Page 1

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Jumat, 18 Oktober 2013 12 Dzulhijjah 1434 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 18/10 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Kejari Kembalikan Berkas ke Polisi Kasus PLN Batam vs Planet 3 BATAM CENTRE (HK) — Kejaksaan Negeri Batam mengembalikan berkas pidana kasus antara PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam dengan pengelola tempat hiburan Planet 3 kepada Polresta Barelang. Ke-

jari menilai, berkas tersebut masih banyak kekurangan. "Sudah kita terima, tapi kita kembalikan lagi ke Polisi untuk dilengkapi," ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Armen Wijaya, Kamis (17/10) di kan-

tornya di Kejari Batam di Jalan Engku Puteri Batam Centre, Kota Batam. Kata Armen, pascaditerimanya berkas tersebut beberapa hari lalu, pihaknya langsung melakukan penelitian, dan hasilnya ditemukan masih adanya kekurangan baik itu Kejari Kembalikan Hal 7

Andi Ditahan, Demokrat Lega Tempati Sel Bekas Anak Buahnya

Buruh Kepri Usul Naik 50 %

JAKARTA (HK) — Bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng akhirnya dijebloskan ke rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (17/10). Penahanan Andi membuat jajaran petinggi Partai Demokrat lega. Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, hal ini (penahanan Andi) dapat menunjukkan komitmen Partai Demokrat yang menjadikan hukum sebagai panglima. Marzuki menjelaskan, Partai Demokrat sebenarnya cukup terganggu dengan adanya kasus Hambalang. Di satu sisi, partainya juga sangat mungkin melakukan intervensi dalam penanganannya jika ingin menjaga stabilitas Partai Demokrat. Akan tetapi, intervensi itu tak dilakukan karena Demokrat enggan masuk ke ranah hukum. "Kita semua lega

Andi

Andi Ditahan Hal 7

Ruhut Titip Pesan untuk Anas JAKARTA (HK) — Penahanan Andi Mallarangeng segera disusul pertanyaan kapan Anas Urbaningrum akan ditahan. Politikus Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul pun tak mau ketinggalan, dia titip pesan untuk Anas. "Pesan aku, contohlah Andi. Baik-baiklah duduk

Ruhut

Ruhut Titip Hal 7

Pembahasan UMK 2014 Dimulai

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

DEMO BURUH — Ratusan buruh dari SPSI melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Batam, menuntut pelaksanaan BPJS dan penghapusan out sourcing, Kamis (17/10). Saat ini, pembahasan UMK tahun 2014 di berbagai daerah di Provinsi Kepri juga sudah dimulai.

Dukung Anak Masuk Pesantren JAKARTA (HK) — Artis cantik Eksanti yang dulu sering menghiasi layar kaca, khususnya sinetron, kini lebih memilih menghabiskan waktunya untuk mengurus suami dan anak. Dukung Anak Hal 4

Buruh Kepri Hal 7

Sutarman Jangan Jadi "Setir-man" dan "Setor-man" Fit and Propertest Calon Kapolri JAKARTA (HK) — Fraksi PDI Perjuangan menyatakan akan mendukung penuh pencalonan Komisaris Jenderal Sutarman sebagai calon tunggal Kapolri. Namun, PDIP tidak akan memberikan cek kosong kepada Sutarman, melainkan ada satu syarat kepada mantan Kapolda Kepulauan Riau ini. "Kami tidak akan memberikan cek kosong. Yang saya lihat

auranya, Insy Allah bapak diterima. Tapi kami tidak akan memberikan begitu saja asal Sutarman harus menjadi Superman, tidak boleh jadi 'Setir-man' atau 'Setorman'," kata anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Kapolri di Komisi III DPR, Kamis (17/10)

Menurut Basarah, Polri harus bertindak netral, terutama pada Pemilu mendatang. Polri harus bebas dari intervensi pihak mana pun. Saat ini, kata Basarah, hanya Polri yang bisa diharapkan untuk melakukan pengamanan Pemilu. "Pemilu 2014 adalah pemilih paling menyerempet bahaya karena kredibilitas KPU sudah tidak bisa dipegang lagi. Apalagi Kapolri jangan sampai jadi setor upeti. Sutarman harus menjadi seorang

Superman," ucap Basarah. Dicecar Pertanyaan Selain itu, Sutarman juga dicecar tentang sejumlah perkara yang mangkrak di Badan Reserse Kriminal Polri. Para anggota dewan menanyakan alasan kasus-kasus itu sampai tidak selesai. "Sebagai calon Kapolri ada dua utang yang harus dilunasi. Yang pertama soal Sutarman Jangan Hal 4

Pakai Narkoba, Perwira TNI dan PNS Kepri Ditangkap

Eksanti

BINTAN (HK) — Pembahasan Upah Minimum Kota/Kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2014 sudah dimulai. Buruh berharap, UMK tahun 2014 bisa naik hingga 50 persen dari besaran UMK tahun 2013. Dari Kabupaten Bintan, buruh yang tergabung dalam sejumlah serikat buruh mengajukan nilai UMK tahun 2014 sebesar Rp2,85 juta, atau naik 50 persen dari Rp1,9 juta di tahun sebelumnya. Sementara pengusaha yang diwakili Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bintan mengusulkan Rp2,09 juta. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Bintan mengusulkan nilai Rp2,2 juta. "Ada lima angka usulan berbeda, yaitu dari Apindo Rp2,09 juta, pemerintah Rp2,2 juta. Dari serikat pekerja ada tiga usulan yang masuk yaitu dari SPSI Reformasi, SBSI, dan SPSI Pariwisata Reformasi ketiga serikat pekerja/buruh ini sepakat mengusulkan Rp2,28 juta, SPSI LEM mengusulkan Rp2,55 juta dan FSPMI mengusulkan Rp2,85 juta," kata Ketua DPK Bintan Hasfarizal Handra di hadapan puluhan aktivis buruh usai rapat Dewan Pengupahan

TANJUNGPINANG (HK) — Penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Kepulauan Riau kian memprihatinkan. Dalam beberapa hari terakhir sudah ada beberapa PNS yang tertangkap baik sebagai pengedar maupun pengguna narkoba. Terakhir, Kamis (17/10), seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau berinisial SO ditangkan karena membawa narkoba jenis ganja. Sehari sebelumnya, seorang oknum perwira TNI AD berpangkat Kapten, berinisial RA diamankan tim dari Kodim 0315/Bintan di kos-kosan Setia Jaya gang Putri Ayu I di Jalan Kuantan, Tanjungpinang. Selain Kapten RA, tim juga membekuk warga sipil TN (28) warga Jalan Pramuka, lorong Sumatra, Tanjungpinang. Keduanya

OKNUM TNI AD (baju oranye) yang terlibat narkoba saat diserahkan ke Polres Tanjungpinang, Kamis (17/10). RICO/HALUAN KEPRI

ditangkap, lantaran menyimpan dan menggunakan narkoba jenis sabu. Informasi yang dihimpun, penangkapan pengecekan urine secara mendadak kepada seluruh anggota Kodim 0315/Bintan berpangkat perwira oleh Komandan Kodim (Dandim) 0315/Bintan, Letkol Inf Andi Asmara Dewa yang mengundang tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungpinang, Pakai Narkoba Hal 4

Sutarman

SK Menhut Dicabut, Batam Akan Rugi

Dua Tersangka Belum Ditahan

Hal

9

Hal

17

Kejujuran "HENDAKLAH kalian bersikap jujur, karena kejujuran itu akan membawa pada kebaikan, sedangkan kebaikan akan membawa kepada surga. Tidaklah seorang bersikap jujur dan selalu berbuat jujur hingga ia ditulis di sisi Allah SWT sebagai orang yg jujur. Dan hendaklah kalian menjauhi sikap dusta, karena kedustaan itu akan membawa pada kekejian, sedangkan kekejian akan membawa kepada neraka. Dan tidaklah seorang berbuat dusta dan selalu berdusta hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta." (HR. Bukhari)

Butuh Dana Rp100 Miliar

Garuda Jaya Siap Berkompetisi di Eropa JAKARTA (HK) — Kesuksesan Timnas U-19 menjuarai Piala AFF dan menembus Final Piala AFF 2013 diharapkan terus berlanjut ke level senior. Guna mewujudkan hal itu, salah satu program yang diwacanakan adalah mengirim Evan Dimas dkk berkompetisi di Eropa.

Demikian diungkapkan salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Toni Aprilani, dalam pertemuan dengan beberapa pengurus PSSI, di kantor PSSI, Senayan, Kamis (17/10).

Toni mengungkapkan, bahwa timnas yang sudah memiliki prestasi gemilang diharapkan bisa dijaga keutuhannya. Salah satu cara yang diusulkan adalah mengirim 'Garuda Muda' ke liga

Eropa dalam waktu dekat. "Ini baru brainstorming saja dengan beberapa pengurus PSSI. Tapi ini akan jadi bahasan penting kita, dalam rapat minggu Garuda Jaya Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Andi, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Dimas


Ekonomi

Jumat, 18 Oktober 2013

2

Harga Kedelai Semakin Melambung Capai Rp470 Ribu per Karung TANJUNGPINANG (HK) — Meski rupiah mulai menguat, namun tak langsung berdampak pada harga kedelai yang notabene komoditi impor. Rudi Yandri Liputan Tanjungpinang Bahkan, bahan baku tahu dan tempe tersebut tambah meroket, menyentuh Rp470 ribu per karung. Hal ini membuat pengrajin tahu-tempe semakin kebingungan, sehingga jumlah pengrajin yang gulung tikar semakin bertambah. Ketua Asosiasi Pengrajin Tahu-Tempe Tanjungpinang Ir Sugeng mengatakan, pengrajin tahu-tempe terpaksa gulung tikar dikarenakan terbatasnya modal usaha yang mereka miliki. Diperburuk lagi, dengan tidak turunnya harga komoditi kedelai di pasaran, yang sebelumnya disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. “Sekarang kurs dollar sedang turun, tapi herannya kok tak mempengaruhi harga kedelai kita yang terus naik mejadi Rp470 per karung. Kita komplain ke Pemerintah, mereka tak bisa memberikan solusi, malah mengatakan bahwa ini adalah mekanisme pasar, itu bahasa dari pemerintah,” ungkap Sugeng, Kamis (17/10). Sugeng menilai Pemerintah tidak berpihak kepada pengrajin tahu-tempe di daerah, sehingga tak ada la-

ngkah antisipasi agar pengrajin tidak terseok-seok. Seharusnya menurut Sugeng, pemerintah memangkas pospos anggaran yang tidak perlu khusus menstabilkan harga kedelai saat ini, serta tidak membiarkan mekanisme pasae berjalan begitu saja. “Kita berharap pemerintah daerah ikut mengantisipasi harga kedelai itu dan jangan biarkan pasar bermain. Karena, ini isu nasional yang harus ada solusi untuk kepentingan masyarakat. Bayangkan, jumlah pengrajin tahu-tempe di Tanjungpinang ini ada 50 pengrajin. Kita tak punya kouta dan tergantung dari importir,” katanya. Sugeng menjelaskan, kebutuhan kedelai di daerah ini mencapai 100 ton per bulan dan didatangkan langsung dari jiran Malaysia. Harga kedelai tergantung dari nilai tukar dollar. Seharusnya, kurs mata uang asing turun, harga kedelai ikut turun. Namun sebaliknya, malah naik. “Importir kedelai sekaligus produsen di kota ini ada dua pengusaha. Sedangkan, agennya ada lima. Selama ini, tak ada koordinasi dengan pihak agen dan importir bersama pengrajin tahu-tempe. Sekali-kali hanya meng-

Wafflelicious, Terbaru dari Aston Tanjungpinang TANJUNGPINANG (HK) — Satu lagi yang terbaru dari Hotel dan Conference Center Aston Tanjungpinang yang diluncurkan demi memanjakan lidah tamunya, Wafflelicious. Waffle merupakan hidangan khas dari Belgia yang memiliki tekstur yang sangat renyah. “Waffle merupakan kudapan yang sangat digemari, baik tua maupun muda,” ujar Public Relation Coordinator Aston Tanjungpinang Putri Agitiara. Kudapan ini bisa Anda nikmati sembari bersantai di Mezzanine Coffee Lounge Hotek Aston Tanjungpinang.

“Hanya dengan membayar Rp25.000 ++ (belum termasuk pajak), Anda sudah dapat menikmati waffle buah lezat yang disajikan dengan es krim Vanilla. Ada pilihan topping saus coklat, strawberry, mangga dan maple,” ujar Putri. (cw77)

Wafflelicious

infokan keterbatasan jumlah kedelai yang masuk, pembelianpun dibatasi,” terang Sugeng. Ditambahkan, pengrajin tahu-tempe terpaksa menurunkan produksinya saat ini sebanyak 20 persen, karena turunnya masyarakat membeli tahu dan tempe tersebut. Sebelumnya diberitakan, pengrajin tahu dan tempe di Kota Tanjungpinang sempat melakukan aksi mogok memproduksi beberapa hari lalu sebagai bentuk protes kenaikan harga kedelai, sementara harga jual masih sama. Aksi mogok berproduksi yang dilakukan pengrajin tahu tempe pada 2 sampai 3 September lalu mengakibatkan tahu tempe di kota Tanjungpinang kosong di pasaran. Namun setelah disepakati dengan penyesuaian harga tahu tempe, pengrajin mulai produksi kembali. Sebelumnya, asosiasi pengrajin tahu tempe di Kota Tanjungpinang, menggelar pertemuan dan membahas rencana kenaikan harga tahu tempe. Bila dipaksakan terus memproduksi tahu tempe sementara harganya tidak ada kenaikan, maka pengrajin akan gulung tikar, karena harga kedelainya naik. Dalam pertemuan tersebut disepakati, kenaikan harga tahu yang biasa dijual Rp600 dinaikan menjadi Rp800, sedangkan harga tahu yang tadinya Rp800 dinaikan menjadi Rp1.000. Sementara harga tempe yang tadinya Rp8 ribu dinaikan menjadi

IST

PENGRAJIN TAHU — Seorang pengrajin tahu sedang menyusun tahu yang telah diproduksi. Pengrajin tahu dan tempe di Kota Tanjungpinang mengeluhkan semakin melambungnya harga kedelai, bahan baku tahu dan tempe, sementara nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa waktu terakhir. Rp10 ribu per batang. Tingginya harga kedelai yang merupakan bahan baku pembuatan tahu dan tempe sejak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, harga kedelai turut melambung, saat ini mencapai Rp470 ribu per karung (berat 50 kg) dari biasanya Rp310 ribu per karung. Mengatasi permasalahan yang saat ini terjadi, pengrajin terpaksa membatasi

produksi, karena tak mampu membeli kedelai dengan harga tinggi, sementara harga tahu dan tempe yang diproduksi tidak naik. Saat dikunjungi Haluan Kepri salah satu pengrajin tempe di Kampung Baru, Tanjungpinang, Sabtu (7/9), Bahar mengatakan, dirinya kesulitan dalam memproduksi tempe karena memiliki modal yang minim. “Kalu pengrajin tempe ya-

ng mempunyai modal banyak, masih bisa membeli stok kedelai sedikit lebih banyak. Tetapi macam saya ini yang modal pas-pasan paling membeli lima atau enam karung paling banyak. Itupun kalau barangnya ada, kadang barangnya tidak ada dipasaran,” keluhnya. Ia juga menambahakan, para pengrajin bisa bertahan produksi saja saat ini sudah bersyukur, karena ada pe-

ngrajin yang sudah tidak membuat tempe lagi. “Bila pengrajin yang paspasan modalnya sangat memberatkan sekali. Kami para pengrajin tempe memngharapkan perhatian Pemerintah Daerah, agar dapat membantu memberikan modal usaha, dan kalau bisa memberikan subsidi kepada pengrajin tahu tempe sama seperti dulu,” harapnya. ***

Danamon Turunkan Pembiayaan di Beberapa Sektor Bisnis JAKARTA (HK) — Gejolak ekonomi global tentu berdampak pada perekonomian Indonesia ke depannya. Bahkan, akhir-akhir ini Bank Dunia telah menurunkan proyeksi pertumbuhan Indonesia tahun 2014 menjadi 5,3 persen. Menanggapi hal tersebut, Direktur Keuangan PT Bank

Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Vera Eve Lim mengatakan pihaknya akan terus waspada dan hati-hati melakukan pembiayaan terhadap beberapa lini bisninya. “Tahun depan belum selesai prosesnya, tapi kita harus hati-hati dalam bidang mining, karena kita pembiayaannya besar pada alat-alat

berat,” kata Vera di Menara Danamon, Jakarta, Kamis (17/10). Kedua, lanjut dia, Danamon juga akan hati-hati dalam melakukan pembiayaan terhadap lini Agricultural karena fluktuasi harga komoditas masih berlanjut. “Karena fluktuasi harga komoditas global, untuk pem-

Mentari Aura untuk Wanita BATAM (HK) — Kebutuhan komunikasi kaum pria dan wanita ternyata tak sama. Wanita, begitu menurut Indosat, aktif bersosialisasi, selalu ingin dekat dengan keluarga dengan layanan suara, SMS, akses data dan sosial media. Paham akan hal itu, Indosat pun menyodorkan solusi baru dengan menghadirkan Mentari Aura. Paket ini memberi peng-

gunanya akses telepon gratis ke empat nomor keluarga dan teman 24 jam nonstop. Akses unlimited Facebook dan Twitter serta ke website Wanita seperti PinkEmma.com dan Fimela.com juga digratiskan selama 30 hari. ”Indosat Mentari Aura kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan layanan telekomunikasi kaum wanita Indonesia mulai dari

karyawati, wirausahawati hingga ibu rumah tangga. Indosat Mentari Aura menawarkan solusi yang sangat lengkap, tidak hanya telpon, SMS dan akses sepuasnya ke sosial media, tapi pelanggan dapat menikmati akses ke berbagai konten wanita guna menambah wawasan, pengetahuan dan membuka peluang usaha,“ kata Erik Meijer (Direc-

biayaan agri kita cukup hatihati tahun depan,” ujarnya. Dan ketiga,hati-hati dalam memberikan pembiayaan terhadap perdagangan (trade finance). “Trade finance tahun depan akan melambat meski tahun ini tumbuh besar hampir 100 persen,” terangnya. Lebih lanjut, dia menga-

takan pertumbuhan kredit secara umum tahun depan akan dijaga di bawah 20 persen. “Yang pastinya kita akan tetap lakukan dengan hatihati Karena lenaikan suku bunga, inflasi, itu banyak dampaknya dari luar yang tidak bisa kita kontrol,” ujarnya mengakhiri. (oke)

tor & Chief Commercial Officer Indosat) dalam rilis persnya diterima Haluan Kepri, Kamis (17/10). Jika kamu tertarik menikmati gratis-gratis di atas, silakan migrasi ke paket Mentari Aura. Paket ini berlaku untuk pelanggan baru maupun lama IM3 dan Mentari. Caranya mudah. Tekan *123*400#, pilih menu pindah paket, lalu akukan isi ulang pulsa minimal Rp10.000. Kalau mengisi ulang pulsa Rp10.000 dan Rp12.-

000, kamu dapat menikmati tawaran di atas selama 7 hari. Mengisi ulang pulsa Rp25.000, dapat menikmatinya selama 20 hari, sedangkan yang isi ulang pulsa Rp50.000 selama 30 hari. Selain itu, pelanggan tetap dapat menikmati paket menarik lain, seperti paket data Indosat Super3G+, paket BlackBerry Indosat, paket smartphone dan paketpaket sosial media lain yang dapat diakses melalui *123#. (r/cw80)

Transaksi e-Banking Bukopin Berhadiah BATAM (HK) — Bank Bukopin kembali bagi-bagi hadiah melalui program ‘Nabung dan Transaksi di e-Banking Bukopin Otomatis Berhadiah Langsung’. Funding Officer Bank Bukopin Batam Armi Wiratna Dewi membeberkan, hadiahnya sangat banyak, yaitu 414 smartphone Sony Experia single, 63 vespa Piagio lx 150ie. “Cara untuk mendapatkannya sangat mudah dan banyak kesempatan, yaitu dengan mengumpulkan minimal 15 poin, nasabah sudah bisa diikutsertakan dalam program ini,” papar Armi. Apalagi, sebut Armi, hadiah langsung tanpa diundi untuk transaksi tertinggi selalu ada di setiap kantor cabang Bank Bukopin. Artinya, program nasional yang berlangsung dari 1 Oktober 2013-31 Januari 2014 akan ada pemenangnya dari Batam.

Begitu juga dengan kantor cabang lainnya, seperti di Tanjungpinang. Armi menyebutkan, transaksi e-Banking yang mendapatkan poin yaitu transaksi melalui ATM, SMS Banking, dan internet Banking Bukopin untuk pembayaran tagihan listrik, air, telpon, isi ulang pulsa, token listrik serta transfer bank lain. Setiap transaksi mendapat 1 poin dan berlaku kelipatan. Ketentuan hadiah gadget dilakukan setiap bulan berdasarkan pengumpulan poin tertinggi di setiap cabang, tanpa diundi. Segera buka tabungan SiAga Bank Bukopin dan teruskan bertransaksi melalui e-Banking Bukopin. “Semakin banyak transaksi akan semakin banyak poinya. Poin tertinggi akan otomatis mendapat hadiah langsung,” pungkas Armi. (cw80)

IST

SENIOR Vice President Bank Bukopin, Adhi Bramathya (kanan) bersama Kepala Divisi Penjualan Bank Bukopin Andi Darma saat peluncuran program baru tabungan dan transaksi e-Banking berhadiah langsung di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Editor : Nana Marlina, Layouter: Syahril


CMYK

CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

3

Restoran Wajib Miliki Izin Layak Sehat BATAM (HK) — Dinas Kesehatan Kota Batam menyerukan, semua restoran, katering, warung makan dan cafe wajib memiliki Izin Layak Sehat. Hal ini sesuai dengan Permenkes no 1096/Menkes/PER/VI/2011. Roslina Liputan Batam

IST

MENGHIAS MAKANAN —Seorang cheff sebuah restoran masakan Eropa sedang menghias menu yang akan disajikannya kepada konsumen. Restoran, rumah makan, maupun cafe wajib mengantongi Izin Layak Sehat yang meliputi hygiene sanitasi makanan, yaitu surat jaminan bahwa makanan tersebut bebas dari bahan berbahaya yang merugikan konsumen.

Sebagaimana disampaikan Kabag Farmasi, Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kota Batam Chandra Kamal, Rabu (16/10). Dikatakan Chandra, Izin Layak Sehat mencakup hygiene sanitasi makanan merupakan salah satu tindakan pemerintah dalam menjaga makanan dari hal-hal yang membahayakan bila dikonsumsi oleh manusia. Tindakan pencegahan dan pengawasan mulai dari bahan-bahan sebelum diolah menjadi makanan (sebelum produksi), selama proses produksi, penyimpanan, pengangkutan, hingga saat makanan tersebut dikonsumsi. Salah satu kegiatan dari sanitasi makanan adalah penyehatan makanan dan minuman. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kuman pada makanan dan minuman. Untuk mendapatkan Izin Layak Sehat, tiap pelaku usaha, baik di bidang restoran, kafe dan katering, wajib mengikuti pelatihan hygiene sanitasi makanan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Batam. Pelatihan dan penyuluhan meliputi keamanan makanan dan minuman yang disajikan, hygiene perorangan dan pengamanan makanan oleh karyawan yang bersangkutan, keamanan terhadap penyediaan air, pengolahan pembuangan air limbah dan kotoran, perlindungan makanan terhadap kontaminasi selama dalam proses pengolahan, penyajian dan penyimpanan, penyucian, kebersihan dan penyimpanan alat-alat

perlengkapan pengolahan makanan. "Pelaku usaha makanan wajib memiliki sertifikat hygiene sanitasi makanan selama tiga bulan mereka beroperasi," papar Chandra.

Kemudian, enam bulan selanjutnya, Dinas Kesehatan akan mengontrol secara rutin perilaku di masingmasing usaha tersebut dalam menerapkan pelatihan hygiene sanitasi makanan

pada usaha mereka. Chandra menyebutkan, bila pelaku usaha berkenaan tidak mengidahkan aturan hygiene sanitasi makanan, Dinas Kesehatan bisa menutup usaha tersebut sesuai

aturan yang berlaku. "Sanksi ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan dan penyakit berbahaya lainya bagi manusia," tambah Chandra. ***

"Satunya Kata dan Perbuatan", Dr, H.M. Soerya Respationo, S.H., M.H.

Sebuah Refleksi untuk "Melatih Kejujuran"

Bagian Ketiga PERTENTANGAN yang tajam seperti inilah yang kemudian mendorong para ulama besar di sepanjang zaman meneguhkan bahwa haqiqat Alqur'an itu adalah satu kesatuan, mengerahkan segenap daya dan upaya mengajak umat Islam agar menyikapi Alqur'an secara utuh, bagaikan satu bangunan yang kokoh dimana hakekat kesatuan Alqur'an itu menjadi bagian dari manifestasi sunnatullah, sebagaimana Allah telah menciptakan alam semesta ini di atas pondasi kesatuan. Tanpa hakikat

kesatuan ini maka semua wujud semesta dipastikan telah hancur sejak ribuan tahun yang silam. Dengan sangat indah, drama wujud kesatuan alam semesta ini digambarkan Alqur'an dalam surat Yassin 36:38-4o; Allah SWT berfirman: "Dan Matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikian ketetapan (Allah SWT) Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui" “Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredarannya yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua" "Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masingmasing beredar pada garis edarnya." Demikianlah halnya dalam tubuh kita yang merupakan miniatur alam semesta, semua organ tubuh merupakan satu kesatuan dengan bagian-bagiannya sehingga Nabi mengibaratkan seorang muslim dengan muslim lainya diibaratkan sebagi satu tubuh yang apabila salah satu bagian tubuhnya sakit, seluruh badan akan merasakan sakit, yang kalau diikat dengan konsep Rahamatan Lil'alamin, maka akan terbangun satu kesatuan, ikatan persaudaraan sesama umat manusia yang bagaikan satu tubuh. Para ulama terdahulu hingga hari ini tak pernah lelah mengungkapkan hakikat kesatuan Alqur'an itu dalam karya-karyanya agar umat Islam ti-

CMYK

dak berpikir secara parsial, berpikir sempit dan terkotak-kotak, mengambil sebagian ayat dan mengabaikan sebagian yang lainnya. Cara pandang kaffah (menyeluruh) dalam memahami dan memaknai hakikat kesatuan ini telah dijalani oleh para Nabi dan para sahabatnya, serta generasi terdahulu sehingga mereka dapat bangkit dari peradaban jahiliyah di tengah lembah Kota Mekkah yang gersang. Tetapi sebagaimana saya kemukakan sebelumnya, umat Islam hari ini menghadapi problem yang akut, yang masalah terbesar itu adalah belum satunya kata dan perbuatan. Kita seolah terperosok ke lembah yang suram dan tak berdaya, bahkan kehilangan ketauladanya dalam bersikap maupun bertindak, mayoritas dalam kuantitas tetapi minoritas dalam kualitas. Sebabnya, karena tidak satunya kata dan perbuatan dan memandang Alqur'an secara parsial, tidak kaffah, tidak menyeluruh, tidak memandangnya sebagai satu kesatuan yang utuh. Karena melihatnya secara parsial dan tidak menyeluruh, maka sebagian umat memandang Islam itu hanya ibarat ritual saja, sehingga wujud mereka kemudian tidak berdaya secara sosial dan mati suri di pojok masjid. Sebagian lain memahami Islam itu hanyalah kajian-kajian keilmuan semata sehingga mereka pun tidak efektif dan tenggelam dalam tumpukan kertas-kertas makalah dan seminar. **

Editor: Nana, Layouter: Novrizal


Dunia

Jumat, 18 Oktober 2013

Enam Bulan Pemukiman Israel Tambah 70% JAKARTA (HK) — Antara Januari dan Juni 2013, permukiman Israel di Tepi Barat bertambah sebanyak 70 persen dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu, demikian laporan yang disiarkan pada Kamis oleh Peace Now. Peace Now, kelompok pengawas yang melacak pembangunan permukiman di Tepi Barat Sungai Jordan, mendasari temuan mereka pada gambar udara serta penghitungan semua unit yang telah memulai atau telah mengakhiri pembangunan di masing-masing permukiman Yahudi. Laporan itu mengungkapkan bahwa secara keseluruhan 1.708 unit rumah dibangun di wilayah yang telah dicaplok Israel setelah Perang Timur Tengah 1967, 180 di antaranya dibangun di pos terdepan tidak sah. Laporan tersebut juga menyebutkan secara khusus masih ada 2.840 uni rumah yang sedang

dibangun selama masa ini, demikian laporan Xinhua —yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. Sebanyak 86 persen pembangunan dilakukan tanpa tender dan warga Yahudi di Tepi Barat sekarang tikali lebih banyak dibandingkan pada 1993, ketika Kesepakatan Oslo antara Israel dan Palestina ditandatangani. “Jika (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu sungguhsungguh mencari perdamaian, pembangunan permukiman ini takkan terjadi, sebab itu menghancurkan kesempatan bagi perdamaian,” kata Hagit Ofran, Direktur Peace Now, sehubungan dengan laporan itu.

Babak pembicaraan perdamaian saat ini dimulai pada Juli, setelah macet selama tiga tahun di tengah perluasan permukiman yang dilakukan Israe di Tepi Barat. Ada laporan bahwa pembicaraan tersebut, yang diselenggarakan secara rahasia, berada di ambang keambrukan karena masalah perbatasan dan apakah Negara Palestina pada masa depan mesti demiliterisasi sebagaimana tuntutan Israel. Dalam beberapa bulan belakangan, pengumuman Israel mengenai rencananya untuk membangun lebih dari 1.600 rumah di Tepi Barat dan Jerusalem Timur juga dilaporkan telah membuat macet pembicaraan itu. Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry di Roma pekan depan, kata Kantor Perdana Menteri Israel. Ia bermaksud memberi informasi terbaru mengenai status pembicaraan tersebut. (rol)

Pelayan Kembar di Restoran Rusia MOSKOW (HK) — Banyaknya restoran di Rusia membuat seorang pengusaha restoran memikirkan sebuah cara unik untuk menarik pelanggan. Jika biasanya pilihan menu atau konsep restoran diusung untuk menambah nilai jual restoran, Alexei Khodorovsky justru berpikir lain. Dilaporkan laman Web Orange, Selasa, (15/10), untuk menarik pelanggan, Khodorovsky mengembangkan ide yang sangat unik. Ia hanya mempekerjakan orang kembar untuk menjadi pelayan di restorannya.

