Page 1

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Selasa, 9 Juli 2013 28 Sya'ban 1434 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 9/7 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Bauksit Sei Enam Dijarah Lagi BINTAN (HK) — Bijih bauksit di Sei Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan kembali dijarah oleh oknum pengusaha. Padahal sebelumnya, sekitar sebulan lalu, tim pengawasan evaluasi yang terdiri dari DPRD Bintan, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bin-

tan serta instansi terkait lainnya sudah turun ke lapangan menghentikan aktivitas penambangan ilegal ini. Diduga, oknum pengusaha yang menambang bauksit di Sei Enam bekerja di bawah bendera PT Buana Artha Kencana (BAK). Perusahaan ini sama sekali tidak me-

ngindahkan instruksi Bupati Bintan Ansar Ahmad, yang secara tegas melarang aktivitas penambangan bauksit. Sumber koran ini menjelaskan, PT BAK adalah perusahaan asal Batam. Perusahaan ini diduga telah menjarah lahan milik PT Alumina, yang merupakan grup dari PT

Antam. Luas lahan bijih bauksit yang kini sedang ditambang lebih kurang 150 hektar. "Perusahaan ini bekerja dengan berdalih melakukan pemerataan jalan dan menimbun dermaga yang berdekatan dengan lokasi penambangan. Padahal lahan tersebut masih dalam pengawasan

PT Antam yang seharusnya dilakukan reklamasi dan reboisasi," kata sumber yang minta namanya dirahasikan. Ia mengatakan, puluhan alat berat seperti lori, excavator, dump truk dan lainnya, saat ini masih berada di lokasi. Warga biasa dipastikan tidak Bauksit Sei Hal 7

Pemilik Upal SHALAT TARAWIH — Warga Muhammadiyah di Kota Batam, Senin (8/7) malam, sudah mulai melaksanakan Shalat Tarawih Ramadhan 1434 Hijriyah di Masjid Muhammadiyah Jalan Prof dr Hamka Tembesi, Kecamatan Batuaji. DERMAWAN/HALUAN KEPRI

BATAM (HK) — Warga Muhammadiyah di Batam sudah melaksanakan Shalat Tarawih, Senin (8/7) malam, di Masjid Muhammadiyah Jalan Prof dr Hamka Tembesi, Kecamatan Batuaji. Shalat Tarawih dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum pelaksanaan Shalat Tarawih pertama di Bulan Ramadhan 1434 Hi-

1.000 Dollar S'pura

DITANGKAP Warga Muhammadiyah

Sudah Tarawih jriyah itu, terlebih dahulu dilaksanakan ceramah agama yang disampaikan Ustad Jamaluddin Nur. Dalam ceramah agamanya, Jamaluddin Nur menekankan soal hikmah berpuasa bagi umat Islam. Menu-

rutnya, puasa melahirkan manusia yang cerdas, baik secara intelektual maupun kecerdasan budi pekerti. Dihadapan warga Muhammadiyah, Jamaluddin juga membahas soal adanya Warga Muhammadiyah Hal 7

Awal Ramadhan 10 Juli JAKARTA (HK) — Kementerian Agama akhirnya memutuskan awal Ramadhan 1434 H jatuh pada hari Rabu (10/ 7), besok. Keputusan diambil dalam Sidang Isbat Awal Ramadhan di Kementerian Agama yang dipimpin Menteri Agama Suryadharma Ali. Saat sidang isbat digelar, tak ada perwakilan dari PP Muhamadiyah yang hadir. Sebabnya, Muhammadiyah telah menetapkan hari ini, Selasa (9/7), sebagai awal Ramadhan 1434 H. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami tetapkan bahwa tanggal 1 Ramadhan 1434 Hijriah adalah bertepatan hari Rabu, 10 Juli 2013," kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Kementerian Agama, Senin (8/7) petang. Sebelum Menag Surdharma menyampaikan keputusan isbat, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Awal Ramadhan Hal 7

Ketua DPRD Ultimatum Dirut PLN

Hal

9

Mesin PLTU Rusak Lagi

Hal

17

Ilmu dan Amalan

BATAM (HK) — Pelarian Hasib Agus, sopir taksi tidak resmi di Batam jenis Toyota Corolla Great BP 1917 YX, terhenti, Senin (8/7). Pemilik uang palsu (upal) pecahan 1.000 dollar Singapura (setara Rp8 juta) itu ditangkap Polsek Batuampar di bilangan Jodoh, Batam. Tengku Bayu Liputan Batam Hasib berhasil ditangkap karena polisi mengajak Agus Ismail (40). Agus Ismail adalah penumpang dan sekaligus korban penipuan Hasib. Kanit Polsek Batuampar, Iptu Soni Wibisono membenarkan penangkapan terhadap seorang sopir taksi bernama Hasib yang diduga telah mengedarkan upal mata uang asing sebanyak 1.000 dollar Singapura. "Unit patroli kami menangkap

pengedar upal 1.000 dollar Singapura di kawasan Jodoh. Kasusnya sekarang masih dalam lidik," kata Soni Wibisono di Mapolsek Batuampar. Soni mengatakan, kasus penipuan yang dialami Agus Ismail terjadi pada 3 Mei lalu. Kronologinya, kala itu, Hasib membeli BlackBerry jenis 9800 milik Agus Ismail menggunakan uang pecahan satu lembar sebesar 1.000 dollar Singapura. "Tersangka beli BB (BlackBerry, red) korban pakai uang palsu mata Pemilik Upal Hal 7

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

HASIB Agus (kanan), pemilik uang palsu 1.000 dollar Singapura diamankan di Mapolsek Batuampar, Senin (8/7).

Terkait Operasi Pasien di RSUD Karimun

IDI Diminta Bersikap Tegas

Suryadharma Ali

KARIMUN (HK) — Keluarga besar Lina, pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun yang dianjurkan menjalani operasi pengangkatan sel telur di rahimnya, masih belum puas. Pihak keluarga kini mendesak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Karimun memberikan sanksi ter-

hadap Herry, dokter yang menangani operasi Lina. "Saya meminta kepada IDI Karimun agar mengambil sikap tegas dan memberi sanksi kepada dokter yang menangani operasi Lina, karena saya menilai operasi yang dilakukan dokter tersebut tidak sesuai dengan pro-

sedural," kata Rasno, perwakilan dari keluarga Lina, di Karimun, Senin (8/7). Menurut Wakil Ketua DPRD Karimun itu, dr Herry telah lalai dalam menjalankan tugasnya. Alasannya, kata Rasno, dokter tersebut tidak pernah menjelaskan kepada keluarganya sebelum melaku-

kan dua kali operasi terhadap Lina. Operasi yang pertama, yakni untuk mengangkat penyakit, dan operasi kedua untuk mengangkat kandungan sel telur dari pasien. "Kami selaku keluarga, merasa kalau dokter tersebut tidak pernah membicarakan IDI Diminta Hal 7

Bawang Merah Sitaan BC Dicuri Syahrini

KARIMUN (HK) — Aksi pencurian kembali terjadi di Karimun. Kali ini, sasaran pencuri adalah bawang merah hasil sitaan Kanwil Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil Khusus DJBC) Kepri, yang beratnya

EKSPOSE penangkapan 27 ton bawang merah di atas KM Tembakul Jaya, Rabu (26/6). Bawang inilah yang dicuri kawanan pencuri.

Bawang Merah Hal 7

"HENDAKNYA kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah napas kita”. (Ibnul Qayyim)

Uruguay Pulangkan 7 ILHAM/HALUANHal KEPRI

Umrohkan Keluarga JAKARTA (HK) — Penyanyi Syahrini mengantarkan sang ibunda, Wati Nurhayati untuk pergi menunaikan ibadah umroh. Tak hanya sang ibu yang pergi menunaikan ibadah umroh, beberapa kerabatnya juga ikut pergi ke Tanah Suci. Meski mengaku sedih saat ditinggal beberapa orang terdekatnya, Syahrini tetap mengaku berusaha untuk belajar mandiri. Umrohkan Keluarga Hal 7

Piala Dunia U-20

Irak Tembus Empat Besar KEYSARI (HK) — Setelah melalui perjuangan berat, Irak akhirnya lolos ke semifinal Piala Dunia U-20 setelah menundukkan Korea Selatan melalui drama adu penalti di Kadir Has Stadium, Turki, Senin (8/7) dinihari WIB. Irak Tembus Hal 7

NET

SEJUMLAH pemain Irak melakukan selebrasi lolos ke semifinal Piala Dunia U-20 usai menaklukan Korea Selatan lewat adu penalti, Senin (87) dinihari WIB

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Editor: Andi, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Dimas


Ekonomi

Selasa, 9 Juli 2013

2

Mempersiapkan Masyarakat Sosio-Kultural ASEAN 2015 PEMERINTAH 10 negara ASEAN sudah menyepakati di tahun 2015 akan dimulai terwujudnya ASEAN Community (Masyarakat ASEAN) yang terdiri dari tiga pilar utama yak ni “ASEAN Political-Security Community (APSC), ASEAN Economic Community (AEC), dan ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC)”. Khusus kerjasama regional berkaitan dengan Komunitas SosioKultural ASEAN ini, maka disepakati terdapat enam komponen utama yang menjadi perhatian yakni (1). Kerjasama ASEAN yang bertumpu pada masyarakat/manusianya, (2). Pentingnya membangun tanggung-jawab secara sosial, (3). Memperkuat rasa solidaritas dansemangat persatuan, (4). Mendorong

terbangunnya identitas bersama ASEAN, (5). Membangun masyarakat yang selalu peduli dan suka berbagi rasa, dan (6). Ditujukan bagi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya disusunlah enam program untuk memperkuat enam basis kerjasama sosio-kultural sesama masyarakat ASEAN dengan menek ankan pada (1). Pembangunan yang bertumpu pada manusia, (2). Kesejahteraan dan perlindungan sosial, (3). Hak-hak dan keadilan sosial, (4). Menekankan pada kesinambungan pembangunan/berwawasan lingkungan, (5). Membangun identitas ASEAN, (6). Mempersempit kesenjangan pembangunan. Selanjutnya dari keenam basis

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com kerjasama tersebut, jika difokuskan dalam konteks “Pembangunan yang bert u m p u p a d a m a n u s i a”, terdapat empat langkah yang perlu dilakukan oleh ASEAN Community yakni (1). M enyediak an akses yang sama kepada setiap warga untuk berkesempatan mengembangkan dirinya, (2). Mengutamak an dan menekankan pada investasi bidang pendidikan dan program belajar sepanjang hayat ter masuk pengembangan pusat-pusat pelatihan pengembangan SDM, (3).

Mendorong semangat inovasi dan k ewirausahaan dan penggunaan bahasa I n g r is, (4). M era n g s a n g tumbuhnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan ilmu-ilmu terapan dalam aktivitas pemba n g u n a n sosioekonomi. Selanjutnya focus kebijakan s e s a m a N e g a ra A S E A N h a r u s berada pada sector pendidikan ditambah melakukan enam langkah yakni (1). Mengintegrasikan sector pendidikan diantara Negara-negara ASEAN, (2). Men-

c i p t a k a n m a s y a ra k a t b e r b a s i s ilmu-pengetahuan, (3). Meningkatkan akses yang terbuka bagi pendidikan dasar, (4). Memprogramkan pengembangan dan penjagaan anak-anak usia dini, (5). Meningkatkan kesadaran kepada para pemuda ASEAN, (6). Membangun identitas ASEAN berdasarkan kepada persahabatan dan kerjasama. Merujuk dari berbagai langkah yang harus dipersiapkan tersebut, sangatlan jelas bahwa kerjasama ASEAN dari perspektif sosio-kultural dari sisi pembangunan yang bertumpu pada masyarakat ASEAN sangat menekankan akan sisi pendidikan. Didalam aspek pen-

didikan ini tersurat pentingnya penguasaan Ilmu-ilmu Terapan (applied science) dan teknologi, penggunaan bahasa Inggris, pemanfaatan teknologi informasi, berkemampuan untuk berwirausaha, mendorong daya kreasi dan semangat berinovasi, menciptakan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan yang selanjutnya diharapkan para pemuda ASEAN menyadari bahwa suatu saat nanti mereka akan hidup dalam suatu identitas yang jelas yang membedakan mereka sebagai warga ASEAN dengan nilai-nilai (ASEAN values and norms) yang patut dibanggakan. Insya Allah kita memahaminya. ***

Penguatan Dollar Seret Rupiah ke 9.955 JAKARTA (HK) — Meningkatnya kebutuhan dollar di pasar domestik di tengah sentimen global yang cenderung negatif membuat rupiah kembali mengalami depresiasi. Di transaksi pasar uang Senin (8/7), nilai tukar rupiah ditutup melemah 25 poin (0,25 persen) ke level 9.955 per dollar Amerika Serikat (AS). Ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, mengatakan rupiah tertekan oleh tekanan permintaan dollar yang tinggi di pasar domestik. "Maraknya aksi jual di pasar domestik memicu penguatan dollar sehingga nilai tukar rupiah menurun." Aksi jual di pasar saham kemarin mencapai Rp996 miliar. Hingga semester pertama 2013, tercatat dan asing yang keluar hampir mencapai US$4 miliar atau setara Rp40 triliun. Dari jumlah itu, US$2 miliar keluar dari pasar saham dan US$2 miliar lainnya dari pasar obligasi. Derasnya aksi jual di pasar domestik membuat cadangan devisa Indonesia turun drastis ke US$98,1 miliar, dibanding bulan sebelumnya di level US$105,1 miliar. "Selain disebabkan aksi jual di pasar finansial,

menyusutnya cadangan devisa juga disebabkan permintaan valuta asing yang besar untuk pembagian deviden asing dan utang korporasi," ungkap Lana. Menurut Lana, posisi cadangan devisa tersebut masih aman untuk memenuhi kebutuhan nilai tukar 5,4 bulan impor dan pembayaran utang pemerintah. Meski demikian, penurunan itu cukup sensitif bagi kestabilan rupiah yang pergerakannya bergantung pada intervensi bank sentral. Dari Amerika, data payrolls bulan Juni membaik ke level 165 ribu, sementara tingkat pengangguran bulan Juni tetap 7,6 persen atau level terendahnya dalam empat tahun terakhir. Perbaikan data ini semakin memberi peluang bagi bank sentral Amerika (The Fed)

Awal Juni, Penyerapan Daerah 29 Persen

INT

PELEMAHAN RUPIAH — Sentimen global yang cenderung negatif membuat rupiah kembali turun. Di transaksi pasar uang, Senin (8/7), nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level 9.955 per dollar Amerika Serikat (AS). untuk mengurangi program pembelian obligasi. Hingga pukul 16.45 WIB,

dollar perkasa atas mata uang dunia. Mata uang euro melemah ke level US$1,28,

pound sterling melemah ke US$1,49, dan yen turun ke 101,3 per dollar. (tmp)

JAKARTA (HK) — Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah per awal Juni mencapai 29 persen. Targetnya hingga akhir Juni 40 persen. "Itu sudah tinggi sebenarnya, semester 1 sebesar 40 persen, karena semester I biasanya lebih banyak penyiapan instansi, pembayaran lebih banyak semester II ," kata Gamawan usai menghadiri serah terima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Kementerian dan Lembaga di bawah Auditorat Keuangan V BPK, Senin (8/7) Gamawan menambahkan penyerapan di semester pertama memang tak bisa terlalu tinggi karena instansi masih memproses tender, menyiapkan administransinya. "Makanya kalau tercapai

40 persen saja sudah bagus," katanya. Adapun dari total anggaran pemerintah daerah, Gamawan mengatakan, paling banyak ditujukan untuk membayar gaji aparatur di daerah yang berada di kisaran 60 per sen. Di ibukota provinsi seperti Jambi atau Padang bahkan bisa mencapai 70an persen. Sisanya sekitar 24 persenan untuk belanja modal dan belanja barang sisanya. Komposisi ini diakui Gamawan tak ideal. "Kalau belanja modal sudah 35 persen sudah baguslah," katanya. Ia mengingatkan, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada daerah agar tak lagi mengajukan penambahan aparatur jika belanja aparatur sudah lebih dari 50 persen. "Kecuali untuk belanja guru, atau perawat," katanya. Tujuannya untuk efisiensi. (tmp)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

3

Cabai Merah Tembus Rp50.000 per Kg Daging Rp110.000 per Kg BATAM (HK) — Harga kebutuhan pokok di Pasar Tos 3.000 Jodoh dan Pasar Pujabahari Nagoya, Senin (8/7), terutama bumbu dapur, ayam dan daging mengalami lonjakkan yang cukup signifikan. Kenaikan diduga dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan memanfaatkan momen Ramadhan yang sudah di depan mata.

Tim Haluan Kepri Liputan Batam-Tanjungpinang Pedro Sembiring, distributor Cabai merah dan sejumlah bumbu dapur ditemui di kiosnya Pasar Tos 3.000, kemarin, mengatakan, cabai merah masuk dari Surabaya sehari sebelumnya sebanyak 500 Kg. Ia menjual dengan harga Rp42 ribu per kilogram (Kg). Namun beberapa pedagang menjual dengan harga Rp50 ribu per Kg. "Cabai merah tidak masuk dari Medan, karena harga mahal, begitu juga dari Padang. Yang masuk cuma dari Surabaya. Kami ambil harga yang lebih murah," ujar Pedro.

Untuk kebutuhan Selasa (9/7), Pedro sudah mendatangkan cabai merah dari Surabaya yang mendarat sore kemarin sebanyak 750 Kg. "Yang mendatangkan cabai kan tidak hanya saya, saya rasa mencukupilah untuk kebutuhan masyarakat Batam," ujar Pedro. Meski begitu, Pedro tidak bisa menjamin harga cabai hari ini masih di kisaran harga sebelumnya. "Kita nggak bisa prediksi pasar, kalau barangnya sedikit, permintaan banyak, tentu harga akan naik," ujarnya. Masih di Pasar yang sa-

ma, P Aritonang yang berjualan di lapak menawarkan cabai dengan harga Rp44 ribu di sore hari, dan Rp47 ribu di sore hari. Hal tersebut sesuai kualitas cabai. "Pagi hari cabainya masih segar, makanya mahal, kalau sekarang kan sudah sisa-sisa, kualitasnya kurang, makanya lebih mahal," ujar P Aritonang. Sementara, harga cabai rawit Rp30 ribu per Kg, cabai hijau Rp28 ribu per Kg, tomat merah Rp7 ribu per Kg, kentang Medan Rp9 ribu per Kg, jahe Rp11 ribu per Kg, bawang putih Rp10 ribu per Kg, bawang merah Rp25 ribu per Kg. Sayur mayur, seperti wortel Rp11 ribu per Kg, kacang panjang naik dari Rp4-5 ribu menjadi Rp16 ribu per Kg, mentimun Rp7 ribu per Kg, kemangi naik dari Rp12 ribu menjadi Rp28 ribu per Kg, sawi Rp7 ribu per Kg. "Daun bawang masih normal, Rp12 ribu per Kg, tetapi seledri naik dari Rp22 ribu menjadi Rp40 ribu per Kg. Karena barang sedikit masuk, itupun hanya dari Padang," ujar Siti Munawaroh, pedagang di Pasar Tos 3000. Sementara, harga daging ayam es di Tos 3000 naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 per

Kg, daging ayam segar naik dari Rp32 ribu menjadi Rp35 ribu per Kg, dan daging es Rp65 ribu per Kg. Sedangkan ayam kampung hidup dijual dengan harga Rp60 ribu per Kg, naik dari biasanya Rp55 ribu per Kg. "Harga ayam es memang naik dari Surabaya," ujar Ahmad pedagang ayam es di Pasar Tos 3000. Di Pasar Pujabahari, pedagang daging segar, Amat mengatakan harga naik sebesar Rp10 ribu dibandingkan hari sebelumnya, yaitu dari Rp100 ribu menjadi Rp110 ribu per Kg. Kenaikan harga seiring meningkatnya permintaan dari masyarakat. "Harga naik paling hanya tiga hari, setelah itu turun lagi. Diperkirakan naik lagi sehari jelang lebaran. Harga di Batam naiknya tidak terlalu tinggi karena masih ada daging es, masyarakat juga bisa beralih ke ikan atau ayam bila harga daging terlalu tinggi," ujar Amat. Sementara, Buyung Ambon, pedagang ikan di Pasar Tos 3000 mengatakan, harga ikan relatif stabil, seperti selar Rp40 ribu per Kg, ikan karang Rp25 ribu per Kg, tongkol putih Rp20 ribu per

Bank Danamon Salurkan Rp70 M

NET

SEIRING meningkatnya perekonomian Tanjungpinang, Bank Danamon menyalurkan dana sebesar Rp70 miliar sepanjang semester I 2013, atau naik 30 persen dibandingkan Desember 2012.

TANJUNGPINANG (HK) — Bank Danamon Cabang Tanjungpinang pada Semester I 2013 menyalurkan dana dalam bentuk kredit sebesar Rp70 miliar, naik dibandingkan periode Desember 2012 lalu yang berada di angka Rp54 miliar, atau naik sebesar 30 persen. Sebagaimana dikatakan Manager Business Bank Danamon Tanjungpinang Eko Veri Yudha, Senin (8/7). Dikatakan Eko, peningkatan penyaluran dana tersebut seiring dengan menggeliatnya aktifitas bisnis, termasuk tam-

bang di Tanjungpinang. "Angka itu untuk semua produk pinjaman, baik small, medium maupun enterprint (SME). Semuanya tumbuh di kisaran 20-30 persen," ujarnya. Nasabah, sebut Eko, bisa meminjam dana mulai dari Rp300 juta hingga Rp10 miliar dengan cara menggadaikan sertifikat rumah, ruko, maupun tanah kosong. Angka tersebut diperuntukan bagi perusahaan tambang guna menambah alat berat pertambangan. "Kami juga memberikan pinjaman untuk bisnis retail, makanan siap saji, dan lainnya," sebut Eko. Selain produk pinjaman, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Danamon Tanjungpinang juga tumbuh. Pada periode Desember 2012, DPK Bank Danamon sebesar Rp28 miliar, dan pada Juni 2013 sebanyak Rp32 miliar. DPK Bank Danamon berasal dari Giro, Deposito dan Tabungan.(cw73)

DOK

LONJAKAN HARGA — Pedagang memperlihatkan cabai merah di kios miliknya beberapa waktu lalu. Harga cabai di pasar tradisional Tanjungpinang tembus Rp54 ribu per kilogram, di Batam Rp50 ribu per kilogram. Kg, udang Rp37 ribu per Kg, cumi Rp40 ribu per Kg, lele Rp25 ribu per Kg. Di Tanjungpinang, harga kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan. Seperti di

Pasar Raya 2I Tanjungpinang, harga cabai naik dari Rp50 ribu menjadi Rp54 ribu per Kg, cabai hijau naik dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per Kg, bawang Birma naik dari Rp10 ribu men-

jadi Rp12 ribu per Kg, cabai rawit naik dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per Kg, dan bawang putih naik dari Rp16 ribu menjadi Rp20 ribu per Kg. (pti/cw76/cw78)

TV Bisa Menyimpan Tayangan Time Machine II LG

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

SALES Marketing LG Brand Shop di Penuin memperlihatkan Smart TV LG, Time Machine II, Senin (8/7). Televisi ini bisa menimpan tayangan favorit pemiliknya. BATAM (HK) — Brand terbaik dunia, LG menghadirkan produk terbaru dan unggulan di 2013, yaitu generasi Smart TV, Time Machine II yang memberikan kenyamanan di saat menonton bersama keluarga. Generasi ini memungkinkan Anda untuk menyimpan tayangan

favorit, sehingga bisa menontonnya kapan saja. TV LED ini dilengkapi fitur-fitur fantastis yang semakin canggih, hadir dalam sebuah televisi keluarga yang mencengangkan. Sales promotion LG di LG Brand Shop Penuin Rizky Setiawan, Senin (8/7) mengatakan, televisi ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 32 inch hingga 70 inch, bisa disesuaikan dengan ukuran rumah Anda. Didesain dengan cinema screen (untuk seri tertentu), tanpa frame, layaknya menonton bioskop di ruangan keluarga. Berbagai fitur yang teraplikasi pada televisi ini yaitu konten ekslusif unggulan yang telah lebih dulu hadir pada Smart TV LG, berupa konten

CMYK

eksklusif dan hal menarik melalui televisi. Dilengkapi Smart Share, yaitu bisa berbagi konten yang tidak terbatas antar media digital dengan Smart TV, seperti Smartphone, Laptop menggunakan jaringan Wifi, sosial center yang memungkinkan untuk menggunakan aplikasi seperti facebook dan twitter. Dikatakan, LG menghadirkan produk dengan mengutamakan kepuasan pelanggan. "Dengan fitur-fitur canggih yang teraplikasi dalam TV Time Machine II, kami menghadirkan kenyamanan menonton di ruang keluarga tanpa batas waktu, layaknya menonton bioskop," tutur Rizky. Khusus untuk series 3D, tersedia 3D depth control untuk pengaturan tingkatan efek 3D sesuai keinginan, suara effect 3D yang membuat suara lebih nyata, serta tersedianya film maupun game yang tersedia dalam 3D world. "Bersiaplah menikmati pengalaman menonton cinema 3D terbaik yang pernah ada, dan lupakan kacamata yang berat, tidak nyaman, serta kualitas gambar yang membuat Anda pusing, karena dengan TV Time Machine, Anda dapat merasakan menonton tayangan 3D sesungguhnya tanpa hambatan itu, standar baru untuk kesempurnaan 3 Dimensi," pungkas Rizky. (cw76)

Editor:Nana Marlina,Layouter: Novrizal


Dunia

Selasa, 9 Juli 2013

4

Hotel Ambruk, 12 Orang Tewas NEW DELHI (HK) — Lagi-lagi insiden gedung ambruk terjadi di India. Sebuah hotel berlantai dua roboh dan menewaskan sedikitnya 12 orang. Sebanyak 16 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa di kota Secunderabad, negara bagian Andhra Pradesh, India Selatan, Senin (8/7). Saat ini para petugas penyelamat masih terus melakukan pencarian korban di antara reruntuhan bangunan.

