Page 1

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Kamis, 17 Oktober 2013 11 Dzulhijjah 1434 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 17/10 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Polisi: Akan Ada Tersangka Kasus PLN Batam vs Planet 3 BATAM (HK) — Kasus pencemaran nama baik oleh PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam yang dilaporkan manajemen Planet 3 mulai memasuki babak baru. Polisi memastikan, kasus ini sudah mulai merujuk pada

adanya tersangka. Kasat Rekrim Polresta Barelang Kompol Ponco Indriyo menuturkan, sampai sekarang pihaknya terus mendalami kasus PT PLN Batam dengan Planet 3 tersebut. Kata dia, hasil pemeriksaan para

saksi tengah dikaji oleh Unit VI Tipiter Polresta Barelang. "Kami masih proses dan baru mendalaminya. Saat ini masih pemeriksaan saksisaksi," kata Ponco, Rabu (16/ 10) di Mapolresta Barelang. "Saya lupa sudah berapa saksi yang diperiksa dan Polisi: Akan Hal 7

DPT Kepri 1.295.755 Orang BATAM (HK) — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merilis jumlah Daftar Pemilih Tetap seluruh kabupaten/kota untuk Pemilihan Umum tahun 2014. Tercatat, DPT Kepulauan Riau sebanyak 1.295.755 orang, ada penambahan 3.685 orang dari DPT per 13 September 2013. Yuri dan Ilham Liputan Batam Jumlah DPT tersebut merupakan hasil pleno di masing-masing KPU kabupaten/kota di Kepri yang dilakukan pada 12 dan 13 Oktober 2013 lalu (lihat tabel). "Adapun pleno rekapitulasi DPT tingkat KPU Provinsi Kepulauan Riau akan digelar pada Sabtu, 19 Oktober 2013 mendatang," kata Ketua KPU Kepulauan Riau Arison, tadi malam. Dijabarkan Arison, berdasar pleno masing-masing KPU di kabupaten/kota di Kepri, jumlah DPT Kabupaten Bintan sebanyak 106.815 orang, Kabupaten

M Syahdan

DPT Kepri Hal 7

"Jika Pemilu Legislatif Hari Ini"

DPD RI versi HK Dirilis Pekan Depan BATAM (HK) — Jika tidak ada halangan, nama-nama anggota DPR RI dapil Kepri versi Haluan Kepri pada program "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini" akan dirilis pekan depan. Saat ini sebanyak 15 caleg DPD RI dapil Kepri yang telah disahkan KPU tengah digodok tim Haluan Kepri. Rinaldi Samjaya, Pemimpin Redaksi Haluan Kepri, mengungkapkan, kriteria yang akan digunakan, sama dengan sebelumnya yakni pengalaman politik, integritas,

kapasitas, tidak cacat hukum (baik negara, sosial, dan moral), dan elektabilitas. Selain itu ada kajian tambahan dengan melibatkan masukan dari kalangan kampus. Lelaki yang akrab disapa Aldi ini, mengatakan, pada bulan lalu, Haluan Kepri telah merilis tujuh nama yang bertarung ketat memperebutkan jatah kursi DPD RI untuk Kepri tersebut. "Untuk pekan depan, dari kajian Tim Haluan Kepri, dalam program "Jika Pemilu Legisla-

tif Hari Ini", ada juga tujuh nama yang cukup kuat saat ini. Kekuatan mereka lumayan membumi di tengah masyarakat. Siapa mereka? Nantikan pekan depan," ucap Aldi memancing penasaran. Aldi mengungkapkan, sejak Haluan Kepri melaunching program "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini", banyak respon dari berbagai kalangan. "Pada prinsipnya kami menampung seluruh respon, baik positif maupun negatif. DPD RI Hal 7

DPRD Karimun Pekan Ke-4 Oktober BATAM (HK) — Sejak meluncurkan program "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini", Haluan Kepri telah merilis nama-nama empat lembaga legislatif versi Haluan Kepri yakni DPRD Batam, DPRD Kepri, DPR RI dapil Kepri, dan DPD RI dapil Kepri. "Rencananya, pada pekan keempat Oktober mendatang, Haluan Kepri juga akan merilis nama-nama anggota legislatif Karimun versi Haluan Kepri. Ini dilakukan karena di wilayah tersebut dinamika politik dinilai terasa cukup kuat," ucap Rinaldi Samjaya Pemimpin Redaksi Haluan Kepri.

Dijelaskanya, selain dinamika politik yang cukup dinamis, di Karimun juga telah terbentuk tim kajian pemilu legislatif Haluan Kepri. "Mereka telah melakukan pengamatan, kajian, menerima informasi, serta mendapat banyak masukan dari masyarakat Karimun," terang lelaki yang biasa disapa Aldi ini. "Jadi, jika tidak ada kendala, nama-nama calon legislatif Karimun versi HK pada program "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini" juga akan kita rilis. Tunggu siapa mereka yang dinilai layak," kata Aldi lagi.

Sementara Hengki Haipon, Kepala Perwakilan Haluan Kepri di Karimun mengatakan, dirilisnya nama-nama calon legislatif Karimun versi HK diharapkan bisa menjadi pendidikan politik bagi masyarakat Karimun. "Kami berharap, masyarakat bisa tahu, siapa wakil mereka yang layak untuk duduk di dewan Karimun. Jika ada masukan, tanggapan, termasuk kritikan, kami menampung semua itu. Ini bisa menjadi bahan tambahan saat akan merilis nama-nama DPRD Karimun Hal 7

Kejari Minta Mindo Dicekal Warga Nusa Batam Merasa Tertipu

Gubernur: PDAM Tidak Merugi

Hal

9

Hal

17

Prisia Nasution

Hidup Tanpa Sinyal Kehidupan KITA menghargai hidup saat k ita menghargai hidup orang lain. Setiap detik kehidupan ibarat gambar yang belum pernah terlihat, dan gambar yang tidak akan pernah tampak kembali. Hanya orang-orang yang bersyukur yang mampu menikmati setiap sedih - susah - senang - deritanya sebagai momen yang berharga. (wpc)

JAKARTA (HK) — Masuk ke dalam rimba Bukit Dua Belas, Jambi, artis peran Prisia Nasution (29) langsung kehilangan komunikasi dengan dunia luar lantaran di sana telepon genggamnya kehilangan sinyal. Namun, bagi pemeran sosok penulis buku dan pengajar Butet Manurung dalam film Sokola Rimba ini, hal tersebut justru dinikmatinya. "Enggak ada sinyal HP (handphone) itu asyik. Ada alasan untuk enggak balas e-mail atau apa. Seru deh pokoknya. Dan, di rimba itu jadi enggak peduli jam, enggak peduli hari," cerita Pia dalam peluncuran buku Sokola Rimba karya Butet Manurung dan pemutaran cuplikan filmnya, di Toko Buku Gramedia Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan, belum lama ini. Dengan kondisi di sana, yang jauh dari kata modern, Pia mendapat banyak pelajaran dari kearifan Orang Rimba di Bukit Dua Belas, itu. "Begitu kembali ke kota, baju, perhiasan, yang jadi kebutuhan primer ternyata di sana enggak perlu. Banyak sekali pelajaran yang bisa didapat," ujar Pia. Selain itu, Pia jadi lebih mengenal

Hidup Tanpa Hal 7

BATAM (HK) — Kejaksaan Negeri Batam meminta terpidana seumur hidup, AKBP Mindo Tampubolon dicekal dari bepergian ke luar negeri. Permintaan itu sudah disampaikan kepada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau untuk diteruskan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Menurut Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam Armen Wijaya, permintaan pencekalan terhadap terpidana kasus pembunuhan

Putri Mega Umboh, juan pencekalan itu telah yang merupakan istri dikirimkan ke Kejati KeMindo pada Juni 2011 pulauan Riau tetanggal 7 lalu, sebagai upaya Oktober 2013. agar Mindo tidak meNamun, lanjut Armen, larikan diri. sampai sekarang belum "Sambil menungada jawaban atas surat gu pelaksanaan eksepermohonan pencekalan kusi, kita ajukan penterhadap mantan Wakacekalan terhadap bepolres Kabupaten NatuArmen liau (Mindo, red)," ujar na itu. Armen Wijaya kepada wartawan Kata Armen, upaya pencedi ruang kerjanya di Kantor Ke- kalan tersebut dilakukan karena jari Batam di Jalan Engku Puteri, hingga kini eksekusi terhadap Batam Centre, Rabu (16/10). Mindo masih terkendala. PasalKata Armen, surat pengaKejari Minta Hal 7

"TEGASLAH PAK SBY, RAKYATMU DITEMBAK" Terkait Empat WNI Ditembak Mati di Malaysia JAKARTA (HK) — Politisi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, kecewa dengan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tak mengeluarkan reaksi apa pun terkait penembakan empat warga negara Indonesia di Malaysia. Padahal, menurut Rieke, Presiden SBY seharusnya mengambil sikap tegas setelah rakyatnya ditembak di Malaysia.

"Menurut saya, apa pun alasannya, pemerintah SBY perlu mempertanyakan kepada Pemerintah Malaysia, apakah demikian prosedur penanganan terhadap orangorang yang dianggap pelaku kriminal," kata Rieke dalam pernyataan tertulis seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/10). Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat ini menuturkan, kasus pe"Tegaslah Pak Hal 7

Rieke

11 Negara Berebut Tiket ke Brasil BATAM (HK) — Piala Dunia 2014 di Brasil kian dekat. Babak kualifikasi di sejumlah belahan benua juga sudah banyak yang berakhir. Dari 32 slot yang tersedia, 21 di antaranya telah punya pemilik. Kesebelas tiket tersisa tersebut akan diperebutkan di Zona Afrika sebanyak lima slot, dan sisanya (6 slot) akan di-

perebutkan lewat laga play-off. Sebagian besar tim-tim yang sudah mendapatkan tiket ke putaran final adalah tim dari zo-

na Eropa (UEFA). Babak kualifikasi di zona ini memang sudah selesai dan menghasilkan sembilan tim yang lolos langsung. Dari pertandingan-pertandingan yang digelar pada Rabu (16/10) dinihari WIB, empat tim memastikan lolos. Mereka adalah Rusia (Juara Grup F), Bosnia-Herzegovina (Juara Grup G), Inggris (Juara Grup H), dan Spanyol (Juara Grup I).

Empat tim tersebut menyusul lima tim lain yang lebih dulu lolos yakni Belanda (Juara Grup D), Italia (Juara Grup B), Belgia (Juara Grup A), Swiss (Juara Grup E), dan Jerman (Juara Grup C). Dari zona Amerika Selatan (CONMEBOL), tim-tim yang menempati empat peringkat teratas dan lolos langsung ke 11 Negara Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Yuri, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Dimas


Ekonomi MP3EI ((Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia) diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 32 tahun 2011, merupakan arahan strategis dalam percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (2011-2025) dan dapat diterminologikan sebagai “back-bone” dalam rangka pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 20052025 (RPJPN-2005-2025). Strategi MP3EI dicapai melalui (1). Penguatan Koridor Ekonomi Indonesia, yaitu pemetaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di enam koridor (Jawa, Suymatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Papua, dan Bali-Nusa Tenggara), (2) Penguatan konektivitas nasional, sedangkan visi yang diusung adalah “Locally Integrated Globally Connected”. Aspek konektivitas berbagai pusat pertumbuhan,

Kamis, 17 Oktober 2013

MP3EI Versi Wilayah Maritim kawasan belakang dan daerah terpencil ini penting karena memiliki potensi ekonomi untuk memunculkan model pembangunan yang memiliki : (a). “multiplier effect”-berdampak positif, (b). “integrated growth”- pertumbuhan yang menyatu, (c). “value chains”-mata rantai yang bernilai ekonomi dan (d). “value changes”nilai tukar dalam ekonomi yang tinggi. MP3EI merupakan suatu strategi makro arah pembangunan ekonomi nasional secara spasial. Pendekatan geo-stratejik pembangunan ini menyebar dalam koridor kawasan pembangunan. Tujuan MP3EI tentunya bagaimana suatu kawasan bisa men-

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com capai laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berimbang, berkeadilan, dan bekelanjutan, Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI). Kunci MP3EI tentunya berada pada kemampuan suatru kawasan memetakan akan (1). Pengembangan sumber daya manusia potensial sehingga menjadi efektif dalam mendukung MP3EI itu sendiri, (2). Kamampuan menyusun potensi sumber daya alam sehingga efektif untuk menjadi sumber daya ekonomi penunjang

pembangunan, (3). Kapasitas perencanaan dalam pengembangan infrastruktur ekonomi stratejik yang bberdampak besar pada pencapaian MP3EI, (4). Menyusun skala prioritas berbagai program lintas sektoral yang saling menguat dan mempunyai “multiplier effect ” yang besar bagi pencapai MP3EI, (5). Memetakan sector unggulan dan produk handalan baik secara sketoral (industry/non industry) maupun spasial (Daerah Kabupaten/Kota), (6). Manajemen pe-

merintahan dan tata-kelola pembangunan yang moderen dan berbasis iptek karena MP3EI membutuhkan rasionalisasi dan efisiensi dalam mengelola pemerintahan dan sumber daya pembangunan. Jika menganalisis MP3EI dengan pendekatan cluster spasial atau koridor pembangunan, Provinsi Kepri dan Bangka Belitung memiliki karakteristik kelautan dalam regional Sumatera Koridor I (10 Provinsi). Kedua Provinsi maritime ini tentunya harus didekati dengan strategi pengembangan kawasan berbasis maritime pula, sehingga aspek konektivitas kawasan melalui skala prioritas pembangunan infrastruktur laut dan udara. Suatu

2

pendekatan spasial stratejik bag a i m a n a “m e m b a n g u n n e g e r i dengan merangkai pulau ekonomi”. Untuk Provinsi Kepulauan Riau, sebelum diterbitnya Peraturan Presiden Nomor 32 tahun 2011 yang mengatur tentang MP3EI, Gubernur Kepri sudah memasukkan strategi konektivitas kawasan dalam strategi pembangunan Daerah (RPJMD 2010-2015) yang memunculkan dua gardan mesin pembangunan sektoral-spasial yakni FTZBBK (Free Trade Zone) BatamBintan-Karimun, dan EEZ-NAL (Exclusive Economic Zone)-Natuna-Anambas-Lingga. Kedua mesin ekonomi regional ini merupakan pendekatan pembangunan spasial berbasis industri maritime dan ekonomi kelautan (marine economy). Insya Allah kita memahaminya. ***

Irigasi untuk Ketahanan Pangan JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mendesak beberapa kementerian dan lembaga terkait pangan, untuk segera mengambil langkah serius. Pasalnya perlu untuk memperbaiki dan membangun sarana irigasi di beberapa daerah yang memerlukan tindakan tersebut. “Sampai sekaramiskinan terhadap ng kita mengatakan petani. Menurutnya tidak cukup. Tapi petani tidak bisa sampai kapan kita mencapai tingkat mengeluh dana tidak produktivitas tercukup. Pangan tidak baiknya jika kondisi bisa menunggu,” tutur ini tidak segera diHatta seusai Rapat seriusi. Koordinasi terkait ke“Irigasi ini terhutahanan pangan nabung dengan usaha Hatta sional dengan bebepemberantasan kerapa menteri dan gubernur miskinan. Ini termasuk dalterkait, di Kantor Kemen- am pembangunan infrastterian Koordinator Bidang ruktur dasar,” tuturnya. Perekonomian Jakarta, Rabu Hatta mengatakan, pe(16/10). merintah ke depannya akan Menurut dia, jika irigasi serius membangun dan lambat diperbaiki dan di- memperbaiki infrastruktur bangun maka bukan saja ke- dasar. Dirinya mengatakan kurangan pangan yang akan salah satu infrastruktur dadihadapi negeri ini, tetapi sar tersebut yaitu, irigasi lebih lagi akan terjadi pe- yang mempengaruhi produksi

pangan. Dalam kesempatan tersenut, Hatta kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan terutama untuk lima komoditas utama pangan nasional, yakni beras, gula, jagung, kedelai dan daging sapi. Hatta menyatakan pemerintah akan mengkonsolidasi seluruh stakeholder, pengusaha, pemerintah baik pusat dan daerah untuk serius mengambil langkah perwujudan swasembada pangan. “Memperingati hari pangan dunia yang jatuh pada hari ini, pemerintah akan merayakan peringatan tersebut pada tanggal 30 Oktober nanti di Sumatera Barat. Di sana akan ada ret-ret bersama semua pihak terkait untuk kembali menegaskan komitmen dan langkah serius terkait ketahanan pangan nasional,” tutur Hatta. Untuk mencapai swasembada pangan, khususnya untuk lima komoditas pangan pokok ini, Hatta menyatakan ketersediaan lahan yang ku-

rang masih menjadi kendala. “Para gubernur harus menjaga dengan baik lahan yang sudah disiapkan dan berpotensi untuk peningkatan ketahanan pangan nasional,” tuturnya. Menurut Hatta, persoalan tata ruang yang selama ini menjadi kendala ekspansi lahan untuk pangan mendesak untuk diselesaikan. “Ekstensifikasi lahan kita lakukan di luar Jawa sedangkan intesifikasinya kita lakukan di Jawa,” ucapnya. Dia juga mengungkapkan, rapat koordinasi yang baru saja berlangsung, juga membahas persoalan irigasi di beberapa daerah. Menurut dia, pemerintah akan mengambil langkah serius untuk memperbaiki dan membangun irigasi di beberapa daerah yang perlu untuk ditindak. Hatta menegaskan komitmen yang dihasilkan ini merupakan langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor khususnya untuk lima komoditas ini. (oke/viv/dtc)

Bahaya Terganggunya Fungsi Hati BATAM (HK) — Hati atau lever merupakan organ dalam tubuh yang cukup berat, yaitu 1,3 kilogram yang letaknya di bagian atas sebelah kanan abdomen dan di bawah tulang rusuk. Organ ini memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu menyaring segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh, baik melalui udara yang dihirup, melalui kulit maupun melalui makanan yang dikonsumsi. “Hati bertugas menjalankan proses penyimpanan

energy, pembentukan protein dan asam empedu, pengaturan metabolisme kolesterol, penetralan racun atau obat yang masuk ke dalam tubuh. Jadi fungsi hati sangat penting, jangan sampai terganggu,” ujar Konsultan Therapi Batam Health Care Center Putri Meilyna. Obat-obatan, ujar Meilyna mengandung racun, di sini fungsi hati yaitu mendektosifikasi. Bila tidak berhasil di detoksifikasi, akan menimbulkan gangguan fung-

IST

PASIEN Batam Health Clinic Center sedang mengikuti sesi Therapy Ozone.

si hati. Karena itu, asupan makanan sangat penting dijaga agar fungsi hati atau lever tetap terjaga. Untuk mengetahui fungsi hati di dalam tubuh, bisa dilakukan dengan cara pemeriksaan panel fungsi hati di laboratorium. Terjadinya gangguan fungsi hati dapat disebabkan oleh adanya beberapa faktor, di antaranya, terserang virus terutama virus hepatitis, infeksi virus hepatitis B dan C yang telah berkembang menjadi hepatitis kronis, infeksi kronis yang tidak terkendali, sehingga menjadi sirosis hati atau bahkan kanker hati, pada keadaan fungsi hati sudah sangat terganggu dan kronis ini susah untuk dapat disembuhkan. Racun dalam alkohol dan obat-obatan juga dapat membahayakan fungsi hati. Perlemakan hati, terjadi bila penimbunan melebihi 5 persen dari berat hati atau meliputi lebih dari separuh jaringan sel hati. “Ada banyak cara untuk mencegah berbagai penyakit yang dapat menyerang hati, antara lain pencegahan hepatitis virus dengan vaksinasi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga tidak menggunakan alat yang berpotensi menularkan virus tersebut secara bersama-sama, misalnya sikat gigi dan pisau cukur. Untuk masalah perlemakan hati, pola hiduplah yang mesti diubah, mulai dari menghindari gorengan dan alkohol secara berlebihan, berolahraga secara teratur. Alternative lain Anda dapat mencoba therapy ozone untuk pencegahan atau pengobatan berbagai jenis penyakit, mulai dari jantung koroner, stroke, masalah gangguan ginjal, virus, lupus, vertigo, migrain,

hipertensi, hiperkolesterol, asamurat, alergi, kanker, masalah sirkulasi darah, dan lain-lain,” papar Meilyna. Dalam hal penanganan hepatitis, ozone therapy mempunyai kemampuan tinggi dalam proses eradikasi virus. Hepatitis adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus, maka ozone therapy dapat menangani virus tersebut dengan cara merusak penetrasi virus pada sel dan meminimalkan gangguan hati yang terjadi karena virus hepatitis. Virus tidak dapat hidup dalam lingkungan dengan kandungan oksigen tinggi. “Jika tubuh kita diperkaya dengan oksigen murni berkualitas medis, maka virus akan mati dengan sendirinya. Meningkatkan kinerja fungsi liver, mencegah pengerasan hati/liver, meningkatkan fungsi seluruh organ-organ tubuh secara optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, dan lainlain. Therapy ozone ini mampu mengembalikan kualitas darah menjadi lebih bersih dari sebelumnya. Semua toksin dalam tubuh dapat keluar dan terlihat nyata setelah terapi selesai. Therapy ozone juga hampir tidak ada efek samping maupun ketergantungan, karena semua peralatan medis hanya sekali pakai dan langsung dibuang, sehingga pasien tidak perlu kawatir dengan kesterilan atau pun resiko lainnya,” pungkas Meilyna. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Klinik Batam Health Care Center yang berada di Komplek Lumbung Rezeki Blok D no 1, Jl. Sultan Abdurrahman, Nagoya-Batam. Telp 0821 2293 0500 atau 0778 3300 100. Buka setiap hari, kecuali Jumat libur (09.00-19.00 WIB). (*)

ROSLINA/HALUAN KEPRI

CAKE BUAH — Varian cake lapis legit, bolu gulung dan bolu ambon yang telah dimodifikasi dengan berbagai buah segar menciptakan rasa cake yang lezat dan sehat. Cake tradisional tersebut dapat ditemukan di Cake Butik Nagoya Hill, Batam.v

Varian Cake Buah BATAM (HK) — Ingin menikmati kue yang lezat dan sehat, dapatkan di outlet Cake Butik di Nagoya Hill. Terdapat varian cake buah yang merupakan jenis kue khas nusantara, khususnya Sumatera, yang lezat dan sehat. Di Cake Butik yang mungil ini hadir aneka lapis legit, bolu gulung dan bolu ambon. Ketiga jenis cake tersebut dimodifikasi menjadi beberapa jenis rasa dengan campuran buah segar. “Basicnya memang kue khas di Sumatera, seperti lapis legit, bolu gulung dan

bolu ambon. Tetapi saya kreasikan dengan memberi campuran buah segar, khas Sumatera tetapi lobih modern dan lezat,” ujar Lipin pemilik Cake Butik yang ditemui baru-baru ini di gerainya. Hasil modifikasinya menghadirkan lapis legit, rainbow (kombinasi warna), iranes (kombinasi buah plum), moskovis (cake dengan campuran cheri, kismis almon dan keju, serta Original layer. “Cake yang saya buat menggunakan minyak tumbuhan khusus, sehingga cocok untuk vegetarian,” tambah

Lipin. Anda tidak perlu ragu, cake yang ditawarkan fresh, karena diproduksi setiap hari. Karena kelezatan kue ini, tak heran permintaan selalu tinggi. “Kami tidak menggunakan bahan pengawet yang berbahaya untuk tubuh, dan selalu menawarkan kue segar. Hampir semuanya menggunakan campuran 10 buah segar,” ujar Lipin lagi. Aneka kue ini ditawarkan dengan harga bervariasi, mulai dari Rp130 ribu per layer. Pembelian 10 cake akan mendapatkan diskon khusus. (cw 80)

Bea Masuk Impor Kedelai Dihapus JAKARTA (HK) — Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri akhirnya menghapus bea masuk impor kedelai dari sebelumnya 5 persen. Kini, impor kedelai tak dikenakan tarif bea masuk atau 0 persen. Dikutip dari situs Setkab, Rabu (16/10) ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 133/PMK.011/ 2013 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Chatib Basri pekan lalu. Aturan ini berlaku setelah 5 hari diundangkan, Permenkeu ini diundangkan pada 3 Oktober 2013 lalu. Pengenaan tarif bea masuk atas kedelai impor dapat dilakukan evaluasi sesuai dengan perkembangan harga kacang kedelai dan kondisi perekonomian. Permenkeu baru, menggantikan Permenkeu Nomor 213/PMK.011/2011 yang memberikan bea masuk sebesar 5% atas impor barang berupa kacang kedelai. “Peraturan Menteri ini

mulai berlaku 5 (lima) hari sejak tanggal diundangkan,” jelas bunyi Pasal II Ayat (3) Permenkeu tersebut. Penetapan bea masuk 0 persen untuk impor kedelai itu juga mempertimbangkan usul Menteri Perdagangan Gita Wirjawan melalui surat Nomor: 1096/M-DAG/SD/9/ 2013 tanggal 19 September 2013, agar dilakukan penyesuaian tarif bea masuk atas

barang impor berupa kacang kedelai dari 5 persen menjadi 0 persen. Usulan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan itu juga disetujui oleh Menteri Pertanian Suswono melalui surat Nomor: 153/KU.210/M/ 9/2013/Rhs tertanggal 18 September 2013, yang menyetujui dilakukan pembebasan sementara untuk bea masuk kedelai impor. (dtc)

IST

PEMERINTAH menghapus bea masuk impor kedelai dari sebelum 5 persen menjadi nol persen.