Restoran yang diberi nama The Twins Star ini hanya mempekerjakan saudara kembar identik untuk melayani para tamu. Mereka juga berpakaian sama saat bekerja. Jadi, pelanggan harus benar-benar ingat pada pe-

Dari Halaman 1

Sutarman Jangan penembakan misterius. Saya berharap dalam program 100 hari bisa terungkap," ujar anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo. Bambang menuturkan kasus lainnya yang mangkrak di Bareskrim adalah perkara korupsi Alkes di Kementerian Kesehatan dengan tersangka mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari. Kasus lainnya yakni kasus dugaan pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi yang diduga melibatkan mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Andi Nurpati. "Saat dilantik jadi Kabareskrim, Anda sempat menjanjikan akan menuntaskan kasus ini. Pertanyaan kami, sampai di mana kasus ini? Apa ada kesengajaan untuk dipetieskan? Atau ada alasan lain?" tanya Bambang. Politisi Partai Golkar lainnya, Nurdiman Munir mempertanyakan soal kelanjutkan kasus Aipda Labora Sitorus yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembalakan liar dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua. "Soal Labora, dia sudah mengaku sudah setor ke Kapolri dan Kapolda. Tapi sampai hari ini, rekeningnya masih berjalan, artinya setorannya masih jalan," kata Nurdiman. Sementara itu, Buchori dari FPKS mencecar Sutarman dengan pertanyaan seputar adanya dugaan masyarakat yang menyebut Sutar-

man pendukung salah satu calon Presiden, sehingga pencalonannya sarat politis. "Konon katanya bapak punya bisnis perhotelan, apakah ini betul. Saya berharap ini tidak benar, karena berkaitan dengan profesional seorang calon kapolri," ujar Buchori. Yang tak kalah menarik, Buchori juga menanyakan komitmen Sutarman bila menjadi Kapolri, terutama dalam mengusut aliran dana dari sejumlah kasus dugaan korupsi, seperti kasus Gayus Tambunan, dan penerbitan TNKB. "Bagaimana komitmen kepolisian terhadap internal Polri, misalnya kasus Gayus, yang diduga mengalirkan dana ke petinggi Polri, lalu kasus TNKB yang diduga ada aliran dana juga ke petinggi Polri?," tanya dia. Wacana pembolehan polwan mengenakan jilbab sempat mencuat beberapa waktu lalu, namun kemudian surut lagi juga tak luput dari perhatian para anggota dewan. "Saya mewakili muslimat NU yang ingin jadi Polwan. Tetapi karena Polwan tidak boleh pakai jilbab, maka mereka mengurungkan niat untuk menjadi Polwan," tutur anggota Fraksi PKB Bachrudin Nasori. Jawaban Sutarman Menanggapi berbagai pertanyaan dari anggota dewan tersebut, Sutarman menjawab dengan tegas. Di antaranya, menjanjikan terobosan mengenai aturan bagi pol-

wan berjilbab dalam masa kepemimpinannya nanti. "Pemakaian jilbab adalah hak dari individu, siapa yang ingin memakai boleh memakai, tapi tentu saja ada yang tidak," katanya. Kata Sutarman, aturan mengenai pemakaian jilbab bagi polwan bisa dibuat. Polri juga sudah memiliki referensi pakaian yang bisa digunakan bagi polwan. Sebab, polwan di Aceh sudah mengenakan jilbab. "Referensi bisa melihat apa yang digunakan di Aceh," ujarnya. Namun persiapan aturan itu perlu proses yang panjang. Juga diperlukan persetujuan Kementerian Keuangan. Soal hubungan Polri dan KPK, Sutarman menegaskan hubungan itu baik-baik saja dan saling mendukung. "Hubungan kami saling mendukung, melatih bersama, saling tukar menukar informasi," ujarnya. "Kasus sulit dilakukan supervisi dan koordinasi. Kalau tidak selesai-selesai itu ada arahan dan itu bisa diselesaikan di beberapa daerah oleh KPK," sambungnya. Sutarman juga mengaku tak tahu menahu soal penyerbuan anggota Polri ke KPK beberapa waktu lalu untuk menangkap Novel Baswedan. Dia mengaku baru tahu ada peristiwa itu setelah diberi tahu oleh pimpinan KPK. Sampai berita ini diturunkan, proses uji kelayakan masih berlangsung hingga tadi malam. (kcm/dtc/rol)

orang tua hanya bisa mendukung dan mendoakan.” Terpisah dari anak jelas membuat Eksanti kangen. Namun, dia beruntung lantaran memiliki banyak kegiatan. "Jadi, setiap seminggu sekali pasti kami menjenguk dia,” jelas pemilik usaha di bidang pakaian muslim ini. “Walaupun suasana di rumah sepi, ya tapi kami kan harus

berbesar hati. Karena memang ini kan jihad, istilahnya ya Insya Allah untuk kebaikan. Jadi, ya sudah tetap dijalankan.” Eksanti mengungkapkan, walaupun terpaut jarak, ia dan anaknya yang bersekolah di Pesantren Nurul Fiqri tetap saling melakukan kontak untuk ngobrol sebanyak-banyaknya. ”Jadi, dia enggak ngerasa jauh sama kami, tetap ngerasanya ada,” kata dia. (tmp)

Dari Halaman 1

Dukung Anak Namun, kebersamaannya dengan keluarga tidak seramai dulu. Sekarang anaknya sekolah di sebuah pesantren di luar kota. “Anakku memang ingin masuk pesantren dari mulai kelas 6 SD," kata Eksanti saat ditemui di AlAzhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (16/10). "Alhamdulillah, saat tes di dua pesantren yang berbeda, duaduanya lolos. Kami kan sebagai

layan yang mana mereka memesan makanan. Konsep ini terbilang baru dan belum pernah didengar sebelumnya. Khodorovsky menuturkan, ia mendapatkan ide unik ini dari sebuah film di tahun 1960-an. Di film itu diceritakan seorang gadis yang menyeberang ke dunia paralel. Di sana, ia menemukan kembarannya. Meskipun ide ini tidak memakan biaya besar, tapi Khodorovsky memiliki sebuah tantangan besar. Ia agak kesulitan mencari sejumlah pasangan kembar untuk bekerja di restorannya. (tmp)

4

KRITIK SENI — Warga melintasi mural bertuliskan Istimewah, Har! buatan seniman di Yogyakarta (17/ 10). Berbagai karya street art bagian dari Festival Seni Mencari Haryadi ini dipasang sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan dan kinerja pemerintah Kota Yogyakarta di bawah walikota Haryadi Suyuti. NET

COFFEE MORNING H MUHAMMAD NABIL :

Ketahanan Pangan dalam KHL dan UMK KOTA BATAM, BINTAN DAN KARIMUN SEBAGAI KAWASAN FREE TRADE ZONE (FTZ) ‘KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS’ HARUS MEMILIKI KETAHANAN PANGAN YANG MANTAP. Sebagai kawasan pengembangan ekonomi baru, pemerintah pengelola ketiga kawasan harus mampu menjamin ketersediaan pangan secara berkesinambungan. Untuk kepentingan jangka panjang harus direncanakan secara swasembada dan kemandirian. Karena hal ini akan mempengaruhi bagaimana nilai UMK berbanding KHL yang hadapi masyarakat. Untuk membangun swasembada pangan maka pemerintah perlu mempersiapkan segala perangkat yang diperlukan, mulai dari regulasi yang jelas sampai persoalan control harga. Tanpa pengendalian dengan apapun caranya maka kenaikan upah buruh atau pekerja, termasuk pegawai negeri, justru menimbulkan beban karena kenyataan yang dihadapi kenaikan harga barang ketubuhan ternyata mengalami kenaikan lebih tinggi. Negara ini sudah kehilangan arah ketika menganut ekonomi bebas dengan dalih globalisasi dan pasar bebas. Harga semua barang komoditas dalam kendali dan permainan kaum kapi-

talis yang menguasai pasar dengan mudah karena kekuatan modal yang besar. Mereka dengan mudah mengancurkan pasar tradisional dan pasar rakyat dengan penetrasi system kartel mereka. Pemerintah tidak berdaya melawan karena itu menjadi bagian persyaratan hutang atau pinjaman luar negeri. Mestinya kita tidak telanjang bulan menyerahkan semua hal ke dalam mekanisme pasar. Rakyat secara umum tidak akan mampu bertahan dalam persaingan ‘mekanisme pasar’ yang sesungguhnya sangat tidak sehat itu. Pranata itu mestinya harus dilawan. Pemerintah mestinya tidak lebas tangan ‘lenggang kangkung’ terhadap beban ekonomi rakyat yang paling mendasar tersebut. Kita boleh ikut pasar bebas tapi untuk urusan tertentu tetap harus menjadi kendali negara sebagai jaminan ketahanan pangan guna membentuk kehatanan nasional. Beberapa negara lain, seperti Malaysia saja yang tidak jauh-jauh, pemerintah melakukan control harga terutama untuk kebutuhan dasar rakyatnya. Di sana, cleaning servis pun bisa sarapan di tempat kerja bersama dengan yang lainnya meski itu di bandara sekalipun. Tidak ada perbedaan yang mencolok antara harga kaki lima dengan harga di tempat-tempat elit sebab ada harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah ketika melanggar ada sanksi yang jelas dan tegas. Control yang dilakukan pemerintah itu akan menentukan seberapa berat nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dihadapi masyarakatnya dibanding dengan Upah Minimum Kota (UMK) yang mereka terima. Idealnya angka UMK harus

Dari Halaman 1

Pakai Narkoba Rabu (16/10) pukul 12.00 WIB di Markas Kodim (Makodim) 0315/ Bintan, Jalan A Yani Km6 Tanjungpinang. Anggota Kodim tersebut yang mengikuti jalannya tes urine, sebanyak tujuh Pama Kodim 0315/ Bintan. Setelah hasilnya diketahui, dari tujuh perwira tersebut, hanya satu oknum perwira yang hasilnya positif menggunakan narkotika yakni Kapten RA yang aktif menjabat sebagai Pasi Ops Kodim 0315/ Bintan. Mendapati hal tersebut, Letkol Inf Andi Asmara Dewa, lengsung memerintahkan anggotanya Lettu Inf Rusdianto Pasi Intel Kodim 0315/Bintan untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap Kapten RA tersebut. Dalam pemeriksaan, RA tidak mengakui bahwa dirinya menggunakan narkoba. Ia mengaku mengkonsumsi obat asam urat, tiga kali sehari. Selain dilakukannya pemeriksaan terhadap Kapten RA, atas intruksi Dandim 0315 Bintan juga memerintahkan, Sub Denpom I TNI-AD Tanjungpinang, bersama Pasi Intel Kodim 0315/Bintan untuk melakukan penggeledahan di tempat kos-kosan, Setia Jaya di Jalan Kuantan, yang diduga merupakan tempat Kapten RA menggunakan narkoba jenis sabu. Dari lokasi tersebut, tim dari Kodim 0315/Bintan juga mengamankan seorang warga sipil berinisial TN di dalam kamar kos tersebut. Selain TN, tim juga berhasil mendapatkan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,5 gram, satu buah alat hisap sabu (bong), satu buah selang, enam buah kepala bong yang telah terpakai, dua plastik jarum suntik, delapan plastik sacset sabu yang belum terpakai (kosong), satu tisu pembersih kaca, 59 bungkus sabu yang telah terpakai,

berada di atas KHL. Proporsionalnya UMK itu 10 – 20 persen di atas KHL sehingga buruh / pekerja bisa mempunyai tabungan setiap bulannya. Untuk masa kerja tertentu, mereka sudah bisa memiliki tabungan dan bisa memulai usaha mandiri. Usahawan-usahawan muda akan terus bermunculan setiap waktu karena mereka cukup memiliki modal dari tabungan, dan bisa ditambah dengan pinjaman-pinjaman baik dari perbankan maupun bantuan pemerintah. Kalau kondisi seperti sekarang dibiarkan bagaimana rakyat akan bertahan untuk jangka panjang. Contoh misalnya kenaikan BBM awal tahun 2013 lalu sebesar 40 persen telah mempengaruhi kanaikan harga yang mempengaruhi KHL dan UMK, jika diakumalasi bisa mencapai 60 persen. UMK Kota Batam tahun 2013 senilai Rp. 2.040.000.000,- jika tahun depan 2014 permintaan UMK naik 50 persen saja menjadi Rp. 3.60.000.000, - Pertanyaannya apakah industry di Batam bisa bertahan dengan nilai UMK setinggi itu, yang menjadi lebih tinggi jika dibandingkan dengan UMK di Malaysia dan negeranegara berkembang lainnya. Itu di sector formal, bagaimana nasib usaha sector informal? Kalau tidak dinaikan, pendapatan tidak mencukupi kebutuhan hidup. Dilema memang. Pertanyaannya bagaimana keseriusan pemerintah mengatasi masalah ini, terutama pemerintah setempat? Bukankah di daerah ada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota? Mestinya kan bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan menjaga stabilitas ekonomi. ***

ATM dari berbagai bank, uang 20 Ringgit Malaysia, uang Rp7.000, dompet dan barang lainnya. Komandan Korem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Bujang Zuirman, melalui Kepala Penerangan Korem 033 Wira Pratama Mayor Jhoni Tambunan, membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini oknum Perwira tersebut, sedang dalam proses penyidikan dan pemeriksaan di Sub Den POM I/3-2 TNI-AD Tanjungpinang," katanya. Komandan Sub Denpom I TNIAD Tanjungpinang, Kapten CPM M Yusuf, langsung menyerahkan TN kepada Polres Tanjungpinang, Kamis (17/10) pukul 17.00 WIB. PNS Pemprov Kepri Sementara itu, PNS berinisial SO dibekuk, Kamis (17/10) pukul 11.30 WIB saat menghindar dari razia kendaraan oleh anggota Satlantas Polres Tanjungpinang, di Jalan Merdeka Tanjungpinang. SO yang diketahui bertugas di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Provinsi Kepri yang melewati jalan tersebut malah berbelok ke Kantor Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang yang berada tepat di samping pos polisi tersebut. Setelah memarkirkan sepeda motornya, SO langsung berjalan masuk ke dalam halaman belakang gedung menuju kantin kantor tersebut. Ia tidak mengetahui, jika tingkah lakunya, sudah diperhatikan oleh anggota polisi saat itu. Beberapa saat kemudian, SO kembali ke tempat ia memparkirkan sepeda motornya. Saat itulah anggota Satlantas mendatangi SO, dan SO terlihat sangat ketakutan. Hal itu membuat curiga polisi. Akhirnya, selain memeriksa dokumen dan kelengkapan sepeda motor SO, polisi pun juga memeriksa fisik kendaraan tersebut, dan ketika membuka jok sepeda motor,

polisi melihat bungkusan jas hujan hitam mencurigakan. Ketika bungkusan tersebut diminta polisi untuk membuka, SO tidak bisa lagi menyembunyikan lagi. Tenyata bungkusan tersebut berisi barang diduga daun ganja. Polisi pun segera menggelandang SO ke Mapolres Tanjungpinang. Kapolres Tanjungpinang, AKBP Patar Gunawan, belum dapat dikonfirmasi terkait penangkapan oknum PNS ini. Sebelumnya, petugas gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang menangkap tiga orang PNS Pemerintah Kota Tanjungpinang, Rabu (2/10) malam di kawasan jalan Tugu Pahlawan sekitar pukul 21.00 WIB. Keempatnya sudah menjadi target operasi karena diduga terlibat jaringan pengedar narkoba. Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabusabu, ganja beserta beberapa butir pil happy five. Keempat beserta barang bukti saat ini sudah dibawa ke Kantor BNN Kepri di Batam. Ketua BNN Kota Tanjungpinang AKBP Ahmad Yani menerangkan, ketiga oknum PNS tersebut berinisial NV, FJ, SH dan SD yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang. "Ketiga oknum tersebut sudah lama menjadi TO BNN Provinsi. Dari hasil penangkapan semalam didapatkan barang bukti berupa sabu-sabu, ganja, dan beberapa butir pil happy five. Barang bukti sampai saat ini belum bisa di pastikan berapa banyak jumlahnya. Karena para tersangka langsung dibawa ke Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh BNN Kepri," ungkap Yani, Kamis (3/10) di Tanjungpinang. (cw72) Editor : R Ghafur, Layouter: Syahrial Anwar


Opini & Layanan Umum Pembahasan UMK 2014 apapun keputusan yang diambil oleh pemerintah. Tidak jarang, para pengusaha mengancam akan menghentikan aktivitas usahanya. Aksi anarkis yang dilakukan oleh pihak yang tidak puas dengan besaran UMK, sudah seringkali melanda Kota Batam. Masih terbayang dalam ingatan kita semua, bagaimana amuk para pekerja Batam pada 2012 lalu, karena besaran UMK yang disetujui pemerintah mereka anggap tidak mengakomodir kebutuhan para pekerja. Sejumlah sarana umum dan fasilitas publik, menjadi sasaran kemarahan pekerja. Bahkan dampak yang paling besar atas aksi pekerja tersebut adalah terciptanya stigma negatif di kalangan investor, bahwa Batam bukan merupakan daerah yang aman untuk berinvestasi. Kondisi

PENENTUAN upah minimum kota (UMK) pada sejumlah wilayah di Indonesia dan Kota Batam pada khususnya, dari tahun ketahun senantiasa menimbulkan pertentangan antara serikat pekerja, pengusaha dan pemerintah. Perbedaan pendapat tersebut, seringkali bermuara terhadap terjadinya sejumlah aksi anarkis. Para pekerja yang merasa tuntutan mereka tidak dipenuhi, berusaha menekan pemerintah dan para pengusaha, dengan satu tujuan, yakni bagaimana usulan mereka dapat dipenuhi. Begitu juga para pengusaha, jika usulan yang disampaikan oleh serikat pekerja kelewat tinggi, mereka berusaha melakukan penolakan dengan berbagai cara. Bahkan yang paling ekstrem, pengusaha tidak menyetujui

tersebut jelas berdampak terhadap iklim investasi di Kota Batam pada khususnya. Kemudian, dalam penentuan besaran UMK 2013, aksi penolakan justru datang dari para pengusaha. Para pengusaha mengganggap besaran UMK 2013, mengalami kenaikan yang signifikan. Bahkan kenaikan tersebut mereka anggap sangat tidak wajar. Sehingga jika hal itu tetap dipaksakan, para pengusaha keberatan dan tuntutan melalui pengadilan hubungan industrial merupakan langkah yang ditempuh pengusaha. Menyikapi kondisi tersebut, kita berharap agar seluruh stake holder terkait dapat mengambil pelajaran dari berbagai permasalahan perburuhan yang setiap tahun terjadi di Kota Batam ini. Seluruh pihak, diharapkan betulbetul serius dalam membahas

penentuan UMK. Berbagai indikator yang digunakan untuk menentukan besaran UMK, seperti biaya transportasi, sewa rumah, laju inflasi, harga BBM, harga kebutuhan pokok dan lainnya, harus betul-betu dikaji secara proporsional. Tidak itu saja, sejumlah permasalahan atau faktor yang menjadi penyebab tingginya harga kebutuhan pokok dan harga indikator ekonomi lainnya, harus menjadi perhatian dari pemerintah. Sehingga, jika berbagai permasalahan tersebut dapat dibenahi dan dicarikan jalan keluarnya, tentunya ekonomi biaya tinggi yang selama ini menjadi keluhan pengusaha, akan dapat dicarikan solusinya. Jika kita cermati pada episode pembahasan UMK Kota Batam yang tengah berlangsung saat ini. Kita masih menyaksikan ketidak seriusan sejumlah pihak atau instansi terkait dalam pembahasan

UMK dimaksud. Dimana, keterlambatan dan ketidakhadiran pihak yang seharusnya memegang peran strategis dalam pertemuan itu, menjadi sinyal bahwa pembahasan UMK, mereka anggap sebagai sesuatu yang tidak strategis. Kondisi tersebut, tentu sangat kita sayangkan. Kita tidak ingin, dengan sikap kurang serius yang ditunjukkan sejumlah pihak, justru akan menghasilkan keputusan yang semakin dilematis. Jika hal ini terjadi lagi pada 2014 nanti, bukan tidak mungkin kerusuhan yang lebih besar akan melanda Kota Batam yang kita cintai ini. Menyikapi hal itu, kembali kita menghimbau, kepada mereka yang tergabung dalam dewan pengupahan dan pihak terkait lainnya, untuk betul-betul melakukan kajian yang proporsional dan profesional, sehingga nantinya besaran UMK yang dihasilkan, dapat memenuhi harapan seluruh pihak.***

Idul Adha; Memulai Gotong Royong Dalam konteks Indonesia, Idul Adha 1434 H kali ini diharapkan tak berhenti pada pelaksanaan ritual keagamaan di tanah lapang dan masjid saja, atau pun dianggap selesai ketika hewan ternak telah disembelih. Namun peringatan hari raya Idul Adha semestinya menjadi tanda pengagungan terhadap tradisi besar Islam, sekaligus memberi jeda tafakkur dan tadabbur pada umat Islam di Indonesia tentang keberlangsungan kehidupan sosial keagamaan kita yang tak kunjung reda dari krisis kemanusiaan. Kita bisa membaca kembali kisah ini, ketika Ibrahim di usia tua dan telah lama menanti kehadiran anak, akhirnya mendapat karunia kelahiran Ismail kecil, namun kebahagiaan sementara ini harus dihadapkan dengan perintah Allah SWT untuk menyembelih Ismail. Sepenuh kesabaran dan keikhlasan keduanya berserah diri (aslama) akan perintah Allah SWT, hingga sampai saat Ibrahim membaringkan Ismail di saat itu pula kontan Allah SWT menebus Ismail dengan seekor sembelihan yang besar. (QS Ash Shaaffaat,100-111). Peristiwa inilah yang kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah Qurban dilakukan pada hari raya Idul Adha. Pada kisah ini kita tak hanya tercenung mendapatkan keikhlasan dan kepatuhan Ibrahim yang rela merelakan anaknya terkasih, namun juga juga betapa hebatnya kesediaan Ismail untuk mengorbankan dirinya sendiri demi panggilan suci dari Allah Swt.

IDUL Adha atau Idul Qurban merupakan salah satu hari besar dalam Islam ketika jutaan muslim beraktifitas tidak seperti biasanya. Di hari-hari ini berjuta umat muslim menunaikan rangkaian ibadah haji di sepanjang dua kota suci Mekkah dan Madinah, bersamaan dengan umat muslim di belahan bumi lain menyembelih hewan ternak sebagai bentuk ibadah qurban. Baik ibadah haji maupun ibadah qurban merupakan pengingat sekaligus peringatan tentang keteladanan manusia agung Ibrahim beserta keluarganya.

Oleh: Muh. Arief Rosyid Hasan Ketua Umum PB HMI Periode 2013-2015

K olom Publik (Bagian Ketiga) DI sisi lain, manakala kita tidak menunaikan zakat yang wajib, apalagi infak dan sadaqah yang bersifat sunat, maka kita termasuk memakan dan menzalimi orang lain, sementara orang lain sangat membutuhkan bantuan kita. Allah SWT sudah menyiapkan ratusan, ribuan atau bahkan jutaan dalil yang meligitimasikan ketegasan syariat zakat, bergantung dari kita (ummat manusia) dalam menerimanya. Sudahkan kita merima syariat tersebut secara Kaffah, ataukah mencari-cari alasan untuk menutupi kebohongan-kebohongan diri kita terhadap agama ini. Subhanallah,,,,,, Allah adalah Dzat yang Maha Suci, Maha Sempurna. Allah tidak membutuhkan amal-amal kita, justru

Dalam hal lain, begitupun perintah berhaji ke Baitullah (Al-Qur’an surah Al-Hajj ayat 26-37), bukan hanya sekedar formalitas untuk meraih sebutan haji atau meningkatkan status sosial keagamaan belaka, namun terdapat makna yang mendalam di balik rangkaian ibadah yang agung ini. Menurut Komaruddin Hidayat, ibadah Haji yang diawali dengan menanggalkan pakaian sehari-hari dengan menggunakan pakaian ihram (pakaian putih yang amat sederhana) mengandung makna kita melepaskan pakaian keseharian yang merupakan refleksi keakuan serta simbol status sosial kita menuju kesamaan derajat kita sebagai manusia di hadapan Allah SWT. Karena tak ada yang lebih unggul di mata Allah dari yang lain kecuali karena kualitas taqwanya. Menjadi Islam Aktual Pertanyaan yang kemudian mencuat di benak kita, seberapa bermakna rangkaian ritual ini bagi umat Islam? Apa makna yang di-

dapat di saat jutaan umat Islam Indonesia tiap tahunnya mendapatkan libur untuk memperingati perayaan Idul Adha, dapat berkumpul di tanah lapang atau masjidmasjid untuk mengagungkan kebesaran-Nya, menyembelih jutaan hewan Qurban, dan tiap tahun pula mengirimkan masyarakatnya untuk berhaji? Bukankah Shalat Idul Adha, penyembelihan hewan Qurban, dan berhaji mempunyai nilai sejarah tentang keikhlasan, kepatuhan, kepasrahan, dan berserah diri? Atau memang bagi kita, shalat Idul Adha, penyembelihan hewan Qurban, dan ibadah haji tak lebih sekedar ritual tahunan yang tidak memberi makna apapun? Dengan kembali kepada makna asal Islam (aslama) – berserah diri, kepasrahan – Murtadha Mutahhari, seorang alim besar dari Iran, menjelaskan dua macam kepasrahan. Pertama, Islam fisik atau Islam Geografis ketika manusia pasrah kepada seseorang atau sesuatu karena

terpaksa atau karena mengikuti lingkungannya. Mutahhari menyebut istilah alislâm al-jughrâfî kepada mereka yang lahir, hidup, dan mati dalam lingkungan Islam. Kedua, Islam aktual atau al-islâm al-wâqi’î . Islamnya orang yang sudah pasrah kepada kebenaran dengan hatinya. Ia mengamalkan kebenaran yang diyakininya setelah ia menerima kebenaran itu melalui pencarian atau penelitian tanpa fanatisme. Meninjau perilaku keislaman kita hari ini, mestinya momen hari raya Idul Adha ini menjadi cermin untuk mengintrospeksi diri, apakah yang telah kita lakukan hari ini sudah sesuai dengan kebenaran Islam, ataukah sekedar ikut-ikutan fenomena sesaat tanpa ikutan makna yang meyertainya. Tentunya menjadi keharusan bagi umat Islam hari ini untuk tidak sekedar berkutat dengan Islam fisik atau Islam geografis, tetapi lebih dari itu yakni Islam aktual, yang kita imani, ilmui, dan amalkan da-

lam kehidupan sehari-hari. Memulai Gotong Royong Setelah masing-masing kita mencoba membumikan islam aktual, maka tanggung jawab berikutnya adalah bagaimana agar kita dengan kesadaran yang sama bergerak dalam satu barisan. Gotong royong, yang menjadi budaya kita sejak bangsa ini didirikan, harus diarahkan dalam menunaikan kebaikan. Sebagaimana yang dibahasakan oleh Rhenald Kasali, bahwa untuk melakukan perubahan-perubahan besarbesaran kita membutuhkan kolaborasi besar-besaran. Juga dalam QS Ali Imran 104 ditegaskan agar ada sekelompok di antara kita yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orangorang yang beruntung. Dengan semangat gotong royong tersebut, maka peringatan Idul Adha akan menjadi momentum yang sangat berarti untuk mengurai persoalan atau setiap masalah yang sedang menyelimuti kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Kedzaliman atau kejahatan terorganisir yang selama ini menggerogoti bangsa ini akan berhadap-hadapan dengan kolaborasi besar-besaran oleh mereka yang senantiasa memperjuangkan kebaikan. Segala masalah yang tak habis-habisnya bersimaharajalela sejak hilir hingga hulu kehidupan berbangsa kita dapat direduksi secara berjamaah sehingga sampai kepada perbaikan menyeluruh. Itulah makna qurban yang perlu kita bumikan. Selamat Idul Adha 1434 H.***

Oleh: Ust. Saiful Ulum, S.Sos.I, Direktur Pendidikan Nurul Islam Group

Mensyukuri Nikmat Allah SWT Allah akan melihat keseluruhan amal kita dan membalasnya dengan balasan yang setimpal. Orang-orang yang enggan mengeluarkan zakat dari hartanya, maka Allah SWT. akan mengambil secara paksa sesuai dengan kehendak-Nya. Boleh jadi harta yang kita miliki akan menjadi sebab musibah/bencana yang melanda diri dan keluarga kita, baik dalam skala kecil maupun besar. Allah akan menyuruh makluk-Nya yang lain untuk mengambil harta yang tidak dikeluarkan zakatnya. Penyakit yang tak kunjung sembuh, bencana alam, banjir, kebakaran, pencurian, perampokan,

dan lain sebagainya. Pada saat semua itu terjadi dalam diri kita, maka pada saat itu Allah SWT sedang menguji kita. Itulah bentuk kasihsayang-Nya. Maka segeralah mohon ampun kepada-Nya dan benahi diri serta perbaiki amal untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Keuntungan Berzakat Banyak nilai dan keutamaan dari zakat yang kita miliki bila kita tunaikan dengan sebaik-baiknya, diantaranya: Pertama, untuk membersihkan harta dan jiwa. Secara harfiah, zakat itu suci bersih dan berkah. Karena sebenarnya dibalik harta yang berada di geng-

gaman kita saat ini, masih bercampur dengan haknya orang-orang fakir-miskin, anak yatim yang tidak mampu, dan sekian banyak kaum dhuafa’ yang bertebaran di muka bumi ini. Ketika zakat itu kita tunaikan, maka keuntungan yang akan kita peroleh adalah memperoleh kebersihan atau kesucian, baik harta maupun jiwa. Kedua, zakat adalah tumbuh dan bertambah. Disamping memiliki makna suci dan bersih, zakat juga bermakna tumbuh dan bertambah, baik terhadap harta maupun jiwanya. Secara lahiriyah, zakat berarti mengeluarkan harta yang kita miliki, ini berarti zakat akan mengurangi harta pemiliknya. Tetapi, sebenarnya

dengan zakat itu kita akan mendapatkan tambahan harta. Allah SW T ber firman : “Katakanlah, sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki diantara hamba-hambaNya. Dan apa yang kamu infakkan Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik “. (QS. Saba’ : 39). Mainkanlah peranan kita sebagai khalifah di muka bumi ini, tebarlah kebaikan kepada seluruh makhluk Allah, lebihlebih lagi kepada sesama ummat manusia dengan segala potensi yang Allah berikan kepada kita, harta kita, tenaga kita, dan lain sebagianya. Sebelum kemudian Allah mengambilnya kembali dengan cara-Nya. Wallahu A’lam Bisshowab.***

Jumat, 18 Oktober 2013

5

C akap B ijak “AGAR bisa maju, Anda perlu yakin pada diri sendiri, teguh pendirian, dan percaya diri melaksanakan keyakinankeyakinan itu” Adlin Sinclair “KECERDASAN bukan untuk membuat semua hal tanpa kesalahan, namun untuk mempercepat amatan bagaimana membuatnya menjadi bagus”

Bertolt Brecht

M enyanyah Dinasti dan Feodalisme

Nicolaus Ngao Wartawan Haluan Kepri ADA fakta menarik di era orde baru dan reformasi belakangan ini, dimana tampil sejumlah tokoh nasional yang membagi peran, keterlibatan, partisipasi aktif dalam kedudukan dan jabatan kepada istri, suami, dan atau kepada anak-anak dan sanak keluarga. Mereka bahkan membentuk dinasti ketika salah seorang telah memegang tampuk sebuah insitusi,entah itu bernama negara, atau partai politik. Kita bisa melihat fakta dimana tampilnya sejumlah tokoh nasional diantaranya Soeharto dengan dinastinya, Gus Dur, Megawati Soekarno Putri, sebagai Ketua Umum PDIP Perjuangan dan berhasil merebut kekuasaan lalu disertai suami menjabat Ketua MPR dan anak juga menjadi anggota DPR. Mereka juga memiliki kedudukan di partai banteng bermoncong putih. Demikian juga Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat dan anaknya sebagai anggota DPR RI dan memiliki kedudukan di partai politik. Amin Rais, pendiri Partai Amanat Nasional juga melibatkan dua putranya dalam pengurus DPP PAN. Fenomena ini kemudian merebak ke daerah dan sejumlah ketua partai juga melibatkan sejumlah anggota keluarga dan kerabat dalam kedudukan dan jabatan di pemerintahan dan partai politik. Belakangan yang santer diberitakan media nasional dan daerah yakni fenomena keluarga Gubernur Banten, Ratut Atut Chosiyah yang menduduki sejumlah jabatan dan membentuk dinasti. Fenomena serupa bahkan juga tampak di Provinsi Kepri dimana tampil sejumlah tokoh dalam jabatan sebagai pengurus partai politik juga melibat sejumlah anggota keluarga dan kerabat. Perihal ini masyarakat di Kepri khususnya di Kota Batam sudah bisa menebak sejumlah tokoh dan kerabat dimaksud.

