Issuu on Google+

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Selasa, 24 Desember 2013 19 Safar 1435 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 24/12 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.500,-

Istono PTUN-kan HM Sani dan Panitia Seleksi Kepala BP Batam BATAM (HK) — Ini baru kabar heboh. Istono, salah seorang peserta calon Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang gagal masuk seleksi 10 besar, mem-PTUN-kan Ketua Dewan Kawasan (DK) Kawasan Pedagangan Bebas dan Pelabuhan

Bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun HM Sani dan panitia seleksi. Direktur Perencanaan dan Pembangunan BP Batam itu menilai proses seleksi tidak transparan dan tidak adil. "Saya merasa dizalimi, pro-

ses seleksi penuh dengan praktik yang tidak jujur. Juga sangat tidak transparan," kata Istono kepada wartawan, Senin (23/12). Istono mempertanyakan kriteria penilaian, termasuk hasil penilaian dari serangkaian tes yang sudah dia dan calon

lain ikuti. Sampai saat ini, lanjutnya, panitia seleksi sama sekali tidak membeberkan tentang kriteria dan penilaian itu. "Apa yang salah dan yang kurang, dimana letak gagalnya calon yang mengikuti tes seleksi kepala BP Batam," ucapnya.

Istono mencium aroma politik dan itu sangat merugikan dirinya. "Saya ini kurang apa. Melihat kondisi permainan yang seperti in serta beberapa permasalahan yang lain, makanya saya mengajukan gugatan ke Istono PTUN-kan Hal 7

Menkes Cek Puskesmas Batam BATAM (HK) — Persiapan Program Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy me- JKN 2014 ninjau kesiapan puskesmas di Batam, salah satunya yang berada di Sei Panas, Senin (23/12). Menkes juga mengecek fasilitas puskesmas, seperti ruang rawat inap, intalasi gawat darurat dan poliklinik. Kunjungan Menkes ke Batam, juga dalam rangka persiapan program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang akan diterapkan 2014 nanti. Di puskesmas, Menkes yang tiba sekitar pukul 17.00 WIB, juga mengecek kamar bersalin, ruang laktasi dan ruang operasi. Menkes juga mendapat penjelasan tentang alat medis yang sudah Menkes Cek Hal 7

FOTO PEKERJA SAIPEM UNTUK HALUAN KEPRI

MANAJEMAN PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) menunjukkan bukti surat pemecatan Jose Silverio Teixeira, Ferreira, pekerja asal Italia yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap pekerja lokal, Senin (23/12). Kasus pelecehan itu memantik emosi ratusan pekerja lainnya.

Pekerja Asal Italia Diduga Lecehkan Pekerja Lokal DERMAWAN/HALUAN KEPRI

MENKES Nafsiah Mboy saat meninjau puskesmas di Sei Panas, Batam, Senin (23/12).

SAIPEM NYARIS RICUH KARIMUN (HK) — Kerusuhan di PT Drydock World Graha Batam tahun 2010 lalu, nyaris terulang dan hampir terjadi di PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) di Kabupaten Karimun, Senin (23/12. Pemicunya, karena salah seorang pekerja asing asal Italia diduga melecehkan seorang pekerja pribumi.

Diri Kita "ORANG bodoh tidak pernah belajar dari kegagalanya, orang pandai belajar dari kegagalan, orang bijak belajar dari kesalahan orang lain. Ketika kamu sadar kebahagiaan ada dalam dirimu sendiri, maka kamu jangan sampai kebahagiaan kamu ditentukan oleh orang lain" (nbc)

Abdul Gani Liputan Karimun

Dugaan penghinaan atau pelecehan agama itu dilontarkan Jose Silverio Teixeira, Ferreira. Bule asal Italia itu menjabat sebagai Supertendent Asset Maintenc di PT SIKB. Terkait ucapan yang mengan-

Tujuh Warga Desa Tulang, Karimun Terima Bantuan RTLH

dung SARA dan mengancam kondisi perusahaan menjadi tidak kondusif, manajemen PT SIKB pun mengambil keputusan memecat bule tersebut. Pemecatan itu sendiri sesuai tuntutan ratusan pekerja PT SIKB yang sudah terlanjur emosi. AC, salah seorang pekerja di

PT SIKB menuturkan, kejadian bermula pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu pekerja baru mulai bekerja. Entah apa sebabnya, pekerja lain tiba-tiba melihat ada cekcok antara Jose Silverio dengan seorang pekerja. Si pekerja lokal lalu melaporkan bahwa atasan mereka, Jose Silverio telah menghina dirinya dan kepercayaan yang dianutnya. Saipem Nyaris Hal 7

Alhamdulillah, Terimakasih Pak... Wawako Tak Lakukan Pembongkaran

Hal

9

Kota Lama Pilot Project Tertib Lantas

Hal

17

Tidak Terbit MENGHORMATI umat Kristiani merayakan Hari Raya Natal, Haluan Kepri tidak terbit pada Rabu (25/12) besok. Harian ini akan terbit kembali seperti biasa Kamis (26/12). Harap pembaca dan relasi maklum. Penerbit. ILHAM/ HALUAN KEPRI

Zaskia 'Gotik'

KARIMUN (HK) — Jasman dan Ne tak henti-hentinya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Perasaan pasangan suami-isteri itu campur aduk, haru tapi juga gembira. Mereka bahagia, karena kini memiliki rumah layak huni. Jasman (63) merupakan satu dari tujuh warga Desa Tulang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun yang mendapatkan ban-

Suka Goyang JAKARTA (HK) — Naluri sebagai penyanyi dangdut memang sudah sangat melekat di dalam tubuh Zaskia 'Gotik'. Zaskia malah merasa selalu pengen goyang saat mendengar ketukan gendang. Goyangan memang tidak bisa dipisahkan dari dangdut. Hal itu pula yang dirasakan Zaskia.

BUPATI Karimun Nurdin Basirun mengunjungi rumah Jasman, warga Desa Tulang, Kecamatan Karimun yang menerima bantuan bedah rumah, kemarin. Alhamdulillah, Terimakasih Hal 7

Suka Goyang Hal 7

Setahun Penuh, Barca Rajai Klasemen La Liga MADRID (HK) — Sempat dibuat kewalahan di babak pertama, Barcelona mampu bangkit dan membalikkan keadaan (5-2) saat bertandang ke kandang Getafe di Coliseum Alfonso Perez, Madrid, Senin (23/12) dinihari WIB. Kemenangan ini membuat Barca mengumpulkan 46 poin dari 17 pertandingan, sekaligus menggusur Atletico Madrid dari puncak klasemen La Liga.. Perolehan itu sama dengan yang diraih Atletico, tapi pasukan tempur Gerardo MarSetahun Penuh Hal 7

Pedro

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Andi, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Dimas


Ekonomi JIKA kita merujuk pada Undangundang No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional 2005-2025, maka terbaca bahwa Visi Indonesia 2025 adalah : “Indonesia Yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur”. Elaborasi dari tujuan yang mulia ini adalah bagaimana kita secara bersamasama dengan semangat kebersamaan meraihnya sesuai dengan posisi kita sebagai warga Negara dima-napun kita berada yakni : “(1). Mandiri identik dengan mampu mewujudkan kehidupan sejajar dan sederajat dengan bangsa lain dengan mengandalkan pada kemampuan dan kekuatan sendiri, (2). Maju diukur dari kualitas SDM tingkat kemakmuran dan kemantapan sistem dan kelembagaan politik dan hukum, (3). Adil dilihat dari tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun,

Selasa, 24 Desember 2013

2

Mewujudkan Visi Indonesia 2025 baik antar individu, gender maupun wilayah, (4).Makmur berarti dapat dikukur dari tingkat pemenuhan kebutuhan hidup”. Dari Visi yang tersusun tersebut di atas, maka untuk mewujudkannya perlu disusun dalam bentuk kerangka konkrit Misi Indonesia 2025 yakni : “(1). Mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, berethika, berbudaya, dan beradab berdasarkan phalsafah Pancasila, (2). Mewujudkan bangsa yang berdaya saing, (3). Mewujudkan masyarakat demokratis berdasarkan hukum, (4). Mewujudkan Indonesia aman, damai dan bersatu, (5). Mewujudkan pemeratraan pembangunan dan berkeadilan, (6). Mewujudkan Indonesia as-

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com tri dan lestari, (7). Medi RPJM II-2010-1014, sewujudkan Indonesia melanjutnya RPJM III-2015njadi Negara kepulauan 2019 dan terakhir RPJM yang mandiri, maju, IV-2020-2025, dengan berkuat dan berbasiskan akhirnya RPJP-Nasional kepentingan nasional, 2005-2025 tentunya akan (8). Mewujudkan Indodiikuti RPJP-Nasional nesia berperan penting 2026-2046, dimana di RPdalam pergaulan dunia JP-Nasional ini Indonesia internasional. memasuki usia 100 tahun Bahrum Visi dan Misi Indo(1945-2045). RPJM-Nanesia 2025 ini selanjutsional ini yang oleh lemnya harus dijabarkan oleh Pre- baga Pemerintah dan Kemensiden terpilih dalam bentuk pe- terian (Pemerintah Pusat) danyusunan RPJM (Rencana Pem- lam mewujudkannya perlu dibangunan Jangka Menengah) Na- susun Rencana Stratejik (Rensional yang sudah dimulai di stra 5 Tahunan) dan kemudian RPJM I (2004-2009), diteruskan dikonkritkan dengan Renja (Ren-

berarti dalam RPJP dan RPJM Pemerintah Daerah harus merujuk pada RPJP atau RPJM Pemerintah Pusat. Oleh sebab cana Kerja) Tahunan yang dalam itu varian basis dukungan poRKP (Rencana Kerja Pemerintah) litik pada pejabat public politik terbaca dalam penentuan skala yang duduk sebagai Gubernur, prioritas dalam program yang ada Bupati atau Walikota boleh berdi APBN di tahun berjalan atau beda sebagai produk demokratis RAPBN yang disusun yang secara dari Pilkada, begitu juga di konstitusional harus disetujui komposisi Partai Politik yang ada di kelembagaan DPRD Prooleh DPR-RI. vinsi atau Kabupaten/Kota, Karena Indonesia menganut Tengku Bayu azas Negara kesatuan (NKRI) dan namun satu kesatuan dalam Liputan Batam Daerah Otonom dibentuk oleh Pe- manajemen pemerintahan tetap merintah Pusat (dengan Undang- ada. Melalui mekanisme misalundang) dan berfungsinya oto- nya pengesahan dan persetujuan nomi daerah karena adanya dese- Perda, kesatuan RTRW, pentralisasi urusan penyelenggara- ngangkatan pejabat eselon satu, an pemerintahan dan desentra- mekanisme pengaturan pemelisasi fiscal terutama melalui rintahan, kesatuan aparatur PeDana Transfer ke Daerah, maka merintah merupakan instrusatu kesatuan Pemerintahan ment dalam mewujudkan kesamenjadi bahagian tidak terpisah- tuan NKRI tersebut. Insya Allah kan dari NKRI dimaksud. Hal ini kita memahaminya.***

Bank Mandiri Akuisisi InHealth JAKARTA (HK) — PT Bank Mandiri Tbk bersama PT Kimia Farma Tbk dan PT Jasindo resmi mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (InHealth). Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin

mengungkapkan, dengan akuisisi ini, nantinya Bank Man-

diri akan memiliki 80 persen saham Inhealth, sementara Kimia Farma dan Jasindo masing-masing memiliki 10 persen kepemilikan saham. Akuisisi anak perusahaan PT Askes (Persero) itu, menurut Budi merupakan inisiatif Bank Mandiri untuk menyu-

kseskan implementasi BPJS Kesehatan sekaligus memanfaatkan peluang di sektor asuransi kesehatan. "Secara regulasi, mulai 1 Januari 2014, Askes akan berubah menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan, dimana pe-

Indosat Rugi Rp100 Miliar Tiap Pelemahan Satu Persen Rupiah JAKARTA (HK) — Pelemahan rupiah yang membuat dolar AS menembus Rp12.000 membuat kinerja PT Indosat Tbk terancam 'merah' alias mengalami kerugian. Kerugian Indosat hingga triwilan III-2013 sebesar Rp1,766 triliun juga disebabkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Setiap perubahan (nilai tukar) 1 persen, kita itu rugi

Rp 100 miliar. Jadi pasti merah dan masih rugi," ungkap Direktur Utama PT Indosat Tbk Alexander Rusli saat berbincang dengan media di Penang Bistro, Jalan Kebun Sirih, Jakarta, Senin (23/12) Alex menuturkan, pelemahan rupiah nampaknya masih akan berlanjut di tahun depan. Memang sulit bagi dolar dapat kembali se-

perti awal tahun 2013, yaitu di kisaran Rp9.600-Rp9.700. "Kalau misalkan tahun depan kita naik sedikit saja rupiahnya, itu pasti hijau. Pasti untung. Jadi tahun depan itu tergantung dolar. Itu memang di luar kuasa kita. Kalau balik ke tahun lalu seperti Rp9.600/US$ itu pasti kita sudah untung," paparnya. Ketergantungan emiten

berkode ISAT ini dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar disebabkan karena komponen operasional yang mayoritas menggunakan dolar. Sehingga semakin besar aktivitas perusahaan, maka juga akan masih rugi. "Capex (belanja modal) operator 50 persen dari dolar. Jadi kompoenen dolar itu naik 20 persen. Ya rugi. Itu paling besar," sebutnya.(dtc)

rubahan itu membuat Askes tidak bisa lagi memiliki perusahaan asuransi. Di saat yang sama, kami meyakini industri asuransi kesehatan, merupakan mesin per-tumbuhan yang strategis karena tumbuh rata-rata 20 persen per tahun," ujar Budi di Jakarta, Senin (23/12). Budi menjelaskan, proses akuisisi akan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, Bank Mandiri akan memiliki 60 persen saham Inhealth. Kimia Farma dan Jasindo masing-masing memiliki 10 persen saham sementara PT Askes akan memiliki 20 persen saham di InHealth. Tahap kedua akan dilakukan setelah masa transisi peralihan Askes menjadi BPJS Kesehatan selesai. Hal ini untuk memastikan bahwa segala sesuatu dalam periode transisi, khususnya setelah penerapan BPJS akan berlangsung lancar. Sebelum akhir periode

INT

PERUSAHAAN ASURANSI — PT Bank Mandiri Tbk mengakuisisi 60 persen saham PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Rencananya, PT Bank Mandiri Tbk akan menguasai 80 persen saham perusahaan yang sebelumnya milik PT Askes. transisi tersebut maka, sisa 20 persen saham Askes di Inhealth yang sudah diperjanjikan, akan dijual kepada Bank Mandiri. Dalam proses akuisisi ini, kata Budi, Bank Mandiri bersama Kimia Farma dan Jasindo berkomitmen untuk memperkuat sinergi untuk menjadikan InHealth se-

bagai market leader di sektor asuransi kesehatan, khususnya dalam hal akuisisi nasabah dan layanan bagi pemegang polis. "Di saat yang sama kami yakin akan menjadi rekanan terbaik bagi BPJS Kesehatan dalam mengimplementasikan jaminan kesehatan nasional," jelasnya. (kcm)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Zikri


CMYK CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

3

Ikan Langka, Harga Melambung Nelayan Enggan Melaut TANJUNGPINANG (HK) — Musim angin utara yang melanda kawasan perairan Kepri akhirakhir ini menyebabkan gelombang mencapai ketinggian 3 meter. Hal ini membuat nelayan, khususnya dari Tanjungpinang enggan melaut, akibatnya ikan langka di pasaran dan harga semakin melambung. Sutana Liputan Tanjungpinang Selain angin dan gelombang tinggi, intensitas hujan juga sangat tinggi, sehingga aktifitas nelayan di laut terbatas. Nelayan lebih memilih merapat ke pelabuhan dan untuk mengisi waktu luang digunakan untuk memperbaiki jala dan memperbaiki kapal. Seperti pantauan Haluan Kepri di sekitar perairan Pelantar II Tanjungpinang, Senin (23/12), terlihat banyak kapal-kapal nelayan besar yang merapat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Awaluddin (43), nelayan tangkap ikan jaring yang biasa melaut di lautan lepas sekitar lautan Kepri, mengaku lebih memilih merapat ke pelabuhan untuk meng-

hindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Saat ini angin utara sangat kuat, disertai dengan gelombang laut mencapai tiga meter, banyak nelayan yang memilih merapat ke pelabuhahan. Memang setiap tahun pada musim angin utara ini dipastikan ombak akan naik, sehingga kami memilih merapat ke darat," bebernya saat ditemui di Pelantar II Tanjungpinang yang tengah mengecek keadaan kapal. Awaluddin juga menambahakan, bila dipaksakan melaut akan mengalami kerugian, selain ikan juga susah ditangkap pada musim angin seperti ini, juga bisa merugi dalam hal biaya operasional kapal. "Kenapa bisa merugi, ini

disebabkan selain ikan yang susah ditangkap, juga biaya membeli bahan bakar kapal bertambah. Mesin harus melawan kuatnya ombak, sehingga harus bekerja ekstra. Tidak seperti saat suasana laut cerah dan tenang. Perbandingannya bila dibandingkan dengan saat musim ini jauh lebih besar," beber Awal. Hal yang sama diutarakan oleh Jamal yang juga merupakan nelayan kapal jaring di lautan lepas. Saat ini lebih memilih beristirahat dari pada melaut yang penuh bahaya. Bila dipaksakan melaut akan menanggung resiko kerugian. "Saya lebih memilih untuk merapat di pelabuhan dari pada harus melaut, selain itu juga memberikan waktu kepada anak buah kapal (ABK) yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru. Memang akhir dari musim angin utara ini diperkirakan biasanya akan berakhir pada bulan Februari," ungkapnya. Jamal mengatakan, sangat wajar bila harga ikan naik, karena dapat dipastikan hampir semua nelayan tidak melaut, sehingga pasokan ikan segar ke pasar berkurang. Diperkirakan yang banyak beredar ikan beku atau ikan stok sebelumnya. Sementara itu Uni, pe-

SUTANA/HALUAN KEPRI

KAPAL IKAN — Sejumlah kapal penangkap ikan merapat di sekitar perairan Pelantar II Tanjungpinang, Senin (23/12). Pengaruh musim angin utara menyebabkan gelombang mencapai 3 meter dan curah hujan, sehingga banyak nelayan enggan melaut, ikan di pasar menjadi langka dan harganya melambung. dagang nasi padang di KM 9 Tanjungpinang mengatakan, memang harga ikan laut mengalami kenaikan. Selain itu ikan yang dijual di pasaran sangat terbatas, hanya ikanikan kecil yang ada. "Ikan yang dijual di pasar

sangat terbatas, tadi pagi saat belanja di Pasar Bintan Centre yang ada hanya ikan kembung, ikan kaci, ikan tongkol sudah tidak ada lagi. Bila harga naik tetapi ikannya ada tak jadi masalah. Ini sudah harga naik, ikan lang-

ka pula, saya yang pedagang nasi bingung juga," jelasnya. Memang sudah hampir sebulan ini tambahnya angin kencang terus terjadi, juga dibarengi hujan lebat. Mingkin ini yang membuat nelayan tidak melaut se-

hingga ikan di pasar terbatas. "Biasanya menjelang Natal dan Tahun Baru, ikan langka di pasaran. Mungkin nelayan takut melaut bila cuaca tidak menentu seperti ini," pungkasnya. ***

Victory, Moge Masa Kini

IST

MOTOR gede (moge) pabrikan Amerika, Victory Hard Ball mulai meluncur di Batam sejak dikenalkan baru-baru ini. Motor dengan harga Rp400 jutaan ini akan diluncurkan awal tahun depan.

BATAM (HK) — Sejak debutnya di pasar Batam barubaru ini, Victory Motor Cycles ini langsung mendapat sambutan hangat pecinta motor gede (moge). Motor pabrikan Amerika ini segera diluncurkan dalam iven khusus awal tahun depan. “Kehadiran Victory di Batam untuk memenuhi keinginan pencinta motor gede, sudah beberapa unit yang keluar. Kami tidak hanya menjual produk, tetapi juga dilengkapi pelayanan servis dan sparepart,” tutur Erbet, Branch Manager Victory Batam. Showroom Victory sama

dengan Ducati yang telah lebih dulu hadir. Rencananya usai Imlek akan dilakukan peluncuran perdana. Motor dengan harga Rp400 jutaan hingga Rp550 juta ini telah meluncur di jalanan Batam. “Untuk jenis unggulan seperti Victory Hard Ball tersedia di showroom, jenis lainnya dipesan secara inden,” ujar Erbet. Victory, sebut Erbet, memiliki karakter mesin yang bagus, enteng, ringan dan nyaman saat dibawa, dengan spesifikasi engine tipe 4-stroke 50o V-Twin, cooling system air/oil, displacement 106 ci/

1731 cc, bore X stroke 101 x 108 mm, compression ratio 9.4 : 1valve train, single overhead camshafts with 4 valves per cylinder, self-adjusting cam chains, hydraulic lifters. “Bagi konsumen Victory Batam tidak perlu khawatir dengan layanan service maupun untuk mendapatkan suku cadang, karena showroom Victory juga menyediakan layanan service yang akan ditangani langsung dengan tenaga mekanik yang profesinal, dan setiap kendaraan Victory yang dihadirkan diberikan garansi selama dua tahun,” tambah Erbet. (cw88)

OJK Perkuat Industri Keuangan Non-Bank JAKARTA (HK) — Untuk mendukung pengembangan industri keuangan non bank (IKNB), fokus Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diarahkan pada penguatan kelembagaan dan infrastruktur. “Untuk industri keuangan non-bank, fokus pengembangan diarahkan pada penguatan kelembagaan dan infrastruktur. Hal ini ditujukan agar kontribusi IKNB

yang saat ini masih didominasi oleh tiga sektor utama, yaitu asuransi, dana pensiun, dan perusahaan pembiayaan semakin meningkat,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam Jumpa Pers Tutup Tahun 2013 di Kantor Pusat OJK, Senin (23/12). Terkait hal tersebut, Muliaman menjelaskan pihaknya telah mencatat berbagai

capaian, di antaranya adalah Program 1.000 Aktuaris untuk menambah jumlah tenaga aktuaris di sektor asuransi dan dana pensiun. Ini seiring dengan perkembangan industri yang cukup tinggi. “OJK juga melakukan pengembangan kapasitas asuransi dan reasuransi untuk mengoptimalkan kemampuan industri dalam mem-

berikan pelayanan kepada masyarakat maupun dunia usaha. Kebijakan ini juga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pihak asing,” ujar dia. Selain itu, OJK juga melakukan pengembangan pengawasan BPJS, pembentukan Badan Rating dan Statistik Asuransi, pengembangan asuransi mikro, pengembangan Lembaga Keuangan

CMYK

Mikro (LKM), pengembangan IKNB Syariah, dan penyelenggaraan program pesangon. “OJK juga melakukan pelayanan kelembagaan IKNB, terutama menyangkut perijinan dan pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) diupayakan tetap memenuhi target waktu dan sesuai ketentuan,” tutur Muliaman. (kcm)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Novrizal


Dunia

Selasa, 24 Desember 2013

4

Sudan Selatan Mencekam, WNI Aman

NET

SUDAN MENCEKAM — Sejumlah anak-anak pengungsi saling bercanda satu dengan lainnya di kompleks dari Misi PBB Sudan Selatan (UNMISS), di Juba, Sudan (19/12). Sudan Selatan, negara terbaru di dunia, terancam oleh meningkatnya kekerasan etnis.

20 Orang Terluka Bom Mobil Meledak di Thailand Selatan BANGKOK (HK) — Lebih dari 20 orang terluka, empat di antaranya luka berat ketika sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah hotel di Thailand Selatan, Minggu (22/12). Ledakan tersebut terjadi di depan sebuah hotel di Distrik Sadao, Provinsi Songkhla, wilayah selatan Thailand yang menjadi target sasaran kelompok mayoritas Muslim Melayu untuk mendapat status otonomi khusus. Tayangan televisi setempat menunjukkan asap mengepul di jalanan dan sejumlah mobil yang hangus di depan hotel.