Editor : Nana Marlina, Layouter: Syahril


CMYK

CMYK

Kamis, 17 Oktober 2013

3

King’s Rajanya Hotel BATAM (HK) — King’s Hotel Batam menawarkan kenyamanan menginap layaknya peraduan raja. Hotel berbintang empat yang terletak di Bukit Senyum, Jl Yos Sudarso ini menawarkan kemegahan arsitektur dengan nuansa kerajaan dan interior yang mewah. Roslina Liputan Batam

“Nikmati pengalaman menginap tak terlupakan, serasa tinggal di sebuah kerajaan. Memiliki pemandangan yang sangat indah, karena hotel kami terletak di lokasi yang sangat menak-

jubkan,” papar Area Manager King’s Hotel Joe Lubis, Rabu (16/10). Hotel yang memiliki pemandangan menakjubkan dari 106 kamar tidur yang ditawarkannya ini memberikan layanan kamar 24 jam, non stop. Pemandangan yang fantastis ini merupakan sa-

tu-satunya di Batam, karena bisa melihat langsung tata kota Batam, khususnya kawasan bisnis Nagoya, serta pemandangan laut dan sun set di kala senja. Dari hotel ini juga dapat dilihat langsung lalu lintas kapal di perairan international dan gedung-gedung pencakar langit di Singapura. Dari hotel ini juga dapat melihat gedung pencakar langit di kawasan Johor Bahru Malaysia. Letaknya sangat strategis, yaitu 15 menit dari Terminal Ferry Harbour Bay maupun Terminal Ferry International Batam Centre, 30 menit dari Bandara Hang

Nadim Batam. Khusus bulan Oktober, King’s Hotel menawarkan promo khusus, yaitu of the Month BBQ dan Steamboat dinner, romantic candle light dinner, arisan package, birthday party package dan lunch mantap.

“Semua promo disajikan dengan harga yang kompetitif,” ujar Joe. Spesial untuk malam hari, King’s Hotel menawarkan paket yang berbeda dan istimewa, yang akan membuat pengunjung memiliki momen yang tak terlupakan di Sym-

phony Bar & Lounge, King’s Royal Dinning, Asher Bistro & Lounge serta Pool Bar. Selain itu, King’s Hotel juga menawarkan fasilitas room service 24 jam, board meeting room, outdoor swimming pool, wealthy fitness centre, Spa & Massage, High

"Satunya Kata dan Perbuatan", Dr, H.M. Soerya Respationo, S.H., M.H.

Sebuah Refleksi untuk "Melatih Kejujuran" ngan kelapangan, ketulusan dan kerelaan hari akhir dan bathin, karena Allah SWT pasti akan menyayangi kita. Satunya Kata dan Perbuatan, mudah-mudahan tidak hanya sekedar ucapan semata tetapi dapat diimplementasikan dalam hidup dan kehidupan, diwujudkan dalam pergaulan kehidupan diri, keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Karena jika antara kata dan perbuatan tidak satu, maka Allah SWT sangat membencinya, sebagaimana firmanNya dalam surat AshShaff ayat 2 dan 3: "Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?"

Bagian Kedua

IST

DESAIN MEMUKAU — Kemewahan King's Hotel di kawasan Bukit Senyum, Batam terlihat dari desainnya yang memukau, dan letaknya yang sangat strategis. Berdiri di hotel ini mendapatkan pemandangan yang indah di segala sisi.

Speed internet Access dan obat-obatan (medicine). “Anda menginginkan kepuasan meningap dan ingin mendapatkan pengalaman menginap bak raja yang tak terlupkan? Menginaplah di King’s Hotel, reservasi hubungi (0778) 430 003. ***

Sebagaimana hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Thabrani. Irhamuu man fil ardli yarhakum man fissamaa...Sayangilah mereka yang di bumi, maka Yang di Langit akan menyayangimu... Lalu, ketika kita dijamin Sang Pencipta, jika menyayangi yang ada di bumi akan disayangi oleh Allah SWT, maka saya kira tidak usah ragu menebar kasih sayang pada sesama manusia yang berbeda agama, berbeda paham, berbeda keyakinan de-

"Kebencian yang sangat besar di sisi Allah SWT, jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." Dari kajian yang mendalam dan dari berbagai sumber literatur yang saya pelajari, saya sering mengemukakan bahwa Islam adalah ajaran agama yang sempurna, tetapi harus diakui bahwa kesempurnaan ajaran Islam itu tidak serta merta, mutatis muntadis, bahwa pemeluknya langsung sempurna. Masih banyak yang harus disempurnakan..., kenapa hal ini perlu saya sampaikan? Karena banyak individu yang kalau sudah beragama Islam merasa diri otomatis

CMYK

sempurna, sesempurna ajarannya. Padahal, ketika kita sudah menjadi seorang muslim, kita sesungguhnya hanya baru memasuki pintu menuju rahmat itu bahkan mungkin kita hanya baru mengetuknya, belum memasukinya secara kaffah, secara keseluruhan. Sebagai contoh, apa yang dikemukakan salah seorang ahli tafsir Al qur'an, Dr Amir Faishol dalam bukunya The Unity of Alqur'an, ia menyatakan bahwa banyak kalangan kita memahami Alqur'an secara parsial lalu kemudia memahami dan memaknai ayat-ayatnya berdasarkan sudut pandang parsial itu tanpa melihat keterkaitan antara satu ayat dengan ayat yang lain. Akibatnya, kesimpulan yang diambil cenderung bertentangan dengan spirit Alqur'an secara umum. Akibatnya lebih jauh dari cara pandang parsial itu, telah membuat seakan Alqur'an bertentangan satu dengan yang lain. Itulah yang dahulu pernah terjadi pada kaum Qadariah (yang menganggap manusia bagaikan superman, bisa berbuat apa saja tanpa tergantung pada Allah SWT) yang mengambil ayat-ayat tertentu yang mendukung pendapat dan pikiran akalnya yang kemudian membenturkannya dengan ayat-ayat Alqur'an yang diyakini kaum Jabariah ( yang menganggap manusia bagaikan kapas, yang tidak berdaya, nasibnya ditentukan kemana angin takdir berhembus). ***

Editor: Nana, Layouter: Syahril


Iklan

Kamis, 17 Oktober 2013

4


Opini & Layanan Umum Hewan Kurban dan Calon Legislatif HARI Raya Idul Adha 1434 Hijriyah yang diperingati pada Selasa (15/10), masih membekas. Bukan karena daging hewan kurbannya yang sedap disantap, melainkan nilai-nilai religi yang terkandung di dalamnya. Idul Adha atau sering disebut Hari Raya Kurban, memang identik dengan berkurban dan berbagi. Karena alasan itu jugalah, makanya sehari setelah Hari

Raya Idul Adha, tepatnya Rabu (16/10) kemarin, masih ada warga Batam yang berkurban. Mereka memotong hewan kurban kemudian dagingnya dibagi-bagikan kepada warga yang berhak menerima. Luar biasa. Pemandangan inilah yang terjadi di beberapa tempat di Kota Batam. Mungkin, di daerah lain di Provinsi Kepri ini, hal serupa juga berlangsung. Memang patut diapresiasi.

Peristiwa kurban Nabi Ibrahim AS ternyata telah menggugah hati umat manusia. Faktanya, tidak saja umat muslim yang berkurban pada Idul Adha tahun ini, tapi penganut agama lain selain Islam pun melaksanakannya. Namun, bBukan mempersoalkan atau mencari-cari kesalahan. Sayangnya, entah kebetulan atau tidak, mereka yang ikut berkurban kemarin, ternyata calon legislatif (caleg) yang akan

bertarung pada Pemilu 2014 nanti. Tapi, si caleg itu pintar. Dia berkurban bukan atas nama pribadinya sebagai seorang caleg, melainkan organisasi. Maka, selamatlah dia dari jerat Panitia Pengawas Pemilu. Jika ada caleg yang bukan agama Islam ikut berkurban, maka sudah tidak aneh ada caleg beragama Islam yang berkurban. Itu memang wajib hukumnya, karena mereka dianggap mampu.

Maka, inilah fenomenanya. Di Hari Raya Kurban, tahun ini, jumlah caleg yang berkurban jumlahnya cukup banyak. Sebagai buktinya, caleg yang diekspos di media cetak dan elektronik lumayan banyak. Berita tentang caleg berkurban menghiasi koran terbitan koran ini. Hmm, faktanya, tahun lalu tidak begini. Idul Adha tahun ini lebih semarak dengan para caleg. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan para caleg DPRD Kota, DPRD Kabupaten, DPRD Kepri, DPD

Korupsi dalam Bingkai Hyperdomocracy Rabu (2/10/2013) rakyat Indonesia kembali dikejutkan oleh penangkapan pejabat negara yang diduga kuat sedang melakukan traksaksi suap menyuap. Bukan penangkapan itu yang membuat geger. Rakyat sudah terampau familiar dengan berita serupa. Melainkan objek penangkapan yang merupakan pejabat negara dengan peran sentralnya dalam pengawalan konstitusi di Indonesia. Akil Mochtar, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tertangkap tangan KPK dan ditemukan uang Sin$ 294.050, USD22.000, dalam amplop cokelat di rumahnya (tempo.com, 3/ 10/2013). MK yang selama ini dinilai sebagai lembaga superbody yang bersih pada akhirnya menambah daftar panjang lembaga negara yang melakukan praktik korupsi. Memang patut disayangkan, lembaga sekaliber MK tidak memiliki pengawasan eksternal selain pengawasan dari DPR. Mahkamah Agung saja yang diawasi oleh BAWAS (internal), KY dan DPR (eksternal) masih banyak ditemukan hakimnya terjerat kasus korupsi. Korupsi (corruptio, Corruptus: Latin) bukan fenomena baru di Indonesia. Pada era orde baru sebenarnya sudah ada bahkan sangat besar potensi bahayanya. Hanya pada era tersebut praktek korupsi terpusat pada satu kekuasaan. Orang sering menyebutnya korupsi otoriter. Pada orde lama dan sebelum Indonesia merdeka juga ada korupsi, bahkan sejak zaman kerajaan dulu. Berbagai cara telah dilakukan untuk membendung arus korupsi. Secara represif maupun preventif. Presiden BJ Habibie pernah mengeluarkan UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari KKN berikut pembentukan berbagai komisi atau badan baru seperti KPKPN, KPPU atau lembaga Ombudsman. Berikutnya, Abdurrahman Wahid membentuk Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) dan mengesahkan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto UU No. 31 Tahun 1999. Di bawah kepemimpinan Megawati melalui UU No. 30 Tahun 2002 didirikan lembaga superbody Komisi Pemberantasan Koropsi (KPK) yang tetap eksis hingga sekarang. Dalam dua periode terakhir SBY bahkan dibentuk pengadilan yang khusus menangani perkara korupsi atau

INDONESIA melawan korupsi, say no to corruptions, korupsi musuh kita bersama dan lain-lain adalah jargon yang sering kita dengar dan lihat satu dekade ini. Demokrasi -buah reformasi 1998- yang nyaris diklaim sebagai ramuan paling mujarab untuk menyembuhkan bangsa Indonesia dari keterpurukan nyatanya menimbulkan beberapa penyakit baru yang tak kalah ganas. Demokrasi memang ibarat obat yang pada akhirnya harus diakui memiliki efek samping.

Oleh: Ahmad Mufid Bisri S.H.I., Mahasiswa Pascasarjana Universitas Darul Ulum Jombang, Calon Hakim Pengadilan Agama Kab. Kediri yang lebih dikenal dengan Pengadilan Tipikor melalui UU No. 46 Tahun 2009 tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Signifikansi usaha tersebut dirasa belum mampu memberantas korupsi -yang terlanjur masif- baik secara radikal (sampai akarnya) dan universal (menyeluruh). Lebih-lebih ketika oknum penegak hukum dan penguasa menjadi subjek dalam korupsi itu sendiri. Pada titik inilah bangsa Indonesia mengalami puncak ironisasi. Dalam sastra jawa terdapat adegium kuoso iku nggendong lali (kekuasaan itu membawa kelalaian). Hal senada dikatakan Lord Action power tend to corrupt (kekuasaan itu cenderung corup atau menimbulkan korupsi). Di mana ada kekuasaan di situ ada korupsi, mungkin itu maksudnya. Budaya korupsi sendiri pada umumnya didorong oleh motif harta, tahta dan wanita. Kutukan Empu Gandring Adalah Empu Gandring, seorang pembuat keris ternama pada zaman kerajaan Singosari. Suatu ketika ia membuatkan keris sakti pesanan Ken Arok. Setelah jadi, justru dengan keris itu Ken Arok membunuh Empu Gandring. Sebelum meninggal, Empu Gandring sempat mengucapkan kutukan bahwa keris itu akan membunuh siapa saja yang menguasainya. Alhasil, konon Ken Arok terbunuh dengan keris tersebut oleh Anusapati anak tirinya dan seterusnya. Sepenggal kisah tersebut rupanya berhasil membuka mata banyak kalangan dalam menilai relevansi reformasi terhadap praktek korupsi akhir-akhir ini. Di era reformasi, Term good government (topdown typologie) dihapus dan diganti dengan good governance (buttom-up typologie) yang memungkinkan semua lapisan masyarakat (societies layer) berperan serta membangun bangsa sesuai porsi

K olom Publik (Bagian Kedua)

masing-masing. Era yang menggulingkan orde baru ini sejatinya adalah „keris? yang membunuh budaya otoriter dan corup yang sebelumnya nyaris mencelakakan bangsa. Namun dengan senjata yang sama, reformasi yang menjunjung tinggi demokrasi tanpa batas kini justru menjelma penyakit akut yang mengancam. Semua orang kini bebas bicara dan bertindak tanpa batas, mengkritik pemerintah secara arogan. Anggota legislatif saling menjelekkan. Antar-lembaga negara tak rukun bahkan beberapa tahun yang lalu muncul istilah cicak versus buaya. Jika pada masa Orde Baru korupsi lebih banyak dilakukan oleh kalangan elit pemerintahan, maka pada Era Reformasi hampir seluruh elemen penyelenggara negara sudah terjangkit “Virus Korupsi” dari tingkat RT sekalipun. Tak ada lagi LSM yang tidak ”berwarna”. Berita di media didominasi berita buruk dari pada yang baik. Itulah kenyataannya. Rupanya demokrasi yang kita anut telah didramatisir. Meminjam istilah Ortega sebagaimana dikutip Sutjipto Raharjo dalam Membedah Hukum Progresif, reformasi di Indonesia telah melahirkan demokrasi yang berlebihan (Hyperdemocracy). Kebebasan digunakan sebebas-bebasnya tanpa ambang batas agama maupun budaya. Kekuasaan dimanfaatkan untuk memperkaya diri tanpa peduli rakyat kecil di bawah yang dirugikan. Memang pada dasarnya setiap orang berhak mendapatkan kebebasan, akan tetapi kebebasan seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain (hurrul mar’i mahdudun bihurri ghairih Pepatah arab). Nampaknya cukup relevan remalan dari Socrates (469-399 SM). Ketika Kondisi kebebasan yang nyaris tanpa batas (anarki) dalam negara demokrasi akan memunculkan bentuk tirani (tyranny).

Bahkan sebagaimana diceritakan muridnya, Plato (427347 SM), dalam „The Republic’, demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang tidak lebih tinggi nilainya dibandingkan aristokrasi, timokrasi, dan oligarki. Eric H. Warmington dalam Great Dialogues of Plato mengatakan “ketika semua lelah dengan kebebasan tanpa aturan, maka mereka akan mengangkat seorang tiran untuk memulihkan aturan”(… when men tire of the lawlessness of a liberty… they appoint a strong man to restore order). Tanggung Jawab Moral Pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin yang akan diminta pertanggungjawaban kelak. Ketika seseorang disumpah dan dilantik untuk jabatan tertentu, saat itu juga –sebagai konsekuensi logis terhadap eksistensi pelantikan tersebut- melekat pada dirinya kewajiban melaksanakan tugas dalam jabatan a quo sebaik-baiknya yang pada gilirannya nanti dia harus mempertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat. Spirit inilah yang seharusnya dimiliki seluruh pejabat di negeri ini. Mereka tidak sekadar bekerja proporsional menukar kewajiban dengan hak, melainkan lebih menjadi moral agent terhadap perkerjaan maupun stakeholdernya. Nilai moral akan menyelamatkan seseorang dari tindakan yang dapat menjerumuskan ke jurang unprofessional conduct termasuk suap (baca: korupsi). Pengawasan dari atasan, internal atau eksternal lembaga bisa saja tidak objektif bahkan terdapat potensi kongkalikong di antara keduanya. Melalui media, opini masyarakat juga telah digiring pada kepentingan politik tertentu sehingga mereka hanya diberikan dua pilihan, like atau dislike yang tidak memiliki konsistensi. Maka pada sistem pengawasan, me-

Oleh: Ust. Saiful Ulum, S.Sos.I, Direktur Pendidikan Nurul Islam Group

Mensyukuri Nikmat Allah SWT

KEMUDIAN juga Allah SWT ber f i r man: “ S ek a l i - k a l i j a nganlah orang-orang bakhil dengan hartanya yang Allah berikan kepada mereka den g a n k a r u n i a - N y a m en y a ngka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi

tode yang paling efektif sebenarnya adalah pengawasan oleh diri sendiri (self controlling) dalam tataran moral, teknis profesi maupun hukum. Bangsa besar Makin hari kegalauan pada sindrom korupsi tumbuh semakin pesat. Sepesat laju eskalasi korupsi itu sendiri. Tapi mari berhenti mengatakan bangsa ini bobrok. Hentikan tudingan bahwa bangsa ini tenggelam. Bangsa ini sedang bangkit dan akan makin tinggi berdirinya. Rakyat di sana-sini, bangun sebelum fajar, penuhi pasar, padati jalan, menyongsong kehidupan penuh ekspektasi. Dengan lentera seadanya mereka coba sinari masa depan sebisanya. Petani, guru, nelayan, pedagang, atau tentara di perbatasan republik jalani hidup penuh tanggung jawab. Di tengah kepulan polusi pekat, rakyat kota menyelempit mencari penggubah jiwa. Mereka rebut peluang, jalani segala kesulitan dengan optimis. Bangsa indonesia tegar dan tangguh. Denyut geraknya membanggakan. Mengutip pendapat Anies Baswedan, kegalauan republik ini bukan bersumber pada rakyat, melainkan pada penyelenggara negara yang seakan berjalan tanpa target. Deretan agenda penting dan urgen jadi wacana, tetapi tidak kunjung jadi realitas. Para pejabat sukses membangun kekesalan kolektif dan menanam bibit pesimisme. Padahal mereka tak boleh kirim ratapan, melainkan harapan. Reformasi menghadiahi kita untuk bernegara secara demokratis. Sistem negara ideal yang setidaknya sudah dibuktikan oleh Negara-negara maju. Namun demokrasi memiliki porsinya sendiri, tidak bisa dilebihlebihkan apalagi disalahgunakan. Bumi Indonesia yang kaya, lebih dari cukup untuk memberi penghidupan bagi ratusan juta rakyatnya. Namun tidak akan pernah cukup untuk memuaskan satu koruptor sekalipun yang serakah. Sudah saatnya hijrah dari perilaku koruptif (corruptive attitude) menuju perilaku arif (prudent attitude). Apapun yang terjadi, Bangsa Indonesia harus tetap berdiri. Life must go on dan korupsi harus diperangi. Setidaknya kita mulai dari diri sendiri, dari hal paling kecil, dan dari sekarang. Berpikir apa yang akan kita berikan jauh lebih baik dari pada mengharap apa yang akan kita dapat. Karena Bangsa besar tidak dilihat dari sebesar apa yang dimilikinya, melainkan seberapa besar tingkat perjuangannya untuk mempertahankan hajat hidupnya. Wallahu A’lam.***

mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat “. (QS. Ali Imran : 180). Sesungguhnya esensi dari pada tujuan penciptaan manusia,

yaitu sebagai khalifah fil ard (QS. Al-Baqarah : 30). Khalifah adalah amanah yang hanya bisa dilaksanakan oleh ummat manusia, tentunya dengan segala potensi yang Allah lekatkan pada dirinya. Kha-

lifah bertugas untuk menebar kebaikan dari sifatsifat Ketuhanan, memastikan perjalanan kehidupan tetap berada diatas rel yang sudah ditentukan. Ketidakamanahan dari tugas tersebut adalah maksiat kepada sang Pencipta. Maka sudah men-

jadi kewajiban bagi orang kaya agar menyisihkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada fakir miskin. Dengan demikian, si kaya sudah memerankan fungsinya sebagai Khalifah, dan pada saat yang bersamaan si miskin tertolong dari kesempitan dan kesusahan yang menimpanya.

Kamis, 17 Oktober 2013 dan DPR itu. Kita yakin, semangat berkurbanlah yang mendorong mereka ingin berbagi kepada warga, konstituen mereka. Sebagai umat muslim, mungkin yang berkebetulan tidak ikut berkurban tahun ini meski sebenarnya ada duit, harusnya ikut bersyukur. Ya, karena jumlah orang yang berkurban bertambah banyak dan sudah pasti hewan kurbannya pun banyak. Dengan demikian, banyak juga warga yang kurang mampu akhirnya bisa menikmati daging sapi atau kambing tanpa harus membeli. Bagi para caleg, semoga berkurban memang menjadi

5

kebiasaan mereka setiap Idul Adha tiba. Tentu, kita juga berdoa, bagi caleg incumbent yang maju kembali dan akhirnya terpilih lagi, semoga tradisi berkurban terus dilakukannya. Doa serupa tentu kita panjatkan, bagi caleg lainnya. Sebaliknya, kita juga mesti ikut mendoakan caleg yang kebetulan tidak terpilih pada Pemilu 2014 nanti, semangat berkurbannya tetap terjaga. Caleg mana yang tetap berkurban pada Idul Adha tahun depan, mari kita tunggu dan lihat. Semoga yang terpilih masih mau berkurban lagi. ***

C akap B ijak “BANYAK pendapat bagus yang dirusak oleh orang-orang bodoh yang tidak paham dengan apa yang dia bicarakan”

Miguel de Unamuno “SUMBER menjadi awet muda adalah pikiranmu, bakatmu, kreativitasmu membawa hidupmu dan kehidupan orang yang kamu cintai. Bila kamu belajar untuk memanfaatkan sumber tersebut, kamu akan mengalahkan usia” Sophia Loren

M enyanyah Sekolah Berkurban

Arment Wartawan Haluan Kepri SEKOLAH ramai-ramai menggelar kegiatan kurban dalam prosesinya melibatkan siswa. Hal ini tiada lain bertujuan untuk mengajarkan berkurban kepada siswa sejak dini. Disamping itu juga melatih kepekaan siswa berbagi terhadap sesama. Tak heran bila kegiatan kurban ini merupakan momentum yang tepat dalam mempraktik pelajaran agama Islam yang sudah di pelajari oleh siswa sebelumnya. Cukup bagus adanya partisipasi guru dan siswa melalui iuran bersama setiap bulannya, agar membuahkan hasil bisa membeli beberapa ekor sapi atau kambing untuk dikurbankan yang nantinya daginya dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Kegiatan berkurban ini, selain siswa diajak ibadah berkurban, juga memaknai Idul Adha sebagi pendidikan menanamkan rasa peduli kepada orang lain. Apalagi Idul Adha memiliki makna penting dalam pendidikan agama Islam ini. Makna dari kurban juga bisa dijadikan momentum mengubah perilaku siswa dari yang kikir menjadi dermawan, arogan menjadi ren-

dah hati, dan sebagainya. Apalagi menurut para ahli ibadah, ibadah kurban adalah sunnah muakkadah. Artinya, amat dianjurkan bagi orang Muslim terutama bagi yang mampu. Mampu di sini, tidak identik dengan kaya, melainkan bila seorang masih mempunyai sejumlah uang di luar kebutuhan dan biaya hidupnya pada hari raya dan tiga hari berikutnya, maka telah berlaku baginya anjuran berkurban. Tradisi berkurban di sekolah harus terus digalakan, karena ketika penyembelihan hewan kurban dapat disaksikan langsung para siswa. Meski penyembelihan dilaksanakan oleh guru dan masyarakat sekitar, namun setidaknya siswa akan lebih tahu prosesi berkurban yang benar sesuai ajaran agama Islam. Semoga semangat berkurban dikalangan siswa terus digalakan. Untuk itu partisipasi orang tua juga harus mendukung ketika sekolah mengalang dana untuk berkurban, karena makna yang terkandung dari kegiatan ini cukup besar dijadikan pelajaran bagi siswa itu sendiri dimasa mendatang. ***

√ DPT Kepri 1.295.755 Orang - Yang golput nanti berapa ya? √ Pemilik Tongkang Siap Ganti Rugi - Siap terus, kapan digantinya bos? REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Meranti

Kamis, 17 Oktober 2013

6

Terkait Tuntutan Mundur Oknum Kades Bina Maju

Pemkab Diminta Akomodir Warga SELATPANJANG (HK) — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dedy Putra, meminta Pemkab Kepulauan Meranti mengakomodir keinginan warga Desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, yang menuntut Kepala Desa (Kades) Bina Maju, Sabani diganti. Ruslan Nahrowi Liputan Meranti

Hal ini dikarenakan proses kasus dugaan perselingkuhan Sabani sedang dalam proses pihak Kepolisian. “Desakan tuntutan warga ini yang menuntut mundur Kades dari jabatannya harus menjadi pertimbangan pemerintah daerah. Karena warga menilai Kades tersebut tidak bersusila. Kita minta sesegera mungkin diproses, karena kalau terus digantung-gantung kita khawatir persoalan akan semakin rumit. Terkait apakah mau dipecat ataupun tidak, itu tergantung pada keputusan Pemda lah. Yang jelas, masyarakat meminta agar oknum kades bersedia mundur dari jabatannya,” ujar