Menurut Prof Benedict Anderson, Indonesianis dan Mahaguru Cornell University,Amerika Serikat, para politisi itu tak ada apa-apanya kecuali mendompleng nama bapak dan suami dan itu cermin feodalisme serta cermin kemauan pemimpin yang gilagilaan seperti di Korea Utara. ‘’Politik istri atau putraputri mahkota itu cermin feodalisme dan cermin kemauan pemimpin yang gila-gilaan seperti di Korea Utara. Negara itu komunis tapi pemimpinnya turun-temurun sampai tiga generasi. Ketimbang membagi kekuasaan kepada orang lain, lebih baik membagi kepada anak sendiri meski berotak ayam,” kata Ben Anderson kepada Tempointeraktif. Bahaya dinasti yang menggambarkan feodalisme ini adalah ketika dinasti sudah menggurita dan kuat mengakar maka ia cenderung bertindak semena-mena dan bahkan mengabaikan segala batasan dan instrumen yang membatasi ruang geraknya. Mengapa dinasti yang menggambarkan feodalisme tidak pernah dipersoalkan masyarakat bahkan sebaliknya masyarakat justru menggadang-gadang fenomena dinasti sehingga mereka tetap berkibar dan terus memperkuat dinastinya? Hal ini dipicu ketidakpedulian masyarakat untuk mengkritisi fenomena dinasti. Disamping itu faktor keterbatasan, ketakberdayaan masyarakat dalam berbagai aspek sehingga terciptalah pengkultusan individu terhadap pribadi-pribadi tertentu hingga mereka memanfaatkan ketakberdayaan tersebut untuk menciptakan dinasti. Sudah saatnya masyarakat disadarkan dari sikap tidak peduli, pengkultusan individu, ketergantungan, dan sikap cuek yang tidak mau mengkritisi perkembangan fenomena dinasti sehingga fenomena dinasti tidak boleh berkembang lebih luas, lebih kuat dan lebih mengakar di ini bangsa dan dan ini provinsi.***

√ Pakai Narkoba, Perwira TNI Ditangkap - Perwira itu harus beri contoh ndan ! √ Buruh Kepri Usul UMK Naik 50 Persen - Pengusaha legowo nggak ? REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Meranti

Jumat, 18 Oktober 2013

6

Disdukcapil Diminta Validasi Data SELATPANJANG (HK) — Bupati Meranti Irwan Nasir meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk membuat validasi data kependudukan. Ruslan Nahrowi Liputan Meranti Pasalnya kata Irwan, data kependudukan ini menjadi sangat vital dalam penetapan kebijakan program pembangunan di Kabupaten Meranti. Meski kata Irwan Disdukcapil Kabupa- Irwan ten Meranti telah beberapa kali melakukan program nasional, seperti KTP Siak, Simduk dan terbaru program e-KTP. Namun dirasakan dia, untuk kevalidan data kependudukan masih rancu belum valid benar persoalan kevalidan data kependudukan masih diakui sulit dilakukan. Untuk itu, kita berharap agar pihak disdukcapil bisa sesegera mungkin melakukan validasi data karena akan digunakan untuk ke-

pentingan pembangunan. “Data kependudukan merupakan data penting yang menjadi kunci sukses dalam penerapan program pembangunan. Bagaimanapun juga, program pembangunan ini digulirkan untuk masyarakat. Bila data kependuNasir dukannya tidak valid, jelas akan ada kekeliruan yang bisa berdampak luas. Untuk itu, kita minta agar pihak Disdukcapil Meranti, bisa memvalidasi data dengan baik,” uajar Irwan usai membuka pelatihan dan pembekalan petugas Siak dan e-KTP di Selatpanjang, Kamis (17/10). Menurut Bupati, berbagai program pembangunan sangat erat kaitannya dengan validasi data kependudukan. Tidak hanya upaya pengentasan program

kemiskinan. Data kependudukan menjadi data yang sangat dibutuhkan untuk semua aspek kebijakan pembangunan. Baik yang menyangkut pembangunan ekonomi, sosial maupun pemerintahaan pelayanaan publik. Semua kebijakan pembangunan ini, kata dia, berkaitan langsung dengan persoalan validasi data kependudukan. Apalagi katanya kondisi Meranti yang sedang giat-giatnya membangun. Jelas data kependudukan ini akan menjadi data yang sangat penting untuk menarik alokasi anggaran program pembangunan kedepan. Persoalan validasi data kependudukan ini, lanjut Irwan tidak semata hanya menjadi beban dan tanggung jawab Disdukcapil saja. Melainkan aprat desa merupakan instrument yang paling penting yang langsung bersentuhan dengan kependudukan.“Kita minta agar semua kepala desa untuk segera memiliki sistem data kependudukan. Data-data kependudukan ini harus ada di kantor desa. Jangan sam-

pai ada desa yang tidak memiliki data kependudukan.

Kita minta agar PMD bisa memaksimalkan para kepa-

la desa segera memantapkan data kependudukannya

agar terus diupdate,” jelas Irwan lagi.***

BUKA PELATIHAN — Bupati Meranti Irwan Nasir, mengalungkan kepada peserta tanda dimulainya pelatihan Siak dan e-KTP yang diadakan Kantor Disdukcapil, Kamis (17/10).

PT NSP Bersedia Ganti Rugi Lahan Warga

BUPATI Meranti Irwan Nasir MSi saat meninjau PT NSP di Kepau Baru, beberapa waktu lalu. Perusahan ini diharapkan dapat mengolah industri turunan sagu termasuk bioetanol dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

SELATPANJANG (HK) — Pihak manajemen PT Nasional Sago Prima (NSP) bersedia akan mengganti rugi lahan milik warga Tanjung Bandul, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, seluas 75 hektare yang masuk dalam areal wilayah HTI Sagu milik perusahaannya. Demikian dikatakan Forestry Support Coordinator PT NSP, Setyo Budi Utomo menyikapi tuntuan ganti rugi lahan milik warga, Kamis (17/10). “Tidak ada persoalan, pihak perusahaan siap untuk segera membayarkan ganti rugi lahan warga ini. Namun yang menjadi persoalan sekarang, justru para pemilik lahan itu sendiri yang mengulur-ngulur waktu dengan berbagai alasan. Dan perlu saya tegaskan disini, bahwa yang diklaim itu hanya lahan milik Pak Syarifuddin dan kawan-kawan yang berada di

dalam konsesi PT NSP seluas 75 hektar” ujar Budi. Menurutnya, dari awal sesuai dengan amanat SK Menhut pihak PT NSP sudah berupaya untuk melakukan semua aturan, termasuk ganti rugi lahan milik masyarakat yang masuk dalam konsesi lahan PT NSP. Sebagai tindak lanjutnya, pihak PT NSP sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan para pemilik lahan yang turut melibatkan pemeritnah desa dan kecamatn serta instansi terkait untuk membahas ganti rugi lahan tersebut. Bahkan kata dia, secara tertulis pihak perusahaan juga sudah menyampaikan rencana pem bayaran sagu hati atau ganti rugi tanaman yang tumbuh (GRTT) yang tumbuh di lahan tersebut, Sebelumnya kata Budi, melalui surat nomor 210/ NSP/VII/13/RO/GC tanggal

29 Juli 2013 lalu, pihak perusahaan dengan transparan menyampaian penawaran ganti rugi kepada para pemilik lahan tersebut. Namun, upaya itu tidak mendapat tanggaan yang positif dari pemilik lahan. Kemudian pihak perusahan kembali melayangkan surat penawaran ganti rugi kedua bernomor surat 212/NSP/VII/13/RO/GC tanggal 16 Agustus 2013. “Dalam surat tersebut, sudah jelas kita berikan penawaran nilai nominal ganti rugi lahan sebesar Rp15 juta untuk lahan yang sudah produktif. Dan untuk lahan yang tidak produktif, tentunya lain lagi. Untuk itu, kita juga sudah mengajak para pemilik lahan untuk turun ke lokasi, bersamasama melakukan pengecekan dilapangan. Tapi sampai hari in para pemilik lahan masih terus mengulur-

CMYK

ngulur dengan berbagai alasan” beber Budi. Menyinggung terkait kebijakan perusahaan yang tetap mengolah lahan yang diklaim warga tersebut, Budi menegaskan sesuai dengan peta dari Kementrian Kehutanan RI, bahwa areal lahan yang diklaim warga tersebut berada di dalam konsesi PT NSP. Dengan dasar inilah pihak perusahaan mengolah lahan untuk menunjang aktifitas perusahaan dilapangan. “Karena lahan tersebut berada di dalam kawasan HTI, maka pihak perusahaan berani mengolah. Kalau tidak berada di lokasi jelas perusahaan tidak akan berani ambil resiko dan ini sama dengan merambah hutan. Kalaupun sekarang ini ada warga yang mengajukan proses hukum, PT NSP tetap menghormati hak warga tersebut” tandas Budi lagi. (rus)

Editor: Arment, Layouter: Syahril


Sambungan Dari Halaman 1

Kejari Kembalikan formil maupun materil. Karenanya, berkas tersebut dikembalikan dalam bentuk P-18 untuk dilengkapi. "Apa-apanya yang kurang itu merupakan rahasia kami, yang pasti kita meminta segera dilengkapi," kata Armen. Untuk melengkapi berkas tersebut, sebagaimana aturan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (Kuhap) lanjut Armen, diberikan tenggang waktu hingga 14 hari kerja. "Meraka punya punya tenggak waktu 14 hari," terangnya. Selaku penyidik, lanjut Armen, ia akan memeriksa lebih lanjut kasus tersebut bila sudah dilimpahkan. Karena hingga saat ini semua tanggung jawab sudah dilakukan, salah satunya mengeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). "Ini sebagai bukti keseriusan Kejaksaan menangani kasus ini," ujarnya Sementara itu, Humas PT PLN Batam Agus Subekti, enggan berkomentar tentang kasus pencemaran nama baik ini. "Maaf mas, terkait kasus itu (PLN dan Planet 3) saya tidak mau komentar," ujarnya singkat. Diberitakan sebelumnya, polisi memastikan kasus pencemaran nama baik oleh PT Pelayanan Listrik

Nasional (PLN) Batam yang dilaporkan manajemen Planet 3 sudah mulai merujuk pada adanya tersangka. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Ponco Indriyo menuturkan, sampai sekarang pihaknya terus mendalami kasus PT PLN Batam dengan Planet 3 tersebut. Kata dia, hasil pemeriksaan para saksi tengah dikaji oleh Unit VI Tipiter Polresta Barelang. "Kami masih proses dan baru mendalaminya. Saat ini masih pemeriksaan saksi-saksi," kata Ponco, Rabu (16/10) di Mapolresta Barelang. "Saya lupa sudah berapa saksi yang diperiksa dan nantinya akan ada mengarah ke tersangka," sambungnya. Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kelistrikan Indonesia (LPerkindo), Thomas AE pun sudah mendesak Polresta Barelang menuntaskan proses hukum pencemaran nama baik, terkait pencurian listrik yang dituduhkan PT PLN Batam terhadap managemen Planet 3 yang beralamat di Ruko Nagoya City Centre blok B nomor 8 Nagoya, Batam. "Kita sudah menyaksikan sejumlah kesewenang-wenangan yang dilakukan PT PLN Batam terhadap para konsumennya. Salah satu yang pernah menjadi korban adalah planet 3. Dimana planet 3

mereka tuduh melakukan pencurian listrik, sehingga membuat permasalahan ini harus berujung ke kepolisian. Kita minta agar polisi menuntaskan permasalahan ini" ujar Thomas. Dikatakan Thomas, pihaknya mendukung planet 3 dan polisi agar segera menuntaskan kasus ini. Hal ini menurutnya penting, agar PLN Batam, tidak lagi semena-mena kepada para konsumennya atau begitu gampangnya menuduh para konsumen melakukan pencurian tanpa alasan yang jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Menurut Thomas, laporan planet 3 terhadap PT PLN Batam, setidaknya mampu mewakili keluhan sejumlah konsumen yang selama ini dirugikan oleh perbuatan PT PLN Batam. Untuk itu, Thomas meminta, agar kasus pencemaran nama baik tersebut dapat dituntaskan sampai ke pengadilan. Informasinya, sejumlah pihak baik dari PT PLN Batam, bahkan wartawan media harian yang sempat memuat berita terkait tuduhan yang dialamatkan PT PLN Batam kepada Planet 3, telah menjalani pemeriksaan oleh Unit VI Tipiter, Sat Reskrim Polresta Barelang. (ays/byu/cw81)

Dari Halaman 1

Buruh Kepri Kabupaten (DPK) di Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu. Hasfarizal yang merupakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan mengatakan, rapat DPK ini, dihadiri Apindo yang diwakili oleh Ketua Apindo Jamin Hidajat dan Aditya Laksamana selaku Wakil Ketua Apindo Bintan. Dari serikat pekerja ada SPSI Reformasi diwakili Darsono, SBSI diwakili Timbul Sianturi, SPSI Pariwisata Reformasi diwakili Mansur, dan FSPMI diwakili Sinurat. Dari Pemerintah ada delapan orang yang hadir di antaranya Kepala BPS dan Kepala Dinas Tenaga Kerja. Dari total 21 orang anggota DPK hanya 6 orang yang tidak hadir. "Sampai saat ini belum ada satu angka sepakat dari DPK untuk diusulkan kepada Bupati Bintan untuk diteruskan ke Gubernur Kepri. Kita masih mengadakan satu pertemuan lagi pada Kamis (24/10), diharapkan didapatkan satu angka sepakat," ujarnya. Tetapi seandainya pada tanggal 24 Oktober tidak tercapai satu angka sepakat, maka berdasarkan tata tertib, DPK akan meminta tiga usulan yaitu versi pemerintah, Apindo dan serikat pekerja. Nanti akan diusulkan kepada Bupati Bintan, lalu Bupati yang akan menentukan berapa angka UMK yang akan diusulkan kepada Gubernur Kepri. Pada saat rapat DPK terang Hasfarizal, kelima serikat pekerja sudah diberi waktu untuk bermusyawarah selama satu jam setengah untuk mengurucutkan satu angka usulan, yaitu sampai saat makan siang dan shalat dzuhur, tetapi tidak muncul satu angka, tetap muncul tiga angka usulan. Apindo juga diberi waktu satu setengah jam, begitu juga dengan unsur pemerintah. Hanya dari Apindo dan pemerintah yang muncul satu angka usulan UMK. Untuk diketahui Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Bintan tahap I sebesar Rp1,758 juta, tahap II sebesar Rp1,748 juta dan tahap III sebesar Rp2,13 juta. Besaran KHL rata-rata tahun 2013 adalah Rp1,878 juta. Sedangkan UMK tahun 2013 Rp1,9 juta, Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepri Rp1,365 juta. Angka inflasi dari bulan Januari hingga September 9,6 %, dan pertumbuhan ekonomi 6,02 %. Usulan UMK tahun 2014 naik 50 persen juga datang dari buruh di Kabupaten Karimun. Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cabang Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar meminta agar penetapan upah minimum kabupaten (UMK) Karimun mendatang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, angka UMK selama ini dihitung berdasarkan kebutuhan pekerja lajang dan bukan pekerja berkeluarga. Hal itu berdasarkan Permen Tenaga Kerja No 13 tahun 2012 tentang Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Namun dalam kenyataan, kebutuhan hidup pekerja adalah untuk pekerja yang berkeluarga, minimal satu keluarga memiliki dua orang anak. Kata Fajar, untuk memenuhi kebutuhan pekerja maka besaran nilai UMK tersebut haruslah ditambah 50 persen dari nilai UMK yang ada. Misalnya, untuk UMK saat ini yang nilainya sebesar Rp1,6 juta, jika ditambah 50 persen dari UMK yang ada, maka standar UMK di Karimun haruslah Rp2,4 juta. "Makanya, kami menilai Permen yang mengatur KHL tersebut tidak relevan lagi untuk saat ini. Harusnya, kebutuhan hidup pekerja itu dihitung berdasarkan kebu-

Jumat, 18 Oktober 2013

tuhan hidup pekerja yang berkeluarga, bukan yang lajang. Kalau untuk Karimun, maka angka yang standar tersebut adalah sekitar Rp2,4 juta," kata Fajar. Terpisah, Ketua Apindo Kabupaten Karimun Dwi Untung menilai, penetapan UMK tahun-tahun sebelumnya menimbulkan keresahan di kalangan pengusaha. Karena, kenaikan angka UMK tersebut belum sesuai dengan kenaikan usaha. Banyak pengusaha yang terancam gulung tikar. "Kita bisa lihatlah, pascakenaikan UMK awal tahun ini, banyak pengusaha yang terancam gulung tikar. Beberapa di antaranya ada terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Karena mereka sudah tidak mampu lagi membayar gaji karyawannya. Disisi lain, pendapatan makin berkurang,"kata Dwi. Namun, Dwi Untung sepertinya tak mau menjelaskan besaran angka PHK yang berdampak dari kenaikan UMK tersebut. Dwi Untung hanya mengatakan bahwa pengusaha ketika terjatuh biasanya tidak ingin diketahui banyak orang karena alasan kepercayaan dari pihak pemodal. "Mereka terbuka dan mengakunya ke kita-kita saja. Mereka tak mau heboh-heboh," ujarnya. Dari Tanjungpinang, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang Dimyath mengatakan, tahun 2014 nanti, UMK Tanjungpinang akan naik dari Rp1,360 juta menjadi Rp1,6 juta. Kata dia, hal yang menjadi pertimbangan naiknya UMK Kota Tanjungpinang karena KHL Kota Tanjungpinang naik. "Tahun kemarin (2013) KHL kita kan Rp1,360 juta sekarang telah naik sebesar Rp1,652 juta. Selain itu yang menjadi pertimbangan kita juga melihat kepada tetangga kita Kabupaten Bintan yang UMKnya sebesar Rp1,8 juta," ujar Dimyat. Selain dua pertimbangan tersebut, lanjutnya, inflasi Kota Tanjungpinang juga menjadi faktor naiknya UMK Kota Tanjungpinang. "Kenaikan upah ini akan kita usulkan dan kita tentukan dengan dewan pengupahan. Baik itu dari tingkat buruh dan pengusaha. Itu akan ada beberapa kali pertemuan. Kira-kira akan naik sampai Rp1,6 juta ke atas gitulah," katanya. Batam Belum Bersikap Sementara itu, sejumlah serikat buruh di Kota Batam, sampai kemarin belum bersikap dan mengajukan besaran UMK tahun 2014. Sejauh ini, para buruh masih fokus memperjuangkan hak-hak buruh lainnya yang selama ini belum terpenuhi. Hal tersebut tampak dari aksi unjukrasa yang digelar ratusan buruh yang tergabung dalam Konferderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KS-PSI) Kota Batam, SPSI Pariwisata, SPMI, SPNI, PUK TSK SPSI di depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Batam, Kamis (17/ 10) sekitar pukul 09.00 WIB. Aksi tersebut mengusung delapan point tuntutan, di antaranya, menuntut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dilaksanakan tahun 2014 mendatang, penghapusan outsourcing, penegakkan hukum serta pengembalian pembahasan UMK kepada pemerintah. Buruh juga menyesalkan gugatan pengusaha atas UMK kelompok III, meminta Polda Kepri dan Polresta Barelang ikut menegakkan hukum ketenagakerjaan dan pemindahan Kantor Pengadilan Hubungan Industrial dari Tanjungpinang ke Batam.

Aksi ratusan buruh tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP. Tampak di pintu gerbang halaman Kantor Pemko Batam dipasang kawat berduri. "Kami hanya menuntut hakhak kami, para pejabat yang duduk di kursi empuk jangan hanya memikirkan diri sendiri," kata salah seorang buruh yang menjadi orator di aksi tersebut. Tak lama kemudian, Wakil Walikota Batam Rudi SE menemui para pengunjukrasa. Di hadapan ratusan buruh itu, Rudi berjanji akan memperjuangkan tuntutan dan hak-hak buruh. "Saya tidak mau hanya berjanji, tetapi akan saya buktikan. Nantinya akan ada proses hukum yang berjalan. Saya minta rekan-rekan jangan pernah berhenti untuk berjuang terkait hak-haknya," kata Rudi. "Saya tadi sudah perintahkan Dinas Tenaga Kerja agar jangan membahas UMK di hotel, tetapi dikantornya. Kalau memang ada yang tidak tepat mohon diberiahu ke saya dengan cara melalui SMS," sambungnya. Soal tuntutan buruh seperti BPJS, kata Rudi, pihaknya sudah mempersiapkan BPJS di Kota Batam. Sedangkan untuk outsourcing, saat ini sudah beberapa perusahaan outsourcing di Batam yang dihilangkan. "Kalau untuk BPJS Insya Allah tahun 2014 mendatang sudah disiapkan. Tapi untuk perusahaan outsourcing pelan-pelan kami sudah memangkasnya. Kita semua tahu, kalau karyawan yang masuk melalui outsourcing gajinya dipotong," ujarnya. Lanjut Rudi, saat ini Pemko Batam sudah menambah 20 unit mobil transportasi murah buat buruh. "Saya harapkan dengan adanya transportasi murah ini, bisa membantu para pekerja yang akan berangkat dan pulang kerja," ucapnya. "Kalau ada perusahaan yang memberikan UMK tidak sesuai dengan keputusan Gubernur, segera beri tahu ke saya," sambungnya. Sementara itu, Wakil ketua I DPRD Kota Batam Ruslan Kasbulatov saat menemui para buruh yang melakukan aksi di DPRD Kota Batam berjanji akan merekomendasikan ke pusat terkait pemindahan Pengadilan Hubungan Industrial dari Tanjungpinang ke Batam. Selama ini, keberadaan PHI yang terletak di Kota Tanjungpinang, DPRD Batam telah menganggarkan didalam APBD untuk biaya akomodasinya kepada pihak Disnaker. "Kami telah menganggarkan biaya akomodasi untuk keperluan ke PHI di Tanjungpinang. Selain itu juga, pihak Dinsaker meminta anggaran buat biaya pendidikan buruh dan kami sudah masukan ke dalam APBD P sekitar Rp1 miliar lebih. Dan semuanya kami titipkan ke pihak Disnaker," kata politisi PDI Perjuangan ini. Dalam pidatonya, Ruslan juga menegaskan pendapatnya bahwa UMK Batam yang layak adalah sebesar Rp3,5 juta. "Kalau saya ditanya, upah buruh di Batam itu layaknya Rp3,5 juta," kata Ruslan. Spontan, ucapan Ruslan itu disambut gembira oleh para buruh. Menurut Ruslan, angka tersebut pantas mengingat angka kebutuhan di Batam yang cukup tinggi, bila dibandingkan kota-kota lain. "Buruh harus dapat upah layak dan penghidupan yang layak," ujarnya. Usai berdemo di Kantor DPRD Batam, massa pun membubarkan diri dengan tertib. (rof/cw77/byu/ham)

