu Kepala Daerah harus berkonsultasi dengan DPRD, cuman kita di sini Perdanya yang belum ada, dan untuk membuat ini kan kepala daerah harus konsultasi dengan DPRD,” ungkapnya. Menurut Ilham, pertambangan rakyat dan pengendalian, tentu menjadi tanggung jawab Pemda, sementara sejauh ini belum ada produk hukum yang bisa menjadi dasar terkait, reklamasi, pembinaan dan perizinan itu. Untuk itu pemda menurut Ilham sudah melakukan pemetaan. Lokasi-lokasi strategis wisata dengan geo-

pack, seperti batu sindu dan batu alif sudah dilindungi dari aktivitas tambang granit. “Dampak yang ditimbulkan oleh pertambangan itu terhadap lingkungan cukup besar. Jadi kita punya barometer tentang pengaturannya. Kita baru petakan,” papar dia. Sejauh ini untuk tambang granit masih didominasi masyarakat dengan aktivitas secara tradisional, walau diakui Ilham beberapa perusahaan sudah ada yang mengajukan izin di sektor itu, namun masih terkendala Wilayah Izin Usaha Penambangan (WIUP) yang belum bisa dirampungkan, karena terkendala produk hukum tadi. Sekretaris Distamben Kabupaten Natuna, Raja Darmika mengakui jika Ranperda ini disahkan, maka pihaknya akan lebih mudah menindak setiap pelanggaran di lapangan.

“Kami paham jika banyak masyarakat bekerja pada sektor ini. Mereka mencari nafkah di sana. Namun kita ingin, harus ada aturan yang jelas untuk mengendalikannya,” ujar Raja belum lama ini Masyarakat yang akan melakukan usaha pertambangan seperti pasir darat dan galian C dan batu granit, setidaknya harus punya izin serta kewajiban retribusi, hingga aturan mengenai lokasi kerja mereka. “Untuk lokasi tambang, tentu ada zonasi-zonasinya. Yakni zonasi tambang, zona larang tambang hingga zonasi tambang bersyarat,” tuturnya. Beberapa masyarakat menurutnya banyak bersikeras melakukan apa saja di atas lahan milik mereka. Namun dikatakan Raja, jika apapun yang mereka lakukan itu sudah di bawa keluar (di jual), maka Pemda wajib menegakkan aturan. (cw61)

Pemerintah Copot Alat Peraga Kampanye RANAI (HK) — Pemerintah Kabupaten Natuna mencopot alat peraga kampanye 2013 di sejumlah tempat. Kegiatan ini didukung oleh KPU dan Panwaslu Natuna. Alat Peraga Kampanye yang ditertibkan itu meliputi alat peraga yang diapasang bukan pada tempat yang sudah ditentukan serta alat peraga kampanye Caleg yang mencantumkan nomor dan nama caleg serta yang ada ajakannya untuk memilih caleg yang bersangkutan. “Ya kita mulai menyisir dari satu persatu dari Desa Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut tadi,” kata Divisi Kampanye KPU Natuna, Risno di Pasar Ranai, Kemarin. Selanjutnya kata Risno,

pencopotan ini dilakukan di Pasar Ranai dan akan dilanjutkan ke Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur. Sasaran yang dituju dalam aksi pencopotan itu adalah tempat umum (pasar, masjid,sekolah dan lainlain), pinggir jalan (pepohonan dan tiang listrik). “Ini kita masu ke Pasar dulu terus kita menyisir jalanan menuju Sungai Ulu, kenapa kita ke pasar karena pasar ini merupakan sarana pemerintah, dan tidak boleh ada kampanye di sarana pemerintah,” terang Risno. Di Pasar Ranai, tak ada satu pun alat kampany yang dibiarkan menempel di sana, sekecil apapun alat kampanye itu di copot habis oleh

petuga Sapol PP Kabupaten Natuna. “Untuk penertiban, kan kita ingin pemilu yang tertib, jadi muali sejak proses kampanye kita terapkan aturan yang ada sehingga pemilu ini bersih,” pungkas risno.

Hal ini dilakukan kata Risno, sebagai bagian dari upaya meuwujudkan pemilu yang tertib dan taat aturan, sehingga pemilu 2014 ini dapat hasil yang maksimal seperti yang diharapkan bersama. (cw61)

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

SEJUMLAH Petugas Satpol PP sedang menurunkan alat peraga kampanye Parpol yang dinyatakan melanggar aturan pemasangannya.

Editor: Nico, Layouter: Syahril


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

14

PBB: RT/RW Sebaiknya Ditunjuk Lurah BATAM (HK) — Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Batam memanfaatkan masa kampanye dengan bersilaturahmi dengan masyarakat. Dalam kesempatan silaturahmi itu, Ketua PBB Kota Batam. H Ronni Abdi menyampaikan gagasan, sebaiknya Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) ditunjuk langsung oleh lurah. Rahmat Ghafur Liputan Batam “Ini dalam rangka menimalisir konflik di tengah masyarakat. Memang, sejauh ini, pemilihan RT dan RW di Batam tidak sampai berujung konflik fisik yang serius. Tapi hasil survei kami dari PBB, banyak mudaratnya jika RT/ RW dipilih langsung oleh warga. Sebab, ada calon ketua RT/ RW pasca pemilihan tidak tegur sapa dan para pendukung kadang membuat kelompokkelompok. Ini kan tidak sehat dalam membangun rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” kata Ronni, di Batuaji, Minggu (23/3). Menurutnya, selama ini pemilihan RT/RW digelar secara langsung dalam kerangka menjunjung tinggi nilainilai demokrasi. Tapi ken-

yataan di lapangan, nilai demokrasi itu belum seutuhnya secara dewasa bisa implementasikan oleh masyarakat. Akibatnya, banyak proses pemilihan RT dan RW malah menggerus nilai-nilai silaturahmi. “Hemat saya, RT/RW itu kan perpanjangantangan pemerintah di tingkat masyarakat paling bawah. Karena itu, sebaiknya RT/RW ditunjuk langsung saja oleh lurah,” ulasnya. Jika RT/RW ditunjuk lurah katanya, peluang konflik di internal masyarakat bisa dieleminir. Kalau proses itu mungkin saja dinilai mengkebiri demokrasi lanjut Ronni, maka proses demokrasi bisa disiasati dengan mengusulkan nama calon RT/RW oleh masyarakat. “Saya pikir wacana ini patut dikaji. Agar nilai-nilai silaturahmi di tengah masyarakat Batam bisa terbuhul dengan erat,” ujarnya. Lebih jauh disampaikan, untuk menetapkan proses penunjukkan RT/RW itu dari lurah, maka Walikota Batam bisa mengeluarkan Surat Ke-

putusan tentang proses ini. “Kelar kan? Jadi tidak perlu lah masyarakat kita ini terseret-seret oleh nilai-nilai demokrasi yang saat ini nyaris kebablasan. Bahkan, dari proses pemilihan RT/RW praktik politik uang kadang

juga mewarnai proses pemilihannya,” kata pria yang jauh hari telah mendeklarasikan diri siap maju sebagai Calon Walikota Batam ini. Disinggung apakah penunjukkan RT/RW oleh lurah nanti malah dikhawatirkan

jadi komuditas politik pemerintah yang berkuasa? Menurut Ronni, kekhawatiran itu sesuatu hal yang berlebihan. Sebab, PNS saja bisa menjaga netralitas, apalagi RT/RW yang statusnya bukan pegawai negeri. ***

Kader PDIP Mesti Jaga Ketat TPS SEKUPANG (HK) — Sekretaris DPW PDIP Provinsi Kepri, Lis Darmansyah mengingatkan kepada saksi PDIP untuk menjaga ketat setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di penjuru Kota Batam dan Kepulauan Riau. “Saya ingatkan, kita semua saksi dan kader partai mesti menjaga ketat TPS, karena rawan kecurangan,” ungkap Lis Darmansyah dalam orasi politik di acara kampanye terbuka PDIP, Sabtu (22/3) di Seiharapan, Sekupang. Penjagaan ketat dilakukan lanjutnya, karena berdasarkan pengalaman setiap pemilu, TPS selalu rawan kecurangan. Jangan sampai suara PDIP hilang karena tidak ada diawasi. “Ini juga upaya kita menegakkan demokrasi di Provinsi Kepri ini,” katanya. Menurutnya, dalam setiap Pemilu selalu ada pihak-pihak yang berupaya curang. Hanya saja bagaimana setiap peser-

CMYK

ta juga berupaya melakukan pengawasan secara bersama, sehingga yang menang tetap menang. Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Batam, Surya Prabu mengatakan, pihaknya siap mengawasi pelaksanaan pemilu, terutama mengawasi TPS. Selain panwas, mereka juga merekrut 301 petugas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang disiapkan untuk mengamankan TPS. 301 petugas tersebut, dibagi 5 orang PPL untuk setiap kelurahan, kecuali hinterland jumlahnya disesuaikan. “Mereka berjaga di tingkat kelurahan,” ungkap Surya. Selain mengawasi berbagai bentuk kecurangan, keberadaan PPL juga ditujukan untuk mengawasi perhitungan ulang suara di tingkat kelurahan. “Upaya kita untuk meminimalisir kecurangan, karena selalu saja ada yang berupaya curang untuk menang,” terangnya. (ays)

Editor: R Ghafur, Layouter: Yogi Pranata


Pendidikan

Senin, 24 Maret 2014

Open Turnamen Bola Voli PGRI Masuk 8 Besar BATAM (HK) — Kompetisi Open Turnamen Bola Voli PGRI 2014 memasuki 8 besar, merupakan perebutan untuk masuk babak semi final, Minggu (23/3). Tim yang bertanding cukup kuat membuat para penonton yang hadir puas menyaksikannya. Seperti Tim Perintis melawan Camera Kopkar,

Zuza Anambas melawan Toho, dan Batam Tektona melawan Viska, serta tim PGRI melawan Mc Dermot. Tim yang bersaing memperebutkan tiket semi final ini dimulai pukul 16.00 WIB bertempat di lapangan bola voli Tiban BTN. Dalam pertandingan yang berlangsung cukup seru

membuat para penonton enggan beranjak dari lapangan. Namun hingga berita ini diturunkan pertandingan masih berlangsung antara Tim Batec melawan Viska, dan Tim Mc Dermot

Sularno

melawan PGRI. Namun yang pasti pada hari ini, Senin (24/3) sudah dipastikan Tim Perintis akan melawan Zuza Anambas. Menurut salah seorang pemain dari Tim Bola Voli PGRI Kota Batam sebelum berlaga, bahwa tim-

nya bertanding melawan Mc Dermot akan bermain maksimal di semifinal ini. “Siapa pun lawan kita di final nanti, saya tetap dan rekan Tim Bola Voli PGRI Kota Batam akan bermain all out,” katanya. Sementara Ketua Panitia Open Turnamen Bola Voli PGRI Batam 2014, Su-

larno Msi mengaku cukup puas dengan penampilan tim yang ikut pada turnamen tersebut. Sularno juga sebagai pelatih dari Tim Bola Voli PGRI Kota Batam, mengatakan meski nanti timnya menelan kekalahan dan gagal melaju ke babak berikutnya tidak masalah. Karena ia yakin anak asuhnya telah berjuang keras dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya pada turnamen ini.