"Duabelas orang telah ditemukan tewas sejauh ini setelah hotel City Light ambruk pagi tadi, kami masih mencoba membersihkan pu-

ing-puing dan menyelamatkan orang-orang," kata pejabat kepolisian setempat, K. Satyanarayana kepada kantor berita AFP, Senin (8/7). Saat kejadian, sekitar 25 orang tengah bekerja di hotel yang berlokasi di jalan yang ramai di Secunderabad. Saat itu, tiba-tiba dinding dapur ambruk, yang diikuti oleh robohnya bagian-bagian hotel lainnya dan menyebabkan para staf hotel tertimpa puing-puing. Dari 16 orang yang terluka, lima di antaranya mengalami luka-luka serius. Be-

NET

PERBAIKI MASJID — Seorang pekerja Palestina memperbaiki sebuah dinding di komplek suci Masjid Al- Aqsa menjelang bulan suci Ramadhan di Jerusalem (7/7).

lum diketahui, berapa persisnya jumlah orang, baik pegawai hotel maupun tamu hotel yang masih tertimpa puing-puing. "Gedung tersebut sudah sangat tua dan menurut orang-orang yang bekerja dekat situ, tembok-tembok telah menunjukkan retakan-retakan," ujar Satyanarayana. Sejumlah gedung telah ambruk di India dalam beberapa bulan terakhir. Kebanyakan merupakan bangunan apartemen yang berada di kota Mumbai. Termasuk insiden ambruknya gedung bertingkat pada April lalu yang merenggut 74 nyawa di Mumbai. Sembilan orang ditangkap terkait robohnya gedung yang belum mendapat izin tersebut. Pada Jumat, 21 Juni lalu, sebuah gedung apartemen di distrik Thane juga ambruk. Sebanyak 10 orang termasuk lima anak-anak yang sedang tidur pulas, tewas dalam kejadian itu. Insiden demi insiden tersebut menunjukkan buruknya standar konstruksi bangunan di India. Di negara itu, permintaan akan perumahan sangat tinggi namun dengan maraknya praktik korupsi, biaya-biaya pun dipangkas. Ditambah lagi dengan lemahnya inspeksi keamanan. (dtc)

Ada LSM Didanai Asing Terlibat Pencucian Uang JAKARTA (HK) — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku memiliki data terkait lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menerima dana dari lembaga asing dengan tujuan tertentu. Bahkan, ada LSM atau ormas yang juga menjadi tempat tindak pidana pencucian uang (TPPU). “Kita sudah punya data siapa saja yang menerima dana dari lembaga asing dan ada yang jadi tempat pencucian uang,” kata Staf Ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bidang Politik Hukum dan Hubungan Antarlembaga Reydonnizar (Donny) Moenek, yang dihubungi Republika, Minggu (7/7). Donny menjelaskan, Kemendagri memiliki data tersebut untuk ditindaklanjuti. Apalagi, RUU Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) sudah disahkan menjadi undang-undang (UU) oleh DPR pada Selasa (2/7). Karena itu, Kemendagri pun siap bekerja sama dengan aparat hukum untuk mengungkap tabir kejahatan LSM yang dimaksud. Namun begitu, ia enggan mengungkapkan data terkait

jumlah LSM atau ormas yang menerima dana dari lembaga asing maupun yang menjadi tempat penampungan dari TPPU. Menurutnya, data tersebut masih harus diverifikasi lagi. Secara umum, ia melanjutkan, setiap ormas atau LSM wajib memberitahukan kepada pemerintah mengenai sumber dana. Ormas yang sumber dananya dari asing juga diminta untuk menjelaskan kepentingan dan mekanisme pemberian dari donaturnya. Selain itu, bentuk-bentuk pertanggungjawaban dari penerimaan dana asing ini juga harus dipublikasikan. Ia menilai, ormas atau LSM yang menerima dana asing harus dipertanyakan kepentingannya apakah juga memiliki komitmen kebangsaan dalam negeri yang tinggi. Ia mengkhawatirkan ormas atau LSM yang menerima dana asing memiliki kepentingan tertentu untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa. “Kalau tujuannya malah untuk dekonstruksi (menghancurkan) negara, apa itu yang artinya kebe-

basan berserikat? Inilah yang kita harus lihat kepentingannya,” jelasnya. Saat ditanya mengenai Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengakui menerima dana asing, menurutnya, setiap LSM atau ormas harus tetap memiliki kewajiban untuk memublikasikan audit keuangannya. Apakah ICW sudah melaporkan dananya ke Kemendagri? Donny pun menjawab, “Nanti akan kita cek lagi.” Dana KPK Tidak hanya LSM, sejumlah lembaga negara seperti KPK ternyata turut menerima sumbangan dari pihak asing. Meski mengakui adanya dana asing yang diterimanya, KPK mengatakan dana asing ini bukan dalam bentuk dana operasional. “Dana asing tidak berbentuk uang, jadi tidak ada yang masuk ke operasional KPK. Karena, dana operasional KPK bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP yang dihubungi wartawan, Ahad (7/7). Johan menjelaskan,

penerimaan dana asing ini merupakan sebagai dana tambahan dalam bentuk hibah. Dana asing ini juga dikucurkan tidak berbentuk uang atau fresh money, tetapi dengan pelaksanaan program-program, seperti pelatihan dan seminar. Selama ini, lanjutnya, KPK telah melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga dunia, khususnya di bidang pemberantasan korupsi. Menurutnya, kerja sama ini sudah lama dilakukan KPK dengan sejumlah lembaga dunia ini. Ia menyebutkan lembaga dunia yang memberikan dana ke KPK adalah GIZ Jerman dan Danida Denmark. “Memang ada kerja sama dengan KPK dunia dan Bank Dunia. Itu sudah sejak lama,” jelasnya. Lagi pula, ia melanjutkan, semua bantuan tersebut telah dilaporkan dan diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). KPK juga selalu melaporkan penerimaan dana asing ini kepada DPR. “Kan semua dilaporkan KPK dan diaudit BPK. Ke DPR juga dilaporkan soal itu,” tegasnya. (rol)

Berhenti Merokok dengan Sangkar Burung ANKARA (HK) — Seorang perokok berat telah mengambil langkah drastis untuk menghentikan kebiasaannya. Ia mengunci kepalanya dalam sangkar yang mencegah dia menempatkan rokok di mulutnya. Ibrahim Yücel begitu yakin dengan kemauannya untuk berhenti merokok. Ia membuat helm berbentuk sangkar yang terinspirasi dari helm pengendara motor. Yücel, yang saat ini berumur 42 tahun, telah menghabiskan dua bungkus rokok per hari sejak usianya 16 tahun. Ayahnya meninggal akibat kanker paru-paru. Sejak itu ia memutuskan berhenti merokok. “Ini saya lakukan demi kesehatan dan kebaikan keluarga saya,” kata Yücel. Na-

mun, segala upaya Yücel gagal dan ia kembali merokok. Menurut laporan Daily Mail, ia hampir putus asa. Yücel, yang berasal dari Turki ini, akhirnya merancang helm mirip dengan kandang burung. Helm ia buat untuk mencegahnya balik ke kebiasaan buruknya. Helm tersebut digunakan setiap saat olehnya. Untuk menghindari keinginan membuka helmnya, Yücel sengaja menitipkan kunci helm tersebut kepada istrinya. Awalnya, keluarga Yücel

meragukan tentang tindakan konyolnya memakai helm kemana pun ia pergi. Namun, setelah beberapa hari, akhirnya keluarga Yücel pun

mendukung sepenuh hati keputusannya karena hal tersebut merupakan kebaikan untuk dirinya dan keluarganya. (tmp)

NET

IBRAHIM Yucel memakai penutup kepala seperti kerangkeng untuk menghilangkan kebiasaan merokok. Editor: R Ghafur, Layouter: Syahrial Anwar


Opini & Layanan Umum Ketika Ketua DPRD "Dilecehkan" KABAR tentang "dilecehkannya" Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi oleh salah satu pejabat di B'right PLN Batam, sebagaimana diberitakan Haluan Kepri edisi Senin (8/7) di halaman Metro Batam, sungguh mengejutkan. Bagaimana tidak, seorang pejabat publik, yang bertanya demi kepentingan masyarakat luas, malah mendapat jawaban ketus yang sama sekali tidak menyentuh substansi persoalan. Padahal, apa yang ditanyakan Ketua DPRD Batam itu, dalam hearing (rapat dengar pendapat/RDP) antara DPRD Batam dengan PLN Batam, sangatlah wajar, mengingat kondisi listrik di Batam beberapa waktu terakhir sedang tidak stabil. Semestinya, pejabat PLN Batam itu sadar, bahwa

jawabannya bisa meneduhkan perasaan masyarakat Batam yang mulai gundah-gulana karena seringnya listrik padam. Karena itu, jawaban "saya tidak tahu, saya tidak ngerti, saya tidak ngurus" yang dilontarkan pejabat di PLN Batam tersebut benar-benar tidak patut. Kalaupun betul tidak tahu, tidak ngerti dan tidak ngurus, semestinya pejabat itu bisa memberikan jawaban dengan lebih berdiplomasi, yang membuat kita semua bisa memakluminya. Tapi bukan jawaban blak-blakkan yang malah menunjukkan ketidakdewasaan berfikir dan bersikap. Sebagai petinggi di sebuah lembaga, tentulah seseorang dituntut untuk bisa bertutur-kata penuh etika dan sopan santun. Apalagi, jika

bertatap bicara dengan sesama petinggi dari lembaga lain. Pastilah ada kaidah-kaidah komunikasi yang selayaknya dipertontonkan kedua belah pihak agar menjadi contoh yang elok bagi yang mendengar atau melihatnya. Untung saja, Ketua DPRD Batam, saat mendapat jawaban itu tidak terpancing. Dia tidak secara frontal menegur atau memperpanjang urusan ketidaksopanan pejabat PLN itu. Walaupun, pada akhirnya, masalah ini sampai juga ke publik, hingga menjadi perdebatan. Mau-tidak mau, kedua belah pihak memang harus menglarifikasinya. Surya Sardi sudah mengakui, bahwa jawaban "keliru" yang disampaikan pejabat PLN Batam kepada dirinya dalam

RDP beberapa waktu lalu, benar adanya. Sementara, pejabat PLN tersebut, masih belum memberikan konfirmasi. Kejadian seperti ini, hendaknya tidak terulang lagi. Bagaimanapun, Surya Sardi apapun tindakannya, tetaplah membawa nama institusi DPRD Batam, institusi yang mewakili suara seluruh masyarakat Kota Batam. Jika pertanyaan dari pemimpinnya saja sudah tidak direspon dengan baik, apalagi masyarakat biasa? Begitulah sentimen yang muncul di arus bawah. Terlepas dari itu semua, menarik juga kita telaah latar belakang pejabat PLN itu berani memberi jawaban sekenanya yang cenderung "melecehkan" Ketua DPRD Batam. Banyak dugaan yang

muncul. Apakah pejabat PLN itu sedang kesal hatinya? Atau ada hal lain yang menjadikan pejabat PLN Batam tersebut seolah-olah "bosan" atau "muak"? Misalnya, pertanyaan itu sudah terlalu sering diterimanya dari lembaga legislatif? Entahlah. Seperti kita sering dengar, tingkah polah para wakil rakyat juga tak jarang yang "semau gue". Tidak sedikit rakyat atau masyarakat Batam yang kecewa dengan kinerja para anggota dewan. Tak jarang, kita disuguhi rutinitas kunjungan kerja atau reses yang kerapkali tak jelas juntrungannya. Berulangkali masyarakat menagih hasil dari kunjungan kerja para anggota dewan, tapi sangat sedikit anggota dewan yang mau mengejawantahkan hasil studi bandingnya ke daerah-daerah lain bahkan ke luar negeri ke dalam produk

Meraih Sukses Ramadhan Ramadhan merupakan bulan mulia karena mengandung perintah Allah dan seruan Rasulullah untuk berpuasa wajib sebulan penuh. Pada bulan ini juga wahyu Allah yang berupa ayat-ayat al-Qur’an diturunkan ke muka bumi. Selain itu, terdapat Lailatul Qadr didalamnya, yakni satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka, bergembiralah kita sebagai umat Islam dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini. Perintah berpuasa sebulan penuh selama Ramadhan merupakan ibadah wajib yang paling berat dari pada ibadah wajib lainnya. Ibadah puasa melibatkan rohani dan jasmani secara bersinergi, tanpa melepaskan unsur teknis personal maupun sosial. Amal ibadah puasa akan langsung dinilai oleh Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits Qudsi yang menyatakan bahwa setiap amal anak-cucu nabi Adam akan kembali pada dirinya masingmasing, kecuali puasa. Puasa itu untuk Allah dan Allah juga yang menanggung pahalanya. (Riwayat Bukhari). Ibadah puasa tidak seperti ibadah wajib lainnya yang dapat dilihat bahkan diukur atau dinilai secara kasat mata. Misalnya shalat, dengan begitu mudah kita dapat mengetahui seseorang yang mengerjakan shalat dan yang tidak shalat. Begitu juga halnya dengan orang-orang yang berzakat dan yang belum membayar zakat, kita dapat mengukur keimanannya. Kita juga dapat membedakan orang yang sedang menjalankan ibadah haji atau sekedar plesiran. Berbeda dengan puasa, ibadah puasa adalah ibadah rahasia yang hanya diketahui oleh Allah dan orang yang melakukannya. Ibadah puasa akan mengantarkan potensi dalam diri umat Islam untuk menjadi pribadi yang jujur dan kuat. Karena perintah puasa telah dikhususkan hanya kepada

K olom Publik (Bagian Kedua) ZAKAT merupakan ibadah maliyah yaitu pemberdayaan harta bendayang diberikan Allah kepada manusiayang digunakan untuk kepentingan bersama demikain halnya dengan aspek ekonimi. Zakat mengajak pada muara adanya kebersamaan untuk menikmati kesejahteraan sehingga timbul adanya pemerataan, kesamaan dan kebersamaan. Pada titik inilah kenikmatan hidup benar-benar terasa. Sistem Zakat sebagai Solusi Alternatif dan Strategis Masyarakat muslim adalah

MARHABAN yaa Ramadhan... Bulan suci Ramadhan 1434 H telah di depan mata, bulan dimana diwajibkannya orang-orang yang beriman untuk berpuasa, sekaligus menjadi ajang menempa diri untuk meraih gelar Muttaqin.

Oleh: Zainal Arifin Guru SMP Islam Integral Luqman al-Hakim Hidayatullah Batam mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Ini artinya, Allah memilih orangorang yang beriman untuk berpuasa sebagai bukti ketakwaan mereka. Allah SWT berfirman dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 183, yang artinya, “Hai orangorang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Dapat ditarik ‘benang merah’ bahwa ibadah puasa secara tidak langsung telah menanamkan benih-benih kejujuran dan keikhlasan. Mereka yang berpuasa karena Allah, sudah barang tentu tidak akan curang mencuri makan atau minum untuk membatalkan puasanya, meskipun tiada orang yang melihatnya. Orangorang yang ikhlas berpuasa tentu tidak mengharapkan pamrih dari siapapun apalagi sekedar ingin dilihat orang lain, karena kualitas ibadah puasa hanya Allah yang tahu. Puasa berarti menahan diri sekaligus mengekang hawa nafsu yang terkadang menjerumuskan manusia ke dalam kehancuran. Menurut M. Quraish Shihab, penulis buku “Lentera Hati”, menyatakan bahwa apapun motivasi serta bentuk dari puasa, ia tidak dapat dipisahkan dari upaya pengendalian diri. Pengendalian diri akan mengantarkan manusia pada kebebasan dari belenggu ‘kebiasaan’ yang mungkin dapat menghambat kemajuan dirinya. Persiapan Menyambut Ramadhan Berdasarkan uraian tersebut, semaksimal mungkin kita harus mempersiapkan

diri menyongsong bulan puasa kali ini agar dapat meraih predikat terbaik di hadapan Allah. Banyak hal yang mesti dipersiapkan sebelum kita menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, agar ibadah puasa kita tidak percuma. Rasulullah bersabda, “Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa, kecuali lapar dan dahaga.”(HR. Ahmad). Persiapan menyambut bulan puasa tidak hanya bersifat material semata, namun juga harus didukung oleh konsep spritual yang benar-benar terprogram. Karena berdasarkan maknawi, puasa adalah ibadah yang melibatkan unsur jasmani dan rohani secara berkesinambungan. Beberapa hal yang semestinya kita prioritaskan demi mencapai kesempurnaan ibadah puasa kali ini diantaranya: Luruskan niat, sesungguhnya baik buruknya amal seseorang terletak pada niatnya. Dengan niat yang benar dan ikhlas karena mengharap ridho Allah maka insya Allah puasa kita akan berkualitas. Menata hati untuk ikhlas melakukan ibadah puasa tentu bukan hal yang mudah. Ikhlas adalah inti dari segala perbuatan yang telah akan sedang kita lakukan. Ikhlas akan memurnikan ketaatan kita kepada Allah demi mengharap keridhaan-Nya semata. Ikhlas juga merupakan pembersih hati dari serpihan-serpihan keduniawian yang senantiasa terselip dalam diri manusia. Menurut Imam al-Munawi, ikhlas itu usaha seseorang untuk membersihkan hati da-

Menata Zakat masyarakat yang seharusnya berdiri diatas prinsip Takaful (saling menanggung). Sehingga orang yang lemah tidak merasa hina dengan kelemahannya dan orang yang kuat tidak gila hormat dengan kekuatannya. Orang miskin tidak merasa nista dengan kemiskinannya dan orang kaya tidak gila kemuliaan dengan kekayaannya. Pada dasarnya keduanya dapat hidup berdampingan dan saling melengkapi satu sama lain. Kedua nya ibarat dua kutubarus listrik

yang saling bersinergi antara satu dengan yang lain. Aghniya (orang kaya) Fuqoro wal Masakin (orang fakir dan miskin) bukanlah sebuah kelas atau kasta dalam masyarakat muslim. Yang keduanya harus diberi sekat atau batasan-batasan tertentu, akan tetapi dalam prinsip Islam keduanya sama dihadapan Allah SWT, hanyalah ketaatan dan ketaqwaanya yang membedakan keduanya. Dengan kekayaanya seorang

ri segala hal yang mengotorinya. Sedangkan Imam al-Jurjani menyatakan bahwa ikhlas itu tidak mengharapkan adanya saksi selain Allah SWT. Selain itu, bila ditinjau berdasarkan asal-usul katanya, ikhlas berasal dari bahasa Arab, yaitu khalasha yang artinya bersih, murni dan sehat. (Ibnul Manshur dalam kamus Lisanul ‘Arab). Bertaubat dan tinggalkan maksiat, demi menyambut tamu agung nan mulia. Logikanya, ketika seseorang menyambut tamu penting misalnya pejabat atau orang-orang terhormat. Tentu ia harus bersih diri, tempat dan lingkungan sekitarnya. Demikian halnya Ramadhan, bulan yang dimuliakan Allah dan Rasulullah tersebut. Seharusnya kita membersihkan diri dari segala dosa dan meninggalkan segala maksiat untuk menyambut kedatangan Ramadhan, bulan penuh berkah ini. Betapa rugi orang-orang yang berpuasa menahan lapar dan dahaga, tetapi dirinya masih berbuat maksiat. Sebagaimana dalam haditsnya, Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya maka tidak ada bagi Allah kepentingan terhadap puasa (yang sekedar meninggalkan makan dan minum.” (Riwayat Bukhari). Bersyukurlah kita yang masih diberi kesempatan oleh Allah untuk bertemu kembali dengan Ramadhan ini. Kesempatan yang tidak semua umat Islam dapatkan karena ajal telah menjemputnya. Maka dari itu, selagi pintu taubat belum tertutup

dan demi meraih kualitas ibadah puasa yang maksimal, bertaubatlah kita dengan sebenar-benarnya. “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya)." (QS. At-Tahrim [66]: 8). Memahami hukum dan ilmu puasa, sebagai landasan menunaikan ibadah dengan baik dan benar. Banyak orang yang berpuasa tanpa memahami hukum dan hikmah dari ibadah puasa itu sendiri. Akibatnya, fenomena masjid ramai diawal-awal Ramadhan dan sepi dipertengahan atau akhir bulan puasa selalu kita jumpai setiap tahunnya. Hal ini sangat dimungkinkan karena masih banyak umat Islam yang berpuasa Ramadhan, hanya sebatas ritual tahunan. Tidak jarang umat Islam yang berpuasa namun tidak memahami ilmu dan aturan dalam berpuasa. Sungguh sia-sia mereka yang berpuasa hanya karena ikut-ikutan orang lain atau sekedar merasa segan dengan tetangga sekitarnya. Karena Allah telah melarang umat Islam melakukan sesuatu tanpa didasari ilmu pengetahuan. Dalam al-Qur’an surat al-Israa’ [17] ayat 36, Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” Demikianlah sekiranya beberapa pilar penting sebagai bagian dari strategi untuk meraih hasil yang optimal dalam menjalankan ibadah puasa. Tentu masih banyak variabel lainnya yang turut mendukung kesuksesan ibadah puasa kita. Intinya, keberhasilan ibadah puasa bermula dari kematangan persiapan kita sebelum menunaikannya. Semoga Allah berkenan memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hambanya yang Muttaqin. Salam Sukses Ramadhan.***

Oleh: Munawwir, S.H.I, GM Fundraising & Marcomm DSNI Amanah

Aghniya`memiliki peluang lebar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan banyak memberikan solusi bagi pemecahan berbagai penyakit sosial, ekonomi dan moralitas. Secara faktual Masakin (orang miskin) dapat di kategorikan menjadi dua. Pertama disebut Sail, yaitu orang miskin yang memperlihatkan kemiskinannya kepada orang laindengan tujuan dan harapan mendapat bantua atau memintanya secara langsung. Kedua disebut Mahrum, yaitu orang miskin yang tidak memperlihatkan kemiskinannya ka-

rena memiliki sifat Iffah (menjaga harga diri) Jika sosialis marxis mencoba memecahkan problem kemiskinan dengan cara memaksa para Aghniya (borjuis) untuk turun menjadi miskin dan menjalani hidup susah bersama-sama, maka sistem Islam memeberikan solusi dengan cara memberdayakan orang-orang miskin agar menjadi Aghniya (orang kaya). Solusi alternatif dan strategis inilah yang ditawarkan oleh Islam melalui sistem zakat yang produktif dan kreatif. ***

Selasa, 9 Juli 2013

undang-undang lokal (peraturan daerah). Atau paling tidak, mereka mau membuka secara transparan, apa saja kegiatan mereka selama studi banding yang biayanya ditanggung oleh negara yang berarti juga adalah uang rakyat. Yang lebih ekstrem, praduga jelek yang juga sering diteriakkan oleh masyarakat adalah tentang mafia proyek. Akses yang mudah, yang dimiliki anggota dewan, kepada para petinggi di lembaga lain (baik pemerintahan maupun swasta) membuat masyarakat tak takut untuk menuding banyak anggota dewan yang bermain proyek atau bermain mata terhadap sebuah kasus. Karena itu, tak salah bila muncul praduga, bahwa peja-

5

bat PLN Batam tersebut sejatinya sudah jengah ditanya terus-menerus tentang padamnya listrik. Sementara di waktu lain, mereka juga ditagih "rupa" lain. Tentu saja, semua ini hanya praduga, yang bisa benar bisa pula salah. Mungkin pula, bukan cuma pejabat PLN Batam yang "ogah" bersinggungan dengan wakil rakyat. Pemimpin-pemimpin lain, baik di eksekutif maupun yudikatif, apatah lagi para pengusaha, bisa jadi mempunyai perasaan yang sama. Namun, mereka belum berani "melawan" secara terbuka. Tentu, banyak alasan yang menyebabkan mereka untuk memilih diam. Tapi, kalau terus-terusan tertekan, apapun bisa terjadi. Siapa tahu?***

C akap B ijak "KEBAHAGIAAN akan kehilangan makna jika tidak diimbangi oleh kesedihan”

Carl Gustav Jung "BERBICARA dengan baik dan fasih adalah seni yang hebat, tapi mengetahui saat yang tepat untuk berhenti berbicara juga tindakan yang sama-sama hebat" Wolfgang Amadeus Mozart

M enyanyah Suara Terabaikan SEJAUH ini para caleg masih yang akan mereka pilih nanti. mengabaikan kekuatan dari Malah dikuatirkan atas kesuara pemilih pemula seperti bingungan mereka ini nantinya para siswa SMA/SMK yang salah menentukan pilihan, atau sudah wajib ikut memilih pada bisa-bisa golput. "Memang Pemilu nanti. Sebenarnya para katanya Golput itu haram, tapi pemilih pemula ini merupakan kan lebih haram lagi bila kita angin segar untuk mendong- memilih pimpinan yang tidak krak suara terbanyak. Bayang- tepat dan tidak tahu asal usulkan jumlah pemilih suara ini nya seperti apa," ujar beberapa cukup signifikan, bisa mencapai guru dan murid berbarengan ribuan. Untuk satu sekolah saja saat berbincang-bincang sepusiswa SMA/SMK yang sudah taran pilihan mereka pada berusia 17 tahun bisa mencapai pemilu 2014 nanti. ratusan. Apalagi kalau dilihat Kebingungan mereka ini jumlah sekolah di Batam bukan hanya menenmencapai ratusan dengan tukan caleg saja. siswa dimiliki hingga Melainkan tata ratusan juga. cara pencoblosan Bukan lagi para masih buta sama guru. Sebenarnya mesekali. Maklum reka masih bingung sejauh ini belum mencari sosok caleg pernah ada partai yang memiliki keberatau KPU melapihakan yang jelas kukan sosiaterhadap jalanlisasi pemilu nya roda pendike sekolah-sedikan. Setidakkolah. Yang Arment nya bentuk kemereka tapedulian caleg hu hanya Wartawan Haluan Kepri yang punya kel e w a t inginan kuat untuk mengupa- buku pelajaran PPKn saja. yakan kesejahteraan para guru, "Gak tahu lah pusing mikiterutama bagi guru honorer rin pemilu. pokoknya siapun dan guru komite yang saat ini yang jadi yang penting orangberada dalam kondisi yang nya amanah," terang Indah tidak menggembirakan. siswi SMKN 1 Batam yang baru Sayangnya hingga kini lulus tahun ini. Meski demisosok caleg yang dimaksud kian, mereka berharap caleg belum mereka temukan, kare- yang mampu mendorong pena sejauh ini tidak ada satu rubahan paradigma pendidicalegpun berani melakukan kan. Wajar bila mereka selama sosialisasi ke sekolah-sekolah. ini menggantungkan harapan Meski mereka sadari bila se- kepada para caleg ini, karena kolah bukan untuk berkampa- sejauh ini pemerintah masih nye. Tapi tidak ada salahnya memandang ekonomi sebagai hanya sekedar menyampaikan lokomotif pembangunan. Sevisi dan misi, agar para pemilih dangkan pendidikan dilihat pemula dan guru lebih jauh sebelah mata hanya sebagai mengetahui sosok seperti apa penggerak pembangunan. ***

√ Bawang Merah Sitaan BC Dicuri - Sinetron apalagi nih ? √ Irak Tembus Empat Besar Piala Dunia U-20 - Negara konflik aja berprestasi ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Meranti

Selasa, 9 Juli 2013

6

Meranti Kekurangan 2.900 PNS Eselon IV Kurang 60 orang SELATPANJANG — Kabupaten Kepulauan Meranti masih kekurangan 2.900 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebagai tindak lanjutnya, tahun 2013 ini Pemkab Kepulauan Meranti telah mengajukan formasi penambahan PNS ke pemerintah. Ruslan Nahrowi Liputan Meranti Besarnya formasi PNS yang diajukan Kabupaten Kepulauan Meranti ini untuk menutupi kekurangan jumlah PNS diberbagai bidang. Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Resprianto melalui Kabid Mutasi Rosdaner, Senin (8/7) di Selatpanjang. “Kalau mengacu kepada kebutuhan, 2.917 orang. Dari jumlah tersebut, untuk eselon IV kita masih kekurangan 60 orang lagi. Untuk itu, pada tahun 2013 ini kita telah mengajukan usulan formasi penerimaan CPNS ke Pemerintah sesuai dengan kebutuhan tersebut. Namun, apakah usulan ini di terima atau tidak kita masih menunggu jawaban dari pemerintah pu-

Sumbar-Riau

RUSLAN/HALUAN KEPRI

COFFEE MORNING-Bupati Meranti Irwan Nasir saat menyampaikan sambutannya dalam acara Coffee Morning bersama pers yang meliput di Meranti, Senin (8/7) di Kedai Kopi Tiam, Selatpanjang. sat melalui BKN” ungkap Rosdaner. Sebagai daerah pemekaran baru lanjut Rosdaner, kekurangan tenaga pegawai sangat dirasakan di seluruh SKPD, khususnya untuk bidang tekhnis, guru dan kesehatan. Sedangkan untuk administrasi umum, tenaga yang ada sudah mencukupi. Untuk itu, dalam pengusulan formasi penerimaan CPNS Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tahun 2013 ini, difokuskan pada pemenuhan kebutuhan tenaga tekhnis tersebut. Diharapkan dengan kebijakan tersebut persoalan kekurangan tenaga di seluruh jajaran SKPD,dapat dipenuhi. “Dari formasi yang diusulkan tersebut, 1.702 merupakan tekanga tekhnis kesehatan dan 1.215 merupakan tenaga guru. Dengan demikan, total jumlah formasi CPNS yang diusulkan 2.917 orang. Soal berapa realisasi

dari BKN, kita masih menunggu” beber Rosdaner. Menyinggung soal upaya Pemkab Meranti dalam menyikapi kekurangan pegawai tersebut, Rosdaner mengatakan Pemkab Meranti tidak bisa berbuat banyak. Yang jelas, langkah yang diupayakan tentunya dengan memaksimalkan personil yang ada, sebelum adanya keputusan pemerintaah terkait fomrasi kuota penerimaan CPNS tahun 2013. Sementara itu Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Meranti, Drs. Bakhtiar Senin (8/7) mengakui saat ini Meranti memang masih kekurangan banyak tenaga guru. Diperkirakan dari formasi kebutuhan, saat ini Meranti masih kekurangan 1.215 orang guru, baik untuk formasi guru bidang studi, guru kelas maupun guru BK. Menyikapi persoalan ini, pihak Disdik belum dapat mencari jalan keluarnya. ***

Titik Api Muncul Kembali 36 Titik Tersebar di Riau PEKANBARU (HK)—Meski kabut asap perlahan-lahan mulai sirna, namun titik api atau hotspot di Riau justru mulai muncul kembali. Bahkan berdasarkan hasil monitoring Satelit TERRA/AQUA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, ada 36 titik api yang saat ini masih tersebar di Provinsi Riau. Sementara untuk total titip api di Sumatera, jumlahnya mencapai 65 titik. "Kemunculan titik api meningkat lagi. Jika pada Sabtu (6/7) lalu hanya ada 5 titik api yang terdeteksi di Riau, saat ini jumlahnya meningkat menjadi 36 titik,"ujar Analisis BMKG Pekanbaru, Tri Puryanti, beberapa hari lalu kepada Haluan Riau. Tri menjelaskan, 65 titik api yang terdapat di Sumatera tersebut masing-masing yakni, Jambi 6 titik, Sum-

sel 14, Sumut 8 dan Kepri 1 titik. Sedangkan jumlah terbanyak tetap berada di Riau dengan total mencapai 36 titik api. Yaitu, Bengkalis 2 titik, Rohil 7, Rohul 4, Siak 21 dan Inhu 2. Disamping itu, berdasarkan instruksi dari BMKG pusat, ia mengaku, BMKG Pekanbaru saat ini juga tak akan memakai lagi satelit NOAA. "Kita sudah menggunakan satelit TERRA/ AQUA untuk mendeteksi ke-

munculan titik api ini. Satelit ini mulai kita gunakan sejak 27 Juni silam sesuai instruksi Kepala BMKG Pusat,"imbuhnya. Disinggung mengenai efektifitas antara NOAA dengan TERRA/AQUA dalam mendeteksi titik api, Tri menuturkan, tingkat efektifitas kegunaannya juga tak jauh berbeda. "Satelit NOAA bisa mendeteksi satu titik api jika temperatur dalam satu spot sudah mencapai 40 derajat celcius, tetapi kalau satelit TERRA/AQUA temperatur dalam satu spot harus mencapai 43 derajat celcius,"paparnya. Sementara ketika ditanyai mengenai kondisi cuaca di Pekanbaru, wanita berjilbab ini menyebutkan suhu masih tergolong panas. Bahkan suhu tertinggi di Kota Bertuah mencapai 35,0 derajat celcius. Dengan kondisi ini, ia mengatakan peluang hujan juga sangat minim terjadi. Kalaupun ada hanya bersifat lokal dan sebentar. "Umumn-

NET

TITIK API-Api sedang menjalar membakar hutan di Riau beberapa waktu lalu. Titik api atau hotspot di Riau saat ini kembali bermunculan setidaknya ada 36 titik api yang saat ini masih tersebar di Provinsi Riau. ya cuaca di Riau masih cerah berawan. Belum ada tanda akan terjadinya hujan. Di Pekanbaru sendiri suhu juga

masih panas, mencapai 35,0 derajat celcius,"bebernya. Dalam kesempatannya, Tri juga kembali menegaskan,

secara klimatologi musim kemarau yang melanda Riau diprakirakan akan terjadi hingga Agustus mendatang.