Dari Halaman 1

Garuda Jaya depan. Usulannya, diharapkan timnas U-19 ini jangan dipecahpecah ke klub-klub mana dulu selama setahun, tetap di training camp. Entah, kita kirim ke Liga Eropa misalnya," kata Toni. "Kita akan cari yang levelnya sama dengan U-19, apakah di Spanyol, atau di Amerika Latin, atau Asia yang cocok dengan keinginan pelatih. Bisa saja. Nanti kita akan formulasi, tentu pelatih akan kumpul juga bersama Menpora. Karena kami belum bicara dengan pelatih juga, sambil menunggu ketua BTN (La Nyalla Mattalitti) dan Ketua Umum PSSI (Djohar Arifin)," tambahnya. Untuk memberangkatkan tim ke luar negeri, Toni memperkirakan butuh dana sebesar Rp 100 miliar. "Ya kurang lebih 100 miliar lah. Tapi kita coba sarankan kalau memang dari pemerintah mau ada uluran misalnya, ada anggarannya untuk ikut, nanti anak-anak ini kita ikutkan liga di luar, sampai

nanti di Piala Asia Oktober tahun depan, kembali," terangnya. Dapat Hadiah Rumah Sementara itu, pemain Timnas U-19 Maldini Pali mendapat kejutan dari Pemda Sulawesi Barat. Ya, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh memberikan hadiah satu unit rumah senilai Rp 600 juta kepada pemain yang berasal dari Mamuju. Pemberian hadiah rumah tipe 90 di Perumahan Mutiara Gading itu disampaikan oleh Gubernur Sulbar saat menerima kehadiran Maldini Pali di rumah jabatannya di Kota Mamuju, Rabu (16/10) malam. Maldini diberikan hadiah rumah karena dinilai sebagai atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah dan Indonesia. Maldini ikut berperan dalam prestasi Timnas U19 memboyong Piala AFF dan masuk putaran final Piala Asia. "Rumah nomor 1 di Perumahan Mutiara Gading, Kota Mamuju, itu proses administrasinya telah diu-

rus oleh pemerintah dan Maldini dapat segera menempatinya," kata Gubernur Anwar Adnan Saleh. Kepada Maldini, Gubernur Sulbar juga berpesan agar tidak meninggalkan pendidikan. Setelah tamat SMA harus melanjutkan kuliah sambil terus menggeluti karier sebagai pemain Timnas Indonesia. "Pesan saya, jangan tinggalkan pendidikan, selain terus menggeluti karier sebagai pemain timnas Indonesia," kata gubernur. Ia mengatakan beasiswa yang diberikan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi harus dimanfaatkan dengan baik dan serius dalam menempuh pendidikan. "Maldini sebagai putra Sulbar, juga mesti menjaga diri, dengan tidak terlibat pergaulan remaja ke arah yang negatif. Ingat, sebagai aset, Maldini harus tetap mengharumkan nama bangsa di mata negara lain, dengan menjadi atlet yang baik," katanya. (dtc/glc)

men-statemen yang menyerang PD. Seperti kemarin dia bilang, mari kita korbankan sapi jangan korbankan orang lain, tidak pernah Partai Demokrat mengorbankan dia. Jadi baik-baiklah duduk di boncengan," ujarnya. Meski demikian, Ruhut mewanti-wanti agar tidak ada pihak yang mendesak KPK untuk segera menahan Anas menyusul penahanan Andi Mallarangeng. Proses hukum tetap harus dihormati. "Janganlah KPK didesak-desak untuk menahan Anas," tuturnya. Menurut Ruhut, selama ini rak-

yat masih ada yang menganggap penetapan tersangka Andi dan Anas adalah rekayasa. Penahanan keduanya akan membuat rakyat yakin bahwa PD tegas kepada kadernya yang diduga terlibat korupsi. "Kami tidak main sandiwara," ujarnya. Dengan fakta penahanan Andi dan Anas nantinya, Ruhut menambahkan, kepercayaan masyarakat ke PD akan pulih. Dan target PD memulihkan elektabilitas menjadi 15 persen akan tercapai. "Aku yakin target kami 15 persen segera terwujud," ujarnya. (dtc)

mengantarkannya ke Rutan KPK. Andi ditahan setelah hampir satu tahun ditetapkan KPK sebagai tersangka. KPK mengumumkan penetapan tersangka Andi pada Desember 2012. Hingga hari ini, Andi sudah tiga kali diperiksa sebagai tersangka. Namun, pada dua pemeriksaan sebelumnya, KPK menilai belum perlu untuk menahan Andi. "Selalu siap, dari kemarin juga siap,” kata Andi sebelum diperiksa. Sebelum digiring ke mobil tahanan, politikus Partai Demokrat itu sempat menyampaikan harapannya di hadapan wartawan. “Hari ini saya menjalankan penahanan sesuai dengan ketentuan KPK,” ujar Andi. Andi menyatakan keikhlasannya walau harus menghuni jeruji besi. “Ini sebagai proses untuk mempercepat penuntasan kasus ini,” ujar pria asal Parepare, Sulawesi Selatan itu. Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu berharap kasusnya segera dibawa ke ranah peradilan. Ia yakin kebenaran yang sesungguhnya bisa terungkap. “Yang salah, ya salah. Yang tidak salah, ya tidak salah,” kata dia. Menanggapi penahanan ini, salah satu adik Andi, Rizal Mallarangeng menyatakan KPK tidak memiliki dasar yang kuat untuk menahan kakaknya itu. "Saya pribadi berpandangan bahwa hari ini KPK menahan orang yang tidak bersalah. Tidak ada dasar yang cukup untuk membuat dan menahan Andi sebagai seorang tersangka," kata Rizal Mallarangeng yang ditemui di gedung KPK. Rizal mengatakan ia dan keluarga besar menerima dengan besar hati terhadap penahanan kakaknya. Akan tetapi, lanjutnya, bukan berarti pihaknya menerima dan membuktikan bahwa Andi sudah dinyatakan bersalah. Ia justru ingin segera kasus kakaknya disidangkan untuk mengetahui dakwaan yang dirumuskan KPK. Dengan begitu, akan diketahui jika Andi tidak bersalah dalam kasus ini. Dalam persidangan, pihaknya juga mengajukan pembelaan diri untuk dakwaan yang dirumuskan KPK kepada kakaknya. "Tidak berarti bahwa semua ini sudah membuktikan bahwa AM bersalah dan kami yakin bahwa penahanan ini mempercepat proses pengadilan sebagai proses yang harus kita sambut dengan baik," ujar Rizal. Juru bicara KPK Johan Budi SP mengatakan ia mempersilahkan Rizal memberikan pernyataan sebagai adik dari tersangka Andi Mallarangeng. Menurutnya yang dapat menyimpulkan siapa yang bersalah adalah di pengadilan. "Saya kira yang bisa menyimpulkan (bersalah atau tidak) itu nanti di pengadilan, hakim yang memutus. KPK hanya berwenang melakukan sangkaan dan dakwaan, hakim nanti yang memutuskan," tegas Johan. Demokrat Siapkan Bantuan Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf siap memberi dukungan penuh untuk tersangka kasus Hambalang Andi Malarangeng menghadapi proses hukumnya. Demokrat siap memberi bantuan hukum dan dukungan secara

moril demi kelancaran proses hukum yang dihadapi mantan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut. "Kami yakin Andi ingin kasusnya segera tuntas, kita mendukung proses ini berjalan dengan cepat dan berkeadilan, sehingga kebenaran-lah yang akan terbuka. Artinya, keadilan yang seadil-adilnya," kata Nurhayati di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, kemarin. Nurhayati yakin, proses hukum yang dihadapi Andi akan berjalan cepat. Pasalnya, Andi menghadapi semuanya dengan kooperatif. Bagi Nurhayati, sikap kooperatif mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu seharusnya menjadi pertimbangan majelis hakim dalam mengambil keputusan. "Kita tetap mendukung KPK agar prosesnya dipercepat, sehingga jelas siapa yang salah dan tidak salah. Kasihan Andi dan keluarganya kalau menunggu berlamalama," ujarnya. Terpisah, KPK diharapkan tidak hanya menahan Andi Mallarangeng, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana proyek Hambalang. Pasalnya, masih ada tersangka lain di lingkaran kasus Hambalang yang sampai saat ini masih menghirup udara bebas. “Jangan lupa dengan dua tersangka lain yang belum ditahan,” kata aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun. Seperti diketahui, selain Andi, KPK menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar serta mantan petinggi PT Adhi Karya, Teuku Bagus Muhammad Noor, sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Sementara itu, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima pemberian hadiah terkait proyek Hambalang dan proyek lainnya. Deddy sudah ditahan, 13 Juni lalu, di Rumah Tahanan KPK yang berlokasi di lantai dasar Gedung KPK, Jakarta. Sementara itu, Teuku Bagus Muhammad Noor dan Anas Urbaningrum belum juga ditahan meski sudah berstatus tersangka. Kata Tama, penahanan terhadap Andi Mallarangeng diharapkan dapat menjadi babak baru penanganan kasus ini. Ia meminta, agar KPK segera menelusuri kemungkinan keterlibatan pihakpihak lain, baik perorangan maupun koorporasi yang juga diduga menikmati uang hasil korupsi dari proyek Hambalang tersebut. “Apalagi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) menyebutkan ratusan miliar kerugian negara akibat korupsi Hambalang,” ujarnya. Selain itu, ia mengatakan, KPK juga diharapkan menyelidiki adanya dugaan tindak pidana pencucian uang dalam kasus ini. Terutama, katanya, terhadap adanya dugaan aliran dana yang mungkin mengalir ke sejumlah pihak. “Kasus ini memang sudah cukup lama, kita berharap Andi juga dapat terbuka,” katanya. (kcm/tmp/rol)

Dari Halaman 1

Ruhut Titip di boncengan," kata Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10). Ruhut mengaku akan lega jika Anas Urbaningrum juga ditahan. "Aku lega. Apalagi nanti menyusul Anas. Aku yakin target kami 15 persen di bulan Desember akan tercapai," katanya. Ruhut menyarankan agar Anas kooperatif dan tak membuat pernyataan-pernyataan yang menyerang PD. Lebih baik Anas diam dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kasusnya. "Enggak usahlah ada state-

Dari Halaman 1

Andi Ditahan karena kasus ini bisa berlanjut. Demokrat sebenarnya berdarah-darah dengan kasus Hambalang. Bisa saja intervensi, dorong KPK supaya cepat, tapi tidak dilakukan. Hukum harus mandiri," kata Marzuki, Kamis (17/10). Lebih jauh, Marzuki meminta masyarakat melihat proses hukum Hambalang secara cerdas. Kasus korupsi, kata Marzuki, telah menjadi masalah bersama dan bisa menjerat siapapun tanpa terkecuali pejabat tinggi, atau rakyat jelata sekali pun. "Korupsi itu adalah penyakit kita bersama sebagai bangsa. Biarkan KPK bekerja secara profesional, bongkar semua kasus korupsi di semua level," ujarnya. KPK menahan Andi Mallarangeng di Rutan KPK, Jakarta, seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka selama hampir enam jam. Andi disangka melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama sehingga mengakibatkan kerugian negara. Andi ditahan setelah hampir satu tahun ditetapkan KPK sebagai tersangka. KPK mengumumkan penetapan tersangka Andi pada Desember 2012. Hingga hari ini, Andi sudah tiga kali diperiksa sebagai tersangka. Namun, pada dua pemeriksaan sebelumnya, KPK menilai belum perlu untuk menahan Andi. Dalam kasus Hambalang, Andi diduga melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama sehingga mengakibatkan kerugian negara. Menurut perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), nilai kerugian negara dalam proyek tersebut sekitar Rp 463,6 miliar. Selain Andi, KPK menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar serta mantan petinggi PT Adhi Karya, Teuku Bagus Muhammad Noor, sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Sementara itu, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima pemberian hadiah terkait proyek Hambalang dan proyek lainnya. Di Rutan KPK, Andi menghuni sel yang sebelumnya digunakan Deddy Kusdinar, mantan anak buahnya yang pernah menjabat Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Olahraga. “Tadi siang, tahanan DK (Deddy Kusdinar) dipindahkan ke Rumah Tahanan Kepolisian Resor Jakarta Selatan. Sekarang ruang tahanan itu ditempati AAM (Andi Alifian Mallarangeng),” ujar Johan Budi, juru bicara KPK kepada wartawan di kantornya, Kamis sore. Johan menjelaskan alasan pemindahan Deddy Kusdinar, yang juga tersangka kasus Hambalang. “Di samping sama-sama tersangka dalam kasus yang sama, kapasitas rumah tahanan KPK juga sangat terbatas,” ujar Johan. Andi ditahan seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka selama hampir enam jam, mulai pukul 10.00 WIB. Seusai menjalani pemeriksaan, Andi tampak keluar dari Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, dengan mengenakan baju tahanan berupa rompi berwarna oranye. Mantan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat ini lantas masuk ke mobil tahanan yang akan

7


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

GUBERNUR Kepri HM Sani dan keluarga menyerahkan hewan kurban di Masjid Nurul Iman, Muka Kuning, Batam.

8

WAKIL Gubernur Kepri HM Soerya Respationo serta istri menyerahkan hewan kurban di Masjid Amanatul Ummah, Batam.

Pemprov Kepri Serahkan 35 Ekor Sapi Hewan Kurban

GUBERNUR Kepri HM Sani menjadi Khotib pada Salat Idul Adha di Masjid Nurul Iman, Muka Kuning Batam.

TANJUNGPINANG (HK) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam perayaan tahun ini menyerahkan 35 ekor sapi yang tersebar di seluruh Batam dan Tanjungpinang. Adapun beberapa wilayah yang mendapatkan hewan kurban itu diantaranya adalah Dutamas, Puri Legenda, Punggur, Botania, Kampung Buliang, Bengkong Kolam, Sengkuang, Jodoh, Bengkong Harapan dan Mukakuning. Penyerahan hewan kurban yang dilakukan setiap tahunnya merupakan suatu wujud kepedulian dan perhatian agar masyarakat dapat merasakan kebahagiaan bersamasama dengan segenap umat Islam lainnya. Hal ini dikatakan Gubernur Kepri, Muhammad Sani saat menjadi Khotib Shalat Idul Adha di Masjid Raya Mukakuning, Selasa (15/10). Dalam khotbahnya, Muhammad Sani mengajak segenap umat Islam yang ada di Kepulauan Riau untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan sang pencipta alam. "Sesama umat hendaknya selalu menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama manusia. Selain itu harus dapat melestarikan alam dan lingkungan sehingga ada harmoni-

sasi dan keseimbangan dalam menjalani hidup ini," jelas Sani. Sementara itu Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo,SH MH saat menyerahkan hewan Kurban di Masjid Amanatul Ummah, Selasa (15/10). Dalam sambutannya, Wagub mengatakan bahwa makna dari raya Qurban ini adalah ketulusan hati dan pengorbanan. "Pengorbanan dimaksud adalah bagaimana kita bekerja untuk kebaikan masyarakat dan tentunya dengan ketulusan hati," kata Soerya. Dengan ketulusan hati ini, sambungnya, ia berharap masyarakat dapat bersama-sama saling membantu dan bahu membahu membangun. "Sehingga, kedepan Insyallah akan dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera," harapnya. Hal utama lainnya, adalah saling menyayangi diantara sesama manusia. Sebab, dengan saling menyayangi, seperti hadis rasullah mengatakan bahwa sayangilah mereka yang dibumi, maka yang dilangit akan menyayangimu. Narasi dan Foto : Humas Pemprov Kepri

KETUA TP-PKK Provinsi Kepri, Hj Aisyah Sani dan Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Hj Rekaveny Soerya Respationo saat akan menunaikan salat Idul Adha.

HM SANI dan HM Soerya Respationo saat menerima tamu pada Hari Raya Idul Adha 1435 H.

HJ AISYAH Sani dan masyarakat Batam menjalankan ibadah salat Idul Adha 1435 H/2013 di Masjid Nurul Iman, Batam.

GUBERNUR Kepri HM Sani, Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo memanjatkan doa sebelum melaksanakan kurban.

GUBERNUR Kepri HM Sani, Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo usai melakukan shalat Idul Adha

RIBUAN umat Islam melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Nurul Iman, Muka Kuning, Batam.

GUBERNUR Kepri HM Sani dan istri bersama dengan pengurus Masjid Nurul Iman, Muka Kuning, Batam.

GUBERNUR Kepri HM Sani berdialog serius dengan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo.

HM SANI menuju Masjid Nurul Iman didampingi Jhon Sulistiawan dan Andi Mapisangka.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

9

SK Menhut Dicabut, Batam Akan Rugi Sidang Lanjutan SK Menhut

Faisal Rizal Siregar Mikro Bisnis Unit di Bank Mandiri

Gemar Futsal MULAI dari anak-anak hingga orang dewasa saat ini gemar bermain futsal, termasuk juga Faisal Rizal Siregar yang akrab disapa Ichal. Pegawai Bank Mandiri ini sejak beberapa tahun belakangan ini jatuh cinta dengan futsal. Anak pertama dari 3 bersaudara ini menuturkan, kecintaannya terhadap futsal, karena olahraga tersebut banyak menunjukkan teknik permainan bola dengan cepat. Selain itu futsal merupakan olahraga bola kaki yang simple. " Sejak beberapa tahun belakangan ini saya jatuh cinta dengan olahraga futsal. Yang saya lihat, dalam permainannya, futsal lebih banyak menunjukkan skil dan juga bebas, "katanya. Pria berdarah Batak ini menyebutkan, di setiap permainan futsal ia selalu berada di posisi sayap. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan untuk menjadi back ataupun penyerang.

SEKUPANG (HK) — Perwakilan Menteri Kehutan RI, Gunardo Agung mengungkapkan jika SK Menhut No 463 dicabut maka Batam akan rugi. Batam akan kembali seperti semula dimana semua lahannya berstatus hutan.

Nov Iwandra Liputan Batam

DERMAWAN/HALUAN KEPRI.

SOSIALISASI BPJS — Kepala Cabang PT Askes (Persero) cabang Batam Fahrurrozi menyampaikan sambutan pada acara sosialisasi BPJS Kesehatan di Swiss Bel Hotel Harbour Bay, Kamis (17/10).

Askes Batam Sosialisasikan BPJS Gemar Futsal Hal 10

BALOI (HK) — PT Askes Cabang Batam resmi mensosialisasikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kese-

Apel Gabungan Pererat Silaturahmi Pimpinan Daerah SERAYA (HK)– Wakil Walikota Batam, Rudi mengikuti apel gabungan TNI/POLRI bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan instansi vertikal tingkat Kota Batam di Lapangan Markas Kodim 0316, Kamis (17/10). Bertindak sebagai pemimpin apel, Komandan Kodim 0316/Batam Letkol Arh

Harvin Kidingallo. Kegiatan ini ajang mempererat silaturahmi dan meningkatkan

koordinasi diantara anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam. Apel gabungan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi dan para unsur FKPD Kota Batam dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Batam. Apel Gabungan Hal 10

hatan kepada para peserta Askes di Swiss Bel Hotel Harbour Bay, Kamis (17/10). Sosialisasi ini dilakukan sehubungan de-

ngan terjadinya transformasi PT Askes dan PT Jamsostek menjadi BPJS. Askes Batam Hal 10

Top 100 Jodoh Diduga Jual Roti Berulat JODOH (HK) — Pasar swalayan Top 100 di Jodoh diduga menjual roti berulat dan berjamur. Roti merek Bellarosa itu sudah banyak terjual seiring hari raya Idul Adha 1434 H. Pihak Top 100 baru menarik roti sejenis dari pajangan setelah diprotes pembeli. " Saya kaget melihat ada belatung menjalar dari roti. Pertama, saya kira itu hanya coklat, setelah saya perhatikan, benda itu bergerak. Ternyata belatung," kata Bambang yang mengaku membeli roti tersebut untuk keperluan Idul Adha, kemarin. Kecewa dengan roti berulat itu, Bambang mendatangi pimpinan Pasar Swalayan Top 100 yang berlokasi di

Ungkapan tersebut disampaikan Gunardo Agung yang dihadirkan sebagai tergugat mewakili Menhut dalam sidang gugatan SK Menhut yang diajukan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam ke PTUN Tanjungpinang di Sekupang, Batam, Kamis (17/10). Seharusnya, kata Gunardo, SK Menhut tersebut bukan digugat. Tapi bagaimana menindaklanjuti perkembangan SK tersebut, hingga Batam memperoleh peningkatan status lahan dan perkembangan lahan. Menhut, ujar Gunardo, tidak akan mundur selangkahpun terkait gugatan tersebut. Namun pihaknya akan patuh terhadap SK Menhut Hal 10

Perindo Potong 9 Hewan Kurban SUNGAI PANAS (HK) — Bukan sekedar hari raya dan menyembelih hewan kurban. Tetapi peringatan Idul Adha 1434 H/2013 kali ini, menjadi momentum spesial bagi DPW Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Kepri untuk berbagi sekaligus bersil-

aturahmi dengan Majelis Taklim di Batam. Karenanya, di kesempatan Idul Adha 15 Oktober kemarin, selain melakukan penyembelihan 9 ekor hewan kurban, masing-masing 2 Perindo Potong Hal 10

Top 100 Hal 10

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

KETUA DPW Perindo Kepri, Andi Kusuma (dua dari kanan)menyaksikan pemotongan hewan qurban di depan Kantor Perindo Kepri, Komplek Inti Seipanas, Batam Kota, Rabu (16/10).

CMYK

Editor: Sofyan, Layouter: Novrizal


Metro Batam

Jumat, 18 Oktober 2013

10

Kemenag Batam Sembelih 9 Hewan Kurban Jaksa Tolak Buat Kesepakatan SEKUPANG(HK) — Kementerian Agama (Kemenag) Batam menyembelih tiga ekor sapi dan enam kambing pada perayaan Idul Adha 1434 H. Penyembelihan dilakukan di samping mushola Kemenag Batam, Rabu (16/10). Kepala Kantor Kemenag Batam, Drs Zulkifli AKA, MSi mengungkapkan, telah menjadi contoh bagi seluruh umat Islam atas kecintaanya kepada Allah SWT. Kecintaan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT melebihi kecintaannya terhadap dunia. Allah SWT, ujar Zul, menguji kesabaran Ibrahim dengan mengorbankan putra tercintanya Nabi Ismail AS, maka dilaksanakanlah oleh Ibrahim AS ujian itu dengan sepenuh hati. " Tapi apa yang terjadi, Allah SWT menggantikan posisi Ismail AS dengan seekor kibas jantan yang sangat bagus dan sehat. Lalu, kibas

tersebut di sembelih dan dagingnya dibagikan kepada umat pengikut Nabi Ibrahim AS ketika itu," ujar Zul. Artinya apa, paparnya, Allah SWT telah menjamin akan nilai kebaikan dan kehalalan atas makanan dalam prosesi penyajiannya maupun kesabarannya. " Saat ini ada dua hal makanan yang harus menjadi perhatian masyarakat Batam. Pertama, apakah makanan itu merupakan makanan yang baik dan halal untuk dimakan. Kedua, apakah dalam penyajian dan pengolahan makanan itu sudah sesuai standar kehalalan yang ditentukan oleh Badan Majelis Ulama Indonesia(MUI) Kepri, melalui sertifikasi LB-POMnya," terang Zul dengan tegas. Di Batam ini, ungkap Zul, masih banyak yang kita ketahui dan temui tempat-tempat penjual makanan siap saji, yang diragukan kehalalannya. Sehingga, hal itu

Pengembalian Dana TKI KEPALA Kantor Kemenag Batam, Drs Zulkifli AKA MSi bersama panitia membungkus daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar, Rabu(16/10). NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

menjadi problematis bagi masyarakat maupun warga muslim asing yang datang ke Batam untuk menikmati kuliner. "Masyarakat jangan mudah terpengaruh oleh citarasa yang enak saja maupun cara pelayanan yang diberikan. Masyarakat harus jeli untuk memilih dan bertanya apakah tempat-tempat ma-

Dari Halaman 9

Perindo Potong ekor sapi dan 7 ekor kambing, Perindo Kepri juga melibatkan pengurus Majelis Taklim sebagai panitia. Pelaksanaan kurban dilakukan secara langsung oleh Ketua DPW Perindo Kepri, Andi Kusuma bersama dengan pengurusnya, Rabu (16/ 10) di depan Kantor Perindo Kepri, Komplek Inti Seipanas, Batam Kota. Andi Kusuma yang juga Caleg DPR RI Dapil Provinsi Kepri, menyebutkan bahwa penyembelihan hewan kurban tersebut dilakukan sebagai bentuk tolerasi, sekaligus menjadi moment berbagi dan silaturahmi Perindo Kepri dengan masyarakat. "Secara garis besarnya, ini momentum berbagi dan bersilaturahmi dengan masyarakat," ujar Andi Kusuma ke Haluan Kepri. Bahkan kedepan, lanjutnya, kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin. Pasalnya, penyembelihan he-

wan kurban dan kemudian membagikan ke masyarakat, bukan hanya menjadi kegiatan ibadah lebaran semata, tetapi sudah menjadi tradisi berbagi dari yang berkecukupan kepada masyarakat yang kurang beruntung. "Bukan karena tahun politik saja, tapi di Budaya Bangka Belitung kami juga melakukan tradisi penyembelihan hewan kurban, kemudian dibagikan ke masyarakat kurang beruntung, " katanya. Setelah dilakukan penyembelihan, daging hewan kurban kemudian dibagikan ke masyarakat melalui pengurus Majelis Taklim yang ada di 12 kecamatan di Kota Batam. Mewakili kelompok Majelis Taklim yang hadir, Pengurus Mejelis Taklim Kelurahan Tanjung Sengkuang, Batuampar, Syuhaini mengucapkan terima kasih sekaligus syukur atas kepedulian dari Perindo Kepri. "Alhamdulillah, mudah-

mudahan Ormas lain juga bisa ikut peduli," ujarnya. Senada juga disampaikan Hj Khodijah Amiri Pengurus Majelis Taklim yang terlibat di kepanitian hewan kurban ini, mengatakan bahwa langkah Perindo harusnya bisa dilakukan oleh Ormas lain, karena sangat positif dalam membantu masyarakat kurang mampu. "Alhamdulillah, setidaknya kita yang belum mendapatkan daging kurban di lebaran ini, bisa terbantu. Mudah-mudahan tahun depan dilaksanakan lagi," ungkapnya singkat. TK Aqisch Peduli Sesama Sementara itu di tempat terpisak Sekolah Taman Kanak-kanak Aqisch juga melakukan kurban sebanyak 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Menariknya, sebelum disembelih, para siswa-siswi TK Aqisch mengarak hewan kurban keliling di sekitar lokasi sekolah yang berada di peruma-

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, pemerintah harus membentuk BPJS yang universal meliputi kesehatan dan ketenagakerjaan. " BPJS merupakan langkah strategis menuju Indonesia yang lebih baik. Dengan harapan pemerintah dapat memberikan hak masyarakat terkait jaminan sosial. Dalam hal ini, promosi dan sos-

PERSYARATAN PELAYANAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA BATAM NOMOR 19-1 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERDA KOTA BATAM NOMOR 8 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KOTA BATAM

10. AKTA PERCERAIAN PERSYARATAN : a. Fotocopy Kartu Keluarga (KK); b. Fotocopy KTP Suami – Istri; c. Akta Perkawinan Suami – Istri yang asli; d. Fotocopy Penetapan Pengadilan Negeri; e. Bukti pembayaran retribusi perolehan Akta Perceraian kepada Bendahara Penerima di Instansi Pelaksana. 11. AKTA KEMATIAN PERSYARATAN : a. Fotocopy dan Asli Kartu Keluarga KK); b. Fotocopy dan Asli KTP yang meninggal dunia; c. Surat Nikah/Akta Perkawinan yang asli; d. Surat Visum dari RS/Dokter; e. Fotocopy Identity Card (IC) orang tua bagi WNA; f. Fotocopy Passport/KITAP/KITAS WNA; g. Fotocopy KTP Saksi 2 (dua) orang; h. Bukti pembayaran retribusi perolehan Akta Kematian kepada Bendahara Penerima di Instansi Pelaksana. Lampiran I :

han Rosdele, Batam Center. Puluhan anak-anak yang berumur 3-6 tahun pun tampak ceria dan tidak takut saat mengarak hewan kurban tersebut. "Kita sengaja mengajarkan para anak-anak agar mempunyai kepedulian kepada sesama sejak kecil. Dan di tahun perdana TK Aqisch berdiri, kami langsung mengadakan ibadah kurban yang dananya beralas dari yayasan, komite serta patungan para orangtua wali murid. Semoga kegiatan ini bisa menjadi rutinitas tahunan," ujar Ketua Yayasan TK Aqisch, Badriah, Kamis (17/10). Sementara itu, Ketua Komite TK Aqisch, Lisa Febriani menyampaikan, kegiatan kurban untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang makna dan ritual Idul Adha sekaligus arti berbagi kepada sesama. Usai disembelih, daging kurban dibagikan kepada sejumlah warga tidak mampu yang tinggal di ruli. (kid/ays).

Dari Halaman 9

Askes Batam Kepala Cabang PT Askes (Persero) cabang Batam Fahrurozi yang ditemui di sela-sela sosialisasi mengatakan, BPJS merupakan gabungan dari PT Askes dan PT Jamsostek, dimana akan bertransformasi sesuai dengan bidangnya. BPJS kesehatan transformasi dari PT Askes (Persero) dan BPJS ketenagakerjaan transformasi dari PT Jamsostek (Persero). Dikatakan dia, berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 40 tahun 2004 tentang

kan siap saji itu sudah memenuhi ketentuan MUI Kepri," jelasnya. Jadi, terang Zulkifli, kalau ada restoran atau pun hotel yang tidak memiliki lebel LBPOM MUI Kepri atau tidak adanya sertifikasi MUI kehalalan MUI Kepri dan sertifikasi Depkes, restoran itu patut dicurigai kehalalan makanan yang disajikannya.(vnr)

Perda Daerah Kota Batam Nomor 8 Tahun 2013 Tanggal 27 Juni 2013

PENETAPAN TARIF RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK KARTU TANDA PENDUDUK DAN AKTA CATATAN SIPIL

I. Retribusi di Bidang Palayanan Pendaftaran Penduduk adalah : NO JENIS RETRIBUSI 1 Kartu Keluarga ( KK ) Baru 2 Kartu Keluarga ( KK ) Penggantian 3 Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Baru 4 Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Penggantian 5 Kartu Keterangan Bertempat Tinggal / Surat Keterangan Tempat Tinggal 6 Kartu Penduduk Sementara / Surat Keterangan Tinggal Sementara 7 Perpanjangan Kartu Penduduk Sementara / Surat Keterangan Tinggal Sementara 8 Kartu Identitas Kerja (KIK) 9 Kartu Identitas Penduduk Musiman

WNI 15,000 10,000 20,000 10,000 500,000 10,000 5,000 5,000 -

WNA 1.000.000 100,000 1.500.000 1.000.000 -

II.Retribusi di Bidang Palayanan Pencatatan Sipil adalah : NO PERISTIWA PENTING 1 Akta Kematian yg pelaporannya 0 s/d 30 hari 2 Akta Perkawinan yg pelaporannya 0 s/d 60 hari 3 Akta Perceraian yg pelaporannya 0 s/d 60 hari 4 Akta Pengesahan dan Pengakuan Anak yg pelaporannya 0 s/d 30 hari 5 Akta Ganti Nama yg pelaporannya 0 s/d 30 hari

WNI 10,000 300,000 300,000 50,000 -

WNA 50,000 600,000 1.800.000 150,000 100,000

ialisasi BPJS kepada seluruh elemen masyarakat serta percepatan penertiban regulasi acuan teknis. Seharusnya BPJS menjadi agenda utama pemerintah, " ujarnya. Fahrurrozi juga menyebutkan, saat ini PT Askes dan PT Jamsostek telah melakukan berbagai upaya persiapan menjadi BPJS. Salah satunya pengalihan kepesertaan program jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) yang dikelola Jamsostek kepada BPJS. " Maret 2013 lalu, ini telah dituangkan dalam perjanjian kerjasama kedua belah pihak. Keduanya telah sepakat perpindahan data kepesertaan JPK ke master file Askes akan dilakukan secara bertahap, "ucapnya. "Jamsostek juga telah merekomendasikan untuk melakukan simulasi, tentang bisnis serta proses yang di-

lakukan Jamsostek terhadap program JPK, baik dari segi IT maupun data master file, termasuk di dalamnya terdapat aset dari program tersebut, " tambahnya. Karena itu, lanjut dia, terhitung 1 Januari 2014, tenaga kerja yang telah mengikuti program JPK yang dikelola Jamsostek, maka kepesertaannya akan dialihkan ke BPJS kesehatan, bagi yang belum mengikuti, agar segera mendaftarkan diri ke BPJS kesehatan. Nantinya, ungkap Fahrurozi, iuran jaminan kesehartan terhitung mulai Januari 2014 mendatang, akan dibayarkan kepada BPJS kesehatan. Selama 3 bulan pertama, masa transisi, peserta program JPK dan anggota keluarga yang dialihkan ke BPJS, masih dapat menggunakan kartu pemeliharaan kesehatan dari Jamsostek, sebagai identitas dan bukti keikutsertaan program jaminan kesehatan BPJS. (byu)

PENGUMUMAN - Dengan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham tertanggal 10 Oktober 2013 Nomor : 53 yang dibuat oleh YONDRI DARTO, SH Notaris di Batam, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT. ALFINKY TEGUH KARYA, berkedudukan di Medan (“PERSEROAN”) yang telah mengambil keputusan antara lain menyetujui : a. Jual Beli seluruh Saham dalam PERSEROAN, demikian berikut segala asset-asset PERSEROAN. b. Perubahan Susunan Pengurus (Direksi) dan Dewan Komisaris PERSEROAN yaitu dengan keluarnya Tuan ALWIJAYA AW, selaku Direktur dan Nona VERINA TEGUH atau disebut juga VERINA TEGUH AW, selaku Komisaris dalam PERSEROAN dan diangkatnya Tuan ATAN selaku Direktur dan Tuan ONG SUI ING selaku Komisaris Perseroan yang baru, dengan demikian Tuan ALWIJAYA AW, dan Nona VERINA TEGUH atau disebut juga VERINA TEGUH AW tersebut tidak mempunyai urusan dan sangkut paut lagi serta dibebaskan dari segala urusan dan tanggung jawab PERSEROAN serta telah memberikan pelunasan serta pembebasan sepenuhnya (acquit et decharge) kepada PERSEROAN. c. Merubah tempat Kedudukan Perseroan. d. Memperbesar Modal Dasar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor dalam Perseroan dari Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) menjadi Rp. 6.000.000.000,- (enam milyar rupiah). e. Merubah seluruh Anggaran Dasar Perseroan, untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor : 40 Tahun 2007 (dua ribu tujuh) tentang Perseroan Terbatas serta peraturan-peraturan pelaksanaannya yang berlaku. - Keberatan-keberatan dan sanggahan-sanggahan atas hal tersebut dapat diajukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini kepada Perseroan Terbatas PT. ALFINKY TEGUH KARYA tersebut. - Dengan alamat : I Hotel Lantai 2, jalan Teuku Umar Bukit Nagoya, Kota Batam Kepulauan Riau. - Telepon : 082388118866 Batam, 10 Oktober 2013

BATAM CENTRE (HK) — Penyelesaian tunggakan dana Tunjangan Komunikasi Insentif (TKI) mantan Anggota DPRD Batam periode 2004-2009 lalu, masih menuai kendala. Pasalnya, seluruh mantan anggota Dewan periode itu yang tak menjabat lagi, enggan melakukan pembayaran sesuai target yang ditentukan. Dari beberapa pemeriksaan yang dilakukan Jaksa Pengacara Negara (JPN) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, hanya segelintir orang yang menyanggupi mencicil sesuai besaran yang ditargetkan JPN. "Yang masih aktif mampu mencicil Rp5 juta sebulan, yang tak aktif lagi hanya mampu bayar Rp500 ribu perbulan," ujar Kepala Seksi

Peredata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Batam, M Syafei ke Haluan Kepri, Kamis (17/10). Karenanya, untuk Anggota DPRD Batam yang masih aktif, telah dibuat pernyataan kesepakatan kesanggupan bayar, sementara yang tidak aktif lagi sampai detik ini belum dibuat kesepakatan. "Kami belum membuat kesepakatan kepada yang tidak aktif, karena sangat jauh dari target," tegasnya. Secara rinci, lanjut Syafei, dengan Rp5 juta perbulan maka akan lunas dalam waktu paling lama 1 tahun. Sementara yang kemampuannya hanya Rp500 ribu hingga Rp1 juta, maka dibutuhkan waktu paling cepat 5 hingga 10 tahun.

