Page 1

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Rabu, 1 Mei 2013 21 Jumadil akhir 1434 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 1/5 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

Kadin Kepri Abaikan Surat Pemecatan John BATAM (HK) — Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri sepakat mengabaikan Skep/53/DP/IV/2013 tentang pemberhentian Johannes Ken-

nedy selaku anggota Kadin dan sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri. Hal tersebut disampaikan Kadin Kepri Hal 7

30 Ribu Buruh Batam Peringati May Day

mulai pukul 08.00 WIB. "Mulai pukul 8 pagi kawasan Engku Putri akan ditutup, mungkin sampai siang. Warga yang bekerja di sekitar kawasan Engku Putri, silakan tiba lebih pagi," kata seorang petugas polisi yang minta namanya tidak ditulis, Selasa (30/4). Petugas tadi juga mengingatkan

Walikota pun Siap Mundur Nur Syafriadi Minta KONI Daerah Tetap Fokus

Engku Putri Ditutup Mulai Pukul 08.00 WIB BATAM (HK) — Sekitar 30 ribu buruh dari berbagai serikat pekerja di Batam akan menggelar aksi damai memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day), hari ini, Rabu (1/ 5). Aksi demo akan dipusatkan di Kantor Walikota Batam. Terkait rencana aksi itu, kawasan Engku Putri Batam Centre akan ditutup

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Tim Haluan Kepri Liputan Batam

bagi warga Batam yang tinggal di kawasan Batuaji dan Sekupang yang ingin menuju kawasan Batam Centre, sebaiknya berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB atau setelah Engku Putri Hal 7

BATAM (HK) — Setelah Wakil Walikota Batam Rudi SE menyatakan siap mundur dari jabatan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batam, kini giliran Walikota Batam Ahmad Dahlan siap melepas jabatan sebagai Ketua Umum KONI Batam. Hanya saja, Dahlan baru mau mundur jika dirinya memang terbukti melanggar aturan. "Saya siap mundur. Tapi sekarang ini, sedang dilakukan telaah oleh Kanpora dan Biro hukum saya, apakah meDahlan mang ada aturan mengenai Surat Edaran Mendagri No 800/2398/ SJ, yang melarang pejabat publik atau pejabat struktural rangkap jabatan di KONI yang dilanggar. Kalau memang melanggar, pasti saya mundur. Karena memang sebagai pejabat, saya harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," kata

Walikota pun Hal 7

Kepri Raih Peringkat III MDGs BP Batam Bantah Wamendag

Hal

3

4 Anggota KPU Batam Harus Mundur

Hal

9

Penambangan Sei Timun Ilegal

Hal

17

Tersenyum ORANG yang selalu tersenyum, bukan berarti ia tidak mengenal arti kesedihan. Kehidupan, bukanlah untuk melihat masa lalu, tapi untuk melihat masa depan. Jika Allah SWT saja tidak peduli dengan masa lalu kita, mengapa kita tidak segera bertaubat, berhijrah, dan memulai hidup yang baru? (fbc)

TANJUNGPINANG (HK) — Provinsi Kepri kembali menerima penghargaan membanggakan, yaitu Pencapaian Sasaran Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) Tahun 2013. Pada program MDGs tahun ini, Kepri mendapat peringkat III. Selain Kepri, penghargaan serupa juga diberikan kepada Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Bali, Kalimantan Tengan dan DI Yogyakarta. Penghargaan MDGs untuk Provinsi Kepri diserahkan langsung Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana kepada Gubernur Kepri HM Sani. Penghargaan tersebut diserahkan pada Pembukaan Musyawarah Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2013 di Hotel IST Bidakara, Jakarta, Selasa GUBERNUR Kepri HM Sani (pakai peci) menerima penghargaan MDGs (30/4), dan disaksikan langTahun 2013 dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Kepri Raih Hal 7 Bappenas Armida Alisjahbana di Jakarta, Selasa (30/4).

Syahrini

Gaun 30 Kilogram JAKARTA (HK) — Syahrini memakai baju dengan berat 30 kilogram yang berbahan logam stainless steel. Baju karya Dani Satriadi itu membutuhkan perlakuan khusus. “Baju ini dibawa pakai mobil sendiri, mobil boks,” kata Syahrini saat memamerkan busananya yang cetar membahana itu, Senin (29/4). Untuk berjalan pun, Syahrini perlu dibantu oleh delapan orang pendamping. “Ini bukan sensasi, ini seni mahakarya seorang desainer Gaun 30 Hal 7

Usmantono Minta Bantuan Nurdin Basirun Kasus Penipuan Uang Rp1,2 Miliar

BUPATI Karimun Nurdin Basirun saat melantik Dirut Perusda Karimun Usmantono, beberapa waktu lalu. DOK

KARIMUN (HK) — Usmantono, Direktur Utama Perusda Karimun yang saat ini menjadi tersangka kasus dugaan penipuan dan

penggelapan uang sebesar Rp1,2 miliar terhadap Asbari Bujang, Usmantono Minta Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Editor: Andi, Layouter: Dieky Saputra, Grafis: Dimas


Ekonomi

Rabu, 1 Mei 2013

2

Pedagang Valas Enggan Buka Data JAKARTA (HK) — Asosiasi Pedagang valuta Asing menolak pemberlakuan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/3/DPM yang mengatur pembelian valas atau money changer kepada bank. Mereka menolak poin yang mewajibkan pedagang valas menyerahkan data nasabahnya kepada bank. “Bagi kami pedagang valas, ada ketakutan nasabah kami akan lebih mudah digarap perbankan,” ucap Ketua Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing Indonesia, Muhammad Idrus di Jakarta, Selasa (30/4). Idrus menjelaskan, pada dasarnya, surat edaran ini ditujukan untuk meningkatkan kehati-hatian dalam transaksi pembelian valas terhadap rupiah kepada bank, khususnya pembelian oleh pedagang valas. “Salah satu hal yang diatur oleh BI adalah permintaan valas oleh pedagang valas kepada bank dengan nominal di atas US$100 ribu per bulan hanya dapat dipenuhi oleh

bank apabila pedagang valas menyertakan underlying transaksi dari nasabah terkait permintaan itu,” ucapnya. Adapun Surat Edaran tersebut akan berlaku efektif mulai 1 Mei 2013. Idrus menegaskan, pihaknya tak keberatan jika underlying disampaikan ke Bank Indonesia bukan kepada bank. Usulan ini sebenarnya sudah diserahkan kepada Bank Indonesia dan diresponi BI. “Mereka siap revisi, tapi besok pemberlakuan Surat Edaran, revisi bisa setahun,” ujarnya. Atas nama asosiasi, ia pun meminta BI menunda pemberlakuan Surat Edaran tersebut. Surat Edaran ini dinilai asosiasi juga mengandung pesan ketidakpercayaan BI terhadap transaksi valas di money changer. “Money chan-

ger seakan-akan dikategorikan tempat pencucian uang, tempat spekulasi,” katanya. Menurutnya, aturan ini berlebihan lantaran transaksi valas di money changer kecil. “Belum mencapai porsi yang dapat mempengaruhi stabilitas rupiah,” ujarnya. Mengacu pada data BI tentang nilai transaksi valas di money changer sepanjang 2011, Idrus menjelaskan, nominalnya hanya US$ 17,5 miliar atau sekitar Rp 170 triliun setahun. Adapun jumlah pedagang valas berizin diperkirakan mencapai 900an pedagang. Sementara itu, nominal transaksi valas secara keseluruhan versi Triennial Central Bank Survey diperkirakan mencapai Rp 30 triliun per hari pada 2010. Juru Bicara Bank Indonesia, Difi Johansyah menjelaskan, Bank Indonesia sudah bertemu dengan asosiasi sekitar 2 pekan lalu. BI sendiri sudah menyatakan akan merevisi Surat Edaran tersebut. “Tapi tidak bisa secepat itu,” ujarnya. (tmp)

INT

TAMBAH PESAWAT — Garuda Indonesia Tbk siap menambah 39 pesawat baru untuk mengembangkan usaha. Sebanyak 24 pesawat akan digunakan oleh Garuda sendiri, 15 pesawat lainnya akan digunakan untuk operasional Citilink, anak usaha Garuda.

Garuda Siap Tambah 39 Pesawat Baru JAKARTA (HK) — PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan menambah 39 unit jumlah pesawat baru hingga akhir 2013. Penambahan pesawat tersebut untuk meningkatkan pengembangan perusahaan. “Total penambahan pesawat 39 tahun ini. 24 Garuda, plus 15 Citilink,” kata Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar usai acara paparan kinerja kuartal I-2013, di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa (30/4).

Emirsyah mengatakan untuk pengembangan perusahaan, perusahaan telah menyiapkan total anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini sebesar US$ 300-400 juta. Besaran capex itu diperoleh perseroan selain dari kas internal juga didapat dari rencana penerbitan obligasi sebesar Rp2 triliun yang akan diterbitkan pada Juni tahun ini. “Capex semuanya untuk pengembangan perusahaan

berupa penambahan pesawat,” ujarnya. Emir mengatakan, pihaknya telah menunjuk Mandiri Sekuritas dan Bahana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi. Sepanjang 2013 Garuda telah menerima enam pesawat baru dari 24 pesawat yang direncanakan. Pesawat yang telah datang terdiri dari empat Airbus A320 untuk Citilink, dan dua Bombardier CRJ-1000 Next Generation.

Mandiri Raup Laba Rp4,3 T

INT

ASOSIASI Pedagang Valuta Asing menolak pemberlakuan surat edaran BI No15/3/DPM yang diberlakukan hari ini karena dinilai merugikan pedagang.

JAKARTA (HK) — PT Bank Mandiri Tbk membukukan laba bersih Rp4,3 triliun pada triwulan pertama 2013, naik sekitar 26,4 persen dari periode sama tahun 2012 senilai Rp3,4 triliun. Sementara laba bersih PT Bank Central Asia Tbk triwulan pertama 2013 juga naik sekitar 25,5 persen menjadi Rp2,9 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, penyaluran kredit Rp392 triliun

menjadi penopang pertumbuhan laba bersih Mandiri. Kredit segmen mikro Mandiri meroket sekitar 58,1 persen dari Rp13,1 triliun pada triwulan pertama 2012 menjadi Rp20,7 triliun di akhir Maret 2013. Kredit ke segmen usaha mikro, kecil, dan menengah, naik sekitar 46,6 persen menjadi Rp55,6 triliun. ”Penyaluran kredit ke segmen mikro terus naik. Ini adalah realisasi dari komitmen Mandiri meningkatkan akses

masyarakat pada pembiayaan produktif,” kata Budi di Jakarta, Senin (29/4). Jumlah dana pihak ketiga Mandiri di akhir Maret 2013 sejumlah Rp467 triliun, naik dari periode sama tahun sebelumnya Rp404 triliun. Dari total dana pihak ketiga, dana murah seperti giro dan tabungan tercatat senilai Rp290 triliun atau tumbuh 18,7 triliun dari periode sama tahun 2012 senilai Rp244 triliun. Di tempat terpisah, Pre-

“Sampai kuartal pertama kami sudah memiliki 112 pesawat dengan rata-rata usia 6,6 tahun,” kata dia. Seluruh pesawat akan ditempatkan di hub baru Garuda Indonesia, yaitu Medan. Medan merupakan hub keempat perseroan yang akan dibuka di Mei 2013. Melalui Medan Garuda Indonesia akan melayani penerbangan langsung dari Medan menuju kota-kota seperti Pekanbaru, Batam, Aceh, Padang, dan Penang. (kcm)

siden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (29/4), menegaskan, BCA membukukan kinerja bisnis yang memuaskan pada triwulan pertama 2013. Pendapatan operasional BCA yang didapat dari bunga dan biaya operasional naik sekitar 23 persen menjadi Rp7,7 triliun. ”Pada triwulan pertama ini permintaan kredit di seluruh segmen tetap tinggi. Kami tetap fokus pada bisnis perbankan konsumer dan relasi yang baik dengan nasabah,” kata Jahja.(kcm)

Editor: Nana Marlina, Layouter: I Dipura


C M Y K

Rabu, 1 Mei 2013

Selasa, 30 April 2013

PEMBUKAAN

5.004,58 PEMBUKAAN

14.754 PEMBUKAAN

2.859,75 PEMBUKAAN

13.854,82 PEMBUKAAN

22.769,59

9.722

BP Batam Bantah Wamendag

7.877,55

Soal Impor Gula

3.195,39

BATAM (HK) — Badan Pengusahaan Batam melalui Direktur Lalu Lintas Barang Fatullah membantah pernyataan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi yang menyebutkan Kepri sudah 8 tahun mendapat jatah khusus kuota impor gula kristal putih. Karena menurut Fatullah, kuota impor baru diberikan sejak pemberlakuan Free Trade Zone di Batam, Bintan dan Karimun. Nana Marlina

Karaoke 2 Jam Gratis 1 Jam BATAM (HK) — K-1 Family Karaoke menawarkan paket hiburan yang sangat terjangkau bagi Anda beserta keluarga dan kerabat. Karaoke 2 jam, gratis 1 jam dan juice spesial. Sebagaimana disampaikan Titit, Manager K-1 Family Karaoke Nagoya, Selasa (30/4). "Promo ini hanya berlaku sampai 15 Mei 2013. Syarat dan ketentuan berlaku," ujar Titit. Titit juga menambahkan, selain promo berbatas waktu ini, pihaknya memberikan pelayanan prima kepada pengunjung. Seperti paket Happy Hour dari Senin-Jumat pukul 11.00 18.00 WIB terdapat Paket A, yaitu karaoke 2 jam room kecil free 1 teh botol, 1 aqua, french fries dengan biaya Rp70 ribu, karaoke 3 jam room kecil free 1 teh botol, 1 aqua, french fries seharga Rp90 ribu. Sedangkan paket B tersedia 2 jam room sedang free 2 teh botol, 2 aqua, french fries Rp100 ribu, 3 jam room sedang free 2 teh botol, 2 aqua, frenc fries Rp130 ribu. Untuk paket C tersedia 2 jam room besar free 2 teh botol, 2 aqua, 2 fruit tea, french fries Rp140 ribu, 3 jam room besar 2 teh botol, 2 aqua, 2 fruit tea, french fries Rp175 ribu. "Kami juga menyediakan paket untuk VIP biaya terjangkau hanya Rp175 ribu sudah mendapat fasilitas yang kami tawarkan berupa 2 jam VIP room free 2 teh botol, 2 aqua, 2 cake, french fries. Dan untuk VIP biaya Rp230 ribu akan mendapatkan fasilitas 3 jam VIP room, free 2 teh botol, 2 aqua, 2 cike, french Fries," papar Titit. Selain itu, K-1 Family juga menyediakan paket ulang tahun seharga Rp600 ribu untuk 10 orang, sudah bisa karaoke di VIP room 3 jam, 1 jug coca cola, 2 jug orange juice, 2 kacang bilis, 2 piring apple & sunkist, 2 porsi frenc fries, 2 porsi fried chiken, 2 porsi crispy chicken fingers dan 1 porsi besar mie goreng ultah. Harga belum termasuk pajak karaoke 15 persen. Sedangkan harga normal room kecil Rp45 ribu per jam, room sedang Rp60 ribu per jam, room besar Rp75 ribu per jam dan VIP room Rp100 ribu per jam. (abdul kodir)

3

Liputan Batam "Batam mendapat status FTZ baru sejak 2007, pelaksanaannya efektif 2009, belum sampai 8 tahun. Salah itu informasinya. Lagipula kita sepanjang 2012 kemarin tidak mendapat kuota impor gula. Sudah lama tidak ada impor gula di Batam. Kalau saya tidak salah, terakhir kuota impor gula sejak pertengahan 2011," ujar Fatullah yang dihubungi melalui telpon genggamnya tadi malam. "Saya rasa itu informasi yang keliru. Karena sudah sejak lama kita tidak diberi kuota impor gula oleh Kementerian Perdagangan. Yang jelas sepanjang 2012 kemarin tidak ada, itu kalau tidak salah memang sejak pertengahan 2011," sambung Fatullah. Beberapa waktu lalu sempat disoroti tentang masih banyaknya gula impor beredar di Batam. Sejumlah Anggota DPRD Provinsi Kepri juga sempat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar dan menemukan gula asal Thailand beredar di Batam yang diduga ilegal. Namun, tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum hingga saat ini. Wamendag Bayu Krisnamurthi di Gedung Balai Karti-

ni, Jakarta (30/4) mengatakan bahwa Provinsi Kepri dan Aceh, merupakan dua daerah yang sudah 8 tahun mendapat jatah khusus kuota impor gula kristal putih. Cara tersebut menurut Bayu dilakukan guna memenuhi kebutuhan gula di dua provinsi tersebut. "Ini permohonan tahun lalu. Yang selalu diberikan itu adalah Aceh dan Kepulauan Riau bahkan sudah dari dulu sejak 8 tahun yang lalu. Yang jelas kita hanya merespons kebutuhan gula yang ada, jadi impor kita hanya lakukan jika pasokan gula ke dalam daerah itu tidak terwujud," tegas Bayu. Bayu mengakui bahwa selama ini ada beberapa daerah yang secara langsung mendapatkan impor gula khusus seperti Aceh dan Kepulauan Riau. Hal ini dilakukan karena kondisi produksi gula lokal yang tak memenuhi pasokan wilayah tersebut. "Karena tidak ada gula dari dalam negeri dan tentunya rakyat di daerah itu berhak untuk mengkonsumsi gula. Tahun lalu kita lakukan untuk Aceh dan Kepulauan Riau plus dengan Kalimantan. Jadi tahun ini pengadaan gula untuk daerah perbatasan itu kita hitung dan ada permo-

DOK

GULA IMPOR — Seorang pedagang di kawasan Nagoya mengemas gula untuk diecer. Badan Pengusahaan Batam membantah pernyataan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi bahwa Kepri mendapat alokasi khusus impor gula sejak 8 tahun silam, bahkan sejak pertengahan 2011 Mendag belum memberikan izin impor di Kepri. honan dari beberapa gubernur, dan menjadi sebuah kebijakan khusus," jelasnya. Kemudian untuk tahun 2013, beberapa daerah kembali mengajukan permohononan alokasi gula impor. Aceh dan Kepulauan Riau kembali mengajukan permohonan di tahun 2013 ini di tambah Kalimantan dan Sulawesi. "Beberapa daerah seperti Kalimantan, Aceh, Kepri dan Sulawesi ini permohonan tahun ini. Tahun lalu juga Kalimantan sekarang mereka mengajukan lagi tetapi tahun ini belum ada permohonan yang keluar," katanya. Penyeludupan Subur Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu Indonesia (Apegti) mempertanyakan tanggung jawab pemerintah terkait kacaunya pengadaan dan distribusi gula di daerah perbatasan

Indonesia. Kurangnya pasokan gula dari Jawa ke daerah perbatasan itu dinilai menyuburkan praktik penyelundupan. “Produksi gula konsumsi hanya dapat diserap oleh konsumen di Jawa. Lalu bagaimana dengan konsumen di perbatasan? “ kata Ketua Apegti Natsir Mansyur di sela-sela peringatan Hari Konsumen Nasional di Jakarta, kemarin. Menurut Natsir, konsumsi gula nasional mencapai 2.9 juta ton per tahun. Padahal, produksi gula konsumsi di Jawa hanya 2,1 – 2,3 juta ton juta per tahun. Sehingga, hampir seluruh produksi hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di Jawa. Natsir mengungkapkan, sudah setahun belakangan masyarakat perbatasan tidak mendapat distribusi gula dengan baik. Disparitas harga

gula antara Jawa dan perbatasan pun sangat tinggi. “Di Kalimantan, harga gula konsumsi dari Malaysia sekitar Rp10.000 per kilogram. Gula dari Jawa malah Rp13.000 per kilogram. Itupun sulit didapat,” katanya. Tak hanya gula, kata Natsir, kebutuhan pangan lainnya seperti beras, daging sapi dan makanan olahan lebih mudah didatangkan dari negara tetangga dibandingkan dari Indonesia sendiri. Apegti menilai pemerintah kurang peka terhadap permasalahan yang terjadi di perbatasan. “Kalau regulasi impor gula diatur dengan baik, penyeludupan akan berkurang, pajak bea masuk buat dapat diperoleh negara, dan tidak akan terjadi lagi perselisihan sesama warga dan aparat. (dtc/tmp)

Bawang Putih, Kol dan Jeruk Bebas Masuk BATAM (HK) — Bawang putih, kol dan jeruk merupakan tiga dari sejumlah produk hortikultura yang bebas ma-

CMYK

suk ke kawasan Free Trade Zone (FTZ/Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas) Batam, Bintan dan Ka-

rimun. Hal tersebut sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No 16 yang dikeluarkan barubaru ini. "Bawang putih, kol dan jeruk sudah dibebaskan masuk ke wilayah FTZ," ujar Direktur De-Regulasi BKPN, Ir Yuliot di sela-sela Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Penanaman Modal yang digelar Badan Penanaman Modal Promosi Daerah (BPMPD), Selasa (30/4) di Swiss Belt Hotel, Batuampar. Dikatakan Yuliot, Kepri memiliki banyak kelebihan dalam impor produk hortikultura, seperti pengurusan izin impor sudah tidak perlu lagi ke pusat, melainkan melalui Badan Pengusahaan masingmasing daerah. Selain kemudahan mendapatkan izin, Mendag juga telah mengurangi jenis hortikultura yang diatur pemasukannya, yaitu dari 57 jenis menjadi 37 jenis saja. Sekretaris Dewan Kawasan FTZ BBK Jon Arizal usai acara mengatakan dengan tidak perlunya penguru-

san izin impor hortikultura ke pusat merupakan kemudahan yang luar biasa. "Izin pelaksanaan impor hortikultura ke wilayah Free Trade Zona (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) tidak perlu lagi ke Jakarta, tapi izin bisa di dapatkan di Badan Pengusahaan (BP) di Batam, Bintan dan Karimun. Kemudahan ini, karena sejak adanya aturan baru tersebut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah ada di setiap BP BBK di Kepri," ujar Jon. Sehingga, pengusaha tidak perlu lagi ke Jakarta, tapi cukup melengkapi persyaratan mendapat izin kemudian mengajukan ke BKPM di BBK. Sehingga ada efisensi waktu, biaya dan juga birokrasi. Dalam kegiatan sehari yang dihadiri 42 pserta dari BPKM se-Kepri dan swasta, Adapun tiga peraturan yang diterbitkan disosialiasikan, Peraturan Ketua DK No1/ 2013 tentang tata cara pengurusan Angka Pengenal Impor

(API), Peraturan Ketua DK No.2/2013 tentantg tata cara pelaksanaan pemasukan produk holtikultura dari luar daerah pabean ke kawasan FTZ Batam Bintan dan Karimun, dan peraturan Ketua DK No3/2013 tentang tata cara importase produkproduk tertentu. Terpisah, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri, Paulus Amat Tantoso menyambut baik banyaknya kemudahan-kemudahan yang didapatkan pengusaha di wilayah FTZ, termasuk kemudahan impor hortikultura. "Hortikultura merupakan produk yang sangat penting bagi masyarakat, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun penunjang industri lain seperti pariwisata. Karena itu kami sangat mengapresiasilah pemerintah yang telah memperjuangkan masalah ini ke pusat sehingga kita dapat kemudahan," singkatnya. (ays)

Editor:Nana Marlina,Layouter: Novrizal


Dunia

Rabu, 1 Mei 2013

4

Urus Akta Lahir Tak Perlu ke PN Jika Telat Lebih Setahun JAKARTA (HK) — Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan gugatan UU Administrasi Kependudukan. Alhasil, kini masyarakat tidak perlu lagi mengurus akta kelahiran ke pengadilan meskipun sudah telat 1 tahun.

NET

URUS AKTA — Warga mengurus Akta Kelahiran di Dinas Catatan Sipil Surabaya. Saat ini, masyarakat tidak perlu mengurus akta yang telah satu tahun di Pengadilan Negeri.

Keturunan Cina Wakili Partai Islam Se-Malaysia JOHOR BARU (HK) — Partai Islam Se-Malaysia (PAS) mengajukan seorang keturunan Cina non-Muslim sebagai calon anggota parlemen. Ini merupakan salah satu pencalonan lintas etnik dan agama oleh partai politik dalam pemilihan umum Malaysia kali ini. Calon yang diajukan PAS adalah Hu Pang Chaw untuk daerah pemilihan Ayer Hitam di Johor Baru. Inilah untuk pertama kalinya PAS mencalonkan anggota parlemen dari kalangan non-Muslim. “Kami ingin membukti-

kan bahwa perjuangan PAS adalah suatu perjuangan berlandasaskan Islam yang sebenarnya, yang bisa mengangkat kesejahteraan, keadilan, harmoni dan kebajikan untuk semua,” kata Hu Pang Chaw kepada BBC Indonesia. “Ini membuktikan bahwa tokoh-tokoh non-Muslim dapat diterima untuk mewakili PAS,” tambahnya. Pertanda bagus Dalam kampanye di daerah pemilihannya Ayer Hitam minggu terahir April lalu, Hu Pang Chaw didampingi rombongan yang terdiri antara lain lima wan-

ita Melayu berjilbab. Seorang warga Cina di sana, Tang Ah Lok, 63, mengatakan, “Inilah untuk pertama kalinya saya lihat warga Muslim mendukung secara terbuka calon Cina beragama Kristen.” “Ini pertanda bagus dan menunjukkan gelombang baru pemimpin,” kata Tang Ah Lok dalam bahasa Mandarin kepada harian the Straits Times. Hu Pang Chaw sendiri mengatakan selama kampanye, ia juga mendapatkan banyak dukungan dari pemilih Cina. “Masyarakat Cina telah mengambil contoh apa yang

telah dilakukan PAS di Kelantan, bahwa mereka bisa adil kepada semua kelompok,” kata Hu lagi kepada BBC Indonesia. Kelantan merupakan salah satu daerah yang dimenangkan oleh Partai Islam Se-Malaysia ini. Ketua Pemuda PAS untuk wilayah Kuala Lumpur, Kamaruzaman Mohamad, menyatakan dicalonkannya Hu Pang Chaw merupakan “pertanda bahwa perjuangan PAS walaupun atas nama agama, tetap dapat diterima baik oleh penganut bukan agama Islam.” (dtc)

“Pasal 32 ayat 2 UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” kata Ketua MK Akil Mochtar saat membacakan putusan dalam sidang terbuka untuk umum di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/4). Pasal dimaksud berbunyi pencatatan kelahiran yang melampaui batas waktu 1 tahun dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan negeri. Putusan ini atas permohonan Muntho-

lib, warga RT 5/8 Desa Sawunggaling, Wonokromo, Kota Surabaya. Selain itu, MK juga memutuskan kata ‘persetujuan’ dalam pasal 32 ayat 1 UU No 23/2006 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Pasal 32 ayat 1 selengkapnya menjadi laporan pelayanan kelahiran sebagaimana dimaksud pasal 27 ayat 1 yang melampaui batas 60 hari sejak tanggal kelahiran pencatatan dilaksanakan setelah mendapatkan keputusan kepala instansi pelaksana setempat.

