Issuu on Google+

KAMIS, 31 OKTOBER 2013

Harian Umum

26 DZULHIJJAH 1434 H

MEDIA GROUP

EDISI 27, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082388441221

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

MAHYELDI DAN MAIGUS OKE DI KANDANG SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.43 12.05 15.22 18.10 19.20

Desri-James ‘Raja’ di Pondok

WIB WIB WIB WIB WIB

Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada keni'matan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.

(Al Hijr Ayat 88) Sumber: www.pkpu.or.id

Pilkada Padang Aman dan Lancar PADANG, HALUAN — Pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang, Rabu (30/10) berjalan aman dan lancar. Tidak tidak ada gangguan permasalahan yang berarti.

>> PILKADA PADANG hal 7

REKAPITULASI DAN MENCOBLOS — Desri Ayunda bersama tim suksesnya melihat hasil rekapitulasi prolehan suara sementara di Posko Pemenangan Calon Walikota Desri Ayunda & James Hellyward, Jalan Sudirman, Padang. Kanan, Calon Walikota Padang Mahyeldi mencoblos di TPS 9 Kelurahan Olo dalam Pilkada Padang Rabu (30/ 10) kemarin. AMIR

PILKADA PADANG

Mahyeldi-Emzalmi Unggul PASANGAN Mahyedi-Emzalmi unggul dalam Pilkada Padang. Tapi belum dapat dipastikan apakah calon dari PKS dan PPP ini akan menang dalam satu putaran. Sementara partipasi pemilih dalam Pilkada ini terbilang sangat rendah. PADANG, HALUAN — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang sudah selesai dilaksanakan, Rabu (30/10) kemarin.

Berdasarkan perhitungan sementara dari beberapa perhitungan cepat, pasangan Mahyeldi-Emzalmi unggul, disusul tempat kedua pasangan Desri Ayunda-James Hellyward (DeJe) dan ketiga pasangan Mohammad Ihlas El QudsiJanuardi Sumka. Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara di posko pemenangan Mahyeldi-Emzalmi, pasangan ini unggul

dengan persentase 31, 19 persen untuk 67.675 suara yang sudah masuk. Sementara berdasarkan hasil rekapitulasi di Posko DeJe, Mahyeldi-Emzalmi unggul sekitar 28, 90 persen dengan jumlah suara sekitar 32.722 suara. Sementara berdasarkan hasil perhitungan cepat milik Mahyeldi, nomor urut dua ditempati oleh pasangan dengan nomor

>> MAHYELDI hal 7

Sumatera Barat Siap Sukseskan HPS ke-33

KATA SAMBUTAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono memberikan kata sambutan saat berkunjung ke Istano Basa Pagaruyuang, Tanah Datar, Rabu (30/10). Presiden SBY memberikan bantuan dana satu miliar untuk menambah kelengkapan di Istano Basa Pagaruyuang.

Padang, Haluan — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) siap menyukseskan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-33. Kegiatan akan dipusat-kan di Jalan By Pass Km 16, halaman Gedung TVRI Sumbar, pada tanggal 31 Oktober hingga 3 November 2013. Sebagai tuan rumah, Pemprov Sumbar bersama kabupaten/kota dan berbagai pihak lainnya di daerah ini, bahu-membahu menyiapkan kegiatan tingkat dunia tersebut. Apalagi puncak peringatan HPS itu dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyo-no

>> SUMATERA hal 7

PADANG, HALUAN — Perolehan suara para kandidat Pilkada Kota Padang tak terlepas dari unjuk kerja masing-masing calon tersebut. Pasangan Desri Ayunda – James Helliward menguasai perolehan suara di kawasan pondok. Sedangkan Mahyeldi-Emzalmi menang telak di TPS Mahyeldi. Begitu juga dengan Maigus Nasir- Armalis juga menang telak di TPS Maigus Nasir. Perolehan suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang di Kelurahan Kampung Pondok menang mutlak nomor urut 3 dengan memperoleh suara hak pilih sebesar 64 persen. Sedangkan yang paling terendah dengan nomor urut 6 sebesar 0,3 persen. Di Kelurahan Kampung Pondok ada 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari hasil perhitungan dimenangkan oleh calon nomor urut 3 yakni Desri Ayunda-James Hellyward dengan perolehan suara 1.235. Suara dua terbanyak M Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka 213 suara, berikutnya calon nomor

>> DESRI hal 7

Eks Pedagang Sate Tewas Setelah Dihantam Ombak PADANG, HALUAN — Pantai Padang kembali memakan korban. Jika biasanya yang menjadi korban adalah anak-anak, kali ini korbannya orang dewasa bernama Yudi (22) asal Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Eks pedagang sate ini tewas setelah terseret gelombang di kawasan Danau Cimpago, Kecamatan Padang Barat, Rabu (30/10) sekitar pukul 13.45 WIB.

Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi berawal ketika korban bersama teman-temannya bermain bola di pesisir pantai Danau Cimpago. Setelah puas bermain bola, maka korban bersama teman-temannya mandi di lokasi kejadian. Kemudian datang gelombang besar, sehingga

>> EKS PEDAGANG hal 7

EMRIZAL

Kisah Juru Foto Pribadi Presiden SBY

ABROR RIZKI

BUKITTINGGI, HALUAN — Jika memperhatikan setiap aktivitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ibu Ani Yudhoyono, ada

seorang pria yang terus mengabadikan foto seluruh momen atau kegiatan

presiden dan ibu negara. Bukan pasukan pengamanan presiden (paspampres), tapi Dia adalah juru foto pribadi presiden dan ibu negara. Dia adalah Abror Rizki (47) atau yang akrab disapa Abror. Meski lahir di Jakarta pada 23 September 1966 lalu, namun Abror memiliki darah Minang. Abror mengaku, kedua orangtuanya berasal dari daerah SilungkangSawahlunto.

Menjadi salah seorang juru foto pribadi pribadi presiden dan ibu negara, tentu memiliki tugas yang tak kalah sibuk dengan Paspampres. Tak hanya mengabadikan foto dalam kegiatan kenegaraan, tapi Abror dan rekannya Anung juga bertugas mengabadikan foto saat momen pribadi, seperti aktivitas SBY dan Ibu Ani dalam keluarga. Untuk menunjang tugas yang diemban, Abror tentu saja dituntut siap siaga 24 jam di dekat presiden dan ibu negara. Bahkan di

tengah malam, atau saat dinihari, dia harus siap mendampingi presiden jika dibutuhkan secara mendadak. “Saya sipil, bukan dari militer. Tapi saya bergaul dengan orang-orang militer. Dari sana saya belajar bagaimana untuk bertindak cepat dan gesit,” ujar Abror. Dulunya Abror memang seorang fotografer dari Majalah Matra dari tahun 1988 hingga 2002, dan tidak memiliki basic sedikitpun di bidang militer.

>> KISAH JURU hal 7

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

AZWIR DAINY TARA

Ambil Simpati Masyarakat, Caleg Jangan Saling Sikut PADANG PANJANG, HALUAN — Anggota Dewan Pertimbangan Pusat Partai Golkar HM. Azwir Dainy Tara mengajak calon anggota legislatif (caleg) dari partai berlambang beringin untuk tidak saling sikut dalam mengambil simpati masyarakat menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2014 mendatang. “Saya masih mendengar adanya sesama caleg saling menjelekkan, membuka keburukan caleg lain. Itu

tidak perlu dilakukan, karena masyarakat bisa menilai mana caleg yang mampu menyuarakan aspirasi mereka,” kata Azwir Dainy Tara di Posko Al Tara Padang Panjang, Rabu (30/10). Sebagai calon anggota legislatif yang akan bertarung pada pileg mendatang ujar anggota Komisi VII DPR-RI itu, caleg Partai Golkar tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten dan kota harus membangun

Penganiaya Mantan Istri Bakal Ditangkap AGAM, HALUAN — Kepolisian Resor Agam bakal menangkap seorang warga Pasar Rabaa Tigo Jorong, Kanagarian Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, dengan inisial Y, yang diduga telah melakukan penganiayaan kepada mantan istrinya hingga mengakibatkan cedera berat. Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda kepada Haluan, Rabu (30/10) di Lubuk Basung mengatakan, korban menganiayaan Yeni Hemilda sudah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke kepolisian Sektor Tanjung Raya. Yang bersangkutan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Lubuk Basung karena mengalami cedera berat akibat pukulan. Namun untuk meringkus pelaku pihak kepolisian membutuhkan hasil visum yang dikeluarkan pihak rumah sakit. “Korban melaporkan penganiayaan kepada pihak kepolisian Sabtu kemarin pasca pemukulan yang dilakukan oleh mantan suaminya. Kita belum bisa menangkap pelaku karena hasil visum korban belum dikeluarkan pihak rumah sakit. Bila bukti sudah lengkap, kita akan menangkap pelaku,” katanya. Ia menjelaskan, setelah korban keluar dari rumah sakit pihak kepolisian juga akan memanggil korban untuk dimintakan keterangan lebih jauh. Menurutnya pertikaian korban dengan mantan suami diduga akibat perselisihan pembagian harta. Mantan suami marah karena istri memenangkan perseteruan di pengadilan. “ Untuk memastikan keamanan korban, beberapa orang petugas dikerahkan untuk berjaga di rumah sakit,” ungkapnya. Sementara itu, Yeni Hemilda di Rumah Sakit Umum Daerah Lubuk Basung mengatakan, ia dipukuli ketika hendak mengantarkan makanan untuk anak bungsunya yang tinggal di rumah mantan suami. Niat baik tersebut tidak disambut baik oleh mantan suami. Tapi ia tetap bersikeras menemui anaknya itu sehingga menimbulkan pertengkaran. Kemudian dia memukul pada bagian kepala. Tak kuasa menerima perbuatan tersebut, ia kemudian melaporkan ke polisi. Tapi hingga kini mantan suaminya itu belum diproses. Yeni juga takut mantan suaminya tersebut kembali akan mengulangi perbutannya. Pasalnya Yeni terus diancam. “Penganiayaan yang saya alami sebenarnya sudah cukup lama. Tetapi itu semua saya simpan rapat-rapat. Tetapi saat ini sudah tidak tertahan lagi. Mei 2013 lalu kami resmi cerai. Perbuatannya sudah membuat saya cacat. Pendengaran sudah mulai berkurang, kepala sering pusing. Saya berharap dia secepatnya ditangkap polisi untuk membayar semua kesalahannya,” ungka Yeni. (h/yat)

kebersamaan membesarkan partai. Bersama-sama masyarakat, mereka harus memajukan pembangunan di daerah masing-masing, karena suara Golkar adalah suara rakyat “Mari kita tunjukkan politik yang santun kepada masyarakat, karena sudah saatnya kemenangan Partai Golkar diraih dengan caracara baik. Rebutlah hati rakyat dengan santun. Jangan saling menjelekkan, terutama sesama partai

peserta pemilu sama-sama berusaha untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat,” sebut Anggota DPRRI yang telah tiga kali berturut-turut terpilih mewakili Sumbar di Senayan itu. Untuk mendapatkan dukungan masyarakat, lanjut Azwir Dainy Tara, para caleg harus turun ke bawah menjemput aspirasi masyarakat. Jangan hanya melakukan publikasi melalui alat-alat peraga saja. Karena

masyarakat juga mengetahui siapa sosok yang akan didukung nanti, agar tidak terjadi lagi memilih calon seperti memilih kucing dalam karung. “Saya sudah ingatkan kepada para caleg untuk turun menjemput aspirasi ke bawah. Jika tidak mereka tidak akan dikenal masyarakat. Jika tidak dikenal, bagaimana mereka akan dipilih sebagai wakilnya?” ujar Azwir Dainy Tara yang akan kembali dicalonkan Partai

Golkar pada Pileg 2014 mendatang sebagai Calon Anggota DPR-RI dari Dapil I Sumbar nomor urut 2. Iimbauan itu disampaikan Azwir Dainy Tara bukan tanpa bukti. Dirinya bersama anak-anaknya yang akan maju sebagai calon anggota legislatif selalu turun untuk menjemput aspirasi masyarakat ke berbagai daerah di Sumatera Barat. Ia turun bukan hanya saat dekat pemilu saja.

HM. AZWIR DAINY TARA Sejak duduk di DPR-RI, Azwir tetap turun bahkan selalu membawa oleh-oleh untuk masyarakat yang memilihnya. (h/one)

PEMKAB SOLSEL TIDAK TRANSPARAN

Aneh, Jumlah Peserta Tes CPNS Berubah SOLSEL, HALUAN- Jumlah peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 di Kabupaten Solok Selatan belakangan bertambah.

Penambahan ini sebagai akibat Badan Kepegawaian Daerah tidak mengumumkan hasil seleksi berkas pelamar. Sehingga terjadi penambahan data peserta ujian yang signifikan baik

dari pelamar umum maupun kategori dua. Ada perbedaan jumlah peserta ujian dengan data yang sebelumnya disampaikan oleh pihak BKD Solsel. Perbedaan itu terletak pada

RAWAT — Korban penganiayaan Yeni Hemilda mendapat perawatan di RSUD Lubuk Basung, Rabu (30/10). RAHMAT HIDAYAT

BBI Pariaman Ditantang Jadi Nomor 3 di Indonesia PARIAMAN, HALUAN — Melihat kepada data dan fakta yang ada di lapangan, UPTD BBI Kota Pariaman ditantang untuk menjadi nomor tiga di Indonesia sebagai produsen calon induk lele Sangkuriang. Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, usai meninjau UPTD BBI, DKP Kota Pariaman, Rabu (30/10). “Saya kaget. Dan kita ingin kepak sayap yang lebih luas. Kalau bisa menjadi nomor tiga di Indonesia,” kata Genius, melihat gebrakan BBI untuk mencapai langkah menjadi Brock Stock Center di wilayah Sumatera yang makin mulus. “Persoalan itu akan selalu

ada. Tapi bagaimana kita bisa mengatasi permasalahan yang ada. Itu yang perlu. BBI kalau kurang tenaga terlatih, bisa memanfaatkan tenaga dari SMK, misalnya. Karena BBI juga sebagai ajang tempat pembelajaran,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman, Yanrileza, akan mencoba menyambut tantangan itu. Pihaknya akan berusaha melangkah lebih jauh ke depan serta mengingatkan lagi pengelola BBI untuk langkah selanjutnya. Permintaan terhadap calon induk ikan lele Sangkuriang produksi BBI Kota Pariaman dari berbagai daerah hingga kini terus

mengalir. Tidak hanya di wilayah Sumatera Barat, tetapi dari Sumatera Utara-pun permintaan akan calon induk lele Sangkuriang tersebut terus mengalir. Dari target 6 ton calon induk lele yang diproduksi tahun sekarang, 50 persen sudah mengisi permintaan. Sisanya masih akan terus dikirim ke pemesan yang kini terus berdatangan. “Menjelang akhir tahun diyakini target itu bisa dicapai. Sama halnya seperti tahun sebelumnya, juga menjelang diakhir tahun permintaan dari sejumlah daerah, termasuk UPR, terus mengalir. Dan itu tetap bisa diisi”, kata Yanri. (h/tri)

jumlah pelamar umum yang sebelumnya disampaikan hanya 10.486 orang yang Memenuhi Syarat (MS), kini yang memiliki nomor ujian untuk pelamar umum berubah menjadi 10.543 orang atau bertambah 57 orang. Untuk tenaga honorer kategori dua yang sebelumnya hanya 1.086 orang kini sudah berubah menjadi 1.152 orang yang memiliki nomor ujian atau bertambah 66 orang. Inilah hasil tidak transparannya Pemkab Solsel terutama BKD Solsel. Sebelumnya BKD Solsel tidak bersedia mengumumkan nama-nama pelamar yang Memenuhi Syarat hasil seleksi berkas dari pelamar umum. Selain itu, ujian CPNS Daerah Kabupaten Solok Selatan 2013 yang bakal digelar pada 3 November mendatang, diperkirakan pengunjungnya membeludak. Sementara, daya tampung penginapan tidak memadai. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan H. Fachril Murad menyebutkan, karena keterbatasan persediaan tempat penginapan berupa homestay, wisma, dan hotel, maka diimbau kepada wali nagari dan pengurus masjid untuk tidak mengunci masjid. “Agar bisa dimanfaatkan oleh pendatang yang akan mengikuti ujian CPNS Solsel nantinya. Mereka bisa melakukan aktivitas MCK di sana,” katanya. Ia juga mengingatkan peserta untuk membawa bekal makanan yang bisa digunakan untuk keperluan masing-masing. “Di daerah kami banyak orang jualan. Namun ada kemungkinan di lokasi ujian terbatas. Maka, disarankan membawa makanan demi kenyamanan,” katanya. Menurut Fachril Murad, untuk pengamanan ujian sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Mulai dari pengawas, pendistribusian soal, dan semua dijaga dengan ketat oleh pengawas, baik pengawas independen, pengawas dari instansi lain, maupun pengawas yang

ditugaskan oleh pemerintah daerah. “Yang kita khawatirkan, dua minggu terakhir ini Kabupaten Solsel sering dilanda hujan. Sementara daerah kita rawan longsor. Seperti kasus bencana di Pintu Rimbo Solok, akses jalan terputus, sementara orang ribuan akan berdatangan untuk mengikuti ujian,” sebutnya. Di Solsel , ada lima kecamatan yang ditetapkan sebagai lokasi ujian CPNS Solsel 2013. Pertama, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Di sini ada beberapa penginapan, yaitu di Rumah Makan Ulu Suliti, dan penginapan di Batuang Bajawek. L okasi ujian di kecamatan ini antara lain, SDN 04 Sungai Aro, SDN 06 Pakan Rabaa, SDN 01 Pakan Rabaa dan SMAN 5. Untuk peserta ujian di Kecamatan Sungai Pagu, ada penginapan Wisma Umi Khalsum, dan homestay yang terletak di Pasir Talang. Adapun lokasi ujiannya antara lain di SDN 26 Pulakek, SDN 09 Kepala Bukit, SMKN 1, MAN Muara Labuh, dan MTsN Bariang Rao-Rao. Untuk Kecamatan Pauh Duo, juga ada wisma untuk menginap. Lokasi ujian antara lain di SDN 03 Pekonina, SDN 06 Pekan Selasa, SMPN 5 dan SMKN 4. Di Kecamatan Sangir yang terletak di jantung kabupaten, ada penginapan Duta Kencana dan Hotel Pesona Alam Sangir. Sementara lokasi ujian antara lain di SDN 11 Sampu, SDN 05 Tanggo Akar, dan SMPN 7 Solok Selatan Sedangkan lokasi untuk ujian tenaga honorer kategori dua, khusus di Kecamatan Sangir Jujuan, antara lain di SMPN 6, SDN 03 Bidar Alam, SDN 09 Bidar Alam, SMAN 2, SDN 11 Lubuk Batuang, SMPN 28, MTsN Lubuk Malako, SDN 10 Padang Darek, dan SDN 02 Lubuk Malako. (h/col)

Nama Besar Diniyyah Puteri Membanggakan PADANG PANJANG, HALUAN — Walikota Padang Panjang H Hendri Arnis bangga dengan nama besar Perguruan Diniyyah Puteri. Prinsip disiplin yang dijalankan di perguruan ini, diyakini akan membuat Diniyyah Puteri menghasilkan lulusan yang berkualitas. “Nama besar Perguruan Diniyyah Putri tidak hanya dibidang pendidikan agama saja. Pendiri yayasan ini juga seorang pejuang, pendiri TKR. Namanya tertulis dalam sejarah perjuangan bangsa yang tidak lapuk dek hujan tak lekang oleh panas. Bahkan Presiden Indonesia menganugerahi bunda Rahmah El Yunusiah bintang Maha Putera Adipradana tanggal 13 Agustus 2013 yang lalu sebagai bukti atas kiprahnya tersebut,” kata Hendri Arnis di hadapan ratusan warga Pasar Usang dan Kota Padang Panjang pada acara syukuran, Minggu (27/10) lalu. Acara syukuran itu sekaligus dalam rangkaian Milad ke- 90 Diniyyah Puteri. Agenda Milad ke90 juga diisi dengan kegiatan simpatik membersihkan

sampah di sepanjang kawasan Lembah Anai menuju Kota Padang Panjang. Sekitar 750 santri berbaur bersama para guru, karyawan dan didukung oleh anggota Brimobda Padang Panjang, bersama-sama memungut sampah sebagai bentuk rangsangan kepada masyarakat untuk membudayakan kebersihan. Bahkan beberapa siswa SMK Negeri 1 Batipuah juga ikut bergabung. Di sepanjang jalur itu juga dipampangkan spanduk imbauan untuk membudayakan hidup bersih. Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, H Fauziah Fauzan SE, AKt dalam sambutannya menyatakan rasa bangganya karena bunda Rahmah El Yunusiyyah berhasil menerima anugerah Bintang Maha Putera Adipradana dari presiden. Kebanggaan itu tidak sekadar sebuah sejarah yang perlu dicatat akan tetapi juga kebanggaan Kota Serambi Mekah. “Perjuangan bunda Rahmah El Yunusiyyah selain di kancah perjuangan merebut kemerdekaan, juga berjuang mendidik anak bangsa

WALIKOTA Padang Panjang Hendri Arnis menyerahkan hadiah umrah kepada Yusmaniar didampingi pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Fauziah Fauzan (tengah). IWAN DN

dibidang umum dan agama. Itulah mungkin bedanya dengan tokoh pejuang wanita lainnya” ujar Fauziah. Dalam kesempatan syukuran ini, juga dilakukan penarikan undian hadiah umrah dan bea siswa yang dipandu oleh Direktur Operasi DTC Abdillah Zikri. Hadiah umrah diraih oleh Yunimar, warga RT III Gang Sampik Jembatan Besi. Dan 6 orang peserta mendapat bea siswa mulai >> Editor : Syamsu Rizal

tingkat Raudathul Athfah, Madrasah Ibtidaiyah, Mts DMP, SMP, MA, KMI Diniyyah Putri dan STIT Diniyyah Puteri. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Mawardi Samah, Wakil Ketua DPRD Eko Furkani, Ketua KAN Bukik Surungan Reiner Dt Rangkayo Mulia Nan Sati serta sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemko Padang Panjang. (h/one) >> Penata Halaman : Irvand


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

3

OPTIMALKAN POTENSI SUMBER DAYA AIR

DKP Gelar Teknologi Kelautan dan Perikanan GERBANG Stand Gelar Teknologi Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar

KOLAM budidaya ikan

DKP Sumbar juga menampilkan teknik pembuatan pakan alami dan pembenihan lele, teknik pembuatan pakan ikan, pemijahan lele dan pemeliharaan larva dan induk lele sangkuriang.

PONDOK Akuarium, menampilkan beberapa komoditas ikan air tawar yang terdiri dari Ikan Hias Botia, Ikan Hias Rainbow, Ikan Nila Srikandi, Ikan Lele, Ikan Patin Pasopati, dan Rumput Laut.

TAHUN ini, peringatan puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 33 tingkat Nasional, dipusatkan di Kota Padang. Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono berkenan hadir dan membuka kegiatan yang dihelat Kamis (31/10) hingga Minggu (3/11), di Kompleks TVRI Sumbar. Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar ikut serta menyukseskan alek besar itu, dengan menampilkan Gelar Teknologi dan Pameran Pengolahan Hasil Perikanan. Gelar teknologi menampilkan perkembangan teknologi bidang kelautan dan perikanan, diantaranya Kolam Ikan Hias, menampilkan ikan koi, koki dan komet. Ada pula yang disebut kolam Akuaponik. Ada dua jenis aquaponik yaitu Bumina dan Yumina. Teknologi lain yang dikenalkan adalah Bioflok. “Pada gelar teknologi ini, kita tampilkan budidaya ikan nila system bioflok. Manajemen budidaya ikan nila dengan sistem bioflok secara umum sama dengan budidaya ikan nila sistem konvensional. Padat tebar, pemberikan pakan dan aspek budidaya lain sama dengan sistem biasa,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri didampingi Penanggung Jawab Gelar Teknologi Desniarti. Perbedaan utamanya adalah, pada sistem bioflok tidak ada pergantian air, sehingga cocok diterapkan pada kawasan yang kurang air. Pada sistem bioflok juga ada penambahan bahan sumber karbon dan aerasi untuk mendukung pembentukan bioflok. Pada budidaya ikan nila sistem

bioflok yang optimal, penggunaan pakan dapat di hemat sampai 20%. Berikutnya, kolam ikan sistem Resirkulasi. Teknologi Resirkulasi ini merupakan teknologi intensif, produktif dan ramah lingkungan. Sistem resirkulasi adalah sistem tertutup dimana air bekas budidaya ikan ‘diolah’ sehingga dapat digunakan lagi untuk pemeliharaan ikan. Penambahan air baru hanya dilakukan untuk mengganti kehilangan air akibat penguapan dan pengurasan. De ngan demikian, kebutuhan air bisa dihemat. “Sistem Resirkulasi ini perlu mendapat perhatian serius di masa depan, karena ketersediaan sumberdaya air dan lahan untuk budidaya ikan semakin terbatas. Di sisi lain, kebutuhan untuk budidaya ikan akan semakin tinggi karena jumlah penduduk semakin banyak dan tingkat konsumsi produk ikan semakin tinggi,” katanya. DKP Sumbar juga menyosialisasikan budidaya ikan di sawah atau disebut Mina Padi. Ada pula yang disebut Mina Kera, salah satu usaha budidaya ikan di kebun rakyat. Jika singgah ke stand DKP Sumbar, maka kita dapat singgah ke sejumlah pondok, diantaranya Pondok Teknologi Penangkapan, menampilkan teknologi dan sarana penangkapan ikan seperti, beberapa jenis kapal penangkapan ikan dan alat tangkap ikan serta rumah ikan, peta perkiraaan daerah penangkapan ikan. Ada lagi pondok pengolahan hasil perikanan. di pondok ini ditampilkan demo memasak ikan antara lain, demo pembuatan abon tuna, bakso ikan dan sala lauak. Sedangkan di Pondok Akuarium menampilkan beberapa komoditas ikan air tawar.

“Semuanya itu merupakan komoditas unggulan hasil inovasi teknologi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan RI,” terang Yosmeri. Selain itu juga ditampilkan beberapa strain ikan yang sudah berkembang di Sumatera Barat baik yang berasal dari UPT Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, UPTD BBIS Sicincin, BBI Pariaman dan dari daerah Sumatera Barat yaitu, Ikan Nila Nirwana, Ikan Nila Gesit, Ikan Lele Sangkuriang, Ikan Gurami, Ikan Mas.Ditambah lagi dengan ikan laut yang dibudidayakan dan dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi yaitu, ikan kerapu tikus/bebek dan kerapu hybrid. “Semua teknologi sederhana yang diterapkan pada bidang kelautan dan perikanan itu, ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, dengan mengoptimalkan potensi sumber daya air baik yang terbatas maupun air yang melimpah,” katanya. Sementara di Pondok Informasi, menyediakan berbagai informasi yang terkait dengan penelitian dan pengembangan kelautan dan perikanan yang terdiri dari leaflet, booklet, poster, banner, dan berapa maket teknologi antara lain, Rumah Ikan yaitu tempat perlindungan ikan dalam rangka pemulihan stok sumberdaya. Selanjutnya, pada pameran pengolahan hasil perikanan, ditampilkan produk-produk UKM bidang perikanan di Sumbar yang layak dipasarkan dan aman dikonsumsi (segar dan bebas bahan pengawet). Seperti rendang tuna, abon tuna, lele asap, nila salai, bilih dan lainnya. Untuk mendorong tingkat konsumsi ikan masyarakat, juga digelar lomba melukis gambar ikan untuk tingkat SD se-Kota Padang, lomba menyanyi atau cipta lagu tentang perikanan serta lomba jingle Gemarikan serta berbagai macam kuis. (***)

KASI Perbenihan DKP Sumbar, Nanang Muldansyah di depan Kolam Resirkulasi, yaitu teknologi untuk efisiensi pemanfaatan air dengan sirkulasi bantuan secara biologis.

KOLAM Hias Taman. Kolam ini untuk mempercantik lingkungan rumah dan tentu ikan yang diisi juga ikan hias.

RUMAH Ikan, yaitu tempat perlindungan ikan dalam rangka pemulihan stok sumberdaya. Bangunan rumah ikan secara khusus dirancang dan dibentuk dari balok beton yang dimodifikasi menjadi bentuk piramida yang bersifat menarik bagi ikan dan fauna aquatik lain. Proses penempatan rumah ikan pada perairan tersebut adalah dirancang untuk meningkatkan dampak positif untuk lingkungan. Dengan bentuk kubus (Square) yang dibuat panjang dan tinggi yang sama yaitu 60 cm dan lebar 10 cm, dan berjumlah 150 unit. Kriteria kondisi oseanografi di laut sebagai acuan antara lain, suhu, salinitas, Ph, kecerahan, kecepatan arus, kedalaman, titik koordinat, substrat, kondisi terumbu karang.

KASI Perbenihan DKP Sumbar, Nanang Muldansyah tengah merapikan Kolam Yumina. Yaitu sistem budidaya terpadu antara aquakultur (budidaya ikan) dengan hydropinik (budidaya tanaman sayur)

KABID Tangkap, Irwadi K dan para staf di depan Kolam Bioflok, yaitu teknologi yang memanfaatkan metabolisme ikan yang mengandung nitrogen untuk diubah menjadi pakan ikan dengan bantuan bakteri.

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri berdiri di depan stand Gelar Teknologi DKP Sumbar, pada HPS ke 33 di Sumbar.

DESNIARTI yang juga Kabid Budidaya DKP Sumbar bersama Kasi Kesehatan dan Lingkungan Noviyanti di depan Kolam Bumina. Yaitu sistem budidaya terpadu antara aquakultur (budidaya ikan) dengan hydropinik (budidaya tanaman buah)

PENANGGUNGJAWAB Kegiatan Gelar Teknologi pada HPS ke 33 di Sumbar, Desniarti berdiri di depan kolam ikan di kebun rakyat atau Mina Kera. Kebun rakyat, seperti kebun sawit dan kelapa ditanam di pematang kolam, kemudian diisi ikan nila dan ikan mas.

MINA Padi, adalah budidaya ikan dengan padi di sawah. Mina padi ini saling menguntungkan antara keduanya, karena unsur hara dari ikan merupakan pupuk bagi tanaman padi yaitu budidaya ikan dengan padi di sawah.

KABID P2HP Jeflin Luandry dan Kabid KP3K Albert Krisdiarto di depan berbgai peralatan tangkap.

KABID Budidaya Desniarti, Kabid P2HP Jeflin Luandry dan Kabid KP3K Albert Krisdiarto foto bersama dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan RI, Ahmad Purnomo

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Sumbar saat meninjau pembuatan stand DKP Sumbar. >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Habli


4

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Badan Jalan Kabupaten Solok Rusak Parah ALAHAN PANJANG, HALUAN — Masyarakat Kecamatan Lembah Gumanti dan Hiliran Gumanti mengeluh, akibat kerusakan badan jalan kabupaten Solok antara Alahan Panjang-Talang Babungo yang kian parah belum mendapat perbaikan.