Artinya, pada bulan Ramadhan ini, musim kering tetap akan melanda Riau, termasuk Pekanbaru. (hmg)

Pengikut Naqsabandiyah Sudah Mulai Berpuasa PADANG (HK) — Ribuan pengikut Tarekat Naqsabandiyah di Sumatera Barat mulai berpuasa Ramadan 1434 HIjriah, Minggu (7/7) kemarin. Sabtu malam, mereka sudah melaksanakan salat Taraweh. Sekretaris Naqsabandiyah Su-matera Barat, Edison, di Surau Baitul Makmur, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang, beberapa hari lalu mengatakan, penetapan satu Rama-

dan dilakukan melalui peng-hitungan metode hisab munjid atau me-lalui penanggalan yang sudah dila-kukan turun-temurun. Metode hisab munjid dilakukan dengan cara meng-hitung 360 hari dari puasa tahun lalu. “Tahun kemarin kita puasa pada hari Rabu. Untuk penghitungannya, puasa tahun ini dimulai lima hari setelah Rabu. Jadi jatuhnya hari Minggu,” ujar Edison. Menurut Edison, jamaah

Tarekat Naqsbandiyah telah memiliki dasar dalam menetapkan Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Semuanya mengacu pada Alquran dan hadis. Jika ada perbedaan dengan ke-putusan pemerintah, itu tidak harus dipersoalkan. Saat ini, jumlah jamaah Naqsa-bandiyah di Sumbar ada sekitar 2.500 orang. Mereka tersebar di beberapa kabupaten/kota. Misalnya Kota Padang, Kabupaten Solok

Selatan, Pesisir Selatan, Solok, dan Payakumbuh. Menurut Imam Surau Baru, Zahar, 58 tahun, awal puasa yang ditetapkan pada 7 Juli 2013 telah sesuai dengan metode hisab munjid dan rukyat dengan cara melihat bulan. Sebanyak 45 jamaah Tarekat Naqsabandiyah malam ini telah menunaikan salat tarawih dengan 20 rakaat yang dibagi menjadi dua rakaat, sebanyak 10 kali tak-

bir. Kata Zahar, tarawih ditutup dengan tiga rakaat salat witir. Metode ini, kata Zahar, dibawa Syekh Thaib yang telah berguru ke Mekah. Pada tahun 1910, Syekh Thaib mendirikan Surau Baru. Namun, karena padatnya jemaah, didirikanlah Masjid Baitul Mak-mur yang terletak 200 meter dari Surau Baru. Awal Puasa Beda Penetapan awal puasa antara pemerintah dengan

Muhammadiyah tahun ini berbeda. Warga Mu-hammadiyah akan memulai ibadah puasa Ramadhan 1434 Hijriyah pada Selasa, 9 Juli 2013. “Sesuai dengan pendekatan yang ditempuh Muhammadiyah dari dulu hingga sekarang, kita mulai puasa hari tanggal 9 Juli 2013,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syam-sud-din usai acara penyaluran dana kebajikan kepa-

CMYK

da mitra amal dan sosial di Jakarta, Kamis. Menurut Din, Muhammadiyah menentukan awal Ramadhan meng-gunakan pendekatan hisab hakiki peredaran bulan, bumi dan mata-hari. Berdasarkan ilmu falaq, dia menjelaskan, hilal ramadhan sudah ada karena matahari, bumi dan bulan berada pada garis lurus tanggal 8 Juli pukul 02.00 lewat sekian menit. (hmg) Editor: Arment, Layouter: Novrizal


Sambungan

Selasa, 9 Juli 2013

Mantan Dirut IM2 Divonis 4 Tahun JAKARTA (HK) — Mantan Direktur Utama PT Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto divonis empat tahun penjara karena dianggap bersalah melakukan perbuatan melawan hukum dalam menyalahgunakan jaringan 3G/ High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) milik PT Indosat Tbk. Indar juga diwajibkan membayar denda kepada negara sebesar Rp200 juta yang dapat diganti dengan tiga bulan kurungan. Putusan ini dibacakan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (8/7). "Menyatakan terdakwa Indar Atmanto terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama, menjatuhkan pidana empat tahun dan denda Rp200 juta yang dapat diganti kurungan tiga bulan," kata Ketua Majelis Hakim Antonius Widjantono. Putusan ini lebih rendah dibandingkan tuntutan tim jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Jakarta yang meminta agar Indar dipenjara selama 10 tahun dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Menurut majelis hakim, Indar terbukti melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke1 KUHP.

Namun, majelis hakim menilai bahwa Indar tidak terbukti memperkaya diri sendiri yang mengakibatkan kerugian negara sehingga tidak dijatuhi hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti. Sebagai gantinya, hakim menghukum PT IM2 untuk membayarkan uang pengganti sebesar Rp1,358 triliun. "Wajib dibayarkan paling lama satu tahun setelah mendapatkan keputusan hukum tetap," kata Antonius. Putusan majelis hakim ini disambut dengan teriakan hujatan dari para pengunjung sidang yang sebagian besar adalah pegawai Indosat. Menurut majelis hakim, Indar terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dengan menandatangani perjanjian kerja sama PT Indosat Tbk untuk menggunakan frekuensi 2,1 GHz secara bersama-sama. Padahal, menurut peraturan perundang-undangan, penggunaan bersama pita frekuensi tersebut tidak boleh dilakukan. Sebagai akibat dari penggunaan pita frekuensi radio milik Indosat tersebut, IM2 tidak membayarkan biaya yang seharusnya dibayarkan. "Atas penggunaan pita frekuensi radio tersebut PT IM2 tidak membayarkan up front fee sehingga berdasarkan Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Ke-

uangan Negara oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), ini merugikan keuangan negara pada 2006-2012 sebesar Rp1,358 triliun," kata hakim. Indar dianggap seolah-olah melakukan kerja sama penggunaan jaringan untuk akses internet broadband, tetapi ternyata melawan hukum menggunakan frekuensi 2,1 GHz milik PT Indosat Tbk. Selain Indar, terdakwa lain dalam kasus ini adalah Kaizad B Heerje (Wakil Direktur Utama PT Indosat Tbk), Johnny Swandy Sjam (Direktur Utama PT Indosat Tbk), dan Harry Sasongko (Direktur Utama PT Indosat Tbk) yang perkaranya disidang terpisah. (ant/kcm/dtc)

tara jamaah wanita cuma dua shaf. Warga Muhammadiyah yang Shalat Tarawih di Masjid Mumammadiyah Tembesi bukan saja berasal dari Batuaji, namun juga dari berbagai penjuru Kota Batam. Pasalnya, dari seluruh masjid Muhammadiyah di Batam, hanya Masjid Muhammadiyah Tembesi dan Masjid at Taqwa di Komplek Otorita Batam yang melaksanakan Shalat Tarawih, tadi malam. Suci, salah seorang warga Muhammadiyah asal Batuampar, sengaja melaksanakan Shalat Tarawih di Masjid Muhammadiyah Tembesi. Dirinya datang bersama suami dan satu orang anaknya. Suci berasalan melaksanakan

tarawih di Masjid Muhammadiyah Tembesi karena di masjid tempat tinggalnya belum melaksanakan Shalat Tarawih. Selain Suci, ada lagi warga Bengkong yang datang melaksanakan Shalat Tarawih di masjid tersebut. Seperti halnya Suci, perempuan yang tak mau namanya dikorankan itu juga datang bersama suami dan dua orang anaknya. "Setahu saya, jamaah Shalat Tarawih di masjid ini berasal dari seluruh penjuru Kota Batam. Soalnya, setahu saya belum ada masjid di Kota Batam yang melaksanakan tarawih malam ini," kata perempuan yang mengaku mengajar di SMU I Bengkong itu. (ham)

perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan antara Muhammadiyah dengan pemerintah. Meski terdapat perbedaan, namun dirinya meminta agar perbedaan itu jangan dijadikan perpecahan di antara umat Islam. "Perbedaan itu hal biasa, cuma jangan perbedaan itu menjadikan perpecahan di antara umat. Yang penting, bagaimana kita memaknai puasa Ramadhan untuk meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT," ungkapnya. Meski Shalat Tarawih pertama, namun jamaah di Masjid Muhammadiyah Tembesi belum terlihat ramai. Pantauan Haluan Kepri, jamaah pria hanya ada tiga shaf, semen-

Sebelum melakukan operasi, dokter sudah meminta persetujuan kepada suami dan pihak keluarga. "Sesuai prosedurnya, dokter menerangkan kondisi yang dialami pasien kepada keluarga dalam hal ini suaminya. Dengan kondisi seperti itu, maka pasien harus menjalani operasi, dan dokter juga telah menjelaskan dampak yang akan ditimbulkan dari operasi itu," jelas Suharyanto. Setelah menjelaskan, kata dia, maka dokter memberikan surat persetujuan yang ditandatangani oleh suami dan satu orang dari pihak keluarga lain. Surat persetujuan itu juga sudah dibubuhi materai. "Jika saat itu keluarga pasien menolak untuk dioperasi, maka operasi bisa dibatalkan," ungkapnya. "Jadi, apa yang sudah dilakukan oleh dokter tersebut sudah sesuai dengan indikasi penanganan medis yang sesuai dengan prosedur tetap. Jadi, tidak ada pelanggaran kode etik yang dilakukan dokter

saat melakukan operasi itu," Suharyanto menambahkan. Dijelaskannya lagi, dalam memberikan pelayanan, RSUD Karimun selalu mengedepankan prosedural dan profesionalisme serta terbuka terhadap keluhan ataupun pertanyaan pasien. Baik pelayanan maupun pembiayaan dan pasien dipersilakan menanyakan ke lobi yang ada di lantai dua RSUD Karimun. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Lina (33), warga Karimun, kini kondisinya masih tidak stabil pascaoperasi. Pasalnya, dirinya tidak bisa melahirkan lagi karena dokter telah mengangkat sel telur di rahimnya. Lina menjalani dua kali operasi, yakni pertama pada Senin (1/7) mulai pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB. Namun, sekitar pukul 18.00 WIB terjadi pendarahan hebat. Selanjutnya dilakukan operasi ulang yang dimulai pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB. (ham)

berakhir. Kondisi ini memaksa laga dilanjutkan perpanjangan waktu 2x15 menit. Di babak pertama ekstra time, kedua tim tak mampu mencetak gol. Barulah pada dua menit akhir jelang babak kedua ekstra time berakhir, Irak kembali memimpin lewat gol kedua Farhan pada menit 118’. Namun, kemenangan Irak yang sudah di depan mata harus kembali tertunda setelah Korea dengan perjuangan spartannya kembali sukses mengejar defisit. Memasuki masa injury time, atau menit 120+2’, Jung Hyuncheol sukses membobol gawang Irak untuk memaksakan skor 3-3 di akhir masa ekstra time. Dengan demikian, pemenang pun harus ditentukan lewat drama adu penalti. Enam algojo turun mengeksekusi penalti. Sial bagi Korea, dua penendang mereka gagal melaksanakan tugasnya dengan baik, sementara di kubu Irak hanya satu pemain yang gagal. Irak pun berhak melaju ke babak berikutnya, berkat kemenangan 5-4. Hal ini sama seperti pertemuan terakhir kedua tim di AFC U-19, di mana kala itu Korea juga harus menyerah dari Irak lewat adu penalti. Laga Irak kontra Uruguay akan dimainkan di Trabzon pada Rabu, atau Kamis (11/7) dinihari WIB. Ghana Tantang Prancis Laga babak delapan besar lainnya, Ghana menundukkan Chile dengan skor 4-3 lewat waktu eks-

tra di perempat final dan akan menantang Prancis di babak semifinal. Kemenangan Ghana ditentukan oleh gol dramatis striker Liberty Professionals FC Ebenezer Assifuah di menit 121. Assifuah sendiri memborong dua gol di partai sengit ini. Ghana membuka skor ketika laga baru berjalan 11 menit lewat gelandang Tema Youth FC Moses Odjer, tapi striker Universidad Catolica Nicolas Castillo (23') dan forward Manchester United Angelo Henriquez (27') membawa Chile balik memimpin 2-1 hingga jeda. Keunggulan Chile lenyap setelah Assifuah mencetak gol untuk Ghana di menit 72. Skor 2-2 bertahan hingga wasit Nicola Rizzoli asal Italia mengakhiri babak kedua dan laga pun berlanjut ke extra time. Di menit 98, Henriquez mendapatkan gol keduanya dan Chile kembali memimpin dengan skor 32. Namun, semangat Ghana tidak padam. Pada menit 113, pemain tengah Wa All Stars FC Seidu Salifu membobol gawang Chile dan skor pun kembali sama kuat. Ketika hampir semua orang beranggapan bahwa adu penalti takkan terelakkan, Assifuah punya ide berbeda. Di masa injury time babak kedua waktu ekstra, dia mencetak gol keduanya, memaksa Chile gigit jari, dan meloloskan Ghana ke empat besar dengan kemenangan dramatis 4-3. (bln/glc)

Dari Halaman 1

Irak Tembus Sukses ini membuat Irak jadi tim Asia pertama yang lolos ke empat besar dalam 14 tahun terakhir. Lolos ke semifinal juga jadi pengalaman pertama buat Irak di ajang FIFA. Di babak empat besar, Irak akan menantang salah satu tim kuat, Uruguay yang lolos usai menjungkalkan favorit juara, Spanyol 1-0 (ekstra time), sehari sebelumnya. Aksi jual beli serangan diperagakan kedua tim sejak menit awal. Irak yang tampil ofensif berhasil unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Ali Faez pada menit ke-21, menyusul pelanggaran yang dilakukan Kim Hyun. Namun, keunggulan Irak tak bertahan lama. Empat menit berselang, Korea berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Kwon Changhoon. Skor 1-1 membuat pertandingan kian menarik. Intensitas serangan kian meninggi, dan Irak berhasil mengkonversi peluang yang didapatnya menjadi gol di penghujung babak pertama. Menit ke-42, Farhan Shakor membobol gawang Korea untuk membawa Irak unggul 2-1 di akhir babak pertama. Namun, kembali keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Lima menit memasuki babak kedua, Korea langsung menggebrak dan kembali sukses menyamakan kedudukan. Aksi Lee Gwanghun pada membuat kedudukan kembali sama kuat 2-2 yang kemudian bertahan hingga pertandingan

Indar Atmanto

Dari Halaman 1

IDI Diminta atau memberitahu hingga menyetujui operasi pertama. Kalau operasi kedua itu, karena pasien sudah mengalami pendarahan hebat, sehingga untuk menyelematkan nyawanya, maka kami setuju dilakukan operasi," ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Karimun dr Suharyanto menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya keluhan dari keluarga pasien usai menjalani operasi, maka pihaknya langsung meminta keterangan dari dr Herry, selaku dokter yang menangani pasien. "Begitu mendapat laporan itu, langsung saya tindak lanjuti, saya telaah dan saya sudah meminta keterangan dari dokter Herry, terkait operasi yang dilakukannya terhadap pasien bernama Lina," kata Suharyanto. Berdasarkan keterangan dokter Herry, lanjutnya, operasi yang dilakukan pada Senin (1/7) lalu, itu sudah sesuai dengan prosedur tetap dalam dunia kedokteran.

Katanya, DPRD Bintan Pihaknya akan berkorrdinasi dengan dinas terkait, kemudian memberikan sanksi kepada perusahaan tersebut beserta oknum pengusahanya. "Kita akan berkoordinasi dulu dengan Distamben Bintan, dan setelah itu kita akan rencanakan untuk turun ke lapangan menindaklanjuti aktivitas tersebut," kata Manimpo di Bintan, Senin (8/7). Plt Camat Bintan Timur Hasan mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan musyawarah dengan pihak perusahaan, tokoh masyarakat dan instansi terkait lainnya. Pertemuan itu menyepakati tidak boleh ada aktivitas pe-

uang Singapura," tutur Soni. Sementara itu, Agus Ismail mengaku puas dirinya berhasil menemukan Hasib. Agus juga puas polisi akhirnya mau membantunya menangkap orang yang telah menipunya itu. Kepada wartawan, Agus menceritakan pertemuannya dengan Hasib, hingga dirinya akhirnya bertransaksi jual-beli BB jenis 9800. Kata Agus, pada 3 Mei lalu, sekitar pukul 19.00 WIB, dia menumpang taksi yang dikendarai Hasib. Agus menyetop taksi Hasib di Tiban dan hendak menuju Nagoya. "Di dalam taksi kita (saya dan Hasib) ngobrol. Saya cerita ke dia kalau mau menjual BB 9800 milik bos saya ke Nagoya. Dia lalu mau membeli BB itu, tapi dia beli pakai uang 1.000 dollar Singapura. Kami berdua lalu sepakat," kata Agus. Sadar harja jual BB 9800 tidak sebanding dengan uang 1.000 dollar Singapura jika dikurskan dalam rupiah, Agus pun berniat me-

nyerahkan kartu tanda penduduk (KTP) dan STNK motornya kepada Hasib sebagai jaminan. "Karena uangnya banyak lebihnya kalau saya tukarkan ke money changer, saya menawarkan ke Hasib untuk memberikan jaminan berupa STNK, KTP dan atau SIM. Tetapi dia tidak mau, kata dia, kalau ada lebihnya nanti saja kita ketemuan. Dia lalu memberikan nomor handphonenya ke saya, setelah itu kami berpisah," cerita Agus. Selesai bertransaksi, Agus kemudian bergegas ke Nagoya Hill Mall. Agus berniat menukarkan uang 1.000 dollar Singapura itu ke salah satu money changer (tempat penukaran mata uang asing). Sesampai di money changer dan uang dollar Singapura tersebut diserahkannya kepada pegawai money changer, Agus lalu terperanjat. Si pegawai money changer mengatakan jika uang 1.000 dollar Singapura itu ternyata palsu.

jabat Kementerian Agama, Ketua MUI KH Ma'ruf Amin, Pimpinan Komisi VIII DPR, Pimpinan MA, Polri dan TNI, dan beberapa dubes dari negara sahabat. Sementara perwakilan ormas Islam yang hadir antara lain ICMI, MUI, PBNU, PITI, Wahdah Islamiyah, Robithoh Alawiyah, Lembaga Persahabatan Ormas Islam, IKADI, Sarekat Islam, Al Ittihadiyah, Persis, PUI, Perhimpunan Al-Irsyad, dan AlWashliyah. Menteri Agama Suryadharma Ali mengimbau masyarakat untuk saling menghormati perbedaan awal bulan Ramadhan. Dia tak ingin perbedaan ini memicu perpecahan bangsa. "Saling menghormati. Jangan sampai perbedaan ini mengundang konflik dan perpecahan satu sama lain. Harus menghargai, toleransi," kata Suryadharma seusai menggelar Sidang Isbat Awal Ramadhan. Terpisah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin juga meminta masyarakat Indonesia saling menghargai terkait perbedaan awal menjalani

ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Terkait perbedaan tersebut, menurut Din, sebaiknya pemerintah tidak perlu ikut campur. "Seharusnya, pemerintah jangan ikut campur. Wilayah keyakinan apakah shalat tarawih 8 atau 20 (rakaat) enggak usah diatur oleh negara. Insya Allah masyarakat sudah dewasa untuk berbeda pendapat," ujar Din. Din juga menanggapi penyataan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar pada stasiun televisi swasta bahwa pihak yang tidak taat terhadap keputusan pemerintah dalam penentuan awal puasa dianggap tidak mengakui Ulil Amri. Menurut Din, seharusnya, Nasaruddin menghargai perbedaan awal puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah. "Jadi, biarlah ini menjadi pemikiran masing-masing sesuai dengan konstitusi kita bahwa negara punya kebebasan menunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya. Itu yang harus dihargai oleh pejabat tinggi Kementerian Agama dan tidak boleh bersikap inkonstitusional," kata Din. (dtc/kcm/ant/rol/vvn)

tugas memeriksa muatan pompong tersebut. Saat diperiksa petugas, mawanan pencuri itu terlihat ketakutan. Curiga, petugas BC menggiring sekelompok orang itu beserta pompong dan muatan ke dermaga Ketapang. "Saat ini, para kawanan pencuri itu tengah menjalani pemeriksaan dan ditahan di Kanwil Khusus DJBC Kepri," kata sumber tadi. Terkait kasus pencurian bawang merah sitaan itu, Kepala Bidang Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Kanwil Khusus DJBC Kepri, Budi Santoso tak kunjung berhasil dikonfirmasi karena hapenya tak aktif. Namun, sekitar pukul 15.15 WIB, kemarin, Haluan Kepri kembali melakukan upaya konfirmasi melalui pesan singkat. Meski pesan singkat tersebut terkirim, namun tak kunjung ada balasan dari Budi. Sekadar mengingatkan, petugas kapal patroli Kantor Wilayah Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepri menyita 27 ribu kilogram bawang merah senilai Rp850 juta, dari KM Tembakul Jaya

berbendera Indonesia di perairan Robroy, Pulau Rupat Dumai, Kamis (20/6) lalu. Kapal yang dinakhodai AH berlayar dari Kuala Linggi, Malaysia menuju Dumai mengangkut bawang merah yang dikemas dalam kantong berwarna merah. Setiap kantongnya memiliki berat sekitar 10 kilogram. Bawang tersebut lalu ditutup menggunakan terpal plastik warna biru. Meski muatan kapal sangat jelas terlihat, namun nakhoda berusaha mengelabui petugas patroli Bea Cukai dengan menyebut kalau kapalnya tidak memiliki muatan. Pihak Kanwil Khusus DJBC Kepri sudah menetapkan nakhoda kapal sebagai tersangka karena telah melanggar pasal 102 huruf (a) UU No 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU No 10 tahun 1995 tentang kepabeanan; mengangkut barang impor yang tidak sesuai dengan manifes dipidana karena melakukan penyelundupan di bidang impor dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp50 juta dan dan paling banyak Rp5 miliar. (ham)

Dari Halaman 1

Bawang Merah sekitar satu ton. Informasi yang dihimpun Haluan Kepri, Senin (8/7), aksi pencurian bawang merah sitaan BC tersebut terjadi pada Rabu (3/7) malam. Saat itu, kawanan pencuri sebanyak 5 orang beraksi menggunakan kapal pompong yang disandarkan di dekat KM Tembakul Jaya, kapal yang menyimpan muatan 27 ton bawang merah. KM Tembakul Jaya tersebut bersandar di dermaga Ketapang Kanwil Khusus DJBC Kepri. Kapal tersebut merupakan hasil penegahan petugas patroli BC di sekitar perairan Robroy, Pulau Rupat Dumai, Kamis (20/6) lalu. Keterangan dari sumber yang minta namanya dirahasiakan, malam itu, kawanan pencuri sudah berhasil memindahkan bawang dari KM Tembakul Jaya ke pompong mereka. Selanjutnya, mereka kabur ke arah perairan Tanjungbalai Karimun. Namun sayang, saat masih berada di sekitar perairan Kolong, tiba-tiba pompong mereka dicegat speed boat patroli milik BC yang kebetulan melintas di depan pompong mereka. Karena curiga, pe-

Dari Halaman 1

Umrohkan Keluarga "Bedanya kalau sudah tiga tahun lalu aku ditinggal sama alhamarhum bapak sekarang ditinggal mama tapi kali ini mama untuk ibadah. Aku sudah dewasa jadi harus bisa ngurus diri sendiri," ungkapnya saat ditemui saat mengantar sang mama berangkat umroh di Bandara Soekarno Hatta, Senin (8/7).

"Saya kaget sekali ketika orang money changer itu bilang kalau uang dollar ini palsu. Seandainya saya tidak kenal dengan orang money changer itu, pasti saya dilaporkan ke polisi," ujarnya. Setelah mengetahui kalau uang 1.000 dollar Singapura tersebut palsu, Agus langsung mencoba mengontak Hasib. Sialnya, nomor hape Hasib tidak aktif. Merasa telah menjadi korban penipuan, Agus pun langsung melaporkan peristiwa itu ke polisi dan bosnya. Sejak hari naas itu, Agus terus mencari Hasib. Agus mencari Hasib di tempat-tempat keramaian, termasuk sejumlah pangkalan taksi di Batam. "Hari ini (kemarin, red) saya melihatnya (Hasib, red) di Jodoh, langsung saja saya menghubungi Polsek Batuampar dan dia lalu ditangkap," ucapnya. Agus meminta polisi menghukum Hasib. Agus juga meminta Hasib mengembalikan BB jenis 9800 milik bosnya tersebut. ***

Dari Halaman 1

Awal Ramadhan Masyarakat (Binmas), Kementerian Agama, Mukhtar Ali membacakan laporan pengamatan hilal dari 33 wilayah di Indonesia. Titik lokasi pemantauan antara lain Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sultengara, Sulut, Sultengah, NTT, Bali, NTB, Sulsel, Mamuju, Kaltengah, Kaltim, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Jatim, DIY, Jateng, hingga Aceh. "Semua nama-nama tersebut di atas dari 33 wilayah tidak melihat hilal," ujar Mukhtar. Anggota Badan Hisab dan Rukyat Planetarium, Cecep Nurwendya, menyimpulkan, berdasarkan kriteria empirik astronomi, awal Ramadhan jatuh ketika ketinggian hilal di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, sebesar 0,65 derajat dengan jarak busur Bulan-Matahari 4,55 derajat, umur hilal 3 jam, 35 menit, 25 detik, dan iluminasi hilal 0,18 persen. "Dengan begitu, tidak ada referensi apa pun bahwa hilal Ramadhan 1434 H tanggal 8 Juli 2013 dapat teramati dari seluruh wilayah Indonesia," ujar Cecep. Sidang isbat ini dihadiri pe-

nambangan bijih bauksit di lahan Sei Enam. "Pihak perusahaan telah melanggar hukum dan sama sekali tidak mengindahkan instruksi dari Bupati Bintan. Jadi pihak PT Antam harus melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Kami juga meminta ketegasan dari PT Antam," kata Hasan. Lahan di Bintan memang menjadi sasaran penjarah bauksit. Sei Enam, kini menjadi target oknum pengusaha guna mengeruk bijih bauksit sebanyak-banyaknya. Di sisi lainnya, pengusaha sama sekali tidak memikirkan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas penggalian tanah itu. (tim)

Dari Halaman 1

Pemilik Upal

Dari Halaman 1

Warga Muhammadiyah

Dari Halaman 1

Bauksit Sei akan bisa melintas di lokasi pengerukan bijih bauksit tersebut. "Begitu juga akses masuk ke lokasi tersebut dijaga ketat, dan sepertinya siapapun tidak bisa memasukinya tanpa seizin dari pihak perusahaan," kata sumber tadi melanjutkan. Masih keterangan sumber, sekitar dua minggu yang lalu, PT BAK sudah mengeruk biji bauksit kemudian ditumpuk dengan stock file yang mencapai 70 ribu sampai dengan 80 ribu ton. Bijih bauksit ini akan di-loading dan dikirim ke luar negeri secara diam-diam. Terkait penambangan ilegal di Sei Enam tersebut, Ketua Komisi I DPRD Bintan Manimpo Simamora memastikan akan menyikapinya.

