Issuu on Google+

CMYK KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Kamis, 6 Maret 2014 4 Jumadil Awal 1435 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 6/3 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.500,

KPK Sorot Pertambangan di Kepri

TANJUNGPINANG (HK) — Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menyorot sektor pertambangan di Provinsi Kepulauan Riau. Tahap awal, KPK mengecek ketidaksingkronan data perusahaan tambang yang dimiliki KPK dengan data di Pemerintah Kota Tanjungpinang. KPK Sorot Hal 7

Sutana

Liputan Tanjungpinang

SUTANA/HALUAN KEPRI

DISOROT KPK — Sektor pertambangan di Provinsi Kepri mulai disorot KPK. Sebagai tahap awal, KPK melakukan pengecekan data perusahaan tambang bauksit di Kota Tanjungpinang, Rabu (5/2). Foto aktivitas penambangan bauksit di salah satu titik di Tanjungpinang diambil beberapa waktu lalu.

86 Anggota Terluka, 1 Tewas

Gudang Senjata TNI AL Meledak JAKARTA (HK) — Ledakan terjadi di pulau kecil yang dipergunakan sebagai Gudang Amunisi Pasukan Katak Armada RI Kawasan Barat (Armabar) Pondok

Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/2) siang. Hingga tadi malam, 86 personel TNI AL dilaporkan terluka dan satu orang meninggal.

NET

Warga Kampung Jabi Demo ATB

Hal

9

Baru 23 Perusahaan Mendaftar

Hal

17

Ukuran Sukses "TIADA gunanya mencari materi kalau kepuasan hidup akan tersingkirkan? Ukuran orang meraih sukses itu adalah merasakan bahagia, kepuasan jiwa serta kedamaian hati." (wdn)

ATAP salah satu bangunan di sekitar lokasi ledakan gudang amunisi TNI AL terlihat rusak parah, Rabu (5/3).

"Korban-korban tersebut ditemukan dalam berbagai kondisi, mulai dari luka berat, sedang, dan ringan. Satu orang di antaranya meninggal dunia, atas nama Sersan Satu Imam Syafi'i, dari kesatuan Fasilitas Perbaikan dan Pemeliharaan (Satpasharkan) Pangkalan Utama Angkatan Laut III Jakarta," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksmana Pertama TNI Untung Suropati, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/3) sore. Menurutnya, hampir semua korban dalam insiden ini merupakan personel TNI AL. Sisanya terdiri dari beberapa pegawai kantin dan seorang polisi yang ikut bertugas di lokasi.

NET

KORBAN terluka menjalani perawatan di RS Port Medical Center, Jakut, Rabu (5/3).

Gudang Senjata Hal 7

Sudah 300 Ha Hutan Batam Terbakar BATAM (HK) — Kebakaran yang melanda kawasan hutan di Kota Batam terjadi. Hingga Rabu (5/2), luasan hutan yang terbakar diperkirakan sudah hampir mencapai 300 hektar. Kepala Bidang Kehutanan Dinas KP2K Batam, Emri Zuramen mengatakan, data terakhir yang tercatat, ada sekitar 265 hektar lahan hutan lindung yang terbakar. Data tersebut belum termasuk kebakaran hutan yang terjadi pada Rabu (5/2) kemarin. Kata dia, dalam sehari, sedikitnya ada enam titik hutan terbakar. Karena itu, luasan hutan yang terbakar hingga Rabu kemarin diprediksi sudah mencapai 300 hektar. Sudah 300 Hal 7

Duarr! Semua Kocar-kacir JAKARTA (HK) — Ledakan di gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL di Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terdengar hingga tiga kali. Saat meledak, sebagian besar anggota langsung kocar-kacir, sebagian lagi tiarap.

Duarr! Semua Hal 7

Raline Shah

Lupa Rumah

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

PETUGAS berusaha memadamkan api yang membakar hutan di kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (5/2).

"Harimau Malaya tak Berdaya" SLEMAN (HK) — Timnas Indonesia U23 berhasil mengalahkan Malaysia U-21 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (5/3) tadi malam. Dua gol Bayu Gatra dan satu gol dari Agung Supriyanto sukses mengganyang Harimau Muda Malaya. Garuda Muda yang tampil dengan kekuatan terbaik membuktikan janjinya untuk tampil agresif. Baru lima menit laga berjalan, Fandi Eko Utomo nyaris membuka keunggulan. Sayang tendangan pemain Persebaya tersebut masih mampu diblok oleh kiper Malaysia U-21,

Ramadhan Hamid. Teror Garuda Muda terus berlanjut. Pada menit ke-14, giliran Bayu Gatra yang mendapatkan peluang. Namun lagi-lagi penyelesaian yang buruk menjadi masalah di lini depan Indonesia. Pada menit ke-22, serangan Garuda Muda akhirnya menemui sasaran. Mendapatkan umpan dari Fandi Eko Utomo, Bayu Gatra mampu memaksimalkannya menjadi gol setelah melewati hadangan pemain bertahan dan juga kiper Malaysia. 1-0 Indonesia memimpin. "Harimau Malaya Hal 7

JAKARTA (HK) — Keindahan Eropa membuat Raline Shah lupa akan rumah. Terbukti, saat tinggal sementara untuk syuting film "99 CAHAYA DI LANGIT EROPA" part 2, dia sama sekali tidak rindu akan rumah, tempat tinggalnya. Justru dirinya mengaku ingin menetap lebih lama di sana. "Enggak sih, aku malahan nggak mau pulang. Inginnya film ini panjang, jadi bisa ada di Eropa lebih lama," ujar Raline Shah di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, kemarin. Raline mengaku beruntung bisa terlibat dalam film ini, bisa bekerja sekaligus jalan-jalan menikmati keeksotisan negara-negara di Eropa. "Yang pasti senanglah dimanjakan pemandangan,

Lupa Rumah Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Yuri, Layouter: Ricoh Polda


Ekonomi KRISIS keuangan global yang bermula di negara yang mengklaim dirinya sebagai pengawal ekonomi pasar bebas (the vangard of free market economy) merupakan sederetan indikasi lemahnya sistem kapitalisme. Kondisi ini semakin memperkuat pemikiran anti-kapitalisme dengan memberikan stigma ekonomi sebagai kapitalisme semu (pseudo capitalism). Realitas ini memperlemah pandangan politik pemerintahan kapitalisme dalam struktur ekonomi pasar bahwa yang meyakini semakin kecil campur tangan Pemerintah di proses ekonomi lebih baik (the good governance is the less government). Ternyata Pemerintah Amerika Serikat harus menggelontorkan dana untuk melakukan kebijakan intervensi pasar sebesar US.$.700 miliar lebih dalam menata kembali ekonomi akibat krisis ekonomi 2008. Jika krisis ekonomi yang diawali di tahun 1997 di Thailand dan membawa efek domino ke belahan ekonomi Asia khususnya kita ke-

Kamis, 6 Maret 2014

Memotret Kondisi Ekonomi Sekarang dan Kilas Balik Krisis Ekonomi 1997-2008 mudian berkiblat ke sisten finansial dan institusi perbankan Barat (IMF-World Bank), dengan merujuk pada kebijakan negara donator, namun di krisis 2008 justru episentrum krisis berada di negara donator sendiri (Dari USA getaran kritis gempa (tremor) menjalar ke Eropah, sempat meluluhlantakkan pasar uang Asia dan belahan dunia lainnya. Ketidakmenentuan situasi ekonomi di Amerika serikat saat itu menyebabkan Pemerintah Bush melakukan intervensi ekonomi pasar. Akuisisasi Pemerintah atau pengambilalihan saham oleh perusahaan dan pengusaha besar atas pengusaha atau perusahaan yang “collapse” menandai adanya pemangsa ekonomi (economic predator) dalam sistem kapita-

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com lisme. Gagalnya dan pech, anjloknya saham Goldngalihan secara massalman Sachs dan Bank intotal pada kooperate yang vestasi (simpan pinjam) sudah lama go publik seWashingtom Mutual (Wamakin menekan ketidakMu, Inc.) mengalami kepastian transaksi bisnis bankrutan penyelamatan dan menandai gagalnya kredit macet berimbas kapitalisme mengatur papada krisis finansial dan sar bebas. Dalam catatan perbankan. Sekali lagi media massa internasional “free fight capitalism” beSyamsul (Ashahi Sinbun, Street Tirubah menjadi “free fight mes, China Daily-2008) ataupun intenventionalism” oleh Pememedia lokal dapat kita baca ba- rintah (USA) melalui paket bailout gaimana kolapnya Fannie Mae dan dengan mengalokasikan governFreddie Mac, bangkrutnya AIG Inc. ment budget US.$. 700 miliar Lehman Brothers, dan Bank of membeli aset kredit macet hipAmerica mengakuisisi Merrils Lyn- hotik properti (subprime mortage).

Krisis finansial global, dengan titik klimaks jatuhnya pasar modal (bursa efek), dan mengalami goncangan hebat di IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) yang turun tajam sebesar 168,052 poin menjadi 1.452,669 (17 Oktober 2008). Meskipun dalam cacatan Pemerintah kita pada saat itu masih relative aman tetapi belum aman benar meskipun fundamen ekonomi kuat, rupiah hanya terdepresiasi 2 %, tetapi sampai 1 November 2008, rupiah terdepresiasi signifikan dan sempat menembus Rp.12.500,-/US.$, suatu situasi yang sempat terjadi di tahun 2013/2014. Belajar dari Krisis 1997 dan 2008, upaya memperkuat diversifikasi pasar ekspor dan lemahkan ketergangtungan ekonomi pada pasar

2

tertentu sangat penting. Ekspor non migas harus ditingkatkan dan disamping itu Pemerintah juga perlu memperkuat ekonomi di tingkatan lokal, karena lemahnya pusaran ekonomi global sangat implikasi pada tataran lokal. Merujuk pada catatan Departemen Perdagangan RI (Batam Pos, 9 Oktober 2008 merespon krisis ekonomi 2008). Tahun 2003 ekspor Indonesia sebesar 17,1 % dan di tahun 2008 (pertengahan) turun menjadi 13,9 % untuk ekspor produk Indonesia ke Eropah, ke Amerika dari 14,7 % menjadi 11,6 %, ke Jepang relatif stabil meskipun turun yakni dari 14,4 % menjadi 12,5 %, ke Singapura dari 10,1 % menjadi 9,8 %, kemudian ke China naik dari 5,9 % menjadi 7,6 % dan India 3,4 % menjadi 6,5 %. Sekali lagi kita perlu pula belajar dari kedua krisis ekonomi 19972008 (lessons learned) untuk mensiasati kondisi saat ini yang semakin menemukan titik pemulihan (economic recovery). Insya Allah kita memahaminya.

Natuna Dapat 2 Kapal Latih dari KKP BATAM (HK) — Kebupaten Natuna akan mendapat alokasi dua kapal latih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di tahun 2014. Dua kapal tersebut berkapasitas besar, yakni KM Marlin berbobot 60 GT (gross tonage) dan KM Ekor Kuning berbobot 94 GT, diperuntukan melatih SDM (sumber daya manusia) Natuna. Nov Iwandra Liputan Batam Direktur Aset Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Sugianto Halim, mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kemitraan antara pusat dan daerah melalui Kerjasama Pemanfaatan (KSP) agar (perekonomian) daerah terangkat, dengan menggunakan aset dan fasilitas dari kementerian. “Ini suatu upaya pemerintah pusat dengan daerah untuk saling bersatu dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM daerah belum unggul,

dengan bantuan ini bisa setara dengan pusat, keuntungannya kembali ke daerah yaitu dengan beroperasinya kapal latih, SDM di daerah meningkat, dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian,” kata Halim, di Hotel Harmoni Nagoya, Rabu (5/3). Dikatakan Halim, se-Indonesia terdapat 150 bantuan kapal dalam program KSP, di samping itu juga ada program bantuan 1.000 kapal Inka Mina untuk nelayan yang sudah terealisasi sekitar 800-san kapal sejak tahun 2010 lalu. Kapal program Inka Mina diberikan melalui Kelompok Usaha Bersama

(KUB) nelayan. “Bantuan dari kementerian untuk Kabupaten Natuna tidak kapal, tetapi juga pendirian pabrik es. Ini akan dimonitor, apabila tidak berjalan dengan baik, daerah akan ditegur,” paparnya. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna Izwar Aspawi, menyebutkan, 99,25 persen daerah Natuna terdiri dari laut. Artinya, Natuna memiliki zona ekonomi kelautan yang sangat panjang dan luas, memiliki potensi ekonomi yang sangat basar. “Selama ini kami sudah berupaya untuk memba ngun dan mengembangkan objek-objek fital di Kabupaten Natuna dengan sumber daya yang ada. Tujuannya untuk bisa menggali dan menghasilkan potensi ekonomi kelautan, yang tidak lain untuk kesejateraan masyarakat nelayan,” kata Izwar. Namun, ujar Izwar, karena keterbatasan anggaran, teknologi dan pengetahuan

tentunya tidak bisa berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan. Namun, melalui pengajuan kerjasa pemanfaatan ke Kementeri Kelautan dan Perikanan pada 2013, bantuan kapal terealisasi. “Bantuan dua unit kapal ini tahap awal, akan menyusul bantuan lainnya nanti,” ujarnya. Dua unit kapal ini, terang Izwar, akan dikelola langsung oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna. Di mana nantinya Perusda bertugas melatih Nelayan maupun siswa-

siswa SMK Kelautan Natuna menjadi SDM handal, lebih maju dan modern. Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Kabupaten Natuna, Kartubi bin Bujang Auzar mengatakan, bantuan dua unit kapal dari pemerintah pusat sangat besar peran dan harapannya bagi masyarakat Natuna. Sebelumnya, ujar Kartubi, pihaknya juga sudah memiliki beberapa unit kapal nelayan yang berukuran cukup besar yang tergabung

dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB). “Keberadaan kapal ini akan kita gabung dalam satu menajemen KUB. Dengan adanya tambahan kapal bantuan dari KKP, tentunya lebih membuka peluang untuk melatih masyarakat agar memiliki pengetahuan kelautan serta peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat dan nelayan,” ujarnya. Sayangnya, saat dikonfirmasi terkait kapan persisnya kapal tersebut akan

sampai ke Natuna, serta apakah dilengkapi dengan fasilitas alat tangkap, Kartubi belum bisa memastikan. Begitupun saat ditanyakan nilai kedua kapal tersebut. Namun sebagai gambaran, kapal di atas 30 GT merupakan kapal besar dengan harga lebih dari Rp2 miliar. “Kita belum mengetahui kapan kapal akan sampai di Natuna dan berapa nilainya, karena pembahasan perjanjian belum selesai dengan Kementerian,” pungkas Kartubi. ***

Produksi Padi di Kepri Naik 3,55% TANJUNGPINANG (HK) — Produksi padi tahun 2013 (angka sementara) sebesar 1.370 ton Gabah Kering Giling (GKG), bertambah sebanyak 47 ton atau 3,55 persen dibandingkan dengan produksi tahun 2012. Kenaikan produksi tahun 2013 terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 1,52 kuintal per hektar (4,39 persen), meskipun terjadi penurunan luas panen seluas 3 hektar (-0,79 persen). “Namun, dengan meningkatnya produksi padi di Kepri ini belum dapat memenuhi sepenuhnya kebutuhan masyarakat, hanya kurang dari 1 persen saja. Dari bertambahnya produksi padi tersebut hanya 62 persen yang dapat dikonsumsi menjadi beras. Selain itu, produksi di Kepri tidak bisa memenuhi kebutuhan lokal, dikarekan faktor lahan, dan juga struktur tanah di Kepri tidak bisa memaksimalkan pertumbuhan padi,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Dumagar Hutahuruk di Tanjungpinang.

Selain produksi padi di Kepri, produksi kedelai tahun 2013 (angka sementara) sebesar 8 ton biji kering, naik sebanyak 4 ton atau 26,67 persen dibandingkan tahun 2012. Kenaikan produksi ini disebabkan luas panen naik seluas 2 hektar atau 13,33 persen begitu pula dengan produktivitas kedelai yang mengalami sedikit kenaikan yakni sebesar 0,59 kuintal per hektar 5,90 persen. Sementara itu, sambungnya, untuk produksi jagung mengalami penurunan. Pada tahun 2013 (angka sementara ) sebesar 790 ton pipilan kering, turun sebesar 59 ton atau -6,95 persen dibandingkan dengan produksi tahun 2012. Penurunan produksi terjadi karena luas panen turun sebesar 51 hektar (-13,08 persen) meskipun produktiivitas mengalami kenaikan sebesar 1,53 kuintal per hentar 7,03 persen. “Data produksi tanaman pangan yang disajikan dalam berita resmi statistik ini hanya mencakup produksi padi, jagung dan kedelai. Penyajian

data produksi tanaman pangan tahun tertentu dilakukan oleh BPS sebanyak empat kali dengan status angka yang berbeda,” pungkasnya. NTP Turun Sementara, Nilai Tukar Petani (NTP) di Kepri pada Februari 2014 sebesar 100,87, mengalami penurunan sebesar 1,01 persen dibanding NTP pada Januari 2014. “Perkembangan NTP di Kepri mengalami penurunan sebesar 1,01 persen pada Februari tahun 2014. NTP yang diperolah dari indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani,” kata Kepala BPS Provinsi Kepri Dumagar Hutahuruk di Tanjungpinang, belum lama ini. Menurutnya, NTP Subsektor tercatat untuk Tanaman Pangan (NTP-P) di Kepri mengalami kenaikan sebesar 0,37 persen, Hortikultura (NTP-H) mengalami penurunan sebesar 1,92 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-Pr) mengalami penurunan sebesar 1.87 persen, subsektor Peternakan (NTP-Pt) mengalami kenaikan sebesar 0,10 persen dan subsektor perikanan (NTP-Pi) mengalami penurunan sebesar 0,53 persen. Ia menyebutkan, hasil pemantauan harga konsumen perdesaan telah menunjukkan terjadinya inflasi perdesaan di Kepri pada Februari 2014 sebesar 0,56 persen. “Secara umum dikarenakan adanya indeks harga hampir semua subkelompok yakni subkelompok bahan makanan sebesar 0,60 persen, subkelompok makanan jadi sebesar 0,41 persen, subkelompok lain yang memberi pengharuh yakni subkelompok perumahan sebesar 0,64 persen, subkelompok sandang sebesar 0,65 persen, subkelompok kesehatan sebesar 0,73 persen, subkelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,33 persen, serta subkelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,52 persen,” jelasnya. (cw72)

NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

BAHAS KERJASAMA — Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna, Izwar Aspawi dan Direktur Aset Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Sugianto Halim, saat pembahasan kesepakatan kerjasama pemanfaatan (KSP) pengoperasian dua unit kapal dari Kementerian Kelautan Perikanan, di Hotel Harmoni Nagoya, Batam, Rabu (5/3).

OJK Klaim Telah Antisipasi Terkait Sengketa Industri Keuangan JAKARTA (HK) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah melakukan serangkaian langkah antisipasi untuk meminimalisir pengaduan nasabah yang tersandung kasus dengan pihak industri keuangan. Deputi Direktur Direktorat Pelayanan Konsumen OJK Eko Arianto mengatakan langkah tersebut sifatnya preventif dan represif. “Kita lakukan tindakan preventif dan represi. Pre-

ventif itu kita mengedukasi masyarakat. Supaya masyarakat tidak mudah diiming-imingi suatu perbankan. Kita edukasi yang masif,” kata Eko di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Rabu (5/3). Sementara untuk tindakan antisipasi bersifat represif, Eko mengaku pihak OJK melakukan pengawasan terhadap industri keuangan, dalam hal ini perbankan. “Kita lakukan penga-

wasan yang baik,” ujarnya. Terkait pengaduan nasabah BPR Restu Artha Makmur yang berkedudukan di Semarang yang bersindikasi dengan BPR Restu Mandiri Makmur di Yogyakarta atas nama Hendro Rahtomo dan istrinya Ranggoaini Jahja, Eko mengaku OJK akan mempelajari kasus tersebut. “Kita kasih waktu 20 hari itu untuk kelengkapan dokumen. Sudah lengkap belum. Kalau belum (lengkap), kita beritahu pelapor. Dalam 20 hari harus leng-

kapi dokumen,” jelas Eko. Setelah pemeriksaan dokumen, langkah selanjutnya menurut Eko adalah verifikasi dokumen yang telah disampaikan pelapor. “Apakah kita perlu panggil BPR-nya atau kita perlu komunikasi dengan nasabah,” kata dia. Seperti diberitakan, pihak pelapor menduga ada praktik tipu daya perjanjian pinjam meminjam yang diubah menjadi jual beli secara sepihak oleh pihak BPR atas jaminan aset korban. (kcm)

REI Minta BI Rate Diturunkan

INT

REAL Estate Indonesia (REI) meminta Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan bank agar bunga kredit pemilikan rumah (KPR) lebih rendah. JAKARTA (HK) — Asosiasi pengembang, Real Estate Indonesia (REI), mengharapkan suku bunga acuan atau BI Rate diturunkan untuk mendorong perbankan mematok

bunga kredit pemilikan rumah (KPR) lebih rendah. Wakil Ketua Pembiayaan Perbankan REI, Preadi Ekarto, Rabu (5/3), menjelaskan bahwa dalam kurun setahun

belakangan ini perekonomian Indonesia memang terpukul karena pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini segera diantisipasi oleh Bank Indonesia dengan menaikkan BI rate hingga level 7,5 persen demi menjaga devisa dan likuiditas di dalam negeri. Langkah itu memaksa bank untuk menaikkan suku bunga kredit, termasuk KPR. Namun, kini, menurut Ekarto, nilai tukar rupiah sudah mulai menguat terhadap dolar AS. Oleh karena itu, diharapkan tingkat suku bunga acuan diturunkan. “Saat ini, kondisi perekonomian sudah lebih baik. Jadi, mungkin, pemerintah mulai bisa menurunkan suku bunga acuan,” ujar Ekar-

to di Jakarta. Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah menguat ke level Rp11.580 pada 5 Maret 2014, dibanding sehari sebelumnya Rp11.647 per dolar AS. Kenaikan suku bunga KPR, ia melanjutkan, telah membuat nasabah harus rela membayar lebih mahal cicilan rumah mereka setiap bulannya. Bahkan, menurut Ekarto, kenaikan suku bunga KPR dari 9 persen menjadi 12 persen telah berimbas pada penurunan konsumen KPR hingga 20 persen. “Untuk itu, ada baiknya pemerintah menurunkan suku bunga acuan, sehingga suku bunga KPR akan turun,” kata Ekarto. (viv)

Editor: Nana Marlina, Layouter:Yogi Pranata


CMYK

Ekonomi

Kamis, 6 Maret 2014

3

Kangkung Rp20 Ribu/Kg di Batam BATAM (HK) — Kemarau yang sangat ekstrim membuat pedagang menaikkan harga sayur mayur juga ekstrim. Sayuran jenis kangkung yang biasanya Rp4-5 ribu per kilogram (kg), di Pasar Tiban Centre dijual Rp20 ribu per kg. Yusri Liputan Batam Tidak hanya sayuran kangkung, daun ubi yang biasanya di kisaran Rp3-5 ribu per kg, telah mencapai Rp14 ribu per kg. "Petani di Batam tidak banyak panen, hujan tak pernah turun, pasokan sayur pun ada tapi tidak bagus, harus

disortir dulu," ujar Yanti, pedang sayur di Pasar Tiban Centre, Rabu ( 5/3). Yanti memperkirakan, jika kemarau terus berlanjut, harga sayur bisa lebih tinggi lagi. Hal tersebut dikeluhkannya, karena sayur yang dibelinya dengan modal tinggi tak terjual. Selain dua sayuran tersebut, sayuran lainnya juga melambung tinggi. Seperti

"Bertindak Cepat untuk Rakyat"

Misharti. S.Ag, MSi Setiap akhir pekan, Haluan Kepri membuka kolom "Bertindak Cepat untuk Rakyat" yang diasuh oleh Misharti S.Ag, MSi, salah seorang pengamat sosial dan pendidikan di Batam. Bagi yang ingin diskusi, kirim sms ke 085264088880

Jangan Berhenti Berantas Narkoba DOK

HARGA TINGGI — Harga sayuran di Pasar Tiban Centre, Rabu (5/3) sangat tinggi karena kemarau panjang yang menyebabkan biaya pertanian juga tinggi. kacang panjang di pasar tersebut mencapai Rp35 ribu per kg, sawi Rp14 ribu per kg,

bayam Rp12 ribu per kg, kol Rp10 ribu per kg, kacang buncis Rp28 ribu per kg dan wortel Rp18 ribu per kg. Tidak hanya sayur, harga ikan juga masih tinggi, seperti ikan gembung Rp40 ribu per kg, udang Rp75 ribu per kg, normalnya Rp35 ribu per kg. Komoditi lainnya yang juga mengalami kenaikkan seperti tomat Rp18 ribu per kg, bayam merah Rp20 ribu per kg, brokoli Rp45 ribu per kg, bunga kol Rp30 ribu per kg, daun selada Rp25 ribu per kg, kecambah Rp10 ribu per kg, sawi keriting Rp25 ribu per kg, labu kuning Rp10 ribu per kg, sawi hijau Rp23 ribu per kg, cabai rawit Rp45 ribu per kg. Se mentara cabai merah, dan bawang merah relatif normal. ***

Secara geografis, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) khususnya Batam sangat rentan dengan masuknya narkotika dan obatobat berbahaya. Batam berada di peringkat kedua peredaran narkoba di Indonesia setelah Jakarta. Kondisi ini membuat kita miris. Pertanyaannya, dapatkah Kepri bebas dari narkoba pada 2015 sebagaimana yang dicanangkan Gubernur Kepri bahwa Kepri Bebas Narkoba pada 2015. Sebagai anak bangsa, kita tentu mendukung program tersebut dalam rangka menyelamatkan nasib para generasi bangsa. Agar Program tersebut terwujud, harus didukung oleh semua pihak. Yang pasti, kita semua harus bertanggung jawab dan turut serta melakukan segala upaya untuk memberantas penyebarannya. Masalah narkoba tidak hanya masalah individu, tapi, sudah menjadi masalah nasional bahkan internasional. Upaya untuk mengatasinya juga dengan cara nasional dan internasional. Akibat pengaruh globalisasi, negara kita juga tidak lepas dari kasus penyalahgunaan narkoba. Lebih-lebih posisi geografis Indonesia yang merupakan jalur lalu lintas benua dan dekat dengan produsen narkoba di segitiga emas perbatasan Myanmar, Thailand dan Laos. Untuk itu perlu kiranya ada tindakan dan aksi nyata dari kita agar penyebaran narkoba ini semakin berkurang dan bisa dimungkinkan hilang dari propinsi kita yang tercinta ini. Adapun solusinya, antara lain, pertama, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan (preventive) kegiatan ini dapat dilakukan

CMYK

dengan penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, dampak negatif dari pengguna narkoba dan pendekatan melalui keluarga, dan lainnya. Kedua, melakukan pembinaan terhadap generasi muda di organisasi perlu ditingkatkan sebagai ajang pertumbuhan pribadi dan sosialisasi remaja. Ketiga, landasan religius terhadap remaja harus terus ditingkatkan. Dengan begitu para remaja tidak terjerumus kedalam lingkungan atau pergaulan bebas. Keempat, mempunyai idealisme dan semangat yang tinggi sebagai kendali mental untuk ikut pembangunan bangsa dan negara. Lima, bagi yang sudah kecanduan narkoba sebaiknya dilakukan treatment (penyembuhan ) dengan melakukan pemeriksaan baik fisik maupun mental dan fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 – 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap. Tindakan nyata ini apabila secara bersama sama kita lakukan dan secara berkesinambungan, saya percaya, apa yang menjadi program pemerintah Kepri dapat terwujud. Peran aparat dalam melakukan tindakan dan ketidakberpihakan oknum dalam penyebarannya sangat diperlukan.***

Editor: Nana Marlina, Layouter:Syahrial Anwar


Politik

Kamis, 6 Maret 2014

4

Gerindra Tertinggi Belanja Kampanye TANJUNGPINANG (HK) — Seluruh partai politik telah melaporkan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Minggu, 2 Maret 2014. Dalam laporan ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra setelah paling banyak membelanjakan anggaran untuk kampanye. Rico Barino Liputan Tanjungpinang Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria menyampaikan, semua partai politik sudah memasukan laporan dana kampanye. Dari 12 parpol, yang memiliki dana kampanye tertinggi yakni Partai Gerindra mencapai Rp1 miliar, sedangkan dana kampanye terendah yaitu PBB dengan jumlah sekitar Rp53,6 juta. "Semua parpol sudah mela-

por dana kampanye ke KPU. Diantaranya, Partai Gerindra sekitar Rp 1.054.456.499, Partai Golkar Rp733.421596, Demokrat Rp652.909.000, PDI Perjuangan Rp641.447.500, PPP Rp467.500.000, PAN Rp 462.253.000, Hanura Rp 434.049.400, PKS Rp 431.047.500, PKPI Rp274.947.140, PKB Rp 221.497.000, Nasdem Rp 195.114.659 dan terakhir PBB Rp53.666.000," terang Robby, Rabu (5/3). Laporan dana kampanye 12 parpol ini akan diperiksa

atau diaudit oleh akuntan publik yang kemudian dilaporkan ke KPU Provinsi Kepri. Hasil dari pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi masukan ke parpol peserta pemilu. Selain itu, tujuan laporan dana kampanye agar KPU dan masyarakat dapat menilai sumber dana. "Laporan dana kampanye ini bersifat transparansi penggunaaan anggaran parpol dan caleg dalam sosialisasi kepada masyarakat. Tantu hal ini juga jadi bahan masyarakat untuk menilai, ketika apabila ada caleg melaporkan dana kampanye-nya tidak jujur," ungkapnya kembali. Dana kampanye tahap dua ini yang besar menandakan parpol dan caleg sudah melakukan kampanye dan membuat Alat Peraga Kampanye (APK). Dengan tujuan

mencari dukungan suara dari masyarakat. "Akan diteliti seberapa jauh kelengkapan dokumen dilihat dari sisi administratifnya, apakah formatnya sudah sesuai dengan peraturan formulir yang ditetapkan KPU. Jika ada yang belum lengkap, kami akan memberikan kesempatan untuk melengkapi atau memperbaiki dalam waktu lima hari setelah parpol menerima pemberitahuan dari KPU," jelasnya. Lanjut Robby, laporan tahap terakhir atau ketiga pada bulan April mendatang. Diharapkannya, semua parpol melaporkan dengan jujur. Apabila tidak sesuai atau ada yang tidak melapor, akan diberi sanksi. "Sanksi-nya ini sendiri bisa bersifat Pidana, bahkan menggugurkan caleg apabila terbukti bersalah," pungkasnya. ***

100 Kiai Dukung Suryadharma Ali Jadi Capres KEDIRI (HK) — Ketum PPP Suryadharma Ali (SDA) mendapat dukungan dari 100 kiai untuk maju dalam Pilpres 2014. SDA dianggap layak karena mempunyai berlatar belakang religius dan pengalaman di pemerintahan dan politik. Dukungan itu disampaikan para kiai di rumah pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri, Kiai H Idris Marzuki, Rabu (5/4). "Saya mendukung, dan saya siap mengimbau para santri dan semoga diikuti oleh para kiai lainnya," kata Kiai H Idris Marzuk mewakili pa-

ra kiai yang hadir. Mendengar permintaan itu, SDA mengaku siap menjadi calon presiden. "Saya siap dan akan menjalankan perintah para kiai dan ulama," ujar SDA. Untuk menjadi calon presiden menurut SDA, bukanlah suatu hal yang mudah, karena partai harus mencapai 20-25 persen kursi di nasional. Untuk itu, SDA berharap seluruh pengasuh pondok pesantren bekerja sama dan siap memenangkan PPP dalam pemilihan legislatif April mendatang

"Sebelum saya menjadi calon presiden, saya mengharap para kiai sepuh untuk ikut mendukung dan memenangkan PPP terlebih dahulu agar melebihi target 12 persen kursi di DPR RI," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agama. Pertemuan tertutup di kediaman pengasuh Ponpes Lirboyo ini diikuti kiai dan ulama Pondok Pesantren seJawa Timur, mulai dari Banyuwangi hingga Pacitan. Sejumlah ulama besar seperti Kiai Nurul Huda Jazuli dari Ponpes Ploso Kediri, Kiai

Mas Subadar dari Pasuruan, Kiai Anwar Iskandar dan sejumlah kiai sepuh lainnya di Jawa Timur. Sementara, KH Anwar Iskandar, selaku pengasuh Ponpes Al Amien, Rejomulyo Kediri mengaku, dukungan terhadap SDA, nantinya tidak hanya diberikan oleh 100 kiai. "Tidak hanya 100 kiai, bisa 1.000 lebih ini. 100 itu kan yang sudah tanda tangan, gerakan dan maklumat ini berasal dari keinginan para kiai," ucap kiai yang juga pernah menjadi anggota DPR RI tersebut. (dtc)

Loket Pengaduan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Tutup JAKARTA (HK) — Loket pelaporan pelanggaran pemilihan umum (pemilu) di Gedung Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) tidak berfungsi. Kondisi loket yang mangkrak tersebut, membuat sejumlah kelompok sipil pemerhati dan pemantau pemilu geram. Sebab, dengan tutupnya loket tersebut, membuat semua aduan masyarakat, terkait pelanggaran pemilu tidak jalan. Kalau pun ber-

jalan, tidak terlayani dengan baik. Kondisi itu, dikatakan oleh Peneliti Hukum di Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil. "Menejemen pelaporan di Bawaslu mestinya diperhatikan dan diperbaiki," kata dia, saat menyampaikan pelaporan pelanggaran pemilu partai politik (parpol) serta para calon legislatif (caleg), di Gedung Bawaslu, Rabu (5/3). Laporan dari Perludem kali

ini adalah temuan pelanggaran gabungan dari kelompok sipil pemerhati pemilu, Matamassa-Paralegal Pemilu. Fadli mengatakan, loket yang tutup membuat dia bersama kelompoknya, bingung harus menyerahkan laporan aduan temuan pelanggaran pemilu tersebut, ke siapa. Meski pada akhirnya tetap terlayani, namun, Fadli bersama kelompoknya mengeluhkan mekanisme pelaporan yang 'lempar bola' sana-

sini. "Kami (pelapor) harus menunggu selama dua jam, hanya untuk mendaftarkan pelaporan (pelanggaran pemilu) yang selama ini kami temukan," terang dia. Hal tersebut, menurut dia, merepotkan. "Kami (pelapor) yang sudah sering melapor dengan beramai-ramai saja sulit. Bagaimana kalau dengan masyrakat (yang melapor secara individu)," ujar dia. (rol)

38 Lembaga Survei Daftar ke KPU JAKARTA (HK) — Komisi Pemilihan Umum mengumumkan 38 lembaga survei sudah mendaftar hingga hari ini. Lembaga survei ini tidak hanya terkonsentrasi pada bidang pensurveian, tapi juga bidang lainnya. "Jadi, ada media massa juga ingin melakukan survei dia juga mendaftarkan," kata anggota KPU Sigit Pamungkas di Jakarta, Rabu, (5/2). Beragam lembaga survei ini, kata Sigit, memang diizinkan mendaftar sesuai dengan peraturan KPU. Aturan itu menyebutkan, semua lembaga yang akan melaksanakan survei, baik lembaga survei maupun non survei seperti dunia pendidikan dan pusat studi, harus mendaftar di KPU dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada di peraturan KPU. Bagi lembaga survei yang tidak mendaftar, kata Sigit, akan diumumkan ke publik.