Dua bom lagi yang terpasang di sepeda motor yang terparkir ditabrakkan ke pos polisi dan kantor polisi di tempat lain di provinsi itu tanpa menyebabkan korban luka, kata Gubernur Songkhla, Kritsada Boonrat. "Kejadian seperti ini sebelumnya tidak pernah terjadi di Distrik Sadao...wilayah ini merupakan perbatasan dagang dengan Malaysia," kata

Kritsada seperti dikutip AFP. Dia mengatakan polisi tengah memeriksa rekaman CCTV dan tim forensik juga menyelidiki tempat peledakan bom, tetapi belum ada pihak yang diyakini bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Sejumlah provinsi di bagian selatan Thailand merupakan tempat pergolakan bersenjata selama hampir satu dekade terakhir yang telah merengut ribuan nyawa -- mayoritas merupakan warga sipil. Pembicaran damai sementara antara pemerintah dan perwakilan kelompok

COFFEE MORNING H MUHAMMAD NABIL :

Hari Ibu Masih Patutkah Dihormati

SETIAP tanggal 22 Desember bangsa Indonesia memperingati hari ibu. Hari bersejarah bagi kaum perempuan. Tidak hari Bapak dan memang tidak ada hari Bapak. Kedudukan dan peran ibu dalam kehidupan kita sangat penting dan tidak dapat digantikan dengan ayah atau lainnya. Asupan air susu ibulah yang membangun hubungan emosional yang kuat dalam ikatan bathin, yang sulit dipisahkan oleh ap®wapun. Bagaimana dengan seorang ibu yang tidak mau menyusui anaknya? Itulah fenomena wanita sekarang. Mereka tidak sadar bahwa tidak semua wanita bisa menjadi ibu. Tidak semua wanita ditakdirkan bisa melahirkan, meski bisa saja wanita tersebut menjadi ibu asuh bagi anak-anak terlantar atau memungut anak orang lain. Dalam etimologi bahasa yang dimaksud dengan ibu adalah wanita yang telah melahirkan, wanita yang mengasuh anakanak dengan penuh kasih sayang. Hari ibu mestinya dirayakan dan diperingati oleh kita semua karena semua orang dilahirkan oleh seorang wanita yang menjadi ibu kita. Hari ibu harusnya menjadi momentum bagi setiap orang

untuk membaktikan diri atas jasa dan peran ibu selama ini. Bagi yang ibunya masih hidup bisa diberikan hadiah istimewa, mewujudkan harapan atau mimpi ibunya yang selama ini belum tercapai. Sementara bagi yang ibunya sudah meninggal, maka bisa dilakukan ziarah kubur, mengirimkan do’a agar Tuhan memberikan tempat yang terbaik di alam kuburnya. Sayangnya, perayaan hari ibu justru dirayakan sendiri oleh para kaum ibu. Memang prilaku ibu sendiri yang sekarang banyak aktivitas di luar rumah, tidak memberikan kasih sayang dan perhatian sepenuh hati dalam membimbing anak-anaknya, menjadi problem tersendiri. Apalagi bagi ibu yang tidak pernah memberikan air susu bagi anak-anaknya. Ular saja bisa mengerti dan memahami terhadap wanita yang memberikan minum dengan air susunya, wanita itu dianggap sebagai ibunya dan akan dijaga dari siapapun yang akan mengganggunya. Apalagi manusia yang mempunyai akal dan pikiran serta budi pekerti dalam tata kehidupan. Semua tergantung dari pola bimbingan dan asuhan para ibu sendiri. Fenomena wanita yang berperan ganda; jadi ibu yang merawat dan membimbing anak-anak sekaligus menjadi wanita pekerja/karier. Tentu ada keterbatasan waktu dan perhatian bagi anak-anaknya dibandingkan wanita yang sepenuhnya hanya mengurus rumah tangga. Mereka menjadi liar tidak menurut pada kedua orang tuanya dan lebih menurut pada pembantu yang mengasuhnya. Di sini tergambar bahwa ibu yang dianggap keramat hidup sudah tidak ada lagi. Tidak ada kutukan seorang ibu yang manjur seperti para ibu terdahulu. Meskipun hukum alam itu tidak akan per-

nah hilang. Ibu tetaplah ibu. Yang terpenting kita sadari dan pahami, bahwa apapun yang kita hadapi dan kita terima adalah buah dari perbuatan dan prilaku kita sebelumnya. Ibarat orang menanam padi maka akan penen padi, jangan pernah berharap menanam rumput akan tumbuh padi. Artinya perbuatan apapun dan bagaimanapun orang tua memperlakukan anak-anaknya maka itulah yang akan mereka dapatkan di kemudian hari. Anak-anak sekarang lebih sekedar diperhatikan dari sisi materi, yang penting semua kebutuhan hidupnya terpenuhi sudah dianggap cukup. Padahal mereka butuh belaian kasih sayang, bimbangan dan arahan yang diberikan dengan sentuhan yang lembut tangan seorang ibu. Anak-anak juga butuh dipeluk dan didekap dengan penuh cinta. Jangankan anakanak yang sudah mulai dewasa, anak bayipun bisa merasakan sentuhan kasih sayang ibu bapaknya. Sesungguhnya kita hidup dengan fitrah yang sudah ditetapkan oleh Tuhan. Wanita akan mengalami haid, mengandung, melahirkan dan menyusui. Peran itu tidak bisa digantikan oleh kaum lakilaki. Wanita yang bisa memberikan sentuhan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya, insyaAllah akan mendapatkan anak yang begitu hormat, perhatian dan kasih sayang kepadanya. Tapi jika wanita tidak mempedulikan anakanaknya dan terlalu sibuk dengan aktivitas di luar rumah – maka anakpun akan menjauhinya. Di Jaman edan seperti sekarang ini, banyak anak yang tidak menghargai dan menghormat ibunya. Tapi itu juga terlahir karena prilaku para ibu itu sendiri dalam menjalankan fitrahnya sebagai seorang ibu. ***

pemberontak telah terhenti. Babak baru pembicaraan yang sedianya berlangsung pada Desember tertunda akibat pemerintah Thailand masih harus menangani krisis akibat aksi protes di jalanan Bangkok yang menuntut penggulingan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Kepala Dewan Keamanan Nasional Thailand, Paradorn Pattanatabut, mengatakan kepada AFP bahwa pelaku mungkin memiliki hubungan dengan para pemberontak di selatan Thailand. "Peristiwa itu mungkin saja ekspresi kemarahan mereka atas tertundanya pembicaraan damai akibat konsentrasi pemerintah dalam menangani gejolak politik di Bangkok," kata Pattanatabut. "Kemungkinan lain adalah yang berhubungan dengan situasi pemerintah, yaitu untuk mendiskreditkan pemerintah," katanya. Beberapa sumber yang terlibat dalam pembicaraan damai menyatakan ragu bahwa dialog tersebut akan berjalan mulus dengan situasi politik di Bangkok yang memanas. (ant)

KHARTOUM (HK) — Kondisi Sudan Selatan mencekam karena pertempuran antara pasukan Presiden Salva Kiir Mayardit dengan pasukan mantan wapres Riek Machar sudah berlangsung selama satu pekan terakhir. Beberapa negara sudah mengevakuasi warganya, seperti Amerika Serikat. Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eritrea Sujatmiko memastikan warga negara Indonesia baik-baik saja. Meski situasi di Sudan Selatan masih belum menentu dan mengarah ke konflik fisik antara suku Dinka Ngok dari Presiden Salva Kiir dan Suku Neir dari mantan wapres Riek Machar. “Sejauh ini kondisi WNI aman dan banyak yang sudah dievakuasi,” kata Sujatmiko kepada Tempo, Senin, 23 Desember 2013. “Kami juga menerima informasi, fakta di lapangan meskipun mencekam namun di beberapa area kilang min-

yak dan komplek perusahaan relatif tidak terkena dampak (jauh dari pusat kerusuhan) dan keberadaan WNI di area kilang/perusahaan minyak relatif aman dengan penjagaan ketat aparat keamanan,” kata Sujatmiko, dalam surat elektroniknya kepada Tempo. Menurut dia kondisi ibukota Juba sendiri saat ini sudah mulai stabil namun suasana masih mencekam dengan pembatasan jadwal malam dan mati lampu serta keberadaan sejumlah personil militer. Diperkirakan kedepan konflik akan terus memanas dan tidak akan terkendali normal dalam waktu singkat, serta tantangan sebagai opsi penyelesaian adalah dengan rekonsiliasi politik. Sementara keberadaan WNI di Sudan Selatan yang melapor pada KBRI Khartoum sebelumnya hanya tiga orang. Semuanya tenaga kerja professional. Pasca

situasi darurat dan perlu evakuasi, lebih banyak lagi yang melaporkan diri. Berdasar data terkini, di Sudan Selatan terdapat 46 WNI yang terdiri atas tiga personil Tentara Nasional Indonesia yang anggota UN Mission in South Sudan (UNMISS), satu pegawai sipil UNMISS dan 10 pegawai beberapa NGO serta 32 pekerja sejumlah kilang minyak. Saat ini, 15 WNI sudah keluar dari Juba dan 31 WNI masih berada di Sudan Selatan baik di Juba maupun di lokasi kilang minyak. Proses dan biaya evakuasi selama ini ditanggung langsung oleh sejumlah perusahaan tempat WNI bekerja, namun demikian sejumlah perwakilan RI di sekitar Sudan Selatan juga mengantisipasi dengan skenario evakuasi darat jika diperlukan. KBRI terus menjalin komunikasi intensif dengan para WNI dimaksud.(ant/tmp)

Barney, Anjing Pemakan Celana Dalam Wanita LONDON (HK) — Anak anjing liar yang dirawat oleh Battersea Dogs dan Cats Home memiliki "bakat" tak biasa: hobi memakan celana dalam wanita. Sejak dirawat di pusat penampungan hewan ini, beberapa item pakaian dalam wanita telah melewati sistem pencernaan hewan itu dan keluar bersama kotorannya dalam kondisi utuh. Awalnya, mereka tak menduga Barney, nama anjing itu, sebagai "tersangka" ketika beberapa staf mengaku kehilangan pakaian dalam. Namun mereka sangat terkejut ketika menemukan sepasang celana dalam dan satu celana seksi teronggok di tempat kotoran hewan. Sejauh ini, kondisi kesehatan Barney dinilai bagus, tak mengalami gangguang terutama dalam organ pencernaannya. Barney ditemukan ber-

Barney keliaran di jalan-jalan Fulham, sebelah barat London, sekitar dua minggu lalu. Sepasang celana ditemukan beberapa hari kemudian dalam kotorannya setelah dia dirawat. Sepasang lainnya muncul dari anusnya beberapa hari kemudian. Staf di pusat penampungan hewan di London selatan ini kemudian melakukan pemeriksaan sinar X. Hasilnya, masih tertinggal

satu celana dalam lagi di lambungnya. Sam Barley, dokter hewan di penampungan itu, menyatakan tak tahu pasti mengapa Barney memiliki kebiasaan aneh ini. "Ini akan tetap menjadi rahasia dan kami akan menyarankan pemilik barunya nanti untuk membuatnya tetap jauh dari keranjang cucian dan tak menaruh celana dalam sembarangan," katanya. (tmp)

Indonesia Gelar Konferensi Pembangunan Palestina JAKARTA (HK) — Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan konferensi kerja sama negara-negara Asia Timur untuk pembangunan Palestina pada Maret tahun depan. "Ada dua acara besar yang akan digelar Indonesia tahun depan, bulan Maret ada konferensi solidaritas negara Asia Timur untuk pembangunan di Palestina, lalu bulan Agustus ada Forum Aliansi Peradaban Global PBB," kata Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Fachir, di Jakarta, Senin, 23 Desember 2013. Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah The 2nd Conference of Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD II) merupakan ha-

sil pertemuan pertama yang digelar di Tokyo, 14 Februari 2013. Rencananya, acara tersebut akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Menurut Direktur Kerja Sama Teknik Kemlu Siti Nugraha Mauludiah, dalam konferensi itu, juga akan dibahas komitmen Indonesia terhadap pembangunan Palestina. "Tahun 2008 kita sudah berkomitmen untuk memberikan pelatihan 1.000 warga Palestina. Itu sudah selesai tahun ini, dan pada pertemuan mendatang akan dibahas bantuan lain yang dapat diberikan Indonesia," kata Nining--nama panggilan Siti Nugraha Mauludiah. "Kesediaan Indonesia

menjadi tuan rumah CEAPAD II pada 2014 merupakan penegasan atas dukungan dan bantuan pemerintah dan masyarakat Indonesia terhadap Palestina, serta memperjelas posisi Indonesia di antara negara-negara Asia Timur sebagai salah satu aktor utama yang konsisten menyuarakan perjuangan Palestina," ujar Nining. Bagi Indonesia, CEAPAD adalah mekanisme koordinasi pelengkap dari komitmen NAASP (New Asian African Strategic Partnership), yang berakhir pada tahun 2013. Sesuai dengan pernyataan Menlu RI pada CEAPAD I, kesinambungan bantuan pembangunan kapasitas akan meningkat dengan keikutsertaan pihak swasta. Untuk itu, di sela-sela CEAPAD II, akan diselenggara-

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam sebuah kesempatan.

kan CEAPAD Business Meeting dan Trade Expo. Pada pertemuan bisnis tersebut, akan dilaksanakan seminar dan penampilan produk-produk Palestina dan Indonesia, serta penyelenggaraan one on one business meeting. Penyelenggaraan trade exhibition ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Melalui CEAPAD II, diharapkan aktor yang berperan dalam pembangunan Palestina tidak hanya dari kalangan pemerintah saja, namun juga melibatkan sektor swasta. CEAPAD II direncanakan dihadiri sejumlah delegasi yang berasal dari negaranegara di ASEAN, Palestina, Asia Timur, dan negara/organisasi internasional para mitra pembangunan untuk Palestina, seperti India, Australia, United Nations, World Bank, Islamic Development Bank (IDB), dan JICA. CEAPAD merupakan inisiatif dari pemerintah Jepang, yang bertujuan untuk mendukung proses perdamaian Timur Tengah melalui koordinasi antara negaranegara di Asia yang telah aktif memberikan bantuan peningkatan kapasitas (capacity building) untuk Palestina. Diharapkan bantuan capacity building dan dukungan teknis lainnya dari negaranegara Asia Timur untuk Palestina dapat berkelanjutan, lebih terkordinasi, tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan Palestina, dan sesuai dengan kapasitas negara-negara Asia Timur. (tmp) Editor:R Ghafur , Layouter: Syahrial


Opini & Layanan Umum Naiknya Harga Kebutuhan Pokok MENJELANG Natal dan Tahun Baru 2014, harga hampir semua kebutuhan pokok dipastikan naik. Kenaikan harga mulai terjadi sepekan yang lalu. Berbagai alibi yang disampaikan pedagang ketika ditanya mengapa harga barang kebutuhan pokok yang mereka jual dinaikkan. Ada pedagang yang berasalan kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2014 terjadi mulai dari produsen, distributor hingga di tingkat agen. Artinya harga modal mereka yang dipatok pihak agen memang naik. Sementara ada lagi pedagang yang berasalan karena transportasi barang kebutuhan pokok banyak terkendala, termasuk faktor cuaca, yang membuat stok menipis. Bahkan pada sejumlah pedagang, agen dan distributor stok barang habis sama sekali. Karena stok terbatas, maka kesempatan bagi

pihak tertentu untuk memainkan harga. Lalu ada lagi pedagang yang terang-terangan mengaku, kenaikan harga barang memang disengaja untuk mendepatkan keuntungan lebih besar, baik di tingkat pedagang, agen, distributor, bahkan produsen sekalipun. Mereka mengatakan masyarakat sudah pahamlah bahwa hal ini akan tetap terjadi sampai kapan pun. Di tengah kondisi yang demikian, banyak masyarakat yang mengeluh akibat susah mengatur uang belanja, karena uang gaji yang diplot untuk biaya belanja harian tidak cukup lagi. Bagi yang berpenghasilan pas-pasan terpaksa mengurangi porsi atau jumlah menu. Sedangkan yang berpengahasilan lebih terpaksa menambah suntikan dana untuk kebutuhan dapur dan barang kebutuhan harian

lainnya. Pada pihak lain, pemerintah, baik di pusat maupun daerah hanya mengeluarkan statemen bahwa stok sembako mencukupi hingga perayaan Natal dan hingga usai Tahun Baru 2014. Sedangkan tentang melonjaknya harga bahan kebutuhan pokok tersebut di pasaran nyatanya pemerintah pusat dan pemerintah daerah lepas tangan. Pemerintah terkesan hanya menyerahkan bulat-bulat penentuan harga kepada pedagang, agen, distributor dan lainnya. Tidak ada upaya konkrit dari pemerintah untuk mengontrol dan menstabilkan herga yang telah dipermainkan oleh distributor, agen dan pedagang. Ketika harga terus naik, pemerintah kembali mengeluarkan pernyataan yang tak cerdas, tak relevan alias tak nyambung. Padahal yang diharapkan masyarakat pemerintah

seyogyanyanya dapat mengontrol dan menurunkan harga kebutuhan pokok tersebut. Berkaca pada pembahasan upah minimum kota/kabupaten yang selalu ricuh setiap tahunnya, sepatutnya pemerintah bisa lebih bijak memandang dan menyikapi persoalan ini. Bukan cuma Natal dan Tahun Baru, kenaikan lebih parah biasa terjadi menjelang Ramadhan dan idul Fitri. Padahal, yang sesungguhnya diharapkan masyarakat, termasuk para pekerja yang selama ini berteriak tentang tingginya biaya hidup. Dengan adanya kontrol harga sembako dari pemerintah, diharapkan salah satu parameter dalam penentuan UMK bisa ditekan. Dengan demikian, kenaikan upah bisa lebih bermakna. Tindakan sopradis semacam operasi pasar atau bazar murah tak bisa lagi menjadi

kegiatan yang diandalkan pemerintah dalam menekan harga-harga yang tinggi. Meskipun kegiatan tersebut cukup membantu, namun alangkah lebih elok jika pemerintah dapat menyusun program kerja yang sudah terstruktur, membangun regulasi yang tepat untuk mengontrol hargaharga kebutuhan pokok, terutama di saat-saat menjelang hari besar. Pemerintah jangan mau lagi 'dikadali' oleh pedagang atau agen maupun distributor serta produsen. Meskipun ada berlaku hukum pasar; permintaan tinggi maka harga ikut naik, pemerintah harus lebih pintar. Pantauan langsung ke produsen bisa dilakukan. Perjalanan dinas dari instansi terkait ke luar daerah yang selama ini kerap dimanfaatkan sekedar untuk jalan-jalan semata, bisa diganti dengan kunjungan ke daerah-daerah

Mafia Politik di Parlemen Pemilu selalu mengeluarkan modal besar. Karenanya, pemilu bisa menjadi pecutan bagi siapapun untuk melakukan korupsi demi mendapatkan modal memenangkan pemilu. Dan, kampiun korupsi yang paling “basah” menjelang pemilu adalah parlemen. Kejahatan korupsi yang dilakukan oleh anggota parlemen nyaris sempurna. Bahkan hampir dapat dipastikan, parlemen adalah hulunya segala korupsi. Berbagai kasus korupsi melibatkan anggota parlemen dengan konfigurasi trias koruptika: legislatif, eksekutif, yudikatif. Korupsi politik di parlemen adalah pengkhianatan paling nyata atas amanah kedaulatan rakyat. Parlemen menjadi tempat jual-beli kekuasaan yang telah diamanti rakyat. Kewenangannya yang besar menjadikan parlemen sebagai ladang empuk untuk mencari kekayaan. Korupsi politik di parlemen merupakan kejahatan yang sifatnya lebih berbahaya daripada yang dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kekuasaan. Dampak sosial, politik, dan ekonominya lebih besar karena menggunakan kekuasaan dan kewenangan politik yang dimiliki parlemen. Konspirasi korupsi sistematis yang dilakukan Komisi IX DPR periode 19992004 menjadi bukti paling nyata. Skandal dana haram Bank Indonesia sebesar Rp24 miliar itu melibatkan 52 anggota IX DPR 1999-2004. Fakta ini menunjukan bahwa korupsi politik di parlemen bukan lagi “gunung es”, melain sudah menjadi “kampung” korupsi yang diselimuti asap pekat keserakahan dan kemunafikan. Maraknya kasus korupsi yang dilakukan anggota parlemen menunjukan kegaga-

K olom Publik (Bagian Pertama) PERNAHKAH Anda berpikir sepertinya tidak ada satu orang pun yang mendukung Anda? Bukannya Anda mendapatkan dukungan, malah Anda disalahkan. Bukannya Anda dibantu, malah Anda disalahkan. Atau mereka begitu tidak peduli dengan perjuangan Anda. Padahal, perjuangan Anda begitu berat, sangat membutuhkan bantuan. Kemudian membuka internet, disana ternyata ditemukan orang-orang ahli. Ada ahli bisnis, pemasaran, motivator, dan berbagai bidang lainnya. Namun seolah

PEMILU 2014 kurang dari setahun lagi. Kompetisi antara partai politik sudah dimulai. Bendera parpol, kampanye terselubung, dan iklan di berbagai media massa semakin bertebaran. Kandidat calon presiden (capres) dan calon anggota legislatif (caleg) tidak mau ketinggalan. mereka mulai menebarkan kharisma untuk mendekati rakyat.

Oleh: Anhar Putra Iswanto Mahasiswa Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang lan parlemen untuk melakukan shit of paradigm dari rezim sebelumnya. Mengutip pernyataan mantan presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pada masa Soekarno korupsi dilakukan di bawah meja, pada era Soeharto korupsi digelar di atas meja, dan era reformasi, meja-mejanya pun di korupsi. Parlemen adalah representasi kadaulatan rakyat yang memiliki kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan kekuasaan yang dijalankan oleh eksekutif. Argumentasi ini mengikuti alur pemikiran UUD 1945 pasca amandemen yang membatasi peran dan fungsi eksekutif, dan memperkuat peran dan fungsi parlemen. Diantara penambahan peran parlemen adalah pengangkatan pejabat publik seperti; hakim agung, pimpinan KPK, pimpinan BPK, pimpinan Bank Indonesia. Dalam konteks ini, dengan kekuasaan dan peran yang luas, dapatlah dikatakan bahwa baik-buruk bangsa ini ditentukan oleh parlemen. Kegagalan perubahana paradigma oleh parlemen itu justru menempatkan DPR sebagai kampiun korupsi paling dominan. Berdasarkan laporan Lembaga Tranparency International Indonesia (TII) 2013, parlemen merupakan lembaga terkorup di Indonesia selain kepolisian, pengadilan, dan partai politik. Temuan TII ini jelas saja

membuat rakyat geram terhadap parlemen. Parlemen adalah representasi tertinggi kedaulatan rakyat. Jika kedaulatan itu dilanggar oleh anggota DPR, maka jelas akan mempengaruhi kepercayaan rakyat terhadap wakilnya di parlemen. Korupsi politik di parlemen bersifat struktural. Bahkan kerap dilakukan secara berjamaah dengan melibatkan elit-elit partai politik. Korupsi di parlemen tidak hanya persoalan penyalahgunaan kekuasaan, melainkan persoalan sistem dan budaya korupsi anggota parlemen. Peran mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam kasus korupsi daging sapi di Kementerian Pertanian menjadi bukti paling mutakhir betapa partai politik turut menjadi “biang kerok” habitus korupsi. Disisi lain, partai politik juga sering menjadikan anggotanya di parlemen sebagai “kartu ATM” dalam melakukan broker anggaran negara (APBN). Mereka lupa bahwa anggota DPR adalah perwakilan rakyat yang harus berjuang dan membela kepentingan rakyat, bukan untuk memperjuangkan kepentingan partai politik semata demi mendaptkan “proyek” yang menghasilkan dana besar untuk pemilu. Anggota DPR juga ditekan oleh parpol asalnya untuk menyetor sejumlah uang demi kelansungan hidup

Seakan Tiada Dukungan mereka begitu pelit menjawab pertanyaan. SMS tidak dijawab, inbox di facebook tidak dijawab, email apa lagi. Saat di telepon tidak diangkat atau diangkat oleh asistennya. Akhirnya mereka (para ahli) dimaki-makinya. Semua berawal dari Anda sendiri. Jangan terus menyalahkan orang lain. Mungkin, sepertinya masuk akal dan bisa fahami kalau orang lain itu salah. Tapi semuanya tidak ada manfaatnya. Andalah yang bertanggung jawab untuk membangun masa depan

Anda sendiri, bukan orang lain. Tidak ada gunanya. Semua orang punya masalahnya dan yang paling bertanggung jawab atas diri Anda adalah Anda. Begitu juga orang lain, mereka bertanggung jawab atas dirinya masing-masing. Berhenti menuntut orang lain. Anak-anak wajar saat dia menuntut orang tuanya untuk membelikan sesuatu. Jika Anda sudah tidak anak-anak lagi, berhentilah menuntut orang lain agar mau membantu An-

partai. Harus diakui, agar dapat dicalonkan kembali sebagai calon anggota DPR, faktor sangat menentukan. Membersihkan Parlemen Menjelang Pemilu 2014, lalu lintas parlemen menjadi sangat riskan dengan korupsi. Karena itu, rakyat sebagai pemilik kadaulatan, dan dengan keterlibatan seluruh unsur penegak hukum di negeri ini wajib melakukan pemantaun terhadap parlemen. Dengan peranya yang begitu besar membuat parlemen terlihat “arogan” dan kebal hukum. Mereka bisa melakukan apa saja, termasuk korupsi. Korupsi politik yang dilakukan secara berjamaah oleh anggota parlemen nyaris sulit untuk dibongkar, karena melibatkan segala unsur kekuasaan dan kekuatan politik. Pengawasan terhadap parlemen mutlak dilakukan. Mengapa? Pertama, parlemen adalah tempat nasip rakyat dipertaruhkan. DPR memiliki kekuasaan untuk menentukan kebijakan negeri ini. DPR memiliki kewenangan dalam pembuatan UU, penentuan anggaaran belanja (budgeting), maupun pengontrolan (controling). Baikburuknya wajah bangsa ini ditentukan oleh perilaku dan kerja yang dilakukan DPR. Maka, anggota parlemen harus melakukan tugas mulia itu dengan mengedepankan kepentingan rakyat dan tidak

berperilaku busuk dan korup. Kedua, diperlukan pembenahan partai politik. Parpol merupakan hilir sekaligus hulu dari parlemen. Partai politik menjadi pilar utama proses perekrutan anggota parlemen. Sebelum dipilih oleh rakyat, parpol memiliki peran besar untuk menyediakan calon anggota parlemen. Maka, kualitas anggota parlemen nantinya sangat ditentukan proses perkaderan dan penidikan politik yang dilakukan parpol. Proses prekrutan calon anggota parlemen tidak hanya dilakukan berdasarkan kedekatan dengan elit partai tertentu dan kekuatan uang, tapi perlu dilihat integritas dan kualifikasi personal calon anggota DPR. Dan sekarang, partai politik sudah menentukan calon anggota parlemennya pada 2014. Maka, rakyat harus menentukan pilihan dengan sebaik mungkin. Ketiga, memecah mata rantai korupsi politik di parlemen perlu dilakukan peninjauan kembali (PK) atas kewenangan DPR yang begitu besar. Alih-alih memindahkan pendulum kekuasaan dari eksekutif kepada legislatif, pilihan itu justru sekadar memindahkan pendulum habitat korupsi dari eksekutif menuju parlemen. Akuntabilitas penggunaan kewenangan DPR perlu ditingkatkan dengan melibatkan kontrol publik yang masif dan berkualitas. Pemilu 2014 merupakan momentum perubahan bangsa Indoneisia. Hitam-putih bangsa Inodnesia kedepan sangat ditentukan oleh kualitas pemimpin yang dipilih rakyat nanti. Jika yang terpilih adalah penjahat, maka sangat sulit untuk bangkit dari korupsi yang kian membabi buta. Kita berharap akan muncul pemimpin orisinil yang mengerti masalah dan solusi persolan bangsa. ***