15

"Lawan memang bagusbagus dan cukup kuat. Dan laga Open Turnamen Bola Voli PGRI 2014 ini merupakan laga pemanasan tim sebelum turun di ajang yang lebih tinggi yakni Bola Voli Internasional Haluan Kepri. Mudah-mudahan saja tim yang akan berlaga di tingkat internasional nanti mampu memperlihatkan serangan-serangan yang apik dan bisa menang,” harapnya. (men)

Lebih Matang Bekali UN SMPN 4 Batam Datangkan Motivator Nasional JURNALIS SMPN 4 BATAM

MOTIVASI UN — Motivator Nasional R Dewi Novita Kurniawati SPsi MPsi sedang memberikan motivasi kepada peserta UN dari SMPN 4 Batam, Sabtu (22/3). Motivator ketika itu berbagi tips menjadi orang sukses, juga membagi tips menjaga kesehatan selama UN berlangsung, serta kiat-kiat sukses menghadapi UN. Motivator juga memberikan renungan dan doa bersama.

BATAM (HK) — Berbagai upaya terus dilakukan pihak sekolah untuk mempersiapkan anak didiknya menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN). Tidak hanya persiapan secara akademik, namun juga mempersiapkan mental dan kejiwaan para siswa. yang akan mengikuti UN. Motivator nasional, R Dewi Novita Kurniawati SPsi MPsi Liputan Batam ketika memotivasi berbagi Seperti upaya yang dila- tips menjadi orang sukses, kukan SMPN 4 Batam dalam juga mengingatkan siswa memotivasi anak didiknya menjaga kesehatan selama yang akan ikut UN dengan UN berlangsung, serta kiatmenghadirkan motivator na- kiat sukses menghadapi UN sional, R Dewi Novita Kurnia- dan berbagi pengalaman wati SPSi MPsi, cara meraih prestasi di sekoSabtu (22/3). lah. Kegiatan motivasi ini Acara yang diakhiri dengan renungan digelar di aula dan doa bersama. sekolah ini, diSelain itu para calon peikuti seluruh serta UN juga diajak unsiswa-siswi tuk rileks dalam mengkelas IX hadapi UN, bahkan mengajak para siswa merelaksasi diri untuk mengatasi kecemasan mereka. Dengan harapan melalui kegiatan seperti ini, para siswa tidak lagi tegang bahkan frustasi karena takut tidak bisa mengerjakan soal ujian atau takut Vadilifa SAg tidak lulus UN. Kepsek SMPN 4 Batam Sebaliknya justru

Arment Aditya

siswa lebih tenang sehingga bisa mendapatkan hasil UN yang maksimal. Kepala Sekolah SMPN 4 Batam, Vadilifa SAg mengatakan, ketika menjelang UN ini, pihaknya menyelenggarakan berbagai kegiatan bagi siswa kelas IX. Khususnya kegiatan yang bertujuan menyegarkan kondisi siswa yang bakal menghadapi UN. Mengingat padatnya aktivitas belajar, pihaknya merasa perlu memberikan motivasi tambahan agar siswa semakin tekun belajar. "Kita mendatangkan motivator dari luar biar siswa lebih bersemangat dan mengena ketika diberi motivasi, serta menambah kemampuan siswa, sekaligus memberikan pencerahan menjelang pelaksanaan UN. Beda kalau guru yang memberikan motivasi mungkin siswa akan bosan karena setiap hari berinteraksi dengan guru," katanya . Kata Vadilifa setiap menjelang UN, pihaknya punya jadwal motivasi bagi para siswa dalam upaya menghilangkan rasa bosan dengan motivator yang memang memiliki kompetensi serta berpengalaman di bidangnya. Pendekatan khusus kepada siswa dengan cara persuasif ini, diharapkan Vadilifa tidak membuat siswa bosan. Sebab, jika dalam kondisi stres, dikhawatirkan mental siswa akan turun dan berdampak pada penurunan prestasi. ****

SDN 11 Sagulung Gembleng Siswa Hadapi FLS2N Kota Batam BATAM (HK) — Setiap sekolah sedang sibuk-sibuknya menggembleng siswa yang akan ikut mewakili kecamatan diajang FLS2N di tingkat Kota Batam. Seperti yang dilakukan SDN 011 Sagulung, setiap hari anak didiknya digemleng berlatih agar siap ikut pada ajang FLS2N tingkat Kota Batam. Menurut Kepala Sekolah SDN 011 Sagulung, Yuanda SPd bahwa latihan yang dilakukan anak didik-

SUCI/HALUAN KEPRI

SISWI SDN 011 Sagung sedang berlatih nari guna mempersiapkan diri mewakili Kecamatan Sagulung pada ajang FLS2N tingkat Kota Batam. nya itu dimulai dari tingkat sekolah dengan kerja keras dan semangat dalam berlatih. Sehingga anak didik nantinya mampu sampai tingkat Kota Batam. "Di FLS2N nanti tingkat Kota Batam, peserta dari SDN 011 sebagai perwakilan dari Kecamatan Sagulung terus berlatih untuk bidang nari ini. Kita berharap peserta dari SDN 011 Sagulung bisa tampil lebih beda dibanding peserta lainnya," ujarnya, Sabtu (22/3). Maka dari itu iringan musik untuk tarian kata Yuanda, diusahakan memakai musik hidup yang akan dimainkan oleh guruguru. Hal ini juga sesuai dengan peraturan yang te-

lah ditentukan tidak boleh menggunakan musik parade. "Nantiknya bagi guru yang bisa memainkan alat musik seperti gendang, gitar dan lain-lainnya akan kami rekam, dan ketika perlombaan kami akan menggunakan musik tersebut," katanya. Selain di FLS2N, SDN 011 Sagulung juga akan mewakili Tenis Meja pada ajang O2SN tingkat Kota Batam. "Kegiatan FLS2N akan diselenggarakan 3 April mendatang, dan dari sekarang ini kami sudah melatih anak didik agar mereka lebih mendalami bakat yang dimilikinya, dan bisa sampai tingkat nasional," harap Yuanda lagi. (cw75)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment Aditya, Layout: Syahrial Anwar


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

16

Gubernur Meminta Pejabat Beri Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat Raker dengan Camat, Lurah dan Kades Se-Kepri TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Kepri H Muhammad Sani meminta kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa (kades) seProvinsi Kepri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Permintaan itu disampaikan Gubernur Sani saat membuka rapat kerja (raker) dengan camat, lurah dan kades se-Kepri di Aula Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Jumat (14/3). Gubernur juga menjelaskan, bahwa tujuan raker ini agar para camat, lurah dan kades bisa bekerja lebih baik lagi. "Selama ini kinerja kita telah baik, namun harus lebih ditingkatkan lagi sehingga bisa mengimbangi semakin tingginya kebutuhan masyarakat serta tingginya sikap kritis masyarakat," kata Sani. Menurut Gubernur, saat ini menjadi camat, lurah dan kades jauh lebih enak jika dibandingkan pada masanya menjadi camat dulu. Karena saat ini banyak sekali dana bantuan operasional yang diberikan. "Sekarang ini para camat, lurah dan kades baru saja mendapatkan dana operasional sebesar Rp10 juta. Selama saya jadi camat dulu, tak ada seperti ini, istilah dana operasional atau semacam-

nya. Makanya, kalau sudah enak seperti ini, namun masih tak betul juga jadi camat, lurah dan kades tak tahu lagilah saya," kata Sani. Lebih jauh, Gubernur meminta agar para camat, lurah dan kades untuk lebih konsentrasi, kreatif serta inovatif dalam bekerja. Dalam mengambil kebijakan, Gubernur meminta agar para camat, lurah dan kades memperhatikan output dan outcome-nya sehingga apa yang sudah dilakukan tidak sia-sia. Untuk itu, dalam bekerja harus saling berkoordinasi dan tidak sendiri-sendiri. "Jabatan yang saudara emban saat ini adalah amanah, kepercayaan. Jagalah kepercayaan ini, jangan disia-siakan, karena tidak semua mndapatkan kepercayaan. Kepada para camat, lurah dan kades agar bisa membaca kembali tugas dan fungsi pokoknya masing-masing, agar bisa bekerja lebih baik lagi kedepannya," ujar Sani. Dalam kesempatan itu, Sani juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para camat, lurah dan kades atas pengabdiannya dalam membangun Kepri. "Terlepas dari itu semua, saya juga ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepda semua perangkat camat, lurah dan desa yang ada, karena sudah mem-

bantu mensukseskan pembangunan di Kepri ini, walaupun masih ada perbaikan yang harus dilakukan. Namun, itulah pembangunan yang sebenarnya, tidak akan pernah ada habisnya. Yang penting berpikirlah positif, jangan berhenti untuk belajar, belajar dan belajar. Sukses seseorang bukan karena jabatan, tetapi bagaimana kita bisa menghadapi dan menyelesaikan rintangan demi rintangan yang terjadi," jelasnya. Narasi : Sutana Foto : Pram (Humas Pemprov Kepri)

GUBERNUR Kepri HM Sani dengan pejabat lainnya foto bersama Camat, Lurah dan Kades se-Kepri.

GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan sambutan.

HM SANI memukul gong tanda dibukanya rakor.

PARA Camar, Lurah dan Kades se-Kepri menyalami Gubernur Kepri HM Sani SAMBUTAN oleh Gubenrur Kepri HM Sani dihadapan para pejabat dan juga camat, lurah dan kedes se-Kepri. dan pejabat lainnya.

DALAM rakor tersebut dilakukan tanya jawab dengan para Camat. Lurah dan Kades se-Kepri.

PENERIMA bantuan bersama dengan Gubenrur Kepri HM Sani, Robert Iwan Loriaux, Iskandarsyah dan juga GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan bantuan kepada Lembaga Sarafuddin Alauan. Pemberdayaan Masyarakat Desa.

GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan bantuan kepada kepala desa.

SEKDAPROV Kepri Iwan Robert Loriaux, Iskandarsyah, Sarafuddin Aluan serat tamu undangan.

TAMU undangan serta para camat, lurah dan kades se-Kepri mengikuti rakor.