"Dengan waktu 5 atau 10 tahun, mustahil bisa kita akomodir," terangnya. Padahal dari data yang ada, hanya 3 mantan Anggota DPRD Batam periode 2004 lalu yang belum hadir memenuhi panggilan jaksa, ditambah dua ahli waris dari yang sudah meninggal dunia. "Yang ahli warispun tetap kita panggil, dan ditargetkan pekan depan seluruhnya sudah dimintakan keterangan," katanya.Sementara Sekwan DPRD Batam, Marzuki memberikan apresiasi atas kesadaran Anggota DPRD Batam yang telah menyepakati melakukan pembayaran, sementara selebihnya diserahkan pada Jaksa. "Kesepakatan ada di Jaksa, kami hanya menjalankan hasilnya," ungkap Marzuki. (ays)

tentang pentingnya kehidupan harmoni dan saling toleransi dalam menyikapi setiap perbedaan, sehingga kita dapat bersatu membangun Batam menjadi lebih baik. " Apel gabungan ini penting dilakukan, mengingat banyaknya benturan dan konflik di tengah masyarakat. Untuk itu, kita perlu meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya kehidupan yang harmonis, "kata Harvin. Menurut Harvin, Kota Batam tidak seperti daerah lain

yang berkembang dengan sumber daya alam. Batam sebagai kota jasa berkembang karena adanya investasi asing dan dalam negeri. Untuk itu, faktor keamanan dan ketertiban menjadi sesuatu yang sangat penting. Sebelum mengakhiri amanatnya, Komandan Kodim mengajak unsur pimpinan daerah dan instansi terkait yang melaksanakan tugas di Batam untuk lebih meningkatkan koordinasi serta menyatukan visi dan misi demi Batam yang lebih baik. (byu).

Dari Halaman 9

Apel Gabungan Dalam sambutannya, Harvin mengatakan apel gabungan tersebut penting dilakukan dalam rangka memelihara dan makin meningkatkan rasa kesadaran nasional, tanggung jawab, pengabdian serta persatuan dan kesatuan demi menjaga integritas bangsa Indonesia. Menurut dia, situasi perkembangan lingkungan saat ini bisa memunculkan berbagai benturan dan konflik di tengah masyarakat. Karena itu, perlu peningkatan sosialisasi kepada masyarakat

Dari Halaman 9

Top 100 lantai dua itu. Bambang ditemui Antoni, Purchasing Manager beserta staf lain. Begitu melihat roti yang dikemas dalam kotak itu berulat, Antoni langsung memerintahkan anak buahnya menarik barang sejenis. Dan, setelah dibuka secara acak, roti yang ditarik juga umumnya sudah berulat dan berjamur. Malah, jamur yang ada sudah menyerupai sarang laba-laba, memutih bagai kapas. Menyaksikan itu, beberapa staf Top 100 tampak bagai tidak percaya. Apalagi, setelah dicek, ternyata masa berlaku belum habis. "Belum habis masa kadaluarsa saja sudah begini, apalagi sudah

mendekati," ujar Bambang. Pria kelahiran Yogyakarta itu menyesalkan pihak Top 100 yang berani menjual makanan berulat dan jamur. Ia pun mendesak Dinas Kesehatan, BP POM, Disperindag bahkan kepolisian mengusut masalah itu. " Kasus ini harus menjadi perhatian aparat terkait karena dapat berbahaya kesehatan konsumen. Apalagi saat ini masih suasana Idul Adha dimana banyak umat Islam yang membeli roti untuk menjamu tamunya," katanya. Bambang juga mengingatkan warga Kota Batam yang hendak berbelanja ke pasar-pasar swalayan Top

Dari Halaman 9

SK Menhut putusan PTUN Tanjungpinang, jika pengadilan memutuskan untuk mencabut SK Menhut ini. Dikatakan dia, ketidakhadiran perwakilan Menhut pada persidangan pertama, karena undangan sidang telat sampai ke tangannya. Sidang tahap kedua ini, agendanya masih pemeriksaan berkas. Dalam kealfaan sidang pertama lalu itu, paparnya, sekalian mempelajari apa yang digugat dan siapa yang menggugat terhadap SK Menhut RI ini. Terkait tudingan SK Menhut RI Nomor 463/2013 yang dianggap merugikan masyarakat Kepri, khususnya Batam, Menhut RI akan memberikan jawaban yang disampaikannya melalui persidangan di PTUN. '' Yang merasa keberatan dengan adanya SK Menhut RI tersebut, kami mempersilahkannya untuk menggugat," jelas dia. Dikatakan Gunardo, pembuatan SK Menhut 463/2013, sudah sesuai dengan UndangUndang Nomor 26 tahun 2007, tentang penataan ruang. Dan ini hasil rekomendasi dari Tim Paduserasi yang telah

melakukan kajian maupun survei langsung ke lapangan. Marsur Amin, Ketua Kuasa Hukum Kadin Batam mewakili pihak penggugat mengatakan, dalam sidang pemeriksaan berikutnya mereka akan mempersiapkan data-data baru. Dalam gugatan Kadin Batam di PTUN itu, meminta SK Menhut 463/ 2013 supaya dibatalkan. " Saat ini masih tahap pemeriksaan data-data saja. Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa BP Kawasan Batam tidak ikut dilibatkan dalam SK baru ini, padahal untuk di Batam pihak BP Batam lah yang paling berkompeten," kata Masrur. Jika gugatan Kadin Batam dikabulkan oleh PTUN Tanjungpinang, ujar Masrur, tentunya penetapan lahan di Batam akan kembali ke SK Menhut 47/1987 atau Menhut menerbitkan SK baru yang tidak mencederai rasa keadilan masyarakat. " Ada dua opsi yang kita perjuangkan dalam persidangan PTUN ini. Pertama, kembali ke SK Menhut 47/ 1987, kedua meminta Menhut untuk terbitkan SK baru yang sesuai dengan keinginan

warga Batam," terangnya. Ketua Majelis Hakim, Tedy Romyahdi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan berkas-berkas terkait gugatan yang diajukan Kadin Batam. " Kami memberikan waktu kepada kedua belah pihak untuk perlengkapan berkas dan perbaikan berkas selama 30 hari kedepan," kata Teddy usai menggelar persidangan pemeriksaan, yang dilakukan tertutup itu.Dalam persidangan pemeriksaan berikutnya, ungkap Teddy, PTUN Tanjungpinang akan memanggil semua pihak yang merasa dirugikan, terkait adanya SK Menhut 463/2013 ini. " Bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan atas SK Menhut 463/2013 ini kita panggil, karena mereka bisa melakukan hak intervensi sebagai penggugat. Untuk itu, penggugat harus mencantumkan alamat yang jelas agar bisa dikirimi surat panggilan. Dan, yang alamatnya belum diketahui, namun merasa dirugikan dipersilahkan datang ke PTUN Tanjungpinang, Sekupang pada jadwal persidangan selanjutnya," imbau Teddy. ***

mun juga harus didukung dengan fisik yang kuat. " Memang di sini setiap satu tim terdiri dari 5 orang, selain memiliki skil, kita

juga harus dituntut untuk menjaga kondisi. Karena, dalam futsal, setiap pemain selalu bergerak dan jedah waktunya hanya sedikit, "sebutnya. Kata Ichal, setidaknya dalam seminggu sekali, ia dan rekan satu timnya, memiliki jadwal latihan. Ini dilakukan demi menjaga kekompakan tim serta menambah skill dalam permainan futsal. " Walaupun pekerjaan sibuk, saya dan tim selalu menyempatkan waktu untuk latihan futsal, paling tidak seminggu sekali lah, "pungkasnya.(byu)

Dari Halaman 9

Gemar Futsal Jebolan S1 Ekonomi Manajemen ini menuturkan, tidak hanya membutuhkan skill ataupun kelihaian dalam permainan futsal, na-

100 supaya lebih berhatihati. Alasannya, belajar dari insiden Top 100 Jodoh, tidak tertutup kemungkinan kasus serupa terjadi di Top 100 lainnya seperti di Penuin, Nagoya, Bengkong, Tembesi dan Aviari. Purchasing Manager Antoni yang dikonfirmasi soal ini mengaku sedang berada di luar dan mengarahkan Haluan Kepri menghubungi Supervisor Top 100 bernama Fery. " Saya sedang di luar, hubungi saja supervisornya Fery," katanya dari ujung telepon. Menurut permuniaga Top 100, Fery tidak bisa ditemui karena sedang banyak kerjaan.(sfn)


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

BUPATI Bintan H Ansar Ahmad SE MM meninjau pemotongan hewan kurban, di Kampung Mentigi, Kelurahan Tanjunguban, Bintan Utara, Selasa (15/10).

11

PEMOTONGAN hewan kurban.

Ansar Tinjau Pemotongan Hewan Kurban BINTAN (HK) — Bupati Bintan H Ansar Ahmad, SE MM meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Jami, Kampung Mentigi, Kelurahan Tanjunguban, Selasa (15/10) pagi. H Ansar Ahmad, SE MM mengatakan umat Islam diberi kesempatan untuk bersamasama berkurban dan menyaksikan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1434H. "Kami bersyukur dapat hadir di tempat ini bersama keluarga, melaksanakan kurban di masjid

Jami. Yang membanggakan hati kami pada pagi hari ini, banyak sekali hewan kurban yang akan di potong, dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Selanjutnya saya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pemotongan hewan kurban, orang-orang tua bersama bergotong royong melaksanakan ritual penting ini bersama sama. Mari kita maknai hari kurban ini dengan meningkatkan kepekaan sosial kita ditengah-tengah masyarakat, membangun kebersamaan, meningkatkan dan

berupaya membangun kinerja kita semua dalam rangka membangun masyakat ke depan menjadi masyarakat yg lebih baik. Jadikan pelaksanaan kurban ini sebagai bentuk syukur kita kepada kehadirat Allah SWT," Ujarnya. Selain Bupati, turut hadir dalam kegiatan pemotongan hewan Qurban tersebut, Sekda Kabupaten Bintan Lamidi, ketua TIM PKK Dewi Kumalasari, Kepala PU Bintan, Juni Rianto, Kabag Humas Luky Z Prawira, Kabag Umum Wahid, Lurah

Tanjunguban dan pengurus masjid serta warga sekitar. Pada malam sebelumnya H Ansar Ahmad, SE, MM juga melepas pawai takbir Idul Adha, di simpang Makam Pahlawan Tanjunguban, Senin (14/10), didampingi Ketua TP PKK Dewi Kumalasari, beberapa Kepala SKPD, Camat Bintan Utara Dahlia Zulfah, dan beberapa tokoh masyarakat.

Narasi: M Rofik Foto : M Rofik dan One (Humas Pemkab Bintan)

H ANSAR Ahmad SE MM menyalami Lurah Tanjung Permai, Alfeni Harmi.

H ANSAR Ahmad SE MM memukul bedug menandai pelepasan pawai takbir Idul Adha di simpang Makam Pahlawan Tanjunguban. KEPALA Pertamina Tanjunguban Guntur, Danramil Zebua, Ansar, Danfasharkan TNI AL Kolonel Budhi, Kapolres AKBP Kristiaji, Dansatran, Kakankemenag Erizal Abdullah (dari kiri ke kanan).

KABAG Humas Luki berdialog dengan Ketua PHBI Bintan Utara Syafrial.

DEWI Kumalasari Ansar bersama warga.

SALAH satu mobil hias peserta pawai takbir.

PEMOTONGAN hewan kurban.

ANSAR memberikan sambutan.

ANSAR Ahmad menyalami warga.

CMYK


Lingga

Jumat, 18 Oktober 2013

12

Anggota Dewan Buka Kerandin Cup LINGGA(HK) — Ketua DPRD Lingga, Kamaruddin Ali didampingi anggota DPRD Lingga Tengku Nazwar, resmi membuka turnamen sepak bola Kerandin Cup. Pertandingan tersebut digelar dalam rangka Gema Takbir Idul Adha 1434 H, Kamis (17/10). Nofriadi Putra Liputan Lingga

JEPRIADI/HALUAN KEPRI

KUNJUNGI WARGA — Komisi III DPRD Lingga mengunjungi warga Desa Bukit Belah dan menadakan pertemuan di Balai Desa daerah ini untuk menampung usulan warga mengenai rencana pembangunan tahun 2014 mendatang.

Bea Cukai Sita Alat Berat

Aini: Kita Punya Aturan LINGGA (HK) — Terkait tanggapan warga soal lambannya administrasi di Dinas Pendapatan Pengelolahan Keuangan Aset dan Daerah (DPPKAD) Lingga, Kepala DPPKAD Muhammad Aini membantah kalau adanya kelambanan proses administrasi di DPPKAD. “Kita punya aturan” ungkapnya, Kamis (17/10). Dilanjutkan Aini, semestinya ditilik lagi, terutama kendala yang ada soal administrasi tersebut, baik administrasi proyek tersebut. Bahkan, ada beberapa bagian dari administrasi tersebut yang tidak lengkap. “Aturannya ada. Kita kalau sudah lengkap SPPD, Memenuhi persyaratan aturan, maka dalam satu, dua hari selesai,” ungkapnya. Dikatannya, selama hampir sepuluh tahun Kabupaten Lingga, sampai sekarang tidak ada kendala dalam administrasi baik itu kendala

administrasi, maupun kendala soal SPPD. Namun perlu diketahui, lanjut Aini, di DPPKAD juga masih kekurangan pegawai. Dilanjutkannya, regulasi yang ada terkait administrasi di DPPKAD Lingga, ia selaku kepala dinas tidak pernah memperlambat proses administrasi. “Kalau administrasi sudah lengkap, kita siap tanda tangan. Bahkan, sampai subuhpun kita siap tanda tangan,” tandasnya. Yang jelas, terang Aini, perlu diingat bahwa administrasi tersebut harus lengkap dan memenuhi persyaratan. Seorang warga Lingga, Agusfari menuturkan, pelaksanaan administrasi proses SPPD sejumlah proyek tersebut banyak minta dilayani oleh oknum pekerja tersebut. Sehingga, dalam hal ini, teman-teman yang mengajukan SPPD sering terlambat.

Sampai berita ini ditulis, Haluan Kepri belum berjumpa dengan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Lingga di kediamannya di kawasan perumahan Bukit Cening. Sementara itu, Said Yadi bagian perbendaharaan DPPKAD Lingga juga menjelaskan, terkait SPPD dari Agusfari, menyebutkan registernya baru tanggal 10 Oktober jam 15.30 WIB. “SPPD-nya sudah siap tanggal 11 Oktober 2013 sudah selesai. Namun belum diambil. Sebelumnya, libur tanggal 12-15, libur lebaran, Regulasi kami ada juga. Ini termasuk cepat,” terangnya. Diketahui, SPPD Agusfari adalah CV Ikhsan Abadi, dengan SPM tertanggal 10 Oktober 2013. Dengan nilai Rp125. 285.000 untuk pengadaan jasa boga kegiatan pembinaan minat, bakat dan kreatifitas siswa.(put)

Rudi Tampung Aspirasi Masyarakat Kunjungi Desa Pemekaran LINGGA(HK) — Ketua Komisi III DPRD Lingga, Rudi Purwonughroho melakukan kunjungan ke desa pemekaran di Kecamatan Singkep Barat. Kunjungan tersebut bertujuan menampung aspirasi masyarakat. “Kami berangkat Kamis (17/10) ke Bukit Belah. Ini bukan reses Dewan, hanya kunjungan biasa untuk menampung aspirasi masya-

rakat,” katanya, Rabu(16/10). Dalam kunjungan tersebut dilaksanakan kegiatan yang berlangsung di kantor Desa Bukit Belah. Selain itu juga akan membagikan bingkisan bantuan untuk masyarakat. “Ada sedikit bingkisan untuk membantu warga, selain itu juga kita akan menerima masukan terkait pembangunan daerah ini pada 2014 menda-

tang,” ungkapnya lagi. Sejumlah instansi dari kepala desa sampai camat di daerah tersebut juga akan ikut serta dalam kunjungan.(jfr)

Sebelumnya, pada acara pembukaan open turnamen yang digelar di lapangan hijau Kemuning Kerandin, ketua panitia Rozi, mengatakan Kerandin Cup diikuti sebanyak 72 tim dari 7 Kecamatan. “Tujuan kami untuk menghindari generasi muda dari kegiatan negatif, sehingga menggelar turnamen ini,” ungkapnya. Sementara, Kades Kerandin, Sulaimann mengatakan turnamen ini mustahil tanpa ada semangat dari pemudapemuda Kerandin yang ada. “Masyarakat Desa Kerandin terdiri dari dusun I dan II, namun kegiatan ini tetap Desa Kerandin. Semangat kegotongroyongan, semangat pemuda, mustahil tanpa itu,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Camat Lingga Timur, Abdul Kadir, mengatakan bahwa untuk yang akan datang, pihaknya sudah merancang pesta sepak bola dengan

mengadakan Liga bola kaki, dan bola voli, Lingga Timur Cup. “Piala bergilir, dan sudah buat sketsa dan rincian biaya. Diperkirakan dalam satu tahun, khusus Lingga Timur. Dari enam desa akan dipindah-pindahkan, Kita mintu dukungan Dewan juga,” ungkapnya. Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Kamaruddin Ali, menyampaikan apresiasi terhadap semangat menumbuhkembangkan olahraga sepak bola. Termasuk ide untuk mau sistem Liga. “Saya juga mau menyeluruh, masing kecamatan champion diperlombakan di Kabupaten,” ungkapnya. Dilanjutkan tokoh Golkar tersebut, kalau ada anggaran daerah besar, maka disarankannya agar camat bangun stadion mini untuk kecamatan. “Stadion mini untuk Kecamatan Senayang, kalau anggaran daerah besar,” ungkapnya di sela-sela peresmian Kerandin Cup. ***

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

SPPD CV Ikhsan Abadi atas nama Tengku Isfari, saat diperlihatkan Said Yadi, tertanggal 11 Oktober 2013, Kamis (17/10).

LINGGA(HK) — Puluhan alat berat truk dan kobelko ditahan pihak Bea dan Cukai Dabo singkep.Pasalnya, kedatangan alat berat ini tidak disertai bea masuk yang jelas. Disampaikan Warga setempat yang melihat, penahanan alat-alat berat ini dilakukan Sekitar beberapa hari yang lalu oleh Bea dan Cukai Dabo. “Begitu alat berat masuk langsung disita,” kata Kahar tokoh pemuda Desa Cukas, Rabu(16/10). Kehadiran alat berat yang diduga akan digunakan untuk pertambangan di

Daerah Cukas tersebut dipertanyaan warga. “Mereka tidak ada pemberitahuan kepada kami (warga Desa cukas)kalau tidak disita oleh Bea dan Cukai, warga yang menahan. Karena memasukan alat berat tidak ada pemberitahuan kepada pihak desa,” ungkapnya lagi. Sementara, 22 unit alat berat yang disita Bea dan Cukai Dabo Singkep terdiri atas 20 unit dum truk dan 2 unit Kobelko. Sementara itu pihak Bea Cukai sendiri belum bisa dikonformasi terkait penahan alat berat ini.(jfr)

23 Pemilih Tambah DPT LINGGA(HK) — Setelah rapat pleno, jumlah pemilih di Lingga bertambah 23 orang. Sebelumnya,67.348 Daftar Pemilih Tetap (DPT) berubah menjadi 67.371 orang. Ketua KPU Lingga, Agussyuriawan melalui anggota KPU Lingga Irham YS menjelaskan, angka 67.371 pemilih merupakan hasil perbai-

kan DPT. Perubahan tersebut juga melalui pleno yang digelar KPU. “KPU Lingga melakukan rapat pleno hari Sabtu kemarin. Ada penambahan angka pemilih. Ada penambahan 23 orang, meskipun sedikit,” kata Irham, Rabu (16/10) kemarin. Dikatakan Irham, KPU

Lingga melakukan perbaikan berdasarkan Surat Edaran KPU Pusat No 644/KPU/ IX/2013,tentang perbaikan data pemilih dan penetapan DPT. Dilanjutkannya, dalam surat tersebut, sudah dijelaskan bahwa kalau masih terdapat atau ada data pemilih yang masih ganda, men-

inggal, masih ada kesempatan perbaikan di KPU. “Namun hasil DPT ini sifatnya sudah final,” ujarnya. Perbaikan data ini dilakukan setelah KPU Lingga menginstruksikan penyelenggara pemilu, yakni PPK dan PPS, untuk mencermati kembali DPT yang sudah ditetapkan. (put)

Editor: Apsek, Layouter: Syahrial Anwar


Natuna

Jumat, 18 Oktober 2013

13

Pemerintah Ancam Putus Kontrak Kerjasama PT PAS RANAI (HK) — Pemerintah Kabupaten Natuna mengancam akan memutus kontrak kerjasama dengan PT PAS apabila tidak menyelesaikan perbaikan KM Bahari 5 hingga 5 November mendatang. Fathurrahman Liputan Natuna Kepala Seksi Kepelabuhanan dan Keselamatan Pelayaran Dinas Dishubkominfo Kabupaten Natuna, Suhardi mengatakan, jika tuntutan ini tidak dipenuhi, pemkab mengancam akan memutus kontrak PT PAS untuk melayani pelayaran subsidi Natuna-Pontianak dan sebaliknya. Ia menjelaskan, sesuai kesepakatan kontrak kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan PT. Putra Anambas Shipping (PAS) dalam subsidi trayek kapal dengan pihak ketiga, maka pihak ketiga diberikan batas waktu 50 hari untuk melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan pada kapalnya.

Suhardi mengatakan, PT PAS sudah beberapa minggu tidak melaksanakan kewajibannya melayani rute pelayaran subsidi dari Natuna ke Pontianak. Ini dikarenakan mesin kapal tersebut rusak dan sedang dalam proses perbaikan. Sebelumnya, Dishubkominfo Natuna memberikan waktu 14 hari untuk perbaikan. Namun tenggat waktu tersebut tidak terpenuhi, akhirnya Dishub memberikan sanksi denda untuk PT PAS. “Sanksi denda ini ada batas waktunya selama 50 hari, sejak diberlakukan tanggal 17 September kemarin. Jika sampai tanggal 5 November belum melaksanakan kewajibannya, pemerintah daerah terpaksa melakukan pemutusan kontrak,” ungkap Suhardi ditemui di kantor DP-

RD Natuna, Senin beberapa waktu lalu. Tahapan dalam memberikan sanksi ini, kata Suhardi, sudah diatur dalam perjanjian kontrak antara pemerintah daerah dan PT PAS. Setelah diberikan batas waktu teguran selama 14 hari, maka pihak ketiga menerima sanksi denda dan akhirnya sanksi pemutusan kontrak. “Sanksi denda juga sudah diatur dalam perjanjian kerjasama. Yakni sebesar Rp 1.000 per hari. Perhitungannya berdasarkan nilai kontrak sebesar Rp 5,1 miliar,” ujar Suhardi. Diakui Suhardi, berdasarkan informasi perusahaan, saat ini perbaikan kerusakan mesin kapal ditargetkan akan selesai dalam waktu menggu depan selesai. “Informasi dari pengelola kapal KM Bahari 5, kerusakan mesin masih diupayakan. Ya kalau sampai 5 November tidak selesai, tetap putus kontrak,” pungkasnya. KM Bahari 5 mengalami kerusakan pada 17 September lalu ditengah laut pada perjalanannya dari pelabuhan sentete Kalimantan Barat menuju Serasan Natuna.***

Warga Tanyakan Pabrik Tapioka RANAI (HK) — Masyarakat Natuna menanti wujud pabrik tepung tapioka yang akan dibangun Pemerintah Kabupaten Natuna melalui APBD 2013 ini, namun hingga saat ini pabarik tersebut belum dibangun. Pabrik tepung tapioka ini diinformasikan merupakan salah satu program pembangunan yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan bahkan konon pembangunan pabrik tepung ubi ini masuk dalam visi-misi pemerintahan sekarang. Rencana pembangunan pabrik ini didasari semangat

meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertimbangan kecocokan alam Natuna dengan tanaman ubi kayu serta pertimbangan pemernuhan pangsa pasar. Oleh karena itu tak heran jika program pemerintah nan brilian itu disambut baik oleh kebanyakan masyarakat Natuna khsusnya yang memiliki lahan kosing sebab dengan adanya pabrik tersebut mereka akan senang menanam ubi kayu dikebunnya sebab akan ada yang menampung hasl tanamannya. Bahkan tidak jarang juga di antara masyarakat yang memaksakan diri membeli

lahan untuk menanam ubi sebanyak-banyaknya guna memenuhi kebutuhan produksi. Namun hingga saat ini, pabrik yang masih dengan setia ditunggu-tunggu oleh masyarakat itu, tampaknya masih belum bisa di realisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna. “Pabrik tapioka itu kok belum ada ceritanya sampai sekarang? Kita sudah lama menyiapkan lahan untuk nanam singkong. Bahkan saya dan beberapa kawan sudah nambah lahan 5 hektar, “ ujar Uli salah seorang warga Bunguran Selatan, kemarin.(cw61)

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

BERI INFORMASI — Sejumlah warga Desa Tanjung saat mendatangi kantor Perwakilan Haluan Kepri. Mereka menyampaikan informasi adanya banyak rumah warga yang patut mendapat bantuan program rumah tidak layak huni (RTLH) namun tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

Pemerintah Dituntut Harus Adil Salurkan Program RTLH RANAI (HK) — Sejumlah warga Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna mendatangi Kantor Perwakilan Haluan Kepri Natuna di Jalan Jendral Sudriman, Kamis (17/10). Kedatangan mereka itu dalam rangka menyampaikan informasi bahwa ada warga miskin yang tidak mendapat jatah RTLH. Sunardi (40) salah seorang warga menilai penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Tahun 2013 di wilayah Desa Tanjung tidak tepat sasaran dan ada indikasi kecurangan yang dilakukan instansi terkait. Oleh karena itu masyarakat meminta kepada pemerintah untuk bersikap adil dalam penyaluran bantuan RTLH tersebut. “Kami sudah mengecek ke

lokasi, dan banyak kami temukan rumah yang layak huni dapat bantuan RTLH itu. dan justru rumah warga yang benar-benar tidak layak huni malah tidak dapat bantuan, kami menilai bantuan tersebut tidak tepat sasaran. Pendataannya kami nilai tidaklah benar-benar diperuntukan kepada warga miskin yang berhak menerima. Pantauan kami masih banyak rumah di Desa Tanjung ini yang tidak layak huni belum terdata oleh Dinas Sosial,” kata Sunardi yang diamini lima orang warga Desa Tanjung lainnya. Ia mengatakan, saat ini memang program tersebut sudah berjalan. sebagian warga sudah dapat bantuan, namun anehnya rumah yang layak huni malah dapat bantuan.