Pemantapan Program PNPM dengan Perna SOLSEL, HALUAN — Pemerintah nagari se-Kecamatan Sangir Balai Janggo mengikuti pelatihan penyusunan peraturan nagari (perna) tentang pengelolaan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan di Kantor Koperasi Karyawan PTPN 6, Selasa (30/10). Tujuan kegiatan tersebut untuk memelihara sarana dan prasarana yang telah dibangun melalui dana PNPM, terutama di bidang pembangunan infrastruktur dasar. “Kita sangat mendukung program ini, karena upaya pelaku PNPM bersama penerima manfaat PNPM memiliki kesamaan visi untuk berbuat lebih baik dan maju,” ujar Camat Sangir Balai Janggo Muslim. Kata Muslim, pembuatan Perna terkait pelaksanaan program nasional itu, sehubung prestasi yang diraih TPPKK kecamatan dan pendamping lokal Kecamatan Sangir Balai Janggo, yang sukses mengintegrasikan program PKK dengan PNPM. “Dulu kita tidak punya peraturan yang bisa mengatur kegiatan ini jadi lebih baik, namun kini dengan adanya perna, maka diharap lebih baik lagi pengelolaan ke depannya,” pungkasnya. Pembuatan perna untuk mengatur pelaksanaan PNPM di setiap nagari di Kecamatan Sangir Balai Janggo termasuk kearifan lokal. Alasannya, belum ada Perna yang dibuat tentang pelaksanaan PNPM itu. “Yang ada itu hanya perda partisipasi masyarakat di beberapa daerah. Bisa dikatakan, pembuatan perna terkait program PNPM termasuk yang pertama di Sumbar,” sebutnya. Karena kearifan lokal, maka Pemerintah Kecamatan SBJ memberi target kepada setiap Wali Nagari dan LPM Nagari untuk menyelesaikan perna tersebut sampai akhir November 2013. “Kita beri target kepada pemerintahan nagari dan Bamusnya, agar Perna itu benar-benar dibuat dan dilaksanakan. Kalau tidak diselesaikan maka bantuan program pnpm bisa tidak dicairkan (ditangguhkan-red),” pungkas Camat. Sementara itu, Fasilitator Kecamatan PNPM Kecamatan Sangir Balai Janggo Doni menyebutkan, selain untuk pengaturan pemeliharaan, agar setiap elemen memiliki tugas pokok dan fungsi yang jelas untuk berpartisipasi. “Tujuan akhirnya, jangan hanya membangun sedangkan memeliharanya tidak mau. Maka perlu Perna, agar masyarakat bisa berpartisipasi membangun dan memelihara. Peserta ada 16 orang dari unsur pemerintahan nagari,” pungkasnya. (h/col).

BANTUAN — Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyambangi dan sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, Riky Ronal warga Jorong Ganting Nagari Sijunjung yang ludes dilalap si jago merah, Rabu (30/10). AZNELDI

Pemkab Bantu Korban Kebakaran SIJUNJUNG, HALUAN — Kesedihan, Riky Ronal (32) warga Jorong Ganting Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung, yang rumahnya terbakar, Selasa (29/10) sekitar pukul 13.30 WIB, sedikit mereda. Pasalnya, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin bersama Kepala Dinas Sosnakertrans Irwandi, Kepala BPBD Hardiwan, Camat Sijunjung, Bobby Roespandi dan Wali Nagari Sijunjung, Effendi menyambangi rumahnya yang ludes di lalap di jago merah. Selain mendatangi lokasi kebakaran, kedatangan orang nomor satu di Sijunjung juga memberikan semangat agar tetap tabah menghadapi musibah.Tak ayal, Riky dan keluarganya sedikit bisa bernafas

lega.Apalagi, bupati juga menyerahkan bantuan logistik. Bantuan yang diserahkan berupa tenda, matras, beras, selimut, tikar, pakaian dan peralatan dapur.Meski tak banyak, bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban korban.”Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit membantu,” tutur Yuswir Arifin, Rabu (30/10). Dia juga menghimbau agar masyarakat, agar berhati-hati terhadap api serta bahan lainnya yang mudah terbakar.”Kita minta masyarakat lebih berhati-hati dan waspada bahaya kebakaran,” imbaunya. Musibah kebakaran yang menimpa, Riky dan keluarganya terjadi, Selasa

Program P2WKSS Harus Dirasakan Masyarakat

Mardoni Sodomi Anak Bawah Umur SOLOK,HALUAN — Berlagak seperti dermawan, suka memberi uang dan sering membayarkan sewa warnet, ternyata Mardoni alias Bang Royal telah berhasil menyodomi lima orang anak dibawah umur di Singkarak Kabupaten Solok. Kapolres Solok Kota, Guntur Hendarsyah melalui Kapolsek Singkarak, Iptu Poniman mengatakan, aksi bejat Mardoni ini baru diketahui setelah adanya laporan dari Dasrul (51) orang tua salah satu korban Senin (28/10) lalu. Laporan Dasrul lansung ditindak lanjuti, malam itu juga Mardoni diciduk, dan dua anak dibawah umur, Dep (14) siswa SD dan JF (13) siswa SMP yang menjadi mangsa Mardoni dimintai keterangan. “Berdasarkan keterangan korban Dep dan JF ternyata Mardoni tidak haya mensodomi dua anak bawah umur, tapi lebih dari itu. Sampai hari ini saja sudah tercatat lima orang yang menjadi korban. ”Ujar Poniman di Singkarak, Rabu (30/10). Lebih jauh Pniman mengatakan, kelima korban itu adalah Dep (14) siswa SD, JF (13) siswa SMP, RF (130, IL (14) dan YF (13). Semua korban merupakan anak dibawah umur dan juga tetangga dekat Mardoni. Dari pengakuan korban JF,kata Poniman, perbuatan tak senonoh yang dilakukan tersangka Mardoni ini terjadi sekitar satu bulan lalu. Saat itu, JF tengah bermain game di warnet dekat rumahnya. Saat itu ia diajak Mardoni untuk bermain sex,tapi ia menolak mentah mentah. Mardoni tak menyerah begitu saja dengan penolakan JF,lantas ia mengimingi JF dengan uang. Itu juga ditolah JF, akhirnya JF diajak kerumahnya untuk bertemu anaknya. Karena anak tiri tersangka sebaya dengan JF dan juga merupakan teman JF,lantas JF mau ikut kerumahnya, yang hanya berjarak 100 meter dari rumah JF. “Berdasarkan keterangan korban kami menyelidiki kasus ini lebih dalam. saat ini kami sedang melakukan pengembangan. Diduga, masih ada korban lain. Sebab, tersangka sering bermain dengan anak-anak, dan tersangka juga sering memberi uang anak-anak,” jelas Iptu Poniman. (h/cw-eri).

(29/10) sekitar pukul 13.30 WIB.Menurut keterangan Kepala BPBD Sijunjung, Hardiwan, api berasal dari ledakan kompor gas. Api baru dapat dipadamkan setelah BPBD menurunkan dua unit pemadam ke lokasi.Akbat kebaran itu, kerugian mencapai Rp300 juta. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun akibat musibah ini korban kehilangan tempat tinggal, satu unit mobil minibus, 6 unit sepeda motor, barang-barang elektronik dan surat-surat berharga yang dilaporkan juga ikut terbakar.“Mobil, sepeda motor dan barang-barang elektronik serta surat-surat berharga juga hangus terbakar,” kata Hardiwan.(h/azn)

TIM penilai P2WKSS saat melakukan tinjauan lapangan di damping Asisten II Hermanto. WEL

LB SIKAPING, HALUAN — Asisten Perekenomian Pembangunan dan Kesra Hermanto menyebutkan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya wanita dan keluarga. Dengan merasakan manfaat dari Program P2WKSS ini, bisa dipastikan masyarakat akan sangat mendukung dan aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan. Hal tersebut disampaikannya mewakili Bupati Pasaman saat penilaian lomba P2WKSS Tk Prop. Sumbar di Kampung Sarasah Jorong Air Mancur Nagari Cubadak Kec Dua Koto, Selasa (29/10). Kelompok P2WKSS Kampung Sarasah Jorong Air Mancur adalah

salah satu P2WKSS binaan Kabupaten Pasaman yang dipersiapkan untuk tampil mewakili P2WKSS di Pasaman untuk tingkat Sumbar. Disampaikan bahwa untuk mewujutkan pembangunan perlunya melibatkan peran wanita dan untuk mencapai hal tersebut, harus memperhatikan dan melibatkan wanita dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan. Keterlibatan kaum wanita ini menjadi suatu keniscayaan. Tujuannya adalah menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan untuk semua, pemberdayaan perempuan, mengurangi kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi penyakit menular, dan memastikan kelestarian lingkungan hidup.

Berkenaan dengan hal tersebut, Hermanto mengharapkan berbagai macam kegiatan yang melibatkan wanita yang telah kita laksanakan selama ini, dapat meningkatkan kualitas diri kaum wanita. Harapannya, kaum wanita semakin mampu memberikan kontribusi maksimal dalam mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga dan berperan optimal dalam pembangunan .Ke depan kita juga perlu melakukan penilaian atau kajian terhadap kebutuhan kaum wanita. Program atau kegiatan yang pas dengan kebutuhan akan semakin membuat kaum wanita berdaya dan berkualitas. Kaum wanita berkualitas akan semakin mampu untuk berperan dalam upaya penngkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Sedangkan Ketua Tim Penilai dari Propinsi Sumbar Drs Hafizur Rahman antara lain mengatakan obyek yang jadi penilaian antara lain administrasi dan lapangan, sebagai sempel lapangan dengan obyek penilaian peninjauan kelompok, meninjau demplot Toga dan lainnya. Kampung Sarasah adalah salah satu kampung yang ada di Jorong Air Mancur. Kampung ini berada didaerah ketinggian. Masyarakat disini umumnya bermata pencaharian pertanian dan perkebunan. Salah satu andalannya adalah penghasil gula aren terbesar untuk wilayah Kec Dua Koto. Masyarakat disini hidup rukun dan damai. Saat penilaian P2WKSS, Selasa lalu juga dihadiri Kepala SKPD terkait, Camat Dua Koto, Walinagari Cubadak dan undangan lainnya. (h/wel)

Sehingga membuat hubungan kedua kecamatan tidak lancar, walaupun menuju Sariek Alahan Tigo telah terbuka dari terisoliran. Oleh karena itu harapan warga kepada pemerintah kabupaten Solok agar perbaikan jalan yang kian terancam parah, apalgi disaat musim hujan ini, banyak kendaraan enggan melaluinya. Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Marsal Syukur yang juga anggota DPRD Kab Solok kepada Haluan saat berada dilokasi selasa (29/10). Dikatakanya jalan sepanjang 12 km, 4 Km diantaranya terdapat beberapa titik kerusakan parah, dikarenakan banda aliran air lebih tinggi dari badan jalan hingga aspal banyak yang terkuras dan sulit dilalui kendaraan dan jika dalam waktu dekat tidak dirawat akan lebih fatal lagi. Apalagi saat banyak kendaraan berat membawa bahan proyek melaluinya dengan menggunakan kendaraan berat. Diakuinya sepanjang pengetahuannya, sepanjang bahu jalan yang marimba, jalan ini akan mendapat perbaikan pada anggaran APBD tahun 2013. Namun kerusan jalan akan lebih parah ditambah adanya perbaikan jembatan serta plat beton yang bagai kesengajaan tidak merata dengan badan jalan atau aspal dan harus menunggu 5 tahun perawatannya sehingga kerusakannya kian parah. Lebih lanjut dikatakanya, keberadaan air dimusim hujan membuat banyak lokasi berlobang bagaikan sungai dan juga terjadi longsor badan dibeberap titik Dengan demikian diyakini akan dapat menggangu perekonomian masyarakat, kembalikan pada kondisi 20 tahun lalu hubungan ekonomi terancam putus dan berbagai angkutan lainnya. Juga tidak dipungkiri hal ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas, walaupun sudah diterpasang rambu-rambu lalu lintas akan tetapi masih belum tepat sasaran seperti adanya badan jalan longsor maupun rumah ibadah. Dan pemasangan yang kurang kuat hingga dapat mengundang tangan jahil merusak, tumbang dan membawa ketempat lain, tambah nya. (h/nus)

Pasangan ABG Diamankan SIJUNJUNG, HALUAN — Pacaran ditempat yang gelap, sepasang anak baru gede (ABG) berinisial MCL (20) bersama pacarnya ON (18) diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Sijunjung, Selasa, (29/10) sekitar pukul 21.30 WIB. Kedua ABG yang mengaku warga Kampung Jua Nagari Tanjung dan warga Nagari Persiapan Padang Laweh Selatan Kecamatan Koto VII, kepergok tengah pacaran di tempat gelap di jalan lingkar di kawasan Padang Laweh Selatan oleh tim monitoring pekat Sat Pol PP. Sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara ini, akhirnya digelandang ke kantor Walinagari Persiapan Padang Laweh Selatan untuk diminta keterangan.”Mereka kita gelandang ke kantor walinagari untuk dimintai keterangan, sekaligus dapat pula diberi nasehat oleh pemerintahan nagari. Karena monitoring yang kita lakukan ini, selain merupakan Tupoksi dari Satpol PP selaku aparatur penegak Perda, juga sebagai respon atas pemintaan pemerintahan nagari Persiapan Padang Laweh Selatan yang sudah berkomitmen untuk memberantas Pekat,” ujar Kepala Seksi Operasi, Suarman. Setelah dilakukan interogasi dan membuat perjanjian, keduanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka, akhirnya sepasang ABG dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing. (h/azn)

ATASI ABRASI BIBIR PANTAI

Pemda Terus Lakukan Pelestarian Hutan Mangrove PAINAN,HALUAN — Upaya untuk mengatasi abrasi yang terus merusak bibir pantai, kini Pemda Pessel terus melakukan pelestarian hutan mangrove (bakau) yang mendapat pengawasan oleh kelompok masyarakat (pokmas) pada daerah yang mendapat fasilitas bantuan tanaman tersebut. Pada tahun 2013 ini, sebanyak 10 ribu batang mangrove di tanam pada dua lokasi yaitu 3500 batang Sungai Tunu Barat dan 6500 batang di Nyiur melambai di kecamatan Ranah Pesisir Pessel, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pemprov Sumbar me-

lalui Dinas Kelautan dan Prikanan, kata kepada bidang KP3K Dinas Kelautan dan Prikanan Pessel Zaitul Ikhlas, Rabu ( 30/ 10) Tanaman ini sangat besar mamfaatnya untuk keselamatan lingkungan, apalagi memiliki multi fungsi antara lain sebagai penahan gelombang laut dan mengatasi terjadinya abrasi, kemudian juga sebagai daerah sumber makanan bagi ikan (laboratorium) alam dan wisata. Selain kegiatan penanaman mangrove, daerah Pessel juga mendapat bantuan dua unit dermaga apung dari Dirjen KP3K >> Editor : Heldi

kementerian kelautan dan prikanan yang berlokasi di pulau Kapo-Kapo kecamatan Koto XI Tarusan dan di pulau Cingkuak di kecamatan IV Jurai Painan Pessel Pembangunan dermaga apung tersebut dimaksud untuk memperlancar akses transportasi bagi masyarakat terutama yang berada di pulau, selain itu juga mendukung pengembangan sektor parawisata di daerah ini, dari 10 kabupaten/ kota salah satunya Pessel yang mendapatkan dua unit dermaga apung, sedangkan daerah lain hanya mendapatkan satu unit, kata Zaitul Ikhlas (h/mjn) >> Penata Halaman : Mi2


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

5

PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA KE-33 Kalah di “Kandang” LHAMDULILLAH PiIkada Kota Padang yang diselenggarakan, Rabu (30/10) telah terselenggara dengan baik, aman dan lancar. Para calon pun menuai jumlah suara yang beragam antara yang satu dengan lainnya. Perolehan suara para kandidat Pilkada Kota Padang tak terlepas dari unjuk kerja masing-masing calon tersebut. Pasangan Mahyeldi Ansharullah – Emzalmi dan pasangan Desri Ayunda-James Hellyward keluar sebagai dua pemilih yang terbanyak. Ada kemungkinan Pilkada dua putaran, karena raihan suara Mahyeldi-Emzalmi masih fluktuatif. Ada yang lebih dari 30 persen + 1 dan ada pula yang hanya sekitar 28 s/d 29 persen saja. Sedangkan raihan suara Desri Ayunda – James Hellyward rata-rata sekitar 20-25 persen. Hitungan sementara KPU Padang, Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra 7,90 %, MichelJanuardi Sumka 16,12 % , Desri Ayunda-James Helyward 18,78 %, Maigus Nasir-Armalis: 10,54 % dan Mahyeldi-Emzalmi,: 31,27 %. Hitungan sementara Posko Desri Ayunda-James Hellyward adalah; Mahyeldi – Emzalmi 28,90 %, dan Desri Ayunda - James Hellyward 20,19 %. Hitungan sementara Posko PKS (Mahyeldi – Emzalmi, Emma Yohanna-Wahyu IP 8,02 %, Michel-Januardi Sumka 15,75 % , Desri AyundaJames Hellyward 19,12 %, Asnawi Bahar-Surya Budhi 4,15 %, Ibrahim-Nardi Gusman 3,95 %, Kandris Asrin-Indra Dwipa 4,12 %, Maigus NasirArmalis 10,60 %, Indra Jaya-Yefri Hendri Darmi 1,56 %, Syamsuar Syam-Mawardi Nur 1,52 % dan Mahyeldi-Emzalmi 31,19 %. Pasangan Desri Ayunda – James Helliward menguasai perolehan suara di kawasan pondok. Sedangkan Mahyeldi-Emzalmi menang telak di TPS Mahyeldi. Begitu juga dengan Maigus NasirArmalis juga menang telak di TPS Maigus Nasir. Maigus Nasir menang telak di TPS tempat ia mencoblos, tepatnya di TPS 5 Kelurahan Gunung Sarik Kuranji Padang. Cawako dengan nomor urut 7 itu, mendapat perolehan suara tertinggi, 168 suara. Urutan suara kedua terbanyak diikuti Mahyeldi-Emzalmi 26 suara, Emma Yohana-Wahyu Iramana Putara 12 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 12 suara, Michel-Januardi 11 suara, Ibrahim-Nardi Gusman 6 suara, Syamsuar Syam-Mawardi Nur 3 suara, Kandris Asrin-Indra Dwipa 2 suara, Asnawi Bahar-Surya Budhi dan Indra Jaya-Hendri Darmi 1 suara. Mahyeldi-Emzalmi menang telah di TPS masingmasing. Mahyeldi memilih di TPS 9 Kelurahan Olo. Hasil dari perhitungan suara dari total 162 pemilih terdiri dari 159 suara sah dan 3 suara tidak sah. Emzalmi yang memilih di TPS 1 Kelurahan Cupak Tangah juga menang telak dengan 157 suara. Asnawi Bahar mencoplos di TPS 6 Kelurahan Alai Parak Kopi. Dia kalah di TPS sendiri. Hanya memperoleh 14 suara dari total suara 107. Januardi Sumka pasangan M Ichlas El Qudsi kalah di TPS Januardi Sumka. Januardi mencoblos di TPS 5 Kelurahan Parak Gadang Timur Aur Duri. Di TPS ini, Michel-Jadi dapat 34 suara, Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra 15 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 53 suara, Asnawi BaharSurya Budhi 7 suara, Ibrahim-Nardi Gusman 3 suara, Kandris Asrin-Indra Dwipa 9 suara, Maigus Nasir-Armalis 3 suara, Indra Jaya-Jefri Hendri Darmi 4 suara, Syamsuar Syam-Mawardi Nur 4 suara, dan Mahyeldi-Emzalmi 83 suara. Emma Yohanna juga kalah di TPS sendiri, TPS 01 Kelurahan Padang Pasir, Kec. Padang Utara. Di TPS ini, pemenangnya Mahyeldi-Emzalmi 43 suara, di tempat kedua Desri Ayunda-James Helliward 30 suara dan Emma Yohanna 27 suara. Di TPS 09 Kampung Lapai di tempat Kandris memilih, pasangan Kandris-Indra unggul. Pasangan ini memperoleh 105 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 36 suara, Mahyeldi–Emzalmi 32 suara dan Asnawi Bahar-Surya Budi 30 suara. Kalah di TPS sendiri, kesannya memang kurang baik bagi si calon. Masyarakat akan menilai bahwa ternyata calon tersebut di masyarakat sekitar tempat tinggalnya saja tidak bermasyarakat atau bersosialisasi apalagi di tempat lain. Ada pesan yang ditinggalkan dari kasus ini, bahwa kita memang sangat penting bergaul atau bersosialisasi di lokasi tempat tinggal kita masing-masing. **

A

„ Mahyeldi-Emzalmi Unggul „ Ada yang berharap dua putaran „ Desri-James ‘Raja’ di Pondok „ Lapaunyo di Pondok Tantu Iyo

Momentum Merevitalisasi Pertanian Sumatera Barat OLEH: HERMANTO

Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Sumatera Barat ERINGATAN Hari Pangan Sedunia (HPS) dimulai sejak Food and Agriculture Organization (FAO) menetapkan World Food Day melalui Resolusi PBB No. 1/1979 di Roma Italia. Tanggal 16 Oktober dipilih bertepatan dengan terbentuknya FAO. Sejak saat itu disepakati bahwa mulai tahun 1981, seluruh negara anggota FAO termasuk Indonesia memperingati HPS secara Nasional pada setiap tahun. Peringatan HPS sebagaimana yang sudah dirilis pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat termasuk pemerintah, bahwa membangun kedaulatan pangan suatu negara yang berkelanjutan merupakan suatu hal yang penting bagi ketahanan suatu bangsa dan negara. Disamping itu, HPS diharapkan mampu mendorong kepedulian masyarakat bahwa peningkatan produksi pangan yang cukup dan bergizi dalam memerangi kelaparan dan malnutrisi bagi masyarakat dunia juga menjadi tanggung jawab semua negara. Tema internasional HPS ke-33 Tahun 2013 ini adalah “Sustainable food systems for food security and nutrition” dan selaras dengan tema tersebut telah

P

ditetapkan tema nasional HPS, yakni “Optimalisasi Sumberdaya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Menuju Kemandirian Pangan dan Percepatan Perbaikan Gizi Masyarakat”. HPS di Sumatera Barat Peringatan HPS ke-33 secara nasional kali ini diadakan di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung dari tanggal 31 Novomber sampai dengan 3 Desember 2013. Apa maknanya bagi Indonesia khususnya Sumatera Barat? Sejauh ini helatan besar dan berskala internasional ini, tidak banyak publik yang mengetahui karena publikasi yang terbatas bahkan petinggi negeri pun tak banyak mengetahuinya, padahal masalah yang diperingati adalah menyangkut kebutuhan pokok sehari-hari manusia, yakni: masalah pangan. Terlepas publik tahu atau tidak, yang jelas masalah pangan merupakan masalah klasik, bahkan sejak manusia pertama di turunkan di dunia. Terpilihnya Sumbar sebagai lokasi peringatan tentu sudah dengan pertimbangan yang matang dan komprehensif. Artinya Sumbar termasuk wilayah yang diperhitungkan dalam sektor pangan karena lahan pertaniannya masih orsinil,

cakupan sangat luas, upaya mekanisasi pertanian semakin meningkat dan pencetakan sawah baru-nya luas, sehingga Sumbar dijadikan salah satu lumbung pangan di Indonesia. Pemda, petani dan swasta diharapkan dapat mengambil peluang untuk memajukan sektor pangan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Pada masa lalu, pangan tidak begitu menjadi masalah karena jumlah penduduk masih sedikit. Sementara lahan untuk pertanian sebagai sumber pangan tersedia dengan luas. Tetapi saat ini, seiring dengan perkembangan zaman, dengan jumlah penduduk dunia mencapai 6 miliar jiwa kondisi sektor pertanian dunia juga mengalami perubahan. Sedangkan saat ini pembangunan pertanian menghadapi berbagai tantangan antara lain: dampak perubahan iklim, kepemilikan lahan sempit dan laju konversi lahan pertanian yang tinggi, serta masih belum memadainya prasarana pertanian terutama masih banyaknya jaringan irigasi yang rusak. Lahan pertanian yang dulunya begitu luas, saat ini semakin berkurang. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, antara lain: terjadinya alih fungsi lahan pertanian untuk pemukiman, properti, pabrik, industri, dan lain-lainnya termasuk alih fungsi ke lahan perkebunan. Pertanyaannya adalah, dengan

kondisi seperti itu, apa yang di lakukan Indonesia agar pangan tetap tersedia dan terjaga dalam jumlah yang cukup ditambah dengan cadangan pangan yang tersedia di gudang logistik. Terkait dengan hal tersebut setidaknya ada tiga pedoman yang menjadi arah yaitu UUD Negara Republik Indonesia 1945, Undangundang No.18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah. Hakekat dari kebijakan pangan Indonesia adalah kedaulatan pangan, kemandirian pangan, ketahanan pangan dan ketersedian pangan. Pilar pangan Indonesia sangat ideal karena bertumpu pada pemenuhan pangan dari dalam negeri dengan sekecil-kecilnya mengurangi impor pangan. Kenyataannya tidak demikian karena masih banyaknya pangan impor yang beredar yang dapat mengancam produk pangan lokal yang dapat merugikan petani. Jika keadaannya demikian maka seharusnya pemerintah menjadi regulator yang dapat menjamin ketersediaan pangan lokal dengan mendorong petani lebih produktif melalui program-prgram pertanian, perkebunan dan kelautan yang berpihak pada rakyat. Hal ini dilakukan karena Indonesia memiliki target swasembada pangan di tahun 2014 yang mencakup beras, jagung, kedele, gula dan daging. Implementasi dari kebijakan

tersebut harus mendapat dukungan dari para stakeholders antara lain: petani, pemerintah dan swasta. Kebijakan tersebut juga harus didukung dengan pengembangan teknologi dan intensifikasi mengingat semakin berkurangnya lahan untuk pangan. Tentunya momentum Hari Pangan Sedunia yang digelar di Sumatera Barat ini mesti memiliki makna khusus dan dapat dijadikan sebagai momentum untuk merevitalisasi pertanian Sumatera Barat. Dalam hal ini ada tiga hal perlu dioptimalkan oleh pemerintah daerah, antara lain: memamerkan produk pertanian lokal, menunjukan mekanisasi pertanian, mempromosikan produk pasca panen. Sedangkan dalam jangka panjang, pemerintah daerah perlu terus mengotimalkan pengelolaan pertanian. Pertama, mendorong petani untuk mengoptimalkan lahan. Kedua, memberi ruang dan kesempatan kepada para petani untuk berkontribusi dalam mengoptimalkan pencapaian swasembada pangan, Ketiga, mempromosikan produk pangan lokal sumbar. Keempat, mengoptimalkan kerjasama dengan dukungan internasional khususnya dalam hal meningkatkan kemampuan para pengusaha lokal dalam menghasilkan komoditas olahan sektor pangan sehingga agar memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.

Mencintai Produk Pangan Lokal NI realitas. Kita lahir dan hidup di bumi Indonesia. Kita menggantungkan hidup dan harapan pada tanah dan air Indonesia. Tapi gaya hidup modern sering kali mengalahkan kecintaan kita pada tanah air. Serbuan berbagai produk luar negeri membuat kita silau dan seolah tak berdaya. Tak berdaya untuk memilih, tak berdaya untuk bersikap. Padahal kita tahu bahwa ketergantungan itu bisa menimbulkan bencana. Terlebih lagi ketergantungan dalam produk pangan impor. Padahal aneka produk pangan lokal, yang dihasilkan dan diolah dengan penuh cinta oleh produsen lokal, lebih layak kita pilih. Merupakan pilihan yang menyehatkan dan bijak. Menyehatkan bagi kita, karena kita tahu siapa yang memproduksi pangan lokal itu dan dengan cara bagaimana diolah. Tahun ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis laporan yang menyebutkan pada tahjun 2015 nanti, jumlah penderita

I

PEMBERITAHUAN

obesitas atau kelebihan berat badan di dunia dipekirakan akan mencapai 2 sampai 3 miliar orang. Angka ini naik hampir 50 persen dari tahun 2005 lalu, yang hanya 1,6 miliar orang. Di Indonesia, menurut penelitian Dr. Damayanti R. Syarif, Sp. A (K), dari hasil penelitian yang dilakukan di 14 kota besar di Indonesia, angka kejadian obesitas pada anak tergolong relatif tinggi, yakni antara 10-20% dengan nilai yang terus meningkat hingga kini. Obesitas merupakan permasalahan yang sudah lama muncul di dunia. Bahkan WHO telah mendeklarasikan obesitas sebagai epidemik global. Prevalensinya meningkat tidak saja di negara-negara maju, tetapi juga di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Ahli nutrisi dan gizi pada umumnya berpendapat persentase terbanyak pada anak disebabkan aspek nutrisional. Sedangkan 5 persen disebabkan aspek lain, seperti penyakit atau kelainan hormon. Nutrisi berkaitan dengan pola

makan mulai dari jenis makanan sampai perilaku makan yang berlebihan — baik porsi maupun frekuensinya. Kita tak dapat memungkiri realitas hari ini betapa anak-anak dan remaja memang lebih suka memakan junk food di restoran siap saji. Kini, beragam makanan siap saji impor dengan mudah ditemukan dan mengoda anak dan remaja kita. Menjamurnya makan impor diperparah lagi oleh kecenderungan ibu rumah tangga yang malas memasak sendiri atau memilih jalan pintas memasak masakan instan, yang kadar vitamin dan mineralnya tentu berkurang. Parahnya lagi, ketersedian sumber pangan yang dapat diolah menjadi berbagai komuditas pangan lokal, tidak selalu stabil. Belum lama ini kita dihebohkan dengan kelangkaan kedelai, lalu daging dan bawang. Dan, selalu saja mudah ditebak, jalan pintas yang ditempuh pemerintah dalam mengatasi gejolak pangan itu tak lain adalah

mengimpor dari luar negeri. Bahkan, untuk sejumlah komoditas pangan penting, ketergantungannya semakin besar. Misalnya, impor susu untuk memenuhi 70 persen dari kebutuhan, gula 30 persen, garam 50 persen, gandum 100 persen, kedelai 70 persen, dan daging sapi 30 persen. Belum lagi masalah impor beras yang jumlahnya masih cukup besar. Pada tahun 2012, misalnya, impor beras mencapai 1,6 juta ton. Di Sumaterat Barat dan banyak daerah di Indonesia sebenarnya fakta membuktikan bahwa produksi beras lokal selalu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Tetapi ironis dan anehnya, secara nasional impor beras tidak pernah turun. Pada 2009 volume impor beras segar pemerintah 250.225 ton, pada 2010 meningkat 687,582 ton, pada 2011 berjumlah 2,744,002 ton, dan triwulan I/2012 volume impor 770,295 ton. Tren peningkatan nilai impor bahan kebutuhan pokok ini menunjukkan masih lemahnya pemerintah dalam

OLEH: DODI NURJA menggarap dan mengolah sumber daya alam potensial yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Mengatasi permasalahan tersebut, kunci utama terletak pada kreativitas dan keinginan kuat untuk memenuhi kebutuhan pangan bangsa dengan apa yang dimiliki bangsa kita. Kini, tekad dan tandatangan di atas kertas saja, tidak cukup. Kedaulatan pangan harus diaplikasikan dalam tindakan nyata. Dan itu harus mulai dibuktikan dengan mencintai produk pangan lokal. Yakinlah, kacimuih, abuih ubi, tidak kalah gengsi dari burger dan pizza. Semoga.

Pemilih Padang Butuh Keteladanan

SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

HELAT Pilkada kota Padang baru saja usai, dan berkemungkinan besar satu putaran saja. Apapun hasilnya, yang cukup mengejutkan adalah makin menurunnya partisipasi pemilih. Banyak yang memperkirakan, tingkat keikutsertaan pemilih kali ini, paling rendah dari Pilkada Kota Padang sebelumnya. Di samping sosialisasi yang kurang, saya menduga hal itu tak lepas dari keteladanan. Banyak yang apatis dengan pilkada, mungkin karena mereka merasa apa yang dilakukan pemimpin produk pilkada sebelumnya, tidak seperti yang diharapkan, dan tidak seperti apa yang dijanjikan di musim kampanye. Ke depan, untuk meningkatkan partisipasi pemilih atau mengurangi angka golput, yang diperlukan adalah bagaimana sikap keteladanan pemimpin produk pilkada itu sendiri. Karena itu, saya mengajak para pemimpin untuk selalu bersikap dan bertindak sebagai pemimpin yang pantas diteladani. +6281374012***

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Habli


6

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

KOMITMEN PEMKAB LIMAPULUH KOTA

Tingkatkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan ARAH pembangunan ketahanan pangan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Limapuluh Kota adalah meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan melalui peningkatan daya saing, serta kapasitas masyarakat. Selain itu, juga diarahkan untuk menjamin pelaksanaan langkah-langkah yang mendesak pada tingkat nasional, regional dan global.