Oleh: Tim Fundraising & Marcomm DSNI Amanah.

da agar mau melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan sendiri. Yang paling utama harus dituntut adalah Anda sendiri. Tuntutlah Anda sendiri agar menjadi pribadi yang mampu, pribadi yang mandiri, dan pribadi yang lebih baik. Jika menuntut diri sendiri aja sulit, apalagi menuntut orang lain. Sang ahli harus membantu orang lain. “Lalu mengapa mereka sulit dimintai bantuan?” Ya, betul sek ali. Termasuk diri Anda sendiri pun harus membantu orang lain! Dan Anda bisa mulai dengan

membantu diri sendiri. Saling membantu adalah kewajiban setiap manusia, termasuk diri Anda juga wajib saling membantu. Kalau dikatakan sulit, tidak juga. Saya banyak menerima bantuan dari mereka. Dan saya juga berusaha membantu orang lain semampu saya, sesuai dengan kapasitas saya, dan waktu yang saya miliki. “Buktinya mereka tidak mau membantu saya! Katanya wajib saling membantu.” Ya, wajib saling membantu. Termasuk Anda juga wajib membantu. ***

5

Selasa, 24 Desember 2013

sentra penghasil kebutuhan pokok. Ini penting guna mendapat kepastian dan penjelasan riil di lapangan tentang kondisi barang yang hendak masuk ke Batam, misalnya. Pengawalan terhadap distribusi barang-barang kebutuhan pokok masyarakat dari hulu ke hilir mutlak dilakukan

oleh pemerintah. Itu kalau memang pemerintah ingin memberi pelayanan terbaik kepada masyarakatnya. Jika seperti yang selama ini terjadi masih dipelihara, maka kenaikan harga-harga kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan, akan tetap kita rasakan. ***

C akap B ijak "SESUATU yang kita hadapi tidak selalu bisa diubah; namun, kita tidak bisa mengubah sesuatu sampai kita menghadapinya"

James A Baldwin "DITIAP musibah yang menimpa Anda, ingatlah untuk bercermin dan bertanya tentang daya apa yang bisa Anda upayakan guna menarik pelajaran positif dari kejadian itu"

Epictetus

M enyanyah Berpikir Sederhana

Ali Mahmud Wartawan Haluan Kepri TERPETIK sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu se-ekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penjerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan. Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "Untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?" Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh, tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur. Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi

ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, "Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa. Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranyapun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatankesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang-orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapat kan apa-apa. Demikian juga dengan seseorang yang bergumul dengan pasangan hidup yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa. Berpikir sederhana, bukan berarti tanpa pertimbangan logika yang sehat. Kita tentunya perlu mempunyai harapan dan idealisme supaya tidak asal tabrak. etapi hendaknya kita ingat bahwa seringkali Tuhan mengajar dengan perkara-perkara kecil terlebih dahulu sebelum mempercayakan perkara besar dan lagipula tidak ada sesuatu di dunia yang perfect yang memenuhi semua idealisme kita. Berpikirlah sederhana. ***

√ Saipem Nyaris Ricuh - Baru nyaris kan boss? √ Gubernur dan Walikota Batam Resmikan PATEN - Jangan cuma paten nama aja, boss! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Zikri


CMYK

Meranti

Selasa, 24 Desember 2013

6

Industri dan Galangan Terancam Tutup Sulitnya Mendapatkan Suplai Bahan Baku SELATPANJANG (HK) — Perusahaan galangan kapal dan industri perabot di Kabupaten Meranti terancam gulung tikar alias tutup. Dikarenakan sulitnya mendapat bahan baku. Ruslan Nahrowi Liputan Meranti Seperti perusahaan yang membutuhkan bahan baku kayu untuk perabot rumah tangga mendapatkan bahan baku sangat sulit dengan aturan yang ada. Belum lagi diperparah dengan kelengkapan mesin teknologi industri usaha yang kurang permanen. Ketua Asosiasi Perabot Kabupaten Kepulauan Meranti (APKM), Norkholis mengatakan, salah satu persoalan yang sangat menyulitkan bagi para pengrajin usaha perabot di Selatpanjang adalah sulitnya mendapatkan suplai bahan baku. “Kami masih menghadapi kendala yang berat untuk dapat mempertahankan usaha perabot di daerah ini. Salah satunya karena belum jelasnya aturan pemerintah menyangkut suplai bahan baku kayu bagi usaha kami. Akibat dari kondisi ini, para pengusaha kesulitan untuk memasarkan produk. Terbatasnya bahan baku, berpengaruh kepada harga jual produk yang tidak mampu bersaing dengan harga pasaran,” ungkapnya. Untuk bisa mempertahankan sektor usaha ini, lanjut Nurkholis, para pengusaha perabot mengharapkan perhatian Pemerintah melalui Instansi terkait. Perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah ini, tidak hanya menyangkut soal regulasi yang terkait dengan ketersediaan bahan baku kayu yang terkait dengan izin pengolahan kayu. Para pengusaha juga mengharapkan adanya bantuan pemerintah daerah dalam mempromosikan berbagai produk industry prabot ke luar daerah.

Pasalnya, hampir 90% dari produk usaha prabot dipasarkan di dalam. Sampai hari ini, para pengerajin perabot di Meranti kesulitan untuk menembus pasar diluar daerah akibat terbatasnya akses jaringan pemasaran. Apalagi Meranti sering mengikuti berbagai expo di luar. Untuk itu, para pengrajin perabot, ada upaya dari Pemkab Meranti untuk melibatkan hasil produk pengrajin untuk dipajang dan dipromosikan diberbagai ajang expo dan promosi yang dilakukan Pemkab Meranti di luar daerah. “Soal pemasaran produk, kita memang belum mampu menembus pasar luar daerah. Padahal dari sisi kualitas, kita jamin tidak akan kalah saing. Untuk itu, kita berharap ada upaya Pemkab Meranti untuk membantu mempromosikan aneka produk industry moubel kita di berbagai ajang expo atau promosi yang diikuti Pemkab Meranti di luar daerah” beber Nurkholis. Menurutnya, dukungan Pemerintah sangat berarti, terutama untuk memotivasi para pelaku usaha di daerah ini. “Kami ingin juga berkembang dengan dukungan tenaga kerja yang banyak,. Sehingga masyarakat di daerah ini tidak hanya menjadi kontraktor proyek yang terus bergantung dengan jadwal pencairan APBD,” ujarnya. Bupati Prihatin Sementara Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi, mengaku turut prihatin atas lesunya sektor usaha industri yang menggu0nakan bahan baku kayu di Kepulauan Meranti. Untuk menyikapi itu, Pemkab melalui satker terkait akan mengundang para pelaku usaha

Perabot dan Galangan Kapal yang ada di daerah ini. “Pemkab mesti menyerap dulu berbagai informasi dari kalangan pengusaha industri berbahan kayu, seperti Perabot dan Galangan Kapal yang ada di daerah ini. Kita turut prihatin atas lesunya sektor usaha ini. Apa yang menjadi penyebabnya nanti akan kita fasilitasi dengan pihak-pihak terkait. Karena bila ini tidak disikapi maka akan terus berimbas kepada kebutuhan masyarakat luas,” kata Irwan. Menurutnya, harus ada regulasi yang jelas, serta komitmen dari seluruh instansi terkait dan kalangan pengusaha berskala besar lainnya dalam membina kerjasama dengan sektor usaha kecil dan menengah. Bagaimanapun juga, keberlangsungan industri kecil dan menengah memiliki peran yang sangat besar dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan industry hilir yang berbasis usaha-usaha kretaif. Termasuk aneka usaha kecil dan menengah pengrajin perabot dan industri galangan kapal di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Mestinya potensi bahan baku kayu dari sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di daerah ini bisa dimanfaatkan demi keberlangsungan industri perabot dan galangan kapal. Untuk itu, kita akan segera mencari benang merah masalah ini, supaya sektor usaha kecil dan menengah ini bisa berjalan dengan baik, tanpa harus berhadapan dengan masalah hukum,” ujar Bupati. Ditambahkannya, Pemkab akan mencari jalan yang sesuai aturan untuk kepastian hukum suplai bahan baku kayu yang dibutuhkan pada sektor usaha perabot dan galangan kapal di daerah ini. “Apabila usaha ini lesu atau mati, maka yang akan menjadi imbasnya juga masyarakat luas yang membutuhkan produk industri tersebut,” katanya. ***

RUSLAN/HALUAN KEPRI

HASIL KERAJINAN — Istri Bupati Kepulauan Meranti Nirwana Sari didampingi Istri Wakil Bupati Kepulauan Meranti T. Reni, serta Istri Sekda Kepulauan Meranti bersama ibu-ibu dari Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kepulauan Meranti saat melihat hasil kerajinan tangan warga binaan Lapas Selatpanjang di Kantor Lapas Selatpanjang, Senin (23/12).

2013, PPTP2A Meranti Tangani 10 Kasus ningkat seiring makin seringnya lembaga tersebut melakukan sosialisasi ke masyarakat. “Padahal kita tidak belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh, namun saat ini sudah banyak masyarakat yang tau keberadaan PPTP2A untuk mendapatkan perlindungan. Mungkin jika kita lebih giat lagi mempromosikan lembaga ini, saya yakin kita yang kerepotan melayani kasus yang masuk, sementara tenaga kita di lembaga ini masih terbatas,” sebut Ira. Saat ini, lanjut Ira, PPTP2A Meranti sedang tangani kasus perkosaan anak, usia 11 tahun. “Anak korban perkosaan tersebut saat ini dibawah penjagaan dan lindungan PPTP2A. Ini akan kita pulihkan traumanya, maupun yang lainnnya. Saat ini proses hukum sudah memasuki persidangan,” sebut Ira yang tak mau menyebutkan secara rinci kasus tersebut. “Kami harus menjaga identitas korban yang RUSLAN/HALUAN KEPRI kami lindungi, itu sudah ISTRI Bupati Kepulauan Meranti Nirwana Sari didampingi istri Wakil Bupati Kepulauan Meranti T Reni dan istri Sekda menjadi aturan wajib di PPTP2A,” tutup Ira. (rus) Kepulauan Meranti ketika bersalaman dengan narapidana Wanita di Lapas Selatpanjang. SELATPANJANG (HK) — Sepanjang tahun 2013 ini, sebanyak 10 kasus ditangani oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPTP2A) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Demikian dikatakan Sekretaris PPTP2A Meranti, Ira Novrianty Helfandi di ruang

kerjanya, Senin (23/12). “Ada 10 kasus yang kita tangani selama 2013 ini yaitu 5 kasus KDRT, 2 kasus perkosaan anak, 3 kasus penelentaraan rumah tangga. Dari 10 kasus itu, yang sudah selesai kita tangani hampir 50%. Dari lima kasus KDRT, 2 kasus berakhir dengan percerai-

an. Mereka awalnya bisa didamaikan, namun nanti akan terjadi lagi kasus yang sama berulang-ulang,” ujar Ira. Disebutkannya, jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya, dimana tahun 2012 yang lalu, pihaknya hanya menangani 5 kasus. Jumlah tersebut me-

CMYK

Editor: Arment Aditya, Layouter: Syahril


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Sambungan

Selasa, 24 Desember 2013

Dari Halaman 1

Menkes Cek

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

MENKES Nafsiah Mboy disaksikan Gubernur Kepri HM Sani dan sejumlah pejabat, memukul gong tanda dibukanya rapat koordinasi kesiapan Dinas Kesehatan dan Unit Pelayanan Kesehatan se-Provinsi Kepri di Hotel Harmoni One Batam, Senin (23/12). ada, namun belum dioperasikan. Usai meninjau fasilitas puskesmas, Menkes Nafsiah Mboy melakukan dialog bersama ibu-ibu posyandu se-Bengkong. Menkes turut menjelaskan cara pemberian obat cacing, imunisasi terhadap anak bayi usia dini, serta makanan tambahan untuk bayi. "Saya pernah jadi pengurus posyandu selama sepuluh tahun," katanya dengan tangan yang terlihat cekatan. Dalam dialog itu, Menkes menyampaikan kesiapan pemerintah menyongsong program Jaminan Kesehatan Nasional yang dimulai tahun 2014. Menurut Menkes, program JKN merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan dengan mengunakan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersipat wajib (mandatory). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang SJSN dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak, diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iuran yang dibayar oleh pemerintah. "Bukan berarti gratis program ini, kesehatan tidak ada gratis. Namun dibayar oleh pemerintah bagi yang tidak kerja," terang Nafsiah. Kepala Puskesmas Sei Panas Heriandi mengatakan pihaknya sangat menyambut baik program JKN. "Saat ini aplikasinya software

registarasi sudah siap dan lansung link ke seluruh Indonesia. Kita adalah puskesmas pertama di Kepri yang dikunjungi menteri," kata Heriandi. Rapat Koordinasi Selain mengunjungi kesiapan Puskesmas Batam, malamnya, Menkes Nafsiah membuka rapat koordinasi kesiapan Dinas Kesehatan dan Unit Pelayanan Kesehatan Se-Kepri. Rakor yang turut dihadiri Gubernur Kepri HM Sani, dilaksanakan di Hotel Harmoni One. Dalam sambutannya, Menkes Nafsiah menyampaikan kedatangannya ke daerah utamanya untuk melihat kesiapan puskesmas menyambut program JKN. "Program ini sangat luar biasa, sehingga Presiden berharap program ini berjalan lancar di setiap daerah," ucapnya. Menkes melanjutkan, ada lima indikator pembangunan kesehatan yang dinilai masih menjadi hambatan, yakni penurunan angka kematian ibu, penurunan angka kematian bayi, serta penurunan total `fertility rate`. "Kemudian peningkatan presentase penduduk dengan akses air minum yang berkualitas dan penurunan Annual Parasit Index untuk penyakit malaria. Kelima indikator itulah yang harus menjadi perhatian utama kita," katanya. Menurut Menkes, kementeriannya pada 1 Januari 2014 akan

memulai babak baru pembangunan kesehatan, yaitu dilaksanakannya JKN. "Saat ini, jaminan kesehatan di Indonesia dilaksanakan melalui Jamkesmas, Askes, Jaminan Kesehatan TNI/Polri, Jamsostek, Jamkesda dan jaminan kesehatan lainnya dan telah mencakup 68,82 persen," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Menkes meminta seluruh jajaran Pemprov Kepri dan kabupaten/kota bersama seluruh masyarakat termasuk swasta di Kepri, untuk mendukung langkah-langkah persiapan bagi suksesnya pelaksanaan JKN di Kepri. "Pada rakor Dinas Kesehatan dan Unit Pelayanan Kesehatan di Kepri ini bersama para pejabat eselon I Kemenkes, saya akan memfokuskan perhatian untuk mendengarkan paparan kepala Dinkes tentang rencana aksi daerah tentang percepatan pencapaian MDG serta persiapan pelaksanaan jaminan kesehatan nasional sebagai tindak lanjut," usap Menkes sebelum mengakhiri sambutannya. Sementara itu, Gubernur Kepri H Muhamad Sani dalam sambutannya menyambut baik program JKN. Sani juga melaporkan bahwa MDG di Kepri sudah mencapai 72 persen. "Kita konsen untuk melengkapkan dokter keluarga di pulaupulau terdepan di Kepri," kata Sani. (cw81)

pekerja tetap memadati ruang kantor perusahaan. Aparat kepolisian dari Sektor Meral pun diturunkan untuk berjaga-jaga jika terjadi keributan. "Kalau sempat tak dipecat bule itu, mungkin sudah kacau balau Saipem. Bisa rusuh seperti di Batam mungkin," kata AC. Katanya, emosi pekerja Saipem akhirnya reda setelah mana-

jemen Saipem menunjukkan bukti surat pemecatan Jose Silverio. Terkait keributan itu, pihak manajeman PT SIKB tidak berhasil dikonfirmasi. Demikian pula halnya dengan Kabid Pengawasan Disnaker Kabupaten Karimun, Mujarab. Meski ponsel aktif, tapi yang bersangkutan tidak menjawab panggilan. Dikirim pesan singkat juga tak dibalas. (gan)

Pedro menjalani pertandingan yang fantastis dan tim ini juga bermain bagus. Dia punya kemampuan untuk mencetak gol, bukan hanya bersama Barcelona tapi juga di timnas Spanyol." "Pedro tak pernah menyerah. Tak peduli apakah dia starter atau bukan jika masuk dalam pertandingan dia tak pernah menyerah. Dia bermain pada posisi yang punya banyak persaingan," tuntas Martino di situs resmi klubnya. Getafe sempat memimpin ketika babak pertama memasuki menit 10. Melalui sebuah serangan Azulones, julukan Getafe, Angel Lafita memberikan umpan lewat tumitnya kepada Sergio Escudero, yang menggiring bola ke kotak penalti Barca. Tanpa ragu, Escudero melepaskan tendangan yang tidak mampu dibendung kiper Jose Pinto. 1-0 untuk Getafe. Lima menit kemudian, tuan rumah kembali mengejutkan pertahanan Barca. Getafe kembali mencetak gol kali ini lewat Lisandro Lopez. Diawali sebuah tendangan bebasm Lopez menyundul bola yang tidak mampu dijangkau Pinto. 2-0 untuk Azulones. Barca berusaha untuk membalas. Sebenarnya, Pedro Rodriguez sempat membuat gol pada menit 19. Sayang, gol pemain jebolan akademi La Masia dianulir wasit karena menganggap pemain asal Spanyol itu terperangkap offside. Usaha Blaugrana untuk mence-

tak gol membuahkan hasil. Melalui sebuah serangan balik, tim tamu memperkecil ketinggalan menjadi 2-1. Umpan terobosan yang dilepaskan Fabregas, dimanfaatkan oleh Pedro yang melepaskan tendangan keras. Bola sempat mengenai tangan Moya, tapi derasnya bola membuat gawang Getafe tetap kebobolan. Pertandingan menjadi semakin menarik. Sebab, Barca terus menekan pertahanan Getafe untuk mencetak gol penyama kedudukan. Hasilnya, Pedro mencetak gol penyama kedudukan pada menit 41. Skor berubah menjadi 2-2. Barca semakin gencar untuk menekan pertahanan Getafe. Tekanan demi tekanan membuahkan hasil. Pedro kembali membobol gawang Moya untuk ketiga kalinya, sekaligus mengubah keadaan menjadi 3-2. Skor ini bertahan hingga turun minum. Pada interval kedua, Getafe berusaha untuk kembali bermain seperti awal babak pertama. Tapi, bermain menyerang membuat pertahanan Azulones menjadi terbuka. Barca justru kembali mencetak gol. Memanfaatkan umpan dari Pedro, Fabregas melepaskan tendangan voli yang menghantam gawang Moya. 4-2 untuk Barca. Menit 74, Fabregas kembali mencetak sebuah gol lewat titik putih untuk menutup pesta kemenangan Blaugrana menjadi 5-2. (fbc/bbc/glc)

Dari Halaman 1

Saipem Nyaris Tidak terima dengan pelecehan itu, ratusan pekerja lalu berkumpul dan langsung mendatangi kantor perusahaan. "Sebetulnya para pekerja meminta Jose Silverio Teixeira, Ferreira untuk ke luar ke lapangan dan meminta maaf secara langsung kepada seluruh pekerja. Tapi dia tetap tidak mau ke luar," cerita AC. Selang dua jam lamanya, para

Dari Halaman 1

Setahun Penuh tino itu kembali merebut puncak klasemen di akhir tahun karena unggul selisih gol. Faktanya, The Catalans sudah berada di posisi tersebut sejak bulan Januari lalu. "Secara umum kami memainkan laga yang bagus. Kami senang bisa mengakhiri tahun sebagai pemimpin klasmen, kami mendapatkan kemenangan penting," ungkap Jordi Alba di situs resmi klub. "Kami sempat kebobolan dua gol lebih dulu karea kami terlalu rileks, tapi tim bereaksi dan kami akhirnya memainkan laga yang bagus," tuturnya. Dalam laga itu, Barca tidak memainkan Neymar dan Lionel Messi di lini depan serta Carles Puyol di lini belakang. Keadaan ini coba dimanfaatkan oleh Getafe. Meski bisa bikin banyak gol, Gerardo Martino berharap pemain bintangnya bisa cepat kembali. "Meski kami menang, kami selalu merindukan pemain-pemain seperti Valdes, Xavi, Messi atau Neymar. Pada Januari nanti mereka semua akan kembali ke tim ini," sahut Martino. Terkait trigol yang dibuat Pedro, Martino juga memberikan kredit khusus pada pesepakbola asal Spanyol itu. Meski jatah bermainnya sebagai starter tak banyak, Pedro disebut Martino selalu tampil dengan kemampuan penuh. "Pedro tak harus mencetak tiga gol karena dia selalu bikin gol.

7

PTUN Batalkan Patrialis Akbar sebagai Hakim MK JAKARTA (HK) — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membatalkan Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2013 tentang Pengangkatan Patrialis Akbar dan Maria Farida sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). "Putusan (Kabul)," demikian bunyi putusan seperti dimuat di laman PTUN Jakarta. Putusan dibacakan Senin (23/ 12/2013). Gugatan keppres tersebut diajukan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Indonesia Corruption Watch. Hakim yang menanganinya adalah Teguh Satya Bhakti, Elizabeth IEHL Tobing, dan I Nyoman Harnanta dengan panitera pengganti Nanang Damini. Perkara tercatat dengan nomor 139/G/2013/PTUN-JKT. Gugatan itu diajukan Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan MK. Koalisi menilai ada proses yang salah dalam pengangkatan calon hakim konstitusi. Penunjukan Patrialis ini cacat hukum. Padahal aturan tentang MK Pasal 19 Undang-Undang

alis pada paparan media di (UU) Nomor 24 Tahun Gedung Mahkamah Konsti2003 menyatakan, pentusi (MK), kemarin. calonan hakim konstiDia mengatakan, putusan tusi harus dilaksanakan itu dapat merugikan kepensecara transparan dan tingan bangsa. Pasalnya, jumpartisipatif dan harus lah hakim MK semakin berdipublikasikan kepada kurang. Menurut Patrialis, masyarakat. hal itu akan berpengaruh paKeppres itu dinilai Patrialis da penanganan perkara di melanggar UU MK PaMK, terutama seusai pemusal 15, Pasal 19, dan Pasal 20 (2) soal integritas calon ngutan suara Pemilu 2014 nanti. "Kalau memang putusan PTsebagai negarawan yang menguaUN merugikan bangsa kita, dan sai konstitusi. Terkait hal ini, koalisi meng- MK tidak bisa jalan, karena terapresiasi keputusan itu dengan ganggu kondisi pemilu, satu-samengatakan bahwa kekuasaan tunya ya banding," lanjut mantan Menteri Hukum dan HAM itu. kehakiman masih independen. Dia mengatakan, sebagai ter"Argumen hakim yang berdasarkan kepada semangat Perppu gugat intervensi, dirinya memiliki No 1 Tahun 2013 mencerminkan hak untuk mengajukan banding. Ia kepekaan hakim dalam membaca menuturkan, upaya hukum itu sebenarnya dapat ia lakukan sendiri. hukum yang bergerak," katanya. Atas putusan itu, Patrialis "Tapi, nanti tergantung Ibu Maria. mempertimbangkan untuk me- Sebenarnya, saya sendiri juga bisa kalau ingin banding. Tapi, sebagai ngajukan banding. "Saya kira demi kepentingan satu kesatuan, ya harus berbincang bangsa, mungkin saya akan mela- bersama Ibu Maria," lanjut Pakukan itu (banding)," ujar Patri- trialis. (kcm/okz)

