Page 13

Natuna

Sabtu, 15 Maret 2014

13

Camat Subi Ungkap Pungli di Perbatasan BATAM (HK) — Camat Erliansyah mengatakan, telah terjadi pungutan liar (Pungli) di Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna yang dilakukan oknum polisi. Amir Yunus Liputan Batam Pungli dilakukan dengan modus, setiap pemilik kendaraan yang tinggal di wilayah perbatasan tersebut dipungut biaya bervariasi dari Rp70 ribu hingga Rp250 ribu. “Dari laporan masyarakat ke kami dan hasil investigasi, disebut uang Pungli tersebut untuk pemeriksaan fisik kendaraan setiap tahun,” ungkap Erliansyah dalam konfrensi persnya di Loby Hotel The Hills, Nagoya, Jumat (14/3). Padahal menurutnya, oknum Polpos Subi tersebut bukan merupakan perpanjangan tangan dari Samsat, Dispenda atau pihak Lantas yang diberikan kewenangan untuk melakukan pungutan pajak kendaraan bermotor. Tak tanggung-tanggung, lanjut Erliansyah, berdasarkan pengakuan masyarakat dan investigasinya disebutkan bahwa Pungli tersebut telah berlangsung kurang lebih 4 tahun. “Bayangkan berapa banyak uang Pungli yang terkumpul, dengan jumlah KK sekitar seribu orang dan setiap KK memiliki kendaraan bermotor,” tegasnya. Yang lebih parahnya, saat dikonfirmasi ke pihak yang bersangkutan, kata Erliansyah, dengan enteng oknum tersebut menyebutkan bahwa dana yang dipungut itu adalah sumbangan sukarela untuk biaya kegiatan 17 Agustusan di kecamatan tersebut. Namun anehnya, setiap pelaksanaan kegiatan 17 Agustusan tak pernah pihak kepolisian menyumbang dana, apalagi sampai mendanai kegiatan sebesar uang yang

terkumpul dari pungli itu. “Saat kami pertanyakan ke Wakapolres Natuna, ditegaskan tidak membenarkan adanya Pungli apalagi sampai membenarkan pelaksanaan pungli itu, malah kami dianjurkan membuat laporan,” ungkap Erliansyah di dampingi Aktivis LSM Tipikor Jakarta, Amiruddin. Namun anehnya, sudah berminggu-minggu laporan disampaikan, tapi belum juga ada tindaklanjut dari pihak Polres Natuna. Kapolsek Serasan, AKP M Syukri yang dimintakan klarifikasi melalui telepon genggamnya tidak secara tegas membantah adanya dugaan pungli itu, tapi ia mengatakan bahwa pungli yang disebutkan itu adalah sumbangan sukarela untuk kegiatan 17 Agustusan. “ Itu sumbangan sukarela, dari masyarakat dan akan dikembalikan ke masyarakat,” kata M Syukri. Selaku atasan dari Pospol Subi, M Syukri menjelaskan bahwa sumbangan tersebut sepengetahuannya, dan ia menegaskan kalau sumbangan tersebut baru akan diberlakukan. Penjelasan tersebut sangat berbeda dari penjelasan warga bahwa sudah 4 tahun berlangsung. Ia juga menjelaskan, bahwa sampai saat ini uang tersebut memang belum pernah dipergunakan untuk kegiatan kemasyarakatan. Kisruh pungli ini muncul, setelah dugaan pungli ini disebutkan diserahkan ke pihak kecamatan untuk kegiatan 17 Agustusan, tapi nyatanya masyarakat merasa belum pernah mendapatkan kucuran dana itu.***

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

GEDUNG TERMINAL — Agung Sugiono berdiri di depan gedung Terminal Bandara Incluve Sipil Ranai yang masih dalam tahapan pengerjaan. Hingga saat ini pengerjaan proyek baru mencapai 42 persen.