BUPATI Alis Marajo saat panen perdana kolam ikan masyarakat

Dorong Stabilitas Harga Pangan di Tingkat Petani DALAM mendorong stabilitas harga gabah di tingkat petani di Kabupaten Limapuluh Kota, sejak tahun 2003 Kementrian Pertanian dengan dukungan DPR RI telah mengalokasikan dana penguatan modal lembaga usaha ekonomi pedesaan (DPM-LUEP). Dana itu disalurkan kepada pemiliki usaha Rice Milling Unit (RMU) untuk membeli secara langsung gabah petani sesuai HPP dan jagung sesuai harga referensi daerah. Pada tahun 1987 dan 1988, bantuan untuk 22 RMU mencapai Rp2 miliar lebih dari dana APBN. Sedangkan tahun 2009 sasarannya bukan lagi RMU melainkan menjadi Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (PLDPM) dengan sasaran pembinaannya gabungan kelompok tani (Gapoktan). Kegiatan utamanya adalah pendampingan dan pemberian bansos kepada Gapoktan untuk pembangunan gudang dan penguatan cadangan pangan kelompok untuk stabilitas harga pangan di tingkat petani. Seperti diungkapkan Kepala Kantor Ketahan Limapuluh Kota, Gusdian Laora beberapa hari yang

lalu, tahun 2009 sudah dilaksanakan kegiatan PLDM di Luak nan Bungsu. Masing-masing Gapoktan diberikan dana bantuan sosial sebesar Rp225 juta. Penggunaannya, Rp50 juta untuk pembangunan gudang cadangan pangan, Rp15 juta cadangan pangan gabah/beras dan Rp160 juta digunakan untuk distribusi pangan dalam organisasi Gapoktan, pembelian gabah anggota kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan dan di luar keanggotaan Gapoktan, penetapan harga tidak boleh dibawah HPP. Gapoktan yang memperoleh bantuan tahun 2009-2010 yakni Gapoktan Situ Banda (Situjuh Bandar Dalam) KTA Andaleh Kecamatan Luak, Gapoktan Iklas Koto tangah Simalanggang dan Beringin Saiyo. Kegiatan PLDPM sangat membantu petani dalam menjaga stabilitas harga jual beli gabah dan beras, sehingga harga jual yang didapat cukup bersaing dan tidak merugikan petani. Selain itu posisi tawar harga gabah petani mengalami peningkatan, kegiatan rentenir yang menggerogoti kehidupan petani mampu diminimalkan. Untuk mengatasi gejolak

harga pangan, bencana alam, serta antisipasi masa paceklik, Kabupaten Limapuluh Kota mengembangkan kegiatan cadangan pangan nagari dan daerah, dikelola kelompok tani pada lokasi yang minus pangan atau rawan bencana dan masyarakat yang terpengaruh masa paceklik. Kelembagaan itu dibangun berkelompok dengan mengembangkan cadangan pangan masyarakat melalui lumbung pangan. Lumbung pangan tersebut berkapasitas 20 hingga 40 ton beras, pembangunan fisiknya dialokasikan dana bansos Rp30 juta dan Rp20 juta per kelompok digunakan untuk pembelian gabah/beras sebagai cadangan pangan ditingkat nagari. Tahun 2010 pemberdayaan lumbung pangan melalui penggunaan dan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian, tidak dapat dilaksanakan karena alasan teknis. Terkait konsumsi beras masyarakat Limapuluh Kota tahun 2012 cukup tinggi, rata rata mencapai 347 gram per kapita per hari atau 126,7 kg/ kapita/hari. Konsumsi beras

masyarakat Limapuluh Kota jauh diatas data Susenas 2005 sebesar 105 kg/kapita/hari. Sedangkan angka idielnya mencapai PPH 100 adalah 100,3 kg/kapita/hari. Karena itu, ditargetkan penurunan konsumsi beras menjadi 123,85kg/kapita/hari. Sementara itu, konsumsi pangan hewani belum mencapai standar baru sekitar 135 gram/ kapita/hari setara dengan 210 kkal/kapita/hari atau sekitar 49,3 kg/kapita/hari. Sesuai dengan anjuran, idielnya 150 gram/kapita/ hari setara dengan 240 kkal/ kapita/hari, maka konsumsi pangan hewani masyarakat masih perlu ditingkatkan, sebut Gusdian Laora. Di samping itu, katanya, di sub sektor sayur sayuran, buah buahan dan kacang kacangan termasuk yang masih rendah tingkat konsumsinya. Untuk konsumsi sayuran masyarakat daerah ini baru mencapai angka sekitar 40 gram/kapita/hari, buah buahan 50 gram/kapita/hari. Sedangkan target konsumsi rata rata untuk sayur dan buah sekitar 250 gram/kapita/hari atau setara dengan 120 kkal/kapita/ hari. (h/zkf)

Hal tersebut sekaligus merealisasikan penuh komitmen Millenium Development Goal (MDGs) tahun 2000 dan Deklarasi Food Summit (WFS) tahun 1996, yakni mengurangi penduduk dunia yang menderita lapar dan malnutrisi hingga setengahnya tahun 2015. Untuk itu, kebijakan prioritas ketahanan pangan daerah 20112015 adalah, ketersediaan pangan dan penanganan kerawanan pangan, meningkatkan sistem distribusi dan stabilisasi harga pangan serta pemenuhan kebutuhan konsumsi dan keamanan pangan. Selain itu ada kebijakan pendukung dalam mengimplementasikan kebijakan kebijakan prioritas yakni, kebijakan prioritas dan koordinasi ketahanan pangan serta strategi yang diterapkan. Tak heran, bila terjadi hampir seluruh produksi komoditas pangan penting sampai tahun 2012 lalu mengalami pertumbuhan yang positif. Untuk komoditi pangan nabati seperti padi di Limapuluh Kota dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Produksi padi tahun 2010 mencapai 203.362 ton, tahun 2011 naik menjadi seberat 213.487 ton. Sedangkan tahun 2012 menjadi 218.543 ton atau bertambah 5.056 ton dibanding 2011. Begitu juga dengan produksi pangan nabati lainnya seperti, komoditi jagung tahun 2012 produksi 15.000 ton, kacang tanah (496,12), ubi kayu (62.482), ubi jalar (8.486), sayuran mengalami penurunan dari 15.308 ton tahun 2011 menjadi 14.103 ton tahun 2012. Untuk produksi buah-buahan mengalami fluktuasi. Di sub sektor pangan hewani mengalami peningkatan sampai 6 hingga 10 persen, diantaranya daging sapi, daging ayam, telur dan ikan. “Produksi berbagai jenis komoditas pangan nabati dan hewani itu, merupakan ketersediaan pangan produksi domestik, “ungkap Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus didampingi Kepala Kantor Ketahanan Pangan setempat, Gusdian Laora, ketika dihubungi di

ALIS MARAJO Tanjung Pati, Selasa (29/10), sekaitan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia yang dipusatkan di Kota Padang. Secara kumulatif di Limapuluh Kota, energi dan protein dari semua kelompok pangan masih jauh melebihi angka standar yang ditetapkan berdasarkan rekomendasi hasil widia karya nasional pangan dan gizi (KNPG) VIII, ketersediaan energi direkomendasikan sebesar 2.200 kilikalori perkapita perhari, sedang realisasinya mencapai 4.667 kkal/ kapita/hari dan protein direkomendasikan 57 gram/kapita/hari, realisasi 149,54 gram/kapita/hari Terpenuhinya kebutuhan pangan bagi masyarakat sangat ditentukan oleh daya beli masyarakat dan penyediaan cadangan pangan oleh pemerintah dan masyrakat. Hal itu tentu lancarnya distribusi dan pasokan yang merata ke seluruh wilayah sepanjang waktu dengan harga yang terjangkau yang sangat pentng dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga dalam jumlah yang cukup dengan mutu yang baik. Pemerataan pangan itu sagat dipengaruhi oleh beragamnya kondisi sumber daya alam sebagai penyebab terjadinya perbedaan dalam kemampuan untuk memproduksi bahan pangan. Hasil perbandingan antara pasokan komoditas bahan pangan seperti beras yang terindikasi surplus berada pada 11 kecamatan dari 13 kecamatan yang ada di Limapuluh Kota, sedangkan dua kecamatan, Pangkalan dan Kapur IX mengalami devisit. (h/zkf)

WAKIL Bupati Asyirwan Yunus mendampingi Menteri Pertanian saat berkunjung ke Limapuluh Kota beberapa waktu lalu

BUPATI sedang panen perdana

AYAM petelur salah satu potensi andalan Limapuluh Kota dalam mendukung ketahanan pangan

JAJARAN Pemkab Limapuluh Kota meninjau lahan pertanian masyarakat >> Editor : David Rahmadian

>> Penata Halaman : Habli


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

7

Pilkada Padang ............... Dari Halaman. 1 Hal ini dikatakan Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana, kemarin saat dihubungi Haluan. Menurutnya, dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Padang dilakukan pengamanan oleh pihak kepolisian, dan instansi terkait. “Alhamdulillah, pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan suara Pilkada Kota Padang ini berjalan sukses, dan tidak ada kendala atau gejolak, yang memancing kerusuhan,” kata Wisnu.

Hingga sore kemarin, lanjut Wisnu, pihaknya belum ada menerima laporan mengenai adanya kecurangan atau komplain dari 10 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang. Wisnu menjelaskan, dalam pengamanan jalannya pencoblosan hingga perhitungan suara tersebut telah dikerahkan sebanyak 648 personil. Setiap anggota yang terlibat, memantau tiga hingga lima TPS, yang disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang

di 11 kecamatan. Lebih lanjut dikatakan Wisnu, pihaknya juga memberikan arahan kepada Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) bahwa dalam pengamanan kotak suara disetiap kelurahan ditempatkan dua hingga empat personil. “Selain dari Babinkamtibmas, juga dibantu oleh setiap petugas Polsek setempat untuk melakukan patrol,” ungkapnya. (h/ nas)

Sumatera Barat Siap.......... Dari Halaman. 1

HITUNG SUARA — Petugas PPS (Panitia pemungutan suara) melakukan penghitungan suara pada pemilihan Calon Walikota Padang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 38 Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (30/10). Hasil penghitungan suara sementara pasangan nomor urut 10 Mahyeldi-Emzalmi mengungguli sembilan pasangan calon lainnya. AMIR

Eks Pedagang ................. Dari Halaman. 1 langsung menyeret warga Purus Baru tersebut ke tengah laut. Teman korban yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menyelamatkan korban. Berselang setengah jam kemudian korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Dia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Yos Sudarso untuk diselamatkan. Namun saat dalam perjalanan korban yang dibawa dengan menggunakan mobil milik Damkar Kota Padang, ternyata korban menghembuskan nafas terakhirnya. Tim dokter pun telah menyatakan korban tewas saat diperiksa di Rumah Sakit Yos Sudarso.

Kabid Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD&PK) Kota Padang, Edi Asri mengatakan, setelah mendapatkan laporan adanya orang yang tenggelam, pihaknya segera datang ke lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi korban. Dikatakan Edi, diduga saat tenggelam korban terkejut dan tidak bisa mengatasi gelombang besar yang menyeretnya ke tengah laut. Korban kelelahan melawan gelombang yang besar itu, sehingga akhirnya tenggelam. “Kemungkinan korban kelelahan saat berupaya menyelamatkan dirinya setelah diterjang

ombak besar yang menghantamnya. Saat ini (kemarin,red) jasad korban masih berada di rumah sakit untuk menunggu kedatangan keluarga korban untuk dibawa ke rumah duka,” ungkapnya. Kanit SPKT Polresta Padang Ipda Ardiansyah menyebutkan, pihaknya setelah mendapatkan informasi tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengetahui pasti penyebab tewasnya pria tersebut. “Berdasarkan keterangan dari rekannya, korban yang tinggal di Purus Baru ini tewas akibat terseret ombak,” ujar Ardiasnyah. (h/nas)

Mahyeldi-Emzalmi ............ Dari Halaman. 1 urut 3 DeJe diikuti nomor urut 2 Michel-Jadi, kemudian nomor urut 7 Maigus Nasir-Armalis, dan di urutan lima adalah nomor urut 1 Emyu. Berdasarkan perhitungan di posko DeJe sendiri, pihaknya juga berada di urutan kedua. DeJe pun sejauh ini sudah berhasil mengantongi sekitar 20,19 persen suara atau sekitar 22.895 suara. Mahyeldi sendiri menyatakan, hingga saat ini masih terus menunggu perkembangan perolehan suara. Tidak mau mengambil keputusan secepat mungkin. “Kita sendiri menargetkan meraih 30 persen lebih suara dan menang dalam satu kali putaran. Tapi saat ini kita masih menunggu. Kita akan kawal betul perhitungan yang dilakukan baik oleh tim maupun KPU,” kata Mahyeldi. Mahyeldi mengatakan, saat ini pihaknya sudah menginstruksikan semua saksi utnuk ikut menjaga kotak suara yang saat ini berada di kelurahan. Sebagai wakil wali kota pun, Mahyeldi menugaskan hansip agar menjaga keamanan kotak suara selama 24 jam. Gubernur Sumbar Memilih Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Ibu Nevi Irwan Prayitno mungkin orang pertama yang melakukan pencoblosan untuk Pilkada Padang. Pagi-pagi sekali pukul 06.30 WIB pasangan ini sudah sampai di TPS 8, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Utara. Tepat pukul 07.00 WIB, gubernur bersama istri langsung melakukan pemungutan suara. “Saya datang pagi-pagi sekali ke TPS, karena hari juga harus berangkat ke Kelok 9 mendampingi presiden. Dengan dimulainya pemungutan suara hari ini, saya berharap pelaksanaan Pilkada berjalan secara lancar,” kata gubernur, Rabu (30/ 10) usai melakukan pemungutan suara di Jati Baru. Hal yang sama juga dikatakan Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim yang mencoblos di TPS yang berada disamping kantor PSDA Sumbar. Partisipasi Pemilih Rendah

Partisipasi pemilih di Kota Padang ini masih rendah. Hal ini terlihat dari pantauan Haluan, Rabu (30/10) di beberapa TPS, yang memperlihatkan jumlah pemilih yang datang ke TPS masih minim. Dari pantauan di TPS 9, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, partisipasi pemilih hanya sekitar 53 persen. Kemudian di TPS V, Lolong Belanti juga menunjukkan sampai 63,01 persen dan TPS 13 hanya sekitar 52,71 persen. Sementara pada Pilkada 2008 lalu, partisipasi pemilih hanya sekitar 57,43 persen. Tidak hanya itu, di TPS tempat para calon walikota dan wakil walikota memilih, jumlah partisipasi pun masih rendah. Di TPS 01, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, tempat calon walikota Emma Yohanna memilih, persentase pemilih hanya 54,61 pemilih. Dari 271 DPT, hanya 148 pemilih yang datang memilih. Enam diantaranya malah tidak memberikan suara yang sah. Begitu juga dengan tempat calon wakil wali kota Padang, Januardi Sumka memilih, di TPS 5, Kelurahan Parak Gadang Timur, Aur Duri. Partisipasi pemilih di TPS ini hanya sekitar 59 persen. Sementara di TPS 9, Kelurahan Olo Padang Barat, lokasi TPS tempat calon walikota Mahyeldi memilih, partisipasi di TPS ini hanya sekitar 50, 3 persen. Di TPS tempat Asnawi Bahar, partisipasi pemilih pun hanya sekitar 49,09 persen. Beberapa Ketua Kelompok Pemungutan Suara (KPPS) menyatakan jumlah pemilih yang golput ini merupakan kalangan yang berdagang di pasar. “Kita sayangkan sejumlah pedagang ini tidak menggunakan hak pilihnya. Tidak hanya itu, animo para pelajar tidak menggunakan hak pilihnya juga masih minim,” kata Yunirman, Ketua KPPS 13, Kelurahan Lolong Belanti. Selain memang ada sejumlah masyarakat yang tidak mau memilih karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, para pemilih ini juga merasa ragu dengan siapa kandidat yang akan dipilih. Akhirnya, malah tidak

datang ke TPS. Seperti diungkapkan oleh salah seorang wartawan media lokal, yang akhirnya tidak memilih karena tidak tahu siapa yang akan dipilih. Dalam penghitungan surat suara juga ditemukan pemilih yang mencoblos semua nomor pada surat suara. “Saya bingung dengan calon yang akan dipilih. Daripada surat suara dipergunakan oleh orang lain, lebih baik saya coblos semua. Kan aman. Tapi ini bukan untuk ditiru ya,” kata Unang, salah seorang pemilih. Hal lainnya adalah, karena tidak memiliki surat panggilan untuk pemilih, sejumlah pemilih pun enggan datang ke TPS menggunakan kalau hanya menggunakan fotocopi KTP. “Dari lima orang di rumah, hanya satu orang yang mendapatkan undangan pemilih. Ketika ditanya ke panitia, katanya memang cuma itu surat panggilan yang tersedia. Ya mau bagaimana lagi,” kata Dewi, salah seorang pemilih yang batal memilih. Sementara calon Walikota Padang Mahyeldi sendiri, menganggap minimnya partisipasi pemilih karena kurangnya informasi yang diterima pemilih. Dirinya juga menyarankan KPU lebih gencar lagi melakukan kegiatan sosialisasi menjelang pelaksanaan Pilkada. Tidak seperti saat ini, KPU disibukkan dengan kondisi surat suara yang tidak cukup, insentif PPS yang belum dan permasalahan lainnya. “Sejauh ini kita lihat, KPU melakukan sosialisasi masih menggunakan media massa. KPU pun perlu menempuh cara-cara lain untuk memaksimalkan partisipasi pemilih,”terang Mahyeldi. Sementara Koordinator Divisi Sosialisasi dan Data Pemilih KPU Padang, Aswir Wiraputra, menyatakan, memang partisipasi pemilih di Padang saat ini terlihat masih belum maksimal. Dirinya pun banyak melihat, masyarakat yang malas menggunakan hak pilihnya. “Seperti tetangga saya sendiri, yang menyatakan tidak mau memilih karena malas. Para pemilih ini meskipun sudah diajak, tetap bersikeras tidak mau memilih,” ulas Aswir. (h/eni)

dan sejumlah menteri. Hadir pula sejumlah duta besar dan perwakilan beberapa negara. “Peringatan HPS secara nasional dilaksanakan tiap tahun sebagai wahana meningkatkan pemahaman, kepedulian serta menggalang kerja sama pihakpihak terkait dalam meningkatkan sinergi menangani masalah pangan. Tahun ini Sumbar dipercaya sebagai tuan rumah. Ini amanah dan Insya Allah, kita siap menyukseskannya,” kata Gubernur Irwan Prayitno.” Tema yang diambil dalam peringatan tahun ini adalah ‘Optimalisasi Sumber Daya Lokal Melalui Diversifikasi Pangan Menuju Kemandirian Pangan dan Perbaikan Gizi Masyarakat’. Diangkatnya tema ini, karena negeri ini memiliki kekayaan sumber daya pangan lokal dari berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, kelautan, dan kehutanan, termasuk Sumbar. “Semua perlu dioptimalkan untuk mencapai kemandirian pangan dan percepatan perbaikan gizi masyarakat. Apalagi tantangan ke depan yang harus dihadapi adalah kesiapan Indo-

nesia menuju kemandirian pangan dalam menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN 2015,” jelasnya. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumbar Efendi menambahkan tujuan peringatan HPS itu untuk meningkatkan pemahaman dan kepe-dulian masyarakat dan para stakeholder terhadap pentingnya penye-diaan pangan yang cukup dan bergizi, baik bagi masyarakat Indone-sia maupun dunia. Di samping itu juga mendorong kepedulian masyarakat, peningkatan produksi pangan yang cukup dan bergizi dalam memerangi kelaparan dan malnutrisi bagi masyarakat dunia juga menjadi tanggung jawab semua negara. Dalam acara puncak hari ini, Kamis, (31/10), Ibu Negara Ani Yudhoyono akan menyerah-kan hadiah lomba cipta menu beragam, bergizi, berimbang dan aman berbasis masakan khas daerah. Lalu penyerahan bantuan pengabdian kepada masyarakat, launching gerakan nasional percepatan perbaikan gizi dan sejumlah acara lainnya sebelum Presiden menyampaikan amanat sekaligus membuka peringatan

HPS ke-33. Rangkaian kegiatan peringatan HPS juga akan diisi dengan sejumlah kegiatan antara lain seminar, pengabdian masyarakat, gelar pengembangan teknologi, perlombaan, pameran dan bazar serta tour diplomatik bagi para duta besar negara sahabat. Diharapkan kegiatan itu dapat menstimulasi peningkatan pemahaman dan kepedulian terhadap penyediaan pangan. Untuk kegiatan pameran, akan diisi oleh instansi pemerintah, swasta, BUMN, aso-siasi dan masyarakat. Pameran dikemas secara edukatif dan berinteraksi dengan pengunjung yang menampilkan berbagai potensi pangan lokal. Sedangkan perlombaan yang digelar, lomba cipta menu beragam, bergizi, berimbang dan aman berbasis makanan khas daerah, lomba ayam kukuak balenggek, lomba menggambar pekarangn sebagai sumber pangan dan gizi keluarga, lomba merangkai sayuran dan tanaman obat oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat umum serta lomba menggambar hortikultura tingkat SD. (h/zal)

Kisah Juru Foto............... Dari Halaman. 1 Ia menceritakan, sebelum SBY menjadi presiden, Ia mengajukan konsep pentingnya seorang fotografer yang mengabadikan seluruh momen penting pribadi presiden. Namun konsep pertama dimulai dengan mengabadikan kegiatan dan momen SBY dalam kehidupan sehari-hari dan disaat berkampanye pada Pilpres 2004 lalu. Konsep tersebut ternyata disetujui SBY dan mulailah saat itu Abror menjadi juru foto pribadi SBY, walau saat itu SBY belum menjadi presiden. Setelah memiliki foto yang cukup banyak, Abror lalu membuat pameran foto calon presiden yang bertajuk ‘SBY dalam 99 Gambar’. Tak hanya itu, Abror juga malah sempatsempatnya membuat suatu film dokumenter yang berjudul ‘Sang Demokrat’. Setelah SBY sukses menjadi presiden, Abror kembali menjalani konsep kedua yang pernah ditawarkan sebelumnya, yakni menjadi juru foto pribadi SBY sebagai presiden. Saat ini, Abror telah sembilan tahun mengabdi menjadi juru foto pribadi Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono. Ketika ditanya suka duka menjadi juru foto pribadi, Abror mengaku banyak sukanya. Selain bisa terus dekat dengan presiden, dirinya juga bisa ikut kemana

pergi, bahkan hingga ke mancenegara. Sebagai juru foto pribadi, ternyata Abror juga memiliki banyak kesempatan untuk foto bersama dengan orang-orang penting, seperti Presiden Amerika Obama. Abror juga mengaku senang dengan Presiden SBY, karena bisa diajak berkomunikasi untuk menciptakan foto yang baik dan berkualitas. Ia menceritakan pengalamannya pada saat KTT ASEAN pada tahun 2005 di Malaysia. Pada waktu itu, posisi Abror berada di atas, sementara seluruh presiden berada di bawah. Ia menginginkan SBY melihat ke atas sambil melambaikan tangan. “Setelah itu saya telepon ajudannya agar pak presiden bisa melihat ke atas sambil lambaikan tangan. Karena waktu itu presidennya banyak, maka waktu penyebutan nama, memakai sandi SBY, karena kalau panggil presiden, bisa saja presiden lain yang menoleh. Setelah selesai acara tersebut, Pak SBY tanya sama saya, fotonya bagus gak,” ujar Abror sambil tertawa. Namun tak selamanya pengalaman itu manis. Pahitnya, Abror pernah ditinggal presiden. Waktu itu, Abror diberitahu bahwa Pak SBY berangkat jam 13.00 WIB

dari istana. Karena masih pukul 12.30 WIB, Abror lalu mengupload kegiatan presiden ke situs www.presidenri.go.id. Abror juga menjadi salah seorang redaktur foto untuk situs presiden tersebut. Namun disaat mengupload foto tiba-tiba suasana menjadi hening, dan ternyata ada perubahan jadwal yang tidak diketahuinya. “Saya ketinggalan. Pak SBY sudah ke bandara. Saya akhirnya menyusul dan terobos jalan tol agar bisa ditangkap polisi dan minta tolong diantar ke bandara dengan cepat. Tapi ternyata gak ada yang nangkap. Sampai di bandara, tangga airbridge juga sudah diangkat. Harus lari lagi ngejar tangga pesawat,” kenang Abror. Sekitar setahun lagi, Presiden SBY akan mengakhiri masa kepemimpinannya. Namun Abror mengaku belum menentukan langkah karirnya. Jika SBY mengakhiri kerjasamanya, tentu saja Abror harus siap-siap untuk berlabuh ke pekerjaan lain. “Ada beberapa pimpinan media yang menawarkan lowongan kepada saya, namun belum saya putuskan. Saya tergantung Pak SBY saja. Jika tidak digunakan lagi, saya terpaksa cari kerja lain. Apa saja, yang penting halal,” ungkap Abror. (h/wan)

Desri-James ................... Dari Halaman. 1 10 Mahyeldi-Emzalmi 174 suara, Emma Yohana dan Wahyu Iramana Putra 115 suara, Ibrahim-Nardi Gusman 48 suara, Maigus Nasir-Armalis 39 suara, Indra Jaya-Yefri Hendri Darmi 38 suara. Selanjutnya Asnawi Bahar dan Surya Budhi 29 suara, Syamsuar Syam-Mawardi Nur 9, dan Kandris Asrin dan Indra Dwipa 6. Ketua KPPS Kampung Pondok Kartanelis mengatakan jumlah pemilih yang memberikan hak suaranya 1.906 orang dari 11 TPS. Daftar Pemilihan Tetap (DPT) 3.588 orang. Sebesar 75 persen pemilih tidak menggunakan hak suaranya. Desri-James juga unggul di TPS tempat pasangan tersebut mencoblos, yakni TPS 6 Kelurahan Cengkeh dan TPS 6 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Lubuk Begalung. Dari 576 DPT, De-Je memperoleh suara 210, Mahyeldi-Emzalmi 60 suara, Maigus-Armalis 46 suara. Di TPS 6 Kelurahan Kampung Baru, tempat James memilih, suara De-Je juga unggul, yakni 122 suara dari 467 DPT. Mahyeldi-Emzalmi 100 suara. TPS Maigus Maigus Nasir menang telak di TPS tempat ia mencoblos, tepatnya di TPS 5 Kelurahan Gunung Sarik Kuranji Padang. Cawako dengan nomor urut 7 itu, mendapat perolehan suara tertinggi, 168 suara. Urutan suara kedua terbanyak diikuti Mahyeldi-Emzalmi

26 suara, Emma Yohana-Wahyu Iramana Putara 12 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 12 suara, Michel-Januardi 11 suara, Ibrahim-Nardi Gusman 6 suara, Syamsuar Syam-Mawardi Nur 3 suara, Kandris Asrin-Indra Dwipa 2 suara, Asnawi BaharSurya Budhi dan Indra JayaHendri Darmi 1 suara. TPS Mahyeldi Mahyeldi-Emzalmi menang telah di TPS masing-masing. Mahyeldi memilih di TPS 9 Kelurahan Olo. Hasil dari perhitungan suara dari total 162 pemilih terdiri dari 159 suara sah dan 3 suara tidak sah. Emzalmi yang memilih di TPS 1 Kelurahan Cupak Tangah juga menang telak dengan 157 suara. Mahyeldi menang telak 66 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 46 suara, Emma Yohana-Wahyu Iramana Putra 18 suara, Asnawi Bahar-Surya Budhi 12 suara, Michel-Jadi 6 suara, Ibrahim-Nardi Gusman 5 suara, Kandris Asrin-Indra Dwipa 2 suara, dan pasangan Indra Jaya-Yefri Hendri Darmi 1 suara. Sedangkan Maigus Nasir-Armalis dan Syamsuar Syam-Mawardi Nur tidak memperoleh suara sama sekali. TPS Asnawi Bahar Asnawi Bahar mencoplos di TPS 6 Kelurahan Alai Parak Kopi hanya memperoleh 14 suara dari total suara 107. Jumlah DPT di DPT 6 222 pemilih, 2 suara dinyatakan tidak sah. Perolehan suara tertinggi Desri

Ayunda-James Hellyward 44 suara, Mahyeldi AnsyarullahEmzalmi 28 suara, Asnawi Bahar-Surya Budhi 14 suara, dan pasangan Kandris AsrinIndra Dwipa tidak satupun memperoleh suara. TPS Januardi Sumka Januardi Sumka pasangan M Ichlas El Qudsi, mencoblos di TPS 5 Kelurahan Parak Gadang Timur Aur Duri. Di TPS ini, Michel-Jadi dapat 34 suara, Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra 15 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 53 suara, Asnawi Bahar-Surya Budhi 7 suara, Ibrahim-Nardi Gusman 3 suara, Kandris Asrin-Indra Dwipa 9 suara, Maigus Nasir-Armalis 3 suara, Indra Jaya-Jefri Hendri Darmi 4 suara, Syamsuar SyamMawardi Nur 4 suara, dan Mahyeldi-Emzalmi 83 suara. TPS Emma Yohanna Emma Yohanna kalah di kandang sendiri, TPS 01 Kelurahan Padang Pasir, Kec. Padang Utara. Di TPS ini, pemenangnya Mahyeldi-Emzalmi 43 suara, di tempat kedua Desri AyundaJames Helliward 30 suara dan Emma Yohanna 27 suara. TPS Kandris Di TPS 09 Kampung Lapai di tempat Kandris memilih, pasangan Kandris-Indra unggul. Pasangan ini memperoleh 105 suara, Desri Ayunda-James Hellyward 36 suara, Mahyeldi– Emzalmi 32 suara dan Asnawi Bahar-Surya Budi 30 suara. (h/ ade/nas/dib/eni/oos)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

ANGGOTA KOMISI III DPRD SUMBAR HM NURNAS

Infrastruktur Urat Nadi Ketahanan Pangan

HM Nurnas saat meninjau irigasi Batang Anak di Padang Pariaman.