Dari Halaman 1

Istono PTUN-kan PTUN Tanjungpinang. Karena, saya merasa dirugikan dan dizalimi," katanya dengan nada meninggi. Istono mengatakan, gugatan tersebut telah dilayangkan ke PTUN Tanjungpinang di Sekupang, Batam, Jumat (2012) lalu. Terpisah, Panitera Muda Perkara PTUN Tanjungpinang Anditiawarman Basrul SH, membenarkan ada gugatan yang didaftarkan atas nama Istono terkait sengketa seleksi penerimaan calon kepala BP Batam. "Ya, kami sudah menerima pendaftaran perkara permohonan gugatan atas nama Ir Istono yang mengaku dari BP Kawasan Batam. Pendaftaran perkaranya itu Nomor :19/G/2013/PTUN-Tanjungpinang, yang kami terima pada hari Jumat lalu sekitar pukul 16.30 WIB," kata Andi di ruang kerjanya. Istono dengan pengacaranya, ujar Andi, mendaftar sebagai penggugat tunggal terhadap Ketua Dewan Kawasan FTZ BBK HM Sani sebagai tergugat I, dan panitia seleksi calon Kepala Badan Pengawas(BP) Kawasan Batam sebagai tergugat II. "Lantaran pendaftaran permohonan gugatan Istono itu masuknya sudah sore, maka untuk proses administrasinya baru kami tindaklanjuti hari ini (kemarin)," ujar Andi. Proses Administrasi, ungkap Andi, sudah masuk ke meja ketua PTUN Tanjungpinang. Setelah berkas permohonan gugatan itu disetujui, lanjutnya, baru kemudian ditunjuk ketua dan anggota majelis sidang oleh ketua PTUN Tanjungpinang. "Setelah semuanya terbentuk, barulah proses sidang kami lakukan dengan memanggil pihak peng-

gugat dan semua pihak tergugat. Di antaranya, pihak tergugat itu adalah Haji Muhammad Sani yang saat ini juga menjabat sebagai Gubernur Kepri yang disebut sebagai tergugat I. Kemudian, panitia seleksi calon kepala BP Kawasan Batam yang di sebut sebagai tergugat II," terang Andi. Dikatakan Andi, berkas gugatan atas nama Istono sudah diproses, tapi masih ada beberapa berkas gugatan yang belum lengkap. "Secara umum, untuk persyaratan administrasi pihak penggugat sudah cukup. Meskipun masih ada beberapa persyaratan yang masih kurang, itu bisa menyusul nanti. Apa isi materi gugatannya, nanti bisa diketahui pada gelar sidang terbuka, yang akan digelar pada Januari 2014 mendatang di kantor PTUN Tanjungpinang yang baru di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Batam lama, jalan Ir Sutami samping Disdukcapil, Sekupang," terang Andi. Mahasiswa Demo Di Gedung Graha Kepri Batam Centre, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Batam menggelar aksi demo. Mereka menuntut transparansi dalam pemilihan Kepala BP Batam, yang saat ini sedang berjalan. Ketua umum PMII Batam Rizky Firmanda mengatakan, Gubernur Kepri selaku Ketua Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun (BBK) harus bersikap one man show dalam memutuskan untuk dilakukan fit and proper test pemilihan kepala BP Batam. "Dalam pemilihan kepala BP Batam, Gubernur sangat tidak bijaksana. Banyak indikasi kecurangan yang terjadi dalam pemilihan calon ketua BP Kawasan

yur tanpa garam yang rasanya hambar. Goyangan di dalam dangdut bisa dibilang menu wajib. "Goyangan yang tertata baik, nggak terlalu berlebihan bisa menyedapkan rasa," ujarnya. Kini, maraknya jenis goyangan baru di kalangan dangdut pun tidak membuat dara asal Cikarang, Jawa Barat itu minder atau merasa ter-

saingi. Baginya semua goyangan sudah punya hoki masing-masing, seperti Inul Daratista, Uut Permatasari, dan penyanyi dangdut lainnya. "Mau sekarang ada goyangan apa aja, eneng tetap gotik. Cukup satu, biarin ada goyang baru dengan orang baru, berbagi aja," tutur Zaskia dengan suaranya yang sedikit serak. (dtc)

Dari Halaman 1

Alhamdulillah, Terimakasih tuan program rumah tidak layak huni (RTLH) dari Pemkab Karimun. Warga lain yang rumah mereka 'dibedah', adalah Normah (50). Rumahnya diganti atap seng, dibuat pintu dan jendela baru tak lupa dicat. Selanjutnya, Sari (29) yang dibuatkan rumah baru. Selain itu, rumah Tapa (55), Zainul (33), Sarimah (63) dan rumah Heri (30), ke semua rumah tersebut atapnya diganti seng. Jasman sendiri adalah warga RT 01 RW 01 Dusun I Desa Tulang, Kecamatan Karimun. Dia yang dulunya hanya menghuni gubuk reot berdinding pelepah dan beratap rumbia, sekarang telah memiliki rumah yang layak huni. Rumah tersebut dibangun melalui bhakti sosial Lanal Karimun bekerja sama dengan Pemkab Karimun dan PT Tambang Timah. Rumah baru Jasman berukuran sekitar 4x6 meter tersebut berbentuk semi permanen. Bagian bawah terbuat dari batako, sementara atasnya berbahan papan triplek. Rumah itu beratapkan seng. Memang, saat ini rumah yang dibangun persis dekat gubuk lamanya itu belum rampung, karena saat ini masih dalam tahap pengerjaan bagian lantainya. Kebahagiaan Jasman makin lengkap, karena rumah barunya itu

Batam," kata Rizky. Selain itu, mahasiswa juga mengkritisi tentang tidak transparansinya dalam seleksi calon kepala BP Batam tersebut. Karena, setiap calon yang kalah tidak mengetahui hasil tes yang sudah dilakukan mereka. Adapun indikasi kecurangan dalam pemilihan calon kepala BP Batam itu, karena ada salah satu calon yang diloloskan diduga tersangkut masalah hukum. Belum lagi, seleksi kepala BP Batam di gelar tanpa melibatkan wakil ketua maupun anggota-anggota Dewan Kawasan FTZ BBK. Setelah puas berorasi di depan Graha Kepri, para mahasiswa melanjutkan aksinya ke Kejaksaan Negeri Batam. Satu jam kemudian, mereka membubarkan diri dengan tertib. (vnr)

Dari Halaman 1

Suka Goyang "Naluri penyanyi dangdut, denger gendang rasanya langsung pengen ngeblekuk. Denger musik apalagi ada gendang, bawaannya pengen goyang," ucap Zaskia dengan logatnya yang khas saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (23/12). Pelantun 'Cuma Satu Menit' itu pun mengibaratkan kalau dangdut tanpa goyangan, sama seperti sa-

NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

PANITERA Muda Perkara PTUN TPI, Aditiawarman Basrul SH memperlihatan surat pendaftaran gugatan Ir Istono, Senin (23/12) di Kantor PTUN Tanjungpinang, Sekupang Batam.

mendapat kunjungan Bupati Karimun Nurdin Basirun didampingi Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Hery Winarno, dan pejabat FKPD di Kabupaten Karimun lainnya, Senin (23/12) kemarin. "Terima kasih Pak Bupati," kata Jasman penuh haru. Nurdin meminta kepada Jasman, agar merawat rumah yang baru saja dibangun tersebut dengan baik. "Rawat rumah ini baik-baik ya," ungkap orang nomor satu di Karimun, itu seraya juga menjanjikan akan memberikan bantuan pompong dan alat tangkap ikan kepada Jasman, karena selama ini dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap. "Bapak pandai menjaring tak, kalau pandai nanti kita berikan bantuan pompong dan alat tangkap ikan. Kalau memang pandai, katakan iya, jangan tak pandai dibilang pandai. Kalau tidak pandai percuma saja, nanti kalau sudah dibantu pompongnya malah dibiarkan lapuk, jadi tak guna juga," kata Nurdin seraya meminta stafnya mencatat dan meminta nomor handphone Jasman. Pertanyaan Nurdin dijawab istri Jasman, Ne. Menurut perempuan paruh baya itu, dulu suaminya memang bekerja sebagai nelayan. Namun, karena saat ini sudah

tak ada lagi alat untuk menangkap ikan, makanya tak melaut lagi. "Dulu dia memang sering melaut pak, sekarang sudah tak ada lagi, kalau memang bapak mau bantu, kami terima pak," kata Ne. Selain membangun rumah warga, kegiatan bhakti sosial Lanal Karimun yang bersempena dengan HUT Armada RI ke-68 di Pulau Tulang tersebut, juga memberikan bantuan sebanyak 65 paket sembako kepada keluarga kurang mampu. Kemudian pemberian mesin perahu kepada Darwis, Khaidir dan Aing serta pengobatan gratis kepada masyarakat. Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Hery Winarno mengatakan, tujuan dilaksanakan bhakti sosial untuk meningkatkan kesehatan dan taraf hidup masyarakat yang mapan, mandiri sehingga memiliki ketahanan wilayah yang tangguh, apalagi Karimun berada di wilayah perbatasan. "Memang, bantuan yang diberikan kepada masyarakat di Pulau Tulang, Dusun I Desa Tulang ini belumlah seberapa. Namun, kami berharap dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan taraf hidup mereka ke arah yang lebih baik lagi. Kami ingin, warga yang tinggal di perbatasan bisa lebih mandiri dan sejahtera," ucap Hery. (ilham)


CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

9

Wawako Tak Lakukan Pembongkaran Cek Spek Puskesmas

Devi Arianti Putri

BENGKONG (HK) — Wakil Walikota Batam Rudi tidak memberi izin pembongkaran saat mengecek spesifikasi bangunan Puskesmas Tanjungbuntung. Rudi hanya melihat-lihat bangunan Puskesmas mulai dari lantai bawah sampai lantai dua.

Juara Nasional Taekwondo

Bukan untuk Dibanggakan DEVI Arianti Putri, merupakan atlite taekwondo yang sudah dua kali meraih gelar juara nasional. Siswi kelas XI jurusan Teknik Komputer dan Jaringan ( TKJ ) yang biasa dipanggil Devi ini menuturkan,

Tim Haluan Kepri Liputan Batam

" Saya lihat semuanya sudah sesuai gambar, "kata Rudi yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Chandra Rizal, Konsultan Perencana dari CV Empat Petulai Ali Akbar dan Direktur CV Sinar Pratama, Alvin, kemarin. Rudi menyebutkan, dari

Bukan untuk Hal 10

DKP Luncurkan 2 Kapal Patroli Laut Cegah Ilegal Fishing BARELANG (HK) — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan dua kapal patroli laut di Jembatan II Barelang, Pulau Setokok, Batam, Senin (23/12) siang. Selain

meluncurkan dua kapal, di tempat yang sama KKP juga meresmikan kantor Kesyahbandaran perikatan Kota Batam. Peluncurkan dan peresmian itu dilakukan SekreDKP Luncurkan Hal 10

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

CEK SPEK — Wakil Walikota Batam Rudi (membelakang) mengecek spek Puskesmas Tanjungbuntung tanpa membongkar bangunan tersebut, Senin (23/12). Saat kunjungan tersebut Rudi didampingi kepala dinas, kontraktor dan konsultan.

Sani dan Dahlan Resmikan PATEN BATAM CENTRE (HK) — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani dan Walikota Batam Ahmad Dahlan meresmikan sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Camat Batam Kota, Senin (23/12). Sistem ini diterapkan bertujuan agar seluruh pegawai yang bertugas di kecamatan, dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Batam. Kepala Tata Pemerintahan Pemko Batam, Mardanis menuturkan, PATEN merupakan kegiatan pe-

nyelenggaraan pelayanan publik di kecamatan. Pelayanan yang dilakukan mulai dari tahap permohonan hingga tahap penerbitan dokumen, semua dilakukan dalam satu tempat. " Dasarnya UndangUndang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah, Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, PP Nomor 19 tahun 2008 tentang kecamatan, "tuturnya. Selain itu pembentukan Sani dan Hal 10

peninjauan yang dilakukannya tak terlihat satu pun pembangunan Puskesmas yang tidak sesuai spek. Semua bagian dari bangunan itu sudah sesuai spek. Sebab, lanjut wawako, dampaknya akan sangat besar jika bangunan tersebut terbukti tidak sesuai spek. Kontraktor yang mengerjakan Wawako Tak Hal 10

Elpiji 3 Kg Kembali Langka di Batuaji BATUAJI (HK) — Jelang perayaan Natal, elpiji tabung ukuran 3 kilogram di Batuaji sekitarnya sejak tiga hari terakhir langkah di pasaran. Untuk mendapatkan satu tabung elpiji, warga rela mengantre berjam-jam. Informasi yang dihimpun di lapangan, banyak warga yang kelimpungan mencari pasokan elpiji 3 kilogram. Masyarakat tidak hanya mencari di Batuaji, tetapi juga

mencari hingga Sagulung. Menurut salah seorang pemilik toko penjual gas, Budi, yang merupakan warga Batuaji, kelangkaan pasokan elpiji 3 kilogram telah terjadi tiga hari berturut-turut. Namun pasokan masih ada, meski jumlahnya lebih sedikit dari pasokan normal. Akan tetapi sejak tiga hari lalu, pasokan elpiji ukuran 3 Elpiji 3 Hal 10

BP Batam Dinilai Sudah Maksimal Kebijakan Pengalokasian Lahan BATAM CENTRE (HK) — Ketua National Coruption Watch (NCW) Kepri Mulkansyah menilai BP Batam (dulu Otorita Batam ) sudah maksimal dalam memberikan

alokasi lahan kepada masyarakat. Karena itu, ia menyayangkan keluarnya SK Menhut No 463 tahun 2013 tentang banyaknya lahan yang masuk dalam kawasan hutan lindung di Batam. " BP Batam selama ini kita melihat sudah bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Kalau tiba-tiba keluar aturan baru yang mengkebiri, kebijakan mereka tentu ini sangat disayangkan. Salah satunya adalah SK Menhut nomor 463 itu " katanya, kemarin. SK Menhut tersebut, lanjut dia, tidak hanya meBP Batam Hal 10

CMYK

Editor: Sofyan, Layouter: M Fahrullazi


Metro Batam Dari Halaman 9

Bukan untuk semangat dan keinginan yang tinggi membuat dia bisa meraih prestasi nasional. Memiliki kemampuan dalam olah raga taekwondo tak membuat Devi sombong. Baginya kelebihan bukan untuk dibangga-banggakan. Gadis remaja kelahiran Batam Desember 1996 itu pertama kali meraih prestasi di tingkat nasional, yaitu di Jakarta. Katanya, dia Jakarta ia meraih peringkat I untuk olahraga taekwondo putri. Prestasi kedua, dia dapatkan waktu turnamen olah raga taekwondo di Yogyakarta. Kecintaanya, terhadap olah raga taekwondo membuat dirinya rajin berlatih.

Dia menuturkan, empat kali dalam seminggu dia latihan olah raga taekwondo " Biasanya dan teman-teman latihan habis magrib," katanya. Siswi yang sedikit pemalu itu, menuturkan, sudah beberapa kali meraih prestasi di bidang olah raga taekwondo, baik di tingkat kecamatan dan tingkat kota. Bahkan, sudah mengantongi segudang pengalaman di bidang oleh raga tersebut. Katanya, dari setiap pengalamanya di turnamen, dia belajar dari kesalahanya, dia selalu memperbaiki apa yang masih kurang. Remaja yang hobi berenang tersebut mencoba mence-

ritakan pengalamanya ketika bertanding. " Saya pernah bertanding, seingat saya itu di tingkat kota, saya masih sabuk hijau, dimana saya memukul lawan sampai bibirnya berdarah, lawan saya itu menangis, saya langsung minta maaf sama pelatihnya, setelah itu saya baru minta maaf ke lawan saya," ujarnya. Remaja yang kini duduk di kelas XI SMK Pertiwi Batam tersebut, sudah mendapatkan sabuk merah strip I, dengan sabuk tersebut berarti ia tinggal dua tingkat lagi agar bisa menjadi pelatih. Dia juga menjelaskan, tingkatan sabuk dalam olahraga taekwondo adalah warna

cepatan 30 knot. Kapal tersebut dipro duksi oleh perusahaan galangan yang sama itu juga memiliki daya jelajah minimal 3 hari pada kecepatan 15 knot dengan diawaki oleh 15 orang ABK dengan mesin 3Ă—750 hourse power. "Kapal pengawas perikanan Hiu Macan Tutul 002 rencananya akan dio p era s i k a n d i L a u t C i n a Selatan di Perairan Natuna, sedangkan kapal pengawas perikanan Hiu 011 akan dioperasionalkan di Perairan Raja Ampat," terangnya kepada wartawan. Lanjutnya, untuk kantor Satker PSDKP Batam memiliki posisi yang strategis karena sebelah Utara berhadapan dengan Laut Cina Selatan, yang merupakan wilayah yang rawan terjadi illegal fishing dan sebelah barat dengan Selat Malaka. Oleh karena itu, Sekjend KKP serta Ditjen PSDKP membangun infrastruktur yang sangat lengkap di kantor Satker PSDKP Batam ini. Gedung Satker PSDKP Batam yang berdiri di atas lahan seluas 700 meter persegi itu terdiri dari dua lantai yang berfungsi sebagai kantor administrasi, aula dan ruang kerja. Fasilitas lainnya antara lain, komplek untuk tahanan sementara, gedung penyimpanan barang bukti serta mess perwira dan ABK. Yang penting diinggat tugas yang dilaksanakan adalah operasional pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku meliputi pengawasan sumber daya perikanan dan pengawasan sumber daya kelautan serta penanganan pelanggaran.

Dia juga menambahkan, sesuai perhitungan luas area laut Indonesia, setidaknya membutuhkan 85-90 kapal yang mampu menjangkau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Kebutuhan berdasarkan area 85-90 kapal. Sekarang baru ada 27 kapal dengan berbagai tipe. Yang besar baru miliki 6 kapal patroli. Katanya lagi, berdasarkan kacamata pengawasan yang berdasarkan regulasi atau aturan UU. Kapal-kapal yang ketahuan melakukan Ilegal fishing di kawasan zee sebenarnya tidak ada hukuman kurungan badan, tapi denda selama Rp20 miliar. Namun selama ini, tidak ada owner kapal yang membayar denda. "Mereka memilih membiarkan kapal di ambil dan ABK nya dikurung badan. Selama ini untuk laut Barat, kebanyakan yang tertangkap dari Vietnam, Thailand, Singapura dan Malaysia. Dan yang dalam proses hukum, untuk tahun ini saja ada 70 kapal yang inkrah. Sementara ribuan lain masih diproses," terang Syahrin. Sementara itu, Sekjen KKP Sjarief Widjaja juga mengatakan kepada wartawan, pangkalan ini yang kelima di wilayah perairan Indonesia. Menurutnya, pihaknya sedang betul-betul untuk membangun pangkalan-pangkalan PSDKP di wilayah yang kaya perikanannya sekaligus menjadi pintu masuk dari wilayah luar ke Indonesia. "Yah, pangkalan di Batam yang kelima. Pangkalan PSDKP ini memang akan dijadikan sebagai Centre untuk semua kapal-kapal," kata Sjarief usai meninjau kapal pengawas dan pangkalan PSDKP Batam. Ia berharap dengan kebe-

radaan kapal pengawas dan pangkalan PSDKP mampu mengatasi persoalan pengawasan perikanan lebih baik lagi. Tak hanya itu, untuk mengawasi maraknya ilegal fishing di perairan Indonesia, semua pihak bisa berperan dalam pembuatan kapal-kapal perikanan lagi. "Kita punya 5,8 juta kilometer persegi wilayah laut Indonesia, dengan 5.000 jenis ikan, dan sekitar 594.800 kapal. Sementara baru ada 4.800 kapal besar yang di bangun untuk perairan di atas 12 mil. Sementara sisanya yang 590 ribu masih main di pesisir. Makanya itu juga yang menyebabkan adanya peluang pihak luar mencuri ikan kita," tutur Sjarief. Kalau Indonesia mampu membangun kapal besar lagi, maka bisa ikut mencegah praktik ilegal fishing. "Tapi kita juga nggak bisa sendiri, karena ada TNI, Bakorkamla, Bea Cukai, dan Polair juga. Kalau bisa kita bisa mengkombinasikan dengan satelit pun tentu lebih baik lagi," ujar Sjarief menjelaskan. Mengingat akan hal itu, Sekretaris Jenderal Sjarief Widjaja menambahkan tahun anggaran 2014 pihaknya berkonsentrasi pada pengembangan fasilitas pengawasan. "Ada empat kapal baru tahun depan, sceepy. Kapal itu besar, panjangnya 60 meter dengan kecepatan 28 knot. Dan mampu berlayar dua minggu terus menerus. Nantinya dua kapal itu dibuat di bagian Barat, dan di bagian Timur juga dua. Itu anggaran totalnya sampai Rp 400- Rp500 miliar, pembuatannya di Jakarta," tutup Sjarief. (cw71)

Dari Halaman 9

Wawako Tak akan mendapat sanksi dari Dinas Kesehatan yakni tidak akan dibayar walaupun sudah selesai pembangunannya. Saat ini, kata Rudi, pembangunan Puskesmas tinggal merapikan saja seperti pembuatan drainase, pengecatan, dan lain sebagainya. Konsultan Pengawas dari CV Empat Petulai Ali Akbar membantah pembangunan Puskesmas Tanjungbuntung tak sesuai spek. Semua perencanaan dalam pembangunan Puskesmas ini sudah ask built drawing atau sesuai gambar. " Semua perencanaan pembangunan ini sudah sesuai gambar, "paparnya. Mengenai pembangunan tombak layar yang tidak ada, kata Ali, itu karena kerangka Puskesmas Tanjungbuntung tidak menggunakan kayu melain baja ringan. Kemudian, tidak adanya batu granit di

putih. Remaja yang punya cita-cita dokter itu, punya kerinduan, suatu saat bisa jadi pelatih, menurut dia taekwondo itu perlu. " Ya minimal kita bisa jaga diri dari lawan, tetapi pada intinya bukan itu, kita lebih dewasa, dan tidak menjadi penakut," kata remaja yang hobby makan nasi goreng itu. Anak kedua dari tiga bersaudara itu juga menuturkan, mempunyai ilmu taekwondo bukan untuk disoksokan atau menjadi jagoan. Dia berpesan untuk setiap para taekwondo jangan menjadi sok jagoan, tetap rendah hati. (cw71)

Dari Halaman 9

DKP Luncurkan taris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sjarief Widjaja dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP), Syahrin Abdurrahman. Kegiatan itu dihadiri petinggi Kementerian Kelautan Perikanan Kepulauan Riau (Kepri) dan perwakilan gubernur Kepri, yakni Sekda Pemprov Robert serta para undangan lainnya. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP), Syahrin Abdurrahman menyebutkan, kehadiran kedua kapal ini untuk menunjang kinerja petugas PSDKP di laut. Kapal ini nantinya akan memantau perairan seluruh Indonesia, dimana kapal Hiu Macan Tutul 002 akan memantau perairan laut Cina Selatan, Natuna. Sedangkan, kapal Hiu 011 akan bergerak dibagian timur yakni adalah perairan Sorong Batu Ampat. "Kedua kapal ini untuk infrastruktur pengawasan tersebut untuk memerangi illegal fishing," ujar Dirjen PSDKP Syahrin Abdurrahman. Ia menjelaskan lagi, kapal Hiu Macan Tutul 002 memiliki panjang 42 meter, lebar 7,5 meter, tinggi 4 meter dan mampu melaju dengan kecepatan lebih dari 20 knot. Kapal ini diproduksi perusahaan galangan kapal Batam, PT Palindo Marine, itu pun memiliki daya jelajah sejauh 2.160 mil laut, diawaki oleh 20 orang ABK dan punya kekuatan mesin berkapasitas 2Ă—2.500 hourse power yang dilengkapi senjata api dan alat pengaman diri. Sementara, kapal Hiu 011 memiliki panjang 32 meter, lebar 6 meter, tinggi 5 meter dan dapat melaju dengan ke-

Selasa, 24 Desember 2013

dak teras samping, memang tidak ada di dalam spek. Kemudian untuk balok reng besinya, memang memakai ukuran 16 milimeter. Karena, di dunia konstruksi, besi ukuran 14 milimeter tidak digunakan lagi, yang digunakan ialah besi ukuran 13 milimeter dan 12 milimeter. Sementara itu, sumber Haluan Kepri tetap ngotot kalau pembangunan Puskesmas Tanjungbuntung tak sesuai spek seperti yang terdapat dalam gambar. Ia berani bertaruh jika spek yang terdapat di bangunan Puskesmas sesuai gambar. " Yang mengerjakan kami sejak awal, gambarnya kami yang simpan. Jadi, kami tahu betul kalau bangunan Puskesmas itu tidak sesuai spek. Yang kentara sekali itu terlihat pada besi yang terdapat di lantai dua

itu. Di gambar disebutkan besi 10 milimeter di bagian atas dan bawah dak. Tapi oleh kontraktor di selangseling, besi 10 milimeter di bagian bawah dan 8 milimeter di bagian atas. Untuk mengeceknya harus di bongkar secara acak," katanya sambil memperlihatkan gambar terse but kepada Haluan Kepri, kemarin. Kemudian atap yang digunakan, kata dia, di gambar jelas-jelas tertulis atap bintumen celulosa atau endulin motif gelombang, tapi diganti spandek. Kalau mau diteliti lagi, jenis spandek dan ketebalannya bermacam-macam. Ia yakin spandek yang digunakan untuk Puskesmas Tanjungbuntung tidak memiliki kualitas bagus. Ketua Gabpeknas Kepri Suparman SH lebih banyak menyoroti baja ringan yang

digunakan CV Sinar Pratama untuk pembangunan Puskesmas Tanjungbuntung. Ia yakin 100 persen bahwa baja ringan yang digunakan untuk Puskesmas Tanjungbuntung tak berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia). Selaku distributor baja ringan yang berstandar SNI di Kepri ia tahu betul mana kontraktor yang menggunakan baja ringan SNI dan mana yang menggunakan baja ringan abal-abal. Karena, sesuai aturan setiap proyek pemerintah yang menggunakan baja ringan wajib menggunakan baja ringan SNI. " Tak usaha dulu bicara speknya. Baja ringan yang digunakannya saja tanya sudah gelagapan mereka. Karena memang baja ringan yang digunakannya tidak berstandar SNI. Dan itu menyalahi. Kalau diperiksa bisa kena mereka," katanya. ***

10

Penggusuran Ruli Diskriminatif BATUAJI (HK) — Penggusuran ruli yang dilakukan tim terpadu Pemko Batam lima hari lalu di pemukiman liar warga di Kampung Belian, Batam disamping perumahan Koperasi Karyawan (Kopkar) PT. Pelayanan Listrik Nasional (PLN), Batam Center dinilai sarat diskriminatif. Tim terpadu tersebut terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan aparat kepolisian. Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM) Pusat, H Lulung AL, SH.,MH mengatakan organisasinya tidak mempermasalahkan argumentasi Pemerintah Kota (Pemko) yang menyebut penggusuran itu dilakukan untuk pengembangan infrastruktur jalan di kawasan tersebut. Namun, katanya, sebanyak 46 Kepala Keluarga (KK) korban penggusuran

saat ini tak memiliki tempat bermukim. Mereka juga tak didata oleh pemerintah setempat, tak juga diberi kesempatan berdialog apalagi diberi uang kompensasi karena telah memanfaatkan lahan itu selama puluhan tahun sebelumnya. " Saya pikir ini pola diskriminasi, sebab tanpa solusi dan relokasi," katanya kepada wartawan beberapa hari lalu. Dikemukakannya, pengembangan infrastruktur, sarana dan prasarana kota jangan sampai memberi dampak negatif bagi masyarakat. Terlebih, yang menjadi korban penggusuran di Ruli Kampung Belian itu terdiri dari bayi dan anak bawah lima tahun (balita). Bagaimana pertumbuhan mental mereka sebagai regenerasi bangsa nantinya, terang Lulung, tentu menjadi tugas pemerintah sesuai dengan amanat Undang-Undang Da-

Dari Halaman 9

BP Batam nimbulkan ketidakpastian hukum terhadap iklim investasi di Batam tetapi juga merugikan masyarakat yang rumahnya masuk dalam kawasan hutan lindung. Nilai lahan yang ditempati masyarakat menjadi tidak berharga. Ia juga menyebutkan, Komisi IV DPR RI saat melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi di Batam, menilai SK Menhut, tak sesuai dengan realita di lapangan. SK Menhut harus mengacu kepada realita. Pada kenyataan berbeda dengan yang direkomendasikan oleh Tim Padu Serasi kepada Menhut. Lokasi Polygon yang ditinjau langsung oleh Komisi IV DPR RI, masing-masing Sukajadi, Batamindo, Tanjunguncang, Marina, Batu Ampar, dan kawasan Nagoya. Ketujuh lokasi itu, sesuai dengan SK Menhut 463/2013 masuk dalam kategori Dampak Penting Cakupan Luas dan Strategis (DPCLS). Ia mencium ada aroma yang tidak beres dalam kasus hutan lindung ini. Untuk itu, dalam waktu dekat ia akan melaporkan masalah ini ke KPK. Langkah tersebut dilakukan karena ada unsur korupsi di dalamnya.