CMYK

PERWAKILAN camat menerima bantuan secara simbolis dari Gubernur Kepri HM Sani.

Editor: Eddy, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

17

DPRD Diminta Berperan Aktif Vera Dianti Guru SDN 007 Gunung Kijang

Jalani Hidup dengan Santai BAGI sebagian orang, santai dimaknai dengan cara berleha-leha. Tetapi tidak bagi vera. Dalam filosofinya, santai bukanlah berleha-leha. Santai dalam menjalankan semua kewajiban artinya selalu merasa enjoy dalam menghadapi semua tanggung jawab. “Dalam menjalankan tanggung jawab tidak perlu ngoyo, asal paham dengan tanggung jawab ditambah kesabaran, yakinlah, semua akan berwujud baik,” ujarnya. Walaupun setiap hari harus menempuh jarak yang cukup jauh demi memberikan ilmu kepada muridnya, wanita lajang 26 tahun ini tetap menjalankan tanggung jawab dengan santai dan penuh keiklasan. Bukan hanya itu, saat ini Vera juga tercatat sebagai pengurus pramuka kwartir daerah bagian pembinaan anggota muda. Selain itu ia juga memiliki bisnis anti-aging yang membuatnya cukup familiar oleh semua orang. (cw77)

Menyelesaikan Kisruh UMRAH TANJUNGPINANG (HK) — DPRD Provinsi Kepri diminta lebih berperan aktif menyelesaikan persoalan yang terjadi di UMRAH. DPRD juga diminta menemui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengevaluasi kinerja universitas di bawah kepemimpinan Maswardi M Amin saat ini. Rudi dan Sutana Liputan Tanjungpinang Ketua Umum Badan Penyelaras Pembangunan (BP3KR) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Huzrin Hood, mengatakan hal itu kepada Haluan Kepri, Minggu (23/3). "Kebijakan UMRAH menskorsing salah seorang dosen tetapnya atas pernyataan kritis di media, sebenarnya merupakan rangkaian dari akumulasi kekeliruan dan mismanajemen yang terjadi sela-

ma ini di UMRAH yang kalau boleh kami berpendapat ini adalah bentuk kegagalan UMRAH menjalankan fungsi akademik. Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah pusat melalui Kemendikbud untuk mengevaluasi keefektifan kinerja UMRAH di bawah kepemimpinan rektor saat ini," tegas tokoh pembentukan Provinsi Kepri ini. Terlebih, lanjut Huzrin, harapan masyarakat terhadap satu-satunya univer-

SUTANA/HALUAN KEPRI

PELANTAR KUD — Aktivitas masyarakat di Pelantar KUD, Tanjungpinang, Minggu (23/3). Pelantar ini menjadi andalan masyarakat Tanjungpinang dan pulau-pulau sekitarnya untuk menurunkan barang kebutuhan yang akan dijual di pasar.

DPRD Diminta Hal 18

CMYK

Editor: Lili, Layouter: Syahril


Tanjungpinang

Senin, 24 Maret 2014

18

Pelaku Pemerkosa Adik Masih Diburu TANJUNGPINANG (HK) — Am, pelaku pemerkosaan terhadap adik kandungnya, S (19), masih diburu Satreskrim Polres Tanjungpinang. “Hingga kini pria yang diduga sebagai pelaku pemerkosaan masih kita kejar dan selidiki keberadaannya,” ucap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Oxy Yudha Pratesta, Minggu (23/3). Oxy mengatakan, pihaknya juga masih menunggu hasil visum korban dari tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang dalam upaya penyelidikan dan pengungkapan kasus tersebut. “Korban S sudah dilakukan visum di rumah sakit, namun hasilnya belum kita dapati,” ucapnya. Informasi dari beberapa

warga di kawasan KM 11 Tanjungpinang, sejak kejadian tersebut, pelaku sudah jarang bahkan tak pernah lagi kelihatan di lingkungan tersebut. Warga juga mengaku, sebelum ditangani pihak kepilisian, mereka sudah mendengar kabar adanya dugaan pemerkosaan tersebut. Am diduga tega melakukan perbuatan tak terpuji terhadap adik kandungnya lantaran dalam kondisi mabuk. Hal ini sesuai laporan S di Polres Tanjungpinang yang didampingi Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) perempuan di Tanjungpinang, Kamis (20/3) lalu. “Benar, laporan terhadap dugaan kasus perkosaan oleh kakak terhadap adik kandungnya tersebut sudah kita terima

untuk diselidiki lebih lanjut,” kata Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim, Iptu Efendi kepada Haluan Kepri, Jumat (21/3) lalu. Berdasarkan laporan korban, peristiwa berawal sekitar pukul 02.00 WIB, ketika korban sedang tidur di dalam kamarnya. Tiba-tiba datang pelaku (kakak kandung-red) masuk ke dalam kamar. “Pada saat kejadian, pelaku langsung memaksa korban untuk melakukan hubungan badan, dengan membuka paksa celana dalam korban, kemudian terjadilah perbuatan perkosaan,” ungkap Efendi. Saat kejadian, di dalam rumah tersebut ada ibu dan adik kandung mereka yang tengah tertidur lelap di ruangan tamu. Sedangkan pelaku sendiri saat itu diduga tengah dipengaruhi minuman

alkohol, seperti dikatakan korban yang sempat mencium aroma alkohol dari mulut sang kakak. “Korban sendiri, statusnya masih memiliki suami, namun sudah pisah rumah. Sedangkan pelaku, hingga kini belum kita ketahui statusnya, karena masih dalam penyelidikan dan pengejaran,” ucapnya. Pelaku sempat mengancam agar tidak melaporkan ke pihak kepolisian. Namun karena tidak tahan menahan beban, korban mengadu ke salah satu LSM perlindungan perempuan dan melaporkan kasusnya ke Mapoles Tanjungppinang. “Perbuatan pelaku dapat dijerat sesuai pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara,” ucap Efendi. (nel)

Tahun Ini Tanjungpinang Punya Mal TANJUNGPINANG (HK) — Kota Tanjungpinang dikabarkan akan memiliki pusat perbelanjaan atau mal, tahun ini. Salah satu investor lokal, Henky Suryawan, berencana membangun sebuah mal di Kilometer 10,

Tanjungpinang. Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, Henky Suryawan akan menanamkan investasinya untuk membangun mal tersebut. “Memang sekarang permohonan izin untuk membangun

mal belum masuk ke Pemko. Tapi, dalam minggu ini Henky akan mengajukannya,” ungkap Lis, Minggu (23/3). Dijelaskan Lis, untuk lahan pembangunan mal tersebut, Henky berencana akan membeli lahan milik Suryono

pemilik PT Sinar Bahagia Group. Namun, luas dan lokasi pasti tempat pembangunan mal belum bisa dipastikan. “Yang jelas, lokasinya di sekitar Batu 10. Dan tahun ini sudah bisa dibangun,” ujarnya. (cw77)

Sardison: Pembangunan Jalan Lingkar dari DAK Koordinasi Kabupaten-Kota Dinilai Lemah TANJUNGPINANG (HK) — Pembangunan Jalan Lingkar yang akan dibangun oleh tiga pemerintahan yakni Pemprov Kepri, Pemko Tanjunginang dan Pemkab Bintan dikatakan bisa dimintakan anggarannya dari pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Kepri, Sardison, mengatakan hal itu, pekan lalu. Pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah kabupaten/kota yang akan membangun jalan lingkar ini dapat mengajukannya ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum. “Cuma, bagaimana kita mengusulkannya kepada pu-

sat tersebut, ya itu tadi, kita akan membentuk tim untuk mengejar DAK tersebut dan bisa diperuntukan untuk membangun jalan lingkar dan juga untuk pembangunan infrastruktur lainnya di Kepri,” jelasnya. DAK yang disiapkan oleh pemerintah pusat pada APBN tahun 2014 sebesar Rp33 triliun untuk seluruh Indonesia. Sehingga, menurut Sardison, sangat potensial untuk mengajukan anggaran pembangunan jalan lingkar ke pusat. “Jadi dari DAK sebesar itu, kita bisa mengejarnya dan meminta ke pusat untuk pembangunan baik yang akan di bangun di daerah dan juga

Provinsi Kepri. Kita juga harus membentuk tim khusus untuk mendapatkan anggaran dari DAK tersebut,” bebernya. Diakui Sardison bahwa selama ini tim yang telah ada, baik di provinsi maupun kabupaten/kota masih kurang koordinasi, sehingga usulan pengajuan anggaran pembangunan tidak diakomodir oleh pusat. “Ke depan, kita akan melakukan koordinasi lebih baik lagi dengan pihak kabupaten dan kota sehingga pusat dapat lebih memperhatikan usulan ini dan tentunya mengharapkan DAK bisa dikucurkan ke Kepri lebih besar lagi,” ungkapnya. Selain membentuk tim koordinasi, hal penting lainnya yang harus disiapkan, kata dia, adalah data leng-

kap, baik data umum tentang daerah yang bersangkutan juga data teknis unit bidang kerja yang dibutuhkan anggaran DAK. “Data teknis dan lainnya tersebut sangat perlu karena kriterianya dinilai masingmasing kementerian terkait. Misalnya, tentang kesehatan, kriterianya dinilai Kementerian Kesehatan dan pembangunan infrastruktur yang menilai Kementerian PU begitu juga kelautan akan dinilai oleh Kementerian Kelautan,” katanya. Semua usulan pembangunan yang akan diajukan baik di tingkat kabupaten/ kota dan pemprov, lanjutnya, akan dikoordinir oleh tim koordinasi dari Pemprov Kepri. (sut)

Disdikbud Didesak Ekspos Hasil Try Out TANJUNGPINANG (HK) — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu, mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tanjungpinang untuk segera mengekspos hasil Try Out (TO) yang digelar pada 24-26 Februari lalu. “Pelaksanaan Try Out itu kan menggunakan dana APBD. Jadi tidak ada salahnya kalau hasil itu diekspos. Jadi kami mendesak kepada Disdikbud untuk mengesk-

pos hasil tersebut,” ujar Maskur, Minggu (23/3). Jika hasil pelaksanaan TO tidak sesuai harapan, kata Maskur, tidak ada alasan bagi Disdikbud untuk tidak mengekspos hasilnya. “Kalau memang hasilnya tidak sesuai harapan. Kan bisa kita cari jalan keluarnya bersama-sama. Hasil TO juga dapat dijadikan sebagai penambah semangat para peserta didik dan orangtua. Daerah lain saja mau mengekspos. Kenapa kita tidak kan?” ujarnya.