“Akta kelahiran adalah yang sangat penting. Dengan adanya akta kelahiran seseorang mendapat pengakuan jaminan perlindungan dan kepastian hukum karena dirinya telah tercatat oleh negara,” demikian pendapat MK. Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur menyambut baik putusan itu. “Itu putusan yang bagus,” katanya. Dalam kesempatan itu, Ridwan cuma mengingatkan agar Dinas Catatan Sipil lebih teliti. “Yang menjadi catatan, Dinas Catatan Sipil harus lebih teliti lagi dalam membuat akta kelahiran,” ujar Ridwan. “Bagaimana nasib perkara yang sudah masuk di pengadilan? Apakah besok tetap diputus atau ditolak? Sebab putusan MK berlaku serta merta dan otomatis,” tanya. “Tetap diadili, tapi pengadilan tidak menerima perkara baru,” jawab Ridwan. (dtc)

Bupati Agam Terima Piagam Digital Society Award AGAM (HK) — Agam kembali torehkan prestasi tingkat nasional. Kabupaten ini menerima Piagam Penghargaan Digital Society Award dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Tifatul Sembiring di Jakarta, Senin malan (29/4). Usai menerima piagam, Bupati Agam Indra Catri kepada wartawan mengungkapkan, penghargaan ini terkait dengan kekuatan komunitas dan digital device yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat sampai hari ini dinilai masih maju selangkah dalam pemanfaatan teknologi cyber. “Sayangnya prestasi Canduang Media Center yang dulu sempat diakui eksistensinya di level Provinsi Sumatera Barat, tidak terus ditingkatkan dan malahan kecamatan lain tidak mengembangkannya,” ungkap Indra Catri. Dijelaskan bupati, penilaian ini dilakukan berdasarkan angket self assesment potret digitalisasi dan survei yang dilakukan terhadap 10.100 responden mewakili masyarakat, UKM, swasta, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Pelayanan Kesehatan di 99 kota/kabupaten dengan metode Computer Aided Telephone Interview (CATI), dan dari 28 kabu-

paten/kota yang masuk kategori baik, Kabupaten Agam termasuk peringkat atas. Kabid Informatika Dishubkominfo Kabupaten Agam, Fauzan Helmy Hutasuhut, AP, S.Sos., MAP menjelaskan, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring di Arena Jakarta Marketing Week 2013, Fashion Atrium, Kota Casablanka Mall, Jakarta. Sebelumnya pada acara yang sama Bupati Agam bersama PT Telkom menandatangani MoU untuk Penyediaan Layanan Information Comnunication And Technology (ICT) Telkom untuk Kabupaten Agam Digital Society. Ruang lingkup MoU adalah Penyediaan Layanan yang meliputi, ICT bagi masyarakat, Speedy Community bagi komunitas (Pegawai), akses point utk Public Area dan lingkungan kantor untuk koneksi ke wifi.id dan e-Office, e-PBB serta Aplikasi Online ex: Pendidikan (SIAP Online), Kesehatan (ePuskesmas, SPGDT). Sementara itu berbagai tanggapan dari berbagai komponen atas prestasi ini turut mewarnai. Seperti disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Syafirman Aziz yang menyatakan rasa bangganya sekaligus berharap prestasi ini akan dapat

meningkatkan terus kinerja Kominfo kedepan serta disusul dengan prestasi dibidangbidang lainnya, Hal senada juga disampaikan Asisten I Setda Agam Martias Wanto, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Agam Yulnasri serta Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Fauzir. Begitu juga dengan Asisten II Setda Agam Isman Imran juga menyatakan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih ini. Pada sisi lain, Camat Tanjung Raya Syatria mengatakan tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi dan komunikasi sudah menjadi instrumen daya saing masyarakat yang bermuara ke peningkatan ekonomi, one click, the world become ours. Ungkapan rasa bangga ini juga disampaikan Camat Palupuh Syahrul Hamidi, bagi Kabupaten Agam tiada hari tanpa prestasi, tangan dingin bapak Bupati Agam semoga mampu membawa masyarakat Agam lebih maju dan sejahtera lagi pada masa mendatang. Lain juga yang diungkapkan Camat IV Koto Rahmi Artati, semoga prestasi ini diimbangi dengan tersedianya fasilitas komunikasi sampai ke pelosok-pelosok, sehingga informasi cepat diterima masyarakat. (smo)

Kemeja Ini Tak Perlu Dicuci LONDON (HK) — Bagi Anda yang malas dalam urusan mencuci pakaian, mungkin temuan baru ini cocok untuk Anda miliki. Sebuah perusahaan Amerika Serikat, Wool & Prince, mengklaim telah berhasil menciptakan kemeja yang bisa tetap bersih meski dikenakan selama 100 hari. Bahan kemeja ini bisa “mementalkan” bau tak enak dari pakaian yang sudah dikenakan. Kemeja ini bahkan tetap beraroma menyegarkan meski digunakan untuk melakukan kegiatan berat. Perusahaan ini juga mengklaim bahwa kemeja ciptaannya itu tidak perlu disetrika karena terbuat dari bahan antikusut yang tahan dalam berbagai kondisi terburuk

sekalipun. Untuk menciptakan kemeja bagi para pria yang malas mencuci ini, Wool & Prince bahkan mengirim penelitinya ke seluruh dunia untuk mencoba kemeja ini. Mereka mengenakan kemeja ini untuk melakukan berbagai hal, mulai dari perjalanan ke Pegunungan Andes hingga berjoget penuh keringat di klub-klub malam New York. Kemeja ini dibuat dari bahan wol yang lebih tahan lama dibandingkan kapas. Dari hasil uji coba laboratorium serat wol bisa ditarik hingga 20.000 kali tanpa mengalami kerusakan. Sementara bahan dari kapas

Ilustrasi

akan robek setelah 3.200 kali tarikan. Selain itu, wol juga lebih tahan kusut. Perusahaan ini menambahkan, meski seseorang memiliki keringat yang tak berbau, tetap saja keringat itu akan menciptakan bau tak enak saat masih berada di kulit dan menjadi tempat berkembang biak bakteri. Namun, wol mengurangi proses kembang biak bakteri ini karena wol lebih efektif menyerap keringat dan menguapkannya ke udara ketimbang bahan tekstil lainnya. Wool & Prince membutuhkan waktu enam bulan untuk mengembangkan kemeja unik ini. “Kami menggunakan wol terbaik yang biasa digunakan untuk industri fesyen mewah. Produk kami akan membuat Anda berpikir ulang soal wol,” kata seorang juru bicara perusahaan. Meski mengklaim kemeja itu tahan dikenakan selama 100 hari, perusahaan ini tidak mengharapkan seseorang benar-benar mengenakan kemeja itu selama 100 hari berturut-turut. Dan, pada satu titik kemeja ini tetap harus dicuci. Wool & Prince sudah menjual kemeja ini untuk para investor perusahaan dengan harga 63 poundsterling atau sekitar Rp 950.000. Sementara harga ecerannya belum diumumkan. (kcm)

Editor: R Ghafur, Layouter: Syahrial Anwar


Opini & Layanan Umum Ibu Dua Anak Tewas Tergantung di Batam PERASAAN kita sungguh terguncang mendengar berita tentang ibu dua anak, Mariana (45) ditemukan tewas tergantung di pohon, tak jauh dari Pondok Pesantren (Ponpes) Alhamdulillah, Sekupang, Batam, kemarin. Sebelumnya juga kasus yang sama terjadi di Karimun. Seorang kakek tua, Daeng Masiki (70) ditemukan tewas tergantung di kamar belakang rumah kontrakannya, Selasa (2/4) lalu. Kasus lain yang juga masih agak mirip adalah kar-

yawan karaoke di Hotel Paradise Tanjung Balai Karimun, Fitra alias Fitri (23), nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun dari lantai tiga hotel tersebut, Rabu (3/4) lalu. Dari tiga kasus itu, kita hanya bisa menduga-duga sebab-sebabnya, apakah akibat dari perselisihan dalam rumah tangga, tekanan ekonomi yang kian menghimpit, ataukah karena stres yang berlebihan. Namun demikian mungkin sebabnya bisa saja campur aduk, satu

dengan lainnya berkaitan, yang seolah tak berkesudahan. Ketika ekonomi sedang memburuk seperti sekarang ini, tidak mudah bagi orang-orang tertentu yang dengan tangguh bisa bertahan. Sudah cukup banyak bukti di lingkungan masyarakat kita, betapa mudahnya ditemukan orang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Bahkan masalah yang satu ini bukan hanya terjadi pada para orang tua saja, terjadi juga pada para remaja.

Menurut para psikolog, manusia punya kebutuhan dan keinginan yang kadang tidak terpenuhi atau dihadapkan pada dua pilihan sulit. Ketika harapan tidak sesuai kenyataan, dia bisa frustrasi. Penting dipahami bahwa frustrasi dapat menimbulkan stres negatif yang merugikan. Ada individu yang mampu menyelesaikan persoalan secara bijak namun tidak sedikit yang memilih bunuh diri. Namun demikian kalau frustrasi lalu membuat orang

bunuh diri itu sungguh berbahaya. Artinya, frustrasi menemukan pijakan yang seolaholah pas, padahal sebenarnya agama sangat membenci perilaku seperti itu. Bukankah agama mengajarkan pada kesabaran, ketawakalan dan berserah diri pada Tuhan. Sungguh keadaan tersebut butuh jalan keluar agar masyarakat kembali berada di jalan kegembiraan. Ini menjadi tugas siapa saja, dan tentu pemerintah untuk membangun masyarakat

Pengelolaan Keuangan Daerah yang Memiskinkan Pascareformasi 1998, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tercatat sebesar Rp1.200 triliun dan Produk Domestik Bruto (PDB) mendekati Rp7.000 triliun, tetapi kemiskinan justru meningkat menjadi 31 juta lebih orang. Fenomena ini menunjukkan buruknya kinerja pemerintah dalam pengelolaan APBN termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menteri keuangan melaporkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) APBD Tahun Anggaran 2012 mencapai Rp99,24 triliun. Besarnya silpa APBD menunjukkan buruknya kinerja pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah. Buruknya pengelolaan keuangan daerah semakin diperparah dengan adanya sikap buruk pemerintah daerah dalam implementasi (realisasi) anggaran daerah (APBD). Tidak jarang pemerintah daerah menghabiskan anggaran melalui kegiatan proyek tanpa memperhitungkan dampak positif bagi pembangunan daerah. Mendekati akhir tahun anggaran, unit-unit pemerintah gencar menghabiskan anggaran tanpa didasari tujuan yang jelas untuk pembangunan daerah, sehingga banyak dijumpai penyimpangan pengelolaan keuangan negara/daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaporkan, meskipun di tahun 2012 pengelolaan keuangan daerah semakin membaik, namun banyak pemerintah daerah kategori tidak wajar ( TW ) dalam pengelolaan keuangan daerah. Pengelolaan anggaran yang buruk berdampak luas pada pembangunan daerah termasuk tingginya angka kemiskinan dan buruknya sumber daya manusia Indonesia. Berdasarkan laporan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (bappenas) masyarakat miskin Indonesia di tahun 2012 mencapai 29.13 Jiwa. Angka kemiskinan tersebut tersebar diberbagai daerah. Jumlah terbesar penduduk miskin sebesar 57,8 persen berada di pulau Jawa.

K olom Publik (Bagian Pertama) SEORANG ulama’ berujar, ”Orang beragama adalah orang yang dapat membedakan mana yang suci dan mana yang tidak. Dan dia cenderung melakukan yang suci.” Pernyataan ini menunjukkan, orang yang memiliki kesadaran beragama sejati, akan cenderung menjalankan ajaran agamanya (yang memang mencerminkan kesucian) dan meninggalkan yang tidak suci. Konsekuensinya, orang yang mengaku beragama, tapi justru mempraktekkan perilaku tidak suci, semisal merampas hak orang lain, tidak layak menyandang predikat “orang beragama.” Sebab, apalah artinya beragama, bila perilakunya

JIKA mengutip perkataan Marx, “the religion is a ‘opium’ in the people”, artinya adalah agama adalah sebuah candu di dalam masyarakat. Candu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti sesuatu yang menjadi kegemaran alias hobi. Dalam konteks masyarakat, candu biasanya diistilahkan kepada seseorang yang tergantung pada merokok. Seseorang jika sudah mengalami kecanduan terhadap rokok, biasanya akan selalu membawa dan menghisapnya dikala sedang mengalami kejenuhan berpikir.

Oleh: Salahudin, S.IP Dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang Lalu sebanyak 21 persen di Sumatera, 7,5 persen di Sulawesi, 6,2 persen di Nusa Tenggara, 4,2 persen di Maluku dan Papua dan angka terkecil sebesar 3,4 persen tersebar di Kalimantan. United Nations Development Programe mencatat Indek Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menempati urutan ke-121 di seluruh dunia. IPM Indonesia masuk kategori menengah. Peringkat Indonesia tersebut setara dengan negara-negara di Karibia dan Afrika Selatan. Data normatif tersebut jauh lebih parah apa yang terjadi di lapangan. Contoh kasus, 95 warga di Distrik Kwor, Kabupaten Tambrau, Papua Barat, meninggal akibat busung lapar. Di Nusa Tenggara Timur (NT T ), Nusa Te n g g a ra B a ra t (NTB), d a n bahkan dipulau Jawa masih dijumpai warga meninggal atau sakit karena busung lapar. Buruknya pengelolaan keuangan daerah disebabkan kinerja buruk pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran. Hemat penulis, terdapat tiga faktor yang melatar belakangi kinerja buruk pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah, yaitu (1) minimnya pemahaman pemerintah daerah (SDM) tentang pengelolaan keuangan daerah, (2) sistem penganggaran yang rigid (rumit), dan (3) pengaruh politik dalam pengelolaan anggaran.

Minimnya SDM pendukung Sumber daya manusia merupakan hal yang terpenting dalam sebuah organisasi. Baikburuknya organisasi sangat ditentukan baik-buruknya kinerja manusia yang ada didalamnya. Membangun organisasi dibutuhkan SDM yang berkualitas, profesional, dan bervisi jangka panjang termasuk dalam pengelolaan kebijakan anggaran. Banyak pemerintah daerah tidak memiliki SDM pendukung implementasi kebijakan APBD sehingga anggaran tidak dapat direalisasaikan dengan baik. Banyak faktor yang menyebabkan pemerintah daerah tidak memiliki SDM yang baik, diantaranya pola rekruitmen SDM yang tidak berdasarkan analisis kemampuan. Pemerintah daerah dalam rekreuitmen SDM masih mengedepankan sikap kolusifitas sehingga tidak jarang dijumpai unit-unit pemerintah ditempati SDM yang tidak memiliki kemampuan dalam pengelolaan anggaran berbasiskan kegiatan dan kebutuhan strategis untuk pembangunan daerah. Sistem penganggaran yang rigid Sistem penganggaran pemerintahan daerah dinilai sangat rigid sehingga implementasi (realisasi) anggaran tidak dapat dilaksanakan sebagaimana yang sudah diatur

dalam kebijakan APBD. Pengguna anggaran harus melalui proses dan waktu panjang untuk mendapatkan anggaran karena harus menyiapkan syarat-syarat legalitas yang harus dipenuhi untuk realisasi anggaran. Apabila pengguna anggaran tidak melalui sistem termasuk memenuhi syarat legalitas, maka akan berdampak pada sanksi yang harus diterima. Karena itu, pengguna anggaran (apalagi SDM yang tidak berkualitas) seringkali tidak ingin pusing dengan aturan sehingga anggaran tidak dapat direalisasikan. Masyarakat (apalagi yang tidak paham tentang mekanisme anggaran) semakin kesulitan untuk mendapatkan anggaran. Masyarakat mendapatkan anggaran harus melalui proses sesuai aturan hukum yang barlaku. Kebutuhan masyarakat yang insidental tidak dapat dibiayai melalui APBD karena tidak melalui sistem. Rigidsitas anggaran menyebabkan pemerintah dan masyarakat kesulitan untuk akses anggaran. Kuatnya pengaruh politik Mengingat kebijakan anggaran bagian dari politik, maka implementasi (realisasi) anggaran sarat dengan kepentingan politik. Kepentingan politik menentukan realisasi anggaran. Banyak programprogram besar pemerintah daerah tidak dapat direalisasikan karena dihambat kepentingan politik stakeholder.

Kesadaran Beragama menyimpang dari semangat ajaran agama yang diagungkannya. Ini tak ubahnya perilaku fasiq atau fajir yakni melakukan kejahatan kemanusiaan dengan berlindung di balik ajaran suci agama. Tapi, itulah fenomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat kita, masyarakat yang begitu membanggakan dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Sungguh ironis. Beragama jalan terus, mendzolimi jalan terus. Ini artinya, kita punya dualisme karakter; karakter orang beragama sekaligus penjahat agama. Itulah paradoks keberagamaan kita. Kenyataan ini meng-

isyaratkan, tingkat kesadaran beragama kita masih dilematis. Dan ini kenyataan yang sangat menyedihkan. Yang lebih telak lagi, bila kita ‘umat Islam khususnya’ mau merunut secara sadar, siapa yang melakukan kejahatan sosial itu, kita akan ternganga dan terbelalak. Kita sadar, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Pejabat-pejabat tinggi, baik eksekutif, yudikatif, maupun legislatisf, mayoritas muslim. Konsekuensinya, kaum muslimlah yang paling bertanggungjawab atas runtuhnya berbagai tatanan masyarakat yang ada. Jelas, ini tam-

paran telak bagi Islam khususnya dan umat muslim umumnya. Karena, Islam mengajarkan untuk tidak menzalimi siapapun (apalagi rakyat kecil) dengan cara apapun (kendati sekecil atom). Dan tidak membayar zakat merupakan sebentuk penzaliman luar biasa dan berdampak dahsyat. Lagi-lagi, kenyataan ini menyiratkan, banyak kaum muslim telah melakukan “pengkhianatan” terhadap ajaran suci agamanya. Dalam al-Qur’an misalnya, ada ayat yang menyatakan ; “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (al-Qur’an) dan dirikanlah shalat dan tunaikan Zakat. Sesungguhnya shalat itu mencegah

Kepala daerah dan DPRD adalah dua stakeholder yang berkepentingan lansung dengan kebijakan anggaran. Acapkali kepala daerah dan DPRD tidak harmonis dalam pengelolaan anggaran. Mereka mengedepankan kepentingan masingmasing. Kepala daerah menbawa visi yang berbeda dengan DPRD. Kebijakan anggaran dikelola berdasarkan kepentingan, bukan kinerja dan kebutuhan penting untuk pembangunan daerah. Perbedaan kepentingan dan visi memperburuk pengelolaan keuangan daerah sehingga kebijakan anggaran diimplementasikan tanpa arah yang jelas. Tiga faktor yang dijelaskan di atas memperburuk pengelolaan keuangan daerah sehingga APBD tidak dapat direalisasikan dengan baik terutama untuk menopang kesejahteraan masyarakat. Andai saja pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mengelola anggaran dengan baik dengan menyediakan SDM yang berkualitas, mempermudah sistem penganggaran, dan stakeholder bekerja di atas kepentingan umum, diyakini kemiskinan tidak dijumpai di negara ini. Pemerintah daerah perlu kedepankan komitmen kuat untuk mengelola anggaran sehingga berdampak luas pada pembangunan daerah. Hemat saya, di era demokrasi seperti sekarang ini, salah satu jalan nyata untuk membangun komitmen pemerintah daerah yaitu melalui political will rakyat untuk memilih pemimpin yang amanah, cerdas, dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan (melindungi, melayani, dan mengayomi). Selama rakyat tidak memilih pemimpin seperti yang disampaikan tersebut, selama itu-pula rakyat tidak memiliki pemerintah daerah yang komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi termasuk pengelolaan keuangan daerah dengan baik. Karena itu, political will rakyat wajib dimiliki untuk mewujudkan komitmen pemerintah daerah. ***

Oleh: Ust. Munawwir, S.H.I

dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (al-Ankabut; 45). Rasulullah SAW dalam sebuah hadits shohih riwayat Imam AlAshbahani telah bersabda: “ Sesungguhnya Allah AWT telah mewajibkan atas orang kaya muslim suatu kewajiban zakat yang dapat menanggulangi kemiskinan. Tidaklah mungkin seorang fakir menderita kelaparan atau kekurangan pakaian, kecuali oleh sebab kebakhilan yang ada pada orang kaya muslim. Ingatlah Allah SWT akan melakukan perhitungan yang teliti dan meminta pertanggung jawaban mereka dan selanjutnya akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih”

5

Rabu, 1 Mei 2013 yang tangguh secara fisik, mental dan juga spiritual. Pembangunan spritual ditujukan untuk membentuk manusia- manusia berkesadaran dalam hidup berketuhanan yang mampu mewujudkan hubungan paling ideal kepada Tuhan dan sesamanya. Kehidupan spiritual yang

baik biasanya mampu menjadikan perilaku penuh teladan, memiliki adab dan tata krama pergaulan lebih baik, dan berumah tangga dengan bahagia. Dengan bersandar pada spiritualisme yang baik, kita berharap daftar mereka-mereka yang bunuh diri ini ditutup sampai di sini. ***

C akap B ijak “AGAR menjadi benar-benar hebat, seseorang harus berdiri dengan masyarakat, bukan di atas mereka”

Charles de Montesquieu “APA yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar” La Rochefoucauld

M enyanyah

Renungan Bagi Umat Islam

Sofyan Wartawan Haluan Kepri KEMATIAN ustadz Jefry Albukhori atau biasa disapa ustadz Uje mestinya menjadi renungan bagi umat Islam di Indonesia. Ustadz yang biasa tampil gaul itu disholatkan ribuan orang sebelum jenazahnya diantar ke pemakaman. Saat itu, warga tampak berdesakan berebut ingin mengangkat keranda Uje. Tidak hanya saat ke pemakaman saja, warga berbondong-bondong mengantar jenazah Uje. Setelah dimakamkan pun, warga datang silih berganti menziarahi kuburnya. Mereka memanjatkan do’a minta Uje dilapangkan kuburnya dan diterima amal kebaikannya. , Dalam Islam, jenazah yang disholatkan lebih dari 40 orang maka dia akan terbebas dari azab kubur. Bicara azab kubur, pedihnya tak ter tahankan. Saking pedihnya, tak pernah terdengar oleh telinga, terlihat oleh mata dan terngiang di ingatan. Seandainya manusia diizinkan oleh Allah untuk mendengarkan pekikan orangorang yang disiksa di dalam kuburnya, mungkin menusia akan ketakutan sepanjang masa. Dia akan mengerjakan

amal shaleh sepanjang hidupnya, tanpa melakukan kegiatan duniawi. Kubur merupakan taman sorga bagi muslim yang beriman dan taman neraka bagi mereka yang durhaka kepada Allah. Tapi lucunya, tidak semua orang menganggap dirinya dekat dengan kubur. Padahal, kalau Allah berkehendak hari itu ia bisa langsung masuk kubur. Muslim yang cerdas adalah muslim yang sering mengingat mati. Dengan demikian ia akan mempersiapkan dirinya untuk berbuat baik sebanyakbanyaknya. Sementara muslim yang bodoh adalah muslim yang memperturutkan hawa nafsunya. Ia menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan dan seolah-olah ia akan hidup selamanya. Mudah-mudahan ini menjadi renungan bagi kita semua. Karena, dalam Alquran sudah jelas bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Sebelum semua terlambat mari kita mempersiapkan diri sebaikbaiknya. Berbuat baiklah dengan sesama, kerjakan perintah-Nya dan tinggal laranganNya.

√ Usmantono Minta Bantuan Nurdin Basirun - Kalau Nurdin ngak mau bantu, gimana ? √ Masyarakat Perlu Pro Aktif Cermati DCS - Trus kalau pro aktif, kita dapat apa pak ? REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: I Dipura


CMYK

Meranti

Rabu, 1 Mei 2013

6

Komisi I Dukung Pemkab Meranti Konflik Lahan Kawasan Dorak Port SELATPANJANG (HK) — Sikap tegas Pemkab Kepulauan Meranti dalam menyelesaikan kasus sengketa ganti rugi lahan Dorak Port secara hukum mendapat dukungan dari Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. Ruslan Liputan Meranti Dukungan Komisi I terhadap langkah pemkab memproses hukum kasus lahan ini karena upaya pendekatan dan mediasi dengan para pemilik lahan gagal. Dengan kebijakan ini, proses ganti rugi lahan kawasan Dorak Port diharapkan segera terealisasi dan pembangunan kawasan pelabuhan bisa segera digesa. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dedy Putra mengungkapkan hal ini, Selasa (30/4), di Selatpanjang. Menurut Politisi PPP Meranti tersebut, penyelesaian melalui jalur hukum merupakan satu-satunya jalan agar persoalan ti-

dak berlarut. Ia berharap semua pihak menghormati apapun konsekuensi dari putusan hukum. “Kalau berbicara soal human interest-nya, jelas ada yang menang dan ada yang kalah. Tapi itu wujud dari proses penegakan hukum. Untuk itu, semua pihak harus menghormatinya. Selama ini Pemkab sudah cukup akomodatif. Apabila diulurulur, persoalan akan berlarut-larut, dampak akhirnya pembangunan Kawasan Dorak Port akan ikut terbengkalai,” kata Dedy. Persoalan tumpang tindihnya kepemilikan lahan di kawasan Dorak Port, Dedy menilai sangat rentan terjadi. Selain faktor nilai ganti rugi yang akan dibayarkan

oleh pemerintah daerah yang membuat banyak pihak tertarik, juga adanya oknum aparat terkait yang mengeluarkan surat kepemilikan lahan dan tanah tanpa dasar. Menurut Dedy, ini terjadi karena tidak ada sosialisasi tentang peraturan dan undang-undang mengenai pertanahan. Akibatnya, pihak yang tak berwenang pun turut mengeluarkan surat kepemilikan tanah. "Inilah yang menjadi pemicu runyamnya kasus-kasus ganti rugi lahan untuk pembangunan. Kita harapkan dari kasus ini, semua pihak bisa belajar dan mengambil hikmahnya. Tidak hanya masyarakat, tapi juga pihak yang memiliki kewenangan mengeluarkan surat kepemilikan lahan," katanya. "Kita mengharapkan penegak hukum tegas dalam menertibkan aturan. Siapapun yang terlibat dan melanggar aturan harus diproses. Kita tidak ingin persoalanpersoalan seperti ini berlarut. Kasihan masyarakat harus

menjadi korban,” ujar Dedy. Terbengkalai 4 bulan Bupati Irwan Nasir usai peletakan batu pertama kawasan Pelabuhan Dorak Port beberapa waktu lalu mengakui, tarik ulur soal status kepemilikan tanah di kawasan ini sempat menyulitkan Pemkab Kepulauan Meranti. Semua pihak yang merasa memiliki lahan terkait saling klaim sebagai pihak yang paling berhak untuk mendapatkan pembayaran ganti rugi. Meskipun sudah diupayakan mediasi, tetapi tidak berhasil. Agar konflik ini tak berlarut, Pemkab Meranti mengambil langkah tegas meminta bantuan pengacara Negara, dengan melibatkan pihak kepolisian dan Kejaksaan. “Biarkan proses hokum yang menetapkan siapa pemilik yang berhak. Pemkab Meranti tidak ingin terlibat dalam konflik. Kalau ini terjadi, persoalannya semakin runyam dan Pemkab Meranti juga akan dirugikan. Dampak konflik ini, proses pembangunan Dorak Port ini sempat terbengkalai 4 bulan. ***

Meranti Bawa Pulang 8 Tropi Lomba Kompetisi Siswa Riau SELATPANJANG (HK) — Prestasi siswa Meranti seakan tak pernah kering. Dalam ajang Lomba Kompetensi Siswi (LKS) Provinsi Riau yang diadakan di Pekanbaru 23-26 April lalu, utusan Meranti berhasil membawa pulang 8 tropi dari 13 cabang kegiatan lomba. Kepala Seksi SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ridwan Rabu (30/4), mengatakan, keberhasilan para siswa menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas bukan kendala untuk meraih prestasi. Kemauan, kemampuan dan kecerdasan merupakan modal dasar bagi kualitas sumber daya manusia. “Kita bersyukur tahun ini prestasi

siswa-siswi yang kita utus pada ajang LKS Riau meningkat dari sebelumnya. Dari 13 cabang yang dilombakan, kita berhasil meraih 8 tropi. Dua siswi SMK Meranti Yuli Valentina Dan Sarina akan mewakili Riau diajang yang sama di Jakarta. Kita harapkan dua duta Meranti ini mampu menembus tingkat nasional, untuk menuju kompetensi siswa Word Skills International Competition,” ungkap Ridwan. Menurut Ridwan, LKS merupakan ajang kompetisi tahunan antar siswa SMK. LKS setara dengan OSN yang diadakan di SMP/SMA. Pemenang LKS tingkat Nasional akan mewakili Indonesia ke ASEAN Skills (Kompetisi Keahlian tingkat ASEAN) dan World Skills International Competition (Kompetisi Keahlian tingkat Dunia).

"Siswa yang mengikuti LKS adalah siswa yang telah lolos seleksi karenanya mereka adalah siswa-siswi terbaik dari Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua siswa SMK Meranti yang keluar sebagai juara pada ajang lomba debat Bahasa Mandarin,” tukas Ridwan. Ketua Bidang Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Nuzuar Umar menjelaskan, LKS diadakan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Kabupaten Kepulauan Meranti. Jika siswa berhasil lolos pada LKS Nasional maka akan dibimbing oleh tim bidang kompetisi dan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat internasional. (rus)

RUSLAN/HALUAN KEPRI

PANGAN LOKAL — Kabid Ketersediaan Pangan Riau Darmansyah dan Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian ketahanan Pangan Dan Peternakan Meranti Khairul Razi mencicipi makanan berbasis sagu, ketela dan ubi rambat di Lily Hotel Selatpanjang, Senin (29/4).