Dedy menyampaikan aspirasi warga yang ia jaring lewat hearing antara warga Desa Bina Maju dengan komisi I DPRD Meranti yang menghadirkan Camat Rangsang Barat dan Kepala desa Bina Maju Sabeni dan anggota BPD Desa Bina Maju, Rabu (16/10). Menurut Dedy, persoalan kasus perselingkuhan oknum Kades ini memang belum final. Saat ini kasus perkara masih ditangani pihak kepolisian. Namun, dari hearing ada beberapa persoalan lain yang menyebabkan kenapa masyarakat kuat menuntut mundur oknum kades tersebut. Selain dugaan kasus tersebut, oknum Kades sering tidak berada di tempat sehingga masyarakat sulit untuk mendapatkan pelaya-

nan publik. Padahal, saat pemekaran Desa Bina Maju dari Desa Sungai Cina dilakukan sebagai upaya untuk memutur rentang kendali pelayanan publik yang jauh. Namun, lanjutnya, seteah pemekarean kondisinya tetap sama dengan sering tidak beradanya oknum Kades di tempat. Untuk itu, sangat disayangkan kalau kondisi seperti ini terus berlarut-larut. Ditambahkan Dedy, persoalan yang melibatkan oknum kades Bina Maju Rangsang Barat ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Tidak hanya para kepala desa, tapi semua pejabat publik di Meranti ini. Sebagai panutan masyarakat, seharusnya bisa menjaga tingkah laku maupun perbuatan. Bagaimanapun juga, akses perbuatan yang dilakukan akan menyebabkan banyak pihak yang ikut tersentuh ataupun merasakan imbasnya. “Semua pihak harus bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari persoalan ini. Sebagai pejabat publik, kita harus bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik. Ti-

RUSLAN/HALUAN KEPRI

SERAHKAN BANTUAN — Bupati Meranti Irwan Nasir menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid Desa Segomeng H Muslim Mukti, Rabu (16/10). Irwan juga mengunjungi desa lainnya di Rangsang Barat.

dak hanya tutur kata, tingkah laku, tapi juga perbua-

stan. Untuk itu, jadikanlah jabatan itu sebagai sebuah

Komisi II Siap Tampung Keluhan Masyarakat Terkait Penyerobotan Lahan Masyarakat oleh PT NSP SELATPANJANG (HK) — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Basiran Sarjono, siap menjembatani dan menampung keluhan masyarakat terkait konflik peryerobotan lahan masyarakat oleh PT Nasional Sago Prima (NSP) di daerah Tanjung Bandul. “ Intinya kita siap untuk menerima kehadiran warga yang ingin mengadukan persoalan konflik lahan ini. Karena memang sudah menjadi tugas dan kewenangan kami dari Komisi

II untuk menyikapinya. Dan kita berharap, kehadiran para pemilik lahan ini dengan membawa bukti-bukti kepemilikan lahan yang syah. Ini akan menjadi bahan rujukan dan pegangan bagi Komisi II untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya” ungkap Basiran. Menurut Basiran, dari berbagai perkembangan yang beredar di media massa persoalan konflik ini sudah cukup berlarut-larut. Sesuai dengan ketentuan perudang-

undangan, sebelum perusahan beroperasi seharusnya dilakuan sosialsiasi dan mapping areal untuk menjadi titik tapal batas antara lahan konsesi perusahaan dengan lahan warga. Namun, melihat dari kondisi persoalan yang terjadi sekarang ada indikasi proses mapping ini belum berjalan maksimal. Kalau memang sudah berjalan, tentunya tidak akan terjadi konflik. Kalaupun tidak, ada indikasi pihak perusahaan tidak konsisten de-

ngan niat awal dalam proses negosiasi penyelesaian konflik. Kemungkinan ini semua bisa terjadi, untuk itu dengan hadirnya masyarakat ke Komisi II DRPD diharapkan akan mampu mencari titik akar persoalannya. “Kita tidak bisa mengkalim siapa yang benar dan siapa yang salah, karena itu bukan kewenangan komisi II DPRD Meranti. Dengan hadirnya masayarakat pemilik lahan, kita akan mendapatkan gambaran persoalan ya ng sebenarnya. Dari sini kita akan lakukan penelusuran,

turun kelapangan dan tidak terutup kemungkinan akan memanggil pihak perusahaan PT NSP hearing.Untuk itu, kita siap dengan tangan tebuka, siap menerima kehadiran masyarakat pemilik lahan ke komisi II” bebernya. Siap Buka Bukti Sementara Sumadi salah seorang pemilik lahan kebun sagu di Tanjung Bandul yang lahannya turut di serobot PT NSP, Rabu (16/ 10) mengatakan siap untuk hadir di Komisi II DPRD Meranti. Selain dirinya, sejumlah pemilik lahan lain-

amanah yang harus dijaga dan dikerjakan dengan baik”

tandas Ketua Komisi I DPRD Meranti tersebut. ***

nya juga sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir. Para pemilik lahan sudah kepalang tanggung, soalnya upaya penyelesaian konflik lahan yang selama ini dilakukan tidak pernah ada keptusuan yang benar-benar memihak para peemilik kebun. Untuk itu, sesuai dengan ketentuan para pemilik lahan berupaya meminta bantuan pihak DPRD Meranti melalui komisi II DRPD Meranti. “Kita sedang menyusun jadua yang pas, bersama teman-teman untuk ke komisi II DPRD. Kita akan ajukan surat resmi ke Komisi II untuk meminta

jadual hearing. Dan kita siap buka-bukaan, kita akan bawakan semua buktibukti baik berupa foto atapun surat-surat kepemilikan lahan yang syah” ungkap Sumadi. Sebagai warga negera yang baik lanjut Sumadi, para pemilik kebun sagu yang terlibat konflik dengan PT NSP tetap mengikuti aturan hokum. Upaya meminta hearing dengan komisi II DPRD Meranti ini dilakukan karena tidak ada kejelasan dalam penyelesaian konflik ini. Sementara, lahan dan tegakan batang sagu milik masyarakat sudah ditumbangkan. (rus)

CMYK

Editor: Arment, Layouter: Syahril


Sambungan

Kamis, 17 Oktober 2013

KPK Didesak Ungkap Pertemuan Akil-Atut di Singapura ;JAKARTA (HK) — Komisi Pemberantasan Korupsi didesak untuk mengungkap adanya pertemuan antara Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah serta adiknya, Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan, di Singapura. Desakan itu disampaikan Masyarakat Transparansi (Mata) Banten dan Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP), Rabu (16/10). ”Analisa kami, ketiga orang itu bertemu karena sudah lama kami mencium adanya kedekatan antara Atut dan Akil. Koneksi Golkar membuat mereka dengan mudah melakukan komunikasi,” kata juru bicara Mata Banten, Oman Abdurohman. Surat pencegahan Atut ke luar negeri menguatkan dugaan kedekatan Atut dengan Akil. Sebab, lanjut Oman, dalam surat pencegahan itu disebutkan keterkaitan Atut dengan penanganan sengketa pemilihan kepala daerah tahun 2011-2013. Kebetulan, sengketa pemilihan Gubernur Banten tahun 2011 juga ditangani oleh Akil. ”Praduga kami, lewat Akil-lah Atut meneruskan kepentingan politiknya di MK,” tuturnya. Dihubungi secara terpisah, Direktur Eksekutif ALIPP Suhada berpendapat, keberadaan Akil, Atut, dan Wawan dalam waktu bersamaan di Singapura menguatkan dugaan adanya pertemuan di antara ketiga orang tersebut. ”Itu juga merupakan fakta yang makin menguatkan dan meyakinkan dugaan keterlibatan Atut,” tuturnya. Oleh karena itu, Mata Banten dan ALIPP mendorong KPK untuk mengungkap adanya pertemuan. Tidak hanya dengan meminta keterangan dari ketiganya, tetapi juga melacak hingga ke Singapura. Juru bicara keluarga Atut, Fitron Nur, belum banyak memberikan keterangan ketika dihubungi lewat telepon selulernya. Dia hanya

mengatakan bahwa kepergian Atut ke Singapura untuk berobat. ”Tepatnya berobat rutin, check-up biasa, di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura,” katanya. Namun, ia tidak mengetahui kegiatan Wawan di Singapura. Sebab, katanya, Atut menyatakan tidak bertemu dengan Wawan di Singapura. Belum jelas benar apakah itu juga berarti bahwa Atut tidak bertemu Akil. Informasi yang dihimpun, Akil, Atut, dan Wawan diketahui berakhir pekan di Singapura hari Sabtu, 21 September 2013 atau 11 hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan. Berdasarkan data yang diperoleh Kompas, Akil tercatat pergi ke Singapura, Sabtu, 21 September 2013, pukul 05.00, sementara Atut pergi ke Singapura pada pukul 07.00 hari yang sama. Adapun Wawan pergi ke Singapura sehari sebelumnya, Jumat sekitar pukul 19.00. Kepulangan mereka bertiga ke Indonesia tercatat berbeda waktu. Akil pulang ke Indonesia pada Senin (23/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Keesokan hari baru Wawan yang kembali ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 825. Atut baru pulang ke Indonesia pada Rabu (24/9), sekitar pukul 19.30 WIB. Dia menggunakan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 966. Wawan Akui Temani Atut Sementara, Wawan melalui pengacaranya, Pia Akbar Nasution, mengaku pernah bertemu dengan Akil Mochtar di Singapura, beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Wawan mengaku hanya menemani kakaknya, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. “Enggak ada bicara tentang hal-hal yang spesifik. Pak Wawan kan hanya nemenin Bu Atut ketemu di situ,” kata Pia di Gedung

Dari Halaman 1

"Tegaslah Pak nembakan WNI di Malaysia telah terjadi beberapa kali. Pada waktu sebelumnya, tenaga kerja Indonesia asal Madura ditembak di Malaysia. Saat itu, Pemerintah Malaysia menyatakan peristiwa itu merupakan salah tembak dan tak ada sanksi apa pun meski korbannya meninggal dunia. Atas dasar itu, Rieke mendesak Presiden dan jajarannya tidak terus-menerus tutup telinga dan bisu untuk menyikapi penembakan WNI di Malaysia. Bagi Rieke, permasalahan ini merupakan harga diri sebuah bangsa dan ia menuding Pemerintah Indonesia merupakan pelaku pelanggaran hak asasi manusia bila kejadian-kejadian tersebut tak disikapi dengan tegas. "Ayo Pak SBY, daripada marah-marah soal Bunda Putri, marahlah karena rakyatmu ditembak mati di negara orang tanpa kejelasan kasus dan prosedural hukum," tandas Rieke. Dipulangkan ke Sumbawa Sementara itu, empat warga

KPK, Jakarta, Rabu (16/10). Wawan merupakan tersangka penyuap Akil terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah Lebak, Banten. Menurut Pia, tujuan utama kliennya pergi ke Singapura adalah untuk menonton balapan Formula 1. Begitu sampai di Singapura, Wawan baru tahu bahwa Atut juga berada di negeri jiran tersebut. “Jadi Mas Wawan duluan sampai sana, baru tahu kalau ada Bu Atut. Jadi berangkatnya juga enggak sama-sama,” ujar Pia. Dia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan itu tidak ada pembicaraan terkait perkara. Wawan dan Atut hanya berkonsultasi mengenai pilkada secara umum. “Membicarakan hal-hal yang umum sajalah, bagaimana soal pilkada, tapi bukan bicara spesifik kasus apa, itu enggak, dan itu pun hanya sebentar karena Pak Wawan dengan temannya, dan Pak Akil juga ada teman-temannya,” tutur Pia. Terpisah, Akil melalui pengacaranya, Otto Hasibuan, membantah pernah mengadakan pertemuan dengan Atut dan Wawan di Singapura. Dia juga membantah bertemu dengan Atut di pesawat. Menurut Otto, kliennya kerap ke Singapura untuk keperluan berobat dan perjalanan dinas. Itu pun, kata Otto, Akil mengajak ajudannya ikut serta. “Jadi kalau dia memang mau bertemu dengan orang lain, tentunya dia sendiri. Tapi, ini kan dia bawa ajudannya dan perjalanannya resmi untuk berobat. Jadi pertama kali dia berobat, kemudian check up kedua kalinya,” ucap Otto. Dia juga mengatakan bahwa Akil tidak pernah membicarakan masalah sengketa Pilkada Lebak dengan Wawan dan Atut. Menurutnya, hubungan antara Akil dan Atut hanya sebatas antara Ketua MK dan gubernur. “Hubungannya dia sebagai gubernur tentu kenal,” katanya. (kcm/rol)

negara Indonesia yang tewas ditembak Polisi Kerajaan Malaysia jasadnya akan dibawa pihak keluarga dari Kuala Lumpur ke Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan pesawat Garuda Indonesia. "Hari ini pihak keluarga berangkat untuk menjemput keempat jasad itu. Nanti malam mereka langsung diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Mataram. Dari Mataram kemudian Sumbawa," kata Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi Kepulauan Riau Mangampin Simamora, yang dihubungi dari Tanjungpinang, kemarin Dikatakan, seluruh biaya akomodasi, transportasi dan konsumsi ditanggung BP3TKI Kepri, meski yang meninggal itu bukan TKI. BP3TKI juga memberi uang saku kepada keluarga dari empat WNI yang ditembak mati oleh polisi Malaysia pada Jumat pekan lalu. "Kebijakan ini manusiawi, sebagai bentuk pertanggungjawaban

Pemerintah Indonesia kepada warganya," ujarnya. Mangampin mengaku belum mengetahui secara pasti pekerjaan keempat WNI tersebut, kecuali sebagai WNI. Keempat WNI itu atas nama Hafat, nomor paspor Indonesia A0649848 kelahiran 8 Juni 1969, Iknoriansyah nomor paspor U450798 kelahiran 7 Mei 1988, Hery Setiawan nomor paspor A4208167 kelahiran 25 November 1980, dan Wahyudi nomor paspor A2640273. BP3TKI Kepri hanya menemukan istri dari Iknoriansyah dan Wahyudi. Berdasarkan keterangan Eka, istri dari Iknoriansyah, keempat WNI tersebut bekerja sebagai buruh bangunan dan perkebunan. "Kami tidak dapat memastikan apakah mereka ditembak setelah merampok, sebagaimana yang dituduhkan aparat penegak hukum di Malaysia. Tetapi keluarga keempat WNI itu menyatakan bahwa mereka bekerja sebagai buruh bangunan dan perkebunan," ungkap Mangampin. (kcm/ant)

Catatan Rieke soal WNI yang ditembak mati polisi Malaysia 1. Tanggal 9 Maret 2005, empat TKI asal Flores, NTT, bernama Gaspar, Dedi, Markus, dan Reni secara brutal ditembak mati oleh Polisi Diraja Malaysia. 2. Tanggal 16 Maret 2010, tiga TKI asal Sampang, Madura, bernama Musdi, Abdul Sanu, dan Muklis ditembak oleh polisi di Danau Putri, Kuala Lumpur. 3. Tanggal 24 Maret 2012, tiga TKI asal NTB, bernama Herman, Abdul Kadir Jaelani, dan Mad Noon ditembak oleh polisi Malaysia di Port Dickson. 4. Tanggal 19 Juni 2012, tiga TKI asal Lumajang dan Sampang, Madura, bernama Sumardiono, Marsudi, dan Hasbullah ditembak oleh polisi Malaysia. 5. Tanggal 7 September 2012, lima TKI asal Batam dan Madura bernama Jony, Osnan, Hamid, Diden, dan Mahno ditembak oleh polisi Malaysia. 6. Terakhir, pada tanggal 11 Oktober 2013, empat TKI asal Batam, Yudi, Hery, Ikron, dan Hapatitu, ditembak oleh Polisi Diraja Malaysia di negara bagian Selangor.

Dari Halaman 1

DPRD Karimun anggota dewan Karimun," papar Hengki. Menurut Hengki, kriteria yang akan digunakan sama dengan kajian pada lembaga legislatif yang sebe-

lumnya sudah dilakukan Haluan Kepri yakni pengalaman politik, integritas, kapasitas, tidak cacat hukum (baik negara, sosial, dan moral), dan elektabilitas. Selain itu ada ka-

Dari Halaman 1

Polisi: Akan nantinya akan ada mengarah ke tersangka," sambungnya. Terkait pemeriksaan yang dilakukan Polisi, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Batam Armen Wijaya SH, yang dikonfirmasi Rabu (16/10) melalui ponselnya, terkait ada atau tidaknya Polresta Barelang memberikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejari Batam, sampai berita ini diturunkan belum dapat dihubungi. Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kelistrikan Indonesia (L- Perkindo), Thomas AE mendesak Polresta Barelang menuntaskan proses hukum pencemaran nama baik, terkait pencurian listrik yang dituduhkan PT PLN Batam terhadap

jian tambahan dengan melibatkan masukan dari kalangan kampus. "Siapa mereka? Tunggu pada pekan keempat Oktober 2013 nanti," pungkas Hengki. (fhy)

managemen Planet 3 yang beralamat di Ruko Nagoya City Centre blok B nomor 8 Nagoya, Batam. "Kita sudah menyaksikan sejumlah kesewenang-wenangan yang dilakukan PT PLN Batam terhadap para konsumennya. Salah satu yang pernah menjadi korban adalah planet 3. Dimana planet 3 mereka tuduh melakukan pencurian listrik, sehingga membuat permasalahan ini harus berujung ke kepolisian. Kita minta agar polisi menuntaskan permasalahan ini" ujar Thomas. Dikatakan Thomas, pihaknya mendukung planet 3 dan polisi agar segera menuntaskan kasus ini. Hal ini menurutnya penting, agar PLN Batam, tidak lagi semena-mena kepada para konsumennya atau begitu gampangnya

menuduh para konsumen melakukan pencurian tanpa alasan yang jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Menurut Thomas, laporan planet 3 terhadap PT PLN Batam, setidaknya mampu mewakili keluhan sejumlah konsumen yang selama ini dirugikan oleh perbuatan PT PLN Batam. Untuk itu, Thomas meminta, agar kasus pencemaran nama baik tersebut dapat dituntaskan sampai ke pengadilan. Informasinya, sejumlah pihak baik dari PT PLN Batam, bahkan wartawan media harian yang sempat memuat berita terkait tuduhan yang dialamatkan PT PLN Batam kepada Planet 3, telah menjalani pemeriksaan oleh Unit VI Tipiter, Sat Reskrim Polresta Barelang. (byu)

Dari Halaman 1

11 Negara putaran final juga sudah diketahui. Mereka adalah Argentina, Kolombia, Chile, dan Ekuador. Zona lain yang baru saja menyelesaikan babak kualifikasi adalah CONCACAF (Amerika Utara dan Karibia). Dari zona ini, Honduras memastikan diri lolos untuk menemani Amerika Serikat dan Kosta Rika. Sementara itu, dari Asia, empat tim telah memastikan lolos sejak bulan Juni silam. Keempat tim tersebut adalah Jepang, Australia, Iran, dan Korea Selatan. Zona CAF (Afrika) selangkah lagi akan menyelesaikan babak kualifikasi. Di zona ini, ada sepuluh tim yang bertarung di babak ketiga kualifikasi dan akan memperebutkan lima tempat di Brasil 2014. Ada enam tiket tersisa ke putaran final yang akan diperebutkan melalui babak play-off. Dari Eropa, delapan tim yaitu Kroasia (runnerup Grup A), Swedia (runner-up

Grup C), Rumania (runner-up Grup D), Islandia (runner-up Grup E), Portugal (runner-up Grup F), Yunani (runner-up Grup G), Ukraina (runner-up Grup H), dan Prancis (runner-up Grup I) akan memperebutkan empat tiket ke Brasil. Dua tiket lainnya akan diperebutkan melalui play-off yang mempertemukan dua tim dari dua zona berbeda. Peringkat kelima di zona CONMEBOL, Uruguay, akan bertemu wakil Asia, Yordania. Sementara itu, peringkat keempat zona CONCACAF, Meksiko, akan menghadapi wakil OFC (Oseania), Selandia Baru. Babak play-off memakai format kandang-tandang. Untuk zona Eropa, play-off akan dilakukan pada tanggal 15 November dan 19 November 2013. Sementara playoff lainnya digelar pada 13-14 November dan 20 November. (kid/ bbc/glc)

CONMEBOL: Argentina, Kolombia, Chile, dan Ekuador CONCACAF: Amerika Serikat, Kosta Rika, dan Honduras CAF: ?

Peserta play-off UEFA: Kroasia, Swedia, Rumania, Islandia, Portugal, Yunani, Ukraina, dan Prancis Play-off AFC vs CONMEBOL: Yordania vs Uruguay Play-off CONCACAF vs OFC: Meksiko vs Selandia Baru

gak terancam. Mereka jauh lebih pintar dan beradat dari orangorang yang hidup di kota," tekan Pia. Kalau pun ada hal tak enak yang dirasanya, ungkap Pia, pa-

ling-paling hanya "mabuk" sebagai efek samping dari meminum obat anti malaria. "Pengalamanku yang di hutan itu enggak ada dukanya, kecuali mabok obat malaria," ujar Pia lalu tertawa. (kcm)

Juhrin merencanakan melakukan upaya hukum PK terhadap kliennya. Karena dalam adanya novum baru bahwa ternyata kliennya berada dibawa tekanan selama persidangan. "Kami lagi mempertimbangkan PK, tapi ini masih di diskusikan dengan tim," katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, AKBP Mindo Tampubolon yang sebelumnya divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Batam, akhirnya ditetapkan bersalah oleh MA. Tiga majelis hakim yakni Salma Luthan, Sri Wurwahyuni, dan Artidjo Alkostar membatalkan putusan bebas majelis hakim PN Batam. Serta menerima permohonan kasasi Kejaksaan Negeri Batam atas terdakwa AKBP Mindo Tampubolon. Dalam amar putusan yang telah ditandatangani pada 12 September lalu, majelis hakim mengabulkan kasasi jaksa yang menuntut agar terdakwa Mindo dihukum seumur hidup karena terlibat membunuh. Serta mengadili terdakwa Mindo yang secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana secara bersama-sama. Atas putusan itu, Mindo hanya memiliki kesempatan untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ke MA. Namun sebelum mengajukan PK, Mindo harus mencari bukti baru dalam kurun waktu 90 hari. Kasus pembunuhan Putri Mega Umboh ini sempat membuat heboh masyarakat Batam hingga luar Batam. Mayat Putri yang merupakan putri sulung mantan Kapoltabes Pekanbaru Kombes James Umboh ditemukan Minggu, 27 Juni 2011, di pinggiran hutan dekat jalan arah ke Pelabuhan

Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam. Kondisinya sangat mengenaskan. Mayatnya dimasukkan dalam tas koper besar warna merah. Terdapat sejumlah tusukan benda tajam di tubuh korban, termasuk jejak jeratan pada leher dan lainnya. Tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban, ditemukan mobil pribadi keluarga Mindo-Putri, jenis Nissan X-Trail BP 24 PM. Kondisi mobil acak-acakan dan terdapat bercakan darah yang berserakan di jok dan lantai. Dari penyidikan pihak kepolisian, pembunuhan dilakukan oleh Ujang dan Rosma. Rosma adalah pembantu keluarga Mindo-Putri. Sedangkan Ujang adalah pacar Rosma. Pembunuhan dilakukan di kediaman Mindo-Putri di Perumahan Anggrek Mas III Blok A6 Nomor 2, Batam. Tak berapa lama, penyidik kembali menetapkan Mindo sebagai otak pelaku pembunuhan. Hingga pada 24 Mei 2012 lalu di ruang sidang utama PN Batam, majelis hakim PN Batam yang dipimpin hakim Reno Listowo didampingi hakim Riska dan Ridwan memvonis bebas Mindo dari tuntutan JPU hukuman seumur hidup. Sementara, Ujang dinyatakan bersalah sebagai otak pelaku pembunuhan dan divonis 20 tahun penjara. Rosma yang mengaku tidak ikut membunuh tapi mengetahui kejadian pembunuhan itu divonis 15 tahun penjara, yang lebih ringan dua tahun dari tuntutan JPU selama 17 tahun penjara. Jasad Putri Mega Umboh yang saat peristiwa pembunuhan itu terjadi tengah hamil tiga bulan lantas dibawa ke rumah orangtuanya di Lampung untuk dimakamkan. (ays)

Dari Halaman 1

Dari Halaman 1

Dari Halaman 1

DPT Kepri Karimun 167.484 orang, Kabupaten Kepulauan Anambas 29.507 orang, Kabupaten Natuna 51.347 orang dan Kabupaten Lingga sebanyak 67.369 orang. Kemudian, DPT untuk Kota Tanjungpinang sebanyak 146.270 orang dan Kota Batam sebanyak 762.961 orang. Ketua KPU Batam Muhammad Syahdan mengatakan, jumlah DPT Kota Batam untuk Pemilu 2014 sebanyak 726.961 orang. DPT tersebut sudah diplenokan Sabtu (12/10) lalu. Kata dia, DPT ini sudah final. Meski demikian, warga yang namanya belum masuk ke dalam DPT, masih memiliki peluang untuk dapat menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi 2014 mendatang. "Nanti ada DPT khusus, istilahnya untuk DPT perbaikan. Kita siapkan waktu tambahan 14 hari sejak pleno DPT. Untuk DPT perbaikan ini nantinya akan ditetapkan oleh KPU Provinsi Kepri," ujar Syahdan. Soal tempat pemungutan suara, Syahdan mengatakan, pihaknya sudah menetapkan sebanyak 2.057 unit yang tersebar di penjuru Kota Batam. TPS-TPS ini nantinya akan dipakai oleh pemilih maksimal 500 orang. Sedangkan untuk kemungkinan penambahan pemilih, juga akan disiapkan TPS khusus. "Tapi TPS khusus ini juga masih menunggu DPT khusus dari KPU Provinsi Kepri," ujarnya. Karimun Tambah 2.906 Sementara itu, DPT Kabupaten Karimun yang sebelumnya sebanyak 164.578, sekarang menjadi 167.484 orang atau bertambah se-

UEFA: Belanda, Italia, Belgia, Swiss, Jerman, Rusia, Bosnia-Herzegovina, Inggris, dan Spanyol.