Sebabnya, pendaftaran ini menyangkut ketentuan mendasar, seperti cara kerja setiap lembaga. "Dia harus menggunakan metodologi yang benar, harus mendeklarasikan sumber keuangan, pelaksanaan survei, cakupan wilayah survei, waktu pelaksanaan surveinya. Lembaga-lembaga yang tidak terdaftar dalam registrasi KPU akan diragukan kredibilitasnya. Pendaftaran lembaga survei ini untuk menghindari anggapan bahwa survei tersebut baru saja digelar menjelang pergelaran pesta demokrasi lima tahunan itu. Oleh KPU lembaga survei yang sudah mendaftar akan diberi tanda 'terdaftar'. Lembaga survei yang terdaftar itu antara lain: PT Lingkaran Survei Kebijakan Publik; PT Citra Komunikasi LSI; PT Konsultan Citra Indonesia; Media Survei Nasional; PT Citra Publik Indone-

sia; PT Indikator Politik Indonesia; PT Data LSI (Lembaga Survei Indonesia); Lingkar Survei Indonesia (LSI); Lembaga Jaringan Isu Publik; PT Cyrus Nusantara; dan PT Citra Publik. Selain itu ada pula Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC); Cirus Surveyors Group; Lembaga Survei Nasional; Pusat Data Bersatu; Lembaga Survei Jakarta; Pol-Tracking Indonesia; Political Communication Institute; Markplus Insight; Indonesia Research Centre; Charta Politika Indonesia; Polmark Indonesia; PT Roy Morgan Research; serta PT Media Survei Indonesia. Ikut mendaftar juga Indopolling Network Research, Strategi, and Consulting; serta Puskaptis (Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis), PT Indo Barometer; Jaringan Suara Indonesia (JSI); Studi Suara Rakyat

(SSR) ; PT Lentera Data Riset;?Lembaga Polling Indonesia (LPI); Lembaga Klimatologi Politik; New indonesia (Yayasan lembaga survei publik bekasi), puslitbang diklat LPP RRI, PT Kompas Media Nusantara , Institute For Strategic and Development Studies; dan PT Alvara Strategi Indonesia. Sigit menambahkan, KPU akan mengawai semua lembaga survei, baik yang tidak atau sudah mendaftar. KPU akan menerapkan sanksi pidana untuk pelaksanaan survei. Jika lembaga survei mengumumkan hasil survei pada masa tenang, maka akan kena pidana pemilu. "Kalau dia lembaga survei mengumukan hasil hitung cepat sebelum dua jam penutupan TPS, maka dia juga terkena pidana pemilu," katanya. Di luar itu, lembaga survei lebih terkena sanksi yang bersifat administratif. (tmp)

Mundur dari Lion Air, Rusdi Besarkan PKB JAKARTA - Direktur Lion Air Rusdi Kirana resmi mundur dari jabatannya. Rupanya Rusdi ingin fokus memenangkan PKB di Pemilu 2014. "Seperti yang disampaikan kepada kami, bahwa mundurnya Pak Rusdi itu memang dalam rangka untuk lebih berkonsentrasi dalam kerja-kerja pemenangan PKB. Selain itu juga untuk lebih berkonsentrasi meng-

embangkan NULION, program penberdayaan dan pendampingan bagi warga NU dalam bidang ekonomi," kata jubir PKB, Muhammad Nur Hayid, Rabu (5/3). Rusdi telah menyampaikan niat mundur itu ke Ketum PKB Muhaimin Iskandar. PKB pun dalam posisi menghormati keputusan berani Rusdi itu. "Atas dasar itulah, kami

menyambut baik keputusan beliau itu, dan kami berharap pilihan beliau semakin menjadikan kami semangat dan yakin bahwa PKB akan mendapatkan kepercayaan publik dan masuk 3 besar Insya Allah," kata Hayid. Selain itu, Rusdi juga sudah memastikan di Lion Air kaderisasi sudah matang. Sehingga siap menerima tampuk estafet kepe-

mimpinan pasca dirinya mundur. "Dengan dia mundur, dia berharap bsa lebih fokus dalam pengembangan usahausaha lainnya yang terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat, selain tentunya mengurusi PKB yang saat ini memang sedang menghadapi masa-masa terpentingnya, yaitu kampanye dan pemilu legislatif," pungkas. (dtc) Editor:R Ghafur , Layouter: Zikri Karisma


Opini & Layanan Umum Demo Sopir Taksi BELUM dua pekan menggelar aksi demonstrasi, ratusan sopir taksi di Batam, Rabu (5/3), kembali menggelar aksi serupa di Balai Kota Batam. Kedatangan para sopir taksi tersebut yakni menagih janji Walikota Batam Drs Ahmad Dahlan, terkait solusi atas kehadiran taksi Blue Bird di Kota Batam. Namun sayang, dalam aksi kali ini, para sopir taksi tidak berhasil menjumpai Walikota Batam. Ada tiga opsi tuntutan yang disampaikan para sopir taksi kepada Walikota Batam, yakni; opsi pertama meminta keputusan persetujuan quota taksi untuk Blue Bird direvisi menjadi 75 unit. Perubahan ini dilakukan setelah dikoordinasikan dan disetujui oleh pihak Blue Bird, dimana pihak Blue Bird menyampaikan surat permohonan perubahan quota taksi kepada Pemko Batam. opsi yang kedua ialah, meminta pemerintah mencabut persetujuan/izin yang

diberikan kepada Blue Bird dan sekaligus menetapkan kuota Blue Bird adalah 75 unit. Pencabutan ini berdasarkan permintaan permohonan dari pihak organisasi pengemudi taksi Batam. Dan opsi ketiga, meminta Dishub untuk tidak mengizinkan penambahan jumlah taksi Blue Bird yang beroperasi melebihi dari kondisi 75 unit yang telah berjalan sekarang. Wujud dan sikap ini adalah dengan tidak menerbitkan surat perubahan sifat kendaraan (SPSK) untuk tambahan taksi yang dimohonkan oleh pihak Blue Bird sesuai dengan izin kuota mereka. Dalam aksi tersebut, para sopir taksi turut menyertakan mobil yang mereka kendarai. Ratusan mobil yang sehari-hari mereka operasionalkan, pada saat demo berlangsung terpaksa diparkirkan disepanjang kawasan engku Putri, Batam Centre. Praktis, kondisi tersebut menimbulkan kemacetan di

kawasan Engku Putri. Bahkan sepanjang demo berlangsung, kawasan yang menjadi pusat perkantoran Pemko Batam tersebut, tidak dapat diakses publik. Para pengendara yang ingin melalui kawasan Engku Putri, harus memutar ke jalur lain. Tidak itu saja, para warga atau konsumen taksi di Kota Batam, terpaksa harus kecewa, karena tidak dapat menggunakan jasa taksi yang selama ini mereka gunakan. Bahkan dari pantauan yang dilakukan, sejumlah pusat konsentrasi publik, seperti bandara, pelabuhan laut pusat perbelanjaan dan lainnya, dipenuhi oleh warga yang membutuhkan jasa angkutan taksi. Berlarut-larutnya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para sopir taksi di Batam, merupakan preseden yang tidak baik terhadap terhadap dunia investasi dan pariwisata di Kota Batam. Sudah dapat kita tebak, akibat aksi tersebut, bukan hanya

menimbulkan kerugian bagi para sopir taksi yang meng-gelar aksi demonstrasi, tetapi juga menimbulkan dampak kerugian yang lebih besar terhadap sektor lain. Sektor yang paling merasakan dampak diantaranya, sektor pariwisata; para wisatawan yang berkunjung ke Batam, akan terganggu kenyamanannya dengan persitiwa ini. Wisatawan dan transportasi, dalam hal ini armada taksi, adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Realita ini kita yakini akan berdampak terhadap tingkat kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam pada khususnya. Setidaknya, hal tersebut telah mendekati kenyataan. Dimana, berdasarkan data yang dirilis oleh pihak Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, sepanjang triwulan pertama, pada tahun 2014 ini, terdapat penurunan tingkat kunjungan

Wisman yang signifikan ke Batam dan Provinsi Kepri. Dan kita dapat menyimpulkan, bahwa salah satu penyebabnya, yakni karena ketidaknyamanan yang mereka peroleh, ketika berada di Batam. Disamping sektor pariwisata, investasi merupakan sektor yang paling rentan terkena dampak. Dengan aksi demo yang dilakukan para sopir taksi, semakin merepresentasikan, bahwa Kota Batam, memang sangat identik dengan kota demo. Sehingga, konsekwensinya para investor yang berniat untuk menanamkan modalnya di Kota Batam, akan mengurungkan niatnya. Kondisi ini, jelas merugikan kita semua. Terkait kondisi ini, kita meminta kepada Walikota Batam, para sopir taksi serta pihak terkait lainnya, untuk benar-benar dapat mencari solusi terbaik, dalam rangka memecahkan permasalahan

Kamis, 6 Maret 2014 ini. Walikota Batam, harus secepatnya mengambil langkah yang tegas dan jelas. Sehingga, apapun konsekwensi yang ditimbulkan dari langkah atau keputusan yang diambil, harus diterima. Dengan membiarkan permasalahan ini berlarut-larut, akan semakin memperparah keadaan. Apalagi kita ketahui bersama, dalam waktu dekat, Batam juga dipercaya menggelar iven berskala nasional dan internasional. Sebut saja pelaksanaan MTQ Nasional, pelaksanaan Multilateral Naval Exercise Komodo dan lainnya.

5

Jika permasalahan ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu dekat, kita meyakini hal ini akan berdampak terhadap suksesnya sejumlah kegiatan yang diadakan di Kota Batam. Dan jika ini terjadi, mubazir jika selama ini Walikota Batam beserta jajaran pemerintah provinsi Kepri, senantiasa melakukan sosialisasi kesejumlah daerah, dalam rangka mengkampanyekan dan mensosilisasikan pelaksanaan MTQ 2014 mendatang, yang diharapkan menjadi ivent MTQ tersukses sepanjang pelaksanaan MTQ di Indonesia. ***

C akap B ijak “SAKIT dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi Anda rasakan dalam semenit, sejam, sehari, atau setahun. Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya”

Lance Armstrong

Potret Parpol Pasca-Reformasi Di era reformasi hari ini, bangsa Indonesia dapat dikatakan setidaknya telah menemukan bentuk ideal pemerintahan modern yaitu pemerintahan demokrasi. Nilai-nilai demokrasi telah menjadi pondasi dasar dalam a rule of the game (aturan main) kehidupan berbangsa dan bernegara seperti adanya pengakuan terhadap kedaulatan rakyat, jaminan terhadap kemerdekaan dan kebebasan rakyat dalam menentukan preferensi sosial dan politiknya serta perlindungan terhadap hak asasi manusia. Demokrasi menuntut lebih dari sekadar pemilihan umum. Demokrasi yang mumpuni harus dibangun melalui struktur politik dan kelembagaan demokrasi yang bertumpu pada prinsip-prinsip meritokrastis. Sebagai mekanisme terbaik yang paling dipercaya untuk mengelola kehidupan bersama dalam masyarakat, demokrasi harus bersikap inklusif terhadap aspirasi-aspirasi yang hidup dan berkembang di dalam masyarakat. Mendirikan budaya demokrasi yang matang membutuhkan waktu yang panjang bertahun-tahun, dan bangsa Indonesia sedang baru saja memulainya. Eksistensi dan fungsi partai politik merupakan sesuatu yang niscaya dalam bangunan demokrasi modern. Partai politik disebut pilar demokrasi modern sebab melaluinya aspirasi dan tekanan perubahan sosial paling efektif disalurkan. Namun, menyimak tiga kali pemilihan umum di era Reformasi, Pemilu 1999, Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, proses demokratisasi masih memberikan catatan kentalnya warna elitisme dan oligarkisme dalam kinerja kepartaian di Indonesia. Dominasi elite partai dalam proses politik masih determinan ketimbang keputusan politik yang dihasilkan dari bekerjanya sistem dan institusi politik. Secara prosedural, bangsa Indonesia telah mengalami perubahan yang mendasar dalam sistem dan struktur politiknya seperti contoh pro-

DINAMIKA perpolitikan Indonesia pada masa-masa reformasi 98 yang ditandai dengan berakhirnya rezim orde baru merupakan babak baru di mana bangsa Indonesia mengalami transformasi sosial besar-besaran dalam struktur kehidupan kebangsaan dan kenegaraan, terutama perubahan pada struktur politik yang mana pada masa sebelumnya proses politik banyak terkooptasi oleh hegemoni kekuasaan rezim yang mengekang kebebasan dan kemerdekaan kedaulatan politik rakyat.

Oleh: Firman Firdhousi Fungsionari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 2013-2015 ses politik pada ranah pimpinan nasional, sistem politknya mengalami perubahan seiring dengan realitas perkembangan sosial dan politik bangsa Indonesia di mana masa jabatan kepala negara dibatasi sebanyak dua periode. Namun, suksesi politik yang terjadi di Indonesia hari ini, terutama proses politik pada ranah pimpinan nasional tidak mengalami perkembangan yang berarti bagi kemajuan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Selain itu juga, pada umumnya, partai politik sebagai poros utama yang menjembatani aspirasi dan tuntutan rakyat juga tidak menjaga relasi politik yang baik dengan para pemilihnya. Para anggota parleman merasa lebih dekat dan terikat pada partainya daripada dengan para pemilihnya, sehingga perilaku politik seperti itu dapat melemahkan kualitas dukungan politik konstituen. Maka tidak jarang bila masyarakat semakin tambah apatis dan memberikan pandangan minor terhadap partai politik karena para politisi dalam upaya kerja-kerja politiknya hanya mengejar jabatan politik saja. Kelemahan partai politik makin tampak dari pola kerja kepartaian yang lebih cenderung sebagai struktur politik untuk menggendalikan dan mengorganisir kelompok massa tanpa ada upaya memperkuat kesadaran pendidikan politiknya. Ditambah lagi dengan faksionalisasi aliran partai-

partai politik yang berdasar atas dikotomi pelbagai ideologi yang melekat pada azaz masing-masing partai politik, sehingga partai politik banyak disibukkan oleh drama politik yang miskin tawaran solusi atas pelbagai persoalan yang mendera kehidupan rakyat sehari-hari. Partai-partai politik tidak pernah berfokus menawarkan kebijakan yang jelas dan kongkret. Para elit partai politik justru terjebak dalam pelbagai praktik perselingkuhan politik seperti kolusi, korupsi dan nepotisme dalam penyelenggaraan kekuasaan. Singkatnya, partai politik di Indonesia lebih berorientasi pada penjaringan massa an sich ketimbang konsisten menawarkan program. Di sinilah terlihat bahwa dinamika kepartaian di Indonesia saat ini memberikan kesan hanya mengejar kekuasaan semata tanpa memperdulikan the politics of basic needs (kebutuhan dasar hidup) rakyat. Peringatan bagi partai-partai politik bahwa mereka masih jauh dari visi menawarkan program dan orientasi kebijakan. Bahkan dalam kancah perubahan struktur politik di Indonesia, partai-partai politik hanya memberi sedikit dorongan untuk perubahan dan kemajuan. Buruknya kualitas demokrasi di Indonesia juga disuramkan oleh dinamika euforia politik yang mengarah pada anarkisme dan konflik sosial. Hingga kini Indonesia masih menghadapi berbagai konflik.

K olom Publik (Bagian Pertama) SALAH satu hikmah menjadi amil adalah kunjungan ke masjid-masjid, baik untuk presentasi program atau diskusi informal tentang aspekaspek pengelolaan zakat atau sekedar menumpang sholat. Selama kunjungan itu saya bisa mengamati bentuk dan ornamen masjid. Beberapa masjid memiliki bentuk yang sangat indah, beberapa begitu megah, beberapa dengan lingkungan yang asri, beberapa

Krisis Identitas dengan pengerjaan detil yang begitu mengagumkan, beberapa yang lain dengan bentuk dan keadaan yang umum. Mayoritas masjid menampilkan visi pendidikan – beberapa sangat berhasil dengan mutu yang sangat membanggakan, beberapa berkembang dengan usaha & ekonomi sebagai cirinya, satu masjid terbaru menyuguhkan konsep wisata,

Partai politik sebagai media perekat kehidupan sosial masih terlihat gamang dalam memainkan fungsi dan peranannya. Bahkan, partai politik menjadi sumber utama berbagai konflik di akar rumput, akibat dari pertarungan yang dilakoni para elit politiknya demi kepentingan politik. Tawaran kebijakan desentralisasi yang menjadi salah satu agenda reformasi untuk mengakarkan dan memperkuat demokrasi di daerah masih belum menjawab harapan dan tuntutan rakyat. Terjadinya berbagai perubahan praksis politik dan ketatanegaraan selama lebih dari 12 tahun ini pasca reformasi yang kesemuanya dicapai lewat suatu proses yang demokratis merupakan bagian penting akan lancarnya konsolidasi demokrasi. Namun, dalam perjalanannya, idealita politik terkadang tidak berbanding lurus dengan realitas politik, kecenderungan praktik demokrasi di Indonesia sejauh ini hanya sebatas kulit luarnya saja. Memang secara prosedural, ciri-ciri praktik demokratisasi memang telah dilakukan dalam proses penyelenggaraan kekuasaan politik di Indonesia. Namun, secara substansial capaian proses demokratisasi belum mencerminkan hakikat demokrasi itu sendiri. Secara konseptual, idealnya partai politik sebagai penyokong infrastruktur politik memiliki peranan yang signifikan untuk membangun ke-

adaban politik Indonesia. Hal tersebut dapat terwujud bilamana partai-partai politik dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik dan benar. Menjelang momentum pemilihan umum 2014, hirukpikuk politik nasional mulai menarik pelatuknya perlahanlahan. Tampak sekali bahwa partai politik memang ditakdirkan dengan maksud dan tujuan merebut, memperluas dan mempertahankan sebuah kekuasaan. Padahal menjadi penting untuk dipahami bahwa eksistensi partai politik tidak hanya memikirkan persoalan kekuasaan semata. Tapi, partai politik memiliki fungsi dan peran untuk perwujudan terhadap kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Melihat realitas konstelasi perpolitikan seperti ini setidaknya ada tiga hal yang men-dasar dan penting untuk diperbaiki sebagai langkah awal dalam upaya dan usaha mewujudkan proses demokratisasi politik yang qualified sehingga fungsi dan peran partai politik dalam setiap proses politik dapat menghasilkan kemajuan terhadap demokrasi sesuai dengan harapan publik: Pertama, memperketat proses seleksi dan menetapkan standarisasi kualifikasi minimal dari setiap rekrutmen kader politik, Kedua, merumuskan aturan main AD/ ART yang ketat dalam kelembagaan politik sehingga dapat menutup ruang gerak praktik politik uang dan tindakan-tindakan manipulatif yang lain, Ketiga, memberikan ‘pen-didikan politik’ yang masif baik dikalangan masyarakat politik itu sendiri maupun di masyarakat pada umumnya. Apabila rumusan penentuan aturan main di atas dapat berjalan dengan baik dan benar, maka maturitas demokrasi sebagai agenda besar reformasi dapat segera terwujud di Republik ini, sehingga cita-cita luhur bangsa sebagaimana yang telah dirumuskan oleh para the founding fathers dapat segera tercapai yaitu mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. ***

Oleh: Bimo T. Prasetyo, Direktur Operasional Nurul Islam Group

beberapa menggunakan kesenian Islam sebagai warnanya, beberapa berfokus sebagai masjid transit, beberapa memperkuat layanan social melalui ZISWaf, beberapa masih berjuang menemukan tempatnya. Sebagian masjid tengah berjuang sangat keras untuk mewujudkan bentuk fisiknya,

beberapa berpacu mengembangankan sarana-sarana pendukung, beberapa berfokus pada kesempurnaan bentuk. Sebagian masjid terengah-engah menjaga kasnya, beberapa seperti tidak memiliki masalah finansial. Sebagian masjid menyisakan ratusan ribu – jutaan rupiah di saldonya, beberapa menyimpan belasan juta, beberapa mengumumkan angka puluhan kepada jamaah-

nya. Beberapa masjid memiliki 2 atau lebih shof jamaah subuh, beberapa masih dikisaran 1 shof, mayoritas berjuang untuk memenuhi shof satu-satunya. Beberapa nampak serasi dengan jamaahnya, mayoritas memiliki ukuran yang lebih besar untuk jumlah jamaah sholatnya, beberapa nampak jauh terlalu besar, beberapa nampak menjadi terlalu mewah ***

“ALASAN kenapa seseorang tak pernah meraih cita-citanya adalah karena dia tak mendefinisikannya, tak mempelajarinya, dan tak pernah serius berkeyakinan bahwa citacitanya itu dapat dicapai”

Dr Denis Waitley

M enyanyah Mendadak Mafia

Sofyan Wartawan Haluan Kepri LINGKUNGAN sangat mempengaruhi karakter seseorang. Sebaik apa pun dia, ketika berada di lingkungan yang tidak baik maka orang tersebut akan ikut-ikutan menjadi orang tidak baik. Begitu juga sebaliknya, sejahat-jahat manusia ketika dia berada di lingkungan orang baik, lambat laun dia akan berubah menjadi baik. Begitu lah dahsyatnya betapa lingkungan itu sangat mempengaruhi karakter dan sifat seseorang. Saya teringat kisah hidup seorang teman yang sejak kecil selalu didik dengan baik oleh orang tuanya. Kepadanya, tidak hanya ditanamkan norma-norma agama, tetapi juga ajarkan etika dan sopan santun kepada orang tua. Karakter tersebut terus terbentuk hingga dia beranjak dewasa. Di lingkungan tempat tinggalnya, ia dikenal sebagai anak baik. Setelah tamat kuliah, teman saya itu kemudian melamar menjadi PNS dan lulus. Ia pun bekerja di salah satu instansi pemerintah dengan pangkat yang disesuaikan

dengan jenjang pendidikannya. Tahun-tahun per tama bekerja, ia masih menunjukan karakter sebagai orang baik. Jujur, rajin, patuh dan loyal terhadap atasan. Tapi memasuk i tahuntahun berikutnya, lingkungan tempatnya bekerja mulai mempengaruhi karakternya. Sikap jujur yang selama ini diperlihatkannya mulai hilang perlahan-lahan dan berganti dengan sikap dusta. Jika selama ini ia merasa cukup dengan apa yang diterimanya mulai berubah menjadi orang yang tamak. Sudah berani korupsi dan menyuap orang-orang yang menggangu jabatannya. Tak malu menjilat atasan demi untuk mempertahankan jabatan. Katanya, tak ada jalan lain selain mengikuti arus. Kalau ia tetap dengan karakternya dulu sebagai orang baik, ia pasti akan dikucilkan tempat-temannya di kantor tempatnya bekerja. Karena dianggap tak bisa diajak kompromi. Maka dari itu, ia tidak mau menjadi orang yang melawan arus. Toh, mengikuti arus tak membuat kariernya stagnan. Justru malah sebaliknya, kariernya melesat bak meteor. Orang-orang seperti teman saya itu, cukup banyak kita temui di lingkungan sekitar kita. Kadang-kadang kita kasihan juga melihatnya. Dalam hati kita bertanya, kenapa dia harus berada di lingkungan orangorang yang tidak mendukung karirnya. Mengapa pula ia berada di lingkungan orang-orang yang membuat sikapnya berubah 180 derajat. ***

√ Gudang Senjata TNI AL Meledak - Katanya ngak ada sabotase, apa benar? √ KPK Sorot Pertambangan di Kepri - Yang beri izin juga harus disorot pak! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Zikri


CMYK

Meranti

Kamis, 6 Maret 2014

6

DPRD Riau Apresiasi Pemkab Meranti Timah di Meranti Jadi Kebanggaan Riau SELATPANJANG (HK) — Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti atas launching timah perdana di Pulau Topang, Selasa (4/3/) lalu. Johar berkesempatan hadir dalam acara tersebut, tertegun melihat batangan logam timah yang siap di ekspor. Ruslan Liputan Meranti “Selama ini kita tidak pernah mendengar ada timah di perut Riau ini. Tapi ternyata di Kabupaten Kepulauan Meranti tersimpan potensi alam yang selama ini tersimpan di perairan pulau Topang. Apa yang telah diusahakan Bupati Ke-

pulauan Meranti saya sangat mengapresiasi. Pada masa kepemimpinannyalah potensi timah ini terangkat ke permukaan bumi,” ujar Johar ketika berada di areal dapur peleburan timah PT Wahana Parkit Jaya di Pulau Topang saat itu. Menurutnya, produksi timah pulau Topang ini tak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Kepulauan Me-

ranti. Namun turut menjadi kebanggaan Riau. “Ini akan menjadi kebanggaan kita semua, karena Riau khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat sebagai salah satu pengekspor timah di Indonesia,” ucapnya. Terlebih lagi, lanjut Johar, kualitas timah di Topang itu, merupakan kualitas timah terbaik. “Dari informasi yang dipaparkan oleh perusahaan maupun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, bahwa timah kita termasuk kategori kualitas timah terbaik, kadar standar nasional yang merupakan kualifikasi untuk timah dari pengolah yang sudah melalui standar nasional yaitu mencapai 99,994 persen. Angka melampaui kadar timah di Bangka Belitung yaitu 99,90 persen,” sebut Johar. ***

TIMAH BATANGAN — Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus bersama Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir sedang melihat-lihat timah batangan yang siap ekspor. Sejauh ini pihak Provinsi Riau mengaku belum tahu bila Meranti menghasilkan produk timah dengan kualitas nasional. RUSLAN/HALUAN KEPRI

Sehari, Produksi Sampah di Selatpanjang 8-10 Ton SELATPANJANG (HK) — Kepala Dinas Pasar- Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Teddymar mengatakan produksi sampah di Selatpanjang perhari rata-rata mencapai 8 hingga 10 Ton. Angka itu dalam kondisi normal. Jika pada perayaan hari keagamaan seperti hari raya Idul Fitri atau Tahun Baru Imlek, angka itu bisa mencapai 12 ton/ hari, bahkan bisa lebih. "Produksi sampah itu diperoleh dari beberapa pasar yang ada, yakni pada Pasar Sandang Pangan, Pasar di Jalan Pelabuhan dan Pasar Pagi di Jl Banglas dan Jalan Imambonjol,”ujar Teddymar di Selatpanjang, Selasa (04/03) lalu.