Sagu, Potensi Pangan Lokal SELATPANJANG (HK) — Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan pada Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau Darmansyah memberikan apresiasi positif kegiatan pelatihan pangan yang digelar DPPKP Kabupaten Kepulauan Meranti. Sagu menjadi bahan pangan lokal yang potensial selain beras. Menurut Darmansyah saat menyaksikan penampilan hasil olahan pangan khas lokal oleh Kelompok Wanita Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Lily Hotel, Selatpanjang, Senin (29/4) malam, ada tiga fokus menyangkut kebutuhan pangan bagi masyarakat, yakni Ketersediaan, Keterjangkauan dan Konsumsi Pangan. Provinsi Riau saat ini masih mendatangkan beras dari luar daerah. Sebab itu, maka perlu digali pangan lokal atau pangan alternatif sebagai pengganti beras atau karbo-

hidrat. “Jangan sampai masyarakat Meranti tidak mendapat sumber pangan bergizi dan seimbang. Pemprov sangat mengapresiasi positif kegiatan Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti ini,” ujarnya Meranti memiliki bahan pangan yang sangat beragam. Sagu menjadi bahan pangan lokal yang potensial selain beras. Sayangnya, potensi lokal ini belum digarap maksimal. Sagu masih dianggap makanan kelas dua dan belum popular di mata masyarakat. Padahal, saat ini dunia mulai mengkampanyekan sagu sebagai bahan pangan bergizi. Darmansyah melanjutkan, potensi bahan pangan lokal harus terus digali. Sebab dinilai mampu mengganti beras. Produksi sagu di Riau lebih tinggi dari beras yakni mencapai 649.000 ton per ta-

hun. Lahan terluasnya berada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara beras hanya 325 ribu ton per tahun. Pemprov Riau mendorong pengembangan industri sagu dengan cara memberikan bantuan teknologi pada pabrik-pabrik mini. Petani bisa mengolah tual sagu menjadi sagu basah yang alatnya dirakit sesuai kebutuhan pola lokal. Dukungan lain dalam bentuk Bantuan Sosial. Sejak 2010 sudah ada beberapa kelompok tani diberikan bantuan modal. “Nenek moyang dulu sangat familiar dengan sagu. Namun kala itu sajiannya belum menarik. Sekarang dikembangkan dalam bentuk yang beragam dan kreasi yang lebih menarik, seperti bubur sempolet dan brownies sagu. Karena itu perlu sosialisasi. Sagu bagus buat penderita diabetes sebab berkadar gula rendah,” papar Darmansyah. (rus)

Sumbar-Riau

Oknum Polisi Terlibat Perampokan PEKANBARU (HK) — Pagar makan tanaman, begitulah ungkapan yang tepat bagi Briptu Fe, anggota Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Berdasarkan penyidikan yang dilakukan Polda Riau Briptu Fe terlibat dalam kasus perampokan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pembantu Pasar Minggu, Kabupaten Kampar, Jumat (26/4) lalu. Kapolda Riau Brigjend Pol Suedi Husein memastikan Briptu Fe akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Suedi meminta kepada masyarakat Riau untuk mempercayakan proses hukum kepada polisi. “Dia yang berbuat, tentu dia juga yang harus bertanggung jawab. Jadi percayakan saja sepenuhnya kepada kita,” ujar Suedi saat dikonfirmasi Haluan usai mengadakan MoU persiapan Pemilihan Gubernur Riau, Senin (29/4), di Pangeran Hotel

Pekanbaru. Menurut Kapolda, proses hukum terhadap tersangka Briptu Fe akan dimulai begitu kondisinya sudah membaik. Pasalnya, hingga kini baik tersangka Fe maupun Aiptu Maryono yang menjadi korban dalam peristiwa perampokan bank BRI tersebut masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Riau, Pekanbaru. “Setelah selesai dirawat, dia langsung menjalani proses hukum,” tegas Suedi. Dalam kasus perampokan

ini, penyidik sudah memeriksa sekitar enam orang saksi dan mengamankan barang bukti berupa satu selongsong peluru dan dua unit senjata api. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi perampokan menggunakan senjata api ini terjadi di BRI Pasar Minggu Km 21, Desa Bencah Kelubi, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (26/4) sekitar pukul 11.45 WIB saat orang tengah bersiap-siap melaksanakan shalat Jumat. Pelaku memanfaatkan suasana lengang untuk merampok bank dengan cabang dan kantor anak cabang terbanyak di Indonesia tersebut. Ironisnya, aksi perampokan tersebut dilakukan oleh Briptu Fe, anggota Sat Polair Polres Pelalawan bersama dengan dua rekannya. Dalam peristiwa tersebut seorang anggota polisi Aiptu Maryono tertembak pada bagian kepalanya saat mencoba menghentikan pelarian diri para

CMYK

NET

BRI Pasar Minggu Km 21, Desa Bencah Kelubi, Kabupaten Kampar, Riau, dirampok tiga orang bersenjata api, Jumat (26/4) sekitar pukul 11.45 WIB. Seorang oknum polisi terlibat. perampok. Informasi yang berhasil dihimpun Haluan, saat perampokan kondisi bank dan sekitar bank sangat sepi. Hanya seorang polisi dari Polsek Tapung, yaitu Briptu Dedi yang masih berjaga dan masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan be-

berapa karyawan bank yang sebagian tengah istirahat dan sebagian lagi tengah bersiap-siap untuk shalat Jumat. Saat itulah seorang lakilaki dengan menggunakan penutup wajah tiba-tiba masuk ke dalam bank dan menodongkan senjatanya ke kepala Briptu Dedi. Bahkan,

senjata milik Briptu Dedi juga dirampas oleh pelaku. Usai membungkam petugas dan karyawan, para perampok dengan leluasa menggasak hampir seluruh uang tunai yang berada dalam bank. Sejauh ini, belum diketahui berapa jumlah uang yang digasak tersebut karena masih dihitung jajaran Polres Kampar. Usai melancarkan aksinya, ketiga pelaku lalu kabur menggunakan mobil Xenia berwarna Silver Nopol BM 38 P menuju arah Pekanbaru. Dalam upaya pelarian tersebut, mobil yang dikendarai para pelaku terjebak macet saat berada di KM 18 Tapung. Ketika itulah, para pelaku dihadang Aiptu Maryono, seorang anggota Pospol yang berjaga di lokasi tersebut. Namun para pelaku tampaknya tidak mau mengalah begitu saja. Mereka langsung melepaskan sejumlah tembakan sehingga terjadi kontak

senjata antara pelaku dan Aiptu Maryono. Naas bagi Aiptu Maryono, karena baku tembak itu berlaku dalam kondisi tak seimbang. Ia harus menghadapi tiga pelaku yang menggunakan senjata api. Upaya Aiptu Maryono melumpuhkan para pelaku terhenti setelah peluru pelaku mendarat di bagian ke-palanya. Maryono pun tumbang. Namun demikian, salah seorang pelaku yang belum diketahui identitasnya juga ikut roboh setelah tertembus peluru yang sebelumnya dilepaskan Aiptu Maryono. Melihat kondisi rekannya yang tertembak, dua pelaku lainnya kemudian keluar dari mobil dan berbalik arah kabur menuju Desa Deli Makmur mengarah ke Sungai Pinang di Jalan Poros Bangking-Pekanbaru. Keduanya diperkirakan kabur menuju Desa Majapahit arah ke Tapung. (hmg)

Editor: Lili, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Sambungan

Rabu, 1 Mei 2013

Edarkan Uang Palsu, Jenderal Polisi Palsu Ditangkap JAKARTA (HK) — UM alias Nuriyah (46), ibu rumah tangga asal Kampung Legok Muncang, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan Kota bogor, ditangkap petugas Reserse dan Kriminal Polsek Bogor Selatan dan Polres Bogor. Ia diduga terlibat dalam peredaran uang palsu dan melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang. Untuk melancarkan aksi kejahatanya, perempuan yang sempat menjadi residivis 2 tahun penjara di Kabupaten Sukabumi, ini mengaku sebagai Perwira Tinggi (Pati) Kepolisian berpangkat inspektur jenderal. "Dari tangan tersangka kami menyita barang bukti satu koper uang palsu sebanyak 59.847 lembar pecahan mata uang asing dan rupiah, senilai Rp 1,2 triliun lebih," kata Kapolres Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Bahtiar Ujang Purnama, Selasa (30/4) di Makorwil Bogor. Rinciannya: 27 lembar uang rupiah pecahan Rp 100 ribu, 50.549 lembar real Brasil, 7.000 lembar yuan Cina, 400 real Brasil, dan 15.300 dolar Singapura. Bahtiar mengatakan aksi penipuan dan peredaran uang palsu dengan mata uang sejumlah negara di antaranya ini didasari laporan dari salah seorang korban bernama Makruri (47), warga Tangerang.

"Kami juga masih memburu suami tersangka berinisial IN, 47 tahun, dan tempat percetakan uang di wilayah Jakarta," ujarnya. Nuriyah yang ditangkap polisi karena memiliki dalam mata uang asing beberapa negara senilai Rp 1,2 triliun ini beraksi sejak tahun 2009 lalu. Wilayah jangkauannya dari Bogor hingga Tangerang. Dalam menjalankan aksinya, Nuriyah punya cara unik untuk meyakinkan para korbannya. Dia berdandan cantik dan memakai baju seragam Polri lengkap dengan tanda dua bintang di pundak dan membawa tongkat komando. Dia juga berdandan seragam putih ala gubernur. Posenya itu diabadikan dalam foto ukuran besar yang dipajang di kediamannya. Menurut Bahtiar, dua foto itu juga disita polisi. "Tersangka beraksi sejak tahun 2009 dengan wilayah sasaran di Bogor, Cianjur, Sukabumi, Jakarta dan Tangerang," ungkap Bahtiar menambahkan. Dari hasil perbuatannya, pelaku diketahui memiliki aset berupa tanah dan rumah senilai Rp3 miliar. Lokasinya di Bogor, Jakarta dan Bandung. Hasil interogasi polisi, Nuriyah merupakan anggota jaringan Eyang Aswong. Eyang Aswong adalah seorang laki-laki yang datang ke rumah-

sung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Presiden membuka langsung Musrenbangnas yang diikuti oleh unsur pimpinan lembaga negara, legislatif (DPR dan DPD), para menteri, Sekjen dan Sestama Kementerian/Lembaga, para gubernur, walikota, bupati, dan Kepala Bappeda Provinsi seluruh Indonesia. Musrenbangnas bertemakan 'Memantapkan Perekonomian Nasional bagi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan' ini digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014. Ini sekaligus merupakan forum untuk mensinergikan ide-ide pembangunan yang telah disusun pada level provinsi melalui Musrenbangprov. Musrenbangprov sendiri merupakan forum untuk menyepakati program dan kegiatan prioritas serta indikator dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2014. Presiden mengucapkan selamat kepada provinsi yang mendapat penghargaan MDGs. Presiden SBY kembali mengingatkan untuk

selalu memahami apa yang telah dicapai dan belum bisa tercapai. "Khusus untuk kepala daerah, yang telah dicapai, jagalah dengan baik dan yang belum jadikanlah pekerjaan rumah," pesan SBY. Gubernur Sani dalam siaran persnya, mengucapkan terima kasih pada semua pihak atas apa yang diraih Kepri, yaitu menerima dua penghargaan dalam dua hari berturut-turut. "Motto Bersama Kita Bisa, inilah dia. Berkat kerja keras bersama, kita mendapatkan hasil ini," kata Sani. Gubernur juga berterima kasih atas semua kritik yang diberikan, sehingga memotivasi pemerintahan untuk berbuat lebih baik lagi bagi Kepri. "Kami mengharapkan dukungan semua komponen masyarakat, bukan hanya pemerintah," tambahnya. Untuk Kepri, dari 48 indikator MDGs, 24 di antaranya sudah tercapai. Bahkan beberapa melebihi target nasional. Sementara, 14 item lagi akan tercapai tahun ini dan 10 item perlu penanganan khusus sehingga bisa tercapai.

nya rumahnya di Kp Legok Muncang Kelurahan Cipake Rt 02/15 Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, lalu menitipkan koper berisi uang palsu itu. Ia hanya menyebut sosok yang kini diburu polisi itu, menitipkan uang karena akan pergi ke Singapura. "Itu titipan Eyang (Aswong)," kata Nuriyah dalam gelar perkara di Mapolresta Bogor menjawab wartawan. Polisi tak langsung percaya atas pengakuan itu. Kini, polisi memburu Eyang Aswong, Absah, dan suami Nuriyah. (dtc/tmp/ant)

"Kita masih banyak PR (pekerjaan rumah, red), masih harus terus bekerja keras," ucap Sani. Kepala Bappeda Kepri, Naharuddin, yang juga hadir dalam Musrenbangnas ini mengatakan, 24 indikator yang dicapai Kepri, semuanya punya nilai yang tinggi. Menurut Nahar, Gubernur sangat fokus dan peduli dalam pencapaian MDGs di Kepri. Gubernur ingin pembangunan milenium, yang memang menjadi tujuan dunia, tercapai di Kepri. Sehari sebelumnya, Gubernur Sani menerima Anugerah Pangripta Nusantara. Anugeran ini merupakan perencanaan pembangunan terbaik di seluruh Indonesia. Kepri meraih peringkat kedua setelah Sumatera Barat. Dalam pada itu Menteri PPN/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana berharap hasil Musrenbangnas bisa menghasilkan RKP yang fokus untuk pembangunan Indonesia. "Untuk RKP 2014, fokus untuk APBN yang tepat sasaran dan sesuai target, kesejahteraan masyarakat ke depan, dan pengurangan tingkat kemiskinan," ujar Armida. (rul)

Dari Halaman 1

Walikota pun Dahlan, Senin (30/4). Menurut Dahlan, keinginannya untuk menjabat sebagai Ketua KONI Batam, semata-mata demi memberikan kontribusi terhadap kemajuan olahraga Batam. Kemudian jika dalam perjalanan disebutkan ada aturan yang dilanggar, Dahlan mengatakan bahwa dirinya akan menjadikan aturan tersebut sebagai acuan. "Jelas saya akan patuh dengan aturan hukum yang berlaku. Jika memang ada aturan hukum yang saya kangkangi dengan jabatan saya sebagai Ketua KONI Batam, dengan lapang dada, jabatan sebagai Ketua KONI Batam akan saya lepas. Selanjutnya akan diteruskan oleh mereka yang memiliki kapasitas dan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku di negara ini," ujar Dahlan. Dahlan bersama Wakil Walikota Batam Rudi yang juga menjabat Ketua Harian KONI Batam, dilantik sebagai pengurus KONI Batam sejak 2011 hingga 2015. Sementara Sekretaris KONI Batam, dijabat oleh Surya Sardi dengan total pengurus KONI Batam berjumlah 59 orang. Sementara itu, Ketua KONI Kepri Nur Syafriadi, melalui surat yang disampaikannya kepada Ketua KONI kabupaten/kota SeProvinsi Kepri dan ditembuskan kepada Haluan Kepri, Selasa (30/ 4), meminta kepada Ketua KONI Se- Provinsi Kepri, agar tetap fokus melaksanakan tugas dan fungsi serta tanggung jawab yang sudah diamanatkan dalam musyawarah olahraga kabupaten/kota, untuk melakukan pembinaan organisasi dan prestasi olahraga di daerah masing-masing, hingga berakhirnya periode kepengurusan dan menunggu arahan KONI pusat. Dalam surat tersebut, Nur juga memaparkan larangan pengurus KONI mulai dari pusat sampai ke daerah dijabat oleh pejabat publik dan struktural, telah muncul sejak tahun 2005 lalu, melalui UU No.3 tahun 2005, kemudian dilanjutkan dengan Peraturan pemerintah No 16,17 dan 18 tahun 2007, hingga

NET

FOTO Nuriyah berpakaian lengkap polisi dan gubernur disita Polresta Bogor.

Dari Halaman 1

Kepri Raih

keluar SE Mendagri No 800/2398/ SJ tahun 2011, yang mana rentang waktunya sudah berjalan selama 8 tahun. Kemudian, dalam rembuk olahraga nasional 2012, disampaikan Nur dalam suratnya, berhasil merekomendasikan rencana amandemen UU No3 tahun 2005 dan PP No 16, 17 dan 18 tahun 2005 serta Perpres No 22 tahun 2010 tentang Satlak Prima. Selanjutnya KONI pusat dalam rapat KONI tahun 2013, memutuskan untuk membentuk tim Pokja amandemen UU No3 tahun 2005 dan PP No 16, 17 dan 18 tahun 2005 serta Perpres No 22 tahun 2010 tentang Satlak Prima. Adapun dasar KONI melakukan amandemen, menurut Nur, karena beberapa pasal dalam UU No 3 tahun 2005, dipandang telah menghambat perkembangan dan kemajuan olahraga serta prestasi olahraga di daerah. Di samping itu, lanjutnya, dalam UU tersebut, terutama pasal 13 ayat 1 dan 2 menyatakan, bahwa pemerintah dan pemerintah daerah, mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan dan mengawasi penyelenggaraan keolahragaan secara nasional dan daerah. Sehingga menurut Nur, apa yang terkandung dalam pasal 13 ayat 1 dan 2 tersebut, jelas bertentangan dengan larangan pejabat struktural dan pejabat publik menjadi pengurus KONI, yang notabene juga penyelenggara pemerintahan di daerah. Dalam surat tersebut, Nur Syafriadi yang juga merupakan Ketua DPRD Kepri tersebut menyampaikan bantahannya, jika KONI Kepri di bawah kepemimpinannya dinilai tidak berprestasi. Menurut Nur, barometer penilaian prestasi olahraga dinilai dari keikutsertaan dan prestasi yang diraih dalam mengikuti multi even nasional. Dimana dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008, Kepri meraih 2 emas dan berada di urutan ke-27. Kemudian pada PON di pekanbaru, Kepri berhasil meraih 4 emas dan berada pada

Dari Halaman 1

Usmantono Minta

urutan ke-22. Ketua LSM LIRA Dayat Hidayat, menilai apa yang disampaikan Ketua KONI Kepri terkait legalitas hukum, dan rencana KONI pusat melakukan amandemen sejumlah pasal dalam UU No 3 tahun 2005 yang dinilai saling bertentangan, sehingga menjadi pembenaran dirinya beserta para pengurus KONI yang lain untuk tetap bercokol di kepengurusan KONI, jelas sesuatu yang tidak berdasar dan tidak masuk akal. Menurut Dayat, dalam Keputusan Mahkamah Konstitusi, No 27/ PUU-V/2007, secara terang dan jelas, dinyatakan bahwa berbagai keterangan dan ungkapan yang disampaikan Nur Syafridi, terkait UU No 3 tahun 2005, sebagaimana juga pernah disampaikan dan diajukan salah seorang anggota DPRD Jawa Timur Saleh Ismail Mukadar, yang juga merupakan Ketua Umum KONI Kota Surabaya ke Mahkamah Konstitusi untuk diuji materil, ternyata dalam amar putusannya, Hakim Mahkamah Konstitusi yang diketuai Jimly Asshiddiqie, menolak seluruh keberatan yang disampaikan Ketua KONI Kota Surabaya sebagai pemohon. Mengacu pada keputusan yang disampaikan Mahkamah Konstitusi tersebut, tentunya kata Dayat, tidak ada alasan bagi pejabat publik dan pejabat struktural, untuk tidak menjalankan amanah UU No 3 Tahun 2005. Jika masih ada yang membangkang, jelas mereka telah mengangkangi aturan hukum yang berlaku di negara ini," ujar Dayat. Disinggung perihal langkah Walikota dan Wakil Walikota Batam, yang siap mundur dari kepengurusan di KONI Batam, jika memang mereka dinyatakan telah melanggar aturan hukum yang berlaku, Dayat menyampaikan apresiasinya. "Tentunya kita pantas memberikan apresiasi kepada Walikota dan Wakil Walikota Batam, yang menyatakan kesiapan mereka mundur dari KONI. Ini baru contoh pejabat yang baik dan taat dengan hukum," sebut Dayat. (mnb)

pengusaha asal Kota Padang, meminta bantuan Bupati Karimun Nurdin Basirun. Permohonan bantuan itu disampaikan Usmantono kepada kuasa hukumnya, Azuarman SH. "Sekarang saya sudah di Karimun. Baru sampai dari Padang. Saya datang ke Karimun untuk menemui Bapak Bupati Karimun agar mau membantu Bapak Usmantono. Namun, sampai sekarang saya belum berhasil menemui Pak Bupati. Mungkin nanti malam bisa bertemu," kata Azuarman saat dikonfirmasi via ponsel, Selasa (30/4) sore. Azuarman menceritakan, permohonan minta bantuan Bupati Karimun itu disampaikan Usmantono langsung kepada dirinya. Bantuan apa yang diharapkan Usmantono dari Nurdin Basirun, Azuarman tidak mau membeberkan. "Kalau bantuan apa, belum bisa saya sampaikan. Nanti saja jika sudah bertemu dengan Bapak Bupati. Mudah-mudahan beliau bisa membantu klien kami," ujarnya. Azuarman merupakan pengacara asal Kota Padang yang ditunjuk Usmantono. Dirinya ditunjuk sebagai kuasa hukum sejak Rabu (24/4), persis saat Usmantono tiba di Padang dari Karimun. Sementara itu, Asbari Bujang ketika dikonfirmasi menyebut pada Senin (29/4) lalu Azuarman selaku pengacara Usmantono pernah menemui dirinya di Padang. Saat pertemuan itu, pengacara Usmantono berjanji akan membayarkan separuh dari uang yang

telah dipakainya itu. "Memang, pengacaranya datang menemui saya, dia berjanji akan membayarkan separuh dari uang Rp1,2 miliar itu. Namun, dirinya tidak bisa membayarkan langsung. Pengacara itu berjanji akan berangkat ke Karimun untuk menemui Bupati Karimun membantu Usmantono," kata Bujang. Pengacara itu bilang, kata Bujang, tolong bantu kliennya menyelesaikan masalah uang itu hingga dua minggu ke depan. Karena dirinya tak ingin kliennya menderita soal uang itu. "Lalu saya jawab, Usmantono mungkin hanya menderita selama dua minggu saja, tapi saya sudah dua tahun dibuat sengsara olehnya," ungkap Bujang. Dijelaskan, sejak uang itu dititipkan kepada Usmantono sebesar Rp1,2 miliar pada 2011 lalu dan berjanji akan memberikan proyek pengadaan air bersih di Karimun dan tidak terealisasi. Makanya, dia mulai menagih uang tersebut tapi tidak kunjung berhasil. "Saya bahkan pernah tidak pulang ke Padang dan menetap di Karimun selama sebulan, karena tiap hari terus dijanjikan Usmantono untuk bertemu namun dirinya tidak datang. Selama sebulan saya dibuatnya terlantar di Karimun itu, selama itu terpaksa saya tidur di hotel," jelasnya. Bujang juga mengaku tiap hari selalu dikirimi pesan singkat (SMS) dari istri Usmantono, agar menyelesaikan masalah itu secara kekeluargan. "Istrinya tiap hari SMS saya

ternasional,” kata perempuan yang dikenal dengan bulu mata antibadainya ini. Lewat bajunya tersebut, Syahrini ingin menggambarkan wanita yang kuat dan bertahan, namun tetap ingin dicintai oleh kaum pria. Karena itu, Syahrini menamai bajunya itu dengan nama “Cinta tapi

ditandatangani oleh Suryo Bambang Sulisto dikeluarkan tidak sesuai AD/ART Kadin. Johannes Kennedy, sebut Alfan, dalam surat tersebut diberhentikan sebagai anggota Kadin merupakan tindakan yang salah, karena kepesertaan Johannes sebagai anggota Kadin merupakan perwakilan usahanya yang berbadan hukum. Selain itu, Ketua Kadin Provinsi ditunjuk oleh Ketua Kadin Kota atau Kabupaten, serta anggota luar biasa, yang mana masih menyetujui Johannes Kennedy sebagai Ketua Umum. Jikapun diberhentikan, yang melanjutkan adalah Wakil Ketua Umum, sesuai AD/ART. Namun hal tersebut tidak tergambar dalam surat keputusan tersebut. Alfan menambahkan, dalam surat tersebut Johannes disebutkan melakukan pelanggaran baik secara pribadi maupun sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Kadin Kepri dengan menyalahgunakan kedudukan, wewenang dan kepercayaan yang diberikan oleh organisasi serta bertindak merugikan atau mencemarkan nama baik organisasi adalah tuduhan yang tidak benar. "Pak John dikatakan menyalahgunakan kedudukan wewenang dan kepercayaan dari segi

apa? Kadin Kepri diundang ke Munaslub tersebut berdasarkan undangan Kadin yang sah. Diundang oleh panitia. Rencana pertemuan Kadin se Indonesia itu sudah dijadwalkan sejak akhir tahun lalu, dan dalam acara tersebut hadir 19 Kadin Provinsi. Letak salahnya Pak John dalam hal ini di mana?" ujar Alfan. Dalam kesempatan tersebut, Alfan mengatakan bahwa dirinya hadir ke pertemuan di Kalimantan mewakili Ketum, dan ia hanya datang menghadiri undangan. Soal polemik yang terjadi di tubuh Kadin pusat, dirinya maupun John sama sekali tidak ikut campur. Semua pengurus Kadin Kepri yang hadir pada konferensi pers tersebut menyatakan setuju dan sepakat bahwa Surat Pemberhentian Ketua Kadin Kepri tidak sesuai AD/ART Kadin, dan mengabaikan surat tersebut. "Kita menunggu permasalahan Kadin di pusat ini selesai. Kita akan lihat Kadin mana yang diakui oleh pemerintah. Di daerah, kita akan tetap jalan sebagaimana mestinya. Usai acara ini kami akan rapat dan mengirimkan surat ke pusat tentang kesepakatan yang kami buat di daerah," pungkas Alfan. (pti)

Dari Halaman 1

Engku Putri pukul 09.00 WIB. Sebabnya, antara pukul 08.00-08.30 WIB akan ada konvoi kendaraan bermotor para buruh. Sesuai rencananya, konsentrasi buruh akan dipusatkan di Simpang Kabil. Buruh yang bekerja di kawasan Batam Centre, Batuampar nantinya akan bergabung lalu bergerak ke kawasan industri Mukakuning, selanjutnya menuju simpang Polsek TanjunguncangTiban dan bersama-sama menuju ke Kantor Walikota Batam untuk melakukan aksi. Sementara itu, Sekretaris Konsulat Cabang SPMI Kota Batam sekaligus sebagai Panglima Garda Metal Kota Batam Suprapto mengungkapkan, memperingati May Day, seluruh elemen buruh yang ada di Batam akan melakukan aksi damai. Ia mengatakan, 30 ribu buruh yang akan turun aksi itu berasal dari 3 aliansi pekerja Batam, yakni SPMI, Serikat Buruh Seluruh Indonesia dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. "Kami akan turun untuk melakukan aksi damai dan tertib tanpa adanya kerusahan yang terjadi. Aksi ini kami mulai dari pukul 08.00 wib," katanya. Suprapto menuturkan, buruh

Gengsi”, sesuai dengan judul single terbarunya yang akan segera dirilis. “Ini baju berat ya, menunjukkan kalau perempuan itu kuat, struggle, layak dicintai, tapi tetap harus bisa jaga gengsi di hadapan laki-laki,” ujarnya, sambil menunjukan gaya mengangkat dagu seolah makna filosofis yang dimaksud. (tmp)

Dari Halaman 1

Kadin Kepri jajaran pengurus Kadin Kepri saat menggelar konferensi pers di Sekretariat Kadin Kepri di Panbil Plaza, Mukakuning, Selasa (30/4). Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pengurus Kadin Kepri, di antaranya Ketua Umum Kadin Kepri Johannes Kennedy, Waketum Bidang Organisasi HM Alfan Suheiri, Waketum Kepariwisataan Kadek Sutraini, Waketum Properti Mulia Pamadi, Waketum Perdagangan Paulus Amat Tantoso dan Waketum Agro, Pertanian, Perternakan, dan Kelautan Jefri Sudianto. Juga hadir Jadi Rajagukguk, Iskandar Alamsyah, Rahman Usman dan Dewan Pertimbangan Kadin Kepri Raja Mustaqim. "Menyikapi surat pemberhentian saya yang ditandatangani Pak Suryo Bambang Sulisto, itu tidak sesuai prosedur AD/ART Kadin. Kami akan mengabaikan surat tersebut dan menjalankan tugas dan wewenang Kadin sebagaimana mestinya. Ini polemik di pusat, tidak ada sangkut pautnya dengan daerah. Jangan sampai polemik di pusat mengganggu kinerja Kadin daerah," ujar Ketua Umum Kadin Kepri Johannes Kennedy. Senada juga disampaikan HM Alfan Suheiri. Dikatakan Alfan, surat pemecatan yang

meminta menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan. Bahkan, satu hari SMS nya bisa mencapai sepuluh kali," beber Bujang. "Sebenarnya saya kasihan melihat istri dan anak Usmantono itu, tapi Usmantono sendiri yang tak kasihan pada dirinya. Kalau memang dia miskin dan tidak makan, mungkin saya tidak akan menagih utang itu, malah akan saya kirimi beras sekarung dan uang untuk menghidupi anaknya. Tapi dia kan bukan orang susah," sebutnya. Sebelumnya, Bujang pernah menyebut akan memberikan waktu satu minggu kepada Usmantono agar membayarkan uang Rp1,2 miliar itu, jika tidak maka kasus itu akan tetap dilanjutkan sesuai hukum yang berlaku. Namun, dirinya tidak menargetkan waktu satu minggu lagi. Bujang hanya berharap Usmantono segera melunasi uang tersebut seluruhnya, bukan dibayarkan separuh seperti permintaannya itu. Seperti diberitakan, Asbari Bujang melaporkan Usmantono ke polisi karena merasa telah ditipu oleh Dirut Perusda Karimun itu. Kejadiannya berawal ketika Bujang dijanjikan proyek instalasi air bersih di Unit Usaha Air Bersih milik Perusda Karimun. Sebelum proyek dimulai, Bujang diminta menitipkan uang sebesar Rp1,2 miliar. Lama ditunggu, akhirnya proyek air bersih itu pun dimulai. Namun faktanya, proyek tersebut justru diberikan Usmantono kepada pihak lain, bukan kepada Asbari Bujang. (ham)

Dari Halaman 1

Gaun 30 muda berbakat,” jelas mantan kekasih Anang Hermansyah itu. Dalam kesempatan tersebut, Syahrini sekaligus ingin membuktikan bahwa desainer muda Tanah Air juga tidak kalah dengan desainer dari luar. “Kan kita jadi bisa buktiin desainer kita mampu berstandar in-

7

buruh akan menyampaikan 5 tuntutannya kepada pemerintah. Yaitu, menuntut dihapuskannya sistem outsourcing dalam BUMN, memprotes kenaikan bahan bakar minyak (BBM), jalankan jaminan kesehatan bagi seluruh pekerja Indonesia, tolak upah murah dan menolak Undang-Undang Komnas dan ormas. "Mudah-mudahan tuntutan kami dikabulkan oleh pemerintah dan juga pengusaha. Kalau tahun sebelumnya, memang ada beberapa tuntutan yang dikabulkan," ucapnya. Suprapto mengungkapkan, saat menggelar aksi buruh dipastikan tidak akan melakukan sweeping. Dalam kesempatan itu, Suprapto juga mengajak partisipasi warga Batam. "Kami mengimbau masyarakat agar mau ikut serta dalam aksi ini. Sekalian kami juga mohon maaf kalau jalanan menjadi macet lantaran kami melakukan aksi demo," katanya. Polda Kepri Terjunkan 1.122 Personil Dalam rangka mengamankan jalannya aksi buruh, Polda Kepri menerjunkan sebanyak 1.122 personil. Rinciannya, dari Polda Kepri

sebanyak 450 personil, Polresta Tanjungpinang 150 personil, Polres Lingga 30 personil dan Polres Natuna 30 Personil. Selanjutnya Polres Tanjung Balai Karimun sebanyak 82 personil dan Polresta Barelang 180 personil. Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende yang langsung memimpin apel kesiapan pasukan di Mako Sat Brimobda Polda Kepri di Tembesi, kemarin, meningatkan personil polisi agar bertugas secara profesional. "Brimob Kepri harus dapat memainkan peran yang semakin profesional dengan memberikan layanan terbaik, agar dapat membuktikan jati dirinya sebagai garda terdepan pemelihara kamtibmas, pelindung, pengayom serta pelayanan masyarakat," kata Yotje dalam amanatnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono kepada wartawan menyatakan Polda Kepri siap menerima aduan jika terjadi gangguan keamanan saat berlangsungnya aksi buruh. Katanya, warga bisa melaporkan pengaduannya ke piket Sentra Pelayanan Masyarakat ( SPKT ) Polda Kepri di nomor telepon: 0778–7763531. (byu/jua/cw71)

Ralat: Jadwal Leg II antara Barcelona vs Bayern Munchen akan digelar Kamis (2/5) pukul 01.45 WIB, bukan Rabu (1/5) pukul 01.45 WIB seperti yang ditulis Haluan Kepri edisi Selasa (30/4).