RI dapil Kepri, dan rencananya pekan depan DPD RI dapil Kepri akan juga dirilis. Program ini akan berlangsung sekali sebulan untuk masing-masing dewan dan akan berlangsung jelang pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang. (fhy)

Kejari Minta nya, hingga kini belum diketahui apakah Mindo Tampubolon melalui Kuasa Hukumnya sudah menerima salinan putusan oleh Pengadilan Negeri (PN) Batam. "Eksekusi bisa kita lakukan, kalau salinan putusannya sudah diterima oleh pihak Mindo, dan juga sudah diterima oleh Kejari Batam," katanya. Dimana hingga kini, Kejari Batam sendiri baru menerima kutipan putusan kasasi, bukan salinan putusan yang memuat secara rinci tentang alasan yang mendasari amar putusan seumur hidup yang bersangkutan. Ketika ditanya keberadaan Mindo sekarang, Armen sendiri mengakui tidak tau persis, namun yang mereka tau kalau Mindo bertugas di Mabes Polri di Jakarta. Dimintai pendapatnya, praktisi hukum yang juga staf DPRD Batam, Sutan J Siregar menyatakan bahwa eksekusi Mindo seharusnya disegerakan, agar yang bersangkutan tidak melarikan diri. "Seharusnya eksekusi disegerakan, karena Peninjauan Kembali tak menunda eksekusi," kata Sutan. Praktisi Hukum lainnya, Juhrin Pasaribu menambahkan, tidak ada alasan kejaksaan untuk menunda eksekusi Mindo. Karena, putusan MA sudah sangat jelas dan mengamanatkan segera dilakukan eksekusi. "Tuhan tidak tidur, putusan MA menjadi bukti masih adanya keadilan di dunia ini," ujar Juhrin yang merupakan pengacara Ujang dan Ros, dua terpidana lainnya dalam kasus serupa yang kini ditahan di Lapas Klas II Barelang. Bahkan akibat putusan itu,

AFC: Jepang, Australia, Iran, dan Korea Selatan

lalu, Haluan Kepri melakukan "kajian" terhadap caleg DPRD Batam, Kepri, DPR RI versi Haluan Kepri dalam program "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini". Nama-nama anggota caleg yang telah dirilis yakni DPRD Batam, DPRD Kepri, DPR

Hidup Tanpa Orang Rimba, yang selama ini sering dinilai bodoh. "Banyak orang yang enggak paham, banyak orang yang bilang mereka orang bodoh. Tapi, pas di sana mereka benarbenar santun sekali dan saya eng-

Tim Lolos ke Piala Dunia 2014: Tuan Rumah: Brasil

Dari Halaman 1

DPD RI Termasuk, masukan, saran, dan kritikan. Tim kajian Haluan Kepri selalu berpikiran positif terhadap semua hal itu. Ini sekaligus menjadi bahan masukan bagi tim kajian," terangnya lagi. Seperti diketahui, sejak bulan

7

banyak 2.906 orang. Namun, jumlah tersebut masih berkurang jika dibandingkan dengan DPS dengan jumlah 173.070 orang. Ketua Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Karimun Ahmad Sulton mengatakan, faktor yang menyebabkan berkurangnya jumlah pemilih tersebut karena adanya data ganda, pemilih yang pindah domisili, pemilih yang meninggal dan perubahan status dari TNI/Polri yang pensiun menjadi masyarakat sipil. "Dari seluruh DPT yang telah ditetapkan tersebut terdapat pemilih pemula sebesar 15 persen, jumlahnya hampir merata di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Namun, berdasarkan data yang kami miliki, jumlah paling banyak itu di Kecamatan Karimun, selain jumlah penduduknya yang padat, juga terdapat sekolah," kata Ahmad Sulton, kemarin. Sulton merincikan, untuk Kecamatan Karimun jumlah DPT sebanyak 33.418 orang, Moro 13.358 orang, Kundur 22.765 orang, Meral 28.484 orang, Tebing 17.315 orang, Buru 7.667 orang, Kundur Utara 8.927 orang dan Kundur Barat 12.947 orang. Selanjutnya, Kecamatan Durai 4.570 orang, Meral Barat 8.387 orang, Ungar 4.453 orang dan Kecamatan Belat 5.193 orang. Setelah penetapan DPT tersebut, kata Sulton, masih ada tahapan lagi yang akan dilakukan KPU Karimun yakni penyusunan daftar pemilih tambahan. Mereka adalah pemilih yang sudah terdaftar di

daerah lain, namun berencana akan menggunakan hak pilihnya di Kabupaten Karimun, seperti saksi ataupun wartawan yang sedang melakukan liputan di Karimun. "Syarat bagi daftar pemilih tambahan itu, mereka harus mengurus surat pindah pemilih terlebih dahulu atau form A5 dari TPS tempat mereka terdaftar. Selain daftar pemilih tambahan, sampai H-14 KPU masih tetap menerima warga yang belum terdaftar baik itu yang memiliki identitas maupun tidak untuk didaftarkan di pemilih khusus, namun mereka setiap bulan harus direkapitulasi secara berkala dan penetapannya berada di KPU Provinsi," kata Sulton. Dijelaskan, bagi masyakat yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga DPT, mereka tetap menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas lainnya yang berlaku. Hanya saja, mereka hanya dibolehkan menggunakan hak pilihnya itu di TPS tempat mereka tinggal sesuai dengan alamat di KTP. Sebelum penetapan DPT, lanjut Sulton, pihaknya menemukan daftar pemilih ganda di Kabupaten Karimun hingga mencapai angka 5000-an pemilih. Namun, daftar pemilih ganda tersebut sudah dibersihkan hingga menjadi nol. Sekarang yang ada hanya daftar pemilih ganda antar kabupaten. "Yang paling banyak antara Karimun dan Batam mencapai 200 pemilih," katanya. (ybt/ham)


CMYK

Kamis, 17 Oktober 2013

8

PT LAN Kurban 3 Sapi dan 12 Kambing Meningkat dari Tahun Sebelumnya BATAM (HK) — PT Lintas Aman Nusantara (PT LAN) yang beralamat di Tiban Centre Blok O Nomor 1-4 Kelurahan Tiban Baru Kecamatan Sekupang, menggelar kurban dengan memotong 3 sapi dan 12 kambing. Kurban yang dilakukan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengamanan tersebut dibagikannya kepada kaum duafa, tukang ojek, PK-5, panti asuhan, warga ruli, warga Tiban Centre dan warga sekitarnya. Alhamdulillah, ungkap Ichsan, pada Idul Adha 1434 H ini jumlah hewan kurban PT LAN meningkat, dan managemen berharap dapat diberikan kesempatan untuk dapat berkurban kembali tahun berikutnya dengan jumlah yang lebih. "Mudah-mudahan, kami masih diberikan kesehatan, limpahan rezeki dan kesempatan oleh Allah SWT untuk lebih meningkatkan kurban ini, pada tahun-tahun mendatang," kata Direktur PT LAN yang sekaligus

CEO PT Lintas Grup, M Al Ichsan. Kerena,ujar Ichsan, berkurban merupakan implementasi dari ujian kesabaran dan keiklasan kita seperti yang pernah dicontohkan dan dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS kepada anaknya, Nabi Ismail AS dengan petunjuk Allah SWT. Untuk sapi, prosesi kurbannya dilakukan di depan kantor PT LAN ini bersama menajemen, karyawan dan warga sekitar. Sedangkan untuk 12 ekor kambing, dititipkan di ruli-ruli dan panti asuhan. Pantauan di lapangan, tepat pukul 08.30 WIB semua panitia kurban langsung memasuki lapangan dan menghampiri hewan kurban yang akan dikurbankan. Satu persatu sapi tersebut direbahkan bersama-sama dengan menggunakan tali sambil meneriakkan "Allahu Akbar". Untuk penyembelihan kurban itu dilakukan imam masjid. Dengan sabar dan khusuk imam membacakan nama peserta kurban, berdoa selanjutnya menyembelih sapi kurban.

M Al Ichsan bersama putra tercintanya, Gonzza Ichsan, Makena Ichsan, Istri Ny Yanti Ichsan menyaksikan panitia dan warga melakukan pemotongan daging kurban.

Narasi dan Foto : Nov Iwandra

KELUARGA besar Ichsan foto bersama di ruang kantor PT LAN. DIREKTUR PT LAN yang sekaligus CEO PT Lintas Grup, M Al Ichsan bersama terkasih Ny Yanti Ichsan.

M Al Ichsan menyaksikan pemotongan sapi kurban yang pertama.

M Al Ichsan menyaksikan pemotongan sapi kurban yang kedua.

M Al Ichsan menyaksikan pemotongan sapi kurban yang ketiga.

CEO PT Lintas Grup, M Al Ichsan bersama menajemen PT LAN yang juga sebagai peserta kurban.

PANITIA kurban dan masyarakat melakukan proses pengupasan.

SEBELUM diserahkan ke warga, daging kurban di bagi dan di timbang rata.

ICHSAN dengan sabar membagikan daging kurban kepada warga.

WARGA Tiban Centre dan sekitarnya antri dalam menerima daging kurban.

PANITIA kurban PT LAN memperispkan sapi yang akan di sembelih.

ICHSAN dengan sabar membagikan daging kurban kepada warga.

ICHSAN dengan sabar membagikan daging kurban kepada warga.

ICHSAN dengan sabar membagikan daging kurban kepada warga. TIGA Ekor sapi Kurban PT LAN sebelum di potong.

CMYK

Editor : Eddy, Layouter: Syahrial


CMYK

Kamis, 17 Oktober 2013

9

Warga Nusa Batam Merasa Tertipu Masa Berlaku UWTO Tinggal 2 Tahun SAGULUNG (HK) — Warga Perumahan Graha Nusa Batam merasa tertipu dengan ulah developer PT Pelangi Nusa Batam karena telah menjual rumah yang hampir habis masa berlaku Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO). Masa berlaku UWTO sesuai aturan mencapai 30 tahun. Dedi Manurung Liputan Batam " Warga sepakat menolak membayar UWTO. Sebab, rata-rata mereka baru dua

tahun tinggal di perumahan ini. Kami merasa tertipu. Seharusnya ini menjadi tanggung-

jawab pihak developer, " kata Ketua RT 07 Tahap I Sadri yang dihubungi, kemarin. Dikatakan dia, saat ini banyak warga perumahan Graha Nusa Batam yang belum lunas KPR. Sementara pada tahun 2015 mendatang, UWTO perumahan itu sudah habis masa berlakunya dan harus diperpanjang 30 tahun lagi. " Kami menilai ada kongkalingkong antara developer dan pihak Bank Mandiri. Sebab, aturannya dua

BANDAR NARKOBA — Satnarkoba Polresta Barelang memperlihatkan dua kakak beradik yang menjadi bandar narkoba, Rabu (16/10). Dari tangan keduanya polisi menyita 5.000 pil ekstasi.

Warga Nusa Hal 10

Keluarga Basri Harun Sumbang Hewan Kurban Perindo Sembelih 9 Hewan Kurban LUBUK BAJA (HK)– Perayaan Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah kali ini, betulbetul dimanfaatkan oleh Keluarga Besar Basri Harun

untuk bisa berbagi rizki dengan masyarakat di Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam. Keluarga Basri Hal 10

Zulfahmi N, M,Pd,T Ketua Jurusan Teknis Las SMKN I Batuaji

Kulit Bundar SEPAKBOLA harus diakui setiap orang, saat ini menjadi olahraga yang sangat terpopuler dan sangat digandrungi di muka bumi. Pasalnya, olahraga yang satu ini, tidak hanya disukai dan dicintai kaum dewasa, remaja, wanita, namun anakanak. Demikian juga halnya dengan Zulfahmi N, M,Pd,T. " Keluarga besar kami memang suka olahraga sepakbola. Makanya, sejak kecil sewaktu masih duduk di bangku Sekolah Dasar(SD), saya dengan kedua abang saya menyukai sepakbola, lantaran mendapat dukungan dari orang tua," kata pria kelahiran Lasi, Bukit Tinggi 07 Februari 1972 silam ini. Kulit Bundar Hal 10

DELMAWAN/HALUAN KEPRI

Edarkan 5.000 Ekstasi, Kakak-adik Ditangkap BALOI (HK) — Dua kakak beradik yang menjadi bandar narkoba masing-masing Mr (38) dan Lw (36) ditangkap Satnarkoba Polresta Barelang saat menginap di Hotel Sentosa, Rabu (9/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Dari tangan kedua kakak beradik itu, polisi menyita 5.000 butir pil ek-

stasi yang diletakkan dalam kantong plastik warna kuning. Saat ini, kasus tersebut masih terus didalami. Kasat Narkoba Polresta Barelang Komisaris Polisi Boy Herlambang mengatakan, diduga barang haram tersebut berasal dari Malaysia. Barang tersebut didapat dari seor-

ang warga Jakarta berinsial A yang statusnya saat ini buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO). Dikatakan dia, hingga saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut.

Edarkan 5.000 Hal 10

Kehadiran PNS 95 Persen Pascalibur BATAM CENTRE (HK) — Kehadiran PNS di lingkungan Pemko Batam mencapai 95 persen pascalibur hari raya Idul Adha 1434 H yang dimulai Senin hingga Selasa (14-15/10).

Meski pun ada PNS yang tidak masuk pada hari ini (Rabu,red) itu karena mereka telah mengajukan cuti sebelum libur dimulai. Hal itu dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batam Firmansyah yang dihubungi, Rabu (16/10). Firman menuturkan, Rabu ini setelah libur hari raya Idul Adha 1434 H , para PNS di lingkungan Pemko Batam, tidak ada yang absen. Kalau pun ada beberapa PNS yang tidak masuk, masih bisa dimaklumi lantaran yang bersangkutan sudah mengajukan cuti. "Tadi, saya cek dan PNS tidak ada yang absen, se-

CMYK

muanya masuk. Memang ada beberapa PNS yang tidak masuk dan itu pun lantaran cuti, " katanya. Dikatakan dia, dengan tidak adanya para PNS yang mangkir ataupun absen pasca lebaran Idul Adha ini, pihaknya tidak ada memberikan surat peringatan atau pun memberikan sanksi. " Sepertinya hari ini masuk semua. Karena itu, kami tidak akan mengeluarkan surat peringatan ataupun sanksi, "ucapnya. Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata membenarkan kalau PNS Pemko Batam masuk semua pasca Kehadiran PNS Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: Novrizal


Metro Batam

Kamis, 17 Oktober 2013

Dari Halaman 9

Keluarga Basri Keluarga Besar Basri Harun yang terdiri dari istri, anak, dan cucunya itu menyumbangkan hewan kurban berupa 15 ekor kambing untuk masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya dan di lakukan di wilayah yang berbeda-beda. " Menyumbangkan hewan kurban untuk masyarakat itu, pada dasarnya karena ketulusan dan keikhlasan dari kita kepada orang yang berhak menerimanya. Sehingga apa yang kita niatkan itu, dapat tersalurkan dan dapat dinikmati serta dirasakan manfaatnya bagi warga yang mendapatkannya," ungkap Drs H Basri Harun, anggota DPRD Kota Batam dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Rabu (16/10). Menurut Basri Harun, apa yang dilakukan bersama keluarga besarnya bukan karena sesuatu hal. Akan tetapi ma-

syarakat, khususnya di daerah tertentu memang membutuhkan perhatian khusus dari orang yang sudi memperhatikkan mereka. Berangkat dari sana, kata Basri Harun, keluarga besarnya merasa terketuk hati dan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat ketika memasuki Hari Raya Idul Adha. " Dengan niat yang tulus serta hati yang ikhlas, akhirnya kami dalam keluarga besar Basri Harun menyumbangkan hewan kurban kepada masyarakat. Dan tahun ini kami pusatkan di Tanjunguma," tandas Basri Harun. Perindo Kurban 2 Sapi dan 7 Kambing Sementara itu di tempat berbeda, DPW Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Kepri, memotong 9 ekor hewan kurban, masing-masing 2 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Pelaksanaan kurban di-

lakukan secara langsung oleh Ketua DPW Perindo Kepri, Andi Kusuma bersama pengurus lainya Rabu (16/10) di depan Kantor Perindo Kepri, di Komplek Inti Seipanas, Batam Kota. Andi Kusuma yang juga Caleg DPR RI Dapil Provinsi Kepri, menyebutkan bahwa penyembelihan hewan kurban tersebut dilakukan sebagai wujud tolerasi beragama dan sekaligus menjadi moment berbagi Perindo Kepri kepada masyarakat. " Wujud toleransi beragama dan aksi sosial Perindo Kepri," ungkap Andi Kusuma ke Haluan Kepri, disela-sela penyembelihan berlangsung. Bahkan kedepan, lanjut dia, kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin. Pasalnya, penyembelihan hewan kurban dan kemudian membagikan ke masyarakat, bukan hanya menjadi kegiatan ibadah lebaran semata,

tetapi sudah menjadi tradisi yang turun-temurun. Setelah dilakukan penyembelihan, daging hewan kurban kemudian dibagikan ke masyarakat melalui pengurus Majelis Taklim yang ada di 12 kecamatan di Kota Batam. Mewakili kelompok Majelis Taklim yang hadir, Pengurus Mejelis Taklim Kelurahan Tanjung Sengkuang, Batuampar, Syuhaini mengucapkan terima kasih sekaligus syukur atas kepedulian dari Perindo Kepri. "Alhamdulillah, mudahmudahan Ormas lain juga bisa ikut peduli," ujarnya.Senada juga disampaikan Hj Khodijah Amiri Pengurus Majelis Taklim yang terlibat di kepanitian hewan kurban ini, mengatakan langkah Perindo harusnya bisa dicontoh Ormas lain, karena sangat positif dalam membantu masyarakat kurang mampu. (ays/lim)

Dari Halaman 9

Warga Nusa tahun sebelum UWTO habis merupakan batas waktu penyelesaian kredit. Misalnya, jika UWTO nya tinggal 10 tahun maka tenor KPR yang bisa dilakukan hanya 8 tahun. Begitu seterusnya," katanya. Karena itu, ia pun heran, perumahan Graha Nusa Batam yang masa berlaku UWTOnya tinggal 2 tahun lagi, tapi ternyata Bank Mandiri masih bersedia mengu-

curkan kreditnya. Lama waktu kredit ada yang 10 tahun, ada juga yang 5 tahun. Tergantung permintaan pengembang. Warny, warga Graha Nusa Batam lainnya mengatakan pengembang Nusa Batam telah membohongi warga. Seharusnya, pihak Graha Nusa Batam berkonsultasi dulu dengan penasehat hukum sebelum melakukan transaksi dengan calon konsumen. Seh-

ingga tidak timbul persoalan di kemudian hari. Sebelum terjadi keributan, warga sempat menggelar rapat dengan pengembang. Hasilnya, tidak memuaskan warga sehingga terjadilah demo besar-besaran. Bahkan saat itu warga juga menyegel kantor PT Pelangi Nusa Batam, sebelum permasalahan itu selesai. Ketika digelar pertemuan antar warga dengan perwakilan Bank Mandiri dan Bank

Dari Halaman 9

Edarkan 5.000 Atas perbuatannya, kedua kakak beradik tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotka, dengan ancam hukuman 20 tahun penjara. Peringkat Dua Berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan BNNP Pusat pada tahun 2011, sebanyak 44 ribu penduduk Kepri terindikasi sebagai pecandu dan pengedar Narkoba. Itu artinya secara nasional Kepri mendapat peringkat 2 dibidang penyalahgunaan narkoba. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba saat ini yang bisa dilakukan BNNP Kepri hanya dengan tindakan preventif. Misalnya, dengan mengadakan penyuluhan kepada masyarakat dengan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat di BNNP Kepri, Dr Elfrieda Munthe

Bumiputera, katanya, akan dilanjutkan pada tanggal 31 Oktober mendatang dan hasilnya akan dijelaskan kepada warga sekitar. "Kita masih menunggu hasil keputusan Bank Mandiri dan laiinya, apakah ditolak atau tidak. Tapi informasi yang saya terima dari Bank Mandiri, pihak pengembang disalahkan, tetapi diwaktu rapat itulah akan didengar hasilnya," ketusnya kemarin siang. ***

melalui staf penyuluhannya, Kornel Bawalanga, yang ditemui Rabu mengatakan, "Dari 44 ribu orang masyarakat Kepri yang terindikasi itu, pertanyaan kita sekarang ini dimana orang-orang itu sekarang. Kami dari BNNP Kepri terus berupaya melakukan pendekatan dan penyuluhan langsung ke lingkungan masyarakat,"kata Kornel. Kornel menambahkan saat ini BNNP Kepri telah mempunyai warga binaan sebanyak 59 orang di Belakang Padang. Jumlah tersebut, langsung pengakuan dari para korban pengguna dan penyalahguna barang haram itu. Tidak melalui tindakan razia atau penangkapan, murni dari pengakuannya masing-masing. " Sementara ini khusus Batam yang murni langsung dari pengakuan pengguna dan penyalahguna barang haram itu, ada sebanyak 63 orang yang terdiri dari 50 or-

ang laki-laki dan 13 orang perempuan. Namun dari hasil operasi, ada sebanyak 42 orang yang terindikasi sebagai pengguna dan penyalahguna. Dan umumnya hanya kita berikan pembinaan Sesuai undang-undang nomor 35 tahun 2009, pengguna dan penyalahguna ini tidak dilakukan tindakan hukum. Mereka hanya diberikan pembinaan dan pendampingan,"kata Kornel. "Ada empat macam ketergantungan pengguna dan penyalah guna barang haram itu di Batam, pertama pengguna rektesional atau yang bisa disebut senang-senang, Situsional yakni korbannya yang sedang galau atau sedang menghadapi masalah, penyalah guna dan ketergantungan. Dari keseluruhan warga binaan BNNP Kepri, tentu ada tahapan pengunaannya. Dari tahapan-tahapan itu lah BNNP Kepri bisa melakukan pembinaan

dan rehabilitasi terhadap para korban,"ungkap Kornel Kornel mengimbau bagi korban pengguna dan penyalahgunaan barang haram itu tidak akan dilakukan proses hukum seperti pengedar.berdasarkan undang-undang nomor 35 tahun 2009,bahwa penyalah guna dan pengguna itu mendapat perlindungan hukum." Jangan enggan atau takut melaporkan ke BNNP Kepri, tidak akan diproses sama sekali. Kecuali bagi pengedarnya,"ujar Kornel. Dari sekian ribu korban pengguna dan penyalahguna narkotika di Kepri, jelasnya, tidak semuanya mau melaporkan. Masyarakat masih takut dan tidak mau melaporkan ke intansi terkait. "Apalagi mendengar nama BNNP atau Kepolisian, masyarakat sudah takut duluan. Untuk itu BNNP Kepri terus melakukan pendekatan atau pembinaan secara humanis,"tutur Kornel. (cw81)

PERSYARATAN PELAYANAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA BATAM NOMOR 19-1 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERDA KOTA BATAM NOMOR 8 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KOTA BATAM

8. AKTA KELAHIRAN PERSYARATAN : a. Surat Pengantar Pembuatan Akta Kelahiran dari RT/RW setempat; b. Surat Pengantar dari Kelurahan Setempat; c. Fotocopy Kartu Keluarga (KK); d. Fotocopy KTP Orang Tua; e. Fotocopy Surat Nikah/Akta Perkawinan Orang Tua; f. Fotocopy Identity Card (IC) orang tua bagi WNA; g. Fotocopy Passport/KITAP/KITAS WNA; h. Surat Kelahiran dai RS/Dokter/Bidan yang menolong kelahiran si Bayi; I. Fotocopy KTP Saksi 2 (dua) orang. 9. AKTA PERKAWINAN PERSYARATAN : a. Surat Pengantar Pembuatan Akta Kelahiran dari RT/RW setempat; b. Surat Pengantar dari Kelurahan Setempat; c. Fotocopy Kartu Keluarga (KK); d. Fotocopy KTP Suami – Istri; e. Fotocopy Identity Card (IC) orang tua bagi WNA; f. Fotocopy Passport/KITAP/KITAS WNA; g. Fotocopy Surat Nikah dari Gereja/Vihara/Pura/Klenteng; h. Fotocopy Ijazah/Akta Kelahiran Suami – Isteri; I. Pas Foto Gandeng 4 x 6 = 4 Lembar; j. Fotocopy KTP Saksi 2 (dua) orang; k. Bukti pembayaran retribusi perolehan Akta Perkawinan kepada Bendahara Penerima di Instansi Pelaksana Lampiran I :

Perda Daerah Kota Batam Nomor 8 Tahun 2013 Tanggal 27 Juni 2013

PENETAPAN TARIF RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK KARTU TANDA PENDUDUK DAN AKTA CATATAN SIPIL I. Retribusi di Bidang Palayanan Pendaftaran Penduduk adalah : NO JENIS RETRIBUSI WNI 1 Kartu Keluarga ( KK ) Baru 15,000 2 Kartu Keluarga ( KK ) Penggantian 10,000 3 Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Baru 20,000 4 Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Penggantian 10,000 5 Kartu Keterangan Bertempat Tinggal / Surat Keterangan Tempat Tinggal 500,000 6 Kartu Penduduk Sementara / Surat Keterangan Tinggal Sementara 10,000 7 Perpanjangan Kartu Penduduk Sementara / Surat Keterangan Tinggal Sementara 5,000 8 Kartu Identitas Kerja (KIK) 5,000 9 Kartu Identitas Penduduk Musiman -