7

Ada satu doa yang dipanjatkan oleh sang ibunda Syahrini saat pergi ke Tanah Suci. Apa itu? Sang ibu berharap semoga Syahrini cepat mendapatkan jodoh. Sang ibunda mengaku tidak ingin melihat sang buah hati seorang diri. "Semoga Rini mendapatkan jodoh yang baik dan apa yang diharapkan selama ini," harapnya.

Mantan duet musisi Anang Hermansyah itu mengatakan total keluarga yang diberangkatkannya untuk umroh ke Tanah Suci ada 24 orang. "Aku sedikit merasa kehilangan karena semua pergi umroh. Insya Allah, berkahnya balik ke aku. Total yang berangkat umroh ada 24 orang," ujar Syahrini. (dtc/kcm)


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

8

Gubernur Kepri Luncurkan Program PATEN Bintim GUBERNUR Provinsi Kepulauan Riau H Muhammad Sani meluncurkan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Bintan Timur atau yang disingkat PATEN di Kabupaten Bintan, Kamis (4/7). Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Gubernur didampingi Bupati Bintan Ansar Ahmad, Sekdakab Bintan Lamidi, Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi beserta para pimpinan FKPD se Kabupaten Bintan. Program pelayanan terpadu di Kecamatan Bintan Timur ini diluncurkan dengan tujuan untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat sekitar, terutama dalam hal kepengurusan administrasi kemasyarakatan baik hal perizinan maupun non perizinan.

Dalam sambutannya Gubernur mengatakan, momen ini sangat penting, karena program yang baru diluncurkan merupakan program yang langsung mengarah pada pelayanan masyarakat. Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, PATEN merupakan salah satu sistem yg sedang di bangun oleh Kabupaten Bintan yang kemudian akan diterapkan diseluruh Kecamatan. Dengan PATEN, kata Ansar kepengurusan KTP tidak boleh lebih dari 1 hari dengan catatan persyaratannya terpenuhi semua. PATEN di Kecamatan Bintan Timur melayani masyarakat di 4 Kelurahan, yakni Kijang Kota, Sei Lekop, Gunung Lengkuas dan Sei Enam atau sebanyak 37.815 jiwa. Narasi dan Foto: Rofik

ANSAR Ahmad memberikan sambutan.

SANI mengambil sekapur sirih.

SANI, Ansar, berfoto bersama FKPD.

GUBERNUR Kepri HM Sani disaksikan Bupati Bintan H Ansar Ahmad,SE,MM Ketua DPRD Lamen Sarihi, Wakil Ketua DPRD Apri S, Wakil Ketua DPRD Trijono, memukul gong, menandai diberlakukannya PATEN di Bintim.

ANSAR, Sani berdialog dengan warga.

HM SANI didampingi Ansar dan Lamen Sarihi menyerahkan insentif RT/RW.

HM SANI didampingi H Ansar Ahmad,SE, MM dan Plt Camat Bintim Hasan mengecek kesiapan pegawai Kecamatan Bintim.

ANSAR, Sani, Sekda Lamidi, Asisten Bupati R Akib, bersama warga.

TIM Gugus Tugas PTPPO dan PKDRT Harus Bersinergi Pemberantasan Kejahatan Kemanusiaan

SEKDAKO Tanjungpinag, Safrial Evi, Kepala BP3AKB, Tanjungpinang Ahmad Yani, Narasumber dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan RI, Jonhar Johan serta panitia foto bersama.

BADAN Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang menggelar rapat Koordinasi dengan sekertariat Tim Gugus Tugas PTPPO dan PKDRT yang berjumlah 63 orang yang digelar di Hotel Bintan Palza Tanjungpinang, Rabu (3/7). Tindak pidana perdagangan orang dan kekerasan dalam rumah tangga serta eksploitasi seksual dan komersil merupakan bentuk modern perbudakan manusia. Perempuan dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan menjadi korban tindak

kekerasan. Upaya dalam bentuk pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (PTPPO) dan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT) terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Ketua harian tim gugus tugas PTPPO dan KDRT yang juga merupakan Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan, rapat koordinasi tim gugus tugas ini bertujuan untuk merefleksikan berbagai aspek pelaksanaan program, baik kekuatan tim, hambatan dilapangan dan ini menjadi forum pembelajaran

dan berbagi pengalaman bagi tim gugus tugas. Ia juga mengatakan, modus operandi yang terselubung dan semakin marak terjadi saat ini dengan modus melalui pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, selain itu juga melalui modus pengiriman duta seni dan budaya atau pengiriman peraktek kerja lapangan. Sementara itu Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Syafrial Evi dalam pembuakaanya mengatakan, BP3AKB sebagai liding sektor harus terus berusaha dan bekerja sama dengan tim gugus tugas dalam menangani dan melakukan pencegahan terhadap perdagangan orang dan KDRT. Narasi dan Foto : Sutana

TIM Gugus Tugas PTPPO dan KDRT Kota Tanjungpinang saat bertanya kepada narasumber.

LAPORAN Ketua Harian Tim Gugus Tugas PTPPO dan KDRT yang merupakan Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani.

SAMBUTAN dari Sekertaris Daerah Kota Tanjungpinang, Syafrial Evi sekaligus membuka rakor.

SEKDA Kota Tanjungpinang, Safrial Evi, Kepala BP3AKB, Tanjungpinang Ahmad Yani, Narasumber dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan RI, Jonhar Johan.

KEPALA BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani foto bersama panitia.

SELURUH unsur Tim Gugus Tugas PTPPO dan KDRT Kota Tanjungpinang mengikuti pembukaan.

CMYK

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

9

Ketua DPRD Ultimatum Dirut PLN Tidak Sopan Menjawab Pertanyaan

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

04:54

12:12

Ashar

15:19

Magrib

Isya’

18:15

19:22

BATAM CENTRE (HK) — Ketua DPRD Batam, Surya Sardi meminta pejabat b'right PLN Batam tidak mengulangi kesalahannya, yang telah menjawab pertanyaan masyarakat dengan sikap yang tidak sopan.

Aipda Sungkono Kepala SPKT I Polsek Batu Ampar

Amir Yunus Liputan Batam

Melayani Dengan Hati PRIA asli kota gudeg Jogjakarta ini, selalu melayani masyarakat dengan hati. Dipercaya sebagai Kepala Sentral Pelayanan Terpadu (KSPKT ) I Polsek Batu Ampar ia berjanji akan mengutamakan pelayanan cepat dan efisein, khususnya di kawasan Batu Ampar sekitarnya. Ayah 3 anak ini mengatakan dirinya bergabung di Polri tahun 1983-1984 silam. Dan sudah bertugas di Polsek Batuampar kurang lebih 7 tahun. Selama menjalani Melayani Dengan Hal 10

Tarif Angkutan Darat Naik Rp1.000 BATAM CENTRE (HK) — Dinas Perhubungan Kota Batam telah menetapkan besaran kenaikan tarif angkutan umum pasca kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yakni 27,5 persen dari tarif sebelumnya. Keputusan tersebut tertuang dalam SK Walikota Batam, dimana kenaikan berkisar Rp1000 untuk angkutan darat massal. Kepala Dinas Perhubungan Batam Zulhendri,

melalui Kabidnya, A Marbun mengatakan, kesepakatan tarif diambil bersama Organda dan YLKB. Tarif itu juga sudah disosialisasikan kepada para pemilik angkutan melalui Organda. " Sampai saat ini tidak ada keberatan, kita ambil keputusan bersama Organda dan YLKB. Kami minta mengikuti tarif itu. Tim kita turunkan untuk mengawasi Tarif Angkutan Hal 10

DELMAWAN/HALUAN KEPRI.

UCAPKAN SUMPAH — Sarita Pattiasina mengucapkan sumpah dan janjinya saat dilantik menjadi anggota DPRD Batam periode 2009-2014 menggantikan Agustinus Purba dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW), Senin (8/7).

Sarita Resmi Gantikan Agustinus di DPRD Batam BATAM CENTRE (HK) — Setelah melalui proses panjang, akhirnya Sarita Pattisiana resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Batam menggantikan Agusti-

nus Purba melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di ruang Paripurna DPRD Batam, Senin (8/7). Anggota dewan periode 2009-2014 dari Partai De-

mokrat ini diambil sumpah dan janjinya yang dipandu Ketua DPRD Batam Surya Sardi dalam rapat paripurna istimewa. Sarita Resmi Hal 10

Wawako Tinjau Drainase Tersumbat BATAM CENTRE (HK) — Wakil Walikota Batam Rudi,SE,MM didampingi Camat Batam Kota, Syaiful Bahri meninjau genangan air di depan perumahan Taman Raya, Kelurahan Belian, Senin (8/7). Hal itu dilakukan karena jalan ini selalu digenangi air bila setiap turun hujan dan ini dikeluhkan masyarakat

dan orang yang melintas di perumahan Taman Raya sekitarnya. Dari peninjauan tersebut

Rudi menemukan drainase di lokasi tersebut tersumbat dan tidak berfungsi dengan baik, sehingga air yang masuk ke saluran drainase meluap hingga tergenang sampai ke badan jalan. Tersumbatnya saluran drainase disebabkan pengendapan lumpur yang cukup tinggi dan terdapat Wawako Tinjau Hal 10

Seorang pejabat publik yang nota benenya adalah pelayan masyarakat, harus mengayomi masyarakat dan salah satunya menjawab pertanyaan secara sopan. " Secara etika, ini sebuah pelanggaran. Karena saya bertanya sebagai konsumen, dan PLN sebagai penyedia jasa harus

Surya Sardi

Ketua DPRD Hal 10

BNNP: 9.919 Pil Tangkapan BC Bukan Ekstasi NONGSA (HK) — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) Beny Setiawan menjelaskan, 9.919 butir pil yang disita pihak Bea Cukai Batam di Pelabuhan Batam Centre pada 1 Juli lalu ternyata bukan ekstasi. Hal itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pil tersebut di Laboratorium BNN, Jakarta. Pil yang diduga ekstasi itu hanya mengandung 3,4- methylenedioxymethcathinone, fluoropentyl, methanone dan caffeine. Kandungan ini tidak ter-

CMYK

masuk narkotika dan bukan juga psikotropika. " Ini berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium BNN pusat, "terangnya. Oleh sebab itu, lanjut dia, karena barang tersebut bukan katagori Narkotika maka penanganannya diserahkan ke Polresta Barelang. Sebab, pada tahap awal, BNN dan pihak Polresta telah melakukan controlled delivery untuk menangkap satu orang tersangka lagi. Meskipun tidak tergolong narkoba tapi pelakunya daBNNP: 9.919 Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: M Fahrullazi


Metro Batam Jalur Hukum Bukan Solusi Kasus Bumi Asih Jaya BATAM CENTRE (HK) — Keputusan Pemko Batam dan PT Bumi Asih Jaya (BAJ) untuk menempuh jalur hukum, dalam penyelesaian asuransi 6.000 PNS di lingkungan Pemko Batam, dinilai bukan sebuah solusi yang tepat. Pasalnya, selain akan memakan waktu lama, jalur hukum juga tidak memberikan garansi adanya keadilan serta penyelesaian sebagaimana diharapkan. Demikian ditegaskan Anggota Komisi I DPRD Batam, Edi C Lumawe menanggapi rencana Pemko Batam yang akan membawa kasus asuransi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Batam ke jalur hukum. Karena itu, menurut Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Batam ini, pilihan jalur hukum harus ditinjau kembali. Ini penting karena PNS di Batam sangat mengharapkan dana premi

yang mutlak haknya, segera dicairkan. " Saya sudah amati, PNS Batam ingin dana THT bisa segera dicairkan," ujar Edi saat ditemui di Kantor DPRD Batam, Senin (8/7). Bahkan menurut Edi, kesanggupan pihak PT BAJ sebesar Rp65 miliiar perlu dipertimbangkan, karena sisanya sebesar Rp50 miliar tidak ada salahnya dibawa ke jalur hukum. Karena, ada kesepakatan keduanya bahwa total keseluruhan yang harus dibayarkan PT BAJ ke Pemko Batam kurang lebih sebesar Rp115 miliar. Koordinator Koaliasi Rakyat Bergerak (KRB) Batam, Hubertus LD tidak sependapat dengan pandangan yang dilontarkan Edi C Lumawe. Menurut dia, jalur hukum sudah merupakan langkah tepat, namun harus diperhatikan bahwa bukan melalui PN Batam, tetapi harus melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). " Kita mendukung ke jalur hukum, tapi melalui

Dari Halaman 9

Melayani Dengan tugas sebagai anggota polisi, Sungkono berkali-kali pindah posisi. Ia pernah beberapa kali menjabat Kanit Patroli Batu Ampar dan Kapolpos Sei Jodoh. Dikatakan dia, ia dan rekan-rekannya tidak hanya memberikan pelayanan cepat dan efisein kepada masyarakat tetapi juga berupaya bersikap ramah terhadap siapa saja yang datang ke Polsek Batuampar dan itu menjadi prioritasnya. " Dalam bertugas, saya harus memberikan pelayanan yang cepat, efisien dan juga harus ramah-tamah ter-

hadap masyarakat. Dengan begitu, masyarakat atau warga yang membuat laporan, akan lebih nyaman dan tenang, "kata Sungkono. Sungkono yang juga Ketua RW 15 di Perumahan Bukit Kemuning Sei Beduk ini, mengaku bahwa, tanpa adanya kerjasama dengan masyarakat, jajaran kepolisian tidak bisa mengungkapkan suatu permasalahan. Baik itu masalah yang berat, maupun permasalahan ringan. Selama ini, hubungan antara masyarakat di bawah naungan Polsek Batu Ampar, terjalin dengan erat. Untuk

itu, apapun bentuk permasalahan yang dihadapi oleh Polsek Batu Ampar, selalu bisa diselesaikan dengan baik. "Dalam bertugas, kami tidak bisa sendirian. Dalam berbagai bentuk kasus yang masuk ke Polsek Batu Ampar, kami selalu bekerjasama dengan masyarakat. Untuk itu, jelang bulan suci Ramadhan, kami jajaran Polsek Batu Ampar, mohon maaf kalau ada salah-salah kata dan sikap, "pungkasnya yang pernah menjuarai dua kali perlombaan pimpong tingkat Polsek Batu Ampar. (byu)

menampung air secara maksimal, dan sepanjang jalan dari Taman Raya ini sampai ke perumahan Odessa ada penyempitan drainase. Ini salah satu yang membuat air menjadi meluap," ujar Rudi. Selanjutnya, Rudi berpesan kepada masyarakat di Kelurahan Belian untuk terus memperhatikan dan menjaga kebersihan lingkungan serta selalu membuang

sampah pada tempatnya. Karena, dengan cara itulah salah satu upaya dalam mengurangi terjadinya penyumbatan drainase. Untuk memperbaiki drainase yang tersumbat tersebut, Pemko Batam melalui Dinas PU mengerahkan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur serta memperbaiki bak kontrol yang kurang berfungsi sebagaimana mestinya. (r/mnb)

Dari Halaman 9

Wawako Tinjau penyempitan lebar parit serta kurang terawatnya bak kontrol sebagai pengatur aliran dari dua parit kecil yang akan disalurkan ke parit besar yang berada di sisi jalan lainnya. " Nantinya akan kita ukur juga kedalaman tinggi rendahnya parit sehingga aliran air menuju bak kontrol akan lancar. Endapannya (lumpur) cukup tinggi sehingga parit tidak bisa

Dari Halaman 9

Ketua DPRD memberikan pelayanan terbaiknya," ujar Surya Sardi saat ditanya tentang reaksinya mengenai jawaban Dirut PLN atas pertanyaannya, Senin (8/7). Politisi Demokrat ini mengaku kaget kalau pertanyaannya mengenai penyebab matinya listrik yang dijawaban Direktur Niaga dan Pengembangan Usaha, Andrian Khalid sekenanya diketahui masyarakat dan menjadi perdebatan serius. " Saya kaget ini diketahui masyarkat, karena keluhan ini saya pertanyakan ke Pimpinan PLN di RDP," ungkap Politisi Demokrat ini. Padahal, menurut dia, selaku wakil rakyat ia banyak menerima pertanyaan dari masyarakat terkait pemadaman serentak yang dilakukan PLN Batam. Dan karenanya, ia meminta konfirmasi ke PLN Batam, tapi ternyata jawaban yang diperolehnya jauh dari harapan.

KPK," tegas Hubertus. Ia menyebutkan, sangat beralasan kalau mereka mendesak penanganan kasus ini ke KPK. Pasalnya, mereka meragukan pihak Kejari Batam dan PN Batam bisa menuntaskan kasus ini secara adil dan bijaksana. " Kita ragu kalau ini ditangani oleh Kejari dan PN Batam," ungkap pria berbadan besar ini. Selain mendesak KPK turun tangan, KRB yang merupakan aliansi LSM di Batam juga mendesak agar pihak PT BAJ dan Pemko Batam mau membuka kasus ini secara transparan, terutama mengenai rincian polis yang hingga saat ini belum pernah diperlihatkan. "Kami juga sangat berharap ada transparansi, polisnya harus dibuka," desaknya. Di akhir penjelasan, Huber mengingatkan bahwa apapun alasannya dan apapun jalur yang ditempuh, ia hanya berharap para PNS menerima haknya tanpa dikurangi sepeserpun. (ays)

Namun demikian, selaku Ketua DPRD Batam, ia tidak mau melayani secara frontal, tapi ia ingin mendapat penjelasan secara elegant melalui RDP pimpinan legislatif. “ Saya ingatkan, jawaban perlakuan tidak etis ini jangan sampai terulang kembali, ini pertama dan terakhir," katanya. Masih, kata Surya Sardi, apa yang dilakukan oleh salah seorang pimpinan PLN Batam harus jadi pelajaran. Dan terpenting dari peristiwa ini, bagaimana PLN bisa menjaga kota industri Batam ini tidak terjadi pemadaman bergilir. " Saya juga mengingatkan, agar PLN jangan lagi mengorbankan masyarakat," tegasnya. Menanggapi sikap Direktur Niaga dan Pengembangan Usaha PLN Batam, Aliansi LSM Batam yang diwakili oleh Ismail secara tegas mengatakan bahwa sikap yang

ditunjukkan oleh saudara Andrian sangat tidak etis dan jauh dari semangat pemberian layanan yang maksimal ke masyarakat. " Yang bertanya Ketua DPRD Batam, bagaimana kalau masyarakat biasa yang mempertanyakan," tegas Ismail. Menurut dia, apapun ceritanya tindakan yang dilakukan sebuah pelanggaran etis, dan harus menjadi perhatian serius atasan yang bersangkutan untuk memberikan sanksi ke bawahannya. ***

Selasa, 9 Juli 2013

10

Ditpam Bongkar Kios Liar di Buffer Zone ga menyalahi aturan dari Dinas Tata Kota Batam (Distako). Sementara pemilik kios tak melakukan perlawanan saat petugas Ditpam didampingi petugas dari Polsek Sagulung merobohkan satu per satu kios tersebut. Pantauan Haluan Kepri di lokasi kejadian, beberapa anggota Ditpam Kota Batam langsung merobohkan bangunan tersebut hingga rata dengan tanah. Padahal, pembangunan kios tersebut baru sampai pada tahap pembuatan seng dan mendirikan tiang-tiang. Kepala Seksi Pengamanan Lingkungan Kota Batam M. Amin mengatakan, penggusuran itu dilakukan untuk mendukung Dinas Pekerjaan ILHAM/HALUAN KEPRI Umum (PU) Kota Batam. SALAH seorang warga menyaksikan aksi pembongkaran kios PKL liar yang "Pemiliknya tidak bisa medibangun di row jalan, Senin (8/7). nunjukan surat yang berkaitan BATUAJI (HK) — Petugas penghijauan) depan kompleks dengan pembangunan itu," ujarDirektorat Pengamanan (Dit- Bintang Batam Permai, Sagu- nya di sela-sela penggusuran. pam) Kota Batam membong- lung, Senin (8/7). Sebelum penggusuran dikar sejumlah kios liar yang diPembongkaran itu ter- lakukan, kata Amin, pihakbangun di lokasi Buffer Zone ( paksa dilakukan karena didu- nya sudah melayangkan su-

Dari Halaman 9

Sarita Resmi Adapun yang menjadi dasar pelantikan adalah Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri. SK tersebut sekaligus menghentikan dengan hormat Augustinus Purba menjadi angota DPRD Batam. Surya Sardi yang memimpin sidang paripurna istimewa mengatakan pemberhentian Agustinus sudah melalui proses panjang yakni sejak diusulkan Februari tahun lalu, hingga akhirnya di-PAW tahun ini. Pemberhentian

dengan hormat Agustinus Purba dan digantikan oleh Sarita. " Pada pemilihan sebelumnya, Sarita merupakan calon lesgislatif dapil III dengan jumlah suara nomor dua setelah Agustinus," kata Surya Sardi. Dalam paripurna tersebut, turut hadir Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, unsur Muspida serta para undangan. Sementara itu, setelah terdepak dari Partai Demok-

rat, Agustinus Purba pindah ke Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Usai dilantik, Sarita mengaku bersyukur atas pelantikan dirinya. Namun ia tidak bisa larut dalam sukacita. Katanya, masih banyak aspirasi masyarakat yang harus disampaikan dan harus terus bekerja. Semua tugas yang diamanatkan kepadanya akan mulai dari yang digantinya akan ditekuni.

" Tanggung jawab, akan terus dilakukan, begitu juga dari tugas-tugas Agustinus," katanya. Kata Sarita, pada pelaksanaan tugas kedewanan ia akan menempatdi komisi II. Dalam menjalankan amanah, kata Sarita, semua utuh proses yang harus didedikasikan ke masyarakat. Paripurna istimewa kemarin hanya dihadiri 29 dari 40 anggota DPRD Batam. (mnb/cw75)

Rp25 ribu menjadi Rp32 ribu. Tarif bus kota kelas ekonomi, zoning/pnp (umum) naik dari Rp1.800 menjadi Rp2.300. Selain itu, tarif bus terusan/pnp (umum) naik dari Rp2.700 menjadi Rp3.500. Khusus untuk pelajar/pnp naik sedikit dari Rp1.000 menjadi Rp1,300. Khusus tarif minibus kelas ekonomi jurusan JodohSembulang via Sukajadi (umum) naik menjadi Rp12.800 dari sebelumnya Rp10 ribu. Sementara tarif pelajar Rp6 ribu dari Rp4.500. Jurusan Jodoh - Galang Baru via Sukajadi (umum) naik dari Rp12.500 menjadi Rp16 ribu dan pelajar naik menjadi

Rp9 ribu dari Rp7ribu. Sementara untuk tarif mini bus Tanjung Uncang Jodoh (Umum) naik dari Rp6.300 menjadi Rp8 ribu dan pelajar naik dari Rp2.400 menjadi Rp3 ribu. Selanjutnya, untuk Dapur 12 - Jodoh via Sukajadi (umum) naik dari Rp4.300 menjadi Rp5.500 dan pelajar naik dari Rp2.400 menjadi Rp3 ribu. Trayek Jodoh-Nongsa (umum) naik dari Rp6.300 menjadi Rp8 ribu dan pelajar naik dari Rp3 ribu jadi Rp4 ribu. Tarif trayek Jodoh - Kav. Punggur (umum) naik dari 4300 menjadi Rp5,500 dan pelajar dari 2400 jadi Rp3 ribu. Jodoh - Telaga Punggur via

Kavling (umum) naik dari Rp5400 jadi Rp6,900 dan pelajar naik dari 3ribu jadi Rp4 ribu. Sementara untuk trans Batam (umum) naik dari Rp3 ribu jadi Rp4 ribu dan pelajar naik dari Rp1.500 jadi Rp2 ribu. Khusus bus bandara dikenakan tarif penumpang Rp19 ribu. Tarif itu naik dari Rp15ribu. Sementara trayek cabang /Metrotrans (umum) naik dari Rp3600 jadi Rp 4,600 dan pelajar dari Rp1500 jadi Rp2 ribu. Sementara trayek ranting/transkib (umum) naik dari 1.100 jadi Rp1.500. "Ini akan diawasi terus, jangan sampai ada kenaikan diluar batas yang telah ditentukan," kata Marbun. (mnb)

Baru Pertama Kali Beny juga menyebutkan, BNNP Kepri baru pertama kali menangani dan mendapatkakan pil dengan kandungan 3,4- methylenedioxymethcathinone, fluoropentyl, methanone dan caffeine di Kepri ini. Dan BNN pusat meminta BNNP Kepri untuk mendata dan memberikan laporan ke pusat terkait temuan baru tersebut. " Dengan adanya kasus ini, kita diminta untuk melaporkan temuan tersebut ke pusat. Bahayanya, katanya lebih dahsyat dari pada yang sudah ada,"ungkapnya.

Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Agus Rokhmat menambahkan, Polda Kepri belum pernah menangani kasus tersebut dan kalau jadi diserahkan BNNP Kepri ke Polri, ini kali pertama Polda Kepri menangani kasus tersebut. Seperti diketahui, Bea Cukai Batam Centre pada 1 Juli lalu berhasil menangkap WN Malaysia NCK (28) saat datang ke Batam mempergunakan kapal ferry IND dari pelabuhan Situlang Laut Johor Bahru, Malaysia. Dari tangan tersangka, petugas BC menyita 9.919

butir yang diduga ekstasi. Pada pukul 17.00 WIB Bea Cukai menyerahkan penanganannya kepada BNNP Kepri. BNNP Kepri pada pukul 18.00 WIB langsung melakukan controlled delivery terhadap tersangka dan barang bukti untuk memancing penerima barang di hotel O. Sekitar pukul 21.00 WIB, berhasil menangkap satu orang tersangka lagi KL (48) yang menjemput barang tersebut di hotel O. Barang bukti sebanyak 9.919 butir tersebut disimpan di 10 bungkus plastik berbeda. (jua)

Dari Halaman 9

Tarif Angkutan penerapan tarif baru itu," ungkap Marbun, kemarin. Dalam surat keputusan itu, disepakati, untuk taksi argo dan AC, tarif buka pintu Rp6,400 dari tarif sebelumnya menjadi Rp5 ribu. Sementara tarif dasar/km menjadi Rp4,500 dari Rp3500, waktu tunggu/jam naik dari 35 ribu menjadi 44,600 dan tarif minimum 25,500 dari 20ribu. Taksi Argo dan AC tarif atas, buka pintu naik menjadi Rp9 ribu dari Rp7 ribu. Sementara, tarif dasar/km naik dari Rp4ribu menjadi Rp5,100. Tarif waktu tunggu per jam naik menjadi Rp50 ribu dari Rp40 ribu. Sedangkan tarif minimum naik dari

Dari Halaman 9

BNNP: 9.919 pat dijerat dengan pasal 196 dan atau pasal 197 UU 36 tahun 2009 tetang kesehatan dengan ancaman 10 tahun dan atau 15 tahun penjara. Karena telah mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar, syarat kamanan, khasiat dan mutu dan atau tidak memiliki surat izin edar. Saat ditanya barang-barang tersebut akan diedarkan dimana dia menjawab, "Bisa keluar daerah atau bisa juga tidak, belum diketahui lagi. Karena BNNP baru dalam tahap penangkapan. Nanti bisa ditanya ke Polresta," terangnya.

rat kepada pemilik kios bahwa kios miliknya akan ditertibkan. Bahkan, pihaknya juga telah menghubungi pemilik kios melalui telepon. Namun tetap tidak diindahkan. “Tadi, kita juga memberi waktu satu jam sebelum dirobohkan petugas. Tetapi tidak ada yang mengambil barangbarangnya. Makanya langsung kita robohkan hingga rata dengan tanah. Namun, kalau masih bisa dipakai langsung saja diambil ke Polsek Sagulung,” tambah Amin. Dijelaskannya, selama Ramadan nanti tidak ada penggusuran ruli atau kios liar. Namun, sifatnya peneguran saja. Misalnya, kalau ada yang berjualan di tepi jalan pagi hari akan ditegur. Diakuinya, dalam pembongkaran tersebut barang bukti yang diamankan ke polsek Sagulung seperti Genset, Grenda, seng, kanopi, kabel listrik, tiang besi, kereta sorong dan palu. (cw71)


CMYK

Hukum & Kriminal

Selasa, 9 Juli 2013

11

Kakek Cabuli Anak Tuna Rungu TANJUNGPINANG (HK) — IB (70) warga Senggarang, Tanjungpinang harus menjalani sisa hidupnya di balik jeruji besi milik Polres Tanjungpinang. Ia diduga mencabuli SN (12), anak tuna rungu, Sabtu (6/7). Rico Barino Liputan Tanjungpinang Kasus ini terungkap, setelah korban mengadu ke orang tuanya berinisial AD (50). Lalu AD melaporkan peristiwa yang dialami putrinya itu ke Polres Tanjungpinang. Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian tak terpuji ini bermula ketika korban sedang jalan-jalan sore seorang diri di sekitar kawasan Senggarang, Sabtu (6/ 7) sekitar pukul 20.00 WIB. Melihat SN seorang diri, IB dengan modus menemani SN untuk jalan-jalan.