CMYK

Rabu, 1 Mei 2013

8

Wawako TPi Buka Sosialiasi UU ITE Gunakan Internet Secara Sehat TANJUNGPINANG (HK) — Wakil Walikota Tanjungpinang H Syahrul SPd membuka kegiatan sosialiasi Implementasi Internet Sehat dengan Undang undang (UU) Nomor 11 tahun 2009, tentang Informasi Traksaksi Elektronik (ITE) di Hotel Bintan Beach Resort (BBR), Tanjungpinang, Kamis (25/4). Kegiatan diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari 35 orang pengelola warnet dan 35 guru BP. Panitia penyelenggara kegiatan berharap, agar dapat

dijadikan informasi penting untuk perbaikan sarana internet, agar benar-benar berfungsi untuk hal-hal positif, guna perkembangan ilmu teknologi bagi pelajar. Dalam sambutannya Syahrul mengatakan, internet merupakan sarana untuk mendapatkan informasi tiada batas. "Internet memberikan dampak positif dan negatif, tergantung niat user atau pengguna internet," katanya. Menurut Syahrul, ada tiga poin penting yang harus

diperhatikan oleh para pengelola warnet. Pertama, ruang untuk kamar warnet harus terbuka agar mudah diawasi. Kedua terpasangnya software anti situs pornografi dan ketiga pengaturan jam kunjung bagi pelajar. "Untuk guru, harus memakai provider internet yang memiliki layanan pemblokiran situs-situs pornografi. Internet yg sehat ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk oleh pengelola warnetnya," kata Syahrul. Sementara Walikota Tanjungpinang, Lis Dharmansyah saat penutupan kegiatan tersebut, Jumat (26/4) mengata-

WALIKOTA Tanjungpinang, Lis Darmansyah memberikan sambutan saat penutupan.

WAKIL Walikota Tanjungpinang, H Syahrul Spd memberikan sambutan saat pembukaan.

WAN Samsi dan peserta sosialisasi foto bersama.

DIREKTUR Kementrian Kominfo, Maria Barata memberikan sambutan.

kan, ada pengaturan dalam penyelenggaraan Warung Internet. Belajar dari banyaknya kasus pencabulan/asusila akibat bebasnya pelajar mengakses situs porno dengan angka mencapai 80 persen. Penerapan penggunaan hand phone ada dampak positif dan negatif untuk itulah secara bersama-sama mencari winwin solutionnya. "Tindakan Pemko beserta Instansi terkait ke depan akan melakukan monitoring pada jam-jam tertentu untuk mengawasi jam kunjung pelajar ke warung internet," katanya. Ditambahkannya, kema-

juan kota tidak berarti alergi terhadap kemajuan teknologi informasi. Tetapi bagaimana meningkatkan pengaturan terhadap perkembangan teknologi informasi tersebut. Sementara, Maryam Barata selaku narasumber kegiatan tersebut memaparkan, adanya internet memberikan pengaruh yang signifikan bagi para pelajar. "Dampak yang dikhawatirkan jika penggunaan internet menjadi tidak sehat," katanya. Karena itu, harap Maryam, bagi pelajar pemanfaatan internet harus diawasi orangtua. Kepala Bidang (Kabid) Udara Dinas Perhubungan

KEPALA Dishubkominfo Tanjungpinang, Wan Samsi memberikan sambutan.

Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang, Zarkodim mengatakan, penggunaan internet yang semakin mudah dijangkau dan diakses oleh para pelajar menjadi perhatian khusus bagi pemerintah terutama Pemko Tanjungpinang. "Untuk itu diperlukan sebuah pemahaman kepada pengelola Warnet dan guru pembimbing sekolah tentang pemanfaatan ITE yang aman dan sesuai dengan perundangan yang berlaku," kata Zarkodim. Narasi : Rico Barino Foto : Dishubkominfo Tpi

KETUA Panita 1, memberikan sambutan.

DIREKTUR Kementrian Kominfo, Maria Barata memberikan PESERTA sosialisasi mengajukan pertanyaan. pengarahan kepada peserta.

Wawako Tpi Dukung Program Kemasyarakatan TANJUNGPINANG (HK) — Wakil WalikotaTanjungpinang H Syahrul, S Pd mendukung program yang dilaksanakan masyarakat dengan menghadiri sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah Pelatihan Imam dan Manajemen Masjid DMI Kecamatan Tanjungpinang Barat, yang diadakan di Masjid Al-Azhar, Jalan Pantai Impian, Sabtu (20/04) lalu. Hadir dalam acara tersebut,

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Patar Gunawan, Kepala Kantor Kementrian Agama,Ketua DMI Provinsi Kepulauan Riau, Ketua MUI Provinsi Kepulauan Riau, Camat, Lurah dan tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Pelatihan yang diikuti 120 peserta, terdiri dari utusan SeKecamatan Tanjungpinang Barat, ditambah peserta dari Kampung Bugis dan Kecamatan

Bukit Bestari, dengan jumlah masjid 27 dan surau 19. kegiatan ini di laksanakan selama 2 hari, dan merupakan program pokok yang diagendakan setiap tahun oleh DMI Kecamatan Tanjungpinang Barat. Dengan adanya pelatihan imam dan manajemen masjid, kata Syahrul, di harapkan dapat meningkatkan kemampuan para pengurus masjid

dalam mengelola dan memakmurkan masjid, baik manajemen kotak amal, remaja masjid maupun majelis taklim dan lain-lain. Bertujuan agar masjid menjadi ramai, dipenuhi kegiatan keagamaan. Selain itu, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan pemerintah juga diresmikan. Narasi : Rico Barino Foto : Dishubkominfo Tpi

WAKIL Walikota Tanjungpinang, Syahrul menyampaikan sambutan saat rakor dan evaluasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Se-Kepri di Batam.

SYAHRUL foto bersama usai pengukuhan anggota Panwaslu Tanjungpinang.

SYAHRUL foto bersama dengan panitia ESQ RSUD Kota Tanjungpinang.

SYAHRUL foto bersama anggota PKK Kenanga.

SYAHRUL membayar PBB di Kantor DPPKAD Tanjungpinang.

SYAHRUL membuka pelatihan imam.

SYAHRUL menerima piagam penghargaan dari Dirjen Pajak Kanwil DJP Riau & Kepri.

CMYK

Editor: Apsek, Layouter: Mulia Aditya


C M Y K Rabu, 1 Mei 2013

9

4 Anggota KPU Batam Harus Mundur Jika Terbukti Bersalah Jadwal Shalat

BATAM CENTRE (HK) — Ketua Komisi I DPRD Batam Nuryanto atau biasa disapa Cak Nur minta 4 anggota KPU Batam yang kini mendaftar kembali menjadi anggota KPU Batam periode 2013-2018, mundur dari jabatannya, jika nanti mereka terbukti bersalah.

Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

04:54

12:12

Ashar

15:19

Magrib

Isya’

18:15

19:22

Desi Sukardi

Amir Yunus

Guru Seni Kebudayaan dan Keterampilan

Gemar Menari DESI Sukardi atau yang akrab disapa Ichy ini, sekilas memang tidak terlihat seperti seorang penari. Tapi setelah diperhatikan gerak tubuhnya yang gemulai baru banyak yang yakin bahwa dia seorang penari. Kegemarannya menari sudah dilakoninya sejak masih kecil. Kini setelah dewasa, ia memilih menjadi guru kesenian di salah satu sekolah swasta di Batam. Jebolan Sekolah Tinggi Seni ISI Padang itu selalu membawakan tari tradisional dan modren dance. Aktivitas menari sudah pernah dilakoninya hingga ke seluruh penjuru tanah air. Kecuali Kalimantan dan Irian Jaya. " Kalau untuk menari, saya sudah hampir ke berbagai daerah di Indonesia, kecuali Kalimantan dan Irian Jaya. Gemar Menari Hal 10

Liputan Batam

DELMAWAN/HALUAN KEPRI

TINGGAL KERANGKA — Jembatan penyebarangan Tiban Kampung yang pembangunannya menghabiskan dana miliaran rupiah, kini atapnya tinggal kerangka besi karena tak terawat. Jembatan tersebut sempat ditabrak lorry dengan kecepatan tinggi hingga membuat jembatan tersebut bergeser.

Bunga Nusa Gelar Audisi Lagu Pop Daerah NTT NAGOYA (HK) — Guna mencari bakat penyanyi lagu pop daerah, Paguyuban Nusa Bunga Batam akan menggelar pentas lomba lagu pop Nusa Tenggara Timur (NTT). Iven ini akan berlangsung selama 14 hari mulai 8 Juni mendatang di Mega Mall, Batam Centre. Sementara puncak acara audisi (final) berlangsung di Planet Holiday Hotel pada 22 Juni mendatang. Ketua Nusa Bunga Batam, Markus Meha mengatakan audisi lagu pop daerah ini diharapkan dapat menjadi wadah mencari bakat pe-

nyanyi lagu daerah agar dapat bertahan dan berkembang sesuai dengan harapan masyarakat. "Lomba lagu pop ini kita harapkan menjadi sebuah wadah mencari bakat. Dan lagu pop daerah ini bisa berkembang sesuai dengan harapan masyarakat pendukungnya," kata Markus Meha atau biasa disapa Uban, di Nagoya, kemarin. Menurutnya, didalam perlombaan tersebut, untuk menentukan pemenang juara I,II Bunga Nusa Hal 10

" Kedepan jika keempat anggota KPU Batam itu tersangkut masalah hukum dan dibuktikan dengan keputusan pengadilan, maka keempatnya harus mundur dari jabatannya," katanya, kemarin. Tapi, lanjut dia, selama belum ada putusan tetap dari pengadilan mereka bersalah maka keempat anggota KPU Batam tersebut berhak

mengikuti seleksi anggota KPU Batam untuk periode berikutnya. Ketua Hinterland Center Mulkansyah punya pendapat lain. Ia mengatakan, mestinya keempat komisioner KPU Batam tersebut tidak mendaftarkan diri lagi mengikuti seleksi anggota KPU Batam periode berikutnya. Karena, mereka telah cacat secara moral. " Malu lah ikut lagi, karena 4 Anggota Hal 10

BPOM Belum Panggil Pemilik Penggerebekan Ribuan Kosmetik Ilegal

Uban

BATAM CENTRE (HK) — Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (TPPB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri, hingga kini belum memanggil saksi atau pemilik ribuan kosmetik ilegal yang disita saat penggerebekan di Harbour Bay Mal, beberapa waktu lalu. Hal itu dikemukakan Ke-

pala BPOM Kepri I Gusti Ayu Adhi Aryapatni yang dihubungi, melalui telepon, kemarin. TPPB terdiri dari BPOM, Kementrian, Disprindag, Mabes dan Bea Cukai sedang dalam proses penyidikan oleh PPNS BPOM Kepri. Ia mengatakan, penyitaan ribuan kosmetik ilegal di Harbour Bay Mall beberapa BPOM Belum Hal 10

Habibie Hanya Merintis Bangun Industri Pesawat

Rp2 M untuk Kebun Raya BATAM CENTRE (HK) — Pemerintah Kota Batam akan mengalokasikan dana Rp2 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2013 untuk pembebasan lahan Kebun Raya Batam. Kebijakan tersebut seiring rencana pemerintah pusat yang akan mengalokasikan dana untuk pembangunan Kebun Raya Batam sebesar Rp60 miliar dan Pemprov Kepri 9 miliar. Kepala Dinas Tata Kota Batam Gintoyono me-

CMYK

dari masyarakat," jelasnya. Sementara itu, Pemko Batam juga sudah melakukan koordinasi untuk anggaran dari APBD Provinsi Kepri. Pada tahun 2014 dana dari ProvinGintoyono si Kepri sekitar Rp9 miliar sudah bisa digungatakan, sesuai kajian nakan untuk pemagaran. akhir, dibutuhkan dana Menurut dia, semua keuntuk pembangunan Ke- giatan tersebut pada tahun bun Raya Batam sebesar 2014 mendatang diharapRp850 miliar di atas lahan kan bisa dikerjakan. Messeluas 86,5 hektar. kipun berdasarkan mas" Dana sebesar Rp2 mi- terplan, Kebun Raya Baliar tersebut digunakan tam, baru akan selesai untuk pembebasan lahan Rp2 M untuk Hal 10

BATAM CENTRE (HK) — BJ Habibie terus mendorong tumbuhnya industri pesawat terbang di Indonesia. Rencana mendirikan industri pesawat terbang di Batam merupakan rintisan awal. Setelah industri tersebut berjalan, Habibie berharap pemerintah mengambil alih dan menjadi pemegang saham mayoritas. "Kami hanya mempersiapkan perusahaan atau bibitnya. Suatu saat nanti pemerintah yang akan mengambil perusahaan industri pesawat itu. Makanya, saya buat industri pesawat," kata mantan Presiden RI ke-3 itu, melalui rekaman ulang yang perdengarkan Humas BP Batam, kemarin.

Rekaman ulang tersebut merupakan sambutan Habibie yang disampaikan sesaat sebelum Habibie Hanya Hal 10

Habibie

Editor: Sofyan, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Metro Batam

Rabu, 1 Mei 2013

10

Wako Tak Setuju Istilah Lelang Jabatan KB Disosialisasikan di Boat Pancung BATAM CENTRE (HK) — Niat Dinas Pendidikan melakukan uji kepatutan bagi guru yang ingin menjabat Kepala Sekolah (Kepsek) mendapat pesetujuan Walikota Batam Ahmad Dahlan. Namun ia tidak setuju jika mekanisme dan aturan tersebut diistilahkan lelang jabatan. Menurut Dahlan, lelang itu jika diartikan bisa sebagai penentuan melalui penghitungan harga dengan mengajukan penawaran. Sehingga tidak pas untuk sebuah jabatan dalam struktural pemerintahan disitilahkan lelang. " Lelang, saya tidak setuju. Baik itu lelang Kepala Sekolah, Kepala SKPD atau jabatan lainya. Ini bukan lelang, sebab lelang biasanya ditentukan harga,"kata Dahlan, kemarin. Ia mengatakan usulan mekanisme penentuan Kepsek melalui uji kepatutan, memang sangat diperlukan. Langkah tersebut dilakukan untuk memilih kepala sekolah yang layak dan memenuhi persyaratan. Mulai dari, kapabelitas, sertifikasi, jenjang pendidikan dan lain sebagainya. Dengan persyaratan itu, harapannya memang untuk meningkatkan mutu pendidikan di Batam.

Dahlan tidak menampik saat ini ada kepala sekolah yang tidak sesuai dengan kreteria yang berlaku. Seperti, jenjang pendidikan tidak strata satu (S1), masa kerja kurang dari lima tahun dan tidak memiliki sertifikasi. " Ada yang seperti itu. Tapi, jumlahnya pasti sedikit. Untuk itulah kedepannya kita akan mengupayakan seleksi agar semua memenuhi standart,"katanya. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho berbeda pandangan dengan Walikota. Menurut Udin, istilah lelang bukan hanya dipakai dalam satuan penggaran. Tapi, lelang jabatan bisa juga diterapkan dalam pemerintahan. " Jangan dianalogikan (lelang) dengan uang. Lelang tersebut, dimaksudkan dalam penentuan Kepala Sekolah sudah pas. Dengan sendirinya nanti, Kepsek-kepsek yang tidak sesuai dengan kreteria tereliminasi. Contoh, kalau dia hanya tamatan DII, pasti gugur, karena syarat kepala sekolah harus S1," kata Udin. Ditambahkan dia, dengan lelang maka terjadi filterisasi guru yang tidak memenuhi kualifikasi untuk dijadikan Kepsek. Karena tenaga pengajar bisa mengajukan

diri untuk dipilih oleh tim seleksi sebagai kepala sekolah. Jadi, lelang itu dimaksudkan seperti itu. Bisa mangajukan diri, bukan hanya diajukan untuk diseleksi. Disinggung tahapan seleksi yang sudah dilakukan pemerintah Batam untuk menentukan kepala sekolah, Udin tidak percaya. Ia menantang, jika hal itu ada tolong ditunjukkan dan dibuktikan. " Ah, mana ada itu (seleksi Kepsek). Kalau ada, kapan dilakukan seleksi, siapa yang seleksi, dimana. Semuanya gak jelaskan. Saat ini unsur nepotisme masih sangat tinggi, selain itu, ada juga unsur politisnya," katanya. Udin juga berharap kepada Dinas Pendidikan untuk bersikap tegas. Jika, memang ada kepala sekolah yang tidak mau ditempatkan di daerah hinterland itu sudah menyalahi aturan. Harus berani, jika perlu diberikan sanksi. Kemudian, masa tugas kepala sekolah maksimal dua periode, harus menjadi perhatian pemerintah. Jangan hanya di satu sekolah. Kata Udin, jika memang berkualitas tempatkan di sekolah yang kualitasnya sedikit dibawah. Sehingga grade-nya bisa meningkat. (mnb)

orang tak punya integritas, sudah bisa ditebak pemimpin seperti apa yang akan dihasilkannya. Sebelumnya, Ketua Forum Rakyat Marginal (FRM) Ahadi Hutasuit minta timsel Anggota KPU Batam tidak meloloskan empat anggota KPU Batam yang mendaftar kembali menjadi anggota KPU Batam priode 20132018. Alasannya, Kejari Batam saat ini masih menyelidiki kasus dugaan korupsi dana hibah Pilwako Batam yang diduga menyeret lima komisioner KPU Batam. Ia mengatakan, tidak ada jaminan kasus dugaan korupsi dana hibah Pilwako Batam yang kini ditangani Kejari Batam berhenti sampai di Sekretaris, Bendahara dan Ketua KPU Batam. Bisa saja

kasus tersebut melebar ke komisioner KPU Batam lainnya karena memang secara hukum keputusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). Empat anggota KPU Batam yang kembali mengikuti seleksi anggota KPU Batam adalah Abdurahman, Zeindra Yanuardi, Ngaliman dan Neti Herawati. Keempat komisioner tersebut sebelumnya sudah pernah diperiksa Kejari Batam sebagai saksi dalam kasus dana hibah Pilwako Batam. Dalam kasus tersebut, Kejari Batam sudah menetapkan Sekretaris KPU Batam Syarifuddin dan Bendaharanya Dedi dan Rina sebagai tersangka. Status tersangka juga disandang Ketua KPU Batam Hendriyanto. ***

bungi mengaku sedang di Jakarta, Selasa (30/4). Dalam melakukan proses penyidikan terhadap barang-barang sitaan tersebut ia tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Ia mengatakan, untuk menyelesaikan proses hukum kasus tersebut butuh waktu. Tapi berapa lamanya, ia tidak bisa menjanjikan. "Saat ini, kita masih menye-

lesaikan sejumlah kasus yang belum selesai di tahun 2012 lalu. Yang jelas, kasus tersebut tetap kita proses. Saat ini, barangnya kita simpan di kantor,"ungkapnya. Dikatakan dia, sejak BPOM Kepri berdiri tahun 2008 lalu, baru ada PPNS pada tahun 2012 lalu. Dan juga untuk melakukan pengawasan, BPOM Kepri hanya memiliki 10 personil. (jua)

Dari Halaman 9

BPOM Belum waktu lalu sedang dalam proses penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM Kepri. Belum dilakukannya pemanggilan terhadap saksi dan pemilik kosmetik, ia beralasan karena terbatasnya jumlah PPNS. " Sedang dalam proses penyidikan oleh PPNS kita dan juga pelengkapan sejumlah administrasi," ujar Aryapatni yang saat dihu-

Dari Halaman 9

Habibie Hanya penandatanganan MoU dengan BP Batam terkait rencana pembangunan industri pesawat terbang. Rencannya, industri tersebut sepenuhnya dikelola swasta dan Habibie sebagai Ketua Dewan Komisaris. " Sementara ini bentuknya swasta. Saya sendiri yang pegang. Saya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisaris. Tapi nanti saya mau saham mayoritas dipegang Dirgantara," katanya. Ia sengaja tidak melibatkan Dirgantara secara langsung untuk sementara ini. Karena kalau dirgantara terlibat sahamnya tak lebih dari 15 persen. Sebab jika lebih dari 15 persen dikhawatirkan akan mengganggu perjalanan perusahaan. " Kalau lebih (15 persen), nanti komisi I, II (DPR) terlalu banyak

ikut. Jadi kacau. Saya tidak mau kacau,"katanya. Ia berencana, dalam tiga tahun setelah perusahaan itu berjalan, Habibie akan mengundurkan diri. " Insya Allah, 3 tahun lagi (perusahaan) berjalan dan maju. Nanti saya akan mundur, saham saya hanya menjadi 5 persen. Selain itu, saya juga berharap, pemegang saham mayoritas di industri pesawat di Batam dan Bandung, Dirgantara Indonesia. Karena itu, semua pihak harus komit, agar perusahaan yang akan dikembangkan, berjalan," tambah mantan Ketua OB itu. " Jadi, single mayoritas dipegang Dirgantara. Sekarang swasta, nanti akan menjadi milik pemerintah. Saya akan mundur. Saya akan

pensiun. Saya persiapkan untuk saya berikan kepada Anda-Anda,"katanya. Karena itu, Habibie mendorong industri PT Indonesia Aero Maintence (IAM), masuk Batam. Dimana, perusahaan ini akan bergerak di bidang service pesawat. Termasuk mempersiapkan komponen pesawat di Batam. Ia berharap Batam harus bisa berkembang lebih cepat, dan mendapat untung dari Singapura. " Jangan Singapura saja yang mendapat untung. Kita harus mendapat untung dari Singapura,"katanya. Sebelumnya, PT IAM menandatangani MoU dengan BP Batam untuk membangun industri pesawat di atas lahan senilai Rp186 miliar. (mnb)

grafi terkenal, baik dari dalam maupun luar negeri. Bungsu dari 3 bersaudara ini, menuturkan, akhir-akhir ini, salah satu sanggar yang ada di Duta Santarina, akan mengajaknya untuk berkreasi. Temanya tentang cerita rakyat. Nantinya, sanggar tersebut akan mewakili

Batam untuk tingkat Provinsi Kepri. " Kemarin perlombaan parade tari Batam, sanggar kami menang juara pertama, dan kami nantinya akan mewakili Batam di tingkat Provinsi Kepri. Mudah-mudahan kami bisa menang nantinya," pungkasnya. (byu)

Dari Halaman 9

Gemar Menari Saya juga sudah pernah menari sampai ke negara tetangga yakni Singapura, "kata Ichy. Kata dia, selain mengikuti berbagai festival tari, group sanggarnya juga sering menjadi pengisi acara-acara di berbagai kota. Semua jenis tari yang dipersembahkannya, merupakan hasil koreo-

Sugiono, karena boat pancung merupakan satu-satunya transportasi yang menghubungkan ratusan pulau pesisir dengan Kota Batam yang memiliki angka pertumbuhan penduduk sekitar delapan persen setiap tahun. " Dengan simbol BKKBN ini, harapanya masyarakat makin sadar akan pentingnya KB," katanya. Harapannya, setidaknya dengan program sosialiasasi yang maksimal, angka pertumbuhan penduduk di Batam terus bisa ditekan agar tidak menimbulkan berbagai masalah sosial baru. " Langkah awal saja, kedepan juga akan melakukan kerjasama dengan sejumlah asosiasi lain seperti assosiasi ojek, becak, dan alat transportasi lainnya," ungkap mantan pegawai BKKBN Kepri ini. Apalagi, menurut dia, setiap saat ada slogan baru yang mesti diperkenalkan ke masyarakat. "Dua anak cukup" yang dulunya

"Dua anak lebih baik" dan ini juga perlu dilakukan di media lain seperti lukisan, media elekronik dan media massa cetak serta mural. Rusman Ali, Ketua APMS Kota Batam, mengatakan untuk tahap awal ada sekitar dua puluh pancung yang penutup atapnya akan diganti dengan lambanglambang dari BKKBN sebagai bentuk sosialisasi KB pada masyarakat. "Tahap awal hanya 20 armada, kedepan jumlahnya akan disesuaikan," katanya. Menurut dia, sebagian besar pancung tersebut beroperasi dari Pelabuhan Rakyat Batam menuju Belakangpadang dan sejumlah pulau lain di pesisir Kota Batam. " Kami setiap hari beroperasi di penyeberangan Sekupang-Belakangpadang, dan setiap hari ramai orang lalu-lalang bisa melihat langsung sosialisasi ini," pungkasnya. (ays)

Perda SOTK RSUD Batam Batal Ditetapkan

Dari Halaman 9

4 Anggota sudah pernah diperiksa kejaksaan. Meskipun statusnya baru sebatas saksi. Tapi, pandangan masyarakat, mereka itu sudah tidak bersih lagi. Kengapa harus memaksakan diri. Mbok ya kasih kesempatan kepada yang lain. KPU Batam bukan dinasty atau kerajaan yang harus diduduki berlama-lama," katanya. Ia mengatakan, ada beberapa alasan mendasar mengapa anggota KPU Batam perlu diduduki orang bersih dan belum terkontaminasi. Salah satunya adalah karena KPU merupakan lembaga adhock yang akan melahir para pemimpin bangsa. Jika lembaganya saja sudah diduduki orang-

SEKUPANG (HK) — Sebanyak 20 boat pancung atau juga dikenal dengan motor sangkut di penyeberangan Sekupang-Belakangpadang dijadikan sebagai tempat sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sosialisasikan tersebut berupa tulisan "Dua Anak Cukup" yang dipasang di atas atap boat pancung tersebut. Untuk memaksimalkan sosialisasi ini, BKKBN dengan Asosialisasi Pengemudi Motor Sangkut (APMS) Kota Batam menandatangi kontrak kerjasama, Minggu (28/4). " Di penutup boat pancungnya kita pasangkan take line atau tulisan 'dua akan cukup' dan lambang-lambang dari BKKBN," kata Kepala Sub Direktorat Komunikasi Informasi dan Edukasi BKKBN Pusat, Sugiyono di Belakangpadang, kemarin. Pilihan medium ini, lanjut

BATAM CENTRE (HK) — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) SOTK RSUD Embung Fatimah Batam tak jadi ditetapkan penjadi Perda dalam Rapat Paripurna ke11 DPRD Batam, karena Panitia Khusus (Pansus) meminta penundaan waktu sampai 19 Mei 2013. Alasan Pansus miminta penundaan, karena masih ada waktu hingga 90 hari lagi. "Pansus sesuai tugas dan fungsinya. Tetapi karena masih ada hal yang harus diperdalam dan juga masih ada waktu hingga 19 Mei 2013, Pansus meminta penundaan waktu," kata Udin P. Sihaloho, selaku Sekretaris Pansus SOTK RSUD Embung Fatimah, pada Rapat Pari-

purna ke-11 masa persidangan 1 tahun 2013, Selasa (30/4) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Batam. Pada saat pembacaan laporan, Udin mengatakan Pansus sudah melakukan rapat internal, rapat dengan tim Pemko Batam dan Kunjungan ke RSUD Batam. Selain itu, Pansus juga sudah mendengarkan masukan dari kejaksaan, universitas, termasuk konsultasi dengan kementerian, juga mendengarkan presentasi. Namun, masih ada hal perlu dilengkapi, sehingga Pansus meminta penundaan waktu hingga rapat paripurna berikutnya. Asmin Patros, peserta Rapat Paripurna, dalam insterupsinya

Dari Halaman 9

Bunga Nusa dan III, pihaknya juga melibatkan dewan juri dari Jakarta yang terdiri pakar lagu pop daerah di antaranya, Topo Dade (Nilam dan Caca), juara 1 audisi lagu di Global tivi beberapa waktu lalu. Selain Topo Dade juga hadir penyanyi legelandaris Black Sweet sekaligus melatih olah vokal. Kata Uban, pemenang lomba, juara 1 akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp10 juta dan piala bergilir. Juara II mendapat hadiah Rp7 juta dan juara III Rp5 juta. Masing-masing juara juga akan mendapat piagam penghargaan. Meski demikian lanjut Uban, untuk juara 1 akan dibawa ke dapur rekaman dengan 10 ribu ke-

ping kaset. "Pemenang juara I lomba lagu ini akan kita bawa ke dapur rekaman dengan 10 ribu kaset," jelas Uban didampingi Wakil Ketua Nusa Bunga, Konstantinus Roke Wea, Sekretaris, Faisal Ola, Bendahara, Nurdin Aryanto. Senada dengan itu Konstantinus atau biasa disapa Konstan ini mengatakan, pendaftaran audisi ini dibuka mulai hari ini, 1 Mei. Persyaratan pendaftaran cukup mudah, hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mengisi formulir yang disiapkan panitia. Sementara umur mulai 17 tahun hingga 50 tahun (putraputri).