Menhut yang menjalankan amanah pemegang UU 41/1999 meneruskan kesepakatan Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHT) tahun 1987. Sementara Pemko dan Pemprov dalam penyususan RTRW mengacu kepada Perpres. Dalam hal ini, SK Menhut yang diberi kewenangan UU tak sepantasnya berbeda dengan Perpres. "Ada persolan ketatanegaraan yang serius di sini. Artinya, ada manajemen pemerintah yang tidak jalan," pungkasnya. Keberatan terhadap SK Menhut tentang penunjukkan wilayah hutan di Batam terus berlanjut. Bukan cuma menggelar aksi demo, atau menggugat ke PTUN, masyarakat yang merasa dirugikan atas terbitnya SK tersebut juga melayangkan surat protes ke Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Bali Dalo SH, salah seorang warga yang mengaku menjadi korban dari terbitnya SK Menhut itu mengatakan, dirinya telah menyurati Presiden SBY. Surat tersebut dia kirim tertanggal 14 September 2013. "Rumah saya di Mukakuning (Kecamatan Seibeduk) itu juga masuk kawasan hu-

tan lindung. Jadi saya ini korban," kata Bali Dalo. Kata Bali Dalo, surat itu juga ditembuskannya kepada Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, Kapolri, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Hukum dan hak Asasi Manusia, Menteri Kehutanan, Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sekretaris Negara, Gubernur Provinsi Kepri, Kapolda, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Walikota Batam, Kepala BP Kawasan Batam, Kapolresta Barelang, Ketua DPRD Kota Batam, Kepala BPN Kota Batam, Camat seKota Batam, dan Lurah seKota Batam. Bukan cuma protes, dalam surat tersebut dia juga memaparkan sejumlah solusi penyelesaian hutan lindung di Batam. Bali menjelaskan, SK Menhut tersebut telah menetapkan lokasi hutan lindung di atas lokasi perumahan, pusat bisnis, pusat industri, dan kantor pemerintah. Penilaiannya, Menhut telah menghina anak bangsa sendiri dan telah menjadikan sebagian masyarakat Kota Batam sebagai penghuni hutan lindung dan dapat diartikan sama dengan penghuni hutan lainnya. (nic/cw86)

tidak mampu membeli gas non-subsidi karena harganya telah melambung hampir Rp90.000 per tabung. Kelangkaan elpiji 3 kg ini juga berimbas pada para pedagang gorengan dan mie bakso. Mereka tidak bisa berjulan dengan ketiadaan bahan bakar. Sama halnya dilontarkan Anwar, pemilik gas elpiji 3 kilogram di Batuaji juga mengakui gas elpiji 3 kg ini sudah tiga hari tak datang. Tak tahu apa masalahnya. Jadi imbasnya kepada warga sekitar ini, padahal mau natalan ini. "Kasihan warga yang me-

rayakan Natal ini, jadi tak bisa memasak lagi. Imbasnya jadi warga sekitar ini sulit mencarinya," keluhnya. Herni, salah satu warga Batuaji setelah ditemui didepan rumahnya mengatakan, sulit mencari gas 3 kg ini, jadi tidak bisa memasak banyak-banyak takut kehabisan gas nya. Bukan hanya itu, untuk memasak kue dan lainnya jadi takut juga. Terpaksalah jadi pindah kompor lagi biar leluasa memasak apapun. "Dah tiga hari gas 3 kg habis. Setelah pergi ke warung langsung dipampangkan bahwa gas habis, jadi bingung mau cari kemana nih," ujar dia. (cw71)

Dari Halaman 9

Elpiji 3 kilogram malah terhenti tanpa diketahui penyebabnya. " Kami pun tidak bisa berbuat apa-apa karena kata agen pemasok gas elpiji kosong dan tidak bisa mengirim. Akhirnya kami tidak lagi menjual tabung elpiji dan memasang pengumuman," jelas Budi yang ditemui, Senin (23/12) siang. Dalam keadaan normal, pasokan ke tokonya dalam satu minggu bisa mencapai 200 tabung elpiji 3 kilogram. Akan tetapi kini belum diantar dari pihak agen. Sementara elpiji 12 kg non-subsidi masih ada di pasaran. Namun masyarakat

Dari Halaman 9

Sani dan PATEN ini, juga didasari Permendagri nomor 24 tahun 2006 tentang pendoman penyelenggaraan PTSP, Permendagri nomor 4 tahun 2010 tentang pedoman pelayanan administrasi terpadu kecamatan dan Kepmendagri nomor 138-270 tahun 2010 tentang juknis PATEN dan peraturan Walikota Batam nomor 44 tahun 2013 tentang pelimpahan sebagian wewe-

sar (UUD) 1945. Pendapatnya itu dijelaskan Lulung berkaca pada kasus 'Penertiban Bangunan-Bangunan di Lokasi Sekitar Makam Tanjung Priok' beberapa tahun lalu. Saat itu, ia merupakan Ketua Panitia Khusus (Pansus) yang membahas mengenai penataannya. Arogansi regulator saat itu dengan prinsip nilai kapitalis tanpa perhatikan aspek sosial, telah membuat kekacauan hingga telah membuat kekacauan hingga berakibat korban jiwa. Ketika itu, Lulung menceritakan bagaimana masyarakat setempat begitu menunjukan sikap brutalnya menghadapi kesewenang-wenangan pemerintah. Contoh itu diceritakan Lulung sebagai gambaran bagi Pemko Batam, untuk lebih mawas diri berinteraksi so sial dengan warganya sendiri. (ays/cw81)

nang pemerintah dari Walikota Batam kepada Camat. " Ruang lingkup PATEN terdiri dari pelayanan bidang perizinan. Antara lain, pemberian tanda daftar usaha pariwisata usaha jasa makanan dan minuman untuk rumah makan, kedai kopi, kantin, warung, dengan maksimal 50 kursi. Kemudian pemberian tanda daftar usaha pariwisata usaha daya tarik wisata. Seperti salon, pangkas rambut dan spa. Serta pelayanan bidang non perijinan, "tuturnya. Sementara itu, Walikota Batam Ahmad Dahlan mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kota memberikan kewenangan kepada para camat untuk mengeluarkan perizinan. Dengan harapan para pegawai di kecamatan dapat menjaga dan menjalankan

amanah yang diberikan. " Pesan saya kepada aparat kecamatan, harus punya komitmen untuk menjalankan ini, dan kalau tidak akan ditarik lagi kewenangan itu, "paparnya. Dalam kesempatan itu, Dahlan juga berharap, agar para tokoh masyarakat dapat memantau kinerja para camat. Untuk itu, dia menghimbau, agar masyarakat mau melaporkan kalau ada camat yang aneh-aneh. " Kami titip camat-camat kami. Kalau ada yang anehaneh langsung laporkan saja," paparnya. Gubernur Kepri, HM Sani menambahkan, kegiatan ini penting dilakukan. Sebab, pelayanan prima kepada masyarakat di era demontrasi dan sentralisasi, harus cepat dirasakan seluruh masyarakat. " Bagaimana SDM nya dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Sekarang ini daya kritis masyarakat sangat tinggi. Dengan kritis itu pula lah, kita termotivasi dan terpacu untuk menjalankan tugastugas yang diembankan kepada kita. Maindset juga harus diubah menjadi seorang pelayan, "pungkasnya. (byu)


CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

11

SELURUH anggota DPRD Batam foto bersama.

Jadikan Batam Sebagai Kota Madani Hari Jadi Batam Ke-184 Tahun MEMPERINGATI hari jadi Kota Batam ke-184 tahun, terlihat saat ini pembangunan Batam telah mengalami perkembangan pesat dari pemerintahan pertama. Pada peringatan hari jadi Kota Batam, tujuannya ialah apa yang telah dicanangkan selama ini sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang sudah banyak diterbitkan oleh DPRD Batam, maka bisa menjadikan Kota Batam sebagai Kota yang madani, hal tersebut yang terus dilakukan oleh DPRD Batam dan Pemko dalam menerbitkan perdaperda yang bertujuan untuk mengkondusipkan dan menentramkan perekonomian di Batam. Semakin majunya perkembangan Kota Batam dan juga teknologi, menjadikan tantangan kedepannya cukup berat. Setiap daerah pasti memiliki

permasalahan-permasalahan yang timbul, untuk itu, bagaimana caranya menyelesaikan agar tetap bisa menjadikan Batam sebagai kota madani. Bertambahnya usia Kota Batam menjadi 184 tahun saat ini, mari sama-sama memupuk kebersamaan, persaudaraan karena setiap ada permasalahan harus bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat. Disamping itu, Pemko Batam dan DPRD Batam dalam waktu dekat ini, akan dibangung gedung pengaduan, agar kepala pemerintah dapat langsung mengetahui apa keluhan masyarakat Batam. Nantinya digedung tersebut akan menampung semua aduan yang dikeluhkan oleh masyarakat Batam. Narasi: Paruhum Foto: Sekretariat DPRD Batam

UNSUR Pimpinan DPRD Batam, asisten tiga provinsi Kepri, dan Wakil Walikota Batam saat sidang paripurna istimewa hari jadi Batam ke-184 tahun.

PEMBERIAN tumpeng oleh Ketua DPRD Kota Batam kepada Nyatkadir (Ketua LAM Batam).

WAKIL Walikota Batam memberikan nasi tumpeng kepada Said Agil (perwakilan Gubernur Kepri).

PEMOTONGAN tumpeng oleh Wakil Walikota Batam.

PEMOTONGAN Tumpeng Oleh Ketua DPRD Batam.

FOTO bersama Wakil Walikota pimpinan, Anggota DPRD Batam dan unsur muspida.

PADUAN suara.

SELURUH Anggota DPRD Batam.

(KIRI KE KANAN) Ketua DPRD Batam Surya Sardi, Wakil Ketua I Ruslan Kasbulatov, Wakil Ketua II Zainal Abidin, Wakil Ketua III Aris Hardy Halim foto bersama.

CMYK

Editor: R Ghafur, Layouter: Syahril


Lingga

Selasa, 24 Desember 2013

12

Proyek Dermaga Dusun Tebam Terbengkalai LINGGA (HK) — Satu lagi proyek pembangunan Dermaga Dinas Perhubungan dan Informasi Kabupaten Lingga tahun anggaran 2013 di Dusun Tebam, Desa Temiang, Kecamatan Senayang terbengkalai. Informasi yang dihimpun, proyek tersebut juga diputus kontrak oleh Pemkab Lingga. Jefriadi Liputan Lingga "Itu yang di Tebam sudah dari kemarin di putus kontraknya, waktu pengerjaanya sudah habis, namun proyek tidak siap, makanya distop sama Dishub,"Kata Sumber Haluan kepri yang minta namanya tidak di sebutkan. Menurut Sumber ini, proyek Dinas Perhubungan yakni pembangunan dermaga tahun 2013 ini sama dengan yang di desa Kuala Raya. "Proyeknya sama saja dengan yang di desa Kuala Raya, cuma lokasinya berbeda. Yang di Tebam itu udah dari kemarin malahan putus kontraknya,"Katanya lagi. Tidak selesainya beberapa proyek dermaga yang memang di butuhkan oleh masyarakat setempat ini setidaknya menjadi perhatian bagi dinas terkait. Kinerja panitia lelang dalam menentukan pemenang tender proyek ini perlu dipertanyakan. "Setidaknya kinerja panitia lelang tahun ini harus di

evaluasi. Kalau tidak bisa kerja tahun depan di ganti saja,"Ungkap salah seorang Kontraktor yang yang sering mengikuti tender di Pemkab Lingga. Warga Setempat EK, membenarkan proyek tersebut memang tidak selesai tahun ini,"Iya tidak siap sampai saat ini, yang kerja juga tidak ada lagi,"katanya ketika di konformasi Via telepon, Senin (23/12). Tahun ini Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Lingga berencana membangun 13 dermaga di berbagai desa dengan total anggaran Rp13 miliar. Ke-13 lokasi yang bakal dibangun yaitu di Senayang, Suak Buaya, Teban, Baran, Tajur Biru, Mabung, Berjung, Pulau Duyung. Kemudian, empat titik lagi di Kecamatan Singkep Barat, yakni Desa Posek ada dua Kampung, dua titik di Pasir Panjang dua titik Kampung Pane Kuala Raya serta di Desa Sembuang Kecamatan Selayar.***

JEPRIADI/HALUAN KEPRI

HARI IBU— Puluhan ibu-ibu mengikuti acara senam dan joget besama, memperingati hari Ibu ke-85 di halaman Gedung Nasional Dabo.

Pekerja Timah Tertimbun Tanah LINGGA (HK) — Nofrizal Hendri, pekerja di lokasi Tambang timah di Dusun kebun Niur Desa Batu Berdaun, menderita patah tulang kaki kiri dan luka di punggung sebelah kiri, akibat tanah yang ia gali menggunakan mesin semprot, runtuh dan menimbun hampir separuh tubuhnya. Kapolsek Dabo, AKP Syafruddin Anwar, melalui kanit reskrim, Brigadir Kepala Teddy Saputra, Senin (23/12) mengatakan, hasil keterangan yang diperoleh, pemilik usaha tempat korban bekerja adalah warga Bukit Kapitan, Kelurahan Dabo Lama.

"Tiba-tiba tanahnya longsor dan menimbun separoh tubuhnya, peristiwa naas ini terjadi pada pukul 10.45 wib, di Kebun Nyiur lokasi kerja tambang timah mereka, Minggu (22/12) Kemarin," terang Teddy Saputra. Akibat kejadian ini, 2 rekan kerjanya, Ruslan dan Arif, yang sama-sama sedang berada di lokasi kejadian berupaya menyelamatkan korban dengan menarik tubuh korban keluar dari timbunan. "Saat ini korban berada di rumah sakit umun daerah (RSUD) Dabo, guna mendapati perawatan, ungkap, Teddy saputra.(jfr)

Editor: Yuri, Layouter:Syahrial


Natuna

Selasa, 24 Desember 2013

13

Banjir, Bunguran Utara Terisolir RANAI (HK) — Wilayah Kecamatan Bunguran Utara dan sebagian wilayah Kecamatan Bunguran Barat sudah empat hari ini terisolir karena banjir yang melanda. Fathurahman Liputan Natuna Kondisi ini berdampak buruk pada kegiatan dan kesehatan warga di wilayah tersebut. Demikian dikatakan salah seorang warga Batubi Bunguran Barat, Dwijo saat ditemui di jembatan Curing Batubi, Senin (23/12). Dwijo menuturkan, banjir ini terjadi sejak terjadinya hujan besar mengguyur wilayah Klarik dan Batubi mulai Kamis (19 /12).

Saking besarnya hujan mengakibatkan sungai tidak mampu menampung aliran air yang sangat besar. Air meluap dan menenggelamkan sejulah jembatan di antaranya jembatan Curing Desa Batubi, Kecamatan Bunguran Barat. Sejak banjir melanda wilayah itu, ia bertugas membantu warga yang hendak melintas banjir dengan menggunakan sampan seadanya. Ia mengatakan, ke Batubi dan Kelarik sudah tidak bisa dilewati baik ba-

rang maupun orang. Sebab melalui jalur darat sudah tidak mungkin karena banjir, demikian juga jalur laut, tidak dilewati karena gelombang laut sangat tinggi. "Waduh, kalau ke Batubi apa lagi Kelarik sudah sangat susah bahkan tidak bisa mas, sebab lewat darat maupun laut sama saja bahayanya," katanya. Karenanya, di setiap jembatan yang terkena banjir itu terdapat sejumlah mobil yang tersekap tidak bisa kemana-mana. Dan murid sekolah yang tidak bisa melintasi jembatan itu terpaksa bermalam di rumah gurunya. Wakil Ketua II DPRD Natuna, Dwitera Gunawan

mengaku perihatin dengan kondisi yang melanda masyarakat itu. Ia mengaku ke depan model dan kapasitas jembatan harus ditingkatkan. "Wah parah ini, jembatan ini harus dibesarkan dan tinggikan, bahkan kalau melihat air yang cukup besar seperti ini perlu dinaikkan lagi tiangnya hingga 2 meter, biar tidak kebanjiran seperti ini," pungkasnya. Pantaun koran ini, sedikitnya ada 5 unit kendaraan roda empat yang terjebak di jembatan Curing itu karena tidak bisa melintas. Dan menurut keterangan warga sedikitnya ada 3 jembatan yang tenggelam di sepanjang jalan Bunguran Tengah Hingga Bunguran Utara.***

Gelombang Laut Mencapai 6 Meter RANAI (HK) — Pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ranai, gelombang laut di perairan Natuna mencapai 5 hingga 6 meter. Kecepatan angin mencapai 20 hingga 30 knot, Ini sangat membahayakan bagi nelayan dan transportasi laut yang menggunakan kapal yang berukuran kecil. Demikian dikatakan Kepala BMKG Ranai, Yasinson Ilyas saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (23/12). Kata Yasinson, gelombang laut Natuna untuk beberapa bulan ke depan akan mencapai 5 sampai 6 meter, dan kecepatan angin mencapai 20 hingga 30 knot. ini sangat membayakan untuk turun kelaut apa lagi dengan mengunakan kapasitas kapal motor berukuran kecil di bawah 100 GT. “Kita menghimbau kepada masyarakat, agar menunda dulu untuk melaut. Begitu juga dengan kapal-kapal penumpang yang berukuran kecil yang di bawah 100 GT.

Sesuai dengan pengamatan BMKG, Ranai, dalam beberapa waktu kedepan, cuaca di perairan Natuna sangat Ekstrim,”Ujarnya Yassinsons mengingatkan, supaya para nelayan yang ingin melaut agar menunda, karena akan membahayakan sekali. Sebab selain gelombang yang tinggi, kecepatan angin juga sangat tinggi dan tidak beraturan. “Dalam beberepa hari kedepan, curah hujan di wilayah Natuna akan semakin tinggi dari biasanya, dengan kecepatan angin mencapai di atas normal. Ini sangat membahayakan sekali bagi keselamatan nelayan,”ingatnya. Dikatakan Yassinssons, Musim utara akan berlangsung selama 3 bulan kedepan, hingga bulan Maret 2014 mendatang. Dari pengalaman tahun sebelumnya, musim utara merupakan musim yang paling dikhawatirkan oleh masyarakat. “Jika musim utara tiba, beberapa aktifitas perekono-

mian terhenti. Seperti nelayan, transportasi penyeberangan antar pulau akan terganggu. Musim utara akan mencapai puncaknya hingga bulan Maret mendatang. Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, musim utara ini merupakan waktu yang di kwatirkan oleh masyarakat Natuna,” katanya. Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Lukman Said mengatakan, sejumlah keberangkatan kapal transportasi laut tidak di izinkan untuk berlayar. Hal ini dis-

ebabkan kondisi cuaca yang exstrem dan gelombang laut yang mencapai 5 sampai 6 meter. saat ini sangat mengkawatirkan bagi keselamatan penguna jasa transportasi laut dan pemilik kapal itu sendiri. Dan lukman menghimbau kepada penguna trasportasi laut maupun nelayan di Natuna supaya tidak melakukan perjalanan dan melakukan aktifitas ke laut. untuk sementara ini gelombang laut Natuna sangat tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan dan aktifitas dilaut Natuna. (cw85)

KONDISI jalan di Batubi rusak berat sehingga berbagai jenis kendaraan sulit melewati ruas jalan tersebut.

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

TERENDAM BANJIR — Jembatan Curing tenggelam dilanda banjir besar sehingga tidak bisa dilewati berbagai jenis kendaraan. Tampak warga berusaha melewatkan kedaraan dari banjir yang meland dengan menggunakan sampan seadanya.

Gelombang Tinggi, Raskin tidak Terkirim RANAI (HK) — Sejak beberapa hari ini cucaca di Kabupaten Natuna benarbenar kurang bersahabat, sehingga banyak aktifitas yang terganggu. Bahkan beras miskin (raskin) tidak bisa dikirimkan ke Pulau Subi karena gelombang tinggi. Demikian di katakan Kabid Perdagangan Disprindag Kabupaten Natuna, Wan endriko melalui telepon Senin (23/12). Eko membantah jika kelangkaan beras terjadi di Kecamatan Subi sebab sesuai data dan informasi yang dimilikinya tidak menunjukkan adanya kelangkaan beras. Hanya saja yang selama beberapa hari ini, raskin yang menjadi

jatah kecamatan Subi tidak terkirim ke sana. “Saya baru saja menghubungi Kepala Seksi PMD Subi, yang benar adalah raskin yang belum bisa dikirim ke Subi karena kapal belum bisa lewat, cuaca kurang baik, yang jelas beras di sana masih cukup,” katanya. Hal yang sama juga disampaikan Bobi, Camat Subi. Ia menegaskan saat ini tidak ada kelangkaan beras di subi, sebab selama ini ketersediaan beras masih sangat aman. Sebab ada tiga pengusaha beras yang sejak jauhjauh hari sudah mengantisipasi terjadinya kekurangan beras di sana sehing-

ga tidak terjadi kekurangan beras. Maklum saja, secara umum di Natuna musim utara ini sudah sangat biasa bagi masyarakat, jadi mereka sudah jauh-jauh hari dapat mempersiapkan diri. “Di pasaran beras masih cukup aman, di sana ada 3 toko yang sudah mengantisipasinya, jadi sekarang ini ketersediaan beras masih aman di sini,” katanya melalui telepon. Hanya saja ungkap Bobi, beras miskin yang menjadi jatah warga Subi belum bisa terkirim karena faktor cuaca yang kurang bersahabat.(cw61)

Editor: Niko, Layouter: Syahrial


CMYK

CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

14

Desa di Kepri Bakal Dibantu Rp1 M BATAM (HK)— Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Zulbahri memproyeksikan jika setiap desa di Provinsi Kepulauan Riau bakal mendapat anggaran bantuan sebesar Rp1 miliar setiap tahun. Ini menyusul pengesahan Undangundang Desa baru-baru ini.

R Ghafur Liputan Batam "Dalam undang-untingkat kesulitan, dang itu dicantumkan maka bisa diprobahwa setiap desa bayeksikan mendapatkal menerima anggarkan anggaran lebih an sebesar Rp600 juta besar. sampai Rp1,5 miliar "Kalau mempersetiap tahun. Terganhatikan desa-desa tung kreterianya," sebut yang ada di Kepri saZulbahri ketika diminat ini, sebagian besar ta tanggapan positifnya memilik tingkat keUndang-undang Desa sulitan yang tinggi bagi Kepulauan Riau, dan wilayahnya luas. Zulbahri baru-baru ini. Ya saya perkirakan, Dipaparkannya, dalam desa di Kepri bakal bisa meniUU Desa yang baru disahkan kmati kucuran anggaran pemitu diatur proses pengucuran bangunan bisa mencapai Rp1 anggaran buat desa di seluruh miliar, tapi persisnya nanti Indonesia. Bagi desa kawasa- akan diatur dalam peraturan nannya luas dan memiliki pemerintah," sebutnya.

Dikatakan Zulbahri, DPD RI menyambut baik pengesahan UU Desa. Sebab selama ini, banyak desa tidak tersentuh pembangunan seperti diharapkan. Dengan UU Desa itu, Zulbahri optimis aspirasi desa terhadap pembangunan akan bisa berjalan maksimal. "Apalagi proyek pembangunan di desa itu nanti tidak ditenderkan, tapi pembangunannya cukup dilakukan pendampingan oleh tim. Ya seperti proyek PNPM Mandirilah," katanya. Dengan pola ini juga Zulbahri yakin, penyerapan anggaran buat desa akan jauh dari korupsi. Sebab, masyarakat memiliki keterlibatan langsung dalam mengerjakan proyek pembangunan di desa. Soal apa saja kebutuhan desa tersebut jelas Zulbahri, nanti akan mempertimbangkan musyawaran di tingkat desa. "Dana untuk desa itu murni dari APBN. Undang-undang Desa mengamanatkan, pemerintah untuk mengalokasikan anggaran sebesar 10 persen untuk percepatan pembangunan di desa-desa tersebut," pungkasnya. ***

RICO BARUNI/HALUAN KEPRI

HADIRI SILATURAHMI — Iwan Kurniawan Caleg dari Partai PDI P menghadiri silaturahmi kader PDIP dan masyarakat di Kijang, Minggu (22/12). Iwan didampingi Tawarich, kader PDIP senior di Kepulauan Riau.