Sementara Kepala Disdikbud Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG, saat dikonfirmasi, menjanjikan akan mengkespos hasil tersebut pada hari ini, Senin (24/3). “Besoklah (hari ini,red), baru kita ekspos,” janjinya. Sebelumnya, Dadang beberapa kali menjanjikan akan memberikan informasi terkait hasil tray out seluruh pelajar Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan 24-26 Februari 2014 lalu kepada awak media. Menurut penuturan beber-

apa guru di Tanjungpinang, hasil TO sudah diserahkan pada Jumat (21/3) lalu. Dadang waktu itu mengatakan, bahwa hasil TO tidak sepenuhnya jelek. Hanya, kata Dadang, masih ada sebagian siswa yang belum memenuhi ketuntasan belajar. “Hal ini masih menjadi bahan kajian bagi sekolah untuk menentukan strategi pengayaan dan remedial untuk mencapai hasil yang memuaskan,” ujarnya kepada awak media, pada Rabu (19/ 3) lalu. (cw77)

20 Sekolah Ajukan Syarat Adiwiyata Nasional TANJUNGPINANG (HK) — Tahun ini, sebanyak 20 sekolah di Tanjungpinang yang telah mendaftarkan diri mengikuti kontes kebersihan sekolah untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat nasional. Namun sayang, Kepala Badan Lingkungan HHidup (BLH) Kota Tanjungpinang, Gunawan Grounimo, tidak ingat persis sekolah mana saja yang telah mengajukan persyaratan tersebut. “Sudah ada 20 sekolah yang memasukkan syarat-

syaratnya. Tapi, untuk namanama sekolahnya saya lupa, yang pasti sekolah-sekolah itu mulai dari jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas,” tuturnya, Minggu (23/3) kemarin. Dikatakan, BLH sangat

mendukung sekolah-sekolah yang antusias ingin mendapatkan gelar Adiwiyata. Di Kota Tanjungpinang, baru SMA Negeri 1 yang menjadi sekolah yang mendapatkan gelar tersebut. Semakin banyaknya sekolah yang bergelar Adiwiyata, kata dia, akan mempermudah Kota Tanjungpinang mendapatkan Piala Adipura Kencana. Sebab, salah satu syarat untuk meraih gelar Adipura Kencana, sebuah kota harus memiliki sekolah yang ber-

predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. “Untuk di Kota Tanjungpinang kita sudah punya SMAN 1 Tanjungpinang. Sekolah itu harus membimbing 10 sekolah dari SD hingga SMA untuk menjadikan sekolahnya sebagai Sekolah Peduli Lingkungan sehingga 10 sekolah mampu meraih Adiwiyata Nasional,” imbuhnya. Ia berharap sekolahsekolah di Ibukota Provinsi Kepri bisa berpredikat Adiwiyata Nasional. (cw77)

SUTANA/HALUAN KEPRI

TERTIB PARKIR — Seorang petugas Dishub Tanjungpinang memantau keadaan parkir di Jalan Pos Tanjungpinang, Minggu (23/3). Penerapan kawasan tertib parkir untuk mengurai kemacetan khususnya di dalam kota Tanjungpinang masih berlaku hingga saat ini.

Komplotan Sindikat Pencurian Dibekuk Pelaku juga Mencuri Barang Antik Milik Johan TANJUNGPINANG (HK) — Satuan Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil membekuk dua orang yang diduga sebagai anggota komplotan sindikat kasus pencurian yang meresahkan warga Tanjungpinang akhir-akhir ini. Kedua pelaku, Rm dan PD, ditangkap secara terpisah, Selasa (18/3) lalu, bersama sejumlah barang bukti (BB) dari hasil kejahatan mereka di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) milik korban. Salah satu TKP pencurian dari komplotan tersebut, yakni rumah milik H Johan di jalan Basuki Rahmat Kecamatan Bukit Bestari yang terjadi sekitar hari Minggu (3/3) lalu. Dalam aksinya, para pelaku berhasil membongkar paksa brankas berisikan barang-barang antik senilai miliaran rupiah yang terletak di lantai dua dan lantai satu, setelah berhasil masuk ke

dalam ruko milik korban. Johan melaporkan, sejumlah barang antik yang hilang diantaranya 300 buah jam tangan antik, cincin bertangkai 300 unit, ribuan batu cincin, 6 buah Koin emas bersertifikat beserta ribuan koin antik lainnya, 5 buah gelang berlian, 2 set kalung bermata 30 butir mutiara jenis bluffafa dan sejumlah barang bernilai jual tinggi lainnya Hasil penyelidikan polisi, komplotan pencuri tersebut juga diduga berhasil membongkar paksa bengkel Honda di kawasan KM 14 dan bengkel Honda di kawasan KM 8 atas, termasuk Toko Butik, ruko di kawasan KM 9 tidak berapa jauh dari Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), Kecamatan Tanjungpinang Timur, serta counter handphone di kawasan Bestari Mall, Kecamatan Tanjungpinang Kota. Selain Rm dan Pd, Sat Buser Polres Tanjungpinang

Dari Halaman 17

DPRD Diminta sitas negeri di Kepri ini sangat tinggi. Dibuktikan dengan pembiayaan yang masih didukung oleh Pemerintah Daerah Provinsi Kepri sampai saat ini. Namun itu tidak akan berarti bila tata kelola dan manajeman UMRAH tidak dibenahi. "BP3KR sebagai elemen perjuangan masyarakat memiliki tanggung jawab moril untuk terus mengawal perjalanan pengelolaan UMRAH sebagai perguruan tinggi negeri di Kepri. Harus diingat bahwa pembentukan perguruan tinggi negeri di Kepri merupakan salah satu amanat musyawarah besar masyarakat Kepri yang menginginkan terbentuknya Provinsi Kepri pada saat itu. Oleh karena itu, BP3KR turut prihatin dengan masalah yang mendera umrah selama ini," terang Huzrin. "Hemat kami, masalah kepemimpinan merupakan pangkal utama dari masalah tersebut. Sehingga sudah saatnya kepemimpinan Rektor UMRAH saat ini untuk dipertimbangkan kelanjutannya. Begitu juga dengan DPRD Provinsi Kepri yang sebenarnya harus memainkan peran aktif untuk turut ambil bagian dalam penyelesaian persoalan-persoalan tersebut. Karena selama ini telah mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk kemajuan UMRAH. Secara teknis mungkin DPRD Kepri agar segera menemui Mendikbud untuk menyampaikan urgensi ini agar tanggung jawab pembiayaan yang ditanggung oleh daerah tidak menjadi sia-sia," paparnya. Sementara itu, Rektor UMRAH Maswardi M. Amin, sampai berita ini diturunkan belum dapat dimintai keterangan. Saat dihubungi, nomor ponselnya tidak aktif.

juga masih mengejar beberapa pelaku lain yang diduga masuk dalam komplotan spesialis pencurian tersebut dengan menyebar ke sejumlah daerah yang diduga sebagai tempat persembunyian mereka. Kasat Reskrim, AKP Oxy Yudha Pratesta, saat dikonfirmasi Haluan Kepri, Minggu (23/3), membenarkan penangkapan kedua pelaku sindikat pencurian tersebut. “Benar, kedua pelaku (Rm dan PD-red) termasuk sejumlah barang bukti hasil kejahatan para pelaku tersebut saat ini sudah kita amankan di Mapolres Tanjungpinang guna pengembangan lebih lanjut,” kata Oxy. Oxy mengharapkan informasi dari masyarakat agar tidak segan-segan menyampaikan ke aparat kepolisian terdekat jika mendapati seseorang yang dicurigai sebagai pelaku pencurian sejumlah barang sebagaimana yang telah dilaporkan sebelumnya. (nel)

DPRD Minta Laporan Terpisah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Komisi IV yang membidangi pendidikan, mempertanyakan laporan keuangan UMRAH. Dewan menilai laporan keuangan universitas itu tidak jelas dan ini harus diaudit oleh tim audit independen. "Sebenarnya DPRD telah meminta UMRAH untuk dilakukan audit keuangannya, baik penerimaan dan pengeluarannya selama ini. UMRAH sendiri telah melakukan audit oleh Inspektorat Kepri, namun kami meminta agar dilakukan audit oleh tim independen, baik saat masih yayasan yang dipimpin oleh Pak Suhajar Diantoro," kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Fahmi Fikri belum lama ini kepada Haluan kepri di Tanjungpinang. Dewan meminta hasil laporan keuangan sejak masa peralihan dari yayasan atau swasta menjadi negeri. Jadi, kata dia, akan jelas berapa anggaran yang telah diterima dan berapa biaya yang telah dikeluarkan. Namun dewan, kata Fahmi, belum mengetahui hasil laporan audit yang dilakukan oleh pihak inspektorat. Komisi IV masih menunggu hasil akhir laporan keuangan UMRAH. "Kami memang menerima laporan dari rektorat namun hanya laporan harian. Padahal kami meminta dari jauh hari yakni laporan dari semenjak UMRAH masih menjadi yayasan hingga PTN ini. Sepertinya laporan yang diberikan kepada kami hanya laporan biasa saja, tidak secara global. Berapa pemasukan anggaran, berapa pengeluarannya, dan apakah ada piutang atau lainnya, di situ tidak ada laporannya,"

bebernya. Fahmi mengatakan belum jelas besaran bantuan yang digelontorkan Pemprov Kepri dan lainnya serta berapa besar pengeluaran universitas tersebut serta piutang dan sebagainya. Salah seorang dosen UMRAH yang meminta namanya tidak dikorankan mengatakan, seharusnya pihak DPRD Kepri mengawasi semua bantuan, sumbangan dan hibah yang digelontorkan kepada UMRAH serta mengevaluasi dan melakukan peninjauan terkait bantuan yang dikucurkan. "Jangan hanya memberikan, tetapi pengawasannya tidak dilakukan," katanya. Bila demikian polanya, kata dia, maka tidak ada kejelasan hubungan antara UMRAH dan DPRD dan tekanan dari individu yang merasa telah membantu UMRAH akan muncul, baik dalam bentuk intervensi atau lainnya terhadap yang dianggap merugikan individu tersebut. "Ini kan namanya tidak adil. PTN seharusnya tidak boleh dicampuradukkan dengan politik," ucapnya. Dosen lainnya mengatakan bahwa DPRD mempunyai determinasi terkait ini. DPRD diamanatkan untuk membantu UMRAH sehingga menghasilkan peningkatan mutu dan kualitas bagi universitas itu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan pendidikan. "Misalnya, anggaran yang diberikan kepada UMRAH harus dengan catatan, diantaranya statuta PTN UMRAH harus terbit. Jadi dengan adanya catatan dari DPRD, UMRAH akan lebih baik ke depannya. Kalau tidak seperti ini, maka UMRAH akan begini terus selamanya," pungkasnya. *** Editor: Lili, Layouter: Syahril


CMYK

Bintan

Senin, 24 Maret 2014

19

PLTU Siap Bayar Kompensasi Limbah Kembali Diuji di Kalang Batang BINTAN (HK) — Limbah yang diduga dari pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kalang Batang, Bintan yang berasal dari pembakaran cerobong asap kembali diuji, Kamis, (20/3). Sebelumnya tim terkait yang terdiri dari Badan Lingkungan Hidup (BLH), BLH Kepri Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Kehutanan melakukan pengujian terhadap limbah tersebut. Reza Fahlepi Liputan Bintan Kali ini, pengujian dilakukan kembali oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Pemberantasan Penyakit (PP) Kelas I Batam di Tanjung Prindid, Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Bintan. Tim BTKL PP dibawah Kementerian Kesehatan RI ini yang melakukan pengujian di dua tempat, yakni Desa Air Glubi dan lokasi PLTU Kalang Batang didampingi oleh pihak BLH Bintan, Kepala Desa Air Glubi Adi Suriyanto, RT setempat, tokoh masyarakat, LSM dan media. Jarak dari PLTU Kalang Batang sekitar 700 meter yang dipisahkan oleh laut ke pulau Desa Air Glubi. BTKL PP membawa sejumlah peralatan dari Batam untuk melakukan pengujian. Alat yang dibawa yakni Hingh Volume Air Sample (HUAs) yaitu alat uji debui dan udara.