PENGUMUMAN - Dengan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham tertanggal 30 April 2013 Nomor : 232 yang dibuat oleh YONDRI DARTO, SH Notaris di Batam, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT. PELAYARAN SINAR SUMATERA LINES, berkedudukan di Batam (“PERSEROAN”) yang telah mengambil keputusan antara lain menyetujui : a. Jual Beli seluruh Saham dalam PERSEROAN, demikian berikut segala asset-asset PERSEROAN. b. Perubahan Susunan Dewan Komisaris PERSEROAN yaitu dengan keluarnya Nyonya TITIN MARTINI selaku Komisaris Utama dan Nyonya MIAWATY selaku Komisaris dalam PERSEROAN dan diangkatnya Nyonya MERY selaku Komisaris Utama, dan Nona DELIMA selaku Komisaris Perseroan yang baru, dengan demikian Nyonya TITIN MARTINI dan Nyonya MIAWATY tidak mempunyai urusan dan sangkut paut lagi serta dibebaskan dari segala urusan dan tanggung jawab PERSEROAN serta telah memberikan pelunasan serta pembebasan sepenuhnya (acquit et decharge) kepada PERSEROAN. - Keberatan-keberatan dan sanggahan-sanggahan atas hal tersebut dapat diajukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini kepada Perseroan Terbatas PT. PELAYARAN SINAR SUMATERA LINES tersebut. - Dengan alamat : Perumahan Komplek Nusa Jaya Eka Putra Blok D Nomor : 20 Teluk Tering, Batam Batam, 30 April 2013

Nurdin Aryanto menambahkan audisi ini disamping mendapatkan pemenang, melalui kegiatan itu dapat tercipta silaturahmi seni dan budaya yang akan memperkokoh integrasi bangsa, terbinanya sikap toleransi dan rasa saling memiliki terhadap potensi seni budaya daerah. "Juga tersedianya hiburan yang sehat, edukatif dan bernilai budaya yang tinggi bagi masyarakat NTT khsusunya dan Kepri secara keseluruhan," katanya. Bagi yang berminat dan membutuhkan informasi selengkapnya silahkan hubungi, Nurdin Aryanto,081277571499 dan Faisal Ola 081364688313. (ulo)

Dari Halaman 9

Rp2 M untuk secara keseluruhan setelah dikerjakan selama 15 tahun. Dana Rp60 miliar yang dianggarkan pemerintah pusat digunakan untuk dua kegiatan. Pertama dana cadangan sebanyak Rp20 miliar digunakan untuk membuat Detail Engeenering Desain (DED). Kemudian dana Rp40 miliar dari Kementerian PU, akan digunakan untuk pembuatan prasaran dasar, seperti rumah kaca, buka jalan, penerangan, gerbang, waduk penampung air sebagai penyangga hutan nantinya. " Semiggu lalu kita sudah melakukan rapat. Kita dapat anggaran cadangan untuk membuat DED nya sebasar Rp20 miliar dari pusat. Dan Rp40 miliar untuk pembuatan prasarana dasar. Pada 22 Mei mendatang tim dari LIPI dengan anggota dari Kebun Raya Bogor akan turun meneliti ta-

meminta suapaya Pansus digesa, mengingat RSUD Embung Fatimah Batam sudah naik kelas, dari Tipe C ke Tipe B. Sehingga, Perda seiring dengan kenaikan kelas tersebut sangat perlu dibuat. "Pansus harus digesa, Perda SOTK RSUD Batam sudah harus ada seiring kenaikan kelasnya," ujar Politisi Golkar itu, terhadap Pimpinan Sidang, yang diwakili oleh Aris Hardi Halim. Seperti diketahui, Rapat Paripurna tersebut berlangsung pada pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai, yang dihadiri 30 peserta dari total 45 jumlah anggota DPRD Batam dan dinyatakan sah, karena sudah memenuhi aturan. (btd)

naman-tanaman langka, bukan hanya di Kepri tapi seluruh di Indonesia," katanya. Gintoyono mengumpamakan, kelangkaan pohon di Kepri, seperti pohon Kruweing, pohon Balau dan Damar. Dulu pohon tersebut banyak disini, dulu masyarakat yang ingin membuat jembatan, pakai kayu Balau, tahan lama. Sekarang sudah sulit, mendapatkan. Makanya jembatan sekarang gampang rusak. Dengan konsep yang ada, Gintoyono mengatakan, kelebihan Kebun Raya Batam sesuai perencanaan adalah dapat dimasuki melalui dua arah, yakni darat dan laut. Dan dalam rancangan itu, akan dibuatkan juga kereta gantung. Sementara lahan seluas itu, tentu ada juga akan mempertahankan hutan yang ada, asli seperti saat ini. Sementara pohon yang

ditanam dari awal merupaan hutan kajian, yang nanti semua akan dicatat. Dari mulai ditanam hingga perkembangannya. Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, Kebun Raya Batam merupakan file projek nasional. Kehadirannya nanti juga akan mendongkarak kedatangan wisatawan, apalagi Batam saat ini memang kekurangan lahan terbuka hijau. "Kita memang kekurangan lahan terbuka hujau. Di Batam hanya Engku Putri yang diakui. Dengan adanya, Kebun Raya nanti, tentu sangat baik,"katanya. Sementara massa yang dibutuhkan pembangunan selama 15 tahun, Dahlan mengatakan itu sesuai dengan masterplan yang ada. Sebab ini membutuhkan dana besar. Paling yang bisa dipercepat adalah, pentahapannya dan kontensnya. (jua)


CMYK

Hukum & Kriminal

Rabu, 1 Mei 2013

11

Pembuat STNK dan SIM Palsu Dibekuk BATAM (HK) — Jajaran Polresta Barelang membekuk tiga orang sindikat pembuat STNK dan SIM palsu, Selasa (30/4). Tiga orang tersangka tersebut, diantaranya HS, SD dan RW.

Tengku Bayu Liputan Batam Penangkapan ketiga tersangka ini, bermula dari laporan masyarakat. Pihak kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut. Polisi berpura-pura membuat SIM dari RM di rumahnya di daerah Batam Centre. Dari situ, pihak Kepolisian langsung mengamankan RM. Setelah mengamankan RM, polisi lalu melakukan pengembangan dan mengarah ke tersangka lainnya, HS serta SD. "Dari laporan masyarakat, kami langsung melakukan pengembangan, dan ternyata mereka memang membuat STNK dan SIM palsu,"kata Kanit III Harda Polresta Barelang, IPTU Dasta Analis. Dari tangan tersangka, kata Dasta, pihaknya mengamankan barang bukti (BB) berupa 16 STNK, 7 SIM, 18 KTP, 16 stempel, uang Rp400 ribu, 6 unit HP, 1 unit Komputer beserta printer dan 1 kaleng cat pilot. Kata dia, ketiga tersangka melakukan aksinya di rumah

RM yang merupakan tempat usaha percetakan. Para pelaku membuat berbagai percetakan. Seperti kartu nama dan lain sebagainya. Dari hasil pemeriksaan, RM diketahui sebagai otak pelaku. "Kemungkinan mereka (para tersangka) mempunyai jaringan. Kami masih melakukan pengembangan, apakah ada tersangka lainnya atau tidak, "paparnya.Kepada polisi, para tersangka mengaku baru dua bulan melakukan praktek ilegal tersebut. Per SIM dibandrol Rp250 ribu. Dikatakan Dasta, setelah ditelusuri bahwa hasil cetakan SIM dan STNK memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Contohnya SIM C asli dengan yang palsu, memiliki perbedaan seperti warna belakang SIM, logo dan bahannya. Sementara RM (22), diduga sebagai otak pelaku mengatakan, aksi yang dilakukannya berawal dari pesanan konsumennya yang ingin memiliki SIM sebagai persyaratan kerja. Kata dia, dengan ber-

modalkan 1 unit komputer, mesin printer dan kartu ID Card yang dibelinya dari stationery, ia berhasil membuat SIM palsu. "Awalnya sih dari pesanan orang untuk syarat kerja. Tarifnya hanya Rp250 ribu, "kata RM Dari hasil SIM palsu yang dibuatnya, saat ini banyak pesanan yang datang. Tidak hanya SIM saja, tetapi ada konsumen memesan dokumen lainnya, seperti STNK, KTP dan lainnya. "Kalau harga cetakan yang lainnya, tergantung dari tingkat kesulitannya dan bahan-bahannya. KTP dan STNK, harganya mulai dari Rp100 hinggan Rp150 ribu, "paparnya. Dikatakannya, selain dirinya yang membuat surat-surat palsu tersebut, RM juga dibantu dengan HS. Sedangkan SD berfungsi sebagai marketing untuk mencari konsumen."Saya lupa sudah berapa banyak yang pesan. Keuntungan kami bagi sesaui dengan tugas masing-masing, "paparnya. Dia mengungkapkan, bisnis ini baru ia jalankan sekitar 2 bulan. Kata RM, belum lagi mendapatkan untung, malah sudah dibekuk oleh polisi. Atas perbuatan ini, para tersangka dijerat dengan pasal 263 UU Hak Cipta tentang pemalsuan, dengan ancaman 6 tahun penjara, "paparnya. ***

RA Dilaporkan Tanpa Sepengetahuan Orangtua Dugaan Pencabulan TANJUNGPINANG (HK) — Diduga menyetubuhi seorang siswi SMP berinisial Pt di Tanjungpinang, pelaku Ra (17) diamankan polisi tanpa sepengetahuan orang tuanya. Pengakuan orangtua Ra, bahwa kejadian tersebut beberapa hari lalu, tepatnya Kamis (26/4). Waktu itu Ra mengajak Pt ke rumahnya, yang berada di Senggarang. Tak lama berada di rumah Ra, orangtua Pt menelepon anaknya, dan meminta agar Pt segera pulang. Tapi Pt tidak mau pulang, tanpa memberikan alasan. Akhirnya orang tua Pt pun menelepon orangtua Ra, dan saat itu diterima ibu Ra. Orang tua Pt mengatakan hendak menjemput anaknya, dan ibu Ra pun tidak melarang. Tak lama kemudian, orangtua gadis tersebut datang ke rumah dan terjadilah perbincangan, antara Pt, Ra, dan orangtua mereka. Saat itulah terbongkar bahwa Ra sudah menyetubuhi Pt. Orang tua mereka pun kaget bukan kepalang, mendengar pengakuan dua sejoli tersebut. Ibu Ra pun tidak tahu lagi, harus bagaimana menyelesai-

CMYK

kan permasalahan tersebut. Sementara orangtua Pt, tidak menyetujui hubungan kedua remaja tersebut. "Waktu itu saya bilang ke orangtua Pt, jika masalah itu diselesaikan secara baik-baik, saya setuju. Kalau pun terpaksa dilaporkan polisi, saya juga tidak melarang, asalkan saya diberi tahu sebelumnya," jelasnya, Selasa (30/4). Tapi waktu itu tidak ada penyelesaian, sehingga orang tua Pt pun meminta agar Ra ikut dengan mereka untuk menyelesaikan masalah tersebut di rumah Pt. "Saya pikir waktu itu ada niat baik dari orangtua gadis itu, jadi saya tidak melarang mereka, membawa anak saya," tuturnya. Akhirnya, Ra pun dibawa ke rumah Pt di sekitar Kota Piring, Tanjungpinang. Tapi ternyata sesampainya di rumah tersebut, bukan penyelesaian masalah yang didapat Ra. Tapi Ra diperlakukan secara tidak baik oleh orangtua Pt. Ra tidak hanya dibentak atau dimaki saja. Melainkan juga disiksa, baik itu dipukul atau ditendang, hingga babak belur. Bahkan tubuh Ra juga

disulut dengan api rokok, dan diguyur dengan air. Puas melakukan penyiksaan, Ra diserahkan ke Mapolres Tanjungpinang. Sementara itu ibu Ra yang semalaman menunggu anaknya pulang tidak kunjung mendapat kabar. Hingga sekitar pukul 03.00 dini hari, ia menelepon orangtua Pt, dan mendapat kabar anaknya sudah dilaporkan dan diserahkan ke polisi. "Ketika saya tanya, bagaimana anak saya, mereka menjawab sudah dilaporkan dan diserahkan ke polisi," keluhnya. Keesokan harinya, ibu Ra pun mendatangi Mapolres Tanjungpinang, dan menjenguk anaknya. Saat itulah ia kaget bukan kepalang, melihat tubuh anaknya yang sudah babak belur, dan ada bekas sulutan rokok. "Dan waktu itu, anak saya menceritakan semua, apa yang dialaminya," paparnya. Menurut pengakuan Ra pada ibunya, ia tidak hanya disiksa olah orangtua Pt, tapi ia juga disiksa oleh beberapa keluarga Pt, yang jumlahnya diperkirakan tujuh orang. Diduga, salah satu orang yang menyiksa Ra, merupakan anggota polisi. (cw72)

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

BEKUK SINDIKAT— Jajaran Polresta Barelang membekuk tiga orang sindikat pembuatan STNK dan SIM palsu, Selasa (30/4). Para pelaku menjalankan aksinya dua bulan terakhir ini.

Gatot Bantah Nikmati Uang Korupsi Kasus Korupsi UUDP Rp1,1 Miliar TANJUNGPINANG (HK) — Gatot Winoto melalui kuasa hukumnya, Iwan Kusuma Putra membantah, bahwa kliennya ikut terlibat dan menikmati uang hasil korupsi Uang Untuk Dipertanggungjawabkan (UUDP) Setdako senilai Rp1,1 miliar. Iwan mengatakan, pemberitaan di media massa menyebutkan bahwa keterangan saksi pada sidang Senin (29/4) disebutkan bahwa terdakwa Gatot menikmati uang hasil korupsi. Padahal dipersidangan tidak ada keterangan saksi seperti itu. "Yang ada adalah keterangan saksi diakui oleh terdakwa Gatot, misalnya SK diserahkan ke siapa, itu maksudnya," tegas Iwan, Selasa (30/4). Dijelaskan, sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahwa terdakwa Gatot melakukan kesalahan mekanisme pencairan anggaran. Seperti tidak ada Surat Perintah Jalan (SPJ). Kemudian melebihi pagu anggaran yang dianggarkan. "Nah dua alat bukti inilah yang dicari kebenarannya dalam persidan-

gan tersebut," tandas Iwan. Dari delapan orang saksi yang telah dihadirkan JPU dalam persidangan, semuanya merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pemerintah kota. Bahkan belum ada menunjukkan apa yang didakwakan jaksa itu adalah benar,"ungkap Iwan. Ditegaskan Iwan, apa yang disampaikannya itu direkam. Sehingga dirinya sangat kaget, ketika keluar dalam pemberitaan justru tidak sesuai fakta di persidangan. Ironinisnya, apa yang dimuat di media hanya sepihak dan tidak berimbang. "Terbukti atau tidak terbukti nanti dipersidangan. Kita kembalikan kepada ketua majelis hakim yang terhormat sesuai fakta persidangan nanti," himbau Iwan. Dirinya yakin bahwa kliennya sudah menjalankan amanah atau tugasnya sebagai seorang pimpinan sesuai aturan yang telah ditetapkan. Bahkan masih banyak lagi saksi yang akan memberikan keterangan di per-

sidangan selanjutnya. Berdasarkan fakta sidang yang lalu, dokumen yang diajukan terpidana Fadil semua sudah lengkap, maka itu ditandatangani oleh terdakwa Gatot. Bahkan sudah diverifikasi oleh mantan Pejabat Penata Keuangan (PPK) yakni, terdakwa M Yamin dan terdakwa Rasyid selaku Bendahara Umum Daerah (BUD). "Itu berdasarkan fakta sidang Fadil sebelumnya, yang telah divonis penjara dan saat ini tidak ada mengarah ke situ lagi," kata Iwan lagi. (yan/cw72)

Gatot Winoto

Diduga Stres, Ibu Dua Anak Tewas Tergantung BATAM (HK) — Mariani (45) ditemukan tewas tergantung di pohon, tak jauh dari Pondok Pesantren (Ponpes) Alhamdulillah, Sekupang, Batam. Diduga, ibu dua anak ini mengakhiri hidupnya karena stres. Imam, salah satu pengurus Ponpes Alhamdulillah yang pertama kali melihat sesosok mayat perempuan yang tergantung di pohon.

Saat itu Imam baru pulang belanja dari warung sekitar pukul 8.30 WIB. "Saya kaget ketika melihat ada sosok mayat tergantung. Habis itu, saya lapor ke warga lain supaya dihubungi polisi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/4). Mendengar kejadian itu, Ahmad (43), suami korban yang saat itu sedang berada di rumahnya langsung syok.

Sebab, dia tak menyangka kalau istrinya mengakhiri hidupnya dengan cara sadis. Dikatakan Imam, istrinya selama ini bekerja di salah satu pabrik roti di daerah Tiban Lama, Sekupang. Belakangan istrinya jarang pulang ke rumah. Kapolsek Sekupang, Kompol Robertus B Heri membenarkan kejadian itu. Untuk

sementara, penyebab kematian ibu dua anak tersebut belum dapat disimpulkan. Apakah korban pembunuhan atau murni gantung diri. Sebab polisi masih menyelidiki kasusnya dan mengumpulkan data-data. "Jasad korban sudah dibawa ke RSBP Batam untuk divisum dan otopsi. Kita tunggu hasilnya saja," kata Robertus.(cw71)

Editor: Apsek Layouter: Novrizal


Lingga

Rabu, 1 Mei 2013

12

3 PNS Masuk Daftar Bacaleg LINGGA (HK) — Sebanyak 224 nama bakal calon legislatif (bacaleg) yang didaftarkan parpol ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lingga diverifikasi lagi. Tiga nama masih berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Nofriadi Putra Liputan Lingga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga Agussyuriawan mengatakan, saat ini KPU sedang melakukan verifikasi atas 224 nama bacaleg yang didaftarkan parpol. KPU Lingga akan memberitahu parpol jika kelengkapan administrasi setiap nama yang diajukan kurang. Dikatakannya, dari 224 nama yang telah terdaftar di KPU Lingga sebagai bakal calon legislatif, terdapat tiga nama yang sebelumnya terdaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lingga. Padahal menurut UU No 8 tahun 2012 tentang Pemilihan Umum, setiap Pegawai Negeri Sipil yang ingin menjadi peserta pemilu harus mundur dari status PNSnya. Agussyuriawan mengaku KPU tengah sedang melakukan verifikasi. “Secara teknis kita hanya meneri-

ma surat pengunduran diri dari tiga nama tersebut dan surat resmi pengunduran diri dari atasannya. Sekarang sedang diverifikasi. Kalau hasil verifikasi ditemukan kekurangan kelengkapan, kita akan beri tahu segera dan minta bacaleg segera memenuhi persyaratannya,” terangnya. Menurut pria yang kerap disapa Iwan, masih ada tahap perbaikan atas kelengkapan administrasi masing-masing nama bacaleg selama dua minggu, yakni 9-22 Mei 2013. Pada masa ini setiap nama yang telah terdaftar harus melengkapi data-data persyaratannya agar diterima KPU. “Pada masa ini masingmasing nama yang tidak memenuhi kelengkapan persyaratan, diminta untuk melengkapinya. Bisa saja bacaleg yang tidak melengkapi persyaratan tidak lolos verifikasi sebagai calon legislatif,” jelasnya. Mengenai kuota perempuan sebanyak 30 persen di setiap Dapil, ketua KPU Lingga menyatakan, setiap parpol telah memenuhi kuota tersebut. ***

Agussyuriawan

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

PASANG BALIHO - Jelang Pemilu 2014 sejumlah partai mulai melakukan pemasangan baliho. Terlihat dalam gambar seorang anggota parpol memasang baliho di depan sekretariatnya, Senin (29/4).

Tiga Penderita Cacat Mental Per Tahun Anggaran Program Rehabilitasi LINGGA (HK) — Tahun ini hanya tiga penderita cacat mental yang dianggarkan dalam program rehabilitasi oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Pemerintah Kabupaten Lingga. Hal ini dijelaskan Zuriati, Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertran Kabupaten Lingga saat men-

erima kunjungan Komisi III DPRD Lingga di kantor Dinsosnakertrans, Selasa (29/4). “Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinsosnakertran hanya menganggarkan untuk 3 orang saja di tahun ini. Itu pun hanya biaya transportasi pendamping saja yang ditanggung. Sementara bagi penderita cacat mental yang akan dikirim ke Pekan-

baru harus diseleksi Dinas Kesehatan Kabupaten tentang kelayakannya,” katanya. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lingga Rudi Purwonugroho menyampaikan, kunjungan ke Dinsosnakertran dimaksudkan untuk mengetahui berapa banyak orang-orang cacat mental yang mendapatkan perawatan tahun ini serta sampai sejauh mana dinas dapat menanganinya.

Peternak Sapi di Lingga Minim Skill LINGGA (HK) — Data yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bidang Peternakan Kabupaten Lingga, Selasa (30/4), menyatakan jumlah sapi di Lingga sebanyak 1947 ekor. Peternak belum memiliki skill mencukupi. Kawasan potensial yang ada penyebaran sapi di luar kawasan Agropolitan adalah Mensanak, Pulau Duyung, Lingga Utara, Pancur, Desa Limbung dan Desa Keton. Desa SP 1, SP 2, SP 3 dan SP 4 merupakan daerah kawasan potensial untuk pengembangan peternakan. Teuku Tauifik Ardian-

syah, Plt Kasubid Peternakan DPK Kabupaten Lingga menyatakan, 90 persen warga Lingga adalah nelayan. Sehingga sebagian warga belum terbiasa memelihara ternak sapi. “Tahap transisi ini memang tantangan kita untuk melakukan pengembangan yakni dengan jumlah SDM yang ada, mengubah potensi lahan, dan penyebaran penduduk. Sementara lahan begitu luas, pulau kosong masih luas, “kata Teuku. “Dengan adanya Jurusan Pertanian dan Pertenakan di SMK Negeri 1 Lingga, semoga

bisa membantu dalam pengembangan dan pembinaan ternak sapi ini,” katanya terkait kurang siapnya penduduk di bidang peternakan. Dikatakannya, adanya bantuan sapi dari pemerintah bertujuan untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. “Pada dasarnya yang terima bantuan kebanyakan sudah berkeluarga. Hanya ada yang bagus merawat. Ada yang belum paham,” ungkapnya. Pihaknya berharap, populasi ternak di Kabupaten Lingga bisa bertambah dan warga mampu membudidayakan

ternak sapi. Ditempat yang sama, staf Bidang Peternakan Subur Simamora, mengakui kemampuan beternak sapi warga masih minim. Kita mengharapkan dukungan dari pemerintah. “Tahun ini, rencananya ada kegiatan di DIPA APBN. Tetapi kita belum berani bicara banyak,” katanya. Penyebaran Sapi Hasil pendataan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bidang Peternakan Kabupaten Lingga, pada 2009 jumlah bantuan sapi Pemkab Lingga sebanyak 100 ekor disebar ke

tiga desa: Bukit Langkap, Penuba dengan Sungai Harapan. Sapi yang mati 23 ekor, dan yang lahir 24 ekor. Pada 2010, sapi bantuan pemerintah Kabupaten Lingga 112 ekor disebar di lima desa: Desa Kelumu, Desa Mepar, Desa Musai, Desa Sungai Buluh dan Desa Mensanak. Sapi yang mati 16 ekor, yang lahir 19 ekor. Tahun berikutnya, sapi bantuan pemerintah 100 ekor, tersebar di 6 lokasi: Desa Mepar, Desa Batu Berdaun, Desa Batu Kacang, Desa Kelurahan Dabo Lama, Desa Bukit Harapan, dan

Menjawab pertanyaan Komisi III, Zuriati mengatakan, “Sudah banyak masyarakat yang melapor baik anggota keluarga maupun masyarakat setempat.” Komisi III DPRD Kabupaten Lingga menyatakan tidak hanya mengunjungi Dinas Sosial, sejumlah SKPD yang berkantor di Kecamatan Singkep juga mendapatkan kunjungan. Menurut Rudi, ini dilakukan untuk memantau

program dan kegiatan yang telah dilaksanakan SKPD. Rudi yang membidangi kesehatan, kesejahteraan masyarakat dan pendidikan melanjutkan, “Monitoring dilakukan untuk meninjau secara langsung realisasi kegiatan yang sudah diprogramkan kantor dinas sebagai mitra kerja kami,” ucap Rudi. Kantor Dinsosnakertrans adalah SKPD yang dimonitoring hari ini. (jfr)

Desa Kelurahan Pancur. Sapi yang mati 7 ekor, yang lahir 4 ekor. Sementara pada 2012,

sapi bantuan pemerintah 45 ekor, di Desa Pulau Duyung, Desa Keton, dan Desa Limbung. (put)

Sikap Warga Terbelah Penambangan di Tekoli LINGGA (HK) — Warga Dusun II Tekoli, Desa Pulau Batang, Kecamatan Senayang resah dengan kehadiran PT Tri Dinasti Pratama yang mulai melakukan penambangan di daerah mereka. Sikap warga terbelah, sebagian menerima dan sebagian lagi menolak. Sumartono, ketua RW setempat, bersama beberapa masyarakat yang menolak aktivitas penambangan di daerahnya mengkhawatirkan dampak yang akan di timbulkan bagi mereka. “Mata pencarian kami di sini nelayan. Lokasi penambangan sangat dekat dengan daerah kami. Dampak yang akan di timbulkan nanti sangat mengkhawatirkan kita. Baik kerusakan lingkungan maupun pencemaran laut. Makanya kami cegah sbebelum terjadi,” kata Sumartono. Dirinya berpendapat, sebelum terjadi dampak buruknya harus dipikirkan terlebih dulu. “Lebih baik kita mencegah sebelum terjadi. Karena kalau sudah terjadi pencemaran ataupun kerusakan lingkungan, maka sudah tidak berguna lagi. Makanya kami bertahan untuk menolak aktivitas perusahaan itu,” katanya. Sumartono menginformasikan bahwa selain mencemari laut, lokasi penambangan juga berada di

tempat pemakaman warga. Mantan ketua DPRD Lingga Alias Wello yang sempat berdialog dengan warga menyayangkan terjadinya perpecahan antar warga terkait hal ini. “Seharusnya warga tidak perlu menjadi korban seperti ini sehingga mereka terpecah belah. Kita minta pihak-pihak terkait ikut peduli dengan keadaan yang terjadi di Tekoli,” ujarnya. Kepala Desa Setempat Nordin yang dari awal mendukung aktivitas PT Tri Dinasti Pratama di daerahnya mengklaim hanya sebagian kecil saja yang

tidak setuju dengan aktivitas penambangan tersebut.“Memang ada warga kami yang tidak setuju. Namun itu hanya sebagian kecil saja. Hampir seluruh warga kami yang berjumlah 350 KK setuju. Masyarakat disini mayoritas setuju karena perusahaan tersebut banyak membantu daerah kami,” kata Nordin. Data yang diperoleh Haluan Kepri, luas Pulau Tekoli hanyalah 65 hektar. Sementara Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikeluarkan Bupati Lingga pada 2 Juni 2008 seluas 25 hektar. (jfr)

JEFRI/HALUAN KEPRI

WARGA Dusun II Tekoli, Desa Pulau Batang, Kecamatan Senayang berdialog dengan mantan anggota DPRD, Selasa (30/4). Warga resah dengan kegiatan penambangan di daerah mereka.

Editor: Lili, Layouter:Syahrial Anwar


Natuna

Rabu, 1 Mei 2013

13

Ketua KPU Lantik 60 Anggota PPK RANAI (HK) — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Natuna, Zahardin melantik 60 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) , Selasa (30/4) di Natuna Hotel. Dalam sambutannya Zahardin mengatakan, pelantikan 60 anggota PPK merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) tahun 2014 mendatang. Dimana setelah PPK dilantik selanjutnya KPU akan melantik anggota PPS (panitia pemungutan suara) yang akan dilakukan di setiap kecamatan masing-masing. “Totalanya untuk anggota PPK ada 60 orang, dimana setiap

kecamatan ditunjuk 5 orang petugas. Sedangkan untuk anggota PPS ada 145 orang dan masih diusulkan tambahan 3 petugas lagi,”ujarnya. Zahardin mengatakan, berdasarkan rencana awal, KPU ingin melantik anggota PPK dan PPS secara serentak. Akan tetapi minimnya anggara yang diberikan pemerintah pusat ke KPU Natuna maka pelantikan hanya bisa di ikuti oleh anggota PPK saja. “Awalnya kami ingin melantik sekaligus, tetapi dengan anggaran yang tidak sesuai membuat kami hanya bisa melantik 60 anggota PPK saja,”

ungkapnya. Pelantikan 60 anggota PPK tergolong mundur dari jadwal sebelumnya. Yang seharusnya dilaksanakan tanggala 15 April 2013 lalu. Mengingat jadwal transportasi laut antar kecamatan kepulaua menuju ibu kota Ranaia maka acara baru bisa dilaksanakan tanggal 30 April 2014. “Kami berharap adanya kekurangan pada anggaran yang diberikan pemerintah pusat khususnya untuk biaya transportasi, tidak menjadi sebuah penghambat pada pelaksanaan tahapan penyelenggaraan pemilu nanti,” Pungkasnya.(leh)

SOLEH/NATUNA

KETUA KPU Natuna, Zahardin melantik 60 anggota PPK di Natuna Hotel, Selasa (30/4).