WNA 1.000.000 100,000 1.500.000 1.000.000 -

II. Retribusi di Bidang Palayanan Pencatatan Sipil adalah : NO PERISTIWA PENTING 1 Akta Kematian yg pelaporannya 0 s/d 30 hari 2 Akta Perkawinan yg pelaporannya 0 s/d 60 hari 3 Akta Perceraian yg pelaporannya 0 s/d 60 hari 4 Akta Pengesahan dan Pengakuan Anak yg pelaporannya 0 s/d 30 hari 5 Akta Ganti Nama yg pelaporannya 0 s/d 30 hari

WNA 50,000 600,000 1.800.000 150,000 100,000

WNI 10,000 300,000 300,000 50,000 -

PENGADILAN NEGERI KLAS IA BATAM Jalan Engku Putri Batam Centre Telp.(0778) 468828 Fax, (0778) 468828 KOTA BATAM PROP.KEPRI

PENGUMUMAN LELANG EKSEKUSI I.(PERTAMA) NOMOR : 02/EKS/2013/PN.BTM Pengadilan Negeri Batam dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Batam akan mengadakan penjualan dimuka umum(Lelang Eksekusi) bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Batam Jl.Engku Putri, Batam Centre, Batam pada : - HARI : JUMAT TANGGAL, 15 NOPEMBER 2013 PUKUL10.00 WIB S/D SELESAI; Atas barang tidak bergerak milik Termohon Eksekusi (ENDI HENDRI) berupa : · Sebidang Tanah berikut Bangunan Rumah Toko yang terletak di Komplek Wijaya Blok H No. 3, Kelurahan Sungai Harapan, Kota Batam dengan luas 109 M2, dengan Hak Guna Bangunan No. 19 dengan batas-batas sebagai berikut : Sebelah Kiri dengan Ruko Blok H No. 2, Sebelah Kanan dengan Tanah Kosong, Sebelah Depan dengan Jalan, Sebelah Belakang dengan Tanah Kosong / Bangunan Liar, dengan Lantai Keramik, dinding Beton, Atap Genteng, 2 Lantai, dengan harga Limit sebesar Rp. 251.637.500 dan setoran uang Jaminan Rp. 80.000.000.Lelang Eksekusi dilakukan dengan pembayaran tunai guna memenuhi isi Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Batam tanggal, 31 Mei 2013 Nomor : 02/EKS/2013/PN.BTM; Syarat-syarat Lelang : 1. Peserta Lelang diwajibkan menyetorkan uang Jaminan Lelang An.Rekening Penampungan Lelang, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Cab. Batam, Nomor Rekening 0184395587 dan harus sudah efektif diterima selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang; 2. Penawaran Lelang dilakukan langsung secara tertulis dalam amplop tertutup. 3. Pelunasan Lelang dilakukan selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan Lelang. 4. Bagi Peserta Lelang yang tidak ditunjuk sebagai Pemenang Lelang uang Jaminan akan dikembalikan tanpa potongan apapun. 5. Kondisi asset dijual apa adanya. 6. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Batam Telp.(0778) - 468828 atau KPKNL Batam, Jl.Engku Putri, Seberang Gedung Pusat Informasi Haji,Batam Centre Telp. (0778)469824. PEMOHON LELANG : PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT AGRA DHANA, berkedudukan di Kota Batam, dalam hal ini memberi Kuasa kepada MINGGU SUMARSONO, SH, Advokad, yang beralamat Jl.Raden Patah Depan Klinik Prodia No. 8 Batam; Termohon Lelang... TERMOHON LELANG : ENDI HENDRI, pekerjaan Wiraswasta, yang beralamat di Taman Cipta Asri Blok E No. 8, RT.009/RW.012, Kelurahan Tembesi, Kec.Sagulung, Kota Batam; BATAM, 17 OKTOBER 2013.PANITERA PENGADILAN NEGERI BATAM -dtoH.BUNYAMIN, SH NIP. 19630615 198303 1005.-

10

COFFEE MORNING H.MUHAMMAD NABIL :

Kepri Harus Mandiri Dibidang Pangan TERLALU berisiko ketika Provinsi Kepri, Batam khususnya, terlalu tergantung pada impor dalam ketersidaan dan pemenuhan kebutuhan pangan. Kita tidak tahu bagaimana situasi di negara produk pangan tersebut. Kalau stabilitas keamanan terjaga ya pasokan pangan juga aman, tapi bagaimana di negara asal terjadi gejolak baik fenomena alam maupun politik yang menyebabkan produk pangan mereka gagal total. Tentu mereka akan berusaha mengamankan untuk mereka sendiri, lalu bagaimana nasib kita yang terlalu tergantung ke sana? Provinsi Kepri memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk ketersediaan dan terjaminnya ketahanan pangan. Beberapa wilayah di Kepri cukup subur seperti di Pulau Kundur – Tanjung Batu, Kabupaten Bintan, Lingga, dan sebagian Natuna. Pemerintah provinsi harus membuat pemetaan secara lebih jelas dalam suatu Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) sehingga jelas dalam penganggarannya. Pemerintah perlu mendorong tumbuhnya daerah swasembada pangan daerah tersebut, sehingga surplus produknya bisa dimanfaatkan untuk stabilitas daerah provinsi lainnya se-

perti Batam. Pemerintah perlu membuat rencana secara lebih matang, berapa luas wilayah yang akan digunakan, berapa harga pupuk, bibit dan obat-obatan lainnya. Produk pangan tersebut harus kompetitif, kalau perlu pemerintah provinsi melakukan subsidi terhadap komponen yang ada, bisa juga mengajukan bantuan ke pemerintah pusat. Jika Provinsi Kepri mampu mengembangkan sentral-sentral produksi pangan, maka dalam jangka panjang ketersediaan pangan masyarakat akan aman. Dengan demikian, Batam dan daerah lain yang selama ini tergantung pada impor bisa menguranginya. Jaminan ketahanan pangan harus dapat dilakukan secara mandiri karena menanyangkut perencanaan jangka panjang. Pemerintah bekerja sama dengan masyarakat juga bisa mengembangkan produk pupuk alternative sehingga tidak menimbulkan biaya mahal. Artinya, multi effek dari pengembangan sentral produksi pangan tersebut juga akan mempengaruhi pertumbuhan sector lainnya. Masyarakat lainnya juga dituntut untuk kreatif membuat produk-produk alternative yang lebih banyak bagi masyarakat petani. Untuk mempercepat arus pengiriman barang, pemerintah provinsi perlu membuka perhubungan laut dengan membangun banyak alternative pelayaran. Jika mobilisasi pergerakan penduduk tinggi maka pemerintah tidak perlu melakukan subsidi. Itu artinya perputaran ekonomi dan peredaran uang di wilayah provinsi Kepri berjalan dengan baik. Di sinilah sekali lagi

Dari Halaman 9

Kehadiran PNS libur hari raya Idul Adha. Kata dia, hari pertama ini, tidak ada pelanggaran yang berarti, kalau pun ada PNS yang tidak masuk itu karena

mereka sudah mengajukan cuti sebelumnya. Tidak hanya itu, kata Ardi, saat ini juga, semua pelayanan untuk umum sudah kembali

normal. "Saat ini juga, pelayanan untuk umum sudah kembali normal dan masyarakat sudah boleh mengaksesnya, "pungkas Ardi. (byu)

Dari Halaman 9

Kulit Bundar Suami Yeni Hendrawati, ayah dari Haniva dan Arif ini mengatakan, sepakbola merupakan olahraga yang memiliki prospek yang cukup baik untuk kedepannya. Selain itu ujar Zul, sepakbola merupakan olahraga ketahanan fisik, mental dan kekompakan yang solid sebuah tim. " Di lapangan, kita harus bisa berkoordinasi dengan baik, kompak dan bisa mengoper bola yang akurat kepada kawan agar bisa menjebol gawang lawan. Kita tidak mungkin bisa menciptakan gol sendiri tanpa berkoordinasi dan saling oper bola dengan kawan satu tim," alumni IKIP Padang tahun 1997 silam ini. Dengan skil individu yang terlatih serta dengan tim

perlu ditekankan penataan ruang yang baik, direncanakan secara matang, dan berorientasi pembangunan jangka panjang. Provinsi Kepri sudah berjalan sekitar 10 tahun, untuk itu memang perlu kajian-kajian akademis yang berorientasi pengembangan wilayah dari segala sector, utamanya dalam rangka memperkuat dan kemandirian ketahanan pangan. Selain sector pertanian, sector perikanan baik laut maupun darat juga perlu dikembangkan. Di mana Provinsi Kepri terkenal sebagai daerah yang menyajikan sea food dengan berbagai jenis khas masakan. Pengembangan yang disesuaikan dengan RTRW kemudian didukung dengan penganggaran yang cermat dan tepat sehingga sasaran pembangunan benar-benar dinikmati masyarakat. Saat ini adalah momentum untuk memperjuangkan bagaimana kepri dan daerah kabupaten / kota lainnya mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar dari pusat. Para wakil rakyat baik DPD RI maupun DPR RI-lah yang punya peraan besar karena langsung bisa berhubungan dengan pembahasan anggaran di pusat. Sebagai daerah border line yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia dan Thailand – Kepri akan mendapatkan perhatian lebih dari pusat. Di mana bukan saja pada sector pengembangan ekonomi tetapi juga demi ketahanan dan keamanan nasional. Ekonomi masyarakat perbatasan kuat dengan ketahanan pangan yang mantap maka semakin kuat daya tahan negara sebab memiliki benteng pertahanan yang juga kuat di perbatasan.***

yang solidlah, papar alumni Universitas Negeri Padang (UNP) program S2 Teknik Mesin, Sumatera Barat tahun 2012 ini, kita baru bisa mencetak gol. Dulu waktu di kampung, ujar pria yang mengidolakan Lampar staker dari club Chelsi ini, setiap sore ia bersama kedua saudara lelakinya sering melihat orang bermain sepakbola. Dengan dukungan orang tua, kami pernah ikut club bola bernama FC Rainbow, untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan dalam mengolah si kulit bundar itu. " Saya selalu ikut dalam latihan maupun dalam pertandingan sepakbola tingkat SD, SMP, SMA dan waktu kuliah di IKIP Padang. Bahkan, kami pernah meraih

juara satu dalam pertandingan bola se-Kabupaten Agam tahun 1990 lalu," papar lelaki yang memiliki semboyan hidup kejujuran dan kerja keras demi masa depan yang lebih baik ini. Menurut pria yang mengaku waktu kuliah aktif di dunia jurnalistik ini hingga saat ini dia masih aktif dua kali seminggu bermain sepakbola, sambil mengajari anaknya yang juga mulai hobi bermain sepakbola. " Sekarang saya masuk tim sepakbola organisasi PGRI Batam. Setiap ada pertandingan sepakbola antar club di Batam, saya selalu dilibatkan untuk membela dan mendukung club PGRI kecintaan saya ini," pungkas Zul yang mengaku juga hobi menulis dan fotogarafi ini. (vnr)


CMYK

Iklan

Kamis, 17 Oktober 2013

CMYK

11


Lingga

Kamis, 17 Oktober 2013

12

Anggaran RSBM Ditambah LINGGA(HK) — Anggaran pelaksanaan Rampai Seni Budaya Melayu (RSBM) ditambah. Pasalnya, terdapat empat kecamatan tambahan yang ikut andil pada perhelatan seni Melayu tersebut, Rabu (15/10). Nofriadi Putra Liputan Lingga Sebelumnya, pada pembahasan APBD Murni 2013, anggaran RSBM di Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lingga hanya memasukkan lima kecamatan yang ada, yakni Kecamatan Singkep, Kecamatan Singkep Barat, Kecamatan Lingga, Kecamatan Senayang, Kecamatan Lingga Utara. “Adanya empat kecamatan pemekaran, maka pada APBD Perubahan 2013, anggaran ini ditambah. Dan sudah disetujui oleh Komisi II DPRD”ungkap Kepala Dinas

Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam usai pembahasan di ruang rapat DPRD Lingga. Penambahan anggaran pelaksanaan RSBM tersebut, yakni melibatkan nama Kecamatan Singkep Selatan, Kecamatan Singkep Pesisir, Kecamatan Selayar dan Kecamatan Lingga Timur. Namun, sayangnya Junaidi Adjam tidak menyebutkan berapa total anggaran yang ditambahkan untuk pelaksanaan RSBM tersebut. “Jumlah anggarannya itu sedang dibahas. Nantilah, setelah pembahasan,” imbuhnya.

Dilanjutkan Junaidi, seluruh anggaran untuk pelaksanaan RSBM pada tanggal 20 November 2013 nanti, sejalan dengan pelaksanaan peringatan hari jadi Kabupaten Lingga,telah memasukkan anggaran untuk empat kecamatan tersebut. Selain itu, Juanidi juga menambahkan bahwa penambahan juga terjadi pada mata anggaran pelaksanaan Tour De Singkep. Yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2013, jelasnya. Agenda RSBM sendiri lanjut Junaidi yakni pelaksanaanya di Daik, dengan menampilkan tari kreasi, tari tradisi, pencak silat, nyanyi melayu, pawai hantaran pengantin, termasuk joged dangkung. “Disetujui di APBDP 2013. Kita merubah, acara itu belum dilaksanakan, jumlahnya masih dibicarakan, “ imbuhnya. ***

Bappeda Isyaratkan Dewan Rancangan KUA PPAS 2014 NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

RAMAI DIKUNJUNGI — Pemandian Lubuk Papan, Daik ramai dikunjungi warga untuk menikmati liburan Idul Adha 1434 H. Terlihat sejumlah rombongan saat berada di lokasi, Selasa (15/10).

Administrasi DPPKAD Dinilai Lamban LINGGA(HK) — Proses administrasi di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dinilai warga Lingga lamban. Pasalnya, sejumlah proses SPPD proyek pembangunan minta dilayani dan sering terlambat, Rabu (16/10). Salah seorang warga Lingga, Agusfari, menuturkan pelaksanaan administrasi proses SPPD sejumlah proyek tersebut banyak min-

ta dilayani oleh oknum pekerja tersebut. Sehingga, dalam hal ini, teman-teman yang mengajukan SPPD sering terlambat. “Kita menilai prosesnya lamban. Sedangkan sejumlah pengajuan SPPD proyek sering terkendala. Bahkan sebagian oknum minta dilayani,” imbuhnya. Menurutnya, semestinya sejumlah pegawai di dinas tersebut semestinya melayani masyarakat sesuai den-

gan tugas pokok dan fungsinya. Tujuannya, agar pelaksanaan dan pekerjaan dapat selesai dengan baik. Dengan demikian, ia selaku warga meminta agar sejumlah pegawai tersebut bersikap profesional dalam melayani masyarakat, dan juga cepat dan respon terhadap pelaksanaan tugas semisal SPPD proyek pembangunan yang diajukan warg atau masyarakat. “Ya kita minta sejumlah

PNS di DPPKAD bersikap profesionallah,” imbuhnya. Sementara itu, mengkonfirmasi persolan tersebut Haluan Kepri dapat berjumpa Kasubag Umum DPPKAD Lingga, Rano Afrianto. “Kalau persolan seperti itu, sebaiknya tanya langsung sama pimpinan atau sekretaris. Karena kami bekerja ada instruksi dari pimpinan, sementara pimpinan sedang pembahasan di Dewan,” ungkapnya.(put)

LINGGA (HK) — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lingga M Ishak, mengatakan bahwa Rancangan KUA PPAS 2014 telah dikirimkan ke DPRD. Namun, belum dibacakan Bupati. Hal itu disampaikannya, Selasa (15/10) Dilanjutkannya, untuk mempercepat pelaksanaan pembahasan KUA PPAS 2013, maka dalam hal ini Pemkab Lingga, melalui Bappeda telah berusaha menyusun rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2014. “Draft telah disiapkan, kita telah surati DPRD. Un-

tuk penyampaiannya oleh Bupati, itu DPRD yang menyusun jadwalnya,” ungkap M Ishak. Dijelaskannya, rancangan KUA PPAS 2014 tersebut, memang baru sekedar penyampaian surat ke DPRD. Serta, belum sampai pada tahap pembacaan oleh Bupati. “Itu DPRD yang menentukan,” ungkapnya. Dikatakannya, tujuannya dipercepat, karena pada awal tahun nanti akan disibukkan oleh masa Pileg 2014.Juga, memenuhi isyarat DPRD yang disampaikan pada malam penyampaian KUA PPAS APBD-P 2013, beberapa waktu lalu, terangnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Lingga Kamaruddin Ali, menyampaikan agar Pemkab Lingga dalam hal ini eksekutif agar segera mempercepat menyerahkan Rancangan KUA PPAS 2014. Karena, teman-teman di DPRD akan disibukkan kembali untuk perjuangan kembali menduduki kursi DPRD atau masa Pemilu Legislatif dan Parpol 2014. “Ya, kita minta untuk segera menyerahkan rancangan KUA PPAS 2014,” imbuhnya. Menurutnya, sebelum awal tahun, APDB 2014 memang sudah harus dibahas. Supaya, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lingga 2014 nanti tidak terkendala, terangnya. (put)

SALAH satu situs cagar budaya yang merupakan istana Damnah yang ada di Daik Kabupaten Lingga. Hal ini dapat menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke daerah ini. DOK/HALUAN KEPRI

Desa Keton Dibuka Program TMMD LINGGA (HK) — Melalui program TNI Manunggal Membangung Desa, (TMMD) Desa Keton yang terisolir segera di buka, salah satunya melalui pembangunan pisik, serta penyuluhan tentang bela negara untuk warganya. Peserta TMMD terdiri dari TNI AD 117 orang,TNI AL 20 orang, TNI AU 15 orang dan Polri 3 orang serta Menwa 15 orang. "Jumlah pasukan atau peserta sebanyak 170 orang serta dari masyarakat sekitar 150 orang, jadi total keseluruhan 270 orang," ungkap

Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama Agus Heriana di Desa Keton, barubaru ini Dikatakan, TMMD di Desa Keton dilaksanakan pembangunan pisik berupa jalan sepanjang 600 meter dan pemasangan batu miringnya. Jumlah hari pelaksanaannya selama 21 hari dari tgl 9-29 Oktober 2013 Dilanjutkannya, TMMD juga merupakan program lintas sektoral, artinya TNI mewadahi aspirasi daerah yang melibatkan instansi masyarakat, dengan koordinasi intensif. Serta sasaran pisik dan infrasrtuktur. Begi-

tu juga pembangunan non pisik untuk daerah yang dibangun. Untuk non pisik, sasarannya penyuluhan koperasi, pertanian, informasi teknologi tepat guna, semangat kebangsaan dan program bela negarauntuk memantapkan budaya gotong royong. "Daerah miskin, daerah tertinggal, daerah perbatasan, daerah konflik TMMD hadir agar dapat mempercepat pembangunan," ungkapnya. Dikesempatan yang sama, Agus Heriana menyarankan pelaksanakan TMMD secara profesionaldengan tetap menghormati adat istiadat dan membangun soliditas. Bahkan, dalam anggaran TMMD dibantu dari pusat termasuk operasional TNI. Sedangkan untuk material fisiknya melalui daerah. Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Lingga, H Daria mengatakan bahwa, Desa Keton selama ini termasuk daerah yang harus dibuka. Termasuk akses jalannya. "Dari sekian banyak desa, Keton dipilih sebagai lokasi TMMD. Agar masyarakatnya dapat termotivasi dan menata kehidupan yang lebih baik," ungkapnya. Sebelum dibuka, Laksamana Pertama Agus Heriana memimpin upacara pembukaan TMMD di lapangan bola kaki Keton. Dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pelajar dan Pramuka Lingga, serta sejumlah anggota pasukan TNI AU, AL, AD dan resimen mahasiswa. (put)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Syahrial Anwar


Natuna

Kamis, 17 Oktober 2013

13

MENJULANG TINGGI — Gunung Ranai tampak menjulang tinggi dan terlihat indah persis berada di belakang Kota Ranai. Belakangan ini banyak wisatawan domestik berkunjung ke sana untuk menikmati keindahan gunung tersebut.

Natuna Belum Miliki TPI RANAI (HK) — Kabupaten Natuna adalah daerah maritim yang kaya akan ikan dan mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan, namun hingga saat ini belum memiliki tempat pelelangan ikan (TPI). Fathurrahman Liputan Natuna Anggota DPRD Natuna, Amin merasa aneh jika Natuna tidak memiliki TPI, sebab Natuna merupakan daerah maritim yang kaya akan ikan dan hampir semua penduduknya terdiri dari para nelayan. Amin mengatakan, selain ikannya banyak, masyarakat Natuna juga senang mencari ikan sebab pekerjaan sebagai nelayan merupakan pekerjaan turun temurun yang diwariskan nenek moyang. Sehingga masyarakat Natuna tidak perlu dikomando melainkan mereka sudah memiliki inisatif sendiri untuk turun ke laut, demikian juga dengan keahlian dan pengalaman mereka. Menurut Amin, masyarakat Natuna tidak perlu

diberikan pembekalan yang lama untuk menjadi lebih pandai lagi mencari ikan sebab mereka sudah hafal cara dan waktunya serta titiktitik menumpuknya ikan di dalam laut. “Kalau kita bicara laut berarti kita bicara kekayaan dan kesejahteraan masyarakat, betapa tidak, ikan kita saja sangat banyak sekali belum lagi kekayaan laut yang bukan ikan. Karenanya banyak orang nyari ikan ke Natuna baik yang sah maupun yang mencuri. Dan kalo dari segi masyarakat, masyarakat kita ini sejak dulu kala hidunya memang nelayan, jadi untuk nambah ilmunya kita tak perlu capekcapek ngajarinnya sebab mereka udah hapal caranya, bahkan mereka sudah sangat menguasai dimana tempat ikannya yang banyak serta mereka tau waktu-waktu ikan mau makan dan ngerti

isyarat laut yang membahayakan,” Terang Amin. Oleh karena itu menurut Amin, agak sedikit aneh jika tidak ada pusat transaksi hasil ikan bagi para nelayan untuk melelang ikan hasil tangkapannya. Sementara, Dinas Kelautan dan Perikanan Natuna masih merencanakan pembangunan TPI. Kadis Kelautan dan Perikanan Pemkab Natuna, Wahyu Nugroho mengaku, saat ini pihaknya masih membuat perencanaan dibangunnya tempat pelelangan ikan.Untuk tempat para nelayan menurunkan hasil tangkapannya. “Untuk membuat tempat pelelangan ikan masih mencari lokasi yang tepat, memudahkan untuk menampung hasil tangkapan nelayan,Rencannya, akan dibangun sejumlah lokasi, bukan hanya satu titik saja. Karena wilayah Natuna memiliki banyak pulau-pulau, tentunya dengan sosialisasi ke masyarakat, harus mendapat pemahaman tentang tempat pelelangan ikan, dan tahap kesiapan sumber daya manusianya.”pungkas Wahyu.***

Gunung Ranai Juga Punya Potensi RANAI (HK) — Selain diciptakan sebagai pasak bumi oleh Tuhan, ternyata tidak jarang gunung-gunung juga memiliki potensi dan fungsi lain. Banyak gunung dengan potensi keindahan dipergunakan jadi potensi wisata oleh umat manusia. Demikian juga halnya dengan Gunung Ranai, selain memiliki fungsi sebagai pasak bagi gugusan kepulauan di Pulau Tujuh, gunung ini juga tidak jarang dikunjungi para wisatawan terutama sekali wasatawan lokal. Sedikitnya ada tiga potensi yang menonjol di gunung Ranai, di antaranya adalah gunung tersebut memiliki keunikan dari segi konturnya, yang mana gu-

nung teresebut terdiri dari dari tanah tentunya, dan didominasi bebatuan raksasa sehingga gunung itu terkesan seakan-akan tumpukan batu raksasa yang menjulang. Potensi lainnya, gunung tersebut persis berada di belakan Kota Ranai yang tentunya tidak terlalu jauh dari pusat kota, bahkan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Natuna berada di salah satu kaki Gunung Ranai.Jarak yang tidak terlalu jauh ini tentunya merupakan satu potensi tersendiri bagai gunung tersebut. Selain itu, ukuran ketinggian gunung Ranai yang terbilang tidak terlampau tinggi dari permukaan laut juga merupakan potensi

tersendiri, sehingga gunung menarik dan memungkinkan untuk didaki oleh semua kalangan. Dan masih banyak potensi yang menarik digunung tersebut seperti air terjun dan lain sebagainya yang hingga kini masih jarang dijamah umat manusia. “Tidak bisa kita pungkiri, kekayaan yang diberikan Tuhan memang sangat banyak. Betapa tidak, mulai dari puncak gunung Ranai hingga dasar laut Natuan terhampar berjutajuta kekayaan yang siap digali untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Ilyas di Satrad Ranai beberapa waktu lalu. Karenanya ujar Bupati Ilyas, semua kekayaan tersebut baik yang berada di-

puncak gunung dan di dasar laut merupakan tugas bersama untuk menggali dan memanfaatkannya untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat. Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Syamsul Hilal mengaku telah lama menyusun rencana untuk mengelola gunung Ranai itu, namun hingga saat ini belum bisa direalisasikannya. “Untuk gunung Ranai kita sudah merencanakan untuk membuat jalan beton sampai puncaknya, tapi tahun ini belum bisa terlakasana karena ada program prioritas di pemerintah, semoga saja 2014 bisa terealisasi,” pungkasnya berharap. (cw61)

Gokar Setuju Bupati Dipilih DPRD RANAI (HK) — Rencana pemerintah pusat mengu-

sulkan pemilihan pemerintah daerah dipilih oleh DP-

RD, mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya muncul dari Ketua DPD Partai Golkar Natuna, Hadi Candra. Ia mengkau Partainya sangat setuju dengan rencana dimaksud. Sebab menurut Candra, saat ini sangat sulit tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum paska tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), karena tersangkut kasus suap terkait Pemilukada,”saat ini krisis kepercayaan kepada MK sebagai wasit yang memutuskan terakhir, saja sudah cacat, siapa yg mau dipercaya lagi?” ujarnya balik bertanya. Candra juga berharap agar PKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut memberikan pengawasan terhadap proses jalannya Pemilukada, sehingga tidak ada lagi permainan pada oknum anggota fraksi. “Minta KPK juga terlibat mengawasi dalam proses pemilihan, sehingga benarbenar fair dan terbuka. Kita buka secara transfaran kalau perlu pakai CCTV, agar oknum anggota fraksi tidak bisa bermain-main lagi,” ujar Hadi Candra yang pernah menjadi Ketua DPRD termuda di Indonesia ini. Selain itu kata Candra,

komitmen fraksi juga harus ada, sebab bagaimanapun jika tidak ada dukungan total dari fraksi maka akan sangat rentan adanya politik uang (money politic). Karenya dalam hal ini perlu pengawasan yang ketat. Hadi Candra juga mengutarakan, selain alasan krisis kepercayaan kepada MK, pihaknya menilai Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dipilih langsung rakyat, sudah terbukti banyak masalah. Di antaranya tingginya tingkat konflik antar golongan, suku yang bisa merusak keutuhan tali persaudaraan di masya rakat itu sendiri. Hal itu baik sebelum maupun setelah Pilkada. ”Saya pikir terjadinya konflik yang menimbulkan perpecahan antar golongan dan suku, merusak aset negara. Dan ini sudah bisa menjadi pertimbangan UU tersebut untuk bisa disahkan,” kata Hadi Candra. Meski pemerintah pusat telah mengantarkan draft usulan pemilihan gubernur oleh DPRD dan pemilihan bupati oleh rakyat ke DPR RI untuk dibahas dan disahkan, tetapi draft tersebut dikembalikan. DPR RI mengusulkan agar system pemilihan dirubah, menjadi bupati yang dipilih DPRD sementara gubernur dipilih rakyat.(cw61) Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Iklan

Kamis, 17 Oktober 2013

CMYK

14


Pendidikan

Kamis, 17 Oktober 2013

15

Serangga Bergizi Tinggi ORGANISASI pangan dan pertanian dunia (FAO) beberapa waktu lalu menyebut potensi serangga sebagai sumber pangan bergizi tinggi yang murah meriah dan tersedia melimpah di sekitar kita. Serangga dinilai lebih efisien untuk diubah jadi makanan. Jangkrik misalnya, hanya membutuhkan makanan 12 kali lebih rendah daripada sapi untuk memproduksi protein dalam jumlah yang sama. Kebanyakan serangga juga cen-

derung menghasilkan lebih sedikit gas rumah kaca dibandingkan ternah lainnya. Emisi amonia yang berhubungan dengan pemeliharaan serangga jauh lebih rendah daripada peternakan konvensional. Jangkrik ber protein : 12,9 gram, lemak: 5,5 gram, dan karbohidrat: 5,1 gram. Jangkrik sebenarnya sudah lama dikonsumsi oleh masyarakat di beberapa negara di Asia. Kandungan kalsiumnya yang tinggi membuat serangga ini paling banyak dikonsumsi.