Darmawan (57) juga mengaku heran, warga pemilik rumah beton beratap seng malah dapat bantuan. Sedangkan rumah yang sudah reot dan beratap daun tidak dapat. “Inikan aneh. Jadi kita pertanyakan sebenarnya bantuan itu untuk siapa. Sementara, hasil penelusuran di lapangan, mereka yang sudah selayaknya menerima malah tidak dapat. Sementara, rumah yang sudah bagus malah dapat,” ujarnya dengan nada heran. Kondisi ini sambung Sunardi mengundang kecurigaan dari masyarakat. Jangan-jangan yang mendapat bantuan RTLH adalah orangorang yang mempunyai kedekatan dengan pejabat atau penguasa. Kalau seperti ini, program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan pemerintah, tidaklah tepat sa-

saran di Natuna. Namun bagaimanapun mereka berharap kepada Pemerintah Kabupaten Natuna agar menyalurkan bantuan kepada warga yang benarbanar membutuhkan bantuan. Dan mereka meminta agar Pemerintah dapat mengkaji ulang data-data yang ada sekarang ini, sehingga penyaluran RTLH ini benarbenar tetap sasaran sesuai peruntukannya. “Kita lihat bantuan untuk RTLH ini belum tepat sasaran. maka, diharapkan hal ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah. Selain itu, pemerintah harus selektif dalam pendataan siapa saja penerima bantuan yang layak dibantu. Dan diminta juga kepada pemerintah provinsi untuk menurunkan tim pemantau independen yang bisa memberikan masukan terkait keluhan masyarakat ini,” pungkasnya lagi. (cw61)

Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

CMYK

14

PKS Ancam Dominasi Golkar Di Dapil Bintan I BINTAN (HK) — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bisa mengancam dominasi Partai Golkar di daerah pemilihan (dapil) Bintan 1 yang memperoleh dua kursi. Pasalnya, para kader dan simpatisan PKS banyak menguasai posisi Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kuala Lobam dan Bintan Utara. Rofik Liputan Bintan Dua daerah yang menyediakan tujuh kursi ini masuk dapil Bintan 1. PKS sendiri menurunkan formasi calegnya antara lain, Kusmayadi, Raja Miskal, Sutarto dan Atreanedi. Kusmayadi dikenal ustadz yang sepuluh tahun keliling ceramah di kantong-kantong pemilih buruh yakni di Kawasan Industri Lobam. Disamping saat ini, pria ini juga sebagai Wakil Ketua DPD PKS Bintan. Lalu Raja Miskal, anggota DPRD Bintan selama dua periode. Setelah itu Sutarto,

Kepala Sekolah SMA YKPP Tanjunguban yang hampir 25 tahun menjalani profesi sebagai guru. Lalu Atreanedi, mantan Wakil Ketua DPRD Bintan periode 2004-2009. Memang, Partai Golkar sangat kuat. Calegnya Misiah, anggota DPRD Bintan saat ini dikenal mengakar di kalangan ibu-ibu majelis taklim. Ia juga dekat dengan Dewi Kumalasari Ansar. Caleg berikutnya M Syahwan, anggota DPRD Bintan saat ini, memiliki basis pemilih loyal di hinterland. Kemudian Suardi, mantan Calon Wakil Bupati Natuna tahun 2011 yang belum beruntung. Juga Raja Kamariah yang

berpuluh tahun menjalani profesi sebagai guru. Juga Timbul Sianturi, mantan anggota DPRD Bintan periode 2004-2009. Walapun begitu, PDIP tidak bisa dipandang sebelah mata. Partai berlambang banteng moncong putih ini bisa juga jadi kandidat kuat yang bisa menggoyahkan dominasi Golkar. Calegnya seperti Indra Setiawan, dikenal memiliki basis pemilih tradisional di kelurahan Tanjunguban, dan hinterland. Caleg berikutnya Horas Tobing, mantan anggota DPRD Bintan periode 2009, diperkirakan bisa merebut suara dari pemilih dari kalangan Kristiani, mengingat ia sebagai pendeta dan dokter umum. Selanjutnya partai yang diperkirakan memperoleh satu kursi adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan calegnya pensiunan guru yaitu Abdul Azim, Abu Samah dan Army Nasution dan Mantan Ketua KNPI Bintan Utara Mohd Ida. Hanura dengan Celgnya Andreas, diperkirakan bisa merebut suara keturunan Tionghoa, dan Sofi yang dikenal aktif terjun di majelis

taklim. Partai Demokrat dengan calegnya Misyanti, yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Bintan bisa mengamankan satu kursi bagi partai berlambang bintang mercy ini. Salah seorang warga, Awang mengatakan, keunggulan PKS dari partai lain karena terus memproduksi kader. Menurutnya, simpatisan PKS juga banyak menduduki posisi penting di lingkungannya, baik sebagai pengurus masjid, majelis taklim maupun Ketua RT/RW. "Kelebihan PKS karena memproduksi kader, dan simpatisannya menjadi orang rujukan di lingkungannya," kata Awang. Salah seorang tokoh pemuda, Ade mengaku salut terhadap kader PKS. Ia melihat kader PKS bergerak dari rumah ke rumah-rumah memasarkan calegnya. Menurutnya hal itu saat ini belum dijalankan partai lain. "Saya didatangi di rumah saya oleh orang yang mengaku kader PKS, ia meminta saya memilih caleg dari PKS, bahkan Calegnya sendiri juga meminta kepada saya," jelasnya. ***

Hanura Kurban 2 Ekor Sapi SEIPANAS (HK) — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melaksanakan pemotongan hewan kurban, berupa dua ekor sapi di depan halaman kantor DPD Partai Hanura Kepri, Sei Panas, Kota Batam, Kamis (17/10). Dua ekor sapi tersebut satu ekor sapi diantaranya merupakan sumbangan dari DPP Partai Hanura dan satu ekor sapi dari para pengurus DPD Partai Hanura Kepri dan DPC Partai Hanura Kota Batam. Pemotongan hewan

kurban ini, dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah. Ketua panitia pemotongan hewan kurban dan juga selaku Wakil Ketua I Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura Kepri, H Sukri Farial, SH mengatakan, daging hewan kurban tersebut selanjutnya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. “Hewan kurban kali ini, ada dua ekor sapi. satu ekor sapi merupakan sumbangan

dari DPP dan satu ekor sapi lagi berasal dari para pengurus Partai Hanura. Daging hewan kurban kami bagikan kepada masyarakat se Kota Batam, khususnya yang kurang mampu. Seperti ruli Sukajadi, Baloi Kolam, Baloi Kebun, Sei Panas, Kampung Belian, Batuaji,” jelas Sukri. Sukri yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri ini mengatakan, program pelaksanaan pemotongan hewan kurban, untuk ke depannya akan menjadi pro-

gram tahunan bagi Partai Hanura. Jadi untuk tahun ini, ada dua ekor sapi, dan tahun berikutnya akan diupayakan meningkat menjadi tiga ekor sapi. “Jadi kalau tahun ini ada dua ekor sapi, ke depannya bisa ditingkatkan menjadi 3 ataupun 4 ekor sapi yang akan kita kurbankan. Tentu ini harus kita programkan, sehingga anggota dewannya nanti bisa dapat melaksanakannya secara bersamasama,” jelas Sukri. (lim)

Warga Bidadari Kompak Dukung Jahuin Bantu Permodalan untuk Ibu-ibu

ALI MAHMUD/HALUAN KEPRI

JARING ASMARA —Anggota DPRD Kota Batam, Jahuin Hutajulu menjaring aspirasi masyarakat (jaring asmara) di Komplek Bidadari, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk. Acara jaring asmara ini dalam rangka reses dewan, Kamis (17/10). BATAM (HK) — Para tokoh masyarakat di Komplek Perumahan Bidadari Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam menyatakan komitmennya untuk siap mendukung Jahuin Hutajulu, SE,MM untuk kembali menjadi anggota DPRD Kota Batam periode 2014-2019 pada pemilihan umum (Pemilu) 9 April 2014 mendatang. Komitmen masyarakat tersebut, lantaran Jahuin sejak menjadi anggota DPRD Kota Batam periode 20092014 telah banyak berbuat untuk warga setempat. Mulai dari pembangunan drainase, jalan, sekolah, masjid, fasum, serta hal lain yang menyangkut kepentingan umum. “Sejak beliau (Jahuin) duduk menjadi anggota dewan, sudah banyak pembangunan yang kami rasakan di kampung kami ini. Sebelumnya, sama sekali kami tidak merasakan adanya pembangunan di sini (Komplek Bidadari). Jadi ke depan, secara otomatis, kami tetap

mendukung pak Jahuin agar kembali duduk menjadi wakil kami di legislatif,” ujar Parulian Manulang di tengah-tengah acara reses anggota DPRD Kota Batam, Jahuin Hutajulu bersama masyarakat Komplek Bidadari, Kamis (17/10). Kepada masyarakat khususnya warga di Komplek Bidadari dan sekitarnya, Parulian menghimbau agar pada pemilu mendatang, sekiranya harus betul-betul selektif dalam menentukan pilihan. Sebab caleg yang akan dipilih nanti, akan menentukan nasib dan arah pembangunan terutama di komplek Bidadari. Kendati banyak orang menjadi calon anggota legislatif, belum tentu mereka mampu menjalankan amanah sebagai wakil rakyat yang sesungguhnya. “Dari 45 orang anggota DPRD Kota Batam saat ini, ada 12 orang berasal dari Dapil 4. Tapi hanya Pak Jahuin lah yang bisa memperhatikkan kami. Tentu ke depan, kami tetap berkomit-

CMYK

men untuk menjadikan pak Jahuin sebagai anggota DPRD Kota Batam yang ke dua kalinya,” tandasnya. Senada dengan Parulian, mantan Ketua RW17 Komplek Bidadari, Panjiangan mengatakan, pada dasarnya Jahuin hingga saat ini masih memiliki komitmen yang tinggi terhadap masyarakat di Kecamatan Sei Beduk, khususnya di Komplek Bidadari. “Masih banyak lagi yang harus beliau tuntaskan. Untuk itu, ke depan kami tentu bekerja sekuat tenaga mendudukkan beliau menjadi anggota DPRD Kota Batam. Dengan demikian, apa yang kami inginkan dapat diperjuangkan oleh beliau. Tanpa beliau (Pak Jahuin), pembangunan di kampung kami tak akan berjalan secara maksimal,” pungkas Panjiangan. Sementara Jahuin di hadapan masyarakat mengatakan bahwa, kehadiran dirinya di komplek Bidadari bukan karena urusan politik. Tetapi merupakan acara reses dewan dan tentunya harus bertatap muka secara langsung bersama warga. Tujuannya untuk menjaring segala aspirasi masyarakat dan nantinya akan diperjuangkan di kursi legislatif. Jahuin banyak mendapatkan masukkan, baik dari tokoh masyarakat setempat maupun ibu-ibu. Terutama masalah pembangunan jalan maupun pembangunan drainase. Termasuk juga air listrik yang sampai saat ini belum masuk di Posyandu yang terletak di RT2 RW17. Apabila lingkungan sehat dan bersih, tentu bisa terhindar dari penyakit DBD.(lim)

Editor: R Ghafur, Layouter: Syahrial Anwar


Pendidikan Konsultasi Pendidikan

Diasuh : R Dewi Novita K, SPSi PSi Psikologi Anak BAGI siswa, guru dan orang tua yang merasa punya pertanyaan seputar psikologis tentang pendidikan anak, bisa dikirim langsung melalui handikahandika@yahoo.co.id atau SMS melalui 0812538744/081277177598. Insya Allah, R. Dewi Novita Kurniawati, S.Psi, S.Psi akan memberikan solusi bagi permasahan yang dihadapi. Namun dengan catatan sertakan data diri yang lengkap. Hal ini untuk mempermudah dalam pemantauan perkembangan terhadap permasahan yang dihadapinya.

Jumat, 18 Oktober 2013 Tanya: Halo Bu Dewi Novita, saya orang tua murid anak saya sekolah di SMP swasta yang tidak begitu ketat dalam mendidikan agama. Hal ini membuat anak saya jadi pembangkang. Terkadang saya bingung apa yang harus saya lakukan terhadap anak saya ini agar mendapat pendidikan yang bagus dan menjadi anak yang soleh penurut terhadap orang tua. Sekian dan terima kasih atas jawabannya. Wasalam Irawansyah Warga Bengkong Indah Hp 082389834xxx Jawab: Terima kasih pak Irawansyah atas SMS yang disampaikan kepada rublik kami ini. Baik bapak akan saya beri masukan, sebenarnya yang utama dan paling utama bagi orang tua adalah mendidik sedini mungkin anak dengan ilmu agama, agar anak memiliki keimanan dan keyakinan sesuai agama yang dianut . Jika anak sudah bermoral agamis maka akan

15

membentengi anak dari pergaulan bebas dan jangan biarkan anak terdidik oleh lingkungan sekitar yang menyimpang. Karena pendidikan lingkungan itu berpengaruh besar bisa meningkatnya kekerasan, dapat menghilangkan rasa hormat kepada orang tua dan guru, mudah terpengaruh budaya luar, gaya hidup yang kebarat-baratan, bergaul dengan narkoba, minuman keras dll. Faktor yang membuat demikian karena disebabkan perkembangan jaman, dan orang tua terlalu sibuk dengan urusanya sendiri, bekerja ,bekerja dan terus bekerja tanpa meluangkan waktu atau tidak bisa mengatur waktunya untuk mengawasi/ mendidik anak, faktor pergaulan dengan teman, dan lainnya. Cobalah pola asuh yang bapak berikan itu diubah, karena tugas orang tua terhadap anaknya itu cukup banyak, selain merawat dengan penuh kasih sayang, mencukupi kebutuhan pangan, sandang dan papan, membesarkan dengan segala upaya, mendidik dengan sepenuh hati, memberikan pendidikan yang layak, menuntaskan sampai bisa berdiri sendiri, dan masih banyak lainnya. Bila ini telah bapak jalankan, Insya Allah anak menjadi sholeh dan penurut pada orang tua. Sekian semoga bermanfaat.

Tanamkan Jiwa Berkurban SMPN 4 Batam Potong 3 Sapi dan 1 Kambing BATAM (HK) — Keluarga besar SMPN 4 Batam mengelar kurban 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing, Kamis (17/10). Prosesi penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di halaman sekolah, dan disaksikan Kepala Sekolah SMPN 4 Batam Vadilifa SAg, guru dan wali murid, serta ratusan siswa. Arment Aditya Liputan Batam

Vadilifa

Maskadina

Sekolah ini sengaja mengadakan kurban, dalam rangka menanamkan jiwa berkurban dan melatih kepekaan siswa untuk berbagi sesama.

Meski kegiatan kurban ini dilakukan dua hari setelah Idul Adha, namun momentum Idul Adha sangat terasa di sekitar sekolah ini. Para siswa terlihat begitu antusias ikut membantu mulai dari membaca takbir, prosesi penyembelihan, menguliti, memotong dan mengantongi daging kurban, hingga mendistribusikan kepada temannya kurang mampu dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Sementara hewan kurban sendiri untuk 2 ekor sapi ini hasil sumbangan para guru

JURALIS SMPN 4 BATAM

GURU Agama SMPN 4 Batam, Maskadina SAg sedang mempraktikan cara memilah-milah daging kurban kepada anak didiknya.

dan kepala sekolah, dan 1 ekor sapi lagi hasil penggalangan dana dari para siswa yang dilakukan selama setengah bulan. Serta 1 ekor kambing lagi merupakan akekah dari anak guru. “Kita sengaja mengadakan kurban hari Kamis biar persiapan lebih matang, lagi pula hari tasyriq berkurban itu selama tiga hari. Dan alhamdulilah pada kurban tahun ini ada peningkatan dari pada tahun lalu yang hanya 2 sapi dan 4 kambing. Untuk kurban tahun ini menjadi 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing,” ujar Kepala Sekolah SMPN 4 Batam, Vadilifa disela-sela menyaksikan kegiatan kurban di sekolah. Menurutnya, bahwa kegiatan kurban dilakukan anak didiknya itu selain memaknai beribadah kurban, juga jadi wahana pendidikan akan pengetahuan tata cara berkurban. Karena siswa diajarkan mulai dari penyembelihan, menguliti, motong dan membagikan daging kurban langsung dirasakan oleh anak didik melalui praktik dilapangan. Beda bila anak didik ikut berkurban di masjid, mereka hanya bisa menonton dari kejauhan saja.

JURNALIS SMPN 4 BATAM

AJARKAN BERKURBAN — Para pelajar SMPN 4 Batam sedang mempraktikan tata cara berkurban dengan arahan Kepala Sekolah SMPN 4 Batam Vadilifa, dan majelis guru dalam kegiatan kurban di sekolah, Kamis (17/10). Sekolah ini berkurban 3 ekor sapi dan satu ekor kambing akekah dari anak guru. “Praktik kurban dilakukan anak didik ini salah satu bagian penerapan konsep Kurikulum mapel Agama Islam yang langsung anak didik mempraktikan sendiri. Meski dalam penyembelihan itu dilakukan oleh seorang ustazd. Malah dengan demikian siswa mendapat arahan yang baik dalam tata cara doa memotong hewan kurban,” katanya. Sedangkan kurban dilakukan SMPN 4 Batam, lanjut

Bertemu Orang, Siswa Wajib Ucapkan Salam Penerapan Pendidikan Berkarakter di SMPN 21

Guswandinata BATAM (HK) — Dalam upaya membentuk karakter siswa lebih santun lagi, SMPN 21 Batam menerapkan aturan setiap siswa bila ketemu orang lain wajib mengucapkan kata salam. Baik itu di lingkungan sekolah maupun

di mana saja siswa berada. Menurut Kepala Sekolah SMPN 21 Batam, Drs Guswandinata, dalam menerapkan program pendidikan berkarakter pihak sekolah terlebih dahulu mendalami masing-masing karakter siswa itu sendiri. “Secara perlahan tapi pasti, kami sudah mulai menerapkan pendidikan berkarakter terhadap anak didik. Jadi setiap bertemu dengan orang yang lebih tua, maka siswa diwajibkan memberi salam dan mencium tangan,” ujarnya kepada Haluan Kepri, Kamis (17/10). Tak ketiggalan untuk guru juga di SMPN 21 Batam, kata dia diharuskan menjadi contoh tauladan yang baik buat siswa-siswi dalam segala tindak tanduk. Hal ini agar prilaku yang baik di-

JURNALIS SMPN 21 BATAM

KEPALA Sekolah SMPN 21 Batam Drs Guswandinata bersama Kodim sedang mengajarkan anak didik cara menanam pohon dalam rangka mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan. miliki oleh sang guru, bisa dijadikan cerminan siswanya sendiri. Karena segala perbuatan guru itu, merupakan pedoman yang harus digugu dan ditiru. “Apabila seorang guru menemui sampah di sekolah wajib memungutnya dan membuang ke tempat sam-

pah yang telah di sediakan. Tindakan ini adalah contoh buat siswa-siswi agar mereka juga meniru yang dilakukan guru,” katanya. Untuk penerapkan pendidikan berkarakter, kata Guswan sebenarnya sudah diterapkan sejak sekolah ini berdiri. Hanya saja penera-

Vadilifa, merupakan agenda rutin dimulai sejak tahun 2003 hingga sekarang mentradisi. Karena kegiatan ini dinilainya cukup bagus dalam aspek rohani mengajarkan anak didik untuk berkurban layaknya Nabi Ibrahim kepada anaknya Nabi Ismail untuk Allah SWT. “Jadi intinya berkurban hewan itu mililiki filosofi, bahwa manusia seharusnya bisa “menyembelih” sifat kebinatangan da-

pan yang dilakukan belum berjalan maksimal, serta belum sesuai dengan harapan yang diingginkan pihak sekolah. “Apalagi semenjak Kurikulum 2013 oleh pemerintah, kami di sekolah mewajibkan siswa-siswi berprilaku santun terhadap siapa saja, termasuk satpm dan penjaga sekolah,” jelasnya. Sementara guru agama Islam SMPN 21 Batam, Hasan Basri mengatakan di SMPN 21 Batam dalam penerapan pendidikan berkarakter yang diberikan kepada siswa berbasis keagamaan yang lebih menekankan pada pembentukan akhlak yang baik. “Dalam segi keagamaan yang diajarkan penanaman karakter dalam setiap pagi selama 20 menit siswa-siswi mengaji, secara bergiliran antar kelas dengan menggunakan speker yang secara paralerel terhubung di masing-masing kelas,” katanya. (cw75)

lam diri, seperti rakus, tamak, dan sebagainya. Sedangkan dari aspek sosial anak didik diajarkan untuk saling berbagi pada sesama umat manusia,” jelasnya panjang lebar. Dibuat Tugas Ditempat yang sama guru Agama Islam SMPN 4 Batam, Maskadina SAg juga mengatakan bahwa dalam berkurban ini semua anak didik diberi tugas kelompok

untuk mengamati prosesi kurban. Hasil pengamatan ini kata dia, setiap kelompok nantinya harus mempresentasikan dihadapan guru. Hal ini sesuai tuntutan dari pelajaran itu sendiri. “Se benarnya kurban ini BAB akhir di pelajaran agama Islam. Namun kita percepat didahulukan, karena disinkronkan dengan agenda kegiatan kurban di sekolah,” kata Maskadina lagi.***

Mengapa Awan Menggumpal? AWAN sebenarnya uap air yang mengembun menjadi titik-titik air. Bentuk awan sangat tergantung pada bagaimana ia terbentuk. Ada awan berbentuk agak datar (awan stratus). Awan ini terbentuk oleh udara yang naik dari kaki bukit atau gunung secara perlahan. Sisi awan biasanya agak kabur. Awan ini kadang bisa berbentuk oval karena pengaruh angin ketika awan naik. Pada saat udara naik agak cepat, terbentuklah awan bergumpal-gumpal (awan kumulus). Akibat cepatnya udara naik, sisi awan ini agak tajam (tidak kabur). Awan kumulus bisa menyerupai berbagai benda, hewan, wajah orang dsb. Proses terjadinya awan dimulai dari uap air yang naik ke atas. Makin ke atas, suhu makin rendah. Rendahnya suhu menyebabkan udara (uap air) mengalami proses pendinginan. Hasilnya berupa tetes-tetes air (hujan) dan juga kristal-kristal es yang membentuk awan-awan dengan berbagai bentuk. (education)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment , Layout: Mulia Aditya


CMYK

16

Jumat, 18 Oktober 2013

Dispora Kepri Gelar Festival Band Pemuda Tahun 2013 TANJUNGPINANG (HK) — Dalam rangka menyambut Hari Jadi Provinsi Kepri Ke XI Tahun 2013, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri menyelenggarakan kegiatan Festival Band Pemuda se-Provinsi Kepri Tahun 2013. Untuk acara audisi festival band pemuda, kegiatan diselenggarakan mulai tanggal 6 – 8 September 2013 di Gedung Aisyah Kota Tanjungpinang dan Grand Final tanggal 14 September 2013 di panggung terbuka halaman Gedung Nasional Tanjunguban - Kabupaten Bintan. Untuk Katagori Group Band terbaik (Juara I) dimenangkan Group Band Yemercy, Juara II Group Band The Malaya Band dan Juara III dari Group Band White Coffe Theory. Untuk juara harapan I lomba dimenangkan Group Band Bubble Gumz, Harapan II dari Brand New Day, serta Harapan III Group Band Big Sale. Kepada masing- masing pemenang Dispora Kepri menyediakan hadiah berupa uang tunai total sebesar Rp 50 Juta, dengan rincian Juara I Rp 15 Juta, Juara II Rp 10 Juta, Juara III Rp 7.5 Juta, Harapan I memperoleh hadiah sebesar Rp 4 juta, Harapan II Rp 3 juta dan Harapan III 2.5 juta. Katagori Vokalis terbaik diraih Group Band The Malaya Band, mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2 juta, Gitaris terbaik dari Electyo Band mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.5 juta, Bassis terbaik dari group Band Big Sale mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.5 juta, serta Keyboard terbaik dari White Coffe Theory mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.5 juta. Acar Festival Band Pemuda dimeriahkan dengan Penampilan Band The S.I.G.I.T asal Bandung dan SRIKANDI Band dari Jakarta.

KABID Sarana Prasarana Bambang Suwastiyo, menyerahkan hadiah Juara I kepada Band Yemercy asal Kota Batam.

Foto : Dispora Kepri Narasi : Rusmadi SEKRETARIS Dispora Kepri Maifrizon.

PLT KABID Olahraga Supardi, Maifrizon, Bambang Suwastiyo, Masri Yazid, Amril A. Gani, serta peserta Festival menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

PARA Juara Festival Band Pemuda Tahun 2013 Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Kepri.

PESERTA Audisi Festival Band Pemuda Tahun 2013 dari Kota Batam.

CAMAT Bintan Utara Dahlia Zulfah, menyampaikan kata sambutan pada acara Penutupan Festival Band Pemuda Tahun 2013.

PENAMPILAN SRIKANDI Band dari Jakarta dalam Festival Band Pemuda Tahun 2013.

PESERTA Audisi Festival Band Pemuda Tahun 2013 dari Kota Tanjungpinang.

BEST Player Festival Band Pemuda Tahun 2013, Rio Wibowo (Vocalis), Andy Candra Pranata (Drummer), Yayan Kustiawan (Lead Guitaris), Bryan Akbar (Bassist), Agustino Wibowo (Keybordist).

GRAND Final Festival Band Pemuda Tahun 2013 Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Kepri.

PENAMPILAN Band The S.I.G.I.T asal Bandung dalam Festival Band Pemuda Tahun 2013.

GRAND Final Festival Band Pemuda Tahun 2013 Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Kepri.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

17

Dua Tersangka Belum Ditahan Ir Sugeng Ketua Asosiasi Pengrajin Tahu-Tempe Tanjungpinang

Bisnis Harus Saling Menguntungkan MENJADI seorang pengusaha tak identik harus punya materi berlimpah dan gelar yang panjang. Demikian dikatakan Ir Sugeng, Ketua Asosiasi Pengrajin Tahu-Tempe di Kota Tanjungpinang, Kamis (17/10). Menurut pria kelahiran Tanjungpinang 5 Juni 1969 ini, cukup memiliki keterampilan, tekun dan pandai melihat peluang pasti dapat membuat terobosan bisnis kecil yang bisa menjadi besar dan sukses. "Kalau kita ingin menjadi seorang enterpreneur wajib punya prinsip, bagaimana

Bisnis Harus Hal 18

Kasus Korupsi Proyek Pembangunan Bandara TANJUNGPINANG (HK) — Dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), IB dan GM, belum ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Kepri . Rico Barino Liputan Tanjungpinang

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Kepri Happy Cristian mengatakan, hingga saat ini sudah sebanyak 15 orang saksi yang telah diperiksa oleh penyidik Kejati. Termasuk dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. “Dua tersangka dalam kasus ini telah diperiksa bulan September lalu. Tetapi dua tersangka tersebut diperiksa dalam statusnya se-

bagai saksi karena perkara ini kita split dalam dua berkas perkara,” kata Happy belum lama ini. Happy menambahkan, audit kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga belum dilakukan karena penyidik masih menunggu hasil tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB). “Kemarin kami sudah mengirim surat kepada pihak ITB dan telah dibalas. Balasannya mereka bersedia. KeDua Tersangka Hal 18

Penghargaan untuk 8 Pejuang Otonom Peringatan Hari Jadi Ke-12 Kota Otonom Tpi

TANJUNGPINANG (HK) — Delapan orang pejuang otonom mendapat penghargaan dari Pemko Tanjungpinang pada upacara peringatan hari jadi Kota Otonom ke-12 di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Kamis (17/10). ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

PARA pejuang otonom berfoto bersama Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang di Tanjungpinang, Kamis (17/10).

Kedelapan pejuang tersebut diantaranya Suryatati A Manan, Efiyar M Amin, al-

marhum Akmal Atatrick, Imam Sudrajat, Nazirwan, Penghargaan untuk Hal 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

PELATIHAN MENENUN — Ketua Dekranasda Provinsi Kepri Aisyah Sani dan pengurus meninjau pelatihan tenun yang digelar Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kepri di Balai Latihan Kerja, KM 8 Tanjungpinang, Kamis (17/10).

Songket Kepri Kini Jadi Perhatian TANJUNGPINANG (HK) — Berbagai produk khas Kepulauan Riau mulai menampakkan kemilaunya. Setelah Tikar Natuna dan Batik Kepri, kini giliran kain songket menjadi perhatian khusus

Dekranasda untuk dikembangkan. Ketua Dekranasda Kepri Aisyah Sani memberi masukan agar kain songket Kepri dipadukan dengan motif tikar Natuna atau motif khas

lainnya yang sudah dimiliki Kepri. saat meninjau pelatihan tenun yang digelar Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Songket Kepri Hal 18

Satu Jamaah Haji Asal Tpi Sakit TANJUNGPINANG (HK) — Secara umum, kondisi jamaah haji asal Tanjungpinang baik dan sehat. Namun satu jamaah menderita sakit karena usia lanjut. Demikian informasi dari Kepala Ke-

menterian Agama Kota Tanjungpinang H Marwin yang berada di Tanah Suci saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (17/10). "Alhamdulillah, secara umum jamaah haji asal Tan-

jungpinang yang tergabung dalam Kloter 7 Batam dalam keadaan sehat wal afiat. Dari jumlah 207 jamaah haji asal Tanjungpinang, satu orang menderita sakit atas nama Muhammad Salim umur 78 tahun dari Kecamatan Tanjungpinang Timur Kilometer 7," kata Marwin. Marwin menjelaskan, selama melaksanakan ibadah haji seluruh jamaah haji dalam keadaan aman dan tidak mengalami kendala berarti. "Para jamaah mendapatkan fasilitas yang memadai. Baik dari segi kesehatan, transportasi dan penginapan. Secara umum kondisi di sini aman dan terkendali," ujarnya. Lebih lanjut ia menginformasikan bahwa saat ini para jamaah haji sedang berada di Mina. Hari ini adalah hari terakhir berada di Mina. Pada hari ke-4, para jamaah ikut Nafar Tsani. Sore harinya kembali ke Mekah sambil menunggu pelaksanaan Tawaf Ifadhah dan Tawaf Wada' dari Jedah. Satu Jamaah Hal 18

CMYK

Editor: Lili, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Jumat, 18 Oktober 2013

18

Cheongsam Kini Mendunia BAK SAMPAH — Bak pembuangan sampah sementara rusak namun masih tetap digunakan Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang. Pengangkutan sampah tidak maksimal lantaran sampah tercecer di jalan raya.

CHEONGSAM atau Qipao adalah pakaian khas wanita Tionghoa yang kini telah mendunia dan menjadi tren dalam dunia fashion internasional.