Pemilik 5 Gram Sabu Ditangkap Polisi RANAI (HK) — Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Natuna berhasil mengamankan Jhon Desmon, pemilik 5 gram nakoba jenis sabu-sabu di jalan Soekarno Hatta Ranai, Minggu (28/4). Fathurahman Liputan Natuna “Pelaku ini kita tangkap berdasarkan pantauan lapangan yang kita lakukan di lapangan. Dari informasi yang kita himpun selanjutnya kita mengambil keputusan untuk menangkap. Pelaku kita tangkap di jalan tidak jauh dari kos-kosannya, waktu itu katanya ia mau ke Pasar Ranai. Saat penangkapan kita libatkan juga RT, RW bahkan banyak juga masyarakat di sana,” kata Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiyawan saat melakukan ekpose di hadapan sejumlah wartawan, Selasa (30/4). Anton menjelaskan, Jhon Desmon pemilik 5 gram Sabusabu itu saat ditangkap ia sedang membawa 1 paket kecil sabu-sabu yang ditempatkan di dalam bungkus rokok. “Saat kita tangkap pelaku membawa satu paket yang ditaruh dalam bungkus rokok dan waktu itu kita dapatkan dari saku celana bagian belakang, tapi setelah kita lakukan pengembangan singkat di lapangan ternyata dia juga menyimpan 8 paket sabu di kosnya,”

terang Anton. Berdasarkan pengakuan pelaku, barang haram tersebut didapatkan dari Batam. Awalnya ia miliki lima gram namun ia telah menggunakannya dan dijual kepada orang lain. Anton berjanji, akan terus melakukan pengembangan kasus tersebut sehingga pengguna maupun pengedar lainnya juga segera bisa diamankan. Pihaknya belum tahu apakah ada jaringan di belakang tersangka. Untuk mengungkap jaringan maka pihaknya terus melakukan pengembangan berdasarkan informasi dari tersangka. Dalam penangkapan itu polisi juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah korek api, bong, 1 unit hendphon dan uang sebesar Rp670.000. Tersangka ternyata seorang residivis tahun 2009 dan ditangkap dalam kasus serupa. Atas perbuatanya itu, Jhon dihukum dengan pasal 112 ayat 1 junto pasal 114 UU Republik Indonesia Tahun 29 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. ***

FATURAHMAN/HALUAN KEPRI

BERI KETERANGAN — Kapolres Natuna AKBP, Anton Setiyawan sedang memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya terkait penangkapan tersangka pelaku pemilik 5 gram sabu.

STAI Dambakan Listrik Masuk Kampus RANAI (HK) — Pihak Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna berharap pemerintah memasang jaringan listrik menuju kampus STAI. Pasalnya sejak berdirinya kampus tersebut belum ada jaringan listrik dari PLN. Menurut Ketua STAI Natuna,

Umar Natuna mengatakan, selama ini pihak kampus mendapatkan listrik dari mesin genset kampus. Akan tetapi biaya yang dikeluarkan cukup besar. Oleh karena itu pihaknya berharap pemerintah bisa membantu pemasangan jaringan listrik PLN menuju kampus STAI.

Dengan pasokan listrik dari PLN, maka biaya operasional untuk listrik jauh lebih ekonomis. Di samping itu, kebutuhan akan listrik di kampus STAI tidak ada kekurangan lagi. “Kalau pakai mesin genset sendiri tidak bisa beroperasi selama 24 jam. Tetapi jika listrik dari

Perusda Persiapkan Partisipasi Perusahaan Migas RANAI (HK) — Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna sedang gencar-gencarnya mempersiapkan diri guna menyongsong penawaran partisipasi perusahaan dari perusahaan-perusahan minyak dan gas (migas) yang beroperasi di wilayah Natuna. Demikian dikatakan Dirut Perusda Natuna, Kartubi saat ditemui di Kantor Bupati Natuna, Selasa (30/4). “Kita sedang mempersiapkan diri, untuk menyukseskan partisipasi perusahaan yang diberikan kepada daerah,” kata Kartubi. Kartubi lebih lanjut mengatakan, sesungguhnya bagi Natuna partisipasi perusahaan (ikut menanam modal pada perusahaan migas)

merupakan pekerjaan yang tidak gampang sebab hal itu memerlukan dana yang cukup besar. “Ya kalo kita mengacu kepada kemampuan keuangan yang ada, sebetulnya pekerjaan ini sulit, sebab untuk nanam saham di perusahaan Migas ini membutuhkan dana besar,” ujarnya. Dalam partisipasi perusahaan tersebut, daerah harus mengikut sertakan modal 10 persen dari total saham perusahaan terkait. Apabila total saham mencapai Rp20 triliun maka daerah harus punya modal Rp 2 triliun. Oleh karena itu kata Kartubi, Perusda tidak boleh hanya mengandalkan pada kemampuan daerah saja, me-

lainkan Perusda harus menempuh jalan lain sebagai persiapan menyambut penawaran dari perusahan Migas nantinya. “Oleh karena kita menyadari hal itulah maka kita jauh-jauh hari harus mempersiapkan diri dulu dengan cara mencari modal dari luar, tapi kita tetap berharap daerah mampu menyiapkan modal ini agar pendapatan daerah semakin besar lagi,” ujarnya. Apalagi, ungakp Kartubi, masa penawaran yang diberikan oleh perusahaan tersebut sangat singkat sekali bagi daerah yang hendak ikut berpatisipasi permodalan. Waktu yang diberikan cuma 60 hari saja. “Apa kita bisa menyedia-

kan dana Rp2 triliun dalam waktu 60 hari, tentunya tidak bisa, karenya kita perlu siap-siap dulu,” imbuhnya. Langkah persiapan yang dilakukan Perusda adalah menggandeng perusahaanperusahaan bermodal besar guna bekerjasama dalam partisipasi perusahaan tersebut. Pihaknya sudah teken perjanjian kerjasama modal dengan anak Perusahaan Hendro Priono Group dalam Hal ini PT Mega Maroci Line, dimana perusahaan ini secara modal sudah siap. Kemudian, tambah Kartubi, Perusda juga telah menyepakati kerjasama pembangunan pangakalan logistik Migas dengan PT Citrams Indah Riltindo.

“Terus kita juga sudah sepakat kerjasama dengan PT Citrams Indah Riltindo untuk menyiapkan pangkalan logistik bagi perusahaan migas offshor (lepas pantai)

PLN, aktifitas belajar pagi, siang dan malam tidak menjadi soal,” ujarnya. Umar mengatakan, dari jaringan listrik milik PLN menuju kampus STAI hanya berjarak sekitar 1 kilometer lebih. Diharapkan tahun 2013 ini usulan tersebut dapat terwujud.(leh)

yang rencananya akan di bangun di Teluk Buton, Bunguran Utara,” tuturnya. Dengan demikian, lanjut Kartubi, pada saat penawaran partisipasi perusahaan itu telah dibukan oleh perusahaan Migas daerah tidak kewalahan dengan urusan

modal dan sarana. “Hal ini kita lakukan sebagai persiapan untuk menyongsong dibukanya penawaran itu oleh perusahaan Migas ini, sehingga nantinya kita tak kualahan, tapi semoga saja lancar, mohon dukungannya,” pungkasnya. (cw61)

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

SALAH seorang peserta menyampaikan usul saran dalam rapat membahas peluang kerja bagi pekerja lokal pada perusahaan migas di Kantor DPRD Natuna, Senin (29/4).

Editor: Niko, Layouter: Mulia Aditya


C M Y K

Rabu, 1 Mei 2013

Reden H ari Tjahyono Sekretaris DPW PKS Kepri

PKS, Hidup Saya Jadi Lebih Baik NAMA Raden Hari Tjahyono kembali mengapung menyusul pencalonan pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah 30 Juni 1967 ini sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah dari daerah pemilihan Provinsi Kepri. Sebelumnya Hari yang akrab disapa Pak Raden ini pernah maju sebagai calon DPD RI pada Pemilu 2009 lalu. Namun ketika itu suaranya masih kalah banyak dari calon DPD RI terpilih. Hari sendiri saat ini menjabat, Sekretaris Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Kepulauan Riau Raden Hari Tjahyono. Ia mengaku hidup menjadi lebih baik setelah PKS terbentuk dan intens berkecimpungan di dalamnya. "Jauh sebelum partai (PKS-red) berdiri, sekitar tahun 1992 saya sudah ikut jamaah dakwah ini. Dan, setelah terbentuknya PKS arah dan jalan hidup saya dan keluarga menjadi lebih baik karena di PKS ada pembinaan serius, mengubah jalan hidup" ujar Hari beberapa waktu lalu. Hari mengatakan alasan lain kenapa dia terlibat aktif di PKS adalah karena melihat kondisi masyarakat yang masih lemah ekonomi, pendidikan, akhlaq dan lain-lain. " Hal itulah yang membuat saya miris, sementara sumber daya alam melimpah. Jadi ada sesuatu yang salah dalam memanage negara ini," ungkap Menurut pria yang akrab disapa "Pak Raden" ini PKS berbeda dengan partai politik lain yang ada di Indonesia saat ini. " PKS konsisten dengan azaz Islam sehingga tidak ada figuritas. Semua keputusan berdasarkan syuro dan ada pembinaan intens dan serius disertai dengan kebersamaan yang hangat," katanya. Hari menceritakan bahwa dirinya pernah bekerja di PT. Heat Exchangers Indonesia dan PT Dirgantara Indonesia (PT. DI). Selain bekerja sebagai karyawan PT. DI dia juga menjadi pengurus Forum Komunikasi Karyawan (FKK). (fur)

Masyarakat Perlu Pro Aktif Cermati DCS BATAM (HK) — Sejumlah LSM dan pemerhati politik di Kota Batam mengajak masyarakat pro aktif mencermati Daftar Calon Sementara (DCS) yang diajukan oleh partai politik sebagai bakal calon anggota legislatif. Menurut mereka, langkah ini sebagai wujud tanggungjawab publik terhadap terwujudnya pemimpin yang berkualitas.

R Ghafur Liputan Batam "Saya pikir, masyarakat perlu memberikan masukan terhadap Daftar Calon Sementara (DCS). Walau saat ini, ada beberapa partai enggan mempublikasikan jagoan mereka," ungkap Frans Simbolon, mantan anggota DPRD Batam. Masukan itu kata Frans tidak hanya, bersifat negatif, tapi termasuk rekam jejak positif para bacaleg perlu disampaikan ke masing-masing pengurus partai. Sehingga di masa perbaikan ini, partai bisa memutuskan DCS-nya sesuai kualifikasi bacaleg masing-masing. "Mumpung ada waktu, saya

17 Bacaleg Golkar dan Demokrat Tak Penuhi Syarat Ijazah JAKARTA (HK) — Entah tak memiliki ijazah atau belum menyerahkannya kepada KPU, sebanyak 14 orang bakal caleg dari Partai Golkar dan tiga dari Partai Demokrat tercatat tak penuhi persyaratan ijazah. Berdasar daftar kelengkapan berkas yang dipublikasikan KPU, Selasa (30/4), bakal caleg yang tak penuhi syarat ijazah itu tersebar di beberapa daerah pemilhan. KPU memberi tanda 'x' bagi bacaleg yang tak memenuhi syarat ijazah. Ijazah yang dimaksud sesuai Peraturan KPU 13/2013 paling rendah tamat SMA, Madrasah Aliyah, SMK, Madrasah Aliyah Kejuruan, atau pendidikan lain yang sederajat. Bacaleg dari Partai Gol-

CMYK

kar yang tidak memenuhi syarat ijazah ada 14. Yakni atas nama Shari Dewi Anggraeni dari Sumsel II nomor urut 7, Tintin Surtini dari Dapil Jakarta III nomor 7, Raha Bungawali Manji dari Jabar III nomor 7, MQ Iswara Jabar VI nomor 1, Adam Irham dari Jabar VII nomor 7, Adrian Kusnadi Jabar XI nomor 10, Sinta Dewi Nastiti Dapil Jateng II nomor 7, R.B. Kustriono Jati Dapil DI Yogyakarta nomor 6. Kemudian Linda L.A.N. Waseso dari Jatim VII nomor urut 3, Merry Sofia Anastassia Hendrya Lenggoe dari NTT II nomor 3, Edison Betaubun dari Maluku nomor 1, Dolfintje Katrina Bolloy dari Papua nomor 6, Chiquita Quireen Quireen dari Papua

14

nomor 9 dan France Djasman dari Papua nomor 10 Sementara dari Partai Demokrat terdapat 3 bacaleg. Yaitu Neny Rostiati Marsi dari Sumsel II nomor 3, Kevin A Th. Pitoy dari Jatim VI nomor 7, I Wayan Gunastra dari Nusa Tenggara Barat urut 2. Sebagaimana diketahui, KPU saat ini masih melakukan verifikasi terhadap 6.576 syarat bakal caleg dari tanggal 23 April sampai 6 Mei 2013. Hasil verifikasi akan disampaikan kepada partai politik tanggal 7-8 Mei 2013. Partai kemudian diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan tanggal 9-22 Mei 2013. Verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dilaksanakan dari 23 Mei sampai 29 Mei 2013. (dtc)

ajak masyarakat memberikan masukan," kata Frans. Hal yang sama juga disampaikan Joko Endang Gunawan, kalangan Forum Akademisi Batam. Menurut Joko, masyarakat sebenarnya bisa menggelar konvensi terhadap keberadaan DCS yang ada saat ini. Mereka perlu mendorong, siapa saja jagoan mereka yang dianggap layak dipilih pada pemilu nanti dari wilayah mereka. "Kan banyak calon nih. Masyarakat perlu mendorong mensosialisasikannya ke masyarakat dan menjaring suara mereka, siapa yang layak dipilih. Ini juga dalam rangka menimalisir transaksi politik antara bacaleg dengan elit

METRO NEWS

INPUT DATA — Salah seorang petugas Sekretariat KPU tengah meng-input data persyaratan caleg yang masih kurang. KPU akan melakukan verifikasi sampai tanggal 5 Mei mendatang. partai," kata Joko. Langkah konvensi ini menurut Joko cocok dilakukan dalam mempererat hubungan emosional calon dengan pemilihnya dan mengikat komitmen mereka untuk benar-benar konsisten memperjuang-

kan aspirasi dari daerah pemilihan mereka tersebut. "Saya pikir, ini sebuah wacana yang perlu ditangkap dengan bijak oleh segenap elemen masyarakat," katanya. Ketua DPC Partai Gerindra Batam, Iman Sutiawan

secara politis menyatakan, jika DCS partainya amanaman saja. Saat ini kata Iman, para bacaleg tengah melengkapi berkas yang kurang. Iman enggan disinggung apakah ada perubahan DCS atau tidak. ***

Proses Verifikasi Caleg Sudah 90% JAKARTA (HK)— KPU hingga hari ini masih memverifikasi berkas persyaratan calon anggota legislatif dari 12 partai politik. Proses verifikasi itu diperkirakan sudah rampung sebanyak 90 persen. "Verifikasi terhadap seluruh kandidat di seluruh dapil dan di seluruh partai hampir 90 persen, satu dua hari ini bisa kita selesaikan proses verifikasi berkas-berkas persyaratan para kandi-

dat dari 12 parpol," kata Komisioner KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (30/4). "Kemungkinan sekitar tanggal 5-6 Mei sudah akan membuat keputusan apakah partai dalam mengajukan calon sudah memenuhi syarat apa tidak," lanjutnya. Menurut Arief, diantara keterpenuhan syarat pengajuan calon yang dimaksud ad-

alah soal 30 persen keterwakilan perempuan di tiap dapil, dan keterpenuhan kuota 100 persen calon di Dapil."Kemudian apakah masing-masing kandidat telah memenuhi syarat calon yaitu berkenaan terpenuhinya syarat kandidat per orangan," ungkapnya. "Beberapa data, pertama ketidaklengkapan syarat yang diajukan oleh calon misal ada berkas BB1 sampai

BB 13 ada yang tercukupi ada yang tidak tercukupi. Kedua kita temukan beberapa kandidat dicalonkan di lebih dari satu dapil atau lebih dari satu parpol," imbuh Arief.Ia menuturkan untuk ketidakterpenuhan syarat pengajuan calon itu, maka tanggal 7-8 Mei akan diberitahukan kepada parpol dan parpol diberi kesempatan tanggal 9-22 Mei untuk melakukan perbaikan.(dtc)

PDIP Batasi Kroni Keluarga di Caleg JAKARTA (HK) — PDI Perjuangan merespons kritik masyarakat terkait kecenderungan nepotisme dalam penempatan calon anggota legislatif. PDIP membatasi kroni keluarga di daftar caleg. Pembatasan itu dituang-

kan dalam peraturan partai nomor 061 tahun 2013 dalam Pasal 29, yang menyebutkan larangan dengan sejumlah ketentuan. Aturan terkait pembatasan kroni keluarga di daftar caleg PDIP ini disampaikan Wasekjen Hasto

Kristianto, Selasa (30/4). Ada empat poin larangan yang diatur dalam peraturan ini antara lain: Pertama, Dalam satu keluarga yang terdiri dari orang tua, suami-isteri, anak, dilakukan pembatasan maksimum hanya 2

(dua) calon. Kedua, Suami-isteri dilarang untuk dicalonkan pada tingkatan yang sama dan daerah pemilihan yang sama. Larangan ini kemudian diperluas menjadi ketentuan etis yaitu satu saudara kandung kakak dan adik, disarankan untuk tidak dicalonkan pada tingkatan yang sama. Ketiga, orang tua, suamiisteri, anak, tidak boleh sama-sama dicalonkan sebagai anggota legislatif dari partai yang berbeda. Keempat dalam hal suami-isteri dicalonkan pada tingkatan yang berbeda, maka proses pencalonannya dilakukan karena memenuhi kualifikasi sebagai calon anggota legislatif, bukan karena status hubungan suami-isteri. Namun PDI Perjuangan menyadari bahwa basis rekrutmen partai salah satu jalur rekrutmen memang berasal dari keluarga. "Survei yang dilakukan internal PDI Perjuangan menunjukkan bahwa lebih dari 78 persen responden internal partai bergabung ke PDI Perjuangan karena menyatukan diri dengan ide, gagasan dan perjuangan Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto.(dtc) Editor: Ghafur, Layout: Novrizal


Pendidikan Ditemukan Vaksin Malaria BRISBANE (HK) — Para peneliti Australia telah berhasil mengembangkan vaksin yang bisa memerangi semua jenis malaria. para ilmuwan di Institut Walter and Eliza Hall di Melbourne dan Institut Penelitian Medis Queensland berhasil memodifikasi satu jenis strain dari parasit malaria guna

mengembangkan vaksin tersebut, Selasa (30/4). Uji klinis akan dilakukan di Australia menjelang akhir tahun 2013. Peneliti utama proyek ini, Prof Louis Schofield, mengatakan, vaksin malaria sebelumnya dikembangkan dengan mengambil protein atau DNA dari pa-

rasit malaria, sehingga hanya efektif untuk mencegah malaria jenis itu saja. "Bila kita menggunakan seluruh organisme, maka besar kemungkinan semua protein akan berada di sana, sehingga kita bisa menciptakan kekebalan yang bisa menyerang semua sasaran, dan

15

Rabu, 1 Mei 2013

akan lebih efektif melawan berulangnya infeksi," kata Prof Schofield. Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L Sastra Wijaya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, malaria membunuh sekitar 700.000 orang setiap tahunnya.

Namun, Prof Schofield mengatakan, suatu saat

"Saya kira kita memang memerlukan alat baru, dan saya kira ada kesepakatan bahwa vaksin adalah alat yang diperlukan bila kita hendak memberantas malaria," kata Prof Schofield. "Namun, waktunya akan tiba. Masalahnya tinggal berapa lama lagi. Saya menduga masih perlu waktu beberapa dekade," demikian kata Prof Schofield. (kcm)

nanti, malaria akan bisa diberantas habis.

Hasil Investigasi UN Diumumkan JAKARTA (HK) — Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyelesaikan investigasi ujian nasional (UN) yang sempat kisruh. Pihak Inspektorat berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh segera memaparkan ke publik apa saja hasil investigasi dan rekomendasi terkait UN. Inspektur Jenderal Kemdikbud, Haryono Umar mengatakan bahwa hasil tersebut sudah diserahkan kepada Mendikbud untuk didalami agar dapat mengambil langkah yang tepat. Sehingga

kejadian serupa terkait UN tidak terulang kembali. Pasalnya, kisruh UN yang terjadi beberapa waktu lalu cukup merugikan berbagai pihak, khususnya anak-anak peserta UN.

"Kami berharap hari ini dapat segera diumumkan. Jadi, publik tidak perlu bertanya-tanya lagi apa yang menjadi penyebab kacaunya UN. Tapi, Menteri juga sedang mempelajari apa yang kami berikan," kata Haryono Selasa (30/4). Ada oknum Ia menjelaskan bahwa, dalam hasil investigasi tersebut dipaparkan berbagai rekomendasi terkait kredibilitas UN dan legitimasinya, perbaikan manajerial di lingkungan Kemdikbud, dan hubungan UN dengan kurikulum baru yang rencananya

diterapkan pada Juli mendatang. "Yang pasti kami jelaskan fakta apa saja yang terjadi, kemudian kami berikan rekomendasi," jelas Haryono. Dalam rekomendasi tersebut, ternyata juga terdapat poin oknum yang harus kena sanksi dan bertanggung jawab atas keterlambatan dan penundaan UN di 11 provinsi beberapa waktu lalu. Ditambah lagi, berbagai masalah yang juga dialami daerah lain seperti soal tertukar atau lembar jawaban yang buruk. "Tentu ada yang harus

kena sanksi. Oknumnya ada yang dari internal dan ada juga yang dari eksternal," tandasnya. Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh di sela acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional di Gedung Menara Bidakara, Jakarta, Selasa (30/4) siang mengatakan bahwa, ia akan melaporkan hasil investigasi tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum menyampaikannya kepada publik. "Etikanya sebelum saya sampaikan ke publik, saya

harus lapor dulu ke Presiden. Kalau bisa hari ini (melapor), ya, hari ini. Kalau tidak bisa, ya, besok," kata Nuh. Nuh mengatakan, investigasi yang dilakukan oleh tim internal terkait wilayah pengadaan, pelaksanaan, dan percetakan bahan ujian. Namun, lantaran belum melaporkan ke Presiden, Nuh tak mau berkomentar terkait hasil investigasi. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta hasil investigasi pihak Kemdiknas sebagai bahan evaluasi. Jika ditemukan ada

pelanggaran, kata Presiden, harus diberikan sanksi. Seperti diketahui, Pelaksanaan UN SMA/SMK sederajat di 11 provinsi ditunda selama tiga hari karena ada masalah teknis di salah satu dari lima percetakan pemenang tender. Provinsi yang mengalami penundaan itu adalah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. (kcm)

ANTARA

PAMERAN TELEMATIKA — Dirjen IUBTT Budi Darmadi didampingi Direktur Industri Elektronika dan Telematika C Triharso mendengarkan penjelasan Ketua Aperlindo, John Manopo saat meninjau stan Asosiasi Perlampuan pada Pameran Produk Industri Elektronika dan Telematika di Plasa Pameran Industri Kementerian Perindustrian Jakarta, Selasa (30/4).

Pelajar Indonesia Raih Diana Award LONDON (HK) — Pelajar Indonesia, Christy Zakarias, mendapat penghargaan Diana Award 2013 karena dinilai telah berhasil memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitarnya. Dikatakan Pensosbud KBRI London Heni Hamidah, Selasa (30/4) bahwa, penghargaan tersebut diserahkan Direktur Eksekutif Yayasan Diana Award kepada Duta Besar RI di London TM Hamzah Thayeb. Menurut Heni, sertifikat penghargaan Diana Award yang ditandatangani Perdana Meteri David Cameron itu akan diserahkan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta kepada Christy Zakarias. Pelajar SMAN 1 Tangerang yang baru berusia 14 tahun itu dinominasikan oleh Global Issues Network Indonesia setelah melalui tahap penilaian yang dilakukan secara online oleh Yayasan Diana Award. Kontribusi positif yang dilakukan Christy Zakarias adalah dengan memberikan kursus Bahasa Inggris secara gratis kepada anak-anak sekolah dasar di lingkungannya.

Upaya tersebut sebetulnya telah dimulai Christy Zakarias sejak ia masih menjadi siswi kelas 3 SMP Sinarmas World Academy, Tangerang. Tergerak oleh kepedulian sosialnya terhadap para pengemis jalanan dan anakanak yang tidak mampu bersekolah, Christy Zakarias bersama temannya mendirikan organisasi Riveria. Riveria bertujuan mengajarkan Bahasa Inggris secara gratis untuk anak-anak yang kurang mampu yang tinggal di Kampung Lengkong di bantaran Sungai Cisadane, Tangerang. Penghargaan Diana Award mulai diberikan pada tahun 1999 sebagai penghargaan kepada kalangan muda berusia 9 - 18 tahun yang memberikan kontribusi positif kepada komunitas di lingkungannya maupun di dunia internasional. Sampai saat ini terdapat 150 orang peraih Diana Award yang tersebar di seluruh dunia dengan prestasi yang beragam. Christy Zakarias merupakan peraih Diana Award pertama dari Indonesia. (ant)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Apsek, Layout: Mulia Aditya


CMYK

Rabu, 1 Mei 2013

KETUA TP PKK Kota Tanjungpinang, Weni Lis Darmansyah.

WAKIL Ketua I TP PKK Kota Tanjungpinang, Juariah Syahrul.

KETUA MUI Kota Tanjungpinang, Bambang Muryono.

16

HJ Weni Lis Darmansyah dan Juariah Syahrul foto bersama pengurus TP PKK dan undangan.

Penempatan Gedung Sekretariat TP PKK TPi TANJUNGPINANG (HK) — Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang melakukan acara syukuran penempatan Kantor Sekretariat TP PKK Kota Tanjungpinang yang baru di Gedung Wanita Tun Fatima. Acara syukuran diadakan di kantor sekretariat yang berada di komplek perkantoran Walikota Tanjungpinang, di Senggarang, Kamis (25/4). Dihadiri oleh ketua TP PKK Tanjungpinang, Weni Lis Darmansyah, Wakil Ketua I TP PKK Tanjungpinang, Juriah Syahrul, Ketua MUI Tanjungpinang, Bambang Muryono, angota TP PKK

Tanjungpinang dan undangan. Dalam sambutannya, Weni Lis Dharmansayah mengatakan, seyogyanya kegiatan TP PKK Tanjungpinang akan dipusatkan di gedung baru yang diresmikan oleh Walikota Suryatati A Manan, beberapa waktu silam. Acara kali ini,lanjutnya, merupakan bentuk rasa syukur guna memulai berbagai kegiatan di gedung yang baru tersebut. “Insya Allah akan dibuat kegiatan Ibu-Ibu TP PKK disini dan seterusnya,” katanya. Dikatakan Weni, dalam waktu dekat pihaknya memiliki agenda

WENI Lis Darmansyah didampingi Juariah Syahrul, memotong tumpeng.

penanaman bunga yang akan ditanam di depan gedung yang cukup luas, agar pohon yang usang bersemi kembali. “Salah satu (agenda TP PKK), menanam bunga daur ulang. Pohon yang telah usang dicabut. lalu diganti dengan yang baru,” katanya. Hadir dalam kesempatan ter sebut, anggota BKMT, GOW, Darmawanita Korpri dan para istri Camat, Lurah, dan staf Pemko Tanjungpinang. Dalam kesempatan itu juga, Weni mengingatkan agar ibu-ibu Camat segera melengkapi data para anggota TP

PKK di setiap kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang. Para undangan yang hadir membacakan ayat suci Al Qur’an serta siraman rohani. Ustad Bambang Muryono dalam tausiyah yang berpesan kepada TP PKK Tanjungpinang, agar meningkatkan karya untuk membangun negeri. Hindari perpecahan di antara masyarakat. Acara diakhiri dengan pembacaan doa, Foto dan Narasi : Rusmadi /Andri

JUARIAH Syahrul menyuapkan tumpeng kepada Weni Lis Darmansyah.

SHOLAT Zuhur berjamaah bersama Bambang Muryono.

SYUKURAN penempatan Gedung Wanita Tun Fatimah sebagai Kantor Sekretariat TP PKK Kota Tanjungpinang.

Mcdermott dan Viska Juara I PBVSI Cup Batam

RUDI SE bersama tamu undangan.

WAKIL Walikota Batam Rudi SE menyerahkan piala bergilir putra kepada tim Mc Dermot.

BATAM (HK ) — Tim putra McDermott dan Tim putri Viska Batam memegang tiket untuk mengikuti Haluan Kepri Volleyball Open Tournament 7 Batam International III 2013. Kedua tim tersebut berhak menjadi peserta turnamen Haluan Kepri Cup, usai menjadi juara dalam ajang Persatuan Bola Voli

Indonesia (PBVSI) Cup 2013 di lapangan bola voli Tiban BTN, Batam, Minggu (28/4) malam. Di babak final, Tim McDermott berhasil mengalahkan Tim PGRI. Sedangkan Tim Viska Batam menaklukkan Tim Vargas dalam laga puncak yang seru dan menarik. Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Batam Rudi SE, Kepala

Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin, Kepala Dinas Tata Kota Gintoyono, Anggota DPRD Kota Batam Yunus dan tidak ketinggalan Pimpinan redaksi Haluan Kepri Rinaldy Samjaya, turut hadir menyaksikan partai final PBVSI Cup 2013. Narasi dan Foto : Dermawan

WAKIL Ketua DPRD Kota Batam Zainal Abidin menyerahkan piala juara III Putri.

TIM PGRI VS Mc Dermott saat pertandingan final.

PEMRED Haluan Kepri Rinaldy Sanjaya menyerahkan piala pemain terfavorit.

KETUA Harian PBVSI Kota Batam Yun Wahyudi menyerahkan piala juara I putri.

KAKANPORA Batam Raja Azmansyah menyerahkan piala juara II Putri.

TOKOH masyarakat Rahmansyah menyerahkan piala juara IV Putra.