Begitu pula dengan Belalang, mengandung protein: 20,6 gram, lemak: 6,1 gram, dan karbohidrat: 3,9 gram. Kandungan gizinya yang tinggi membuat belalang bisa menjadi pilihan camilan sehat. Kandungan protein dalam belalang hampir setara dengan sepotong dada ayam berukuran 100 gram, tetapi dengan lemak lebih banyak. Serangga ini terasa lebih lezat jika dipanggang atau dibumbui bawang putih, bawang merah, cabai, serta kecap.

Sementara Ulat memiliki protein: 25-53 gram. lemak: 20 gram, dan karbohidrat: tidak diketahui. Meski ulat bisa dinikmati dengan cara memanggang atau menggorengnya, kebanyakan orang yang sudah terbiasa justru langsung menelannya mentahmentah. Sedangkan Semut merah mengandung protein: 13,9 gram, lemak: 3,5 gram, karbohidrat: 2,9 gram. Selain mengandung protein tinggi, semut memiliki lemak lebih sedikit seperti halnya ikan.

Meski begitu, mengumpulkan semut merah bukan perkara mudah karena hewan kecil ini cukup sakit jika menggigit. Terakhir adalah kumbang air raksasa memiliki protein: 19,8 gram, lemak: 8,3 gram, dan karbohidrat: 2,1 gram. Selain karena mudah ditemukan, serangga ini juga mengeluarkan bau yang sedap ketika dimasak. Kandungan proteinnya jauh lebih tinggi dibanding dengan kacang merah. (education)

HUMAS SMPN 6 BATAM

HUMAS SMPN 16 BATAM

HUMAS SMAN 1 BATAM

KETUA Komite SMPN 6 Batam H Iskandar Alamsyah menyerahkan sapi kepada Kepala SMPN 6 Batam, Sularno tanda dimulai kurban. Sekolah ini berkurban 6 sapi dan 5 kambing.

KEPALA SMPN 16 Batam, Bobor Hehe Tua Pasaribu menyaksikan penyembelihan hewan kurban dilakukan guru agama dan siswa di sekolah. Sekolah ini berkurban 1 ekor sapi.

PARA pelajar SMAN 1 Batam ikut sedang sibuk memotong daging kurban untuk dibagikan. Sekolaj ini berkurban 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing.

Melatih Kepekaan Siswa pada Sesama Sekolah Ramai-ramai Berkurban BATAM (HK) — Sejumlah sekolah di Batam ramai-ramai menggelar kegiatan kurban pada Rabu (16/10). Kurban ini dalam upaya melatih kepekaan siswa terhadap sesama. Seperti dilakukan SMPN 16 Batam dengan menyembelih satu ekor sapi hasil sumbangan dari guru dan kepala sekolah. Arment Aditya Liputan Batam Tujuan diadakan kurban disekolah ini, dalam rangka memberikan pelajaran kepada siswanya untuk memaknai hakekat berkurban. Disamping itu juga menanamkan rasa kepedulian kepada yang orang lain untuk saling berbagi terhadap sesama. Menurut Kepala Sekolah SMPN 16 Batam, Bobor Hehe Tua Pasaribu, bahwa setiap tahun di sekolahnya selalu menggelar kegiatan kurban. Seperti untuk tahun ini ada peningkatan berkurban satu ekor sapi ketimbang tahun kemarin hanya 4 kambing saja.

Borbor

Harga satu ekor sapi ini, kata dia, Rp16 juta dari hasil sumbangan majelis guru dan dirinya. Dari satu ekor sapi ini dibuat menjadi 200 kantong yang disumbangkan kepada siswa dari keluarga kurang mampu serta masyarakat sekitar sekolah. "Sasarannya mengajarkan anak didik untuk berbagi dan memahami tata cara berkurban, makanya dari prosesi penyembelihan, menguliti, memilah-milah daging hingga membagikan daging kurban melibatkan anak didik. Harapan kami semangat berkurban dikalangan siswa akan tumbuh, karena makna yang terkandung dari

Sularno

kegiatan ini cukup besar dijadikan pelajaran dimasa mendatang ketika terjun kemasyarakat," ujarnya. Sementara kegiatan kurban di SMPN 6 Batam cukup meriah. Sekolah ini berkurban sebanyak 6 sapi dan 5 ekor kambing sumbangan dari guru dan siswa yang dibagi menjadi 450 kantong daging untuk disumbangkan kepada siswa kurang mampu, masyarakat sekitar, serta panti asuhan di Batuaji. "Dengan kurban ini kita harapkan dapat meningkatkan kepedulian siswa dan guru untuk belajar ihklas. Karena kurban ini tidak bisa dinilai dengan jumlahnya, melainkan ibadahnya itu. Intinya mendekatkan diri pada

Lebih Paham Cara Berkurban BATAM (HK) — Sekitar pukul 08.00 WIB hari Rabu (16/10), para siswa sudah berkumpul di halaman sekolah mereka bukan upacara atau olahraga, namun ada pemandangan berbeda terdapat beberapa ekor kambing dan sapi yang akan mereka kurbankan. Sekitar pukul 09.00 WIB, hewan kurban telah siap dipotong. Beberapa wali murid dan pengurus komite sekolah juga tampak menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang melibatkan

anak didik ini. Momentum hari raya Idul Adha yang berlangsung sekali dalam setahun benarbenar dimanfaatkan para

Wahyu

Adam

siswa-siswi di Batam untuk berkurban dan sebagai pembelajaran agar siswa lebih paham tata cara berkurban. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk kepedulian ke-

Allah sesuai sabda Rasul 'tiada amalan yang utama di hari tasyriq, selain berkurban'. Rosul juga bersabda bagaimana menggiatkan/menanamkan ibadah kurban, maka Allah akan menganti biaya kurban tersebut lebih besar lagi. Karena pada hari kurban itu juga ada dua Malaikat yang dikirim untuk mendoakan umatnya. Malaikat pertama mendoakan agar menggantikan orang yang berkurban, dan Malaikat kedua mendoakan kehancuran bagi orang yang pelit tidak berkurban," kata Kepala Sekolah SMPN 6 Batam Sularno di dampingi Ketua Panitia Kurban, Rizal Ramadhani diselasela kegiatan kurban. Untuk Kegiatan kurban di

SMPN 6 Batam ini semua pengurus OSIS dan guru dilibatkan agar mengetahui tata cara berkurban dengan baik. Bahkan sebelum kurban dilakukan guru agama membacakan doa yang di ikuti para siswa yang hadir. "Intinya kita memfasilitasi kurban ini sebagai proses pembelajaran untuk bekal siswa dimasa depan," jelas Sularno lagi. Potong 3 Sapi 4 Kambing Kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMAN 1 Batam dengan berkurban 3 sapi dan 4 ekor kambing sumbangan dari 25 guru dan siswa yang dijadikan 230 kantong daging dibagian kepada siswa kurang mampu, dan masyarakat sekitar sekolah. "Yang berhak mendapatkan daging kurban ini telah didata terlebih dahulu oleh panitia karena ingin daging kurban ini tepat sasaran," kata Kepala Sekolah SMAN 1 Batam Mohammad Chaidir, didamping Waka Humas Manzeli Awal usai membuka kegiatan berkurban di sekolahnya. Menurut Chaidir, bahwa kurban tahun ini agak sedikit

pada warga masyarakat yang kurang mampu. Seperti kegiatan penyembelihan hewan kurban dilakukan SMPN 16 Batam, SMPN 6 Batam, SMAN 1 Batam, melakukan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di halaman sekolah. Selanjutnya langsung dilakukan pemotongan daging kurban, menimbang serta mengemas daging kurban yang dilakukan para siswa dengan dibantu beberapa guru. Ketua Panitia Kurban dari SMAN 1 Batam, Wahyu Prambudi mengatakan hewan yang dikurbankan di SMAN 1 Batam merupakan murni keikhlasan sumbangan 25 guru

dan siswa bukan hasil pungutan dilakukan panitia kurban. Meski demikian ia mengaku sebelum berkurban, terlebih dahulu pihaknya telah mensosialisasikan kepada seluruh siswa di SMAN 1 Batam menawarkan untuk berkurban. "Lewat blosur kita ajak teman-teman untuk berkurban, bukan diwajibkan harus menyumbang. Karena kurban ini merupakan ibadah tak boleh ada paksaan harus ikhlas dari diri sendiri. Alhamdulilah akhirnya terkumpul 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang kita bagikan kepada siswa kurang mampu dan masyarakat se-

Chaidir

Awal

berkurang dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan kurang informasi kepada siswa. Padahal banyak orang tua siswa yang ingin berkurban di sekolah. "Kurban di sekolah ini bagian dari pembelajaran untuk implementasi dari pelajaran agama Islam yang telah anak didik pelajari sebelumnya. Makanya mulai dari proses menyembelihan, memilah-milah daging hingga membagikan, semua anak

didik dilibatkan," beber Chaidir sambil diamini Awal. Bersamaan dengan kegiatan kurban, kata Chaidir dalam memperingati hari Raya Idul Adha ini, sekolah juga menggelar berbagai lomba kerohanian berupa tartil, syarhil, lomba pidato dan kaligrafi. Untuk lomba ini panitianya ditunjuk Rohis. "Untuk tahun ini kegiatan kurban lebih meriah dan terkoordinir," ucap Chaidir lagi. ***

HUMAS SMAN 1 BATAM

PANITIA kurban SMAN 1 Batam terdiri dari pengurus OSIS foto bersama usai membantu prosesi penyembelihan hewan kurban. kitar sekolah," ujarnya disela-sela mengatur kegiatan kurban di sekolahnya. Ia mengaku cukup bangga terhadap sekolah yang telah memberikan pelajaran berkurban langsung praktik di lapangan. Hal ini kata dia, sangat bermanfaat sekali bagi siswa-siswi di SMAN 1 Batam lebih paham akan tata cara berkurban yang baik. Sementara Ketua OSIS SMPN 6 Batam, Adam Purnaman mengaku semakin paham akan makna berkurban ini, karena setiap tahun di SMPN 6 Batam saat proses penyembelihan hewan kurban melibatkan para siswa. "Ini bekal kami sete-

lah dewasa sudah tahu tata cara dan makna berkurban. Seperti tadi ketika ritual bekurban, kita diajarkan membaca Taqbir dan sholawat serta berdo’a niat yang tulus untuk berkurban," ucap Adam. Begitu pula dengan membagikan daging kurban kepada yang berhak seperti siswa yang kurang mampu, dan panti asuhan telah mengajarkan siswa untuk berempati terhadap sesama. "Inikan untuk melatih kepekaan sosial kita. Jadi kita bisa berbagi kebahagiaan dengan sesama dengan memberi daging kurban ini," katanya. (men)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment , Layout: M Fahrullazi


CMYK

16

Kamis, 17 Oktober 2013

Golkar Luar Biasa Perayaan HUT Ke-49 Sukses PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar Ke49 di Provinsi Kepulauan Riau, 12-13 Oktober 2013 di Kota Batam sukses. Perayaan yang diisi road show Calon Presiden Aburizal Bakrie dan jalan santai, mendapat respon luar biasa dari masyarakat Batam dan Kepri umumnya.

Ceramah motivasi ARB di kampus UIB misalnya, 500 mahasiswa Se-Kepri antusias merespon nilai-nilai motivasi yang diberikan. Begitu juga respon masyarakat Penuin saat ARB mengunjungi pasar tersebut. Terakhir, jalan santai HUT Golkar. Sebanyak 47 ribu kaos ludes. Tapi masya-

rakat yang tidak memperoleh kaos tetap saja mau hadir. Atas kondisi itu, Ketua Panitia Road Show ARB dan HUT Golkar Kepri Ke-49, Asmin Patros didampingi Sekretaris DPD Golkar Batam, Ramansyah menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat Batam. "Saya terharu dengan antusias ini," katanya. Asmin menambahkan, Golkar Kepri dan Batam me-

nyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kapolda Kepri, Kapolres Barelang dan Kapolsek Sekupang yang telah membantu pengamanan acara ini sehingga sukses.

Narasi : R Ghafur Foto : DPD Golkar Batam ARB memberi ceramah motivasi

KETUA Umum Golkar Aburizal Bakrie melepas peserta jalan santai.

PULUHAN ribu massa kader Golkar memadati Stadion Sepakbola Sei Harapan.

ARB meninggalkan kampus Universitas Internasional Batam didampingi Ketua Golkar Batam, Zainal Abidin.

KETUA DPD Golkar Kepri, Ansar Ahmad membuka pemantapan caleg Golkar.

(DARI KANAN) Ides Madri, Harry Azhar Azis, Ruslan dan Ramansyah.

KETUA Panitia Road Show ARB, Asmin Patros memberikan penjelasan soal UIB ke ARB.

ARB menyalami kader Golkar perempuan terbaik Bintan, Dewi Komalasari. ARB makan siang di kantin UIB bersama mahasiswa.

NOMOR YANG DAPAT UNDIAN 44995, 04241, 44591, 40140, 42908, 39954, 19569, 34350, 35404, 12107, 18976, 23559, 24460, 29744, 15021, 32308, 36809, 27835, 36344, 38142, 35743, 32112, 09105, 38201, 28139, 24461, 26245, 20251, 29651, 26890, 31105, 27763 24930, 27949, 24148, 08144, 40005, 12052, 22667, 32137 38165, 19363, 20459, 10844, 15534, 19570, 27764, 24790 09594, 27710, 20045, 33999, 33013, 33012, 36758, 38734 37403 PENGAMBILAN hadiah ditunggu paling lambat tanggal 31 Oktober 2013 di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Batam Komp Tri Karsa Equalita No 16 Batam Center Nomor Kantor 0778 473062/081364021029

ARB bercengkrama dengan pengurus DPD Golkar Batam dan Kepri.

FOTO bersama pengurus Golkar Kepri bersama ARB.

ANGGOTA DPD RI, Zulbahri, Rivarizal ST, Mohamad Djuanda.

KETUA DPD Golkar Batam, Zainal Abidin menanyakan harga tempe.

ARB bersama kader muda Golkar.

CMYK

Editor: Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Kamis, 17 Oktober 2013

17

Gubernur: PDAM Tidak Merugi Ismail Pegawai Dispora Kota Tanjungpinang

Ikuti Arahan Pimpinan Pegawai di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang mengatakan, sebagai bawahan ia harus mengikuti arahan dari pimpinan agar pekerjaan dapat tuntas. "Jalankan instruksi sesuai arahan pimpinan dan tak boleh pandai-pandai sendiri. Intinya sesuai dengan organisasi dalam bekerja saja lah," ujar alumni SMK Indrasakti Tanjungpinang tahun 2000 itu, Rabu (16/10). Melalui cara seperti ini, kata Mail, ia akan memperoleh ilmu dan akan mencapai sukses. Hasilnya pun tak akan mengecewakan. Ia juga selalu memperhatikan kinerjanya dan fokus pada setiap tugas yang diemban. Ikuti Arahan Hal 18

Ribuan Pipa Terpasang Tanpa Meteran TANJUNGPINANG (HK) - Gubernur Kepulauan Riau HM Sani berpendapat bahwa PDAM Tirta Kepri selama ini tidak merugi. Sementara PDAM mengatakan kebocoran terjadi tidak hanya karena pipa pecah tetapi juga banyaknya pipa ilegal yang dipasang tanpa meteran. Sutana dan Zulfikar Liputan Tanjungpinang Gubernur mengatakan, setelah memanggil pimpinan PDAM dan kepala dinas untuk membahas masalah ini, ia tidak menemukan letak kerugian PDAM. "Pendapat saya PDAM itu tidak rugi. Untung dia (PDAM,red). Jadi beda dong antara pendapat dia dengan yang anda tulis," ujar Gubernur kepada Haluan Kepri di Tanjungpinang, Rabu (16/10).

SUTANA/HALUAN KEPRI

BATAL DILANJUTKAN -- Pembangunan Jembatan I Dompak sedianya akan dilanjutkan pada tahun ini terpaksa batal. Anggaran proyek pembangunan jembatan ini sebesar Rp72 miliar yang masuk dalam APBD Perubahan 2013 dibatalkan Kemendagri.

Pembangunan Jembatan I Dompak Batal TANJUNGPINANG (HK) — Niat Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani melanjutkan pembangunan Jembatan I Dompak tahun ini kandas. Anggaran proyek yang dimasukkan ke dalam APBD Perubahan 2013 sebesar Rp72 miliar dibatalkan Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri Heru Sukmoro membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan mengusulkan kembali anggaran pada APBD murni tahun 2014 mendatang. Pembangunan Jembatan Hal 18

Gubernur: PDAM Hal 18

2 Kecamatan di Tpi Terapkan PATEN TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani didampingi Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah meluncurkan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Bukit Bestari dan Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Rabu (16/10).

PATEN, salah satu inovasi pelayanan dengan mengoptimalkan fungsi kecamatan sebagai simpul pelayanan yang mendukung efektivitas penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu, diharapkan akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong partisipasi masyarakat. Peresmian PATEN ditandai dengan bunyi sirine dan pemotongan pita. Turut hadir Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), asisten, staf ahli, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah, tokoh masyarakat, serta perangkat RT dan RW. Sebelum meluncurkan program tersebut, Gubernur mengatakan bahwa PATEN membawa angin segar bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang baik dan transparan.PATEN diharapkan bisa berjalan lancar 2 Kecamatan Hal 18

CMYK

Editor: Lili, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Kamis, 17 Oktober 2013

18

Pemilik Tongkang Siap Ganti Rugi Rumah Ditabrak Tongkang Bermuatan Bauksit TANJUNGPINANG (HK) — Along, pemilik tongkang yang diduga mengangkut bauksit dari tambang ilegal di kawasan Tanjung Lanjut, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota bersedia mengganti rugi rumah warga yang rusak akibat ditabrak tongkangnya, pekan lalu. Lurah Kampung Bugis, Ridwan mengatakan kepada Haluan Kepri, sehari setelah kejadian pihaknya didampingi Ketua RT 01 dan Ketua RW

04 Tanjung Lanjut turun langsung ke lokasi dan melakukan mediasi. "Korban yakni Ruslan meminta ganti rugi sebesar Rp80 juta. Pak Along pemilik tongkang tersebut menyetujui," kata Ridwan. Rencananya, Rabu kemarin pemilik tongkang memberikan ganti rugi kepada Ruslan. "Pihak pemilik tongkang sudah bersedia bertanggungjawab. Saya berharap pemilik tongkang secepatnya memberikan ganti rugi kare-

na rumah dan perabotan korban rusak parah sehingga terpaksa mengungsi," kata Ridwan, Rabu (16/10) melalui ponsel. Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Wahyu Endrajaya membenarkan kejadian ditabraknya rumah warga oleh tongkang dengan kode GT. 830 No 5025/PPm 2013 PPm No.2918/L milik PT BCA. "Sepertinya sudah dimediasi oleh pengusaha tambang bauksit lain, A Pin alias Jupen. Untuk lebih lengkapnya, silahkan konfirmasi ke Sat

Pol Air Polres Tanjungpinang karena kasus ini ditangani di sana," kata Wahyu. Sementara Kasat Polairud Polres Tanjungpinang Ipda Suhardi, saat dihubungi belum lama ini mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan pengamanan dokumen tongkang dan tug boat. "Kami hanya menahan dokumen, apakah layak jalan atau tidak. Kami tidak melakukan penahanan tongkang karena telah ada mediasi antara pemilik tongkang dengan korban oleh lurah setempat," singkatnya. (cw72)

PROSESI ritual mengarak patung Dewi Mazu di tengah laut Sebong Pereh, Bintan, Minggu (13/10). ROFIK/HALUAN KEPRI

Mahasiswa Tuntut Kasus Rumdis Dilanjutkan

RICO BARINO/HALUAN KEPRI

SEJUMLAH akvifis mahasiswa berunjuk rasa di depan Kantor Kejati Kepri mempertanyakan kasus Rumdis Eks Walikota Tanjungpinang, Rabu (16/10). TANJUNGPINANG (HK) — Sejumlah aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Informasi Mahasiswa (JIM) melakukan unjuk rasa di halaman Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau. Mereka menuntut kejelasan kasus dugaan korupsi Rumah Dinas (Rumdis) dan kasus korupsi lainnya di Tanjungpinang, Rabu (16/10)

pukul 10.30 WIB. Koordinator lapangan JIM, Joko Santoso, dalam orasinya mempertanyakan penyelesaian kasus Rumdis mantan Walikota Tanjungpinang yang dianggap menyimpang dari hukum dan aturan berlaku. JIM menuntut agar kasus tersebut tidak dihentikan dan meminta penyelidikan dilakukan kembali hingga

tuntas. Menurut mereka, pengembalian uang negara tidak menghapus pidana pelaku tindak pidana. "Hal itu jelas dalam pasal 4 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2011," terangnya. Selain itu, para pendemo menuntut penyelesaian kasus pengadaan lahan Unit Sekolah Baru (USB) yang menurut hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) negara mengalami kerugian sebesar Rp1,8 miliar pada 2009. Pengadaan USB tersebut telah memakan anggaran Rp2,9 miliar dengan luas 34802 meter persegi. "Kami menuntut semua yang terlibat dalam kasus tersebut segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku," tegasnya. Para pendemo diterima oleh Kepala Seksi Penuntutan Pidana Khusus Kejati Kepri Setyawan. Ia mengatakan, Kejati telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) untuk kasus dugaan korupsi rumah dinas (rumdis) mantan walikota dan wakil