Dijelaskannya adapun armada kebersihan yang dimilikinya saat ini yakni kenderaan gerobak Bajai 15 unit, truck angkutan sampah dan mobil pik up sebanyak 7 unit, dengan tenaga kebersihan sebanyak 400 personil. Dimana 275 diantaranya bekerja di pusat kabupaten atau ibukota Kecamatan Tebingtinggi. Sebab umumnya produksi sampah terbesar terdapat di Selatpanjang. Sedangkan petugas sampah dimiliki sebanyak 275 personil yang mengerjakan berbagai pekerjaan rutin setiap harinya mengangkut sampah. Seperti tukang sapu jalan, penggali parit atau saluran yang tersumbat, dan tenaga

di bagian pertamanan, maupun personil yang bekerja pada angkutan truck sampah setiap harinya itu. Sementara sebanyak 125 tenaga lainnya ditempatkan di berbagai kecamatan. Baik sebagai tenaga pengawasan atau pengelola pasar, maupun tenaga kebersihan termasuk bidang pertamanan. Diharapkan Teddy, kepada masyarakat jangan melihat jumlah personil yang akan melakukan pembersihan sampah setiap harinya di Selatpanjang. Namun seluruh masyarakat diharapkan agar dapat membantu tugas kebersihan tersebut. Jika dibanding dengan jumlah masyarakat yang memproduksi sampah se-

tiap harinya, sangat tidak sebanding dengan jumlah tenaga kebersihan itu. Untuk itulah diharapkan agar seluruh masyarakat dapat membantu upaya kebersihan yang akan kita galakkan itu. Artinya jika kebersihan itu hanya dibebankan kepada petuga kebersihan saja, maka kebersihan itu akan sulit didapatkan. "Kalau masyarakat tetap membuang sampah secara sembarangan, maka 10 ribu orangpun pertugas kebersihan yang kita miliki tidak akan mampu membuat bersih kota kita ini. Untuk itu kita sangat berharap kepada para orangtua, kepada kalangan pendidik di sekolahan agar sejak dini

CMYK

dapat mengajarkan kepada anak-anak kita untuk berprilaku teratur dan tertib," jelasnya. Teddy tidak terlalu berharap masyarakat sendiri yang akan mengantarkan sampah ke TPA, namun hanya berharap agar masyarakat yang memproduksi sampah tersebut dapat menaroknya di tempat-tempat yang tekah disediakan. Dan jikapun tempatnya masih belum tersedia, diharapkan agar sampah itu dimasukkan ke dalam kentong plastik lalu diikat agar jangan tumpah atau beserakan di jalan. Lantas ditarok pada tempat yang akan di lintasi truck pengangkut sampah itu. (hmg)

Editor: Arment, Layouter: Zikr i Karisma


Sambungan

Kamis, 6 Maret 2014

2 Bulan, Utang Indonesia Naik Rp82 T JAKARTA (HK) — Dalam dua bulan pertama tahun 2014 ini, jumlah utang luar negeri Indonesia melonjak cukup tinggi. Berdasarkan data Bloomberg, data ULN dalam bulan Januari dan Februari 2014 bertambah 7,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp82 triliun. Rinciannya, pemerintah 4 miliar dollar AS yang berasal dari penerbitan global bond pada awal tahun dan utang swasta 3,2 miliar dollar AS. Utang swasta terbesar datang dari perusahaan taipan milik Chairul Tanjung atau yang dikenal dengan panggilan CT. Pemilik CT Corporate ini tercatat memiliki utang mencapai 2,9 miliar dollar AS dari sindikasi perbankan. Jika ditarik ke belakang, utang LN sektor swasta terus meningkat porsinya. Berdasarkan data yang dirilis Bank Indonesia (BI), porsi utang swasta di 2013 mencapai 53,21 persen atau naik menjadi 140,51 miliar dollar AS. Sebelumnya di 2012, porsi utang swasta 126,25 miliar dollar AS atau sebesar 50 persen dari total utang. Ekonom Samuel Asset Manajemen, Lana Soelistianingsih menilai, kenaikan pada utang sektor

swasta merupakan hal yang sahsah saja. Namun, Bank Indonesia (BI) dan pemerintah harus waspada kalau ada perusahaan yang pendapatannya dalam rupiah lalu berutang dalam dollar. Lana menyatakan, jika perusahaan yang pendapatan dan utangnya sama-sama dalam dollar AS tidak jadi masalah karena sudah terjadi hedging alias lindung nilai secara alamiah. Swasta harus punya hedging untuk mengamankan risiko dari nilai tukar. Di sisi lain harus ada batasan seberapa besar perusahaan swasta bisa berutang. "Tiga kali dari modal yang dia punya. Tidak bisa lewat," ujar Lana, Rabu (5/3) di Jakarta. Jika batasan itu terlewati, dikhawatirkan utang tadi akan berada di luar kontrol perusahaan. Sebab, utang di luar bank tidak ada yang mengatur. Menurut Lana, seharusnya swasta mempunyai deposit valuta asing (valas) dalam negeri sebesar tiga kali lipat dari bunga dan cicilan pokok. Kalau ada kondisi krisis di dalam negeri maka deposit tersebut bisa digunakan. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI)

mencatat rasio Utang Luar Negeri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kenaikan dari 28,7 persen pada triwulan empat 2012, menjadi 30,2 persen pada triwulan empat 2013. Atau sebesar USD264,1 miliar, naik 4,6 persen dalam setahunan dari USD252,4 miliar. Direktur Eksekutif Statistik BI, Hendi Sulistiowaty mengatakan, kenaikan tersebut disebabkan masih positifnya aliran masuk ULN untuk mendukung pembiayaan kegiatan ekonomi di Tanah Air, yang tumbuh sebesar 5,78 % dalam setahunan. Secara nominal, posisi ULN Indonesia sebesar USD264,1 miliar pada Desember 2013, yang terbagi dari ULN sektor publik sebesar 46,8 % dan ULN sektor swasta 53,2 %. “Perlambatan pertumbuhan ULN juga tergambar pada dinamika setiap triwulan selama 2013. Pada triwulan satu 2013, pertumbuhan ULN masih tercatat 11,2% (yoy), namun kemudian tumbuh dalam tren melambat menjadi 8,0% (yoy) pada triwulan dua 2013, 7,0% (yoy) pada triwulan tiga 2013, dan 4,6% (yoy) pada triwulan empat 2013,� ujar Hendi. (kcm)

cul saat syuting di lapangan, namun tidak mengurangi perasaan bahagianya. "Kangennya lebih

kepada hidup yang rutin kayak rutinitas. Tapi inginnya masih di sana," katanya. (kpl)

meter, gudang sudah meledak," kata seorang anggota TNI AL yang enggan menyebutkan namanya. Katanya, akibat ledakan di gudang amunisi banyak juga proyektil dan pecahan proyektil yang beterbangan. "Kami memilih tiarap," ujarnya lagi. Terpisah, Direktur Utama PT Pelindo II (Persero), Richard Joost Lino, mengatakan ledakan gudang amunisi tersebut ikut merusak sebagian properti perseroan. Menurut Lino, sebuah kepala mortir dari gudang amunisi Kopaska mengenai gudang 007 milik Pelindo II. "Tidak ada korban, hanya kerusakan kecil," katanya. Namun, Lino mengatakan insiden ini tidak mengganggu pelayanan pelabuhan. Kegiatan di pelabuhan berlangsung seperti biasa, meskipun ada gudang yang rusak. Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Sahat Simatupang, mengatakan sempat mendengar ledakan keras saat menggelar rapat di kantor kepanduan. Ternyata, kata dia, lokasi ledakan terletak di Pulau Pondok Dayung yang berjarak sekitar 100 meter dari Dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain gudang 007, ledakan juga merusak gedung Pelindo II di Jalan Pasoso, Tanjung Priok, yang berjarak 1,5 kilometer dari barat daya lokasi kejadian. Menurut karyawan Quality Assurance Pelindo II, Yudho Satrio, ledakan disertai dentuman yang nyaring disusul gelombang kejut. Asap hitam tebal terlihat mem-

bumbung dari lokasi kejadian. "Angin menggoyang jendela, memecahkan kaca, dan merontokkan plafon gedung," ujarnya. Menurut Yudho, aktivitas karyawan sempat terhenti setelah ledakan itu. Namun, hal itu tak berlangsung lama karena karyawan bisa menjalankan lagi tugasnya seperti semula. Yudho mengatakan jaringan Internet dan komunikasi tidak terganggu. Informasi di lokasi menyebutkan, terdapat 10 gedung yang rusak akibat ledakan itu, termasuk satu gudang amunisi yang disinyalir menjadi sumber ledakan. Sementara, satu regu Polisi Militer TNI AL berjumlah 12 orang telah mengambil alih penjagaan di sekitar gudang amunisi. Personel PM yang di bawah komando seorang letnan satu itu masih menetralisir sekitar lokasi ledakan dan menjaga ketat di gerbang Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Lantamal III, Pondok Duyung. Pangkalan satuan TNI AL itu dipisahkan alur laut selebar 100 meter dari Markas Komando Pasukan Katak TNI AL kawasan barat, di "pulau" Pondok Dayung. Di "pulau" itulah terdapat gudang senjata dan amunisi yang meledak sekitar pukul 10.25 WIB Rabu ini. Aktivitas penyeberangan ke sekitar lokasi ledakan di Pondok Duyung dihentikan. Dari batas akses yang dibolehkan untuk warga sipil di lokasi itu, genteng bangunan dan perkantoran yang berada di depan lokasi ledakan hancur lebur. (ant/tmp)

Jaya. Kelima perusahaan tersebut masih aktif beroperasi. "Jadi data di KP2KE Tanjungpinang hanya ada lima perusahaan, sedangkan dari lima perusahaan tersebut IUP-nya ada yang akan berakhir ada tahun 2014 dan ada yang tahun 2015 mendatang. Sementara data yang di KPK ada 16 perusahaan itu sudah termasuk dengan yang tidak aktif atau telah habis IUP-nya," katanya. Dikatakan, setelah dicek sepintas di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, ternyata UIP beberapa perusahaan yang datanya ada di KPK, sudah mati. Selain itu juga ada yang tercatat dua kali. "Hal ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan Kementerian ESDM untuk kepastian perusahaan pertambangan di Tanjungpinang ini. Dan akan menyampaikan justifikasi ke ESDM, kenapa IUP yang telah mati lama dan sudah ada SK-nya masih terdata di ESDM. Ini akan disampaikan kepada mereka nantinya, agar lebih jelas kepastiannya berapa banyak sebenarnya perusahaan tambang ini," kata Zulhidayat. Kata Zulhidayat, seharusnya KPK datang ke daerah ini sejak dulu-dulu untuk mengecek persoalan pertambangan. Dengan demikian, aktivitas pertambangan di daerah ini bisa berjalan lebih baik. Karena itu, dalam pertemuan dengan KPK, disepakati akan ada rapat rutin terkait pertambangan tiga tahun sekali. "Sekarang memang sudah bagus, tetapi kalau dari dulu dilakukan ini maka saat ini pastinya lebih baik lagi," katanya. Soal isi rapat, Zulhidayat mengatakan, membahas tentang peri-

zinan hingga penjualan hasil tambang. "Jadi semua aspek dibahas dalam rapat tadi baik pertambangan, kuaota yang telah dieksplorasi dan pascatambang dan reboisasi. Selain dibahas juga terkait pelabuhan pengangkutan barang hasil pertambangan, royaliti, pajak dan lainnya. Semua pokoknya dibahas dari A sampai Z agar lebuh sempurna," terangnya. Kata Zulhidayat, masalah pertambangan di daerah ini, Dinas KP2KE Tanjungpinang telah lama melakukan kajian dan melakukan koordinasi dengan pihakpihak terkait, di antaranya Kantor Bea Cukai. Terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri, Raja Herry Muhrizal menjelaskan, kedatangan tim KPK ini dalam rangka untuk melakukan road show terkait pertambangan. Kata dia, hal ini bukan cuma dilakukan di Provinsi Kepri tapi juga di daerah lain di Indonesia. "Jadi road show KPK ini dilakukan di seluruh daerah di Indonesia yang memiliki pertambangan. Yang datang dari KPK dipimpin langusng oleh Wakil KPK, Bambang Wijanarko dan juga dengan tim KPK lainnya," jelasnya. Raja Herry menambahkan, rencananya hari ini, Kamis (6/3) tim KPK akan menggelar pertemuan dengan Gubernur Kepri H Muhammad Sani juga dengan bupati dan walikota se-Kepri di Aula Kantor Gubernur Lama di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang. "Selain itu, KPK juga mengundang intansi terkait lainnya. Hari ini (Kamis) KPK dan Gubernur juga akan menggelar konperensi perss terkait ini" katanya. ***

Dari Halaman 1

Lupa Rumah kultur dan budaya di sana," ungkapnya. Perasaan kangen disadari mun-

Dari Halaman 1

Duarr! Semua "Ledakannya terjadi sampai tiga kali," kata Hasanudin (40), seorang saksi mata yang sedang bekerja memperbaiki kapal di dekat lokasi kejadian, Rabu (5/2) sekitar pukul 10.20 WIB. Menurut dia, ledakan itu terdengar keras sekali. Telinganya terasa berdengung. "Jarak saya saat itu 100 meter dari lokasi. Saya di atas kapal sedang melakukan perbaikan," ujarnya. Karena kaget, dia melihat ke arah ledakan. Ledakan itu, kata Hasanudin, membuat orang kocarkacir. Orang yang berada di Pondok Dayung dan di atas kapal sampai tiarap agar tidak terkena semburan proyektil dari gudang amunisi itu. "Orang pada berlarian menjauhi lokasi seusai ledakan pertama. Mereka luka-luka. Ada juga yang kehilangan anggota badan. Dari gudang terlihat api berkobar," katanya. Sementara itu, pantauan di lapangan diketahui bahwa para anggota TNI AL yang menjadi korban, umumnya mendapat luka di leher, dahi, dan kepala. Hingga tadi malam, 86 personel TNI AL dilaporkan terluka dan satu orang meninggal. Seorang anggota TNI AL yang turut menjadi korban mengatakan, ledakan dipicu oleh percikan api dari gudang amunisi. Puluhan anggota TNI AL ini pun segera memadamkan api. Sebelum api padam, alarm bahaya berbunyi. Mereka diperintahkan menjauh dari lokasi. "Baru berlari tiga sampai lima

Dari Halaman 1

KPK Sorot Kepala Bidang Pertambangan Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Kata dia, tim KPK sudah datang ke kantor KP2KE dan menanyakan informasi perihal pertambangan di Kota Tanjungpinang. "Tim KPK menayakan datadata dan juga menanyakan berapa banyak perusahaan yang melakukan pertambangan di Kota Tanjungpinang. Data dari kita hanya ada lima perusahaan yang memiliki Ijin Usaha Pertambangan (IUP). Namun dari pihak KPK sendiri tercatat ada 16 perusahaan," katanya di Tanjungpinang, Rabu (5/2). "Kemungkinan, ada kesalahan data dalam hal ini. Kita telah menjelaskan dan mencocokkan data kepada mereka. Memang ada sejumlah perusahaan yang IUPnya sudah mati, namun masih tercatat di KPK dan itu tidak menjadi masalah. Kita tetap akan menindaklanjuti data-data yang disampaikan oleh pihak KPK ini," sambung Zulhidayat. Menurut dia, kedatangan KPK ke daerah ini dirasakan sangat membantu KP2KE. "Kami sangat mendukung betul langkah yang diambil KPK terkait pertambangan ini. Sebenarnya niat KPK dan niat kita sama dalam hal ini. Justru KPK sangat membantu kita. Saya pikir sangat selaras dengan tugas dan dapat membantu kami," ujarnya. Lanjut Zulhidayat, perusahaan tambang yang masih memiliki IUP sampai saat ini di antaranya PT Antam Resesindo, PT Kereta Kencana Bangun Perkasa, PT Lobindo Nusa Persada, PT Indah Purnama Panjang dan PT Telaga Bintan

Dari Halaman 1

"Harimau Malaya Malaysia bukan tanpa peluang, pada menit ke-31, tendangan pemain Harimau Muda, Ikhwan hampir menyamakan kedudukan. Beruntung tendangan keras tersebut masih membentur mistar gawang Indonesia. Setelah unggul satu gol membuat serangan Indonesia semakin gencar ke pertahanan Indonesia. Jelang babak pertama usai, tepatnya menit ke-40, Agung Supriyanto mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Fandi Eko Utomo di dalam kotak penalti. Di paruh kedua, permainan

dari tim tamu Malaysia mulai membaik. Sepuluh menit babak kedua berjalan, para pemain Harimau Muda justru lebih sering memberikan tekanan kepada pertahanan Garuda Muda. Pada menit ke-70, giliran Indonesia yang kembali memberikan tekanan para Malaysia. Berawal dari sebuah kesalahan kiper Malaysia, Bayu Gatra berhasil memberikan umpan silang kepada Fandi Ahmad yang berada di depan gawang. Sayang sundulan Fandi Ahmad masih melambung dari gawang Malaysia yang telah ditinggalkan kipernya tersebut. Malaysia semakin tak berdaya

jelang pertandingan berakhir. Tepatnya pada menit ke-87, Indonesia sukses menambah gol lewat eksekusi penalti Bayu Gatra. Penalti tersebut diberikan setelah pemain Malaysia menghadang penetrasi Bayu Gatra tepat di garis penalti. Tanpa cela, Bayu Gatra mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Skor 3-0 ini pun bertahan hingga pertandingan usai. Kemenangan ini sekaligus menjadi debut gemilang Aji Santoso sebagai pelatih timnas U-23 yang baru, menggantikan Rahmad Darmawan. Hasil ini juga menjadi modal bagus untuk menyongsong Asian Games 2014. (bln)

lokasi hutan terbakar itu," kata Nur Patria Kurniawan yang terjun ke lokasi kebakaran di Seiharapan. Dia juga menyebutkan pihak Bridalkarhutla Manggala Agni ini dalam memadamkan api tidak membawa air melainkan membawa mesin penyedot air. Berbeda dengan mobil PBK BP Batam, yang membawa air untuk memadamkan kebakaran, jika pihaknya mencari sumber air untuk menyiram api yang membakar hutan. "Mesin menyedot air yang kita miliki 15 menit bisa menghabiskan air dua unit tangki air mobil PBK BP Batam. Jadi dalam memadamkan api, kita mencari sumber air bukan membawa air," terangnya. Kata dia, dari data yang dimiliki, paling banyak hutan lindung yang terbakar dibandingkan hutan konservasi. Dan dalam tugasnya, pihaknya mengutamakan dulu untuk memadamkan hutan konservasi yang terbakar. Sementara di kawasan hutan dekat Bandara Hang Nadim, Rabu sekitar pukul 13.00 WIB. Di sini, diperkirakan luas hutan yang terbakar mencapai lima hektar. Kebakaran juga sempat menimbulkan kecemasan warga Perumahan Permata Bandara Regency karena tiupan angin yang kencang membuat api mengarah ke perumahan tersebut. Beruntung, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas sempat kewalahan melakukan pemadaman dikarenakan titik api pecah di berbagai titik. Kondisi dipersulit dengan angin

yang bertiup kencang sehingga api cepat menyebar. Petugas pemadam kebakaran Bandara Hang Nadim yang tidak sanggup lantas meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Nongsa, Punggur dan Batuampar. Charles Simamora, seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan, lahan yang terbakar sekitar lima hektar. Petugas harus mengisi air ke mobil tangki hingga lima kali untuk memadamkan api. "Petugas PMK dari bandara tadi ngontak. Kami langsung meluncur. Lahan yang terbakar kirakira seluas lima hektar. Namun apinya pecah, jadi agak sulit dipadamkan," kata Charles. Lokasi lahan yang terbakar berada di hutan pinggir jalan sekitar 1 KM dari simpang bandara arah Batu Besar. Dari bandara sendiri, lahan yang terbakar ini kira-kira berjarak 1 KM dari hanggar baru Lion Air. Warga perumahan Permata Bandara, Zainal mengatakan kirakira pukul 13.00 WIB, ada anakanak yang pulang sekolah mengatakan ada api di semak seberang jalan perumahan. "Anak-anak SD tadi yang bilang, ada api di situ. Waktu itu apinya masih kecil, tapi tiba-tiba saja sudah membesar dan menyebar," katanya. Sejauh ini, kebakaran tersebut belum mempengaruhi jarak pandang hingga mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim. (cw71/cw81)

Dari Halaman 1

Sudah 300 "Paling besar hutan lindung terbakar di wilayah Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk. Untuk penyebabnya, kita belum tahu apakah disengaja atau terbakar sendiri," katanya. Kemarin, si jago merah mengamuk di sejumlah titik. Kebakaran besar terjadi di kawasan hutan lindung di Seiharapan, Kecamatan Sekupang dan kawasan hutan di Bandara Internasional Hang Nadim, Kecamatan Nongsa. Di Seiharapan, api yang melalap hutan menimbulkan api besar dan asap tebal yang membumbung ke angkasa. Pemandangan itu sempat menarik perhatian sejumlah pengendara yang melintas di wilayah tersebut. Nur Patria Kurniawan, Kepala Seksi Konsevasi wilayah II, Balai Koservasi Sumber Daya Alam (KSDA) mengatakan, petugas dari Brigadir Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Bridalkarhutla), dan Penanggulanan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam tidak bisa masuk ke titik api. Karena mobil pemadam kebakaran tak bisa mendekat, maka petugas pun dibuat kerepotan. Belum lagi berhasil memadamkan api, petugas kembali mendapat laporan telah terjadi kebakaran di hutan lindung dekat kawasan Bukit Mata Kucing. "Kita sulit masuk. Apalagi mobil PBK BP (Badan Pengusahaan) Batam, padahal kita mau masuk dengan membawa mesin penyedot air. Kalau pakai perahu karet mungkin baru bisa kita nyebrang ke

Dari Halaman 1

Gudang Senjata Semua korban cidera kini telah dievakuasi ke beberapa tempat terpisah. Yaitu, Rumah Sakit TNI AL Dr Mintohardjo, RS Sukmul Jakarta Utara (26 orang), RS Port Medical Center Jakarta Utara (35 orang), ruang darurat Dinas Kesehatan Komando Lintas Laut Militer (Diskes Kolinlamil), dan RSUD Koja Jakarta Utara. "Sementara, bangunan tempat penyimpanan amunisi tersebut kini dalam kondisi 90 persen rusak,� ujarnya. "Ledakan terjadi sekitar 10.25 WIB," katanya. "Pulau gudang amunisi itu memang terpencil, dari darat masih terlihat namun tetap harus menyeberang memakai perahu untuk bisa ke sana. Masih dalam penyelidikan untuk menelusuri kronologi yang sebenarnya," sambung Untung. "Namun saya tidak bisa merinci tipe, jenis, dan jumlah persenjataan serta amunisi yang disimpan di sana. Yang jelas tidak ada torpedo karena Kopaska TNI AL tidak memakai torpedo." Di sekitar lokasi itu, terdapat markas satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar TNI AL. Untuk menuju markas komando itu, pengunjung harus memakai perahu penyeberangan yang beroperasi tiap hari. "Mereka (korban) segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat, semuanya personel kami," kata Untung. Dia menyatakan, semua personel TNI AL itu merupakan personel yang bertugas di beberapa unit setempat, di antaranya Komando Pasukan Katak Koarmabar TNI AL. Sejak ledakan itu terjadi, kawasan itu dinyatakan tertutup. "Diduga karena hubungan pendek listrik, kami masih mengembangkan penyelidikan," kata dia. Sampai saat ini, kata dia, percikan-percikan api masih ada dari titik kejadian sehingga kawasan itu secara keseluruhan ditutup. "Jangan mendekat dulu, ini masih dalam pengamanan dan ini bukan kebakaran biasa," kata dia. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto meminta kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Marsetio untuk membentuk tim pencari fakta. "Segera bentuk tim fact finding," katanya. Ia mengatakan hal utama yang harus dilakukan saat ini adalah menyelamatkan para prajurit yang

7

terkena serpihan ledakan. "Yang terpenting tangani dulu korban," Djoko tak mau mengambil kesimpulan sementara terkait penyebab ledakan tersebut. Menurutnya, penyelidikan sedang dilakukan. "Tidak boleh menduga-duga sebelum ada hasil penyelidikan dengan tuntas," katanya. Ledakan di gudang amunisi itu juga merusak Kantor Polisi Air Polda Metro Jaya dan melukai seorang polisi. "Plafon rusak, dan kaca-kaca pecah karena kantor yang lokasinya dekat sama gudang itu " kata Direktur Polisi Air Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Makhruzi, Makhruzi, di Jakarta. Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengatakan, polisi sedang membantu TNI AL memblokade dan mensterilkan kawasan agar masyarakat tidak masuk lokasi ledakan. Sementara itu, jenazah Sersan Satu Imam Syafi'i (48), korban tewas disalatkan di masjid Rumah Sakit AL Mintohardjo sekitar pukul 18.30 WIB. Jenazah lalu langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Rawa Silem 1 Nomor 49A, Pondok Ungu, Perumahan Wahana Harapan, Bekasi Utara. Mata Rum (48), istri Imam, tampak sembap. Didampingi anaknya, Tri Wahyudi, dia tak mau berkomentar ihwal kematian suaminya. Sedangkan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Masetio mengatakan TNI akan menaikkan pangkat Imam menjadi sersan kepala. Menurut dia, kenaikan pangkat tersebut sangat wajar. Sebab, korban meninggal saat sedang bertugas. Imam tewas setelah berupaya memadamkan api di gudang amunisi. Selain itu, ia juga menyatakan TNI akan memberi santunan terhadap para korban. Namun ia enggan menyebut jumlah santunan. "Sesuai dengan aturan yang ada saja," ujarnya. Ia menganggap peristiwa ledakan yang merenggut nyawa anak buahnya sebagai musibah. "Ini bukan sabotase, hanya musibah," katanya. Persoalan Serius Sementara itu, Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq mengatakan ledakan gudang amunisi di Pangkalan Utama TNI AL sebagai persoalan yang serius. Hal ini karena ledakan tersebut menyangkut sistem keamanan penyimpanan senjata milik TNI.

"Ini sesuatu yang serius karena menyangkut tingkat keamanan gudang persenjataan," kata Mahfudz Siddiq kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (5/3). Mahfudz mengatakan Komisi I akan mengunjungi lokasi ledakan pada Kamis (6/3) pagi di pimpin anggota Komisi I, Tri Tamtomo. Kunjungan dilakukan untuk menggali informasi penyebab ledakan. "Apa penyebab dari ledakan tersebut," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Sepengetahuan Mahfudz, sejumlah lokasi penyimpanan senjata milik TNI berada di lingkungan pemukiman penduduk. Dalam konteks itu, Komisi I merasa perlu mencari tahu sistem keamanan penjagaan gudang senjata milik TNI. "Kita ingin periksa juga bagaimana tingkat pengamanan pos-pos atau tempat-tempat gudang persenjataan TNI itu," katanya. Anggota Komisi I DPR, Hayono Isman meminta TNI bergerak cepat menyelidiki penyebab ledakan di gudang amunisi Armada Barat (Armabar) Pasukan Katak tersebut. "Segera selidiki untuk mengetahui apa penyebabnya," katanya. Dia menyatakan TNI dan pihak kepolisian harus memastikan penyebab ledakan tersebut apakah terkait teroris atau tidak. Hayono juga menyatakan pihak TNI harus mendalami kemungkinan ledakan diakibatkan kesalahan prosedur. Terpisah, pengamat Militer Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia, Beni Sukadis mempertanyakan soal kelayakan gudang amunisi milik TNI. Di mana, banyak gudanggudang yang sudah berusia tua namun jarang mendapatkan perawatan yang baik. "Saya pikir soal gudang amunisi di Priok yang meledak ini secara prosedur pengamanannya agak kurang. Ini kan gudang-gudang lama, tapi dugaan saya kurang mendapatkan perawatan yang baik," katanya. Beni juga menduga pimpinan TNI AL jarang melakukan inspeksi atau pemeriksaan mengenai kelayakan gudang amunisi ini. Selain itu, ia juga menyarankan agar gudang amunisi milik TNI AL ini dipindahkan dari Tanjung Priok. Karena, lokasinya di sekitar gudang yang sudah terlalu ramai. "Seharusnya bisa dipindahkan ke yang agak jauh seperti Pantura Tangerang di Barat atau Pantura yang di sebelah Timur," katanya. (ant/tmp/kcm/rol) Editor: Yuri, Layouter: Ricoh Polda


CMYK

Kamis, 6 Maret 2014

Harmoni dalam Keberagaman

Cahaya Surah Hud URAH Hud adalah surah ke-11 dalam AlQur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus. Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa. Pokok-pokok isinya, pertama, keimanan: Adanya 'Arsy Allah; kejadian alam dalam 6 tahap; adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat. Kedua, hukum-hukum: Agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebihlebihan; tidak boleh berlaku sombong; tidak boleh mendoa atau mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.Ketiga, kisahkisah: Kisah Nuh a.s. dan kaumnya; kisah Huud AS. dan kaumnya; kisah Shaleh AS. dan kaumnya; kisah Ibrahim AS. dan kaumnya; kisah Syu'aib AS. dan kaumnya; kisah Luth AS dan kaumnya; kisah Musa AS dan kaumnya. Dan lain-lain: Pelajaranpelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi; air sumber segala kehidupan; salat itu memperkuat iman; sunnah Allah yang berhubungan dengan kebinasaan suatu kaum. Berikut terjemahan Surah Hud ayat 1-7. 1. Alif Laam Raa’,(inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, (QS. 11:1) 2. agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pem-

S

beri peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya, (QS. 11:2) 3. Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi keni’matan yang baik (terusmenerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. (QS. 11:3) 4. Kepada Allah-lah kembalimu, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 11:4) 5. Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad). Ingatlah, diwaktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (QS. 11:5) 6. Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. 11:6) 7. Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa dan adalah ‘ArsyNya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”. (QS. 11:7)***

Interaktif Haluan Kepri membuka rubrik Interaktif terkait penyelenggaraan MTQ XXV Tingkat Nasional di Batam. Masyarakat bisa mengirimkan SMS ke 085264088880 ------------------------------------------------------------digelarnya MTQ di batam yg akan diikuti olh seluruh psrta dri Indonesia diharpkan memberikan nila religi bagi masyarakat kepri.kegiatan ini hendkny makin menjadikan msyarakat terutama kaum muslim mencintai AlQur'an, sebab ini panduan kehidupan yang sesungguhnya 08214021xxxx

Insert Adab Membaca AlQur'an lQur’anul Karim adalah firman Allah SWT. AlQur'an memberi petunjuk pada jalan yang lurus serta pembimbing umat manusia dalam menempuh perjalanan hidupnya. Untuk itulah tiada ilmu yang lebih utama dipelajari oleh seorang muslim melebihi keutamaan mempelajari AlQur’an. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari) Ketika membaca Al-Qur’an, maka seorang muslim perlu memperhatikan adab-adab berikut ini untuk mendapatkan kesempurnaan pahala dalam membaca Al-Qur’an. Pertama, membaca dalam keadaan suci, dengan duduk yang sopan dan tenang. Dalam membaca Al-Qur’an seseorang dianjurkan dalam keadaan suci. Namun, diperbolehkan apabila dia membaca dalam keadaan terkena najis. Imam Haromain berkata, “Orang yang membaca AlQur’an dalam keadaan najis, dia tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh, akan tetapi dia

A

8

meninggalkan sesuatu yang utama.” (At-Tibyan, hal. 58-59) Kedua, Membacanya dengan pelan (tartil) dan tidak cepat, agar dapat menghayati ayat yang dibaca. Rasululloh bersabda, “Siapa saja yang membaca AlQur’an (khatam) kurang dari tiga hari, berarti dia tidak memahami.” (HR. Ahmad dan para penyusun kitab-kitab Sunan) Ketiga, membaca AlQur’an dengan khusyu’, dengan menangis, karena sentuhan pengaruh ayat yang dibaca bisa menyentuh jiwa dan perasaan. Keempat, membaguskan suara ketika membacanya. Sebagaimana sabda Rasulullh shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Hiasilah Al-Qur’an dengan suaramu.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim). Di dalam hadits lain dijelaskan, “Tidak termasuk umatku orang yang tidak melagukan Al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim). Kelima, membaca Al-Qur’an dimulai dengan isti’adzah. Allah SWT berfirman yang artinya, “Dan bila kamu akan membaca Al-Qur’an, maka mintalah perlindungan kepada Allah dari (godaan-godaan) syaithan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98). (moi)

Tema MTQ XXV tingkat Nasional TANJUNGPINANG (HK) - Ketua Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXV tingkat Nasional, Soerya Respationo mengungkapkan, tema yang diusung pada iven dua tahunan kali ini adalah Harmoni dalam Keberagaman. Sutana Liputan Tanjungpinang

Dikatak a n n y a , Menko Kesra dan Kementrian Agama mendukung tema tersebut. "Namun, pada pelaksanaan MTQ, tema tersebut harus ditunjukan dalam acara nanti," ucap Soerya yang juga Wakil Gubernur Kepri.Diketahui, Gubernur Kepri, HM Sani dan Wakil Gubernur Kepri telah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Menko Kesra dan Menteri Agama terkait persiapan pelaksanaan MTQ XXV tingkat Nasional di Batam pada Juni mendatang. Usai rakor tersebut, Soerya Respationo juga menggelar rapat teknis dengan Kementerian Pariwisata, Rabu (5/3) di Jakarta. Soerya yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, melalui saluran telepon mengatakan, ada sejumlah hal teknis yang dibahas dalam rapat tersebut. Salah satunya adalah pelaksanaan MTQ Nasional dan penyelenggaraan Pekan Pro-

IST

GUBERNUR Kepri, HM Sani didampingi Wakil Gubernur Kepri, HM Soerya Respationo, dan Walikota Batam, Ahmad Dahlan saat memaparkan persiapan MTQ XXV tingkat Nasional di depan Menko Kesra dan Menteri Agama RI, di Jakarta, Selasa (4/3). duk Kreatif Indonesia (PPKI) harus saling sinergi dengan tidak mengganggu acara pokok MTQ nasional. "Kementerian Pariwisata juga meminta agar acara PPKI harus dibuat dengan nuansa Islami. Sehingga penyelenggraraan MTQ dan PPKI benarbenar sinergi," jelas Soerya. Selanjutnya, tambah Soerya, Kementerian Pariwisata akan menyusun acara yang akan ditampilkan. "Yang jelas, hiburannya berasal dari berbagai daerah dan komunitas di Indonesia. Tentunya penampilan kesenian terbaik dari berbagai daerah. Kementerian Pariwisata juga akan menampilkan kolaborasi barongsai dan burok

Cirebon. Seluruh pemain barongsai ini adalah muslim," jelasnya. Menurut Soerya, ada tiga opsi yang dibahas saat rapat tersebut, yakni, apakah kesenian barongsai dan burok Cirebon akan ditampilkan secara bersamaan saat pawai taaruf, atau saat pembukaan atau satu diantaranya ditampilkan saat penutupan MTQ. "Sebelum diputuskan, tim dari Kementerian Pariwisata akan turun ke Batam guna melihat lokasi pelaksanaan MTQ Nasional dan tempat penyelenggaraan PPKI tersebut," katanya. Setelah meninjau lokasi, tambah Soerya, tim tersebut akan mengadakan rapat kembali dengan panitia pelaksana

Sudut Alun-alun Politeknik Negeri Batam Siapkan Sejumlah Fasilitas BATAM (HK) — Tidak hanya hotel, pelabuhan, dan instansi lainnya, Politeknik Negeri Batam juga mendukung penuh penyelenggaraan MTQ XXV di Batam. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan menyiapkan ruangan yang nantinya akan digunakan untuk sejumlah lomba. Pembantu Direktur IV Bidang Keuangan dan Umum Politeknik Negeri Batam, Muslim Ansori mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh perhelatan akbar tersebut. Untuk acara itu, Politeknik Negeri Batam telah menyiapkan sebuah ruangan dengan segala fasilitasnya.