Kemudian, alat Intiger untuk uji gas di udara. Tim dari BTKL PP Kelas I Batam, Budi Santoso disela pengujian mengatakan, sample yang berasal dari pembakaran cerobong asap akan dimasukkan di dalam alat uji laboratorium KF ua-

ra dan radiasi. Tujuannya untuk mengetahui, apakah asap pembakaran dari cerobong PLTU tersebut membawa dampak radiasi dan berbahaya bagi kesehatan. Dia menyebutkan, pengujian tersebut memakan waktu dari setengah sampai satu jam kedepan dan hasilnya nanti akan di diuji kembali setelah dibawa ke kantor. “Selain di desa ini, kita juga menguji asap dari pembakaran PLTU untuk mengetahui apakah memang ada limbah yang beracun dan berbahaya yang dihasilkn,” ujarnya. Ditempat yang sama, Kasubdit Amdal dan Perizinan Yuli menjelaskan, agenda tim dari BTKL PP melakukan

pengujian di dua titik yaitu di Desa Air Glubi dan lokasi PLTU Kalang Batang untuk menguji sampel dari hasil pembakaran cerobong asap PLTU. “Yang diuji adalah abu dari cerobong apakah berbahaya atau tidak, dan hasilnya nanti setelah diuji di laboratorium akan disampaikan kepada pihak PLTU, desa dan Pemerintah,” katanya. Sementara itu, General Affair PT Capital Turbin Indonesia (CTI) yang mengelola PLTU Kalang Batang Raja Ali Akbar ditemui di lokasi mengatakan, bahwa pihak perusahaan tetap menanggapi apapun hasil dari pengujian tersebut. Sampai saat ini lanjut dia, terkait dengan dugaan limbah tersebut ke warga dan juga merambah sampai tana-

man kebun belum ada gejolak dan semua tetap dirangkul. Begitu juga dengan pihak BLH Bintan yang berfungsi untuk memediasinya dalam menyelesaikan masalah limbah tersebut. “Kita lihat hasil uji lab nanti, kalau memang terbukti dan benar ada limbah yang dihasilkan, maka kami akan bertanggungjawab dan siap membayar ganti rugi atau

kompensasi kepada warga,” ujar Raja. Selama ini kata Raja, pihak perusahaan tetap memberikan dana kepedulian atau CSR terhadap masyarakat yang tinggal di dekat lokasi PLTU, seperti membantu mengadakan turnamen bola kaki dan lain sebagainya. “Sampai sekarang kapasitas kemampuan yang dihasilkan oleh PLTU Kalang Ba-

tang sebesar 15 Mega Watt (MW) dan kita masih mempunyai tanggungan lagi sampai 30 MW. Hampir dua tahun PLTU ini beroperasi produksi yang kita hasilkan belum maksimal. Kita berharap kalau secepatnya penambahan kapasitas daya tersebut bisa terealisasi, maka produksi yang dihasilkan akan maksimal,” imbuh dia. ***

PENGUJIAN SAMPEL — BTKL PP Kelas I Batam melakukan uji sampel dari pembakaran cerobong asap PLTU Kalang Batang di Tanjung Prindid, Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Bintan, Kamis, (20/3) . REZA/HALUAN KEPRI

CMYK

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Syahril


Anambas

Senin, 24 Maret 2014

20

Eks Kabid Dinkes Divonis 4 Tahun Korupsi Pengadaan Alkes di Anambas

TANJUNGPINANG (HK) — Pengadilan Tinggi Riau di Pekanbaru menjatuhkan vonis selama 4 tahun penjara, denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap dr Tajri, mantan Kepala Bidang di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) atas tindakan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) APBD 2009 KKA sebesar Rp3,2 miliar. Aspanel Liputan Tanjungpinang Vonis tersebut lebih tinggi satu tahun dari putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Tanjungpinang sebelumnya yakni 3 tahun dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. “Surat Pemberitahuan terhadap putusan dari Pangadilan Tinggi Riau tersebut sudah kita terima pada 26 Februari 2014 lalu, sesuai surat Nomor 30/ TIPIKOR/ 2013/ PTR tanggal 06 Februari,” kata Penasehat Hukum terdakwa Tajri, yakni Agus Riawantoro SH membenarkan saat dikonfirmasi Haluan Kepri, Minggu (23/3). Terhadap putusan Pengadilan Tinggi Riau tersebut, Agus juga mengatakan akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung melalui Pengadilan Negeri Tanjungpinang. “Bila tidak ada halangan, surat Kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi Riau tersebut ke MA, besok (hari ini,red) baru kita masukkan ke PN Tanjungpinang,"ucap Agus. Agus memiliki keyakinan, bahwa kliennya tidak bersalah sebagaimana dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) termasuk putusan vonis yang disampaikan oleh majelis hakim PN

Tipikor Tanjungpinang maupun vonis dari PT Riau tersebut "Kita yakin MA dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya, minimal klien kita mendapatkan hukuman lebih ringan dari putusan vonis sebelumnya," ucap Agus. Agus juga mengakui bahwa status kliennya saat ini tidak ditahan karena masih melakukan perawatan medis akibat cedera yang dialami usai kecelakaan mobil tahanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri yang membawanya sekitar dua tahun silam, masih belum sembuh. “Hingga kini kondisi kesehatan klien kita juga masih belum sembuh dan masih menjalani perawatan jalan, akibat cedera terutama pada tulang rusuknya yang patah, termasuk cedera pada bagian tubuh lainya," ungkap Agus. Selain Tajri, kasus korupsi proyek pengadaan Alkes di Anambas juga melibatkan mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Anambas Muhammad Sofyan. Dalam putusan, baik majelis hakim PN Tipikor Tanjungpinang maupun PT Riau di Pekanbaru, sebelumnya juga menjatuhkan hukuman yang setara dengan terdakwa Tajri. Namun berbeda dengan Tajri, M Sofyan ditahan kendati sempat menghilang selama beberapa hari hingga

SARMA HARATUA/HALUAN KEPRI

STADION OLAHRAGA — Guna meningkatkan prestasi putera-puteri Anambas di bidang Olahraga, Pemerintah Kabupaten Anambas akan membangun stadion olahraga di kabupaten maritim ini.

akhirnya aparat Keajti Kepri berhasil menangkapnya di rumahnya di Kota Bandung, November lalu. Diketahui dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang pada 24 Septem-

ber 2013, Ketua Majelis Hakim Jalili Sairin SH menyatakan terdakwa Sofyan bersama dr Tajri divonis hukuman 3 tahun penjara, denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan sesuai dengan dakwaan subsider melanggar pasal 3 UU nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 KUHP. Atas putusan itu, kedua terdakwa menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Riau. Namun pelaksanaan penahanan sempat tidak

dilakukan Jaksa Penuntut Umum karena yang bersangkutan menyatakan banding dan selama persidangan dua terdakwa korupsi Alkes Anambas ini sempat dialihkan menjadi tahanan kota karena sakit. Kasus korupsi proyek pengadaan sarana dan alkes di KKA ini dilakukan Sofyan dan Tajri terkait dalam pengadaan alkes tahun 2009. Modus yang dilakukan keduanya dalam pelaksanaannya barang yang diserahterimakan tidak sesuai dengan spesifikasi proyek, dan saat ini sudah diserahterimakan.

Perbuatan melanggar hukum yang dilakukan keduanya yaitu penyerahan yang diadakan tidak sesuai dengan nilai kontrak. Seharusnya, barang yang tidak sesuai dengan spesifikasinya, sedianya kontrak tersebut diputuskan, kemudian uang jaminannya di cairkan, serta kontraktrnya dikenakan denda. Tetapi tindakan tersebut tidak dilakukan oleh kedua terdakwa selaku PA dan PPTK melalui adendum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Perbuatan kedua terdakwa dinilai telah melanggar pasal

2 ayat 1 jo pasal 3 UU nomor 30/1999, yang diubah dengan UU nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 64 ayat 1 KUHP. Selain Sofyan dan Tajri, pihak kejaksaan hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap konsultan pengawas proyek pengadaan alkes di Anambas yang sudah dinyatakan tersangka sebelumnya. Atas hal tersebut, pihak kejaksaan juga sudah mengeluarkan surat daftar pencarian orang (DPO) dan sudah disebar ke sejumlah daerah di tanah air. ***

Kelulusan CPNSD Anambas Disebut Sarat Kecurangan SARMA HARATUA/HALUAN KEPRI

SEJUMLAH penari menyajikan Tari Persembahan saat menyambut tamu kehormatan pada salah satu acara di Kabupaten Anambas. Tari persembahan merupakan salah satu kesenian khas daerah yang harus dilestarikan.