Bandara Incluve Sipil Sudah Setengah Jadi RANAI (HK) — Pembangunan Bandara Incluve Cipil Ranai sudah sampai pada tahapan hampir setengah jadi pada tahun pertama tahun jamak ini. “Alhamdulillah pengerjaannya sudah sampai 42 persen pada tahun pertama ini,” kata Project Manejer PT Perambanan Dwipaka, Agung Sugiono di kompleks Bandara Ranai, Jumat (14/3). Agung mengatakan, pengerjaan proyek pembangunan bandara ini sudah men-

capai target tahun pertama berdasarkan perjanjian antara PT Perambanan Dwipaka dan Pemerintah. Namun demikian, Agung mengaku PT Perambanan Dwipaka selaku perusahaan kontraktor yang mengerjakan pembangunan bandara ini selalu siap dan masih sanggup jika pengerjaanya digesah sampai melebihi target. “Kita bisa mencapai target pembangunannya pada tahun pertama ini, tapi se-

sungguhnya kita masih bisa menyelesaikan lebih dari target,” ungkapnya. Untuk tahun kedua tepatnya pada 2014 ini proyek pembangunan itu ditargetkan bisa diselesaikan sekitar 60 persen. Namun pada awalanya ada kesepakatan antara pemerintah dan perusahaan untuk diselesaikan pada 2014 ini sebanyak 70 persen. Hanya saja belakangan ini berubah karena ada penyesuaian dengan kemampuan anggaran peme-

rintah. “Untuk tahun 2014 ini awalnya ada kesepakatan, target pembangunan sampai 70 persen tapi berubah jadi 60 persen karena ada peneyesuaian dengan kemampuan anggaran daerah, sebetulnya kita sangup-sanggup saja menyelesaikannya sampai 80 persennya, tapi itu tidak masalah, kita harus manut kepada pemerintah,” ujarnya. Dari sisi material dan tenaga kerja, Agung mengaku tidak ada masalah, se-

bab tenaga kerja yang dimiliki sudah cukup baik kemampuan maupun jumlahnya. Demikian juga dengan ketersediaan material, ia mengaku sudah banyak material yang semestinya dipasang pada tahun depan sudah tersedia di Natuna. “Oh kalau dari sisi tenaga kerja dan materialnya kita sudah cukup, bahkan material kita hampir semua sudah stand bay di sini, saya rasa tak ada masalah,” pungkasnya. (cw61)

Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan MTQN XXV

CAMAT Subi, Kabupaten Natuna, Erliansyah saat menunjukkan bukti telah terjadinya Pungli di wilayah kerjanya ke awak media, Jumat (14~3) di Hotel The Hills, Nagoya.

Pemerintah Galakkan Safari Jumat RANAI (HK) — Pemerintah Kabupaten Natuna menggalakkan Safari Jumat. Hal ini ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbub) 2014, guna menegakkan nilai-nilai agama dan menguatkan jalinan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Natuna dalam pidato pemaparannya pada Musrenbang Daerah 2015 di gedung NGU Naatuna, Jumat (14/3). “Mulai hari ini, Jumat (14/3) pemerintah menggalakkan Safari Jumat, sehingga yang ada bukan hanya Dafari Ramadan saja,” kata Bupati Ilyas. Sebab, ujar Bupati Ilyas, pemerintah telah mengeluarkan aturan berupa Perbub sebagai dasar untuk menggalakkan program itu. Dikatakan Bupati Ilyas, Peraturan ini dikeluarkan pemerintah tentu tujuan pertamanya adalah untuk menegakkan nilai-nilai agama baik dilingkup pemerintah

maupun masyarakat. “Ya tentunya untuk menegakkan syiar agama dan mengamalkan nilai-nilai agama, “ katanya. Kemudian selama ini pemerintah jarang sekali memiliki kesempatan untuk bergabung dengan masyarakat secara langsung, maka dengan ini pemerintah wajib hukumnya bergabung dengan masyarakat melalui safari Jumat karena aturannya sudah dikeluarkan. “Perbub sudah kita keluarkan, tapi nomernya saya kurang ingat, jadi sejak hari ini pemerintah akan terus keliling melakukan Safari Jumat ke setiap masjid yang ada, agar kita dapat kesempatan banyak untuk membaur dengan masyarakat,” ungkap Bupati Ilyas. Bupati Ilyas memulai Safari Jumatnya di Masjid Jami’ Ranai Kota dan pada hari pertama pelaksanaan program ini tampak para pejabat daerah membanjiri Masjid Jami itu. (cw61)

NATUNA (HK ) — Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Sani mengajak masyarakat Natuna menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional XXV yang berlangsung di Kota Batam pada Juni 2014. “Dalam kunjungan kerja ini, saya atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, mengajak seluruh masyarakat Natuna untuk bersama-sa-

ma mensukseskan pelaksnaan MTQ tingkat Nasional ke XXV pada bulan juni 2014 nanti,” ungkapnya di Gedung Serbaguna, Komplek Masjid Agung Natuna. Gubernur menegaskan, pemerintah pusat sudah mewanti-wanti agar pelaksanaan MTQ di Kepri berjalan sukses tanpa hambatan. Yang mana, nantinya bisa menjadi tolok ukur atau acuan bagi penyelenggaraan di provinsi lain.