Alih Fungsi Lahan Perlu Ketegasan ALIH fungsi lahan yang tak sesuai aturan, kerap menjadi perhatian dan disuarakan oleh HM Nurnas, Anggota Komisi III DPRD Sumbar. Kenapa tidak, alih fungsi lahan yang terjadi belakangan ini, memang kerap melanggar aturan, apalagi yang namanya RTRW. Namun yang paling menjadi perhatiannya, alih fungsi lahan produktif menjadi pemukiman, ataupun kompleks perkantoran swasta dan pemerintah. “Setiap tahun terjadi penyusutan lahan produktif. Modal kian menggasak lahan pertanian. Petaninya justru tak dapat apa-apa, selain perilaku konsumtif, lalu miskin lagi,” kata Nurnas. Selain mengurangi lahan produktif, alih fungsi lahan juga punya dampak lain, yakni hilangnya daerah resapan air. Ketika daerah resapan air ini hilang, akibatnya juga pada masyarakat. Apalagi kalau

bukan banjir, yang setiap saat mengintai, apalagi kalau hujan lebat. “Untuk Kota Padang misalnya, penyusutan lahan produktif cukup besar. Apalagi setelah gempa 2009, semua pada berburu pada daerah pinggiran yang banyak lahan produktif. Hal itu peluang besar pengembang, walaupun memakai lahan pertanian sekalipun, itu fakta,” ujarnya. Kondisi itu, berdampak pada pembangunan infrastruktur irigasi yang dilakukan. Karena, irigasinya sudah dibangun, yang diairi tidak ada lagi. Ia mencontohkan pembangunan Irigasi Anai I dan Anai II. Untuk irigasi Anai II, yang jumlah lahan sawah yang akan diairi itu tak banyak lagi. Karena sudah berubah fungsi. “Begitu juga dengan Kota Pariaman, lahan sawahnya kian menyusut. Irigasinya ada, sawahnya tak seberapa,

bahkan cenderung hilang. Inilah yang saya katakan, terkadang tidak sesuai antara keinginan dengan kenyataan. Dari satu sisi kita fokus pada peningkatan ketahanan pangan, sisi berbeda lahan untuk peningkatan pangan itu kian menyusut,” kata Nurnas. Ia pun meminta ketegasan pemerintah kabupaten dan kota, termasuk Pemprov Sumbar, dalam mengatasi masalah alih fungsi lahan. “Potensi daerah Sumbar cukup besar dalam mendukung ketahanan pangan. Namun potensi itu kian menyusut, jika ketegasan dari gubernur, ataupun bupati dan walikota tak tampak. Saya pikir keseimbangan antara harapan dan kenyataan itulah yang perlu jadi perhatian,” kata caleg nomor urut 1 untuk DPRD Sumbar itu, di dapil Sumbar 2 Padang Pariaman dan Kota Pariaman.*

PEMBANGUNAN infrastruktur merupakan urat nadi dari terlaksananya program ketahanan pangan nasional. Itulah kesimpulan Anggota Komisi III DPRD Sumbar HM Nurnas, ketika bicara soal potensi pangan di Sumatera Barat. Sumbar sebagai salah satu provinsi berpotensi di Indonesia, katanya, tidak luput akan pembangunan tersebut. Terutama penyediaan saluran irigasi, jalan pertanian, dan sarana infrastruktur lainnya. “Ketika Sumbar dijadikan sebagai pusat peringatan pangan se-dunia, secara langsung Sumbar dianggap sebagai daerah potensial. Realitasnya memang begitu, karena produksi pertanian disebutkan mencapai 600 ribu ton per tahun, dan akan ditingkatkan menadi 800 ribu ton. Angka ini jelas perlu dukungan sarana infrastruktur,” kata Nurnas, yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Sumbar. Pembangunan infrastruktur itu,lanjutnya, tidak hanya tertuju pada sektor pertanian, tapi juga peternakan, perkebunan, perikanan, dan sektor lainnya yang berhubungan langsung dengan ketahanan pangan. Karena ketahanan pangan tidak hanya membicarakan masalah beras, tapi juga sumber-sumber pangan lain atau kebutuhan makanan masyarakat umumnya. Dengan ketersedian infrastruktur yang memadai itu, tujuan akhirnya bukan hanya kemudahan, tersedianya bahan baku, atau terjadinya peningkatan produksi, akan tetapi adalah terjadinya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena, dengan mudahnya akses air, akses transportasi, akan berdampak pada produksi dan biaya. Ketika produksi naik dan biaya lebih rendah, maka keuntungan yang diraih petani akan lebih baik. “Cuma, masalahnya kan sering ketika panen, harga itu anjlok. Sehingga petani tetap pada posisi merugi, daya angkat produksi hasil pertanian tak berpengaruh jadinya pada kesejahteraan, bahkan tak jarang hasil tak mampu menutup biaya produksi,” urainya.

Ia mencontohkan panen jagung petani, yang harganya ketika panen raya kerap anjlok. Harga antara satu daerah dengan daerah lain juga berbeda. Misal, di Pesisir Selatan sedang panen, harga jual petani per kilogram sebesar Rp3000. Saat bersamaan di Padang Pariaman juga panen, namun harga jual petani hanya Rp2.800 per kilogram. “Bahkan, tak jarang harga anjlok sampai Rp1.800 per kilogram. Posisi seperti ini kan tidak berpihak pada petani. Jangan pula kita berbicara soal kesejahteraan masyarakat, dengan kondisi itu. Makanya, persoalan ini harus difasilitasi oleh pemerintah provinsi. Karena, kondisi tersebut tidak hanya terjadi pada sektor jagung, tapi hampir terjadi pada semua bidang,” katanya. Nurnas sendiri dan DPRD Sumbar secara kelembagaan, terus mendorong Pemprov Sumbar, untuk dapat mencarikan solusi tepat dari masalah yang dihadapi petani. “Kita posisinya tentu dalam penyediaan anggaran, untuk pembangunan infrastruktur,” ucap politisi Partai Demokrat Sumbar itu. Akibat gempa 2009, katanya melanjutkan, banyak sarana dan prasarana pertanian yang rusak, seperti irigasi. Hampir semua irigasi di Sumbar mengalami kerusakan dan tidak berfungsi lagi. Bahkan, sampai sekarang masih ada irigasi yang belum berfungsi dan mengaliri areal persawahan petani. Kondisi itu hampir terjadi di sebagian besar kabupaten/ kota di Sumbar. “Kita selalu upayakan perbaikan, makanya sejak tahun 2009 itu, anggaran banyak diarahkan

pada percepatan pembangunan infrastruktur pertanian. Karena itu memang urat nadi pertanian, jangan sampai petani berhenti berproduksi, atau melakukan alih tanaman lain,” kata Wakil Ketua DPD Partai D e m o k r a t Sumbar itu.*

HM Nurnas saat meninjau lokasi irigasi.

HM Nurnas berbincang dengan pelaksana pembangunan jalan provinsi.

HM Nurnas (paling kiri) Saat meninjau jalan kelok 9

H M NURNAS

Pedomani Aturan, Masalah Tak Akan Muncul

MENGAWALI karir politik sebagai simpatisan Partai Demokrat Sumbar tahun 2004 lalu, H M Nurnas ST akhirnya terpilih menjadi salah seorang anggota DPRD Sumbar priode 2009-2014. Pada masa jabatannya di DPRD Sumbar, Nurnas menjadi Ketua Komisi III

yang sangat vocal, dan kritis. Setiap terjadi permasalahan, baik anggaran maupun lainnya, Nurnas selalu bicara tegas, lugas, dan sesuai fakta. Sikapnya yang selalu ktiris tersebut, membuat dirinya disegani oleh kolega-koleganya di DPRD Sumbar. Dalam masa jabatannya sebagai anggota DPRD Sumbar, Nurnas selalu menorehkan berbagai prestasi, dan setidaknya telah mendapat sebanyak 22 setifikat dalam peningkatan kapasitas kedewanan. Selain anggota DPRD Sumbar, Nurnas juga menjadi Wakil Ketua II DPD Partai Demokrat Sumbar

priode 2011-2016. Yang lebih berkesan lagi, Nurnas juga ikut andil terpilihnya kembali SBY menjadi presiden RI tahun 2009-2014 lalu. Dimana, Nurnas menjadi Wakil Ketua Kampanye Daerah SBY-Boediono wilayah Sumbar. “Tidak ada yang sulit, bila kita sungguh-sungguh, dan jujur. Menurut saya, bila publik ingin percaya kepada seseorang, maka ia harus memiliki sifat jujur,” ujar anggota Perhimpunan Ahli Teknik Indonesia (PATI) itu. Selain menjadi anggota legislatif, Nurnas juga dikenal ahli pada bidangnya, yakni dunia konstruksi. Saat ini, Nurnas juga

sebagai instruktur, penguji, assessor sertifikasi keahlian, dan sertifikasi keterampilan kerja kontruksi bidang jasa kontruksi. “Profesi ini sudah saya tekuni mulai tahun 1997 sampai sekarang. Selain itu, saya juga sering menjadi nara sumber, dan pemakalah dalam seminar-seminar kontruksi,” ujar Caleg DPRD Sumbar priode 20142019 itu lagi. Dalam menjalankan kerja dan dunia profesionalnya, Nurnas selalu berpegangan pada aturan. Makanya tak heran, kalau banyak orang satu profesi, apalagi wartawan, bertanya kepadanya. Prinsipnya, lihat

aturan mainnya, lalu baru bicara fakta. Karena ia selalu berbicara aturan, oleh teman sejawat ia disebut sebagai pemikir. Karena, kalau ada masalah, pasti orang berkata, coba tanyakan pada Cak Nur. Ya, mantan Ketua LPJKD Sumbar itu disandingkan dengan tokoh nasional Nurcholis Madjid atau Cak Nur yang terkenal pemikir dan ide bernas itu. “Sampai sekarang, akhirnya teman-teman panggil Cak pada saya, ya tak apalah. Tapi, kadang-kadang jadi beban juga, karena sebutan itu jelas karakternya,” ujar Nurnas, yang juga putra Piaman itu.*

HM Nurnas saat berada di lapangan >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Rahmi


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Pilkada, Pasar Raya Ramai PADANG, HALUAN—Perhelatan akbar Pilkada Kota Padang, Kamis (30/10), Pasar Raya Padang ramai oleh pengunjung. Pedagang Kaki Lima (PKL) pun panen. “Tampaknya, Hari libur ini dimanfaatkan oleh para masyarakat yang tidak ikut memilih (golput) untuk pergi ke pasar,” ujar salah satu pedagang, Rudi (29 tahun). Ia mengatakan pengunjung hari ini jauh meningkat dari hari biasanya, bahkan dari hari libur. “Karena ada pemilihan calon Wali Kota Padang, mereka yang datang ke pasar rata-rata yang tidak ikut mencoblos, saya juga tidak ikut mencoblos dan Alhamdulillah pendapatan saya hari ini lumayan meningkat dari hari biasanya,” ujarnya, Rabu (30/10) Hal yang sama juga diungkapkan oleh Hendri pedagang sepatu. “Hari ini Pasar Raya ramai dari hari biasanya, mungkin karena ada pemilihan calon wali kota, semua pegawai dan anak sekolah diliburkan. jadi , bagi mereka yang datang ke pasar rata-rata yang golput, tidak ikut memilih atau pendatang di Padang,” ujarnya Hal berbeda dari pernyataan Hendri malah dikatakan oleh Nani (45 tahun) salah satu warga Kelurahan Air Tawar. “Saya tidak ikut memilih, tidak ada satu kandidat pun yang akan saya pilih, karena tidak ada pengaruhnya untuk saya. Mendingan saya mengajak anakanak saya berbelanja ke Pasar sekalian membawa mereka jalan-jalan,” ujarnya. (h/mg-rin)

Pedagang Pasar Banyak Golput MESKIPUN banyak dari para calon walikota/ wakil walikota Padang yang melakukan kampanye di Pasar Raya Padang, namun demikian ternyata janji-janji politik yang diberikan oleh para calon tersebut tidak cukup mampu menarik minat pedagang pasar untuk memberikan suaranya dalam pilkada.

PKL PANEN— Perhelatan akbar Pilkada Kota Padang, Kamis (30/10), membuat Pasar Raya Padang ramai oleh pengunjung. Pedagang Kaki Lima (PKL) pun panen. Tampaknya moment libur Pilkada, dimanfaatkan oleh masyarakat yang golput untuk pergi ke pasar. OSNIWATI

16 Puskesmas Minim Prasarana PADANG, HALUAN— Dari 22 unit puskesmas yang ada di 11 kecamatan di Kota Padang, hanya 6 unit yang dinilai layak. Sedangkan 16 unit lainnya, masih perlu pembenahan dari segi sarana dan prasarana. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Eka Lusti pada Haluan, Kamis (30/10) minimnya sarana dan prasarana sebagian besar puskesmas yang ada di Kota Padang karena keterbatasan anggaran. “Hanya enam unit kondisi bangunan dan sarana prasaranya layak untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat diantaranya,

9

Puskesmas Padang Barat. Sedangkan lainnya masih perlu pembenahan. Dikatakannya lagi, dari segi sarana di puskesmas masih sangat minim, sehingga pengobatan di puskesmas hanya sekedar untuk periksa saja. Tidak bisa mendeteksi penyakit yang berbahaya. “Terkait dengan puskesmas dijadikan sebagai rujukan pasien sebelum ke rumah sakit umum belum bisa sepenuhnya, karena keterbatasan sarana,”papar Eka Lusti lagi. Eka Lusti menambahkan, 16 unit puskesmas lainnya kondisi dan sarana dan prasarananya dalam keadaan rusak ringan, rusak

sedang, dan rusak berat. Ada yang sudah diperbaiki akibat gempa pada tahun 2009 silam seperti puskesmas Padang Pasir. Sementara puskesmas yang lainnya masih menunggu untuk diperbaiki. “Sebelumnya, dalam APBD Padang 2013, pemko telah meningkatkan alokasi anggaran untuk program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana prasarana puskesmas. Alokasi dana tersebut mencapai Rp30 miliar, meningkat dibandingkan dalam APBD 2012 mencapai 7,2 miliar,”ujar Eka Lusti. Meski anggarannya meningkat, tambah Eka Lusti kegiatan dalam program selama tahun 2013

berkurang menjadi lima dari enam kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2012 silam. Hal ini menjadi kendala karena minimnya anggaran dari APBD untuk bidang kesehatan. Lima kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2013, meliputi pembangunan puskesmas dengan menggunakan anggaran APBD bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pendamping DAK sebesar Rp791,47 juta. “Ke depan kita berharap puskesmas bisa dijadikan sebagai puskesmas rawat inap. Pada APBD 2014 mendatang kita akan tingkatkan alokasi dana untuk itu,”tutup Eka Lusti.(h/cw-oos)

PADANG, HALUAN — Perhelatan akbar Pilkada Padang, Kamis (30/10), ternyata tidak menyita perhatian Pedagang di Pasar Raya Padang. Pasalnya, banyak para pedagang yang lebih memilih berdagang dari pada mencoblos. Informasi yang diperoleh Haluan, pedagang pasar raya banyak yang memilih untuk bersikap golput atau tidak memberikan hak suaranya dalam pilkada kali ini, karena pesimis dengan para calon yang ada. Fadli, penjual sandal di depan Masjid Muhammadiyah mengaku tidak ikut memilih. Fadli yang terdaftar di DPT kelurahan Rimbo Kaluang tidak ikut memberikan hak suaranya dengan alasan tidak sempat karena berdagang. “Dari pada memilih lebih baik saya berdagang. Karena, dipilih dan tanpa dipilihpun mereka tidak ada pengaruhnya bagi kita. Itu urusan orang politik saja,”urai Fadli. Pengakuan Fadli tidak jauh berbeda dengan pengakuan Anto, pemilik toko tekstil di Pasar Raya Fase VI. Menurut pengakuan Anto, dia tidak memilih dengan alasan tidak ada pilihan dari 10 calon yang bersaing di Pilkada Padang periode 2014-2019. “Terlalu banyak calon yang mesti saya kenali. Dari pada bingung menentukan pilihan lebih baik saya tidak ikut memilih. Aneh rasanya ketika kita mencoplos salah satu pasangan calon yang tidak kita kenali,”papar Anto.

>> Editor :Afrianita

Anto menambahkan, Pilkada memang menentukan siapa yang menjadi pemimpin Kota Padang pada periode 2014-2019 mendatang. Akan tetapi, terlalu banyak permasalahan Pasar Raya Padang semuanya tidak pernah selesai. Dengan alasan itu pula Anto memilih golput. “Ketika kita memilih terlalu besar harapan kita kepada calon walikota. Ditambah lagi persoalan pasar Raya Padang terlalu banyak, namun tidak ada yang bisa di selesaikan oleh walikota. Saya pesimis ada yang bisa memajukan Pasar Raya Padang,”kata Anto lagi. Adanya janji yang diberikan oleh cawako-cawawako ketika kampanye ke pasar raya Padang, menurut Anto tidak menarik perhatian pedagang. “Kampanye yang mereka lakukan ke pasar raya Padang tidak ada pengaruhnya bagi saya. Sebab, terlalu murah mengubar janji sepertinya para cawakocawawako menganggab permasalahan pasar raya terlalu mudah,”tegas Anto. Pantauan Haluan ketika jam 11.00 di Pasar Raya Padang memang terlihat pasar raya cukup ramai dikunjungi pedagang. Begitu juga Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Bundaran Aia Mancua hingga Mulia Teather dengan bersemangat menggelar dagangannya. Hal ini ditandai dengan tenda-tenda PKL hampir bersinggungan. (h/cw-oos)

>> Penata Halaman : Jefli


10

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Jembatan Rusak Pengaruhi Angka Golput PADANG, HALUAN — Jembatan gantung Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit yang rusak parah pada Senin (28/10), mempengaruhi angka golput di TPS 6 kelurahan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, 42 persen dari total DPT TPS tersebut golput.

MENDORONG BIDUK— Sejumlah nelayan mendorong biduak (perahu kecil) saat akan melaut di Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (29/10). Meski akhir-akhir ini badai sering melanda, karena tuntutan hidup sejumlah nelayan masih terus melaut. AMIR

Daswendi, Ketua KPPS TPS 6 menginformasikan, dari 457 DPT, hanya 259 yang menggunakan hak pilih. Selain karena rusaknya jembatan sehingga warga tidak antusias mendatangi TPS sebab jarak TPS dari jembatan cukup jauh. Warga golput yang mayoritas petani, karena sejak pagi mereka pergi ke rimba untuk bekerja. Jarak rimba ke rumah mereka jauh, sehingga memakan waktu yang lama untuk kembali ke rumah apalagi pergi ke TPS. Di TPS tersebut Perolehan suara didominasi oleh Mahyeldi-Emzalmi, yakni 119 suara. “Selain itu, angka golput juga dipengaruhi oleh warga yang mengikuti tes CPNS di luar Padang. Mereka telah berangkat ke luar kota sebelum waktu pencoblosan dimulai, oleh karena itu mereka tak sempat memilih,” ujar Daswendi, Rabu (30/10). Seperti yang terjadi pada Selasa (29/10), lanjut Daswendi, kotak suara kembali diantar ke kelurahan dengan berjalan kaki meniti jembatan. Kalau salah meniiti, maka resikonya adalah kotak suara jatuh ke sungai dan surat suara basah. Ia menambahkan, ada 10 orang DPT tak mendapatkan kartu pemilih. Dari 10 orang yang tidak mendapatkan kartu tersebut, hanya 2 orang yang datang ke TPS untuk memilih dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga. (h/ mg-dib)

POLITEKNIK NEGERI PADANG

Bersiap Gelar Kompetisi Akuntansi se-Sumatera PADANG, HALUAN— Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) kembali menggelar kompetisi bergengsi bidang akuntansi tingkat SMA, MA, dan SMK se Sumatera. Kegiatan tahunan yang rencananya akan diikuti 600-an peserta itu, dilangsungkan pada, Kamis 7 November 2013 mendatang. “ Ajang ini merupakan olimpiade bidang akuntansi yang paling bergengsi di Sumatera karena soal yang diuji kepada

peserta disusun oleh tim dosen Perguruan Tinggi Negeri dan IAI,”kata Ketua Pelaksana kompetisi yang bertajuk Olimpiade Akuntansi ini, Welsi Haslina. Menurutnya, kegiatan ini selain menjadi salah satu rangkaian pelaksanaan dies natalis Politeknik Negeri Padang ke-26, juga merupakan sarana untuk mengukur kompetensi bidang ilmu akuntansi di tingkat SMA dan SMK. Ujiannya dilaksanakan dengan sistem gugur ini akan

dilaksanakan dalam 2 tahapan yakni tahapan pertama diikuti oleh semua peserta dan tahap terakhir yakni babak final diikuti 30 peserta yang memiliki nilai tertinggi. “ Soal yang dirancang oleh tim dosen dan IAI ini sesuai dengan praktek yang dilaksanakan industri/perusahaan sehingga diharapkan siswa dapat memahami kondisi riil yang terjadi di perusahaan. Hal ini selaras dengan konsep pendidikan politeknik yakni vokasional atau ilmu terapan,”katanya.

Ajang yang dilaksanakan untuk kelima kalinya ini akan memperebutkan hadiah berupa uang tunai 15 juta rupiah dan piala tetap serta diterima langsung sebagai mahasiswa akuntansi Politeknik Negeri padang tanpa seleksi. Olimpiade akuntansi ini dibedakan kompetisinya antara SMA dengan SMK. Selain olimpiade akuntansi, Politeknik Negeri Padang juga melaksanakan kegiatan pelatihan bagi guru-guru SMA dan SMK yang menjadi guru pendamping

peserta olimpiade. Kegiatan pelatihan diberikan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru SMA dan SMK khususnya bidang akuntansi. Menurut Zalida Afni, Sekretaris Jurusan Akuntansi PNP, kompetisi ini diawali tahun 2009 lalu untuk tingkat Sumbar. Di tahun berikutnya, wilayah peserta diperluas menjadi tingkat Sumatera. “Pesertanya meningkat setiap tahun. Terakhir pada pelaksanaan olimpiade akuntansi yang ke IV, tahun 2012 lalu,peser-

tanya makin membludak dan diikuti lebih dari 600 orang siswa dari 8 provinsi di Sumatera,”katanya. Setiap sekolah berhak mengirimkan utusan atau siswanya sebanyaknya. Pendaftaran peserta dilaksanakan hingga hari Rabu tanggal 6 November 2013 di sekretariat panitia Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang atau dapat menghubungi pelaksana kegiatan Welsi Haslina 081374808005 atau eka Rosalina di nomor 0811663630.(h/mat/rel)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

11

DINAS PERKEBUNAN SUMBAR DI HPS KE-33

Pamerkan Komoditas Unggulan & Mesin Perkebunan Dinas Perkebunan Sumatera Barat akan memamerkan delapan komoditi unggulan Sumbar dalam gelaran Teknologi Komoditas Perkebunan pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-33, Kamis (31/10), di kawasan Bypass Padang. BERBAGAI teknologi perkebunan di pamerkan, seperti alat sortasi biji kakao, pemeras lendir kakao dan wadah pengeringan kakao

komoditas diintegrasikan antar satu tanaman dengan tanaman lainnya. Seperti pohon pinang dengan kakao, dengan proses tumpang sari, sawit dengan sapi (Skepi). Pada gelar teknologi tersebut juga akan dipamerkan alat mesin perkebunan, seperti kotak permentasi biji kakao dengan kapasitas 40 kg/bach, alat pemeras lendir kakao (500 kg/jam), alat pemecah kulit dan pemisah biji kakao (25 kg/bach), alat sortasi kakao (400 kg/jam) dan para-para/ penjemur biji kakao dengan kapasitas 10 kg/bach. “Setiap komoditi punya varitas berbeda satu sama lainnya. Misalnya saja tebu. Tebu varitas lokal seperti tebu gula kuning, rata-rata produksinya 40 hingga 50 ton/hektare, tebu gula hitam (40-45 ton/hektare), tebu gula putih (40-45 ton/hektare), tebu jagung (35 ton/hektare),” terangnya. Dikatakannya, tebu dikembangkan disejumlah daerah seperti Agam, Tanah Datar, Solok Selatan dan lainnya. Sedangkan untuk kelapa sawit produksinya 25-28 ton TBS/hektare/ tahun, untuk minyak sawit mampu berproduksi 23-26

MESIN Pengupas kulit kakao akan dipamerkan dalam gelaran teknologi sekaitan HPS ke-33 di Padang, Kamis 31 Oktober 2013

Peringatan HPS ke-33 tersebut akan dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang didampingi juga oleh Ibu Negara, Ani Yudhoyono beserta para menteri, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan pejabat Pemerintah Sumbar lainnya. “Delapan komoditi yang kami tampilkan merupakan komiditi unggalan di Sumbar. Seperti kelapa sawit, kakao, kopi arabika, tebu, pala, cengkeh, nilam dan pinang,” kata Plh Kepala Dinas Perkebunan Sumbar, Khairani Djohor, kepada wartawan Rabu (30/10). Dikatakannya, beberapa

KEPALA UPTD BPT Perkebunan, Idil di depan mesin pemeras kakao

TANAMAN kopi bisa diselingi nilam agar untuk pemanfaatan lahan lebih optimal

SAPI perah bibit unggul yang dikembangkan Dinas Peternakan Sumbar. Sapi perah ini merupakan salah satu potensi besar meningkatkan perekonomian masyarakat.

SAWIT dipamerkan di HPS

persen, sedangkan produksi CPO 6,5-7,3 ton/hektare/ tahun. Kelapa sawit dikembangkan di daerah Pasaman Barat, Dharmasraya, Pesisir Selatan. Kakao, jumlah biji per buah antara 30-60 biji dengan berat biji kering sekitar 1,3 gram. Dengan produktivitas 2,5-3,2 ton/hektare/tahun.

Kakao dikembangkan di Padang Pariaman, Pasaman Barat, Tanah Datar, Lima Puluh Kota dan sejumlah daerah lainnya. “Untuk teknologi kakao ini akan dipamerkan cara pengupasan kakao hingga proses pengolahannya hingga menjadi bubuk coklat,” terang Kepala UPTD Balai

Tebu varitas lokal seperti tebu gula kuning,dan tebu gula putih putia produksinya 40 hingga 50 tonhektare, tebu gula hitam (40-45 tonhektare

SAPI pejantan, salah satu potensi peternakan yang dikembangkan Dinas Peternakan Sumbar.

Perlindugan Tanaman Perkebunan, Idil. Disebutkannya, saat ini harga kakao di pasaran berkisar antara Rp26 ribu hingga Rp30 ribu/kg. Harga tertinggi untuk kakao yang dipermentasi sebelum dijemur, sedangkan kakao tanpa permentasi harganya lebih rendah. “Kakao yang dipermentasi kualitasnya jauh lebih baik dibanding tanpa permentasi. Jika masyarakat ingin tahu bagaimana prosesnya silahkan datang dan kunjungi stand kami di samping gedung TVRI Sumbar. Petugas kami akan menjelaskannya kepada setiap pengunjung,” terang Aidil. Sementara, perkembangan luas dan produksi tanaman perkebunan pada 2012, seluas 891.976 hektare dengan produksi 1.350.978 ton. Perkebunan itu dikelola oleh perkembunan rakyat, PT Perkebunan (PTP) dan Perkebunan Besar Swasta Nasional (PBSN). (*)

SAPI dengan kandangnya yang bersih.

GELAR TEKONOLOGI PETERNAKAN DI HPS 2013

Semua Komponen Peternakan Berguna Teknologi Pembuatan Es Krim Susu 1. Sapi § Persiapan sapi perah yang sehat dengan suplai makanannya yang cukup. Sapi disiapkan kandanya yang bersih, serta disekitarnya ditanam rumput untuk makanannya. 2. Ruangan Biogas § Ruangan biogas ini berada setelah proses pertama yakni dengan kandang sapi. Biogas ini dijalankan dengan bahan baku kotoran sapi. Biogas ini menghasilkan energy yang bisa dimanfaatkan untuk menggerakan mesin peran, serta limbahnya untuk pupuk rumput makanan sapi. 3. Mesin Perah § Energi biogas bisa dipergunakan untuk menggerak mesin perah. Selain proses perahan mesin lebih higenis, hasilnya juga maksimal. 4. Labor Uji § Susu hasil perahan diuji dulu di labor uji. Pengujian ini untuk memastikan susu sehat dan layak dikonsumsi. 5. Rumah Susu § Rumah Susu ini merupakan pabrik pengolahan susu, sehingga bisa menghasilkan produk beragam dengan bahan baku susu. Salah satunya yakni es krim susu yang lagi diminati saat ini.

Dinas Peternakan Sumbar telah menerapkan Teknologi Peternakan di kalangan masyarakat. Penerapan teknologi ini suatu hal membanggakan bagi dunia peternakan, karena mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Peternakan memiliki peran startegis dalam pembangunan di Sumbar, khususnya peningkatan ekonomi masyarakat. Pembangunan peternakan di samping dapat memacu laju pertumbuhan ekonomi daerah, juga mempunyai fungsi pokok menyediakan bahan pangan asal ternak, berupa daging, telur dan susu serta hasil pengembangan lainnya. Menyikapi potensi besar di bidang peternakan terse-

Rumah gas yang bisa memproduksi biogas dari kotoran sapi.

but, Dinas Peternakan Sumbar terus mengembangkan teknologi, dengan tujuan dapat memaksimalkan potensi di peternakan. Salah satu teknologi yang diterapkan yakni memaksimalkan potensi sapi perah sampai menghasilkan produk es susu. Yang lebih membanggakan dari teknologi tersebut dimana prosesnya tahapannya membuktikan semua

yang berhubungan dengan herwan ternak tidak ada yang terbuang. Teknologi tersebut diekspos Dinas Peternakan di arena pameran peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2013 di Jalan By Pass (samping TVRI Sumbar). “Kita bisa lihat di arena pameran ini, dimana lima tahapan proses pembuatan es susu sapi ini, semuanya dibutuhan. Sampai-sampai

CAFE susu, tempat pengolahan susu menjadi produk makanan dari susu, seperti es krim susu.

kotoran sapi pun dibutuhkan. Inilah keunggulan teknologi yang kita kembangkan, yang sangat berguna bagi masyarakat,”……….. Teknologi peternakan seperti pengolahan susu sapi ini sangat membantu masyarakat. Dengan proses yang sederhana, namun bisa memberikan penghasilan >> Editor : Dodi Nurja

yang luar biasa. “Setelah kami coba penerapan teknologi ini, jika dikalkulasikan bisa memberikan penghasilan yang luar biasa bagi peternakan. Dengan 20 ekor sapi perah saja bisa memberikan penghasilan Rp15 sampai Rp20 juta per bulan,” tambahnya. (h/*) >> Penata Halaman : Irvand


12

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

FOTO BERSAMA — Rombongan Diplomatik Tour Hari Pangan Sedunia, usai makan siang berfoto dengan pimpinan daerah Payakumbuh dan TP-PKK.

DI LIMAPULUH KOTA

Masyarakat Balai Batuang Minta Perbaikan Drainase PAYAKUMBUH, HALUAN— Kunjungan Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama Sekdako Benni Warlis dan Asisten I Yoherman dan Kepala Kesbang PBD Yufnani Awai, ke Kelurahan Balai Batuang, Kecamatan Payakumbuh Utara, dua hari yang lalu guna melihat musibah rumah warga ditimpa pohon durian, disambut hangat sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kunjungan itu dimanfaatkan sejumlah masyarakat untuk menyampaikan keluhan mereka, terutama dalam penanggulangan banjir di Kelurahan Balai Batuang. Dikatakan warga Balai Batuang, banjir yang terjadi tersebut dikarenakan tidak berfungsinya saluran drainase yang berada di sepanjang jalan lingkar utara Kota Payakumbuh. Sejumlah warga didampingi Kepala Kelurahan Indra Martini, menginformasikan, dalam kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi seperti akhir-akhir ini, banjir yang menimpa kawasan perumahan dan pertanian di daerah mereka akan semakin parah. Menurut warga, salah satunya dikarenakan tidak berfungsinya drainase di kiri kanan badan jalan lingkar utara. “Jika terjadi hujan deras dalam satu hari saja menyebakan air cepat menggenang dan menyebabkan banjir seperti yang tengah terjadi kali ini,”ulas mereka. Terkait keluhan tersebut, menurut Lurah Balai Batuang, Indra Martini, pihaknya sudah melaporkan kepada Dinas PU Payakumbuh secara tertulis. beberapa bulan lalu. Namun menurutnya SKPD terkait belum menanggapi dan menyikapi keluhan masyarakat tersebut hingga saat ini. Dengan kunjungan walikota meninjau lokasi banjir di Balai Batuang, warga secara spontan mengharapkan Pemko Payakumbuh, di bawah kepemimpinan Riza Falepi dapat memprioritaskan perbaikan saluran drainase di sepanjang jalan lingkar Utara, agar musibah banjir dapat diminimalisir, sebut Darmani, tokoh masyarakat setempat. (h/zkf)

Konsumsi Beras Tinggi, Hewani Belum Memadai LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pola konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, untuk jenis padi-padian cukup tinggi, jauh melampaui standar nasional. Rata-rata tingkat konsumsi energi masyarakat mencapai 2.026 kilokalori/kapita/hari, melebihi anjuran sebesar 2.000 kilokalori/kapita/ hari.Untuk protein mencapai 58,5 gram/kapita/hari juga melebihi anjuran angka kecukupan gizi (AKG) 52 gram/kapita/hari Kepala Ketahanan Pangan Kabupaten Limapuluh Kota, Gusdian Laora yang dihubungi di Tanjung Pati, mengatakan, untuk jenis padi-padian saja, realisasinya sudah mencapai

1.250 kkal/kapita/hari. Untuk umbi-umbian 92 kkal/ kapita/hari, pangan hewani 210, minyak/lemak222, kacang-kacangan 77, buah biji berminyak 60, gula 62, sayuran dan buah 63.