CMYK

Editor : R Ghafur Layouter: Novrizal


Pendidikan

15

Selasa, 24 Desember 2013

40 Tahun Lagi, Manusia Bisa Hidup di Bulan ASTRONOT Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Chris Hadfield, percaya bahwa dalam jangka waktu 30-40 tahun lagi manusia pasti sudah bisa hidup di Bulan. "Ini adalah pola yang sudah kita ikuti sejak 70.000 tahun. Kita secara bertahap menyebar ke seluruh dunia. Dalam 100 tahun terakhir,

kita sampai ke Antartika dan menghabiskan berbulanbulan di sana," katanya. "Saya pikir dalam masa hidup saya kita akan melihat basis permanen di Bulan. Memulai tinggal di Bulan akan membantu kita mengeksplorasi antariksa lebih baik," imbuh Hadfield seperti dikutip Telegraph, Senin (16/12) lalu.

Hadfield juga percaya bahwa hanya dalam waktu 15 tahun lagi International Space Station sudah harus dinonaktifkan. Sementara itu, hanya dalam jangka waktu 70 tahun, manusia pasti sudah bisa hidup di Mars. Editor Scientific American, Clara Moskowitz, dalam wawancara dengan Foxnews, Rabu (18/12) lalu, juga memiliki

keyakinan yang sama. Manusia pada dasarnya sudah punya teknologi yang mendukung untuk tinggal di Bulan. "Tinggal di Bulan sebenarnya adalah soal funding," katanya. Manusia tinggal mengupayakan roket, habitat untuk tinggal agar terhindar dari radiasi Matahari, dan mengupayakan cara mendapatkan makanan.

Moskowitz menuturkan, untuk bisa tinggal di Bulan, kerja sama antar-negara dibutuhkan. Amerika Serikat takkan mampu mengupayakan sendiri dengan dana terbatas. Kerja sama antara negara yang sudah mantap dalam teknologi antariksa, seperti Rusia, China, dan India, diperlukan. (sains)

2014, Tunjangan Profesi Guru Naik TANGERANG (HK) — Anggaran pendidikan untuk tunjangan profesi guru pada tahun 2014 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2013, dari Rp43,1 triliun yang telah dianggarkan sebesar Rp60,5 triliun. Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Belanja Prioritas dan Konsolidasi Belanja Pemerintah Pusat Adi Nugroho, di Tangerang, Kamis lalu, mengatakan dalam APBN tahun 2014 telah dianggarkan sebesar Rp60,5 triliun. “Untuk tahun 2014, anggaran pendidikan untuk tunjangan profesi guru sebesar Rp60,5 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2013 yakni Rp43,1 triliun,” kata Adi Nugroho dalam acara Forum Group Discussion Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Padang Golf Modernland, Kota Tangerang. Ia mengatakan, untuk anggaran pendidikan tahun 2014 ditetapkan sebesar Rp368.889,1 miliar atau 20,02 persen dari total belanja

negara yang mencapai Rp1.842.495,3 miliar. Anggaran pendidikan tersebut terdiri dari alokasi pendidikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp130.279,6 miliar serta alokasi pendidikan melalui transfer ke daerah sebesar Rp238.619,5 miliar. Sedangkan kebijakan pembangunan pendidikan pada tahun 2014 diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, peningkatan akses, kualitas relevansi pendidikan menengah universal. Peningkatan daya saing pendidikan tinggi, peningkatan profesionalisme dan pemerataan distribusi guru dan tenaga kependidikan. “Ada juga untuk peningkatan akses dan kualitas pendidi-

kan anak usia dini, pendidikan agama, sistem pendidikan nasional, penguatan tata kelola pendidikan dan pendidikan karakter,” katanya. Berdasarkan data yang diterima, anggaran pendidikan yang disalurkan melalui pemerintah pusat dengan alokasi sebesar Rp130 triliun terdiri dari kementerian pendidikan dan kebudayaan sebesar Rp80,7 triliun, kementerian agama Rp42,6 triliun dan kementerian negara/lembaga lainnya Rp7,1 triliun. Sedangkan anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah sebesar Rp238,6 triliun terdiri dari BA pendidikan yang diperkirakan dalam DBH Rp1 triliun, DAK bidang pendidikan Rp10 triliun, BA pendidikan yang diperkirakan dalam DAU terdiri dari Non Gaji Rp13,6 triliun dan gaji pendidikan Rp122 triliun. Dana tambahan penghasilan guru PNSD Rp1,9 triliun, tunjangan profesi guru Rp60,5 triliun, BA pendidikan dalam dana Otsus Rp4,1 triliun, dana insentif daerah Rp1,4 triliun dan Bantuan operasional sekolah Rp24,1 triliun. (ant)

Tunanetra Saja Melek Teknologi JAKARTA (HK) — Penyandang tunanetra tak kalah dengan yang bermata awas dalam mengakses teknologi informasi. Mereka belajar memaksimalkan teknologi informasi dan komunikasi bagi kehidupan mereka. Caranya? Mereka mendengarkan ”gadget berbicara”. ”Dengarkan instruksinya, lalu kita ketukkan jari di layar. Putar-putar sedikit. Nanti laman akan terbuka,” ujar Adi Ariyanto (36), yang duduk di tengah ruangan, dikerubungi rekan-rekannya. Semuanya tunanetra. Tak berapa lama kemudian, telepon pintar Adi bersuara membacakan tulisan di layar. Adi mengandalkan pendengaran dan ketukan jari sebagai navigasi ketika menggunakan telepon pintar alias smartphone. Kali itu,

dia mengandalkan voice over di telepon genggamnya. Saat itu Adi Ariyanto sedang memperagakan kepada sesama tunanetra cara mengeksplorasi teknologi telepon pintar. Di rumah salah satu anggota, Yudhi Hermawan, di Pondok Cabe, sekitar 30 tunanetra berdatangan dari berbagai wilayah Jakarta berbekal tongkat peraba jalan. Ada yang menumpang ojek langganan, kendaraan umum, ataupun diantar oleh sahabat dan kerabat. Beramai-ramai anggota komunitas IT Center for The Blinds (ITCFB) belajar aplikasi di telepon pintar. Teknologi informasi dan komunikasi memudahkan kehidupan tunanetra. Adi menjelaskan tentang aplikasi lookaround berupa peta yang dapat menyebutkan,

tidak hanya nama jalan, tetapi juga nomor rumah. Kemudian dia bercerita tentang aplikasi taptapsee bahkan memungkinkan tunanetra mengenali gambar yang terekam sebuah foto. ”Kita tinggal foto bendanya nanti aplikasi di telepon pintarnya akan bersuara mengatakan gambar apa itu. Contohnya, gambar perempuan duduk di kursi. Aplikasinya akan menyebutkan a woman is sitting on the chair ketika gambar itu muncul,” ujar Adi. ”Wah, penting, nih, bisa tahu duit, ha-ha,” celetuk anggota lainnya, Yudhi Hermawan (20). ”Betul tuh, hehe-he. Aplikasi ini bisa deteksi koin atau nilai pada uang kertas. Bisa juga kita pakai untuk baca buku di perpustakaan,” timpal Adi. (kcm)

HALUAN KEPRI

RAPAT VERIFIKASI — Ketua BAP SM Drs H Said Fauzul memberikan keterangan pers usai acara Rapat Verifikasi dan Pleno Penetapan BAP - SM Provinsi Kepri, Senin (23/12).

Sekolah Terakreditasi A Baru 18 Persen Dari 50 Persen Target BAP Tahun 2003 TANJUNGPINANG (HK) — Badan Akreditasi Nasional Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M) menilai standar pendidikan sekolah pada tahun 2013 belum mencapai maksimal. Pasalnya berasarkan hasil akreditasi dilakukan BANP terhadap sekolah/madrasah di Provinsi Kepri baru teralisasi 18 persen yang telah terakreditasi A dari 50 persen target tahun 2013. Menurut Ketua BAP-S/M, Said Fauzul, dengan hasil

yang ada saat ini, tentunya perlu kerja keras dari Dinas Pendidikan (Disdik) baik tingkat provinsi, kabupaten/kota serta Kantor Kementrian Agama. Selain itu masih kurangnya kesadaran dari para kepala sekolah untuk melakukan akreditasi yang menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya hasill yang dicapai. "Perlu adanya kerja keras dari Disdik baik itu tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota

dan juga Kementrian Agama. Agar pada tahun 2014 angka 18 persen ini bisa terangkat," ujarnya, Senin (23/12). Berdasarkan ekspos hasil akreditasi pada rapat pleno BAP S/M di Hotel Sampurna terungkap dari 1.898 sekolah baik dari tingkat TK hingga SMA baru 18 persen yang mendapatkan akreditasi A, 45 persen meraih akreditasi B, dan 28 persen berkareditasi C, serta 9 persen tidak terakrediatasi. Selain itu sampai pada hari ini sekitar 10 persen sekolah yang ada di

Kepulauan Riau belum melakukan akreditasi. "Kebanyakan sekolah yang belum terakreditasi berasal dari daerah Natuna dan Lingga. Karena memang kondisi disana yang cukup berat. Kami juga menghimbau kepada sekolah yang belum melakukan akreditasi wajib melakukan akreditasi. Kita juga mengharapkan apa yang selama ini kita kerjakan dapat menjadi rekomendasi untuk Diknas dan Kemenag untuk kemajuan pendidikan lebih baik," harapnya.(cw77)

140 Sekolah Terancam Di-blacklist dari SNMPTN Curang Input Data BANDUNG (HK) — Sebanyak 140 sekolah terancam keikutsertaannya pada program Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013/2014 karena terindikasi melakukan kecurangan input data pusat data siswa dan sekolah (PDSS). “Saat ini panitia SNM-

PTN sedang melakukan verifikasi data kalau terbukti melakukan kecurangan sekolah yang bersangkutan tidak bisa mendaftarkan siswa siswinya pada tahun depan,” kata mantan Ketua Panitia SNMPTN Akhmaloka pada acara peluncuran SNMPTN 2014 yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Bandung,

minggu lalu. Akhmaloka yang juga Rektor ITB didampingi Ketua SNMPTN 2014 Gandjar Kurnia lebih lanjut mengatakan, tahun lalu panitia menemukan data siswa dari 20 sekolah yang terindikasi melakukan kecurangan. “Setelah dilakukan verifikasi maka terbukti dari 20 sekolah itu sebanyak 13 sekolah melakukan kecurangan sehingga siswa yang sudah lolos bisa dinyatakan gugur,” katanya dalam acara yang dihadiri para rektor, dan perwakilan dari perguruan tinggi negeri peserta SNMPTN. Lebih lanjut Akhmaloka mengatakan, salah satu bukti kecurangan yang ditemui yakni angka pada rapor asli dengan data yang dimasukkan ke PDSS berbeda. “Anak yang sudah terlanjur diterima dinyatakan gagal, tetapi bentuk indikasi kecurangan tidak selalu berujung pada dikeluarkan mahasiswa tetapi sering hanya ditemukan kesalahan kecil,” katanya. Sebelumnya Mendikbud Mohammad Nuh dalam sambutan pada acara peluncuran SNMPTN 2014 mengatakan, program ini memberikan kesempatan akses masuk PTN secara sama kepada seluruh

warga negara. “Kami ingin memberi kesempatan yang sama kaya atau miskin jangan ada hambatan terutama barier pembiayaannya. Karena itu, pemerintah menanggung semua pembiayaan yang terkait masuk jalur SMPTN,” katanya. Demikian juga hambatan dari sisi kewilayahan, untuk SNMPTN kerja sama dengan PT Telkom dan PT Pos Indonesia dalam menyediakan akses Internet tak terbatas untuk memudahkan komunikasi. “PT Pos mampu menjangkau hingga ke tingkat kecamatan sehingga bagi siswa yang tinggal di pelosok bisa tetap berpeluang mendapat kesempatan mengikuti seleksi masuk PTN tanpa biaya,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia SNMPTN 2014 Ganjar Kurnia mengatakan, tahun 2013 SNMPTN jumlah pendaftar yang diterima mencapai 140 ribu orang dengan jumlah PTN peserta 61 PTN. “Tahun 2014 peserta yang diterima diperkirakan bertambah menjadi 150 ribu orang dengan jumlah PTN yang berpartisipasi 63 PTN karena masuknya UIN Palembang dan UIN Walisongo,” tambahnya. (ant)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment Aditya , Layout: Mulia Aditya


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark. CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

16

Gubernur Kepri Serahkan DIPA Tahun 2014

SAMBUTAN Gubernur Kepri HM Sani pada acara penyerahan DIPA 2014. TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Kepulauan Riau, H Muhammad Sani meminta pemerintah kabupaten/kota melaporkan secara berkala pelaksanaan programprogram yang anggarannya dibiayai pemerintah pusat. Hal itu penting agar gubernur selaku wakil Pusat bisa memberi penjelasan kepada presiden. "Laporan secara berkala penggunaan program pembangunan yang dibiayai APBN harus diberikan walikota dan bupati kepada gubernur. Hal ini mengingat kedudukan gubernur sebagai pelaksana

keuangan negara, sesuai amanat undang-undang tentang keuangan negara. Selain itu juga kepada intasni vertikal agar melakukan komunikasi juga, karena presiden akan memita penjelasan kepad gubernur di daerah atas pelaksanaan pembangunan di daerah," ujar Sani usai menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2014 kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Aula Kantor Gubernur Kepri lama di Tanjungpinang, Kamis (19/12). Selain FKPD, Gubernur juga menyerahkan DIPA kepada Satu-

UNDANGAN dan penerima DIPA 2014 mendengarkan sambutan gubernur Kepri HM Sani.

an Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Kepri dan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kepri tidak termasuk Kota Tanjungpinang yang APBDnya belum disahkan. Alokasi anggaran untuk Provinsi Kepri pada tahun 2014 terdiri dari, dana bagi hasil pajak sebesar Rp646,9 miliar, dana bagi hasil sumber daya alam sebesar Rp3,1 triliun dan dana alokasi umum Rp2,9 triliun, dana alokasi khusus Rp277,9 miliar dana penyesuaian Rp505 miliar serta ditambah dari DIPA 2014 sebesar Rp3,39 triliun. Total dana transfer daerah dan dana DIPA tahun anggaran 2014 berjumlah Rp10,9 triliun yang tersebar pada 379 DIPA. Di Kepri sendiri ada sebanyak 35 kementerian dan lembaga yang menerima DIPA. Bila dibandingkan pada tahun 2013, total dana DIPA diterima Rp3,06 triliun, dengan demikian terdapat penambahan dana DIPA tahun 2014 sebesar Rp323 miliar. Menurut Gubernur Kepri Sani, dengan bertambahnya dana DIPA tersebut, kinerja sektor penerima dekon dan tugas pembantuan juga bertambah. Oleh karena itu, dia mengimbau agar pihak-pihak penerima DIPA memanfaatkan dana

GUBERNUR Kepri HM Sani, Plh Sekdaprov Kepri Iwan Robert Loriaux serta penerima DIPA 2014. yang diberikan secara maksimal untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat Kepri. "Pembangunan infrastruktur bagi masyarakat seperti, bantuan operasi sekolah, bantuan siswa miskin, program keluarga harapan, program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri. Kredit usaha rakyat dan sitem jaminan sosial nasional bidang kesehatan. Sehingga masyarakat dapat merasakan dari

GUBERNUR Kepri HM Sani menyerahkan DIPA 2014 Kepada perwakilan intansi vertikal di kepri.

pembbangunan tersebut," ujarnya. Pada kesempatan itu, Gubernur menegaskan agar para pengambil kebijakan tidak takut untuk menggunakan anggaran dari pemerintah. Jika anggaran tersebut dijalankan dan digunakan sesuai aturan dan ketentuannya serta untuk kepentingan masyarakat, maka tidak akan bermasalah. "Saat ini banyak kepala daerah dan kepala dinas yang merasa

takut untuk menjalankan program pembangunan dan mejalankan program daerah. Hal itu dikarenakan banyaknya kasus hukum yang menjerat kepala daerah atas pengerjaan anggaran negara dan juga dalam keselahan mengambil kebijakan," ungkap Sani. Narasi : Sutana Foto : Pram (Humas Pemprov Kepri)

KEPALA Dinas PU Provinsi Kepri Heru Sukmoro menerima DIPA 2014 dari Gubernur Kepri HM Sani.

WAKIL Bupati Karimun Aunur Rafiq menerima DIPA 2014 dari Gubernur Kepri HM Sani.

GUBERNUR Kepri HM Sani menyerahkan DIPA 2014 Kepada Wakil Walikota Batam, Rudi SE.

JAJARAN Kepala Daerah kabupatan/kota dan juga Kepala SKPD Kepri usai menerima DIPA 2014 mendengarkan pengarahan gubernur.

GUBERNUR Kepri HM Sani, Plh Sekdaprov Kepri Iwan Robert Loriaux serta undangan mengikuti jalannya acara penyerahan DIPA 2014.

GUBERNUR Kepri HM Sani menyerahkan DIPA 2014 Kepada perwakilan intansi vertikal di Kepri.

GUBERNUR Kepri HM Sani menyerahkan DIPA 2014 Kepada Wakil Bupati Bintan Khazalik.

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

KEPALA Dinas Pendidikan Kepri Yatrim Mustafa menerima DIPA 2014 dari Gubernur Kepri HM Sani.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark. CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

17

Kota Lama Pilot Project Tertib Lantas H Supari SSos PNS Pemerintah Kota Tanjungpinang

Terapkan Disiplin dalam Kelurga SUPARI mengatakan, disiplin sangat ditekankan dalam hal mendidik anak. Mencontohkan perilaku kebaikan maka diawali dari diri sendiri. Sebab, sejak kecil ia telah didik orang tuanya untuk selalu disiplin, mandiri dan taat beragama. "Setelah menikah dan memiliki anak, hal tersebut diterapkan dalam keluarga. Dan itu sangat berpengaruh dalam diri Terapkan Disiplin Hal 18

Berlaku Efektif 9 Januari TANJUNGPINANG (HK) — Kawasan Kota Lama ditetapkan sebagai pilot project tertib lalulintas oleh Korlantas Mabes Polri. Pemberlakuan kawasan tertib lalu lintas mulai 9 Januari mendatang. Zulfikar Liputan Tanjungpinang

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, Dishubkominfo Kota Tanjungpinang dan para supir angkot dan petugas parkir di Ruang Serba Guna Bulang Linggi, Tanjungpinang, Minggu (22/12). Kepala Dishubkominfo

Aksi Kevin dan Fahri Mengharukan Peringatan Hari Ibu TANJUNGPINANG (HK) — Keterbatasan fisik tidak menjadi hambatan bagi Kevin dan Fahri. Mereka tampil luar bisa menabuh drum dan

membaca puisi di hadapan Gubernur dan para istri pejabat Pemerintah Provinsi Kepri di acara Peringatan Hari Ibu ke-85 dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kepri ke-14 di Halaman Kan-

BPBD Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana Laut TANJUNGPINANG (HK) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepri bekerja sama dengan TNI dan PMI Tan-

jungpinang menggelar simulasi penanggulangan bencana di laut, di perairan Rimba Jaya, Tanjungpinang, Senin (23/12) pukul 09.00 WIB.

tor Gubernur Kepri lama, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Senin (23/12). Seluruh mata tertuju kepada aksi dua bocah penyan-

Kota Tanjungpinang Wan Samsi mengatakan, kawasan tertib lalulintas di kawasan kota lama mulai diberlakukan pada 9 Januari mendatang. Pihaknya terus melakukan sosialisasi bekerjasama dengan kepolisian, POMAL, kecamatan dan kelurahan. "Penertiban di kawasan Kota Lama Hal 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

MULAI TERTATA — Penerapan perparkiran oleh Pemko Tanjungpinang di kawasan Kota Lama membuahkan hasil. Kendaraan yang selama ini parkir semrawut tampak tertata rapi di Jalan Pos, Tanjungpinang, Senin (23/12).

"Ilmu Saja Tidak Cukup, Perlu Karakter" Gubernur Terima Siswa SMA Taruna Nusantara TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur H Muhammad Sani menerima pelajar SMA Taruna Nusantara asal Provinsi Kepulauan Riau yang

lulus pada tahun ajaran 2013/2014. Kelima pelajar itru menemui Gubernur untuk menanyakan masalah kepemimpinan dan kiat-kiat-

nya dalam memimpin Kepri. Kelima pelajar itu adalah Muhammad Fadzrul Adhiwirawan, Owen Tan, Aulia Rahman, Amelia Maranata Silalahi dan Ester Marlina Purba. Mereka me-

nemui Gubernur Sani, Minggu (22/12) malam sesaat setelah tiba dari Pekanbaru. Satu persatu mereka mengajukan pertanyaan, seperti "Ilmu Saja Hal 18

Aksi Kevin Hal 18 Sebuah kapal kayu antar pulau bermuatan barang terbakar di pesisir Pantai Rimba Jaya, di KM 3, Tanjungpinang, Senin (23/12) pukul 09.00 WIB. Kapal terbakar diduga akibat selang minyak bahan bakar bocor. Akibat

Kakanwil Kemenag Kepri Sertijab TANJUNGPINANG (HK) — Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Drs. H. Marwin Jamal melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan pejabat lama, Drs. H. Handarlin H. Umar di Aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang.

BPBD Gelar Hal 18

IST

DRS H Marwin Jamal menandatangi serah terima jabatan (sertijab) dengan Drs H Handarlin H Umar di Aula Kanwil Kemenag Kepri, Tanjungpinang.

Sertijab dilakukan Setelah Kakanwil Kemenag Kepriyang baru dilantik oleh Menteri Agama RI Drs. H. Suryadharma Ali,.M.Si, pada Jumat (13/12) lalu, Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kemen-

terian Agama Provinsi Kepulauan Riau Drs. H. Marwin mengatakan dirinya siap untuk bekerja dengan keras, ikhlas dan cerdas untuk menuntaskan amanah yang telah diberikan oleh Menteri Agama. Ia mengatakan secara pribadi dirinya dengan pejabat lama merupakan dua orang sahabat yang telah lama saling mengenal. “Saya ingin kita bekerja dengan penuh persahabatan. Jangan cintai jabatan tetapi cintai pekerjaan. Makalah bekerjalah dengan penuh kecintaan," kata Kakanwil. “Kita memahami jabatan memiliki waktu yang sangat terbatas. Allah SWT sudah mengingatkan kita untuk tidak terlalu gembira dengan apa yang kita dapatkan dan jangan terlalu bersedih jika kehilangan sesuatu," katanya lagi. Sementara itu, Drs. H. Handarlin H. Umar meminta agar seluruh jajaran Kanwil Kemenag Kepri dapat bekerja dengan sungguh-sungguh di bawah kepemimpinan yang baru. “Masyarakat saat ini sangat membutuhkan kita. MaKakanwil Kemenag Hal 18

CMYK

Editor: Lili, Layouter: Mulia Aditya


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Tanjungpinang

Selasa, 24 Desember 2013

APBD Tpi 2014 Disahkan Rp1,32 T Anggaran Distako Meningkat 5,7 Persen TANJUNGPINANG (HK) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang (Pemko) akhirnya mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang tahun 2014 sebesar Rp1,32 triliun, naik 23,42 persen dari APBD 2013. Pengesahan dipimpin Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno dan dihadiri Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, 21 anggota DPRD, dan para kepala SKPD di Gedung DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang, Senin (23/12). Pada pendapat akhir gabungan dari fraksi di DPRD Tanjungpinang yang disampaikan oleh Asep Nana

Suryana, secara umum mengharapkan Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman mempergunakan anggaran sebaikbaiknya karena alokasi anggarannya meningkat sangat besar mencapai 5,7 persen. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang juga diminta untuk menambah ruang kelas khususnya di daerah timur dan lebih fokus mengurusi masalah peningkatan pendidikan dan tidak perlu mengurusi hal lain yang bukan menjadi tupoksinya seperti pembebasan lahan dan pengadaan proyek. Walikota Tanjungpinang usai paripurna menyatakan, pada APBD 2014 Pemerintah Kota Tanjungpinang mengalokasikan anggaran sebesar 60

Dari Halaman 17

Terapkan Disiplin anak-anak. Penerapan disiplin bagi keluarga itu diterapkan dari hal kecil, saat makan, tidur dan menjalankan ibadah sholat. Semua dilakukan secara benar dan disiplin," jelasnya. Penerapan disiplin, lanjutnya, bagi anak agar anakanak terjaga dari hal-hal yang

bersifat buruk dan juga dapat membentengi dari dari pergaulan yang tidak benar. "Di era globalisasi sekarang ini semua pengaruh luar masuk, bila tidak membentengi diri dengan keimanan maka akan berakibat buruk terhadap anak-anak," tambahnya. Selain itu, ungkap Supari,

peran seorang istri juga sangat berpengaruh bagi anak-anak tidak mungkin dapat berhasil dalam mendidik anak tanpa seorang ibu. "Peran istri sangat membantu dalam segala hal, baik dalam pekerjaan dan keseharian terutama dalam mendidik anak-anak," pungkasnya. (sut)

dan memanfaatkan sarana olah raga yang ada. Olah raga menurutnya mendorong seseorang untuk memiliki sikap sportifitas. “Sikap sportifitas

diperlukan dalam kita bekerja sehari-hari,” katanya lagi. Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran Kanwil Kemenag Kepri. (fhy/r)

Dari Halaman 17

Kakanwil Kemenag kanya, bekerjalah dengan sungguh-sungguh”, kata Handarlin. Ia juga mengingatkan agar para pegawai Kanwil Kemenag Kepri tetap rajin berolah raga