Perjalanan pulang melewati sebuah kantor koperasi di sekitar Klenteng, di sanalah IB melakukan aksi jahatnya. IB berusaha melepaskan pakaian yang dikenakan SN, meskipun korban sempat menolak. Karena tak kuat menahan paksaan IB, pakain SN pun berhasil ditanggalkan oleh pelaku. Sehingga IB dengan leluasa melakukan niat jahatnya terhadap korban. Korban tidak mampu berbuat banyak dan hanya bisa menangis, sambil berjalan pulang menuju ke rumah orang tuanya. Sesampai di rumah, korban masih saja me-

nangis sembari menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya kepada orang tuanya. Mendengar pengakuan tersebut, orang tua SN yakni ayahnya AD (50) yang tidak terima lalu melapor ke Polres Tanjungpinang. Tidak lama usai membuat laporan pelaku langsung diamankan oleh jajaran Reskrim Polres Tanjungpinang. Kasubag Humas Polres Tanjungpinang AKP Imawan Rantau ditemui di Polres Tanjungpinang, Senin (8/7) siang menuturkan, saat ini tersangka sudah diamankan oleh jajaran Reskrim polres Tanjungpinang. Sedangkan korban dan pelapor juga sudah dimintai keterangan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanjungpinang. "Berkasnya sudah masuk, pelakunya juga sudah kita amankan," ucap Imawan. ***

Daya Tampung Sel Polres dan Polsek Over Kapasitas BATAM (HK) — Daya tampung sel di masing-masing Polres dan Polsek di wilayah Kepri mengalami over kapasitas. Idealnya, sel tahanan menampung 20 hingga 25 orang. Demikian diutarakan Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Kepri, AKBP Budhy Wibowo Sumantri, Senin (8/7). Daya tampung sel yang melebih kapasitas diantaranya, Polresta Barelang, Polres Tanjungpinang, dan sejumlah Polsek lainnya. "Setiap tahun Polda Kepri

melakukan supervisi dan kami mendapatkan adanya kelebihan daya tampung di setiap sel tahanan yang ada di Polres maupun Polsek," jelas Budhy. Selain sel tahanan yang tidak tertampung, pihaknya juga menemukan beberapa fasilitas lain yang ada di masing-masing Polres dan Polsek masih kurang memadai. Diantaranya brankas tempat penyimpanan barang bukti. Pada hal barang bukti selama ini disimpan di masing-

masing kesatuan setiap wilayah Polres. "Seharusnya berkas penting ataupun barang bukti, disimpan di dalam brankas agar lebih baik dan terjamin keamanannya," paparnya. Dikatakan Budhy, dengan ditemukan adanya kekurangan-kekurangan yang ada saat ini, dan ini menyangkut anggaran maka pihaknya akan menyampaikannya ke Mabes Polri untuk diajukan pengadaan barang maupun pelebaran ruang tahanan.(byu)

Tang Huliang Beli Parang di Pasar Reka Ulang Pembacokan Tekhai dan Keluarga TANJUNGPINANG (HK) — Kasus pembacokan terhadap Tekhai (69), Aie Lina (62) istrinya, Awang (10) cucu dan Yeni (29) pembantu, dengan tersangka Tang Huliang alias Dodi (41) dilakukan rekonstruksi ulang, Senin (8/7) Reka ulang dilakukan di rumah milik korban, jalan Potong Lembu RT 04 RW IV, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, samping Wisma Sakura Tanjungpinang mendapat penjagaan ketat dari pihak Polres Tanjungpinang. Sedikitnya ada 16 adegan dalam reka ulang kasus pembacokan tersebut. Dan terungkap bahwa sebelum tersangka (Tang Huliang) melakukan aksi nekatnya, dia membeli parang panjang di salah satu pasar di Tanjungpinang menggunakan sepeda motor yang dipinjamnya di Lembah Asri Km9. Setelah mendapatkan parang, tersangka kembali ke Lembah Asri Km9 untuk mengasah parang yang baru dibelinya tadi. Lalu sekita pukul 09.00 WIB, tersangka menuju rumah korban. Tersangka berteriak dan menyebut-nyebut nama Antoni (anak Tekhai) yang merupakan mantan bos Tang Huliang, sembari mengangkatangkat parang. Tak diduga, Yeni (29) pembantu korban lalu bersama Awang (anak Antoni) membukakan pagar. Tersangka masuk dan langsung menyerang Awang dengan menggunakan parang. Yeni saat itu berusaha menyelamatkan Awang, juga terkena sabetan parang milik tersangka. Kala itu, Aie Lina (62) sedang beristirahat juga kenak sabetan parang yang dilakukan tersangka. Tekhai, yang berusaha menolong

REKONSTRUKSI ULANG — Tersangka Tang Huliang alias Dodi, saat melakukan rekonstruksi ulang kasus pembacokan terhadap korban Tekhai (69) bersama tiga orang korban lainnya, Senin (8/7). RICO BORINO/HALUAN KEPRI

istrinya, juga menjadi korban keganasan tersangka hingga mengalami luka parah di tangan sebelah kiri hingga nyaris putus. Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Memo Ardian melalui Kaur Bin Ops (KBO) Polres Tanjungpinang, Iptu Effendri Alie, mengatakan dalam proses reka ulang tersebut, parang yang digunakan tersangka digantikan kayu. Dikatakan Effendri, rekonstruksi ulang ini bertujuan untuk memperjelas fakta yang ada dan juga untuk mencocokkan keterangan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan

CMYK

(BAP). Menurut Effendri, dari rangkaian adegan reka ulang yang dilakukan tersangka, hampir semuanya sesuai yang ada dalam BAP. "Termasuk adegan ketika tersangka meminjam motor di Lembah Asri Km9 Tanjungpinang, lalu tersangka ke pasar membeli parang panjang. Lalu tersangka kembali ke Lembah Asri dan mengasah parang sebelum ke rumah korban," jelas Effendri. Dikatakan Effendri, rekontruksi disaksikan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan pengacara yang ditunjuk Polres Tanjungpinang. (cw72)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Novrizal


Lingga

Selasa, 9 Juli 2013

12

Harga Sembako di Pasar Naik Jelang Puasa LINGGA (HK) — Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Dabo, Kabupaten Lingga mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga sembako ini bervariasi antara 10 sampai 30 persen. Jefriadi Liputan Lingga Pantauan di lapangan,harga cabe rawit kecil dari Rp40 ribu per kilo naik menjadi Rp 48 ribu. Bawang merah dari harga Rp36 ribu per kilo naik menjadi Rp40 ribu, telur naik dari Rp1.100 ribu per butir naik menjadi Rp1.300. Sementara, harga daging juga mengalami kenaikan seperti ayam buras yang biasanya di jual Rp32 ribu per kilo naik menjadi Rp35 ribu perkilo. "Harga ayam per kilonya saat ini sudah diluar batas karena ada yang menjualnya Rp40 ribu per kilonya," ujar

Yeni, ibu rumah tangga yang sering berbelanja di pasar Dabo , Senin (8/7 ). Menurut dia, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok di bulan Ramadhan ini sudah menjadi hal yang biasa. Karena menjelang Ramadhan dari tahun ketahun harga bahan pokok selalu naik. Sementara itu, Burhan, Staf Perdagangan di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Lingga mengatakan, kenaikan harga ayam ini tidak ada hubungannya dengan naiknya BBM. Hal ini mungkin di ka-

renakan dengan permintaan kebutuhan yang semakin meningkat di pasaran. "Kecuali harga daging sapi naik 20 persen dari biasanya, sebelumnya di jual Rp100 ribu perkilonya sekarang menjadi 120 ribu. Menjelang bulan puasa harga-harga pada naik itu udah biasa," ujarnya. Sementara itu juga lanjut dia, ada penurunan harga di sejumlah barang misalnya dapur garam kasar biasa di jual Rp3.000 per kilo turun menjadi Rp2.500, Selanjutnya, cabe hijau dari Rp35 ribu per kilonya, turun menjadi Rp32 ribu, begitu juga dengan cabe keriting per kilo Rp55 ribu turun menjadi Rp46 ribu. "Kacang-kacangan juga ada yang turun, seperti kacang tanah biasanya di jual per kilo seharga Rp18 ribu, kini di jual Rp16 ribu, barang lainnya masih harga biasa," tutur Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Lingga Agus Hardianto. ***

7 Daerah Akan Diterangi Listrik LINGGA (HK) — Tujuh daerah di Kabupaten Lingga tahun ini akan di terangi listrik. Program bantuan ini di anggarkan Pemerintah melalui PLN untuk-daerah-daerah yang memang selama ini belum menikmati aliran listrik. Plt kepala PLN Sub Rayon Dabo Singkep Luber Tri Hartoko me n gi n for ma si kan, untuk tahun ini ada beberapa daerah yang akan mendapatkan suplai listrik dari PLN. "Seperti Untuk Pulau Singkep di Cilatip Kecamatan Singkep Barat akan kita pasang satu buah travo baru. SedangkaN di Daik ada enam lokasi yang akan kita pasang

travo baru dengan kapasitas 50 KVA. Kemudian, daerah Malar Desa Mepar satu unit travo. Masing-masing Desa Kelumu, Desa Kelumu, Sasah,Semincut, Kuet, Desa Sungai Besar Lingga Utara masing-masing satu unit travo buah," jelas Tri Senin (8/7). Program penerangan yang dianggarkan PLN untuk Kabupaten Lingga kata dia,

akan dikerjakan tahun ini. Hal ini mengingat masih ada daerah yang belum tersentuh aliran Listrik. "Ini merupakan Perogram PLN, sedangkan pelaksanaanya adalah unit pelaksana kontruksi Tanjungpinang. Kita tahu listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat," kata Tri. Dia juga memastikan dengan adanya pemasangan travo baru PLN di 7 wilayah Kabupaten Lingga akan memberikan pelayanan penerangan kepada warga setempat. "Satu taravo cukup untuk menerangi dan memberikan pelayanan aliran listrik untuk warga di daerah itu," ujarnya. (jfr)

JEFRIADI/ HALUAN KEPRI

MEMELIHARA IKAN — Selain mengambil ikan di laut, nelayan di Kabupaten Lingga juga berusaha untuk mememlihara ikan-ikan yang bernilai harga jual tinggi di dalam keramba, Senin (8/7).

Pemkab Masih Gunakan BBM Subsidi LINGGA (HK) — Belum adanya kuota BBM non subsidi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga terpaksa menggunakan BBM subsidi. Pasalnya, sampai saat ini belum ada pihak peneyedia layanan BBM non subsidi yang bersedia berinvestasi di Lingga. Menyikapi persoalan ini, Ketua Komisi III DPRD Lingga Rudi Purwonugroho mengatakan, hasil temu pendapat anggota DPRD Lingga dengan pihak Pertamina di Batam, bahwa memang di Kabupaten Lingga belum mempunyai kuota BBM Nom Subsidi. Sehingga, mau tidak mau Pemkab Lingga sendiri harus menggunakan BBM bersubsidi yang pertahunnya mencapai angka 7.320 kilo liter BBM Premium dan 8.280 kilo

liter BBM Solar. “Saat ini pemkab masih gunakan BBM subsidi, karena belum adanya kuota BBM Non subsidi,” ujarnya Senin (8/7). Namun, lanjut Rudi, Dewan akan meminta Pemkab Lingga melalui program jangka panjang untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) BBM Non Subsidi. Bagaimanapun kata Rudi, untuk membangun SPBB ini harus melalui pihak ketiga atau BUMD yang sudah dibentuk. Artinya, hal ini merupakan salah satu solusi penanganan persoalan kuota BBM bersubsidi di Lingga. Karena sampai saat ini, Pertminan tidak akan menambah jumlah kuota BBM bersubsidi.

“Makanya, kalau ada pihak ketiga yang mau berinvestasi bangun SPBB non subsidi, silahkan, atau kalau BUMD sanggup bisa juga,” katanya. Hasil temu pendapat Dewan dengan Pertamina di Batam, lanjut Rudi bahwa penggunaan BBM Non Subsidi di Lingga hanya delapan perusahaan perindustrian. Dari delapan perusahan tersebut satu diantaranya PT Telaga Bintan Jaya. “Sementara yang perlu kita telusuri adalah perusahaan perindustrian yang menggunakan BBM non subsidi, apa benar meraka menggunakan BBM Non subsidi,” ujarnya. Perlunya ditelusuri, kata Rudi, karena tidak menutup kemungkinan adanya dugaan

kalau beberupa perusahaan perindustrian yang ada di Kabupaten Lingga menggunakan BBM subsidi. Pada hal setiap perusahaan perindustrian harus menggunakan BBM non subsidi, yang harganya sesuai dengan harga BBM di pasaran. Satu hal yang menarik bahwa sesuai program pemerintah pusat untuk nelayan adalah Solar Packed Dealer Untuk Nelayan (SPDN). Menurutnya, program ini sangat membantu bagi nelayan tardisional untuk memanfaatkan BBM bersubsidi. “Ini domainnya di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), untuk itu kita minta instansi ini agar bersinergi dengan komisi II dan Distamben,” imbuhnya. (put)

Polres Gelar Operasi Seligi

NOFRIADI PUTRA/ HALUAN KEPRI

SATLANTAS Polres Lingga mengamankan sejumlah kendaraan bermotor dalam Operasi Seligi di simpang tiga Kampung Tanda, Lingga Senin (8/7). LINGGA (HK) — Satlantas Polres Lingga menggelar Operasi Seligi di Ibu Kota Daik, tepatnya disimpang tiga Kampung Tanda, Lingga Senin (8/7). Dalam operasi tersebut, mayoritas pengendara sudah memiliki kesadaran mengutamakan keselamatan. Namun sebagian yang dikenakan penilangan. “Dalam berkendara utamakan keselamatan di perjalanan, baik itu menggunakan helm, kaca spion dan kelayakan kendaraan. Untuk roda empat juga safety beltnya harus digunakan,” kata Kasatlantas Polres Lingga AKP Muhamad Chaidir S.Ipd di sela-selaoperasi. Dikatakannya, mayoritas pengendara baik roda dua maupun roda empat sudah berkesadaran dalam berkendara. Walau masih ada beberapa pengendara roda dua yang nakal, dengan belum melengkapi spion, helm, serta tidak membawa STNK. Lanjut Chaidir bila dalam operasi ditemukan hal demikian akan tetap di proses, sampai pihak tersebut memenuhi kelengkapan administrasinya. “Rata-rata kelengkapan tidak ada, namun motor bodong belum diketahui yang indikasinya tidak membawa surat, STNK, atau SIM,” ungkapnya. Diterangkannya, bagi yang tidak memenuhi ke-

lengkapan tersebut, diberikan sanksi berupa tilang satu atau tilang dua. Dan proses sidangnya dilakukan di Tan-

jungpinang. Mereka yang diproses, lanjutnya diminta untuk memenuhi kelengkapan admistrasi dulu, sehingga apabila dipenuhi baru bisa di proses. Ketika ditanya mengenai proses pelayanan SIM Keliling, Chaidir menjawab bahwa saat ini Polres telah menjembatani dengan sistem online. Namun, hasil foto kopi finger tipnya tidak serta merta langsung bisa di kirim ke Polda. Ditambahkan, operasi ini berlanjut sampai tanggal 17 Juli mendatang. Setelah itu dilanjutkan dengan Operasi Ketupat 1434 H, tepatnya H7 sebelum lebaran. (put)

Editor: Reza, Layouter:Syahrial Anwar


Natuna

Selasa, 9 Juli 2013

13

Bupati Sidak Pasar Ranai RANAI (HK) — Bupati Natuna, Ilyas Sabli melakukan sidak di Pasar Ranai. Hal ini dilakukan dalam rangka memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menyambut Bulan Suci Ramadhan. Fathurahman Liputan Natuna “Ya kita ingin tahu dari pasar akan kondisi harga juga ketersediaan bahan pokok menyambut bulan puasa,” kata Bupati Ilyas Sabli di Pasar Ranai, Senin (8/7). Dalam sidak, Bupati Ilyas bersama sejumlah pejabat dari dinas terkait dan Direktur Perusda, Kartubi. Setibanya di Pasar, Bupati Ilyas langsung mendatangi hampir seluruh lapak yang ada di Pasar Ranai. Pertama kalinya Bupati Ilyas mendatangi lapak sayuran dan rempah-rempah dan langsung menanyakan perkembangan harga.

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

SIDAK PASAR — Bupati Natuna, Ilyas Sabli melakukan sidak di Pasar Ranai, guna memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan menjelang Bulan Suci Ramadhan, Senin (8/7).

Pengusaha Minta Pelabuhan Ditambah RANAI (HK) — Sejumlah pengusaha angkutan laut di Ranai meminta kepada Pemerintah Kabupaten Natuna agar pelabuhan ditambah. Hal ini guna memperlancar arus keluar masuk barang ke daerah ini. “Kalau bisa kita minta toloh kepada pemerintah agar pelabuhan yang ada perkampungan Penagi itu juga diperbaikai dan dipergunakan, agar kapal-kapal yang masuk ke Ranai tidak terlalu lama antri,” kata Asen Alias Ery salah seorang pengusaha angkutan laut di

Kabupaten Natuna saat ditemui ditempat kerjanya Selasa (8/7). Ery mengatakan, seiring dengan tuntutan kebutuhan masyarakat yang menghendaki pelayanan cepat maka pihaknya sangat memerlukan keberadaan pelabuhan dengan kapasitas memadai. “Masalahnya sekarang ini orang-orang kan maunya cepat, sementara di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi itu hanya bisa disandari dua kapal saja, dan yang lainnya terpaksa antri, dan

antriannya bukan sebentar, minimal dua hari kita antri baru bisa bongkar muat,” ungkapnya. Menurut Ery, pelabuhan yang ada di pinggir perkampungan Penagi itu masih bisa disandari kapal-kapal berukuran Ratusan GT. Yang penting beberapa pilar pelabuhan itu yang mesti diperbaiki dan diperkuat,” pungkasnya. Menanggapi hal itu, Bupati Ilyas mengaku apresiasi terhadap para pengusaha angkutan yang telah bersedia memberikan

masukan kepadanya, dan ia berjanji akan segera melakukan pembahasan dengan Dishubkominfo Kabupaten Natuna guna membahas usulan para pengusaha tersebut. “Ya kami terimakasih banyak atas inisitif para pengusaha memberikan saran masukan kepada kami, dan saya akan segera memanggil kadishubkominfo untuk membahas ini. Dan kalo begini kondisinya Insya Allah kami akan segera mulai melaksanakannya,” pungkasnya.(cw16)

Setelah mengelilingi lapak sayuran dan rempahrempah, Bupati Ilyas langsung menuju lapak daging, dan beramah tamah dengan para pedagang dan menanyakan harga daging. Kemudian sidak dilanjutkan ke lapak ikan dan menanyakan harga ikan. Bupati Ilyas menjelaskan, berdasarkan hasil sidak, sayur-mayur sudah mulai mengalami kenaikan meski tidak siginfikan, sementara untuk daging, harganya masih tetap seperti semula. Namun ikan mengalami kenaikan sedikit lebih tinggi dari sayur-mayur. “Kita tadi sama-sama

saksikan, tadi sayuran udah mulai naik, meski naiknya hanya berkisar Rp1000 saja. Ikan juga udah mulai mengalami kenaikan yang saya rasa cukup siginifikan karena kenaikannya mencapai Rp5000 hingga Rp10.000. tapi syukurnya harga daging belum ada mengalami kenaikan,” katanya. Sementara untuk ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Natuna masih terbilang cukup sebab selama ini angkutan barang ke Natuna belum mengalami kendala satu. Mengantisipasi kenaikan sejumlah bahan pokok secara ekstrim tersebut ia mengaku akan segera membahasnya dengan dinas dan isntansi terkait. Dalam sidaknya itu, Bupati Ilyas mendapatkan beberapa temuan di antaranya sebagian harga bahan pokok mengalami kenaikan, Pasar Ranai memerlukan sejumlah perbaikan, masalah pelabuhan sempit.***

Ratusan Timbangan Pedagang Ditera Ulang RANAI (HK) — Sekitar 300 unit alat ukur timbangan berhasil ditera ulang oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Natuna. Dalam sidang tera ulang tersebut, Disperindag Natuna bekerjasama dengan Kantor Metrologi Provinsi dan Disperindag Provinsi Kepri. Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Konsumen dan Metrologi Legal Disperindag Natuna, Marzuin mengatakan, sidang tera ulang alat ukur timbangan sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan kepulauan sejak beberapa waktu lalu. Terakhir adalah Kecamatan PuLau Laut. Kemudian, tujuan dari sidang tera ulang adalah untuk penertiban alat timbangan milik pedagang agar alat ukurnya tidak melenceng dari aturan yang sudah di tetapkan. Sehingga antara pedagang dan pembeli tidak ada yang dirugikan maupun di untungkan akibat adanya kesalahan pada timbangan. “Sekarang kita sedang tera ulang di Kecamatan Pulau Laut, kebetulan ini adalah kecamatan terakhir yang kita kunjungi,” ujar Marzuin, Senin (8/7). Kata Marzuin, dari 12 Kecamatan yang dikunjungi, terbanyak adalah di Kecamatan Bunguran Timur, Midai dan Serasan. Di tiga kecamatan ini antusias pedagang dan warga yang memiliki alat timbangan sangat tinggi. Sedangkan di kecamatan lainnya antusias warga sangat rendah. Hal itu ditandai dengan jumlah alat ukur timbangan yang sudah di tera ulang oleh

petugas sangat sedikit. “Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2 minggu. Kebetulan kita langsung libatkan petugas tera untuk menera ulang timbangan sehingga menjadi lebih bagus lagi,” ungkapnya. Tera ulang timbangan lanjut Marzuin, wajib dilakukan setiap tahunnya. Hal itu merujuk pada Undang-undang (UU) nomor 2 thun 1981 tentang alat ukur. Oleh karena itu, mengingat di Natuna tidak ada kantor meteorologi yang menangani tentang tera ulang, maka dari pemerintah dalam hal ini Disperindag terus memprogramkan tera ulang timbangan bagi masyarakat secara geratis. “Tidak di pungut biaya, jadi masyarakat jangan sungkan-sungkan. Yang terpenting adalah timbangan milik masyarakat bisa di tera ula-

ng, sehingga tidak ada lagi kekurangan atau selisih angka pada timbangan tersebut,” jelas Marzuin. Ditambahkan Marzuin, kesadaran masyarakat untuk menera ulang timbangan dibilang sangat minim, hal itu dibuktikan dengan jumlah timbangan yang ditera ulang oleh Disperindag hanya sekitar 300 unit timbangan saja. Padahal tahun lalu jumlahnya lebih dari 500 unit timbangan. “Bisa diperkirakan jumlah pedagang di daerah kita ini lebih dari seribu. Tetapi kenapa jumlah alat timbangan yang ditera tahun ini tidak sampai 500 unit. Padahal kami sudah sosialisasikan melalui pemerintah kecamatan setempat. Sehingga bukan suatu alasan bagi mereka untuk tidak tahu dengan kedatangan kami ke setiap wilayah kecamatan,” pungkasnya.(leh)

IST

PENAMPILAN Kesenian Mendu Natuna di Taman Budaya Bali, Denpasar, belum lama ini.

Editor: Niko, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

14

Rasimun Deklarasikan 334 Timses KPU Batam Terus Mutakhirkan DPS BATAM (hk) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam terus berusaha melakukan pemutakhiran data pemilih sementara jelang diumumkan 11 Juli nanti. Mengejar penyempurnaan DPS di setiap kecamatan itu, pihaknya telah membentuk koordinator wilayah untuk memonitor tugas-tugas PPK dan PPS di masing-masing kecamatan. "Pas kami masuk KPU, kami Syahdan dihadapkan dengan pekerjaan untuk menyempurnakan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Setelah dievaluasi, ketika itu masih banyak kekurangan maka kami putuskan untuk membentuk koordinator wilayah," kata Ketua KPU Batam, Muhammad Syahdan, Minggu (7/7). Lebih jauh disampaikannya, masing-masing komisioner yang ditugasi membawahi beberapa kecamatan langsung turun memonitor kinerja masing-masing PPK dan PPS. Sejauh ini katanya, semua kecamatan sudah hampir menyempurnakan DPS. Cuma saja tinggal evaluasi dan perbaikan. "Ini saya baru ketemu dengan PPK Batuampar. Sebentar lagi saya juga akan menemui PPK Bengkong," pungkas Syahdan. (fur)

BINTAN (HK) — Rasimun, salah calon legislatif (caleg) Partai Golkar mendeklarasikan 334 tim suksesnya, di halaman rumahnya di Toapaya, Minggu (7/7).