Sedangkan konsumsi hewani masih di bawah rata-rata hanya mencapai 135 gram/kapita per hari. Idiealnya sesuai dengan Pola Pangan Harapan sekitar 150 gram/kapita per hari berbanding terbalik dengan konsumsi beras. Karena itu, lanjutnya, konsumsi hewani masih perlu ditingkatkan. “Jika kondisi pola konsumsi pangan masyarakat jenis padipadian utamanya beras itu, tidak ditekan atau berlanjut terus menerus, bukan tidak mungkin menurunkan mutu dan kualitas konsumsi masyarakat. Pada akhirnya akan berdampak pada kualitas hidup, kesehatan dan

produktif kerja. Menurut dia, konsumsi beras yang berlebihan mengakibatkan ketergantungan terhadap salah satu jenis pangan, sehingga mengurangi kesempatan untuk mengkonsumsi pangan yang lain. “Jenis padi-padian utamanya beras saja yang dikonsumsi masyarakat daerah ini sekitar 347 gram/ kapita/hari, atau mencapai 1.250 kkal/kapita/harinya sudah cukup tinggi,”sebut Gusdian Laora. Namun demikian, tingkat pencapaian konsumsi energi dan protein tersebut, baru mencerminkan tingkat konsumsi pangan secara kuantitas. Karenanya, perlu dikaji lagi tingkat

konsumsi pangan secara kualitas dengan standar keanekaragaman konsumsi dengan mengacu kepada skor Pola Pangan Harapan (PPH). “Bila mengacu kepada PPH tersebut, kelompok pangan yang konsumsinya sudah melebihi target adalah, kelompok padipadian tingkat konsumsinya sebesar 125 persen dari target yang ditetapkan sebesar 1.000 kkal/kapita/hari. Konsumsi beras yang berlebihan dapat mengakibatkan ketergantunag terhadap salah satu jenis pangan, sehingga mengurangi kesempatan untuk mengkonsumsi pangan yang lain,” ujarnya. (h/zkf)

Peserta Tour Diplomatik Berebut Rendang Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN— Rombongan Diplomatik Tour,

peserta Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-33 Tingkat Nasional,

WALIKOTA Riza Falepi maan bersama perwakilan FAO di rumah dinas walikota.

yang dijamu Pemko Payakumbuh makan siang, di rumah dinas kediaman walikota, dibuat bergoyang lidah. Rombongan berjumlah 75 orang dari Food and Agriculture Organization (FAO) dan World Food Programme (WFP), duta besar dan diplomat itu, didampingi Kadis Pariwisata Sumbar Burhasman, berebut rendang saat makan siang bersama Walikota Riza Falepi, Wawako Suwandel Muchtar, Ketua TPPKK Ny. Dr. Henny Riza Falepi dan Wakil Ketua TP-PKK Ny. Rasyidah Suwandel, Rabu (30/ 10). Saat menikmati jamuan makan siang itu, Walikota Riza Falepi satu meja dengan Mr. Mustafa Amir dari FAO dan Nils Greede, Deputy Country Director Program Officer, World Food Programme (WFP). Di meja lainnya, Wakil Walikota Suwandel Muchtar, makan bersama dengan Duta Besar Kazastan, Askhat Oras Bay. Sementara itu, Ketua TPPKK Ny. Dr. Henny Riza Falepi dan Ny, Suwandel Muchtar bersama pasangan suami isteri Duta Besar Afghanistan, Ghulam

Sakhi Ghairat. Sedangkan rombongan diplomatik lainnya, makan bersama Sekdako Benni Warlis dan sejumlah pimpinan SKPD Payakumbuh. Sambil diiringi musik tradisonal binaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, rombongan tamu tersebut setiap habis menelan nasi, langsung memberikan pujian, bahwa rendang yang mereka nikmati benar-benar enak. “Good, good deliciousbagus dan sangat enak,” ucap suami isteri Duta Besar Afghanistan, Ghulam Sakhi Ghairat kepada Ketua TP-PKK Henny Riza Falepi, sambil terus melahap makanan khas Ranah Minang itu. “Kami anggota TP-PKK Payakumbuh yang menyiapkan hidangan benar-benar tersanjung,” sebut Ny. Henny. Selain rendang, goreng belut, samba lado karabu baluik dan gado-gado juga jadi rebutan. Nyaris, semua makanan yang terhidang ludes di lahap oleh rombongan tersebut. Sementara itu, makanan penutup berupa sarilamak sarikayo juga menjadi idola tamu.

>> Editor : Syamsu Rizal

“Sudah tiga hari kami mendampingi tamu duta dan diplomatik, serta staf FAO dan WFP makan di Payakumbuh. Benarbenar berkesan bagi kami,” tambah Kadis Pariwisata Sumbar Burhasman. Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dalam sambutannya mengaku senang dengan kepercayaan Kementerian Pertanian RI dan Pemprov Sumbar, menunjuk kota ini menjamu makan siang rombongan tersebut. Dalam kesempatan itu, Walikota Riza memperkenalkan sejumlah peluang investasi dan pariwisata budaya yang bisa dimanfaatlan oleh rombongan dari negara-negara sahabat itu. Sementara itu, Duta Besar Kazhaktan, Mustafa Amir, memberikan apresiasi terhadap Payakumbuh, yang sangat ramah dalam menjamu rombongan. Alam Payakumbuh dengan udara yang sejuk, sulit dilupakan. Terutama, makanan rendangnya, ucap Mustafa. Sebelum meninggalkan rumah dinas, rombongan juga menerima cenderamata dari Pemko Payakumbuh. (h/zkf)

>> Penata Halaman : Jefli


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

13

Dilarang Bawa Ponsel ke Bilik Suara JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menggodok aturan teknis pemungutan suara untuk Pemilu 2014. Dalam rangka itu, seluruh jajaran KPU, dari daerah sampai pusat hari ini, Rabu (30/10) berkumpul di Fave Hotel, Cililitan, Jakarta Timur. “Forum itu untuk menampung gagasan dengan KPU daerah. Saya yakin mereka banyak tahu (teknis pemungutan suara),” kata anggota KPU, Hadar Nafis Gumay, saat dikonfirmasi. Hadar menyampaikan KPU Pusat akan meminta bantuan KPU Daerah yang berpengalaman menggelar pemilihan kepala daerah. Selain itu, pihaknya ingin merumuskan cara mencegah praktik politik uang saat hari H. “Kita diskusikan panjang lebar sehingga kami dapat banyak masukan. Itu pasti asyik forumnya karena mereka paling tahu kondisi di lapangan,” ujarnya. Salah satu ide KPU adalah, melarang pemilih membawa handphone saat melakukan pencoblosan. Aturan tersebut bertujuan untuk menghindari kemungkinan praktik politik uang. “Bagi mereka yang bawa bisa dititipkan kepada kepala TPS. Dulu disalahgunakan termasuk Pilkada DKI kemarin. Kami ingin cegah. Saya kira orang tidak keberatan. Kami akan atur itu. Dilarang untuk memfoto di bilik suara. Tapi kalau di TPS, duduk nunggu boleh-boleh saja,” tuturnya. Hasil dari pertemuan tersebut nantinya, lanjut Hadar, akan disimulasikan terlebih dahulu sebelum benarbenar diterapkan. Sebab, menurutnya, seringkali yang ditulis di kertas tidak bisa dipraktikkan. “Simulasi di 3-5 lokasi, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi sehingga dapat catatan dari sumulasi ini mengenai proses dan pecatatan dan sebagainya. Penggunaan formulir-formulirnya, apa yang akan diperbaiki atau harus diganti,” ujarnya. (h/vvn)

Politik Transaksi kian Menguat JAKARTA, HALUAN — Praktik transaksi dalam politik saat ini semakin menguat, seiring dengan feodalisme baru dalam ranah politik lokal maupun nasional. Penilaian itu disampaikan pengamat politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Ari Dwipayana. “Tradisi politik feodalisme bisa dilihat dari hadirnya politik patronase di tubuh parpol, pemunculan dinasti dalam politik lokal atau proses ‘electoral’ di daerah, dan gejala putra mahkota,” katanya di Yogyakarta, Rabu (30/10). Menurut dia, beberapa ciri dari politik feodalisme antara lain pemimpin ditempatkan sebagai patron yang dipuja dan memiliki segalanya. Ketiadaan pemisahan yang tegas antara yang personal dan yang publik juga salah satu ciri. Sisi buruknya ia melihat sikap oposisi terhadap sang patron adalah pembangkangan. Oposisi dianggap bukan penyeimbang dan kritik dalam bertindak dan kebijakan, melainkan dinilai ekspresi gamblang i ketidakpatuhan. Ia mengatakan dalam tradisi feodalisme restu atau legitimasi sang patron menjadi sangat penting. Siapa yang direstui oleh patron menjadi penerusnya akan mempunyai bobot penerimaan yang sangat kuat di lingkaran elit. “Dalam tradisi kekuasaan proses regenerasi politik biasanya tidak pernah berjalan jauh dan hanya di lingkaran kecil keluarga inti,” katanya. Menurut dia, politik pewarisan bisa ditemukan pada proses ketergantungan elit politik terhadap kehadiran patron atau pewarisnya. Politik pewarisan itu bisa kuat karena elit memiliki mitos bahwa pewaris mempunyai kualitas yang sama dengan figur yang diwarisinya. “Namun, bisa jadi hal itu merupakan strategi elit untuk mencari bentuk koeksistensi damai,” kata dosen Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM ini. “Kehadiran neofeodalisme sebenarnya bukan hal yang baru, dan bisa ditelaah dari munculnya kegagalan eksperimentasi demokrasi liberal pada era 1950-an,” katanya. (h/rol)

HARI SUNGAI — Pelajar SMA membersihkan sampah di aliran sungai Ciromban, Purbaratu, Tasikmalaya, Jabar, Rabu (30/10). Kegiatan yang diselenggarakan Balai Pengolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk memperingati Hari Sungai Nasional. ANT

Indonesia Disadap AS JAKARTA, HALUAN — Pemerintah Indonesia memprotes keras kabar penyadapan Amerika Serikat (AS) di Indonesia. AS dilaporkan melakukan penyadapan melalui kantor kedutaannya di Jakarta. “Indonesia tidak dapat menerima dan mengajukan protes keras terhadap berita tentang keberadaan fasilitas penyadapan di Kedubes AS di Jakarta,” ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam rilisnya, Rabu (30/10). Marty menyatakan telah memanggil perwakilan AS di Jakarta. Pemerintah Indonesia menuntut penjelasan resmi dari AS terkait penyadapan itu. “Perlu ditegaskan jika terkonfirmasi, tindakan (penyadapan) tersebut bukan saja merupakan pelanggaran keamanan melainkan juga pelanggaran serius norma serta etika diplomatik dan tentunya tidak selaras dengan semangat hubungan persahabatan antarnegara,” tukas Marty. Aksi penyadapan AS di Indonesia pertama kali diungkap surat kabar Australia Sidney Morning Herald pada Selasa. Selain Indonesia, AS juga

melakukan penyadapan di Negara Asia Tenggara lainnya Sebelumnya, AS juga dituduh media Jerman melakukan penyadapan seluruh pembicaraan telpon Kanselir Jerman Angela Merkel. Tidak sampai disitu ternyata Negeri Adidaya ini juga dituduh menyadap telfon 35 pemimpin negara dunia termasuk Indonesia. Desak BIN Terkait penyadapan itu, Badan Intelejen Negara (BIN) harus ikut turun tangan menginvestigasi adanya kabar penyadapan Pemerintah Amerika Serikat (AS) lewat Kedutaan Besarnya. “BIN perlu memvalidasi info ini. Tugas BIN sangka buruk pada pihak luar agar NKRI aman dan terjaga,” kata Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera , Rabu. Menurutnya, jika kabar penyadapan ini benar tentu akan merusak hubungan RI-AS. “Jika benar, AS sudah menodai hubungan persahabatan dengan RI. Kemenlu perlu menindaklanjuti hasil investigasi BIN tadi,” ujarnya. Anggota Komisi I DPR dari Golkar

Tantowi Yahya saat dihubungi wartawan, mengatakan penyadapat tersebut tidaklah etis. Apalagi, dampak lebih jauhnya, penyadapan tersebut bisa menganggu bilateral hubungan antara AS-RI. “Penyadapan tersebut disamping tidak etis, juga dapat mengganggu hubungan bilateral kedua negara,” jelas Tantowi. Dia melanjutkan, DPR mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri yang memanggil Kedutaan AS untuk mengklarifikasi adanya penyadapan yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat di Jakarta. Menurutnya, Pemerintah harus menyampaikan adanya penyadapan tersebut dan harus berani tegas untuk menyampaikan ketersinggungan yang dilakukan Pemerintah AS itu. “Langkah Marty untuk manggil Kuasa Usaha ke Kemlu untuk menjelaskan dugaan adanya kegiatan penyadapan yang dilakukan di Kedutaan AS di Jakarta sudah benar dan patut didukung. Pemerintah harus berani tegas menyampaikan ketersinggungan kita atas kegiatan tersebut,” kata Tantowi. (h/dn/okz)

Mustahil DPR Impach Presiden SBY JAKARTA, HALUAN — Kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Perppu Nomor 1 tahun 2013 tentang Mahkamah Konstitusi (MK) sesuai konstitusional untuk menyelematkan dan memulihkan kepercayaan rakyat terhadap MK. “Kasus MK ini terjadi kekosongan integritas dan moral lembaga tinggi hukum. Presiden harus menyelematkannya dengan mengeluarkan Perppu. Itu konstitusional dan wewenang Presiden. Harus diingat negara ini negara hukum dan bukan negara politik,” kata anggota DPD RI John Pieris dalam diskusi “Perppu: Instrumen Strategik dalam Menjaga Wibawa Negara Hukum dan Kehormatan MK” di Gedung DPD. Dia menilai, untuk menyelamatkan MK dari dari kasus-kasus suap calon kepala daerah terhadap hakim MK termasuk kegentingan yang memaksa. “Ketua MK menerima suap itu juga kegentingan, karena sebagai lembaga yudikatif, penegak hukum ini justru merusak negara Indonesia sebagai negara hukum,” kata John. “Kalau ketua MK saja bisa disuap dan ini merupakan preseden terburuk

di dunia. Apalagi hakim MK itu banyak yang berasal dari parpol, dan di parpol sarat dengan politik transaksional. Ini mempertegas bahwa Indonesia merupakan negara terkorup di dunia,” tambah John. Mustahil Diimpeach Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Satya Arinanto dalam diskusi tersebut juga menilai Perppu tersebut konstitusional dan aalau ada yang menolak, itu perspektifnya politis. “Apalagi dalam mengelurkan Perppu tersebut Presiden melibatkan semua lembaga tinggi negara kecuali MK sebagai lembaga yang bermasalah,” katanya. Menurut Satya, banyak Perppu yang dikelaurkan presiden sebelumnya tanpa mempertimbangkan kondisi kegentingan dimaksud dan tidak melibatkan lembaga tinggi negara. Salah satu yang dicontohkannya Perppu tahun 2004 yang dikeluarkan oleh Presiden Megawati terkait distribusi logistik surat suara pemilu 2004. “Jika dibandingkan dengan dikeluarkannya Perppu sebelumnya, sifat kegentingan yang dimaksud itu lebih genting ketika ketua MK

menerima suap dari calon kepala daerah. Terlebih dengan melibatkan semua lembaga tinggi negara. Tapi, kalau ada yang menggugat itu sahsah saja. Dan, tak akan pernah selesai memperdebatkan materi Perppu itu sendiri,” katanya. Pengajar Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Daniel Yusmic juga menilai konstitusional. “Jadi, kegentingan memaksa itu tidak selalu bersifat darurat, sehingga Perppu pun berlaku sementara sampai kondisinya normal kembali. Khusus untuk MK, semata untuk mengembalikan wibawa MK sebagai lembaga hukum tertinggi,” tambahnya. Daniel yakin DPR akan menolak Perppu MK tersebut. “Saya yakin DPR akan menolak Perppu, meski sangat tergantung pada perkembangan politik di Senayan sendiri. Tapi, saya tak percaya dengan wacana impeachment, pemakzulan dengan Perppu MK itu. Itu hanya dinamika politik. Tak ada apa-apanya. Apalagi menjelang pemilu 2014, di mana mekanisme pemakzulan itu sangat sulit, dan 9 hakim MK tak akan gegabah,” tutur Daniel. (h/sam)

Pencapresan Ical Digoyang dari Dalam JAKARTA, HALUAN — Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ikhsan Darmawan, menilai dua faksi kuat di internal Partai Golkar, yaitu faksi Akbar Tandjung dan faksi Jusuf Kalla, akan terus menggoyang pencapresan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal “Ical” Bakrie. “Ical dinilai tidak cukup menjual serta tidak menjanjikan terpilih sebagai presiden pada 2014,” katanya saat dihubungi, Rabu (30/10). Ia menilai hal tersebut disebabkan penentuan Ical sebagai calon presiden dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) 2012 tidak melibatkan pengurus-pengurus partai di tingkat bawah. Tak hanya itu, posisi Ical sebagai calon presiden juga sedang diperebutkan oleh faksi Akbar Tandjung dan Jusuf Kalla. “Kedua faksi itu ingin calon mereka yang jadi capres,” katanya. Ikhsan menambahkan bahwa selain akan memanasnya situasi jelang rapimnas bulan depan, hasil Pemilu Legislatif 2014 diyakini akan menentukan suhu politik di internal partai berlambang pohon beringin tersebut. Apabila perolehan suara Golkar tinggi, rivalitas antarfaksi semakin dalam memperebutkan jatah capres. Sebaliknya, kalau perolehan suara rendah, tensi akan mencair dan cenderung mengikuti keputusan yang dibuat oleh partai. “Yang menarik pada akhirnya memang semua faksi menunggu hasil Pileg 2014,” tuturnya. Kendati demikian, ia melanjutkan, Ical dan faksinya akan berusaha keras untuk mempertahankan tiket capres. Posisi Ical dinilai sangat kuat sehingga sulit bagi faksi-faksi lain untuk menjatuhkannya. Oleh karena itu, baik faksi Akbar Tandjung maupun faksi JK harus menggalang dukungan untuk menggagalkan pencapresan Ical. (h/kcm)

ABURIZAL BAKRIE

RUU Perdagangan Berbau Neolib JAKARTA, HALUAN — Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noersy menilai naskah akademik Rancangan Undang Undang (RUU) Perdagangan yang diajukan pemerintah ke DPR berbau neoliberal, lebih memperhatikan untuk kepentingan asing dan tidak ada usaha untuk menciptakan kedaulatan ekonomi bangsa. “RUU itu tidak disusun berdasarkan kekeluargaan. Maka wajar kalau naskah RUU ini tunduk pada pasar bebas dunia atau WTO, karena WTO memang tak pernah menyinggung kedaulatan ekonomi, melainkan hanya ketahanan ekonomi.

Indonesia merupakan pasar potensial asing,” kata Inchsanuddin dalam diskusi ‘RUU Perdagangan’ bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR Arya Bima Wakil dan pengajar fakultas ekonomi UI Surjadi, di Gedung DPR, Selasa (22/10). Jika RUU itu dibiarkan lolos, kata Ichsanuddin, maka sama dengan menggadaikan kedaulatan ekonomi bangsa ini kepada asing. Apalagi konsep perlindungannya semua, yaitu hanya ketika terjadi kelangkaan dan harga-harga barang kebutuhan pokok naik, pemerintah baru turun tangan. “Globalisasi memang suatu keniscayaan, tapi

jangan terjebak pada globalisme, dimana semua kepentingan asing dan global menggerogoti kedaulatan ekonomi, kedaulatan, pangan dan kedaulatan bangsa ini. Sehingga Indonesia akan tergantung kepada asing, impor, dan terus menumpuk utang luar negeri,” tambah Ichsanuddin. Mantan anggota DPR menegaskan, DPR harus berani memerintahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaduit seluruh perjanjian perdagangan internasional dan RUU ini harus sejalan dengan amanat konstitusi. Menurut Arya Bima, RUU Perdagangan yang sudah diper-

baiki oleh pemerintah, terdiri dari 438 daftar inventarisasi masalah (DIM) dan akan dibahas sampai Januari 2014. Dia meminta masyarakat untuk mengawalnya agar menghasilkan sebuah UU yang berpihak kepada rakyat sesuai amanat konstitusi, dan bukan untuk kepentingan asing atau liberalisasi. karena pasti akan banyak berbagai kepentingan yang masuk. Karena itu harus dikawal oleh masyarakat,” ujarnya. “FPDIP DPR siap melakukan itu. Sebab, dampak dari liberalisasi ekonomi sekarang ini Indonesia mengalami defisit

transaksi sampai 70 persen, karena kebih banyak impor daripada ekspornya sejak Januari 2010 sampai 2013 ini. Untuk itu, deindustrialisasi itu harus dievaluasi,” tegas Arya Bima. Diungkapkan Arya Bima, RUU yang diajukan oleh Mendag Gita Wiryawan tersebut sempat dikembalikan oleh Komisi VI DPR RI dan sudah diperbaiki khususnya yang berbau neolib dan bertentangan dengan amanat UUD 1945. RUU ini akan mengatur masalah perdagangan terkait dengan kedaulatan pangan, pedagang kecil dan mnenengah (UKM),

termasuk masuknya ritel seperti Alfamart, Indomart, dan malmal. FPDIP sendiri kata Arya Bima akan mencermati RUU ini secara ideologis, misalnya dalam memproteksi pasar-pasar tradisional. “Di mana kebijakan ritel yang diputuskan dengan Perpres per 1 Januari tersebut harus dievaluasi, karena terbukti kompetisi perdagangan kita tak berimbang. Yaitu banyak dikuasai barang-barang impor, sedangkan impor kita minus. Sehingga banyak terjadi kelangkaan kebutuhan pokok masyarakat akhir-akhir ini termasuk kedelai,” tambahnya. (h/sam)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Irvand


14

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

DUKUNG PROGRAM NASIONAL

PSDA Utamakan Pembangunan Infrastruktur Penunjang Ketahanan Pangan PADANG, HALUAN —Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar memiliki peranan penting dalam pencapaian target Program Ketahanan Pangan Nasional dan Surplus Beras 10 juta Ton pada 2014. Sebab untuk meningkatkan produksi pangan terutama produksi padi, tak terlepas dari pasokan air yang mengairinya.

MANDARO PANJANG

Tokoh Masyarakat Sirukam Kab. Solok, SEJAK jebol tahun 2009 lalu, masyarakat yang ada di Sirukam dan Supayang sudah mengalami 15 kali gagal panen. Dengan adanya perbaikan menyeluruh dari hulu hingga hilir irigasi banda laweh kiri dan kanan, harapan masyarakat yang ada di Sirukam dan Supayang untuk kembali turun ke sawah tanpa bergantung kepada musim hujan, bisa terwujud sebagaimana mestinya. (h/ndi)

WENDRA LISMAN

Wali Nagari Bukit Tandang Kab. Solok, SEJAK jaringan irigasi yang ada di Nagari Bukit Tandang diperbaiki, maka resiko gagal panen akibat musim, Alhamdulillah sudah teratasi. Karena sebelum diperbaiki, saat musim hujan jaringan irigasi yang menyempit seringkali berdampak pada meluapnya air yang tak terkendali. Sedangkan pada musim kemaraum berdampak pada kekeringan. Tak jarang sawah masyarakat terancam gagal panen. “Kita berharap dengan perbaikan ini juga berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat di daerah ini,” katanya. (h/mdi)

RESMIKAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meresmikan bendung irigasi batang tampunik, Kab. Padang pariaman

PERBAIKAN DAERAH IRIGASI GUNUNG NAGO

Petani Kembali ke Sawah PERBAIKAN Daerah Irigasi (DI) Gunung Nago saat ini juga masih terus berlanjut. Irigasi ini mampu mengairi 2.097 hektar sawah masyarakat di sekitarnya. Perbaikannya mulai dikerjakan Agustus 2011 pada tahun jamak dengan anggaran mencapai Rp23 miliar.

Tahun 2012 dialokasikan anggaran Rp4,8 miliar. Irigasi yang dikerjakan sepanjang 2,1 km ini, bersisian dengan pelebaran jalur evakuasi Alai By Pass. Sepanjang ruas jalan itu, ada satu titik lokasi sepanjang 30 meter yang hingga kini belum dibebaskan Pemko Padang karena

DAHNIL SYAH

Petani Bukit Tandang Kab Solok SEJAK adanya perbaikan irigasi Banda Laweh di daerah kami, maka kami tidak takut lagi ancaman gagal panen. Kami sudah bisa mengatur jadwal turun ke sawah dan panen sesuai musim. Terima kasih kepada pemerintah dan wakil rakyat yang sudah memperjuangkan aspirasi kami masyarakat petani. (h/ndi)

SALAH seorang petani Imay 27, sedang menanm padi di sawhnya. pengairan swah tersebut menggunakan irigasi Gunung Nago

sebanyak dua kali. Sebelumnya, masyarakat tidak bisa menanam padi, dan terpaksa menanam jagung saja. Sementara Petani Surau Buluh, Kuranji, Indra (49) menyebutkan, Irigasi Gunung Nago adalah jantungnya pertanian masyarakat di beberapa kecamatan di Kota Padang. Karena, dengan aliran air dari irigasi itu, masyarakat bisa bertani normal. Selain itu, irigasi itu juga menjadi sentral. Karena tanpa aliran irigasi, warga kesulitan mendapatkan air bersih. “Waktu irigasi Gunung Nago jebol oleh banjir, masyarakat mengalami kesulitan air bersih. Selain itu, sawah warga juga terancam gagal panen. Itulah yang membuat masyarakat sangat tergantung pada irigasi ini,” pungkasnya. (h/wis)

PEMBANGUNAN IRIGASI AMPING PARAK

Jadi Lumbung Air Petani

SAFARUDDIN (30)

Petani Tanjuang Gadang, Pessel KAWASAN di Ampiang Parak Timur selama ini merupakan lahan tadah hujan. Maka dengan adanya pembangunan embung ini, maka petani di sekitar kawasan ini bisa memaksimalkan lahan pertanian. “Kami sangat bersyukur dengan adanya embung tersebut. Selama ini dapat disaksikan, bila musim kemarau sawah di kawasan Ampiang Parak Timur banyak yang tidak bisa digarap,” katanya. (h/har)

PAINAN, HALUAN—Embung Teratak Paneh, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutra, sanggup menyediakan air untuk pengairan sawah lebih 5.000 hektare. Kawasan yang akan diairi itu adalah Teratak Paneh, Tanjuang Gadang, Sikabu, Munto, Koto Tarok dan Gunuang Pauah. Kepala Dinas PSDA Yusdi melalui Sekretaris Zul Arsil, Rabu (30/10) mengatakan, embung didesain sedemikian rupa sehingga memiliki daya tampung untuk selanjutnya bisa memenuhi kebutuhan air masyarakat petani di sana. “Sesuai dengan perencanaan air yang akan terkungkung dalam embung sampai 1 km arah ke hulu. Jadi itulah persediaan air petani,” katanya. Menurutnya lagi, setelah sejumlah bangunan utama tempat air menggenang selesai tahun lalu, memang saluran irigasi belum dibangun. “Rencananya, pembangunan saluran irigasi selesai dibangun tahun ini, jadi masyarakat setempat tidak perlu khawatir,” katanya. Yang jelas, struktur bangunan kuat

dan aman dari ancaman dobrakan air seperti yang dikuatirkan warga sekitar. Embung Teratak Paneh akan berfungsi pada 2014 mendatang. Yusdi mengatakan, embung didesain sedemikian rupa sehingga memiliki daya tampung untuk selanjutnya bisa memenuhi kebutuhan air masyarakat petani di sana. Sesuai dengan perencanaan air yang akan terkungkung dalam embung sampai satu kilo meter arah kehulu. Jadi itulah persediaan air petani. Jadi Kawasan Wisata Embung ini juga multi fungsi. Selain sebagai cadangan air, kawasan ini kini juga mulai dilirik oleh wisatawan. Setiap minggu juga banyak warga yan g mengunjungi embung tersebut. Selanjutnya, embung juga berfungsi sebagai sarana pengembangan ikan larangan. Ini terpulang kepada masyarakat sekitar, apakan dikembangkan atau tidak. Kawasan ini juga bakal berkembang menjadi objek wisata alternatif. Akses ke sana sangat mudah. Kawasan ini bisa dijangkau siapapun dari simpang

Irigasi Batang Dareh Rampung 2014 PEMBANGUNAN Irigasi Batang Dareh yang dikerjakan sejak 2012, ditargetkan rampung 2014. Sekarang pekerjaannya masih berjalan. Demikian disampaikan Kabid Pengairan Dinas PU Kota Payakumbuh, yang diwakili, Kalimus, ST, di Payakumbuh, kemarin. Irigasi Batang Dareh bakal mengairi 592 hektar sawah, pada empat kelurahan, yakni, Kelurahan Limbukan, Kelurahan Padang Karambia, Kelurahan Tanjung Pauh, dan Kelurahan Sawah Padang. Irigasi tersebut

belum tercapai kesepakatan nilai ganti ruginya. Akibat nya di lokasi ini saluran irigasinya terpaksa terhu bung kembali ke saluran yang lama. Pihaknya berharap, Pemko Padang dapat segera menuntaskan kendala 1 titik lokasi tersebut. Sebab saluran baru yang tersambung ke saluran lama ini tentu tidak optimal mengalirkan air untuk persawahan atau kebutuhan lainnya. Sementara target pekerjaan dapat dituntaskan 31 Desember 2014. Jelang lahan bisa dibebaskan, maka pekerjaan difokuskan pada lahan yang tidak bermasalah saja. Petani Kelurahan Lambung Bukik, Padang, Imay (31) menyambut gembira dengan dilaksanakannya rehabilitasi irigasi Gunung Nago. Karena warga sudah melakukan tanam padi

menelan dana Rp11,9 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat. Petani Tanjung Pauh, Payakumbuh, Harun (55) mengaku sangat senang dengan dibangunnya Irigasi Batang Dareh ini. Jika pembangunannya rampung, akan sangat menguntungkan petani. Irigasi dimaksud bakal mengatasi kesulitan air untuk mengairi sawah pada empat kelurahan,masing-masing Kelurahan Limbukan, Padang Karambia, Tanjung Pauh dan Kelurahan Sawah Padang,” ungkap Harun. (h/smt)