Jalan Tikungan Beroli, Tujuh Pengendara Terjatuh TAREMPA (HK) — Kondisi jalan menurun tajam dan tikungan di Kampung Baru Tarempa yang merupakan jalan alternatif dari Tarempa menuju Desa Batu Tambun kerap mengakibatkan kecelakaan. Pada Minggu (23/3), sekitar pukul 00.3001.00 WIB, tujuh pengendara sepeda motor terjatuh. Antara motor yang pertama hingga motor ke tujuh tidak jauh berbeda jaraknya. Motor pertama jatuh tepat pukul 00.30 WIB, setelah itu lima motor berikutnya jatuh dengan tenggang waktu yang tidak jauh berbeda. Namun untuk motor yang terakhir yakni motor RX King, terjatuh setikar pukul 01.10 WIB. Pantauan di lapangan, selain fisik jalannya turunan tajam dan tikungan, terlihat minyak oli bekas melumuri badan jalan, sehingga jalan menjadi semakin licin. Meski tidak memakan korban jiwa, namun beberapa pengendara yang terjatuh tersebut kaget dan panik saat membangun-

kan motor. Salah satu warga Kampung Baru Hasan, mengatakan, awalnya ia kaget karena pada tengah malam, ia mendengar ada suara benturan di belakang rumahnya. Ia berfikir bahwasanya suara tersebut bukan suara motor jatuh, melainkan suara ayam kabur. Namun, setelah mendengar ada suara orang, ia penasaran dan mengecek ke asal suara, dan melihat ada pengendara yang terjatuh. Ia membantu pengendara tersebut dan bertanya tentang kondisi dan asal-muasal terjatuh. Dari pengakuan pengendara, sudah enam motor yang jatuh karena keenam nya jatuh beriringan. "Mereka beriringan, ke enam-enamnya terpeleset dan jatuh. Salah satunya ada yang dibawa ke puskesmas karena pingsan," katanya kemarin. Lanjutnya, setelah ada enam motor yang terjatuh, ia juga mendengar lagi suara motor RX King yang jatuh di tempat yang sama. "Pas saya

mau tidur lagi, yang terakhir sekitar pukul 01.00 WIB, ada motor RX King yang terjatuh di tempat itu lagi," jelasnya. Sementara itu, Toton, warga Kampung Baru lainnya mengatakan, pada Minggu (23/3) pagi, ia menemukan satu jirigen bekas minyak ukuran lima liter. Di dalam jirigen tersebut masih tersisa oli bekas. "Saya tadi malam juga mendengar ada yang jatuh tapi tidak saya datangi karena sudah larut malam. Paginya saya lihat jirigen ini, di dalamnya masih ada oli bekas. Mungkin oli ini yang tumpah," katanya. Ia merasa heran apakah oli tersebut sengaja ditumpahkan di jalan atau tumpah secara tidak sengaja. Karena botol yang ia temukan tidak ada tutupnya. "Kalau mau dibawa pulang kenapa tidak ditutup, apa ini sengaja ditumpahkan atau bagaimana, jadi bingung. Kalau memang sengaja siapa yang melakukan ini," ujarnya heran. (cw89)

TAREMPA (HK) — Sebanyak 75 tenaga honorer Kategori II (K-II) yang lulus 100 persen dalam seleksi Calon Pegawasi Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kepulauan Anambas, mendapat tanggapan miring dari sejumlah pihak. Banyak yang menuding bahwa ada indikasi kecurangan dan permainan dalam pengangkatan abdi negara tersebut. Tanggapan-tanggapan miring ini mendapat perhatian dari Wakil Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris. Dirinya mengatakan tidak selayaknya tudingan miring tersebut terlontar, mengingat pengumuman dilakukan oleh Kementrian Pemberdayaan Apa-ratur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen Pan-RB). “Saya minta kepada oknum yang tidak menerima hasil kelulusan ini, jangan lah menyebarkan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mungkin memang sudah rezeki mereka, sehingga semuanya lulus 100 persen. Jadi jangan berprasangka buruk dulu,” ungkapnya saat ditemui bersama Kepala BKD Anambas, Iip Ilham

Firman baru-baru ini. Haris mengatakan, sebelumnya Pemda telah melaksanakan uji publik terhadap 75 orang Honor K-II yang ikut dalam seleksi CPNSD tersebut. Namun tidak ada keberatan dari masyarakat yang masuk terkait 75 orang tersebut. Namun Haris mengaku heran, karena protes justru muncul ketika sekarang hasil sudah resmi keluar. "Sebelum diumumkan, sudah dilakukan uji publik. Nah, ketika itu silahkan untuk protes. Kalau sekarang, benda ini sudah jadi, baru berpolemik seperti ini. Mungkin memang sudah rezeki mereka yang dinyatakan lulus," tegasnya kembali. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 75 tenaga honorer Kategori II di Kabupaten Kepulauan Anambas dinyatakan lulus 100 persen berdasarkan pengumuman yang terdapat di website resmi Kementrian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Soal pengumuman mengenai honor K-2 ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepu-

lauan Anambas, Iip Ilham Firman sebelumnya mengatakan, hasil pengumuman untuk honor K-2 ini, tidak melalui pihaknya melainkan langsung diumumkan di pusat. "Diumumkan di pusat. Sampai saat ini belum ada surat tertulis ke daerah mengenai hal ini. Saya sendiri belum lihat," ujarnya beberapa waktu lalu. Tenaga Honor K-2 yang mayoritas berprofesi sebagai tenaga pengajar ini sebelumnya melakukan proses daftar ulang untuk mengikuti peserta ujian CPNSD tahun 2013. Mereka telah terdaftar dalam database yang diajukan oleh Pemda kepada Kementrian Dalam Negeri pada tahun 2010 silam. Sebelum pengumuman Honor K2 dikeluarkan secara resmi di website resmi Kemenpan, beredar kabar kuota untuk seleksi CPNS dari K-2 hanya tersedia 30 persen dari jumlah peserta secara keseluruhan. Mengenai hal ini, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Rusmanda kepada wartawan mengaku pernah mendengar kabar tersebut. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa pengumuman merupakan ke-

wenangan dari pusat. "Dalam hal ini kita tidak ikut campur, mengingat hal ini merupakan kewenangan pusat. Untuk peserta seleksi K-2 rata-rata lulusan SLTA sederajat. Saat ini kita tengah menunggu arahan pusat mengenai langkah selanjutnya," tuturnya. Pihaknya menjelaskan, total tenaga honorer Anambas yang masuk dalam K-2 semula sebanyak 73 orang. Namun, satu orang peserta dinyatakan gugur sebelum mengikuti tes karena mengakui jika berkas yang diajukan oleh peserta tidak benar. Hal ini diketahui setelah adanya surat sanggahan dari masyarakat. "Setelah kita tindaklanjuti dengan memanggil peserta yang bersangkutan, sehingga yang bersangkutan terpaksa tidak diikutsertakan. Peserta yang dicoret ini dari tenaga honorer guru. Namun, karena ada sebanyak tiga orang peserta yang diajukan dalam kategori I (K1) tidak lolos, maka mereka masuk dalam database K-2. Sehingga, total peserta yang mengikuti seleksi CPNS melalui K2 sebanyak 75 peserta," tandasnya. (cw89)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Zikri karisma


Karimun

Senin, 24 Maret 2014

21

Wisuda 6.666 Santri Pecahkan Rekor Muri Aplikasikan Al-Qur’an KARIMUN (HK) - Kabupaten Karimun berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prestasi dalam bidang agama yakni melaksanakan wisuda 6.666 santriwan dan santriwati di Coastal Area, Sabtu (22/3). Abdul Gani Liputan Karimun Rekor MURI itu merupakan salah satu dari tiga yang diberikan, dua rekor MURI yang lainnya adalah peserta pawai ta’aruf terbanyak dengan jumlah 17.730 orang untuk kafilah Kabupaten Karimun serta satu-satunya tugu MTQ yang berdiri di Indonesia berada di Kabupaten Karimun, yang keduanya telah diterima Pemkab Karimun pada saat malam pembukaan MTQ Provinsi Kepri ke V di Coastal Area. Piagam rekor MURI wisuda santri sejumlah ayat AlQuran tersebut diterima langsung oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun yang diserahkan Manager MURI, Yusuf Ngadri pada saat prosesi wisuda akbar. Acara yang diglar sekitar pukul 09.30 WIB itu, dihadiri para santriwan dan santriwati yang berasal dari seluruh Kecamatan se Kabupaten Karimun, dengan rincian Kecamatan Karimun 1.444 santri, Kecamatan Meral 1.064 santri, Kecamatan Tebing 808 santri, Kecamatan Buru 356 santri, Kecamatan Kundur 996 santri, Kecamatan Kundur Utara 710 santri, Kecamatan Kundur Barat 618 santri, Kecamatan Moro 698 santri dan Kecamatan Durai 326 santri. Wakil Menteri Agama Re-

publik Indonesi (RI), Nasaruddin Umar dalam membuka wisuda akbar tersebut menjelaskan, banyak sekali keistimewaan Al-Quran yang terkandung di dalamnya. Sebagaimana dalam sebuah ayat disebutkan yang artinya bahwa dan diatasnya ada angka 19 (Wa’alaiha tis’ata asyar). “Wisuda akbar yang digelar hari ini berarti sama dengan kata dalam Al-Quran. Kitab suci agam kita ini (Islam) diturunkan dalam struktur sistematis. Jumlah hurufnya dapat dihitung dalam sistem komputer seperti jumlah seluruh ayat 6666. Surat pertama diturunkan yakni Al-Alaq dengan jumlah lima ayat terdiri dari 19 kosa kata. Kalau dibagi jumlah huruf maka hasilnya 19. Kemudian jika dihitung dari anak tangga surah terakhir yakni Annas ke atas tepat pada anak tangga ke 19 dari bawah kita berjumpa dengan surah Al-Alaq,” ucapnya. Selain itu, keistimewaan angka 19 yang tertuang didalam Al-Quran adalah, dari 114 jumlah surah seluruhnya jika dibagi maka hasilnya 19, jumlah kata Allah ada 2000 lebih kemudian dibagi juga hasilnya 19. “Menurut ahli matematika, angka yang sulit adalah 19, tetapi Al-Quran mampu dan memiliki keindahan dari angka 19 itu dan inilah arti

dari Wa’alaiha tis’ata asyar (dan di atasnya ada angka 19). Di sini terbukti bahwa AlQuran bukan ciptaan manusia. Semua pernyataan sains tidak ada yang dibantah dalam AlQuran, berbeda dalam kitab agama lain. Dimana semakin akhir zaman dan teknologi pun semkain canggih sebagaiman yang pernah diprediksi AlQuran,” Nasaruddin. Ia juga menegaskan kepada umat Islam bahwa harus percaya diri, harus maju bersama Al-Qur’an sehingga sudah saatnya membangun dunia dan peradaban baru dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Gubernur Kepri, HM.Sani yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan, tahun 2002 atau 2003 lalu MTQ Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Karimun, sama seprti apa yang digelar pada Sabtu kemarin, yakni dengan melaksanakan wisuda santri, namun secara kualitas jumlahnya masih sedikit karena jumlah Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) juga memang masih sedikit. “Namun dengan semangat keimanan kita dan seluruh masyarakat di Kabupaten Karimun, maka jumlah TPQ, TPA dan MDA mulai bertambah dan cukup banyak, sehingga jumlah santri yang diwisuda hari ini cukup besar jumlahnya. Ini menandakan masyarakat cukup merespon sebagaimana salah satu azam Kabupaten Karimun yakni peningkatan iman dan taqwa. Ini juga sejalan dengan misi Provinsi Kepri sebagai bunda tanah melayu yang sejahtera, berakhlak mulia dan ramah,” ujarnya. Masyarakat kata Sani, diharapkan mampu mewujudkan generasi muda yang tangguh, berkarakter dan baik dan berdasarkan Al-