"Kami sangat mendukungan agar MTQ dukung iven besar ini Nasional kali ini bedan juga merasa banar-benar meriah ngga bisa menjadi sadan sukses. Kebetulah satu bagian dari lan kita punya T V acara berskala nasiobesar di pintu gernal ini. Politeknik Neb a n g, m a k a T V t e r geri Batam telah mesebut akan kita mannyiapkan satu ruangfaatkan untuk mean yang nantinya nampilkan hal-hal Muslim akan digunakan oleh yang berkaitan depanitia MTQ. Dan kami juga ngan MTQ Nasional." akan memfasilitasi ruangan Muslim melanjutkan, ruatersebut sesuai dengan ke- ngan yang mereka sediakan mampuan yang kami miliki, " untuk lomba MTQ juga akan ucap Muslim saat dijumpai dilengkapi dengan TV besar. Haluan Kepri, Rabu (5/3). "Kami masih menunggu Muslim juga mengatakan, panitia pelaksana MTQ memtidak hanya ruangan, Poli- berikan konsep materi. Jika teknik Negeri Batam juga konsepnya telah kami damenyiapk an T V besar yang p a t k a n , P o l i t e k n i k N e g e r i berada di gerbang pintu ma- B a t a m a k a n s e s e g e r a m u suk guna dijadikan layar un- n g k i n m e n y i a p k a n s e g a l a tuk iklan MTQ Nasional. sesuatunya," pungkas Mus"Politeknik akan berikan lim. (cw90)

POLITEKNIK Negeri Batam.

CMYK

MTQ guna memutuskan pengisi hiburan. Sementara itu Guntur Sakti mengungkapkan, panitia MTQ telah merancang dengan matang segala persiapan. "Kita telah menyiapkan, mulai dari arsitekturnya, perfilmannya, medianya dan pendukung lainnya. Semua dirancang dengan matang. Rancangan ini direspon oleh pusat, karena ini merupakan model baru yang digelar di Kepri. Biasanya dalam penyelanggaraan MTQ, konten pameran hanya diisi oleh k o n t e n l o k a l s a j a . Te t a p i dalam penyelenggaraan MTQ kali ini akan diisi dengan peradaban Islami," jelas Guntur. Sebab itulah, lanjut Gun-

t u r, k e m e n t e r i a n m e m i n t a untuk memanfaatkan momentum MTQ ini dengan sebaik-baiknya. "Panitia MTQ juga akan menyelenggarakan seminar peradaban Islam. Ayat-ayat yang terkandung dalam AlQur'an akan dikaji oleh para ahli dengan peradaban Islam saat ini. Apabila iven ini berhasil, maka penyelenggaraan ini akan menjadikan contoh bagi penyelenggara MTQ Nasional selanjutnya," papar Guntur. Diungkapkannya juga, Kementrian Agama juga minta diselenggarakan seminar tentang sosialisasi dan implementasi produk halal yang kini tengah digaungkan oleh pemerintah. ***

Perangkat Media Centre Telah Disiapkan MTQ XXV tingkat Nasional

GEDUNG BP Batam di Batam Centre.

BATAM (HK) — Selama penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXV tingkat Nasional, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menyediakan sejumlah perangkat kerja diantaranya, 20 unit komputer, tiga unit T V, termasuk peralatan untuk konsumsi para jurnalis. Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan, menuturkan, 20 unit komputer tersebut berasal dari Provinsi Kepri. Saat dijumpai Haluan Kepri, Rabu (5/3), Ilham menjelaskan, semua komputer yang disiapkan untuk media centre tersebut akan dile-

takkan di gedung marketing centre. Menurutnya, dalam ruang marketing centre tersebut sudah dipabrikasi dan digunakan untuk kepentingan orang lain. "Semua alat-alatnya sudah kita pabrikasi di tempat lain. Jadi kami hanya pindahi saja, untuk mejanya sudah dipasangi di tempat lain, " ungkapnya. "Namun, untuk tempat istrahat para wartawan, sampai saat ini BP Batam belum mendapatkan arahan dari panitia Provinsi. Hingga kini kami hanya diminta menyediakan media centre saja untuk wartawan dan Balairung Sari untuk para hafiz, " pungkasnya. (Byu)

Editor: Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Kamis, 6 Maret 2014

9

Warga Kampung Jabi Demo ATB Tuntut Pasokan Air ke Wilayah Mereka

Giliran Pekerja PT Mc Connel Demo

SUKAJADI(HK) — Ratusan warga RW 04 Kampung Jabi, Nongsa, melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PT Aditya Tirta Batam (ATB), Sukajadi, Rabu (5/3). Mereka menuntut agar kampung mereka dialiri air bersih seperti warga lainnya. Pariadi

Tuntut 11 Rekan Kerja Dipekerjakan Kembali

Liputan Batam Demo yang dilakukan warga tersebut mengundang perhatian para petinggi ATB. Coorporate Comunnication Manager PT ATB, Enrico Moreno menggelar dialog dengan perwakilan warga RW 04, Amilludin. Dalam dialog tersebut disepakati bahwa PT ATB akan memasang pipa induk dan meteran Induk paling lambat akhir Maret 2014 ini.

Warga Kampung Hal 10

PEGANG POSTER — Seorang bocah memegang poster yang bertuliskan " Air yang Kami Harapkan, Bukan Janji" saat demo warga Kampung Jabi, Nongsa di kantor PT ATB, komplek pertokoan Sukajadi, Rabu (5/3). Demo tersebut menuntut ATB mengalirkan air bersih ke Kampung Jabi.

BATUAJI (HK) — Sebanyak 11 pekerja PT Mc Connel Dowell, Sei Binti Sagulung menggelar aksi demo sambil berorasi dipintu luar perusahaan, Rabu (5/3) pagi. Mereka memprotes tindakan perusahaan yang mem-PHK sepihak rekan kerja mereka tahun 2013 lalu. Ke-11 pekerja tersebut dibantu oleh anggota serikat buruh seluruh Indonesia (SBSI) Batam bersorak-sorai. Aksi itu dikawal puluhan aparat Polsek Batuaji dan Sagulung. Harianto Manurung, salah seorang pekerja PT

CMYK

Mc Connel menyatakan, aksi ini memang sudah lama dan sudah dilakukan perundingan serta Advokasi bersama pihak perusahaan dan Disnaker Batam April tahun 2013. Namun hasil perundingan tersebut tak menemukan jalan keluar. Kemudian digelar lagi perundingan berikutnya pada Juli tahun lalu. Tapi lagi-lagi tetap tidak ada hasilnya. "Saya heran dengan pihak perusahaan ini. Padahal pihak Disnaker saat kunjungan masalah ini Giliran Pekerja Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: Novrizal


Metro Batam

Kamis, 6 Maret 2014

10

Siap Bergandeng Tangan, Bukan Pesaing Askopindo Resmi Hadir di Kepri

AMIR YUNUS/HALUAN KEPRI

KETUA DPP Akopindo Syarifuddin Tahir SE melantik pengurus Askopindo Kepri periode 2014-2019 di Hotel PIH, Batam Centre, Selasa (4/3). BATAM CENTRE (HK) — Badan Pengurus Daerah Assosiassi Kontruksi Pemborong Indonesia (BPD Askopindo) Provinsi Kepri, resmi hadir di Kepri. Prosesi pelantikan yang dirangkai Musda I, digelar di Hotel Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Centre, Selasa (4/3) . Prosesi pengambilan sumpah dan penyerahan Pataka, sebagai simbol kehadiran Askopindo di Kepri, diserahkan langsung dari Ketum Badan Pengurus Pusat (BPP) Askopindo, Syarifuddin Tahir SE, ST, MM kepada Ketua BPD Askopindo Kepri periode 20142019, Rizky Chandra. Dalam sambutan Ketum BPP Askopindo, Syarifuddin Tahir yang dibacakan oleh Sekretari Badan Pembina Pusat (BPP) Akopindo

Ir T Syacroni, ditegaskan bahwa keberadaan Askopindo akan bergandeng tangan dengan lembaga serupa yang sudah dulu eksis, bukan menjadi pesaing. "Kehadiran kami untuk bersama-sama berjuang memperkuat penyedia jasa kontruksi, bukan menjadi pesaing," tegasnya. Dengan kerjasama memberikan pembekalan, melakukan pendampingan dan sertifikasi, lanjut Syarifuddin, maka kedepan akan lahir pemborong yang profesional dan berdaya saing di bidang kontruksi. Sehingga dapat melahirkan karya berkualitas tinggi dan berdaya saing, sebagaimana visi Askopindo. "Penyedia jasa berkualitas akan melahirkan karya yang luar biasa, dan ini

menjadi pekerjaan bersama," ungkapnya. Penegasan yang sama juga disampaikan Ketua Askopindo Kepri, Rizky Chandra, bahwa program pertamanya adalah melakukan penguatan internal, dan juga akan berkoordinasi dengan LPKJD Kepri untuk meminta arahan. "Bagian penguatan internal, kita menargetkan seluruh kepengurusan kabupaten/kota di Kepri terbentuk sebelum tutup tahun 2014," ungkap Rizky Chandra didampingi sekretarisnya Leo Nazara. Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kepri, Endra Mayendra mengingatkan bahwa keberadaan Askopindo bukan sekedar mengumpul-

kan para kontraktor tapi lebih pada upaya meningkatkan kompetensi dan memberikan warna agar cita-cita undang jasa kontruksi mewujudkan penyedia jasa kontruksi yang handal. Karenanya, Endra mengajak pengurus Askopindo untuk dapat mempelajari berbagai regulasi berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ) karena perkembang dunia usaha kontruksi sangat dinamis. "Kami juga meminta bantuan teman-teman untuk bisa mensosialisasi regulasi berkaitan pelaksanaan kontruksi," ungkap Endra. Selain itu, Endra juga mengingatkan agar pelaksana pengkaderan secara berkesinambungan melalui pelaksanaan sertifikasi anggota benar-bernar berjalan. Pasalnya, tahun 2015 mendatang pelaksanaan evaluasi lembaga penyedia jasa kontruksi berdasarkan jumlah anggota dan penyebarannya. Turut hadir di acara tersebut, Ketua Badan Pengawas Pusat (BPP) Askopindo Jenderal (Purn) CPM Drs Daryoto, Sekretaris Badan Pembina Pusat (BPP) Akopindo Ir T Syacroni dan Sekjen BPP Askopindo Benny SH, Ketua Ormas Pemuda Pancasila Batam Ucok Cantik, dan Perwakilan Kejasaan Kasi Intel Kejari Batam, serta sejumlah undang penting lainnya. (ays)

Penggunaan Pasir Silica Dipertanyakan Sejak 1 Maret 2012 Dilarang BATAM CENTRE (HK) — Ketua Majelis Pimpinan MPC Pemuda Pancasila bidang lingkungan hidup Kota Batam Tomi mempertanyakan penggunaan pasir silica Copper Sludge sebagai material pembersih kapal (sandblasting) di sejumlah perusahaan shipyard di Batam. Sebab, sejak 1 Maret 2012 lalu penggunaan pasir silica coperslek untuk kegiatan industri dilarang. Alasannya, pasir silica koperslek sebelum dipakai saja sudah dikategorikan mengandung limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya). " Kenyataannya banyak perusahaan shipyard yang masih menggunakan pasir silica untuk kegiatan sandblasting. Dan, ini dikhawatirkan dapat merusak lingkungan dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri tersebut," kata Tomi yang ditemui, kemarin. Ia juga menyayangkan, sikap Bapedal Kota Batam yang tidak melakukan tindakan apa pun terhadap kegiatan ini. Seharusnya, sebagai lembaga yang menangani limbah, Bepedalda menindak tegas perusahaan yang jelasjelas menggunakan pasir sili-

ca untuk sandblasting. " Jangan hanya diam saja, tegaskan sesuai Undang Undang yang ada biar masyarakat tahu" cetus Tomi. Dikatakan dia, sesuai Undang- Undang RI No 32 tahun 2009 pasal 67, pasal 68, pasal 69, pemakaian pasir silica Copper Sludge di industri Batam sangat tinggi dan jelas dilarang. Padahal harganya sangat mahal dibanding harga pasir cor yang biasa digunakan untuk bangunan. Satu ton pasir silica Copper Sludge harganya sekitar 240 dollar Singapura. Sedangkan pasir cor bangunan harganya hanya 50 dollar Singapura per ton. " Harga Batu bara saja 30 sampai 50 dollar Singapura dan untuk transportir yang memiliki izin khusus limbah B3 untuk mengambilnya saja harus bayar sebesar 200 dollar per ton," katanya menjelaskan. Tapi kenapa Copper Sludge yang sudah nyata-nyata limbah berbahaya ini di pergunakan, untuk membuangnya saja harus bayar kepada yang punya ijin limbah B3 sekitar 200 Dollar Singapura per tonnya. " Buang saja bayar 200 dollar dan kalau dipakai bayar 240 dollar, ini kan aneh, " ucap Tomi.

YUSRI/HALUAN KEPRI

INILAH pasir silica copper sludge yang digunakan sejumlah industri galangan kapal untuk sandblasting (membersihkan body kapal). Pasir silica sandblasting ini seperti di Jakarta, Surabaya, Banjarmasin dan Kalimantan tidak diperbolehkan lagi sekarang semuanya sudah menggunakan pasir bangunan. Pasir Silica Copper Sludge merupakan sisa peleburan baja pabrik yang bahannya tersebut sudah mengandung limbah B3. " Kalau memang bahan itu diperbolehkan, tolong itu diberikan peraturan yang jelas dan segera mengeluarkan surat larangannya, tetapi kalau memang tidak diperbolehkan tolong pengusahaya ditindak tegas, dan peraturannya diperjelas lagi supaya para pengusa-

Dari Halaman 9

Giliran Pekerja menyatakan bahwa kami boleh bekerja. Namun sampai sekarang tak dipekerjakan, apa maksud perusahaan ini," katanya menjelaskan. Ada dua anjuran sudah dilayangkan ke perusahaan melalui Disnaker yang isinya adalah pada bulan April lalu setelah dilakukan perundingan dan hari ini harus sudah bekerja lagi. Selanjutnya, kata dia, an-

ha dan para investor tahu kalau coperslek itu jelas dilarang, dan jangan sampai para investor dan pengusaha di Batam ini hengkang, apabila pihak Bapedalda Kota Batam tidak sanggup untuk memberhentikan aktivitas kegiatan perusahaan itu kami siap maju. Kami sangat menyayangkan sikap Bapedalda Kota Batam yang memperbolehkan aktivitas perusahaan yang mengunakan sandblasting sehingga bisa mengakibatkan dampak buruk bagi masyarakat terutama bagi anak anak kita dan sampai kepada cucu -cucu kita di Batam ini," cetus Tomi kembali. (cw88)

juran kedua bahwa teman yang 7 orang tersebut samasama dirundingkan menyatakan hal yang sama. Dan tetap ditepati pihak perusahaan. " Katanya surat anjuran yang dilayangkan ke pihak perusahaan yang diketahui oleh Dinasker tak berlaku lagi. Padahal isinya mempekerjakan lagi, tetapi sampai saat ini tetap tidak ada,"

PENGUMUMAN - Dengan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham tertanggal 26 Februari 2014 Nomor : 100 yang dibuat oleh YONDRI DARTO, SH Notaris di Batam, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT. SURYA PERDANA SUKSES, berkedudukan di Batam (“PERSEROAN”) yang telah mengambil keputusan antara lain menyetujui : a. Jual Beli seluruh Saham dalam PERSEROAN, demikian berikut segala asset-asset PERSEROAN. b. Perubahan Susunan Pengurus (Direksi) dan Komisaris PERSEROAN yaitu dengan keluarnya Tuan RIKI LIM selaku selaku Direktur dan Tuan TIE HAI selaku Komisaris dalam Perseroan dan diangkatnya Tuan ERWIN selaku Direktur Utama, Tuan BUDI selaku Direktur dan Nyonya JONG MOI selaku Komisaris Perseroan yang baru, dengan demikian Tuan RIKI LIM dan Tuan TIE HAI tersebut tidak mempunyai urusan dan sangkut paut lagi serta dibebaskan dari segala urusan dan tanggung jawab PERSEROAN serta telah memberikan pelunasan serta pembebasan sepenuhnya (acquit et decharge) kepada PERSEROAN. - Keberatan-keberatan dan sanggahan-sanggahan atas hal tersebut dapat diajukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini kepada Perseroan Terbatas PT. SURYA PERDANA SUKSES tersebut. - Dengan alamat : Ruko Orchid Businiss Centre Blok C1 No. 5, Kelurahan Sungai Panas, KecamatanBatam Kota, Batam. Batam, 26 Februari 2014

ujarnya sambil menuntut keadilan tersebut. Dirinya menceritakan, ketika itu ia sudah lama bekerja dengan kontrak berulangulang. Namun pada kontrak yang terakhir langsung di PHK. Ia pun langsung bingung. Parahnya, setelah di PHK dari perusahaan itu, tak ada dapat pesangon sepeserpun. Padahal ada pekerja lainnya di PHK langsung mendapatkan kesejaheteraannya. Sementara hal ini tak ada. "Saya di PHK dari perusahaan ini tak ada dapat apaapa. Sementara yang lainnya di PHK langsung dapat pesangon. Hal ini sudah membeda-bedakan, jadi kemana keadilan perusahaan ini," kata Harianto berprofesi Mekanik itu. Lanjut, Simanjutak, pekerja lainnya. Ia juga mengungkapkan sebenarnya dulu banyak pekerja yang di PHK tanpa pemberitahuan atau sepihak. Namun mereka tak berani menuntutnya. Kemudian yang lainnya pekerja inilah. "Dulunya banyak pekerja yang di PHK sepihak tanpa pesangon. Namun karena mereka tak berani menuntut akhirnya diam begitu saja. Kayaknya kami dibuang gitu saja," katanya menambah-

kan. Sementara itu, Masmur salah satu anggota dewan pengupahan kota Batam menyatakan, hal ini harus dituntaskan kembali. Tak usah tunggu lama-lama. Kalau tak ada hasilnya, sehari-hari akan kami lakukan aksi didepan perusahaan dengan jumlah lebih banyak lagi. Jadi, ia berharap kepada pihak perusahaan agar menimbang dengan mempekerjakan lagi teman buruh ini. Dan kalaupun di PHKN tolong hak-haknya diberikan jangan pula diam-diam begitu saja. Terpisah, Alfian, Chief security PT Mc Connel menerangkan, kejadian ini sudah lama dan sudah pernah dirundingkan. Akan tetapi tidak tahu lagi kelanjutannya. Jika mereka itu pernah bekerja di tempat ini tapi bukan diperusahaan ini. Mereka ini subcon dan tak tahu namanua akan tetapi arealnya di perusahaan ini. Selanjutnya tak tahu lagi. "Pihak manajemen tak ada karena sakit jadi ketika mereka berorasi dipintu perusahaan yang turun hanya staffnya saja. Dan masih dirundingkan lagi masalah ini," singkatnya. (cw71)

TENGKUBAYU/HALUAN KEPRI

PENGURUS Bandung Fighting Club (BFC) Kota Batam berfoto bersama menjelang pelantikannya, Kamis (6/3) ini.

Hari Ini, Bandung Fighting Club Diresmikan BATAM CENTRE (HK) — Bandung Fighting Club (BFC) Kota Batam Kamis (6/ 3) ini diresmikan keberadaannya oleh Ketua Umum BFC Pusat Edwin Senjaya. BFC merupakan seni bela diri dengan tekhnik campuran atau Mixed Martial Arts (MMA). Ketua Umum BFC pusat dan juga pendiri BFC Edwin Senjaya mengatakan, ia mendirikan BFC di Bandung pada tanggal 16 Agustus 2003 silam. Kata dia, olahraga campuran ini terdiri dari olahraga taekwando, judo, tinju, karate, gulat, jiu jit su, capoeira dan olahraga beladiri lainnya. “ BFC sudah eksis di mana-mana, baik didalam maupun di luar negeri, “kata Edwin. Hadirnya BFC di Kota Batam, berawal dari pertemanan dan saling tukar informasi tentang seni bela diri di Kota Industri ini, dan terjadi suatu kerjasama untuk mengembang seni bela diri. “ Kami akan memperkenalkan kepada generasi muda Kota Batam tentang MMA dan BFC ini. Ini suatu kehormatan bagi kami untuk dapat hadir di sini, dan kami akan mempepolulerkannya, “ungkapnya. Dikatakan dia, nantinya, BFC pusat akan mengirimkan pelatih ke Batam untuk

membantu atlit disini dan memberikan pelatihan bagi pelatih yang baru. Pasalnya, berhubung BFC memiliki becground cabang olahraga bela diri yang berbeda, maka setiap cabang pun harus ada pelatihnya. “ Sementara ini, kami akan mengirimkan pelatih dari Bandung, karena setiap cabangnya memiliki pelatih yang berbeda-beda, “ucapnya. Edwin mengatakan, siapa saja boleh bergabung dengan BFC Batam. Baik kalangan pelajar maupun kalangan umum atau laki-laki dan perempuan bisa bergabung disini. Kami akan memberikan kelas reguler dan kelas atlit, tentu cara melatihnya berbeda-beda dan akan disesuaikan dengan materinya, “paparnya. Ia mengungkapkan, untuk BFC pusat, setidaknya ada sekitar 500an orang yang sudah tergabung didalam BFC sendiri. Kata Edwin, BFC tidak hanya buat kalangan umum, tetapi juga kalangan instasi militer yang notabene pasukan elit juga tergabung didalamnya, seperti pasukan katak, marinir, paspampers dan lain sebagainya. Menurut Edwin, dengan dibukanya BFC Batam ini, bisa memberikan kualitas bagi atlit yang tergabung didalamnya. Dan harus bisa

menargetkan menjadi lebih baik dari BFC Pusat, agar dapat mewakili Kota Batam ditingkat nasional maupun internasional. “ Kami maunya, BFC Batam bisa lebih baik lagi dari BFC Pusat dan bisa menciptakan atlit-atlit yang handal yang berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional, “ujarnya. Sementara itu, Pembina BFC Kota Batam Yakop Sutjipto berharap BFC bisa menjadikan olahraga MMA populer. Pasalnya, MMA sendiri saat ini, sudah ada di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. “ Saya berkeinginan, olahraga MMA ini bisa booming di sini. Kita sudah ketinggalan dengan negara tetangga yang lebih dulu sudah memperkenalkannya, “harapnya. Menurut Yakop, keberadaan MMA sendiri, jangan hanya dipandang sebagai olahraga yang keras. Tetapi, lebih mengutamakan trend masa kini, dimana olahraga ini menjadi kebutuhan semua masyarakat Batam. “ Kalau diluar negeri, olahraga MMA ini sudah menjadi trend, saya mengharapkan di Batam juga. Karena, selain untuk bela diri buat kita, juga menjadi olahraga yang sangat bermanfaat buat kesehatan, “ucapnya. (byu).

Kasus Kematian Empat Bocah Jalan di Tempat Mengenang 1 Tahun Tewasnya Empat Bocah di Pasar Cik Puan BATAM CENTRE (HK) — Keluarga korban dan juga masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mempertanyakan proses penyelidikan aparat penegak hukum, dalam mengungkap penyebab tewasnya empat bocah di dekat Pasar Cik Puan, Seipanas Batam Centre. Mewakili keluarga korban, Elias Langoday menuturkan proses pengungkapan penyebab kematian keluarganya mengalami jalan buntu atau stagnan. “Kami kecewa karena sudah 1 tahun berlalu tak ada kejelasan,” ungkap Elias ditemui di acara mengenang 1 tahun kepergian empat korban, di Pasar Cik Puan, Selasa (4/ 3) malam. Menurut dia, sangat tidak adil kalau pengungkapan kasus ini terhenti. Pasalnya, penjelasan Mantan Kapolda Kepri sesaat setelah kematian, yang menyebutkan kalau keempatnya

meninggal kehabisan oksigen karena terperangkap di mobil, sangat tidak masuk akal dan tidak bisa diterima oleh keluarga korban dan masyarakat NTT. “ Penegak hukum tak boleh berhenti pada kesimpulan awal itu (kehabisan oksigen, red),” tegas Elias. Kekecewaan senada juga disampaikan oleh pengurus PK NTT, Faisal Ola, bahwa dengan interval waktu satu tahun, seharusnya ada hasil yang memuaskan bagi keluarga korban. Bukan malah stagnan dan menjadi pertanyaan masyarakat NTT terutama yang tergabung dalam PK NTT. “ Kita sebenarnya bertanya, kenapa satu tahun tak ada perkembangan, padahal seluruh data sudah kita sampaikan,” ungkap Faizal. Apalagi menurutnya, saat mereka silaturahmi dengan Kapolda Kepri yang baru, Brigjen Pol Endjang

Dari Halaman 9

Warga Kampung " Rencananya awal April ini sudah rampung penggerjaannya, namun ada kendala dari pihak ATB, saat warga minta penyambungan rumah ke rumah, sedangkan surat rekomendasi yang dikeluarkan BP Batam nomor B/18/ 30/A2.4/10/2013 tentang penyambungan air bersih," kata Enrico Moreno. Saat ini, kata dia, pihak ATB sudah melakukan pemasangan pipa induk di kampung tua Kampung Jabi. Rencananya, April ini sudah rampung penggerjaannya, namun ada kendala dari pihak ATB, saat warga minta penyam-

Sudrajat beberapa bulan lalu, ada janji bahwa kepolisian akan mengungkap kasus tersebut. “Kita menunggu janji Kapolda,” katanya. Karena tak menemukan jalan keluar, baik Elias, Faisal dan John Farera (kakek korban), sepakat akan turun kembali ke jalan untuk menagih adanya keseriusan pihak kepolisian mengungkap kasus kematian misterius di dekat Pasar Cik Puan. “ Kami akan bersinergi dengan pemuda timur dan mahasiswa Indonesia Timur, ini harus diungkap,” John Farera. Namun demikian, ia sendiri belum bisa memastikan kapan mereka turun ke jalan untuk menuntut keadilan. Dalam acara mengenang 1 tahun kepergian korban, dilakukan pemujaan doa di kediaman korban dan juga ziarah kubur. (ays)

bungan rumah kerumah, sedangkan surat rekomendasi yang dikeluarkan BP Batam nomor B/18/30/A2.4/10/2013 tentang penyambungan air bersih. Enrico menyebutkan ATB punya tiga kategori berdasarkan managemen. Pertama, sistem meteran induk, kios air dan water tanki, sedangkan untuk Kampung Tua Jabi, pakai sistem meteran induk dan saat ini telah mulai dilakukan pemasangan pipa induk. " Jadi, awal Maret ini sudah bisa dipasang meteran induk, sedangkan untuk pe-

nyambungan ke masing-masing rumah warga, akan dikelola oleh warga melalui kontraktornya. dan harga perkubiknyapun murah yaitu Rp.3.500 MK(meterkubik) jauh beda dengan harga penyambungan individu,"Kata Endrico. Ketua RW 04 Kampung Tua, Kampung Jabi, Amilludin mengatakan tindakannya murni untuk kepentingan 158 warga Lampung Jabi. Ia juga mengatakan, air, bumi dan seluruh isinya dikuasai oleh negara dan digunakan seadiladilnya untuk kepentingan masyarakat luas. *** Editor: Sofyan, Layouter: Novrizal


CMYK

Hukum dan Kriminal

Kamis, 6 Maret 2014

11

Edi Rustandi Divonis 18 Bulan Majelis Hakim Nilia Tidak Adil TANJUNGPINANG (HK) — Pengacara senior di Tanjungpinang, Edy Rustandi, SH MH divonis majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjugpinang selama 18 bulan (1,6 tahun), karena dinilai terbukti bersalah menggunakan surat tanah palsu di kawasan Dompak sesuai pasal 263 ayat (2) KUHP, Rabu (5/3).