Dari Halaman 17

Aksi Kevin dang disabilitas ini. Kevin dan Fahri menunjukkan kebolehannya. Kevin, seorang anak penyandang tunagrahita mampu membaca puisi dengan baik di hadapan Gubernur dan para undangan. Begitu juga dengan Fahri, penyandang tunanetra mampu menabuh drum dengan enerjik dan lincah sesuai irama. Gubernur Kepri Muhammad Sani dan istri Aisyah Sani pun langsung memberikan pelukan dan ciuman hangat untuk mereka. Tak hanya Gubernur dan istrinya, istri Wakil Gubernur Rekafeni Respationo dan Ketua DWP Kepri Ny.Robert Iwan Loriaux tak ketinggalan. Saat membacakan puisi berjudul ‘Ibu’, siswa SDLB Tanjungpinang penyandang cacat ganda itu membuat mata para ibu terdiri dari PKK Kepri, DWP, BKOW dan sejumlah organisasi kewanitaan yang hadir berkaca-kaca menyaksikannya susah payah membaca puisi. Dengan terbata-bata Kevin

persen untuk belanja modal. "Tujuannya, tentu agar anggaran tersebut bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat. Makanya kita memangkas 90 persen anggaran untuk acara-acara seremonial dan dialihkan ke belanja modal," ujar Walikota. Lis juga menyampaikan, besaran anggaran APBD tahun 2014 ini sudah termasuk ideal karena sebagian besar anggaran dialokasikan untuk kepentingan masyarakat umum. "Segala pendapat dan pandangan dari anggota dewan ,erupakan PR bagi kami untuk melaksanakan pembangunan di Kota Tanjungpinang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tentunya hal ini agar sesuai dengan visi misi," ujar Lis. (cw77)

berusaha menyebutkan artikulasi bait demi bait kata agar jelas dan lugas terucap. “Engkaulah pelita hidupku ibu. Terimakasih ibu,” ujar Kevin. Gubernur dan seluruh undangan yang kebanyakan para wanita yang hadir kembali dibuat terpukau dengan penampilan Fahri, bocah penyandang tunanetra itu memainkan drum dengan lincah dan energik. Dengan luar biasa Fahri membuat para hadirin tak henti-hentinya bertepuk tangan. Fahri juga merupakan siswa SDLB Tanjungpinang. Dengan wajah yang terus tersenyum Fahri seakan sudah bersahabat dengan stik drum dan komponen drum lainnya di hadapannya. Di akhir Penampilan, Kevin dan Fahri kebanjiran amplop dari para undangan yang didominasi kaum ibu. Pemberian amplop diawali dari Ketua PKK Kepri Aisyah Sani, disusul Rekafeni Respationo, Ny. Robert dan sejumlah undangan lainnya. “Inilah yang selalu kata-

kan bahwa penyandang disabilitas itu tidak memiliki kekurangan, namun justru dia memiliki banyak kelebihan,” kata Gubernur sambil memeluk dan menciumi kedua bocah tersebut. Gubernur mengatakan, peran para ibu sangat besar, tidak hanya membina rumah tangga, tetapi juga pembangunan. Pembangunan tidak bisa terlepas dari peran kaum wanita. “Sekian hari perempuan dituntut untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya agar bisa disejajarkan dengan kaum lelaki. Dan kita (Kepri) sudah komitmen untuk mewujudkan kesetaraân itu dengan tidak ada bias gender dan diskriminasi terhadap kaum perempuan,” Kata Gubernur. Pada kesempatan ini Gubernur juga memberikan sejumlah penghargaan kepada para wanita yang berhasil menorehkan prestasi di ajang Lomba Pengelolaan Program Pemberdayaan Perempuan di tingkat Provinsi Kepri tahun 2013. (sut)

18

342 Personil Polisi Diterjunkan Amankan Natal dan Tahun Baru TANJUNGPINANG (HK) — Sebanyak 292 personil Polri dan 50 personil intasi terkait siap mengamankan Natal dan Tahun Baru. Hal itu terungkap dalam gelar pasukan Operasi Lilin 2013 oleh Polres Tanjungpinang beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Tanjungpinang di Lapangan Mapolresta Tanjungpinang, Senin (23/12) sore. Menurut Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, Opersi Lilin dari 23 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014. Polres Tanjungpinang menerjunkan 292

personil dan instasi terkait atau instasi samping 50 personil. Objek-objek yang akan diamankan salah satunya adalah tempat-tempat ibadah yaitu 24 gereja yang digunakan untuk perayaan natal. Dia menyampaikan, Tim Cibong akan melakukan sterilisasi ke 24 gereja sebelum digunakan untuk beribadah. "Minimal enam jam harus sudah disterilisasi oleh tim cibong. Dan kita juga mengimbau kepada pemudapemuda yang ada di gereja kalau ada orang yang tidak dikenal agar mengecek iden-

titasnya, ini juga demi pencegahan," katanya. Kapolres juga mengimbau agar masyarakat bersamasama menjaga keamanan. "Karena ini kegiatan keagamaan mari kita sama-sama menjalin kerukunan antara umat beragama. Untuk para masyarakat jamaah yang hadir agar tidak membawa barang terlarang agar dalam beribadah lebih khusyuk, cukup membawa barang yang digunakan untuk ibadah saja," katanya. Dirikan 5 Pos Pada Operasi Lilin 2013, sebanyak lima pos akan didirikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat

Dari Halaman 17

Kota Lama kota lama akan dikendalikan oleh Tim Satgas. Sedangkan untuk penindakan dilakukan oleh dan Polres Tanjungpinang. Kami mengharapkan seluruh elemen untuk bisa bekerjasama mewujudkan kondisi tertib tersebut," ujar Samsi. Sementara Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan berharap agar masyarakat membantu pemerintah dan kepolisian dalam mewujudkan kawasan tertib lalu lintas di kawasan kota lama. "Tanjungpinang telah ditetapkan menjadi pilot project tertib lalu lintas oleh Korlantas Mabes Polri. Tentunya ini suatu kebanggaan bahwa pihak Mabes memberikan perhatian untuk kota ini. Tentunya perlu adanya kerjasama agar program ini bisa terwujud," ujar Patar. Patar juga mengatakan,

program dari Pemko merupakan program dari pusat dimana program tersebut sudah tercantum dalam salah satu pilar dari Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK). "Kawasan tertib lalu lintas dan perpakiran merupakan kebutuhan kita semua. Kami mengharapkan semua elemen bisa mendukung agar program ini dapat terlaksana dengan baik," harapnya. Kapolres menegaskan hukum akan ditegakkan dalam setiap penertiban. Sebanyak 80 personel gabungan dari Satlantas akan mendukung pemberlakukan kawasan tertib lalu lintas di kawasan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, seorang supir angkot, Edward Goza, menuturkan sejatinya para supir angkot mendukung program yang di-

canangkan Pemko Tanjungpinang. Namun, selama ini supir angkot selalu menjadi kambing hitam atas kemacetan yang terjadi di kawasan kota lama. "Kami selalu menjadi kambing hitam. Padahal sebenarnya kami tidak punya tempat khusus untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Kami memohon Walikota untuk menentukan tempat pemberhentian kami. Karena jika tempat itu ada pasti akan kami patuhi," janjinya. Parkir Ditertibkan Sementara itu Pemko Tanjungpinang juga menertibkan parkir di kawasan tersebut karena kondisi lalu lintas yang semakin semrawut sebagai dampak perekonomian Kota Lama yang merupakan pusat ekonomi di Tanjungpinang. Selain penertiban parkir, tahun depan Pemko Tanjung-

kan kepulauan serta memiliki hampir 96 persen lautan dan daratan 4 persen. Sehingga bencana di laut bisa saja terjadi. Untuk mencegahnya, BPBD beserta intansi lain menggelar simulasi penanggulangan bencana kapal ini,” ungkapnya di lokasi. Tujuan kegiatan ini, kata dia, sebagai langkah untuk persiapan menghadapi persoalan tersebut. Karena itu penanggulangan dan langkah antisipasi serta kesigapan dari anggota sangat dibutuhkan, sehingga tidak gagap dan gamang serta mengetahui tugas pokok masing-masing. Edi menegaskan, kegiatan simulasi akan terus dilakukan setiap tahun dengan harapan jika terjadi bencana yang menimpa di wilayah Provinsi Kepri pihaknya sudah mampu dan menyikapi hal tersebut dengan baik sesuai prosedur. Sementara Danrem 033/ WP Brigjen TNI B Zuirman yang ikut menyaksikan serta menurunkan anggotanya dan terlibat dalam pelatihan penanggulangan bencana ini

SUTANA/HALUAN KEPRI

PETUGAS melakukan evakuasi korban kapal terbakar pada simulasi penanggulangan bencana di pesisir Pantai Rimba Jaya, KM 3, Tanjungpinang. Senin (23/12). mengaku bangga. Kegiatan ini sangat diperlukan agar dalam menghadapi bencana yang terjadi tidak merasa kaku dan gamang. “Kita juga bangga dengan pihak BPBD Kepri yang selalu siaga dalam menyikapi hal terhadap bencana alam yang terjadi selama ini. Latihan ini sangat diperlukan demi

meningkatkan kesigapan anggota,” katanya. Ia menegaskan, pihaknya akan selalu siap menurunkan anggotanya, jika Pemprov Kepri dan daerah lainnya membutuhkan. Bila daerah mengalami kejadian bencana alam baik yang terjadi di darat maupun laut, pihaknya selalu siap membantu. (sut)

Dari Halaman 17

"Ilmu Saja bagaimana Gubernur Sani memimpin Kepri yang luas, keseharian Gubernur, kendala dalam memimpin, pemanfaatan laut yang luas, potensi ekonomi dan lainnya. Menurut Gubernur, suatu

pinang juga akan mengadakan uji coba dua unit kendaraan berwawasan wisata. Harapannya bisa membantu supir angkot untuk merevitalisasi angkotnya dengan wawasan wisata. Untuk penyediaan lahan parkir, Pemko Tanjungpinang juga berencana mereklamasi laut di depan Gedung Daerah untuk dijadikan ruang terbuka. Sementara ini, Pemko akan menata perparkiran melalui tiga tahapan yakni penataan di kota lama, kemudian kawasan penghubung di daerah Batu Dua dan sekitarnya, dan terakhir Bintan Center. Lis berharap semua pihak bisa bekerja sama menaati aturan yang telah disepakati. "Sehebat apapun aturan yang dibuat, jika kesadaran pengguna minim, tentu tidak akan terlaksana," katanya. ***

Dari Halaman 17

BPBD Gelar kejadian itu, satu orang meninggal serta 21 orang mengalami luka-luka serta 4 lainnya pingsan akibat tidak bisa bernafas karena menghirup asap tebal dari kapal yang terbakar. Kapal kayu bermuatan berbagai macam makanan tersebut diawaki 25 awak kapal beserta kapten kapal yang mengalami luka parah. Peristiwa itu hanyalah simulasi penanggulangan bencana yang dilakukan tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepri, bekerja sama dengan melibatkan intansi TNI dan petugas PMI Kota Tanjungpinang. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepri Edi Irawan menjelaskan kegiatan simulasi seperti ini sudah dua kali dilakukan. Hal ini penting untuk menjaga agar masyarakat dan anggota selalu berperan aktif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang terjadi baik di darat maupun di laut. “Provinsi Kepri merupa-

yang tersebar di berbagai titik di Tanjungpinang. Terdiri dari tiga pos pengamanan dan dua pos pelayanan. Lokasinya di Pelabuhan Sri Bintan Pura, di sebelah Swalayan Pinang Lestari, dan di depan Kantor KPU Kota. Patar menyampaikan, perayaan malam Tahun Baru berada di dua tempat yaitu di Sungai Carang dengan kegiatan Festival Sungai Carang, dan di Gedung Daerah yakni kegiatan menerbangkan lentera. "Saya mengimbau kepada masyarakat jangan melakukan euforia seperti balap liar atau mabuk-mabukan, kita rayakan dengan tertib," katanya. (jua)

pekerjaan kalaun dikerjakan dengan tulus, dengan hati dan cinta, maka tidak ada masalah. Apapun halanyan yang ada, bisa diperkecil. tapi, kata Gubernur, halangan dalam sebuah pekerjaan juga perlu un-

tuk membuat seseorang menjadi lebih maju. "Kalau bekerja tidak tulus, akan menjadi beban," kata Gubernur Sani. Kepada para pelajar tersebut, Sani juga menyampaikan agar mereka belajar dan bersilaturahmi dengan hati. Bangun persahabatan dengan teman-teman, dengan para guru. "Nasihat saya kerja, belajar dan hubungan baik dengan hati, dengan cinta. Terapkanlah dalam kehidupan," kata mantan Bupati Karimun ini. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan program pembangunan Kepri ke depan, menjawab pertanyaan para pelajar. Soal potensi ekonomi, Gubernur berharap dari sektor perikanan akan terus memberi peningkatan. "Kita akan garap potensi dari laut," kata Gubernur. Selain itu, juga akan dilakukan penajaman- penajaman di bidang pendidikan, sehingga kualitas SDM Kepri semakin membaik. Demikian juga dengan kesehatan, sehingga derajat kesehatan

masyarakat Kepri, dimanapun berada, semakin tinggi. Untuk pulau yang banyak, konektivii juga terus dibangun. "Dengan ini semua, semoga Kepri semakin sejahtera," kata Sani. Bidang kesehatan. Ditajamkan oembangunannya. Dengan kondisi laut yang luas, yang dikembangkan adalah konektivitas, kalau bisa terhubung antar satu pulau dengan pulau lain, maka kesejahteraan akan terwujud. Kepada para siswa SMA Taruna Nusantara Gubernur berpesan agar mereka belajar sebaik-baiknya, sehingga bisa menjadi pemimpin yang baik. karena, tugas mereka sekarang adalah belajar dan belajar, sehingga dikirim orang tua jauh dari Kepri. Tapi, kata Gubernur, pengetahuan saja tidak cukup. kKrakter harus terus dibangun. "Jadilah pelajar yang berkualitas, yang berkarakter. Itu semua perlu ada di diri kita masingmasing. Salah satu cirinya adalah punya roh untuk berbuat kebaikan," kata Sani. (r)


CMYK

Bintan

Selasa, 24 Desember 2013

19

40 Gereja Dijaga Ketat pingir jalan akan ada 10 personil dan untuk kedalam akan dijaga 5 orang personil,” kannya, untuk pengakata Kristiaji. manan perayaan NaMasih dikatakan tal seluruh gereja di AKBP Kristiaji, tiwilayah hukum Polres dak hanya gereja Bintan akan dijaga saja yang akan diketat oleh personil kejaga, namun sejumpolisian yang disertai lah tempat keramapersenjataan lengkap, ian seperti pelabubaik di dalam lingkuhan dan terminal jungan gereja, maupun ga akan dijaga keKristiaji di luar sekitar gereja. tat. “Untuk masya“Sebanyak 40 gereja akan rakat yang mudik natal, dikawal pihak Kepolisian dipastikan pelabuhan dan pada saat natal dan tahun terminal juga akan dijaga baru nanti. Untuk gereja di anggota kami,” jelasnya

Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru BINTAN (HK) — Sebanyak 40 gereja yang tersebar di Kabupaten Bintan akan dikawal ketat pihak Kepolisian Resort (Polres) Bintan pada malam Natal.

Rico Barino Liputan Bintan Untuk pengamanan ini, kepolisian menurunkan sebanyak dua pertiga anggota Polres Bintan. Seluruh anggota ini dikerahkan di tiap

Gereja. Langkah itu dilakukan untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi umat kristiani untuk melaksanakan ibadah di gereja. Hal itu dikatakan Kapolres Bintan AKBP Kristiaji Jumat (20/12). Disampai-

556 Minuman Beralkohol Dimusnahkan BINTAN (HK) — Sebanyak 397 botol dan 159 kaleng minuman alkohol (Mikol) dimusnahkan, di Kantor Camat Bintan Timur (Bintim), Ki-

jang, Kabupaten Bintan, Jumat (20/12) pukul 15.00 WIB. Pemusnahan barang bukti ini, dari hasil operasi meminimalisir peredaran alkohol

pada 5 Juli 2013 lalu. “Pemusnahan ratusan mikol ini bentuk keseriusan kami, meminimalisir peredaran alkohol di lingkungan

RICO/HALUAN KEPRI

PEMUSNAHAN MIKOL — Camat Bintim Hasan melakukan pemusnahan minuman beralkohol (mikol) disaksikan kepolisian, Satpol PP Bintan, tokoh masyarakat, Ketua MUI Bintan, Ketua LAM Bintan, serta penyidik Disperindag Bintan di halaman kantor Camat Bintim, Kijang, Jumat (20/12).

Bintim. Sekaligus, memberikan efek jera bagi pedagang Mikol tersebut. Didasari Perda Nomor 6 tahun 2012, kami lakukan operasi peredaran alkohol pada menjelang bulan suci lebaran 5 Juli lalu,” ungkap Camat Bintim, Hasan. Pemusnahan barang bukti tersebut juga disaksikan oleh pihak kepolisian, Satpol PP Bintan, Tokoh Masyarakat, Ketua MUI Bintan, Ketua LAM Bintan, serta penyidik Disperindag Bintan. Perwakilan yang hadir bersama-sama menuangkan Mikol baik ke botol dan kaleng kedalam baskom yang telah disediakan kemudian dibuang kedalam parit. Sementara itu, Mikol yang dimusnahkan ini dapat disita dari warung remangremang dan toko yang menjual di lingkungan Kecamatan Bintim. (cw72)

kembali. Selain itu, untuk pengamanan tahun baru, Kepolisian Bintan juga telah mempersiapkan beberapa skenario yang akan dilakukan. Sebagai daerah wisata, dipastikan beberapa pantai di Kabupaten Bintan akan ramai dikunjungi

warga. “Kita juga mengerahkan personil di daerah objek wisata di Bintan, sebagai daerah wisata biasanya akan ramai dikunjungi,” katanya. Kristiaji juga menghimbau, kepada seluruh warga Bintan khususnya pada tahun baru dan natal untu ber-

hati-hati, apalagi saat ini sedang berlangsung musim angin utara. “Warga yang berpergian menggunakan kapal untuk berhati-hati. Kalau bisa jangan menggunakan mercun dan kembang api, itu bisa membahayakan keselamatan kita,” ujarnya mengimbau. ***

Diskusi Bersama

DR. Richard Hamonangan Pasaribu, BSc., MSc Haluan Kepri membuka rubrik "Diskusi Bersama DR. Richard H Pasaribu, BSc, MSc." Dialog ini akan membahas berbagai hal yang terjadi di lingkungan masyarakat, baik yang bersifat lokal, nasional, maupun regional. Bagi masyarakat yang ingin berdiskusi dengan DR. Richard Hamonangan Pasaribu, BSc., MSc bisa mengirimkan pertanyaannya ke 085264088880

Kebijakan untuk MNCs Pertanyaan: Batam dan Kepri banyak dihuni oleh perusahaan-perusahaan besar. Cukup banyak dari mereka yang telah melaksanakan aktifitas lebih dari 10 tahun. Tidak sedikit tenaga kerja lokal yang diserap di perusahaan itu. Dalam prakteknya, pekerja itu hanya bekerja berdasarkan arahan dan mekanisme yang ditetapkan di masing-masing perusahaan. Apakah sudah layak Batam atau Indonesia mendapat transfer teknologi dari perusahaanperusahaan besar itu? Bagaimana formulanya? JAWABAN: Kebijakan pemerintah perihal transfer of technology sudah dicanangkan sejak awal 1980-an oleh pemerintah orde baru. Menurut saya, dampak dari multinational companies (MNCs) dalam transfer of technology & knowledge/skills bagi tenaga kerja Indonesia sudah cukup terasa, terbukti dalam penelitian disertasi saya, kinerja tenaga kerja manajemen puncak orang Indonesia tidak kalah saing dengan kinerja tenaga kerja manajemen puncak expats. Sebagai contoh, terlihat fenomena yang ada bahwa pada awal tahun 1970-an tenaga kerja Indonesia yang bekerja di sebuah MNC sebagai tenaga kerja helper, sekarang sudah mempunyai keahlian sebagai tenaga kerja manajer dengan kapabilitas tidak beda jauh dengan manajer expats. Tetapi kadangkadang sekarang masih dapat terlihat tenaga kerja expats masih dipekerjakan oleh MNCs walaupun sudah bisa dijabat oleh tenaga kerja Indonesia. Bisa jadi hal ini dilakukan dengan sengaja oleh MNC karena lebih merasa sreg dan aman dengan mempekerjakan teman sebangsanya dalam jabatan atau posisi tertentu atau, sebagai alami manusiawinya, mereka saling bertoleransi dan bertenggang rasa terhadap sesama teman sebangsa mereka sehingga tetap mempertahankan jabatan dan posisi tertentu kepada mereka sendiri. Untuk mencegah ini, pemerintah perlu memberikan peraturan kepada MNCs dengan memberikan ketentuan-ketentuan dan persyaratan-persyaratan kepada MNCs supaya men-transfer knowledge/skills dan technology kepada tenaga kerja Indonesia

dalam batasan kurun waktu tertentu. Misalnya, apabila ada MNC yang masih memakai tenaga kerja expats dengan melewati batas waktu yang sudah ditetapkan, maka MNC tersebut bisa dikenakan denda sebesar gaji expat tersebut. Tentunya, demi meningkatkan daya saing mereka, MNC akan berusaha untuk men-transfer knowledge/skills dan technology ke orang Indonesia dengan kurun waktu yang tepat. Tetapi apabila MNC tersebut tidak dapat memenuhinya, maka sebagai konsekuensinya pemerintah akan memperoleh kompensasi dari keterlambatan transfer of knowledge/skills dan technology tersebut. Perlu juga, pemerintah memberikan insentif, misalnya berupa tax deductable, kepada MNCs yang menyisihkan sebagian dari pengeluaran maupun keuntungannya untuk membangun SDM Indonesia. Kebijakan ini otomatis akan bisa mengurangi beban pemerintah dalam meningkatkan SDM Indonesia. Usul-usul konkrit yang bisa direalisir MNCs, misalnya, dengan membuka BLK untuk skills yang sangat dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri, seperti, welder, fitter, programmer, atau bahasa asing seperti bahasa Inggeris atau mandarin sekalipun, dan lain-lainnya. Dan ditambah lagi, apabila MNC mengirim karyawan WNInya bertugas beberapa tahun ke anak perusahaannya yang berada di luar Indonesia, pemerintah juga bisa memberikan insentif bagi MNC tersebut, karena akan menambah devisa Negara melalui pendapatan yang diperoleh oleh karyawan tersebut.***

CMYK

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Syahrial


Anambas

Selasa, 24 Desember 2013

20

155 CPNS Dinyatakan Tidak Lulus Hasil Ujian TKD Diumumkan TAREMPA (HK) — Hasil ujian tes kompetensi dasar (TKD) seleksi calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, telah keluar. Sarma Haratua Liputan Anambas Terhitung Selasa (24/12), pukul 00.00 waktu setempat, nama-nama yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya akan di pajang di empat titik (lokasi,red) di sejumlah wilayah di Tarempa. “Saya instruksikan pengumuman hasil ujian TKD untuk ditempel di BPMS, Kantor Bupati, Masjid Jamik dan Pelabuhan Pemda malam ini (tadi malam,red),” demikian instruksi dari Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin, sesaat setelah membuka segel hasil tes TKD yang dikirim

oleh panitia pusat, Senin (23/ 12). Dari berkas yang dikirim oleh Panitia Seleksi CPNS Pusat diketahui bahwa dari 1.824 peserta yang mengikuti TKD, ada 155 lembar jawaban komputer (LJK) para CPNS yang dinyatakan tidak valid, sehingga dengan otomatis dinyatakan tidak lulus. Sementara 1.669 sisanya dinyatakan valid. Namun, dari 1.669 LJK yang dinyatakan Valid tersebut, hanya 824 saja yang dinyatakan melebihi Passing Grade (MP) yang ditentukan. Sementara 845 dinyatakan Tidak Melebihi Passing Grade (TMP). Artinya lebih dari

50% peserta ujian yang LJK nya dinyatakan Valid harus kecewa karena tidak lulus. Sementara itu, terhitung ada 20 formasi danri 220 formasi terpaksa kosong. Pasalnya tidak ada peserta yang lulus passing grade untuk 19 formasi, dan 1 formasi tidak ada pelamarnya. Padahal menurut Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas, Radja Tjelak Nur Djalal, Passing Grade untuk TKD CPNSD Kabupaten Anambas sudah sengaja diturunkan agar lebih banyak yang lulus di TKD. “Melalui Kepala BKD kita sudah coba mengusahakan Passing Grade diturunkan dari standart nasional. Tapi apa mau dikata, masih ada 20 formasi yang harus kosong. 19 karena tidak ada yang lulus, 1 lagi karena tidak ada pelamarnya,” papar Sekda Anambas yang kerap disapa Boy itu. Namun, belum tentu seluruh peserta yang dinya-

Polsek Siantan Siap Amankan Natal TAREMPA (HK) — Kepolisian sektor (Polsek) Siantan siap mengamankan perayaan Natal dengan menyiagakan seluruh personel di setiap gereja di Kecamatan Siantan. “Sebagai langkah antisipatif, kita akan siagakan personel kita untuk menjaga keamanan di seluruh gereja

di wilayah yuridiksi kita. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ujar

Kapolsek Siantan, AKP Indra Jaya, kemarin. Diketahui ada sekitar 6 gereja yang ada di wilayah yuridiksi Polsek Siantan. Diantaranya adalah GPPS, GPIB, Gereja Katolik, GBI, HKBP dan GPdI. Seluruh gereja tersebut nantinya akan dijaga sedikitnya oleh 2 personel polisi pada perayaan

takan MP bisa mengikuti tes kompetensi bidang (TKB). Pasalnya, menurut Sekre-

taris BKD Anambas, Rusmanda, peserta TKB maksimal hanya 3 kali jumlah

formasi yang telah ditentukan. Sementara sisanya tetap tidak bisa mengikuti

TKB. “Jadi kalau misanya sebuah formasi dibutuhkan 3 orang, sementara yang lulus ada 12 orang, maka hanya 9 orang dengan rangking tertinggi yang bisa mengikuti TKB. Sisanya tetap dianggap gugur,” ujar Rusmanda. Sementara itu, formasi yang jumlah peserta MP nya dibawah yang ditentukan, maka peserta dianggap lulus murni dan tidak perlu mengikuti TKB. Sementara saat ditanya kapan TKB akan diselenggarakan, Rusmanda tidak bisa memastikan. Pasalnya, alokasi anggaran untuk pelaksanaan TKB telah dianggarkan pada APBD Anambas 2014. “Anggarannya ada di 2014. Yang pasti kita akan segera laksanakan, namun belum pasti kapan waktunya. Kemungkinan besar bisa pertengahan Januari atau awal Februari,” imbuhnya. ***

natal yang akan dilaksanakan pada 25 Desember besok. “Setiap gereja akan kita jaga dengan 2 personel polisi ,” paparnya. Untuk memaksimalkan pengamanan, Indra mengharapkan kerjasama dari setiap gereja untuk melaporkan jadwal dan tempat diselenggarakannya ibadah natal. Dengan demikian, Polsek Siantan akan lebih mudah mengatur jadwal penjagaan dan jumlah personel

yang akan diturunkan. “Kalau bisa laporkan saja kepada kita kapan dan tempat diselenggarakannya ibadah Natal setiap gereja. Jadi kita bisa tahu kapan personel kita akan ditempatkan dan dimana mereka ditempatkan. Tidak perlu laporan formal, cukup laporan biasa saja,” pintanya. Sementara itu ketua panitia penyelenggara Natal GPPS Tarempa, Benyamin Wisman mengaku sudah me-

ngirimkan laporan penyelenggaran Natal kepada Polsek Siantan. Laporan berupa jadwal kegiatan dan tempat pelaksanaan Natal tersebut ternyata memang direspon oleh Polsek Siantan. “Kita sudah laporkan jadwal, tempat dan penyelenggaraan Natal kita. Kita melihat ketika penyelenggaraan Natal Gereja 15 Desember silam,” papar Benyamin. Benyamin menambahan, pengamanan ini bukan kali

pertama diadakan saat perayaan natal dan malam tahun baru. Tahun-tahun sebelumnya setiap personel polisi memang kerap ditempatkan di setiap gereja, baik pada saat perayaan natal maupun ibadah malam tahun baru. “Tahun-tahun sebelumnya Polsek juga menjaga keamanan perayaan natal dan malam tahun baru di gereja. Tapi memang selama ini yang saya lihat mereka tidak berpakaian dinas,” tukasnya. (cw89)

SARMA HARATUA

HASIL TKD — Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin (tengah) melihat hasil ujian TKD yang baru tiba di Anambas, Senin (23/12). Pengumuman hasil TKD ditempel diempat lokasi diantaranya di BPMS, kantor bupati, Masjid Jamik dan Pelabuhan Pemda, Selasa (24/12) dinihari WIB.