Sani menerangkan, ada 34 Provinsi yang ingin menjadi tuan rumah penyelenggaraannya. Pada tahun ini merupakan giliran Provinsi Kepri, dan jika kita menginginkan lagi, harus menunggu 68 tahun lagi. “Oleh karena itu, kesempatan ini harus kita sukseskan bersama-sama. Apapun kalau kita lakukan secara bersama-sama pasti akan berhasil,” kata Gubernur semangat.

Dalam kunjungannya tersebut, Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan berupa beasiswa kepada mahasiswa berprestasi senilai Rp2,5 juta, bantuan kepada siswa yang kurang mampu sebesar Rp1 juta, dan dana stimulan untuk mempercepat pembangunan desa tertinggal, sebesar Rp500 juta untuk setiap Desa. Tidak ketinggalan, HM. Sani juga memberikan bantuan satu unit mobil pe-

madam kebakaran kepada Bupati Natuna Ilyas Sabli. Ikut hadir dalam kunjungan Gubernur tersebut, sang istri Aisyah Sani, Kapolda Kepri Brigjen Pol Endjang Sudradjat, Danrem 033/Wirapratama Kepri Brigjen TNI B. Zuirman, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama Agus Heriyana, anggota DPRD Kepri Sofyan Samsir serta sejumlah SKPD Provinsi Kepri. (ant)

DPRD Fokus Pada 11 Sektor Pembangunan Musrenbang 2015 RANAI (HK) — Ada 11 pokok pandangan yang menjadi fokus DPRD Natuna yang disampaikan pada Murenbang Daerah Kabupaten Natuna pada 2015 di Gedung Serbaguna NGU, Natuna Jumat (14/3). Di antaranya sektor pelayanan masyarakat. “Ada sebelas pokok pikiran yang perlu kami sampaikan pada musyawarah ini,” kata Ketua DPRD Natuna Hadi Candra yang diwakili oleh Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Amhar pada pidato pemaparannya pada Musrenbangda. Amhar mengatakan, kesebelas pokok pikiran yang disampaikan itu adalah berdasarkan pada aspirasi masyarakat yang didapatkan seluruh anggota dewan melalui kunjungan dan reses yang dilakukan. Ia merinci pokok-pokok pikiran tersebut antara lain, penggalian dan pemanfaa-

tan sumber daya alam harus ditingkatkan secara konstan dari tahun ke tahunnya, peningkatan pengelolaan sumber daya air bersih dan optimalisasi sumber daya listrik untuk dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Selain itu, DPRD juga mendorong pemerintah untuk segera mewujudkan pasar modern tanpa menapikan arti penting pasar tradisional, jalan lintas Bunguran yang menghugungkan semua kecamatan yang ada di Pulau Bunguran Besar, serta penambahan dan percepatan pembangunan pelabuhan kapal printis yang ada di pulau-pulau. Demikian juga dengan stadiun gedungun olah raga (Gor), pemecah ombah untuk menghindari tingkat abrasi pantai, pembangunan terminal bus serta mempercepat realisasi pabrik Tepung Tapioka sebagaimana tertuang dalan visi - missi Pemerintah Kabupaten Natuna. Tidak hanya itu menurut

Amhar, penguatan jaringan telekomunikasi juga harus menjadi perhatian pemerintah dalam pembangunan berikutnya sehingga dapat memperkecil keterisoliran Natuna dari wilayah luar, pengembangan pariwisata bahari dan darat, serta gedung DPRD Natuna juga ha-

rus menjadi perhatian pembangunan di tahun depan. “Demikian 11 pokok pikiran yang menjadi fokus kami di DPRD Natuna, semoga saja semuanya ini dapat ditingkatkan dan diwujudkan segera oleh pemerintah ke depannya,” pungkas Amhar.

Pada Murenbang kali ini ada 3 anggota DPRD Natuna yang hadir, di antaranya adalah Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Amhar, Anggota Komisi III Mustamin Bakri dan anggota Komis I DPRD Natuna, Ngesti Yuni Suprapti. (cw61)

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

BUPATI Natuna, Ilyas Sabli saat menyampaikan pidato pada pembukaan Murenbangda di Gedung Serba Guna NGU, Natuna, Jumat (14/3). Editor: Nico, Layouter: Yogi Pranata

Haluankepri 15mar14  

Haluankepri 15mar14

Haluankepri 15mar14  

Haluankepri 15mar14

Advertisement