Asfanel Liputan Tanjungpinang Vonis dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Fathul Mujib tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya selama 4 tahun. Terhadap vonis majelis hakim tersebut, tim penasehat hukum (PH) Edi, yakni Rivai Ibrahim menilai suatu putusan yang tidak berpihak keadilan sebenarnya. "Sejak dari awal perkara, hingga vonis dibacakan hakim, tidak satu pun ada bukti siapa yang membuat surat tanah palsu sebagaimana yang didakwakan JPU dan disampaikan hakim tersebut. Artinya, pasal 263 ayat (1)

tentang pembuat surat palsunya mana," ungkap Rivai. Menurut Rivai, berdasarkan keterangan saksi ahli hukum bidang tindak Pidana dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Dr Eddy OS Hiariej SH Mhumi bahwa untuk membuktikan seseorang itu bersalah melanggar pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat tanah palsu, tentunya harus dibuktikan pasal 263 ayat (1) tentang pembuat surat palsu tersebut. Sementara fakta dipersidangan juga terungkap, bahwa terdakwa Edi Rustandi mendapatkan surat tanah tersebut didasari sebagai kompensasi pembayaran honornya sebagai pengacara

Lori PT Bok Seng Tabrak Rumah Warga BATAM (HK) — Kanis, warga rumah liar (ruli) di kawasan PT Bok Seng, RT 01 RW 07, Batuampar meradang. Sebab, untuk kedua kalinya, rumahnya ambruk ditabrak lori milik PT Bok Seng, Batuampar, Batam. Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Menurut Kanis, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kanis mengetahui peristiwa itu dari adiknya. Bahwa rumah miliknya hancur ditabrak lori milik PT Bok Seng, Senin (3/3) siang. "Keterangan dari sopir lori, bahwa peristiwa iitu terjadi karena rem blong saat mundur," kata Kanis. Setelah tahu rumahnya ambruk, ia tak bisa berbuat banyak, selain meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan. Dirinya didampingi warga, Kanis mendatangi pihak manajemen perusahaan. Sayangnya, hasil perundingan itu belum ada titik temunya. "Tadi (kemarin) kami sudah berunding secara kekeluargaan. Pihak perusahaan akan mengganti rugi

Rp20 juta dan disuruh pindah dari sini. Tapi saya tidak mau, karena sekarang untuk beli material saja itu tidak cukup, belum lagi mendapatkan lahannya," kata Kanis. "Udah dua kali, dulunya subuh-subuh. Saat itu adik lagi duduk-duduk nonton bola di depan TV. Lori nya masuk kedalam rumah. Diganti renovasi, sekitar 20 juta. Jadi itu sekarang yang menjadi patokan dari perusahaan," timbal warga lainnya. Pantauan di lokasi, kondisi rumah nomor 097 itu ambruk. Dinding samping sebelah kiri persis dipinggir jalan raya itu sebagian tumbang, dan sebagian lain retak. Begitu juga dengan atap seng dan pagar pembatas jalan ringsek ditabrak lori. Hingga berita ini diketik, kedua pihak masih melakukan perundingan didampingi Kapolsek Batuampar, Komisaris Zainal Arifin. Sementara lori dengan nomor polisi BP 9047 ZU itu masih diamankan di halaman parkir PT Bok Seng. (cw81)

dari saksi M Saini, selaku mantan Lurah Kijang ketika itu dan tengah tersandung perkara tindak pidana di PN Tanjunpinang. "Perumpaannya, mana ada orang yang mau menerima pembayaran sebagai balas jasa, kalau yang dibayarkan itu menggunakan uang palsu," ucap Rivai. Agus Riawantoro, tim PH terdakwa lainnya uga menilai, vonis majelis hakim tersebut tidak mencerminkan azas keadilan sebenarnya, mengingat dalam fakta sidang juga terungkap, bahwa dalam perkara tersebut tidak ada pihak yang dirugikan, mengingat di atas lahan seluas 4 hektar dimaksud, pihak PT Terira Pratiwi Developmen (TPD) telah menikmati hasil berupa kompensasi pencucian tambang bouksid dari PT Lobindo sebesar Rp100 juta. "Hal itu juga dibenarkan oleh saksi Hengki Lederson selaku salah seorang komisaris PT TPD dipersidangan sebelumnya," ucap Agus. Ajukan Banding Vonis selama 1 tahun 6 bulan oleh majelis hakim PN tersebut juga membuat JPU terpaksa menyatakan banding ketingkat Pengadilan Tinggi (PT) Riau di Pekanbaru. Karena vonis melebihi setengah dari tuntutan JPU sebelumnya selama 4 tahun. Ajuan banding serupa juga disampaikan oleh tim Penasehat Hukum Edi Rustandi ke PN Tanjungpinang. "Kita juga telah mengajukan banding," ucap sejumlah pengacara yang masuk dalam tim penasehat hukum Edi usai persidangan. Peradi Prihatin

ASFANEL/HALUAN KEPRI

VONIS HAKIM — Pengacara senior di Tanjungpinang, Edy Rustandi, SH MH divonis majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjugpinang selama 1 tahun 6 bulan penjara, karena dinilai terbukti bersalah menggunakan surat tanah palsu di kawasan Dompak, Rabu (5/3). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat seluruh Indonesia (Peradi) Tajungpinang, Iwan Kesuma Putra SH merasa prihatin atas musibah dan vonis selama 1 tahun 6 bulan oleh majis hakim PN Tanjungpinang terhadap terdakwa Edi Rustandi SH MH yang juga sebagai salah seorang pengacara cukup ternaman sekaligus sebagai anggota Peradi Tanjungpinang. "Atas nama Peradi Tanjungpinang, kami sangat prihatin dan semoga rekan

Edy sabar serta tabah menerima cobaan ini," ucap Iwan. Disamping itu, Iwan meminta agar putusan hakim PN tersebut juga harus dihormati, karena hal itu belum akhir atau final dan masih ada upaya hukum banding lain ketingkat yang lebih tinggi lagi di Pengadilan Tinggi (PT) Riau di Pekanbaru. "Mudah-mudahan pada putusan banding nanti, rekan kita Edi bisa mendapatkan vonis bebas, mengigat selama proses persidangan yang selalu kita ikuti, tidak pernah terungkap siapa yg melaku-

kan pemalsuan surat tanah dimaksud,"kata Iwan. Sementara, lanjut Iwan, terdakwa Edy baru mengetahui bahwa surat itu palsu pada saat ia diperiksa oleh pihak kepolisian. Tetapi hingga saat ini tidak pernah dibuktikan bahwa surat itu palsu atau tidak. "Artinya, kita harus tetap berpegang azas praduga tidak bersalah, hingga putusan ini inkracht," ucapanya. Dalam tuntutan JPU sebelumnya, menyatakan terdakwa Edy Rustandi bersa-

CMYK

lah melakukan tindak pidana dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Primer pasal 263 ayat (2) KUHPidana. "Menuntut terdakwa Edy Rustandi selama 4 tahun pidana penjara, dikurangi selama terdakwa dalam tahahan," ucap lima JPU secara bergantian membacakan tuntutannya ketika itu. ***

Editor: Ali Mahmud, Layouter: M Fahrullazi


Lingga

Kamis, 6 Maret 2014

12

5 Ha Hutan Setajam Terbakar LINGGA (HK) — Kebakaran hutan di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga kembali terjadi. Rabu (5/3) sekitar pukul 13.00 WIB kobaran api menghanguskan sekitar lima hektare (ha) hutan di kawasan Setajam, Kecamatan Dabo Singkep. Afrizal Liputan Lingga Informasi di lapangan menyebutkan, titik api berasal dari wilayah Bukit Kabung yang terus merembet sampai ke daerah Setajam. “Berdasarkan keterangan warga, titik api semula berasal dari wilayah Bukit Kabung. Karena kencangnya angin, api merembet terus ke hutan di wilayah Setajam,” terang Kasat Sabara Polres Lingga, AKP Eddi.S yang turun langsung ke lokasi kebakaran, Rabu (5/2). Kobaran api dan kepulan asap hitam dari salah satu bukit di kawasan Bukit Kabung, jelas Eddi, sudah terlihat sejak pukul 13.00 WIB. Diperkirakan hutan yang terbakar di wilayah Setajam itu lebih kurang lima hektare. Namun untuk mengantisipasi api terus menjalar ke pemukiman penduduk yang

ada di wilayah tersebut, pihaknya secepat itu pula langsung berkoordinasai dengan pihak pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Dabo Singkep. “Takut api terus merembet ke wilayah lai, kita langsung berkoordinasi dengan unit pemadam kebakaran setempat untuk menjinakkan api,” ujar Eddi. Api Mendekati PLTD Pantaua Haluan Kepri, kobaran api yang menghanguskan hutan di wilayah Setajam tersebut nyaris merembet ke pusat pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) Dabo Singkep di Setajam. Sejumlah karyawan PLN Kecamatan Dabo Singkep pun dikerahkan untuk menjaga pusat mesin pembangkit tersebut agar tidak terkena percikan api tidak jauh dari hutan yang terbakar. “Kita sengaja siaga di PLTD ini untuk mengantisipasi agar api tidak terus menjalar mendekati pusat mesin disel

ini,” kata salah seorang karyawan PLN Dabo Singkep yang merahsiakan namanya. Kepanikan dan kekhawatiran belasan karyawan PLN Dabo Singkep jelas terlihat saat itu. Soalnya, selain mengamankan mesin disel yang terus beroperasi, beberapa tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) yang terletak tidak jauh dari kobaran api tersebut sudah lebih dahulu diamankan. “Yang dikhawatirkan kobaran api dari hutan Setajam ini semakin mendekati tangki-tangki penyimpanan minyak PLTD. Makanya kita persiapkan segala sesuatunya seperti penjinak api dan selang pemadam guna mengantisipasi terjadi ledakan pada tangki-tangki itu,” kata dia lagi. Sekitar pukul 16.00 WIB, kobaran api dan kepulan asap sudah berangsur padam. Sedikitnya empat kali mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Lingga dikerahkan untuk memadamkan api. Ditambah lagi bantuan mobil pemadam kebakaran dari Kementerian Perhubungan milik Bandara Dabo Singkep, Akhirnya api yang menghanguskan hutan Setajam berhasil dijinakkan. ***

DPA Belum Bisa Dibagikan LINGGA ( HK ) — Draft Penggunaan Anggaran (DPA) APBD Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2014 setelah dievaluasi Gubernur Kepri, HM Sani, ternyata masih terdapat rekening anggaran yang belum klop. Hingga sampai saat ini, DPPKAD belum bisa membagikan ke masing - masing SKPD, Selasa (5/3). “Setelah dievaluasi gubernur, ada yang tidak cocok rekening anggaran. Ini yang sedang diperbaiki,” ungkap Bidang Pembiayaan Seksi Anggaran DPPKAD Lingga, Agustiar.

Saat ini, lanjut Agustiar sejak APBD Lingga disahkan pada bulan Desember 2013, hingga sekarang setelah di evaluasi masih terdapat beberapa Kepala SKPD yang belum menyelesaikan perbaikan tersebut. Sehingga dalam hal ini, terang Agustiar, untuk perbaikan tersebut, semua rekening masing-masing anggaran dari seluruh SKPD harus selesai semua. “Saat ini kita belum bisa bagikan. Dalam proses perbaikan,”terangnya. Diharapkannya, untuk

menyikapi hal ini, masingmasing SKPD diminta untuk menyelesaikan secepatnya agar kegiatan di SKPD tersebut juga cepat berjalan. “Untuk kegiatan di SKPD, mungkin mereka pinjam dana dulu, ini belum dapat dicairkan,”ungkapnya. Lanjut Agustiar, pihaknya dalam hal ini sebagai fasilitas saja. Serta Diharapkannya masing-masing SKPD dengan lekas menyelesaikan perbaikan rekening yang belum klop tersebut, jelasnya. (put)

AFRIZAL/HALUAN KEPRI

PADAMKAN API — Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Lingga berupaya memadamkan api yang membakar hutan di kawasan Setajam, Kecamatan Dabo Singkep, Rabu (5/3) sekitar pukul 13.00 WIB.

Surat Suara Dikirim Melalui Kapal Kargo LINGGA ( HK ) — Pengiriman surat suara ke masing-masing kabupaten, seperti halnya di Kabupaten Lingga, menggunakan kapal kargo. Dipastikan, surat suara tersebut sudah sampai di kantor KPU setempat pada Rabu (5/3) malam. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Agusyuriawan ter-

kait proses pengiriman dan distribusi surat suara ke daerah itu. “Surat suara untuk di Lingga sedang dalam perjalanan, diangkut pakai kapal kargo,”ungkap Agusyuriawan, Rabu siang (5/3). Dijelaskan, surat suara tersebut sampai ke Lingga Rabu malam. Namun kondisi retribusi pengiriman barang dari Tanjungpinang

ke Lingga, kata Iwan tidak menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lingga. Lanjut Iwan, surat suara akan menjadi tanggung jawab KPU Lingga apa bila semuanya sudah sampai di kantor KPU Lingga dan telah ada berita acara penerimaan. “Tanggung jawab kita KPU kalau surat suara sudah sampai di kantor KPU.

Kalau terjadi apa-apa diperjalanan itu tanggung jawab jasa pengiriman,”ungkapnya. Ditambahkan, ketika surat suara sampai di KPU Lingga, maka surat suara tersebut akan ditempatkan di gudang KPU Lingga yang berada disamping kantor KPU Lingga. “Surat suara dokumen negara. Itu perlu dijaga,”ungkapnya. (put)

KPP Bintan Sosialisasikan e-Filing

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

KABUT tipis terlihat menutupi puncak Gunung Daik. Dua hari belakangan kabut tipis menyelimuti pemandangan dipuncak gunung Daik, Rabu (5/3).

LINGGA ( HK ) — Untuk memudahkan pelayanan SPPT tahunan, khusus pegawai, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bintan sosialisasikan sistem pembayaran pajak secara on line atau e-Filing, Rabu (5/3). Kasi Pelayanan Pajak KPP Pratama Bintan, Lukman Hakim, SE, MT menjelaskan pelayanan e Filing digunakan melalui layanan internet yang tersedia se-

lama 24 jam. Serya, KPP juga menyediakan formulir A 2 yang diisi sendiri oleh pegawai uang memiliki NPWP serta pegawai yang yang wajib lapor SPT. “Artinya wajib pajak isi sendiri formulir. Berapa penghasilan selama setahun, itu yang diinput,”ungkapnya. Lanjut dia, layanan ini juga khusus untuk layanan Pajak Penghasilan ( PPH). Sehingga pegawai yang NP-

WP mempunyai kewajiban untuk hitung, dan membayar wajib pajak. Ketika ditanya tentang pengisian sendiri oleh wajib pajak yang bisa saja mengalami kesalahan, Lukman menjawab, pihaknya juga menyediakan layanan verifikasi. “Kesalahan bisa saja terjadi.tapi kita ada verifikasinya,”ungkap Lukman. Hanya saja, lanjut Luk-

man kemudahan layanan e Filing lebih sederhana dibandingkan debgan pembayaran pajak secara manual. “Ketika mobilitas tinggi, pembayaran secara manual memakan waktu.Kalau e Filing lebih sederhana,”imbuhnya. Dikatakan, layanan ini merupakan layanan dari Direktorat Pajak yang bisa langsung diakses ke ww.pajak.id. (put)

Editor: Ali Mahmud, Layouter:Yogi Pranata


Natuna

Kamis, 6 Maret 2014

13

Pencabul Anak Tiri Ditangkap Polisi RANAI (HK) — Setelah menangkap ayah kandung korban pencabulan anak di bawah umur, jajaran Satreskrim Polres Natuna juga menangkap ayah tiri korban. Fathurahman Liputan Natuna Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Felix Mauk dalam laporan resminya yang dishare ke sejumlah wartawan melalui pesan singkat, Rabu (5/3). Dalam laporan resminya, AKP Felix mengatakan, penangkapan terhadap ayah tiri Bunga (samaran) telah dilaksanakan pada Rabu (5/ 4) di Desa Tanjung Lambai, Kecamatan Siantan. Kabupaten Anambas, demikian salinan lengkap laporan AKP Felix yang dibagikan ke sejumlah wartawan di Natuna melalui SMS. “Kepada yang terhormat Bapak Kapolres, selamat sore, mohon izin melaporkan

kepada bapak bahwa pada hari ini Rabu 05 Maret 2014 pukul 12.30 WIB di Tarempa Anambas telah ditangkap kemudian diperiksa seorang laki-laki atas nama Abu Satar Bin M Munir (36), agama Islam, pekerjaan swasta, alamat Desa Tanjung Lambai, Kecamatan Siantan Kabupaten Anambas,” demikian SMS dari AKP Felix. Lanjutan SMS AKP Felix, yang bersangkutan ditangkap sebagai tersangka pencabulan terhadap anak tirinya sendiri. Ia diketahui mencabuli anak tirinya merupakan hasil dari pengembangan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung terhadap anak kandungnya sendiri di Penginapan Ajo Basamo, Ranai pada hari Kamis yang lalu.

Berdasarkan LP-A/25/III/ 2014/SPKT, Tanggal 04 Maret 2014, penanganan proses sidik dilakukan oleh anggota Satreskrim Polres Natuna atas nama Brigadir Gultom dan Brigadir Daniel Heri SE. yang sedang BKO di Polsek Tarempa. Tindakan selanjutnya akan dilanjutkan proses sidik. Demikian, AKP Felix, Kasat Reskrim Polres Natuna, “ pungkasnya di penghujung SMS. Ditanya, Abu Satar ditangkap Polisi di mana, AKP Felix menjelaskan bahwa tersangka ditangkap saat sedang berada di rumahnya di Desa Tanjung Lambai Kecamatan Siantan Kabupaten Anambas. Namun, AKP Felix mengaku belum mengetahui jadwal tersangka tersebut dibawa ke Polres Natuna, dan untuk sementara tersangka ditahan di Polsek Tarempa, “nanti saya kabari,” pungkasnya saat dihubungi melalui telepon. ***

Kasus Raja Amirullah Masih Berjalan RANAI (HK) — Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiyawan mengatakan, kasus dugaan korupsi mantan Bupati Natuna, Raja Amirullah masih tetap berjalan. Saat ini Polres masih menunggu hasil penelitian berkas yang dilakukan Kejaksaan Negeri Ranai (P19). “Masih berjalan, kita masih tunggu turun P19 dari jaksa,” kata AKPB Anton di Gudang Logistik KPU Natuna, Rabu (5/3). Raja Amirullah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembebasan lahan untuk pembangunan gedung DPRD Natuna dana lahan jalan menuju gedung tersebut. “Waduh, saya kurang ingat tanggal penetapannya sebagai tersangka, tapi yang jelas kasus itu sedang dalam proses, kasusunya sama dengan kasus Asmiadi yang jadi Kabag Tapem

waktu itu,” ungkapnya. Sebelumnya, Kasipidsus Kejasaan Negeri Ranai, Bambang Widianto mengaku telah menerima berkas tahap satu atas kasus dugaan korupsi tersebut dari penyidik kepolisian Polres Natuna. “Ya berkas tahap satunya sudah kita terima dari polisi sekitar tujuh hari yang lalu,” kata Bambang. Dikatakan Bambang, berkas yang diterima Kejakasaan dari Polres Natuna itu bernomor itu merupakan berkas dugaan korupsi yang terjadi pada proses pembebasan lahan jalan menuju kantor DPRD Natuna di Desa Sungai Ulu, kecamatan Bunguran Timur. Surat tersebut, ujar Bambang bernomor B120/II/ 2014/Reskrim dan kini sedang dilakukan pemeriksaan berkas oleh kejasaan. “Kini kita sedang mela-

kukan pemeriksaan berkas tentang dugaan korupsi pembebasan lahan itu,” ujarnya. Terkait pihak-pihak yang berkemungkinan terlibat dalam kasus ini, Bambang mengaku tidak mengetahuinya sebab itu diluar ranah kejaksaan melainkan sepenuhnya ada dibawah kewenangan penyidik. Namun, sambungnya lagi yang jelas tersangka lainnya pada kasus yang sama sudah ditahan oleh Kejari Ranai sejak beberap waktu lalu. ���Waduh kalau siapa saja yang terlibat kita tidak tahu, coba tanyakan ke penyidik, karena itu sepenuhnya ranah penyidik, dan kita hanya bisa menuntut saja. Tapi yang jelas Pak. Asmiadi yang juga disangka terlibat dalam kasus ini sudah kita tahan, untuk segera dituntut dipengadilan,” pungkasnya. (cw61)

47 Depot Air Minum Tanpa Izin Hanya 3 Depot Miliki Izin RANAI (HK) — Sejumlah 47 dari 50 depot air minum isi ulang yang ada di Kabupaten Natuna tidak memiliki izin laik sehat air minum. Hal ini diungkapkan Kasi Pelayanan dan Perizinan Wan Everyana,S.Sos di ruang kerjanya, Rabu (5/3). Eva mengatakan, sampai saat ini baru ada 3 usaha depot air minum yang memperpanjang izin usaha depot air minum laik sehat air minum. “Ya, untuk saat ini baru ada tiga usaha depot air minum yang ada di Natuna khususnya di Kecamatan Bunguran yang sudah menggurus izin usaha mereka,diantaranya PO. Yess Qua Sedanau Kecamatan Bungguran Barat, PO Tan Qua, Kecamatan Bungguran Ti-

mur Laut dan PO Ella Qua, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bungguran Timur,” ungkap Wan Everyana. Dinas Kesehatan ketika di komfirmasi membenarkan memang sudah ada empat usaha depot Air isi ulang yang sudah di proses melalui Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam. “Ya benar, sudah ada 4 depot yang sudah melalui proses Laboratorium BTKL Batam kelas 1,” ujar Slamet, Kasi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna. Slamet mengatakan, depot air isi ulang melalui proses Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Kelas 1 Batam maka dinas terkait be-

lum bisa memberikan izin usaha tersebut. “Karena depot Air isi ulang yang layak kosumsi harus melaui beberapa tahap pemeriksaan laboratorium diantaranya pemeriksaan baktereologi kimia air minum,” ungkap Slamet Bagi depot yang jauh seperti yang ada di kecamatan luar Pulau Bunguran, Dinas Kesehatan akan melakukan koordinasi dengan pukesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan dan infaksi sanitasi bagi depot-depot air minum yang ada di kepulauan. “Ya bagi depot yang berada di luar pulau Bunguran kita akan koordinasikan ke puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan infaksi sanitasi terhadap depot tersebut,” pungkasnya. (cw58)

Polres Sipakan 206 Personel Amankan Pemilu RANAI (HK) — Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiyawan menyatakan, Polres Natuna siap mengamankan Pemilu 2014 di Natuna pada pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang. Sejumlah 206 personel Polsisi sudah disiapakan untuk pengamanan Pemilu ini. “Sejumlah 206 personel sudah disiapkan untuk pengamanan pemilu. Baik pengamanan TPS sampai pengamanan distribusi logistik,” kata AKBP Anton saat meninjau sejumlah lembaga penyelengara pemilu di Ranai, Rabu (4/3). AKBP Anton mengatakan, dalam hal pengamanan ini, Polres Natuna mendapatkan bantuan personil dari Polda Kepri sebanyak 50 personil polisi, personil ini berada di bawah kendali operasi Polda Kepri. Selain Personil tambahan kata Anton, Polres Natuna juga melibatkan personil polisi yang ada di setiap Polsek yang ada di Kabupaten Natuna dan Kabupaten Anambas. Khusus pengamanan tempat pemungutan suara (TPS), akan diterapkan dua pola pengamanan, hal ini berkenaan dengan tingkat

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

LAKUKAN KOORDINASI — Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiyawan Bersama Ketua Panwaslu Natuna, Lindawati saat melakukan koordinasi di Kantor Panwaslu Natuna dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilu legislatif 9 April 2014. kerawanan. Untuk daerah yang dinilai rawan, satu TPS disiagakan dua polisi dan empat linmas. Untuk daerah yang dinilai tidak rawan, disiagakan satu polisi dan dua linmas. “Daerah rawan ini, khusus TPS jauh dari mapolsek. Ditempuh perjalanan sekitar tujuh jam dan TPS di Kecamatan diluar pulau Bunguran. Tapi belum dikatakan rawan, karena masih aman,”

jelasnya. AKBP Anton mengatakan, Ia mendatangi KPU, Panwaslu dan Satpol PP untuk melakukan koordinasi terkait Pemilu tersebut, terutama sekali dalam hal keamanan dan dalam pengawalan logistik hingga kegiatan kampanye terbuka. Menurut AKBP Anton, letak kerawanan yang paling mengkhawatirkan adala saat-saat setelah proses pen-

coblosan dan penghitungan suara sudah selesai dilakukan, karenanya untuk pengamanannya perlu koordinasi yang baik. “Yang paling diantisipasi dan diperketat keamanan setelah pencoblosan dan perhitungan suara. Hal ini harus dikoordinasikan dengan baik, supaya tidak terjadi pelanggaran dan surat suara yang manipulasi saat distribusi ke KPU,” pungkasnya. (cw61)

156 Surat Suara Cacat RANAI (HK) — Surat suara pemilu Kabupaten Natuna ada ditemukan cacat sebanyak 156 lembar surat suara, setelah KPU selesai melaksanakan sortir di kantor KPU. Demikian dikatakan ketua KPU Kabupaten Natuna, Affwandris di kantornya, Rabu (5/3). Af menjelaskan, total surat suara pada pemilu kali ini untuk kabupaten Natuna berjumlah 209,302. Kesemuanya ini merupakan surat suara untuk pemilihan DPR, DPD, DPR Propinsi dan DPR Kabupatan / Kota. “Total keseluruhan surat suara ada 209,302, ini untuk semua caleg baik yang pusat, propinsi dan kabupaten serta DPD ya,” kata Af. Namun, total surat suara yang baik untuk kabupaten Natuna setelah disortir sebanyak 209, 146 Lembar Surat Suara yang baik atau tidak mengalami cacat.

Sedangkan surat suara yang ditemukan cacat setelah dilakukan sortir di kantor KPU sebanyak 156 lembar surat suara sehingga total surat suara ini dikurangi dengan jumlah surat suara yang cacat. “Tapi di antara surat suara ini ada 156 lembar yang kita temukan cacat, sehingga surat suara yang baik sebanyak 209, 146, surat suara yang cacat ini terletak pada surat suara DPR Propinsi dan DPR Kabupaten Natuna Dapil satu,” terangnya. Dijelaskan Af, surat suara yang cacat ini bukan berarti lembar surat suaranya rusak, sebab tidak ada diantara lembar surat suara itu yang ditemukan rusak, hanya mengalami kecacatan berupa perubahan warna atau pun sedikiti buram. Karenanya, jelasnya lagi, surat suara yang cacat ini dipisahkan dari surat suara

yang baik dan akan dikoordinasikan dengan KPU propinsi Kepri untuk dikoordinasikan ke KPU pusat. “Terkait yang cacat ini kita akan koordinasikan dulu, apakh bisa dipakai atau bagaimana, sebab ia tidak rusak cuma cacat saja,” ujarnya. Af menyatakan, surat suara untuk kabupaten Na-

tuna dipastikan baik dan lengkap sebab jumlah dan kualitasnya masih bagus. “Intinya untuk kita di Natuna, surat suara ini tergolong baik dan lengkap, cuman yang cacat ini kita koordinasikan dulu, dan kita berharap ada gantinya kalau dinyatakan tidak bisa terpakai,” pungkasnya. (cw61)

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

SEJUMLAH pegawai KPU Natuna tampak sibuk menaikkan kota surat suara ke atas mobil untuk dibawa ke gudang penyimpanan logistik KPU di Jalan Soekarno - Hatta, Ranai, Dengan Pengawalan Ketat Polisi.

Catatan Lepas Dhany Ismeth

Negara Hukum Masih Jauh di Seberang Lautan SAYA ingin mengungkapkan catatan-catatan S.M Amin yang diharapkan dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi kita semua. Perjuangan bangsa ini masih sangat panjang karena kehidupan masyarakat kita terus terpuruk dan semakin banyak penderitaan. S.M. Amin adalah cermin nyata yang dapat dijadikan panutan dan tauladan bagi semua orang sepanjang masa. Salah satu dari sekian banyak tekad bulat rakyat Indonesia yang dikumandangkan sesaat setelah rezim dictatuur Sukarno, kurang lebih 51 tahun yang lalu, adalah “Pemurnian Undang-Undang Dasar 1945”. Itu berarti perubahan suasana yang diliputi rule of force, di mana setiap warga negara yang tidak disukai di rezim tersebut, senantiasa berada dalam keadaan cemas dan khawatir akan terjadi sesuatu hal atas dirinya, menjadi suatu hidup yang diliputi oleh rule of law, di mana setiap warga negara tanpa kecuali, dapat hidup melakukan pekerjaannya sehar-hari dengan aman dan tenteram, atas perlindungan hukum yang tidak membeda-bedakan di antara sesama warga. Suatu cara hidup, di mana setiap manusia, baik pegawai negeri biasa maupun yang menempati kedudukan tinggi dengan kekuasaan luas ataupun hanya seorang rakyat jelata, tidak mungkin digugat-gugat, selama ia tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Di mana

setiap manusia tanpa kecuali diseret ke muka pengadilan bila melakukan pelanggaran hukum. Dengan pendek; tekad “Pemurnian Undang-Undang Dasar 1945” berarti ciptakan suatu negara hukum Indonesia. Dalam perkembangan keadaan masa itu, harus diakui adanya kemajuan-kemajuan pesat dalam Pemurnian Undang-Undang Dasar 1945. Akan tetapi, masih terjadi hal-hal yang tidak dapat dibenarkan dalam suatu negara hukum. Pemimpin-pemimpin negara, baik yang rendah maupun yang berfungsi tinggi, melakukan tindakan-tindakan yang bersifat perkosaan hukum dan perkosaan hak-hak warga negara. Itu sering terjadi baik di daerah maupun di pusat. Yang amat mencemaskan adalah kenyataan bahwa setiap kali korban tindakan melanggar hukum itu mengemukakan keberatan atas tindakan tersebut, setiap kali pula si penindak atau petugas negara, bukan menerima keberatan yang dimajukan

dengan hati terbuka, kemudian menilai dengan objektif tanpa serba sangka atau vooroordeel, akan tetapi dengan sikap agressif dengan serta merta menuduh korban sebagai pengacau dan mendapat ancaman yang ditujukan kepada dirinya. Dengan demikian, sejak dulu, aparatur negara belum juga bersih dari unsure-unsur yang masih bermental masa lampau, dari unsure-unsur yang masih belum dapat menyesuaikan diri dengan mental baru yang diluputi semangat rule of law. Berpuluh fakta telah dikemukakan S.M Amin dalam tudingan terhadap aparatur tersebut sebagai bukti ketidaksempurnaan system pemerintahan dari dulu dan relevan sampai saat ini. Dua kejadian yang merupakan tindakan yang bersifat pelanggaran hukum dan sebagai perkosaan hak warga kota, yakni ; Pertama pada saat itu, pemerintah untuk sementara oleh pimpinan Kotapraja dikeluarkan ijin untuk meng’organiser Hwa hwee atau Judi di ibukota Jakarta. Katanya, teruntuk hanya bagi Cina dan warga negara asing. Bagaimana caranya untuk benar-benar membatasi izin judi itu hanya pada kelompok penduduk tersebut, tidak dijelaskan lebih jauh dan memang kenyataan tidak mungkin dilakukan pembatasan ini. sehingga permainan judi telah menjadi permainan setiap penduduk tua dan muda. Terhadap izin judi tersebut, bukan tidak ada reaksi dimajukan penduduk kota, ter-

Dhany Ismeth utama reaksi yang diberikan golongan Islam. Akan tetapi keberatan terhadap judi yang dikemukakan tersebut atas dasar ajaran agama, tidak dianggap bersifat menentukan oleh pemberi ijin. Justru keberatan dianggap sebagai bentuk agresif dan tantangan challenge : kalau saudara-saudara tahu cara lain untuk memperoleh uang, katakanlah. Uang perlu untuk pembangunan kota. Sudah banyak uang diperoleh dari pemberian ijin judi tersebut dan semua hasilnay dipergunakan bagi penbangunan gedung sekolah, jalan dan sebagainya. Tidak ada judi tidak aka nada gedung dan infrastruktur tersebut. Tulisan tersebut masih setengah jalan sehingga jangan ditelan mentah-mentah. Karena keterbatasan ruang di media ini sehingga perlu pensiasatan tulisan yang sesuai. Saya akan terus mencoba mengemukakan sepanjang tulisan punya relevansi dengan kondisi politik dan ekonomi bangsa ini, terutama bagi provinsi kepri yang kita cintai ini. *** Editor: Nico, Layouter: Syahril


CMYK

Kamis, 6 Maret 2014

14

Pimpinan Dewan Tpi Dipertanyakan Tak Mampu Laksanakan PAW TANJUNGPINANG — Pelantikan dua anggota DPRD Kota Tanjungpinang Pergantian Antar Waktu (PAW) yakni Ahmad Dani dan Burhanuddin gagal dilaksanakan pada hari Jumat (28/2) malam lalu. Kredebilitas pimpinan DPRD setempat pun dipertanyakan. Februari 2014 tersebut diReza Fahlepi Liputan Tanjungpinang Padahal, pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri nomor 410 tahun 2014 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan PAW, anggota DPRD Tanjungpinang. Ahmad Dani yang loncat dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) saat ini berpindah ke Partai Hanura digantikan oleh M Mustaqim Ismail. Sementara, Burhanuddin digantikan oleh Heri Suharto. Dalam SK tertanggal 28

jelaskan, meresmikan pemberhentian dengan hormat Ahmad Dani dan meresmikan pengangkatan M Mustaqim Ismail sebagai PAW Anggota DPRD Kota Tanjungpinang sisa masa jabatan tahun 2009-2014. Sesuai dengan aturan dari Kementerian Dalam Negeri, waktu pelantikan diberi batas sampai dengan pukul 00.00 WIB dimana SK dari gubernur pada hari itu juga sudah dikeluarkan. "Seharusnya, ini sudah dipersiapkan PAW, karena sifatnya mendadak dan punya dasar hukum yang jelas.