IRIGASI Gunung Nago

Amping Parak, jaraknya kira kira 8 kilo meter dari jalan nasional. Di kawasan ini telah dibangun sebuah embung tempat penyimpanan air dengan total dana yang tersedot sekitar Rp15 milyar. Embung ini didesain sangat kuat untuk mengungkung jutaan kubik air. Panjang kawasan yang dijadikan tempat penampungan air dari bangunan penahan air sangat panjang arah hulu dengan lebar sekitar 200 meter. Pasokan air berasal dari hulu Batang Amping Parak. Konstruksi bangunan penahan air terlihat kokoh. “Embung Teratak Paneh akan menjelma sebagai sebuah danau yang pada awalnya didesain untuk penyimpanan air bagi keperluan pengairan dan sebagainya. Namun, sebagai mana kebiasaan masyarakat, bila ada pembangunan seperti itu, biasanya akan berkembang menjadi kawasan objek wisata. Hal ini tidak satu dia lagi, misalnya Palo Banda Koto Kandih, Lubuak Aguang dan berbagai objek lainnya,” kata Murdinal Guswandi Camat Sutera. (h/har)

Untuk itu, Dinas PSDA Sumbar berupaya semaksimal mungkin untuk membangun irigasi yang dibutuhkan petani dan juga perbaikan pada irigasi yang rusak. Pada tahun anggaran 2013, di Dinas PSDA Sumbar mendapatkan sejumlah paket irigasi tahun jamak dan juga tahun tunggal. “Paket pekerjaan tahun jamak 2013 diantaranya, lanjutan pembangunan Irigasi Ampiang Parak dengan pagu Rp10 miliar, rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Surantih pagu Rp38 miliar, rehabilitasi bendung dan jaringan DI Batang Bayang dengan pagu dana Rp6,9 miliar, rehab DI Lubuk Sarik dengan dana Rp25 miliar, yang semuanya berada di Pesisir Selatan,” kata Kepala Dinas PSDA Sumbar, Ali Musri. Selanjutnya juga dibangun irigasi Simarasok (Agam) dengan pagu Rp10,7 miliar, rehabilitasi DI Gunung Nago (Padang) dengan pagu dana Rp23,6 miliar, pembangunan bentung Batang Dareh (Payakumbuh) dengan pagu dana Rp11,9 miliar, Rehabilitasi DI Lampasi (Limapuluh Kota) dengan pagu Rp19,6 miliar, Rehab DI Bandar Lawas Sirukam (Kab. Solok) dengan pagu Rp32,3 miliar dan Rehab Irigasi Sapan Kayu Manang (Kabupaten Solok) dengan pagu Rp15,3 miliar, Rehab Bendungan dan Jaringan D. I. Ujung Gunung (Kabupaten Padang Pariaman) dengan pagu dana Rp8,2 miliar. Sedangkan untuk tahun tunggal, dilakukan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi dengan anggaran Rp33.665.347.000 pada 11 kabupaten/ kota. (***)

D.I Banda Laweh Diperbaiki Menyeluruh SOLOK, HALUAN — Mimpi petani Nagari Sirukam, Supayang dan Bukit Tandang untuk perbaikan menyeluruh irigasi Banda Laweh Kiri dan Kanan, akan segera terwujud. Irigasi ini juga mengairi sawah masyarakat di Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung hingga ke Kota Solok. Kepastian untuk perbaikan Banda Laweh Kanan, disampaikan Dinas PSDA Sumbar, Dasril dan anggota Komisi III DPRD Sumbar Ir Bachtul, dihadapan wali nagari serta masyarakat Sirukam dan Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, Selasa (22/10) lalu. Saat ini, perbaikan berlangsung. Ditargetkan pengerjaannya tuntas 2014 mendatang. Pagu dana untuk perbaikan Banda Laweh sekitar mencapai Rp 32 miliar dan baru sekitar 45 persen yang dipakai. Banda Laweh mampu mengairi 1.800 hektar sawah rakyat. “Fokus utama perbaikan Banda Laweh adalah memperbaiki lokasi yang jebol, sesuai permintaan masyarakat kepada anggota DPRD Sumbar yang sudah gigih memperjuangkan Banda Laweh tersebut, seperti Ir Bachtul, M. Tauhid dan mantan anggota DPRD Sumbar, Israr Jalinus, ST,” jelas Dasril. Tokoh masyarakat Sirukam, Mandaro Panjang menyatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan adanya perbaikan menyeluruh ini. Karena sejak dibangun tahun 2009 silam, hulu Banda Lawas Kanan di Sirukam telah menghabiskan dana Rp 1,5 Miliar. Namun hanya sembilan bulan berfungsi dan kemudian rusak lagi dihantam longsor. Padahal banda tersebut bisa mengaliri sawah lebih dari 1000 hektar di Kecamatan Payung Sekaki, Bukit Sundi, Kubung dan Kota Solok. Dengan adanya perbaikan menyeluruh di jaringan irigasi Banda Laweh kiri dan kanan ini, maka harapan masyarakat untuk peningkatan hasil pertanian dan ekonomi bisa terwujud. Bila selama ini panen hanya 1-2 kali setahun, jika daerah irigasi ini selesai maka bisa ditingkatkan hingga 34 kali setahun. (***)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Jefli


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Harga Cabai Mulai Turun

PERBANKAN

BCA Naikkan Suku Bunga Deposito JAKARTA, HALUAN — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berencana akan menaikkan suku bunga deposito di bulan depan, dan diharapkan bisa meningkatkan perolehan dana pihak ketiga. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, saat ini perbankan memang sedang berlomba-lomba meningkatkan perolehan dana pihak ketiga, termasuk perolehan deposito. “Saat ini, bunga deposito kita masih 6,25 persen. Tanggal 1 November nanti kita naikkan jadi 7 persen,” kata Jahja saat konferensi pers di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (30/10/2013). Ia menambahkan, perbankan lain memang sedang agresif memburu nasabah kaya dan demi meningkatkan dana mahalnya. Bahkan perbankan lain justru berlomba-lomba menaikkan bunga depositonya hingga 8,5-10 persen. Namun dengan hanya menaikkan bunga deposito menjadi 7 persen, Jahja menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada ketimpangan dalam memperoleh dana dan menyalurkan dana tersebut. Sebab, perkiraannya, kredit di tahun depan bakal hanya tumbuh 14-15 persen. Sementara target kenaikan perolehan dana pihak ketiga (DPK) di tahun depan hanya 12-13 persen. “Itupun sudah cukup memadai. Sebab kalau mau menaikkan bunga deposito, maka DPK memang akan tinggi. Tapi nanti hasilnya akan negatif (karena penyaluran kredit juga tidak tinggi), maka hal itu tidak kita kehendaki,” tambahnya.(h/kcm)

PADANG, HALUAN— Harga sembako di Pasar Raya Padang sudah mulai berangsurangsur turun. Pantauan Haluan Rabu (31/ 10) ke beberapa pedagang sembako di pasar raya, harga cabai dari Rp48.000 turun menjadi Rp 42.000, menyusul harga kentang dari harga Rp8.000 turun menjadi Rp7.000. Begitu juga dengan harga bawang merah dari harga Rp18.000 turun menjadi Rp16.000. Ujang, salah seorang pedagang sembako mengatakan bahwa normalnya harga cabai berkisar dari Rp20.000 hingga Rp25.000. Sehingga, untuk saat ini harga cabai masih tergolong tinggi. “Kalau masih di atas Rp30.000 itu tergolong tinggi. Normalnya harga cabai berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000,”urai Ujang. Menurut Ujang, turunnya harga cabai karena momen lebaran idul adha sudah berlalu dan permintaan cabai menurun. Menurut penuturan Ujang, hari ini (30/10) pembeli di pasar raya cukup ramai. Sementara itu, Ujang menjual bawang merah Rp15.000 per kilo dari harga pada lebaran idul Adha Rp25.000 per kilo. Menurut Ujang, harga bawang merah mencapai Rp15.000 per kilo sudah bisa dikatakan normal kembali. Selain itu, Nuraini menjual bawang merah dengan harga Rp16.000 per kilo, kentang Rp9.000 per kilo untuk kentang yang paling bagus. Menyusul harga tomat Rp6.000 dari Rp6.000 per kilo. Nampaknya harga cabai sudah mulai turun secara berlahan-lahan meninggalkan harganya yang sempat melangit. Begitu juga dengan harga bawang merah yang sempat membuat heboh negara ini. Kedua komoditi tersebut diprediksikan akan kembali menduduki harga normalnya.(h/cw-oos)

PEDAGANG — Seorang Pedagang bahan pokok di pasar raya Padang.IST

Nasib Redenominasi Belum Jelas JAKARTA, HALUAN — Nasib penyederhanaan nilai nominal uang (redenominasi) hingga saat ini masih belum jelas. Pemerintah pun masih belum rampung melakukan persiapan sosialisasi kebijakan yang rencananya akan dirilis pada tahun depan ini.

“Soal redenominasi, nanti setelah situasinya aman dulu,” kata Menteri Keuangan Chatib Basri selepas upacara Hari Oeang di Kementerian Perekonomian Jakarta, Rabu (30/ 11/2013). Chatib menganggap, kon-

disi saat ini belum tepat untuk menjalankan kebijakan redenominasi. Kebijakan ini bisa berjalan bila keadaan ekonomi Indonesia stabil. “Bila ekonomi stabil, ini baru bisa digunakan. Soalnya ini belum (stabil), dengan kurs

Distribution Centre, sebagai Penyelamat Waserda PADANG, HALUAN—Jelang pasar bebas ASEAN 2015, koperasi harus bisa bekerja sama dengan koperasi lainnya. Salah satunya dengan wahana distribution center (DC) sebagai alternatif membantu warung serba ada (waserda) koperasi sebagai pusat distribusi warung serba ada. ‘Hal dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Achmad Charisma dikantornya kemarin. Dikatakannya, dalam distibution centre, koperasi bisa menjadi mitra distributor. Namun koperasi pun bebas menjualkan produk sekalipun itu kompetitor salah satu distributornya. Ia menyatakan, saat ini disumbar ada 273 koperasi yang menyelenggarakan usaha waserda (ritel). Yang bisa dipersiapkan sebagai pesaing

15

ritel modern barulah 26 koperasi. Dari dana APBD baru bisa dianggarkan untuk 12 koperasi (berupa UKM Mart) sementara dari APBD (berupa kopmart) barulah 14 koperasi. “Dengan adanya Distribution Center maka koperasi yang tergabung bisa melakukan pembelian bersama untuk berbagai produk. Mereka pun bisa berbagi keuntungan sesuai kesepakatan awal. Margin keuntungan pun akan menjadi lebih besar” jelasnya. Sementara itu Gustanten, konsultan ritel koperasi, menggambarkan betapa pentingnya koperasi membentuk DC. Sebab di Sumbar sudah banyak pemain ritel nasional yang masuk. Hanya Indomaret dan Alfamart yang belum masuk. Kehadiran DC dipercaya bisa

menyelamatkan usaha ritel koperasi di Sumbar. “ Dengan adanya distibution centre, maka koperasi warung serba ada (waserda) akan mendapatkan produk yang bagus dengan stok yang terjamin dan harga bersaing,” ungkapnya. Menurut dia, ritel modern bermain dengan margin yang rendah, biaya operasional lebih kecil, perputaran barang lebih cepat akibat banyak promo. Ujung-ujungnya harga jual lebih murah. Sementara waserda di koperasi saat ini menghadapi berbagai kendala, seperti harga tak menentu, barang kalu sering kosong, diharuskan mengambil barang yang tidak laku, keharusan membayar tunai dan lainnya. Akibatnya, harga jual lebih tinggi. (h/ cw-lex)

dan inflasi yang begini,” tambahnya. Akibat dampak kenaikan harga BBM bersubsidi, inflasi pada Juli 2013 sempat melonjak 3,29 persen, kemudian Agustus mencapai 1,29 persen. Dan September mulai mereda dengan mengalami deflasi 0,35 persen. Hingga September, inflasi year on year sudah mencapai 8,4 persen. Hal ini memaksa pemerintah merevisi target inflasi tahun ini dari 7,2 persen menjadi 9,2 persen. Untuk inflasi Oktober, Chatib memprediksi, akan berada di sekitar 0,4 persen. Sementara pergerakan nilai tukar rupiah yang saat ini masih tertekan di level Rp 11.161 per dollar AS, melemah dibanding kemarin di level Rp 11.076 per dollar AS. Rencananya, proses redenominasi akan dimulai pada tahun 2014 dengan masa transisi sekitar tiga tahun. Sehingga penerapan redenominasi secara penuh baru bisa dilakukan pada 2018 mendatang. Saat ini, kebijakan tersebut ditangani oleh Bank Indonesia. (h/kcm)

RUPIAH MELEMAH

Indosat Khawatir Hutang Membengkak JAKARTA, HALUAN — PT Indosat Tbk khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah, karena hal itu berdampak pada utang perseroan. Pada akhir 2012, nilai tukar rupiah masih bertahan di level Rp 9.670 per dollar AS. Sementara di Juni 2013, rupiah merosot ke level Rp 9.929 per dollar AS. Saat ini, rupiah sudah berada di posisi Rp 11.000 per dollar AS. Division Head Investor Communication Indosat Andromeda Tristanto mengatakan, dengan depresiasi tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi perseroan. Misalnya, utang Indosat 1 miliar dollar AS. Karena depresiasi tersebut, maka setiap pelemahan Rp 100 maka akan menyebabkan kenaikan utang perseroan sekitar Rp 100 miliar. “Jadi jangan kaget nanti bila laporan keuangan kami, di posisi rugi selisih kurs akan membengkak,” kata Andromeda saat bincang dengan media di Penang Bistro Jakarta, Rabu (30/10). Hingga saat ini, utang Indosat secara keseluruhan mencapai sekitar Rp 20 triliun atau sekitar 2 miliar dollar AS. Dari jumlah tersebut, ada utang sebesar 940 juta dollar AS yang berdenominasi valas, sisanya berdenominasi rupiah. Dengan pelemahan rupiah ini, perseroan mengaku belum terpengaruh oleh kondisi neraca keuangan perseroan. Sebab, utang berdenominasi valas yang jatuh tempo di perseroan yang terbesar baru akan terjadi pada tahun 2020 dengan total 650 juta dollar AS.(h/kcm)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Jefli


16

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Laba PTBA Anjlok 42 Persen SURABAYA, HALUAN — PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat laba bersih Rp 1,24 triliun di akhir September 2013. Laba ini anjlok 42% dibandingkan posisi periode yang sama tahun lalu Rp 2,2 triliun. Sementara pendapatan alias omzet perseroan dibukukan sebesar Rp 8,12 triliun di triwulan III-2013, turun dari posisi tahun lalu pada periode yang sama Rp 8,72 triliun. “Masing-masing dari penjualan ekspor sebesar Rp 4,46 triliun dan penjualan domestik sebesar Rp 3,64 triliun,” ujar Direktur Keuangan Bukit Asam Ach Sudarto saat jumpa pers bersama Direktur Utama Milawarma di sela acara Investor Summit and Capital Market Expo di Grand City Surabaya, Rabu (30/10). Ia menerangkan, penjualan batubara perseroan mencapai 13,24 juta ton selama 9 bulan di 2013. Penjualan tersebut mengalami kenaikan sekitar 17% dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu yakni 11,36 juta ton. “Angka penjualan tersebut dari sisi ekspor mengalami kenaikan 36% atau 7,02 juta ton dibandingkan dengan tahun lalu periode sama sebesar 5,15 juta ton. Sekitar 6,22 ton sisanya untuk permintaan domestik,” terangnya. (h/dtc)

Penjualan Harley Davidson Membaik MILWAUKEE, HALUAN — Harley-Davidson (HD) berhasil mendongkrak penjualan global 15,5 persen pada Juli-September (kuartal ketiga) 2013 menjadi 70.517 unit secara dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 61.053 unit.

HARLEY DAVIDSON — Harley mencatatkan lonjakkan penjualan cukup baik kuartal ketiga 2013

FALLYANTHUS

Perkenalkan Kopi Luwak Sumbar Sampai ke Mancanegara

FALLYANTHUS, memperkenalkan kopi luwak Sumbar sampai ke mancanegara. ALEX

PADANG, HALUAN—- “Greatland Luwak Coffe adalah kopi luwak yang berasal dari perkebunan kopi arabika organik yang berada di dataran tinggi Sumatera Barat. Diambil dari biji kopi pilihan difer-

mentasi melalui proses pencernaan musang (paradoxus hermophroditus). Yang kemudian diolah secara higienis dengan proses sangrai tradisional sehingga menghasilkan kopi luwak dengan cita rasa

terbaik,” kata Fallyanthus yang telah memperkenalkan kopi luwak Sumbar sampai ke mancanegara, kepada Haluan kemarin. Saat ini kopi luwaknya telah dibawa untuk diperkenalkan oleh beberapa wisatawan nusantara maupun mancanegara. Ia mencoba memperkenalkan kopi luwak arabika sumbar lewat iven-iven dan pameran. Seperti yang dilakukannya pada beberapa waktu lalu, ia memperkenalkan lewat TIME 2013 di Hotel Grand Inna Muara Padang. “Saya mendapatkan ilmu membuat kopi luwak dari Lampung Barat dan Jawa Barat yang menjadi sentra kopi. Setelah melakukan beberapa kali eksperimen, hingga menciptakan kopi luwak yang nikmat dan harum “ungkap mantan menteri luar negeri BEM KM Unand ini.

Dikatakannya, kopi luwak buatannya berasal dari kabupaten Solok yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar. Di daerah tersebut dibuatlah penangkaran luwak (musang). Disanalah Luwak (musang) diberi makan pepaya, sayur dan lain sebagainya. Lebih lanjut, alumni jurusan agribisnis pertanian Unand ini menyatakan, untuk pembuatannya disetiap pagi, kotoran luwak (musang) di ambil dan dibersihkan cangkangnya (kulit tanduk) dan dibuka menjadi green bean (beras kopi). Setelah itu barulah disangrai (dibakar) sehingga jadi roasted bead. Yang selanjutkan barulah bdiblend menjadi bubuk kopi. Maka jadilah kopi luwak dalam bentuk kemasan. “Pembuatan kopi luwak ini, sudah setahun saya jalani. Alhamdulillah telah mem-

buahkan hasil. Karena sudah dapat disajikan dibeberapa hotel dan restoran dan tempat penjualan soevenir khas Sumatera barat” tambahnya. Untuk setiap penjualan dari kopi luwak, tak lupa Fallyanthus menyisihkan 10 persen dari hasil penjualan untuk didonasikan buat pendidikan anak-anak disekitar penangkaran luwak (musang) di Kabupaten Solok. Jika ingin menikmati kopi luwak gratis ala Fallyanthus secara gratis dapat datang ke Jalan Asmat nomor 114 di Komplek PJKA Sawahan Timur Padang Timur. Selain itu dapat melihat pembuatan secara langsung, Dengan nomor telepon 082388468236. Kalau ada restoran dan hotel yang berminat untuk menjadi mitra dapat diberi harga khusus dan spesial.(h/ cw-lex)

Lonjakkan penjualan diakui dipengaruhi peluncuran model baru termasuk euforia menyambut ulang tahun HD ke-110 tahun. Pasar Amerika Serikat (AS) diakui Harley cukup kuat menopang penjualan secara global dengan torehan 48.529 unit, naik 20,1 persen dari sebelumnya 40.402 unit. “Respons konsumen pada model baru edisi 2014 yang diluncurkan 18 Agustus lalu sangat baik. Faktanya, penjualan model baru Project Rushmore, tertinggi dari yang lain,” tukas Keith Wandell, Chief Executive Officer HD dilansir Motorcycle.com (29/10). Lonjakkan ini diterjemahkan sebagai perbaikan keuntungan menjadi 857 juta dollar AS, naik dari sebelumnya hanya 774 juta dollar AS. Pemasukan operasional juga membaik, menjadi 175,7 juta dollar AS dari sebelumnya 144,8 juta dollar AS. Termasuk penjualan onderdil, tumbuh 7 persen menjadi 250,2 jua dollar. Sayang, kinerja dari pernak-pernik aksesoris (baju, jaket, sarung tangan, dan lain-lain) justru anjlok 12,6 persen menjadi 66,1 juta dollar AS dari sebelumnya 75,6 juta dollar. Hasil ini cukup mengejutkan mengingat Harley tengah merayakan hari jadinya yang ke 110 tahun sehingga banyak barang ekslusif yang biasanya diburu konsumen. Secara keseluruhan, pendapatan bersih HD tercatat 162,7 juta dollar AS pada kuartal ketiga tahun ini dari sebelumnya 134 juta dollar AS. Sedangkan sepanjang tahun ini (JanuariSeptember 2013), keuntungan tercatat 658,6 juta dollar AS, jauh lebih baik dari sebelumnya 553,3 juta dollar AS. Sampai akhir tahun, HD berharap bisa menjual 259.000 - 264.000 unit sepeda motor secara global. “Semua pihak bangga dengan hasil yang kami capai sejauh ini. Kami akan berupaya terus mendorong pengembangan produk dan strategi pemasaran ritel,” tutup Keith Wandell. (h/kcm)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

17

TUMBANGKAN NORWICH CITY

MU ke Babak Kelima Piala Liga

Ancelotti: Taktik dan Style Jelas

Carlo Ancelotti

MADRID, HALUAN — Akhir-akhir ini Carlo Ancelotti dituduh ‘plin-plan’ dalam menentukan taktik bermain Real Madrid. Ada beberapa pemain yang mendapat posisi baru dan kemudian berubah lagi di laga berikutnya. Ia juga dianggap terlalu sering melakukan rotasi. Sang entrenador yang pernah menukangi Chelsea dan PSG itu pun segera membantah tuduhan tersebut. Jelang laga versus Sevilla, ia menyebut timnya kini sedang bekerja keras. “Fans kesulitan mengetahui apa yang berusaha untuk kami lakukan sebab kami tidak selalu memainkan sepakbola yang enak ditonton,” jelas Ancelotti menurut laporan yang dilansir oleh Inside Spanish Football. “Menurut saya kritik itu normal. Namun saya hanya akan menerima kritik yang membangun. Secara keseluruhan saya rasa gaya main kami sudah cukup jelas,” pungkasnya. (net)

Menjamu Norwich di ajang sekelas Piala Liga menjadi kesempatan bagi manajer David Moyes untuk memberikan kesempatan pemain pelapis MU bermain, seperti Anders Lindergaard, Alexander Buttner, dan Wilfried Zaha. Meski demikian, MU masih terlalu tangguh bagi Norwich. Menit ke-20, pendukung tuan rumah dibuat bersorak berkat gol yang dibuat Hernandez. Penyerang asal Meksiko itu menciptakan gol melalui titik putih setelah Leroy Fer menjatuhkan Adnan Januzaj di dalam kotak penalti. Skor 1-0 MU memimpin. Unggul satu gol, MU lebih tenang dalam memainkan tempo permainan. Para pemain MU beberapa kali membuat peluang bagus, tapi hingga turun minum tak ada lagi gol tercipta. Skor 1-0 pun menghiasi papan skor pada babak pertama. Kembali dari kamar ganti, MU masih mendominasi pertandingan. Ketika babak kedua baru berjalan sembilan menit, MU kembali mencetak gol. Hernandez menambah keunggulan MU menjadi 2-0. Gol berawal ketika sundulan Hernandez masih bisa dimentahkan kiper Mark Bunn,

tapi bola muntah langsung disambar Hernandez dengan cepat. Skor 2-0 menambah keunggulan MU. Menit ke-78, Moyes memasukkan Wayne Rooney untuk menggantikan Zaha, dan serangan MU pun semakin berbahaya. Pada Menit ke88, MU kembali menambahkan keunggulan menjadi 3-0. Kali ini giliran pemain bertahan Jones yang mencatumkan namanya di papan skor setelah tendangan volinya tak mampu diamankan Bunn. Saat pertandingan memasuki waktu tambahan, MU menggenapkan kemenangan mereka menjadi 4-0. Fabio da Silva

mencetak gol keempat MU pada menit ke-95. Menerima umpan cantik dari Rooney, Fabio de-

ngan mudah menceploskan bola ke gaw a n g Bunn. Gol

dari Fabio sekaligus menjadi gol penutup dari pertandingan babak keempat Piala Liga tersebut. (net)

Javier Hernandez Barca Bantah Telah Dapatkan Ter Stegen

Ter Stegen

LONDON, HALUAN — Manchester United berhasil melaju ke babak kelima Piala Liga setelah mengalahkan Norwich City 4-0 di Old Trafford, Selasa (29/10) waktu setempat. Gol kemenangan The Reds Devils dibukukan oleh dua gol dari Javier Hernandez, Phil Jones, dan Fabio da Silva.

BERCELONA, HALUAN — Barcelona FC sedang giat memantau beberapa kiper berkualitas untuk mereka gaet musim depan. Barca butuh kiper baru setelah Victor Valdes memastikan akan pergi dari Camp Nou ketika kontraknya berakhir Juni 2014 mendatang. Sempat tersiar kabar bahwa Barca sudah mengikat kiper muda timnas Jerman milik Borussia

Monchengladbach MarcAndre Ter Stegen. Menurut Bild, Direktur Olahraga Barcelona Andoni Zubizarreta sendiri yang mengurus hal itu di Jerman beberapa waktu lalu. Rumor tersebut segera dibantah oleh Zubizarreta sendiri. Ia mengaku memang melakukan perjalanan ke Jerman. Zubi juga tak membantah dirinya tengah mencari penjaga gawang anyar. Namun ia sepenuhnya membantah telah mengikat kontrak Ter Stegen. “Saya memang pergi ke Jerman. Saya juga sedang bekerja untuk mencari pengganti jika Victor sudah tak di sini. Tapi saya tak pernah mengatakan bahwa

Ter Stegen sudah berhasil kami ikat. Kami masih punya waktu hingga Juli 2014,” ujar Zubi kepada para reporter. Zubi sendiri merupakan mantan kiper Barca. Ia mengaku kesulitan mencari kiper sendiri karena ia selalu bisa melihat kelemahan setiap kiper yang dipantaunya. Sementara itu, bintang Bayern Munich Thomas Muller kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak memiliki niat untuk meninggalkan Die Roten. Sempat disebutkan bahwa Muller mulai mendekat ke Barcelona. Rumor tersebut muncul setelah Muller terlihat berada di Barcelona ketika

jeda internasional lalu. Akan tetapi Muller kembali menegaskan bahwa ia tidak ke sana untuk bernegosiasi dengan Barca. “Saya tak pernah menjalin kontak dengan Barcelona. Saya tak perlu malu jika dikaitkan dengan klub seperti Barcelona. Tapi memang tak ada apa-apa antara saya dan klub itu,” jelas Muller kepada Sky Deutschland. Salah satu alasan Muller tidak akan pergi ke Barca adalah karena rasa cintanya kepada bayern. Muller mengatakan ia ingin berkarier lama di klub asalnya tersebut. “Semua orang yang mengenal saya tahu benar bahwa bayern selalu ada di hati saya.” imbuhnya. (net/met)

>> Editor : Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : David Fernanda


18

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

PERSIAPAN PUTARAN FINAL PIALA AFC 2014 DI MYANMAR

Timnas Indonesia U-19 Digembleng JAKARTA, HALUAN — Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk menghadapi putaran final Piala AFC 2014 di Myanmar akan digembleng oleh jajaran pelatih yang dipimpin Indra Sjafri di Kota Batu, Jawa Timur, mulai 9 November.