Camat Harus Lapor Kerugian Kebakaran Lahan KUNDUR (HK) — Wakil Bupati Karimun, H Aunur Rafiq mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan kepada para petani yang lahannya terbakar beberapa waktu lalu. Namun dalam hal ini pihak kecamatan diharuskan mendata dan melaporkan kepada Pemkab Karimun untuk ditindak lanjuti. “Insyaalah kita akan melihat pola bantuan-bantuan untuk di sektor pertanian, mungkin melalui bantuan bibit karet. Dengan kejadian ini kita meminta Lurah, Kepala Desa dan Camat untuk mengusulkan, terutama lahan-lahan karet serta masyarakat yang tertimpa musibah dalam kebakaran lahan perkebunan,” ucap Rafiq baru-baru ini. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni bantuan akan diberikan kalau memang ada yang rusak atau lumpuh total, kemudian memberikan bantuan bibit karet yang rencananya akan disiapkan. Jika memang dalam tahun ini ada program bantuan bibit karet dari Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun, Rafiq menganjurkan agar para Camat segera berkonsltasi kepada dinas terkait. Sehingga jika bisa

ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

SEORANG warga di Kundur memperlihatkan kebun karetnya yang telah rusak karena dilalap api, Foto diambil 15 Maret. diperuntukan kepada yang tertimpa musibah mungkin akan diprioritaskan. “Dalam kejadian ini para camat pun sudah merekap dan mengirim surat kepada Dinas Sosial mengenai kebakaran yang menimpa masyarakat. Tentunya data yang dibutuhkan berupa berapa Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak, dalam sektor pekerjaannya sebagai apa seperti nelayan, petani dan lainnya, itu semua ada. Sehingga nanti akan mempermudahkan kita menyalurkan bantuan,” ucapnya. Di samping itu kata Rafiq, berdasarkan laporan

dari para camat akan disusun program tahun 2015 atau tahun 2014 ini pada tahapan anggaran perubahan. Disinggung bahwa banyak petani yang hanya mengandalkan tanaman karet untuk menghidupi keluarganya, sehingga ketika kebakaran menghanguskan kebun mereka, banyak yang kehilangan mata pencaharian dan butuh bantuan stimulan untuk mereka bertahan hidup. Dalam hal ini Rafiq menilai hal tersebut akan dipelajari dalam hal penganggaran, karena memang Pemkab Karimun ada bantuan untuk korban bencana.(gan)

ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

PROSESI WISUDA — Para wisudawan melakukan pelemparan toga usai mengikuti prosesi wisuda di lapangan Costal Area Kabupaten Karimun disaksikan Bupati Karimun Nurdin Basirun, Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sekda Karimun Arif Fadillah serta para pejabat FKPD di Karimun, Sabtu (22/3). Qur’an. Sehingga insyaallah pembangunan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dan negara yang dicintai dapat terwujud dengan berlandaskan iman dan taqwa. Bupati Karimun Nurdin Basirun pun menyampakan hal yang sama, dimana berkat kerja keras dari Wakil Bupati Karimun H.Aunur Rafiq sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Karimun yang telah membina para santri serta ustadz dan ustazah. Tentu juga berkat kerjasama dari Badan Musyawarah Pengurus Guru (BMPG) TPQ. “Ini merupakan salah satu

strategis pondasi dalam membangun Kabupaten Karimun. Sebagaimana kita ketahui banyak sekali pengaruh dari teknologi canggih yang mampu merubah modal. Oleh karena itu sebagaimana ditegaskan dalam agama Islam agar melaksanakan pendidikan agama sejak usia dini. Maka budaya yang tidak sesuai akan bisa ditangkal,” katanya. Sebelum prosesi wisuda akbar santriwan dan santri wati itu dilaksanakan, dilakukan seleksi terlebih dahulu melalui munaqasah di seluruh kecamatan, dengan jumlah santri yang ikut sebanyak 7.850 orang, dengan materi yang diujikan antara lain

maqro iqra, doa harian, ayat pendek dan praktek sholat. Sampai saat ini, jumlah santri secara keseluruhan se Kabupaten Karimun sudah mencapai 19.888 orang. Dan yang telah diwisuda sejak tahun 2003 sampai sekarang sudah mencapai 18.000 santri. Proses wisuda santri ini biasanya digelar secara rutin setiap tahunnya pada saat sehari setelah perayaan HUT Kabupaten Karimun atau 13 Oktober. Namun untuk tahun ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pada perhelatan MTQ Provinsi Kepri ke V. Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Wakil Menteri

Agama RI, Nasaruddin Umar, yang diawali dengan pembacaan surah Al-Mukminun oleh wisudawan termuda, Fikri Arif Fadillah, pembacaan ikrar santri, yang dilanjutkan dengan prosesi wisuda oleh seluruh pejabat yang hadir, mulai dari Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Kepri M.Sani, Kapolda Kepri Endjang Sudrajat Brigjen Pol, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah, Bupati Karimun Nurdin Basirun, Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sekda Karimun Arif Fadillah, Ketua DPRD Karimun Raja Bahtiar dan para FKPD Kabupaten Karimun. ***

Penegak Hukum Harus Tindak Kades Sungai Buluh KARIMUN (HK) — Aparat penegak hukum dari kepoilisian maupun Kejaksaan diminta segera menindak Pejabat Sementara (PJS) Kades Sungai Buluh, Kecamatan Ungar, Sabaruddin alias Abai dengan membuat enam proposal. Yang dinilai ada indikasi korupsi untuk kepentingan pribadinya. Demikian dikatakan Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri, Datok Azman Zainal. “Sudah jelas perbuatan PJS Kades Sungai Buluh, Sabaruddin telah melanggar hukum dan harus ditindaklanjuti. Buktinya sudah ada, yang melaporkan pun sudah ada. Kemudian perbuatannya itu ada dugaan atau indikasi korupsi. Sebab dana dari enam proposal itu tidak diserahkan kepada masyarakat. Begitu ketahuan dan dilaporkan ke polisi baru diserahkan. Belum lagi tindakannya memalsukan tanda tangan masyarakat dan persatuan warga setempat. Perbuatan ini harus dihukum berat,” tegas Azman, Minggu (23/3). Seharusnya sebagai pe-

gawai negeri sipil (PNS) yang dipercayakan menjadi PJS di kampungnya memberikan contoh yang baik. Karena sebagai orang nomor satu dilingkungan masyarakat setempat perlu mengayomi, mengarahkan dan menjadi pemimpin yang arif serta bijaksana, bukan malah menggunakan kekuasaannya dengan cara memalsukan tanda tangan masyarakat yang kemudian meraup uang untuk kepentingan pribadi. “Beberapa hari kemarin saya sempat ditelepon oleh yang bersangkutan (PJS Kades Sungai Buluh, Sabaruddin). Dia meminta untuk tidak memperbesarkan lagi masalah ini. Dia juga mengakui perbuatannya dengan membuat enam buah proposal. Tapi saya tetap dengan idealisme sebagai ormas, menegakkan yang tidak betul dan negara kita adalah negara hukum. Ini harus jadi pelajaran bagi siapapun bahwa perbuatan yang dilakukannya adalah tindakan penzholiman. Jangan dipikir di pulau sana tidak ada yang mengawasi,” tegas Azman.

Azman juga mendesak kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) beserta Bupati Karimun, Nurdin Basirun selaku atasan PJS Kades Sungai Buluh untuk mengambil tindakan. Karena apa yang dilakukannya (pemalsuan tanda tangan dan menggunakan dana proposal untuk kepentingan pribadi) merupakan tindakan melanggar kode etik PNS serta menyalahgunakan wewenang sebagai pejabat yang diberkan kepercayaan. Sedangkan kepada aparat kepolisian menurut Azman, bukan sebagai juru damai sehingga tidak dapat menggugurkan laporan tersebut. Meski ada proses damai kepada masyarakat, tentu itu hanya bersifat untuk meringankan hukuman yang akan diberikan kepada Sabaruddin. Namun laporan yang telah masuk ke Polsek Kundur harus diproses. Seperti diberitakan sebelumnya, penggelapan enam proposal yang dilakukan oleh Penanggungjawab Sementara (PJS) Kepala Desa Sungai Bulu, h Kecamatan Ungar,

Sabaruddin alias Abai saat ini telah dilaporkan pihak kecamatan kepada Pemkab Karimun untuk diproses dalam pemberian sanksi. Demikian dikatakan Camat Ungar, R Jemishak. Sedangkan tindakan terhadap Sabaruddin sendiri menurut Jemishak, saat ini telah ditarik ke Kantor Camat Ungar sambil menunggu nota dinas dari Bupati Karimun untuk menontaktifkannya. Disamping itu pula, berhubung yang bersangkutan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga ia tetap diwajibkan untuk bekerja, sehingga untuk sementara waktu sambil menunggu surat dari Bupati maka Sabaruddin bekerja di Kantor Camat Ungar. Mengenai apa sanksi yang diberikan, Jemishak mengaku hal itu tergantung dari Bupati. Namun dia juga mengatakan bahwa kasus penggelapan proposal tersebut saat ini sudah dilakukan perjanjian damai dengan masyarakat termasuk yang membuat laporan ke Polisi (Kalil dan kawan-kawan). (gan)

Warga Desak Pembentukan Kabupaten Kundur Dipercepat KARIMUN (HK) — Setelah tim observasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengecek langsung ke Pulau Kundur untuk meninjau kesiapan daerah tersebut menjadi daerah otonomi baru (DOB) dengan rencana pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur (KKK), maka harapan masyarakat disana agar daerah mereka bisa menjadi kabupaten sendiri kian terbuka lebar. "Saat ini masyarakat di Kundur semakin optimis kalau rencana pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur akan segera terwujud, terlebih setelah tim observasi dari Kemendagri telah turun ke Kundur untuk mengecek langsung bagaimana kesiapan daerah ini untuk menjadi sebuah kabupaten," kata Wakil Ketua II DPRD