Namun, kita sangat menyayangkan pembatalan pelantikan PAW ini dan kami perlu mempertanyakan kinerja, kredibilitas serta sumber daya manusia (SDM) pimpinan Dewan Tanjungpinang," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PDK Kepri Ashari kemarin. Disamping itu lanjut Ashari, pihaknya juga mempertanyakan kinerja Sekretaris Dewan Kota Tanjungpinang yang tidak mampu menyelenggarakan ceremony pelantikan tersebut. Terkait dengan hal itu, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Yuswandi membantah kalau ada anggota DPRD Tanjungpinang yang tidak mengetahui jadwal pelantikan tersebut. Menurut Yuswandi, Setwan sudah bekerja sesuai dengan aturan dan prosedur terutama menghubungi seluruh anggota dewan untuk hadir dalam pelantikan PAW.

"Kita pada hari itu juga sudah menghubungi semua anggota DPRD Tanjungpinang untuk menghadiri pelantikan. Ada yang bisa dihubungi dan tidak karena kita

hanya pelaksana saja. Kalau ada anggota dewan yang dilantik kita mempersiapkan naskah, kursi, meja dan keperluan lainnya," kata Yuswandi. ***

CMYK

Editor: R Ghafur, Layouter: M Fahrullazi


Pendidikan

Kamis, 6 Maret 2014

15

Lomba O2SN dan FLS2N Digelar Tingkat Kecamatan Sagulung BATAM (HK) — Kegiatan O2SN dan FLS2N di tingkat Kecamatan Sagulung mulai digelar, Rabu (5/3) di Mal Top 100 Batuaji. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari kecamatan, Arif Rahmansyah, perwakilan Kapolsek Sagulung R Simanjuntak, dan perwakilan dari Kelurahan Tembesi , Arman. Suci Ramadhani Liputan Batam Juga hadir pula Pengawas Kecamatan Sagulung R Jamahyah, Syarif dan Lala Miang, serta kepala sekolah se Kecamatan Sagulung. Menurut Ketua Panitian O2SN dan FLS2N Sagulung, Yuanda bahwa kegia-

tan ini wajib diikuti seluruh sekolah di Kecamatan Sagulung baik Negeri maupun Swasta, tercatat 59 sekolah dari 7 gugus ikut memeriahkan acara ini. "Jadi untuk satu gugus itu terbagi menjadi 6 sampai 7 sekolah, mereka masingmasing mengirim perwakilannya," ujar Yuanda kepa-

da Haluan Kepri disela-sela acara. Dalam kegiatan O2SN dan FLS2N akan dilombakan bidang agama meliputi Kaligrafi, Azan, Saritilawah. Sedangkan bidang kesenian seperti Nari, bernyanyi Solo, Pantonim, dan bidang Olahraga Bola kaki, Voly Putra-Putri, Takrau, Atletik, dan Tenis Meja. "Untuk semua kegiatan ini, dilombakan mulai tingkat sekolah dilanjutkan di tingkat gugus, kecamatan, dan kota, serta provinsi sampai tingkat nasional," katanya. Setiap sekolah, kata Yuanda menampilkan yang terbaik guna meraih prestasi. Begitu pula dalam setiap gugusnya, masing-masi-

ng sekolah harus kelihatan kompak untuk memberikan yang terbaik dalam meraih kemenangan mewakili tingkat lomba lebih tinggi lagi. Sementara Kabid PLS Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hasyimah Nyat Kadir, bahwa kegiatan ini bersifat wajib diikuti setiap sekolah, baik di tingkat SD, SMP, SMA maupun SMA. Yang mana seleksi dilakukan secara bertahap dari mulai sekolah hingga tingkat nasional. "Tujuannya dari kegiatan ini meningkatkan kreatifitas guru untuk melahirkan anak didik yang kreatif dan memiliki mental untuk berbicara di depan umum seperti lomba pidato itu,"ucapnya.***

SUCI/HALUAN KEPRI

KEGIATAN FLS2N — Salah satu penampilan peserta pada kegiatan lomba O2SN dan FLS2N se Kecamatan Sagulung yang diadakan di TOP 100 Mal, Batuaji, Rabu (5/3). Pada kegiatan ini berbagai lomba ditampilkan dalam rangka penyeleksian untuk tingkat Kota Batam.

SMK MHS Semakin Dipercaya Masyarakat 129 Calon Siswa Telah Mendaftar

HUMAS SMK MHS

PARA pelajar SMK MHS berfoto di halaman sekolah. Kini SMK MHS telah menunjukan eksitensinya sebagai sekolah kejuruan bermutu yang diminati masyarakat. BATAM (HK) — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Multistudi High School (MHS) semakin dipercaya masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar calon siswa baru hingga sekarang berjumlah 129 siswa. Dikarenakan melihat animo orang tua murid berminat memasukan anaknya ke SMK MHS, maka pihak sekolah membuka lagi pendaftaran hingga gelombang ke III. "Tadinya gelombang II hanya sampai 125 siswa saja, namun dikarenakan permintaan cukup banyak dari orang tua kita tambah menjadi 150 siswa. Bila mana nanti yang mendaftar juga melebihi angka 151, maka gelombang ke III kita buka lagi. Hal ini juga kita lakukan karena ruang kelas yang kita miliki tersedia dan cukup memadai dipola perkelasnya sekitar 25 siswaan," ujar Pendiri Yayasan Pendidikan SMK MHS Batam, Bambang Sudiono kepada Haluan Kepri, beberapa hari lalu. Dengan adanya kepercayaan masyarakat ini akan pendidikan diterapkan di SMK MHS, membuat Bambang semakin berupaya untuk selalu melakukan peningkatan yang berimbang dalam semua program institusi, fisik, non fisik, akademik dan manajemen sekolah yang baik. Sudah menjadi prinsip

dari SMK MHS untuk membekali siswa dengan pendidikan berkualitas, agar lulusan nanti memiliki skill yang mumpuni dan dapat dirasakan masyarakat. Bambang juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada SMK MHS. Menurutnya, bahwa kepercayaan masyarakat ini merupakan bukti bahwa SMK MHS mampu berkontribusi maksimal dalam proses pendidikan dan pencerdasan anak bangsa. Bambang berharap dukungannya semua pihak untuk menjadikan sekolah kejuruan ini lebih unggul, modern serta berorentasi pada pendidikan berakhlak. Ditempat terpisah Dra Nurmi yang merupakan salah satu orang tua murid yang pernah menyekolahkan anaknya di SMK MHS bernama Nurharsima Rezky Maulia yang sekarang berkuliah Universitas Ahmad Yani (Unjani) mengambil jurusan Teknik Mentalogi, mengaku bahwa SMK MHS merupakan sekolah kejuruan yang cukup bagus. Hal ini dapat dirasakan anaknya ketika kuliah di Unjani sering diminta untuk membuat desain baju, logo dan membuat program kampus. Meski kuliah yang anaknya pilih itu tidak berkaitan dengan jurusan yang diambil di SMK MHS namun ilmu IT sangat membantu.

"Skill IT anak saya itu bagus, dia sering diminta membuat desain dan program. Gara-gara anak saya pandai IT, banyak tetangga yang menyekolahkan anaknya dari SMPN 29 setelah lulus dimasukin ke SMK MHS. Padahal anak saya dulu alumni di SMPN 4 Batam," katanya. Nurmi juga menilai biaya diterapkan di SMK MHS juga relatif murah, namun pendidikan diberikan sangat berkualitas. Hal inilah yang mendorong Nurmi menyekolahkan anaknya di SMK MHS, padahal ketika PPDB anaknya itu bisa diterima di SMK atau SMA negeri karena nilainya cukup bagus. "Saya juga sa-

ngat berterima kasih kepada SMK MHS yang telah mendidik anak saya dengan pendi d i k a n y a n g b e r kualitas," kata Nurmi lagi. Perkataan yang sama juga dilontarkan Wali Murid Agus Supratman, bila jurusan komputer diterapkan SMK MHS telah mengasah jiwa kewirusahaan sejak dini anak didik. Hal ini terbukti adiknya yang lulus dari SMK MHS telah berhasil membuka usaha jasa design, seperti percetakan spanduk, jasa perbaikan komputer, dan lainnya. "Saya bangga saja hasil dari pendidikan di SMK MHS dapat dirasakan sekarang setelah lulus. Bahkan adik saya itu mendapat proyek

Muslim

Bambang

membuat website sekolahsekolah dan perusahaan," jelas Agus dengan bangga. Sama halnya dikatakan Harlily Vahty yang adiknya bersekolah di SMK MHS. Ia menilai pendidikan di SMK MHS sejalan dengan perkembangan jaman dan tuntutan dunia kerja dan usaha. "Saya pikir SMK MHS telah menempatkan diri sebagai sekolah pilihan masyarakat,

Nurmi

Harlily

karena selain pendidikan diberikan berkualitas, juga biayanya ringan terjangkau semua kalangan. Inilah sekolah yang dapat mencerdaskan anak bangsa dan bisa dinikmati semau masyarakat," kata Harlily. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Drs H Muslim Bidin juga mengaku bila pendidikan di SMK MHS cukup berkualitas se-

Agus

banding dengan pendidikan diterapkan di SMK negeri ternama di Batam. Dikatakannya, bahwa SMK MHS juga telah memberikan kontribusi ikut membantu program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan pelayanan pendidikan masyarakat Batam yang murah dan berkualitas serta biaya yang terjangkau masyarakat. (men)

Komentar Alumni SMK MHS Budi Santoso

Randita Prihandani Mahasiswi Universitas Pasundan Jurusan Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) AWALNYA saya masuk SMK MHS karena tertarik bidang IT yang diterapkan cukup bagus. Disamping itu juga melihat pelajaran teknologi diterapkan terus berkembang anak didik semakin mahir menguasai teknologi. Yang pasti ilmu yang dapat di SMK MHS sangat mendukung untuk kuliah, berkerja dan beraktifitas seharihari. Dan hebatnya lagi, di SMK MHS biaya pendidikan lebih murah tapi tidak murahan. Malah tak kalah kualitas lulusan dengan sekolah lainnya, sekalipun dengan SMK negeri yang favorit di Batam. Hidup SMK MHS semoga terus jaya.

Muhammad Ardiansyah Mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) SMK MHS banyak mengajarkan saya berbagai ilmu yang bermanfaat. Malah ketika saya kuliah di Binus ini, pelajaran yang diterapkan di SMK MHS benar-benar menjadi pondasi saat menerima perkuliahan di Binus. Intinya pendidikan diterapkan di SMK MHS sangat berkualitas, saya bangga menjadi bagian dari siswa SMK MHS. Karena saya bisa jadi sekarang ini diterima di Binus tiada lain karena jasa besar dari SMK MHS.

Mahasiswa Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika SAYA kangen SMK MHS karena rasa kebersamaan dan kekeluargaannya antara murid dan guru cukup akrab. Disamping itu gurunya mengerti pribadi siswa. Awalnya masuk SMK MHS karena suka seragamnya dan pendidikan IT-nya lebih maju dari sekolah lain. Selain itu organisasi di SMK MHS sangat membantu saya dalam mengikuti organisasi diperkuliahan jadi terbiasa berbicara di depan umum. Malah tidak malu-maluin meski dari Batam bisa bersaing dengan mahasiswa dari daerah lain.

Agus Salim Pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Ranai Bagian Fungsional Umum SAYA sangat bangga menjadi salah satu alumni dari SMK MHS. Banyak ilmu yang bermanfaat di dapat ketika bersekolah di SMK MHS. Serta kedisiplinannyapun cukup tinggi. Pesan saya SMK MHS tetaplah menjadi sekolah yang mampu berkompetensi dalam ilmu pendidikan khususnya bidang IT. Apalagi zaman sekarang ilmu IT sangat di butuhkan. Oh ya saya juga mantan Ketua OSIS di SMK MHS dulu, sangat banyak pengalaman terutama belajar akan jiwa kepemimpinan diajarkan di SMK MHS ini. Saya juga diterima di Imigrasi karena ilmu IT y a n g saya dapat di SMK MHS, sangat menyakinkan pihak Imigarasi ketika di tes. SMK MHS pokoknya is the best.

Wendy Frayoga Damanik Sekolah Tinggi Teknik PLN Jakarta Jurusan Teknik Sipil SAYA memilih masuk SMK MHS karena banyak pengalaman bidang IT didapat tidak seperti sekolah di SMA. Namun saya pesan SMK MHS harus lebih baik setiap tahunannya dan khususnya untuk ilmu IT, karena meski saya berkuliah di Teknik Sipil tapi ilmu IT sangat bermanfaat. Dengan kata Lain ilmu IT dibutuhkan untuk semua bidang ilmu.

Pemuda Muhammadiyah Gelar Lomba Pidato Bahasa Inggris BATAM (HK)— Dalam rangka kepedulian terhadap kemajuan pendidikan, Pemuda Muhammadiyah Batam menggelar lomba Bahasa Inggris tingkat SLTA. Lomba ini akan diadakan pada 8 Maret mendatang dipusatkan di City Work, Nagoya dihadiri ormas pemuda Batam, kepala sekolah, serta Dinas Pendidikan. Menurut Ketua Pemuda Muhammadiyah Batam, Moh Iqbal, dengan adannya kegiatan ini para pelajar akan lebih terampil dalam

berbahasa Inggis mengin- nggelar kegiatan yang sifatgat Batam merupanya memajukan kan pintu gerbang pendidikan, seperti yang sangat dibutuhmemberikan motikan orang-orang vasi UN bagi siswa yang memiliki skill kelasa XII SLTA, berbahasa Inggris. serta kegiatan lainDisamping itu juga nya yang lebih mekegiatan ini akan ngedepankan pedijadikan iven taningkatan mutu hunan dengan mempendidikan," ujarperebutkan piala nya, Rabu (5/3). Iqbal bergilir Pemuda Dijelaskannya, Muhammadiyah Batam. bahwa Pemuda Muhammadi"Setiap tahun Pemuda yah Batam hampir 20 tahun Muhammadiyah selalu me- berdiri dengan anggota inti se-

banyak 15 orang. Meski diakui Iqbal kegiatan dari organisasi ini telah banyak dilakukan namun disadari kurang publikasi, sehingga gaungnya belum terdengar oleh masyarakat luas. "Bahkan kita menggelar sembako murah untuk meringankan beban masyarakat, serta mengadakan berbagai pelatihan kepada para pelajar di Batam," jelasnya. Sementara lomba Pidato Bahasa Inggris ini juga kata Iqbal, merupakan salah satu upaya dalam membiasakan

pelajar berbahasa Inggris, serta menanamkan rasa percaya diri. Makanya tema yang diusung pada lomba tersebut, 'Peran Remaja Dalam Mengembangkan Diri'. "Nanti dalam lomba sistim gugur, dan yang kita ambil adalah juara I,2 dan 3 serta Harapan 1,2 dan 3. Nah bagi juara ini bisa dijadikan referensi Disdik atau sekolah untuk ikut ajang olimpiade Bahasa Inggris atau speak contest atau story telling tingkat provinsi maupun nasional nanti,"katanya. (men)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment Aditya, Layout: M Fahrullazi


CMYK

Advertorial

Kamis, 6 Maret 2014

16

Batam, Bandar Dunia Madani Modern dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi B Nasional

ANYAK kemajuan yang telah dicapai Kota Batam dibawah kepemimpinan Walikota, Drs. Ahmad Dahlan, MH dan Wakil Walikota, Rudi, SE., MM. Sejak dilantik pada 1 Maret 2011 lalu oleh Gubernur Kepri, Muhammad Sani, Kota Batam semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera. Seluruh kebijakan Walikota dan Wakil Walikota Batam mengacu pada visi kota Batam yakni “Terwujudnya Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang modern dan menjadi andalan pusat pertumbuhan perekonomian Nasional�. Kota Batam merupakan kota Kepulauan yang memiliki luas sekitar 1.647,83 kilometer persegi. Kota Batam letaknya sangat strategis pada jalur pelayaran internasional yang paling ramai di dunia dengan jarak hanya 12,5 mil laut (20 km) dari Singapura. Saat ini, penduduk Kota Batam tercatat sebanyak 1.135.412 jiwa tersebar di 12 Kecamatan. Harapan dan impian yang telah dicapai oleh pemerintahan Dahlan-Rudi beserta jajarannya terus melakukan perencanaan untuk kemajuan Batam. Baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, investasi hingga infrastruktur pembangunannya terus mengalami kemajuan. Setelah tiga tahun kepemimpinannya, pasangan ini sukses dalam berbagai hal, khususnya pengembangan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Di bidang penganggaran, duet Dahlan-Rudi senantiasa berpihak pada rakyat. Untuk mendukung pembangunan Kota Batam, Pemko Batam menggenjot pendapatan sehingga setiap tahun terjadi peningkatan. Pada 2011, Anggaran pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam sebesar Rp1.286.819.924.504, tahun 2012 sebesar Rp1.577.373.011.521. Pemko Batam menargetkan APBD Kota Batam pada 2014 sebesar Rp.1.958.619.877.000. Pemko Batam optimis target ini dapat tercapai. Pengalihan pajak dari pusat ke daerah menjadi sumber PAD yang potensial. Bea Perolehan atas tanah dan bangunan (BPHTB) telah lebih dulu dialihkan dari pusat ke daerah sejak 2011, sementara Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) baru dialihkan pada 1 januari 2013. Dua pajak ini sangat mendongkrak PAD Batam , yang sebelumnya dari sektor Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, PPJU, Pajak Parkir,dan Galian C. Selain itu, retribusi Ijin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) juga dialihkan dari pusat ke daerah sejak 1 Januari 2013. Walikota Ahmad Dahlan mempunyai kebijakan, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam, lebih dari lima puluh persen untuk belanja publik. Di bidang infrastruktur, Pemko Batam berpatokan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam. Infrastruktur di Kota Batam yang dilakukan dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam. Pekerjaan Dinas PU antara lain peningkatan jalan, pemeliharaan jalan dan pembangunan jalan yang dilaksanakan setiap tahunnya bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Batam. Sehingga masyarakat yang melintas jalan dapat menikmati kenyamanan serta merasa aman dalam berkendaraan. Selain itu peningkatan jalan arteri maupun kolektor bertujuan untuk menarik investasi di Kota Batam, karena salah satu faktor pendukung adalah infrastruktur jalan. Selama 2011, Dinas PU Kota Batam mengerjakan peningkatan jalan kota sepanjang 8,2 km. Selain itu, Dinas PU Kota Batam juga membangun sarana sanitasi air limbah lingkungan atau MCK di Pulau Bulang Lintang, Pulau Jaloh, Pulau Mecan dan Pulau Geranting. Sarana air bersih lainnya yakni pemasangan jaringan air bersih di Pulau Buluh dan pemasangan sambungan rumah WTP Belakang Padang dan Pemping. Masih di tahun 2011, Dinas PU Kota Batam melakukan pemeliharaan rutin drainase sepanjang 40.000 meter untuk pencegahan banjir serta mengerjakan pembangunan jembatan kota di wilayah mainland dengan membangun bangunan pelintas (jembatan) Bengkong Seken sepanjang 10 meter. Pada 2012, pembangunan lebih dipusatkan di wilayah hinterland. Hal ini supaya tidak terkesan bahwa Pemerintah Kota Batam hanya memperhatikan daerah Mainland dan menyisihkan atau mengabaikan daerah Hinterland dalam pembangunan kota Batam. Melalui anggaran Kementrian Peker-

WALIKOTA Batam, Ahmad Dahlan saat meresmikan sejumlah proyek di Batam.

WALIKOTA Batam, Ahmad Dahlan dengan latar belakang salah satu kawasan pantai di Batam.

WAKIL Walikota Batam, Rudi, tengah berdialog dengan seorang pelajar dalam Busway.

TUGU Barelang Bridge, sebuah kawasan pariwisata Batam yang cukup terkenal.

jaan Umum dilakukan reklamasi terhadap pulau Puteri sehingga pulau ini tetap menjadi satu kesatuan pada saat air pasang. Di tahun 2013, peningkatan jalan dilakukan di berbagai titik di kota Batam. Selain peningkatan jalan, Dinas PU Kota Batam juga rutin mengerjakan pemeliharaan jalan. Pencegahan banjir juga dilakukan setiap tahun dengan membangun drainase di berbagai titik yakni di perbatasan perum KDA dan perum Cipta Emerald, d pertokoan Penuin, di Perumahan Tiban Palem, di Permukiman Kav Kamboja Seipelenggut Sagulung serta pembangunan tembok penahan saluran drainase pemukiman di Kav Kamboja Sei Pelenggut Sagulung. Dinas PU Kota Batam juga menambah jumlah lampu jalan di Batam. Tahun 2013, dilakukan penambahan lampu jalan di wilayah Nongsa, Batuaji, Sagulung dan Seibeduk. Selain itu Dinas PU Kota Batam juga mengadakan rehabilitasi jaringan PJU di wilayah II Kota Datam dan Hinterland 10000 kabel twist. Di Kampung tua Teluk Lengung Telagapunggur, Dinas PU Kota Batam membangun penyediaan sarana air bersih/air minum bagi masyarakat. Sementara di wilayah hinterlang, Dinas PU Kota Batam membangun pengadaan jaringan distribusi dan pemasangan sambungan rumah, instalasi pengolahan air serta penyediaan sarana air baku di Pulau Mecan, Sekanak Raya, Belakangpadang. Di bidang pendidikan, Pemko Batam juga senantiasa meningkatkan mutu dan kualitas. Berbagai program dan kegiatan dilaksanakan Dinas pendidikan (Disdik) Kota Batam setiap tahun seperti peningkatan pelayanan keuangan daerah di seluruh sekolah di Batam; Program pendidikan anak usia dini, non formal dan pembinaan kesiswaan; Program peningkatan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan pendidikan dasar dan menengah serta Peningkatan mutu dan manajemen pelayanan pendidikan. Menanggulangi penerimaan siswa baru, Pemko Batam melalui Disdik Kota Batam setiap tahun membangun sekolah dan ruang kelas baru. Sampai 2013, Disdik Kota Batam telah membangun 139 Sekolah Dasar (SD), 48 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 17 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Untuk lebih memajukan pendidikan di Batam, Pemko Batam juga memberikan beasiswa pelajar prestasi dan miskin bagi siswa SD, SMP, SMA, MA dan SMK di Kota Batam. Untuk tahun anggaran 2013, Disdik Kota Batam mengalokasikan Rp 1.214.580.000 untuk 1.929 siswa berprestasi dan 4.165 siswa miskin. Sebagai wujud pelayanan prima kepada publik, Disdik Kota Batam menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online. Aplikasi PPDB Online Ko-

ta Batam yang difasilitasi dan didukung oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom), Kementerian Pendidikan Nasional RI ini diharapkan dapat menyajikan data dan informasi PPDB yang cepat dan akurat kepada para calon peserta didik (siswa) baru dan para orangtua melalui internet. Tahun ajaran 2013/2014, sebanyak 96 sekolah SD, SMP, SMA dan SMK menerapkan sistem PPDB Online. Pelaksanaan PSB secara online dinilai memiliki keunggulan dan keuntungan tersendiri. Selain lebih efesien, PSB Online lebih transparan dan terbuka. Termasuk memudahkan pemantauan baik oleh siswa/orang tua dan masyarakat maupun oleh dinas dan pihak-pihak terkait steakholder pendidikan. Di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Batam telah menyusun strategi diantaranya melalui revitalisasi pelayanan kesehatan dasar (primary health care) dengan meningkatkan jumlah sarana dan prasarana untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang melalui peningkatan akses pada pelayanan kesehatan, terutama didaerah perbatasan dan kepulauan. Hingga tahun 2012, Pemko Batam memiliki 16 Puskemas, 54 Puskesmas pembantu, 32 Puskesmas keliling dan 2 balai pengobatan. Tahun 2013, telah dibangun Puskesmas di Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong, mengingat padatnya penduduk di Kecamatan Puskesmas Pembantu Pulau Bulang secara fisik telah dikembangkan, yang nantinya akan menjadi salah satu Puskesmas rujukan di Kecamatan Bulang. Sebagai perpanjangan tangan pelayanan kesehatan, agar jangkauan pelayanan kesehatan lebih dekat dengan masyarakat di Kecamatan Sei Beduk juga telah dibangun 1 Puskesmas Pembantu (PUSTU) di Kelurahan Duriangkang dan pembangunan 4 Poskesdes di Pulau Nipah, Pulau Panjang Barat di Kecamatan Bulang, di Pulau Mongkol Kecamatan Galang dan di Tanjung Banun Kecamatan Galang. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam berubah status dari tipe C ke tipe B. RSUD Embung Fatimah berawal dari RS Tipe D yang menjadi tipe C pada November 2011 lalu dan pada Januari 2013 lalu menjadi tipe B. Kenaikan status tersebut tidak lepas dari perkembangan RSUD Embung Fatimah selama dua tahun terakhir yakni pertama peningkatan rawat jalan dari 11 poliklinik menjadi 22 poliklinik, dianratanya penambahan poli kesehatan jiwa, poli bedah digestive, urologi dan ortopedi. Kedua, peningkatan pelayanan rawat inap dari 108 tempat tidur menjadi 209 tempat tidur dimana 64 persen adalah tempat tidur kelas III, sisanya kelas II, I, VIP dan VVIP. Ketiga, penambahan pera-

latan penunjang medis seperti laboratorium patologi anatomi, CSSD, CT Scan dan penambahan alat-alat laboratorium patologi klinik. Keempat, peningkatan mutu layanan dengan akreditasi rumah sakit dan peningkatan ke-

terampilan tenaga kesehatan. Dan kelima peningkatan SDM dimana saat ini RSUD Embung Fatimah memiliki 29 orang dokter spesialis, 14 dokter umum, 4 dokter gigi, 156 orang perawat, 52 orang bidan, 70 orang non keperawatan dan 106

orang tenaga teknis lainnya. Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam pelayanan investasi semakin ditingkatkan. Dimulai dengan penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sejak 2006 lalu. Sampai saat ini, PTSP Pemko Batam telah melayani 107 jenis perizinan/non perizinan dengan 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait sesuai bidang usaha yang melaksanakan pelayanan perizinan dengan Badan penanaman Modal (BPM) Kota Batam sebagai koordinator. Berdasarkan data yang ada, setiap tahunnya telah diterbitkan 17 ribu perizinan/non perizinan melalui PTSP Pemko Batam. Setiap SKPD memiliki tim teknis dengan petugas minimal pejabat eselon IV. Penyelenggaraan PTSP di lingkungan Pemko Batam dipusatkan di Gedung Sumatera Promotion Center (SPC) Batam Center. Sektor pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan bagi kota industri seperti Batam. Upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam dengan diikuti peningkatan besarnya pengeluaran yang dilakukan selama berkunjung akan sangat berarti bagi penerimaan dan perkembangan sektor-sektor ekonomi terkait yang selanjutnya diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Jumlah wisatawan mancanegara setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada 2011, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Batam sebanyak 1.161.581 orang, tahun 2012 sebanyak 1.182.633 orang dan tahun 2013, sampai bulan November sebanyak 1.182.633 orang. Demikian juga dalam hal pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik. Misalnya, penguatan masyarakat, pelatihan kewirausahaan bagi pengurus koperasi dan UMKM, pemberian bantuan masyarakat kurang mampu dan korban bencana, dan sebagainya. (adv)

Penghargaan pun Didulang Pemko Batam EMUA keberhasilan tersebut tidak lepas dari tekad Pemko Batam dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam. Berbagai prestasi juga telah diukir Pemko Batam. Kementrian Perumahan Rakyat memberikan penghargaan Adiupaya Puritama kepada UPTD Pemerintah Kota Batam, 22 September 2011. Pemko Batam mendapat peringkat pertama pengelola rumah susun sewa, Muka kuning kategori Pemerintah daerah. Kota Batam sukses tercatat dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), kategori memasak gonggong dengan peserta terbanyak. Dimana pada kegiatan Festival Seafood yang berlangsung di Lapangan Engku Putri Batam Centre pada Sabtu, 17 Desember 2011. Sebanyak 598 koki dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan dan Instansi pemerintahan di Batam melakukan aksi masak gonggong secara serentak. Museum Rekor Indonesia (MURI) menganugerahkan rekor MURI karena berhasil memecahkan rekor nasional untuk penanaman pohon terbanyak di ruas jalan protokol, yang diserahkan langsung kepada walikota Batam sebagai pemrakarsa, Gempita sebagai pelaksana dan Bank Panin cabang Batam sebagai pendukung gerakan ini, Sabtu 7 Juli 2012. Masyarakat yang hadir menanam 15 ribu bibit pohon tembesi di sepanjang jalan protokol. Penanaman pohon yang dipusatkan di Tumenggung Abdul Jamal. Kementerian Perdagangan meresmikan Kota Batam sebagai Daerah Tertib Ukur, Selasa 6 Nopember 2012 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Batam. Batam merupakan kota ke-4 yang ditetapkan sebagai Daerah Tertib Ukur setelah Singkawang, Surakarta dan Balikpapan. Kemendag memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Pemerintah Kota Batam yang telah berupaya melindungi kepentingan umum dan konsumen atas jaminan kebenaran hasil pengukuran dalam proses transaksi perdagangan sehingga masyarakat terhindar dari kerugian yang diakibatkan penggunaan UTTP yang tidak benar/tidak bertanda tera sah yang berlaku. Dalam acara Public Expose Program Langit Biru 2012, Senin 17 Desember 2012 di Hotel Borobudur Jakarta, Kota Batam meraih penghargaan Langit Biru 2012 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk kategori Kota Besar Kota Batam mendapat penghargaan Langit Biru untuk kedua kalinya setelah sebelumnya juga pernah diraih pada tahun 2011. Kriteria penilaiannya meliputi kriteria utama dengan bobot 75% terdiri dari pengujian emisi kendaraan, kinerja lalu lintas, dan kualitas udara serta kriteria pendukung berupa pemantauan kualitas udara, kesadaran masyarakat dan pengurangan pencemaran udara. Hal ini membuktikan bahwa Kota Batam mampu menjaga kualitas udara perkotaan, dimana kualitasnya lebih baik dibandingkan kota besar lainnya di Indonesia. Walikota Batam Ahmad Dahlan menerima penghargaan Apresiasi Pendidikan Islam (API) kategori Kepala Daerah peduli pendidikaan Agama dan Keagamaan dari Menteri Agama Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Surya Dharma Ali bertepatan dengan tasayukuran Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke 67 bertempat di Auditorium Kementrian Agama Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 3 Januari 2013. Pemerintah Kota Batam menerima hasil audit laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupa predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Senin, 20 Juni 2013 di aula BPK RI. Penyerahan laporan hasil pemeriksaan

s

merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas pertanggung jawaban pengelolaan APBD oleh Pemerintah Daerah. Dengan didapatnya opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Batam berarti Pemerintah Kota Batam telah dapat memenuhi sistem dan Standar Akuntansi Pemerintah, laporan keuangan yang disajikan Pemerintah Kota Batam dinilai baik tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan maupun sistim pengendalian internal pemerintah. Kota Batam tahun 2013 meraih penghargaan adipura kategori Kota Besar. Penghargaan tertinggi bidang kebersihan ini diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono kepada Wakil Walikota Batam, Rudi bertepatan dengan puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia tahun 2013 berlangsung hari senin, 10 Juni 2013 di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya Batam sudah tiga kali mendapatkan Piala Adipura Kategori Kota sedang pada 2007-2009, dan pada tahun 2013 Ini Batam meraih kembali Adipura kategori Kota Besar. Walikota Batam, Ahmad Dahlan mendapat penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), yang diserahkan secara simbolis oleh Presiden Susilo Bambang Yudohoyo bersamaan puncak peringatan Hari Koperasi ke-66 tingkat Nasional di Halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 12 Juli 2013. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh yang berjasa kepada Pembagunan Negara khususnya pembagunan bidang Koperasi dan UKM. Bertepatan dengan peringatan Puncak Hari Ibu ke-85 Tahun 2013 pada 18 Desember 2013, bertempat di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Walikota Batam menerima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Presiden Republik Indonesia Kategori Madya. Anugerah Parahita Ekapraya (APE) sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan peran para pemimpin Pemerintah Daerah Prov/Kab/Kota diseluruh Indonesia dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) karena keberhasilan dalam menjalankan programprogram pembangunan yang responsive gender. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Batam atas prestasinya dalam akuntabilitas kinerja 2013, Januari 2014. Pemko Batam mendapat predict nilai CC atau cukup baik. Evaluasi tersebut ditujukan untuk menilai akuntabilitas kinerja dilingkungan pemerintah Kota Batam, yang dilakukan untuk mendorong terwujudnya pemerintahaan yang berorientasi kepada hasil (result oriented government). (adv) CMYK

Editor: Fery Heriyanto: Syahrial Anwar


CMYK

Kamis, 6 Maret 2014

Yulia Hastuti Mahasiswa FKIP Umrah

Bersemangat Dalam Segala Hal DARA 21 tahun ini selalu bersemangat dalam segala hal. Walaupun saat ini ia dalam kondisi di bawah tekanan menyelesaikan skripsi, Uul, sapaan akrabnya, tetap menjalaninya dengan hati iklas. "Ceria dan pantang menyerah. Itu lah yang saya pegan g , " u j a r n y a . D a l a m k e s ehariannya, anak tunggal k e l a h i r a n Ta n j u n g p i n a ng ini mudah bergaul. Hal itulah yang membuatnya gampang dikenal orang. "Saya harus selalu bergaul dengan siapapun. Karena banyak kawan, artinya banyak rezeki," ujarnya. (cw77)

17

Baru 23 Perusahaan Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan

Pelaku Penyelundupan Tak Bisa Dipidanakan TANJUNGPINANG (HK) — Dua bulan terakhir, Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (BC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang mengklaim berhasil tiga kali menggagalkan penyelundupan barang dari Free Trade Zone (FTZ) Batam ke Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Namun, pelaku tak dapat di Pelaku Penyelundupan Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Sejak diluncurkan pada 1 Januari lalu, baru 23 perusahaan di Kota Tanjungpinang yang mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Rendahnya respon perusahaan dinilai karena ketiadaan kebijakan pemerintah daerah yang mengatur. Zulfikar Liputan Tanjungpinang

BARANG SELUNDUPAN — Petugas Bea Cukai Tanjungpinang memperlihatkan barang-barang hasil selundupan dari kawasan FTZ Batam yang berhasil diamankan, Tanjungpinang, Rabu (5/3).