SUTANA/HALUAN KEPRI

Bos AJI Tour Dikejar Hingga ke Jakarta Penipuan Voucher Wisata Bodong TANJUNGPINANG (HK) — Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang mengatakan akan menyelidiki kasus penipuan voucher wisata bodong hingga ke Jakarta. Kasubag Humas Polres Tanjungpinang AKP Imawan Rantau mengatakan, ada sekitar 23 nasabah AJI Tour di Tanjungpinang. Mereka adalah calon korban. Sebab, Sunaryo yang berperan sebagai kurir belum sempat menyambangi para nasabah di Tanjungpinang. “Mereka itu baru calon korban. Beruntung kasus ini sudah langsung ditangani sehingga korban tidak semakin

banyak,” kata Imawan Rantau, Senin (14/10) lalu. Dikatanya kembali, saat polisi melakukan pemeriksaan, “Bos Jakarta’ beberapa kali menelpon melalui ponsel Sunaryo, pelaku yang mengaku karyawan PT Asia Jafa Interbuana (AJI) yang berkantor di Jakarta Selatan. “Bosnya sering telpon ke Hp pelaku pada saat pemeriksaan, untuk selanjutnya kita akan mengejar sampai ke Jakarta, karena ini adalah modus kejahatan cara baru,” ungkap Imawan. Ditambahkannya, kasus tersebut terungkap setelah salah satu korban merasa heran akan pelayanan Aji

Tour. Pasalnya perusahaan traveling itu tidak pernah mendatangi lokasi di daerah. Setelah ditelusuri, ternyata kecurigaan korban benar. “Kita menangkapnya setelah kita pancing melalui korban,” jelas Imawan. Semua fasilitas yang ada di Aji Tour sudah dicek pihak kepolisian seperti hotel di Batam dan Karaoke Inul Vista. Pihak hotel dan Inul Vista membantah bekerja sama dengan Aji Tour. “Tidak ada kerja sama. Waktu diselidiki, orang di sana malah heran dan memastikan tidak pernah melakukan kerja sama dengan Aji Tour,” ungkapnya. Sunaryo (32), warga Jakarta, dibekuk polisi Tanjungpinang lantaran melaku-

kan penipuan dengan modus menawarkan dan menjual voucher wisata bodong. Pelaku mengaku sebagai karyawan PT Asia Jafa Interbuana (AJI) yang berkantor di Jakarta Selatan dan menawarkan voucher menginap gratis di beberapa hotel di Indonesia dan voucher diskon belanja dan karaoke di KTV Inul Vista di seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan voucher, calon konsumen diinta untuk membayar Rp2,9 juta. Peristiwa ini pertama kali menimpa Laksmiati (57), warga Jalan Sumatera nomor 207 Tanjungpinang. Korban sempat mencoba voucher diskon di Inul Vista Tanjungpinang, tetapi tidak bisa dipakai. (cw72)

Siswi SD Jadi Korban Pencabulan TANJUNGPINANG (HK) — Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berusia 7 tahun kembali menjadi korban pencabulan oleh orang tak dikenal (OTK) di Tanjungpinang, Kamis (17/10) pukul 09.00 WIB. Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri. Menurut LD, ibu korban, anaknya Bunga (bukan nama sebenarnya) sebelumnya diminta oleh tetangganya membeli kelapa parut di warung tak jauh dari rumahnya. Dalam perjalanan pulang, Bunga didekati pria paruh baya menggunakan sepeda motor. “Kata anak saya, pria itu minta tolong untuk mencari

sarang burung. Anak saya sempat menolak tapi pria itu memaksa, menyeret dan membawanya ke rumah kosong di Jalan Kijang Lama, Gang Putri Bintang III Tanjungpinang,” tutur LD saat ditemui di RSUP. Saat kejadian, sang ibu mengaku sedang tidur di rumah karena kelelahan bekerja hingga larut malam. LD kaget, anaknya pulang dalam kondisi baju kotor. “Anak saya mengaku kalau dia diperlakukan tidak senonoh oleh orang tidak dikenal di rumah kosong,” kata LD bercerita. LD semakin syok melihat bercak darah pada pakaian Bunga, Ia lalu memberitahu

tetangga dan langsung membawa anaknya ke rumah sakit. Sementara itu Tim Reaksi Cepat (TRC) Rumah Sosial Perlindungan Anak (RSPA) Bunga Rampai Kepri Eka Anita Diana langsung turun ke RSUP untuk memberi dukungan moral bagi korban. “Korban butuh dukungan moral dan psikis. Apalagi anakanak, harus tetap dihibur supaya tidak traumatik,” jelas Anita. “Ada bercak darah dipakai korban. Dari pengakuan korban, pelaku mengenakan kemeja biru orange, celana panjang hitam, dan pakai motor warna biru hitam,” kata Anita yang menduga

korban telah disodomi. Anita meminta para orang tua untuk berhati-hati dan lebih peka memperhatikan kondisi lingkungan mengingat sejumlah kasus pencabulan anak terjadi di Tanjungpinang belakangan ini. Ia juga meminta masyarakat agar menghubungi Tim Reaksi Cepat RSPA Bunga Rampai di line telepon 08526484-4900 bila melihat kejadian serupa. Sementara itu, ibu korban didampingi anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) membuat laporan di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Tanjungpinang, sekitar pukul 16.00 WIB. (cw72)

Operasi Katarak Gratis Bakal Digelar TANJUNGPINANG (HK) — Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menggelar operasi mata katarak gratis, November mendatang. Operasi katarak ini diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam di sela acara Peringatan Hari Jadi ke-12 Kota Otonom Tanjungpinang di Gedung Perpustakaan Koata Tanjungpinang, Kamis (17/10) kemarin. “Jadi, bagi masyarakat kota Tanjungpinang yang menderita penyakit mata ka-

tarak dan tidak mampu, dipersilahkan datang ke Rumah Sakit Provinsi Kepri di KM 7, Tanjungpinang pada 2 November 2013 mendatang. Guna mendapatkan operasi mata katarak secara gratis,” jelas Rustam. Ia menjelaskan, kegiatan yang akan digelar ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemko Tanjungpinang bersama salah satu stasiun televisi nasional dan Yayasan Peduli Kasih. Pelaksanaan operasi katarak ini, kata Rustam, akan dilaksanakan sejak pagi hingga malam hari dan ditan-

gani oleh tujuh dokter spesialis mata dari Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia. Rustam mengatakan, penderita katarak di Kota Tanjungpinang cukup banyak, namun ia mengaku tidak mengetahui datanya saat ini. Penyakit katarak diharapkan akan teratasi sebelum tahun 2020 sesuai visi 2020, masyarakat di seluruh Indonesia terbebas dari penyakit katarak. “Memang penyakit katarak tidak bisa diberantas habis, karena terus timbul seiring kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan pola hidup se-

hat,” imbuh Rustam. Dinas Kesehatan Masyarakat yang mendaftar untuk operasi katarak mencapai lebih dari seratus orang. Namun, menurut Rustam, yang memenuhi syarat untuk bisa dioperasi hanya sekitar 50 orang. “Kita menargetkan lebih dari seratus penderita. Siapa saja bisa mendaftar diutamakan orang yang tidak mampu. Karena bila operasi sendiri biayanya tinggi sekitar lima sampai tujuh juta. Jadi sayang kalau program ini tidak dimanfaatkan,” tutupnya. (sut)

Mobil Box Hantam Avanza di KM 14 TANJUNGPINANG (HK) — Sebuah mobil box Mitsubishi bernomor polisi BP 8430 BY menghantam mobil Toyota Avanza bernomor polisi BP 1562 QW di tikungan KM 14, Jalan raya TanjungpinangTanjunguban, Kamis (17/10) sekitar pukul 09.45 WIB. Informasi yang dihimpun, mobil box tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tanjungpinang hendak menuju Tanjunguban. Saat tiba di ti-

kungan layang, Km 14 mobil itu tiba-tiba oleng. Sementara dari arah berlawanan melintas mobil Toyota Avanza BP 1562 QW berwarna hitam. Pengemudi Avanza melihat mobil box yang oleng darilangsung menghentikan kendaraannya untuk menghindari tabrakan. Namun mobil box masuk di jalur mobil Avanza. Tak dapat dihindari, bagian belakang mobil box menghantam bagian depan mobil avanza.

Seorang saksi mata di lapangan Jontek mengatakan tidak mengerti kenapa mobil mobil box itui tiba-tiba oleng. “Pengemudi mobil avanza itu melihat mobil box oleng langsung berhenti dia. Namun mobil box tadi karena oleng langsung melintang masuk ke jalur mobil avanza dan bagian belakang mobil box menghantam bagian depan mobil avanza,” katanya. Akibat kecelakaan itu, pengendara mobil Avanza

mengalami luka cukup serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit umum provinsi (RSUP). Namun tidak halnya dengan supir mobil box lantaran tidak luka. Informasi yang didapat, mobil Toyota Avanza BP 1562 QW dikemudikan oleh anggota Korem 033 Wira Pratama. Kerusakan sedangkan pada bagian depan mobil cukup parah. Semnetara mobil box mengalami kerusakan pada bagian belakang. (jua)

dalam bisnis itu adalah mencari partner yang mau ikut maju dan saling menguntungkan. "Artinya, yang mau maju harus disupport," kata penyuka traveling. Jebolan Universitas Islam Bandung (Unisba) angkatan 88 ini menambahkan bahwa dirinya tertarik

terjun menjadi pengusaha pengrajin tahu-tempe dikarenakan peluang bisnis yanga sangat menjanjikan. Tahu-tempe kini sudah menjadi makanan semua kalangan, bahkan masuk dalam kuliner modern. "Makanan ini paling sehat dibandingkan makanan

lainnya. Karena itu, saya mengembangkan usaha tahu Sumedang di kota kelahiran saya ini. Saya yakin, perkembangan tahu sumedang prospeknya cerah dan mendapat sambutan luar biasa," kata pemilik sejumlah outlet bisnis tahu Sumedang di Kota Gurindam ini. (yan)

Dari Halaman 17

Bisnis Harus sama-sama merasakan apa yang orang lain rasakan. Misalnya, usaha apa yang sekarang kita bangun, orang lain juga bisa ikut maju," ujar alumni SMAN 2 Tanjungpinang itu. Menurutnya, bisnis harus sama-sama menguntungkan. Karena sistem

NET

BUSANA Cheongsam khas Tionghoa kini telah mendunia. Nama Cheongsam berarti pakaian panjang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dari dialek Provinsi Guangdong (Canton) di Tiongkok. Di Beijing dikenal dengan nama Qipao. Menurut Lili warga Tionghoa di Kota Tanjungpinang, pada awal Dinasti Qing menguasai Tiongkok, mereka mengorganisasi rakyat, terutama bangsa Manchu ke da-

lam “panji” (qi) dan disebut “rakyat panji” (qiren), lalu menjadi sebutan bagi seluruh bangsa Manchu. “Dalam buku yang pernah saya baca. Waktu itu wanita bangsa Manchu mengenakan pakaian qipao atau pakaian panji. Pada tahun 1911 terjadi revolusi yang menggulingkan kekuasaan bangsa Manchu, namun kebiasaan pakaian wanita bangsa Manchu

Dari Halaman 17

Songket Kepri (BP3A) Kepri di Balai Latihan Kerja (BLK), KM 8, Tanjungpinang, Kamis (17/10). Aisyah Sani usai acara pembukaan pelatihan, langsung mengamati satu persatu songket yang sudah diproduksi para peserta. Aisyah juga memberi masukan agar corak dan motif songket yang diproduksi lebih dikembangkan. “Model corak dan motif tenunan yang ada harus diperkaya sehingga akan menambah keanekaragaman motif tenun Kepri. Saya minta peserta pelatihan agar tekun belajar. Hasil kerajinan dari Kepri sangat diminati,” jelasnya kepada seluruh peserta. Selain itu, Aisyah Sani juga mengajak para peserta untuk bekerja sama dengan

Dekranasda Kepri agar bisa berkembang. Ia mengatakan, Dekranasda saat ini membutuhkan pengrajin yang bisa menghasilkan karya-karya khas Kepri. “Salah satunya yang sudah terkenal dan mendapatkan perhatian dari dalam dan luar negeri yakni kain motif tikar asal Natuna. Permintaan pasar cukup tinggi saat ini,” ungkapnya. Sementara Kepala BP3A Kepri Pudji Astuti menuturkan, pelatihan yang diikuti 20 peserta itu merupakan lanjutan yang sebelumnya digelar tahun lalu menganai pengenalan proses penenunan. Tahun ini, peserta diajari cara menenun songket lebih mendalam terutama dalam mengembangkan mo-

tif khas Kepri. “Tahun lalu mereka sudah mengikuti pelatihan. Namun harus dilanjutkan lagi agar benar-benar bisa menjadi penenun. Kita merasa bangga karena anggota yang dilatih oleh Pemprov Kepri telah mengikuti pelatihan di Lombok yang diadakan oleh Pemko Tanjungpinang,” ujar Pudji. BP3A Kepri, lanjut Pudji, mendatangkan instruktur dan 6 unit alat tenun dari daerah lain. Harga alat tenun tersebut lebih dari Rp6 juta. “Peserta pelatihan sudah dibina dan memiliki koperasi yang diberi nama Koperasi Wanita Tenun. Kita harapkan, mereka akan memulai usaha tenun setelah mahir nantinya,” tambahnya. (sut)

lum memastikan waktunya. Bila sudah turun ke lapangan, hasilnya akan dilaporkan ke BPKP. Kemudian dua tersangka akan dipanggil kembali untuk diperiksa. Dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pem-

bangunan Bandara RHF yang statusnya naik ke tingkat penyidikan, adalah IB dari Angkasa Pura Bandara RHF dan GM, Kontraktor PT Jaya Kontruksi yang melaksanakan proyek dengan total anggaran sebesar Rp90 miliar.***

Dari Halaman 17

Dua Tersangka mudian kami telah melakukan ekspose ke pihak ITB dan masih menunggu kesediaan mereka untuk turun ke lapangan bersama-sama mengenai spesifikasi bangunan bandara baru itu,” jelas Happy. Namun, lanjut Happy, sampai kini pihak ITB be-

Dari Halaman 17

Penghargaan untuk almarhum Ribut Surjadi, Hasan Daud dan istrinya Yustina, M Nasir Apan, dan Arif Rasahan. Penghargaan diberikan atas jasa mereka memberikan aspirasi pembentukan Kota Tanjungpinang menjadi kota otonom agar Kota Tanjungpinang sejajar dengan Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepri (dulu kabupaten induk). Dalam pidatonya, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan, diusianya yang relatif muda Kota Tanjungpinang telah menunjukkan kesuksesan di bidang pendidikan dalam rangka menyukseskan program wajib belajar 12 tahun dan program penyediaan beasiswa. “Di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Tanjungpinang melakukan peningkatan fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan penduduk miskin, pengentasan kemiskinan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan peningkatan usaha bagi masyarakat (home industry),” ujar Walikota. Pemerintah Kota Tanjung-

pinang, lanjut Lis, juga berhasil menurunkan tingkat penggangguran dan melakukan peningkatan pembangunan infrastruktur. “Setidaknya dapat diwujudkan melalui diterimanya berbagai penghargaan di segala bidang, baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, berupa penghargaan adipura, pengembangan karang taruna, kepedulian kehutanan, penghargaan kepada kelompok tani nelayan andalan serta prestasi kesenian, budaya dan Raskin Award,” ucapnya. “Pada dasarnya segala bentuk penghargaan bukanlah tujuan akhir, namun dapat menjadi indikator penilaian keberhasilan atas pembangunan yang kita laksanakan bersama- sama antara pemerintah, DPRD dan seluruh lapisan masyarakat Kota Tanjungpinang,” tuturnya. Dalam acara itu, asisten pemerintahan Drs. Teuku Dahlan membacakan sejarah singkat terbentuknya Kota Tanjungpinang sebagai kota ototom. Dahlan mengatakan, Kota Tanjungpinang kini genap berusia 12 tahun sejak kelahirannya pada 21 Juni 2001 melalui Undang-Un-

dang Nomor 5 Tahun 2001. “Pada 17 Oktober 2001 Kota Tanjungpinang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Hari Subarno bersama 12 Kabupaten dan Kota seIndonesia. Sejak saat itu hari jadi Kota Otonom Tanjungpinang diperingati setiap tanggal 17 Oktober. Tanjungpinang sebagai daerah otonom memiliki karakter tersendiri dalam mewujudkan kesejateraan bagi masyarakatnya,” ucapnya. Upacara peringatan ini dihadiri Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Plh. Sekda Provinsi Kepri Said Agil, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Postoko Weni, Ketua GOW Juariah Syahrul, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tanjungpinang, seluruh camat dan lurah Kota Tanjungpinang. Selain itu hadir pula mantan Walikota Tanjungpinang Suryatati A. Manan, mantan Wakil Walikota Edward Musali, mantan Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Boby Jayanto dan para pejuang pendiri Kota Tanjungpinang, dan tokoh masyarakat lain. (cw77)

ber mendatang dan tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada 27 Oktober siang. Jamaah haji asal Kota Tanjungpinang tergabung

dalam Kloter 7 Batam sebanyak 207 orang, Kabupaten Karimun 103 orang, Kota Batam 23 orang, dan Pelalawan 97 orang. (cw77)

Dari Halaman 17

Satu Jamaah Para jamaah haji Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam Kloter 7 Batam, kata Marwin, akan kembali ke Batam pada 26 Okto-

tetap bertahan, kemudian dikembangkan dan menjadi pakaian tradisional wanita bangsa Cina,” ujarnya kepada Haluan Kepri, Kamis (17/10). Cheongsam mudah dikenakan dan nyaman, bentuk pakaian Cheongsam cocok dengan bentuk tubuh wanita bangsa Tionghoa. Leher tinggi, lengkung leher baju tertutup dan lengan baju bisa pendek, sedang atau panjang, tergantung musim dan selera. Memiliki kancing di sisi kanan, bagian dada longgar, selayak di pinggang, dan dibelah dari sisi, yang kesemuanya semakin menonjolkan kecantikan dari wanita yang mengenakannya. “Cheongsam tidak terlalu susah dibuat. Tidak pula memiliki banyak perlengkapan, seperti sabuk, atau selendang. Cheongsam juga dapat dibuat dari berbagai macam bahan serta dapat digunakan dalam acara santai maupun resmi. Sehingga tidak mengherankan Cheongsam banyak disukai oleh wanita tidak hanya orang Tionghoa tetapi orang lain juga menggemarinya,” ucapnya. (cw77)


CMYK

Bintan

Jumat, 18 Oktober 2013

19

Al-Azhar 42 Bintan Bangun Gedung Sekolah BINTAN (HK) — Yayasan Nabil Al-Fathi Bintan Kamis (17/10) melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung dua lantai untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-Azhar 42 Bintan. Armat Juang Liputan Bintan Pembina Yayasan Nabil Al-Fathi Bintan Hj. Susilawati, S.Ag,M.Ed menyampaikan, Yayasan Nabilah AlFathin Bintan tengah membangun gedung sekolah setinggi dua lantai. Bangunan ini nantinya akan diperuntukkan untuk SD, SMP dan SMA Al-Azhar 42 Bintan. “Hari ini kita melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung sekolah Al-Azhar 42 Bintan. Nantinya akan dibangun dua lantai dengan 24 ruangan diatas lahan seluas 1 hektar,” terangnya sembari menyampaikan yang melakukan peletakan batu pertama Sekretaris Disdikpora Bintan, Naharuddin dan

sejumlah pengurus yayasan. Dia menyampaikan, nantinya dalam satu ruangan kelas mampu menampung siswa sebanyak 25-30 orang. Selain ruang kelas, kata Susilawati, nantinya sekolah tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang untuk pembelajaran para siswa. “Tentunya selain ruang kelas fasilitasnya juga harus memadai. Kita juga akan bangun ruang laboratorium, ruang komputer, ruang bahasa, dan sejumlah ruangan penunjang siswa untuk belajar tentunya digedung tersebut,” pungkasnya. Pembangunan sekolah berlantai dua dilakukan pengerjaannya pada tahun ini. Dan diharapkan pada tahun ajaran baru 2014 sudah da-

pat menerima siswa-siswa baru untuk bersekolah di AlAzhar 42 Bintan. “Pada tahun ajaran tahun depan sudah mulai menerima siswa-siswi baru,” terangnya. Selain melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah pada Kamis (17/10) juga diselenggarakan peragaan manasik haji oleh siswasiswi taman kanak-kanak Al-Azhar 42 Bintan. Ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan guna meningkatkan iman dan takwa siswa. “Dibuka oleh Sekretaris Disdikpora Bintan. Dan juga pada hari ini kita melakukan pemotongan hewan kurban yang rutin setiap tahunnya. Satu sapi dan satu kabing dari pengurus yayasan, dan satu kambing dari tabungan anak,” ungkapnya. Orang Tua Pantau Anak Melalui Website Selian itu juga, sekolah Al-Azhar 42 Bintan melakukan peluncuran website untuk TK dan SD. Hal ini untuk menjawab tatangan globalisasi terkait dengan transparansi informasi.

“Melalui Website ini orang tua dapat memantau perkembangan anak-anak mereka disekolah. Guru-guru akan memberikan informasi melalui website apakah anakanya sedang sidih, senang atau yang lainnya kepada orang

tua,” terangnya. Kedepannya kata Susilawati, melalui Website ini orang tua dapat memantau langsung kondisi anakanak didalam kelas. “Kedepannya akan dipasang CCTV disetiap kelas,

dan orang tua dapat melihat anaknya melalui Website,” pungkasnya. Dia menyampaikan sekolah Al-Azhar 42 Bintan mengimbangkan iman dan taqwa (Imtaq), dengan ilmu pengetahuan dan teknologi

(Iptek). “Imptaq dan Imptek jangan sampai timpang itu harus seimbang. Fasilitas sekolah kisiapkan, SDM guru juga kita siapkan juga untuk menghasilkan lulusan terbaik,” terangnya. ***

BATU PERTAMA — Sekretaris Disdikpora Bintan Naharuddin didampingi Pembina Yayasan Nabil Al-Fathi Bintan Susilawati dan sejumlah pengurus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung dua lantai untuk SD, SMP dan SMA AlAzhar 42 Bintan jalan Nusantara km 18 Bintan, Kamis (17/10). JUANG/HALUAN KEPRI

Pasar Berdikari Dijadikan Kawasan Cina Town Jadi Ikon Kijang

BINTAN (HK) — Pasar berdikari atau inpres merupakan pasar pertama di Kijang Kecamatan Bintan Timur. Pada tahun 2014 mendatang direncanakan akan dijadikan kawasan China Town. Camat Bintar Timur Hasan menyampaikan, pasar berdikari merupakan pasar tertua di Kijang dan akan dijadikan kawasan China Town. "Direncanakan akan dijadikan kawasan China Town. Nantinya akan ada tempat pejalan kakinya dan juga akan ada gerbangnya dan fasilitas

lainnya. Daerah ini akan menjadi ikon daerah Kijang," pungkasnya kemarin. Menurutnya, rencana tersebut telah mendapat persetujuan masyarakat setempat. Direncanakan pada tahun depan sudah mulai berjalan pembangunannya. "Rencananya tahun 2014 mendatang. Anggarannya

langsung dari pemerintah pusat,"ungkapnya sembari menyampaikan di tengahtengah pasar berdikari atau impres ini terdapat satu vihara tua. Pantauan Haluan Kepri, sepanjang jalan pasar berdikari banyak terdapat bagunan tua yang terbuat dari kayu. Bangunan-bangunan tersebut sebagian besar masih berfungsi sebagai toko yang menjual berbagai keperluan harian masyarakat Kijang. Salah satu toko yang terkenal adalah Kedai Kopi Hawai. Informasinya, Gubernur Kepri sewaktu masih menjadi PNS dan bertugas di Kijang sering berkunjung kesana. Sehingga kedai kopi tersebut

kerap dikunjungi oleh orang nomor satu di Kepri ini kalau berkunjung ke Kijang. Pusat Perekonimian Pertama Kijang Pasar berdikari merupakan pusat prekonoman untuk masyarakat Kijang. Berbagai aktifitas prekonomian terjadi dipasar tersebut. Salah satu warga Wagimin (68) seorang pensiunan PT Antam menyampaikan, awalnya daerah pasar berdikari atau impres ini merupakan daerah perkebunan sayur-sayur masyarakat keturunan Tion Hoa. "Sekitar tahun 1968 baru lah PT Antam membangun pasar disini. Ditimbun daerah ini untuk dijadikan pa-

sar,"terang pria kelahiran Air Raja Kabupaten Bintan ini. Dia menyampaikan, aktifitas baru mulai ramai dan masyarakat banyak berjualan serta berbelanjan sekitar tahun 1970. Pada saat itu toko-toko sudah mulai ramai dibangun. "Ini merupakan pasar pertama atau tertua di Kijang. Dulu aktifitas ekonomi disini dan kita belanjan disini. Setelah itu baru ada Barek Motor,"pungkasnya. Camat Bintan Timur Hasan menyampaikan, diawalawal berdirnya pasar ini dikenal dengan sebutan pasar senggol. Karena setiap orang yang kepasar ini pasti akan bersenggolan satu dengan

yang lainnya. "Dulu dikenal pasar senggol. Dulu jalan disini kecil. Karena banyak becak dan kendaraan, jadi kalau jalan bersenggolan kita,"terangnya. Dia menceritakan, pusat aktifitas prekonomian Kijang waktu itu dipasar ini. Semua masyarakat berbelanja segala keperluan disini, mulai dari sayu, rempahrempah sampai untuk mencari sarapan pagi. "Dulu pusat perbelanjaan Kijang disini. Kalau pak Gubernur ke Kijang pasti dia ke pasar impres dan dia mendatangi Kedai kopi Hawai. Kedai kopi Hawai merupakan salah satu yang tertua,"terangnya.

CMYK

Salah seorang pedagang di pasar berdikari Kidin menyampaikan, sejak dirinya lahir pada tahun 1969 lalu sudah tinggai di pasar berdikari. "Saya lahir rumah ini sudah ada,"terangnya. Dia menyampaikan, pasar berdikari sudah pernah terbakar satu kali. Kebakaran tersebut menghanguskan puluhan toko yang ada dipasar tersbut. "20 tahunan yang lalu pernah terbakar salah satunya rumah saya. Sepanjang jalan itu ada yang sudah beton itu dulunya terbakar termasuk rumah saya ini. Kalau yang masih kayu, itu bangunan aslinya,"terangnya. (armat juang)

Editor:Eddy, Layouter: Syahrial Anwar


Anambas

Jumat, 18 Oktober 2013

20

Pembagian HP Gratis Bermasalah Kadis Kominfo Dinilai Lepas Tangan TAREMPA (HK) — Bantuan telepon seluler (ponsel) dari Kementerian Informasi dan Komunikasi yang diserahkan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Anambas kepada 10 desa beberapa waktu lalu, diduga bermasalah. Salah satunya di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan. Zamzukri Liputan Anambas Dimana, sebanyak 50 unit ponsel yang di peruntukkan bagi perangkat desa dan warga, tidak semuanya kebagian. Oknum Desa Tiangau diduga menganti secara sepihak daftar penerima yang seharusnya mendapatkan ponsel. Tak ayal, kejadian tersebut m embuat situasi di Des Tiangau bergejolak. Salah satu warga setempat, Esfarizan mengatakan, saat ponsel tiba langsung diterima oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Tiangau, Khermansyah. Namun selanjutnya, ponsel tersebut tidak langsung dibagikan oleh Sekdes, bahkan diduga ponsel itu endapkan dulu di rumahnya. "Bantuan 50 unit ponsel yang telah diberikan kepada masyarakat tidak sesuai dengan pengajuan sebelumnya.

Karena sesuai dengan surat nomor 137/DT/V/2013 perihal pengiriman penerimaan ponsel tertanggal 7 Mei 2013, hanya nama yang terdaftar yang menerima ponsel. Namun, pada kenyataannya sejumlah nama yang tidak masuk dalam daftar justru menerima. Kita telah melaporkan permasalahan ini kepada Dinas Kominfo Anambas," ungkap Esfarizan, kemarin. Namun demikian, Kepala Dinas Kominfo Anambas, Khairul Syahadat enggan disalahkan dan terkesan lepas tangan. Menurutnya, permasalahan pembagian ponsel tersebut diserahkan sepenuhnya kepada aparat desa terkait. Sementara itu, desa penerima telepon selular (ponsel) gratis bantuan dari Kementerian Informasi dan Komunikasi (Infokom) harus membuat laporan pertanggung jawaban kepada ke-

menterian. "Pembagian ponsel gratis tersebut, semuanya diserahkan kepada pihak desa. Dan kami (Dinas Kominfo-red) tidak ikut campur kepada siapa yang akan diberikan. Kami nanti hanya menerima laporan saja," ujar Khairul Syahadat. Menanggapi adanya polemik atau penyerahan selular gratis yang dinilai salah sasaran di Desa Tiangau tersebut, Khairul mengatakan dalam waktu dekat akan langsung terjun ke lokasi untuk mengetahui secara jelas pokok permasalahannya. Dia juga menyatakan tentang adanya perubahan data penerima bantuan selular di desa tersebut, sudah sesuai prosedur "Kalau mengenai perubahan data penerima, tidak bisa diganti karena sebelumnya harus sesuai dengan pengusulan sebelumnya. Karena jika terjadi perubahan akan menjadi rumit dalam menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya nanti. Misalnya pengusulan awal atas nama si A namun penerima si B, maka bagaimana nanti menyampaikan laporan pertanggungjawaban ke Kementerian? Tentunya ini akan menjadi permasalahan baru lagi," tukas Khairul. ***

ZAMZUKRI/HALUAN KEPRI

BANTUAN BERMASALAH — Bantuan ponsel dari Kementerian Informasi dan Komunikasi kepada sejumlah desa di Anambas diduga bermasalah. Tampak, Kepala Dinas Kominfo Anambas, Khairul Syahadat menyerahkan secara simbolis bantuan ponsel kepada salah satu warga, beberapa waktu lalu.