Editor: Yulianto, Layouter: Zikri


Karimun

Selasa, 24 Desember 2013

21

Pakaian Bekas Dimusnahkan Hasil Tangkapan Bea Cukai KARIMUN (HK) — Sejumlah pakian bekas hasil tangkapan Bea dan cukai yang tidak memiliki izin dimusnahkan di lokasi lapangan kerja PT Karimun Granit (KG), Senin, (23/12). Pemusnahan pakaian bekas tersebut dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Karimun dan Bea Cukai serta dihadiri beberapa instansi terkait diantaranya Badan Lingkungan Hidup (BLH). Sigit Santoso, Panitia Pemusnahan Barang Bukti Kepabeanan Tindakan Pidana Khusus mengkau, pemusnahan ini belum semua hasil tangkapan Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, namun masih sebagian dari barang-barang yang telah ditahan oleh Bea dan Cukai. Sedangkan barang yang dimusnahkan dari enam perkara yang telah memiliki hukum tetap, yang sudah dilimpahkan ke pengadilan. Sedangkan untuk masa penangkapan barang-barang ilegal ini sudah sejak tahun 2011 hingga tahun 2013. "Barang-barang bekas ini belum semuanya, masih ada yang belum masih ada dalam lori. Kita memililih lokasi di PT Karimun Granit ini, sebab sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan perusahaan PT KG. Selain tempatnya yang strategis, kami juga melihat di tempat ini sangat aman, dari jarahan masya-

rakat setempat," beber Sigit. Tambah Sigit hasil tangkapan barang-barang bekas ilegal ini sudah sejak tahun 2011 yang lalu berupa pakaian dalam bekas, ban dalam mobil, ban dalam mobil pelapis pelak, 28 karton guci keramik bekas, 3 buah spring bad, dua buah unit sepeda motor rangka, sedangkan yang dimusnahkan baru beberapa saja dari sekian banyak barang bekas yang masih tersisa. Sedangkan untuk pemusnahan berikutnya aku Sigit, belum tahu kapan dilakukan. Sebab pemusnahan barang-barang bekas ini, butuh lokasi yang pas, hingga tidak menimbulkan efek polusi bagi masyarakat setempat. "Ini masih sebagian yang kita musnahkan, belum semuanya. Sedangkan untuk pemusnahan yang lain, belum tau kapan, karena melihat kondisi dan keadaan yang belum memungkinkan. Yang kami musnahkan berupa pakaian bekas dengan enam perkara pencegahan yang memiliki hukum tetap, yang sudah dilimpah di pengadilan," pungkas Sigit. Acara pemusnahan diawali dengan penandantanganan dokumen pemusnahan oleh Supratman Khalik, Kajari Tanjung Balai Karimun dan Toto Boedhi A, perwakilan dari Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun (abk)

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

PEMUSNAHAN PAKAIAN — Kajari Supratman Khalik dan Toto Boedhi A dari Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun menandatangani berkas sebelum pemusnahan pakain bekas, disaksikan Sigit Santoso sebagai ketua panitia pemusnahan, di lokasi PT KG Tanjung Balai Karimun.

Hotel Penyedia Tempat Mesum Bakal Ditindak KARIMUN (HK) — Wakil Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengaku prihatin atas meningkatnya angka pasangan yang menikah dini atas dispensasi lantaran telah hamil duluan. Abdul Gani Liputan Karimun

ILHAM/HALUAN KEPRI

KETUA Penasehat Persatuan Wanita 5 Tok Nyang, Noorliza Nurdin menerima bunga mawar merah saat peringatan Hari Ibu, Minggu (22/12).

Bunga Mawar untuk Hari Ibu KARIMUN (HK) — Persatuan Wanita 5 Tok Nyang memperingati Hari Ibu dengan membagi-bagikan bunga mawar merah kepada ratusan perempuan yang mereka jumpai. Kegiatan tersebut diawali dengan pemberian bunga kepada istri Bupati Karimun, Noorliza Nurdin. Kemudian, ibu-ibu tersebut terus bergerak ke pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun dengan memberikan bunga kepada setiap penumpang perempuan yang baru saja turun dari kapal ferry cepat asal Batam. Usai membagikan bunga di pelabuhan, kaum perempuan tersebut terus bergerak ke perempatan dan pertigaan Karimun. Bunga mawar dibagi-bagikan kepada pengendara perempuan, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Dari lampur merah, mereka melanjutkan kegiatan ke Teluk Air. Noorliza Nurdin mengucapkan terima kasih kepada Persatuan Wanita 5 Tok Nyang yang telah berinisiatif memeriahkan Hari Ibu dengan cara bagi-bagi bunga kepada kaum perempuan. Apalagi, bunga pertama diberikan kepada dirinya. Menurutnya, bunga merupakan lambang dari kelembutan seorang ibu. ''Terimakasih ibu-ibu yang tergabung dalam persatuan wanita 5 Tok Nyang. Dimata saya, Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anakanak, maupun lingkungan sosialnya,'' kata Noorliza Nurdin yang juga sebagai penasehat di Persatuan Wanita 5 Tok Nyang. Menurutnya, memperingati Hari Ibu ini lebih didedikasikan untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kwalitas bangsa. Selain itu jika dilihat kebelakangan atau sejarah masa silam, bahwa peringatan hari ibu bukanlah sekedar Mother'Day, namun mengandung makna yang begitu besar dan luar biasa bagi kita semua. 'Ketua Panitia Persatuan Wanita 5 Tok Nyang, Darmalinda mengatakan, dalam kegiatan memperingati hari Ibu pihaknya mengadakan perlombaan masak nasi goreng oleh bapak-bapak, lomba merias wajah tanpa cermin yang dilakukan oleh ibu-ibu. Diawali oleh Bupati dan Wakil Bupati membuat nasi goreng, disertai bapak Taufik Ilyas dan bapak Anwar dari keluarga besar 5 Tok Nyang. Lokasi perlombaan bertempat dirumah dinas Bupati Karimun. (ham)

Ia menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak hotel atau penginapan yang memberikan izin kepada pelajar yang masuk ke hotel bersama pasangannya. "Langkah kita yang pertama adalah, untuk hotelhotel penyedia tempat berbuat mesum bsia saja izinnya dicabut. Hal ini sudah diwanti-wanti sejak dulu kenapa terjadinya pernikahan dini sehingga perlu diberkan peringatan. Bahkan di-

berikan tindakan pencabutan izin hotel, namun sampai hari ini hal itu memang belum kita laksanakan," kata Rafiq, Sabtu (21/12). Penanganan penyakit masyarakat (pekat) khusus pelajar menurut Rafiq, memang telah dirapatkan sejak enam bulan lalu dan sudah diundang beberapa instansi terkait seperti kepala sekolah, PHRI dan instansi terkait lainnya. "Ke depan akan kita lihat, kalau hal ini terus dilakukan

terkait penyedia sarana pasangan berbuat mesum terutama untuk pelajar, maka akan kita tindak. Dan juga aparat penegak hukum dapat memberikan sanksi," katanya. Tindakan kedua kata Rafiq, pengawasan yang dilakukan oleh para orang tua. Sehingga tidak saja dilakukan razia lalu diberikan sanksi oleh Saruan Polisi Pamong Praja (Sapol PP) atau Polisi yang jumlah personilnya memang terbatas. Sehingga peran dari keluarga terutama orang tua sangat diharapkan. Seperti diberitakan sebelumnya, angka pernikahan dini atau dibawah umur akibat hamil sebelum nikah pada tahun 2013 mengalami peningkatan yang cukup siginifikan dibandingkan tahun 2012. Wakil Ketua Pengadilan

Agama Kabupaten Karimun, Drs Syafi'i Hasyim mengatakan, data di Pengadilan Agama hingga 19 Desember 2013 tercatat pasangan yang menikah karena dispensasi akibat hamil duluan sebanyak 73 pasang atau mencapai 100 persen lebih dari angka tahun sebelumnya. Sedangkan angka ditahun 2012 hanya mencapai 35 pasangan yang menikah dibawah umur. "Setelah saya cek lagi datanya ternyata ada 73 kasus atau pasangan yang menikah dibawah umur. Untuk lakilakinya belum mencapai 19 tahun dan yang perempuan belum mencapai 16 tahun. Dari tim kami pun pernah menanyakan dimana saja lokasi yang pernah mereka gunakan untuk berhubungan layaknya pasangan suami istri, ada yang mengaku pernah

melakukan di Hotel Senturi, Hotel Top Star, Hotel 888, Pantai Pongkar, rumah kosong tak berpenghuni, tanah kosong seperti lapangan bola," jelas Syafi'i kepada forum yang hadir saat rapat mengenai permasalahan penyakit masyarakat (Pekat) dan penanganan bangunan liar Coastal Area, di ruang rapat utama Kantor Bupati, Jumat (20/12). Tidak hanya di Karimun, di pulau-pulau juga cukup banyak kasus yang ditemukan. Dan seluruh kasus tersebut 100 persen pasangan wanitanya dalam kondisi hamil bahkan ada yang sedang hamil tua 9 bulan. "Kemudian salah satu faktor perselingkuhan juga dilakukan di tempat-tempat sepi termasuk di hotel," tambahnya.***

Bupati Gelar Lomba Wisata Bahari KARIMUN (HK) — Puluhan armada laut berupa sampan layar, boat pancung, dragon boat dan jet sky dari berbagai daerah ikut meramaikan acara wisata bahari yang diperlombakan di perairan Karimun tepatnya samping Coastal Area, Minggu pagi (22/12). Kegiatan yang anggarannya bersumber dari pribadi Bupati Karimun, Nurdin Basirun itu dipercayakan kepada Kantor Pemuda dan Olah raga Kabupaten Karimun sebagai panitia. Dalam kesempatan itu

Nurdin mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengingat legenda masyarakat Melayu terdahulu yang gemar melaut. Kemudian wilayah Indonesia dan Karimun pada khususnya merupakan kepulauan. Sehingga ini merupakan salah satu ajang untuk memanfaatkan SDA yang dimiliki guna meningkatkan wisatawan baik lokal maupun dari manca negara. "Kita selayaknya kembali ke laut dan dari laut lah kita jaya. Terkait keikutsertaan jet sky dalam lomba wisata bahari ini, muaranya adalah kita

ingin menggaet mereka yang notabenenya adalah para pengusaha. Mudah-mudahan mereka juga sambil melirik Karimun dan ingin berinvestasi di sini," kata Nurdin. Kegiatan tersebut diawali dengan pelepasan lomba sampan layar untuk 12 awak, kemudian sembilan awak, tujuh awak, lima awak dan tiga awak. Mereka mengitari laut di depan Pulau Karimun yang berseberangan dengan Pulau Parit dan berbalik arah lagi. Kemudian pelepasan dragon boat ress dan terakhir adalah jet sky. Tak keting-

galan juta orang nomor satu di Kabupaten Karimun itu juga turut serta mengendarai kendaraan cepat bersama para pengusaha dan salah satunya tampak Amat Tantoso selaku Kadin Kepri juga ikut meramaikan. Acara yang baru pertamakalinya digelar di sekitar Coastal Area itu pun mengundang ribuan masyarakat untuk menonton jalannya pertandingan. Apa lagi diikuti oleh sang Bupati Nurdin Basirun, sehingga banyak masyarakat berteriak me-

manggil orang nomor satu itu layaknya atlet yang telah mahir menaiki jet sky. Sementara itu, Kepala Kanpora Kabupaten Karimun, Umar selaku ketua panitia mengatakan, kegiatan tersebut bakal direncanakan akan digelar setiap tahunnya dan menjadi even menyambut pergantian tahun setiap akhir tahunnya. "Mudah-mudahan kegiatan ini mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke Karimun dan meningkatkan pendapatan baik bagi masyarakat dan daerah sendiri," katanya.(gan)

SAMPAN layar siap berlayar dalam lomba wisata bahari yang digelar Bupati Karimun Nurdin Basirun di Perairan Karimun Samping Coastal Area, Minggu (22/12). ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

Tidak Ditemukan Pelanggaran di Wilayah FTZ KARIMUN (HK) — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, sepanjang tahun 2013 ini menyatakan tidak menemukan adanya pelanggaran dalam peredaran barang-barang impor khusus kawasan perdagangan bebas atau "free trade zone" (FTZ) Karimun.

Kepala Seksi Penindakan dan Penegahan (P2) KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun Andik Krisdianto di Tanjung Balai Karimun beberapa hari lalu mengatakan, sejauh ini perusahaan yang ada di FTZ Karimun paling patuh, dan bea cukai sendiri belum pernah menemukan adanya pelanggaran.

Menurut Andik, meski tidak seluruh wilayah di Kabupaten Karimun atau di Pulau Karimun Besar yang masuk dalam kawasan FTZ, namun hingga saat ini barang-barang impor khusus FTZ tidak ditemukan dibawa keluar dari kawasan tersebut. "Sampai saat ini perusahaan di wilayah FTZ patuh dengan aturan kepabeanan," kata

Andik. "Sebagian besar barang di FTZ untuk kebutuhan industri. Rincian datanya ada di seksi kepabeanan, tidak ada dibawa keluar. Pelanggaran berupa pengangkutan barang impor lebih banyak ditemukan dari FTZ Batam. Setidaknya, sepanjang 2013 terdapat 18 kasus pengangkutan barang-barang khu-

sus kawasan bebas Batam menuju daerah lain yang tidak berstatus FTZ," jelas Andik. Dikatakan, mengenai pengawasan barang-barang di FTZ Karimun, pihaknya menemui beberapa kendala seperti keterbatasan patroli. Saat ini, katanya, KPPBC Tanjungbalai Karimun hanya memiliki dua kapal patroli,

satu unit kapal dengan ukuran kecil. Pengawasan intensif dilakukan oleh Kanwil Khusus DJBC Kepri. Kata Andik, pengawasan tidak hanya dilakukan di wilayah laut semata, melainkan juga di darat, yakni Pulau Karimun Besar. Pasalnya, dua pertiga dari pulau yang menjadi ibukota Kabupaten Karimun tersebut tidak ma-

suk dalam kawasan FTZ. Untuk pengawasan, tetap dilakukan patroli menggunakan armada darat. Sayangnya, pengawasan patroli di wilayah darat FTZ masih terkendala, karena hingga aat ini KPBBC belum memiliki pos-pos pengawasan untuk mencegah masuknya barang impor dari FTZ. (ham) Editor: Niko, Layouter: Novrizal


CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

22

BUPATI Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin didampingi Ketua DPRD Anambas, Amat Yani memamerkan gasing.

BUPATI Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin membuka Festival Gasing Bupati Cup II.

BUPATI Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin beserta istri, Yenni Fatra tiba di lokasi Festival Gasing Bupati Cup II.

BUPATI Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin memainkan gasing pada pembukaan Festival Gasing Bupati Cup II

SAMBUTAN Camat Palmatak, Raja Almizan.

SEJUMLAH jajaran FKPD dan SKPD menyaksikan pembukaan Festival Gasing Bupati Cup II.

Festival Gasing Bupati Cup II Kabupaten Kepulauan Anambas DINAS Priwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Festival Pangkak Gasing Bupati Cup II Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas. Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin berharap pelestarian dan pengembangan budaya lokal, terutama permainan rakyat untuk dijadikan salah satu promosi wisata dan kebudayaan bisa disikapi serius oleh semua kalangan. Pasalnya, Tengku menilai kebudayaan lokal seperti permainan gasing sangat potensial untuk dikembangkan menjadi salah satu unggulan wisata budaya di kabupaten maritim ini. “Saya berharap permainan

tradisional, seperti permainan gasing bisa menjadi salah satu objek wisata unnggulan di kabupaten kepulauan anambas, lebih jauh lagi kedepan dapat dijadikan sebagai ajang promosi wisata dan kebudayaan anambas dalam bentuk permainan rakyat,” ujar Tengku baru-baru ini. Permainan tradisonal seperti gasing merupakan suatu bentuk kearifan lokal yang telah dimainkan generasi terdahulu dengan cara yang sederhana dikalangan anak-anak maupun orang dewasa. Tengku menjelaskan, tak jarang permainan tradisional menjadi salah satu ciri khas daerah tertentu, walaupun permainan serupa juga ada di beberapa daerah lainnya.

“Misalnya saja gasing, masingmasing etnis di beberapa daerah juga mengembangkan permainan serupa. Namun jika menilik sejarah, ada keberagaman dibalik kesamaan tersebtu. Misalnya saja dari bentuk gasing nya, pengucapannya, jenis bahan, teknis permainan dan sebagainya. Jadi walaupun daerah lain punya gasing, tidak sama seperti gasing yang ada di Anambas,” jelas Tengku. Di ranah melayu, Anambas pada khususnya permainan tradisional gasing banyak dimainkan pada saat-saat tertentu oleh beberapa kelompok masyarakat. Permainan tradisional gasing mendapat tempat yang cukup penting dikarenakan permainan rakyat ini sebagai media dan

wahana bersosialisasi antara warga. Dengan bersama-sama bermain gasing, masyarakat secara langsung mempererat persaudaraan dan tali silahturahmi. “Jadi gasing itu merupakan aset daerah kita yang harus kita sikapi serius perkembangannya. Selain itu permainan gasing juga dimasukkan pada antrian registrasi warisan budaya tak benda nasional oleh direktorat internalisasi nilai dan diplomasi budaya kementerian pendidikan dan kebudayaan dengan kategori tradisi dan ekspresi lisan,” tukas Tengku. Narasi dan Foto : Sarma Haratua Siregar

BUPATI Kepulauan Anambas Beserta Sejumlah FKPD dan SKPD menyanyikan lagu Indonesia Raya.

PESERTA Lomba mengangkat gasing diatas kaca.

BEBERAPA Peserta mengadu gasing nya.

WAKIL Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH berbincang dengan Camat Palmatak, Raja Almizan saat menuju lokasi penutupan festival.

WAKIL Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH dalam penutupan Festival Gasing Bupati Cup II.

PPTK Kegiatan, Madison menyampaikan laporan kegiatan.

PESERTA mengadu gasing.

PESERTA melempar gasing.

PESERTA mengadu gasing.

CMYK

Editor: Yulianto, Layouter: MFahrullazi


Iklan

Selasa, 24 Desember 2013

23


CMYK

Selasa, 24 Desember 2013

24

Gubernur Jaring Aspirasi Masyarakat Nelayan TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Kepri, Muhammad Sani didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Raja Ariza menerima dan mejaring aspirasi serta keluhan masyarakat nelayan. Hal ini dilakukan saat gubernur melalui DKP Kepri menggelar acara temu wicara gubernur Kepri dengan pelaku usaha perikanan se Kabupatan Bintan yang digelar di bekas pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri di Teluk Bakau, Bintan, Sabtu (21/12). Berbagai keluhan dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat nelayan Bintan kepada gubernur dan kepada Kepala DKP Kepri serta kepada Wakil Bupati Bintan sendiri, semua akan diakomodir dan kekurangan akan diperbaiki oleh pihak pemerintah kedepannya. Atas keluhan-keluhan nelayan dan pelaku usaha di Ka-

bupaten Bintan tersebut, dalam dialog yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bintan, Khazalik tersebut, Gubernur Kepri, Muhammad Sani mengatakan pada tahun 2013 Pemprov Kepri telah menganggarkan bantuan sebesar Rp10 miliar untuk masyarakat nelayan. Ia juga menambahakan, apa yang disampaikan ini, pihaknya akan terus berbenah dan memberikan perhatian lebih baik lagi kepada pelaku usaha perikanan dan para nelayan. Karena maksud dan tujuan bantuan yang diberikan adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pada tahun 2014 nanti, jangan sampai bantuan yang tidak tepat sasaran. Karena kita berharap semua yang diberikan harus sampai kepad yang berhak menerimanya. Penyampaian-penyampain ini tentunya akan menjadi acuan pemberian bantuan kepada masyarakat nelayan," beber Sani. Ia juga menanggapi keluhan

masyarakat nelayan lainnya terkait rendahnya harga ikan hasil panen nelayan seperti ikan kerapu, nanti dalam waktu dekat akan membicarakan masalah ini dengan Bupati Bintan, dan pihak DKP Kepri bersama dengan para pengusaha penampung hasil panen nelayan. Karena ini, menyangkut kelanjutan usaha dan kesejahteraan nelayan. Menanggapi keluhan nelayan Bintan terkait limbah yang setiap tahun datang Wakil Bupati Bintan Khazalik mengatakan, peristiwa ini sudah terjadi puluhan tahun, bukan kali ini saja. Pihak pemerintah Bintan telah melakukan koordinasi dengan pihak pemprov Kepri bahkan telah mengadukan kepada pemerintah pusat. "Namun, masalah limbah ini. Sampai saat ini belum teratasi, selain kita juga tidak tahu dari mana datangnya. Namun dugaan kuat ini berasal dari laut cina selatan dari negara tetangga.

Daerah, berakit perbatasan lanmsbusng dengan laut cina selatan, sehingga saat musim angin seperti ini pasti ada limbah minnyak yang sampai kesini," jelasnya. Hal senada dikatakan Gubernur, memang benar masalah limbah yang setiap tahunnya datang sudah terjadi puluhan tahun. Pemrintah dalam hal ini telah menyampikan kepada pemerintah pusat. "Ini bukan wewenang pemerintah daerah lagi, melainkan kewenangan dari pemerintah pusat. Karena, menyangkut lintas batas negara luar. Pemerintah Kepri sudah berupaya sekuat tenaga terkait mengatasi limbah ini," pungkasnya.

GUBERNUR menyerahkan secara simbolis bantuan kelengkapan produksi kerajinan pengolahan ikan dari Bintan.

Narasi : Sutana Foto : Afif (Humas Pemprov Kepri)

GUBERNUR menyerahkan secara simbolis bantuan kelengkapan produksi kerajinan pengolahan ikan dari Bintan.

GUBERNUR Kepri HM Sani didampingi Wakil Bupati Bintan dan Kepala DKP Kepri Raja Ariza menuju tempat acara dialog dengan masyarakat nelayan.

PERWAKILAN nelayan Bintan menerima bantuan secara simbolis dari Gubernur Kepri HM Sani.

PERWAKILAN kelompok kerajinan pengolahan ikan menyampaikan keluhannya kepada Gubernur Kepri HM Sani.

PERWAKILAN masyarakat nelayan Kabupatan Bintan menerima bantuan berupa jaring dari Gubernur Kepri HM Sani.

GUBERNUR menyerahkan bantuan secara simbolis alat tangkap ikan kepada masyarakat nelayan Bintan.

PERWAKILAN masyarakat nelayan Bintan menyampikan masukan dan keluhan kepada Gubernur Kepri HM Sani.

MASYARAKAT nelayan Bintan saat mengadukan keluhan dan permasalahan yang dihadapi nelayan.

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Raja Ariza menjawab pertanyaan dari masyarakat nelayan Bintan.

GUBERNUR bersama dengan masyarakat nelayan Kabupaten Bintan yang menerima bantuan.

GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan masukan dan menjawab pertanyaan masyarakat nelayan Bintan.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Novrizal


Haluankepri 24des13