Hal itu diungkapkan Marketing Officer Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Asnar Ahdyansyah usai Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan kepada Perusahaan Wajib Belum Baru 23 Hal 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

CMYK

Editor: Lili, Layouter: M Fahrullazi


Tanjungpinang Tahun Ini Persaingan Lebih Ketat MTQ VIII Kota Tanjungpinang

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

PESERTA lomba kaligrafi MTQ Tingkat Kota Tanjungpinang saat menunjukkan kebolehannya, Selasa (5/3). TANJUNGPINANG (HK) — Ketua Dewan Hakim MTQ VIII Tingkat Kota Tanjungpinang Raja Al Hafiz mengatakan, pada pagelaran MTQ kali ini persaingan peserta terasa lebih ketat. "Kita melihat ada persai-

ngan yang luar biasa dan persiapan yang cukup matang dari masing-masing peserta untuk MTQ tahun ini," ujarnya saat ditemui di Arena Utama MTQ Lapangan Pamedan Ahmas Yani, Tanjungpinang, Rabu (5/3).

Menurutnya, dari beberapa cabang yang ditampilkan seperti Syarhil, Hifzil, Tilawah, dan Khatil, kualitas para peserta jauh lebih meningkat dibandingkan tahuntahun sebelumnya. Saat ini, kata dia, dewan hakim belum dapat memprediksi pemenangnya. "Kekuatan mereka berimbang. Jadi belum bisa diprediksi siapa yang akan keluar menjadi juara umum," ujarnya. Pada 6 Maret mendatang, seluruh dewan hakim baru akan bertemu untuk memutuskan peserta terbaik untuk menjadi pemenang MTQ VIII. "Jadi kita tunggu saja hasil keputusan rapat dewan hakim. Insya Allah sesuai dengan amanah yang diberikan oleh Walikota, kita akan memberikan penilaian semaksimal mungkin untuk menentukan pemenang MTQ," tukasnya.

Kamis, 6 Maret 2014 Selain peserta, antusiasme masyarakat juga tinggi terutama anak-anak sekolah yang selalu ramai menyaksikan, secara langsung cabangcabang lomba MTQ VIII. "Setiap hari dan setiap tempat selalu diramaikan oleh masyarakat. Ini sangat membanggakan kita bahwa Al Quran benar-benar diterima," tutupnya. Peserta Kaligrafi Unjuk Kebolehan Sementara sebanyak 30 peserta wakil dari empat kecamatan dan wakil Lembaga Pengembangan Tilawah Quran (LPTQ) Kota Tanjungpinang menunjukkan kebolehannya dalam menggores tinta menjadi sebuah kaligrafi di Aula MAN, Tanjungpinang, Selasa (4/3) lalu. Ada tiga kategori dalam lomba kaligrafi yakni naskah putera puteri, hiasan mushab putera puteri, dan dekorasi putera puteri. Peserta diberi waktu untuk menyelesaikan kaligrafi

Khaiti Shock Divonis 17 Tahun Penjara Pelaku Pembunuhan di Jalan Tambak TANJUNGPINANG (HK) — Ahwat alias Khaiti (49), terdakwa kasus pembunuhan Bun Keng alias Akeng di jalan Tambak pada Agustus lalu, tidak menyangka majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang menjatuhkan vonis celama 17 tahun penjara terhadap dirinya dalam sidang putusan, Rabu (5/3). Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sarudi SH didampingi hakim anggota Fatul Mujib SH dan R Aji Suryo SH, tersebut menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, serta Subsider

Pasal 351 ayat 2 KUHP, berupa percobaan pembunuhan dengan penganiayaan berat terhadap korban. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oktoni DM SH sebelumnya yakni 18 tahun penjara. Khaiti terlihat shock dan tertunduk lesu sembari menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari batas waktu yang diberikan terhadapnya. "Saya pikir-pikir Pak Hakim," ucapnya. Dalam sidang terungkap, perbuatan terdakwa membunuh Baiti dan Bun Keng alias Akeng berawal dari pertemuan

ktiganya di kawasan Time Zone, sebuah gelanggang permainan di Ramayana, Tanjungpinang. Saat itu, ia sempat melihat dan bertemu Bun Keng dan Baiti sambil menanyakan apakah ia bisa ikut bergabung. Baiti menjawab dengan bahasa isyarat gelengan kepala. Minggu malamnya, terdakwa yang dipengaruhi minuman keras di rumah orangtuanya di Pelantar Mutiara mencoba menghubungi Baiti. Namun Bun Keng meminta agar terdakwa tidak lagi mengganggu Baiti sembari mengancam akan membunuh. Atas ucapan Bun Keng, terdakwa nekat mendatangi korban di rumahnya sembari membawa parang dan pisau

yang disimpan di dalam jok motor menuju Lorong Tambak, Minggu (11/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Di depan rumah Bun Keng, terdakwa berteriak-teriak sambil memintanya keluar dari rumah dan menyilakan untuk membunuhnya. Mendengar teriakan, Bun Keng membuka pintu dan turun dari rumah. Terdakwa langsung membacok Bun Keng di bagian leher juga Nurbaiti di bagian kepala saat hendak melerai keduanya. Kedua korban akhirnya keluar dan berlari ke arah jalan Tambak. Terdakwa mengejar korban hingga jatuh dan kembali menikam bagian perut dan dada beberapa kali menggunakan pisau hingga meninggal dunia. (nel)

selama 7-8 jam. Menurut dewan hakim, Siti Rahayu, poin penilaian dalam lomba kaligrafi adalah kaidah huruf dan ketepatan ayat. "Kaedah huruf jadi poin

utama, penulisan ayat juga tidak boleh salah," ujarnya. Pantauan Haluan Kepri, para peserta tampak semangat menorehkan goresan-goresan tinta di atas kanvas untuk

ini. Semalam aku tidak bisa buka mata sama sekali. Kalau tidak ada darah, hari ini aku mati," kata Hawa menirukan ucapan Desi. Menurut Hawa, Desi sempat bertanya kapan akan diberangkatkan ke Jakarta untuk dirujuk ke Rumah Sakit Kanker Darmais. "Saya cuma bilang, kamu harus kuat untuk melawan penyakit kamu. Supaya kamu bisa cepat dibawa kesana," tuturnya sedih. Sore harinya, Desi sempat minta dibersihkan kotoran yang ada di tubuhnya. Padahal sebelumnya tidak pernah mau dibersihkan jika tidak ada darah pengganti. "Dia itu tahu berapa butuh darahnya. Dia sering bilang, aku tidak mau dibersihkan kalau tidak ada darah. Nanti aku bisa drop," ujarnya. Sejak pemberitaan di media, beberapa waktu lalu. Kekurangan darah yang dibutuhkan almarhum langsung tercukupi. Tapi, kata Hawa,

Ekspedisi Bintan, Lingga dan Karimun TANJUNGPINANG (HK) — Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Off-road Federation (IOF) Kepri dan anggota Kepri American Jeep Club akan menggelar petualangan wisata untuk para pecinta mobil off road pada 22 Maret hingga April 2014 mendatang. Kegiatan bertajuk napak tilas sejarah Kerajaan Melayu di Bintan, Lingga dan Karimun itu akan melintasi rute baru yang telah disiapkan. Ketua Pengda IOF Kepri Yudhi Iskandar mengatakan, petualangan wisata ke lokasi bersejarah ini diikuti sekitar 40 orang off-roader Kepri dan mengundang offroader dari Yogyakarta dan Paguyuban Jeep Bandung.

Start direncanakan di halaman Gedung Daerah Kepri di Kota Tanjungpinang. "Kegiatan memacu adrenalin ini kita gagas menjadi kegiatan tahunan sekaligus untuk mendukung program pemerintah bagi pembangunan daerah dan menggali potensi wisata daerah," ungkap Yudhi, Rabu (5/3). Ketua Kepri American Jeep Club Septi Karmawan menuturkan, jumlah mobil jeep yang dikendarai para off-roader sekitar 15 unit. Setiap mobil berotot diisi tiga anggota Kepri American Jeep Club. "Salah satu tujuan ekspedisi adalah mempromosikan situs bersejarah yang menjadi objek wisata. Karena itu, organisasi pencinta

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

TANJUNGPINANG (HK) — Berdasarkan Penilaian Adipura tahap satu (P1) November lalu, Pasar Bintan Center di Km 9 hanya memperoleh nilai 43 persen dari Tim Penilai Adipura.

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

Dari Halaman 17

Baru 23

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi di Kantor Kejari Tanjungpinang, Rabu (5/3).

Daftar di Aula Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (5/3) kemarin. "Sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan pendekatan ke Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Tanjungpinang untuk melakukan kerja sama. Dengan maksud, perusahaan yang mengurus perizinan harus sekaligus mendaftar menjadi peserta BPJS. Tapi tak direspon. Katanya tidak ada perwako (peraturan wali kota, red)," ungkapnya. Padahal, ia mengatakan, undang-undang yang mewajibkan BPJS Ketenagakerjaan sudah ada yakni UU Nomor 24 Tahun 2011. Jadi menurutnya, tak perlu lagi Perwako atau semacamnya. "Program ini sebenarnya mempermudah tenaga kerja karena memberikan jaminan bagi mereka," ujarnya. Pihak BPJS ketenagakerjaan mengaku kecewa dengan absennya dukungan dari Pemko Tanjungpinang. "Kami menggelar sosialisasi di Kantor Walikota beberapa waktu lalu. Tidak ada hasil apa pun yang diperoleh. Bahkan, sampai saat ini tidak satu pun pegawai di lingkungan Pemko yang mendaftar menjadi peserta. Saat ini, lanjutnya, sebanyak 27.000 karyawan dari

1.300 perusahaan di Tanjungpinang telah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka merupakan peserta Jamsostek, bukan peserta baru. Sebab perusahaan peserta Jamsostek otomatis menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Jumlah itu terbilang kecil. Karena masih ada sekitar 13.515 tenaga kerja yang belum terdaftar," ungkapnya. Ia mengaku, rata-rata pengusaha di Tanjungpinang telah memiliki asuransi swasta. Meski begitu, mereka tetap diwajibkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ada keuntungan yang didapat bila menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena karyawan akan mendapat perlindungan. Resiko yang bisa terjadi pada pekerja, sebagian besar dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan kini menggandeng Kejaksaan Negeri Tanjungpinang sebagai pengacara. Perusahaan akan dikenakan sanksi kurungan selama satu tahun dan denda Rp1 miliar bila tidak mendaftarkan karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan. Sanksi tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2013 tentang Tata Cara pengenaan Sanksi Administratif. ***

jeep ini bekerja sama dengan salah satu media televisi nasional untuk meliput kegiatan," ucap Septi. Menurut Yudhi Iskandar, ekspedisi ini memberi dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah yakni secara otomatis mendorong meningkatnya wisatawan domestik ke Bintan, Lingga dan Karimun. "Selama ini (hanya) wisatawan asing yang berkunjung ke Bintan. Kami ingin mempromosikan objek wisata di Bintan, Karimun dan Lingga kepada wisatawan domestik. Kami akan beramah tamah dengan forum komunikasi pimpinan daerah dan tokoh masyarakat, napak tilas di situs Bukit Kerang, Bintan. Keesokan harinya menggelar bakti sosial," paparnya. (cw72)

Pasar Bintan Center Kotor

KONDISI Pasar Bintan Centre di Km 9, Tanjungpinang, Rabu (5/3).

DESI saat masih dirawat di RSUD Tanjungpinang kini telah berpulang dan meninggalkan seorang anak. golongan darah A yang dibu- tiran Hawa saat ini adalah tuhkan Desi sulit didapat. Fajar, anak Desi. Saat ini "Kalau pun ada, tidak sama. Fajar diurus oleh pamanJadi dokter tidak berani mem- nya. "Kita kasihan saja meberinya," tutur Hawa. lihat nasib anak itu. SekaHawa dan keluarga me- rang sudah jadi yatim piangaku ikhlas Desi telah per- tu," tuturnya. gi. "Ini mungkin kuasa Desi dimakamkan di peAllah, semoga ia bisa te- makaman yang berada di benang di sana. Karena almar- lakang SMPN 12 Tanjungpihum tidak lagi menderita," nang. Pusaranya masih terlituturnya lega. hat merah, bunga segar dileYang menjadi kekhawa- takkan di atasnya. (cw77)

melukiskan ayat-ayat Al Quran. Tampak pula Nurani Wahyu Larasati yang pernah mewakili Provinsi Kepri di ajang MTQ Nasional di Ambon pada 2012 silam. (cw77)

Off Roader Kepri Gelar Petualangan Wisata

Desi Kalah oleh Kanker Payudara TANJUNGPINANG (HK) — Desi Arik Sandi, penderita kanker payudara stadium empat akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Ruang Dahlia, RSUD Tanjungpinang, Selasa (4/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Kabar duka disampaikan Siti Hawa, kerabat Desi yang selama ini menjaganya. Desi akhirnya harus menyerah dengan penyakit yang telah menggerogotinya sejak empat bulan lalu. Ia menghembuskan nafas terakhirnya ditemani Hawa, suami Hawa, dan anak almarhum sehabis Isya. Pagi hari sebelum meninggal, Desi berkata kepada Hawa bahwa ia membutuhkan darah. "Dia bilang dia butuh lima kantong darah lagi," ujar Hawa kepada Haluan Kepri, Rabu (5/3). Desi sempat berkata kepadanya, ia baru saja bisa membuka mata setelah sehari semalam hanya terpejam. "Kak, aku baru saja buka mata hari

18

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang Gunawan Grounimo mengaku pihaknya mendapati pasar tersebut sangat kotor. "Saat kami turun ke lapangan memang kotor sekali. Disebabkan tiga alasan, yakni adanya anggapan dari pedagang bila retribusi sudah dibayar, maka kebersihan pasar menjadi tanggung jawab petugas kebersihan," ujarnya kepada Haluan Kepri, Rabu (5/3). Alasan kedua, saat ini Kota Tanjungpinang tengah dilanda kemarau panjang. Sehingga pihak pengelola mengalami kesulitan air bersih. Alasan terakhir, pengelola kesulitan mencari tenaga kebersihan. Sementara saat ini tenaga kebersihan di Bintan Center cuma empat orang.

Untuk itu, kata Gunawan, memasuki penilaian tahap kedua (P2) yang akan dimulai pada Maret ini, BLH dibantu sejumlah SKPD dan kelurahan akan rutin melakukan kebersihan lingkungan. Namun, Ia juga mengharapkan pengelola pasar untuk lebih proaktif menjaga dan memantau kebersihan pasar dan sekitarnya. "Karena mingguminggu awal Maret ini kemungkinan besar ada penilaian lagi. Kalau tidak terjaga, bisa-bisa jatuh lagi nilainya," ujarnya. Kegiatan gotong royong yang kerap dilakukan BLH, kata dia, merupakan upaya yang dapat dijadikan contoh bagi petugas kebersihan untuk lebih giat menjaga kebersihan lingkungannya. Perolehan nilai minimal yang harus dicapai adalah 70

Dari Halaman 17

Pelaku Penyelundupan pidanakan karena tak diatur dalam PP No. 10 tahun 2012 tentang Kepabeanan di Kawasan Perdagangan Bebas. Menurut Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan (Kasi P2) Kantor BC Tanjungpinang Pebra Paturrahman, dari tiga kali penindakan, pemilik barang tidak dapat dipidanakan. Hanya barang yang disita negara. "Memidanakan pemilik barang tidak diatur dalam PP Nomor 10 Tahun 2012," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (5/3). Ketiadaan tindakan hukum terhadap pelaku penyelundupan dari kawasan bebas tersebut, menurut Pebra merupakan kendala yang dihadapi BC. "Untuk merefisi PP tersebut, itu kewenangan pusat," katanya. Namun untuk meredam aksi penyelundupan barang dari kawasan FTZ Batam, ia mengatakan, pihak BC Tanjungpinang melakukan koordinasi dengan Kantor Utama BC Batam dan BC pusat. "Upaya penegahan terhadap 3 kasus pada 2 bulan terakhir diperoleh dari informasi intelijen dan kegiatan

persen. "Sangat dibutuhkan kerja keras agar hasil yang diinginkan tercapai," katanya. Sementara untuk kondisi pasar di kawasan kota lama dinilai sudah bagus. Kini, Pasar Bintan Center menjadi fokus perhatian BLH. Dihubungi terpisah, pengelola Pasar Bintan Center, Dasmen mengatakan, selama ini pihaknya proaktif menjaga kebersihan pasar. Jka ditemukan kondisi pasar tidak bersih, lebih dikarenakan kendala yang dihadapi pengelola maupun petugas kebersihan. "Ketidaktersediaan air menjadi faktor penyebab pasar kotor. Air sulit, PAM tak jalan. Jadi susah membersihkan, belum lagi kalau angin kencang," ujarnya. Pihaknya juga telah memberikan imbauan agar pedagang menjaga kebersihan lapak masing-masing. Tapi kadang pembelinya juga buang sampahnya sembarangan," keluhnya. Dasmen membenarkan kondisi pasar khusus sayuran kotor. Tapi, menurutnya bukan berarti tidak pernah dibersihkan. Setiap kali dibersihkan, kata dia, tidak sampai satu jam, sam p a h m e n u m p u k l a g i . "Tapi kita tetap akan terus berupaya. Berapa hari ini sudah lebih kami forsir lagi untuk menjaga kebersihan pasar," tambahnya. Bahkan, Dasmen menargetkan Pasar Bintan Center menjadi pasar bersih dan pasar sehat. Ia berjanji tidak akan mengecewakan penilaian adipura selanjutnya. (cw77)

pemeriksaan oleh petugas di Pelabuhan Sri Bintan Pura," kata Pebra Paturrahman didampingi Kasubsi Penyuluhan dan Layanan Informasi BC Nangkok Pasaribu. Penegahan pertama dilakukan terhadap berbagai barang elektronik hasil barang bawaan penumpang kapal fery MV Baruna Mulia di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Januari lalu. Petugas menemukan 698 barang elektronik dan aksesoris seperti ponsel cerdas berbagai merek, notebook, tablet dan lainnya senilai Rp 131.831.000. Selain itu, Petugas seksi penindakan dan penyidikan juga berhasil melakukan penegahan terhadap barang sebanyak 12.048 pieces lensa kontak senilai Rp 470.640.000. Barang-barang tersebut merupakan bawaan penumpang dari kawasan FTZ Kota Batam, namun tidak dapat dikategorikan sebagai barang bawaan penumpang karena tidak dilengkapi dokumen Kepabeanan PPFTZ01 dan perizinan dari instansi teknis. Petugas, lanjut Pebra, juga berhasil mengamankan 36 unit mesin ketangkasan bekas

yang dikirim dari Batam ke Tanjung Uban pada 15 Februari 2014. Mesin-mesin itu didapati saat pembongkaran di wilayah Tanjung Uban karena tidak dilengkapi dokumen kepabeanan PPFTZ01. Rencananya, mesin ketangkasan bekas yang diperkirakan senilai Rp80 juta itu akan dibawa ke Tanjungpinang. "Total nilai barang yang diselundupkan ke Tanjungpinang diperkirakan Rp.682.471.000," ucapnya. Hasil pemeriksaan sementara, diduga telah terjadi pelanggaran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 47/PMK.04/2012 tanggal 10 Maret 2012 tentang Tata Laksana Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan yang telah Ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan Pembebasan Cukai. "Pemilik barang elektronik dan contact lens, hingga saat ini belum ada yang melapor ke Kantor BC Tanjungpinang dan masih dalam tahap penyelidikan. Pemiliknya warga Batam berinisial A," terangnya. (nel) Editor: Lili, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Bintan

Kamis, 6 Maret 2014

19

Proyek DAK Desa Banyak Amburadul Kantor Perpustakaan dan Arsip Gelar Pelatihan BINTAN (HK) — Kantor Perpustakaan dan Arsip kabupaten Bintan mengadakan pelatihan pengelolaan perpustakaan, yang diikuti 40 orang petugas perpustakaan sekolah, di hotel Hermes, kecamatan Gunungkijang, Rabu (5/3). Dengan tema melalui pelatihan pengelolaan perpustakaan kita tingkatkan kualitas tenaga perpustakaan sekolah. 40 perserta tersebut, terdiri dari pengelolaan perpustakaan sekolah SLTP/ SLTA sederajat yang ada di kabupaten Bintan. Dengan menghadirkan narasumber dari perpustakaan nasional RI Hariyanto. Wakil Bupati Bintan H Khazalik dalam sambutannya menyambut baik kegiatan pembinaan perpustakaan sekolah ini sebagai upaya meningkatkan pengelolaan perpustakaan sekolah lebih baik lagi sesuai perkembangan teknologi. Dalam rangka meningkatkan kecerdasan kehidu-

BINTAN (HK) — Komisi II DPRD Bintan melakukan hearing dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) desa dan Kelurahan di ruang rapat Komisi II, Rabu (5/3). Reza dan Rofik Liputan Bintan

ROFIK/HALUAN KEPRI

FOTO BERSAMA — Wabup Bintan H Khazalik, Asisten III RM Akib, Kepela Perpustakaan dan Arsip Ramlah dan Anggota DPRD Bintan Manimpo berfoto bersama dengan peserta, pada pelatihan pengelola perpustakaan di Hotel Hermes Agro, Rabu, (5/3). pan bangsa yang bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan bangsa, perlu ditumbuhkembangkan kegemaran membaca setiap kelangan masyarakat terutama generasi muda umumnya dan pelajar khususnya. “Peran perpustakaan sebagai sumber informasi yang menyediakan ragam karya tulis, karya cetak dan karya rekam menjadi hal yang mutlak untuk di ber-

dayakan fungsi dan perannya di tengah-tengah masyarakat,” kata Khazalik. Selain dengan meningkatkan kualitas proporsional pengelolaan perpustakaan hingga menjadikan yang menarik dan para pelajar merasa membutukan dan mereka akan datang memanfaatkan dan membaca bukubuku untuk menambah pengetahuan mereka. Disamping itu juga mela-

kukan inventarisasi tentang kondisi perpustakaan sekolah yang ada di Bintan. Dalam waktu tidak lama para sekolah dan Dinas Pendidikan serta perpusatakaan dapat menyususn profil perpusatkaan di Bintan. “Kita akan melakukan langkan-langkah untuk peningkatan dan perbaikan perpustakaan di masa yang akan datang secara bertahap,” terangnya.(rof)

Dalam hearing dipimpin Ketua Komisi II Zulkifli dihadiri anggota Yurioskandar, Suparno, M Syahwan dan Amirudin dengan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Nurizal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Juni Rianto bersama beberapa staffya, terungkap bahwa banyak proyek yang dianggarkan melalui APBD Bintan untuk DAK banyak yang amburadul dan terbengkalai. Seperti di Desa Penaga Kecamatan Telukbintan, dipimpin Kepala Desa Hamdani menjadi percontohan desa terburuk dalam pengelolaan DAK desa tahun anggaran 2013. Pasalnya 8 proyek DAK tersebut tidak selesai tepat waktu, bahkan hingga bulan Maret ini belum juga selesai. “Terungkapnya 8 proyek DAK di desa Penaga yang tidak selesai tepat waktu ini disampaikan oleh Kabag Pemerintahan Nurizal. Bahkan untuk penyelesaiannya meminta perpanjangan masa pengerjaan. Padahal proyek DAK desa tidak ada perpanjangan masa pengerjaan, kecuali ada post major, seperti bencana alam,” kata Zulkifli, usai hearing. Sewaktu ditanyakan berapa nilai total proyek tersebut, Zul mengaku tidak tahu berapa besarnya, begitu juga dengan jenis kegiatannya apa saja. “Tingkat penyelesaiannya

ada yang 70 persen, ada yang 80 persen, 90 persen, 92 persen,” ujarnya. Untuk itu, kata dia, Dewan meminta Peraturan Bupati (Perbup) terkait DAK ini harus dievaluasi karena kalau ada persoalan siapa penanggungjawabnya tidak dicantumkan pada Perbup tersebut. “Di Perbup tentang DAK tidak disebutkan penanggungjawabnya kalau pengerjaannya terbengkalai,” terangnya. Kata Zul, persoalan penggunaan APBD adalah uang rakyat. Kalau seperti ini dibiarkan terus ia khawatir banyak pengerjaan DAK desa bermasalah, tetapi tidak ada penanggungjawabnya. Ia menambahkan, untuk tahun 2014 dana DAK dianggarkan Rp17 miliar lebih, secara keseluruhan di semua desa kelurahan. “Kita minta penyalurannya jangan di akhir tahun, karena di akhir tahun rawan dengan cuaca hujan, dan waktu pengerjaannya juga sempit. Bulan lima mestinya sudah mulai pengerjaan proyek DAK desa,” pintanya. Karena DAK anggarannya kecil-kecil, ungkapnya, maka tidak ada alasan untuk tidak siap, selagi desa dan kelurahan itu betul-betul menempatkan tim pengelola kegiatan (TPK) yang bisa dipercaya dan bertanggungjawab. “Orang-orang yang duduk di TPK DAK desa di tahun lalu, yang terbukti membuat proyek amburadul dan terbengkalai jangan diduduk-

CMYK

kan di TPK tahun ini. Agar jangan terulang lagi kegagalannya,” ucapnya. Tujuan dari Pemerintah, menurutnya bagus, dalam rangka memberdayakan desa untuk bisa mandiri. Tetapi pelaksanaan kegiatan belum seperti yang diharapkan. Sementara itu, Kabag Pemerintahan Pemkab Bintan Nurizal mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat bersama SKPD terkait untuk persiapan Perbub tentang DAK 2014. “Dalam Perbub yang dibuat itu nantinya akan ada sangsi pidana dan administrasi jika ada penyelewengan dana,” ujarnya. Selama ini lanjut Nurizal, DAK dikelola oleh pihak desa maupun Kelurahan dan untuk kegiatan sepenuhnya dilaksanakan oleh desa. Jadi, bagian SKPD yang terkait hanya bisa membina administrasi, membantu pencairan dana yang diajukan oleh pihak desa, karena dana DAK ditransfer ke kas desa melalui Dinas Pendapatan, Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD). “Jika nantinya dalam pengelolaan DAK ini ada penyimpangan, maka masyarakat bisa melaporkannya secara tertulis baik fisik maupun keuangannya ke pihak desa yang nantinya akan disampaikan ke Pemerintah daerah,” imbuh mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bintan ini. Nurizal menambahkan, mekanisme mendapatkan DAK yaitu berdasarkan hasil musyawarah bersama di desa maupun Kelurahan untuk sarana umum di luar dari musrenbang. Tim yang dibentuk nantinya akan meninjau di lapangan dan bantuan yang diajukan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan daerah. ***

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Syahril


Anambas

Kamis, 6 Maret 2014

20

Polisi Tetapkan Ameng Tersangka Kasus Pembunuhan Nini TAREMPA (HK) — Jajaran Polsek Siantan akhirnya menetapkan Lie Meng alias Ameng (48) sebagai tersangka atas pembunuhan istrinya sendiri, Julianty alias Nini. Ameng kini sudah dijebloskan ke penjara. Sarma Haratua Liputan Batam Ameng ditangkap buru sergap Polsek Siantan di salah satu rumah di Jalan Imam Bonjol, Tarempa, Selasa (4/3) siang. Saat ditangkap, Ameng tidak melakukan perlawanan. “Tersangka ditangkap semalam (Selasa, red) sekitar pukul 13.45. Ameng tidak melakukan perlawanan saat ditangkap, justru pengacaranya, Aman Simamora yang keberatan atas penahanan Ameng,” kata Kapolsek Siantan, AKP Indra Jaya, yang saat itu didampingi Kasat

Reskrim Polres Natuna, AKP Felix Mauk, Rabu (5/3). Indra menerangkan, Ameng ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan keterangan dari pemeriksaan 18 orang saksi. Selain itu didukung dua alat bukti hasil olah TKP tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Medan. Sementara untuk melengkapi bukti yang memberatkan Ameng, kepolisian masih menunggu hasil rekam medis yang dikeluarkan RS Mount Elisabeth Singapura. “Rekam medis masih tetap kita usahakan. Saat ini melalui Mabes Polri, kita masih berupaya agar rekam medis dari RS Mount Eli-

sabeth Singapura itu bisa diperoleh dengan menyurati Kedubes Indonesia di Singapura,” jelas Indra Jaya. Ditanya soal motif pembunuhan tersebut, Indra belum bisa menjelaskan karena belum memeriksa tersangka. lanjutnya, Ameng akan dejerat dengan undangundang KDRT yang menyebabkan istri meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. "Kita jerat Ameng dengan UU KDRT pasal 338, 354 dengan ancaman 15 tahun penjara," katanya. Indra menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rekonstruksi. “Diperkirakan pada Sabtu (8/3) depan kita akan melakukan rekonstruksi. Saat ini tersangka masih diamankan di Mapolsek Siantan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ungkap Indra Jaya. Kasus pembunuhan itu terjadi pada 30 Agustus 2013, di Jalan Tamban Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan Kabupaten Anambas. ***

SARMA HARATUA/HALUAN KEPRI

ATRIBUT KAMPANYE — Poster salah seorang calon anggota legislatif sengaja dipasang di bak penampungan air di sebuah masjid, Rabu (5/3). Panwaslu diminta segera melakukan penertiban atribut kampanye yangmelanggar aturan.