Dari Halaman 17

Gubernur: PDAM "Hitung-hitungan dari mana kalau itu (PDAM,red) rugi? Kalau masalah debit air menurun iya. Karena sekarang kan di mana pun sedang masuk musim kemarau. Sesegera mungkin akan kita kompensasikan dengan yang ada di Gesek untuk mengatasi masalah (kekeringan)," ujar Sani. Ribuan Pipa Tanpa Meteran Sementara kepada DPRD Kepri, PDAM Tirta Kepri menyampaikan bahwa kebocoran air yang terjadi selama ini bukan hanya karena pipa pecah melainkan ada oknum PDAM yang menyambung pipa air ke rumah warga tanpa meteran atau dikenal pipa cacing. "Kebocoran air ini bukan hanya disepanjang jalan, tetapi adanya pipa-pipa cacing atau pipa air yang ilegal yang disambung tanpa sepengatahuan pihak PDAM. Banyak

disini yang kepentingan. Saua tidak mau menyembutkan disini," jelas Yudi Carsana, anggota Komisi II DPRD Kepri kepada Haluan Kepri, belum lama ini. Yudi mengatakan, pipa cacing itu berjumlah sekitar 3.200 pipa dan PDAM mengatakan telah memberhentikan karyawannya yang nakal. Menurutnya manajemen PDAM saat ini sudah cukup baik karena mendapatkan keuntungan Rp4 miliar per tahun. Hal berbeda disampaikan Rudy Chua, anggota DPRD Kepri. Rudy mengatakan, PDAM memang telah konsen menangani pipa ilegal dan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri telah membuat Detailed Engineering Design (DED) untuk memperbaiki pipa dan menertibkan pipa cacing. "Anggaran untuk rehab

pipa induk dan penertiban pipa cacing dianggarkan sekitar Rp55 miliar atau Rp60 miliar. Terutama perbaikan di zona I dari sekitar pasar hingga KM 2 Tanjungpinang yang banyak terdapat pipa cacing," jelas Rudy. Rudy mengatakan, penganggaran dana akan dilakukan secara bersama-sama melibatkan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Pemerintah Provinsi Kepri dan Kementerian Pekerjaan Umum. "Jadi anggaran itu saat ini tengah dibicarakan. Terkait perluasan area tangkapan air di Waduk Sei Pulai, saat ini sudah susah. Karena banyak rumah hunian penduduk, kerusakan lahan dan perkebunan kelapa sawit," ungkap Rudy. Sebelumnya, sebuah organisasi peduli lingkungan, ALIM (Air, Lingkungan dan Manu-

sia) Kepri, menyebutkan bahwa dari data yang diinput melalui website PDAM Tirta Kepri, angka kebocoran air tahun 2011 sebesar 58,59 persen dan tahun 2012 sebesar 50,16 persen. Sementara kapasitas produksi air pada tahun 2011 sebesar 5.315.000 meter kubik dan tahun 2012 sebesar 6.187.000 meter kubik. Dari sana organisasi ini melihat bahwa separuh dari jumlah air yang diproduksi hilang. Padahal, kata dia, ketentuan batas toleransi kebocoran air adalah 20 persen. Artinya, 30 persen menguap. "Kalau dijadikan uang, berarti 30 persen dari 6.187.000 meter kubik dikali harga persatuan meter kubik air sebesar Rp2.000, maka potensi kerugian PDAM sebesar Rp3.712.200.000 dalam tahun 2012," rinci Kherjuli, Direktur ALIM. ***

Dari Halaman 17

2 Kecamatan dan maksimal. "Saya juga berharap, aparatur pemerintah dapat bekerja dengan baik dan ikhlas," imbau Sani Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjelaskan, peningkatan pelayanan publik atau public servis di daerah dapat dilakukan dengan inovasi manajemen pada unit layanan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat yaitu kecamatan. Lis melanjutkan, dalam merespon dinamika perkembangan penyelenggaraan pemerintah daerah menuju tata kelola pemerintahan yang baik, perlu memperhatikan kebutuhan dan tuntutan masyarakat, meningkatkan kualitas dan pendekatan pelayanan dan mengoptimalkan peran kecamatan sebagai perangkat terdepan dalam pelayanan publik. Dijelaskannya lagi, PATEN mengubah pola pikir masyarakat dan aparatur untuk lebih efektif dan efesien dalam

walikota, Suryatati A Manan dan Edward Mushali setelah meminta pendapat dua pakar dari Universitas Sumatera Utara (USU) yang menilai tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. "Yang jelas kasus ini telah dihentikan karena tidak terbukti ada unsur pidananya. Tetapi apabila ada bukti baru, bisa saja kasus ini kembali dilanjutkan," singkatnya. Aksi unjuk rasa dijaga ketat oleh aparat kepolisian Tanjungpinang. Spanduk bertuliskan "Adili Suryatati A Manan dan tuntaskan kasus korupsi di Tanjungpinang" dipasang para pendemo di pintu masuk Kantor Kejati. Pendemo membubarkan diri dengan damai dan berjanji akan berdemo kembali Jumat (18/ 10) mendatang. Ketika dikonfirmasi Setyawan tidak memberikan mau komentar kepada awak media. "Maaf saya tidak bisa memberikan statemen karena seharusnya Kasipenkum Pak Happy. Namun, beliau sedang diklat," tutupnya. (cw72)

memberikan pelayanan kepada masyarakat agar terselenggaranya tata kelola pemerintah yang baik. Sementara Camat Bukit Bestari Riwayat menyampaikan, program PATEN sesuai Permendagri Nomor 4 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelayanan publik di kecamatan, dimana proses pengelolaannya mulai dari permohonan hingga tahap terbitnya dokumen dilakukan pada satu tempat, yakni loket pelayanan. "Kecamatan Bukit Bestari memiliki 4 pelayanan administrasi terpadu dan 39 jenis pelayanan yakni pelayanan administrasi kependudukan, administrasi perizinan, administrasi pertanahan dan administrasi kesejahteraan sosial," ungkap Riwayat. Ia berharap, lurah, ketua LPM, RT, RW serta tokoh masyarakat dapat membantu menyosialisasikan PATEN kepada masyarakat. Pelaksana teknis PATEN di Ke-

Festival Laut Mengarak Patung Dewi Mazu Prosesi ritual mengarak patung Dewi Mazu di tengah laut Sebong Pereh, Bintan, Minggu (13/10), menjadi festival laut tahunan bagi masyarakat sekitar, bukan saja umat Konghucu keturunan Tionghoa, tapi juga sukusuku lain di kampung tersebut. Ritual diikuti oleh lima ratusan umat Konghucu dipimpin oleh seorang kitong/perantara Dewa. Kitong inilah yang mendapatkan bisikan dari Dewi Mazu agar diarak mengitari laut Sebong Pereh. Patung Dewi Mazu yang terletak di dalam kelenteng Guan Sheng Di Jun, di Sebong Pereh, Teluksebong, Bintan didudukkan diatas tandu. Selanjutnya dipanggul oleh belasan pemuda, diiringi oleh 500 umat Konghucu yang berjalan sejauh 3 kilometer menuju laut Sebong Pereh. Sepanjang perjalanan kitong berdo'a untuk keselamatan kampung. Di Pantai Sebong, tepatnya di pantai hotel Bintan

Sayang, patung Dewi Mazu dinaikkan ke kapal kurakura/penyu sisik (eretmochelis imbricata-latin). Kitong dan belasan pengiring yang membawa bendera kebesaran pada jaman kerajaan Tionghoa dahulu memimpin di depan diikuti puluhan kapal milik warga. Mereka bersatu menikmati ritual yang dianggap festival tahunan ini. Sekitar 700 meter dari jarak pantai, di tengah laut tersebut kitong memimpin doa, para pengiring di belakangnya mengucapkan doa-doa dengan ucapan baik-baik untuk keselamatan warga agar terhindar dari segala bencana. Di tengah laut, kitong memimpin doa di empat lokasi.

Pelindo Butuh Sinergi dari Instansi Lain Fasilitas Pelabuhan Sri Bintan Pura Minim TANJUNGPINANG (HK) — Minimnya fasilitas di Pelabuhan Sri Bintan Pura dikeluhkan penumpang yang menggunakan jasa pelabuhan. Beberapa fasilitas pelabuhan mulai dimakan usia seperti relling atap yang keropos dan lahan parkir yang kurang memadai. Salah seorang penumpang, Bujang, mengatakan, kondisi atap pelabuhan yang mulai karatan cukup berbahaya. "Kalau bisa pihak pengelola pelabuhan segera membenahi atap pelabuhan. Boleh lihat sendiri kondisinya. Memang belum mengkhawatirkan tetapi lambat laun bisa menjadi bencana," ujarnya. Penumpang lain, Ida, saat mintai komentarnya menyampaikan bahwa dari segi fasilitas boleh dikatakan sudah cukup baik. Tetapi ia meminta uang masuk pelabuhan lebih dikontrol sebab, saat dirinya terpaksa harus membayar pass untuk be-

rangkat sebesar Rp5.000. "Pass pengunjung telah habis. Kejadian seperti ini sudah berkali-kali, saya hampir setiap hari datang untuk menjemput relasi," ujarnya kepada Haluan Kepri. Sementara Zulhendri, penarik becak yang mangkal di pelabuhan tidak melihat ada perubahan. "Saya menarik becak sejak pelabuhan ini masih dari kayu. Ada perubahan dari jembatan kayu ke beton tetapi sekarang belum terlalu lama dibangun sudah mulai rusak. Atap mulai karatan, plafon ada yang jatuh karena angin. Untung tidak menimpa penumpang. Lampu juga masih tidak semua menyala kalau malam," katanya. Menanggapi keluhan masyarakat, Humas Pelindo Tanjungpinang mengatakan bahwa semua fasilitas di pelabuhan memang tanggung jawab Pelindo. "Selama ini kami berusaha mengoptimalkan lahan parkir untuk mengakomodir kepentingan

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

"Untuk anggaran yang telah diajukan pada APBD Perubahan tahun 2013 tidak dianggarkan. Insya Allah akan dianggarkan pada tahun 2014 mendatang," ungkap Heru kepada Haluan kepri di Tanjungpinang, Rabu (16/10). Di tempat terpisah, Ketua Komisi III DPRD Pemprov Kepri Joko Nugroho enggan

berkomentar banyak seputar pembatalan anggaran Jembatan I Dompak tersebut. Menurutnya, yang lebih tepat berbicara adalah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri. "Saya tidak di Banggar. Kalau di Komisi III Banggar semua kecuali saya, Sofyan Samsir dan Eriawanto," jelasnya singkat.

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Usai peluncuran PATEN, Gubernur bersama Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Wakil Walikota Syahrul, FKPD dan SKPD meninjau loket PATEN. (yan)

Pria kelahiran 29 Februari 1980 di Sedanau, Natuna ini menambahkan, perlu juga memperhatikan sikap sabar dalam bekerja dan tulus da-

Hal berbeda disampaikan anggota DPRD Kepri yang juga anggota Banggar, Dalmasri Syam. "Masalah pembangunan harusnya urusan Komisi III, dong. Karena bila terjadi sesuatu, itu tanggung jawab Komisi III dan mereka yang akan dipanggil. Kalau Banggar hanya penganggaran dananya saja," jelasnya. (sut)

Dari Halaman 17

Ikuti Arahan camatan Bukit Bestari telah mempersiapkan segalanya. Namun, kata dia, semuanya akan terus dievaluasi demi perbaikan proses pelayanan PATEN," terangnya.

masyarakat. Kami membutuhkan sinergi dari dinas-dinas terkait untuk memperbaiki fasilitas di pelabuhan ini," ujarnya. Pelindo mengatakan, penataan parkir menjadi prioritas utama Pelindo selain juga melakukan beberapa perawatan fasilitas di pelabuhan domestik maupun Internasional. Ia juga menyampaikan, selama ini Pelindo telah melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk menambah fasilitas mengingat Pelabuhan Sri Bintan Pura merupakan pintu gerbang ke Tanjungpinang. "Kemarin Dinas Pariwisata sudah koordinasikan ke kita untuk tahun 2014 akan dibangun gerbang baru di pintu masuk pelabuhan. Ini bukti bahwa Pelindo terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk peningkatan fasilitas. Intinya, Pelindo mengharapkan sinergi dari instansi untuk peningkatan pelayanan," ucapnya. (cw77)

Dari Halaman 17

Pembangunan Jembatan

GUBERNUR Kepri HM Sani dan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah meninjau pelaksanaan PATEN di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (16/10).

Patung Dewi Mazu aiarak kembali dari pantai menuju kelenteng. Di halaman kelenteng warga yang terdiri dari kanak-kanak hingga lanjut usia berbaring di tanah berharap berkah dari Dewi Mazu sesuai petunjuk kitong. Dewi Mazu yang diletakkan diatas tandu dan dipanggul belasan pemuda dilewatkan di atas mereka. Warga rela antri agar dapat dilangkahi patung Dewi Mazu. Setelah itu patung Dewi Mazu dikembalikan ke dalam kelenteng Guan Sheng Di Jun dan ritual selesai. Ritual ini merupakan awal dari Hari Ulang Tahun ke-8 Kelentang Guan Sheng Di Jun. "Ritual mengarak patung Dewi Mazu merupakan awal dari HUT kelenteng ke-8, yang akan dilanjutkan dengan sembahyang keselamatan, lalu hiburan selama dua malam," kata Bendahara Sangharama, pengelola kelenteng Guan Sheng Di Jun, di Sebong Pereh, Minggu (13/ 10). (rof)

lam menjalankan amanah pimpinan. Dan tak kalah penting adalah kerja keras agar mendapatkan hasil maksimal. "Kita ini pelayan masya-

rakat. Tentu harus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negara," ujar pria yang hobi badminton itu. (yan)


CMYK

Bintan

Kamis, 17 Oktober 2013

19

Potensi Pajak Rp20-30 Miliar DPKKD Siapkan SDM Pemungut PBB BINTAN (HK) — Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan Daerah (DPPKD) Kabupaten Bintan menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) PBB-P2, di hotel Cabana Beach Resort, Teluksebong, Rabu (16/10). Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) pemungut pajak bumi dan bangunan (PBB) Rofik Liputan Bintan Sekda Bintan Lamidi, saat membuka pelatihan ini mengatakan, Potensi pajak PBB terbilang besar dan bahkan pada tahun-tahun ke depan, diproyeksikan me-

ningkat, seiring dengan perkembangan investasi sektor property dan gairah investasi pemilik modal. Mulai tahun 2014 PBB P2 tidak lagi menjadi pajak pusat tetapi telah menjadi pajak daerah. “Jika sebelumnya hasil

PBB P2 untuk kabupaten/ kota memiliki porsi tidak lebih 80 % saja karena masih ada sebesar 16,2 persen yang harus diserahkan untuk provinsi, maka dengan perubahan ini, seluruh bagi hasil PBB P2 akan menjadi hak kabupaten/kota. Tentu saja, potensi ini harus dapat dioptimalkan dengan baik dengan menyiapkan berbagai langkah persiapan SDM,” kata Lamidi. Potensi PAD dari PBB adalah Rp20-30 miliar, sebagaimana disampaikan Bupati Bintan Ansar Ahmad, baru-baru ini. “Potensi PAD dari PBB sekitar Rp20-30 miliar. Seh-

ingga bisa mendongkrak PAD yang tadinya Rp134 miliar menjadi sekitar Rp160 miliar,” kata Ansar, baru-baru ini. Sebelumnya Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan Daerah (DPPKD) Bintan Yandrisah mengatakan Pajak bumi dan bangunan (PBB) yang semula merupakan pajak pusat akan dilimpahkan ke daerah. Hal ini mengacu kepada UU nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah. Saat ini pemerintah kabupaten diberikan kesempatan untuk menarik pajak dan retribusi daerah yang semula ditarik oleh pusat. Bea perolehan hak atas tanah ini adalah merupakan pajak yang awalnya merupakan sebagai tindak lanjut dari amanat UU 28/2009, tentang pajak dan retribusi daerah dimana pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk memungut sebelas jenis pajak. Yang awalnya, berdasarkan UU 34/2000 itu hanya tujuh pajak. Diantaranya, pajak hotel, restorant, hiburan, reklame, penerangan jalan,

mineral bukan logam dan bebatuan, parkir, air tanah, sarang bulung walet, bumi dan bangunan, dan Pajak Bea Perolehan atas tanah dan bangunan. Dalam Undang undang Nomor 28/2009, terdapat 11 jenis pajak dan 30 retribusi yang terbagi menjadi tiga

baigian, yakni retribusi jasa usaha, umum dan perizinan tertentu. Ia juga mengungkapkan, DPPKD terus melakukan pelatihan bagi pegawai guna persiapan peralihan pembayaran PBB itu. Untuk PBB sektor pedesaan dan perkotaan paling

lambat kabupaten kota itu bisa melaksanakan paling lambat 1 januari 2014. Ini serentak se-Indonesia dilakukan pelimpahan ini. Pendapatan daerah ini adalah merupakan elemen yang paling penting untuk mendongkrak sektor pembangunan dan pelayanan pada masyarakat.***

ROFIK/HALUAN KEPRI

SALAMI PESERTA — Sekdakab Bintan Lamidi menyalami peserta pelatihan SDM Pajak Bumi dan Bangunan DPKKD, Cabana Beach Resort, Teluksebong, Rabu (16/10).

Pohon Sakura Bintan Tinggal Kenangan BINTAN (HK) — Pohon sakura asal Jepang ini tidak mudah untuk hidup didaerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia. Namun pohon yang menjadi tanaman nasional Jepang ini pernah tumbuh indah di Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Pohon sakura yang menurut informasi ditanam oleh orang Jepang sekitar tahun 1942 yang berada di pertigaan simpang tanjakan mengarah ke bekas Rumah Sakit Antam, saat ini sudah mati dan hanya tinggal tunggul. Setelah mati sebagian dahannya dipotong karena selain sudah rapuh dikhawatirkan dapat membahaya-

kan masyarakat yang lewat disekitarnya. Kondisi tempat pohon sakura tersebut tumbuh, saat ini telah ditumbuhi banyak ilalang dan juga terlihat sampah-sampah bekas makanan yang berserakan. Camat Bintan Timur Hasa menyampaikan, pohon sakura yang berada pertigaan simpang tanjakan mengarah

Rumah Sakit Antam pada saat masih berbunga menjadi ikon kota Kijang. Namun saat ini pohon sudah mati. “Dulu pohon itu menjadi ikon kijang,”ungkapnya. Dia menyampaikan, bibit pohon sakura tersebut didatangkan langsung dari Jepang. Selain karena sudah tua, kata camat Bintan Timur ini, juga dikarenakan banyaknya tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab mengakibatkan pohon tersebut menjadi mati. “Tempat pohon itu tumbuh sering dijadikan tempat kumpul-kumpul anak-anak. Dan disana juga sering dibuat menjadi tempat bakar-bakaran oleh orang. Bekas bakarbakarannya masih dapat dil-

CMYK

ihat disana,”terangnya. Informasih yang dihimpun Haluan Kepri, ditanam oleh orang penting yang ada di Perusahaan Jepang Furukawa Co Ltd. Perusahaan tersebut pada tahun 1942 sampai 1945 mengelola pertambangan bauksit di Kijang. Pohon sakura tersebut pada saat masih hidup siklus nya sama dengan yang ada di Jepang dinegeri asalnya. Salah satu warga Alim menyampaikan, dirinya sangat kecewa dengan pemerintah karena tidak memperhatikan pohon sakura sewaktu hidup dulu. “Pohon itu kurang diperhatikan. Padahal itu ikon Kijang dan kalau berbunga sangat bagus dan indah,”terangnya. (jua)

Editor:Eddy, Layouter: Syahrial Anwar


Anambas

Kamis, 17 Oktober 2013

20

Premium di Tarempa Langka Lagi TAREMPA (HK) — Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas mengeluhkan kelangkaan BBM jenis premium subsidi dari pemerintah yang sudah terjadi dalam beberapa hari ini. Kalau pun ada yang menjual, dalam hitungan jam, premium tersebut sudah habis. Zamzukri Liputan Anambas Dede, salah sau warga Tarempa mengatakan, kelangkaan BBM bukan kali ini saja terjadi, bahkan sudah berulangkali, namun tak ada juga tanggapan dan solusi dari pemerintah Anambas. Padahal Kabupaten ini sangat dikenal dengan sumber Minyak dan Gas (Migas). "Saya sudah keliling dari tadi pagi bang untuk mencari 1 liter bensin, tapi tak ada satu kiospun yang menjualnya. Kelangkaan BBM jenis

ini, bukan kali ini saja terjadi, namun sudah berulangkali. Aneh, padahal daerah kita dikenal sangat kaya akan minyak, capek bang, cari minyak," keluh Dede kepada Haluan Kepri, Rabu (16/10). Sementara itu, salah seorang warga Tarempa yang enggan namanya disebut, juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan dia mengaku sudah mencari hingga ke agen, namun juga kosong. "Saya sudah berkeliling cari bensin (premium) dari kios ke kios, bahkan hingga ke agen, tapi tidak satu pun yang menjualnya, sementara

tanki motor saya nyaris kosong. Kalau ada salah satu kios yang menjualnya, dalam hitungan jam saja sudah habis, malahan banyak warga yang kecewa, karena sudah antri tapi tak dapat juga," kata warga Tarempa tersebut. Warga tersebut menyayangkan atas kelangkaan bensin mengalami kelangkaan sehingga menyulitkan warga yang membutuhkan bahan bakar untuk kendaraan bermotor. "Pemerintah daerah seharusnya mengevaluasi kuota BBM atau pejabat yang bekerja menangani BBM di kabupaten Anambas ini, karena bukan kali ini saja daerah ini mengalami kelangkaan, tetapi sudah berulang-ulang," ucapnya. Sebagaimana diketahui, kuota BBM yang diberikan Pertamina kepada Kabupaten Anambas berjumlah sekitar 720 ton perbulan. Dengan rincian, untuk solar 370

Sampah di Samping MIN Ganggu Kenyamanan Warga TAREMPA (HK) — Warga Desa Tanjung Barat, Kecamatan Siantan mengeluhkan tumpukan sampah di samping Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) Jalan A Yani. Selain menimbulkan bau tidak sedap, dikawatirkan juga akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Bahkan tumpukan sampah tersebut sudah mengganggu kenyamanan warga di sekitarnya. Salah seorang warga yang tinggal di sekitar tempat tersebut, Rini mengatakan, sudah beberapa hari sampah menumpuk tidak diangkut oleh petugas kebersihan. Akibatnya sampah-sampah tersebut berceceran hingga ke jalan. "Tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu sekali. Selain baunya sangat tak sedap, juga banyak dikerubuti lalat, dikawatirkan akan menimbulkan beberapa penyakit. Tumpukan sampah terlihat semakin banyak hingga berceceran di jalan ketika hari libur akhir pekan Sabtu dan Minggu," ujar Rini saat ditemui Haluan Kepri,

Rabu (16/10).. Dikatakannya, warga disini sudah sering memberitahu kepada pihak kebersihan agar menutup dan mengalihkan lokasi pembuangan sampah tersebut ketempat lain, tapi tak juga dilakukan. Selain berada di lingkungan warga, juga berada di samping sekolah. "Kami sudah sering memberi tahukan kepada pihak kebersihan, namun tak ada juga tanggapan. Selain berada di lingkungan warga, juga berada persis disamping sekolah," Jelasnya. Sementara itu, menurut Kepala Badan Lingkunagn Hidup (BLH) Kabuapten Anambas, Zukhrin mengatakan, tugas pokok yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup

terhadap Kebersihan saat ini sudah selayaknya dikelola oleh Dinas tersendiri, sehingga urusan kebersihan bisa lebih difokuskan. "Sudah selayaknya pengelolaan sampah ini dilakukan oleh Dinas tersendiri, sehingga urusan kebersihan terutama tentang sampah bisa lebih fokus. Begitu juga dengan BLH sendiri, juga lebih fokus dengan Lingkungan Hidup,"Paparnya. Tambahnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan

ZAMZUKRI/HALUAN KEPRI

ton, untuk premium 230 ton dan minyak tanah 123 ton Perbulan.

Lalu kemana hilangnya BBM di Kabupaten Anambas, sehingga BBM tersebut

selalu langka yang mengakibatkan warga kecewa. Atau ada permainan yang terjadi

ANTRI PREMIUM — Kelangkaan BBM jenis premium bersubsidi kembali terjadi di Anambas dalam beberapa hari terakhir. Tampak sejumlah warga Tarempa antri menunggu giliran untuk mendapatkan 1,5 liter premium dari salah satu kios penjual BBM di Tanjung Barat, Rabu (16/10).

oleh para pejabat dan oknumoknum yang mencari keuntungan. ***

Anambas tengah mempersiapkan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru, yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan wilayah, terpisah dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) sebagaimana layaknya saat ini. "Sekarang Pemda Anambas tengah mempersiapkan SOTK yang baru, guna masing-masing pihak lebih fokus melaksanakan fungsi dan tugas pokok yang diberikan. Ia berharap semoga pemecahan terhadap permasalahan sampah cepat tuntas," tukasnya. (zam)

ZAMZUKRI/HALUAN KEPRI

TUMPUKAN sampah di samping MIN, Tarempa menimbulkan bau tak sedap dan sangat mengganggu pemandangan, Rabu (16/10).

Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda


Karimun

Kamis, 17 Oktober 2013

21

UMK Harus Sesuai Kebutuhan Riil KARIMUN (HK) — Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cabang Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar meminta agar penetapan upah minimum kabupaten (UMK) Karimun mendatang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. sebesar Rp1,6 juta, jika ditambah 50 persen dari UMK Liputan Karimun yang ada, maka standar UMK di Karimun Pasalnya, besaharuslah Rp2,4 juta. ran UMK saat ini “Makanya, kami masih belum sesuai menilai Permen yang dengan kebutuhan mengatur KHL terseriil pekerja di lapanbut tidak relevan lagi gan. Menurutnya, untuk saat ini. Harusangka UMK selama nya, kebutuhan hidup ini dihitung berdapekerja itu dihitung sarkan kebutuhan berdasarkan kebutupekerja lajang dan han hidup pekerja Fajar bukan pekerja berkeyang berkeluarga, buluarga. Hal itu berdasarkan kan yang lajang. Kalau untuk Permen Tenaga Kerja No 13 Karimun, maka angka yang tahun 2012 tentang Kebutu- standar tersebut adalah sekihan Hidup Layak (KHL). Na- tar Rp2,4 juta,” kata Fajar. mun dalam kenyataan, kebuFajar menyebut, untuk tuhan hidup pekerja adalah angka kebutuhan riil KHL untuk pekerja yang berkelu- masyarakat Karimun, piarga, minimal satu keluarga haknya telah melakukan surmemiliki dua orang anak. vei ke sejumlah pasar tradisFajar mengatakan, untuk ional yang menjadi pusat konmemenuhi kebutuhan peker- sentrasi pekerja, seperti di ja maka besaran nilai UMK Pasar Baru Puakang, Pasar tersebut haruslah ditambah Bukit Tembak Meral, Pasar 50 persen dari nilai UMK PN Tebing dan Pasar Sri Kayang ada. Misalnya, untuk rimun. “Berapa besaran angUMK saat ini yang nilainya kanya belum bisa kami se-

Ilham

butkan karena masih dalam penghitungan,” ungkap Fajar lagi. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Karimun Dwi Untung secara terpisah menilai, penetapan UMK tahuntahun sebelumnya menimbulkan keresahan di kalangan pengusaha. Karena, kenaikan angka UMK tersebut belum sesuai dengan kenaikan usaha. Banyak pengusaha yang terancam gulung tikar. “Kita bisa lihatlah, pasca kenaikan UMK awal tahun ini, banyak pengusaha yang terancam gulung tikar. Beberapa diantaranya ada terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Karena mereka sudah tidak mampu lagi membayar gaji karyawannya. Disisi lain, pendapatan makin berkurang,”kata Dwi. Hanya saja, Dwi Untung sepertinya tak mau menjelaskan besaran angka PHK yang berdampak dari kenaikan UMK tersebut. Dwi Untung hanya mengatakan bahwa pengusaha ketika terjatuh biasanya tidak ingin diketahui banyak orang karena alasan kepercayaan dari pihak pemodal. “Mereka terbuka dan mengakunya ke kita-kita saja. Mereka tak mau hebohheboh,” tandas Dwi.***

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

BERKURANG DRASTIS — Jumlah warga binaan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun belakangan berkurang cukup drastis. Kondisi ini dipicu menurunnya tindak kriminal dilakukan warga.

Tindak Kriminal Berkurang

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

KEPALA Rutan kelas II Tanjungbalai Karimun, Hawem dan DPC Golkar Fhoto bersama dengan warga binaan sebelum penyembelihan hewan kurban.

Tahanan dan Napi Menikmati Daging Kurban KARIMUN (HK) — Tahanan dan narapidana (napi) di Rutan Kelas II Tanjung Balai Karimun juga menikmati daging kurban di hari raya Idul Adha, yang dihadiahkan Dewan Pimpinan Cabang Partai Golkar (DPC) satu ekor sapi Selasa, (15/6). Ini membuktikan kebersamaan di Idul Adha adalah milik semua warga binaan. Haswem Hasan Bc IP SH, Kepala Rutan Kelas II Tanjung Balai Karimun menuturkan, program berkurban ini adalah sudah menjadi rutinitas di rutan, untuk memberikan pelayanan kebersamaan di Idul Adha yang berhak dinikmati semua orang, bukan hanya orang muslim saja,

yang menikmati hewan kurban. “Kami menerima siapapun yang menghibahkan kurbannya untuk warga binaan di rutan ini, termasuk dari Dewan Pimpinan Cabang Partai Golkar (DPC). Hal itu membuktikan kepedulian terhadap sesama, meski hanya satu ekor, kita sudah bersukur, sebab satu ekor ini bisa dinikmati semua warga binaan tanpa terkecuali,” tutur Haswem. Haswem juga menuturkan, setelah pelaksanaan ibadah Sholai ied, bagi umat muslim di rutan, seterusnya dilaksanakan penyembalihan hewan kurban, yang dikerjakan bersama-sama war-

ga binaan di Rutan kelas II Tanjung Balai Karimun. Dan berharap dengan partisipasi yang sudah menghibahkan hewan kurban, warga binaan lebih menghayati tentang kebersamaan dan tetap menjaga hubungan silaturahmi tanpa ada kekerasan. “Kita sih berharap seperti itu, dengan adanya kurban ini, berharap semua bisa menikmati, karena yang mengerjakannya juga semua dari warga binaan, mulai dari memotong, memasak, dan memakannya. Kami hanya memberikan fasilitas, dan terima kasih kepada DPC Golkar, yang telah memberikaan kurban ini, semoga warga binaan lebih menghayati indahnya kebersamaan tanpa ada kekerasan,” beber Haswem tersenyum. (abk)

KARIMUN (HK) — Kepala Rutan Kelas II Tanjung Balai Karimun, Haswem Hasan Bc IP SH mengatakan, jumlah warga binaan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun berkurang drastis. Sebelum lebaran Idul Fitri jumlah warga binaan over kapasitas sebanyak 22 orang dari jumlah daya tampung rutan hanya 269. Sedangkan untuk saat ini jauh lebih sedikit dibanding sebelum Idul Fitri. "Jumlah warga binaan di rutan ini memang sudah lebih memadai. Dahulu sangat banyak tapi sekarang hanya tinggal 8 orang dari kapasitas rutan sebanyak 269. Saya kira dengan penurunan jumlah warga binaan menunjukkan tindak krimi-

nal di Kabupaten Karimun menurun meski belum drastis," tutur Haswem. Haswem juga menambakan, melihat data dan jumlah penghuni di Rutan kelas II Tanjungbalai Karimun, semakin hari semakin berkurang. Data yang diperoleh sekarang aku Haswem dari jumlah tahanan sebanyak 59 orang sedangkan jumlah napi sebanyak 218 orang dengan total keseluruhan 277 orang yang terdiri dari anak-anak, pria dewasa dan wanita dewasa. Sedangkan untuk kapasitas yang tersedia di Rutan Kelas II Tanjung Balai Karimun hanya 269 orang. "Untuk kapasitas memang masih over, tapi tidak sebarapa dibanding sebe-

lum hari aya idul fitri kemarin yang mencapai 22 orang. Untuk saat ini masih bisa diatasi, hanya sekitar 8 orang aja. Mudah-mudahan ada solusi, jika kita tetap mau berusaha, saling membantu. Dengan berkurangnya warga binaan ini, kami berharap khusunya di Kabupaten Karimun, tindak kriminal berkurang," tutur Haswem. Haswem juga menyebutkan jika peraturan kunjungan keluarga ke rutan kelas II Tanjung Balai Karimun, sudah ada ketentuan tertentu misalnya untuk menjenguk Narapidana hari Senin dan Rabu dari jam 08.00 wib s/d 11.30 wib. Jam 13.10 s/d 14.20 wib. Hari Jumat 08.00 s/d

11.20 wib, untuk menjenguk Tahanan hari Selasa, Kamis Jam 08.00 wib s/d 11.30 wib, Jam 13.10 wib s/d 14.20 wib, hari Sabtu 08.00 wib s/d 12.45 wib. Semoga dengan kebijakan dan kerja sama kedua belah pihak antara Rutan dengan Keluarga warga binaan, bisa bekerja sama dengan baik, agar tercipta kebersamaan dalam mewujudkan Karimun yang lebih bersahabat. "Untuk jadwal kunjungan sendiri sudah ada ketetapan, kami berharap dengan danya jadwal kunjungan bisa kerja sama dengan keluarga warga binaan, agar tercipta kerukunan, dan ini demi kebaikan kita bersama," pungkas Haswem.(abk)

Warga Hinterland Ikut Rayakan HUT Karimun KUNDUR (HK) — Masyarakat hinterland khususnya pulau yang baru saja dimekarkan menjadi sebuah kecamatan pada akhir 2012 lalu, yakni Kecamatan Ungar turut serta merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun ke 14 yang jatuh pada 12 Oktober lalu (Sabtu), dengan menggelar aneka ragam kegiatan. Camat Ungar, Raja Jemishak mengatakan, peringatan HUT Kabupaten Karimun ke 14 di wilayah yang baru berusia sembilan bulan itu diawali dengan kegiatan

“Jum’at Bersih” pada Jum’at kemarin (11/10) yang diikuti oleh seluruh masyarakat. Adapun objek yang dibersihkan adalah selokan dan jalan protokol. Para Lurah dan Kepala Desa kata Jimi, diinstrukskan untuk mengerahkan masyarakat agar membersihkan jalan dan gorong-gorong di pemukiman atau yang masuk kedalam. Sehingga para RT dan RW juga turun mengerahkan warganya membersihkan lingkungan. Kemudian pada hari H (saat peringatan HUT Kabu-

paten Karimun) digelar apel bersama di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Alai, dihadiri perangkat Kelurahan dan Desa, para tokoh masyarakat, unsur pemuda dan pelajar. “Acara ini masih berlanjut kepada permainan rakyat, yang rencananya akan digelar sekitar akhir Oktober ini. Selain itu pula akan kami gelar turnamen sepak bola khusus usia 40 tahun (U-40) untuk umum. Siapa yang membuka acara kita ini nanti masih kita konsep,” ujar Jimi, Rabu (16/10).

Rangkaian acara tersebut menurut Jimi, adalah bentuk kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat. Dimana 14 tahun Kabupaten Karimun telah membawa perubahan yang dirasakan. Terutama pemekaran Pulau Ungar yang kini menjadi kecamatan baru dan telah terpisah dari Kecamatan Kundur. Sehingga rentang kendali tidak lagi jadi masalah. Jika masyarakat yang ingin mengurus surat menyurat tidak perlu lagi menyeberang ke Pulau Kundur.(gan)

Kacang Tanah di Kundur Langka KUNDUR (HK) — Keberadaan kacang tanah di pasaran Tanjung Batu dan sekitarnya saat ini sedang langka. Kondisi itu terjadi sejak sepekan menjelang perayaan lebaran Idul Adha. Sehingga menyulitkan para ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan bumbu dapur. Menurut Kamisah, ibu rumah tangga berdomisili di Kilometer 5 Kecamatan Kundur ini, sejak beberapa hari menjelang lebaran Idul Adha sudah sulit mencari

kacang tanah, kondisi itu terjadi di pasar tradisional maupun di toko-toko yang menjual sembako. Setelah puas berkeliling dari satu toko ke toko lainnya kata Kamisah, tetap juga tidak ditemukan bumbu dapur tersebut. Kemudian ia mencoba ke warungwarung yang letaknya di perkampungan dan hal itu membuahkan hasil. Namun sayangnya harganya mencapai Rp21.000 per kg. Harga tersebut menurut Kamisah diluar harga normal,

yang biasanya hanya mencapai Rp16.000 per kg atau maksimal Rp17.000. “Mau tak mau terpaksa dibeli juga untuk kebutuhan dapur, apa lagi memasuki perayaan Idul Adha yang membutuhkan bumbu dapur,” kata Kamisah, Rabu (16/10). Sementara itu, salah seorang pedagang sembako di Pasar Tradisional Tanjung Batu, Wan Rahim mengatakan, keberadaan kacang tanah di Kundur saat ini memang sedang

langka. Bahkan stoknya tidak lagi tersedia di seluruh pedagang sembako. Kalaupun ada itu merupakan stok lama sehingga harganya melebihi dari harga normal. “Penyebab putusnya stok kacang tanah kurang begitu jelas, katanya disebabkan dari Batam yang saat ini masih menahan stok kacang tanah untuk Kundur. Padahal sudah dimuat di dalam kapal dan akan diberangkatkan kesini (Kundur), tapi seketika itu

juga langsung ditahan dan tidak boleh dibawa. Makanya stok kacang tanah di tempat kita kosong,” ucap Wan Rahim. Sampai kapan kondisi ini akan terus berlangsung, Wan Rahim tidak bisa memprediksikan. Karena jika informasi yang disampaikanya tersebut benar adanya, maka kondisi tersebut akan selesai jika stok kacang tanah yang masih tertahan di Batam segera dibawa ke Kundur untuk dipasarkan.(gan) Editor: Niko, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Kamis, 17 Oktober 2013

Jacksen Dilirik Klub Cina

22 Jacksen

PELATIH Timnas Indonesia, Jacksen F Thiago dikabarkan akan segera melatih salah satu klub Cina, Tianjin Songjiang. Hal itu memang tidak terlepas dari pemberitaan media-media di Cina yang melaporkan bahwa Jacksen akan segera melakukan kesepakatan. "Jacksen sudah ada pembicaraan dengan Songjiang, Jacksen akui akan pergi kesana tapi belum ada tandatangan kontrak sejauh ini," ujar Xu Shaolin salah satu wartawan media Cina di Jakarta, Selasa (15/10). Mendengar kabar teresbut, Jacksen langsung membantah,"Selama saya masih melatih timnas jangan bicarakan rumor-rumor itu tidak penting," tegas Jacksen. (oke)

Uruguay Jungkalkan Argentina MONTEVIDEO (HK) — Timnas Uruguay tampil gemilang pada laga terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan atau CONMEBOL, dengan menundukkan Argentina 3-2 di Estadio Centenario, Montevideo, Rabu (16/10) pagi WIB. Bintang Uruguay, Edinson Cavani dan Luis Suarez ma-

sing-masing menyumbang satu gol dalam pertandingan yang berjalan seru dan menarik

tersebut. Sebelum laga dimulai, Uruguay masih berpeluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2014. Namun, syaratnya pasukan Oscar Tabarez harus menang melawan Argentina, sementara di partai lain Ekuador mengalahkan Cile. Dalam laga itu,

Argentina tampil relatif lebih dominan. Soccernet mencatat, 'Tim Tango' memenangi penguasaan bola hingga 68 persen. Erik Lamela dkk. juga mencatat lebih banyak shot on target, yakni 6 berbanding dengan 4. Kendati demikian, Uruguay unggul lebih dulu ketika laga baru berjalan enam menit lewat Cristian Rodriguez. Berawal dari sebuah tendangan bebas dari sisi kanan, bola jatuh di kaki Ro-

driguez yang tidak terkawal di tiang jauh. Dia pun langsung melepaskan tendangan kaki kiri yang cukup keras dan kiper Sergio Romero tak mampu menghalaunya. Argentina lantas menyamakan kedudukan pada menit ke15 lewat Maxi Rodriguez. Gol berawal dari umpan Rodrigo Palacio di sisi kiri yang diarahkan kepada Augusto Fernandez di dalam kotak penalti. Bola bs(glc/bbc)

Bosnia Cetak Sejarah Lolos ke Piala Dunia 2014 KAUNAS (HK) — Bosnia Herzegovina mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya, usai menang 1-0 atas tuan rumah Lithuania dalam laga terakhirnya di fase kualifikasi. Adalah Vedad Ibisevic yang menjadi pahlawan dengan mencetak gol semata wayang dalam laga yang berlangsung di S. Dariaus ir S. Gireno stadionas, Kaunas, Rabu (16/10) dinihari WIB. Bosnia melenggang ke Brasil tahun depan dengan catatan istimewa, sebagai pemuncak Grup G. Tim besutan pelatih Safet Susic itu memenangi persaingan ketatnya dengan Yuna-

ni hanya dengan selisih gol, setelah kedua tim sama-sama meraup 25 poin dari 10 pertandingan. Kesuksesan itu pun disambut publik Bosnia dengan pesta kembang api dan yel-yel. Tak salah jika para pemainnya disebut-sebut sebagai generasi emas. Tiket ke Brasil jadi gong setelah mereka hanya nyaris ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan dan Piala Eropa 2012, tapi selalu dihadang oleh Portugal. Pada generasi emas Bosnia itu memang bercokol pemainpemain yang merumput ke ligaliga populer. Edin Dzeko yang cemerlang bersama Manchester

City menjadi motor timnas. Asmir Begovic juga berpengalaman tampil di Premier Legaue bersama Stoke City. Ada pula gelandang kelahiran Tuzla, Yugoslavia, Miralem Pjanic yang moncer bersama AS Roma. Bosnia juga memiliki pemain sayap licin Lazio kelahiran Mostar, Yugoslavia, namun besar di Jablanica, Bosnia, Senad Lulic. Juga ada Vedad Ibisevic, penyerang andalan VfB Stuttgart yang sebelumnya bermain untuk Hoffenheim di Bundesliga. "Saya mengirim salam hormat kepada Brasil. Saya ingin mengabarkan kedigdayaan Bosnia," ujar Dzeko dikutip dari Soccernet.

NET

PENDUKUNG Bosnia melakukan selebrasi usai memastikan tiket ke final Piala Dunia 2014 di Brasil, Rabu (16/10) dinihari WIB. Bosnia memang pantas merayakan suka cita itu. Tiket Piala Dunia tersebut menjadi yang pertama kalinya sejak keikutsertaan negara pecahan Yugoslavia itu di turnamen resmi internasional. Merdeka

di tahun 1995, timnas Bosnia baru diakui keanggotannya di FIFA setahun kemudian, tepatnya pada Juli 1996. Dan mereka menandai kiprahnya dengan mengikuti kualifikasi Piala Dunia 1998. (scn)

Luis Suarez

Indonesia Tawarkan Jadi Relawan di Brasil RIO DE JANEIRO (HK) — Dalam 18 hari lebih dari 21 ribu orang telah mendaftarkan diri untuk menjadi relawan untuk Piala Dunia Brasil 2014, di mana 3,273 di antara mereka adalah orang asing. Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut serta mendaftarkan diri menjadi relawan. Sekira 21,093 orang sudah mendaftarkan diri menjadi relawan. Rio de Janeiro menjadi kota yang paling banyak menyumbang pendaftar, dengan 3,416 relawan. Disusul oleh Sao Paulo dengan 3,206 relawan, sedangkan Minas Gerais menempati posisi ketiga yang mana ada 1,629 relawan mendaftar. Untuk di luar Brasil, Kolombia menjadi negara yang paling banyak menawarkan diri menjadi relawan. Ada 475 orang yang mendaftar, sementara Rusia berada di urutan kedua dengan 251, disusul Spanyol (225), Meksiko (214), Amerika Serikat (208) dan Argentina (180).

Program kedua untuk mendaftarkan diri menjadi relawan sudah dibuka, yang mana beberapa negara seperti Sri Lanka, Indonesia, Hungaria dan Swedia sudah mendaftarkan diri menjadi relawan. Di antara mereka ada salah seorang pria berusia 73 tahun, yang berusaha ikut ambil bagian menjadi relawan di Brasil. Pria itu bernama Hans Hammastrom. "Saya sudah bekerja empat kali sebagai relawan dan itu merupakan salah satu pengalaman terbaik yang saya miliki. Saya cukup fit dan sehat dan saya merasa bisa memberikan bantuan," jelas Hammastrom, dikutip dari situs FIFA. "Saya tidak pernah bekerja sebagai seorang relawan di Brasil dan saya melihat di Piala Dunia sebagai sebuah kesempatan unik. Saya pernah berada di Brasil sebelumnya dan jika saya mendapatkan panggilan itu, saya akan latih bahasa Portugal," lanjutnya. (oke)

CMYK

Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda


Iklan

Kamis, 17 Oktober 2013

23


CMYK

Kamis, 17 Oktober 2013

24

Artha Graha Peduli Warga Ikut Kurban di Idul Adha

ARTHA Graha Peduli bagi-bagi daging kurban kepada warga di Masjid Baitul Huda RW 003 Pongkar Tanjung Balai Karimun oleh Herman Teddyanto dan Franky

KARIMUN (HK) — Keluarga Besar Artha Graha Peduli ikut serta meriahkan perayaan Idul Adha. Dari 450 hewan kurban yang disebarkan se Indonesia, sebanyak tiga ekor sapi disalurkan kepada 455 warga di Karimun, Selasa (15/10). Ketiga hewan kurban ini disebar ke tiga mesjid oleh tim peduli Artha Graha, yakni Masjid Almuhajirin Plambung yang diterima oleh Zainudin, Masjid Baitul Huda Pongkar yang diterima oleh Zuliadi, Masjid Nasrullah Pongkar diterima oleh Jahid, dan LKS Panti Asuhan Muhammadiyah yang diterima Erwan Idris. Herman Teddyanto, Koordinator Pelaksana kurban Idul Adha Artha Graha Peduli Tanjung Balai Karimun menuturkan, program ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan serentak se Indonesia. Hal ini bertujuan untuk membantu warga yang membutuhkan, dan membuktikan jika Artha Graha Peduli, selalu setia untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dilakukan serempak, seperti halnya di wilayah Jakarta, Kepulauan Seribu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung, Sumatera, Bangka, NTB, NTT, Sulawesi, Ambon serta Maluku dan di Tanjung Balai Karimun.

Narasi : Abdul Kodir Fhoto : Budi - Artha Graha Peduli

ARTHA Graha Peduli serahkan hewan kurban di Masjid Al-Muhajirin RW 001 Pelambung Tanjung Balai Karimun oleh Herman dan Teddyanto

ARTHA Graha Peduli bagi-bagi daging kurban kepada warga di Masjid Al-Muhajirin RW 001 Pelambung Tanjung Balai Karimun oleh Herman Teddyanto dan Franky

ARTHA Graha Peduli serahkan hewan kurban di Masjid Nasrullah RW 002 Pongkar Tanjung Balai Karimun oleh Budi, Herman dan Franky

SERAHKAN daging kurban di Pantiasuhan Muhammadiyah Karimun. Diserahkan oleh Trijono, Budi dan Franky diterima oleh Erwan Idris dan Arahim (ketua kelompok nelayan desa Pongkar)

ARTHA Graha Peduli bagi-bagi daging kurban kepada warga di Masjid Nasrullah RW 002 Pongkar Tanjung Balai Karimun oleh Herman, Budi dan Franky

Tirjono dari Team Artha Graha Peduli menambahkan, selain menyalurkan hewan kurban bagi warga setempat, pihaknya juga bisa menghubungkan silaturrahmi kepada warga di Kabupaten Karimun. Ia berharap apa yang mereka lakukan menambah kebersaam Artha Graha Peduli dengan lingkungan masyarakat Kabupaten Tanjung Balai Karimun. Budi sebagai panitia kurban Artha Graha Peduli menambahkan, untuk membantu sesama pihak Artha Graha Peduli sangat perhatian bagi lingkungan sosial, khusunya bagi masyarakat yang kurang mampu. Salah satunya dengan program kurban di Tanjung Balai Karimun ini. Zainudin (Pengurus Masjid Almuhajirin Plambung), Zuliadi (Pengurus Masjid Baitul Huda Pongkar), Jahid (Pengurus Masjid Nasrullah Pongkar) dan Erwan Idris (Pengasuh Pantiasuhan Muhammadiyah) berterima kasih dengan program Artha Graha Peduli ini. Ia berharap bantuan ini mereka bisa mendistribusikan daging kurban, agar bisa dinikmati warga yang membutuhkan.

ARTHA Graha Peduli serahkan hewan kurban di Masjid Baitul Huda RW 003 Pongkar Tanjung Balai Karimun oleh Herman Teddyanto dan Budi

Jalasenastri Tarempa Perkenalkan Metode Hidroponik TAREMPA (HK) — Jalasenastri cabang 9 Korcab VI Daerah Jalasenastri Wilayah Barat perkenalkan metode Hidroponik kepada warga di lingkungan Lanal Tarempa dan sekitarnya serta sejumlah pelajar se-tingkat SMU sederajat di Gedung Pertemuan Lanal Tarempa, Jumat (11/10) kemaren. Pelatihan Hidroponik dengan tema "Betani Tanpa Tanah" ini berjalan sukses dan lancar serta mendapatkan apresiasi yang positif dari peserta dan pemerintah Kabupaten Anambas. Dian Juniasti sebagai penggagas kegiatan ini, yang juga selaku Ketua

WAKIL Bupati Anambas, Abdul Haris serta Agung Jaya Saktika dan Dian Juniasti ketika berada di Rumah Pintar (Rumpin) Jalsenastri cab 9 Tarempa.

Jalasenastri Cabang 9 Tarempa, mengatakan tanaman hidroponik merupakan suatu metode bercocok tanam tanpa mengunakan media tanah, melainkan dengan mengunakan larutan mineral bernutrisi yang mengandung unsure hara, seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan batu bata dan serbuk kayu sebagai pengganti media tanah. Golongan tanaman ini sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat yang berada di daerah pesisir seperti di Tarempa, karena memiliki beberapa kelebihan seperti, ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida, He-

mat air dan mengurangi CO2. Selain itu tanaman ini juga tidak membutuhkan lahan yang luas. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Anambas, Abdul Haris, Danlanal Tarempa, Letkol Laut (P), Agung Jaya Saktika beserta jajaran, SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Anambas, serta sejumlah ibu-ibu yang tergabung dalam Jalasenastri Tarempa. Dalam kegiatan ini, bertindak sebagai Narasumber adalah Bertha Suranto dari rumah Hidroponik Jakarta. Narasi dan Foto : Zamzukri.

SEJUMLAH SKPD di lingkungan Pemda Anambas sedang menyaksikan peragaan metode Hidroponik.

DIAN Juniasti selaku penggagas pelatihan hidroponik yang juga Ketua Jelasenastri Cabang 9 Tarempa memberikan sambutan.

FOTO bersama usai pelatihan Hidroponik

DANLANAL Tarempa, Letkol Laut (P), Agung Jaya Saktika menyampaikan sambutan.

IBU-ibu yang tergabung dalam Jalasenastri bersama dengan Dian Juniasti.

DIAN Juniasti sedang melakukan praktek Hidroponik didampingi Bertha Sunarto.

BERTHA Suranto (Kiri) dan pengurus rumah hidroponik Jakarta memperagakan cara bertanam dengan metode Hoidroponik.

CMYK

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Novrizal

Haluankepri 17okt13  

Haluankepri 17okt13