CMYK

Editor: Apsek , Layouter: M Fahrullazi


C M Y K Rabu, 1 Mei 2013

17

Penambangan Sei Timun Ilegal TANJUNGPINANG (HK) — Aktivitas penambangan bauksit di Sei Timun, di samping Kantor Komando Resort Militer (Korem) 033 Wira Pratama Tanjungpinang, dipastikan ilegal. Hal itu lantaran para pekerja tambang berasal dari subcon perusahaan yang tidak mengantongi izin. Rudi Yandri Liputan Tanjungpinang Dalam penelusuran Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang, diketahui ada dua anak perusahaan pertambangan (subcon) yang beroperasi di lokasi Lis tersebut. Kedua subcon tersebut adalah milik PT Alam Indah Purnama Panjang (AIPP) dan pengusaha bernama Along. Dari keduanya, subcon milik Along dinyatakan tidak mengantongi izin alias ilegal. “Informasi terbaru yang kita peroleh sampai saat ini begitu. Jadi, hanya satu subcon yang kita nyatakan ilegal adalah milik pengusaha

bernama Along. Maka itu, untuk sementara aktivitas mereka sudah kita hentikan dan kita minta segera diurus izinnya terlebih dahulu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kehutanan Energi dan SDM Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang Zulhidayat, Selasa (30/4) Sementara, subcon satu lagi merupakan anak perusahaan tambang bauksit resmi yang beroperasi di kawasan Izin Usaha Tambang PT AIPP di kawasan Sei Timun. Kendati demikian, PT AIPP telah berjanji akan memperbaiki akses jalan raya yang rusak akibat dilalui dumptruk pe-

TANJUNGPINANG (HK) — Jembatan Engku Hamidah 1 atau Jembatan Gugus di Sei Carang direncanakan akan dilengkapi dengan taman taman kota. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang telah melarang masyarakat yang akan mendirikan bangunan di sekitar jembatan. Jembatan merupakan kesatuan dari jalan dan sesuai dengan UU Nomor 33 tahun

2014 tentang jalan. Di dalamnya menyebutkan, bahJembatan Gugus Hal 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

TAMAN KOTA — Jembatan Gugus di Sei Carang Tanjungpinang terus dipercantik dengan akan dibangunnya taman kota di sisi bawah jembatan. Kepala Dinas PU Kota Tanjungpinang Robet Pasaribu berdiskusi dengan wartawan saat meninjau lokasi pembangunan taman, Selasa (30/4).

Penambangan Sei Timun Hal 18

Deno Ramond Karyawan Yayasan Bentan Serumpun

Kenangan Masa Lalu NIKMATI masa lalu sebagai kenangan, namun jangan tergantung pada masa lalu. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini, sebab perbuatan kita saat inilah yang menentukan masa depan. Hal itulah yang dipegang pria Kelahiran Tanjungpinang, 8 November 1989 ini. Dia menjadikan kenangan masa lalu itu sebagai bagian dari pembelajaran hidup untuk bekal masa mendatang. “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu karena itu sudah berlalu tapi percayalah kalau sesuatu yang baru yang lebih baik sedang diproses,” kata bapak satu orang anak ini. Hal itu dibuktikannya, dalam kehidupan yang ia jalani saat ini. Kenangan manis di masa lalu bisa bikin seseorang jadi membanding-bandingkan, mengeluh dan sulit menerima kenyataan. Kenangan pahit bisa bikin seseorang jadi getir, hilang kepercayaan diri, goyah iman dan takut melangkah. Kenangan Masa Hal 18

CMYK

Jembatan Gugus Akan Dilengkapi Taman

1.044 Petugas Sensus Pemko Layangkan Surat Teguran Bangunan Tanpa IMB Pertanian Dilepas TANJUNGPINANG (HK) — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri melepas 1.044 petugas sensus pertanian tahun 2013. Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda pengenal serta pemasangan topi dan baju rompi kepada petugas sensus yang dilakukan di Kantor BPS Tanjungpinang, Selasa (30/4). Kepala BPS Provinsi Kepri, Dumangar Hutauruk mengatakan, pelepasan petugas sensus pertanian ini 1.044 Petugas Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Pemko Tanjungpinang sudah melayangkan surat teguran pertama kepada seluruh pengembang kawasan perumahan dan pertokoan di daerah ini. Dalam surat itu, pe-

ngembang diminta segera membongkar bangunan yang telah menyalahi aturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Apabila tidak diacuhkan surat teguran tersebut hingga sampai tiga kali, tim terpadu yang telah di bentuk pemerintah bakal membongkar pak-

sa. Sejauh ini, berdasar survei tim, ada ratusan bangunan yang berdiri tanpa IMB termasuk juga yang melanggar izin yang diberikan tersebut. “Tengah diinventarisir, baru selesei di dua kecamatan Pemko Layangkan Hal 18

PNS Harus Tingkatkan Kompetensi TANJUNGPINANG (HK) — Disiplin pegawai negeri sipil (PNS) merupakan masalah serus yang perlu ditangani dengan serius pula. Tindakan indisipliner selalu berdampak terhadap menurunnya pelayanan terhadap publik dan melemahnya sistem penyerapan anggaran setiap tahun berjalan. SUTANA/HALUAN KEPRI

KEPALA BPS Provinsi Kepri, Dumangar Hutauruk melepas petugas sensus pertanian tahun 2013 di Kantor BPS Tanjungpinang, Selasa (30/4).

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Suhajar Diantoro MSi di hadapan selu-

ruh pegawai di lingkungan Pemprov Kepri saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Kepri di Dompak.

“Masalah disiplin ini perlu saya tingkatkan terus, karena ini penting. Setiap kita harus selalu meni n g k a t k a n Suhajar disiplin dalam bekerja,” ujar Suahajar. Di samping masalah disiPNS Harus Hal 18

Editor: Yuri, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

kemdalikan diri kita. “Menikmati hidup memang harus tapi jangan terbuai santai,” ungkapnya. Pria yang bekerja di bidang penanganan bahaya HIV/AIDS ini dikenal disip-

Pemko Layangkan saja. Lantaran petugas kita memerlukan waktu untuk menginventarisis semua bangunan berdiri tanpa IMB di seluruh kecamatan, deadline seminggu yang kita berikan diperpanjang. Apabila sudah tuntas, kita berikan imbauan dengan menyurati mereka selam tiga kali. Kalau tidak di patuhi, kita evaluasi dan baru kita bongkar paksa,” kata Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Selasa (30/4). Informasi sementara dari tim terpadu, kata Lis, banyak ditemukan bangunan yang mengantongi IMB telah menyalahi aturah. Bahkan ada juga bangunan yang sudah berdiri tapi tidak mengantongi IMB. Diperparah lagi, tidak adanya ruang terbuka hijau di kawasan yang dibangun pengembang termasuk drainase. Kondisi itu membuat kawasan tersebut rawan banjir. “Ini data sementara dari tim terpadu dan pihak pengembang kawasan perumahan dan pertokoan itu sudah kita berikan surat teguran pertama. Yang pasti, kita menunggu waktu saja. Apabila tidak dipatuhi dan dibongkar segera serta dibuatkan

ruang terbuka hijau dan drainase, kita tidak segan-segan membongkarnya,” tegasnya. Sebelumnya diberitakan, ratusan bangunan di antaranya perumahan dan rumah toko (ruko) terancam dibongkar. Bangunan-bangunan itu disinyalir tidak mengantongi IMB. “Tenggat waktu yang kita berikan adalah satu minggu ke depan. Maka itu, saya tegaskan bagi seluruh bangunanbangunan yang tak memiliki izin atau melanggar izin yang diberikan, untuk segera menindaklanjuti dengan mengurusnya dan membongkar sendiri bangunan yang tak sesuai izinnya itu,” kata Lis Darmansyah, Jumat (19/4) lalu. Disebutkan, Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BP2T) Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Badan Lingkungan Hidup (BLH) tengah melakukan inventarisir data seluruh bangunan yang ada di kota ini. Bangunan yang berjumlah ratusan unit yang tersebar di sejumlah kawasan disinyalir dibangun tidak sesuai dengan IMB yang diberikan. “Inventarisir data itu bukan hanya bangunan yang telah mengantongi izin saja, yang tidak mengantongi izin-

Manfaat dan Khasiat Ketepeng Cina

TANJUNGPINANG (HK) — Ketepeng cina atau daun kupang merupakan jenis perdu yang Dari Halaman 17 besar dan banyak tumbuh secara liar di pun didata oleh tim terpadu. tempat-tempat yang lembab. Kini tumbuhan Yang sudah dapat izin masih ini sering dipelihara sebagai perindang banyak yang tidak melaksanakan izinnya, seperti mem- halaman rumah dan gedung. bangun wilayah penghijauan dan saluran air atau drainase,” ungkap Lis. Pemko Tanjungpinang, sambung Lis, saat ini tengah mempelajari langkah hukum untuk menindaklanjuti tindakan perobohan seluruh bangunan yang telah melanggar aturan tersebut. “Banyak kita temukan di lapangan, bahwasanya seperti ruko yang sesuai IMB akan dibangun 10 unit tapi di lapangan ternyata dibangun 15 unit. Tapi sebelum dibongkar kita akan berikan teguran secara persuasif dulu. Nanti jika tidak ada respon, baru kita tindak tegas,” kata Lis. Pantauan di lapangan, maraknya pembangunan perumahan dan pusat pertokoan terjadi di kawasan Tanjungpinang Timur, tepatnya di wilayah Jalan DI Panjaitan KM 7, KM 8, KM 9, KM 10, KM 11 hingga Jalan Ganet di KM 12. Wilayah Jalan Raya ke arah Tanjunguban dan Batu 8 Atas juga marak pembangunan serupa. (yan)

“Kita juga berharap kepada petani atau pengusaha, masyarakat untuk memberikan data yang sebenarnya karena data ini akan menjadi potret dari pada kondisi pertanian kita. Selain itu bila masyarakat menemukan atau mendapati petugas kita di lapangan yang kurang baik atau melakukan perbuatan yang aneh, agar segera melaporkan ke BPS agar bisa ditindak,” ucapnya. Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Ahmadini menambahkan, petugas sensus di Tanjungpinang berjumlah 68 petugas. “Tujuan dari pelaksanaan sensus ini, adalah untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap sehingga diperoleh gambaran yang jelas tentang pertanian secara nasional. Dan khusus di Tanjungpinang akan menjadi kerangka sempel yang akan dijadikan landasan pengambilan sempel untuk survei pertanian,” katanya. Kata Ahmadini, dari sensus pertanian ini akan diper-

oleh berbagai informasi tentang populasi usaha pertanian di Tanjungpinang. “Komoditi yang akan di data terdiri dari, sayuran, buah-buahan, tanaman hias, tanaman obat, perkebunan, peternakan, perikanan serta kehutanan. Selain itu pendataan penguasaan dan pengusahaan lahan,” ungkapnya. Ditambahkan Ahmadini, sosialisasi ini telah disampaikan melalui media dan juga pemerintahan daerah baik melaui dinas terkait, camat, lurah dan juga di kalangan swasta dan juga masyarakat petani serta melakukan sosialisasi kepada kelompok petani di Tanjungpinang. “Kita juga mengharapkan kepada masyarakat untuk aktif membantu mensukseskan sensus pertanian ini. Dengan memberikan jawaban yang benar kepada petugas nantinya data tersebut dapat dipergunakan untuk perencanaan pembangunan pertanian oleh berbagai pihak yang bermanfaat untuk masyarakat petani,” katanya. (sut)

bahkan tidak hanya untuk pegawai, untuk masyarakat umum juga tersedia. “Saya melihat memang masih kurang sekali, padahal ini kesempatan untuk meningkatkan kompetensi diri. Ada kesempatan ke Jer-

man dan sebagainya. Sebagai informasi sedikit, Toefl untuk di luar negeri minimal kreditnya 650, sedangkan untuk di dalam negeri 450. kalau anda benar-benar berminat, bisa anda kejar dari sekarang,” ujarnya. (sut)

Dari Halaman 17

PNS Harus plin, Suhajar juga mengingatkan agar para PNS selalu meningkatkan kompetensinya dengan program-program pendidikan yang mendukung. Dengan tujuan agar para pegawai memiliki minat belajar yang tinggi, serta jeli memanfaatkan kesempatan program izin belajar dan tugas belajar yang disediakan baik oleh pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat. “Belajar terus serta tingkatkan kompetensi diri. Belajar jangan terhalang umur. Anda yang sekarang masih S1, sekolah lagi ambil S2. Begitu juga yang S2 agar segera ambil program doktor. Ini penting dilakukan dari sekarang oleh kita semua, agar anda semua tidak menyesal nanti pada waktunya,” ujar Suhajar. Kata Suhajar, saat ini sedikit sekali minat belajar pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang jeli dan mau memanfaatkan kesempatan yang terbuka lebar dalam hal izin dan tugas belajar ini. Baik belajar di dalam maupun di luar negeri. Padahal hal itu terbuka bagi siapa saja.

lin dalam menjalankan tugasnya. Selain, mendata masyarakat , bersama timnya juga aktif melakukan sosialisasi bahaya seks bebas karena rentan dengan penularan HIV/AIDS. (cw72)

Dari Halaman 17

1.044 Petugas dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia ini. Sensus akan dilakukan mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2013. “Petugas sesnus pertanian di Kepri berjumlah 1.044 petugas. Untuk di Kepri dibuka oleh Gubernur Kepri HM Sani melalui dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Tanjungpinang pagi tadi (kemarin),” jelasnya. Dumangar berpesan kepada seluruh anggota sensus agar bekerja dengan baik dan harus benar-benar melaksanakan tanggung jawab yang telah diberikan. “Kita berharap kepada seluruh petugas sensus pertanian di Kepri agar melaksanakan tugas dengan benar dan bertanggung jawab dengan hasil pendataan tersebut. Sebenarnya sensus ini telah dilakukan dari dulu, namun karena di Kepri ini baru terbentuk provinsinya maka baru pertama kali dilakukan,” jelas Dumangar. Para petani diminta menerima petugas sensus yang akan mendata.

18

Dari Halaman 17

Kenangan Masa Banyak hal yang ia perjuangkan dalam pekerjaan hingga dalam rumah tangga yang dibangunnya sejak tahun 2009 silam. Memang terkadang selalu ada benturan, saat itu lah kita bisa

Rabu, 1 Mei 2013

Ketepeng cina atau sering disebut sebagai Ketepeng Kerbau mempunyai ukuran daun besar-besar dengan bentuk bulat telur yang letaknya berhadaphadapan satu sama lain dan terurai lewat ranting daun (bersirip genap). Bunga ketepeng cina mempunyai mahkota yang pada bagian bawahnya berwarna kuning dan ujung kuncup pada tandan berwarna coklat muda. Buahnya berupa buah polong yang bersayap dan pipih berwarna hitam. Ketepeng cina tumbuh subur pada dataran rendah sampai ketinggian 1400 meter di atas

permukaan laut. Ketepeng cina memiliki rasa pedas dan bersifat hangat. Manfaat yang dimiliki oleh ketepeng cina di antaranya sebagai pencahar, obat cacing, penghilang gatal-gatal, dan obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. Pengobatan tradisional Tionghoa adalah praktik pengobatan tradisional yang dilakukan di Cina dan telah berkembang selama beberapa ribu tahun, termasuk pengobatan herbal, seperti ketepeng cina tersebut dan masih banyak lagi. Bahkan, bahan penyembu-

han tertua dalam sejarah telah ditemukan di Cina, di mana makam seorang bangsawan Han ditemukan untuk menyimpan data medis yang ditulis pada gulungan sutra. Gulungan sutra berisi daftar 247 tumbuh-tumbuhan dan bahan-bahan yang digunakan dalam menyembuhkan penyakit.

NET

TANAMAN Ketepeng Cina.

Dari Halaman 17

Jembatan Gugus wa jembatan harus bebas dari bangunan paling minim jaraknya 100 meter baik dari hulu dan hilir sisi jembatan, sebab jalan merupakan bagian dari jalan. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas PU Kota Tanjungpinang, Robet Pasaribu, saat meninjau di Jembatan Engku Hamidah 1 Tanjungpinang, Selasa (30/4). “Jembatan ini akan ditata kembali di bagian bawah pinggir kanan kiri jembatan, kedepan nantinya akan dijadikan taman kota. Sehingga dari sekarang perlu pembenahan lagi untuk menjadikan taman kota tersebut,” jelasnya.

Kata Robert, lokasi kiri kanan jembatan perlu perluasan dan akan dilakukan pembebasan lahan. Sehingga lokasinya bila telah ajadi taman akan bisa banyak menmpung masyarakat yang akan berkunjung atau akan berekreasi jembatan ini. “Jembatan ini sangat setrategis letaknya, selain dekat dengan Kota Rebah yang merupakan ikon pariwisata di Tanjungpinang juga dekat dengan pemakaman Daeng Celak dan lainnya sebagai wisata ziarah selain di Penyengat. Oleh karena pemerintah melarang masyarakat mendirikan bangunan dikiri kanan jembatan,” katanya.

Robet juga mengatakan, sekarang banyak masyarakat bila sore hari yang sengaja menikmati suasana senja dan memarkir kendaraanya di atas jembatan sehingga akan mempengaruhi beban dari jembatan tersebut. “Akan membahayakan dari jembatan itu sendiri, bila kendaraan parkir di atas jembatan, karena kendaraan tersebut jadi beban mati dan akan mempercepat usia dari jembatan. Selain itu dari kenyamanan pengguna jalan juga terganggu dan bisa menimbulkan kecelakaan karena bahu jalan menyempit,” ujarnya. Robert menjelaskan, masih ada perencanaan lain un-

tuk menjadikannya salah satu lokasi wisata. Yaitu dengan membangun pylon di sisi jembatan. Pylon ini berupa menara kecil yang didalamnya terdapat pos penjaga dan tersedia juga toilet bagi yang berkunjung. “Sehingga jembatan tersebut akan berubah total nantinya. Tepi laut di bawah jembatan akan dibangun tembok pengaman. Dan jika ada masyarakat yang akan memancing, bisa di atas tembok tanpa harus turun ke laut. Di sekelilingnya dijadikan tempat bermain dan jelas biula sudah ramai nantinya pedagang makanan serta minuman juga ada,” ujarnya. (sut)

Dari Halaman 17

Penambangan Sei Timun ngangkut bauksit milik perusahaan resmi tersebut. “Mereka siap perbaiki jalan yang rusak di sana akibat dilalui dumptruk milik subcon tersebut. Koordinator lapangan subcon yang bekerjasama dengan PT AIPP itu bernama Yusri Sabri. Khusus untuk Along, selain kita minta diurus izinnya, kita akan melakukan pengecekan, apabila terdapat bukti pelanggaran pidana, maka akan kita koordinasikan dengan tim penyidik (Polres Tanjungpinang) kembali,” ujar Zulhidayat. Subcon milik PT AIPP, Zulhidayat mengatakan, sudah diizinkan beroperasi kembali. Karena, semua dokumen izin resmi sudah ditunjukkan dan dicek kebenarannya. “Mereka tidak kita hentikan dan bisa beroperasi lagi, karena IUP-nya tidak ada masalah. Tapi khusus buat Along kita hentikan sampai mereka mengajukan permohonan izin. Apabila tidak, akan kita berikan teguran,” katanya. Di tempat terpisah, Walikota Tanjungpinang Lis

Pengobatan tersebut dipercaya bahwa segala proses dalam tubuh manusia berhubungan dan berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, penyakit disebabkan oleh ketidakharmonisan antara lingkungan di dalam dan di luar tubuh seseorang. (cw72)

Darmansyah mengaku sudah menerima informasi dari Dinas KP2KE terkait masalah ini. Dia menegaskan, seluruh perusahaan pertambangan di daerah ini agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Apabila ada yang melanggar serta melakukan aksi tambang bauksit ilegal maupun menyalahi IUP yang diberikan, kata Lis, maka pemerintah tidak segan-segan memeberikan tindakan tegas bahkan mencabut IUP yang diberikan. “Di Sei Timun itu ada dua subcon yang beroperasi. Subcon milik Along ternyata tak mengantongi izin. Sebelumnya juga perusahaan tambang milik Along bernama PT Pipo juga sedang bermasalah lantaran menunggak pajaknya. Kita minta semua perusahaan mengikuti aturan prosedurlah,” kata Lis. Terpisah, Koordinator Lapangan subcon PT AIPP Yusri Sabri menerangkan, lokasi di bawah Korem 033 Wira Pratama di Sei Timun dekat kolam, masuk pada blok II IUP AIPP dan ada le-

galitas dokumen resmi yang telah dikantongi. “Kami memiliki izin resmi. Jadi, tidak ada masalah lagi,” ujarnya. Sementara itu, Kasatlantas Polres Tanjungpinang AKP Dandung P Wibowo menegaskan, bahwa jajaran anggota Satlantas tidak pernah ikut terlibat dalam penggerebekan di kawasan penambangan Sei Timun. Kata dia, pihaknya hanya mengamankan dumptruk yang disita Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang. “Kami tidak terlibat dalam penggerebekan kemaren itu. Yang gerebek itu Dinas KP2KE, Satpol PP dan Dishubkominfo. Kami tak masuk dalam tim pengawas pemerintah. Mohon ralat ini dimuatkan,” ujar Dandung. Sebelumnya diberitakan, belasan pekerja tambang bauksit diduga ilegal di kawasan Sei Timun persis di samping Kantor Komando Resort Militer (Korem) 033 Wira Pratama Tanjungpinang lari

terbirit-birit saat digerebek Tim Pengawas Gabungan, Senin (29/4) pukul 12.15 WIB. Dalam penggerebekan tersebut, Tim Pengawas yang terdiri dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tanjungpinang berhasil menyita sejumlah truk pengangkut biji bauksit di lokasi penambangan. Salah seorang warga yang melihat penggerebekan itu menceritakan, sewaktu digerebek, belasan pekerja yang terdiri dari supir truk dan alat berat kobe serta lainnya lari berhamburan karena takut ditangkap. “Penggerebekan tadi seperti film di televisi. Anggota Satpol PP bersama instasi terkait dengan menggunakan sarana pengeras suara berteriak meminta pekerjaan yang mereka lakukan segera dihentikan. Petugas juga minta mereka menunjukkan dokumen resmi atas pekerjaan yang mereka lakukan itu,” katanya. ***


CMYK

Bintan

Rabu, 1 Mei 2013 Sabtu, 2 Maret

19

Kasus Lahan, 15 Warga Ditahan Polisi BINTAN (HK) — Sebanyak 15 warga ditahan Polres Bintan, Sabtu (27/4) lalu. Mereka diduga melakukan penyerobotan lahan seluas 4 hektar di Km 22,5 Kelurahan Seilekop, Kecamatan Bintan Timur. Namun kasus ini baru diekspos polisi, kemarin. Rofik Liputan Bintan

Ke-15 warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial LB (47), ABD (35), AM (38), TP (28), PM (39), IN (24), SN (44), JS (28), NG (55), RJ (38), SJ (24), SM (23), GN (28), RS (19) dan TG (32).

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Reonald T Simanjuntak, SIK mengatakan kasus dugaan penyerobotan lahan ini berawal dari laporan Salikun, warga Kijang Bintan Timur. Salikun mengaku lahannya diserobot tersangka LB. Kemudian LB yang mengaku pemilik lahan

tersebut memerintahkan 14 orang lainnya untuk menggarap lahan itu sejak awal Maret 2013 lalu. Namun saat diminta bukti kepemilikan lahan, ternyata mereka tidak bisa menunjukkan surat atau keabsahan tanah. Sementara Salikun memiliki surat atas tanah tersebut. "LB mengaku lahan tersebut warisan dari keluarganya dan memerintahkan 14 orang lainnya untuk menggarapnya. Ternyata, LB tidak bisa menunjukkan keabsahan surat tanah yang sudah mereka garap tersebut," ungkap, Reonald, kemarin.***

ROFIK / HALUAN KEPRI

PELATIHAN KEWIRAUSAHAWAN — Peserta pelatihan kewirausahawan sedang menyimak pemaparan dari narasumber. Pelatihan ini diselenggarakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bintan di Hermes Agro, kemarin Selasa (30/4).

Jumlah Wirausahawan Masih Rendah BINTAN (HK) — Jumlah wirausahawan di Indonesia masih belum mencapai titik ideal atau cukup rendah. Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Lamidi mengatakan hal itu pada pembukaan training mendorong spirit Entrepreneurship pemuda Bintan yang digelar Selasa-Rabu (30 April- 1 Mei) di Hermes Agro Resort Gunung Kijang. Menurut Lamidi belum cukup idealnya jumlah wirausahawan dibuktikan deng-

CMYK

an data dari kementerian perdagangan bahwa angka wirausahawan baru mencapai 1,2 persen dari penduduk Indonesia atau sekitar 2,7 juta penduduk. Sementara seharusnya angka idealnya adalah 2 persen. "Jika angka wirausahawan semakin meningkat maka pergerakan dan pertumbuhan ekonomi akan semakin baik. Ini juga akan berdampak pada pembangunan dan kemajuan ekonomi Indonesia," terang Lamidi.

Dalam training yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan perindustrian Bintan dihadirkan nara sumber dari Batam Entrepreneur School, Lisa Anggraeni. Menurut Lisa, peluang usaha sangat terbuka lebar untuk dikembangkan lebih jauh, terutama para pemuda yang masih mempunyai semangat yang tinggi. "Peluang usaha dapat kita lihat dalam tubuh kita dari ujung kaki sampai ujung

rambut, misalnya bisnis produk untuk rambut saja banyak dipasaran, sehingga kita tidak perlu takut untuk membuka usaha. Namun yang penting semangat dan inovasi serta kreatifitas yang harus terus di gali,"ujarnya. Kata Lisa sektor pariwisata di Bintan juga sangat membuka peluang untuk usaha, mengingat banyaknya jumlah wisatawan yang berkunjung membuat roda perdagangan akan meningkat. (cw75)

De Bintan Villa, Kampung Daunnya Pulau Bintan BINTAN (HK) — Jika kita berjalan-jalan ke Desa Sekuning yang berada di sekitar Gunung Bintan, maka akan kita temui sebuah Villa yang bagus dengan pemandangan Bintan yang indah.

DE Bintan Villa dan Resto yang terletak di Desa Sekuning, Teluk Sebong.