Panwaslu-Bakesbang Pol Saling Menyalahkan MTQ Anambas Ditunda TAREMPA (HK) — Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas ditunda hingga selesainya MTQ Tingkat Nasional di Batam. Faktor cuaca dan persiapan menjadi alasan utama iven dua tahunan tersebut. “Benar ditunda (Pelaksanaan MTQ Kabupaten, red). Kalau tidak ada halangan maksimal November mendatang pelaksanaannya. Tapi kalau memungkinkan, segera setelah pelaksanaan MTQ Nasional kita akan gesa persiapan dan pelaksanaannya,” ujar Kepala Bagian Kesra Sekreteriat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Burhanuddin kepada wartawan, Rabu (5/3).

Burhanuddin menuturkan, pelaksanaan MTQ Tingkat Anambas tidak bisa dipaksakan. Jika itu dilakukan, kata dia, maka konsekwensinya harus diadakan pada Februari silam. “Persiapannya kan mepet, karena kalau mau dipaksakan kita harus menyelenggarakan di Bulan Februari. Dengan waktu sesempit itu, kita khawatirkan tidak bisa maksimal, jadi melalui Kabag yang lama ki-

ta putuskan untuk diundur,” ujar Kasubag Sosial dan Kemasyarakatan, Marzuki, yang saat itu mendampingi Burhanuddin. Kendati tetap dilaksanakan, Burhanuddin juga khawatir peserta MTQ Kabupaten, yang berasal dari 7 kecamatan akan kesulitan mencapai area pelaksanaan MTQ Kabupaten. Pasalnya cuaca pada Bulan Januari dan Februari di Anambas sedang tidak stabil. “Seluruh kecamatan kita ini kan terpisah dengan laut. Kalau tetap dipaksakan dilaksanakan, ternyata cuaca sedang tidak bagus, mereka juga akan susah mau datang. Jadi tetap saja tidak maksimal, karena bulan-bulan ini kita tidak bisa memprediksi cuaca,” papar Burhanuddin (cw89)

Penertiban Atribut Kampanye TAREMPA (HK) — Ketua Panwaslu Anambas Indrayani menyatakan masih menunggu Bakesbang Pol Anambas untuk bersamasama menertibkan alat peraga kampanye. Ia menyayangkan lambannya Bakesbang Pol merespon instruksi Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin, terkait penertiban atribut kampanye yang melanggar. “Berkoordinasi sudah sering. Terakhir kita juga layangkan surat rekomendasi kepada Pemda Anambas tanggal 28 Januari. Tapi sampai hari ini tidak ada aksi nyata dari Bakesbang untuk memastikan kapan kita akan turun ke lapangan dalam rangka penertiban

alat peraga kampanye,” kata Indrayani, kemarin. Sementara itu, Sekretaris Bakesbang Pol Anambas Faizal Rangkuti, didampingi Kabid Pengembangan Budaya Politik Bakesbang Pol Napisman justru menyalahkan Pan-waslu. Katanya, Panwaslu lah yang menjadi leading sector pe-nertiban atribut kampanye yang melayalahi aturan tersebut. “Pemda ini kan hanya memfasilitasi saja. Harusnya sebagai leading sector, Panwaslu yang berkoordinasi dengan kita menentukan kapan kita harus turun ke lapangan, ke mana kita akan melakukan penertiban dan sebagainya. Bukan malah se-baliknya,” ujar Faizal Rangkuti.

Menurut Faizal, yang mengetahui indikasi pelanggaran aturan yang dilakukan oleh partai dan caleg adalah Panwaslu sendiri yang tugasnya sebagai pengawas. Jika Panwaslu tidak berkoordinasi dengan Bakesbang Pol, dikhawatirkan akan terjadi kesala-han eksekusi saat Pemda me-lakukan penertiban di lapangan. Faizal dan Napisman mengaku belum pernah mendapatkan tembusan surat teguran KPU kepada partai, yang bertujuan memperingatkan caleg dan partai agar menertibkan alat peraga kampanye yang diindikasi melanggar peraturan. “Kalau kita tidak dikoordinasi oleh Panwaslu, bagaimana kita bsia tahu alat peraga tertentu melanggar atu-

ran. Nanti kalau kita main asal tertibkan, bisa-bisa kita yang di demo caleg dan partai. Lagipula, menurut mekanisme, KPU harus lebih dahulu memperingatkan parpol untuk menertibkan alat peraganya sendiri. Kalau tidak ditanggapi, baru ditertibkan. Nah sampai hari ini, kita tidak tau apakah KPU sudah menyurati parpol atau belum? Kita tidak pernah mendapat tembusan. Padahal, Panwaslu setiap menemui pelanggaran selalu menyurati kita,” beber Faizal lagi. Meski begitu, Faizal menggaransi bahwa Bakesbang Pol siap 24 jam jika sewaktu-waktu Panwaslu sudah menentukan jadwal dan titik pelaksanaan penertiban atribut kampanye yang melanggar aturan. (cw89)

Editor: Afrizal, Layouter: Zikri Karisma


Karimun

Kamis, 6 Maret 2014

21

Pemprov Kucurkan Bantuan Rp138 M KARIMUN (HK) — Gubernur HM Sani mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri mengucurkan anggaran bagi Kabupaten Karimun tahun 2014 ini sebesar Rp138 miliar lebih. Abdul Gani Liputan Karimun Ia lebih lanjut mengatakan, besaran anggaran tersebut dinilai belum mencukupi untuk membantu Bumi Berazam, namun karena asas kebersamaan maka bantuan dibagikan juga kepada tujuh kabupaten dan kota lainnya. “Kondisi Kabupaten Karimun saat saya pimpin masih belum ada apa-apa. Sekarang sudah berkembang pesat. Inilah fungsi dari kebersamaan dan persaudaraan, sehingga bisa dikembangkan sejak beberapa tahun lalu,” kata Sani saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Karimun tepatnya di Kantor Camatan Meral, Rabu (5/3). Dalam kunjungan kerja yang digelarnya kemarin menurut Sani, merupakan kegiatn rutin setiap tahunnya dengan mendatangi seluruh Kabupaten dan Kota se Kepri. Rencananya juga, setelah bertandang ke Bumi Berazam, orang nomor satu di Provinsi Kepri itu juga akan mendatangi Kabupaten Bintan, Sabtu (8/3) kemudian ke Daik Kabupaten Lingga pada Senin pekan depan (10/3), selanjutnya ke Natuna pada Rabu pekan depan (12/3) dan sehari setelahnya lanjut ke Kabupaten Anambas. Terakhir baru mengunjungi Kota Tanjung Pinang. Sedangkan kunjungan pertamanya telah dilakukan di Kota Batam pada Senin (3/3). Sani juga mengaku senga-

ja forsir kunjungan kerjanya selama Maret ini, dengan alasan ingin mendengar secara langsung apa yang diinginkan oleh masyarakat. Sehingga nanti akan dirumuskan pada saat Musrenbang Provinsi Kepri pada April mendatang. “Walaupun kita tahu selain Musrenbang tingkat kabupaten dan kota, sebelumnya juga telah dimulai Musrenbang dari tingkat kelurahan dan desa serta tingkat kecamatan. Namun kita turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan apa yang perlu dikerjakan,” jelasnya. Sani juga mengatakan, perlu digarisbawahi bahwa apa yang disampaikan dan diharapkan masyarakat tentu tidak semua bisa bisa terpenuhi. Dengan alasan keterbatasan keuangan dan waktu. Selain itu pula perlu diketahui bahwa tidak semuanya usulan tersebut merupakan kewenangan dari Gubernur. Dalam kunjungannya ke Karimun, Sani langsung disambut Bupati Karimun Nurdin Basirun di ponton pelabuhan internasional, yang selanjutnya bersama-sama menuju Kantor Camat Meral dalam ramah tamah dan dialog bersama tokoh masyarakat. Turut hadir dalam rombongan tersebut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah, Danrem 033/WP Brigjen TNI B. Zuirman, serta sejumlah Kepala SKPD Pemprov Kepri.***

Kemendagri Cek Pemekaran Kundur KARIMUN (HK) — Proses pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur (KKK) semakin di depan mata. Utusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah berada di Karimun, Rabu (5/3) kemarin untuk meminta kajian dan analisa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun terkait semua persiapan pembentukan KKK. Dua orang utusan dari Kemendagri tersebut adalah Rozy dan Roni Saragih, keduanya didampingi Misni dari Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Tata Pemerintahan Provinsi Kepri. Sementara, dari Pemkab Karimun diwakili oleh Asisten I yang membidangi Tata Pemerintahan Raja Usman. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung E Pemkab Karimun. Roni Saragih mengatakan, kunjungan dia bersama rekannya adalah untuk melakukan observasi, survei serta mengumpulkan informasi dan data terkait usulan pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur. Tujuannya, adalah untuk mengetahui apakah Kundur benar-benar layak menjadi kabupaten. Kata Roni, Kemendagri masih melengkapi data dan administrasi terkait pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kepulauan Kundur yang rancangan undangundangnya masih dalam pembahasan di DPR RI. RUU itu rencananya akan disahkan pada akhir April 2014 ini melalui rapat paripurna. Sementara, Raja Usman mengatakan, tim dari Kemendagri tersebut akan meninjau Tanjungbatu, ibukota Kecamatan Kundur yang diusulkan menjadi ibu kota Kabupaten Kepulauan Kundur. Daerah Biro Pemerintahan Setprov Kepri Misni menambahkan, secara administrasi, dokumen pembentukan DOB Kepulauan Kundur sudah lengkap dan saat ini sedang dibahas Kemendagri. Dokumen yang diserahkan, antara lain berupa kajian akademis dan kajian potensi. "Tim ini turun untuk melihat langsung potensi dan kelayakan sebagaimana dipaparkan dalam kajian potensi dan kajian akademis. Persyaratan administrasi seperti ringkasan APBD Karimun tiga tahun terakhir juga

sudah diserahkan ke Kemendagri. Hanya saja, Kemendagri juga meminta ringkasan APBD enam kabupaten/kota yang lain sebagai pembanding," katanya. Ini sedang kami upayakan dengan menurunkan staf di enam kabupaten/kota itu," katanya. Dirinya optimistis ringkasan APBD enam kabupaten/kota lain sudah diterima dua hingga tiga minggu ke depan sehingga pembahasan di Kemendagri segera rampung. "Kami berharap dukungan dari semua pihak, termasuk dari enam kabupaten/ kota agar menyerahkan salinan ringkasan APBD-nya," jelasnya. Usai pertemuan itu, tim langsung bergerak ke Pulau Kundur yang direncanakan menjadi ibukota kabupaten guna melakukan cek fisik. Disana, mereka akan melihat secara langsung seperti apa persiapan di Kundur, baik dari segi sarana dan prasarana maupun sumber daya alam. Selain itu, tim juga akan berdialog dengan masyarakat Kundur. Terpisah, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri yang juga Dewan Penasehat Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur (BP2K3) Ing Iskandarsyah di Tanjungbalai Karimun, Rabu (5/3) mengatakan, kedatangan tim dari Kemendagri tersebut disambut Pemprov Kepri, Pemkab Karimun bersama DPRD dengan menyiapkan semua analisa pendukung. Iskandarsyah mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang akan menjadi bahan untuk pengecekan tim Kemendagri di lapangan. Hanya saja, dirinya meminta kepada Pemprov Kepri, Pemkab Karimun bersama DPRD untuk tetap kompak satu suara untuk menyampaikan potensi yang dimiliki layak kalau Kundur menjadi sebuah kabupaten. Setelah proses pengecekan ini, kata Iskandarsyah, maka tim akan kembali ke Jakarta. Hasilnya nanti, DPR RI akan mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan Daerah Otonomi Baru menjadi UU melalui rapat paripurna DPR RI sekitar akhir April 2014 mendatang. (ham)

GANI/HALUAN KEPRI

TANGGAPI KELUHAN — Gubernur Kepri, HM Sani didampingi Bupati Karimun, Nurdin Basirun (kiri) menanggapi permintaan dan keluh kesah warga pada acara dialog yang digelar di Kantor Camat Meral dalam kunjunganya ke Kabupaten Karimun, Rabu (5/3).

Warga Keluhkan Kebakaran Lahan Pertanian KARIMUN (HK) — Masyarakat di Desa Parit, Kecamatan Karimun mengeluhkan kebakaran lahan pertanian yang saat ini sudah mencapai sekitar 200 hektare. Hal itu juga disampaikan kepada Gubernur Kepri HM Sani saat digelarnya dialog bersama tokoh masyarakat di Kantor Camat Meral, Rabu (5/3). Kepala Desa Parit, Basri Muhammad mengatakan, dari 200 hektare lahan pertanian yang terbakar paling banyak adalah jenis karet, sehingga masyarakat mengaku kehilangan mata pencaharian dan meminta untuk dibantu bibit karet. Selain itu kata Basri, permasalahan petani yang lainnya adalah banjir rob (air laut pasang) yang cukp tinggi sehingga menggenangi area pertanian warga dan memasuki pemukiman. Dampaknya adalah rusaknya tanaman khususnya kelapa. Yang biasanya sekali panen bisa sampai 5000 buah namun kini sudah sangat sedikit bahkan buahnya kecil-kecil. Tidak hanya itu, sehubungan Desa Parit ditunjuk sebagai lokasi pembangunan Pesantren Perbatasan,

maka Basri pun menilai dermaga yang ada saat ini sangat didak layak dan usianya sudah cukup tua. “Jadi masyarakat minta agar dapat bantuan bibit karet untuk menghidupkan kembali pertanian mereka. Sedangkan penanganan banjir rob, tidak perlu dibangun tanggul karena nanti akan jebol juga seperti sekarang ini dan memakan biaya besar, masyarakat hanya butuh eskavator. Yang akan dimanfaatkan untuk memperlancar saluran air,” kata Basri. Lain lagi dengan Basri, PJS Kades Lebuh Kecamatan Belat, Jamaludin pun menyampaikan keluhan masyarakat yang menagih janji Wakil Gubernur Kepri HM.Suryo Respationo beberapa bulan lalu kepada warga setempat. Yang pernah menyampaikan bahwa akan dilakukan pengaspalan jalan di salah satu Kecamatan termuda di Kabupaten Karimun itu, namun sampai sekarang angin segarnya pun tidak pernah terdengar akan dilakukan pengaspalan jalan. “Hal ini pernah disampaikan Wagub Kepri pada saat menghadiri pembukaan tur-

namen sepak bola di Desa Sungai Asam. Beliau melintasi jalan tanah yang berdebu mulai dari Desea Lebuh menuju lokasi turnamen tepatnya Desa Sungai Asam sejauh 17 Kilometer, sampai-sampai baju Pak Suryo pun berubah warna akibat debu jalan yang belum diaspal. Kemudian beliau berjanji akan segera diaspal tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahagia untuk masyarakat,” ucap Jamaludin. Menanggapi permasalahan yang disampaikan oleh dua orang tersebut, Gubernur Kepri HM Sani mengaku sangat tahu persis dengan permasalahan yang terjadi di Desa Parit. Memang jika dibuat tanggul untuk penahan banjir akan besar dana yang dihabiskan dan saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati Karimun pun pernah menangani masalah yang ada di Desa Parit. Kemudian tidak hanya Parit saja yang butuh tapi didaerah lain seperti Kundur, Ungar Buru dan lainnya. “Kalau eskavator saya pikir memang perlu jadi perhatian. Tolong rombongan yang hadir ini dicatat dan

nanti dibahas dalam Musrenbang Provinsi serta segera dianggarkan. Mengenai bibit karet ini tidak hanya di Desa Parit tapi seluruh wilayah pertanian juga butuh. Untuk itu tolong diinventarisir berapa luas lahan yang perlu kita bantu. Tentunya bersama-sama dengan Pemkab Karimun. Kalau masalah dermaga nanti kita bicarakan bersama Dinas Perhubungan dan saya tahu persis yang dibangun sekitar tahun 2001,” kata Sani. Terkait masyarakat Kecamatan Belat khususnya Desa Lebuh yang menagih janji Wakil Gubernur Kepri, Sani mengaku saat ini Pemprov Kepri sedang membuat perencanaan dan tahun 2014 ini sudah dibuatkan DED nya mulai dari Desa Penarah sampai Desa Lebuh. “Perncanaannya sudah dibuat dan tahun depan sudah mulai dikrrjakan. Nanti kita sharing dengan Pemkab Karimun berapa panjang jalannya. Dihrapkan tahun 2016 sudah selesai sehingga bisa dikoneksikan dengan Kabupaten Kepulauan Kundur. Yang tentunya pulau ini akan berkem-

bang,” katanya. Bupati Karimun, Nurdin Basirun juga ikut menanggapi bahwa pemikiran dari Pemprov Kepri untuk membuat konektifitas antar pulau sudah dirancang sejak lama dan saat ini pun telah ada eksen yang dilakukan. Sehingga rencananya tahun 2014 ini pengerjaan jembatan sudah mulai dilakukan. “Kalau setiap Desa atau Pulau kita buat dermaga maka arus ekonomi akan lambat. Tapi jika buat jembatan maka peretumbuhan ekonomi masyarakat akan sanga cepat. Kita sudah mengaplikasikannya. Selanjutnya tinggal kita menyambungkan konektifitas dengan konsep dari ujung ke ujung,” kata Nurdin. Jika jembatan sudah jadi kata Nurdin, maka pekerja dari Desa Parit bisa pulang pergi dan tidak perlu lagi tinggal di Pulau Karimun karena sudah ada jembatan penghubung. Selain itu kebutuhan sayur akan cepat terpenuhi yang bisa dipasok dari Kundur. Walaupun mahal tapi dapat memnuhi kebutuhan dan yang penting tersedia.(gan)

Gubernur Dukung Tekad Karimun Raih Juara Umum MTQ Kepri KARIMUN (HK) — Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani mendukung upaya Pemkab Karimun dalam mempertahankan gelar juara umum pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi ke V, yang akan dilaksanakan pada 21 Maret mendatang. “Pada saat kedatangan Menteri Agama sewaku MTQ Provinsi Kepri di Kabupaten Bintan, beliau mengaku kaget dan salut melihat persiapannya yang hampir menyamai pelaksanaan untuk tingkat Nasional. Jadi kalau mau dikatakan bahwa

Karimun mau juara umum saya yakin pasti bisa dan mudah-mudahan piala yang saat ini masih disimpan di Rumah Dinas Bupati Karimun bisa jadi hak milik masyarakat di sini (Karimun). Tapi dengan catatan bahwa apapun itu kita harus dapat dukungan masyarakat,” ucap Sani, Rabu (5/3) di Kecamatan Meral. Lebih lanjut dikatakan Sani, sangat jarang ada bupati yang melanjutkan program dari pemimpin setelahnya, namun pada pemimpin saat ini dijabat oleh Nurdin Basirun, bisa mengantarkan

nama bumi berazam sampai tingkat nasional. Sani juga menceritakan bagaimana Karimun waktu itu masih masuk Kabupaten Kepulauan Riau dan masih masuk wilayah Provinsi Riau, namun telah berani melaksanakan MTQ Provinsi Riau. “Waktu itu kita belum berpisah dengan Provinsi Riau dan kita beranikan diri saja untuk melaksanakan MTQ di Karimun meski fasilitas pada saat itu belum memadai. Memang banyak yang mengatakan kepada saya bahwa kita belum punya fasilitas. Tapi saya mengatakan bahwa kita berani-

kan diri saja. Alhamdulillah hasilnya dari 12 Kabupaten Kota pada saat itu Karimun merupakan tempat pelaksanaan MTQ Provinsi Riau terbaik,” kata Sani. Dikatakan Sani, yang ada di dalam benaknya pada waktu pelaskanaan MTQ Provinsi Riau itu adalah, ingin mendidik azas iman dan taqwa dalam memotivasi anak-anak. “Kalau tidak ada mimpi dari Bupati ingin juara tiga berturut-turut pasti hasilnya biasa-biasa saja. Sekarang kita lihat, ada anak dari Keban Kecamatan Moro juara satu tingkat Nasional dan ini prestasi serta usaha kita se-

jak dulu itu,” tambahnya. Sementara itu, Bupati Nurdin Basirun mengatakan, atas dukungan masyarakat maka Pemkab Karimun siap melaksanakan MTQ Provinsi Kepri ke V. “Tentunya bukan hanya mempertahankan gelar juara umum tiga kali berturutturut, tapi target kami yang lain adalah ingin menjadi tuan rumah yang terbaik se Kepri. Karena salah satu moto yang dimiliki masyarakat yakni berupaya bergandeng tangan untuk menjadi yang terbaik. Sehingga tekad juntuk jadi juara dan yang terbaik itu akan tercapai,” katanya.(gan)

RSUD Kundur Dikerjakan Tahun Ini KARIMUN (HK) — Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kundur dipastikan baru akan mulai dikerjakan tahun 2014 ini, dengan anggaran tahap awal dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp30 miliar. Demikian dikatakan Gubernur Kepri HM Sani, Rabu (5/3). “Untuk tahap awal nilainya Rp30 miliar dan tahun ini sudah mulai dikerjakan. Saat ini pun kita sudah mulai proses lelang,” kata Sani saat bertandang ke Kabupaten Karimun. Pembangunan RSUD di Kundur lanjut Sani, tetap menggunakan lahan yang saat ini diatasnya telah berdiri Puskesmas Kundur. Dimana statusnya ditingkat-

kan dan bukan dirombak, sehingga statusnya menjadi Rumah Sakit. Sani menargetkan tahun 2015 telah selesai dikerjakan sehingga dapat dinikmati masyarakat Kundur dalam pelayanan kesehatan. Setelah siap dikerjakan tinggal dilengkapi dengan peralatan serta tenaga medis, yang nantinya diusulkan sesuai dengan kebutuhan. Disinggung mengenai kendala yang dihadapi sehingga tidak jadi dikerjakan pada tahun 2013 lalu, Sani mengaku permasalahannya ada pada kewenangan dari pusat. “Jadi tidak boleh kita membangun bangunan Puskesmas, makanya kita bangun peningkatan Puskesmas

menjadi RSUD,” katanya. Ditanya apakh tidak menghambat pelayanan masyarakat Kundur yang sebentar lagi wilayah tersebut berubah status menjadi Kabupaten Kepulauan Kundur? Sani mengaku yakin kalau hal itu tidak akan terjadi. “Yang penting jadi RSUD, kan dibangun untuk masyarakat bukan untuk pemekaran. Yang jelas untuk pelayanan masyarakat. Intinya tidak ada kaitannya dengan pemekaran,” pungkasnya. Sebelumnya, Sani juga pernah melakukan tinjauan dan pemaparan pembangunan RSUD Kundur di Puskesmas Kundur pada awal Januari 2013 lalu. Sehingga dalam kunjungannya tersebut merupa-

kan pertanda akan segera dilakukan pengerjaannya pada tahun itu juga. Dia mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit di Kundur adalah dalam rangka upaya pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur. “Kalau Kundur sudah jadi kabupaten nanti kita tidak perlu susah-susah lagi pergi berobat. Kabupaten Kundur tentu dah punya rumah sakit sendiri,” ujar Sani di Puskesmas Tanjung Batu Kundur saat berdialog dengan masyarakat dan pejabat yang bertugas di Puskesmas tersebut. Namun demikian kata Sani, untuk tahap awal pengerjaan rumah sakit yang rencananya dikerjakan tahun

2013 itu akan menelan anggaran sebesar Rp15 miliar. Dan secara perlahan akan dilengkapi segala fasilitas atau kekurangan yang masih perlu. Adapun spesifikasi rencana pembangunan rumah sakit di Kundur adalah, luas bangunan 10.000 meter persegi di atas lahan seluas 19.000 meter persegi. Yang nantinya akan dibangun dua lantai. Namun seiring berjalannya waktu hingga setahun lebih, pengerjaan RSUD yang dimaksud pun tak kunjung dimulai sampai awal 2014. Adapun perubahan status Puskesmas tersebut nantinya akan menjadi RSUD type D.(gan) Editor: Niko, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Kamis, 6 Maret 2014

KEPENGURUSAN Hakka Kesejahteraan Kabupaten Lingga setelah dikukuhkan.

22

ABU Hasim bersama pengurus Hakka Lingga, Hakka Provinsi dan Pusat.

Hakka Kesejahteraan Lingga Dikukuhkan LINGGA (HK) — Perhimpunan Hakka Kesejahteraan Kabupaten Lingga di kukuhkan secara resmi, Sabtu(2/3). Acara bersejarah ini berlangsung di Gedung PSMTI, Dabo yang di hadiri pengurus Hakka Provinsi dan Pusat. Ketua

terpilih Perhimpunan Hakka Kabupaten Lingga Phartiono (Akew) dalam sambutan usai dilantikan menyampaikan harapanya agar Pemkab Lingga dapat melibatkan perhimpunan yang baru dikukuhkan ini dalam setiap kegiatan.

ABU Hasim memberikan sambutan saat pengukuhan Hakka Lingga.

Hakka dapat bekerjasama untuk membantu Pemkab di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Keanggotaan Hakka Lingga sudah mencapai 1.100 orang sampai saat ini."Biar saya miskin tapi

Hakka Lingga harus jaya, intelektual dan terus semangat," katanya. Ketua Hakka Kesejahteraan Provinsi Kepri Bobby Jayanto mengatakan, dengan dilantiknya pengurus yang baru, Hakka di Kabupaten Lingga dapat berkem-

bang dengan pesat sesuai dengan visi dan misi yang diemban. Perhimpunan Hakka didirikan pada 12 Mei 2012 lalu. Perhimpunan ini telah banyak berbuat untuk masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan,

dan sosial budaya. Di bidang sosial, Hakka mengedepankan tolong menolong antar sesama warga yang membutuhkan. Narasi : Jefriadi Foto : Novi Humas

KETUA umum Hakka Lingga Phartiono memberikan sambutan.

KETUA Hakka Provinsi mengibarkan bendera.

KETUA Hakka Provinsi memberikan selamat kepada Ketua Hakka Lingga. WAKIL Bupati Lingga dan pengurus Hakka Provinsi dan Pusat.

WAKIL Bupati Lingga Abu Hasim tiba di acara pengukuhan Hakka Kesejahteraan Lingga.

BOBBY Jayanto Ketua Hakka Provinsi menerima sekapur sirih tanda penghormatan. ABU Hasim menerima sekapur sirih tanda penghormatan.

KETUA Hakka Kesejahteraan Lingga Phartiono (Akew) terpilih mengibarkan bendera.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Kamis, 6 Maret 2014

23


CMYK

Kamis, 6 Maret 2014

24

Dinas Kebudayaan Kepri Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri Tahun 2014

KABID Sejarah Dan Cagar Budaya Kepri Riawina.

RUSYDI S.Pi dan Panitia Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri.

BATAM (HK)— Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri menyelenggarakan Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari mulai tanggal 26 hingga 27 Februari 2014 diikuti tujuh puluhan peserta terdiri dari para aparat penegak KASI Pelestarian hukum, Dinas yang membidangi Rusydi S.Pi. kebudayaan seProvinsi Kepri, unsur lembaga pendidikan, serta Unsur nelayan se-Provinsi Kepri. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri Drs H Arifin Nasir M.Si, Rabu (26/ 2) di Amir Hotel, Batam. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai upaya pelestarian arkeologi bawah air, khususnya objek Benda Berharga Asal Muatan Kapal Yang Tenggelam (BMKT), serta untuk menumbuhkan kesadaran pribadi peserta akan arti pentingnya melindungi arkeologi bawah air khususnya objek BMKT sebagai warisan budaya bagi penguatan kepribadian bangsa dan sebagai acuan bagi penegak hukum untuk menegakkan aturan dari tindakan pelanggaran penanganan arkeologi bawah air khususnya objek BMKT, Arkeologi Bawah Air merupakan tinggalan budaya masa lalu yang terletak di bawah permukaan air (laut, danau, sungai, dan lain-lain) yang memiliki nilai penting bagi ilmu pengetahuan, sejarah, dan kebudayaan, serta minimal telah berumur 50 tahun. Objeknya dapat berupa tinggalan kapal tenggelam, muatan kapal tenggelam, bekas pemukiman lama yang sekarang berada dibawah air, dan lain-lain. Salah satu objek penting dari arkeologi bawah air adalah Benda Berharga Asal Muatan Kapal Yang Tenggelam (BMKT) yang mempunyai definisi sebagai benda berharga yang memiliki nilai sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, dan ekonomi yang

tenggelam di wilayah perairan Indonesia, zona ekonomi eksklusif Indonesia dan landas kontinen Indonesia, paling singkat berumur 50 tahun. Sehubungan dengan arkeologi bawah air dengan objek BMKT, Luas wilayah Provinsi Kepri Cagar Budaya Kepri terdiri dari 95,8 % laut dan perairannya merupakan salah satu daerah sebaran titik lokasi arkeologi bawah air khususnya objek benda berharga asal muatan kapal yang tenggelam (BMKT) yang ada di Indonesia, karena merupakan daerah perlintasan kapal-kapal dagang dari Asia Barat, Asia Selatan dan Asia Timur, yang melewati pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia jika akan ke China maupun ke India serta Arab. Umumnya BMKT merupakan benda - benda perdagangan masa lalu dari ribuan kapal yang karam dan memiliki nilai ekonomi, nilai historis dan budaya negara asal serta berkontribusi bagi budaya bahari nusantara. Menyikapi atas perkembangan masalah BMKT yang kompleks, diharapkan seluruh stackholder perlu mempunyai persamaan pemahaman aturan perundangundangan cagar budaya yang berkaitan dengan BMKT dan upaya pengelolaan BMKT secara benar, yang salah satu caranya dengan melakukan kegiatan Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri. Sosialisasi tersebut menghadirkan nara sumber antara lain dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I, Pejabat dari Direktorat Pengawasan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan R.I, Pejabat dari Lantamal IV Tanjungpinang, Pejabat dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Wilayah Kerja Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau, serta Kepala Balai Arkeologi Medan.

KADIS Kebudayaan Kepri Arifin Nasir.

ARIFIN Nasir dan Nara Sumber dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendibud RI.

Foto: Rahmad Narasi : Rusmadi

PAPARAN MATERI oleh nara sumber dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Batu Sangkar dan Lantamal IV Tanjungpinang.

PEMASANGAN Baju Tanda Peserta Sosialisasi oleh Komisi IV DPRD Kepri.

ARIFIN Nasir dan Riawina, serta Panitia Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri.

RIAWINA, nara sumber, Panitia, serta Peserta Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri.

PESERTA dari Kabupaten Natuna, menyampaikan pertanyaan kepada nara sumber.

PESERTA Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri Tahun 2014.

PAPARAN materi Sosialiasi Kegiatan Arkeologi Bawah Air Provinsi Kepri oleh nara sumber dari Balai Arkeologi Medan.

PESERTA sosialisasi mendengarkan paparan materi yang disampaikan oleh nara sumber.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter:Novrizal


Haluankepri 06mar14