Rofik Liputan Bintan Dalam sambutannya Rasimun menyampaikan niatnya maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Bintan bukan untuk memperkaya diri. Namun memenuhi panggilan dari warga yang memintanya untuk maju. Dan keinginannya menjadikan warga lebih makmur dan sejahtera. Apalagi ia sebagai mantan Kepala Desa beberapa tahun lalu. "Saya maju sebagai Caleg atas restu dari keluarga, masyarakat sekitar dan para pengurus Partai Golkar. Apabila saya terpilih sebagai anggota DPRD, saya akan bekerja menjalankan amanah secara maksimal," kata Rasimun. Pada deklarasi tersebut Rasimun mengambil sumpah janji kepala 334 timses yang dibentuknya. Diantaranya sumpah janji yang diikrarkan adalah setia dan loyal kepada Rasimun. Siap bermitra dengan masyarakat untuk

memenangkan Rasimun. Siap menandatangani komitmen untuk tidak pindah ke partai lain dan caleg lain. Siap bekerja ikhlas untuk memenangkan Rasimun. Setiap diteriakkan nama Rasimun, timses menyambut dengan jawaban 'luar biasa'. Ketua DPD I Partai Golkar, yang juga Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, 334 timses yang dideklarasikan dan diambil sumpah janji hendaklah segera bekerja secara ikhlas dan sungguhsungguh. Sehingga harapan untuk mendudukkan Rasimun sebagai anggota DPRD Bintan dapat terwujud. "Setiap tim sukses handaknya bisa merekrut 10 orang untuk mendukung Rasimun. Sehingga pada saat pemilihan, Rasimun mendapatkan 3340 suara, kelipatan 10 dari timses yang dideklarasikan," kata Ansar menyemangati. Ansar menambahkan, kebijakan eksekutif tidak akan

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

SAMBUT RAMADHAN — Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hj Rekaveny (tengah) menghadiri acara menyambut Bulan Suci Ramadhan yang digelar oleh Punggowo Kota Batam, Sabtu (6/7) di Asrama Haji Batam. berjalan dengan baik, kalau tidak didukung oleh legislatif. Dukungan legislatif akan maksimal bila kursi Partai Golkar di DPRD Bintan mendominasi. "Kalau Bupatinya dari Partai Golkar, didukung oleh anggota DPRD didominasi Partai Golkar, tentu akan lebih mudah menjalankan roda pemerintahan," ungkapnya. Turut hadir pada dek-

Firman Siap Mengundurkan Diri

Firman SE

BATAM (HK)— Anggota Fraksi Partai Hanura DPRD Batam, Firman SE menegaskan dirinya siap mengundurkan diri dari Partai Hanura. Dirinya tidak akan lari dari aturan main soal pindah partai. "Saya profesional saja. Mundur ya saya sudah membuat pengunduran diri dari partai. Soal pengajuan pengunduran diri dari anggota DPRD pun sudah saya sampaikan. Tapi ketika itu masih ditolak karena pengajuan pengunduran diri itu mesti disertai surat dari partai," kata Firman. Walau sampai saat ini dirinya belum menyatakan mundur dari dewan katanya, tapi tenggat waktu proses pengunduran diri masih ada sampai akhir Juli nanti. Ia berjanji akan menyampaikannya sampai batas waktu yang ditetapkan tersebut. Dalam kesempatan itu, Firman menyatakan dirinya mundur dari Partai Hanura dan bergabung dengan Partai Amanah Nasional karena di partai lamanya, ia tidak

diberi hak untuk jadi anggota panitia khusus. Padahal menurut Firman, jadi pansus merupakan media strategis untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. "Gimana mau memberikan pengabdian lebih pada masyarakat kalau masuk pansus dilarang. Ini kan tidak logis," keluhnya.Firman menyatakan, ia bergabung dengan Partai Amanah Nasional (PAN) karena partai yang didirikan oleh Tokoh Reformasi, Amien Rais ini lebih profesional. Di PAN, anggota DPRD-nya diberikan kewenangan luas untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. "Ya kepemimpinan pengurus PAN Batam lebih oke lah. Jadi saya menilai lebih nyaman berjuang bersama partai berlambang matahari terbit tersebut," katanya.Firman pun bertekad siap membawa kursi buat PAN pada Pemilu 2014 mendatang. Sebab konstituennya lebih melihat dirinya bukan melihat partai. (fur)

larasi ini Dewi Kumalasari Ansar, istri Ansar Ahmad, yang juga menjadi Caleg DPRD Provinsi Kepri dari Partai Golkar. Juga ratusan

warga Toapaya dari beragam suku, baik suku Jawa, Batak, Bugis, Minang, Melayu, maupun keturunan Tionghoa.***

Elvia Seprita

, Ketua Srikandi DPC Hanura Tpi

Perempuan Mesti Berkarya Untuk Kejayaan Bangsa TANJUNGPINANG (HK) - Hari Kartini semestinya menginspirasi kaum perempuan Indonesia khususnya Kepri untuk bangkit menyongsong masa depan. Termasuk memberikan kontribusi positif dalam meraih kejayaan Indonesia. Wanita berparas Ayu ini juga mengajak kaum perempuan khususnya di Kota Tanjungpinang untuk bersama-sama mengawal jalannya pesta demokrasi yang berkeadilan, kesejahteraan untuk kedamaian Indonesia. Yang didasari hati nurani serta bangkit memperjuangkan hak-hak kaum perempuan dalam kancah politik Indonesia yang adil, jujur dan amanah. "Sebagai kaum perempuan, jangan biarkan negeri ini porak poranda akibat salah pilih kepemimpinan. Kami juga tidak ingin tampil hanya sebagai pelengkap pemenuhan syarat kuota 30 persen perempuan. Saatnya kita berbenah diri untuk aktif membangun negeri," ujarnya. Ia siap menepis anggapan sebagian kalangan, jika politisi perempuan cuma sebagai pemanis dalam Pemilu 2014 nanti. Katanya, politisi perempuan tak kalah kualitas dengan politisi lainnya. (yan)

CMYK

Editor:Ghafur,Layouter: Mulia Aditya


Pendidikan

Selasa, 9 Juli 2013

15

Profil Guru Berharap Bisa Menghasilkan Siswa Berkualitas BATAM (HK) — Pak guru yang satu ini telah mengabdikan diri menjadi guru selama 19 tahun. Pertama kali ditempatkan menjadi guru di SDN 12 Pulau Pecung dilaluinya selama 10 tahun, yakni dari tahun 1994 hingga tahun 2004. Selama 10 tahun itulah pendidikan masyarakat di Pulau Pecung mengalami kemajuan, karena berkat kegigihannya mengajak masyarakat pulau peduli akan pendidikan anaknya. Akhirnya pada tahun 2004 ia dipindah tugaskan mengajar di SDN 01 Batam kota. Namun dilaluinya hanya satu tahun

saja, karena prestasinya ditunjukan selama jadi guru cukup mumpuni, maka tahun 2005 dipromosikan menjabat Kepala Sekolah di SDN 07 Batam Kota hingga tahun 2011. Disinilah pria bernama lengkap Indra Wadhi teruji kemampuannya memanage manajemen sekolah baru berdiri bisa menya-

mai sekolah lama, baik dari sisi sarana maupun prasaran dimiliki. Setelah SDN 07 terlihat maju, maka tahun 2011 ia pun diminta menjadi Kepala Sekolah di SDN 06 Batam Kota, namun hanya dilalui satu tahun karena tahun 2012 di Batam Kota berdiri SDN 09 dan Indra diminta untuk menjadi kepala sekolahnya. Berbagai inovasi dalam memajukan sekolah terus menerus ia kembangkan, terutama dari sisi kemajuan teknologi dengan memfasilitasi sekolahnya melalui internet lewat akses WIFI. "Saya bercita-cita ingin mengurangi beban mengajar para guru

supaya lebih mudah, tapi dapat menciptakan anak didik berkualitas. Maka salah satunya dengan menerapkan pembelajaran lewat multimedia. Apalagi kita punya program berbagi ilmu dengan guru yang telah mengikuti pelatihan atau pendidikan di luar, terus di transfer ilmunya pada rekan guru lainnya," ujar Indra di sela-sela pengumuman PPDB di SDN 09 Batam Kota, Senin (8/7). Mengabdi jadi guru merupakan cita-citanya sejak awal. Apalagi melihat kedua orang tua Indra sendiri merupakan guru juga. "Menjadi guru ini merupakan pilihan saya sendiri, kare-

na saya melihat dari sisi pengabdiannya, jadi guru ilmu akan berkembang terus, dan dapat keuntungan di dunia serta akhirat. Kalau dunia kita menjadi PNS dan akhirat dapat mengamalkan ilmu pada orang lain," ujar sarjana SI jebolan UNRI ini. Kepiawaian Indra dalam memajukan sekolah kerap dicap masyarakat sebagai bapak pembangunan. Betapa tidak, tiga sekolah yang ia kepalai cukup maju dan berkembang. Seperti SDN 09 di kawasan Botania Garden yang baru dibangun, dari tangan Indra ini cukup pesat kemajuaanya. Malah dari segi sarana terbilang komplit. "Mung-

Indra Wadhi S Pd kin kedepannya segera kita wujudkan lab multimedia dan lab bahasa, serta Lab IPA dan komputer. Kalau untuk saat ini sarana masih memadai, karena baru sampai kelas III saja," jelas pria kelahiran Padang 22 Desember 1972 ini. (men)

Pelajar Batam Raih Golden Award Ajang Samura SICSEF di Malaysia BATAM (HK) — Lagi-lagi pelajar dari SMKN 1 Batam berhasil meraih tiga penghargaan tertinggi Golden Award Best Performance pada ajang kompetisi Samura International Cultural, Science And Education Festival (SICSEF) 2013 yang digelar di Sekolah Menengah Sains Muar Malaysia. Arment Aditya Liputan Batam Penghargaan yang diraih pelajar SMKN 1 Batam itu diserahkan langsung pihak kementerian Malaysia, diantaranya meraih juara I tari zapin diikuti 6 pelajar, juara I lomba nasyid diikuti 5 pelajar, juara I lomba tilawah dan juara III lomba publik speaking. Acara yang berlangsung dari 5 Juli hingga 7 Juli itu, diikuti dari berbagai negara di Asia. Meski baru pertama kali tim dari SMKN 1 ikut ajang tersebut, namun telah membuktikan prestasinya di pentas Asia. Bahkan untuk

group tari dan nasyid mendapat kehormatan untuk mengisi acara selama kegiatan itu berlangsung. Menurut para peserta yang ikut pada ajang tersebut, Wanda Nata, Shella Puja, Quadratina, Alif Ulfa, Putri Nur, Sri Wulan, Cut Elliana, Rahmad Hidayat, Agung Prabowo, Dian Perdana, Ryyan Wigowo, Syifa Dzikri, dan Ayu Anisa. Mereka hanya berlatih sekitar dua minggu saja, malah ketika ingin pentas panitia mengharuskan tari zapin Malaysia bukan Indonesia. "Kita hanya beberapa jam saja merubah tari zapin biar sesuai dengan zapin dari Malaysia," ujar mereka bersa-

hutan. Begitu pula untuk lomba nasyid, kata mereka tema telah ditentukan panitia, hanya lagu yang dibawakan harus bernuansa Ilahi. "Iya was-was juga, tapi kita cukup bangga bisa mempersembahkan terbaik bagi Indonesia, khususnya provinsi Kepri dan Batam. Karena ketika disebutkan panitia,

bukan SMKN 1 Batam, melainkan kota Batam dan Provinsi Kepri, serta Indonesia," katanya berbarengan. Sementara Humas SMKN 1 Batam yang mendampingi para peserta yang ikut lomba di Malaysia, Asmiati menyatakan bahwa untuk tari, nasyid dan tilawah sejauh ini belum ada pelatihnya di SMKN 1 Batam. Hanya saja bagian dari kegiatan ektrakurikuler, dan

para penari, nasyid dan tilawah ini juga sebelumnya tidak pernah mengikuti lomba. Namun mereka punya keyakinan untuk menampilkan yang terbaik. "Malah orang Malaysia sendiri kaget melihat penampilan anak-anak kita cukup bagus dan luwes lagi. Panitia juga meminta anak-anak kita mengisi acara di kegiatan itu," jelas Asmiati dengan bangga.***

ARMENT/HALUAN KEPRI

GOLDEN AWARD — Para pelajar SMKN 1 Batam didampingi Humas SMKN 1 Batam Asmiati memperlihatkan medali dan piagam Golden Award pada ajang kompetisi SICSEF 2013 digelar tanggal 5-7 Juli lalu di SM Sains Muar, Malaysia.

SMPN 10 Batam Target Tahun Depan Raih SSN BATAM (HK) — Kepala Sekolah SMPN 10 Batam, Drs Fahrul menargetkan tahun depan sekolahnya bisa meraih predikat Sekolah Standar Nasional (SSN). Ia optimis sekolahnya bisa meraih SSN ini, karena melihat fasilitas dimiliki cukup komplit memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan. Apalagi selama ia mengepalai sekolah tersebut, selama empat tahun berturut-turut meraih kelulusan 100 persen pada ujian nasional (UN).

“Sudah sewajarnya SMPN 10 Batam menyandang SSN, karena untuk fasilitas telah memadai dan telah terakreditasi dengan nilai A plus, dan gurunya juga hampir 95 persen telah sarjana penuh (SI). Lagi pula untuk SPM pendidikan di diterapkan di SMPN 10 Batam telah dijalankan dengan baik,” ujarnya di selasela pengumuman hasil PPDB di sekolahnya, Senin (8/7). Hanya saja untuk jumlah siswa perkelas hingga saat

ini belum bisa mengacu pada standar SSN, karena masih banyak lokal diisi hingga 47 siswaan. Namun secara perlahan jumlah siswa perkelas akan diturunkan. Salah satunya dengan membangun 5 lokal lagi. “Untuk mengurangi siswa perkelas ini solusinya dengan menambah 5 lokal lagi. Itu yang saat ini sedang kita usahakan,” katanya. SMPN 10 Batam kata Fahrul merupakan sekolah yang cukup diminati masyarakat meski lokal masih terbatas. Seperti pada PPDB ta-

hun ini daya tampung mencapai 240 siswa yang akan ditempatkan dalam 6 lokal. Meski untuk lokal masih kurang, namun ia berusaha untuk memaksimalkan lokal yang ada. “Seperti saat ini untuk memenuhi kekurangan lokal kita gunakan ruang BP yang ukurannya tidak standar untuk ruang belajar dengan cara kursi memanjang kebelakang,” bebernya. Dari 6 lokal baru itu, kata Fahrul, sekolahnya akan menyisihkan 1 lokal dijadikan kelas unggulan bagi nilai yang cukup tinggi. Hal ini ia lakukan untuk memotivasi anak didik biar berlombalomba bersaing masuk ke kelas unggulan. Karena seperti yang sudah-sudah, lokal unggulan ini menjadi ajang rebutan siswa. Pada bagian lain Fahrul juga menyebutkan, bahwa memajukan sekolah dengan pola pendidikan gratis dirasakan cukup berat, terutama dari sisi biaya operasional bula-

nan yang mencapai Rp70 juta perbulannya itu belum bisa tertutupi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Apalagi untuk membangun kekurangan 5 lokal tadi, meski lahan dimiliki tersedia, tapi terpaksa harus sabar menunggu bantuan dari pemerintah. Padahal kebutuhan lokal cukup mendesak. “Dana BOS itu pertahun untuk satu siswa hanya Rp710 ribuan, sedangkan berdasarlan standar pelayanan minimum pendidikan rasio kebutuhan satu siswa pertahun itu mencapai Rp1,3 jutaan. Terpaksa kita berupaya memaksimalkan dana yang ada. Karena kita sangat mendukung program sekolah gratis, apalagi saat ini beban kenaikan BBM cukup dirasakan masyarakat. Maka sangat tepat bila pak Wakil Walikota melarang pungutan biaya pembangunan pada PPDB di setiap sekolah ini,” jelas Fahrul panjang lebar. (men)

Drs Fahrul

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment , Layout: M Fahrullazi


CMYK

Sportainment

Selasa, 9 Juli 2013

16

WAGs Ceriakan Final Wimbledon LONDON (HK) — Final kejuaraan tenis Grand Slam Wimbledon yang mempertemukan Andy Murray dan Novak Djokovic, Minggu (7/7) lalu, yang berlangsung di All England Tennis Lawn and Croquet Club, London, menjadi magnet bagi para pesohor dunia. Beragam selebriti hadir pada event bergengsi ini, termasuk para pendamping pesepakbola ternama, atau dikenal dengan sebutan Wife and Girlfriends (WAGs). Setidaknya dua orang WAGs tertangkap kamera di deretan bangku penonton. Mereka adalah Victoria Beckham dan Coleen Rooney. Keduanya hadir dengan busana yang menawan. Sebagai model dan juga pemilik perusahaan busana

Victoria Secret, Posh, panggilan Victoria Beckham tampil seksi dengan busana terbuka karya Louis Vuitton. Busana serba hitam dengan hiasan renda di bagian dada tersebut, lima hari lalu telah dipamerkannya di twitter. Mantan vokalis grup musik Spice Girls itu tidak membawa serta suaminya, David Beckham. Victoria hadir bersama penulis ternama Tana Ramsay yang memilih hadir dengan dengan busana

serba merah. Coolen Rooney Coleen, juga tak mau kalah. Meski tampil lebih sopan, ibu dua anak itu, tampil mencolok dengan busana putih yang dikenakannya. Busana yang sama pernah dikenakan penyanyi Britney Spears saat tampil pada acara XFactor tahun lalu, namun Coolen tampak lebih manis. Coleen hadir bersama suaminya, striker Manchester United, Wayne Rooney. Pertarungan yang digelar di Centre Court berjalan sengit. Andy Murray akhirnya keluar sebagai juara usai mengalahkan Djokovic dalam 3 set langsung, 6-4, 7-5 dan 64. Murray menjadi petenis Inggris pertama yang mengangkat trofi Wimbledon dalam 77 tahun terakhir. (vvn)

VICTORIA Beckham (kiri), saat hadir di final Tennis Wimbeldon, Minggu (7/7) lalu.

Derita Wasit, dari Dihujat Hingga Dimutilasi MARANHAO (HK) — Setiap pekerjaan tak pernah lepas dari risiko, termasuk menjadi wasit atau pengadil di lapangan hijau. Jika wasit dianggap salah membuat keputusan, tak jarang cemoohan, makian, bahkan pembunuhan sampai harus diterima oleh sang wasit. Kejadian terbaru di Brasil bisa membuat kita mengelus dada. Seorang wasit harus kehilangan nyawa karena dipenggal dan dimutilasi saat pertandingan tengah berlangsung. Insiden berlangsung dalam sebuah pertandingan sepakbola amatir di Maranhao, Timur Laut Brasil, Sabtu 30 Juni 2013. Insiden barbar ini berawal dari kekesalan wasit, Otavio Jordao da Silva yang terus diserang dan dilecehkan seorang pe-

main, Josemir Santos Abreu. Tak tahan kerap diserang, wasit 20 tahun itu kemudian menikam Abreu dengan pisau yang memang dia telah selipkan di balik baju. Abreu kemudian meregang nyawa di tempat usai mendapat tikaman. Keluarga dan teman Abreu yang melihat insiden ini tersulut emosinya. Mereka kemudian dengan brutal menyerbu ke lapangan hijau dan membunuh Otavio. Aksi pembalasan ini sangat sadis karena selain

membunuh, mereka juga memenggal kepala wasit itu dan menggantungnya di tiang. Selain itu, mereka juga memutilasi tubuh wasit itu menjadi empat bagian. Kepolisian Brasil langsung bertindak cepat terkait insiden ini. Mereka telah menahan satu tersangka, yakni Luiz Moraes de Souza. Pria 27 tahun tersebut diduga terlibat pembunuhan sadis terhadap sang wasit. Menurut laporan The Guardian, Luiz Moraes diduga menjadi otak pembunuhan. Pria tersebut ditangkap pada 2 Juli atau 2 hari setelah insiden. Markas kepolisian regional Santa Ines menyatakan, Polisi terus mendalami kasus pembunuhan ini. Juru bicara kepolisian menyatakan akan melakukan idetifikasi dan meminta

pertanggung jawaban semua pihak yang terlibat dalam peristiwa ini. "Satu bentuk kejahatan tidak pernah dibenarkan untuk membalas kejahatan lainnya. Tindakan seperti ini tidak sesuai dengan hukum negara," ujar juru bicara kepolisian Brazil. Kekerasan Terhadap Wasit Sering Terjadi Tindakan kekerasan terhadap wasit bukan kali ini saja terjadi. Pada bulan Mei lalu, wasit di Amerika Serikat juga harus menghembuskan nafas terakhir karena menerima aksi kekerasan di lapangan hijau. Insiden naas itu bermula saat sang wasit yang bernama Ricardo Portillo mengganjar pemain muda Utah dengan kartu kuning. Tak terima, pemain yang baru berusia 17 tahun itu pun langsung

melayangkan bogem mentah ke wajah Ricardo. Wasit berusia 46 tahun itu roboh. Dia tak sadarkan diri dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, setelah beberapa hari mendapat perawatan, nyawa Ricardo tak bisa diselamatkan. Juru bicara kepolisian, Justin Hoyal mengatakan bahwa pihaknya telah menahan pelaku dengan tuduhan tindak kekerasan. Dia juga mengatakan bahwa pihak berwenang sedang menyiapkan tambahan hukuman kepada pelaku usai kematian wasit asal Salt Lake City tersebut. Di Indonesia tindak pemukulan terhadap wasit juga pernah terjadi. Korbannya adalah wasit Muhaimin, yang memimpin laga Persiwa vs Pelita Bandung Raya, 21 April 2013. (vvn)

Mario Balotelli Berniat Beli Tank MILAN (HK) — Solaman buruknya kesok unik sekaligus tika menyetir di akun kontroversial Mario twitter-nya. Balotelli memang se"Atau mungkin salalu menarik untuk ya harus membeli sedibicarakan. Tingbuah tank," tulisnya kahnya di dalam lagi sembari mengungmaupun luar lapanggah foto tank yang tean sepertinya tak perngah menggilas mobil. nah habis untuk dija- Balotelli Selama ini Badikan bahan berita. lotelli memang terBaru-baru ini Balotelli kenal sebagai pemain yang mengungkapkan niatnya un- doyan kebut-kebutan. Maka tuk membeli sebuah tank. tidak heran jika dia memiliki Tujuannya sederhana, pe- cita-cita untuk menjadi 'raja nyerang AC Milan itu ingin jalanan' tanpa seorang pun supaya tidak ada orang yang yang bisa menghalangi. menghalangi saat dirinya Balotelli yang saat ini berkendara di jalan raya. masih dalam proses penyem"Ketika seseorang me- buhan cedera diketahui sengendarai Ferrari dan dia dang menggarap iklan untuk ingin menyalip Anda, suruh media ternama di Italia, Mesaja dia yang minggir, saya diaset Premium. Dia menjadi juga akan melakukan hal bintang ikaln bersama geyang sama," tulis Balotelli landang senior Juventus, Anyang mengeluhkan penga- drea Pirlo. (vvn)

HUT Jalasenastri Ke-67 di Anambas Meriah

DANLANAL Tarempa, Letkol Laut (P), Agung Jaya Saktika, memberikan sambutan.

KETUA Jalasenastri cabang 9 korcab VI Daerah Jalasenastri Wilayah Barat, Dian Juniasthi, memberikan sambutan.

AGUNG Jaya Saktika dan Istri beserta Perwira AL usai Lomba.

IBU-ibu yang tergabung dalam Jalasenastri foto bersama dengan Dian Juniasthi.

AGUNG Jaya Saktika di tengah Perwira AL Tarempa.

BELASAN anggota TNI AL Tarempa beradu meracik bumbu dalam lomba masak pada kegiatan perayaan HUT Jalasenastri ke-67 tahun 2013 di Markas TNI AL Tarempa, Sabtu (6/7). Lomba yang diikuti para prajurit di Lanal Tarempa ini berjalan sangat meriah. Ketua Jalasenastri cabang 9 korcab VI Tarempa, Dian Juniasthi dalam sambutannya mengatakan, melalui perayaan HUT Jalasenastri ke-67 diharapkan dapat lebih meningkatkan kebersamaan. Disamping itu, juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial, pendidikan dan kreatifitas serta cinta lingkungan guna terwujudkan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya. Selain lomba masak, HUT Jalasenastri juga dimeriahkan deng-

DIAN Juniasthi di tengah anak-anak asuh Rumah Pintar.

PENAMPILAN Kesenian oleh anak-anak Rumah Pintar (Rumpin) Jalasenastri Tarempa.

an lomba bayi merangkak yang di laksanakan di Rumah Pintar (Rumpin). Sebelum acara puncak, Jalasenastri telah mengadakan berbagai kegiatan berupa, Ziarah, Bakti sosial dan memberikan santunan kepada anak yatim. Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanal Tarempa, Letnan Kolonel Laut (P) Agung Jaya Saktika, beserta perwira dan prajurit di lingkungan Lanal Tarempa, serta ibu-ibu yang tergabung dalam Jalasenastri Tarempa. Sebelum acara di mulai terlebih dahulu, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tarempa. Lenan Kolonel Laut (P). Agung Jaya Saktika, mengucapkan selamat atas HUT Jalasenastri ke-67 tahun 2013. Narasi/Foto : Zamzukri-Asfanel

FOTO bersama dengan Danlanal Tarempa.

CMYK

Editor: Andi , Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

H Supari SSos Kabid Anggaran di DPPKAD Tpi

Terapkan Disiplin Keluarga H SUPARI adalah seorang anak petani karet dari Bintan. Anak ketiga dari tujuh bersaudara ini sejak kecil dididik orang tuanya untuk selalu mandiri dan taat beragama. Sejak SD, Supari telah bekerja keras membantu orang tua, memotong getah dan berjualan koran. “Sejak kecil saya sudah membantu orang tua memotong getah. Saat SMP dan SMA sudah hidup mandiri. SMP berjualan koran dan bekerja lainnya,” ujar Supari yang peduli dengan perkembangan olahraga tenis ini. Dalam mendidik anak, Supari selalu menerapkan disiplin dan selalu mengingatkan anak-anaknya untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu. Karena hal itu akan menjaga diri dari hal buruk. “Penerapan disiplin terhadap anak terutama dalam beragama sangat diterapkan sekali. Anak-anak menjadi terjaga dari hal buruk dan dapat membentengi dari pergaulan Terapkan Disiplin Hal 18

Mesin PLTU Rusak Lagi Puasa, Warga Bakal Gelap-gelapan TANJUNGPINANG (HK) — Tiga hari ke depan, PLN Area Tanjungpinang akan kembali melakukan pemadaman bergilir. Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Galang Batang rusak lagi sehingga tidak dapat memasok daya untuk PLN. Sutana Liputan Tanjungpinang

Manager Area PLN Tanjungpinang Agustian menjelaskan, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Galang Batang terjadi gangguan kembali, Senin (8/7) sekitar pukul 14.20 WIB. Karena ada kebocoran pada pipa cup boiler 1 sehingga pemadaman bergilir akan dilakukan tiga hari ke depan. “Kerusakan menyebabkan berkurangnya daya. Saat ini PLN Tanjungpinang kekurangan 6,5 MW. Jumlah daya yang tersedia tidak mampu

menampung beban puncak yang mencapai 51 MW yang terjadi pada malam hari, mulai pukul 19.00-23.00 WIB. Kerusakan ini memaksa PLN untuk melakukan pemadaman bergilir,” jelasnya. Menurut Agustian, laporan kerusakan baru diterima pihaknya. Kerusakan terjadi dalam sistem boiler sehingga butuh waktu tiga hari untuk perbaikan. Perbaikan bisa dilakukan setelah boiler benar-benar dingin. “Kita juga turun langsung ke PLTU untuk memastikan Mesin PLTU Hal 18

Penyandang Cacat Punya Hak Sama SUTANA/HALUAN KEPRI

DINSOS Kepri menggelar Pelatihan Kader Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RBM) di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang belum lama ini.

17

TANJUNGPINANG (HK) — Penyandang disabilitas (cacat fisik) mempunyai kedudukan, hak, kewajiban dan peran yang sama dengan masyarakat lainnya. Karena itu Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri menggelar Pelatihan Kader Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RBM) di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang belum lama ini. Kepala Dinas Sosial Kepri dalam sambutannya yang Penyandang Cacat Hal 18

KURNIA/HALUAN KEPRI

MELIHAT HILAL — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri Handarlin Umar tengah meneropong langit untuk melihat hilal di Restoran Sei Enam, Tanjungpinang, Senin (8/7). Terlihatnya hilal di langit menjadi penentu awal puasa Ramadhan 1434 H.

4 Korban Akan Dibawa ke Jakarta Kasus Eksploitasi Anak TANJUNGPINANG (HK) — Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak Korban Tindak Kekerasan (P3AKTK) Rumah Singgah Engku Putri di Jalan DI Panjaitan Km 10 Tanjungpinang segera memulangkan empat korban eksploitasi anak ke daerah asal-

nya, Makasar. Sebelumnya akan dibawa ke Jakarta. Lelyta Fitri, Pimpinan Rumah Singgah Engku Putri Tanjungpinang, kepada Haluan Kepri, Senin (8/7) di ruang kerjanya mengatakan, proses pemulangan keempat anak akan difasilitasi oleh International Organization for Migration (IOM). Mereka akan dibawa

TANJUNGPINANG (HK) — Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah memimpin apel pagi terakhir sebelum puasa Ramadhan 1434 H bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Tanjungpinang di Halaman Kantor Walikota Senin (8/7) kemarin.

Lis menegaskan bahwa dalam melaksanakan ibadah puasa nanti, kinerja PNS harus tetap dijaga dengan tidak meninggalkan makna puasa. "Yang paling penting, kita harus bisa menjaga mulut, mata, dan hati. Semakin banyak bicara maka akan semakin banyak kesalahan yang mungkin bisa kita per-

buat. Begitu juga dengan penglihatan dan hati kita," pesan Lis di depan ratusan PNS Pemko Tanjungpinang, Senin (8/7). Lebih lanjut Lis mengatakan, walaupun pelaksanaan awal puasa mengalami perbedaan namun tak berarti meWalikota Pimpin Hal 18

4 Korban Hal 18

Kedaulatan NKRI Masih Aman

Walikota Pimpin Apel PagiTerakhir Sebelum Puasa Ramadhan

terlebih dulu ke Jakarta. “Mengingat beberapa hari lagi puasa dan hari raya idul fitri. Kita akan segera memulangkan empat korban ke daerah asalnya. “Seperti yang sudah-sudah, korban yang akan dipulangkan dibawa dulu ke Rumah Singgah Ke-

SUTANA/HALUAN KEPRI

PANGDAM I Bukit Barisan Mayjen TNI Burhanuddin Siagian berfoto bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri saat kunjungan kerja dan silaturahmi di Dompak, Tanjungpinang, Senin (8/7).