Disparbudpora Gelar Berbagai Lomba Sambut Hari Sumpah Pemuda

TAREMPA (HK) — Sehubungan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Diparbudpora) Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan berbagai kegiatan untuk menumbuhkan rasa nasionalis terhadap pelajar dan pemuda. "Dalam menyambut hari Sumpah Pemuda yang jatuh tiap tanggal 28 Oktober, Disparbudpora Anambas bidang Kepemudaan akan mengadakan berbagai kegiatan untuk menumbuhkan rasa nasional terutama bagi pemuda dan pelajar," ujar Kepala Disparbudpora Kabupaten Anambas, Iwan Kurniawan Roni, Kamis (17/10). Dijelaskan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 2 hari di Gedung BPMS Tarempa, dengan menampilkan lomba pidato dengan Bahasa Inggris, lomba mendongeng, bercerita, lomba tari. Tak ketinggalan juga lomba paduan suara untuk lagu daerah dan lagu wajib nasional, serta menampilkan

berbagai kerajianan tangan dari berbagai daerah. "Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung BPMS selama 2 hari dengan menampilkan berbagai lomba, seperti lomba Pidato dengan berbahasa Inggris, Mendongeng legenda di kabupaten Anambas, serta Festifal Lagu Daerah Melayu dan paduan suara lagu-lagu Nasional" jelasnya. Kegiatan tersebut, lanjut Iwan, selain untuk mendukung program pemerintah dalam menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, juga untuk menumbuhkan semangat akan cinta budaya daerah dan nasional. Tak kalah penting adalah meningkatkan prestasi para pelajar dalam bidang budaya, seni serta me-

numbuhkan jiwa nasional. "Salah satu contoh, sudah banyak pemuda dan pelajar kita yang tidak hafal dengan teks Pancasila, bahkan lagu Indonesia Raya saja yang hampir lupa. Padahal tiap kegiatan selalu di nyanyikan," ungkapnya. Iwan berharap semoga dengan adanya berbagai lomba dan kegiatan yang di tampilkan dalam memeriahkan

dan menyambut Hari Sumpah Pemuda, jiwa nasional dan cinta daerah bisa lebih tertanam terhadap para penerus bangsa ini. "Kita berharap semoga dengan adanya berbagai lomba dan kegiatan dalam menyambut hari Sumpah Pemuda, jiwa nasional dan cinta daerah terhadap para pemuda dan pelajar lebih tertanam," pungkasnya. (zam)

Dinkes Kekurangan Tenaga Medis Labor TAREMPA (HK) — Kabupaten Kepulauan Anambas masih kekurangan tenaga medik Analis Labor untuk di tempatkan di Rumah Sakit maupun di pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di seluruh kecamatan. Sementara ini hanya 3 puskesmas yang memiliki tenaga Analis Labor. "Kita memang kekurangan tenaga Medis untuk mendiagnosa segala macam penyakit, yang akan di tempatkan di Rumah Sakit dan Puskesmas di seluruh Anambas. Sementaara ini baru 3 puskesmas, yaitu, Puskesmas Tarempa, Letung dan Siantan Tengah. Semoga pada penerimaan CPNS tahun ini ada yang diterima," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Anambas, Said

Damrie ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Dikatakan, bukan hanya tenaga analis labor saja yang minim, untuk tenaga medis lain juga masih ada, seperti D3 radiologi, bahkan tenaga dokter juga masih kekurangan. "D3 Radiologi juga masih kekurangan, begitu juga dengan tenaga dokter seperti dokter gigi dan Anastesi. Untuk D3 Radiologi, minimal 2 orang lagi," tambahnya. Sementara ini, lanjut Said, untuk mengantisipasi terbatasnya jumlah analis, medical chek up masih dilakukan di rumah sakit dan puskesmas yang terdekat meskipun hanya pemeriksaan sederhana. "Idealnya, di setiap puskesmas yang ada di kecamatan harus ada tenaga analis

ini. Sehingga pelayanan pemeriksaan kesehatan bisa maksimal, karena ditangani oleh ahlinya," paparnya. Said menambahkan, untuk kebutuhan tenaga dokter, baik dari dokter umum maupun Spesialis, di Kabupaten Anambas sudah termasuk cukup, karena untuk satu orang dokter minimal melayanai sekitar 800 orang pasien, sedangkan untuk standar nasional, satu orang dokter melayanai hampir 1.500 orang. "Pelayanan dokter baik umum maupun spesialis di Anambas sendiri sudah termasuk baik. Karena dalam satu orang dokter tersebut melayani 800 orang pasien, sedangkan untuk standar nasional, satu orang dokter tersebut minimal melayani 1.500 pasien," imbuhnya. (zam)

Data Pemilih Ganda Anambas Sirna

ZAMZUKRI/HALUAN KEPRI

TARI Congkak merupakan salah satu seni tari hasil kreasi masyarakat Anambas yang akan ditampilkan dalam memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2013.

TAREMPA (HK) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Anambas menegaskan pihaknya telah menghilangkan data pemilih ganda sebanyak 1.000 data yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Kami pastikan semua

data pemilih ganda sudah sirna. Karena dari penetapan DPT kedua ini adalah menghilangkan data pemilih ganda," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jefri Budi, kemarin. Ia mengatakan, penyusutan data pemilih ganda ini

tidak lepas dari koordinasi dan kerja keras PPK dan PPS yang tersebar di seluruh desa/kelurahan yang ada di Anambas. Menurut Jefri, KPU menekankan kepada 21 PPK dan 162 PPS untuk kerja keras menghubungi pemilih yg memiliki data ganda, untuk memastikan di TPS mana dirinya akan memilih. "Waktu dimasukan data di sistem KPU pusat, langsung keluar data pemilih mana yang ganda. Setelah tahu mana yang ganda, kami harus hubungi orang per orang untuk memastikan dimana pemilih tersebut akan memilih. Jadi bayangkan berapa keras PPK dan PPS bekerja untuk menghubungi orang orang tersebut untuk menghilangkan pemilih ganda," papar Jefri. Dari tujuh Kecamatan yang ada di Anambas, kecamatan Siantan adalah pemegang rekor tertinggi pemilih ganda. Hal tersebut terjadi karena arus urbanisasi di Siantan, terutama Kelurahan Tarempa sangat tinggi. "Tarempa ibukota kabupaten. Banyak juga pegawai yg bekerja di Siantan pada khususnya masih pakai KTP daerah asal (kecamatan asal). Jadi banyak terdapat pemilih ganda disini (Siantan-red)," jelas Jefri. Selain terhapusnya data ganda, alasan lain adanya penurunan DPT tersebut adalah adanya pemilih yang meninggal dunia atau telah pindah alamat. (ant) Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda


Karimun

Jumat, 18 Oktober 2013

21

Praktik Mafia Tambang Terkuak Alwi Diduga Turut Nikmati Dana CD KARIMUN (HK) — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Payung Mahkota membeberkan bukti adanya praktik mafia tambang dan perizinan yang terjadi di Kabupaten Karimun sejak 2005 hingga 2013. Hengki Haipon Liputan Karimun LSM Payung Mahkota memukan bukti penyimpangan pengelolaan dana pengelolaan dana Community Development (CD) dari 8 perusahaan tambang granit di Kabupaten Karimun dimana dana yang seharusnya menjadi hak masyarakat Kabupaten Karimun ternyata juga ikut dinikmati oleh para pejabat teras di lingkungan Pemkab Karimun. “Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun Alwi Hasan turut serta menerima dana CD dalam kegiatan rapat pembahasan perubahan peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2009 tentang Tim Pusat Pengembangan Wilayah dan Pengembangan Masyarakat Kabupaten Karimun (TPPWPM ) atau Tim CD Centre Kabupaten Karimun. Ini salah satu bukti adanya praktek penyimpangan pengelolaan dana CD yang sudah secara resmi kami laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada lima dugaan pelanggaran di sektor tambang, yang saya laporkan, “ ucap Ketua LSM Pa-

yung Mahkota, Andri Supandi, sambil menunjukkan sejumlah bukti dokumen, Kamis (17/10). Dibeberkan Andi Sopandi, praktek penyimpangan pengelolaan dana CD yang merupakan bentuk dari tindak pidana korupsi terkait dengan pembahasan Perubahan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2009 tentang TPPWPM yang akan segera berakhir 2011. Mestinya sebelum masa berakhir TPPWPM, Bupati Karimun sudah menyiapkan Surat Keputusan baru menjelang akhir tahun 2011, tetapi tiba-tiba terbit Perbup No.6.A Tahun 2012 tertanggal 20 Januari 2012 dan Perbup Nomor 9 Tahun 2012 tertanggal 24 Februari. Diduga terbitnya Perbup tersebut adalah hasil rekayasan dari pejabat teras di Pemkab Karimun yang dikomando oleh Asisten I Pemkab Karimun Arnadi Supaat, Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Karimun, Alwi Hasan beserta unsur SKPD. Ironisnya biaya pembahasan perbup tersebut dikeluarkan dan diambil dari dana CD berupa insentif. “Ini sudah jelas bentuk dari penyimpangan karena

tidak ada pembahasan Perda atau Perbup dipakai dari dana CD tetapi mereka dengan kekuasan dan semenamena mengambil kebijakan yang jelas salah,” ucap Andi Sopandi tegas. Berdasarkan tanda bukti penerimaan laporan LSM Payung Mahkota ke KPK no agenda 2013-09-000158, ia menerangkan bahwa media laporan yang digunakan adalah pelaporan langsung, jenis data satu berkas yang ditandatangani oleh Andri Supandi, tanggal 25 September 2013. Menurut Andi, praktik mafia tambang dan perizinan di Karimun bisa berlangsung sejak lama hingga sekarang karena ada keterlibatan aparat penegak hukum. “Terkait kondisi itu, saya berharap KPK segera membentuk tim khusus, agar laporan saya itu bisa segera ditindaklanjuti secara serius,” harapnya. Sementara Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Karimun, yang membidangi Hukum dan Pemerintahan, Jamaluddin mengatakan, ada prinsip-prinsip dasar yang dilanggar dan dikangkangi dari tim yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Karimun tersebut dan bertentangan dengan peraturan perundangan dan pemerintah tentang pembiayaan daerah Ia menjelaskan, setiap pemerintah menetapkan undang-undang, peraturan pemerintah, keputusan menteri, peraturan daerah atau peraturan yang berada di-

bawahnya berdampak terhadap pengeluaran biaya maka biaya tersebut akan diambil dari anggaran negara (APBN dan APBD). Sementara dana Community Development (CD) merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan sesuai dengan Undang-undang No 40 tahun 2007 pasal 74 tentang Perseroan Terbatas (PT). Kemudian dana CD tersebut dikelola IUP (Izin Usaha Pertambangan atau perusahan) sesuai dengan PP No 23 Tahun 2010 pasal 106. Prinsipnya jelas bahwasanya peruntukan CD itu untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarkat disekitar wilayah tambang dalam hal ini tugas pemerintah hanya mengawasi dan tempat berkonsultasi untuk melaksanakan program CD tersebut. Artinya secara spesifik biaya pembinaan dan pengawasan sesuai dengan PP No 55 tahun 2010 yang dilakukan oleh pejabat yang ditunjuk oleh bupati anggarannya sudah dikeluarkan oleh negara melalui APBD. Jadi tidak perlu lagi dana operasinal CD Center yang 25 persen diambil untuk membiayai Tim Konsultasi dan Pengawasan dari Pemda sesuai usulan Ranperbub CD pengganti Perbup no 18 tahun 2009 dan telah disahkan menjadi Perbup Karimun Nomor 6.A Tahun 2012 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Sektor Pertambangan Kabupaten Karimun. “Ada indikasi korupsi karena ada doble job dan

doble income dimana jelas bahwasanya tugas Pemkab Karimun sudah jelas hanya mengawasi sesuai tupoksinya, nah sekarang dimunculkan biaya insentif untuk pembahasan Perbup tersebut . Ini khan jelas sudah tak benar,” tegas politisi senior dari PDI Perjuangan ini Sementara dari data yang didapat Haluan Kepri, ada sekitar 22 pejabat dan SKPD

termasuk Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Karimun, Alwi Hasan yang menerima insentif dengan total sebesar Rp 26.800.000 yang diambil dari dana CD pada kegiatan perumusan perubahan Perbup No.18 Tahun 2009 dimana masing-masing menerima insentif berfariasi sesuai dengan jabatan. Sementara itu Alwi Hasan ketika dikonfirmasi pukul

16.30 WIB melalui pesan singkat ke nomor ponselnya namun tidak ditangggapi. Demikian juga pesan singkat yang dikirim pada pukul 17.00 WIB juga tidak dibalas Alwi. Menyusul pesan singkat yang dikirim tidak dibalas, wartawan Haluan Kepri coba melakukan kontak telephon namun lagi-lagi tidak mendapat tanggapan dari Alwi meski nomor ponselnya aktif.***

Baru 25 Orang Warga Ungar Miliki Alamat Benar KUNDUR (HK) — Lebih dari 1000 warga di Kecamatan Ungar belum menerima Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau biasa dikenal dengan sebutan eKTP. Hal tersebut karena saat ini masih diproses pusat, sehingga untuk saat ini warga masih menggunakan KTP Siak. Demikian dikatakan Camat Ungar, Raja Jemishak. Tidak hanya itu, dari ribuan penduduk yang telah memegang KTP, baru 25 orang yang alamat dan nama

wilayah mereka benar, dengan dicantumkan nama Kecamatan Ungar. Sedangkan yang lainnya masih tetap menggunakan nama wilayah Kecamatan Kundur. Menurut pria yang akrab disapa Jimi ini, ke 25 orang yang wilayah tinggalnya benar dengan nama Kecamatan Ungar, mereka merekam data sekitar dua bulan yang lalu. Sedangkan ketika program eKTP diluncurkan, Pulau Ungar dan sekitarnya belum dimekarkan menjadi kecamatan dan masih ber-

gabung dengan Kecamatan Kundur. Disinggung apakah tidak bermasalah ketika ada warga yang akan mengurus surat lamaran pekerjaan dan sebagainya yang membutuhkan domisili pasti, namun nama Kecamatan pada KTP yang bersangkutan terjadi perberbedaan dari yang sebelumnya. Menanggapi hal itu Jimi mengaku jika ada warga yang mendapatkan kesulitan terkait nama tempat di eKTP nya, maka pihak Kecamatan, Kelurahan dan Desa siap

Beli Jam Tangan Free Aksesoris

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

BEBERAPA jam tangan yang di jual Saiful dengan diskon beli jam tangan free aksesories. KARIMUN (HK) — Saiful Shop di Jl Nusantara menyediakan berbagai merek jam terkenal dengan harga terjan-

gkau yakni beli satu jam tangan harga Rp500 ribu free aksesories cantik, berlaku sampai tanggal 25 Oktober

mendatang. Saiful, pemilik toko mengaku, pihaknya baru buka toko di Karimun yang sebelunya di Batam, untuk memperkenalkan produk terbaru yang dijualnya. Saiful ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat, khaususnya untuk para remaja, dalam setiap pembelian jam tangan free aksesories. “Toko ini memang baru buka, makanya saya ingin memperkenalkan berbagai produk jam tangan yang saya jual, tentunya dengan harga yang sangat terjangkau,” tutur Saiful. Saiful menambahkan, untuk jam tangan sendiri yang dijualnya lebih tren dan sangat cocok untuk kaum muda mudi yang ingin membeli jam tangan di tokonya, dengan kualiti terjamin, merk terkenal harga yang ditawrakan mulai dari Rp200 sampai jutaan rupiah, terseia berbagai merk, dalam setiap pembelian konsumen akan mendapatkan hadiah langsung berupa aksesories menarik. “Cewek dan cowok hanya tinggal pilih hadiahnya berupa aksesories dalam setiap pembelian jam tangan minimal harga Rp500 ribu, sedangkan yang di bawah harga Rp500 ribu ada diskon khusus. Bagi anak-anak juga tersedia jam tangan yang unik-unik. Bagi pengguna jam tangan casio, kami juga melayani ganti baterei, silahkan bawa jam tangan Anda, original,” pungkas Saiful. Tertarik dengan penawaran Saiful, silahkan kunjungi toko Saiful Shop yang beralamat di Jl Nusantara Tanjung Balai Karimun, samping Naini Shop. (abk)

memberikan surat keterangan yang menyatakan bahwa nama tempat yang tertera di KTP yang bersangkutan adalah sebelum adanya pemekaran kecamatan. “Memang saat ini baru 25 orang yang nama tempatnya benar, yakni Kecamatan Ungar dan bukan lagi menggunakan nama tempat Kecamatan Kundur. Kalau memperbaiki saya tidak tahu, apakah perlu dibuat ulang dengan nama tempat sesuai pemekaran, silahkan tanyakan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” ucapnya. Tapi selama ini menurut Jimi, belum ada permasalahan tersebut ditemukan dan belum ada warga yang meminta surat keterangan perihal perbedaan nama tempat tinggal yang tertera di eKTP dengan nama yang sebetulnya saat ini. Kendati demikian menurut Jimi, pada tahun 2014 mendatang, akan ada alat yang diserahkan dari pemerintah pusat kepada Pemkab Karimun, sehingga untuk pembuatan eKTP tidak perlu lagi menunggu pusat. Karena pemerintah daerah sudah bisa membuatnya. “Yang jelas tanyakan langsung ke Dinas yang bersangkutan,” pungkasnya.(gan)

HENGKI HAIPON/HALUAN KEPRI

BUKTI DOKUMEN — Inilah bukti dokumen penyimpangan pengelolaan dana Community Development (CD) dimana pejabat teras dan SKPD Karimun turut menikmati dana CD dari pembahasan perubahan Perbup Nomor 18 Tahun 2009 tentang TPPWPM.

1200 Siswa SMA Terima BKM KARIMUN (HK) — Sebanyak 1200 siswa mendapatkan bantuan pendidikan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Karimun, dengan sistim sharing. Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Herdan mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi keluarga miskin dengan nama program Beasiswa Keluarga Miskin (BKM) yang diserahkan kepada siswa tak mampu. Bantuan tersebut menurut Herdan, merupakan program pengentasan kemiskinan yang disejalankan dengan rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Sehingga kepada penerima bantuan rumah dari pemerintah maka anak yang masih dalam jenjang pendidikan SMA sederajat mendapatkan bantuan BKM. Sedangkan anggaran ke-

seluruhan dari 1200 penerima BKM adalah sebesar Rp1.296.000.000. Yang ditrasnfer melalui rekening sekolah sebnyak dan dalam setahun siswa menerima sebanyak empat triwulan. Sedangkan besaran yang diterima masing-masing siswa adalah Rp90.000 per bulan dan akan diserahkan setiap triwulan dengan besaran Rp270 ribu. “Begitu program pengentasan kemikinan dalam bentuk RTLH diluncurkan oleh Pemprov Kepri bersama Pemkab Karimun, maka BKM pun disejalankan dan dikelola oleh Dinas Pendidikan. Hal ini pun sama seperti Dinas Sosial yang mendata RTLH dan alat pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) didata oleh Dinas Pertambangan. Jadi semua sejalan. Untuk saat ini sudah masuk triwulan ke III tahun 2013 yang akan dicairkan pada

Senin besok (21/10),” ucap Herdan, Kamis (17/10). Sedangkan rincian dana sharing yang dikucurkan oleh Pemprov Kepri adalah sebesar Rp864 juta untuk 800 siswa. Sehingga anggaran yang disiapkan Pemkab Karimun sebesar Rp432 juta untuk 400 siswa. Dengan demikian, total anggaran adalah Rp1.296.000.000. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut hendaknya dimanfaatkan dengan baik. Disamping itu pula kepada para kepala sekolah hendaknya dapat bersamasama mengawasi. Harus pastikan anak yang betul-betul layak mendapatkan bantuan BKM tersebut. “Jangan sampai anak dah dapat bantuan tapi tak mau sekolah. Ini merugikan diri sendiri,” imbuhnya.(gan)

Harga Perum Asri Herman Yogie Lebih Terjangkau

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

PERUMAHAN asri yang ditawarkan Perum Asri Herman Yogie (CV Karimun Mandiri Utama). KARIMUN (HK) — CV Karimun Mandiri Utama sebagai pengembang usaha property terkemuka di Kabupaten Karimun, menawarkan hunian dengan kualitas bahan bangunan terjamin, harga lebih terjangkau dan lokasi

prumahan sangat asri. Herman Yogie alias Ameng Toge sebagai pemili property mengaku, pihaknya berikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Karimun yang ingin memiliki rumah, dengan harga yang sangat terjangkau,

dilengkapi dengan fasilitas inprastruktur yang tidak diragukan lagi, harga yang ditawarkan sangat terjangkau pelayanan kredit maupun cash. “Untuk saat ini kami menawarkan berbagai tipe rumah yang sangat cocok untuk ditempati masyarakat Kabupaten Karimun, lokasi strategis, bersih dan asri. Untuk harga sendiri memang sangat terjangkau, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan sistem cash maupun kredit,” tutur Ameng. Ameng juga menambahkan untuk syarat ikut bergabung di CV Karimun Mandiri dalam setiap pembelian rumah sangat mudah, cukup memperlihatkan identitas pembeli dan mengisi formulir, serta bayar DP rumah yang mau di beli. Sedangkan untuk tipe rumah yng tersedia, Ameng Toge menambahkan pihaknya menyediakan berbagai

tipe rumah seperti tipe 52/ 126, tipe 50/115, tipe 60/100, tipe 75/75, tipe 75/150 dan tipe 90/144, DP yang ditwarkan mulai dari 10-30%. “Kami menyediakan berbagai tipe yang tersedia di berbagai titik lokasi di Tanjung Balai Karimun seperti di Sidorejo, depan Darul Mukmin, Kolong dan depan Samsat, untuk DP sendiri tergantung pilihan konsumen mulai dari 10-30% dari harga jual rumah langsung KPR. Yang tentunya prumahan yang kami tawarkan asri, indah dan bersih dengan harga yang sangat terjangkau.” pungkas Ameng. Bagi Anda yang tertarik ingin memiliki rumah lokasi yang asri, indah dan bersih, silahkan kunjungi kantor pemasaran Perum Asri Herman Yogie yang beralamat di Jl A Yani Kolong (Blk FIF), untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi di nomor 085264625888. (abk)

Editor: Niko, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

Pele Rilis Buku 15 KG

22 Pele

Hoffenheim vs Bayer Leverkusen Jumat (18/10) Pkl. 01:30 WIB

UNTUK mengenang masa-masa kejayaan selama menjalani karier sebagai pesepakbola, Legenda sepakbola asal Brasil, Pele meluncurkan buku autobiografi miliknya yang diberi judul ‘1283’ yang diambil dari jumlah gol yang berhasil dia cetak. Bagi Anda yang ingin bernostalgia atau mengenang masa kejayaan sang legenda, harga yang harus dibayar untuk mendapat satu buku ini sekitar 1225 euro atau setara Rp13 juta. Sebuah harga yang fantastis untuk sebuah buku, Tak hanya harga, dimensi berat yang dimiliki buku ini juga tak lazim, Buku mahal tersebut memiliki berat sekitar 15 kilogram dan memiliki 500 halaman.(rts)

Tim Tamu Diunggulkan SINSHEIM (HK) — Hoffenheim bakal menjamu Bayer Lverkusen dalam Bundesliga Jerman Matchday ke-9 di Wirsol Rhein Neckar Arena, Sinsheim, Sabtu (19/10) dinihari WIB nanti. Tim tamu jelas lebih diunggulkan mengingat setingkat dalam ukuran materi pemain dan rekor pertemuan kedua tim. Memang berdasarkan hasil catatan pertemuan kedua tim Bayer Leverkusen selalu memenangi pertandingan saat laga kandang maupun kandang. Adapun terakhir kali kedua kesebelasan bentrok pada 20 April lalu, saat itu Leverkusen berpesta gol dihadapan publik sendiri dengan membungkam Hoffenheim dengan skor telak 5-0.

Di sisi lain dalam peta lima pertandigan pertandingan terakhir Bayer Laverkusen memiliki catatan sejarah yang tak kalah apiknya. Dimana dari lima laganya mereka berhasil membukukan

empat kali menang dan satu kali seri. Sementara tuan rumah Hoffenheim masih meraih hasil yang kurang memuaskan karena hanya meraih dua poin kemenangan. Dengan demikian, Bayer Laverkusen tampak diunggulkan dalam pertandingan nanti. Tentu saja hasil tersebut sangat menyakitkan bagi Hoffenheim, oleh karena itu laga ini akan menjadi ajang balas dendam Hoffenheim yang akan bermain dipublik sendiri. Hasil serupa diperoleh kedua tim pada pertandingan terakhirnya, dimana Hoffenheim berhasil menahan imbang tuan rumah FSV Mainz dengan skor akhir 2-2, sedangkan Leverkusen bermain imbang 1-1 saat menjamu juara bertahan Bayern Munchen.(glc/rts)

Honda Gabung AC Milan MILAN (HK) — Minat AC Milan untuk mendatangkan pemain CSKA Moskow asal Jepang, Keisuke Honda, memang sudah terdengar lama. Tapi kini, cerita itu sepertinya akan menemui babak baru.

Dilaporkan media Jepang, Sport Nippon, dilansir SportsNDTV, Kamis (17/10), Keisuke Honda telah menandatangani kesepakatan formal untuk bergabung dengan AC Milan ketika kontraknya dengan juara Rusia CSKA Moscow berakhir pada tanggal 31 Desember 2013. Selain itu, segala persyaratan atau dokumen yang terkait dengan transfer ke

klub kota mode itu telah disampaikan kepada otoritas sepakbola Italia. Wakil presiden klub, yang juga menjabat kepala eksekutif Rossonerri, Adriano Galliani baru-baru ini mengatakan bahwa klub Serie A telah secara resmi kontrak dengan Honda dan telah mengajukan dokumen. Dengan keadaan ini, berarti ketika CSKA Moskow mengeluarkan sertifikat transfer untuk Honda, dia secara otomatis akan terdaftar sebagai bagian dari warga San Siro. Il Diavolo Rosso telah gagal untuk menandatangani penyerang 27 tahun ini selama jendela transfer musim panas. Pihak klub Rusia itu dikabarkan telah menuntut lima juta euro atau setara dengan Rp75 miliar sebagai biaya pelepasan. Bila Honda benar-benar telah menjadi pem a i n

AC Milan, hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri. Pasalnya ia akan bisa tampil di Liga Champions bersama klub besar, ditambah bisa menjamin tempatnya di tim nasional Jepan g . (ndt)

CMYK

Editor: Didik, Layouter: Syahril


Iklan

Jumat, 18 Oktober 2013

23


CMYK

Jumat, 18 Oktober 2013

24

PANITIA HUT ke-8 Kelenteng Guan Sheng Di Jun. WARGA berbaring berharap keberkatan, keselamatan, kesejahteraan, dilewatkan dibawah Dewi Mazu.

HUT Ke-8 Kelenteng Guan Sheng Di Jun Meriah BINTAN (HK) — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 kelenteng Guan Sheng Di Jun,

Sebong Pereh, Teluksebong, Bintan, Minggu (13/10)-Senin (14/ 10) sangat meriah.

JONI, Bendahara Yayasan Sangharama, pengelola kelenteng didampingi panitia lainnya, melepas merpati, bagian dari prosesi ritual mengarak Dewi Mazu.

PESERTA lelang.

Ribuan warga memadati halaman kelenteng, mereka berasal dari Sebong Pereh, Tanjunguban, Lagoi, Tanjungpinang, Batam, Malaysia maupun Singapura. Perayaan HUT diawali dengan ritual mengarak patung Dewi Mazu dengan kapal kura-kura. Lalu dilanjutkan dengan sembahyang keselamatan. Pada malam harinya digelar lelang dan hiburan band Ocean Blue dari Tanjungpinang dengan artis-artis terkenal dari Batam dan Tanjungpinang. Kemudian dilanjutkan malam berikutnya dengan hiburan. Ketua Panitia Antonie Han mengatakan perayaan HUT merupakan rangkaian sembahyang keselamatan agar

kampung Sebong Pereh dan Kabupaten Bintan umumnya selamat sejahtera, aman makmur, terhindar dari segala bencana. Dewan Pembina Eddy Hussy mengatakan rupang patung Guan Sheng Di Jun, posisinya nantinya tepat di belakang kelenteng saat ini. Ia berharap warga dan tamu undangan turut membantu agar rupang patung tersebut segera terwujud. Saat ini sudah dimulai pembangunan pondasinya. Diantara tamu undangan tampak Saptono Mustaqim, mantan Wakil Bupati Lingga, juga Andi Kusuma Ketua Perindo Kepri. Narasi dan Foto : Rofik

RIBUAN warga mengikuti prosesi ritual mengarak Dewi Mazu.

RIBUAN warga menghadiri HUT ke-8 Kelenteng Guan Sheng Di Jun.

KETUA Panitia Antonie Han memberikan sambutan.

RAJA Kamaruddin memberikan penjelasan ke masyarakat.

DEWAN Pembina Alex Hussy memberikan sambutan.

SUASANA reses di aula Kantor Lurah Sei Raya.

Dapil IV DPRD Karimun Tampung Aspirasi

IWAN Kusuma Darmaja, Rodiansyah dan Sudirman (kiri ke kanan)

KARIMUN (HK) — Anggota DPRD Karimun dari daerah pemilihan (dapil) IV yang meliputi Kecamatan Meral, Kecamatan Meral Barat dan Kecamatan Tebing melakukan kegiatan reses selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat (10-11/10). Anggota dewan yang reses itu yakni Raja Kamaruddin, Jamaluddin, Iwan Kusuma Darmaja, Rosmeri dan Rodiansyah. Reses pertama dilaksanakan di aula Kantor Lurah Sei Raya Kecamatan Meral, hadir saat itu Camat Meral Dwi Yandri, masyarakat Meral meminta soal kejelasan status tanah, minta dirikan

gedung serbaguna, rehabilitasi parit, jalan dan sarana lainnya. Sementara, reses hari kedua dilaksanakan di Kecamatan Tebing. Koordinator Reses Anggota DPRD Karimun Dapil IV Raja Kamaruddin, masa reses DPRD Karimun adalah untuk menampung semua aspirasi yang disampaikan warga. Setelah semua aspirasi itu ditampung dan disampaikan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Karimun lalu dibahas bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karimun. Narasi/foto: Ilham RAJA Kamaruddin menyerahkan aspirasi masyarakat ke Dwi Yandri.

JAMALUDDIN memberikan penjelasan.

IWAN Kusuma Darmaja memberikan penjelasan.

MASYARAKAT Meral menyampaikan aspirasi.

ROSMERI memberikan penjelasan.

CMYK

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Novrizal

Haluankepri 18okt13  

Haluankepri 18okt13

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you