PERSAHABATAN — Pesepak bola Timnas U-23, Ramdani Lestaluhu (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Timor Leste, Paulo Cesar (kanan) dan Wellington (dua kiri) pada pertandingan persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (30/10). Pertandingan babak pertama skor 0-0. ANTARA

Lawan Timor Leste, Timnas U-23 Kurang Mengesankan SLEMAN, HALUAN — Timnas U-23 gagal tampil mengesankan pada babak pertama pertandingan uji coba melawan Timor Leste di Stadion Muguwoharjo, Sleman, Rabu (30/10). Kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama. Timnas U-23 memiliki inisiatif untuk menekan pertahanan Timor Leste. Namun, serangan-serangan yang dibangun Garuda Muda kurang tertata dengan baik. Timnas lebih banyak mengandalkan aksi-aksi individu Ramdani Lestaluhu, Ferinando Pahabol, dan Bayu Gatra. Pada awal babak pertama, Indonesia sempat mencetak gol, tetapi dianulir, karena Andri Ibo yang meneruskan tembakan rekannya dari luar kotak penalti telah berada dalam posisi offside. Pada pertengahan babak pertama, Bayu Gatra memiliki kesempatan bagus untuk menciptakan gol menyusul sebuah kombinasi apik antara dirinya dengan Fandi Eko Utomo, yang malam itu menjadi

penyerang tunggal. Namun, setelah melaju sendirian ke kotak penalti eksekusi pemain Persisam tersebut berhasil diamankan kiper Timor Leste. Setelah itu, tim asuhan Rahmad Darmawan kesulitan mengkreasi peluang emas. Baru pada menjelang akhir babak pertama, Garuda Muda mendapat peluang emas. Namun, tendangan Ramdani Lestaluhu dari sisi kiri mengenai tiang. Bermain didepan dukungan mayoritas pendukung sendiri timnas U-23 memang mendominasi jalannya pertandingan. Akan tetapi, tidak ada satu pun peluang yang berujung menjadi gol. Andri Ibo sempat mengoyak jala gawang Timor Leste di babak pertama. Akan tetapi, tidak mengesahkan itu sebagai gol karena pemain Persidafon Dafonsoro itu lebih dulu dalam posisi offside. Dibabak kedua timnas U-23 tetap mengusai jalannya pertandingan dan menjadi tim yang lebih sering tampil

menyerang. Kendati demikian, kurangnya variasi Andik cs. dalam menyerang dan kreatif menciptakan peluang membuat para pemain bertahan tidak terlalu kesulitan mematahkan gempuran yang datang. Tim tamu beberapa kali mendapatkan peluang bagus lewat serangan balik. Seperti pada awal babak kedua, kesalahan yang dilakukan Andri Ibo hampir saja membuat gawang Tim Garuda kebobolan. Beruntung sepakan Jairo masih belum menemui sasaran. Alfin Tuasalamony sempat mendapatkan peluang emas usai menerima umpan sepak pojok dengan sundulan. Sayang, bola tandukan Alfin tepat mengarah ke kiper Ramos Maxanches. Pertandingan juga beberapa kali diwarnai aksi pelemparan dari para suporter akibat aksi-aksi tekel keras yang diperlihatkan kedua kubu. Hingga pertandingan berakhir kedudukan tetap imbang tanpa gol. (h/net)

Cabang Voli Incar Emas Porprov XIII/2014 PAYAKUMBUH, HALUAN — Dua perak yang direbut tim bola voli PBVSI Payakumbuh pada Porprov Sumatera Barat XII/2012 di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan hasil maksimal yang sudah dicapai pemain. Meski ditargetkan emas oleh KONI Kota Batiah itu, tapi belum mampu diwujudkan pebola voli Kota Batiah. “Kami memohon maaf, karena baru mampu mempersembahkan dua medali perak kepada Kontingen Porprov Kota Batiah,” ucap Ketua PBVSI Payakumbuh Taufik Idral, di Payakumbuh, Rabu (30/10). Menghadapi Porprov Sumatera

Barat XIII/2014 yang akan digelar di Dharmasraya tahun depan dua perak itu, minimal satu diantaranya akan dicelup menjadi emas. “Kami akan berusaha optimal dan menyiapkan diri jauhjauh hari,” tambah pelatih senior Zulfahmi yang mendampingi Ketua PBVSI Taufik Idral. Menurut pembina bola voli ini, obsesi merebut emas pada porprov bukan bualan atau sekedar menumbuhkan kepercayaan KONI kepada PBVSI. Tapi, berdasarkan catatan prestasi yang dibuat tim putra-putri Payakumbuh dalam iven Piala Anak Nagari Sumatera Barat di Padang,

sebelum lebaran baru lalu. Pada iven tersebut, tim putra Payakumbuh yang diwakili Kelurahan Balai Jariang, Payakumbuh Timur, tampil sebagai runner up. Sementara, tim bola voli putri di wakili Kelurahan Sicincin, Payakumbuh Timur, juga tampil di final, dan keluar sebagai pemenang kedua. Kedua tim, hanya 50 persen diperkuat pemain andalan PBVSI Payakumbuh. Berdasarkan evaluasi dari kejuaraan itu, kata Zulfahmi, pada Porprov Sumatera Barat XIII nanti, tim indoor putra-putri Payakumbuh akan mampu mengukir

prestasi lebih baik. Selain pada nomor lapangan indoor, bola voli juga mengincar medali pada nomor bola voli pantai. Pemain yang dipersiapkan menghadapi porprov mencapai 50 atlet, rata-rata berusia di bawah 22 tahun. Mereka ditangani empat pelatih, Yose Nurwahid, Tedi Azmi, Yuliar, dan Zulfahmi. Ke-50 pemain itu, sejak usai hari raya Idul Fitri 1434 H, menjalani latihan di dua tempat berbeda. Tim putra berlatih di lapangan Balai Jariang, dan tim putri berlatih di lapangan Labuh Basilang. (h/zkf)

Dipilihnya Kota Batu sebagai lokasi pemusatan latihan nasional (Pelatnas) oleh pelatih Timnas U19 didasarkan pada beberapa aspek mulai dari kondisi lapangan yang representatif hingga pendukung pelatnas yang telah memadai. “Kami menentukan lokasi pemusatan latihan berdasarkan tahapan latihan yang telah ada. Khusus untuk “fase general” kami memilih Kota Batu,” kata pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri di Jakarta, Rabu (30/10). Pria yang mampu membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 di Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa minggu lalu itu, menegaskan, untuk dua tahap lainnya itu “fase specific dan precompetition” pihaknya lebih condong menggunakan lapangan UNY Yogyakarta. “Untuk teknis precompetition, saya serahkan implementasinya ke BTN. Karena saya sebagai pelatih tidak akan berhubungan dengan para pihak yang akan terlibat dalam uji coba,” kata pria asal Sumatera Barat itu. Demi meraih hasil yang terbaik, Indra Sjafri yang didukung oleh seluruh asisten pelatih Eko Purdjianto, Nursaelan Santoso, Jarot Supriadi dan Guntur Cahyo Utomo terus melakukan pertemuan dengan tim High Performance Unit (HPU) BTN guna menyusun program detail yang dipersiapkan untuk Timnas U-19. Khusus untuk uji coba, Indra Sjafri mengaku, hingga saat ini banyak tawaran yang masuk. Hanya saja, pihaknya tidak

merespon terlalu jauh, karena kebijakan untuk memutuskan siapa calon lawan uji coba akan diputuskan oleh BTN. Pihaknya hanya memberi syarat dan kualifikasi calon lawan. “Saya ini pelatih dan saya dikontrak oleh BTN. Timnas itu di bawah institusi. Saya tegaskan, silakan berhubungan dengan institusi. Saya fokus melatih dan memastikan target yang telah saya sampaikan yaitu lolos ke Piala Dunia U-20 di New Zealand tercapai,” katanya dengan tegas. Sementara itu, Ketua BTN La Nyalla Mahmud Mattalitti memberikan kebebasan untuk pihak yang akan melakukan kerja sama dalam mendukung Timnas U-19. Hanya saja, pihaknya meminta pihak-pihak yang akan memberikan dukungan melakukan komunikasi langsung dengan PSSI. “Silakan saja kalau mau mendukung Timnas. Apakah itu sponsorship atau kerja sama lainnya. Tetapi jangan langsung ke tim. Karena tim ini tugasnya fokus latihan. Temui saja Sekjen PSSI, nanti pasti tersirkulasi ke bidang terkait. Apakah itu ke BTN atau ke Direktorat Bisnis PSSI,” katanya. Pria yang juga Wakil Ketua Umum PSSI itu menegaskan, secara umum pihaknya mendukung desain program yang diajukan Indra Sjafri ke tim HPU BTN termasuk masalah anggaran hingga permintaan pembelian beberapa peralatan pendukung pelaksanaan pelatnas. (h/ans)

KEJUARAAN DUNIA BULUTANGKIS YUNIOR

Tiga Srikandi Indonesia Terus Melaju BANGKOK, HALUAN – Indonesia kembali menambah wakilnya di babak ketiga turnamen Kejuaraan Dunia Bulutangkis Yunior 2013. Dari empat wakil, Indonesia hanya gagal meloloskan satu wakil. Dalam pertandingan di Bangkok, Rabu (30/10/2013), Intan Dwi Jayanti menjadi srikandi pertama Merah Putih yang lolos ke babak ketiga. Intan mengalahkan Yu Chieh Cheng lewat pertandingan melelahkan 17-21, 21-17, 21-16. Pada babak ketiga, Intan akan berhadapan dengan Maja Pavlinic. Pebulutangkis tunggal putri Kroasia itu melaju dengan menumbangkan Airah Mae Nicole Albo melalui kemenangan yang mudah 21-8 21-12. Ruselli Hartawan menjadi

>> Editor : Nasrizal

Srikandi Indonesia kedua yang mendapatkan satu tiket ke babak ketiga. Ruselli menyudahi perlawanan pemain asal Spanyol, Isabel Fernandez, lewat dua game langsung 21-9 21-15. Selanjutnya, Ruseli sudah ditunggu oleh wakil dari China, He Bing Jiao. Satu lagi wakil Indonesia yang memastikan diri melangkah ke babak ketiga adalah Hana Ramadhini. Tanpa kesulitan berarti, Hana berhasil menumbangkan Anri Schoonees dengan skor 214 21-6. Sayang, keberhasilan tiga Srikandi Indonesia itu tidak diikuti oleh Fitriani. Setelah bekerja ekstra keras, Fitriani harus mengakui keunggulan Yu Fei Chen dengan skor ketat 2114 15-21 21-18. (h/net)

>> Penata Halaman : Habli


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

19

Pemeliharaan Kelok Sembilan Memberdayakan Masyarakat

HARI INI DIRESMIKAN

Dharma wanita foto bersama dengan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat menjelaskan proses pembangunan jembatan layang Kelok 9 kepada presiden

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat meninjau Kelok 9

Sejumlah siswa antusias menyambut kedatangan SBY di Kelok 9

Setelah memakan waktu yang panjang, pembangunan jembatan Kelok Sembilan rampung. Jembatan kebanggaan masyarakat Sumbar ini, Rabu (30/10) kemarin ditinjau langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Pada kesempatan itu, Presiden SBY mengaku bangga dengan karya anak bangsa, Jembatan Kelok 9, karena karya tersebut memiliki ciri khas dan teknologi yang canggih. Untuk itu, ke depan Kelok 9 akan menjadi ikon baru di Sumbar. Kelok 9 akan menjadi kebanggan Sumbar, Indonesia umumnya. "Saya baru saja menyaksikan sebuah karya yang sangat bagus. Kita patut bangga dengan karya ini," sebutnya, saat meninjau Jembatan Kelok Sembilan, Rabu SSpagi (30/10). Selain itu, kata Presiden, hadirnya Kelok Sembilan akan membantu peningkatan perekonomian Sumbar. Karena Kelok Sembilan menjadi salah satu jalur vital yang menghubungkan Sumbar dengan Riau. "Saya yakin, Sumbar akan menjadi provinsi yang besar nantinya, apalagi

Turun dari mobil, Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Hj. Ani Herrawati Yudhoyono langsung menuju tenda kehormatan yang disediakan panitia, saat peninjauan Jembatan Kelok Sembilan, Rabu (30/10). Pandangan Presiden dan Ibu Negara pun langsung diarahkan ke jembatan kebanggaan itu. Ibu Ani yang hobi fotografi, langsung menyalurkan hobinya. Kamera yang biasa mengiringinya, langsung diarahkan ke jembatan nan indah itu. Setelah berpose mengabadikan keindahan Kelok Sembilan, Menteri PU Joko Kirmanto kemudian menjelaskan proyek raksasa itu, sejak dari 0 sampai 100 persen selesai. Dikatakan, bahwa Kelok Sembilan mempunyai kelok yang tajam. Jika berpapasan, kendaraan salah satunya harus berhenti dan kerap menimbulkan kemacetan. "Dengan selesainya jembatan, kemacetan diharapkan tak terjadi lagi," kata Menteri PU di hadapan Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono, didampingi Mendagri Gamawan Fauzi, Mendiknas M. Nuh, Ketua DPD RI Irman Gusman, sejumlah anggota DPR- RI, DPRD Sumbar serta para ketua dan anggota DPRD, unsur pimpinan atau para kontraktor PT. Waskita Karya, PT. Hutama Karya, PT. Adhi Karya, serta konsultan PT. Vuratama Karya, IPC, LAPI ITB, BKSDA Sumbar. Hadir juga Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT, Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, Wabup Drs. H. Asyirwan Yunus, Sekda Yenri Thomas, dan para kepala SKPD lainnya. Sementara, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional I Sumatera Barat Ir. H. Dahler, di tempat terpisah menyebutkan, pelaksanaan pembangunan Jembatan Kelok 9, paling sulit dikerjakan. Terutama pembangunan jembatan nomor 6, 4, dan 2. Namun berkat kerjasama yang baik, serta komitmen organisasi yang teguh dan dukungan seluruh personil, telah menghasilkan karya anak bangsa yang menakjubkan. Kini jembatan Kelok 9 dan yang digagas Dr. Ir. Abdurrahman Mustazir Noer, MT ini sudah menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Pada bahagian lain, Dahler menyebut, bahwa untuk memelihara Jembatan Kelok 9, akan disiapkan tim kontrol dari unsur PU, Pemda, BKSDA, dan masyarakat sekitar. Warga sekitar yang biasa berdagang, akan dipersiapkan lokasi dagangan yang menunjang ikon wisata itu, dan ada juga yang diberdayakan untuk pengawasan kontrol jembatan. Tujuannya, agar terhindar dari tangan yang tak bertanggungjawab. Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Darman Sahladi, bersama Dahler sempat juga bicara pemeliharaan lampu penerangan jembatan di malam hari. sebab, pengelolaan nanti akan diserahkan kepada Pemkab Limapuluh Kota. (**)

Kepala Dinas Prasjal Tarkim, Suprapto bersama SBY dan Ibu Ani Yudhoyono saat meninjau Kelok 9

didukung oleh sumber daya manusia yang banyak. Sumbar adalah gudang SDM," ujarnya Kelok Sambilan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Sumbar dengan Riau. Selesainya pembangunan Kelok Sembilan dipercaya mampu mendongkrak perekonomian Sumbar. Karena jalur ini menjadi salah satu titik vital lalulintas yang menghubungkan Sumbar dengan Riau. "Jembatan Kelok Sembilan murni karya anak bangsa, tanpa campur tangan asing. Mulai dari perencanaan sampai proses pengerjaan, semuanya dikerjakan oleh putra-putri bangsa ini. Hasil kerja ini patut kita banggakan," ucap Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar, Suprapto. Pengerjaan kontruksi Jembatan Kelok Sambilan sempat molor. Satu titik pondasi harus dikaji ulang, setelah terjadinya gempa 2009.

Pengerjaannya dimulai tahun 2003 lalu. Kelok Sembilan sudah menelan biaya sebanyak Rp583,5 miliar. Bahkan untuk meningkatkan multiplier effect nya, rencananya, setelah pembangunan selesai, ada sejumlah lahan sisa pengerjaan akan dibangun museum. Kemudian jalan lama yang tidak dipakai lagi, akan dijadikan taman. "Jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi penghubung Sumbar dan Riau, namun akan dikembangkan menjadi objek wisata baru," katanya. Jembatan Kelok Sembilan memiliki panjang 970 meter, ditambah pembuatan jalan baru sepanjang 2,5 km. Ditangani dalam 2 tahap. Tahap pertama 20032011 penyelesaian terdiri 4 buah jembatan, yakni Jembatan 3,4,5 dan 6 dengan panjang 720 meter. Tahun 2012, pengerjaan Jembatan 1 dan 2 panjangnya 250 meter dan jalan baru 1 km. Khusus pengerjaan tahap

Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Yulman Hadi bersama anggota lainnya saat meninjau Kelok 9

dua terdiri dua paket yaitu paket satu senilai Rp64,4 miliar dan paket dua yaitu senilai Rp118,8 miliar. Untuk pekerjaan tahap II, dilanjutkan pada 2013 yaitu menyelesaikan jembatan sepanjang 80 meter, jalan penghubung sepanjang 80 meter dan bangunan pelengkap dan pengaman dengan anggaran Rp49,6 miliar. Peningkatan Ekonomi Kehadirannya dapat memacu peningkatan perdagangan antar daerah antara Sumbar-Riau. Selama ini, sebagian besar komoditas pertanian dan peternakan Sumbar seperti beras, telur, sayur, ikan dan lain sebagainya dipasok ke Riau. Selain itu, Jembatan Kelok Sembilan juga memperlancar berbagai barang impor yang masuk lewat Riau. Selama ini, mayoritas berbagai barang elektronik impor yang ada di Sumbar didatangkan dari Pekanbaru.

Bahkan, tidak tertutup kemungkinan terbukanya peluang masuk bagi kegiatan investasi dari Riau ke Sumbar. Apalagi, pada 2015 bakal diberlakukan perdagangan bebas antara negara-negara Asean (AFTA). Dalam sepuluh tahun terakhir, investasi swasta di Riau meningkat cukup tajam. Hal itu terlihat jelas dari pertumbuhan investasi properti dari pengembang di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru. Untuk itu, dirinya berharap, pelaku usaha perdagangan di Sumbar jangan hanya meningkatkan kuantitas komoditasnya saja. Berdasarkan perhitungan statistik, ruas jalan SumbarRiau dilewati sedikitnya 6.000-8.000 kendaraan. Bahkan, dengan dibukanya jembatan Kelok Sembilan, diproyeksi arus lalintas bisa tumbuh duakali lipat atau sekitar 15.000-16.000 kendaraan setiap hari. *

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian juga turut hadir dalam kegiatan peninjauan ini >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Jefli


20

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Kegiatan TMMN ke- 91 Ditutup

MKKS Tangerang Kunjungi SMA N 3 BATUSANGKAR, HALUAN — MKKS Kabupaten Tangerang mengunjungi SMAN 3 Batusangkar, Sabtu kemarin untuk mempelajari keberhasilan Sekolah Menengah Atas yang dikenal sebagai sekolah unggul yang berprestasi di Sumatera Barat. Sebanyak 35 orang kepala SMA negeri dan swasta yang tergabung dalam MKKS Kabupaten Tangerang yang diketuai H Hadi Hidayat, menggali proses belajar mengajar di SMAN 3 Batusangkar yang dikepalai Rosfairil. Hadi Hidayat mengemukakan, dia sengaja memilih SMAN 3 Batusangkar sebagai objek studi banding, di samping SMAN 1 Padang Panjang, karena dikenal berhasil dalan pelaksanaan program keunggulan. Menurut dia, setelah mendengarkan langsung paparan yang disampaikan Kepala SMAN 3 Batusangkar, banyak hal yang bisa dicontoh dari SMAN 3 Batusangkar oleh SMA di Tangerang, terutama dalam pengamalan agama kepada siswa. Kepala SMAN 3 Batusangkar Rosfairil yang menyambut rombongan MKKS Tangerang bersama Ketua Komite H Adrion Nurdal, perwakilan MKKS Tanah Datar dan dari Dinas Pendidikan, menjelaskan, keberhasilan pihak sekolah dalam melaksanakan kebijakan sekolah tidak terlepas dari semangat dan dukungan komite dan orangtua siswa, serta pemerintah daerah. Dijelaskan, SMA ini berdiri tahun 2005. Meski gedungnya masih berstatus menumpang, tetapi dalam penerapan program keunggulan di sekolah dapat terlaksana dengan baik sesuai rencana. Dalam pelaksanaannya, guru dan siswa terseleksi secara ketat dan konsisten tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Di sekolah ini diterapkan pendidikan berkarakter, seperti ESQ, KBS, salat berjamaah. “Kepada siswa ditanamkan disiplin diri, sekolah tanpa pakai bel,” ungkap Rosfairil. (h/ydv)

Disdukcapil Berikan Pelayanan Siap 1 Hari BATUSANGKAR, HALUAN — Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana diamanatkan oleh UndangUndang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Pemerintah No. 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Datar memberikan Pelayanan Siap 1 (satu) Hari sesuai dengan Surat Edaran Bupati Tanah Datar No. 470/427/Dukcapil-2013 tanggal 23 Oktober 2013. Kadis Dukcapil Kabupaten Tanah Datar Drs. Azwar R, mengatakan Pelayanan Siap 1 (satu) Hari ini merupakan tindak lanjut dari hasil pelaksanaan uji coba pelayanan 1 (satu) hari yang telah berlangsung baik dan lancar terhitung mulai tanggal 28 Agustus 2013 pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Datar. “Adapun bentuk pelayanan yang dapat diselesaikan 1 (satu) hari siap adalah pengurusan Kartu Keluarga, Surat Pindah, dan Akta Kelahiran dengan ketentuan yaitu bagi anak yang pelaporan kelahirannya paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah kelahiran, untuk keperluan umrah, mencari pekerjaan dan alasan lainnya yang dibuktikan dengan surat yang dapat dipertanggungjawabkan, dan pemohon tersebut telah datang sesuai dengan hari dan tanggal pelayanan,” tambah Azwar. D i t e g a s k a n A z w a r , b e r d asarkan Perda No. 12 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum, khusus untuk pelayanan Surat Pindah dan Akta Kelahiran tidak dipungut biaya/gratis sedangkan Kartu Keluarga dan Kutipan Akta Catatan Sipil lainnya dipungut sesuai dengan ketentuan Perda di atas. “Untuk mempercepat proses pelayanan diharapkan kepada masyarakat yang berkepentingan agar dapat mengurus langsung tanpa perantara dokumen yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya pihakpihak yang tidak bertanggungjawab yang bermain sehingga merugikan masyarakat yang bersang kutan. Oleh sebab itu diminta kepada camat dan wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar agar menyebarluaskan informasi ini kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayahnya masingmasing.” imbuhnya. (h/rel)

GELAR ADAT — Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe menerima selempang dan lambang kebesaran Wilayah Naning, saat pemberian gelar adat Tuanku Paduka. HUMAS

ANUGERAH ADAT NANING MELAKA

Bupati Diberi Gelar Tuanku Paduka BATUSANGKAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe dinobatkan pangkat tertinggi pada adat Naning, Melaka, sengan gelar “Tuanku Paduka” oleh Orang Kaya Seri Raja Merah, Wilayah Adat Perpatih Melaka, YMA Dato Undang Naning Bin Mhmd. Som. Penobatan M Shadiq Pasadigoe sebagai orang yang dipandang tertinggi karena telah berjasa dalam hubungan antara wilayah Naning Melaka dengan Minangkabau, ditandai dengan pemberian selempang dan lambang kebesaran wilayah Naning,

Senin (28/10), di Gedung Indojolito Batusangkar. Sebelumnya, YMA Dato Undang Naning Bin Mhmd. Sum yang datang bersama isteri dan rombongan dari Naning Melaka juga memberikan penghargaan kepada 11 orang warga Tanah Datar dan Malaysia yang telah berjasa dalam menghubungkan kekerabatan antara Melaka dan Minangkabau. Dato Undang Naning Bin Mhmd. Sum pada acara tersebut dengan sangat terharu, menyatakan, dirinya seolah berada di kampung halaman sendiri. “Saya sangat menghargai usaha Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe yang telah merajut hubungan yang akrab,” katanya. Dia mengatakan sengaja datang ke Kabupaten Tanah Datar atas

undangan Bupati M Shadiq Pasadigoe dalam rangka peresmian Istano Basa Pagaruyung. Dia juga telah lama bermaksud untuk menjelajahi hubungan Naning dengan Ranah Minang. Bupati M. Shadiq Pasadigoe kepada wartawan menjelaskan, pemerintah dan masyarakat Tanah Datar terhadap warga yang ada di Malaysia merupakan saudara yang perlu dipertahankan ikatan hubungan silaturahim. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan hubungan kekerabatan, karena pada umumnya warga Malaysia di berbagai negara bagian banyak yang berasal dari Minangkabau. Menurut sejarah, bahkan tidak sedikit pejabat negara Malaysia itu yang sisilahnya berasal dari Minangkabau. (h/ydv)

Ratik Tolak Bala Jelang Peresmian Rumah Gadang BATUSANGKAR, HALUAN — Ratik Tolak Bala, merupakan acara Prosesi Adat Minangkabau yang dilaksanakan dalam rangka bermohon kepada Yang Maha Kuasa agar terlepas dari berbagai bencana. Kebiasaan tersebut diselenggarakan oleh para nenek moyang Minangkabau pada masa lalu yang turun temurun tetap dilestarikan di berbagai daerah di Minangkabau. Dalam rangka peresmian Istano Basa Pagaruyung dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan prosesi adat yang pernah dilakukan oleh para

tetua masa lalu, seperti Ratik Tolak Bala, di Tanjuang Mamutuih komplek Istano Basa Pagaruyung, yang sebelumnya juga dilaksanakan ziarah kepemakaman para raja. Acara Ratik Tolak Bala berlangsung Jumat (2/10) siang, setelah salat Jumat. Pesertanya dari masyarakat setempat, para PNS dan pelajar, mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Diawali dengan kegiatan salat Ashar berjamaah, ratik (zikir) dan diakhiri dengan doa meminta kepada Allah agar dihindari dari berbagai

bentuk bala (bencana dan malapetaka). Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar, Marwan mengatakan, acara Ratik Tolak Bala ini merupakan kegiatan keagamaan antara lain melaksanakan salat ashar berjamaah, zikir dan berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari malapetaka yang disebut bala. Kegiatan seperti ini telah menjadi adat bagi masyarakat terutama dalam acara-acara peresmian rumah gadang yang menjadi simbol sejarah kerajaan Pagaruyung. (h/rel)

Curah Hujan Tinggi, Rumah Warga Dihantam Longsor

MATERIAL longsor menghantam bangunan rumah Merry di Parak Gadang Simabur. EMRIZAL

BATUSANGKAR, HALUAN — Curah hujan yang cukup lebat selama tiga hari terakhir di wilayah Kabupaten Tanah Datar, telah berakibat terjadinya bencana tanah longsor pada sejumlah titik, antara lain menimpa ruas jalan raya dan bangunan rumah warga. Kepala BPBD Tanah Datar Altri

Suandi kepada Haluan di Batusangkar, Selasa (29/10), mengatakan, setidaknya ada tiga titik bencana longsor yang menimpa rumah warga dan sarana ruas jalan raya yang tertimbun material longsor. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar telah menurunkan

timnya ke lokasi bencana tanah longsor yang menghambat akses jalan raya di Jorong Subarang Nagari Batipuah Ateh. “Material longsor disingkirkan oleh anggota relawan SAR yang berkoordinasi dengan Dinas PU, sehingga material tanah yang menimbun ruas jalan dapat disingkirkan,” tuturnya. Warga Jorong Payo Rapuih Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh Halimah bersama suaminya Datuak Rangkayo Mulia, terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya, karena bangunan rumahnya mengalami rusak akibat dihondoh tanah longsor. Saat kejadian, Halimah bersama dua anaknya Sopi dan Amira yang masih kecil, tengah tidur pulas. Tanah longsor dari tebing yang persis di belakang rumahnya menghantam dinding kamar tidurnya. Halimah bersama dua anaknya terhimpit material longsor dan pecahan dinding beton kamar belakang. Untung saja tidak memakan korban jiwa. Saat ini Halimah mengalami patah bagian tulang pahanya. Sementara rumah kediaman Merry di Parak Gadang Jorong Simabur Nagari Simabur Kecamatan Pariangan juga mengalami hantaman tanah longsor dari arah belakang bangunan rumah. Debit air yang cukup besar pada areal sawah persis di belakang rumahnya telah mengakibatkan terjadinya tanah longsor. Materialnya menghantam bangunan rumah, hingga kemarin masih belum disingkirkan.( hemz)

BATUSANGKAR, HALUAN — TMMN ke- 91 Kabupaten Tanah Datar ditutup secara resmi oleh Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe, Selasa (29/10). Kemanunggalan TNI dengan rakyat telah menghasilkan percepatan pembangunan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan. Kegiatan hanya berlangsung dalam jangka waktu 20 hari (9-29/10), sehingga berbagai pembangunan sarana umum dan bedah rumah keluarga tidak mampu tuntas dikerjakan dengan hasil jauh melebihi target. Berdasarkan laporan Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Kav Sutrisno Wibowo, yang menjadi Dansatgas TMMD/N ke- 91, menyampaikan, dari Rp 1,45 miliar dana yang tersedia dapat dikembangkan menjadi sasaran fisik dan non fisik senilai Rp 3.696.845.000. Hasil yang dicapai selama TMMN berlangsung, berkat kerja sama TNI dengan masyarakat, PNS dan Polri, berhasil membuka jalan Bukit Sikumbang sepanjang 2.420 m dengan lebar 9 m yang dicor sepanjang 500 m. Pembuatan irigasi sepanjang 200 m, 1 unit jembatan, rehab 10 unit rumah, 4 musala, 1 MCK dan rehab 1 lapangan sepak bola beserta kegiatan non fisik, berbentuk penyuluhan dan pembinaan. Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe selaku inspektur upacara menyampaikan amanat tertulis Pangdam Bukit Barisan, antara lain menyatakan TMMD ke- 91 selesai dilaksanakan dan telah tuntas dikerjakan. “Walau dalam pelaksanaannya menghadapi berbagai macam hambatan dan tantangan yang dilalui namun berkat kerja keras dan kesungguhan unsur komando dan seluruh elemen masyarakat kegiatan yang diselenggarakan saya nilai berhasil dengan baik,” katanya. Pangdam I Bukit Barisan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat, pemerintah daerah dan semua pihak atas kerja sama, semoga semua niat dan kerjasama ini menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.(h/ydv)

67 Warga Batipuh Kehilangan e-KTP BATUSANGKAR, HALUAN — Camat Batipuh Drs. Osman Bin Nur MSi melaporkan daftar nama penduduk yang telah kehilangan fisik e-KTPnya kepada Bupati Tanah Datar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tanah Datar. Daftar yang berisi sebanyak 67 orang penduduk tersebut dilaporkan melalui surat Camat Batipuh No. 470/342/Yanum-2013, tanggal 24 Oktober 2013. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tanah Datar sampai saat ini baru menerima laporan resmi dari Kecamatan Batipuh, sementara dari kecamatan lain belum ada yang memasukkan laporan secara resmi kepada Dinas Kependudukan. Berdasarkan informasi dari beberapa kecamatan, memang telah banyak masyarakat yang mengeluhkan perihal kehilangan tersebut. Menanggapi laporan itu, Kadis Disdukcapil Drs Azwar R, memerintahkan Sekretaris Dinas Edisusanto agar menurunkan surat sesegera mungkin kepada seluruh camat dan wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar untuk melakukan rekapitulasi data daftar penduduk yang kehilangan eKTP, e-KTP bermasalah seperti adanya kesalahan data, dan juga daftar penduduk yang belum menerima e-KTP saat ini dilengkapi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dalam menyimpan fisik e-KTP tersebut karena e-KTP saat ini pencetakannya masih di pusat sehingga apabila fisik e-KTP hilang akan merugikan masyarakat yang bersangkutan karena pencetakan ulangnya harus dilakukan di pusat dan membutuhkan waktu yang lama,” tegas Azwar R. Lebih lanjut dijelaskan Azwar bagi penduduk yang telah kehilangan fisik e-KTP, untuk sementara dapat diterbitkan KTP Non Elektronik (KTP biasa) dengan persyaratan harus mengurus surat keterangan hilang dari kepolisian, di mana KTP tersebut tetap berlaku sampai diterbitkan kembali e-KTP yang bersangkutan dan tidak dibenarkan untuk melakukan perekaman ulang, karena hal tersebut akan mengakibatkan duplicate record di data center Kemendagri dan fisik e-KTP yang bersangkutan tidak akan diterbitkan kembali. “Sehubungan dengan telah dilatihnya Administrator Database (ADB) Disdukcapil Kab. Tanah Datar untuk pencetakan e-KTP beberapa hari yang lalu di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi (22 s/d 24 Oktober 2013), maka Insya Allah berdasarkan informasi dari Pusat, Pencetakan e-KTP (penggantian, perubahan data) akan dilakukan di Dinas Kependudukan dan Penca tatan Sipil Kab. Tanah Datar pada Tahun 2014 nanti. Namun demikian hal tersebut masih menunggu informasi dari pusat dan juga tergantung kepada pendistribusian blangko e-KTP oleh Kemendagri ke Daerah,” tegas Azwar. (h/rel)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

21

Irigasi Simarasok Masih Terbengkalai BUKITTINGGI, HALUAN — Proyek Pembangunan Irigasi SimarasokPadang Tarok di Kenagarian Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam masih terbengkalai. Pasalnya hingga kini proyek irigasi senilai Rp12,5 M dari PSDA Provinsi Sumbar itu masih juga dalam tahap pengerjaan.Hingga sekarang pengerjaannya baru terlaksana sekitar 20 persen.

FKH Agendakan Festival Hijau BUKITTINGGI, HALUAN - Setelah sukses menggelar fun bike sambil menanam 300 pohon Pucuk Merah dalam mendukung Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) pada Minggu (27/ 10) lalu. Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Bukittinggi kembali berencana melakukan “Festival Hijau” di Taman Panorama Bukittinggi. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilakukan pada 12 November 2013 mendatang dalam bentuk lomba baca puisi, merangkai bunga dan lomba tanaman hias. Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Bukittinggi, Nasrul M. Phietra Nasrul berharap, iven FKH Assosiasi Bukittinggi Go Green ini bisa sebagai mitra pemerintah kota dalam mewujudkan program pengembangan kota hijau. “Aksi ini digelar sebagai bentuk dukungan Bukittinggi sebagai Kota Tua, Kota Kesehatan, dan pariwisata, sehingga kemudian hari bisa delapan atribut kota hijau yakni Green Community, Green Planning and Design, Green Open Space, Green Waste, Green Energy, Green Water, Green Transportation dan Grren Building,” ujar Nasrul. Sebelumnya, sebanyak 474 peserta mengikuti kegiatan fun bike pada Minggu (27/10) lalu, yang dimulai dari depan rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Jalan Batang Masang, Kelurahan Belakang Balok, dan finish di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum juga di jalan yang sama, sekaligus tempat dilaksanakannya door price dengan hadiah menarik. Peserta funbike itu dilepas secara resmi oleh Walikota Bukittinggi Ismet Amzis didampingi unsur Muspida. Walaupun gerimis, namun acara tetap berlangsung dengan meriah. Didukung juga partispasi masyarakat, terutama pemuda di lokasi penanaman pohon seperti di Gantiang, Inkorba dan Panorama Baru. Memang, selain fun bike, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi penanaman pohon. Ada tiga lokasi penanam pohon, diantaranya di Inkorba, Manggih Gantiang, dan Panorama Baru. Lokasi penanaman ini memang sengaja dipilih pada lingkungan warga, agar pohon yang ditanam selanjutnya dapat dipelihara oleh masyarakat setempat. (h/wan)

SEMBAKO — Terlihat Wakil Walikota Bukittinggi Dr. H. Harma Zaldi Sp.B FinaCS menyerahkan sembako kepada salah seorang masyarakat Kelurahan Bukit Canggang.

RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA BUKITTTINGGI

Bagikan Sembako kepada Masyarakat BUKITTINGGI, HALUAN Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi berbagi kebahagian dengan masyarakat pra sejahtera di Kelurahan Bukit Cagang Kayu Ramang, Kota Bukittinggi. Pada kesempatan itu, rumah sakit tersebut membagikan 130 paket sembako kepada masyarakat yang berada di sekitar Kelurahan Bukit Cangggang Kayu Ramang, bertepatan dalam rangka Milad Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi ke-44 yang bertema “Kita Tingkatkan Kebersamaa dan Rasa Kekeluargaan”. Wakil Walikota Bukittinggi Dr. H. Harma Zaldi Sp.B Fina CS mengatakan, bahwa Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi merupakan salah satu dari lima rumah sakit yang ada di Kota Bukittinggi telah membanggakan, karena bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat Bukit Canggang Kayu Ramang. “Kami berharap kepada Rumah Sakit Islam Ibnu Sina dapat memberikan perhatian dan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat, terutama masyarakat Bukit Cagang. Bagaimana masyarakat di sekitar

rumah sakit ini tidak sakit, salah satunya adalah dengan cara memberikan sembako,” ungkap Wakil Walikota pada acara penyerahan sembako yang bertempat di masjid di lingkungan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi, Selasa (29/10). Dijelaskanya sejarah pendirian Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi ini sangat panjang, dan banyak tokoh-tokoh masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pendirian rumah sakit ini dan sudah barang tentu masyarakat berharap rumah sakit ini makin lama makin bertambah besar. Salah satu tujuan pendirian Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi adalah untuk membendung pemurtatan terhadap umat Islam. “Yang terjadi di Sumbar saat ini ada orang yang ingin mendirikan rumah sakit non Islam, yang tujuannya adalah untuk merubah akidah kita,” tambahnya lagi. Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Islam Ibu Sina Bukittinggi Dr. Hj. Zulfa dalam kata sambutannya mengatakan, empat puluh empat tahun silam dimulai sejarah berdirinya Rumah Sakit Ibnu Sina yang tidak lepas

dari perjuangan umat Islam Sumatera Barat khususnya umat Islam di Bukittinggi, bersamasama untuk mendirikan rumah sakit ini. Dimana pada waktu itu, didirikanlah Rumah Sakit Islam Sumatera Barat yang bertempat di Bukittinggi, dan terus berkambang sampai saat ini. Sudah ada enam Rumah Sakit Ibnu Sina yang ada di Sumbar, salah satunya di Bukittinggi ditambah satu supermarket, dan satu perguruan tinggi yang ada di Kota Bukittinggi. “Dalam rangka milad ke-44 Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi, kami ingin berbagi dengan masyarakat pra sejahtera yang ada di Kelurahan Bukit Canggang, dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas pengorbanan masyarakat Bukit Canggang yang telah mewakafkan tanahnya kepada yayasan, sehingga berdirinya rumah sakit ini,” kata Dr. Hj. Zulfa. Ditambahkanya, semua masyarakat pra sejahtera di Kelurahan Bukit Canggang mendapat bantuan sembako. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan pemberian

Nasi Kapau Uni Lis Diserbu Pejabat BUKITTINGGI, HALUAN - Ketua DPD RI Irman Gusman melepas kerinduannya menyantap Nasi Kapau di Kedai Ni Lis, Komplek Pasar Wisata, Kawasan Pasar Atas, Kota Bukittinggi, Selasa (29/10). Irman Gusman mengaku

menyukai masakan Nasi Kapau semenjak kecil. Bahkan selalu menyempatkan diri makan Nasi Kapau disaat berada di Sumbar dan di Bukittinggi khususnya. Irman Gusman juga mengaku, selalu makan di Nasi Kapau Uni Lis. Ini terlihat dari keakraban Irman Gusman dengan pemilik, serta pegawai di kedai tersebut. Tak segan-segan Irman Gusman juga mengambil sendiri menu makanan kesukaannya, mulai dari

nasi gulai sayur cubadak (nangka), gulai ikan, gulai usus (tambunsu), gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi), gulai cangcang (daging dan tulang kerbau), dan gulai babek (babat). Di kedai Nasi Kapau itu, Irman Gusman tidak makan sendiri, tapi ditemani sejumlah pejabat, diantaranya Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Kapolresta Bukittinggi AKBP Amirjan, serta sejumlah pejabat dan anggota rombongan. “Makanan Nasi Kapau adalah produk budaya Sumbar. Nasi Padang dan Nasi Kapau ini suatu saat harus punya paradigma baru, artinya kedepan harus sadar

bantuan dan untuk agenda milad kali ini lebih memfokuskan pada acara-acara internal sendiri. Ini disebabkan, karena manajemen rumah sakit lebih fokus kepada pengembangan perluasan bangunan rumah sakit yang direncanakan dalam waktu dekat ini akan dilakukan peletakan batu pertama. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, yang telah membantu dalam bentuk sembako yang sangat saya butuhkan, dan saya juga berharap agar manajemen rumah sakit lebih memberikan perhatian lagi kepada saya atau masyarakat di sekitar rumah sakit dalam dibidang kesehatan,” harap salah seorang penerima sembako bernama Rini. Dalam penyerahan sembako tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Bukittinggi Dr. H. Harma Zaldi Sp.B Fina CS, Direktur RS Islam Ibnu Sina Dr. Hj. Zulfa, Dr.Herman Ramli Sp.OG (K), Ketua KAN Guguk Panjang DT. Nagari Labiah, Lurah Bukit Canggang, dan Alim Ulama, Bundo Kanduang, serta karyawan/karyawati RS Islam Ibnu Sina. (h/yusril)

KETUA DPD RI Irman Gusman dan Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, melepas kerinduan menyantap Nasi Kapau di Kedai Ni Lis, Komplek Pasar Wisata, Kawasan Pasar Atas, Kota Bukittinggi, Selasa (29/10). HASWANDI

kesehatan. Kita juga harus menjadikan masakan ini sebagai masakan tradisional yang sehat. Kami akan mendorong pihak terkait lain nantinya, untuk memberikan pengarahan apa saja masakan yang sehat dan tidak sehat, baik kepada pedagang maupun masyarakat,” jelas Irman. Ia melanjutkan, makanan yang dibuat juga harus menyesuaikan standar kesehatan masyarakat. Sebab kalau di negara maju, wajib mencantumkan kandungan makanan, misalnya mengandung 2.000 kalori dan sebagainya. Irman

sangat yakin, masakan khas Sumbar pasti akan menuju ke sana, meski butuh waktu lama. Irman menambahkan, masakan Nasi Kapau memiliki rasa yang khas, yang langka ditemui di beberapa rumah makan atau restoran lainnya. Ia berharap ciri khas rasa masakan khas Sumbar ini bisa terus dipertahankan. Menyinggung masakan di Nasi Kapau Uni Lis, ternyata Irman Gusman bukan pejabat pertama yang datang ke kedai tersebut. Beberapa pejabat lainnya juga pernah mampir untuk makan di Nasi Kapau Uni Lis.(h/wan)

>> Editor : Nasrizal

Proyek irigasi untuk mengairi persawaahan, dan lahan pertanian masyarakat di dua nagari yakni Simarasok dan Padang Tarok itu sudah hampir berjalan 2 tahun, namun pengerjaannya belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. Hal ini disebabkan, karena pihak kontaktor yang mengerjakannya tidak serius untuk mengebut pengerjaannya, serta lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Menurut warga setempat, proyek irigasi yang dikerjakan oleh PT Maropolam dari Payakumbuh terkesan diabaikan, ini terlihat dari pihak kontaktor tidak serius untuk mengebut pengerjaan. Dan masyarakat juga sangat kecewa dengan hasil pengerjaan irigasi yang dikerjakan oleh PT tersebut. Apalagi dalam proyek itu ditemukan beberapa ketidakjelasan, seperti tidak ditemukannya plang proyek dan volume pengerjaannya. Sedangkan untuk kondisi di lapangan proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan. Seharusnya, begitu irigasi selesai dibangun, irigasi itu sudah mengairi areal persawahan masyarakat. Ternyata proyek irigasi yang ditujukan untuk mendukung swasembada pangan, serta pengairan ke sawah-sawah masyarakat di Nagari Simarasok tidak juga kelar hingga sekarang. “Sekarang ini proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan, namun entah sampai kapan proyek tersebut akan rampung. Bahkan pengawasan dari pihak terkait pun terkesan lemah,” ungkap warga Jorong Koto Tuo Simarasok Rajo Mudo kepada Haluan, kemaren. Dijelaskannya, irigasi Simarasok itu airnya diambil dari dari mata air Batu Putiah, di Bukit Batu Putiah Jorong Koto Tuo. Pengerjaan irigasi itu dilakukan guna untuk mengaliri area pertanian masyarakat. Menurutnya, debit air yang ada di Batu Putiah itu pun tidak stabil. Bila musim penghujan datang debit air melimpah. Namun, jika waktu musim panas debit air berkurang. “Untuk sekarang ini dalam satu detik air tidak sampai satu kubik,” jelasnya. Lambannya pengerjaan irigasi itu, lanjutnya, karena lokasi pengerjaannya berada di kaki Perbukitan Bukik Batu Putiah. Untuk mengangkut materialnya ke sana juga cukup sulit, apalagi pipa untuk irigasi tersebut cukup berat dan besar sehingga para pekerja kesulitan untuk membawa material ke lokasi. “Kita berharap pengerjaan proyek irigasi tersebut dapat dikebut, sehingga airnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (h/cw-tot)

>> Penata Halaman : Jefli


22

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H


23

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

Bupati Goro Bersama Masyarakat Sungai Limau

4 Jembatan di Sikucur Dibuat Permanen PADANG PARIAMAN, HALUAN — Untuk memperlancar transportasi masyarakat, empat unit jembatan di Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam menjelang akhir tahun 2013 diperbaiki jadi jembatan permanen. Menurut Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padang Pariaman, Rahim Thamrin pada Haluan, Selasa (29/10), jembatan yang diperbaiki tersebut di antaranya, jembatan yang menghubungkan Korong Durian Gadang dengan Kotohilalang, jembatan Durian Pimpiang di Korong Sikucur, jembatan menuju Korong Patamuan dan jembatan Alahantabek. “Insya Allah, dalam waktu dekat ini para kontraktor mulai bekerja,” kata Rahim. Disampaikan Rahim, diperbaikinya jembatan tersebut, karena empat unit jembatan itu mengalami rusak berat sehingga susah dilewati oleh kendaraan bermotor. Sementara itu dua dari 4 jembatan tersebut, rusak oleh bencana alam. Sedangkan duanya lagi, lantai jembatan yang terbuat dari kayu telah lapuk. Sesuai program Bupati Padang Pariaman, kata Rahim, secara bertahap jembatan berlantai kayu di Padang Pariaman akan dijadikan jembatan lantai beton. Karena dengan lantai beton akan mampu menghemat anggaran daerah. Dengan diperbaikinya empat jembatan tersebut juga akan mampu menjadikan daerah tersebut jadi terbuka. Sejak jembatan itu rusak, beberapa daerah di Nagari Sikucur jadi terisolir. Walinagari Sikucur Masril pada Haluan mengungkapkan rasa syukurnya dengan diperbaiki 4 unit jembatan tersebut. “Tidak dapat dilaluinya jembatan-jembatan ini, selalu menjadi keluhan bagi masyarakat,” ujar Masril. Masril berharap, setelah jembatan ini diperbaiki, hendaknya juga diiringi dengan peningkatan status jalan menjadi jalan aspal. Disampaikan Masril, di nagarinya masih banyak terdapat daerah terisolir yang tidak pernah dijamah oleh aspal. Terisolirnya beberapa daerah tersebut juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Karena tidak dilewati oleh kendaraan bermotor, warga jadi malas mengolah lahannya, sehingga banyak lahan menjadi tidak produktif. (h/ded)

MTQ ke- 41 Padang Pariaman Sukses PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quraan (MTQ) ke- 41 tingkat Kabupaten Padang Pariaman, yang dilaksanakan di Kecamatan Patamuan dari tanggal 25 sampai 28 Oktober berjalan sukses. MTQ tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Jumat pekan lalu, dan ditutup pada Senin malam kemarin oleh Bupati Padang Pariaman. MTQ berlangsung selama empat hari yang di pusatkan di lapangan sepak bola Kabun Pondok Duo, Kenagarian Tandikek. “Alhamdulillah, MTQ ini berjalan dengan sukses dan pelaksanaannya sangat meriah. Selama pelaksanaan tidak ada kendala atau masalah yang dihadapi oleh panitia, meski cuaca sering mendung tapi pengunjung tetap ramai memadati setiap cabang yang dilombakan,” ujar Sekretaris umum MTQ Nazwir kepada Haluan Selasa kemarin. MTQ yang memperlombakan delapan cabang itu, katanya, Kecamatan Patamuan sebagai tuan rumah berhasil memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya. “Tuan rumah berhasil menyingkirkan enam belas kecamatan yang ada di Padang Pariaman, artinya Kecamatan Patamuan berhasil menjadi juara umum, dan diikuti oleh Kecamatan Ulakan dan Kecamatan Enam Lingkuang,” jelas Nazwir. Berhasilnya pelaksanaan MTQ ini, katanya, ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat Kecamatan Patamuan khususnya dan Padang Pariaman pada umumnya. “Apalagi, sewaktu penutupan, Bapak Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan, pelaksanaan MTQ ke 41 tingkat Kabupaten Padang Pariaman di Kecamatan Patamuan ini sangat meriah, dan ini pelaksanaan yang paling meriah dan sukses,” kata Nazwir, menirukan kata bupati. Untuk itu, katanya, sebagai panitia, ia sangat mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Patamuan, karena telah mendukung acara ini dari mulai persiapan sampai berakhirnya acara tersebut. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung acara MTQ ini, mulai dari memberikan tempat penginapan dan tempat perlombaan, baik rumah maupun surau dan masjid” ulas Nazwir mengakhiri. (h/cw-bus)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke- 85, Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni – Damsuar, bersama SKPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman melakukan gotong royong bersama masyarakat Sungai Limau di Pasar Sungai Limau, Sabtu (26/10) kemarin. Bupati Ali Mukhni didampingi Sekretaris Daerah Jonpriadi dan Kepala SKPD terlihat bergoro membersihkan saluran air di samping Kantor Wali Nagari Kuranji Hilir. Ikut meramaikan goro, siswa SMA 1 Sungai Limau, SUPM, aparatur kecamatan dan wali nagari serta tidak ketinggalan warga sekitar Pasar Sungai Limau. Sehabis bergotong royong, Bupati Ali Mukhni meninjau kondisi Pasar Sungai Limau dan mendata hal-hal yang perlu direhab, diperbaiki. “Kepada kepala SKPD, agar mencatat hal-hal yang perlu dilakukan untuk Pasar Sungai Limau agar masyarakat bisa nyaman berbelanja di pasar tradisional ini,” ulas Ali Mukhni. (h/cw-bus)

GORO — Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni sedang goro bersama SKPD dan masyarakat di Pasar Sungai Limau. BUSTANULARIFIN

Masyarakat Ampalu Minta Perbaikan Jalan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak sekarang ini masih termasuk nagari yang tertinggal di Padang Pariaman jika di bandingkan dengan nagari yang lain di daerah ini. Betapa tidak, di nagari ini masih banyak daerah yang di pelosok dengan jalan masih kerikil dan dipenuhi

lobang. Kalau di musim hujan sangat susah untuk membedakan mana yang berlobang dan mana yang tidak. Wali Nagari Lurah Ampalu,Syofian mengatakan, di nagarinya masyarakat sangat menginginkan jalan. Masih banyak jalan yang ada di masingmasing korong harus diperbaiki, karena jalan yang diinginkan itu memang menjadi tumpuan masyarakat, terutama sekali untuk memperlancar membawa hasil bumi yang ada di korong tersebut. “Kalau jalannya rusak, tentu membutuhkan tenaga manusia untuk membawa hasil bumi, sampai ke jalan yang bisa dilewati kendaraan, dan

ini tentu banyak mengeluarkan biaya tarnsportasi,” ujar Syofian kepada Haluan Selasa kemarin. Jalan yang masih diharapkan masyarakat, katanya, jalan sepanjang 1,5 kilo meter (km) dari SikarihSungai Pua yaitu perbatasan dengan Nagari Koto Dalam, Kecamatan Padang Sago, jalan Tonyok- Guguak sepanjang 1,5 km, Padang PauahGuguak 1,4 km. “Semua jalan tersebut masih dengan kondisi kerikil, saya sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk bisa mengabulkan permintaan masyarakat nagari ini,” harapnya. (h/cw-bus)

100 Pejabat Pemkab Mutasi dan Rotasi Jabatan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Mutasi dan rotasi di jajaran Pemkab Padang Pariaman, Kamis kemarin, kembali bergulir. Sekitar 100 pejabat Eselon II, III dan IV dilantik di gedung Saiyo Sakato Pariaman. Pelantikan langsung dipimpin oleh Bupati Ali Mukhni didampingi Wakil Bupati Damsuar dan dihadiri Ketua DPRD Eri Zulfian dan Kajari Pariaman Yulitaria. Para pejabat Eselon II yang dilantik: Hendri Satria dari Kabag Pemnag dilantik menjadi Staf Ahli, Iradus Salam, PNS Kota Padang Panjang juga jadi Staf Ahli. Sedangkan Ali Amran, Kadis Pertanian dilantik menjadi Asisten II, Netty Warni, Kadis

Koperindag juga dilantik jadi Asisten III. Jabatan yang ditinggalkan Netty Warni diisi oleh Rustam yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris DPPKA. Berikutnya, Syafriwal dari Sekretaris Inspektorat dipromosikan menjabat Kadis Porabudpar. Yurisman Yakub dari Sekretaris dinas Pertanian dilantik jadi Kadis Pertanian. Sementara, Yuniswan dari Staf Ahli dilantik menjadi Kepala BP3KP. Amiruddin dari Kepala PP dapat promosi menjadi Kepala BPBD), Akhirudin, Kabid Pertenakan di Dinas Pertanian dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pertanian. Selanjutnya, Riyanto, Kabid di Dinas Sosnaker naik menjadi Sekre-

SETELAH melakukan goro bersama masyarakat, Ali Mukhni menyempatkan diri melihat pedagang ikan di Pasa Sungai Limau. BUSTANUL ARIFIN

taris Dinas Sosnaker, Elfi Delita, dari Kabid di Dinkes naik pula menjadi Sekdis Kesehatan. Darfa Yanil, Kabid Pendapatan dilantik jadi Sekdis DPPKA. Sedangkan Hendra Aswara, Kabid Diklat menjadi Kabag Humas. Berikutnya, Murlis Muhammad dari Sekdis Kelautan dan Perikanan menjadi Kabag Hukum. Sedangkan Zahirman dari Kabag Humas dipindahkan ke Sekdis KP. Rosihan Anwar dari Staf BKD dapat jabatan menjadi Kabag PUM. Syafrimen Sekretaris BPBD menepati posisi sebagai Kasatpol PP. Tercatat empat orang camat non job, yaitu Ali Mustofa (Camat V Koto Kampuang Dalam), Nini Arlin (Camat V Koto Timur), Yasrum Azis (Camat 2x11 Kayutanam) dan Elda Husniwar (Camat 2x11 Enam Lingkung). Dalam sambutannya Bupati Ali Mukhni kembali tidak bosan-bosannya menyampaikan harapannya kepada pejabat yang baru dilantik untuk mempercepat dan meningkatkan kinerja dalam menuntaskan program dan kegiatan tahun anggaran 2013. “Waktu tinggal kurang dua bulan. Untuk itu jangan santai dan berlehaleha. Segera tuntaskan bengkalai kerja yang tertinggal,” tegas dia. Ali Mukhni juga menegaskan kembali bahwa dia sangat mengharamkan jual beli jabatan. “Kalau ada yang mengira jabatan ini diperoleh karena saya menerima uang, hanya Allah saja yang tahu. Saya hanya bisa katakan Allahuakbar,” seru Ali Mukhni menutup sambutannya sore itu. (h/ded)

Keltan di Sungai Geringging Belajar ke Tanah Datar PADANG PARIAMAN, HALUAN — Untuk upaya peningkatan ilmu pengetahuan anggota kelompok tani dan meningkatkan semangat kerja, para pengurus Kelompok-kelompok Tani di Kecamatan Sungai Geringging melakukan studi banding ke Kabupaten Tanah Datar. Di Luhak Nan Tuo itu mereka melihat bagaimana pengelolaan dan tata cara perawatan tanaman kakao, sehingga bisa memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani. Rombongan dari Sungai Garinggiang yang dipimpin Kepala UPTD Distanakhut Zulkhalisman, disambut oleh Kasi Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Pertanian Tanah Datar, Cipta Prasad dan Kepala UPTD Dinas Pertanian Rambatan, Tunasril di Kantor Unit Pengelola Hasil (UPH) Kakao Nagari Padang Magek. Zulkhalisman pada Haluan menyebutkan, ada 37 orang anggota rombongan yang ikut studi banding. Mereka, selain pengurus dari tujuh kelompok tani pada empat nagari yang ada di Sungai Garinggiang, juga ikut sejumlah pegawai UPTD dan beberapa mahasiswa STIP Taluak Kuantan, Riau, yang lagi magang di daerah mereka. Melalui studi banding diharapkan mereka bisa menambah ilmu tentang pengembangan bibit hingga pengelolaan buah kakao. “Ya, dalam rangka menambah ilmu pengetahuan untuk dapat memproduksi kakao yang lebih bermutu dan berkualitas, sesuai standar nasional,” kata Zulkhalisman. Menurut Zulkhalisman, kakao adalah salah satu komoditi yang cukup menjanjikan. Sangat cocok dikembangkan di Kabupaten Padang Pariaman. Namun untuk menghasilkan buah kakao yang baik, perlu ilmu. “Dalam rangka itulah kita coba belajar ke Tanah Datar,” ulasnya. Kasi Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Pertanian Tanah Datar menyebutkan bahwa mereka mendirikan Unit Pengelolah Hasil Kakao di Nagari Padang Magek, Rambatan pada tahun 2011. Hingga kini telah 10 kali mengelola buah kakao dengan hasil yang cukup bagus. Mesin pengolahan buah kakao yan gada di UPH Kakao Padang Magek tidak mempergunakan bahan bakar minyak. Melainkan dengan memanfaatkan tenaga surya atau matahari. Dan, apabila cuaca kurang bersahabat, maka mesin digerakkan dengan api dari kayu. Selain mendapat pengenalan tentang teknologi pengolahan hasil kakao, Tunasril sempat membawa rombongan kelompok tani dari Sungai Garinggiang juga sempat mengunjungi demplot kakao di Jorong Bulaan. Di situ mereka bisa melihat bagaimana cara perawatan tanaman kakao yang baik di atas areal seluas 58 hektar.(h/ded).

3 Tahun Ali-Damsuar Diisi Sejumlah Kegiatan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Peringatan 3 (tiga) tahun kepemimpinan Ali Mukhni-Damsuar sebagai Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, Jumat (25/10), dimaknai dengan beberapa kegiatan yaitu tablik akbar, kunjungan ke panti jompo, makan bersama anak yatim, penyerahan bantuan pada anak yatim serta pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Padang Pariaman. Pada kegiatan tablik akbar di aula kantor bupati di Paritmalintang, secara khusus mendatangkan ustad kondang H Boy Lestari Dt Palindih. Ustad yang juga Ketua Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumatera Barat ini menyampaikan tausiah tentang kehidupan bersyukur dan selalu mengingat Allah dengan berzikir.

Pada acara tablik akbar tersebut juga dilantunkan salawat badar menyambut 3 tahun usia kepemimpinan Ali Mukhni-Damsuar. Tampak hadir dalam acara tersebut Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Wakil Bupati Damsuar, Kajari Pariaman, Sekdakab Jon Priadi, Kepala SKPD, camat serta aparatur di lingkungan Pemkab Padang Pariaman. Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam sambutannya di hadapan jemaah, mengajak jemaah yang sebagian besar aparatur untuk selalu berzikir dan mengingat Allah SWT setiap saat. “Sebagai umat kita wajib bersyukur dan bersujud kepadaNya. Karena banyak nikmat Allah yang telah diberikan

kepada kita,” ujar Ali Mukhni. Dijelaskan, setelah 3 tahun kepemimpinannya, masa 2 tahun ke depan memasuki tahapan penyelesaian dan penuntasan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam RPJM. “Seharusnya, pada tahun ini capaian pelaksanaan program kerja yang merupakan implementasi visi dan misi sudah mencapai 60 persen. Saya harapkan seluruh SKPD agar lebih giat lagi dalam pelaksanaan tugas dan meningkatkan kinerja masingmasing,” kata Ali. Dia juga menambahkan, penyegaran pegawai dalam bentuk mutasi dan promosi yang sudah dilakukan merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja dan progres pembangunan.

Di akhir acara, bupati menyerahkan penghargaan terhadap 3 SKPD terbaik dalam pencapaian target kinerja 3 tahun RPJM, yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan yang diterima Kadisnya Usman SPt MM, kemudian Dinas Kesehatan dan Kantor Lingkungan Hidup. Selanjutnya pemotongan kue ulang tahun 3 Tahun ADAM yang disumbangkan oleh Bank Nagari Cabang Lubuk Alung. Setelah tablik akbar, bupati dan wakil bupati melakukan kunjungan ke Panti Sosial Tresna Werdha Sicincin. Dalam kunjungan tersebut, bupati dan wakil bupati didampingi oleh Sekdakab, Kepala SKPD dan camat beserta Muspika 2 x 11 Enam Lingkung. Kemudian, bupati dan wakil >> Editor : Nova Anggraini

bupati beserta rombongan salat Jumat di Masjid Raya Sicincin. Setelah salat Jumat, rombongan bupati menuju ke Panti Asuhan Luar Biasa Amal Bhakti Sicincin. Di sana Bupati dan rombongan makan bersama dengan anak-anak yatim. Kemudian rombongan melanjutkan kunjungan ke Surau Balenggek Sicincin untuk menyerahkan bantuan kepada 120 orang anak yatim dengan jumlah sebesar Rp 3 juta, beserta kain sarung untuk masing-masing anak. Kegiatan bupati dan wakil bupati bersama masyarakat tersebut, diakhiri dengan pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Padang Pariaman yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.(h/ded) >> Penata Halaman : Rahmi


24

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 26 DZULHIJJAH 1434 H

UPGRADING GURU SMK

PLN Perdalam Ilmu Kelistrikan di SMK PLN Wilayah Sumatera Barat menggelar Upgrading Guru SMK. Kegiatan ini merupakan kepedulian PLN memberdayakan potensi anak bangsa, sekaligus memperdalam kelistrikan yang akan terus dikembangkan.

PELATIHAN GURU – General Manager PLN Wilayah Sumbar, Wasito Adi bersama Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Sumbar, Wandra Ilyas serta Manager SDM dan Umum PLN Sumbar, Daru Tri Tjahjono saat acara Upgrading Guru SMK di PLN UPT Padang, Lubuk Alung, Rabu (30/10). HUMAS

135 Mahasiswa Ikuti XL Future Leaders2 PADANG, HALUAN — PT XL Axiata Tbk kembali menggelar program Future Leaders 2 dengan ditandai penyelenggaraan National Conference yang diikuti 135 mahasiswa. Mereka terpilih dari 7.000 kandidat dari berbagai universitas di Indonesia setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat. Program “XL Future Leaders e-Curriculum” untuk memperluas akses kurikulum bagi mahasiswa yang berlum mendapatkan kesempatan mengikuti program pendidikan yang melatih jiwa mandiri dan kepemimpinan tersebut. Presiden Direktur XL – Hasnul Suhaimi mengatakan, “XL melanjutkan komitmen untuk turut berkontribusi mencetak para pemimpin Indonesia masa depan melalui program XL Future Leaders. Dalam 5 tahun digelarnya program XL Future Leaders, XL ingin berpartisipasi mencetak setidaknya 600 calon pemimpin muda Indonesia yang diharapkan kedepannya akan bisa membawa Indonesia ke tingkat persaingan global. “Kami juga meluncurkan “XL Future Leaders eCurriculum agar semakin banyak mahasiswa yang bisa mengikuti program bagus ini,” ujarnya. Hasnul menambahkan, selama dua tahun para peserta XL Future Leaders akan menerima pengembangan soft skill yang berfokus pada 3 area kompetensi, yaitu komunikasi yang efektif, mengasah jiwa kewirausahaan dan inovatif, serta kemampuan mengelola perubahan. Team XL Future Leaders terus melakukan studi terhadap kebutuhan akan pemimpin yang kompeten, dan menyempurnakan konten pelatihan serta metoda belajar agar peserta selalu ter-update dengan perkembangan dunia. Tahun ini XL telah melakukan seleksi di 15 kota di seluruh Indonesia. Seleksi meliputi tes tertulis, Focus Group Discussion dan wawancara. Sebanyak 135 mahasiswa akan mendapatkan pelatihan selama 2 tahun. Para peserta akan menerima seperangkat gadget termasuk laptop, smartphone, dan paket langganan data untuk menunjang kegiatan belajar selama mengikuti program XL Future Leaders. (h/ita)

PADANG, HALUAN – Sebanyak 25 guru SMK se-Sumbar mengikuti upgrading guru SMK yang dilaksanakan PLN Wilayah Sumbar di Aula UPT Padang, Lubuk Alung, Rabu (30/10). Ini merupakan kegiatan tahap pertama, dimana tahap kedua dilaksanakan bulan depan dengan peserta juga 25 guru SMK. General Manager PLN Wilayah Sumbar, Wasito Adi didampingi Manager SDM dan Umum, Dari Tri Tjahjono di sela-sela acara mengatakan, listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan primer. Oleh sebab itu, pengembangan ketenagalistrikan mesti terus berlanjutyang tentunya diteruskan oleh anak-anak bangsa, terutama bagi mereka yang mengikuti pendidikan di kejuruan. “Inilah salah satu upaya PLN melalui upgrading guru SMK ini. Tahun ini merupakan yang kedua, dimana telah dimulai tahun lalu. PLN melaksanakan Kegiatan Upgrading Guru SMK untuk memperkaya pengetahuan guru sebagai jembatan dengan generasi muda,” ujar Wasito. Kegiatan Upgrading Guru SMK digelar rangkaian Program Peningkatan Kompetensi Anak Bangsa yang merupakan salah

satu realisasi CSR (Corporate Social Responsibility) PT PLN (Persero). Program ini tidak hanya berjalan di Sumatera Barat, melainkan di berbagai wilayah kerja PLN se-Indonesia. Sebagaimana komitmen PLN untuk fokus pada community empowering (pemberdayaan sumber daya manusia), salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui jalur pendidikan yaitu dengan kegiatan Upgrading Guru SMK ini. PLN berharap melalui kegiatan Upgrading Guru SMK ini nantinya menjadi salah satu jalan untuk mempersiapkan generasi muda dalam memasuki dunia industri khususnya industri ketenagalistrikan. Selain itu, dalam kegiatan ini juga akan diperkenalkan industri ketenagalistrikan khususnya bidang distribusi dan pebangkitan yang dikelola PLN serta mendorong dilakukannya rekayasa teknologi tentang ketenagalistrikan di lingkungan sekolah. Kegiatan Upgrading Guru SMK tahun ini berjumlah 50 gutu yang dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama sudah berlangsung, sedangkan tahap kedua dilaksanakan November nanti. (h/vid)

XL memberikan cendera mata berupa kurikulum XL Future Leaders kepada mahasiswa peserta pendidikan XL Future Leaders2.

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Habli


Haluan 31 Oktober 2013