CMYK

TANJUNGPINANG (HK) — Keamanan di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang merupakan daerah perbatasan masih dinilai aman dan stabil, belum terlihat adanya ancaman. Anggota yang ada saat ini dinilai cukup, belum perlu ada penambahan personil. Hal itu diungkapkan Panglima Daerah Militer I Bukit Barisan Mayjen TNI Burhanuddin Siagin saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepri yang merupakan wilayah kerja Pangdam I Bu-

Kedaulatan NKRI Hal 18

Editor: Lili, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang dengan kecacatan berbasis masyarakat. “Program ini merupakan perwujudan salah satu amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat yang menyatakan bahwa masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial penyandang cacat,” jelasnya lagi. Ia menambahkan, rehabilitasi sosial orang dengan kecacatan dilaksanakan di lingkungan terdekat yakni di tingkat RT, RW, dusun, kampung dalam satu desa/kelurahan dengan cara mengikutsertakan, menggerakan atau memobilisasikan dan memberdayakan potensi sumber daya masyarakat maupun potensi lainnya. “Pelaksanaan program ini memerlukan inovasi dan kreasi untuk mendorong sikap dan perilaku masyarakat agar kesadaran kesetiakawanan sosialnya lebih

meningkat dan terus dipupuk. Sehingga diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang menghambat dalam mencapai peningkatan taraf kesejahteraan penyandang disabilitas,” terangnya. Sementara itu ketua pelaksana Cristina Purba dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan adalah menyamakan pola pikir dan pola tindak bagi pelaksana program rehabilitasi sosial orang dengan kecacatan berbasis masyarakat sehingga tercapai efektivitas dan efesiensi kerja di lapangan. Selain itu untuk mendorong dan memotivasi semua unsur masyarakat agar berperan aktif dalam penanganan orang dengan kecacatan. “Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang kader RBM dari Kota Batam dan Kabupaten Bintan yang masing-masing mengirin 30 orang. Narasuber didatangkan dari Kementerian Sosial RI serta dari daera,” jelasnya. (sut)

yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Kepri Iskandarsyah. Dalam pertemuan dengan PLN Area Tanjungpinang, para wakil rakyat tersebut meminta PLN agar dapat memberikan pelayanan maksimal sehingga tidak terjadi pemadaman bergilir. Aktivitas masyarakat akan terganggu jika dilakukan pemadaman bergilir di bulan puasa. “Kami sejumlah anggota DPRD Pemprov Kepri datang kesini untuk mempertanyakan kesiapan PLN menjelang bulan suci Ramadhan 1434 H. Kami ingin mengetahui langsung dari pihak PLN, apa kendala yang dihadapi sehingga pemadaman terus terjadi,” ujar Iskandarsyah usai pertemuan, Senin (8/7). Dalam pertemuan tersebut, para anggota dewan juga meminta kepada Capital Turbin Indonesia (CTI) selaku pengelola PLTU Galang

Batang agar bertanggungjawab. Saat ini PLTU Galang Batang merupakan pemasok daya PLN Tanjungpinang sebesar 40 persen. “Kita juga mengajak masyarakat, untuk melakukan penghematan pemakaian listrik. Beban puncak terjadi pada malam hari. Kalau listrik tidak dibutuhkan, lebih baik dimatikan. Dalam kondisi seperti ini butuh perhatian dan kesadaran kita bersama,” tambahnya. Sementara itu Rudy Chua mengatakan, PLN juga harus menghentikan penambahan pemasangan baru dan penambahan daya. Kondisi PLN saat ini belum memiliki daya lebih hingga usai lebaran. “Dalam rapat tersebut, kita meminta PLN untuk sementara tidak melakukan penyambungan baru agar tidak ada penambahan daya. Bila sudah tersedia daya yang dimiliki PLN, silahkan,” jelasnya singkat. ***

Dari Halaman 17

Mesin PLTU seberapa parah kerusakannya. Hari ini (kemarin,red) kita langsung turun lapangan,” ujar Agustian usai pertemuan dengan DPRD Kepri. Agustian menjelaskan, untuk menyiasatinya PLN akan melakukan percobaan pengoperasian mesin sewa dengan kapasitas 1,5 MW yang ditempatkan di PLTD Air Raja. Namun, kata dia, mesin tersebut belum bisa beroperasi. “Kalaupun bisa dioperasikan, daya yang tersedia juga belum mencukupi. Karena kita masih defisit sekitar 4-5 MW dari kekurangan sebesar 6,5 MW,” jelasnya. DPRD Pertanyakan Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kepri mengunjungi PLN Area Tanjungpinang, Senin (8/7). Mereka mempertanyakan kesiapan PLN menjelang puasa dan mempertanyakan kinerja PLN yang tak kunjung beres. Rombongan anggota dewan

Dari Halaman 17

4 Korban menterian Sosial (Kemensos ) yang berada di Jakarta selama dua hari,” jelas Lelyta. Mengomentari kasus eksploitasi terhadap empat anak tersebut, Lelyta berpendapat, seharusnya panti asuhan yang mengasuh keempat anak tersebut tidak membiarkan anak asuh mereka menjadi pengemis. “Panti asuhan sifatnya hanya menerima bantuan bukan menyuruh anak pantinya meminta sumbangan sampai jauh ke luar kota,” katanya. Lelyta membenarkan bahwa keempat anak tersebut berasal dari panti asuhan di Makassar. Ia mengatakan bahwa seharusnya anak-anak tersebut mendapatkan program pendidikan dan ilmu agama dari panti asuhan. Sebelumnya diberitakan, seorang wanita asal Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial HW (43) ditetapkan se-

18

Dari Halaman 17

Penyandang Cacat diwakili Sekertaris Dinsos Endang Suhara mengatakan, penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang memiliki kedudukan, hak, kewajiban dan peran yang sama dengan masyarakat lainnya di segala aspek kehidupan dan penghidupan. “Didasari hal tersebut, maka perluasan jangkauan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas merupakan suatu kebutuhan mendesak yang harus dilakukan. Hal ini karena sistem pelayanan institusional yang sudah ada dan dikembangkan memiliki jangkauan pelayanan terbatas dan umumnya masih berlokasi di perkotaan. Sedangkan di pedesaan atau pelosok masih minim,” jelasnya. Sementara populasi penyandang disabilitas, kata Endang, sebagian besar berada di pedesaan. Maka salah satu program rehabilitasi sosial penyandang disabilitas untuk semua jenis adalah program rehabilitasi sosial orang

Selasa, 9 Juli 2013

bagai tersangka kasus eksploitasi anak, akhir Juni lalu. HW mendatangkan enam orang dari Makassar untuk dipekerjakan di Tanjungpinang, empat di antaranya anak-anak, SN (15), RS (15), RF (13) dan SF (15). Penetapan HW sebagai tersangka tersebut diungkapkan Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan melalui Kasat Reskrim AKP Memo Ardian saat dihubungi lewat telepon, beberapa waktu lalu. “Satu tersangka sudah diamankan. Sedangkan anakanak dititipkan di Rumah Singgah Engku Putri Tanjungpinang,” kata Memo. Pantauan Haluan Kepri di Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak Korban Tindak Kekerasan (P3AKTK) Rumah Singgah Engku Putri di Jalan DI Panjaitan Km 10 Tanjungpinang, keempat anak tersebut terlihat malu-malu dan

tidak banyak bicara. Keempat anak tersebut mengaku HW tidak memaksa mereka untuk bekerja. “Kami tidak dipaksa, kalau mau kerja ya kerja tapi kalau tidak juga tak apa-apa, dan kami pun tidak dimarahi. Kami ini anak yatim piatu. Kami juga mau sendiri ikut Ibu HW ke Tanjungpinang,” kata SN yang mengaku dari panti asuhan di Makassar. Mereka mengaku baru sebulan tinggal di rumah kontrakan di Jalan Sri Payung, Kelurahan Tanjung Unggat, Tanjungpinang. Setiap pukul 09.00 WIB, mereka mulai menjual buku agama dan meminta sumbangan untuk Panti Asuhan Berkah di Makassar. Pulang ke rumah pukul 15.00 WIB dengan membawa uang hasil penjualan buku dan sumbangan sekitar Rp400500 ribu. Mereka diberi uang saku Rp50 ribu per hari oleh HW. (cw72)

Dong Zhi Jie, Simbol Kebersamaan TANJUNGPINANG (HK) — Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia merayakan sebuah festival yang dinamakan Dong Zhi Jie. Tradisi ini sangat penting bagi masyarakat Tionghoa perantau karena menjadi simbol kekeluargaan dan kebersamaan. Festival ini menjadi suatu tradisi yang juga penting bagi masyarakat etnis Tionghoa perantau. Sebab, di tanah perantauan yang paling utama adalah rasa kekeluar-

gaan dan kebersamaan. Bagi mereka, hanya keluarga dan teman dekat yang bisa membuat kita bertahan hidup dan sukses di tanah perantauan. Setiap festival Tionghoa

selalu ada cerita di baliknya. Peristiwa tersebut terjadi karena titik balik matahari. Pada saat Festival Dong Zhi Jie dirayakan, sinar matahari merupakan yang paling lemah dan siang sangat pendek. Bagi kita, orang Indonesia yang tinggal di daerah tropis, peristiwa titik balik matahari ini tidak terasa bedanya. Sehari setelah perayaan Dong Zhi, matahari berangsur-angsur mulai dan siang menjadi panjang. Dalam

filosofi Cina, hal ini merupakan hal baik karena energi positif mulai mengalir masuk. Kejahatan dan penderitaan akan berkurang karena matahari menerangi dunia lebih lama. Dahulu, tradisi perayaan ini dimulai dengan adat pemujaan kepada dewata dan leluhur, bersyukur atas energi positif yang datang setelah perayaan. Festival Dong Zhi Jie dinilai penting karena dijadikan simbol kekeluargaan dan kebersamaan. (cw72)

Bimtek Sensus Barang Daerah Dibuka TANJUNGPINANG (HK) — Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah meresmikan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sensus Barang Milik Daerah di Hotel Bintan Plaza (BP) Tanjungpinang, Senin (8/7). Peresmian agenda yang dilaksanakan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan As et Daerah

(DPPKAD) Kota ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang H Syafrial Evi dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tanjungpinang. Dalam sambutannya, Lis meminta nama-nama peserta yang ikut Bimtek dicatat dengan benar karena nanti para peserta Bimtek diharapkan bisa memperbaiki inventaris

sensus barang di instansi masing-masing. Bimtek ini berbeda dengan program lain karena di pelatihan ini barang harus ada statusnya. Ketua Panitia Tis Murni mengatakan, tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan dan pengetahuan penyimpan/ pengurus dan pembantu pengurus barang SKPD se-Kota

Dari Halaman 17

Terapkan Disiplin yang tidak benar. Di era globalisasi sekarang ini semua pengaruh luar masuk, bila tidak membentengi diri dengan keimanan maka akan berakibat buruk terhadap anak-anak,” jelasnya. Pria yang merupakan PNS panutan di Pemko Tanjungpinang untuk tahun 2013

ini mengatakan tidak memaksakan pilihan pendidikan dan hobi anak-anaknya. “Kami serahkan pada anakanak dan tidak memaksakan harus ke sini atau pilih iniitu. Bila dipaksakan hasilnya tidak akan bagus. Selaku orang tua hanya mengontrol, mengawasi dan memberikan

motivasi. Tentunya mendoakan agar anak-anak meraih yang diinginkannya,” katanya. Supari menambahkan, tanpa bantuan istri tidak mungkin berhasil mendidik anak. Peran istri sangat membantu dalam segala hal, baik pekerjaan dan kesehar-

ian. “Peran istri mendidik anak sangat menentukan. Tanpa istri tidak mungkin berhasil dalam segala hal. Saat ini anak yang paling besar tengah melanjutkan kuliah di Yogya, anak kedua SMA dan yang terakhir SMP di Tanjungpinang,” bebernya. (sut)

Lis juga menyampaikan ucapan selamat berpuasa dan permohonan maaf atas nama pribadi dan jajaran Pemko Tanjungpinang. "Selamat menunaikan ibadah puasa untuk kita semua, semoga amal ibadah kita selalu mendapatkan ganjaran pahala dari Allah SWT. Kami memohon maaf kepada seluruh pe-

gawai serta masyarakat," kata Lis. Di akhir amanat, Lis berpesan agar aparatur negara terus menjaga kinerjanya demi memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Usai apel, Walikota dan pejabat di lingkungan Setdako Tanjungpinang bersalamsalaman dengan para pe-

gawai Pemko Tanjungpinang. Selama Ramadhan, apel pagi ditiadakan dan jam kerja berubah. Pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang masuk kerja pada Senin-Jumat pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB, sejam lebih awal dari hari biasa. Sementara Jumat mereka pulang pukul 14.00 WIB. (yan)

Dari Halaman 17

Walikota Pimpin nyurutkan niat umat Islam untuk memaksimalkan ibadah di Ramahdan. Mengenai kedisiplinan, Lis meminta para pejabat Eselon 3 agar menjadi contoh baik bagi bawahannya. "Bagaimana kita bisa menjadi contoh bagi bawahan bila kita sendiri tidak berbuat baik," tegasnya. Di sela-sela amanatnya,

Dari Halaman 17

Kedaulatan NKRI kit Barisan, Senin (8/7). Kunjungan juga dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Provinsi Kepri di Dompak, Tanjungpinang. “Hingga saat ini keamanan di Kepri secara umum masih aman belum ada halhal yang mengancam kedaulatan negara kesatuan RI. Terkait kekuatan yang ada di Kepri yang merupakan daerah paling depan dengan beberapa negara luar, sampai saat ini masih memadai dan tidak perlu adanya penambahan personil,” jelas Burhanudin Siagian. Burhanuddin menegaskan bahwa perlengkapan pertahanan dan personil di Pulau Nipah sebagai pulau yang [paling dekat dengan negara tetangga cukup memadai. “Personil dan kelengkapan persenjataan di Pulau Nipah sudah cukup untuk menangkal bila terjadi halhal tidak diinginkan. Berdirinya pangkalan di sana, itu

Tanjungpinang agar mendapatkan data yang benar, dapat dipertanggungjawabkan dan akurat dalam pelaksanaan sensus barang milik daerah. Peserta Bimtek sebanyak 139 orang Penyimpan/Pengurus dan Pembantu Pengurus Barang se-Kota Tanjungpinang dan dibagi menjadi 3 tahap pelaksanaan. Kegiatan dilaksanakan 8 Juli-10 Juli 2013. (yan)

sangat strategis untuk mempertahankan kedaulatan RI,” paparnya. Dikatakan Burhanuddin, di setiap wilayah perbatasan dengan negara luar pasti ada penempatan pasukan untuk melakukan pengamanan wilayah. Hal ini merupakan kewajiban TNI untuk melakukan pengamanan dari ancaman baik dari dalam dan luar. “Kekuatan pasukan di perbatasan kita sesuaikan dengan keadaan yang berkembang. Bila ada ancaman yang lebih besar dipastikan ada pasukan tambahan dan perlengkapan lainnya. Untuk saat ini ancaman dan lainnya masih belum ada. Kita ketahui bersama negara tetangga sangat bersahabat dengan negara kita. Kita tak perlu menempatkan pasukan lebih dari yang ditentukan,” jelasnya. Terkait pengamanan menjelang Pemilihan Presiden dan Pemilihan Umum

2014, Burhanuddin menjelaskan bahwa pada prinsipnya TNI hanya membantu Polri bila diperlukan. “Kalau memang Polri membutuhkan, kita siap memberi bantuan. Seperti apa yang diminta, kita akan membantu. Intinya, pengamanan Pilpres dan Pemilu itu wewenang Polri. Kita tidak perlu turun bila tidak diperlukan. Karena yang dihadapi adalah rakyat kita yang harus dilindungi,” ujarnya. TNI dan Rakyat Manunggal Saat berkunjung ke Korem 033/Wira Pratama dan ke Kodim 0315/Bintan, Burhanuddin menegaskan bahwa Provinsi Kepri merupakan suatu komando kewilayahan. Sebab itu, hubungan antara TNI dan masyarakat harus terbangun dengan baik. “Kita mengharapkan kepada anggota baik di Korem dan Kodim di Kepri agar dapat menjalin hubungan secara kemasyarakatan. Sebagai

seorang prajurit tidak boleh dirinya merasa lebih dari rakyat. Apa pun yang dilakukan oleh prajurit TNI harus sesuai dengan yang diinginan rakyat,” jelasnya lagi. Terkait kunjungannya ke Pemerintah Kepri dan DPRD Kepri, Burhanudin mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan silaturahmi karena sebagai dirinya adalah Pangdam BB I yang baru. Sementara Provinsi Kepri merupakan wilayah kerja Kodam I Bukit Barisan. Ia ingin mengetahui kondisi di wilayah kerjanya. “Kita ingin mengetahui wilayah kerja Kodam I Bukit Barisan termasuk Pemprov Kepri ini. Selain itu juga untuk melakukan fungsi komando kepada Korem dan Kodim di Kepri tentang apa yang harus mereka lakukan. Ini kunjungan kerja pertama ke Kepri sekaligus menjalin silaturahmi,” paparnya. Sementara itu Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi usai kunjungan Pangdam I Bukit Barisan mengatakan, kunjungan Pangdam ke Kantor DPRD Kepri merupakan yang pertama dan menjadi kebanggaan bagi DPRD. “DPRD Kepri telah melakukan kunker ke Pangdam I Bukit Barisan belum lama ini. Ini merupakan kunjungan balasan Kodam I Bukit Barisan. Kita sambut dengan baik kunjungan ini,” jelas Nur Sfatriadi. Sebelumnya, Pangdam I Bukit Barisan melakukan peninjauan dan kunjungan ke Korem 033/Wira Pratama di Senggarang. Kemudian, dilanjutkan ke Kantor Gubernur di Dompak dan diterima oleh Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo. Di Kantor DPRD Provinsi Kepri diterima oleh Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi, Wakil Ketua II DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan sejumlah anggota DPRD lain. (sut)


CMYK

Bintan

Selasa, 9 Juli 2013

19

Sekda Bintan Pingsan Saat Rapat BINTAN (HK) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Lamidi, tiba-tiba kejangkejang dan pingsan saat mengikuti rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Bintan Khazalik, di ruang kerja Wabup, Senin (8/7) siang. Rofik dan Reza "Pada waktu rapat internal, Liputan Bintan Waktu itu Lamidi akan mengambil air minum, tibatiba pingsan. Lamidi segera dilarikan ke RSUD Provinsi Kepri di Batu 8 atas Tanjungpinang. Sekitar pukul 13.30 WIB sampai di RSUD, segera ditangani oleh dokter dan paramedik yang berjaga. Pantauan di RSUD Provinsi Kepri pada pukul 14.45 Lamidi dalam kondisi siuman, namun mukanya nampak lemas, selanjutnya dirujuk ke Johor Malaysia melalui pelabuhan Sri Bintan Pura Tajungpinang.

tiba-tiba beliau pingsan, mungkin kecapean dan lemas," ujar Khazalik kepada wartawan. Kepala Dinas Kesehatan Bintan M Roem mengatakan, dirujuknya Lamidi ke Johor atas permintaan keluarga. "Pak Sekda dirujuk ke Johor atas permintaan keluarga. Mudah-mudahan beliau (Lamidi-red) cepat sembuh kembali," kata M Roem. Salah seorang perawat yang menangani mengatakan tekanan darah Lamidi 150/90, tergolong tinggi. Kemungkinan penyebab pingsannya karena hipertensi atau kecapekan, atau kemungkinan dehidrasi,

kekurangan cairan. Mengingat pada pagi harinya mengikuti apel gabungan, yang juga dipimpin Wabup Khazalik di halaman Kantor Bupati. Rapat yang dipimpin Khazalik tersebut, selain diikuti oleh Lamidi, juga diikuti oleh Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Ramlah dan Ketua Yayasan Al-Anshar Yusrizal, yang bulan lalu dilaporkan warga ke Polres Bintan atas dugaan korupsi APBD Bintan tahun 2011 dan 2012 untuk pembangunan Masjid Jamiatul Aula Desa Sebong Lagoi. Rapat tersebut diduga membahas tentang pembangunan Masjid Jamiatul Aula. Rapat yang dimulai usai shalat zuhur itu didu ga membahas tentang pembangunan Masjid Jamiatul Aula yang saat ini sedang bermasalah dengan pihak yang berwajib. Dan kondisi masjid yang

sangat memprihatinkan, karena atapnya dalam kondisi bocor. Sedangkan pembangunan dihentikan karena proses audit dan proses hukum masih berjalan. Sementara masyarakat akan menggunakannya untuk shalat tarawih. Staff Sekdakab Bintan yang juga supir pribadi Sekdakab Bintan Azis mengatakan, kondisi Sekdakab Bintan saat ini sudah mulai sehat setelah dirujuk ke rumah sakit di Johor, Malaysia. "Saya dengar informasi dari Johor kondisi kesehatan bapak saat ini sudah mulai membaik dan sehat. Namun kepulangan kembali ke Tanjungpinang saya belum megetahui secara pasti,"ujarnya. Sekdakab Bintan saat dirujuk lanjut dia ditemani oleh isteri tercinta Dwi Cory, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bintan Adi Prihantara dan Kepala Bagian Umum Setdakab Bintan Wachid. ***

Puasa, PNS Pulang Lebih Awal Satu Jam BINTAN (HK) — Wakil Bupati Bintan Khazalik mengatakan selama bulan Ramadhan, pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan pulang lebih awal satu jam dari biasanya. Yaitu pukul 15.00 WIB, sedangkan pada hari biasa pukul 16.00 WIB. "Jam kerjanya 08.0015.00 WIB, supaya bisa lebih khidmat dalam menjalankan ibadah puasa," kata Khazalik, usai membuka pelatihan muballigh-muballighah di hotel Bintan Agro, Senin (8/7). Sedangkan mengenai pakaian pada hari Kamis ada perbedaan dari hari biasa. Kalau bulan Ramadhan tidak memakai baju olahraga, melainkan baju kurung, atau juga dikenal dengan baju muslim.

"Tiap hari Kamis memakai baju kurung, bukan baju olahraga," jelasnya. Ia menginstruksikan jajaran pegawai Pemkab untuk tidak turun kinerjanya pada bulan puasa. Begitu juga dengan kualitas layanan kepada masyarakat. Hal yang sama juga dalam berdisiplin kerja. Pegawai juga diminta menjaga cara berpakaian yang sopan, menghormati bulan Ramadhan. "Jangan puasa dijadikan alasan keterlambatan pelayanan kepada masyarakat," terangnya. Kepada Kepala Bagian perekonomian dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) selama bulan

ROFIK/HALUAN KEPRI

RUMAH PANGGUNG — Warga yang hidup di Kabupaten Bintan masih banyak yang tinggal di rumah panggung. Pemkab Bintan terus berupaya mengurangi angka kemiskan di Bintan, di antaranya melalui program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), baru-baru ini.

Kumandangkan Adzan di Lokalisasi Bukit Senyum BINTAN (HK) — Junudin alias Ujang (40) patut dicontoh kegigihannya dalam mengumandangkan adzan di mushola Al-Mutmainnah, di komplek lokalisasi Bukit Senyum , Desa Lancangkuning, Kecamatan Bintan Utara.

ROFIK/HALUAN KEPRI

WABUP Khazalik menyalami peserta pelatihan muballigh-muballighah di Hotel Bintan Agro, Senin (8/7). Ramadhan. Jangan sampai kegiatan Ramadhan terganggu oleh kelangkaan sembako. "Mohon ketersediaan sembako dijamin dan diawasi, sehingga warga tidak ada yang mengeluh" pintanya. Sedangkan kepada para

muballigh ia berpesan supaya mengajak masyarakat bersabar atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berakibat pada kenaikan sembilan bahan pokok, maupun transportasi, dan kebutuhan lainnya. (rof)

Di komplek lokalisasi tersebut, ia mengajak warga sekitar membangun mushola, mengajak warga sekitar beribadah. Walaupun hari-harinya disibukkan oleh pekerjaannya sebagai buruh bangunan. Dan kegiatan di organisasi Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia. Awal pendirian mushola kata Ujang, tahun 2003, dengan dana swadaya dan tanahnya menumpang milik warga. Dana yang terkumpul seba-

giannya adalah sumbangan dari anak komplek (sebutan untuk pekerja seks komersial), juga dari mami (pemilik bar dan majikan pekerja seks komersial). "Sebagiannya sumbangan dari mereka, juga dari warga sekitar lainnya," kata Ujang kemarin. Bapak dua anak asal Krawang ini melanjutkan, ia punya pengalaman yang tak terlupakan sewaktu mengadakan nikah masal yang di-

ROFIK/HALUAN KEPRI

UJANG memimpin shalat di Mushola di komplek lokalisasi Bukit Senyum, Tanjunguban, Bintan baru-baru ini.

CMYK

ikuti 15 pasangan, beberapa tahun lalu. Yang dinikahkan adalah anak komplek yang selama ini hidup dengan pasangannya tanpa menikah. "Waktu itu kalau tidak salah tahun 2005, kami mengadakan nikah masal. Ada yang tidak memiliki KTP Bintan, kita proses dulu untuk buat KTP Bintan, akhirnya menikahlah 15 pasangan," terangnya. Ia mengaku senang walaupun tugasnya tidak ringan dalam menghidupkan agama di komplek lokalisasi. Apalagi sudah sering dirinya mengurus jenazah warga sekitar, termasuk anak komplek apabila meninggal dunia. "Ada juga yang meninggal karena sakit. Kita mengurus jenazahnya, dari memandikan, mengkafani menyolatkan dan menguburkan," jelasnya. Warga komplek, kata Ujang, walaupun sebagian besarnya tidak shalat di mushola. Namun mereka tidak menentang maupun menghalanghalangi aktifitas mushola. Bahkan khusus bulan Ramadhan, sebagian mami dan anak komplek ikut shalat dan memberikan makanan ringan untuk berbuka dan tadarus. "Mereka memberikan makanan ringan untuk berbuka dan tadarus. Sebagiannya juga ikut shalat tarawih," ungkapnya. (rof)

Editor: Reza, Layouter: M Fahrullazi


Anambas

Selasa, 9 Juli 2013

20

Bupati: Serahkan pada Aparat Hukum Dua Tersangka Dermaga Sunggak Digiring ke Tpi TAREMPA (HK) — Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Tengku Mukhtaruddin ikut menyatakan keprihatinannya atas apa yang menimpa salah seorang bawahannya, Linggis Silalahi (53) selaku Kabid Perhubugan Darat di Dinas Perhubungan Anambas sebagai salah seorang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek Dermaga Sunggak. Asfanel Liputan Anambas "Ibarat bapak dan anak. Selaku bupati saya ikut prihatin atas apa yang menimpa terhadap salah seorang bawahan kita tersebut (LinggisRed)," ungkap Tengku menyikapi kasus dugaan korupsi Dermaga Sunggak di Jemaja, usai menghadiri rapat paripurna pemaparan rencana KUA PPAS bersama anggota DPRD Anambas di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Tarempa, Anambas, Senin (8/7). Kendati prihatin, namun Tengku mengaku tidak bisa ikut campur tentang permasalahan hukum terhadap kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga Sung-

gak yeng telah menelan APBD Pemkab Anambas tahun 2011 senilai Rp744.139.000 juta tersebut. "Jika sudah masuk ke ranah hukum, kita selesaikan secara hukum. Saya tidak bisa intervensi terhadap kasus tersebut. Persoalan ini ini hanya akibat kelalaian saja dari pihak yang bersangkutan, sehingga resikonya harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Dengan pengalaman tugasnya, saya rasa bukannya ia tidak memahami," ucap Tengku Menyikapi bantuan hukum terhadap tersangka Linggis melalui pengacara yang akan disiapkan oleh Pemkab Anambas nantinya, Tengku menyebutkan akan

mempertimbangkan hal tersebut sebagai upaya langkah kedepannya. "Jika memang sudah terbukti bersalah, tentu ada sanksinya sebagai seorang PNS. Hal itu akan kita lihat saja nanti," kata Tengku. Pada kesempatan tersebut, Tengku mengimbau kepada para pejabat, terutama di Pemkab Anambas untuk lebih berhati-hati kedepan agar tidak lalai dalam menjalankan tugasnya. "Imbauan kita yang akan datang pejabat struktural yang diberi kewenangan memegang kegiatan harus hatihati dan waspada. Laksanakan tugas dengan baik dan taati aturan yang berlaku," ucapnya. Selain Linggis, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut, aparat Kejaksaan Negeri Ranai cabang Tarempa, Anambas juga menetapkan Masruri Abdul Ajis (38), Direktur CV Buana Sakti (kontraktor pelaksana), termasuk AM (29), konsultan pengawas dari Mata Pena Konsultan asal Tanjungpinang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya dan telah dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Guna proses lebih lanjut

ASFANEL/ HALUAN KEPRI

DIGIRING PETUGAS — Dua Tersangka korupsi proyek dermaga Sunggak, Jemaja, Linggis dan Masruri Abdul Ajis dibawa Kejaksaan Negeri Ranai cabang Tarempa menuju Tanjungpinang untuk menjalani proses lebih lanjut. Tampak Linggis (kanan) menggunakan baju tahanan digiring Petugas Polsek Siantan di Pelabuhan Pemda, Anambas, Senin (8/7). Kejari Ranai cabang Tarempa dibantu aparat kepolisian Siantan, telah membawa kedua tersangka ke Tanjungpinang (Tpi). Keduanya dibawa menggunakan speed boat carteran dari Pelabuhan Pemda Anambas, menuju

Bandara Matak untuk diterbangkan menggunakan pesawat Sky ke Tanjungpinang, sekitar pukul 13.15 WIB. Proses penggiringan kedua tersangka saat itu, sontak mendapat perhatian dan penasaran masyarakat yang

berada disekitar Pelabuhan Pemda pada siang itu. Sambil mengenakan rompi merah tahanan kejaksaan, kedua tersangka lalu menuju speed yang telah disiapkan. Tidak banyak kata yang terucap dari kedua tersang-

ka. Sambil berusaha menutupi wajahnya dari sorotan kamera wartawan, kedua tersangka terus berlalu dengan cepat menuju pelantar Pelabuhan menuju ke dalam speed yang membawanya menuju Palmatak.***

Pemkab Tetapkan 7 Skala Prioritas Harga Sembako Melonjak TAREMPA (HK) — Memasuki bulan suci Ramadhan 1434 H, sejumlah kebutuhan bahan pokok (Sembako) di Tarempa mengalami kenaikan mulai 10 hingga 50 persen dari harga normal. Berdasarkan data yang diperoleh Haluan Kepri dari pendataan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) KKA di sejumlah pasar tradisional Anambas, mendapati harga daging sapi mengalami kenaikan dari harga Rp70 ribu menjadi Rp100 ribu. Disamping itu, harga cabai merah yang sebelumnya Rp70 ribu perkilogram naik menjadi Rp80 ribu, cabai rawit dari Rp30 ribu per kilogram, naik menjadi Rp40 ribu, bawang merah dari

Rp20 ribu per kilogram naik menjadi Rp30 ribu, sementara harga telur ayam boiler dari Rp20 ribu per papan naik menjadi Rp30 ribu. “Sedangkan untuk harga ikan tidak mengalami kenaikan, termasuk harga gula pasir masih tetap dengan harga semula. Sementara harga sayur-sayuran seperti, wortel, timun, kentang, kacang panjang dan tomat hanya mengalami kenaikan sekitar 10 persen,” kata Sekretaris Disperindagkop UKM Pemkab Anambas, Usman kepada Haluan Kepri, Senin (8/7).