Karimun Rasno kepada Haluan Kepri, Minggu (23/3) kemarin. Setelah tim tersebut turun, kata Rasno, maka masyarakat Kundur meminta agar proses pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur semakin dipercepat. "Kalau memang semua persyaratan administrasi maupun kajian tentang Kabupaten Kepulauan Kundur sudah terpenuhi, maka masyarakat menginginkan agar prosesnya dipercepat," ungkapnya. Menurut Rasno, dengan terbentuknya Kabupaten Kepulauan Kundur, maka dirinya yakin pembangunan di Kundur akan semakin pesat, apalagi salah satu syarat dari percepatan pembangunan adalah dengan memperpendek rentang kendali. Artinya, perhatian pemerin-

tah akan lebih fokus untuk mengelola wilayah dengan luas yang lebih kecil. "Dengan pesatnya pembangunan, maka tentunya masyarakat akan lebih sejahtera. Apalagi, Kundur memiliki potensi yang cukup besar di berbagai sektor, baik dari kualitas sumber daya manusia, sumber daya alam hingga letaknya yang sangat strategis menjadikan daerah ini akan cepat maju," terangnya. Apalagi, kata Rasno, saat ini DPRD Karimun tengah menggodok Ranperda tentang perluasan wilayah kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) yang menjadikan Kundur masuk dalam wilayah FTZ. Dengan status seperti itu, maka akan memberikan kemudahan masuknya barang impor ke Kundur sekaligus

membuka peluang investasi di daerah ini. Jika Kundur sudah masuk dalam wilayah FTZ, maka secara tidak langsung akan membuka peluang usaha bagi masyarakat Kundur. Tentu saja, pemerintah turut memberikan kemudahan dalam regulasinya. Dengan mudahnya regulasi dan birokrasi yang tidak berbelit maka, investor akan semakin tertarik ke Kundur," tutur Rasno. Selain direncanakan masuk dalam kawasan FTZ, ungkap Rasno, Kundur juga kaya akan kandungan bahan galian timah dan juga bauksit, bahkan perairannya juga berpotensi untuk dijadikan sebagai pelabuhan ship to ship (STS) transfer dan lay up kapal karena berdekatan dengan pelabuhan internasional.(ham)

Editor: Nico, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

22

Pembukaan MTQ Provinsi Kepri Meriah Kabupaten Karimun Pecahkan Tiga Rekor Muri Sekaligus K A R I M U N ( H K ) — Pemkab Karimun memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Tidak tanggung-tanggung ada tiga prestasi mampu diraih dan piagam penghargaan pun diserahkan langsung oleh Manager MURI, Yusuf Ngadri.

Tiga rekor muri yang dimaksud antara lain adalah jumlah peserta pawai terbanyak dalam satu kafilah mencapai 17.730 orang dan baru di Kabupaten Karimun yang jumlahnya sangat banyak. Kedua adalah pembangunan Tugu MTQ yang dalam hal ini di Indonesia

pun satu-satunya hanya di Kabupaten Karimun. Terakhir adalah wisuda santri sebanyak jumlah ayat dalam Al-Qur'an yakni 6666 santri dan dalam hal ini pun baru dilakkan di Kabupaten Karimun. Dua piagam dari MURI diserahkan langsung pada saat prosesi

pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provnsi ke V di Kabupaten Karimun pada Jum'at malam Sabtu (21/3) kepada Bupati Karimun Nurdin Basirun dan Wakilnya, Aunur Rafiq. Sedangkan satu piagam lagi diserahkan saat prosesi wisuda akbar pada Sabtu pagi (22/3) di Panggung Rakyat Coastal Area disaksikan Wakil Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Gubernur Kepri M.Sani dan para pejabat serta tamu undangan yang hadir. Sedangkan pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri ke V di Kabupaten Karimun telah dimulai dan diawali dengan penerimaan para kafilah, malam defile kafilah dan ramah tamah, pelantikan dewan hakim oleh Gubernur Kepri M.Sani, peresmian pameran stand bazar oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Aisyah Sani, pembukaan MTQ Provinsi Kepri ke V oleh Wakil Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pembukaan wisuda akbar santri sebanyak 6666 oleh Wakil Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

PARA santriwan dan santriwati melempar toga keudara sebagai luapan kegembiraan usai mengikut prosesi wisuda akbar oleh Wakil Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar di Coastal Area.

SAMBUTAN Gubernur Kepri HM Sani pada malam pembukaan MTQ Provinsi Kepri V.

Narasi dan Foto: Gani

BUPATI Karimun Nurdin Basirun (kanan) bersama wakilnya, Aunur Rafiq memperlihatkan piagam yang diperoleh dari MURI atas prestasi dalam mewisuda santri paling banyak dan sama dengan jumlah ayat Al-Qur'an 6666.

KETUA Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Aisyah Sani (berdiri di depan tengah) didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Noorlizah Nurdin (berdiri kiri depan), bersama Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar (baju putih) dan Gubenur Kepri HM Sani didampingi Bupati Karimun Nurdin Basirun saat meninjau stand pameran bazar milik Pemkab Karimun.

WAKIL Bupati Karimun Aunur Rafiq yang juga sebagai ketua LPTQ Kabupaten Karimun ikut mewisuda para santri.

BUPATI Karimun Nurdin Basirun menerima piagam penghargaan rekor MURI dari Manager MURI, Yusuf Ngadri (kanan).

BUPATI Karimun Nurdin Basirun menandatangani prasasti Tugu MTQ yang tertera namanama qori dan qoriah berprestasi tingkat provinsi dan nasional, disaksikan Wakil Gubernur Kepri Soeryo Respationo pada pawai ta'aruf MTQ Provinsi Kepri ke V.

SEKDA Karimun Arif Fadillah ikut mewisuda para santri.

KETUA Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Noorlizah Nurdin didampingi Wakil Ketua Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Raja Asmah Rafiq menerima bunga telur dari peserta pawai Kafilah Kabupaten Karimun.

BUPATI Karimun Nurdin Basirun (sedikit menunduk) bersama para pejabat yang hadir WAKIL Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar memukul bedug sebagai tanda dibukanya MTQ Provinsi menyalami santri termuda yang diwisuda. Kepri V di Kabupaten Karimun disaksikan para pejabat Pemkab Karimun dan Provinsi Kepri.

SAMBUTAN Wakil Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar pada malam pembukaan MTQ Provinsi Kepri V.

CMYK

WAKIL Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menandatangani prasasti pesantren perbatasan disela acara pembukaan MTQ Provinsi Kepri ke V disaksikan Gubernur Kepri M.Sani, Bupati Karimun Nurdin Basirun dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq.

PENAMPILKAN tarian di lokasi astaka MTQ Provinsi Kepri V di Coastal Area Kabupaten Karimun.

WAKIL Bupati Karimun Aunur Rafiq (tengah) menerima piagam penghargaan rekor MURI dari Manager MURI, Yusuf Ngadri (kanan).

WISUDA akbar 6666 santri di Kabupaten Karimun masuk dalam rekor MURI, yang dibuktikan diterimanya piagam oleh Bupati Karimun Nurdin Basirun (baju kurung biru) dari Manager MURI, Yusuf Ngadri. Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Senin, 24 Maret 2014

23


CMYK

Senin, 24 Maret 2014

24

WAKIL Gubernur Kepri Dr Soerya Respationo SH MH meninjau pasukan upacara dalam rangka peringatan ulang tahun Satpol dan Linmas.

Soerya Minta Satpol PP Ikut Sukseskan Pemilu Peringatan HUT Satpol PP Ke-64, HUT Satlinmas Ke-52

PEMIMPIN upacara Kasatpol Bintan Lucky Zaiman Prawira mendapat ucapan selamat dari inspektur upacara Wagub Kepri Dr HM Soerya Respationo SH MH.

BINTAN (HK) — Wakil Gubernur Kepri Dr Soerya Respationo SH MH meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ikut berperan aktif dalam menyukseskan Pemilihan Umum 2014. Permintaan itu disampaikan Soerya dalam perayaan ulang tahun Satpol PP ke-64 dan Satlinmas ke-52 tingkat provinsi di lapangan Relief Antam, Kijang, Kabupaten Bintan, (13/3). Acara ini juga dihadiri Bupati Bintan, Ansar Ahmad dan pimpinan Satpol PP dari seluruh kabupaten/ kota se-Kepri. Seorya berharap dengan momentum hari jadi Satpol PP dan SatLinmas ini bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan peran serta dalam mengawal suk-

KASATPOL Bintan Lucky Zaiman Prawira sebagai pemimpin upacara.

WAKIL Gubernur Kepri Dr HM Soerya Respationo SH MH menyalami seluruh Kasatpol kabupaten kota usai upacara.

WAKIL Gubernur Kepri Dr Soerya Respationo, Bupati Bintan Ansar Ahmad bersama FKPD Kepri usai meninjau pelaksanaan donor darah HUT Satpol dan Linmas.

ANGGOTA Satpol PP dengan khidmat mengikuti jalannya upacara.

BENDERA Pataka Satpol PP memasuki lapangan upacara.

KAPOLRES Bintan AKBP Kristiaji mendonorkan darahnya dalam rangka ulang tahun Satpol PP dan Linmas.

WAKIL Gubernur Kepri Dr HM Soerya Respationo SH MH didampingi Bupati Bintan Ansar Ahmad beserta FKPD Kepri meninjau pembangunan Masjid Raya Kijang.

WAKIL Gubernur Kepri Dr HM Soerya Respationo SH MH bertindak sebagai inspektur upacara HUT Satpol PP memberikan hormat kepada pasukan upacara.

sesnya pelaksanaan Pemilu 2014 dan meningkatkan citra serta tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Itu tugas tambahan Satpol PP selama pelaksanaan Pemilu 2014,” kata Soerya. Pada HUT tahun ini bertemakan 'Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Siap Mengawal Pelaksanaan Pemilu 2014 Melalui Tugas Pokok dan Fungsi'. Tema ini merujuk kepada kesiap siagaan Satpol PP dan Satlinmas sebagai satuan perangkat daerah yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pemilu 2014 agar berlangsung tertib dan aman. Narasi dan Foto : Humas Pemprov Kepri

WAKIL Gubernur Kepri Dr HM Soerya Respationo SH MH bersalam komando dengan Bupati Bintan Ansar Ahmad.

WAKIL Gubernur Kepri Dr Soerya Respationo SH MH menyalami perwira upacara Kasatpol PP Pemprov Kepri Usman Taufik.

PERAGAAN penanganan massa oleh Satpol PP Kabupaten Bintan dalam mengantisipasi pemilu 2014 mendatang.

CMYK

Editor: Eddy, Layouter:Novrizal

Haluankepri 24mar14  

Haluankepri 24mar14

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you