Tempat tersebut adalah De Bintan Villa & Resto, Villa yang terletak diperbukitan batu yang alami. Vila ini banyak dikatakan pengunjung seperti tempat wisata Kampung Daun yang ada di Cihideung Bandung. Hal tersebut dikatakan Manajer operasional De Bintan Villa & Resto, Padillah, kemarin. Meski demikian kata Padillah, ada perbedaan anatara Villa di bandung dan di Bintan. Perbedaannya adalah di De Bintan tidak ada air terjunnya. "Villa ini memang dibuat

sealami mungkin agar lebih menyatu dengan alam. Namun belum banyak orang yang datang karena memang belum banyak yang mengetahui tempat ini. Kita masih terus mempromosikan tempat ini agar wisatawan juga tahu," kata Padillah. De Villa Bintan & Resto dibangun sejak tahun 2012 dengan luas 6 hektare ini terdiri dari 7 villa dengan kapasitas kamar sebanyak 14 unit, dengan bentuk villa yang tersusun menanjak dengan 1 menara yang ada dipuncak bukit. Salah satu wisatawan

JENDARAS KARLOAN / HALUAN KEPRI

asal Belanda yang kebetulan berkunjung di tempat tersebut Robert Arkitson (46) mengatakan tempat tersebut sangat indah dan alami dengan pemandangan yang luas dan bagus. "Wonderful, ini tempat yang sangat hebat dan harus dikunjungi bila Anda ke Bintan. Saya suka tempat ini dan saya akan berkunjung lagi," urai Robert. Robert dan rekannya Suzana (43) yang berasal dari Jerman tampak senang dan menikmati suasana di Villa tersebut. (cw75)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: M Fahrullazi


Anambas Disperindagkop Sosialisasi UU Konsumen Rabu, 1 Mei 2013

TAREMPA (HK) — Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan sosialisasi undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Asfanel Liputan Anambas Kegiatan yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan, Norman tersebut digelar di ruang pertemuan Hotel Tarempa Beach, Selasa (30/4). Sosialisasi UU Nomor 8 tahun 1999 tersebut disejalankan dengan pembukaan pelatihan konveksi jahit menjahit bagi ibu rumah tangga, serta pelatihan manajeman pengelolaan pasar. Kegiatan tersebut dihadiri puluhan peserta berasal 7 kecamatan di Anambas. Asisten I Pemkab Anambas, Norman dalam sambutannya berharap agar peserta pelatihan mendapatkan ilmu pengetahuan terhadap sejumlah materi yang diberikan, se-

suai dibidangnya masingmasing. “Terkait sosialisasi tetang UU perlindungan konsumen, diharapkan peserta mampu memahami tentang pentingnya hak-haknya sebagai konsumen terhadap pembelian sejumlah barang kemasan yang terdapat dipasaran, apakah barang tersebut sudah kadaluarasa atau belum,” ucap Norman. Disampaikan, selama ini mungkin sebagian masyarakat belum memahami tentang adanya lebel kadaluarsa yang sudah tertera pada kemasan salah satu produk makanan. “Untuk itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan peserta mampu memahaminya, kemudian menyebarkan informasi tersebut

BPS Terjunkan 56 Petugas Sensus Pertanian TAREMPA (HK) — Sebagai dasar pembuatan kebijakan strategis di segala sektor pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas akan mengerahkan 56 orang petugas untuk melakukan sensus pertanian disejumlah wilayah Anambas, khususnya disejumlah daerah yang selama ini memiliki potensial dibidan pertania. Para petugas tersebut nantinya akan mendata seluruh subsektor pertanian yang ada di Anambas yang mencakup 6 subsektor, yaitu pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan budi daya, perikanan laut, perikanan darat dan kehutanan. Termasuk di dalamnya mencakup survei terhadap sensus ternak. Kepala BPS Kepulauan Anambas, Bustami mengatakan, sensus ini akan menghasilkan data yang lengkap, karena seluruh rumah angkatan tani dan perusahaaan pertanian juga sektor usaha pertanian akan disurvey. “Petugas sensus yang telah kita direkrut akan mendatangi

petani-petani yang ada di Anambas guna menghimpun data pertanian yang aktual, valid, akuntabel, dan lengkap,” ujar ustami, Selasa (30/4) Menurutnya, sensus peranian yang nantinya akan berlaku secara nasional ini sangat penting, mengingat, sektor pertanian berperan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia dan daerah, Karena Sektor pertanian itu memberi kontribusi terbesar kedua dalam pembangunan setelah sektor industri. “Karena itu kebijakan yang diambil juga tidak boleh sembarangan, harus berdasarkan data yang valid. Karena itu sensus pertanian ini menjadi sangat penting, karena dari datanya pemerintah akan bisa mengambil beberapa kebijakan guna mengembangkan pembangunan dari segala sektor pertanian,” jelasnya. Oleh karena itu, data dari sensus pertanian ini nanti akan dijadikan acuan pemerintah untuk menentukan kebijakan tahun mendatang. (nel)

kepada masyarakat sekitarnya,” pinta Norman. Selain itu, Norman juga menyebutkan tentang pentingnya keberadaan Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YPKI) di wilayah ini. Hal dimaksud, guna lebih memberikan pemahaman yang lebih maksimal terhadap pengawasan barang maupun perlindungan terhadap konsumen yang mendapatkan masalah di lapangan,” ucapnya. Lebih lanjut Norman juga berharap kepada peserta pelatihan konveksi jahit menjahit bagi ibu-ibu rumah tangga, agar bisa memanfaatkan ilmu pengetahuan keterampilan yang diberikan sebaik-baiknya untuk bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-sehari. “Selama ini mungkin ada dikalangan ibu-ibu rumah tangga, yang hanya sekedar untuk menjahitkan buah baju anaknya saja, diserahkan kepada tukang jahit dengan mengeluarkan sedikit biaya yang seharusnya biaya tersebut bisa un-

20

ASFANEL/ HALUAN KEPRI

SAMPAIKAN SAMBUTAN — Asisten I Pemkab Anambas, Norman menyampaikan sambutan. sekaligus membuka kegiatan sosialisasi UU Perlindungan konsumen di Hotel Tarempa Beach, Selasa (30/1). tuk memenuhi kebutuhan lain,” ungkap Norman. Menyangkut pelatihan manajeman pengelolaan pasar, asisten I Pemkab Anambas ini menjelaskan

tentang kondisi perekonomian masyarakat di Anambas yang dari tahun ketahun berdasarkan pantauan serta data yang diterimanya selama ini telah me-

ngalami peningkatan yang berarti. “Peningkatan perekonomian masyarakat tersebut, juga sejalan dengan peningkatan manajeman pasar

yang baik. Untuk itu, melalui pelatihan ini, peserta setidaknya dapat mengetahui bagaimana cara pengelolaan pasar dalam usahanya sehari-hari,” harapnya. ***

Kominfo Dapat Tambahan Kendaraan MPLIK TAREMPA (HK) — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dapat tambahan satu unit Mobil Pusat Pelayanan Internet Kecamatan (MPLIK) dari Telkom. Sarana tersebut untuk mengatasi kesenjangan informasi dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, melalui beberapa program yang difokuskan pada wilayah-wilayah minim fasilitas telekomunikasi. “Pada tahun 2013, Diskominfo Anambas mendapatkan bantuan dari Telkom berupa satu unit kendaraan MPLIK. Upaya ini merupakan salah program kita bagi desa Informasi, Warung Informasi Masyarakat (WIM) hingga mengadakan beberapa kendaraan pusat pelayanan internet di setiap kecamatan,” kata Kepala Dinas Kominfo KKA, Khairul Syahadat pada Haluan Kepri, Selasa (30/4).

Menurut Khairul, dengan adanya tambahan kendaraan MPLIK tersebut, maka KKA telah memiliki 3 unit mobil telekomunikasi yang ditempatkan di tiga kecamatan. “Dua unit kendaraan itu sudah kita tempatkan di Kecamatan Jemaja dan Palmatak. Sedangkan bantuan dari Telkom ini nantinya akan kita tempatkan di Kecamatan Siantan. Namun penyerahan tersebut masih menunggu kelengkapan surat-surat administrasi dari pihak Telkom,” ungkap Khairul. Dterangkan, kendaran MPLIK merupakan sebuah kendaraan yang diibaratkan sebagai warung internet ber-

jalan. Dimana pengoperasiannya disubsidi dari Pemerintah. Sementara didalam mobil tersebut terdapat beberapa fasilitas perangkat yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai informasi lewat internet. “Mobil ini dirancang untuk menampung seluruh paket yang berisi VSAT (1,2 m), Notebook, server, UPS, DVD player, TV LCD, dan “Genset” untuk menyediakan listrik. Kemudian MPLIK dapat melayani seluruh kabupaten dengan mobilitas terbatas. Memungkinkan layanan ini dapat digunakan oleh sekolah atau instansi pemerintah di kabupaten,” paparnya. Lebih lanjut Khairul juga menyebutkan, pihaknya juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Mou) dengan BP Batam, terkait pengelolaan website. Dimana sebelumnya dikelola oleh web master dan akan dipindahkan ke BPPT. “Selain itu, nantinya pe-

ngelolaan website-nya akan dibentuk menjadi sebuah “one stop service” dimana semua website dari SKPD di Kabupaten Kepulauan Anambas akan dijadikan satu,” ungkapnya. Ketika disinggung SKPD

mana saja yang berniat untuk gabung dalam portal one stop service tersebut, Khairul menyatakan sudah ada sejumlah SKPD diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Kepegawaian Daerah, dan Dinas Pariwisata. (nel)

ASFANEL/ HALUAN KEPRI

KM Binaya milik PT Pelni kembali bersandar di Pelabuhan Tarempa, Anambas membawa sejumlah barang dan penumpang dari beberapa pulau di tanah air, Senin (29/4).

Editor: Didik, Layouter: Syahrial Anwar


Karimun

Rabu, 1 Mei 2013

21

Kepala BLH Diperiksa Polisi Kasus Limbah B3 PT KSS KARIMUN (HK) — Diam-diam Polres Karimun pernah memanggil Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karimun, Amjon terkait dugaan penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di areal PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS). Ilham Liputan Karimun Kanit Idik III Polres Karimun, Iptu Antonius F Gea ketika dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya pernah memanggil Amjon dan salah seorang kabidnya ke Polres terkait dugaan penimbunan limbah di areal perusahaan yang terletak di Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat itu. “Ya, kami memang pernah memanggil Kepala BLH Karimun, Amjon bersama salah seorang kabidnya. Kami meminta keterangan dari mereka terkait dugaan penimbunan limbah B3 di PT Karimun Sembawang Shipyard tersebut. Pemanggilan itu sekitar satu minggu yang lalu, kapan harinya saya lupa,” kata Gea di ruang kerjanya kemarin. Saat pemeriksaan itu, kata Gea, Amjon menyebut terkait limbah PT KSS, pihak perusahaan itu telah melakukan uji laboratorium melalui Sucofindo, perusahaan itu juga telah mengantongi semua dokumen terkait lingkungan, termasuk Amdal dan dokumen lainnya. “Sebelum memanggil Amjon, sebetulnya kami sudah turun duluan ke PT KSS dan meminta laporan dari perusahaan terkait timbunan limbah yang ada di peru-

sahaan. Saat kami turun, memang nampak kalau ada timbunan limbah di sekitar kantor dekat laut,” jelas Gea. Selain meminta keterangan dari Amjon, Gea menyebut pihaknya juga meminta keterangan dari Amen, mantan karyawan PT KSS yang menyampaikan soal dugaan penimbunan limbah B3 di di areal perusahaan. “Ketika kami tanya apakah Amen punya dokumen soal hasil uji laboratorium di BATAN sebagaimana yang disebutkannya itu, dirinya mengaku tidak memiliki dokumen,” ungkapnya. “Kalau memang dia (Amen) punya dokumen ataupun pernah melakukan uji laboratorium di BATAN, maka kami akan terus mengembangkan kasus ini, namun sayangnya Amen tidak memiliki hal itu, jadi untuk sementara waktu kami belum bisa menyelidikinya,” terang Gea. Sebelumnya, Amen kepada Haluan Kepri Minggu mengatakan, dirinya menyaksikan langsung penimbunan limbah yang dilakukan pada 2010 itu. Menurutnya, luas lubang yang dipakai untuk menimbun limbah itu sekitar 50 meter persegi dengan kedalaman sekitar 3 meter. “Saya sendiri yang menyaksikan penimbunan limbah itu, penimbunan lubang itu

menggunakan alat berat seperti escavator dan beko. Ada sekitar belasan lubang yang harus digali untuk menimbun limbah di areal perusahaan tersebut, salah satu lokasinya di belakang office (kantor) arah pinggir laut,” kata Amen. Karena merasa limbah tersebut akan mengancam keselamatan warga sekitar, maka Amen mengambil beberapa limbah tersebut dengan menggunakan kantong plastik. Sampel limbah tersebut lalu diserahkan kepada temannya yang bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk menguji kandungan dari limbah tersebut pada 2011 lalu. “Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan teman saya yang bekerja di BATAN, limbah itu murni limbah B3. Menurutnya, jika limbah itu basah, maka kandungan racunnya akan menyebar di bawah permukaan tanah. Parahnya lagi, kehidupan di sekitar ditimbunnya limbah itu atau daerah lainnya akan punah,” jelas Amen. Menurut Amen, penimbunan limbah B3 di PT KSS itu sudah diketahui warga yang tinggal di lima kampung sekitar perusahaan itu yakni Teluk Paku, Teluk Senang, Teluk Setimbul, Sei Pedas dan Paya Lebar. Warga dari dulu ingin protes dan mempertanyakan penimbunan limbah itu namun sampai sekarang belum dilakukan. “Saat ini, warga yang tinggal di sekitar perusahaan berencana akan mendatangi perusahaan itu mempertanyakan soal limbah itu. Saya sudah mendapat informasi dari RT dan RW disana kalau mereka akan mendatangi perusahaan,” kata Amen kemarin. ***

GANI/HALUAN KEPRI

SOSIALISASI BPK — Para panelis dari Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Azis (kiri) dan Anggota BPK RI, Bahrullah Akbar dalam kegiatan sosialisasi pemeriksaan BPK mengawal transparansi dan akuntabilitas keuangan negara. Selasa (30/4) di Gedung Serbaguna Kantor Bupati.

397 Kasus Ditangani BPK Berlanjut ke KPK KARIMUN (HK) — Sejumlah 397 kasus ditangani Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berlanjut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Polisi. Demikian dikatakan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Bahrullah Akbar. Tidak hanya itu, Bahrullah mengaku sampai saat ini didapati ada 360 kasus tersandung hukum tindak pidana korupsi (Tipikor). Dan yang telah ditindaklanjuti baru mencapai 30 persen. “Temuan dari BPK harus tuntas selama 120 hari. Karena dengan adanya tenggang waktu itu bisa ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum,” ujar Bahrullah, Selasa (30/4) di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Karimun, da-

lam menghadiri acara sosialisasi pemeriksaan BKP mengawal transparansi dan akuntabilitas keuangan negara. Menurutnya, dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK pun harus dikomunikasikan kepada yang bersangkutan, dalam hal ini diperiksa dan tidak boleh pergi begitu saja. Sehingga harus duduk sama-sama. Hal ini kata Bahrullah, dilakukan karena setiap lembaran temuan harus ada komentar dari instansi terkait. DPRD juga harus duduk bersama-sama. Dia juga mengatakan, BPK bukan lembaga investigator, melainkan untuk mendorong agar terjdinya transparansi. Sehingga kita harus menyamakan presepsi dalam mewujudkan hal tersebut. Saat ini, jumlah anggota BPK ada sembilan orang dengan membawahi 13 eselon 1. Dan sebagai Ketua BPK adalah Hadi Purnomo. Sedangkan jumlah karyawan BPK

sebanyak 6000 orang, yang tersebar di 33 perwakilan BPK di masing-masing Provinsi. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Harri Azhar Azis yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, yang diperiksa oleh BPK adalah keuangan negara yang ada di pemerintah pusat dan di daerah. “Anggaran belanja negara harus dilakukan terbuka dan itu lah yang dinamakan transparan. Sejauh mana transparansinya? Begitu anggaran diketuk, maka seluruh rupiah setiap orang bisa mengakses. Ini juga berlaku untuk provinsi dan kabupaten,” tegasnya. Kendati demikian, Harri mengaku saat ini yang baru masuk di website hanya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Sedangkan anggaran yang lainnya belum bisa diakses. Harri juga menyoroti masalah perjalanan dinas fiktif dan itu dikategorikan kepada pidana. Dengan dua metode

penilaian, yakni unsur lupa atau unsur kelalaian. Jika demikian, maka pegawai sudah dengan sengaja melakukan pidana tersebut. “BPK juga sampai saat ini dinilai tidak tegas. Karena klasifikasinya setiap temuan hrusnya ditindaklanjuti ke penegak hukum. Mau saya juga hasil BPK itu bisa jadi bukti awal KPK atau Polisi. Jadi tidak perlu lagi menunggu barang bukti dari hasil mereka yang menindaklanjuti,” ucapnya. Dikatakannya pula, untuk Provinsi Kepri dari delapan entitas yang sudah diperiksa sampai tahun 2011, itu minimal wajar dengan pengecualian (WTP). Begitupun dengan Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan Harri juga berharap, seluruh Kabupaten kalau bisa harus jadi WTP, sehingga kita bisa brsaing dengan 33 Provinsi. Karena sampai saat ini belum ada kan Provinsi di Indonesia yang seluruh Kabupatennya WTP. (gan)

ILHAM/HALUAN KEPRI

DANDIM 0317 Tanjungbalai Karimun Letkol In Edi Nurhabad memasang tanda jabatan kepada Lettu Inf Budi Hartono sebagai Danramil Kundur dalam kegiatan sertijab di aula Makodim 0317 Tanjungbalai Karimun, Senin (29/4).

Komisi II DPR RI Belum Terima Data Pemekaran Kundur KARIMUN (HK) — Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Azis mengatakan, usulan pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur saat ini hanya masuk dalam catatan list saja. Sedangkan data atau file usulannya sampai saat ini belum diterima Komisi II yang membidangi hal tersebut. “Yang membahasa masalah pemekaran adalah Komisi II dan mereka catat didalam list saja, belum ada filenya dan belum ada usulan. Sehingga belum ada pembahasan karena tidak ada datanya,” uja Harry, Selasa (30/4). Ditanya apakah benar yang paling layak daerah pemekaran untuk menjadi sebuah Kabupaten adalah Kundur, Harry mengaku hal ter-

sebut merupakan wilayah komisi II. Sehingga dia tidak bisa menilai lebih jauh. Meski demikian, jika memang usulan tersebut sudah masuk dan telah ada datadatanya didalam pembahasan, maka Komisi II pasti akan berkunjung ke Kundur. “Memang ada beberapa yang tidak setujui. Misalnya mereka mengatakan masih ada yang kurang beberapa hal, maka diminta panitia pemekarannya untuk mempersiapkannya lagi, jadi tidak dibahas sekarang atau disetujui didalam pembahasan,” katanya. Sebelumnya, Dewan Penyantun Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur (BP2K3),

Abdul Malik meyakini Kundur akan jadi Kabupaten pada tahun 2013. Dengan presentase mencapai 75 persen. Mengenai tahapan selanjutnya menurut Malik, setelah dengar pendapat beberapa hari lalu, maka tinggal menunggu Bamus kemudian hasil paripurna dan langsung ketuk palu. Setelah itu semuanya selesai. Setelah Kundur jadi Kabupaten kata Malik lagi, yang jadi prioritas adalah sektor ekonomi dan infrastruktur. Sebab begitu infrastruktur bagus maka ekonomi akan ikut bagus. Kemudian listrik dan air yang harus dijaga. Disamping itu Moro akan dijadikan sebagai sentra dan kantor Dinas Perikanan. (gan) Editor: Niko, Layouter: I Dipura


CMYK

Wenger Latih PSG Rabu, 1 Mei 2013

22 Wenger

PARIS Saint-Germain mengincar Arsene Wenger sebagai calon pengganti Carlo Ancelotti yang kabarnya akan pindah ke Real Madrid. Sebuah sumber The Telegrapgh di Paris menyebut petinggi klub itu mengatakan Wenger sudah setuju untuk menangani Les Parisiens mulai musim depan. Selain itu, jika tidak bisa menggunakan jasa The Professor di awal musim depan, PSG masih percaya diri jika pelatih asal Prancis itu akan bersedia melatih klub Ibukota di musim 2014/ 2015, di mana ketika itu kontrak Wenger dengan Arsenal berakhir. (ttc)

BarcaSiap Comeback BARCELONA (HK) — Rajanya tiki-taka, Barcelona siap bangkit dan comeback kala menjamu Bayern Munchen pada leg II semifinal Liga Champions di Nou Camp, Kamis (2/5) dinihari WIB. Asisten pelatih Barcelona Jordi Roura menilai seberapa besar kans timnya membalikkan keadaan kontra Bayern akan bergantung Messi. Lionel Messi yang tampil tidak sepenuhnya fit pada leg pertama diharapkan bisa menyuguhkan keajaiban, La Pulga diidamkan akan menjadi juru selamat yang memimpin remontada rekan-rekannya di Barca. "Messi selalu bisa membuat perbedaan, dan tentu saja ketika Anda tidak memiliki di tim, Anda pasti akan dihinggapi kecemasan." "Kesembuhannya terus membaik, dan pastinya semakin baik Leo, maka semakin besar peluang yang kami miliki saat melawan Bayern," imbuhnya di hadapan para pewarta. Nadi yakin memang masih ada, tapi Blaugrana mengakui bahwa peluang untuk mencetak minimal empat gol di Camp Nou cukup berat. Kesuksesan menyingkirkan AC Milan di babak 16-besar tidak bisa menjadi patokan. Apalagi, fakta menunjukkan belum pernah ada yang lolos ke

babak berikutnya setelah kalah 0-4 di leg pertama dalam 193 laga di kompetisi Eropa. "Kami selalu mengalami kesulitan menghadapi tendangan sudut. Bayern Munchen bisa memanfaatkan keunggulan fisik dengan sangat baik. Tapi, kami tetap akan berjuang sampai menit terakhir sebagai wujud kebanggaan terhadap klub. Kami akan berupaya meraih keajaiban meski terlihat mustahil,” ucap gelandang Xavi Hernandez. Untuk menghadang laju Bayern, entrenador Tito Vilanova tak bisa hanya mengandalkan penguasaan bola. Tanpa ada upaya tendangan ke arah gawang, maka hal itu akan siasia. Melihat statistik pada laga pertama, Barcelona harus mencoba lebih dominan dalam melepaskan tembakan ke gawang lawan. Di satu sisi, Bayern dipastikan akan kembali mengandalkan umpan lambung dan pergerakan dari sayap. Mengumbar umpan silang seperti yang ditampilkan di Jerman, akan membuka peluang bagi Bayern mencetak gol di Camp Nou.

Apalagi, Barcelona dipastikan tidak bisa menurunkan full back Jordi Alba yang terkena akumulasi kartu. Namun, Barca masih memiliki pemain berkualitas lain yang dapat mengisi ke-

kosongan yang ditinggalkan Alba. Pilihannya mungkin akan jatuh kepada Adriano. Sementara winger Bayern Munchen, Franck Ribery meminta timnya tak lagi mengulangi performa buruk, seperti kala ditaklukkan Arsenal. "Jika kami bermain seperti saat menghadapi Arsenal di kandang, dengan transisi yang lemah, reaksi lambat kala kehilangan bola, dan dengan disiplin yang rendah, maka situasi takkan nyaman dan membahayakan," tutur Ribery. "Dan ini belum usai! Masih ada laga lainnya, dan jelas luar biasa sulit di Camp Nou . Kami harus bermain seperti tengah pekan lalu, dengan kerja keras, banyak berlari dan kebersamaan tim". (glc/rts)

Barcelona vs Bayern Munchen Kamis(2/5) Pkl.01.45 WIB

Tito Vilanova

Villa Jauhi Zona Merah BIRMINGHAM (HK) — Aston Villa sukses membantai tamunya, Sunderland dengan skor 6-1 dalam lanjutan Premier League, Selasa (30/ 4) dinihari WIB. Christian Benteke menjadi bintang Villa, usai mencetak hattrick pada pertandingan yang berlangsung di Villa Park ini. Baik Villa maupun Sunderland sebenarnya samasama sedang menghindari zona merah yang hanya berjarak

Benteke

satu tingkat bagi The Villans dan tiga strata dari The Black Cats,-julukan Sunderland, yang berada di posisi ke-15. Gol-gol Villa dicetak oleh Ron Vlaar, Andreas Weimann, Agbonlahor, serta trigol Benteke. Sementara Sunderland, hanya mampu membalas satu gol, lewat aksi dari Deny Rose. Jalannya pertandingan Pada awal laga dimulai Villa langsung mengambil inisiatif pertandingan. Namun gol baru tercipta ketika laga berumur 30 menit. Tuan rumah membuka keran gol mereka melalui tendangan keras Vlaar yang membuat Villa unggul 10 atas si Kucing Hitam. Namun dua menit berselang, tim tamu membalas lewat gol Rose. Memanfaatkan umpan dari Danny Graham, Rose menuntaskannya menjadi sebuah gol, sekaligus membuat hasil imbang 1-1. Villa kembali unggul tepatnya memasuki menit ke-38. Adalah Waimann yang kali ini mencetak gol, hasil umpan akurat Matthew Lowton. Skor 2-1 ini bertahan hingga turun minum. Usai jeda dominasi tuan rumah semakin menggila. Terutama aksi dari Benteke yang me-

mang ditugaskan menjadi penyerang tunggal oleh Paul Lambert. Pemain internasional itu mencetak gol pada menit ke-55, untuk memperlebar keunggulan Villa menjadi 3-1. Bahkan lima menit kemudian, Benteke mencetak gol keduanya setelah menerima umpan manis dari Ashley Westwood. Villa 4, Sunderland 1. Sunderland semakin terpuruk ketika harus bermain dengan 10 pemain, setelah Stephane Sessegnon diganjar kartu merah pada menit ke71. Unggul satu pemain, membuat Villa makin menguasai jalannya laga. Bahkan pada menit ke-72, Benteke mencetak hattrick ketika melepaskan bola ke sudut sempit gawang Sunderland yang dikawal Simon Mignolet. Skor 5-1 untuk keunggulan Villa. Pesta gol Villa diakhiri oleh Gabriel Agbonlahor pada menit ke-89. Striker internasional Inggris itu mencetak gol usai melewati Mignolet, untuk membawa skor menjadi 6-1 bagi Villa. Dengan tambahan tiga poin ini, maka Villa berhasil naik satu peringkat ke posisi 16 dengan 37 poin, menggeser Newcastle United, karena unggul selisih gol. Sementara bagi Sunderland, posisi mereka masih aman dengan menempati peringkat 15, atau satu tingkat dari Villa.(rts)

CMYK

Lolos 16 Besar

Semen Padang Tetap Incar Kemenangan PADANG (HK) — Semen Padang akan melakoni laga terakhir di Piala AFC di Stadion H. Agus Salim, Padang, Rabu (1/5) sore ini. Meski sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, klub berjuluk "Kabau Sirah" itu tetap mengincar poin penuh. "Kami harus tetap waspada untuk menghadapi Churcill Brothers di kandang. Walaupun kami sudah dipastikan lolos. Mereka

adalah satu-satunya tim yang belum kami kalahkan di fase grup. Makanya, kami menargetkan tiga poin," ujar pelatih Jafri Sastra, Selasa (30/4). "Kami tetap akan menurunkan skuat utama untuk bisa meraih hasil maksimal.

Mungkin akan ada beberapa rotasi untuk mengatasi kebugaran pemain tapi kami masih akan lihat kondisi terakhir." Jafri menambahkan, dirinya juga meminta kepada anak didiknya untuk waspada menghadapi babak 16

besar. "Siapapun lawannya di babak 16 besar, kami tidak gentar. Maka dari itu kemenangan di laga terakhir ini harus diraih agar mengangkat moral anak-anak," sambung dia. "Selain itu kalau sudah pasti menjadi juara grup kami akan main di kandang dan akan menjadi keuntungan bagi kami karena didukung oleh para suporter," tukasnya.(dtc)

Playoff NBA

Rockets Perpanjang Nafas HOUSTON (HK) — Houston Rockets masih bertahan di babak playoff NBA ronde pertama. James Harden dkk meraih kemenangan tipis 105103 atas Oklahoma City Thunder pada game 4. Skor berubah menjadi 3-1. Tanpa kehadiran playmaker Jeremy Lin yang mengalami cedera, Chandler Parsons menjadi penyumbang angka tertinggi 27 poin untuk Rockets, dan Patrick Beverley menambah dengan membuat 16 poin. Carlos Delfino sempat membuat Rockets memim-

pin 96-89 lewat lemparan tiga angkanya. Lalu Reggie Jackson melakukan slam dunk sekaligus membawa Thunder memperkecil ketinggalan 94-98. Parsons dan Beverley melakukan lay-up untuk kembali membawa Rockets memimpin 104-98. Kevin Durant sempat membuat lima angka, sayang Thunder tetap kalah dengan skor 105-103. Thunder kembali akan menjamu Rockets pada game 5. Dengan, kemenangan ini,

maka untuk pertama kali Rockets terhindar dari kekalahan empat kali berturut-turut di babak playoff sejak NBA 1996. “Kemenangan ini menambah ra sa percaya diri kami yang akan kembali bermain di kandang Thunder. Apa saja bisa terjadi,” kata James Harden, dikutip dari Yahoosports, Selasa (30/4) pagi WIB. Durant masih menjadi andalan Thunder dalam menghasilkan angka dengan membuat 38 poin dan delapan rebound. Jackson mampu menggantikan peran yang ditinggalkan Russell Westbrook dengan menghasilkan 18 poin.(oke)

Harden

Editor: Didik, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Rabu, 1 Mei 2013

23


CMYK

Rabu, 1 Mei 2013

24

KETUA DPRD Natuna Hadi Candra (dua dari kiri) memimpin rapat pembahasan Migas, bersama Pemkab Natuna.

DPRD Natuna Gelar Rapat Pembentukan Pokja Migas RANAI (HK) — DPRD Natuna menggelar Pembahasan Pokja Minyak dan Gas (Migas) Natuna bersama dengan Pemerintah Kabupaten Natuna, Dinas Terkait dan LSM terkait. Guna mencari solusi dan informasi persoalan-persoalan yang berkenaan dengan Migas. "Kita berkumpul di sini guna menemukan sumber-sumber persoal-

an dan solusi terkait persoalanpersoalan Migas yang selama ini terjadi," demikian dikatakan Ketua DPRD Natuna, Hadi Candra, saat membuka rapat di ruang rapat Paripurna DPRD Natuna, Senin (29/4). Candra mengatakan, ada beberapa persoalan yang hingga saat ini belum jelas hasilnya di antaranya adalah persoalan peluang dae-

rah untuk memasukkan tenaga kerja diperusahaan migas. "Ada hal yang mesti kita ketahui bersama di sini perkembangannya sampai sejauh mana dan apa kendalannya di antaranya adalah persoalan tenaga jerja dari pekerja lokal untuk bekerja di Perusahaan Migas," katanya. Yang Kedua, kata Candra, terkait partisifasi interst (andil daerah untuk menanamkan modal

pada perusahaan Migas) yang sepertinya juga belum ada geliatnya sampai saat ini. "Kemudian program partisifasi intres itu seperti apa kita belum tahu, apa kendalanya dan sejauh mana perkembangannnya," kata Candra. Yang terkhir, sambung Candra, keterlibatan daerah dalam persoalan Migas itu sendiri. Sebab, selama ini dinilai daerah tidak diberikan hak untuk mengetahui

WELMI, anggota DPRD Natuna, mengemukakan pendapatnya terkat Migas Natuna.

KETUA DPRD Natuna Hadi Candra.

banyak hal terkait urusan Migas tersebut. "Lalu kita juga ingin tahu, sejauh mana kita dari daerah dilibatkan dalam persoalan migas ini, apakah hak kita hanya nerimanerima saja dari pusat tanpa mengetahu apapun hal yang berkenaan dengan Migas. Seperti yang terjadi selama ini, ataukah kita punya hak dan kewajiban. Namun kita sendiri yang tidak melaksanakannya,

persoalan ini kita harus tau secara prinsip," tegas Candra Terkait hal-hal di atas, Ketua DPRD meminta kepada pemerintah Dinas terkait dan lembaga non pemerintah terkait agar segera memebrikan laporannya kepada DPRD Natuna.

Narasi / Foto : Fathurrahman

KADISTAMBEN Kabupaten Natuna, Ilham Kauli (kiri) menyampaikan data-data terkait Migas Natuna.

SEORANG perwakilan LSM menyampaikan saran dan pendapatnya.

PERWAKILAN Dinsosnakertrans Kabupaten Natuna , Habibunnajar menyampaikan data tenaga kerja Migas.

PERWAKILAN Dinsosnakertrans Kabupaten Natuna, Habibunnajar menyampaikan data tenaga kerja Migas.

SEORANG peserta rapat menyampaikan saran dan pendapatnya.

PESERTA rapat pembahasan Migas mengikuti pembahasan.

CMYK

Editor: Apsek, Layouter: Novrizal

HaluanKepri 1Mei13.pdf  

HaluanKepri 1Mei13.pdf