Namun demikian, ada sebagian kebutuhan pokok yang masih stabil. Diantaranya beras Citra Mandiri Rp12 ribu, Rojo Lele Rp14 ribu, gula pasir luar, Rp12 ribu, serta margarine Rp35 ribu. Sebelumnya Kepala Disperindagkop UKM KKA, Dra Linda Maryati menyebutkan, untuk lebih menetralisir harga kebutuhan pokok, sudah saatnya di kabupaten ini memiliki gudang khusus untuk menyimpan sembako. “Keberadaan gudang sembako di daerah ini sangat penting, karena sampai saat ini, kita belum memiliki gudang tempat penyimpanan sembako, minimal untuk cadangan tiga bulan kedepan. Hal ini ini juga penting untuk kepentingan masyarakat kita ke depan,” ungkap Linda. (nel/zam)

Laporan KUA dan PPAS 2014 TAREMPA (HK) — Bupati Kepulauan Anambas (KKA), Tengku Mukhtaruddin menyampaikan laporan penyusunan kebijakan umum APBD (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) tahun anggaran 2014 dalam rapat paripurna bersama DPRD Anambas di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Tarempa, Senin (8/7). Dalam pidatonya, Tengku menetapkan 7 skala prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam peraturan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas nomoe 27 tahun 2013 tentang rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Pemkab Anambas tahun 2014. "Tujuh prioritas pembangunan tersebut, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang berkualitas, peningkatan kualitas la-

yanan pendidikan dasar dan menengah berbasis iman dan taqwa, peningkatan aksesibilitas wilayah dan pembangunan sarana perkantoran, peningkatan produksi dan produktifitas sektor perikanan dan pertanian, peningkatan sistem logistik daerah dan penguatan usaha mikro kecil dan menengah, peningkatan daya tarik investasi, pengembangan infrstruktur penunjang pariwisata bahari, serta peningkatan infrastruktur air bersih, listrik dan persampahan," kata Tengku. Dari sisi pendapatan daerah, Tengku menyebutkan Kabupaten Anambas tahun anggaran 2014 ditargetkan sebesar Rp920.770.467.690 miliar atau menurun 10,15 persen dibandingkan PAD 2013 lalu senilai Rp1.024.804271.912. "Pendapatan daerah ter-

sebut kita targetkan dari tiga komponen, yakni komponan PAD Rp31.239.376.010 miliar, komponen dana perimbangan Rp846.279.839.431 miliar, dan sektor lainnya yang sah Rp43.251.252.249," katanya.

Sedangkan untuk belanja daerah tahun 2014 diperkirakan sekitar Rp969.416.695.751 miliar atau turun 28,83 persen dibandingkan APBD tahun 2013 senilai Rp1.293.804.271.912 triliun.(nel)

ASFANEL/ HALUAN KEPRI

BUPATI Kabupaten Anambas T Mukhtaruddin menyerahkan laporan pidato KUA dan PPAS tahun anggaran 2014 kepada Wakil Ketua II DPRD Anambas, Nur Adnan Nala dalam rapat paripurna bersama DPRD Anambas di BPMS, Tarempa, Senin (8/7).

Editor: Didik Layouter: Syahrial Anwar


Karimun

Selasa, 9 Juli 2013

21

37 Pejabat Eselon II, III dan IV Dilantik KARIMUN — Sebanyak 37 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun dimutasi dan dilantik Bupati Nurdin Basirun di Gedung Serbaguna Kantor Bupati, Senin (8/7).

Abdul Gani Liputan Karimun Dalam mutasi tersebut, terjadi pergeseran terhadap 11 kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau setingkat dengan pejabat eselon II. Sedangkan Jumlah pejabat eselon III yang dimutasi sebanyak 24 orang dan satu orang dari pejabat eselon IV. Sebelas kepala SKPD yang dimutasi dan seluruhnya merupakan pejabat eselon II yakni Usman Ahmad sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Karimun, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dan Kesbang, Aryandi sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dan sebelumnya sebagai Kepala Kantor Satpol PP, M.Tahar menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk dan Capil),

sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPPT. Kemudian Indra Gunawan menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) yang sebelumnya sebagai Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah, M.Firmansyah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) dan sebelumnya sebagai (Kadisduk dan Capil). Sedangkan Junaidi menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), mengisi kekosongan SKPD tersebut, yang sebelumnya dia menjabat sebagai Kadispenda. Selain itu Hurnaini menjabat sebagai Kepala BPMD dan Kesbang, sebelumnya menjabat sebagai Kadinsos, Sularno menjabat Kepala BPPT Karimun dan sebelumnya sebagai Kabag Pembangunan. Zipridin menjabat sebagai Kepala Kantor Satpol PP, sebelumnya se-

bagai Sekwan DPRD Kabupaten Karimun. Disamping itu turut serta dilantik dua orang staf ahli Bupati yakni Anwar Ujang dan Afrizal. Pada kesempatan yang sama turut serta dimutasi beberapa jabatan Sekretaris di SKPD serta Lurah di Pulau Karimun, diantaranya adalah Panji Sasmita sebagai Kepala Perpustakaan dan Arsip daerah, jabatan sebelumnya adalah Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan saat ini di isi oleh Ahmad Yani. Basori menjabat sebagai Kepala Bagian Pembangunan, sebelumnya sebagai Plt Kepala Bappeda. Rizal Airi sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Produk Hukum Sekretariat DPRD Karimun, sebelumnya sebagai Sekretaris Disnaker dan jabatan lamanya diisi oleh Mona Indra Yuhana (Sekretaris Disnaker). Kemudian M Yusrial Mahyudin dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU), sebelumnya sebagai Kabid Bina Marga Dinas PU. Ramli sebagai Sekretaris Dispenda, sebelumnya sebagai Sekretaris Dinas Pertambangan yang saat ini dijabat oleh Ismansyah (Sekretar-

is Distamben). Sedangkan Herisa Anugaerah menjabat sebagai Sekretaris Camat Karimun, sebelumnya sebagai Lurah Meral Kota dan Ahmad AR menjabat sebagai Sekretaris Camat Ungar, yang memang posisi tersebut masih terjadi kekosongan saat pemekaran kecamatan yang baru. Prosesi mutasi tersebut tampak berbeda dari agenda serupa di tahun sebelumnya. Dimana seluruh Kepala SKPD diinstruksikan oleh Bupati Karimun agar mengenakan jas. Padahal pada pelantikan dan mutasi pejabat akhir Desember 2012 lalu, hanya pejabat yang dilantik dan di mutasilah yang diisntruksikan mengenakan jas. Sehingga dalam kehadiran mereka di Gedung Serbaguna menjelang prosesi pelantikan dimulai, sempat menimbulkan tandatanya apakah mereka ikut dimutasi atau tidak. Dalam amanat yang disampaikan Bupati Nurdin Basirun, mutasi adalah hal yang biasa. Di samping itu pelantikan yang digelar kemarin merupakan sistem yang berjalan. Sehingga sebagaimana sumpah pegawai bahwa siap ditempatkan di-

GANI/HALUAN KEPRI

PEJABAT — Bupati Karimun, Nurdin Basirun melantik pejabat eselon II, III dan IV di Gedung Serbaguna Kantor Bupati, Senin (8/7) dengan total yang dilantik sebanyak 37 orang. manapun. “Pelantikan hari ini adalah bagian dari sistem pemerintahan yang berjalan, oleh karena itu jangan ada pemikiran bahwa apa yang dilakukan hari ini merupakan hukuman, melainkan bagian dari penyegaran yang dilakukan pemerintah. Terimakasih kepada tim Baper-

PT Timah Adakan Bakti Sosial

KHODIR/HALUAN KEPRI

DIREKTUR PT Timah Tbk Purwijayanto memberikan sumbangan kepada pasien sunatan massal, memperingati ulang tahun PT Timah yang ke-37 di Rumah Sakit Bakti Timah Tebing. KARIMUN (HK) — Dalam bakti sosial bekerja sama rangka memperingati hari dengan Rumah Sakit Bakti ulang tahun (HUT) PT Timah Timah Sabtu, (6/7). Tbk yang ke-37, diadakan Purwijayanto yang menja-

bat sebagai Direktur PT Timah Tbk mengatakan, memperingati hari ulang tahun PT Timah ini, pihaknya tetap terpanggil mengadakan acara bakti sosial, dimana pada acara ini diadakan berbagai pengobatan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu, sunatan massal, dan operasi bibir sumbing. “Bakti sioial ini sebenarnya dalam rangka memperingati hari ulang tahun PT Timah Tbk, yang jatuh pada tanggal 6 juli ini yang ke-37. Kami bekerja sama dengan rumah sakit Bakti Timah, karena memang rumah sakit

ini adalah anak dari PT Timah Tbk. Untuk kegiatannya memang sangat banyak, salah satunya operasi dan pengobatan bagi masyarakat yang tidak mampu, kami mengadakan acara ini penuh satu bulan, dan hari inilah puncaknya,” tutur Purwijayanto saat menghadiri acara ulang tahun PT Timah di rumah sakit Bakti Timah Tebing akhir pekan lalu. Purwijayanto juga mengaku, tanpa dukungan masyarakat untuk PT Timah, tidak bisa berkembang seperti sekarang ini. Dengan itu maka sebagian hasil dari PT

Timah bisa dinikmati masyarakat Karimun salah satunya bagi masyarakat yang tidak mampu. Selain itu PT Timah Persero Tbk, jug berikan bantuan berupa CSR kepada Masjid Almujahidin kelurahan Harjosari Kec Tebing sebear Rp50 juta, TK Mutiara Hati Desa Sawang Laut Kecamatan Kundur Barat sebesar Rp20 juta, Pentas Pemuda Mandiri Desa Kundur Kecamatan Kundur Barat sebesar Rp25 juta, dan Surau Nurul Iman Ketapang Kundur Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat sebsar Rp40 juta.

jakat yang sudah menilai dan memberikan masukan dalam pelantikan ini. Suka ataupun tidak suka ini merupakan amanah. Saya yakin dan percaya, bahwa yang dilantik mampu mengemban amanah tersebut. Namun kita tegaskan bahwa bukan hanya disiplin yang kita mau tapi menjalankan tugas den-

gan penuh tanggungjawab,” katanya. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, Sekda Karimun, TS Arief Fadillah, Ketua DPRD Karimun, R Bahtiar dan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Karimun.***

Dr Firmansyah Mars sebagai Direktur Rumah Sakit Bakti Timah mengaku, untuk acara bakti sosial dalam rangkan memperingati hari ulang tahun PT Timah Tbk yang ke-37 ini, pihaknya berharap lebih dekat dengan masyarakat, dan menciptakan pelayanan yang optimal, serta memiliki fasilitas yang kompilit dan alat-alat operasi yang canggih. “Dengan acara ini kami berharap ke depan rumah sakit ini lebih dekat dengan masyarakat, dan lebih komplit lagi, karena sejauh ini kami telah membangun ruang VIP untuk pasien yang membutuhakn ruangan itu, serta alat-alat yang canggih, sehingga pasien tidak lagi diru-

juk ke Malaka atau ke Batam, kami berkomitmen bisa memiliki alat-atal itu, sehingga masyarakat Karimun bisa menikmati fasiitas yang kami sediakan,” ujar Firmansyah. Said Sabirin sebagai panitia acara mengaku, yang mengikuti pengobatan umum dalam rangka memperingati hari ulang tahun PT Timah ini sebanyak 300 peserta yang datang dari berbagai pulau di Karimun, sedangkan yang ikut sunatan masaal sebanyak 64 anak, dan yang ikut operasi lernia sebanyak 3 orang. Sedangkan utuk bibir sumbing said mengaku, pihaknya memang membuka fasilitas, tapi pasiennya tidak ada.(abk)

Editor: Niko, Layouter: Novrizal


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

Kaka Slank Gooners

22 Kaka Slank

VOKALIS grup rock Slank, Kaka, mengatakan dirinya fans berat Arsenal. Oleh sebab itu ia takkan melewatkan kesempatan untuk menonton langsung klub Inggris di Senayan akhir pekan ini. "Saya bermain di laga ini karena Arsenal. Kalau yang datang Manchester United tidak bakal mau main. Karena dari dulu saya memang Gooners," cetusnya. Arsenal dijadwalkan tiba di Jakarta pada 12 Juli untuk melakukan pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia asuhan pelatih Jacksen F. Tiago di Stadion Gelora Bung Karno, pada 14 Juli mendatang. (dtc)

Dua Atlet Kepri Wakili Indonesia Ajang Asian Youth 2013 di Surabaya BATAM (HK) — Dua atlet yunior Kepri, Raja Jaafar Rifai dan Riski Adinda Putri berhak mewakili Indonesia dalam ajang Asian Youth Champions 2013 di Surabaya pada Desember mendatang. Keduanya terpilih usai meraih juara dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) VIII Panjat Tebing kelompok umur (6-19 tahun) 2013 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 29 Juni-4 Juli lalu. Didik Yulianto Liputan Batam "Alhamdulillah, Jaafar dan Riski bisa mengharumkan Kepri di ajang Kejurnas kemarin dengan meraih tiga medali dari dua yang ditargetkan. Atas keberhasilan menjadi tiga terbaik, kedua atlet yunior kebanggaan Kepri ini akan mewakili Indonesia dalam Asian Y o u t h C h a m p i o n s d i S urabaya, Desember nanti," ujar Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kepri, Iwan Krisnawan kepada Haluan Kepri di Batam, Senin (8/7). Dikatakan, dalam Kejurnas di Mataram, Jaafar yang berusia 9 tahun berhasil meraih dua medali perunggu pada kategori Lead Spider Kid C dan kategori Speed Classic Spider Kid putra.

Sedangkan Riski yang berusia 8 tahun juga mendapatkan medali perunggu di kategori Lead Spider Kid C putri. Sebenarnya, Jaafar yang merupakan atlet asal Natuna ini berpeluang mendapatkan medali emas pada kategori Speed Classic. Namun, karena ibujari pada tangan kiri cacat, Jaafar kesulitan mengimbangi lawan-lawannya yang kondisi tangannya normal. "Saya sangat kagum dengan semangat dan mental Jaafar. Meski ada kekurangan di jari tangan kirinya, ia masih bisa mengalahkan puluhan pemanjat handal dari daerah lain," ungkap Iwan. Dalam Kejurnas di Mataram, lanjut Iwan, FPTI Kepri mengirimkan sebanyak 6 atlet putra dan 3 atlet putri. Dan, setelah 6 hari berkompetisi, Kepri berhasil meraih

3 medali perunggu. Hasil tersebut menjadi tolok ukur dan ujian bagi para atlet yunior Kepri guna persiapan menyambut PON 2016 di Jawa Barat (Jabar). "Kejurnas di Mataram ini sebagai salah satu langkah FPTI dalam mempersiapkan atlet Kepri dalam menghadapi PON 2016 di Jabar nanti. Selain itu, FPTI Kepri juga akan mengirim para atlet dalam event di Singapura di bulan Agustus ini. Ajang tersebut sebagai pemantapan para atlet untuk berlaga di tingkat internasional," papar Iwan. KONI Seperti cabang olah raga (Cabor) lain, FPTI Kepri juga mempertanyakan minimnya peranan komite olah raga nasional Indonesia (KONI) kabupaten/kota yang ada di Kepri. Kurang pedulinya KONI di kabupaten/kota menjadi kendala serius para pengurus Cabor untuk melakukan pembinaan lebih baik lagi. Contoh terbaru adalah yang dialami atlet panjat tebing asal Natuna, Raja Jaafar Rifai. Para pengurus KONI Kabupaten Natuna tidak mengeluarkan biaya sepersenpun untuk Jaafar, sejak mengikuti ajang Piala Gubernur di Batam dan Kejurnas di Mataram. Semua biaya mulai dari pemberangkatan dari Natuna ke Batam,

EVILLIUS/HALUAN KEPRI

WAKILI INDONESIA — Dua atlet panjat tebing yunior Kepri, Raja Jaafar Rifai dan Riski Adinda Putri akan mewakili Indonesia dalam ajang Asian Youth Champions 2013 di Surabaya pada Desember mendatang. Tampak Ketua Umum FPTI Kepri, Iwan Krisnawan (dua kiri) bersama pengurus FPTI Kepri dan alet foto bersama di kantor KONI Kepri di Batam, Senin (8/7). kemudian dari Batam ke Mataram ditanggung FPTI Kepri. Hal yang sama juga dialami atlet-atlet panjat tebing dari Anambas, Karimun, serta Batam.

"Seluruh KONI kabupaten maupun kota di Kepri terlihat tidak peduli dengan perkembangan para atletnya. Namun, karena kepedulian dan perhatian yang besar

demi kebesaran nama Provinsi Kepri, FPTI Kepri rela untuk menanggung seluruh biaya. Padahal saya bukan mantan atlet panjat tebing. Semoga dengan keberhasilan

Jaafar dan Riski bisa menggugah para pengurus KONI kabupaten atau kota bisa tergerak dan serius dalam melakukan pembinaan para atletnya," harap Iwan.***

Pemain Kamerun Dilarang Main di Indonesia JAKARTA (HK) — Sekjen PSSI, Joko Driyono mengungkapkan setiap pemain Kamerun yang membela klub di Indonesia masih bisa bermain. Namun, pemain Kamerun yang baru akan masuk ke Indonesia untuk sementara ini, terkena larangan bermain. Hal itu terkait FIFA sebagai otoritas tertinggi sepakbola dunia menjatuhkan sanksi kepada Kamerun. FIFA

menilai, pihak pemerintah Kamerun terlalu ikut campur urusan Federasi Sepakbola Kamerun (FECAFOOT). "Surat yang terbit dari FIFA menyatakan bahwa Kamerun mendapatkan sanksi sampai waktu yang akan diputuskan," ujar Joko Driyono di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7). "Dalam surat itu,seluruh pemain Kamerun yang teri-

kat kontrak dengan klub Indonesia, masih bisa valid sampai kontrak berakhir. Pemain Kamerun yang baru akan bergabung, tidak bisa bermain," terang Djoko. Kejadian itu memang secara tidak langsung mempengaruhi sepakbola Indonesia. Maklum saja, klubklub Indonesia memang cukup banyak diisi oleh pemainpemain asal Kamerun. (dtc)

Abidal Balik ke Monaco MONACO (HK) — Transfer Eric Abidal ke AS Monaco akhirnya terjadi. Abidal resmi kembali bergabung klub Prancis itu dengan ikatan kontrak selama setahun ke depan, dengan opsi tambahan satu tahun. Abidal digaet dengan cuma-cuma alias free transfer. Pemain bertahan berusia 33 tahun itu mengakhiri enam tahun masa kerjanya di Barcelona pada musim panas ini setelah kontraknya tidak diperpanjang. Setelah kembali bugar pasca operasi transplantasi liver, Abidal masih ingin bertahan di Camp Nou. Namun sampai kontraknya habis, tidak ada kesepakatan yang terjalin. Spekulasi lantas menghubungkan Abidal dengan kepindahan kembali ke nega-

NET

ERIC Abidal (kanan) sepakat bergabung kembali dengan klub Monaco ranya dan si pemain pun berhasrat kembali memperkuat Monaco, klub yang pernah dibelanya di awal era 2000. Menurut kabar, kesepaka-

tan antara Abidal dengan Monaco sudah terjadi pada Minggu (7/7) kemarin. Dan, Senin (8/7), Abidal langsung diperkenalkan kepada media.(fec)

MU Diminta Relakan Rooney Pergi MANCHESTER (HK) — Isu kepindahan penyerang Manchester United, Wayne Rooney masih terembus meski pihak klub telah menegaskan penyerang berusia 27 tahun itu tak masuk daftar jual. Pelatih Queens Park Rangers, Harry Redknapp mengatakan kalau Rooney sebaiknya dibiarkan pergi saja. Kabar ingin hengkangnya Rooney dari Old Trafford mulai menyeruak saat Sir Alex Ferguson mengungkapkannya kepada publik jelang ber-

CMYK

akhirnya musim 2012/13 lalu. Namun, saat itu Fergie menolak permintaan Rooney, sehingga sang pemain pun terus dipertahankan. Tetapi bagi Redknapp, hal tersebut telah mengubah pandangan fans terhadap Rooney. "Saat Ferguson mengemukakan pada publik bahwa dia meminta ditransfer, saya pikir saat itu dia ada di posisi yang tak bisa dipertahankan. Saya pikir, fans mungkin akan melihat padanya dan berpikir bahwa dia tak ingin

ada di klub dan ingin adanya perubahan," ujar Redknapp kepada Sky Sports News HD, Senin (8/7). "Saya sebenarnya merasa bahwa itu adalah hal terbaik bagi Wayne. Saya tak setuju akan fakta bahwa saat meninggalkan Manchester United, maka itu adalah akhir dari (karier sepakbola Anda). Banyak klub di luar sana dan dia merupakan pemain yang sangat bagus," sambung pelatih berusia 66 tahun tersebut. (sky) Editor: Didik, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Selasa, 9 Juli 2013

23


CMYK

Selasa, 9 Juli 2013

24

Diskop dan UKM Kepri Gelar Sosialisasi KUR, CSR dan UU Koperasi penyediaan permodalan dari perbankan bagi KUMKM. "Dengan mengikuti kegiatan sosialisasi ini, diharapkan bagi semua komponen yang berhubungan dengan KUR dapat memahami dan meningkatkan kinerja dalam hal pelayanan bagi masyarakat. Sehingga tercipta koperasi yang baik serta pemberian permodalan bagi masyarakat dapat terserap dan dimanfaatkan sesuai harapan," jelas Amhar. Selain itu Tambah Amhar Ismail, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada semua pihak dalam rangka meningkatkan realisasi kridit usaha rakyat sesaui target yang telah ditetapkan. "Saya berharap, kepada seluruh peserta kegiatan sisialisasi ini dapat diikuti dengan sungguh- sungguh dan apa yang disampaikan oleh para narasumber dapat diserap dan diimplementasikan di lapangan agar bermanfaat bagi seluruh masyarakat kepri," harapnya.

INAS Koperasi dan Usaha Kecil Mengah Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Corporate Social Responsibility (CSR) serta sosialisasi Undangundang Koperasi di Provinsi Kepri. Kegiatan sendiri dilaksanakan di Hotel Aston Tanjungpinang belum lama ini. Sosialisasi itu sendiri diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari masing-masing Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota se-Kepri, Bank Indonesaia Cabang Batam, Jamsostek serta Narasumber dari Kementrian Koperasi dan UKM RI, Bank Indonesaia, Perbankan Penyalur KUR, BUMN yang membidangi CSR. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Drs. H Amhar Ismail Msi dalam pembukaannya mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan kemampuan dan keterampilan aparatur pembina, penurus koperasi dan UKM di Masing- masing Kabupaten/kota se-Provinsi Kepri dalam memberikan pembinaan informasi

D

KEPALA Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Amhar Ismail dan Adi Suryo dari Kementerian Koperasi UKM RI serta peserta mengikuti jalannya acara.

Narasai : Sutana Foto : Dinas Koperasi dan UKM Kepri

LAPORAN panitia acara dibacakan oleh, Hartini

MENYAYIKAN lagu Indonesia Raya.

SAMBUTAN Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Amhar Ismail

PESERTA sosialisasi mengajukan pertanyaan kepada narasumber.

PESERTA serius mengikuti jalannya sosialisasi.

SAMBUTAN Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG

PESERTA dan tamu undangan mengikuti jalannya acara.

LAPORAN Ketua Panitia, Syarifah Dewi Fitriani

NARASUMBER saat menyampaikan meteri pada kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Corporate Social Responsibility (CSR)

NARASUMBER rakor pendidikan saat menyampaikan materi.

Disdik Tanjungpinang Gelar Rakor Pendidikan DINAS Pendidikan Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pendidikan yang diikuti sebanyak 118 kepala sekolah baik negeri maupun swasta dari berbagai tingkatan, mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK se-Kota Tanjungpinang. Kegiatan rakor sendiri dilaksankan di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang belum lama ini. Tujuan dari rakor pendidikan ini untuk meningkatakan kualitas pendidikan di Kota Tanjungpinang, selain itu untuk meningkatkan hasil ujian nasional baik siswa SD,SMP, SMA/MA/SMK. Selain itu untuk mencari pemecahan masalah dari pelaksanaan Tri Out dan Ujian nasional tahun 2013 dan juga untuk menemukan strategi yang tepat terhadap pelaksanaan try Out dan ujian nasional tahun 2014 mendatang. Kepala Dinas Pendididikan kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG mengatakan, berdasarkan Badan Stan-

dar Nasional Pendidikan (BSNP), standar UN telah dimulai dari 3,01 pada tahun 2002/2003, 4,01 pada tahun 2003/2004, 4,25 pada tahun 2004/2005, dan pada tahun 2006/ 2007 ditetapkan, bahwa peserta UN dinyatakan lulus UN jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut. "Pertama memiliki nilai ratarata minimum 5,0 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan (termasuk nilai uji kompetensi untuk SMK), dengan tidak ada nilai bawah 4,25. Kedua memiliki nilai minimum 4,00 pada salah satu mata pelajaran, dengan nilai mata pelajaran lainnya yang diujikan pada UN masing-masing minimum 6,00. Angka tersebut masih jauh dari standar Internasional," jelas Dadang. Dadang juga menamabahkan, beberapa hal yang perlu dicermati agar nilai Ujian Nasional peserta didik dan kulitas pendidikan dis-

ekolah dapat ditingkatkan antara lain. Kepemimpinan sekolah yang positif dan kuat, harapan yang tinggi, monitor terhadap kemajuan siswa, tanggung jawab siswa dan keterlibatannya dalam kehidupan sekolah,

insentif dan hadiah, keterlibatan orang tua dalam kehidupan sekolah, perencanaan dan pendekatan yang konsisten. "Saya meminta, melalui Rakoor pendidikan Kota Tanjungpinang

SALAH satu peserta rakor pendidikan menyampaikan pertayaan kepada narasumber.

PESERTA rakor pendidikan menyimak dengan serius penyampaian materi oleh narasumber.

tahun 2013 ini agar benar-benar diikuti dan dijalankan sebagaimana mestinya sehingga tercipta suatu rumusan dan perencanaan pelaksanaan TO dan Ujian Nasional yang lebih baik untuk yang akan

datang sebagai wujud tanggungjawab kita dalam meningkatkan kualitas pembangunan pendidikan di Kota Tanjungpinang," harapnya. Narasi : Sutana Foto : Disdik Tpi

PESERTA rakor pendidikan mengikuti jalannya acara pembukaan.

PESERTA rakor menyimak dengan serius penyampaian materi oleh narasumber.

CMYK

Editor: Apsek, Layouter: Novril

Haluankepri 09juli13  

Haluankepri 09juli13

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you